NOME | OCTOBER 15TH 2020
APAKAH MATA MINUS BISA SEMBUH? Menggunakan
kacamata
karena
minus
tak
selalu
nyaman untuk semua orang. Mungkin kamu pernah melihat iklan di televisi tentang alat atau terapi yang bisa menyembuhkan mata minus. Sebenarnya apakah mata minus bisa sembuh? Mata minus merupakan kelainan mata dimana cahaya yang memasuki mata terfokus di depan retina atau bintik kuning mata, sehingga membuat objek yang jauh
terlihat
kabur.
Dalam
istilah
kedokteran,
kelainan ini disebut miopia. Namun, orang awam lebih familiar dengan sebutan mata minus atau rabun jauh. Miopia terjadi karena adanya gangguan pada fungsi otot-otot
mata
yang
berguna
untuk
melakukan
akomodasi sehingga lensa mata dapat mencembung. Umumnya koreksi terhadap miopia adalah dengan menggunakan kacamata minus atau lensa kontak. Sayangnya,
keduanya
bukanlah
penyelesaian
bagi
kasus ini, karena kacamata maupun lensa kontak tidak dapat memperbaiki kerusakan mata itu sendiri akan tetapi hanya membantu untuk memperjelas penglihatan dengan cara mengubah arah cahaya agar dibiaskan jatuh tepat di retina.
Penggunaan kacamata minus dan lensa kontak dinilai cukup efektif dalam mengatasi pandangan yang kabur ketika
melihat
objek
yang
jauh.
Namun,
pada
kacamata untuk minus yang berat, pandangan pada bagian tepi masih belum teratasi dan tetap terjadi distorsi penglihatan. Lensa kontak tidak memiliki kekurangan tersebut, namun pemeliharaanya relatif lebih
rumit
dibandingkan
menyebabkan
infeksi
kacamata
apabila
dan
dapat
penggunaan
dan
perawatannya tidak benar. Jadi, adakah cara untuk mengobati mata minus? Seiring berkembangnya zaman, banyak penemuanpenemuan baru, salah satunya adalah operasi LASIK (laser-assisted in situ keratomileusis). LASIK atau bedah mata merupakan jenis operasi mata refraksi yang
dilakukan
oleh
ophthalmologist
untuk
memperbaiki kerabunan, dan kelainan mata lainnya seperti
hyperopia,
dan
astigmatisme
dengan
menggunakan sinar laser. Ketajaman penglihatan akan diperbaiki dengan cara mengubah bentuk kornea, sehingga secara permanen dapat mengurangi atau menghilangkan
ketergantungan
penderita
pada
kacamata korektif seperti kacamata dan lensa kontak. Sejauh ini tingkat keberhasilan operasi LASIK cukup tinggi, yakni mencapai hingga 90%
(Prof
Ion
membutuhkan
Constable waktu
dari
singkat
Lions tanpa
Eye
Institute
disertai
rasa
Australia). sakit,
Operasi
sehingga
ini
tidak
memerlukan rawat inap. Pada pelaksanaannya juga tidak perlu disuntik bius, hanya cukup menggunakan anastesi melalui tetes mata. Penyembuhannya pun berjalan relatif cepat dan penglihatan cepat membaik dan sangat sedikit orang yang mengeluh kembali setelah melakukan operasi ini.
Inspired from : 1. Sofiani A, Santik YD. Faktor-faktor yang mempengaruhi derajat miopia pada remaja (Studi dI SMA Negeri 2 Temanggung Kabupaten Temanggung). Unnes Journal of Public Health. 2016 Apr 15;5(2):176-85. 2. Hidayatulloh MS, Brata KC, Az-Zahra HM. Pengembangan Aplikasi Pelatihan Otot Mata Penderita Miopia Menggunakan Metode Bates dan Teknologi Virtual Reality. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer e-ISSN. 2017 Jul