memorandum.co.id
SENIN KLIWON, 8 FEBRUARI 2021
P ER S WAN DE
SERTIFIKA T
memorandumredaksi@gmail.com
HARGA Rp 3.500,-
Incar Warkop Anggota Jatanras Tembak Pelaku Curanmor 7 TKP Surabaya, Memorandum Petualangan Muhammad Rofiq (45), warga Jalan Tambak Mayor, sebagai pencuri motor berakhir di tangan anggota Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya. Pelaku yang sebagian besar mencari sasaran di warung kopi (warkop) itu, terpaksa dilumpuhkan petugas dengan timah panas karena nekat kabur saat disergap di Jalan Tambak Mayor Gang Langgar.
Setelah peluru tajam menembus kedua kakinya, selanjutnya petugas membawa tersangka ke klinik polrestabes guna mendapatkan perawatan medis. Kini Rofiq telah mendekam di tahanan mapolrestabes. Hingga saat ini, polisi masih mengembangkan kasusnya karena temannya, n Bersambung ke halaman 11 Muhammad Rofiq diamankan bersama barang bukti di Mapolrestabes Surabaya. FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
PRIA MISTERIUS BANTAI JANDA DAN KEKASIH DI DALAM KAMAR
K
alau saja tidak terkena Covid-19 mungkin saya tidak kenal istilah ini: D-dimer. Tentu saya sudah ratusan kali memeriksakan darah. Tapi baru di saat terkena Covid Januari lalu itu unsur D-dimer darah saya diperiksa: 2.600. Saya bersyukur tim dokter memasukkan D-dimer ke dalam daftar yang harus dicek. Lalu ketahuanlah angka 2.600 tersebut. Kelewat tinggi. Normalnya, maksimum 500. Pembicaraan soal D-dimer ini ramai minggu lalu. Yakni ketika seorang pasien Covid-19 di Semarang meninggal dunia. Justru setelah 10 hari dinyatakan Covid-nya negatif. Sudah double pemeriksaan –negatif terus. n Bersambung ke halaman 2
CINTA SEGITIGA Sidoarjo, Memorandum Suasana hening memasuki jam malam di Desa Wonokupang, Kecamatan Balungbendo, berubah gempar. Hal itu karena masyarakat setempat mendengar jeritan minta tolong di rumah Seniwati (56).
FOTO: MEMORANDUM/AGUS
Penantian D-dimer
FOTO: ISTIMEWA
Petugas memasang police line di rumah Seniwati setelah terjadi penganiayaan yang mengakibatkan dua korban terluka parah.
Betapa kagetnya warga setelah mendatangi rumah janda dua anak tersebut. Terlihat Seniwati dan kekasihnya, Misto (56), warga Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, ditemukan bersimbah darah dengan kondisi telanjang bulat. n Bersambung ke halaman 11
Seorang korban pembacokan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Muhammad Toyib dan Bayu Ashadi Suryo Cahyono diamankan di Mapolsek Wonokromo.
Menangis AIR mata Nia Ramadhani tumpah saat mengetahui dirinya di-bully banyak orang karena dianggap tidak bisa bekerja. Beberapa waktu lalu, Nia Ramadhani memang didapuk jadi pembawa acara di salah satu stasiun televisi swasta. n Bersambung ke halaman 11
Meng, enam hari, PDAM masih cari pusat pipa bocor di Jalan Ksatria.
-
Kalau sulit, minta tolong saja kepada agen 007, James Bond.
Si Mameng (Dr NO)
MDS mendapat perawatan di rumah sakit akibat dianiaya.
Kepala Dibacok
Imbau Prokes, Dokter Diancam Bunuh
Puluhan Remaja Keroyok Pelajar SMK di Jalan Dupak Rukun
Surabaya, Memorandum Dewa Nyoman Sutanaya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim. Pria berprofesi sebagai dokter itu melaporkan akun @neofasisme setelah mendapat sejumlah ancaman dari pemilik akun tersebut. Salah satunya adalah ancaman pembunuhan.
Surabaya, Memorandum Aksi kekerasan membuat seorang remaja tidak sadarkan diri di Jalan Dupak Rukun. Korban, MDS (16), tinggal di Jalan Asem Mulya V. Pelajar SMK itu dianiaya sekelompok remaja hingga ditemukan bersimbah darah dengan luka parah di kepala akibat luka bacok. n Bersambung ke halaman 11
Ancaman itu bermula saat dia memberikan komentar pada unggahan akun instagram @jeg.bali. Dewa menyayangkan unggahan akun tentang remaja yang tidak mau menerapkan protokol kesehatan (prokes). “Unggahan itu juga memberikan tips agar terhindar dari sanksi razia,” kata dia. n Bersambung ke halaman 11
Dewa Nyoman Sutanaya (kanan).
Tak Dilayani Makan, Kakek 74 Tahun Gugat Cerai Malang nasib Musrifah (50). Cuma gara-gara tidak melayani makan, ia harus menerima kenyataan digugat cerai suaminya, Sutarno (74), di pengadilan agama (PA).
+
Surabaya, Memorandum Dinginnya lantai tahanan tidak membuat Muhammad Toyib jera. Pria 37 tahun itu harus berurusan dengan pihak berwajib setelah tertangkap mengonsumsi sabu di rumah kontrakannya, Jalan Joyoboyo DKA Tegal. Saat disergap, pria kelahiran Jalan Bulak Cumpat Utara IV itu tidak sendiri. Dia diamankan bersama Bayu Ashadi Suryo Cahyono (42), warga Jalan Pulosari Gang III berikut barang bukti satu poket sabu seberat 0,31 gram, korek api, dan alat isap sabu. n Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Nia Ramadhani
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Dua Pemuda Ketagihan Sabu
Musrifah tak menyangka sama sekali mahligai rumah tangga yang ia bina selama puluhan tahun bersama Sutarno harus kandas gara-gara masalah sepele. Usia perkawinan yang
terbilang cukup lama itu tak menyurutkan niat Sutarno yang sudah bulat untuk menceraikan Musrifah. Padahal, dari hasil perkawinan mereka telah lahir empat orang anak dan delapan cucu.
Kisah Musrifah berawal ketika ada satu urusan dengan anaknya, Muslimah (27). Ia mendatangi anak bungsunya tersebut yang berada di kampung sebelah. Saat itu Musrifah lupa menyiapkan makanan di meja makan dan tidak bisa menemani Sutarno makan seperti biasanya. Sepulang Sutarno dari rumah temannya, ia tak mendapati sang istri. Ketika menuju meja makan, ia tidak melihat secuil punl makanan di meja. Padahal, saat itu dia sedang n Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera n SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 n PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 n REDAKSI: 031-8275390 n FAX: 031-8291078 n LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SENIN KLIWON, 8 FEBRUARI 2021 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan, Agus Sutopo, Agus Waluyo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Sidoarjo, Memorandum Apes dua kali, inilah nasib yang dialami pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal Pasuruan. Lolos dari kejaran pemilik motor dan warga, M Soleh (30), warga RT 01/RW 03 Desa Tejowangi, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan justru menabrak pengendara motor lain hingga terjatuh. Warga yang geram langsung menghajarnya. Kapolsek Sukodono Iptu Warjiin Krise mengatakan, aksi nekat Soleh terjadi pada Sabtu (6/2) sekitar pukul 18.30. Disebut nekat, karena mencuri ketika aktivitas masyarakat masih ramai dan lalu lalang kendaraan di jalan sedang padat. “Kejadian itu usai Magrib, jadi aktivitas masyarakat masih ramai,” katanya, Minggu (7/2). Awalnya korban Iwan Suntono, setelah beraktivitas memarkir Yamaha Mio Soul dengan nopol S 2124 YZ di teras rumahnya, di Dusun Cumpleng RT 13/RW 04 Desa Bangsri. Ia
lantas beristirahat di dalam. Selang beberapa menit, korban mendengar suara mesin motor menyala. “Mendengar suara motornya, korban langsung keluar rumah,” terangnya. Ketika membuka pintu, ia melihat seseorang membawa kabur motornya. Sontak, Iwan mengejar sambil berteriak mengundang perhatian warga. Teriakan itu direspons warga dan pengguna jalan yang akhirnya beramai-ramai mengejar Soleh. Diduga panik aksinya tepergok, Soleh berusaha memacu Mio
dengan kecepatan tinggi ke utara atau arah Kecamatan Taman. Nahas, di tikungan Jalan Dusun Cumpleng ia menabrak pemotor Nurus Solichan yang datang dari arah berlawanan. Soleh terpental dari motor, sedangkan Nurus Solichan terluka parah. Warga yang mengejar, tanpa ampun menghajar Soleh sebelum sempat berdiri. “Kasihan yang ditabrak pelaku. Luka parah di kepala,” ungkap Trio, warga Saimbang yang ikut mengejar pelaku curanmor. Nyawa Soleh sendiri terselamatkan. Ketika aksi massa berlangsung, ada personel Polsek Sukodono sedang patroli rutin. Sehingga pelaku langsung diamankan petugas dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. “Pelaku Soleh langsung kita larikan ke RS Arafah Sukodono. Sedangkan perkara curanmor langsung di tangani Unit Reskrim Polsek Sukodono,” pungkas kapolsek. (ags/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/AGS
Maling Motor Asal Pasuruan Dimassa Warga Bangsri
Soleh terkapar tidak berdaya setelah dihajar warga yang memergoki aksinya mencuri motor.
Tinggalkan Wasiat, Jasad Warga Mojokerto Ditemukan di Tlocor Sidoarjo, Memorandum Mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan dalam posisi mengambang di Sungai Brantas. Tepat di utara Pulau Lusi, di Dusun Tlocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon. Jasad itu pertama kali ditemukan Sabar (55), warga Malang yang menjaga tambak di kawasan itu. Penemuan itu langsung dilaporkan ke aparat berwajib. Setelah ditindak lanjuti, mayat itu merupakan Nur hayat (30), warga Mojokerto. Kapolsek Jabon AKP Sumarsono menjelaskan, kejadian penemuan mayat dilaporkan sekitar pukul 07.00. “Mendapatkan informasi tersebut petugas piket langsung menuju ke TKP, sambil menghubungi Unit Identifikasi Polresta Sidoarjo,” jelasnya, Minggu (7/2). Ketika ditemukan, mayat dalam posisi mengambang di sungai dengan hanya mengenakan celana dalam serta baju warna hitam bermotif kotak, dan sweater warna biru dongker. Selanjutnya, korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, guna dimintakan visum. Ketika proses visum, datang seseorang bernama A Kholiq yang mengaku sebagai kerabat Mr X. Ketika dilihat, dia memastikan jasad itu benar keluarganya yang meninggalkan rumah sejak 3 Februari 2021 pagi. Dengan mengendari motor Yamaha Vega nopol S 3613 N. “Pakaian korban identik dengan laporan yang diketahui keluarga di hari terakhir,” tambah kapolsek. Identitas korban terkuak bernama Nur Hayat (30), warga Dusun Pungging RT 01/RW 03, Desa/Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Kepastian itu juga berdasar surat wasiat yang ditinggalkan korban sebelum meninggalkan rumah. “BU AKU PAMIT SEPURANE SENG AKEH..OJOK NYALAHNO SOPO SOPO...AKU GAK KUAT NYAMBUT GAWE DITAGIH WONG TERUS,” bunyi surat yang ditinggalkan korban. Selain itu, motor korban ditemukan berikut helm, sandal, dan foto copy KTP, di Jembatan Ngrame, Kecamatan Pungging. Diduga, di lokasi itu korban bunuh diri dan jasadnya hanyut hingga ditemukan di Tlocor. (ags/jok/epe)
gas Covid-19. Mulai 9 Februari penerapan PPKM mikro bisa dilaksanakan di daerah. “Ini menindaklanjuti rencana presiden dengan tindak lanjut hasil dari evaluasi tentang PPKM jilid kedua yang dinilai tidak efektif. Kami sudah melakukan penyisiran RT/RW mana yang menyumbang kasus baru. Tanggal 30 Januari kemarin di sini ada 15 kasus baru. Ternyata tempat ini memang kasusnya tinggi. Supaya tidak menyebar, salah satu RW di desa ini rencana akan kita berlakukan PPKM mikro,” terang Pj bupati. Didampingi kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Syaf Satriawarman, Camat Imam Mukri, Kepala Desa Tri Prasetyono,
FOTO: MEMORANDUM/STP
Kondisi jasad Nur Hayat sebelum dievakuasi.
Sidoarjo, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mempersiapkan kebijakan PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) Mikro. Pj Bupati Hudiyono mendatangi salah satu RW di Perumahan Bluru Kidul Regency, Desa Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo, Sabtu (6/2) pagi. Penerapan PPKM mikro itu menyusul banyaknya kasus tambahan Covid-19. Total ada 17 kasus tambahan dalam kurun waktu 2021. Bahkan yang meninggal sudah ada empat orang, tiga orang meninggal tahun ini. Penerapan PPKM skala mikro ini menindak lanjuti perintah Presiden Joko Widodo yang disampaikan oleh Gugus Tu-
Pj Bupati Hudiyono memantau persiapan PPKM Mikro di Bluru Kidul, Sidoarjo Kota.
tokoh masyarakat, dan warga sekitar, Cak Hud memantau langsung persiapan PPKM mik-
ro. Termasuk ketentuan yang harus dilakukan. Seperti penerapan akses one gate system (satu
PMR Armadayana Temu Kangen Sidoarjo, Memorandum Suasana remaja saat belajar dan lingkungan sekolah menjadi nostalgia tersendiri. Guna menumbuhkan kebersamaan satu dengan yang lainnya dan untuk mengenang masa-masa itu, reuni menjadi salah satu solusi. Seperti yang dilakukan anggota Palang Merah Remaja (PMR) Armadaya Angkatan 19. Mereka mengadakan temu kangen di salah satu warung kopi di kawasan Jalan MERR, Jumat (6/2) malam. “Dalam acara reuni kali ini, kita mengingat kembali seperti apa sosok kita zaman sekolah dulu, yang pastinya kini kita mengalami banyak perubahan,” ujar penggagas acara temu kangen, Ulum Fajar Setiawan. Ia mengatakan, selain sekedar temu kangen juga untuk bersilahturahmi dan bisa berkumpul bareng dengan teman lama yang sudah lama tak pernah ketemu. Bertukar kabar dan membahas banyak hal tentang kegiatan sosial yang selama
Anggota PMR Armadayana temu kangen setelah sekian lama tidak bertemu.
ini hanya dibahas lewat media sosial. “Maka pertemuan kali ini menjadi momentum para alumni untuk bertemu langsung di dunia nyata,” kata dia. Hal senada diungkapkan oleh Gita Maulina Hidayah, ia dan rekannya merasa sangat senang bisa berkumpul lagi de-
ngan teman alumninya semasa masih duduk di bangku SMK Perdana 1 Surabaya. Dia merasakan kebersamaan itu masih ada. “Semoga temu kangen ini menginspirasi teman-teman alumni lain untuk bisa bersimbiosis mutualisme sesama alumni,” ujar Gita.(fjr/jok/epe)
Penantian D-dimer Ternyata saya kenal almarhum: Santoso Widjaya. Umur 63 tahun. Kontraktor listrik. Rekanan PLN sejak zaman dulu. Tanggal 9 Desember 2020, Santoso terkena Covid. Ia dimasukkan RS besar di Semarang. Tanggal 21 Desember dinyatakan sembuh. Hasil test swab-nya negatif. Lalu diswab lagi: tetap negatif. “Suami saya itu tidak pernah sakit. Tidak pernah masuk rumah sakit,” ujar Swanniwati, istrinya. “Ya baru sekarang ini berurusan dengan rumah sakit. Meninggal,” kata Swanniwati. Saya menelepon Swanniwati kemarin. Sehari setelah dia tampil di CNN Indonesia. Swanniwati menceritakan semua yang dialami suami. Kini Swanniwati memang ingin agar jangan ada orang lain senasib dengan suaminyi. Yakni meninggal justru setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19. “Pokoknya memeriksakan D-dimer itu penting. Biar pun sudah dinyatakan sembuh dari Covid. Bisa saja masih terjadi
pintu), tamu yang berkunjung diminta menunjukkan surat sehat, penjaga dilengkapi thermo gun, dan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat. “Aktivitas Bagi warga yang bekerja masih diperbolehkan. Yang tinggal di sana akan dilakukan rapid antigen semua. Intinya warga yang berada di tempat area PPKM mikro statusnya negatif covid-19. Saya sudah perintahkan camat dan kadesnya untuk rapat dengan warga sini”, ujarnya. Selain itu, pemkab akan memberikan bantuan sembako kepada warga yang tinggal di area PPKM mikro. Sebab, penerapannya paling cepat tiga hari. (stp/bwo/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/FJR
FOTO: MEMORANDUM/AGS
Terapkan PPKM Mikro, Pj Bupati Pantau Bluru Kidul
Sambungan dari halaman 1 pengentalan darah,” ujar Swanniwati. Itulah yang dialami suami Swanniwati. Sang suami sebenarnya minta pulang tanggal 22 Desember itu. Dokter juga sudah membolehkan. Tapi sang istri minta agar sang suami tidak perlu pulang dulu. Bereskan dulu sakit lain akibat Covid. Kebetulan, tanggal itu, Swanniwati sendiri masih di rumah sakit. Dia sengaja opname satu minggu. Dia pilih opname di rumah sakit di luar kota Semarang. Di Mranggen. Masuk Kabupaten Demak, sebelah timur Semarang. Swanniwati pilih rumah sakit itu karena kenal pemiliknya. Sang teman sebenarnya tidak menyarankan Swanniwati opname. Keadaannyi baik.Tidak ada keluhan.Tapi dia ingin lebih sehat. Setelah suami dan dua anaknyi terkena Covid. Tanggal 22 Desember itu, ketika Santoso dinyatakan sembuh dari Covid, Swanniwati opname di Mranggen. Lalu sang suami dipindah ke lantai atas –untuk pasien
yang non-Covid. Ia ingin dokter menyembuhkan sisa infeksi di paru-parunya –akibat Covid. Keesokan harinya, Santoso justru sulit bernapas. Tiba-tiba saja. Sampai harus dimasukkan ke ICU non-Covid. Dipasangi ventilator. Setelah diperiksa, D-dimer Santoso ternyata di level 6.000. Santoso tidak pernah lagi keluar dari ICU. Sampai ia meninggal dunia tanggal 1 Januari, tepat di tahun baru 2021. Ia berstatus bukan meninggal karena Covid. Juga bukan karena paru-paru. Tapi karena jantung. Jantungnya berhenti. Ada sumbatan D-dimer di dalam jantung itu. Saya tidak bisa mendapat angka ini: berapa D-dimer Santoso saat dinyatakan sembuh dari Covid itu. Istrinya belum siap dengan angka itu, masih di tangan anaknyi. Swanniwati sendiri seorang pengusaha herbal. Ia menjual ramuan dari Kalteng dan Tiongkok. Kakeknyi Tionghoa kelahiran
Tiongkok. Neneknyi orang asli Dayak, Kalteng. Orang Semarang juga mengenal Swanniwati sebagai orang yang bisa menghilangkan tahi lalat. Dengan ramuan itu. Sudah lebih 30 tahun ia praktik menghilangkan tahi lalat di Semarang. “D-dimer memang menakutkan para dokter di ICU Covid,” ujar Prof Dr Med Puruhito, dr SpB TKV, ahli bedah jantung terkemuka dari Unair Surabaya. Apalagi keberadaan detail D-dimer masih terus diselidiki. Demikian juga bagaimana mengatasinya. D-dimer adalah munculnya ‘’cendol-cendol’’ di dalam darah. Lapisan protein tertentu dalam darah menyatu dengan ‘’teman sejenis’’ sehingga membentuk gumpalan kecil-kecil. Saking kecilnya, gumpalan itu tidak terlihat oleh mata. Bisa dilihat oleh mikroskop. Gumpalan itulah yang saya sebut cendol. Itu bukan sekadar pengentalan darah. Beda. Kalau‘’pengental-
an darah’’ kesannya seluruh darah itu mengental. Bukan itu. Darah penderita Covid memang bisa mengental. Bisa juga tidak. Tapi di darah yang tidak mengental pun bisa muncul‘’cendol-cendol-kecil’’ itu. ‘’Cendol-cendol’’ itu ikut mengalir di dalam darah. Bisa menyumbat. Saya bukan dokter. Maafkan kalau penggambaran itu salah. Anggap saja tulisan ini tidak ada. ‘’Cendol’’ yang ikut mengalir di dalam darah itulah yang berbahaya. Apalagi kalau jumlahnya banyak. Ia bisa berhenti di jantung dan menyumbat saluran darah di jantung. Apalagi kalau ‘’cendol-cendol’’ lainnya ikut nimbrung di situ. Kalau cendol itu berhenti di saluran darah di otak, terjadilah stroke. Kalau berhenti di paru terjadilah sesak napas. Dalam hal Santoso tadi,‘’cendol’’ itu berhenti di jantung. Waktu saya boleh keluar dari RS Premier Surabaya lalu, D-dimer saya masih 1.130. Masih sangat tinggi dari normalnya, maksimum 500. Pagi ini saya akan test D-dimer
lagi. Saya harus hati-hati. Jangan-jangan naik –meski harapan saya turun. Sejak keluar dari rumah sakit itu saya terus minum obat Xarelto 15 mg. Satu kali satu hari. Itulah obat mengurai ‘’cendol’’. Kekuatan obat Xarelto itu sama dengan yang saya terima waktu opname. Hanya saja, saat itu, obatnya disuntikkan di kulit perut. Sehari dua kali suntik. Sedang yang ini bentuknya pil. Obat Xarelto saya itu habis tadi malam. Hasil pengecekan darah pagi ini sangat menentukan. Kalau hasilnya turun tapi belum sampai level 500 saya harus segera membeli lagi. Obat yang sama. Kalau hasilnya sudah baik –sudah di level 500 ke bawah– saya boleh menghentikannya. Bagaimana kalau hasilnya memburuk? Saya bertekad akan masuk rumah sakit lagi. Saya harus mencari jalan agar D-dimer saya itu normal kembali. Kalau pun D-dimer saya sudah normal, saya harus kembali ke obat lama: Plavix. Itulah obat
pengencer darah –bukan obat pengencer ‘’cendol darah’’. Semua orang yang di jantungnya sudah dipasangi ring harus meminum obat pengencer darah. Seumur hidup. Agar tidak terbentuk cendol di darahnya. Cendol itu bisa menempel di ring. Lalu, teman-temannya gabung di situ. Membuntu saluran darah di jantung. Biarpun ring di dalam jantung hanya satu tetaplah harus minum obat pengencer darah. Apalagi kalau ringnya dua atau tiga. Ada orang yang jantungnya sampai dipasangi ring 6 buah. Dan di aorta saya, sekarang ini, terdapat 670 ring. Yakni untuk mengatasi saluran darah utama saya yang pecah tiga tahun lalu. Ring itu begitu banyak karena aorta saya yang pecah itu panjangnya setengah meter. Betapa rawannya cendol darah itu. Siang nanti saya akan tahu berapa banyak cendol darah akibat Covid-19 di dalam darah saya. Sebuah penantian yang menuntut kepasrahan. (*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SENIN KLIWON, 8 FEBRUARI 2021 HALAMAN 3
Dampak Pemberlakuan Kawasan Social Distancing
FOTO: ISTIMEWA
Vaksin Sinovac yang disimpan di gedung Farmasi Kesehatan Dinkes Kota Surabaya beberapa waktu lalu.
20 Ribu Petugas Pelayan Publik Divaksin Surabaya, Memorandum Pemkot Surabaya menjadwalkan vaksinasi tahap dua bagi pelayan publik pada Selasa (16/2) mendatang. Hingga saat ini yang sudah terdata di Dinas Kesehatan Kota Surabaya tercatat 20 ribu orang. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya Febria Bersambung ke halaman 4
Sepi Pembeli, Pedagang Ikan Asap Kenjeran Merana Surabaya, Memorandum Dengan dasar untuk memutus jaringan penyebaran Covid-19, sepanjang jalan Pantai Kenjeran diberlakukan sebagai kawasan social distancing, Minggu (7/2). Namun, hal itu berdampak pada nasib para pedagang ikan asap yang harus merana, karena mereka kehilangan pelanggan. “Ini dari pagi sepi, mas, tidak ada yang beli, biasanya ramai, apalagi hari Minggu, sedih mas rasanya,” tutur Sumi, penjual aneka ikan asap yang sudah berdagang puluhan tahun ini. Menurutnya, mulai pagi hingga menjelang siang pukul 09.00 merupakan prime time Bersambung ke halaman 4 Pedagang ikan asap yang berharap kedatangan pelanggan.
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Kapolda dan Pangdam Apresiasi Babinsa dan Bhabinkamtibmas FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Babinsa Koramil Tandes blusukan pasar memberikan imbauan protokol kesehatan.
Koramil Tandes Bagikan Masker di Pasar Darmo Permai Surabaya, Memorandum Tiga pilar Kecamatan Tandes menggelar operasi yustisi protokol kesehatan (prokes) di pasar kawasan Jalan Darmo Permai, Minggu (7/2) pagi. Kegiatan ini dalam rangka menciptakan situasi Bersambung ke halaman 4
Surabaya, Memorandum Suatu kebanggaan bagi anggota babinsa dan bhabinkamtibmas yang bertugas di Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, karena mereka mendapat apresiasi dari kapolda dan pangdam. Penghargaan tersebut buah dari kinerjanya dalam pengembangan Kampung Tangguh Semeru (KTS). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Bersambung ke halaman 4
“
Keberadaan KTS ini tentunya tidak terlepas dari peran babinsa dan bhabinkamtibmas yang getol mengajak masyarakat khususnya warga Ngale, untuk bersama-sama, gotong royong melawan Covid-19 dengan membangun dan menata KTS di wilayah tersebut,”
Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta memberikan penghargaan kepada anggota babinsa dan bhabinkamtibmas di Madiun.
IRJENPOL NICO AFINTA Kapolda Jatim
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
DPRD Surabaya Dorong Keberlanjutan Bansos bagi Warga PerhaƟkan Akurasi Data dan Tepat Sasaran Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti mendorong pemerintah kota untuk memastikan keberlanjutan pemberian bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak Covid-19 secara akurat dan tepat sasaran, Minggu (7/2). RENI khawatir akan nasib warga Surabaya yang tidak tercover bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial. Sebab di tengah masa pandemi Covid-19, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya tahun 2021 disusun dengan asumsi normal, atau optimistis bahwa pandemi akan berakhir sebelum 2021. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah memastikan bahwa bantuan sosial dan sejumlah insentif bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19, serta para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan terus bergulir pada 2021. Bila kuota keluarga penerima manfaat (KPM) di Surabaya tidak mengalami kenaikan, Reni berharap, verifikasi data sasaran program BST yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat akurat dan tepat sasaran. “Ini gambaran penerima BST di 2020 mulai April berda berdasarkan kartu keluarga (KK). Jadi kalau kita lihat secara jumlah KPM, itu bertambah ya. Di anggar sekarang ada 259.470 KK yang
saat ini menerima BST sampai tahap 9 di Desember 2020,” ungkap Reni. Pemerintah Kota Surabaya melakukan updating data penerima BST setiap Oktober dan April. Artinya, penerima BST dalam data yang telah terverifikasi pada Oktober 2020 akan terus bergulir hingga April 2021. Dengan itu, Reni meminta pemkot memastikan agar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) wajib tersentuh BST. “Saat ini dinsos mengirim surat ke kelurahan untuk melakukan verifikasi data. Misalkan ada yang meninggal atau pindah, saya sangat berharap itu bisa diisi oleh yang memang benar-benar dia sudah masuk MBR, tapi belum dapat sentuhan BST. Dalam verifikasi dan perubahan data harus dipastikan akurat, jangan sampai orang yang masih ada, malah dicoret dan diganti yang lainnya,” terang Reni. Reni meminta Pemkot Surabaya untuk segera berkoordinasi dengan e e ta Provinsi o s Jawa Timur Pemerintah ba terkait keberlanjutan bantuan sosial non-BST, atau masyar masyarakat yang tidak tercover BST dar dari Kemensos. Terdapat 93.67 93.673 penerima bantuan non-BST dari Pemprov Jatim juga merupakan ti mereka yang tidak mampu dan beberap beberapa di antaranya adala adalah MBR. Reni berpikir bahwa per-
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti menunjukkan statistik penerima BST sembilan tahap.
masalahan ini harus segera didapatkan solusi terhadapnya. “Sekarang yang dari kementerian dapat, tetapi (warga penerima non-BST, red) yang ini belum. Harapannya segera direalisasikan, pemkot harus segera carikan solusi tepat,” ujar Reni. Politisi PKS ini mendorong Pemkot Surabaya untuk menggunakan APBD 2021 bila tidak ada sumber bantuan lain, dan pemprov menghentikan bantuan tersebut. Refo-
cusing program dan realokasi anggaran APBD menjadi jalan keluar, lantaran tiga kebutuhan mendasar masyarakat yakni penanganan sosial, kesehatan, dan pemulihan ekonomi menjadi prioritas. “Dengan keterbatasan APBD 2021 dan masa sulit ini, saya tetap mendorong dinsos pemkot segera berkoordinasi dengan pemprov, apakah masih melanjutkan bantuan ini. Bila tidak, maka harus segera diambil langkah,
berarti dengan dicover menggunakan APBD. Termasuk dengan CSR lembaga dan perusahaan, kalau masih ada ya dioptimalkan,” tegas Reni. Alokasi anggaran belanja tidak terduga APBD Kota Surabaya sebesar Rp 15 miliar, dapat dilakukan realokasi anggaran. Dalam pelaksanaannya, Reni menegaskan agar tidak mengusik program kesejahteraan sosial dan pendidikan. Di antaranya adalah program Rutilahu (rumah
tidak layak huni) dan beasiswa perguruan tinggi. “Program sosial dan pendidikan jangan sampai terbengkalai. Saat realokasi anggaran 2020 akibat pandemi, masih banyak perbaikan rumah yang ditunda. Begitu juga pendidikan, padahal Bu Risma pernah menyampaikan bahwa refocusing dan realokasi tidak akan mengganggu anggaran pendidikan,” pungkas Reni. (mg1/*/tyo)
Pemkot Butuh Sistem Pengaduan Terpadu
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti
W WAKIL Ketua DPRD Kota Sura Surabaya Reni Astuti mendorong Pemerintah Kota setempa untuk membuat sistem pat p pengaduan terpadu bagi dinas sosial. Dengan ini, masyarakat dan pemerintah akan dimudahkan dalam melaksanakan pemenuhan bantuan
sosial. “Saya kemarin mengusulkan jangan di dinsos semua. Dinsos kemarin sudah ada sistem layanan ini sebenarnya, cuman harus ke dinsos, saya melihatnya ini kurang terinformasi sehingga warga masih bertanya-tanya,” beber Reni. Selain itu, Data Terpadu Ke-
sejahteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial seharusnya juga bisa diakses di tingkat kelurahan. Di era digitalisasi teknologi ini pemkot juga bisa membuat e-pengaduan yang dapat diakses langsung oleh masyarakat dan RT/RW, dengan tetap dilakukan verifikasi melalui survei lapangan oleh tim survei pemerintah.
Pihaknya melihat dinsos telah melakukan upaya-upaya perbaikan data, dengan meminta kelurahan untuk berkoordinasi dengan RW dan RT terkait pendataan siapa yang meninggal atau pindah untuk diganti. “Pergantian ini jangan sampai salah, jangan yang tetap
berhak mendapatkan malah dicoret, oleh karena itu saya mendorong pemkot membuka sistem pengaduan di tingkat kelurahan. Sehingga, ketika ada warga yang mengadu itu jelas, jelas ke kelurahan, dan kelurahan bisa menyampaikan seperti apa mekanismenya,” pungkas Reni. (mg1/*/tyo)
memorandum.co.id
KOTA SURABAYA
memorandumredaksi @gmail.com
SENIN KLIWON, 8 FEBRUARI 2021 HALAMAN 4
Hari Keenam, PDAM Belum Temukan Titik Kebocoran Surabaya, Memorandum Pencarian titik jebolnya pipa PDAM Surya Sembada di Jalan Ksatria, Karangpilang, sudah memasuki hari keenam, Minggu (7/2). Namun pancarian sejak Selasa (2/2) lalu, petugas yang menggunakan excavator untuk menggali ini belum menemukan lokasi kebocoran pipa berukuran 600 mm ini. Dalam pencarian tersebut, excavator sudah menggali hingga kedalaman 15 meter, namun pipa yang tertanam sejajar dengan empat pipa lainnya berukuran 900 mm, 1.000 mm, 1.100 mm, dan 1.400 mm itu belum ditemukan titik kebocorannya. “Untuk ukuran pipa sudah pasti kita temukan yaitu 600 mm yang tertanam sejajar dengan empat pipa lainnya. Hingga saat ini kita masih mencari kebocoran itu,” ujar Manajer Distribusi Barat PDAM Surya Sembada Adam. Tambah Adam, pipa lama
yang mengarah ke rumah pompa itu diketahui setelah awal kejadian langsung melakukan deteksi. “Semoga hanya faktor aksesoris material yang rusak. Misalnya sambungan, mur atau baut yang putus. Sehingga lebih cepat diperbaiki,” jelasnya. Untuk itu, pihaknya terus mencari pusat kebocaran pipa tersebut. Di mana petugas bekerja selama 24 jam. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Surabaya yang mendukung dalam kegiatan ini. Seperti
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Excavator yang dikerahkan PDAM untuk mencari pusat jebolnya pipa di Jalan Ksatria, Karangpilang.
excavator dan mobil portable milik DKRTH,” tambah Adam.
Jika hingga besok (Senin, red) titik kebocoran pipa ter-
Sepi Pembeli, Pedagang Ikan Asap Kenjeran Merana dagangannya diserbu oleh pembeli. Namun adanya social distancing di kawasan Kenjeran membuat ikan asap yang dijajakan belum juga laku. “Ya harapannya jalan jangan ditutup, cukup tempat wisatanya saja yang dijaga ketat, kita pedagang kecil jadi kena imbasnya, ini satu-satunya mata pencaharian kami,” imbuh Sumi. Keresahan itu pun turut dirasakan oleh pedagang ikan asap yang lain, mengingat tidak hanya Sumi saja, namun ada puluhan penjual ikan asap berjejer di kawasan tersebut. Sedangkan menurut Camat Bulak Budi Hermanto bila penutupan tersebut sangat efektif. Karena di Jembatan Suroboyo maupun Taman Suroboyo, itu menjadi tempat berkerumun orang-orang. “Untuk itu setiap hari Minggu kita akan melakukan penutupan
total dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelas Budi, Minggu (7/2). Nantinya, masih menurut Budi, bila penutupan jalan di kawasan Kenjeran ini akan rutin diberlakukan setiap hari Minggu mulai pukul 04.00 - 10.00. “Di Jalan Raya Darmo, Taman Bungkul, Tugu Pahlawan itu kan semuanya juga ditutup. Nah yang kita khawatirkan nanti larinya ke sini, ke jembatan serta Taman Suroboyo,” ujarnya. Sebelumnya, dijelaskan Budi, bila pihaknya sudah menyosialisasi kepada penduduk yang bermukim di kawasan sekitar Kenjeran tentang penerapan social distancing . “Kita jelaskan bahwa ini sifatnya sementara untuk memutus mata rantai Covid-19, jadi warga mendukung sepenuhnya,” paparnya. Sedangkan untuk penutupan akses tersebut, lebih kurang 90
Sambungan dari halaman 3
personel petugas gabungan dikerahkan untuk ditempatkan di empat titik. “Titik yang dijaga petugas gabungan dari TNI, Polri, satpol PP, linmas yakni pintu masuk Jembatan Suroboyo, titik kedua pintu keluar Jembatan Suroboyo, titik ketiga pertigaan Kelurahan Kenjeran, dan titik keempat berada di Taman Suroboyo,” lanjut Budi. Sedangkan menurut Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Bulak Nyoto, bila penutupkan tersebut mulai pukul 04.00 hingga pukul 10.00. Dalam penutupan ini menurutnya tidak ada kendala. “Sebagai langkah antisipasi setelah pukul 10.00, nantinya sejumlah satgas Covid-19 tetap disiagakan guna menjaga taman dan Jembatan Suroboyo,” kata Nyoto. Lokasi tersebut menurut Nyoto harus ada petugas yang menjaga,
Kapolda dan Pangdam Apresiasi Babinsa dan Bhabinkamtibmas Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, dan Kapolda Jawa Timur Irjenpol Nico Afinta, terkesan setelah melihat penerapan KTS Desa Ngale yang sangat baik. Di KTS tersebut, sudah tersedia tempat karantina untuk pria dan wanita, serta lumbung pangan dan juga benih ikan. Selain itu, juga sudah terbentuk satu sistem yang baik terkait akses keluar masuk desa, dengan menggunakan sistem satu
pintu atau one gate system. Di mana, setiap ada pendatang dari luar daerah dilakukan pendataan, serta dilakukan pemeriksaan kesehatan. Sementara untuk mempermudah komunikasi antar warga maupun relawan yang ditugaskan di KTS, telah dibuat WhatsApp group. "Keberadaan KTS ini tentunya tidak terlepas dari peran babinsa dan bhabinkamtibmas yang getol
mengajak masyarakat khususnya warga Ngale, untuk bersama-sama, gotong royong melawan Covid-19 dengan membangun dan menata KTS di wilayah tersebut,” ujar Nico. Atas kinerjanya. Babinsa Sertu Agus Supriyanto dan Bhabinkamtibmas Aiptu Andik Ngesti Wibowo, mendapat apresiasi dari pangdam dan kapolda secara spontan. “Diharapkan, dengan kinerja babinsa dan bhabinkamtibmas
ini bisa menjadi contoh di wilayah lain, sehingga dapat membantu mengurangi angka kasus Covid-19 di Jawa Timur,” lanjut Nico. Karena keberadaan KTS bisa mampu menjadi solusi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, terutama dalam menjelang penerapan PPKM berskala mikro sebagaimana tercantum dalam Kemendagri Nomor 3 tahun 2021. (fdn/tyo)
Sambungan dari halaman 3
“Tambahan untuk tahap dua selain pelayan publik, lansia masuk di dalamnya,” ujar Feny, sapaan Febria Rachmanita, Minggu (7/2). Tambah Feny bahwa untuk kuota pelayan publik tidak ada batasan, sehingga semuanya bisa
tervaksin. “Data sementara kurang lebih 20 ribu. Nanti data dimasukkan ke data base kita (Pemkot Surabaya, red) sehingga nanti semua bisa tervaksin, paling lambat akhir Maret atau awal April sudah bisa digelar tahap III,” jelasnya.
Koramil Tandes Bagikan Masker di Pasar Darmo Permai yang kondusif dalam memutus penyebaran mata rantai Covid-19. Sedangkan personel yang terlibat yakni dari koramil, polsek, satpol PP kecamatan, staf kelurahan, dan linmas. “Masker dibagikan kepada masyarakat yang melintas di pa-
sebab kawasan tersebut titik vital yang sering dikunjungi baik warga lokal maupun dari luar Surabaya. Sehingga penutupan sementara kawasan Kenjeran dinilai efektif untuk meminimalisir pengunjung yang kerap datang setiap pagi pada akhir pekan. Sedangkan terkait keluhan pedagang, Nyoto mengaku ikut sedih dan berharap pandemi ini segera berlalu. “Ini sementara, karena setelah pukul 10.00 jalan akan kembali dibuka. Kami juga memikirkan roda perekonomian warga Kecamatan Bulak yang ikut terdampak, namun kita harus bekerja sama memutus mata rantai Covid-19,” tanggapnya. Tidak hanya itu, Nyoto turut berpesan agar warga terus memperhatikan prokes dengan menerapkan 3 M. “Warga harus sadar dan patuh akan bahayanya Covid-19, meski tidak terlihat namun covid itu ada dan nyata,” tegasnya. (mg3/tyo)
Sambungan dari halaman 3
20 Ribu Petugas Pelayan Publik Divaksin Rachmanita menjelaskan untuk pelayan publik ini terdiri dari TNI-Polri, OPD, DPRD, wartawan. Bahkan warga yang lansia juga terdaftar di tahap dua, dari pengajuan awal masuk kategori tahap ketiga.
sebut belum ditemukan, maka akan mengulang dari awal
sar Jalan Darmo Permai maupun kepada penjual dan pengunjung pasar. Ini sebagai upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan,” ujar Danramil Tandes Mayor Inf Suwadi. Masih menurut Suwadi, bila
Memang, dari awal, Pemkot Surabaya mengajukan sekitar 1,9 juta warga berusia 18 tahun-59 tahun. “Kita daftarkan semua. Kalau dua kali vaksin, berarti ada 3,8 juta vial vaksin Sinovac,” pungkas Feny. (fer/tyo)
Sambungan dari halaman 3
kegiatan yang dilakukan aparat tiga pilar ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran patuh protokol kesehatan. Disamping itu, perlu partisipasi seluruh lapisan masyarakat dengan disiplin menerapkan 5M (memakai masker, mencuci
tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas). “Dengan mematuhi protokol kesehatan diharapkan kasus penularan Covid-19 di wilayah Kota Surabaya bisa turun dan kembali normal,” lanjut Suwadi. (tyo/fer)
081259584829 MALANG RUMAH DIJUAL Dijual Tanah Di Daerah kota Batu. Bumiaji, cocok utk Villa, penuh Tanaman Buah, SHM, Luas 1040 m2. Harga 2,7M nego. Hub. 08135768-3303.
LOWONGAN Dicari DIGITAL MARKETING P/W max. 35 th desain gra¿s/ multimedia/ sederajat Jl.Raya Kalirungkut 52 Sby
SHOWROOM
PA R A N O R M A L
KEHIL ANGAN
KEHIL ANGAN Hilang STNK Spd Mtr Yamaha th’2008 Nopol L-5750-OQ An.Isman D/a.Kalimas Baru 1/3/19 Sby.
Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031-5490592/081229729706 (tdk terima SMS).
Hilang STNK Spd Motor Honda Th 2006 L3214FK A/N: Soegondo Soesanto D/A: Manyar Kertoadi 95.
Eyang SINDUJOYO; kebal bacok (langsung dites)Tumbal usaha,bisnis, penglaris, memisahkan PIL/WIL Pacar lari susah jodoh dll. sedia bulu perindu bdk cleopatra, gurah vagina,hidung, pijat refleksi totok saraf hub: Tambak Wedi Baru XVA/18A /T,085100644266
HILANG STNK HONDA KARISMA X 125 2005 SILVER HITAM W-4804-NAD AN.TEGUH ARIFIANTO. HILANG STNK HONDA BEAT 2015 HITAM W-6283-WZ AN.DANY ARIEF JOHARISYAH 082122974548.
P I J AT K E B U G A R A N RICO ATLETIS MASSAGE. Melayani Pria. Khusus dipanggil. Hub: 085230255020.
Kehilangan stnk R2 merk honda thn 2019 nopol W 2978 BU a.n Adithya maharani hadiyanto DA perum KIG no.12 Rt. 08 Rw. 03 Ds. Randu agung kec. Kebomas kab. Gresik
KEHILANGAN HILANG STNK SPD MTRK1H02N14L0 A/TNO, POL : S-5854-MXNO, KA :
M1K F1113 G K 51117 9 N O, S I N :KF11E- 1508433 AN, UBAIDI LLAH D/a: MOROGO RT/RW : 006/005DS, PUTATKUMPUL KEC, TURIKAB, LAMONGAN
HILANG STNK HONDA BEAT 2015 HITAM W-3031-NAN AN.NURIL HIDAYATI 0812 3595 9600.
dalam relokasi tersebut. “Kami akan memotong level tanah yang di atas agar excavator bisa turun lagi. Memang kondisi tanah sulit, sehingga kami juga menyiapkan jalan excavator untuk pindah ke lokasi lain,” tegas Adam. Disinggung belum ketemunya pusat pipa bocor itu, Adam menegaskan bahwa galian kurang dalam. “Indikasi kurang dalam. Doakan segera bisa ditemukan pipa bocornya,” pungkas Adam. Se m e n t a ra i t u Hu m a s PDAM Surya Sembada Diah Ayu Anggraeni menambahkan, sejak kejadian itu pihaknya langsung jemput bola dengan memberitahukan kepada masyarakat yang terdampak agar menghubunginya agar segera dikirim bantuan truk tangki air. “Sampai tanggal 6 Februari
sudah mengirimkan 250 tangki air ke lokasi terdampak,” jelas Neny, sapaan Diah Ayu Anggraeni. Tambahnya, bagi warga terdampak yang membutuhkan bantuan truk tangki air bisa menghubungi Call Center 0312926666 atau 0800-192-6666 (bebas pulsa). Selanjutnya akan dimasukkan dalam daftar antrean. “Kami mengoptimalkan 14 tangki yang ada,” pungkas Neny. Seperti diketahui, pasca jebolnya pipa PDAM tersebut beberapa kawasan di wilayah Surabaya Barat terkena imbasnya. Seperti Karangpilang, Balas Klumprik, Kebraon, Lidah Kulon, Bangkingan, Wiyung, Lakarsantri, Made, Alas Malang, Sawo, Bringin, Kendung, Sendang, Bulu, Langkir, Rejosari, Benowo, dan sekitarnya. (fer/tyo)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SENIN KLIWON, 8 FEBRUARI 2021 HALAMAN 5
FOTO: MEMORANDUM/RAS
FOTO: MEMORANDUM/AAN
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Nyai Eva ketika berada di kompleks pemakaman Asta Tinggi.
Nyai Eva Tunaikan Nazar Ziarah ke Makam Leluhur Sumenep
Bupati: P2KD Harus Netral dan Jurdil
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Bangkalan, Memorandum Pembacokan terhadap perangkat desa saat pembentukan panitia pemilihan kepala desa (P2KD) di Desa Banangkah, Kecamatan Burneh, ternyata tidak menghambat agenda serupa di desa-desa lain yang menggelar pemilihan kepala desa (pilkades). Proses pembentukan P2KD di 120 desa peserta pilkades serentak 2021 yang dijadwalkan, Rabu (5/5) malah tuntas lebih cepat. Termasuk kelanjutan pembentukan P2KD di Desa Banangkah yang sempat terganjal tragedi berdarah, terbentuk tepat pada deadline yang dipatok Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Selasa (2/2). Bupati R Abdul Latif Amin Imron, Ketua DPRD H Muhamad Fahad, Kapolres AKBP Didik Hariyano, Dandim 0829 Letkol Kav Ary Setyawan Widodo, dan anggora forkompimda lainnya, merasa prihatin dan menyesali sampai terjadi peristiwa itu. “ Saya berharap, kejadian serupa tak terulang kembali dalam proses tahapan pilkades serentak berikutnya,” kata Ra Latif sapaan akrab bupati, ketika memimpin rapat koordinasi rencana pengamanan tahapan pilkades serentak 2021, di pendopo agung, Jumat (5/2). Rapat koordinasi itu dihadiri semua institusi terkait pengamanan pilakdes serentak. Terdiri dari unsur forkopimda, pimpinan OPD terkait, serta forkopimcam yang membawahi desa pelaksana pilkades. Dalam sambutannya, Ra Latif mengingatkan seluruh komponen agar mampu bersinergi agar pilkades bergulir tertib, aman, lancar, dan sukses. “Jika timbul persoalan, saya harap bisa ditengahi melalui jalur musyawarah secara terpadu, kompak, adil, dan bijaksana,” sebutnya. Sedangkan bagi ketua P2KD yang sudah terbentuk, bupati menginstruksikan tahapan pilkades dilakukan transparan, netral, dan akuntabel, agar prinsip kejujuran dan keadilan (jurdil) dalam mimbar demoraksi rakyat bergulir dengan semestinya. Ra Latif mengingatkan, sebelum pilkades serentak dihelat pada 5 Mei 2021, masih ada sederet tahapan yang harus dituntaskan P2KD. “Jika semua tahapan ini bisa dilalui dengan baik, Insya Allah pelaksanaan pilkades serentak di 120 desa yang kita agendakan tahun ini berakhir dengan sukses,” tegas Ra Latif. Tahapan yang masih akan berjalan, di antaranya pengumuman pendaftaran bakal calon kepala desa (bacakades), penelitian kelengkapan syarat administrasi, klarifikasi keabsahan dan pelaksanaan seleksi tambahan, penetapan cakades, penyusunan daftar pemilih sementara, pengumuman daftar pemilih sementara-perbaikan daftar pemilih, penetapan daftar pemilih tetap, dan pelaksanaan kampanye. Sebelumnya, rapat pembentukan P2KD Desa Banangkah diwarnai aksi berdarah pada 1 Februari 2021. Mustofa (44), perangkat desa setempatjadi korban pembacokan MJ dan U, pendukung bacakades berinisial A. Peristiwa itu diduga dipicu miskomunikasi Ketua BPD H Ansori dengan A. Korban yang mencoba melerai justru disalahartikan pendukung bacakades A. (ras/epe)
FOTO: MEMORANDUM/URI
Minta Semua Pihak Fokus Kawal Keamanan Pilkades Serentak 2021
Para tersangka diamankan di Mapolres Sumenep.
Sekali Tepuk, Pelarian
DPO Curat dan Pesta Sabu
Berakhir
Sumenep, Memorandum Polres Sumenep mengungkap dua kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu dengan mengamankan 5 tersangka dari dua tempat berbeda. Tersangka pertama yang diringkus ternyata juga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus pencurian dengan pemberatan (curat). Penangkapan ini bermula ketika Unit Resmob Satreskrim Polres Sumenep mengamankan Taufiqurrahman (20), warga Dusun Lengkong Dajah, Desa Bragung, Kecamatan Guluk-guluk. Ia ditangkap di rumah warga Dusun Pao Jajar, Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan. Bersama tersangka yang sejak lama diburu aparat, diamankan dua rekannya yang hendak pesta sabu. Yakni Nijard El Jaya (20) dan Moh Rudi Prayoga (20), keduanya warga Dusun Pesisir, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan. “Ketiga tersangka ditangkap Unit Resmob Satreskrim pada Jumat (5/2) pukul 22.45 secara bersamaan di satu rumah,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP W Wi diarti S, Minggu ((7/2). 7/2). Widiarti Dari Da ri h asil as il p engg en gg gel e ed e ah ahan an n hasil penggeledahan
Rapat koordinasi pengamanan pikades serentak di 120 desa.
Pamekasan, Memorandum Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mendapat alokasi dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCT) sebesar Rp 64,5 miliar. Kabag Perekonomian Pemkab Pamekasan, Sri Puji Astutik mengungkapkan, perolehan DBHCT 2021 lebih besar dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp 56,2 miliar. Dana pemberian pemerintah pusat hasil cukai tembakau yang diberikan kepada pemerintah daerah tersebut telah ada peruntukannya. “DBHCT sebesar 50 persen untuk kesejahteraan masyarakat, meliputi 15 persen untuk peningkatan usaha, 35 persen untuk pemberian bantuan,” terangnya. Dia menambahkan, untuk 50 persen sisanya diperuntukkan untuk dua macam, yakni 25 persen untuk penegakan hukum dan 25 persen dialokasikan di bidang kesehatan. Namun, saat ini masih dalam tahap proses di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). “OPD yang menverifikasi data, dan plotting anggaran masih belum tuntas di masing-masing OPD,” pungkasnya. (*/sjk/epe)
FOTO: MEMORANDUM/IST
Tahun Ini, DBHCT Pamekasan Rp 64,5 M
kamar yang akan dijadikan tempat pesta sabu itu, polisi menemukan sabu seberat 0,35 gram dalam paket plastik, gunting, tiga korek api, seperangkat alat isap, dan handphone. Sedangkan dalam kasus kedua, giliran satreskoba yang mengamankan dua tersangka pada Minggu dini hari. Yakni Moh Ali Wasim (21), warga yang beralamat di Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, dan Ach Ali warga Desa Tlonto Raja, Kecamatan Pasean, kesemuanya dari Kabupaten Pamekasan. Keduanya disebut hendak bertransaksi sabu di wilayah Sumenep. Informasi ini langsung ditindak lanjuti satreskoba hingga muncul kabar keduanya berada di depan toko di Jala an Raya Manding, Jalan Desa De s P am mollokan n, Ke Keca camatPamolokan, Kecamat-
Sumenep, Memorandum Wakil Bupati (Wabup) Sumenep terpilih Nyai Hj Dewi Khalifah langsung menunaikan nazar usai menjalani masa idah. Ia beraktivitas sosial pertama kali dengan mengunjungi sejumlah makam leluhur. Wabup yang suaminya meninggal dunia sebulan sebelum pilkada itu memiliki nazar mengunjungi Kepulauan Talango untuk ziarah ke makam Sayyid Yusuf, makam keluarganya, dan makam raja-raja Sumenep di Asta Tinggi, jika terpilih. Nyai Eva ziarah ke makam keluarga besar Pondok Pesantren Aqidah Usymuni, Kepulauan Talango dan Asta Tinggi bersama ibundanya, Nyai Hj Aqidah Usymuni, kedua putranya, dan diiringi puluhan kader Muslimat NU Sumenep. “Ziarah ke makam wali dan raja-raja Sumenep sangat penting. Harapan saya bisa mendapat berkah sekaligus refleksi semangat juang pemimpin terdahulu. Apalagi ini nazar saya saat pilkada,” ujar Nyai Eva. Ketua PC Muslimat NU Sumenep tersebut berkomitmen untuk terus merawat kegiatan keagamaan seperti perkumpulan dan pengajian yang selama ini telah dibina di daratan dan kepulauan. Nyai Eva juga menjelaskan tentang program kerja 100 hari usai dilantik. Ia mengaku akan melakukan serap aspirasi dengan masyarakat kepulauan, sesuai janjinya untuk memperjuangkan kesejahteraan warga pulau. “Sebagai wakil bupati, setelah dilantik nanti saya akan selalu bersinergi dengan bupati bapak Achmad Fauzi. Saya juga berharap masyarakat memberikan motivasi dan doa terbaik. Kritik dan saran dari masyarakat sangat kami harapkan,” tandas Nyai Eva. Apalagi, tiga hari sebelum meninggal, suaminya almarhum KH A Syafraji menitipkan wasiat agar selalu melayani masyarakat dan terus berjuang. Terlebih pada masyarakat kepulauan.“Itu yang membuat saya ingat terhadap wasiatnya. Dan beliau itu setia membimbing dan selalu senyum menyemangati saya,” kenang Nyi Eva. (aan/epe)
FOTO: MEMORANDUM/SJK
Bupati R Abdul Latif Amin Imron
Ketiga tersangka ditangkap Unit Resmob Satreskrim pada Jumat (5/2) pukul 22.45 secara bersamaan di satu rumah. AKP Widiarti S Kasubbag Humas Polres Sumenep
an Kota. “Ketika digerebek, penggeledahan personel ditemukan satu paket sabu di dalam bungkus rokok,” beber AKP Jaiman. Dalam pemeriksaan, M Ali Wasim mengaku sabu itu miliknya yang dipesan seseorang. “Berat kotornya 1,11 gram. Selain itu, diamankan juga dua handphone milik kedua tersangka dan satu unit motor Honda Vario 150 bernomor polisi M 5009 PS warna hitam. Keduanya kini diamankan di Mapolres Sumenep untuk proses hukum selanjutnya,” tutu tu upn nya y . (uri/ep e e) tutupnya. (uri/epe)
Peserta raker khusus Baanar Pamekasan foto bersama setelah acara.
Raker Khusus, Baanar: Perangi Narkoba Bagian dari Jihad Pamekasan, Memorandum Badan Ansor Anti Narkoba (Baanar) Kabupaten Pamekasan sukses melangsungkan rapat kerja (raker) di pendopo budaya, Sabtu (6/2). Acara ini melibatkan seluruh pengurus kabupaten dan 13 pengurus kecamatan. Kepala Baanar Pamekasan Hairul Anam menegaskan, pihaknya bukan sedang membangun rumah dalam rumah. Dengan kata lain, tidak dalam rangka menghadirkan raker tandingan atas rakercab PC GP Ansor yang sudah terlaksana.“Saya bagian dari peserta rakercab. Salah satu hasil sidang plenonya memandatkan agar Baanar Kabupaten Pamekasan melangsungkan raker khusus,” tegasnya. Dalam raker khusus itu, program kerja (proker) pengurus harian cukup disosialisasikan. Sedangkan proker lima deputi diplenokan karena tidak dibahas dalam rakercab.“Dalam raker ini, kami sengaja mengundang lima pemateri dalam talkshow kenarkobaan. Ilmu dari mereka, nantinya jadi tambahan wawasan dalam merumuskan proker dalam sidang pleno,” tegas pemuda yang jadi wartawan NU Online PBNU sejak 2008 tersebut. Ia menegaskan akan meneruskan proker kepengurusan sebelumnya yang dipimpin Ra Hasan Al-Manduri. Termasuk mengakomodir aspirasi dari beragam latar belakang pengurus yang bisa jadi modal utama dalam memerangi narkoba. “Menjadi pengurus Baanar itu bagian dari jihad yang pasti berpahala. Jihad melawan narkoba yang menjadi ancaman nyata bagi kita, keluarga kita, tetangga kita, teman-teman kita, dan segenap elemen bangsa,” tekannya. Kepala Keamanan Lapas Kelas IIA Pamekasan Leksono Novan yang jadi pembicara, menyajikan paparan pembinaan khusus bagi pecandu narkoba.“Pembinaan lebih pada penyadaraan, sementara pembekalan skill keterampilan lebih pada agar mereka mendapatkan penghasilan usai berakhir masa tahanannya,” terang Leksono. Baginya, pecandu narkoba jangan sampai dikucilkan. Tapi, harus didampingi dan skill-nya diasah agar keluar dari jeratan barang haram tersebut. Di Pamekasan, sepanjang 2020 ada ratusan kasus narkoba yang terungkap. Bendahara Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kabupaten Pamekasan, Rida Wati mengungkapkan, berdasarkan data dari Satreskoba Polres Pamekasan, sebanyak 95 pengedar diungkap dan 80 pemakai yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. “Dari jumlah itu, ada sebanyak 180,61 gram sabu yang menjadi barang bukti, kemudian pil koplo sebanyak 586 butir dan ekstasi sebanyak 46 butir,” terangnya. Ironisnya, dari beberapa tersangka yang diamankan, ada yang masih di bawah umur. Karena itu, ia berharap pada 2021, penyalahgunaan narkoba di Pamekasan berkurang. “Kami berharap semua pihak bekerja sama memerangi narkoba ini. Karena tidak hanya soal hukum, tetapi narkoba ini mengganggu kesehatan,” pungkasnya. (sjk/epe)
HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
Kapolres Malang Kunjungi KTS di Tiga Kecamatan Malang, Memorandum Dalam sehari, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar meninjau langsung keberadaan Kampung Tangguh Semeru (KTS) dalam rangka penertiban PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) untuk mencegah penyebaran Covid-19, Sabtu (6/2). Ketiga wilayah yang dikunjungi adalah an PakiKTS di Kecamatan Ngajum, Kecamatan paten saji dan Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. ndri Kapolres Malang AKBP Hendri Umar SIK MH didampingi Kabag Ops asat Kompol Heggy Renang Kuswara, Kasat i, Binmas AKP Nunung Anggraeni, Kapolsek Kepanjen Kompol Yatmo,, Kapolsek Pakisaji AKP P. Triwik Wi-n narni, Kapolsek Ngajum AKP Ainun Djariyah, Danramil Pakisaji Kapten Inf Budi Sutrisno dan Panit Binmas Ipda Agus Soeryadi. Kunjungan dilakukan secara bergantian, dimulai dari KTS RT 02/ RW 01, Dusun Pabrian Sanan, Desa Ngasem, Kecamatan Ngajum. Dilanjutkan dengan meninjau lokasi dan ruang isolasi KTS di kebun wisata Nanas,
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar meninjau keberadaan KTS.
D Palaan, Kecamatan Ngajum. Desa Selanjutnya, Kapolres Malang bersama rombongan menuju KTS Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, disambut Muspika Pakisaji dengan tetap melakukan protokol kesehatan (prokes). Di Pakisaji ini, Kapolres Malang meninjau pula ruang safe house Sutojayan bersama Muspika Pakisaji dan Kades Sutojayan. Usai melakukan kunjungan di Paki-
saji, Kapolres Malang mendatangi KTS di Kecamatan Kepanjen didampingi Kapolsek Kepanjen dengan melihat kesiap-siagaan KTS di wilayah tersebut. Kasubbag Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko menyampaikan kunjungan ke KTS ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polres Malang. “Ini agar dapat menekan penyebaran Covid-19,” tuturnya. (*/ari/mik)
Polisi Diseminasikan Stop Pungli di Desa Sepuhgembol Probolinggo, Memorandum Meskipun masih dalam situasi pandemi, Bhabinkamtibmas Polsek Wonomerto sebagai garda terdepan tetap melaksanakan diseminasi informasi gerakan stop pungli di Desa Sepuhgembol, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Minggu (7/2) Sosialisasi gerakan menolak pungutan liar merupakan upaya pencegahan tindakan tidak terpuji. Sosialisasi dipimpin langsung Kanitbinmas Polsek Wonomerto Bripka Adin Triyantoro. Bripka Adin Triyantoro mengatakan, sosialisasi pencegahan tindakan pungli masih terus dilakukan pihak Polri yang bersinergi dengan berbagai pihak termasuk pemkab hingga pemerintahan desa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi saber pungli kepada aparatur desa dan masyarakat terkait imbauan pemberi dan penerima pungli samasama pelanggar hukum. ”Pungli tidak bisa berdiri sendiri namun ada dua belah pihak
Kanitbinmas Polsek Wonomerto Bripka Adin Triyantoro menyosialisasikan gerakan stop pungli pada pemerintah desa.
yang melakukan, dan keduanya antara pemberi dan penerima bisa dipidana," ujar Bripka Adin. Diseminasi informasi, kata Adin Triyantoro, bahwa kegiatan penyebaran informasi memiliki tujuan dengan sasaran kelompok target atau individu agar mereka memperoleh informasi, timbul kesadaran, menerima, mengubah perilaku sasaran.
Sosialisasi saber pungli dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman kepada aparatur desa agar menghindari serta mencegah praktek pungutan liar yang tidak sesuai dengan ketentuan dan aturan pelayanan publik di kantor pemerintahan. “Kami mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat, agar membantu upaya Satgas Saber
Pungli dalam mencegah terjadinya pungutan liar dan paling utama tidak terlibat dalam aksi yang melanggar aturan tersebut,” tegas Adin. Sementara Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari melalui KapolsekWonomerto AgusWahyono mengatakan, praktik pungutan liar terus menjadi perhatian semua aparat penegak hukum. Praktek pungli pada umumnya berkembang di pelayanan publik. Akibatnya tidak jarang menciptakan keresahan di masyarakat terutama mereka berpenghasilan menengah ke bawah. Disisi lain, sudah menjadi kewajiban anggota polsek untuk menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk menjaga wilayah bersih dari praktik pungli. “Kami melalui bhabinkamtibmas terus menggencarkan sosialisasi ke warga-warga di wilayah binaannya," tutur Kapolsek. (mhd/mik)
Kapolres Tindak Tegas Kafe dan Pengunjung Tak Terapkan Prokes Blitar, Memorandum Operasi yustisi gabungan berskala besar yang dilaksanakan bersama anggota TNI, Satgas Covid-19, dan Satpol PP Kota Blitar, Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan memimpin langsung di lapangan, Sabtu (6/2). Kegiatan operasi Yustisi ini dalam rangka tindaklanjut Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Pergub Jatim No. 53 Tahun 2020, dan Perwali Kota Blitar No. 47 Tahun 2020 Polres Blitar Kota. es Sebelum memulai kegiatan, Kapolres Blitar Kota memberikan arahan kepada seluruh personel yang hendak bertugas. Apel dilaksanakan di Taman n Pecut yang berlokasi di depan Alun-Alun Kota Blitar. AKBP Yudhi mengatakan, kegiatan operasi yustisi tersebut merupakan upaya antisipasi penyebaran Covid-19. Mengingat setiap akhir pekan Kota Blitar selalu menjadi pusat kegiatan atau keramaian masyarakat yang hendak menghabiskan waktu malam minggunya. “Maka dari itu sasaran kami malam ini adalah tempat-tempat yang berpotensi menjadi pusat keramaian. Seperti kafe ataupun warung kopi yang sering dijadikan berkumpul para anak muda di malam Minggu,” kata
Petugas gabungan mendatangi sebuah kafe dalam kegiatan operasi yustisi.
K Kapolres Yudhi. Pada kesempatan itu, Kapolres Yudhi memberikan sanksi tegas terhadap pengunjung maupun pemilik tempat-tempat yang tidak menerapkan protokol kesehatan maupun aturan PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) jilid II yang saat ini diberlakukan Pemkot Blitar. “Dari hasil operasi, kami masih melihat banyaknya pelanggar protokol kesehatan, sejumlah 6 orang mendapatkan sanksi tipiring, teguran tertulis 13 orang, teguran lisan 47 pelanggar, dan sanksi sosial 1 orang. Kami
harap mereka bisa mendapatkan efek jera dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” imbuh Yudhi. Tidak menutup kemungkinan juga akan dilakukan pencabutan izin atau penutupan sementara jika kafe atau warung kopi tersebut tak sedia menerapkan aturan protokol kesehatan. “Selain itu, juga kami berikan pemahaman kepada para pengunjung serta sanksi terhadap mereka yang kami dapati tidak menerapkan prokes Covid-19,” pungkasnya. (pra/mik)
SENIN KLIWON, 8 FEBRUARI 2021 HALAMAN 6-7
72 Pengunjung Warkop Jalani Rapid Test Antigen di Tempat Gresik, Memorandum Je l a n g b e r a k h i r n y a masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) 8 Februari 2021 ini, operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan Covid-19 di Kota Pudak semakin digalakkan. Seperti yang dilakukan jajaran Polsek, Koramil, Tantrib dan UPT Puskesmas Menganti, Sabtu (6/2) malam. Hasilnya, 72 pelanggar prokes maupun pelanggar jam malam PPKM terjaring razia. Mereka kemudian menjalani rapid tes antigen di tempat. Dalam operasi tersebut, petugas gabungan menyasar ke kafe dan warung kopi (warkop). Petugas memberikan atensi bagi pelanggar prokes dan melanggar pemberlakuan jam malam PPKM. Beruntung, tidak ada pelanggar yang dinyatakan reaktif. “Dengan cara hunting kami melakukan patroli gabungan dan pemeriksaan pendisiplinan protokol kesehatan secara lebih ketat dan rapid tes di tempat bagi pelanggar,” tutur Kapolres
Puluhan pelanggar PPKM menjalani rapid test antigen di tempat.
Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Menganti, AKP Tatak Sutrisno. Forkopimcam Menganti
berharap, dengan peningkatan operasi yustisi protokol kesehatan di masa PPKM ini, semakin tinggi pula tingkat ke-
sadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Sehingga upaya pencegahan penyebaran virus covid-19 semakin optimal.
Apalagi, jumlah pertambahan covid-19 setiap harinya masih terus terjadi. Di Gresik sendiri per Sabtu (6/2) jumlah
total terkonfirmasi positif mencapai 4.886 kasus. Pertambahan setiap harinya pun selalu di atas 10 kasus baru. (and/har/mik)
Bupati R Abdul Latif Amin Imron dan forkopimda membagikan masker kepada masyarakat di basis keramaian.
dan Ketua Pengadilan Negeri Maskur Hidayat, menyisir basis keramaian publik di seantero Kota Bangkalan. “Seperti Kamis hingga Sabtu (6/2) pagi, Bapak Bupati dan seluruh anggota Forkopimda, menyisir sepanjang jalan Panglima
Sudirman, Taman Paseban di Jalan A Yani dan Pasar Ki Lemah Duwur di Jalan Halim Perdama Kusuma,” kata Jubir Tim Satgas Penanganan Covid 19 Pemkab, Agus Sugiyanto Zein, Msi, Minggu (7/1). Tiga kawasan itu menurut
Agus, dalam kesehariannya memang menjadi basis keramaian publik paling padat. Terutama pada kisaran pukul 06.00 s/d 11.00. Jalan protokol di jantung kota itu kompleks pertokoan dan pasar tradisional. Di Jalan Panglima Sudirman misalnya, dikenal sebagai kopleks toko perhiasan emas. Juga bercokol pasar tumpah Kasorjan. ”Tak terkecuali Pasar Kasorjan juga jati target operasi,” tandas Agus Zein. Dalam aksi lapangan, sesekali Bupati dan anggota Forkopimda titip pesan agar warga tidak menampik vaksin sinovac. Sebab selain aman, vaksin ini itu merupakan penanggkal untuk menyudahi pandemi Covid-19. ”Targetnya, Bapak Bupati ingin memotivasi warga untuk ikut berjibaku mempercepat putusnya mata rantai penyebaran covid,” pungkasnya. (ras/mik)
Sumenep, Memorandum Setelah me-lauching gerai masker gratis, Polres Sumenep kembali berinovasi dengan melakukan pengadaan mobil gerai masker gratis guna meningkatkan kedisiplinan masyarakat untuk menekan penyebaran Covid-19. Mobil gerai masker gratis akan berkeliling ketempat-temmupat keramaian dan, kerumunan sambil menyosialisa-sikan penerapan protokoll kesehatan (prokes) seka-ligus masyarakat tidak memakai masker bisa mendapatkan masker gratis. mo Setiap hari nanti mobil gerai masker menyediakan masker sebanyak mungkin. Tidak hanya mendatangi tempat keramaian aktifitas kerumunan gerai itu akan menjangkau pesisir kota hingga ke daerah-daerah pelosok pedesaan. “Kami rasa ini akan efektif karena mobil gerai masker gratis mendatangi bukan tempat keramaian kepelosok-polosok nantinya,” ujar Kapolres Sumenep
Warga sedang mengambil masker di mobil gerai masker yang berkeliling.
A AKBP Darman, Minggu ( (7/2). Diharapkan inovasinya mampu mempermudah masyarakat dalam menerapkan prokes sehingga nanti masyarakat terbiasa menggunakan masker karena penting menyelamatkan jiwa orang lain dan menekan penularan. AKBP Darman beserta jajarannya, akan terus melakukan inovasi dalam untuk memberikan imbauan dan edukasi kepada
Bupati Anna Mu’awanah memukul gong disaksikan Kapolres Bojonegoro AKBP Pandia dan jajaran forkopimda.
Forkopimda Launching KTS Serentak di 28 Kecamatan Bojonegoro, Memorandum Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah bersama Forkopimda Bojonegoro bersama-sama me-launching Kampung Tangguh Semeru (KTS) di Desa Mulyoagung, Kecamatan Kota Bojonegoro, Minggu (7/2). Pemukulan gong tanda launching KTS oleh bupati itu disaksikan Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia, Dandim 0813/ Bojonegoro Letkol Inf Bambang Hariyanto, dan perwakilan kejaksaan negeri. Kegiatan serupa juga dilakukan serentak virtual di 27 kecamatan. Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, kegiatan launching KTS ini salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk menekan persebaran Covid-19. “Kampung tangguh adalah sebagai leading sektornya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sedangkan pihak Kepolisian dan TNI sebagai relawan kampung tangguh,“ ujar Kapolres Pandia, kemarin. Menurut Kapolres, fungsi dari kampung tangguh adalah untuk membentuk ketahanan kesehatan, ketahanan pangan, pendidikan dan sumber informasi serta ketahanan keamanan nasional. “Perlu kepedulian dari semua pihak untuk selalu memberikan sosialisasi kepada masyarkaat untuk penanggulangan Covid -19 untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yaitu 5 M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, meng-
h hindari kerumunan, dan membatasi mobilitas), “ terangnya. Dandim 0813/Bojonegoro Letkol Inf Bambang Hariyanto menambahkan, launching kampung tangguh ini adalah sebagai upaya bersama dalam pencegahan penyebaran Virus Covid-19. “Ini juga sebagai program nasional dan kita TNI-Polri untuk memback up dalam segi keamanan. Bahwa kampung tangguh ini harus didukung sepenuhnya dari pihak masyarakat, relawan, perangkat desa , forkopimcam. Kita mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan dari pemkab dan juga bersinergi dengan dinas yang terkait,” tambahnya. Sementara Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menegaskan, bahwa pemerintah sudah berupaya dalam pencegahan penyebaran Virus Covid-19 yang sudah hampir 1 tahun ini dan bukti negara hadir dengan melaksanakan vaksin secara bertahap yang di awali para tenaga kesehatan. “Bahwa kampung tangguh ini bentuk ini untuk menekan pencegahan penyebaran virus corona di lini bawah, yaitu di desa dan tentunya ke bawah lagi ketingkat RT atau RW hingga level keluarga, “ bebernya. Menurut bupati, pandemi Covid -19 semua pihak tidak tahu kapan akan berhenti dan untuk itu mari bersama-sama untuk memaatuhi protokol kesehatan yaitu 5 M. (top/har/mik)
Mojokerto, Memorandum Satlantas Polres Mojokerto memberikan layanan SIM khusus penyandang disabilitas. Pelayanan pengurusan SIM D untuk para penyandang disabilitas ini menjadi salah satu upaya Polri menuju Presisi (prediktif responsibilitas transparan berkeadilan). Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, khusus penyandang disabilitas telah disiapkan fasilitas kursi roda untuk mempermudah pengurusan SIM D serta dibantu oleh petugas mulai dari pendaftaran sampai proses selesai. “Dalam kesempatan ini kami juga mengajak teman-teman (para penyandang disabilitas) untuk menjadi pelopor kesela-
matan berlalu lintas,” ucap Kapolres saat melakukan edukasi pelopor keselamatan berlalu-lintas, Sabtu (6/2). Meski demikian disaat situasi pandemi Covid 19 seperti ini, layanan SIM khusus penyandang disabilitas ini juga menerapkan protokol kesehatan. Sebelumnya para pemohon dicek menggunakan thermo gun kemudian mencuci tangan dengan sabun. Juga menggunakan masker dan tetap menjaga jarak sehingga dalam pembuatan SIM sesuai protokol kesehatan. “Langkah ini untuk mencegah terjadinya kerumunan dan juga untuk menghindari penyebaran Covid-19,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya,
pemberian layanan bagi penyandang disabilitas ini diharapkan bisa memberi energi positif sehingga mereka lebih percaya diri dan lebih bersemangat memberi nafkah ke keluarga masingmasing. Sementara itu Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Randy Asdar menambahkan, petugas akan memberikan pelayanan terbaik agar pemohon SIM D merasa nyaman. Selain nyaman, lokasi pelayanan juga sesuai SOP protokol kesehatan yang berlaku untuk menghindari penyebaran Covid-19. “Kami ingin memberikan layanan prima, kami buat pemohon SIM senyaman mungkin,” ujarnya. (war/mik)
Sidoarjo, Memorandum Guna menekan laju penyebaran Covid-19 yang sampai sekarang masih belum berakhir, Polresta Sidoarjo dan jajaran tidak hanya masif membagikan masker di tengah pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jilid II. Namun, polresta juga melakukan penyemprotan disinfektan di ensejumlah wilayah padat penduduk. Sabtu (6/2), penyemprotan menyasar kawasan perumahan, seperti di Magersari Permai dan perkampungan sekitarnya. Kemudian dilanjutkan penyemprotan disinfektan di Terminal Bus Bungurasih, Waru. Penyemprotan disinfektan dan pembagian masker ini dilakukan sebagai wujud kepedulian Polri pada masyarakat, serta upaya efektifitas program pemerintah dalam mencegah penyebaran Virus Corona. “Pandemi Covid-19 masih be-
Kapolres Dony mengedukasi pemohon SIM difabel akan keselamatan berlalu lintas.
Polisi menyemprotkan disinfektan di perumahan dan terminal.
lu lum berakhir, kami berupaya melindungi masyarakat agar terhindar dari Covid-19. Yakni dengan kembali memasifkan penyemprotan disinfektan dan pembagian masker di berbagai wilayah Sidoarjo,” ujar Wakasat Sabhara Polresta Sidoarjo AKP Sa’adun di sela memimpin penyemprotan disinfektan dan pembagian masker.
Personel Polresta Sidoarjo menggunakan mobil AWC dan mobil penerangan dalmas melakukan penyemprotan disinfektan, sosialisasi PPKM dan disiplin protokol kesehatan 5M. Masyarakat diimbau senantiasa memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi
mobilisasi dan interaksi masyarakat. Upaya ini juga sebagai instruksi dari Kapolresta Sidoarjo, sebagai wujud kepedulian Polri terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat di tengah masa pandemi Covid-19. Serta upaya preventif Polri agar wabah virus ini tidak semakin menyebar. (jok/mik)
masyarakat untuk selalu disiplin terhadap prokes. Salah satu warga Kolor Kecamatan Kota Sumenep, Junaidi Efendi mengaku, adanya gerai masker serta mobil gerai masker sangat membantu masyarakat terutama bagi mereka lupa tidak membawa masker saat melakukan aktifitas di luar rumah. Menurutnya, mobil gerai masker merupakan ide sangat kreatif karena selain masyarakat dihimbau patuh Prokes Polres
juga menyediakan masker gratis. Terlebih gerai masker ditempat di wilayah-wilayah keramaian seperti di terminal pasar dan taman bunga. “Adanya gerai mobil masker dan, gerai masker masyarakat tidak hanya diminta patuh tapi juga diberikan solusi,” katanya. Sementara pengunjung pasar tradisional Anom Sumenep Moh Sandi menilai gerai masker yang didirikan Polres Sumenep sangat membantu pengunjung maupun pedagang pasar karena selain mendapat edukasi juga mendapatkan masker. Artinya lanjut dia, ide itu memberikan solusi kepada pengungjung dan pedagang karena selama didalam pasar banyak masyarakat abai terhadap prokes. “Sangat-sangat membantu sekali mas karena kebanyak pedagang maupun pengunjung abai prokes,” sambungnya. Dia berharap gerai masker dapat berkelanjutan sampai dengan masa Pandemi Covid-19 ini berakhir untuk membantu slaah satu kebutuhan masyarakat yakni masker. (uri/epe/mik)
Polres Kediri Gencar Operasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan
Polres Mojokerto Berikan Layanan SIM Khusus Difabel
Forkopimda Bangkalan Edukasi Prokes Sambil Bagikan Masker Cegah Covid-19, Polisi Semprotkan Disinfektan ke Perumahan dan Terminal
Bangkalan, Memorandum Anggota Forkopimda Pemkab Bangkalan sebagai pilar terdepan penegakan disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes) kian agresif untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang kian meresahkan masyarakat. Mereka turun langsung ke lapangan untuk mengimbau masyarakat agar disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) sambil bagi-bagi masker gratis di lokasi basis keramaian publik yang kerap menimbulkan kerumunan orang. Dalam beberapa hari terakhir ini , Bupati R Abdul Latif Amin Imron memimpin langsung ke lapangan dengan ditemani anggota forkompimda. Antara lain Wabub Mohni, Dandim 0829, Kapolres Didik Hariyanto, Dan Lanal Lantamal V Letkol Laut (P) Dodi Hermanto, Kajari Imanuel Achmad,
Mobil Gerai Masker Gratis Inovasi Polres Terima Apresiasi
AKBP Lukman Cahyono memasangkan masker ke salah satu pedagang pasar.
Kediri, Memorandum Po l re s Ke d i r i g e n c a r melakukan operasi yustisi dalam rangka pendisiplinan dan sosialisasi protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat. Di sela operasi, juga dibagi-bagikan masker gratis, Minggu (7/2). Operasi ini melibatkan anggota TNI dan Satpol PP Pemkab Kediri. Dalam kegiatan yustisi, bila kedapatan masyarakat tidak memakai masker bakal dijaring, kemudian diberikan sanksi dari petugas. Hal itu dilakukan agar masyarakat mendapatkan efek jera dan tidak mengulangi lagi. Selain memberikan tindakan pendisiplinan, petugas gabungan juga memberikan masker kepada masyarakat.
Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono mengatakan, kegiatan operasi yustisi ini akan terus dilaksanakan selama pandemi Covid-19. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir terjadinya penyebaran virus Covid-19. “Operasi yustisi ini rutin kami lakukan. Tujuan kami untuk mencegah penyebaran virus Covid-19,” tutur Kapolres Lukman, kemarin. AKBP Lukman lebih lanjut mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. “Masyarakat jangan sampai bosan untuk mematuhi protokol kesehatan. Mari kita bersamasama mencegah penyebaran virus Covid-19,” imbau Kapolres Lukman. (mis/mad/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SENIN KLIWON, 8 FEBRUARI 2021 HALAMAN 8
Adi menjelaskan, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Nursamsu (49), tetangga korban. Saat itu seperti biasa, Samsu panggilan akrabnya berkunjung ke rumah korban. Di rumah tersebut, korban tinggal bersama suami, anak, m e n a n t u , d a n s e o ra n g c u c u . Namun setiba di rumah itu, Samsu tidak mendapati satu orang pun
Petugas gabungan memeriksa lokasi kejadian gantung diri.
sudah meninggal dunia. Mereka kemudian melaporkan kepada Eko
FOTO: MEMORANDUM/ACK
Danrem dan Forkopimda Gerak Cepat
Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho memeriksa fasilitas posko penanganan Covid-19.
mengedepankan sikap yang humanis,” kata kata Waris Ari Nugroho. Mengakhiri kegiatan patroli, rombongan melihat kondisi dan kesiapan dari Kampung Tangguh Semeru di Desa Ngale, Kecamatan
Pilangkenceng. Danrem bersama rombongan kemudian memeriksa kesiapan petugas dan berbagai fasilitas yang telah disiapkan guna penanganan Covid-19. (*/ack/alv/lis)
Koramil 0821/ 11 Yosowilangun,” pungkas Adi. (ani/lis)
Polres dan Kodim Kabupaten Malang Bagikan Masker
Penanganan Covid-19 di Kabupaten Madiun
Madiun, Memorandum Guna mempercepat penanganan Covid-19, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho terus berjibaku melakukan berbagai upaya. Pihaknya dan Forkopimda Kabupaten Madiun patroli bersama untuk memantau penerapan protokol kesehatan dan mengimbau masyarakat agar menahan diri untuk tetap di rumah sementara waktu, Sabtu (6/2). Mengingat saat ini kondisi Kabupaten Madiun yang termasuk zona merah dalam penyebaran Covid-19. Dalam patroli itu, danrem dan rombongan juga menyempatkan diri meninjau Posko Terpadu Covid-19, yang salah satunya berada di dekat Pintu Gerbang Tol Dumpil. Di sana, danrem sempat menanyakan kepada petugas yang berjaga tentang bagaimana penanganannya terhadap pendatang yang datang dari luar kota. Mereka diwajibkan untuk rapid test. “Agar dalam pelaksanaannya tetap
Nurhadi selaku Kades Darungan dan diteruskan kepada Polsek dan
Malang, Memorandum Menekan penyebaran Covid-19, jajaran TNI dan Polri bergerak bersama melakukan penegakan protokol kesehatan (prokes) dalam rangka pelaksanaan PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat). Bersamaan dilakukan pembagian masker kepada masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Donomulyo dan Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Kegiatan ini dipimpin Dandim 0818 Malang-Batu Letkol Inf Yusub Dody Sandra dan Kapolres Malang AKBP Hendri Umar yang disambut baik masyarakat di dua kecamatan tersebut. Dandim dan Kapolres Malang ini menemui masyarakat dan memberikan sosialisasi mengenai pentingnya mematuhi prokes dalam mencegah penyebaran Covid-19. Selanjutnya dibagikan
masker pada pengunjung maupun penjual di area Pasar Donomulyo. Juga, melakukan kegiatan serupa di Pasar Legi, Desa Sumbermanjing Ku l o n , Ke c a m a t a n Pa g a k , Kabupaten Malang. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan tambahan
pengetahuan masyarakat mengenai protokol kesehatan sehingga meningkatkan kepatuhannya. “Ini agar dapat mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Malang,” harap Kasubbag Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko. (*/ari/lis)
M/ARI
Belum diketahui pasti motif ibu rumah tangga itu nekat mengakhiri hidupnya. Namun, dugaan kuat korban depresi karena kerap dimarahi oleh menantunya. “Ma s i h k a m i d a l a m i . Na m u n ada informasi jika setiap hari korban ser ing cekcok dengan m e n a n t u ,” k a t a Ka n i t re s k r i m Polsek Yosowilangun Bripka M Adi Susilo.
di dalam. Samsu kemudian berinisiatif untuk ke kandang kambing di belakang rumah. Saat membuka pintu yang terbuat dari anyaman bambu, Samsu dikagetkan dengan korban yang sudah tergantung. “Saat itu, kondisi korban duduk condong ke belakang di atas kursi kecil. Dan terdapat tali tampar yang mengikat di leher yang bersangkutan,” lanjut Adi. Mendapati hal tersebut, Samsu lantas meminta tolong ke warga lain. Setelah berkumpul, mereka kemudian menurunkan korban dan melepas tali tampar dari lehernya. “Setelah diper iksa, korban
FOTO: MEMORANDU
Lumajang, Memorandum Warga Dusun Krajan, Desa Darungan, Kecamatan Yasowilangun, Lumajang mendadak geger atas kematian Dini dengan cara gantung diri, Sabtu (7/2). Wanita 69 tahun itu tewas di kandang kambing miliknya dengan seutas tali tampar yang menjerat di lehernya.
FOTO: MEMORANDUM/ANI
Polisi Dalami Motif Gantung Diri Warga Darungan
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar membagikan masker kepada warga.
Operasi Yustisi, Ribuan Orang Ditegur bahkan sanksi administratif. Selain itu, memberikan imbauan dan edukasi terkait PPKM kepada masyarakat, pedagang kaki lima, untuk melakukan kegiatan sistem take a way. Tidak diperbolehkan makan di tempat di atas pukul 20.00 serta pembatasan jam malam bagi pertokoan.
“Kami melakukan penindakan dan memberikan himbauan kepada warga masyarakat yang tidak menggunakan masker serta penerapan protokol kesehatan,” lanjutnya. Pada kesempatan itu, secara serentak dilaksanakan di wilayah Polsek jajaran juga dilakukan kegiatan serupa. Selama ini telah
melakukan 2.843 kegiatan meliputi imbauan, sambang, patroli, door to door, dan operasi. Hasilnya, 4.212 orang diberikan teguran lisan, 52 orang diberi teguran tertulis, dan 336 orang diberi tindakan kerja sosial (menyapu atau membersihkan tempat umum). Bersamaan, dilakukan pula
sampling swab antigen kepada 129 orang hasilnya negatif dan 1 orang pengunjung di sepanjang kafe positif. (edr/lis) sawah Jalan Ikan Tombro, PENGUMUMAN Kecamatan PUTUSAN PAILIT dan UNDANGAN RAPAT KREDITUR PERTAMA Lowokwaru, PT INDOSARITAMA MITRAKENCANA (Dalam Pailit) Kota Malang. Berdasarkan ketentuan Pasal 15 ayat (4), Pasal 86 ayat (3) dan Pasal 114 Dari 130 orang Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, dengan ini diumumkan Putusan Pengadilan Niaga pada yang di-swab, Pengadilan Negeri Surabaya No. 94/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Sby. tanggal 1 Februari 2021, yang amar putusan sebagai berikut: MENGADILI: 1. Menyatakan Debitor / PT INDOSARITAMA MITRAKENCANA berada dalam keadaan PAILIT dengan segala akibat hukumnya ; 2. Menunjuk Masrul, S.H., M.H., Hakim Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya sebagai Hakim Pengawas ; 3. Menunjuk dan Mengangkat Sdr. Hertri Widayanti, S.H., M.H., selaku Kurator dan Pengurus yang terdaftar di Departemen Hukum dan HAM Republik Indonesia pada Direktorat Jendral Administrasi Hukum Umum, Berdasarkan Bukti Pendaftaran Kurator dan Pengurus Nomor : AHU.AH.04.03-22 tanggal 28 Februari 2017, yang beralamat kantor di Perumahan Gunung Sari Indah Blok AB No. 1 Surabaya sebagai Kurator ; 4. Menetapkan biaya kepailitan dan imbalan jasa bagi Kurator akan ditetapkan kemudian setelah kepailitan berakhir ; 5. Menghukum Debitor / PT INDOSARITAMA MITRAKENCANA membayar biaya perkara yang hingga sekarang ditetapkan sebesar Rp 3.118.000,- (Tiga Juta Seratus Delapan Belas Ribu Rupiah). Selanjutnya, berdasarkan Penetapan Hakim Pengawas No. 94/Pdt.Sus-PKPU/2020/ PN.Niaga.Sby tertanggal 5 Februari 2021 telah ditetapkan, antara lain : 1. Rapat Kreditur Pertama pada Hari Selasa, 23 Februari 2021, Pukul 09.00 WIB, bertempat di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya, Jl. Raya Arjuna No. 16 – 18 Surabaya ; 2. Batas Akhir Waktu untuk Pengajuan Pendaftaran Tagihan Para Kreditur dan Tagihan Pajak adalah pada Hari Selasa, 2 Maret 2021 pukul 17.00 WIB, bertempat di Kantor Kurator ; 3. 5DSDW 3HQFRFRNDQ 9HUL¿NDVL 7DJLKDQ 3DUD .UHGLWXU GDQ 7DJLKDQ 3DMDN akan diselenggarakan pada Hari Kamis, 18 Maret 2021, Pukul 09.00 WIB, bertempat di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya.
FOTO: MEMORANDUM/EDR
Malang, Memorandum Ribuan warga diberikan teguran lisan dalam operasi yustisi penegakan protokol kesehatan (prokes) Covid-19, Sabtu (6/2) malam. Kegiatan ini dilakukan secara mobile dan statis, sehingga dapat memberikan imbauan dan penekanan dalam penertiban prokes. Tim penertiban ini dipimpin langsung Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata dan Dandim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona. Patroli ini mulai dari Balai Kota Malang - Jalan Kahuripan - Jalan Semeru - Jalan Ijen - Jalan Bandung Jalan Bogor - Jalan Mayjen Panjaitan - Jalan Sukarno Hatta - Jalan Ikan Tombro - Jalan Sukarno Hatta - Jalan Mayjen Panjaitan - Jalan BS Riadi Jalan Kahuripan, dan berakhir di Balai Kota Malang. Operasi yustisi ini merupakan implementasi Inpres Nomor 6 tahun 2020, instruksi Mendagri Nomor 1 tahun 2021, Juga Keputusan Gubernur Jatim Nomor 188/7/KPTS/013/2021 serta SE Walikota Malang Nomor 1 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Kota Malang. “Ini dilakukan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19,” terang Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata. Sasaran kegiatan ini masyarakat yang melanggar protokol kesehatan khususnya yang tidak menggunakan masker. Kemudian diberikan teguran lisan, teguran tertulis, tindakan sosial,
Petugas melaksanakan operasi yustisi penertiban protokol kesehatan.
Sehubungan dengan adanya Putusan Pengadilan Niaga Surabaya dan Penetapan Hakim Pengawas tersebut, maka dengan ini kami selaku Kurator mengundang PT INDOSARITAMA MITRAKENCANA (Dalam Pailit), Para Kreditur dan Kantor Pajak yang berwenang serta pihak-pihak yang berkepentingan lainnya untuk menghadiri Rapat-Rapat sebagaimana tersebut di atas, serta dapat mengajukan tagihan (jika ada) kepada Kurator yang beralamat di Perumahan Gunung Sari Indah Blok AB Nomor 1, Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karang Pilang, Kota Surabaya, dengan memperhatikan ketentuan tentang batas waktu pengajuan tagihan sebagaimana telah ditetapkan di atas. Surabaya, 8 Februari 2021 KURATOR PT INDOSARITAMA MITRAKENCANA (Dalam Pailit) Ttd. HERTRI WIDAYANTI, S.H., M.H.
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Indra Anugrah Hardiantoko, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH Direktur Utama: MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Choirul Shodiq SH MH Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Pemimpin Perusahaan: Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Yoyok Khayatullah AMD SE Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SENIN KLIWON, 8 FEBRUARI 2021 HALAMAN 9
Nganjuk, Memorandum Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-40 SMAN 1 Nganjuk, digelar peresmian Joglo Brawijaya dan logo jurusan di sekolah yang berada di Jalan Kap Kasihin HS No 4, Cangkringan, Bogo, Kecamatan/ Kabupaten Nganjuk, Sabtu (6/2/). Peresmian dilakukan oleh Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho yang juga merupakan alumni dari sekolah kebanggaan masyarakat Kabupaten Nganjuk tersebut. Dalam sambutannya, Kolonel Inf Waris Ari Nugroho bersyukur dan berterima kasih diberikan kehormatan untuk dapat meresmikan Joglo Brawijaya dan Logo Jurusan dari SMAN 1 Nganjuk. “Saya sangat bersyukur dan kebanggaan yang sungguh luar biasa diberikan kepercayaan dan kesempatan untuk dapat meresmikannya,� katanya. “Meskipun tadi malam masih berada di Pacitan untuk melakukan tugas pemantauan Prokes Covid-19, saya upayakan harus pulang dan dapat hadir di sini pada pagi ini� imbuhnya. Mengenai keberadaan Joglo Brawijaya yang diresmikannya itu, orang nomor satu di jajaran Korem 081/DSJ itu berharap dapat dimanfaatkan oleh adik-adiknya di SMAN 1 Nganjuk. Tak ketinggalan, Waris juga menyampaikan ucapan selamat dan sukses, serta terima kasih kepada kepala sekolah dan semua guru yang telah mampu mewujudkan motto SMA 1 Nganjuk yaitu Bersatu, Bermutu, Nomor Satu. Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 1 Nganjuk Muhammad Asob mengatakan, jika keberadaan joglo tersebut nantinya dapat dijadikan tempat untuk pelajaran out door atau di luar ruangan. Dengan penuh optimistis ia berharap keberadaan Joglo Brawijaya yang baru saja diresmikan itu dapat mewujudkan SMAN 1 Nganjuk untuk selalu terdepan dan nomor satu. Tak ketinggalan, Sigit (58), salah satu guru SMAN I Nganjuk turut menceritakan pengalamannya saat masih baru mengajar mata pelajaran biologi sekitar 1985. Dia mengenal anak-anak didiknya, salah satunya yaitu Kolonel Inf Waris Ari Nugroho yang kini menjabat sebagai Danrem 081/DSJ. “Selain pintar, beliau juga anak yang sangat patuh, tertib, pergaulannya baik, dan termasuk salah satu siswa berpotensi,� kata Sigit saat peresmian Joglo Brawijaya. Ditambahkannya, jika danrem yang terkenal dengan kepeduliannya terhadap anggota itu juga merupakan sosok yang penuh semangat dalam belajar di sekolah. Sigit mengungkapkan, jika keakraban alumni SMAN 1 Nganjuk di angkatan Kolonel Inf Waris juga luar biasa. Hal itu terlihat seperti saat dirinya diundang acara reuni mereka di Bandung beberapa tahun lalu. “Kalau tidak salah, acara reuni di Bandung itu yang mengkoordinasikan juga Kolonel Inf Waris. Bahkan saat ia baru menjabat sebagai Danrem di Madiun, saya bersama rekan-rekan alumninya juga diundang ke Korem 081/DSJ,� terangnya. (*/ack/alv/lis)
Sesampainya di TKP, petugas telah menemukan seorang laki-laki memakai baju kotak dan celana coklat, membujur ke arah barat dengan kondisi kaki patah dan kepala terluka. “Untuk selanjutnya korban yang meninggal dibawa ke RS Bhayangkara Watukosek guna penanganan lebih lanjut,� tutur Kompol Kamran. (rdh/lis)
FOTO: MEMORANDUM/RDH
Danrem 081/DSJ Resmikan Joglo Brawijaya SMAN 1 Nganjuk
“Petugas dari Polsek Gempol mendapat info dari seorang warga Patuk, ada korban meninggal tertabrak KA. Petugas piket langsung mendatangi ke TKP,� kata Kapolsek Gempol Kompol Kamran. Awalnya, sekira jam 06.30, datang saksi Nasrullah (44) memberi informasi kepada petugas Polsek Gempol, bahwa telah melihat kecelakaan di perlintasan kereta api Patuk.
Petugas mengevakuasi korban untuk dibawa ke rumah sakit.
Sebulan Ungkap 19 Kasus
Polres Pasuruan Pamer 24 Tersangka Narkoba Pasuruan, Memorandum Up a y a m e m b e r a n t a s peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Pasuruan terus dilakukan. Ini dibuktikan, selama kurun waktu sebulan Satresnarkoba Po l re s Pa s u r u a n mengungkap 19 kasus dengan 24 tersangka. Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan
menjelaskan, dari 24 tersangka tersebut anggota satresnarkoba mengamankan barang bukti sabu 238,16 gram, ekstasi 5
butir, dan pil logo Y 2.000 butir, serta alat hisap dan timbangan elektrik. “Mereka ini rata-rata adalah mengedarkan
sekaligus pengguna. Jadi hampir semua yang saat ini kami tangani tidak ada murni pengguna. Rata-rata mereka ikut membantu pendistribusian, pendistribusian,� ungkapnya. “Saya berharap, seluruh lapisan masyarakat bersama kita
Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menunjukkan barang bukti dan para tersangka.
bisa komitmen untuk samasama kita lawan narkoba. Dan untuk saudara kita yang saat ini berada di depan saya semoga mendapatkan hidayah serta tidak mengulanginya lagi,� tambahnya. Ada juga beberapa tersangka yang sudah menjalani tahanan dengan kasus yang sama dan baru saja keluar dari lembaga pemasyatakatan. Namun kini kembali harus berurusan dengan pihak kepolisian. “Ada dua tersangka yang baru keluar dari lembaga pemasyatakatan selama dua minggu, dengan mendapatkan asimilasi atau potong masa tahanan. Namun, kembali lagi menjadi pengedar,� tuturnya. Tersangka yang bar u saja keluar dari Lembaga Pemasuarakat salah satunya bernama Kinarno Handi Arfan (27), warga Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. “Sebelumnya saya ditangkap terkait kasus sabu dan saya divonis 1 tahun 6 bulan,� kata Kinarno kepada awak media. (rul/lis)
Jalan Penuh Lubang, Warga Ngantru Tanami Pisang Tulungagung, Memorandum Jalan raya di Desa Pinggirsari, Kecamatan Ngantru, arah ke Blitar rusak dan banyak yang berlubang. Tak ingin terjadi kecelakaan lalu lintas di sana, warga menanam pohon pisang dan menandainya dengan ban bekas. Murdjas, salah satu warga membenarkan sering terjadi kecelakaan lalu lintas di sana. Terlebih ketika hujan turun yang menyebabkan lubang-lubang di bahu jalan tertutup air. “Memang di jalan raya khususnya Desa Pinggirsari ini ada puluhan lubang yang dalam dan lebar. Di saat hujan lubangnya tertutup genangan air. Sehingga
pengendara sepeda motor yang melintas sering mengalami kecelakaan dan luka-luka akibat terjatuh,� terangnya, Minggu (7/2). Menurut Murdjas, warga menanam pohon pisang dan ban bekas di tengah jalan bukan bermaksud menghalangi orang lewat, tapi untuk menandai yang rusak dan berlubang, agar tidak terjadi kecelakaan serta menimbulkan korban jiwa. Pihaknya berharap, jalan yang sudah lama rusak ini mendapat perhatian dari pemerintah agar segera dilakukan perbaikan. Senada disampaikan Sekretaris Desa Pinggirsari,
Masrur, yang berharap segera ada perbaikan di jalan rusak ini. “Karena jalannya sering dilewati kendaraan bermuatan berat, sehingga di musim hujan banyak sekali yang rusak. Kemudian kerap kecelakaan hingga korbanya ada yang meninggal dunia. Kami berharap, semoga segera ada perbaikan supaya tidak ada lagi kecelakaan yang fatal,� harapnya. (kin/mad/lis) FOTO: MEMORANDUM/KIN
Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho bersama Sigit, guru SMAN 1 Nganjuk.
Pasuruan, Memorandum Didik Sumardi (63), warga Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, tewas setelah tertabrak Kereta Api (KA) Penataran No 448 jurusan Malang-Surabaya, di lintasan KA Desa Patuk, Gempol, Minggu (7/2). Korban terseret KA hingga sejauh 15 meter.
FOTO: MEMORANDUM/RUL
FOTO: MEMORANDUM/ACK
Warga Kepulungan Tewas Disambar KA
Jalan rusak yang ditanami pohon pisang.
Gandeng Gatotkaca Bermasker, Polisi Ingatkan Disiplin Prokes “Ini salah satu upaya dari kami untuk menyosialisasikan kepada masyarakat agar tetap menaati aturan protokol kesehatan di masa pandemi. Terutama masyarakat yang tetap beraktivitas dan bekerja di pasar,� ujarnya. Termasuk menggandeng tokoh cerita wayang Gatotkaca. Ikon wayang tersebut digambarkan sebagai kesatria kuat dengan otot kawat balung wesi dan bisa terbang serta mengalahkan musuh-musuhnya. Namun di masa pandemi ini, Gatotkaca digambarkan menggunakan masker. Simbol ini merupakan ajakan kepada masyarakat untuk patuh menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan, walau merasa sehat dan tidak mengalami gejala sakit. “Memang simbol tersebut yang dipilih, untuk menggambarkan kepatuhan dalam menggunakan masker. Apalagi selama ini Gatotkaca disimbolkan sebagai tokoh yang sakti di cerita wayang,� ucapnya. Nenny mengungkapkan, selain getol menggelar sosialisasi semacam
ini, operasi yustisi penegakan protokol kesehatan di tingkat polres maupun polsek juga terus dilakukan secara
berkelanjutan. Sanksi bagi pelanggar juga disiapkan, untuk memberikan
efek jera agar tidak mengulangi lagi perbuatannya di kemudian hari. “Operasi yustisi bersama tim
gabungan, satpol PP, dan TNI tetap dilakukan sesuai dengan perintah pimpinan,� pungkasnya. (fir/mad/lis)
KPKNL SURABAYA
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk akan melakukan lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, melalui aplikasi e-Auction tanpa kehadiran peserta lelang dengan jenis penawaran lelang secara tertutup (closed bidding) yang dapat dilihat di Website DJKN : https://lelang.go.id atas barang jaminan (objek lelang) milik Debitur atas nama : 1. Disyahmain Sebidang tanah seluas 467 m2 berikut bangunan diatasnya terletak di Kel. Mulyorejo, Kec. Mulyorejo, Kota Surabaya, Jawa Timur. sesuai dengan SHM No. 2822/Mulyorejo atas nama Disyahmain. (Harga Limit Rp. 8.828.000.000,- ; uang jaminan lelang Rp. 2.000.000.000,-) Pelaksanaan Lelang : Hari/Tanggal Batas akhir penawaran Alamat Domain Tempat Lelang Penetapan Pemenang
: : : :
Senin / 15 Februari 2021 Pukul 10.00 Waktu Server (sesuai WIB) www.lelang.go.id Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Surabaya Jalan Indrapura No. 5 Surabaya : Setelah batas akhir penawaran
Peserta lelang diharap menyesuaikan diri dengan penggunaan waktu server yang tertera pada alamat domain di atas.
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Tulungagung, Memorandum Penerapan disiplin protokol kesehatan (prokes) di masa pandemi menjadi hal penting guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia. Pada awal 2021 ini Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung gencar mengingatkan penerapan prokes kepada masyarakat. Terutama mereka yang tetap beraktivitas di sektor-sektor ketahanan pangan dan perekonomian. Salah satunya yang berada di pasar-pasar rakyat. Setelah memeriksa kelengkapan peralatan prokes dan kedisplinan pedagang di Pasar Ngemplak, kemudian pada Jumat, Sabtu, dan Minggu (7/2) dilakukan hal sama di pasar lain. Mulai dari Pasar Rakyat Kecamatan Rejotangan hingga Pasar Desa Tanggul Welahan, Kecamatan Besuki. Paur Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko mengatakan, upaya ini dilakukan untuk memberikan teladan dan contoh kepada masyarakat agar tetap patuh menerapkan protokol kesehatan.
Tokoh pewayangan Gatotkaca bermasker dilibatkan dalam sosialisasi prokes.
Syarat-syarat lelang : 1. Calon peserta lelang dapat melihat objek lelang di lokasi sejak diumumkan. 2. Lelang dilaksanakan dengan penawaran melalui aplikasi lelang internet yang di akses pada alamat domain: https://lelang.go.id 3. Calon peserta lelang mendaftarkan diri pada aplikasi Lelang Internet alamat domain butir 2 diatas, kemudian mengaktifkan akun dan merekam (scan) KTP dan NPWP dan nomor rekening bank atas nama sendiri. 4. Peserta yang bertindak sebagai kuasa badan usaha diwajibkan mengunggah surat kuasa notarial, akta pendirian perusahaan GDQ SHUXEDKDQQ\D 13:3 SHUXVDKDDQ GDODP VDWX ÂżOH 5. Peserta Lelang diwajibkan menyetor uang jaminan sesuai dengan pengumuman lelang dan harus sudah efektif paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan Lelang. 6. Uang jaminan lelang disetorkan ke nomor Virtual Account (VA) peserta lelang, yang akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain di atas kepada akun peserta lelang. 7. Penawaran lelang dimulai dari nilai limit dan dapat diajukan berkali-kali sampai batas waktu sebagaimana tersebut diatas. 8. Peserta lelang yang ditunjuk sebagai pemenang wajib melunasi pembayaran harga pokok lelang ditambah bea lelang pembeli sebesar 2% paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah lelang, jika tidak maka pada hari kerja berikutnya pemenang dinyatakan wanprestasi, uang jaminan akan disetorkan seluruhnya ke Kas Negara. 9. Kondisi objek lelang adalah sebagaimana adanya (as is). 10. Pemenang Lelang dianggap sungguh-sungguh telah mengetahui apa yang telah ditawar/dibeli olehnya. Apabila terdapat kekurangan/kerusakan baik yang terlihat ataupun yang tidak terlihat, maka Pemenang Lelang tidak berhak untuk menolak atau menarik diri kembali setelah pembelian disahkan dan melepaskan segala hak untuk meminta kerugian atas sesuatu apapun juga. 11. lnformasi lebih lanjut tentang objek lelang, dapat menghubungi PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Regional Retail Collection & Recovery Region VIII / Jawa 3, Telp. (031) 5049096 atau KPKNL Surabaya Telp. (031) 3523516 Surabaya, 08 Februari 2021 PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Regional Retail Collection & Recovery Region VIII / Jawa 3
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
SENIN KLIWON, 8 FEBRUARI 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
4 Bulan Pacaran, Tabungan Gadis Trowulan Dikuras Mojokerto, Memorandum Baru empat bulan pacaran, tabungan Lia Roh Sukmawati (20), warga Dusun Unggahan, Desa/ Kecamatan Trowulan, dikuras sang kekasih. Korban dan keluarganya yang menderita kerugian puluhan juta rupiah melaporkan kasusnya ke Polsek Sooko.
Pengunjung Wisata Air Panas Cangar Dibatasi Maksimal 25 Persen
mis (4/2) sekitar pukul 17.00. Kami minta supaya kami dihubungkan ke keluarganya di Kediri supaya kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Tapi sampai malam dia tidak bisa menghubungi keluarganya,” beber Salim saat mendampingi Lia Roh Sukmawati melapor ke Polsek Sooko, Kamis (4/2). Lia berharap Doddy mengembalikan sejumlah uang yang dicuri, dan akan menghentikan jalur hukum. Jika tidak ada niat baik, maka korban terus menempuh jalur hukum. ”Ya uang itu dikembalikan. Kalau masih tidak bisa, ya kami serahkan ke polisi,” katanya. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Sooko Ipda Abdul Wahib,
membenarkan adanya pengaduan tersebut. Pihaknya tengah melakukan penyidikan dan pengembangan terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan tersebut. Di antaranya, berkoordinasi dengan pihak bank terkait. ”Pengaduan itu sedang kami proses, apakah ada unsur pidananya atau tidak,” ujarnya. Dihadapan polisi, Doddy mengaku uang tersebut ditransfer ke temannya yang berada di Hongkong. Kini, Doddy diamankan di Mapolsek Sooko guna keperluan proses hukum. Pelaku dijerat pasal berlapis dengan pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 372 tentang Penggelapan. Doddy terancam mendekam di penjara paling lama empat tahun. (no/day)
Jombang, Memorandum Pemkab Jombang bersama masyarakat kota santri mendirikan dapur umum untuk meringankan beban korban banjir di Desa Banjarsari, Brangkal dan Gondanglegi Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang ikut peduli, bergotong royong, bahu membahu membantu di dapur umum sejak pagi ini. “Se b a n y a k 2 . 2 0 0 n a s i bungkus telah disiapkan. Pemkab Jombang terus melakukan koordinasi dengan BBWS untuk mengatasi banjir kiriman ini, demikian juga untuk banjir di Bareng dan Wonosalam. Kita juga akan lakukan identifikasi menangani banjir di Bandar Kedungmulyo ini, kita berdoa semoga banjir segera surut”, kata Mundjidah Wahab bersama wakil bupati dan forkopimda memantau kesiapan dapur umum di Balai Desa Gondang Manis, Kecamatan Bandar Kedungmulyo.
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN
Pemkab dan Masyarakat Dirikan Dapur Umum Korban Banjir
Mojokerto, Memorandum Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur (Jatim) membuka kawasan wisata air panas Cangar, Kabupaten Mojokerto. Namun, pengunjung dibatasi hanya 25% dari kapasitas yang ada. Plt Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jatim, Hadi Sulistyo menjelaskan, pembatasan jumlah pengunjung ini berlaku hingga Senin (8/3). "Sebagaimana batas akhir masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang ditetapkan Pemerintah. Namun, jika PPKM diperpanjang, kami akan menyesuaikan. Yang pasti untuk sementara tetap dibatasi 25%,” kata Hadi Sulistyo. Ditegaskan Hadi Sulistyo, diminta setiap pengunjung Kawasan wisata air panas Cangar yakni UPT Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo harus mengenakan masker, kemudian menjaga jarak dengan pengunjung lain dan cuci tangan. "Upaya menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk menghindari penyebaran COVID-19," terang Hadi. Tahura Raden Soerjo merupakan kawasan konservasi seluas 27.868,30 hektare yang mencakup lima kabupaten/kota. Terdiri dari Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Kabupaten Jombang, Kabupaten Pasuruan dan Kota Batu. Taman ini juga mencakup empat gunung. Yakni Gunung Anjasmoro, Gunung Gede, Gunung Biru dan Gunung Limas. Suasana tampak asri karena di sekitar objek wisata dikelilingi dengan hutan yang hijau dan rimbun. Bahkan, sesekali pengunjung akan berjumpa dengan hewan penghuni hutan, yaitu para monyet. Kolamnya sendiri terbagi menjadi tiga kolam alami dan dua kolam renang. Air di kolam pemandian tampak begitu jernih, dengan dasar kolam berupa batuan yang terlihat jelas. Suhu air di pemandian Cangar ada empat level, yaitu 38 derajat, 40 derajat, 46 derajat, dan paling tinggi 48 derajat celcius. Kolam dengan suhu air paling rendah yakni 38 derajat celcius. Kolam ini berada di pemandian khusus wanita. Kemudian kolam dengan suhu air 40 derajat celcius berada di kolam umum sebelah barat, berdampingan dengan kolam bersuhu 46 derajat celcius di kolam umum sebelah timur. (war/day)
Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab meninjau kesiapan dapur umum di Kecamatan Bandar Kedungmulyo.
Pemkab Jombang juga sempat menerima sejumlah bantuan yang diberikan Cheil
Jedang Indonesia untuk warga terdampak banjir. Kegiatan dapur umum juga mendapat
didukung masyarakat yang saling membantu korban terdampak banjir di Desa Ban-
jarsari, Brangkal dan Gondanglegi. Liapan air dari Afvoer Besuk dan Brawijaya, mengakibatkan tanggul jebol di Desa Gondangmanis, Bandar Kedungmulyo. Akibatnya, luapan air menerjang puluhan hektar areal persawahan, permukiman, hingga menggenangi jalan nasional jurusan Surabaya - Madiun. Tanggul jebol di wilayah rolak 70. Kondisi Dam Gude juga tersumbat sampah. Karena sebelumnya, debit air dari hulu sungai Konto Kediri naik. Untuk menangani kejadian ini, Dinas PUPR Jombang menutup tanggul jebol di rolak 70, dengan harapan luapan berkurang khususnya di Afvoer Besuk dan Brawijaya. Kepala Dinas PUPR Jombang, Miftahul Ulum di lokasi banjir di desa Gondangmanis, Bandar kedungmulyo bersama dengan Sekdakab Jombang, Akh Jazuli menyampaikan, material dan alat berat sudah dipersiapkan sejak Kamis malam. (wan/day)
Mojokerto, Memorandum Polres Mojokerto mendirikan kios masker gratis di pasar tradisional. Upaya ini untuk memberikan pendidikan ke masyarakat pentingnya mencegah penyebaran Covid 19. Pengunjung pasar yang tidak mengenakan masker, atau memakai masker namun tidak memenuhi standar protokol kesehatan, bisa meminta di kios masker secara cuma-cuma. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, cara efektif untuk menghindari virus Covid 19 hanya dengan menggunakan masker. Terutama bagi mereka yang berada di tempat umum seperti pasar. Ia menegaskan adanya kios masker gratis, tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak menggunakan masker. "Pasar menjadi prioritas dalam pembagian masker gra-
tis, karena pasar merupakan tempat aktifitas paling padat, serta banyak dikunjungi orang dari beberapa tempat," terang Kapolres AKBP Dony Alexander,, Minggu (7/2). Lebih lanjut AKBP Dony Alexander menegaskan, selama pandemi ini, Polres Mojokerto bersama TNI dan Pemda Mojokerto membagikan masker gratis dengan cara berkeliling ke sejumlah tempat keramaian. Namun untuk mempermudah penyebaran pembagian masker maka didirikan kios masker gratis di pasar tradisional secara bertahap "Mengawali program tersebut, kami buat 10 kios masker gratis di pasar-pasar tradisional Kabupaten Mojokerto," kata kapolres. Memurut AKBP Dony Alexander, petugas penjaga kios masker gratis memberikan kele-
luasaan kepada warga untuk mendapatkan masker tersebut. Mereka bebas mengambil masker dari kios tersebut untuk mengganti masker mereka yang kurang aman. Seperti masker jenis scuba dan masker berbahan kain kaus. "Masyarakat bisa mengambil masker secara cuma-cuma supaya memakai masker baru untuk mengganti masker yang tidak sesuai standar," terangmya. AKBP Dony Alexander menambahkan, melihat antusias warga yang datang ke kios masker, membuktikan masyarakat mulai menyadari pentingnya protokol kesehatan. Memenuhi kebutuhan itu, pihaknya akan menambah jumlah kios masker gratis di Kabupaten Mojokerto. Setiap kios dibuka pukul 07.00-12.00 dan 16.00-18.00.
FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR
Polres Mojokerto Dirikan Kios Masker Gratis di Pasar Tradisional
FOTO: MEMORANDUM/IST
Pengunjung menikmati fasilitas kolam wisata air panas Cangar.
miliknya. Karena handphone milik Doddy tengah diservis, Rabu (3/2). Tanpa menaruh curiga, Lia meminjamkan handphone miliknya. Ternyata kepercayaan itu dimanfaatkan Doddy membobol saldo rekening tabungan korban melalui aplikasi mobile banking. Kepercaya korban pada Doddy malah dibalas dengan aksi kriminal. Saldo sebesar Rp 3 juta dari dua rekening dikuras Doddy tanpa sepen-
Sehingga total kejahatan pelaku mencapai Rp 38 juta. Pada kesempatan itu Salim menegaskan, Doddy dan Lia sama-sama bekerja di koperasi simpan pinjam di Kabupaten Gresik. Namun, beberapa waktu lalu Doddy dipecat, dan Lia memutuskan untuk resign. ”Saya curiga karena tidak biasanya adik saya WA seperti itu,” ujar Salim. Kejadian itu, membuat Salim menemui Doddy di indekosnya di Desa Brangkal, Kecamatan Sooko. Pelaku dibawa ke rumah keluarga Lia untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Karena menemui jalan buntu, pihak keluarga Lia membawa kasus tersebut ke Polsek Sooko. ”Kami mediasi hari Ka-
Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander meninjau kios masker gratis di Pasar Kedung Maling.
"Tiap kios kami stok masker 300 per hari, saat sore kami tambah 300 masker," katanya. Kios masker gratis bisa meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan. Sehingga penyebaran virus Corona di Kabupaten Mojokerto bisa ditekan.
"Kabupaten Mojokerto kini menjadi zona kuning. Melalui pola hidup masyarakat yang semakin disiplin protokol kesehatan maka akan cepat mencapai zona hijau. Sehingga Kabupaten Mojokerto bisa kembali sehat dan bebas dari Covid-19,"pungkasnya.(war/day)
Belajar Tangani Banjir, Komisi C ke Kabupaten Malang Jombang, Memorandum Komisi C DPRD Jombang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Malang, untuk belajar men-
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Doddy Micqatharius
Penuturan korban, dirinya terpaksa melaporkan Doddy Micqatharius, (23), warga Kelurahan Dandangan, Kecamatan Kota, Kota Kediri, ke Mapolsek Sooko, Kamis (4/2) malam. Lia menjelaskan, aksi pencurian dilakukan Doddy saat meminjam handphone
getahuan Lia. ”Yang BCA tinggal Rp 50 ribu, kalau yang BRI tinggal Rp 500,” ujar Lia. Doddy juga berkirim pesan singkat menggunakan handphone korban ke keluarga Lia. Seakan-akan menjadi Lia, Doddy mengirim pesan whatsApp (WA) pada kakak Lia meminta bantuan dana lantaran sedang diterpa masalah. Aksi itu berhasil memperdaya kelurga Lia. Diantaranya Rozak, kakak kandung Lia tertipu Rp 25 juta. Aksi tersebut tidak berhenti disitu, hingga pelaku juga mengirim pesan yang sama pada Salim, kakak Lia lainnya. Salim menerima pesan dari Doddy yang berpura-pura menjadi Lia dengan berhutang Rp 10 juta untuk menutup keuangan kantor.
Anggota Komisi C DPRD Jombang berfoto di depan gedung DPRD Kabupaten Malang.
gantisipasi ancaman banjir. K a re n a s e t i a p t a h u n n y a di beberapa wilayah Jombang masih terjadi bencana banjir. Dian Ayunita Prasstumi anggota Komisi C DPRD Jombang mengatakan, kedatangan ke
Malang untuk belajar naturalisasi dan normalisasi sungai. "Kegiatan Ini untuk mengatasi ancaman banjir," kata Dian Ayunita Prasstumi. Ia mengungkapkan, terjadinya banjir karena ada pendangkalan atau penyempitan
sungai. Karena itu harus cepat ditanggapi pemerintah. "Melakukan pengawasan rutin ke sungai-sungai," ungkapnya. Komisi membidangi pembangunan ini juga mendorong Pemkab Jombang berkoordinasi dengan BBWS (Balai Besar
Wilayah Sungai), menangani tanggul-tanggul yang kritis, agar segera mendapat penanganan. "Banyak tanggul-tanggul kritis dan harus segera mendapat penanganan secepatnya," tegasnya. Sementara itu, Miftahul Huda Wakil Ketua Komisi C menambahkan, wilayah Jombang membutuhkan serapan air, agar air hujan atau luapan air sungai bisa tertampung maksimal. Karena itu membutuhkan kajian untuk membuat embung-embung. "Embung ini sangat bermanfaat, saat hujan bisa meminimalisir terjadinya banjir dan saat musim kemarau bisa menjadi tempat cadangan air agar tidak kekeringan," katanya. Anggota DPRD Jombang ini berharap, ada pembangunan embung di daerah Wonosalam sebagai tempat penyerapan air hujan. (wan/day)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
DEWI RENGGANIS
SENIN KLIWON, 8 FEBRUARI 2021 HALAMAN 11
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
TNI-Polri dan Unej Pelopor Aksi Restorasi Ekosistem di Kawasan TNMB
Gawe Jember Sae
Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin menanan bibit durian dalam aksi restorasi ekosistem di kawasan TNMB.
Rektor Unej Iwan Taruna menanam bibit durian dalam aksi restorasi ekosistem di kawasan TNMB.
dengan menanam pohon yang bermanfaat menjaga ekosistem sebagai penyerap air hujan. “Mari kita saling menjaga dengan menanami pohon agar hutan sebagai penopang utama air hujan berfungsi sebagaimana mestinya, kalau kita tidak bisa menjaga hutan bencana banjir dan tanah longsor akan terus terjadi,” beber alumni Akmil 2001 itu. Diharapkan dengan adanya kegiatan penanaman pohon ini, imbuh La Ode, dapat memotivasi masyarakat untuk sadar akan kelestarian hutan demi keberlangsungan hidup yang baik antara manusia dengan alam. Sementara Iwan Taruna menambahkan, Unej telah lama menjalin kerja sama dengan pihak TNMB sejak 2017 lalu terkait pengembalian ekosistem, pembinaan masyarakat sekitar hutan untuk diberdayakan, selain mata pencaharian yang dapat
Cinta Segitiga Posisi Seniwati pada kejadian Sabtu (6/2) malam itu masih berada di atas tempat tidur, sedangkan Misto, tergeletak di lantai. Keduanya sama-sama terluka bacok di kepalanya. Sementara itu, Kapolsek Ba-
mengganggu kelestarian hutan. “Fungsi pemberdayaan masyarakat sekitar hutan bernilai ekonomi yakni budidaya tanaman jamu dan kerajinan membatik. Untuk ke depannya kami akan menerjunkan dosen serta tenaga ahli di bidang yang relevan dalam pemulihan ekosistem. Maka kami ingin terus berperan menjadikan labolatorium alam dan bersinergi atau berkolaborasi dengan semua pihak,” beber Iwan. Sedangkan Maman Surahman menyampaikan, berkat dukungan dan upaya dari kapolres, dandim, danyon, dan Rektor Unej, aksi restorasi ekosistem di kawasan TNMB tersebut bisa terlaksana dengan lancar. “Melalui bingkai kesadaran bersama menuju aksi kolektif dalam rangka melestarikan kawasan TNMB dan melakukan reboisasi untuk mewujudkan hutan nasional tetap lestari di masa mendatang,” ungkapnya.
Sambungan dari halaman 1 longbendo Kompol Ari Priambodo membenarkan peristiwa itu. “Kedua korban ditemukan warga di kamar depan dengan keadaan telanjang dan mengalami luka bacok,” katanya, Minggu (7/2).
Imbau Prokes, Dokter Diancam Bunuh Sayang, komentarnya malah mendapat sejumlah tanggapan dari akun lain. Dia menyebut salah satunya dari akun @neofasisme. Namun, komentarnya tidak berkaitan dengan unggahan. “Dia justru mengumpat,” jelasnya. Bukan hanya mengumpat, kata Dewa, komentarnya juga dibubuhi dengan sebuah ancaman pembunuhan. Bukan hanya sekali. Melainkan sampai dua kali. “Beberapa kali komentar saya dibalas,” tandas Dewa. Berdasarkan penelusurannya, akun @neofasisme ternyata juga pernah menyudutkannya di unggahan lain akun @jeg.bali. Di unggahan insiden kebakaran mobil, misalnya. “Dia melakukan provokasi untuk membakar rumah saya,” terang Dewa. Dewa menyatakan, pihaknya sudah berusaha
Incar Warkop berinisial ET yang bertugas sebagai eksekutor berhasil melarikan diri. “Anggota di lapangan sudah kami sebar untuk mencari ET dan telah menjadi daftar pencarian orang (DPO),” tandas Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian melalui Kanit Jatanras Iptu Agung Kurnia, Minggu (7/2). Penangkapan terhadap tersangka ini setelah mendapatkan laporan dari korban, Vitra Hariadi (19), warga Jalan Sikatan, Tandes. Vitra kepada petugas menceritakan kronologis kejadiannya. Bermula dia dalam perjalanan pulang mengendarai Beat L 5244 VU. Di tengah jalan mendadak hujan. Kemudian korban berinisiatif berteduh di depan warkop, Jalan Darmo Indah. “Namun korban lupa mencabut kunci kontak motornya dan ditinggal berteduh,” ungkap Agung.
Menangis Kala itu, partner kerja Nia Ramadhani adalah Raffi Ahmad. Raffi dengan sigap mengendalikan acara saat Nia Ramadhani tak bisa membaca apa yang seharusnya dibaca. Lewat tayangan Nyonya Boss, Nia Ramadhani pun mengutarakan kekecewaannya sendiri. Ia menangis saat mengetahui dirinya di-bully oleh seluruh Indonesia. Ia pun menangis di dalam mobilnya. Tak sendiri, Nia Ramadhani ditemani asistennya, There dan juga temannya yang lain. Nia Ramadhani mengatakan sangat kecewa dengan dirinya sendiri. “Kalau gue bisa lihat There, semuanya bisa, semuanya nggak akan kayak gitu,” ucap Nia Ramadhani sambil menangis. There yang ada di dekat Nia Ramadhani pun akhirnya berusaha menenangkan. Tapi
Lanjut Ari Priambodo, salah satu saksi berinisial ADC menceritakan bahwa awalnya ia mendengar ada teriakan suara perempuan tapi samar-samar. Kebetulan rumah saksi berdekatan dengan rumah Seniwati.
Sambungan dari halaman 1
meminta klarifikasi dari pemilik akun @neofasisme. Namun, permintaannya tidak mendapat reaksi. “Justru akun tersebut belakangan hilang,” lanjut dia. Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko mengatakan, jika laporan itu sudah diproses penyidik. Lantaran berkaitan dengan media sosial, laporan diusut oleh jajaran Subdit Cyber Ditreskrimsus. “Diproses sesuai peraturan yang berlaku,” kata Gatot. Namun, alumnus Akpol 1991 itu belum bisa banyak berkomentar. Sebab, penyelidikan masih berjalan. Hanya, dia menyesalkan anggapan pemilik akun @neofasisme yang menyebut pandemi ini adalah sebuah konspirasi. “Covid-19 ini nyata dan ada,” pungkas dia. (fdn/nov)
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Jember, Memorandum Pasca banjir dan tanah longsor di beberapa tempat di wilayah Kabupaten Jember, salah satunya akibat penggundulan hutan. Maka dari itu, para pimpinan TNI dan Polri Jember langsung bergerak melakukan restorasi ekosistem di kawasan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB), Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo. Langkah cepat reboisasi ini disambut baik oleh Rektor Universitas Jember (Unej) dan pimpinan TNMB, serta pimpinan PTPN XII Kebun Glantangan bersama masyarakat ke lokasi penanaman pohon di blok Kandang Motor kawasan TNMB. Kegiatan reboisasi ini dihadiri Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin, Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin, Danyon Raider 509/ Balawara Yudha (BY) Letkol Inf Syafrinaldi, Rektor Unej Iwan Taruna, Manajer PLN Area Jember Hamzah, dan Kepala TNMB Maman Surahman. Juga didukung oleh jajaran Kodim 0824 Jember, Polres Jember, prajurit Yonif Raider 509/BY, mahasiswa Unej, serta relawan dengan menanam tumbuhan jenis tanaman multy purpose tree species (MPTS) dan jenis tanaman hutan. Sementara dalam apel yang dipimpin Dandim La Ode M Nurdin menyampaikan, terselenggaranya reboisasi ini berkat kerja sama antara TNI, Polri, Unej, pimpinan PTPN XII, Kepala TNMB, serta Pimpinan PLN Area Jember. “Langkah cepat dan inisiasi bersama ini untuk melaksanakan reboisasi merupakan giat nyata guna meminimalkan terjadinya bencana alam mulai dari banjir dan tanah longsor yang telah kita ketahui bersama,” ungkap La Ode, Sabtu (6/2) Lanjut dandim, sudah semestinya semua harus bersama-sama ikut menjaga kelestarian lingkungan hutan
Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin menanam bibit avokad dalam aksi restorasi ekosistem di kawasan TNMB.
Sambung dia, aksi reboisasi bersama ini telah menanam berbagai jenis pohon keras yakni kepuh (steculia foetida), beringin (ficus benyamina), dan asam Jawa (tamarindus indica). Selain itu juga jenis tanaman MPTS di antaranya durian (durio zibethinus), avokad (persea americana), pete (par-
Saat itu, saksi mendapati rumah korban pintunya tertutup, lampu ruang tamu padam, dan lampu teras menyala. Saksi juga mendengar suara benturan di tembok rumah korban sebanyak 3-4 kali. Kemudian saksi keluar rumah untuk membeli nasi. Usai beli nasi, ADC lewat depan rumah Seniwati tapi keadaan rumahnya tetap sepi. Selanjutnya saksi masuk ke dalam rumah. Ia mendengar seseorang yang mengunci pintu rumah korban. Sehingga ADC keluar rumah, dan melihat seorang pria asing tampak menggantungkan kunci rumah korban di tiang teras. Karena takut akhirnya ia masuk ke
kia speciosa), serta trembesi (samanea saman). “Sengaja menanam dua jenis pohon keras dan tanaman MPTS dengan tujuan sisi ekologi kehutanan dan sisi ekonomi seiring dan sejalan bisa menjaga kelestarian hutan dan memberikan nilai ekonomi kepada
rumah lagi. Saat di dalam, saksi mendengar seseorang menghidupkan motor dari rumah korban menuju ke selatan. Merasa curiga, ADC segera melapor ke ketua RT jika telah mendengar teriakan dari rumah Seniwati, dan ada seseorang yang pergi mengendarai motor. Selanjutnya beberapa warga bersama ketua RT mendatangi rumah Seniwati lewat belakang. Ternyata di kamar depan, warga mendapati Seniwati dan Misto bersimbah darah karena luka di kepalanya. Warga lalu melapor ke Mapolsek Balongbendo. Setelah petugas datang langsung mengolah tempat kejadian
perkara (TKP) serta mengevakuasi para korban ke RS Anwar Medika. “Unit Reskrim Polsek Balongbendo di-back up Satreskrim Polresta Sidoarjo masih melakukan penyelidikan dan memburu pelakunya. Mudah-mudahan cepat terungkap,” kata Ari Priambodo. Dugaan awal, sambung Ari, kedua korban dianiaya oleh lelaki misterius hingga mengalami luka bacok di kepalanya. Kapolsek menambahkan, penganiayaan dugaan karena cinta segitiga. Proses penyelidikan masih berlangsung dan saat ini pelaku dalam pengejaran “Penganiayaan terjadi dipicu karena masalah asmara.
Dua Pemuda Ketagihan Sabu Kanitreskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Pranoto menjelaskan, penangkapan kedua tersangka berawal dari informasi adanya dua orang yang hendak pesta sabu. Informasi itu juga menyebut, jika keduanya diketahui baru saja mengambil ranjau sabu tidak jauh dari rumah kontrakan Toyib.
masyarakat sekitar,” harap Maman. Sehingga, imbuh dia, masyarakat secara bersama-sama bertanggung jawab merawat kelestarian lingkungan hutan TNMB, dan fungsi hutan sebagai penyangga air hujan dapat maksimal serta mampu mencegah terjadinya tanah longsor. (edy/nov)
Seniwati diduga mempunyai dua kekasih. Kisah segitiga itulah yang memicu terjadinya tindak penganiayaan yang terjadi di dalam janda dua anak tersebut,” ungkapnya. Dari pengakuan Dewi anak korban, saat ditemui Memorandum dia mengaku tidak mengenal laki-laki yang menganiaya ibunya. Pelaku tersebut datang dengan tiba-tiba dan mengeluarkan senjata tajam (sajam) lalu membacok Misto dan ibunya di dalam kamar. “Saya tidak kenal dengan laki- laki yang membacok tersebut. Tapi kalau pria yang bersama ibu, saya hanya sebatas kenal saja,” ujarnya. (ags/bwo/ jok/nov)
Sambungan dari halaman 1 “Berbekal informasi tersebut, kami kemudian melakukan penyelidikan di lapangan. Anggota kami sebar di beberapa titik sekitar rumah tersangka. Setelah dipastikan mereka berada di rumah, kami langsung menggerebek,” kata Arie. Dari hasil interogasi, Toyib mengakui
jika baru saja membeli sabu tersebut. Hanya saja, pria yang sehari-hari berdagang itu tidak mengenal sang penjual. Dia hanya sesekali mengirim pesan kemudian langsung menghapusnya. “Barang diranjau Pak. Tapi tidak kenal orangnya,” dalih Toyib. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 Tiba-tiba datang Rofiq dan temannya yang sedang mencari sasaran di lokasi dengan mengendarai Vario warna putih L 5055 UG, yang juga berteduh. Saat itulah, kedua pelaku melihat ada kesempatan. Mengetahui korban lengah, mereka secepatnya mencuri motor dan kabur. Sementara itu, Rofiq mengaku sudah beraksi di tujuh lokasi antara lain di warkop Jalan Simorukun, dua kali di Jalan Simo kalangan, warkop Lik Jalan Tandes Utara, dan terakhir di Jalan Darmo Iindah. “Saya sudah tujuh kali mencuri motor di sejumlah warkop Pak,” terangnya Setiap kali berhasil mencuri motor, secepatnya dijual ke temannya seorang penadah di Madura dengan harga Rp 2 juta hingga Rp 4 juta. “Hasilnya dibagi berdua dengan ET. Uangnya untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 yang ada, tangis Nia Ramadhani semakin menjadi. Suara tangisannya pun semakin jelas. “Iya,” urai There sambil mengelus punggung Nia Ramadhani. Sebelumnya, Nia Ramadhani sudah memberikan penjelasan soal mengapa dirinya terlihat kikuk saat membawakan acara dengan Raffi Ahmad. Dalam pengakuannya, Nia Ramadhani mengatakan jika memang ada masalah pada matanya. “Sorry jujur yah, lo baca doang. Sedangkan gue nggak bisa bisa baca jauh. Jadi setelah lo ngomong itu, gue pikir bisa ngobrol kayak biasa,” ujar Nia Ramadhani, dikutip dari tayangan YouTube RANS Entertainment. “Yah habis gimana. Kalau acara award gini kan durasi,” jawab Raffi Ahmad. (dth/nov)
Kepala Dibacok Kapolsek Asemrowo Kompol Hary Kurniawan membenarkan kejadian tersebut. “Iya Mas kasusnya masih proses pengembangan. Nanti pasti saya kabari lagi,” kata Hary, Minggu (7/2). Usai pengeroyokan itu, korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit oleh anggota Polsek Asemrowo yang tiba di lokasi. Hingga kemarin, korban masih terbaring dengan alat bantu oksigen yang masih melekat di hidung dan mulutnya. MDS juga terus mendapat penanganan intensif dan harus ditangani dokter ahli syaraf karena mengalami luka bacok di kepala. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Asemrowo Iptu Rizkika Atmadha menje-
Sambungan dari halaman 1 laskan pertengkaran ini diduga berawal dari saling ejek di media sosial (medsos) Facebook (FB). Hingga akhirnya korban dan pelaku sepakat untuk bertemu dan tawuran di Jalan Dupak Rukun. Kemudian, MDS bersama dua temannya ke lokasi. Namun ternyata pelaku membawa puluhan temannya. Melihat jumlah tidak sebanding, dua teman korban memilih lari. Sedangkan MDS nekat menghadapi musuhnya tersebut. Korban akhirnya dikeroyok sekitar 20 orang. Bahkan kepalanya dibacok senjata tajam. Selain itu, MDS juga menderita luka sobek di tangan serta kakinya akibat
Tak Dilayani Makan, Kakek 74 Tahun Gugat Cerai lapar. Dengan hati yang dongkol, Sutarno menunggu Musrifah pulang. Sutarno merasa disepelekan sebagai seorang suami. Ketika Musrifah sampai di rumah, Sutarno melampiaskan amarahnya. Meski Musrifah meminta maaf berulang kali, dan berusaha menjelaskan, Sutarno bergeming. Ia telanjur kecewa. “Padahal saya sudah minta maaf. Sampai sujud-sujud. Tapi Bapak (Sutarno, red) tetap ga mau terima. Di ngotot pengen cerai saya,” tutur Musrifah sedih. Niat Sutarno bercerai sempat mendapatkan pertentangan dari keempat anaknya. Beberapa kali didamaikan, Sutarno menolak dan ingin tetap bercerai. Kekerasan hati dan pikiran Sutarno tak tergoyahkan
sedikit pun. “Kami sekeluarga beberapa kali mengadakan pertemuan. Memohon kepada Bapak untuk mengurungkan niatnya cerai dengan Ibu. Tapi ngga tahulah, Bapak orangnya seperti itu, agak keras orangnya,” ujar Suyanto, anak tertua. Sampai akhirnya, kemarahan Sutarno sudah tak terbendung. Ia rela merogoh koceknya dalam-dalam untuk membayar pengacara yang mau mengurus percerainnya, asalkan ia bisa pisah dari Musrifah. Saking nekatnya, Sutarno kemudian mendaftarkan sendiri gugatan cerai tersebut karena tidak ada pengacara yang bersedia membantunya. Para pengacara yang ia temui selalu menyarankan Sutarno berdamai de-
pengeroyokan tersebut. “Korban saat ini menjalani perawatan medis di RSU Dr Soetomo dan juga mendapat penanganan dokter ahli bedah syaraf,” Rizkika Atas peristiwa pada Sabtu (6/2) itu, Rizkika mengatakan pihaknya masih mengumpulkan bukti dan saksi serta meminta keterangan tiga orang yang diduga ikut mengeroyok korban. “Kami sudah mendapat ciri-ciri pelakunya dan saat ini masih kami lakukan penyelidikan. Sementara ada tiga orang yang kami amankan namun masih kami sidik. Kami masih meminta keterangan tiga orang ini dan mencari pelaku lainnya. Mengenai senjata tajam (sajam) juga masih kami cari, “ ungkapnya. (alf/nov)
Sambungan dari halaman 1 ngan istrinya. Pertimbangan mereka, kondisi Sutarno dan istrinya yang sudah berumur. “Waktu itu Pak Sutarno datang ke saya. Beliau bilang mau menceraikab istrinya. Saya berusaha kasih saran supaya damai. Karena pertimbangan umurnya yang sudah sepuh (tua). Saya cuma kasihan saja. Tapi orangnya keras banget. Saya sampai mau dibayar Rp 10 juta lho, Mas. Bukan perkara uangnya, tapi ini masalah hati,” ucap sala satu pengacara yang keberatan dituliskan namanya. Namun sangat disayangkan, ketika putusan cerai itu telah dikabulkan hakim, Sutarno telah menghembuskan napas terakhirnya. Keinginan untuk berpisah dari istri yang dulu ia sangat cintai itu harus berakhir sampai ke liang kubur. (mg5/jos)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SENIN KLIWON, 8 FEBRUARI 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA
Tuban, Memorandum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban membagikan sembako di empat kecamatan, Minggu (7/2). Kegiatan ini untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang ke-75. Anggota PWI membagikan sembako kepada masyarakat kurang mampu di Kecamatan Tuban, Semanding, Palang, dan Grabagan. Ketua PWI Kabupaten Tuban Pipit Wibawanto mengatakan, situasi pandemi seperti ini, masyarakat banyak mengalami kesulitan. Ada baiknya untuk memperingati HPN, pihaknya membagikan ribuan sembako. "Ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat sekitar," ungkap Pipit Pipit menambahkan, kegiatan bagi- bagi sembako ini difokuskan kepada masyarakat yang kurang mampu seperti janda, dan lansia. "Seperti di Kelurahan Ronggomulyo namanya mbah Kucing. kalau kami kenal, beliau sudah tua dan hanya tinggal dengan kucing. Informasi yang kami dapat beliau memang tidak punya keluarga dan tidak ada yang merawat, di desa Jadi seorang wanita lansia tinggal bersama anaknya yang lumpuh sudah 16 tahun. Orang seperti inilah yang membutuhkan bantuan," ungkap Pipit. Dikatakan lebih lanjut, anggota PWI yang ditugaskan terjun ke rumah- rumah yang sebelumnya sudah dicatat di empat kecamatan tersebut. "Ada juga anggota PWI yang membagikan ke daerah lain. Jika di rasa di daerah tempat tinggalnya ada yang lebih membutuhkan," bebernya. Reporter MNC ini juga berharap semoga dengan kegiatan seperti ini sedikit membantu mereka yang membutuhkan, apalagi saat saat pandemi. Ia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh rekan-rekan yang terlibat dalam menyukseskan HPN di Kabupaten Tuban. (cw1/har/udi)
Ilustrasi
Jumlah Nikah Isbat di Gresik Rendah Gresik, Memorandum Legalitas pernikahan sangat penting, utamanya bagi perempuan. Kabar baiknya, kesadaran akan pentingnya legalitas pernikahan di Kabupaten Gresik makin tinggi. Hakim Pengadilan Agama Kabupaten Gresik H Sofyan Zefri mengatakan rendahnya permohonan isbat nikah di PA Gresik dalam kurun 3 tahun terakhir. "Angka Isbat nikah yang sedikit, menunjukkan hal yang positif. Artinya, pemahaman masyarakat semakin baik, terkait pentingnya pencatatan perkawinan, " ujarnya. Data PA menyebutkan, dalam tiga tahun terakhir jumlah pengajuan isbat nikah ada 57 permohonan. Dengan rincian, 13 permohonan pada 2018, 25 pada 2019, dan 29 permohonan pada 2020. Menurut Zefri, legalitas pernikahan di era ini merupakan harga mati. Pernikahan adalah sebuah peristiwa hukum yang harus mempunyai bukti autentik. Karena akan berdampak pada hak-hak para pihak. Dalam hukum positif, suatu peristiwa hukum baru dianggap ada jika ada bukti peristiwa hukum. Jika tidak, maka peristiwa itu dianggap tidak ada. " Nikah itu peristiwa hukum tapi jika dia tidak punya legalitas maka dianggap tidak pernah terjadi, " Ujannya Ia juga menekankan, agar masyarakat yang masih memilih nikah sirih dapat melihat dampaknya dalam suatu ikatan pernikahan. Semisal, si istri tidak dianggap sebagai ahli waris. Jika terjadi kekerasan dalam rumah tangga, maka tidak bisa diadukan dengan dalil KDRT tapi tindakan pidana umum. Karena sejatinya dalam hukum pernikahan sirih dianggap tidak pernah terjadi kecuali yang bersangkutan mengajukan isbat nikah Sementara dari proses persidangan yang selama ini bergulir, menurut Zefri alasan pasangan memilih nikah sirih. Sebab, permasalahan ekomomi, tidak didapatnya izin dari orang tua. Ada juga salah satu pasangan terikat kontrak pekerjaan yang mensyaratkan tidak boleh menikah sampai batas usia tertera. Ada juga pihak yang dulunya memilih menikah di usia dini dan belum mengajukan dispensasi nikah. (han/har/udi)
Giat tersebut dipimpin Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail didampingi Kasatpol PP Gresik Abu Hassan. Start dari makodim di Jalan RA Kartini, Kecamatan Kebomas, tentara bersama ratusan pesepeda yang tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Pasegres, Gondelan, dan Penggemar Gowes Gresik mengayuh sepeda pancal hingga Alun-Alun Kota. Sesampainya di Alun-alun, dandim 0817 bersama rombongan langsung membagikan sejumlah masker gratis. Ini dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat
Anggota TNI dan penggemar sepeda menjalani rapid test antigen.
terhadap protokol kesehatan Covid-19. Apalagi saat ini masih dalam masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). "Selain itu, kami bekerja sama dengan dinas kesehatan juga menyediakan rapid test antigen gratis bagi peserta
gowes maupun masyarakat yang sedang menghabiskan akhir pekan di lokasi," ucap Letkol Inf Taufik Ismail. Rapid test antigen ini menjadi upaya tracing untuk mengetahui penyebaran Covid-19. Semakin dini keberadaan virus tersebut dapat dideteksi, maka
penyebarannya akan dapat dicegah sehingga tidak meluas. "Ini adalah ajang untuk mempererat tali silaturahmi. Terima kasih kepada komunitas yang telah ikut bersama menyosialisasikan pencegahan Covid-19. Harapannya kegiatan seperti ini juga diikuti
Gunakan Barongsai, TNI Ajak Masyarakat Patuhi Prokes Lamongan, Memorandum Bertepatan dengan Minggu Ceria (Mince) yang berlangsung di Alun-Alun Lamongan, Minggu (7/2), anggota Kodim 0812/ Lamongan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam melawan penyebaran Covid-19. Uniknya, anggota kodim ini memakai media barongsai. Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono mengatakan, untuk menarik perhatian masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan, pihaknya menggunakan barongsai dan ular naga. "Cara ini kami lakukan dengan tujuan untuk menekan penyebaran Covid-19. Salah satunya mengajak warga masyarakat dengan disiplin menerapkan 5 M pada masa pandemi Covid-19,” katanya, Minggu (7/2). Keunikan ini, lanjut dandim, justru tidak membuat warga takut dan menghindari petugas gabungan. Malah menjadi daya tarik masyarakat karena petugas memberi imbauan dan membagi masker dengan memakai barongsai. "Warga yang mengetahui petugas dengan memakai barongsai, justru teredukasi oleh pesan dan imbauan yang disampaikan," lanjutnya. Dandim berpangkat dua melati di pundaknya itu berharap, dengan cara unik yang dilakukan anggotanya, bisa menambah kesadaran masyarakat agar benar-benar peduli untuk mematuhi protokol kes-
ehatan.Sebab, wabah Covid-19 hingga kini belum dinyatakan berakhir. "untuk itu mari sama sama ikut mencegah penyebaran Covid-19," pungkasnya. Dalam acara tersebut, petugas gabungan juga membagikan masker kepada pengunjung alun-alun dan melakukan teguran secara lisan pada masyarakat yang kedapatan tidak menggunakan masker. (tri/har/udi)
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ YOGA
HPN, PWI Tuban Bagikan Sembako
komunitas-komunitas lain," tegas alumnus Akmil 2001 tersebut. Dalam acara gowes tersebut, ada cara unik yang dilakukan tentara. Dengan mengenakan helm berbentuk virus corona serta membawa replika suntik vaksin dan poster ajakan patuh 5M, mereka mensosialisasikan disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat. Yakni dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan. Sementara itu, Dinas Kesehatan Gresik mengapresiasi giat yang telah dilakukan Kodim 0817/Gresik. Ia pun bersyukur karena dari seluruh yang mengikuti , tidak ada yang dinyatakan positif Covid-19. "Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada dandim. Dengan adanya kegiatan rapid test antigen gratis seperti ini, sehingga masyarakat bisa mendeteksi secara dini untuk pencegahan penyebaran Covid-19," pungkas Kasi Promkes Dinas Kesehatan Gresik Muhamad Nukhan.(and/har/udi)
Anggota TNI menggunakan Barongsai untuk mengimbau masyarakat mematuhi prokes.
Gebrakan Bupati Membangun Bojonegoro Modern Dibukukan Bojonegoro, Memorandum Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah mendapat kado buku dari anak-anaknya ketika merayakan ulang tahun ke-53. Buku tersebut berjudul Gebrakan Bupati Anna Mu’awanah Mendesain Bojonegoro Modern. Buku tersebut diterbitkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bojonegoro. Buku itu berisi tentang program dan capaian kinerja Bupati Anna dalam membangun Bojonegoro lebih modern. Bupati Bojonegoro Anna Mu'awannah mengapresiasi karya buku tersebut. Dia menjelaskan konsep modern yang dimaksud di sini seperti adanya jaringan internet, akses jalan yang bagus serta birokrasi yang tidak ribet. Bupati menegaskan makna modern yang paling penting adalah modern secara pemikiran. "Jika masyarakat tidak bisa membuka
pemikirannya, maka akan makin sulit membangun Bojonegoro yang modern," tegas Anna, kemarin. Ia menjabarkan untuk membangun Bojonegoro yang modern, hal pertama yang penting adalah mengubah cara berfikir masyarakat dari hal yang terkecil. Seperti sikap kedisipilinan, patuh dan teratur. Jika ketiga sikap tersebut sudah termindset ke masyarakat, maka pemerintah dapat menentukan kebijakan yang tepat bagi masyarakat. Selain itu, lanjut Bupati, beberapa capaian yang dilakukan Pemkab Bojonegoro tidak hanya hasil kerja keras dari bupati saja, melainkan kerja bersama dengan organisasi perangkat daerah (OPD) yang memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Ke depan, masih kata bupati, pemkab akan terus menyisir mana saja sektor yang harus diperkuat dan ditingkatkan
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Pembagian sembako kepada warga tidak mampu oleh PWI Tuban.
Gresik, Memorandum Untuk mengisi akhir pekan dengan kegiatan yang bermanfaat, anggota TNI bersama ratusan pesepeda di Kabupaten Gresik melaksanakan gowes bareng, Minggu (7/2). Kegiatan ini sekaligus pembagian masker kepada masyarakat dan rapid test antigen gratis untuk memantau penyebaran Covid-19.
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ CW1
Usai Gowes Bareng, Peserta Jalani Rapid Test
Anna Mu'awanah menunjukkan buku tentang membangun Bojonegoro.
lagi. Mulai dari sektor infrastruktur, sarana dan prasarana,
kesehatan, sektor pendidikan, serta pembangunan sumber
daya manusia (SDM) menjadi lebih baik. (top/har/udi)