Skip to main content

Ergonomi kerja

Page 1

Apa yang dimaksud dengan

ERGONOMI KERJA By:

Berdasarkan survey kuisioner yang disebarkan ke mahasiswa Universitas Brawijaya oleh member Departement of Research Exchange MSCIA, masih banyak nih yang masih belum paham apa sih ergonomi kerja itu sendiri. Nah sebenernya, apa sih ergonomi kerja itu? Mungkin kata ini masih sangat awam bagi sebagian besar orang. Namun, sebenarnya istilah ini sangat berhubungan dekat dengan kita, terutama bagi orang yang sedang melakukan aktivitas atau bekerja. Lalu apa sih ergonomi kerja itu? Untuk apa kita perlu mengatahui tentang ergonomi kerja? Yuk simak jawaban lengkapnya hanya di bawah ini! Apakah ergonomi itu? Ergonomi merupakan ilmu pengetahuan yang terkait dengan kecocokan/kesesuaian antara manusia dengan pekerjaannya. Ilmu ergonomi menempatkan manusia sebagai titik utama dan memperhatikan kemampuan dan keterbatasan manusia dalam pekerjaannya. Ergonomi memastikan bahwa tugas-tugas, peralatan, informasi dan lingkungan harus menyesuaikan terhadap pekerja bukan sebaliknya. Bagaimana ergonomi dapat meningkatkan kesehatan dan keselamatan? Menerapkan ergonomi di tempat kerja dapat: • Mengurangi potensi kecelakaan; • Mengurangi potensi terjadinya luka dan kesakitan; • Meningkatkan kinerja dan produktivitas. Ergonomi dapat juga mengurangi kesakitan di tempat kerja, seperti sakit & nyeri pergelangan tangan, bahu dan punggung. Pertimbangkan tata letak dari kendali-kendali dan peralatan; seharusnya ditempatkan sesuai dengan keterbatasan manusia/pekerja. Peralatan tersebut harus ditempatkan pada para pekerja yang sering menggunakan dan pertimbangkan para pekerja mudah untuk menjangkau tanpa harus membungkuk, meregangkan dll.


Apa jenis permasalahan tempat kerja yang bisa diselesaikan ergonomi? Contoh-contoh berikut menyoroti sebagian permasalahan ergonomi yang khas ditemukan di tempat kerja : Stress yang berkaitan dengan kerja • Tuntutan kerja terlalu tinggi atau terlalu rendah; • Dukungan lemah dari manajemen dan/atau rekan kerja; Pengaturan hari kerja • Waktu istirahat yang tidak cukup antara shift; • Penjadwalan shift yang kurang sesuai; • Karyawan bekerja melebihi jam kerja normal. Permasalahan-permasalahan ini menyebabkan kelelahan, dan kemungkinan besar meningkatkan kecelakaan dan kesakitan. Bagaimana mengidentifikasi permasalahan ergonomic di tempat kerja? Ada banyak cara permasalahan ergonomi dapat dikenali atau diidentifikasi, yakni melalui : Penilaian sistem kerja dengan meminta pertanyaan seperti : 1. Apakah pekerja dalam posisi yang nyaman? 2. Apakah pekerja mengalami ketidaknyamanan/kegelisahan ter masuk nyeri, kelelahan, atau stress? Apa saja sih contoh ergonomic kerja yang seharusnya kita lakukan? 1. Menghindari membungkuk saat mengangkat beban berat. 2. Menghindari menatap layar monitor / computer dalam waktu yang lama. 3. Biarkan mata istirahat sejenak dengan merilekskan mata sep erti memandang jarak jauh. 4. Menggunakan penutup hidung(earphone) saat didekat mesin yang bersuara keras/bising. 5. Menghindari membawa atau mengangkat beban dengan satu tangan saja . Dengan memperhatikan ergonomi kerja pada tempat kerja, maka akan menghindarkan pekerja nya dari bahaya, kecelakaan dan kesakitan. Harusnya tempat kerja menyesuaikan dengan kemampuan pekerja sehingga akan menciptakan suasana dan kondisi lingkunagn kerja yang kondusif, hal ini akan berdampak pada peningatan produktivitas pekerja pula. Meskipun ergonomic kerja sering dilupakan, namun memiliki dampak besar terhadap orang atau pekerja yang melakukan aktivitas tersebut. So, pastikan dirimu bekerja sesuai dengan aturan di tempat kerja dan jangan lupa penuhi ergonomic kerja agar kita tetap dapat melakukan aktivitas dengan nyaman dan selamat. Selamat bekerja dan beraktivitas!


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Ergonomi kerja by MSCIA Brawijaya - Issuu