SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id
SENIN WAGE, 7 JUNI 2021
memorandumredaksi@gmail.com
HARGA Rp 3.500, 3.500,-
CARI SASA SASARAN, RESIDIVIS CURANMOR DIBEKUK UK
PERNAH CURI BEAT DI SIDOTOPO
I
ni bukan Garuda Indonesia tapi ya sama saja: megap-megap. Itulah Thai Airways. TG. Milik Thailand. Bedanya: Thai Airways sudah membuat keputusan: membawa masalahnya ke PKPU-nya Thailand. Sidang-sidangnya sudah berlangsung. Sudah pula siap diputuskan. Tapi para kreditor masih menyusulkan pendapat. Pengadilan menyetujui untuk mendengarkan pendapat susulan itu. Putusan PKPU-nya dimundurkan sedikit. Menjadi tanggal 15 Juni depan. Garuda masih melayang-layang dengan benang putusnya. Thai Airways tinggal tunggu 10 hari lagi. Pemerintah Thailand sudah pada keputusan final: tidak mau lagi
FOTO: MEMORANDUM/RIO
Oleh: Dahlan Iskan
JABIR
Surabaya, Memorandum Dua pencuri motor diringkus anggota Reskrim Polsek Bubutan saat mencari sasaran di sekitar Tugu Pahlawan. Mereka adalah Parhan (28) asal Dusun Klompek, Kranggan Barat, Tanah Merah, Bangkalan; dan Jabir (24) asal Dajah Songai, Pedurungan, Tanah Merah, Bangkalan.
Ketika petugas melakukan penggeledahan terhadap Parhan ditemukan pembuka magnet, kunci L, dan 2 mata kunci. Selanjutnya kedua pria tersebut langsung dibawa ke Mapolsek Bubutan untuk diproses lebih lanjut. Ketika diinterogasi, keduanya
Bersambung ng kkee ha hal halaman laman 2
2
Kronologi:
Setelah digeledah, ternyata Parhan menyimpan pembuka magnet, kunci L, dan 2 mata kunci. Saat diinterogasi, keduanya mengaku sedang mencari sasaran dan pernah mencuri motor di Jalan Sidotopo Lor. Selanjutnya pelaku dibawa ke mapolsek untuk diproses lebih lanjut.
mengaku pernah mencuri motor di Jalan Sidotopo Lor tepatnya di warung giras pada April lalu. Dari keterangan polisi, pemilik Beat yang digondol pelaku adalah milik Bram, warga Jalan Bano Bersambung ke halaman 11
PARHAN
GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ/PUNTADEWA
Beda TG dan GA
1
Scoopy yang jadi sarana kejahatan dan barang bukti lain.
Petualangan Parhan dan Jabir sebagai pencuri motor akhirnya kandas di tangan polisi. Bermula dari kecurigaan anggota Reskrim Polsek Bubutan yang berpatroli di Jalan Pahlawan. Petugas mendapati mereka berboncengan Scoopy, hingga dihentikan untuk diperiksa.
8 Kali Beraksi Komplotan Pencuri Helm Bermerek Diborgol g Surabaya, Memorandum Niat Agus Samsul (26), dan Anas Sholikin (45), menikmati uang hasil penjualan helm curian harus berakhir di balik jeruji besi. Kedua pria warga Jalan Gubeng Klingsingan, dan Gubeng Kertajaya itu diamankan setelah dijebak y korban untuk transaksi dengan cara COD (cash on delivery) di Taman Flora dan Fauna.
FOTO: MEMORANDUM/RIO
Bersambung ke halaman 11
Bima diamankan di Mapolrestabes Surabaya dengan barang bukti dua sajam.
BAWA SAJAM, 2 ANGGOTA GENG DITANGKAP
Autodidak
H
anna Kirana menjadi pengganti Lea Ciarachel sebagai Zahra. Ternyata, Hanna adalah sepupu artis sinetron Citra Kirana. Citra Kirana diakui oleh Hanna menjadi role model untuk dirinya meniti karier sebagai pemain sinetron. Dia juga melihat Citra Kirana yang meniti karier dan juga pernah merasakan menjadi ekstra (pemeran tambahan).”Iya, aku benar benar melihat dia,” aku Hanna Kirana ditemui di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. “Usahanya sih. Dia tuh benar-benar ingin, jadi usahanya nggak setengah-setengah. Jujur aja jadi ekstra itu capek cuma lewat, nggak masuk tv dan dikasih bayaran
Surabaya, Memorandum Unit Jatanras menangkap dua pemuda yang hendak tawuran di Jalan Gembong DKA. Mereka adalah Bima Ari Prasetya (30) dan AN (15) keduanya warga Jalan Gembong DKA yang tergabung dalam geng All Star. “Kedua tersangka saat kami amankan
hendak tawuran di Jalan Gembong,” kata Kanitjatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Agung, Minggu (6/6). Ketika penangkapan, petugas mendapati keduanya membawa gergaji yang terbuat dari pelat baja dan pisau penghabisan. Atas perbuatannya, kedua anggota geng itu telah meringkuk di tahanan Ma-
Eks TKI Edarkan 10,79 Kg Sabu
Meng, lima ribu warga Madura yang masuk Surabaya di-swab antigen. Sementara itu, ribuan pejabat menunggu di-suap antimiskin.
Si Mameng (Aktivis antikorupsi)
Bersambung ke halaman 11
ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS
FOTO: MEMORANDUM/JAKA
-
polrestabes Surabaya. Agung mengungkapkan, kedua pemuda itu sejatinya hendak tawuran pada Selasa (2/6) malam di jembatan Pasar Keputran melawan geng Gukguk. Anggota yang mendapat laporan dari
Banding Ditolak, Tetap Dihukum Seumur Hidup
Bersambung ke halaman 11
-
Kedua tersangka digiring ke tahanan Polsek Gubeng.
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Hanna Kirana
Samsul Hadi menjalani sidang di PN Surabaya, beberapa waktu lalu.
Surabaya, Memorandum Impian Samsul Hadi untuk mendapat keringanan hukuman setelah divonis seumur hidup harus pupus sementara. Sebab, upaya bandingnya tidak dikabulkan oleh majelis hakim tinggi. Putusan majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya yang diketuai Guntur P.J. Lelono menguatkan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Pria 44 tahun itu tetap harus dihukum pidana penjara seumur hidup setelah mengedarkan 10,79 kilogram sabu. Atas putusan banding tersebut, Hadi keberatan karena tidak mengubah nasibnya. Eks tenaga kerja Indonesia
Suami Suka Hasta Karya (2)
Dijebak Ayam Abu-Abu MALAMNYA, Koko diminta menceritakan kejadian itu. Lelaki Virgo tersebut beralasan tidak sengaja. Sebab, ketika melewati pintu, mendadak ia merasa ada sesuatu yang menyakitkan di punggung. Makanya dia menyentekkan bagian ba-
Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
Bersambung ke halaman 11
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SENIN WAGE, 7 JUNI 2021 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Polisi Amankan Wanita Telanjang di Aloha Mendes menyerahkan penghargaan kepada Bupati Ahmad Muhdlor.
Mendes Serahkan Penghargaan Utama SDGs Desa Sidoarjo, Memorandum Pembangunan berkelanjutan menjadi salah satu upaya menjaga keberlangsungan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Guna memberikan apresiasi kepada pelaku percepatan pendataan MDGs seluruh Indonesia, Menteri Desa Tertinggal dan Transmigrasi RI H Abdul Halim Iskandar bersama Bupati H Ahmad Muhdlor memberikan penghargaan kepada kepala desa, pendamping lokal desa, dan camat yang telah berperan aktif dalam pendataan SDGs di Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (5/6). Gus Menteri sapaan akrab menteri desa (mendes), menyampaikan sampai pada saat ini data yang sudah masuk dalam sistem informasi desa sebesar 62,175 persen. Artinya, ada perkembangan dan kemajuan signifikan. “Kita berharap selambat-lambatnya akhir Juni 2021 selesai. Dan data-data ter-update yang telah masuk dan teregistrasi dalam naungan kementerian desa, pembangunan daerah tertinggal, dan transmigrasi tersebut diangka 37.608 desa atau setara 50,17 persen,” bebernya. Gus menteri menyebutkan bahwa data tersebut diambil berdasar pada survei keluarga dan individu. Survei tersebut berbasis hasil sensus 2020 bahwa keluarga warga desa se-Indonesia berjumlah 118 juta orang. “Untuk desa-desa yang telah menyelesaikan sebelum 1 Juli 2021 tetap kita beri apresiasi. Kalau sekarang ini kita memberi penghargaan utama. Nanti yang selesai sebelum 1 Juli akan kita beri penghargaan madya, memang di bawahnya tetap kita beri apresiasi juga,” tambah Gus Menteri. Bupati Ahmad Muhdlor juga mengatakan, pembangunan terbaik memang pembangunan yang dibangun dari bawah. Dalam hal ini desa sebagai satuan pemerintahan terbawah. “Termasuk yang menajdi tujuan kita adalah data, karena empunya masyarakat adalah desa, sehingga semua harus dimulai dari desa, termasuk salah satunya di bidang ekonomi yakni tumbuhnya BUMdes di Sidoarjo,” katanya Dalam acara yang berlangsung di Pendopo Pemkab Sidoarjo tersebut, beberapa kepala desa menerima penghargaan dari mendes. Termasuk beberapa camat. Di antaranya Plt Camat Balongbendo Ahmad Farkhan Jazuli, Camat Krembung Abdul Muid, Plt Camat Krian Probo Agus Suharno, Camat Prambon Rony Yuliano Warso, Camat Tarik Iswadi Pribadi, dan Plt Camat Wonoayu Gundari. (is/bwo/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Aktivitas warga di Aloha, Minggu (6/6) pagi, sempat terhenti ketika terlihat seorang wanita mondar-mandir di pinggir jalan. Dia jadi pusat perhatian karena berjalan tanpa sehelai kain pun menutupi tubuh. Melihat kondisi itu, personel Satlantas Polresta Sidoarjo yang tengah bertugas di lokasi, tergerak membantu. Diduga, ia orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Personel satlantas tersebut lantas memberikan pakaian kepada wanita malang itu. Tak hanya itu, makanan dan uang saku dari kantong pribadi juga diberikan sebelum diajak ke Terminal Purabaya. Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono, membenarkan jika ada
Dikawal aparat keamanan, ODGJ asal Malang dipulangkan melalui Terminal Purabaya,Bungurasih.
personelnya yang menangani wanita ODGJ di Aloha. “Personel kami tidak ingin kehadiran wa-
nita tersebut berdampak pada arus lalu lintas. Sebab, sudah menarik perhatian pengguna
Amanah Jadi Spirit Kades Abdul Karim Sejahterakan Cangkringturi Sidoarjo, Memorandum Kepala Desa Cangkringturi, Kecamatan Prambon, Abdul Karim menjadikan amanah sebagai spirit dalam menyejahterakan warganya. Ditemui Memorandum, Karim mengatakan, jabatan yang diemban jadi tujuan untuk mengabdikan diri tanpa pamrih. “Jabatan ini amanah dan yang saya lakukan adalah melayani masyarakat demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Minggu (6/6). Ia mengungkapkan, salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dengan mengupayakan program yang dapat mendorong percepatan perkembangan perekonomian. Dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, program bantuan untuk masyarakat miskin yang terdampak pandemi menjadi salah satu program yang diprioritaskan. Seperti bantuan langsung tunai Dana Desa (BLT-DD) dan bantuan-bantuan lainnya. “Karena intruksi pemerintah, BLT-DD untuk warga miskin yang terdampak,” kata dia. Dia mengakui pemanfaatan DD untuk bantuan berdampak luar biasa bagi warganya. Sebab dengan anggaran bantuan tersebut, kebutuhan utama masyarakat yang terdampak Covid-19 dapat ditunjang. “Mudah-mudahan dengan anggaran tersebut, kesejahteraan warga Cang-
Abdul Karim
kringturi busa terus meningkat,” pungkasnya. (bwo/jok/epe)
jalan. Kemacetan bahkan sempat terjadi karena ada sebagian pengendara yang mengambil
1.000 Lansia Ikuti Vaksinasi Massal Sidoarjo, Memorandum Sebanyak 1.000 lansia Sidoarjo mengikuti vaksinasi Covid-19 serentak, yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur, Dinkes Sidoarjo, dan bekerja sama dengan MPM Honda Sidoarjo dalam rangka Hari Lansia ke-25 di MPM Learning Center Gedangan, Sabtu (5/6). Mereka berasal dari Kecamatan Waru, Medaeng, Sedati, Gedangan, dan Buduran yang dikerahkan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sidoarjo dan puskesmas wilayah. Karena itu, istri Bupati Hj Sa’adah Ahmad Muhdlor selaku ketua TP PKK terlihat ikut mendampingi Kepala Dinkes Jatim dr Herlin Ferliana, dan Direktur MPM Distributor Sidoarjo. Sa’adah sapaan akrabnya, menyampaikan vaksinasi lansia sebenarnya sudah digelar beberapa tahap. Namun kali ii lebih istimewa karena pesertanya lebih besar. ”Saat ini kita masih
Beda TG dan GA menginjeksi TG. Bahkan tiga tahun lalu pemerintah sudah memutuskan tidak mau lagi menjadi pemegang saham mayoritas. Dilakukanlah divestasi. Dari 51 persen ke 47,8 persen. Dengan divestasi itu pemerintah mengeluarkan Thai Airways dari daftar BUMN-nya. Divestasi itu dilakukan dengan cepat. Saat itu status TG sudah seperti GA: sudah melantai di pasar modal. Tidak rumit mendivestasi saham di pasar modal. Utang TG memang sangat besar. Juga sebesar gajah bengkak. Bengkaknya lebih besar: sekitar Rp 100 triliun. Lebih besar dari GA yang Rp 70 triliun. Berbagai upaya menyelamatkan TG sudah dilakukan. Jalur-jalur yang rugi sudah dihapus. Gaji sudah dipotong. Jumlah karyawan sudah dikurangi 6.000 orang.
gambar wanita tersebut. Karena itu, dia diamankan secara manusiawi kendati diduga ODGJ,” beber AKP Sugeng. Ketika ditanyai, Nunik, pengakuan wanita tersebut, berasal dari Malang. Ia kehilangan arah tujuan hingga tersesat sampai ke Sidoarjo. Setelah diberi pakaian dan uang, langsung diantar ke Terminal Purabaya untuk dinaikkan ke bus jurusan Malang. “Sudah dinaikan bus antarkota di terminal,” tandas AKP Sugeng. Pengunjung warkop di barat SPBU Aloha, M Muchlis mengaku sudah dua hari melihat wanita tersebut berseliweran. “Umurnya sepertinya sekitar 30-an. Saya biasa ngopi pagi di sini selalu melihatnya. Kadang duduk, kadang jalan dari selatan terus nyeberang lagi kembali ke tempatnya semula,” katanya. (bwo/jok/epe)
berdampingan dengan virus Covid-19 dan kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Untuk itu, sebagai salah satu upaya memperkuat imun atau sistem kekebalan tubuh. Terutama bagi lansia dengan memberikan vaksin Covid -19,” jelasnya. Kepala Dinkes Jatim dr Herlin Ferliana mengatakan, provinsi punya target 2,5 juta sasaran dalam vaksinasi ini. Namun baru tercapai 23 persen. Untuk Kabupaten Sidoarjo sendiri, vaksinasi lansia baru mencapai 32 persen dari total 283.000 warga lansia. “Hari ini masih bagian dari hari lansia yang kita kemas juga untuk mengejar target vaksinansi lansia, sehingga ini merupakan satu upaya kerja keras kita untuk vaksinasi lansia,” ujar Herlin. Herlin menegaskan bahwa meski sudah melakukan vaksinasi, protokol kesehatan harus tetap dilakukan dan tidak boleh ditinggalkan. (is/bwo/jok/epe)
Sambungan dari halaman 1 TG sudah tidak punya lagi rute penerbangan ke Amerika. Padahal, dulu, TG itu gagah sekali. Jauh lebih gagah dari GA. Sang TG pernah punya penerbangan nonstop jarak jauh: dari Bangkok ke New York. Juga dari Bangkok ke Los Angeles. Saya pernah naik TG dengan rute yang amat jauh: dari Madrid ke Bangkok, nonstop. Kecewa. Salah saya sendiri. Saya kurang cerewet bertanya. Waktu itu saya membeli tiket first class. Agar bisa tidur enak. Ternyata first class di jurusan itu sama dengan business class: kursinya hanya bisa disandarkan sedikit –tidak bisa dibuat hamparan datar. Itu memang sudah lama sekali. Belakangan, di beberapa penerbangan, tempat duduk business class pun sudah bisa dibuat rata seperti tempat tidur. Padahal penerbangan Madrid-
-Bangkok waktu itu penuh sekali. Begitu panjang rute ini. Begitu penat. Saya menyesali diri sepanjang perjalanan. Sejak itu, setiap membeli tiket kelas bisnis selalu saya tanyakan posisi kursinya seperti apa. Saya termasuk sering naik TG. Terutama kalau lagi sulit mendapat tiket jurusan Hong Kong-Jakarta. Jadilah Hong Kong-Bangkok-Jakarta. Tak terbayangkan bahwa TG akhirnya mengalami kesulitan besar seperti sekarang ini. Lebih sulit dari GA. Kesulitan yang sudah biasa kita dengar adalah dari Malaysian Airlines System (MAS). Pemerintah Malaysia tidak henti-hentinya menyuntikkan dana. Pun tidak membuat MAS kunjung sehat. Pernah dikeluarkan dari BUMN. Malah mau mati. Dimasukkan lagi. Sama saja. TG sendiri sebenarnya sudah
berupaya menyelesaikan utangnya di luar pengadilan. Kreditor juga setuju bahwa utang harus direstrukturisasi. Bunga harus dipangkas. Jangka pengembalian harus diperpanjang. Beberapa aset harus dijual. Untuk merestrukturisasi utang itu para kreditor sudah menunjuk wakil yang bisa diterima semua pihak. Yakni seorang mantan menteri. Ditambah seorang mantan Dirut yang pernah membawa TG memperoleh laba. Sedang Bangkok Bank telah pula mengirim wakil ke tim negosiasi itu. Tapi persoalan TG sudah terlalu berat. Maka direksi TG membawanya ke PKPU-nya Thailand. Momentum Covid ini dimanfaatkan untuk melakukan penyelesaian tuntas. Padahal sebelum Covid pun TG sudah sempoyongan. Pernahkah TG berlaba? Pernah.
Kapan? Dulu sekali. Tahun 2012. Sejak itu TG terus merugi. Rupanya mereka kurang pandai membuat buku keuangan agar bisa seolah-olah masih berlaba. Kian tahun kerugian itu kian besar. Yang terbesar tahun lalu. Jangan kaget: TG rugi sekitar Rp 7 triliun. Tepatnya: USD 4,6 miliar. Langkah penghematan pun dilakukan lagi tahun lalu. Sebanyak 200 jabatan eksekutif dihapus. Fasilitas pusat latihannya dijual. Jumlah pesawat sewa dikurangi: dari 104 menjadi 80. Jumlah karyawannya –masih 28.000– akan dibuat tinggal 15.000. Ambisi Thai adalah ambisi turisme di Thailand. Semua jurusan diterbangi untuk mendatangkan turis itu. Sampai-sampai TG punya dua home base: di Bangkok dan di Phuket –pantai yang tidak seindah
Bali tapi dijual habis-habisan sebagai pusatturisme Thailand. Bandara Bangkok sendiri dipindah. Dari Don Muang di dekat kota ke Suvarnabhumi jauh di timur Bangkok. Tujuannya satu: agar lebih dekat ke pantai Pattaya–pusat turis lamanya. Dari Suvarnabhumi orang bisa ke Bangkok atau ke Pattaya dengan jarak yang sama. Pemerintah Thailand tidak terpancing oleh besarnya misi TG untuk mendorong turisme. Tetap saja pemerintah tidak mau menyelamatkan TG lewat suntikan dana. Direksi GA sebaiknya juga jangan memimpikan keindahan uang pemerintah. Biar pun masih mayoritas, tetap saja pemerintah hanya mayoritas tipis di Garuda. Jadi, kapan soal GA diputuskan: harus lewat jalan yang mana? (*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SENIN WAGE, 7 JUNI 2021 HALAMAN 3
Terkonfirmasi Positif Bertambah 62 orang atau penambahan 12 penghuni rusunawa. “Tapi paling banyak tetap di Penjaringan Sari, sekitar 40 orang yang kena,” ujar Feny, sapaan Febria Rachmanita di sela-sela meninjau vaksinasi massal di Rusunawa Romokalisari, Minggu (6/6). Tambah Feny, dari jumlah awal ada 25 orang yang terkonfirmasi di Rusunawa Bersambung ke halaman 4
FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
Surabaya, Memorandum Hasil tes usap massal bagi puluhan ribu penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang dikelola Pemkot Surabaya, kembali terjadi penambahan kasus positif Covid-19. Dikatakan Kadinkes Surabaya Febria Rachmanita, bahwa dari jumlah awal 50 orang yang dinyatakan positif Covid-19 yang tersebar di 18 rusunawa, menjadi
Komisi C DPRD Jatim sidak ke UPT Peningkatan Tenaga Kesejahteraan Sosial (PTKS) Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.
Pengelolaan Aset Pemprov Belum Maksimal
Dewan Desak Bentuk Badan Khusus Surabaya, Memorandum Komisi C DPRD Jatim memaksimalkan pemanfaatan aset Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menopang pendapatan asli daerah (PAD). Sebab instansi yang mengelola langsung aset pelat merah ini belum maksimal. Sehingga dewan mendorong pemrov membentuk
badan khusus menangani aset daerah. Ketua Komisi C DPRD Jatim Hidayat menegaskan, tujuan untuk menata pengelolaan aset, agar bisa mendorong kepentingan pendapatan daerah. Hidayat menyampaikan, masalah aset itu bukan hanya soal sertifikasi Bersambung ke halaman 4
Ciptakan Program
Padat Karya Surabaya, Memorandum Hari ini, Senin (7/6), genap 100 hari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengabdi. Meski terbilang signifikan, namun DPRD Kota Surabaya memberikan catatan pekerjaan rumah umah (PR) yang tidak kalah penting untuk segera diwujudkan. judkan. Bersambung ke halaman 4
Adi Sutarwijono
Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya
Ajeng Wira Wati
7 JANJI ERI CAHYADI SAAT PILKADA SURABAYA DAN TARGET 100 HARI KERJA 1 Membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk memulihkan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19, menciptakan 10.000 pengusaha baru, menyiapkan insentif dan membangun sistem pelayanan investasi berkelas dunia, serta menyediakan 10.000 sertifikasi keahlian kerja gratis untuk warga. 2 Program generasi cerdas. Ini akan memperkuat pendidikan gratis SD dan SMP negeri, mendukung beasiswa pelajar SMA dan SMK. 3 Hidup sehat dengan menyediakan BPJS untuk seluruh
warga, meneruskan dan meningkatkan pengobatan gratis, memberikan 50.000 suplemen untuk lansia. 4 Bersih melayani. Melalui program ini, Eri-Armuji akan meningkatkan kualitas layanan pusat komando 112 Respon Cepat Masalah Rakyat. 5 Peduli dan harmonis. Program ini berisi kegiatan memantapkan kerukunan antar umat beragama dan menjamin kebebasan beribadah seluruh umat beragama. 6 Berbudaya dan berkarakter. Program ini merevitalisas
fasilitas seni budaya dan olahraga menjadi berkelas dunia, meningkatkan insentif dan fasilitas BPJS pelaku seni dan budaya, mengembangkan wisata sejarah, wisata kota dan MICE berbasis pemberdayaan warga, serta meningkatkan pembinaan atlet dan olahraga usia muda. 7 Modern hijau tertata. Program ini akan merawat dan terus menambah ruang terbuka hijau atau taman kota, menyempurnakan manajemen sampah terpadu.
Gebrakan 100 Hari
Eri-Armuji
Mengubah Surabaya Seusai dilantik 26 Februari 2021, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Wakil Wali Kota Armuji langsung tancap gas mengubah Surabaya. Berbagai gebrakan dan inovasinya telah dilakukan untuk menyejahterakan warga Kota Pahlawan. Gebrakan 100 hari kerjanya pun langsung menyentuh warga. Wali Kota Eri mengatakan, sebenarnya dalam program kerja, tidak bisa dikatakan hanya berhenti selama 100 hari, karena itu semua berkelanjutan. Namun begitu, ia memastikan bahwa selama 100 hari kerjanya ini, sasarannya adalah kesehatan, kesejahteraan warga, dan pendidikan. “Tujuan akhir dari semua itu adalah kebahagiaan warga Surabaya. Kebahagiaan dan senyum warga Surabaya itulah yang menjadi tujuan saya ketika ditugaskan menjadi Wali Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri di ruang kerjanya. Ia juga menjelaskan alasannya memilih fokus pada bidang kesehatan. Sebab, saat ini masih masa pandemi Covid-19, sehingga dia tidak ingin ketika ada warga yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), kesehatannya juga tidak terfasilitasi. Makanya, pemkot bekerjasama dengan BPJS Kesehatan hingga lahirlah program UHC (Universal Health Coverage) atau jaminan kesehatan semesta, dan berlaku mulai April 2021. “Alhamdulillah sekarang warga Kota Surabaya yang ingin berobat, kini sudah gratis, cukup menunjukkan KTP-nya,” kata dia. Di samping itu, Wali Kota Eri
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berkantor di Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau UMKM di Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo.
bersama jajaran Pemkot Surabaya juga fokus penanganan menekan Covid-19. Mereka terus mempercepat vaksinasi hingga saat ini sudah mencapai 1,1 juta warga Surabaya yang tervaksin. Pemkot juga terus memasifkan operasi protokol kesehatan (prokes) di semua penjuru di Surabaya. Bahkan, Wali Kota Eri juga detail membuat peraturan-peraturan demi menekan pandemi Covid-19 ini. Selanjutnya dalam bidang kesejahteraan warga, dia memastikan terus menggerakkan perekonomian Surabaya dengan cara menggerakkan kembali UMKM Surabaya. Hal itu dimulai dari para pejabat dan pegawai Pemkot Surabaya yang harus menggunakan produk UMKM. Bahkan, ia memastikan sudah beberapa kali memasarkan produk UMKM itu melalui pameran UMKM virtual dan juga lomba promosi produk UMKM yang dilakukan
oleh kepala OPD hingga para camat se-Surabaya. “Kita juga sudah menyiapkan semua kebutuhan pokok untuk keluarga ASN (aparatur sipil negara) dan pegawai pemkot. Semuanya dari UMKM Surabaya, mulai dari pakaiannya dan kebutuhan pokok lainnya. Nah, ketika produk UMKM itu kurang pas dan misalnya kuenya kurang enak, di sinilah pemerintah hadir. Pemkot memberikan pelatihan, sehingga pemerintah itu harus menjadi guru, bisa menjadi orang tua untuk terus menyempurnakan produk UMKM itu supaya berkelas dunia,” tegasnya. Menurutnya, di masa pandemi Covid-19 ini, perekonomian dan penyebaran Covid-19 harus terus berjalan beriringan dan tidak boleh berhenti, karena keduanya merupakan dua mata pedang yang tidak boleh berhenti salah satunya. Perekonomian harus menggeliat,
dan konsekuensinya pasti ada pergerakan orang dan berbagai kegiatan, sehingga protokol kesehatan ketat harus diterapkan dalam setiap kegiatan itu. “Saya yakin ekonomi di Surabaya bisa berjalan dan Covid-19 bisa diturunkan,” ujarnya. Sedangkan dalam bidang pendidikan, Wali Kota Eri memastikan sudah menyediakan berbagai fasilitas untuk pembelajaran tatap muka maupun daring. Yang terbaru, Wali Kota Eri mengembangkan program anak asuh. Jika sebelumnya program anak asuh itu hanya berasal dari CSR perusahaan, kini anak asuh itu juga diwajibkan kepada seluruh ASN Pemkot Surabaya, karena pandemi Covid-19 banyak mempengaruhi perekonomian warga, sehingga dia tidak ingin ada anak Surabaya yang putus sekolah di masa pandemi ini. “Setiap bulannya, anak asuh ini membutuhkan Rp 125 ribu. Jika dikalikan 12 bulan, hanya sekitar Rp 1,5 juta dalam setahun. Makanya, seluruh ASN di lingkungan Pemkot Surabaya secara bertahap mengikuti program anak asuh ini. Sampai saat ini sudah sekitar 2 ribuan yang memiliki anak asuh, sehingga rasa gotong-royong dan cinta kasih ini kita munculkan di lingkungan ASN pemkot,” imbuhnya. Selain tiga program itu, pelayanan publik di Kota Surabaya terus disempurnakan. Salah satunya dengan memberikan penghormatan dan apresiasi kepada RT, RW dan LPMK, karena mereka inilah pemimpin sejati. Dengan menaikkan apresiasi (insentif) mereka, maka diharapkan pendataan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa semakin benar dan tepat sasaran. “Nah, semakin tepat sasaran, itu berarti pengurus RT, RW dan LPMK-
-nya yang hebat, bukan pemerintahannya,” kata dia. Bahkan, demi mendekatkan diri dan memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik, Wali Kota Eri juga membuat aplikasi “wargaKu”. Melalui aplikasi ini, warga bisa melaporkan apapun tentang pelayan publik di Surabaya, dan harus segera dijawab oleh dinas terkait. Aplikasi ini juga terhubung langsung dengan Wali Kota Eri. “Saya juga langsung berkantor di kelurahan-kelurahan. Tujuannya supaya saya bisa langsung mendengar berbagai keluhan warga dan segera diselesaikan, karena buat saya ketika ada warga yang menyampaikan keluhan, maka harus segera ditindaklanjuti. Ini juga untuk menguatkan program semua pelayanan harus berhenti di kelurahan. Jadi, mulai hari ini dan ke depannya, semua pelayanan harus berhenti di kelurahan,” tegasnya. Menurut Wali Kota Eri, itulah sebagian kecil dari berbagai rencana yang akan dilakukannya sampai akhir masa jabatannya pada 2024. Namun, sebelum tahun itu, ia harus membuat warga Surabaya tersenyum dengan sumberdaya manusianya dan pendapatan per keluarganya yang meningkat, sehingga ini bisa memberikan kebahagiaan kepada keluarga-keluarga yang ada di Kota Surabaya. “Nah, setelah 100 hari ini, masih banyak yang harus kita kerjakan sampai di akhir masa jabatan saya. Harapannya adalah kebahagiaan warga Surabaya, tidak ada lagi warga Surabaya yang tidak bisa bekerja, tidak ada lagi pendapatannya per keluarga di bawah Rp 7 juta. Inilah kebahagiaan saya,” ujarnya. Bagi dia, menjadi Wali Kota Surabaya adalah mencari amal jariyah
supaya bisa menerangi alam kubur orang tuanya nanti. “Saya selalu sampaikan bahwa saya menjadi wali kota sesuai dengan pesan orang tua saya, beliau meminta kepada saya jadilah wali kota agar bisa menciptakan amal jariyah yang nantinya akan menerangi makam Abah dan Umi,” imbuhnya. Karenanya, ke depan ia memastikan akan menciptakan tempat-tempat baru dan pemerataan pembangunan di Surabaya. Bahkan, dalam waktu dekat ia mengaku akan membuat kota herritage dan wisata air akan segera terwujud. Tujuan akhirnya adalah supaya bisa menarik tenaga kerja dan menggerakkan perekonomian Surabaya. “Pada akhirnya, semua pembangunan ini adalah kebahagiaan dan senyum warga terpuaskan, sehingga semuanya akan kembali kepada warga Surabaya,” katanya. Kerja keras Wali Kota Eri dan Wawali Armuji dalam kurun waktu 100 hari pemerintahannya, terbukti telah dirasakan manfaatnya oleh warga Kota Pahlawan. Berdasarkan survei persepsi publik yang dilakukan mahasiswa Magister Manajemen Universitas Airlangga (Unair), 80 persen warga Surabaya mengaku puas dengan kinerja Eri-Armuji. Koordinator Peneliti dari Unair Irviene Maretha menjelaskan bahwa kerja keras Wali Kota Eri Cahyadi dan Wawali Armuji dalam menangani pandemi Covid-19 juga mendapat apresiasi dari masyarakat. Berbagai peraturan konkret yang dibuat oleh pemkot dinilai mampu mengendalikan penyebaran Covid-19. “Sebanyak 81 persen warga merasa puas terhadap penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan Pemkot Surabaya,” pungkasnya. (adv/fer)
FOTO: ISTIMEWA
Penghuni Rusunawa Romokalisari menjalani vaksin Covid-19.
Harus Bisa
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Catatan Dewan 100 Hari Kerja Wali Kota
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SENIN WAGE, 7 JUNI 2021 HALAMAN 4
RS di Surabaya Jadi Rujukan Pasien Covid-19 Penyekatan Akses Suramadu Diperketat
Petugas menghentikan kendaraan yang akan masuk ke Surabaya dari arah Madura.
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Rawan Kerumunan, KBS Dirazia
Petugas gabungan mengimbau pengunjung untuk mematuhi protokol kesehatan.
Surabaya, Memorandum Babinsa Koramil Benowo Sertu Hasyim dan Serda Eby S mengikuti razia gabungan di Kebun Binatang Surabaya (KBS), Minggu (6/6) pagi. Kegiatan ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Surabaya. “Kegiatan kali ini menyasar lokasi yang rentan terjadinya kerumunan pengunjung. Untuk personel gabungan yang dilibatkan terdiri dari TNI, Polri, satpol
PP, dan linmas,” ujar Pjs Danramil Benowo Mayor Inf Sumarji. Ditambahkan Sumarji bila dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat lebih disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan, terutama dalam penggunaan masker dimanapun berada. “Dari hasil yustisi diberikan teguran secara lisan sebanyak 20 orang pengunjung yang tidak mematuhi protokol kesehatan,” pungkas Sumarji.(tyo/fer)
Surabaya, Memorandum Suasana pandemi Covid-19 bukan menjadi penghalang warga untuk mengikuti olahraga senam. Kali ini komunitas senam segar bugar Bunda Yati senam bareng warga di lapangan Sentra Kuliner Arumdalu, Semambung, Minggu (6/6) pagi. Puluhan warga Semambung dan sekitarnya yang terdiri dari ibu-ibu terlihat antusias dan bersemangat mengikuti gerakan senam dengan iringan alunan musik yang dipandu dua instruktur, yakni Wahyu dan Farid. Mereka berolahraga dengan tetap menjaga jarak. Ketua Senam Segar Bugar Bunda Yati mengatakan, senam merupakan bagian dari pola hidup untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat. Untuk itu, kini kembali memperkenalkan kepada masyarakat di wilayah semambung dan sekitarnya bahwa di lapangan Sentra Kuliner Arumdalu, Jalan Raya Juanda Semambung, ada kegiatan senam lagi. “Senam perdana ini diikuti sekitar 70 peserta. Sebelumnya sempat terhenti dan tidak aktif selama hampir dua tahun dan sekarang mulai diaktifkan lagi,” kata Bunda Yati didampingi Bunda Ujik dan
FOTO: MEMORANDUM/MUCHLIS
Senam Bunda Yati Sapa Warga Semambung
Para peserta mengikuti gerakan senam yang bervariasi.
Bunda Iza, kemarin. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 tersebut semakin semarak meski sinar matahari kian terik. Tak hanya gerakan senamnya
Dewan Desak Bentuk Badan Khusus lantas selesai. “Namun yang lebih penting adalah inventarisasi dan pemanfaatannya,” tegas politisi Partai Gerindra Jatim ini. Karena itu, dirinya setuju diperlukan perubahan yang mendasar, yakni dengan merevisi Perda No.7/2017 tentang Pengelolaan Aset Daerah. Terlebih, Perda yang sudah berusia 4 tahun itu masih mengacu peraturan yang lama yaitu PP No.27/2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah. “PP No.27/2014 itu sudah diubah menjadi PP No.28/2020. Perbedaannya jauh sekali. Dalam PP yang baru itu fokusnya adalah pemanfaatan aset untuk bisa menopang PAD
yang bervariasi dari jenis senam aerobik dan zumba. Lagu pengiringnya pun beragam membuat tubuh bergerak sempurna dan menjadi lebih segar dan bugar. (lis/tyo)
Sambungan dari halaman 3
dan membuat nilai aset menjadi lebih tinggi dari tahun ke tahun,” kata Hidayat. Politisi asal Mojokerto ini, mendorong cara pandang Pemprov Jatim dalam penggelolaan aset. Sebab selama ini aset daerah cenderung bukan dipandang sebagai modal utama. “Sehingga pemanfaatan aset daerah juga kurang greget. Padahal setiap tahun nilai aset itu stabil bahkan naik,” aku dia. Sementara itu, Agung Supriyanto anggota Komisi C DPRD Jatim menjelaskan, dalam aturan baru ia mencontohkan, sewa lahan aset daerah bisa dicicil sehingga akan menarik minat masyarakat atau pengusaha
yang mau menyewa. “Dampaknya, sumbangsih PAD dari pemanfaatan aset juga akan meningkat dan lebih menjanjikan untuk ke depannya,” terang Agung usai mengunjungi UPT Peningkatan Tenaga Kesejahteraan Sosial (PTKS) Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Politisi PAN asal Tuban ini menyampaikan, Komisi C juga mendorong Pemprov Jatim membentuk badan yang khusus menangani aset daerah. “Mengingat, persoalan aset cukup pelik sehingga menjadi atensi dan direkomendasikan oleh BPK maupun KPK setiap tahunnya,” tandas dia.(day/tyo)
Sehingga, dengan harapan tidak kebobolan, Forkopimda Surabaya melakukan penyekatan super ketat. Hasilnya, hingga Minggu (6/6) pukul 17.00, tidak kurang dari 70 orang dinyatakan positif setelah menjalalani tes usap antigen. Akibat penyekatan pengendara baik roda dua (R2) dan roda empat (R4), terjadi kemacetan hingga bentang tengah Jembatan Suramadu. Kemacetan ini, tidak terlepas karena pengendara harus menunggu hasil swab test antigen di exit Jembatan Suramadu. Jika hasil positif, maka pengendara akan dibawa ke rumah sakit yang sudah disediakan oleh Pemkot Surabaya. Namun, sebaliknya jika tidak maka bisa meneruskan perjalanan lagi. “Di Bangkalan ada tiga yang lockdown-kan (kecamatan) Bangkalan, Klampis dan Arosbaya, sehingga kita adakan antigen di sini. Namun, ternyata ditemukan pengendara yang positif dan berasal dari luar tiga kecamatan tersebut,” ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ketika meninjau penyekatan di posko check point Suramadu bersama Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, Minggu (6/6). Tambah Cak Eri, sapaan Eri Cahyadi, pihaknya sudah koordinasi dengan gubernur, pangdam, dan kapolda, akhirnya disepakati untuk menutup akses ke Surabaya untuk dilakukan tes usap antigen. “Saya juga sudah kontak bupati bangkalan. InsyaAllah hari ini juga pemerintah provinsi akan membuat rumah sakit lapangan, sebelum Suramadu. Jadi penyekatan dari sana, begitu ada yang positif langsung masuk,” lanjut Cak Eri. Oleh karena itu, Cak Eri memastikan bahwa para pengendara yang akan masuk ke Surabaya dan begitu pula sebaliknya pengendara yang akan meninggalkan Surabaya dan akan masuk ke Madura, harus menunjukkan tes Covid-19 dulu. Jika mereka sudah dinyatakan negatif Covid-19 maka akan dipersilakan untuk melanjutkan perjalanannya. “Tapi kalau diketahui positif setelah dites antigen, mereka akan langsung dibawa ke rumah sakit lapangan, atau akan dilarikan ke RSUD Dr Soetomo atau ke Rumah Sakit Haji,” katanya. Ia juga menegaskan bahwa hingga pukul 17.09, sudah ditemukan sebanyak 70 pengendara yang positif, setelah 5.000 orang menjalani tes usap antigen di Suramadu. Bahkan, ia juga menegaskan bahwa pada saat penyekatan itu ditemukan satu pasien Rumah Sakit Husada Utama yang diantar oleh empat orang.
“Ternyata, empat orang yang mengantarkan ini juga positif. Nah, ini kan bahaya kalau begini, bisa menyebar kemana-mana,” tegasnya. Cak Eri juga memastikan bahwa penyekatan dan tes antigen itu akan dilakukan tiga shift dan direncanakan akan berlangsung selama 24 jam setiap harinya. Ia menegaskan penyekatan dan tes antigen ini akan terus dilakukan hingga ada evaluasi lebih lanjut dari Forkopimda Jatim. “Jadi, kita menunggu evaluasi lebih lanjut ini harus dilakukan sampai kapan. InsyaAllah Bu Gubernur, Bupati Bangkalan dan saya tujuannya sama, yaitu hanya untuk kepentingan masyarakat dan demi melindungi masyarakat,” imbuhnya. Sedangkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kesehatan mengeluarkan surat edaran Nomor 005/8737/102.4/2021, yang isinya meminta enam rumah sakit di Surabaya untuk menerima rujukan pasien Covid-19 dari Bangkalan. Enam dari rumah sakit tersebut salah satunya RS Adi Husada UndaanWetan. Saat dikonfirmasi, hal tersebut dibenarkan oleh dr Sylvia Sumitro, Kepala Unit Pemasaran dan Layanan Pelanggan Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan. “Iya sudah ada rujukan dari Bangkalan yang datang sejak beberapa hari lalu,” ujar dr. Sylvia, Minggu, (6/6). dr Sylvia mengungkapkan, pihaknya sudah menerima rujukan pasien Covid-19 dari Bangkalan sebelum surat edaran tersebut dikeluarkan Sabtu (5/6). Namun untuk jumlah pasien Covid-19 yang datang dari Bangkalan, pihaknya belum bisa memastikan. “Sudah ada tapi belum banyak. Keadaan pasien yang datang beragam, mulai dari kondisi ringan hingga berat,” ungkapnya. Begitu juga dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo siap membantu RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan. Direktur Utama RSUD Dr Soetomo Dr Joni Wahyuhadi mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan RSUD Bangkalan untuk ikut membantu penanganan pasien Covid-19. Pihaknya telah mengirimkan manajemen penanganan Covid-19, termasuk mobil PCR Dr Soetomo untuk tracing. “Jadi sama-sama bantu Bangkalan, jangan sampai ada masalah. Kita sudah koordinasi dengan RSUD Bangkalan, alat sudah disampaikan apa yang kurang InsyaAllah dapat bantuan dari Kemenkes dan obat kita bantukan,”ujar Joni, Minggu (6/6).(fer/mg1/tyo)
Kodam V/Brawijaya Kerahkan Bantuan PANGDAM V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto yang juga panglima komando tugas gabungan terpadu (pangkogasgabpad) penanganan Covid-19 di Jatim, akan terus berupaya mengendalikan lonjakan virus corona. Untuk itu pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan berbagai elemen untuk bersama-sama melakukan tracing, testing, dan treatment. Seperti halnya penanganan Covid-19 di Bangkalan, pihak Kodam V/Brawijaya mengerahkan kekuatan personel satpur/banpur untuk mendampingi aparat pemkab setempat dalam penerapan PPKM mikro yang ketat serta
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Surabaya, Memorandum Tingginya lonjakan Covid-19 di Bangkalan, diantisipasi Forkopimda Surabaya dengan melakukan penyekatan ketat di akses pintu keluar Jembatan Suramadu. Bahkan rumah sakit di Surabaya akan diperbantukan untuk menerima rujukan pasien Covid-19 asal Bangkalan.
Mayjen TNI Suharyanto
menegakkan protokol kesehatan. “Saat ini sedang berlangsung pemeriksaan dengan tes usap antigen untuk warga yang keluar masuk Kabupaten Bangkalan oleh Pemkot Sura-
Terkonfirmasi Positif Bertambah Penjaringan Sari, saat ini bertambah 40 orang. Jadi ada penambahan 15 penghuni yang positif Covid-19. “Yang tambahan baru itu (12 orang) tersebar di 18 rusunawa,” jelasnya. Untuk itu, pada hari ini (kemarin, red) Pemkot Surabaya menggelar vaksinasi massal di 18 rusunawa secara
serentak. Ada sekitar 10.390 orang yang terdaftar untuk melakukan vaksinasi dan harus selesai. “Hari ini ada 10.390 orang yang terdaftar untuk vaksinasi di 18 rusunawa,” tambah Feny. Tambahnya, awalnya ada temuan di rusunawa yang kemarin. “Yang kita lihat ada temuan di hasil swab PCR
Sambungan dari halaman 3 positif. Kemudian sisanya negatif, kita lakukan vaksin sekalian supaya untuk tidak terjadi penularan. Sebagai upaya. Tapi tetap harus prokes harus kuat,” ujar Feny. Feny mengatakan, salah satunya di Rusunawa Romokalisari, ada sekitar 700 penghuni dan terbagi dari lima blok.
“Lokasi vaksin kami bagi dua di blok A dan B. Untuk menghindari kerumunan,” pungkas Feny. Sementara itu, Susi Damayanti, salah satu penghuni Rusunawa Romokalisari menyambut baik vaksinsi massal itu. “Baik, buat semuanya,” ujar Susi. Tambah Susi, awalnya ia tidak
berani divaksin tapi karena untuk kepentingan pribadi dan orang sekitar akhirnya mau divaksin. “Semoga dengan vaksinasi ini segera berakhir (pandemi),” ujarnya. Disinggung soal imbauan pemkot yang akan memindahkan penghuni rusunawa yang tidak mau divaksin,
Harus Bisa Ciptakan Program Padat Karya “Wali Kota Eri Cahyadi telah membuat terobosan di hari-hari pertama menjabat melalui program jaminan kesehatan semesta hingga yang terbaru program ngantor di kelurahan yang menyerap aspirasi warga dari dekat, ini bagus,” ujar Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. Akan tetapi, lanjut Cak Awi sapaan akrabnya, ini baru permulaan. Meneruskan program pembangunan bagi wong cilik harus menjadi perhatian Eri-Armuji ke depan. “Problem masyarakat Surabaya cukup kompleks. Untuk itu, kami mengharapkan Eri-Armuji bisa memberikan program padat karya, dengan membuat skema kebijakan yang dapat menanggulangi pengangguran,
kebutuhan kerja, dan kemiskinan,” sebut politisi senior PDI Perjuangan ini. Sementara, Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti memberikan catatan di dunia pendidikan. Bahwa Juni tahun ini merupakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) pertama wali kota baru. Ada dua persoalan yang perlu mendapat perhatian Eri-Armuji yakni, ada warga di kecamatan tertentu yang tidak ada pilihan sekolah negeri. “Misalnya di Kecamatan Sawahan yang hanya memiliki satu sekolah negeri. Sehingga untuk bisa masuk ke sekolah negeri berebut peluangnya kecil. Sebaran sekolah negeri inilah yang perlu mendapatkan perhatian,”
baya dibantu personel dari Yon Arhanud 8 Kodam V/Brawijaya,” tambah Suharyanto. Dipaparkan Suharyanto bila pihaknya juga memberikan bantuan seperti pendirian posko, tenda isolasi, dan sebagainya. Selain itu, juga akan diberikan dukungan menambah tenaga kesehatan dari personel TNI/Polri. “Bantuan masker, tes usap antigen, obat-obatan, APD, juga disalurkan ke Pemerintah Kabupaten Bangkalan. “Satgas juga akan mempertimbangkan untuk melakukan lockdown lokal kecamatan di kabupaten Bangkalan apabila situasi Covid-19 terus meningkat,” pungkas Suharyanto.(mg3/tyo)
Susi menambahkan, bahwa itu juga menjadi alasan salah satu penghuni mau divaksin. “Sebelumnya tidak ada yang antusias dari penghuni tapi kalau saya pikir ini juga buat keselamatan semua orang. Kalau pindah, juga repot angkat-angkat barang soalnya banyak,” pungkas Susi. (fer/tyo)
Sambungan dari halaman 3 paparnya. Persoalan pendidikan lainnya adalah distribusi sekolah di SMP negeri dan swasta yang timpang. Reni berharap PPDB tahun ini bisa lebih baik. “Kami berharap dua persoalan itu bisa diatasi,” kata politisi PKS ini. Adapun anggota Komisi A Arif Fathoni, yang juga Ketua DPD Golkar Surabaya turut menitipkan catatan kepada Eri-Armuji. Menurutnya, sejauh ini Eri-Armuji sudah bagus. Eri berkali-kali mengajak kepala OPD untuk terus berinovasi dan menjadi problem solver bagi masyarakat. “Nah yang menjadi PR tinggal bagaimana kehendak wali kota ini
bisa jump in dengan kepala OPD di bawahnya. Sehingga menghasilkan kebijakan yang memberikan dampak positif bagi warga Surabaya,” harap Thoni. Kemudian Sekretaris Komisi B Mahfudz mengatakan, bahwa Eri-Armuji perlu memperhatikan sektor UMKM di sentra wisata kuliner (SWK). Pihaknya ingin jam operasional diperpanjang. Sehingga geliat ekonomi bisa tumbuh maksimal. “Semua sudah bagus dijalankan di 100 hari kerja Eri-Armuji. Tinggal bagaimana memberikan dampak yang bermanfaat. Seperti misalnya di sektor UMKM yang ada di SWK. Mayoritas banyak yang baru buka itu selepas Magrib. Nah harapannya ini
bisa diperpanjang paling tidak sampai jam 12 malam. Sehingga mereka berjualan bisa lega,” jelas politisi dari Fraksi PKB ini. Tak ingin ketinggalan, Wakil Ketua Komisi C Aning Rahmawati berujar, Eri-Armuji perlu meningkatkan sarana dan prasarana khususnya untuk moda transportasi massal. “Pemkot tahun ini akan kedatangan 120 bus baru. Maka pemkot perlu segera memikirkan pembangunan dan pemeliharaan sarana penunjangnya, rute dan integrasinya, serta pola pengelolaannya. Dan yang tak kalah penting adalah bagaimana strategi adaptasinya dengan pengelola angkutan umum yang telah ada agar tidak menimbulkan konflik,” jelas politisi
dari Fraksi PKS ini. Terakhir, Wakil Ketua Komisi D Ajeng Wira Wati menyampaikan, bahwa kepemimpinan Eri-Armuji ke depan harus memperhatikan peningkatan ekonomi UMKM dan kampung jogo untuk Covid-19. “Tidak hanya UMKM, tetapi ekonomi kreatif juga patut dikembangkan. Sehingga perlu banyak inovasi program yang output-nya masyarakat bisa lebih terlatih dan mampu melihat peluang. Tidak hanya itu, pemkot juga wajib mewadahi bukan membatasi. Sehingga UMK atau tingkat harapan hidup tiap keluarga bisa lebih baik di tengah pandemi Covid-19,” pungkas politisi perempuan dari Partai Gerindra ini. (mg3/tyo)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SENIN WAGE, 7 JUNI 2021 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Tanjakan Maut Aeng Panas Minta Korban
Pengemudi NMax Diseruduk Dump Truck Oleng
Polisi mengolah TKP kebakaran yang ditaksir menimbulkan kerugian besar.
Pabrik Briket Milik Pengusaha Uzbekistan Terbakar Sumenep, Memorandum Pabrik briket PT Panda Coco Carcoal milik pengusaha asal Uzbekistan, Avazbeck Isbaev (35), di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, terbakar pada bagian oven pengering batok kelapa, Sabtu, (5/6). Musibah itu diketahui pertama kali oleh dua karyawan yang sedang bekerja. “Ketika dua saksi yang sedang bekerja menjaga mesin pengering batok kelapa, tiba-tiba melihat mesin mengeluarkan kepulan asap. Beberapa saat kemudian keluar api yang langsung membakar mesin pengering. Kemudian mereka berusaha memadamkan api dibantu karyawan lainnya,” tutur Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti kemarin. Menurut Widi, sekitar 15 menit sejak pertama kali kebakaran ditemukan, api berhasil dipadamkan oleh karyawan pabrik sebelum petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi. “Akibat terjadinya kebakaran tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 75 juta. Untungnya tidak ada korban jiwa. Dulu pabrik itu juga pernah terbakar,” imbuh AKP Widi. Menurut AKP Widi, proses pengeringan batok kelapa menjadi briket dilakukan dengan cara dioven selama dua hari. Dalam proses pengeringan itu, diduga terjadi korsleting. “Sehingga mengeluarkan api yang membakar sebagian mesin oven pengering batok kelapa,” tandas AKP Widi. (aan/epe)
Kecelakaan tersebut melibatkan dump truck bernopol M 8590 LP yang dikemudikan Moh Ramli (52), warga Tlanakan, Kabupaten Pamekasan dengan motor Yamaha Nmax bernopol M 3926 XX yang dikendarai oleh Suaidi (47), warga Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. Kasatlantas Polres Sumenep AKP Lamudji menjelaskan, kecelakaan berawal dari pengendara dump truck yang memuat batu bata melaju dari arah Sumenep. Sedangkan motor berjalan dari arah berlawanan. “Kejadiannya sekitar pukul 21.30. Diduga sopir dump truck mengantuk sehingga ketika sampai di tempat kejadian perkara (TKP) oleng ke arah utara (kanan) jalan dan menabrak motor korban. Kerasnya benturan membuat korban
FOTO: MEMORANDUM/IST
FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR
Sumenep, Memorandum Kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban jiwa terjadi di tanjakan Jalan Raya Pamekasan-Sumenep, tepatnya di Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Sabtu (5/6) malam.
Kondisi dua kendaraan yang terlibat kecelakaan di tanjakan Aeng Panas.
terpental beberapa meter ke utara,” jelasnya kemarin. Akibat dari kejadian tersebut pengendara smotor
mengalami luka parah. Di antaranya luka lecet di perut, dan kondisi hematoma. Yakni kondisi penggumpalan darah
pada kepala bawah bagian kiri. “Korban mengalami pendarahan pada mulut dan hidung sempat dirawat di Puskesmas
Pragaan, namun akhirnya meninggal dunia,” timpal Kasubbag Humas AKP Widiarti. (*/aan/epe)
Kasus Covid-19 Bangkalan Kembali Melonjak Bangkalan, Memorandum Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangkalan mengalami peningkatan. Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangkalan Agus Sugiyanto Zain mengatakan, hingga Minggu (6/6) siang, tercatat ada 54 pasien yang masih terkonfirmasi positif covid-19. “Sebanyak 22 pasien dira-
wat di rumah sakit sedangkan selebihnya melakukan isolasi mandiri,” ujarnya. Angka pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 di Bangkalan juga cukup tinggi. Yaitu mencapai 15 orang dan yang lebih memprihatikan, 10 di antaranya dirawat kurang dari 24 jam. Disinggung soal tiga kecamatan yang lockdown, Agus menegaskan bahwa itu bukan
lockdown. “Bukan lockdown, kemarin sudah PTM dan karena berhubung di Arosbaya kasus Covid-19 tinggi maka tidak jadi dilaksanakan. Kecamatan Arosbaya zona merah sedangkan kecamatan lainnya oranye,” imbuhnya. Menurutnya, hal itu disebabkan pengaruh kepulangan PMI dan pascalebaran. Ia mene-
gaskan bahwa RSUD Syamrabu masih tersedia 17 bed untuk menampung pasien Covid-19. “Kami sudah melakukan rakor dengan satgas Provinsi Jatim dan diputuskan untuk IGD RSUD Syamrabu Bangkalan dibuka lagi,” katanya. Saat rakor juga dijelaskan bahwa Dinkes Provinsi Jawa Timur juga telah menyiapkan beberapa rumah sakit penyang-
ga di Surabaya untuk menampung pasien positif covid-19 asal Bangkalan apabila RSUD Syamrabu Bangkalan penuh dengan pasien positif Covid-19. “Ada beberapa rumah sakit di Surabaya yang ditunjuk Dinkes Jatim, jika di Bangkalan ada dua rumah sakit swasta yang ditunjuk apabila RSUD Syamrabu penuh,” pungkasnya. (*/ras/epe)
Pamekasan, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mengelola anggaran senilai Rp 64,5 miliar dari dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCHT) yang diperuntukkan untuk tiga bidang. Porsinya, untuk bidang kesehatan 25 persen, kesejahteraan masyarakat (kesra) 50 persen, dan bidang penegakan hukum 25 persen. Kabag Perekonomian Setda Pamekasan Sri Puji Astutik, menjelaskan, DBHCT untuk kesehatan ditangani dinas kesehatan (dinkes) dan RSUD Waru. Sedang bidang penegakan hukum akan dibentuk satuan tugas (satgas), melibatkan lembaga penegak hukum dan tim agen informan. Sementara untuk kesra yang totalnya mencapai Rp32,250 miliar. Dibagi dalam beberapa item. Di antaranya, 15 persen peningkatan kualitas bahan baku yang ditangani dinas pertanian dan kegiatan pelatihan ditangani dinas tenaga kerja dan transmingrasi. “Dana dikelelola setiap leading sector, utamanya menekan rokok ilegal baik di tingkat produsen maupun peredarannya. Yaitu kegiatan melalui sosialisasi, pengawasan, dan penegakkan hukum,” kata Astutik beberapa waktu lalu. Ia menjelaskan, dari jumlah Rp 32,250 miliar tersebut, juga sebagian diberikan kepada buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok. Per orang menerima Rp 300 ribu per bulan. “Data penerima yang dari petani baru masuk dari dinas pertanian. Untuk pekerja pabrik rokok yang ditangani dinas perdagangan belum ada,” sebutnya. Bantuan itu, terang mantan kabid mutasi di BKSDM Pamekasan ini, akan diberikan selama 6 bulan. Namun ada syarat lain bagi penerima. Yakni belum pernah menerima batuan yang dikucurkan pemerintah, seperti BLT, PKH, BUM, dan jenis lainnya. “Syarat itu sudah diatur di ketentuan penyaluran BLT dari anggaran DBHCT. Termasuk, seorang anak pekerja di pabrik rokok. Tapi masih dalam satu KK dengan orang tua sebagai penerima PKH. Ini dapat
FOTO: MEMORANDUM/SUJAK
Pemkab Pamekasan Kerja Tim, Kelola Dana BHCT Rp 64,5 Miliar
Pimpinan Kantor Bea Cukai Madura bersama Bupati Baddrut Tamam berbincang tentang pentingnya rokok legal dengan pemilik pabrik rokok pengusaha muda H Fahmi.
menerima bantuan BLT DBHCT itu,” jelasnya. Astutik juga menjabarkan, DBHCHT juga untuk menyokong kiat Pemkab Pamekasan menekan peredaran rokok ilegal. Caranya, membentuk agen informan yang bekerja sama dengan Kantor Bea Cukai Madura. “Agen informan nanti ada di setiap kelurahan atau desa itu, memaksimalkan pengawasan rokok ilegal. Kalau temuan banyak, baru tim satgas yang akan banyak bertindak,” katanya. Astutik berharap dana ini dapat terserap maksimal sesuai peruntukannya. “Lebih besar lagi, harapan itu rokok ilegal agar bisa dikurangi atau tidak ada sama sekali. Dan bisa legal, mereka bisa membentuk KIT,” tambahnya. Kepala Subseksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Madura, Tesar Pratama menjelaskan, menerima kucuran DBHCHT paling besar di banding tiga kabupaten la-
innya di Madura. Karena selain luas areal lahan tembakau paling banyak, juga karena serapan tembakaunya paling bagus. “Secara otomatis, kontribusi ke Bea Cukai Madura juga tinggi,” katanya. Kabupaten lain di Madura, seperti Bangkalan, Sampang dan Sumenep, luasan lahan pada realisasi tanam tembakau pada musim tanam 2020 lebih sedikit, sehingga kontribusi pada penerimaan bagi hasil cukai juga rendah. Ia menuturkan, DBHCHT Pemkab Bangkalan tahun ini hanya Rp 15 miliar, sedangkan untuk Kabupaten Sampang Rp 26 miliar, dan Kabupaten Sumenep sebesar Rp 40 miliar. Tesar menjelaskan, pihaknya telah menyampaikan ke empat kabupaten, agar pemanfaatan dana tersebut sesuai dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 206/ PMK.07/2020 tentang Penggunaan,
Pemantauan dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau. Ketentuan ini, sambung dia, mengatur tentang penggunaan dan persentase alokasi pemanfaatannya, yakni untuk peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, pembinaan lingkungan sosial, sosialisasi ketentuan di bidang cukai dan atau pemberantasan barang kena cukai ilegal dengan prioritas pada bidang kesehatan untuk mendukung program jaminan kesehatan nasional, terutama peningkatan kuantitas dan kualitas layanan kesehatan dan pemulihan perekonomian di daerah. Aggaran pemanfaatan DBHCHT ini berdasarkan pagu alokasi DBHCHT pada tahun anggaran berjalan ditambah sisa DBHCHT dengan ketentuan, 50 persen untuk bidang kesejahteraan masyarakat, 25 persen untuk bidang penegakan hukum, dan 25 persen untuk bidang kesehatan.
Pada bidang program peningkatan kualitas bahan baku untuk mendukung bidang kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan ketentuan itu, maka perlu digelar kegiatan, antara lain pelatihan peningkatan kualitas tembakau, penanganan panen dan pascapanen dan atau berupa dukungan sarana dan prasarana usaha tani tembakau. Sementara pada program pembinaan lingkungan sosial untuk mendukung bidang kesejahteraan masyarakat, maka implementasi pelaksanaannya bisa dilakukan berupa pemberian bantuan dan peningkatan keterampilan kerja. “Bentuknya bisa berupa bantuan langsung tunai kepada buruh tani tembakau dan/atau buruh pabrik rokok, pembayaran iuran jaminan perlindungan produksi tembakau bagi petani tembakau atau subsidi harga tembakau,” katanya. Sedangkan pada kegiatan peningkatan keterampilan kerja,
bentuknya bisa berupa pelatihan keterampilan kerja kepada buruh tani dan atau buruh pabrik rokok, bantuan modal usaha kepada buruh tani dan atau buruh pabrik rokok yang akan beralih untuk menjalankan usaha, atau bisa juga berupa bantuan bibit/benih/pupuk dan/ atau sarana dan prasarana produksi kepada petani tembakau dalam rangka diversifikasi tanaman. Pada bidang kesehatan, pemanfaatan dana DBHCHT itu bisa berupa program pembinaan lingkungan sosial untuk mendukung bidang kesehatan yang meliputi pelayanan kesehatan baik kegiatan promotif, preventif, maupun kuratif/rehabilitatif dengan prioritas mendukung upaya penurunan angka prevalensi stunting dan upaya penanganan pandemi Covid-19. Lalu, penyediaan atau peningkatan atau pemeliharaan prasarana fasilitas kesehatan dan atau sarana. “Dan bisa juga digunakan untuk pembayaran iuran jaminan kesehatan penduduk yang didaftarkan oleh pemerintah daerah, termasuk pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja,” kata Tesar Pratama. Ia menyebutkan, bahwa dalam membuat alternatif kebijakan mengoptimalkan target penerimaan, menteri yang bersangkutan harus memperhatikan kondisi industri dan aspirasi pelaku usaha industri. Salah satu pemilik pabrik rokok H Fahmi, menyampaikan kebijakan pemerintah sudah bagus dalam mengoptimalkan upaya mencapai target dengan memperhatikan kondisi industri dan aspirasi pelaku usaha industri. Karena dengan program pemerintah yang tengah fokus melakukan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) akibat pandemi Covid-19. “Pemulihan ekonomi yang semakin cepat, akan menyelamatkan ratusan ribu hingga jutaan tenaga kerja di sektor industri hasil tembakau. Kami berharap dapat diwujudkan sesuai program dan prosedur yang baik,” harap pengusaha muda sukses Pamekasan tersebut. (adv/sjk/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA Tewas di Pinggir Jalan Desa, ASN Dusun Laok Korban Pembunuhan Sumenep, Memorandum Warga Dusun Tambak, Desa Batubelah Barat, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, dihebohkan dengan penemuan mayat lakilaki bersimbah darah yang tergeletak di pinggir jalan desa beserta motornya, Sabtu (5/6) sekitar pukul 19.00. Setelah ditelusuri, mayat tersebut adalah Zainal Abidin (55), seorang ASNwarga Dusun Laok, Desa Batubelah Timur, Kecamatan Dasuk. “Setelah mendapat laporan dari mantan Kades Batubelah Timur, polisi langsung mendatangi TKP. Dugaan sementara mayat tersebut adalah korban pembunuhan. Pelakunya masih dalam penyelidikan,” ujar Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, Minggu (6/6). Pihaknya menjelaskan, informasi kasus itu berawal dari laporan masyarakat kepada salah satu perangkat desa Batubelah Timur, kemudian diteruskan ke mantan Kades Ba-
SENIN WAGE, 7 JUNI 2021 HALAMAN 6 - 7
Tak Kantongi Izin, Hajatan di Rumah Kades Sidokepung Dibubarkan Sidoarjo, Memorandum Hajatan dengan hiburan elekton dan wayang kulit di rumah Kepala Desa Sidokepung, Buduran, Elok Suciati, Sabtu (5/6) malam, dibubarkan petugas gabungan tiga pilar. Selain tak mengantongi izin, hajatan tersebut melewati batas waktu sampai pukul 22.00. Polsek Buduran bersama aparat gabungan tiga pilar, dipimpin Kapol-
sek Buduran Kompol Samirin langsung bergerak cepat mendatangi lo-
ka acara kasi. Setelah menyampaikan jika ran tersebut melanggar peraturan opencegahan penyebaran Coya vid-19, tuan rumah akhirnya an menghentikan acara hajatan tersebut. pol Kapolsek Buduran Kompol ajatan Samirin mengatakan, bahwa hajatan di rumah Kades Sidokepung tak men-
ganton izin dari Tim Satgas Covid-19 gantongi ting tingkat desa maupun kecamatan. Pe Pembubaran paksa hajatan itu m mengacu pada Peraturan Bupati Si Sidoarjo Nomor 58 tahun 2020. “Terpaksa kami bubarkan, ka karena melanggar Perbup Sidoarjo terkait te jam malam. Saat ini kita masih berjibaku dalam situasi pandemi
Covid-19, jangan sampai adanya hajatan dapat menjadikan klaster baru,” ujar Kompol Samirin. Usai membubarkan acara hajatan tersebut, Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Buduran, tetap berjaga-jaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi bila hajatan dilanjutkan kembali. (is/bwo/jok/mik) Kapolres Pandia bersama Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar.
Kapolres Pandia Pimpin Pengamanan Menteri di Wisata Tebing Gupit
Bojonegoro, Memorandum Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia memimpin pengamanan saat kedatangan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar ketika mengunjungi Wisata Tebing Gupit (WTB) di Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro, kemarin.
Polisi mengolah TKP penemuan jenazah korban yang diduga dibunuh.
tubelah Timur selaku pelapor. AKP Widi mengatakan, korban meninggal dunia dengan posisi telungkup dengan bersimbah darah di bagian kepala.
Tidak jauh dari posisi korban, terdapat motor milik korban dalam keadaan roboh. “Kami masih akan telusuri penyebabnya. Tapi yang jelas
ini bukan perampokan karena barang-barang milik korban masih utuh, seperti motor, HP, arloji, dan uang tunai Rp 4,5 juta,” tandas AKP Widi. (aan/mik)
Kepolres Bojonegoro melakukan pengamanan bersama jajaranya di wisata tersebut. Acara kunjungan tersebut diawali dengan peletakan batu pertama dan penanaman pohon oleh Mendes Abdul Halim bersama Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto,
Sekretaris Daerah Nurul Azizah, DPR RI komisi IX Farida Hidayati, DPRD Provinsi Fauzan Fuadi, serta Forkopimda Kabupaten Bojonegoro. Dalam kunjungannya ke wilayah Bojonegoro khususnya di tempat wisata Tebing Gupit, Abdul Halim cukup men-
gapresiasi desa wisata yang akan dibangun karena keadaan tempat yang cukup alami, indah serta menawan yang berada di Gunung Pegat tersebut. Acara yang berlangsung sekitar pukul 15.00 sore itu berlangsung dengan aman dan terkendali dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. (top/har/mik)
Aparat membubarkan hajatan di rumah kades yang melewati batas jam malam. Kapolres Jauhari beraudiensi bersama ormas dan LSM yang tergabung dalam Aliansi LSM Peduli Pemberantasan Narkoba.
Kapolres Jauhari Rangkul Ormas Kapolres Dampingi Kapolda dan LSM Ajak Kolaborasi Jaga Kondusifitas Resmikan 127 Unit Rumah untuk Polisi dan ASN
Anggota Polres Blitar patroli blue light.
Antisipasi Kamtibmas Malam Hari, Polres Blitar Patroli Blue Light Blitar, Memorandum Untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di malam hari, Polres Blitar dengan seluruh polsek jajaran melaksanakan patroli blue light. Kegiatan ini dilaksanakan agar wilayah hukum Polres Blitar dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan di malam hari serta mencegah terjadinya kriminalitas di wilayah hukum Polres Blitar. Patroli Mobiling dan dialogis dilaksanakan secara stasioner dan kontinyu guna menjaga
n situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dalam wilayah hukum Polres Blitar terutama kejahatan jalanan yang mulai marak terjadi kembali. Kapolsek Sukorejo Kompol Slamet Pujiono menjelaskan, bahwa giat patroli blue light dilaksanakan guna mengantisipasi dan mencegah terjadinya kejahatan jalanan dan kenakalan remaja yang akhirakhir ini mulai marak kembali, serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat lainnya yang khususnya terjadi di wilayah hukum Polsek
Su Sukorejo. K a p o l re s B l i t a r A K B P L e o n a rd M Sinambela menjelaskan, patroli blue light difokuskan pada malam h hari sampai dengan dini hari pada saat patroli wilayah. “Kegiatannya dengan menyalakan lampu rotator biru di kendaraan patrol pada malam hari. Di situ masyarakat akan mengetahui adanya kehadiran polisi di sekitarnya. Sehingga dapat memberikan rasa aman kepada pengguna jalan dan jika ada orang yang berniat jahat, seperti kejahatan jalanan, kenakalan remaja, merampas,
menjambret, dan mencuri. Dari situ, maka pelaku kejahatan akan berpikir panjang dan mengurungkan niat jahatnya karena merasa ada kehadiran polisi di sekitarnya untuk mengamankan dan mengawasi tempat tersebut,” tutur Leonard. Kapolres menambahkan, bahwa selain memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, polisi juga memberikan imbauan dan mendisiplinkan masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 yang sangat berbahaya. (pra/mik)
Jamin Keamanan Kebaktian, Polres Gresik Siagakan Anggota Gresik, Memorandum Polres Gresik menyiagakan jajarannya di gereja dan tempat ibadah umat Kristiani untuk memastikan kondusifitas peribadatan, Minggu (6/6). Petugas melakukan pengamanan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan Covid-19 selama ibadah berlangsung. Seperti yang dilakukan jajaran Polsek Benjeng. Untuk di wilayah Kecamatan Benjeng sendiri setidaknya ada satu buah Gereja Kristen JawiWetan (GKJW), satu buah rumah ibadah dan satu buah rumah doa umat Kristiani. Kali ini pengamanan dilakukan di rumah ibadah Bhatel Tabernakel yang berada di kawasan Perumahan BPH (Batara) dan dipimpin langsung oleh Kanit Provost Polsek Benjeng selaku bawas Aiptu Sutoyo. 30 menit sebelum kegiatan kebaktian berlangsung, petugas melakukan koordinasi dengan pengurus rumah ibadah. Petugas juga melakukan sterilisasi di dalam maupun lingkungan rumah ibadah guna antisipasi serta meyakinkan tidak adanya barang atau hal lain yang dapat mengganggu kelancaran ibadah kebaktian. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Benjeng AKP Sholeh Lukman Hadi menuturkan, langkah itu dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan saat umat kristiani melaksanakan kebaktian. “Ini untuk mencegah kemungkinan
Petugas berjaga di gereja saat peribadatan berlangsung.
munculnya gangguan kamtibmas, termasuk aksi teror di saat umat tengah melaksanakan ibadah,” ucap Kapolsek Benjeng. Ditambahkan, pihaknya menempatkan dua hingga tiga personel di setiap gereja dan rumah ibadah saat melaksanakan kegiatan ibadah kebaktian. Selain mengawal pelaksanaan ibadah, pihaknya juga terus membangun komunikasi, baik pengurus
gereja maupun bersama para tokoh agama yang ada di wilayah Kecamatan Benjeng. Tidak lupa, selain memastikan kondusifitas peribadatan, jajaran Polsek Benjeng juga mewanti-wanti disiplin protokol kesehatan. Pademi Covid-19 belum berakhir. Seluruh jemaat diminta menaati proks selama beribadah, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. (and/har/mik)
Salah satu tayangan film Layanan Polisi 101 yang dibuat Polres Malang.
Sosialisasi Layanan 110, Polres Malang Rilis Film Asumsi Malang, Memorandum Untuk memudahkan sosialisasi, Polres Malang membuat sebuah film sosialisasi program Layanan Polisi 110. Program yang digagas oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini sebagai salah satu penjabaran program Presisi untuk mempercepat respons Polri dalam menjalankan tugas di masyarakat. Ps Kasubbag Humas Polres Malang Aipda Nova Hanta Putra menyampaikan, pembuatan film ini atas dasar perintah Kapolres Malang AKBP Hendri Umar. “Harapannya program ini dapat tersampaikan dengan baik pada masyarakat,” terangnya. Dalam film ini digambarkan kemudahan pelayanan Polri pada masyarakat yang membutuhkan pelayanan. “Teknisnya apabila masyarakat membutuhkan layanan kepolisian dapat langsung akses 110 melalui ponsel atau telpon
asnya. rumah secara gratis,” jelasnya. Film ini disutradarai dan naskah skenario ditulis oleh tra Aipda Nova Hanta Putra yang kini menjabat Ps Kasubbag Humas ini meli-n batkan anggota satuan iLantas Polres Malang, yaitu Aiptu Cholilah, Briptu Haris, Bripda Yuhal Bima dan Bripda Ignas. Selama ini anggota ini sering menjadi talent di film pendek edukasi Satlantas Polres Malang ‘ZebraBoss’. Film berjudul Asumsi ini menceritakan tentang mindset negatif masyarakat tentang keberadaan polisi di daerah rawan adalah untuk razia yang dianggap untuk “mencari” kesalahan, namun faktanya adalah keberadaan anggota untuk menjamin rasa aman di wilayah rawan. Kesiapsiagaan anggota Polri ini juga untuk mengingatkan dan mengedukasi masyarakat untuk
menin meningkatkan kewaspadaan. Mis Misalnya, agar tidak menggun gunakan perhiasan yang me mencolok saat berada di tem tempat umum karena akan m mengundang niat jahat d pelaku kriminal. dari Film ini menayangkan efektivitas layanan 110. Masyarakat dapat terlayani secara cepat dalan pengaduan karena petugas piket siaga selama 24 jam dan siap menindak-lanjuti pengaduan dan dapat menghubungi anggota yang terdekat dengan TKP. Dengan adanya aplikasi program “Polisiku” piket 110 dapat memantau posisi seluruh anggota yang bertugas. “Untuk saat ini program layanan ini masih tahap sosialisasi dan trial error. Dalam waktu dekat akan dilaunching oleh Polda Jatim dan Polres Malang,” kata Ps Kasubbag Humas Polres Malang. (*/ari/mik)
Kediri, Memorandum Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta meresmikan pembangunan masjid dan Perumahan Kota Harmoni yang diperuntukkan bagi anggota Polri dan ASN Polri, di Dusun Nambaan, Desa Sambirejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jumat (4/6). Dengan peresmian perumahan sebanyak 127 unit rumah itu, diharapkan penyediaan perumahan ini dapat lebih meningkatkan kesejahteraan personel Polri dan ASN Polri. Hadir dalam peresmian itu pejabat utama Polda Jatim, Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, dan pejabat Polres Kediri. Peresmian masjid dan perumahan ini dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan. Para tamu undangan yang hadir sudah melakukan rapid test antigen, yang hasilnya semua negatif. Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta dalam sambutannya menyampaikan, pembangunan perumahan tersebut merupakan program 100 hari Kapolri yang ketiga, yaitu menjadikan SDM Polri unggul di era sekarang. “Pembangunan masjid dan perumahan ini, merupakan salah satu program dari Bapak Kapolri yang ketiga, tujuannya menjadikan SDM
Po Polri menjadi lebih baik lagi,” ucap Irjenpol Nico. Diungkapkan oleh Kapolda Nico, masjid ini nantinya bukan hanya untuk anggota Polri, namun harus bermanfaat buat masyarakat sebagai sarana beribadah. “Dengan adanya personel yang memiliki rumah di sini, pasti akan memberikan rasa kenyamanan,” tutur Kapolda Jatim. Peresmian Masjid dan perumahan ini ditandai dengan pembubuhan tanda tangan di prasasti. Tak lupa Kapolda Jatim mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak swasta dan stakeholder yang telah membantu dalam pembangunan perumahan Polri ini. Sementara itu, Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta yang telah bersedia hadir meresmikan perumahan Kota Harmoni di Kabupaten Kediri. “Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Jatim yang bersedia hadir meresmikan perumahan Asabri di Kediri. Semoga perumahan ini sangat membantu anggota Polri dan ASN Polri di Polres Kediri,” ungkap Kapolres Lukman. (mis/mik)
Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta menandatangani prasasti.
Probolinggo, Memorandum Polres Probolinggo Kota mengajak organisasi masyarakat (ormas) maupun lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk berkolaborasi dan memberikan kontribusi dalam menjaga kondusifitas kota dengan mengedepankan komunikasi yang baik dengan kepolisian. Ajakan tersebut disampaikan Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari dalam audiensi menanggapi surat pengaduan dari Aliansi LSM Peduli Pemberantasan Narkoba, Sabtu (5/6), yang ditemui di ruang Rupatama Mapolres Probolinggo Kota. Hadir dalam audiensi tersebut Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Mohammas Khoiril, bersama Pejabat Utama (PJU), Ketua PD Muhammadiyah H. Masfuk, Perwakilan PCNU H. Sa’adullah, Perwakilan MUI, Novan serta Aliansi LSM,
yaknis LIRA, PRRI, LSM King Gagak Hitam, LSM Gerakan Pro, LSM Penjara, LSM Pro CW, LSM GMPK, LSM MC LMP, LSM LPK RI dan LSM Paskal. Tiga orang perwakilan Aliansi LSM Peduli Pemberantasan Narkoba, yakni Ketua DPD Muhammadiyah H Masfuk, menyampaikan bahwa PD Muhammadiyah secara kelembagaan berkomitmen dalam rangka pemberantasan narkotika dan sejenisnya. Apalagi telah dibentuk tim antara pimpinan pusat Muhammadiyah dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). “PD Muhammadiyah berharap kasus ditangani secara hukum yang berlaku termasuk secara internal, sehingga tidak menjadi hal-hal yang seolah keadilan tidak ditegakkan, dan terjadi polemik ditengah masyarakat,” ucap Masfuk. Perwakilan PCNU Kota
Probolinggo, H. Sa’adullah turut memberikan apresiasi dan dukungan moril terhadap Kapolres Probolinggo Kota AKBP RM Jauhari. “Pada dasarnya PCNU Kota Probolinggo memberikan dukungan dan penegasan dalam penegakkan hukum yang seadiladilnya. Jangan sampai hanya ulah satu dua orang oknum bisa merusak citra Insitusi Polri,” tegasnya. Selanjutnya, Koordinator LPK RI, Djando Gadohoka mengatakan, bahwa membaca secara cermat merupakan satu aspirasi dan harapan tentunya mengunakan hak untuk mendapat penjelasan terkait proses hukum dugaan kasus narkoba tiga orang oknum anggota Polres Probolinggo Kota. Menanggapi hal itu, Kapolres Jauhari menjelaskan bahwa tidak akan mentolelir segala bentuk pelanggaran
yang dilakukan anggota Polres Probolinggo Kota. “Terhadap anggota yang diduga terlibat dalam penggunaan narkoba, proses hukumnya (pidana maupun sidang disiplin) tetap berjalan. Sanksi tegas dan sanksi terberat dari mulai proses pidana sampai dengan pemecatan. Tidak ada tawar menawar dan toleransi,” tegasnya. Menurutnya, audensi digelar sebagai bagian dari wujud kepedulian masyarakat terhadap kinerja Kepolisian khususnya dalam upaya pemberantasan narkoba. “Saya mengajak Ormas dan LSM dan seluruh masyarakat Kota Probolinggo untuk terus berkolaborasi dan menjaga kondusifitas kota kita. Jika ada permasalahan, mari kita komunikasikan bersama untuk membawa solusi yang baik,” pungkas Jauhari. (mhd/yud/mik)
Tingkatkan Imun, Polres Mojokerto Olahraga Bersama dan Bagi Masker morandum Mojokerto, Memorandum ngkatkan imun Untuk meningkatkan tubuh, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexanderr bersama PJU aran Polres Modan kapolsek jajaran nakan olahraga jokerto melaksanakan bersama. tan tersebut, kaDalam kegiatan bagikan masker polres juga membagikan kepada warga di Desa Belik was, Sabtu (5/6). Kecamatan Trawas, ojokerto AKBP Kapolres Mojokerto Dony Alexander mengatakan, eperti saat ini saat pandemi seperti n tubuh yang diperlukan imun kuat agar tidak mudah disna. erang virus corona. “Dengan melakukan olahraga ringan secara bersama-sama maka akan memubuh,”kata bentuk imun tubuh,”kata Kapolres Dony. raga, untuk Selain olahraga, irus corona menghindari virus plin protokol juga harus disiplin kes). Dengan kesehatan (prokes). asker, jaga jarak, mengenakan masker, ngan dengan dan mencuci tangan hand sanitizer atau sabun,
akan menjadikan hidup sehat. “Saat ini displin prokes sudah menjadi kewajiban kita untuk menekan penyebaran virus Covid 19,” terangnya.
Dalam kegiatan olahraga bersama ini, kapolres menyempatkan untuk melakukan edukasi disiplin prokes kepada warga sekitar. Selain edukasi, kapolres juga membagikan masker gratis kepada warga sekitar. “Upaya menekan penyebaran virus corona tidak bisa hanya dilakukan pemerintah saja, namun juga harus melibatkan seluruh
Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander membagikan masker kepada warga.
lapisan masyarakat dengan mematuhi prokes,” pungkas Kapolres Dony. (no/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SENIN WAGE, 7 JUNI 2021 HALAMAN 8
Kecanduan Main Perempuan, Warga Lekok Curi Kambing
Petani menembak tikus dengan senapan angin.
Tikus Rusak Bibit Padi, Petani Sewa Penembak Jitu Tulungagung, Memorandum Beberapa hari terakhir hama tikus mulai meresahkan petani di Desa Ngranti, Kecamatan Boyolangu. Kendati belum memasuki masa tanam, namun tikus sudah merusak bibit padi milik petani. Batang bibit padi yang sering menjadi incaran tikus. Kondisi ini membuat petani memilih berbagai upaya untuk mengatasinya. Seperti dikatakan Mulyati (65), petani setempat. Tikus menyerang bibit padi yang baru saja ditanam. Tetapi tidak jarang, hama tikus juga menyerang bibit padi yang belum ditanam di sawah. “Sebelum ditanam, benihnya disiapkan berjajar di area sawah. Tahu-tahu paginya sudah diacak-acak tikus,” tuturnya, Minggu (6/6) pagi. Untuk menanggulanginya, Mulyati dan petani lain berusaha menenggelamkan bagian banjaran benih padi ke dalam lumpur sawah. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Karena tikus menggali lumpur dan tetap memakan batang bibit padi. Racun tikus juga sudah dipasang di beberapa titik. Tetapi tak mengurangi populasinya. “Dikasih racun juga sudah, yang mati juga banyak. Tapi serangannya tidak juga berkurang,” keluh Mulyati. Pemasangan plastik di sekeliling benih juga dilakukan. Begitu juga dengan pemasangan galvalum di sekelilingnya, tetapi hasilnya tidak maksimal. “Sebenarnya bisa pakai seng juga, tapi tidak awet. Bisa pakai plastik, tapi juga kurang efektif,” jelas Mulyati. Hingga akhirnya dirinya memilih menyewa warga sekitar yang memiliki senapan angin untuk menembaki tikus yang keluar di malam hari. Cara ini dianggap efektif untuk menekan laju kerusakan akibat serangan hama tikus. Apalagi tikus berukuran kecil yang bisa menerobos penghalang dan bersembunyi di antara batang benih padi. “Kalau tidak ditembaki seperti ini, benihnya akan habis sebelum ditanam,” pungkasnya. Sementara itu, Koordinator Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan Dinas Pertanian Tulungagung Gatot Rahayu menyarankan, pengendalian dilakukan bersama-sama oleh petani agar hasilnya lebih maksimal. Sebab jika dilakukan sendiri-sendiri, dikhawatirkan tidak maksimal. “Mumpung ini belum tanam padi. Nah bisa itu semuanya, digropyok bersama-sama kemudian untuk lubang yang diduga sarang tikus digelontor air agar tikusnya keluar dan dimusnahkan,” tuturnya. (fir/mad/lis)
Pria 22 tahun ini mencuri kambing milik Safi’i asal Dusun Tegalan, Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Jumat (14/5) lalu, sekira pukul 11.00. Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto menuturkan, aksi pencurian dilakukan pelaku Nasrullah Ajaib di pekarangan milik korban. “Setelah petugas menerima laporan dari korban, petugas langsung melakukan penyelidikan. Anggota Polsek Lekok menangkap pelaku di Desa Sumberagung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan,” ucap Endy, Minggu (6/6). “Saat dilakukan penangkapan oleh petugas, palaku mengaku bahwa benar dirinya telah melakukan pencurian seekor kambing,” tambahnya. Endy menjelaskan, pencurian kambing di pekarangan korban tersebutd iketahui pertama kali oleh Soleh saat hendak salat Jumat. Namun tidak dilakukan penangkapan lantaran saksi terburu-buru untuk ke masjid. “Usai salat Jumat, saksi langsung memberitahu pemiliknya bahwa kambingnya telah diambil oleh Nasrullah Ajaib. Di Dusun Tegalan tersebut sering terjadi pencurian kambing. Akhirnya warga sekitar 75 orang beramai-ramai mendatangi rumah pelaku. Beruntung pelaku tidak ada di tempat, namun seekor kambing yang baru saja diambil
tersebut di sembunyikan dan di ikat di belakang rumahnya,” jelasnya. Pelaku mencuri kambing menggunakan sepeda motor miliknya serta mengikat hasil curiannya dan langsung membawa kabur. “Kambing hasil curian ini rencananya oleh pelaku akan dijual ke pasar hewan di Grati. Seperti kebiasaan sebelumnya,” terangnya.
u Dari pengakuan pelaku n kepada petugas saat dilakukan ya penyedikan, dirinya tidak hanya sekali ini mencuri kambing. Ia ng beberapa kali mencuri kambing di tempat yang sama. Pelaku sudah 4 kali ini menmen n“Pelaku yan ng curi kambing di tempat yang mencu uri sama. Setiap habis mencuri h kambing dan dijual di pasar hedigunak kan wan Grati, uangnya digunakan ma ain untuk foya-foya dan dibuat main (rul//lis) perempuan,” tutup Endy. (rul/lis)
Kambing yang di
curi pelaku.
Petugas menunjukkan pelaku di Mapolsek Lekok. FOTO: MEMORANDUM/RUL
Gubernur Maknai 120 Tahun Kelahiran Bung Karno Surabaya, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memaknai 120 tahun hari kelahiran Proklamator RI Ir Sukarno, Minggu (6/6). Sebab, pemikiran Bung Karno menjadi langkah maupun tindakan politik serta teladan masyarakat Indonesia. “Ir Soekarno adalah presiden pertama yang kecintaannya kepada tanah air Republik Indonesia dengan wujud komitmen atas ketahanan pangan, perhatian terhadap kesejahteraan petani sebagai rangkaian dari perwujudan program ekonomi berdikari,” tegas Khofifah saat memaknai hari lahir Ir Soekarno. Gubernur perempuan Jatim ini menegaskan, bukti kecintaan Bung Karno kepada rakyat Indonesia adalah per-
hatiannya terhadap nasib petani Indonesia yakni kaum Marhaen.
Kaum Marhaen dan petani menjadikan sektor pertanian sebagai bagian penting dari strategi pembangunan semesta berencana adalah langkah utama untuk menerapkan praktik ekonomi berdikari. “Hari ini adalah FOTO: MEMORANDUM/DAY
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Pasuruan, Memorandum Nasrullah Ajaib, warga Dusun Kampung Baru, RT 01/RW 05, Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, berurusan dengan polisi lantaran mencuri kambing.
hari yang istimewa dan sudah sepatutnya kita berbahagia. 120 tahun lalu telah lahir pendiri republik, proklamator,” ujar Khofifah. Menurut Khofifah, Jawa Timur sebagai tempat kelahiran sekaligus tempat di mana Bung Karno disemayamkan akan terus berbenah dan berjuang untuk meneruskan dan mengawal komitmen sang proklamator terhadap ketahanan dan kedaulatan pangan. “Karena nasib kaum petani dan marhaen, sebagai bagian penting dari kemandirian ekonomi “ tegas dia. Sebagai bukti, Jawa Timur menduduki peringat pertama penghasil padi terbesar di In-
donesia dengan total 9.944.538 ton GKG atau setara 5.712.597 ton beras. Khofifah juga menjelaskan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) yang melakukan pendataan dengan mengunakan metode kerangka sampel area (KSA) menyebutkan bahwa Jatim menduduki peringkat pertama dengan luas panen 1.754.380 ha menghasilkan padi 9.944.538 ton GKG atau setara 5.712.597 ton beras. “Alhamdulillah, ini membuktikan bahwa program yang dijalankan ke semua kelompok tani mampu untuk terus meningkatkan produksi padi sesuai sasaran,” katanya. (day/lis)
Khofifah Indar Parawansa
Jember, Memorandum Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Jember, menjadikan Duta Bunda Genre sebagai agen perubahan dan menurunkan angka kematian ibu (AKI) angka kematian bayi (AKB) maupun stunting. Acara yang berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha tersebut, dilaksanakan secara terbatas secara offline dan virtual serta telah menerapkan protokol kesehatan ketat. Plt Kepala DP3AKB Jember Suprihandoko menyampaikan, penyaringan finalis Duta Genre ini telah dilaksanakan mulai 4 Mei hingga 27 Mei 2021 dengan total peserta 62 orang dari 31 Kecamatan yang ikut. “Dari penyaringan tersebut, terpilih 10 orang finalis yang pada acara ini akan diseleksi lagi oleh dewan juri untuk menentukan 3 juara, baik putra maupun putri,” kata Suprihandoko, Minggu (6/6). Suprihandoko melanjutkan, ketiga juara yang terpilih nantinya akan diikutsertakan pada kompetisi Genre tingkat Provinsi Jawa Timur yang akan dilaksanakan pada
FOTO: MEMORANDUM/JUN
Duta Genre Jadi Agen Perubahan Turunkan AKI-AKB
Suasana malam penobatan Duta Bunda Genre 2021.
17 Juni 2021 mendatang. Selain itu, Duta Genre yang terpilih serta Bunda Genre yang dikukuhkan nantinya diharapkan menjadi agen perubahan dalam membantu Pemkab Jember menurunkan tingkat AKI-AKB dan Stunting. Adapun pemenang yang terpilih sebagai Duta Genre 2021 Kabupaten Jember, juara 3 Muhammad Hifni Widaryanto dari PIK-R Al Kholifah Kecamatan Sumberjambe dan Viona Madya dari PIK-R
SMK PGRI 5 Kecamatan Kencong Sedangkan juara 2 Iqbal Eka Ramadhani dari PIK-R Argopuro Kecamatan Jelbuk (Putra), Galih Sekar Langit dari PIK-R Jendela Kecamatan Kaliwates (Putri). Juara 1 diraih Teguh Andi dari PIK-R Tunas Harapan Kecamatan Sukowono (Putra) dan Izza Berlian dari PIK-R Kemuning Kecamatan Mumbulsari (Putri) Acara juga diisi dengan pengukuhan 31 Bunda Genre tingkat kecamatan oleh Ketua Bunda Genre
Kabupaten Jember Kasih Fajarini didampingi Wakilnya Ervita Afdila Sari. “Anak-anakku yang telah terpilih sebagai Duta Genre 2021 Kabupaten Jember ini harus lebih giat lagi belajarnya. Karena tadi saya mendapati beberapa soal dari dewan juri belum bisa dijawab. Agar bisa terpilih juara 1 pada lomba di provinsi nantinya sesuai harapan kita semua. Silahkan Bapak Suprihandoko (Plt. DP3AKB) untuk mendampingi anak-anak kita. Jangan malu untuk bertanya,” ungkap Bunda Fajarini. Selain itu, Bunda Fajarini juga berjanji akan mendampingi langsung para Duta Genre dalam kompetisi tingkat provinsi. Dia juga berharap tidak hanya juara, namun juga dapat meraih juara tingkat nasional ke depannya. “Dan tak lupa saya sampaikan kepada kalian anak-anakku baik yang terpilih juara pada hari ini maupun yang belum terpilih untuk menjadi agen perubahan dalam menurunkan AKI-AKB, menurunkan stunting serta kalian lah semuanya harapan kami di masa depan. Kalian lah generasi emas Indonesia,” pesannya. (jun/edy/lis)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Maskur. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo Direktur Utama: SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida Choirul Shodiq SH MH S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/ Pemimpin Perusahaan: eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
Pemasok Kabur, Kasus Peredaran Pupuk Palsu Sulit Terungkap
Pengedar Dobel L Sumberingin Kulon Dibekuk FOTO: MEMORANDUM/MAD
Tulungagung, Memorandum Bima Andika (24), warga Desa Sumberingin Kulon, Kecamatan k Ngunut, ditangkap anggota Polsek Kedungwaru karena kepemilikan pil n Pindobel L. Dia ditangkap di kawasan n ka, Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu. “Penangkapan ini merupakan hasil ungkap kasus oleh Polsek Kedungwaru,” ujar Kapolsek Kedungwaru AKP Siswanto melalui Paur Subbag Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Tersangka Bima Andika. Sasongko, Minggu (6/6). “Untuk barang buktinya ada 108 butir pil dobel L, uang tunai Rp 246 ribu, dan sebuah handphone,” jelas Nenny. Polisi masih mengembangkan kasus ini guna mengungkap jaringan narkoba tersangka. “Tersangka sudah diamankan. Kepadanya dikenakan pasal 197 sub pasal 196 Yo pasal 98 (2) UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, Jo pasal 60 ke 10 UU RI nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja,” pungkasnya. (mad/lis)
P Pihaknya juga sudah menganton hasil uji laboratorium antongi atas pupuk p palsu tersebut. Selain itu pihaknya juga telah mela melakukan pembandingan dengan pupuk asli dari salah satu perus perusahaan BUMN ternama. “K sudah dapat hasil uji “Kita d lab dari Sucofindo dan juga samp pupuk asli juga telah kita sampel terim terangnya. terima,” D Didik mengaku, hasil penyel nyelidikan mengarah kepada saks saksi berinisial AN yang berperan mendistribusikan pupuk te tersebut kepada petani. Namun setelah diperiksa sebagai saksi, AN kemudian menghilang,
Tulungagung, Memorandum Tujuh bulan sudah Unit Pidsus sus Polres Tulungagung mendalami kasus peredaran pupuk uk palsu di Desa Ngrejo, Kecamatan Tanggunggunung. Namun, hingga saat ini belum ada satu pun tersangka ditetapkan. itetapkan. Modus dalam kasus ini yakni menjual pupuk palsu dalam karung pupuk asli. Sehingga petani sulit membedakan. Tetapi saat ditaburkan ke tanaman jagung, yang didapat bukan kesuburan, malah membuat tanaman mati. Kepala Unit Pidana Khusus Polres Tulungagung Iptu Didik Rianto dikonfirmasi mengatakan sudah memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan. “Total saksi yang kita mintai keterangan 9 orang. Mulai dari FOTO: MEMORANDUM/RUL
Bawa Sabu, Jukir Kedawung Kulon Diringkus Pasuruan, Memorandum daArif Saifudin (31), asal Dusun Kedag wung, RT 01/RW 01, Desa Kedawung n Kulon, Kecamatam Grati, Kabupaten Pasuruan, harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah kedapatan membawa sabu. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir (jukir) di wilayah tersebut diamankan petugas di depan kantor Bank Mandiri Unit Nguling, yang berada di Dusun Pasar, Desa/Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. “Pelaku diamankan Jumat (4/6) Pelaku menunjukkan sekira pukul 13.15 di depan kantor barang bukti sabu Bank Mandiri Unit Nguling,” kata Ka- dan handphone. subbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto kepada Memorandum, Minggu (6/6). Endy menjelaskan, pelaku diamankan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Nguling lantaran pelaku kedapatan memiliki narkoba jenis sabu seberat 0,35 gram. “Dari tangan pelaku, petugas juga menyita 1 handphone merek Mito warna biru, 5 batang rokok, 5 lembar uang pecahan Rp 100 ribu, 5 lembar uang pecahan Rp 2 ribu, dan 3 lembar kertas rekapan togel,” jelasnya. Pelaku langsung digelandang ke Mapolres Pasuruan Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 112 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tutup Endy. (rul/lis)
petani dan yang ada kaitannya dengan peredaran pupuk ini,” ujarnya, kemain. rin.
Iptu Didik Rianto
Komisi IV DPRD Pantau Pembangunan RS Tipe D di Panggul Trenggalek, Memorandum Guna memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat, DPRD Kabupaten Trenggalek bersama pemerintah daerah sepakat menggelontorkan anggaran untuk pembangunan rumah sakit tipe D di Kecamatan Panggul. Kemudian, untuk mengetahui sejauh mana perkembangan rencana tersebut berjalan, Komisi IV DPRD Trenggalek menggelar rapat bersama bagian perencanaan dan dinas kesehatan. Langkah ini guna memastikan rencana pembangunan rumah sakit tipe D di Kecamatan Panggul dapat terlaksana dengan baik. Dikatakan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Trenggalek Mugiyanto, pembangunan rumah sakit tersebut akan dilaksanakan dua tahap. Hal ini dikarenakan adanya pandemi Covid-19. Sehingga anggaran yang awalnya sudah disiapkan harus terkena refocusing.
“Komisi IV meminta OPD teknis memberikan penjelasan terkait pengerjaan pada tahap pertama. Kami juga minta pemaparan dari dinas kesehatan dan perencanaan, pada tahap pertama ini mampu mengerjakan apa saja,” kata Mugiyanto, kemarin. Awalnya, papar Mugiyanto, anggaran untuk pembangunan rumah sakit itu sekitar Rp 16 miliar. Tetapi karena pandemi Covid-19, maka untuk saat ini hanya separuh anggaran saja yang bisa disediakan. Namun demikian pihaknya berharap, pembangunan rumah sakit itu tidak melenceng dari rencana awal. “Ini baru bisa menganggarkan kurang lebih Rp 8 miliar. Oleh karena itu, kami ingin tahu jangan sampai nantinya cara progres pengerjaannya setengah-setengah,” papar dia. Mugiyanto melanjutkan, sekarang sudah masuk pada tahap lelang. Dan sesuai rencana, pemba-
pandemi ini pertumbuhannya telah terkontraksi menjadi 2,65% dari sebelumnya 5,44% di 2019. “Lamongan memiliki lebih dari 300.000 UMKM dan telah ekspor beberapa komoditi berupa kain tenun ikat, lobster, kerapu, dan produk olahan ikan lainnya. Melalui gerakan ayo beli produk Lamongan kita memfasilitasi produk UMKM masuk ke gerai ritel modern dan sudah ada 16 produk yang lolos kurasi. Kita juga melakukan misi dagang dengan membuka akses pemasaran dan membuat marketplace yang sudah diakui Bank Indonesia berupa pasar online Lamongan (POL) dan Lapak Lamongan (Lala),” jelasnya. Selain itu, menurut Yuhronur, terobosan juga dilakukan di bidang pariwisata. Yakni melalui pariwisata tematik seperti Taman Mahoni Kendalifornia (Kendal For Indonesia) di tepian sungai Benga-
wan Solo, Desa Kendal Kecamatan Sekaran, Nautical Tourism berupa Pantai Kutang, Wisata Bahari Lamongan (WBL), Maharani Zoo dan Goa, lokasi tenggelambnya Van Der Wijk, serta Tanjung Kodok Beach Resort, dan Sport Tourism di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang dan Heritage Tourism di Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngimbang. Oleh karena itu dalam kesempatan yang sama Yuhronur meminta dukungan Sandiaga Uno untuk memfasilitasi kebangkitan produktif ekonomi kreatif UMKM, dukungan sumber daya untuk co working space dan fasilitasi rencana pengembangan nautical, sport, dan heritage tourism. Sandiaga Uno pun langsung menanggapi permintaan bupati Lamongan. Dia mengungkapkan, produk lokal harus diangkat dan bersanding dengan pa-
riwisata. “Saya mengajak kepada Bupati Yuhronur dan pelaku ekonomi kreatif Lamongan untuk meningkatkan sumber daya dengan upscaling dan recycling. Fokus wisata nusantara, lokasi tenggelamnya Van Der Wijk bisa menarik wisata dalam negeri bahkan luar negeri. Untuk produk UMKM Lamongan ada bantuan insentif pemerintah (BIP) bisa dimanfaatkan. Jadi nanti bisa tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu,” tutur Sandiaga Uno. Sandiaga Uno juga menekankan agar segera ditindaklanjuti, gerak cepat (gercep), gerak bersama (geber), dan gerak sampai total (gaspol), berkualitas dan berkelanjutan dan semoga kebangkitan ekonomi Lamongan bisa menjadi lokomotor kebangkitan ekonomi Jawa Timur dan nasional. (*/asw/lis)
RALAT PENGUMUMAN LELANG Menunjuk PENGUMUMAN LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN yang terbit pada harian MEMORANDUM tanggal 2 Juni 2021 pada halaman 4 terdapat kesalahan redaksional sebagai berikut : FOTO: MEMORANDUM/ASW
Tertulis : PENGUMUMAN LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Seharusnya : PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Demikian kesalahan telah diperbaiki dan ralat ini merupakan satu kesatuan dengan pengumuman sebelumnya.
Bupati Yuhronur mengikuti zoom meeting di ruang Command Center Pemkab Lamongan.
R U K O D I S E WA K A N Disewakan Ruko Jln Aperi Porong 10Juta Hub:082343100735.
Raya /Thn
MOBIL DIJUAL Pajero sport GLX4x4 2014 (W) Manual Solar Putih Pjk baru, 240 JT (082158665858)
P E N G O B ATA N
PA R A N O R M A L %81'$ .(/$1$ $+/, 18-80 5$0$/ %(53(1*$/$0$1 6(-$. 7+1 µ TERIMA KONSULTASI SGLH MACAM KECUALI JUDI BISA KURSUS KILAT MEMBACA KARTU LENORMAND, KONSUL DATANG ATAU ONLINE VIA WA, TRANSFER BCA. RAMALAN MADAM
* KELANA YOUTUBE * WA : 082252111195 Phone : 085283111195 Lokasi Sidoarjo
P I J AT K E B U G A R A N
dan tidak menampakkan batang hidungnya saat akan diperiksa lagi untuk dimintai klarifikasi. “Kita panggil dua kali untuk klarifikasi, namun tidak datang juga,” terangnya. Didik menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat di mana AN tinggal. Hasilnya dipastikan memang AN sudah menghilang. “Informasi yang kita terima, AN ini sudah menghilang sejak sebelum pupuk palsu ini terbongkar,” tuturnya. Disinggung mengenai kemungkinan dilakukan upaya paksa, Didik mengaku belum bisa melakukan, karena status kasus ini masih penyelidikan. (fir/mad/lis)
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Menparekraf Optimistis Ekonomi Lamongan Bangkit Lamongan, Memorandum Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno optimistis perekonomian Lamongan bangkit. Hal itu disampaikannya saat zoom meeting bersama Bupati Yuhronur dan pelaku ekonomi kreatif yang dikemas dalam Cangkruk Bareng Pak Menteri, di ruang Command Center Pemkab Lamongan, Sabtu (5/6). “Saya terkesan dengan wisata Lamongan, ada wisata alam, budaya, dan religi. Ditambah dengan pelaku ekonomi kreatif yang mampu bertahan dan berinovasi dikala pandemi seperti ini. Saya yakin ekonomi Lamongan akan bangkit kembali,” ungkap Sandiaga Uno. Bupati Yuhronur dalam kesempatan yang sama mengungkapkan telah melakukan beberapa terobosan guna memulihkan kembali ekonomi Lamongan yang selama
SENIN WAGE, 7 JUNI 2021 HALAMAN 9
ngunan rumah sakit tipe D tersebut bisa segera dilaksanakan. “Sekarang sudah masuk proses lelang, dan selanjutnya akan segera dimulai untuk proses pembangunannya. Mudah mudahan di akhir tahun sudah bisa beroperasi,” tuturnya. Mugiyanto berharap, dengan dibangunnya rumah sakit tipe D di Panggul ini, maka masyarakat Trenggalek bakal semakin maksimal mendapatkan pelayanan kesehatan. “Harapan kita masyarakat Trenggalek akan semakin baik lagi mendapatkan pelayanan kesehatan,” pungkas politisi Partai Demokrat itu. (mad/lis) Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek Mugiyanto. FOTO: MEMORANDUM/MAD
PENGUMUMAN LELANG ULANG LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk pengumuman kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan tanggal 05 Mei 2021 melalui surat kabar Memorandum. Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Kertajaya akan melaksanakan Lelang Ulang Eksekusi dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya terhadap barang jaminan milik Debitor:
No Nama Debitur
Keterangan
Limit
Jaminan
1 Hardono Puji Raharjo
tanah dan bangunan berikut segala sesuatu diatasnya SHM No. 00067 Luas Tanah 572 m2. atas nama : Doktorandus PO, Hardono Puji Raharjo Kel. Tandes Kec. Tandes, Kota Surabaya
Rp. 2.650.000.000,-
Rp. 530.000.000,-
Hilang STNK R2 YMH nopol L 3615 PO an. Sudoko Hartono jln. Dupak Rukun no. 77 Sby. HILANG Buku KIR No.SB196548K SUZUKI CARRY PU 2009 L-9924-BN A/n MUSMANTO SIMO GUNUNG BARAT TOL TEROWONGAN 9A. HILANG STNK HONDA SUPRA FIT 2004 L-6483-JZ A/n SUHERI - SIMO JAWAR 4/139-D Sby. HLG STNK AG 4094 EBJ AN. EKO STYOBUDI DS. SUMBERBENDO KEC. PARE KEDIRI. Hilang STNK Spd Motor Yamaha Thn 2012 AB2129XE A/N: B Lisa Andika Permata Sari D/A: Putu Dukuh RT02RW28 Sunduadi Melati Sleman Yogjakarta.
KEHILANGAN Hilang BPKB Asli Truck Mitsubishi Th’97 AG-8696-UP An.Agus Suto mo Jl.Imam Bonjol No.38 Sanan Wetan Blitar Nk.FM516S520034 Sin.6D15531159. Hilang STNK Spd Motor Yamaha Thn 2014 L-4840-JZ An.Susanti Jl.Sidodadi 4/53 Sby. HILANG STNK HONDA GRAND 96 W 2515 NN WARTINI 081342224368. HLG STNK YMH 2007 L-3908 XQ W.HTM AN.TAN KHING LEE SIMPANG DARMO PERMAI SEL XXI/15 RW11 /04 SBY. HILANG STNK HONDA VARIO W 5383 QA JUSAK BANAMTUAN 081259156073.
Senin 14-06-2021 Pukul 10.40 (Waktu Server E-Auction sesuai WIB
KETERANGAN: • Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. • Uang Jaminan harus sudah diterima oleh KPKNL paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. • Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Cara Penawaran Pelunasan Harga Lelang Bea Lelang Pembeli Tempat
Closed Bidding (mengakses url. www.lelang.go.id) 5 (lima) hari kerja setalah pelaksanaan lelang 2 % dari harga lelang PT. BRI (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Kertajaya Jl. Kertajaya No. 105, Surabaya
PERSYARATAN LELANG: 0HPLOLNL $.81 \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH www.lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website diatas. 2. Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya (as is) dengan segala konsekuensi biaya tertunggak atas obyek lelang. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi obyek lelang dan bertanggung jawab atas obyek lelang yang dibeli, karena itu peserta lelang diwajibkan untuk mengetahui / memeriksa objek yang akan dilelang dengan baik dan teliti. 3. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan lelang terhadap barang jaminan tersebut diatas, pihak-pihak yang berkepentingan / peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Surabaya dan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Kertajaya 4. Keterangan lebih lanjut dapat diperoleh di PT. BRI (Persero) Tbk. Cabang Surabaya Kertajaya (031-5018734, 5021821/ Steven: 081334086650), dan KPKNL Surabaya (031-3573953).
Surabaya, 7 Juni 2021 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Surabaya Pahlawan
KEHILANGAN
Batas Akhir Penawaran Lelang / Pembukaan Penawaran dan Penetapan Pemenang Lelang
KEHILANGAN HILANG STNK HONDA BEAT 2014 W 3824 WG MASRUN 089611202061. HILANG STNK HONDA SUPRA X W 2615 TO WINDARTI ICHTIYARINI 081332455071. Hilang STNK Toyota Avanza Thn 2004 L-1036-XB An.Sri Tavip Hartini D/a.Sidorukun 1/10-A Sby. Kehilangan STNK Honda Kirana L 3548 HY a/n Trimono, Hub 0821 4208 0220. Kehilangan BPKB YMH NMAX Th 2019 Nopol: L 6297 JY An Sholeh Hub 0811484368 akan dikasih imbalan.
Surabaya, 07 Juni 2021 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Kertajaya
KEHILANGAN
KEHILANGAN
HILANG STNK P 2542 GS NK. 1548 NS. 1958 AN. IR. EDDY SUKISTIONO D/A JL KERTANEGARA KALIWATES JBR
HILANG STNK P 5946 RM NK. 4632 NS. 4645 AN. SUWARNI WINDI HARTI D/A JL SLAMET RIYADI PATRANG JBR
HILANG STNK P 1897 RB NK. 0157 NS. 1720 AN. SRI EKO PRAPTI WAHYUNI DRG D/A JL MOJOPAHIT KALIWATES JBR
HILANGBPKBSPDMTR:S-5917'KZ. NK. MH1JF51288K039775. NS. JF51E2035770. AN.AGUS MULYO NO. D/a: KEL. SIDOHARJO RT_ RW.03/02 KEC/KAB LAMONGAN
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
SENIN WAGE, 7 JUNI 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, ri, Kota Mojokerto.
PERAWAT HAMILI PELAJAR
Tak Siap Menikahi, Gugurkan Kandungan Jombang, Memorandum Seorang perawat di salah satu rumah sakit diamankan unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jombang. Upaya hukum tersebut dilakukan lantaran yang bersangkutan diduga telah menyetubuhi seorang pelajar hingga hamil. Akibat perbuatan pelaku, korban berinisial ARD (17), asal Kecamatan Peterongan sempat hamil namun digugurkan. Dipaparkan Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Teguh Setiawan, kejadian berawal saat tersangka Doni Deadi Subaktiar (31), warga Dusun Bogo, RT/RW 001/004, Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh, datang ke rumah korban pada Kamis 2 Januari 2021 silam. “Tersangka dan korban telah menjalin hubungan asmara. Lalu pada bulan Januari silam, tersangka datang ke rumah korban,” paparnya, Minggu (6/6). Setibanya di rumah sang pacar, sambung Kasat Reskrim, tersangka lalu mengajak korban untuk melakukan hubungan layaknya
suami istri. Mengetahui niat jahat itu, korban sempat menolak lantaran takut. Namun oleh Doni, korban dibujuk bakal dinikahi setelah menuruti keinginannya. “Setibanya di rumah
1
korban, tersangka mengajak melakukan hubungan badan. Untuk meyakinkan korban, tersangka menjanjikan bakal menikahinya,” sambungnya. Berhasil melakukan aksinya, tersangka kembali mengulangi perbuatannya hingga 6 kali. Puncaknya, ARD sempat hamil namun digugurkan lantaran tersangka mengaku belum siap menikahi. Sementara itu, orang tua korban yang melihat adanya perubahan
fisik dan perilaku, mulai mencecar sang anak. Setelah didesak ia pun menceritakan apa yang telah terjadi selama ini. “Korban akhirnya menceritakan apa yang dialaminya kepada orang tuanya. Selanjutnya, perkara berlanjut ke ranah hukum,” beber mantan Kanit Tipidek Polrestabes Surabaya itu. Kini, selain harus menjalani penyidikan unit PPA Satreskrim Polres Jombang. Doni harus pula
Doni Deadi Subaktiar
mendekam dibalik jerujii besi. sal 81 “Tersangka kami jerat pasal UU RI Nomor 17 Tahun 2016 uran tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Unun dang-Undang Nomor 1 Tahun an 2016 tentang Perlindungan nAnak menjadi Undang-Unudang. Dengan ancaman huhun kuman maksimal 15 tahun ing penjara, dan denda paling unbanyak 5 miliar rupiah,” pungkas Teguh. (wan/yok)
3
Tersangka Doni Deadi Subaktiar datang ke rumah korban.
Melihat perubahan fisik dan perilaku ARD, orang tua korban mencecar dan mendesak korban untuk bercerita.
2 GRAFIS: AZIZ
Setibanya di rumah korban, tersangka mengajak melakukan hubungan badan. FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Sempat Jadi Polemik
TPA Karangdiyeng Kembali Beroperasi FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Akhmad Rowing dan Agung Tri Wahyudi alias Wak Jek.
2 Budak Sabu Mojosari Nyerah Mojokerto, Memorandum Satreskoba Polres Mojokerto membekuk dua budak narkotika jenis sabu-sabu, Minggu (6/6). Kedua pelaku Akhmad Rowing (36), dan Agung Tri Wahyudi alias Wak Jek (26), mereka warga Dusun Gedang, Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari. Dalam penangkapan itu petugas yang mendapat laporan warga setempat tentang bisnis sampingan Akhmad yang setiap harinya sebagai sopir pengiriman ayam potong dan Agung sebagai karyawan pabrik. Dalam beberapa hari belakangan kesibukan mereka yang mempunyai bisnis haram itu cukup meresahkan warga. Kasubbag Humas Polres Mojokerto Iptu Tri Hidayati mengatakan, berbekal informasi dari warga, petugas berhasil menangkap tersangka Agung di rumahnya. “Kami menyita barang bukti berupa delapan paket sabu dengan berat 2,74 gram, lalu 5 paket lagi dengan berat 1,68 gram, serta sebuah handphone,” jelasnya. Selanjutnya penangkapan pada tersangka Rowing di rumahnya yang berdekatan dengan tersangka pertama. Polisi berhasil menyita uang tunai sebesar Rp 600 ribu. “Tersangka sempat berupaya kabur dengan mengendarai motor, namun berhasil digagalkan. Dari pengakuannya, narkotika didapat dari pengedar asal Sidoarjo,” sambung Tri Hidayati. “Kedua tersangka kami jerat dengan pasal 114 ayat 1 subs pasal 112 ayat 1 dan pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” pungkas Tri. (no/yok)
Mojokerto, Memorandum Sempat menjadi polemik dengan warga sekitar, kini Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Edukasi di Dusun Jurangsari, Desa Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo, beroperasi kembali. Truk pengangkut sampah milik DLH Pemkab Mojokerto kini mulai masuk ke TPA. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto, Didik Khusunul Yakin mengatakan, TPA Karangdiyeng kembali difungsika tidak lepas
upaya Pemerintah Kabupaten Mojokerto, melakukan pendekatan terhadap masyarakat sekitar. Didik Khusunul Yakin meyebutkan, hasil pertemuan antara Pemkab dengan warga sekita lokasi TPA, meminta fasilitas pembenahan jalan dusun, PJU, kartu KIS bagi warga tidak mampu hingga pemberian sembako. “TPA bisa beroperasi,” ungkap Didik Khusunul Yakin, Minggu (6/6). Dibukanya kembali TPA Karangdiyeng, pemerintah menja-
min setiap keluhan mayarakat. Seperti merespons jika terdapat pencemaran air, hingga bau menyengat yang ditimbulkan. Pihaknya juga akan melibatkan warga sekitar untuk turut serta dalam mengolah persampahan menjadi nilai ekonomi. Di awal dibukanya kembali TPA ada sebanyak 9 truk yang akan membuang sampah. Nantinya dalam hari-hari berikutnya akan ada 15 sampai 20 truk pengangkut sampah yang akan masuk. “Jika memang ada polemik
FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR
Petugas keamanan berjaga di sekitar TPA Karangdiyeng.
kembali kita (lemkab) masih membuka diri untuk berdialog dengan warga. Termasuk jika ada keluhan warga terkait
pencemaran, Pemkab Mojokerto segera turun membuatkan sumur hingga menyalurkan PDAM,” tegasnya. (war/yok)
Langgar PPKM Mikro
Konser Musik Kota Santri Dibubarkan
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
AKP Moch Mukid memberikan masker kepada penonton live musik.
Jombang, Memorandum Disinyalir melanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro acara live musik di kafe dan rumah makan Kecamatan Jombang dibubarkan. Komandan Patroli Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, AKP Moch Mukid mengatakan, kegiatan tersebut melanggar ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro. “PPKM Mikro masih berlaku, kegiatan masyarakat dikhawatirkan menimbulkan kerumunan belum diperbolehkan,” ungkap AKP Moch Mukid. Disampaikan AKP Moch Mukid, acara live musik yang dilakukan hari Jumat (4/6) terpaksa dihentikan dan dibubarkan petugas gabungan dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19. Ia menegaskan, acara live musik baru diekatahui saat personil TNI, Satpol PP serta Polres
Jombang melakukan patroli gabungan. Penghentian kegiatan itu, mengacu Instruksi Bupati Jombang Nomor 10 tahun 2021. Serta, Instruksi Mendagri Nomor 12 Tahun 2021. PPKM berbasis mikro di Kabupaten Jombang diperpanjang mulai tanggal 1 Juni hingga 14 Juni 2021. “PPKM berbasis mikro diperpanjang. Terhitung mulai dari tanggal 1 Juni sampai 14 Juni mendatang,” jelasnya. Perwira polisi yang juga Kasat Reskoba Polres Jombang tersebut menyampaikan, PPKM berbasis mikro kembali diberlakukan sebagai upaya pencegahan peningkatan Covid-19. AKP Moch Mukid memastikan, petugas gabungan tetap menggalakkan patroli di sejumlah lokasi. Tujuannya mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). “Kendati kasus aktif di Jombang relatif landai, namun masyarakat tetap harus mematuhi prokes,” tandas Mukid. (wan/yok)
Claket jadi Sentra Pembibitan Bambu Mojokerto, Memorandum Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mencanangkan Desa Claket, Kecamatan Pacet, sebagai sentra pembibitan dan edukasi tanaman bambu. Bupati Ikfina Fahmawati menyampaikan, Desa Claket mempunyai sumber air yang bagus. “Cocok untuk budi daya tanaman bambu yang punya banyak manfaat,” terang Bupati Ikfina Fahmawati saat penanaman bibit tanaman bambu didampingi Kepala DLH Kabupaten Mojokerto, forkopimca dan Kades Claket, Umber Mulyadi. Ikfina Fahmawati berharap pemerintah bisa kerja sama dengan Yayasan Bambu Lestari, untuk mengembangkan program ini lebih luas lagi. “Semoga tidak hanya di Claket, tapi bisa menular ke desa-desa lain,” kata bupati. Pada kesempatan itu, Pe-
merintah Kabupaten Mojokerto memberikan penghargaan kepada Desa Berseri dan peka kelola kepada beberapa desa, pelaku usaha, serta berbagai inovasi kegiatan yang dinilai berperan dalam upaya membantu pemerintah melestarikan lingkungan. Juara pertama diraih Desa Sooko, Kecamatan Sooko, disusul Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, dan Desa Pohjejer, Kecamatan Gondang. Dilanjutkan juara harapan pertama diraih Desa Kertosari, Kecamatan Kutorejo, Desa Tinggar Buntut, Kecamatan Bangsal, dan Desa Mojolebak Kecamatan Jetis. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto, Didik Chusnul Yakin mengucapkan terima kasih kepada Bupati Ikfina Fahmawati telah mencanangkan Desa Claket sebagai sentra pembibitan dan edukasi
FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR
Bupati Ikfina Fahmawati menanam bibit bambu di sentra pembibitan dan edukasi tanaman bambu di Desa Claket.
tanaman bambu. “Terima kasih kepada Ibu Bupati yang sudah mengapresiasi Desa Claket dan
mencanangkannya sebagai sentra pembibitan tanaman bambu. Semoga bisa membangun
kesadaran bersama agar lebih peduli keselamatan lingkungan,” ujar Didik. (war/yok)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL
Banding Ditolak,...
Sambungan dari halaman 1
(TKI) yang lama tinggal di Malaysia itu mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Berdasarkan data sistem informasi penelusuran perkara (SIPP), berkas kasasi itu telah dikirim pada Kamis (18/2) lalu. Pengacara Samsul Hadi, Marlon Limbong berharap putusan kasasi bisa meringankan hukuman kliennya. Limbong menyatakan, upaya hukum kasasi ini ditempuh berdasar pertimbangan kemanusiaan. Hadi menurutnya tidak pantas menghabiskan seumur hidupnya di penjara. Pria ini punya kesempatan hidup lebih baik setelah menyesali perbuatannya. Terlebih masih ada keluarga yang harus dinafkahi. “Pertimbangan kami kasasi karena kemanusiaan. Usianya masih muda dan dia masih punya kesempatan memperbaiki kehidupannya,” ujar Marlon, saat dikonfirmasi pada Minggu (6/6). Dalam putusan tingkat pertama, majelis hakim yang diketuai Martin Ginting menghukum Hadi pidana seumur hidup. Hukuman itu sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yusuf Akbar Amin yang juga menuntut terpidana seumur hidup. Hadi dinyatakan melanggar pasal 114 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 Undang Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Awalnya Samsul Hadi dititipi sabu oleh koleganya sesama TKI yakni Jahuri, dan Abdur Rachman yang masih buron pada 9 April 2019. Saat itu, ketiganya di apartemen Kuala Lumpur menyelundupkan sabu yang dicampur dengan bahan bangunan di dua kardus. Kedua kardus itu akan dipaketkan melalui jasa ekspedisi ke Indonesia. Mereka sepakat kalau paket itu ditujukan ke alamat bibi terdakwa di Jember. Terdakwa sendiri yang akan menerimanya. “Dia hanya dititipi dan diberi uang Rp 2 juta untuk mengantar sabu ke Surabaya. Dia hanya korban karena ketidaktahuannya dimanfaatkan jaringan narkotika untuk mengambil sabu,” kata Limbong. Selanjutnya, terdakwa terbang menuju Jember naik pesawat untuk menerima paket tersebut. Kepada bibinya, Kasidah, terdakwa menyatakan akan ada paket yang dikirim ke alamat rumahnya. Paket itu berisi bahan bangunan. Dia meminta bibinya agar menghubunginya saat ada petugas ekspedisi yang mengirim peket tersebut. Hadi ditangkap anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak saat menerima paket tersebut di rumah bibinya di Jember. (mg5/nov)
Autodidak
Sambungan dari halaman 1
cuma segitu. Cuma aku percaya itu proses kalau pun kita sudah ada niat, fokus, dan usaha itu akan mengantarkan kita ke kesuksesan sebenarnya,” sambung Hanna Kirana. Selama dua tahun terjun ke dunia sinetron, Hanna Kirana bahagia cukup mendapat respons yang baik. Menjadi Zahra menggantikan Lea Ciarachel, ini jadi pertama kali Hanna Kirana menjadi pemeran utama. “Dua tahunan dan baru selesai main di mega series Suara Hati Istri: Kyla dan alhamdulillah diterima dan dapat respons baik. Lalu juga main beberapa FTV juga,” ungkapnya. Awalnya, Hanna Kirana terjun sebagai model. Mengikuti jejak Citra Kirana, Hanna mulai penasaran dengan akting. Citra Kirana juga banyak memberikan masukan untuk dirinya. “Dia bilang ya sudah sekarang kamu banyakin nonton film, Mama juga bilang nonton sinetron Citra aja. Dan, aku juga nggak ikut kelas akting autodidaklah istilahnya,” tegasnya. Merasa ini titik awal berkarier-nya, Hanna Kirana berharap semua berjalan lancar. Hanna Kirana ingin menjadi aktris yang bisa dilihat orang. “Kan bekerja dan berkarya, untuk aku yang aku mau banget sukses mau jadi artis. Mau aku menggantikan peran siapapun itu atau aku harus berperan sebagai apa aku akan terus berusaha sih untuk memberikan yang terbaik,” kata Hanna. “Aku mau diterima atau tidak diterima sebagai Zahra aku akan berusaha sih biar mereka tuh respect-lah gitulah sama aku dan mau menerima aku. Cuma misalkan mereka tetap tidak bisa menerima ya udah nggak apa apa aku berkarya aja,” sambung Hanna. (dth/nov)
Penganiayaan Asisten Rumah Tangga Surabaya, Memorandum Niat hati merantau untuk mencari rejeki, malah nasib nahas menimpa Elok Anggraeni Setyawati (45). Wanita asal Jombang itu harus menerima perlakuan kasar dari majikannya, Firdaus Fairus (54), seorang pengacara wanita yang tinggal di Jalan Manyar Tirtomoyo. Tak hanya itu, selama 1,5 tahun bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di rumah Firdaus, Elok menerima gaji hanya sekali saja. Sementara itu, Firdaus Fairus kini telah ditetapkan tersangka oleh penyidik kepolisian. Kasusnya berlanjut hingga pada pengiriman surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri (Keja-
ri) Surabaya. Farriman Isandi Siregar, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Surabaya, ketika dikonfirmasi terkait perkara tersebut membenarkan. SPDP tersangka telah diterima oleh pihaknya. “Benar. Kita sudah terima SPDP dengan tersangka Firdaus Fairus,” tutur Farriman saat dihubungi melalui sambungan
Farriman Isandi Siregar
telepon, Minggu (6/6). Pria kelahiran Sumatera Utara itu menambahkan, jika saat
ini penyidik kejaksaan sedang menunggu berkas perkaranya dilimpahkan ke Kejari Surabaya. “Kita sedang menunggu pelimpahan berkas perkaranya dari penyidik Polrestabes Surabaya,” imbuhnya. Sedangkan terkait jaksa yang ditunjuk untuk menyidangkan perkara tersebut, Farriman menyebutkan Siska Christina sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU)-nya.”JPU-nya Siska,” katanya.. Untuk diketahui, kasus ini bermula ketika Firdaus mengantarkan Elok ke lingkungan pondok sosial (Liponsos) Surabaya. Firdaus mengatakan, jika asisten rumah tangganya tersebut mengalami
gangguan kejiwaan. Namun saat dirawat, petugas menemukan kejanggalan di tubuh Elok yang mengalami banyak luka lebam. Dari situ, akhirnya korban mengaku dianiaya majikannya. Bahkan dipaksa memakan kotoran kucing oleh sang majikan. Di hadapan penyidik kepolisian disebutkan bahwa motif tersangka melakukan penganiayaan tersebut lantaran kesal terhadap pekerjaan yang dilakukan Elok. Korban mulai bekerja di kediaman Firdaus sejak April 2020. Hingga memasuki Agustus, Elok mengalami tindak kekerasan fisik yang berujung penahanan terhadap Firdaus. (mg5/nov)
Tabrak Motor, Pengendara Supra Celaka Surabaya, Memorandum Kecelakaan melibatkan dua motor terjadi di Jalan Jagalan, Minggu (6/6) sekitar pukul 12.14. Tabrakan itu, menyebabkan pengendara Supra L 3228 X, Djojo Sudarmo (72), terjatuh dari kendaraannya. Bahkan, korban terluka di kepala dan tangannya. Setelah mendapat pertolongan pertama dari petugas medis, warga Jalan Peneleh tersebut langsung dibawa ke
RSUD dr Soetomo. Menurut keterangan warga setempat, kejadian bermula Djojo mengendarai motor sendirian melaju dari utara ke selatan. Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), ada pengendara motor lain yang berhenti mendadak di depan Djojo. “Pengendara yang berada di depan korban itu hendak bertanya alamat ke warga,” kata Aprilia, petugas Command Center. Gegara berhenti secara tiba-
-tiba, membuat Djojo tidak bisa menghindari hingga menabrak motor yang ada di depannya. Korban terjatuh dari kendaraan dan mengalami luka di kepala serta tangannya. Sedangkan pengendara motor yang ditabrak belum diketahui identitasnya. Warga yang mengetahui adanya kecelakaan itu langsung menghampiri dan memberikan pertolongan kepada korban. Sebagian lagi menghubungi pihak Command Center 112. (rio/nov)
FOTO: MEMO RANDUM/RIO
Surabaya, Memorandum Komplotan pencuri motor beraksi di Jalan Pulo Wonokromo. Korban, Lilis Triono (35), warga yang menghuni rumah kontrakan setempat. Akibat ulah pelaku, motor Beat AG 4888 DA miliknya raib. Pelaku diduga meninggalkan sepeda di samping rumah korban. Lilis mengatakan, motor diketahui hilang sekitar pukul 03.40 pada Kamis (3/6). Saat itu, suami korban, Agus Triono (30), keluar rumah hendak berangkat kerja. “Saat keluar, motor yang terparkir sudah tidak ada. Suami langsung membangunkan saya dan sempat dicari. Tapi tidak berhasil menemukan,” ujar Lilis saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (6/6) petang. Tidak lama kemudian, di samping rumah kontrakan ditemukan sebuah sepeda. Setelah ditanyakan ke warga sepeda tersebut tidak ada yang memiliki. “Dugaannya sepeda pelaku ditinggal, setelah mencuri motor saya,” ungkap dia. Menurut Lilis, ketiks diparkir di depan rumah, motor sudah dikunci setir. “Sekitar pukul 03.00 lebih, penghuni rumah yang paling depan mendengar ada orang naik motor dengan ngebut. Nah itu diduga pelaku bawa motor saya,” tandasnya. Setelah dicek rekaman closed circuit television (CCTV) di lokasi, ternyata benar. Pelaku beraksi sebelum pukul 03. 30. Sayang, wajah pelaku tidak tampak jelas di dalam rekaman CCTV itu. “Kerugian hanya motor saja,” tambah Lilis. Setelah kejadian itu, korban mengaku sudah melapor ke Polsek Wonokromo. Menurut Lilis, polisi juga sudah mengolah tempat kejadian perkara (TKP). “benar korban sudah lapor, anggota juga sudah ke lokasi,” kata Kanitreskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Pranoto. (fdn/nov)
Kejari Terima SPDP Kasus Pengacara Sadis FOTO: MEMO RANDUM/JAKA
Kendaraan Warga Pulo Wonokromo Digondol Maling
SENIN WAGE, 7 JUNI 2021 HALAMAN 11
Petugas medis memberikan pertolongan kepada Djojo di Jalan Jagalan.
Pernah Curi Beat di Sidotopo wati. “Kedua tersangka kami tangkap ketika mobile mencari sasaran,” ungkap Kanitreskrim Polsek Bubutan AKP Olloan Manulang, Minggu (6/6). Sementara itu, proses penangkapan terhadap kedua pelaku dari kecurigaan anggota yang berpatroli di sekitar Jalan Pahlawan. Didapati Parhan dan Jabir berboncengan mengendarai Scoopy L 6584 UE pada Rabu
(2/6) dini hari. Tidak menunggu lama, anggota kemudian menghentikan laju kendaraan milik pelaku. Bahkan, ditemukan sejumlah barang bukti yang mengarah jika keduanya merupakan pencuri motor. Saat diinterogasi, tersangka memang sedang mencari sasaran. “Mereka mengaku pernah terlibat pencurian kendaraan di Jalan Sidotopo Lor,” ungkap Olloan.
Sambungan dari halaman 1 Berdasarkan catatan kepolisian, Parhan berstatus residivis dan pernah ditangkap anggota Reskrim Polrestabes Surabaya atas kasus curanmor pada 2017 dan Polres Bangkalan pada 2019. Parhan juga berterus terang mencuri Beat di Jalan Sidotopo Lor tepatnya di depan warung giras. “Motor korban sedang diparkir di pinggir jalan Pak,” ujar Parhan.
Dia membeberkan dalam aksinya di Sidotopo Lor, perannya sebagai eksekutor. Sedangkan Jabir mengamati sekitar lokasi dan tetap berada di atas motor sarananya. Berbekal pembuka magnet, Parhan selekasnya menghampiri kendaraan korban dan mampu membuka lubang magnetnya. Selanjutnya, Parhan merusak kunci setir memakai kunci T dan
Bawa Sajam, 2 Anggota Geng Ditangkap masyarakat ada banyak remaja berkumpul di Jalan Gembong, segera mendatangi lokasi dan melakukan penyisiran. Petugas akhirnya menangkap Bayu dan AN. “Kejadiannya Selasa malam. Mereka kami
amankan sebelum mendatangi teman-temannya di jembatan Pasar Keputran,” kata Agung. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, kedua remaja tersebut ternyata akan tawuran dengan musuhnya. Namun, aksi
Sambungan dari halaman 1 mereka bubar setelah diketahui banyak orang. “Rencananya tawuran tapi gagal karena lebih dulu kami tangkap di Jalan Gembong,” ungkap Agung. Meski begitu, dari keterangan kedua pemuda yang telah
diamankan, teman-temannya dari All Star lebih dulu tiba di jembatan Pasar Keputran dan sudah bertemu dengan geng Gukguk lalu terlibat tawuran. Bahkan videonya viral di media sosial.
8 Kali Beraksi Setelah mengakui perbuatannya, kedua bandit itu sempat menjadi sasaran bogem mentah korban dan temannya. Sebelum akhirnya diserahkan ke Mapolsek Gubeng yang berada tidak jauh dari lokasi transaksi. Setelah ditelusuri, mereka merupakan komplotan pencuri helm yang beraksi di salah satu toko rokok elektrik kawasan Ng-
Karena selama ini kedua geng tersebut sering tawuran. “Kedua tersangka dari geng All Star itu akan tawuran dengan Geng Guguk. Tapi keburu tertangkap di Jalan Gembong,” pungkas Agung. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 agel awal Juni lalu. “Tersangka diamankan saat menjual helm hasil curian. Namun, tidak disangka ternyata pembeli helm merupakan teman korban,” kata Kapolsek Gubeng Kompol Akay Fahli, Minggu (6/6). Hingga akhirnya sepak terjang kedua pelaku terungkap. Tercatat, sudah delapan kali mereka melancarkan aksinya.
Sebagian besar menyasar lokasi dengan tempat parkir yang terbuka serta minim penjagaan. “Kami keliling cari parkiran yang paling dekat dengan jalan raya. Setelah itu, mulai mencari helm yang diletakkan di spion atau di atas jok motor Pak,” aku Agus. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai driver ekspedisi rute
Jakarta- Surabaya itu mengaku, helm yang dicuri tidak sembarangan. Rata-rata, Agus dan Anas mengincar helm bermerek. “Kami menyasar helm-helm mahal karena kalau dijual masih laku. Kalau harga helm baru di toko masih di atas Rp 400 ribu. Nantinya bisa dijual Rp 150 sampai Rp 200 ribu. Seperti
Dijebak Ayam Abu-Abu wah pinggangnya ke depan. “Keesokan harinya saya lihat, ternyata benar. Ada kayu kusen pintu yang mblethat. Mungkin ini yang menusuk punggung Mas Koko,” kata Sakdiah, seolah mencoba mencari pembenaran atas sikap suaminya. Sejak saat itu Sakdiah lebih meningkatkan pengawasannya kepada Koko. Hampir setiap gerak-geriknya dia awasi. Meminjam istilah yang popular di masa Orde Baru, Sakdiah memberlakukan pengawasan melekat (waskat) terhadap Koko. Di sisi lain, demi menjaga nama baik suaminya di mata keluarga dan kerabat, Sakdiah masih bersuaha menutu-nutupi tingkah laku suaminya di depan Harsi. Agar si keponakan itu tidak bercerita kepada orang tuanya, yang bisa menyebar ke keluarga besar. Padahal, suatu hari Sakdiah
langsung kabur dengan motor curiannya diikuti Jabir dari belakang. Setelah itu, Parhan menghubungi penadah kenalannya, Paku (DPO), dan janjian bertemu di SPBU Tanah Merah, Bangkalan untuk menjual kendaran curiannya. “Beat korban laku Rp 2,9 juta Pak. Uang kami bagi berdua. Kami mencuri karena kepepet kebutuhan hidup,” ujar Parhan. (rio/nov)
yang kami curi itu merek KYT,” tutur Agus. Agus yang juga membantu ayahnya di bengkel jok motor mengaku nekat mencuri karena ingin membeli rokok. Penghasilannya dari bengkel hanya cukup untuk makan saja. “Hasil dari mencuri saya pakai untuk beli rokok saja Pak,” ujar Agus di mapolsek. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 pernah membuktikn laporan Harsi bahwa Koko berusaha “membegal” payudara Sarijem. Itu terjadi ketika Sarijem menjemur pakaian. Koko pura-pura lewat di depan si pemgantu, hendak memberi makan burung. Tiba-tiba mak-sret tangannya melayang ke dada Sarijem dan memegang payudara Sarijem. Tidak hanya diam, melainkan menari-menari di sana. Sarijem yang kaget spontan melepaskan pakaian yang hedak dijemurnya hingga berantakan di tanah. Dia hendak menjerit, tapi ditahan. Sakdiah yang melihat dari balkon kamar di lantai dua hanya mampu melongo. Sesuatu yang sangat mengejutkan terjadi. Setelah sekian lama mengunci mulut, Harsi memberi tahu Sakdian bahwa Koko baru saja menginap vs teman sekolahnya yang memang
dikenal sebagai ayam abu-abu. Tidak sekadar membuka kedok omnya, Harsi mencoba menawarkan langkah untuk menjebak Koko. Tantenya harus terlibat. Dengan demikian, Sakdiah benar-benar tahu dengan mata kepala sendiri tingkah laku Koko. Kali ini Harsi bekerja sama dengan temannya yang ayam abu-abu tadi, sebut seja Iin. Awalnya Iin menolak. Namun setelah diancam bahwa statusnya sebagai ayam abu-abu akan dibongkar, Iin akhirnya bersedia bekerja sama. Peran Iin sangat ringan. Dia hanya diminta memberi tahu Koko bahwa dirinya bisa dipakai bersama-sama dengan sahabat karibnya. Istilah kerennya: threesome. Ternyata Koko memakan umpan yang dilemparkan Iin. Mereka janjian bertemu bertiga
di sebuah hotel di kawasan Diponegoro. Hal ini lantas disampaikan Iin kepada Harsi. Iin sudah di lokasi. Dia dan Koko menunggu kedatangan Sakdiah yang diakui Iin sebagai pasangannya bermain threesome. Dengan hati berkecamuk Sakdiah dan Harsi meluncur ke hotel dari rumah mereka di kawasan Waru. Sepanjang perjalanan Sakdiah gelisah. Beberapa kali dia mengambil napas panjang dan mengeluarkannya dengan hentakan keras. Ini menunjukkan hatinya yang nyaris tidak bisa dikontrol. Harsi mencoba mengingatkan Sakdiah untuk bersabar. Sakdiah membalas saran Harsi dengan mengelus pundak keponakannya itu. Kemacetan yang selalu terjadi di Bundaran Waru dirasakan Sakdiah bagi ular yang melingkar-lingkar tanpa ekor
dan kepala. Akhirnya sampai juga mereka ke hotel yang dituju. Keduanya lantas menuju kamar tempat Iin dan Koko menunggu. Sakdiah melangkah seperti banteng ketaton. Langkahnya panjang-panjang dan berat. Tamu-tamu hotel yang sedang berpapasan sampai harus minggir ketika berpapasan. Tepat di depan kamar, Sakdiah berdiri tegang. Dipencetnya bel. Harsi berdiri agak jauh. Bersandar ke dinding. Tidak lama kemudian pintu terbuka. Muncullah wajah Koko.Wajah yang pucat pasi menatap mata Sakdiah. Plak! Sakdiah spontan menampar Koko dengan keras, lantas mendorongnya hingga tersungkur. “Kami lantas pergi meninggalkannya,” kata Sakdiah, yang mengaku suaminya beberapa kali berusaha minta maaf, tapi tidak dia hiraukan. (jos, habis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SENIN WAGE, 7 JUNI 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA
Bupati Anna Usulkan Exit Tol di Sekar Bojonegoro, Memorandum Upaya Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah untuk terus menggenjot pembangunan di wilayah Kota Angling Darma perlu diapresiasi. Kali ini bupati wanita pertama di Kota Migas ini mengajukan permohonan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia berupa pembangunan pintu tol baru (exit tol) hingga Kecamatan Sekar atau Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro. Peningkatan infrastruktur untuk membuka akses wilayah terluar. Dalam paparannya di Direktorat Jalan Bebas Hambatan (JBH) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Bupati Anna menjelaskan atas gagasan adanya exit tol/gate tol di wilayah selatan Bojonegoro. “Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengusulkan adanya pintu tol baru (exit tol, red) pada ruas jalan tol Kertosono-Solo. Tepatnya di Desa Lemahbang, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun,” jelasnya kemarin.
Titik exit tol tersebut melewati ruas jalan Kabupaten Madiun di Desa Pajaran dan Desa Lemahbang sepanjang 13 Km kewenangan Kabupaten Madiun. “Ke depan, ruas jalan ini perlu ditingkatkan untuk bisa menjadi standar jalan kolektor sebagai akses keluar dari exit tol,” tutur Bupati Anna. Kemudian, titik exit tol juga melewati akses Jalan Desa Klino -Sekar yang 2021 ini dilakukan peningkatan sepanjang 2 Km. Lalu, untuk infrastruktur setelah exit tol, 500 meter masih menjadi kewenangan JBH. Selepas 500 meter harus merupakan jalan
“
Ke depan, ruas jalan ini perlu ditingkatkan untuk bisa menjadi standar jalan kolektor sebagai akses keluar dari exit tol,” ANNA MU’AWANAH Bupati Bojonegoro kolektor. Terkait hal tersebut, JBH perlu segera turun untuk checking lokasi exit tol dan ada pembahasan lebih lanjut dengan Pemkab Madiun, Provinsi Jatim, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), dan Direktorat JBH Kementerian PUPR RI, terkait perlunya peningkatan lebar ruas Jalan Klino-Saradan menjadi stan-
FOTO: MEMORANDUM/ DOK
Anna Mu’awanah presentasi di Kementerian PUPR RI.
dar jalan kolektor dari exit tol. “Dengan exit/akses gate tol ini diharapkan mempermudah
jangkauan pelayanan, transportasi, mobilisasi, serta akses perdagangan. Selain itu, juga
mengurangi kepadatan kendaraan angkutan barang atau truk-truk besar yang melewati
akses Bojonegoro kota menuju akses tol Ngawi,” harap Bupati Anna. (top/har/udi)
Wabup Wawan Sambut Menteri Desa PDTT di Tebing Gupit
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membatik di kain sarung.
Gresik Miliki Kota Bandar Grisse dan 10 Motif Sarung Batik Gresik, Memorandum Khazanah kebudayaan di Kabupaten Gresik kembali bertambah. Kini ada heritage Kota Bandar Grisse dan 10 motif sarung batik yang merupakan hasil program prioritas selama program 99 hari kerja Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah. Gus Yani, sapaan akrab bupati mengatakan Kabupaten Gresik memiliki historis yang panjang. Dikenal sebagai kota bandar dengan peninggalan sejarah yang begitu kaya. Salah satunya bangunan tua dan ini akan dikembangkan sebagai wisata kebudayaan. “Gresik ini kota tua punya sejarah yang panjang. Hari ini kita launching di daerah Gresik Kota dengan nama Kota Bandar Grisse karena dahulunya di sana sebagai tempat bandar. Budaya ini yang harus kita rawat dan jaga,” ungkap Bupati Gresik saat momen 99 hari kerja, Jumat (4/6). Gebrakan ini yang diharapkan bisa mengangkat kembali kebesaran Kabupaten Gresik di masa lampau. Nantinya, di lokasi tersebut akan di-
tata kembali. Desain sudah disiapkan begitupun dengan anggaran. Di sana juga ada gardu suling serta kampung kemasan dengan bangunan-bangunan tuanya. Sementara itu, kekayaan kebudayaan berupa 10 motif sarung batik khas Gresik diperoleh dari lomba desain yang diadakan Dekranasda Gresik. Lomba itu diikuti setidaknya 72 peserta. Hanya 10 karya yang diambil dan ditetapkan sebagai kekayaan khas Gresik. “Dari 72 peserta lomba desain batik khas Gresik terpilih 10 motif yang menjadi corak khas Gresik. Saya juga mengapresiasi kepada masyarakat yang sudah menuangkan ide-ide kreatifnya dan peduli terhadap eksistensi batik khas Gresik,” terang Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini. Matif-motif itu dinamai Samudero, Sinar Jagat, Rusa bawean, Gresik Makmur, Siwo Mino Mukti, Kenong Bandeng Urang Windu. Kemudian Purwa Citra, Wonderful Gresik, Bahari Gresik dan Nogo Giri Joyo. Seluruh motif tersebut ditetapkan sebagai corak batik khas Gresik. (and/har/udi)
Bojonegoro, Memorandum Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Budi Irawanto menyambut kedatangan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar saat mengunjungi Wisata Tebing Gupit (WTB) di Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Dalam kesempatan itu, Gus Halim juga memberikan bantuan Rp 1 miliar kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Guyub Rukun yang mengelola wisata tersebut. Kegiatan tersebut diawali dengan peletakan batu pertama dan penanaman pohon oleh Mendes Abdul Halim bersama Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto, Sekretaris Daerah Nurul Azizah, anggota Komisi IX DPR RI Farida Hidayati, anggota DPRD Provinsi Fauzan Fuadi, serta Forkopimda Kabupaten Bojonegoro. Dalam kunjungannya tersebut, Abdul Halim mengapresiasi desa wisata yang akan dibangun karena keadaan tempat yang cukup alami, indah serta menawan yang berada di Gunung Pegat tersebut. “Cukup kagum dan salut terhadap pembangunan tempat wisata yang cocok dipilih sebagai tempat perkemahan. Dengan pandangan yang cukup indah, maka masyarakat dapat melihat kealamian dari tempat tersebut,” ungkapnya. Ia menambahkan di tempat ini semua pengunjung dapat melihat pemandangan matahari terbit maupun terbenam. Dan mereka tanpa perlu pergi jauh hingga ke Bali untuk dapat menikmati matahari. “Nanti kalau mengkampanyekan tempat ini cukup mudah. Mau lihat matahari terbit dan terbenam, silahkan datang ke Desa Sumuragung,” canda Abdul Halim
Abdul Halim Iskandar dan Wabup Budi Irawanto menanam pohon. FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
dalam sambutannya. Diketahui, bantuan Rp 1 miliar untuk membangun tempat wisata tersebut, yaitu Rp 500 juta dari Kementerian Desa PDTT RI dan Rp500 juta dari Fauzan Fuadi, anggota DPRD Jawa Timur. Pria yang akrab disapa Gus Menteri juga menambahkan desa memiliki tanggung jawab yang besar dalam pemulihan ekonomi nasional. “Satu-satunya kunci pemulihan ekonomi nasional di desa adalah BUMDes. Unit usaha BUMDes yang paling favorit ialah desa wisata,” tegasnya. Wakil Bupati Budi Irawanto menyampaikan Pemkab Bojonegoro terus mendorong pembangunan desa sebagai bagian pembangunan berkelanjutan. Salah satunya dengan cara mendorong pengembangan desa wisata sebagai wujud kemandirian desa. Pemkab Bojonegoro juga menyambut baik dan berkomitmen mendukung sepenuhnya pemba-
ngunan Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno. Di desa ini Tebing Gupit dibangun sebagai sebuah rintisan desa wisata. Selain memiliki potensi keindahan alam, nilai budaya, nilai religi, keunikan dan kisah sejarah masa lalu. “Masyarakat Desa Sumuragung juga masih memerlukan stimulan untuk mempercepat dan mendorong pengembangan desa wisata, untuk mendukung terwujudnya kemandirian desa,” ungkap Wabup Budi Irawanto. Wabup Budi Irawanto menambahkan, dalam pembangunan desa, SDGs desa dapat dioperasionalkan melalui berbagai program dan kegiatan. Di antaranya peningkatan infrastruktur dasar dan pengembangan desa wisata, memberikan pendampingan pembangunan desa hingga membuka jalan kerja sama dan kemitraan masyarakat desa. “Sebagai sebuah rintisan desa wisata, selain memiliki potensi keindahan alam, nilai budaya, nilai
3 Pesan Khusus Menparekraf untuk Gresik Baru Gresik, Memorandum Momen 99 hari kerja Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah telah berlalu. Kini, saatnya melanjutkan realisasi program-program kerja yang sudah dijanjikan. Di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Gresik Baru mendapat titipan tiga pesan khusus dari Menparekraf RI Sandiaga Uno. Di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif belum bangkit secara optimal. Perlu pendampingan dari pemerintah kepada pelaku usaha termasuk pengelola destinasi wisata. Harapannya bisa adaptif dan lebih berkembang. “Covid-19 memaksa kita
untuk meningkatkan keterampilan, upskilling dan reskilling. Saya titip pak bupati untuk teman-teman pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata bisa menaikkan kelas mereka,” ujar Sandiaga Uno saat momen 99 hari kerja Bupati-Wakil Bupati Gresik, Jumat (4/6) kemarin. Selanjutnya fokus terkait wisata nusantara. Gresik dinilai memiliki produk-produk ekonomi kreatif yang sangat kaya, misalnya Nasi Krawu. Selain itu, terdapat banyak wisata kebudayaan yang berada di Kota Pudak. Mulai dari wisata religi, situs dan terbaru heritage Kota Bandar Grisse. “Yang ketiga, kita akan melangsungkan program hibah pariwisata, program pemulihan
ekonomi nasional, program bantuan insentif pemerintah, program bangga buatan Indonesia dan bangga berwisata di Indonesia. Saya mohon dikawal,” pinta mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu. Dalam program-program tersebut, pihaknya mengelontorkan dana Rp 5 triliun. Oleh karenanya, harus dikawal jangan sampai tidak tepat sasaran. Sehingga pengembangan pemulihan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata dapat dirasakan masyarakat. Selain itu, pihaknya juga mengingatkan bahwa setengah perekonomian Jawa Timur ada di Surabaya Raya. Gresik masuk di dalamnya. Untuk itu pertumbuhan perekonomian
sudah seharusnya dikawal agar bisa pulih dan bisa menghada-
-
religi, keunikan dan kisah sejarah masa lalu. Tentu masyarakat masih memerlukan stimulan untuk mempercepat pembangunan desa wisata,” ujarnya. Melalui pengembangan desa wisata, nantinya dapat menciptakan lapangan kerja, mengangkat budaya keunikan, keaslian dan ciri khas desa. Serta menumbuhkan perekonomian dengan mendorong peningkatan PAD melalui BUMDes. Namun adanya keterbatasan dan kewenangan yang menyebabkan pemkab tidak selalu bisa memberikan program bagi masyarakat. Semua alokasi anggaran yang dibelanjakan harus mengedepankan akuntabilitas keuangan dan skala prioritas sebagaimana ketentuan. “Kami berharap kolaborasi dan sinergitas ini bisa terus meningkat dan berlanjut ke depan. Sehingga komitmen untuk membangun bersama secara produktif bisa terwujud,” pungkasnya. (top/har/udi)
PEN NGADILAN N NEGER RI BOJON NEGORO Jl. Hayyam Wuru uk No.131 Bojoneg goro (6211 17) Te elp - Fax : (0353) 8 881250 – 8 881412 W Website : w www.pn-b bojonegoro o.go.id Email : pnb bojonegorro@yahoo o.co.id
pi pandemic Covid-19. (and/har/udi)
PEN NGUMUM MAN PERT TAMA LELANG EK KSEKUSI Nomorr 1/Lelang g.Eks/2020/PN Bjn jo
Nom mor 19/Pd dt.G/2018 8/PN Bjn n Ata as perintah Ketua P Pengadilan Negeri Bojonego oro denga an Penetapan tangg gal 13 Pebruari 2 2020 Nom mor 1/Lela ang.Eks/2 2020/PN B Bjn. jo No omor 19/Pdt.G/20 018/PN B Bjn, Saya H. S U J A ’ I, S S.H. M.H, Paniterra Penga adilan Ne egeri Bojo onegoro, dengan perantarraan Kan ntor Pelayyanan K Kekayaan Negara d dan Lelan ng Suraba aya, akan n melaksa anakan pe enjualan u umum/ Le elang Ekssekusi yyaitu berup pa : - 1 (satu) bidang ta anah seluas 595 M M2 (lima ratus sem mbilan puluh lima meter pe ersegi) berikut bangunan dan segala sesua atu yang melekat berdiri diatasnya tercatat d dalam sertifikat hak milikk Nomor 7 702 tahun n 2005 attas nama RITA AR RIANA, te erletak di Desa Mojoranu u Kecamattan Dande er Kabupa aten Bojo onegoro; - Harga Lim mit Rp.350.000.000 0,- (tiga ra atus lima puluh juta a rupiah).. Setoran Uang Jam minan penawara an lelang minimal sebesar 20 % da ari harga limit atau u Rp.70.000.000,- (tujuh puluh juta a rupiah); P PELAKSA ANAAN LE ELANG : Ha ari Tanggal an Batas akhir penawara omain Do Tempat lelan ng
: : : : :
Selasa, 21 6 Juli 202 Pukul 13..00 Waktu u Server (sesuai W WIB) www.lelan ng.go.id Pengadila an Negerii Bojonegoro Jl. Ha ayam Wuruk Nomo or 131 Bojonego oro.
K KETERAN NGAN : N Nominal Jaminan yyang disettorkan ke Rekening g VA (virttual accou unt) haruss sama dengan no ominal ja aminan ya ang disyaratkan. Uang Jaminan haruss sudah d diterima oleh KPKN NL paling lambat 1 (satu) h hari sebelu um pelakssanaan le elang. Seg gala biaya a yang tim mbul seba agai akibat mekanissme perba ankan m menjadi be eban pese erta lelang g; P PERSYAR RATAN LE ELANG : 1. Memiliki AKUN yang telah terverifikasi pada a website www.lelang.go.id Syaratt dan kete entuan serta tata ca ara meng gikuti lelan ng dapat d dilihat pad da menu Tata Carra dan Prosed dur" dan ""Panduan Penggun naan pada a alamat w website diiatas. 2 2. Obyekk lelang dijual dalam kondissi apa ada anya dengan sega ala konsekkuensi bia aya tertun nggak atas o obyek lela ang. Pesserta lelan ng dianggap telah h mengetahui kon ndisi obyyek lelang g dan bertang ggung jaw wab atas obyek lelang yang g dibeli, kkarena itu u peserta lelang diw wajibkan untuk menge etahui/ me emeriksa o obyek yan ng akan d dilelang de engan baiik dan teliti; 3 3. Apabila a karena sesuatu h hal terjadii pembata alan lelang g terhada ap barang jaminan tersebut d diatas pihak-p pihak yan ng berkepentingan n/ pemina at lelang tidak da apat mela akukan tuntutan d dalam bentukk apapun baik pidana maupu un perdatta kepada a KPKNL Surabaya a dan Kan ntor Penga adilan Negerii Surabaya; 4 4. Ketera angan leb bih lanjut hubungi Kantor P Pengadila an Negerii Bojoneg goro, Jl. Hayam W Wuruk No.131 1 Bojoneg goro (62117); P Pemohon lelang : T Termohon lelang :
M. Sa’d dullah, S.H. Jl. Bassuki Rahm mat Gg. Ma’ruf Nom mor 52 Bojjonegoro. Rita A Ariana, S.H. dan M Marsudi, keduanya a suami istri beralamat di Desa Mojora anu RT.11 RW.03 K Kecamata an Danderr Kab. Bojonegoro. Bojone egoro, 3 Ju uni 2021. Paniterra,
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Menparekraf RI Sandiaga Uno memberikan sambutan virtual disaksikan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.
ttd H. S U J A ’ I, S.H. M.H H. NIP.19 963011319 99103100 03