Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 8 April 2022

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id memo me mora rand ndum um.co co.id id

JUMAT WAGE, 8 APRIL 2022

memorandumredaksi@gmail.com memo me mora rand ndum umre reda daks ksi@ i@gm gmai aill.co com m

HARGA Rp 3.500,-

TAWURAN PELAJAR DI REL KALIBUTUH, DUA ABG DIAMANKAN

PAKAI SARUNG BERISI BATU

Hari - Tanggal Jumat 8 April 2022 Sabtu 9 April 2022

Magrib 17.33 17.33

T

idak terasa tahun ini berjumpa kembali dengan bulan penuh rahmat, berkah dan ampunan. Meski terasa berbeda karena situasi pandemi Covid-19 yang belum juga usai, namun semangat umat muslim untuk memaksi-

“Ulah mereka sangat meresahkan warga. Karena di bantaran rel ini kerap dijadian lokasi tawuran. Tidak sedikit rumah warga yang terkena lemparan

FOTO: MEMORANDUM/JAKA

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Subuh 04.16 04.16

Jihad

Surabaya, Memorandum Tawuran antarremaja kembali terjadi. Kali ini bentrok antara dua kelompok remaja pecah di rel Jalan Kalibutuh, Kamis (7/4) dini hari. Dua geng ini saling serang menggunakan sarung berisi batu dan petasan. Kedua kelompok ini melakukan serangan silih berganti. Selain berbahaya akibat tawuran, lokasi juga mengancam jiwa sebab berada di pinggir rel yang sewaktu-waktu tersambar kereta api.

Imsak 04.06 04.06

 Bersambung ke halaman 11 

Brigjenpol Drs Mohamad Aris Purnomo

 Bersambung ke halaman 11 

Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan menunjukkan barang bukti sarung yang diisi batu.

Janjian lewat WA INSIDEN tawuran antarremaja yang rata-rata masih berstatus pelajar terjadi di sepanjang rel Kalibutuh.

Sebelumnya, kedua kelompok ini sepakat tawuran sarung melalui aplikasi perpesanan Whatsapp (WA). Mereka tawur-

an tidak memakai senjata tajam (sajam) tapi sarung.  Bersambung ke halaman 11 

Dua remaja terlibat tawuran diberi pembinaan di Mapolsek Asemrowo.

Solar, Curah Oleh: Dahlan Iskan

SAYA menerima kiriman humor ini tidak hanya dari satu pengirim. Setiap kali mau tersenyum, saya tahan: ini memang humor, tapi tidak untuk ditertawakan. Bacalah sendiri:

D FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

i TV, sepanjang hari kemarin –dan hari sebelumnya– memang banyak disiarkan berita orang antre: minyak goreng curah dan antre minyak solar. Contoh antrean solar yang membuat saya sulit tersenyum adalah yang di Surabaya ini. Dua wartawan Harian Disway –Salman Muhiddin dan Celina Natalis Sitorus– menulis mirip di humor tersebut –tapi terjadi beneran. Sebanyak 1.000 kontainer terlambat tiba di pelabuhan. Kapal-kapal yang akan dinaiki kontainer itu sudah telanjur berlayar. Ternyata truk yang mengangkut kontainer itu masih bermalam di berbagai stasiun pompa bensin –SPBU. Tidak cukup solar di berbagai SPBU di Jatim. Pembelian solar dibatasi hanya Rp 100.000. Truk pengangkut kontainer merasa lucu, tapi hanya bisa  Bersambung ke halaman 11 

Petugas berjibaku memadamkan api di rumah Rungkut Barata VII.

KORSLETING, PETERNAKAN KELINCI RUNGKUT BARATA JADI ARANG

API DARI MESIN BLOWER meter milik Listiyanto Dwi Octa tersebut. “Titik kebakaran hanya di lantai dua saja. Sedangkan untuk lantai satu dipastikan aman,” terang

Polisi Kesulitan Tangkap Otak Pembunuhan Manukan Tama

Berdalih Kuatkan Stamina

Kabur ke Probolinggo

Surabaya, Memorandum Niat Dedi Ahmad (32), mengonsumsi sabu berakhir di penjara. Pria yang kos Jalan Tempel Sukorejo Gang IV itu ditangkap anggota tim Antibandit Polsek Tambaksari. DA disergap saat melintas di traffic light (TL) Jalan Kedungdoro. Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti satu poket sabu sebarat 0,74 gram. DA mengDedi Ahmad klaim, jika barang itu baru dibeli di kawasan Jatipurwo. DA membeli kristal haram itu seharga Rp 200 ribu ke seorang kenalan yang berinisial CK. “Tersangka sempat mengelak saat kami geledah. Namun, ketika sudah kami temukan poket sabu itu,  Bersambung ke halaman 11 

Surabaya, Memorandum Masih ingat dengan pembunuhan juragan depo air isi ulang di Manukan Tama, Shien Cuan alias Suyatio (66), pada Rabu (16/2). Hingga saat ini Satreskrim Polrestabes Surabaya masih kesulitan menangkap otak pembunuhan meski sudah mengantongi identitas terduga pelaku inisial AN. Polisi sendiri mengklaim bahwa pihaknya masih memburu keberadaan AKBP Mirzal Maulana AN, tetapi belum menemukan posisi keberadaannya. “Belum tahu posisinya (AN) di mana dan masih dicari. Jika sudah diketahui keberadaannya akan ditangkap,” jelas Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana saat dikonfirmasi Memoran Bersambung ke halaman 11 

Sekertaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Bambang Vistadi.  Bersambung ke halaman 11 

Menghabiskan Hidup dalam Kesendirian Budi orangnya memang sangat sederhana. Hidupnya sangat teratur tapi tidak terlalu terikat kepada aturan-aturan tertentu.

P

ukul 09.00-10.00 adalah waktu khusus yang dia luangkan untuk bersosialiasi dengan lingkungan. Pada jam tersebut Budi paling gampang  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/JAKA

digunakan sebagai peternakan kelinci ludes dilalap si jago merah. Pemicu kebakaran diduga dari korsleting pada mesin blower di ruangan berukuran 2 x 5

Penghuni Kos Tempel Sukorejo Gagal Nyabu

FOTO: MEMORANDUM/RIO

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Surabaya, Memorandum Kebakaran hebat terjadi di rumah Jalan Rungkut Barata Gang VII, Kamis (7/4). Atas insiden itu, bangunan di lantai dua yang

Saat Wanita Menikah di Atas Usia 50 Tahun (4)

Terdakwa Nevi Ayu Indrasari sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya secara virtual.

Sidang Korupsi APBDes Bunut, Kabupaten Tuban

Kades Harus Ikut Tanggung Jawab

Surabaya, Memorandum Nevi Ayu Indrasari, didakwa melakukan tindak pidana korupsi terkait penyalahgunaan anggaran pendapatan belanja desa (APBDes) di pemerintahan Desa Bunut, Kabupaten Tuban. Modusnya yakni pemungutan uang pajak ter Bersambung ke halaman 11 

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

-

Meng, 74% dari 1.300 masyarakat mengaku puas dengan kinerja pemkot.

-

Responden surveinya keluarga ASN pemkot plus ART-nya ya?

Si Mameng (Pedagang kaki lima)

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id

SIDOARJO Pungli PTSL, 2 Kasun Ditahan

memorandumredaksi @gmail.com

JUMAT WAGE, 8 APRIL 2022 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, H Darianto, Ahmad Zaenal Abidin. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

FOTO: MEMORANDUM/DAR

tersebut. “Namun yang hadir hanya M Ad e n a n d a n M Ro f i q. Sedangkan RA (Rahmat Arif, red) tidak hadir karena sakit. Berdasarkan surat keterangan dokter yang dikirim ke tim penyidik, RA akan dipanggil ulang oleh tim penyidik,”jelas Kasiintel Aditya Rakatama. Sedangkan MA dan MR lanjut Raka, telah ditahan untuk menjalani penahanan selama 20 hari terhitung sejak 7 April s/d 26 April 2022. Pertimbangan penahanan dilakukan berdasarkan ketentuan Pasal 20 ayat (1) KUHAP, Pasal 21 ayat (1) KUHAP, Pasal 21 ayat (4) huruf a KUHAP,

Dua kasun, M Adenan dan M Rofiq digiring ke ruang tahanan.

Warga Tambak Sumur Antusias Vaksin Booster Sidoarjo, Memorandum S e i r i n g m u l a i diberlakukannya aturan wajib vaksin booster bagi pelaku perjalanan mudik, membuat warga semakin banyak yang ingin melakukan vaksin. Di Tambak Sumur, Kecamatan Waru misalnya, ratusan warga menyerbu gerai vaksin di pendopo balai desa, Kamis (7/4). Sebanyak 500 dosis jenis AstraZaneca disediakan petugas medis, baik untuk vaksin satu, dua maupun tiga. Plh Kepala Desa Tambak Sumur Aan Lutfi Kurniawan mengatakan, vaksinasi yang paling dibutuhkan oleh masyarakat adalah vaksin booster, lantaran sebagai persiapan mudik yang sudah diatur pemerintah. “Dosistigapalingbanyakadalah booster. Harapan kami, seluruh masyarakat Tambak Sumur sudah tervaksin semua,” jelas Aan. Ha n y a d e n g a n menunjukkan fotokopi kartu FOTO: MEMORANDUM/BWO

Kedua kasun itu adalah M Adenan, Kepala Dusun Ketapang dan M Rofiq, Kepala Dusun Suko, Desa Suko, Kecamatan Sukodono. Kedua perangkat tersebut ditahan karena membantu Kepala Desa Suko, Rokhayani yang diduga melakukan pungli. Se b e l u m n y a , a d a t i g a perangkat Suko yang dipanggil tim penyidik Kejari Sidoarjo sebagai tersangka. Antara lain M Adenan, M Rofiq dan Ragmat Arif, Kasun Suko Legok. Mereka dipanggil dimintai keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi karena penyalahgunaan kekuasaan

Pasal 22 ayat (1) huruf a KUHAP. “Dasar penahanan kepada tersangka agar tidak melarikan diri, mencegah tersangka tidak mengulangi perbuatannya, tidak menghilangkan barang bukti,” beber Raka. Keterlibatan para tersangka ini lanjut Raka karena mengikuti rapat dengan tersangka Rokhayani (kades) dalam menentukan jumlah uang pungutan dari pemohon serta melakukan penarikan dan menerima uang PTSL untuk pembuatan surat keterangan jual beli, hibah, dan waris sebagai salah satu persyaratan pengajuan PTSL. Ke m u d i a n u a n g y a n g dimaksud sebagian diserahkan kepada tersangka Rokhayani dan digunakan untuk keperluan pribadi oleh para tersangka. Jumlah uang yang diminta kepada pemohon bervariasi mulai Rp 2,5 juta hingga Rp 5 juta. (dar/jok/mik)

Sekretaris Desa Sidodadi menyerahkan sertifikat program PTSL kepada warga.

Warga Sidodadi Terima Sertifikat PTSL Sidoarjo, Memorandum Ratusan warga Desa Sidodadi, Kecamatan Candi, menerima sertifikat program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) dari Kantor Pertanahan Kabupaten Sidoarjo, Kamis (7/4). Dalam pembagian sertifikat ini, masyarakat diwajibkan menerapkan protokol kesehatan karena masih dalam pandemi. Pj Kepala Desa Sidodadi, m e l a l u i S e k re t a r i s D e s a M Asmuin menyampaikan, penyerahan sertifikat ini merupakan pembagian

gelombang kedua sebanyak 216 bidang. Sedangkan pada gelombang sebelumnya sebanyak 165 yang sudah dibagikan. “Dari jumlah total pemohon keseluruhannya sebanyak 1.080 sertifikat, sisanya masih dalam proses di BPN,” ujarnya. Ia mengatakan, pihaknya akan mengawal program ini hingga tuntas. Untuk itu, masyarakat diimbau bisa menyimpan sertifikat dengan baik. Sebab, sertifikat ini sudah menjadi bukti kepemilikan atas tanah yang sah.

“Biaya pengurusan sertifikat sebesar 150.000 berdasarkan sosialisasi kepada masyarakat yang lalu,” kata Asmuin. Asmuin menyebut, dengan sudah jadi sertifikat ini, nantinya masyarakat bisa memanfaatkan sertifikat dengan baik. Karena sertifikat merupakan dokumen penting agar tidak ada perselisahan a n t a ra k e l u a r g a m a u p u n sesama pemilik tanah ke depannya “Karena masingmasing warga sudah memiliki bukti kepemilikan yang sah,” terangnya. (bwo/jok/mik)

FOTO: MEMORANDUM/ZAE

Sidoarjo, Memorandum Dua kepala dusun (kasun) ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo karena diduga terlibat pungutan liar (pungli) biaya sertifikat pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) tahun 2021 yang digelar Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kamis (7/4).

Kepala Desa Tambak Sumur memantau vaksinasi booster.

tanda penduduk (KTP), warga bisa langsung mengikuti vaksin booster ini. Bahkan sejumlah warga mengaku diuntungkan dengan adanya serbuan vaksin booster ini. Karena mereka tidak perlu lagi mencari vaksin booster di sejumlah tempat fasilitas

kesehatan yang lokasinya jauh. Se m e n t a r a i t u , p i h a k Puskesmas Waru melalui Bidan Made Elyani mengaku bersyukur program vaksin berjalan dengan lancar. Masyarakat Tambak Sumur banyak yang antusias untuk mengikuti vaksinasi yang

mekanisme pelaksanannya tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). “Setelah vaksin bisa pulang. Terus untuk sertifikatnya diambil besok, agar tidak terjadi berdesakan,” jelas Made Elyani. (zae/jok/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

JUMAT WAGE, 8 APRIL 2022 HALAMAN 3

FOTO: MEMORANDUM/M SUJATMIKO

Berbagi Takjil di Bulan Penuh Berkah

Karyawan SKH Memorandum turun langsung membagikan takjil gratis yang didukung oleh PJB, Bank Jatim, dan Petrokimia Gresik.

Surabaya, Memorandum Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum menggelar kegiatan sosial bertajuk Festival Ramadan Berbagi Bahagia, Kamis (7/4). Kegiatan ini bertempat di depan kantor Memorandum Jalan Ketintang Baru III/91. Karyawan Memorandum turun langsung membagikan takjil gratis kepada pengguna jalan. Dari redaksi dipimpin langsung oleh Pemimpin Redaksi Arief Sosiawan. Pembagian 300 takjil gratis kemarin didukung oleh PJB, Petrokimia Gresik dan Bank Jatim.   Bersambung ke halaman 4

DIDUKUNG:

Blangko e-KTP Sering Kosong “Sudah hampir seminggu lebih menunggu, tapi belum dikabari sama kelurahan. Permohonan e-KTP baru untuk anak perempuan saya,” urainya, Kamis (7/4).

Beberapa waktu yang lalu, saat Feris kembali ke kelurahan, dikatakan blangko e-KTP masing kosong. KTP elektronik milik putrinya yang baru berusia 17 tahun itu pun belum

FOTO: ISTIMEWA

Surabaya, Memorandum Ketersediaan blangko e-KTP langka. Cepat habis dan jarang ada. Warga banyak yang mengeluhkan hal ini. Sebab, harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan e-KTP. Salah satunya Feris, warga yang bermukim di Mrutu Kalianyar RT 8/RW 4, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir. Dia mengaku masih menunggu kabar KTP elektronik milik putrinya yang tak kunjung berwujud.

Agus Imam Sonhaji

Yongky Kuspriyanto

Moch Widodo

terealisasi. Diminta menunggu. Bila tuntas akan dikabari via telepon. Feris kemudian mengeluhkan kondisi ini. “Masalah ini sudah seperti tradisi, masalah tahunan, seperti nggak ada solusinya. Semestinya pemerintah harus serius menangani, seperti menambah jumlah cetak blangko menyesuaikan dengan permintaan yang tinggi,” keluhnya. Sedangkan warga di Kelurahan Asemrowo, Kecamatan Asemrowo, juga mengalami hal serupa. Disampaikan  Bersambung ke halaman 4 

Silaturahmi Danrem 084/BJ dengan Insan Pers

Pemberitahuan BBM solar habis di SPBU Medaeng, Selasa (6/4).

Kelangkaan Solar Ganggu Distribusi Barang Surabaya, Memorandum Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dikhawatirkan mengganggu distribusi barang. Jika dibiarkan, akan mengancam perekonomian rakyat. Sebab dalam beberapa hari terakhir, banyak SPBU yang kehabisan stok solar. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, Adik Dwi Putranto berharap, kelangkaan solar subsidi yang terjadi di sejumlah daerah bisa segera diatasi. Ia menegaskan, problem kelangkaan solar cukup meresahkan pengusaha. Khususnya yang bergerak di sektor distribusi barang. Karena kondisi itu mengaki-

batkan distribusi barang menjadi tersendat, saat membeli solar harus mengantri cukup panjang.”Pasti ini berdampak dan mengganggu kelancaran industri besar hingga kecil di Jatin,” terang Adik. Kata Adik, hal ini bisa menghambat proses perdagangan. “Harapan segera bisa teratasi. Sehingga dampaknya terhadap ekonomi juga tidak signifikan. Karena yang menggunakan solar ini kan kendaraan tertentu,” beber Adik. Kelangkaan solar tidak sebanding dengan kuota solar yang ditentukan pemerintah di tahun 2022. Untuk wilayah Jatim, kuota solar  Bersambung ke halaman 4 

Surabaya, Memorandum Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Widjanarko SSos menggelar silaturahmi dengan insan pers se-Surabaya di aula Bhaskara Jalan Ahmad Yani nomor 1, Kamis (7/4). Acara dihadiri Kasrem 084/BJ Kolonel Inf H Sugiyono SSos M Si, tokoh Pers Nasional Dahlan Iskan dan ketua PWI Jawa Timur. Selain itu juga dihadiri para Kasi Kasrem 084/BJ, dandim wilayah Surabaya, perwira staf Korem 084/BJ serta awak media elektronik, media cetak, media online, dan kepala RRI Stasiun Surabaya. Dalam sambutan Danrem 084/BJ yang dibacakan Kasrem Kolonel Inf Sugiyono, saat ini media khususnya media sosial telah bertransformasi menjadi sarana komunikasi yang sangat melekat dengan masyarakat. Bahkan, disegala umur, saat ini masyarakat sudah tidak asing lagi dengan media sosial yang selalu digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain di seluruh belahan dunia, kapanpun juga. Hal ini tentu ada dampak positif dan negatif bagi masyarakat. “Saya mengajak kepada seluruh insan pers, mari kita edukasi masyarakat kita untuk menggunakan media secara baik dan bijaksana dengan

FOTO: ISTIMEWA

FOTO: MEMORANDUM/DAYAT

DI: Komitmen Membangun Masyarakat yang Aman dan Kondusif

Tokoh pers nasional Dahlan Iskan memberikan sambutan di acara silaturahmi insan pers dengan Danrem 084/BJ.

membangun opini-opini yang positif serta menyaring berita-berita hoax dan lain-lain sehingga terbentuk masyarakat yang kondusif,” ungkap Danrem 084/BJ yang disampaikan

Kasrem 084/BJ Kolonel Inf Sugiyono. Sementara itu, tokoh pers nasional, Dahlan Iskan (Dis) dalam sambutannya mengatakan, semua media punya kode etik yang baik dan

berkomitmen untuk membangun masyarakat yang aman dan kondusif. “Kami seluruh wartawan memegang teguh kode etik dan kami tidak  Bersambung ke halaman 4 

BERKAH RAMADAN

Ngalap Berkah di Masjid Penuh Sejarah Masjid Roudlatul Musyaawaroh atau lebih dikenal dengan sebutan Masjid Kemayoran mempunyai sejarah panjang dalam perkembangan Islam di Surabaya Utara. Masjid yang dibangun pada 1844 ini masih kokoh hingga saat ini.

Momen Ramadan, Masjid Kemayoran tidak ingin ketinggalan dengan masjid-masjid lain di Surabaya. Sederet kegiatan dilakukan oleh takmir setempat. Mulai buka bersama, tarawih hingga kegiatan tadarus. Setiap Ramadan, masjid karya arsitektur asal Belanda JWB Wardenaar ini juga menyediakan takjil gratis untuk para jemaah. Masjid bersejarah yang memiliki

luas bangunan 5.000 meter persegi ini selalu ramai pengunjung. Pengurus masjid menyediakan 600-700 nasi kotak dan 15 dos air mineral serta 10 kilogram kurma untuk para jemaah. Arifin salah satunya, jemaah asal Lamongan ini menyempatkan diri untuk ngalap berkah. Karyawan salah satu perusahaan swasta ini kemarin sengaja datang ke Masjid Kemayoran untuk berbuka puasa di lokasi.

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Muhammad Arif Alfiansyah, wartawan SKH Memorandum

Persiapan kegiatan ramadan di Masjid Kemayoran.

Ahmad Sultoni

“Suasananya enak di sini. Adem meski terletak di pinggir jalan raya,” ungkap Arifin. Pengurus Masjid Kemayoran, Ahmad Sultoni mengatakan sebagian nasi itu sumbangan dari para dermawan. “Ada ratusan takjil yang dibagikan setiap harinya di Masjid Kemayoran ini. Dan itu datang tiap hari,” katanya. Sisi lain Masjid Kemayoran ini juga memiliki nilai sejarah perjuangan bangsa yang cukup kuat. Baik di masa pendudukan Belanda, Jepang hingga masa perang kemerdekaan. Sultoni menambahkan, diperbolehkannya salat tarawih tahun ini membuat Masjid Kemaroyan lebih semarak. “Alhamdulilah. Tahun ini setiap tarawih pasti penuh. Tidak ada  Bersambung ke halaman 4 


memorandum.co.id

KOTA SURABAYA

memorandumredaksi @gmail.com

JUMAT WAGE, 8 APRIL 2022 HALAMAN 4

25 Persen Warga Tidak Puas Pelayanan Publik Pemkot Rendah

Hasil ini berdasarkan survei yang diselenggarakan oleh Litbang Kompas dari tanggal 24 – 30 Januari 2022 melalui wawancara tatap muka. Bertajuk survei Teropong Jawa Timur, penarikan sample menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di Provinsi Jawa Timur. Wakil General Manager Litbang Kompas, Ignatius Kristanto menjelaskan, survei Teropong Jatim ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error penelitian +/- 2,72 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. “Tingkat kepuasan itu, berdasarkan kinerja Pemkot Surabaya yang terbagi ke dalam 15 bidang pelayanan,” kata Ignatius, Kamis (7/4). Dari 15 bidang tersebut, tingkat kepuasan tertinggi ada pada pelayanan kesehatan di Surabaya, dengan rate 95,3 persen. Kemudian pada posisi kedua, sekitar 90,0 persen masyarakat puas terhadap ketersediaan pelayanan publik di Surabaya. Sedangkan urutan ketiga, yakni 88,1 persen masyarakat puas terhadap penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19. “Secara garis besar jika direrata hasil survei dari 15 bidang pelayanan itu, sebanyak 74,9 persen masyarakat puas terhadap kinerja Pemkot

Surabaya,” terang dia. Selain menyorot kinerja pemkot secara umum, Litbang Kompas juga melakukan riset mengenai kepuasan pelayanan publik di Kota Surabaya. Sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi beragama, hasil riset menunjukan nilai 100 persen warga puas terhadap ketersediaan tempat ibadah di Kota Pahlawan. Sedangkan nilai kepuasan pelayanan publik yang paling rendah terkait ketersediaan tempat parkir dengan nilai 67,7 persen. Menanggapi hasil survei tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi merasa dengan hasil riset ini pihaknya akan lebih mengetahui mana saja pelayanan di Pemkot Surabaya yang masih perlu disempurnakan. “Dengan begini saya lebih tahu apa yang harus saya pertahankan dan apa kelemahan yang harus disempurnakan,” kata wali kota. Di sisi lain, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu juga menginginkan kinerja setiap Perangkat Daerah (PD) di lingkup pemkot juga bisa terukur melalui survei atau riset. “Jadi saya juga ingin kinerjanya PD itu bisa terukur, sehingga dapat ditingkatkan kemampuannya. Jadi kurangnya apa itu bisa disempurnakan,” tandasnya. (bin/ono)

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Surabaya, Memorandum Dari 1.300 responden yang dipilih secara acak, sebanyak 25,7 persen masyarakat mengaku tidak puas terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Salah satu permukiman di Surabaya Utara yang menjadi langganan banjir.

Butuh Ruang Terbuka Biru untuk Atasi Banjir Surabaya, Memorandum Masalah banjir masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya. Hal ini ditegaskan oleh legislator dari Fraksi PSI Josiah Michael. Menurutnya, ancaman banjir kerap dihadapi Kota Pahlawan pada musim hujan. Namun menurut Josiah, air hujan bisa dikendalikan jika Pemkot Surabaya memiliki ruang terbuka biru (RTB), yang menjadi tempat resapan air dan pengendali banjir. “Surabaya sangat memerlukan RTB untuk menampung banjir. Terutama dari perumahan-perumahan, supaya limpahan air hujan dari perumahan tidak langsung masuk dan membebani saluran air di luar

komplek,” urainya, Kamis (8/4). Menanggulangi banjir, menurutnya tidak bisa dilakukan secara parsial dan bukan sekadar membuat goronggorong atau melakukan pengerukan semata. Namun dibutuhkan mekanisme yang kompleks. Untuk itu, anggota Komisi A DPRD Surabaya ini mendorong pemkot agar melakukan pemetaan yang detail di setiap wilayah, terlebih kontur wilayah Surabaya yang beraneka ragam, sehingga memerlukan penanganan yang beragam pula. “Tantangan Surabaya dalam menangani banjir bukan hanya masalah daerah resapan, tetapi juga tingginya pemakaian air tanah dan permukaan air laut ketika pasang,” jelas dia.

Selain mendorong adanya RTB di perumahan, dia juga mengusulkan lahan bekas tanah kas (BTKD) untuk dimanfaatkan sebagai RTB di perkampungan. Sedangkan dalam menentukan ukurannya disesuaikan dengan kajian. “Karena selama ini, kita hanya berfokus ke daerah resapan, area RTH, tetapi tidak fokus ke penampungannya,” tandas Josiah. Di samping itu, Josiah meminta agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya dilibatkan secara optimal dalam penanganan banjir. Sebab, banjir dinilainya juga sebagai sebuah bencana. “Jadi ketika banjir, para anggota BPB harus turun ke kantong-kantong

banjir untuk membantu masyarakat dan memberikan bantuan penanggulangan banjir sementara,” cetusnya. Tak kalah penting, Josiah juga menyoroti keberadaan tempat penampungan air hujan yang ada pada setiap bangunan-bangunan tinggi atau gedung di Surabaya. Dia mendesak pemkot untuk mengecek keberadaan penampungan air hujan itu. “Sesuai Perwali 14 tahun 2018 tentang Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung, setiap bangunan gedung berkewajiban untuk menampung air hujan sebelum menyalurkan ke drainase kota. Nah sudah berfungsi dengan benar apa nggak itu, sudah saatnya untuk dicek,” pungkasnya. (bin/ono)

PKS Silaturahmi PWNU Jatim, Kolaborasi Keumatan dan Kebangsaan Suraabaya, Memorandum Jajaran pengurus PKS Jatim silaturahmi ke Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. Dalam pertemuan itu, Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan bertemu Ketua PWNU Jawa Timur Kiai Marzuki Mustamar. Di pertemuan itu, KH Marzuki Mustamar didampingi Dr KH Maruf Syah SH MH, Drs KH Ahsanul Haq MPdi, Dr KH Muhammad Hasan Ubaidillah SHi MSI, Muhammad Sukron Dosi SS, H Ir Mathorurrozaq Ismail, H Rasidi dan Gus Amin Mujib

serta pengurus PWNU lainnya. Sementara dari PKS Jatim, Irwan didampingi oleh Sekretaris Ahmadi, Ketua Bidang Kaderisasi Abdurrahman Saleh, Ketua dan sekretaris Bidang Pembinaan Keumatan (BPU) Muhammad Aziz dan Imam Budi Utomo, Ketua Bidang Polhukam Dwi Hari Cahyono, dan Ketua Bidang Humas Reni Astuti. Sementara dari Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga diwakili Sri Utami dan Vivin. Irwan Setyawan menyampaikan visi PKS sebagai partai Islam rahmatan lil alamin dan semangat kolabo-

rasi. “PKS mempunyai visi menjadi Partai Islam Rahmatan Lil Alamin yang kokoh dan terdepan dalam melayani rakyat dan NKRI. Selain itu PKS mengusung semangat transformasi dan kolaborasi,” ujar Irwan Setiawan. Politisi yang akrab disapa Kang Irwan ini menyampaikan, pesan dari Ketua Majelis Syuro PKS, Habib Dr Salim. Bahwa PKS adalah milik semua. “Sehingga kami, DPW PKS Jawa Timur harus sering sowan kepada para habib, kiai, dan ulama untuk menyampaikan pesan ini. Agar kami mendapat tuntunan dan arahan. Oleh

karena itu, dalam kesempatan sowan ini, mohon nasehat dan arahannya untuk kami, pengurus DPW PKS Jawa Timur yang selanjutnya akan kami patuhi dan jalankan. Sebagaimana arahan Ketua Majelis Syuro, habib Salim, kami diminta dan siap untuk turut menjaga akidah ahlusunnah wal Jamaah, aswaja,” ujar pria 46 tahun itu. Menurutnya, PKS ingin membangun titik temu dan kesamaan pandangan terkait dengan arah masa depan bangsa, khususnya Jatim agar bisa lebih kokoh dan kuat. Sehingga harapan ke depan bisa membangun kolaborasi

persoalan keumatan dan kebangsaan. Kang Irwan melanjutkan, saat ini, PKS dengan mengusung semangat transformasi dan kolaborasi diminta memperkuat diri agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman yang ada serta kultur yang ada. Sementara itu, Ketua PWNU Jawa Timur Kiai Marzuki Mustamar menyambut baik kehadiran jajaran pengurus PKS Jawa Timur. Menurutnya, pertemuan antara pengurus PKS Jatim dan PWNU Jatim merupakan hal penting. “Pertemuan ini penting, silaturahmi, kalo sudah ketemu pi-

Kelangkaan Solar Ganggu Distribusi Barang hanya mencapai 2.281.581 kiloliter per tahun, lebih kecil dibanding kuota tahun 2021 sebesar 2.352.388 kiloliter. “Karena kuota tahun 2022 ini kan berdasarkan dari realisasi penyaluran solar tahun 2021, sementara di tahun 2021 realisasi solar memang tidak naik karena adanya pandemi Covid-19. Pemerintah tidak meng-

hitung adanya puasa dan telah berakhirnya pandemi, sehingga ketika ada lonjakan, yang terjadi solar tidak mencukupi dan kelangkaan ditemui dimana-mana,” tandasnya. Terpisah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah mengajukan surat penambahan alokasi solar untuk Jatim di tahun 2022

Sambungan dari halaman 3 sebesar 306.045 kiloliter. “Kekurangan solar mestinya bisa dengan nambah alokasi solar subsidi. Mudah-mudahan secepatnya teratasi walaupun melebihi kuota karena ini adalah diskresi,” ungkapnya. Harapam Adik, kekosongan stok tidak terjadi, apalagi momen kebangkitan ekonomi pasca pandemi. “Paling

penting dalam urusan minyak itu harus digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat, terlebih Jatim memiliki sumber minyak yang cukup besar dan ini harus digunakan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat sesuai dengan amanah UUD 45 pasal 33,” pungkasnya. Seperti diketahui, dalam bebe-

rapa hari ini terjadi kelangkaan solar sehingga terlihat antrean panjang di sejumlah SPBU. Diantaranya di SPBU Brebek Industri, Pakal, Diponegoro Sidoarjo, rest area tol Tandes, Margomulyo, rest area tol Sidoarjo, by pass Pandaan, Romo Gresik, Osowilangon, Kalianak, Balongbendo arah Mojokerto dan Geluran arah Krian.

Blangko e-KTP Sering Kosong ketua LPMK Asemrowo Moch Widodo, ada beberapa warga yang masih harus menunggu dan antre untuk mendapatkan e-KTP. “Ya ada kendala, sama seperti kelurahan-kelurahan yang lain. Karena memang kosongnya stok blangko e-KTP ini masalahnya dari pusat. Antisipasinya kita lakukan sosialisasi, sehingga warga di sini bisa mengerti

kondisi ini,” ungkap Widodo. Sementara itu, Camat Semampir Yongky Kuspriyanto menjelaskan, macetnya stok blangko e-KTP ini merupakan masalah nasional. Terpusat. Imbasnya hingga ke seluruh penjuru Nusantara. Soal ketersediaan blangko e-KTP di Kota Pahlawan pihaknya tak mengetahui, sebab yang berwenang mencetak Dinas Kependudukan dan

DI: Komitmen Membangun Masyarakat yang Aman... mengingkari ada juga rekan-rekan kami sesama wartawan yang belum sepenuhnya memegang kode etik sebagai wartawan, tetapi kami juga berkomitmen untuk bersama-sama membangun masyarakat yang aman dan kondusif,” ungkap Dahlan Iskan. Dalam acara silaturahmi tersebut juga diisi tausiah hikmah Ramadan

oleh Dr Syukron Jazilan M Ag. Dalam tausiahnya, ustaz Syukron mengatakan, dalam kehidupan ini, tidak dibenarkan menyalahkan atau memvonis salah kepada orang lain karena itu ranah Tuhan Yang Maha Esa. “Kita harus saling menghormati antarsesama, tidak boleh kita me-

Ngalap Berkah di Masjid Penuh Sejarah aturan khusus atau pengetatan, yang penting masker dipakai,” katanya. Selain itu, kata Sultoni, juga digelar seluruh rangkaian ibadah bulan Ramadan. Mulai tradisi buka puasa bersama (bukber), salat tarawih berjemaah, hingga tadarus seperti dua tahun lalu sebelum pandemi. Meski aktivitas kembali normal, jemaah tetap diminta cuci tangan se-

belum memasuki area Masjid. Mereka juga diimbau disiplin mengenakan masker. Pihaknya akan mempersiapkan stok masker. “Kami juga menyediakan masker. Jika ada jemaah yang tidak pakai masker akan kami ingatkan. Sementara di bagian lantai dibiarkan tanpa karpet,” ujarnya. Pengurus masjid juga rutin mem-

kirannya juga ketemu, bisa tafahum. Sehingga kita semua bisa saling memahami mengapa NU punya kebijakan begini, mengapa PKS punya kebijakan begitu,” ujar Kiai Marzuki. Menurutnya, setelah silaturahmi akan berlanjut pada silaturafkar (menyambung pikiran). Kemudian berlanjut ke tafahum (saling memahami) dan berlanjut ke taawun atau saling tolong menolong. “Taawun itu ada gotong royong untuk keumatan untuk bangsa. Tanpa ada tafahum tapi dipaksakan taawun akan bermasalah nantinya,” tegas Kiai Marzuki Mustamar. (day/ono)

Terpisah Tri Subianto, supir truk asal Surabaya kepada Memorandum mengaku khawatir. Maklum untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar truk, ia sering kali tidak menemukannya di SPBU. “Dari Nganjuk ke Surabaya, saya baru bisa mengisi di SPBU Mojokerto. Itupun antreannya panjang,” ungkap Tri Subianto.(day/ono)

Sambungan dari halaman 3 Pencatatan Sipil (dispendukcapil) Surabaya. “Kita hanya melayani permohonan e-KTP melalui kelurahan, yang mencetak dispenduk. Skemanya dari dispenduk dicetak, lalu diserahkan ke kelurahan, baru didistribusikan ke warga. Jadi satu pintu, langsung di dispenduk. Kalau dispenduk bilang stok ada, ya

Sambungan dari halaman 3 ngatakan kita yang paling benar dan orang lain salah karena benar dan salah itu adalah ranah Allah SWT,” tegas ustaz Syukron Ditambahkan juga, bahwa kita harus banyak bersyukur dalam kondisi apapun juga karena dengan bersyukur hidup ini akan menjadi tenang. (fer/ono)

Sambungan dari halaman 3 bersihkan area masjid. Pun dengan penyemprotan disenfektan dilakukan terjadwal. “Sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 kami lakukan penyemprotan rutin,” imbuhnya. Sementara itu terkait pengaturan pengeras suara pihaknya mengikuti peraturan pemerintah. “Aturan kami mengikuti pemerintah,” pungkasnya.(ono)

mungkin ada,” terang Yongky. Adapun permohonan e-KTP di Kecamatan Semampir disebut lumayan tinggi. Baik permohonan baru ataupun pergantian kartu lama akibat rusak. “Sehari bisa lima sampai sepuluh permohonan e-KTP,” tandasnya. Terpisah, Kepala Dispendukcapil Surabaya Agus Imam Sonhaji menerangkan, persediaan blangko e-KTP sampai saat ini masih ada. Namun jumlahnya tidak sebanding dengan tingginya permohonan cetak e-KTP. Mengantisipasi hal ini, warga yang memohon belakangan akan menerima surat keterangan (suket) terlebih dahulu.

“Sementara warga menerima suket, sambil menunggu pengiriman yang kita ajukan ke kemendagri. Begitu nanti datang dalam jumlah yang cukup, maka cetak KTP elektroniknya dapat diambil di kelurahan domisili masing-masing,” paparnya. Berdasarkan catatan dispendukcapil, setiap harinya rata-rata mencapai 800 permohonan cetak e-KTP. Tidak semua karena baru, namun hampir lebih dari separuh meminta cetak ulang lantaran KTP elektroniknya mengalami kerusakan atau hilang “Tinggal dihitung, kalau sudah numpuk permohonan bisa ribuan,” cetus Agus.

Berbagi Takjil di Bulan Penuh Berkah “Kegiatan ini menjadi agenda rutin kami di bulan penuh berkah ini,” kata Direktur SKH Memorandum Choirul Shodiq. Pria murah senyum ini menambahkan, takjil gratis akan dilaksanakan setiap Kamis. “Tempatnya berpindah-pindah. Kamis ini (kemarin) di depan kantor Memorandum, sedangkan Kamis depan di kawasan Wonokromo,” urai Choirul Shodiq. Norma, salah satu pengguna jalan mengaku senang dengan acara yang digelar Memorandum. “Kebetulan saya tadi mau pulang ke Menganti, Gresik dan lewat jalan belakang.

Tidak tahunya ada bagi-bagi takjil. Alhamdulillah bisa buat buka di jalan,” ungkap karyawati swasta di Jalan A Yani ini. Hal yang sama diungkapkan oleh Sumardi, yang tinggal di kawasan Bungurasih. Sumardi yang sehari-hari bekerja di Wiyung ini. Dia mengaku gembira dan senang dengan apa yang dilakukan Memorandum. “Mudah-mudahan barokah. Aamiin,” ungkap Sumardi. Di bagian lain, Umi Rodiyah, Corporation Secretary Bank Jatim mengatakan, pihaknya senang bisa mendukung program Festival Rama-

Soal jatah blangko dari pusat, diakuinya jumlah yang diterima tidak menentu. Harus dibagi bersama kabupaten dan kota yang lain. Namun yang jelas, saat terjadi antrean panjang cetak e-KTP, pihaknya selalu mengajukan tambahan. “Warga Surabaya ini memang tinggi permohonannya, dan tidak semua karena baru tapi lebih dari separuh minta cetak karena KTP elektroniknya hilang atau rusak. Semoga warga makin hati-hati menjaga dan merawat KTP elektronik yang dimilikinya, karena kalau minta cetak lagi kadang pas pasokan blangko tidak ready jadi tidak bisa cepat,” tuntasnya. (bin/ono)

Sambungan dari halaman 3 dan Berbagi Bahagia. “ Kegiatan ini adalah bagian dari berbagi kepada sesama. Saat seperti ini sangat tepat waktunya karena bulan Ramadan. Selain itu kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan sosial dari Bank Jatim untuk masyarakat,” urainya. Heri Supriyanto, manajer CSR PT PJB, menambahkan, kegiatan berbagi takjil bisa menjadi momentum berbagi kebahagian yang cukup lama tidak dilakukan karena Pandemi Covid-19. “Mudah-mudahan kerjasama dengan PJB dan pihak lain makin erat bersama Memorandum ke depannya,” harap Heri Supriyanto. (x/x2/bin/ono)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

JUMAT WAGE, 8 APRIL 2022 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Mantan Istri Dinikahi Orang Lain

Sumenep, Memorandum Direktur Keamanan dan Ketertiban (Dirkamtib) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS), Abdul Aris beserta jajaran mengunjungi Rutan Sumenep, Kanwil Kemenkumham Jatim, Kamis (7/4). Tiba di Sumenep, Dirkamtib Abdul Aris langsung melakukan kontrol ke dalam blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana (napi) dengan ditemani Plt Karutan Sumenep Ridwan Susilo beserta pejabat struktural. Dirkamtib mengecek sarana prasarana (sarpras) di dalam blok termasuk kondisi bangunan kamar serta kebersihan kamar hunian. Ia juga menyempatkan diri napi dengan menanyakan kondisi kesehatan serta pelayanan di Rutan Sumenep. Selain itu, Abdul Aris berkesempatan melihat secara langsung proses pembinaan kemandirian Batik Catra Rutan Sumenep. Sehabis melakukan kontrol blok hunian, Dirkamtib Abdul Aris memberikan penguatan mengenai Tugas Pokok Fungsi Pemasyarakatan kepada jajaran Rutan Sumenep. “Kami mengimbau agar petugas pengamanan membaca dan mengimplementasikan Permenkumham No. 33 Tahun 2015 tentang Pengamanan pada Lapas dan Rutan,” pinta Abdul Aris. Selain itu Dirkmantib memuji mitigasi resiko perihal keamanan dan ketertiban di Rutan Sumenep. "Saya liat Rutan Sumenep sudah bagus, performa petugasnya sangat bagus dan jarang ada gangguan kamtib, ini harus dipertahankan," pungkas Abdul Aris. (*/mik)

Kawasan Wisata Halal Bakal Hadir di Kaki Jembatan Suramadu Bangkalan, Memorandum Untuk memajukan ekonomi lokal, Pemkab Bangkalan bakal memanfaatkan kawasan kaki Jembatan Suramadu (KKJSM) sebagai kawasan wisata halal yang diharapkan menjadi salah satu potensi perekonomian. Rencananya, konsep wisata halal itu akan dibangun di kawasan industri halal dan Indonesia Islamic Science Park (IIS) di Kawasan Kaki Jembatan Suramadu (KKJSM). Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron mengatakan pengembangan wisata halal di Bangkalan itu merupakan Bupati Bangkalan bagian dari upaya Abdul Latif Amin Imron menciptakan objek wisata yang Islami sekaligus merawat tradisi dan budaya masyarakat Bangkalan yang selama ini dikenal agamis. “Ini sebagai bentuk komitmen kami dalam memajukan ekonomi lokal, tanpa harus mencederai nilai-nilai moral, tradisi dan adat-istiadat yang ada di Bangkalan ini,” katanya. Menurut Latif, lahan seluas kira-kira 107 hektare di kaki Jembatan Suramadu sisi Madura akan menjadi lokasi pengembangan wisata halal. “Konsepnya, 20 persen edukasi, 30 persen keuangan Islam, dan 50 persen wisata,” ujarnya. Latif mengatakan sudah menyampaikan secara tertulis tentang rencana pengembangan kawasan wisata halal tersebut ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan sudah mendapatkan tanggapan yang positif. “Kemenparekraf merespon dengan baik rencana ini, karena selain berpeluang menghidupkan ekonomi masyarakat lokal di Bangkalan ini, di satu sisi juga bisa menjaga nilai tradisi dan budaya masyarakat setempat,” kata dia. Adapun, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat kunjungan ke Madura menyampaikan dukungannya. Menurut dia, konsep pengembangan wisata halal di Bangkalan bisa membangkitkan ekonomi dan membuka peluang usaha pascapandemi. Sandiaga menjelaskan konsep wisata halal berfokus pada extension of service dengan mengusung tiga konsep, yaitu Need to have, Good to have dan Nice to Have. “Wisata halal adalah tambahan layanan atau extended services ada tiga kategori layanan yang pertama yang harus ada adalah makanan halal, tempat ibadah, water friendly washroom dan no islamaphobia. Kemudian, Good to have dan Nice to Have,” ujarnya. Konsep tersebut dapat dijabarkan pada lima komponen, antara lain hotel halal, transportasi halal, makanan halal, paket tur halal dan keuangan halal. “Bangkalan sendiri sudah punya modal infrastruktur pendukung secara holistik seperti nanti akan dibangun Islamic Science Park. Kami yakin wisata halal ini akan membangkitkan ekonomi di Madura Raya, dan membuka peluang usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Sandiaga. (*/mik)

AS NDUM/HUM RA FOTO: MEMO

Pastikan Kesehatan Napi, Dirkamtib Kunjungi Rutan Sumenep

Peristiwa perkelahian pada Rabu (6/4) sekitar pukul 11.00 itu membuat salah satunya harus dilarikan ke rumah sakit karena terluka parah. Kejadian ini bermula saat Badrus Salam (47), warga Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan bersama istrinya Susanti Fajariyah naik motor untuk membeli bekal melaut. Sesampainya di pasar tradisional Pao, tiba-tiba Ruslan datang menghampiri Badrus Salam dengan membawa sebilah pisau. Sambil mengacungkan pisau kepada Badrus, Ruslan berkata. “Mon sateya rapak (kalau

Korban dalam perawatan dan BB diamankan di Mapolres Sumenep.

sekarang waktunya),” kata Ruslan. Mengetahui hal tersebut Badrus Salam lalu mengeluarkan sebilah celurit dari balik bajunya dan menyuruh istrinya untuk menjauh. Perkelahian pun tak terelakkan. Keduanya pun saling bacok. Beruntung, kejadian ini

tidak menyebabkan korban jiwa, dan perkelahian berhasil dilerai masyarakat setempat. Akibat kejadian ini, Ruslan mengalami luka pada kepala, dada kiri, paha kiri dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan Badrus Salam mengalami luka jempol tangan

bagian kiri. Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan sudah mengamankan Ruslan ke Mapolres Sumenep untuk pemeriksaan lebih lanjut. Termasuk barang bukti celurit milik Badrus Salam ikut disita polisi.

“Keduanya sama-sama memegang sajam, dan terjadi perkelahian satu lawan satu di pinggir Jalan Pasongsongan,” kata AKP Widiarti, Kamis (7/4). “Motif perkelahian ini dipicu api cemburu, karena mantan istrinya dikawin oleh korban,” pungkas Widiarti. (uri/mik)

Jaga Silaturahmi, Satpolairud Bukber dengan Nelayan Bangkalan, Memorandum Bagi Kasatpolairud Polres Bangkalan, AKP Arif Djunaedi,SH, kehadiran bulan suci Ramadan 1443 Hijriah, patut disikapi sebagai momentum yang tepat untuk menjaga jalinan silaturahmi dengan komunitas nelayan. Maklum, amanah tugas dan tanggungjawab satpolairud polres dalam kesehariannya, harus berbaur dengan komunitas nelayan Kabupaten Bangkalan yang kesehariannya rutin lalu lalang di sekitar perairan Selat Madura untuk berburu ragam biota laut. Targetnya, Kapal Patroli Satpolairud yang kesehariannya berkewajiban memantau stabilitas kamtibmas matra laut di sekitar perairan Selat Madura, secara alamiah, harus aktif berkolaborasi dengan ratusan kaum nelayan dari 10 kecamatan pisisir di Kabupaten Bangkalan. “Nah, kehadiran Ramadan 1443 kali ini, bagi kami (Satpolairud-Red), merupakan momen paling tepat untuk mempererat jalinan silaturahmi dengan rekan-rekan nelayan Kabupaten Bangkalan,” kata Arif Djunaedi, Kamis ( 7/4) siang. Kiat simpatik itu bisa memanfaatkan momen berbuka puasa bersama (bukber)dengan komunitas nelayan yang tengah aktif berburu ikan di sekitar perairan Selat Madura. Alhasil, kreatifitas untuk berbuka bersama dengan kaum nelayan, mulai dihelat Sapolairud Polres Bangkalan, Rabu (6/4) petang. Caranya, mejelang waktu berbuka puasa, puluhan nelayan asal Bangkalan yang

FOTO: MEMORANDUM/URI

Abdul Aris mengecek kondisi rutan didampingi Plt Ridwan Susilo.

Sumenep, Memorandum Perkelahian satu lawan satu di pinggir jalan Pasar Pao, Desa/Kecamatan Pasongsongan, yang dipicu api cemburu lantaran mantan istri dinikahi orang lain, membuat geger warga sekitar.

Suasana buka bersama personel Satpolairud dengan para nelayan Bangkalan di tepi pantai Pelabuhan ASDP, Kecamatan Kamal.

terpantau berseliweran di perairan Selat Madura diajak merapat ke tepi pantai dekat Kantor Satpolairud di kompleks Pelabuhan ASDP, Kecamatan Kamal. ”Alhamdulillah rekan-rekan nelayan guyub dan kompak manut untuk merapat sejenak ke tepi pantai,” tandas AKP Arif. Alhasil, ajang buka bersama personel satpolairud dengan komunitas kaum nelayan, terlaksana penuh keakraban. Melalui giat buka bersama

ini, nuansa jalinan silaturahmi antara satpolairud dengan kaum nelayan terasa semakin terjaga solid. “Di sini, beban tugas dan tanggungjawab satpolairud sebagai pemegang amanah pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, khususnya para nelayan, jadi semakin menuai simpati dari rekanrekan nelayan,” beber Arif. Ada kesan, kehadiran satpolairud, terasa selalu m e n w a rk a n k e t e n a n g a n ,

keamanan dan kenyamanan tersendiri bagi para nelayan saat mereka beraktivitas di perairan Selat Madura. Makanya,giatberbukabersama semacam ini, sesuai amanah Kapolres AKBP Alith Alarino,SIK, harus tetap intent dikembangkan. Tujuannya, agar jalinan silaturahmi antara Satpolairud dengan komunitas nelayan terjaga solid dari waktu ke waktu. Karena momen silaturahmi ini bisa dimanfaatkan untuk momotivasi semangat para

nelayan, agar tetap eksis saling bahu membahu dengan satpolairud dalam menjaga stabilitas kamtibmas di sekitar perairan Selat Madura. “Selain itu, momen berbuka bersama, bisa pula kami manfaatkan untuk titip materi pesan lainnya. Contohnya, kami bisa menyisipkan pesan agar para nelayan tetap disiplin menerapkan prokes saat melaut, karena pandemi Covid-19 belum jeda sepenuhnya,” pungkas AKP Arif Djunaedi. (ras/mik)

Legislatif Minta Pembangunan Gedung DPRD segera Direalisasikan

FOTO: MEMORANDUM/DOK

FOTO: MEMORANDUM/IST

Cemburu, Saling Bacok

Gedung DPRD Sumenep yang ada saat ini dinilai sudah tidak layak pakai.

Sumenep, Memorandum Ketua DPRD Sumenep Hamid Ali Munir meminta agar pembangunan gedung baru DPRD segera terealisasi. Karena menurutnya sejak beberapa tahun lalu masih tahap perencanaan. “Harus segera dilaksanakan, karena hal itu berdampak pada pelayanan terhadap masyarakat,” ujar Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, Kamis (7/4). Sementara itu, menurut Kepala Bidang (Kabid) Penataan Bangunan dan Gedung, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep, Benny Irawan, pihaknya sudah berkonsultasi dengan Bupati Sumenep. Menurut dia, Bupati A c h m a d Fa u z i s u d a h memberikan rekomendasi untuk mencari lokasi terbaik pembangunan gedung DPRD Sumenep yang tahun ini

dianggarkan Rp 10 miliar dari APBD Sumenep tersebut. “Sama dengan rekomendasi bupati, berdasarkan kajian kami memang di lokasi baru yang lebih baik. Hasil kajian itu akan disampaikan kembali melalui rapat inter nal dengan melibatkan DPRD,” ujar Benny. Berdasarkan ketentuan, jika dibangun pada lokasi baru, maka akan m e n g g u n a k a n k o n t ra k tahun jamak atau multi years contract. Selain itu, apabila pembangunannya lebih dari lima meter persegi maka berklasifikasi khusus. Nantinya harus dilakukan pengawasan terlebih dahulu dan menunjuk manajemen konstruksi. “Sebentar lagi proses lelang. Oleh karena itu kami percepat penentuan lokasi khusus gedung DPRD,” tandas Benny. (aan/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

JUMAT WAGE, 8 APRIL 2022 HALAMAN 6 - 7

Sahur On The Road Satsamapta Bagikan Nasi Bungkus untuk Wong Cilik Bangkalan, Memorandum Keutamaan berbagi sedekah di Ramadan 1443 Hijriah, tidak disia-siakan personel Satsamapta Polres Bangkalan. Dipimpin Kasatsamapta AKP Harifi Kohar SH beberapa anggota berinisiatif menggelar sahur on the road membagikan nasi bungkus untuk komunitas wong cilik, Rabu (6/4) dini hari. “Saat memasuki sahur, saya bersama beberapa anggota berada di depan Masjid Agung Jalan Sultan Abdul Kadirun,” kata Harifi Kohar, Kamis (7/4). Di sini, Harifi dan anggota, memberikan nasi bungkus untuk sahur untuk komunitas wong cilik yang masih berseliweran berburu nafkah hingga dini hari. Tidak ada yang

terlewati. Sejumlah pemulung yang mencari botol bekas air mineral, kardus, dan barang bekas lainnya, satu per satu kebagian jatah nasi bungkus. Begitu pula, belasan tukang becak yang masih betah mencari penunpang juga dicegat dan disodori nasi bungkus. Tak terkecuali, sasaran juga mengarah ke pedagang gerobak kuliner keliling seperti bakso, gado-gado, tahu tek, dan lainnya yang masih berada di jalan protokol depan masjid. Sementara itu Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino mengapresiasi

kepada kasat dan anggota satsamapta yang berinisiiatif menggelar giat sahur on the road pada Rabu kemarin. ”Kreativitas itu merupakan bentuk kepedulian dari Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tutur Alith. Imbuh Alith, selain wajib puasa, di sepanjang Ramadan, bagi-bagi sedekah dengan ikhlas termasuk memberi nasi bungkus untuk sahur bagi komunitas wong cilik, utamanya kaum duafa merupakan misi sosial berbasis kemanusiaan yang dianjurkan agama pada bukan penuh berkah seperti ini. Masih kata Alith, melalui giat sahur on the road seperti itu, setidaknya akan membuka mata hati bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang masih butuh uluran tangan. ”Inilah salah satu hidayah dan berkah Ramadan yang secara tidak langsung mengasah kepekaan sosial di kalangan umat Islam,” pungkas Alith. (ras/nov) Personel Satsamapta Polres Bangkalan dipimpin Kasatsamapta AKP Harifi Kohar membagikan nasi bungkus kepada masyarakat kurang mampu.

Stok Migor di Ringinrejo Stabil, Masyarakat Diminta Tak Panik

Kapolsek Ringinrejo mengecek dan memantau ketersediaan migor dan sembako di salah satu toko.

Kediri, Memorandum Anggota Polsek Ringinrejo melakukan pengecekan dan pemantauan di pedagang minyak goreng (migor) dan sembilan bahan pokok (sembako) di wilayah Kecamatan Ringinrejo, Kamis (7/4). Pengecekan itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan dan memastikan ketersediaan migor masih tersedia dan tercukupi. Kapolsek Ringinrejo Iptu Joko Suparno menuturkan kegiatan pengecekan dan pemantauan di pedagang migor dan sembako di Ramadan ini untuk memastikan bahwa stok masih stabil. “Hasil pengecekan untuk ketersediaan migor kemasan di Kecamatan Ringinrejo masih stabil, untuk migor curah masih tersedia,” terang Joko. Joko menambahkan, ketersediaan bahan pokok lainnya masih stabil. Sehingga dapat diperoleh masyarakat dengan harga wajar untuk keperluan sahur dan buka puasa. “Kita imbau kepada masyarakat, jangan sampai panic buying atau membeli berlebihan. Semua pihak harus mengikuti aturan yang ada agar konsumen dapat lebih mudah dan murah mendapatkan migor atau bahan pokok lainnya,” imbuh Joko. Selain melakukan sidak migor, lanjut Joko, pihaknya juga menyampaikan pesan kamtibmas menjaga keamanan dan kenyamanan serta mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan di saat pandemi Covid-19. (iku/nov)

Selama Ramadan, Polres Blitar Gencarkan Vaksinasi Blitar, Memorandum Selama Ramadan, vaksinasi terus digencarkan Polres Blitar. Termasuk di PT Anugerah Albasia Abadi (AAA), Kecamatan Talun, Kamis (7/4) pagi. Sekitar pukul 08.00 para karyawan sebelum melaksanakan pekerjaan mulai mendaftarkan diri ke Tim Dokkes Polres Blitar. Selanjutnya dilakukan registrasi dan proses screeningg oleh petugas medis. Tujuannya apakah

mereka dapat divaksinasi atau tidak. Setelah itu, karyawan yang lolos akan divaksinasi. Kemudian peserta diobservasi sekitar 15 menit. Jika tidak ada kendala para peserta vaksinasi diperbolehkan pulang. Sementara itu, kegiatan dipimpin Kasiwas Polres Blitar Iptu Indrayana didampingi Ketua Tim Dokkes Polres Blitar Aiptu Robig.

Seorang karyawan divaksin Tim Dokkes Polres Blitar.

S Sedangkan vaksin yang disediakan sebanyak 450 dosis. Petugas berharap semua peserta vaksinasi ttidak ada yang terkendala sehingga Indrayana juga melakukan pengecekan kegiatan yang berada di PT AAA Blitar tersebut. Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom SIK melalui Indrayana berharap vaksinasi yang dihelat itu dapat memberikan manfaat bagi semua karyawan. “Bersama-sama kita mewujudkan herd immunity,” kata Indrayana.

Ia menambahkan, vaksinasi dilakukan demi mencegah dan menekan penyebaran Covid-19 dan sangat penting untuk melindungi diri dari bahaya virus. Ia berharap seluruh masyarakat dapat ikut dalam vaksinasi. “Ini adalah salah satu ikhtiar kita supaya segera terbebas dari pandemi Covid-19. Selain itu, tentunya juga terus berdoa kepada Allah SWT,” tutupnya. (iku/ nov)

Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar sidak SPBU di Kabupaten Mojokerto untuk mengantisipasi antrean masyarakat.

Solar Langka, Kapolres Mojokerto Sidak SPBU Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad memberikan keterangan rilis pengungkapan kasus investasi bodong dan menunjukkan tersangka berikut barang buktinya.

Satreskrim Bojonegoro Tangkap Tersangka Investasi Bodong Bojonegoro, Memorandum Pelarian Egga Ayu Nawang Aulia (20), asal Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban akhirnya terhenti. Terduga pelaku kasus dugaan investasi bodong ini ditangkap anggota Satreskrim Polres Bojonegoro di Magelang, Jawa Tengah. Awal kejadian sekitar Januari 2022 salah satu korban, Efrin Desyana Herawati (25), asal Kecamatan Dander mengetahui Egga membuat story WhatsApp (WA) terkait rincian investasi yang diadakan. Kemudian korban menanyakan kepada Egga perihal persyaratannya dan tata cara mengikuti investasi tersebut. Tersangka lalu menjelaskan beberapa syarat melakukan investasi tersebut. Mulai melakukan tanda tangan surat perjanjian investasi bermaterai 10.000. Kedua, membayar biaya

admin sebesar Rp 100. 000 dan menyetor investasi maksimal pukul 17.00. Korban selanjutnya melakukan investasi pertama sebesar Rp 5 juta pada 4 Januari. Kemudian Efrin menunggu 30 hari dan uangnya dikembalikan tersangka sebesar Rp 7 juta. Merasa dapat untung, Efrin kembali melakukan investasi yang kedua sebesar Rp 5 juta pada 17 Januaridan menunggu 20 hari. Hingga Egga mengembalikan uang korban sebesar Rp 6.200.000. Berawal dari dua kali melakukan

investasi kepada tersangka dan berjalan lancar, akhirnya korban merasa yakin bahwa investasi tersebut amanah dan menjanjikan. si Efrin kembali berinvestasi sebesar Rp 10 juta pada 8 Februari 2022 dan menunggu 25 hari, dan ternyata mendapat uang dari tersangka Rp 13.500.000. Kemudian korban mengikuti lagi investasi sebesar Rp 10 juta pada 27 Februari dan menunggu 10 hari hingga mendapat kembalian uang Rp 12.500.000. Dari awal korban melakukan investasi beberapa kali dan mendapatkan keuntungan akhirnya korban semakin yakin. Kemudian tersangka kembali membuat story WA terkait promosi investasi dengan nominal Rp 30 juta dan

me mendapat kembalian Rp 45 juta d dalam jangka 20 hari. Karena tergiur, akhirnya Erfin mengikuti kembali investasi Rp 30 juta pada 6 Maret. Tak cu cukup di situ, korban juga menambah investasi sebesar Rp 20 juta pada 22 Maret. Investasi itu rencananya akan cair dalam jangka 10 hari dan akan mendapatkan uang Rp 27 juta. Korban juga mengikuti investasi member card Rp 5 juta serta akan cair pada 27 Maret sebesar Rp 7 juta. Namun kali ini Efrin tidak kunjung menerima keuntungan investasi tersebut. Bahkan, korban berusaha menghubungi Egga, tapi tidak bisa tersambung. Dari situlah korban baru sadar kalau dirinya menjadi korban investasi bodong. Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad menjelaskan modus operandi

Masyarakat antre vaksinasi booster yang digelar Polresta Sidoarjo di area Masjid Baitulrahman.

yang berada di jalur protokol Mojokerto sampai ke Mojosari. Salah satunya yakni SPBU 54.613.02 Jabon Mojoanyar, Mojokerto. Kedatangan kapolres yang mendadak setelah melihat antrean panjang truk yang berbahan bakar solar di SPBU tersebut. “Saya ingin memastikan langsung terkait ketersediaan BBM jenis bio solar di SPBU Jabon,” kata Apip. Imbuh Apip, sementara stok solar di SPBU Jabon masih kosong, namun hari ini akan datang 16.000 liter untuk memenuhi

kebutuhan masyarakat. Selain BBM jenis solar, pertalite juga mulai mengalami kelangkaan. Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi penimbunan, kapolres mengimbau kepada petugas SPBU agar masyarakat yang membeli dengan jeriken tidak diperbolehkan. Mobil patroli Polres Mojokerto juga diperintahkan orang nomor satu di kepolisian Polres Mojokerto itu untuk selalu memantau SPBU yang ada di wilayahnya dan membantu masyarakat apabila terjadi kemacetan yang diakibatkan antrean untuk mendapatkan BBM. (no/nov)

pelaku yakni mempromosikan investasi bodong yang dilakukan tersebut melalui media sosial dan memberikan keuntungan kepada para korban tepat waktu. “Guna menarik minat korban untuk kembali mengikuti investasi dengan nominal lebih tinggi sehingga terduga pelaku dapat keuntungan lebih tinggi,” kata Muhammad didampingi Kasatreskrim AKP Girindra Wardana Akbar Ramdhani, Kamis (7/4). Diketahui, jumlah korban menurut pengakuan tersangka sekitar 150 orang. Dan yang baru lapor ke Polres Bojonegoro ada 5 orang. Sementara jumlah kerugian akibat investasi bodong tersebut sekitar Rp 260 juta. Akibat perbuatannya tersangka dikenakan pasal 378 KUHP ancaman hukuman 4 tahun penjara. (top/har/nov)

Usai Tarawih, Warga Serbu Gerai Vaksin Booster di Masjid Sidoarjo, Memorandum u Ratusan warga menyerbu a gerai vaksin booster Polresta m Sidoarjo yang dibuka malam hari di area masjid Baitulrah-k-man Jalan Jati, Rabu (6/4). Vakam ma sinasi booster itu dilakukan selama Ramadan setelah salat Tarawih. Banyaknya warga yang antusias untuk mengikuti vaksinasi booster ini, sempat membuat petugas kewalahan. Namun karena telah dipersiapkan, vaksinasi yang digelar di area masjid ini bisa berjalan lancar. Hanya dengan menyerahkan foto kopi KTP dan mengisi blangko yang disediakan, warga bisa langsung suntik vaksin booster di tempat. Karena jumlah peserta vaksin melonjak, sekitar 500 dosis vaksin booster disediakan Tim Vaksin Polresta Sidoarjo ini langsung habis. “Kami ucapkan terima kasih kepada Pak kapolresta, tentunya ini sangat membantu warga khususnya yang akan mudik Labaran,” ujar Suwadi, seorang peserta vaksin. Sementara menurut Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu

Mojokerto, Memorandum Kelangkaan BBM jenis solar mengakibatkan antrean panjang hampir setiap hari terlihat di seluruh SPBU di wilayah Kabupaten Mojokerto. Sejumlah sopir harus rela menunggu bahkan menginap di SPBU agar mobil angkutan barang yang dikemudikan bisa mendapatkan solar. Mendengar keluhan masyarakat tentang langkanya solar di wilayahnya, Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar, Kamis (7/4) melakukan sidak di beberapa SPBU

B in n Bintoro, vaksinasi massal untuk v a vaksin dosis ketiga di area masjjid i pada malam hari ini sengaja d digelar. Hal itu sebagai upaya u untuk membantu masyarakat d dalam mendapatkan vaksin boo os booster agar bisa mudik dengan aman dan sehat sesuai aturan pemerintah. “Alhamdulillah kegiatan ini mendapatkan animo yang lumayan dari masyarakat, terbukti sampai dengan sekarang peserta masih antre untuk vaksinasi,” kata Kusumo Wahyu Bintoro. Menurut rencana, vaksinasi massal booster di area masjid ini pada malam hari itu akan dilakukan setiap hari selama Ramadan. “Dengan sasaran sejumlah masjid yang tersebar di sejumlah daerah di wilayah Sidoarjo,” imbuhnya. Untuk mendukung vaksinasi massal selama Ramadan ini, Tim Vaksin Polresta Sidoarjo menyediakan 500 dosis vaksin booster setiap hari untuk setiap gerai vaksin yang dibuka di area masjid. (bwo/jok/nov)

Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo berfoto dengan paguyuban Pencak Silat Kecamatan Geger.

Pelihara Kamtibmas, Kapolres Madiun Cangkrukan Bersama Paguyuban Pencak Silat Madiun, Memorandum Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo SIK didampingi kasat intelkam dan kasat binmas cangkrukan bersama paguyuban Pencak Silat Kecamatan Geger. Acara tersebut dihelat di angkringan Kandang Balap Desa Slambur Madiun, Rabu (6/4) malam. Hadir juga Muspika Kecamatan Geger serta perwakilan anggota perguruan pencak silat dari PSHT, PSHW, IKSPI, Pagar Nusa, Cempaka Putih, Tapak

Suci, Merpati Putih, dan Rasa Tunggal. Kegiatan itu bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan para tokoh perguruan pencak silat hingga ke tingkat grassroot (akar rumput) serta menjaga kerukunan antarperguruan pencak silat. Anton mengungkapkan, sengaja Polres Madiun menggandeng perguruan pencak silat dan tokoh agama serta tokoh masyarakat untuk diajak bersama menciptakan dan memelihara kamtibmas. “Kami tidak ingin

ada perselisihan personal yang dapat meluas menjadi permasalahan antarperguruan silat,” kata kapolres. Untuk itu pihaknya melakukan langkah antisipasi dan penyelesaian masalah secara cepat dan tepat apabila terjadi permasalahan antarwarga perguruan silat (personal). “Ini bertujuan agar tidak sampai meluas menjadi konflik antarperguruan silat sehingga berdampak pada situasi kamtibmas khususnya Kabupaten Madiun,”pungkas Anton. (iku/nov)

Polres Tuban Salurkan Bantuan Tunai kepada 2.650 Nelayan Tuban, Memorandum Polres Tuban kembali menyalurkan bantuan tunai pedagang kaki lima, warung, dan nelayan (BTPKLWN) gelombang empat dari pemerintah pusat. Penyaluran bantuan itu dilakukan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kecamatan Bancar, Kamis (7/4). Total ada 2.650 nelayan kecamatan setempat mendapatkan giliran menerima bantuan tersebut. Sebelumnya pada gelombang 3 sebanyak 6.000 pedagang kaki lima dan warung (PKLW) yang tersebar di 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban telah menerima bantuan tunai tersebut yang mana masing-masing menerima uang tunai Rp 600 ribu. Wakapolres Tuban Kompol Palma Fitria Fahlevi menjelaskan untuk menerima bantuan tersebut masyarakat yang berprofesi sebagai pedagang kaki lima (PKL), warung, kios maupun nelayan dilakukan pendataan terlebih dahulu oleh masing-masing bhabinkamtibmas yang terjun langsung untuk mengecek kondisi untuk menentukan layak tidaknya mendapatkan bantuan. “Penerima bantuan sudah melalui

survei kondisi di lapangan dari para bhabinkamtibmas untuk memastikan apakah sudah sesuai dengan kriteria yang ditentukan layak menerima bantuan tunai tersebut,” kata Palma. Lebih lanjut, ia memastikan bahwa pendistribusian bantuan tunai tersebut akan tepat sasaran karena sudah melalui pendataan awal kepada calon penerima dan proses pendistribusian bantuan tunai tersebut dilaporkan secara online melalui aplikasi Puskeu Presisi. “Jadi dipastikan ini tepat sasaran karena sebelum menerima bantuan tersebut calon penerima di data dan didokumentasikan bersama tempat usahanya yang selanjutnya dilaporkan melalui aplikasi online disertai NIK,” imbuhnya. Palma menerangkan, bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat di tengah pandemi Covid-19. “Ini salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat ekonomi menengah ke bawah ditengah pandemi Covid-19, semoga bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” terangnya Di lokasi yang sama, untuk mempercepat akselerasi vaksinasi, Polres

Petugas memberi imbauan ke penumpang bus untuk meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan.

Cegah Kejahatan dan Tetap Patuhi Prokes, Polres Malang Imbau Penumpang Bus Wakapolres Tuban Kompol Palma Fitria Fahlevi memantau pembagian bantuan tunai di TPI Kecamatan Bancar.

Tuban juga menyediakan gerai vaksin untuk memberikan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat yang hadir dalam penyaluran bantuan tersebut. “Jadi sebelum menerima bantuan tunai tersebut kita pastikan masyarakat sudah mendapatkan suntikan vaksin baik

dosis dua maupun booster,” tutup Palma. Diberitakan sebelumnya Polres Tuban telah menyalurkan bantuan tunai dari pemerintah pusat kepada 6.000 PKL dan warung yang tersebar di 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban. Dalam pelaksanaan penyal-

urannya dibagi menjadi 3 gelombang. Dalam pendistribusian tersebut, Polres Tuban dipercaya menyalurkan bantuan tunai kepada 19.250 PKL, warung, dan nelayan yang tersebar di jajaran kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban. (top/har/nov)

Malang, Memorandum Antisipasi copet dalam bus, anggota Polres Malang dan Polsek Kepanjen mengimbau penumpang yang memakai moda transportasi tersebut agar selalu hati-hati. Petugas juga mengingatkan selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes) dalam pencegahan Covid-19 selama Ramadan. Kegiatan tersebut dilakukan di halte bus kawasan Simpang 3 Jalibar depan Pasar Kepanjen dan Simpang 4 Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (6/4).

Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat didampingi Kapolsek Kepanjen Kompol Sri Widyaningsih melalui Kanit Samapta Ipda Soleh mengatakan, kegiatan rutin itu untuk mengingatkan masyarakat agar selalu waspada saat berada di dalam bus guna menciptakan keamanan dan kenyamanan sewaktu bepergian. Harapannya penumpang tetap merasa aman dan nyaman selama dalam perjalanan. “Tujuan utama yang kita lakukan adalah mengantisipasi tindak kejahatan salah

satunya adalah copet,” kata Soleh. Imbuh Soleh, masyarakat juga diimbau untuk tetap berdisiplin memakai masker dan memperhatikan prokes demi memutus penyebaran Covid-19. Sasaran kegiatan itu yaitu di halte bus dan sejumlah tempat untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. “Sasaran kegiatan kita pada saat ini di antaranya halte bus dan juga mengingatkan kepada masyarakat agar tetap menerapkan prokes,” tandasnya. (*/kid/ari/nov)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR Jebol, Pemkab Perbaiki Waduk Rancang

JUMAT WAGE, 8 APRIL 2022 HALAMAN 8

Lamongan, Memorandum Tanggul Waduk Rancang di Dusun/Desa Rancang, Kecamatan Lamongan jebol, Kamis (7/4) dini hari. Dugaan sementara jebolnya tanggul ini disebabkan karena kondisi tanah tanggul yang sudah kritis dan debit air waduk melebihi kapasitas. Bupati Yuhronur Efendi langsung melakukan pengecekan perbaikan tanggul oleh tim BPBD Kabupaten

Lamongan yang berkoordinasi dengan muspika dan jajaran instansi terkait. Tanggul tersebut saat ini

tengah diperbaiki menggunakan alat berat guna penanggulangan banjir. “Yang jebol tadi kita tutup dengan tanah. InsyaAllah nanti bisa teratasi, karena memang limpasan ini terjadi akibat kapasitas waduk yang sudah sampai pada 97 persen, sehingga tekanan air untuk keluar ini tentunya sangat deras sekali,” terang Pak Yes, sapaan lekat Bupati Lamongan.

Dampak jebolnya tanggul waduk dengan lebar kurang lebih 2-3 meter dan panjang kurang lebih 3-4 meter ini, yakni mengakibatkan adanya genangan air setinggi kurang lebih 30-40 sentimeter pada 4 RT dengan jumlah terdampak sekitar 150 KK. Jalanan desa tergenang dan satu tempat ibadah, serta taman pendidikan. “Kebetulan untuk sawah yang ada

di sekitar waduk ini rata-rata sudah panen, sehingga dampak di sawah itu bisa terkendali,” tambah Pak Yes. Metode yang dilakukan untuk menutup lubang jebolan tanggul yakni menggunakan bamboo. Selanjutnya ditutup dengan tanah. Terkait lama pengerjaan perbaikan tanggul, Pak Yes berharap dapat diselesaikan secepat mungkin.

“Mudah-mudahan ini tidak sampai berhari-hari, semoga satu hari ini bisa teratasi. Kita lihat tadi metode penutupan jebolan waduk, jadi kita pasang bambu dulu setelah itu kita tutup dengan tanah. Mudah-mudahan kalau ini sudah teratasi, baru yang besar ini tanggulnya nanti akan kita kuatkan lagi,” pungkasnya. (*/asw/lis)

¾ ¾

FOTO: MEMORANDUM/ASW

¾

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (dua dari kiri) memantau perbaikan tanggul Waduk Rancang yang jebol.

Kejar Target, Vaksinasi Digelar Setelah Tarawih Tulungagung, Memorandum Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat Kabupaten Tulungagung terus dikebut. Bahkan untuk mengejar capaian target, vaksinasi juga dilakukan kepada pengurus maupun jemaah masjid dan musala serta masyarakat ketika selesai salat tarawih. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman masjid, musala, dan balai desa secara door to door. Seluruh polsek jajaran Polres Tulungagung bersama Koramil bertugas mendampingi tim tenaga kesehatan (nakes) puskesmas saat vaksinasi kepada masyarakat. Seperti disampaikan Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto melalui Kasi Humas Iptu

Anshori. “Iya, seperti Rabu malam, vaksinasi kita lakukan setelah masyarakat selesai salat tarawih. Pendampingan TNI dan Polri untuk memastikan semua masyarakat mendapatkan vaksin Covid-19,” ungkapnya, Kamis (7/4). Menurut Anshori, dengan kehadiran TNI dan Polri pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar tanpa kendala. Kemudian masyarakat begitu antusias untuk mengikuti vaksinasi. “Semoga vaksinasi dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Bersama-sama kita

mewujudkan herd immunity,” tuturnya. Vaksinasi ini, lanjut Anshori, dilakukan demi mencegah dan menekan penyebaran Covid-19, khususnya di Tulungagung. “Vaksin sangat penting untuk melindungi diri dari bahaya Covid-19. Kami berharap seluruh

Surabaya, 08 April 2022

PT. BRI (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Tanjung Perak

masyarakat ikut vaksinasi,” pungkasnya. (fir/mad/lis)

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

KPKNL Jember

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

Berdasarkan pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 Th. 1996, PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang, dengan penawaran secara tertulis tanpa kehadiran peserta lelang melalui surat elektronik (email) terhadap aset debitur: Nurhadi : Sebidang tanah dan bangunan rumah yang terletak di Jl. Metropol Megah, No. 21, Dsn Selojenong, Desa Sumberdadi, RT 04/RW 02, Kec. Sumbergempol, Kab. Tulungagung SHM 873 a.n H. Nurhadi. S. LT: 816 m2, LB: 440 m2 Harga Limit Rp 1.178.700.000,-, Jaminan Rp 350.000.000,-

Syarat – Syarat Lelang 1. Lelang dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis tanpa kehadiran pe serta lelang melalui Aplikasi Lelang Internet dengan penawaran terbuka (2SHQ ELGGLQJ) yang diakses pada alamat domain https://www.lelang.go.id. Tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur dan Panduan Penggunaan” pada domain tersebut; 2. Calon peserta lelang mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun aplikasi lelang internet pada alamat domain di atas dengan mengunggah softcopy KTP, NPWP dan nomor rekening tabungan atas nama diri sendiri; 3. Uang Jaminan Lelang : a. Peserta lelang diwajibkan menyetor uang jaminan dengan Jumlah / Nominal yang disetorkan harus sama dengan uang jaminan yang disyaratkan penjual dalam pengumuman lelang , disetorkan sekaligus (bukan dicicil); b. Setoran jaminan lelang harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang melalui nomor Virtual Account (VA) masing – masing peserta lelang. Nomor VA akan dikirim secara otomatis pada peserta lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran, data identitas dinyatakan valid, dan memilih barang yang dilelang. 4. Penawaran lelang dimulai paling sedikit sama dengan nilai limit. Penawaran lelang dapat dikirimkan berkali – kali, dengan token lelang yang dikirimkan ke alamat email masing – masing. 5. Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya dengan segala konsekuensi biaya tertunggak atas obyek lelang. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi obyek lelang. 6. Karena satu dan lain hal, pihak penjual dan / atau Pejabat Lelang dapat melakukan pembatalan/ penundaan lelang terhadap obyek lelang di atas dan pihak-pihak yang berkepentingan/ peminat tidak dapat melakukan tuntutan/ keberatan dalam bentuk apapun kepada pihak penjual dan/atau Pejabat Lelang, KPKNL, Kanwil DJKN, dan Kantor Pusat DJKN.

Deskripsi Pelaksanaan Lelang Cara Penawaran

: 2SHQ Bidding (dengan mengakses url https://www.lelang.go.id )

Waktu Penawaran

: Jumat, 22 April 2022, Pukul : 10.00 s.d 11.00 waktu server aplikasi lelang internet berdasarkan Waktu Indonesia Barat (WIB)

Waktu Penetapan Pemenang Lelang Pelunasan Harga Lelang Bea Lelang Pembeli Tempat Pelaksanaan Lelang

: : : :

Setelah batas akhir penawaran 5 (Lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 2 % (dua persen) dari harga lelang Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang Jalan S.Supriyadi No.157 Malang

Tempat dan Jangka Waktu Melihat Barang : Pada alamat tersebut diatas, sejak pengumuman ini terbit sampai dengan sebelum pelaksanaan lelang. Informasi lebih lanjut hubungi : KPKNL Malang : (0341) 804475, 804888 PT. BNI (Persero) Tbk. : 085655000412

Malang, 8 April 2022

Jember, 8 April 2022

PT. BNI (Persero) Tbk.

KPKNL MALANG

PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Wilayah 18

Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jember

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Diponegoro akan melaksanakan Lelang Eksekusi berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo terhadap barang jaminan milik Debitur: Poernomo Sebidang tanah dan bangunan, berikut segala sesuatu diatasnya, sesuai SHM Nomor 1151 luas 115 M2 atas nama Poernomo terletak di Desa Trosobo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. -Harga Limit Lelang: Rp.300.000.000,-

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Cara Penawaran

Anggota TNI dan Polri memantau pelaksanaan vaksinasi.

RALAT PENGUMUMAN Menunjuk pengumuman kedua yang terbit pada tanggal 31 Maret 2022, terdapat kekeliruan redaksional yaitu:

Tertulis pada obyek lelang atas nama Tiwik Setyorismi: Kecamatan Kedamean, seharusnya Kecamatan Manyar. Gresik, 8 April 2022 BRI (Persero) Tbk. Kantor Cabang Gresik

-Uang Jaminan Lelang: Rp.60.000.000,-

Closed Bidding dengan mengakses https://www.lelang.go.id

Pelaksanaan Lelang

Jumat, 22 April 2022

Batas Akhir Penawaran

Pukul 10.00 WIB (waktu server)

Penetapan Pemenang

Setelah batas akhir penawaran

Pelunasan Lelang

5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang

Bea Lelang Pembeli

2 % dari harga lelang

Tempat Lelang

KPKNL Sidoarjo, Jl. Erlangga No. 161 Sidoarjo

KETERANGAN: x Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan, dan harus sudah diterima oleh KPKNL paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. PERSYARATAN LELANG: 1. Memiliki AKUN yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website diatas. 2. Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya as is dengan segala konsekuensi biaya tertunggak atas obyek lelang. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi obyek lelang dan bertanggung jawab atas obyek lelang yang dibeli, karena itu peserta lelang diwajibkan untuk mengetahui / memeriksa objek yang akan dilelang dengan baik dan teliti. 3. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan lelang terhadap barang jaminan tersebut diatas, pihakpihak yang berkepentingan / peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Sidoarjo dan PT. BRI (Persero) Tbk. Cabang Surabaya Diponegoro.

Surabaya, 08 April 2022 PT. BRI (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Diponegoro Keterangan hubungi: PT. BRI (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Diponegoro, Jl. Diponegoro No.174, Surabaya (031-5676740)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos, Eko Yudiono S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah, Alif Bintang Timur H Ali S I Kom, Jaka Santanu Wijaya. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo Direktur Utama: SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida Choirul Shodiq SH MH S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/ Pemimpin Perusahaan: eks. Harga Iklan Pas: Rp. 25.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 20.000,-/mm kolom. Iklan Hitam Putih: Rp.30.000/mm kolom, Spot Warna Hal 1: Rp.50.000/mm kolom, Spot Warna Hal 3: Rp.40.000/mm kolom. Spot Warna: Rp. 39.000,-/ mm kolom. Kreatif Yoyok Khayatullah AMD SE Spot Warna: Rp. 37.000,-/mm kolom. Kreatif Colour/advetorial: Rp.35.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif/advetorial: BW Rp. 25.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR Disperindag Tulungagung Distribusikan Migor Curah Bersubsidi

JUMAT WAGE, 8 APRIL 2022

FOTO: MEMORANDUM/EDY

Tulungagung, Memorandum Puluhan penjual minyak goreng (migor) yang sehari-hari berjualan di pasar tradisional mendatangi kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung, Kamis (7/4).

Peserta Pondok Ramadan WBP Lapas Jember berlatih pemulasaraan jenazah.

Pondok Ramadan Lapas Jember

Warga Binaan Belajar Pemulasaraan Jenazah

Kedatangan mereka untuk antre mendapatkan migor curah bersubsidi yang didistribusikan sebanyak 8.000 kilo bagi pedagang minyak goreng di Tulungagung. Kepala Disperindag Kabupaten Tulungagung Tri Haryadi mengatakan, ini merupakan pendistribusian migor yang kesekian kalinya. “Kita sudah tujuh kali mendistribusikan migor murah kepada masyarakat. Dan dua kali di antaranya untuk pelaku UMKM,” ujarnya. Kali ini, lanjut Tri Haryadi, penjual migor bisa mendapatkan minyak goreng curah (MGC) seharga Rp 14.500 per kilo, dan menjualnya kembali dengan harga paling tinggi Rp 15.500 per kilo kepada masyarakat. “Untuk harga eceran tertinggi (HET) nya sudah disesuaikan dengan aturan yang ada. Kalau ada yang melanggar akan ditindak,” tegasnya. Tri Haryadi menjelaskan, distribusi dilakukan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan MGC yang terjadi di masyarakat. Terlebih, pada awal Ramadan ini terjadi peningkatan permintaan minyak goreng oleh masyarakat hingga 5 persen. “Ini sebagai antisipasi kelangkaan minyak goreng di lapangan, apalagi pas Ra-

FOTO: MEMORANDUM/FIR

HALAMAN 9

Pedagang pasar tradisional mendapatkan migor curah di kantor Disperindag.

madan gini permintaanya meningkat,” tuturnya. Tri mengungkapkan, pihaknya akan terus memantau. Jika dirasa perlu dilakukan pendistribusian ulang untuk masyarakat, maka pi-

Jember, Memorandum tunjuk sebagai pelatih dalam materi Sebanyak 70 warga binaan pe- pemulasaraan jenazah. Keahlian memasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II rawat jenazah tidak dimiliki banyak A Jember mengikuti pelatihan pe- orang, dengan adanya pelatihan ini mulasaraan jenazah yang diseleng- mudah-mudahan ilmu yang didapat garakan di Masjid Al-Ikhlas. bisa bermanfaat untuk masyarakat,” Kalapas Kelas II A Jember Ha- ungkapnya. (edy/lis) san Basri melalui Pembina Keagamaan (Kerohanian) Pranowo menerangkan, kewajiban seorang muslim kepada sesama umat islam yang telah meninggal adalah merawat jenazahnya. PENGUMUMAN Cara merawat jenazah yang (Tentang Sertipikat Hilang) disyari’atkan Islam di antaNo. 425 /35.09.100/IV/2022 ranya adalah memandikan, mengkafani, mensalati, dan Hak Atas Tanggal Letak Tanah menguburkan. No Nama / Alamat Pemohon Tanah Jenis NIB/ Terdaftar Pembukuan/ a. Jalan dan Nomor Luas Atas Nama Pengeluaran b. Desa/Kelurahan Keterangan “Hari ini materi yang Hak c. Kecamatan diberikan adalah pemulasaraan jenazah. Mulai meNama : SYAFI’I 1. Surat Keterangan Laporan mandikan, mengkafani, dan Tgl. Lahir : 01-02-1959 Kehilangan No.SKTLKPekerjaan : Petani/ Pekebun BS/7.423/X/YAN.2.4./ 2020 mesalatkan hingga mema05100/ a. Alamat : Dusun Plalangan Hak Milik No. Pak Artawi SPKT Polres Jember kamkan, “beber Pranowo, 1 1850 23-03-1986 b. Silo RT/002/RW/010 64/Silo Sediman Tanggal. 31-10-2020 m² c. Silo Kamis (7/4). Kel./Desa : Sempolan 2. Surat Pernyataan Janji Segala materi yang diKecamatan : Silo dibawah Sumpah tanggal Kab./Kota : Jember 05-04-2022 sampaikan, lanjut Pronowo, Nama : BAMBANG SUBAGIO 1. Surat Keterangan Laporan bisa diterima dan dipahami Tgl. Lahir : 27-12-1961 Kehilangan untuk dimengerti sebagai Pekerjaan : Pegawai Negeri Sipil (PNS) No.SKTLK-BS/91/I/YAN.2.4./ 02652/ a. bekal warga binaan pemaAlamat : Jl. A. Yani VI/86 Lingkungan Hak Milik No. Ny. 2022 SPKT Polres Jember 1295 31-12-2001 b. Tegalbesar syarakatan lapas ketika be2747/Tegalbesar KARSIYEM Tanggal. 05-01-2022 2 Tembaan m² c. Kaliwates Kel./Desa : Kepatihan 2. Surat Pernyataan Janji bas bisa diterima di tengah Kecamatan : Kaliwates dibawah Sumpah tanggal masyarakat. Kab./Kota : Jember 06-04-2022 “Dengan berbagai ma1. Surat Keterangan Laporan Nama : WIDHA SARI WIJAYA cam materi pelatihan, ke Kehilangan Tgl. Lahir : 27-03-1984 No.SKTLK-BS/37/I/YAN.2.4./ depannya mantan WBP Pekerjaan : Karyawan Swasta a. Hak Milik No. 05339/ MELDI 2022 SPKT Polres Jember Lapas Jember bisa memi3 Alamat : Jl. Tawangmangu 16-02-2006 b. Tegalbesar 865/Tegalbesar 257 m² YUDISTIRA Tanggal. 17-01-2022 liki keahlian khusus dalam Kel./Desa : Tegalgede c. Kaliwates 2. Surat Pernyataan Janji Kecamatan : Sumbersari merawat jenazah, sehingdibawah Sumpah tanggal Kab./Kota : Jember ga bermanfaat di tengah 06-04-2022 masyarakat, sepulang dari Dalam waktu 30 (tiga Puluh) hari sejak tanggalpengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-Keberatan Kepada kami dengan menjalani proses hukuman, disertai bukti dan alasan yang kuat. Jika setelah 30 (tiga puluh) hari tidak ada lagi keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas, maka sertipikat “ tandas Pranowo pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi. Sementara Muhammad, warga binaan Lapas Jember, merasa bersyukur ilmu yang dimiliki bisa ditularkan kepada orang lain sesama warga binaan di bulan yang penuh berkah ini. “Alhamdulillah saya di-

RUMAH DIJUAL

ELEKTRONIK

Dijual Rumah SHM 2 lantai ukuran 7x9 ada tempat mobil kecil,900 Watt daerah Lebak Kenjeran murah 082245025078.

AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.

DIJUAL RUMAH

Dijual Cepat Rumah Ukuran 7x12 Bisa untuk usaha. Lokasi strategis Perumahan SWAN PARK Blok E No 28 Menganti No. HP 0812 3241 6441 - Perbatasan Gresik

TA N A H D I J U A L Dijual Tanah DiKawasan Industri Kariangau Balikpapan Kaltim, calon Ibu Kota Negara (IKN) cocok untuk Pelabuhan / Pergudangan Luas 3.5 Ha/Segel Harga 3 juta per meter Hub. 0813-5768-3303. Di Jual Tanah Luas 13000 (1,3 Ha) Harga 1jt / M,Lokasi Pinggir Jalan Raya, Balikpapan Kaltim, Bisa Nego ,Cocok Utk Usaha Hub 081357683303, Bu Hj Nur Andi

P E N G O B ATA N

LOWONGAN Catering SBY butuh tenaga Pria Gudang bs Sopir SIM A umur 25 - 40 thn dan Koki Pria diutamakan menguasai Masakan Indonesia dan Chinese Food umur 25-40 thn lamaran via WA 088223589092.

P I J AT K E B U G A R A N Rudi Massage : Terima Pijat Kesehatan Buat Pria Dan Wanita Juga Pasutri Dan Mengatasi Capek-Capek, Lelah Dan Letih. Serta Juga Bisa Menyembuhkan Kecetit. Hub: 0838 3142 4978.

"SELIN PIJAT"

Pijat untuk Kebugaran. Menerima Panggilan

Hotel Khusus Pria.

Hub:082245051290

Hilang BPKB.spd motor Honda th. 2007 warna hitam putih. NOPOL: W-2997-KX. an./ Raden Imam Mawardi .da/ Usman sadar 2/5 karangpoh gresik Hilang STNK. Mobil Toyota warna putih tahun 2021. NOPOL: L-1326-WZ. a/n. JasnerLingga d/a. Kendangsari 1/16 tenggilis mejoyo SBY. Hilang STNK. spd motor Honda tahun 2018 warna putih. NOPOL: L-3268-MO. a/n. Rendyka P.S d/a. Dukuh kupang gg.lebar 93-C SBY

migor kepada masyarakat, termasuk ke pedagang gorengan. Dan kali ini, dirinya bisa mendapatkan 90 kilo migor murah yang nantinya akan dibagikan kepada penjual lain yang tidak bisa datang meng-

antri. “Yang begini paling 2 hari sudah habis,” katanya. Pihaknya berharap, distribusi serupa dilakukan sesering mungkin, sehingga potensi kelangkaan migor bisa diminimalkan. (fir/mad)

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

Hilang STNK. spd motor Honda vario 125 tahun 2013 warna putih biru. NOPOL; L-2861-LI. a/n. Gonot januardi d/a. Krukah utara 7B/9 SBY.

Hilang STNK. spd motor Yamaha warna abu-abu tahun 2010. NOPOL: L-5285-QZ. a/n. Karyani d/a. Jl. Ngaglik sawo No. 7 SBY.

HILANG STNK YAMAHA N MAX W 5265 RI SIDI 085704956979.

HILANG STNK P 4970 HO NK. 6665 NS. 3699 AN. MUSLIHATIN D/A DS SUMBERPINANG PAKUSARI JBR

HLG BPKB SPD MTR HONDA TH’1997 L-2075-XL AN.YULITA DWI HANDAYANI D/A. PETEMON SIDOMULYO KL GREGES 20 SBY.

KEHILANGAN

haknya akan mengusulkan kepada pemerintah. Sementara itu, salah satu penjual minyak goreng, Supriadi mengaku rata-rata dalam sehari dirinya bisa menjual hingga hampir 60 kilogram

HLG BPKB MTR YAMAHA N MAX TH’2019 S-2966-JH AN.GALIH PRASTYO UTOMO KALEN RT 01/RW 02 DESA.KALEN KEC. KEDUNGPRING LMG. HLG STNK HND SCOOPY ‘2016 MERAH SLVR L-3764WU AN.AFRIYANTO PRATA RAKASWARA PETEMON BARAT NO.227 L SBY. HLG STNK MITSUBISHI XPANDER 1.5L ‘2018 ABU2 TUA MET L-1763-QX AN.RUDY WILLIAM - KEDUNG KLINTER MASKAN 3-B SBY.

HILANG BPKB BEAT MRHPUTIH L6338QY A/N: FITRIA BASWEDAN D/A: PANGGUNG 79. HLG BUKU KIR L.9479.UX/ SB.220739.K TAN HANDRIO SUTANTO JL.DARMO BARU BARAT 7/33 SBY. HLG BUKU KIR L.9439.UK/ SB.235329.K PT.BHIRAWA.MS JL.HAYAM WURUK 52.A SBY. HILANG STNK MOBIL ISUZU MUX W 1109 VC BONIFASIUS KRISTIANTO 08123482407. HILANG STNK SEPEDA MOTOR HONDA VARIO 125 L3450DH A/N: NANANG WAHYUDI D/A: SABRANGAN 131.

MANYAR

HILANG STNK HONDA BEAT E 4530 UK DENOK SRI WIYANI 087853734941. HILANG BPKB HONDA 2018 HITAM NOPOL L 3526 BG, NS KC81E1182665, NK MH1KC81195K188751, A/N ANDREAS BENOE ANGGER, D/A MEDAYU SELATAN 11/J.36 SBY Kehilangan STNK R2 merk Honda tahun 2021 nopol W 2840 EE An Pondra Da Dsn. Laban wetan Rt. 022 Rw. 007 Ds. Laban Kec. Menganti Kab. Gresik HILANG STNK MOBIL DAIHATSU : S-980-JL. NK. M H K V1A A1J F K 015 5 71. NS.DP94804. AN. SULTAN HADI.D/a: DS. BLAWIREJO RT/ RW. 04/01 KEC KEDUNGPRING KAB.LAMONGAN

HILANG BPKB L 05284328 NOPOL P 8836 TW NK. 0772 NS. 6545 AN. NASAR D/A JL BRAWIJAYA KALIWATES JBR HILANG STNK P 5387 IJ NK. 3549 NS. 3852 AN. MARIA IRENE D/A JL MADURA SUMBERSARI JBR HILANG STNK P 2994 MG NK. 5592 NS. 6247 AN. NUR KHOTIB D/A DS TISNOGAMBAR BANGSALSARI JBR HILANG STNK S 2976 PZ NK. 9664 NS. 9780 AN. RIZKA SAVIRA RAMADHANTI D/A DSN SUMBERREJO KEC. PURI MOJOKERTO HILANG STNK P 5223 IB NK. 9604 NS. 3819 AN. ABDUS SALAM D/A JL IKAN KAKAP KALIWATES JBR


memorandum.co.id

MOJOKERTO-JOMBANG

memorandumredaksi @gmail.com

JUMAT WAGE, 8 APRIL 2022 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Warga Lamongan Ditemukan Tewas di Ngoro

FOTO: MEMORANDUM/WAR

Mojokerto, Memorandum Seorang pria dilaporkan meninggal dalam kabin truk, Kamis (7/4). Lokasinya, di kawasan industri Blok F PT Darma Perkasa Gemilang (DPG) Dusun Sukorejo, Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro. Belakangan diketahui, pria itu Adhim (46), asal Dusun Wringinanom, RT 001/RW 001, Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan. Kapolsek Ngoro Kompol Subiyanto menyebutkan, sebelum ditemukan meninggal, korban baru tiba dari Pelabuhan Gresik menuju lokasi dengan mengendarai truk AG 8520 UA. “Korban berangkat dari pelabuhan Gresik dan sampai dilokasi sekitar tengah malam. Setibanya, ia lalu duduk di sebelah truk dengan salah seorang saksi,” ungkapnya. Berselang 2 jam, tepatnya pukul 02.00, korban diketahui makan sahur. Selanjutnya pamit hendak beristirahat di kabin. Kehebohan baru muncul ketika dibangunkan rekannya, tidak merespons. “Sekitar pukul 06.30, korban dibangunkan untuk laporan masuk pabrik. Tapi, tidak sekalipun memberikan respons,” sambung Kapolsek. Tubuh Adhim bahkan terlihat lemas. Ditambah lagi bagian kaki sudah terasa dingin. Saat diperiksa lebih lanjut, ternyata sudah tak bernafas. “Dengan didampingi tim medis, kami melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Guna mencari penyebab pasti meninggalnya korban, jenazah kami bawa ke RS Bhayangkara Pusdik Watukosek,” tandas kapolsek. (no/war/epe)

Aktivitas WBP Lapas Jombang selama Ramadan 1443 H.

Lapas Jombang Terapkan Sistem Pesantren Jombang, Memorandum Ramadan 1443 H diharapkan jadi momen warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Kabupaten Jombang untuk lebih meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Kepala Lapas Mahendra Sulaksana, mengimbau WBP untuk tertib mengikuti salat tarawih bergantian di tiap kamar hunian. “Disesuaikan dengan jadwal yang sudah ada karena menyesuaikan dengan kapasitas masjid. Apabila tidak cukup bisa dilakukan di kamar masing-masing,” katanya, Kamis (7/4). Mahendra mengungkapkan, bagi WBP yang beragama muslim, ramadan hendaknya dijadikan momen spesial. Karena itu, lapas mengadakan salat tarawih berjemaah dan tadarus di Masjid At Taqwa di lingkungan lapas. “Kita memperbolehkan usai salat tarawih diteruskan dengan tadarus. Akan tetapi semua kegiatan ini tidak boleh melebihi pukul 21.00,” ungkapnya. “Kami berharap kegiatan dan juga Ibadah WBP pada bulan suci ramadan kali ini dapat berjalan dengan lancar. Dan dalam pelaksanaannya tetap perpedoman pada protokol kesehatan,” pungkasnya. (war/epe)

Mojokerto, Memorandum Sidang ke-11 perkara aborsi yang menyeret mantan anggota polisi Randy Bagus Sasongko (21) terus bergulir, Kamis (7/4). Sidang kasus aborsi Novia Widyasari yang akhirnya bunuh diri di makam ayahnya, digelar di ruang Candra Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto dengan agenda pemeriksaan terdakwa. Dipimpin ketua majelis hakim Sunoto. Tim kuasa hukum Randy hadir tiga orang yakni Elisa Andarwati, Wiwik Tri Haryati, dan Sugeng Prayitno. Sedangkan jaksa penuntut umum (JPU) hanya dihadiri Ari Wibowo. Ketua majelis hakim sempat membacakan chat yang dikirimkan Novia Widyasari ke Randy. Dalam chat tersebut, Novia menyampaikan kekecewaannya kepada keluarga Randy. “Aku yo duwe wong tuwo. Gak sakno ta ambek ibukku seng nggedekno aku ijen, (aku juga punya orang tua. Nggak kasihan sama ibuku yang sudah membesarkan aku sendirian),” ucap Sunoto membacakan chat Novia kepada Randy. “Aku wes kadong sakit hati. Yen ngene karepmu gak usah rene wes, mbaleko nang wong tuwomu. (Aku sudah terlanjur sakit hati. Jika ini keinginanmu, tidak usah ke sini lagi, kembali ke orang tuamu),” lanjut Sunoto. Saat hakim Sunoto menanyakan apakah yang mengirimkan chat tersebut Novia Widyasari, Randy membenarkan. “Benar yang mulia,” jawab Randy yang terlihat mengeluarkan tetes air mata. Randy menjelaskan jika chat dikirim Novia lantaran kecewa karena orang tuanya tidak menjenguk selama opname

di RS Sakinah. Dalam pengakuan Randy, orang tuanya sebenarnya ingin mengunjungi Novia. Hanya saja perawat hanya mengizinkan satu orang untuk menjenguk karena waktu itu masih

pandemi Covid-19. “Waktu itu saya juga menanyakan ke ibu Novia, bagaimana keadaan Novia. Jawabnya ndak apa-apa, cuman trombositnya turun,” tukasnya. Perlu diketahui, Bripda Randy yang akhirnya dipecat, didakwa melakukan dua kali aborsi terhadap kandungan Novia atas persetujuan kekasihnya tersebut. JPU menuntut Randy dengan Pasal 348 Ayat (1) KUHP atau Pasal 348 Ayat (1) juncto Pasal 56 Ayat (2) KUHP. Randy telah dipecat dari Polri pada 27 Januari 2022. Namun, ia mengajukan banding. Selain itu, dia juga harus menjalani proses hukum terkait perbuatannya yang diduga menggugurkan kandungan kekasihnya,

Novia Widyasari Rahayu (23). Setelah berkas perkara aborsi tersebut dinyatakan lengkap (P21) pada 31 Januari 2022, penyidik Polda Jatim menyerahkan Bripda Randy ke Kejari Kabupaten Mojokerto pada 2 Februari 2022. Jaksa menitipkan polisi asal Dusun/ Desa Plintahan, Pandaan, Pasuruan itu di Rutan Polres Mojokerto selama proses peradilan. Kasus aborsi tersebut mencuat ketika Novia ditemukan tewas oleh warga di sebelah makam ayahnya di Makam Umum Sugihan, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Mojokerto pada 2 Desember 2021. Mahasiswi Universitas Brawijaya Malang ini nekat meng gakhiri hidupnya dengan mengakhiri meneng gga gak k ra rracun accu un potasium dicampur menenggak teh te h. (n h. (no/ o/w o/ war/ war/ r/ep epe) ep e)) teh. (no/war/epe)

FOTO: MEMORANDUM/NO

Petugas gabungan mengevakuasi jasad Adhim.

Hakim Bacakan Chat Kekecewaan Korban

Randi Bagus Sasongko mengikuti sidang di PN Mojokerto.

Ruko Simpang Tiga Muncul di LHP BPK

Komisi A Dorong Penyewa segera Membayar Jombang, Memorandum Komisi A DPRD Jombang menggelar hearing dengan perwakilan penyewa Ruko Simpang Tiga, Kamis (7/4). Hearing dilakukan menyusul munculnya utang sebesar Rp 4 miliar dari pemkab setelah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Khusus Ruko Simpang Tiga, terdapat utang sebesar 4 miliar yang muncul di hasil audit BPK. Guna mengurai hal itu, hari ini kami menggelar hearing dengan sejumlah penyewa,” papar Ketua Komisi A Andik Basuki Rahmat, Kamis,(7/4). Ia menjelaskan, temuan tanggungan utang yang termuat dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK terjadi dalam kurun waktu 5 tahun, terhitung sejak 2016. “Karena sudah masuk dalam LHP BPK, Pemkab Jombang harus membayar. Sebab apabila tidak, dipastikan bakal menjadi temuan,” jelasnya. Berkaitan dengan kewajiban tadi, komisi A berinisiatif mencarikan solusi pembayaran. Caranya, dengan mengundang sejumlah pengusaha atau penyewa kawasan ruko agar secepatnya membayar. “Jadi posisi komisi A lebih ke arah untuk mencari solusi yang bakal dilakukan. Alhamdulillah hari

FOTO: MEMORANDUM/WAN

FOTO: MEMORANDUM/NO

Sidang Ke-11 Perkara Aborsi Bripda Randy

Hearing Komisi A terkait temuan LHP BPK Ruko Simpang Tiga.

ini sudah ketemu, kendati nantinya mekanisme pembayaran dilakukan dengan cara mengangsur,” terang politisi Golkar itu. Setelah ada solusi, akan diserahkan sepenuhnya kepada OPD terkait agar bersama-sama menentukan nominal sewa. Karena tidak mungkin perbedaan ukuran ruko, disamakan jumlah sewa yang harus dibayarkan. “Yang kami tekankan disini, yakni membayar utang Rp

4 miliar yang telah termuat dalam LHP tadi. Untuk memenuhi hal tadi, kami menyerahkan sepenuhnya nominal sewa yang harus dibayarkan,” tegasnya. Metode itu ditempuh lantaran batas penghitungan ulang dengan menggunakan appraisal baru dapat dilakukan di tahun depan. “Untuk menentukan berapa sewa ruko per tahun kami menyerahkan ke dinas perdagangan. Baru di tahun depan, bisa dilakukan penghi-

tungan ulang dengan menggunakan jasa appraisal,” lanjutnya. Selain rekomendasi kepada dinas perdagangan, komisi A juga meminta bagian aset untuk memastikan kawasan Simpang Tiga. Sebab hingga saat ini, kegunaan kawasan tersebut masih belum jelas. “Khusus bagian aset kami meminta menyiapkan appraisal guna kepentingan kontrak sewa ke depan. Termasuk juga menentukan ke depan kawasan tersebut bakal dipergunakan untuk apa,” pungkas Andik. Kabag Hukum Pemkab Jombang Abdul Madjid Nindya Agung menegaskan, hearing memang difokuskan untuk memenuhi utang Rp 4 miliar. “Pembicaraan lebih lanjut melalui hearing kali ini,” ungkapnya. Setelah tercapai kesepakatan terkait kesanggupan membayar dari penyewa, kendati dengan skema mengangsur. Ke depan bagian hukum bakal mengikat kesepakatan melalui sebuah perjanjian. Tujuannya agar kejadian serupa tidak terulang. “Kalau memang semua pihak sepakat, kami bakal mengikatnya dalam sebuah perjanjian. Tujuannya tak lain, untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang,” tandas Agung. (adv/wan/war/epe)

Tangani Banjir, Pemkab Mojokerto-BBWS Brantas Teken MoU Rabu (6/4). Bupati berharap, BBWS bisa membantu mengatasi permasalahan bidang sumber daya air khususnya penanganan banjir. Apalagi di Kabupaten Mojokerto, BBWS Brantas memiliki kewenangan di titik lokasi sungai dan juga kewenangan pada daerah irigasi. “Tetapi, kami berharap tidak hanya kerja sama dalam menangani banjir atau bencana alam, melainkan adanya kerja sama lain dalam pemanfaatan sungai.

“Kerja sama harus kita luaskan, karena tentunya kita tidak cukup kita ini berbicara terkait dengan pengendalian banjir tetapi bagaimana sungai-sungai yang berada di kewenangan BBWS Brantas bisa kita manfaatkan dengan lebih produktif lagi tanpa menimbulkan kerusakan,” katanya. Bupati melanjutkan, terkait penanganan bencana alam juga yang harus diperhatikan bersama. “Selama satu tahun saya menjadi Bupati Mojoker-

FOTO: MEMORANDUM/WAR

Mojokerto, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menandatangani MoU dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk ikut serta mengatasi berbagai permasalahan di wilayahnya. MoU itu ditandatangani Bupati Ikfina Fahmawati dan Kepala BBWS Brantas Haeruddin Maddi di Ruang Command Center Kabupaten Mojokerto,

Bupati Ikfina Fahmawati membahas masalah banjir dengan BBWS untuk mencari solusi bersama.

to yang paling mendominasi adalah banjir kemudian angin puting beliung kemudian yang ketiga ini baru tanah longsor dan sisanya kami mengalami kekeringan,” tuturnya. Selain itu, bupati menjelaskan upaya dalam melakukan kerja sama akan menjadi pengendali utama dalam kebersihan aliran sungai. “Nah mungkin ini nanti kita perlu untuk bekerjasama bagaimana nanti kita bisa mengendalikan warga kami untuk kebersihan sungai dari sampah dan tentu-

nya sungai-sungai yang akan dikendalikan ini nanti adalah sungai-sungai adalah kewenangan BBWS Brantas dan ini perlu kerja sama,” ucapnya Selain sebagai pengendali utama kebersihan aliran sungai, Ikfina juga mengharapkan warga yang memanfaatkan sungai adanya monitoring dari pemerintah dalam pemanfaatan aliran sungai BBWS. Kepala BBWS Brantas Haeruddin Maddi menyampaikan, setelah MoU pihaknya akan melakukan segala upaya mengu-

rangi dampak bencana banjir di Kabupaten Mojokerto. “Sungai-sungai besar ini problemnya adalah banjir dan Insyaallah

secara bertahap kita tangani meskipun tidak bisa tuntas 100 persen tetapi bisa kita reduksi,” pungkasnya. (war/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM KRIMINAL Jihad

Menghabiskan...

Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Pabean Cantikan

Sambungan dari halaman 1

malkan ibadah dan berlomba-lomba berbuat kebaikan tidak lantas berkurang. Selain itu berpuasa juga dikatakan sebagai bentuk jihad dalam menaklukkan hawa nafsu. Mencoba memakai narkoba juga termasuk kategori hawa nafsu yang harus diperangi bersama. Hal ini juga yang dijelaskan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jatim Brigjenpol Drs Mohamad Aris Purnomo yang berpendapat, bahwa dalam keadaan berpuasa, berbagai kegiatan masih gencar perlu dilakukan dengan penuh semangat pengabdian terhadap negara untuk memerangi narkoba. “Kalau selama Ramadan ini, yang paling banyak kami lakukan adalah introspeksi diri dan meningkatkan ketakwaan,” ungkapnya. Kepala BNNP Jatim ini juga menuturkan, bahwa dengan melakukan ibadah sungguh-sungguh segala perilaku negative bisa ditepis bahkan upaya penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, Bulan Ramadan ini adalah adalah bulan yang maghfirah, bulan untuk mawas diri, instropeksi dan menjauhi larangan Allah yang berkaitan dengan hal-hal negatif seperti halnya mencoba konsumsi narkoba, karena narkoba itu tidak menguntungkan dan haram hukumnya. Maka dari itu momentum Ramadan adalah waktu yang baik untuk senantiasa mendekatkan diri pada kebaikan dengan melakukan berbagai kegiatan positif. Banyak pilihan kegiatan positif yang dapat dilakukan untuk mengisi momentum puasa Ramadan, salah satunya adalah hidup sehat dengan olahraga. Puasa tidak dapat dipungkiri membawa banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, namun puasa juga bukan alasan untuk bermalas-malasan. Olahraga ringan juga sesekali perlu dilakukan agar manfaat kesehatan yang didapatkan lebih maksimal. Kepala BNNP Jatim ini juga menyampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan jika hendak berolahraga saat puasa, seperti pemilihan waktu yang tepat. “Ada tiga waktu terbaik yang dianjurkan untuk melakukan olahraga, yakni olahraga sebelum berbuka puasa, olahraga setelah buka puasa dan olahraga setelah sahur. Olahraga sebelum berbuka adalah pilihan yang tepat jika ingin mempertahankan berat badan ideal, dikarenakan dapat membakar lemak lebih banyak. Olahraga setelah berbuka juga salah satu yang dianjurkan, karena pilihan olahraga yang dapat dilakukan bisa lebih variatif dengan kondisi perut sudah terisi. Mulai dari olahraga intensitas ringan sampai berat, termasuk latihan kekuatan yang membantu meningkatkan massa otot. Kemudian olahraga setelah sahur, tubuh telah menerima energi dari makanan saat sahur, namun dalam waktu ini dianjurkan olahraga dengan intensitas ringan karena tubuh perlu menyediakan energi untuk melakukan aktivitas seharian, meskipun begitu olahraga setelah sahur juga sangat bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh,” tuturnya panjang lebar. Menurutnya dengan melaksanakan aktivitas ini, maka bulan Ramadan akan terasa lebih lengkap dan sempurna, karena selain mempersiapkan diri untuk menyambut hari kemenangan, setiap orang juga mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang lebih sehat dan bugar sehingga dapat menjalani hari kedepan dengan lebih optimal tanpa narkoba. (fer/ono)

Sambungan dari halaman 1

ditemui di warung kopi di dekat pintu masuk kompleks. Dia selalu pesan kopi pahit tanpa gula atau sedikit gula yang diistilahi gula samar-samar. Sejam sebelum Magrib Budi sudah duduk bersila di shaf pertama. Danang yang sengaja duduk tidak jauh darinya lamat-lamat mendengar dia melantunkan zikir petang. Nadanya mengharukan, diteruskan istighfar sampai azan. Muazin masjid yang azan. Tapi, kalau sang muazin berhalangan atau telat, Budilah yang azan. Ini yang terlambat Danang ketahui. Andai tidak mengikuti Budi jogging atau jalan keliling kompleks selepas Subuh, pasti pengamatan ini lepas. Ternyata saat jogging keliling itu Budi selalu memberikan sedekah kepada tukang sampah yang ditemui di jalan. Pada jam-jam tersebut memang tukang sampah semburat menyebar dari depo sampah di pojok kompleks. Setelah merasa mendapatkan gambaran tentang Budi, Danang menyampaikannya kepada kakaknya, Mila. “Tidak salah. Mila memang cocok kalau menikah dengan Budi. Sama-sama gini,” kata Danang sambil mengacungkan jempol. Tidak pakai lama, lima hari kemudian, pernikahan Budi vs Mila digelar dengan teramat sangat sederhana sekali. Hanya ada Budi bersama anak ragil, Mila, dan dua jemaah masjid yang diminta menjadi saksi. Tentu saja ada orang dari KUA. Rumah tangga yang dibina Mila dan Budi tentu bakal sakinah mawadah warohma. Mereka akan selalu dilimpahi keberkahan hingga akhir hayat masing-masing. Itu harapan semua itu. Ternyata harapan tidak berjalan sesuai kenyataan. Budi yang beberapa hari tidak kelihatan di masjid dikabarkan terpapar corona varian Omicron. Dadanya sesak dan tubuhnya sangat lemas. Budi segera dilarikan ke rumah sakit. Tapi sayang, dua hari kemudian lelaki baik tersebut sudah meninggal. Danang tidak menyangka Budi bakal pergi secepat itu. Sebab, orangnya sangat sehat. Wajahnya selalu ceria. Tidak pernah muram. Selalu ada senyum di bibirnya. Selalu ada harapan di sorot matanya. “Mungkin sudah takdir Mila menghabiskan hidup dalam kesendirian,” kata Danang. (jos, habis)

Sita Puluhan Botol Miras Surabaya, Memorandum Polisi gencar menggelar razia antisipasi gangguan kamtibmas selama Ramadan. Seperti yang dilakukan personel Polsek Pabean Cantikan yang berhasil mengamankan puluhan botol minuman keras (miras) berbagai jenis dari dua warung di Jalan Kalimas Baru. Dua penjual yang terjaring razia beserta barang bukti miras

sebanyak 27 botol miras jenis arak dan bir dibawa ke Mapolsek

Pabean Cantikan untuk didata dan dilakukan tindak pidana ringan (tipiring). Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Hegy Renata mengatakan, sebanyak 27 botol miras berbagai merek diamankan dari pedagang di kawasan Jalan Kalimas Baru. “Puluhan botol miras ini

diamankan setelah adanya laporan masyarakat yang resah karena adanya penjualan miras di wilayahnya,” kata Hegy, Kamis (7/4). Hegy menambahkan, dalam penggerebekan itu, timnya bergerak mendatangi kawasan Jalan Kalimas Baru yang disinyalir jadi

Pakai Sarung Berisi Batu batu akibat bentrok anak-anak yang masih berstatus pelajar itu,” kata Nuria, warga setempat. Anggota Polsek Asemrowo yang mendapatkan informasi itu tiba di lokasi. Petugas membubarkan tawuran antarkelompok remaja itu. Dua dari puluhan ABG yang terlibat tawuran akhirnya diamankan setelah aksi saling kejar terjadi. Masing-masing SP (14), warga Jalan Simorejo dan IN (14), warga Jalan Tambak Asri. “Tadi saya bersama puluhan teman berkumpul di rel kereta api Jalan Kalibutuh. Memilih rel sebagai tempat tawuran selain

sepi, di lokasi itu juga terdapat batu. Sehingga kerikil itu kami buat senjata untuk saling lempar sewaktu-waktu,” pengakuan SP, pelajar kelas 1 SMP swasta ini. Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan mengatakan, peristiwa bermula ketika puluhan pemuda yang menamakan dirinya Geng Jok (alias Gang Pojok, red) berkumpul di Jalan Simorejo Sari, sekitar pukul 21.00. Tak berselang lama, kelompok pemuda lain mulai berdatangan dari arah JalanTembok. Ketika sudah berkumpul, mereka kemudian langsung menyalakan petasan ke udara.

“Kelompok pemuda dari Jalan Tembok memberikan isyarat menyalakan petasan selanjutnya dibalas pemuda Geng Jok,” katanya. Hari menambahkan, kedua kelompok tersebut pun akhirnya bentrok di sekitaran perlintasan kereta api Jalan Kalibutuh. “Pemuda Genk Jok mendatangi kelompok pemuda Jalan Tembok, hingga terjadi pertemuan berhadap-hadapan di perlintasan rel Jalan Kalibutuh,” jelasnya. Kedua kubu yang bertemu langsung saling serang menggunakan sarung yang diisi batu di ujungnya. “Terjadi saling serang menggu-

nakan sarung yang ujungnya diberi batu sebagai pemberat,” ucapnya. Petugas Polsek Asemrowo dibantu satpol PP, babinsa, dan Linmas Asemrowo, bergegas datang ke lokasi kejadian untuk membubarkan tawuran. Kedatangan tiga pilar membuat kedua kelompok semburat. Mereka kocar-kacir berlarian menghindari kepungan petugas. Bahkan Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan yang ikut mengejar para remaja itu berlarian hingga masuk ke permukiman warga di Jalan Tambak Mayor. Sementara petugas berhasil

mengamankan dua ABG anggota geng, yakni SP dan IN yang masih berusia 14 tahun di Jalan Asem Mulya. “Kedua pemuda mengaku sebagai anggota Genk Jok yang diketuai R, warga Simorejo Sari B. Barang bukti yang diamankan, empat potong sarung yang digunakan untuk tawuran,” tutupnya. Kedua remaja yang masih di bawah umur itu kemudian dibawa ke Mapolsek Asemrowo untuk dilakukan pendataan. “Lalu kita panggil orang tuanya dan kita berikan pembinaan agar tidak mengulangi lagi perbuatannya,” pungkas Hari. (alf/fer)

duel) bukan saya, cuma ikut (tawuran) saja. Saya perannya sebagai eksekutor atau yang berkelahi, ikut menyabetkan sarung yang berisi batu ke kubu lawan,” katanya di Mapolsek Asemrowo.

SP juga mengaku setelah berkumpul di rel itu tawuran pecah ketika kubu lawan menyalakan petasan. Aksi saling serang kedua kelompok terjadi.

“Ini tadi sarung menang dikasih teman. Saya ikut Geng Jok (Gang Pojok, red). Kalau musuhnya saya tidak tahu,” ujar dia. Sementara itu, IN, pelajar SMP kelas 1 ini terus menangis

ketika dibawa ke Mapolsek Asemrowo. Remaja ini mengaku ikut tawuran karena ajakan temannya. “Cuma diajak teman. Lalu kumpul di rel Kalibutuh,” ungkap dia. (alf/fer)

Janjian lewat WA Salah satu pelaku tawuran SP (14) mengaku hanya diajak temannya untuk ikut tawuran itu. Ia bertindak sebagai fighter atau eksekutor. “Yang WhatsApp (mengajak

Sambungan dari halaman 1

Api dari Mesin Blower Bambang mengatakan, setelah dinyatakan kondusif, empat dari lima unit yang berada di lokasi kembali ke pos masing-masing. Namun, untuk unit dari pos Gunung Anyar disiagakan di lokasi

Sambungan dari halaman 1 untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. “Semua unit kami instruksikan kembali ke pangkalan kecuali dari pos Gunung Anyar tetap standby di lokasi untuk antisipasi

adanya hal tak diinginkan,” tandas dia. Dipaparkan Bambang, kebakaran kali pertama diketahui pemilik rumah sendiri. Saat itu, ia curiga dengan asap mengepul

muncul dari sela-sela bangunan rumahnya. Mengetahui hal itu, ia melaporkan kepada warga dilanjutkan ke call center 112. Terpisah, Kanitreskrim Rungkut Iptu Djoko Soesanto membe-

Berdalih Kuatkan Stamina tersangka mengakui perbuatannya,” kata Kapolsek Tambaksari Kompol Muhammad Akhyar melalui Kanitreskrim AKP Zainul Abidin, Kamis (7/4). Abidin menyebut, saat ini ia dan anggota masih mengejar pria berinisial CK. Pria itu yang selama

ini menjadi penjual sabu langganan kepada DA. “Sudah kami kantongi identitas terduga pelaku (CK, red). Saat ini masih dilakukan pengejaran karena dia dikenal licin. Selalu berpindah lokasi atau nomaden. Nanti perkembangan akan kami

kabarkan lagi,” tandas Abidin. Mantan Kasubnit II Jatanras Polrestabes Surabaya itu menjelaskan, pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebut, jika ada pria yang diduga membeli narkoba di kawasan Jatipurwo.

Dari informasi itu, pihaknya kemudian melakukan proses penyelidikan. Hasilnya, petugas meringkus tersangka saat melintas di Jalan Kedungdoro. “Sebelum itu sudah kami buntuti. Hingga ditangkap di perempatan Kedungdoro,” tutup dia.

Pada persidangan kali ini, terdakwa menjalani pemeriksaan di ruang Cakra, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. Dalam keterangannya, terdakwa mengaku memotong dari tiap TPK sebesar 20 persen. Potongan tersebut dilakukan sebelum pengerjaan proyek. Dan itu disampaikan atas perintah kepala desa (kades). “Saya disuruh oleh Pak Kades Yang Mulia. Langsung

Di hadapan penyidik, tersangka Dedi sudah beberapa bulan terakhir mengonsumsi kristal haram itu. Dia berdalih, jika sehari saja telat mengisap sabu, badannya lemas dan tak jarang juga sakit. “Buat stamina saja pak. Karena suka lemas,” aku dia. (fdn/fer)

Sambungan dari halaman 1 “Kami sudah kami cari di Probolinggo karena kenalnya tersangka (Nurhuda) dengan dia di sana. Tapi belum berhasil menangkapnya. Saat ini masih kami cari dan dalam penyelidikan,” tandas Mirzal. Untuk berkas tersangka Nurhada, kata Mirzal, sudah dikirim ke kejaksaan. Begitu juga rekonstruk-

si sudah dilakukan. Namun, perwira kelahiran Surabaya itu, tidak ingat berapa adegan dan tanggal berapa dikirim ke kejaksaan. Untuk motif pembunuhan, Nurhuda mengaku karena sakit hati dipecat dari pekerjaannya. Tersangka dituduh mencuri uang di toko 777 milik keponakan Shien

Cuan berinisial YL, di Jalan Panglima Sudirman, Kota Probolinggo. Seperti diketahui sebelumnya polisi membekuk eksekutor yang menghabisi Shien Cuan, yakni Nurhuda (31), warga Jalan Wonorejo. Dari hasil penyidikan, diketahui ada keterlibatan dari teman dekatnya, AN.

Solar, Curah menggerutu. Dengan solar seharga Rp 100.000, bisa-bisa truk justru kehabisan solar di suatu tempat yang jauh dari SPBU. Sang sopir pilih mencari tempat minggir tidak jauh dari SPBU. Sopir lain pun bersikap sama: menunggu solar datang. Malam pun tiba. Sambil antre, sopir dan kernet tidur bergantian –salah satu menunggu muatan agar tidak dicuri orang. Atau dijaili orang usil. Malam pun meneruskan gelapnya sampai melewati dini hari. Ada pemilik barang yang tidak sabar: banyak konsumen yang menunggu barang itu. Beras. Maka, pemilik barang mengirim mobil pikap ke lokasi antrean truk. Sebagian beras dibongkar di situ. Pindah dari truk ke pikap. Dengan tambahan biaya. Waktu bulan lalu saya melihat banyak antrean truk di sepanjang jalan dari Lampung–Baturaja– Enim–Linggau sampai Bengkulu, kelihatannya damai-damai saja. Tidak ada yang seperti digambarkan di humor tersebut. Tapi, begitu antrean terjadi juga di kota besar seperti Surabaya, ternyata akibatnya begitu berantai.

narkan peristiwa itu. Ia menyebut, api dipicu oleh korsleting di mesin blower di lantai dua. “Benar, untuk memastikan kita selidiki lagi,” singkat Djoko. (fdn/fer)

Sambungan dari halaman 1

Kabur ke Probolinggo dum melalui sambungan telepon, Kamis (7/4). Pihaknya sudah memerintahkan anggota gabungan dari Unit Jatanras, Resmob, Satreskrim Polrestabes Surabaya, Unit Reskrim Polsek Tandes untuk menangkap AN ke tempat persembunyianya di Surabaya dan Probolinggo.

tempat penjualan miras. Lebih lanjut, terkait razia terhadap miras selama Ramadan terus digencarkan. “Selama Ramadan kami akan lebih tingkatkan razia ketempat-tempat yang disinyalir menjadi tempat penjualan miras,” imbuhnya. (alf/fer)

Sambungan dari halaman 1

AN inilah yang menyuruh Nurhuda untuk menghabisi Shien Cuan. Jika tidak mau, maka AN akan menghabisi Nurhada. Lantaran diancam, Nurhuda akhirnya memberanikan diri membunuh Shien Cuan dengan diawasi AN dari kejauhan sekitar TKP. (rio/fer)

Sambungan dari halaman 1 Apalagi, Salman dan Natalia berhasil juga mendapat keterangan dari Pertamina setempat. Antrean solar itu terjadi, ternyata, karena truk tangki pengangkut solar dipakai untuk mengatasi antrean di Pertalite. Pertamina, katanya, punya kebijakan baru di hari itu: mengerahkan truk-truk tangki untuk mengangkut Pertalite. Itu sebagai antisipasi melonjaknya permintaan Pertalite –setelah harga Pertamax dinaikkan. Saya lupa berapa harga Pertamax yang baru –lalu dipaksa ingat Rabu kemarin: ketika dari Semarang harus mampir ke Selo, kecamatan di selangkangan Gunung Marapi dan Merbabu di Boyolali. Saya kehabisan bensin. Lalu, ada Pertamini di pinggir jalan –pompa bensin milik perorangan. Pompa bensinnya diletakkan di depan toko. Unitnya persis di SPBU –tapi hanya satu unit. Sistemnya juga sudah digital. Persis di SPBU Pertamina. Harga Pertamax di situ: Rp 13.500/liter. Kami beli Rp 200.000 saja –cukup sampai SPBU Pertamina. Kami ingin tahu berapa har-

ga baru di SPBU: Rp 12.500/liter. Meski unit Pertamini itu sama dengan yang ada di Pertamina, asal-usul Pertamax-nya yang berbeda. Pemilik Pertamini ternyata membeli Pertamax pakai jeriken. Lalu, dituangkan ke unit yang serbadigital itu. Fungsi alat modern tersebut tidak lebih seperti corong minyak yang terbuat dari seng. Saya tidak pernah mengecam kenaikan BBM –di saat harga minyak mentah memang begitu tinggi. Tapi, antrean yang sampai membuat begitu banyak kontainer ketinggalan kapal betapa keuntungan di hulu sangat merugikan di hilir. Tapi, mengapa masih ada antrean minyak goreng curah? Bukankah pemerintah sudah memilih cara BLT –bantuan langsung tunai? Agar orang miskin tetap mampu membeli minyak goreng kemasan yang harganya naik? Mungkin karena BLT-nya baru akan diberikan hari ini –atau besok. Apakah lusa tidak akan ada antrean lagi karena mereka sudah mampu membeli minyak goreng premium dengan uang BLT? Kita lihat saja: sambil menunggu siapa sebenarnya pembeli

minyak goreng curah itu. Apakah uang BLT Rp 300.000 untuk tiga bulan itu juga dibelanjakan untuk membeli yang curah. Karena uang BLT tidak beda dengan uang biasa, tentu tidak bisa mengetahuinya. Rasanya sepanjang harganya masih lebih murah daripada premium, minyak curah masih akan tetap diminati. Sekaligus bisa dipakai mengecek apakah itu pertanda daya beli masyarakat menurun. Selamanya harga minyak curah memang akan lebih murah. Biaya membuat minyak goreng curah memang lebih murah. Pengusaha menengah mampu membuat pabrik minyak goreng curah. Ada satu proses yang tidak perlu dilakukan di produksi minyak curah: deodorisasi. Juga, tidak perlu ada investasi mesin pengemas. Pun, tidak membeli plastik kemasan yang mahal. Bahan baku minyak premium dan minyak curah sama: sama-sama CPO. Yakni, minyak sawit dari hasil pemerasan buah sawit. Warna cairan CPO itu masih oranye kecokelatan. CPO itulah yang dikirim ke pabrik minyak goreng. Untuk

Kades Harus Ikut Tanggung Jawab hadap proyek yang dikerjakan tim pelaksana kegiatan (TPK) di desa tersebut. Wanita 32 tahun itu melakukan perbuatannya ketika dirinya menjabat bendahara desa sejak 2016 hingga 2019. Ulah terdakwa tersebut diketahui dari hasil audit tim Inspektorat Tuban. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, terdakwa didudukkan sebagai pesakitan atas kasus tersebut.

JUMAT WAGE, 8 APRIL 2022 HALAMAN 11

diproses sebanyak tiga tahap. Pertama, dilakukan degumming –dibersihkan dari kotoran-kotoran yang karena begitu kecilnya sulit dibuang dengan saringan. Kedua, di-bleaching, dicuci. Ketiga, dideodorisasi –untuk membuat warna lebih cling dan aroma lebih gurih. Minyak curah tidak perlu proses yang ketiga itu. Tapi, tetap mengandung beta karoten yang bisa menjadi vitamin B, mengandung provitamin A dan provitamin C. Artinya, badan akan bisa mengolahnya menjadi vitamin A dan C. Proses pertama dan kedua tetap dilakukan. Hanya saja, kadar kotorannya tidak sebersih premium. Kadar pencuciannya pun lebih rendah. Lalu, tadi itu, tanpa deodorisasi. Tidak ada industri besar yang membuat pabrik untuk minyak curah. Semua minyak curah produksi pabrik kecil. Akhirnya, minyak goreng curah itu akan dianggap sama mutunya dengan minyak premium –kalau ada yang nakal: membeli minyak curah, dikemas secara baik, lalu dijual dengan harga minyak premium. (*)

Sambungan dari halaman 1 potong 20 persen sebelum dikerjakan,” kata terdakwa saat ditanya ketua majelis hakim I Ketut Suarta, Kamis (7/4). Kemudian, saat ditanya jaksa penuntut umum ( JPU) Andi Rachman ke mana uang hasil pemotongan tersebut, terdakwa menjelaskan untuk membayar pajak. “Untuk membayar pajak Pak. Saya yang bayar. Kadang lewat pos juga ke bank,” jelasnya.

Terdakwa juga menerangkan, jika uang dibawa oleh dirinya dan Kades Bunut. Diakui terdakwa, uang yang seharusnya untuk membayar pajak tersebut ada juga yang tidak digunakan untuk membayar pajak. “Ada yang tidak untuk bayar pajak. Itu juga disuruh Pak Kades. Sisa uangnya masuk ke APBDes,” teranganya. Sementara itu, saat salah satu tim penasihat hukumnya menanyakan apakah ada dari

para TPK yang merasa keberatan dengan pemotongan tersebut, terdakwa mengatakan ada. “Ada keberatan dari TPK. Kades bilang kalau tidak mau suruh mundur,” ujar terdakwa. Merasa ada yang janggal, hakim anggota Gani, menanyakan apakah ada pekerjaan yang dikerjakan sendiri oleh kades. Terdakwa menyampaikan ada beberapa. Misalnya, perkejaan hotmix dan pengadaan ambulans.

“Seingat saya pekerjaan hotmix dan ambulans. Uangnya di bawah kades. Untuk pekerjaaan hotmix, ambulans. Uangnya dibawa pak kades,” bebernya. Sedangkan terkait pengawasan terhadap pengelolaan dana tersebut, terdakwa mengaku memberikan laporan setiap enam bulan sekali. “Saya buat laporan setahun dua kali. Tiap enam bulan,” ucapnya. Terdakwa juga mengung-

kapkan bahwa sisa pembayaran pajak dibawa terdakwa dan pak kades. Dana dari pemotongan TPK diakui dibayarkan Rp 35 juta dari total Rp 187 juta. “Harusnya kades ikut bertanggung jawab,” tegas Hakim. Terpisah, Jaksa Andi Rachman ketika dikonfirmasi usai sidang perihal keterkaitannya kades terhadap perkara ini enggan berkomentar. “Langsung ke kasipidsus (Kejari Tuban) saja,” singkatnya. (jak/fer)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

JUMAT WAGE, 8 APRIL 2022 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Curanmor Balen Ungkap Sepak Terjang Pasutri asal Sedeng

Sudah Beraksi 10 Kali

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Bhabinkamtibmas Polres Gresik menyisir stok minyak goreng ke toko kelontong di Pasar Baru Gresik.

Minyak Curah Langka

Bhabinkamtibmas Sisir Agen dan Toko Gresik, Memorandum Kelangkaan minyak goreng (migor) curah masih menjadi polemik hingga bulan suci ramadan. Seperti tampak di Koperasi Pedagang Pasar (Koppas) Gresik di Jalan Gubernur Suryo, Kamis (7/3). Puluhan orang rela antre sejak pagi demi mendapat migor sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp 14 ribu per liter-Rp 15.500 per kilogram. Pembeli rata-rata pedagang toko kelontong, penjual gorengan, dan lainnya. Mereka rela menunggu demi mendapat harga murah. Sebab di pasaran harganya bisa mencapai Rp 18 ribu per liter. “Permintaan meningkat, namun pembelian kita batasi. Perorang hanya boleh membeli 16 liter per hari,” kata Ketua Koppas Gresik Chumaidi. Bulan puasa ini distribusi migor curah dari pabrik mulai membaik. Dari semula pengiriman dua pekan sekali, sekarang bisa satu pekan dua kali. Sebelumnya, Bupati Fandi Akhmad Yani menginstruksikan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) bersama perusahaan produsen untuk menjaga suplai. Polres Gresik juga menerjunkan bhabinkamtibmas untuk mengecek dan pemantauan ketersediaan dan stabilitas harga. Baik kemasan maupun curah. Langkah itu mengantisipasi terjadinya penimbunan di tengah kesulitan masyarakat. Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, bahkan memerintahkan bhabinkamtibmas mengecek ke sejumlah toko sembako maupun minimarket hingga dupermarket di wilayah binaanya. Pihaknya mengimbau pemilik maupun karyawan toko untuk tidak melakukan penimbunan sembako terutama migor. “Harapannya di wilayah Kabupaten Gresik terutama di toko-toko sembako maupun minimarket agar selalu mengupayakan ketersediaan bahan pokok sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi, utamanya minyak goreng. Ini berpengaruh terhadap situasi kamtibmas agar tetap berjalan dengan aman dan kondusif,” tegasnya. (and/har/epe)

Kondisi Jalan Raya Manyar.

Bojonegoro, Memorandum Pasangan suami istri (pasutri) yang berdomisili di Desa Sedeng, Kecamatan Kanor ini terbilang kompak. Namun, kekompakan dalam berbuat kriminal. Mukhamadun (40) dan Sri Sutrisni (36) ada di balik beberapa aksi curanmor sebelum tertangkap di Balen. Tak tanggung-tanggung, mereka sudah menjalankan aksinya sebanyak 10 kali. Namun, aksi terakhir mereka berujung terali besi. Sebab, saat menjalankan aksinya mereka tepergok warga dan ditangkap polisi. Kejadian pencurian terakhir yang dilakukan pasutri itu ketika korban Muhadi (52), warga Desa Kenep, Kecamatan Balen, berangkat dari rumah untuk panen padi di sawah milik Wardi warga setempat dengan mengendarai motor Yamaha Jupiter bernopol S 5621 BM. Sesampai di sawah, korban memarkir motornya di samping rumah milik warga dengan

Gresik, Memorandum Pemerintah terus menggodok proyek mengatasi kemacetan di Jalan Raya Manyar, Gresik. Di antaranya, rencana merelokasi sejumlah lapak pedagang yang berdiri di tepi ruas jalan nasional itu. Tidak digusur, akan tetapi pedagang dicarikan tempat baru. Hal tersebut disampaikan Bupati Fandi Akhmad Yani setelah menerima keluhan warga terkait kemacetan dari exit Tol Manyar ke utara. Dijelaskan, pihaknya sudah memiliki planing pelebaran jalan tersebut. Bahkan sudah mencapai tahapan studi kelayakan. Termasuk studi land aquisition and resetlemen action plan (LARAP). Kendati demikian, sebelum pekerjaan proyek pemkab akan mengatasi pembebasan lahan milik pedagang di sekitar area kemacetan. Informasi yang dihimpun, anggaran pembebasan lahan yang disediakan sebesar Rp 10 miliar. “Kita sudah siapkan anggaran, rencananya sejumlah lapak tersebut akan kita relokasi ke tempat yang baru. Jadi tidak hanya menggusur saja, namun kita carikan tempat pengganti yang layak bagi para pedagang,” ujarnya di hadapan warga. Oleh karena itu, ia berharap sinergitas Forkopimda Gresik dan tokoh masyarakat untuk mengawal progam mengatasi kemacetan yang menjadi momok harian tersebut. Sehingga nantinya ada kesepakatan dalam musyawarah desa terkait. “Jadi kembali saya sampaikan bahwa pemkab tidak sekedar menggusur, akan tetapi tetap kita bangunkan lapak sesuai jumlah lapak di lokasi berbeda. Ini juga demi kepentingan masyarakat bersama. Mudah-mudahan dapat segera terealisasi,” imbuhnya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Achmad Hadi, mengungkapkan pengerjaan pelebaran jalan menjadi kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Pihaknya berharap proyek tersebut bisa selesai tahun ini. Menurutnya, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. Mulai dari planing, feasibility study, studi LARAP, pengkondisian lahan hingga pekerjaan pelebaran jalan. “Pengkodisian lahan oleh tim OPD/instansi terkait, seperti BPN, PUTR, dishub, satpol PP dan aparatur wilayah kecamatan maupun desa setempat,” jelas Hadi. Jalan Raya Manyar yang masuk ruas jalur pantura bakal dilebarkan menjadi empat lajur dengan total lebar 22 meter. Pekerjaan mulai awal 2022 dengan panjang jalan 2 kilometer. Terhitung dari Exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar. Di tengah jalan akan dipasang median pembatas permanen agar tidak bisa diterobos. (and/har/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Sri Sutrisni (kaos oranye) di Mapolres Bojonegoro.

tersangka dengan gunting,” terangnya, Kamis (7/4). Dari hasil pemeriksaan, terungkap jika aksi di Balen bukan aksi biasa. Kasatreskrim AKP Wardana Akbar Ramdhani menambahkan, keduanya sudah beraksi serupa 10 kali. Enam di

antaranya dilakukan di Balen. Di wilayah Kecamatan Baureno 2 lokasi dan Kecamatan Sumberrejo 2 lokasi. Setelah ditelusuri, ditemukan sejumlah motor yang diduga hasil aksi pasutri itu. Kondisi terakhir Mukhamadun dilaporkan

sedang sakit sehingga dibantar ke rumah sakit. Sedangkan sebagian motor yang diamankan sudah diserahkan kapolres kepada pemiliknya. Kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (top/har/epe)

Warga Protes Penutupan Penyeberangan Banjarsari-Bojonegoro Bojonegoro, Memorandum Puluhan pelajar dan warga yang hendak beraktivitas ke Kota Bojonegoro, harus bersabar. Pasalnya, mereka tidak bisa menyeberangi Sungai Bengawan Solo karena akan ditutup, Kamis (7/4). Lokasi penyeberangan yang ditutup berada di tambangan Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk menuju sekitaran dekat Pasar Kota Bojonegoro. Salah seorang warga, Alinda mengatakan, tambangan ditutup sejak pagi saat warga hendak beraktivitas. “Ditutup baru tadi pagi, informasinya akan dibangun ruang terbuka hijau (RTH). Sebelumnya sudah ada surat edaran, tetapi masyarakat tidak setuju,” ungkap Alinda. Menurut Alinda, apabila tambangan Banjarsari ditutup risikonya warga yang biasa memanfaatkan jasa itu, termasuk anak sekolah harus memutar jauh melewati jalan utama Jembatan Kaliketek. “Kalau ditutup resikonya juga muter jauh, apalagi anak-anak sekolah harus berjalan kaki ketika hendak ke sekolah. Keterbatasan akses kendaraan

FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Pelajar berkerumun menerima penjelasan dari aparat akibat tidak bisa menggunakan jasa perahu penyeberangan.

juga,” ucapnya. Keluhan senada juga disampaikan Grace Arnica. Menurutnya, penutupan justru mempersulit pelajar yang menggunakan sepeda pancal. “Kalau ditutup justru kita kesusahan, harus mutar jauh lewat Jalan utama. Berisiko juga bagi anak-anak sekolah,” pungkasnya

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akan membangun RTH di lokasi itu. Merespons hal itu, sudah ada audiensi antara warga dan pemerintah desa (Pemdes) bersama pihak terkait di Trucuk untuk menemukan beberapa solusi jangka pendek. Termasuk usulan

mengalihkan penyeberangan Desa Banjarsari yang semula berakhir di Kelurahan Banjarejo, bergeser ke Kelurahan Ledok Wetan. “Sebab lokasi tersebut tidak masuk dalam wilayah pembangunan ruang terbuka hijau Pemkab Bojonegoro,” ungkap Kepala Desa Banjarsari Fatkhul Huda.

Namun, ia menyebutkan jika saat audiensi masyarakat bisa saling menerima. “Terpenting anak-anak sekolah tidak terhalangi aksesnya berangkat ke sekolah. Karena jalan satu-satunya hanya melewati tambangan ini, jika melewati jalur utama sangat jauh dan berisiko,” pungkasnya. (top/har/epe)

Polemik THR

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Pelebaran Jalan Manyar, Pedagang Direlokasi

keadaan tidak dikunci setir namun kontak dibawa. Sekitar 30 menit berselang, korban mendapat kabar jika motornya hilang. Berawal dari situ warga mengejar kedua pelaku dan melapor ke polisi. Akhirnya warga bersama polisi berhasil menangkap keduanya. Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad menjelaskan, modus operandi tersangka dengan berkeliling persawahan mencari sasaran motor yang diparkir di pinggir jalan atau persawahan. “Dan setelah tersangka mendapatkan sasaran, tersangka langsung merusak kunci kontak motor yang menjadi sasaran

Disnaker Buka Posko Aduan Gresik, Memorandum Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Gresik membuka posko aduan terkait tunjangan hari raya (THR). Langkah ini mengantisipasi polemik isu tahunan yang kerap terjadi di momen bulan suci ramadan dan idulfitri. Salah satu tujuan posko, perusahaan diminta membayar penuh hak pekerja. Posko aduan THR ini untuk konsultasi, termasuk pengaduan masalah. Tidak hanya bagi pekerja, layanan ini juga terbuka untuk pihak perusahaan. “Sejak

6 April, Disnaker Gresik membuka posko pengaduan dan pelaporan pembayaran THR keagamaan Idul Fitri 1433 H,” terang Kepala Disnaker Gresik Budi Raharjo kemarin. Pekerja atau perusahaan bisa mengunjungi posko yang berlokasi di Kantor Disnaker Gresik. Dibuka setiap hari kerja (Senin-Jumat) dari jam 08.0015.00. Layanan ini juga dilengkapi hotline 081336091279. Selain itu melalui hijamsos.gresik@ gmail.com yang bisa diakses secara online.

Untuk layanan pelaporan taat THR bagi perusahaan bisa melalui http://intip.in/laporthrgresik. Sementara layanan aduan kendala THR bagi pekerja atau buruh bisa melalui http://intip. in/posthrgresik. Perusahaan yang tidak membayar hak para pekerja akan mendapatkan sanksi tegas. “Hal ini sesuai Permenaker No 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan. Layanan ini bakal mempermudah pengaduan tunjangan Hari Raya Idulfitri 1443

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Aksi pekerja di Kabupaten Gresik ketika THR tidak dibayar perusahaan pada 2021.

Hijriah,” kata mantan kepala diskominfo tersebut. Pihaknya berharap seluruh perusahaan di Kota Pudak bisa melaksanakan kewajibannya dengan baik. Membayar THR

pekerja dengan penuh sehingga tidak terjadi polemik di kemudian hari. Para pekerja diimbau memanfaatkan layanan ini dengan optimal ketika ada kendala di lapangan. (and/har/epe)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 8 April 2022 by memorandum - Issuu