Skip to main content

METRORIAU EDISI 20 APRIL 2020

Page 1

Harian Pagi

BES

F SU

MATERA NE

1 Ap ril 2

LuLus verifikasi faktuaL

05

ril 20 2 0 1 Ap

Tingkatkan Kompetensi Menuju Terbaik

Diserahkan Langsung Oleh :

Dewan PeRS

Di Harris Hotel & Conventions Surabaya, Rabu, 1 November 2017

ER 201 3

THE

METRO RIAU BERWAWASAN DAN BERKEPRIBADIAN

Berwawasan dan Berkepribadian

ARD

GOLD WINN

E

W IA A ED

The POWeR Of innOvaTiOn TO

0

IA DONES PRINT M

R IN

AP WSP

SENIN, 20 APRIL 2020 M 25 Sya’ban 1441 H

Eceran: Rp6.000.- per eksemplar Luar Kota + Ongkos Kirim

Warga Tunggu Bantuan Pemko PSBB Pekanbaru Akan Dievaluasi PEKANBARU - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah berlangsung sejak Jumat, 17 April 2020. Namun kini masyarakat yang terdampak virus corona atau Covid-19 tak kunjung mendapatkan bantuan dari Pemko Pekanbaru. Kondisi ini membuat beberapa masyarakat kurang mampu yang dijanjikan akan mendapat bantuan tersebut mengeluh. “Katanya dikasih bantuan dari pemerintah selama PSBB, tapi kami belum terima, katanya dikasih sembako,” ujar Syarifah, warga Jalan Beringin, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Minggu (19/4). Syarifah yang seharihari berjualan tempe, mengaku kecewa atas lambatnya penyaluran bantuan tersebut. Apalagi dalam kondisi PSBB, tempe jualannya kerap tak laku karena daya beli masyarakat menurun. “Biasanya kami jualan pagi di pasar, sorenya di pasar kaget. Sekarang sudah ada aturan pasar kaget sudah tak boleh lagi. Ya, jauh turun jualan kami, karena tak seperti kemarin-kemarin lakunya banyak,” kata Syarifah.

Yandi, warga Palas, Kecamatan Rumbai, juga menunggu bantuan dari Pemko Pekanbaru. Ia menilai kinerja pemerintah lambat. “Masa baru didata, sementara PSBB sudah dilakukan,” keluhnya. Ia mengaku baru mendapatkan pendataan dari pihak RT satu hari jelang PSBB diterapkan. “Belum juga ada kejelasan kapan bantuan mau dibagikan,” katanya. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaimanm mengatakan, pemerintah saat ini masih melakukan validasi data terhadap yang berhak menerima bantuan. Penerima bantuan, menurut Irba, di antaranya masyarakat miskin, masyarakat rentan miskin, orang dalam Baca..... hal 7

PENERAPAN PSBB DI PEKANBARU - Personel dari Kepolisian Sektor bukit Raya melakukan sosialisasi tentang Pembatasan Sosial berskala besar (PSbb) terhadap pengendara di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (18/4) malam. Pemerintah Kota Pekanbaru menerapkan PSbb sejak Jumat (17/4). (helmi)

Bayi PDP Covid-19 Meninggal di Pekanbaru

PEKANBARU - Pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia di Kota Pekanbaru kembali bertambah lima orang. Total hingga Minggu (19/4) sudah 14 PDP di ibukota Provinsi Riau tersebut yang meninggal. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan

Covid-19 Pekanbaru, Mulyadi mengatakan, dari lima PDP meninggal itu salah satunya adalah bayi yang masih berumur satu hari. “PDP meninggal ke-10 adalah bayi dari SW yang berumur satu hari, dari Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan,” kata Mulyadi,

kemarin di Pekanbaru. Menurutnya, sang ibu diketahui masuk rumah sakit pada 15 April 2020 dengan hamil anak ketiganya. Pada 16 April sang ibu melakukan operasi sesar, kemudian bayi yang lahir itu meninggal pada 17 April. Sedangkan PDP mening-

gal yang ke-11, Mulyadi mengatakan, adalah pria berinisial A (51), warga Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan. Diketahui pasien ada gejala Covid-19, namun tidak ada riwayat berpergian. Baca..... hal 7

Lab Uji Swab di Riau Ditarget beroperasi Hari Ini PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau menargetkan laboratorium biomolekuler untuk menguji swab pasien virus corona (Covid-19) secara mandiri bisa beroperasi pada hari ini, Senin (20/4). Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliana Nazir

mengatakan, persiapan lab tersebut tinggal sedikit lagi rampung. Menurutnya, alat yang diimpor dari Singapura juga sudah tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten untuk segera dikirim ke Pekanbaru melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK).

“Sekarang (alat) sudah di kargo Bandara Soetta, besok pagi (hari ini) teknisi datang dan langsung menjemputnya di terminal kargo Bandara SSK. Insyaallah Senin (hari ini) sudah selesai semuanya,” ujar Mimi Baca..... hal 7

ICW: Vonis Kasus Korupsi 2019 Masih Rendah JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyatakan vonis terhadap koruptor sepanjang 2019 masih singkat saja, yaitu rata-rata hanya dua tahun tujuh bulan pidana penjara. Selain itu, ICW menyebut tren vonis kasus korupsi menunjukkan adanya peningkatan terhadap terdakwa yang divonis bebas atau lepas sepanjang 2019 dibanding periode sebelumnya. “Tren vonis tindak pidana korupsi sepanjang 2019 belum menunjukkan

要改变命运,首先 改变自己 Yào gǎi biàn mìng yùn, shǒu xiān gǎi biàn zì jǐ Jika ingin merubah nasib, pertama-tama harus merubah kita sendiri.

keberpihakan untuk sektor pemberantasan korupsi, rata-rata vonis hanya dua tahun tujuh bulan penjara. Ini berarti peningkatan hanya dua bulan dari tahun sebebelumnya padahal harapan masyarakat vonis bisa delapan atau sembilan atau 10 tahun agar tercipta efek jera bagi terdakwa atau masyarakat agar tidak korupsi,” kata peneliti ICW, Kurnia Ramadhana, di Jakarta, Minggu (19/4). Baca..... hal 7

KURS TRANSAKSI BI Jumat, 17 APRIL 2020

USD AUD SGD HKD JPY MYR EUR CNY

15,580.52 9,924.79 10,952.91 2,009.87 144.6794 3,581.73 16,929.79 2,202.16 Sumber www.bi.co.id

Informasi langganan dan pengaduan Koran Metro Riau: Hendra Gunawan 081275375188 e-paper: www.epaper.metroriau.com website: www.metroriau.com - www.halloriau.com email: metroriau.redaksi@gmail.com


nasional

METRO RIAU SENIN, 20 April 2020

2

40 Ribu Relawan Desa Lawan Covid-19 Terbentuk

JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengatakan saat ini ada 40.000 desa atau sekitar 53 persen yang telah membentuk Relawan Desa Lawan Covid-19. “Tentu 40.000 desa ini memang masih dalam proses, utamanya di basisbasis yang hari ini sedang menghadapi situasi. Sementara 47 persen lainnya masih terus berproses dan tiap hari kita melakukan pemantauan, evaluasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan pembentukan relawan,” ujar Abdul Halim dalam konferensi pers di Graha BNPB di Jakarta yang disiarkan secara daring, Minggu (19/4).

Salah satu tugas Relawan Desa Lawan COVID19, kata menteri, adalah membentuk Pos Jaga Desa yang bertugas untuk memantau mobilitas warga desa, baik warga di dalam desa maupun dari luar desa. “Pos Jaga Desa ini sangat penting dalam konteks untuk melakukan pemantauan warga desa yang keluar maupun warga desa yang dari luar, supaya memberikan rasa aman

bahwa desanya memang dilakukan pengawasan yang serius,” ujar dia. Saat ini, sekitar 8.400 desa telah membentuk Pos Jaga Desa. Sementara pendataan pemudik yang datang dari rantau telah dilakukan oleh 31.615 desa. Dengan kata lain, 42 persen desa di Indonesia telah melakukan aktivitas pemantauan terhadap pemudik. Hal ini, menurut Abdul Halim, penting untuk me-

mantau pemudik atau siapapun dari rantau ke desa yang ditetapkan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) oleh BNPB. Ketika sudah berstatus ODP, tugas relawan desa yang lain adalah membentuk atau menyiapkan ruang isolasi desa. “Ruang isolasi desa ini sangat penting sebagaimana dimaklumi bahwa tidak semua warga desa, meskipun rumah dari luasannya cukup tapi bisa digunakan un-

tuk isolasi mandiri. Karena biasanya kamarnya cuma satu, tentu ini sulit melakukan isolasi mandiri, di situ lah posisi desa punya peran penting dalam menyiapkan ruang isolasi,” kata Abdul Halim. Saat ini sebanyak 8.954 desa telah menyiapkan ruang isolasi untuk kepentingan ODP, dengan fasilitas kurang lebih 35.000 tempat tidur, dan tempat-tempat yang dipakai misalnya

sekolah SD, Paud, ruang Balai Desa. Sebanyak 8.954 desa yang telah melakukan penanganan ODP tersebut telah menangani 24.519 ODP. “Terakhir, saya mengajak seluruh kepala desa untuk lebih serius lagi mempersiapkan desanya dalam upaya lebih memberikan fasiliatas kepada warga masyarakatnya dalam upaya agar bisa mencegah dan menanggulangi penyebaran

COVID-19 di skop desa,” ujar Abdul Halim dilansir antara.com. “Kita yakin, kalau di tiap-tiap desa melakukan penanganan serius, maka skop kecil selesai, otomatis akumulasi dari skop kecil tadi akan berdampak pada skop yang lebih luas, skop kecamatan, skop kabupaten, skop provinsi dan tentu skop Negara Kesatuan Republik Indonesia,” dia menambahkan. (mr/lda)

n Sambut Ramadan 1441 H

KPID dan Lembaga Penyiaran se-Riau Tayangkan Serentak Doa Bersama

Falzan PEKANBARU - Komisi Penyiaran Daerah (KPID) Riau dan Lembaga Penyiaran se Provinsi Riau mendukung penuh pelaksanaan Doa Bersama Secara Serentak dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1441 Hijriah. Lembaga Penyiaran di daerah bakal menyiarkan langsung acara tersebut. Ketua KPID Riau, H Falzan Surahman, dalam rilisnya kepada pers di Pekanbaru, Minggu (19/4), menjelaskan, kegiatan doa dan zikir bersama ini menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Riau No. 120/ SE. KESRA/2020, dilakukan di tempat masing-masing. Kegiatan serentak akan dilaksanakan pada Senin (20/4) pukul 20.00 WIB Sebagai bentuk dukungan, kata Falzan, KPID Riau sudah menyurati semua Lembaga Penyiaran di daerah ini berpartisipasi untuk menyiarkan acara tersebut secara langsung. “Kami sudah menyurati melalui Surat Edaran Nomor: 02/ SE/KPID-RIAU/IV/2020 Tentang Peran Serta Lembaga Penyiaran di Provinsi Riau dalam menayangkan acara tersebut serentak,” kata Falzan. Menurut Falzan, perlunya dukungan Lembaga Penyiaran berupa siaran langsung ini terkait dengan pentingnya mematuhi aturan dan protokoler kesehatan dalam masa darurat Covid- 19 untuk tetap di rumah saja. “Kami anggap acara ini sangat penting dan sesuai amanat UndangUndang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, kami meminta peran serta dan keterli-

batan seluruh Lembaga Penyiaran di Provinsi Riau guna menayangkan Acara Doa Bersama Secara Serentak ini di masing-masing Lembaga Penyiaran pada Senin, 20 April 2020 dimulai pukul 20.00 WIB,” katanya. Falzan menyebutkan saat ini ada 106 Lembaga Penyiaran berizin yang tersebar di seluruh Provinsi Riau. Lembaga Penyiaran tersebut terdiri dari Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Telivisi dan Radio, Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) Televisi dan Radio, Lembaga Penyiaran Komunitas (LPK) dan Lembaga Penyiaran Berlangganan (LPB). “Insya Allah dengan dukungan semua Lembaga Penyiaran ini semua masyarakat Riau bisa mengikuti acara ini,” harapnya. Untuk keperluan teknis, tambah Falzan, penayangan Acara Doa Bersama Secara Serentak ini, Lembaga Penyiaran dapat mengakses acara ini melalui Live Streaming Pemerintah Provinsi Riau di https:// streaming.riau.go.id/ dan Live Streaming Youtube Diskominfotik Riau di https://s.id/g9Y3Z. “Khusus untuk Lembaga Penyiaran baik Jasa Penyiaran Radio dan Televisi yang tergabung dalam Sistem Stasiun Berjaringan (SSJ) di Provinsi Riau, diharapkan bisa menyesuaikan dengan menyiapkan waktu dan jam tayang siaran lokal,” katanya. Sementara itu Kadiskominfotik Provinsi Riau, Drs H Chairul Riski MSi, menyambut baik inisiatif KPID dan dukungan Lembaga Penyiaran se Provinsi Riau ini. “Terima kasih kepada KPID dan Lembaga Penyiaran se Provinsi Riau. Semoga sinergi ini berjalan terus dan bisa ditingkatkan untuk kebaikan bersama. Karena dengan kebersamaan dan saling mendukung serta lindungan Allah Ta’ala, mudah-mudahan masa-masa sulit ini bisa kita lewati,” harapnya.

(rls/lda)

KAYU ILEGAL - Tim Polair Polda Riau mengamankan kayu ilegal yang ditarik menggunakan sebuah pompong di Perairan Pulau Dedap, Kecamatan Tasik Pasir Penyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (17/4). (ist)

Dua Warga Bengkalis Ditangkap Bawa Kayu Ilegal

PEKANBARU - Dua orang warga Kabupaten Bengkalis berinisial MJ dan S diamankan polisi karena mengangkut kayu ilegal. Sebanyak 96 rakit atau 50 ton kayu jenis Meranti campuran disita sebagai barang bukti. Kedua pelaku ditangkap oleh Tim Offensive Direktorat Polairud Polda Riau di wilayah Perairan Pulau Dedap, Kecamatan Tasik Pasir Penyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (17/4) sekira pukul 22.50 WIB. Tim menghentikan

kapal pompong yang dinakhodai MJ dan S sebagai ABK. Pompong yang dibawa warga Desa Ketam Putih Kabupaten Bengkalis ini menarik 96 rakit. “Petugas menghentikan pompong yang menarik 96 rakit kayu atau 50 kayu. Pengangkut kayu itidak memiliki dokumen yang sah,” ujar Direktur Polair Polda Riau, Kombes Pol Badarudin, melalui Kasubdit Gakkum, AKBP Wawan Setiawan, Sabtu (18/4). Wawan menjelaskan,

pengungkapan berawal dari informasi masyarakat tentang pengangkutan kayu di Perairan Pulau Dedap. Jumat malam sekitar 18.30 WIB. Tim langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan. Menggunakan speedboat, tim sampai di Perairan Pulau Dedap pada pukul 22.00 WIB. Tim melakukan penyelidikan dengan cara mengapung di sekitar perairan,. “Sekitar pukul 22.30 WIB, tim mendengar suara

pompong yang keluar dari arah Sungai Dedap,” kata Wawan. Tak lama berselang, tampak satu unit pompong. Tim langsung melakukan pengejaran dan menemukan satu unit pompong tanpa nama yang dinakhodai oleh MJ dan S sedang menarik rakitan hasil hutan kayu. “Menurut tersangka, kayu tersebut dari Pulau Padang Kabupaten Meranti. Kayu akan dibawa ke Ketam Putih Bengkalis,” jelas Wawan.

Selanjutnya pompong dan rakitan hasil hutan kayu dikawal ke Pos Polairud Bandul Resor Kepulauan Meranti. “Kedua tersangka ditahan di Mako Polair Polda Riau untuk penyidikan lebih lanjut,” kata Wawan. Kedua tersangka disangkakan dengan Pasal 323 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran dan Pasal 83 UU RI Nomor 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. (lda)

Desa Pulau Muda Miliki Gedung TK Baru TELUK MERANTI Pendidikan harus diberikan kepada anak sejak usia dini. Salah satu wadah pendidikan usia dini adalah Taman Kanak-kanak (TK). Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan sebelumnya tidak memiliki gedung TK. Para siswa hanya belajar di aula serbaguna desa yang berdekatan den-

gan kantor desa. “Tapi sekarang kami sudah punya gedung TK. Kami bersyukur ada yang memberikan bantuan seperti PT RAPP yang membangun gedung TK untuk anak-anak kami belajar,” ujar Kepala Desa Pulau Muda, H Rustam. Ia mengapresiasi perusahaan pulp dan kertas di Pangkalan Kerinci ini

telah banyak berkontribusi untuk kemajuan desa dan masyarakatnya. Community Development (CD) Officer RAPP wilayah Teluk Meranti, Arnizam, mengatakan bantuan pembangunan Gedung TK ini adalah salah satu bentuk kepedulian perusahaan dalam peningkatan mutu pendidikan di sekitar wilayah

operasionalnya. Untuk itu, sarana dan prasarana pendidikan harus memadai sehingga proses belajar mengajar dapat terlaksana dengan baik. “Semoga dengan dibangunnya gedung baru ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat Desa Pulau Muda sesuai dengan motto perusahaan kami _RAPP Good for Community,” tu-

turnya pada Jumat (17/4). Penyerahan dilakukan secara sederhana dan tidak melibatkan orang banyak karena situasi tanggap darurat Corona Virus Disease (Covid-19). Kegiatan ini tetap memperhatikan protokol Covid-19 dengan menerapkan pembatasan fisik, menggunakan masker dan menjaga kebersihan. (rls)

BANTUAN - Penyerahan secara simbolis bantuan pembangunan TK Desa Pulau Muda, Teluk Meranti, Pelalawan. (ist) Dewan Redaksi : Albi Budiman, Maskur, Adlis Fitrajaya, Saparudin Koto, Redpel: Fajar W, Koordinator Liputan: Linda Novia Staf Redaksi : Santos, Vivi Eliyati, Sri Lestari, Wisli Susanto, Novi Kawandi, Zamzami Delfi, Bengkalis : Zulkarnaen, Dumai: Bambang. Indragiri Hulu: Dasmun, Indragiri Hilir : Ayendra, Kampar : Adi Jondri, Kuantan Singingi : Idi Susanto, Pelalawan : Andi Indriyanto Rokan Hulu : Feri Hendarawan Rokan Hilir : Afrizal, Siak : Diana, Kepulauan Meranti : Ali Imron, Perwakilan Jakarta : Muksin Kabag Pracetak: Samsul Bahri, Riki Setiawan, Erwin Saputra, Teknologi Informasi: Oki Wibawa.

(Terbit Sejak 1 April 2005)

PRESIDEN KOMISARIS PIMPINAN UMUM PEMIMPIN REDAKSI/ PENANGGUNGJAWAB PIMPINAN PERUSAHAAN

: HERIC RAKASIWA : HM MASKUR

Manager Iklan : Herlina, Kabag Sirkulasi: Hendra Gunawan, Kabag Piutang: Triono, Piutang/kolektor: Susanto, Perwakilan Iklan jakarta: Mukhsin, Santa Modem Market Ruang Expo LT. 2. Jl. Cipaku Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Telp: 021 95605611. Fax: 0217180747. Alamat Perusahaan: Metro Grha Pena Jl. Soekarno Hatta No. 20-28, Telp: 07617865001, 7865003, Fax: 07617865004 Pekanbaru-Riau- Indonesia .Telepon Iklan: 0761-7865003. Telepon Distribusi & Sirkulasi: 0761-1865002, 0761-1865003, 0761-1865001, Rekening Bank: Bank Kesawan: No. AC523.3000.7080 - Bank Riau: No. AC101.08.00.759. Ombusmen: Wahyu Awaluddin. SH., Ir. Sahala TP. Hutabarat , SH,MH. Biro Usaha Inhu : Agusyandra Ms, Alamat: Jl. Gerbang Sari No.10 B, Kel. Pematang Reba. Kec. Rengat Barat.

: ADLIS FITRAJAYA : SAPARUDIN KOTO Harga langganan dalam kota: Rp150.000.-/bulan, untuk langganan luar kota ditambah ongkos kirim.


®

potensa

METRO RIAU SENIN, 20 april 2020

3

BMW Sebut Produksi X7 Aman JAKARTA - BMW Group Indonesia memastikan walaupun pabrik perakitan mobil Gaya Motor di Sunter, Jakarta Utara setop beroperasi sementara, namun belum mempengaruhi produksi BMW seri X7. “Saat ini, masih on schedule, karena X7 memang planningnya di semester dua, tidak ada plan di semester satu,” kata Director of Communications BMW Group Indonesia Jodie O’tania melalui konferensi virtualnya di Jakarta, belum lama ini. Sebelumnya, Gaya Motor telah memberhentikan semua jalur produksi untuk sementara hingga 23 April sejak Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) diberlakukan di Jakarta sejak 10 April. Namun, Jodie tak mengelak bahwa pemberhentian operasional

sementara pun mempengaruhi produksi sejumlah model BMW yang diproduksi di pabrik yang merakit Seri 3, Seri 5, Seri 7, X1, X3, hingga X5 itu. “Yang terpengaruh yang model-model backbone seperti Seri 3. Namun, kita udah siapkan skenario, strategi bagaimana kita bisa menjalani situasi ini,” jelasnya dilansir antaranews. Lebih lanjut, VP Sales BMW Group Indonesia Bayu Riyanto mengatakan, PSBB juga berpengaruh untuk pengiriman mobil menyusul ditutupnya dealer-dealer di Jakarta dan sejumlah

wilayah di Banten dan Jawa Barat. “Selama PSBB, kita dukung pemerintah untuk kampanye #dirumahaja. Kita minimalkan, bahkan nol-kan pengiriman di Jakarta, Tangerang, karena dealer tutup sementara waktu dan tidak ada pengiriman,” katanya. Namun, bagi daerah yang belum diberlakukan PSBB, Bayu mengatakan, pihaknya masih membuka dealer-dealernya di sana, dengan melakukan pembatasan jarak, sistem shift, hingga protokol kesehatan bagi karyawannya. “Misalnya di luar Jakarta yang masih bisa beraktivitas, pasti kita support, kita masih buka dengan pengurangan jam kerja dan pegawai yang masuk,” tegasnya .(int/wsl)

Honda Brio dan Civic Sabet Tiga Penghargaan JAKARTA - PT Honda Prospect Motor mendapatkan tiga penghargaan pada ajang Otomotif Award 2020 untuk model All New Honda Brio Satya, All New Honda Brio Rs dan New Honda Civic RS. All New Honda Brio Satya mendapatkan penghargaan “Best Low Cost Green Car (LCGC)”, All New Honda Brio RS membawa pulang penghargaan “Best City Hatchback”.

New Honda Civic RS yang baru saja diluncurkan pada Februari 2020 lalu berhasil mendapatkan penghargaan pertamanya pada kategori “Large Hatchback”. “ini menjadi penghargaan pertama yang diterima untuk New Honda Civic RS yang baru dua bulan diluncurkan, sekaligus melengkapi prestasi Honda Brio sebagai mobil terbaik di kelas LCGC dan City Car,” kata Yusak Billy selaku Business

Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor dalam siaran pers dilansir antaranews. Sampai saat ini, Honda Brio telah mendapatkan total penghargaan sebanyak 42 penghargaan dengan total penjualan keduanya sebesar 17.174 unit pada tahun 2020. Sedangkan New Honda Civic RS dengan total penjualan sebanyak 312 unit sejak pertama kali diluncurkan.(int/wsl)

Penjualan Volkswagen Turun 23 Persen JAKARTA - Volkswagen Group pada mengatakan penjualan kendaraan global turun sebesar 23 persen pada tahun ini menjadi 2 juta pada kuartal pertama. Khusus di Maret, penjualan turun 38 persen, mencerminkan krisis virus corona yang memicu pe-

nutupan pabrik dan penurunan permintaan. Penurunan permintaan terjadi karena konsumen tetap di rumah, karena lockdown di seluruh dunia. Lebih khusus lagi, dilansir okezone.com, penjualan Maret turun 44 pers-

en tahun-ke-tahun di Eropa barat, turun 23 persen di Eropa tengah dan timur, turun 42 persen di Amerika Utara, dan turun 35 persen di China, kata perusahaan itu. Para ahli percaya, penurunan penjualan pada April bisa lebih curam kar-

ena dampak penuh dari kebijakan tinggal di rumah. Beberapa waktu lalu, VW menarik prospeknya untuk tahun 2020, karena ketidakpastian terkait dengan wabah virus yang menyebabkan laba operasi turun 81 persen pada kuartal pertama.(int/wsl)

Virus Corona Buat Penjualan Mobil di Eropa Turun

DFSK Kampanyekan Beli Mobil secara Online JAKARTA - Pandemi virus corona atau Covid-19 telah memaksa sejumlah usaha untuk berinovasi. Kebijakan social distancing, work from home, hingga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat segalanya kini bisa dilakukan dengan internet. Seperti DFSK yang mengkampanyekan pembelian kendaraan secara online, khususnya selama pandemi virus corona. Hal ini dipicu dari tren masyarakat yang lebih sering mengisi waktu luang menggunakan internet, sehingga dimanfaatkan DFSK untuk

mensosialisasikan beli kendaraan secara online. M Angga Adhikresna, Digital Marketing Manager PT Sokonindo Automobile (DFSK Indonesia), mengatakan, masyarakat Indonesia mulai terbiasa melakukan pembelian secara online. Mulai dari mencari informasi, spesifikasi, harga, simulasi kredit, sampai pemesanan kendaraan dengan memanfaatkan gawai yang terkoneksi internet. DFSK mengikuti perkembangan ini semua dengan menyediakan layanan penjualan kendaraan secara online,â€

ujar Angga, beberapa waktu lalu, dilansir kompas.com. Sejumlah cara dilakukan pabrikan mobil asal Tiongkok ini, termasuk bekerja sama dengan situs jual beli mobil. Dari sana, pelanggan dapat memulai proses pemesanan sampai kepada proses pembayaran kendaraan. DFSK juga menyediakan promo menarik bertajuk April Vaganza, konsumen yang memanfaatkan program ini bisa mendapatkan cashback, bunga ringan, cicilan rendah, gratis biaya perawatan kendaraan, hingga doorprize. (int/wsl)

JAKARTA - Penjualan mobil segmen penumpang di Uni Eropa tercatat merosot 55,1 persen berdasarkan registrasi kendaraan baru pada Maret 2020. Pandemi Virus Corona sukses menggerogoti pasar otomotif di kawasan tersebut. Dilansir dari situs resmi Asosiasi Pabrikan Otomotif Uni Eropa (ACEA), Sabtu (18/4), dijelaskan, faktor utama penurunan

itu adalah lockdown guna memutus mata rantai penyebaran Corona di beberapa negara di Uni Eropa. Lockdown di Eropa yang mayoritas terjadi pada pertengahan Maret itu membuat sebagian dealer-dealer besar di kawasan itu tutup hingga kini. Penjualan mobil segmen itu pun menurun jadi 567.308 unit pada Maret dibanding periode yang sama tahun

lalu 1.264.569 unit. Tercatat, 27 pasar otomotif di Eropa mengalami kontraksi, namun yang terparah adalah Italia dengan pendaftaran mobil baru turun 85 persen. Menjadi hanya 28.326 unit dari 194.302 pada periode sama tahun lalu. Kemudian, dilansir vivanews.com, posisi kedua yang anjlok terparah adalah Prancis sebesar 72,2 persen

dan diikuti oleh Spanyol sebesar 69 persen. Sedangkan Jerman mencatat penurunan sebesar 37,7 persen. Sementara itu, selama 2020 hingga Maret, permintaan mobil baru di Uni Eropa turun 25,6 persen. Dengan kerugian pasar utama di Eropa sejauh ini seperti di Italia 55 persen, Prancis 34,1 persen, Spanyol 31 persen dan Jerman 20,3 persen. (int/wsl)


etalase

METRO RIAU SENIN, 20 april 2020

4

XL kembali Perpanjang Gratis kuota Data 2GB Per Hari

Jakarta - XL Axiata kembali memperpanjang gratis kuota data 2GB per hari seiring masih merebaknya virus Corona di Indonesia. Sebelumnya, operator seluler yang identik warna biru itu telah memperpanjang program tersebut. Manajemen XL Axiata memutuskan untuk melanjutkan program gratis 2GB per hari yang telah berjalan sejak 18 Maret 2020. Perpanjangan kali kedua ini menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah mengenai masa pembatasan sosial serta perkembangan situasi dan kondisi. “Jadi, jika dijumlahkan selama sekitar satu setengah bulan sejak 18 Maret lalu, total kuota data yang dialokasikan XL Axiata sebesar 88GB untuk setiap pelanggan yang membutuhkan dukungan agar bisa bekerja dan belajar dari rumah,” ujar Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, dilansir detik. com, Minggu (19/4). Semua pelanggan XL Axiata, baik yang menggunakan kartu XL, Axis, XL Prioritas, termasuk juga pelanggan korporasi XL Business Solutions dan internet rumah XL Home Wireless bisa memanfaatkan program gratis akses data 2GB per hari ini dengan mengak-

tifkannya melalui aplikasi myXL, myXL Postpaid, atau Axisnet. Adapun program ini bisa dimanfaatkan pelanggan untuk mengakses sejumlah aplikasi atau layanan data yang bisa membantu belajar atau bekerja dari rumah, seperti aplikasi Ruang Guru, Zenius, Kelas Pintar, dan Sekolah.mu untuk para pelajar atau mahasiswa, serta portal Rumah Belajar, milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sementara dalam mendukung aktivitas bekerja dari rumah, pelanggan bisa mengakses Microsoft Exchange, Share Point, One Drive, Microsoft Teams, dan Skype for Business. XL Axiata turut mengajak para pelanggannya untuk terlibat dalam penangan virus Corona di tanah air dengan berdonasi pulsa melalui layanan SMS Donasi. Layanan SMS Donasi ini dibuka mulai awal April hingga 30 April 2020 mendatang. Untuk berdonasi pulsa

caranya pelanggan prabayar XL dan Axis cukup mengirim SMS dengan format DonasiCOVID19nominal kirim ke 6116. Selain SMS, bisa juga dengan cara menghubungi *123*6116# pilih XLBerbagi_COVID-19 dan masukan nominal pulsa yang ingin didonasikan. Nominal donasi mulai dari Rp1.000 hingga Rp200 ribu. Hasil pengumpulan donasi pulsa pelanggan tersebut akan disalurkan untuk membantu tenaga medis Indonesia yang berjuang di garda terdepan melawan Covid-19. Selanjutnya, dukungan XL Axiata untuk memerangi Covid-19 dalam bentuk donasi Alat Pelindung Diri (APD), berupa baju hazmat bagi para petugas medis melalui beberapa rumah sakit di provinsi DKI Jakarta. Total ada sekitar 8.000 set baju hazmat yang telah disalurkan ke sekitar 10 rumah sakit sejak 9 April 2020 lalu. Disampaikan XL menyalurkan APD ke-10 rumah sakit di wilayah Jakarta, di antaranya RSPI Sulianti Saroso, RSUP Persahabatan, RSUD Tarakan, RSUD Pasar Minggu, RSKD Duren Sawit, RSAL Mintohard-

PERPANJANG KUOTA GRATIS - XL Axiata kembali memperpanjang gratis kuota data 2GB per hari seiring masih merebaknya virus Corona di Indonesia. (ist) jo, RSUP Fatmawati, RSU Polri, RS Pelni dan RSPAD Gatot Subroto. Selain baju hazmat, XL Axiata juga telah menyalurkan donasi untuk pencegahan dan penan-

ganan pandemi Covid-19 berupa uang tunai masingmasing Rp5 miliar kepada Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Palang Merah Indonesia (PMI). Dana donasi kepada

Dewan Masjid Indonesia terutama akan dipergunakan untuk membantu dalam proses pemakaman bagi para korban pandemi Covid-19 diseluruh Indonesia. Sementa-

ra itu, PMI menjadi salah satu lembaga yang juga menjadi ujung tombak di lapangan dalam melakukan disinfektan dan penanganan para korban Covid-19. (int/mr)

Indosat Dongkrak IM3 Ditengah Pandemi Corona

FOTO BERSAMA - Pengurus Mapanbumi dan Paramita Foundation Riau foto bersama dalam kegiatan baksos di Pusdiklat Bumi Suci Maitreya.(ist)

n Bantu Warga Terdampak Covid-19

Mapanbumi dan Paramita Foundation riau Serahkan Sembako

PEkaNBarU Majelis Pandita Buddha Maitreya Indonesia (Mapanbumi) Riau bersama Paramita Foundation Riau membagikan sebanyak 1.250 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 atau virus corona. Pembagian sembako dilakukan secara bertahap yang dimulai tanggal 15 April. Ketua Paramita Foundation Riau, Sufijan, bersama Ketua PD Mapanbumi Riau, Maha Pdt Wijanto, mengatakan, total terdapat 1.250 paket sembako diserahkan kepada masyarakat. “Pada tanggal 15 hingga 18 April sudah diserahkan sebanyak 550 paket sembako yang diantar langsung ke rumah-rumah warga pra sejahtera, tukang ojek dan

parkir di sekitar Pekanbaru,” terangnya. Untuk Minggu (19/4), diserahkan sebanyak 300 paket ke warga dilingkungan Pusdiklat Bumi Suci Maitreya di Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki. Penyerahan dimulai pukul 09.00 Wib hingga 12.00 Wib dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, seperti jaga jarak, penggunaan masker dan pengecekan suhu tubuh. “Penyerahan paket sembako bekerjasama dengan perangkat RT dan RW,” tambah Sufijan. Penyerahan paket sembako dihadiri langsung Lurah Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, Hermayani, Polsek Payung Sekaki yang diwakili Bhabinkamtibnas

dan tokoh masyarakat yang berada di RW 03. Lurah Tampan, Hermayani, mengucapkan terimakasih dan kepada Mapanbumi Riau dan Paramita Foundation Riau yang telah membantu dan memperhatikan masyarakat yang terdampak Covid-19. Dia mengimbau kpada warga untuk terus mematuhi imbauan dan peraturan pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid 19. Kemudian meningkatkan kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat dan bersih. Ketua RW 03, Tumiran, menambahkan, pembagian paket sembako diperuntukan untuk warga RT 03 dan RT 04. Selain itu, diserahkan

juga sebanyak 100 paket sembako ke warga di lingkungan Vihara Arya Maitreya Jondul, 100 paket ke warga di lingkungan Vihara Harapan Maitreya, Kelurahan Tangkerang Labuai dan 100 paket di lingkungan Vihara Mandala Maitreya Kelurahan Kampung Dalam dan 100 paket ke warga di Lingkungan Vihara Citta Maitreya, Kelurahan Tangkerang Barat. “Ini semua hasil donasi dari umat Buddha Maitreya Riau dan warga Tionghoa Pekanbaru yang tergabung dalam Tionghoa Peduli penanggulangan Covid-19. Sembako berisi 5 kg beras, 5 bungkus mi, 2 liter minyak, 1 kg gula, 1 bungkus roti dan masker,” ucap Sufijan.(wsl)

Penjualan iPhone Diprediksi Turun Jakarta - Goldman Sachs melontarkan prediksi suram mengenai penjualan iPhone. Pada kuartal ini, bank investasi terkemuka itu menyebut pengapalan iPhone bakal menurun 36 persen dibanding tahun sebelumnya dan mereka merekomendasikan pemilik saham Apple melakukan aksi jual. Kondisi itu salah satunya terkait wabah corona yang menimbulkan kesulitan ekonomi pada sebagian

orang. Konsumen kemungkinan akan menghindari pembelian smartphone mahal. “Kami tidak mengasumsikan penurunan ini berarti Apple kehilangan usernya. Kami hanya mengasumsikan bahwa user existing akan memakai perangkatnya lebih lama dan memilih opsi produk Apple lebih murah saat membeli perangat baru,” tulis Goldman Sachs dilansir detik.com. Prediksi kurang baik ini mungkin akan terobati di

kuartal mendatang setelah diluncurkannya iPhone SE. iPhone varian baru dengan harga paling murah tersebut punya potensi laris manis. Peter Tuz, analis dari Chase Investment Counsel, juga memperkirakan hal serupa, bahwa penjualan iPhone akan mengalami penurunan signifikan, walaupun angkanya tidak sampai 36 persen. “Saya pikir sebagian (penjualan) akan pulih pada kuartal berikutnya,” katanya. Goldman Sachs di sisi

lain juga memprediksi peluncuran iPhone 12 bakal molor. Dari biasanya bulan September menjadi bulan November 2020. Virus corona memang berdampak cukup besar bagi pemasaran iPhone walaupun sudah ada tanda-tanda pemulihan. Apple mengapalkan sekitar 2,5 juta iPhone di pasar domestik China selama bulan Maret setelah di Februari, hanya mengapalkan 500.000 unit iPhone.(int/mr)

Jakarta - Menyambut Ramadan yang akan segera tiba dalam beberapa hari ke depan, Indosat Ooredoo memiliki strategi untuk mendongkrak produk IM3 saat di waktu bersamaan dengan pandemi Corona. Ramadan yang di dalamnya diisi dengan kegiatan ngabuburit, buka bersama, hingga mudik, maka kali ini kondisinya berbeda. Imbauan physical distancing diserukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia. Agar silaturahmi tetap berjalan, IM3 Ooredoo menghadirkan paket Freedom Kuota Harian yang memberikan kuota harian dengan harga terjangkau. Lebih dari itu, IM3 Ooredoo juga akan mendonasikan Rp2.000 dari setiap aktivasi paket Freedom Kuota Harian untuk penanganan Covid-19. “Situasi sulit ini meru-

pakan ujian berat bagi semua elemen masyarakat, namun harus tetap dijalani. Melalui kampanye ini, IM3 Ooredoo ingin membuktikan bahwa melakukan physical distancing selama Ramadan, bukan berarti memutus tali Silaturahmi,” ujar Ritesh Kumar Singh, Chief Marketing Officer Indosat Ooredoo, dilansir detik.com, Minggu (19/4). “Masyarakat bisa terhubung setiap harinya dengan paket Freedom Kuota Harian, sehingga ibadah Ramadan tetap dapat fokus dijalankan meskipun tetap di rumah,” ucapnya menambahkan. Pelanggan dapat menikmati paket Freedom Kuota Harian dengan masa aktif yang sama dengan jumlah kuota utamanya, mulai dari Rp19.900 untuk kuota 7GB dengan masa aktif 7hari, Rp39.900 untuk kuota 14 GB masa aktif 14 hari,

hingga Rp74.900 untuk kuota 28 GB dengan masa aktif 28 hari. Pelanggan tetap dapat terhubung dengan kuota 1GB per hari, tanpa khawatir pulsa terpotong saat kuota habis karena paket ini dilengkapi dengan benefit Pulsa Safe. Cara untuk menikmati paket Freedom Kuota Harian sangat mudah, pelanggan bisa mendapatkannya melalui *123# atau aplikasi myIM3 yang dapat di-download di Play Store atau App Store. Untuk melengkapi kampanye Ramadan kali ini, IM3 Ooredoo menggandeng para musisi muda, yaitu Baskara Putra, Sal Priadi, Kunto Aji, dan Yura Yunita dalam merilis anthem ‘Ramai Sepi Bersama’, yang bertujuan untuk menghidupkan semangat optimisme dan harapan bangsa ditengah pandemi yang sedang dialami. (int/mr)

n Untuk Pengguna Instagram dan Tik Tok

Samsung Boyong Televisi ke Indonesia

Jakarta - Perhelatan CES 2020 yang berlangsung Januari silam dimeriahkan kehadiran televisi anyar Samsung yang dirancang khusus untuk mereka yang doyan Instagram dan Tik Tok. Akankah televisi bernama The Sero itu masuk Indonesia mengingat banyak pengguna dua media sosial itu?. Sayangnya belum ada informasi pasti soal ini. Tapi Samsung membuka kemungkinan televisi uniknya itu akan melenggang ke pasar Asia Tenggara. “Tunggu saja informasi lebih lanjut kehadiran televisi Sero dari pihak regional dan masing-masing negara,” kata Stacy Eo, TV Product Planning Manager Samsung Electronics, dilansir detik.com, Sabtu (18/4). “Semoga saja masuk ke Tanah Air. Sebabnya televisi ini memberikan pengalaman berbeda dari kebanyakan perangkat yang ada di pasaran saat

ini,” lanjutnya lagi. The Sero punya kemampuan berotasi dari mode landscape menjadi portrait. Jadi kamu bisa menikmati konten yang bervariasi dalam berbagai orientasi layar layaknya smartphone. “Saat kamu ingin memutar layar, cukup miringkan perangkat ponsel dan layar akan mengikuti,” kata Stacy. Untuk bisa melakukan rotasi, Samsung memberikan penyangga di bagian belakangnya. Tidak perlu khawatir layar menyentuh lantai saat berganti mode portrait. Samsung meletakan layar sedikit tinggi sehingga aman. Bagian stand ini tidak sekadar berfungsi sebagai penyangga saja. Samsung meletakkan sistem speaker 4.1 60W di dalamnya. Karenanya penyangga ini dibuat menyatu dengan televisi sehingga tidak bisa dipisahkan. Layarnya The

Sero sendiri menggunakan panel QLED dengan resolusi 4K. Hadir dengan ukuran 43 inch. Samsung memberikan keistimewaan bagi pengguna ponselnya. Hanya dengan menempelkan ponsel Galaxy ke frame The Sero untuk mengoneksikannya. Sementara pengguna iPhone, untuk mengoneksikan harus menggunakan AirPlay 2. Untuk mengubah rotasi, pengguna harus menekan tombol di remote yang telah disertakan dalam paket penjualan. Samsung menyematkan speaker berkekuatan 60W 4.1 Ch hampir sebagus speaker Bluetooth premium. “Tidak ada perbedaan kualitas suara saat The Sero dalam mode landscape maupun portrait,” ucap Stacy. The Sero sudah dijual di Korea Selatan. Televisi ini dijual seharga seharga USD 1.600 atau sekitar Rp22 jutaan.(int/mr)


politik

METRO RIAU SENIN, 20 aPRIL 2020

5

KPU Akui Sulit Laksanakan Pemungutan Suara 9 Desember

JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman mengakui opsi pemungutan suara Pilkada 2020 dilaksanakan pada 9 Desember akan sangat sulit. Sebab, tahapan pilkada tersebut akan dimulai kembali pada akhir Mei atau awal Juni, sedangkan KPU belum mendapatkan kepastian dasar regulasi penundaan Pilkada 2020. “Menurut saya, dalam kurun waktu sampai Mei sangat sulit. Apalagi pertengahan Mei ada masa reses sampai pertengahan Juni kalau dilihat jadwal kerja DPR. Kemungkinan itu agak kerepotan kalau harus mengejar waktu sampai Desember,” ujar Arief dalam diskusi virtual, Minggu (19/4). Ia mengatakan, sampai saat ini pemerintah belum memastikan kapan Covid19 akan berakhir sehingga masyarakat dapat kembali bebas beraktivitas di luar rumah. Pemerintah pun belum bisa memastikan kapan terbitnya Peraturan Pemerintah Pengganti UndangUndang (Perppu) untuk merevisi ketentuan waktu pemungutan serentak 2020 di Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Arief menuturkan, KPU sudah menyampaikan prasyarat yang harus dipenuhi ketika pilkada ditunda hanya tiga bulan hingga pemungutan digelar Desember 2020. Salah satunya, ia meminta Perppu Pilkada keluar akhir April, sebagai dasar hukum penundaan Pilkada 2020 untuk diturunkan ke dalam pengaturan teknisnya, yakni Peraturan KPU (PKPU) tentang tahapan

pemilihan. Arief mengatakan, jika prasyarat itu tidak dipenuhi maka pemungutan suara tidak bisa dilaksanakan Desember mendatang. Sebab, pemilu merupakan kegiatan yang harus jelas mekanisme pelaksanaannya seperti jadwal, tahapan, dan program Pilkada 2020 ini. “Jadi semua orang harus tahu apa yang disusun untuk Pilkada 2020. Nah, kalau tidak bisa maka tidak bisa dipastikan dilaksanakan di Desember,” kata Arief. Di samping itu, KPU telah menyusun skenario penyelenggaraan pilkada serentak di 270 daerah di tengah pandemi virus corona. Mulai dari pengadaan hand sanitizer dan termometer tembak di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) sampai mengubah pelaksanaan tahapan kampanye agar hanya digelar secara digital untuk menghindari kerumunan orang. Namun, kata Arief, pelaksanaan hal-hal tersebut juga harus berlandaskan regulasi. Sedangkan, untuk menyiapkan peraturan yang tidak dilakukan sebelumnya tentu membutuhkan waktu karena harus melibatkan pembahasan lintas kementerian dan lembaga. “Tapi tentu setiap kebi-

Politikus Golkar Usul Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD JAKARTA - Politikus Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau, Agustar, mengusulkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tidak langsung diselenggarakan 9 Desember 2020 untuk mengantisipasi penularan Covid-19. Kata dia, untuk tahun ini, Pilkada bisa dilakukan melalui DPRD. “Saya pikir agenda pilkada di-270 daerah tidak dapat kita lupakan karena waktunya juga tinggal sekitar 7 bulan. Namun sistem pemilihan yang layak dilaksanakan di tengah Covid-19 adalah pemilihan tidak langsung yakni melalui DPRD,” kata Agustar di Tanjungpinang, Minggu (19/4) Agustar yang juga mantan Sekretaris DPD Partai Golkar Kepri mengatakan penyelenggaraan pilkada dapat diselenggarakan pada 9 Desember 2020 jika penanganan Covid-19 tuntas dalam tiga bulan ke depan. Namun dengan kondisi sekarang, pemerintah pun tidak dapat memastikan penanganan Covid19 tuntas pada Juli 2020. Kata dia, jika tidak tuntas, maka akan terjadi perubahan jadwal penyelenggaraan pilkada, yang potensial akan mengganggu Pilkada serentak di seluruh Indonesia pada 2024. Lihat juga: Peneliti Sarankan Pilkada Serentak Ditunda Hingga 2021 Selain itu, kata dia persoalan kepemimpinan daerah dan pemerintahan daerah juga akan terganggu jika Pilkada tidak diselenggarakan tahun ini. Menurutnya, persoalan anggaran Pilkada juga perlu dipikirkan pemerintah, apakah masih ada anggaran untuk pilkada langsung dalam kondisi ekonomi terjun bebas dalam tiga bulan terakhir. Pendapatan

daerah juga mengalami penurunan yang drastis akibat pajak dan retribusi yang minim. Belum lagi pandemi Covid-19 yang berdampak luas terhadap sektor strategis yang harus ditangani pemerintah seperti program jaring pengaman sosial dan peralatan medis dan paramedis yang harus disiapkan. Banyak politisi yang ragu jika pilkada langsung dapat dilaksanakan karena pendapatan daerah yangturun. “Sekali pun anggaran pilkada dipaksakan ada, apakah layak pemda mengalokasikan anggaran itu untuk pilkada? Saya pikir, banyak hal yang jauh lebih penting untuk mengurus bangsa sehingga memang sebaiknya anggaran pusat dan daerah fokus dipergunakan untuk penanganan Covid-19,” ucapnya. Agustar mengatakan anggaran untuk penyelenggaraan Pilkada tidak langsung jauh lebih sedikit, bahkan dapat dilaksanakan secara sederhana, namun sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan protokol kesehatan. Pemilihan kepala daerah melalui DPRD tidak perlu mewah di tengah masa-masa sulit yang dihadapi pemerintah dan masyarakat. Ia merasa optimistis penyelenggaraan pilkada tidak langsung dapat dimaklumi masyarakat. Kebijakan ini juga untuk mencegah penularan Covid-19 di TPS. “Saya pikir jika usulan ini disetujui, maka pemerintah harus membuat Perppu Pilkada, yang juga mengatur mekanismenya. Ini hanya khusus dilaksanakan dalam kondisi pandemi Covid-19, selanjutnya dapat dilaksanakan pilkada langsung,” ujarnya. (mr/sri)

jakan yang akan diubah dan disesuaikan untuk membuat pilkada tetap terjaga kualitasnya memiliki konsekuensi-konsekuensi anggaran, perubahan peraturan. Dan perubahan peraturan itu juga butuh waktu, harus dibahas dan dikonsultasikan dengan pemerintah dan DPR,” jelas Arief. Selain yang telah disebut di atas, KPU mengaku sudah merancang verifikasi dukungan pasangan calon secara digital. Potensi anggaran bertambah ketika protokol pencegahan penyebaran virus Corona tetap dilaksanakan dengan menambah TPS karena mengurangi jumlah pemilih di setiap TPS untuk menghindari kerumunan antrean pemilih. Arief menambahkan, jika prasyarat melaksanakan pencoblosan pada 9 Desember tidak dipenuhi, maka penundaan pilkada menuju opsi berikutnya. Opsi tersebut yakni penundaan Pilkada 2020 selama enam bulan sehingga pemungutan suara digelar 17 Maret 2021. Namun, apabila waktu dimulainya tahapan lanjutan untuk opsi ini yaitu Agustus 2020, Covid19 belum berakhir, maka opsi pemungutan suara bergeser hingga ke opsi ketiga. Opsi penundaan selama satu tahun, dengan demikian pemungutan suara dilaksanakan pada 29 September 2021. “Maka yang paling memungkinkan, punya cukup waktu luang untuk mengatur banyak hal, sebetulnya September 2021,” tutur Arief. Tinjau Ulang Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem, Syamsul Luthfi menilai keputusan pelaksanaan pemilihan kepada daerah (pilkada) serentak menjadi 9 Desember

Ketua Bawaslu Abhan (tengah) didampingi dua Anggota Bawaslu saat mengikuti secara daring kegiatan RDP/Raker bersama Komisi II DPR RI, Kemendagri, KPU, dan DKPP. (mr/bawaslu) 2020 perlu ditinjau ulang. Hal tersebut karena dikhawatirkan pandemi Covid19 paling cepat berakhir pada akhir tahun 2020. “Saya berpendapat bahwa jadwal pilkada yang telah disepakati DPR dan pemerintah pada 9 Desember 2020 perlu ditinjau ulang,” katanya, kepada wartawan, di Jakarta, Sabtu (18/4). Menurutnya, keputusan tersebut kontradiktif dengan prediksi Presiden Joko Widodo tentang berakhirnya pandemi Covid19 paling cepat pada akhir 2020. Seyogyanya, kata dia, pilkada berlangsung dalam kondisi ekonomi dan kesehatan masyarakat yang baik sehingga keputusan pesta demokrasi di 270 daerah yang dimundurkan hingga 9 Desember perlu ditinjau ulang. Syamsul menjelaskan alasan pilkada 9 Desember harus ditinjau ulang karena pada waktu pelaksanaannya belum dapat dipastikan bahwa kondisi ekonomi dan kesehatan masyarakat sudah normal. Syamsul mengingatkan prediksi Presiden Jokowi bisa menjadi gam-

barannya, apalagi dampak pandemi Covid-19 terhadap ekonomi maupun keamanan bisa terjadi lebih lama. Selain itu, kata dia, kondisi ekonomi Indonesia maupun dunia sedang mengalami resesi imbas dari pandemi Covid-19 sehingga akan memengaruhi kualitas penyelenggaraan pilkada nantinya. “Tidak bisa kita bayangkan betapa rendahnya kualitas demokrasi kalau dilaksanakan pada masa resesi ekonomi,” kata anggota Komisi II DPR RI tersebut. Di tengah kondisi ekonomi yang belum benar-benar pulih, kata dia, politik uang pasti merajalela saat pilkada berlangsung. Belum lagi, kata dia, menilik situasi keamanan tidak menjamin kesuksesan Pilkada karena masyarakat masih terpukul dampak pandemi Covid-19. Ditunda 2021 KPU disarankan memundurkan waktu pelaksanaan pemilihan kepala daerah atau Pilkada Serentak 2020 hingga 2021, karena wabah virus corona (Covid-19) yang terjadi di Indonesia. Keputusan

penundaan hingga kurang lebih tiga bulan pelaksanaan ini dinilai belum tepat. Apalagi hingga saat ini belum diketahui kapan wabah diperkirakan akan berakhir di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes, dalam diskusi Webinar yang disiarkan melalui platform Youtube dan Zoom. Arya mengatakan, pelaksanaan Pilkada Serentak pada Desember mendatang dirasa sulit dilakukan, dan opsi paling cepat baru bisa digelar pada Maret 2021. “Saya melihat, dugaan saya sulit pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember mendatang. Dan skenario moderatnya paling cepat baru bisa dilaksanakan Maret 2021,” kata Arya dalam diskusi itu, Kamis (16/4). Hal serupa juga disampaikan oleh Peneliti Perludem, Khoirunnisa Agustyati, menurut dia jika memang Pilkada ini perlu ditunda maka harus dilakukan secara menyeluruh. “Tunda Pilkada jangan tanggung,

kalau mau ditunda ya tunda karena kurva (penularan covid) baru melandai Juni atau Juli, ketika Pilkada dimulai situasi kan belum bersih banget kita masih recovery masih ada potensi tertular, ini harus dipikirkan,” kata Khoirunnisa. Menurut Khoirunnisa, pelaksanaan Pilkada Serentak bukan hanya fokus pada pencoblosan. Masih banyak langkah yang harus dilakukan baik oleh peserta maupun penyelenggara Pemilu. Tahapan Pemilu Indonesia kata Khoirunnisa termasuk kompleks. Bahkan berpotensi terjadi konsentrasi massa dalam jumlah besar jika tetap digelar pada Desember mendatang. “Kalau bicara soal tahapan pilkada kan bukan sekadar kapan, dengan apa, tahapan Pemilu kita kompleks dan berpotensi terjadi kumpulan. Banyak orang,” kata dia. Sebelumnya Kementerian Dalam Negeri bersepakat dengan Komisi II DPR untuk menggelar Pilkada pada 9 Desember. Namun pelaksaan pilkada bersifat tentatif melihat kondisi penyebaran virus Corona. (mr/sri)

Anggaran Pilkada Serentak 2020 di Riau Belum Diotak-atik PEKANBARU - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, Ilham Yasir mengatakan, sampai saat ini anggaran hibah untuk penyelenggaraan Pilkada di sembilan kabupaten dan kota di Riau masih utuh, belum diotak-atik ataupun dialihkan. Pergeseran Pilkada menjadi 9 Desember 2020, soal ketersediaan anggaran penyelenggaraan tidak menjadi persoalan, karena anggarannya masih tersedia. “Tapi opsinya dengan catatan, jika kondisi Covid-19 nya sudah segera reda, paling tidak saat KPU yang pilkada melanjutkan tahapan yang tertunda seperti pemutakhiran data pemilih, kondisi covidnya sudah tidak ada lagi,” ujar Ilham Muhammad Yasir, akhir pekan lalu. Adanya usulan sebel-

umnya yang meminta agar anggaran penyelenggaraan Pilkada dialihkan ke penanganan covid-19, menurut Ilham itu baru usulan KPU untuk membantu solusi anggaran ke pemerintah. “Sampai sekarang anggaran hibah pilkada masih di KPU kabupaten/kota masing-masing, sudah dilock tinggal menunggu regulasi petunjuknya saja, masih tidak kami otak-atik,” jelas Ilham Yasir. Ilham Muhammad Yasir juga menambahkan, dalam dengan komisi II kesepakatan kemarin, para pihak baik itu KPU dan Komisi II akan bertemu dan bahas kembali di komisi II jika memang tahapan sudah mulai bisa dilanjutkan kembali. “Artinya semuanya masih menunggu, kalau soal anggaran juga siap tidak ada masalah,”ujar Ilham.

Ilham Yasir KPU Pusat bersama Komisi II DPR RI menyepakati pelaksanaan pencoblosan Pilkada serentak dilakukan Desember 2020, saat ini tinggal menunggu dikeluarkan Peraturan Perundang-undangan (Perppu) terkait itu. Tentunya akan berdampak pada pelaksanaan nantinya. Komisioner KPU Riau, Divisi Sosialisasi Nugroho

Noto Susanto mengatakan memang sudah disepakati pelaksanaan pencoblosan pada 9 Desember 2020, hanya saja masih menunggu Perppu sebagai aturan teknis untuk Pilkada. “Iya sudah ditetapkan 9 Desember, ada di Perppu nanti yang mengatur pelaksanaan,” ujar Nugroho Noto Susanto. Sementara untuk anggaran dan tekhnis pelaksanaan yang sebelumnya sempat ditunda juga menurut Nugroho Noto Susanto akan diatur dalam Perppu tersebut. “Kita lihat saja nanti bagaimana teknisnya, termasuk untuk penganggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk penanganan wabah covid-19,” ujar Nugroho Noto Susanto. Sebelumnya, Anggota Komisi II DPR RI dapil Riau Arsyadjuliandi Rach-

man mengingatkan sembilan Kepala daerah di Riau yang menjalankan Pilkada untuk mengalihkan anggaran Pilkada kepada penanganan covid-19. Hal ini juga sesuai hasil rapat dengar pendapat antara Komisi II DPR RI bersama pemerintah. Sebagaimana dalam rapat dengar pendapat yang dihadiri Mendagri, Bawaslu, KPU, dan DKPP tersebut menyetujui penundaan tahapan pilkada serentak 2020 yang belum selesai dan belum dapat dilaksanakan. Kemudian pelaksanaan pilkada lanjutan menunggu persetujuan antara KPU dan Pemerintah serta DPR RI. Komisi II DPR juga meminta pemerintah menyiapkan payung hukum berupa Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu). (mr/sri)

Diberhentikan dari Komisioner KPU, Evi Gugat ke PTUN JAKARTA Mantan komisioner Evi Novida Ginting Manik mendaftarkan gugatan ke PTUN karena tidak terima dengan keputusan pemberhentian dirinya sebagai salah seorang pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. “Saya mendaftarkan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Gugatan saya tercatat Nomor 82/G/2020/ PTUN.JKT,” kata Evi Novida Ginting Manik di Jakarta, Sabtu (18/4). Evi mendaftarkan gugatan tersebut didampingi tujuh orang kuasa hukumnya yang menamakan diri sebagai “Tim Advokasi Penegak Kehormatan Penyelenggara Pemilu”.

Evi meminta PTUN untuk mengabulkan gugatannya dengan membatalkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 34/P Tahun 2020 yang memberhentikan dirinya secara tidak hormat sebagai Anggota KPU Masa Jabatan 2017-2022. Dengan putusan PTUN tersebut Presiden RI Joko Widodo bisa mencabut keputusan pemberhentian dirinya yang diterbitkan pada 23 Maret 2020 lalu. Putusan itu nantinya menurut Evi bisa merehabilitasi nama baik dan memulihkan kedudukannya sebagai Anggota KPU masa jabatan 2017-2022 seperti semula. Evi menilai Keppres tersebut diterbitkan meru-

Evi Novida Ginting Manik juk dari keputusan sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu DKPP 317/2019, sedangkan putusan tersebut dinilai cacat hukum. “Pada Putusan DKPP 317/2019 mengandung ‘kekurangan yuridis essential yang sempurna’ dan’bertabur cacat yuridis’ yang tidak bisa ditol-

eransi dari segi apapun,” kata dia. Sebelumnya Evi menjelaskan setidaknya ada tiga kecacatan hukum dari keputusan DKPP tersebut, poin pertama karena DKPP tetap melanjutkan persidangan dan mengambil keputusan atas aduan dugaan pelanggaran kode etik, padahal pengadu sudah mencabut aduannya. Tindakan DKPP tersebut bertentangan dengan Pasal 155 ayat 2 Undangundang No 7 Tahun 2017 tentang pemilu yang mengatur DKPP dibentuk untuk memeriksa dan memutus aduan laporan dugaan pelanggaran etik penyelenggara pemilu. Poin selanjutnya, DKPP belum mendengar

pembelaan dari Evi Novida selaku teradu, sebelum mengambil keputusan berupa sanksi pemberhentian secara tetap. Hal itu lanjut dia bertentangan dengan Pasal 38 ayat 2 UU 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang mengatur pemberhentian. Dalam pasal tersebut tertulis Anggota KPU harus diberi kesempatan untuk membela diri di hadapan DKPP. “Ketiga, dalam memutuskan, DKPP tidak melaksanakan pasal 36 ayat 2 peraturan DKPP Nomor 2 tahun 2019 yang mewajibkan rapat pleno pengambilan putusan dihadiri oleh 5 orang anggota, kenyataannya pleno hanya dihadiri oleh 4 orang anggota DKPP,” ujarnya. (mr/sri)


sportainment

METRO RIAU SENIN, 20 april 2020

6

Sebastian Vettel

Vettel Tak Ingin Paksakan Balapan F1 PeMbAlAP MotoGP dari tim Repsol Honda, Marc Marquez. (int)

MotoGP 2020 Akan Dimulai Agustus atau September

CERVERA - Kapan dan dimana MotoGP 2020 akan dimulai masih menjadi misteri tersendiri. Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, memprediksi musim ini baru akan dimulai pada periode Agustus atau September 2020 akibat pandemi virus Corona Covid-19. Wabah virus Corona Covid-19 memang mengacaukan sejumlah event olahraga, termasuk MotoGP. Delapan seri awal MotoGP 2020 dibatalkan atau ditunda. Satu sudah

pasti dibatalkan yakni GP Qatar. Sementara tiga dari tujuh balapan sudah mendapat jadwal pengganti, dan empat lain masih dicari. Dorna Sports beberapa waktu lalu mengakui, na-

sib MotoGP 2020 sepenuhnya tergantung pada penemuan vaksin virus Corona Covid-19. Pun begitu, Dorna Sports terus merancang berbagai skenario demi menggelar balapan MotoGP 2020 sebanyak-banyaknya. Juara dunia MotoGP 2019, Marc Marquez, memprediksi Kejuaraan Dunia 2020 baru bisa dimulai pada Agustus atau Septem-

ber mendatang. Walau ingin berpikir optimis, The Baby Alien meminta semua pihak berhati-hati dalam menyikapi perkembangan di seluruh dunia. “Dalam skenario terbaik, MotoGP mungkin baru bisa digelar Agustus atau September. Bahkan jika kita ingin berpikir positif, kita harus tetap waspada. Semuanya tidak bisa diputuskan se-

lama satu malam saja,” tutur Marc Marquez, seperti dilansir dari okezone.com, Minggu (19/4). “Tentu saja, saya akan mencoba berpikir positif. Namun, sekarang yang terpenting adalah kembali ke situasi normal selangkah demi selangkah. Kami akan bekerja keras untuk itu semua,” pungkas pembalap berusia 27 tahun itu. (int/efi)

JENEWA - Pembalap Formula 1 (F1) dari tim Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel mengaku sedih sejumlah balapan harus ditunda. Namun, dia sadar tidak boleh egois, demi kepentingan bersama. Saat ini F1 sedang mengalami penundaan yang berkepanjangan karena virus corona (Covid-19). Sudah 10 balapan pembuka musim dipastikan tidak bisa berlangsung sesuai dengan jadwal semula. Sekarang, sudah ada sembilan agenda yang ditunda yaitu GP Australia, Bahrain, Vietnam, China, Belanda, Spanyol, Azerbaijan, Perancis dan Kanada. Sementara Monaco sudah dipastikan batal jadi tuan rumah karena acara disana cukup padat dan penjadwalan ulang tak mungkin dilakukan. “Sedikit menyakitkan, karena saya ingin segera kembali ke mobil. Jika bersikap egois, saya pasti ingin balapan. Namun, banyak orang yang lebih menginginkan hal lain, dalam kondisi seperti ini,” kata Vettel, seperti dikutip dari iNews.id, Minggu (19/4). Pembalap asal Jerman itu sadar harus beradaptasi dengan keadaan. Dia hanya bisa berharap situasi bisa segera kondusif dan kembali beraksi di atas sirkuit di hadapan penggemarnya. “Kami memang harus berkompromi pada beberapa balapan awal. Namun, semoga tidak terlalu banyak balapan yang ditunda. Kami ingin segera balapan di hadapan penonton dan penggemar,” katanya. Dengan ditundanya GP Perancis, balapan perdana F1 musim ini diprediksi baru akan bergulir di Austria atau Inggris pada 5 Juli dan 19 Juli. Tapi semua itu masih tergantung perkembangan virus corona. (int/efi)

Majoli Galang laga Amal bantu Korban Gempa Zagreb ZAGREB - Petenis puteri dunia yang merupakan juara Perancis Terbuka, Iva Majoli mengumpulkan dana guna memperbaiki Kroasia yang dilanda gempa bumi selama penguncian Covid-19. Legenda WTA itu bekerja sama dengan sesama atlet Kroasia, Blanka Vlasic untuk membentuk olahragawan untuk Zagreb, mengumpulkan dana dengan harapan membantu ibu kota mereka, Zagreb yang dihantam gempa bumi di tengah kuncian Covid-19. “Ketika seluruh dunia menghadapi ketidakpastian dan perjuangan untuk mene-

mukan cara untuk menghentikan pandemi yang berdampak pada kehidupan kita di semua bidang, saya menghubungi Anda untuk meminta dukungan ke kota saya Zagreb,” tulis Majoli dan Vlasic pada Instagram mereka, seperti dilansir dari sindonews.com, Minggu (19/4). Pada hari Minggu (19/4) pagi waktu setempat, Kota Zagreb dilanda serangkaian gempa bumi dahsyat yang menyebabkan banyak orang terluka, banyak orang kehilangan rumah mereka, pusat kota yang mewakili warisan sejarah dan budaya telah

mengalami kerusakan serius, dan sebagian rumah sakit dan fasilitas medis kami yang adalah kebutuhan yang sangat penting sekarang karena kita berhadapan dengan pandemi, telah ditinggalkan dalam reruntuhan. “Majoli menjadi yang pertama dari negaranya yang memenangkan gelar tunggal Grand Slam pada tahun 1997, ketika ia mengejutkan Martina Hingis nomor satu dunia pada final Roland Garros. Dia terus bekerja di lingkungan olahraga, terutama di St Petersburg Ladies Trophy, dimana ia bekerja dalam hubun-

gan pemain dan berpartisipasi dalam pameran Legends awal tahun ini,” katanya. Dikatakannya, layanan publik Kroasia sekarang sedang meningkat karena negara ini sedang berjuang melawan dua keprihatinan publik yaitu, menghentikan meningkatnya jumlah pasien yang terkena Covid-19 serta upaya bantuan gempa. “Dampak gempa bumi telah menghancurkan sebagian lembaga medis Zagreb telah hancur, banyak orang kehilangan rumah mereka dan banyak monumen budaya dan sejarah telah hancur,” ujarnya. (int/efi)

Iva Majoli

Joshua Siap Hadapi Fury Meski Tanpa Penonton LONDON – Petinju dunia, Anthony Joshua antusias meladeni Tyson Fury di tempat tertutup meski pandemi virus corona belum sirna. Sebelum duel unifikasi kelas berat, kedua petinju juara dunia asal Inggris tersebut masingmasing harus menjalani mandatory fight. Fury dijadwalkan untuk mempertahankan gelar Kelas Berat WBC melawan Deontay Wilder dalam pertarungan trilogi pada Oktober. Sementara Joshua berpotensi mem-

pertaruhkan gelar dunia WBO, IBF, IBO, WBA melawan Kubrat Pulev pada Juli. Joshua lebih suka menghadapi Fury di hadapan banyak penonton karena duel unifikasi mereka kemungkinan akan menarik 80.000 sampai 90.000 penggemar ke Stadion Wembley dalam keadaan normal. Meski begitu, jika duel tersebut dilakukan di tempat tertutup sebagai persyaratan agar terjadi pertarungan, Joshua akan

Tony Ferguson (kiri) dan Khabib Nurmagomedov (kanan). (int)

Ferguson Ibaratkan Khabib Seperti Binatang LAS VEGAS - Petarung UFC, Tony Ferguson kembali menebar psywar kepada Khabib Nurmagomedov. Tak tanggung-tanggung, dia mengibaratkan rivalnya seperti anjing yang sedang ketakutan. Kedua petarung seharusnya bertemu di Barclays Arena, New York, Amerika Serikat, Minggu (18/4). Namun duel dibatalkan sebab Khabib harus menjalani masa karantina.

Ferguson tidak terima dengan keputusan Khabib mengundurkan diri dari UFC 249. Sebab ini sudah kelima kalinya mereka gagal bertarung. “Saya pikir Khabib sudah mengetahuinya. Ini bukan persoalan UFC menunda pertarungan atau apa. Tapi ini masalah Khabib yang berlari seperti anjing dengan ekor berada di kedua kakinya,” kata Ferguson, seperti dilansir dari iNews.id.

Meski demikian, atlet yang dijuluki El Cucuy itu tetap punya sisi manusiawi. Dia mendoakan kesehatan Khabib di tengah pandemi virus corona. “Ada banyak hal yang terjadi di dunia. Jadi saya harap Khabib aman dan senang dengan keluarganya. Saya sangat berharap dia berlatih. Tidak hanya pergi ke Dagestan dan berbicara omong kosong,” ujarnya. (int/efi)

Petinju dunia, Tyson Fury (kiri) dan Anthony Joshua (kanan). (int)

menerima kesepakatan itu, meski memperebutkan lebih sedikit uang bayaran. “Jika Eddie Hearn bisa mengamankan tempat pertandingan Tyson Fury, saya akan senang. Saya akan menerimanya, meski tanpa penonton,” kata Joshua, seperti dilansir dari iNews.id, Minggu (19/4). “Jika tidak memaksimalkan peluang, sepertinya kesempatan melawan Tyson Fury tak akan datang lagi. Padahal, banyak tempat kosong. Saya harus

memanfaatkan kesempatan,” ucapnya. Hanya saja, Joshua mengakui hal itu berpeluang mempengaruhi penampilannya. Pasalnya, atmosfer pada pertandingan ikut memberikan peran terhadap performanya. “Ketika bertarung di depan 80.000 orang, suka atau tidak ada dampak besar pada jiwa dan kepercayaan diri. Keinginan untuk tampil maksimal selalu ada. Saya tampil untuk orang banyak,” tutur Joshua. (int/efi)


Sambungan Warga

pemantauan (ODP) Covid19, keluarga pasien dalam pengawasan (PDP) dan keluarga pasien positif Covid-19. “Kan Pak Walikota sudah menyebutkan, paling lambat kita salurkan bantuan satu atau dua hari sebelum Ramadhan. Kami juga mengupayakan sebelum Ramadhan kalau bisa disalurkan, kita salurkan. Karena saat ini validasi data penerima masih berlangsung,” jelas Irba. Irba mengatakan, dari data Dinas Sosial (Dinsos) Pekanbaru, dilakukan validasi kembali terhadap data yang sebelumnya. Karena ada juga yang sudah meninggal dunia, yang pindah hingga data harus dicocokkan kembali. Sementara untuk sembako yang akan disalurkan, Irba menyebutkan bahwa sudah tersedia. Ada 100 ton beras bantuan dari pemerintah pusat. Selain beras yang diberikan lima kilogram setiap bulan selama tiga bulan, sembako yang akan diberikan berupa minyak goreng, telur, mi instan dan gula. Irba menyebut saat ini tengah dilakukan pengemasan paket sembako yang akan dibagikan. Sebelumnya, Walikota Pekanbaru, Firdaus menyatakan pihaknya mendata ada sekitar 40 ribu Kepala Keluarga (KK) yang bakal mendapat bantuan di tengah wabah Covid-19. Ia mengatakan, ada 15.037 KK masyarakat miskin yang termasuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH). Kemudian 25 ribu KK yang terdata sebagai keluarga miskin baru yang akan terdampak ekonominya akibat Covid-19. Firdaus menyebut, jika ditotal, ada 40 ribu KK yang bakal diberi bantuan selama PSBB diberlakukan. Ia menjelaskan, 15 ribu KK ini merupakan masyarakat

miskin lama yang memang sudah terdata di Kementerian Sosial. “Kita juga beri bantuan sosial, kurang lebih kepada 25 ribu KK dari masyarakat miskin baru yang akan terdampak ekonominya,” katanya, pekan lalu. Menurutnya, 25 ribu KK yang berpotensi menjadi miskin baru akan diberi bantuan Rp300 ribu perKK, selama tiga bulan. Anggaran itu berasal dari anggaran Pemko Pekanbaru dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. “Ini berbagi dengan Pemprov. Dari 25 ribu KK itu, kita beri berapa KK, dan Pemprov berapa KK. Nah ini yang sedang kita hitung,” jelasnya. “Dia kaya atau mampu, kemudian ekonomi terganggu juga bisa mendapat. Yang tahu data ini RW,” tambahnya. Sementara itu, lebih kurang 15 ribu KK yang sudah terdata atau masyarakat miskin lama mendapatkan bantuan uang cash atau tunai sebesar Rp200 ditambah dengan beras senilai Rp100 ribu. Beras itu merupakan bantuan pemerintah pusat sebanyak 100 ton yang disalurkan melalui Bulog. “Rp200 ribu cash dan beras senilai Rp100 ribu,” katanya. Akan Dievaluasi Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengatakan, pihaknya akan mengundang Pemko Pekanbaru untuk membicarakan PSBB yang sudah diterapkan di Pekanbaru. “Kami sudah rapat dengan Forkopimda membahas PSBB di Pekanbaru. Senin (hari ini) akan kita rapatkan bersama walikota, agar tahu apa yang menjadi permasalahan, termasuk hal yang belum tersalurkan ke masyarakat,” kata Syamsuar, kemarin. Syamsuar mengatakan, pihaknya bersama Forkopimda Riau telah menin-

jau perbatasan atau pintu masuk dan keluar Pekanbaru. Hasilnya, menurut Syamsuar, masih banyak kekurangan petugas di titiktitik cek poin. “Dari hasil peninjauan di cek poin, belum ada petugas kesehatan untuk alat pengukur, harusnya dipersiapkan. Kalau ada cek poin bisa mendeteksi orangnya yang datang. Datangnya darimana, dan cek kesehatannya,” kata Syamsuar seperti dilansir cakaplah.com. “Inilah yang harus dievaluasi terhadap PSBB di Pekanbaru. Selain itu ada beberapa kecamatan banyak kasus positif, ada beberapa kecamatan yang banyak PDP-nya, bagaimana pemberlakuannya, inilah yang akan kita evaluasi,” sambungnya. Pemko Pekanbaru menerapkan PSBB mulai 17 April hingga 30 April 2020 atau selama 14 hari. Pembatasan aktivitas masyarakat ini dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Walikota Pekanbaru telah menerbitkan Peraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru Nomor 74 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Covid-19 di Pekanbaru. Perwako itu menjadi dasar hukum atas pelaksanaan PSBB. Perwako tersebut mengatur mengenai kegiatan yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama PSBB berlangsung di Kota Bertuah. Terdapat 32 pasal dalam Perwako tersebut, dengan poin terdiri dari pelaksanaan PSBB, hak dan kewajiban serta pemenuhan kebutuhan dasar penduduk selama PSBB, sumber daya penanganan Covid-19, pemantauan, evaluasi dan pelaporan, pendanaan serta sanksi bagi pelanggar PSBB. (nov/fjr)

seperti dilansir Antara, Minggu (19/4). Lab biomolekuler Riau berlokasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, Pekanbaru. Keberadaan lab tersebut sangat penting karena selama ini penanganan Covid19 di Riau dalam hal pengujian sampel swab pasien masih bergantung pada lab Balitbangkes Kementerian Kesehatan di Jakarta. Sebelumnya, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Riau, Indra Yovi menjelaskan bahwa lab tersebut direncanakan bisa menguji berkisar 60 hingga 100 sampel swab sehari.

“Sehingga ini bisa memangkas waktu tunggu pasien yang sebelumnya sangat lama, dan juga kerja kita lebih efisien karena mengurangi penggunaan alat pelindung diri atau APD tenaga medis,” katanya. Penanggulangan Covid19 di Riau yang kekurangan sarana pengetesan Covid-19 berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) membuat jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) terus bertambah dan mereka rata-rata harus melalui isolasi di rumah sakit hingga 14 hari untuk memastikan kondisinya. Hal ini karena sampel swab pasien harus dikirim ke Jakarta untuk diteliti dan daf-

tar antrean sangat panjang. Bahkan, ada PDP sudah meninggal dunia hingga kini belum keluar hasil tes swab di Jakarta. Jumlah PDP yang meninggal di Riau berdasarkan data Dinas Kesehatan hingga kemarin ada 33 orang, namun baru empat orang yang hasil swabnya diketahui positif Covid-19. Jumlah PDP yang kini masih dirawat ada 151 orang dan menunggu hasil uji swab. Sedangkan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Riau berjumlah 30 orang, dengan yang sudah sehat ada sembilan orang, masih dirawat 17 orang dan meninggal dunia empat orang. (mr/fjr)

A meninggal pada 18 April, namun hasil swab belum diketahui. PDP meninggal ke-12 adalah pria berinisial YN (56), warga Kecamatan Lima Puluh. Pasien diketahui ada gejala Covid-19 namun riwayat berpergian belum diketahui. YN meninggal pada 18 April dan hasil swab sudah diambil namun belum bisa diketahui. Selanjutnya PDP meninggal ke-13 yaitu pria berinisial PP (36), warga Kecamatan Rumbai. Pasien belum diketahui riwayat berpergian, hasil swab sudah diambil namun belum bisa diketahui. “PDP meninggal ke-14 yaitu Tuan A (71), warga Kecamatan Rumbai Pesisir. Riwayat bepergian pasien belum diketahui dan meninggal pada 19 April 2020,” sebut Mulyadi seperti dilansir cakaplah.com. Mulyadi merincikan bahwa total PDP saat ini berjumlah 151 orang, dengan 73 orang di antaranya masih dirawat, 64 orang dinyatakan sehat dan 14 orang meninggal. Sedangkan kasus positif Covid-19 berjumlah 14 orang. Diketahui enam orang masih dirawat, lima orang sembuh dan tiga orang meninggal. Untuk kasus orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 3.771 orang dengan rincian 390 masih dipantau dan

3.381 selesai pemantauan. Dari data tersebut, total kasus keseluruhan Covid19 di Pekanbaru mencapai 3.936 orang. Mulyadi mengingatkan masyarakat agar tetap di rumah. Karena ini salah satu cara terbaik mencegah penyebaran Covid-19. Apalagi Pemerintah Kota Pekanbaru sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak 17 April lalu, sehingga perlu kesadaran masyarakat untuk menjalankan PSBB ini. “Tanpa dukungan dan kesadaran masyarakat, PSBB tidak akan berjalan baik,” katanya. Inhu Masih Zero PDP PDP Covid-19 di Riau tercatat terus bertambah. Total PDP di Riau hingga kemarin sebanyak 345 orang dengan rincian 161 orang sudah pulang dan sehat, 151 orang masih dirawat dan 33 orang meninggal. “Berdasarkan analisis data yang kita buat, peningkatan pasien PDP hari ke hari 10-20 pasien baru,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Riau, Mimi Yuliani Nazir. Ia mengatakan, dari data pasien PDP di kabupaten/kota se-Riau, hanya satu kabupaten yakni Indragiri Hulu (Inhu) yang tidak memiliki pasien PDP dirawat. “Sedangkan 11 daerah lain sudah ada pasien PDP. Dari 48 rumah sakit yang sudah ditunjuk sebagai ru-

mah sakit rujukan, 36 rumah sakit sudah merawat pasien Covid-19,” terangnya. Sedangkan ODP di Riau berjumlah 40.105 orang. Dari jumlah tersebut, 28.683 orang selesai pemantauan dan 11.422 masih dalam proses pemantauan. Sementara itu, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Riau berjumlah 30 orang, dengan yang sudah sehat ada sembilan orang, masih dirawat 17 orang dan meninggal dunia empat orang. 6.575 Kasus Positif di Indonesia Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melaporkan hingga kemarin total positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 6.575 kasus, dengan jumlah pasien sembuh semakin betambah menjadi 686 orang sementara 582 meninggal. “Dari konfirmasi positif ada sebanyak 327 kasus baru,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto seperti dilansir Antara. Ia menjelaskan, pasien yang sembuh bertambah 55 kasus, sementara yang meninggal bertambah 47 kasus. Sebelumnya pada Sabtu (18/4), tercatat 6.248 kasus positif Covid-19, 631 orang sembuh dan 535 meninggal dunia. Data tersebut merupakan pencatatan yang dilakukan sejak Sabtu (18/4) pukul

Lab

Bayi

METRO RIAU SENIN, 20 APRIL 2020

7

Hari Ini, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang Dua Dibuka JAKARTA - Pemerintah membuka pendaftaran Kartu Prakerja gelombang kedua pada hari ini, Senin (20/4). Pendaftaran akan berlangsung hingga Kamis (23/4). “Gelombang kedua dibuka sejak Senin 20 April pukul 08.00 WIB sampai dengan Kamis, 23 April pukul 16.00 WIB,” tutur Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto seperti dilansir tempo.co, Minggu (19/4).

Pada gelombang pertama, slot penerima Kartu Pekerja ditetapkan 200.000, dan kemungkinan akan kembali ditetapkan di angka yang sama pada gelombang kedua. Rencananya pendaftaran Kartu Prakerja dibuka per minggu, sampai dengan minggu keempat November 2020. Apabila pendaftaran belum diterima, kata Airlangga, calon peserta dap-

at bergabung di gelombang pendaftaran selanjutnya. “Dan tidak perlu mengulang proses pendaftaran dari awal, tinggal pilih nanti mau bergabung di gelombang berapa,” katanya. Bagi peserta yang diterima, kata Airlangga, dapat langsung membeli pelatihan yang diinginkan. Pembayaran dilakukan menggunakan Kartu Prakerja, dengan kode unik 16 angka.

Setiap penerima Kartu Prakerja mendapatkan paket manfaat total senilai Rp3.550.000, yang diantaranya bantuan biaya pelatihan sebesar Rp1.000.000 yang dapat dipergunakan untuk membeli satu atau lebih pelatihan di mitra platform digital. “Insentif akan ditransfer ke rekening bank atau e-wallet LinkAja, Ovo atau GoPay milik peserta,” tutur Airlangga. (mr/fjr)

Pada 2016, rata-rata vonis tipikor adalah dua tahun dua bulan penjara, pada 2017 adalah dua tahun dua bulan penjara, dan pada 2018 adalah dua tahun lima bulan penjara. “Memang pada 2019 ada kenaikan dua bulan penjara tapi belum menjawab ekspektasi publik di persidangan tipikor,” katanya seperti dilansir Antara. ICW meneliti 1.019 perkara korupsi dengan total 1.125 terdakwa dengan rincian 941 ada di tingkat pengadilan negeri, 56 di tingkat pengadilan tinggi dan 31 di tingkat Mahkamah Agung. Kerugian negara karena tindak pidana korupsi yang dipantau adalah Rp12 triliun, dengan besaran denda sebesar Rp116,4 miliar, jumlah uang pengganti senilai Rp748,163 miliar dan nilai suap Rp422,7 miliar. Terdakwa korupsi paling banyak adalah pegawai pemerintah desa yaitu sebanyak 263 orang, perangkat desa sebanyak 188 orang, dari kalangan swasta sebanyak 138 orang dan dari latar belakang lainnya. “Dari total 1.125 terdakwa, KPK menjadi penuntut umum untuk 137 orang terdakwa, sedangkan Kejaksaan Agung untuk 911 terdakwa, memang masih ada selisih jumlah orang yang tidak teridentifikasi siapa yang menangani,” kata Kurnia. Dari perkara-perkara itu, rata-rata tuntutan yang diajukan KPK dan Kejaksaan Agung sepanjang 2019 adalah tiga tahun tujuh bulan penjara. Kejaksaan rata-rata menuntut tiga tahun dan empat bulan penjara dengan tuntutan ringan sebanyak 604 orang terdakwa, dituntut sedang 276 orang terdakwa dan berat sebanyak 13 orang terdakwa. Sedangkan KPK ratarata menuntut lima tahun dan dua bulan bulan penjara dengan tuntutan ringan sebanyak 51 orang terdakwa, tuntutan sedang 72 orang terdakwa dan tuntutan berat enam orang terdakwa. Besaran ringan adalah bila dituntut penjara dari 0-empat tahun, sedang empat-10 tahun dan berat di atas 10 tahun, sehingga menurut Kurnia, jumlah yang dituntut ringan oleh Kejaksaan Agung dan KPK masih sangat banyak. Sementara perbandingan vonis yang dijatuhkan pengadilan ketika KPK sebagai penuntut umum rata-rata adalah empat tahun satu bulan dengan rincian vonis ringan untuk 63 orang terdakwa, vonis sedang untuk 52 orang terdakwa dan vonis berat untuk dua terdakwa. Sedangkan ketika Kejaksaan Agung bertindak sebagai penuntut umum, rata-rata vonis yang dijatuhkan pengadilan adalah dua tahun dan lima bulan dengan rincian vonis ringan terhadap 711 orang terdakwa, vonis sedang untuk 114 orang terdakwa dan vonis berat terhadap lima orang terdakwa.

“Bisa jadi konstruksi dakwaan dan pembuktian KPK lebih baik dari Kejaksaan Agung sehingga putusan yang dijatuhkan hakim mendekati tuntutan penegak hukum, walau dalam hal ini misalnya terhadap KPK perlu dicatat analisis putusannya,” katanya. Selanjutnya rata-rata vonis di setiap tingkat pengadilan adalah pengadilan negeri tingkat pertama adalah dua tahun enam bulan penjara, pengadilan tinggi adalah tiga tahun dan delapan bulan penjara sedangkan di tingkat kasasi atau Mahkamah Agung selama tiga tahun dan delapan bulan penjara. “Kami berkesimpulan vonis rata-rata dua tahun tujuh bulan penjara sangat ringan dijatuhkan majelis hakim karena kita ketahui beberapa pasal di UU Pemberantasan Tipikor memungkinkan tedakwa divonis maksimal yaitu 20 tahun atau seumur hidup yaitu di pasal 12,” kata Kurnia. “Memang ada kenaikan dari tren vonis tahun lalu tapi kenaikannya tidak signifikan dan angkanya masih mengecewakan masyarakat karena efek penjeraan tidak terjadi saat hakim memutuskan perkara di seluruh Indonesia,” sebutnya. Vonis Bebas-Lepas Meningkat ICW juga menyatakan bahwa tren vonis kasus korupsi di Indonesia menunjukkan adanya peningkatan terhadap terdakwa yang divonis bebas atau lepas sepanjang 2019 dibanding periode sebelumnya. “Pengadilan memutuskan bebas dan lepas terhadap perkara korupsi tertinggi pada 2019 dibanding 2017 dan 2018 karena pada 2017 ada 35 orang terdakwa yang divonis bebas atau lepas, pada 2018 ada 27 orang terdakwa sementara pada 2019 ada 54 orang terdakwa,” kata Kurnia. Pada putusan bebas (vrijspraak) artinya tindak pidana yang didakwakan jaksa penuntut umum dalam surat dakwaannya tidak terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum karena tidak dipenuhinya asas minimum pembuktian yaitu dua alat bukti yang sah dan tidak dapat meyakinkan hakim. Sedangkan putusan lepas (onslag van recht vervolging) artinya segala tuntutan hukum atas perbuatan terdakwa dalam surat dakwaan jaksa penuntut umum telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum tapi terdakwa tidak dapat dijatuhi pidana karena perbuatan tersebut bukan merupakan tindak pidana, misalnya masuk ke pelanggaran hukum perdata, hukum adat atau hukum dagang. Sepanjang 2019, ICW mencatat ada 842 orang terdakwa divonis ringan (82,2 persen), diputus sedang 173 orang (16,9 persen), diputus berat sembilan orang (0,9 persen) dan diputus bebas/ lepas sebanyak 54 orang (5,2 persen) yang berasal dari 1.019 perkara korupsi.

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjadi pengadilan yang paling banyak menjatuhkan vonis bebas atau lepas yaitu terhadap 17 orang terdakwa disusul Pengadilan Negeri Aceh sebanyak 10 orang terdakwa, Pengadilan Negeri Jayapura dan Pengadilan Negeri Manado masing-masing lima terdakwa dan pengadilan-pengadilan lainnya. “Perkara-perkara ini harus dilihat kembali putusannya karena khawatir putusan bebas/lepas itu tidak berdasar pertimbangan objektif sehingga penting untuk eksaminisai vonis pengadilan tipikor terdakwa yang divonis/bebas lepas atau kesalahannya memang ada di penegak hukum yang tidak serius dalam konteks pembuktian dan merumuskan surat dakwaan,” ungkap Kurnia. Dari antara vonis bebas dan lepas itu, ICW mencatat dua putusan kontroversial yaitu putusan lepas mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung dalam kasus dugaan korupsi penerbitan surat keterangan lunas obligor Bantuan Langsung Bank Indonesia (BLBI) di tingkat kasasi dan putusan bebas mantan Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir dalam perkara dugaan korupsi proyek PLTU Riau-1. “Di kedua perkara ini melibatkan aktor-aktor politik dan kerugian negara yang besar,” tambah Kurnia. Dalam perkara Syafruddin, di tingkat kasasi tiga orang majelis hakim berbeda putusannya yaitu hakim anggota I, Syamsul Rakan Chaniago berpendapat bahwa perbuatan Syafruddin merupakan perbuatan hukum perdata, hakim anggota II, Mohamad Asikin berpendapat bahwa perbuatan Syafruddin merupakan perbuatan hukum adminsitrasi dan ketua majelis hakim Salman Luthan menyatakan perbuatan tersebut masuk dalam pidana korupsi. “Kasus ini menjadi kontroversial karena kerugian negara besar yaitu Rp4,58 triliun dan selalu menjadi kasus yang diperbincangkan tapi malah divonis lepas, KPK memang sedang mengajukan PK agar majelis bisa menganulir putusan kasasi tersebut sedangkan untuk kasus Sofyan Basir yang merupakan putusan bebas ketiga di KPK menjadi kontroversial karena sejak putusan Idrus Marham dan Eni Saragih keterlibatan Sofyan Basir sudah banyak disebutkan yaitu membantu suap swasta ke penyelenggara negara,” jelas Kurnia. Selain peningkatan vonis bebas/lepas, menurut Kurnia, masih terjadi disparitas hukuman. Dalam catatan ICW, perkaraperkara dengan kerugian negara besar masih kerap divonis ringan oleh majelis hakim. Hal ini berbeda dengan perkara lain yang memiliki kerugian negara kecil namun justru dihukum

berat. Tak hanya itu, perkara suap pun menjadi sorotan, dengan karakteristik latar belakang profesi serupa akan tetapi vonis di antara keduanya berbeda jauh. “Misalnya dua terdakwa sama-sama kepala desa, yang satu merugikan negara sebanyak Rp542,168 juta sedangkan yang satu lagi Rp42 juta tapi yang merugikan negara Rp542 juta divonis 2,5 tahun penjara sedangkan yang merugikan negara Rp42 juta divonis empat tahun penjara, ini terjadi di Pengadilan Negeri Makassar dan Pengadilan Negeri Banjarmasin,” ungkap Kurnia. Kasus lain adalah samasama direktur suatu perusahaan dengan satu orang merugikan keuangan negara sebesar Rp1,745 miliar dan satu lagi Rp500 juta, terdakwa yang merugikan Rp1,745 miliar divonis satu tahun empat bulan penjara sedangkan yang merugikan keuangan negara Rp500 juta malah kena empat tahun lima bulan penjara. Begitu pula dalam kasus suap terhadap sekretaris desa, ada yang menerima suap Rp245 juta divonis satu tahun dan seorang kepala seksi evaluasi dan pelaporan yang menerima Rp30 juta juga divonis satu tahun penjara. “Disparitas pemidanaan jadi isu krusial yang belum terselesaikan pada tahun 2019. Efek sampingnya adalah ketika masyarakat melihat ada putusan tidak adil karena orang yang merugikan negara miliaran rupiah divonis ringan sedangkan yang puluhan juta malah divonis berat jadi kesimpulan yang ada di masyarakat yaitu hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas masih terjadi di republik,” tambah Kurnia. Kurnia meminta Ketua Mahkamah Agung yang baru yaitu Muhammad Syarifuddin harus memberikan atensi serius terhadap tren vonis yang masih ringan terhadap pelaku korupsi agar tidak terjadi lagi di masa yang akan datang. “Langkah untuk menyusun pedoman pemidanaan di MA mesti disegerakan, sudah ada bahasan di internal MA pada akhir 2019, kita tunggu di era Ketua MA baru ini agar pedoman bisa selesai misalnya dijadikan pekerjaan rumah 100 hari Ketua MA baru untuk bisa mengesahkan pedoman dan dipublikasikan agar disparitas hukuman tidak lagi terjadi,” tegas Kurnia. Ia juga meminta agar penegak hukum baik Kejaksaan Agung maupun KPK memanfaatkan dengan baik pedoman penuntutan saat menangani terdakwa korupsi. “Kejaksaan sudah ada pedomannya tapi belum maksimal diimplementasikan dan pedoman ini masuk dalam poin strategi nasional pencegahan tipikor yang digadanggadang Presiden Jokowi karena sering ditemukan tuntutan masih jomplang,” kata Kurnia. (mr/fjr)

12.00 WIB, hingga Minggu (19/4) pukul 12.00 WIB. Hingga saat ini Gugus Tugas telah memeriksa 47.478 spesimen di 35 laboratorium, kasus yang diperiksa 42.219 orang. Sedangkan ODP berjumlah 178,883 orang, serta 15.646 orang berstatus PDP di 34 provinsi. Penambahan kasus positif baru yaitu sebanyak 108 di DKI Jakarta, satu kasus di Aceh, empat kasus di Bali, Banten tiga kasus, Bangka Belitung satu kasus, Jawa Barat 55 kasus, Jawa Tengah 20 kasus, Jawa Timur 35 kasus, Kal-

imantan Timur dan Kalimantan Tengah masing-masing lima kasus baru. Selanjutnya Kalimantan Selatan empat kasus, Kalimantan Utara 19 kasus, NTB enam kasus, Sumatera Selatan lima kasus, Sumatera Barat satu kasus, Sumatera Utara dua kasus, Sulawesi Tenggara sembilan kasus, Sulawesi Selatan 27 kasus, Sulawesi Tengah tiga kasus, Papua Barat dua kasus dan Papua 12 kasus sementara 13 provinsi lainnya tidak tercatat penambahan kasus baru. Gugus Tugas merinci-

kan data kumulatif positif Covid-19 di Indonesia yaitu di Aceh tujuh kasus, Bali 135 kasus, Banten 324 kasus, Bangka Belitung tujuh kasus, Bengkulu empat kasus, Yogyakarta 67 kasus, DKI Jakarta 3.032 kasus. Selanjutnya, di Jambi delapan kasus, Jawa Barat 696 kasus, Jawa Tengah 349 kasus, Jawa Timur 590 kasus, Kalimantan Barat 21 kasus, Kalimantan Timur 59 kasus, Kalimantan Tengah 46 kasus, Kalimantan Selatan 96 kasus dan Kalimantan Utara 69 kasus. Kemudian, di Kepu-

lauan Riau 79 kasus, NTB 61 kasus, Sumatera Selatan 89 kasus, Sumatera Barat 72 kasus, Sulawesi Utara 20 kasus, Sumatera Utara 81 kasus, Sulawesi Tenggara 37 kasus. Selain itu tercatat 370 kasus di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah 27 kasus, Lampung 26 kasus, Riau 30 kasus, Maluku Utara empat kasus, Maluku17 kasus, Papua Barat tujuh kasus, Papua 107 kasus, Sulawesi Barat tujuh kasus, NTT satu kasus, serta empat kasus positif di Gorontalo. (mr/fjr)

ICW:


advertorial PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN

METRO RIAU

sEnIn, 20 aPRIL 2020

8

BUPATI Pelalawan, H M Harris pantau harga kebutuhan pokok di Pasar Baru, Pangkalan Kerinci, Kamis (24).

BUPATI Pelalawan, H M Harris ikut dalam melakukan penyemprotan disinfektan di Pangkalan Keirnci.

Pemkab Pelalawan Bersinergi Cegah Covid-19 PELALAWAN - Wabah pandemi virus Corona (Covid-19) yang menyebar ke seluruh dunia termasuk di Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten Pelalawan, membuat semua unsur pemerintahan dari tingkat pusat sampai daerah benar-benar mencurahkan waktu dan tenaganya guna memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pelalawan. Tak pelak, dengan peristiwa Covid-19 yang telah menelan ribuan nyawa untuk skala global, membuat Pemkab Pelalawan dengan cepat melakukan pencegahan dan segala bentuak antisipasinya guna mencegah dari hal-hal yang tak diinginkan. Segala aspek diperhatikan dan dan dikaji secara mendalam oleh Forkompinda Pelalawan. Dalam bidang kesehatan, Pemkab Pelalawan langsung melakukan alokasi anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp6,95 Miliar dari pergeseran anggaran penanganan Covid-19 di Diskes dan RSUD Selasih. Kemudian untuk fasilitas perawatan pasien baik itu Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Diskes telah menyiapkan 1 RSUD Selasih dan 14 Puskesmas. “Di RSUD Selasih kita mempunyai 6 Ruang Isolasi dan puskesmas berjumlah 28 ruang. Total kita punya ruang isolasi 34 ruangan yang sesuai dengan standar Kemenkes,” kata Bupati Pelalawan HM Harris saat meninjau ruang isolasi di RSUD Selasih. Tak hanya di bidang pendidikan, semua bidang pun mendapat perhatian yang sama dari Pemkab Pelalawan, berdasarkan perhitungan plafon dalam penanggulangan virus corona secara menyeluruh, pemda membutuhkan Rp 63 Miliar. Anggaran sebesar itu tidak hanya untuk pencegahan maupun pengobatan warga terindikasi Covid-19 saja, Tetapi juga termasuk untuk penganan dampak sosial, ekonomi, pendidikan, hingga budaya yang terkena dampak Covid-19. “Kebutuhan yang diperlukan mencapai Rp63 M seluruhnya. Dalam rapat sudah diputuskan. Ini untuk keseluruhan,” papar Bupati Pelalawan, HM Harris, Kamis (9/4) lalu. Guna mendapatkan anggaran Rp63 M untuk penanganan Covid-19, semua OPD dilibatkan. Segala kegiatan dan program yang dianggap tidak terlalu penting akan dipangkas dan dananya dialihkan ke Covid-19. Kemudian acara-acara seremonial yang selama ini dilaksanakan dinas-dinas juga dicoret dan biayanya digelontorkan juga ke Covid-19. Kegiatan adat istiadat dan keagamaan pun ditiadakan, seperti MTQ kabupaten, Balimau Kasai, hingga Pelalawan Expo.

Termasuk juga kegiatan rapat, pertemuan rutin, pelatihan, sampai Kunjungan Kerja (Kunker) juga disisir. “Biaya Check Up untuk bupati juga dipotong, karena sudah ada BPJS. Dananya dibuat ke penanganan corona,” tambah Harris. Dalam penyisiran anggaran ini, lanjut Harris, tidak melibatkan instansi penegak hukum dan hanya dikawal Inspektorat Pelalawan. Namun dalam pelaksanaan dan penggunaan dana Rp63 M itu, Pemda akan menggandeng aparat penegak hukum dari kejaksaan maupun kepolisian. Agar realisasinya tepat sasaran serta tidak ada penyelewengan dana oleh oknum-oknum yang ingin mencari keuntungan di tengah pandemi ini. Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sendiri memastikan belum ada anggaran pergeseran untuk Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Pelalawan yang dicairkan. Hingga kini pihaknya baru menerima usulan dari setiap tim gugus tugas penanganan dan pencegahan Covid19 sebanyak Rp63 Miliar. Usulan pergeseran anggaran untuk penanganan dan pencegahan Covid-19 tersebut, diterima TAPD pada saat rapat bersama tim gugus tugas Kamis (9/4) sore lalu, di ruang rapat kantor Badan Pengelola Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD), Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau. “Usulan anggaran Rp63 M ini, difokuskan kesehatan, ekonomi dan dampak sosial. Dari Rp63 M yang sudah di ajukan dan diusulkan oleh setiap bidang gugus tugas Covid-19, tetapi itu belum final kita bahas. Sampai saat ini kita pastikan belum ada yang di cairkan,” ungkap tim TPAD, Davidson Saharudin SH MH. Kepala BPKAD Pelalawan ini menjelaskan, dari anggaran Rp63 Miliar, itu yang sudah final digunakan untuk tim gugus tugas bidang kesehaan, kemungkinan besar pada Senin, 13 April 2020 baru akan bisa direalisasikan. “Namun, dari Rp63 miliar tersebut yang sudah final dan Fix dibahas untuk di bidang kesehatan sebanyak Rp6,95 M. Senin ini sudah di input untuk realisasinya,” terang Davidson sapaan akrab kepala BPKAD Pelalawan ini. Pihaknya dari TAPD saat ini,

tambah Davison, juga sedang mencarikan solusi dan sumber dana untuk penggeseran dari usulan setiap bidang gugus tugas Covid-19 untuk direalisasikan segera. “TAPD sedang mecari solusi dan sumber dananya saat ini,” ucap, Davidson yang juga sekretaris gugus tugas penanganan dan encegahan Covid-19 Pelalawan ini. Sekretaris gugus tugas Covid-19 Pelalawan ini, menerangkan bahwa pergeseran anggaran penanganan dan pencegahan Covid-19 ini, untuk memfokuskan kembali dan Realokasi atau di alokasikan kembali anggarannya, akan diambik pada kegiatan yang kurang di perioritaskan di setiap bidang gugus tugas penanganan dan pencegahan Covid-19 tersebut. “Dan untuk refocusing anggran yang akan digeser ini, di diambil dari kegiatan-kegiatan yang tidak mungkin dilaksanakan lagi dan kurang di perioritaskan contohnya seperti, diklat, sosialisasi, penyuluhan, dan sifatnya mengumpulkan orang banyak lainnya,” katanya. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pelalawan, H Tengku Mukhlis menyebutkan, angka Rp63 M dalam penanganan virus corona telah disetujui. Sekarang Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tinggal menjalankan tugasnya dalam menyisir dan mengumpulkan dana yang diperlukan itu. “Pak Bupati sudah menandatangani plafon anggaran itu. Sekarang dalam rangka mencari anggaran sebesar itu,” kata Tengku Mukhlis. Diterangkannya, dana itu yang dibutuhkan secara global untuk seluruh bidang yang tergabung dalam gugus tugas. Dari awal Pemda telah mengalokasikan dana pencegahan dan pengobatan Covid-19 sebesar Rp6,95 M hasil pergeseran kegiatan di Dinas Kesehatan (Diskes) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci. Mengingat besarnya dampak yang ditimbulkan oleh virus Corona ini, diperlukan sumber daya yang besar dalam penanganan yang berskala besar, peran serta dunia usaha dalam membantu unit unit penanganan Covid-19 diperlukan agar gerakan kebersamaan ini berjalan tuntas. Utamanya dalam penyediaan Alat Pelindung Diri (APD), yang sangat dibutuhkan oleh petugas kesehatan, perhatian perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pelalawan diperlukan. APD sesuai standar harus disiapkan di rumah sakit yang memiliki ruang isola-

si. Seperti RSUD, Rumah Sakit Efarina, dan RS Amelia Medika sebagai antisipasi jika sewaktuwaktu ada suspek penderita virus corona dirawat. “Kita saat ini masih kekurangan APD. Berdasarkan perhitungan seharusnya ada 1.000 pasang. Alat yang lain juga,” terang Bupati lagi. APD sangat dibutuhkan para tim medis yang telah ditugaskan di masing-masing ruang perawatan, termasuk hand sanitizer, masker, serta disinfektan. Barang-barang itu sangat langka di jual pasaran, kalaupun ada jumlahnya sedikit dan harganya cukup mahal. Untuk itu, Harris mengimbau perusahaan-perusahaan yang ada di Pelalawan untuk turut serta membantu penanganan Covid-19. Khususnya memperhatikan para medis yang menjadi barisan terdepan melawan virus yang mematikan itu. Perusahan perkebunan, kehutanan, serta indutri diminta untuk menyalurkan bantuan APD kepada rumah sakit yang ditunjuk sebagai rujukan. “Kita imbau perusahaan membantu pengadaan APD ini. Mari bersama-sama mengatasi keterbatasan ini,” tegas Harris. Di bidang keamanan, Polres Pelalawan atas instruksi Kapolri tak ketinggalan ikut berjibaku dalam memutus penyebaran Covid-19 di daerah ini. Kapolres Pelalawan, AKBP Hasyim Risohandua, setelah mendirikan dapur umur, bersama Pemkab Pelalawan menggelar simulasi langkah-langkah pengamanan yang akan diambil oleh Polres Pelalawan dan jajaran jika terjadi tindak kriminal penjarahan yang dilakukan oleh masyarakat ataupun oknum-oknum tertentu. Hadir pada acara simulasi “Tactical Floor Game” Sispamkota Ops Aman Nusa II di wilayah hukum Polres Pelalawan yang dihadiri oleh Bupati Pelalawan H M Harris, Pabung Kodim 0313/KPR Mayor Tarigan, Kajari Pelalawan Nophy Tenopero Suoth SH MH, Ketua Pengadilan Negeri Pelalawan Bambang Setiawan SH

BUPATI Pelalawan, H M Harris didampingi Kadiskes Pelalawan Asril MKes dan Dirut RSUD Selasih, Khairul. MH, Sekdakab Pelalawan T Muchklis, seluruh PJU Polres Pelalawan, para Kasat dan para Kapolsek. Kapolres Pelalawan AKBP M Hasyim Risahondua SIK MSi, usai acara simulasi tersebut pada media ini mengatakan bahwa simulasi ini adalah sebagai bentuk kesiapsiagaan Polres Pelalawan dalam mengamankan sistem pengamanan kota. “Ini sebagai bentuk pelaksanaan operasi Aman Nusa II yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Tentu Polres Pelalawan mengambil langkahlangkah ini sebagai antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan,” terang Kapolres. Kita berharap, lanjut Kapolres, dengan kegiatan ini seluruh personil kita, sarana prasarana semua siap dalam menghadapi jikalau kedepannya ada hal-hal yang terjadi tindakantindakan anarkis. Saat disinggung jika terjadi tindakan anarkis atau penjarahan yang dilakukan oleh masyarakat di tengah kondisi wabah virus Corona saat ini, apakah penanganan dan sangsinya sama dengan tindak kriminal pada umumnya, Kapolres menjawab, “Pastinya kita akan proses sesuai dengan hukum yang berlaku, sesuai tindak pidana apa yang dilakukannya,” tutup Kapolres. Sementara, Bupati Pelalawan H M Harris ketika dimintai tanggapannya seputar simulasi tersebut mengatakan, kita sangat berterima kasih terhadap Pol-

res Pelalawan, dimana sebelum hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi, Polres Pelalawan sudah siap dan berusaha mengantisipasi kedepannya. “Walaupun situasi dan kondisi di daerah kita ini masih aman dan kondusif, tapi ini perlu diapresiasi. Apalagi langkah-langkah pengamanan yang dilakukan Polres Pelalawan ini juga dilaksanakan sampai ke Polsek-Polsek jajaran yang ada di Kabupaten Pelalawan,” kata Harris. Bupati menambahkan, sampai saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan dan instansi terkait lainnya juga terus melakukan sosialisasi-sosialisasi kepada masyarakat bagaimana untuk bersama-sama menjaga keamanan dan situasi agar tetap kondusif akibat dampak dari wabah virus Corona ini, sekaligus juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengikuti anjuran pemerintah dan menjalankan protokol kesehatan dalam upaya memutus penyebaran virus Covid-19 ini. “Kondisi masyarakat kita sekarang akibat dampak wabah Corona ini akan tetap menjadi perhatian. Makanya saat ini kita terus berupaya memberikan bantuan-bantuan sembako baik melaui perusahaan-perusahaan, dari organisasi masyarakat maupun partai politik, semua sepakat untuk bahu-membahu memberikan bantuan kepada masyarakat sesuai kemampuan masing-masing,” pungkas Harris. (Adv/Andy)

Kapolres Pelalawan, AKBP Hasyim Risohandua saat menjabarkan taktik pengamanan pada Bupati Pelalawan.


OTONOMI

Menggali Potensi Memacu Prestasi

METRO RIAU SENIN, 20 APRIL 2020

9

Untuk menghindari denda pelayanan kesehatan, bayarlah iuran JKN-KIS tepat waktu.

Paling lambat tanggal 10 setiap bulan.

Manfaatkan pembayaran iuran melalui Autodebit untuk kenyamanan Anda dengan berbagai alternatif cara: a. Aplikasi Mobile JKN : Bank Mandiri atau Mobile Cash b. Bank Mitra : BankMandiri, BNI, BRI dan BCA c. Via USSD : Ketik *141*999# d. e-commerce : Tokopedia


PEKANBARU

METRO RIAU SENIN, 20 april 2020

10

n Diduga Berbuat Mesum di Kamar Kos

11 Muda-Mudi Diamankan Satpol PP

PEKANBARU - Sebelas orang pasangan mudamudi dari sebuah rumah kos-kosan di Jalan Durian, Kecamatan Payung Sekaki, diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru, Minggu (19/4). Mereka diduga berbuat mesum. Belasan remaja itu digiring ke Kantor Satpol PP Pekanbaru dari sebuah Rumah Toko (Ruko) berkedok salon. Para remaja itu sempat dikunci warga sekitar karena aktivitas mereka yang mencurigakan. Di lantai dua ruko merupakan tempat kos yang hanya disekat menggunakan triplek. “Cuma di sekat kayak panti pijat saja, tempat mesum berkedok salon itu, udah mau diamuk warga, kita amankan ke sini,” ujar Kasatpol PP Pekanbaru, Agus Pramono. Agus mengatakan, pihaknya dapat laporan dari warga. camat dan personel Polsek pun ikut turun karena muda-mudi ini diduga mesum. Tinggal di tempat kos laki-laki dan perempuan bercampur. Ada lima laki-laki dan

enam orang perempuan yang diamankan dari koskosan. Dari belasan remaja itu, hanya tiga orang yang memiliki KTP. Rata-rata berasal dari luar Kota Pekanbaru. Enam perempuan yang diamankan di antaranya, A, WP, SA, DM, PA, J, dan lima laki-laki, RR, H, RA, GM, dan GR. Satu dari enam wanita yang diamankan dalam kondisi hamil 6 bulan masih berusia 19 tahun. Ia menegaskan, belasan remaja itu harus mendatangkan keluarga untuk dapat dilepaskan kembali. Jika tidak ada keluarga yang menjemput sementara akan dititipkan di Dinas sosial. “Yang tidak dijemput orang tuanya kita serahkan ke Dinas Sosial Pekanbaru,” tutup Agus. (nov)

DIaManKan - Kasatpol PP Pekanbaru, Agus Pramono, saat memberi nasehat muda-mudi di Posko Penanganan Covid-19, Kantor Walikota Pekanbaru, Minggu (19/4). (nov)

Hasil Rapid Test Wartawan Pemko Negatif PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melakukan rapid test terhadap wartawan yang sehari-hari meliput di lingkungan Pemko. Hasil tes negatif virus corona atau Covid-19. Rapid test ini, khusus untuk wartawan tapi Tenaga Harian Lepas (THL) ter-

Penyerahan secara simbolis dari Lurah Tuah Madani ke RW01, Peri Susanto, kepada warga, Jumat (17/4) lalu. (ist)

Lurah Tuah Madani Apresiasi Solidaritas Warga RT 03/RW 01 PEKANBARU - Sebanyak 25 warga RT03/RW01 Kelurahan Tuah Madani Kecamatan Tampan Pekanbaru mendapat bantuan paket sembako dari warga lainnya yang bermurah hati menyisihkan sebagian hartanya. Hal ini jadi perhatian Lurah Tuah Madani dan mendapat apresiasi. Warga yang berhak mendapat bantuan ini adalah mereka yang terdampak langsung wabah virus corona atau Covid19 dan sudah melalui verifikasi sejak pekan kemarin. Hal ini juga mengingat Kota Pekanbaru yang telah menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Penyerahan sembako kepada warga dilakukan oleh Ketua RT 03, Rudi Setiawan, Jumat (17/4). Kegiatan penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Lurah Tuah Madani, Peri Susanto, Ketua RW 01, dan masyarakat yang turut membantu pendistribusian. Paket sembako tersebut berupa beras 5 Kg, minyak 1 liter, serta telor 1/2 papan, disambut rasa syukur bagi warga yang menerima bantuan dan yang lainnya. “Banyak warga yang setiap harinya mencari nafkah untuk memenuhi

kebutuhan hidupnya, kini kesulitan menjalankan aktivitas karena imbas dari Covid-19,” ujar Rudi Setiawan, di sela-sela kegiatan pendistribusian bantuan bersama perangkat RT/ RW dan Lurah langsung ke rumah penerima untuk menghindari kerumunan. Bantuan paket sembako ini merupakan hasil sumbangan dari para donatur di lingkungan RT03/ RW01 yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya, demi membantu sesama tetangga yang tengah kesulitan akibat pandemi Covid-19. Sementara itu, Ketua RW01, Syaifullah, menuturkan sangat bangga dengan kreativitas yang dimiliki oleh Ketua RT03 hingga bisa mengajak warga untuk saling membantu. “Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat sebagai salah satu bentuk mendukung PSBB Kota Pekanbaru. Semoga Corona segera terbang dari Bumi City Madani ini,” imbuhnya. Sementara itu Lurah Tuah Madani, Peri Susanto, sangat mengapresiasi dan berharap aksi sosial ini terus dilakukan. “Berharap diikuti atau dijadikan contoh bagi warga yang lain serta bisa berkesinambungan,” harapnya. (mr/lda)

lihat mengikuti tes sehingga petugas kekurangan alat, beberapa wartawan tidak bisa rapid test. Kepala Bagian Humas Pemko Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman, mengatakan, rapid test ini sesuai aturan dari Presiden Joko Widodo dan permintaan Walikota Peka-

nbaru yang ingin wartawan yang sehari-sehari meliput di Pemko Pekanbaru di tes kesehatannya. “Kita juga perlu mengetahui sama-sama status teman-teman wartawan yang meliput dan memang harus di test sesuai dengan permintaan pak Walikota Peka-

nbaru,” kata Irba, di sela-sela rapid test, Jumat (17/4). Irba mengatakan, ada puluhan wartawan yang dites. Selain itu peliput dari Kominfo, dan Humas yang sehari-hari juga bertugas sama meliput kegiatan Pemko Pekanbaru juga dites. “Karena mereka pe-

liput yang bertugas menyampaikan berita kepada masyarakat rawan terdampak,” katanya. Irba menambahkan, meski rapid test ini tidak sepenuhnya akurat tapi semua yang ikut test hasilnya negatif. “Hasil rapit test, semua negatif,” kata Irba. (nov)

Jaksa Segera Simpulkan Penyimpangan Gedung AKMR PEKANBARU - Jaksa penyelidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau sudah meminta keterangan para pihak terkait proyek pembangunan gedung Akademi Kesenian Melayu Riau (AKMR) tahun anggaran 2013-2016. Keterangan yang didapat akan disimpulkan. “Terkait AKMR sudah mau disimpulkan,” ujar Asisten Pidsus Kejati Riau, Hilman Azazi, kdi Pekanbaru, Jumat (17/4). Hilman mengatakan, masih menunggu hasil pemeriksaan dari jaksa penyelidik. Nantinya, akan dilakukan gelar perkara untuk

menentukan apakah, perkara bisa ditingkatkan ke penyidikan atau tidak. “Laporan dari penyelidik belum saya terima. Mungkin sedang disusun, nanti disimpulkan dan lakukan gelar perkara,” kata Hilman. Hilman menyampaikan, penyelidikan dugaan penyimpangan dalam pembangunan AKMR terus dilakukan. “Nanti perkembangannya, kami sampaikan,” ucap Hilman. Dalam proses penyelidikan, jaksa penyelidik sudah meminta keterangan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Wan Syamsir Yus dan Kepala Bi-

dang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau, Syafril. aksa juga telah meminta keterangan Ardiansyah. Dia sebelumnya sempat berstatus tersangka dalam perkara proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) selaku Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) tapi proses penyidikan terhadap dirinya dihentikan. Dalam kegiatan pembangunan AKMR, Ardiansyah diketahui merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Sebelimnya, Hilman pernah mengatakan, penyelidikan dilakukan terkait

pengadaan lahan untuk AKMR. Jaksa penyelidik menduga gedung AKMR dibangun di atas lahan yang bukan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. “Kita lagi melihat, apakah gedung kesenian (AKMR) ini sudah ditempatkan pada lahan yang merupakan aset Pemprov Riau. Kalau dugaan sementara, sepertinya tidak, belum pas di sana,” kata Hilman. Sementara itu, dari informasi laman website http://lpse.riau.go.id/, proses pembangunan gedung AKMR dimulai tahun 2013 lalu. Adapun satuan kerja

yang melaksanakan kegiatan itu adalah Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau. Pengerjaan fisik pembangunan Gedung AKMR tahap I menggunakan dana yang berasal dari APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran (TA) dengan nilai pagu paket sebesar Rp6.737.972.000. Sementara Nilai HPS Paket adalah Rp6.714.140.000. Sementara rekanan proyek adalah PT Ranah Katialo. Perusahaan yang beralamat di Jalan Ikhlas Nomor I B Lt III Pekanbaru itu mengerjakan proyek dengan nilai penawaran Rp5.749.767.000. (lda)

PEKANBARU - Komunitas Mari Berbagi (KMB) Pekanbaru yang gawangi oleh pemuda Pekanbaru melakukan kegiatan sosial bertajuk ‘Berbagi Paket Sembako” kepada masyarakat yang terdampak virus corona atau Covid-19. Bantuan dihimpun dari donasi yang dikumpulkan sejak 1 April hingga 14 April 2020. “Alhamdulillah, selama hampir dua minggu, sudah terkumpul lebih kurang paket sembako, satu paket bernilai Rp150 ribu,” ujar Wakil Ketua KMB/Humas KMB Pekanbaru, Ari JB, akhir pekan lalu. Dijelaskannya, donator berasal dari berbagai pihak. Namun donasi terbanyak didapat dari donatur tetap Komunitas Mari Berbagi Pekanbaru yang rutin me-

nyumbangkan zakat, infak dan sedekah. Menurut Ari, media yang digunakan untuk menghimpun donasi adalah Facebook, WhatsApp dan Instagram. Hingga saat ini, donasi masih terus mengalir, dan kami jadikan agenda pembagian bantuan gelombang kedua. “Alhamdulillah setelah 14 hari menghimpun donasi, mulai Rabu (15/4) dan Kamis (16/4), kami mulai berkeliling Kota Pekanbaru. Door to door mendistribusikan paket sembako yang sudah kami beli dan packing,” tutur Ari. Ditambahkannya, sudah 50 paket didistribusikan kepada masyarakat yang benar-benar terdampak virus corona secara ekonomi. KMB Pekanbaru akan terus bergerak menyalurkan paket

bantuan hingga Ramadan nanti. “Kami mendoakan para donatur, semoga Allah memurahkan rezeki. Kami bersyukur hingga saat ini mampu berkontribusi

untuk meringankan beban warga yang terdampak secara ekonomi,” tutur Ari. Ari mengajak warga Pekanbaru yang mampu secara ekonomi untuk menyisihkan sedikit rezekin-

ya. Membantu masyarakat kurang mampu yang terdampak virus corona. “Mari kita berdoa bersama, semoga wabah ini segera diangkat oleh Allah SWT,” tuturnya. (mr/lda)

KMB Pekanbaru Salurkan Bantuan Sembako

SaLUrKan SeMBaKO - Komunitas Mari Berbagi menyalurkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu yang terdampak virus corona. (ist)


zona riau

METRO RIAU SENIN, 20 april 2020

11

dumai

Pertamina Salurkan 200 Paket Beras untuk Masyarakat

DUMAI – PT Pertamina (Persero) memberikan bantuan 200 paket beras untuk masyarakat rentan terkena virus Corona (Covid-19) di Kota Dumai yang disalurkan melalui Refinery Unit II di Balai Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai, Kamis (16/4). Unit Manager Communication, Relations, & CSR RU II Pertamina Dumai, Brasto Galih Nugroho mengungkapkan, pihaknya bekerja sama dengan LAMR Kota Dumai untuk mendistribusikan kepada masyarakat miskin yang terdampak akibat adanya Covid-19. “Semua orang terkena dampak dari adanya virus Corona ini. Namun demikian di antara yang terdampak, tentunya ada masyarakat rentan yang selama ini sudah menjalani kehidupan cukup sulit menjadi lebih sulit karena kondisi ini,” ungkap Brasto. Untuk itu bantuan tersebut diharapkan bisa membantu masyarakat rentan dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. “Ada 200 paket beras yang kami salurkan di mana setiap paket beras besarannya adalah 5 kilogram,” katanya. Dirinya menekankan Pertamina secara keseluruhan yang meliputi unit operasi dan anak perusahaan telah mengusung Program Pertamina Peduli Peanggulangan Covid19 untuk bersama membantu pemerintah dan masyarakat melalui berbagai jenis bantuan sejak pertama kali kondisi pandemi mencuat. “Khusus di Kota Dumai Pertamina hadir secara kesatuan yang terdiri dari Refinery Unit II, Integrated Terminal BBM Dumai, DPPU Pinang Kampai, Patra Niaga, hingga Patra SK yang saling bersinergi untuk memberikan kontribusi

nyata terkait penanggulangan Covid-19,” sebut Brasto. Di antaranya, bantuan Alat Pelindung Diri (APD), masker, wastafel dan kegiatan penyemprotan disinfektan. “Kami berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi penanganan masalah ini sehingga kondisi bisa kembali normal,” terangnya. Sekretaris Daerah Kota Dumai, Herdi Salioso mengapresiasi itikad baik dari perusahaan-perusahaan di Dumai termasuk Pertamina. “Kami sampaikan terima kasih banyak kepada perusahaan yang ikut membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Dumai,” imbuh Herdi. Ia menerangkan pemerintah pusat sudah menginstruksikan agar setiap daerah memprioritaskan APBD-nya untuk penanganan Covid-19 di masing-masing daerah. “Ini bukan hanya masalah pemerintah saja, tapi seluruh pihak juga harus ikut bekerja sama,” tambahnya. Sementara Ketua LAMR Kota Dumai, Syarudin Husin menyebut ada beberapa perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam penggalangan bantuan untuk masyarakat rentan ini. “Kami akan mendukung pemerintah untuk penanganan Covid terutama terkait kebijakan-kebijakan masyarakat adat sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku,” ucap Syarudin. (Bambang)

uniT Manager Communication, Relations, & CSR RU II Pertamina Dumai, Brasto Galih Nugroho menyerahkan bantuan 200 paket beras kepada masyarakat berdampak Covid-19 di Kota Dumai. (Bambang)

Seorang Balita di Dumai Tertular Covid-19 dari Kakeknya DUMAI - Satu orang bayi berusia 2 tahun di Kota Dumai tertular virus Covid-19 dari kakeknya yang telah melakukan perjalanan dari zona merah di Indonesia yaitu Kota Jakarta pada bulan Maret lalu. Hal itu disampaikan juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Dumai, dr Syaipul kepada wartawan, Sabtu (18/4).

Pasien Positif Covid-19 Rohul Dinyatakan Sehat PASIR PANGARAIAN Seorang pasien positif virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berinisial AS dinyatakan sembuh dari penyakit mematikan tersebut. Hal itu dipastikan dari hasil Swab (Pcr) Balitbangkes Jakarta. AS pun dijadwalkan pada Senin (20/4) ini pulang ke rumahnya. Demikian dikatakan Ketua Tim Reaksi Cepat RSUD Rohul, dr Sultan Hasibuan SPp didampingi dr Zuldi SPp, Jumat (18/4). “Pasien AS sudah sehat, namun karena dia saat ini masih tergantung oksigen maka kita perkira-

kan Senin nanti sudah bisa kembali ke rumahnya. Kita tunggu agar AS tidak lagi tegantung oksigen, saat sudah keluar RSUD AS masih harus menjalani masa karantina mandiri di rumahnya selama 14 hari lagi,” jelas dokter Sultan. Tim Reaksi Cepat RSUD Rohul, lanjut dokter Sultan, selama 20 hari sejak pasien awal mengalami gejala hingga positif Covid-19 selalu telaten merawat pasien AS. Bukan hanya melalui sisi medis, namun juga memberikan dukungan aspek psikisnya pasien sehingga pasien semangat untuk sembuh dari Covid-19. Dengan keseriusan

Dijelaskannya, saat ini ada 6 pasien positif virus corona atau Covid-19 di rawat di Rumah Sakit Dumai. Dari jumlah itu, tiga di antaranya kasus baru berasal dari satu keluarga, satu di antaranya punya riwayat perjalanan ke Jakarta, yaitu S (54). “S berkontak dengan anggota keluarga lainnya inisial K (46) yang merupakan isterinya. Inisial K juga dinyatakan positif hasil swab test,” kata Syaipul. Penularan tidak hanya sampai di situ. Virus mematikan itu juga menginfek-

si anak balita usia dua tahun yang merupakan cucu dari S. “Hasil swab test terhadap 3 kasus baru satu keluarga kita terima Sabtu sore (18/4) dari laboratorium BTKL Litbangkes sehingga menambah jumlah kasus corona di Dumai menjadi enam kasus,” kata Syaipul. Menurut Syaipul, kondisi kesehatan ke-6 pasien tersebut cukup baik. Dan untuk penanganan pasien berusia 2 tahun berbeda dengan pasien lain. “Ruang isolasinya khusus dan terpisah, lalu ditemani oleh ibunya yang

tidak positif Covid-19. Hal tersebut dilakukan sang ibu sebagai rasa sayang seorang ibu,” kata Syaipul. Pihak keluarga dan ibu dari balita yang positif su‎dah membuat surat pernyataan bahwa akan menemani sang anak walaupun sang ibu sendiri negatif Covid-19. Karena rasa sayang dan kecintaannya, sang ibu ia rela menemani sang anak. Syaiful menjelaskan, untuk pendampingan sudah pihaknya jelaskan resikoresiko yang akan diterima oleh ibu, dan harus mengi-

kuti protap yang ada. “Kita juga sangat menghargai keputusan sang ibu, karena bagaimanapun itulah namanya kasih sayang ibu, walaupun dia tidak positif, tidak akan membiarkan anaknya sendiri, karena ini sudah keputusan jadi kita hargai, semoga anak dan ibu bisa tetap sehat,” katanya. Syaipul menegaskan bahwa tim kesehatan melakukan penanganan terhadap pasien positif Covid19 sesuai dengan protokol kesehatan penanganan virus corona. (Bambang)

tim medis merawat hingga sembuh AS, membuat Bupati Rohul, H Sukiman bangga sehingga tim medis baik pihak dokter dan perawat layak dapatkan penghargaan. “Saya atas nama Bupati Rohul, sangat berterima kasih dan berikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tim medis yang sudah terlibat menyembuhkan satu-satunya pasien Covid-19 di Rohul berinisial AS. Atas dedikasi dan pengabdiannya yang sangat besar, dan ini menunjukan prestasi,” kata Bupati ketika melakukan video conference dengan tenaga medis RSUD Rohul. (Adv/Pemkab Rohul)

FoTo bersama sebelum bakti sosial. (Ist)

Pasar Wisata Pekanbaru Disemprot Disinfektan

BupATi Rohul, H Sukiman bersama Kadiskes Rohul, dr Bambang Triono dan juru bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Drs Yusmar MSi melakukan video conference dengan pasien AS dan tim medis RSUD Rohul. (Adv)

PEKANBARU - DPD Projo Riau dan Tionghoa Peduli Penanggulangan Covid-19 kembali melakukan sosialisasi kepada masyarakat dalam pencegahan penyebaran Covid19 atau virus corona. Kali ini mengambil tempat di Pasar Wisata Pekanbaru, Sabtu (18/4). Kegiatan baksos ini bekerja sama dengan LSM LIRA Riau dan PT Dalena Pratama Indah sebagai Pengelola Pasar Wisata yang dikenal juga sebagai Pasar Bawah. Baksos berupa penyemprotan cairan disinfektan dan

pembagian masker gratis. Kemudian menyerahkan satu set tangki cuci tangan sumbangan Indonesia Marketing Association Pekanbaru yang disalurkan melalui Tionghoa Peduli. Ketua DPD Projo Riau, Sonny Silaban ST mengatakan, perlu kesadaran bersama untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Kemudian mematuhi dan melaksanakan imbauan-imbauan yang di berikan oleh pemerintah. “Kami berharap kesadaran masyarakat menjadil lebih tinggi untuk menerapkan pola hidup sehat

dan bersih,” jelasnya. Sekertaris Projo Riau, Nata Hedy Nyo SE MH menambahkan, Projo Riau terus berupaya memutus rantai penyebaran Covid19. Baik di pemukiman warga, rumah ibadah dan sarana umum lainya. “Kali ini, baksos mengambil tempat di Pasar Wisata. Diharapkan pedagang dan masyarakat menjadi lebih nyaman,” ungkapnya. Direktur PT Dalena Pratama Indah, Veladhio Pranajaya selaku Pengelola Pasar Wisata Pekanbaru mengucapkan teri-

ma kasih dan apresiasinya terhadap aksi sosial Projo Riau dan Tionghoa Peduli yang berkolaborasi bersama LSM LIRA Riau. “Kita mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Projo Riau dan Tionghoa Peduli. Semoga bantuan bermanfaat bagi para pedagang dan pengunjung Pasar Wisata ini,” katanya. Gubernur LSM LIRA Riau, Harmen Fadly SE mengatakan, dalam kolaborasi bersama Projo Riau dan Tionghoa Peduli pihaknya menurunkan 50 anggotanya. (Wisli S)


BENGKALIS

METRO RIAU SENIN, 20 april 2020

12

n Update PDP Covid-19

Jumlah PDP Dirawat Tinggal 5 Orang

BENGKALIS – Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Bengkalis hingga Minggu (19/4) siang tinggal 5 orang. Jumlah ini menurun bila dibandingkan dengan data dua hari sebelumnya, dimana jumlah PDP sebanyak 6 orang. Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bengkalis Johansyah Syafri, sesuai data dari Dinas Kesehatan yang dirilis oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Statistika (Diskominfotik) Kabupaten Bengkalis, pengurangan sebanyak satu orang tersebut berasal dari PDP yang dirawat di RS Permata Hari Duri. FS (25) inisial PSP tersebut, diperbolehkan pulang setelah dinyatakan sembuh dan hasil swabnya negatif. Dengan demikian, saat ini PDP yang masih dirawat tinggal 5 orang yang kesemuanya dirujuk di RSUD Bengkalis. Kelima PDP tersebut adalah IS (65) dan NZ (74) berjenis kelamin lakilaki. Kemudian LD (54) dan UN (61) berjenis kelamin perempuan. Kemudian yang masuk

terakhir adalah PM (67) berjenis kelamin laki-laki. PM mulai dirawat di RSUD Bengkalis, Rabu malam, 15 April 2020, sekitar pukul 23.00 WIB. “Yang bersangkutan sudah dilakukan rapid test. Alhamdulillah hasilnya negatif,” ujar Johansyah Syafri, Minggu (19/4). PM, terang Johansyah, tak memiliki riwayat perjalananan ke negara atau daerah terjangkit Covid-19. Tapi melakukan kontak erat atau kontak langsung dengan anaknya yang pulang dari Medan, Sumatera Utara, awal April lalu. Terkait dengan Covid-19, Johansyah mengimbau masyarakat untuk benar-benar meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian jika berada di Dumai. Hal itu disampaikan mengingat rasio PDP di Dumai yang positif Covid-19 lebih tinggi dari Peka-

nbaru, sementara Dumai merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Bengkalis. “Utamanya untuk masyarakat Bengkalis di kecamatan-kecamatan yang berbatasan langsung dengan Dumai. Di Bengkalis ada beberapa kecamatan yang berbatasan langsung dengan Dumai, yakni Bandar Laksamana dan Bathin Solapan,” katanya. Dia menambahkan, setakat ini Dumai memang bukan daerah terjangkit seperti Pekanbaru. Namun, kalau memang bukan untuk keperluan yang sangat penting sekali, lebih baik untuk sementara waktu tidak bepergian ke Dumai. Bila memang terpaksa harus ke Dumai, harus benarbenar meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian selama berada di sana. “Patuhi betul prokotol kesehatan untuk pencegahan Covid19 dengan baik dan benar. Laksanakan physical distancing atau jaga jarak fisik bila berinteraksi dengan siapapun saat berada di Dumai,” pesan Johansyah. (zul)

Data Covid-19 di Kabupaten Bengkalis terhitung Minggu, 19 April 2020. (ist)

n Pasar Murah Reguler Tak Terlaksana

Disdagperin Fokus Pasar Murah Penanganan Covid-19

BENGKALIS – Kegiatan paket sembako pasar murah reguler dengan leading sector Dinas Perdagangan dan Perindutrian (Disdagperin) Bengkalis tidak terlaksana setelah pihak rekanan menyatakan mundur. Saat ini, disdagperin fokus untuk pasar murah khusus program penanganan Covid-19. Hal itu dikatakan Kepala Disdagperin Bengkalis, H Indra Gunawan, kepada wartawan, Jumat (17/4) akhir pekan lalu. “Pihak

rekanan menyatakan mundur karena tak mampu mencari gula sesuai dengan penawaran yang mereka lakukan,” katanya. Indra Gunawan mengatakan, rekanan saat melakukan penawaran untuk kebutuhan gula, menggunakan gula bermerek. Dalam dokumen penawaran, mereka juga menyertakan surat dukungan dari pihak distributor gula bermerek tersebut. Dengan itu juga, pihaknya tidak ragu, karena dengan adanya dukungan

berarti pihak rekanan sanggup menyediakan gula sesuai dengan kuantitas yang tertera dalam kontrak. “Memang gula bermerek ini cukup bagus, karena dalam setiap kemasannya ada nomor seri yang mencegah gula tersebut dioplos. Namun, ternyata setelah ditetapkan sebagai pemenang, mereka gagal menyediakan gula yang disepakati,” kata Indra lagi. Saat ini, sambung Indra,

pihaknya fokus untuk persiapan pengadaan sembako pasar murah khusus program penanganan Covid-19. Berbeda dengan pasar murah reguler. Untuk pasar murah penanganan Covid-19 sembako yang akan disediakan tidak melalui proses tender melainkan swakelola, sehingga prosesnya bisa lebih cepat. Walau dengan sistem swakelola, Indra mengatakan, prosesnya tetap dilakukan menurut prinsip efektif, transparan,

dan akuntabel dengan pengawasan oleh aparat penegak hukum. Harga murah bukan faktor utama, melainkan juga ketersediaannya agar bantuan sembako murah ini berjalan lancar. “Bisa saja ada yang protes, ini ngapa beli gula yang harga sekian, padahal ada yang murah. Harga tetap kita perhatikan tapi ketersediaannya juga perlu. Jangan sampai karena cari yang murah ternyata stok tak mencukupi, bisa timbul masalah lagi,” ucap Indra.

Sebelumnya diberitakan, pada tahun ini melalui program rutin tahunan, Disdagperin menganggarkan dana sebesar Rp7,8 miliar untuk pengadaan sembako murah sebanyak 30.470 paket. Namun, kegiatan ini tidak terlaksana karena rekanan gagal menyediakan gula bermerek. Selain program rutin tersebut, melalui program penanganan Covid-19, Disdagperin juga menganggarkan sebesar Rp28,7 miliar untuk kegiatan serupa sebanyak 3 tahap. (zul)

KEPULAUAN MERANTI n Terkait BLT dari Dana Desa

Kepala Desa Alami Dilema

SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti telah menginstruksikan setiap desa untuk mengalokasikan Dana Desa (DD) yang dikonversikan menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat yang terdampak wabah Covid-19. Instruksi ini menjadi dilema bagi kepala desa, karena jumlah masyarakat terdampak Covid-19 membludak hingga akan membuat DD terserap semua untuk BLT. Sedangkan dalam surat edaran bupati itu tercantum desa yang menerima dana desa sebesar Rp800 juta wajib mengalokasi BLT sebesar 25 persen. Kalau dana desa sebesar Rp1,2 miliar mengalokasi dana BLT sebesar 30 persen, dan dana desa diatas Rp1,2 miliar mengalokasikan BLT sebesar 35 persen. Menurut Kepala Bidang Pemerintahan Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kepulauan Meranti, Darwis SIP MM, dalam surat itu disebutkan setiap Kepala Keluarga (KK) ditetapkan akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp600 ribu per bulan. Di mana pemberian ini akan diberikan selama tiga bulan. “Melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia, BLT dana desa tersebut dapat dicairkan sebelum memasuki Ramadan. Dana fokus disalurkan kepada warga desa terdampak Covid-19 yang belum mendapat bantuan program lain dari pemerintah,” ujar Darwis. Dia menambahkan, sesuai dengan surat edaran bupati, batas waktu pendataan penerima BLT ini yakni pada minggu keempat bulan April. Namun ada banyak kendala, sehingga belum bisa dipastikan pembagiannya sesuai dengan jadwal. “Sesuai dengan surat edaran bupati, batas waktu pendataan itu pada minggu keempat bu-

lan April. Saat ini belum bisa dipastikan karena desa masih bergerak mendata semuanya. Prosesnya masih panjang, nanti akan ada musyawarah insidentil. Dimana setelah diputuskan dalam rapat desa baru dilanjutkan dalam musyawarah di kecamatan, disana nanti baru disahkan,” kata Darwis. Darwis mengatakan, mereka yang harus diutamakan mendapatkan bantuan BLT dari dana desa yaitu warga yang sama sekali tidak mendapatkan bantuan pengamanan sosial sama sekali seperti tidak sedang menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), Kartu Pra Kerja atau bantuan lain yang bersumber dari pemerintah. “Ada banyak kendala, salah satunya waktu didata banyak masyarakat yang sudah mendaftar di program kartu prakerja, sementara itu penerimanya belum disahkan oleh kementerian, sehingga desa menjadi khawatir ketika didaftarkan BLT juga terdaftar di prakerja sehingga terjadi over lapping, dan inilah yang membuat pihak desa menjadi dilema dan tidak bisa menyelesaikan pada akhir bulan ini,” kata Darwis. Kendala selanjutnya adalah jumlah yang membludak yang notabene masyarakat terdampak wabah Covid-19, sehingga dana desa habis terserap semua untuk BLT. “Kendala selanjutnya itu

misalkan di Desa Kedabu Rapat yang terdampak Covid-19 itu ada sebanyak 500 KK, jika itu dikalikan dengan Rp600 ribu pertiga bulan, maka alokasi dana desa untuk BLT itu habis terserap, untuk itu desa juga wajib memilah. Kita sudah laporkan terkait hal ini ke kemendes, hal semacam itu seperti melebihi persentase bisa diakomodir ketika sudah mendapatkan persetujuan dari kabupaten,” lanjut Darwis. Kendala selanjutnya kata Darwis adalah pihak desa harus menunggu pencarian dana desa tahap dua, karena tahap pertama sudah dicairkan sebelumnya. “Kendala yang lainnya adalah desa harus menunggu pencairan dana desa tahap dua 60 persen, karena tahap pertama sudah dicairkan. Karena ratarata menggunakan dana desa tahap dua, maka pencairan bisa dirapel dimana pencairan April dan Mei bisa dibayarkan sekaligus dan terakhir pada Juni. Kita juga tidak memaksakan desa untuk buru-buru, karena konsekuensi tinggi dimana masalah uang sangat sensitif, dimana niat desa baik malah bermasalah dengan adanya over lapping,” ungkap Darwis. Selain itu, kata Darwis, untuk mengalokasikan dana desa menjadi BLT, pihak desa harus terlebih dahulu melakukan refocusing anggaran. Dalam surat edaran bupati sangat jelas, salah satunya pemotongan anggaran untuk ekonomi desa sebesar Rp 77 juta dan pemotongan penyertaan modal untuk BUMDes sebesar Rp77 juta. “Untuk mengalokasikan dana desa menjadi BLT ini, pihak desa harus terlebih dahulu melakukan refocusing anggaran. Target kita pada APBDes perubahan sudah selesai semua,” pungkas Darwis. (ali)

MaSaK - Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH, didampingi Kajari Kepulauan Meranti, Budi Raharjo SH MH, dan perwakilan Koramil 02/Tebingtinggi, Peltu Lakatang, memasak langsung di dapur umum buat warga terdampak Covid-19, di Taman Cikpuan, Jalan Merdeka, Selatpanjang, Sabtu (18/4) kemaren. (ist)

Polres Masak Makanan Siap Saji untuk Warga Terdampak Covid-19 SELATPANJANG - Berbagai upaya dilakukan Polres Kepulauan Meranti dengan melibatkan Forkopimda untuk meringankan beban warga terdampak wabah virus Corona atau Covid-19. Salah satunya dengan mendirikan dapur umum di Taman Cikpuan, Jalan Merdeka, Selatpanjang. Dari pantauan, Sabtu (18/4/) siang, tampak Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH, didampingi Kajari Kepulauan Meranti, Budi Raharjo SH MH, dan perwakilan Koramil 02/ Tebingtinggi, Peltu Lakatang memasak langsung di dapur

umum tersebut. Kemudian sekitar 500 kotak makanan siap saji diberikan kepada masyarakat seperti pengendara becak motor, buruh, petugas kebersihan dan pekerja harian lepas. “Kami mendirikan dapur umum ini dengan melibatkan Forkopimda. Insyaa Allah akan kita distribusikan ratusan kotak makanan siap saji setiap hari,” ujar AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat. Diungkapkan Taufiq, kegiatan pendirian dapur umum dan pembagian makanan siap saji tersebut merupakan bentuk kepedulian pihaknya un-

tuk meringankan beban masyarakat akibat dampak social distancing. Kemudian, pembangunan dapur umum ini tujuannya agar dapat membantu masyarakat dalam menyuplai makanan dan bantuan lainnya dan disalurkan ke masyarakat Kepulauan Meranti khususnya yang terkena dampak penyebaran Covid-19 ini. “Dapur umum yang menyediakan makanan ini, kita bangun untuk dapat membantu masyarakat yang terdampak virus Corona, apalagi saat ini ekonomi masyarakat semakin menurun,” pungkasnya. (ali)


INHU

KUANSING

METRO RIAU SENIN, 20 april 2020

13

Disdukcapil Berlakukan Pelayanan Online

Bupati Kuantan Singingi, Drs H Mursini M Si didampingi Sekretaris Daerah, DR H Dianto Mampanini SE MT bersama Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa melaksanakan Video Conference bersama Menteri Pemberberdayaan Desa bertempat di Ruang Multimedia Kantor Bupati, beberapa waktu lalu.(riau24.com)

Bupati Apresiasi Langkah RAPP Cegah Covid-19

TALUKKUANTAN - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Mursini mengapresiasi upaya PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dalam antisipasi dan memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (COVID19) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Bupati mengatakan langkah antisipasi yang dilakukan perusahaan sangat membantu pemerintah dalam memantau lalu lintas orang menuju Kuansing dari Pelalawan dan juga sebaliknya. “RAPP sudah melakukan pemantauan di pos masuk di jalan koridor dari Pelalawan ke Kuansing, tentunya ini sangat membantu daerah, terutama dalam hal keuangan, personil penjaga pos, dan perlengkapannya,” ujar Bupati.

Bupati meminta perusahaan untuk dapat membantu perlengkapan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kesehatan di Kuansing. Menurutnya, pemerintah sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar para tenaga kesehatan dapat maksimal dalam melaksanakan tugasnya sekaligus melindungi dirinya dari serangan virus. General Manager Stakeholder Relations RAPP, Wan Mohammad Jakh Anza mengatakan, perusahaan telah memperketat pos-pos penjagaan di jalan koridor perusahaan sesuai dengan protokol penanganan Covid-19. “Kita memberlakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi siapapun yang melewati pos jalan koridor menuju Kuansing, kemudian kita juga minta agar menggunakan

selalu masker. Kita berkomitmen untuk membantu APD bagi tenaga kesehatan,” ujarnya. Terkait APD, Wan Jakh menambahkan, pihaknya bekerjasama dengan Tanoto Foundation dan grup RGE telah menyiapkan sejumlah bantuan bagi tenaga kesehatan. Bantuan APD berupa baju pelindung (hazmat), masker, sarung tangan, dan kaca mata medis. Bantuan akan diserahkan kepada Pemkab melalui Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kuansing. Sebagaimana diketahui, Pemkab Kuansing telah mengaktifkan tiga Poskowas, antara lain di perbatasan Sumatra Barat, Kampar, dan Rengat. Siapapun yang melewati pos akan diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas.(rls/wsl)

RENGAT - Berbagai upaya terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid 19, termasuk di pemerintahan Kabupaten Inhu. Dimana Disdukcapil memberlakukan pelayanan online. Bagi warga yang ingin mengurus permohonan pembuatan KK, KTP, SKPWNI, Akte Lahir dan Akte Kematian dilaksanakan melalui online. Sistim online sudah berjalan sejak tanggal 30 Maret 2020. Dalam konferensi pers gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, Jumat (17/4) di Kantor Kominfo Inhu. Syaiful Bahri, selaku Kepala Disdukcapil menyampaikan perkembangan pelayanan berbasis online di saat

pandemi Covid-19. Katanya, jumlah permohonan KTP yang masuk melalui layanan Online tersebut sebanyak 381. Sedangkan untuk pengajuan pembuatan KK ada 68, 23 permohonan SKPWNI, 23 Akte Lahir dan 1 pengurusan Akte Kematian. Rekap terhitung pada tanggal 31 Maret hingga 17 April 2020. Selain pengurusan melalui online, pihaknya bisa memproses berkas persyaratan dokumen pendudukan melalui WhatsApp Disdukcapil dengan nomor 0895614040391. Tentang kesediaan blanko yang diperlukan Disdukcapil disaat virus corona, Syaiful mengatakan, pihaknya telah melayang-

kan surat permohonan blanko KTP-E kepada Dirjen Administrasi Kependudukan dan pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Rabu (15/4) “Pengajuan dilakukan agar pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan di tengah situasi Covid-19,” ucapnya. Juru bicara Gugus Tugas penanganan percepatan Covid19, Jawalter Situmorang, menyampaikan, berdasarkan update data terakhir yang dihimpun oleh Dinas Kesehatan Pemkab Inhu pada tanggal 16 April 2020 terdapat Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 51 orang, PDP nihil dan orang positif virus corona tidak ada di Kabupaten Indragiri Hulu.(das)

untuk mencegah penyebaran Covid-19 atau virus corona, Bhabinsa bersama pemerintah desa melaksanakan penyemprotan cairan disenfiktan di wilayah Pemerintah Desa Pauranap, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), belum lama ini.(riaukarya.com)

PELALAWAN

KAMPAR

n Antisipasi Tindak Kejahatan

Polres Gelar Simulasi Tactical Floor Game

pt Peputra Masterindo memberikan bantuan berupa sembako bagi masyarakat di Kabupaten Kampar ke Gugus Tugas Penanggulangan Dampak Covid-19.(adi)

n Bantu Warga Terdampak Covid-19

PELALAWAN - Polres Pelalawan mengelar simulasi “tactical floor game” Sispamkota Ops Aman Nusa II di wilayah hukum Polres Pelalawan, Jum’at (17/4/2020) sekitar pukul 09.00 WIB, di Aula Teluk Meranti Mapolres Pelalawan. Dalam simulasi dipraktekkan langkah-langkah pengamanan yang akan diambil oleh Polres Pelalawan dan jajaran jika terjadi tindak kriminal penjarahan yang dilakukan oleh masyarakat ataupun oknum-oknum tertentu. Turut hadir, Bupati Pelalawan, HM Harris, Pabung Kodim 0313/KPR Mayor Tarigan, Kajari Pelalawan, Nophy Tenopero Suoth S H M H, Ketua Pengadilan Negeri Pelalawan, Bambang Setiawan SH MH, Sekdak-

ab Pelalawan, T Muchklis, seluruh PJU Polres Pelalawan, para Kasat dan para Kapolsek. Kapolres Pelalawan, AKBP M Hasyim Risahondua S Ik M Si, usai acara simulasi mengatakan, simulasi sebagai bentuk kesiapsiagaan Polres Pelalawan dalam mengamankan sistem pengamanan kota. “Ini sebagai bentuk pelaksanaan operasi Aman Nusa II yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Tentu Polres Pelalawan mengambil langkah-langkah ini sebagai antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan,” terang Kapolres. Dengan kegiatan ini, lanjut Kapolres, semua siap dalam menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Bupati Pelalawan, HM Harris ketika dimintai tanggapannya seputar simulasi tersebut mengatakan, sangat berterima kasih terhadap Polres Pelalawan. Sampai saat ini, Pemerintah Kabupaten Pelalawan dan instansi terkait lainnya terus melakukan sosialisasi-sosialisasi kepada masyarakat bagaimana untuk bersama-sama menjaga keamanan dan situasi agar tetap kondusif akibat dampak dari wabah virus corona ini. Bupati juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengikuti anjuran pemerintah dan menjalankan protokol kesehatan dalam upaya memutus penyebaran virus Covid-19 ini.(ndy)

PT Peputra Masterindo Begikan Sembako

KAMPAR - Dalam upaya memberi bantuan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19, PT Peputra Masterindo memberikan bantuan berupa sembako bagi masyarakat di Kabupaten Kampar ke Gugus Tugas Penanggulangan Dampak Covid-19 di Kabupaten Kampar, melalui Dinas KLHK Kampar, Jum’at (17/4/2020). Penyerahan bantuan sembako diserahkan langsung Direktur PT Peputra Masterindo diwakili Humas perusahaan, Saputra Hidayana, kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kampar diwakili Kabag DLHK, Idrus. “Bantuan merupakan partisipasi dari perusahaan yang juga merasa prihatin terhadap kondisi saat ini akibat Covid-

19,” kata Humas PT Peputra Masterindo, Saputra Hidayana. Dijelaskannya, sejak terjadinya wabah pandemi Covid19 di Indonesia, dampaknya nyaris dirasakan semua elemen masyarakat. Meski begitu, PT Peputra Masterindo masih ingin berpartisipasi guna meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19 ini. Dikatakannya, bantuan dari perusahaan ini diserahkan oleh pihaknya ke Gugus Tugas Penanggulangan Dampak Covid-19 Kabupaten Kampar, melalui Dinas KLHK Kampar. Bantuan sembako berupa mi instan, beras, ikan sarden kalengan, susu kental manis, teh dan minyak makan. Diharapkan bantuan tepat sasaran dan dapat benar-benar meringankan beban masyarakat yang terkena

dampak Covid-19 ini. “Kita berharap, wabah pandemi Covid-19 segera berlalu, sehingga kehidupan masyarakat bisa kembali berjalan normal,” katanya. Sementara itu, Kadis DLHK Kampar melalui Kabag Idrus menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh perusahaan PT Peputra Masterindo. Dia mengatakan, bantuan akan disalurkan pihaknya ke masyarakat yang membutuhkan. “Saya juga berharap, perusahaan-perusahaan lain yang ada di daerah dapat melakukan hal yang sama seperti PT Peputra Masterindo. Karena dalam kondisi wabah pandemi seperti saat ini, sudah saatnya saling bahu-membahu dalam mengatasi dampak bencana Covid-19 ini,” ungkapnya. (adi)

SimulaSi tactical floor game Sispamkota Ops Aman Nusa II berlangsung di Aula Teluk Meranti, Mapolres Pelalawan.(ndy)


Rokan hiliR

METRO RIAU SENIN, 20 APRIL 2020

negeri seribu kubah

PDIP dan Baguna Bagikan Masker

14

AdvERTORIAl PEMkAb ROhIl

n Bagi Pasien Covid-19

Pemkab Siapkan TPU Khusus

BAGANSIAPIAPI - Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) bekerja sama dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melakukan kegiatan bagi-bagi masker gratis kepada warga yang melintasi Jalan Merdeka Bagansiapiapi, dihalaman Kantor BPKAD setempat, Minggu (19/4). Kegiatan ini bentuk eksistensi dalam upaya memutuskan mata rantai penularan Corona Virus Desaese 2019 (Covid-19). Ketua DPC PDIP Rohil, Drs HJamiludin, mengapresiasi Baguna Rohil, atas partisipasi dan kepeduliannnya terhadap upaya pencegahan penularan Covid-19 di Rohil ini. “Kami ucapan terimakasih kepada Baguna yang telah mensponsori kegiatan bagi-bagi masker ini yang bekerja sama dengan DPC PDIP Rohil,” ujarnya, diselasela kegiatan. Menurut Jamiludin yang juga Wakil Bupati (Wabup) Rohil ini, ada sekitar 2.000 masker yang disediakan Baguna untuk dibagikan, namun dari jumlah ini masih dibagi dua untuk Kecamatan Sinaboi. “Ada sekitar 2.000 lembar masker yang disiapkan, tapi jumlah ini dibagi dua dengan kecamatan Sinaboi, artinya seribu untuk di Bagansiapiapi dan sisanya untuk di Sinaboi,” ucap Jamiludin. Sementara itu, untuk kecamatan Sinaboi, sebut Wabup, akan dibagikan pada hari selanjutnya. “Kita akan jadwalkan secepat mungkin,” pungkasnya. (zal)

BAGANSIAPIAPI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) telah menyiapkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus bagi pasien Corona (Covid -19). Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil, Su-

wandi SSos, TPU atau kuburan disiapkan seluas 3,5 hektar yang ber-

lokasi di Jalan Pelabuhan Baru (dekat Pelabuhan Oliong) Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko. Hal ini dilakukan pemkab guna mengantipasi bilamana diantara Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Penga-

wasan (PDP) atau pasien positif ditakdirkan meninggal dunia. “Antisipasi saja, supaya kejadian penolakan jenazah akibat Covid19 seperti ditempat lain, tidak terjadi ditempat kita, khususnya di Bagan-

siapiapi, Kecamatan Bangko,” kata Suwandi, Sabtu (19/4). Menurut Suwandi, lahan kuburan tersebut dulunya memang kuburan lama dekat proyek. “Saat ini lokasinya sudah dibersihkan,” pungkasnya. (zal)

Polsek Bangko Ungkap Penyalahgunaan Narkotika BAGANSIAPIAPI - Tim Opsnal Polsek Bangko berhasil mengamankan pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, Sabtu (18/4) akhir pekan lalu. Para pelaku diamankan berkat informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Bintang, Kelurahan Bagan Jawa, sering terjadi penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Tim Opsnal Polsek Bangko yang dipimpin Aipda Ramadhan, berkoordinasi dengan Panit Reskrim, Ipda Jonera putra, kemudian melaporkan kepada Kapolsek Bangko, Kompol Sasli Rais SH. Atas perintah Kapolsek Bangko, tim opsnal melakukan penyelidikan. Setelah dua minggu melakukan penyelidikan, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 01.00 Wib, tim opsnal melihat dua orang laki-laki dewasa sedang berdiri di pinggir Jalan Bintang dengan gerak gerik yang mencurigakan. Selanjutnya, tim opsnal yang sedang melakukan pengintaian menghampiri ke dua laki-laki tersebut. Kemudian, tim melihat bahwa salah seorang dari laki-laki tersebut melemparkan sesuatu barang ke parit di pinggir jalan, tanpa membuang waktu tim opsnal mengamankan kedua laki laki yang dicurigai tersebut. Setelah diinterograsi pelaku mengaku bernama Irfansyah alias Epan bin Asmadi. Selanjutnya, tim opsnal melakukan penggeledahan badan dan meminta untuk menunjukan dan mengambil barang yang dibuang ke arah parit. Setelah diambil dan diperlihatkan barang tersebut terdapat satu bungkus rokok Magnum warna biru. Tim opsnal menyuruh laki-laki tersebut untuk membuka bungkus rokok dan mengeluarkan isinya, ternyata ada satu buah dompet kecil warna merah jambu yang didalamnya terdapat satu bungkus plastik bening berukuran sedang yang berisi diduga narkotika jenis sabu, satu bungkus plastik bening kecil berisi diduga narkotika jenis sabu-sabu, dan 2 bungkus plastik bening berukuran kecil kosong. Pelaku mengakui barang tersebut adalah miliknya, dari hasil interograsi pelaku mengakui barang diduga narkotika jenis sabu tersebut diperoleh dengan cara membeli dari seorang laki- laki yang bernama Syawal alias Sawal Bin Undang yang tinggal di Jalan Satria Tangko. Selanjutnya, tim melakukan pengembangan ke alamat tersebut dan mengamankan pelaku Syawal. Setelah dilakukan menggeledahan badan ditemukan uang sejumlah Rp1,8 juta. Pelaku mengakui, barang bukti narkotika jenis sabu tersebut didapat dari seorang lakilaki yang bernama Abdul Kasuma Surya Wibowo yang tinggal di Jalan Perdagangan. Tim Opsnal mendatangi alamat tersebut dan mengamankan tersangka yang pada saat itu berada didalam rumah, setelah dilakukan penggeledahan dirumah pelaku Abdul Kasuma Suryo Wibowo mengakui bahwa menyimpan barang narkotika jenis sabu-sabu miliknya di rumah orangtuanya di Jalan Gajah Mada. Pelaku langsung dibawa ke rumah pelaku dan melakukan penggeledahan rumah, kemudian pelaku menunjukan barang bukti narkotika jenis sabu disimpan dikamar, setelah diperiksa didapati satu bungkus plastik berukuran sedang berisi diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 50,51 gram, satu bungkus plastik bening berukuran sedang berisi diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 50,53 gram, satu bungkus plastik berukuran sedang berisi diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 1,58 gram, uang tunai Rp2,1 juta , dua unit hanphone. Tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Polsek Bangko, guna penyidikan lebih lanjut. (rls/zal)

PETIK MELON - Bupati Rohil, H Suyatno AMp, meninjau lahan percontohan kebun holtikultura sekaligus memetik melon dihalaman Kantor DKPP Rohil, Jumat (17/4) kemaren. (hms)

Bupati Tinjau Kebun Percontohan Holtikultura

BAGANSIAPIAPI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) saat ini menjalani program holtikultura berupa penanaman berbagai buah-buahan dan sayuran dilahan seluas 3 hektar. Lahan yang akan ditanami berbagai buah dan sayuran tersebut nanti akan dijadikan icon Rokan Hilir saat pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau yang akan dilaksanakan di Kabupaten Rohil tahun 2021 mendatang. Sesuai dengan program yang dicanangkan Pemkab Rohil melalui dinas terkait, dilahan itu ditanami melon, jambu madu, labu, sangkis dan jenis tanaman lainya termasuk berbagai sayursayuran. Selain itu, juga akan dibuat kolam yang nanti diisi berbagai jenis ikan.

Bupati Rohil, H Suyatno AMp, didampingi Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian, H Rusli Sarief SSos, Asisten III, H Ali Asfar, Plt Kadis Kominfotiks, Hermanto SSos, melakukan peninjauan lahan tersebut, Jumat (17/4) akhir pekan lalu. Bupati mengatakan, konsep ini sengaja dibuat seperti itu dalam menyambut kepercayaan Gubernur Riau kepada Pemkab Rohilk yang ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ Riau 2021 mendatang. “Kita harus tampil beda dengan kabupaten/ kota lain. Saya begitu bersemangat dengan MTQ ini, dan Rusli Sarief yang dipercayai sebagai Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian ini dinilai bisa membawa nama baik Rohil dibidang pertanian, dan apa yang kita lakukan ini akan kita sajikan kepada gubernur serta tetamu

dari luar daerah nanti saat MTQ,” kata Suyatno. Bupati menambahkan, jika apa yang dicanangkan ini jadi, tentu akan menjadi kebanggaan tersendiri. “Bayangkan saja, dilahan 3 hektar ini ada tanaman buah-buahan yang begitu menarik. Artinya, Rohil tidaklah sebuah daerah yang gersang melainkan daerah yang menjanjikan, menghasilkan dan nanti akan kita buktikan,” katanya. “Saya percaya pada Kadis DKPP akan berhasil, tapi keberhasilan ini tidak bisa dilakukan pihak terkait sendiri. Tentu harus dibantu pemerintah daerah dan pihak swasta mungkin dalam membuat icon baru ini,” lanjut bupati. Kepercayaan bupati kepada Kadis DKPP dalam menciptakan icon baru ini bukan tanpa alasan. Di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian

dibagian kiri terdapat tanaman buah melon yang ditanam dalam polibet dengan jumlah lebih dari 100 pokok yang ditanam lebih 2 bulan berbuah cukup banyak, dan tinggal menunggu panen yang rencananya bakal dilakukan pada bulan puasa mendatang. Selain itu, juga terdapat buah semangka yang juga telah berbuah dibagian kanan halaman, disertai dua kebun mini sayuran pare. Bupati sebelum meninjau lahan yang akan di jadikan icon baru Rohil tersebut terlebih dulu melihat langsung tanaman melon yang sudah berbuah itu. Dirinya mengaku sangat kagum dan senang melihat buah melon yang menggantung tersebut, bahkan dirinya sempat berfoto. Kekaguman bupati atas keberhasilan Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian tersebut membuat dirin-

Iklan MINI HEPI BENGKEL & SERVIS AWAL TEKNIK Special Air Condisioner Melayani Service Panggilan Dalam dan Luar Kota. Alamat: Jl. Inpres/Kartama. Smpng 3 Marpoyan. HP: 0812 6825128 / 0813 6547 9191 LGG

JASA SETIA JAYA STAINLESS INTERIOR SPESIALIST ALUMUNIUM JL. SOEKARNO HATTA NO. 28 TELP. 0761 - 571185, 0813 7169 7999 LGG

SKY WASH Melayani Cuci Mobil Dan Motor, Jl. Soebrantas Kayu Manis No. 15 D. Telp 081378271129 LGG

BINTANG TEKNIK AC Service & Perbaikan, Berbagai Macam Merk Elektronik Service AC Bongkar PsgPsg Baru, Freon, Klks, M.Cuci, M.DAP, dll. Melayani Antar ke dlm & luar Kota. Hub : 085355713187. LGG

AGISTY SERVICE ELECTRONIK Melayani Service VCD, Mesin Cuci, Kipas Angin, TV dll. Hub: 0761 9816311. Jl. Belimbing No. 6

BII, Auto WOM, Internet Speedy Menyediakan Minuman Jus Herbal dll. Jl. Katio No. 12 A. Tlp: 0761 44489 LGG

H H S M O T O R Cuci Steam, Mobil & Motor. Jl. Durian. No. 53. Pekanbaru.

PENJAHIT PENJAHIT BIMA Menerima Jahitan Khusus Seragam Sekolah Mulai dari SD, SMP, SMA dan Menerima Tender Kecil Sampai Besar. Hub: 0812 7699 4836. Jl. Kaharudin Nasution. No. 25 LGG

PENJAHIT /KONVEKSI SUKAJAYA TAYLOR Menerima Jahitan Seragam Sekolah & Kaos Olahraga TK, SD, SMP, SMA & Menerima Partai Besar/Kecil Hub : 08127604455. Jl.Suka Jaya No. 8A Soekarno Hatta Pekanbaru. LGG

PENJAHIT VINTA SINAGA, Menerima Pakaian Wanita dan Anak-anak. Pakaian Kebaya Pengantin & Busana Melayu-Jas. Menyediakan Bahan borkat, Songket dll. Menerima Segala Jenis Bordiran. Jl. Durian No. 15 A. Sebelah Kantor PLN. HP: 0812 7663139 / 0813 65907629. LGG

LGG

BII LOKET & COFFE SHOP AL MAN Melayani Pembayaran Listrik, Telepon, Pulsa Online, Pembayaran Kredit

R U PA - R U PA

Contact Person 0821-7127-0598

AN Elektronik

plek Sekuntum Bisnis No. H Sudah Dikeramik. Listrik 2200 Watt. Rp. 25.000.000 Pertahun. Peminat Serius Hub. 0853 7625001

SAMIRA TRAVEL Umrah dulu, bayar belakangan. Hanya untuk warga Riau Pekanbaru berangkat tanggal 6, 26 Februari 2020 13 hari dari Pekanbaru Madinah. Segera daftar !!! INFO 081270857879 WAG bit.ly/2RL7UOL. Telegram bit.ly/2RmZqOZ

UD. MUSTAKIM

(Toko Pertanian terbesar di Kota Bangkinang)

PT. EVEREST TOUR & TRAVEL Dapatkan Tiket Pesawat Murah. Harga Sesuai dari Airline. Tidak Ada Biaya Adm Untuk Boking. Hubungi Sekarang Juga Merketing Kami. Telp. 0852 6596 5980 / (0761) 7098808 7098788 - 34017. Jl. T. Umar No. 57 C LGG

GRAND HOTEL TEMBILAHAN: Jl. Batang Tuaka No.32 (samping SPBU) Telp. 0823 8679 8888. Harga kamar terjangkau, Bersih, Aman dan Nyaman LGG

RAHMI & SON PARFUM Menjual Grosiran & Enceran Parfum Refill Merk Terbaru. Jl. S. Parman. No. 23 (Simp. Thamrin). HP: 0813 7472 5525 / 0761 830 7600.

Menjual Berbagai macam: • pupuk, • obat-obatan, • dan alatalat pertanian yang dijamin Asli.

Alamat: Jl. Dt. Tabano No.12.A. Hp: 08127696410. LGG

SALON SALON UNITY Menerima Perawatan Kecantikan Smoting, Ribonding, Catok, Pria dan Wanita. Jl. Rajawali No. 18 A Smpg Lampu Merah Jl. Durian

SEWA & KONTRAK

DISEWAKAN 1 UNIT RUKO Jalan Srikandi Kom

ya mengimbau masyarakat untuk bisa mencontoh dalam kondisi masyarakat yang tetap diam di rumah menyikapi wabah virus Corona saat ini. “Diam dirumah bukan berarti kita tidak beraktifitas. Sebagai contoh, kodim memanfaatkan lahan berlumpur 4 hektar sebagai lahan pertanian dan berhasil dengan tanaman padinya, tidak tertutup kemungkinan bagi masyarakat yang rajin punya lahan sedikit ingin bercocok tanam seperti Dinas Pertanian ini jika diterapkan disetiap pekarangan inilah yang menjadi harapan pemerintah. Sebagai contoh, di Jalan Pulau Baru ada sebuah rumah gubuk halamannya bersih. Dilihat tanah dihalaman rumahnya ditanami cabai dan sayur dan itu berhasil. Padahal halaman rumahnya tidak sampai 10 meter,” ucap bupati. (zal)

Spesialist AC/ Alat Pendinginan

JUAL TANAH DIJUAL tanah dan bangunan gudang SHM. Jl. Siak II kel. Umban Sari, Rumbai Pekanbaru Hubungi HP 085371995555

AC

DI JUAL 1 Unit ruko 3 lantai, Full Keramik SHM, Lokasi Jln. Durian No. 33BSukajadi Pekanbaru. Cocok Utk Kantor dan Usaha Lainnya. Hub. HP/WA: 08127529143

Jual - Pemasangan Instalasi - Reparasi & Spare part

KEHILANGAN

Kehilangan BPKB Mobil Toyota Type Kijang STD KF 80 Jenis Minibus BM 32 M, Warna Hijau metalik, Nomor Rangka MHF11KF8010068246, Nomor Mesin 7K-0455306, Atas nama Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Bagi yang menemukan Harap Menghubungi Fajri Umar, Handphone 082387825050.

LG – Panasonic - Sharp – Daikin – Mitshubisi ,dll C AL A RENTesta P

Jl. T. Tambusai No. 35 (Samp. Ex. Prambanan Motor) Telp. (0761) 31905 - Fax. (0761) 47446 HP 0852 7102 1111, 0821 7119 9200 Email : elektronik.an@yahoo.co.id

Mau Pasang Iklan...??? CONTAC PERSON RIKI SETIAWAN

082171270598


INDRAGIRI HILIR

METRO RIAU SENIN, 20 APRIL 2020

Advertorial Publikasi Pembangunan Kabupaten Indragiri Hilir

15

Bupati Bantu Petugas di Pelabuhan Parit 21 TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan MP memberikan bantuan kebutuhan pokok kepada Tenaga Harian Lepas (THL) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) yang bertugas di Pelabuhan Parit 21 Tembilahan, Sabtu (18/4). Bantuan yang diberikan ini berasal dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Inhil sebanyak 314 paket kepada THL DLHK dan 62 Paket kepada Dinas Perkim yang sedang melakukan pembersihan pelabuhan parit 21. “Paket ini kita serahkan kepada para THL yang sedang bekerja membersihkan Pelabuhan Parit 21 di tengah Pendemi Covid-19. Diharapkan dengan bantuan ini dapat meringankan beban hidup dalam bekerja sebagai THL. Loyalitas mereka patut diapresiasi lewat bantuan ini,” ujar bupati didampingi Ketua TP PKK, Hj Zulaikhah Wardan serta beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemkab Inhil. Pembersihan pelabuhan parit 21 rencanya akan digunakan sebagai tempat Karantina Pasien yang diduga terkena virus Covid19. “Bantuan tersebut dapat membantu masyarakat, terutama pekerja harian lepas yg berada di lingkungan DLHK serta Dinas Perkim yang sedang melakukan pembersihan di pelabuhan parit 21, Sehingga dapat meringankan kebutuhan hidup dari pekerja harian lepas tersebut,” jelas bupati. Sebelumnya, bupati menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat di Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu. Sejumlah paket sembako tersebut diserahkan bupati secara simbolis kepada Camat Tembilahan Ahmad Khusairi dan Camat Tembilahan Hulu M Nazar. “Tolong diserahkan kepada masyarakat yang benar-benar berhak,” pesan Bupati Inhil HM Wardan. Selain masyarakat yang berhak, lanjut bupati adalah kelompok masyarakat yang tidak menerima sumber bantuan lain. Seperti PKH maupun bantuan yang bersumber dari desa serta dana-dana lainnya. Artinya menurut Bupati, setiap bantuan yang masuk ke Tim Gugus Tugas akan langsung disalurkan kepada masyarakat. Karena sembako merupakan kebutuhan pokok untuk keperluan hidup. Sementara itu Camat Tembilahan Ahmad Khusairi mengatakan, salah satu kelompok masyarakat yang

akan menerima bantuan tentu sesuai dengan petunjuk Bupati. Seperti kelompok yang tidak menerima sumber bantuan lain. “Secepatnya akan kami salurkan,” jawabnya. Hal serupa juga disampaikan Camat Tembilahan Hulu M Nazar. Kebetulan di Kecamatan Tembilahan Hulu, kata dia cukup banyak masyarakat yang masuk dalam kelompok tersebut. “Kita akan sesuaikan dengan jumlah paket yang ada,”tuturnya. Tak hanya bantuan tesebut, pemerintah akan menyalurkan bantuan serupa dengan sumber dana baik dari pusat, provinsi dan kabupaten. Kabupaten Inhil sendiri memiliki program DMIJ Plus dan Terintegrasi. Positif Corona Ketua Tim Dokter Penananganan Covid 19 Inhil, dr Alexis, mengatakan, satu pasien dalam pantauan (PDP) yang meninggal dunia sekitar dua pekan lalu dinyatakan positif terjangkit virus corona. “Hasil swab tenggorokkan almarhum sudah kami terima. Hasilnya positif,” kata Alexis, melalui dalam keterangan persnya di Tembilahan, Jumat (17/4) petang. Selain itu, dia juga menyebutkan satu orang PDP Covid 19 di Inhil yang baru menjalani perawatan medis di RSUD Puri Husada Tembilahan, juga meninggal dunia, kendati tim dokter telah melakukan penanganan secara maksimal. “Pesimen swab tenggorokannya juga sudah kami krim untuk memastikan hasil akhirnya,” kata Alexis didampingi Juru Bicara Tim (Jubir) Penanggulangan Covid 19 dan Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, Saut Pakpahan. Dengan demikian jumlah orang dalam pantauan (ODP) di Inhil sebanyak 6.284 orang. Sedangkan untuk jumlah PDP menjadi delapan orang. Dua sudah meninggal dunia dengan satu hasil positif Covid 19.

“Total ODP dan PDP di Inhil 6.292 orang,” terangnya. Sementara itu Jubir Tim Gugus Tugas Covid 19 In-

hil, Trio Beni Putra, meminta masyarakat tetap mematuhi ajakkan pemerintah untuk menekan penyebaran

dan penularan virus corona di Inhil, khususnya Kota Tembilahan. “Kita sama-sama su-

dah mendengarkan penjelasan tim dokter. Untuk kepastiannya hasilnya kami juga harus menunggu ha-

sil swab tenggorokan yang sudah dikirim,” papar Trio yang juga Plt Kepala Dinas Kominfops Inhil. (adv/sri)

BuPati Inhil, HM Wardan didampingi Wabup Inhil H Syamsuddin Uti menyerahkan paket sembako kepada Camat Tembilahan Ahmad Khusairi, Jumat (17/4). Pemkab Inhil berupaya memberi bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak Covid-19. (ist)

BPOM Bagikan Produk Informasi dan Hand Sanitizer TEMBILAHAN - BPOM Indragiri Hilir (Inhil) kembali melaksanakan kegiatan dalam rangka mendukung pencegahan dan penanggulangan Covid-19. BPOM Inhil kembali telah melakukan kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi berupa pembagian produk informasi dan pembagian Hand Sanitizer kepada pedagang kecil di sepanjang Jalan Sungai Beringin, Tembilahan. “Ini merupakan bentuk kepedulian BPOM Inhil dalam mencegah penularan Covid-19. Produk informasi yang diberikan berupa Tips pencegahan penularan covid-19 yaitu rajin mencuci tangan, menggunakan masker, mengonsumsi makanan yang bergizi dan selalu menjaga jarak fisik dengan pembeli (physical distancing),” ujar Kepala BPOM Inhil, Ayi Mahfud Sidiq, Sabtu (18/4). Selain membagikan produk informasi kepada masyarakat, BPOM Inhil

juga membagikan Hands Sanitizer yang dibuat langsung oleh Kantor Badan POM di Kab Inhil dengan mengikuti pedoman pembuatan hand sanitizer dari WHO. “Hands sanitizer digunakan sebagai alternatif dalam menjaga kebersihan tangan yang dapat digunakan apabila jauh dari tempat cuci tangan dan kesulitan memperoleh air bersih,” jelasnya. Ayi berharap dapat bersinergi dengan masyarakat khususnya pedagang kecil di sepanjang Jalan Sungai Beringin dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Kab Inhil. “Dalam menjaga tubuh tetap sehat maka kita perlu mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan juga makanan yang terbebas dari bahan kimia berbahaya yang dapat merugikan kesehatan masyarakat. Bahan kimia tersebut antara lain boraks, formalin, methanyl yellow dan rhodamin,” tu-

tur Ayi kepada wartawan. Kantor BPOM Inhil juga memberikan produk informasi berupa Tips bagi pedagang makanan agar terhindar dari bahan makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya. “Selain itu, juga diberikan informasi mengenai cara

memilih produk pangan olahan, obat dan Suplemen Kesehatan yang aman dikonsumsi masyarakat, yaitu salah satu caranya dengan senantiasa memilih produk yang ada izin edar dari BPOM agar dijamin keamanan dan mutu produknya. Selalu Cek KLIK: Cek Kemasan, Cek

Label, Cek Izin edar dan Cek Kedaluwarsa,” imbuhnya. Mari bersama menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dengan sering mencuci tangan, mengonsumsi makanan yang bergizi, memakai masker, dan physical distancing untuk mencegah penularan covid-19. (mr/sri)

Petugas dari BPOM Inhil memberikan informasi tentang Covid-19 dan membagikan hand sanitizer kepada warga. (ist)

Kodim Siapkan Dapur Umum untuk Masyarakat Terkena Dampak Corona

Personel dari Kodim Inhil membagi-bagikan nasi kotak kepada masyarakat terkena dampak corona dari Dapur Umum Penanganan Dampak Covid-19. (ist)

TEMBILAHAN - Kodim 0314/Inhil menerjunkan beberapa personil bahu membahu dalam proses penyediaan makanan di Dapur Umum Penanganan Dampak Covid-19 di posko Relawan Covid-19, Jalan M Boya, Tembilahan, Sabtu (18/4). Dalam kegiatan yang dikoordinator oleh Kodim 0314/Inhil tersebut, para personil dari Kodim 0314/Inhil kompak bahumembahu bersama Polres Inhil dan Tim Tagana dari BPBD Kabupaten Inhil. Tampak dalam kegia-

tan tersebut para Tim terbagi menjadi beberapa bagian tugas, seperti menanak nasi, memasak lauk-pauk, mengemas masakan ke dalam plastik dan kotak makanan. Setelah masakan tersebut selesai dikemas ke kotak nasi, seluruh anggota tim bergerak menuju sasaran pembagian nasi kotak yang telah ditentukan dibawah pimpinan Pasi Log Kodim 0314/Inhil Kapten Inf Riswanto diantaranya pelabuhan Pelindo, Pasar Parit 11 Tembilahan Hulu,

Jalan Kayu jati dan Parit 6 Lorong Nelayan dengan sasaran tukang becak, pengemis, dan orang yang terdampak Covid-19. Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal menyebutkan Dapur Umum tersebut didirikan atas partisipasi seluruh kalangan masyarakat. Seperti pengusaha maupun para dermawan yang menyiapkan bahan makanan. “Bahan-bahan yang disiapkan di Dapur Umum ini juga berasal dari partisipasi masyarakat dan

dunia usaha, termasuk dari Kodim 0314/Inhil. Di Dapur Umum ini disediakan makanan bagi petugas dan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Dandim 0314/Inhil berharap, Dapur Umum yang didirikan ini dapat membantu memenuji kebutuhan masyarakat terdampak akibat diberlakukannya Sosial Distance dalam rangka pencegahan persebaran Covid-19. “Semoga pembagian ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita,

khususnya untuk masalah perut. Karena pembatasan Sosial Distance dan himbauan untuk di rumah saja membuat para masyarakat kecil kesulitan untuk mencari penghasilan,” pungkasnya. Kedepannya, kegiatan Dapur Umum yang berdiri atas nama Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Inhil yang diketuai oleh Bupati Inhil tersebut secara bergantian akan dikoordinir oleh pihak Kodim 0314/Inhil, Polres Inhil, BPBD, dan Dinas Sosial Inhil. (mr/sri)


SIak

METRO RIAU SENIN, 20 april 2020

I n f oto r I a l

16

Masyarakat Diminta Patuhi Imbauan Pemerintah SIAK - Polres Siak mengamankan 77 orang yang yang kedapatan masih berkumpul di areal publik di tengah imbauan larangan berkumpul karena pandemi virus corona (Covid-19). Bupati Siak, Drs H Alfedri MSi pun berharap masyarakat dapat mematuhi imbauan tersebut demi memutus rantai penyebaran corona. Sebanyak 77 orang itu diamankan polisi di Mapolsek Kandis dari pelaksanaan razia Polres Siak pada Jumat-Sabtu (17-18/4) malam. “Ini kami lakukan sebagai upaya untuk memutus mata rantai sekaligus bentuk rasa sayang Pemerintah Kabupaten Siak kepada masyarakat akan bahaya dan agresifnya virus corona tersebut” kata Bupati ketika memberi arahan kepada 77 warga yang diamankan di Mapolsek Kandis, Sabtu (18/4) malam. Bupati mengatakan, Kabupaten Siak telah memberlakukan jam malam. Artinya, tidak ada lagi aktivitas masyarakat di atas pukul 21.00 WIB. Oleh karena itu dirinya meminta kesadaran dari masyarakat agar membatasi aktivitasnya sampai pukul 21.00 WIB dan menghindari atau membuat keramaiankeramaian. “Mudah-mudahan upaya penertiban ini bisa mencegah penularan virus ini ditengahtengah masyarakat” harapnya. Alfedri menegaskan, petugas kesehatan bukanlah sebagai garda terdepan untuk mengatasi virus ini, melainkan masyarakatlah yang menjadi terdepan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus. Sehingga penyebarannya bisa diatasi dan tidak ada lagi korban yang lebih banyak di kemudian hari. Mantan Camat Minas ini pun selalu mengingatkan warga, jika hendak keluar rumah selalu memakai masker. “I keep you, you keep me, kita saling menjaga. Kami ber-

harap kepada adik-adik semua juga ikut membantu dan menyampaikan pesan ini kepada keluarga dan teman-teman lainnya,” katanya. Sementara itu, Kapolres Siak, AKBP Doddy F Sanjaya mengatakan, sebanyak 77 orang yang diamankan itu karena lantaran tidak mengindahkan seruan jaga jarak atau social distancing. Doddy menambahkan, 77 orang tersebut ditangkap dalam razia yang dilakukan Polres Siak di wilayah Kandis. Sebanyak 84 personil gabungan TNI, Polri dan Satpol PP dikerahkan dalam razia yang meliputi wilayah Kandis tersebut. “Sesuai informasi yang kami terima masih banyak anak-anak muda dan orang dewasa yang saat ini masih berkumpul-kumpul pada malam hari. Untuk kali ini kami hanya mendata dan memberikan pengarahan bahwasanya di wilayah Kandis telah diberlakukan jam malam, sebagai upaya untuk memutus mata rantai virus corona. Dan kami dari jajaran Polri dibantu TNI tentunya akan menjadi garda terdepan dalam menegakkan instruksi dari pemerintah,” kata Doddy. Lebih lanjut dia menyampaikan, lokasi patroli dilakukan di sepanjang jalan lintas Pekanbaru-Duri, mulai dari Km 71 hingga ke Km 79 Kelurahan Kandis Kota. Jumlah kendaraan yang diamankan sebanyak 11 unit kendaran roda dua. Dan jumlah warga yang diamankan sebanyak 74 pria dan 3 orang wanita. (Adv/Diana Sari)

Dana Kampung Boleh Dipakai untuk Cegah Corona SIAK - Dana kampung atau dana desa tahun 2020 dapat digunakan untuk menyiapkan langkah pencegahan penyebaran serta mempercepat penanganan pandemi Covid-19. Hal itu dikatakan Bupati Siak, Drs H Alfedri MSi kepada wartawan beberapa waktu lalu. Pemakaian dana itu diperbolehkan berdasarkan hasil komunikasi Bupati dengan Pemerintah Pusat melalui Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi pada video conference belum lama ini. “Menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, kita pun melakukan video conference bersama seluruh camat untuk membahas mekanisme penggunaan dana desa dalam penanganan wabah Covid-19 serta upaya membantu warga yang berdampak secara sosial ekonomi dengan skema pemberikan bantuan langsung tunai atau BLT bagi keluarga miskin di pedesaan,” kata Alfedri. Bupati berpesan kepada para camat untuk menyampaikan arah kebijakan tersebut kepada seluruh penghulu kampung yang ada di kecamatan masingmasing. Sebanyak 122 desa di Kabupaten Siak akan menerima alokasi dana desa di tahun 2020 ini. Untuk itu Bupati meminta nantinya agar para kepala keluarga yang sudah terdata, menjadi sasaran BLT di tengah masa darurat Covid-19. “Pengalihan ini akan berbeda-beda tiap desanya karena tergantung dari besaran anggaran yang mer-

eka miliki. Sasaran penerima BLT ini nantinya adalah Non PKH (Program Keluarga Harapan) dan juga Bantuan Pangan Non Tunai. Kategori keluarga yang dibantu adalah mereka yang kehilangan mata pencaharian, korban PHK, pedagang asongan, dan UMKM yang hasil penjualannya menurun akibat pandemic virus corona, sehingga tutup usahanya, atau keluarga miskin yang belum atau tidak terdata di Dinas Sosial, itu yang dibantu,” kata Alfedri. Pemimpin Siak itu juga meminta seluruh camat meningkatkan sosialisasi dan edukasi luar ruang. Misalnya, melalui spanduk dan baleho tentang bahaya penyebaran virus Covid19. Para camat juga diminta aktif melakukan upaya aktif untuk turut menekan penyebaran virus corona dengan memandu masyarakat agar konsisten dalam melaksanakan social distancing atau pembatasan sosial, menghindari tempat umum, menjauhi keramaian, serta menjaga jarak optimal dua meter dari orang lain. “Saya minta pak camat juga menyampaikan kepada warganya jika beraktivitas di luar rumah memakai masker. Jangan biarkan anak-anak sekolah keluyuran di malam hari, pantau ODP. Pemkab Siak akan terus menyalurkan bantuan ke kecamatan baik melalui posko gugus tugas dan maupun BAZNas Siak serta berbagai bantuan lainnya,” katanya. (Diana Sari)

BUPaTI Siak, Drs H Alfedri MSi memberi arahan kepada 77 warga yang diamakan polisi di Mapolsek Kandis, Sabtu (18/4). (Adv)

Gugus Tugas Covid-19 Siak Dirikan Dapur Umum SIAK - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak yang berasal dari unsur Dinas Sosial, Tagana (Taruna Siaga Bencana), Polres Siak serta Kodim 0303 Bengkalis mendirikan dapur umum untuk membantu Orang Dalam Pantauan (ODP) tidak mampu yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Virus Corona di Kabupaten Siak. “Dalam rangka mendukung Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19. Kami mulai rabu kemarin mulai mendirikan

dapur umum,” kata Kabid Linjansos Dinas Sosial Kabupaten Siak di Siak, Irma Yani saat di temui di lapangan, Jumat, (17/4). Dijelaskannya, dapur umum yang di inisiasi Polres Siak ini perharinya menyediakan 130 nasi bungkus yang diperuntukan bagi warga yang sedang melakukan isolasi mandiri dan ODP (Orang Dalam Pantauan) terdampak pandemi virus Corona (Covid-19) yang ada di Kecamatan Siak. “Kita menyediakan 130 paket nasi bungkus setiap hari

sampai tanggal 30 April mendatang. Lokasi dapur umum ini berada di areal Posko Gugus Tugas Covid 19 Gedung Mess Pemda, Jalan Raja Kecik Kecamatan Siak,” kata Irma. Sementara itu Koordinator Lapangan Tagana, Yossy mengatakan, kegiatan ini juga dibantu oleh sejumlah personil Polres Siak dan TNI mulai dari membungkus nasi sampai dengan mendistribusikan nasi ke rumah ODP yang tidak mampu di seputaran Kecamatan Siak. “Proses memasak di dapur

umum lapangan ini dimulai pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 10.30 WIB. Pukul 11.30 WIB kita bersama anggota Polres Siak dan TNI sudah mulai mendistribusikan nasi bungkus ke rumah ODP tidak mampu yang dituju,” sebutnya. Adapun alat pendukung kegiatann dapur umum lapangan ini antara lain 1 Unit Mobil Dapur Umum Lapangan, 1 Unit Tenda Keluarga, 1 Set Peralatan Dapur Umum, 2 buah Veltbed dengan petugas dapur berjumlah sembilan orang. (Diana S)

Masdiana Terharu Terima Bantuan Sembako PKK-Dekranasda Siak SIAK - Masdiana (60), seorang warga Kelurahan Sungai Mempura tidak menyangka sekaligus terharu saat menerima bantuan sembako dan masker yang langsung diantar langsung oleh Ketua PKK Kabupaten Siak, Hj Rasidah Alfedri. “Ya Allah SWT, terharu sayo miko mau datang ke rumah sayo yang jelek ini,” ucap Masdiana dengan logat bahasa Melayu Siak kepada Rasidah dan pengurus PKK dan Dekranasda lainnya. Bu Ana, sapaan hari-harinya menuturkan bahwa usai memotong karet ia diberitahu oleh salah seorang warga Mempura bahwasanya ada bantuan untuk janda tua yang kurang mampu. Setelah menerima bantuan tersebut Bu Ana dengan wajah harunya menyampaikan terima kasih dan mendoakan kebaikan kepada seluruh pengurus PKK dan Dekranasda Kabupaten Siak. Sementara warga Mempura lainnya, Rahmah (38) yang tinggal di Jalan Pemda menyampaikan rasa terimakasihnya karena akibat dari wabah Covid-19 ini sangat berdampak pada dirinya. Ia pun kagum dengan aktivitas bagi-bagi sembako dari ibu-ibu PKK yang langsung mendatangi rumah-rumah warga. “Di tengah wabah corona

SejUMlah petugas yang disiapkan untuk menangani penyebaran virus corona di Siak. (mr/ dok)

MaSDIana menerima bantuan masker dan sembako dari PKK Kabupaten Siak. (Diana Sari) ini kita disuruh di rumah saja, sementara mereka mau turun ke lapangan untuk bagi-bagi sembako untuk orang-orang seperti saya,” kata Rahmah. Ia berharap, wabah corona tersebut segera hilang dan ada pihak-pihak lain yang juga mau melakukan hal yang sama, yaitu membantu warga miskin lainnya. Ketua PKK dan Dekranasda Kabupaten Siak, Hj Rasidah Alfedri menuturkan, hal yang selalu ia ingat dan lelah ya per-

jalanan yang ditempuh adalah saat berbagi kepada lansia. “Kami melihat raut wajah haru mereka yang mendapat bantuan, mereka tersenyum menyambut kami, dan terkadang sambil meneteskan air mata,” ujarnya. “Hanya Allah SWT yang tahu maksud dari musibah ini. Bisa jadi ini membuat kita lebih sadar akan lingkungan sekitar. Masih banyak orang yang bernasib kurang beruntung, kadang kita terlalu banyak mengeluh,

sedangkan mereka bersyukur ketika sandang dan pangan terpenuhi,” kata Rasidah lagi. Isteri Bupati Siak itu pun mengajak orang-orang atau masyarakat Kabupaten Siak yang memiliki kelebihan rezeki untuk saling berbagi atau mau menolong orang-orang yang susah di tempatnya masing-masing. “Meski tak banyak, semoga bantuan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat kita yang sedang susah,” kata Rasidah. (Diana Sari)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
METRORIAU EDISI 20 APRIL 2020 by Harian Pagi Metro Riau - Issuu