Skip to main content

Memorandum Edisi 7 Desember 2019

Page 1

SABTU LEGI, 7 DESEMBER 2019

Surabaya, Memorandum Seorang janda ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Jalan Made Barat 6, Jumat (6/12). Korban, Trisni (58), ditemukan tak bernyawa oleh cucunya, Niken (17).  Bersambung ke halaman 7 

NIKEN Cucu Trisni

Tubuh korban tergeletak di depan kamar, kondisinya bersimbah darah.

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Janda Made Tewas Bersimbah Darah Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan didampingi Dirreskrimsus Kombespol Gidion Arif Setyawan, Kabid Humas Kombespol Frans Barung Mangera menunjukkan barang bukti. FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

P ER S WAN DE

SERTIFIKA T

HARGA Rp 3.500,-

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com .com

Sita Uang Rp 2,6 M dari Rekening Pelaku Polda JaƟm Ungkap Kasus Spamming

Petugas mengolah TKP di rumah Trisni.

Surabaya, Memorandum Usai menetapkan tersangka kepada 18 orang komplotan Spamming yang dipimpin Hendra

Kurniawan, polisi langsung melakukan penyelidikan. Terutama soal aliran dana yang diperoleh  Bersambung ke halaman 7 

BEGAL SADIS SATELIT SELATAN DITEMBAK MATI, SATU DILUMPUHKAN

MATA HATI Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi

Jawa Timur Provinsi 810

MELAWAN, KORBAN DIPARANG Surabaya, Memorandum Aksi penjahat jalanan yang semakin sadis menyebabkan polisi geram. Anggota Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya menembak mati Muhammad Hartono (31), dan melumpuhkan Noval Rinaldy (22).

D

elapan satu kosong (810). Itulah kode sandi polisi untuk tembak mati terhadap penjahat. Penjahat apa pun. Penjahat kriminal konvensional seperti curat (pencurian dengan pemberatan), curas (pencurian dengan kekerasan), maupun curanmor (pencurian kendaraan bermotor) layak mendapatkan hadiah itu. Terlebih penjahat narkoba yang notabene selalu dianggap sebagai perusak dan pembunuh anak bangsa.  Bersambung ke halaman 7 

 Bersambung ke halaman 7 

Dibacok Berkali-kali

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

NIAT baik Slamet Effendi (21), mengantarkan dua pelaku (Hartono dan Noval) yang berpura-pura tanya alamat berakhir petaka. Gegara sabetan parang yang dilakukan Hartono, korban terancam kehilangan pergelangan kaki dan tangannya. Ditemui terbaring di RSU Dr Soetomo, Slamet menceritakan  Bersambung ke hal 7 

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho didampingi Kasatreskrim AKBP Sudamiran menginterogasi Noval.

Kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak mati Hartono, dan melumpuhkan betis Noval. Kedua tersangka berupaya membahayakan keselamatan petugas saat melakukan penangkapan. KOMBESPOL SANDI NUGROHO Kapolrestabes Surabaya

ASN DINAS ESDM JATIM DIVONIS 16 BULAN

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Lebih Ringan dari Tuntutan

Ali Hendro Santoso berkonsultasi dengan penasihat hukumnya.

Gugat Cerai Suami

P

ernikahan dan perceraian selalu menjadi bumbu dalam kehidupan kita. Dua masalah itu sangat bertolak belakang bagi yang mengalami. Terbaru, jalinan rumah tangga Jenita Janet dengan suaminya, Alif Hedi Nurmaulid mengalami keretakan.  Bersambung ke halaman 7 

+ Meng, warga Karangan Surabaya happy setelah pemilihan Ketua RW 01 diulang. -

Andai ini terjadi di Pilpres 2019, hmmm…

Si Mameng (Halusinasi)

Surabaya, Memorandum Kasus pungli di lingkungan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim kembali disidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya. Ali Hendro Santoso, mantan bendahara pengeluaran bidang evaluasi dan pelaporan bidang pertambangan divonis 1 tahun 4 bulan penjara, Jumat (6/12). Selain hukuman badan, aparatur sipil negara (ASN) ini juga didenda Rp 50 juta subsidair satu bulan kurungan.  Bersambung ke halaman 7 

Kapolres Silaturahmi ke Kediaman Habib Luthfi Surabaya, Memorandum Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto dan pejabat utama (PJU), serta kapolsek jajaran bersilaturahmi di kediaman Habib Muhammad Luthfi di Jalan Dr Wahidin, Pekalongan,  Bersambung ke halaman 7 

KRONOLOGI KEJADIAN

2 FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Jenita Janet

Barang bukti parang yang digunakan Hartono.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto dan PJU berfoto bersama Habib Muhammad Luthfi di kediamannya.

Keduanya diketahui berada di rumahnya di Jalan Balongsari Madya. Ternyata mereka mempersiapkan diri, jika sewaktu-waktu ditangkap.

1 Setelah melakukan penyelidikan, petugas akhirnya mengetahui persembunyian Hartono dan Noval, yang dikenal sebagai begal sadis.

3 Polisi akhirnya menembak mati Hartono, dan melumpuhkan kaki Noval. Dua begal sadis ini dijebol peluru karena melakukan perlawanan.

ANGGOTA DEWAN YANG TERPANAH ASMARA KEPONAKAN ISTRI Έ2Ή

Pelayanan Plus-Plus pun Terjadi. Cukup Lama, Panas, dan Brutal “Sori. Kesuwen yo? Ada sesuatu yang gawat,” kata Joe seturun dari lantai kamar pijat. Wajahnya tampak segar tapi sedikit tegang. Gerakannya kaku seperti ada yang menghantui hatinya. Yuli Setyo Budi, Surabaya

“Apanya yang gawat Joe?’ “Dia keponakan Susi. Aku baru tahu setelah semuanya terjadi.” Susi adalah istri Joe. “Santai dulu Joe. Ceritakan pelan-pelan. Tidak usah terburu-buru.” “Kita cari tempat saja di luar. Jangan di sini. Aku tidak bisa berpikir.” Di sebuah rumah makan kawasan

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078

Mayjen Sungkono, Joe mulai membuka kata. “Dia keponakan Susi,” jata Joe menerawang jauh, “Namanya (sebut saja, red) Lia. Anak pakdenya.” Joe terdiam lama. Tampaknya dia tidak tahu harus bagaimana meneruskan ceritanya. Memorandum membiarkan pria asal Bojonegoro tersebut menemukan kata-katanya sendiri.  Bersambung ke halaman 7 


SIDOARJO

SABTU LEGI, 7 DESEMBER 2019 HALAMAN 2

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

FOTO: MEMORANDUM/JOK

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: H Darianto, H Hariono, HM Shoumu, Waras Subarkah. PEMASARAN/IKLAN: Jim Darwin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com KEPAL

Bupati Saiful Ilah, Kombespol Zain Dwi Nugroho, dan pejabat lain foto bersama setelah peresmian 18 tempat ujian praktik di kecamatan se-Sidoarjo. FOTO: MEMORANDUM/DAR

Sidoarjo Punya 18 Tempat Berlatih Ujian Praktik SIM

M Nizar SH (ketua BK), H Usman MKes (ketua DPRD), dan Bambang Riyoko (Wakil Ketua I dari FPDIP).

Ketua DPRD:

Tugas Dewan Tidak Kunker Saja

Cara Polresta Tekan Angka Kecelakaan

Yakni, menghadirkan lokasi praktik uji SIM Kecamatan, bagi masyarakat yang akan mengurus SIM di Satpas Satlantas Polresta Sidoarjo. Pelatihan dan pembinaan uji praktik SIM itu disediakan di 18 kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo. Dengan diluncurkannya lokasi praktik SIM di kecamatan, dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan kemudahan, kedekatan tempat pelatihan, dan pembinaan uji praktek SIM. “Terpenting, adalah dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas, sebab sudah banyak masyarakat yang paham tata tertib lalu lintas melalui pengurusan SIM,” jelas Kombespol Zain Dwi Nugroho, saat meluncurkan lokasi praktik SIM Kecamatan di Balai Desa Larangan, Candi, Sidoarjo, Jumat (6/12) pagi.

Dengan tersebarnya lokasi praktek SIM Kecamatan di Kabupaten Sidoarjo ini, diharapkan masyarakat atau pemohon SIM saat melakukan uji praktik SIM di Satpas Satlantas Polresta Sidoarjo, tanpa ada kendala dan waktunya lebih cepat. Karena sebelumnya pemohon sudah mendapatkan pelatihan dan pembinaan uji praktik. Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) Hidayatulloh menyambut positif dengan terobosan yang dilakukan Polresta Sidoarjo. Dia mengapresiasi segala inovasi tiada henti yang dilakukan, dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat. “Dari pihak Umsida juga siap bersama Polresta Sidoarjo untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat, seperti halnya dengan

FOTO: MEMORANDUM/JOK

Sidoarjo, Memorandum Menjawab keluhan masyarakat akan sulitnya pengurusan surat izin mengemudi (SIM) dan jauhnya lokasi praktik SIM di wilayah Kota Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho, membuat terobosan baru.

Kapolresta Kombespol Zain Dwi Nugroho menggunting pita menandai peresmian tempat ujian praktik SIM di Balai Desa Larangan, Kecamatan Candi.

terobosan dalam kemudahan pengurusan SIM oleh Polresta Sidoarjo,” ujar Rektor Umsida Hidayatulloh usai melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama Kapolresta Sidoarjo tentang pengembangan teknologi Smart DrivingTest Polresta Sidoarjo di Balai Desa Larangan, Candi, Sidoarjo, Jumat (6/12).

Sidoarjo. Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan lokasi praktek SIM di Balai Desa Larangan, Candi, Sidoarjo, dapat datang ke lokasi tersebut setiap hari Sabtu pukul 3 sampai dengan 6 sore. Dan pembinaan serta pelatihan praktek SIM dengan bimbingan petugas Polsek setempat. (har/jok/pi)

Aneh, Ada Dua Proyek Landscape di SCC Sidoarjo, Memorandum Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sidoarjo menurunkan sekaligus dua paket pekerjaan lanjutan. Yaitu pembangunan gedung Sidoarjo Community Center (SCC) yang saat ini sebagai Mal Pelayanan Publik (MPP), dan kedua adalah pembangunan sapras MPP, landscape SCC lanjutan dan pembangunan sapras SCC lanjutan. PT Jaya Semanggi Enjiniring - PT Lansekap Karya Abadi, KSO (kerja sama) pemenang lelang pembangunan sapras MPP dan landscape SCC lanjutan. PT Cipta Aneka Solusi - PT Suramadu Nusantara - PT Defani Energi Indonesia, KSO pemenang lelang pembangunan sapras MPP dan landscape SCC lanjutan. Rancunya dua paket yang dilelang tersebut secara bersamaan dirasakan sangat janggal karena dilaksanakan pada lokasi proyek yang sama. Investigasi di lapangan ditemukan tidak ada batasan antara pekerjaan PT Jaya Semanggi Enjiniring (leadfirm ) dan PT Cipta

Aneka Solusi (leadfirm). Karena kedua proyek tersebut pekerjaan utamanya lanscape. Diduga tanah urukan agregat tidak sesuai yang dipersyaratkan. Hal tersebut ditanyakan kepada salah seorang pengawas lapangan yang tidak mau disebutkan namanya. ”Proyek ini milik kontraktor berinisial G dan urukannya saya tidak tahu?” kata pengawas lapangan proyek. Saat dikonfimasi terkait temuan tersebut kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan dan Rehabilitas Gedung Kantor Lintas SKPD, Yanuar Santosa mengatakan, pihaknya akan melakukan kroscek ke lapangan terkait temuan tersebut. “Kedua proyek tersebut didampingi oleh TP4D. Kalau bapak hendak investigasi minta izin kepada TP4D Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo. Sebab investigasi sama dengan audit, kalau wartawan maupun LSM investigasi ke proyek tersebut berarti sama dengan mengaudit,” tambah Yanuar sapaan akrabnya. Terkait pernyataan Yanuar

Dua proyek landscape SSC di lokasi yang sama.

Santosa tersebut dibantah oleh KetuaTP4D Kejari Sidoarjo, Idham Kholid. Pria yang menjabat Kasi Intel Kejari Sidoarjo itu menjelaskan, masalah izin untuk para wartawan maupun LSM itu bukan

FOTO: MEMORANDUM/JOK

Polisi Sahabat Anak Sidoarjo, Memorandum Siswa-siswi TK Kemala Bhayangkari 99 Wage, Taman, Sidoarjo, Kamis (5/12) pagi, tampak terkejut dengan kehadiran Kapolresta Sidoarjo beserta Ketua Bhayangkari Cabang Kota Sidoarjo. Kedatangan Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kota Sidoarjo Ny Wanda Zain, diikuti Kasatlantas Polresta Sidoarjo AKP Eko Iskandar dan Kapolsek Taman AKP Himawan Setiawan. Kunjungan itu dalam rangka untuk mengecek sarana prasarana serta fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar di TK tersebut. “Selain itu, kesempatan ini kami bermaksud berikan motivasi kepada siswa-siswi di TK, serta berkomunikasi dengan para guru di sini,” ujar Kapolresta Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah yang hadir dalam acara launching praktek SIM di Balai Desa Larangan mengatakan, pelayanan SIM di Polresta Sidoarjo jauh semakin baik dan memuaskan masyarakat. Seperti telah tersedianya lokasi latihan praktik SIM di Balai Desa Larangan dan di kecamatan-kecamatan lainnya di Kabupaten

FOTO: MEMORANDUM/JIM

Sidoarjo, Memorandum Lain pimpinan, lain pula kebijakan. Itulah alasan Ketua DPRD Sidoarjo H Usman mengklarifikasi gesekan di tubuh wakil rakyat Sidoarjo, terkait surat perintah tugas (SPT) kunjungan kerja (kunker) yang tidak diberikan kepada komisi D ke Jember dan komisi B ke Bandung. Usman menjelaskan tugas dan kewajiban sebagai anggota dewan dikembalikan kepada fungsi kedewanan. Yakni, fungsi dewan membahas anggaran dan melakukan pengawasan (kontrol). “Jadi tugas anggota dewan tidak hanya kunker saja. Kalau pun akan kunker, anggota dewan akan dievaluasi apakah dia sudah memenuhi kewajibannya. Jangan haknya saja yang dituntut. Tapi kewajibannya tidak dilaksanakan,” jelas H Usman. H Usman menagaskan, jangan seperti era dewan sebelumnya. Ada anggota dewan yang tidak masuk kerja sama sekali, tapi diberi hak yang sama untuk kunker. “Kali ini beda. Fungsi dewan saya kembalikan untuk mengurusi pengaduan dari masyarakat. Misalkan komisi A mengenai permasalahan tanah, komisi D mengenai kesejahteraan buruh dan pendidikan. Hal inilah yang saya kembalikan dewan ke fungsinya,” ujar dia. Untuk menentukan persetujuan pemberian SPT kunker, itu merupakan hak sepenuhnya ketua DPRD. “Kolektif kolegial pimpinan itu artinya, bila mana masih ada ketua, maka tidak diwakilkan. Kalau pun ketua berhalangan, maka ketua akan memberikan delegasi kepada wakil ketua I dan seterusnya,” beber Usman. Mengenai rapat banmus (badan musyawarah) yang beranggotakan 25 orang, yang digelar Wakil Ketua II Kayan dan Wakil Ketua III Emir Firdaus, menurut H Usman tidak legal. Karena dewan adalah lembaga resmi. Setiap rapat harus ada surat resmi yang ditandatangani atau didelegasikan ketua dewan, bila mana ketua dewan berhalangan hadir. “Masak rapat banmus undangannya pakai WA (Wahtsapp). Kayak rapat di warung kopi saja,” tegasnya. Usman pun menampik jika saat rapat banmus yang dipimpinnya selalu menyisipkan rapat bahas pembangunan Rumah Sakit Sidoarjo Barat dengan skema KPBU. Bahkan Usman tidak pernah melakukan lobi-lobi agar anggota dewan dari fraksi lain untuk mendukung KPBU. Justru, kata Usman, dirinya ingin para anggota dewan dari fraksi lain untuk menolak pembangunan rumah sakit Sidoarjo Barat dengan KPBU. Sebab kata Usman, hal itu supaya jelas, apakah pembangunan Rumah Sakit Sidoarjo Barat disetujui atau ditolak. “Disetujui atau ditolak, itu harus dijadwalkan oleh banmus untuk diparipurnakan,” tegas politisi PKB asal Sedati ini. Sementara itu Ketua Badan Kehormatan (BK) M Nizar mengatakan pihaknya belum bisa memutuskan kemelut terkait tugas dan fungsi pimpinan dewan kolektif kolegial. Karena ada dua tafsir berbeda. dia tidak berani memutuskan karena menyangkut pimpinan dewan. Nizar tidak ingin menyakiti hati pimpinan yang tak lain rekan sejawatnya sendiri. Dia berjanji akan membawa perkara ini ke Pemprov Jatim. “Biar Pemprov Jatim yang memberikan keputusan, baru kami sampaikan,”jelas politikus Partai Golkar asal Kraton, Krian ini. Pernyataan mengejutkan disampaikan wakil ketua I dari PDIP, Bambang Riyoko. Dalam menyelesaikan internal dewan ini, ia mengaku berada di tengah-tengah. Ia tidak ingin dicap sebagai pimpinan dewan dari PKB-Perjuangan. “Yang jelas, persoalan ini merupakan manuver PKB. Dan mempunyai kepentingan-kepentingan politik. Padahal, disini lembag dewan adalah berbagai partai politik seharusnya berhak untuk berpolitik berdasarkan kepentingan kepentingannya,”tegas Bambang Riyoko. (dar/jok/udi/pi)

Masyarakat bisa berlatih ujian praktik mengendarai motor sebelum mengurus SIM.

Kapolresta dan ibu-ibu Bhayangkari Sidoarjo mengunjungi TK Kemala Bhayangkari 99 Wage, Taman.

Dalam kesempatan ini pula, para pelajar TK dikenalkan de-

ngan edukasi tertib lalu lintas, dan pembuatan taman tertib lalu lintas.

Serta mendekatkan Polri sebagai sahabat anak. (jok/pi)

wewenangnya. “Itu bukan wewenang kami. Dan izin tersebut merupakan hak-nya OPD. Jangan karena didampingi oleh TP4D mereka seolah-olah kebal hukum.

Dan apabila ada laporan dan ada temuan kerugian keuangan negara, kami tetap akan memproses secara hukum,”tegas Idham Kholid. (jim/dar/jok/udi/pi)


PEMKAB JEMBER Lantik 13 Kades, Bupati Faida Ajak Sinergi Sejahterakan Rakyat

SABTU LEGI, 7 DESEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 3

Bupati Jember dr Faida MMR melantik 13 dari 161 kepala desa terpilih dalam pilkades serentak pada September 2019 lalu. Upacara pelantikan berlangsung di pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (5/12).

Bupati Jember dr Faida MMR

“Tu untas “Tuntas h 161 sudah kepala desa d telah dilantik. Alham mduAlhamdulillah ber rjalan berjalan tertib, am man, aman, dan damaii berkat sinergita sinergitass dari semua pihak pihak,, termasuk panitia a, tim panitia, pengamanan Po olres, Polres, Kodim, dan Poll PP,” ungkap Bupati Fa aida. Faida. Dalam kesemp patan kesempatan itu Faida mengu ucapmengucapkan terima kasih ke epada kepada masyarakat yang telah berpartisipasi penuh h dan dengan baik men yelemenyelesaikan Pilkades 2 2019. Partisipasi yang bai ik itu baik menunjukkan masya arakat masyarakat Jember semakin de ewasa dewasa dalam berdemokrasi. “Sejatinya kepala a desa yang terpilih ini adalah h yang terbaik yang diizinkan n Allah SWT,” imbuh dia. Kepala desa yang baru p erlu didukung agar d dapat perlu b ekerja sebaik-baiknya a unbekerja tu u k kesejahteraan sel luruh tuk seluruh

Bupati Faida menyerahkan surat penetapan kepada kepala desa setelah pelantikan.

masy masyarakat. Selain itu, Bupati Faida berp berpesan kepada keluarga dan tim suks sukses agar tidak membebani kades baru dengan hal-hal yang membuat kade kades tidak bisa bersikap adil. “Jangan beri tekanan, jauhkan dari pungli dan koru korupsi,” tegas dia.

Faida juga menegaskan, enam tahun jabatan kepala desa merupakan kesempatan untuk mengabdi di jalan yang lurus demi kesejahteraan masyarakat. “Jagalah persatuan. Pilkades sudah usai. Izinkan kepala desa yang telah dilantik ini berjuang untuk seluruh masyarakat

desa tanpa terkecuali,” pesan dia. Selain itu, kades diharapkan dapat menjalankan sinergi dengan pemerintah kabupaten dan pusat. “Karena sejatinya tugas kita sama, menyejahterakan masyarakat Indonesia mulai dari desa,” pungkas Faida. (edy/lis/*)

Tim Pansel Serahkan 21 Nama Calon Kadis kepada Faida administrasi 42 orang. “Tahapan seleksi mengerucut 5 terbaik dari masing-masing lembaga yang akan diisi. Kita saring dengan seleksi kompetensi manajerial dan teknis sosiokultural. Untuk diakumulasi nilainya dari nilai yang tertinggi peringkat 1, 2, dan 3 itulah yang kita sampaikan kepada bupati,” kata Ketua Pansel Tohid Jatmiko. Tujuh dinas itu adalah dinas PU bina marga dan sumber daya air, dinas tanaman pangan dan perkebunan, dinas infokom, dispora, dan dinas perindustrian perdagangan, maupun BPKAD. Bupati Faida menuturkan, ketiga calon yang terpilih tersebut semuanya berkompeten dan layak menempati di tujuh lembaga yang kosong.

“Soal nilai memang berbeda, tapi saya diberikan hak prerogratif untuk memilih salah satu dari tiga nama yang disodorkan untuk dipilih satu untuk menempati. Setelah mau setia dan berkomitmen, menjalankan visi misi janji kerja bupati dan wakil bupati,” ujar Faida kepada Memorandum. Sebelum dan proses pelantikan harus ada persetujuan dari KASN untuk mendapatkan persetujuan. Namun, bupati justru mengharapkan pelantikan dilakukan secepat mungkin. “Dalam waktu dekat akan saya lakukan wawancara dan putuskan siapa yang terpilih. Untuk segera ditindak lanjuti dalam bentuk proses administratif,” pungkas dia. (edy/lis/*)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/MEDY WINARKO

TIM panitia seleksi (pansel) menyerahkan 21 nama kepada Bupati Faida, Kamis (5/12). Nama-nama tersebut hasil tahapan seleksi tujuh lembaga di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember yang dilakukan tim pansel. Tim Pansel yang terdiri dari Ketua Tohid Jatmiko, Kepala Badan Kepegawaian Negara Regional Jawa Timur; Sekretaris Dr Bayu Dwi Anggono, Pusat Pengkajian Pancasila dan Konstitusi Akuntansi Universitas Jember; C Madril, Pusat Kajian Antikorupsi Universitas Gadjah Mada Jogjakarta; dr Yani Yanuar, Fakultas Pertanian Universitas Jember; dr Entin, Dekan Fakultas Teknik Universitas Jember, memilih 21 calon terbaik dari 52 pendaftar dan yang lolos

Ketua tim pansel Tohid Jatmiko didampingi Dr Bayu Dwi Anggono dan C Madril serta dr Yani Yanuar menyerahkan hasil seleksi.

Bupati Jember foto bersama forkopimda usai penyerahan DIPA 2020 dan penandatanganan pakta integritas.

Bupati Serahkan DIPA 2020 untuk 67 Satuan Kerja

BUPATI Jember dr Faida MMR menyerahkan 67 Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2020 kepada sejumlah satuan kerja di dua kabupaten, yakni Jember dan Lumajang, di Ruang Tamyaloka Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis (5/12). Dalam penjelasan bupati disebutkan, DIPA yang diserahkan senilai Rp 2,1 triliun. Ini terdiri dari 45 DIPA senilai Rp 1,7 triliun untuk Kabupaten Jember dan 22 DIPA senilai Rp 363 miliar untuk Kabupaten Lumajang. Selain penyerahan DIPA, kuasa pengguna anggaran (KPA) di dua kabupaten menandatangani pakta integritas pelaksanaan APBD 2020. Penandatangan tersebut dilakukan bersama pejabat Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kabupaten Jember. Pakta integritas dibuat untuk menjaga agar DIPA dipakai dengan baik untuk kemanfaatan dan kesejahteraan masyarakat. “Tidak untuk kepentingan pribadi ataupun lainnya,” tutur Bupati Faida. Sesuai keinginan Presiden Jokowi, lanjut Faida, proses-proses pelelangan diawalkan. Sementara di akhir tahun ini untuk DIPA 2020 sehingga sejak awal tahun kegiatan pembangunan sudah bisa berjalan dengan lancar dan penyerapan anggaran bisa lebih awal. Faida mengatakan, pesan presiden itu disampaikan kepada 67 satuan kerja penerima DIPA, karena menjadi amanat untuk menjalankan pembangunan. “Bahwa kita harus bergerak

Faida menyerahkan secara simbolis DIPA 2020 kepada Danbrigif 9/Kostrad Kolonel Andreas Nanang.

bersama-sama. Kita awalkan persiapannya di 2020, sehingga awal 2020 kegiatan sudah bergerak bersama-sama pula,” jelas dia. Dari nilai anggaran Rp 1,7 triliun di Kabupaten Jember, bupati menjelaskan untuk dana desa sebesar Rp 400 miliar lebih. “Karena dana desa setiap tahun memang meningkat, dana di

Kabupaten Jember juga meningkat. Kita harus mengawal bersama-sama, karena mengelola anggaran besar tentu ada risiko besar,” ucap dia. Meski demikian, dengan semangat integritas tegak lurus satuan kerja, DIPA akan tersalur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (edy/jun/lis/*)


AREMA

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

SABTU LEGI, 7 DESEMBER 2019 HALAMAN 4

KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

Opsgab, BP2D Pasang Tapping Box Malang, Memorandum Empat lokasi yang menjadi sasaran pemasangan tapping box (TP) oleh badan pelayanan pajak daerah (BP2D) diharapkan dapat meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah) Kota Malang. Empat lokasi itu di antaranya Guest House Kertanegara, Hotel Amaris, Rumah Makan Kertanegara, dan Warung Subuh. TP berfungsi monitoring transaksi usaha online yang dipasang di mesin kasir. Sehingga setiap transaksi di tempat usaha bisa terhitung. Pemasangan alat tersebut, bersamaan dengan operasi gabungan sadar pajak oleh BP2D,

Kamis (5/12). “Kami pasang alat, di bawah tempat kasir. Proses transaksi akan bisa tersambung langsung ke server kami,” terang Dwi Cahyo TY, Kabid Pemeriksaan dan Penagihan BP2D Kota Malang kemarin (6/12).

Pemasangan TP terkait rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat sosialisasi program pajak online di Kota Malang. Sekitar 250 TP akan dipasang di empat jenis pajak seperti restoran, hotel, parkir, dan tempat hiburan. Pemasangan TP bekerja sama dengan Bank Jatim untuk meningkatkan potensi pajak daerah. Operasi sadar pajak, gabungan dari TNI/Polri, kejaksaan juga menyasar ke PBB, reklame, dan kos-kosan. Terkait PBB untuk rumah maupun tanah kosong, diberi

Anggota Bawaslu Ngawi Dipecat Ngawi, Memorandum Komisioner Bawaslu Kabupaten Ngawi, Budi Sunariyanto, dipecat karena terbukti melakukan pelecehan seksual terhadap seorang staf Bawaslu. Sanksi tersebut dibacakan dalam sidang pembacaan putusan perkara Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) di Ruang Sidang DKPP, Jakarta, pada Rabu (4/12) kemarin. Pengadu atau korban, telah menyampaikan pengaduan tertulis kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dengan nomor pengaduan 285/P/L-DKPP/ VIII/2019, yang diregistrasi dengan Perkara Nomor 257-PKE-DKPP/ VIII/2019, yang disampaikan secara lisan dalam sidang pemeriksaan

tertutup DKPP. Ketua Bawaslu Ngawi Abjudin Widiyas Nursanto, ketika dikonfirmasi, Jumat (6/12) melalui sambungan telepon, membenarkan bahwa ada seorang anggota komisioner Bawaslu Kabupaten Ngawi yang dipecat karena melakukan tindak asusila terhadap rekan kerjanya. “Ya memang betul seperti itu. Sesuai dengan putusannya, bisa dilihat di website DKPP, sidangnya tanggal 4 Desember, kemarin,” kata Abjudin seperti dikutip surya.co.id. Dalam sidang tersebut, DKPP berpendapat bahwa tindakan yang dilakukan Budi adalah tindakan yang menggunakan relasi kuasa yang bertentangan dengan etika.

“Yang jelas terkait melanggar kode etika dalam profesionalisme pekerjaan. Sehingga korban yang mengaku risih melaporkan perbuatan yang bersangkutan,” kata Abjudin. Abjudin mengatakan, DKPP menilai tindakan teradu telah merusak kredibilitas atau nama baik lembaga pengawas pemilu. Perbuatan teradu dapat menghancurkan integritas penyelenggara pemilu di mata publik. Mengenai pengganti kekosongan jabatan, pihaknya masih menunggu arahan dari Bawaslu Jatim. Dia memastikan pekerjaan di Bawaslu Ngawi tetap dapat berjalan seperti biasanya. “Masih tetap berjalan seperti biasanya, karena ini tahapan Pilkada Ngawi sudah mulai berjalan,” kata dia. (*/pi)

Jaga Kenyamanan Industri Jatim, Kadin Gelar Musprov Surabaya, Memorandum Wakil Ketua Umum Bidang UMKM Kadin Jatim M Rizal, mendorong peningkatan sumber daya manusia (SDM) untuk memenuhi kebutuhan industri di Jawa Timur. Peningkatan SDM ini menjadi salah satu agenda yang akan dibahas dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Jatim pada 18 - 20 Desember mendatang. “Naiknya UMK harusnya diikuti dengan peningkatan sumber daya manusia, sehingga potensial mendukung industrialisasi,” terang M Rizal. Lanjut M Rizal, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur akan merumuskan kebijakan tersebut agar pengusaha memiliki peluang, dan karyawan tetap bisa melanjutkan bekerja. Terkait banyaknya pengusaha berpindah wilayah, karena naikknya UMK tidak menjadi solusi bagi kelanjutan perusahaan. “Itu bukan solusi. Jawabannya adalah peningkatan SDM untuk mengimbangi kenaikan UMK,” tandas M Rizal, Jumat (6/12). Selain itu, Kadin juga mendorong pemerintah

M Rizal (tengah) memberikan penjelasan.

tetap memberikan kesempatan pada peluang swasta dalam menggarap proyek strategis. Karena mereka juga mendukung pemerintah menggerakkan roda perekonomian secara adil dan merata. “Dalam musyawarah itu, rencananya akan hadir Menteri BUMN Erick Thohir, sehingga kami punya kesempatan untuk menyampaikan usulan dan apa yang diinginkan pengusaha swasta,” jelas dia. Dia menjelaskan Presiden Joko Widodo sebelumnya telah memberikan pernyataan bahwa ke depan peluang swasta dari pada BUMN akan menjadi prioritas.

“Tentu statement ini menjadi harapan besar bagi swasta untuk bisa bersinergi dengan pemerintah/ BUMN. Kalau swasta mampu, maka BUMN tidak akan turun dan spiritnya sebagai triger yang seharusnya bisa menggarap proyek luar negeri untuk mendatangkan devisa,” kata dia. Rizal mengatakan selama ini, kue proyek di Indonesia kerap digarap dan dikuasai sendiri oleh BUMN beserta anak usaha dan cucu, bahkan cicit. Semua BUMN melakukan diversifikasi usaha sehingga swasta kesulitan bergerak, dan peluangnya semakin sempit. “Banyak swasta yang

Usir Wasir Tanpa Alat Bedah penyuluhan dini tentang kanker di klinik wasir bafar, jika alat pencernaan terganggu dapat berakibat perubahan pada kebiasaan buang air dan dapat menyebabkan wasir, jika ambien tersebut didak sembuh dan terjadi secara berulang ulang hal ini perlu diperiksakan lebih lanjut karena kemungkinan pasien menderita kanker rectum gejalahnya adalah Ɵmbulnya benjolan kecil disekitar anus yang tumbuh menjadi besar sekitar 1-2 cenƟmeter awalnya, pasien hanya mengira hanya mengindap ambien biasa karena berdarah dan buang air besar Ɵdak Dewasa ini manusia menginginkan segala hal yang serba prakƟs, Adanya perubahan pola hidup manusia, dari era bercocok tanam ke serba teknologi, tentu ikut memudahkan manusia dalam menjalankan segala akƟfitas sehari-hari. Hal ini didukung oleh tuntunan zaman yang mengharuskan manusia untuk selalu bergerak cepat untuk menjadi yang terdepan. Perubahan ini tak terkecuali menyangkut pada pilihan gaya hidup serta pola makan manusia. Manusia mulai jarang melirik makanan yang mengandung serat seperƟ buah-buahan dan sayur sayuran, dan lebih menyukai makanan instan, pola makan instan ini Ɵdak dibarengi dengan gaya hidup sehat seperƟ duduk berjam-jam didepan computer atau televise sembari mengemil. Maka, tak jarang kita mendengar penyakit-2 Ɵmbul dengan gaya hidup seperƟ ini seperƟ jantung coroner, stroke, diabetes, serta penyakit gangguan pada saluran pencernaan salah satunya adalah wasir. Penyakit ini Ɵmbul karena kurangnya jumlah serat yang masuk ke tubuh sehingga menyebabkan konsistensi Ɵnja menjadi keras dan berimbas pada kebiasan mengedan pada waktu buang air besar. Jika anda menderita wasir, ambien atau hemorrhoid secara berulang ulang dan Ɵdak kunjung sembuh, waspadailah anda mungkin menderita kanker rectum atau kanker yang terjadi di usus besar. Menurut prof. Bafar, yang ditemui disela sela

lancer. Selain itu, banyak pasien merasa malu melakukan pengecekan karena berhubungan dengan bagian bawah, pernah ada pasien telat berobat wajahnya sudah pucat dan keƟka diperiksa benjulannya sudah sebesar kembang kol, kanker ini termasuk 10 kasus kanker yang sering dilaporkan dan menduduki peringkat keƟga kanker yang menyebabkan kemaƟan. www.bafar-sby.com Keterangan lebih lanjut silakan anda hubungi klinik Pengobatan wasir Bafar 031-3533 687/ 3533786 via sms 081330040905 Kami buka prakƟs seƟap hari kerja Senin s/d sabtu dari jam 09.00 – 17.00 Minggu dan hari besar libur jam 09.00 – 12.00

mampu, tapi ada hal yang tidak pas karena akhirnya anak usaha atau cucu usaha BUMN ini menjadi kompetitor bagi swasta yang kecil, bahkan untuk proyek yang hanya di bawah Rp 500 miliar, proyek itu sudah disubkan ke anak usaha,” jelas dia. Menurut Rizal, BUMN sudah saatnya go internasional alias menggarap proyek-proyek luar negeri untuk turut mendatangkan devisa negara, dan menyerahkan peluang usaha bagi swasta di dalam negeri. Atau mungkin BUMN bermain di daerah-daerah yang memang swasta belum mampu menggarapnya. (day/lis)

tanda peringatan. Hal itu dimaksudkan sebagai sarana komunikasi dengan pemilik rumah atau tanah. “Ditanda itu sudah ada nomor telpon kami yang bisa dihubungi. Jadi kalau pemilik datang, bisa menghubungi kami. Untuk PBB, hari ini ada 4 lokasi. Tempat kos 5 lokasi, 1 lokasi ke guest house. Termasuk pemasangan stiker untuk edukasi,” pungkasnya. (cr-3/ari/epe) Pelaksanaan operasi gabungan yang digelar BP2D Kota Malang.


TULUNGAGUNG

SABTU LEGI, 7 DESEMBER 2019 HALAMAN 5

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Banyak Sapi Mati, Lakukan Uji Laboratorium Tulungagung, Memorandum Menindaklanjuti kejadian banyaknya sapi mati di Desa Nyawangan dan Picisan, Kecamatan Sendang, akhirnya muspika menggandeng UPT Laboratorium Kesehatan Hewan Malang, untuk jalan keluarnya. Tujuannya memeriksa dan mengambil beberapa contoh untuk diuji laboratorium. Seperti disampaikan oleh Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Hewan UPT Laboratorium Hewan Malang Novia. Saat ini pihaknya ingin memastikan penyebab kematian sapi ternak yang ramai diperbincangkan. “Tim laboratorium kami memeriksa dan pengujian. Kalau yang kita curigai kejadian keracunan, berarti yang diambil sisa makanan. Jika itu penyakit hewan menular strategis, maka yang kita ambil tanahnya. Kemudian pemeriksaan darah. Karena ini hewan besar kemudian ada juga sempel air. Jadi kita selalu melihat dari semua sisi kemungkinan yang terjadi,” jelas dia. Novia menambahkan, hasil uji laboraturium untuk penyakit hewan strategi butuh waktu 3 hari. Tetapi jika keracunan hanya butuh waktu 2 hari saja. Sementara Kapolsek Sendang AKP Sugiharjo SH mengatakan, selaku aparat kepolisian pihaknya bersama instansi terkait juga mendalami kejadian ini. “Kami juga mendalami kematian sapi-sapi itu disebabkan karena apa. Kalau itu ulah seseorang yang tidak bertanggung jawab, kami akan melakukan tindakan sesuai aturan hukum yang berlaku,” tutur dia. Sugiharjo mengungkapkan, saat ini pihaknya masih menyelidiki dengan berkerjasama Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, kabupaten dan Unit Reskrim Polres Tulungagung. Namun belum menemukan unsur pidananya. “Saya menghimbau kepada masyarakat, khususnya warga Desa Nyawangan dan Picisan, kalau mengamankan seseorang yang dicurigai, jangan main hakim sendiri. Laporkan saja kepada yang berwajib,” pungkasnya. ( kin/mad/tyo)

Kasi Propam Polres Tulungagung, AKP Jatmiko mengatakan, untuk anggota yang tidak bisa mengikuti tes hari ini akan dijadwalkan mengikuti test di lain hari. “Tetap akan kita lakukan tes tapi di lain hari, sesuai perintah bapak kapolres,” terang dia. Dari sekian jumlah itu, 3 di antaranya berdasarkan rapid kit menujukkan jika urine mereka positif. Kemudian setelah dilakukan pendalaman, rupanya ketiganya sedang dalam masa perawatan dan mengonsumsi obat pereda nyeri yang diberikan RS Bhayangkara. “3 orang anggota bisa menunjukkan resep dan obat

yang dikonsumsinya. Dan obat yang diberikan ini mengandung pereda nyeri sehingga terbaca positif,” jelas Jatmiko. Jatmiko menjelaskan, tes urine ini merupakan agenda rutin untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkotika di kalangan anggota Polri. Hal ini juga menjadi atensi Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia yang menginginkan anak buahnya tidak ada yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. “Yang jelas untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkotika di anggota polisi sendiri,” tegasnya. Sementara itu Kaur Urkes

Petugas mengumpulkan urine anggota.

Polres Tulungagung, Ipda Asrul Sani mengatakan rapid test yang digunakan dalam test urine kali ini memiliki be-

berapa indikator kandungan urine. Urine yang mengandung kokain, morphine, thc/ ganja, metamfetamina/sabu,

benzodiazepine atau zat yang ada pada obat seperti CTM, obat batuk, antimo, dan ampethamin akan nampak positif dalam rapid test ini. “Kalau hasilnya positif maka akan muncul satu garis. Nah ini tadi semua muncul dua garis, artinya negatif,” katanya. Menurut Sani, bagi seseorang yang rutin mengkonsumsi obat terlarang/narkotika, urinnya akan tetap terdeteksi meski terakhir mengkonsumsi dua minggu sebelum dites. Namun jika masih baru mengkonsumsi, maka baru terdeteksi setelah terakhir kali mengkonsumsi antara 3 hari sampai seminggu sebelumnya. “Nah tiga anggota yang positif tadi urinnya mengandung amphetamin, mefethamin, dan benzodiazepine. Di mana zat itu masuk dalam obat yang dikonsumsinya atas resep dokter,” pungkas Asrul Sani. (fir/mad/tyo)

Percepat Penanganan Korban Kecelakaan, Luncurkan TACS Tulungagung, Memorandum Tidak sedikit kecelakaan lalu lintas di jalan raya yang mengakibatkan korban jiwa. Sehingga, untuk menekan jumlah korban jiwa, penanganan cepat dan tepat menjadi salah satu kuncinya. Jika selama ini paradigma penanganan korban laka lantas di rumah sakit acap kali terkendala dengan penjaminan asuransi. Kini masyarakat Tulungagung tidak perlu lagi memikirkan hal tersebut. Sebab Polres Tulungagung telah bekerja sama dengan pihak Jasa Raharja dan BPJS

Kesehatan sebagai penjamin di 7 rumah sakit di Tulungagung sebagai pemberi layanan kesehatan dalam peluncuran program aplikasi Traffic Accident Claim System (TACS). Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, program ini diluncurkan untuk memberikan reaksi cepat atas kejadian kecelakaan yang bisa menimpa siapa saja. Dengan adanya TACS diharapkan keluarga korban bisa fokus menangani kebutuhan korban, memaksimalkan golden periode guna menentukan tindakan medis. Selanjutnya informasi TKP,

dan data korban, serta rumah sakit bisa membantu olah TKP, dan bisa dengan cepat menerbitkan surat jaminan ataupun penolakan dari rumah sakit. Se h i n g g a , k o r b a n k e celakaan lalu lintas akan langsung mendapatkan pelayanan kegawat daruratannya, tanpa harus memikirkan akan dijamin oleh Jasa Raharja ataupun BPJS Kesehatan. “Tentu korban dan keluarganya bisa fokus mengurus kebutuhan korban. Sedangkan administrasinya akan dipermudah oleh sistem dengan TACS ini,” terang Pandia.

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Petugas memeriksa sapi ternak milik warga.

Tulungagung, Memorandum Selepas apel pagi, ratusan anggota Polres Tulungagung mengikuti tes urine yang dilaksanakan di lapangan tenis mapolres, Jumat (6/12). Dari 200 anggota yang dijadwalkan mengikuti tes secara acak, hanya 183 personel yang hadir. Tujuh belas personel tidak hadir karena tugas luar kota.

FOTO: MEMORANDUM/FIR

FOTO: MEMORANDUM/KIN

17 Anggota Polres Tulungagung Tidak Tes Urine

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia bersama perwakilan Jasa Raharja dan RSUD dr Iskak Tulungagung berfoto usai peresmian program TACS.

Sistem yang ada dalam TACS mempererat kerjasama antara pihak kepolisian dengan Jasa Raharja maupun BPJS Kesehatan. Kemudian untuk menentukan klaim Jasa Raharja ataukah klaim BPJS Kesehatan yang akan

digunakan dalam pembiayaan korban yang sedang dirawat di rumah sakit. “Kita akan kerjasama dengan Jasa Raharja, BPJS Kesehatan dan rumah sakit sebagai pemberi layanan,” jelasnya.(fir/mad/tyo)

KEDIRI & BLITAR KEPALA BIRO: Wahyudi. REDAKSI: - HP. 081230006789. EMAIL: sampang_publik@yahoo.co.id - MARKETING DAN SIRKULASI: Rohmad Sholeh. KEPALA BIRO BLITAR: Prawoto Sadewo. WARTAWAN: Nur Rofiq, Ana Akina. KEUANGAN: Binti Khoiriyah. ADMIN IKLAN: Rosita. ADMIN KORAN : Imam Rofiq. PEMASARAN: Frenswinta Jaya, Hendra. EMAIL: memorandumppls@gmail.com. TELEPON:.081334603445. KANTOR: Jln Kota baru no.9 Kanigoro, Blitar.

Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton menunjukkan barang bukti dan para tersangka.

koba di wilayahnya. Pihaknya melakukan sosialisasi kepada para pelajar dan masyarakat akan bahaya akibat penyalahgunaan narkotika dan obat keras. “Kita lakukan langkah-langkah pence-

gahan seperti melakukan sosialisasi kepada para pelajar dan masyarakat,” ungkap Roni yang infonya segera mutasi ke Polda Kaltim menjabat sebagai Wadirreskrimum itu.(st3/yud/tyo)

Kediri, Memorandum Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana mengajak para pelajar SMA dan para penyandang disabilitas nonton bareng (nobar) film Sang Prawira di bioskop di Jalan Hayam Wuruk Kota Kediri, Jumat (6/12). Dalam kesempatan itu juga dilakukan sosialisasi pendaftaran masuk Polri Film ini kerjasama studio produksi MRG Film dan Mabes Polri yang menceritakan tentang kisah hubungan antara orang tua dan anaknya, perjuangan cita-cita, pengabdian untuk negara, persahabatan hingga soal asmara. Selesai acara, Kasubag Pers Bagsumda Iptu Nastangin mengatakan, selain menonton

FOTO: MEMORANDUM/LEH

Film Sang Prawira Jadi Inspirasi Remaja

Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana foto bersama usai nobar film Sang Prawira.

film juga digelar sosialisasi penerimaan anggota Polri dari tingkat taruna dan bintara, di

mana dalam proses penerimaan anggota Polri Tidak ada biaya alias gratis, selain itu ada

prinsip Betah (bersih, transparan, akuntabel, dan humanis). “Dalam rangka menjaring animo masyarakat, khususnya adik-adik SMA Sederajat untuk mempersiapkan diri baik kesehatan, fisik dan mental, sehingga akan menghasilkan polisi yang berkualitas dan unggul,” jelas Nastangin. Sementara itu, Safira Rahma Wibowo Pelajar Putri dari SMK 3 Kediri yang juga ikut nonton film Sang Prawiramengatakan banyak pesan yang disampaikan melalui film itu, di antaranya untuk menjadi sukses harus belajar, kerja keras, pantang menyerah. “Dan yang lebih penting doa dari sang ibu,” pungkas dia. (leh/yud/tyo)

FOTO: MEMORANDUM/PRA

Kediri, Memorandum Satresnarkoba Polres Kediri terus melakukan upaya pemberantasan narkotika dan obat keras. Hasilnya, selama kurun November 2019 berhasil mengungkap 29 kasus dan menahan 30 tersangka. Upaya ini patut diapresiasi, sebab dengan menekan penyalahgunaan narkotika dan obat keras di wilayah hukum Kabupaten Kediri, akan berdampak positif secara umum dan khususnya kalangan pelajar. “Selama satu bulan ini kita amankan 30 orang tersangka peredaran narkotika dan obat keras,” ungkap Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton, Jumat (6/12). Rinciannya, kasus penyalahgunaan narkotika 7 kasus dengan 7 tersangka, dan obat keras 22 kasus dengan 23 tersangka. Sedangkan barang bukti yang disita yakni diantaranya 700 butir pil Erimin, pil dobel L sebanyak 236.833 butir, 39,26 gram sabu, 30 buah ponsel berbagai merek, dan barang bukti lainnya seperti alat isap sabu. Roni menambahkan berbagai upaya terus dilakukan pihaknya untuk menekan peredaran maupun penyalahgunaan nar-

FOTO: MEMORANDUM/ST3

Sebulan, Polres Kediri Gulung 30 Tersangka Narkoba

Foto bersama setelah launching Kampung Antipolitik Uang.

Jelang Pilkada, Bawaslu Launching 5 Kampung Antipolitik Uang Blitar, Memorandum Bawaslu Kabupaten Blitar me-launching Kampung Antipolitik Uang. Kegiatan ini untuk menangkal penyakit demokrasi dalam pelaksanaan pilkada serentak 2020. Ada lima kampung yang diresmikan. Yakni di Kecamatan Doko, Sutojayan, Kanigoro, Sanankulon, dan Ponggok. Lima kecamatan ini dipilih karena dalam pelaksanaan pemilu sebelumnya ditemukan beberapa pelanggaran. Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar Hakam Sholahudin mengatakan, lima kecamatan itu dijadikan pilot project untuk menangkal penyakit demokrasi. Yakni politik uang. “Ada partisipasi warga juga untuk ikut melakukan pengawasan,” kata Hakam, Jumat (6/12). Pelanggaran itu, lanjutnya, seperti di Kecamatan Ponggok, ada ASN mencoblos dua kali sehingga berpotensi dilakukan pemilihan suara ulang (PSU). Kemudian di Kecamatan Kanigoro juga ditemukan kasus yang sama. “Dengan kampung politik anti uang ini, sebagai sarana edukasi pada warga. Dari situ kami akan menyusun indeks kerawanan pemilihan sebagai salah satu patokan untuk menyusun strategi pengawasan,” jelasnya. Potensi kerawanan, menurut Hakam, tersebar merata di 22 kecamatan di Kabupaten Blitar. Apalagi jika petahana maju kembali

dalam ajang kontestasi. Ini juga berpotensi menimbulkan kerawanan yang melibatkan ASN. “ASN itu punya pengaruh dan gampang dipengaruhi. Makanya kemarin kami lakukan sosialisasi agar ASN benar-benar netral dalam Pilkada serentak 2020 mendatang,” pungkasnya.(pra/tyo)


MOJOKERTO-JOMBANG

SABTU LEGI, 7 DESEMBER 2019 HALAMAN 6

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Mahasiswa Asing Temukan Limbah Medis, Dinkes Bantah Miliknya Mojokerto, Memorandum Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto menyatakan limbah medis yang ditemukan di bantaran Sungai Dinoyo, Kecamatan Jatirejo, bukan miliknya. Limbah tersebut ditemukan mahasiswa Australia, Kamis (5/12). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dr Sujatmiko mengatakan, berbagai peralatan medis dan obat bekas tersebut diduga dibuang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Pasca ditemukan, pihaknya langsung menurunkan petugas ke lapangan untuk menindaklanjuti laporan tersebut. “Dari hasil pengecekan, limbah medis tersebut bukan berasal dari puskesmas maupun faskes milik Pemkab Mojokerto. Tadi sudah dicek ke sana. Itu di luar puskesmas, bukan punya kita,” tegas dia, Jumat (6/12). Ia menambahkan, seluruh faskes di bawah dinkes telah menerapkan standar dalam pembuangan limbah medis. Selain itu pihaknya telah melakukan kerja sama dengan salah satu perusahaan pengolah limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Sujatmiko menyebutkan, masing-masing puskesmas telah menerapkan pemilahan sampah sejak sebelum dikirim ke pembuangan akhir. Khusus untuk sampah medis, secara terjadwal akan diambil oleh pihak pengolah limbah B3. Disingung dari mana asal lima medis tersebut, Sujatmiko enggan berspekulasi lebih jauh. Sebab, terdapat berbagai kemungkinan. Dirinya juga belum bisa memastikan risiko bahaya yang berpotensi ditimbulkan dari limbah medis tersebut. Terutama memastikan apakah peralatan yang ditemukan itu merupakan bekas digunakan untuk keperluan medis atau tidak. ”Apapun bisa bahaya, tapi kita harus lihat dulu. Misalnya spet (jarum suntik. red) itu bisa dari medis, tapi mungkin juga dipakai cartridge,” imbuhnya. Penemuan limbah medis di bantaran Jembatan Dinoyo, Kecamatan Jatirejo, oleh mahasiswa asal Australia Melbourne bersama Brigadir Evakuasi Popok (BEP) pada Kamis (05/12). Dinas kesehatan akan menjadi sebagai bahan evaluasi. Dia mengatakan, saat ini peralatan medis tersebut bisa dengan mudah dibeli oleh masyarakat umum. Baik yang dijual langsung di toko maupun apotek, maupun secara online. Untuk itu, pihaknya menyatakan akan lebih memperketat terkait penjualan peralatan medis agar tidak mudah diperjualbelikan oleh sembarang orang.(no/udi)

Jombang, Memorandum Polres Jombang tidak main-main dalam memberantas peredaran narkotika. Hasilnya, aparat kepolisian berhasil mengamankan 43,23 gram sabu-sabu (SS) dan tiga pengedar. Selain itu, menyita 23.000 butir obat keras berbahaya (okerbaya) jenis dobel L dan ratusan butir pil riklona clonazepam. Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludin Tambunan mengungkapan adapun tersangka yang diamankan adalah M. Iksan alias Eben (33), sopir asal Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng. Kemudian, M. Yogi Adam Pratama (22), karyawan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) asal Desa/Kecamatan Wonosalam. Dan, Junaedi alias Corot (25), buruh serabutan warga Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam. “Ketiga tersangka yang diamankan merupakan satu jaringan. Cukup mengagetkan satu di antaranya barusan keluar dari menjalani hukuman dalam perkara yang sama,” papar Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludin Tambunan di Gedung Graha Bhakti Bhayangkara (GBB) Mapolres Jombang, Jumat (6/12). Dijelaskan olehnya, ketiga tersangka ditangkap secara berantai. Hal itu berdasarkan pengembangan dari kasus sebelumnya.

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Penemuan limbah medis oleh mahasiswa asing.

Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludin Tambunan (tengah) menunjukkan barang bukti narkotika.

Bahkan, Iksan merupakan pemain lama di dunia narkotika. Dia baru dua bulan keluar dari Lapas Madiun dalam kasus yang sama. “Pelaku yang bernama Iksan merupakan residivis,” jelasnya. Boby menambahkan, tersangka ditangkap pada Rabu (4/12). Awalnya, petugas mendapatkan informasi bahwa salah satu rumah di Desa Ngrimbi kerap dijadikan transaksi narkoba. Polisi kemudian melakukan pemantauan secara insten. Nah, saat data sudah valid, penggerebekan pun

dilakukan. Mendapati kedatangan polisi, tersangka tidak dapat berkelit dan hanya bisa pasrah. Selanjutnya, pengembangan mengarah kepada dua tersangka lain. “M. Iksan sebagai bandar narkoba. Sedangkan dua pelaku lain sebagai pengedar. Barang bukti yang kita sita meliputi sabu sebanyak 42,23 gram, pil koplo 23 ribu butir, serta pil riklona sebanyak 490 butir,” beber Boby. Barang bukti lain yang disita adalah, seperangkat alat hisap sabu atau bong,

plastik klip, sedotan, timbangan elektronik, uang tunai sebesar Rp 2 juta. Meski sudah menangkap tiga pelaku, namun polisi masih mengembangkan kasus ini guna membongkar jaringan di atasnya. “Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 114 ayat 2, junto pasal 112 ayat (2) UU RI No 35/2009, dengan ancaman 20 tahun penjara. Juga pasal 196 UU RI No 36/2009 tentang Kesehatan, ancamannya maksimal 12 tahun penjara,” ujar Boby yang didampingi Kasat Reskoba AKP M Mukid. (wan/udi)

Kejari Musnahkan BB Narkoba Rp 1 M Jombang, Memorandum Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang memusnahkan barang bukti (BB) dari perkara kasus narkotika dan zat adiktif lainnya yang telah memiliki kekuatan hukum, Jumat (06/12). Barang bukti itu merupakan hasil sitaan selama 6 bulan terakhir yang berasal dari penanganan perkara hukum sebanyak 121 perkara. Dari data yang dirilis, barang bukti yang dimusnahkan berupa sabu-sabu dengan berat 305,78 gram, pil ekstasi, pil dobel L sebanyak 120.242 butir, 1 dos seperangkat alat hisap serta 1 dos HP berbagai merek yang digunakan sebagai sarana melakukan transaksi. Apabila dikalkulasikan, total barang bukti yang dimusnahkan

mencapai lebih dari 1 miliar rupiah. Proses pemusnahan alat hisap (bong) dengan cara dibakar dalam drum yang sudah disediakan. Sementara pil dobel L dan sabu dilarutkan ke dalam air. Lalu ratusan ponsel sitaan, dihancurkan dengan cara menggunakan palu baru kemudian turut dibakar. Dalam pemusnahan barang bukti tadi, hadir perwakilan pengadilan, lapas, dan Kasat Reskoba Polres Jombang, AKP. Moch Mukid, serta jajaran dan pegawai Kejari Jombang. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jombang Syafiruddin menjelaskan, seluruh BB yang dimusnahkan berasal dari penanganan perkara narkotika dan zat adiktif

lain yang telah diputus Pengadilan Negeri (PN) sejak enam bulan terakhir. “Karena perkaranya sudah memiliki kekuatan hukum tetap, maka sesuai ketentuan barang buktinya harus dimusnahkan,” paparnya. Dari beberapa perkara, lanjut Kajari, sebagian besar didominasi oleh perkara pil dobel L. Dari sekitar 60 terdakwa yang ditangani sudah ada yang divonis hukuman 14 tahun penjara. “Peredaran pil dobel L ini sudah merasuk ke pelosok-pelosok desa. Ada terdakwa sebagai pengedar yang sudah divonis hukuman 14 tahun,” terangnya. Masih dilokasi yang sama, Kasat Reskoba Polres Jombang, AKP. Moch. Mukid mengatakan sejauh

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Bongkar Jaringan Ngrimbi, Polres Jombang Sita 42,23 Gram Sabu

Petugas membakar BB narkoba.

ini pihaknya sudah mengamankan enam anak di bawah umur yang jadi pengedar narkoba. Miris dengan kondisi tersebut, pihaknya akan terus bekerja keras untuk memberantas peredaran barang haram di Jombang.

“Peredaran pil dobel L sangat mendominasi di Jombang, sebab harganya murah dan bisa dijangkau siapapun. Kami akan bekerja keras untuk memberantas narkoba, semoga Jombang jadi lebih baik,” pungkasnya.(wan/udi)

Kartiyono

Dewan: Kades Baru Harus Inovatif Jombang, Memorandum Sebanyak 279 kepala desa (kades) terpilih di Kabupaten Jombang dilantik Kamis (5/12) kemarin. Diharapkan kades baru memiliki terobosan untuk memajukan desanya. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi A DPRD Jombang Kartiyono. ”Ini sebuah momentum untuk mewujudkan harapan-harapan masyarakat desa,” ujarnya, saat dikonfirmasi Jum’at (6/12). Menurut pria yang kerap disapa Mas Yon ini masih belum terlihat inovasi di desa-desa untuk melakukan percepatan pembangunan. Semisal seperti pengelolaan dana desa (DD). Tidak hanya itu, pengelolaan badan usaha milik desa (BUMDes) hanya dikelola sebagai finansial saja. “Sampai saat ini kami belum melihat adanya percepatan pembangunan, hanya sebatas pengelolaan finasial,” sambung dia. Padahal, lanjut politikus PKB, banyak yang bisa dikelola pada BUMDes.”Bisa dikelola dengan kegiatan yang lebih kreatif untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” terangnya. Ditambahkannya, desa juga mempunyai produk-produk unggulan. Apabila hal tersebut dikelelola dengan baik dan ada pendampingan yang dari pemerintah desa, ia yakin perekonomian di desa akan semakin maju. Ia berharap, kepala desa yang telah dilantik ini bisa menggali potensi-potensi tersebut. ”Jangan hanya seperti kemarin atau malah lebih buruk lagi. Ke depan harus lebih baik lagi,” tegasnya. Ia juga mewanti-wanti kepala desa yang baru untuk lebih berhati-hati dan tidak bermain-main dengan jabatan. Karena sudah ada beberapa contoh kepala desa yang tersandung masalah hukum. ”Saya yakin kasus yang sudah menjerat kepala desa, menjadi pembelajaran buat semua agar kepala desa lebih hati-hati dan tidak bermain,” pungkasnya. (wan/udi)

Mojokerto, Memorandum Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto mendukung persiapan sistem layanan keluarga berencana (KB) berbasis informasi teknologi (IT) pada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan (P2KBP2). Sekretaris Komisi IV Amirudin mengatakan, dengan melakukan kunjungan ke lapangan pihaknya ikut mengawal program-program inovatif yang diluncurkan oleh DP2KBP2. “Kami mengapresiasi sistem layanan berbasis web dan android bernama KB Kita,” terang Amirudin, kemarin. Lebih lanjut dikatakannya, sudah seharusnya pemerintah mempermudah pelayanan bagi masyarakat. Kemajuan IT sangat bermanfaat untuk melayani masyarakat yang tinggal di daerah yang jauh dari pusat pemerintahan.”Di era yang sudah maju ini,

masyarakat bisa mendapatkan informasi tentang KB dengan di rumah saja tanpa harus datang ke DP2KBP2,”paparnya. Sememtara itu Kepala Dinas P2KBP2 Kabupaten Mojokerta Joedha Hadi mengatakan, sistem layanan berbasis web dan android bernama KB Kita, untuk mendekatkan pelayanan masyarakat terhadap kebutuhan ber KB, melahirkan, maupun program lain yang ada di bawah naungan DP2KBP2. Dalam sistem tersebut akan ada beberapa pihak yang terintegrasi dalam layanan ini yakni masyarakat, penyuluh kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK), bidan desa, puskesmas dan kantor DP2KBP2. Lebih lanjut dikatakan dia, nantinya masyarakat yang akan ber-KB bakal dirujuk ke bidan terdekat sesuai dengan tempat tinggal atau ke penyuluh KKBPK yang

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Komisi IV Dukung Sistem Layanan KB Berbasis IT

Rombongan komisi IV berkunjung ke dinas P2KBP2 .

mempunyai wilayah. Sehingga akan lebih lebih efisien.”Dengan sistem pelayanan berbasis android ini maka seluruh pelayanan masyarakat bisa diakses melalui sistem aplikasi tersebut,” terang Joedha.

Ia berharap, nantinya masyarakat bisa dengan mudah untuk mengurus berbagai hal yang berkaitan dengan KB.”Termasuk juga bila ada peristiwa atau kasuistik di wilayah yang adà kaitannya de-

ngan DP2KBP2, bisa langsung dilaporkan melalui aplikasi tersebut. Dari laporan tersebut petugas bisa langsung memonitor dan segera menindaklanjutinya,”pungkasnya.(war/udi/adv)


HUKUM & KRIMINAL WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019

Janda Wonokromo Doyan Sabu FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Surabaya, Memorandum Unit Reskrim Polsek Pabean Cantikan mengamankan seorang janda karena tertangkap tangan menyimpan 1 bungkus plastik kecil berisikan sabu seberat 0,23 gram. Tersangka, Ernawati (44), warga Jalan Pasar Wonokromo VII. Saat ditangkap, perempuan ini usai mengonsumsi sabu di kamarnya. “Janda itu kita amankan setelah menggerebek rumah kosnya,” ujar Kanitreskrim Polsek Pabean Cantikan Iptu Evan Andias, Jumat (6/12). Penggerebekan bermula adanya informasi jika janda tersebut sering nyabu di kamar bersama teman-temannya. Berbekal laporan itu, polisi menindaklanjuti dengan memantau di kos-kosannya. “Berdasarkan laporan yang masuk ke anggota, janda itu memang kerap nyabu dengan teman wanitanya sesama

SABTU LEGI, 7 DESEMBER 2019 HALAMAN 7

Ernawati

janda,” ungkap Evan. Kebetulan waktu itu, tersangka usai mengonsumsi sabu dan sedang berada di kamarnya. Tidak mau kehilangan buruannya, anggota lalu menggerebek dan menangkapnya. Selanjutnya petugas menggiring Ernawati ke Mapolsek

Pabean Cantikan. Dalam penggeledahan, selain menemukan 1 poket sabu, polisi juga menemukan dua pipet kaca yang masih ada sisa sabunya yang disimpan di tas plastik. “Tersangka masih kita periksa secara intensif untuk mengembangkan kasus narkoba ini untuk mengetahui berasal dari mana SS dan siapa pengedarnya,” jelas Evan. Sementara itu, Ernawati tidak berkutik di hadapan penyidik dan mengakui telah mengonsumsi SS. “Sabu itu sisa pemakaian beberapa hari lalu pak,” tutur Ernawati ke petugas. Dia menjelaskan, barang haram ini dibeli dari tetangga kosnya, Guntur, warga Wonokromo seharga Rp 150 ribu per paket hemat (pahe). “Saya hanya kenal saja dan tidak terlalu akrab dengan dia (Guntur, red). Saya tahunya jualan sabu, ya saya beli,” ujar ibu dua anak ini. (rio/nov)

Mantan Kepala BPN Surabaya Ditahan di Lapas Cipinang Surabaya, Memorandum Mantan Kepala BPN Surabaya 2 Indra Iriansyah batal ditahan di Lapas Kelas 1 Surabaya di Porong, Sidoarjo. Sebagai gantinya, terpidana kasus korupsi yang kondisi kesehatannya tidak memungkinkan dibawa ke Sidoarjo itu akhirnya dijebloskan di Lapas Cipinang. Keputusan ini diambil jaksa setelah mendapatkan hasil pemeriksaan kesehatan terpidana.”Berdasarkan hasil observasi dokter, terpidana kami eksekusi di Lapas Cipinang,” jelas Kasi Intelijen Kejari Surabaya Fathur Rohman, Jumat (6/12). Dikatakan Fathur, dari observasi dokter bahwa terpidana berusia 63 tahun memiliki riwayat sakit jan-

tung. Menurutnya, jantung pernah dioperasi dan tidak memungkinkan untuk diajak bepergian jauh. “Yang jelas di manapun dia dieksekusi tidak menjadi masalah,” katanya. Indra yang ditangkap jaksa Rabu (4/12) lalu setelah dinyatakan buron selama enam tahun. Penangkapan terhadap terpidana korupsi ini dilakukan setelah jaksa mendapatkan salinan putusan dari Mahkamah Agung (MA) yang memvonisnya empat tahun penjara. Indra juga diharuskan membayar denda Rp 50 juta subsidair tiga bulan kurungan. Sebelumnya dalam sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, majelis hakim menyatakannya tidak terbukti bersalah dan dibebaskan dari semua tuntutan jaksa. Jaksa

Dibacok Berkali-kali kronologi peristiwa yang menimpanya. “Saat itu saya pakai motor milik Wiwin berboncengan untuk ketemu temannya melamar kerja di Citraland. Ketika mau pulang ke kos, ada dua

Sambungan dari halaman 1 orang minta tolong nyari alamat di Dukuh Kupang. Saya lalu mengantarkan mereka,” kata Slamet. Setiba di lokasi, mendadak seorang pelaku (Hartono) turun mem-

berhentikan laju motor korban. Sementara pelaku lain (Noval) menunggu di atas Scoopy L 2963 YZ sebagai sarana yang dipakai. “Pelaku mengeluarkan pisau peng-

habisan dari balik jaket. Saya reflek melawan. Saya ditendang sampai motor jatuh. Saya coba pertahankan kendaraan itu. Tapi pelaku malah membacok beberapa kali. Saya benar-benar

tidak mampu berbuat apa-apa. Saya menyuruhWiwin lari untuk minta bantuan ke sekitar lokasi,” lanjut Slamet. Dalam kondisi lemah, Slamet mengalami luka bacok di tangan

Melawan, Korban Diparang Dua warga Jalan Balongsari Madya 7A itu merupakan begal yang beraksi di Jalan Satelit Selatan pada Rabu (4/12). Selain merampas motor korban, mereka juga membacok Slamet Effendi (21), hingga pergelangan kaki kanan dan tangan sebelah kirinya putus. “Kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak mati Hartono, dan melumpuhkan betis Noval. Kedua tersangka berupaya membahayakan keselamatan petugas saat melakukan penangkapan di rumahnya,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho, Jumat (6/12). Lebih lanjut, Sandi mengungkap-

kan, Hartono yang merupakan otak kejahatan tersebut cukup dikenal dalam dunia penjahat jalanan. Setiap kali beraksi, pria berperawakan kurus itu selalu berganti pasangan yang diperintah menjadi jokinya. Selain itu, Hartono selalu membekali diri dengan senjata tajam (sajam) jenis parang. Dia tidak segan menyabetkan parang tersebut secara membabi buta, jika ada korban yang berusaha mempertahankan motornya. Untuk melancarkan aksinya, tersangka lebih dulu mengonsumsi sabu. “Komplotan ini juga dikenal pemain narkoba jenis sabu,” imbuh lulusan terbaik Akpol 1995 itu.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Ali Hendro Santoso terbukti secara hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” ujar ketua majelis hakim I Wayan Sosiawan, kemarin. Dalam amar putusannya, bahwa Ali dinyatakan melanggar pasal 11 Undang Undang RI nomor 31 tahun 1999 jo pasal 55 ayat 1 KUHP. Di mana sebagai ASN, terbukti menyalahgunakan jabatan untuk menerima hadiah atau janji dari orang lain. Vonis 16 bulan yang diterima terdakwa lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Ferry E Rachman, sebelumnya selama 2 tahun penjara. Atas putusan itu, JPU Ferry E Rachman menyatakan pikir-pikir. Hal sama juga dikatakan terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya, Hadi Aprianto. “Kami laporkan dulu ke pimpinan. Kami masih punya waktu tujuh hari untuk pikir-pikir,”

Gugat Cerai Suami

Dari hasil pemeriksaan, Hartono yang dijuluki Alap-Alap itu sudah beraksi di sejumlah lokasi Surabaya. Tidak tanggung-tanggung, dengan menggunakan modus serupa, tersangka berhasil beraksi di 12 lokasi. Dari belasan lokasi tersebut, Hartono selalu mendapatkan hasil motor. Meski demikian, tersangka dan teman-temannya tidak langsung menjual barang tersebut ke Madura. Agar mendapat hasil maksimal, Hartono lebih dulu menyimpan hasil rampasannya hingga mendapat pesanan di kota seberang. “Agar anak buahnya tidak menyesal, Hartono selalu memberi bagian

Sambungan dari halaman 1 jelas JPU Ferry. Sementara, Hadi Aprianto, penasihat hukum Ali, menghormati putusan majelis hakim. Namun, dia keberatan karena terdakwa bukan pelaku korupsi dan tidak menerima uang dari pengusaha tambang. “Klien kami hanya memberikan informasi awal saja. Yang kena OTT (operasi tangkap tangan) bukan Ali Hendro,” tegas Hadi. Seperti dalam dakwaan, Ali meminta uang Rp 50 juta kepada Nurul Andari, pengusaha tambang asal Lumajang. Uang itu diminta melalui HP saat Nurul akan mengurus izin rekomendasi teknis aktivitas penambangan di Dinas ESDM. Izin itu sengaja dibuat rumit oleh terdakwa dengan berdalih ada pergantian kepala dinas. Ali ditangkap Satgas Saber Pungli Polda Jatim setelah sehari penangkapan Cholik Wicaksono, yang merupakan atasan Hadi Aprianto, yang telah divonis setahun. (fer/nov)

Kapolres Silaturahmi di Kediaman Habib Luthfi Jawa Tengah, Kamis (5/12). Rombongan kapolres tiba di kediaman pada pukul 12.00, dan disambut hangat sang habib. Turut hadir bersama rombongan yakni Kapolres Sampang AKBP Didit WBS. Sementara itu, perwira menengah kelahiran Malang tersebut mengucapkan rasa terima kasihnya atas sambutan yang diberikan. Atas keramahan Habis Luthfi, Agus kemudian membalasnya dengan pemberian cendera mata berupa tas yang langsung diterima oleh Habib Luthfi. Pada pertemuan itu, Kapolres Pelabuhan Tan-

kirinya persis di pergelangan tangan hingga tiga jarinya putus. Bahkan, pergelangan kaki kanannya pun jadi sasaran bacokan pelaku sadis tersebut, tanpa ada ampun. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1

Lebih Ringan dari Tuntutan

Sambungan dari halaman 1

jung Perak juga menitip pesan kepada Habib Luthfi, untuk ikut andil menjaga keamanan bangsa dan negara terutama dari pengaruh ajaran radikal yang tidak sesuai dengan Pancasila. Agus mengatakan, tidak ada agenda khusus pada kunjungann ke Pekalongan kali ini. Waktu itu, Kapolres pernah bertemu dengan Habib Luthfi pada April 2019, dalam persiapan Haul Akbar Sunan Ampel. “Kami datang sekadar untuk silaturahmi. karena merasa ada kedekatan dengan beliau ( Habib Luthfi, red) yang pernah datang ke Semampir,” kata Agus. (rio/nov)

hasil di depan. Artinya setiap mendapat hasil, dia (Hartono, red) langsung memberi uang kisaran Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta ke rekannya,” tandas Sandi. Lokasi dan siapa saja korban yang sudah menjadi sasaran Hartono, antara lain pada 26 Juni, Hartono merampas motor M Hari Pribadi saat melintas di samping Masjid Al Akbar. Kemudian pada 7 Juli, Hartono beraksi di Jalan Darmo Permai II, dengan kroban, Khoirul (20). Selanjutnya, tersangka beraksi di Jalan Kendung, pada 11 Juli lalu dengan korban, Degar Marewa (56). Kemudian pada 14 September, Hartono merampas motor milik Vara Triska

di Jalan Kalibokor. Sehari kemudian, dia beraksi di Jalan Ngagel Jaya Selatan dengan korban, Dwi Rio. Merasa diincar polisi, Hartono sempat vakum hingga kembali beraksi pada 28 Oktober. Hartono merampas motor milik Hikmah Ismiah di Jalan Simo Kwagean. “Masih banyak lagi aksi Hartono. Yang terakhir dan paling parah adalah kejadian terbaru yang menimpa Slamet. Hartono menggandeng Noval yang mengaku baru sekali melakukan aksi tersebut,” lanjut mantan Kapolrestabes Medan itu. Kepada petugas, Noval yang sehari-hari bekerja sebagai sales kartu kredit itu mengaku nekat menjadi

Janda Made Tewas Bersimbah Darah Dugaan kuat kematian korban disebabkan karena penyakit paru-parunya kambuh. Informasi yang dihimpun, kali pertama jenazah wanita paruh baya tersebut ditemukan cucunya pada pukul 06.00. Saat itu, dia hendak masuk ke rumah neneknya, tapi pintu dalam keadaan terkunci. Saksi lalu membuka paksa hingga menemukan neneknya sudah tak bernyawa di dalam. Niken segera memberitahu ke tetangganya dan diteruskan melapor ke Mapolsek Lakarsantri. “Tubuh korban tergeletak di depan kamar, kondisinya bersimbah

Sambungan dari halaman 1

darah,” terang Niken ke petugas. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Lakarsantri Ipda Suwono saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Inafis Polrestabes Surabaya dan dokter Puskesmas Made, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. “Korban meninggal karena sakit paru-parunya kambuh. Sedangkan darah yang berceceran di lantai itu memang darah korban. Hal itu karena batuk hingga mengeluarkan darah dari mulutnya,” jelas Suwono kepada Memorandum.

Hal ini diperkuat dengan keterangan dari keluarganya bahwa korban memang mempunyai riwayat sakit jantung, dan paru-paru yang sudah puluhan tahun diderita. Penyakit itu kambuh hingga korban batuk darah kemudian ambruk di lantai tanpa ada yang menolongnya. “Jenazah korban tidak diautopsi karena pemintaan pihak keluarga. Jenazahnya langsung disucikan di rumah duka. Meski demikian, kami meminta keluarganya wajib membuat surat pernyataan agar tidak menjadi masalah di kemudian hari,” pungkas Suwono. (rio/nov)

Sita Uang Rp 2,6 M dari Rekening Pelaku komplotan itu. Dalam penyelidikan yang menggunakan digital forensik, petugas berhasil melacak aliran dana spamming yang totalnya mencapai Rp 2,6 miliar dalam rekening seorang perempuan bernama Novi Rosalina. Bahkan menurut informasi, Novi merupakan pacar dari Hendra, dan satu di antara komplotan spamming yang bertugas sebagai manajemen keuangan. “Novi ini karyawan si Hendra Kurniawan (pelaku utama, red). Dia juga bagian manajemen keuangan di komplotan itu,” kata Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan di Ruang Patuh Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Jumat (6/12). Luki juga menambahkan, jika pihaknya mengamankan uang sebesar Rp 2,6 miliar itu, setelah berkoordinasi dengan bank yang

begal karena terdesak kebutuhan keluarga. Penghasilannya yang tidak menentu hanya cukup untuk membeli susu anaknya yang masih balita. “Hanya susu saja, lain-lainnya jelas tidak cukup pak,” ujar Noval. Sejak keluar dari penjara beberapa tahun lalu akibat tersandung kasus narkoba, kehidupan Hartono dan Noval semakin tidak karuan. Sering kali keduanya tersandung kebutuhan hingga nekat utang untuk memenuhi gaya hidupnya.” Kalau ikut dia (Hartono, red), saya dijanjikan uang di depan. Tidak harus menunggu motor laku. Makanya saya tergiur,” lanjut bapak satu anak ini. (fdn/nov)

berkaitan dengan rekening milik Novi dan Hendra. “Uangnya itu kita amankan dari rekening Novi dan Hendra. Kita juga mengamankan dua unit Fortuner L 1673 WQ dan Pajero L 1784 IJ yang dibeli oleh komplotan tersebut menggunakan uang hasil kejahatan spamming itu,” papar Luki. Lanjut Luki, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan konsulat dan kedutaan. Hal itu dilakukan karena tidak menutup kemungkinan kasus ini juga melibatkan pihak dari luar negeri. “Kami akan berkoordinasi dengan pihak kedutaan dan konsulat karena dalam kasus ini ada kaitannya dengan 2 perusahaan besar,” tandas Luki Dirreskrimsus Polda Jatim Kombespol Gidion Arif Setyawan menambahkan, pihaknya mengamankan Novi karena dari

Sambungan dari halaman 1 keterangan tersangka Hendra dan juga jejak digital forensik diketahui jika setelah diadakan penggerebekan dan penangkapan terhadap komplotan itu pada Senin (2/12). Bahkan, Novi langsung menarik sejumlah uang melalui nomor rekening Hendra. Hal itu dilakukan dengan tujuan menyembunyikan uang tersebut. “Novi berusaha menarik sejumlah uang dengan total Rp 700 juta dari rekening Hendra Kurniawan. Jadi rekening itulah yang kami amankan,” jelasnya. Gidion juga menambahakan, bahwa saat ini Novi sedang diperiksa oleh penyidiknya karena diduga telah melakukan pelanggaran tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). “Novi bakal dikenai TPPU-nya. Nanti beriringan juga dengan berkas pokoknya,” pungkas Gidion. (x-3/tyo/nov)

Sambungan dari halaman 1

Diam-diam penyanyi dangdut yang suka mewarnai rambutnya itu telah menggugat cerai sang suami. Jenita Janet mendaftarkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Bekasi, Jawa Barat. Kabar ini telah dibenarkan langsung oleh panitera Pengadilan Agama yang bersangkutan. “Benar. Cuma namanya kan bukan Jenita Janet, (Jeni) Juliana kan,” terang panitera Pengadilan Agama Bekasi, Pariyanto di kantornya, Jumat (6/12). Jenita Janet melayangkan gugatan cerai diwakili oleh kuasa hukumnya, DZ Finsa & Partners Law Firm. Gugatan itu diserahkan pada Rabu (4/12). “Yang memasukkan (gugatan) Ibu Juliana melalui kuasa hukumnya dan yang digugat suaminya, Bapak Alif,” imbuh panitera. Sementara itu, Jenita Janet mengaku cerai pada 2014 secara agama. Pedangdut ini akhirnya melayangkan gugatan cerai kepada suaminya, Alif Hedi Nurmaulid, ke Pengadilan Agama Bekasi. Gugatan tersebut dilayangkan setelah berjalan

lima tahun. Jenita Janet dan Alif pun akan menjalani sidang perdana pada 17 Desember 2019 mendatang. Yaitu dengan agenda mediasi. “Udah ada ketentuan sidangnya. Jadwal sidangnya Selasa (17/12),” terang Pariyanto. Gugatan cerai dilayangkan Jenita Janet melalui kuasa hukumnya. Namun untuk Alif sampai saat ini belum memakai pengacara. “Untuk suaminya sementara belum pakai kuasa. Apabila keduanya datang maka kita lakukan mediasi,” tandas Pariyanto. Jenita Janet diketahui sempat menikah dengan Alif Hedi Nurmaulid pada 2010. Karena terjadi percekcokan terus menerus, sang suami menalak penyanyi berambut palsu tersebut. Karena masih tertinggal rasa cinta, keduanya kembali bersama meski pada akhirnya Jenita kembali menginginkan perceraian. Sejak awal karier Jenita memang sangat tertutup soal kehidupan asmaranya. (*/nov)

Pelayanan Plus-Plus pun Terjadi. Cukup Lama, Panas, dan Brutal Sambil memainkan sendok yang masih tercelup di mangkuk es buah, Joe menarik napas panjang sebelum mengakui masalah ini sangat berat baginya. “Dia sudah tahu sejak akumasuk kamar. Tapi pura-pura tidak tahu. Tidak kenal.” Joe, yang kala itu sama sekali tidak merasa mengenal cewek yang memijatnya, mulai menggoda. Tubuh perempuan berusia sekitar 28-30 tahun itu dicolek-colek pada bagian-bagian tertentunya. Tidak ada protes, bahkan tampaknya malah menikmati. Sampai suatu saat Joe mengeluarkan jurus pamungkas agar cewek tersebut mau memberikan pelayanan plus-plus. Selanjutnya proses pelayanan plus-pus pun terjadi. Berlangsung cukup lama, panas, dan sedikit brutal. “Setelah semuanya tuntas, barulah dia

bercerita bahwa sebenarnya dia sangat mengenalku. Dia mengakui Susi, yang dia panggil Tante Susi, adalah anak adik bapaknya,” kata Joe. Perempuan bernama—sebut saja—Lia itu mengaku sudah beberapa kali bertemu Joe. Pertama, saat pernikahan Lia. Kedua, saat Lia melahirkan. Ketiga, saat suami Lia meninggal karena kecelakaan. “Sungguh aku tidak menyangka perempuan itu adalah Lia. Penampilannya beda. Lia yang kekenal selalu tampil sangat sederhana, sementara Lia yang ini sangat wah. Tapi memang cantik,” cerita Joe. “Bagaimana ceritanya hingga semua terbuka?” tanya Memorandum. “Tadi, setelah kami usai melakukan semuanya, tiba-tiba dia kirim salam,” kata Joe. “Salam buat Tante Susi,” imbuh Joe

Sambungan dari halaman 1

menirukan Lia. Tentu saja Joe kaget. “Tante Susi siapa?” Joe balik bertanya. Pura-pura tidak paham, tapi hatinya tiba-tiba deg-degan mendengar nama istrinya disebut. “Tante Susi, istri Om.” ”Istriku?” Hati Joe berdebar semakin keras. Nyaris seperti dentum musik yang keluar dari sound system di sebuah rumah diskotek. (bersambung)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih

Jawa Timur Provinsi 810 Sudah sepatutnya tidak ada ampun bagi mereka. Para penjahat itu, sebelum di-810, pasti ditimbang dulu kesalahan terberat apa yang meraka lakukan. Yang pasti, polisi selalu melakukan 810 karena alasan kuat. Antara lain, karena penjahat menyerang anggota polisi saat ditangkap atau melarikan diri. Atau,

kemudian banding sampai kasasi terhadap putusan tersebut. Sampai akhirnya dinyatakan bersalah. Namun, saat akan menahan Indra, terpidana itu sudah terlebih dahulu menghilang. Jaksa memasukkannya ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Indra dinyatakan korupsi dengan modus memberikan persetujuan perpanjangan sertifikat hak guna bangunan (HGB) kepala PT Ketabangkali Elektronics (KE) di atas tanah hak pengelolaan lahan (HPL) PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER). Semestinya dalam pengajuan sertifikat HGB, PT KE lebih dahulu meminta perjanjian pengelolaan tanah industri (PPT) dari PT SIER selaku pemegang HPL. (fer/nov)

Sambungan dari halaman 1 lantaran si penjahat sudah masuk kategori residivis yang sangat meresahkan masyarakat. Yang terbaru, Jumat (6/12) pagi Polrestabes Surabaya menembak mati residivis narkoba yang juga pelaku perampasan di 12 tempat kejadian perkara (TKP). Sepanjang 2019, Polda Jatim yang dipimpin Irjenpol Drs Luki Hermawan MSi

tercatat me-810 penjahat. Rinciannya, Polrestabes Surabaya 10, Polresta Sidoarjo 1, Polres Mojokerto 1, Polres Lumajang 2, dan unit-unit Polda Jawa Timur 3 penjahat. Keberanian polisi Jawa Timur ini bukan tanpa alasan. Perintah Kapolri menjadi pedoman. Alhasil, lahir slogan Jogo Jawa Timur yang akhirnya diwujudkan dengan

tindakan tegas melawan para penjahat untuk memberi rasa nyaman masyarakat Jawa Timur. Di sisi lain ada pendapat berbeda: kok Polda Jawa Timur tidak memiliki keberanian menembak mati penjahat berdasi? Kok Polda Jawa Timur tak berani menembak mati penjahat siber? Kok beraninya hanya menembak mati penjahat

‘kelas’ 3C? Jawaban atas pertanyaan tadi bisa beragam. Dan, yang tahu hanya mereka para polisi. Tapi, yang pasti, tindakan polisi Jawa Timur masih cukup relevan diacungi jempol. Terbukti, para penjahat yang coba-coba membuat ancaman bagi masyarakat ciut nyali, hingga warga Jawa Timur merasakan hidup

nyaman. Nah, apakah tindakan tegas polisi Jawa Timur itu melanggar hak asasi manusia (HAM)? Jawabannya sangat bervariasi. Bergantung sudut pandang penanya. Intinya, jika dianggap melanggar HAM, hentikan. Jika dianggap tidak melanggar HAM, sudah sepantasnya dan seharusnya dilanjutkan. (*)


WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Cegah Knalpot Brong, Datangi Bengkel

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Probolinggo, Memorandum Malam pergantian tahun tinggal dua puluh lima hari lagi. Suasana itu identik dengan konvoi motor. Selain motor protolan, knalpot brong memekakkan telinga. Dipastikan akan menjadi sorotan dan keluhan warga. Untuk mengantisipasi hal itu, polisi mendatangi bengkel di wilayah Kelurahan Mayangan dan Kanigaran Kota Probolinggo. Tujuannya, memberikan sosialisasi agar mereka tidak menjual barang-barang tersebut. Seperti pada Jumat (6/12), Polres Probolinggo Kota melalui Polsek Mayangan menyasar bengkel di Jalan KH Mansyur, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan. Kepada pemilik, petugas menjelaskan tentang peraturan yang melarang penggunaan knalpot brong. “Kami melakukan bimbingan dan penyuluhan, serta berikan imbauan larangan memasang, merombak dan merubah bentuk asli kendaraan roda dua yang tidak sesuai spek kendaraan. Selain itu, juga dilarang menerima konsumen yang mau memasang dan merombak knalpot brong yang mengganggu ketertiban umum,” ujar Kapolsek Mayangan Kompol Ahmad Firman Wahyudi melalui Ps Panitbinmas Aiptu Gatoet. Hasilnya, pemilik bengkel telah di sepakati dengan membuat surat pernyataan sanggup tidak melayani, memasang, merubah spesifikasi motor. Disisi lain, kata Gatoet, ada pasal yang mengatur, yaitu pasal 106 ayat (3) dan pasal 48 ayat (2) dan (3) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Pengendara yang melanggar bakal dijerat pasal 285 ayat (1) jo pasal 106 ayat (3) serta pasal 48 ayat (2) dan (3). ”Pelanggaran yang dilakukan tentang gas emisi buang dan kebisingan suara yang mengakibatkan polusi udara. Jadi, akan ada sanksi,” ucap Gatoet. Dikatakan Gatoet, bukan tanpa sebab polisi memilih bengkel sebagai sasaran sosialisasi. Sebab, tempat-tempat itu biasanya menjadi jujukan bagi pengendara yang ingin memasang knalpot brong pada motor. Menurut dia, razia untuk mengantisipasi maraknya knalpot brong menjelang akhir tahun akan berjalan di sejumlah titik. Sesuai perintah atasan, ditilang dan disita. kendaraan yang disita karena memakai knalpot brong. Sebab, dikhawatirkan bakal dipakai konvoi. ”Tujuannya, memberikan efek jera kepada pemilik,” sebut Gatoet. (mhd/sr/fer)

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander didampingi wakapolres dan kasatbinmas memberikan cendera mata kepada ketua RT.

Hadiri Cangkrukan Warga Pasuruan, Memorandum Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH menghadiri kegiatan cangkrukan warga menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020, Kamis (5/12). Kegiatan ini untuk memupuk silaturahmi kamtibmas dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Turut hadir dalam kegiatan itu, Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Mario Prahatin SH SIK MSi, Kasatbinmas Iptu Fitriatu Yuriah, Kapolsek Gadingrejo Kompol Timbul Wahono, Wakapolsek Gadingrejo Iptu Yudi Prasetyo, kepala kelurahan, bhabinkamtibmas, Babinsa Bukir, ketua RT 1-3 RW 8 Kelurahan Bukir, Kabid dan Kasi Linmas Satpol PP. Dony menyampaikan, dalam kegiatan cangkrukan ini dirinya juga memperkenalkan diri sebagai Kapolres Pasuruan Kota baru, sebelum disini ia menjabat sebagai Kapolres Malang Kota. “Di bawah kepimpinan Pak RT dan Pak RW, salah satu pos kamling di Kelurahan Bukir ini beberapa kali mendapat predikat tingkat kecamatan, dan tingkat kota semoga akan terus dipertahankan,” jelas Dony. Dalam kegiatan cangkruan ini, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander memberikan cendera mata kepada Ketua RT 3 Rw 08 dan Lurah Bukir, serta diadakan sesi tanya jawab antara keluhan warga yang disampaikan Langsung ke Kapolres Pasuruan Kota. “Selain itu kami juga akan melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba. Di mana yang saat ini masih marak di kalangan masyarakat, khususnya kaum muda mudi. Selanjutnya, untuk kegiatan ini jg akan terus saya laksanakan door to door untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ucap Dony. Dalam sambutannya Kepala Kelurahan Bukir Kota Pasuruan Jupri mengucapkan selamat datang kepada Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander yang baru beserta pejabat utama. “Harapan kami dengan pimpinan baru Polres Pasuruan Kota, bisa memberikan rasa aman dan kondusif kepada masyarakat Kota Pasuruan,” pungkas Jupri. (*/rul/fer)

Kanitreskrim Polsek Sukolilo Ipda Supranoto mengatakan, penangkapan bermula dari

laporan masyarakat jika di lokasi tersebut sering menjadi tempat bertransaksi narkoba.

dengan berat masing-masing 0,58 gram dan 0,44 gram. Selanjutnya tersangka dan juga barang bukti dibawa ke Mapolsek Sukolilo. “Dari hasil penyidikan, terungkap bahwa dua poket sabu itu dibeli Rp 600 ribu dari seseorang bernama Mukri, yang sudah kami tetapkan DPO,” pungkas Supranoto. (x-3/fer)

Irsan

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Ps Panitbinmas Polsek Mayangan didampingi Bhabinkamtibmas Polsek Kanigaran Bripka Andi Eko memberikan binluh kepada pemilik bengkel.

Dari laporan itu, langsung ditindaklanjuti oleh anggota Reskrim Polsek Sukolilo dengan melakukan penyelidikan. “Ketika kami selidiki, anggota mencurigai seorang pemuda (Irsan, red), sehingga langsung diamankan dan digeledah,” kata Supranoto, Jumat (6/12). Saat digeledah ditemukan barang bukti dua poket sabu

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan didampingi kasatreskrim, kasubbag humas, dan perwakilan petugas BKSDA menunjukkan barang bukti.

Amankan Puluhan Satwa Lindung Pasuruan, Memorandum Anggota Satreskrim Polres Pasuruan mengamankan puluhan satwa lindung. Dalam rilisnya, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK SH MH menyampaikan, bahwa satu tersangka diamankan karena yang memelihara satwa dilindungi tersebut.

“Awalnya ada informasi bahwa ada warga memelihara buaya berukuran besar. Tim Tipidter Satreskrim Polres Pasuruan mengecek rumah Sugik Yono (58), asal Dusun Jatianom, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, dan ditemukan berbagai satwa hidup dan satwa mati yang disimpan tanpa surat

izin, “ jelas Rofiq didampingi Wakapolres Kompol Hendy Kurniawan, Kasatreskrim AKP Andrian Wibarda, dan Kasubbag Humas AKP Hardi. Barang bukti yang diamankan, satwa yang masih hidup terdiri dari tiga ekor kakatua jambul kuning, satu ekor kakatua Maluku, satu ekor nuri kepala

hitam, satu ekor kukang, dan empat ekor buaya. Dan satwa yang mati serta diawetkan, yaitu satu ekor trenggiling, satu ekor buaya, dua ekor berang-berang, satu buah tengkorak beserta tanduk rusa. “Sugik Yono melanggar pasal 20 ayat 2 huruf a UU RI tentang Konservasi Sumber Daya Alam,

dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara atau denda Rp 100 juta,” ucap Rofiq. Mamat Ruhiyat, perwakilan dari BKSDA menyampaikan, bahwa satwa sendiri akan di kirim ke penangkaran resmi. Selanjutnya pihak BKSDA tetap berkoordinasi dengan Polres Pasuruan untuk perkembangannya. (*/rul/fer)

Jegeh Apike Jember

Kapolres Tanggung Biaya Pengobatan Korban Jember, Memorandum nimpa Kejadian yang menimpa sun Sumintuk (65), warga Dusun ri, Krajan, Desa Umbulsari, Jember, yang diduga men-jadi korban kekerasan seksual mendapat perhatian Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK Mhum. Jumat (6/12),, l orang nomor satu di Mapolres Jember ini menjenguknya di Rumah Sakit Dr Soebandi Jember. Korban harus menjalani perawatan medis setelah ia ditemukan tergeletak di kasur dengan kondisi luka di leher pada Rabu ( 4/12). Didampingi kasatintelkam dan dua polwan, Alfian tiba di RS Dr Soebandi sekira pukul 09.10. Mereka langsung menuju ke ruang rawat inap Sumintuk yang menjalani pengobatan medis. Kedatangan Alfian untuk memeriksa awal guna kepentingan penyidikan terkait dugaan kekerasan seksual yang dialami Sumintuk. Tampak Kapolres menyalami dengan

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Surabaya, Memorandum Kebiasaan Irsan (23), warga Jalan Keputih, yang doyan sabu kali ini gagal dilakukan lantaran tertangkap anggota Reskrim Polsek Sukolilo. Setelah membeli kristal putih di depan Supermarket Sakinah, Jalan Raya Arif Rahman Hakim, Irsan ditangkap.

HALA HALAMAN 8

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

SABTU LEGI, 7 DESEMBER 2019

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum menjenguk pasien yang diduga korban kekerasan seksual di Rumah Sakit dr Soebandi Jember.

hangat dan melihat kondisi Sumintuk. Naluri kemanusiaannya pun seolah sedang memahami kondisi tekanan psikologis korban. Dengan hati bergetar, Kapolres mencoba memberikan sentu-

han kemanusiaan untuk memberikan kekuatan atas peristiwa tragis yang dialaminya. Bukan datang dengan tangan hampa. Mengingat perempuan paruh baya itu tak

mampu membayar biaya rumah sakit. Kapolres juga memberikan santunan biaya pengobatan demi meringankan beban derita yang ditanggungnya. “Kami sudah menerima hasil visum dokter, sesuai diagnosa luka sayatan sepanjang 9 cm namun tidak mengenai pembuluh arteri, mengenai otot saja. Insya Allah hari ini korban sudah bisa rawat jalan”, ujarnya saat di konfirmasi wartawan. Lanjut Alfian, pihaknya berkordinasi dengan rumah sakit, sesuai Informasi yang diperoleh bahwa pasien karena alasan ekonomi tidak mampu mambayar biaya rumah sakit. “Melihat kondisi yang memilukan seperti ini, dan karena alasan kemanusiaan, pihak kepolisian akan menanggung biayanya,” imbuh Alfian. Lebih lanjut, Alfian berharap kasus ini segera menemui titik terang. Dalam keadaan rawat jalan , tentunya akan membantu polisi dalam melakukan proses investigasi guna mengungkap kasus ini. “Polisi sudah mengantongi ciri-ciri pelaku,” pungkas mantan Kapolsek Gubeng Polrestabes Surabaya ini. (edy/hms/fer)

Ajak Komunitas Pelajar SMA Nobar Sang Prawira Bangkalan, Memorandum Berbagai cara dan upaya terus dikembangkan Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi, agar polisi aktif berbaur dan menyatu dengan masyarakat. Seperti pada Kamis (5/12), Rama mengajak komunitas pelajar dari lembaga pendidikan setingkat SMA menonton bareng (nobar) Film Sang Prawira di Cineplex 21 Galaxy Mall, Surabaya. “Kali ini, adikadik pelajar dari SMAN 1, SMAN 2 dan SMAN 3 Bangkalan yang kami ajak nonton bareng. Lain kali, jika ada waaktu luang, giliran pelajar dari SMA,SMK atau MA yang lain, Insya Allah, juga akan kami ajak nonton bareng Fiml Sang Prawira,” kata Rama. Melalui cara semacam ini,

pejabat tinggi negara sebagai aktor dalam berbagai peran. Di antaranya ada mantan Kapolri Jenderal Polisi Prof Dr Tito Karnavian yang sekarang menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri. Selain Tito, ada juga Gubernur JawaTengah Ganjar Pranowo, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Yassonn sonnah H Laoly, Irjenpol D Eko Indra HS, Irjenpol Dr A Agus A, Mayjend TNI Komunitas pelajar SMAN 1, SMAN 2, dan SMAN 3 Bangkalan nobar film Sang M Sabrar F, dan masih Prawira di Cineplex 21 Galaxy Mall, Surabaya. banyak lagi. Etos pengabdian polisi sebagai pelind- dalam transparansi realita. dan negara. ”Itu sebabnya, berbagai cara seperti itu, antara lain ung, pengayom dan Juga banyak bisa diaplikasikan pelayan masyarakat, memang harus kami upayakan, mempertontonkmelalui jalur profesi bisa semakin lengket agar polisi bisa selalu dekat, ber- an betapa berat dan sebagai anggota Polri.” berbaur dan men- baur menyatu dan semakin dicin- kompleksnya beban Jadi, nonton bareng yatu dengan mas- tai masyarakat,” tandas Rama. tugas dan tanggung Film Sang Prawira memang jawab Polisi sebagai AKBP Rama Samtama Film Sang Prawira ini, yarakat. Tidak hanya itu, citra Putra SIK MH MSi sekaligus kami niati dan martabat Polisi, khususnya layak menjadi menu tontonan pengemban amanah di lingkup Polres Bangkalan, juga generasi pemuda. Utamanya pelindung, pengayom dan pelayan sebagai media promosi agar adikadik pelajar termotivasi menjadi akan semakin menuai empati komunitas pelajar. Sebab alur masyarakat. cerita film berdurasi 100 menit itu, publik. Tidak hanya itu,produk film Polisi. Kebetulan dalam waktu Dampaknya, jargon polisi banyak mengisahkan heroisme, hasil kolaborasi Mabes Polri, MRG dekat ini, akan ada rekrutkment sebagai sahabat rakyat, menurut sikap patriotik dan suka-duka Film dan Polda Sumatera Utara anggota Polri lagi,” pungkas Rama. (ras/fer) Rama, dipastikan bakal terwujud anggota Polri sebagai abdi bangsa itu, juga banyak menempatkan FOTO: MEMORANDUM/RAS

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

HUKUM & KRIMINAL Arek Keputih Gagal Nyabu


KOTA SURABAYA Warga Karangan Happy

SABTU LEGI, 7 DESEMBER 2019 HALAMAN 9

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Pemilihan Ketua RW 01 Diulang Hasil Musyawarah Mufakat Surabaya, Memorandum Pemilihan ulang ketua RW 01 Karangan, Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, gagal terwujud. Sebab, warga memprotes panitia tiga yang diduga melanggar Peraturan Wali Kota (Perwali) 29/2019 dengan meloloskan AR Koencoro, yang sudah tiga periode menjabat ketua RW.

Pantauan Memorandum di lokasi, Jumat (7/12) petang, pertemuan di Kantor Kelurahan Sawunggaling sempat memanas. Hampir satu jam para kandidat bersitegang. Namun suasana  Bersambung ke halaman 10 

Sekcam Wonokromo: Diulang karena Tabrak Perwali FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Ali Rusbianto

SEKRETARIS Camat (Sekcam) Wonokromo Ali Rusbianto mengakui pelaksanaan pemilihan ketua RW 01 Karangan pada 9 November 2019 tidak sesuai Peraturan Wali

Kota (Perwali) 29/2019 tentang Pemilihan RT, RW dan LPMK. “Meski waktu pelantikan RT, RW,LPMK tinggal beberapa hari.  Bersambung ke halaman 10 

Kita harus bermusyawarah mufakat dan melakukan voting pemilihan ketua RW 01 kembali. Setelah bermusyawarah, akhirnya tujuh kandidat lama, panitia tiga, dan delapan ketua RT terpilih yang hadir sepakat ada pemilihan ulang. Ririn Lurah Sawunggaling

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Suasana pertemuan di Kantor Kelurahan Sawunggaling yang sempat memanas.

Sulit Ditata dan Langgar Kesepakatan

Pengurus RW 01 Tembok Dukuh Setuju Pedagang Direlokasi Surabaya, Memorandum Pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Tembok Dukuh dan Jalan Kalibutuh mokong. Hasil musyawarah dengan pengurus RW yang memberikan deadline sampai pukul 06.00, nyatanya tidak digubris pedagang yang menempati sepanjang jalan protokol tersebut.

Beberapa spanduk peringatan yang dibentangkan pengurus RW 01, Kelurahan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, menyebutkan, berdasarkan hasil musyawarah warga dengan pedagang pada 3 September 2019, maka pasar tumpah diizinkan sampai pukul 06.00. Apabila kesepakatan

tersebut tidak dipatuhi, maka pasar akan dibubarkan. Namun peringatan itu hanya menjadi pajangan semata. PKL masih saja melebihi tenggat waktu. Mereka baru bubar ketika diobrak satpol PP. Dan,  Bersambung ke halaman 10 

Kepadatan kendaraan di Jalan Tembok Dukuh merupakan salah satu dampak aktivitas pedagang pasar tumpah yang berjualan hingga badan jalan. FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Showroom Mebel yang Disoal Warga

Petugas gabungan dibantu warga setempat mengevakuasi motor yang tertimpa pohon beringin.

FOTO: MEMORANDUM/DOKUMENTASI

Yusron Sumartono

Penyitaan Aset Penunggak PBB Tidak Diatur UU Surabaya, Memorandum Penunggak pajak bumi dan bangunan (PBB) di Surabaya masih bisa bernapas lega. Meski menunggak cukup banyak, mereka hanya dikenakan denda, tanpa ada upaya penyitaan objek pajak atau dibawa ke ranah hukum. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD) Kota Surabaya Yusron Sumartono mengatakan, selama ini BPKPD berusaha bertindak persuasif kepada wajib pajak untuk segera membayar tunggakan. Jika mereka tetap mokong, maka BPKPD akan memasang stiker tanda silang. Tujuannya, agar orang akan tahu bahwa objek pajak tersebut belum membayar PBB. “Kalau tidak membayar PBB tepat waktu, mereka dikenakan denda cukup besar. Setiap bulan akan dikenakan denda dua persen,” ungkap dia, Jumat (6/11).  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Angin Kencang Sapu Pohon Beringin 7 Motor Ringsek Surabaya, Memorandum Angin kencang menumbangkan pohon beringin di Lapangan Putro

Agung, Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari, Jumat (6/12). Pohon tersebut menimpa pagar dan tujuh motor yang parkir rusak. Untungnya tak ada korban jiwa.

Informasi yang dihimpun di lapangan, tumbangnya pohon beringin yang di depan Kantor Kelurahan Rangkah terjadi sekitar  Bersambung ke halaman 10 

Pemkot Layangkan Surat Peringatan Tiga Kali Surabaya, Memorandum Pemkot Surabaya akan menindak tegas terhadap proyek pembangunan showroom mebel di Jalan Prof Dr Moestopo yang diduga melanggar garis sempadan jarak bebas dan Peraturan Daerah (Perda) 7/2009 tentang Bangunan. Bahkan, surat peringatan sudah dilayangkan. Kepala Bagian Humas Kota Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, proyek pembangunan tersebut telah melang Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Febriadhitya Prajatara

Damkar Terapkan Wilayah Manajemen Kebakaran Untuk mengantisipasi titik-titik daerah yang rawan kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surabaya menerapkan program Wilayah Managemen Kebakaran (WMK), yakni dengan radius dua setengah kilometer dari pos bantu. Di Surabaya sudah tercover 21 pos bantu dan 96 persen sudah dengan WMK. M Arif Alfiansyah DEDI Irianto, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya menjelaskan, kelima rayon yang ada di Surabaya itu dibagi. Pusat itu rayon 1 punya 3 pos lebih banyak, kalau dipos hanya satu, dua saja isinya.

Terus rayon 2 di Tambak Rejo juga punya 3 pos, Menur, Bulak, sama Mulyorejo. “Jadi ada namanya Wilayah Managemen Kebakaran (WMK) yang radiusnya dua setengah kilo

FOTO: ISTIMEWA

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya gencar berlatih memadamkan kebakaran.

meter, lah untuk Surabaya 21 pos ini sudah mengcover 95 persen dengan WMK tadi,” ucap Dedi, Dedi menuturkan, kita tidak bagi per kecamatan, misalnya, sini Kecamatan Bubutan, tapi ada kebakaran di Kecamatan Tegalsari. Padahal dekat, terus orang Tegalsari ngomong biarkan saja, biar Tegalsari saja yang memadamkan, khawatirnya seperti itu. “Jadi kita nggak ngomong kecamatan, kita ngomongin WMK lagi. Dan itu sudah 96 persen, “tutur dia. Lebih lanjut, mantan Kabag Pemerintahan dan Otoda menambah Bersambung ke halaman 10 


KOTA SURABAYA

SABTU LEGI, 7 DESEMBER 2019 HALAMAN 10

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KESEHATAN MATA PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Darti dan Diabet Sebabkan Kebutaan? Tanya: Salam sehat dokter. Dokter saya mau bertanya, papa saya ada darah tinggi (darti) dan diabetes tiba-tiba matanya terlihat merah semua sisi kanannya dan tidak bisa melihat? Apa yang harus saya lakukan dok? Terima kasih.

Dikomplain, Akhirnya PDAM Perbaiki Jalan Kendangsari Surabaya, Memorandum Warga Kendangsari II, Kelurahan Kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, akhirnya lega. Paving jalan yang tidak rata atau bergelombang akibat perbaikan pipa PDAM akhirnya diperbaiki petugas PDAM Surya Sembada Surabaya. Ketua RW 03 Kendangsari Arifin mengatakan, sudah dua pekan jalan rusak tidak diperbaiki oleh petugas PDAM Surya Sembada. “Ya kalau enggak dikomplain lewat media massa tidak ada perbaikan berkesinambungan. Alhamdulillah setelah ketemu dengan humas PDAM, akhirnya pelaksananya disuruh ke lapangan dan harus diperbaiki secara lebih baik lagi,” kata Arifin kepada Memorandum, Jumat (6/12).

Nunik Ningtyaswati, Perumahan Deltasari Baru, Sidoarjo

Lebih jauh, Arifin mengimbau dan mengajak kepada teman-teman RT/ RW Kendangsari agar kalau ada proyek PDAM harus membuat kesepakatan dulu dengan pelaksana di lapangan di antaranya habis di gali pipanya harus ada perbaikan yang berlanjut. Jangan mau hanya dipasang paving secara sporadik pasti hasilnya enggak bagus. “Saya imbau tolong dikawal dan jangan sungkan-sungkan untuk kom-

mereda setelah terjadi musyawarah mufakat. Perlu diketahui, pertemuan di Kantor Kelurahan Sawunggaling dihadiri tujuh kandidat calon ketua RW, panitia tiga, dan delapan ketua RT Karangan. Lurah Sawunggaling Ririn menjelaskan, pihaknya memediasi pemilihan ulang ketua RW 01 ini atas perintah dari Kabag Pemerintahan Kanti Budiarti. Bahwasanya pelaksanakan pemilihan pada 9 November 2019 dianggap tidak sah alias

didiskualifikasi karena terjadi pelanggaran Perda dan Perwali. “Kita harus bermusyawarah mufakat dan melakukan voting pemilihan ketua RW 01 kembali. Setelah bermusyawarah, akhirnya tujuh kandidat lama, panitia tiga, dan delapan ketua RT terpilih yang hadir sepakat ada pemilihan ulang,” ungkap Ririn sambil tersenyum lega, Jumat (6/12). Ririn menjelaskan, hasil notulen musyawarah mufakat di antaranya tujuh kandidat lama

Sambungan dari halaman 9 harus diganti kandidat calon yang baru dan diusulkan dari delapan ketua RT terpilih, panitia tiga yang lama dihapus dan diganti baru, setiap RT mengajukan 20 warga untuk memberikan hak suara. Total delapan RT 160 suara. “Yang jelas pemilihan ulang ketua RW 01 Karangan dilakukan setelah pemilihan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK). Dan, disepakati 11 RW yang memilih LPMK. Intinya pemilihan ketua RW 01 dilakukan sebelum pelantikan

Pengurus RW 01 Tembok Dukuh Setuju... pemandangan seperti itu terjadi setiap hari. Ketua RW 01 Tembok Dukuh Erick Tahalele mengaku, kegiatan pedagang yang memakan badan jalan dan trotoar menambah kemacetan pada jam-jam sibuk. Justru pedagang ini bukan warga sekitar, namun banyak dari luar wilayah, bahkan juga luar kota. “Warga saya yang jualan hanya sekitar 30 orang. Selebihnya pedagang dari luar,” Erick. Mantan anggota DPRD Kota Surabaya periode 2009-2014 ini mengungkapkan, seiring berjalannya waktu, PKL yang memanfaatkan Jalan Tembok Dukuh-Jalan Kalibutuh untuk mencari nafkah semakin membludak. Untuk itu, pengurus RW membatasi jam oprasional pedagang agar pagi hari sudah meninggalkan dan membersihkan sampah bekas dagangannya. Namun, menurut Erick, apa yang dilakukan PKL tersebut sudah di luar batas toleransi. Karena batas waktu berjualan hingga

pukul 06.00, tapi masih saja dilanggar. “Rupanya toleransi yang kami berikan tidak bisa dipatuhi pedagang. Kita sudah berusaha mengatur, ternyata PKL tidak bisa ditata. Terpaksa satpol PP berencana merelokasi ke wilayah terdekat,” ujar dia. Dia mengungkapkan, minggu lalu, perwakilan pedagang, RT/RW, satpol PP, linmas, lurah, dan camat membahas persoalan tersebut. Dalam kesempatan itu, Erick menyampaikan jika PKL tak bisa ditata, maka secara tegas tidak boleh berjualan di jalan tersebut. “Tapi saya tetap berprinsip bahwa jika memang PKL bisa diatur, ya diatur (diperbolehkan),” imbuh Erick. Soal rencana Satpol PP Kota Surabaya yang akan mereloksi PKL ke Pasar Sayur Koblen, Erick sangat setuju. “Yang penting jalan tersebut bisa dikembalikan fungsinya. Apalagi pedestrian kondisinya seperti itu, karena digunakan pedagang berjualan,” pungkas dia.

Sambungan dari halaman 9 Larangan PKL ini mengacu Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya 17/2003 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL, Perda Kota Surabaya 10/2000 tentang Ketentuan Penggunaan Jalan, dan Perda 2/2014 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. Sebelumnya, Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Surabaya Piter Frans Rumaseb menegaskan, bahwa aktivitas PKL berjualan di badan jalan dilarang. Untuk itu, Satpol PP Kota Surabaya terus melakukan penertiban setiap pagi.”Setiap pagi kita (satpol PP, red) turun untuk menghalau (pedagang, red),” tegas Piter. Dia menjelaskan, rencananya para PKL akan direlokasi lahan eks penjara Koblen, Kelurahan/Kecamatan Bubutan.“Nanti pedagang akan direlokasi ke sana (lahan eks penjara Koblen),” ungkap dia. (alf/dhi)

Angin Kencang Sapu Pohon Beringin

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Prajurit korem mengikuti program penguatan.

Penguatan Kebugaran Prajurit Surabaya, Memorandum Kebugaran tubuh merupakan suatu kebutuhan yang wajib dimiliki oleh seorang prajurit TNI-AD. Berbagai cara pun dilakukan guna menjaga kebugaran tersebut. Seperti yang berlangsung di Lapangan Makorem 084/Bhaskara Jaya. Puluhan prajurit korem beramai-ramai mengikuti program penguatan yang sengaja digagas oleh pihak jasmani korem. “Itu tentu dilaksanakan dengan membagi terlebih dahulu personel, berdasarkan usia dan kemampuan personel masing-masing,” ujar Kajasrem 084 Kapten Arm Didit. Sementara itu, Kepala Penerangan Korem 084 Mayor Inf Agung Prasetyo Budi menambahkan, jika kebugaran tubuh merupakan salah satu persyaratan wajib yang harus dimiliki oleh seorang prajurit dalam menjalankan tugas sehari-hari. “Terpenting, kita bisa memupuk kesadaran kalau kita tidak berolahraga, fisik kita pun jadi lemah,” tandas dia. (tyo/lis)

Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Petugas PDAM Surya Sembada Surabaya melakukan perbaikan paving di Jalan Kendangsari II.

Warga Karangan Happy

Jawab: Diasuh oleh: Terima kasih Dr Lydia Nuradianti SpM Bu Nunik Ningtyanwarti. Perlu kami jelaskan, pasien dengan keluhan terlihat merah di bagian mata seperti darah dan mendadak kabur dengan riwayat darah tinggi dan diabetes bila tidak terkontrol dengan baik kemungkinan terjadi perdarahan korpus vitreus. Ini terjadi dimana cairan dalam bola mata mengalami perdarahan mendadak. Perdarahan vitreus terjadi karena pembuluh darah abnormal retinopati diabetikum (31-54 % perdarahan vitreus disebabkan oleh diabetes), neovaskularisasi dari cabang atau pusat oklusi vena retina (4-16%), pecahnya pembuluh darah normal, robekan retina (11-44 %), trauma (12-19%), Posterior Vitreous Detachment (PVD) dengan robekan pembuluh darah retina (4-12 %), ablasio retina (7-10 %). Darah dari sumber lain makroaneurisma (0,6-7 %), Age Related Macula Degeneration (0,6-4 %). Perdarahan vitreus hadir dalam ruang subhialoid juga dikenal sebagai perdarahan preretinal. Perdarahan berbentuk seperti perahu dimana darah terperangkap dalam ruang potensial antara hialoid posterior dan basal membran, dan mengendap keluar seperti hifema. Perdarahan vitreus yang tersebar ke dalam korpus vitreus tidak memiliki batas dapat berkisar dari beberapa bintik sel darah merah sampai memenuhi keseluruhan dari segmen posterior (isi dalam bola mata). Segera periksa ke dokter mata setempat akan dilakukan pemeriksaan dengan slit lamp mikroskop, oftalmoskopndirek dan indirek, jika kesulitan akan dilakukan USG mata untuk memastikan apakah terjadi ablasio retina. Kemudian akan dilakukan pengobatan dengan tetes dan obat minum apabila diperlukan harus dilakukan tindakan operasi yang dinamakan vitrectomy. Vitrektomi diindikasikan untuk perdarahan vitreus, neovaskularisasi dari iris atau glaukoma. Waktu vitrektomi tergantung pada etiologi yang mendasari. Demikian penjelasan kami, semoga bermanfaat dan papanya segera sehat kembali. (*)

Komisaris: Mangestuti Agil

plain kalau pekerjaannya tidak sesuai. Karena proyek ratusan juta bahkan miliaran, ketika pemasangan pavingnya amburadul maka RT/RW nya yang kena komplain warga.Ini pengalaman dan yang ada di wilayah RW 3, mohon dibuat pelajaran kita semua,” terang dia. Humas PDAM Surya Sembada Surabaya Adi Nugroho mengaku, pihaknya telah menerjunkan petugas untuk memperbaiki Jalan Kendangsari yang dikomplain warga. “Kita sudah melakukan perbaikan hari ini (kemarin, red), teman-teman sudah melakukan giat di Jalan Kendangsari. Dan, dipastikan hari ini (kemarin, red) tuntas dikerjakan,” pungkas dia. (why/dhi)

pukul 12.30. Tidak ada hujan, tiba-tiba angin kencang menerjang pohon beringin tersebut. Kencangnya angin membuat pohon itu terangkat mulai dari akarnya, kemudian menimpa pagar lapangan sepak bola Putro Agung. Sejumlah motor milik jemaah yang waktu itu menunaikan salat Jumat di Masjid Nabaussalam menjadi korban dalam musibah yang terjadi karena alam tersebut. Sehingga motor mengalami kerusakan parah. Salah seorang pemilik motor Mat Arifin, warga Rangkah Rejo Lebar 7, RT 06/RW 09 Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari mengaku, saat itu ada angin

kencang dan membuat pohon tumbang menimpa pagar. Sehingga reruntuhan bangunan pagar menimpa motor. “Saat itu saya hendak mengambil motor. Bersamaan ada angin kencang, terdengar suara kretek-kretek yang asalnya dari pohon. Tiba-tiba pohon tumbang menimpa tembok-tembok. Seketika itu tembok pun ambruk menimpa motor. Untungnya, reruntuhan tembok tertahan motor. Saya pun selamat dari kejadian itu,” terang Arifin. Hal senada dikatakan Suwanto, warga Rangkah 2. Dia mengatakan, waktu itu dirinya berupaya menyelamatkan motornya. Namun usaha itu gagal,

Sambungan dari halaman 9 karena pohon dengan cepat menimpa motornya.”Motor saya paling parah. Kondisinya ringsek,” keluh dia. Sementara Lurah Rangkah Samsul Arifin mengaku pihaknya kerap melakukan pemantauan pohon-pohon yang ada di wilayahnya. Upaya itu dilakukan guna mendata pohon yang bisa mengancam orang di sekitarnya. “Jika kondiainya keropos, secara langsung kami berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH). Untuk pohon yang roboh ini kondisinya baik. Namun gegara angin cukup kencang tadi hingga membuatnya roboh,” jelas dia. (alf/dhi)

Penyitaan Aset Penunggak PBB Tidak Diatur UU Apa tidak ada upaya menyeret penunggak PBB yang mokong ke ranah hukum? Yusron menyatakan tidak ada rencana ke sana. Sebab, dalam UU PBB tidak ada penyitaan aset wajib pajak, dan juga tindakan hukum bagi mereka yang menunggak. “Mereka hanya dikenakan denda. Semakin lama mereka menunggak, maka dendanya semakin

besar,” tegas dia. Selain itu, penunggak PBB juga akan mengalami kesulitan ketika mengurus sesuatu. Semisal menjual tanah dan bangunan, maka harus melunasi PBB. Jika tidak, maka tidak diperbolehkan untuk menjual tanah dan bangun tersebut. Saat penagihan tunggakan PBB yang cukup besar, lanjut Yusron, BPKPD juga diperbole-

pada 11 Desember 2019,” ungkap dia. Ketua panitia tiga Sunaryo Daim Misdi menyetujui dengan hasil keputusan musyawarah mufakat. “Kita setuju, asalkan ada calon ketua RW 01 baru yang dipilih oleh ketua RT baru. Sedangkan tujuh kandidat calon lama tidak diikutsertakan,” tegas dia di forum pertemuan di Kelurahan Sawunggaling. Lebih jauh, dia mengatakan, delapan RT sepakat ada pemilihan ulang. Untuk itu, Sunaryomeminta tim panitia tiga harus diganti untuk pemilihan ulang ketua RW 01 Karangan. “Siapa yang menjadi panitia tiga, kita serahkan lurahnya yang menunjuk,” terang dia.

Sekcam Wonokromo...

Sementara calon ketua RW 01 Karangan Rudiyono mengaku setuju dengan hasil notulen pertemuan di Kelurahan Sawunggaling. “Kita ini setuju-setuju saja, asalkan tujuh kandidat calon lama diganti calon baru, termasuk saya dan yang lainnya,” ungkap dia. Lebih jauh, Rudiyono mengatakan, demi kerukunan warga RW 01 Karangan memang pemilihan ulang ketua RW 01 harus dilakukan.Ini merupakan keputusan bijak yang diambil bersama dan disepakati. “Siapa pun kelak yang menjadi ketua RW 01 Karangan harus dapat membawa Kampung Karangan lebih bagus lagi,” cetus dia. (why/dhi)

Sambungan dari halaman 9

Perintah dari Kabag Pemerintahan Surabaya, Jumat (7/12) juga pilihan ulang harus dilaksanakan. Otomatis Koencoro yang telah menjabat tiga periode dan terpilih kembali didiskualifikasi.Ini mengacu Perwali itu,”kata Ali Rusbianto kepada Memorandum, Jumat (6/12). Kenapa kandidat yang sudah menjabat tiga periode itu diloloskan menjadi Ketua RW 01 Karangan, Rusbianto menerangkan, pada dasarnya pihaknya tidak meloloskan kandidat lama. Memang diklausul Perwali 29/2019 itu tidak ada yang namanya pemilihan ulang. “Takut salah, kita mengacu pada Perwali itu. Bukan berarti kita meloloskan kandidat lebih menjabat tiga periode tersebut,” terang dia. Lebih jauh, dia menjelaskan, persoalan keresahan warga Karangan ini muncul karena dipicu kurang pahamnya

panitia tiga tentang aturan Perwali tersebut. seharusnya, ketika proses pemilihan ketua RW kemarin, warga harus lebih tanggap dan memprotes panitia tiga tersebut. “Ya, mungkin kejadian itu bisa juga karena panitia tiga tidak paham dengan Perwali. Atau ada pembiaran aturan itu, sehingga meloloskan Koencoro yang akhirnya diprotes warga Karangan. Sampai saat ini saya belum bertemu panitia tiga mau saya tanyakan kenapa pemilihan ketua RW itu tidak mengacu pada Perwali,”ungkap dia. Rusbianto berharap pemilihan ulang ketua RW 01 Karangan nanti apa pun keputusannya seluruh kandidat terpilih dan belum terpilih harus legowo menerimanya. “Yang jelas, secara teknis dalam hal ini Lurah Sawunggaling pemegang tongkat memutuskan pemilihan ulang. (why/dhi)

Pemkot Layangkan...

Sambungan dari halaman 9

gar Perda 7 tahun 2009. Karena itu, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya sudah melayangkan surat peringatan. “Kami sudah melayangkan peringatan tiga kali. Maka langkah selanjutnya adalah mengacu pada Perwali 38/2019,” tegas dia. Me n i l i k p a d a Pe r w a l i 38/2019 pasal 6, ketika terjadi pelanggaran pembangunan maka dilakukan penerapan sanksi administratif. Yang meliputi peringatan tertulis. Setelah itu pembatasan kegiatan pembangunan hingga penghentian

sementara. Untuk diketahui warga Dharmahusada mengirim surat ke Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terkait pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan pengembang showroom mebel di Jalan Prof Dr Moestopo. Awal mulanya, proyek gedung 12 lantai itu, materialnya menimpa rumah warga. Ternyata bangunan ini mepet dengan rumah warga. Jadi tidak ada ada batasan. Sesuai Perda 7/2009 itu ada ketentuan harus ada jarak bebas dari sempadan jalan. Dan, itu dilanggar oleh pengembang. (udi/dhi)

Sambungan dari halaman 9

hkan meminta bantuan berupa pendampingan dari aparat kepolisian dan kejaksaan. “Kami akan terus menagih PBB yang tertunggak,” tegas dia. Sementara itu, tunggakan PBB hingga 2018 mencapai Rp 600 miliar. Tingginya tunggakan PBB tersebut juga karena limpahan dari Pemerintah Pusat ke Pemkot Surabaya pada 2000-an. (udi/dhi)

Damkar Terapkan... kan, rayon tiga di Rungkut yang mempunyai empat pos. Jadi pos Rungkut Kidul, Keputih, Sukolilo dan Gunung Anyar. Dan rayon empat itu di Wiyung, juga punya tiga pos, kantor utamanya di Wiyung unitnya lebih banyak, ada Sky lift 55 itu disana. “Itu ada tiga pos, Jambangan, Warugunung, dan Lakarsantri.

Sambungan dari halaman 9 Dan rayon lima di Margomulyo itu juga banyak unitnya, dibantu tiga pos, Pakal, Kandangan, dan TOW,” imbuh dia. “Jadi, secara keseluruhan titik kantor tempatnya unit untuk mengcover kebakaran ada 21 pos, plus satu Poskotis (Posko Strategis) di Balai Pemuda,” pungkas dia. (*/lis)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Blitar: Prawoto Sadewo. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/ mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


MADURA

SABTU LEGI, 7 DESEMBER 2019 HALAMAN 11

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Pamekasan, Memorandum Tim Tanggap Darurat Bencana (TDB) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, mendistribusikan air bersih gratis kepada masyarakat terdampak kekeringan hingga mencapai angka seberat 1,3 juta liter air bersih. Jumlah tersebut didistribusikan selama tiga bulan terakhir, terhitung sejak September hingga Kamis (5/12). Disebar di sembilan kecamatan berbeda yang terdampak kekeringan di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam. “Sampai tanggal 5 Desember 2019 kemarin, PMI Pamekasan telah menyalurkan sebanyak 287 tangki dengan total seberat 1.345.000 liter air bersih ke wilayah terdampak kekeringan di Pamekasan,” kata Wakil Kepala Markas PMI Pamekasan, Yulianto Priyanto, Jumat (6/12). Pihaknya juga menggandeng sejumlah pihak untuk bersama membantu meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan akibat musim kemarau tahun ini. Di antaranya komunitas Alumni SMP Negeri 1 Pamekasan, Lazismu Pamekasan hingga pihak Mitra Setia (MS) Pamekasan. “Area pengiriman yang sudah kita lakukan menyebar di sebanyak 58 titik di 32 desa yang tersebar di sembilan kecamatan berbeda di Pamekasan. Proses pendistribusian ini dilakukan sejak September 2019 lalu dan masih berlangsung hingga saat ini,” ungkapnya. Pihaknya menjelaskan program tersebut bermanfaat bagi masyarakat. Sekalipun proses pendistribusian air bersih tidak menyebar di seluruh kecamatan terdampak kekeringan. “Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah bersama membantu program distribusi air bersih ini, dengan harapan semoga bermanfaat,” pungkasnya. Seperti diketahui, saat ini tercatat hanya dua kecamatan dari total 13 kecamatan berbeda di Pamekasan, dipastikan aman dan terbebas dari kekeringan akibat kemarau musim ini, yakni Kecamatan Pakong dan Pamekasan (Kota). Sedangkan 11 kecamatan lainnya terdampak. Sementara sembilan titik yang dijadikan target distribusi air bersih yang digagas PMI Pamekasan, masing-masing Kecamatan Galis, Kadur, Larangan, Pademawu, Pagantenan, Palengaan, Proppo, Tlanakan serta Waru. Bahkan hingga saat ini, mereka juga masih mendistribusikan air bersih sekalipun sudah mulai memasuki musim penghujan Maski masih jarang hujan. (sjk/sr)

Perceraian di Pamekasan Didominasi Faktor Ekonomi Pamekasan, Memorandum Pengadilan Agama Pamekasan membeberkan jumlah laporan perkara perceraian di Pamekasan yang sudah diputus selama sepuluh bulan, dari Januari hingga Oktober 2019. Hasilnya mencapai lebih dari seribu kasus. Panitera Muda (Panmud) Hukum Pengadilan Agama Pamekasan, Hery Kushendar, mengatakan kasus penceraian yang diputus Pengadilan Agama Pamekasan dalam kurun waktu bulan Januari sampai Oktober 2019 mencapai 1.281. Jumlah sebanyak itu terdiri dari perkara cerai talak sebanyak 436 dan perkara cerai gugat sebanyak 845. “Untuk yang November dan Desember 2019 masih dalam tahap perekapan,” katanya seperti dikutip dari TribunMadura.com, Jumat (6/12). Hery Kushendar menyebut, penyebab terjadinya perceraian di Pamekasan tersebut sangat bervariatif, mulai dari faktor ekonomi, perselisihan rumah tangga dan salah paham. Selain itu, ada juga karena faktor meninggal dunia. Namun penyebab terjadinya pencerain di Pamekasan yang paling banyak, dikatakan Hery Kushendar, karena faktor pertengkaran dan perselisihan terus menerus. “Penyebabnya bervariatif ya, ada salah satu pihak yang meninggalkan karena selisih paham. Ada juga karena faktor ekonomi serta juga ada karena kekerasan dalam rumah tangga,” ujarnya. Tidak hanya itu, Hery Kushendar mengungkapkan, data perceraian di Pamekasan yang disebabkan karena faktor pertengkaran mencapai 998 kasus. Sedangkan faktor perceraian yang disebabkan karena ekonomi sekitar 171 kasus. “Memang selama ini faktor perceraian karena kekerasan itu paling banyak kalau dibandingkan dengan faktor ekonomi dan faktor-faktor lainnya,” ucapnya. Hery Kushendar juga memprediksi, angka perceraian ini masih akan terus bertambah. Sebab untuk bulan November hingga Desember 2019 masih belum diketahui jumlah pastinya. Lebih lanjut Hery Kushendar mengimbau, semisal pasangan suami-istri memiliki permasalahan, alangkah baiknya permasalahan tersebut diselesaikan terlebih dahulu secara kekeluargaan. Tidak langsung mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Agama Pamekasan. “Jadi jangan langsung ke sini (Pengadilan Agama), kalau bisa misal ada permasalahan ya dibicarakan dahulu, diskusi dulu bagaimana jalan keluarnya. Karena siapa tahu menemukan solusi untuk berdamai, jangan langsung mengajukan cerai,” imbaunya. (*/sr)

Barang bukti di kapal dan tersangka illegal logging Saiful diperiksa petugas di Mapolsek Kangayan, Sumenep.

izin diduga kuat illegal logging,” terangnya, Jumat (6/12). Kemudian warga desa Kangayan itu, bersama barang bukti diamankan aparat ke kantor Perhutani BKPH Kangean Timur. Baru kemudian tersangka dan BB nya diserahkan ke Polsek Kangayan untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. Widiarti mengaku, aparat

perhutani menyerahkan tersangka dan BB kepada Polsek Kangayan, pada Kamis (5/12) untuk dilakukan proses lebih lanjut. Disebutkan barang bukti yang diterima aparat Polsek Kangayan dari Perhutani BKPH Kangean Timur, Sumenep yakni, kayu hutan jenis kenari diduga hasil ilegal logging dengan voleume kurang lebih 4 kodi dan perahu motor dari kayu. “Ter-

sangka akan dikenakan asal 12 huruf d dan e Jo Pasal 83 ayat 1 huruf a dan b UU No 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan hutan.” Seperti diketahui, penjarahan kayu hutan lindung di Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, memang masih saja terjadi. Padahal penjagaan petugas di kawasan wilayah kayu hutan lindung yang kini

mulai menipis tersebut telah diperketat. Sayangnya, dari komplotan pelaku illegal logging yang diperkirakan lebih dari satu orang nelayan Sumenep itu, petugas hanya mendapati dan menangkap seorang pelaku saja. Yakni, Saiful (38), nelayan Sumenep, warga Dusun Bondat Desa/Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean. (uri/sr)

Kades Terpilih Dilantik 30 Desember

Masyarakat dan panitia pilkades serentak 2019 di Sumenep.

Sumenep, Memorandum Pelantikan 226 kepala desa (kades) hasil pilkades serentak di Kabupaten Sumenep beberapa waktu yang lalu, dijadwalkan dilaksanakan 30 Desember 2019. Pengukuhan itu akan dilakukan bersamaan antara kades daratan dengan kepulauan. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep Mohammad Ramli mengatakan, rencana pelantikan kepala desa terpilih akan dilaksanakan akhir tahun. Jadwal itu sudah pasti jika tidak ada halangan lebih lanjut. “Kalau tidak ada perubahan, pelantikan kepala desa secara serentak akan kami laksanakan 30 Desember.

Semoga tidak ada kendala,” ujar Ramli. Saat ini, Ramli masih berkoordinasi lebih lanjut dengan Bupati Sumenep A Busyro Karim terkait jadwal pelantikan tersebut. Dia menegaskan, tetap menunggu intruksi lanjutan dari bupati. “Kami ingin segera menggelar pelantikan agar pemerintahan desa cepat berjalan normal dengan adanya kepala desa definitif,” tukas dia. Pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Sumenep tahun 2019 dibagi menjadi dua tahap. Pertama terdapat 174 desa daratan yang digelar 7 November 2019. Sementara tahap kedua terdapat 52 desa di kepulauan yang dilaksanakan 14 November 2019. (aan/sr)

PKL di Taman Paseban Berpotensi Jadi Problem Baru Bangkalan, Memorandum Tampilan menarik Taman Paseban di jantung Kota Bangkalan berdampak dengan banyak kunjungan warga ke kompleks taman yang bersisian dengan alun-alun kota itu. Hanya saja, di balik perkembangan positif itu, ternyata juga menimbulkan masalah baru adanya puluhan PKL dengan lapak bongkar-pasang dan gerobak dorongnya, mulai mewarnai sisi Utara dan Barat kompleks taman. Dampaknya, tampilan modis Taman Paseban mulai terkontaminasi pemandangan tak senonoh. Suasana sebagian jantung Kota Bangkalan, utamanya di seputar simpang empat Jalan A Yani, Ki Lemah Duwur, Panglima Sudirman dan Jalan KH Hasyim Asyari, tampak mulai agak agak semrawut, dekil dan tumpang tindih. Maklum, setiap pagi dan sore, deretan gerobak dorong dan lapak dadakan puluhan PKL kaprah berjubel di seputar pinggiran Taman. Mereka berbaur dengan jubelan pengunjung yang terus hilir-mudik keluar-masuk kompleks pertamanan. Setiap harinya, Para PKL antara lain kaprah bejubel dan berderet tumpang-tindih di sepanjang trotoar sisi Selatan Jalan A Yani dan Jalan Ki Lemah Duwur. Utamanya di dekat pin-

tu masuk sisi Barat kompleks taman. Sebagian lainnya, juga tampak mangkal di sepanjang Jalan Letnan Abdullah di dekat pintu masuk sisi Timur. “Kondisi seperti itu jelas cukup berbahaya. Teruma bagi anak-anak kecil. Sebab mulai pukul 07.00 s/d 10.00, arus lalu-lintas di sepanjang Jalan A Yani dan Ki Lemah Duwur mulai padat dan ramai. Jadi agak rentan bagi kemungkinan terjadinya kecelakaan,” komentar Mas Tadjus Subky (62), salah satu pengunjung ketika menemani tiga cucunya untuk nyantai di kompleks Taman Paseban, Jumat (6/12) pagi. Terlebih saat hari libur Sabtu dan Minggu pagi. Ramainya minta ampun. Suasana jantung kota benar-benar kian semrawut bak benang kusut. Jubelan pengunjung dan sebaran PKL yang membaur padatnya areal parkir, bahkan tak jarang meluber hingga ke tengah ruas jalan. Itu terjadi, lantaran untuk sementara, kompleks Taman Paseban belum memiliki areal parkir yang rerpresentatif. Meski begitu, sebagian masyarakat kurang setuju jika kian maraknya PKL dadakan itu digusur begitu saja. “Kasihan, mereka itu orang-orang kecil yang mencari sesuap nasi demi kelangsungan hidup anak-anak

FOTO: MEMORANDUM/ RAS

TDB PMI Pamekasan Distribusikan Air Bersih

Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti Sutioningtyas mengatakan, tersangka ditangkap aparat Perhutani BKPH Kangean Timur saat itu sedang melakukan giat keamanan dengan melakukan patroli diperairan Kangayan, Rabu (4/12) malam pukul 20.00. lalu. Petugas mencurigai gerak-geriknya ketika tersangka menahkodai perahu motor. Kemudian dilanjutkan melakukan pemeriksaan. Dan ketika diperiksa, ditemukan kayu berbentuk papan balok dengan ukuran bervariasi. “Ternyata kayu yang dibawanya tanpa dilengkapi izin resmi atau SKSHH. Karena tidak mempunyai

FOTO: MEMORANDUM/ HUMAS

Truk tangki dari TDB PMI Pamekasan menyalurkan air bersih ke daerah yang dilanda kekeringan.

Sumenep, Memorandum Saipul (38), warga Dusun Bondat, Desa/Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, ditangkap Polsek Kangayan. Nelayan ini terbukti melakukan tindak pidana illegal logging di wilayah hukum Kangayan.

FOTO: MEMORANDUM/ AINUL ANWAR

FOTO: MEMORANDUM/SJK

Nelayan Pelaku Illegal Logging Dibekuk

Dua sisi keindahan Taman Paseban di jantung Kota Bangkalan kini mulai diwarnai PKL yang berjubel.

mereka. Jadi jangan gampang main gusur. Sebaliknya, akan lebih bijak jika dicari jalan keluar dan solusinya,” ujar Drs Mas Imam Luthfi (52), penikmat Taman Paseban lainnya. Lalu solusinya? Imam mengisyaratkan bahwa tanggung jawab untuk itu sebaiknya dipasrahkan kepada Pemkab dan SKPD terkait di dalamnya. Yang jelas, menurut Imam, ibarat pepatah, di mana ada gula di situ pasti ada kerumunan semut. “Atau dengan kata lain, di mana saja ada keramaian, di situ mesti ada kerumunan PKL. Itu kodrat Ilahiyah dan kaprah terjadi di

Kabupaten dan Kota manapun ,” papar Imam, yang juga Wasit-Juri Internasional cabor pencak silat itu. Sementara sebagian warga lainnya, memaparkan bahwa sejatinya masih ada celah kebijakan untuk bisa menampung para PKL yang kian bejubel itu. Di antaranya, koridor komplek Taman Paseban yang membentang sekitar 400 meter dari pintu masuk sisi Barat hingga ke pintu masuk sisi Timur, bisa dijadikan salah satu solusi untuk menampung para PKL itu. Sebab sebelum kompleks Taman Paseban dibangun, betangan koridor yang sebel-

umnya bernama Jalan Olahraga itu, memang menjadi basis penampungan para PKL. “Tetapi resikonya, ya suasana keindahan kompleks Taman Paseban akan jadi agak terusik. Sebab di mana-mana, para PKL itu biasanya agak susah untuk diajak tertib dan disiplin. Terutama displin untuk ikut menjaga kebersihan sepanjang koridor taman,” komentar Moh Jufri (59), pengunjung taman lainnya. Namun apapun kebijakan Pemkab nanti, kemunculan para PKL yang mulai bejibun di sekitar kompleks Taman Paseban memang harus ditertibkan. Tetapi tanpa harus menggusur mereka. Pasalnya, Kiat Pemkab untuk membangun Taman Paseban, semata-mata memang diproyeksikan untuk menciptakan suasana jantung Kota Bangkalan yang semakin rindang, tertib, resik, nyaman dan estetis. Terlebih, lokasi Taman Paseban yang berdanpingan dengan dua kompleks alunalun kota, lokasinya juga bersisian dengan Masjid Agung, Pendopo Kabupaten, rumah dinas Bupati, rumah dinas Wakil Bupati, serta Kodim 0829. Juga berisian dengan simpang empat jalan protokol, yakni Jalan A Yani, Ki Lemah Duwur, KH Hasyim Asyari dan Jalan Panglima Sudirman. (ras/sr)

Target PAD Retribusi Sampah Jeblok Sampang, Memorandum Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang akan menaikkan iuran sampah yang awalnya Rp 2.000 menjadi Rp 5.000. Hal itu disebabkan tahun ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) retribusi sampah jauh mencapai target atau jeblok. Kabid Kebersihan dan Persampahan DLH Sampang Syarifuddin mengatakan, yang menjadi hambatan retribusi sampah tidak mencapai target merupakan nilai penarikan kepada masyarakat jumlahnya tetap, sedangkan target PAD setiap tahunnya

mengalami kenaikan. Sehingga pihaknya mengambil keputusan untuk juga menaikkan jumlah nilai penarikan terhadap PKL dan rumah tangga. “Sebelumnya jumlah iuran untuk rumah tangga dan PKL Rp 2000 setiap bulannya dan kemungkinan jumlah kenaikannya sekitar Rp 5000 perbulan,” ujarnya seperti dikutip dari TribunMadura.com, Jumat (6/12). Dalam menaikkan iuran penarikan tersebut saat ini belum di tetapkan karena masih dalam tahap pengajuan. “Peningkatan ini masih dalam tahap pengajuan, dalam arti masih belum disetujui,

namun kami akan mengupayakan agar PAD retribusi tercapai,” katanya. Dijelaskan, target PAD retribusi sampah dari tahun kemarin sebesar Rp 150 juta, kemudian mengalami kenaikan di tahun 2019 mencapai sekitar Rp 232 juta. “Sedangkan untuk hasil retribusi sampah tahun ini yang hanya mencapai 50,5 persen,” ucap Syarifuddin. Tidak hanya itu, yang menjadi kendala tidak tercapainya PAD retribusi sampah tahun 2019 merupakan sudah tidak adanya MOU dengan PDAM. Syarifuddin menyampaikan, dulu pihaknya melakukan MOU dengan pihak

PDAM dalam penarikan iuran sampah terhadap rumah tangga. Ia menuturkan, penarikan sampah lebih mudah ketika melakukan MOU, sebab saat masyarakat membayar uang tagihan air ke kantor PDAM iuran sampah juga terbayarkan. Namun, saat uang tagihan air ke PDAM bisa terbayarkan melalui online, iuran sampah tidak lagi ikut terbayarkan. “Untuk tahun depan, PDAM sudah mencari solusi untuk mengembalikan cara yang sebelumnya, jadi meskipun bayar dimanapun iuran sampah terbayarkan,” tutupnya. (*/sr)


PASURUAN

SABTU LEGI, 7 DESEMBER 2019 HALAMAN 12

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

317 Keluarga Penerima Bantuan Terkendala KKS

Polisi Layani Door to Door Warga Cobanblimbing Pasuruan, Memorandum Polsek Wonorejo, Polres Pasuruan, menggelar bakti sosial berupa pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis secara door to door (dari pintu ke pintu) kepada warga Desa Cobanblimbing, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Kamis (5/12). Kegiatan ini dilakukan oleh tim kesehatan dari urkes bersama satbinmas dan babinkamtibmas kepada beberapa warga yang kurang mampu. Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menyampaikan, kegiatan ini merupakan bakti sosial berupa layanan kesehatan gratis kepada masyarakat. Tujuannya untuk mempererat hubungan pihak kepolisian dengan masyarakat di binaannya. “Kita mendatangi rumah-rumah warga dan menawarkan layanan kesehatan dan pengobatan gratis. Kegiatan melibatkan bhabinkamtibmas sehingga bisa langsung menyasar rumah warga yang sakit,” ujar Rofiq. “Di samping itu, kita juga turut mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga ketertiban bersama, setelah melakukan Pesta Demokrasi tingkat Desa untuk menjaga kerukunan sesama masyarakat serta kepada tetangga,” tutup Rofiq.(rul/sr)

21 hingga 24 November. “Realisasinya sebesar 7.310 yang sudah tersalur dari 7.778 KPM di Kota Pasuruan,” ujar Hery. Dengan begitu, persentase penyaluran BPNT kali ini mencapai 93,96 persen. Hery menyebut, masih ada 468 KPM yang bantuannya belum tersalurkan. Permasalahan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) menjadi faktor terbanyak yang dijumpai di lapangan. “Untuk KKS bermasalah ada 317 KPM,” terang Hery. Hery meminta ratusan KPM tersebut tak khawatir. Sebab, dana bantuannya tidak akan hangus. Melainkan masih bisa dibelanjakan jika permasalahan KKS-nya sudah selesai. Selain itu, 57 KPM

FOTO: MEMORANDUM/ION

Anggota urkes memberikan pengobatan gratis kepada warga.

Sebelumnya, penyaluran bantuan digelar serentak di awal bulan. Sebab, dana dipastikan cair setiap tanggal 10 setiap bulan. Namun, bulan kemarin anggarannya baru cair pada pertengahan bulan. “Setelah kami sampling ke masing-masing agen atau e-warung, baru diketahui dana cair pertengahan November,” ujar Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pasuruan Hery Dwi Sujatmiko. Menurutnya, setelah dananya dipastikan cair, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk penyalurannya. Dana bantuan itu sendiri disalurkan serentak di seluruh e-warung selama empat hari, mulai

Penyaluran BPNT di Kota Pasuruan, beberapa waktu lalu.

lainnya justru belum membelanjakan bantuannya. Selebihnya, tidak tersalurnya bantuan dikarenakan KPM sudah meninggal dunia, tergolong mampu, atau pindah

domisili. Setiap KPM dapat mencairkan bantuan berupa bahan pokok beras dan telur ayam melalui e-warung. Setiap bulan mereka mendapatkan bantuan senilai Rp 110.000. (ion/sr)

Polres Pasuruan Kota Bantu Padamkan Kebakaran PT Japva

FOTO: MEMORANDUM/RUL

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Pasuruan, Memorandum Penyaluran bantuan pangan nontunai (BPNT) untuk November di Kota Pasuruan terlambat. Pencairan dananya dari pemerintah pusat lebih lama dari jadwal.

Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Mario Prahatinto ikut memadamkan kebakaran di PT Japva Grati bersama anggota polsek dan satsabhara.

Pasuruan, Memorandum Jajaran Polres Pasuruan Kota ikut membantu memadamkan kebakaran yang melanda kandang PT Japva Grati 1 di Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat anggota Polres Pasuruan Kota langsung mendatangi TKP kebakaran setelah mendapatkan laporan dari Polsek Grati tentang kejadian tersebut. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH melalui Kasubbag Humas AKP Endy Purwanto SH menyampaikan, sekitar pukul 06.45, alarm di kandang 1 berbunyi dengan suhu kandang 30 C. Setelah dilakukan

pengecekan telah terjadi kebakaran di lokasi kandang 1 PT Japva Grati 1 yang berlokasi di Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Kandang tersebut berukuran 12 x 120 meter yang berisi ayam petelur dengan kapasitas kandang 9000 ekor. Diperkirakan umur ayam per ekor sekitar 27 minggu atau berumur 6 bulan 3 minggu (masih masa produksi). Saat melakukan pemadaman api tersebut turut hadir Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Mario Prahatinto didampingi Kapolsek Grati AKP H Suyitno, bersama 20 anggota satshabara, unit identifikasi Satreskrim Polres Pasuruan Kota, babinsa, dan trantib Keca-

matan Grati. “Diduga penyebab kebakaran karena korsleting listrik yang menuju ke blower yang berada di belakang kandang, dengan jumlah blower sebanyak 6 buah dan 2 buah blower. Di samping kandang sekitar pukul 06. 45, api dapat dipadamkan dengan bantuan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Pasuruan, dan satu unit mobil pemadam dari Pemkab Kota Pasuruan,” ujar Endy. Dalam kebakaran kali ini, PT Japva Grati mengalami kerugian material ayam per-ekor senilai Rp 9.000, material bangunan kandang ayam 1 unit diperkirakan Rp 1 300.000.000.(rul/sr)

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

Tersangka penadah motor.

Penadah Motor Resongo Ditangkap Probolinggo, Memorandum Maswin (27) harus berurusan polisi. Sebab, warga Desa Resongo, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, ini menerima gadai motor curian. Motor jenis trail itu didapatnya dari saudaranya, Alim asal Desa Gemito, Kecamatan Sumber. Hal itu terungkap ketika Maswin digelandang ke Mapolres Probolinggo. Di hadapan petugas, Maswin mengatakan bahwa ia tidak tahu jika motor trail bernopol N 2330 QW itu hasil curian. Sehingga, kemudian ia menerima gadai tersebut. “Saya tidak tahu kalau itu curian. Kalau tahu, saya pasti akan

menolaknya,” katanya, Jumat (6/12). Menurutnya, Alim menggadaikan motor tersebut beralasan tidak memiliki uang. Berdasarkan pengakuannya pula, motor itu merupakan milik dari temannya. Karena itulah, ia merasa percaya dan memberikan uang sekitar Rp 4 sampai 5 juta. “Itu yang terjadi. Saya tidak tahu kalau itu curian,” ungkapnya. Sementara itu Alim yang terlebih dulu tertangkap membenarkan hal itu. Menurutnya, motor itu memang diakuinya dari temannya. ”Iya, saya katakan kalau itu motor teman saya,” jelasnya.

Meskipun demikian, pihak kepolisian tidak lantas percaya keduanya. Pihak kepolisian terus menyelidiki kasus tersebut. Kapolres Probolinggo, AKBP Eddwi Kurniyanto mengatakan, kasus tersebut merupakan kasus pencurian di Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura. Yang menjadi pelakunya adalah Alim. Sedangkan Maswin, diduga menjadi penadahnya. “Untuk pelaku kami kenakan pasal 363 dengan ancaman hukuman 7 tahun pencara. Sedangkan penadahnya kami kenakan pasal 480 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” jelas Eddwi.(yud/sr)

FOTO: MEMORANDUM/YD

Danrem 083 Baladhika Jaya Malang Kolonel Inf Zainuddin bersama Habib Ali.

Zainuddin. Pada kesempatan itu, Habib Ali diberi topi TNI kehormatan yang bertuliskan nama Habib Ali. Ponpes

Riyadlus Sholihin sendiri memiliki santri lebih dari tiga ribu orang. Mereka berasal dari berbagai daerah, utamanya dari kawasan Tapal Kuda. (yud/sr)

AKBP Adewira Negara Siregar menginterogasi tersangka di halaman Polres Lumajang.

dang menunggu calon pembeli di rumahnya di Jalan Durian, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Kota Lumajang. Selanjutnya, petugas membawa kedua tersangka ke Mapolres Lumajang guna dilakukan proses lanjut. Dari hasil penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang-bukti (BB) pil koplo sebanyak 636 butir yang sudah dikemas dengan paket hemat serta uang tunai sebesar Rp. 50 ribu yang diakui oleh tersangka sebagai hasil penjualan

malam itu. Pengakuhan tersangka Deny, barang haram itu ia dapat dari tersangka Galuh. Sedangkan Galuh, mendapat barang haram itu dari salah satu temannya yang berdomisili di Kecamatan Pasirian. “Biasanya untuk sekali tebus harganya 900 ribu per paket yang berisi 1600 butir. Lalu saya jual lagi kepada pengecer dengan bentuk harga paket ekonomis,” aku tersangka Galuh. Kapolres Lumajang, AKBP Adiwira Negara Siregar menegaskan, pihakn-

ya akan teruse memantau peredaran obat terlarang di lapangan. Sedangkan untuk penangkapan kali ini, adalah hasil lidik anggota di lapangan. “Kami tidak akan main main dengan para pengedar obat obat terlarang termasuk narkotika. Karena setiap aksi kejahatan, dimulai dengan minuman keras serta dan obat obat terlarang,” tegas AKBP Adewira Siregar kepada sejumlah awak media saat press rilir di halaman Mapolres Lumajang, Jumat (6/12) pagi. (tri/sr)

Pemkab Kolaborasi dengan Forum CSR Optimalkan Ranupani

Danrem Malang Sowan Habib Ali Probolinggo, Memorandum Danrem 083 Baladhika Jaya Malang Kolonel Inf Zainuddin mengunjungi Ponpes Riyadlus Sohilin, Ketapang, Kota Probolinggo, Jumat (6/12) siang. Zainuddin menemui pengasuh Ponpes Habib Ali untuk menyambung silaturahmi. Diawali dengan salat Jumat bersama, lalu pertemuan santai dua tokoh militer dan agama tersebut. Sebelumnya, seusai Jumatan, Zainuddin menyampaikan pesan kebangsaan kepada jemaah masjid. Zainuddin kemudian menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan dalam berbagai aspek kehidupan termasuk dalam negara. “Kita pahami ajarannya, lalu kita tanamkan dalam pikiran dan hati kita, dan kemudian diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” kata

Lumajang, Memorandum Deny Susanto (22), warga Dusun Warung kutil, Desa Besuk, Kecamatan Tempeh, dan Galuh Eka Kristian (28), warga Jalan Durian, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Kota Lumajang, ditangkap Tim Satresnarkoba Polres Lumajang, karena kedapatan menjual obat keras berbahaya (okerbaya) jenis pil Koplo. Penangkapan terhadap kedua tersangka dilakukan pada hari yang sama namun pada tempat yang berbeda. Kamis (5/12) malam. Penangkapan tersebut, atas informasi dari masyarakat yang kemudian ditindak lanjuti dengan penyelidikan oleh anggota di lapangan. Awalnya, petugas berhasil menangkap tersangka bernama Deny di rumahnya di Desa Besuk, Kecamatan Tempeh. Dari situlah, polisi akhirnya melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka Galuh, yang saat itu se-

FOTO: MEMORANDUM/TRI

FOTO: MEMORANDUM/YD

Dua Pengedar Pil Koplo Digaruk

Lumajang, Memorandum Pengusaha di Lumajang dapat bersinergi dengan Pemerintah dalam mengoptimalkan penggunaan dana CSR untuk pembangunan potensi wisata kawasan Ranupani. Hal ini disampaikan Bupati Lumajang Thoriqul Haq dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Gathering dan Sosial Konservasi, di wisata Ranuregulo, Kamis (5/12). Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq itu mengungkapkan, dana CSR yang dikumpulkan bersama Pemkab Lumajang akan difokuskan untuk pengoptimalan potensi wisata Ranupani. Menurutnya, dengan adanya kolaborasi antara forum CSR dengan pemerintah, akan ada percepatan terhadap pengembangan pariwisata. Sehingga menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung di wisata Ranupani. Lebih lanjut dikatakan, Pemkab

Lumajang telah menyiapkan desain serta perancanaan pembangunan, seperti Camping Ground, Rest Area, Pembangunan Amphiteater di Regulo, serta beberapa perencanaan pembangunan infrastruktur lainnya. “Tinggal teman-teman forum CSR mau membantu pemkab sebelah mananya, kalo sekiranya berkeinginan membantu pemerintah dalam sport - sport tertentu, tinggal menyampaikan pada kami, dan kami akan tindak lanjuti supaya bisa berbagi juga, mana yang sekiranya tidak terkaver oleh forum kami yang akan bangun,” katanya. “Tapi kalo semua yang kami bangun masih butuh waktu, dan kami juga tidak banyak - banyak amat, ada iya. Tetapi juga kami prioritaskan dengan pembangunan yang lain,” imbuhnya. Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati berharap para pengusaha yang ada

di Kabupaten Lumajang dapat berkolaborasi bersama - sama pemkab untuk membangun Kabupaten Lumajang. “Saat ini waktunya untuk berkolaborasi, semua para pengusaha yang mencari rizeki di Lumajang ini harus mencintai dengan menyisihkan sebagian keuntungannya untuk bersama - sama membangun Lumajang bersama Pemerintah,” tuturnya. Sementara itu, Plt. kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Luamajang, Retno mengungkapkan, kegiatan itu merupakan agenda tahunan yang dilakukan denga forum CSR, dengan tujuan untuk mempererat ikatan silaturahmi serta memajukan Kabupaten Lumajang. Ia berharap, forum CSR bisa membantu pemkab mewujudkan program yang tidak bisa di Danai oleh APBD. (hum/tri/sr)


OLAHRAGA

SABTU LEGI, 7 DESEMBER 2019 HALAMAN 13

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

SEA Games 2019

Striker tersubur SEA Games 2019 menjadi bekal Osvaldo Haay untuk membawa Indonesia terus melaju ke partai selanjutnya. FOTO: MEMORANDUM/IST

Semifinal SEA Games 2019

BONGKAR Defensif Myanmar! Manila, Memorandum Asa mengakhiri puasa medali emas di SEA Games setelah hampir tiga dasawarsa melambung tinggi di benak pendukung Timnas Indonesia. Strategi ofensif yang menjadikan Evan Dimas dkk sebagai tim tersubur akan diuji Myanmar pada sore ini, Sabtu (7/12). Usai memastikan tiket semifinal dengan posisi sebagai runner up Grup B, Indra Sjafrie langsung membawa fokus armadanya ke Myanmar. Hanya punya jeda sehari untuk pemulihan, dia memang harus kantongi banyak strategi memuluskan skema 4-3-3. Sedangkan Myanmar yang berstatus sebagai juara Grup A, punya keuntungan lebih banyak waktu istirahat. Karena itu, Indra Sjafrie di sesi latihan terakhir banyak memberi pemahaman taktik dan strategi, Termasuk mengantisipasi laga berakhir adu penalti. Beberapa pemain plus dua kiper, Nadeo Arga Winata dan Muhammad Riyandi dieksplorasi kesiapannya. “Ya kita siapkan segalanya untuk pertandingan semifinal. Myanmar bukan lawan yang mudah, namun kita punya keyakinan untuk bisa mengalahkan mereka,” kata Indra.

Manajer tim Indonesia, Sumardji ikut membakar semangat para pemain. Sumardji mengajak para pemain untuk berjuang dan bermain habis-habisan demi meraih tiket final.“Kita semua akan tercatat dalam sejarah sepak bola Indonesia, jika bisa tampil di final dan juara. Inilah legacy yang harus kita wujudkan,” kata Sumardji. Terlepas dari persiapan itu, kecepatan dan skill pemain Indonesia memang jadi perhatian Myanmar. Sebagai tim paling sedikit kebobolan dan tajam dalam menyerang, Garuda Muda memang harus membuktikan sebagai komposisi armada terbaik yang pernah tampil di SEA Games sejak 1991. Hal ini diakui pelatih Myanmar Velizar Popov. Namun dia tidak kalah optimis kejutan Myanmar akan berlanjut. “Sebelum

turnamen ini dimulai, mayoritas orang, khususnya media, banyak memprediksi Malaysia dan Filipina akan melaju ke semifinal. Tapi melihat hasil di grup, justru kami dan Kamboja yang malah melaju ke babak semifinal. Saya rasa kami pantas mendapatkan kesempatan ini karena kami memainkan sepak bola yang sangat baik,” imbuh pelatih asal Bulgaria tersebut. Di fase grup, tiga kemenangan dan sekali seri dengan agregat memasukan dan kemasukkan 8 berbanding empat gol dikemas Myanmar. Mereka bahkan selalu

informasi pasang iklan : Kurnia : 081259584829

PARANORMAL

PROPERTI J.RMH Sepanjang Talangsari uk 6x15 full bangunan belakang tingkat fas PDAM, Listrik hub:/Telp/WA 081259850117-087852574845 RMH SHM 9X17 FULL BANGUNAN 1.5 TINGKAT, 4KT, 2KM, AC+KITCHEN SET, ROW 2.5 MBL, PARKIR 2 MBL, NEGO 1.5M HUB. 081333264464-082234863399. RMH SHM di Ploso Timur 3A/68 Uk. 5 x 18.5, Lkp PLN, PDAM, Hrg Nego, Hub: 0823 3784 6986 - 0877 0145 1470. J.Cpt Rmh 8.5 x 22 Jl Dupak Baru 3/57 Sby Srt Ijo, Hdp Utara Hrg:1.5M Nego Hub: 0821 4006 0257.

MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani

HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104 00.15/8-19/9

TOYOTA SPEKTAKULER PROMO AKHIR TAHUN !!! DAPATKAN UNDIAN AKHIr TAHUN BERSAMA TOYOTA

1 ALPHARD 3 CH-R 90Iphone 11 Promo DP Ringan, Angsuran Murah Info Lanjut hub: ROY

Indra Sjafrie Pelatih Timnas SEA Games

Telp/WA : 0822-3236-7899 Telp. 0813-5225-6556 38. 5/11-5/12

ANEKA KEBUTUHAN ELEKTRONIK DICARI AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split Second=1Jt(05-3/4-1PK-2PK)350 Watt Hub: 085100995098/031-5012481 Persewaan AC.

Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS) www.kirandulawe.com Spc. Gendam, Asmara, Solusi Asmara & Perselingkuhan, Taklukan Pacar PIL/WIL Hub: Ki Randu T:0812 9369 9917.

PIJAT KEBUGARAN

KEHILANGAN

PASURUAN

ALFI.MASSAGE Tradisional. Pijat khusus Keluarga, pijat khusus Wanita, Ibu-ibu, Tantetante, dan Pasutri. Handsome, Muda, Rilex, Rmh Bersih, Kuat dan Bertenaga. Hub: 0838 31002614. The Best Massage In Town. Cakep,ramah, sopan. Pijat di tempat/di panggil. Service sangat memuaskan. Hub : tlp/wa: 0858 8545 3799.

Hilang STNK spd motor Honda thn 2018 AE3776CG A/N: Arfan Agung Nugroho D/A: JL Towangan gg1/6 Madiun. Hilang STNK spd motor Yamaha 5DG L6605-DN A/N:Rama Dhika D/A:Asem Payung 46. Hlg Bk Kir CD 03.1.10099 Pick up «2013 L9703-BR No.Msn.MC56554 An.Toibah - Suko Manunggal Baru. Hilang Buku Kir L.9830.UJ / DG.5001 PT. JAWAPOS EXPEDISI MANDIRI JL.A.YANI 88 SBY. Hilang Buku Kir L.8535.UU/SB.257021.K PT. ARTHA LAUT BUMI JASA JL.MARGOMULYO 44 EE/18 SBY. Hilang Buku Kir L.8489.UM / SB.271554.K PT.DHUSA MANUNGGAL KARYA JL.RUKO LANDMARK DEL C-8 SBY. HLG STNK YMH JUPITER Z 2012 L-5897 XT W.MERAH MARUN AN.MARIYAH PERUM KCVRI NO.67 SBY. HILANG STNK MTR HND DIB02N TH.16 L.5834.KX AN. SITI CHOLIFAH JL.BAG0NG PASAR 2.B/31 SBY. HLG BPKB Mbl L1045DM an.Konstantinus nosin F10AIA127186 Jl. Ubud 2 F5 /1 Sby.

KEHILANGAN

KEHILANGAN

Hlg Stnk Ymh09 N6594TDE an Akhmad Syafii- Jl Tawes 59 2/2 Kalirejo Bangil

HILANG STNK SPD MTR: S-6920-LP. NK.MH1JM3128JK139285. NS.JM11 E2134041. AN. SONI ARIF SETIYAWAN .SPD. D/a: DS. LABUHAN RTRW.05/01 KEC. BRONDONG KAB.LAMONGAN

DIJAMIN TERATASI AMAN & LANCAR TANPA EFEK SAMPING KONSULTASI GRATIS

Hub: 0812.7360.1826

79.3/12-10/12

40.6/12-6/01

38.3/12-7/01

Menerima Uang kuno kertas & koin Cina Indonesia Belanda Netherlandindie Jepang Perangko Cina WA 081330530835. Jual minyak mahabah perisai banten untk media apapun hajatnya + Cara pengisiannya 081315187379.

38.15/11-20/12

LOWONGAN Butuh Pegawai Pria & Wanita, Tidur Dalam, Pekerja keras, Jujur, Disiplin. Langsung bawa Lamaran ke Jl.Kranggan GangI No.2 (Penginapan Resmi). Lokasi Masuk Gang di depan Toko Sepatu Bata Kranggan Sby.

38.25/11-25/12

75

RATU PENAKLUK CINTA 38.14/9-17/10

Kebal Bacok (langsung dites), Tumbal Usaha, Bisnis, Penglaris, Memisahkan PIL/WIL, Pacar Lari, Susah Jodoh dll. Sedia: Bulu Perindu,Bedak Cleopatra, Gurah Hidung, Gurah Vagina, dll.

38.5/12-10/01

TANAH DIJUAL

Pijat Refleksi Totok Saraf

28/11-18/12

Telp/WA. 085100644266 38.30/11-3/01

SIDOARJO RUMAH DIJUAL Dijual Rmh Lokasi T1,T2 Luas 102 m2 Juanda Perum GKSP Sidoarjo. HGB, PLN, Garasi Ada. Hub:082338462323.

Menangani selaga problem sulit JODOH, dan rejeki, dan juga SUSUK buat segala keperluan. BUKA AURA UNTUK BISNIS, BEDAK PELET, PENGLARIS, dan juga TERAPI segala PENYAKIT. Perum Griya Karya Sedati Permai Blok BA No.1 RT 29 RW 12 Sedati Gede Juanda

081332933195

38.30/11 3/01

MAKANAN-MINUMAN

MOTOR MOTOR DIJUAL

HONDA Jual Honda Beat Street th»2017. Jual 12.7 jt. Hub:Jetis Kulon 6/22 Surabaya. Hp. 0813 3032 7860. 40.30/11-2/01

Hlg Stnk† Hnd17 N3082TCF an Aan Ubaidillah- Dsn Ngulaan 1/5 Ngadimulyo Sukorejo

HILANG STNK SPD MTR: S-3257-LH. NK. MH1JBH119BK095695. NS.JBH1E1095687. AN. KOSNADI. D/a: DS.TURI RT/RW.09/02 KEC.TURI KAB.LAMONGAN Hilang STNK Nopol S-2334-LO a/n: Mohammad Majeri No mesin JFV1E1534173 Noka: MH1JFV11 2HK533565 d/a Kepuh Margoanyar Glagah

Hlg Stnk Ymh17 N4436TCH an Tulus Lingkungan Petungwulung 1/6 Petungasri Pandaan Hkg Stnk Hnd16 N6396TBM an M IbniPanumbuan 7/2 Raci Bangil Hlg Stnk Nissan 09 N1630VY an Insiyah- Beji Ledok 3/5 Sumbersuko Purwosari

38.1/11-1/12

SURABAYA TIMUR

SURABAYA TENGAH Biro Husni

Jl. Ngagel Dadi III/1

081234895724

BAHAN BANGUNAN URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensla koral Bata Merah/ Bata Pres MRH/ Bata Umpak / Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick Up/Borongan Wil Sby Timt. Hub:081.331. 583.815/0851.0288.0022. Hilang STNK mtr Honda NF125TR An.Lilik Nopol AE 6579FI noka MH1JB91119K931970 nosin JB 91E1926160. Hilang STNK Yamaha Jupiter MX th»2009 L6520-WC An.Sartono d/a.Putat Jaya 4.A/15 Sby. Hub.089510139566. Hilang STNK Honda Beat th»2018 L-3653-BR An.Basuni d/a.Rungkut Kidul Gg 6 No.39 Sby. Hub:085732266038. Hilang STNK spd motor Honda thn 2012 L4538-GS A/N:Ainur rofiq D/A:Jemur Wonosari GG 1-A/8.

Wisper Jl. Wisper Brt II Blok NN/45

5930135 8792004

8491289

Parly Jl. Kedung Baru No. 104

PARIYANTO Jl. Wonorejo I/63

5460513

Taufan AGC Jl. Jedong I/ 20

PANCA AGC

Jl. Jetis Kulon I/32

8289784

ANISAK Agc Jl. Pucangan VII/26

08970324411

Jl. Simo Gunung Baru 24

5685065

Wartel GSO Jl. Pucang Anom 41

5025002

BIRO AL-KHOIR

Jamaludin

Jemur Wonosari Lbr 65

38.2/10-5/11

KEHILANGAN 30/11-2/01

PENGOBATAN

LAMONGAN

LAYANAN AGEN IKLAN PAS DJIAJENG.S (Mahar 50 rb)

J.Tnh Kavl SHM 3.6 Hectar (6 Sertifikat) SHM. Sudah uruk. Cocok buat Apartement, Hotel Dalam Kota Hrg 9Jt/Meter Dekat Samsat Kelurahan Ketintang Kec.Wonocolo Rt.03/Rw.06 Jln Jetis Sraten. Hub: 08133222 4306 - 082145970699.

dan Bendahara Sumaniyah Rudianto, dan wakil sekretaris Budi Setiawan. “Tenis lapangan adalah cabang olahraga andalan Jawa Timur. Dan, Aldila adalah atlet yang menjadi tulang punggung Jatim, dan Indonesia,” bilang Erlangga. (*/epe)

kebobolan di setiap laga.Tetapi dengan mental yang dibangun, titel juara grup menjadi sinyal bahwa Myanmar sudah siap merepotkan. “Target kami di empat besar. Ketika sudah berhasil mencapai target, saya berharap pemain bisa tampil lebih baik di semifinal dan berharap bisa tampil di final,” jelasnya. “Jadi bisa dibilang mereka sangat berbahaya dan bisa saja mereka mengalahkan semua tim. Untuk itu kami harus bermain pintar dan cerdas secara taktikal,” tutup Popov. (*/epe)

RUPA-RUPA

38.5/12-10/01

Aldila Sutjiadi

IKLAN PAS

SURABAYA RUMAH DIJUAL

Ya kita siapkan segalanya untuk pertandingan semifinal. Myanmar bukan lawan yang mudah, namun kita punya keyakinan untuk bisa mengalahkan mereka.

Manila, Memorandum Petenis putri andalan Jatim dan Indonesia, Aldila Sutjiadi mendapatkan emas nomor tunggal putri di SEA Games 2019. Dalam laga final di Rizal Memorial Tennis Center, Jumat (6/12), Aldila mengalahkan Nguyen Savanna Ly asal Vietnam dengan skor 6-0, 7-5. Aldila mengaku bermain lebih tenang pada set pertama. Ia berhasil mengendalikan permainan, dan membuat lawan tidak berkutik. Dila, sapaannya, baru mendapatkan perlawanan pada set kedua. Ia harus ekstra konsentrasi agar memenangkan set kedua. “Senang rasanya bisa memenangkan pertandingan ini, dan mempersembahkan emas untuk Indoneisa. Ini adalah emas pertama yang saya raih di SEA Games, dan di tunggal putri,” ujarnya dilansir dari detikcom. Indonesia juga mendapatkan medali perunggu lewat Priska Madelyn Nugroho. Priska terhenti di semifinal karena harus retired ketika berjuang melawan Savanna Ly. Yang istimewa, final Dila kemarin disaksikan Ketua Umum KONI Jatim Erlangga Satriagung yang mendukung langsung ke venues. Erlangga datang bersama Ketua Harian KONI Jatim M Nabil,

FOTO: MEMORANDUM/IST

Emas Dila untuk Jatim

Manyar Agency Jl.Manyar Sabrangan 9i/94

70241128

Winda Simogunung Kramat Tmr 33

082143784650

Jl. Petemon Barat 086207346999/ 03174423716

Sudarmawan Jl. Manukan Tengah 19N/1

7405142

Biro MJ Jl. Adityawarman 46A

5663195

Dinda Jl. Prada Kali Kendal V/20G

7347415

SURABAYA UTARA 031-3894874

Belqi Jl. Kedinding Tgh Baru 10/7 3773148-70757785 3820570-70680749

Sumber Berkat Jl Jl. Rembang Sel 41B Biro Riri

Jl. Simolawang

8550709

Biro Bu Ketut Jl. Blimbing X/111 P.Candra

8674774

Abadi Jl.Karang Rejo VI/25

8280245

Biro Johan Rungkut Mapan Sel Blok CI-1

8721742

Biro Setia Abadi

7877390

Jl.Masangan Kulon 6S

Windu Jasa Kutisari Indah Utr 7/48

8481219

SIDOARJO

Sped Line Jl. Karang Asem IV/47

Anugrah Jl. Lebak Rejo 34

SURABAYA SELATAN Vitalin Jl. Taman Waru Permai A/67

SURABAYA BARAT KENZI

5039948

Basori Jl. R.Rahmat 15

8552577- 085732706760

Biro Haris Buduran Sda

8969925

Delta Media Jl.Avia 192 Kwadengan Sda

8964135

3573859 085100380511

LAMONGAN DIDIK NEW Kombes Pol M.Duriyat 42

085100711819


DEWI RENGGANIS

SABTU LEGI, 7 DESEMBER 2019 HALAMAN 14

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO

Saniya Tewas keƟka Makan

Puting Beliung Renggut Satu Korban Jiwa

Bupati Faida menyerahkan secara simbolis bantuan alsintan dan kartu tani.

Jember, Memorandum Dalam rangka menyelesaikan program-program yang berhubungan dengan petani dan keluarganya, Bupati Jember menyalurkan 44.251 ribu Kartu Tani dari program pemerintah pusat. “Penyaluran dilakukan karena Pemerintah Kabupaten (pemkab) Jember juga bertugas mengawal program-program dari pusat,” terang Bupati dr Hj Faida MMR. Pemkab juga menyerahkan alat mesin pertanian (alsintan). “Supaya jelas tidak ada program yang menggunakan suap atau pelicin, karena semua program di Jember menggunakan APBD Kabupaten Jember dan tidak dipungut biaya,” tegasnya. Hal ini disampaikan bupati dalam acara Festival Tani Jember 2019 yang digelar di Pondok Pesantren An-Nidhomiyah di Dusun Lamparan, Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari, Kamis (5/12). Dalam festival yang dihadiri sekira 2.500 petani dari berbagai kelompok tani di tiga kecamatan ini, juga hadir perwakilan dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Kehadiran Kementan menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat kepada Kabupaten Jember. Kunjungan ini juga bertujuan memetakan sinergi pusat dan daerah dalam membantu petani di masa yang akan datang, termasuk untuk kelompok petani hutan. Selain membagikan Kartu Tani dan Alsintan, Festival Tani Jember juga diisi dengan pelantikan pengurus Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA). Gapoktan dan HIPPA tersebut telah diverifikasi. Verifikasi dilakukan supaya kelembagaannya benar-benar aktif dan bisa dipertanggungjawabkan. “Sehingga kami bisa mempunyai akses yang jelas untuk membantu para petani, termasuk menyalurkan bantuan, dan bisa memetakan potensi tumbuhnya pertanian di Kabupaten Jember,” terang bupati. Bupati berharap lembaga-lembaga yang berhubungan dengan nasib petani itu benar-benar mengayomi petani dan bisa membantu petani untuk tumbuh. Bupati juga berharap adanya pendataan yang baik terhadap para petani. Kartu Tani, jelas bupati, bisa menjadi alat komunikasi pemerintah dan petani. Kartu ini menjadi bentuk perlindungan kepentingan petani, penyaluran bantuan yang tepat sasaran, tepat mutu, tepat waktu dan tepat manfaat. (edy/jun/epe)

Jember, Memorandum Hujan lebat disertai puting beliung di Desa Ledokombo, Kecamatan Ledokombo, Kamis (5/12) sore, merenggut satu korban jiwa. Laporan dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember Firman Arifianto yang diterima Memorandum, titik angin

di Dusun Pasar RT 01, Desa Ledokombo dengan Kordinat 08°8’1,765 S dan 113°52’30,207 S. “Bencana itu mengakibatkan dapur rumah milik Satrawi

ambruk menimpa istrinya Saniya (67). Akibatnya, rahang mulut bawah patah, luka robek di leher 8 cm, korban Saniya akhirnya meninggal dunia,” terang Firman, Jumat (6/12). Saksi warga Ripon, mengatakan musibah tu jadi perhatian setelah mendengar suara gemuruh pasca puting beliung menghilang. “Bersama tetangga

lainnya, kami lantas mengevakuasi jenazah korban. Setelah disucikan, malam itu juga dimakamkan,” sebutnya. Firman menjelaskan, sementara ini kerugiannya belum bisa dihitung hanya dapur rumah rusak berat. Namun, tim Jitu Pasna sudah proses menghitung kerugian. Kapolsek Ledokombo

Iptu S Budhi menerangkan, robohnya dapur terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang berlangsung satu jam. “Karena kondisi dapur rapuh sehingga pada pukul 17.00, atap dapur roboh dan menimpa korban yang tengah makan. Kejadian itu mengakibatkan korban meninggal di tempat,” katanya. (edy/epe)

Penghargaan Nasional Jadi Kado Akhir Tahun PDAM Jember

FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO

Antisipasi Pungli, Bupati Kawal Pembagian Kartu Tani dan Alsintan

Dirut PDAM Jember Ady Setiawan memberikan keterangan kepada awak media.

Jember, Memorandum PDAM Kabupaten Jember mendapat penghargaan kinerja terbaik tingkat nasional kategori menengah dengan nilai 4.07, dan kinerja sehat dengan jumlah 36.446 pelanggan. Secara umum, PDAM Jember ada di rangking keenam dalam daftar badan usaha milik daerah (BUMD) penyelenggara SPAM dalam penilaian kerja 2019. “Untuk Jatim, hanya ada tiga daerah yang masuk sepuluh besar. Yakni Surabaya, Jember, dan Banyuwangi. Jember di urutan enam sedangkan Banyuwangi sembilan,” kata Direktur Utama PDAM Kabupaten Jember Ady setyawan, Jumat (6/12). Penilaian itu berdasarkan hasil audit tahunan kinerja BPKP Jatim yang dilaporkan ke kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) melalui badan peningkatan penyelenggaraan sistem penyediaan air minum (BPPSPAM). Dengan nilai tersebut, PDAM Kabupaten Jember di cluster menengah (pelanggan 20.000 - 50.000),menempati peringkat satu nasional. Capaian itu tentu membanggakan. Sebab, audit 2017 masih di peringkat 17. Setahun berikutnya di peringkat 12.“Puncaknya tahun ini,

kita berada di peringkat 6 secara umum, dan peringkat pertama di kategori cluster menengah,” sebut Ady. Yang menjadi penilaian adalah aspek keuangan. Bagaimana return of investment-nya, kemudian biaya operasionalnya, seperti apa tingkat penagihannya, selain itu juga aspek pelayanan, termasuk pertumbuhan pelanggan kemudian kualitas airn dan terakhir aspek sumber daya manusia. “Keberhasilan ini semoga menjadi pemicu kinerja karyawan. Jangan berpangku tangan karena di depan ada tantangan besar yang kita hadapi,” beber Ady. Salah satu tantangan itu adalahdegradasi sumber mata air di musim kemarau yang mencapai 50 persen. Akibatnya, beberapa wilayah terganggu pasokan airnya. “Melalui kesempatan ini, kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan PDAM khususnya di cluster area Patrang,” tambah Ady. Menurut dia, antisipasi yang dilakukan dengan melakukan investasi mencari sumber-sumber baru. Baik melalui spam regional, seperti di Waduk Cantik di Bondowoso, ataupun melalui kerja sama dengan Taiwan dalam program water corporation. (edy/epe/adv)

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan

“Dari berbagai pelanggaran, yang terbanyak adalah SIM yang sudah habis masa berlakunya dan ada 525 yang tidak memiliki SIM. Kalangan pelajar tak luput sebagai pelanggar yang kena tilang. Miris, karena ada pelajar SD yang membawa kendaraan di jalanan,” kata Kasatlantas AKP Budi Cahyono,

IRT Sebatang Kara Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Ponorogo, Memorandum Warga Juanda Kelurahan Tonatan, Kamis (5/12) malam digegerkan penemuan Sjamsiatin (51), ibu rumah tangga (IRT) dengan kondisi sudah membusuk di kamar mandi rumahnya. Korban yang tinggal sebatang kara ditemukan Bayu Hari Saputro (34), warga Jalan Gunoseco 50 Desa/Kecamatan Siman dan Imam Santoso (36), tinggal di Jalan Juanda 18. Karena itu, keduanya dijadikan saksi oleh polisi. Kapolsek AKP Haryo Kusbintoro mengatakan, laporan temuan jasad korban diterima Kamis malamdari Imam Santoso. “Keterangan yang diberikan, saat itu saksi sedang duduk di samping rumah korban. Dia curiga karena sudah beberapa hari tidak melihat korban keluar rumah dan kondisi rumah terkunci. Selain itu muncul bau tidak sedap yang sudah berlangsung selama beberapa hari,” terang kapolsek. Karenanya, Imam mengajak Bayu untuk mengecek rumah Korban. Sebelumnya, kabar sudah menyebar dan mereka didukung warga mendobrak pintu rumah. Setelah di periksa di berbagai tempat, korban ditemukan tertelungkup di WC dalam kondisi sudah membusuk. Atas kejadian ini, saksi dan warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ponorogo. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD dr Hardjono. Keterangan kapolsek, korban terakhir terlihat keluar rumah Selasa (3/12). “Korban hidup seorang diri di rumah dan mempunyai riwayat gangguan kejiwaan,” beber salah satu tetangga korban. (ji/mt/epe)

kecelakaan. “Pelanggaran adalah awal dari adanya kecelakaan. Untuk itu patuhi peraturan lalu lintas yang ada, lengkapi surat kendaraan dan juga kelengkapan berkendara pribadi seperti SIM dan STNK, gunakan helm SNI, kelengkapan ranmor agar dilengkapi, serta jangan gunakan knalpot brong,” ucapnya. Selain itu, kasatlantas mengimbau orangtua tidak membiarkan putra-putrinya yang belum cukup umur mengendarai motor di jalan. (ack/alv/mt/epe)

Petugas menghentikan pengendara yang diketahui masih belum cukup umur membawa motor di jalan umum.

Cegah Kejahatan Polisi Lakukan Pembinaan di Jalanan Ponorogo, Memorandum Kehadiran patroli polisi di tengah masyarakat merupakan upaya preventif guna mencegah niat pelaku tindak kejahatan beraksi. Apalagi dengan maraknya berbagai aksi kekerasan dan kejahatan jalanan yang melibatkan kelompok maupun kalangan remaja, jadi pendorong untuk gencar melakukan patroli siang maupun malam hari. Seperti giat patroli malam yang dilakukan Polsek Pulung, Kamis (5/12). Sekelompok remaja di pinggir jalan raya dihampiri patroli malam dan langsung melakukan pembinaan di tempat. Dipimpin Aiptu Sudaryono bersama Bripka Suharsono dan Brigadir Dino, tim patroli menyampaikan imbauan tentang bahaya pemakaian miras dan narkoba, tawuran antarkelompok hingga hoax di media sosial. “Remaja agar menghindari pemakaian miras dan narkoba sebab pengaruhnya dapat memicu aksi kekerasan berupa perkelahian dan tindak kriminal lainnya, selain itu narkoba merusak masa depan

Aiptu Sudaryono memberikan pembinaan di tempat kepada sekelompok remaja yang dipergoki sedang berkumpul di pinggir jalan.

generasi muda sebagai penerus bangsa,” terang Aiptu Sudaryono. Petugas patroli mengingatkan para pemuda agar selalu waspada dan jangan mudah membagikan informasi yang belum tentu kebenarannya. “Mengunggah dan membagikan informasi yang tidak benar dapat dilaporkan oleh pihak yang dirugikan bisa dijerat dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),” tambahnya.

Kapolsek Pulung AKP Denny menyampaikan, pihaknya berupaya maksimal untuk menjaga kamtibmas wilayahnya. “Kepolisian Sektor Pulung telah berupaya maksimal menekan angka kejahatan dengan melakukan pembinaan di sekokah-sekolah, Poskamling maupun organisasi kemasyarakatan lainnya bahkan terhadap kelompok-kelompok remaja yang beraktivitas di jalanan,” tuturnya. (ji/mt/epe)

Sasaran Kegiatan Dikmas Magetan Diarahkan ke Wajib Pajak Magetan, Memorandum Polres Magetan kembali melakukan gebrakan bermuara ke ketertiban berlalu lintas dan memberi bimbingan terhadap pelajar yang belum cukup umur serta bahayanya mengendarai kendaraan di jalan tanpa helm maupun surat surat kelengkapan motor. Kasatlantas AKP Ega Prayudi terus instruksikan personelnya melakukan gebrakan bertujuan tertib berlalu lintas. Sampai sopir angkutan pun mendapat arahan khusus dari Dikyasa Satlantas Polres Magetan agar tidak ngetem di sembarang tempat dan tidak kebut-kebutan yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain. “Tidak menaikkan dan menurunkan penumpang di sembarang tempat. Bagi pelajar di bawah umur yang melanggar, kami akan mengundang orangtuanya untuk diberi pengarahan,” terang Kanit Dikyasa Iptu Sumarno, Jumat (6/12). Bagi pengguna motor yang mabuk mabukkan kemudian mengemudikan motor akan ditindak tegas. Seperti kejadian beberapa hari lalu di wilayah Polsek Plaosan yang mengakibatkan seorang ibu rumah tangga sampai tidak sadarkan diri karena ditabrak dua pemuda yang terpengaruh miras. “Itu pasti ditindak,” tegas AKP Ega Prayudi. (alv/ack/mt/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Operasi penegakkan tertib berlalu lintas melibatkan seluruh personel dengan metode pelaksanaan selain stasioner juga secara hunting system. Dari penindakan itu, diketahui ada 70 ASN, 1.110 karyawan swasta, 266 mahasiswa, 1.090 pelajar, dan 80 pengemudi umum.

Jumat (6./12) Data petugas, pelanggaran dilakukan usia 0-15 tahun (405), 1621 tahun (700), 22-30 tahun (715), 31-40 (630), dan 41-50 tahun (166). Sedangkan motor mendominasi sebagai sarana pelanggaran yang mencapai 2.311 unit. AKP Budi Cahyono menegaskan, kebanyakan pelanggaran dilakukan laki-laki. Karena itu, Satlantas Polres Madiun Kota akan terus menggelar kampanye dan penindakan tertib berlalu lintas untuk menekan

FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO

Madiun, Memorandum Penegakan tertib berlalu lintas di jalan terus dilakukan Satlantas Polres Madiun Kota. Hasilnya, selama November polisi hanya menindak dan menilang 2.616 pelanggar.

FOTO: MEMORANDUM/ACK

Sebulan, Satlantas Tilang Ribuan Pelanggar

Wajib pajak kendaraan bermotor di Samsat Magetan dapat pengarahan dari petugas satlantas.


LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

SABTU LEGI, 7 DESEMBER 2019 HALAMAN 15

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Bojonegoro, Memorandum Kasmun (56), warga Dusun Ngrandu, Desa Pomahan RT 00/RW 002, Kecamatan Baureno, tewas tersengat listrik, Kamis (5/12) sekitar pukul 20.30. Diduga, korban tersengat listrik dari kawat kabel jebakan tikus di sawahnya.

Polisi mengidentifikasi korban tewas di area persawahan belakang rumah.

Kronologi kejadian itu terjadi ketikan korban pergi ke sawah untuk mengecek kondisi tanaman padi di sawah. Namun, korban tidak kunjung pulang sehingga istri kroban meminta menantunya untuk menjemput korban. “Hingga akhirnya korban ditemukan tergeletak tersengat listrik pada kawat jebakan tikus di area persawahan belakang rumah

korban,” ujar Kapolsek Baureno AKP Marjono, Jumat (6/12). Mendapati kejadian tersebut, saksi segera memberitahu warga setempat dan melaporkan peristiwa pada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Baureno. “Oleh saksi bersama warga, jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke rumah duka,” bebernya. Setelah pihaknya menerima

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Lamongan, Memorandum Anggota Polsek Karanggeneng mencegat beberapa pengemudi mobil truk pengangkut material galian C di jalan raya Kecamatan Karanggeneng, Jumat (6/12). Truk-truk itu dihentikan untuk diberikan tindakan peringatan. Truk yang melintas bermuatan material seperti pedel dan tanah timbunan, terpaksa dihentikan karena tidak menggunakan penutup terpal. Sebab, sebagian material jatuh dan membahayakan. “Seharusnya kan pakai penutup, dan itu malah itu tidak dilakukan,” ungkap Kapolsek Karanggeneng Iptu Sunaryono, kemarin. Sunaryono menjelaskan, pembinaan kepada sopir sangat penting agar muatan truk tidak begitu saja berhamburan ke jalanan. Belum lagi jika muatannya melebihi kapasitas. “Setelah kita hentikan, mereka kita minta untuk memasang terpal untuk menutupi muatannya,” jelas perwira dengan dua balok di pundak ini. Pria yang akrab disapa Naryo itu menambahkan, jatuhnya material ke jalan risikonya dapat menimbulkan kecelakaan. “Kemudian dari aspek kesehatan, debunya sangat menganggu akibat debunya,” pungkas mantan Kapolsek Sugio ini. (al/har/mik)

Bojonegoro, Memorandum Keruhnya air di Sungai Bengawan Solo menjadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro. DLH akan melakukan uji laboratorium terkait keruh air tersebut. Hasilnya, diketahui standar baku mutu air sungai mengalami kenaikan dari 3 atmega (mg) naik menjadi 6 mg. Kepala DLH Bojonegoro Hanafi mengatakan telah ada indikasi pencemaran di sungai tersebut. Namun, apa penyebabnya ia tidak berkenan memberikan bocoran. Kekeruhan air yang diambil dari hasil contoh air di beberapa titik membuktikan jika telah tercemar. “Hasil laboraturiun aliran sungai dari Ngraho, Padangan, TBS (Kota), dan Baureno, hasilnya positif terkena pencemaran,” ujarnya, Jumat (6/12). Terkait kandungan dan penyebab material kandungan dalam air itu berbahaya atau tidak, ia belum berani memutuskan apa penyebab keruhnya air tersebut. “Saya tidak berani berkomentar. Bukan ranah saya,” bebernya. Ia mengimbau, kepada warga yang menggunakan air bengawan untuk kebutuhan sehari-hari agar berhati-hati. “Saya mengimbau masyarakat untuk waspada dalam menggunakan air tersebut,” tegasnya. Sebelumnya, beberapa hari terakhir ini air Sungai Bengawan Solo di sekitaran Kecamatan Kota Bojonegoro kondisinya keruh menghitam sejak Kamis (5/12) lalu. Akibatnya Perusahaan Air Daerah (PDAM) Bojonegoro memutus saluran air ke pelanggan selama satu hari. Karena sebagian suplai air PDAM untuk warga memang diambil dari Bengawan Solo. Menghitamnya air ini sudah terjadi seminggu lalu di Kecamatan Ngraho dan Padangan. “Pekan lalu kami matikan satu hari distribusi air yang menggunakan air bengawan. Tapi, setelahnya sudah normal kembali,” ujar Plt Direktur PDAM Joko Siswanto.(top/har/mik)

Anggota Polsek Karanggeneng mencegat truk galian C untuk dibina.

Polisi Gondang Bantu Ibu Melahirkan di Pinggir Jalan

Ipda BJ Handoko membantu wanita yang melahirkan di pinggir jalan.

Bojonegoro, Memorandum Apa yang dilakukan anggota Polsek Gondang, Polres Bojonegoro Ipda BJ Handoko, patut diacungi jempol dan membuat haru banyak orang di sekitarnya, Jumat (6/12) pagi. Perwira satu ini cekatan memberikan pertolongan pertama pada ibu yang hendak melahirkan di pinggir jalan Temayang-Gondang arah Dusun Betek, Desa Gondang. Kejadian sekitar pukul 07.00 itu, terjadi ketika Handoko usai melaksanakan protap sapa pagi di pertigaan Dusun Betek. Saat perjalanan kembali ke mapolsek guna apel pagi, ia menjumpai perempuan tergeletak hendak melahirkan. Perempuan itu diketahui bernama Astri Sulistyo Ningsih,

warga Rt 28, Rw, 07 Dusun Puguhrejo, Desa Gondang, Kecamatan Gondang. “Saya berhenti dan kemudian menolong ibu yang hendak melahirkan ini. Saya kaget karena posisi kepala bayi sudah terlihat,” terang Kanitbinmas Polsek Gondang ini. Dengan segala upaya, Handoko dibantu warga yang ada berusaha menenangkan korban dan melakukan sesuatu semampunya untuk menolong wanita tersebut. “Saya pegang kepala bayi yang sudah keluar, sambil meminta bantuan dari puskesmas keliling,” bebernya. Berselang lima menit kemudian, bidan Puskesmas Kecamatan Gondang tiba dan segera melakukan persalinan di lokasi yang berada di jalan hutan tidak

jauh dari jalan PUK Gondang tersebut. Handoko pun ikut membantu persalinan. “Alhamdulillah setelah usai proses persalinan darurat, selanjutnya ibu dan bayinya dibawa ke puskesmas untuk dilakukan tindakan medis berikutnya,” bebernya. Kapolsek Gondang Iptu Berthon Silalahi yang pada saat kejadian melaksanakan vidcon di Mapolsek Temayang mengisntruksikan dan mengapresiasi kepada anggota untuk senantiasa cepat dan tanggap dalam melayani masyarakat. “Jangan setengah-setengah dalam melayani Masyarakat. Laksanakan dengan semangat dan Ikhlas. Semoga ibu beserta bayinya diberikan kesehatan, amin,” ujar Iptu Berton. (top/har/mik)

Bangunan SDN Lopang III Kembangbahu Memprihatinkan Lamongan, Memorandum Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Lopang III terlihat sangat memprihatinkan. Sekolah yang berlokasi di Dusun Mojorembun, Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu ini mengalami kerusakan lumayan parah. Selain digunakan siswa SD, bangunan tersebut juga digunakan sekolah siswa TK dan PAUD Dharma Wanita II. Bahkan, terlihat bangunan dari ruang kelas I sampai kelas VI temboknya retak-retak. Selain itu, atap sekolah tersebut juga banyak yang berlubang. Bahkan bangunan juga terlihat sudah miring. “Sekolah ini terakhir direhab sudah 15 atau 20 tahun lalu,” ujar Kepala SD Negeri Lopang III Sapuan, Jumat (6/12) pagi. Sapuan menuturkan bahwa pihaknya sudah berulangkali mengajukan perbaikan. Namun, hingga saat ini belum juga mendapatkan respon. Pihaknya berharap setelah melihat kondisi bangunan secara langsung pemerintah terbuka mata hatinya. Sehingga, bisa membantu untuk melakukan perbaikan.

“Kalau atap plafon ada yang rusak itu benar dan sudah disiapkan. Saya lihat sekolahnya bagus, tidak ada yang rusak se-

lain atap tadi. Inshaallah dalam waktu dekat segera dilakukan perbaikan,” pungkas pria ramah tersebut. (al/har/mik)

LOWONGAN WARTAWAN FOTO: MEMORANDUM/ALI

Gresik, Memorandum Ridwan Oky Nugroho (39), warga Kelurahan Gadobangko, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat mengaku telah menjadi korban perampokan temannya saat beristirahat di Masjid Agung, Jumat (6/12). Ridwan hanya tahu temannya itu bernama Tomi, warga Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Rencananya, mereka berdua ingin mencari pekerjaan di pabrik. Karena waktunya masih malam setelah berangkat dari Bandung pada Kamis (28/11) dan tiba di Gresik pada Jumat (29/11) dini hari, mereka memilih untuk beristirahat di masjid. Namun, setelah terbangun dari tidur, tas slempang milik Ridwan itu raip dibawa kabur temannya. Dalam tas miliknya terdapat uang Rp 3,8 juta dan handphone merek Redmi 5 A. “Waktu tidur, tas selempang saya taruh di atas kepala. Paginya sekitar pukul 05.00 tas saya hilang,” ujarnya. Tomi adalah rekan kerjanya dulu saat di Bandung. Dia menceritakan jika upah kerja di Jawa Timur lebih tinggi dibandingkan di Bandung. Sehingga dia tertarik untuk mencari pekerjaan dengan temannya. “Dulu, dia itu kenek saya saat menjadi sopir bus Bandung Ekspress,” terangnya. Setelah seminggu kejadian, Ridwan baru meminta bantuan Polres Gresik. Tapi, dia hanya meminta surat permohonan orang terlantar untuk ditujukan ke Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Gresik agar dia bisa dipulangkan ke kampung halaman. Kabid Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Pemkab Gresik Sulyono mengaku telah membuatkan surat izin ke pengelola stasiun kereta api Pasar Turi, Surabaya supaya memperoleh tiket gratis. Setelah tiba di Bandung yang bersangkutan diminta untuk datang ke kantor Dinsos setempat. “Supaya nanti bisa diantarkan pihak Dinsos setempat ke rumahnya,” pungkasnya. (dri/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/IST

FOTO: MEMORANDUM/IST

Ngaku Korban Perampokan, Warga Bandung Minta Dipulangkan

ganiayaan pada tubuh korban. Penyebeb kematian korban akibat tersengat listrik,” tuturnya. Atas terjadinya peristiwa tersebut, pihak keluarga menerima dengan ikhlas peristiwa tersebut. Keluarga korban tidak menuntut secara hukum pada siapapun karena kematian korban dianggap sudah musibah. Keluarga juga meminta untuk tidak dilakukan otopsi terhadap korban yang dinyatakan dengan membuat surat penolakan otopsi dengan surat pernyataan. “Selanjutnya jenazah korban diserahkan pada keluarganya untuk dimakamkan,” pungkas kapolsek. (top/har/mik)

Polsek Tertibkan Truk Galian C tanpa Penutup

Air Bengawan Keruh, DLH Imbau Warga Waspada

Kondisi air bengawan yang keruh menghitam sangat rawan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

laporan, anggota Polsek Baureno bersama petugas medis dari Puskesmas Baureno segera mendatangi rumah korban untuk mengidentifikasi dan mengolah TKP (tempat kejadian perkara). Berdasarkan hasil identifikasi, diketahui ciri-ciri mayat dengan panjang mayat 166 sentimeter, berat mayat 60 kilogram, warna kulit sawo matang, rambut hitam lurus pendek, dan korban memaki sarung batik warna merah. Pada jari telunjuk tangan kanan korban terdapat luka sobek dan pada betis kaki kiri terdapat luka lecet. “Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau pen-

Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN Persyaratan: Surat Permohonan Lamaran

Kepala sekolah beserta guru menunjukkan bangunan yang rusak.

Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman

“Kebetulan dua hari lalu ada PKKS, penilaian kerja kepala sekolah. Ada perwakilan dari korwil beserta seluruh pengawas datang. Kami langsung tunjukkan kepada mereka bagaimana kondisi sekolah ini,” tuturnya dengan nada jengkel. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Adi Suwito mengatakan, bahwa yang rusak sebenarnya bukanlah ruangan kelas ataupun bangunan yang masuk dalam wilayah sekolah. Tetapi yang rusak adalah

Jurnalis

bekas rumah dinas kepala sekolah yang sudah lama tidak terpakai. “Sebenarnya ruang itu adalah bekas rumah guru (kepala sekolah,red) yang sudah tidak terpakai. Dan sudah tidak masuk bagian dari aset. Rencananya sebentar lagi akan kami robohkan, karena tidak terpakai,” ujarnya. Terkait plafon atau atap yang rusak, Adi Suwito tidak membantahnya, bahkan ia mengaku sudah disiapkan rencana anggaran biaya (RAB) perbaikan dan akan direalisasikan dalam waktu dekat.

Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)

Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com


GRESIK-PANTURA

SABTU LEGI, 7 DESEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 16

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP

Gagal Salip Truk, Dua Nyawa Melayang FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Gresik, Memorandum Nahas menimpa Arya Ramadhani (36), warga Desa Katerungan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jumat (6/12) siang. Pengendara Vario nopol W 6173 OH ini tewas setelah terlindas truk di Jalan Raya Kedamean.

Petugas mengolah TKP kecelakaan di Jalan Raya Kedamean.

Sementara temannya yang dibonceng, Yanky Antonius juga menghembuskan nafas terakhir setelah sebelumnya mendapat perawatan medis di rumah sakit Gresik.

Peristiwa itu, terjadi sekitar pukul 14.30 ketika motor yang dikendarai Arya berjalan dari arah utara ke selatan dengan kecepatan tinggi. Mendekati lokasi kejadian, kecepatan kendaraan

semakin dipacu. Saat di lokasi kejadian, Arya berusaha menyalip truk gandeng nopol P 8874 UE yang dikemudikan Mohammad Tolak (41), warga Desa Curahjeruh Barat, Kecamatan Panji, Situbondo yang berjalan searah di depannya. Ketika menyalip dari sebelah kanan, korban tidak memperhatikan jarak dan arah depan sehingga motornya membentur

bodi truk. Kecelakaan pun terjadi. Kedua penumpang motor itu tersungkur ke jalan raya dan terlindas. “Korban Arya meninggal di TKP,” kata Kanitlaka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy Eka Prasetya, kemarin. Sementara Yanky masih sempat mendapatkan pertolongan. Oleh petugas dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Say-

angnya, nyawa Yanky tidak terselamatkan. “Mereka mengalami luka berat di bagian kepala,” imbuhnya. Yossy menambahkan, dalam berkendara di jalan raya harus memperhatikan keselamatan. Bukan hanya kelengkapan surat kendaraan. Tapi harus fokus dan mempertimbangkan secara betul jika ingin mendahului kendaraan lain. (an/har/mik)

LAKONE

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Budi Handoko beserta danramil dan kapolsek mengikuti kegiatan balap balon sebagai simbol kebersamaan menjaga keamanan.

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo beserta anggota Kodim 0817 Gresik kompak mengikuti permainan tarik tambang.

Laksanakan Perintah Presiden, Kapolri, dan Panglima, Polri-TNI Gelar Olahraga Bersama Gresik, Memorandum Investasi di Kota Pudak menjadi perhatian khusus aparat TNI dan Polri. Sesuai perintah Presiden RI Joko Widodo bahwa TNI-Polri harus menjaga pembangunan investasi di wilayah masing-masing. Dengan banyaknya investor masuk, dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Oleh sebab itu, sinergitas TNI - Polri harus terus ditingkatkan. Salah satunya dengan menggelar olahraga bersama. Seperti yang dilakukan Polres dan Kodim 0817 Gresik. Selain melakukan jalan sehat dan senam, juga disertai permainan (game) di area Sara-

na Olaharaha (SOR) Petrokimia Gresik, Jumat (6/12). Olahraga bersama itu bertujuan memantapkan komitmen bahwa TNI - Polri di Kabupaten Gresik siap menjaga iklim investasi yang sehat. Karena itu, TNI - Polri akan menjamin keamanan para investor yang melaksanakan kegiatan di Kota Pudak. “Tidak boleh ada pihak-pihak yang menggangu kegiatan pelaksanaan pembangunan,” kata Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo disela-sela kegiatan olahraga bersama, kemarin. Mantan Kapolres Jember tersebut menjelaskan, kegiatan olahraga bersama itu juga berhubungan dengan program

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis. Diantara tujuh program prioritas ada dua poin yang berkesinambungan. Yakni mewujudkan SDM yang unggul. Misalnya, dengan olahraga dapat menjadikan tubuh sehat, sehingga dapat mendukung profesionalisme tugas melayani masyarakat. Selanjutnya, memantapkan sinergitas polisional.Yakni sinergi antara Polres Gresik dan Kodim 0817 Gresik supaya semakin guyub beserta keluarga serta dapat memudahkan komunikasi yang dapat mendukung tugas di lapangan. “Sinergitas ini dalam bentuk game menjaga balon mis-

alnya, ini sebuah kiasan bahwa Polri tidak bisa berjalan sendiri tanpa TNI, begitu sebaliknya. Jadi kita TNI-Polri beriringan dalam memberikan keamanan,” imbuh alumnus Akpol 2000 itu. Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Budi Handoko menambahkan, momen ini sangat baik. Selain menumbuhkan sinergitas juga menjaga kesehatan bersama. Tanpa kesehatan, tugas akan terbengkalai. Disebutkan olehnya, kegiatan bersama ini juga atas perintah pimpinan tertinggi, Presiden RI Joko Widodo, Panglima TNI dan Kasad untuk menjaga iklim investasi yang sehat di Gresik.

Diketahui, Gresik sudah banyak industry. Maka keberadaan TNI - Polri juga harus mendukung keberlangsungan investasi di Kota Pudak. “Perlu diketahui tanpa ada TNI - Polri investasi di Gresik tidak akan bisa berjalan,” imbuh Budi Handoko. Ditambahkan, kegiatan bersama keluarga ini sangat positif. Selain meningkatkan sinergitas, juga terjalin kedekatan antara keluarga TNI dan Polri. “Kegiatan ini sangat menarik sekali apalagi banyak hadiah yang diberikan kepada para personel TNI - Polri. Sehingga mereka semangat mengikuti jalan sehat ini,” pungkasnya. (an/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

A M REZA Pahlevi segera era menyesuaikan tugas baya runya setelah dipercaya menjabat Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Pemkab Gresik sejak dilantik Kamis (5/12) lalu. Jabatan sebelumnya Kabid Data, A M Reza Formasi dan Pengem-Pahlevi abangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang pernah dipercayakan kepadanya itu, membuat ia merasa dapat menyesuaikan dengan tugas barunya. “Setelah selesai dilantik, saya langsung bekerja,” kata Reza yang juga pernah menjabat sebagai humas di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaupaten Gresik tahun 2012 hingga 2016 ini. Sehingga, lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) tahun 1997 ini segera melakukan konsolidasi dengan teman-teman humas, protokol serta menjalin kerja sama dengan teman media. Pria kelahiran Probolinggo ini mengaku segera menyesuaikan tugas barunya sesuai arahan Bupati Gresik untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dalam melaksanakan tugas tersebut. “Jadi saya melakukan pekerjaan baru ini sesuai dengan arahan Bapak Bupati” pungkas pria 45 tahun ini tersenyum. (dri/har/mik)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

Menyesuaikan

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, pejabat utama (PJU), dan pelajar di dalam gedung bioskop.

Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung memimpin apel pengamanan.

Kapolres Lamongan Pimpin Apel Pengamanan Kunker Menteri Desa Lamongan, Memorandum Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung memimpin apel dan pengamanan kunjungan kerja Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi Abdul Halim Iskandar di beberapa tempat di Lamongan, Jumat (6/12) pagi. Dalam amanatnya, Feby menekankan pada anggota tentang pentingnya melakukan pengamanan prima dan terstruktur agar kejadian penusukan kepada Jenderal Wiranto ketika masih menjabat Menkopolhukam beberapa waktu lalu tidak terulang kembali. “Belajar dari pengalaman yang terjadi di Polda Banten. Di mana Bapak Wiranto pada saat melaksanakan kunjungan kerja ditusuk oleh terduga teroris. Apel ini merupakan bentuk kesiapan kita dalam melakukan pengamanan pada hari ini. Pengamanan menteri adalah pengamanan yang bersifat VVIP,” jelas alumni Akademi Kepolisian 1999 ini. Feby memastikan, kelengkapan anggota secara individu akan terpenuhi dengan lengkap, mulai dari borgol, tongkat, dan bagi anggota yang memegang senjata api harus sudah siap pula komunikasi dan laporan setiap kegiatan yang terus terpantau. “Apabila pada saat pengamanan kita menemui sekelompok orang yang dianggap mencurigakan, segera ditanya. Dan bila seseorang tersebut sudah melanggar segera diamankan. Kita sebagai Polri bertugas mengamankan obyek, orang, barang, dan laksanakan kegiatan pengamanan secara maksimal,” tegas pria kelahiran Sukabumi ini. Petugas kepolisian, kata Feby, harus waspada jangan sampai ada penyusup yang mengganggu jalannya acara. Apalagi sampai membuat kerusuhan dan kekerasan di lokasi. Ia meminta untuk diamankan, dan jika melawan segera dilumpuhkan. “Anggota yang melaksanakan pam obyek laksanakan dengan maksimal, pasang mata dan telinga, lakukan pengamanan dengan sebaik-baiknya. Bagi pam jalur, tetap laksanakan kegiatan pam jalur sampai rombongan meninggalkan Lamongan,” pungkas bapak dua anak ini. (al/har/mik)

Para pelajar SMA se-Kabupaten Tuban foto bersama jajaran polres sebelum pemutaran film Sang Prawira.

Edukasi Kaum Milenial, Kapolres Tuban Ajak Nobar Sang Prawira Tuban, Memorandum Untuk memberikan edukasi kepada anak zaman sekarang atau anak milenial,Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono mengajak nonton bareng (nobar) gratis film layar lebar Sang Prawira di bioskop New Star Cineplex Tuban, Jumat (6/12) sore. Selain dihadiri para pejabat utama (PJU), para kabag, dan kasat, juga mengundang para pelajar SMA se-Kabupaten Tuban.

Tidak ketinggalan pula, para pelajar asal Papua. Kapolres menjelaskan, bila nobar kali ini sengaja melibatkan pelajar karena bertujuan untuk memberikan edukasi kepada adik-adik milenial agar tahu bagaimana tata cara menjadi seorang polisi. “Harus tahan mental, tahan uji dan digembleng dengan waktu yang lama. Dimana hal tersebut tujuanya adalah untuk

bisa disiplin,” terang perwira asal Kedungadem, Bojonegoro itu memotivasi, kemarin. Dalam film Sang Prawira, lanjut Nanang, menceritakan bahwa dalam menjalani pendidikan selama di akademi kepolisian (akpol) waktunya empat tahun. “Harus rela meninggalkan orang-orang terdekat. Baik itu orang tua, saudara, dan teman,” tutur mantan Kasubdit Jatanras Polda Jawa Tengah itu.

Semua itu, kata perwira dengan pangkat dua melati di pundak itu adalah risiko dan proses dalam menjaga integritas dan profesionalitas serta totalitas seorang polisi yang telah mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya. “Film tersebut sangat layak untuk ditonton oleh semua kalangan. Terlebih film itu untuk memberikan edukasi kepada anak-anak zaman sekarang agar

tahu bahwa masuk polisi itu tanpa dipungut biaya,” jelas alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2000. Ditambahkan olehnya, film tersebut juga sebagai renungan bagi semua anggota Polri untuk sadar akan tugasnya kepada bangsa dan negara. “Sebagai edukasi kepada para pelajar masa kini, bahwa menjadi polisi itu penuh tantangan dan tidak mudah serta penuh risiko,” tegas Nanang. (top/har/mik)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook