SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id memo me mora rand ndum um.co co.id id
SABTU KLIWON, 7 AGUSTUS 2021
memorandumredaksi@gmail.com memo me mora rand ndum umre reda daks ksi@ i@gm gmai aill.co com m
HARGA Rp 3.500,-
KOMPLOTAN BEGAL BERAKSI DI SIDOTOPO WETAN, RAMPAS 1 MOTOR
KORBAN DIANCAM CELURIT
Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi
OPD, Perlu Kepala atau Boneka?
S
epekan terakhir ramai diberitakan kekosongkan jabatan strategis di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Seperti organisasi perangkat daerah (OPD), paling tidak sejak setahun terakhir hanya diisi pejabat sekelas plt (pelaksana tugas). Contohnya di dinas kesehatan. Pejabat yang mengepalai dinas ini hanya plt. Sungguh sebuah ironi. Di tengah seluruh negara maupun daerah belahan dunia mana pun sedang
Surabaya, Memorandum Komplotan begal bersenjata celurit beraksi di Jalan Sidotopo dotopo Wetan tepatnya di depan SMK YKP. Di aksinya itu, pelaku berhasil erhasil membawa kabur motor Vixion L 6959 WX dan dua HP merek Xiomi A5 milik RD (16), warga Jalan Simo Pomahan.
Pelaku enam orang boncengan ngan tiga naik dua motor matic. Salah ik Mio. satunya yang saya ingat naik elm, Mereka memakai jaket, helm, masker, dan membawa dua celurit yang besar.
Bersambung ke halaman 11
RD Korban
Trauma AKIBAT membuat RD trauma. ApaAK AKIB KIBAT AT T aksi aks ksi pembegalan ksi p mb pe bega eg gal alan iitu alan tu mem mbuat buatt R bu D tr trau aum ma. Ap Apa paala agi g musibah mus u ib bah h ter erse sebu bu ut ba baru u kali pe erttam ama a di dia alam alam al mi. iT ekan ek an nan a lagi tersebut pertama dialami. Tekanan jiwa RD RD diungkapkan diun ngk gkap apka ap kan ka n Ta Taufi ufi fik, bapaknya. Mengingat bap paknya pakn pa ya. . Me ya Meng Meng ngin inga in ga at an nak ak jiwa anak p rtam pe ma darii empat empatt bersaudara bersa audara itu itu saat it saat at ini inii lebih leb bih banyak ban a yak pertama di rumah. ruma ah. diam di “Sa “S aya mel lihatt RD llebih liha eb bih banya ak diam karen na trauma. “Saya melihat banyak karena Bers Bersambung rsam ambuung ke ha hhalaman laman 11
GRAFIS: MEMORANDUM/PUNTADEWA
Bersambung ke halaman 2
RD d dan an o an orang ra ang ng ttuanya uany ua nya m me menunjukkan enu unj njuk u ka an bu b bukti uk ktti la laporan apo pora ran k ke eja jadi d an an yang yan ng dialaminya dial di dial alam amin nya a di di Mapolsek Map Ma po ollsse ek k Simokerto. Sim imo ok ker erto to.. kejadian
FOTO:: ME FOTO MEMO EMO OR RANDUM/RIO AND ANDU A DU D UM/RI M RIO M/ M/R
Peristiwa itu, kemudian dilaporkan RD ke Mapolsek Simokerto. Hingga kini para pelaku belum tertangkap. “Pelaku enam orang boncengan tiga naik dua motor matic. Salah satunya yang saya ingat naik Mio. Mereka memakai jaket, helm, masker, dan membawa dua celurit yang besar,” ungkap RD kepada Memorandum, Jumat (6/8). Remaja tersebut mengungkapkan, ketika itu dia bersama temannya, inisial GL setelah Magrib berkunjung ke rumah kakeknya di Jalan
Tak Sesuai Norma Hukum Acara Pidana Surabaya, Memorandum Penetapan Heru Tjahjono sebagai tersangka oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada 2017 masih menjadi tanda tanya besar. Apakah benar mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim tersebut bersalah atas kasus sewa lahan milik orang lain di Jalan Tambak Asri. Bahkan, hingga saat ini, kasus Heru tersebut belum juga masuk ke ranah pengadilan. bar jika perkara Heru TjahBeredar kabar ut telah di SP3 (surat pemjono tersebut beritahuan penghentian penyidikan) oleh Polres Tanjung Perak. ara itu, Dr Solehuddin Sementara enyampaikan pendaSH, MH menyampaikan rihal dikeluarkannya patnya perihal nyidik kepolisian. Pakar SP3 oleh penyidik ana dari Universitas Bhahukum pidana rsebut mengatakan yangkara tersebut an perkara tipenghentian akukan pedak bisa dilakukan nyidik saat sudah ada penetapan tersangka. endapat, Ia berpendapat, erbitkan SP3 itu diterbitkan enetapan sebelum penetapan ukan setersangka bukan sudahnya. “Kalau
Petugas Damkar berjibaku memadamkan api di Jalan Bratang I Lapangan.
KANTOR PERCETAKAN BRATANG TERBAKAR Surabaya, Memorandum Gegara korsleting listrik membuat rumah dan kantor percetakan milik Yoyok Setyo Raharjo di Jalan Bratang I Lapangan terbakar, Jumat (6/8). Beruntung, api hanya
BUNGA ZAINAL
B
Si Mameng (ASN)
Bersambung ke halaman 11
Bersambung ke halaman 11
Bersambung ke halaman 11
Korban tergeletak bersimbah darah di lokasi setelah terlibat kecelakaan.
Dr Solehuddin SH, MH
Suami Penyuka Dada Hler (3)
Terpaksa Suntik Silikon
H
FOTO: MEMO RANDUM/JAKA
Surabaya, Memorandum Kecelakaan menyebabkan satu nyawa melayang terjadi di Jalan Kendangsari. Korban, Ghifari Taufiqqurahman (23), tewas setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit. Pria asal Jalan Raya Merak, Rewwin, Kecamatan Waru, Sidoarjo itu mati dengan luka parah di bagian kepala. Sementara itu, pengendara motor lain yang terlibat dalam insiden pada
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
-
Meng, dalam proses seleksi kepala OPD, pemprov perlu waspadai titipan. Titipan atau taipan? Atau titipan taipan?
guna mendatangi lokasi. Ada 14 unit mobil damkar secara bergantian memadamkan api. “Api pokok padam pukul 09.51. Sementara untuk pro-
Laka Lantas di Kendangsari
Bersambung ke halaman 11
-
Kebakaran (Damkar) Surabaya Bambang Vistadi, kemarin. Bambang menjelaskan, pihaknya menerima laporan kebakaran itu pukul 09.35. Setelah itu, dia kemudian berkoordinasi dengan anggota
Pengendara CBR Tewas
FOYA-FOYA unga Zainal bukan sekali dua kali mendapatkan hujatan dari netizen mengenai kehidupannya usai menikah. Banyak sekali yang menyebut dirinya enak karena menikah dengan pria kaya raya. Kali ini Bunga Zainal kembali mendapatkan hujatan itu. Ada netizen yang menyebut dirinya foya-foya dengan menggunakan uang suaminya. “Enak ya nikah sama orang kaya, bisa foya-foya habisin duit suami,” tulis Bunga Zainal seraya joget.
meludeskan atap yang terbuat dari bahan kalsiboard. Sedangkan lantai I dan II hanya sedikit terdampak. “Hanya atap saja, lantai I dan 2 aman,” kata Kabid Pembinaan Operasional Dinas Pemadam
obi Arif terhadap destinasi-destinasi seksual hler makin kentara oleh kepindahan Gladis. Penampakan janda tanpa anak itu selalu dikeker mata jelalatan Arif. Huh! Bersambung ke halaman 11
Terdakwa Steven Richard mendengarkan tuntutan JPU di PN Surabaya, Jumat (6/8).
Gelapkan Voucher Rp 4,4 M, Dituntut 3,5 Tahun Surabaya, Memorandum Steven Richard dituntut penjara selama 3 tahun dan 6 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Novan Arianto dari Kejati Jatim. Ia dinyatakan bersalah melakukan penipuan penjualan Bersambung ke halaman 11
ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
FOTO: MEMO RANDUM/JAKA
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Polemik SP3 Mantan Kadis Perikanan dan Kelautan Heru Tjahjono
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SABTU KLIWON, 7 AGUSTUS 2021 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Gerai Vaksinasi Mobile Presisi
Ditarget 1.500 Dosis Setiap Hari Wabup H Subandi menandatangani deklarasi gotong royong disaksikan ketua Kadin Jatim, Apindo Jatim, pimpinan konfederasi SP/SB Jatim, dan Menaker RI.
Penandatanganan Deklarasi Gotong Royong
Komitmen untuk Atasi Tantangan Ketenagakerjaan
Sidoarjo, Memorandum Pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja/buruh yang tergabung dalam Lembaga Kerja Sama/LKS Tripartit Jawa Timur, menguatkan komitmen bersama mengatasi tantangan ketenagakerjaan di masa pandemi Covid-19. Komitmen itu ditandai dengan penandatanganan deklarasi gotong royong bersama Kadin Jatim, Apindo Jatim, dan pimpinan konfederasi SP/SB Jatim yang disaksikan Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah dan Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo H Subandi, Kamis (5/8). Deklarasi di Museum Mpu Tantular tersebut diharapkan dapat terus meningkatkan kolaborasi tripartit dalam mengatasi tantangan ketenagakerjaan selama pandemi dengan semangat saling peduli, optimis, dan bersama-sama bangkit. Ida Fauziyah mengatakan pemerintah sudah bekerja keras mengatasi pandemi Covid-19. Salah satu hasilnya bisa dilihat dari kondisi ketenagakerjaan di Indonesia. Angka pengangguran terbuka yang sempat terpuruk pada Agustus 2020, terus mengalami penurunan. "Melihat kondisi seperti ini yang dibutuhkan adalah saling bergandeng tangan, tidak bisa berjalan sendiri tanpa mengajak satu sama lain menatap masa depan yang lebih baik, berani melihat ini beban tapi beban itu akan kita pikul bersama-sama, itu kuncinya," sambutnya. Wabup H Subandi membenarkan jika gotong royong harus terus dibangun. Karena dampak pandemi tidak bisa dipikul pemerintah saja. "Kami sangat bersyukur karena di Kabupaten Sidoarjo masih relatif stabil karena adanya penguatan kelembagaan ketenagakerjaan LKS Tripartit Kabupaten Sidoarjo," ucapnya. Apalagi Sidoarjo mencatat angka pengangguran tertinggi di Jatim. "Saat ini mencapai 10,97 persen dan menjadi yang tertinggi di Jawa Timur. Begitu pula dengan kondisi perusahaan yang ada. Terdapat beberapa perusahaan yang hengkang bahkan tutup," ungkapnya. "Kondisi ini memerlukan pemahaman, pemikiran dan kerjasama serta solusi bersama agar kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Sidoarjo tetap aman, nyaman terjaga mengingat Kabupaten Sidoarjo sebagai kabupaten yang padat industri di semua sektor," tutupnya. (bwo/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Polresta Sidoarjo membuat terobosan untuk melayani vaksinasi Covid-19 masyarakat. Kali ini, tahap kedua target vaksinasi diberikan sebanyak 1.500 dosis kepada masyarakat per hari. Paurkes Iptu Ruwandi mengatakan, gerai vaksinasi mobile presisi berkeliling ke tempat-tempat keramaian maupun yang sulit dijangkau tim kesehatan. Hal ini guna guna mendukung program nasional terkait percepatan vaksinasi agar segera terbentuk herd immunity rakyat Indonesia . "Jadi target vaksinasi selama Agustus awalnya hanya 1.000 dosis per hari. Kini ditingkatkan menjadi 1.500 bahkan 2.000 dosis. Ini juga sebagai ulang tahun ke-76 kemerdekaan RI," terang Ruwandi, Jumat (6/8). Untuk vaksinator dan tenaga pendukungnya, selain dari nakes Polresta Sidoarjo juga dibantu anggota HMI dan Akademi Perawat Sidoarjo. Pelayanan diutamakan bagi lansia
Warga mendatangi gerai vaksinasi mobile presisi Polresta Sidoarjo.
dan warga berkebutuhan khusus. Hal tersebut sebagai upaya pelayanan maksimal, agar tidak menyulitkan mereka untuk datang ke puskesmas
atau tempat layanan vaksin yang tersedia. Hal ini dibenarkan Rukoiyah, salah satu lansia yang mendatangi gerai. Dia merasa
terbantu ketika diberi informasi ada gerai vaksinasi mobile presisi. "Selama ini saya ingin ikut tapi tidak tahu caranya. Apalagi umur sudah tua. Ketika
Dandim Bagikan Obat untuk Pasien Isoman
Dandim menyerahkan bantuan obat untuk pasien Covid-19 yang menjalani isoman kepada nakes.
Sidoarjo, Memorandum Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf M Iswan Nusi, didampingi Pasiter Kapten Chb Kamsuri, membagikan paket obat gratis Covid-19 dari pemerintah kepada warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman). Bantuan diserahkan melalui tim tenaga kesehatan (nakes) yang tengah menjaga pasien isoman di mal pelayanan publik (MPP), Jumat (6/8). Dandim mengatakan, paket obat itu dibagikan untuk percepatan penyembuhan pasien yang menjalani isoman. Selain itu, merupakan bagian dari upaya TNI membantu warga selama penerapan PPKM Level 4 di Sidoarjo. "Oleh karena itu, TNI turun langsung ke masyarakat untuk melakukan pemberian
paket obat tersebut bertujuan agar pasien Covid-19 yang sedang isolasi di MPP Sidoarjo maupun di rumah tidak perlu keluar. Jadi mereka yang menjalani isoman akan mendapatkan paket obat secara gratis yang diberikan oleh pemerintah,” ujar Iswan Nusi. Paket itu terdiri dari tiga jenis. Yakni paket untuk pasien isoman tanpa gejala, paket untuk yang tidak bisa mencium atau merasakan, dan paket bagi yang bergejala ringan batuk dan pilek. "Saya berharap hal ini dapat membantu warga Sidoarjo agar cepat sembuh,” tambahnya. Dandim bahkan sempat memberikan motivasi bagi pasien isoman di MPP Sidoarjo dengan mengajak mereka berkomunikasi. (bwo/jok/epe)
OPD, Perlu Kepala atau Boneka? ramai-ramai bergerak, berjibaku menghalau dan melawan virus corona eh… Pemprov Jawa Timur seakan ogah-ogahan mendefinitifkan pejabat sekelas kepala. Tentu kebijakan Pemprov Jatim ini tidak populer. Sehingga layak dipertanyakan. Tak segera mendefinitifkan pejabat kepala dinas kesehatan memicu ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah Jawa Timur yang kini dijabat Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Mereka tak percaya daerah sekelas Jawa Timur tidak memiliki sosok yang
diberi tahu ada layanan gerai vaksinasi dari Polresta Sidoarjo, saya langsung datang. Ternyata mudah dan tidak ribet," sebutnya. (bwo/jok/epe)
kapabel menjabat di posisi ini. Tak hanya itu, bisa jadi publik Jawa Timur berpikir ada kesengajaan pemerintah mengosongkan jabatan kepala OPD berkaitan dengan pandemi yang konon telah menghabiskan miliaran rupiah. Tegasnya, pikiran publik bahwa OPD ini sengaja dikosongkan agar segala aspek pendanaan yang melalui dinas ini langsung ditangani pejabat sekelas di atas kepala OPD tak bisa disalahkan. Contoh lain dan ini tak kalah startegis adalah jabatan sekretaris
Sambungan dari halaman 1 daerah provinsi (sekdaprov). Jabatan ini tidak kosong tapi diisi oleh pejabat sekelas Plh (pelaksana tugas harian). Tentu kebijakan ini juga mengherankan. Wilayah sebesar Jawa Timur, daerah dengan kualitas kecerdasan orang-orangnya di atas rata-rata, sangat muskil tidak memiliki sosok yang pantas menjadi sekdaprov secara definitive. Sepertinya tidak bisa dipercaya. Seribu persen mustahil! Sekdaprov adalah jabatan tertinggi di birokrasi. Bukan jabatan politis. Sehingga, posisi jabatan
ini dipastikan jadi rebutan siapa pun yang telah memenuhi syarat kepemimpinan maupun syarat menduduki jabatan ini. Seorang gubernur sangat memahami itu. Apalagi sekelas Khofifah yang notabene pernah menjadi pembantu presiden alias menteri negara Republik Indonesia. Nah, perasaan tak percaya tak kunjung definitifnya Sekdaprov Provinsi Jawa Timur makin memuncak hingga menimbulkan tanda tanya. Apa sosok sekelas Khofifah tak mampu mencari dan
memilih pejabat selevel di bawahnya? Atau Khofifah terjebak dalam permainan politis orang-orang di sekeliling jajaran mengingat sama-sama memiliki kepentingan untuk meraup jabatan Gubernur Jawa Timur periode kedua dalam pemilihan gubernur 2023? Atau justru Khofifah mem-Plh Heru Tjahyono sebagai Sekdaprov Jawa Timur menjadikan bagian penting bagi perjalanan keduanya untuk menjadi pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur pada periode berikutnya?
Selagi menanti jawaban, gak salah kalau ada warga Jawa Timur berpendapat sah-sah saja mempersiapkan diri sebagai kandidat gubernur dan wakil gubernur meski ada yang berpendapat kesalahan fatal Khofifah menggandeng Heru Tjahyono sebagai calon wakilnya karena wakil gubernur Emil Dardak sangat memberi warna terhadap kinerja Khofifah. Apalagi sosok Heru Tjahyono sempat terbelit kasus hukum ketika menjadi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur kendati tidak sampai ke ranah persidangan pengadilan.(*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SABTU KLIWON, 7 AGUSTUS 2021 HALAMAN 3
Proses Seleksi Kepala OPD Pemprov
Waspadai Titipan! FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
Surabaya, Memorandum Dalam proses seleksi terbuka 18 organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jatim, Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Timur mengingatkan agar Gubernur Khofifah Indar Parawansa untuk mewaspadai kepentingan politik titipan.
AGUS MAHFUD FAUZI Pengamat Politik Unesa
ILUSTRASI: ISTIMEWA
Karena hal itu akan merusak tatanan reformasi birokrasi dan mengganggu target visi dan misi gubernur yang diterjemahkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Seperti yang diutarakan anggota DPW PAN Jatim Basuki Babussalam, agar pengambil kebijakan harus mengawal kapasitas dengan baik. Agar mesin birokrasi bisa berjalan dengan baik, meski di masa pandemi. “Tidak lagi karena pesanan, karena formasi politik A atau politik B, karena mesin birokrasi harus mampu menjawab kekurangan karena pandemi,” tegas Basuki. Mantan Sekretaris PAN Jatim ini menerangkan,lelang jabatan harus mampu dijawab oleh gubernur dengan profesionalitas, dan kredibilitas calon kepala dinas secara baik. “Sehingga manajerial kepemimpinan OPD bisa berjalan maksimal untuk mengawal kebijakan untuk rakyat,” tandas Basuki. Ia berharap gubernur sebagai PPK (pejabat pembina karir) menyeleksi calon kepala OPD yang memahami kepentingan pelayanan terhadap rakyat. Apalagi saat ini, semua ASN yang masuk dan ikut seleksi harus memenuhi persyaratan. Baik secara administrasi, kredibilitas, mempunyai kemampuan manejerial kepemimpinan dan kebijakan publik.
Tidak menunggu, tetapi mereka harus siap bekerja. Tidak cukup tersentral di gubernur atau di salah satu figur. Sehingga kemampuan bakal calon kepala OPD bisa maksimal.
Bersambung ke halaman 4
Tidak lagi karena pesanan, karena formasi politik A atau politik B, karena mesin birokrasi harus mampu menjawab kekurangan karena pandemi. BASUKI BABUSSALAM Anggota DPW PAN FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
Pemkot Asuh Yatim Piatu Akibat Covid-19 FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Surabaya, Memorandum Banyaknya anak-anak di Surabaya yatim piatu karena orang tua meninggal akibat Covid-19, menjadi perhatian Pemkot Surabaya. Nantinya mereka akan tinggal dalam satu mess, seperti Bibit Unggul, dan dijamin pendidikannya hingga lulus. “Saya bilang kepada warga setelah ini kita fokus. Kita harus tahu dari setiap keluarga, ada yang ayah ibunya meninggal, ada yang yatim, ada yang piatu, ada yang yatim piatu kita kumpulkan di satu mess seperti bibit unggul dan tinggal di sana. Ini tugas
Nakes melayani pasien yang dirujuk ke rumah sakit.
Insentif Nakes Hanya Cair 75 Persen
ERI CAHYADI Wali Kota Surabaya
pemerintah,” ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Ditambahkan Eri, bagi yang yatim piatu, maka rumahnya diperbaiki, dan anaknya ditempatkan di mess. Selanjutnya rumah tersebut disewakan dengan pengelolaan pemkot. “Setelah anak ini lulus dan kembali ke rumahnya maka uang hasil kontrakanya bisa dipakai anak-anak ini. Ini yang lagi kita pikirkan. Inilah perjuangan bersama kita,” lanjut Eri. Disinggung soal jumlah, Eri belum bisa memaparkan karena kini masih dalam pendataan. “Ini masih kita data semuanya. Ini kewajiban pemerintah karena ini tugas kita harus hadir di sana,” pungkas Eri. Bersambung ke halaman 4
Kejar Target Vaksinasi, Pemkot Sasar ODGJ FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Surabaya, Memorandum Tidak seperti tahun sebelumnya, mulai Januari 2021 besaran insentif tenaga kesehatan (nakes) dibayarkan maksimal 75 persen, dan ini sesuai hasil kajian bersama tim ahli. Kini pemkot berusaha keras untuk mempercepat pencairan insentif bagi tenaga kesehatan (nakes) pelayanan Covid-19. Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara menjelaskan, bahwa besaran maksimal 75 persen insentif nakes tahun 2021, sebelumnya telah melalui kajian mendalam bersama tim ahli Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair). Kajian ini sudah sesuai dengan dasar hukum dan Keputusan Menteri Kesehatan (Menkes) No. 01.07/ MENKES/ 4239/ 2021 dan tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Surabaya Nomor: 188.45/ 156/ 436.1.2/ 2021. Bersambung ke halaman 4
Saya bilang kepada warga setelah ini kita fokus. Kita harus tahu dari setiap keluarga, ada yang ayah ibunya meninggal, ada yang yatim, ada yang piatu, ada yang yatim piatu kita kumpulkan di satu mess seperti bibit unggul dan tinggal di sana. Ini tugas pemerintah.
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Sediakan Mess dan Pendidikan Dijamin
Vaksinasi yang digelar pemkot di Liponsos Keputih.
Surabaya, Memorandum Kali ini, vaksinasi massal yang digelar Pemkot Surabaya, menyasar kelompok orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), penyandang disabilitas, dan anak difabel, Jumat (6/8). Untuk memastikan berjalan lancar, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau kegiatan di halaman Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih ini.
Eri mengatakan vaksinasi di Liponsos Keputih diberikan adalah Sinovac dosis pertama. Sedangkan bagi disabilitas dan anak difabel, menerima vaksin Sinopharm dosis pertama. “Hari ini kita vaksinasi untuk ODGJ, yang kedua untuk penyandang disabilitas dan anak difabel. Untuk Bersambung ke halaman 4
Surabaya, Memorandum Sejumlah relawan yang tergabung dalam gerakan nasi bungkus (GNB) Surabaya menggelar aksi sosial berbagi untuk negeri, Jumat (6/8). Mereka membagikan 250 nasi bungkus kepada warga yang terdampak pandemi dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Ketua GNB Surabaya Agus Roesmana mengatakan, pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPKM telah memukul sendi-sendi kehidupan warga masyarakat bawah. Warga semakin sulit mencukupi kebutuhan hidup-
nya, hal tersebut mengundang rasa kepedulian dengan cara berbagi nasi bungkus secara gratis. “Sudah waktunya kita peduli sesama dengan bermula dari hal-hal yang kecil, berawal dengan berbagi nasi bungkus. Aksi sosial GNB digelar sebagai wujud keprihatinan dan kepedulian terhadap warga terdampak pandemi Covid-19 dan PPKM darurat yang masih berlangsung ini,” kata pria berusia 47 tahun ini. Sementara dalam membagikan nasi, dikhususkan kepada masyarakat yang paling terdampak pandemi. Seperti tukang becak,
tukang parkir, pemulung, dan orang-orang yang tetap bekerja di jalan selama Covid-19. “Para pekerja informal yang kami temui di jalan,” lanjut Agus. Ditambahkan Agus bila pembagian nasi bungkus dari donatur ini dilakukan dengan cara turun ke jalan. Menyusuri setiap sudut kota relawan mendatangi mereka dan Bersambung ke halaman 4 Relawan yang tergabung dalam GNB Surabaya membagikan nasi bungkus di wilayah Ketintang.
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Gerakan Nasi Bungkus Berbagi untuk Negeri
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SABTU KLIWON, 7 AGUSTUS 2021 HALAMAN 4
Memutus Penyebaran Covid-19 di Kampung
Peran Perangkat RT/RW Kompakkan Warga Bahkan, pengorbanan dan kerja kerasnya demi menyelamatkan dan melindungi warga sudah tidak perlu diragukan lagi. Seperti Ketua RT 02/RW 08, Kelurahan Genteng, Kecamatan Genteng, Syahri. Bagi dia, suka duka menjadi RT selama bertahun-tahun baru dirasakannya sejak pandemi Covid-19. Ia mengaku, saat ini setiap pagi ia bersama dengan anggota Satgas Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo
di tingkat RT memiliki kegiatan rutin yang tidak bisa ditinggalkan. Kegiatan itu ialah memanggil warga agar keluar rumah untuk berjemur. “Itu menjadi kewajiban sebagai salah satu ikhtiar kami. Lalu kami juga bantu sembako bagi warga yang terpapar. Ada yang mencarikan obat maupun vitamin secara swadaya. Seluruh masyarakat di wilayah RT saya ikut berperan apabila ada tetangganya yang terpapar,” kata Syahri,
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Surabaya, Memorandum Penanganan pandemi Covid-19 di Surabaya tidak lepas dari peran seluruh elemen masyarakat, salah satunya perangkat RT/RW. Mereka memiliki peran penting dalam memutus rantai penyebaran kasus Covid-19 di masing-masing wilayahnya, dengan membuat warga tetap kompak.
Balai RT/RW yang dijadikan tempat isolasi mandiri.
Jumat (6/8). Syahri memaparkan, untuk memutus laju penyebaran di wilayahnya,
ada strategi khusus yang dilakukannya. Ia mengurai salah satu anggota Kampung Tangguh Wani Jogo Su-
roboyo ada yang berprofesi sebagai perawat. Karena itu lah, apabila ada warga yang merasa badannya mulai tidak fit, maka langsung di swab antigen oleh perawat tersebut. “Setelah itu, jika positif maka langsung dilaporkan kepada puskesmas terdekat,” lanjut Syahri. Hal yang serupa juga dialami Ketua RT 17/RW 12 Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Aminullah. Dia menceritakan berbagai pengalamannya sekitar lebih dari satu tahun terakhir. Bagi dia, menghadapi pandemi Covid-19 sedikitpun tak pernah terlintas di benaknya. Tetapi dengan segala kemampuan dan keterbatasannya, ia rela berbuat apapun untuk melindungi masyarakatnya. “Hingga hari ini kami tetap laku-
kan pencegahan dengan cara sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan (prokes) terus menerus. Kami datangi satu per satu rumah warga. Itu terus kami lakukan tanpa henti, kami ingatkan satu per satu apabila ada warga yang keluar rumah lupa tidak pakai masker,” kata Aminullah Dia menjelaskan, selain ke rumah-rumah warga, dirinya masih aktif keliling ke warung kopi (warkop) untuk menegakkan dispilin prokes. Bagi dia, upaya pencegahan harus tetap berjalan selaras dengan penanganan warga yang terpapar. “Pagi, siang, malam kita juga keliling warkop agar tidak terjadi penularan, karena Covid varian baru ini menyebar begitu cepat, jadi pencegahan harus dilakukan,” tegasnya.(fer/tyo)
Surabaya, Memorandum Di era milenial ini, mahasiswa dituntut untuk berpikir kritis dalam menyikapi suatu problematika. Makna kritis sendiri adalah kritik etis, di mana penyampaian kritik harus sopan dan tidak berbau SARA, serta menggali informasi lebih dalam sebelum melakukan kritik. Karenanya, Fakultas Hukum Universitas Narotama mengadakan talkshow bertema “Mengembangkan Potensi Berpikir Kritis Dengan Cara Berdialektika Di Era Milenial”. Gubernur BEM FH Universitas Narotama, Farrah Miftah mengatakan, pemikiran kritis harus disertai dengan dalih yang akurat, atau biasanya dengan pemahaman literasi terlebih dahulu dalam isu terkait. “Untuk membangun itu tentu tidak mudah, sehingga itulah tujuan dari kegiatan ini. Tak lain adalah untuk mengambangkan potensi sebelum menyatakan sikap dan sebagainya untuk memperhitungkan segi kematangan dalam mengkaji isu tersebut yang dibarengi dengan penyampaian lugas,” tuturnya, Jumat (6/8). Dengan menghadirkan dosen Fakultas Hukum Miftakhul Huda sebagai keynote speaker, Farrah menambahkan, talkshow ini diikuti oleh peserta dengan antusias. “Jumlah pesertanya lebih dari 200 orang dan aktif dalam sesi tanya jawab, karena materi yang dipaparkan oleh Pak Huda sangat menginspirasi bagi kami,” ujar mahasiswi semester 5 itu. Sementara itu, Miftakhul Huda mengatakan, sumber informasi milenial itu dari internet dan media sosial. Tidak ada yang salah dari sumber tersebut karena memang jaman sudah berubah. Bedanya, dulu sumber informasi seperti koran, televisi, dan radio, lebih mudah dipertanggungjawabkan. “Sedangkan sekarang, sumber informasi tidak mudah dipertanggungjawabkan sehingga kita tidak tahu persis apakah faktanya valid. Kita pun harus lebih berhati-hati dan kritis,” paparnya.(mg3/tyo)
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Era Milenial, Mahasiswa Harus Berpikir Kritis
Ketua Persit KCK Koorcabrem 084 PD V/Brawijaya Tutik Herman menyerahkan bingkisan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Jumat Berkah, Persit Berbagi Surabaya, Memorandum Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 084 PD V/Brawijaya menggelar bakti sosial (baksos) yang dikemas dalam Jumat berkah dalam rangka HUT Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ibu HettyAndika Perkasa. Dalam baksos tersebut mereka memberikan bantuan berupa sembako, tali
asih, dan nasi kotak kepada masyarakat kurang mampu di beberapa wilayah Kota Surabaya, Jumat (6/8). Ketua Persit KCK Koorcabrem 084 PD V/Brawijaya Tutik Herman bersama ketua cabang dan seluruh pengurus Persit KCK Koorcabrem 084 PD V/Brawijaya terjun langsung ke lapangan pada kegiatan Jumat berkah.
“Kegiatan Jumat berkah ini dengan sasaran anak yatim piatu, tukang becak, tukang sampah, pedagang kaki lima, pedagang asongan, dan penyapu jalanan,” ujar Tutik Ditambahkan Tutik dengan memberikan bantuan sembako untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Sementara itu, Mustakim selaku perwakilan warga kampung 1001 malam, Kelurahan Dupak, mengucapkan terima kasih atas kepedulian persit. “Kami beserta warga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan,” ujar Mustakim. Selama pelaksanaan kegiatan Jumat berkah berlangsung seluruh anggota Persit KCK Koorcabrem 084 PD V/Brawijaya dan anggota Korem 084/Bhaskara Jaya yang terlibat kegiatan selalu mengutamakan disiplin protokol kesehatan (prokes) 5M yang telah ditetapkan pemerintah.(tyo/day)
Insentif Nakes Hanya Cair 75 Persen “Jadi pembayaran insentif 75 persen itu dari tim ahli FKM Unair. Dan, kita juga sudah konsultasikan ke Kemenkes dan Kementerian Dalam Negeri, bahwa pemberian insentif tergantung dari APBD,” kata Febri, sapaan Febriadhitya Prajatara. Selain itu, Febri juga menyebutkan, bahwa besaran pemberian insentif 75 persen ini telah dipertimbangkan berdasarkan penerimaan uang lainnya. Artinya, selain insentif, selama ini nakes juga menerima tambahan penghasilan pegawai (TPP), uang kinerja, hingga jasa pelayanan yang juga menjadi dasar pertimbangan.
“Dan itu bukan hanya nakes di puskesmas yang menerima pembayaran insentif 75 persen, tapi nakes di rumah sakit juga segitu,” ungkap dia. Ia menerangkan, sebelumnya besaran insentif nakes dibayarkan sesuai dengan Keputusan Menkes No. 01.07/ MENKES/ 278/ 2020. Namun, dengan adanya Keputusan Menkes No. 01.07/ MENKES/ 4239/ 2021, maka besaran insentif nakes tahun 2021 dapat disesuaikan dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) masing-masing. “Hasil kajian tim ahli merekomendasikan agar sebaiknya relokasi anggaran juga memperhatikan
Pemkot Asuh Yatim Piatu... Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara dikonfirmasi terpisah mengatakan untuk jumlah masih menunggu data dari DP5A (Dinas Pengendalian Pendudukan,
Sambungan dari halaman 3
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Pemkot Surabaya. “Masih kita rekap datanya,”singkat Febri, sapaan Febriadhitya Prajatara.(fer/tyo)
Sambungan dari halaman 3 anggaran cadangan bilamana pada perjalanan pandemi tahun 2021 ini terdapat lonjakan kasus yang tinggi, hingga membawa konsekuensi untuk melakukan penambahan tenaga kesehatan,” terangnya. Namun demikian, Febri mengaku, ada nakes puskesmas yang mengeluh dengan besaran insentif 75 persen. Menurut Febri, di masa sulit pandemi seperti sekarang, maka alangkah baiknya nakes tersebut dapat lebih bersyukur dengan pemberian insentif ini. “Jadi ada salah satu nakes puskesmas yang menyampaikan perbe-
daan insentif antara puskesmas dan rumah sakit. Harusnya kan bisa lebih bersyukur menerima insentif. Sebab, petugas penanggulangan Covid-19 bukan hanya nakes di puskesmas,” lanjut Febri. Oleh karenanya, Febri mengajak kepada nakes yang lain supaya memahami dan mengerti kondisi sulit seperti sekarang. Apalagi, tidak semua daerah bisa seperti Surabaya yang berupaya keras untuk mempercepat pencairan insentif para nakes. Bahkan, ada daerah yang belum terima insentif tersebut. Meski begitu, Febri menyadari, di
masa pandemi ini para nakes sudah berjuang sangat keras. Makanya, ia menyampaikan terima kasih mewakili pemkot dan warga Surabaya atas kinerja para nakes. Namun, ia juga berpesan kepada seluruh nakes, alangkah baiknya bersyukur dengan besaran insentif yang telah diterima. “Kami berterima kasih atas kinerja teman-teman nakes. Memang kerja mereka berat ya. Tapi yang berjuang di penanganan Covid-19 ini bukan hanya nakes. Ada TNI, Polri, linmas dan bahkan relawan Surabaya memanggil yang mereka tidak mendapatkan hak seperti yang diterima
Waspadai Titipan! Sementara itu, pengamat politik Unesa Agus Mahfud Fauzi menyampaikan, harus ada tiga hal yang dilakukan gubernur. Pertama, harus berprestasi. Kedua, apa rancangan yang selama ini, dan ketika, rancangan yang dibawa ketika menduduki sebagai kepala OPD atau rancangan program kerjanya.
Sambungan dari halaman 3 “Tidak menunggu, tetapi mereka harus siap bekerja,” tegas Agus Mahfud. Agus Mahfud menegaskan, calon kepala OPD harus bisa diterima semua pihak. Sehingga 18 OPD bisa lari untuk mengisi visi misi gubernur. Terkait titipan, Agus Mahfud menyampaikan pasti ada. Mengantisipasi itu,
maka gubernur menampilkan tim seleksi dengan cara profesional. “Tidak cukup tersentral di gubernur atau di salah satu figur. Sehingga kemampuan bakal calon kepala OPD bisa maksimal,” terang dia. Agus juga mengingatkan, bakal calon kepala OPD yang mengikuti
Gerakan Nasi Bungkus Berbagi untuk Negeri membagikan sebungkus nasi untuk sekadar sarapan. Tanpa mengenal letih relawan berkeliling mencari warga yang membutuhkan. Masih menurut Agus, di Kota Pahlawan khususnya, GNB berbagai untuk negeri baru pertama kali dilaksanakan dengan target awal di wilayah Surabaya
selatan (Ketintang). Rencananya aksi pembagian nasi bungkus itu dilakukan seminggu sekali dengan jumlah 250 bungkus nasi setiap pembagian. “Kami berkeliling Surabaya untuk berbagi nasi bungkus. Kegiatan aksi sosial tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdam-
sambil menunggu vaksin Sinovac dosis kedua sudah habis. InsyaAllah kalau sudah ada kita akan lakukan vaksinasi dosis kedua untuk ODGJ,” janji Eri. Pada kesempatan itu, Eri menyempatkan diri untuk menyapa dan memberi semangat kepada salah satu anak difabel yang sudah selesai divaksin. Anak usia sekitar 15 tahun inipun menjawab dengan antusias pertanyaan yang diajukan oleh orang nomor satu di lingkup pemkot ini.
seleksi tidak boleh malu-malu melakukan komunikasi dengan siapa saja. Upaya ini untuk membangun agar organisasi yang dipimpinnya nanti Sementara itu, Prof Mas’ud anggota tim panitia seleksi (pansel) engan memberi penjelasan. Ia menyarankan ke kepala BKD Jatim IndahWahyuni.(day/tyo)
Sambungan dari halaman 3 pak dan selanjutnya akan dilakukan minimal seminggu sekali,” tuturnya. Kegiatan berbagi nasi bungkus ini dimulai sekitar 09.00. Rombongan GNB berangkat dari Jalan Kaliasin menggunakan satu unit kendaraan roda empat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Hey Chndra Sanyoto sela-
ku bendahara, Yusuf Arifin, dan Mano sebagai sekretaris GNB Surabaya. Kali ini, sasaran pertama pembagian nasi bungkus ini di Jalan Ketintang sisi selatan Royal Plaza. Para relawan turun ke jalan selanjutnya membagikan nasi bungkus tersebut kepada pengguna jalan, dan sejumlah
pedagang kali lima (PKL) setempat. Meski demikian, pembagian makanan siap saji tersebut tetap dengan disiplin protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah. Salah satunya jaga jarak atau tidak menimbulkan kerumunan. Lokasi lain menjadi sasaran ke-
Kejar Target Vaksinasi, Pemkot Sasar ODGJ saudara-saudara kita yang disabilitas sudah kita berikan vaksin Sinopharm. Tadi ada sekitar 10 orang penyandang disabilitas yang sudah divaksin di sini,” kata Eri di sela tinjauannya itu. Ia memastikan, vaksinasi untuk ODGJ masih akan terus dilakukan. Sebab, belum semua ODGJ menerima vaksin dosis pertama maupun dosis kedua. Namun, pelaksanaan vaksin dosis kedua untuk ODGJ, masih harus menunggu ketersediaan vaksin. “Belum semua tervaksin. Kita
nakes,” imbuhnya. Sementara itu, salah satu tenaga kesehatan di RSUD dr Soewandhie Surabaya dr Purwakaning Purnomo Agung mengaku bersyukur telah menerima insentif dari Pemkot Surabaya. Bahkan, terus terang ia pribadi tidak terlalu memikirkan besaran intensif yang diberikan tersebut. “Saya pribadi terus terang saja tidak mikir (intensif) itu. Saya dikasih berapapun saya terima Alhamdulillah. Saya masih hidup dan bisa menolong orang lain itu sudah Alhamdulillah,” kata dr Agung sapaan lekatnya.(fer/tyo)
giatan ini di Jalan Jetis Kulon. Waktu itu relawan turun ke jalan untuk menemui tukang sampah di sekitar lokasi. Mereka nampak bahagia begitu menerima bungkusan nasi tersebut. “Terima kasih, terima kasih Pak,” ujar salah satu tukang kebersihan di TPS Jalan Jetis Kulon.(alf/tyo)
Sambungan dari halaman 3 Eri menyatakan, bahwa pemkot berencana melaksanakan vaksinasi untuk anak difabel dengan cara menjemput bola. Yakni, dengan mendatangi langsung ke setiap yayasan pembinaan anak cacat (YPAC) untuk memberikan vaksin kepada mereka agar merasa lebih nyaman. “Kita langsung ke sana saja. Nanti kita datang ke setiap YPAC. Kita akan bagi tim. Jadi biarkan mereka nyaman, kan pemerintah kotanya yang harus hadir,”tegas Ari.
Berdasarkan data yang dimiliki pemkot, ada sekitar 700 anak difabel yang belum tervaksin. Sementara berdasarkan data dari YPAC, terdapat 4 ribu anak yang belum tervaksin. Oleh karena itu, Eri mengaku akan berkoordinasi dengan pengurus YPAC untuk mengetahui berapa jumlah sebenarnya yang belum menerima vaksin. “Data kita masih 700, sementara dari YPAC 4 ribu. Tapi kan itu belum tentu semuanya belum divaksin. Jadi,
kita minta data ke masing-masingYPAC untuk mendata berapa banyak anak difabel yang belum divaksin,” ungkapnya. Sementara itu, Herlina yang merupakan pendamping ODGJ di Liponsos Keputih mengaku tidak pernah mengalami kesulitan selama mendampingi ODGJ. Menurutnya, memang diperlukan cara-cara tertentu untuk membujuk mereka agar mau divaksin. “Kita memang harus sabar dan telaten. Kita mandiin, kita pakaikan
baju, lalu pakai parfum. Kita juga ajak ngobrol mereka biar mereka merasa nyaman,” terang Herlina. Salah satu penyandang disabilitas yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, kini ia sudah merasa lega karena sudah disuntik vaksin dosis pertama. Sebelumnya, ia mengalami kesulitan untuk menemukan lokasi vaksinasi khusus penyandang disabilitas. “Alhamdulillah sudah lega. Ini tadi dosis pertama, tidak merasakan sakit juga,” pungkasnya.(fer/tyo)
memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SABTU KLIWON, 7 AGUSTUS 2021 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Pamekasan Berduka, Ibunda Bupati Wafat Kabar duka itu langsung tersebar di sejumlah grup WhatsApp. Bahkan, informasi tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Baddrut Tamam di salah satu grup WhatsApp jurnalis Pamekasan. "Atas nama keluarga, saya mohon maaf jika ada salah dari Nyai Hj Maftuhah Djufri," demikian ditulis bupati. Wafatnya tokoh kharismatik itu menjadi duka mendalam. Tak hanya bagi warga Pamekasan, namun juga bagi seluruh masyarakat Madura. Lantaran perjuangan dan kiprah Nyai Maftuhah sangat dirasakan, khususnya kalangan Muslimat NU. "Kami atas nama keluarga besar Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Pamekasan sangat berduka cita yang mendalam
Zaini WW
Aktivis LSM Geram Namanya Dicatut dalam Proyek Pemerintah
Nyai Hj Maftuhah Binti Kiai Djufri (paling kiri) semasa hidup ketika memimpin doa.
Allah serta husnul khatimah," pungkasnya. Duka mendalam juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Pamekasan, Ahmad Zaini melalui grup WhatsAap Pamekasan Hebat. “Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Telah
meninggal dunia ibunda dari bapak bupati Pamekasan. Semoga beliau diampuni segala dosanya, diterima amal dan doanya, dzurriyahnya dimulyakan di dunia akhirat, dan beliau dipanggil sebagai kekasihNya. Amien 2 ya mujibassa ilin,” tulis
Zaini. Nyai Maftuhah wafat meninggalkan 8 anak. Dua di antaranya, KH Makhrus Ali yang saat ini sebagai pengasuh Pondok Pesantren Azzubair, dan Baddrut Tamam (bupati Pamekasan). (*/sjk/epe)
Sumenep, ada ketentuan tidak diperbolehkan menggelar hajatan berupa apapun, sebagai antisipasi meluasnya penyebaran Covid-19. “Acara hajatan pernikahan tersebut merupakan acara pribadi bukan acara persatuan atau perkumpulan grup hajatan, dengan undangan sekitar 250 orang. Kegiatan tersebut tidak ada acara hiburannya, melainkan hanya menggunakan sound system dengan memutar kaset karawitan dan tidak ada acara sinden maupun saweran,” ujar AKP Widiarti. AKP Widiarti menjelas-
kan, satgas juga memberikan pemahaman dan penekanan kepada panitia hajatan dan undangan bahwa satgas hanya menjalankan aturan. Karena kegiatan tersebut berp[otensi menimbulkan kerumunan. “Dengan berat hati tim Satgas Covid-19 Kecamatan Saronggi meminta maaf kepada tuan rumah dan para undangan untuk membubarkan hajatan. Kami mengharap semua bisa memaklumi dengan keadaan situasi sekarang. Pihak tuan rumah juga telah memahami dan menyadari,” tandasnya. (aan/epe)
FOTO: MEMORANDUM/SYAMSURI
Pamekasan, Memorandum Diduga namanya dicatut oleh beberapa rekanan proyek pemkab, Presiden NGO Pamekasan Zaini WW meradang. Hal itu terkuak ketika bersama beberapa aktivis LSM ke lapangan mengontrol dan mengawasi pengerjaan proyek. "Saya dapat laporan ada proyek yang dikerjakan rekanan dari luar kota ketika ditanya ini pekerjaannya milik siapa, dijawab milik saya. Itu tidak hanya di satu lokasi. Saya merasa dirugikan atas pencatutan nama ini," tegasnya, Jumat (6/8) "Iya kalau kualitas pekerjaan konstruksinya bagus dan sesuai RAB, kalau tidak? Kan saya yang jelek. Kalau ada yang masih bawa-bawa nama saya, hajar saja karena itu tidak benar. Saya sudah lama tidak bekerja proyek, saya sudah lama tidak bekerja seperti itu," tuturnya. (sjk/epe)
atas kepergian beliau," tutur Nyai Mafrudah, Ketua PC Muslimat NU Pamekasan. Menurut Nyai Mafrudah, almarhumah merupakan sosok panutan, pengayom, pembimbing, dan syiar-syiarnya selalu menyejukkan. "Setiap mengisi pengajian di Muslimat NU, beliau selalu memberikan pesan agar selalu meneruskan perjuangan NU melalui Muslimat NU. Beliau juga tidak pernah berhenti mendoakan para pejuang Muslimat NU," ucapnya. Nyai Mafrudah berharap, perjuangan almarhumah selama hidupnya diterima oleh Allah SWT. "Selamat jalan nyai. Kami bersaksi ajunan (kamu) orang baik, semoga perjuangan dan kiprahnya diterima oleh
FOTO: MEMORANDUM/IST
Pamekasan, Memorandum Innalillahi wa innailaihi rajiun, Kabupaten Pamekasan kembali berduka. Kali ini, penasihat Muslimat NU sekaligus ibunda Bupati Pamekasan Nyai Hj Maftuhah binti Kiai Djufri wafat pada pukul 03.06, Jumat (6/8).
Penarik becak yang kebetulan melintas sukarela mengikuti tes swab antigen Polres Sumenep.
Sumenep, Memorandum Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya bersama relawan membagikan sembako dan masker kepada warga yang mengikuti tes swab antigen gratis di Pasar Tradisional Anom, Jumat (6/8). Secara dor to door, tukang becak yang melintas di area sosialisasi protokol kesehatan (prokes) di Desa Kolor, Kecamatan Kota, diedukasi dan sosialisasi aturan selama PPKM Level 4. "Kegiatan bagi sembako dilakukan dalam rangka mengurangi beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPKM Level 4," terang AKBP Rahman Wijaya. Sementara tes swab antigen, disediakan di halaman pasar. Pedagang dan pengunjung pasar yang ingin pemeriksaan kesehatan melalui tes usap tersebut bisa melakukan dengan gratis. Hal ini sebagai upaya Polres Sumenep agar pandemi kembali turun sehingga aktivitas normal kembali. "Hal itu tentu butuh kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat agar senantiasa taat dan patuh terhadap aturan yang berlaku. Salah satunya prokes menggunakan masker saat beraktivitas," tutupnya. (uri/epe)
RSUD Smart Antisipasi Varian Lambda Pamekasan, Memorandum Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Pamekasan semakin menunjukkan penurunan angka kesembuhan. Tren positif ini harus tetap terjaga dengan baik apalagi banyak varian baru Covid-19 yang bermunculan seperti varian Lambda. Ketua Penanggulangan Covid-19 RSUD Smart dr Syaiful Hidayat mengatakan, penurunan kasus positif Covid-19 harus dijaga dengan selalu taat terhadap protokol kesehatan. Beberapa varian baru Covid-19 masuk ke Indonesia seperti varian alpha, gamma, dan delta. Dengan banyaknya varian baru yang bermunculan maka harus diantisipasi masuknya varian Lambda yang mulai melanda Peru. “Varian Lambda ini harus lebih diwaspadai karena kebal terhadap vaksin, penularan cepat, seperti cacar air, cuma sampai saat ini kami belum mendapat laporannya," ujarnya, Jumat (6/8). Menurutnya, penanganan di hulu yaitu masyarakat harus ditingkatkan. Rumah sakit sebagai penanganan hilir akan percuma bekerja keras, jika masyarakat abai terhadap prokes. RSUD Smart Pamekasan saat ini merawat sebanyak 60 pasien dengan total 91 bed. Artinya ada 31 bed yang kosong. “Sebelumnya pihak rumah sakit sempat kewalahan dalam menangani lonjakan pasien yang sempat terjadi pada bulan Desember-Januari. Bulan Februari baru mulai reda kasusnya dan sekarang hanya 2 orang yang datang ke rumah sakit," tambahnya. (*/sjk/epe)
FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR
Tes Swab Antigen Bonus Sembako dan Masker Gratis
Satgas Covid-19 Saronggi membubarkan hajatan pernikahan di Tanamerah.
Nekat Digelar, Hajatan Pernikahan di Tanamerah Dibubarkan Sumenep, Memorandum Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Saronggi bersama Pemdes Tanamerah, membubarkan hajatan pernikahan dalam rangka penegakan disiplin masa penerapan PPKM Level 4. Hajatan itu digelar Sukardi di Dusun Daja Lorong, Desa Tanamerah, Jumat (6/8). Tim Satgas Covid-19 Ke-
camatan Saronggi yang membubarkan terdiri dari Sekcam Radawi bersama Kasi Trantib Cahyo Priyo Kuntjoro, didampingi Ps Kanit Intelkam Polsek Saronggi, Bati Tuud Koramil 0827/06 Saronggi, Pelda Riskiyanto serta Kades Tanamerah Budi Setiawan. Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti me-
ngatakan, sebelum membubarkan hajatan, satgas berkoordinasi dengan tuan rumah dengan memberikan pemahaman dan penekanan bahwa sesuai aturan pemerintah berdasarkan Inmendagri Nomor 27 Tahun 2021. Dalam aturan itu, daerah yang menerapkan PPKM Level 4 termasuk Kabupaten
4.356 Paket Sembako Didistribusikan kepada Warga Terdampak Covid-19 Bangkalan, Memorandum Bupati R Abdul Latif Amin Imron menggelontorkan 4.356 paket sembako kepada keluarga penerima manfaat (KPM) terdampak Covid-19 yang tersebar di 18 kecamatan. "Bantuan ini sepenuhnya anggarannya dari APBD 2021 Pemkab Bangkalan,” kata Jubir Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pemkab Bangkalan, Agus Sugiyanto Zein, Jumat (6/8). Penyalurannya sudah dilepas bupati Kamis siang, dari halaman pendopo agung. “Saya berharap bantuan paket sembako ini bermanfaat untuk meringkankan beban ekonomi warga terdampak Covid-19 yang tersebar di 18 kecamatan,” harap Ra Latif ketika memberangkatkan armada truk pengangkut sembako. Lonjakan kasus Covid-19 yang kembali memburuk sejak awal Juni 2021, disadari atau
tidak, berdampak negatif pada sektor perekonomian rakyat. Apalagi ditambah dengan penerapan PPKM. Pekerja harian nyaris lumpuh di mana-mana. “Dalam kondisi seperti itu, mereka jelas butuh uluran tangan untuk meringankan beban ekonomi keluarga mereka. Di sini pemerintah harus hadir di tengah masyarakat,” tandas Ra Latif. Dalam konteks ini, kepedulian Pemkab tidak hanya rajin turun ke lapangan memotivasi semangat masyarakat, tetapi juga aktif menyalurkan bantuan. Itu sebabnya, Ra Latif 4.356 paket sembako berisi beras 5 kg, 15 bungkus mi instan, dan minyak goreng, bisa meringankan beban warga. Dalam waktu dekat, pemkab juga berencana menyalurkan 3.000 paket beras dalam kemasan 5 kg melalui dinas sosial yang berasal dari kementerian sosial. (ras/epe)
FOTO: MEMORANDUM/RAS
FOTO: MEMORANDUM/IST
memorandum.co.id
Bupati R Abdul Latif Amin Imron melepas peluncuran 4.356 paket bansos untuk didistribusikan ke perdesaan.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
Satreskrim Gresik Bekuk 2 Maling Motor Gresik, Memorandum Jajaran Satreskrim Polres Gresik kembali mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotorr (curanmor) di wilayah selatan. Polisii membekuk dua maling motor, Nur Akhyani alias Ojek (48) dan M Nur Wahyudi alias Yudi (26), asal Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti. Tersangka beraksi menggasak motor Sai’in (47) diteras rumahnya di Dusun Bendil, Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Rabu (28/7). Motor bebek warna kuning nopol W 5233 AC berhasil digondol. Korban akhirnya melapor ke kantor polisi. Gerak cepat dilakukan Satreskrim Polres Gresik yang berhasil membekuk Yudi terlebih dahulu. Tersangka diamankan saat berada di Desa Gempol Kurung, Kecamatan Menganti, Rabu (4/8). Sempat berbelit-belit, akhirnya Yudi mengaku mendapat tugas mendorong motor hasil curian. Sedang pemetiknya adalah Nur Akhyani alias ojek. Tim Resmob langsung meringkus Ojek di kamar kosnya Desa Gempol Kurung tanpa perlawanan. Diperoleh informasi, bahwa keduanya sudah beraksi di tujuh tempat kejadian perkara (TKP). Di antaranya TKP Desa Sidojangkung dan Desa Prambon, Kecamatan Menganti. “Dari hasil penyidikan, kedua tersangka ini setidaknya telah melakukan curanmor di 7 TKP. Modus operandinya menyasar motor yang tidak dikunci stir dan melaku-
Satreskoba Sidoarjo Ringkus 2 Pengedar Sabu Sidoarjo, Memorandum Dua pengedar narkotika jenis sabu sistem ranjau, IR (30) dan MM (45), diringkus tim Satreskoba Polresta Sidoarjo beserta barang bukti pada 31 Juli lalu. Usai dikembangkan, kasus ini dirilis Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro di halaman mapolresta, Jumat (6/8).
Tersangka diamankan polisi.
kan hunting sebelum beraksi pada kisaran pukul 03.00 hingga 05.00,” terang Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, kemarin. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan motor bebek 125 CC warna kuning Nopol W 5233 AC juga motor bebek warna warna hitam biru tanpa plat nomor yang digunakan melancarkan aksinya. Selain itu, tiga seluler yang terdiri dari
warna hitam dua unit dan satu unit HP warna putih. Serta 1 buah obeng (+), 2 buah kunci pas ukuran 8-10 dan 12-14 sebagai barang bukti. “Kedua tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara,” pungkas Kapolres Arief. (and/har/mik)
Sambil Operasi, Polres Blitar Sosialisasikan PPKM Level 4
Anggota Polres Blitar menyosialisasikan kegiatan PPKM level 4 kepada warga.
Blitar, Memorandum Satlantas Polres Blitar melalui Kanit Turjawali Iptu Didik Sugiharto memimpin kegiatan sosialisasi tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 disejumlah pusat keramaian di Kecamatan Kademangan, Jumat (6/8). Kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan patroli pantauan arus lalin terkini, sekaligus melaksanakan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait PPKM level 4 di sepanjang jalur protokol Kecamatan Kademangan. Kegiatan yang melibatkan personel gabungan dari Polsek Kademangan, Koramil serta Satpol PP menyasar pertokoan, warung, swalayan, kafe dan tempat keramaian lainnya. Pada kesempatan itu, Iptu Didik mengimbau pelaku usaha untuk taat protokol kesehatan dan membatasi kegiatan operasional maksimal sampai pukul 20.00. Pemilik warung juga diingatkan agar tidak melayani makan di tempat, makanan wajib dibungkus untuk dibawa pulang konsumen. Menurut Didik, penerapan PPKM level 4 ini ditujukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang saat ini mengalami lonjakan. “Kami sosialisasikan PPKM darurat agar masyarakat memahami dan bisa mematuhi aturan yang diterapkan. Nantinya jika masih ditemukan pelanggaran aturan PPKM, baik itu pelaku usaha maupun masyarakat umum akan diberikan sanksi,” papar Iptu Didik. (pra/mik)
Polres Tuban Gelar Pelatihan Pelaporan Aplikasi Si Lacak Tuban, Memorandum Polres Tuban terus berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kali ini, Wakapolres Tuban Kompol Priyanto memimpin pelatihan pelaporan melalui aplikasi tracer Covid-19 Si Lacak di Gedung Serbaguna Sanika Satyawada, Polres Tuban, Jumat (6/8). Dalam kegiatan itu, Wakapolres Tuban Kompol Priyanto didampingi oleh Paurmin Satbinmas Iptu Sumi Ayu. Kemudian untuk peserta diperuntukan kepada bhabinkamtibmas yang ada di bawah jajaran Polres Tuban. Wakapolres Kompol Priyanto menjelaskan, pelatihan pelaporan aplikasi Silacak bertujuan untuk mencari dan memantau kontak erat dari kasus terkonfirmasi covid. “Sehingga memudahkan untuk menemukan data terkonfirmasi dengan cepat dan akurat sehingga dapat segera ditangani,” bebernya.
SABTU KLIWON, 7 AGUSTUS 2021 HALAMAN 6 - 7
Wakapolres Kompol Priyanto memimpin pelatihan sistem aplikasi tracer covid.
Sebelumnya beberapa waktu lalu, Polres Tuban menggelar apel pelepasan tracer digital dan tracer lapangan babinsa, bhabinkamtibmas dan relawan Polres Tuban yang akan melaku-
kan tracing kepada masyarakat yang kontak erat dengan warga terkonfirmasi positif Covid-19. Total ada sebanyak 328 personel Bhabinkamtibmas, 229 personel Bhabinsa, 40 anggota
Senkom serta seluruh kader Posyandu yang semula berjumlah 328 orang akan turun langsung untuk melakukan Tracing kepada masyarakat yang kontak erat. (top/har/mik)
Tersangka IR ditangkap polisi di kamar kosnya di Jalan Brigjen Katamso, Waru, Sidoarjo pada Sabtu (31/7). Dari lokasi, petugas mendapatkan barang bukti sabu tiga poket dengan berat total 108,66 gram, satu timbangan elektrik, dan dua handphone (HP) sebagai alat komunikasi saat bertransaksi. Barang haram tersebut diambil IR di kawasan Kedung Cowek, setelah mendapatkan info dari F. Dari pengakuan IR, ia sempat mengisap sabu tersebut di kamar kosnya. Namun, setelah 11 kali mengedarkan sabu, IR akhirnya diringkus polisi. Pengedar sabu lainnya, MM, juga diringkus tim Satreskoba Polresta Sidoarjo. Tersangka ditangkap polisi di Jalan Raya Perumahan Puri Surya Jaya, Gedangan. Dari tangan MM, polisi menyita 22 poket sabu dengan berat total 112 gram. Sabu tersebut diambil MM di pinggir Jalan Raya Juanda, Sidoarjo, setelah mendapatkan telpon dari T untuk mengambil ranjauan sabu tersebut. Setelah mendapatkan sabu, diperjalanan pulang MM menyimpannya di sepeda motor. Namun, ia tidak sadar jika diintai polisi, dan ditangkap. Kapolresta Sidoarjo Kombesol Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan, kedua tersangka mengaku dari hasil mengedarkan sabu masing-masing mendapatkan upah Rp 20 ribu per gramnya. “Kami tidak pernah berhenti perang melawan narkoba. Kami juga terus mengedukasi serta memberikan berbagai macam imbauan kepada masyarakat, bahwa narkoba ini merusak kehidupan kita dan bangsa, karenanya jangan terlibat peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” pesan Kapolresta Kusumo. (bwo/jok/mik)
Peternak Ikan Tunglur Diamankan Kediri, Memorandum Anggota Buser Satreskoba Polres Kediri kembali mengamankan seorang pengedar sabu-sabu dan pil dobel L. Adalah Benii Choirini (30), peternak ikan asal Desa Tunglur, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti berupa 930 butir pil dobel L, satu ponsel, satu korek api, dan sabusabu (SS) seberat 3,5 gram. Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono melalui Kasatreskoba Polres Kediri AKP Ridwan Sahara mengatakan, penangkapan pelaku berawal petugas mendapatkan informasi dari masyarakat yang resah dengan adanya peredaran narkoba di kampung tersebut. “Penangkapan pelaku berawal dari penyelidikan tindak lanjut informasi dari masyarakat,” ucap AKP Ridwan, Jumat
(6 (6/8). elidiDari hasil penyelidiapakan, petugas mendapang ti salah seorang yang gerak geriknya men-c curigakan yakni Beni Choirini. Petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku yang pada saat itu berada di tempat kerjanya. “Pelaku diamankan dii ntempat kerja di Desa Tunglur,” jelas Ridwan. gkap Pada saat menangkap sung pelaku, petugas langsung ahan, melakukan penggeledahan, dan menemukan barang bukti berupa sebanyak 930 butir pil dobel L, satu ponsel, satu korek api dan sabu-sabu seberat 3,5 gram. Dihadapan petugas saat diinterogasi, pelaku mengaku jika barang bukti itu miliknya. Kemudian pelaku oleh petugas digelandang ke Mapolres Kediri
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro menunjukkan barang bukti dan kedua tersangka.
Tingkatkan Herd Immunity, Kapolres Libatkan Relawan Milenial
Kapolres Jauhari anjangsana ke Kantor DPC K-SPSI Kota Probolinggo.
Kapolres Jauhari Bersama Buruh Kibarkan Merah Putih
Probolinggo, Memorandum Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari menghadiri aksi pengibaran bendera merah putih oleh elemen buruh dari Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC K-SPSI) Kota Probolinggo di Jalan Imam Bonjol, Jumat (6/8). Pengibaran bendera merah putih menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 tahun 2021 ini, bertujuan sebagai simbol penyemangat kepada masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19 sekaligus penggerak masyarakat dalam mendukung program pemerintah menuju “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”. “Pertama-tama saya sampaikan terima kasih kepada Ketua DPC K-SPSI dan 9 PUK yang ada di Kota Probolinggo
Bangkalan, Memorandum Kegiatan dialogis dengan tokoh masyarakat (tomas), tokoh agama (toga), dan komunitas warga akarrumput rutin dilakukan anggota Polsek Tragah saat sambang desa di masa pandemi Covid-19. “Hampir setiap hari, anggota selalu kami motivasi agar aktif meluangkan waktu untuk giat sambang ke desa-desa,” kata Kapolsek Tragah AKP Musihram, Jumat (6/8). Sambung Musihram, sambang desa itu dilakukan dengan tehnik door to door system (DDS). Tujuannya, selain memantau sikon terkini 18 desa yang menjadi wilayah hukum polsek, anggota bisa pula berdialog dengan para tokoh dan warga di
guna pemeriksaan lebih lanjut. “Pelaku saat ini sedang dimintai keterangan. Diduga masih ada pelaku lainnya,” tandas Kasatreskoba Ridwan. (mis/mik)
Beni Choirini dan BB
Vaksinasi Covid Kecamatan Gondang Diikuti 150 Peserta
atas kehadirannya saat ini untuk bersilaturahmi. Kami memohon maaf baru bisa bertatap muka secara langsung pada hari ini. Dengan semangat Kemerdekaan Republik Indonesia yang saat ini dilaksanakan oleh K-SPSI, mudah-mudahan akan lebih tertanam jiwa semangat untuk bersama menjaga NKRI menuju “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh,” kata AKBP RM Jauhari, kemarin. Menurut Jauhari, kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi buruh ataupun masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan mendukung program pemerintah dalam rangka
menanggulangi pandemi. Mantan Kapolsek Tanah Abang ini, sekaligus membagikan bantuan sembako berupa beras dengan harapan bisa membantu meringankan beban kebutuhan sehari-sehari. “Secara pribadi dan dinas selaku Kapolres akan selalu terbuka 24 jam apabila ada sesuatu permasalahan dari pihak pekerja. Polres Probolinggo Kota akan senantiasa siap dan memberikan dukungan serta akan memfasilitasi kesulitan yang dialami oleh teman-teman serikat pekerja melalui Forkopimda,” tutur Jauhari. Sementara Ketua DPC KSPSI kota Probolinggo Edi Suyanto berterima kasih atas kehadiran Kapolres Probolinggo Kota yang sudah memberikan bantuan dan kerja sama yang sudah terjalin dengan baik selama ini. (mhd/yud/mik)
Rutin Sambangi Desa, Anggota Polsek Tragah Ajak Warga Dialog
Bripka Susilo berdialog dengan warga Desa Soket Dajah di gardu siskamling.
Simpan Sabu dan Dobel L,
setiap desa. “Kegiatan dialogis semacam itu bisa dilakukan di rumah, gardu siskamling, di mesjid, warung, kafe, pasar, atau lokasi lain yang dirasa nyaman untuk ngerumpi bareng. Tentu temanya seputar pesan kamtibmas, edukasi prokes, atau hal lain yang berkait dengan keamanan dan kondusifitas wilayah. Termasuk menerima saran dan masukan dari para tokoh,” tandas AKP Musihram. Seperti Kamis (5/8) siang lalu, anggota polsek Bripka Susilo menyambangi dua desa, yakni Desa Soket Dajah dan Desa Bajeman. Di dua desa ini, Bripka Susilo memilih gardu
simkamling untuk ngerumpi dengan tomas, pemuda dan warga sekitar. ”Suasananya lebih nyaman dan santai untuk ngerumpi (berialog-Red) dengan warga,” tutur Bripka Susilo. Ada beberapa materi dialog disampaikan Bripka Susilo. Salah satunya berkaitan dengan edukasi prokes. Di sini, Bripka Susilo juga titip pesan agar warga meningkatkan disiplin prokes. Terutama kepatuhan untuk menerapkan 5-M, rajin mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan meminimalisir kegiatan di luar rumah. Termasuk ajakan kepada warga agar tidak ragu vaksin, swab antigen maupun PCR massal. (ras/mik)
Malang, Memorandum d Untuk menyukseskan program herd immunity, Polres Malang mengajak re-si lawan dalam pengelolaan data vaksinasi di wilayah Kabupaten Malang. B Untuk itu, Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono memberikan pengarahan kepada relawan Covid-19 dari kaum millenial di gedung Sanika Satyawada, Mapolres Malang, Jumat (6/8/2021). Bagoes mengatakan, dengan hadirnya para relawan ini tentunya akan membantu Polri dan Dinas Kesehatan dalam penginputan data saat pelaksanaan vaksinasi massal di Kabupaten Malang. “Saya berterima kasih dengan adanya relawan karena sangat membantu kita dalam percepatan vaksinasi di Kabupaten Malang,” katanya. Kapolres Malang menyampaikan penambahan
jumlah relawan ini sesuai dengan arahan Presiden RI Jokowi dalam upaya memp percepat vaksinasi di seluruh provinsi di In Indonesia. “Anak-anak milenial ini kita mintain tolong t bekerja membantu input data pada saat untuk pelaksanaan vaksin, karena ini masa depan mereka juga,” ujarnya. Relawan yang sudah terhimpun saat ini ada sekitar 148 orang, terdiri dari mahasiswi Stikes, UMM dan juga dari relawan BLC. “Mereka semua ikut serta, gotong royong, bahu-membahu dalam upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Malang,” terangnya. Target vaksinasi massal kedepan, menurutnya adalah 6.000 dosis per hari bahkan bisa lebih sesuai kebutuhan. “Kita targetkan enam ribu dosis vaksin. Nah, hari itu juga relawan ini kami libatkan,” pungkas Bagoes. (*/ari/mik)
Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono memberikan pengarahan pada relawan covid kaum milenial.
Kompol Ridho Tri Putranto bersama Kasatlantas Randy meninjau vaksinasi di Puskesmas Gondang.
Mojokerto, Memorandum GeraiVaksinasi Presisi Polsek Gondang, Polres Mojokerto yang digelar di UPT Puskesmas Gondang, Jumat (6/8), diikuti sekitar 150 peserta. Kegiatan Bhakti Kesehatan Bhayangkara untuk negeri dengan tema ‘Vaksinasi Merah Putih’ tersebut, berjalan aman dan lancar. Wakapolres Mojokerto Kompol Ridho Tri Putranto saat meninjau proses vaksinasi mengatakan, kegiatan gerai vaksin terus digelar di seluruh Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini bersinergi dengan TNI dan pemerintah daerah setempat untuk percepatan herd imunnity bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto. “Vaksinasi ini terbuka untuk masyarakat umum. Bagi masyarakat yang belum memdapat vaksin bisa mendaftarkan di gerai vaksin yang digelar di Polsek atau Mapolres Mojosari,” terang
Ridho. Lebih lanjut dikatakannya, sebelum peserta di vaksin Covid-19, akan melalui tahapan pendataan atau pengisian blangko terlebih dahulu yang sudah di sediakan oleh UPT Puskesmas Gondang. Selanjutnya dilakukan cek kesehatan bagi peserta yang akan divaksin dan di tensi darah terlebih dahulu. “Peserta yang telah divaksin kemudian diberi kartu vaksin tahap 2 (dua) oleh petugas vaksin dari UPT Puskesmas Gondang,” terangnya. Saat melakukan peninjauan di lokasi vaksinasi, wakapolres beserta pejabat utama polres juga mengajak masyarakat berjuang untuk melawan Covid 19 dengan menerapkan protokol kesehatan. “ Meski sudah mendapatkan vaksin, tetap harus menerapkan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan,” pesan Wakapolres Ridho. (no/mik)
Tim Gabungan Kota Malang Gelar Operasi dan Bagi Sembako Malang, Memorandum Puluhan personel gabungan dari Polresta Malang Kota, Kodim/0833 Kota Malang serta Pemkot Malang melakukan operasi di sejumlah tempat yang berpotensi terjadi pelanggaran, Kamis (5/8). Dalam kegiatan ini juga melibatkan Satpol PP dan Wastib Diskopindag Kota Malang. Hasilnya, masih didapatkan ada tempat usaha yang melanggar aturan PPKM. “Patroli rutin kembali kami lakukan. Untuk memberikan imbauan prokes dan penegakan aturan. Tentunya, secara persuasif dan humanis, namun tetap tegas,” kata Pawas Polresta Malang Kota Ipda Cahyo Nugroho. Sebelumnya, kegiatan diawali dengan apel di halaman Balai Kota Malang. Selanjutnya, petugas menyisir kawasan Stasiun Kota Baru Jalan Trunojoyo, Pasar Klojen, Jalan Patimura, Jalan Diponegoro, Jalan WR Supratman, Jalan Industri Timur dan Jalan Karya Timur. “Kami menindak 2 warung kopi yang kedapatan melanggar aturan. Kami tindak dengan sanksi tipiring (tindak pidana ringan, red),” lanjutnya. Selain berpatroli dan penerapan prokes, aparat gabungan juga membagikan paket sembako. Sasarannya, kepada PKL dan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 karena sedang dilaksanakan PPKM
Petugas memberikan paket sembako.
level 4. Patroli gabungan rutin digelar hingga 9 Agustus 2021. Perpanjangan PPKM ini dis-
ertai sejumlah kelonggaran, khususnya bagi pedagang kecil dengan tetap menerapkan prokes ketat. (edr/mik)
Polres Minta Pengurus PSHT-PSHW Tunda Sasahan Bulan Suro
AKBP Pandia mengikuti rakor dengan para pesilat.
Bojonegoro, Memorandum Polres Bojonegoro menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan beberapa pengurus pencak silat di Bojonegoro terkait pelaksanaan Suro Agung (sasahan) warga baru anggota silat di Gedung AP I Rawi Polres Bojonegoro, Jumat (6/8). Rakor yang dipimpin oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia ini diikuti para pejabat utama Polres Bojonegoro, Ketua PSHT Pusat Madiun, Ketua PSHT Cabang Bojonegoro dan Ketua Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) Wahyu Subakdiono, Ketua PSHW Sasmito, TNI, dan Satpol PP Kapolres Pandia menjelaskan, terkait tradisi Suroan dan Suro Agung yang biasanya diselenggarakan pada
bulan Suro diputuskan ditunda pada 2021. Hal ini mengingat kondisi pandemi Covid-19 dan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakatt (PPKM). “Kita sampaikan rakor yang melibatkan TNI juga Satpol PP, bahwa untuk kegiatan Suro Agung atau sahsahan sementara ditunda,” ujar Kapolres Pandia, kemarin. Hal itu, lanjut Pandia sesuai intruksi dari pengurus pusat mereka. Menurut AKBP Pandia, Polres Bojonegoro akan melakukan MoU kepada ketua pencak silat masing-masing atau pernyataan bahwa mereka tidak akan melaksanakan sasahan. Yang kedua, Polres Bojonegoro
mengarahkan agar Ketua Cabang masing-masing untuk segera memberikan perintah atau petunjuk kepada pengurus di bawahnya ketua ranting-ranting agar tidak melaksanakan Suro Agung. Kapolres mengajak untuk bersama-sama menyosialisasikan protokol kesehatan dengan menaaati 5M. “Biar masyarakat itu juga patuh, bahwa covid ini masih ada. Karena untuk menangani Covid-19 tidak cukup hanya tiga pilar, TNI-Polri, pemerintah daerah yang memutus Covid-19. Makanya, kita butuh kerja sama masyarakat semuanya. Kita butuh kesadaran masyarakat untuk memutus penyebaran Covid-19,” tegasnya. (top/har/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SABTU KLIWON, 7 AGUSTUS 2021 HALAMAN 8
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Bupati Jember Tandai Rumah Warga Isoman dengan Bendera Merah
Danramil 0824/25 Jenggawah Kapten Inf Rochmanu patroli prokes di pasar.
Danramil Jenggawah Blusukan Patroli PPKM Jember, Memorandum Upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 terus dilakukan secara masif oleh unsur forkopimcam. Seperti yang dilaksanakan anggota Koramil 0824/25 Jenggawah dengan blusukan ke pasar, Jumat (6/8). Upaya dilakukan dengan patroli pengawasan protokol kesehatan (prokes) dan pengawasan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dengan sasaran lokasi keramaian, pasar tradisional, dan pedagang kaki lima. Patroli pengawasan melibatkan personel Koramil 0824/25 Jenggawah 2 orang, Polsek 3 orang, dan satpol PP 2 orang dengan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar selalu mematuhi prokes serta mematuhi PPKM. Danramil 0824/25 Jenggawah Kapten Inf Rochmanu menyatakan, patroli pengawasan yang dilakukan oleh unsur forkopimcam tersebut terus dilakukan secara masif untuk mengedukasi masyarakat. “Selain patrol, juga melakukan pendampingan vaksinasi, tracing, dan mengevakuasi warga yang terpapar ke tempat isolasi terpusat (isoter), dan lain-lainnya,” tegas Kapten Inf Rochmanu. Sementara itu, Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin menyatakan, upaya Gugus Tugas Covid 19 yang diimplementasikan oleh jajaran forkopimcam memang merupakan bagian dari upaya percepatan penanganan yang patut diapresiasi bersama. “Berkat kerja keras Muspika tentunya kita mampu mengendalikan penyebaran Covid-19, meskipun angka kasus positif masih relatif tinggi. Sehari kemarin (5/8), terkonfirmasi positif masih 131 orang, pasien sembuh 143 orang, meninggal dunia 12 orang, kasus suspek 88 orang, dan probable 35 orang,” bebernya. Kemudian perlu diketahui bahwa kontak erat ada sekitar 13.878 orang dalam pemantauan 989 orang. “Ini perlu kerja keras kita semua agar tidak menjadi potensi penyebaran baru. Kita bersama forkopimda juga melakukan terobosanterobosan dalam upaya percepatan penanganan termasuk dengan menyediakan isolasi terpusat (isoter), sehingga apabila ada warga terdampak positif bisa langsung dilakukan penanganan secara intensif di lokasi isoter tersebut,” tegas Dandim 0824/Jember. (edy/lis)
Kedatangannya ke Posko Tangguh Semeru Covid-19 BMP, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, juga memberikan paket sembako kepada warga yang isoman. Hendy Siswanto usai door to door menancapkan bendera merah dan menyerahkan paket sembako kepada warga yang isoman mengatakan, pihaknya fokus dalam pemberlakuan pembatasan kegaitan masyarakat (PPKM) yang berbasis hulu. “Pengawasan harus dilakukan mulai dari hulunya di tingkat RT dan RW. Seperti kunjungan kembali ke saudara
kita yang sedang melakukan isoman untuk diberikan tanda bendera merah,” katanya. Menurut Hendy, pihaknya fokus di tiga kecamatan kota. Mengingat kecamatan Kaliwates, Sumbersari, dan Patrang, 60 persen dari jumlah yang terpapar Covid-19. “Saya yakin tiga kecamatan kota ini membaik dari level 3 bisa turun level 2 dan dengan turunnya di level 2 secara otomatis akan berpengaruh di bidang ekonomi sehingga ekonomi semakin bagus,” beber Hendy. Sementara, Ketua Satgas Posko
Tangguh Covid-19 BMP Bungkus Wagio menyampaikan, sampai hari ini warga perumahan Bumi Mangli Permai yang positif 52 orang, yang masuk rumah sakit 5 orang, yang isoman 38 orang, dan yang meninggal 5 orang. “Keberadaan Posko Tangguh Semeru Covid-19 ini di-support oleh tiga pilar, kecamatan, polsek, koramil, kelurahan, dan puskesmas. Jadi ketika ada warga BMP yang tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan kami adakan edukasi dan penyuluhan kepada warga terutama penggunaan masker,” jlentreh Bungkus Wagio. (jun/lis)
Bupati Jember Hendy Siswanto memasang bendera merah sebagai tanda di rumah warga yang isoman. FOTO: MEMORANDUM/JUN
Lamongan, Memorandum Pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) selain berdampak positif terhadap penurunan angka penularan Covid-19, juga berimbas terhadap menurunnya pendapatan masyarakat khususnya pedagang di kompleks makam Sunan Drajat Kabupaten Lamongan. Melihat kegelisahan para pedagang tersebut, pemerintah daerah melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada pedagang yang terdampak PPKM. Jumat (6/8). Bupati Yuhronur Efendi bersama Wabup Abdul Rouf dan Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Sukriyah, menyerahkan secara simbolis bansos berupa 100 paket sembako kepada pedagang di kompleks makam Sunan Drajat. Usai menyerahkan bantuan, Bupati Lamongan yang
FOTO: MEMORANDUM/ASW
Bupati Lamongan Serahkan Bansos untuk Pedagang
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan bantuan kepada warga. akrab disapa Pak Yes tersebut mengumumkan kabar gembira terkait kondisi terkini setelah diberlakukannya PPKM. “Keadaan Lamongan semakin
hari semakin membaik. Tingkat kesembuhan tinggi, angka kematian setiap harinya menurun. Ini sudah sangat jauh berbeda dengan sebelum diberlakukannya
PPKM. Kemarin-kemarin saya sering mendengar berita duka, di masjid-masjid, WA, telepon, setiap hari. Tapi, Alhamdulillah hari-hati ini sudah jarang. Itu artinya PPKM yang diterapkan pemerintah efektif bisa menahan laju penularan Covid-19 yang sempat mengganas,” ungkap Pak Yes. Keberhasilan PPKM, lanjut Pak Yes, dapat dirasakan apabila benar-benar didukung dan diterapkan oleh seluruh masyarakat. Ia juga memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya PPKM. “Pe n u t u p a n s e m e n t a ra fasum, pariwisata, pertokoan, perkantoran, ini terbukti bisa menekan mobolisasi masyarakat. Sehingga pengorbanan kita bersama membawa kemanfaatan dan dampak positif untuk kemaslahatan dan kesehatan umat. Membawa hasil yang positif, sehingga setelah ini kita
bisa beraktifitas normal kembali,” harapnya. Pada kesempatan tersebut, Pak Yes juga mengajak seluruh masyarakat Lamongan untuk turut andil saling bahu membahu membantu pedagang kecil dengan cara membeli dagangannya. Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan Sukriyah mengungkapkan, melalui 100 paket sembako yang berisikan beras, telur, minyak, dan mi instan ini dapat meringankan beban pedagang akibat PPKM. “Semoga bantuan sedikit ini bisa membantu bapak dan ibu akibat PPKM. Tetap semangat, sehat, dan bahagia. Dengan kehadiran bapak bupati di tengah-tengah kita semoga dapat memberikan kita kebahagiaan dan rasa semangat. Semoga bantuan ini membawa keberkahan,” ujar Sukriyah. (*/asw/lis)
Pawahita Surati Gubernur agar Bisa Beroperasi Tulungagung, Memorandum Penetapan pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 lalu memaksa pengusaha warkop karaoke di Tulungagung memutar otak untuk tetap bisa bertahan hidup. Sebab, sejak itu Satgas Covid-19 Tulungagung melarang unit usaha karaoke beroperasi. Namun masih memberikan kelonggaran kepada unit usaha warung kopi untuk beroperasi dengan protokol kesehatan dan aturan jam malam yang ketat. Disampaikan Ketua Paguyuban Warung dan Hiburan Tulungagung (Pawahita) Suyono Pujianto, anggotanya hanya bisa mengikuti aturan yang ada. Yakni membuka unit usaha warung kopinya saja dan menutup unit usaha karaokenya. Walaupun ancaman kerugian kerusakan peralatan elektronik karaoke tidak digunakan di depan mata.
“Ya kalau mau buka yang dibuka hanya warung kopinya saja, karaokenya tidak boleh buka sama sekali,” ujarnya, kemarin. Pihaknya menyadari, selama penerapan PPKM level 4 yang diperpanjang hingga 9 Agustus mendatang, karaoke tidak mungkin bisa beroperasi. Namun setelah perpanjangan PPKM dicabut, Suyono berharap ada kelonggaran kebijakan pemerintah. Salah satunya adalah memperbolehkan beroperasinya kembali unit karaoke, sehingga kini pihaknya tengah mempersiapkan kelengkapan dokumen administrasi sebagai salah satu syarat mengirimkan surat untuk Gubernur Kofifah Indar Parawansa. “Kalau sekarang PPKM ini semua pasti tutup. Tapi dulu sebelum PPKM itu ada beberapa di luar kota yang boleh beroperasi. Makanya berkaca dari situ kami
berupaya menyurati gubernur agar setelah administrasi. Dulu kami juga sudah bersurat kepada bupati, bahkan sudah PPKM ada pelonggaran,” jelasnya. a agar diagendakan akan ada audiensi, tapi tibaSuyono yakin, permohonannya karaoke bisa beroperasi kembali bakal tiba dibatalkan,” ungkapnya. (fir/mad/lis) at ini dipertimbangkan. Mengingat saat otanya pihaknya juga mendorong agar anggotanya mengikuti percepatan vaksinasi yang tengah dilakukan oleh pemerintah untuk Suyono vid-19 memutus mata rantai penyebaran Covid-19 Pujianto di Tulungagung. h FOTO: MEMORANDUM/FIR Suyono enggan disebut salah langkah dalam hal mengirimkan suratt m kepada gubernur. Sebab jauh sebelum h penerapan PPKM, pihaknya juga telah g mengirimkan permohonan yang sama kepada Bupati Tulungagung, namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut. “Surat sudah kita siapkan, tinggal melengkapi berkas
Warga Kabupaten Pasuruan Tetap Patuhi Prokes Pasuruan, Memorandum Meskipun saat ini Kabupaten Pa s u r u a n m a s u k k a t e g o r i pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 bersama dengan 7 daerah lainnya di Jawa Timur, namun masyarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaan. Imbauan itu disampaikan secara langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron seusai kegiatan Khotmil Quran, Kamis (5/8). Kewaspadaan terhadap potensi penularan Covid-19 dapat dilakukan dengan senantiasa taat menerapkan protokol kesehatan (prokes). Terutama dalam membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan. Di sisi lain, Wakil Bupati Mujib Imron mengucapkan terima kasih
kepada semua pihak yang telah mematuhi anjuran pemerintah selama PPKM level 3. Sekaligus turut melakukan sosialisasi terkait protokol kesehatan di masyarakat. Na m u n d e m i k i a n , Gu s Mujib sapaan akrab wakil bupati mengatakan, masih ada hal yang perlu diperhatikan bersama, yakni pertambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Setidaknya per Selasa (3/8) masih di atas 100 orang, sehingga semua elemen masyarakat tanpa terkecuali, wajib tetap menjaga kesehatannya. Prinsipnya, tidak pernah lepas menerapkan prokes di manapun dan kapanpun. “Jadi kita tetap perlu waspada. Jaga kesehatan keluarga dan di kantor dengan mematuhi 5M. Kurangi juga mobilitas”, pintanya.
Di akhir arahannya, Gus Mujib meminta kepada masyarakat Ka b u p a t e n Pa s u r u a n a g a r meniadakan kegiatan yang bersifat menimbulkan kerumunan. Terutama menjelang peringatan
Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang setiap tahunnya dirayakan pada 17 Agustus. “Semangat kemerdekaan 17 Agustus memang perlu terus kita gelorakan. Diantaranya dengan
memasang bendera merah putih satu tiang penuh. Tetapi di masa pandemi harus dirayakan tanpa menimbulkan kerumunan yang mengakibatkan pertambahan kasus positif,” imbaunya. (rsk/lis)
FOTO: MEMORANDUM/RSK
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Awas Calo Penerimaan CASN Tulungagung, Memorandum Seleksi penerimaan calon aparatur sipil negara (CASN) 2021 telah memasuki masa pengumuman pelamar yang masuk kategori memenuhi syarat (MS) dan tidak memenuhi syarat (TMS). Informasi tersebut diunggah dalam situs resmi BKPSDM Pemkab Tulungagung dan bisa diakses oleh masyarakat serta pelamar CASN 2021. Kabid Pengadaan Informasi dan Profesi ASN BKPSDM Pongky Kurniawan Kabupaten Tulungagung Pongky Kurniawan mengatakan, hingga 6 Agustus pihaknya membuka peluang bagi pelamar CASN yang masuk dalam kategori TMS untuk memanfaatkan masa sanggah. Masa sanggah bisa dimanfaatkan oleh pelamar yang merasa telah memenuhi syarat lamaran namun dianggap TMS. “Untuk masa sanggah sesuai jadwal dibuka sampai 6 Agustus. Nanti hasilnya disampaikan 15 Agustus,” ujarnya, Jumat (6/8). Selain itu Pongky mengingatkan agar pelamar CASN yang masuk kategori MS tidak mudah percaya dengan informasi yang mengaku-ngaku bisa menjadikan seseorang lolos seleksi dan bisa diterima sebagai ASN. Pongky mewanti-wanti hal ini, sebab bukan tidak mungkin dalam kondisi seperti ini ada pihak-pihak yang ingin mengail di air keruh dan memanfaatkan situasi. “Saya pesen ya jangan sampai ada yang tertipu. Saya itu kasihan kalau ada yang tertipu. Makanya jangan percaya kalau ada info bisa memasukkan dan lain-lain,” terangnya. Apalagi seleksi penerimaan CASN 2021 dilakukan secara terkomputerisasi, sehingga hasil seleksi langsung diputuskan oleh sistem, dan celah untuk mengakali sistem itu tidak ada. Oleh sebab itu pihaknya mengingatkan kepada pelamar CASN agar tidak mudah percaya dengan informasi yang menyesatkan tersebut. Pongky meminta pelamar untuk menghubungi nomor telepon BKPSDM agar mendapatkan informasi yang bisa dipertanggung jawabkan. “Silahkan datang ke kantor, silahkan menghubungi nomor yang ada di kantor, jangan sampai tertipu dengan janji-janji manis yang katanya bisa menjadikan ASN dan lain-lain. Untuk pengumuman akan disampaikan di web resmi kami,” pungkasnya. (fir/mad/lis)
Jember, Memorandum Fokus percepatan penanganan penyebaran Covid-19, Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati KH MB Firjaun Barlaman kembali mendatangi Perumahan Bumi Mangli Permai (BMP) untuk menandai rumah warga yang sedang isolasi mandiri (isoman) dengan bendera merah.
Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron memimpin acara Khotmil Quran. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Direktur Utama: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III Choirul Shodiq SH MH No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Pemimpin Perusahaan: Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
Dandim dan Kapolres Jember Dukung Dapur Umum Relawan Jember, Memorandum Dandim 0824 dan Kapolres Jember kompak mendukung aksi solidaritas sekelompok relawan warga yang mengubah pusat jajanan serba ada (pujasera) jadi dapur umum. Pembukaan dapur umum di Pujasera Tamara Jalan PB Sudirman Kecamatan Patrang dilakukan karena tumbuhnya kepedulian dan rasa kebersamaan untuk aksi tolong menolong sesama agar pandemi ini segera berakhir. Para relawan bergotong royong membuat dapur umum untuk mamasok makanan bagi warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) karena terpapar Corona. Selain itu, relawan dari beragam latar belakang ini juga membuka donasi berupa bahan pangan untuk bahan baku pembuatan makanan yang akan dibagikan. Para relawan yang terdiri dari warga setempat, pekerja sosial masyarakat, dan Satgas Mandiri Mantap Covid-19 Lingkungan Tembaan ini mempersiapkan paket makanan siap saji untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan makanan dan nutrisi masyarakat terdampak selama masa PPKM diberlakukan. Un t u k m e m o t i va s i d a n mendukung pemberdayaan masyarakat pada aksi-aksi solidaritas kemanusiaan, Kapolres
Jember AKBP Arif Rachman Arifin bersama Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin meninjau lokasi dapur umum pujasera dan pos PPKM. “Kami TNI dan Polri sangat mengapresiasi langkah nyata relawan yang turut berpartisipasi membantu Pemerintah dalam penanganan Covid-19 Di Jember,” beber Letkol Inf La Ode M Nurdin. Pada kesempatan itu, kedua pucuk pimpinan polres dan kodim memberikan bantuan stok bahan kebutuhan pangan dan nutrisi multivitamin kepada Relawan Dapur Umum dan Relawan Pos PPKM RT 03/RW 09 Lingkungan Tembaan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates. Saat kunjungan tersebut, tak luput pula sejumlah PKL di sepanjang Jalan Ahmad Yani mendapat bantuan paket sembako. Pedagang yang ditemui diimbau tetap mematuhi anjuran Pemerintah disiplin prokes saat berjualan di ruang terbuka serta mengikuti aturan batasan-batasan dalam penerapam PPKM. “Disiplin prokes yang ketat itu keharusan, Relawan PPKM Mikro juga harus didukung bantuan pemenuhan vitamin demi menjaga kesehatannya. Kalau tidak sehat bagaimana mungkin mereka menjalankan tugas yang sangat berat ini,” jlentreh Letkol Inf La Ode M Nurdin. (edy/lis)
Tulungagung, Memorandum Residivis pencurian dengan pemberatan (curat) diamankan Tim Khusus (Timsus) Resmob Macan Agung (RMA) Satreskrim Polres Tulungagung. Tidak tanggungtanggung, Wawan Arik Dhianto (41), asal Desa/Kecamatan Ngunut ini sudah keluar masuk rutan 5 kali dengan kasus yang sama. Terakhir kali tersangka melancarkan aksinya di sebuah rumah di Desa Sambijajar, Kecamatan Sumbergempol. Kemudian tersangka ditangkap di sebuah kontrakan di Jalan Kemantren II 45A, RT 04/RW 03, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Karena berada di wilayah hukum Polres Kota Malang, saat melakukan penangkapan Timsus Macan Agung dibantu Resmob Polres Kota Malang. Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Christian Kosasih melalui Paur Subbag Humas Iptu Nenny Sasongko mengatakan, tersangka merupakan spesialis pembobol rumah dan sudah lama beraksi. “Tersangka ditangkap pada Kamis (5/8) sekitar pukul 21.00 saat berada di dalam kontrakannya. Setelah ditangkap, kemudian beserta barang buktinya langsung dibawa ke Mapolres Tulungagung,” kata Iptu Nenny, Jumat (6/8). Dari hasil interogasi yang dilakukan, tersangka sudah beraksi 5 kali dengan TKP berbeda. “Tersangka juga pernah ditangkap jajaran Polres Tulungagung 3 kali, Polres Blitar sekali, dan Polres Blitar Kota sekali,” terang Nenny. Karena berusaha melawan petugas dan berusaha kabur saat digelar pra rekontruksi tersangka terpaksa dihadiahi timah panas di kakinya. “Dengan terpaksa ditembak di bagian kaki, karena tidak kooperatif dan berusaha melakukan penyerangan terhadap anggota kami,” lanjut Nenny. Sebelum melancarkan aksinya, tersangka melakukan pemantauan terhadap rumah yang sudah ditargetkan. Tersangka berangkat dari Malang dan mengincar rumah yang pintunya tertutup.
Pasuruan, Memorandum Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pasuruan bersama pemerintah kota membagikan bantuan beras bagi para pelaku usaha yang terdampak PPKM. Secara simbolis Kajari dan Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf menyerahkan bantuan di Kantor Kelurahan Bugul Lor, dan secara serentak di setiap kelurahan lainnya, Jumat (6/8). Kajari Kota Pasuruan Maryadi Idham Khalid mengatakan, ini adalah wujud tanggung jawab negara dalam melindungi seluruh warganya. “Ini menjadi kewajiban moral bersama melindungi tumpah darah, memajukan kesejahteraan umum, dan lainnya, sesuai dalam undang-undang dasar,” katanya. Ia mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf yang sudah mengajak forkopimda bersamasama membantu meringankan beban masyarakat. “Upaya Pemkot Pasuruan patut dihargai sekalipun perlindungan yang diberikan tidak bisa optimal karena ada beberapa keterbatasan,” tandas dia. Ia juga memberikan pesan ke masyarakat untuk memupuk terus kesadaran patuh terhadap protokol kesehatan. Kesadaran itu dimulai dari diri sendiri dan keluarga. “Mulai memakai masker, rutin cuci tangan, menghindari kerumunan dan sejenisnya. Insyallah, kalau semua anjuran pemerintah dilaksanakan bersama, kita bisa menghadapi situasi seperti ini,” lanjutnya. Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf mengatakan ini adalah wujud gotongroyong forkopimda untuk saling berbagi
RUMAH DIJUAL
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Kejari Kota Pasuruan Bagikan Beras untuk Pelaku Usaha
Kajari Kota Pasuruan memberikan bantuan kepada warga didampingi Gus Ipul dan sekda. dan menguatkan masyarakat di situasi pandemi. Ada pemkot dan jajarannya, kodim bersama jajarannya, Polres Pasuruan Kota bersama jajarannya, kejari bersama jajarannya, yonzipur, subdenpom, dan jajarannya. “Ini kolaborasi, kerjasama, sinergi Forkopimda Kota Pasuruan untuk urunan atau patungan memberikan bantuan kepada masyarakat,” kata Gus Ipul sapaan karib wali kota Pasuruan. Disampaikan Gus Ipul, hasil urunan itu akan diberikan ke masyarakat yang membutuhkan. Prinsipnya melengkapi bantuan yang sudah diberikan. Contohnya, Kemensos memberikan bantuan beras untuk 3.000 pelaku usaha di Kota Pasuruan. Padahal dari data ada 3.163 penerima bantuan. “Nah itu sisanya, pak kajari dan jajarannya yang memberikan bantuan. Jadi, bantuannya ini melengkapi bantuan yang sudah ada,” terangnya.
P E N G O B ATA N
Jual Cpt Rmh Besar Kupang Krajan Bebas Banjir, Strategis, Garasi 4 mobil & juga toko sudah jalan. Jalan Raya Pasar kembang. Hub : 081230222797.
ELEKTRONIK DIJUAL AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.
a Gus Ipul menyebut, ada juga bantuan dari Pemprov Jawa Timur 1.000 paket. Nah itu akan dibagikan ke sasaran yang berbeda dari bantuan g pusat. “Itu juga kurang, kami nanti yang akan melengkapinya. Bisa dari Pemkot k Pasuruan, bisa dari pak dandim, pak kapolres, pak ketua pengadilan, atau lainnya,” tambahnya. Gus Ipul menegaskan, Pemerintah a Kota Pasuruan bersama forkopimda memiliki kesadaran untuk memberikan jaminan bantuan untuk masyarakat. k Sebaliknya, ia juga mengajak masyarakat untuk memiliki kesadaran untuk selalu mengikuti anjuran pemerintah selama PPKM, dan taat mengikuti protokol kesehatan. “Jadi kalau sama-sama sadar, penanganan Covid-19 di Kota Pasuruan a bisa optimal. Mari bersama-sama gotong-royong menghadapi situasi pandemi ini,” pungkas dia. (rul/lis)
Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung e ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0812 29729706/08 5785938383. (tdk terima SMS).
Cangkrukan Keren Bung Santoso dan Bung Sandi
Inginkan Pariwisata Kota Blitar Bangkit Blitar, Memorandum Kota Blitar menjadi salah satu daerah destinasi wisata yang menjadi tujuan wisatawan. Keberadaan Makam Bung Karno menjadi magnet bagi jutaan wisatawan untuk datang ke Kota Blitar. Namun kini berbanding terbalik dengan kondisi saat ini. Pandemi Covid-19 memaksa Pemerintah Kota Blitar harus menutup tempat wisata yang menjadi gantungan hidup banyak orang. Kondisi seperti itu memacu Pemerintah Kota Blitar tidak berhenti memutar otak agar pariwisata kembali bangkit dan menjadi salah satu sektor yang mampu membangkitkan perekonomian. Bahasan inilah salah satu yang menjadi ulasanWali Kota Blitar Bung Santoso saat menggelar cangkrukan dengan Menteri Parekraf Bung Sandi secara virtual pada Jumat (6/8) sore. “Saya ingin pariwisata Kota Blitar bangkit. Banyak potensi yang b i s a
dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sehingga temanteman dapat bangkit,” imbuh Santoso. Santoso berharap nantinya ada formula khusus untuk Kota Blitar dengan menempatkan Makam Bung Karno sebagai episentrum pengembangan ke depannya. Dalam penjelasannya Santoso mengatakan Kota Blitar termasuk dalam Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan sebagaimana ditetapkan dalam Perpres 80/2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik Bangkalan - Mojokerto - Surabaya - Sidoarjo - Lamongan, Kawasan Bromo - Tengger - Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan. Semuanya akan dikupas tuntas dalam Cangkrukan Blitar Keren Bersama Bung Sandi, Bung Santoso, dan Bung Tjutjuk dengan tema Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sinergi untuk Blitar Keren yang bisa diikuti secara virtual, Jumat (6/8) mulai jam 1 5 . 4 5 hingga selesai. (adv/ nus/lis)
Wali Kota Blitar Santoso dan Menteri Parekraf Sandiaga Uno
KEHILANGAN
KEHILANGAN
Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.194822.K PT.JATIM PETROLEUM TRANS JL.TELUK KUMAI TIMUR 133 SBY.
KEHILANGAN BPKB ASLI SPD MTR HND TH.03 L.2842.XW AN.HERI PURWANTO JL.DUKU BUNGKAL RW3/RT2 SBY.
HLG STNK AG-3688-DX AN.BAMBANG MAJMUDDIN DYAH DS.TULUNGREJO
Hlg BPKB L1784SZ Honda Jazz Thn 2008 Digdo Kurniawan Grudo 5/39 Sby. Noka MHRGE88408J902247 Nosin L15A71739346.
Hilang Buku Kir L.8002.YZ/ MN.3710.K DWI PRASETYO JL.SURABAYA.
TULUNGAGUNG
Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.202756.K PT.JATIM PETROLEUM TRANS JL.TELUK KUMAI TIMUR 133 SBY. HILANG STNK HONDA BEAT MERAH PUTIH W-5088-NBS NUR AISYAH 081370598042.
HILANG STNK HONDA BEAT HIJAU PUTIH W 6964 UG MULYONO 081339824787.
Hilang STNK Spd Mtr Th’2014 L-6955-ZX An. Denik Noviarini D/a.Tambak Asri 28/07 Sby.
Hilang STNK spd motor Honda N-2751-UD a/n. Wahyu Purwanto Noka: MHUFD211DK756201 Nosin: JFD2E1755056
HILANG STNK HONDA REVO W 6456 RE MITRA BISNIS KELUARGA V. PT 085257315516.
Hilang STNK Kharisma W-4796XQ a/n Wiwin Eka Prasetya Hub: 082117528078.
Hilang Buku Kir L.9679.UZ/ SB.230122.K HERU TJAHYONO JL.DUPAK BANDAREJO 1/18 SBY.
HILANG BPKB ASLI MBL CHEVROLET TH.10 L.1468.WZ AN.CATUR CAHYONO JL.SIMO GUNUNG KRAMAT BRT 3/19 SBY.
Hilang STNK Honda Megapro W-3209-NBC a/n Marojali Hub: 082117528078.
Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.166744.K PT.JATIM PETROLIUM TRANS JL.TELUK KUMAI TIMUR 133 SBY.
KEHILANGAN BPKB ASLI SPD MTR YMH TH.13 L.5289.JG AN.NUR FITRI JL. KETINTANG PRATAMA 4/5 SBY.
HLG STNK HONDA VARIO 2016 L-2066 ZM W.ABU ABU AN.WACHIDATUL UMMAH KREMBANGAN KIDUL 3/8 SBY.
KEHILANGAN
didorong,” kata Santoso. Sebagai bukti komitmen kebangkitan, Santoso menyampaikan visi dan misi Kota Blitar selama tahun mendatang khususnya yang berkaitan dengan pariwisata. Sa n t o s o m e n a m b a h k a n , pariwisata merupakan salah satu prioritas pembangunan pada 2022 mendatang. “Kita ingin mewujudkan pemulihan ekonomi melalui perdagangan dan jasa, pariwisata, serta ekonomi kreatif berbasis digital”, ujar mantan kepala dinas Pendidikan ini. Santoso optimistis pariwisata Kota Blitar dapat segera bangkit, selain Makam Bung Karno, potensi-potensi pariwisata lain yang ada di Bumi Bung Karno juga tidak kalah menarik untuk terus dikembangkan. Agrowisata Belimbing Ka Karangsari, Istana Gebang, Kampung Kampu Bathok, adalah contoh kecil da asi wisata dari destinasi yang ada selain M ung Karno. Makam Bung Sementara itu, tidak ak hanya menyampaika men dan menyampaikan komitmen potensi wisata y yang di Kota Blitar, cangkrukan ini in juga mendengar endengar aspirasi terka alan dan terkait persoalan kendala pelaku ekonomi mi kreatif yang ada di Kot etidaknya di Kota Blitar. Setidaknya ada perwakila nitas dari perwakilan komunitas kampung wisata kreatif, perwakilan erwakilan PH R I , U M K , d a n g e n e ra s i milenial yang m paikan menyampaikan kondisi yang m mereka alami sebelum dan ssaat pandemi demi berlangsung. “Karena d um dalam forum ada Bung Menter i Sandiaga U an Uno dengan para deputi ya deputi, setidaknya setelah ke ni kendala ini disampaik ra disampaikan segera ada ulura n uluran tangan
Hilang Buku Kir GANDENGAN SB.119382.K LINGGAR YANI DIANA JL.SURABAYA.
Hilang Buku Kir L.8973.UO/ SB.166051.K PT.BERKAH JAYA TRANSINDO JL.ASEM JAYA 1/33 SBY.
PA R A N O R M A L
Tersangka beserta barang buktinya.
KEHILANGAN
KEHILANGAN Hilang Buku Kir Truck Hino Th’2013 No Uji SB.239547.K Nopol L-8311-BA An.PT Inti Sumber Hasil Sempurna D/a. Kencana Sari Barat I/A4 Sby.
Hilang Buku Kir P.9055.UR/ BLA.1312 SUDIANTO DSN SIDOMULYO RW.02/RT.02 DS GITIK BANYUWANGI.
P I J AT
“Tersangka mengetuk pintu rumah yang menjadi sasarannya. Saat tidak ada yang menjawab, tersangka langsung berlari dan mendobrak pintu belakang rumah serta menguras barang yang ada di dalamnya,” terangnya. Dari penangkapan ini polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 3 buah cincin emas, 1 pasang anting emas, 1 sepeda motor Honda Beat warna merah putih nopol AG 5140 RBV beserta STNK-nya, sepasang sepatu kain warna biru, 2 buah jaket jemper warna abu-abu dan merah, sebuah celana panjang jeans warna biru, sebuah celana pendek jeans warna biru dan satu unit HP Samsung A21 warna putih. “Un t u k m e m p e r t a n g g u n g j a w a b k a n perbuatannya, tersangka akan dijerat Pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 9 tahun hukuman penjara. Karena seorang residivis, kemungkinan masa tahanannya akan ditambah,” pungkas Nenny. (nn95/mad/lis)
FOTO: MEMORANDUM/NN95
Dandim 0824 Letkol Inf La Ode M Nurdin dan Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin memberikan bantuan beras.
Residivis Spesialis Bobol Rumah Didor
FOTO: MEMORANDUM/ADV
FOTO: MEMORANDUM/EDY
JAWA TIMUR
SABTU KLIWON, 7 AGUSTUS 2021 HALAMAN 9
Hilang Buku Kir GANDENGAN SB.115819.K PT.SBS JL.PERAK TIMUR 220 SBY. Hilang Buku Kir L.9143.BE/ SB.161995.K NINIK HARIANI JL.GATOTAN 7 SBY.
KEHILANGAN
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
SABTU KLIWON, 7 AGUSTUS 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
MAHASISWA TEWAS KECELAKAAN
Akibat Sopir Truk Ugal-Ugalan FOTO: ISTIMEWA
Wali Kota Ika Puspitasari berdiskusi dengan mahasiswa.
Wali Kota Ajak Mahasiswa Bantu Tracing Penanganan Covid-19 Mojokerto, Memorandum Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) cabang Mojokerto berperan dalam tracing penanganan virus Covid-19 di wilayahnya. Dukungan mahasiswa kepada pemerintah daerah sebagai tim tracing diharapkan dapat menekan kasus Covid-19 di Kota Mojokerto. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, merespons keinginan pengurus HMI Cabang Mojokerto untuk bersinergi dengan Pemkot Mojokerto dalam mewujudkan masyarakat maju, adil, dan makmur, maka pemerintah mewujudkan dengan memasukkan menjadi bagian dari tim Back Office di dalam tracing penanganan Covid-19 di Kota Mojokerto. Wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini mengatakan, menurunkan level PPKM dari level 4 ke level 2 merupakan langkah cepat dan konkret agar Kota Mojokerto dapat segera beraktivitas lebih leluasa. Untuk itu, dirinya meminta agar pengurus HMI ikut mendukung kegiatan tracing di Mojokerto. Seperti yang diketahui, Pemerintah pusat memiliki 6 indikator dalam menentukan level PPKM, di antaranya kasus konfirmasi baru, rawat inap rumah sakit, kematian, testing, tracing, dan treatment. “Nah dari 6 indikator tersebut, 1 di antaranya yang bisa kita sinergikan adalah dalam tracing ini, dimana aturan terbaru dari WHO yang disampaikan kepada kami adalah 1 kasus positif minimal harus ada 15 tracing yang dilakukan,” jelas Ning Ita saat diskusi dengan pengurus HMI di Ruang Sabha Pambojana Rumah Rakyat, Kota Mojokerto, Kamis (5/8). Ning Ita menjelaskan, nantinya para mahasiswa akan diikutsertakan dalam memasukkan data pada aplikasi ‘SiLacak’. Adapun aplikasi ini merupakan aplikasi Nasional yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI. “Tim Satgas Covid yang ada di kelurahan yang notabene adalah lurah, babinsa, bhabinkamtibmas, dan tokoh agama ini perlu didukung oleh tenaga-tenaga muda, yang memang sudah familiar mengoperasikan gadget dan aplikasi, ini saya ajak mereka untuk bersinergi disini dan mereka bersedia,” ujarnya. Menurutnya, dengan adanya tambahan personel tim tracing, target tracing 1:15 sesuai aturan WHO dapat segera tercapai. “Target saya Kota Mojokerto bisa turun sampai ke level 2, agar bisa ada kelonggaran aturan, makanya ini harus segera dikonkretkan 6 indikator itu bisa kita kendalikan semua,” pungkasnya. (war/yok)
Jombang, Memorandum Diduga akibat ugal-ugalan saat mengemudikan kendaraan, sebuah truk menabrak motor di Jalan Raya Mojosongo, Desa Balongbesuk, Kecamatan Diwek, Jumat (6/8) sekitar pukul 05.00. Akibat kerasnya benturan, pengendara Scoopy nopol N 6861 ECP, atas nama Ihsan Kamil Murtafi (18), mahasiswa asal Dusun/Desa Purwosari, RT 02/RW 09, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, dilaporkan meninggal dunia di lokasi. Dipaparkan Kasatlantas Polres Jombang AKP Rudi Purwanto melalui Kanit Laka Iptu Sulaiman, kejadian berawal saat truk Mitsubishi nopol AG 9761 VW yang disopiri Sanadi (55), warga Dusun Parimono, Desa Plandi, Kecamatan Jombang, melaju dari arah utara ke selatan. Se-
tibanya di lokasi, sopir berniat mendahului sebuah kendaraan yang ada di depannya. “Truk melaju dari arah utara ke selatan. Sesampainya di lokasi, sopir berniat mendahului kendaraan yang ada didepannya,” paparnya, Jumat (6/8). Namun, sambung Kanit Laka, saat
berupaya mendahului kendaraan yang ada di depannya, sopir kurang memperhatikan kondisi lalu lintas dari arah berlawanan. Di saat bersamaan, dari arah selatan melaju motor matic yang dikendarai korban. “Sopir kurang memperhatikan kondisi lalu lintas di bagian depan. Akibat jarak yang terlalu dekat, benturan keras antara kedua kendaraan berbeda ukuran tadi tidak dapat dihindari,” sambungnya. Setelah sempat terdengar suara benturan, pengendara motor langsung terkapar. Akibat luka parah yang dideritanya, nyawa mahasiswa tersebut tak tertolong.
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Olah TKP petugas di lokasi kecelakaan.
Sementara itu, petugas yang tiba tak lama setelah mendapatkan laporan langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke RSUD Jombang. “Dari olah TKP diketahui penyebab kecelakaan akibat
pengemudi truk kurang memperhatikan kondisi lalu lintas. Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, kedua kendaraan yang terlibat kami amankan sebagai barang bukti,” pungkas Sulaiman. (wan/yok)
Insentif Nakes RSUD Mojosari Cair Rp 4 Miliar Mojokerto, Memorandum Nakes RSUD Soekandar mendapat udara segar. Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah mencairkan uang insentif sebesar total Rp 4.181.857.154 (bulan Januari-Juni 2021) bagi 1.392 orang. Dana insentif yang dimaksimalkan dari Belanja Tidak Terduga (BTT) ini, diawali reviu oleh Inspektorat yang diserahkan dari BPBD, lalu dinaikkan kepada bupati hingga ke BPKAD. Insentif direalisasikan sesuai usulan pengajuan dengan mempertimbangkan ketentuan perundang-undangan berlaku, sesuai kemampuan keuangan daerah, dan dicairkan bagi yang telah memenuhi syarat-syarat sesuai ketentuan. Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Mojokerto Bupati Ikfina Fahmawati memberikan apresiasi kepada para nakes yang terus berjuang dalam tim garda depan penanggulangan Covid-19. Langkah percepatan pencairan ini, merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk memberi penghargaan para nakes sebagai pahlawan kemanusiaan. “Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mempercepat pencairan nakes. Untuk RSUD Soekandar kita cairkan Rp 4 miliar, dan RSUD
Bupati sidak ke RSUD Soekandar Mojosari.
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
RA Basoeni Rp 2 miliar (sedang proses),” kata bupati, Jumat (6/8). Rasyid Salim Plt. Direktur RSUD Soekandar menjelaskan persayaratan dasar pencairan insentif nakes, yakni nama nakes yang akan kontak dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang ditetapkan dengan SK, dibuktikan dengan log book, absen visit foto, dan mengisi lembar catatan perkembangan pasien secara terintegrasi (CPPT) setiap harinya. Syarat perhitungan insentif sesuai Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) nomor 4239 tahun 2021 yaitu jumlah hari penugasan, per jumlah hari waktu
kerja efektif, dikalikan jumlah insentif per bulan. Dari hasil penjumlahan tersebut, selanjutnya diinput dalam aplikasi khusus insentif nakes dari Kemenkes. Untuk jumlah nakes RSUD Soekandar tercatat ada 21 dokter spesialis, 13 dokter umum, 218 perawat/nakes/bidan, dan 36 penunjang lab/radiologist/ farmasi. Besaran insentif pun berkisar antara Rp 1-15 juta per bulan. Nominal ini bervariasi, karena berdasar hari dimana nakes terpapar atau melayani pasien terkonfirmasi positif Covid-19, menggunakan rumus dan aplikasi Kemenkes. Rasyid juga menjamin insentif diberi-
kan tanpa ada potongan. “Insentif tidak dipotong pihak manapun, maupun pi-
hak RS. Semuanya langsung ke rekening masing-masing,” tegas Rasyid Salim. (war/yok)
Bupati Jombang Ikuti Webinar Best Practice Inovasi Daerah Jombang, Memorandum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memiliki agenda tahunan yang kembali dilakukan. Agenda tadi yakni melakukan pengukuran dan penilaian inovasi daerah guna untuk memberikan apresiasi Tata Kelola Pemerintahan. Mengingat masih berada di tengah pandemi Covid-19, kegiatan tadi dilakukan secara virtual. Dikemas ke dalam agenda webinar bertajuk ‘Best Practice Inovasi Daerah serta Pengukuran dan Penilaian Indeks Inovasi Daerah’, Rabu (4/8). Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab didampingi Asisten dan para Kepala OPD terkait mengikuti agenda Zoom Meeting Webinar tersebut dari Jombang Command Center (JCC) Kantor Pemkab Jombang. Mengacu pada UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Setiap daerah berkewajiban untuk melaporkan inovasinya kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Laporan dari daerah disampaikan secara elektronik sehingga perkembangannya dapat dipantau. Ini disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri (Litbang Kemendagri), Agus Fatoni, pada Webinar Best Practice Inovasi Daerah serta Pengukuran dan Penilaian Indeks Inovasi Daerah 2021. “Kegiatan ini bertujuan mempertemukan praktisi, yang diharapkan mampu menginspirasi dan menginovasi daerah yang lain di tengah pandemi Covid-19. Ini merupakan wujud pembinaan dan praktik-praktik demokrasi serta meningkatkan inovasi Pemerintah Daerah agar lebih giat berinovasi dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat dan daerah,” tutur Fatoni. Pada tahun 2021 telah di-
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Bupati Hj Mundjidah Wahab didampingi asisten mengikuti webinar.
lakukan pemetaan klarifikasi klaster indeks inovasi daerah, indeks yang telah diinput sudah dapat diketahui predikatnya. Adapun beberapa strategi untuk membudayakan inovasi di antaranya, pola pemecahan masalah, evaluasi, koordinasi, marketing, kompetensi, manajemen inovasi, suistanable inovasi dan indikator kinerja utama. Perkembangan terkini progres Input Indeks Inovasi Daerah tahun 2021 ada lima provinsi dengan hasil penilaian tertinggi. Sedangkan untuk tingkat Kabupaten/Kota masing-masing ada 10 tertinggi dalam Penilaian Indeks Inovasi Daerah 2021. Dikatakannya, dari seluruh progres data yang tercatat sebanyak 543 daerah yang sudah melakukan input. Sedangkan 32 daerah lainnya belum melakukan input data. Karena itu dia harapkan bagi daerah yang belum menginput data segera melakukan input data dengan mengisi indeksi inovasi daerahnya masing-masing. “Pengukuran Atau Penilaian Indeks Inovasi Daerah ini dilakukan dalam rangka pembinaan kepada daerah untuk Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Artinya Inovasi yang dilakukan daerah patut diapresiasi,” jelasnya. Berdasarkan data, partisipasi Indeks Inovasi Daerah dari tahun 2018 hingga 2021 ini terus mengalami peningkatan. Inovasi
bukanlah tujuan namun menjadi salah satu metode dalam rangka mencari penyelesaian persoalan yang ada. “Inovasi di tingkat global akan bisa terangkat ketika kita melakukan Inovasi Daerah. Disamping itu kita juga melakukan inovasi dalam rangka menuju budaya kerja yang lebih baik lagi,” tutup Agus Fatoni Kaban Litbang Kemendagri. Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jombang berkomitmen untuk menjadi Kabupaten yang memiliki inovasi di segala bidang, di segala sektor. Semua harus terus didorong, bergerak bersama berinovasi dan berkreasi secara efektif. Sebab Inovasi menjadi kunci peningkatan kualitas pelayanan publik. “Saya sampaikan ucapan terima kasih dan apresisasi kepada semua jajaran OPD, Kecamatan juga Pemerintahan Desa di Kabupaten Jombang yang terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna mewujudkan Kabupaten Jombang yang Berkarakter dan Berdaya Saing. Semoga dengan mengikuti Best Practice Inovasi Daerah serta Pengukuran dan Penilaian Indeks Inovasi Daerah memberikan manfaat dan makin meningkatkan inovasi Kabupaten Jombang,” tandas Bupati Jombang. (wan/hms/yok)
1.
2.
AHMAD MASKURI Dsn. Karangri RT/RW. 002/005 Ds. Blimbing Kec. Kesamben Kab. Jombang
Hak Milik No. 1791
12.12. 12.06. AHMAD MASKURI 01509
24-04-2012
a. b. Blimbing c. Kesamben
23/2021
Pernyataan Dibawah Sumpah Tanggal 27-07-2021
ABDUL MUCHID
Hak Milik No. 1809
12.12. 12.06. ABDUL MUCHID 01527
24-04-2012
a. b. Blimbing c. Kesamben
24/2021
Pernyataan Dibawah Sumpah Tanggal 27-07-2021
SLAMET BIN ASTROREDJO
30-12-1986
a. b. Kedungjati c. Kabuh
25/2021
Pernyataan Dibawah Sumpah Tanggal 25-08-2021
NANIK NUR KHOMARIA
29-10-2005
a. b. Mojotrisno c. Mojoagung
26/2021
Pernyataan Dibawah Sumpah Tanggal 27-07-2021
06-11-2007
a. b. PLoso c. PLoso
27/2021
Pernyataan Dibawah Sumpah Tanggal 27-07-2021
10-12-1976
a. b. Kayangan c. Diwek
28/2021
Pernyataan Dibawah Sumpah Tanggal 27-07-2021
28-08-1989
a. b. Tebel c. Gudo
29/2021
Pernyataan Dibawah Sumpah Tanggal 27-07-2021
Ds. Gondekan Kec. Wonodadi Kab. Blitar
3.
4.
5.
SUPIATUN Dsn. Warutunggal RT.01/RW.06 Ds. Kedungdowo Kec. Ploso Kab. Jombang
NANIK NUR KHOMARIA Ds. Suwideng RT/RW.01/05 Ds. Tawangsari Kec. Trowulan Kab. Mojokerto
SRI BUDI REJEKI Dsn. Patebon RT.1/RW.1 Ds. Kebon Waris Kec. Pandaan Kab. Pasuruan
6.
SUWOTO
7.
Drg. Hj. SUBANDRIYAH,M.Si
Dsn/Ds. Kayangan RT/RW 004/002 Kec. Diwek Kab. Jombang
Dsn. Blimbing RT/RW. 005/002 Ds. Kwaron Kec. Diwek Kab. Jombang
Hak Milik No. 17 Hak Milik No. 638
12.12. 12.06. 00510
Hak Milik No. 1187
12.12. 14.04. SRI BUDI REJEKI 00696
Hak Milik No. 166 Hak Milik No. 104
KARMI
12.12. 04.08. SUBANDRIYAH 00028
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL
SABTU KLIWON, 7 AGUSTUS 2021 HALAMAN 11
Polrestabes Gelar Vaksinasi Merdeka Tersangka Pelecehan Seksual SPI Diperiksa Pekan Depan Surabaya, Memorandum Penyidik Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim menjadwalkan pemanggilan JE, tersangka kekerasan seksual di SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu. Bersangkutan akan diperiksa pekan depan. JE menjalani pemeriksaan setelah resmi berstatus tersangka. Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Ali Mahfud mengatakan, JE dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada pekan depan. Hanya saja, dirinya enggan merinci tanggal dan waktu pasti pemanggilan JE berlangsung. “Rencana minggu depan,” kata Ali. Disinggung mengenai adanya kemungkinan tersangka lain atas dugaan kasus kekerasan tersebut, Ali Mahfud menegaskan tidak ada tersangka baru lagi, selain JE. “Belum ada,” jelas Ali. Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko menegaskan, penetapan tersangka terhadap JE merupakan hasil penyidikan dan pendalaman atas sejumlah alat bukti yang telah dihimpun tim penyidik Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim. “(JE) sebagai tersangka dan nanti akan ditindaklanjuti dengan penyidikan dan dilakukan pemeriksaan lagi,” kata Gatot saat dikonfirmasi awak media di depan gedung Bidhumas, Polda Jatim pada Kamis sore (5/8). (fdn/nov)
Kantor Percetakan... Sambungan dari halaman 1 ses pembasahan dan dinyatakan kondusif pukul 10.20. Total sebanyak 14 unit mobil damkar yang kami datangkan,” pungkas Bambang Vistadi. Menurut Hendrik Sulistio, karyawan di rumah tersebut, saat itu dia berniat menyalakan meteran listrik yang mendadak mati sekitar pukul 09.00. Mengetahui api muncul dari atap, Hendrik dibantu warga memadamkan api dengan alat seadanya. “Ketika saya keluar rumah terlihat kobaran api dari atas (atap, red). Saya kemudian lapor ke petugas terkait. Sembari menunggu, saya dan warga sekitar berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya,” tutur Hendrik. (fdn/nov)
Pengendara CBR...
Sambungan dari halaman 1
Kamis malam (5/8) berhasil melarikan diri. “Motor yang terlibat kecelakaan bersama korban tidak diketahui nopolnya dan kabur,” kata Kanitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Heru Sudjio, Jumat siang (6/8). Heru menjelaskan, kejadian itu bermula saat korban melaju dari barat ke timur sekitar pukul 19.30. Waktu itu, Ghifari mengendarai motor sport jenis Honda CBR L 6938 AA dengan kecepatan sedang. “Setiba di lokasi, korban dikagetkan motor lawan yang melaju dari arah sebaliknya yang mendadak putar balik. Karena tidak hati-hati, terjadilah kecelakaan tersebut,” terang Heru. Petugas yang mendapat laporan adanya kecelakaan itu langsung mendatangi lokasi. “Korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal di rumah sakit,” pungkas Heru. (fdn/nov)
Foya-Foya
Sambungan dari halaman 1
Bunga Zainal pun menampar keras netizen yang menuliskan hal tersebut dengan menyebutkan usaha-usaha yang dia miliki. Menurutnya, ia tetap menghasilkan uang meski sudah menikah dengan suaminya. “Mon maap nih tong gue punya duit sendiri dari kerja,” jawab Bunga Zainal. Dalam postingan TikTok yang diunggah di Instagram miliknya, Bunga Zainal juga menuliskan soal dari mana saja sumber uang yang didapatkannya. “Gue kasih tau nih ye buat netizen dari mana aja sumber penghasilan gue,” ungkap Bunga Zainal lagi. Bunga Zainal langsung memberikan nama-nama bisnis yang digelutinya. Mulai dari bisnis perhiasan sampai bisnis online shop yakni bisnis minuman sehat yang disebut penghasilannya menggiurkan. “Gue punya online buza beauty drink yang penghasilannya hmmm kasih tau nggak ya,” tutur Bunga Zainal lagi. “Gue punya bisnis catering, sama penghasilan gue dari syuting, endorse dll jadinya gue abisin ya duit gue sendiri,” ungkapnya lagi. Postingan itu langsung mendapatkan banyak tanggapan dari sahabat. Banyak dari mereka yang mengatakan jika Bunga Zainal sudah paling benar membalas netizen dengan cara itu. “Jelas Itu bisnis miliaran sbulan buza haha ! Salut sm ini emak2 @bungazainal05,” ungkap Victoria. “Savageeeeeeee,” tutur Lucky Perdana. “Duit laki” sendiri kok netijen ribet. Makanya cari suami kaya biar bisa foya,” beber akun non****. (dth/nov)
yang telah menerima vaksin dosis pertama sudah mencapai angka 1,5 juta jiwa. Sedangkan penerima dosis kedua sudah mencapai 800 ribu jiwa. Isir berharap, dalam waktu dekat kegiatan vaksinasi ini dapat tuntas sehingga roda perekonomian dapat dipercepat melalui kerja sama yang solid dari seluruh elemen masyarakat di Surabaya. “Kita tahu kondisi saat ini sedang sulit, namun warga Surabaya tidak boleh menyerah, itu modal semangat yang sangat luar biasa,” kata Isir. Menurut Isir, ada hikmah
FOTO: MEMO RANDUM/RIO
Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko
Digelar di gedung Bhara Daksa Polrestabes Surabaya acara itu dihadiri oleh perwakilan elemen buruh dari FSPMI, SPN, SPSI, SBSI, KSN, SARBUMUSI, SBK, dan SPSI Kota Surabaya, Kamis (5/8). Kapolrestabes Surabaya Kombespol Johnny Eddizon Isir menyampaikan, aspirasi dan ucapan terima kasih atas kerjas ama dari serikat pekerja dan serikat buruh untuk bersama-sama mensukseskan kegiatan vaksinasi guna mempercepat penanggulangan Covid-19. Berdasarkan data yang diperoleh, saat ini warga Surabaya
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Johnny Eddizon Isir mengibarkan bendera Merah Putih bersama buruh di halaman mapolrestabes.
selama pandemi melanda negeri ini sejak tahun lalu. Sifat kegotong-royongan dan kerja
sama saling membantu tumbuh dari berbagai kalangan yang kemudian disalurkan kepada
Pemerintah Kota Surabaya dan diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan. (rio/nov)
Polairud Lakukan Vaksinasi Terapung Surabaya, Memorandum Ditpolairud Polda Jatim menggelar vaksinasi Covid-19 terapung dari kapal ke kapal atau ship to ship di perairan Surabaya, Jumat (6/8). Kegiatan tersebut menyasar para nelayan dan anak buah kapal (ABK) yang sedang menjalankan profesinya di perairan. “Vaksinasi terapung ini dilaksanakan setiap hari dengan sasaran para pekerja di perairan,” kata Wakil Direktur Polairud Polda Jatim AKBP Mustofa. Dalam kegiatan itu, pihaknya menggunakan empat kapal
dengan lima belas personel yang siaga untuk mengawal vaksinasi Covid-19 terapung tersebut. “Ini rangkaian kegiatan sejak tanggal 3 lalu. Saat ini, ship to ship menyasar kapal yang berada di perairan Jawa Timur,” jelasnya. Untuk dapat vaksinasi, para nelayan dan ABK hanya diminta mengisi formulir dan membawa kartu tanda penduduk (KTP) serta mengisi nomor telepon yang dapat dihubungi. “Ini vaksinasi dosis pertama. Jadi nanti untuk vaksinasi kedua akan diberitahukan melalui SMS,” tambah Mustofa.
FOTO: MEMO RANDUM/RIO
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Surabaya, Memorandum Dalam rangka mempercepat penanggulangan Covid-19, Polrestabes Surabaya melakukan kegiatan vaksinasi merdeka dan penyaluran bantuan sosial kepada buruh di Kota Surabaya.
Petugas kesehatan memvaksinasi para ABK di kapal.
Setiap hari, polisi bersama dinas kesehatan bakal menyiap-
kan 100 dosis vaksin untuk menyasar para pekerja di perairan
Korban Diancam Celurit Randu Agung pada Kamis (5/8). “Saya dengan teman main dari rumah kakek,” jelas RD. Sekitar pukul 02.00, keduanya pulang menuju Simo Pomahan boncengan mengendarai motor. Karena Jumat pagi (6/8) hendak mengantar GL ke Pasar Gembong untuk mencari baju. Namun, saat melintas di Sidotopo Wetan depan SMK YKP, RD dihadang enam pelaku
berboncengan motor. Kemudian mereka berteriak kepada korban untuk berhenti dan memaksa menyerahkan motornya. “Pelaku boncengan tiga menghadang saya. Lalu dua orang turun menghampiri saya sambil mengeluarkan celurit dari balik jaketnya,” beber RD yang sehari-hari membantu orang tuanya berjualan di pasar kawasan Gresik.
Sambungan dari halaman 1 Khawatir dan takut dilukai, korban terpaksa menghentikan laju motornya. “Ketika dua pelaku hendak menyabetkan celuritnya, saya dan GL memilih kabur meninggalkan motor di lokasi. Kami sempat melihat mereka membawa kendaraan saya,” jelas RD. RD kemudian minta bantuan ke petugas pemadam kebakaran (damkar) di depan
permakaman umum Rangkah. Selanjutnya menghubungi anggota Polsek Simokerto. Setelah polisi datang, korban diantar naik mobil patroli ke lokasi. Hanya saja, komplotan begal itu sudah melarikan diri dengan membawa motornya. “Saya akhirnya diantar polisi ke rumah. Diantar orang tua, kami melaporkan kejadian itu ke Polsek Simokerto,” imbuh RD.
Trauma Seperti ada penyesalan setelah kejadian yang dialaminya. Namanya juga masih remaja. Siapa yang tidak takut karena para pelaku juga bawa celurit,”
ungkap Taufik. Untuk itu, Taufik berharap polisi cepat menangkap para pelakunya karena tindakan komplotan begal tersebut dianggap
meresahkan warga. “Semoga polisi cepat menangkap pelakunya karena sangat meresahkan masyarakat,” tutur Taufik. Dia mengungkapkan, Jalan
Sidotopo Wetan memang menjadi jalan alternatif anaknya saat mengunjungi kakeknya di Jalan Randu Agung. Vixion yang dirampas pelaku, kata Taufik, memang
atau Hartono Elektronik itu telah memenuhi seluruh unsur pidana dalam pasal 378 KUHP. “Terdakwa Steven Richard dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 378 KUHP,” imbuh Novan. Dalam pertimbangan JPU, terkait hal yang memberatkan, terdakwa tidak ada perdamaian, merugikan orang lain sebesar Rp 4,4 miliar dan tidak mengakui perbuatannya. “Sedangkan
hal yang meringankan terdakwa berlaku sopan dan belum pernah dihukum,” kata JPU. Usai sidang kuasa hukum terdakwa, Nugraha Setiawan mengatakan atas tuntutan JPU dirinya tak mau banyak berkomentar. “Saya tidak mau komentar tentang tuntutan jaksa, nanti kita kan ada pembelaan,” ujarnya. Untuk diketahui, kejadian bermula pada 2012 silam. Kala itu, Steven bekerja di Hartono Elektronik menjabat sebagai sales and event strategy head
alasan demi hukum. Alasan tersebut menurutnya ada 3 hal. Yakni peristiwanya bukan tindak pidana, kemudian tidak cukup bukti padahal harus ada bukti agar orang bisa menjadi tersangka. “Berarti kan tidak bisa kalau sudah dijadikan tersangka kalau
division hingga 2020. Di akhir Agustus, Steven mengundurkan diri. Dia diberi kepercayaan menjabat sebagai Dirut PT SKS. Tugas pokok PT SKS adalah menjalankan event yang berkaitan untuk mendongkrak penjualan produk Hartono Elektronik. Selain mengurus event, PT SKS juga melaksanakan fungsi sebagai pihak yang melaksanakan kerja sama dengan pihak ketiga salah satunya pihak bank yang berkaitan dengan event promo di Hartono Elektronik. Ternyata kepercayaan itu
appeal Gladis, Andin mencoba berbagai perawatan tubuh. Dia berharap volume dada dan bokongnya bertambah, minimal tampak berisi. Mulai ramuan Madura hingga rempah-rempah dari Papua dia coba. Tapi, hasilnya ternyata jauh panggang dari api. Maka, terpaksa Andin menjalankan saran seorang teman: suntik silikon. “Sebenarnya aku ingin operasi plastik kayak artis-artis sono
justru dikhianati terdakwa. Modusnya ia menjual bebas voucher tanpa sepengetahuan pihak Hartono Elektronik. Aksinya berjalan sejak ia menjabat sebagai Dirut PT SKS. Hingga terbongkar saat ada pembeli memborong 20 televisi dengan voucher dengan harga miring dengan potongan 1015 persen. Pihak Hartono pun curiga dan sempat menanyakan perihal voucher itu kepada pembeli. Hingga pembeli mengaku mendapat dari promo yang didapat dari terdakwa. (mg5/nov)
Sambungan dari halaman 1 di SP3. Dan yang ketiga yaitu alasan demi hukum misalnya meninggal dunia, kadaluarsa, perkara itu delik aduan tetapi yang melakukan bukan orang yang dirugikan langsung. itu kan ranahnya pengadilan nanti. Kalau meninggal dunia boleh
dihentikan,” jelasnya. Perihal tanggapan Polres Tanjung Perak atas perkara HeruTjahjono yang dilimpahkan ke Polda Jatim, padahal jelas-jelas Bagian Hukum Pemprov mengatakan kasus mantan Kadis Kelautan dan Perikanan itu sudah di-SP3, Soleh
Terpaksa Suntik Silikon Pada tiap waktunya Arif sering jagongan di teras, terutama saat Gladis beraktivitas di halaman. Begitu Gladis selesai beraktivitas dan masuk rumah, Arif bergegas berlari masuk kamar mandi. Itu terjadi berulang-ulang, sampai Andin hapal di luar kepala. Hal itu sudah lama disadari Andin, tapi dia tak mampu berbuat apa-apa. Setelah sudah sangat yakin Arif terpesona sex
dibelikan untuk RD pada 2015 dengan cara diangsur dan lunas pada 2018. “Tiga tahun kemudian ternyata dirampas komplotan begal,” pungkasnya. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1
Tak Sesuai Norma Hukum Acara Pidana orang sudah ditetapkan sebagai tersangka, ya tidak bisa di SP3,” tutur Solehuddin saat dihubungi Memorandum melalui sambungan teleponnya, Jumat (6/8). Solehuddin kemudian menjelaskan bahwa penghentian perkara bisa dilakukan itu dengan
Terpisah, Kapolsek Simokerto Kompol Wisnu Kuncoro saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. “Iya benar, kejadian itu kemarin,” kata Wisnu. Hal senada juga dikatakan Kanitreskrim Polsek Simokerto Iptu Ketut Redana. “Iya benar ada laporan, saat ini masih dalam penyelidikan anggota di lapangan,” tandas Ketut. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1
Gelapkan Voucher Rp 4,4 M, Dituntut 3,5 Tahun voucher senilai Rp 4,4 miliar. “Memohon kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Steven Richard dengan pidana penjara selama 3 tahun dan 6 bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan,” tutur JPU saat membacakan tuntutannya di PN Surabaya, Jumat (6/8). JPU menilai perbuatan Dirut PT Surya Kreasi Smartindo (SKS) yang merupakan anak perusahaan PT Hatsonsurya Elektrik
Jawa Timur. “Jadi teknisnya ada kapal boat yang akan menyisir kapal-kapal nelayan maupun kapal barang. Kami data dan kami bawa ke kapal vaksinasi terapung yang sudah disediakan,” tandasnya. Menurut Mustofa, sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut. “Mungkin hanya gelombang air laut saja. Tadi pagi ombak setinggi satu meter cukup menggoyangkan kapal. Tapi itu bukan masalah utama. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar,” pungkas Mustofa. (rio/nov)
mengatakan itu hal yang aneh. “Tiba-tiba dilimpahkan ke Polda Jatim. Itu kerangka juctice sistem yang aneh. Saya tidak menduga-duga. Yang jelas tidak sesuai dengan norma-norma yang ada di dalam hukum acara pidana,” pungkasnya. (mg5/nov)
Sambungan dari halaman 1 (Barat, red) dan sebagian artis kita, tapi biayanya mahal. Kalau suntik silikon kan murah?” kata Andin seperti ditirukan Abah. Pengakuan Andin, upayanya ternyata sama sekali tak membuahkan hasil. Meski dua dada dan bokongnya sempat menjadi wow, Arif tidak mau menyentuhnya. Arif bahkan marah-marah karena menilai Andin koyok wong sempel. Putus asa, Andin akhirnya
mencoba mengembalikan miliknya agar bisa seperti semula. Dia keluarkan silikok-silikon yang ngendon di tubuhnya. Tapi, ternyata itu tak mudah. Butuh banyak biaya. Jauh lebih besar disbanding menyuntikkannya dulu. Apalagi, karena perlakuan yang tidak semestinya secara terus-menerus, terjadi infeksi pada payudaranya. Andin pun terpaksa harus menjalani operasi. “Sekarang bukannya memi-
liki dada cantik, aku malah tidak memiliki sama sekali,” keluh Andin, ditirukan Abah. Setelah itu, jangankan sebulan sekali dijatah biologis oleh suami, Andin pelan-pelan malah dijauhi Arif. “Bu Andin digeletakkan begitu saja. Akhirnya dia sadar diri dan minta cerai,” kata Abah, yang menambahkan bahwa Andin diberi tahu temannya bahwa akhir-akhir ini Arif dekat dengan Gladis. (jos, habis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SABTU KLIWON, 7 AGUSTUS 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Kiriman Sabu Asal Malaysia Digagalkan Targetkan 23.529 Siswa SMA/SMK Divaksin Bojonegoro, Memorandum Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Provinsi Jawa Timur wilayah Bojonegoro-Tuban menargetkan 23.529 siswa SMK/SMA di Bojonegoro divaksin. Saat ini sudah 40 persen siswa yang telah divaksin Covid-19. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, wilayah Bojonegoro dan Tuban, Adi Prayitno menFOTO: MEMORANDUM/ DOK jelaskan bahwa program Adi Prayitno vaksinasi bagi pelajar SMA dan SMK ini merupakan program dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Ia menyampaikan bahwa dengan adanya vaksinasi ini diharapkan akan segera terbentuk kekebalan kelompok atau herd immunity, khususnya di Jawa Timur. “Vaksinasi ini juga untuk memenuhi harapan dari masyarakat khususnya orang tua, agar siswa secepatnya bisa melaksanakan belajar tata muka,” beber Adi, Jumat (6/8). Ia menambahkan jumlah total siswa SMA dan SMK se-Kabupaten Bojonegoro sebanyak 23.529 siswa, dan hingga saat ini setidaknya sudah 40 persen menerima vaksinasi corona. “Pelajar SMA dan SMK di Bojonegoro yang sudah tervaksin saat ini sekitar 40 persen,” tambahnya. (top/har/udi)
Gresik, Memorandum Upaya pengiriman sabu-sabu seberat 148,3 gram dari Malaysia berhasil digagalkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik. Sabu setara Rp 148 juta itu dikirim dalam bentuk paket yang ditujukan ke puskesmas di wilayah Sampang, Madura. Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto mengatakan, ungkap kasus narkotika ini atas kerja sama dengan Bea Cukai Semarang. Saat itu lembaga yang monitor barang dari luar negeri mencurigai ada paket dari Semarang yang akan dikirim ke Madura dan transit di Kota Pudak, Sabtu (31/7). “Mendapat informasi tersebut, anggota kami menindaklanjuti dan mengikuti barang itu sampai di Madura. Dari sana kami berhasil mengamankan penerima paket atas nama Madi (42), warga Sampang,” ungkap Supriyatno dalam jumpa pers, Jum’at (6/8). Paket dikemas dalam kardus besar. Semula, petugas menduga berisi obat-obatan karena beralamat di Puskesmas Bringkoning, Sampang. Setelah dibuka, ternyata isinya sabu-sabu seberat 148,3 gram yang dimasukan ke dalam botol body lotion bersama baju bekas. “Paket sabu tersebut dikirim dari Malaysia. Pihaknya sudah mengantongi identitas pengirim dan akan segera melakukan pe-
ngembangan kasus,” terangnya. Sejauh ini, pihaknya telah mengamankan Madi yang ditengarai sebagai kurir. Dari pengakuannya, pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai ojek online itu baru melakukan aksinya sekali. Petugas terus mendalami asal usul dan tujuan barang tersebut diedarkan.
“Atas ulahnya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya paling singkat lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” tegas perwira menengah polisi dengan dua melati di pundak itu. Sementara itu, Madi dengan matanya yang berkaca-kaca menahan tangis mengaku tidak tahu jika paket tersebut berisi s a bu-sabu. Ia h a -
nya dimintai seseorang untuk mengambil barang tersebut kemudian dikirim ke sesuatu tempat. “Saya dijanjikan akan diberi uang. Tidak tahu kalau isinya narkoba, saya hanya disu-
ruh mengambil dan mengirim. Tiba-tiba ditangkap,” kata pria anak dua itu lalu menangis. (and/har/udi)
Kepala BNN Kabupaten Gresik Supriyanto menunjukkan barang bukti dan tersangka. FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Ringankan Beban Masyarakat
Petrokimia Bantu Paket Imun Senilai Rp 1,2 Miliar FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, dan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail saat apel kesiapan tracer.
Bupati Kerahkan Relawan Tracer Gresik, Memoradum Upaya tracing kontak erat kasus Covid-19 digalakkan dengan memaksimalkan aplikasi Silacak. Jumat (6/8), 100 relawan tracer juga dikerahkan untuk menggenjot tracing di Kota Pudak. Termasuk bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik. Nantinya, setiap saban subuh update data Covid-19 akan dirilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Rigit, by name by address. Berangkat dari data tersebut, Bupati Fandi Akhmad Yani, Kapolres AKBP Arief Fitrianto, dan Dandim Letkol Inf Taufik Ismail akan mengerahkan jajarannya untuk melakukan tracing. Tracing langsung mengarah ke rumah orang yang terpapar positif Covid-19. Satu tim di tingkat desa yang berisi bidan, bhabinkamtibmas, babinsa, dan relawan tracer, untuk melakukan tugasnya menggeber pelacakan. Petugas melakukan tracing dengan berkomunikasi siapa saja yang telah kontrak erat dengan pasien. Minimal seluruh anggota keluarga serta beberapa orang terakhir yang kontak erat. Target setidaknya 8 - 15 orang. Mereka yang terdeteksi kontak erat dengan pasien akan dilakukan rapid test antigen. Dari proses ini, akan diperoleh data perkembangan paparan Covid-19. Selanjutnya para tracer ini langsung melaporkannya via aplikasi Silacak. Jika ada yang kedapatan positif terpapar Covid-19 daei hasil tracing itu, tim Tracer langsung mengarahkan untuk isolasi terpusat di Rumah Sakit Lapangan Gelora Joko Samudro (Gejos). Sementara mereka yang negatif disarankan untuk membatasi kontak dengan yang lain terlebih dahulu. Tentang tim tracer, bupati Gresik menyebut tugasnya adalah memperkuat upaya 3T (tracing, testing, dan treatment). Ini juga menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya pemerintah dalam mendorong isolasi terpusat. “Saat ini kami butuh bergotong royong dalam menghadapi Covid-19. Dalam bertugas, harus melakukan pendekatan yang humanis. Jangan lupa agar selalu update dan validitas data,” tegas Gus Yani. Jika hasil tracing menemukan kasus baru terpapar Covid-19, tambahnya, maka langsung diarahkan ke RSL Gejos. Di sana sangat siap sarana prasarananya. Ada dokter spesialis, oksigen yang tak terbatas, obat-obatan, konsumsi pagi-siang dan malam. Kesiapan tempat tidur yang selalu siap ditambahkan. “Untuk menambah sarana-prasarana, Kami juga sudah mendapat sumbangan dari perusahaan swasta di Gresik sebanyak 750 tempat tidur. Kami sangat berharap semua warga Gresik yang terpapar mau melakukan isolasi terpusat. Tapi semoga saja tidak sampai terpakai dan Covid-19 di Gresik segera berakhir,” pungkas mantan Ketua DPRD Gresik itu. Sementara itu, Kapolres Gresik menegaskan pihaknya mengerahkan seluruh jajaran bhabinkamtibmas dalam tracing ini. Mereka akan berkolaborasi bersama babinsa, bidan dan relawan tracer. Bhabinkamtibmas juga telah dibekali terkait mekanisme tracing dan pendataannya. “Seluruh bhabinkamtibmas akan kami kerahkan. Harapannya tracer ini menghasilkan data valid terkait penyebaran Covid-19 dan selalu update,” kata AKBP Arief Fitrianto. Hal senada disampaikan Dandim 0817/Gresik. Menurutnya, tujuan tracer ini adalah surveilans kontak erat kasus Covid-19. Meng-update perkembangan virus setiap hari dan akan dilaporkan ke pusat. Sasarannya adalah validitas. “Babinsa akan ikut turun ke lapangan untuk melakukan pendataan. Minimal 8 -15 orang yang kontak erat dengan pasien Covid-19 harus ditracing,” tegas alumnus Akmil 2001 itu. (and/har/udi)
Gresik, Memorandum Untuk meringankan beban masyarakat pada massa pandemi, Petrokimia Gresik membagikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 11.812 paket imun total senilai Rp 1,2 miliar untuk 9 desa/kelurahan di sekitar perusahaan. Bantuan diberikan oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo kepada masing-masing lurah dan kepala desa di Wisma Kebomas Petrokimia Gresik, (6/8). Dwi Satriyo menjelaskan, sebagai koordinator Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Jatim terus berkomitmen mendukung pemerintah dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia, khususnya wilayah Jatim. Untuk itu, bantuan ini diberikan untuk masyarakat sekitar perusahaan di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). “Di tengah pembatasan ini, masyarakat harus senantiasa menjaga imun guna meminimalisasi penularan Covid-19. Untuk itu, bantuan CSR ini merupakan bentuk kepedulian Petrokimia Gresik kepada mas-
yarakat sekitar perusahaan,” ujar Dwi Satriyo. Adapun paket imun yang dibagikan berisi beras, masker medis, dan vitamin. Bantuan tersebut selanjutnya didistribusikan kepada 11.812 kepala keluarga (KK) yang ada di Desa Roomo (1.200 KK), Kelurahan Tlogopojok (2.177 KK), Kelurahan Lumpur (1.869 KK), Kelurahan Karangturi (1.372 KK), Kelurahan Karangpoh (977 KK), Kelurahan Sukorame (1.800 KK), Kelurahan Ngipik (523 KK), Kelurahan Kroman (1.350 KK), dan Kelurahan Sukorejo (544 KK). “Tentu banyak masyarakat yang terdampak secara finansial. Meskipun tidak memenuhi seluruh kebutuhan, semoga bantuan ini sedikit meringankan beban masyarakat di tengah PPKM,” harap Dwi Satriyo. Bantuan ini tidak hanya untuk menjaga kebutuhan pangan dan vitamin harian terpenuhi, tapi juga menyosialisasikan pemakaian masker. Apabila masyarakat patuh memakai masker maka penyebaran dapat lebih dikendalikan. Dwi Satriyo juga mengajak seluruh pihak agar tidak lengah dan tetap mematuhi protokol
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo memberikan bantuan secara simbolis kepada kepala desa.
kesehatan dalam kegiatan sehari-hari maupun operasional usaha, agar penyebaran Covid-19 dapat semakin diminimalisasi. “Meskipun vaksin Covid-19 telah mulai diberikan kepada masyarakat Jawa Timur khususnya Gresik, kita semua harus tetap meningkatkan kesadaran diri. Disertai sikap sabar dan disiplin dalam menjalankan protokol 5M yang dapat mengurangi penyebaran Covid-19,” tuturnya Dwi Satriyo menegaskan komitmen Petrokimia Gresik dalam membantu pemerintah memerangi Covid-19, khu-
susnya di Jatim akan terus ditingkatkan. Untuk itu, di kesempatan yang sama, ia juga mengharapkan dukungan dan doa dari masyarakat terkait rencana reaktivasi Air Separation Plant (ASP) yang nantinya akan menghasilkan 23 ton oksigen per hari. Pabrik ini nantinya akan menyuplai kebutuhan oksigen medis untuk rumah sakit di Gresik dan Jatim pada khususnya, dan luar Jawa pada umumnya. “Kami optimistis Indonesia akan segera keluar dari pandemi ini. Jika, seluruh elemen terus bahu-membahu
dan bekerja sama dalam penanganan Covid-19,” tandasnya. Sementara itu, Rusdiyanto, kepala Desa Roomo mengapresiasi inisiatif Petrokimia Gresik. Ia mengungkapkan paket imun yang diberikan perusahaan kepada warga Roomo pada masa PPKM sangat tepat untuk membantu warga dalam menghadapi pandemi Covid-19. “Kami berdoa semoga Petrokimia Gresik semakin sukses, semakin maju, semakin besar pula manfaat yang diberikan untuk masyarakat,” ucap Rusdiyanto. (and/har/udi)
Genjot PAD, Dewan Desak Penggunaan e-Parkir Gresik, Memorandum Retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD). Namun sayangnya, sumber pendapatan ini rentan bocor. Hal ini diperparah dengan keberadaan mesin e-parkir yang tidak difungsikan di sejumlah titik Kota Pudak. Mesin e-parkir yang dipasang sejak 2018 itu masih terlihat di beberapa kawasan. Salah satunya di kawan Pasar Lama sepanjang Jalan Samanhudi, Kecamatan Gresik. “Ada setidaknya 10 mesin yang mangkrak dan tidak berfungsi. Sangat disayangkan,” ujar Sekretaris Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi saat melakukan sidak, Jumat (6/8). Menurutnya, ikhtiar pemerintah daerah dalam hal inovasi di bidang teknologi dan memperkuat sistem infor-
masi digital perlu dievaluasi. Sehingga organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil bisa lebih memaksimalkan potensi pendapatan daerah. “Potensi pendapatan daerah harus dioptimal semaksimal mungkin. Tentu juga harus sesuai dengan kondisi dan potensi riil yang ada di lapangan. Parkir tepi jalan umum ini misalnya, kalau e-parkir difungsikan pasti pendapatan yang terserap akan lebih optimal dan meminimalisir kebocoran,” jelasnya. Dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) refocusing Covid-19, pemerintah melalui Dinas Perhubungan Gresik menargetkan pendapatan retribusi parkir tepi jalan sebesar Rp 7,9 miliar. Hamdi menilai jumlah tersebut sangat mungkin tercapai dengan mobilitas kendaraan yang tinggi. “Yang tidak diketahui just-
ru kebocorannya. Tujuan mesin ini dibuat kan untuk mengantisipasi hal itu. Sayang sekali kalau mangkrak,” paparnya. Politisi asal Dapil III (Kedamean dan Menganti) juga mengatakan bahwa Perda tentang Retribusi Parkir yang belum juga disahkan menjadi salah satu penyebab. Sehingga, belum ada kewajiban hukum yang mengikat bagi pemerintah untuk melakukan tata kelola parkir secara profesional. Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Gresik, Mujid Riduan. Menurutnya, Bupati Gresik harus segera mengesahkan perda e-parkir agar keberadaannya bisa difungsikan sehingga mengurangi kebocoran pendapatan dari sektor parkir yang terjadi setiap tahun. “Kami akan segera berkoordinasi dengan bidang hukum. Termasuk memanggil dinas
Sekretaris Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengecek e-parkir.
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
perhubungan untuk mengetahui pasti perkembangan perda terkait e-parkir itu,” terangnya. Sebenarnya, mesin e-parkir tersebut sempat berfungsi pada 2019 lalu. Hal itu diungkapkan Hariyanto, salah satu juru parkir di kawasan Pasar Gresik. “Tidak sampai enam bulan, banyak pengguna yang mengeluh karena ribet. Mesinnya juga sering eror,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Gresik Nanang Setiawan beberapa waktu lalu menyebut belum optimalnya retribusi parkir karena terkendala regulasi. “Kami mengajukan raperdanya sejak 2019. Namun karena berbagai kendala, perda tersebut baru ditandatangi Februari 2021. Saat ini proses penyusunan perbupnya,” tandas Nanang. (and/har/udi)