Skip to main content

Memorandum Edisi 9 Desember 2019

Page 1

SENIN PON, 9 DESEMBER 2019

HARGA Rp 3.500,-

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com .com

AKSI PENCURIAN MOTOR DI JALAN KUPANG KRAJAN

ARIO DUM

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menunjukkan barang bukti dan tersangka diapit Kasatreskrim AKP Panji P Utama dan Kanit Pidum Ipda Daniel.

B

Aksi pelaku berseragam ojol menggasak Vario di Jalan Kupang Krajan yang terekam CCTV.

Dibekap Pakai Bantal

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Pembunuh Kekasih Gelap Tertangkap

Gresik, Memorandum Pembunuh Kasniti, warga Kramat Langon, Desa Sidokum-

alam pul, yang ditemukan tewas dalam moro, kamar kos di Kelurahan Sidomoro,  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Amankan Pemesan, Pembuat, dan Pemasok Petasan

Empat tersangka sebagai pemesan, pembuat, dan pemasok bahan petasan.

Pasuruan, Memorandum Unit Jantanras Satreskrim Polres Pasuruan m melakukan pen nangkapan terhadap 4 orang sebagai pemesan, pembuat, dan pem masok bahan petasan pada Sabtu (7/12). Kapolres Pasuruan AKBP  Bersambung ke halaman 7 

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander memimpin apel malam Minggu di Mapolres Pasuruan Kota.

FOTO: MEMORANDUM/RUL

eduk dipukul bertalu-talu. Tepat jam 5 pagi. Cuaca masih gelap di Kota Amritsar, negara bagian Punjab, India. Seperti di kampung saya, tabuhan beduk itu pertanda akan dimulainya salat subuh. Tapi suara beduk ini tidak datang dari masjid. beduk itu ada di dalam gurdwara --masjidnya agama Sikh. Yang benduknya begitu mirip dengan masjid. Agama Sikh juga punya ibadah di waktu subuh. Ketika beduk berbunyi itulah tanda peribadatan agama Sikh akan dimulai. Itu jam 5 pagi.  Bersambung ke halaman 3 

AKP ARGYA SATRYA BHAWANA Kapolsek Sawahan

/O S K

Surabaya, Memorandum aPascamenyita 12 kilogram sabu dari 16 tersangka dalam jaya ringan internasional, anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya at kembali unjuk gigi. Kasus fantastis kembali diungkap dalam giat senyap yang dilakukan. m Sebanyak dua juta pil koplo jenis LL yang dikemas dalam pil kardus paketan berhasil digagalkan pengirimannya. Pil-pil  Bersambung ke halamann 7 

R AN

Oleh: Dahlan Iskan

Petugas memamerkan pil koplo jenis LL yang dikemas dalam paketan.

Dua Juta Butir LL Disita dari Kantor Ekspedisi

Kami masih melakukan upaya untuk mengungkap kasus tersebut. Rekaman CCTV di lokasi kami pakai sebagai petunjuk. Mudah-mudahan pelakunya segera tertangkap.

EMO

Subuh Sikh

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Surabaya, Memorandum Pencuri motor beraksi di Jalan Kupang Krajan. Pelaku menyamar driver ojek online (ojol) dan berhasil menggasak Vario W 3625 T milik Mahendra Dwi (22), asal Wirabumi,  Bersambung ke halaman 7  Gedangan, Sidoarjo.

FOT O: M

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

MENYARU DRIVER OJOL, GASAK VARIO

Patroli Malam Minggu untuk Antisipasi Balap Liar Pasuruan, Memorandum Po l re s Pa sur uan Kota melaksanakan patroli malam

Bentangkan Spanduk I Love Ibu di Jembatan Suramadu Indah Permatasari

Tak Direstui TIDAK selamanya hubungan asmara selalu berjalan mulus. Hanya gegara tak direstui orang tua, maka jalinan tersebut akan terganjal. Seperti yang dialami Indah Permatasari dengan komika, Arie Kriting.  Bersambung ke halaman 7 

+ Meng, kata Kajati Jawa Timur pemberantasan korupsi tak cukup menghukum koruptor. -

Berarti mereka perlu diberi vaksin agar penyakitnya tak menular ke yang lain.

Si Mameng (Pingin sehat)

Surabaya, Memorandum Cara unik dilakukan Polres Pelabuhan Tanjung Perak dalam rangka memperingati Hari Ibu. Yaitu dengan membentangkan spanduk huruf-huruf raksasa yang dirangkai menjadi tulisan I Love Ibu  Bersambung ke halaman 7 

minggu untuk mengantisipasi balap liar. Sebelum dilakukan kegiatan  Bersambung ke halaman 7  1.050 peserta membentangkan spanduk raksasa bertuliskan I Love Ibu di Jembatan Suramadu.

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

ANGGOTA DEWAN YANG TERPANAH ASMARA KEPONAKAN ISTRI Έ3Ή

Merasa Bertanggung Jawab, Dua Minggu Sekali Sambang Tempat Kos Lia Setelah mendengar pengakuan Lia bahwa dia adalah keponakan Susi, Joe yang baru saja dikanvaskan Lia di ranjang kenikmatan seperti kehilangan tenaga. Lemesmes-mes-mes. Yuli Setyo Budi, Surabaya

“Om Joe tidak perlu khawatir. Lia tidak akan bercerita kepada Tante,” kata Lia sambil memunguti pakaiannya yang tercecer di lantai. Joe tidak mampu bergerak. Persendiannya seperti lumpuh. “Sudah lama Lia di sini?” tanya Joe setelah merasa kesadaran dan kekuatannya agak pulih. “Setahun, Om.”

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078

Joe menghentikan ceritanya. Dia berpamitan balik ke kotanya yang berjarak sekitar tiga-empat jam perjalanan dari Surabaya. “Makanya hentikan segera hobimu ini,” saran Memorandum begitu diturunkan di depan rumah. “Salam untuk Susi.” Lebih dari sebulan setelah itu Joe tidak terdengar kabarnya. Memorandum  Bersambung ke halaman 7 


SIDOARJO

SENIN PON, 9 DESEMBER 2019 HALAMAN 2

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: H Darianto, H Hariono, HM Shoumu, Waras Subarkah. PEMASARAN/IKLAN: Jim Darwin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com KEPAL

Terlilit Utang, Curi Tas di Minimarket

Baru Dua Bulan, Bisa Lewati Memanasnya Suhu Politik Sidoarjo, Memorandum Setyawan Budi Cahyono baru dua bulan menjabat Kajari Sidoarjo, namun berhasil melewati memanasnya (summer) suhu politik di Sidoarjo baru-baru ini. “Lembaga kami sempat disudutkan. Namun alhamdulillah kami bisa melewatinya,” tegas Kajari Sidoarjo, Setyawan Budi Cahyono pekan lalu saat cangkrukan dengan wartawan di Jon’s Café, Jalan KH Mukmin Sidoarjo. Menurut Setyawan Budi, kondisi demikian tak lepas dari bantuan pemberitaan dari teman-teman media. Karena pemberitaannya berimbang. Pemberitaannya sesuai dengan tupoksi dari kinerja Kejari Sidoarjo. Mantan Kasi Datun 20082009 Kejari Sidoarjo itu berpesan kepada wartawan, para kasi dan staf Kejari Sidoarjo, menjelang Pilbup 2020 masing-masing bisa membawa diri. “Kita harus bisa menempatkan diri dan membawa diri kita masing-masing agar Sidoarjo tetap kondusif,” harapn dia. Pada era yang milineal saat ini, kata kajari yang akran disapa Budi ini, mempunyai cara baru dalam mengawal pembangunan Sidoarjo. Dia akan selalu meningkatkan hubungan dan sinergitas dengan awak media. “Kami punya strategi baru dalam melakukan pengawalan pembangunan untuk menuju Sidoarjo maju dan kondusif,” ujar Budi. Lembaga yudhikatif korp baju cokelat itu berjanji akan selalu terbuka informasi kepada media. Sesuai kebutuhan dari media. (dar/jok/pi)

FOTO: MEMORANDUM/SDM

semula. Panik dengan kejadian itu, korban langsung melapor ke polisi. Berbekal laporan itulah, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus tersangka. “Salah satu petunjuknya adalah rekaman kamera CCTV yang ada di minimarket itu,” kata kapolsek. Dalam rekaman CCTV tersebut, tersangka yang dikenali identitasnya nampak mengambil tas korban sebelum meninggalkan minimarket. Tak butuh waktu lama, polisi mendatangi rumah tersangka dan berhasil meringkusnya. Sejumlah barang bukti juga berhasil diamankan. Yaitu, tas korban yang berisi uang tunai Rp 4 juta dan sejumlah surat berharga,

Sudarmoko diperiksa petugas Polsek Wonoayu.

seperti KTP, ATM, SIM, hingga nota tagihan pelanggan. “Dia sudah dua kali menjalankan aksinya. Di Wonoayu dan Kecamatan Candi,”

ungkap dia. Di hadapan penyidik, tersangka mengaku nekat mencuri untuk bayar utang. “Butuh uang untuk

bayar utang,” kata kapolsek, menirukan ucapan bapak tiga anak tersebut saat diperiksa penyidik di MapolsekWonoayu. (sdm/jok/pi)

Proyek Landscape Menambah Perluasan Parkir Gedung MPP Sidoarjo, Memorandum Dua pekerjaan landscape (proyek urukan) di areal gedung Mal Pelayanan Publik (MPP), bertujuan untuk mempercantik dan menambah lahan parkir. Hal itu untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang hendak mengurus berbagai kebutuhan, terutama masyarakat yang hendak mengurus perizinan usaha. Kedua pekerjaan tersebut adalah pembangunan Sapras MPP dan landscape SCC lanjutan,

serta pembangunan Sapras SCC lanjutan. PT Jaya Semanggi Enjiniring - PT Lansekap Karya Abadi , Kso (kerjasama) pemenang lelang pembangunan Sapras MPP dan landscape SCC lanjutan. PT Cipta Aneka Solusi – PT Suramadu Nusantara – PT Defani Energi Indonesia , Kso Pemenang lelang pembangunan Sapras MPP dan landscape SCC lanjutan.Keduanya yang mengerjakan H Gagah Wibowo ST. Menurut H Gagah Wibowo

FOTO: MEMORANDUM/DAR

Kajari Sidoarjo Setyawan Budi Cahyono bernyanyi pada acara cangkrukan dengan wartawan Sidoarjo.

Kapolsek Wonoayu AKP Anak Agung Gede Putra Wisnawa mengatakan, penangkapan tersangka bermula dari laporan Mesran (62), warga Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya. “Korban kehilangan tas berisi uang dan surat berharga,” terang AKP Anak Agung, Sabtu (7/12) Mulanya, korban datang ke minimarket di Desa Jimbaran Kulon untuk mengambil tagihan penjualan barang. Sambil menghitung stok barang, korban meletakkan tas punggungnya di atas tumpukan kardus. Beberapa menit kemudian, usai menghitung barang, korban kembali untuk mengambil tas punggungnya. Namun dia terkejut bukan kepalang, karena melihat tas miliknya tidak ada di tempat

Lahan proyek landscape yang masih dalam pengerjaan.

ST, pembangunan landscape gedung MPP dimaksudkan untuk mempercantik dan menambah kapasitas parkir bagi masyarakat yang hendak mengurus kebutuhan di MPP. “Mulai kepengurusan imigrasi hingga izin-izin bisa diurus satu pintu di Mal Pevlayanan Publik. Selain pekerjaan landscape sarana dan prasarana gedung MPP juga akan di tambah perluasan lahan parkirnya,” kata pengusaha muda, warga Perumahan Pondok Jati Sidoarjo ini. (dar/jok/pi)

Ribuan Jemaah Hadiri IsƟgasah

Kapolresta Sidoarjo Ajak Jaga Kondusifitas Kamtibmas Sidoarjo, Memorandum Doa bersama ulama dan umara, berlangsung di halaman Mapolresta

Sidoarjo, Jumat (6/12) sore. Kegiatan ini dihadiri sekitar 2.000 jemaah dari berbagai wilayah Kabupaten Sidoarjo dan luar Sidoarjo. Doa bersama yang diisi dengan istighosah ini mengambil tema, “Dengan Cinta dan Ukhuwah, Kita Bina Persatuan dan Keutuhan Bangsa dalam Bingkai NKRI”. Dihadiri Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho, Wakapolresta Sidoarjo AKBP M Anggi Naulifar Siregar, pejabat utama dan kapolsek jajaran Polresta Sidoarjo, perwakilan Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, dan ulama di Sidoarjo. KH Nizam As Shofa, pengasuh Pesantren Ahlus Shofa Wal Wafa, Wonoayu, Sidoarjo, juga sebagai pemimpin jemaah istigasah mengatakan,

Pejabat Forkopimda Sidoarjo dan ulama foto bersama.

FOTO: MEMORANDUM/JOK

FOTO: MEMORANDUM/DAR

Sidoarjo, Memorandum Gegara terlilit utang, Sudarmoko (34), asal Jombang berurusan dengan polisi. Pria beristri dua itu diringkus karena mencuri tas punggung di sebuah minimarket Desa Jimbaran Kulon, Kecamatan Wonoayu.

Ribuan jemaah dengan khidmat mengikuti istigasah.

kegiatan ini sebagai doa bersama untuk menjaga persatuan dan keutuhan bangsa dalam bingkai NKRI. “Karenanya melalui kegiatan ibadah ini, kami mengajak beristighosah para Forkopimda Kabupaten Sidoarjo bersama ulama, umara serta masyarakat untuk bermunajat kepada Allah SWT demi persatuan dan keutuhan NKRI,” jelas KH Nizam As Shofa. Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho, mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan kondusifitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo. “Melalui doa bersama ini, semoga Sidoarjo senantiasa aman dan kondusif. Termasuk dalam waktu dekat kita akan menghadapi Pilkades dan Pilkada Kabupaten Sidoarjo. Jangan ada perpecahan dan mari jaga kondusifitas Kabupaten Sidoarjo,” pesan kapolresta. (jok/pi)

PENGUMUMAN Mendasari Ketentuan : 1. Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah; 2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, bahwa penyerahan kembali bangunan gedung (hasil perjanjian kerjasama) beserta fasilitasnya kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ditungkan dalam bentuk Berita Acara; 3. Pasal 9 ayat (1) dan Pasal 10 ayat (5) Surat Perjanjian Kerjasama Pembangunan Pasar Wadungasri di Desa Wadungasri Kecamatan Waru Kabupaten Daerah Tingkat II Sidoarjo Antara Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Sidoarjo dengan PT. Anggun Bhakti Perkasa Nomor 03 Tahun 1994, Tanggal 15 juli 1994; 4. Pasal 9 ayat (1), ayat (4), Pasal 12 ayat (4) dan Pasal 16 ayat (1)Surat Perjanjian Kerjasama Pembangunan Pasar Larangan di Desa Larangan Kecamatan Candi Kabupaten Daerah Tingkat II Sidoarjo antara Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Sidoarjo dengan PT. Anggun Bhakti Perkasa Nomor 10 Tahun 1997, Tanggal 17 Oktober 1997; Maka, dimohon dengan hormat kepada : 1. Sdr. PONGGOWO SANTOSO (Direktur PT. ANGGUN BHAKTI PERKASA) Jl. Jenggolo Kav. E 05 Pertokoan Delta Wijaya Sidoarjo. 2. Sdr. PONGGOWO SANTOSO (Direktur PT. ANGGUN BHAKTI PERKASA) Jl. Mojopahit Blok C Nomor 2-4 Sidoarjo, Komplek Pertokoan Jati Kepuh Indah,. Untuk segera menyerahkan gedung/bangunan beserta fasilitasnya, hasil perjanjian kerjasama kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo paling lambat tanggal 30 Desember 2019 dan dituangkan dalam Berita Acara Serah Terima dan dikirim melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sidoarjo Jl. Pahlawan Nomor 56 Sidoarjo, guna pencatatan dan/atau pengelolaan aset Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Sidoarjo, 9 Desember 2019 TTD KEPALA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN SIDOARJO


AREMA Sambat Rene Ker Mantapkan Kota Malang sebagai Smart City

SENIN PON, 9 DESEMBER 2019 HALAMAN 3

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Malang, Memorandum Untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat di Kota Malang, pemerintah kota (pemkot) setempat melalui dinas komunikasi dan informatika (diskominfo) meluncurkan platform layanan pengaduan online Sambat Rene Ker, di Alun-Alun Malang, Sabtu (7/12). Wali Kota H Sutiaji hadir

didampingi Wakil Wali Kota H Sofyan Edy Jarwoko, Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto, dan Ketua TP PKK Kota Malang Hj Widayati Sutiaji. Turut hadir pula jajaran Forkopimda Kota Malang. Wali Kota Sutiaji dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan untuk percepatan mewujudkan kota Malang sebagai smart city. “Segala layanan pada mas-

yarakat harus sudah berbasis elektronik dengan harapan akan lebih mudah diakses masyarakat,” ujarnya. Ia juga mengungkapkan jika aplikasi Sambat Rene Ker telah terintegrasi dengan aplikasi pengaduan LAPOR milik Kementerian PAN dan RB RI. Ini kian memudahkan Pemkot Malang dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. Penerapan pemerintahan

digital ini, lanjut Sutiaji juga selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo dengan memfokuskan pemerintah ke depan harus berbasis Digital Melayani (Dilan), yaitu reformasi dalam pelayanan publik berbasis elektronik. “Saya bersyukur karena jajaran samping juga mendukung program smart city di Kota Malang. Ke depan aplikasi di polresta, di kejaksaan dan

di kodim juga akan terintegrasi dengan milik Pemkot Malang. Ini akan memudahkan kita dalam memberikan pelayanan pada masyarakat,” tambahnya. Kepala Diskominfo Kota Malang Tri Widyani mengatakan, kegiatan ini sebagai wujud dar i arahan Wali Kota Malang dalam rangka melakukan percepatan digitalisasi untuk mewujudkan

FOTO: MEMORANDUM/ARI

KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

Wali Kota Malang Sutiaji mendorong terwujudnya pelayanan prima.

smart city. “Prioritas utamanya adalah peningkatan kapasitas layanan publik yang berbasis elektronik, dengan mewujudkan seluruh

layanan dalam genggaman. Nantinya akan menaikan nilai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Pemkot Malang,” tandasnya. (*/ari/epe)

Subuh Sikh Saya sudah tiba di gurdwara sebelum beduk itu bertalu-talu. Saya ingin tahu lebih banyak agama ini. Saya pilih ke gurdwara yang dianggap paling suci oleh agama Sikh. Yakni gurdwara di Kota Amritsar, Punjab. Sembilan jam naik mobil dari New Delhi. Ke arah utara. Gurdwara Amritsar ini sangat besar. Ada halaman luas di depannya. Mirip halaman depan masjid Madinah. Lalu ada gerbang masuk gurdwara. Di depan gerbang itu ada kolam air sedalam 10 cm. Yang masuk gurdwara harus melewati kolam itu. Dengan kaki telanjang. Agar ketika masuk gurdwara kaki dalam keadaan bersih. Itu juga mirip dengan di banyak masjid di banyak tempat. Sepatu sudah harus dilepas di samping halaman. Ada penitipan sepatu gratis di situ. Yang dilayani oleh puluhan petugas gurdwara. Ruangan untuk sepatu itu sendiri sudah sangat besar. Dengan lokerloker yang ribuan jumlahnya. Subuh di awal Desember itu sudah dingin: 16 derajat celsius. Begitu melewati kolam itu kaki terasa lebih dingin. Apalagi harus menapaki lantai marmer. Di gerbang itu saya ditegur ramah oleh petugas jaga. Mirip petugas saja di pintu masuk Masjidilharam di Makkah. Saya diingatkan: kalau masuk gurdwara harus memakai penutup kepala. Saya tidak siap dengan kopiah. Tapi di dekat kolam itu ada keranjang besar. Isinya kain segi tiga yang bisa dipakai menutup kepala. Warna apa saja boleh. Saya menuju keranjang itu. Saya minta tolong jemaah subuh yang baru tiba untuk memasangkan penutup kepala saya --takut salah. Ia sendiri mengenakan ‘kopiah’ model Sikh yang khas itu. Saya pun kembali menyeberang melewati kolam cuci kaki tadi. Gerbangnya cukup tebal. Lebih tebal dari gerbang Masjidilharam di Makkah. Setelah gerbang ini semua orang harus menuruni tangga ke pelataran yang lebih rendah. Saya juga membayangkan kok mirip dengan di Makkah --ketika jemaah haji harus menuruni tangga ke pelataran sekitar Ka’bah. Setiba di pelataran inilah saya memandang ke segala penjuru angin: ternyata banyak gerbang lain menuju bagian dalam gurdwara ini. Mirip dengan banyaknya gerbang masuk Masjidilharam. Hanya saja gerbangnya tidak sebanyak di Makkah itu. Dari pelataran di dalam gurdwara ini saya melihat begitu banyak menara dan kubah. Mirip kalau saya berada di pelataran Ka’bah. Pemandangan dari gurdwara ini sangat indah: lampu-lampu dari menara memancar sangat terang. Juga lampu yang menyoroti

Sambungan dari halaman 1 kubah-kubah besar. Pinggiran pelataran ini terbuat dari marmer. Tidak luas. Yang luas adalah air danau buatan di tengah gurdwara itu. Cahaya dari menara, dari kubah dan dari lampu penerangan terpantul dengan gemerlap ke permukaan air itu. Indah sekali. Lebih indah lagi karena: di tengah danau itu ada bangunan kecil berlapis emas. Arsitektur bangunan emas itu mirip masjid kecil. Cahaya kuningnya memantul pula ke danau buatan itu. Itulah bangunan terpenting dari keseluruhan gurdwara ini. Yang terletak di tengah danau itu. Mirip seperti masjid terapung (lihat foto utama di DI’S way edisi 8 Desember 2019). Maka kalau di tengah pelataran Masjidilharam ada Ka’bah, di tengah danau gurdwara ini ada kuil emas. Kuil emas ini dihubungkan dengan koridor warna keemasan pula ke kuil putih di pinggir danau. Pusat ibadah subuh itu adalah di kuil emas itu. Saya ikuti saja gelombang jemaah di situ. Saya ikut mengalir di arus manusia di situ. Saya berjalan di pelataran di pinggir danau itu --menuju kuil yang berwarna putih. Saya harus melewati banyak orang yang masih tidur di pinggir pelataran --serasa mereka itu jemaah haji yang lagi kelelahan. Rupanya banyak juga orang yang bermalam di dalam gurdwara. Setelah bertafakur semalam suntuk di situ.

Di sepanjang pelataran itu banyak juga orang yang lagi duduk-duduk. Laki-laki dan perempuan. Banyak di antaranya yang lagi membaca kitab suci Sikh. Bayangan saya benar-benar ke Makkah. Mirip sekali pemandangan di Masjidilharam. Tiba di kuil putih itu saya belum telat. Tapi manusia sudah memenuhi halaman kuil itu. Setiap yang baru datang terlihat berdiri dulu menghadap kuil emas. Lalu bersujud. Mirip dengan sujud dalam salat. Hanya saja sujudnya sekali. Saya ikut duduk di halaman kuil putih itu. Menunggu jam 5 tepat. Begitu terdengar suara beduk bertalu-talu saya naik terap sembilan tangga. Saya masuk ke dalam kuil putih. Di dalam kuil putih itulah beduk itu berada. Ulama-ulama Sikh pun masuk ke kuil putih. Salah satunya berpedang di ikat pinggangnya. Para ulama itu bersujud ke arah ruang tengah di dalam kuil itu. Dari kuil putih inilah urutan ritual dimulai. Pagi itu ada ritual khusus: membawa kitab suci Sikh dari kuil putih ke kuil emas. Melewati koridor di atas air sepanjang 70 meter. Kuil putih adalah ‘kamar tidur’ kitab suci itu. Jam 5 pagi Sang Suci ‘dibangunkan’ dan diusung menuju kuil emas. Sepanjang hari kitab suci berada di kuil emas. Sampai jam 10 malam. Pada jam itu ada ritual malam. Untuk mengusung kembali Sang Suci. Dari kuil emas ‘pulang’ ke

‘kamar tidur’ di kuil putih. ‘Kamar tidur’ Sang Suci ini dijaga petugas 24 jam. Lantainya karpet mahal. Tempat tidurnya dibuat indah. Demikian juga selimut yang menutupi Sang Suci. Dari kuil putih ini Sang Suci dimasukkan tandu emas. Saat memasukkan pun melalui ritual khusus yang magis. Demikian juga ketika tandu suci itu dipikul menuju kuil emas. Barisan pemikulnya cukup panjang. Paling depan adalah peniup trompet sangkakala. Sesekali trompet ditiup dengan bunyi melengking --awas, Sang Suci mau lewat. Di belakang trompet adalah para ulama. Lalu pemikul tandu. Di belakang tandu masih banyak pengiring. Mereka mendendangkan puji-pujian. Saya tidak ikut mengiringi tandu suci. Saya ke depan lewat koridor di sebelahnya. Agar bisa melihat dengan jelas ketika tandu suci itu lewat di sebelah saya. Perjalanan tandu suci itu sangat pelan. Ketika tiba di kuil emas, jemaah yang mengiringinya masih mengular sampai di halaman kuil putih. Di dalam kuil emas, kitab suci itu ditempatkan di altar khusus di tengah ruangan. Beberapa ulama duduk tafakur menghadap kitab suci. Setelah semua sujud ke Sang Suci barulah ada ceramah agama. Selama 20 menit. Saya tidak mengerti isinya --dalam bahasa Punjab. Usai ceramah itu baru-

PENGUMUMAN KEDUA LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk Penetapan Lelang Ulang Eksekusi Hak Tanggungan pada tanggal 18 November 2019, dan Bedasarkan pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. BPR LESTARI JATIM akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Malang, Terhadap barang jaminan milik debitur sebagai berikut:

No 1

Nama Debitur M. Rizal Fadly

Objek Lelang Tanah dan Bangunan SHM No 04300 Luas 274 M2, SHM atas nama M. RIZAL FADLY, terletak di Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur

Limit Lelang

Uang Jaminan

Rp. 619.000.000,00

Rp. 123.800.000,00

Keterangan x Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang di syaratkan x jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Malang selambat-lambatnya 1(Satu) hari sebelum pelaksanaan lelang x segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang Persyaratan Lelang 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website https://www.lelang.go.id 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website diatas 3. Objek lelang tersebut diatas dijual lelang dengan kondisi apa adanya dan kepada peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang. 4. Apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa barang/objek lelang tersebut diatas, maka pihakpihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Malang Maupun PT. BPR LESTARI JATIM 5. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi PT. BPR Lestari Jatim, Jl.Raya Mondoroko No.20 Kav 3-4 Singosari Malang Telp. 0341-450715 Fax. 0341-450714 Cara Penawaran

Closed Bidding (Dengan mengakses url) https://www.lelang.go.id

Hari

Senin

Tanggal

16 Desember 2019

Batas Akhir Penawaran

10.30 Waktu server Aplikasi Lelang Melalui Internet Bedasarkan Waktu Indonesia Barat (WIB)

Penetapan Pemenang

Setelah batas akhir penawaran

Pelunasan Lelang

5 (Lima) Hari kerja setelah Pelaksanaan Lelang

Bea Lelang Pembeli

2% Dari Harga Lelang

Tempat Pelaksanaan Lelang

Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang Jalan S. Supriyadi No. 157 Malang Malang, 09 Desember 2019 TTD PT. BPR LESTARI JATIM

lah jemaah diperbolehkan masuk ke kuil emas. Satu persatu. Berbaris. Antre mengular sampai kuil putih. Tidak henti-hentinya sepanjang hari. Sambil antre itu seseorang memperbaiki posisi penutup kepala saya. Rupanya ada rambut saya yang terlihat --kain penutupnya berubah posisi. Di antrean itu saya berdekatan dengan wanita setengah baya. Dia bersama putri dan suaminya. Dia bertanya saya dari negara mana dan apakah baru sekali ini ke kuil emas. Ternyata dia dari Inggris. Dia generasi ketiga yang lahir di Inggris. Pekerjaannya konsultan keuangan. “Sudah berapa kali ke sini?” tanya saya. “Sudah sering sekali. Hampir tiap tahun. Sejak saya masih kecil,” katanya. “Ada keluarga di sini atau sengaja hanya ke sini?” tanya saya lagi. “Hanya khusus ke sini. Tiga hari. Lusa pulang,” katanya. Ternyata dia satu hotel dengan saya, di Hotel Taj Swarna Amritsar. Yang tarif termurahnya Rp 7 juta semalam. Sulit mencari hotel yang tidak penuh. Setelah antre setengah jam akhirnya saya tiba di pintu masuk kuil emas. Saya ikuti saja apa yang dilakukan orang sebelum saya. Ada yang sujud di depan pintu. Ada yang hanya menunduk sambil menyentuhkan jari ke lan-

tai. Di dalam ruang kuil emas ini banyak yang tidak disiplin. Seharusnya mereka hanya sebentar di dalam. Hanya untuk sujud atau menghormat ke kitab suci. Lalu keluar. Agar antrean lancar. Tapi banyak sekali yang duduk berlama-lama di pojok-pojok ruangan. Sampai saya harus melangkahi mereka. Banyak juga yang mengelap-ngelapkan tangan ke pagar pembatas kitab suci --seperti minta berkah. Saya jadi ingat di Makkah. Begitu banyak yang memaksakan diri salat di dekat Makam Ibrahim --sampai yang tawaf mengelilingi Ka’bah tersandung-sandung tubuh yang salat. Atau begitu banyak yang berlama-lama di Multazam --belum mau meninggalkan ruang sempit dekat Ka’bah itu sebelum diusir petugas. Tentu saya hanya sebentar di ruang itu. Di satu sudut dekat kiRALAT PENGUMUMAN LELANG Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan yang terbit pada harian MEMORANDUM pada tanggal 30 Oktober 2019 , pada halaman 14 terdapat perubahan sebagai berikut : 1. Tertulis : Tempat Lelang : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang Seharusnya : Tempat Lelang : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang ( KPKNL ) Sidoarjo Demikian kesalahan telah diperbaiki dan ralat ini merupakan satu kesatuan dengan pengumuman kedua lelang eksekusi hak tanggungan Surabaya, 5 November 2019 PT. Bank Mega Syariah

tab suci itu terlihat lima pemain musik. Merekalah yang mengiringi lantunan lagu-lagu suci. Sepanjang hari. Tidak berhenti. Lagunya seperti irama sufi --tapi tidak sehalus lagu-lagu sufi Mavlana Rumi di Turki. Gendang India-nya membuat lagu sufi ini bercampur nada dinamis. Lagu-lagu rohani itu dipancarkan ke mana-mana. Lewat jaringan pengeras suara. Pun sampai ke pojok-pojok pertokoan di sekitar gurdwara. Keluar dari ruang di kuil emas ini mereka antre lagi. Menuju teras kuil. Untuk mengambil air suci dan

meminumnya. Ada juga yang membawa jirigen kecil. Mengambil air itu untuk dibawa pulang. Setelah minum air suci itu ibadah subuh pun selesai. Ada yang langsung keluar gurdwara. Ada juga yang duduk-duduk di halaman kuil putih. Sambil terus membaca kitab suci. Yang akan meninggalkan gurdwara mereka bersujud dulu ke arah kuil emas. Sujud wada’. Di luar masih gelap. Matahari baru setengah jam lagi terbit. Saya pun meninggalkan gurdwara dengan berjuta rasa.(*)

PENGUMUMAN PENJUALAN DI BAWAH TANGAN / NOTARIEL ATAS HARTA PAILIT PT. KALSTAR AVIATION ( DALAM PAILIT ) Menunjuk ketentuan pasal 185 ayat (2) Undang-Undang No. 37 tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dan Penetapan Hakim Pengawas No. 63/Pdt.Sus-Pailit/2017/PN.Niaga.Jkt.Pst. tanggal 04 Nopember 2019, Kurator PT. KALSTAR AVIATION ( Dalam Pailit ) akan melaksanakan penjualan di bawah tangan / notariel atas Harta Pailit PT. KALSTAR AVIATION ( Dalam Pailit ) berupa : Rumah Toko (RUKO) yang beralamat di Komplek RUKO Gate Way, Blok B No. 18, Jl. Waru Raya , Desa Sawotratap, Kec.Gedangan , Kab.Sidoarjo, Jawa Timur dengan Luas Tanah 105 m2 dan Luas Bangunan 312 m2 sebesar Rp. 2.150.000.000,- (Dua Milyar Seratus Lima Puluh Juta Rupiah). Penawaran wajib diajukan kepada Kurator secara tertulis. Syarat dan tata cara penjualan : 1. 2. 3. 4.

5. 6.

7.

8.

Penjualan ini adalah penjualan di bawah tangan / di hadapan Notaris / PPAT (tanpa lelang) dimana Kurator bertindak sebagai penjual. Penawar wajib melihat fisik obyek yang akan dijual dan menyetujui aspek legal terkait dengan apa adanya atau dengan kata lain dalam kondisi “As Is”. Aanwijzing dilakukan pada hari Jumat, 13 Desember 2019 Pukul 09.00 – 15.00 WIB. Penawar wajib mengajukan surat penawaran yang ditujukan kepada Kurator PT. Kalstar Aviation (Dalam Pailit) beralamat di Kantor Hukum Togar SM Sijabat dan Rekan , Gedung Wisma Nugraha No. 6, Kenari, Senen, Jakarta Pusat 10430, Tlp. (021) 31904332, Tlp. 08119278056 atau email ke kantorhukumtogarsmsijabat@gmail.com . Kurator akan menentukan penawaran dengan angka tertinggi yang memenuhi syarat untuk ditunjuk sebagai calon pembeli dan akan diberitahu melalui surat dan lisan via telepon. Penandatanganan Akta Jual Beli / Perjanjian Jual Beli dilakukan di hadapan Notaris/ PPAT yang telah ditunjuk Kurator atau kesepakatan bersama. Waktu dan tempat ditentukan kemudian hari oleh Kurator. Pembeli wajib membayar semua biaya sesuai dengan peraturan terkait : jual beli, termasuk pengurusan roya, tunggakan PBB, iuran-iuran atas fasilitas lokasi setempat (keamanan dan kebersihan), biaya Badan Pertanahan Nasional (BPN), Bea perolehan Hak atas Tanah dan Beli / Pengikatan Jual Beli. Penjual hanya menanggung Pajak Penghasilan (PPh). Keputusan Kurator tidak dapat diganggu gugat. Jakarta, 09 Desember 2019 Kurator PT. KALSTAR AVIATION ( Dalam Pailit ) Ttd TOGAR SM SIJABAT, S.H.,M.H.


memorandum.co.id memorandumredaksi@gmail.com

CEGAH KORUPSI MULAI DARI DIRI SENDIRI Tak Cukup Hanya Menghukum Koruptor Ciptakan Inovasi Menuju Zona Integritas

SENIN PON, 9 DESEMBER 2019 HALAMAN 4  5

Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan

Pada dasarnya jenis korupsi berbeda-beda, dari yang paling ringan dalam bentuk penggunaan pengaruh dan dukungan untuk memberi dan menerima pertolongan, hingga korupsi yang merugikan keuangan negara.

Dr Mohamad Dofir SH MH Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur

“Contoh kecilnya tidak memanfaatkan waktu kerja dan mencuri-curi waktu juga dapat kita masukkan dalam kategori tindakan korupsi yang ringan, dimana kedua tindakan tersebut dapat merugikan negara atau orang lain karena produktivitas yang menurun dari target yang ditetapkan sebagai akibat tidak memanfaatkan waktu kerja semaksimal mungkin, sehingga apa yang dibayarkan oleh negara atau orang lain tidak sebanding dengan hasil kerja yang bersangkutan,” jelas Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Dr Mohamad Dofir SH MH Tambah Dofir, beragam upaya sudah dilakukan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur untuk mencegah terjadinya tindakan korupsi, pada 2019 Kejaksaan Tinggi Jawa Timur telah masuk nominasi untuk mendapatkan predikat sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), dimana predikat merupakan suatu pengakuan kepada unit

Jaga Akuntabilitas demi Prestasi untuk Jatim TAK Ingin mengotori prestasi dengan mengabaikan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah dari APBD Jatim, menjadi semangat KONI Jatim menyongsong PON 2020 di Papua. Total, KONI Jatim menerima Rp 475 miliar sesuai yang diajukan dan sudah disetujui DPRD Jatim. Ketua Umum KONI Jatim Erlangga Satriagung mengatakan, anggaran tersebut dialokasikan untuk persiapan sampai pemberangkatan kontingen Jatim di PON 2020. Antara lain untuk puslatda, biaya try out, biaya pelatih asing, dan pemberangkatan kontingen ke Papua. “Sedangkan untuk bonus peraih medali, itu urusan Gubernur Jatim,” terang dia. Semua itu demi tampil di tidak mengecewakan di Papua. Apalagi kali ini ditarget juara umum. Terkait hal itu, Ketua Harian KONI Jatim M Nabil menegaskan, sebagai jajaran samping pengguna APBD Jatim, tidak hanya tanggung jawab prestasi yang diemban. Melainkan juga tanggung jawab penggunaan anggaran kepada lebih dari 30 juta warga Jatim.

M Nabil Ketua Harian KONI Jatim

“Karena itu, akuntabilitas kita jaga, peruntukan juga sesuai dengan pengajuan dan sebagainya. Sehingga hampir tidak ada peluang untuk menyelewengkan anggaran dana hibah,” kata dia menyinggung semangat dalam menyambut Hari Antikorupsi 2019. Menurut dia, agar anggaran itu benar-benar maksimal dan tidak menyalahi aturan, membuat sistem dan mengikuti hingga pelaksanaan PON 2020 harus benar-benar dijaga. (epe/lis)

LBH Surabaya Minta Pemerintah Komitmen Berantas Korupsi INDONESIA memiliki lembaga yang konsen dalam pemberantasan korupsi, yaitu Komisi Pemberantasan (KPK). Salah satu tugas dan fungsinya adalah pencegahan dan penindakan. “Berkoordinasi dengan instansi yang berwenang untuk memberantas tindak pidana korupsi. Hal ini tertuang secara lengkap pada Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi,” kata Kepala Bidang Buruh dan Miskot Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya Habibus Shalihin kepada Memorandum. Ia menjelaskan, dalam perjalanannya lembaga tersebut menjadi momok bagi para koruptor dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. “Semuanya tidak terlepas dari prestasi KPK dan banyak mengembalikan kerugian negara

yang dirampok para koruptor,” terang Habibus Shalihin. Menurut dia, korupsi merupakan penyakit yang menggerogoti bangsa dan selama ini KPK komitmen memberantasnya. Pemerintah harus tahu dengan persoalaan bangsa dan mendengarkan suara rakyat untuk mengambil suatu kebijakan. “Bukan sebaliknya yang dilakukan adalah mencari posisi aman agar seolah-olah bangsa ini sedang baik-baik saja, karena pemerintah membutuhkan peran masyarakat untuk menjalankan demokrasi,” kata dia. Pemerintah, lanjut Habibus Shalihin, harus menjukkan komitmen dalam konteks pemberantasan tindak pidana korupsi dan disepakati masyarakat bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa (extraordinary crime). (why/lis)

kerja yang memenuhi sebagian besar parameter Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Selama 2019 Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menyelamatkan aset negara sebanyak Rp 5 triliun. Untuk pencegahan korupsi di lingkungan internal, dilakukan beberapa cara yaitu briefing pimpinan, ceramah keagamaan, dan penguatan pengawasan. “Kejaksaan Tinggi Jawa Timur memiliki beberapa upaya untuk menghindari terjadinya KKN, yaitu pengendalian gratifikasi (CCTV terintegrasi di area Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, public campaign, peningkatan jumlah banner, ruang khusus penerimaan tamu, dan kotak saran. Ini salah satu dari upaya preventif untuk menghindari gratifikasi,” jelas orang nomor satu di korps Adhiyaksa di Jatim ini. Disinggung soal korupsi selalu identik melibatkan pejabat publik, Dofir menjelaskan bahwa pejabat publik adalah orang yang ditunjuk dan diberi tugas untuk menduduki posisi atau jabatan tertentu pada badan publik. “Korupsi itu menyangkut penyalahgunaan wewenang yang menimbulkan kerugian negara dan perekonomian negara,” ujar dia. Terkait penyelamatan dan pengembalikan aset negara selain memenjarakan para koruptor, Dofir sangat setuju karena kejahatan korupsi secara langsung maupun tidak langsung merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, yang pada saat yang sama merugikan rakyat. “Penegakan hukum dan pemulihan aset negara merupakan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Oleh karena itulah maka pemberantasan korupsi tidak cukup dengan menghukum para pelakunya, dan perlu diimbangi dengan upaya untuk memotong aliran hasil kejahatan dengan jalan merampas harta benda yang dihasilkan dari kejahatan korupsi,” pungkas Dofir. (fer/lis)

Dua belas mantan anggota DPRD Kota Malang dibawa ke Surabaya untuk mengikuti sidang.

Korupsi Bisa Dilakukan Siapa Saja DARI catatan di Pengadilan Tipikor Surabaya yang berada di bawah Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, untuk jumlah perkara yang disidangkan di pengadilan yang berada di Jalan Raya Juanda ini selama 2018 mencapai 206 perkara. Sementara 2019 ini, hingga November sudah ada 126 perkara yang disidangkan. Bisa jadi, jumlah itu akan mengalami peningkatan pada akhir tahun ini. Sebab, sudah banyak perkara yang sudah masuk ke Pengadilan Tipikor Surabaya dan tinggal menunggu jadwal sidang. Selain kasus yang diungkap kejaksaan di Jatim dan Indonesia bagian timur, Komisi Pemberantasan Korupsi

H Nursyam SH MHum Ketua Pengadilan Negeri Surabaya

(KPK) yang membongkar sindikat kejahatn kerah putih itu yang terjadi di

Jatim juga digelar di pengadilan milik PN Surabaya ini. Sebut saja kasus beberapa mantan wali kota dan bupati di Jatim hingga kepala dinas dan wakil rakyat tak luput dari bidikan satgas antirasuah. Seperti dikatakan Ketua Pengadilan Negeri Surabaya H Nursyam SH MHum ini, korupsi bisa saja terjadi di lingkungan kerja yang dipimpinnya. Namun, dirinya secara dini sudah melakukan pengawasan yang cukup ketat di internal mulai dari masalah terkecil. “Upayanya dengan melakukan pengawasan secara berjenjang oleh atasan dan juga memberi pengertian kepada pencari keadilan supaya tidak

melakukan iming-iming atau ajakan untuk korupsi,” jelas dia. Lanjut Nursyam, korupsi tidak hanya menyeret pejabat publik, tetapi juga menerpa orang lain yang tidak bisa menggunakan kepercayaan apa yang telah diberikan oleh atasannya. “Tidak harus pejabat publik yang korupsi, bisa juga yang lain. Misalnya swasta pun bisa kena korupsi,” ujar dia. Nursyam menjelaskan, dengan dibentuknya undang-undang korupsi mengacu pada UNCAC (United Nations Convention Against Corruption) dimana tujuannya untuk menyelamatkan aset yang dikorupsi. (fer/lis)

Cegah dengan Pendekatan Pribadi KORUPSI secara umum adalah perbuatan curang, tidak jujur, tidak taat, tidak patuh aturan, bahkan tak bermoral. Dalam lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak sendiri kita lebih kepada pendekatan pribadi, bagaimana menyampaikan kepada anak-anak agar bekerja dengan baik dan sesuai SOP (standar operasional prosedur) yang ada. “Selain itu, kita juga mencanangkan program-program seperti menjadikan Kejari Tanjung Perak sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK), khususnya bagaimana masyarakat bisa dilayani dengan baik dan dapat memberikan akses informasi kepada masyarakat dengan transparan,” jelas Kajari Tanjung Perak Wagiyo Santoso SH MH kepada Memorandum. Lanjut Wagiyo, bahwa penga-

wasan yang dilakukan adalah pengawasan berjenjang dan melekat. Di mana setiap tingkatan pimpinan mengawasi bawahan dengan baik. “Ada buku kerja harian yang kemudian juga jadi kontrol,” jelas dia. Tambah Wagiyo, selama 2019 Kejari Tanjung Perak melaksanakan penyelamatan aset yang dikembalikan ke negara sebesar Rp 838.960.957. “Capaian kinerja 2019 mengeksekusi 9 terpidana,” ujar dia. Disinggung soal korupsi yang selalu identik melibatkan pejabat publik, Wagiyo menjelaskan bahwa sebenarnya korupsi bisa dilakukan siapapun. Cuma memang pejabat publik lebih dekat dengan potensi perbuatan korupsi karena ada uang negara yang kemudian dikelola dan ada kewenangan yang diletak-

kan dipundaknya untuk mengurus masyarakat. “Selain itu lahirnya UU Tipikor sebagai bentuk kontrol agar mereka yang menjadi pelayan publik bisa melakukan sesuatu dengan baik,” tambah Wagiyo. Untuk pendapat lebih baik menyelamatkan dan mengembalikan aset negara selain memenjarakan para koruptor, Wagiyo menjelaskan bahwa semua tergantung kondisi perkaranya. Jika memang hanya kesalahan administratif saja, maka sebaiknya kerugian negara dikembalikan, tapi memang sekarang kita mengedepankan bagaimana penyelamatan aset atau keuangan negara. “Tapi bukan berarti penyelamatan atau pengembalian aset ini akan menjadikan sesorang tidak perlu

Wagiyo Santoso SH MH Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak

diproses. Karena jika itu kita lakukan secara keseluruhan, maka tidak akan pernah ada efek jera. Diprosesnya secara hukum juga bisa mendapatkan atau melakukan penyelamatan aset, karena kita bisa melakukan penyitaan atau bahkan perampasan untuk mengganti kerugian negara,” pungkas Wagiyo. (fer/lis)

Selamatkan Aset Negara Rp 26,5 Miliar BERAGAM upaya dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya untuk mencegah terjadinya tindakan korupsi, yang kesemuanya telah dirangkum dalam upaya Kejari Surabaya untuk memperoleh predikat sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), dimana predikat tersebut saat ini telah didapat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada 10 Desember 2018. “Predikat Wilayah Bebas Anton Delianto SH MH dari Korupsi (WBK) tidak menKepala Kejaksaan Negeri Surabaya jadikan Kejari Surabaya men-

gendorkan semangatnya untuk terus berbenah, dan saat ini berupaya mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat dan dalam melakukan perubahan, untuk mewujudkan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM),” jelas Kajari Surabaya Anton Delianto SH MH kepada Memorandum. Tambah Anton, selama 2019 Kejari Surabaya melaksanakan penyelamatan aset yang dikembalikan ke negara, atas perkara terpidana Sutikno Soedoko Rp 100.510.069,- dan terpidana Winardi Kresna Yudha berupa tanah seluas 70.000 hektare di Desa Ploso, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo dengan taksiran nilai Rp 26.218.000.000,-.

Adi Sutarwijono

Kota Surabaya lima tahun ke depan (2019-2024), semua berjalan lancar, aman, dan selamat. Tidak ada satu pun anggota dewan yang tersandung masalah hukum, terutama karena kasus korupsi. Imbauan ini sangat penting karena pada kepemimpinan periode sebelumnya ada enam anggota DPRD Kota Surabaya yang harus berurusan dengan hukum karena diduga terlibat

kasus korupsi dana hibah program jaring aspirasi masyarakat (jasmas) Pemkot Surabaya 2016. “Kita ingin dalam mengarungi perjalanan lima tahun ke depan semua anggota dewan periode ini benar-benar bisa menjadi wakil rakyat yang amanah. Dan, tidak ada yang tersandung kasus korupsi,” ujar dia. Lantas, langkah-langkah apa saja yang telah dilakukan DPRD Kota

“Capaian kinerja 2019 mengeksekusi 14 terpidana dan penyelamatan keuangan negara Rp 26.550.000.000. Untuk 2018, eksekusi 20 terpidana dan penyelamatan keuangan negara Rp 51.315.868.512,” jelas dia. Anton menambahkan, langkah-langkah yang dilakukan Kejari Surabaya untuk melakukan pencegahan di lingkukangn internal adalah upaya pencegahan (briefing pimpinan, ceramah keagamaan), penguatan pengawasan seperti pengendalian gratifikasi (CCTV terintegrasi di area Kejari Surabaya, public campaign, peningkatan jumlah banner, ruang khusus penerimaan tamu, dan kotak saran), dan sosialisasi whistle blowing system. (fer/lis)

Surabaya untuk mencegah anggotanya terlibat kasus korupsi? Awi yang juga Ketua DPC PDI-P Surabaya ini menandaskan, semua anggota dewan semaksimal mungkin akan taat kepada ketentuan dan peraturan yang berlaku. Pemkot Surabaya pun merespons positif langkah-langkah yang diambil legislatif. Bahkan, ada usulan program-program DPRD Kota Surabaya yang membawa aspirasi

DPRD Jatim Taati Aturan dan Undang-Undang BAGI legislatif mentaati aturan dan undang-undang untuk menjalani amanat sebagai wakil rakyat menjadi keharusan. Seperti sikap DPRD Jawa Timur mendorong kebijakan antikorupsi, dengan menjaga amanah undang-undang untuk selalu di relnya. Peringatan Hari Antikorupsi sedunia menjadi momen bersama untuk mengawal bangsa Indonesia bersih dari kejahatan korupsi. “Korupsi merupakan fenomena sosial, politik, dan ekonomi kompleks yang mempengaruhi semua negara,” terang Achmad Iskandar Wakil Ketua DPRD Jawa Timur. Dirinya menyadari tindak korupsi memperlambat pembangunan ekonomi dan membuat pemerintahan tidak stabil. Legislatif yang saat ini menjadi banyak sorotan, lanjut Iskandar, terus berbenah dengan menjaga amanah rakyat. Menjalankan amanat rakyat

Achmad Iskandar

agar kinerja lembaga dewan sesuai dengan rule atau garis kebijakan bersama, DPRD Jatim melakukan paripurna nota penjelasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Jawa Timur, Senin (2/12). Seperti kegiatan reses ke daerah pilihan (dapil) diatur dengan mengikuti peraturan daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 5 Tahun 2017, tentang Hak Keuangan dan Admin-

istratif Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur. Disampaikan politisi Partai Demokrat ini, jangkauan waktu pelaksanaan reses telah diatur dalam peraturan daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 5 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur. Secara yuridis, lanjut Achmad, perlu adanya peraturan daerah nomor 5/2017, karena perubahan peraturan perundang-undanhan yang lebih tinggi mengatur DPRD. “Sehingga perlu dilakukan penyesuaian sehingga tidak terjadi pertentangan antara perda dengan undang-undang, peraturan pemerintah, maupun peraturan menteri. Termasuk ketentuan mengenai rencana kerja DPRD dan rencana kerja dan anggaran satuan kerja perangkat daerah sekretariat DPRD. (day/lis)

Lakukan Berbagai Terobosan Cegah Korupsi

Reses pun Didampingi Aparat Penegak Hukum BAGI Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono, peringatan Hari Antikorupsi 2019, memiliki makna cukup penting dalam penegakan pemerintahan yang memegang prinsip good governance dan clean government, tata kelola pemerintahan yang baik, dan bersih. Untuk itu, Awi penggilan akrab Adi Sutarwijono, berharap dalam perjalanannya memimpin DPRD

SELAIN memberantas korupsi di wilayah hukumnya, Polda Jatim dan jajaranya juga berupaya membuat institusinya bersih dari korupsi. Bahkan, upaya tersebut membuahkan hasil, dan terbukti dengan menerima penghargaan dari pemerintah untuk Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Seperti dijelaskan Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan bila untuk 39 polres jajarannya tercatat 15 polres sudah mendapat predikat WBK. Bahkan di antarannya sudah meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dalam Melayani (WBBM). “Ada empat polres yang sudah meraih predikat WBBM,” ujar Luki. Dipaparkan jenderal dengan pangkat dua bintang ini bila polres yang mendapat predikiat bersih korupsi yakni Polresta Sidoarjo, Polres Jember, Polres Gresik, Polrestabes Surabaya, Polres Malang, Polres Malang Kota, Polres Mojokerto Kota, Polres Mojokerto, Polres Situbondo, Polres Lamongan, Polres Tuban, Polres Bojonegoro, Polres Batu, Polresta Banyuwangi, dan Polres Trenggalek. Sedangkan untuk predikat WBBM di 2017 ada 3 satker yang meraihnya yaitu Polres Sidoarjo, Polres Jember, dan Polres Gresik. Sedangkan pada 2018, Polrestabes Surabaya

masyarakat (reses) didampingi aparat penegak hukum. Kehati-hatian legislator Yos Sudarso, sebutan anggota DPRD Surabaya, ini memang wajar. Sebab, sejumlah kasus korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama empat tahun sejak 2015 hingga 2019, anggota dewan menjadi pelaku tindak pidana korupsi terbanyak yang ditangani KPK. (dhi/lis)

BERBAGAI u p a y a d i l a k u kan Pemkot Surabaya untuk mencegah dan menekan tindak pidana korupsi. Ini bisa dilihat berbagai kebijakan yang telah dilakukan Pemkot Surabaya. Di antaranya berupa pemanfaatan teknologi dan informatika yaitu e-budgeting, Surabaya Single Window (SSW ), hingga perlu adanya komitmen bersama aparatur Pemkot Surabaya untuk tidak melakukan tindak korupsi. Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengatakan, untuk mencegah tindak korupsi di lingkungan Pemkot Surabaya dibutuhkan komitmen bersama. Yaitu adanya kesepakatan antara kepala dinas dengan wali kota yang ditandatangani di atas kertas bermaterai. Langkah selanjutnya adalah seluruh proses pembayaran yang

Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana

melibatkan Pemkot Surabaya tidak menggunakan uang tunai. “Uang tersebut langsung melalui bank. Proses ini sudah dirintis sejak jauh yang bertujuan untuk menghindari pungli dan korupsi,” ujar Whisnu Sakti Buana. Masih lanjut dia, Pemkot Surabaya sendiri berjalan tidak sendirian dalam upaya pencegahan korupsi. Caranya dengan

menggandeng jajaran samping terutama dari kepolisian dan kejaksaan. Bahkan pihaknya juga melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Menggandeng KPK ini sudah lama terjalin. Terutama sebagai supervisi yang mendampingi pemkot dalam proses pelelangan yang berkaitan dengan APBD,” kata dia. Ia menambahkan, dari berbagai terobosan yang dilakukan, ternyata berdampak positif. Hasilnya sejauh ini ada penghematan sangat tinggi. Yang pasti lagi, tingkat korupsi sangat rendah. Surabaya menjadi percontohan secara nasional. “Dengan melihat kondisi yang ada, siap menuju Surabaya bebas korupsi. Kita harapkan dengan sistem yang yang dibangun itu bisa menghilangkan korupsi,” pungkas Wisnu. (udi/lis)

Imbau Kuasai Perencanaan Anggaran KORUPSI menjadi permasalahan hampir semua negara dan banyak pihak menyetujui tindakan tersebut merupakan kejahatan luar biasa. “Pengawasan melekat pasti dilakukan oleh semua pimpinan, baik di keseluruhan instansi. Dalam hal ini di Kecamatan Gunung Anyar oleh camat maupun di kelurahan oleh para lurahnya,” kata Camat Gunung Anyar Anna Fajriatin. Pencegahan dini tindakan antikorupsi di tingkat kecamatan, kata Anna Fajriatin, dengan mengawal proses perencanaan anggaran sampai dengan pelaksanaan dan monitoring. “Bahkan, kita juga turut melihat sasarannya dan juga outcome dari pelaksan-

Anna Fajriatin

aan kegiatan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkot Surabaya,” terang mantan Camat Jambangan ini. Anna mengimbau staf di tingkat kecamatan maupun kelurahan setempat untuk lebih be-

lajar membuka diri, dimulai dari mereka para pengelola anggaran. “Saya minta untuk berperan aktif, mulai dari hal-hal kecil belajar entry anggaran, belajar menentukan jadwal pelaksanaan kegiatan, belajar untuk bagaimana pengadministrasian yang benar. Di pemkot sudah ada e-budgeting, e-procement, e-delivery, dan lain sebagainya,” ungkap dia. Selain itu, lebih jauh Anna mengatakan, mengantisipasi terjadi kesalahan penggunaan anggaran. “Saya selalu ingatkan agar berkoordinasi dengan tim anggaran. Hampir setiap saat saya minta mereka bertanya jika tidak tahu, bertujuan meminimalisir terjadinya kesalahan,” ucap dia. (why/lis)

juga meraih predikat WBBM. Agar bisa meraih predikat WBK ataupum WBBM ini, menurut Luki, tidak lepas dari inovasi-inovasi yang harus diciptakan, khususnya dalam bidang pelayanan publik. Seperti halnya inovasi panic button, yang dilakukan Polres Malang Kota; Malang e-Policing, di Polres Malang; Aplikasi Jogo Suroboyo, di Polrestabes Surabaya; SKCK Online, di Polresta Sidoarjo. “Polres lainnya juga berlomba-lomba berinovasi dalam pelayanan publik termasuk Polda Jatim,” lanjut Luki. Memang tidak mudah untuk bisa meraih predikat WBK dan WBBM, karena Kemenpan RB sebagai kementerian yang mengawaki permasalahan ini memasang standar tinggi di segala bidang. “Ada 6 komponen pengungkit yang harus dipenuhi satker untuk dinilai sehingga meraih predikat itu, yakni manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” papar Luki. Selain itu, masih menurut Luki, bila satker yang meraih WBK dan WBBM harus memenuhi standar indeks penilaian antikorupsi, dan juga persepsi pelayanan publik

Kapolda Jawa Timur Irjenpol Luki Hermawan menyerahkan penghargaan kepada Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho, sebagai salah satu polisi teladan.

dari masyarakat. “Insya Allah 2019 ini akan bertambah lagi satker di jajaran Polda Jatim yang meraih predikat WBBM,” ungkap Luki. Karena dari hasil evaluasi kepada tiga polres lagi yakni Polres Malang, Polres Lamongan, dan Polres Tuban, yang dijagokan meraih predikat WBBM pada 2019 ini, sudah masuk kriteria. “Nanti akan diumumkan pada 9 Desember bertepatan dengan Hari An-

tikorupsi sedunia,” tambah Luki. Juga patut dibanggakan bila ada 24 polres di jajaran Polda Jawa Timur yang meraih penghargaan pelayanan publik dari Kemenpan RB. “Nila tertinggi di bidang pelayanan publik ini namanya A atau pelayanan prima, dan dari seluruh polres di Indonesia, hanya 6 polres yang berhasil menyabet nilai A, dan 5 di antaranya dari Polda Jawa Timur,” papar Luki dengan bangga. (tyo/lis)

Utamakan Transparansi Anggaran, Jujur, dan Sederhana SEJUMLAH instansi berlomba-lomba untuk menyabet predikat Wilayah Bebas Korupsi (WKB). Tentu tidak mudah untuk berupaya mendapatkan predikat itu jika masih banyak kekurangan di

internal instansi tersebut. Seperti halnya Polrestabes Surabaya. Selain memperoleh predikat WBK pada Desember 2017 lalu, markas yang berada di Jalan Sikatan I itu juga menyabet predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian Kombespol Sandi Nugroho PendayaguKapolrestabes Surabaya naan Apara-

tur dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) pada tahun yang sama. Pada Hari Antikorupsi Internasional, tentu merupakan momen yang sangat spesial. Guna mencegah terjadinya tindak korupsi, Kombespol Sandi Nugroho yang merupakan orang nomer satu atau sering dijuluki Sikatan 1 itu melakukan beberapa upaya. Langkah pertama, pihaknya secara bersama-sama membangun keteladanan para PJU (Pejabat Utama) Polrestabes Surabaya dengan hidup jujur dan sederhana. Sebab, Polri dikenal menganut sistem komando. Artinya, jika dari atas bersih, maka ke bawah juga akan bersih. “Oleh sebab itu, para perwira di kepolisian harus dapat menjadi teladan. Sesuai dengan Perkap No 10 Tahun 2017 Tentang Kepemilikan barang yang tergolong mewah oleh pegawai negeri para kepolisian negara republik indonesia,” tegas Kombespol Sandi Nugroho. Langkah selanjutnya, Polrestabes Surabaya harus bijak saat melakukan rekrutmen, rotasi, mutase, dan promosi di tubuh Polri. Guna membantu dan mendukung proses-proses tersebut haruslah berjalan transparan dan akuntabel. “Selain itu diberlakukan assessment rekam jejak dan kualitas calon,” lanjut lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) 1995 itu. Selain hal-hal tersbut di atas, juga

diberlakukan peningkatan sistem pelayanan publik secara transparansi dan akuntabel. Seperti melakukan publikasi kepada masyarakat Kota Surabaya terhadap semua anggaran yang masuk ke kas negara serta publikasi anggaran yang diterima setiap tahun. Yang tidak kalah penting juga tentang penetapan status zona integritas WBK dan WBBM. Dengam demikian, hal itu diharapkan akan meningkatkan insentitas kualitas dan semangat kerja masing masing anggota Polri. “Agar dapat melayani masyarakat dengan baik tanpa adanya unsur lain yang dapat menciderai citra Polri khususnya Polrestabes Surabaya di Masyarakat Kota Surabaya,” tandas Sandi. Lantas, apa yang sudah diperoleh dengan metode-metode yang sudah diterapkan oleh Polrestabes Surabaya. Mantan Kapolrestabes Medan itu mengaku, selama menjabat pihaknya belum pernah mendapatkan komplain dari masyarakat tentang gratifikasi yang dilakukan oleh personel Polrestabes Surabaya. Sandi menjelaskan, gratifikasi dalam hal ini adalah pemberian, meliputi pemberian uang, barang, rabat (diskon, red), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya. (fdn/lis)

Tindak Tegas Anggota yang Terlibat Pungli DI internal Polres Pelabuhan Tanjung Perak setahun ini telah berbenah diri dan meningkatkan pelayanan publik. Terlebih, saat ini berjuang menuju pembangunan Zona Integritas (ZI) menjadi Wilayah Bebas Korupsi ( WBK), dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Tak heran apabila Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto bertindak tegas terhadap anggotanya yang melanggar hukum dan nekat korupsi. “Kami tidak segan-segan langsung membawa anggota yang terlibat korupsi untuk langsung disidang displin dan dicopot dari jabatannya,” tegas Agus Rahmanto kepada Memorandum. Selama ini, pelayanan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak jauh dari kata sempurna, namun yang terpenting personelnya ada keinginan berbenah. Untuk berbenah diri, pihaknya komitmen ikut ZI dalam hal pelayanan. “Gongnya pada Desember mendatang dan akan diumumkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), apakah bisa mendapat wilayah kami bebas korupsi atau tidak,” ungkap Agus. Dan tentunya, dalam proses pembangunan ZI selama ini sudah banyak yang dikerjakan. Yakni membatasi ruangruang minimal pungutan liar (pungli), mulai di satuan tingkat paling bawah hingga ke pimpinan agar tidak melakukan praktik tersebut. Selain itu juga, Agus sudah mem-

AKBP Antonius Agus Rahmanto Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak

berikan punishment (hukuman) ketika ada anggota yang melakukan pungli dan niat memainkan perkara. Selama ini ada beberapa kasus anggotanya yang sudah disidang displin. “Supaya bersih dari korupsi, adalah komitmen bersama dari paling atas sampai paling bawah. Apakah visi-misinya sama jauhkan dari korupsi. Kalau pimpinan tidak memberikan contoh, sama juga bohong dan akan diikuti oleh anggotanya,” ujar dia.

Salah satu contoh konkret, beberapa waktu lalu ada informasi anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan pungli di jalan. Informasi tersebut, kemudian ditindaklanjuti pimpinan dengan turun langsung untuk mengecek ke lapangan. Kemudian anggota yang terlibat pungli tersebut, bukannya ditegur tapi ditangkap dan disidang disiplin. “Jika ada pidananya langsung statusnya akan dinaikkan, tapi saat tertangkap basah tidak terlalu parah perbuatannya, sehingga kami hanya memberi hukuman yang sifatnya pembinaan,” tukas lulusan Akpol 2000 ini. Sikap tegas yang sama juga dilakukan beberapa waktu lalu saat Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengungkap kasus narkoba di Sokobanah, Sampang, Madura. Waktu itu, tim satgas banyak mendapatkan tawaran menggiurkan miliran rupiah dari para sindikatnya. Tapi, pihaknya tetap tidak bergeming dan tetap memproses para pelakunya ke ranah hukum. Akan tetapi, namanya sindikat, berbagai cara dilakukan oleh para pelaku yang ditahan di polres. Kemudian ada yang main mata dengan petugas piket tahanan untuk bisa menghubungkan dengan unsur pimpinan dan tertangkap oleh tim satgas. “Anggota tersebut langsung kami sidang disiplin karena telah memberikan kemudahan telepon dan mencopot jabatannya,” beber perwira asli Malang ini. (rio/lis)


TULUNGAGUNG

SENIN PON, 9 DESEMBER 2019 HALAMAN 6

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Tulungagung, Memorandum Mendekati pergantian tahun, dalam rangka menjaga kondusifitas wilayahnya, Satpol PP Kabupaten Tulungagung bersama tim gabungan memeriksa identitas pengunjung tempat karaoke, Minggu (8/12) dini hari. Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tulungagung, Agung Setyo Widodo mengatakan pihaknya mendapati 4 remaja penggunjung tempat karaoke tidak bisa menunjukkan kartu identitasnya. Kemudian diketahui, keempat remaja itu adalah pelajar. Tiga orang siswi dan satu orang siswa. Dan mereka mengaku murid kelas 2 di salah satu SMK. Mendapati hal ini, satpol PP langsung melakukan pendataan. “Di dalam room karaoke ada 3 cowok dan 3 cewek. 4 di antaranya masih pelajar. Mereka kita data dan

kita beri nasihat agar tidak mengulangi lagi,” ujar Agung. Agung menjelaskan, sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku, tempat karaoke tidak boleh menerima mengizinkan pengunjung di bawah umur, termasuk pelajar. Oleh sebab itu pihaknya akan memberikan peringatan berupa teguran agar managemen tempat karaoke lebih selektif menerima pengunjung. “Tidak boleh, karena usia mereka masih pelajar. Caffenya akan kita berikan peringatan tertulis, akan kita beri sanksi jika tetap membandel,” tegasnya.

Agung mengaku juga sudah mendata pelajar-pelajar tadi. Nantinya jika ditemukan lagi seperti ini, pihaknya bakal memberikan peringatan keras, termasuk memanggil orang tua mereka. Sementara itu satu pelajar berinisial NN, mengaku baru 10 menit berada di dalam room karaoke sebelum petugas datang. Dirinya tidak bisa menunjukkan KTP karena memang belum memiliki. “Baru datang saya pak. Baru belum ada 2 lagu sudah ada pemeriksaan,” jelasnya. NN mengaku tidak tahu jika akan ke tempat karaoke. Dia bersama 2 siswi lainnya hanya ngikut saja saat diajak oleh teman-teman lelakinya. “Tadi pamitnya ngopi dari rumah. Terus diajak ke sini sama temen-teman saya. Tidak tahu kalau mau diajak ke sini,” terangnya. (fir/mad/rif)

Para pelajar yang ditemukan petugas satpol PP.

Tekan Peredaran Narkoba, BNN Razia Tempat Hiburan Malam Tulungagung, Memorandum Puluhan anggota dari BNN Tulungagung bersama polres, Subdenpom TNI, dan satpol PP menggelar razia gabungan pada Sabtu (7/12) malam hingga Minggu (8/12) dini hari. Ada 4 tempat hiburan malam di sekitar kota Tulungagung disasar. Sedikitnya 70 orang yang dicurigai menggunakan narkoba diminta melakukan tes urine. Hasilnya satu orang positif benzodiasepam. Kepala BNN Tulungagung AKBP Sudirman mengatakan, razia seperti ini dilakukan secara rutin di segala kondisi sesuai dengan keadaan di lapangan. “Razia tidak hanya

dilakukan hari ini saja, tetapi akan kita lakukan sesuai dengan kondisi di lapangan,” jelasnya. Menurut Sudirman, tidak bisa dipungkiri seperti cafe maupun tempat hiburan malam menjadi lokasi favorit pelaku peredaran narkotika, sehingga tidak salah jika pihaknya menggelar razia. Sudirman menjelaskan, satu orang berinisial UK yang positif urinenya mengandung benzodiasepam kini masih diassesment, guna memastikan jenis obat apa yang dikonsumsinya. “Satu orang positif benzo. Laki-laki ini ngakunya penjaga warung dan ini masih kita dalami,” terangnya.

FOTO: MEMORANDUM/FIR

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Pasca kecelakaan maut bus berisi puluhan kepala sekolah, guru TK dan pengawas sekolah asal Tulungagung pada Sabtu (7/12), di Kesamben Blitar, Bupati Maryoto Birowo bersama dinas pendidikan pemuda dan olahraga serta perwakilan RSUD dr Iskak mengunjungi para korban yang dirawat di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Bupati Maryoto juga menyampaikan bela sungkawa atas musibah ini. Kemudian Maryoto Bupati Maryoto dan M Rifai melihat langsung menawarkan kepada kondisi pasien bus maut. RSUD Ngudi Waluyo agar bisa merawat sebagian pasien yang mengalami luka sedang dan ringan, untuk bisa ditransfer perawatanannya di RSUD dr Iskak Tulungagung. Dikatakan Kabaghumas Pemkab Tulungagung Galih Nusantoro, Bupati Maryoto sudah menyampaikan hal itu kepada Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. “Bapak bupati sudah bertemu langsung dengan pihak rumah sakit dan menyampaikan untuk bisa merawat korban yang butuh perawatan di RSUD dr Iskak Tulungagung,” ujarnya, kemarin. Galih menjelaskan, hal ini dilakukan agar mempermudah keluarga korban apabila ingin menjenguk sanak saudaranya selama masa perawatan dan penyembuhan. Apa lagi mengingat, jarak antara RSUD Wlingi dan Tulungagung cukup jauh. Masih menurut Galih, menanggapi hal tersebut pihak RSUD Wlingi mengaku mampu memberikan perawatan terbaik kepada para korban. Bagi korban yang mengalami luka berat, masih perlu dilakukan perawatan mendalam di RSUD Wlingi. Sedangkan bagi korban yang mengalami luka ringan dan sedang sudah diperbolehkan pulang. Setelahnya bisa melaporkan keadaanya ke RSUD dr Iskak apabila di rumah mengalami kondisi darurat. “Terakhir masih ada 19 pasien yang ada di sana. Tiga di antaranya mengalami luka berat, ada juga yang memerlukan CT-scan,” terangnya. Sementara Humas RSUD dr Iskak Mohamad Rifai mengatakan sejak Sabtu hingga Minggu (8/12) kemarin, pihaknya sudah menerima 15 pasien korban kecelakaan bus di Kesamben. “Total ada 15 pasien yang kita tangani dan sudah kita berikan pelayanan maksimal,” ungkapnya. Dari jumlah itu, ada pasien yang sepulang dari RSUD Wlingi langsung ditransfer ke RSUD dr Iskak, ada juga sebagian yang sempat pulang ke rumah dulu kemudian karena merasa kondisinya tidak fit, kemudian memilih periksa ke RSUD dr Iskak. Rifai menjelaskan, dari jumlah itu ada pasien yang dirawat di yellow dan green zone, dan kemudian bisa langsung pulang. Namun ada juga yang masih dirawat inap. “Ada yang sudah diperbolehkan rawat jalan karena memang kondisinya sudah membaik, ada yang masih perlu rawat inap di RSUD,” pungkasnya. (fir/mad/rif)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

4 Pelajar Karaoke hingga Dini Hari

Pemkab Tulungagung Fasilitasi Korban Kecelakaan Bus Kesamben

Salah satu pengunjung diperiksa petugas BNN.

Sementara hasil assesment awal menyebut, UK baru saja menjalani operasi tonsil di dekat lehernya pada 2 minggu terakhir. Yang

bersangkutan juga acap kali minum obat untuk sakit lambungnya. Namun keterangan itu dirasa belum cukup dan perlu pendalaman lebih

lanjut. “Ngakunya minum obat lambung, tapi kami perlu lakukan assesement mendalam untuk memastikannya,” tutur Sudirman. Sudirman mengungkapkan, selain memeriksa sampel urine, pihaknya juga memeriksa CCTV di salah satu tempat hiburan malam guna melihat siapa saja tamu yang berkunjung. Hal ini dilakukan untuk memetakan peredaran narkoba di Tulungagung. “Memang benar tadi saya sempat memaksa memeriksa CCTV. Itu untuk memastikan ada salah satu target yang sempat ke lokasi itu tapi sudah pergi sebelum kita datang,” pungkasnya. (fir/mad/rif )

KEDIRI & BLITAR KEPALA BIRO: Wahyudi. REDAKSI: - HP. 081230006789. EMAIL: sampang_publik@yahoo.co.id - MARKETING DAN SIRKULASI: Rohmad Sholeh. KEPALA BIRO BLITAR: Prawoto Sadewo. WARTAWAN: Nur Rofiq, Ana Akina. KEUANGAN: Binti Khoiriyah. ADMIN IKLAN: Rosita. ADMIN KORAN : Imam Rofiq. PEMASARAN: Frenswinta Jaya, Hendra. EMAIL: memorandumppls@gmail.com. TELEPON:.081334603445. KANTOR: Jln Kota baru no.9 Kanigoro, Blitar.

Pengedar Pil Dobel L Tulungagung Digulung

kap Sandi, saat digeledah tas warna loreng ditemukan 990 butir pil dobel L. Dari hasil penangkapan Sandi, petugas memperoleh informasi dari pengakuan Sandi bahwa mendapatkan barang haram tersebut dari Suyadi. Petugas tidak ingin kehilangan buruannya, Suyadi berhasil ditangkap oleh petugas. “Ternyata dari pengakuan

Suyadi, barang haram tersebut diperoleh dari Mujianto. Petugas langsung menangkap Mujianto dan berhasil mengamankan barang bukti 35 butir pil dobel L dan 2 kardus bekas isi pil Double L,” bebernya, Minggu (8/12). AKP Kamsudi menambahkan dari ketiga tangan tersangka diamankan barang bukti berupa 1.025 pil dobel L, 1 buah

HP merk Readmi 5A warna putih, 1 buah HP SPC warna putih dan uang Tunai Rp 200 ribu dan 2 dos bekas tempat pil double L. “Ketiga tersangka diamankan di Mako Polsek Mojoroto guna proses lebih lanjut. Mereka melanggar Pasal 196 yo Pasal 98 ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan,” ungkapnya. (st3/yud/rif )

FOTO: MEMORANDUM/ST3

Para relawan Rahmad Mahmudi berkoordinasi untuk merapatkan barisan.

Di sela-sela acara pertemuan tim relawan RM, Alan

Salahudin didampingi Asmoro selaku tim sukses RM men-

yampaikan, pertemuan hari ini bersama RM calon bupati Kediri dengan simpatisan dan relawan membahas bagaimana strategi penggalangan massa. Selain itu, dalam pembahasan dan agenda penggalangan massa juga disampaikan visi misi dan kontrak politik kepada masyarakat. Dalam beberapa waktu dekat ini akan segera mengambil langkah-langkah kongkrit yang tepat untuk persiapan menuju Pilbup Kediri 2020 mendatang. “Hasil dari pertemuan atau diskusi dengan simpatisan dan relawan banyak mendapat masukan yang disampaikan untuk kemenangan RM memimpin Kabupaten Kediri 5 tahun ke depan,” ungkap Alan Salahudin. (st3/yud/rif )

Blitar, Memorandum Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Blitar menangguhkan dan menunda sebanyak 368 permohonan penerbitan paspor pada 2019. Itu dilakukan karena dicurigai sebagai TKI non prosedural. “Total ada 368 paspor yang kami tunda dan tangguhkan penerbitannya tahun ini. Rinciannya, 207 ditangguhkan dan 161 ditunda. Paspor yang kami tunda dan tangguhkan dicurigai sebagai TKI ilegal,” kata Kepala Kanim Kelas II Non TPI Blitar M Akram. Akram menjelaskan pemohon yang penerbitan paspornya ditangguhkan itu sebelumnya sudah memiliki paspor. Mereka hendak memperpanjang atau memperbarui data lagi. Tapi, dalam proses perpanjangan dan pembaruan data itu petugas mencurigai ada penyalahgunaan paspor untuk menjadi TKI ilegal. Untuk itu, petugas menangguhkan penerbitan paspor yang bersangkutan. “Waktu penangguhannya bisa satu sampai dua tahun. Untuk menerbitkannya harus ada izin dulu dari Kementerian,” ujarnya. Sedangkan untuk penundaan penerbitan paspor biasanya bagi pemohon baru. Petugas menunda penerbitan paspor karena ada data yang harus dilengkapi lagi oleh pemohon. “Kalau penundaan ini biasanya bagi pemohon baru yang datanya belum lengkap,” katanya. Dikatakannya, sepanjang Januari-Desember 2019 ini, Kanim Blitar sudah menerbitkan sebanyak 23.721 paspor. Selain itu, Kanim Blitar juga menerbitkan perpanjangan izin tinggal sebanyak 152 izin, penerbitan izin tinggal terbatas 143 izin, dan penerbitan izin tinggal tetap sembilan izin. “Untuk penindakan, kami sudah mendeportasi 12 WNA pada 2019 ini. Para WNA yang dideportasi, 5 warga Bangladesh, 1 warga Timor Leste, 1 warga Lebanon, 3 warga Malaysia, dan 2 warga Jepang,” katanya. Kanim Blitar juga memberikan sanksi pembayaran dengan terhadap satu warga negara Thailand yang melebihi batas waktu izin tinggal. “Selain dideportasi, tahun ini kami juga memberikan sanksi denda untuk warga negara Thailand yang melebihi izin tinggal,” ujarnya. Menurut Akram, saat ini, Kanim Blitar

FOTO: MEMORANDUM/PRA

Ketiga tersangka yang diamankan.

Cabup Kediri Rahmad Mahmudi Rapatkan Relawan Kediri, Memorandum Paska dibukanya pendaftaran bacabup dan bacawabup Kabupaten Kediri 2020 di beberapa parpol untuk mengusung calonnya menuju AG 1, sebutan untuk bupati Kediri terkesan masih samar. Geliat perolehan rekom diberikan untuk siapa juga belum terendus. Namun hal ini disikapi optimisme puluhan simpatisan dan relawan Rahmad Mahmudi (RM) berkumpul di posko MKLB (menuju Kediri lebih baik) guna membahas strategi penggalangan massa dan dukungan politik calon bupati Kediri dengan masyarakat. Bertempat di Posko MKLB Perumahan Sukorejo Doko Ngasem Kabupaten Kediri, Minggu (8/12) siang.

Kantor Imigrasi Tangguhkan 368 Paspor FOTO: MEMORANDUM/ST3

Kediri, Memorandum Anggota Unit Reskrim Polsek Mojoroto Polres Kediri Kota berhasil mengamankan 3 pengedar narkoba asal Kabupaten Tulungagung , dari ketiga tersangka diamankan ribuan butir narkoba jenis pil dobel L, Sabtu (7/12) pukul 16.30. Ketiga tersangka diketahui masing-masing bernama Sandi Udayana (32), Suyadi (38) dan Mujianto (38) asal Tulungagung yang satu jaringan. Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP. Kamsudi mengatakan berawal dari informasi masyarakat di TKP yang sering digunakan untuk transaksi narkoba. Kemudian petugas langsung melakukan pengintaian dan penangkapan di warung kopi Kelurahan Mrican Kecamatan Mojoroto dan berhasil menang-

Curiga TKI Ilegal

Kantor Imigrasi Blitar.

sudah membentuk 47 tim pengawasan orang asing (Timpora). Sebanyak 47 Timpora itu tersebar di tiga daerah di bawah Kanim Blitar. Yaitu, di Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, dan Kota Blitar. “Timpora itu dibentuk mulai di tingkat kota/kabupaten dan kecamatan,” ujar Akram. (pra/rif)


HUKUM & KRIMINAL WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019

Pria Sidoarjo Tabrakkan Diri ke KA

Pensiunan Guru Tewas di Rumah Kosong Sebulan Menghilang

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Surabaya, Memorandum Seorang pria berusia sekitar 55 tahun, nekat menabrakkan diri ke kereta api (KA) yang melintas di rel Jalan Ahmad Yani depan SMK Negeri 3 Surabaya, Minggu (8/12) sore. Dari informasi yang dihimpun, korban, Imam Soegianto, warga asal Sidoarjo. Kanitreskrim Polsek Gayungan Ipda Hedjen Oktianto mengatakan, dari keterangan Richi (petugas PT KAI), awalnya korban berjalan kaki melintasi jembatan lalu menuju ke rel. Saat korban berjalan di atas rel, tiba-tiba melintas KA Logawa jurusan Surabaya-Jember yang melaju dari utara menuju selatan. “Mengetahui ada KA melintas di dekat korban, saksi langsung meneriaki korban agar menjauh dari rel,” kata Hedjen kepada Memorandum, Minggu (8/12). Lanjut Hedjen, sayangnya teriakan itu tidak dipedulikan korban. Pria ini malah nekat melompat ke tengah rel dengan membentangkan kedua tangannya. Tak pelak tubuh korban langsung disambar KA hingga terpental 5 meter. Imam

Petugas mengevakuasi jenazah Imam Soegianto di lokasi.

langsung tewas seketika di lokasi kejadian. Sesaat kemudian, Tim inafis Polrestabes Surabaya datang dan melakukan olah TKP. “Kematian korban diduga bunuh diri. Dia tidak membawa identitas sama

SENIN PON, 9 DESEMBER 2019 HALAMAN 7

sekali. Namun ditemukan surat yang berisi nama korban dan sebuah pesan untuk menghubungi keluarganya melalui beberapa nomor yang sudah ditulis. Selain itu korban juga menulis mengidap hernia,” papar Hedjen.

Selanjutnya jenazah korban dibawa ke kamar mayat RSU Dr Soetomo guna dilakukan visum . “Jenazah korban sudah dibawa ke rumah sakit dan keluarganya sudah kita hubungi,” pungkas Hedjen. (x-3/nov)

Surabaya, Memorandum Sebulan menghilang, pensiunan guru ditemukan tewas di rumah tetangga di Perumahan Western Village A4/19, Minggu (8/12), pukul 09.52. Identitas korban, Abdul Choliq, warga Perumahan Western Village A-3/4, RT05/ RW04, Benowo. Kakek 71 tahun ini ditemukan di rumah milik Sie Soenjoto Soegianto (58), yang sudah tiga tahun kondisinya kosong. Ketika ditemukan, kondisi Choliq dalam keadaan membusuk hingga sebagian organ tubuhnya mengering dan tinggal kerangka saja. Kali pertama jenazah korban ditemukan Nur Wahyudi (38), sopir pemilik rumah. Saat itu, dia disuruh membersihkan rumah karena sudah lama tidak ditinggali. Saat membuka pintu, tercium bau yang sangat menyengat. “Saat saya buka pintu kok ada bau menyengat seperti bangkai,” kata Nur kepada polisi. Kemudian Nur mencari asal muasal bau tersebut, dengan menyisir ke dalam ruangan dan melihat bagian belakang rumah kondisi plafonnya jebol di bagian sudut. Nur mulai curiga, lalu mengecek dalam kamar. Saat pintu dibuka, saksi terkejut

karena melihat di sudut tembok teronggok mayat korban. Temuan ini segera dilaporkan saksi ke juragannya dan disarankan melapor ke tokoh masyarakat, diteruskan ke Mapolsek Benowo. Setelah dicek oleh petugas inafis Polrestabes Surabaya di lokasi ditemukan beberapa data milik korban. Antara lain SIM, KTP atas nama H Abdul Choliq, yang alamat rumahnya tepat di belakang rumah Soenjoto. Dari sini diketahui, bahwa korban adalah tetangganya sendiri. Berdasarkan keterangan Reza Fakrul (37), anak ketiga korban, bapaknya diketahui sudah sebulan pergi tanpa pamit. Kali terakhir, ia melihat korban berada di loteng rumahnya. Terbukti, ditemukan gelas warna hijau yang biasa digunakan oleh korban di loteng. Selain itu, ayahnya kondisinya stres dan sering pergi tanpa pamit. “Kadang pergi satu hingga dua minggu lebih, kalau ditanya usai dari rumah temannya,” jelas Reza. Sebulan menghilang, Reza sempat hendak melapor ke polisi dan memberitahu kakaknya, namun belum terlaksana karena masih menunggu keputusan. Terpisah, Kanitreskrim Mapolsek Benowo Ipda Jumeno Warsito membenarkan dan korban adalah pensiunan Guru Agama Islam. (rio/nov)

Dua Juta Butir LL Disita dari Kantor Ekspedisi haram yang mencapai Rp 5 miliar jika dirupiahkan tersebut, diamankan dari kantor ekspedisi di kawasan Jalan Semut. Sedianya pil tersebut hendak diedarkan di Jawa Timur. Selain LL tersebut, polisi juga mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam pengiriman tersebut. Hanya

Sambungan dari halaman 1

saja, tiga orang yang diamankan ini masih belum bisa dibeberkan identitasnya. Petugas beralasan, saat ini masih terus dilakukan penyidikan untuk pengembangan kasus tersebut. Informasi dari sumber internal menyebut, pengungkapan ini bermula dari penyelidikan yang sudah

dilakukan sekitar lima bulan lalu. Dalam penyelidikan tersebut, petugas memperoleh informasi yang menyebut jika akan ada pengiriman LL dalam jumlah besar. Paketan pil tersebut dikirim melalui jasa ekspedisi di Jalan Semut. Penyelidikan dilakukan di lokasi, hingga ditemukan jutaan pil ter-

sebut. Ketika ditemukan, LL sudah dalam kemasan kardus dan siap untuk diberikan ke pemesannya. Terpisah, dikonfirmasi terkait hasil ungkap tersebut Kasatreskoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian tidak menampik. Tapi, saat ini pihaknya masih melakukan pengem-

bangan terkait jaringan peredaran pil LL tersebut. Ada tiga tersangka yang sudah diamankan. Tiga orang itu dari ekspedisi, pemesan dan pengambil barang. “Saat ini masih kami kembangkan lagi. Mohon waktu,” tandas Memo. Lebih lanjut, Memo mengungkapkan pil koplo dalam jumlah

besar ini sangat berbahaya jika sampai terkirim. Banyak penggunanya adalah anak sekolah dan anak di bawah umur. “Mereka (tersangka, red) hendak mengirimkan pil ini ke wilayah Jawa Timur. Kasusnya masih dikembangkan,” pungkas mantan Kasatreskrim Polresta Barelang, Kepulauan Riau itu. (fdn/nov)

Dibekap Pakai Bantal Kebomas, terungkap. Wanita 49 tahun itu dibunuh oleh Untung, kekasih gelapnya. Korban dihabisi dengan cara dibekap memakai bantal. Gegaranya pria 53 tahun itu kesal karena korban kerap datang ke kos-kosannya dan meminta uang setiap minggunya. Permintaan uang itu sebenarnya sudah biasa dilakukan korban kepada tersangka, karena mereka mempunyai hubungan gelap yang sudah berjalan tujuh tahun lamanya. Sementara itu, pria asal Dusun Kedunglo, Kelurahan Karanglo, Keca-

Sambungan dari halaman 1 matan Mojowarno, Jombang, tersebut berhasil diringkus anggota Satreskrim Polres Gresik di tempat kerjanya di wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim). Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menjelaskan, awalnya peristiwa tersebut bermula pada 3 Juni lalu, sekitar pukul 15.00. Tersangka waktu itu sedang berada di kamar kos sendirian. Kemudian menghubungi korban agar dating untuk memijatinya. Setelah memijat mereka melakukan hubungan intim. Selanjutnya, tersangka meminta

Bentangkan Spanduk I Love Ibu di Jembatan... di Jembatan Suramadu. Kegiatan ini melibatkan sekitar 1.050 peserta gabungan anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Polres Bangkalan, Polres Sampang, Polres Pamekasan dan Polres Sumenep. Selain dari anggota Polri, juga mengikutsertakan Bhayangkari, aparatur sipil negara (ASN), pegawai harian lepas (PHL), dan masyarakat umum. Selain membentangkan spanduk raksasa, acara juga diisi tari poco-poco yang dibawakan anggota polwan, Bhayangkari, dan 50 anggota pramuka dari SMA Mujahidin, Perak Barat. Acara dimulai dengan pembentangan spanduk huruf-huruf raksasa pada pukul 05.30 hingga pukul 06.30. Kemudian disusul dengan pagelaran tari menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah yang dipantau oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto dan Wakapolres Kompol Ahmad Faisol Amir. Agus Rahmanto mengatakan, kegiatan ini

Sambungan dari halaman 1

digelar sebagai bentuk penghargaan yang setinggi-tingginya kepada kaum Ibu. “Bagi kami, Ibu merupakan salah satu pilar penting sebuah negara. Apalagi jika berkaca pada masa perjuangan Indonesia dulu. Di mana, Ibu memiliki peran yang sangat penting dalam kemerdekaan RI,” beber Agus Rahmanto. Sekadar diketahui, peringatan Hari Ibu diperingati setiap tanggal 22 Desember diawali dari munculnya Kongres Perempuan I di Jogjakarta pada 22 Desember 1928. Dalam kongres tersebut para perempuan menyatukan tekad untuk mencapai kemerdekaan. Selanjutnya, saat digelar Kongres Perempuan ke III di Bandung tanggal 22 Desember 1938, para peserta mencetuskan ide untuk memperingati pertemuan tersebut sebagai Hari Ibu. Ide ini kemudian diputuskan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1959 yang menyatakan, Hari Ibu tanggal 22 Desember sebagai Hari Besar Nasional. Dan untuk tahun ini adalah Hari Ibu yang ke-91. (rio/nov)

Patroli Malam Minggu untuk Antisipasi Balap Liar itu lebih dulu digelar apel di halaman Mapolres Pasuruan Kota, Jalan Gajahmada nomor 19, Kecamatan Panggungrejo, Sabtu (7/12). Apel dipimpin Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander, didampingi Wakapolres Kompol Mario Prahatinto, berikut para kasat, kabag, kasubbag, dan seluruh personel. Dony Alexander menyampaikan, dalam pelaksanaan patroli malam minggu dalam rangka mengantisipasi aksi balap liar di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Terlebih di ajang balap liar itu dapat mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga Kota Pasuruan. Selain mengantisipasi balap liar, Dony

Tak Direstui Bahkan, perseteruan ibu Indah Permatasari terkait hubungan anaknya dengan Arie Kriting masih terus bergulir. Memang, asmara keduanya tidak mendapat restu dari orang tua Indah. Sang ibu juga sempat menceritakan perilaku Indah yang hingga saat ini terlihat berbeda dari sebelumnya. Keduanya sempat hadir bersama di acara 47 Tahun Manoj Punjabi yang dilaksanakan di Djakarta Theatre Ballroom, Jakarta Pusat, Sabtu (7/12) malam. Keduanya tampak serasi dan berjalan beriringan ketika memasuki area red carpet. Namun saat ditanya, Indah memilih untuk tidak berkomentar sambil tersenyum. Hal serupa juga dilakukan Arie berjalan di belakang Indah. Keduanya masih enggan memberikan tanggapan terkait hubungan asmara-

agar korban pulang, sebab dirinya akan berangkat kerja ke rumah pemotongan hewan (RPH). Namun, korban menolak dan tetap ingin tidur di rumah kos Untung. Karena kesal, pria ini lalu membekap korban dengan bantal hingga lemas dan tidak berdaya. Selanjutnya tersangka berangkat kerja. Hingga keesokan harinya, tersangka pulang kerja dan mendapati korban sudah tidak bernyawa. Mendapati itu, Untung panik dan segera mengemasi pakaiannya kemudian kabur dari kos-kosannya. “Pada awal Desember, mayat kor-

Sambungan dari hal 1

menambahkan sasaran lain yakni menindak miras, sajam dan tindak kriminalitas lainnya. “Kegiatan yang kami lakukan ini mengedepankan humanis. Jangan sampai ada tindakan-tindakan yang bisa merugikan diri sendiri dan saling back up antaranggota,” kata Dony. Ditegaskan Dony, harapan dalam patroli yang dilakukan anggota Polres Pasuruan Kota merupakan kegiatan rutin sebagai bentuk pelayanan, perlindungan dan pengayoman terhadap masyarakat. “Selain itu, patroli yang dilakukan anggota mampu menekan aksi kriminalitas khususnya curas, curat dan curanmor (3C),” pungkas kapolres. (*/rul/nov)

Sambungan dari halaman 1 nya. Lempar senyuman dan acungan ibu jari dilakukan Arie malam itu. Sementara itu, akhir tahun ini, film Indah Permatasari tayang. Mengambil cerita legenda, Indah berperan sebagai ‘Si Manis Jembatan Ancol’. Indah Permatasari menjadi Maryam. Hantu manis yang meninggal mengenaskan karena tindak kejahatan. Tiga kali bintangi film horor, Indah merasa mengalami peningkatan di setiap film yang dia bintangi. “Kayaknya setiap film horor aku tuh menanjak, dari segi eksekusi filmnya, terus juga filmnya. Kali ini cukup berbeda karena sosok yang dimainkan legenda banget kan. Dan, di sini aku tuh bukan cuma berperan sebagai manusia, tapi ada sosok mistisnya,” kata Indah Permatasari. (*/nov)

ban ditemukan. Gembok kos-kosan sudah diganti. Dompet dan HP korban raib digondol pelakunya,” kata Kusworo, Minggi (8/12). Mantan Kapolres Jember itu menyebutkan, sebelum kabur ke wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Untung sempat pulang ke Serang, Jawa Barat untuk menjemput istrinya. “HP korban dijual Rp 100 ribu untuk biaya transportasi ke Kaltim,” imbuh Kusworo. Alumnui Akpol 2000 itu menyebutkan, dari hasil autopsi menunjukkan bahwa korban meninggal akibat dibekap. Dokter memperkirakan

kematian Kasniti sekitar lima bulan lamanya. Selain itu, tidak ada temuan lain termasuk dugaan korban hamil. “Tidak hamil dan hasilnya negatif,” pungkas Kusworo. Sekadar diketahui, mayat Kasniti ditemukan pada awal Desember. Saat itu pemilik kos, Mohani hendak menunjukkan kamar kos kepada calon penghuni baru. Tapi ternyata ada kejanggalan. Gembok kamar kos tersebut sudah diganti. Setelah didobrak ditemukan sesosok mayat dalam kamar tersebut. Mendapati hal itu, Mohani segera melaporkan ke Ketua RT setempat

Menyaru Driver Ojol, Gasak Vario Aksi pelaku curanmor ini terekam CCTV di tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian diposting oleh akun bernama Hendra dan diteruskan oleh akun Zaverio yang akhirnya viral di Facebook (FB). Dalam video berdurasi 1.04 detik tersebut, terlihat pelaku yang hanya seorang diri ini datang ke lokasi. Dia berjalan kaki sambil berpura-pura telepon menggunakan HP-nya. Pelaku yang mengenakan seragam ojol ini lalu masuk ke gang sempit. Setelah dirasa aman, dia segera menghampiri motor korban yang sedang diparkir depan rumah.

Hanya dalam hitungan detik, pelaku berhasil merusak kunci kontak menggunakan kunci T yang telah dipersiapkan. Selanjutnya pelaku menaiki motor berwarna hitam itu, lalu secepatnya kabur dari lokasi. Hendra sempat menjawab komentar dari salah satu akun yang melihat postingannya tentang pelaku yang menggunakan jaket dan helm driver ojol. Apakah maling tersebut benar-benar driver ojol atau bukan, sehingga menjelekkan nama baik ojol. “Saya nggak tahu itu ojol asli atau bukan,” jawab Hendra.

Amankan Pemesan, Pembuat, dan Pemasok Petasan Rofiq Ripto Himawan menyampaikan, hasil ungkap itu dari laporan masyarakat terkait lokasi pembuatan petasan, berikut pembuatnya. Hingga akhirnya anggota satreskrim menindaklanjutinya. Petugas lalu melakukan penyisiran dan penyidikan di Dusun Kutukan Wetan, Desa Lecari, Kecamatan Sukorejo, sesuai laporan tersebut. Petugas akhirnya mengamankan Poniman dan Arifin, sebagai pemesan dan pembuat petasan. “Para tersangka ini kerjasama membuat serta menjual petasan. Bahkan, ketika dilakukan penggerebekan, Poniman dan Arifin sedang membuat petasan,” ungkap Rofiq Ripto. Ditambahkan kapolres, ada empat nama tersangka yang diamankan dalam

kasus tersebut. Poniman (53), warga Dusun Sebandung, Desa Godong, Kecamatan Sukorejo, Arifin (48), warga Dusun Kutukan Wetan, Desa Lecari, Kecamatan Sukorejo. Keduanya merupakan penjual dan pembuat petasan. Petugas juga menangkap pemasok bahan petasan (bubuk hitam), Kosim (43), dan Busro (57). Kedua tersangka merupakan warga Dusun Ngembe, Desa Ngembe, Kecamatan Beji. “Pengakuan Poniman, dia menjual petasan dengan harga Rp 300.000 per petasan rentengan. Poniman menyuruh Arifin untuk membuat petasan dengan imbalan sebesar Rp 100.000. Tersangka mengaku membeli bahan petasan dari Kosim dengan harga Rp 80.000 per kilon-

dan melanjutkan ke pihak kepolisian. Selama sepekan, anggota AKP Panji P Utama berhasil mengungkap kasus pembunuhan tersebut. “Seluruh anggota kami kerahkan untuk mencari tersangka di Kaltim, hingga berhasil kami tangkap tanpa perlawanan,” kata Panji. Sat ini, Untung sebagai pembunuh kekasih gelapnya telah mendekam di balik jeruji besi. Bapak dua anak itu dijerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Sejumlah barang bukti juga diamankan dari tangan tersangka. (an/har/nov)

Sambungan dari halaman 1 Terpisah, Kapolsek Sawahan AKP Argya Satrya Bhawana saat dikonfirmasi Memorandum membenarkan menerima laporan dari Mahendra pada Jumat (6/12). Argya menerangkan, waktu kejadian korban bermain di rumah kos temannya, David Santoso, di Jalan Kupang Krajan V, sekitar pukul 14.10. “Kami masih melakukan upaya untuk mengungkap kasus tersebut. Rekaman CCTV di lokasi kami pakai sebagai petunjuk. Mudah-mudahan pelakunya segera tertangkap,” harap Argya. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 ya. Sedangkan Kosim membeli bahan itu dari Busro dengan harga Rp 70.000,” beber Rofiq Ripto. Barang bukti yang berhasil diamankan petugas yaitu satu renteng petasan dengan panjang 10 meter, 2 petasan gelondongan besar, 1 kresek berisi sumbu kertas, 1 set tali rafia, 1 dos kertas potong, 2 ikat kabel, 3 buah kayu tusuk, 1 buah papan, 1 plastik lem kertas, 2 kresek berisi obat, 1 alas, 1 glondongan, 4 kresek berisi bron/obat petasan sekitar 4 kilogran dan uang tunai Rp 100.000. “Semua tersangka berikut barang bukti yang kami sita semuanya sudah dibawa ke mapolres. Kami masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini,” pungkas kapolres. (*/rul/nov)

Merasa Bertanggung Jawab, Dua Minggu Sekali Sambang Tempat Kos Lia sengaja tidak menghubungi dan menanyakan kabar tentang Lia. Khawatir dibilang kepo, walaupun kepo adalah bagian penting dari seorang wartawan. Dua minggu kemudian Joe yang menelepon. Dia sendiri yang membuka cerita soal Lia. Katanya, dia iseng-iseng bertanya kepada Susi bagaimana kabar Lia setelah kematian suaminya. Menurut Susi, tambah Joe, Lia merantau ke Medan. Lia diminta menemani ibu mertuanya yang sudah lama hidup sendirian. Mereka membuka rumah makan dan sekarang sudah sukses. Panjang lebar Joe bercerita soal Lia dari cerita yang dia dengar dari Susi. Tentu saja semua tidak benar. Joe hanya manggut-manggut mengiyakannya. Padahal, pengakuan Joe, hampir setiap dua pekan dia mendatangi Lia di kos-kosannya di kawasan Dukuh Pakis, Surabaya.

“Sebenarnya Lia tidak pernahh menuntut aku mendatangi dia. Aku sendiri yang berinisiatif datang karena merasa bertanggung jawab harus nyambangi dan merhatiin nasib dia,” aku Joe. “Nyambangi karena kangen?” goda Memorandum. Joe diam. Lama tidak merespons. “Entahlah,” kata Joe pada akhirnya. Lantas kembali diam. Sepi. Memorandum membiarkan kekosongan itu berjalan pelan-pelan menelan waktu kami. Merambat di gelombang sambungan telepon. “Kamu tidak bermaksud menghentikan saja hubunganmu dengan Lia?” tanya Memorandum setelah lama tidak mendengar Joe melanjutkan kalimat-kalimatnya. Joe masih diam. Sepertinya pikiran dia berputar-putar di pusaran keraguan. “Lia kan tidak menuntut kamu harus bertanggung jawab? Kenapa justru kamu yang merasa harus memperhatikan Lia?”

Sambungan dari hal 1

Joe bergeming pada kediamannya. Diam yang membatu. Diam yang dingin dan beku. Diam tanpa batas. Hanya terdengar desah napas. Kadang terasa berat dan pekat, kadang terasa ruwet seperti benang warna-warni digulung tak beraturan. “Saranku, Joe. Hentikan segera sebelum semuanya terlambat.” Tetap belum ada respons. “Sebelum Susi mengetahui ini.” (bersambung)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


MOJOKERTO-JOMBANG

SENIN PON, 9 DESEMBER 2019 HALAMAN 8

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Jombang, Memorandum Satreskoba Polres Jombang kembali menggulung jaringan sediaan obat keras berbahaya (okerbaya) jenis dobel L serta narkotika jenis sabu-sabu, Kamis (5/12) sore. Dalam penangkapan yang dilakukan di sebuah rumah yang berada di Jalan KH Romli Tamim, Dusun Wonokerto, RT 18/RW 02, Desa/ Kecamatan Peterongan itu, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Sekaligus pula, meringkus 4 pengedar barang haram. Mereka yang diringkus masing-masing yaitu Yholanda Arief Revangga alias Emprit (22), pemilik rumah. Qoyyum Efendi alias Dares (23), pekerja bengkel warga Desa Peterongan. Mohamad Teguh Setiyawan alias Wawan (23), warga Dusun Pesantren, RT 30/RW 04, Desa/Kecamatan Peterongan. Serta Gilang Ramadhan alias Gilang (19), asal Dusun Pagotan, RT 07/RW 03, Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan. “Kesemua tersangka kita amankan dari satu lokasi. Dari hasil penangkapan itu, petugas juga meyita pula sejumlah barang bukti,” papar Kasatreskoba Polres Jombang AKP Moch Mukid, Minggu (8/12). Barang bukti yang turut disita, di antaranya berupa dua paket sabu dengan berat masing-masing 0,20 serta 0,01 gram, 950 butir pil dobel L, serta sebuah handphone dari tangan Yholanda. Lalu sebuah pipet kaca yang masih terdapat sisa sabu, sebuah bong, serta sebuah korek api, dari Qoyyum. Serta dua paket sabu dengan berat 0,26 serta 0,07 gram, dan dua unit handphone dari Teguh dan Gilang. “Guna kepentingan penyidikan lebih lanjut. Semua tersangka maupun barang bukti kita amankan ke Mapolres,” sambung kasatreskoba. Selain memberlakukan pasal 196 UU RI omor 36 Tahun 2009, tentang kesehatan bagi penyalahgunaan okerbaya. Polisi juga menjerat semua tersangka dengan pasal 114 ayat 1 Jo pasal 112 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika. “Untuk dobel L ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara. Sedang ancaman pasal narkotika, hukuman penjara paling lama 20 tahun serta denda sebanyak Rp 10 miliar,” pungkas Mukid. (wan/rif)

Polisi Telusuri Pembuang Sampah Medis di Dinoyo Mojokerto, Memorandum Polsek Jatirejo langsung menelusuri lokasi tempat pembuangan limbah medis B3 di bantaran Sungai Dinoyo, Kecamatan Jatirejo. Didampingi petugas puskesmas setempat, petugas mengambil sampel, sekaligus pembersihan yang belum diketahui asal usulnya itu. Kanitreskrim Polsek Jatirejo Ipda Suyanta mengatakan, pasca adanya laporan dugaan pembuangan limbah medis yang dikategorikan sebagai limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun), telah menerjunkan anggota untuk melakukan pengecekan ke lokasi. Meski dilokasi hanya tinggal sedikit karena telanjur dibersihkan petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto pasca temuan itu mencuat, polisi terus melakukan penelusuran dari mana limbah medis berupa alat suntik hingga alat tes HIV itu berasal. “Sudah kami dokumentasikan sebagai modal penelusuran kami,’’ terangnya, Minggu (8/12) Sementara Kepala Puskesmas Jatirejo M Sugeng Putwanto menegaskan bahwa limbah medis itu bukan dari Puskemas Jatirejo, sebab sejauh ini fasilitas kesehatan (faskes) tahap satu ini sudah bekerja sama dengan pihak ketiga. Dalam hal ini perusahaan pengelolaan limbah medis atau limbah B3. “Tidak ada untungnya kami buang di tempat sembarangan. Karena pihak ketiga selalu rutin mengambil limbah medis satu bulan sebanyak dua kali,” terangnya. Kebetulan, lokasinya berjarak sekitar 200 meter dari Puskesmas Jatirejo. Namun untuk memastikan sekaligus investigasi, kamu sudah mengumpulkan semua petugas puskesmas. Di antaranya, laboratorium, rawat inap, hingga cleaning service. Mereka sama-sama menyatakan tidak mengetahui. ’’Apalagi ada yang infeksius seperti temuan itu. Jadi, kita tidak berani buang sembarangan,’’ tandasnya. Dia juga mengatakan, proses pembuangan limbah medis puskesmas sejauh ini sudah sesuai SOP (standar operasional prosedur). ’’Semua limbah di puskemas sudah ada safety box . Untung di lokasi tidak ada safety box, jika ada bisa dipastikan (milik puskesmas). Untungnya tidak ada,’’ tegasnya. (no/rif)

Dituturkan Kasubaghumas Polres Mojokerto Ipda Teguh Kariadi, kini Irek tinggal di Dusun Tugu, Desa Sumberjo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Sebelum akhirnya dibekuk di rumahnya, tersangka telah melakukan aksinya di 15 TKP. Guna memuluskan aksinya, tersangka menyaru sebagai keluarga pasien dan berpura-pura

hendak menjenguk. “Tersangka telah beraksi di 15 TKP, dengan sasaran fasilitas kesehatan. Untuk melancarkan aksinya, ia menyaru sebagai keluarga pasien dan berpura-pura menjenguk,” tuturnya, Minggu (8/12). Setelah semua keluarga pasien serta petugas tertidul lelap, tersangka lalu menjalankan aksinya. Namun tanpa disadari olehnya, dalam aksi yang dijala-

Hariyanto alias Irek sesaat setelah diringkus petugas.

ninya tersebut sempat terekam kamera CCTV. Dari sejumlah lokasi yang pernah disasar, di antaranya Puskesmas Kutorejo, dua kali di Puskesmas Dlanggu,

di situ tersangka berhasil mencuri dua unit handphone, dan uang satu juta. Berlanjut ke Klinik Ikfina Bangsal mencuri dompet yang berisikan uang Rp 400 ribu,

Konsultan Akui Beri Teguran Proyek Pembangunan Puskesmas Mojowarno Jombang, Memorandum Sejumlah permasalahan proyek pembangunan gedung Puskesmas Mojowarno terus berlanjut. Terkait hal itu, pihak konsultan pengawas mengaku sudah memberikan surat teguran kepada pihak pelaksana. “Memang kami sudah sering ngobyak-ngobyak agar pembangunan cepat selak selesai,” ujar Mudzamil, Konsultas Pengawas proyek Puskesmas Mojowarno, Minggu (8/12). Selain itu, pihaknya juga sudah memberikan surat teguran kepada pihak pelaksana selama dua kali. Mengingat pekerjaan pembangunan yang menelan anggaran Rp 2,9 miliar tersebut nampak tak selesai tepat waktu. “Kami juga sudah memberikan

surat teguran dua kali kepada pelaksana,” ungkapnya. Saat ini, progres pekerjaan puskesmas Mojowarno bersumber dana dari Dana Bagi Hasil Cukai HasilTembakau (DBHCHT) 2019 hanya mencapai 70 persen. Padahal, pekerjaan harus tuntas pada 23 Desember nanti. Bahkan, pihak konsultan memasrahkan pekerjaan kepada pelaksana. “Ya ini kan tergantung pelaksana bagaimana, yang jelas kita sudah meminta agar pekerjaan cepat,” tegasnya lagi. Kendati demikian, pekerjaan ini masih bisa selesai tepat waktu. Apabila pekerja pembanguan di tambah. Terlebih lagi, saat ini tinggal finishing saja. Sehingga, pekerjaan bisa dilakukan secara bersamaan agar bisa selesai te-

Komisi C DPRD Jombang sidak di proyek Puskesmas Mojowarno, beberapa waktu lalu.

pat waktu sesuai dengan masa kontrak. “Kan disini tinggal pekerjaan masang kusen-kusen itu dilakukan bersamaan bisa selesai,” tegasnya. Terlepas dari adanya sejum-

lah temuan dari wakil rakyat saat sidak. Dirinya tetap berharap, pekerjaan bisa selesai tepat waktu nantinya. “Ya tetap optmistis bisa selesai tepat waktu,” tandas Mudzamil.

Puskesmas Gayaman satu unit hanphone. Selanjutnya di Klinik Bina Sehat PPNI, Klinik Ananda tetapi di tempat tersebut ia gagal melakukan pencurian. Di rumah sakit Diyan Husada mencuri uang Rp 400 ribu, Puskesmas Dinoyo tetapi gagal. Puskesmas Mojoagung Kabupaten Jombang, dan di wilayah Kabupaten Lamongan, Gresik, Sidoarjo, dan Pasuruan. “Tersangka kita jerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 3 dan 5 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan. Dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” tegas Teguh. (wan/rif ) Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi C DPRD Jombang menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek rehabilitasi berat gedung Puskemas Mojowarno, Rabu (4/12) siang. Selain telah kerap kali menerima laporan jika rekanan pelaksana menggunakan material yang tidak sesuai dengan ketentuan. Wakil rakyat ingin memastikan jika pogres pekerjaannya telah sesuai dengan jadwal. Mengingat, dari papan nama proyek yang terpampang di lokasi. 150 hari kerja yang dimiliki oleh rekanan berakhir pada tanggal 23 Desember. Setelah melihat kondisi di lokasi proyek, wakil rakyat mendapati sejumlah kejanggalan. Dengan fakta itu, Komisi C segera memanggil sejumlah pihak terkait guna rapat dengar pendapat (hearing,red). Salah satunya, PT Ardi Tekindo Perkasa selaku pemenang yang berasal dari Kota Surabaya. (no/rif)

Jualan Dobel L, Petani Sambirejo Dicokok Jombang, Memorandum Un i t R e s k r i m Po l s e k Wonosalam membekuk seorang pengedar sediaan obat keras berbahaya (Okerbaya) jenis dobel L, Jumat (6/12) sekitar pukul 11.00. Berlokasi, di Dusun/Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam. Dari hasil penangkapan terhadap Agus Sulistiyono alias Koceng (36), warga setempat yang bekerja sebagai tani tersebut. Polisi turut pula mengamankan ratusan butir pil setan siap edar. Diungkapkan oleh Kapolsek Wonosalam AKP Luwi Nurwibowo. Sebelum mengarah kepada tersangka, petugas terlebih dulu mengamankan seorang saksi yang kedapatan membawa 1 kit yang

berisikan 20 butir pil dobel L. Lokasinya, di Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam. Ketika didesak, saksi menyebut jika barang haram tadi didapat dari seorang pengedar yang tinggal Dusun/Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam. “Berbekal pengakuan tadi, polisi langsung melakukan penyelidikan di lapangan,” ungkapnya, Minggu (8/12). Selain tanpa kendala membekuk tersangka, petugas yang langsung melakukan penggeledahan juga menemukan dua paket yang berisikan masing-masing 518 serta 162 buti pil dobel L. Uang tunai hasil penjualan sebesar Rp 42.000, sekaligus 20 butir lagi dari tangan saksi. “Dalam penangkapan ini

total kita amankan sebanyak 700 butir pil dobel. Guna kepentingan penyidikan lebih lanjut, tersangka dan barang bukti kita amankan ke MapolsekWonosalam,” sambung kapolsek. Kini, selain terus menjalani pemeriksaan intensif penyidik. Agus juga harus mendekam dibalik jeruji besi ruang tahanan. Upaya hukum tadi dilakukan untuk membongkar jaringan okerbaya

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Pengedar Pil Koplo dan Sabu Peterongan Digerebek

Mojokerto, Memorandum Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto berhasil meringkus seorang penjahat spesialis pembobol puskesmas dan klinik. Dialah Hariyanto alias Irek (43), asal Dusun Krajan RT 04/RW 05, Desa Lumbangrejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Teguh dan Gilang di Mapolres Jombang.

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Maling Spesialis Klinik Kesehatan Dibekuk

Agus Sulistiyono diapit petugas di Mapolsek Wonosalam.

yang melibatkannya secara tuntas. “Tersangka kita jerat dengan pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009, tentang kesehatan.

Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, serta denda paling banyak Rp 1 miliar,” tandas Luwi. (wan/rif)


KOTA SURABAYA 8 Ribu Keluarga Berebut Rumah Susun

SENIN PON, 9 DESEMBER 2019 HALAMAN 9

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Reni: Kembalikan Filosofi Fungsi Sebenarnya Tingginya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Surabaya yang tidak memiliki hunian, menjadi perhatian para wakil rakyat Surabaya. Meski saat ini pemkot sudah memiliki 20 rusunawa, jumlah itu tak sebanding dengan 8 ribu kepala keluarga (KK) yang masuk waiting list (daftar tunggu). Lantas, sebenarnya, siapa yang berhak menempati rumah susun? DI lapangan, masih banyak dijumpai penghuni rusun tidak masuk dalam kategori MBR. Seringkali dijumpai penghuni sudah memiliki mobil, penghuni sembunyi-sembunyi punya lemari es, pasang AC, internet dan lainnya. Sementara masih banyak warga Surabaya tak mampu harus berjuang mencari tempat tingal dengan membangun gubuk-gubuk di

REKAPITULASI RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA MILIK/ DIKUASAI PEMERINTAH KOTA SURABAYA

Reni Astuti sidak lokasi di rusun Indrapura didampingi Doni Ardian, kasi pemanfaatan, pengawasan rumah, dan rumah bertingkat dinas pengelolaan bangunan dan tanah, serta Moch Taufik Siswanto, kepala bidang perumahan dan kawasan permukiman.

pingir sungai dan sebagaiannya. Jika ini dibiarkan, wilayah kumuh di Kota Surabaya akan makin meluas. Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti mengakui jika persoalan hunian ini belum menjadi prioritas dalam APBD 2020. Ia berharap kedepan pemenuhan hunian bagi MBR menjadi prioritas. Mengingat, di tengah pertumbuhan ekonomi Surabaya yang semakin bagus akan membuat harga properti meningkat yang akan menyulitkan MBR memiliki tempat tinggal. “Karena didalam prioritas pembagunan Surabaya sam-

pai 2020, masih pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Pembangunan rusun di APBD dianggarkan, tapi untuk prioritas pembangunan kota belum ke sini (hunian,red). Ke depan, kita akan memberikan perhatian yang besar untuk hunian,” ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini disela sidak Rusunawa Indrapura, kemarin. Untuk mencukupi kebutuhan 8 ribu KK yang sedang menunggu, pemkot diminta mengembalikan filosofi fungsi rusun sesungguhnya seperti tertuang dalam peraturan menteri (permen) maupun undang-undang bahwa rusun

diperuntukkan bagi MBR. “Katakanlah dalam satu tahun bisa buat unit baru 400 unit paling mentok. Dengan asumsi rusun yang ada masih tetap ditempati, kecuali tidak MBR pindah, punya mobil pindah, barangkali bisa membantu percepatan waiting list di angka delapan ribu. Ini saya kira harus mendapat perhatian pemerintah kota, tanpa menimbulkan keresahan dan kegaduhan bagi masyarakat,” sambungnya. Reni menambahkan, jika di lapangan di beberapa rusun masih ditemui KK sudah cukup berdaya seperti punya mo-

Lahan YKP Solusi untuk Penambahan Rusun RENI Astuti memiliki angan-angan keberadaan tanah YKP (yayasan kas pembangunan) Kota Surabaya bisa dijadikan lokasi untuk penambahan rusun, jika mungkin persoalan lahan menjadikan alasan. “Kita sebentar lagi punya aset YKP. Saya kira itu nanti kalau benar benar diserahkan ke pemkot, saya kira ini menjadi modal yang sangat strategis pemkot dalam pemenuhan hunian dengan membangun rusun di wilayah YKP. Ketika kemudian secra peraturan perundangan semuanya sudah selesai, bisa kita bangun disitu dengan sebaran yang cuk-

Reni Astuti

up merata,” harap Reni. Jika itu terwujud, ia mengharapkan ada transparasi dan dapat dipertangungjawabkan.

Tidak lagi masyarakat yang sudah menunggu lama, tergeser oleh orang-orang yang baru saja masuk daftar antrean. Jika warga relokasi atau korban bencana tetap perlu diprioritas. “Saya berharap pemkot melakukan antrean secara digital bukan lagi manual. Jangan sampai ada yang mencolot, tapi tersistem. Buat data base rusun sesuai antraan yang harus dilakukan transparan dan modern, suapaya sama sama enak. Makanya diperlukan peta jalan,” pintanya. Ke depan, Reni mengharapkan membangun rusun dengan

mengedepakan bangunan sentral distrik, terpusat. Dimana di lokasi rusun ada pasar, perkantoran, pertokoan atau bangunan pendukung lainnya. Denga harapan warga yang menempati rusun bisa nyaman. “Rusun itu untuk dibangun kan untuk mendekati aktifitas warga. Masalahnya kenapa kadang ada yang dipindah di rusun ini, tidak mau alasan sepi, jauh dari tempat kerja dan sebagainya. Memang semuanya ingin dekat pusat keramaian, dan ini juga harus menjadi pemikiran ke depan,” bebernya. (mik/nia)

bil dan sebagainya, tidak bisa dikatakan orang tersebut sudah keluar dari kategori MBR. “Kita kan nggak tahu, mungkin orang itu sopir online. Juga tidak bisa men-justice, wong iku wes sugih kok gak gelem pindah (orang itu kaya tapi tidak mau pindah). Tapi memang pekerjaanya itu. Atau mungkin ada yang memang tidak MBR, tapi belum mau pindah. Temanteman dinas agar betul-betul memverifikasi sebenarnya siapa sih yang pantas,” beber mantan anggota komisi D ini. Siapa saja yang layak menempati rusun sudah jelas tertera yakni memenuhi tiga kriterian antara lain memiliki KTP Surabaya, MBR (tidak mampu) dan tidak memiliki rumah. Namun persoalannya, masih banyak penghuni rusun sudah tidak

JUMLAH NO

NAMA RUSUN

ALAMAT

BLOK LANTAI UNIT

DIBANGUN TAHUN

LUAS TANAH (M2)

LUAS BANGUNAN 2 /UNIT (M )

1

URIP SUMOHARJO

Jl Urip Sumoharjo, Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng

3

4

120

1983

3.500.0

21

2

DUPAK BANGUNREJO

Jl. Dupak Bangunsari RSS, Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan

6

3

150

1992

3.000.0

18

3

SOMBO

Jl. Sombo, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto

10

4

600

1993

41.044.0

18

Jl. Panjaringan Timur, Kelurahan Panjaringan, Kecamatan Rungkut (Tahap I)

3

4

240

1995

32.350.0

18

Jl. Panjaringan Timur, Kelurahan Panjaringan, Kecamatan Rungkut (Tahap II)

6

4

288

2003

32.350.0

21

Jl. Panjaringan Timur, Kelurahan Panjaringan, Kecamatan Rungkut (Tahap III)

2

5

99

2009

9.000.0

24

Jl. Panjaringan Timur, Kelurahan Panjaringan, Kecamatan Rungkut (Tahap IV)

1

5

64

2018

Jl. Mastrip, Kelurahan Waruagung, Kecamatan Karangpilang

10

5

600

1996

29.845.0

21

Jl. Wonorejo, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut (Tahap I)

2

4

96

2003

5.466.0

21

Jl. Wonorejo, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut (Tahap II)

4

4

192

2006

5.466.0

21

Jl. Tanah Merah V, Kelurahan Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran (Tahap I)

4

PANJARINGAN SARI

5

WARUGUNUNG

6

WONOREJO

7

TANAH MERAH

24

4

5

192

2007

23.060.0

21

Jl. Tanah Merah V, Kelurahan Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran (Tahap II)

4

5

198

2009

23.060.0

24

8

RANDU

Jl. Randu Agung, Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran

6

5

288

2007

44.290.0

21

9

GRUDO

Jl. Grudo V/2, Kelurahan Dr. SOetomo, Kecamatan Tegalsari

2

5

99

2011

5.400.0

24

10

PESAPEN

Jl. Pesapen Selatan 27, Kelurahan Krembangan, Kecamatan Krembangan

1

5

49

2011

2.146.5

24

11

JAMBANGAN

Jl. Jambangan Baru Selatan, Kelurahan Jambangan, Kecamatan Jambangan (Tahap I)

1

5

49

2011

4.246.0

24

Jl. Jambangan Baru Selatan, Kelurahan Jambangan, Kecamatan Jambangan (Tahap II)

1

5

30

2017

1.224.0

24

Jl. Siwalankerto Selatan, Kelurahan Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo (Tahap I)

2

5

99

2012

16.937.0

24

Jl. Siwalankerto Selatan, Kelurahan Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo (Tahap II)

1

5

64

2018

41.116.0

24

Jl. Rusun Romokalisari, Kelurahan Romokalisari, Kecamatan Benowo (Tahap I)

4

5

198

2012

109.137.0

24

Jl. Rusun Romokalisari, Kelurahan Romokalisari, Kecamatan Benowo (Tahap II)

4

5

198

2013

109.137.0

24

Jl. Rusun Romokalisari, Kelurahan Romokalisari, Kecamatan Benowo (Tahap III)

2

5

99

2914

109.137.0

24

2.090.0

24

12

SIWALANKERTO

13

ROMOKALISARI

14

BANDAREJO

Jl. Bandarejo Pasar, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo

2

5

99

2012

15

GUNUNG ANYAR

Jl Gununganyar Tambak, Kelurahan Gununganyar Tambak. Kecamatan Gununganyar

1

5

66

2014

16

DUKUH MENANGGAL

Jl. Dukuh Menanggal XII, Kelurahan Dukuh Menanggal, Kecamatan Gayungan

2

5

114

2016

14.388.0

24

Jl Keputih TImur Tegal, Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo (Tahap I)

2 2

4 5

50 66

2016

258.140.0

36

17

KEPUTIH

Jl Keputih TImur Tegal, Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo (Tahap II)

2

5

70

2017

Jl Keputih TImur Tegal, Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo (Tahap III)

2

4

58

2018

18

TAMBAK WEDI

Jl. Tambah Wedi, Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran

2

5

70

2017

2.280.0

36

19

INDRAPURA

Jl. Indrapura, Kelurahan Perak Timur, Kecamatan Pabean Cantian

2

5

150

2019

24

20

BABAT JERAWAT

2

5

100

2019

24

MBR memilih tetap bertahan. “Kalau seperti ini mari kita lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. Karena bagaiamanapun juga, mencari rumah di Surabaya juga tidak mudah. Kalo ada

36

dipandang seperti itu, bangun komunikasi persuasif, edukatif tapi jangan diabaikan. Mungkin teman-teman dinas tahu, dan itu kenyataanya, harus ada solusi,” urai wakil rakyat yang sudah tiga periode ini. (mik/nia)

120 KK Rusun Sumbo Direlokasi DONI Ardian, Kasi Pemanfaatan dan Pengawasan Rumah dan Rumah Bertingkat Dinas Bangunan dan tanah mengatakan, khusus Rusun Indrapura ini dikebut sebagai percepatan relokasi untuk sebagian penghuni Rusun Sumbo yang sudah tidak layak. “Makanya ini untuk relokasi dan kejar-kejaran supaya segera bisa ditempati. Kalau selesai, akhir Desember, penguhni Sumbo harus pindah ke sini.

Makanya, dalam waktu dekat akan sosilasisi kepada penghuni sumbo supaya jelas dan tidak ada pertanyaan macampmacam,” ujar Doni. Relokasi ini dilakukan untuk penghuni di Blok E dan K lantaran rusun yang ditempati akan diperbaiki. Sekitar 120 KK akan menempati Rusun Indrapura. “Untuk tarif kalau di Sumbo Rp 10 ribu per bulan, belum termasuk listrik dan air yang

ditanggung sendiri. Tapi kalau di Indrapura ini sekitar Rp 40 ribu per bulan. Dan harga itu sudah kita ajukan ke wali kota. Yang jelas, Bu Wali tidak menghendaki tarifnya lebih dari Rp 100 ribu,” urainya. Doni juga mengingatkan, agar penghuni rusun mematuhi peraturan yang sudah ada seperti tidak boleh punya mobil, berjualan, pasang tv kabel internet. (mik/nia)

Peringatan Hari Ibu di Jembatan Suramadu

Duet Rama-Ra Latif Ramaikan Senam Massal Sajojo Bangkalan, Memorandum Puncak peringatan hari Ibu tahun 2019 kali ini, secara historis, bakal dihelat Minggu (22/12) mendatang. Atau tiga pekan ke depan. Namun, sekitar 2.300 kaum ibu anggota Bhayangkari dan polwan gabungan dari Polres Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak berinisiatif mengawali kegiatan lebih awal. Selain itu, ikut pula bergabung kaum ibu dari Persit Kartika Chandra Kirana, Dharma Wanita, PKK, Adhiyaksa dan dari Dharma Yukti Karini.

Komunitas ibu-ibu dan anggota Bhayangkari senam Sajojo massal di Jembatan Suramadu.

Mereka, Sabtu (7/12), ramai-ramai menuju Jembatan Suramadu. Kemudian berbaur menyatu di sepanjang jalan poros bentang tengah jembatan penghubung Pulau Madura dengan Kota Metropolis Surabaya itu. Di sana, ribuan kaum ibu dari lima kabupaten dan kota itu lalu menggelar kegiatan tunggal. Mereka, kompak senam Sajojo bersama untuk memperingati tetenger bersejarah Hari Ibu. Hampir satu jam, suasana bentang tengah Jembatan Suramadu itu berubah semarak. Tidak hanya oleh warna-warni seragam kaum ibu. Tetapi juga gemuruh dan rancaknya alunan musik dan lagu Sajojo asal Papua itu. Sejumlah pejabat teras dari lima kabupaten dan kota di Jatim, uta-

manya dari lingkup Polres Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak ikut meramaikan suasana. Di antaranya, ada duet Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi dan Ketua Cabang Bhayangkari setempat Ny dr Nova Rama Putra. Bahkan Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron dan Ketua nTim Penggerak PKK Zaenab Zuraidah, juga tak ketinggalan ikut nimbrung di dalamnya. Semuanya larut dalam giat senam massal. Mereka bergoyang dan bergerak dinamis, seirama alunan musik sajojo yang membahana. Kadang juga diawarnai canda dan tawa. “ Yaahh..., kegiatan senam massal gabungan ibu-ibu Bhayangkari dari empat Polres di Madura dan Polres

Pelabuhan Tanjung Perak ini, tidak semata-mata hanya diniati untuk memperingati Hari Ibu. Tetapi, secara psikologis juga merupakan ungkapan rasa cinta dan kasih sayang terhadap sosok seorang ibu,” komentar Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi. Hal senada juga dikemukakan Bupati R Abdul Latif Amin Imron. Baik Rama maupun Ra Latif, sapaan akrab Kapolres dan Bupati Bangkalan, menegaskan, sosok seorang ibu merupakan figur pahlawan dalam keluarga. Betapa tidak, kaum ibu begitu tekun, sabar dan tabah mendidik dan merawat anak-anak mereka sejak dalam kandungan, ketika masa bayi, anak-anak hingga dewasa. Juga masih menjadi pelayan suami. (ras/fer)

Jegeh Apike Jember

Kapolres Jember Tolong Penderita Kusta Jember, Memorandum Tak pandang status siapa orangnya, sosok Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum dengan rasa empati selalu hadir untuk memberikan sentuhan semangat dan memberikan bantuan serta pertolongan. Sejak 30 tahun lalu, diduga Nenek Sumirah diserang penyakit kusta yang terus menggerogoti tubuhnya. Sumirah (65), warga Dusun Tegal Paron, Desa gg Selo Dakon, Kecamatan Tanggul enjadi Jember, merasakan menjadi ian. orang yang paling kesepian. dup Bertahun-tahun ia hidup msebatangkaradigubukbambu tua beralas tanah dan terlihat kumuh. Bertahan hidup bagaimanapun caranya. Kisahnya sungguh memilukan!! Warga desa sekitarr terkadang memberi makan ala kadarnya. Apapun menu yang diberikan warga, bagi Sumirah tentu saja terasa sangat istimewa dibanding tidak makan sama sekali Saat tak ada yang memberi makan, Sumirah bekerja sendiri membuat sapu lidi, sekadar demi bertahan hidup. Dijualnya ke pengepul senilai Rp 2.000. Jejak kehidupan selama sakit deritanya sangat mengharukan.

Ajak Nobar Sang Prawira

Kap Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MH mendampingi pemeriksa saan Nenek Sumirah.

Sudah pasti menyisakan banyak cerita sedih yang pernah ia lalui. Sabtu (7/12) siang, Sumirah menyandarkan badannya yang kusam di tengah pintu teras kayu rumahnya. Ia menatap kehadiran sosok pria berpeci putih, berperawakan tinggi nan rupawan. Lalu menghampiri dan menyapanya ramah. Sekejap dia merasakan kebahagiaan. Wajah lusuh Sumirah berubah lebih sumringah. Tak lama kemudian,

ia baru sadar sedang bertemu dengan sosok pucuk pimpinan Polres Jember AKBP Alfian Nurrizal SIK MHum yang datang untuk menolongnya. Bersama jajaran Polsek Tanggul, kepala desa dengan membawa tim medis urkes Polres Jember dan tim medis RSU Kaliwates, rombongan datang ke kediaman Sumirah untuk menyerahkan bantuan langsung sembako, tali asih dan sekaligus pertolongan pertama oleh tim medis. (edy/hms/fer)

Probolinggo, Memorandum Ratusan penonton larut dalam jalan cerita film Sang Prawira yang dikemas dengan acara nonton bareng (nobar) bersama Polres Probolinggo Kota , Sabtu (6/12). Tawa, haru hingga tangis mewarnai nobar yang digelar di bioskop CGV, Jalan Basuki Rahmat, Kota Probolinggo. Nobar dipimpin Kapolres AKBP Ambariyadi Wijaya. Turut hadir Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib, Wakapolres Kompol Imam Pauji, Kasdim 0820 Probolinggo, Komandan Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 10 Divif 2 Kostrad, perwakilan PCNU Kota Probolinggo Abdul Aziz, perwakilan Dewan Pengurus MUI Kota Probolinggo, kabag, kasat, dan jajaran polsek Polres Probolinggo Kota, Bhayangkari Polres Probolinggo Kota, wartawan, serta pengurus OSIS SMA/ SMK/MA se-Kota Probolinggo. Sang Prawira merupakan film yang berkisah tentang perjalanan seorang pemuda asal Kampung Ba-

Nonton bareng film Sang Prawira yang menginspirasi semangat dalam meraih impian.

kara, Tepian Danau Toba, Sumatera Utara. Pemuda bernama Horas yang diperankan oleh Ipda Dimas Adit S berasal dari keluarga nelayan miskin memiliki keinginan kuat untuk menjadi seorang anggota Polri. Namun, cita-cita tersebut mendapat pertentangan dari sang ayah yang mengharapkan agar sang anak menjadi seorang pengusaha kaya. Sang ayah dengan keras mengharapkan Horas dapat mengangkat derajat keluarga. Konflik dalam keluarga memuncak karena di sisi lain, sang ibu dan adik perempuan mendukung apa yang diinginkan Horas. Hingga, mereka secara diam-diam memberangkatkan Horas ke Medan untuk menjalani pendidikan sebagai perwira polisi. Yang paling sensasi, Sang Prawira merupakan film yang banyak

diperankan anggota Polri. Selain itu, sejumlah tokoh seperti mantan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, mantan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, serta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Film yang merupakan kerjasama studio produksi MRG Film dan Mabes Polri ini menunjukkan banyak adegan tentang pertentangan orang tua, perjuangan meraih cita-cita, pengabdian pada negara dan cinta. Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya mengungkapkan, nobar film Sang Prawira tidak lain untuk me-refresh semangat para anggota untuk mengabdikan diri pada bangsa dan negara. Situasi sulit di rumah dan di tempat kerja sebagai anggota Polri harus tetap disukai secara profesional. (mhd/yud/fer)


KOTA SURABAYA Hasil Musyawarah Mufakat Disoal

SENIN PON, 9 DESEMBER 2019 HALAMAN 10

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Pemilihan Ulang RW 01 Karangan Preseden Buruk Surabaya, Memorandum Warga RT 02/RW 01 Karangan, Tarmudji, menegaskan bahwa warga setuju digelar pemilihan ulang ketua RW 01. Hanya, lima calon yang sudah mengikuti pemilihan ketua RW dan tidak melanggar peraturan daerah (perda) dan peraturan wali kota (perwali) diperbolehkan bertarung lagi pada pemilihan RW 01. “Keputusan calon petahana dan calon berdomisili di luar RW 01 Karangan serta panitia tiga didiskualifikasi itu sudah benar. Tapi sisanya, lima calon lama (Salamun, Susanto, Moedjadji, M Janan, Rudyono) juga harus digugurkan ini yang tidak benar. Mereka ini kan tidak melakukan

pelanggaran,” tegas Tarmudji kepada Memorandum, Minggu (8/12). Keberatan atas keputusan sepihak tersebut, lanjut Tarmudji, warga Karangan RW 01 mengirimkan surat kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Sabtu (7/12). Intinya, warga me-

POLISI MENYAPA PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Jadwal Besuk Tanya: Yang saya ingin tanyakan mengenai jadwal besuk tahanan di Mapolrestabes Surabaya, terima kasih. Ririn Pratiwi, warga Surabaya Jawab: Polrestabes Surabaya memberi kesempatan kepada keluarga untuk membesuk tahanan sesuai jadwal yang telah diatur. Kombespol Tapi keluarga tetap Sandi Nugroho SIK SH MHum harus memperhatikan Kapolrestabes Surabaya blok tempat tahanan mendekam. Jadwal besuk ditentukan blok tahanan mendekam. Seperti tahanan yang mendekam di tahanan blok A, B, dan C hanya bisa dibesuk setiap Senin. Petugas tidak akan mengizinkan pembesuk tahanan blok A, B, dan C di luar Senin. Berikut adalah jadwal besuk tahanan Polrestabes Surabaya: Blok A, B, dan C (Senin); Blok D,E, dan H (Selasa); Blok F,I, dan O (Rabu); Blok J,K, dan M (Kamis); dan Blok L dan N (Jumat). Untuk jam besuk mulai pukul 10.00 sampai 14.00. Khusus Jumat sampai pukul 14.30. Petugas akan memeriksa secara detail barang bawaan pembesuk. Bisa saja pembesuk akan diminta membuka setiap barang bawaan, termasuk nasi bungkus. Dikhawatirkan nasi bungkus itu berisi barang terlarang. (*/fer)

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Anggota Koramil Benowo bersama masyarakat membersihkan sampah.

Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Surabaya, Memorandum Muspika Kecamatan Pakal melaksanakan kegiatan bersih lingkungan di wilayah tugas. Kali ini kegiatan karya bakti digelar di daerah Sendang Bulu, Kelurahan Babat Jerawat. “Selain pembersihan sampah di sekitar, lingkungan, dan saluran-saluran air pembuangan, juga terkait dengan kebersihan sampah rumah tangga,” ujar Danramil Benowo Mayor Inf Hendi Eko Yono. Hendi menambahkan, hal ini merupakan sarana komunikasi sosial dengan berbagai lapisan masyarakat, serta memberikan imbauan kepada warga masyarakat di wilayah tugas agar senantiasa selalu menjaga kebersihan lingkungan. “Kebersihan hanya bisa terwujud secara nyata apabila terjalin kerja sama yang baik untuk saling peduli, mengawasi, dan mengingatkan masing-masing individu tentang pentingnya kebersihan,” tegas danramil. (tyo/lis)

Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

nolak diadakan pemilihan ulang dengan konsep dari Kelurahan Sawunggaling yang menggugurkan semua kandidat lama dan diganti kandidat baru. “Kan tidak ada ceritanya delapan RT baru belum dilantik disuruh memilih kandidat RW baru. Ini sudah saya laporkan ke Bu Wali Kota dengan tembusan ke Kabag Pemerintahan Surabaya,” terang dia. Hal senada diungkapkan Salamun, warga RT 04/RW 01 Karangan. Salah satu calon RW 01 lama ini mengatakan, dirinya kurang setuju hasil pertemuan di Kelurahan Sawunggaling, Jumat (6/12). Kenapa dirinya tidak menyanggah atau membantah saat pertemuan tersebut, karena kondisinya tidak kondusif. “Kalau calon petahana digu-

gurkan dan tim panitia tiga tidak dipakai lagi, itu sudah benar dan saya senang. Tapi kalau lima calon lama yang sah dan tidak melanggar perwali dilengeserkan ini tidak benar. Ini keputusan sepihak dan saya kurang setuju,” tegas Salamun. Karena itu, Salamun berharap lurah atau camat dapat mengubah notulen hasil pertemuan di Kantor Kelurahan Sawunggaling. Selain itu, memberlakukan kandidat RW 01 lama tetap didaftarkan untuk pemilihan ulang. “Meski pada pemilihan ketua RW saya dapat 21 suara. Kemudian pada pemilihan ulang tidak terpilih, bagi saya tidak masalah. Tapi tolong lima calon lama jangan diganti yang baru untuk pemilihan ulang. Se-

cara aturan Perwali, lima calon lama ini salahnya apa? Wong dia itu tidak salah,” pungkas dia. Soal warga Karangan dan lima calon lama tidak setuju hasil musyawarah di Kelurahan Sawunggaling, Jumat (6/12), Kasi Pemerintahan Kecamatan Wonokromo Sulistyowati mengaku, soal permasalahan pemilihan ulang RW 01 Karangan segera dikoordinasikan. “Mohon maaf mas, Saya harus koordinasi dulu. Saya hanya staf saja di Kecamatan Wonokromo,” ungkap Sulistyowati melalui pesan singkat WhatsApp (WA). Sementara Sekretaris Camat Wonokromo Ali Rusbianto ketika dikonfirmasi Minggu (8/12) menegaskan, sesuai kesepakatan dari delapan RT baru yang terpilih yang digelar di Kelura-

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Kandidat ketua RW 01, Moedjadji, Tarmudji, Susanto, dan Salamun.

han Sawunggaling.”Tetap kandidat Rw 01 baru yang dipilih, informasinya Senin (9/12). Leb-

ih jelasnya coba tanya langsung kepada Bu Lurah,” jelas dia. (why/dhi)

PKS Jaring Bacawali lewat Pemilu Internal II Surabaya, Memorandum DPD PKS Kota Surabaya menggelar pemilu internal tahap II untuk menjaring bakal calon wali kota (bacawali) dan bakal calon wakil wali kota (bacawawali) pada Pilwali 2020. Pemilu tahap II ini melibatkan 10 calon hasil seleksi tahap I. Ketua DPD PKS Kota Surabaya Akhmad Suyanto mengatakan, pada pemilu internal tahap I (tingkat kecamatan), DPD PKS Surabaya menjaring 30 nama. “Dari 30 nama yang kita kirim ke DPW PKS Jatim, akhirnya terpilih 10 nama yang dipandang layak dan bisa memberikan sumbangsih yang ter-

hormat kepada rakyat Surabaya,” ujar Akhmad Suyanto, usai menyalurkan suara pada pemilu internal di Kantor DPD PKS Kota Surabaya, Minggu (8/12). Dia mengatakan, jika pemilu internal tahap I hanya diikuti 31 pengurus DPC (tingkat kecamatan), namun pada tahap II ini akan melibatkan 154 pengurus DPR (tingkat ranting/ kelurahan). “Struktur di bawah dilibatkan semua pada pemilu internal tahap II.Jadi,semua harus menyalurkan aspirasinya. Inilah demokrasi,”ungkap dia. Akhmad Suyanto menegaskan, dalam pemilu internal tahap II ini benar-benar sangat

FOTO: MEMORANDUM/BAUD

Ketua DPD PKS Kota Surabaya Akhmad Suyanto menyalurkan suara pada pemilu internal tahap II.

demokratis. Tak ada yang mempengaruhi pemilih dan calon pun tak ada di lokasi pemilihan. Ini untuk menjaga fairplay. “Satu orang akan memilih tiga calon. Selanjutnya akan di rangking dan dikirim ke DPW PKS. Soal akan dikerucutkan menjadi berapa, satu atau tiga orang, semua terserah DPW,”ungkap Akhmad Suyanto yang juga anggota Komisi B DPRD Surabaya ini. Ke-10 calon yang dipilih pada pemilu internal tahap II adalah Achmad Jabir, Achmad Zakaria, Akhmad Suyanto, Sigit Sosiantomo, Yuliani, Reni Astuti, Yusuf Rohana, Fatkur Rohman, Ibnu Sobir, dan Dwi Kurnianto.

Ditanya calon dari luar parpol, Akhmad Suyanto mengaku tidak ada. Meski demikian, PKS tetap membangun chemistry dengan calon dari luar. Sebab dengan modal lima kursi, PKS memang tidak bisa mencalonkan paslon sendiri. Tapi, ketika diminta, PKS punya calon. Soal koalisi? Akhmad Suyanto mengaku, ada sejumlah parpol yang menjalin komunikasi politik dengan PKS. Hanya saja, dia masih menyembunyikan rapat-rapat parpol tersebut.”Ini rahasia perusahaan. Tapi, pada Pilwali 2020 nanti koalisi PKS sangat cair. Terbuka untuk semua parpol,” tandas dia. (dhi/lis)

Kodam Bersih-Bersih Bantaran Kali Kebonsari FOTO: MEMORANDUM/BAUD

Kantor Otban III menyosialisasikan soal keselamatan penerbangan sipil kepada masyarakat.

Otban III Kampanye Keselamatan Penerbangan Sipil Surabaya, Memorandum Faktor keselamatan menjadi syarat utama dalam moda transportasi. Guna mendukung gerakan keselamatan penerbangan sipil.Otoritas Bandara (Otban) wilayah III mengkampanyekan gerakan keselamatan penerbangan (safety campaign) pada kegiatan car free day di Taman Bungkul Surabaya (8/12) pagi. Dengan menyasar masyarakat sipil, Otban III memberikan edukasi tentang keselamatan penerbangan sipil kepada masyarakat yang hadir di CFD. Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III Nafhan Syahroni mengatakan, ada dua kategori masyarakat yang disasar dalam sosialiasasi ini, yakni masyarakat sebagai pengguna transportasi udara dan di sekitar bandara. Menurut dia, semuanya memiliki peran dan tanggung jawab terkait keselamatan dan penerbangan. “Kampanye ini rutin kami lakukan,”ungkap Syahroni

kepada wartawan di Taman Bungkul, Minggu (8/12) Dia menegaskan, dalam sosialisasi ini, ada beberapa poin penting yang ditekan kepada masyarakat. Di antaranya terkait barang-barang bawaan apa saja yang tidak diperbolehkan saat di pesawat. Misalnya power bank, gunting, pisau dan sebagainya.”Kalau dibawa harus ditaruh bagasi,” ujar Syahroni. Terkait masyarakat yang bukan penguna jasa transportasi udara, Syahroni menjelaskan batas-batasan yang bisa membahayakan pernerbangan di lingkungan bandara, di antaranya tidak mengunakan laser yang diarahkan ke pesawat, karena mengganggu pilot saat mau landing. Tidak boleh menaikan layang-layang berukuran besar dan tidak boleh menerbangkan balon udara dengan ukuran besar. “Itu yang kita imbau kepada masyarakat,” imbau Syahroni. (dhi/lis)

Surabaya, Memorandum Kodam V/Brawijaya menggelar karya bakti membersihkan bantaran sungai di wilayah Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Jambangan. Kegiatan yang diikuti ratusan anggota TNI-AD ini juga melibatkan berbagai pihak termasuk warga setempat. Kegiatan ini juga bagian dalam rangka menyambut Hari Juang TNI-AD dan HUT Kodam V/Brawijaya ke-71. “Di Surabaya ini kan ada beberapa sungai yang kondisinya perlu kita semua untuk merawat, sehingga tidak berdampak negatif. Kalau sungai kotor banyak endapan akan jadi sarang nyamuk, terutama penyebab demam berdarah,” kata Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI R Wisnoe Prasetja Boedi Jadi, kata Wisnoe, salah satu kegiatan-

nya ikut peduli dalam rangka kebersihan lingkungan. “Harapannya dengan kita turun, maka masyarakat yang ada di sekitarnya akan tergerak, sehingga secara rutin akan melaksanakan pembersihan. Tidak bisa cuma sekali, tapi harus terus seminggu atau sebulan sekali dan berkelanjutan menjaga kebersihan lingkungan,” harap dia. Terpisah, Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapok Sahli) Pangdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Dian Sundian menjelaskan jika karya bakti tersebut dinilai memiliki arti yang sangat strategis. Selain mampu menjaga kelestarian alam, juga mampu menanamkan kembali jiwa kegotong-royongan. “Budaya kebersamaan ialah nilai luhur bangsa,” jelas Dian. (tyo/lis)

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI R Wisnoe Prasetja Boedi memberikan arahan di lokasi pembersihan Kali Kebonsari.

Perempuan, Pahlawan Ekonomi Keluarga Surabaya, Memorandum Program pahlawan ekonomi dan pejuang muda yang diinisiasi Pemkot Surabaya, mendapat apresiasi positif dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Sejak digulirnya program tersebut, masyarakat sudah dikenalkan pada konsep go global, go digital dan go financial. Bagaimana mendorong pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) agar memiliki usaha meluas hingga ranah global, dengan memanfaatkan teknologi digital demi pendapatan melimpah. Hal itu disampaikan Kemen PPPA Bintang Puspayoga saat mengunjungi acara program pahlawan ekonomi dan pejuang muda di Kaza City

Mall Surabaya, Minggu (8/12). Menurut dia, program yang bertujuan untuk memberdayakan dan meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya bagi perempuan adalah hal yang luar biasa. Bagaimana melalui program ini, pemkot bisa membangun kerja sama yang baik dengan berbagai pihak. “Saya mengapresiasi kebijakan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sangat membantu Kemen PPPA. Apalagi, sesuai arahan Presiden RI (Joko Widodo) kepada kami salah satu yang ditugaskan Kemen PPPA ini memberdayakan perempuan dalam bidang wirausaha. Dengan adanya pahlawan ekonomi keluarga dengan beragam pelatihan dan pendampingan dari hulu

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Kemen PPPA Bintang Puspayoga meninjau olahan produk dari program pahlawan ekonomi dan pejuang muda di Kaza City Mall Surabaya.

hingga hilir. Ini bisa jadi panutan Kemen PPPA untuk kita terapkan di daerah lain,” kata Bintang. Terkait teknologi, dia mene-

gaskan bagi pahlawan ekonomi itu sangat penting. Sebab, selain perempuan berwirausaha namun juga tidak meninggalkan jati diri menjadi ibu rumah

tangga. Karena itu, dengan perkembangan teknologi yang cukup pesat mereka bisa memasarkan hasil wirausahanya melalui online. “Melek digital di era sekarang bagi saya sangat penting untuk pemasaran usaha,” jelas dia. Sementara Bu Ja’i, salah seorang pemilik usaha kue asal Surabaya membagikan kisah hidupnya yang sudah bergabung dengan program pahlawan ekonomi dan pejuang muda. “Dulu saya jual kue yang hanya dijual keliling warung. Terus saya mengikuti pelatihan pada 2010. Namun masih sering gagal. Terus saya ulang lagi hingga akhirnya pada 2012 berhasil menduduki peringkat ke-2 tingkat kota,” kata Bu Ja’i. (alf/dhi)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Blitar: Prawoto Sadewo. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/ mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


MADURA

SENIN PON, 9 DESEMBER 2019 HALAMAN 11

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Proyek Jembatan Pakamban Terancam Diputus Kontrak

160 Masjid, Ponpes, dan Madrasah Terima Dana Hibah Bangkalan, Memorandum Program dana hibah keagamaan dan sesosialan kelolaan Bagian Adimistrasi Kesra Setdakab Bangkalan untuk tahun anggaran 2019 sudah tuntas didistribusikan. Sebanyak 160 masjid, pondok pesantren (ponpes) dan madrasah yang tersebar di pedesaan 18 kecamatan, dipastikan sudah menerima kucuran dana hibah senilai Rp 1,7 milair lebih itu. “Insya Allah, para pengelola 160 masjid, ponpes dan madrasah itu, sudah Drs H Andang Pradana MM menerima jatah dana hibah hak mereka. Sebab dana hibah untuk program keagamaan dan kesosialan itu, sudah kami distribusikan melalui rekeining mereka sejak awal Desember lalu,” kata Kabag Administrasi Kesra Setdakab setempat Drs H Andang Pradana, Jumat (6/12). Menurut Andang, dana hibah keagamaan dan kesosialan merupakan program rutin tahunan dari Bagian Administrasi Kesra Setdakab Bangkalan. Kucuran dana hibah ini kaprah didistribusikan kepada takmir masjid dan musala, serta pengelola ponpes dan madrasah di kecamatan dan desa. Untuk menetapkan masjid, musala, ponpes dan madrasah mana saja calon penerima dana hibah ini, menurut Andang, tidak ditentukan oleh Bagian Administrasi Kesra. Tetapi ditentukan berdasar usulan dan propsal permohonan takmir serta pengasuh ponpes dan pengelola madrasah. Itu pun tidak semua pengajuan usulan atau proposal permohonan dana hibah harus disetujui. Persetujuan baru ditetapkan setelah Bagian Adminitrasi Kesra melakukan ivestasi lapangan.” Nah, untuk tahun anggaran 2019 kali ini, tercatat ada 160 masjid, ponpes dan madrasah, kami tetapkan sebagai penerimah dana hibah program keamaan dan kesosialan,” tamdas Andang. Plafon dana hibah yang mereka terima tidak sama. Besaran nominalnya berbeda satu dengan lainnya. Atau tergantung pada usulan kebutuhan yang mereka tuangkan melalui proposal mereka masing-masing. Untuk tahun anggaran 2019 kali ini, penerima dana hibah rata-rata-rata ketiban pasokan dana antara Rp 3.000.000 s/d Rp 5.000.000. Soal keperuntukan dana hibah itu, menurut Andang, juga bergantung pada proposal yang diajukan oleh masiong-masing calon penerima dana hibah. Diantaranya untuk rehabilitasi/renovasi bangunan, membeli peralatan, atau untuk tambahan dana operasional. Hanya saja, di luar itu, ada sebuah Mesjid di Desa Langkap, Kecamatan Burneh, ketiban pasokan dana hibah keagamaan dan kesosialan amat jumbo. Nominalnya mencapai Rp 100.000.000 lebih. ”Itu terjadi karena bangunan masjid di desa Langkap itu bukan hanya sekedar rehab atau renovasi. Tetapi karena memang dibangun sebuah masjid baru,” ungkap Andang. Untuk tahun 2020 mendatang, pihak Administrasi Kesra Setdakab, juga sudah mengusulkan anggaran dana hibah serupa. Hanya saja, nominal plavon anggaran yang diusulkan lebih kecil. Besarannya sekitar Rp 800.000.000 lebih.”Soal disetujui atau tidak, ya kita menunggu ketok-palu persetujuan anggaran di DPRD,” pungkas Andang Pradana. (ras/sr)

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

canggih untuk membuat penyanggah beton. Karena dikerjakan seadanya proyek jembatan Desa Pakamban itu lambat dan pelaksana proyek terancam diputus kontrak. “Proyek fisik jembatan saat ini masih berjalan 45 persen. Padahal, batas kontrak sampai 16 Desember. Jika tidak selesai tepat waktu, terancam putus kontrak,” kata Moh Ramzi, Minggu (8/12).

gan tepat waktu denda tetap menanti,” tegasnya. Sementara Kepala Tukang H Buanto berjanji sisa pengerjaan bangunan jembatan akan dikerjakan dengan maksimal dengan menambah jumlah pekerja hari pada hari itu. Dia berdalih memperkerjakan empat kerja, karena merasa kesulitan mencari di proyek itu. “Kita kesulitan mencari pekerja. Hanya orang-orang tertentu yang mau bekerja di sini,” kilahnya. (uri/sr) Komisi II DPRD Sumenep sidak ke Pakamban Daya, Kecamatan Pragaan.

Pemkab Pamekasan Gelar Aksi Pungut Sampah Pamekasan, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar aksi memungut sampah di area Taman Monumen Arek Lancor Pamekasan, Minggu (8/12) pagi. Aksi pungut sampah ini dilakukan sebagai gerakan untuk menuju Pamekasan bebas sampah di tahun 2025. Dalam aksi pungut sampah kali ini diikuti oleh sekitar 84 paguyuban serta komunitas peduli lingkungan yang ada di wilayah Kabupaten Pamekasan. Selain itu dihadiri oleh sekitar 1.200 masyarakat Pamekasan serta dihadiri pula oleh seluruh jajaran Forkopimda dan OPD. Seperti dikutip dari TribunMadura.com, saat acara pungut-pungut sampah dimulai, B upati Pamekasan Baddrut Tamam, Wakil Bupati Pamekasan Raja’e dan Sekretaris Daerah Pamekasan Totok Hartono juga ikut serta memungut sampah yang tampak berserakan di area car free day Taman Monumen Arek Lancor Pamekasan. Tidak hanya itu, Baddrut Tamam usai memungut sampah, sesekali memberikan imbauan

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam ikut memungut sampah di area car free day Taman Monumen Arek Lancor.

kepada para pemuda, pengunjung dan pedagang di Car Free Day Taman Monumen Arek Lancor untuk sama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi terwujudnya visi Pamekasan Bebas Sampah di Tahun 2025.

Bupati Pamekasan, Badrrut Tamam mengatakan, aksi pungut-pungut sampah bersama masyarakat Pamekasan dan para pecinta lingkungan ini dilakukan untuk mengedukasi serta mentransformasikan ke-

pada seluruh masyarakat Pamekasan bahwa budaya bersihbersih itu sangatlah penting, dan dalam hal ini juga untuk menuju Pamekasan Bebas Sampah di tahun 2025. “Ikhtiar menuju Pamekasan

Bebas Sampah di tahun 2025 ini butuh komitmen bersama. Tidak hanya komitmen dari Bupati, Wabup dan Pemkab saja, tapi juga butuh komitmen dari seluruh elemen masyarakat, serta pecinta lingkungan dan petugas kebersihan untuk senantiasa berlaku bersih dan sehat,” kata Baddrut Tamam kepada TribunMadura.com. Baddrut Tamam melanjutkan, komitmen untuk berlaku bersih dan sehat itu bisa diwujudkan dengan memulai dari cara berpikir untuk tidak membuang sampah sembarangan. Ia meminta kepada seluruh masyarakat Pamekasan agar membuang sampah pada tempatnya. Jika hal itu dilakukan, maka Pamekasan akan menjadi kabupaten yang hijau, asri, bersih dan indah. “Untuk mencapai Pamekasan Bebas Sampah di tahun 2025 perlu kerja keras untuk mengedukasi masyarakat Pamekasan agar sadar untuk membuang sampah pada tempatnya. Maka dari itu mari kita sama-sama saling bergotong royong untuk mewujudkan keinginan itu,” pintanya. (*/sr)

Pulau Gili Labak Raih Penghargaan Anugerah Wisata Jawa Timur Sumenep, Memorandum Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) kembali mendapat penghargaan Anugerah Wisata Jawa Timur (AWJ) 2019. Kali ini objek wisata yang sukses meraih award adalah Pulau Gili Labak di Kecamatan Talango. Penghargaan yang diraih Kabupaten Sumenep setiap tahun pada ajang AWJ menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mengelola pariwisata. Selain pulau Gili Labak yang berhasil meraih penghargaan terbaik kedua untuk kategori daya tarik wisata alam, grup topeng Rukun Perawas Kecamatan Dasuk juga masuk nominasi walaupun tidak jadi pemenang. Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Achmad Fauzi menerima langsung penghargaan tersebut dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Harris Hotel dan Convention Gubeng Surabaya, Jumat (6/12) malam. “Melalui prestasi ini semoga mampu mendorong pelaku wisata untuk mengembangkan objek wisata melalui tangan-tangan kreatifnya. Karena Kabupaten Sumenep memiliki potensi wisata dengan daya

FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANAM

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep Moh Ramzi mengaku, pengerjaan proyek jembatan Desa Pakamban ditemukan banyak kejanggalan. Salah satunya hanya dikerjakan empat orang dan pengerjaannya dikerjakan secara tradisional. Harusnya dengan anggaran sebesar Rp 993 juta, pelaksana menggunakan alat

Karena memasuki musim hujan serta akhir tahun, Komisi II mendesak rekanan CV Surya Utama segera menyelesaikan jembatan penghubung dua desa itu, dalam kurun waktu tujuh hari sesuai kontrak. Desakan yang sama dikatakan Kepala Dinas PU Bina Marga Eri Susanto. Dia meminta rekanan segera menyelesaikan proyek itu, karena jembatan itu salah satua akses utama masyarakat Desa Pakamban. Rekanan akan dikenakan denda apabila tidak mampu menyelesaikan pembangunan jembatan itu sesuai dengan kontrak.”Iya jika tidak menyelesaikan tahun ini den-

FOTO: MEMORANDUM/ IST

Sumenep, Memorandum Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menilai proyek jembatan Desa Pakamban Daya, Kecamatan Pragaan, masih amburadul. Untuk itu, dinas PU bina marga mendesak pelaksana proyek menyelesaikannya tepat waktu.

Wabup Sumenep Achmad Fauzi menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Kepala daerah penerima AWJ 2019 berfoto bersama.

tarik dan keunikan tersendiri,” ujar wabup. Menurut dia, di Kabupaten Sumenep banyak objek potensial sebagai tempat wisata seperti wisata religi, wisata seni budaya dan wisata kuliner yang membutuhkan peran seluruh elemen untuk memberdayakannya, agar menjadi objek wisata unggulan di Jawa Timur ini. Wabup Fauzi juga menegaskan, pemerintah daerah terus melakukan berbagai upaya promosi untuk mengangkat

pemerintah semata, tapi membutuhkan peran serta masyarakat. Karena menurut dia, tanpa kesadaran masyarakat program pengembangan wisata tidak akan berjalan optimal. “Pemerintah Kabupaten Sumenep dengan masyarakat harus bersama-sama membangun daerah ini, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor wisata sesuai bidang masing-masing,” harap dia. Selain itu, Wabup Fauzi menyampaikan terima kasih

sekaligus memperkenalkan objek wisata. Dengan harapan, berkembangnya wisata mampu mendatangkan wisatawan nusantara maupun mancanegara. “Ketika objek wisata sudah berkembang dan banyak wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Sumenep, pasti berefek positif terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” tegas wabup. Untuk menyukseskan program pariwisata, menurutWabup Fauzi tidak bisa dilakukan oleh

kepada seluruh elemen masyarakat yang selama ini telah mendorong kemajuan sektor pariwisata serta sikap yang baik dan terbuka dalam menyambut wisatawan ke Sumenep. Menurut wabup, keramah-tamahan selalu membuat wisatawan mencintai objek wisata di Sumenep. “Selain menikmati keindahan objek wisata, wisatawan juga merasa nyaman dan tenang saat masyarakat menerima mereka dengan baik,” tandas wabup. (aan/adv/sr)

Fakultas Pertanian UIM Tanam Mangrove di Pantai Branta Tinggi Pamekasan, Memorandum Keluarga besar Fakultas Pertanian Universitas Islam Madura (UIM) melakukan penanaman ribuan bibit mangrove di kawàsan Pantai Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan, Kabupaaten Pamekasan, Minggu (8/12). Penanaman ini dilaksanakan kerjasama seluruh dosen Fakultas Pertanian Universitas Islam Madura dengan Kepala Desa Branta Tinggi beserta perangkatnya dan

masyarakat pesisir. Kemudian juga kelompok peduli mangrove Madura (KPMM), SMK se Kecamatan Tlanakan, peserta MTS Nurul Huda Kecamatan Proppo, seluruh ormas di lingkungan Universitas Islam Madura, seluruh mahasiswa Fakultas Pertanian Prodi agrobisnis perikanan, agroteknologi, agribisnis, serta berbagai pihak yang peduli. “Aksi penanaman mangrove ini merupakan momentum bagi

seluruh elemen untuk bersama-sama menanamkan jiwa kepedulian lingkungan serta memperbaiki kualitas lingkungan,” ujar Alga Saufil Wahyudi dari prodi Agribisnis Perikana nsebagai ketua pelaksana kegiatan yang didampingi dosen pembimbing dan mahasiwa. Salah satu program kerja soasial dengan melakukan penanaman bibit 1.000 pohon mangrove di bibir pantai Branta Tinggi ini sebagai

bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Selain itu, pohon mangrove tersebut juga dijadikan sebagai pelindung arus ombak pinggir pantai. Serta memiliki banyak manfaat untuk mencegah intrusi air laut, erosi dan abrasi pantai, sebagai pencegah dan penyaring unsur-unsur alami sebagai tempat hidup dan sumber makanan bagi beberapa jenis satwa. Dari kiat kegiatan ini dapat di-

jadikan sebagai contoh positif masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Dalam kegiatan ini, peserta sangat mengapresiasi. Tak sedikit anggota Tim terjun langsung menanam mangrove di bibir pantai. Relawan yang ikut menanam pun hadir karena inisiatif dari beberapa anggota komunitas peduli lingkungan sekitar. Aksi sosial menanam mangrove ini juga dilakukan karena terdorong rasa empati mas-

yarakat dan mahasiswa. Ketua HIMA Ilmu Perikanan Lailur Rohman kapada Memorandum mengatakan, kegiatan ini, selain dilakukan untuk menumbuhkembangkan rasa kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistim pantai laut, khususnya di Pantai Branta, juga dalam rangka mempromosikan tempat wisata baru di wilayah Kabupaten Pamekasan,” jelasnya. (sjk/sr)


PASURUAN

SENIN PON, 9 DESEMBER 2019 HALAMAN 12

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Kapolres Pasuruan Pimpin Sertijab Wakapolres Pasuruan, Memorandum Polres Pasuruan menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Wakapolres Pasuruan yang digelar di halaman Mapolres di Jalan Dr Soetomo 4, Bangil, Kabupaten Pasuruan pada Jumat (6/12). Kegiatan sertijab wakapolres dipimpin langsung Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK SH MH dan dihadiri para kabag, kasat, kasi, kapolsek dan personel Polres Pasuruan serta Ketua Cabang Bhayangkari Polres Pasuruan. Dalam sambutannya, AKBP Rofiq Ripto Himawan juga mengucapkan terima kasih kepada Kompol Supriyono beserta Ibu yang akan bertugas di tempat yang baru dan mengapresiasi kinerja selama di Polres Pasuruan. “Terima kasih karena telah bekerja dengan baik dan maksimal selama menjabat di Polres Pasuruan,” ucap Rofiq. Wakapolres Pasuruan yang sebelumnya dijabat oleh Kompol Supriyono SSos, yang mendapatkan tugas baru sebagai Kanit II/Bangunan Ditreskrimum Polda Jatim digantikan oleh Kompol Hendy Kurniawan SSos yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolres Bangkalan. Sedangkan kepada pejabat baru, Kapolres Pasuruan mengucapkan selamat datang sekaligus berharap hubungan yang solid bisa langsung terjalin. “Saya harap, kepada pejabat yang baru bisa langsung menyesuaikan di semua lini di Polres Pasuruan,” kata Rofiq. “Kami berharap pergantian ini bisa meningkatkan performa pelayanan ke masyarakat sesuai dengan slogan polisi sebagai pengayom masyarakat bisa terwujud maksimal,” tutup Rofiq. (ion/sr)

Pasuruan, Memorandum Sepanjang tahun ini, ada 112 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Pasuruan yang direhabilitasi. Sebagian RTLH yang bantuannya diberikan pada tahap pertama sudah rampung. Sejauh ini, ada 66 unit RTLH yang rehabnya harus rampung sebelum akhir tahun. Kabid Perumahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan Budi Santoso, mengatakan bantuan rehab RTLH diberikan kepada masyarakat yang belum pernah mendapat bantuan serupa. Serta dengan pertimbangan aspek kesehatan dan kebersihan hunian. “Karena tujuannya untuk mengentaskan kawasan kumuh. Sasaran bantuan memang masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Budi. Bantuan ini bersumber dari dana alokasi khusus. Setiap penerima bantuan diberi anggaran Rp 17,5 juta untuk memperbaiki rumahnya. Total anggaran yang terserap Rp 1,96 miliar. Sebanyak 46 unit rumah telah direhab pada penyaluran tahap pertama. Puluhan rumah itu seluruhnya berada di

Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo. Saat ini masih proses rehab untuk 66 unit rumah. Lokasinya ada empat kelurahan. Di Kelurahan Trajeng 23 unit, Kelurahan Tambaan 28 unit, Kelurahan Panggungrejo 10 unit, dan di Kelurahan Mandaran 5 unit. Budi menyebutkan, 66 penerima itu telah diberikan dana stimulan sejak beberapa waktu lalu. “Penyaluran tahap kedua ini memang sedikit terlambat karena proses administrasi,” ujar Budi. Kendati demikian, pihaknya memastikan rehab akan selesai dalam kurun waktu sekitar sebulan. Sebab, masing-masing penerima diminta langsung merehab rumahnya setelah bantuan diberikan. “Jadi sebelum akhir Desember ini dipastikan sudah selesai,” ujar Budi. (rul/sr)

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan memasangkan tanda pangkat kepada Kompol Hendy Kurniawan SSos, Wakapolres Pasuruan yang baru.

Rehab RTLH Pasuruan Belum Rampung

Rumah tidak layak huni yang menunggu mendapat bantuan dana rehabilitasi.

Wakapolres Pasuruan Kota Hadiri Fun Bike Hari Juang Kartika FOTO: MEMORANDUM/ION

FOTO: MEMORANDUM/ION

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Mario Prahatinto bersama Dandim 0819 Pasuruan hendak gowes bersama.

Pasuruan, Memorandum Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Mario Prahatinto SH, SIK, MSi menghadiri kegiatan Semarak Fun Bike 2019 dengan start dan finish di halaman GOR Untung Suropati, Kota Pasuruan, Minggu (8/12). Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika ke-74. Dalam kegiatan tersebut, selain dihadiri Wakapolres,

juga anggota jajaran Polres Pasuruan Kota. Mereka turut meramaikan Hari Juang Kartika ke 47 yang digelar Kodim 0819 Pasuruan. Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Mario Prahatinto melalui Kasubbag Humas AKP Endy Purwanto mengucapkan selamat Hari Juang Kartika TNI AD yang ke-47. Dengan diadakannya fun bike ini, bisa mengajak

masyarakat Kota Pasuruan untuk melakukan olahraga bersama. “Harapan kami, dengan diadakannya kegiatan ini, adalah salah satu bentuk sinergitas TNI-POLRI dan forkompimda. Demikian juga beserta masyarakat Kota Pasuruan untuk menciptakan situasi dan kondisi di wilayah Hukum Polres Pasuruan Kota tetap, Aman dan kondusif,” ujar Endy. (ion/sr)

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

Lumajang, Memorandum Paiman alias Herman (58), penjual bakso keliling asal Kelurahan Jogoyudan, Kecamatan Kota Lumajang, ditemukan tewas mendadak di salah satu ruang di studio Radio Suara Lumajang (SL), Minggu (8/12) siang. Korban tewas, diduga karena kecapekan. Korban yang tergabung dalam komunitas fans radio Suara Lumajang, siang itu sekitar pukul 10.30. datang ke studio SL di Jalan WR Supratman atau utara GOR Wira Bhakti Lumajang, dengan membawa rombongnya sebagai konsumsi pada acara arisan yang diselenggarakan oleh komunitas tersebut. Beberapa saat sebelum acara dimulai, korban sempat mengeluh kepada Man Karim (52), salah satu anggota arisan kalau tubuhnya merasa capek dan pusing setelah mendorong rombong bakso. “Tadi sempat mengeluh kecapekan dan kepalanya pusing,” ujar Man Karim menirukan keluhan korban. Meski demikian, korban saat itu sempat ngobol dan bersalaman dengan teman-teman anggota arisan sambil duduk di karpet bersama anggota arisan lainnya. Pada saat menyodorkan uang untuk memba-

Warga berkunjung ke rumah duka.

yar arisan, mendadak roboh dengan posisi telungkup di kaki salah satu teman perempuan. Awalnya, teman-teman korban menduga kalau hal itu adalah bercanda. Namun pada saat tubuhnya dibalikan, ternyata denyut nadinya sudah lemah. Mulutnya keluar ludah berbusa serta tubuhnya pucat. “Saat itu dia tidur di kakiku,” ujar Minul, teman perempuan korban. Namun setelah dibangunkan, korban sudah tidak sadar dan kondisinya lemas. Selanjutnya, korban langsung dibawa ke Ru-

mah Sakit Islam (RSI) Lumajang. Namun sayang, dalam perjalanan, nyawa korban sudah tidak tertolong dan terpaksa jasad korban dibawa pulang ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Kapolsek Kota Lumajang Ipda Darmanto yang datang ke studio Suara Lumajang, untuk mengkroscek laporan tersebut membenarkan. “Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diduga korban memang meninggal karena kecapekan,” terang Darmanto. (tri/sr)

Umat Hindu di Kota Probolinggo bersembahyang merayakan Hari Saraswati.

“Jadi manusia sebagai ciptaan Tuhan yang memiliki kelebihan dibandingkan ciptaan lainnya tidak hanya sekedar diberikan pikiran, namun juga ilmu pengetahuan yang menjadikan manusia lebih sempurna. Sehingga patut disyukuri,” tandas I Nyoman Harayasa. Dengan terus mengasah ilmu pengetahuan, kata I Nyoman Harayasa, menjadikan setiap orang menjadi lebih bijaksana. Dari pelaksanaan perayaan hari raya Saraswati ini hendaknya lebih mengucapkan kebahagiaan

ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa. Sebab dari sanalah kita dikaruniai ide dan rasa untuk lebih menghayati ilmu pengetahuan. “Karena dengan memiliki ilmu pengetahuan yang cukup, wawasan yang cukup, rasa yang halus kita menjadi bijaksana. Sebab, imu pengetahuan dalam kaitannya dengan kehidupan dunia pendidikan ini sesungguhnya sudah kita lakoni di kehidupan sehari-hari lewat yang namanya penerapan pendidikan karakter,” ungkapnya.(mhd/sr)

Lumajang, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mendapatkan penghargaan atas komitmen dan kepeduliannya yang tinggi dalam mengembangkan sektor pariwisata. Penghargaan diberikan dalam acara Malam Anugerah East Java Culture And Tourism Award 2019, Jumat (6/12) malam, di Harris Hotel And Convention, Surabaya. Penghargaan tersebut diberikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, kepada Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Pada kesempatan itu, Khofifah mengajak seluruh pemerintah daerah untuk terus memberikan

FOTO: MEMORANDUM/HUM

Pemkab Terima Penghargaan Bidang Pariwisata FOTO: MEMORANDUM/MHD

Probolinggo, Memorandum Umat Hindu di Kota Probolinggo tak melepaskan momen perayaan Hari Raya Saraswati. Hari Saraswati sebagai hari yang penting bagi umat Hindu, khususnya bagi yang bergelut di dunia pendidikan, khususnya peserta didik baik siswa atau pun mahasiswa. Bagi umat Hindu, saraswati dipercayai sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan yang suci kepada umat manusia. Guna ilmu untuk kemakmuran, kemajuan, perdamaian, dan meningkatkan kualitas umat manusia di hadapan Sang Hyang Widi Wase (Tuhan). Tak mengurangi makna, perayaan Saraswati dirayakan dengan menggelar sembahyang di pura di Jalan Gubernur Suryo, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Sabtu (7/12) pagi. Upacara dipimpin pemuka umat Hindu, I Nyoman Harayasa. Mereka sembahyang bersama jemaat Hindu lainnya yang datang dari Kecamatan Sumber dan Tengger Kabupaten Probolinggo. Sehingga mereka dapat bersembahyang dengan nuansa kebersamaan. I Nyoman Harayasa mengatakan, perayaan Saraswati yang sederhana tak mengurangi hikmah perayaan tersebut. Semoga bangsa Indonesia khususnya masyarakat Kota Probolinggo tetap mampu hidup rukun dan damai. “Pada dasarnya, perayaan hari raya Saraswati, seluruh umat Hindu melaksanakan persembahnyangan bersama di pura yang dimaknai sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan,” ujar I Nyoman Harayasa. Dikatakan I Nyoman Harayasa bahwa perayaan hari raya Saraswati ini juga patut menjadi pedoman untuk terus mengasah dan menggali ilmu pengetahuan. Hal ini guna menghadapi tantangan dalam kehidupan yang semakin keras pada zaman modern saat ini. “Di mana perayaan hari raya Saraswati pemujaan dihaturkan ke hadapan Dewi Saraswati selaku saktinya Dewa Brahma. Dan diperingati secara khusus karena sebagai lambang ilmu pengetahuan,” terangnya. Tak hanya itu, ilmu pengetahuan yang dimaksud mengasah pikiran, logika, dan nalar serta seni untuk mengasah rasa, mengasah hati dan mengasah ketrampilan dalam mempraktekan ilmu pengetahuan itu sendiri.

Kecapaian, Penjual Bakso Tewas

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Umat Hindu Peringati Hari Raya Saraswati

Cak Thoriq menerima penghargaan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

fasilitas pendukung termasuk peningkatan wisata kebudayaan untuk menarik para wisatawan. “Bagaimana PR kita menyiapkan daya tarik kunjungan wisata di Jawa Timur,” ujarnya. Sedangkan Cak Thoriq

sapaan Bupati Lumajang menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lumajang memang memiliki perencanaan pembangunan pariwisata pada tahun 2020. “Ini memang sejalan dengan program kita di tahun 2020, kita akan fokus

di beberapa destinasi pariwisata, untuk menjadi destinasi yang berjejaring dengan pariwisata yang lain di Kabupaten Lumajang,” ujarnya. Bupati menjelaskan untuk perencanaan di tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Lumajang akan merevitalisasi kawasan Ranupani dengan mewujudkan kawasan yang bersih dan rapih. Ia juga menyampaikan pihaknya akan mengembalikan kondisi hutan di sekitar Ranupani serta pengerukan pada danau. “Begitu penataan ini berhasil maka ini jadi embrio terhadap jejaring pariwisata yang ada di sekitarnya, itu luar biasa,” pungkas Cak Thoriq. (hum/tri/sr)


OLAHRAGA

SENIN PON, 9 DESEMBER 2019 HALAMAN 13

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Persebaya 4-0 Bhayangkara FC

Voli Pantai

Dominasi Tetap Terjaga

Tim Putra Jatim Berjaya Singkawang, Memorandum Misi menyandingkan gelar juara putra-putri di Kejurnas Voli Pantai Junior 2019 di Singkawang, Kalimantan Barat, gagal dipenuhi kontingen Jatim. Final yang dihelat Minggu (8/12), hanya tim putra yang meneruskan dominasi. Dominasi tim putra Jatim memang luar biasa. Selain juara, peringkat II hingga III juga milik Jatim. Sedangkan di putri, Jateng yang dikepung 3 tim Jatim justru lolos sebagai juara. Sekretaris Umum (sekum) Pengprov PBVSI Jatim AKBP (Purn) AY Murni mengatakan, prestasi yang digapai sudah luar biasa kendati gagal mengamankan sektor putri. “Kami sangat senang dan bangga atas prestasi tim junior putra-putri yang berhasil menguasai meski tim putri gagal juara, tapi semua bisa melihat capaian anak-anak junior Jatim sungguh luar biasa. Patut kita acungi jempol buat anak-anak Jatim,” ujar AY Murni. Manajer tim Jatim yang juga direktur Proteam Thomas More Suharto, juga menjadikan momen final kemarin sebagai ajang kepedulian memajukan voli pantai. “Kami juga membagi-bagikan bola voli pantai untuk seluruh peserta. Ini bentuk kepedulian Proteam bagi kemajuan bola voli pantai,” sebutnya.(*/epe)

Surabaya, Memorandum Catatan dominasi Persebaya atas Bhayangkara FC terus berlanjut. Dalam lanjutan Liga 1 2019 yang berlangsung tanpa penonton di Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (8/12), tuan rumah menggelontor gawang lawan empat gol tanpa balas. Dengan hasil ini, sepanjang empat pertemuan kedua tim, hanya sekali Green Force, julukan Persebaya gagal menuai hasil sempurna. Selebihnya berakhir dengan kemenangan. Khusus hasil kemarin, juga membuat catatan Aji Santoso sejak menempati pos pelatih kepala menjadi enam laga tidak terkalahkan. “Alhamdulillah kami bisa berhasil memenangkan laga ini. Kunci kemenangan karena sehari sebelumnya kami berdiskusi tentang kelebihan-kelebihan lawan dan pemain kuncinya. Apa yang harus dilakukan dan

Persani Surabaya

apa yang harus dihindari. Selain itu, anak-anak disiplin menjalankan strategi yang sudah disepakati. Saya berharap, kemenangan ini berlanjut hingga akhir musim,” kata Aji Santoso usai pertandingan. Tambahan tiga angka ini melambungkan Persebaya ke peringkat 5 klasemen sementara dengan 45 poin dari 31 laga. Kendati berat, namun rangkaian hasil positif ini membuat Persebaya bisa merawat mimpi tampil di AFC, kompetisi kasta kedua antarklub se-Asia. Dengan catatan, harus bisa finis di peringkat kedua.

Surabaya, Memorandum Pengkot Persani tetap menggelar Kejuaraan Senam Antarklub Piala KONI Surabaya XVI 2019 kendati tidak mendapat kucuran dana dari Dispora (dinas pemuda dan olahraga) Kota Surabaya. “Ini agenda pertama kepemimpinan Ibu Pertiwi Ayu Krishna sebagai Ketua Umum Persani Kota Surabaya masa bakti 2019-2023 menggelar Piala KONI,” terang ketua harian Biasworo Adi di gedung senam Citraland Surabaya, Sabtu (7/12). Menurut Biasworo Adi, tidak adanya anggaran karena pada tahun ini Dispora Surabaya lebih fokus pada gelaran Porprov. Hasilnya, Surabaya jadi juara umum. Kendati mandiri dalam pembiayaan, namun Piala KONI mencatat peserta terbanyak, mencapai 250 atlet dari 6 klub senam di Kota Surabaya. “Penyelenggaraan berjalan dari biaya pendaftaran peserta. Kegiatan ini berlangsung hanya satu hari saja pada 7 Desember 2019 di Gedung Senam Nusantara Citraland Surabaya,” tambah pejabat Dispora Jatim tersebut. Ketua Umum Persani Surabaya Pertiwi Ayu Krishna melalui pesan singkatnya, berjanji akan mendukung penuh setiap kegiatan senam di Surabaya. Kendati tidak hadir di Piala KONI karena kesibukan agenda politiknya, anggota DPRD Surabaya dari Partai Golkar tersebut tetap memperhatikan proses persiapan hingga terlaksananya kegiatan. (*/epe)

Tendangan keras Aryn Glen Williams ke gawang Bhayangkara FC membuka keunggulan Persebaya pada babak pertama pekan ke-31 Liga 1 2019.

Menunjuk pengumuman sebelumnya pada Harian Surat Kabar Memorandum pada tanggal 23 Oktober 2019 dan berdasarkan pasal 6 UU Hak Tanggungan No.4 Th.1996, PT Bank Central Asia, Tbk akan melakukan pelelangan Ulang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo, melalui jasa pra lelang PT Balai Lelang Surya terhadap debitur/penjamin hutang atas nama PT Semar Pelita Sejati berupa : x Sebidang tanah kosong seluas 9.732 m2 sesuai SHGB No. 7 atas nama Perseroan Terbatas Naga Mas Sakti Perkasa berkedudukan di Jakarta, setempat dikenal dengan Jalan Industri, Desa Sukorejo, Kec. Buduran, Kab. Sidoarjo, Propinsi Jawa Timur. (Harga Limit Rp. 16.350.000.000,- ; Uang Jaminan Rp. 8.000.000.000,-). Senin, 16 Desember 2019 Pukul 10.00 WIB – 12.00 (Waktu Server ). KPKNL Sidoarjo, Jalan Erlangga No. 161 Sidoarjo www.lelang.go.id

Syarat-syarat lelang : 1. Lelang dilaksanakan dengan penawaran tanpa kehadiran peserta lelang melalui e- Auction (open bidding) yang diakses pada alamat domain www.lelang.go.id. Tata cara mengikuti lelang e-mail dapat dilihat pada menu ‘’Tata cara dan Prosedur’’ dan ‘’Panduan Penggunaan’’ pada domain tersebut. 2. Calon peserta lelang dapat berupa perorangan atau badan hukum. Calon peserta lelang mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada www.lelang.go.id dengan merekam serta mengunggah softcopy KTP, NPWP, (Ekternel file, jpg,png) dan nomor rekening atas nama sendiri (uang jaminan akan dikembalikan langsung ke nomor tersebut). Calon peserta lelang yang bertindak sebagai kuasa dari badan hukum diwajibkan mengunggah surat kuasa dari direksi, akte pendirian perusahaan dan perubahannya, dan NPWP perusahaan dalam satu file. 3. Peserta lelang wajib menyetorkan uang jaminan lelang dan efektif diterima oleh KPKNL selambat – lambatnya 1 (satu) hari kalender sebelum pelaksanaan lelang. 4. Kondisi aset dalam kondisi sesungguhnya sesuai lokasi dan dengan semua cacat dan kekurangannya, peminat dianggap telah melihat dan memeriksa objek yang bersangkutan sebelum pelaksanaan lelang. 5. Pelunasan pembayaran harga lelang dan bea lelang sebesar 2% paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila tidak dipenuhi maka dinyatakan batal dan wanprestasi serta Uang Jaminan disetorkan ke Kas Negara sebagai penerimaan lain – lain. 6. Pemenang lelang akan diumumkan lewat e-mail masing – masing peserta. 7. Penjelasan dan informasi lelang hubungi : PT Balai Lelang Surya : (021) 2937 1424, 0812 9313 1101, 0878 8440 9611.

KPKNL SIDOARJO

PT Bank Central Asia, Tbk Satuan Kerja Penyelamat Kredit

IKLAN PAS PIJAT KEBUGARAN

PARANORMAL

PROPERTI MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani

HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104 00.15/8-19/9

TOYOTA SPEKTAKULER PROMO AKHIR TAHUN !!! DAPATKAN UNDIAN AKHIr TAHUN BERSAMA TOYOTA

1 ALPHARD 3 CH-R 90Iphone 11 Promo DP Ringan, Angsuran Murah Info Lanjut hub: ROY

PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

Ttd

SURABAYA

J.RMH Sepanjang Talangsari uk 6x15 full bangunan belakang tingkat fas PDAM, Listrik hub:/Telp/WA 081259850117-087852574845

Miswar Sahputra membuat upaya itu selalu gagal. Situasi itu yang membangkitkan spirit Persebaya untuk kembali menekan. Namun gol tambahan baru tercipta di babak kedua. Kali ini aktornya David da Silva yang mencetak brace di menit 71 dan 75. Dominasi Persebaya kian lengkap dengan sumbangan gol bunuh diri Putu Gede pada menit ke-78. (*/epe)

Sidoarjo, 09 Desember 2019

informasi pasang iklan : Kurnia : 081259584829 RUMAH DIJUAL

tercapai. Sempat kesulitan membongkar pertahanan Bhayangkara FC di awal babak, tendangan geledek gelandang Australian Aryn Glen Williams pada menit ke-25, membuka kebuntuan. Bhayangkara FC yang datang dengan modal 8 laga tak tersentuh kekalahan mencoba bangkit. Namun solidnya lini pertahanan plus ketangguhan

Pelaksanaan Lelang Waktu Penawaran Tempat Lelang Alamat Domain

Biaya Mandiri Gelar Piala KONI

RMH SHM 9X17 FULL BANGUNAN 1.5 TINGKAT, 4KT, 2KM, AC+KITCHEN SET, ROW 2.5 MBL, PARKIR 2 MBL, NEGO 1.5M HUB. 081333264464-082234863399. RMH SHM di Ploso Timur 3A/68 Uk. 5 x 18.5, Lkp PLN, PDAM, Hrg Nego, Hub: 0823 3784 6986 - 0877 0145 1470.

Dengan sisa empat pertandingan, ada dua tim yang hanya berselisih 2 poin di atas Persebaya. Yakni Persipura dan Madura United. Sedangkan Borneo FC yang ada di peringkat kedua sementara, terbentang jarak empat poin. Artinya, jika Persebaya mampu mengamankan maksimal 12 poin dari empat pertandingan sisa, masih ada kemungkinan tampil di AFC

Telp/WA : 0822-3236-7899 Telp. 0813-5225-6556 38. 5/11-5/12

ANEKA KEBUTUHAN SURABAYA ELEKTRONIK DICARI

Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS) www.kirandulawe.com Spc. Gendam, Asmara, Solusi Asmara & Perselingkuhan, Taklukan Pacar PIL/WIL Hub: Ki Randu T:0812 9369 9917.

ALFI.MASSAGE Tradisional. Pijat khusus Keluarga, pijat khusus Wanita, Ibu-ibu, Tantetante, dan Pasutri. Handsome, Muda, Rilex, Rmh Bersih, Kuat dan Bertenaga. Hub: 0838 31002614. The Best Massage In Town. Cakep,ramah, sopan. Pijat di tempat/di panggil. Service sangat memuaskan. Hub : tlp/wa: 0858 8545 3799.

DIJAMIN TERATASI AMAN & LANCAR TANPA EFEK SAMPING KONSULTASI GRATIS

Hub: 0812.7360.1826

79.3/12-10/12

40.6/12-6/01

AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split Second=1Jt(05-3/4-1PK-2PK)350 Watt Hub: 085100995098/031-5012481 Persewaan AC.

38.3/12-7/01

RUPA-RUPA Jual minyak mahabah perisai banten untk media apapun hajatnya + Cara pengisiannya 081315187379.

38.15/11-20/12

BAHAN BANGUNAN

38.5/12-10/01

URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensla koral Bata Merah/ Bata Pres MRH/ Bata Umpak / Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick Up/Borongan Wil Sby Timt. Hub:081.331. 583.815/0851.0288.0022.

LOWONGAN 38.14/9-17/10

Kebal Bacok (langsung dites), Tumbal Usaha, Bisnis, Penglaris, Memisahkan PIL/WIL, Pacar Lari, Susah Jodoh dll. Sedia: Bulu Perindu,Bedak Cleopatra, Gurah Hidung, Gurah Vagina, dll.

38.5/12-10/01

TANAH DIJUAL J.Tnh Kavl SHM 3.6 Hectar (6 Sertifikat) SHM. Sudah uruk. Cocok buat Apartement, Hotel Dalam Kota Hrg 9Jt/Meter Dekat Samsat Kelurahan Ketintang Kec.Wonocolo Rt.03/Rw.06 Jln Jetis Sraten. Hub: 08133222 4306 - 082145970699.

Pijat Refleksi Totok Saraf 28/11-18/12

Telp/WA. 085100644266 38.30/11-3/01

SIDOARJO RUMAH DIJUAL Dijual Rmh Lokasi T1,T2 Luas 102 m2 Juanda Perum GKSP Sidoarjo. HGB, PLN, Garasi Ada. Hub:082338462323.

30/11-2/01

PENGOBATAN

38.30/11 3/01

MAKANAN-MINUMAN

MOTOR

Hilang stnk spd motor yamaha nmax L3722BE A/N: Setto rahayu D/A: Tambaksari selatan 12/3-A

MOTOR DIJUAL Jual Honda Beat Street th»2017. Jual 12.7 jt. Hub:Jetis Kulon 6/22 Surabaya. Hp. 0813 3032 7860. 38.1/11-1/12

Wisper Jl. Wisper Brt II Blok NN/45

5930135

Parly Jl. Kedung Baru No. 104

8792004

Biro Husni

Hilang STNK HONDA MEGA PRO Th 2005 L 3639 YO An.GATOT SUYOSO d/a.Banyu Urip Wetan Gg Tengah No 22 Sby ( 0851.0016.7710 )

PARIYANTO Jl. Wonorejo I/63

5460513

ANISAK Agc Jl. Pucangan VII/26

08970324411

PANCA AGC

Jl. Jetis Kulon I/32

8289784

Wartel GSO Jl. Pucang Anom 41

5025002

Jl. Simo Gunung Baru 24

5685065

Hilang STNK Daihatsu Xenia««2016 L1095-MF a/n Ifah Munawaroch, Jl. Ngagel Baru 2/113 Sby HILANG BPKB ASLI ISUZU TBR54 TH.97 L.1813.VK AN.IVAN WILOPO JL.DONOWATI 5/26 SBY. NK.MHCTBR54BVC025396. SIN. E025396. Hilang STNK mtr Honda NF125TR An.Lilik Nopol AE 6579FI noka MH1JB91119K931970 nosin JB 91E1926160. Hilang BPKB Spd Mtr Honda w.white bule th» 2014 L-6374-ZV An.Mamiek Poerwati d/a. Simo Pomahan Baru Barat 3/29 Surabaya.

Manyar Agency Jl.Manyar Sabrangan 9i/94

70241128

Winda Simogunung Kramat Tmr 33

082143784650

KEHILANGAN

HONDA

SURABAYA TIMUR

SURABAYA TENGAH

Hilang stnk mobil honda jazz L1712CL A/N: Suwito D/A: Kapas gading regency no3

KEDIRI

40.30/11-2/01

LAYANAN AGEN IKLAN PAS

38.25/11-25/12

KEHILANGAN

75

Hilang stnk ag 5211 ed an,mohammad hadi masykur ds bendo pare kediri. Hilang stnk ag 6745 fw an eko purnomo ds minggiran papar kediri.

Jl. Ngagel Dadi III/1

BIRO AL-KHOIR

Jamaludin

081234895724

Jemur Wonosari Lbr 65

8491289

SURABAYA BARAT KENZI

Jl. Petemon Barat 086207346999/ 03174423716

Sudarmawan Jl. Manukan Tengah 19N/1

7405142

Biro MJ Jl. Adityawarman 46A

5663195

Dinda Jl. Prada Kali Kendal V/20G

7347415

031-3894874

Belqi Jl. Kedinding Tgh Baru 10/7 3773148-70757785

Vitalin Jl. Taman Waru Permai A/67

8550709

Biro Bu Ketut Jl. Blimbing X/111 P.Candra

8674774

Abadi Jl.Karang Rejo VI/25

8280245

Biro Johan Rungkut Mapan Sel Blok CI-1

8721742

Biro Setia Abadi

7877390

Jl.Masangan Kulon 6S

Windu Jasa Kutisari Indah Utr 7/48

8481219

8552577- 085732706760

Biro Haris Buduran Sda

8969925

Delta Media Jl.Avia 192 Kwadengan Sda

8964135

3820570-70680749

Sumber Berkat Jl Jl. Rembang Sel 41B Jl. Simolawang

SURABAYA SELATAN

Basori Jl. R.Rahmat 15

Sped Line Jl. Karang Asem IV/47

Biro Riri

5039948

SIDOARJO

SURABAYA UTARA

Anugrah Jl. Lebak Rejo 34

Taufan AGC Jl. Jedong I/ 20

3573859 085100380511

LAMONGAN DIDIK NEW Kombes Pol M.Duriyat 42

085100711819


DEWI RENGGANIS

SENIN PON, 9 DESEMBER 2019 HALAMAN 14

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Bupati dr Faida MMR memberikan cendera mata kepada pembina PMI Jatim Imam Utomo.

Sinergi Pemerintah-PMI Selalu Hadir di Tengah Masyarakat Jember, Memorandum Bupati Jember dr Hj Faida MMR memaparkan peran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dalam produktivitas Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Jember. Pemaparan berlangsung pada acara dialog nasional memperingati HUT ke-14 Relawan PMI dan HUT ke-74 PMI yang mengangkat tema Peran Pemerintah Daerah dalam Membangun Produktivitas PMI di pendopo Wahya Wibawagraha, Jumat (6/12). “Jika setiap kegiatan kemanusiaan, PMI selalu hadir, maka setiap kegiatan PMI, pemerintah juga selalu hadir,” kata bupati di awal paparannya. Ia menyebutkan, peran pemerintah di antaranya memberikan izin, fasilitas, dan pengamanan. Sedangkan, untuk bantuan dana tetap PMI diberikan melalui belanja langsung. PMI besar bukan karena bangunannya. Tetapi, masih kata bupati, PMI besar karena ada relawannya. Karena

itu, pengurus PMI perlu mendata para relawannya. Data PMI menyebutkan ada relawan yang mendonorkan darah lebih dari 100 kali. Aksi itu juga berbuah penghargaan dari presiden. Relawan ini juga mendapat apresiasi dari Pemkab Jember. Secara bergilir sejak tahun lalu, relawan ini berangkat umrah dengan biaya dari APBD Kabupaten Jember. Bagi pendonor lebih dari 25 kali, terang bupati, mendapatkan jaminan kesehatan gratis dari

pemerintah daerah. Keluarganya juga ikut terdukung dengan jaminan itu. Bupati menegaskan, pemerintah hadir untuk para relawan. Karena itu, relawan maupun keluarganya yang masih kuliah mendapat dukungan beasiswa. “Dipastikan, tidak ada keluarga relawan yang tidak didampingi oleh pemerintah. Maka, diberikan beasiswa jika masih ada yang menempuh perguruan tinggi,” tandasnya. Ke depan, bupati berharap pemuda di Jember menjadi pemuda yang peduli kemanusiaan. Bersama pemerintah dan PMI hadir di tengah masyarakat memberikan pelayanan kemanusiaan. “Memberikan pelayanan hingga ke pasar-pasar. Ini hanya salah satu upaya bagaimana PMI hadir di tengah masyarakat, baik ketika suka maupun duka,” tuturnya.

PMI juga hadir di setiap kegiatan olahraga, bencana, hingga pagelaran acara di Kabupaten Jember.“Kemanusiaan tidak mengenal zona. Kemanusiaan tidak mengenal perbedaan warna, suku, ras, dan budaya,” tegasnya. Berdasar semangat kemanusiaan itu, bupati dengan mantap menyatakan siap bersinergi dengan PMI pusat, regional, dan daerah untuk hadir secara menyeluruh kepada masyarakat. “Kami siap untuk bersinergi, karena kami ingin kota kami menjadi kota yang welas asih,” urai bupati yang juga pembina PMI ini. Pernyataan Bupati Faida dikuatkan Ketua PMI Cabang Jember Zaenal Marzuki SH MH. Dia menyebut PMI Jember memiliki banyak program. “PMI Jember memiliki banyak program. Di luar fasilitas kesehatan, PMI juga

akan melakukan safari kesehatan keliling, begitu juga di pasar,” terangnya. Kata Zaenal, pelayanan ini mendapat tanggapan luar biasa dari masyarakat. “Kami akan terus memberikan yang terbaik untuk kualitas layanannya,” pungkasnya. Dialog Nasional ini dihadiri seluruh PMI se-Jatim. Kabudpaten Sidoarjo yang diwakili Ketua DPRD Usman mengatakan, kehadirannya di acara akan dijadikan rujukan mengembangkan program serupa. “Acara ini membuka hati saya untuk melihat PMI. Luar biasa, tugasnya sangat mulia untuk kemanusiaan. Insya Allah apa yang didapatkan di Kabupaten Jember tentang PMI secara utuh akan kami bawa dan kembangkan di Sidoarjo,” katanya. (jun/edy/epe/adv)

Jember, Memorandum Pemkab Jember untuk pertama kalinya menggelar Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) bagi penyandang tuna netra se-Jatim di Aula Balai Diklat BKPSDM, Jumat (6/12).Wakil Bupati (wabup) Drs KH A Muqit Arief membuka resmi acara.“Ini merupakan musabaqoh tilawatil quran pertama kali yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Jember,” kata wabup. Selain sebagai upaya menanamkan kecintaan generasi muda terhadap Al Quran, lomba ini juga sebagai bentuk perhatian khusus terhadap penyandang tunanetra. Tercatat, ada 26 peserta yang berasal dari tujuh kota/kabupaten pada dua kategori lomba. Yakni musabaqoh tilawatil quran dan musabaqoh hifddzil quran. Dua lomba ini terbagi dalam kelompok putra dan putri. MTQ ini, lanjut wabup, merupakan rangkaian dari peringatan Hari Santri ke-5 yang telah diselenggarakan sejak beberapa

waktu lalu. “Semoga MTQ ini semakin mengukuhkan Jember menjadi kabupaten yang religius,” harap wabup.“Dan, semakin maraknya MTQ, masyarakat Jember semakin kondusif,” imbuhnya. Wabup berharap dengan barokah Al Quran, masyarakat Jember semakin kondusif, terutama menjelang memasuki kondisi politik pemilihan kepala daerah. Kepala Bagian Bina Mental Sekretariat Kabupaten Jember, Bambang Saputro menambahkan, 26 peserta dan pendampingnya mendapatkan berbagai fasilitas yang disediakan oleh panitia. “Kami sediakan penginapan di balai diklat,” terangnya. Di samping itu, panitia juga menyediakan konsumsi bagi peserta dan pendamping sejak awal pelaksanaan, mulai pagi hingga malam. “Untuk total hadiah dalam MTQ Tunanetra ini total mencapai Rp 48 juta,” ungkap Bambang. (jun/edy/epe/adv)

FOTO: MEMORANDUM/MARJUNI

FOTO: MEMORANDUM/MARJUNI

7 Daerah Meriahkan MTQ Tunanetra Tingkat Jatim

Wabup Abdul Muqit Arief membuka MTQ bagi penyandang tunanetra se-Jatim.

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan

Nenek Asal Bondrang Tewas Tercebur Sumur FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO

Ponorogo, Memorandum Kejadian menyedihkan menimpa Tusinem (86), warga Dukuh Jotangan RT 01/RW 01, Desa Bondrang, Kecamatan Sawoo. Dia ditemukan warga dan keluarganya mengambang di dalam sumur tua lahan kosong tak jauh dari rumahnya.

Petugas mengolah TKP di sumur tempat Tusinem ditemukan meninggal.

Ponorogo, Memorandum Fenomena angin puting beliung di Kabupaten Ponorogo perlu diwaspadai. Dua hari terakhir, beberapa kawasan diterjang angin kencang. Bahkan sampai menimbulkan satu korban jiwa. Terakhir, hujan disertai angin kencang melanda Kecamatan Pulung, Minggu (8/12). Angin kencang kemarin mengakibatkan satu pohon mangga besar milik Rasito di Dukuh Sukun, Desa Sidoarjo, ambruk dan menimpa kendaraan sekitar pukul 15.00. “Pohon mangga itu menimpa garasi yang di dalamnya ada mobil kijang milik Rasito,” terang Kasubbag Humas Polres Ponorogo Iptu Edy Sucipta. Akibat musibah itu, Rasito diperkirakan mengalami kerugian materi tidak sedikit. Beruntung tidak ada korban jiwa. Padahal sehari sebelumnya, angin kencang yang melanda Kecamatan Bungkal dan Balong di kawasan selatan Ponorogo, sempat merenggut korban jiwa. Chandra P, warga Sumatera Barat, meninggal dunia di Desa Singkil, Kecamatan Balong akibat tertimpa lapak pasar malam. “Data sementara ada tiga kecamatan yang terkena dampak puting beliung pada Sabtu yang mengakibatkan banyak pohon tumbang, bangunan rusak, dan satu orang meninggal dunia karena tertimpa lapak pasar malam,” ucap Setyo Budiono, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo. Saat ini BPBD Ponorogo masih melakukan pendataan atas kerusakan yang ditimbulkan terjangan puting beliung. Sekaligus memberikan sosialisasi kepada warga untuk mewaspadai bencana alam ini. (*/epe)

sekitar rumah. Upaya itu tidak berhasil. Karenanya, pihak keluarga lantas meminta pertolongan warga. Dengan personel lebih banyak, areal pencarian diperluas. “Ada salah satu keluarga

drang, kapolsek mendatangi TKP. Hasil identifikasi petugas Puskesmas Bondrang, menyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. “Hasil identifikasi awal memang tidak ada luka bekas penganiayaan. Kemungkinan karena sudah berusia lanjut dan situasi malam hari, nenek Tusinem secara tidak sengaja terjatuh ke sumur tersebut. Pihak keluarga juga sudah menerima kejadian tersebut,” jelas AKP Edi Suyono. (ji/mt/epe)

Cegah Kecelakaan, Pemohon SIM Dapat Dikmas Lantas Magetan, Memorandum Semua pemohon di ruang tunggu ujian SIM Satlantas Polres Magetan, Sabtu (7/12), mendapat materi pendidikan masyarakat (dikmas) tentang tertib berlalulintas, saling menghargai sesama pengguna jalan, serta patuh terhadap rambu-rambu. Materi itu dalam rangka menciptakan Magetan yang aman dari terjadinya pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas. Pemberian dikmas ini merupakan terobosan Satlantas Magetan untuk kesekian kalinya. Tak hanya menyasar pemohon SIM, pemilik kendaraan yang antre menunggu perpanjangan surat tanda nomor kendaraan (stnk) juga mendapat bimbingan dan pendidikan berlalu lintas yang dipimpin Kanit Dikyaksa Aiptu Sumarno. “Program ini merupakan upaya yang dikreasikan Kasatlantas Polres Magetan AKP Ega Prayudi untuk kebaikan bersama pengguna jalan,” terang Aiptu Sumarno.

Terpisah, AKP Ega Prayudi membenarkan Dikmas Lantas merupakan terobosan sebagai upaya pencegahan. Sehingga sasarannya pemohon SIM baik yang baru maupun yang perpanjangan. “Selain untuk tertib berlalu lintas, juga untuk menekan angka pelanggaran maupun terjadinya laka lantas,” kasatlantas. (alv/ack/mt/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Dua Hari Beruntun Puting Beliung Terjang Ponorogo

Musibah ini berawal ketika korban yang tinggal bersama anaknya, Mujiah (60), diketahui tidak berada di kamarnya Sabtu (7/12) malam. Karena khawatir, selanjutnya anak dan cucu korban berusaha mencari di

korban yang punya firasat tidak enak ketika melihat sumur tua tidak jauh dari rumah korban,” terang Kapolsek Sawoo Edy Suyono, Minggu (8/12). Kemudian ada yang berinisiatif melihat sumur tua. Kecurigaan itu terbukti. Tusinem terlihat mengambang dalam keadaan sudah meninggal dunia. Atas kejadian tersebut, perangkat desa dan keluarga korban melapor ke Polsek Sawoo. Bersama Babinsa Koramil dan petugas Puskesmas Bon-

Pemohon SIM antre di ruang tunggu mendengarkan paparan dikmas lantas dari Aiptu Sumarno.

HUT Ke-50 SKH

dan Pembukaan Kantor Biro Mataraman di Kabupaten/Kota Madiun

Jhoni Nasgor "GoyanG" Jalan Jemur Wonosari Lebar 31 Surabaya

Selamat HUT Ke-50 SKH Memorandum dan Pembukaan Kantor Biro Mataraman di Kabupaten Magetan MARTABAK SAFRIDA Depan RSAL Jalan Ahmad Yani Surabaya


LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

SENIN PON, 9 DESEMBER 2019 HALAMAN 15

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Pengendara motor sedang memberikan uang kepada pengamen di Simpang Empat Kebomas, tepatnya di Monumen Daun Lontar.

Demi Keselamatan, Diimbau Tidak Memberi Uang Gepeng Gresik, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik telah lama mengimbau kepada pengguna jalan untuk tidak memberi uang kepada pengamen, gelandangan dan pengemis (gepeng) saat berhenti di traffic light. Harapannya, agar tercipta kelancaran serta memastikan keselamatan bagi pengguna jalan. Namun, masih banyak pengendara yang tidak mengetahui larangan tersebut, Minggu (8/12). Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Gresik telah mengimbau melalui papan pemberitahuan di sejumlah titik jalan yang sering didatangi gepeng. “Sudah kami peringatkan melalui papan larangan di sejumlah titik. Meskipun tidak banyak,” ujar Kadinsos Pemkab Gresik Sentot Supriyohadi, kemarin. Kebijakan tersebut masih berupa imbauan. Sebab, Pemkab Gresik belum memiliki produk hukum terkait larangan dan sanksi bagi pengguna jalan yang memberi sumbangan gepeng. Imbauan tersebut menyesuaikan Peraturan Daerah (Perda) No 15 tahun 2013 tentang ketentraman dan ketertiban umum adalah sebagai upaya Pemkab Gresik dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang tertib, aman, teratur, dan tentram. “Pemasangan papan di jalan simpang empat Kebomas, simpang empat Gedung Nasional Indonesia (GNI), tepatnya di Jalan Pahlawan Bedilan, Kecamatan Gresik. Nipon Pain tepatnya di Jalan Kragan-Rembang-Surabaya, Simpang empat Sentolang, dan Jalan Mayjend Sungkono,” tambahnya. Salah satu pengendara motor yang melintas Asep (58), mengatakan senang memberikan uang kepada pengamen meski menganggu keselamatannya. Di samping itu dia mengaku tidak mengetahui papan himbauan tersebut. “Saya tidak melihat papan himbauannya. Jadi saya memberikan uang itu hitung-hitung bersedekah saja,” katanya. (dri/har/mik)

Lamongan, Memorandum Keasyikan ngopi, Ahmad Iqbal (16) tak menyangka Honda Supra X 125R-nya hilang digondol maling saat diparkir di warung Nuk Coffee, Jalan Suwoko, Kelurahan Tlogoanyar, Kamis (5/12) pukul 22.00. Sekitar 30 menit kemudian, korban baru menyadari bahwa kunci sepeda motor

miliknya tertinggal. Sehingga ia langsung menghampiri lokasi motornya terparkir.

Namun sesampainya di lokasi, korban kaget karena mengetahui motor miliknya sudah raib. Kasubbag Humas Polres Lamongan AKP Djoko Bisono membenarkan adanya laporan kehilangan kendaraan bermotor milik seorang pelajar ketika sedang ngopi

tengah malam. Dan saat ini berkas sedang didalami tim Reskrim Polres Lamongan. “Korban melapor ke Polres Lamongan bersama orang tuanya, setelah mencoba mencari dan bertanya kepada warga sekitar lokasi kejadian. Atas kejadian tersebut korban menderita kerugian meteril

sekitar Rp 15 juta,” terang mantan Kasatreskoba Polres Lamongan ini, Minggu (8/12) siang. Tidak dipungkiri, hilangnya motor itu karena kelalaian korban. Sebab, kejahatan tidak selalu karena ada niat, tetapi juga karena ada kesempatan. (al/har/mik)

Kapolres Ajak Warga Pencak Silat Jaga Kondusifitas Bojonegoro, Memorandum Kapolres Bojonegoro AKBP Muchamad Budi Hendrawan meminta kepada para ketua perguruan pencak silat tergabung dalam Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) dan Ketua BKP tingkat kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro, untuk meningkatkan silaturahmi dan persaudaraan demi menciptakan Bojonegoro damai, aman dan Kondusif. Hal itu disampaikan dalam ranga menyambut pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak awal 2020 mendatang. Penyampaian itu dilakukan dalam acara Forum Group Diskusi (FGD) di ruang AP I Rawi Polres Bojonegoro. “Menjelang Pilkades serentak pada februari 2020 mendatang, para anggota pencak silat untuk bisa merangkul semua Elemen guna mengajak melalui tahapan proses Pilkades dengan baik,” ujar kapolres, kemarin. Kapolres juga berharap dengan adanya Bojonegoro Kampung Pesilat akan lebih bisa meningkatkan kewaspadaan dalam pengamanan untuk masyarakat Bojonegoro juga menciptakan Kamtibmas di Masyarakat. “Para Pesilat ini justru bisa

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

FOTO: MEMORANDUM/ANDRIYANTO

Asyik Ngopi, Motor Melayang

AKBP Muchamad Budi Hendrawan foto bareng warga pencak silat.

merubah kondisi Bojonegoro menjadi lebih baik dalam Kamtibmas,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua BKP Wahyu Subakdiono menyampaikan kepada undangan,

juga Kapolsek jajaran se-Bojonegoro, bahwa berbagai persoalan dapat diselesaikan dengan baik. Hal itu guna menyatukan seluruh warga pencak silat

yang ada di Bojonegoro. Bahkan, ia meminta BKP tetap menjaga kondusifitas dan demi persaudaraan perguruan pencak silat. “Kita tidak boleh terpen-

garuh terhadap permasalahan di daerah luar. Karena Bojonegoro beda dengan yang lain, tetap bersatu untuk selalu damai dan bersaudara,” pungkasnya. (top/har/mik)

Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono mendonorkan darah pada peringatan Hari Juang TNI AD.

Hari Juang TNI AD, Kodim 0812 Donor Darah Lamongan, Memorandum Memperingati Hari Juang TNI AD, Kodim 0812 Lamongan menggelar acara bakti sosial donor darah di Sport Center Lamongan (GOR) pada Sabtu- Minggu (7-8/12). Tercatat, ada sekitar 210 anggota TNI dan masyarakat berlomba mendonorkan darahnya untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan. Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono mengatakan, bahwa kegiatan bakti sosial donor darah yang diselenggarakan ini dalam rangka memperingati Hari Juang TNI-AD Tahun 2019 yang dahulu dikenal dengan istilah hari Infanteri. “Dengan menyumbangkan darah berarti kita telah menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan, juga sangat baik sekali manfaatnya bagi badan,” ujar pria yang santun dan murah senyum ini. Ia mencontohkan dengan donor darah dapat menurunkan penyakit kolesterol, menurunkan resiko penyakit jantung, menurunkan resiko kanker. “Dan yang paling utama merawat organ badan,” sambungnya. Pria yang akrab disapa Sidik ini menegaskan, bahwa setetes darah yang disumbangkan akan sangat berarti bagi keselamatan jiwa seseorang. Apalagi di Kabupaten Lamongan ini sering kehabisan stok darah yang dibutuhkan orang yang sedang sakit dan butuh pasokan darah yang cepat. Sidik berharap, dengan donor darah ini dapat membantu dan menambah stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Lamongan. Mengingat tidak selalu tersedia darah untuk semua jenis golongan darah yang dibutuhkan. “Semoga baksos yang digelar Kodim 0812 ini dapat memberikan dampak positif bagi semua pihak. Selain itu juga sebagai sarana untuk memupuk rasa kepedulian anggota kepada masyarakat,” pungkasnya. (al/har/mik)

apresiasi terhadap anggotanya, Ipda BJ Handoko, yang telah dengan sigap melakukan aksi kemanusiaan dengan membatu proses persalinan. Hingga akhirnya ibu dan bayi yang dilahirkan tersebut selamat. AKBP M Budi Hendrawan, menuturkan bahwa dirinya sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada anggotanya yang telah memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Kapolres juga turut bersyukur bahwa dalam proses persalinan tersebut, ibu dan bayi yang dilahirkan selamat.

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Bojonegoro, Memorandum Kapolres Bojonegoro AKBP Muchamad Budi Hendrawan mengapresiasi apa yang dilakukan oleh anggota Polsek Gondang, Ipda BJ Handoko dalam menolong warga melahirkan di pinggir jalan, sekitar Kecamatan Gondang, beberapa waktu lalu. Bahkan, kapolres datang langsung ke Puskesmas Gondang untuk menjenguk Astri Sulistyoningsih (32), ibu yang melahirkan di pinggir jalan tersebut. Kedatangan kapolres untuk mengucapkan selamat dan melihat kondisi kesehatan Ny Astri. Kapolres juga memberikan

AKBP Muchamad Budi Hendrawan membesuk Astri Sulistyoningsih di Puskesmas Gondang.

berharap seluruh personel polri, apapun kejadian di masyarakat, petugas polri wajib melakukan perbantuan pada masyarakat sesuai program yang diamanahkan oleh Kapolri dan Kapolda Jatim.” ujarnya kemarin. Sementara itu, bayi yang baru lahir anak pasangan Yuliono dan Astri Sulistyoningsih tersebut lahir prematur dengan berat 1.600 gram. Berjenis kelamin laki-laki yang merupakan anak kedua dari pasangan tersebut.

“Alhamdulillah, Pak Handoko bisa membantu, sehingga ibu dan bayinya selamat, dan sekarang bayinya dirawat di RSUD Bojonegoro. Kami

Rusak Rambu Lalu Lintas Terancam Penjara 2 Tahun Juga Denda Rp 50 Juta Gresik, Memorandum Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik akan menindak tegas perusak rambu-rambu lalu lintas. Denda yang dikenakan tak main-main, Rp 50 juta. Selain dedenda, pelaku juga terancam hukuman pidana penjara selama 2 tahun. Ketegasan ini, menindaklanjuti banyaknya rambu lalu lintas di Gresik yang rusak karena ulah orang tak bertanggungjawab. Salah satunya seperti yang terlihat di Jalan Sumatera dekat taman Bundaran Gresik Kota Baru (GKB). Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Pemkab Gresik Hufan Nur Dhianto mengatakan sanksi tersebut sudah diatur dalam Undang-undang (UU). Seperti dijelaskan pada pasal 275 ayat 2 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. “Sudah jelas tertulis bahwa setiap orang yang merusak rambu-rambu lalu lintas, marka

FOTO: MEMORANDUM/ANDRIYANTO

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Kapolres Apresiasi Ipda BJ Handoko yang Sigap Bantu Ibu Melahirkan

Salah satu rambu yang dicoret dan dirusak orang tidak bertanggung jawab.

jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, fasilitas pejalan kaki, dan alat pengaman jalan dapat dipidana dua tahun penjara atau denda maksimal Rp 50 juta,” jelas Hufan, Minggu (8/12). Dia meminta kepada masyarakat agar tidak melakukan perbuat tersebut. Karena, kebijakan ini demi keamanan dan kenyamanan dalam melakukan perjalanan di jalan umum. “Jadi jangan dikira melakukan perusakan seperti itu tidak ada hukumannya,” pungkasnya.

Kepala Dishub Pemkab Gresik Nanang Setiawan menyayangkan ulah oknum terhadap rambu-rambu itu, sehingga pihaknya segera melakukan perbaikan. “Apa rambu itu yang pasang Dishub atas permintaan warga atau warga sendiri yang pasang atas izin Dishub. Soalnya terkait coretan itu harusnya Dishub apa lingkungan rukun warga (RW), atau perumahan yang perkaiki. biar dicek dan koordinasi dulu,” jelasnya. (dri/har/mik)

Setelah dilahirkan, bayi tersebut langsung dibawa atau dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dokter Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif, karena bayi tersebut membutuhkan inkubator. Sementara, sang ibu tetap dirawat di Puskesmas Gondang, sedangkan anaknya yang baru di lahirkan, saat ini masih dirawat di ruang perawatan bayi di RSUD Bojonegoro. (top/har/mik)

LOWONGAN WARTAWAN Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN Persyaratan: Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)

Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com


GRESIK-PANTURA

SENIN PON, 9 DESEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 16

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP

Ratusan Botol Miras Disita

Gresik, Memorandum Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019, polisi gencar merazia warung yang menyediakan minuman keras (miras). Hasilnya, ratusan minuman beralkohol berbagai merek diamankan. Razia diawali pada Sabtu (7/12) sekitar 23.30 di sebuah warung milik Ludianto dan Winarni di Jalan Kaptwn Dulasim IIA/07 Desa Singosari, Kecamatan Kebomas. A n g g o t a Po l s e k Ke b o m a s menyisir setiap sudut warung dan mendapati miras di sembunyikan dalam kardus. Penyisiran warung penjual miras itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Sebab, dampak miras sangat berbahaya dapat menjadi pemicu tindakan kriminalitas.

“Ini bagian dari antisipasi peredaran miras di wilayah Kebomas,” kata Kapolsek Kebomas Kompol Mahmud, kemarin. Polisi dengan pangkat satu melati di pundak itu menyebutkan, ada 120 miras yang disita. Dari warung milik Ludianto dan Winarni di Jalan Kaptwn Dulasim IIA/07 Desa Singosari, Kebomas. “Pemilik warung sudah kami bawa ke kantor untuk dimintai keterangan beserta sanksi yang akan diberikan,” pungkasnya. Ditambahkan, kegiatan serupa juga dilakukan oleh seluruh seluruh anggota Polsek Jajaran bergerak melakukan razia miras di wilayahnya masing-masing. “Pemilik warung dikenakan sanksi tipiring,” imbuhnya. Diketahui, ratusan bitol miras yang diamankan terdiri dari 15 botol arak, 7 wisky, 11 Vodka, 28 Bir bintang, 13 Prost bir, 21 Bir hitam dan 11 Mix max serta 14 botol Frost Alster. (an/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Kapolsek Kebomas Kompol Mahmud beserta anggota mengamankan pemilik warung dan miras.

Tuban, Memorandum Untuk mendukung perintah Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, Kapolri Jendral Idham Azis serta Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono meminta seluruh jajaran kepolisian mendukung investasi dan lapangan pekerjaan. Sebelumnya, Nanang panggilan akrab Kapolres Tuban, melakukan upaya pendekatan terhadap pemilik lahan yang bakal dibuat proyek kilang minyak terbesar di Asia. Akhir pekan kemarin malam kapolres mengajaka media dalam acara ngobrol pintar (ngopi) dengan sejumlah awak media yang bertugas di Tuban. Nanang menjelaskan, bila maksud dan tujuan bersilaturahmi ini adalah menyamakan persepsi dengan berdialog demi memajukan kota Bumi Wali ke depan yang lebih baik.

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono didampingi Wakapolres Kompol Teguh Priyowasono dan perwakilan PT Pertamina SI Ahmad Triyono dan awak media di Tuban.

“Saya sebagai Kapolres Tuban mendukung penuh perintah Presiden dan Kapolri dalam rangka percepatan investasi dan lapangan pekerjaan. Yakni, mempercepat pembangunan kilang minyak yang ada di Tuban ini,”

tegas mantan Kasubdit Jatanras Polda Jawa Tengah, semalam, Sabtu (7/12) dihadapan para awak media. Mari kita dukung negara ini dengan mendukung pembangunan negeri ini dengan mengawal bersama

untuk masa depan bangsa dan Kabupaten Tuban. “Ke depan yang merasakan adalah masyarakat Tuban Khususnya dan umumnya adalah Indonesia yang kita cintai ini,” jelasnya. Sementara itu, perwakilan PT Pertamina SI Ahmad Triyono, mengucapkan puji syukur bisa berkumpul untuk berdiskusi tentang bagaimana progam pembangunan kilang minyak agar segera berdiri. “Saya mewakili pimpinan ingin menyampaikan, bahwa kita harus bersama-sama mempercepat pembangunan kilang minyak ini untuk mendukung progam Presiden, “kata Triyono. Ia juga berterimakasih kepada Kapolres Tuban karena sudah membantu memfasilitasi untuk bermediasi dengan pihak-pihak yang mempunyai kepentingan. (top/har/mik)

Polres Tangkap 5 Pejudi Domino Lamongan, Memorandum Polres Lamongan melalui Polsek Brondong berhasil membekuk lima tersangka judi domino di sebuah rumah kos milik Mustakim di Kelurahan/ Kecamatan Brondong, Jumat (6/12) malam. Satu tersangka yang diamankan berasal dari Kabupaten Lamongan yaitu Mustakim (41), warga Desa Pelangwot, Kecamatan Laren. Sementara empat tersangka lainya berasal dari Kabupaten Tuban. Keempatnya adalah Sarmin (41), warga Dusun Sidorejo, Desa Gaji, Kecamatan Kerek;, Sakir (68), warga Desa Tunah, Kecamatan Semanding;,Ngatemin (52),

FOTO: MEMORANDUM/ALI

FOTO: MEMORANDUM/AN

Dukung Program Presiden dan Kapolri, Kapolres Tuban Ajak Awak Media Ngopi

Lima tersangka diamankan di Mapolsek Brondong.

warga Dusun Sidorejo, Desa Kedungrejo, Kecamatan Kerek, dan Tarsiman (55), warga Dusun Panemon, Desa Kedungrejo, Kecamatan Kerek. Kasubbag Humas Polres Lamongan AKP Djoko Bisono menjelaskan, pengungkapan

dan penangkapan berhasil dilakukan setelah anggota unit Reskrim Polsek Brondong melaksanakan patroli dan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di lokasi kamar kos Mustakim sering digunakan untuk tem-

pat perjudian. “Setelah dilakukan penggerebekan ternyata benar ada perjudian kartu domino jenis kiu-kiu dan uang sebagai taruhan. Tanpa banyak bicara petugas langsung menangkap seluruh tersangka tanpa ada perlawanan,” ujar mantan Kasatreskoba Polres Lamongan itu, Minggu (8/12) pagi. Petugas, kata Djoko, juga langsung mengamankan barang bukti kartu domino jenis kiu-kiu dan uang yang dijadikan sebagai taruhan. Tersangka dan barang bukti langsung digelandang ke Mapolsek Brondong untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Uang yang diamank-

an sebesar Rp 927 ribu, tiga set kartu domino dan alas yang digunakan untuk judi. Tersangka dijerat pasal 303 KUHP, dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara,” kata perwira dengan tiga balok di pundaknya. Di sisi lain, Polres Lamongan kini sedang memburu lima buronan perjudian dadu online di Desa Cungkup, Kecamatan Pucuk yang digerebek, Kamis (28/11) pukul 23.00 lalu. Pada saat penangkapan petugas mengamankan dua tersangka atas nama Kanzul Fikri Pratama (19) dan Khasan (50) warga setempat. Sementara lima tersangka lainnya melarikan diri. (al/har/mik)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook