Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 10 Mei 2021

Page 1

BESOK BACA EDISI KHUSUS

LEBARAN memorandum.co.id

SENIN LEGI, 10 MEI 2021

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

Pemkot Tanggung Perawatan Elok Angraeni KASUS dugaan penganiayaan Elok Anggraeni Setyawati, asisten rumah tangga (ART) oleh majikannya menyita perhatian publik Surabaya. Salah satunya, Wakil Wali Kota Surabaya Ir Armuji. Mendengar Elok dirawat di RS Bhayangkara Polda Jatim, Armuji melakukan kunjungan pada Minggu (9/5) sore. Sayangnya, Armuji tidak bisa menemui Elok secara langsung. Sebab, Elok sedang menjalani perawatan di ruang Anyelir. Armuji hanya bisa memantau kondisi Elok melalui kamera closed circuit television (CCTV), yang tersambung dari ruangan perawat. Di depan perawat yang bertugas, Armuji menitipkan perawatan Elok. Dia meminta untuk para perawat agar Elok mendapatkan perawatan berkelanjutan secara maksimal. Sementara perawat menjelaskan,

Revolusi Energi untuk Kebangkitan Negeri Melalui CCTV, Wakil Wali Kota Surabaya Ir Armuji memantau kondisi Elok Angraeni di RS Bhayangkara Polda Jatim.

Oleh: Dahlan Iskan

L

ebaran kompak: hari Kamis, 13 Mei 2021. Maka, Disway edisi Rabu, Kamis, Jumat di sekitar Lebaran itu, saya akan menurunkan tiga tulisan tentang kebijakan energi untuk kebangkitan negeri. Lebaran tahun ini banyak waktu untuk membaca, merenung, dan merumuskan langkah penting ke depan. Terutama bagaimana kita bisa bangkit pasca-kena gebuk Covid-19. Tiga hari di rumah saja –tanpa mudik, tanpa kunjungan, tanpa berkerumun– adalah waktu terbaik untuk merumuskan sesuatu yang sangat serius. Dunia berubah total –juga di bidang energi. Padahal, energi bagi negeri adalah ibarat darah pada manusia. Kalau darah kita sehat, seluruh tubuh akan sehat. Saat ini tekanan darah kita sangat lemah. Kita bisa tiba-tiba lemas dan pingsan. Tapi, sekaligus kita menghadapi ancaman tekanan darah tinggi. Yang akan membuat kita tiba-tiba strok. Saya sendiri hanya akan salat Idul Fitri di halaman rumah di Surabaya. Seperti tahun lalu. Di bawah pohon mangga. Di depan studio gamelan.

KASUS PENYIKSAAN ART DI MANYAR TIRTOMOYO

PELAKU PENGACARA Surabaya, Memorandum Satreskrim Polrestabes Surabaya telah mengamankan Fairus alias Firdaus (53), majikan yang diduga menyiksa asisten rumah tangganya (ART) di Jalan Manyar Tirtomoyo. Wanita bengis tersebut telah diamankan polisi.

Bahkan akibat perbuatan keji pelaku, Elok Anggaraini Setyawati (45), sebagai korbannya menderita luka bakar akibat disetrika. Selain itu, lebam-lebam di sekujur tubuhnya karena dipukuli pakai besi. Kasatreskrim

 Bersambung ke halaman 11 

Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian saat dikonfirmasi Memorandum membenarkan kejadian itu. Pihaknya telah mengamankan FR  Bersambung ke halaman 11 

Sempat Datangi Rumah Ketua RT RUMAH bercat putih serta pagar warna cokelat itu tertutup rapat. Tidak terlihat orang atau si pemilik rumah. Garis polisi pun tidak ada di lokasi tersebut. Padahal, bangunan itu merupakan kediaman Fairus alias Firdaus. Dia adalah pelaku penganiayaan asisten rumah tangga (ART) Elok Anggraini Setyawati (45). Rumah itu berada di kompleks perumahan elit Jalan Manyar Tirtomoyo 54 RT 01/RW IV, Kelurahan Menur Pumpungan. Pantauan di lokasi rumah itu tertutup

Rumah Fairus di perumahan Manyar Tirtomoyo.

Bersambung ke halaman 2 

 Bersambung ke halaman 11 

Kronologi: 1 April 2020, Elok bekerja di rumah Fairus sebagai pembantu dan dijanjikan bayaran per bulan sebesar Rp. 1.500.000 ribu. Akan tetapi hingga saat ini korban tidak pernah di beri gaji tersebut. Empat bulan lalu, Elok dapat perlakukan tidak manusiawi dari Fairus. korban sering dipukul memakai besi hingga mengenai hampir seluruh tubuhnya. Elok juga disetrika di tangan dan pahanya, serta disuruh makan kotoran kucing.

Beberkan Bukti, Terlapor Minta Perkara Di-SP3

Dua penjambret diamankan di Mapolsek Tandes.

Gagal Rampas Tas, 2 Jambret Dimassa

Dilaporkan Palsukan Surat Pernyataan Belum Kawin

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Surabaya, Memorandum Dua jambret amatir babak belur dihajar warga setelah gagal merampas tas pengendara motor di Jalan Raya Banjarsugihan. Kedua tersangka, Khoirul Anam (22), dan RW (17), pelajar SMK di Tandes. Keduanya bertempat tinggal di Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Pakal. Informasi yang dihimpun, kejadian itu menimpa Kartika Adi Putri (23), asal Jombang yang indekos di Kendung Jaya, dan Bakhrul Huda (25), asal Gresik. Kanitreskrim Polsek Tandes Ipda Gogot Purwanto mengatakan bahwa, insiden itu bermula ketika Huda membonceng Kartika menggunakan motor Yamaha W 3028 CK, Sabtu (8/5) sekitar pukul 19.00. “Ketika itu korban melintas dari barat Benowo menuju ke timur dengan tujuan belanja ke Royal

2

Surabaya, Memorandum Linda Leo Darmosuwito, dilaporkan bos minyak kayu putih Sugianto Setiono, atas kasus dugaan pemalsuan surat pernyataan belum kawin (bu (bujang). Namun, wanita 49 tahun yang sempat ditahan selama 2 minggu oleh Polda Jatim itu akhirnya membant bantah keras. Saat ditemui di kantor penasihat hukumnya, Abdul Malik di Jalan Prambanan nomor 5, Linda mengaku jika dirinya tidak pernah membuat surat pernyataan belum kawin ketika menikah dengan Sugianto Setiono. “Saya tegaskan merasa tidak pernah membuat surat pernyataan dan menanda tangani surat pernyataan itu (belum kawin). Saya mohon kepada polda untuk segera menyelidiki kasus tersebut agar cepat selesai. Ini bukan tanda tangan saya, ini palsu,” beber  Bers  Bersambung sam ambung ke halaman 11

ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS

Ibu Mertua Bikin Cerai Muda (1)

Sering Melihat Ibunya Disiksa TAK pernah terbayangkan bercerai di usia muda, di umur pernikahan yang singkat, dan dalam kondisi hamil dialami oleh Serly (nama samaran). Gara-gara ibu mertuanya yang terlalu posesif, Serly harus diceraikan oleh Andri Linda Leo Darmosuwito didampingi penasihat hukum Abdul Malik menunjukkan bukti surat pernyataan belum kawin bertanda tangan palsu.

 Bersambung ke halaman 11 

 Bersambung ke halaman 11 

Tetap Berbagi dengan Sesama -

Meng, dilaporkan dugaan pemalsuan keterangan belum nikah, mantan istri membantah keras.

-

Don’t worry Beb, kami percaya meski barangnya second, kualitasnya tetap setara ori.

Si Mameng (Syekh Puji)

Anggota DPRD Jawa Timur Fraksi Demokrat Hartoyo SH MH

h RAMADAN 1442 Hijriah a pada tahun ini dirasa cukup ada perbedaMu M Mutiara ut ar ara an dengan Ramadan pada tahun sebelumnya. Seperti yang dirasakan Hartoyo SH, MH, anggota DPRD Jatim dari Fraksi Demokrat.. Ia menyambut Ramadan

p pada tahun ini dengan banyak b berbagi. “Ramadan tahun ini, Indonesia masih belum tuntas melawan Covid-19, jadi selama bulan suci ini kita sebagai umat Islam harus saling merangkul satu sama lain untuk  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/RIO

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SENIN LEGI, 10 MEI 2021 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Irwasum Pantau Purabaya Sidoarjo, Memorandum Mengantisipasi peningkatan arus penumpang kendati ada larangan mudik Idulfitri 1442 H, Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri Komjenpol Agung Budi Maryoto memeriksa sejumlah terminal di Jatim. bus terbesar di Jatim yang terletak di Bungurasih, Kecamatan Waru dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2021, Minggu (9/5). Irwasum mendapatkan penjelasan dari Kapospam Terminal

Ketupat Semeru 2021 di Terminal Bungurasih sudah benar. Diharapkan upaya ini dapat mendeteksi dini pencegahan penyebaran

Covid-19,” terang jenderal polisi bintang tiga tersebut. Ia mengimbau kepada masyarakat agar bersama-sama mendukung

kebijakan pemerintah, dengan menaati aturan yang ada untuk tidak mudik agar tidak terjadi peningkatan angka penularan Covid-19. (jok/epe)

FOTO: MEMORANDUM/JOK

Didampingi Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta dan Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji, Komjenpol Agung Budi Maryoto memeriksa kesiapan pos pengamanan (pam) Terminal Purabaya, terminal

Purabaya mengenai situasi terkini arus mudik. Termasuk bagaimana penanganan terhadap penumpang bus yang datang. Hingga bila ada yang reaktif Covid-19. Paparan pengamanan ini juga disertai simulasi penerapan protokol kesehatan dan pelaksanaan rapid test antigen bagi penumpang bus yang baru tiba. “Semua pelaksanaan SOP protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di pos pengamanan Operasi

Kapolresta Kombespol Sumardji memaparkan kesiapan pospam Bungurasih, mengantisipasi arus mudik, kepada Komjenpol Agung Budi Maryoto dan Kapolda Jatim.

Kades Sedenganmijen Imbau Warganya Tidak Mudik Sidoarjo, Memorandum Kades Sedenganmijen, Kecamatan Krian, M Hasanuddin mengimbau warganya yang berada di perantauan agar tidak mudik. “Maupun yang ada di Sedenganmijen. Patuhi ketentuan pemerintah yang melarang mudik pada libur Hari Raya Idulfitri 1442 H ini,” terangnya. Dia menyebutkan, saat ini pemerintah sedang memerangi dan menanggulangi penyebaran Covid-19. Dengan menerapkan menjaga jarak maupun membatasi keluar masuknya warga ke wilayah suatu daerah. Ia berharap warga Sedenganmijen di rumah saja demi menjaga ke-

sehatan masing-masing. “Kami ingin masyarakat di rumah saja untuk saat ini, karena hal ini untuk menjaga kesehatan setiap warga,” ujar dia. Selain itu, Hasanuddin meminta semua warganya untuk lebih intens menerapkan pola hidup sehat. Dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun, menggunakan hand sanitizer jika tidak ada air dan sabun, menjaga jarak, menghindari berkerumun, dan selalu menggunakan masker setiap beraktivitas. “Karena dengan menerapkan itu semua, semoga kita semua sama-sama terlindungi,” pungkasnya. (fjr/jok/epe)

M Hasanuddin

Revolusi Energi untuk Kebangkitan Negeri Salat itu hanya diikuti istri, anak, cucu, menantu. Total 12 orang. Tambah suporter keluarga masing-masing. Mungkin jadi 16 orang. Saya yang khotbah –pendek saja. Sopir saya, Kang Sahidin, yang jadi imam. Ia belajar di pesantren lebih lama daripada saya. Setamat SD, ia

tidak pernah sekolah lagi kecuali di pesantren. Kang Sahidin pula yang jadi imam salat Tarawih di rumah sepanjang Ramadan. Waktu selebihnya akan saya manfaatkan untuk berpikir: jalan revolusioner apa yang sebaiknya kita tempuh untuk merombak total

Sambungan dari halaman 1 sistem energi kita. Termasuk kalau perlu melawan apa saja –untuk kejayaan negara. Dari tulisan tiga hari itu, saya membuka diri untuk disanggah, ditanya, ditentang, dicerca, dan diapakan saja. Itu akan membuat saya terus berpikir. Agar hidup ini

bisa lebih hidup. Tanggapan itu, seberapa banyak pun, akan saya komentari lewat video di Energi Disway. Semua komentar bisa dikirim lewat e-mail khusus: xxxx. Akan ada yang membacakan e-mail itu di depan kamera. Untuk kemudian saya

berikan komentar. Bahkan, silakan kalau pertanyaan, tanggapan, dan apa saja itu disampaikan lewat video pendek: maksimum 2 menit. Kirimkan video itu ke: xxxx. Hanya, tolong videonya yang bagus, terutama pencahayaannya. Agar ketika ditayangkan tidak menyiksa

mata pemirsa. Sampai ketemu Rabu, Kamis, dan Jumat. Dan hari-hari adu komentar setelah itu. Selamat Hari Raya Idul Fitri 2021. Maafkan lahir batin. Saya doakan Anda. Mohon doakan juga saya: selamat dunia akhirat. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SENIN LEGI, 10 MEI 2021 HALAMAN 3

FOTO: ISTIMEWA

Tahun ini salat Idulfitri dipastikan dilarang. Tidak akan terlihat lagi pemandangan salat iduladha yang digelar di Masjid Al Akbar tahun lalu.

SURABAYA ZONA ORANYE

Pemkot Larang Salat Id di Masjid Imam Besar MAS Gelar Rapat

Surabaya, Memorandum Pemkot Surabaya meminta agar warga salat Idulfitri 1442 Hijriah/2021 di rumah masing-masing. Hal ini ditegaskan dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya Nomor 443/4820/436.8.4/2021 Tanggal 8 Mei 2021.

MENANGGAPI adanya SE wali kota yang meminta agar masyarakat melaksanakan salat Id di rumah, itu menimbulkan sebuah pertanyaan bagi Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti. Sebab kebutuhan spiritual ini bisa meningkatkan imun dan iman warga. Menurutnya, saat ini dinamika kehidupan mulai kembali seperti sedia kala. Aktivitas warga dinilainya sudah hampir normal. Sebab mal dan  Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Humas MAS Helmy M Noor menunjukkan kartu tanda jemaah salat Idulfitri 1 Syawal 1442 H di Surabaya.

Mimba Masjid

Reni Astuti

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Surabaya, Memorandum Kapolda Jawa Timur Irjenpol Nico Afinta mendampingi Irwasum Mabes Polri Komjenpol Agung Budi Maryoto dan tim memantau pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2021 di pos penyekatan mudik di Jembatan Suramadu, Minggu (9/5). Pengecekan ini meliputi kesiapan personel, sarana, dan prasarana, serta teknis penyekatan mudik. “Personel gabungan terdiri dari 102 personel yang dibagi menjadi 3 shift dengan rincian, TNI 6 personel, Polri 33 personel, dishub 12 personel, satpol PP 24 personel, damkar 12 personel, dan linmas 15 personel,” papar Nico. Sementara itu sarana dan prasarana yang disiagakan di pos penyekatan mudik di antaranya, ruang kesehatan, ruang rapat, ruang istirahat, dua unit Ambulans. Sedangkan sosialisasi yang terus lakukan petugas gabungan yakni teknis dan taktis penyekatan. “Kendaraan yang keluar masuk dilaksanakan pemeriksaan meliputi surat tugas dan hasil swab PCR. Apabila lengkap maka diperbolehkan melewati titik penyekatan, apabila tidak lengkap maka akan diputar balik ke daerah asal,” lanjut Nico. Selain itu, kendaraan dengan plat nomor berasal dari luar Surabaya. Namun pengendara ber-

Masjid Al-Muhajirin, Jalan Jimerto

Membawa Alat Salat Sendiri Namun, kali ini untuk salat Tarawih hanya menampung 856 jemaah. Dengan rincian jemaah laki-laki yang berada di lantai 1 untuk ruang utama dengan jumlah 385 orang dan teras sisi selatan 42 orang. Sedangkan untuk jemaah perempuan yang ditempatkan di lantai dua, dengan ruang utama diisi 146 jemaah dan teras sisi timur 283 jemaah. “Kalau kapasitas normal sebelum Covid-19 menampung 3.000 jemaah,” jelas  Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Mabes Polri Pantau Pos Penyekatan Suramadu

Masjid Al-Muhajirin tampak depan.

PEMBATASAN jemaah salat Tarawih selama Ramadan di masa pandemi sangat berpengaruh dengan jumlah masyarakat yang akan beribadah. Termasuk juga di Masjid Al-Muhajirin, Jalan Jimerto. Ketika beribadah para jemaah membawa alat salat sendiri. Masjid yang berada di lingkungan Pemkot Surabaya ini pun menerapkan pengetatan protokol kesehatan (prokes). Jika biasanya sebelum ada Covid-19, jumlah jemaah mencapai 3.000 orang.

“Besok dirapatkan dengan imam besar untuk dibahas. Nanti saya kabari lagi,” ujar Humas MAS Helmy M Noor, Minggu (9/5).  Bersambung ke halaman 4 

Kebutuhan Spiritual Tingkatkan Imun dan Iman FOTO: ISTIMEWA

Larangan tidak Salat Id di masjid ini sebagai upaya untuk memastikan keamanan selama pelaksanaan perayaan Idulfitri bagi umat muslim di Surabaya agar sesuai dengan syariat dan protokol kesehatan. Serta menyusul adanya SE dari pemerintah pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag). Dalam SE Kemenag Nomor 07 Tahun 2021 Tanggal 6 Mei 2021 tersebut, mengharuskan salat Idulfitri di rumah bagi warga di daerah berstatus zona oranye. Sementara di Kota  Bersambung ke halaman 4 

ADANYA surat edaran (SE) dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terkait salat Id di rumah, masih akan dirapatkan oleh pengurus Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS).

Irwasum Mabes Polri Komjenpol Agung Budi Maryoto bersama Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta mengecek posko check point di Suramadu.

domisili atau bekerja di Surabaya dan telah melengkapi persyaratan administrasi, maka akan dipasang stiker “Izin Operasi di Surabaya”

untuk memudahkan petugas pengamanan dalam melaksanakan penyekatan. Kegiatan dilanjutkan dengan

pengecekan rapid test antigen kepada pengguna jalan raya untuk memastikan tidak terinveksi Covid-19. (mg6/fdn/tyo)

Jasa Penukaran Uang Merana

FOTO: MEMORANDUM/ROZAAQ

Larangan Mudik, Pendapatan Anjlok

Inang-Inang membuka lapak jasa penukaran uang di Jalan Ir Soekarno Mulyorejo.

Surabaya, Memorandum Menjelang Idulfitri 1442 Hijriah para jasa penukaran uang yang ramai berjejer seperti di Jalan Ir Soekarno dan di sekitar Tugu Pahlawan merana. Hal ini dampak dari keputusan pemerintah dengan larangan mudik Lebaran, sehingga pendapatan mereka anjlok. Seperti yang diutarakan Nafis, yang membuka lapak di jalan Ir Soekarno, Kecamatan Mulyorejo, , mengaku pendapatannya merosot karena hampir tidak ada warga yang mudik ke kampung.

“Pendapatan saya turun 70 persen kalau dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sebelum ada virus Corona, sehari bisa dapat Rp 800 ribu sampai Rp 1 juta. Sekarang ya hanya sekitar Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu, “ ungkap Nafis, Minggu (9/5). Sebelum masa larangan mudik berlaku, Nafis mengatakan bahwa sejak awal Ramadan telah memulai usaha penukaran uang ini. Menurutnya, penghasilan tetap menurun meskipun tak separah ketika pemberlakuan

larangan mudik. “Sebelum tanggal 6, juga menurun memang karena pandemi, tapi tidak sampai separah sekarang,” ujarnya. Tak hanya Nafis, hal serupa juga dialami Muslik, jasa penukaran uang di sekitar Tugu Pahlawan, Jalan Bubutan, juga mengalami penurunan omzet yang signifikan. Ia yang sudah membuka lapak selama 2 jam saja baru mendapatkan dua penukar.  Bersambung ke halaman 4 


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SENIN LEGI, 10 MEI 2021 HALAMAN 4

Libur Lebaran, Petugas Taman All Out

FOTO: MEMORANDUM/HARFAN

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Surabaya, Memorandum Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) akan all out dalam menjaga taman Surabaya selama libur panjang, termasuk ketika Lebaran nanti. Sebab, sejak ada larangan mudik luar kota, pastinya warga akan menyerbu beberapa taman yang tersebar di Surabaya, selain mal. Sebab jauh hari, pemkot sudah membuka delapan taman aktif yang pastinya melalui pengetatan protokol kesehatan. Sehingga momen libur panjang dan lebaran ini, taman menjadi pilihan warga bersama keluarga. “Untuk jumlah detailnya besok masih saya rapatkan,” jelas Plt Kepala DKRTH Kota Surabaya Anna Fajriatin, Minggu (9/5). Tambah Anna, pihaknya akan melibatkan semua bidang yang ada di DKRTH. Mulai dari kepala rayon, koordinator lapangan meski waktunya tidak panjang, agar mereka tetap bisa silaturahmi dengan keluarga. “Kami libatkan semua,” ujarnya. Disinggung soal jam operasional taman, Anna menjelaskan bahwa akan ada perbedaan seperti hari-hari biasanya. Sebelumnya, tiap hari buka pukul 06.00-11.00, dan khusus Rabu dan Sabtu buka pukul 15.00-17.00. (fer/tyo)

Babinsa Koramil Benowo bersama petugas gabungan melakukan penyekatan larangan mudik di depan Terminal Benowo.

Babinsa Benowo Melaksanakan Penyekatan Surabaya, Memorandum Babinsa Koramil Benowo Serma Sadi dan Sertu Agus Rianto melaksanakan pengawasan pengamanan penyekatan larangan mudik di jalan raya depan Terminal Benowo, Minggu (9/5). Kegiatan bersama petugas gabungan ini dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. “Sasaran yakni kendaraan roda dua maupun roda empat berpelat nomor selain L dan W yang memasuki wilayah Kota Surabaya dengan tujuan yang tidak jelas,” terang Sadi. Dari hasil penyekatan ini, petugas meminta putar balik untuk roda empat sebanyak 3 unit, dan roda dua sebanyak 28 unit. “Kami terpaksa meminta mereka putar balik karena tidak bisa menunjukkan surat zin sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” lanjut Sadi.(tyo/fer)

Petugas DPUBMP mengeruk endapan lumpur di setiap penutup gorong-gorong.

Gorong-Gorong Pangsud Tersumbat Angkut Ratusan Karung Lumpur

Surabaya, Memorandum Petugas Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan mengeruk endapan lumpur di gorong-gorong Jalan Panglima Sudirman (Pangsud), Minggu (9/5). Karena lama tidak dibersihkan, petugas mengangkat ratusan karung yang berisi lumpur dan batu yang sebelumnya menyumbat aliran air.

Membawa Alat Salat Sendiri Imam Suyuti, salah satu takmir Masjid Al-Muhajirin. Tambah Imam yang sudah dua periode ini menjadi takmir ini menambahkan, bahwa pengetatan prokes ini menjadi prioritas, serta mengimbau kepada jemaah untuk membawa alat salat sendiri. “Kami selalu mengingatkan kepada jemaah masjid untuk tetap me-

Sambungan dari halaman 3

nerapkan prokes sebelum salat,” ujarnya. Lanjutnya, selama Ramadan, di Masjid Al-Muhajirin ini tetap menyediakan takjil dan berbuka puasa. Rata-rata tiap hari menyediakan 350 nasi kotak untuk berbuka puasa. Untuk tadarus, lanjut Imam, tetap ada setelah salat Tarawih. “Tapi selama pandemi sampai pukul 22.00,” tambah Imam.

Disinggung untuk salat Indulfitri (Id), Imam memastikan tidak digelar di Masjid Al-Muhajirin. “Sebenarnya kami sudah mempersiapkan itu (salat Id) dan sudah di asesmen dengan kapasitan 2.500 jemaah. Karena ada surat edaran dari Menteri Agama, akhirnya kami tidak jadi menggelarnya,” pungkas Imam. (fer/tyo)

Larangan Mudik...

Kebutuhan Spiritual Tingkatkan Imun dan Iman

“Sepi banget ya. Karena ada larangan mudik. Biasanya ramai kalau mau mudik, mereka pada nukar. Saya baru dua orang tukar,” jelasnya. Menurutnya, larangan mudik membuat jumlah orang yang menukar uang turun drastis. “Sepi empat hari ini selama tidak ada mudik. Sebelum tanggal 6 masih cukup ramai,” pungkas Muslik. (mg1/tyo)

perbelanjaan baik modern maupun tradisional mulai ramai. Bahkan Ramadan tahun ini dapat menggelar salat Tarawih. Untuk itu, pihaknya menyarankan kepada Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya agar mempertimbangkan kembali imbauan larangan salat Id di masjid. Terkait SE Kemenag, Reni mendorong agar pemkot kembali mengkonsultasikan ke pusat

Sambungan dari halaman 3

bahwa wilayahnya ditinjau berdasarkan PPKM mikro, tidak ada yang zona merah maupun zona oranye. “Oleh karena itu, pemkot bisa menyikapi SE Kemenag itu berdasarkan kinerja PPKM mikro yang selama ini sudah diterapkan. Karena dari hasil yang terlihat, penangan Covid-19 sangat optimal, vaksinasi juga sudah merata. Bahkan hampir tidak ada RT yang zona merah dan zona oranye,”

“Gorong-gorong di sini endapan lumpurnya cukup banyak, karena sudah lama tidak dibersihkan. Kami buka semua penutup gorong untuk dapat membersihkan endapan,” ujar petugas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya, Kholik. Untuk mempercepat pekerjaan, setiap lubang penutup gorong-gorong di isi oleh dua sampai tiga petugas untuk

membersihkan endapan. Hingga setiap penutup gorong-gorong bisa mendapatkan puluhan kantong endapan lumpur. “Pengerukan gorong-gorong tersebut sudah berjalan selama 4 hari ini,” imbuh Kholik. Ditambahkan Kholik bila ratusan kantong lumpur tersebut akan diangkut oleh petugas menggunakan truk. (mg4/ tyo)

Imam Besar MAS Gelar Rapat Helmy mengatakan, jika hanya karena Surabaya masih zona oranye dan ada larangan salat Id, ia mempertanyakan kenapa masih ada salat Tarawih dan salat Jumat. “Kalau sama-sama oranye, kan aneh, salat Tarawih kok boleh. Salat Jumat juga boleh, kenapa tidak di

Sambungan dari halaman 3

rumah sekalian,” tambahnya. Lanjutnya, sejak awal MAS sudah menerapkan pengetatan protokol kesehatan (prokes). Mulai dari membatasi jumlah jemaah hingga 5.000 orang dari jumlah total 40 ribu orang. Bahkan, untuk salat Id, sudah ada pendataan untuk antisipasi prokes.

“Justru karena untuk mempersiapkan prokes itu butuh waktu panjang. Selama sebelas hari untuk menyiapkan itu. Mulai pendaftaran, id card, simulasi, dan itu butuh waktu panjang. Sekarang semuanya sudah siap, dan jumlah seperti salat Tarawih dan salat Jumat,” pungkas Helmy.(fer/tyo)

Sambungan dari halaman 3 ulas legislator dari Fraksi PKS ini. Sehingga, lanjut Reni, bagi kampung-kampung di Surabaya yang zonanya tidak merah dan tidak oranye tetap diperbolehkan untuk menggelar salat Id. Supaya tidak menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat mengingat mal-mal juga mulai ramai. “Namun tentu harus dibarengi dengan penerapan prokes yang

ketat. Tapi selama ini masjid adalah salah satu tempat yang sangat mengedepankan prokes, Jadi saya harap demikian, sehingga kebutuhan spiritual ini bisa meningkatkan imun dan iman warga,” paparnya. Reni lantas mendorong kepada pemkot agar mengkonsultasikan persoalan ini mengingat masih ada waktu. Sebab ditinjau dari parameter PPKM mikro, kampung-kampung di

Surabaya ada di zona aman. “Pemkot harus punya argumentasi menyampaikan kondisi faktual yang ada di Surabaya. Sampaikan kepada gubernur, sampaikan juga ke Kemenag bahwa kondisinya aman terkendali seperti ini. Masyarakat juga berharap. Sehingga keputusan yang diambil tidak sepihak, tapi melibatkan juga tokoh-tokoh masyarakat,” pungkas Reni. (mg3/tyo)

Pemkot Larang Salat Id di Masjid Surabaya sendiri masuk dalam zona oranye. “Kami menjalankan instruksi dari Kementerian Agama. Zona merah dan zona oranye harus salat Idulfitri di rumah. Untuk di Surabaya, salat Idulfitri di rumah masing-masing,” ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Minggu (9/5). Oleh karenanya, Cak Eri sapaan Cak Eri membuat SE tentang panduan Salat Idulfitri 1442 Hijriah/2021 di saat pandemi Covid-19 di Kota Surabaya. Pada poin ketiga SE Wali Kota Surabaya tersebut tersebut, juga

menjelaskan bahwa silaturahmi saat Idulfitri agar hanya dilakukan bersama keluarga terdekat. Warga juga diimbau agar tidak melakukan open house atau halal bihalal di lingkungan kantor atau komunitas. “Karena bukan apa-apa, ini untuk mencegah penyebaran Covid-19. InsyaAllah kita sudah sampaikan surat edaran ini kepada seluruh camat,” ungkap Cak Eri. Maka dari itu, Cak Eri memohon maaf kepada seluruh warga Surabaya karena pelaksanaan Salat Idulfitri

RUMAH DIJUAL

PA R A N O R M A L

CV. SETIA JAYA PROPERTI PROMO OPENING TANAH KAVLING Hrg 23 - 25 Juta. Lokasi DS. DELIK SUMBER BENJENG - GRESIK. Resmi 100% Resmi 1 KM dari Jalan Raya

Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031-5490592/ 081229729706 (tdk terima SMS).

LANGSUNG PEMILIK WA/TLP. (081232003191)

Sambungan dari halaman 3

RUMAH DIKONTRAKKAN

tahun ini harus dilaksanakan di rumah masing-masing. Ini dilakukan semata-mata untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya. “Karena Surabaya masih zona oranye, saya mohon maaf kepada warga Surabaya. Ayo kita salat-nya di rumah masing-masing dulu,” pesan dia. Namun, Cak Eri menegaskan, bahwa pihaknya tidak melarang umat muslim salat Idulfitri. Namun ada surat edaran dari pemerintah pusat yang menyatakan bahwa salah

ELEKTRONIK DIJUAL AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK- 2 PK) 350 watt Hub: 085100995098/ 031-5012481 Persewaan AC.

P E N G O B ATA N TARIDY Terapi. Sembuhkan Darah Tinggi, Diabetes, Nyeri Sendi, Kanker, Maag, dll. Hub: 085337010407.

PELUANG USAHA

Dikontrakkan Rumah Sutorejo Timur VI RR-2 / 3 KT / 1 KP / 1 KM, Listrik 2200w. Hub:0811320244.

SHOWROOOM P I J AT K E B U G A R A N Rico atletis massage melayani pijat vitalitas buat pria & pasutri bisa ditempat/dipanggil hub 085230255020

Idulfitri tidak boleh dilaksanakan di masjid atau lapangan. “Bukan kami melarang untuk beribadah. Tapi ini ada surat edaran yang menyatakan seperti itu. Kalau misal salat Idulfitri bersama keluarga di halaman rumah itu ya tidak apa-apa,” lanjut Cak Eri. Sehingga SEWali Kota Surabaya Nomor 443.2/4657/436.8.4/2021 tanggal 6 Mei 2021, dan SE Wali Kota Surabaya Nomor 443/3584/436.8.4/2021, tanggal 13 April 2021 dicabut, dan sudah tidak berlaku lagi. “Kami pastikan in-line

KEHILANGAN Hilang STNK Honda Type NF125D th ‘2003 wrna hitam Nopol L-2705GQ a/n Bambang Prijanggodo d/a Pagesangan I/31 Sby

Hilang BPKB Asli Mtr Hnd DIB02N Th’19 L-6391-IL An.Ernaningsih Ari L Jl.Ngagel Wasono 4/39 Sby. Nk.MH1JM1120KK050722 Ns. JM11E2032917. Hilang BPKB Asli Mbl Daihatsu Terios 1.5 Th’18 L-1384ET An.Ernaningsih Ari L Jl. Ngagel Wasono 4/39 Sby. N k . M H KG 8 FA 2 J J - K0 0 3 8 8 6 . Ns.2NRF66642.

Hilang STNK Spd Mtr Honda Th’2016 L-4332-AW An.Emy Rahayuningsih D/a. Gubeng Kertajaya 5-B/55 Sby.

dengan pemerintah pusat, kita jalankan. Kami langsung buat surat edaran kepada warga,” pungkas Cak Eri. Takbir Keliling Dilarang Selain meminta warga untuk salat Id di rumah, dalam SE wali kota tersebut juga meniadakan takbir keliling. Sehingga pelaksanaan malam takbiran menyambut Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah/2021, dilakukan di masjid atau musala dengan menerapkan protokol kesehatan. “Dilaksanakan secara terbatas

KEHILANGAN Hilang BPKB Asli Mbl Hnd HRV Rus Th’15 W-1757-QZ An.Yulianti Jl.Delta Marina No.36 Ngingas Sidoarjo Nk.MHRRU5670FJ400228 Ns.R1B2E1000232.

Hilang STNK Spd Mtr Th’2016 L-3167-BU An.Hariani D/a.Pulo Wonokromo Wetan 6/11 Sby.

maksimal 10 persen dari kapasitas masjid dan musala dengan memperhatikan standar protokol kesehatan secara ketat,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Kemudian, pada bagian kedua dalam poin pertama SE itu juga disebutkan, bahwa takbir keliling ini ditiadakan untuk menghindari kerumunan. “Kegiatan takbiran dapat disiarkan melalui virtual dari masjid dan musala sesuai ketersediaan perangkat telekomunikasi di masjid dan musala,” imbuh Cak Eri. (fer/tyo)

KEHILANGAN

KEHILANGAN

HILANG STNK MOBIL ATOZ 2005 W-1345-VU AMIN YULISTYO,SE 08121721508.

Hilang BPKB L1640 FW hyundai thn 2001 RUDI LIMANTARA Jambu no 22 Sby noka mhxuf31nf11408640 nosin g4ek1108570

HILANG STNK HONDA PCX 150 W-6184-UK A.MISBAHUL HUDA 08124993254. HILANG STNK HONDA KHARISMA W-3012-WJ IZZIYATUL KHILMIYAH 085733413430.

HILANG STNK YAMAHA VIXION NVL W-2070-QF AN.IWAN DEBRI SETIAWAN 082122652115.

HILANG STNK HONDA BEAT W-2494-TO CAHYO SUBAGIO 082139301460.

Kehilangan STNK Hnd L-3755-DI a/n Sarah Hub.085102139899.

Beat VM

Hilang STNK Spd Motor Yamaha Thn 2011 L-3884-FN An.Bobby Soewarno Tjokro D/a.Peneleh 8/5 Sby.

HILANG STNK SUPRA X 125 L-4898-XR GHOZALI DK SENTONG RW07 RT01 KEL.BALONGSARI HUB. 082139154897.

Kehilangan BPKB R4 merk Mitsubishi FE 439 tahun 2005 nopol W 8191 UB Patekur da Ds. lowayu Rt. 017 Rw. 005 Kec. Dukun Kab. Gresik

HILANG STNK P 2539 HR NK. 7206 NS. 0372 AN. SEKAR AYU D/A JL AJISAKA 01/16 SUMBERSARI JBR HILANG STNK P 5185 LF NK. 5719 NS. 5872 AN. DWI INDARIATI D/A DSN KRAJAN MENAMPU GUMUKMAS JBR HILANG STNK P 5985 NL NK. 7819 NS. 7887 AN. SOFYAN HADI D/A DSN DURJO KARANGPRING SUKORAMBI JBR HILANG STNK P 3590 NE NK. 1462 NS. 9629 AN. NUR HASAN D/A DSN CURAHMLUWO ROWOTAMTU RAMBIPUJI JBR


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SENIN LEGI, 10 MEI 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

FOTO: MEMORANDUM/SUJAK

Lima Pemuda Diamankan

Anggota Master Max Pamekasan berkumpul bersama sebelum memulai aksi sosial menjelang sahur.

Bubarkan Pesta Miras di Taman Edukasi Sumenep, Memorandum Ulah lima pemuda ini bisa dibilang keterlaluan. Di tengah kesibukan umat muslim Sumenep mempersiapkan santapan sahur, mereka justru asyik berpesta minuman keras (miras) di Taman Edukasi Desa Pandian, Kecamatan Kota, Minggu (9/5) dini hari.

Pamekasan, Memorandum Komunitas motor Master Max Pamekasan kembali membagikan paket sembako kepada warga yang kurang beruntung. Ketua Master Max Pamekasan M Khairul Umam menyebutkan, aksi ini tak hanya sekedar berbagi tapi juga bentuk kepedulian pihaknya. Khususnya selama pandemi Covid-19. “Jadi selain menjalankan ibadah puasa, aksi sosial ini juga bentuk rasa syukur kami dengan peduli pada warga yang terdampak pandemi Covid-19,” terangnya ketika memimpin anggotanya melakukan aksi berbagi jelang waktu sahur, Minggu (9/5). Koordinator acara Sairi mengatakan, agenda kali ini menyasar warga pedesaan di sekitar lingkungan kota yang terdampak secara ekonomi. “Penerimanya atas masukan dari beberapa pihak. Semoga ini dapat meringankan beban masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1442 H,” harapnya. (sjk/epe)

Barang bukti yang diamankan di antaranya; 1 plastik minuman keras jenis anggur merah yang tersisa seperempat kantong plastik, serta tiga motor milik pelaku. “Kami sudah melakukan pendataan serta proses lebih lanjut untuk melakukan sidang tipiring. Pelaku diminta datang kembali pada Senin (hari ini, red) untuk dilaksanakan pemeriksaan kembali di Satsabhara Polres Sumenep,” tambah AKP Widiarti. Dalam pemeriksaan, Devanda mengaku pesta miras itu inisiatif bersama setelah nongkrong di sebuah tempat di pusat kota. “Kebetulan kan malam minggu, jadi kami sama-sama ingin nongkrong lebih lama. Nggak tahunya ditangkap pak polisi,” ucapnya. (aan/epe)

Pelaku pesta miras di Taman Edukasi ketika diperiksa di kantor satsabhara.

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Tak urung, ulah mereka meresahkan warga kabupaten yang kental dengan kultur relijiusnya tersebut. Sehingga dilaporkan ke aparat. Mereka diamankan Tim Patko 801 Polres Sumenep. “Tim Patko 801 yang dipimpin Bripka Beni Suprapto mengamankan mereka. Selanjutnya dibawa satsabhara untuk diproses,” terang Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S. Hasil pendataan, mereka yang ikut pesta miras dua di antaranya masih di bawah umur. Yakni AD (17), warga Desa Pandian dan AP (18), warga Kelurahan Bangselok, Kecamatan Kota. Keduanya menemani Devanda (22), warga Desa/Kecamatan Saronggi, Farhan (20) warga Desa Pandian, dan Syarif Hidayatullah (19), warga Desa Pandian.

FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR

Master Max Berbagi Rezeki saat Sahur

Petani di Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, memulai masa tanam MP-1 dengan mesin transplanter.

Polsek Galis menggelar operasi yustisi di kawasan terpencil Desa Kelbung.

Minim Sebaran Covid-19, Pelanggar Prokes di Desa Kelbung Tetap Diburu Bangkalan, Memorandum Satgas Covid-19 Kecamatan Galis tetap menegakkan disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes), kendati sebarannya mulai melandai.

Dipimpin Kapolsek Galis AKP Tomy Prambana, tim gabungan dari bhabinkamtibmas, babinsa, trantib, dan puskesmas, menyusuri pedalaman desa terpencil. “Seperti Minggu

(9/5) pagi, tim satgas menggelar operasi yustisi di Desa Kelbung,” katanya. Hal ini untuk memenuhi amanah dari Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto,

agar satgas terus memantau PPKM mikro di pedesaan. Satgas juga aktif mengawasi, memburu, dan menjaring warga yang melanggar prokes selain melakukan penyekatan dan pencegatan di pintu masuk Desa Kelbung. “Nyatanya, masih ada saja warga terjaring karena tidak mematuhi disiplin penerapan prokes. Padahal sosialisasi dan edukasi Inpres Nomor 6 Tahun

2020, sudah intens kami lakukan di semua desa,” tandas Tomy. Penyebaran Covid-19 di Galis memang tidak setinggi kecamatan lain di Bangkalan. Data per Jumat (7/5), tercatat hanya ada 18 pasien dari total 1.661 warga positif terpapar Covid-19 di Bangkalan. “Meski begitu, kami tidak ingin kecolongan. Antisipasi melalui operasi yustisi tetap kami galakkan,” pungkas AKP Tomy Prambana. (ras/epe)

Kaligrafi hingga Larangan Mudik Hasil Kreasi Siswa SDN Rubaru I

FOTO: MEMORANDUM/SYAMSURI

Bangkalan, Memorandum Sukses memenuhi target produksi maksimal pada panen raya musim penghujan pertama (MP-1), Februari-Maret 2021, petani Bangkalan kini bersiap memulai masa tanam MP-2. “Penyebaran bibit waktunya bervariasi. Tergantung kondisi setiap wilayah masing-masing,” sebut Kabid Produksi Tanaman Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Dispertapahorbun), Moh Teguh, Sabtu (8/5). Karena itu, hujan yang diprediksi masih berlangsung hingga Juli, harus dimaksimalkan menanam di lahan yang tersedia. Pada masa tanam MP-1lalu, petani mampu bercocok tanam di atas hamparan lahan seluas 35.877 hektare. Jauh di atas areal persawahan yang ada seluas 29.540 hektare. Kapasitas produksi MP-1 juga menggapai target maksimal. Yakni mencapai 118.000 ton gabah kering panen (GKP). “Nah, kami berharap bisa mengulang sukses hasil masa tanam MP-1. Dengan memaksimalkan lahan yang masih bisa dimanfaatkan untuk menanam padi. Termasuk mengoptimalkan kapasitas produksinya,” tandas Moh Teguh. Upaya pemenuhan harapan itu patut dan penting diperjuangkan oleh para petani. Sebab jika obsesi itu tergapai, Kabupaten Bangkalan tidak hanya akan mampu mempertahankan status swasembada pangan yang sudah dicapai selama dua dekade. Lebih dari itu, kondisi surplus stok persediaan pangan bagi penduduk juga akan berlipat ganda. Bupati R Abdul Latif Amin Imron pernah memberikan statemen jika Bangkalan belum butuh beras impor. Pernyataan itu menurut Teguh, sudah berdasar kalkulasi hasil panen MP-1 yang stok berasnya, bisa untuk memenuhi kebutuhan 1.060.377 jiwa penduduk hingga 14 bulan ke depan. “Logis jika bupati menegaskan Bangkalan untuk sementara belum butuh beras impor, karena produksi beras lokal masih berlebih,” tegasnya. (ras/epe)

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Masuki Masa Tanam Padi MP-2, Petani Diimbau Maksimalkan Luas Lahan

Sumenep, Memorandum Pondok ramadan SDN Rubaru I ternyata bisa jadi ajang kreativitas siswa. Mereka membuat kerajinan kaligrafi dari biji-bijian atau kolase selama mengikuti kegiatan itu. Para siswa sangat antusias sejak awal kegiatan hingga minggu terakhir ramadan. Bahkan pada hari terakhir, Sabtu (8/5), sambil menunggu waktu berbuka, mereka membuat tulisan kaligrafi dan poster yang berisi ajakan untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) Siswa SDN Rubaru I menunjukkan hasil kreativitasnya dalam kegiatan pondok Ramadan.

hingga larangan mudik. “Kegiatan ini untuk melatih kreativitas anak didik kami selama masa pandemi,” terang guru SDN Rubaru I, Alwiyah. Pondok ramadan kali ini memang istimewa setelah sempat terhenti tahun lalu. Yakni digelar di tempat terbuka. Tentu saja dengan menerapkan prokes. Selain itu, pondok ramadan kali ini juga diikuti anak didik TK Al Hidayah yang masih satu kompleks dengan SDN Rubaru I. Kepala SDN Rubaru I Dwi Yanti Fitria menambahkan, sambil menunggu waktu berbuka, siswa juga diajak untuk berbagi takjil, masker, dan memberikan imbauan patuhi

prokes dan larangan mudik. “Tujuannya, untuk mengingatkan kembali menerapkan prokes serta sosialisasi larangan mudik kepada masyarakat yang sanak saudaranya berada di luar kota. Ini juga bentuk partisipasi kami dalam mengikuti anjuran pemerintah agar pandemi ini segera berakhir,” katanya. Sebab, nyaris semua siswa maupun wali murid, merindukan suasana kembali normal. Yakni ketika sekolah bisa beraktivitas normal dengan tatap muka. “Karena sudah masuk zona hijau, kami mencoba untuk menggelar aktivitas pondok ramadan ini tentu dengan menerapkan prokes,” tutupnya. (uri/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

Polisi Amankan Kebaktian Rutin Hari Minggu Probolinggo, Memorandum Salah satu bentuk pelayanan dan pengayoman yang diberikan polisi, diwujudkan dalam pengamanan kebaktian rutin di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) di Jalan Ahmad Yani Kota Probolinggo, Minggu (9/5). Sebelum kegiatan kebaktian dimulai, dilakukan sterilisasi oleh unit K9 Polres Probolinggo Kota untuk memastikan keamanan gereja agar ibadah umat Kristiani dapat berjalan dengan aman dan lancar. Polisi juga tak lupa mengingatkan kepada pengurus gereja untuk menyediakan tempat cuci tangan para jemaat dan disiplin protokol kesehatan memakai masker. Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari, melalui Padal IPDA Muhammad Rizal mengatakan, pengamanan gereja setiap hari minggu untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap umat Kristiani. “Para jemaat GKJW sebanyak 90 orang tetap diimbau

Gagalkan Balap Liar, 35 Motor Diamankan Kediri, Memorandum Anggota Polres Kediri kembali mengamankan kendaraan roda dua hasil razia balap liar di perbatasan Kecamatan Kunjang dan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Minggu (9/5).

Polisi mengamankan ibadah hari Minggu rutin di GKJW.

mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak,”ujar Ipda Muhammad Rizal. Masyarakat yang mayoritas beragama Kristiani, lanjut Rizal, mendatangi gereja melaksanakan ibadah kebaktian setiap hari minggu. Pengamanan di saat ibadah yang dilakukan pihak kepolisian guna menjalin hubun-

gan baik dengan masyarakat tidak di pandang bulu. Apalagi letaknya berada di pinggir jalan raya. “Kami berharap pengamanan ibadah sebagai gambaran toleransi umat beragama kepada masyarakat yang mana saat pengamanan ibadah misa minggu dilakukan oleh petugas dari Polres Probolinggo Kota,” tandasnya. Polisi berharap, jemaat yang

melaksanakan ibadah merasa aman dan nyaman. Selama pelaksanaan pengamanan tidak ditemukan gangguan yang dapat mempengaruhi stabilitas sitkamtibmas, dan jemaat yang masuk ke gereja juga mengikuti standar protokol kesehatan. “Situasi saat ini menuntut kita harus lebih tanggap dan waspada sehingga harus lebih serius dalam melaksanakan pengamanan,” pungkas Rizal. (mhd/mik)

Kapolres Instruksikan Perketat Pengawasan Jelang Lebaran Sumenep, Memorandum Beberapa hari menjelang Idulfitri 1442 H, sejumlah titik di Kabupaten Sumenep mulai dipadati masyarakat. Mendapati hal itu, Kapolres Sumenep AKBP Darman menginstruksikan anggotanya untuk memperketat pengawasan. Menurut Kapolres Darman, fokus pengawasan Polres Sumenep adalah pertokoan, pasar, swalayan, terminal, pelabuhan, dan tempat makan. Karena tempat itu menjadi tempat berkerumun masyarakat. “Personel yang disiapkan sebenarnya tidak ada penambahan, cuma saya instruksikan agar lebih ketat dalam melakukan pengawasan kepada masyarakat. Prioritasnya harus menerapkan protokol kesehatan,” ujar Kapolres Darman, Minggu (9/5). Pihaknya mengaku, di setiap titik keramaian tersebut sudah dibangun tendatenda sebagai pospam anggota Polres Sumenep bersama TNI. Mereka akan berjaga bergantian untuk mengawasi aktivitas masyarakat. “Walaupun di Sumenep sudah zona hijau dan perbatasan sudah ada penyekatan mengantisipasi pemudik masuk, tapi kami tetap melakukan upaya pencegahan dengan mengurangi kerumunan masyarakat yang

Anggota Polres Sumenep dan TNI apel di salah satu pospam Lebaran.

berpotensi penularan Covid-19,” urai dia. AKBP Darman mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang lebaran, khususnya di tempat keramaian. Jika tidak memiliki kepentingan yang mendesak, pihaknya berharap masyarakat

Sumenep tidak beraktivitas di luar rumah. “Lebaran sudah beberapa hari lagi, ayo tetap patuhi pemerintah untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan jangan mudik. Kami semua tentu tidak ingin ada lonjakan kasus Covid-19 saat lebaran. Tentu akibatnya kita semua yang akan merasakan,” tandas Kapolres Darman. (aan/mik)

Kapolres Gresik Beri Bingkisan Petugas Pospam Penyekatan Gresik, Memorandum Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melakukan pengecekan pospam terpadu penyekatan larangan mudik di Kecamatan Duduksampeyan, Sabtu (8/5). Kedatangan kapolres sekaligus memberikan dukungan dan wujud kepedulian terhadap personel gabungan yang berjaga. Didampingi Kabagops Kompol Zaenal Arifin dan Kapolsek Duduksampeyan AKP Bambang Angkasa, Kapolres Arief Fitrianto memberikan sejumlah bingkisan. Bingkisan tersebut diserahkan langsung kepada petugas yang sedang melaksanakan penyekatan larangan mudik Idulfitri 1442 hijriah. Seperti diketahui, personel gabungan TNI, Polri, satpol PP, Dinas Perhubungan, danTim Kesehatan menjadi garda terdepan yang menghalau pemudik. Petugas melakukan pemeriksaan dan penyekatan terhadap masyarakat yang nekat pulang

SENIN LEGI, 10 MEI 2021 HALAMAN 6-7

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memberikan bingkisan kepada petugas penyekatan di Kecamatan Duduksampeyan.

kampung di tengah kebijakan larangan mudik. Sesuai arahan Pusdokkes Mabes Polri, personel gabungan

diminta menjaga diri selama menjalankan tugas. Yakni menjaga kesehatan agar tidak tertular virus Covid-19 selama bertugas.

Bingkisan dan vitamin penambah stamina ini sebagai bentuk apresiasi, kepedulian dan dukungan dari Kapolres Gresik. Pihaknya berharap agar seluruh personel di lapangan selalu dalam keadaan sehat dan semangat bertugas. “Mohon diterima, tetap semangat dalam menjalankan tugas,” kata alumnus Akpol 2001 ini. Sementara itu, kapolres mengimbau kepada masyarakat tidak mudik. Hal ini demi keselamatan bersama dan tidak menularkan virus terhadap keluarga. Pantauan di lapangan, di hari ketiga larangan mudik ini arus lalu lintas tampak ramai lancar. Masih didominasi kendaraan pengangkut barang. “Pe n i n g k a t a n v o l u m e kendaraan diprediksi mulai hari ini hingga malam takbiran Idul Fitri. Ini yang akan kita antisipasi, penyekatan akan diperketat. Pemudik yang nekat akan diminta putar balik,” tegasnya. (and/har/mik)

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono melalui Kasat Lantas Polres Kediri AKP Bobby Mochammad Zulfikar mengatakan, razia balap liar ini awalnya pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat. “Awalnya kami mendapat informasi dari masyarakat yang resah di bulan Ramadan ini adanya pemuda melakukan aksi balap liar di lokasi tersebut,” tutur AKP Bobby, kemarin. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas melakukan mampping di wilayah tersebut. Karena di wilayah itu perbatasan antara Kunjang dan Purwoasri. Dari razia balap liar tersebut melibatkan anggota dari Polsek Purwoasri, Kunjang, anggota satlantas dan Sabhara Polres Kediri. “Setelah kita kepung, kami berhasil menggagalkan balap liar di wilayah tersebut. Hasilnya sebanyak 35 kendaraan roda dua kami amankan,” tutur AKP Bobby. Dalam melaksanakan kegiatan tersebut, petugas sempat terjadi aksi kejar-kejaran dengan pemuda yang sedang melakukan balap liar. Dengan sigap petugas berhasil mengamankan sepeda motor tersebut. i“Untuk sepeda motor kami tilang. Dan para pemuda lakukan pendataan. Untuk barang bukti sepeda motor saat ini diamankan di Mapolsek Kunjang,” terang Bobby. Dijelaskan AKP Bobby, di masa pandemi Covid-19 ini diimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan jangan berkeru-

Sidoarjo, Memorandum Hari keempat pemberlakuan larangan mudik Lebaran, Polresta Sidoarjo terus melakukan pemeriksaan kendaraan yang memasuki wilayah hukumnya. Salah satunya di perbatasan Kota Surabaya-Sidoarjo. Bagi kendaraan yang berpelat luar kota yang masuk ke Sidoarjo, harus diperiksa petugas surat-surat dan dokumen perlengkapan surat izin keluar masuknya. “Kendaraan yang berpelat luar Sidoarjo, kami periksa dokumen kelengkapan,” ujar Kanitlaka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono, Minggu (9/5). Pengendara yang melakukan perjalanan selama masa larangan mudik Lebaran 2021 harus mengantongi surat izin perjalanan atau surat izin keluar/masuk (SIKM). Jika pengendara tidak bisa menunjukan surat-surar tersebut, polisi terpaksa memutarbalikkan pengendara. “Satu mobil penumpang pengendara asal Lamongan dan satu mobil barang pengendara asal Probolinggo, terpaksa kami putarbalikan karena tidak bisa menunjukan surat izin keluar masuk,” kata dia. Sementara itu, Kasatlantas Polresta

Kapolres Lukman menunjuk motor yang diamankan dari arena balap liar.

mun. Selain itu, di bulan Ramadan agar masyarakat melakukan kegiatan yang positif. “Kami mengajak masyarakat demi memutus rantai penyebaran Covid-19

untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan jangan berkerumun. Mari kita jaga kesehatan jangan sampai ada kasus Covid-19,” jelas Bobby. Diungkapkan Bobby, menjelang

ka Atas dan Pos Garuda Jalan Raya Tulungrejo. Dalam peninjauan ini Kapolres Batu berpesan pada Kapolsek selaku padal wilayah dan seluruh anggota yang melaksanakan pengamanan agar tetap tegas dalam bertindak namun tetap humanis menghindari komplain dari masyarakat. “Berikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, tegas namun humanis sehingga masyarakat merasa terlayani dengan kehadiran polisi sebagai representasi negara di

Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata dan Dandim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona mengecek pospam.

malam takbir diimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan takbir keliling. “Ini merupakan upaya kami untuk mewarning atau memperingatkan

kepada para muda agar nanti pada saat malam takbiran tidak melakukan hal yang serupa ataupun konvoi. Kami berpesan agar melakukan hal-hal yang lebih positif,” ungkap Bobby. (mis/mik)

masyarakat, jangan buat pelanggaran dan tetap jaga kesehatan, prokes tetap dilaksanakan karena kita sebagai contoh di masyarakat,” paparnya. Untuk itu, Kapolres Batu mengharapkan pada personel untuk tetap bekerja dengan baik dan selalu siaga. “Dasari semua kerja kita dengan ibadah dan niat ikhlas serta tulus untuk melayani masyarakat, semoga apa yang kita laksanakan ini dibalas pahala oleh Allah SWT,” katanya seraya menyemangati petugas yang siapa di pos. (nik/ari/mik)

Kapolres Blitar Bangun Sinergitas dengan Jajaran TNI

Kapolres Batu AKBP Catur C Widodo meninjau kesiapan pos pengamanan Lebaran.

alam beda saat siang dan malam hari,” terang Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata. Pengecekan itu lan-k jutnya, sekaligus untuk memantau kondisi keamanan wilayah Kota Malang. Bersamaan, dipastikan kesiapan petugas. Selain itu, juga melihat langsung kondisi senjata laras panjang Sabhara SB1-V2 yang digunakan personel pos pengamanan. “Beberapa yang kami cek, mulai kesiapan personel baik dari TNI, Polri, Dishub, dan Dinkes. Semuanya lengkap. Selain itu, kami juga memberi-

Sidoarjo Kompol Wikha Ardilestanto menegaskan, penjagaan akan terus dilakukan kecuali untuk kendaraan besar pengantar logistik dan BBM, kendaraan membawa orang sakit yang sifatnya darurat dan seb-

againya sesuai yang ditetapkan pemerintah pusat. “Kami berharap warga dapat menahan diri untuk tidak dulu mudik karena corona masih ada,” pungkasnya. (bwo/jok/mik)

kan oleh-oleh o bagi personel di pos pengamanan,” jelasnya. Disampaikan, terkait larangan mudik ini d dilakukan perubahan lok kasi pendirian pos pengamanan. Salah satunya, di pos pengamanan di Simpang Panji Suroso. “Pos di sini, (pos pengamanan Simpang Panji Suroso) tadinya tidak ada. Tahun lalu, pos tersebut ada di dalam Terminal Arjosari. Bagian dari evaluasi, karena terminal tidak beroperasi maka kami pilih lokasi disini,” tambahnya. Dengan pemindahan ke lokasi Simpang Panji Suro-

so, diharapkan pos tersebut dapat digunakan secara efektif. Mengingat, pos pengamanan Simpang Panji Suroso dapat digunakan untuk pengecekan kendaraan. Kendaraan yang melintas, tinggal dipinggirkan dan diarahkan ke pos. Diimbau agar tetap mematuhi larangan mudik Lebaran 2021. Mengingat, Pandemi Covid-19 belum berakhir. Tidak mudik dan tetap terapkan 3M. “Kita tidak boleh lengah. Tetap selalu patuhi protokol kesehatan, dan kami imbau kepada masyarakat untuk mematuhi larangan mudik. Sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19,” harapnya. (edr/mik)

Malang, Memorandum Untuk mewujudkan program Ramadan Polres Malang Satu Jiwa Mantap, Polres Malang melakukan kegiatan sosial pembagian 200 nasi kotak kepada masyarakat di halaman Mapolsek Dau, Desa Mu l yo a g u n g , Ke c a m a t a n Dau, Kabupaten Malang, kemarin. Nasi kotak ini hasil olahan Polwan rayon Lawang dan Tagana yang mendirikan dapur umum di area Mapolsek Dau. Selanjutnya, 200 nasi kotak didistribusikan ke wilayah Polsek Dau, Polsek Karangploso, Polsek Singosari, dan Polsek Lawang. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar yang memimpin apel pendistribusian nasi kotak ini mengharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. “Juga dapat meningkatkan amal ibadah di bulan suci Rama-

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyerahkan nasi kotak.

dan,” harapnya. Selanjutnya, ratusan nasi

kotak ini didistribusikan melalui Bhabinkamtibmas di jajaran

Polsek Rayon Lawang pada masyarakat yang terdampak gempa di empat wilayah polsek (Dau, Karangploso, Singosari, Lawang). Hadir dalam kegiatan ini AKBP Hendri Umar SIK MH (Kapolres Malang), Kompol Hegy Renanta Koswara ST SIK, (Kabag Ops Polres Malang), AKP Agung Fitriansyah SIK (Kasat Lantas), AKP Bambang Sidik SH (Kasat Sabhara), Iptu Dr (C) Gana Dhirotsaha STK SIK MSi (Kanit Reg Ident). Juga hadir, AKP P Triwik Winarni SH MH (Kapolsek Dau), Eko Margianto AP SSos MAP (Camat Dau), Kapten Inf Reko Endro (Dan Ramil Dau), AKP Syamsul Hidayat SH MH (Kapolsek Karangploso), Kompol Octa Panjaitan SH MH (Kapolsek Singosari), AKP Hartono SSos (Kapolsek Lawang), KH Muhamad Kohar SH (Pengurus MWC NU Dau), Choirul Anam (Ketua Ansor Kec Dau), dr Yulia Rachmawati (Kepala Puskesmas Dau). (*/ari/mik)

Sayangi Diri dan Keluarga, Kapolres Imbau Tak Mudik Kapolres Leonard bersama anggota TNI membagikan parcel Lebaran.

Kapolresta Makota Pastikan Kesiapan Pospam Lebaran Malang, Memorandum Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata bersama Dandim 0833/ Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona melakukan pengecekan pos pengamanan (pospam) Lebaran, Sabtu (8/5). Dua pos pengamanan yang dicek adalah Pospam Simpang PDAM lama (pertigaan Jalan Ahmad Yani-Jalan LA Sucipto) dan pos Simpang Panji Suroso. “Kami laksanakan pengecekan, ada yang siang hari dan malam hari. Tujuannya untuk melihat situasi (kondisi pos pengamanan dan kondisi keamanan Kota Malang). Karena akan ber-

Petugas memeriksa kendaraan berpelat luar kota yang memasuki Sidoarjo.

Dirikan Dapur Umum, Polres Malang Bagikan Nasi Kotak

Kapolres Batu Ingatkan Harus Tegas dan Humanis Batu, Memorandum Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo mengecek pos check point untuk memastikan pos tersebut berfungsi untuk pelayanan masyarakat, pemantauan arus lalu lintas, dan penyekatan bagi pemudik, Sabtu (8/5). Hal ini untuk menunjang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2021 sehingga dapat dipastikan kesiapan peralatan, sarana prasarana, dan juga personel yang akan siaga. Pos yang dikunjungi adalah Pos Pengamanan Pendem Jalan Ir Sukarno, Pos Pantau Pasar Jalan Dewi Sa r t i -

Polresta Sidoarjo Perketat Pemeriksaan di Batas Kota

Blitar, Memorandum Jajaran Polres Blitar bersama jajaran TNI Kodim/0808 Blitar melaksanakan bagi-bagi takjil guna memperkuat sinergitas Polri dan TNI dalam rangka menyambut Idulfitri 1442 H. Selain silaturahmi, dalam kesempatan tersebut Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela juga memberikan bingkisan parcel kepada seluruh prajurit yang bertugas di Kodim 0808/Blitar. Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, bahwa kegiatan silaturahmi ini dilakukan untuk memperkuat sinergitas Polri dan

TN TNI khususnya wilayah hukum Blitar dalam menghadapi situasi dan kondisi saat ini. “Silaturahmi ini untuk mempererat sinergitas dan soliditas Polri dan TNI, khususnya dalam menjaga situasi dan kondisi kamtibmas serta kerja sama dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 diwilayah hukum Polres Blitar,” ujar Kapolres Leonard, kemarin. Leonard berharap, melalui momen ini kerja sama antara TNI dan Polri yang selama ini sudah terjalin akan semakin kuat dan erat dalam menjaga situasi dan kondisi di wilayah hukum Blitar agar tetap aman dan kondusif. (pra/mik)

Bojonegoro, Memorandum caPandemi masih menjadi ancakat, man bagi keselamatan masyarakat, uarsehingga pemerintah mengeluarudik kan SE tentang Peniadaan Mudik Idulfitri 1442 H. uga Selain itu, larangan mudik juga enbertujuan sebagai upaya pengenama dalian penyebaran Covid-19 selama libur panjang Lebaran. rsebut, KaMenyikapi surat edaran tersebut, una Pandia polres Bojonegoro AKBP Eva Guna mengimbau kepada seluruh masyarakat k memutus agar tidak mudik Lebaran untuk 19 khususmata rantai penyebaran Covid-19 nya di Kabupaten Bojonegoro. “Diimbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro maupun luar kota Bojonegoro un ini. Dikuntuk tidak mudik Lebaran tahun arenakan masih mewabahnya Covid-19 di ukan mudik Indonesia, dengan tidak melakukan mutus mata Lebaran tahun ini dapat memutus ata Kapolres rantai penyebaran Covid-19,” kata Pandia, Sabtu (8/5) Menurut AKBP EG Pandia menjelaskan rasi Ketupat bahwa dengan dimulainya Operasi ang difokus2021 mulai tanggal 6-17 Mei 2021 yang 442 H. kan pelarangan mudik Lebaran 1442 Dimulainya Operasi Ketupat at pihaknya

ssudah puluhan kendaraan yang nekat melakukan mudik Lebaran terpaksa di putar balikan di Pos Penyekatan Padangan perbatasan dengan Jawa Timur dengan Jawa Tengah. “Apabila di lapangan diketemukan pelanggaran sebagaimana yang sudah di atur dalam Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021, maka petugas gabungan yang ada di Pos Penyekatan tidak akan segan-segan untuk memutar balik kendaraan pemudik,” tandas AKBP EG Pandia. Kapolres Bojonegoro menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar tidak melakukan mudik Lebaran tahun ini, mengingat situasi pandemi Covid-19. “Lebih baik silaturahmi menggun a k a n media komunikasi smartphone atau media sosial lainnya.

Semua itu kita lakukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, serta sayangi diri dan sayangi keluarga kita dari penyebaran virus Covid-19,” tutupnya. (top/har) Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia

Edukasi Prokes, Polsek-Koramil Sasar Kerumunan Nasabah BRI Bangkalan, Memorandum Kapolsek Klampis AKP Bidarudin melakukan giat door to door system (DDS) bersama tim gabungan anggota polsek dan koramil dengan menyambangi kantor BRI Ranting Kecamatan Klampis, Sabtu (8/5). Nasabah perbankan di tepi jalan raya yang cenderung kian membludak menjelang Lebaran, menjadi sasaran utama edukasi prokes personel polsek dan koramil. ”Saya amati, keramaian nasabah kerap membentuk simpul-simpul keramaian, baik di tepi jalan raya, halaman, dan bahkan di dalam ruangan Kantor BRI,” kata AKP Bidarudin. Menu edukasi protokol kesehatan (prokes) yang dikembangkan tetap merujuk pada sosialisai 3M, mencuci tangan, menjaga jarak ideal dalam kerumunan,

serta wajib mengenakan masker. “Meski kegiatan edukasi semacam ini sudah satu tahun lebih kami kembangkan, namun tempat-tempat keramaian seperti kantor BRI hari ini, harus tetap kami suarakan,” tegas mantan Kasubbag Humas Polres Bangkalan. Termasuk saat keramaian nasabah ketika berkerumun di halam dan tepi jalan raya depan kantor BRI, masih banyak warga yang lupa prokes. “Umumnya mereka tidak memakai maker. Kalaupun bawa, ya kadang saya lihat cuma dikalungkan di leher saja,” beber Bidaruddin. Lanjutnya, meski perangkat alat cuci tangan seperti bak air, sabun dan hand sanitizer sudah disiapkan, banyak nasabah melanggar salah satu item ke-

tenentuan prokes. “Nah, pelnggaran seperti ini harus kita antisipasi melalui edukasi singkat. Paling tidak, ya diingatkan agar mereka pakai masker dan cuci tangan dulu sebelum mauk ke dalam ruang kantor BRI,” tandas Bidaruddin. Rutinitas edukasi seperti itu, meski mungkin masyarakat sudah jenuh, menurut Bidaruddin tetap intens disuarakan. Targetnya, polsek dan koramil sebagai ujung tombak tidak ingin kecolongan. ”Artinya, jangan sampai simpulsimpul kerumunan warga yang kerap alpa mematuhi prokes, menjadi klaster baru penyebaran covid. Apa lagi sebaran covid di Kabupaten Bangkalan kini sudah mulai melandai,” pungkas AKP Bidarudin. (ras/mik)

Kapolsek Klampis AKP Bidarudin mengedukasi nasabah di halaman kantor BRI Ranting Kecamatan Klampis.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR FOTO: MEMORANDUM/FIR

Dipicu Ledakan Mercon, Rumah Warga Gempol Runtuh Pasuruan, Memorandum Warga Dusun Kedanten, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, dikagetkan suara ledakan yang berasal dari rumah Zainal (55), Minggu (9/5). Akibatnya, separuh bangunan bagian tengah hingga dapur ambruk.

Petugas memeriksa kondisi di lokasi kejadian.

Tabrak Pohon, 2 Pemuda Tewas

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Tulungagung, Memorandum Ketenangan warga di sekitar Jalan Pangeran Antasari Tulungagung terusik dengan adanya kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan dua korbannya meninggal dunia di lokasi, Minggu (9/5) menjelang subuh. Bahkan video kecelakaan itu sempat viral di media sosial. Setelah diunggah oleh salah satu warganet beberapa saat setelah kecelakaan terjadi. Kanitlaka Lantas Polres Tulungagung Iptu Diyon Fitrianto mengatakan, kedua korban adalah Aldio Dwiki Oktavian (22), warga Kelurahan Kampungdalem dan Yovanka Nahrul (20), warga Desa/Kecamatan Kedungwaru. “Ini laka tunggal. Korbannya dua orang dan langsung meninggal di TKP,” ujarnya. Petugas yang menerima informasi ini langsung datang ke lokasi kejadian. Berdasarkan hasil keterangan sejumlah saksi, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban melaju kencang dari arah selatan menuju ke utara. Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut oleng dan menabrak pohon di pinggir jalan. “Penyebabnya tidak ngantuk, tapi memang kendaraan ini ngebut kemudian oleng dan menabrak pohon,” ucap Diyon. Kerasnya benturan nampak dari bekas kulit pohon yang mengelupas. Dan akibat benturan tersebut kedua korban mengalami luka serius pada bagian kepalanya. Diyon menyebut, luka pada bagian kepala terjadi karena yang bersangkutan tidak menggunakan helm saat berkendara. “Lukanya pada bagian kepala, dua duanya tidak memakai helm,” jelas Diyon. Kemudian setelah dievakuasi, kedua jenazah korban dibawa ke IPJ RSUD dr Iskak. Sedangkan unit sepeda motor diamankan ke Satlantas Polres Tulungagung. (fir/mad/lis)

Gubernur Blusukan di Pasar Besar Pasuruan Pastikan Stok dan Harga Sembako Aman Pasuruan, Memorandum Untuk memastikan stok dan kestabilan harga sembako di pasaran menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 H, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Pasar Besar Kota Pasuruan, Minggu (9/5) siang kemarin. Gubernur Khofifah bersama Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf beserta rombongan berkeliling ke beberapa stan pedagang sembari mengecek harga sembako yang mengalami kenaikan. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Khofifah mengungkapkan stok sembako untuk warga Pasuruan sangat aman. “Menjelang Lebaran, stok logistik sembako harus dipastikan aman. Faktanya, stok aman untuk kebutuhan warga sampai Lebaran. Jadi tidak perlu khawatir,” katanya. Selain persediaan masih banyak, mantan Menteri Sosial ini juga menegaskan tingginya permintaan konsumen tak serta merta menyebabkan lonjakan harga sembako. Hal itu disebabkan di pasar sudah ada price running text atau besaran harga yang berlaku hari itu. Digitalisasi ini menurutnya sangat efektif untuk menekan fenomena lonjakan harga yang dimainkan oleh para penjual ketika permintaan sedang tinggi-tingginya. “Nah, dengan adanya running text ini, mau beli telur berapa, daging berapa, digitalisasi sistem sudah diterapkan dengan baik,” jelasnya. Sehingga, kata dia, masyarakat mendapat kepastian harga. penjual gak bisa menaikkan meski permintaan tinggi karena sudah ada informasi awal. Dari hasil monitoringnya, Khofifah hanya menemui harga daging ayam yang mengalami kenaikan, meski tidak terlalu banyak. Menurutnya, kenaikan ini masih dalam taraf wajar, sehingga ia perkirakan masih bisa terjangkau oleh masyarakat. “Banyak yang mencarinya meski harga daging ayam naik sedikit. Karena biasanya untuk kebutuhan lauk pauk pas buka puasa atau sahu,” ungkap Khofifah. Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul ) mengusulkan perbaikan infrastruktur Pasar Besar. Menurutnya, kondisi Pasar Besar cukup memprihatinkan, termasuk di beberapa pasar yang ada di Kota Pasuruan lainnya. “Banyak yang rusak. Atap juga banyak yang jebol, dan semoga Ibu Gubernur bisa membantunya tahun ini,” ucapnya. Tak butuh waktu lama, Khofifah langsung mengiyakan permintaan Wali Kota Pasuruan ini. “InsyaAllah kita bantu melalui P-APBD tahun ini,” singkatnya. (*/rul/lis)

Menurut Kapolsek Gempol Kompol Kamran menuturkan, ledakan ini, dipicu mercon yang disimpan di bagian dapur rumah. “Untuk ledakan mercon sendiri masih dalam penyelidikan tim Inafis Polres Pasuruan,” katanya saat ditemui ditempat kejadian. Beruntung dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa. Akibat ledakan tersebut tak hanya rumah Zainal yang rusak, namun rumah Khoiron dan Simpen yang berada di sebelah timur dan barat juga mengalami kerusakan. Kendati hanya rusak di bagian atap dan gentingnya runtuh, “Rusak ringan di bagian gentingnya saja,” ungkap Kamran.

Kondisi rumah Zainal setelah terkena ledakan bahan petasan.

Pantauan di lapangan, petugas kepolisian sudah memasang garis polisi di lokasi kejadian. Petugas tengah mengolah TKP. Nampak puing-puing tembok rumah milik Zainal runtuh. Kayu-kayu penyangga atap nampak gosong terkena ledakan. Sejumlah barang rumah tangga seperti sepeda, buku-buku, juga gosong. Puluhan petasan tampak tergeletak tertimbun puing tembok. Guna mendalami penyebab ledakan ini, pihak kepolisian masih memeriksa Zainal sebagai pemilik petasan. “Nanti kami kabarkan selanjutnya, masih penyelidikan,” tandasnya. (rul/lis)

Kediri, Memorandum Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melakukan pertemuan dengan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin di Pendopo Panjalu Jayati, Kamis (6/5) malam. Kedua kepala daerah tersebut membicarakan tentang kerja sama kewilayahan. Pembicaraan ini terkait potensi yang bisa dikerjasamakan antara kedua daerah tersebut. Keberadaan bandara internasional di Kabupaten Kediri juga diharapkan mampu memberikan keberkahan bagi kedua daerah. “Kita membahas banyak tentang kerja sama di sektor wisata. Adanya bandara menjadikan konektivitas sangat krusial sekali. Jangan sampai Kabupaten Kediri punya bandara, namun orangnya hanya numpang lewat, terus datangnya ke Trenggalek,” kata Mas Bup, panggilan akrab Bupati Hanindhito Pramana. Untuk itu, pada kesempatan ini Mas Bup minta kepada Bupati Trenggalek tidak sekadar numpang lewat dengan berdirinya Bandara Kediri. Apalagi mengingat Trenggalek memiliki potensi wisata yang bagus. Terutama kawasan pantai yang tidak dimiliki oleh Kabupaten Kediri. “Ini yang saya minta ke Mas Ipin bagaimana caranya agar tidak numpang lewat, karena Kediri tidak punya pantai, namun hanya punya gunung. Maka dari itu kita konsepkan datang ke Kediri kalau ingin melihat gunung, dan ke Trenggalek kalau ingin melihat pantai. Untuk berbicara hal yang lebih teknis, gantian saya nanti yang akan berkunjung ke Trenggalek,” tambahnya. Masih menurut Mas Bup, progres pembangunan Bandara Kediri sudah berjalan 51 persen. Sisanya masih ada sekitar 16 KK yang belum dibebaskan. Namun bila 16 KK ini dipersentasekan tinggal 0,4 persen dari total keseluruh-

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Bupati Kediri dan Trenggalek Bahas Kerja Sama Kewilayahan

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membeli salah satu produk khas Pasuruan.

SENIN LEGI, 10 MEI 2021 HALAMAN 8

Mas Bup dan Gus Ipin bersama pasangan masing-masing.

an lahan yang direncanakan. “InsyaAllah 2023 awal sudah komersial plan,” pungkas Bupati Kediri. Di lain pihak, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengucapkan terima kasih atas penerimaan Bupati Kediri dalam lawatannya bersama sang istri. “Terima kasih kepada Bupati Kediri Mas Dhito, untuk ngobrol bagaimana kawasan Selingkar Wilis dan Pesisir Selatan ini bisa terkoneksi dengan baik,” ungkap Gus Ipin. Pihaknya menambahkan, Kediri bakal punya bandara embarkasi international terbesar di Jawa Timur. Kemudian di lampiran Perpres 80, juga ada jalan tol yang sampai ke Tulungagung.

“Kita tadi juga berbicara bagaimana pariwisata di kawasan. Jadi konsepnya nanti siapa yang datang ke Kediri dapat diskon kalau main ke Trenggalek. Begitu juga sebaliknya. Kalau ada orang yang main ke Trenggalek dapat diskon di Kediri. Dengan begitu harapannya ada semacam kunjungan yang bisa menjadi rute pariwisata di sekitar Wilis, dan itu bisa hidup semua. Kita juga saling ngobrol inovasi daerah dan nanti Mas Dhito juga akan melakukan kunjungan ke Trenggalek. Kita bakal diskusi banyak tentang program-program kerakyatan,” paparnya. Selain membahas kerja sama di sektor wisata, kedua bupati muda ini

PENGUMUMAN PUTUSAN PAILIT dan UNDANGAN RAPAT KREDITUR PERTAMA Berdasarkan ketentuan Pasal 15 ayat (4), Pasal 86 ayat (3) dan Pasal 114 UndangUndang No. 37 tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, dengan ini diumumkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya No. 11/Pdt.Sus-Pailit/2021/PN.Niaga.Sby. tanggal 4 Mei 2021, yang amarnya : MENGADILI: 1. Mengabulkan Permohonan Pemohon Pailit ; 2. Menyatakan bahwa Pemohon PT HALILI JAYA dalam Keadaan Pailit dengan segala akibat hukumnya ; 3. Mengangkat : Sdr. IMAM SUPRIYADI, S.H., M.H., Hakim Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya sebagai Hakim Pengawas ; 4. Mengangkat : Sdr. YUDA YUSTISIA, S.H., Kurator dan Pengurus yang terdaftar di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan surat bukti pendaftaran Kurator dan Pengurus No. AHU-239 AH.04.03-2018 tertanggal 2 Agustus 2018, alamat kantor Perumahan Gunungsari Indah Blok P – 13 Surabaya, selaku Kurator dalam perkara ini ; 5. Menetapkan biaya kepailitan dan imbalan jasa Kurator akan ditetapkan kemudian setelah Kurator selesai menjalankan tugasnya dan proses Kepailitan berakhir ; 6. Menghukum Pemohon untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara ini kepada Pemohon sebesar Rp 3.669.000,- (tiga juta enam ratus enam puluh sembilan ribu rupiah) Selanjutnya berdasarkan Penetapan Hakim Pengawas No. 11/Pdt.Sus-Pailit/2021/ PN.Niaga.Sby tanggal 6 Mei 2021, Hakim Pengawas telah menetapkan hal-hal sebagai berikut : • Rapat Kreditur Pertama akan diselenggarakan pada hari Selasa, tanggal 25 Mei 2021, pukul 09.00 WIB, bertempat di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya, Jalan Raya Arjuna No. 16-18 Surabaya. • Batas Akhir Pengajuan Tagihan Pajak dan Tagihan Para Kreditur selambatlambatnya pada hari Jum’at, tanggal 11 Juni 2021 pukul 17.00 WIB. • 5DSDW 3HQFRFRNDQ 9HUL¿NDVL 7DJLKDQ 3DUD .UHGLWXU GDQ 7DJLKDQ 3DMDN diselenggarakan pada hari Selasa, tanggal 29 Juni 2021 pukul 09.00 WIB, bertempat di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya, Jalan Raya Arjuna No. 16-18 Surabaya. Sehubungan dengan adanya Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya dan Penetapan Hakim Pengawas tersebut, maka bersama dengan ini Kami selaku Kurator mengundang Debitur PT Halili Jaya (Dalam Pailit), Para Kreditur dan Kantor Pajak serta Pihak-Pihak yang berkepentingan lainnya untuk menghadiri Rapat-Rapat sebagaimana tersebut di atas, serta dapat mengajukan dan mendaftaran tagihan (jika ada) kepada Kurator yang beralamat kantor di : Perumahan Gunung Sari Indah Blok AB Nomor 1 Kelurahan Kedurus Kecamatan Karang Pilang Kota Surabaya 60223, dengan memperhatikan ketentuan tentang batas waktu pengajuan tagihan sebagaimana yang telah ditetapkan di atas. Surabaya, 10 Mei 2021 .85$725 37 +$/,/, -$<$ 'DODP 3DLOLW

ttd YUDA YUSTISIA, S.H.

juga membicarakan banyak program-program strategis yang dijalankan kedua daerah. “Kita juga banyak ngobrol tentang pengusaha wanita, UMKM lewat rumah kreatif. Nanti secara resminya tim kerjasama daerah bisa menindaklanjuti hal ini. Kita bikin sistem local city, yang tidak harus jauh-jauh dengan kabupaten luar. Memang kalau dilihat dari sisi kesejarahan, prasasti di Kamulan (Trenggalek) menunjukkan kita mendapatkan tanah perdikan juga dari Kediri. Kita masih punya rumpun dekat, di zaman kerajaan pun kita juga dekat dengan Kediri,” pungkas Bupati Nur Arifin. (adv/nus/lis)

PENGUMUMAN PUTUSAN PAILIT CV.HALILI JAYA (DALAM PAILIT) Berdasarkan ketentuan Pasal 15 Ayat (4) Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, dengan ini KURATOR CV.HALILI JAYA (DALAM PAILIT) mengumumkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya No. 10/Pdt.Sus-Pailit/2021/PN.Niaga.Sby., tertanggal 4 Mei 2021, yang amar putusannya antara lain sebagai berikut : MENGADILI: 1. Mengabulkan permohonan dari Pemohon seluruhnya; 0HQ\DWDNDQ 3HPRKRQ &9 +DOLOL -D\D 3HUVHURDQ .RPDQGLWHU DODPDW -O .+ 6\D¿L H-17 Manyar Rejo Resort H-17, Desa Sukomulyo Kec. Manyar Kab. Gresik, PAILIT dengan segala akibat hukumnya; 3. Mengangkat Sdr. IMAM SUPRIYADI, S.H,MH, Hakim Niaga pada Pengadlian Negeri/ Niaga Surabaya sebagai Hakim Pengawas; 4. Menunjuk dan mengangkat selaku Kurator BETHA AISHA PRAMODHAWARDHANI, S.H., M.Kn. Kurator dan Pengurus yang terdaftar di Kementrian Hukum Dan Hak Asasi Manusia dengan surat bukti pendaftaran Kurator dan Pengurus No. AHU-124 AH.04.032018 tertanggal 22 Februari 2018, beralamat kantor di Surabaya Jl. Jemur Andayani 1 No. 33 D Surabaya , sebagai Kurator untuk pemberesan CV HALILI JAYA (dalam PAILIT); 5. Menghukum Pemohon untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara ini sebesar Rp 3.989.000,- (Tiga juta Sembilan ratus delapan puluh Sembilan ribu Rupiah); Selanjutnya, berdasarkan Penetapan Hakim Pengawas No. 10/Pdt.Sus-PKPU/2021/ PN.Niaga.Sby., tertanggal 6 Mei 2021 telah ditetapkan hal-hal sebagai berikut : 1. Rapat Kreditor Pertama pada : Hari/Tanggal : Selasa, 25 Mei 2021, Pukul 10.00 WIB. Bertempat : Ruang Rapat Kreditor Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya, Jl. Arjuno No.16-18, Surabaya. 2. Batas Akhir Pengajuan Tagihan dan Tagihan Pajak pada : Hari/Tanggal : Jumat, 11 Juni 2021, Pukul 17.00 WIB. Bertempat : Kantor Kurator CV.Halili Jaya (Dalam Pailit) 5DSDW 9HUL¿NDVL 3DMDN 3HQFRFRNDQ 3LXWDQJ SDGD Hari/Tanggal : Selasa, 29 Juni 2021, Pukul 10.00 WIB. Bertempat : Ruang Rapat Kreditor Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya, Jl. Arjuno No.16-18, Surabaya.. Untuk itu, Kami mengundang Debitor Pailit dan Para Kreditor untuk menghadiri RapatRapat Kreditor sebagaimana agenda tersebut di atas dan Para Kreditor diminta untuk menyampaikan tagihan dengan menyerahkan salinan/fotokopi bukti (beserta rincian tagihan) yang cukup ke dalam map berwarna kuning dan menunjukkan aslinya pada setiap hari/jam kerja kepada Kurator CV.Halili Jaya (Dalam Pailit) sampai dengan batas akhir pengajuan tagihan ke alamat : KANTOR ADVOKAT SUMARSO & PARTNERS Kantor Kurator CV.Halili Jaya (Dalam Pailit) Jalan Jemur Andayani I No.33-D Surabaya, 60236 Telp : 031-8477339 – 085607476100 email : kuratorcvhalilijaya@gmail.com Demikian Pengumuman Putusan ini diumumkan, sekaligus berlaku sebagai Undangan bagi Debitor Pailit, Para Kreditor, Kantor Pajak, dan pihak lain yang berkepentingan untuk menghadiri rapat-rapat tersebut. Surabaya, 10 Mei 2021 Kurator CV.Halili Jaya (Dalam Pailit) TTD Betha Aisha Pramodhawardhani, S.H., M.Kn.

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Maskur. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo Direktur Utama: SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida Choirul Shodiq SH MH S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/ Pemimpin Perusahaan: eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SENIN LEGI, 10 MEI 2021 HALAMAN 9

Surabaya, Memorandum Pemprov Jatim melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)-nya menandatangani tujuh memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman senilai Rp 8.592.425.221.600 dengan Group of Development Technologies and Construction Companies (GDTC) Maroko. Ketujuh nota kesepahaman tersebut berupa proyek pengembangan Pelabuhan Terminal Umum di Kota Probolinggo dengan PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN) senilai Rp 2,1 triliun; proyek pembangunan dan pengoperasian pengolahan air di Kawasan Industri Java Integrated and Ports Estate (JIIPE); Maspion dan NIP dengan PT Air Bersih Jatim senilai Rp 347 M dan proyek pembangunan Puspa Agro dengan PT Jatim Graha Utama senilai Rp 1.783.111.250.000. Selain itu, proyek pembangunan kawasan wisata ‘Ngawi Planetarium Agro Park’ dengan PD Sumber Bhakti senilai Rp 125.000.000.000; proyek pembiayaan bisnis jasa sterilisasi ultimate EBM dan x-ray dengan PT Kasa Husada senilai Rp 300.000.000.000; proyek pembangunan Tol Pasuruan-Probolinggo dengan PT Trans Jawa Paspro senilai Rp 1.506.313.971.600; dan proyek pembangunan Tol Krian Legundi dengan PT Waskita Bumi Wira senilai Rp 2.431.000.000.000. Penandatanganan MoU itu sendiri dilakukan oleh Chairman GDTC Maroko HEH Sharif Moulay Sidi Al Sultan Ahmad Bin Zuhir Bin Mohammad Bin Jaber Al Natour dengan tujuh Direktur BUMN dan BUMD di Jatim yang dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi. Ikut menyaksikan prosesi penandatangan MoU tersebut yakni Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak yang hadir mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Wagub Emil Elestianto Dardak menyampaikan, peran seorang kepala daerah dinilai sangat penting dalam menginventarisasi dan mengidentifikasi peluang investasi di daerahnya masing-masing. “Ini momen penting. Saya harap seluruh pihak bisa memanfaatkannya dengan baik,” tutur Emil. Permintaan Wagub Emil ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, pertumbuhan realisasi investasi Jatim mengalami pertumbuhan signifikan pada 2020 di masa pandemi ini yaitu 33,8 persen dibandingkan 2019 sebesar 14,3 persen. Pertumbuhan tersebut disebutkan yang tertinggi di Indonesia. (yok/lis)

Tulungagung, Memorandum Penambahan jumlah terkonfirmasi pasien Covid-19 di Kabupaten Tulungagung masih belum berhenti. Rata-rata dalam sehari dilaporkan, puluhan terkonfirmasi baru di Kota Marmer, kendati jumlah kesembuhan juga terus bertambah. Bupati Maryoto Birowo memberikan keterangan kepada awak media.

Kondisi ini menjadi perhatian pihak Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung. Berbagai upaya dilakukan untuk mengetatkan pencegahan penyebarannya. Mulai dari percepatan vaksinasi Covid-19 hingga pembuatan aturan beribadah di masa pandemi.

Terbaru, Bupati sekaligus Ketua Satgas Covid-19 di Kabupaten Tulungagung Maryoto Birowo meminta masyarakat tidak melakukan anjangsana atau silaturahmi pada perayaan Idulfitri 1442 H. Maryoto menjelaskan, imbauan ini diberikan kepada warga Tulungagung

PENGUMUMAN PUTUSAN PAILIT DAN UNDANGAN RAPAT SERTA PENGAJUAN TAGIHAN PT SLASIH (DALAM PAILIT) Sesuai dengan ketentuan Pasal 15 ayat (4), Pasal 86, dan Pasal 113 Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dengan ini diumumkan bahwa Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya berdasarkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya Nomor 8/Pdt.Sus-Pailit/2021/ PN.Niaga.Sby tanggal 4 Mei 2020, yang amar putusannya sebagai berikut : MENGADILI: 1. Mengabulkan Permohonan pemohon untuk seluruhnya ; 2. Menyatakan Pemohon PT Slasih (Debitur) Pailit dengan segala akibat Hukumnya ; 3. Menunjuk Sdr. IMAM SUPRIYADI, S.H., M.H., Hakim Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya sebagai Hakim Pengawas; 4. Mengangkat : - ARI ADIMULYO, S.H., M.Kn., Kurator dan Pengurus yang terdaftar di Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia RI dengan Surat Bukti Pendaftaran Kurator dan Pengurus Nomor: AHU-187 AH.04.03-2019 tertanggal 14 Agustus 2019, berkantor di Jalan Jemursari V, No. 2, Surabaya; dan - RAYMOND JAMES HALOMOAN, S.H., M.H., yaitu Kurator dan Pengurus yang terdaftar di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum No. AHU-217 AH.04.03-2018 tanggal 05 Juni 2018, berkantor di Jl. Kebalen Timur No. 68 Surabaya. Sebagai Kurator dalam proses Kepailitan ini ; 5. Menetapkan biaya kepailitan dan imbalan jasa bagi Kurator akan ditetapkan kemudian setelah Kurator selesai menjalankan tugasnya dan Kepailitan berakhir; 6. Menghukum Pemohon PKPU untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 3.799.000 (tiga juta tujuh ratus sembilan puluh sembilan ribu rupiah). Selanjutnya dengan merujuk kepada Penetapan Hakim Pengawas No. 8/Pdt.Sus-Pailit/2021/ PN.Niaga.Sby tanggal 7 Mei 2021, telah ditetapkan agenda sebagai berikut : - Rapat Kreditor Pertama dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 19 Mei 2021, Jam 10.00 WIB, bertempat di Gedung Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya Jalan Raya Arjuno No. 18 Surabaya ; - Batas Akhir Pengajuan Tagihan Bagi Para Kreditor PT SLASIH (Dalam PAILIT) serta Kantor Pajak pada hari Jumat, tanggal 4 Juni 2021, Jam 16.00 bertempat di Kantor Sekretariat Tim Kurator, yang beralamat di Jalan Barata Jaya XX No. 46, Surabaya - 5DSDW 3HQFRFRNNDQ 3LXWDQJ 3DUD .UHGLWRU 37 6/$6,+ 'DODP 3$,/,7 GDQ YHUL¿NDVL Pajak, Pembahasan Proposal Perdamaian &Voting Rencana Perdamaian akan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 9 Juni 2021, Jam 10.00 WIB, bertempat di Gedung Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya, Jalan Raya Arjuno No. 18 Surabaya Untuk itu dihimbau kepada Para Kreditor dan Kantor Pajak untuk mengajukan tagihan dengan membawa surat tagihan ditujukan kepada Tim Kurator dan salinan/fotokopi dokumen pendukung tagihan serta menunjukkan asli dokumen pendukung tagihan tersebut kepada Tim Kurator di Kantor Sekretariat Tim Kurator yang beralamat di: Jalan Barata Jaya XX No. 46 Surabaya pada setiap hari kerja mulai pukul 10.00-16.00 WIB. Demikian Pengumuman ini disampaikan sekaligus sebagai Undangan bagi Debitor, Para Kreditor, Kantor Pajak, dan pihak-pihak lain yang berkepentingan untuk menghadiri rapatrapat tersebut. Surabaya, 10 Mei 2021 Tim Kurator PT SLASIH (DALAM PAILIT) Ttd. Ttd. ARI ADIMULYO, S.H., M.Kn. RAYMOND JAMES HALOMOAN, S.H., M.H.

mengingatkan agar warga Tulungagung memanfaatkan teknologi dengan menggelar silaturahmi secara virtual, tanpa harus bertemu tatap muka. “Sekarang zaman sudah maju, bisa lewat virtual,” pungkasnya. (fir/mad/lis)

Peredaran Telur Infertil di Pasuruan Terbongkar Pasuruan, Memorandum Satreskrim Polres Pasuruan membongkar peredaran telur infertil dan limbah telur yang mengandung bakteri escherichia coli. Dua orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Kedua tersangka yakni Syamsul Arifin (31), warga Dusun Tumpuk, RT 02/RW 09, Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, ( ), asal Dusun dan H Ikrom (42),

Baranrejo, RT 02/RW 05, Desa Kluwut, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menjelaskan, petugas mengamankan kedua tersangka berawal dari pesuruh mereka yang sudah diamankan di Jalan Raya Pasuruan-Malang. Tepatnya di Desa Pacarkeling, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (4/5) sekira pukul 14.00. “Saksi saat diamankan me-

ngendarai pikap disuruh untuk mengambil barang tersebut dari salah satu perusahaan menggunakan DO (delivery order) atas nama tersangka H Ikrom,” ucap Rofiq. Dari keterangan saksi petugas langsung melaksanakan pengembangan ke tempat masing-masing pelaku di Kecamatan Wonorejo. “Ditemukan alat-alat untuk proses produksi pengolahan limbah telur infertil serta hasil olahan dari

Kapolres Handono Pimpin Sertijab 2 Perwira Tulungagung, Memorandum Bertempat di halaman Mapolres Tulungagung Kapolres AKBP Handono Subiakto memimpin serah terima jabatan (sertijab) Wakapolres Kompol Yhogi Hadisetiawan kepada pejabat baru Kompol Christoper Adhikara Lebang dan Kasatintelkam AKP Sumono kepada pejabat baru AKP Huwaliha Wahyun Yuha. Dengan menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19, turut hadir dalam sertijab ini segenap pejabat utama Polres Tulungagung, para kapolsek jajaran, dan anggota Polres Tulungagung. “Ini untuk menyegarkan organisasi, dan sebagai sarana promosi bagi anggota yang dianggap berhasil dalam melaksanakan tugas,” ujarnya, Sabtu (8/5). Handono meminta agar pejabat baru segera menyesuaikan diri, sehingga bisa segera maksimal menjalankan tugasnya di Polres Tulungagung. “Karena ke depan sudah dihadapkan beberapa tugas yang harus segera dilaksanakan. Termasuk pengamanan Idulfitri 1442 H dan upaya penyekatan,” pungkasnya. (mad/lis)

secara umum. “Saya imbau agar tidak melakukan anjangsana yang berpotensi menimbulkan kerumunan,” ujarnya kemarin sore. Selain menghindari anjangsana yang menimbulkan kerumunan, Maryoto juga

limbah yang siap untuk dikirim ke daerah Malang Raya,” jelas Rofiq. Dari tangan kedua tersangka petugas menyita barang bukti berupa 1.150 butir telur ayam infertil, 28 bungkus cairan telur ayam infertil, 5 drum telur infertil, 26 butir telur ayam infertil, 2 drum kosong, 1 freezer, 1 mobil pikap Grand Max putih dan 2 handphone. “Telur-telur ini awalnya d i s a - tukan dalam drum-drum, kemudian disaring lagi dengan menggunakan saringan untuk memisahkan antara dalam telur dan cangkang telur. Setelah itu dikemas dalam bentuk kemasan 5 Kg dan dijual sec a ra cara curah ke FOTO: MEMORANDUM/RUL

Pemprov Realisasi Megaproyek Gandeng GDTC Maroko

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Bupati Tulungagung Imbau Silaturahmi Idulfitri Dihindari

pasar tradisional,” kata Rofiq. Lebih lanjut, Rofiq berharap ini menjadi peringatan kepada masyarakat karena pendistribusian telur ini ada di beberapa kabupaten di wilayah Jawa Timur. Masih kata Rofiq, pasal yang disangkakan terhadap kedua tersangka yaitu Pasal 62 Ayat 1 Jo Pasal 8 Ayat 2 UU RI Nomer 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, Pasal 110 atau Pasal 106 UU RI Nomer 7 Tahun 2014 tentang perdagangan, sebag bagaimana diubah dalam Pasal U RI Nomer 11 Tahun 2020 46 UU tent tentang cipta kerja dan PeraturM an Menteri Pertanian Nomer 32/P 32/Permentan/PK.230/9/2017 tent tentang penyediaan, peredaran, dan pengendalian ayam ras, dan telu konsumsi. telur “Kedua pelaku diancam 5 tahu dan 4 tahun kurungan tahun pen penjara. Saya mengingimbau kep kepada seluruh masyarakat Kab Kabupaten Pasuruan untuk berhati hati-hati dalam mengonsumsi telu menjelang hari raya idul telur tri, terangnya. fitri,” Sementara itu, tersangka Syam Arifin mengaku belum Syamsul set setahun menjalankan bisnis ini. Menurutnya, telur-telur ini hanya disalurkan ke perusahaan roti di Kabupaten Malang. Adapun keuntungan yang diraup tersangka bisa mencapai jutaan rupiah dalam sekali transaksi. “Untungnya Rp 1,5 juta sampai Rp 1,8 juta sekali proses (dalam sehari),” akunya. (rul/lis) Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan didampingi kasatreskrim dan kasubbag humas menunjukkan barang bukti.

PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan pada tanggal 16 Maret 2021 melalui Surat Kabar Harian Memorandum, dan Bedasarkan pasal 6 UU Hak Tanggungan No.4 Tahun 1996, PT. BPR LESTARI JATIM akan melaksanakan Lelang Ulang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Malang, Terhadap barang jaminan milik debitur sebagai berikut:

Menunjuk Pengumuman Lelang Ulang di Surat Kabar Harian Memorandum tanggal 19 April 2021 dan berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Kaliasin akan melaksanakan Lelang Ulang Eksekusi dengan penrantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo terhadap barang jaminan milik Debitor:

No Nama Debitur 1 Amang Dharmawan

Objek Lelang Tanah dan Bangunan SHM No. 2966 Luas 163 M2, SHM atas nama AMANG DHARMAWAN, terletak di Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur.

Limit Lelang Rp. 1.174.900.000

Uang Jaminan Rp. 234.980.000

Keterangan: • Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang di syaratkan • jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Malang selambat-lambatnya 1(Satu) hari sebelum pelaksanaan lelang • segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang Persyaratan Lelang: 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH https://www.lelang.go.id 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website diatasw 3. Objek lelang tersebut diatas dijual lelang dengan kondisi apa adanya dan kepada peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang. 4. Apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa barang/objek lelang tersebut diatas, maka pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Malang Maupun PT. BPR LESTARI JATIM 5. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi PT. BPR Lestari Jatim, Jl.Raya Mondoroko No.20 Kav 3-4 Singosari Malang Telp. 0341-450715 Fax. 0341-450714 Cara Penawaran

Closed Bidding (Dengan mengakses url) https://www.lelang.go.id Hari Kamis Tanggal 20 Mei 2021 Batas Akhir Penawaran 10.30 Waktu server Aplikasi Lelang Melalui Internet Bedasarkan Waktu Indonesia Barat (WIB) Penetapan Pemenang Setelah batas akhir penawaran Pelunasan Lelang 5 (Lima) Hari kerja setelah Pelaksanaan Lelang Bea Lelang Pembeli 2% Dari Harga Lelang Tempat Pelaksanaan Lelang Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang, Jalan S. Supriadi No. 157 Malang Malang, 10 Mei 2021 TTD PT. BPR LESTARI JATIM

1. MARIYANA Tanah berikut bangunan dan segala sesuatu diatasnya sesuai SHM Nomor 4106 luas tanah 90 M2 atas nama JANDA MARIYANA terletak di Jl. Sunandar PS 2 No.28, Desa/Kelurahan Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo; -Harga Limit Lelang: Rp. 285.000.000,00 -Uang Jaminan Lelang: Rp. 57.000.000,00

PELAKSANAAN LELANG: Cara Penawaran Closed Bidding dgn mengakses https://www.lelang.go.id Pelaksanaan Lelang Rabu, 19 Mei 2021 Batas Akhir Penawaran Pukul 10.00 WIB (waktu server) Penetapan Pemenang Setelah batas akhir penawaran Pelunasan Lelang 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Bea Lelang Pembeli 2 % dari harga lelang Tempat Lelang KPKNL Sidoarjo, Jl. Erlangga No. 161 Sidoarjo KETERANGAN: Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan, dan harus sudah diterima oleh KPKNL paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. PERSYARATAN LELANG: 1. Memiliki AKUN yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website diatas. 2. Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya as is dengan segala konsekuensi biaya tertunggak atas obyek lelang. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi obyek lelang dan bertanggung jawab atas obyek lelang yang dibeli, karena itu peserta lelang diwajibkan untuk mengetahui / memeriksa objek yang akan dilelang dengan baik dan teliti. 3. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan lelang terhadap barang jaminan tersebut diatas, pihak-pihak yang berkepentingan / peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Sidoarjo dan PT. BRI (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Kaliasin.

Surabaya, 10 Mei 2021 PT. BRI (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Kaliasin Keterangan hubungi: PT. BRI (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Kaliasin Jl. Jend. Basuki Rachmat No.122-138 Surabaya (Telp: 0315320738/081332403404)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SENIN LEGI, 10 MEI 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Adu Moncong, 2 Pemotor Tewas FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

PWI Kabupaten Jombang dengan dinas pendidikan dan kebudayaan menggelar ngobrol pintar (ngopi).

PWI Jombang Gandeng Disdikbud Bedah PPDB Jombang, Memorandum PWI Kabupaten Jombang menggelar diskusi dengan dinas pendidikan dan kebudayaan (diskdikbud) membahas proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2021. Diskusi dikemas ngobrol pintar (ngopi), di aula Suara Jombang (SJ), Jumat (7/5). Moch Syafi’i panitia ngobrol pintar menjelaskan, mengulik secara detil semua tahapan yang harus dilalui siswa. Termasuk ketersediaan jalur yang bisa dipilih. Serta semua peserta berikut tamu undangan terlebih dulu menjalani pemeriksaan suhu tubuh. “Kondisi pandemi Covid-19, kami pastikan penerapan protokol kesehatan (Prokes) sangat penting,” terang Moch Syafi’i. Panitia Ngopi juga menyediakan hand sanitizer tepat berada di depan pintu masuk. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Jombang, Agus Purnomo menjelaskan, pembeda antara PPDB tahun ini dengan sebelumnya. “Tahun ini dapat kami sampaikan PPDB sebelumnya sudah tidak berlakunya surat keterangan domisili (SKD) yang biasanya diperlukan untuk jalur zonasi,” tuturnya. Dilanjut Kadisdikbud yang hadir didampingi oleh Sekretaris, serta Kasi peserta didik SMP. Mengaca pada tahun 2020, banyaknya SKD dikeluarkan oleh sejumlah Pemdes bagi calon peserta didik justru menimbulkan polemik/kegaduhan. “Maka tahun ini kami pastikan SKD untuk jalur zonasi dinyatakan tidak berlaku. Sebagai gantinya pembuktian domisili diganti dengan kartu keluarga (KK) yang telah berumur satu tahun terhitung per tanggal 24 Juni 2021,” beber mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip itu. Selain mengucapkan terima kasih untuk kesempatan yang telah diberikan kepada jajaranya. Dalam agenda ngopi yang digelar PWI Kabupaten Jombang itu, secara khusus Kadisdikbud juga membawa Kasi peserta didik SMP. “Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih untuk kesempatan yang telah diberikan kepada dinas. Untuk menjawab semua pertanyaan, secara khusus kami mengajak kasi peserta didik SMP yang menghandle langsung semua proses PPDB,” tandas Agus. Sementara itu, kasi peserta didik SMP Rendra Kusuma menjelaskan bahwa secara umum di PPDB tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Yakni masih terdapatnya 4 jalur yang dapat dipilih siswa, masing-masing yakni jalur Zonasi, jalur Afirmasi, jalur perpindahan tugas orang tua, serta terakhir jalur prestasi. “Untuk prosentasenya, jalur Zonasi memiliki porsi paling banyak yakni 50 %. Kemudian jalur Afirmasi 15 %, jalur perpindahan tugas 5 %, serta jalur prestasi dengan porsi sebanyak 30 %,” jelasnya. Saat ini, tahapan pertama PPDB sudah dimulai sejak tanggal 2 Mei kemarin dengan tahapan mengunggah dokumen. Jeda waktu yang diberikan untuk sesi ini hingga tanggal 12 Juni mendatang. Dokumen dimaksud yakni Kartu Keluarga (KK), ijazah, serta dokumen pendukung lain ditambah titik koordinat. “Tahapan pertama yang harus dilalui oleh peserta didik yakni upload dokumen pendukung serta titik koordinat. Tahapan ini dimulai sejak tanggal 2 Mei, dan berakhir pada tanggal 12 Juni mendatang,” ujarnya. Setelah dokumen rampung, sambung kasi peserta didik SMP, peserta didik menjalani simulasi pemilihan sekolah pada tanggal 22 Juni. Khusus untuk simulasi ini, terdapat jeda waktu selama 2 hari. Setelahnya, ribuan pendaftar bakal menjalani seleksi atau pemilihan sekolah di tanggal 24 – 28 Juni. “Simulasi pemilihan sekolah dilakukan pada tanggal 22 Juni. Setelahnya tahapan seleksi atau pilh sekolah digelar pada tanggal 24 – 28 Juni, berakhir tepat pada pukul 15.00 WIB, waktu sistem,” ujarnya. Mengacu pada pengalaman tahun sebelumnya, dimana ada turunnya bandwidth internet. Utamanya di jam lalulintas sibuk ketika server ppdb.jombangkab.go.id diakses secara bersamaan oleh peserta didik di Kota Santri. Disdikbud memastikan telah mengantisipasi hal ini dengan menyediakan server yang telah di cloud. “Tahun ini kami masih menggunakan server sama, yakni Dinas Kominfo. Ditambah lagi dengan cadangan cloud, untuk mengantisipasi turunnya bandwidth saat jam sibuk,” tegas Rendra. Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Jombang, Sutono mengaku mendapat paparan jelas terkait PPDB dari Disdikbud. Mengingat masih banyaknya bahasan yang hendak diurai melalui agenda serupa, ia berharap forum intelektual masih dapat terus digelar ke depan. “Mewakili rekanrekan PWI, saya merasa jika paparan hari ini sudah sangat jelas disampaikan. Karena masih banyaknya bahasan yang hendak diurai, kami yakinkan kepada Dinas Pendidikan bahwa forum serupa masih tersedia untuk pembahasan di dunia pendidikan,” pungkasnya. (wan/day)

Mojokerto, Memorandum Dua pengendara motor tewas di Jalan Raya Dusun Sukomangu, Desa Karangkuten, Kecamatan Gondang. Keduanya Lukman (20) dan Ahmad Sorifudin (24), warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Mereka mengendarai Yamaha Vixion S 5189 NAO. Pemotor lain Ruchan Sanimbar (30) warga Sajen, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, mengendarai Kawasaki Kaze S 3724 NU. Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Randy Asdar mengatakan, kecelakaan dua pengendara motor terjadi, Sabtu (8/5) pukul 21.00. “Dua korban meninggal dunia,” terang AKP Randy Asdar, Minggu (9/5). Disampaikan kasat lantas, kronologi kejadian bermula kedua pengendara motor adu moncong. Kecelakaan ini diduga pengemudi motor Vixion melaju terlalu mengambil haluan ke kanan yang bersamaan

Petugas mengolah TKP. FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

muncul sepeda motor dari arah berlawanan yang kondisi lampu utama tidak menyala. “Karena jarak antara kedua sepeda motor sangat dekat. Sehingga

kendaraan saling bertabrakan,” terangnya. Akibat kejadian itu, Ruchan Sanimbar dan Ahmad Sorifudin meninggal dilokasi kejadian

sedangkan Lukman mengalami luka berat dirawat di RSUD Sumber Glagah Pacet. Petugas di bantu PMI Kabupaten Mojokerto dan potensi rela-

wan langsung mengevaluasi jasad korban. “Untuk kendaraan yang terlibat kecelakaan dievakuasi di Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto,” terangnya. (no/day)

Pemkot Mojokerto Pertahankan WTP Mojokerto, Memorandum Pemerintah Kota Mojokerto kembali mempertahankan predikat laporan hasil keuangan wajar tanpa pengecualian (WTP) yang ketujuh. Penyerahan hasil laporan pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) 2020 diterima Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Kantor Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Timur, Jumat (7/5). Disampaikan Ika Puspitasari, melakukan penerapan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Penyerahan laporan hasil pemeriksaan ini disaksikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto Sunarto, Sekretaris Daerah Kota Harlistyati, Inspektur Muhamad Sugeng dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan

Pendapatan Daerah (BPKPD) Etty Novia Sitorus. Wali kota yang akrab disapa Ning Ita, menyampaikan terima kasihnya serta apresiasi kepada perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur atas kerja keras, dan ketelitiannya dalam melaksanakan audit atas laporan keuangan Pemerintah Kota Mojokerto. Meski bekerja dalam suasana dan mekanisme kerja yang berbeda karena harus menyesuaikan dengan kondisi Covid-19, namun semuanya dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar. “Opini WTP merupakan apresiasi dari BPK atas hasil pemeriksaan laporan keuangan. Kami mengucapkan terimakasih kepada auditor yang telah menjalankan tugas dalam pemerikasaan laporan keuangan pemerintah daerah secara in-

dependen, objektif, profesional berdasarkan standar pemeriksaan. Untuk menilai kebenaran, kecermatan, akuntabilitas serta keandalan informasi dalam pengelolaan keuangan,” kata Ning Ita. Laporan keuangan disusun pemerintah dan lembaga merupakan media akuntabilitas yang disajikan sesuai standar akuntasi pemerintah (SAP). Oleh karena itu, sebagai tindak lanjut dari hasil laporan pemeriksaan dan rekomendasi atas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun 2020 dari BPK, maka Pemerintah Kota Mojokerto akan mempelajari dan mencermati dengan penuh tanggungjawab. Sehingga dapat terciptanya pemerintahan yang transparan, akuntabel yang mampu mensejahterakan masyarakat. (war/day)

FOTO: MEMORANDUM/HUMAS

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menerima penghargaan WTP dari BPK RI.

FOTO: MEMORANDUM/FERDY EKO C

Santunan dan buka bersama anak yatim pada masa reses yang digelar anggota DPRD Jombang dari fraksi PPP, Sunardi.

Reses, Santuni Anak Yatim dan Buka Bersama Jombang, Memorandum Sunardi, anggota DPRD Kabupaten Jombang dari fraksi PPP, menggelar bagi-bagi takjil, buka puasa bersama, dan penyantunan anak yatim. Kegiatan di masa reses ke dua tahun 2021 di Dusun Mojo, Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang, Minggu (9/5). “Keberkahan Ramadan juga bisa dirasakan oleh para anak yatim melalui buka puasa bersama dan santunan,” terangnya. Sunardi melanjutkan, di masa pandemi ini semua mengalami masa sulit sehingga bantuan sekecil apapun sangat berarti utamanya bagi anak Yatim, dan kewajiban kita untuk menyisihkan sebagian rejeki kita untuk membantu mereka, “Anak -anak yatim perlu diperhatikan, agar nantinya mereka bisa tumbuh sebagai anak yang mandiri dan kuat secara mental,” kata politisi PPP. Selain itu, kata Sunardi, di tengah kondisi pandemi. Adaptasi kebiasaan baru harus dilakukan oleh semua elemen. Dengan cara mengikuti aturan protokol kesehatan (Prokes,red) di kehidupan sehari-hari. “Melalui acara ini, saya juga menekankan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan, sebagai antisipasi Covid 19. Caranya untuk selalu waspada dan tetap mengikuti protokol kesehatan dengan mencuci tangan, memakai masker, serta menjaga jarak,” tuturnya. Masih berkaitan dengan prokes, yang juga harus dihindari yakni kerumunan massa. Serta sedapat mungkin mengurangi mobilitas apabila dirasa tidak mendesak. “Menghindari dari kerumunan massa sangat perlu untuk mengurangi resiko dari penyebaran Covid-19. Termasuk pula membatasi diri untuk melakukan mobilisasi apabila dirasa tidak mendesak,” terangnya. (fdy/wan/day)

8 Kali Kabupaten Jombang Raih Opini WTP Jombang, Memorandum Kabupaten Jombang kembali menerima penghargaan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Jawa Timur 2021. Ini adalah penghargaan kedelapan berturut-turut dari 11 yang diterima. “Capaian ini berkaitan dengan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Jombang Tahun Anggaran 2020, yang di terima dari BPKRI Perwakilan Jawa Timur,” ungkap Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab. Penghargaan Opini WTP diberikan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) Perwakilan Jawa Timur Joko Agus Setiono kepada Bupati Mundjidah Wahab yang didampingi Ketua DPRD Mas’ud Zuremi diberikan di kantor Perwakilan BPK Jawa Timur di Juanda Sidoarjo, Jumat (7/5/). Bupati didampingi Sekdakab Jombang Akhmad Jazuli, Kepala BPKAD M. Nasrulloh, Inspektorat, Eka Suprasetyo, serta

Kabag Prokopim Agus Djauhari. Atas capaian yang diperoleh, Bupati Mundjidah mengaku bersyukur. “Alhamdulillah, Jombang kembali mendapatkan predikat WTP atas Laporan Hasil Pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia,” ungkapnya. Bupati Mundjidah Wahab juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jombang, khususnya kepada pegawai di lingkup Pemkab Jombang yang sudah bekerja secara baik, jujur, transparan dan akuntabel. Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada tim dari BPK yang sudah melakukan pemeriksaan Keuangan Pemerintah Kabupaten Jombang. “Termasuk juga arahan-arahan agar ke depannya lebih baik lagi,” tandas Mundjidah. Bupati menambahkan, opini WTP yang diperoleh tidak luput dari peran kerjasama antara eksekutif dan legislatif. “Pencapaian ini harus dipertahankan dan terus ditingkatkan, karena ke depan Jombang harus

FOTO: MEMORANDUM/HUMAS

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menerima penghargaan.

lebih baik dari sekarang, dan mampu mensejahterakan masyarakat Kabupaten Jombang,” tandasnya. Sementara, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) Perwakilan Jawa Timur Joko

Agus Setyono menyampaikan, opini WTP merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran laporan keuangan daerah, untuk mewujudkan penyelenggaraan keuangan yang akuntabel. Jadi

diharapkan Pemerintah Kabupaten Jombang untuk terus mempertahankan prestasi ini. ”Kami berharap agar Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang diterima masing-masing daerah dapat mendorong dan memotivasi untuk terus memperbaiki pertanggungjawaban pelaksanaan APBD ke depan,” ucapnya. Terpisah, Ketua DPRD Mas’ud Zuremi mengucapkan selamat atas opini WTP untuk LPKD Kabupaten Jombang Tahun Anggaran 2020. Ketua DPRD meminta pencapaian ini harus dipertahankan dan terus berbenah untuk memperbaiki kinerja, agar lebih baik lagi. “Sekali lagi selamat Pemerintah Kabupaten Jombang telah bekerja dengan baik, profesional dan akuntabel sehingga mampu mempertahankan opini WTP dan ini harus menjadi motivasi bagi ASN di Pemkab Jombang agar lebih semangat dan bekerja keras untuk menjadikan tahun-tahun mendatang lebih baik lagi,” pungkasnya. (wan/adv/day)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

RENGGANIS JEMBER

SENIN LEGI, 10 MEI 2021 HALAMAN 11

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

JEMBER MASUK ZONA ORANYE

Bupati Hendy Imbau Salat Idulfitri di Rumah dan Larang Open House Jember, Memorandum Forkopimda dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jember dukung Bupati Jember Ir H.Hendy Siswanto melaksanakan surat edaran (SE) menteri agama (menag) nomor 07 tahun 2021. Aturan tersebut tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idulfitri 1442 Hijriah/2021di tengah pandemi Covid-19. Rapat koordinasi (rakor) tersebut berlangsung di aula Pendopo Wahyawibawagraha yang dipimpin Bupati Jember diikuti oleh Wakil Bupati Jember KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun), Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin, Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin, Ketua MUI KH. Abdul Haris, dan tokoh agama maupun ulama, Sabtu (8/5). Menurut Hendy, Kabupaten Jember masuk dalam zona wilayah oranye sehingga masyarakat hanya diperbolehkan melaksanakan salat Idulfitri di rumah masing-masing. Sesuai SE tersebut untuk zona merah dan oranye dilarang menggelar salat Idulfitri secara berjemaah di masjid atau lapangan. “Mengacu SE menag maka salat Idulfitri berjemaah dilarang dilakukan di kawasan zona merah dan oranye, namun bisa dilakukan di rumah masing-masing. Untuk zona hijau dan kuning boleh mengadakan salat ied berjamaah di masjid dengan tetap menerapkan ketentuan protokol kesehatan,” ungkap Hendy. Dia meminta masyarakat untuk serius melaksanakan segala

ketetapan yang telah dikeluarkan pemerintah terkait antisipasi penyebaran pandemi Covid-19. “Ini serius bahwa Covid-19 itu nyata, buktinya adik kandung saya sendiri meninggal karena Covid-19,” tegas Bupati Hendy. Untuk malam takbiran, dalam surat edaran tersebut membatasi hanya diperbolehkan maksimal 10 persen dari kapasitas masjid dan diimbau masjid menyiarkan secara daring. Untuk takbir keliling ditiadakan untuk mengantisipasi keramaian. Selain itu, untuk acara halalbihalal atau silaturahmi selama lebaran supaya dilakukan secara daring. Bupati Hendy juga tegas melarang para ASN menggelar open house selama lebaran. “ASN harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat umum, jika melanggar tentu ada sanksi,” pungkas Hendy. Sedangkan La Ode M Nurdin menyampaikan, sementara kondisi wilayah di Kabupaten Jember berwarna oranye termasuk risiko sedang, dan yang diperoleh melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid sesuai ketentuannya bila wilayah hijau dan kuning.

Bupati Jember H Hendy Siswanto rapat koordinasi dan membaca surat edaran Menteri Agama RI Nomor 07 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idulfitri 1442 Hijriah/2021.

“Sesuai dengan ketentuan dari pemerintah pusat yang boleh melaksanakan salat di masjid bila sudah berwarna hijau dan kuning sementara untuk Jember masih oranye untuk itu sebagai penanggungjawab jawab Satgas Covid-19 Kabupaten Jember mengimbau yang disampaikan Bupati Jember yakni melaksanakan salat idulfitri

di rumah saja,” tutur La Ode M Nurdin yang juga sebagai Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Jember. Sementara bagi masyarakat Jember lanjut lulusan Akmil 2001 ini, untuk tidak menggelar salat Idulfitri di masjid dan di lapangan secara bebas. Apa lagi tidak melakukan protokol kesehatan

dengan 5M yang bisa memicu terjadinya kerumunan massa dan meningkatnya kembali angka positif serta jangan sampai menjadi zona merah. KH Abdul Haris mengatakan, hukum Islam itu sangat menghargai ilmu pengetahuan baik para pakar dan para ahli, akan didengar pendapatnya kalau da-

lam kontek kemaslahatan ummat, dalam menolak bahaya agar virus corona tidak merajalela dan terus menular. “Sedangkan kemaslahatan yang memungkinkan diambil dalam konteks salateid hukumnya salat sunah. Bilamana menggunakan kaidah dengan hukum Islam sudah clear. Ketika

Pelaku Pengacara

Sambungan dari halaman 1

yang berprofesi sebagai pengacara tersebut di mapolres.“Iya sudah kami amankan majikannya yang menganiaya ART-nya. Sekarang masih kami periksa dan statusnya masih terlapor,” kata Oki, Minggu (9/5). Dalam pemeriksaan terhadap Fairus apakah ada unsur penganiayaan, perlakuan tidak manusiawi, dan gaji tidak pernah dibayar selama bekerja, Oki tidak bisa memberikan jawaban secara detail karena masih dalam pemeriksaan. “ Iya mengarah ke sana (penganiayaan). Benar dia (Fairus)

Gagal Rampas...

adalah pengacara. Kami masih dalami kasusnya dan mencari bukti-bukti,” jelas Oki. Untuk anak korban AP (10), saat ini dititipkan di tempat yang aman di UPTD Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita di Jalan Mongonsidi 25 Sidoarjo, milik Dinsos Provinsi Jatim. Informasi yang digali, dari keterangan Asmad, satpam perumahan Manyar Tirtomoyo, dia tidak mengetahui secara pasti penganiayaan yang dialami Elok. Tahunya setelah ada anggota

Sambungan dari halaman 1

Plaza,” terang Gogot, Minggu (9/5). Saat melintas di sisi timur Jembatan Kandangan tiba-tiba korban dipepet dua pria tak dikenal. Lantas, RW yang berperan sebagai eksekutor langsung menarik tas korban. Namun Kartika mempertahankan tas terseut. “Terjadi tarik menarik. Akhirnya korban dan pelaku jatuh. Pelaku ditangkap massa dan sempat menghajar pelaku,” kata Gogot. Usai kejadian, akhirnya pelaku dan barang bukti diamankan oleh Unitreskrim Polsek Tandes. “Korban dan pelaku dibawa ke RS Muji rahayu untuk dimintakan visum,” pungkasnya. (alf/nov)

Sering Melihat...

pemerintah mengajurkan dan pelarangan yang berdasarkan data dari para ahli pakar di bidangnya, maka sebenarnya tidak ada pilihan lain bagi umat muslim untuk tidak mengikuti,” beber Abdul Haris. Akan tetapi umat Islam semua memahami hal tersebut, lanjut Abdul Harist, sekarang tinggal bagaimana kita memberikan sosialisasi pada umat Islam yang lain di Jember. Di antaranya pada tokoh masyarakat NU, Muhammadiyah, dan takmir khususnya pandangan Islam. Ketika kita harus memilih masyadad dan manfaat, mana yang harus didahulukan. “Yang dimaksud dengan masyadad dan manfaat yang tidak diduga-duga tapi berdasarkan penelitian dan itu sudah ada bukti nyata di negara lain. Seperti di India banyak korban jiwa yang mengenaskan untuk itu mematuhi imam dan mematuhi pemerintah sebagai umat harus taat pada penguasa bilamana di dalamnya tidak ada unsur kemaksiatan justru demi kemaslahatan umat itu hukumnya wajib untuk dipatuhi dan dilaksanakan,” pungkas Dosen IAIN Jember itu. Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Jember Muslim menambahkan, keputusan pemerintah juga untuk kebaikan dan kemaslahatan umat. “Maka kami berharap masyarakat menaati keputusan itu. Apalagi sudah ada surat edaran nomor 7 dari menteri agama,” katanya. (edy/jun/nov)

Sambungan dari halaman 1

(nama samaran juga) suami yang baru menikahinya satu tahun yang lalu itu. Di tahun 2018, Serly berumur 24 dan suaminya Andri berusia 26 tahun. Pernikahan mereka bertahan hanya delapan bulan. Selama pernikahan Serly sebetulnya merasa tidak kuat. Sebab, banyak tekanan dari suami dan orang tuanya. “Aku mengadu ke orang tuanya terkait perilaku anaknya dengan maksud agar orang tuanya menasihati dia. Tapi selalu aku yang disalahkan. Aku sudah kasih bukti lebam-lebam ke ibunya pun tetap tidak ada respons,” kenang Serly. Awalnya Serly tidak mengetahui suaminya mengidap satu penyakit. Serly baru tahu setelah dua bulan bahwa suaminya itu punya penyakit psikologis saat kecil akibat perceraian orang tuanya. “Dia sering melihat ibunya disiksa,” ucapnya. Oleh karena Itulah, jika pada saat kambuh, emosi Andri meningkat dan sesak napas berlanjut sampai harus dibawa ke rumah sakit untuk menenangkan diri. “Setelah tahu itu, aku coba menerima dia dan lebih sabar lagi dalam menghadapinya,” katanya. Pernikahan Serly semakin memprihatinkan saat ibu Andri selalu saja menyalahkannya. Karena menurut ibu mertuanya, penyakit Andri yang sudah lama hilang, setelah menikah malah kambuh lagi. “Ibunya malah menyalahkanku. Katanya sejak menikah denganku penyakit Andri kambuh lagi,” ungkapnya. Serly selalu berdoa supaya diberi jalan agar pernikahannya seperti pernikahan pada umumnya. Akhirnya, pada bulan keempat setelah menikah, ia hamil. Dirinya merasa bahagia saat itu. Namun, tidak dengan Andri. “Aku senang sekali saat itu. Namun suamiku tidak. Dia takut kalau nanti kami punya anak, kasih sayang dan perhatianku terbagi untuk anak dan suami,” ungkapnya. (mg5/jos, bersambung)

Satreskrim Polrestabes Surabaya dan Polsek Sukolilo datang ke rumah Fairus dan mengamankannya pada Sabtu (8/5) sekitar pukul 17.00. “Saya tahunya setelah polisi datang ke rumah Ibu Fairus dan membawanya ke mobil jenis Gran Max,” ungkap Asmad saat ditemui Memorandum di pos penjagaan. Selama ini, imbuh Asmad, Fairus tinggal di rumah tersebut bersama kedua anak perempuannya, pembantu (Elok) dan anaknya, AP yang berusia 10 tahun. “Sesekali saudaranya Fairus datang ke ru-

mah,” ujar Asmad. Atas kejadian itu, membuat Asmad kaget dan bertanya-tanya. Sebab, sepengetahuannya Fairus rutin olahraga lari pagi di sekitar perumahan dan jika bertemu selalu menyapa serta ramah. Tapi Asmad tidak tahu jika di dalam rumahnya (Fairus) seperti apa. Kebetulan rumah Fairus berada tepat di depan pos penjagaan. Di samping rumah itu kosong, sedangkan sampingnya jalan. Asmad juga menjelaskan, dia tidak mendengar suara atau

hal yang mencurigakan saat Elok disiksa sang majikan. Satpam ini mengaku, selama ini tidak mengenal Elok. Apalagi mendapatkan keluhan dari korban terkait penganiayaan tersebut.“Saya juga diberitahu polisi dan ditunjukkan foto korban yang terlihat kurus. Di tangannya terlihat luka bekas disetrika dan punggungnya juga penuh luka,” beber Asmad. Senada dengan Asmad, rekannya, Ishadi juga mengaku baru mengetahui setelah berita di sosial media (sosmed) ramai dan banyak

polisi yang datang ke rumah Fairus. “Saya tahu adanya penganiayaan dari sosial media,” ujar Ishadi. Sepengetahuan dia, penganiayaan diketahui setelah korban dibawa ke Liponsos Keputih dan sekujur tubuh ART itu penuh luka. “Saya juga tidak mengetahui kapan Ibu Fairus membawa pembantunya (Elok) ke lipinsos. Majikan korban merupakan janda,” jelas Ishadi. Sosok Elok, diketahui Ishadi saat kontrol perumahan. Kebetulan korban sedang menyapu

Pemkot Tanggung Perawatan Elok Angraeni sore ini Elok akan dites PCR sebelum perawatan lanjutan. “Pemerintah kota akan memfasilitasi penanganan perawatan kepada EAS sampai pulih kon-

disinya,” tegas Armuji disela mengamati kondisi korban. Derita kasus tersebut tidak hanya menimpa Elok. Anaknya yang masih berusia 10 tahun

Sambungan dari halaman 1 juga masih mengalami guncangan psikologis. Beruntung, saat ini Pemkot Surabaya sudah menjemput anak EAS dari rumah majikannya.

Armuji memastikan, anak korban sudah mendapatkan pendampingan yang aman di shelter liponsos. Armuji juga menegaskan pentingnya memas-

Sempat Datangi Rumah Ketua RT rapat. Pun begitu juga dengan jendela dan pintu, serta gerbang tidak terlihat celah sama sekali. Semuanya sunyi layaknya rumah tak berpenghuni. Sekitar perumahan juga sepi. Tidak ada yang keluar sama sekali. Beberapa kali hanya kendaraan ojek online dan roda empat melewati jalanan Manyar Tirtomulyo tersebut.

Sebelumnya, Elok Anggraini Setyawati menderita luka lebam di sekujur tubuhnya akibat dianiaya majikannya. Hanya saja, tidak banyak warga sekitar atau tetangganya yang tahu peristiwa tersebut. Mereka baru mengetahui berita kebiadaban majikan Elok setelah kasusnya terungkap dan tersebar luar di media sosial (medsos).

penasihat hukum (PH) Linda saat dikonfirmasi terkait kasus kliennya tersebut menyampaikan bahwa yang dituduh memalsukan surat dan menggunakannya adalah tidak benar. “Klien kami dituduh memalsu surat dan menggunakannya. Padahal, faktanya klien kami ini tidak pernah melakukan semua itu dan tidak membuatnya. Sebab, surat yang seolah-olah dibuat Linda tersebut ternyata tanda tangannya palsu,” tutur Malik. Oleh karena itu, Malik meminta

anaknya bertandang ke rumahnya. “Pemilik rumah sama putrinya datang ke rumah hendak menjelaskan masalah ART-nya. Saat itu, posisi saya di luar sedang bekerja dan hanya ditemui istri,” kata Muthalib. Setelah adanya laporan itu, ketua RT dan RW mendatangi rumah nomor 54 (kediaman Fairus)

kepada penyidik polda untuk melaporkan bukti aslinya dan jangan sampai hilang. Selain itu, surat dari keterangan lurah yang mengatakan bersangkutan masih belum kawin itu bukan dia yang membuatnya. “Klien kami tidak tahu. Karena semua yang mengurus adalah mantan suaminya, Sugianto untuk pernikahan mereka pada 2009 silam. Dan sangat aneh sekali kenapa kok baru kali ini dia melaporkannya. Ada apa?,” imbuhnya. Malik berharap, agar pelapor dapat menemui kliennya

kawasan tempat tinggalnya. Ia memang merasakan ada perbedaan Ramadan tahun ini dengan Ramadan sebelum adanya Covid-19. Kegiatan-kegiatan dalam bulan suci tahun ini dirasa cukup berkurang. “Mungkin di Ramadan sebelum adanya Covid-19 kita berbagi lebih ke panti dan anak yatim dan mela-

dengan tujuan agar mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Saat kami ke sana beliau bekerja. Jadi tidak sempat ketemu. Kami juga sempat berkoordinasi dengan Ibu RW dengan harapan agar bersangkutan bisa membina ART-nya dengan baik, agar tidak timbul masalah di kemudian hari,” jelasnya.(alf/nov)

Sambungan dari halaman 1 agar perkara ini cepat selesai. Serta meminta penyidik agar perkaranya di-SP3 (surat perintah penghentian penyidikan) Sebab, juga menyangkut soal anak hasil pernikahan pelapor dan terlapor. “Klien kami dicerai secara sepihak tapi herannya lagi pelapor mau menandatangani KPR di BCA pada 31 Juli 2015. Jadi kami minta masalah ini segera selesai dan di-SP3,” tandas Malik. Terpisah, Sugianto Setiono ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp (WA) terkait perkara

Tetap Berbagi dengan Sesama bergandengan melawan situasi yang sedang kita hadapi bersama,” ucapnya, Minggu (9/5). Dengan adanya pandemi Covid-19 tidak menghentikan Hartoyo untuk tetap berbagi dengan sesama manusia. Walaupun tidak ada buka bersama dengan anak yatim, ia tetap memberikan santunan ke panti asuhan yang berada di

tikan EAS dalam kondisi aman, terlindungi, dan bebas ancaman. “Sampai nanti bisa berkumpul kembali dengan anaknya,” pungkas Armuji. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 “Kalau mendengar atau melihat langsung penganiayaan itu tidak pernah. Tahunya dari berita online jika korban disuruh makan kotorannya kucing dan disiksa,” ujar penghuni rumah di seberang tempat tinggal Fairus. Sedangkan Ketua RT 01 Abdul Muthalib mengaku awal Ramadan lalu pemilik rumah dan

Beberkan Bukti, Terlapor Minta Perkara Di-SP3 Linda seraya menunjukkan bukti surat pernyataan kepada Memorandum, Jumat (7/5). Ketika ditanya siapa yang memalsu tanda tangannya, Linda mengatakan tidak tahu. Menurut pengakuannya, pelapor yang merupakan mantan suaminya itu yang tahu pasti. “Saya tidak tahu. Yang lebih tahu itu mungkin dia. Sebab, yang membuat surat-surat untuk kepentingan pernikahan itu adalah Sugianto. Kalau saya tidak pernah membuatnya,” ungkapnya. Sementara itu, Abdul Malik,

halaman dan menyiram taman di rumah Fairus. “Itu saja dan tidak pernah saya bicara atau kenal dengannya,” tutur Ishadi. Seperti diketahui, sekitar April 2020, Elok bekerja di rumah Fairus sebagai pembantu dengan dijanjikan gaji sebesar Rp 1,5 juta per bulan. Akan tetapi hingga saat ini korban tidak pernah diberi bayaran atau gaji dari terlapor. “Saya dijanjikan gaji Rp 1,5 juta per bulan. Cuma satu kali saja terima bayaran. Habis itu tidak diberi lagi,” ungkap Elok. (rio/nov)

itu enggan meresponsnya. Meski pesan singkat sudah dibaca dengan tanda sudang dibaca (centang biru), Sugianto memilih bungkam. Sedangkan Dirreskrimum Polda Jatim Kombespol Totok Suharyanto sewaktu dikonfirmasi perihal masalah itu belum memberikan jawaban. Demikian pula saat upaya melakukan konfirmasi kepada Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko juga belum memberikan balasan untuk menjelaskan perkara tersebut. (mg5/fdn/nov).

Sambungan dari halaman 1 kukan buka bersama dengan mereka. Namun di tahun ini, sudah tidak bisa lagi berbuka bersama. Dengan tidak adanya buka bersama, kita masih bisa memberikan santunan secara langsung kepada perwakilan panti asuhan untuk diberikan ke anak-anak yatim,” tuturnya. Untuk kegiatan Ramadan tahun ini, ia melakukan salatTarawih

bersama keluarga dan membaca ayat-ayat suci Alquran. “Selama Ramadan, setiap hari saya dengan keluarga menjalankan salat Tarawih di rumah, dan akan melanjutkan membaca Alquran bersama-sama,” ucapnya. Kegiatan lainnya yang sudah dijalankan oleh Hartoyo selama Ramadan untuk berbagi dengan

sesama yaitu membagikan takjil sebanyak 1.100 ke pengendara motor dan ojek online di Jalan Tidar dan Jalan Simo. “Tahun ini alhamdulillah bisa ada tambah kegiatan bagi takjil di jalan untuk pengendara motor dan ojek online, yang jelas tetap patuhi prokes yang sudah ditetapkan,” pungkasnya. (mg4/nov)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SENIN LEGI, 10 MEI 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA

Sehari, 2 Warung dan 2 Rumah Terbakar Bojonegoro, Memorandum Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro harus bekerja ekstra. Sebab, dalam sehari kemarin terjadi dua kebakaran di tempat yang berbeda. Kebakaran pertama menghanguskan dua warung, yaitu warung sembako dan warung kopi di Desa Blimbingedhe, Kecamatan Ngraho, Minggu (9/5). Selanjutnya kebakaran melanda dua rumah di Desa Kunci, Kecamatan Dander. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Ahmad Gunawan menjelaskan, kebakaran toko sembako milik Murni (41), mengalami kerugian Rp 30 juta. Kemudian Sutar (50) pemilik warkop mengalami kerugian Rp15 juta. Penyebab kebakaran toko tersebut diduga karena puntung rokok yang menjalar ke bensin. “Kami mengerahkan tiga unit fire truck 1 dari Pos Ngraho dan dua unit dari Pos Padangan dengan tujuh personel,’ ungkap Ahmad Gunawan.

Kebakaran juga terjadi Desa Kunci, Kecamatan Dander, yang melanda dua rumah Eka Agustiningsih (33). Pemilik rumah lupa mematikan kompor saat ditinggal membantu memasak di rumah saudaranya. Api menjalar dan menghanguskanrumah dan isinya. Petugas yang datang kelokasi berhasil menjinakan api dengan mengerahkan dua unit fire truck dari Pos Temayang, dua fire truck dari Pos Kota dengan 11 personel, dan 2 mobil water supply dari BPBD. “Total kerugian sekitar Rp75 juta meliputi 2 unit rumah terbakar. Satu rumah dengan ukuran lebar 9 x10 m. Satu rumah dengan ukuran 6x10 m mengalami rusak sedang,” bebernya. (top/har/udi)

Rumah yang terbakar di Desa Kunci tinggal puing-puing. FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Terindikasi Mudik, Puluhan Kendaraan Diputarbalikkan

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Pedagang bahan pokok di pasar Gresik.

Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok Turun Gresik, Memorandum Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah tinggal menghitung hari. Mendekati momen istimewa bagi umat Islam itu harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Gresik turun. Hal itu dikatakan Kadiskoperindag Gresik Agus Budiono. Menurutnya, ada enam bahan pokok yang harganya turun. Meski demikian, penurunannya tidak signifikan. Artinya, hingga saat ini harga terpantau stabil Dari catatan, di pasaran ada 24 item bahan pokok. Secara keseluruhan, mayoritas harga bahan pokok tidak bergerak alias tetap. Kenaikan harga hanya terjadi pada cabai besar, kini harganya Rp 38.286 per kilogram atau naik Rp 2.857. “Sementara harga bahan pokok yang turun terjadi pada komoditi beras medium, telur ayam, cabai rawit, ayam potong, bawang merah, dan bawang putih,” jelasnya. Rinciannya, beras medium dari harga Rp 11.029 per kilogram sekarang menjadi Rp 10.957. Telur ayam kini berada di kisaran harga Rp 22.286 per kilogram, sebelumnya Rp 22.571. Hal yang sama juga dialami komoditi cabai rawit. Sempat melonjak tajam, harga bahan pokok dengan rasa pedss itu kini terus menurun. Sekarang harganya di kisaran Rp 45.414 per kilogram, turun dari harga sebelumnya Rp 46.143. Selanjutnya ayam potong boiler Rp 39.571 per kilogram kini seharga 39.429. Lalu bawang merah yang turun Rp 143 dari Rp 27.000 per kilogram menjadi Rp 26.857. Sedangkan bawang putih dari Rp 25.429 per kilogram kini turun menjadi Rp. 25.286. Agus memastikan, ketersediaan bahan pokok aman hingga Idulfitri 1442 hijriah. “Alhamdulillah harga sembako stabil. Harga terkoreksi banyak yang turun dan ketersediaan aman hingga akhir Mei 2021,” pungkasnya. Di sisi lain, momen menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah juga berdampak pada meningkatnya jumlah pengunjung pusat perbelanjaan. Baik di pasar tradisional maupun tempat belanja modern terlihat animo masyarakat. Selain toko makanan, masyarakat menyerbu gerai pakaian. Seperti terlihat di Pasar Gresik. Sejumlah toko atau lapak pakaian diserbu masyarakat. Hal ini seiring dengan kebiasaan masyarakat yang menggunakan baju baru ketika momen Lebaran. Hal yang hampir sama juga terlihat di Icon Mall, Ramayana dan Gressmall. (and/har/udi)

Gresik, Memorandum Momen pemberlakuan larangan mudik Idulfitri 1442 Hijriah, arus lalu lintas di Kabupaten Gresik masih terpantau ramai dan lancar. Belum terjadi peningkatan volume kendaraan yang signifikan. Namun, ada puluhan kendaraan pemudik yang sudah diputarbalikkan. “Proses penyekatan terus kami ketatkan mengantisipasi masyarakat yang nekat pulang kampung,” tegas Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto saat mengecek penjagaan pospam penyekatan terpadu di Kecamatan Duduksampeyan. Puluhan kendaraan terpaksa diputarbalikkan ke arah keberangkatan lantaran terindikasi mudik. Baik mereka yang akan keluar maupun masuk wilayah Kota Pudak. Salah satunya travel yang mengangkut belasan pelajar dari Rembang, Jawa Tengah, hendak menuju Surabaya. “Di pospam ini personel gabungan melakukan peme-

FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Lasiran

Bojonegoro, Minggu (9/5). Sesuai data jumlah GTT/

riksaan terhadap kendaraan yang terindikasi mudik. Utamanya yang memiliki plat luar daerah. Masyarakat yang tidak mampu menunjukkan surat

tugas, surat kerja, dan dokumen pendukung lainnya akan langsung diputarbalikkan,” tegas alumnus Akpol 2001. Hal yang sama juga dila-

kukan di pospam penyekatan terpadu Kecamatan Panceng. Personel gabungan TNI, Polri, satpol PP, dinas perhubungan, dinas kesehatan, ormas dan

MUI Gresik Beri Lampu Hijau Salat Id di Masjid Gresik, Memorandum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik memberikan lampu hijau dalam pelaksanaan salat Id di masjid atau lapangan saat Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah. Kepastian itu sesuai surat nomor 33/DPK/A.1/IV/2021. Meski demikian, MUI Gresik meminta pelaksanaan ibadah tetap memerhatikan disiplin protokol kesehatan ketat. Utamanya memakai masker, mencuci tangan, tidak berkerumun, dan menjaga jarak. Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq mengatakan, ketentuan dalam surat itu antara lain dalam menyambut Idulfitri, pihaknya mengajak umat muslim di Kota Pudak untuk menghidupkan malam Idulfitri dengan bacaan takbir, tahlil, dan tahmid. Takbir sendiri dimulai sejak tenggelamnya matahari di akhir Ramadan. “Ini sekaligus tanda syukur dan doa supaya pandemi Covid-19 segera diangkat oleh

Tunjangan GTT/PTT Belum Cair Bojonegoro, Memorandum Idulfitri 1 Syawal 1442 Hijriah tinggal menghitung hari. Namun, tunjangan guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro belum cair. Sekretaris Dinas Pendidikan Bojonegoro Lasiran mengatakan, data GTT/PTT baik kategori (K2) dan non-K2 telah dikirimkan ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro untuk dilakukan verifikasi. “Setelah verifikasi dilimpahkan ke pemkab untuk pencairan,” beber mantan Kepala SMPN 1

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto saat mengecek kelengkapan surat pengendara yang hendak masuk Gresik.

sejumlah pihak lain berjaga di posko bersama Polres Gresik dan Polres Lamongan itu. “Selain itu, ada tujuh pospam di dalam kota yang berfungsi untuk memantau dan memperketat mobilitas masyarakat. Apalagi, terbaru mudik lokal juga ikut dilarang. Maka penyekatan akan terus kita ketatkan,” imbuhnya. Pihaknya memprediksi, peningkatan arus mudik akan terjadi akhir pekan ini hingga malam takbiran. Kemungkinan besar terjadi di hari atau jam tidak kerja. “Ini yang harus kami antisipasi. Penyekatan akan terus diperketat hingga malam takbiran Idul Fitri,” pungkasnya. Seperti diketahui, pemerintah melarang masyarakat mudik pada Hari Raya Idulfitri 1442 hijriah sejak 6-17 Mei 2021. Tujuannya untuk mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas. Untuk itu masyarakat diminta bijak untuk tidak pulang kampung terlebih dahulu. (and/har/udi)

PTT di Bojonegoro untuk TK sebanyak 418 orang, SD berjumlah 2.333 orang, dan SMP 588 orang dengan total penerima kumulatif ada 3.339 orang. Total tunjangan yang dikeluarkan pemerintah adalah Rp 5,2 miliar, tepatnya Rp 5.266.600.000 dibayarkan pada Selasa (11/5) sebelum Hari Raya Idulfitri. Menurut Lasiran, diharapkan tunjangan hari besar keagamaan ini dapat membantu rekan-rekan GTT dan PTT. Sekaligus meningkatkan roda perputaran ekonomi yang ada di Kabupaten Bojonegoro. (top/har/udi)

Allah,” kata Mansoer, Minggu (9/5). Kemudian umat muslim di Gresik dapat melaksanakan salat Idulfitri 1 Syawal 1442 Hijriah dengan cara berjemaah. Baik di masjid, musala, tanah lapang maupun tempat lainnya. Dengan catatan, harus tetap disiplin menegakkan protokol kesehatan sesuai kebijakan pemerintah. Selain itu, Mansoer Shodiq juga menyampaikan ketentuan silaturahmi selama Lebaran. Halal bihalal baik secara langsung maupun secara virtual kepada sanak famili dan tetangga harus mematuhi protokol kesehatan. Ini penting untuk mencegah penularan Covid-19. “Umat Islam wajib mendukung dan menaati kebijakan pemerintah dalam upaya mengatasi, menanggulangi, dan mengendalikan penyebaran Covid-19. Ini sebagai ikhtiar lahiriyah dan bathiniyah se-

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Suasana jelang salat Tarawih di Masjid Agung Gresik.

cara seimbang dengan penuh tawakal kepada Allah SWT,” pungkasnya. (and/har/udi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 10 Mei 2021 by memorandum - Issuu