Apa sih anemia itu? Anemia adalah suatu kondisi tubuh yang kekurangan sel darah merah. Anemia bisa disebabkan oleh banyak hal. Salah satu penyebabnya karena kekurangan zat besi yang penting untuk pembentukan komponen sel darah tersebut. Lalu kondisi apa yang menyebabkan seseorang terkena anemia? Dan bagaimana cara menghindarinya? Yuk cari tahu lebih lanjut dengan membaca ulasan di bawah ini!
Definisi anemia
Tubuh kita tersusun oleh banyak sel dan salah satu sel penting dalam tubuh kita adalah sel darah merah. Sel darah merah memiliki fungsi dalam mengangkut oksigen ke jaringan, membuang sisa metabolisme, racun serta mengangkut nutrisi yang diperlukan tubuh. Sel darah merah memang berperan penting dalam mentransportasikan zat zat yang diperlukan tubuh ke jaringan. Apabila tubuh kekurangan sel darah merah, maka tentunya proses transportasi diatas terganggu. Berkurangnya sel darah merah dari batas normal itulah yang sering disebut anemia.
Penyebab anemia
Anemia bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Berdasarkan faktornya, maka anemia bisa digolongkan menjadi beberapa kelompok yaitu: A. Nutritional anemia Yaitu adalah anemia yang disebabkan oleh kekurangan zat penyusun komponen sel darah merah itu sendiri. Komponen penyusunnya adalah zat besi dan asam folat. Apabila kita kekurangan zat itu, maka pembentukan sel darah merah menjadi tidak normal, akibatnya, sel darah merah akan mudah pecah dan rusak, sehingga terjadilah anemia. B. Anemia pernisiosa Vitamin B12 adalah salah satu komponen penting untuk membentuk DNA pada sel darah merah. Apabila kekurangan vitamin tersebut, maka pembentukan DNA menjadi terganggu dan sel darah merah pun mudah untuk pecah. Salah satu faktor yang menyebabkan seseorang kekurangan vitamin B12 adalah karena masalah pada usus sehingga penyerapan vitamin B12 menjadi tidak maksimal.
C. Anemia aplastika Sel darah merah dibentuk di dalam sumsum tulang belakang. Apabila ada masalah pada sumsum tulang belakang, maka pembentukan sel darah merah pun ikut terganggu. Salah satu penyebab kegagalan sumsum tulang membentuk sel darah merah adalah adanya radiasi atau karena kanker pada sumsum tulang belakang itu sendiri. D. Malaria Pada sel darah merah orang yang terkena malaria terdapat suatu protozoa yang menyebabkan kerusakan sel darah merah. Sehingga, sel darah merah menjadi mudah pecah dan rusak. E. Sickle cell anemia Adalah suatu kelainan pebentukan sel darah merah, sehingga bentuk sel darah merah menjadi tidak normal. Hal ini menyebabkan sel darah merah menajdi mudah rapuh dan pecah. Dengan tidak seimbangnya antara pemecahan sel darah merah dan pembentukannya maka, menyebabkan terjadinya anemia.
Apa tanda dan gejala seseorang terkena anemia?
Seseorang menjadi cepat lelah, gelisah, wajah pucat, kelopak mata pucat, kelelahan, mual, sakit kepala, ujung jari pucat, sesak napas, denyut jantung tidak teratur, rambut rontok dan menurunnya kekebalan tubuh.
Lalu, bagaimana cara mencegah terjadinya anemia?
Salah satu golongan anemia yang dapat dicegah adalah nutritional anemia. Anemia jenis ini dapat dicegah dengan banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak zat besi, vitamin B12 dan asam folat. Makanan yang banyak mengandung zat tersebut antara lain: A. Zat besi, sumber terbaik zat besi ialah daging, kacang-kacangan dan sayuran berdaun hijau tua. B. Asam folat, ditemukan pada buah jeruk, pisang, sayuran berdaun hijau tua, dan kacang polong C. Vitamin B12, vitamin ini banyak terdapat pada daging dan produk susu D. Vitamin C, makanan yang memiliki kandungan vitamin c yaitu jeruk, melon dan dapat meningkatkan penyerapan zat besi. Nah sekarang tahu kan apa anemia itu, penyebab dan cara mencegahnya. Ternyata ada banyak cara mencegah terjadinya anemia ya. Nah oleh karena itu, yuk kita cukupi kebutuhan nutrisi makanan kita agar tubuh terhindar dari anemia!