Skip to main content

Architecture Portfolio

Page 1

curriculum vitae


Curriculum Vitae

| 1


“

a journey of a thousand miles begin with a single step. -Lao Tzu

”


Table of Content

| 3


Studio Project 2016

Embassy of Republic of France and Institut Francais d’Indonesie 2016 Jendral Gatot Subroto street, South Jakarta, Indonesia

| 5


01 Embassy of Republic of France

Kedutaan Besar atau embassy merupakan bangunan penting pada suatu negara, khususnya bagi negara asing yang menempatkan perwakilannya di negara tersebut. Isu yang ada pada bangunan meliputi keamanan (VVIP), architecture as policy, bangunan publik dan sebagai representasi dari negara tersebut. Perancis merupakan negara yang menganut azas liberte (kebebasan), egalite (keadilan) dan fraternite (persaudaraan). Perancis juga merupakan negara modern yang mencetuskan revolusi industri.

6 |

issue

problem solving

VVIP Security diartikan sebagai solid pada bangunan, bangunan publik dianalogikan sebagai void, architecture as policy diterapkan pada denah yang open plan dan modern, sedangkan elemen-elemen penunjang lainnya seperti “rounded corner� di setiap sudut bangunanmerupakan representasi dari Airbus yang notabene merupakan pesawat produksi Perancis yang menjadi kebanggaan warga Perancis.


Studio Project 2016

1

2

Letak site yang dekat dengan jalan-jalan besar, pohon sangat dibutuhkan untuk meredam bising dan polusi

4

3

GSB sebesar 10 m di depan kemudia Massa dipotong untuk membuta akses ditambah hingga 20 m untuk mencip- bagi drop off serta membagi fungsi utama dengan penunjang. takan taman dan plaza yang luas.

5

Dibuat void ditengah bangunan untuk menciptakan “inner court agar ruangan di dalam tetap mendapatkan cahaya alami.

6

Menghilangkan semua sudut agar Ditambahkan auditorium serta ruang-rumembuat kesan aerodinamis seperti pe- ang penunjang lainnya di lantai 2 sawat airbus dan tidak kaku.

Facade Fasade bangunan merupakan panel-panel aluminium yang diberikan lubang-lubang untuk menguatkan konsep solid-void, keamanan, serta merepresentasikan perancis sebagai negara pencetus revolusi industri.

Tampak Depan

Denah

Tampak Samping

| 7


01 Embassy of Republic of France

8 |


Studio Project 2016

International Velodrome Yogyakarta 2016 Maguwoharjo, Sleman Yogyakarta Special Region, Indonesia

| 9


02 International Velodrome Yogyakarta

Yogyakarta memiliki sejarah panjang tentang dunia persepedahan, sempat dijuluki sebagai kota sepeda pada tahun 1960-an. Dimana orang-orang menggunakan sepeda ke tempat-tempat tujuannya. Prestasi atlet pesepeda pun selama ini banyak berasal dari Yogykarta, serta Yogyakarta juga sering dipercaya sebagai pusat pelatnas untuk cabang balap sepeda. Namun, Yogyakarta tidak memiliki velodrome sebagai tempat berlatih maupun bertanding. Bahkan untuk tingkat Indonesia, kita tidak memiliki fasilitas Velodrome bertaraf Internasional.

10 |

“Ergonomic space merupakan sebuah ruang yang merespon lingkungan dan pengguna sebesar-besarnya untuk kemudian mengembalikan manfaat bagi lingkungan dan pengguna dengan tujuan tercapai lingkungan yang sehat, nyaman,efektif & efisien.�


Final Project 2016

LANDSCAPE CONCEPT 1. Public Space

2. Micro Climate

3. Share Parking

Membuka area depan site sebagai lahan terbuka hijau dan taman yang dapat diakses oleh publik. Yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti, skatepark, bmx track dan jogging area. Hal tersebut merupakan respon dari sekeliling site yang merupakan pusat-pusat keramaian seperti stadion, kampus, waterpark dll. Yang dari semuanya tidak memiliki lahan terbuka. Dengan demikian diharapkan dapat menjadi ruang berkumpul dan berolahraga bagi warga sekitar serta dapat mengidupkan velodrome baik langsung maupun tak langsung.

Dengan membuat kolam-kolam tangkapan air di area taman dan sekitar bangunan serta menanam banyak pohon besar pada site, diharapkan dapat menurunkan suhu di sekitar kawasan dan bangunan. Hal tersebut karena suhu di site cukup panas.

Karena tournament atau acara pada velodrome tidak se-sering acara sepak bola, konsep parkir dibuat terbuka dan bisa diakses publik terlebih bagi stadion dan kampus di belakang. Hal teresbut dapat memanbah pemasukan bagi pengelola untuk biaya perawatan velodrome. Dan agar basement serta ruang parkir lainnya dapat dimanfaatkan secara maksimal. Parkir sepeda juga banyak disediakan di sekitar dan di depan bangunan, agar pengunjung yang membawa sepeda dapat merasa nyaman dan aman.

| 11


02 International Velodrome Yogyakarta

Sirkulasi Manusia & Sepeda

Ruang Hijau

Konsep sirkulasi pada velodrome ini ialah dengan memisahkan antara sirkulasi manusia & sepeda dengan sirkulasi kendaraan, crossing antara keduanya pun di minimalisir sehingga pejalan kaki dan pesepeda merasa aman dan nyaman. Trotoar dibuat lebar (min 3m), pejalan kaki dari jalan utama bisa langsung menuju bangunan dengan mengakses ramp yang dibuat seolah menyambut.

Ruang hijau pada site dimaksimalkan di bagian depan site yang berkaitan langsung dengan jalan utama. Taman yang ditanami banyak pohon besar diharapkan dapat mengurangi suhu serta sebagai peneduh. Dapt menjadi ruang tunggu bagi pengunjung dan salah satu upaya bagi penghijauan kota.

12 |

Sirkulasi Kendaraan Sirkulasi kendaraan dibuat terpisah dengan sirkulasi manusia, gate masuk diletakkan di sisi timur yang kemudian mengarah langsung ke parkiran di bagian belakang dan basement. Gate keluar diletakkan di sisi selatan yang mengarah langsung ke jalan sekunder


Final Project 2016

| 13


02 International Velodrome Yogyakarta

14 |


Final Project 2016

| 15


02 International Velodrome Yogyakarta

16 |


Final Project 2016

| 17


02 International Velodrome Yogyakarta

Structure Concept Roof Struktur atap yang digunakan pada velodrome ini adalah struktur space frame yang kemudian ditopang kolom-kolom beton di sekelilingnya. bagian atas space frame kemudian ditutupi dengan insulated kalzip aluminium dan bagian tengahnya ditutupi dengan double laminated glass. Tribun Struktur Tribun yang digunakan adalah struktur beton karena paling efektif menahan gaya tekan dari beban penonton. Track Struktur track yang digunakan adalah space truss dari baja yang kemudian disusun berjajar melingkari track. Lalu ditutupi dengan kayu sebagai landasan track, yang merupakan standar bagi velodrome bertaraf internasional.

Explode Structure

Konsep Kelola Air

Potongan A-A

Potongan B-B Air yang mengalir pada site sebisa mungkin dikelola, disimpan dan digunakan dengan semaksimal mungkin sebelum dialirkan ke aliran kota. Air dari hujan ditampung di kolam-kolam yang berada pada site kemudian dialirkan ke GWT (ground water tank). Lalu air dikelola dengan cara difiltrasi untuk agar layak digunakan yangkemudian dialirkan kembali ke bangunan, khususnya untuk keperluan servis dan toilet. Jika berlebih baru lah dialirkan ke aliran kota.

18 |


Competition 2016

Masjid Agung Surakarta 2016 Brigjen Slamet Riyadi Street, Surakarta Central Java, Indonesia Colaboration with : Yonav Partana (KIND Architect)

Pelangi Tri Putri (KIND Architect)

Fadli Rahman Eghi Darmawan Zulfa Prastowo

| 19


03 Masjid Agung Surakarta

MASJID AGUNG SURAKARTA

Perancangan Masjid Surakarta merupakan perpaduan dari aspek simbolik akulturasi Islam pada budaya Jawa Solo serta aspek fungsional dalam memenuhi tuntutan konteks dan kebutuhan akan bangunan peribadatan. Islam dan budaya Jawa memiliki makna sejarah khusus di mana penyebaran nya dilakukan dengan damai tanpa kekerasan, secara perlahan namun efektif melalui media budaya dan tradisi yang sudah ada sebelumnya. Seperti contoh melalui wayang

20 |

yang merupakan peninggalan agama Hindu yang tokoh-tokohnya seperti “Pandawa Lima� dalam cerita Mahabharata dipersonifikasikan sebagai Syahadat, Bima atau Bayuputra sebagai Shalat, Arjuna atau Janoko sebagai Puasa, Nakul-Sadewa sebagai Zakat dan Haji. Proses akulturasi ini pun didukung oleh karakter masyarakat Jawa yang menjunjung tinggi falsafah nilai luhur etika kesopanan, lembut hati, terbuka dan sabar.


Competition 2016

N 15 14 13

15

12 11

9

10

7

5

6

8

4

3

3 1

2

Legenda : 1. Serambi 2. Perpustakaan 3. Penitipan Barang 4. R. Diskusi 5. R. Diskusi 6. Wudhu Pria

7. Toilet Pria 8. Wudhu Wanita 9. Toilet Wanita 10. R Kelas 11. R Kelas 12. Aula Serbaguna 13. R Servis Aula

14. Kamar 15. R. Imam 16. Jalan Servis

N

N

8

6

5

7

3

1

4

Legenda : 1. Entrance Timur 2. Serambi 3. Entrance Utara 4. Entrance Selatan 5. R Sholat 6. Mimbar 7. R. Imam 8. Parkiran

2

Legenda : 1. R. Sholat

1

| 21


03 Masjid Agung Surakarta

22 |


Competiotion 2016

| 23


04 Coastal Zone as a Life Generator

Coastal Zone as a Life Generator 2016 Marunda, Jakarta Utara DKI Jakarta, Indonesia Colaboration with : Fadli Rahman Rafly Adnan Zulfa Prastowo

24 |


Competition 2016 Coastal area is an area that has so much potential that should be as the life generator for its surrounding people. But unfortunately, there are still a lot of mistakes in the planning management of coastal areas, and the low level of public awareness of the environment. This makes the coastal area of Jakarta turned into a seedyneighborhood that is often presents additional problems, such as damage to coastal ecosystems, slum, and so on. The potential of coastal areas that should be fully utillized are in the field of tourism and renewable nature resources. Tourism potential should be designed to be managed directly by the community. Eco-tourism can become one solution. Eco -tourism, people can earn income from the tourism sector, as well as to change the mindset of the public to preserve their environment. If the existing environment is damaged, it will lower the level of tourist who visit the coastal area which also means to lower their income from the tourism sector.From this hypotesis, portrayed a situation where there is a mutual symbiosis between nature and humans, where humans need nature to support life and human nature requires to stay balanced. Whit this relationship, the planning eco-tourism can directly change the mindset of society in maintaining environment.

Housing planning can be made by using the concept of vertical slum housing. Vertical housing is the best way to save space in the Marunda which only 30% of the total area designed as residential areas.Occupancy in vertical arrangement is also used to anticipate frequent flooding in the coastal area of Jakarta. Then, the spatial planning of the coastal area should be made more flexible to respond the changing conditions predictes in the future coastal Jakarta. The draft made flexible to follow the various stages of changing conditions that occur every year

Concept Illustration Present sea

good habbit

bad habbit

MAIN GOALS

The potential of renewable energy sources can also be used to gradually replace the primary energy source that is starting to decrease. Renewable energy source can also help people to reduce electricity, water and gas spending, as well as to teach people to take advantage of all the natural wealth in the tropics that can be managed independently to support their needs. Renewable energy sources which can be utilized are the wind, the sun and waste .

good living

NO OW OW

good environment

bad environment

happiness bad economy

more job

Proposed future sea wall

fish pond

housing

flat house

sea

sea wall

conservation

housing

public space

housing

flat house

| 25


04 Coastal Zone as a Life Generator

7 6 5

4 4 3

1

2 Legend: 1. Housing 2. Plaza 3. Skywalk 4. Fishpond 5. Ramp 6. Commercial area 7. Dock Sea

Commercial area

N

SITEPLAN Ramp

Skywalk

parking

26 |

Skywalk proposed to respond the existing condition of the site that is often flooding and for support the vision in the field of tourism. View presented at the skywalk area considered very maximum to feel vista of coastal areas.At the end the skywalk,made afacilities as well as to promote the economy of local people. Commercial area containing a restaurant and fish market. This area ended with a dock that designed with flexible form to

Housing

vendors space

commercials

housing facility

parking

respond the changes of phsycal conditions in coastal areas.Floating dock is designed to always follow the sea level. Dock also functiones to supporting water transportation whisch have been proposed by the Government. Through out the commercial area tothe dock can also be used for the nyadran festival that always done by fisherman in Marunda,Jakarta. This festival is a form of gratitude for all the blessing that they have from the sea.


Competition 2016

before Destruction and degradation of mangroves results in a loss of vital habitat for birds, breed and feed (mangrove flower nectar and fish, crabs etc) fish, seagrasses and dependent fauna, without mangroves, seagrassarenot able to sustain the turtles and fish that feed and live in them, other fauna - crabs and moluccs and other marine faun, depend on the mangroves to provides shelter, food and habitat.

barrels

deck deck deck deck

after

deck deck

Mangroves act as a buffere against storms and coastal abration and provide nutrient rich habitat for aquatic life. The benefit of mangroves forest are carbon storage & carbon sequestration, support of globally threatned species & fragile ecosystems, absorption & immobilization of pollutants, supporting biodiversity, impeding the speed of cyclones & tsunami and reducing the impacts of flooding, protection and stabilisation of coastal zone

| 27


04 Coastal Zone as a Life Generator

28 |


Competition 2016

Plaza Parking area Vendors area Retails Vertical houses facilities

The Marunda low cost apartment made a new arrangement for settlement land in the coastal area where the old marunda existing spatial very narrowed site backward to the central plaza as a central orientation to maximize space ineffective on site. Building massing made different heights in each block of the towers to create a new open space in the building and maximize the view to the beach.

2nd Floor

3rd Floor

The building massing lifted up to anticipate flooding problems. The low cost apartment is also expected to generate energy independently and suistainably. it is intended to reduce the residents spending on energy consumption such a electricity, gas and water. The apartment provides public are to support the needsof socializing among the occupants. Its also make the apartment become more alive with various activities conducted on the public are.

4th Floor

5th Floor

Rooftop

| 29


04 Coastal Zone as a Life Generator

30 |


Competition 2016

Student Community Center Gadjah Mada University

2015 Yogyakarta Special Region ,Indonesia Colaboration with : Ferry Rinaldy Eghi Darmawan Ridho Darmawan

| 31


05 Student Community Center

Konsep Konsep utamanya adalah membangun gedung penunjang baru dengan merespon bangunan lama, membuatnya saling terkait tanpa harus menutupi salah satunya. Massa gedung dirancang lebih aktif, edukatif, menghadirkan pengalaman ruang berbeda, menunjukkan kreatifitas, wadah bagi para enterpreneurship dengan cara memfasilitasi semua yang terkait dengan kampus edukopolis, menggunakan material lokal, penerapan sistem sustainability, serta konektivitas antara bangunan lama dan baru.

Fase 1

2

Fase pertama ialah membangun bangunan selatan site terlebih dahulu agar bangunan eksisting masih dapat digunakan selama masa pembangunan. Fase kedua dilaksanakan setelah fase pertama selesai, sehingga kegiatan yg tadinya dilakukan pada bangunan lama bisa dipindah ke bangunan baru, lantas bangunan fase kedua sudah bisa dibangun. 32 |

Transformasi Desain UGM memiliki sebuah gedung gelanggang hall yang diminta untuk dipertahankan pada site eksisting yang akan dibangun dengan gedung baru.

Membuat massa yang membingkai bangunan lama dengan maksud menghargai bangunan lama tersebut sebagai pusat orientasi dan pusat kegiatan mahasiswa Universitas Gadjah Mada Mengangkat massa bangunan untuk menciptakan banyak ruang-ruang komunal atau ruang berkumpul bagi mahasiswa, sehingga interaksi antar mahasiswa sering terjadi. Massa dibagi menjadi 2 massa, yang memisahkan fungsi kegiatan yang terjadi di dalalamnya, banguna A untuk kegiatan pasif, bangunan B untuk kegiatan yang aktif. 2 massa bangunan tersebut memiliki ketinggian berbeda. Bangunan A 3 lantai dengan gor indoor di dalamnya, serta bangunan B 5 lantai dengan auditorium kapasitas 1000 orang dan ruang-ruang diskusi di dalamnya.


Competition 2015 Drinking water system (water tap), merupakan teknologi penyulingan air menjadi siap minum. Fasilitas publik ini menjadi sangat penting, karena indonesia terletak di iklim tropisyang suhu rata-ratanya 28-30 derajat celcius yang artinya bagi siapapun yang beraktivitas di siang hari akan mudah sekali mengalami dehidrasi. Dengan mengaplikasikan teknologi in di are kampus, diharapkan dapat mengurangi pengeluaran mahasiswa dalam hal membeli air minum kemasan sekaligus mengurangi sampah plastikair kemasan. Solar panel juga merupakan teknologi yang aplikatif bagi negara tropis yang notabene hampir sepanjang tahun terpapar sinar matahari. Dengan memanfaatkan atap sebagai lumbung penghasil energi diharapkan bangunan bisa mandiri dalam hal energi, setidaknya untuk menambah pasokan dan mengurangi biaya pembelian listrik

Diffable & Bike Acces, bangunan dirancang agar ramah terhadap para penyandang diffable dan pengguna sepeda. Hal tersebut menjadi sangat penting karena selama ini kaum diffable dan pengguna sepeda menjadi minoritas di lingkungan luar, sehingga kini sudah selayaknya mereka mulai diberi fasilitas dan akses yang memudahkan pergerakan mereka. Dengan memprioritaskan para pesepeda, diharapkan pengguna sepeda kian bertambah agar dapat meminimalkan penggunaan kendaraan bermotor yang kini telah menjadi transportasi utama mahasiswa. Clean water treatment, merupakan upaya memanfaatkan air hujan dan air sisa agar dapat digunakan kembali. Air hujan dialirkan, kemudian difiltrasi hingga layak untuk digunakan dan kemudian ditampung pada Ground water tank. Yang akhirnya dapat dialirkan kembali untuk digunakan sebagai flush wc dan untukmenyiram tanaman.

Ruang-ruang terbuka, serta fasade yang berongga memungkinkan aliran udara dapat mengalir dengan baik sehingga dapat mengurangi penggunaan penghawaan buatan. Serta banyaknya skylight juga dapat meminimalisir penggunaan lampu di siang hari. Celah-celah lubang pada lantai jembatan memungkinkan udara untuk masuk dan keluar kembali di celah-celah kaca, hal tersebut dibuat agar koridor tidak panas dan tetap tanpa menggunakan penghawaan buatan.

| 33


05 Student Community Center

34 |


Competition 2015

Perforaed Metal Sheet, sebgai penutup dinding bagian samping, dengan dinding berpori seperti itu udara diharakan dapat mengalir dengan maksimal kedalam bangunan.

| 35


05 Student Community Center

36 |


Competition 2015

| 37


06 De Stijl Resident

De Stijl Resident 2017 BSD City, Tangerang Indonesia Colaboration with : Fadli Rahman Adytiawan Hidayat Eghi Darmawan Robby Refhandry

38 |


Competition 2017

De Stijl Resident

MASTERPLAN

| 39


06 De Stijl Resident

40 |


Competition 2017

| 41


06 De Stijl Resident

42 |


Competition 2017

| 43


06 De Stijl Resident

44 |


Competition 2017

| 45


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Architecture Portfolio by Muhammad zainnoor ariffin - Issuu