memorandum.co.id
JUMAT KLIWON, 7 AGUSTUS 2020
HARGA Rp 3.500,-
Pedagang Pasar Turi Mengadu ke Machfud Arifin Surabaya, Memorandum Pedagang Pasar Turi mengadukan nasibnya ke calon Wali Kota Surabaya Irjenpol (purn) Machfud Arifin (MA). Penyampaian aspirasi ini dilakukan perwakilan pedagang di posko pemenangan MA, Jalan Basuki Rahmat pada Rabu (14/8) malam. Di hadapan perwakilan pedagang Pasar Turi, Machfud Arifin menegaskan, dirinya siap membantu pedagang sehingga bisa kembali menjalankan usahanya dengan tenang. Ia mengakui ribuan pedagang te-
rimbas setelah hampir 13 tahun Pasar Turi tidak difungsikan. “Banyak pedagang yang bangkrut, meninggal dan tidak punya usaha lagi,” tutur Machfud. Mantan Kapolda Jawa Timur ini menjelaskan, selama ini Pasar Turi tidak ada perkembangan yang berarti. Bahkan, nasib pedagang juga semakin tidak jelas. “Saya siap di belakang pedagang dan kembali membangun Pasar Turi. Sudah waktunya Pasar Turi kembali menjadi ikon Kota Surabaya,” tegasnya. Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
P ER S WAN DE
SERTIFIKA T
memorandumredaksi@gmail.com com
Machfud Arifin bersama pedagang Pasar Turi setelah melakukan pertemuan di posko pemenangan MA.
GEGARA TEPERGOK MENELEPON PRIA LAIN
Minus 5 Persen
PREMAN KEDONDONG HAJAR ISTRI Surabaya, Memorandum Mendapati istri sirinya asyik menelepon pria lain, membuat Dhany Syafrial cemburu hingga gelap mata. Pria 38 tahun itu tega menghajar Tita Ridiyawati, istri yang dinikahi beberapa tahun lalu.
A
pa arti minus 5,3 persen —bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang sudah sulit. Lebih-lebih lagi bagi yang malas dan tidak bisa dipercaya. Indonesia bisa saja masih merasa bangga. Baru triwulan ke-2 tahun 2020 kali ini pertumbuhan ekonomi kita minus 5,3 persen. Negara lain sudah minus sejak triwulan pertama. Mereka sudah dua triwulan selalu minus: Singapura atau pun Amerika. Triwulan pertama yang lalu Indonesia masih tumbuh 2 persen. Itu memang bisa dibanggakan. Masih bisa dibilang tumbuh. Bersambung ke halaman 2
KURANG KONSENTRASI: Inginnya menghindari kucing yang menyeberang jalan, pikap L 8910 VC yang disopir Herry Soesanto, warga Jalan Platuk Baru III, malah terperosok ke sungai pada Kamis (6/8). Lokasi kejadian di depan kontainer Apollo Babatan.
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Bersambung ke halaman 11
Dhany Syafrial diamankan di Mapolsek Tegalsari.
Rumah Pengusaha Digarong, Perhiasan Amblas Z ZI /A UM ND RA O EM :M IS
Pelapor Cabut Laporan, Ada Kompensasi?
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Ambil Hikmah DAMPAK wabah virus corona menjadikan sejumlah orang memilih tinggal di rumah. Hal ini juga dirasakan Tantri Kotak dan sang suami, Arda Naff. Biasanya Tantri dan Arda kerap kali melakukan perjalanan ke luar kota untuk menghibur para penggemarnya. Bersambung ke halaman 11
Shoinuddin Umar menunjukkan berkas somasi yang ditujukan ke YDSF Surabaya.
Surabaya, Memorandum Kasus laporan dugaan penyimpangan uang dan aset oleh pimpinan Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) Surabaya senilai puluhan miliar di Polrestabes Surabaya semakin memanas. Tiba-tiba, tanpa sepengetahuan kuasa hukumnya, kedua pelapor yaitu Syamsir Alamsyah dan Wisnu Bharata mencabut laporan saat penyidik sudah memeriksa para saksi. Bersambung ke halaman 11
Polisi Geledah Rumah Kos Pelaku Fetish Kain Jarik Surabaya, Memorandum Penyelidikan viralnya postingan kasus fetish kain jarik yang dilakukan Gilang masuk babak baru. Setelah menerima laporan dari tiga korban, penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya melakukan penggeledahan di rumah kos pemuda tersebut. Saat melancarkan modusnya, Gilang masih berstatus mahasiswa Fakultas Bersambung ke halaman 11
FOTO: ISTIMEWA
TEMUAN KEJANGGALAN DANA PULUHAN MILIAR DI YDSF SURABAYA
Tantri Kotak
Selanjutnya para pelaku mencuri sejumlah peralatan di studio foto korban. Selain itu, satu set perhiasan emas di dalam brankas kecil juga dikuras.
AF
itu diketahui setelah dirinya pulang sekitar pukul 14.00, dan melihat barang-barangnya telah raib. Antara lain dua unit kamera, dua unit lensa semuanya merek Canon, 1 unit flash kamera, lampu studio, dan kabel. Pelaku juga menggasak satu set perhiasan emas, seperti kalung, anting, Bersambung ke halaman 11
Pelaku masuk ke rumah Awe melalui lantai dua yang kebetulan tidak ada pengamannya. Kemudian, pelaku bergegas turun ke lantai satu.
GR
Surabaya, Memorandum Rumah Awe (30), di Jalan Darmo Permai Selatan dibobol maling. Di aksinya itu, pelaku berhasil menggasak sejumlah perhiasan emas dan barang berharga lain. Kerugian korban diperkirakan sekitar Rp 95 juta. Awe mengungkapkan, pembobolan
KRONOLOGI KEJADIAN
AKBP Sudamiran
CINTA SUCI YANG MENEMBUS DUNIA JIN DAN DUNIA MANUSIA Έ13Ή
Musuh Mudah Dijatuhkan karena Terpana Kecantikan Putri Laila + Meng, pakar epidemiologi nilai Surabaya belum aman Covid-19, setuju RHU tidak buka. -
Tenang, kami siap dipanggil nemani babe-babe karaokean di rumah.
Si Mameng (Pemandu lagu)
Hal-hal lain yang diajarkan, antara lain, memecah tubuh menjadi tujuh bayangan. Ini dibutuhkan untuk memecah konsentrasi musuh. Juga, jurus berpindah tempat seperti kilatan cahaya yang memudar dan terang. Yuli Setyo Budi, Surabaya
Ketika sedang berlatih di halaman belakang, mereka mendengar suara bergemuruh. Seperti sebuah bukit runtuh atau gelombang raksasa menghantam pesisir. Putri Laila berteriak, “Mereka datang!” “Tenang. Mereka tidak akan bisa melihat kita. Tempat ini ditutupi tujuh lapis tabir kaca one may. Kita bisa melihat dan mendengar
mereka, tapi mereka tidak bisa melihat dan mendengar kita,” kata Pakde Limin. “Memang bisa saja mereka menembus lapisan-lapisan itu, tapi butuh waktu. Mari kita segera pergi,” ajak Pakde Limin, yang mengulurkan lengan untuk dipegangi. Sesaat kemudian, plas… mereka sudah Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
JUMAT KLIWON, 7 AGUSTUS 2020 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Afin Maulidin, Suprianto. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Pilkades Wajib Terapkan Protokol Kesehatan Sidoarjo, Memorandum Pelaksanaan Pilkades Serentak 20 September 2020 diwajibkan menggunakan protokol kesehatan covid-19. Hal ini dipaparkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sidoarjo. Salah satunya adalah dengan menerapkan tiga ring area pada lokasi TPS (tempat pemungutan suara). Ring pertama adalah area pemungutan suara, kedua area tunggu sebelum masuk dalam TPS dengan radius sekitar 100 meter dari area TPS. Ketiga merupakan area bebas pedagang atau kegiatan di luar pemungutan suara. Selain itu, akan dilakukan rapid test kepada semua panitia pilkades, dan para calon kepala desa (cakades). Serta pengaturan kedatangan pemilih agar tidak terjadi kerumunan. Ahli epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair), dr Windhu Purnomo ketika diundang Pemkab Sidoarjo, memberikan masukan dan rekomendasi dalam pelaksanaan pilkades di masa pandemi. Menurutnya, penyebaran covid-19 di Sidoarjo fluktuatif. Namun, ada harapan rate of transmission (Rt) atau angka tingkat penularan terus mengalami penurunan. CFR (case fatality rate) atau risiko kematian positif covid-19 saat ini juga sudah turun. “Kalau kemarin di angka 6 persen, saat ini 5,9 persen. Penurunan CFR tersebut dikatakannya terbaik di Surabaya Raya,” jelasnya, Kamis (6/8). “Pilkades serentak sangat riskan dilaksanakan apabila daerah tersebut masih zona oranye. Minimal harus zona kuning dahulu. Namun apabila harus dilaksanakan, penyelenggaraannya harus benar-benar aman,” katanya. Dia juga meminta ada prosedur khusus bagi desa dengan jumlah pemilih yang banyak. “Makanya, yang perlu diatur prosedur pelaksanaan pilkades tidak boleh sama antara desa dengan jumlah pemilih 3 ribu orang dengan 5 ribu orang,” ungkapnya. Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan akan menjalankan saran dan rekomendasi dari FKM Unair. Dia meminta DPMD segera menindaklanjutinya dengan pihak terkait. “Saya harap semua pihak diharapkan benar-benar menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan,” pintanya. Bagi pemilih yang positif covid-19, wabup mengatakan akan ada perlakuan khusus. Di antaranya, tidak boleh mencoblos di TPS umum atau didatangi petugas pilkades di rumahnya. “Atau menurut saya OTG (orang tanpa gejala) didatangi panitia pilkades dengan memakai baju hazmat dan kartu yang dicoblos itu dimasukkan di amplop,”ucapnya.(*/jok/epe)
Kini, warga Jalan Gajahmada, Desa Ngingas, Kecamatan Waru itu, harus meringkuk di balik terali penjara setelah digerebek Satreskoba Polresta Sidoarjo. Lengkap dengan barang bukti kristal haram yang sudah siap edar. “Tersangka pengedar. Sudah lama menjadi target kita, alhasil kami berhasil menangkapnya,” jelas Kasatresnarkoba AKP Indra Nadjib, Kamis (5/8). Penangkapan itu sendiri
dilakukan ketika Putri sedang menunggu pembeli yang dipanggilnya dengan sebutan Pak Haji. Barang haram seharga Rp 300 ribu itu sendiri ia dapat dari seseorang bernama Rizky (DPO) dengan cara diranjau di depan SMP 4 Waru. “Pak Haji yang pesan. Waktu nunggu ditangkap,” cetus tersangka ketika diperiksa penyidik. Itu dibenarkan AKP Indra Nadjib. “Ditemukan satu paket
saat digeledah oleh petugas. Tersangka juga juga mengaku sempat mengkonsumsi sendiri sebagian dari sabu itu,” sebut dia. Kini gadis cantik itu diamankan dan dibawa ke Mapolresta Sidoarjo bersama barang buktinya untuk penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 112 dan pasal 114 UU RI no 35 tahung 2009 tentang Narkotika. Terkait keterlibatan generasi muda Sidoarjo dalam peredaran narkoba ini, sangat disesalkan AKP Indra Nadjib. Padahal perang lawan narkoba sudah didengungkan kepolisian dan institusi lain. “Narkoba ini harus disikapi dengan serius karena faktanya penyalahgunaan nar-
FOTO: MEMORANDUM/LUD
Sidoarjo, Memorandum Meski masih berusia 20 tahun, namun sepak terjang Devanda Putri Arum Mawarni di dunia peredaran narkoba jenis sabu sudah cukup terkenal. Dengan paras cantik, dia kerap menerima pesanan sabu sehingga masuk incaran polisi.
Devanda Putri Arum Mawarni
koba di kalangan generasi muda telah menjadi masalah global termasuk di Indonesia. Padahal
generasi muda itu merupakan masa depan bangsa kita,” bebernya. (lud/jok/epe)
Pelantikan Pj Kades Terapkan Protokol Kesehatan Sidoarjo, Memorandum Camat Gedangan Agus Sujoko melantik tiga pejabat kepala desa (Pj Kades) di pendopo kecamatan, Kamis (6/8). Pelantikan untuk mengganti Pj kades sebelumnya yang sudah habis masa tugasnya. Yakni Pj Kades Gemurung semula Suhendro Wikantiyoso diganti Hudi dan Pj Kades Sruni semula dijabat Harris diganti Ansori. Sedangkan Pj Kades Punggul Harris Ubaidillah diperpanjang masa jabatannya. Prosesi pelantikan ini disaksikan oleh Forkopimka Gedangan, perwakilan dari desa masing-masing antara lain BPD, LPMD dan tokoh masyarakat desa. Camat Gedangan Agus Sujoko menjelaskan bahwa pelaksanaan pelantikan Pj kades kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Yakni dilaksanakan di tengah pandemi covid-19. Karena itu, dalam pelantikan tersebut, pihaknya mewajibkan menggunakan protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. “Masa jabatan Pj kades ini satu tahun dari mulai sejak dilantik,” jelas Agus Sujoko.
Camat Gedangan melantik tiga Pj kades dengan menerapkan protokol kesehatan.
Ia memastikan, proses pelantikan sudah sesuai dengan SOP pencegahan penyebaran covid-19. Menurutnya, dari mulai peserta undangan dibatasi, handsanitizer disiapkan, jaga jarak juga diatur posisi kursinya. “Sudah sesuai SOP, mengingat saat ini sedang marak wabah virus corona,” ucapnya. Kapolsek Gedangan Kompol Heri Siswoko menambahkan, dalam rangka menangani covid-19, negara melalui jajaran forkopimka hadir guna bersama sama mengantisipasi penyebaran virus corona. Oleh sebab itu, pihaknya mendorong Pj kades yang baru dilantik ini untuk menekankan kepada warganya akan pentingnya menjaga kesehatan. “Saya mengimbau kepada masyarakat, agar bersama-sama melawan covid-19, dan membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan,” ujar dia. Siswoko juga berharap kepada Pj kades selain menangani pandemi, juga harus fokus dan bekerja secara maksimal menghadapi pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang ditetapkan digelar pada 20 September 2020.(zae/bwo/jok/epe)
JPS Tahap II Kramat Jegu Cair Sidoarjo, Memorandum Program bantuan pangan dari Pemerintah Provinsi (pemprov) Jawa Timur untuk mempercepat penanggulangan covid-19 diluncurkan. Bantuan berupa jaring pengamanan sosial (JPS) itu, diperuntuhkan bagi masyarakat terdampak yang belum mendapat bantuan sosial apapun. Baik BPNT, PKH, BST, BLT-DD, atau bantuan lainnya. Di Desa Kramat Jegu, Kecamatan Taman, pemerintah desa (pemdes) setempat menyalurkan JPS tahap II di pendopo balai desa, Kamis (6/8). Pejabat Kepala Desa (Pj Kades) Kramat Jegu Wisnu Wardono menjelaskan, JPS tahap II ini disalurkan kepada 364 keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap penerima JPS mendapatkan uang sebesar Rp 200 ribu per kepala keluarga (KK). “Bantuan ini agar digunakan sebaik -ba-
iknya di musim pandemi saat ini,” ujarnya. Dia mengungkapkan, dalam pencairan JPS ini, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah. Yaitu wajib memakai masker, cuci tangan sebelum masuk balai desa, dan memperhatikan physical distacing atau menjaga jarak. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan risiko penyebaran covid-19. “Jangan sampai saat membagikan bantuan covid-19, malah nantinya memicu penyebaran. Makanya kami terapkan protokol kesehatan,” ujar Wisnu. Wisnu juga berharap, bantuan dari pemprov ini bisa meringankan beban masyarakat Kramat Jegu.(fjr/bwo/jok/epe)
cara biasa-biasa saja masih bisa tumbuh di atas 5 persen. Sejak lama saya ingin agar sektor pertanian terus digenjot. Sektor ini masih punya ruang untuk tumbuh. Bagaimana untuk keseluruhan tahun 2020? Ternyata Covid-19 lebih panjang menyiksa negara mana saja. Amerika akan tetap sulit —sulitnya orang kaya raya. Singapura tetap sulit —sulitnya Singapura. Triwulan 2 lalu pertumbuhan ekonomi Amerika minus lebih dari 30 persen. Padahal stimulus sudah digelontorkan ha-
bis-habisan. Sampai membuat dolar Amerika terus mengalami kemerosotan dibanding banyak mata uang dunia lainnya. Tentu kita tidak bisa merasa masih beruntung. Hanya minus 5,3 persen. Singapura memang minus 42 persen tapi itu tidak membuat Singapura sulit. Singapura sudah terlalu kaya untuk dianggap sulit. Demikian juga Amerika. Sedang kita minus 5,3 persen sangatlah sulit karena posisi awal kita yang masih miskin. Padahal sudah jelas bahwa kesulitan ekonomi tidak hanya terjadi tahun ini. Tahun depan juga masih lebih sulit.
FOTO: MEMORANDUM/FJR
Sidoarjo, Memorandum Kebakaran hebat terjadi di SPBU Jalan Bypass Desa Sidomojo, Kecamatan Krian, Kamis (6/8). Tidak hanya nyaris membakar tempat penyimpanan BBM, api juga merembet ke semak belukar dan dua truk yang terparkir. Penyebab musibah itu diduga dari korsleting salah satu truk parkir yang ditinggal sopirnya. “Apinya sangat besar. Karyawan dan warga yang kebetulan dekat SPBU sampai panik takutnya meledak. Apalagi dekat dengan lokasi penyimpanan BBM,” terang Agung Wahyudi, pengemudi ojol yang terpaksa balik kucing ketika ingin mengisi BBM. Keterangan berbagai pihak, ada dua truk tronton yang terbakar. Yakni bernopol AA 1970 CA dan S 9681 UU. Sebenarnya sudah ada upaya pemadaman secara manual namun api terlanjur membesar. Hingga datang dua unit mobil damkar dari Pos PMK Krian. Namun sampai api padam satu jam berselang, sopir truk yang terbakar tidak terlihat di lokasi. “Kami harus hati-hati dan bergerak cepat melakukan pemadaman, karena titik api berada di area SPBU. Tidak ada korban jiwa kita balik kanan setelah padam,” ungkap Komandan Peleton PMK Krian, Widy Agus. (*/jok/epe)
Kurir Cantik Ngingas Diringkus
FOTO: MEMORANDUM/ZAE
Truk Terbakar di SPBU Bypass
Warga Kramat Jegu mengambil bantuan JPS.
Minus 5 Persen Tapi sebenarnya itu juga sudah sangat memprihatinkan. Bagi yang mudah prihatin. Taruhannya adalah triwulan ke-3 sekarang ini (Juli-Agustus-September). Kalau minus triwulan 3 ini juga minus resmilah Indonesia berada dalam keadaan resesi. Itu kalau kita ikut definisi bahwa resesi adalah pertumbuhan yang minus selama dua triwulan berturut-turut. Demi menghindari istilah resesi itu pemerintah mungkin akan melonggarkan PSBB. Agar ruang gerak ekonomi lebih longgar. Taruhannya ada di jumlah
penderita baru Covid-19. Bisa jadi jumlah penderita baru akan terus naik. Tapi sepanjang masih di bawah 2.000/hari rasanya tidak akan dianggap berat. Arti lain dari pertumbuhan ekonomi minus 5,3 persen adalah: banyak juga sektor yang sebenarnya masih bisa tumbuh di atas 8 persen. Sebaliknya banyak juga yang minusnya lebih dalam dari 5 persen. Sehingga, ketika dirata-rata jatuhnya minus 5,3 persen. Pertanian adalah sektor yang masih tumbuh di atas 5 persen. Berarti sektor inilah yang bisa diandalkan. Dengan
Tahun 2021 adalah habisnya masa berlaku banyak fasilitas keuangan. Pinjaman kembali harus dicicil. Yang macet-macet harus diputuskan bentuk penyelesaiannya. Tahun depan adalah kesulitan yang sebenarnya. Pun kalau Covid-19 sudah selesai di akhir tahun ini. Apalagi kalau Covid-19 masih bersambung ke tahun depan. Dengan atau tanpa Covid-19 berarti belum ada harapan perbaikan di tahun 2021. Sedang tahun 2022 sudah masuk ke siklus politik lima tahunan berikutnya. Maka sisa enam bulan tahun
2020 adalah pertaruhan untuk lahirnya terobosan-terobosan. Di semua bidang. Bisakah kita bicara terobosan baru? Kalau selama ini kita sulit menemukan terobosan lama? Terobosan baru sering terbentur soal politik. Yakni politik jatah. Di segala bidang. Padahal, sekarang ini, bicara politik begitu tidak relevannya. Apalagi kalau masih ada partai yang menuntut jatah porsi kekuasaan. Untuk apa kekuasaan? Begitu tidak relevannya memegang kekuasaan sekarang ini.
Apalagi kalau tidak memiliki kreativitas yang bisa menerobos kebuntuan. Sampai tiga tahun ke depan kekuasaan hanyalah drum minyak yang kehilangan minyaknya. Jelaslah bahwa pertanian, peternakan, dan perikanan adalah modal yang masih bisa kita andalkan. Tapi adakah kekuasaan bisa dipakai untuk merombak struktur dan anggaran negara demi tiga andalan kita itu? Katakanlah jawabannya: tidak bisa. Maka kian tidak relevan lagi kekuasaan itu di mata zaman dan di mata rakyatnya.(*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
JUMAT KLIWON, 7 AGUSTUS 2020 HALAMAN 3
Ada Parpol di Aksi Tolak Perwali 33/2020 Surabaya, Memorandum Terbitnya Perwali nomor 33 tahun 2020 sebagai perubahan atas Perwali nomor 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru pada Kondisi Pandemi Covid-19 di Surabaya mengundang penolakan oleh beberapa kalangan yang terdampak. Termasuk, ada juga parpol yang ikut menyuarakan penolakan dengan lantang. Adapun penolakan itu ditujukan pada pasal 25 A tentang: (1) Pembatasan aktifitas di luar rumah dilaksanakan mulai pukul 22.00 WIB. Dan (2) Pembatasan aktifitas di luar rumah dikecualikan untuk kegiatan: a. Pemenuhan keperluan kesehatan antara lain RS, apotek, fasilitas pelayanan kesehatan; b. Pasar; c. Stasiun, terminal, pelabuhan; d. SPBU; e. Jasa pengiriman barang; dan f. Minimarket yang terintegrasi dengan bangunan sebagai fasilitas pelayanan masyarakat. Mereka yang terdampak adalah para pekerja di tempat rekreasi dan hiburan umum (RHU). Akibatnya, RHU tidak bisa beroperasi hingga membawa malapetaka bagi pekerja. Pekerja di sini tidak hanya mereka yang berhubungan dengan dunia malam, namun juga pekerja sektor informal yang menyertai seperti pedagang makanan,
tukang parkir. Kondisi ini membuat mereka kelimpungan karena tidak ada pemasukan sama sekali. Padahal dapur har us mengebul dan anak harus sekolah dengan model daring yang jelas membutuhkan perangkat keras android dan kuota. Akibatnya, banyak dari mereka yang menjadi pedagang, meminjam istilah dari kalangan pekerja seni. Maksudnya jadi pedagang, semua barang yang ada di rumah mereka dijual untuk menutupi kebutuhan hidup. “Alat-alat pesta banyak yang saya jual karena gak ada job. Beberapa karyawan juga terpaksa saya rumahkan karena tidak bisa membayari,” kata Widodo, pemilik persewaan alat pesta asal Simo Mulyo. Tidak heran, akibat ekonomi mampet di kala pandemi, mereka pun berteriak nyaring. Mereka pun menggelar aksi
Sus U S AP Khus
LLaporan
FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN
Aksi pekerja seni yang menggelar demo.
yang melibatkan banyak orang ke Balai Kota Surabaya. Bahkan dalam aksi turun jalan, mereka sangat aktraktif dengan menggelar dangdutan hingga reog. Tuntutannya cuma satu, berikan izin untuk bisa tampil atau pentas karena di situlah sumber satu-satunya rezeki mereka. Nah, ketika mereka berjuang, ternyata tidak sendirian. Ada legislator dan anggota
Kami Butuh Solusi
FOTO: ISTIMEWA
Dr Windhu Purnomo
Surabaya Belum Aman PEMKOT Surabaya mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) no 33 tahun 2020 tentang tatanan hidup baru di masa pandemi Covid-19. Pakar Epidemiologi dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Dr Windhu Purnomo sependapat, kebijakan tersebut, utamanya menyangkut penutupan rekreasi hiburan umum (RHU) atau hiburan malam, adalah langkah yang tepat. “Nah jadi (Perwali 33) itu memang benar. Itu dilarang selama kondisi Surabaya belum hijau,” kata Windhu. Secara epidemiologi, Surabaya masih belum aman dari ancaman virus corona. Bahkan, Surabaya masih berada di zona merah dan tingkat penularannya masih tinggi, sehingga sementara tempat-tempat tersebut tidak boleh beraktifitas. Kriteria world health organization (WHO) atau organisasi kesehatan dunia tingkat penularan yang simbolnya rate of transmission (RT) harus di bawah satu selama 14 hari berturut-turut. Sedangkan di Surabaya, angka RT masih fluktuatif, sehingga menurut Windhu, Covid-19 di Surabaya sama sekali belum bisa disebut terkendali. Oleh karenanya, Windhu menyarankan supaya para pelaku usaha RHU sementara waktu tak beroperasi dahulu. Menurut dia, kebijakan tersebut seharusnya tidak hanya berlaku pada hiburan malam (karaoke, bar, diskotik, panti pijat) saja, tetapi juga kegiatan masyarakat di tempat publik di dalam ruang tertutup. Contohnya seperti mal dan bioskop. “Makin tertutup ruangan itu sirkulasi udaranya makin buruk dan beresiko tinggi terjadinya penularan,” imbuhnya. Ditegaskan Windhu, meski diterapkan protokol kesehatan, seperti jaga jarak, lalu menggunakan masker dan face shield saat berada di tempat yang kondisinya tertutup, itu juga masih rentan timbul klaster baru. Para ahli menemukan bukti bahwa penularan tidak hanya melalui droplet besar, tapi juga micro droplet yang melayang di udara. “Apalagi (pada tempat tertutup ada) asap rokok. Kemudian orang berkerumun. Itu sangat beresiko tinggi terjadi penularan. Akan terjadi klaster-klaster baru yang masiv di tempat-tempat tertutup,” tegasnya. (alf/rif)
KETUA Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Jawa Timur Sastra Harijanto Tjondrokusumo mengungkapkan, ada atau tidak adanya Perwali 33 ini hanya sebagian dari sebab polemik ini. “Karena kami terdampak bukan hanya saat perwali ini saja melainkan sudah lima bulan lalu. Tepatnya sejak penerapan PSBB pertama,” katanya. Semula dirinya sempat berharap ada kelonggaran di Perwali 28/2020. Tapi kemudian diubah menjadi Perwali 33/2020 dan dirinya kembali
parpol yang ikut membantu mereka, terlepas apakah ada kepentingan politik atau tidak karena sekarang ini memasuki tahun politik dengan digelar pilkada serentak. Ini bisa dilihat dengan ada anggota legislatif atau parpol yang berteriak lantang menyuarakan kepentingan mereka yang terdampak pilwali. Bahkan ada yang ikut berorasi ketika aksi.
tidak bisa beraktifitas. “Pertanyaannya sampai kapan,” katanya, Rabu (5/8). Tanpa adanya solusi, pihaknya mengaku sampai harus menjual alat musiknya untuk memenuhi kebutuhan. Mantan pelatih balap sepeda nasional ini berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mau mendengar keluhan dengan duduk bersama dan berdialog tanpa harus turun ke jalan. “Sedikit kompensasi sudah membahagiakan kami. Misalnya bagi masyarakat yang menggelar hajatan dan menyewa orkestra diperbolehkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan tentunya. Itu wajib. Siapa yang mau jadi bangkai,” tutur Sastra. Nyaris senada juga dikatakan do-
Kondisi ini tentu saja menimbulkan berbagai spekulasi karena sebentar lagi pilkada. Ada yang mengaitkan ini sebagai upaya untuk pencitraan sehingga ketika pilkada mampu mendongkrak suara terhadap paslon yang diusung. Ada juga menyatakan bahwa apa yang dilakukan mereka ini karena posisinya sebagai anggota DPRD Surabaya sehingga apa yang di-
sen Departemen Sosiologi UNAIR Dr Tuti Budirahayu Dra Msi. Tuti menjelaskan, perwali harus diterapkan jaeeba kondisi Surabaya belum kondusif untuk memberlakukan new normal. Namun dirinya berharap bagi mereka yang paling terdampak mendapatkan kompensasi. Menurut Tuti, perlu ruang dialog guna mencari jalan tengah. “Saya tidak tahu sejauh mana pemerintah kota sudah membuat semacam mapping atau pemetaan kebijakan itu. Dampak yang dihasilkan seberapa besar, lalu apakah ada jalan tengah untuk membantu yang terdampak,” terang Tuti. “Saya itu berfikir setiap membuat kebijakan itu harus ada management resikonya. Jadi pemerintah
lakukan itu untuk menyuarakan aspirasi dan memperjuangkan masyarakat. Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Andri Arianto minta kepada semua pihak bersabar terhadap perwali dengan kondisi pandemi Covid-19 ini. Sebab, perwali tersebut dibuat dalam keadaan kedaruratan sehingga untuk
memuaskan semua pihak itu sangat sulit. “Kalau nanti minta direvisi atau apa, nanti itu. Karena Surabaya Raya menjadi sorotan nasional soal Covid-19,” cetus mantan aktivis 98 ini. Untuk itu ia minta dewan pada posisi memperjuangkan penyelesaian Covid-19. ”Terlepas dari agenda yang lain, jangan korbankan yang lain demi kepentingan politik,” cetus dia. Kepala Bakesbang Linmas Kota Surabaya Irvan Widyanto ketika berdialog dengan mereka beberapa waktu mengarakan pihaknya tidak bisa serta merta merevisi sebagaimana tuntutan mereka. Sebab, hal tersebut harus melalui kajian berbagai pihak. “Selain itu persoalan lainnya adalah bukan semata pada penerapan protokol kesehatan namun aspek lainnya. Seperti kondisi sirkulasi udara di ruangan tertutup dan durasi pertunjukan,” beber lelaki yang juga Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya. Masih lanjut dia, pihaknya sendiri siap untuk melakukan revisi perwali. Sebab, diakui ada beberapa poin yang ada di dalam perwali itu tidak ada dalam instruksi Presiden (Inpres) nomor 6 tahun 202 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. (udi/why/alf/rif)
FOTO: ISTIMEWA
Dr. Tuti Budirahayu, Dra. M.Si
Sastra Harijanto Tjondrokusumo
kota itu harus bisa mengukur ini resikonya seperti apa dan bagaimana ini bisa diatasi untuk menghadapi resiko-resiko itu, berat sih memang,”
sambungnya sembari menjelaskan pemkot harus menyertakan upaya mengatasi akibat managemen resikonya. (mg1/rif)
Silahkan Jalur Hukum DAMPAK Perwali 33/2020 sudah sampai di telinga wakil rakyat. “DPRD telah menerima surat-surat pengaduan dari para pekerja dalam beberapa hari terakhir. Dan, surat pengaduan itu telah ditangani oleh komisi yang membidangi,” kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Politisi PDIP yang akrab disapa Awi ini menambahkan, pada tataran regulasi, pihaknya melihat perubahan arah kebijakan pemerintah pusat. Di satu pihak berorientasi menangani pandemi Covid-19, di pihak lain mendorong produktivitas masyarakat tumbuh. Termasuk mengaktivasi unit-unit usaha ekonomi, sehingga roda perekonomian berjalan bergerak kembali. “Silahkan Pemerintah Kota Surabaya melakukan penyelarasan dan penyesuaian kebijakan di tingkat lokal, dengan arah kebijakan pemerintah pusat,” jelasnya. Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya A. Hermas Thony juga bersuara. Menurutnya, carut marut dari pada persepsi terhadap perwali ini sudah berulang dewan sampaikan. Tapi nyatanya pemkot masih tetap kekeh dengan pendapat dan presepsinya yang salah. “Terkait Perwali 33, dewan sudah mengingatkan berkali-kali, agar pemkot untuk tidak melakukan penutupan RHU yang menjadi rumpun ataupun bagian dari destinasi wisata,” kata Thony. Terlebih, Penasehat Fraksi Gerindra menambahkan, kalau pemkot tetap ngotot dengan persepsinya
Nurdin Longgari
Adi Sutarwijono
A.H Thony
Arif Fathoni
Mahfudz
John Thamrun
yang salah dan tetap menutup RHU, masyarakat yang dirugikan bisa mengambil kebijakan tegas. Pertama masyarakat silahkan menempuh julur hukum, dan kedua kepada komisi yang membidangi agar pemkot dipanggil dan menyelesaikanya. Thony menilai, Pemkot Surabaya dalam membuat perwali 33 tidak jeli. Sehingga antara yang diharapkan pemkot dengan yang dirumuskan itu maknanya berbeda. “Seperti di pasal 20, di dalam ayat 2 itu mohon untuk dibaca dengan benar. Bahwa pada ayat 2 itu diawali dengan selain kegiatan tempat rekreasi dan olahraga sebagaimana tersebut di atas pada ayat 1 maksudnya, itu tidak boleh buka,” paparnya. Beda lagi dengan yang dikatakan Ketua Fraksi Partai Golkar Arif Fathoni. Arif menilai perwali ini dianggap minim kajian akademis dan empiris. “Jadi perubahan Perwali 28 yang digantikan Perwali nomor 33 ini memang saya menduga minim kajian
akademis,” kata Fathoni, Rabu (5/8). “Saya yakin bu Risma belum membaca ini secara detail. Menurut saya, ini tindakan satu dua orang saja yang saya pikir tidak melalui diskusi yang panjang di internal pemkot dan tidak melibatkan ahli ahli yang selama ini digunakan pemerintah kota untuk menyusun kajian kajian akademis raperda,” terangnya. Wakil Ketua Fraksi PKB Mahfudz malah lebih vokal. Mahfuds malah mengatakan Perwali 33/2020 layak dicabut. Pasalnya, perwali yang diterbitkan sebagai penggati Perwali 28/2020 dinilai sama sekali tidak berpihak kepada rakyat kecil.“Kami minta Pemkot mencabut Perwali 33/2020 dan kembalikan ke Perwali 28,” tegasnya. Menurut politisi PKB ini, Perwali 33/2020 jelas bisa mematikan pelaku usaha malam hari seperti usaha warkop, warung, pedagang sate, dan lainnya. Terutama sentra PKL Pucang, sentra PKL Bratang Binangun, dan PKL Kedungdoro. “Kasihan mereka
sudah berbulan-bulan tidak bekerja. Pedagang-pedagang kecil bisa mati kelaparan bukan karena Corona,” jelas Mahfudz. Mahfudz juga menyoroti kalau pemberlakuan Perwali 33/2020 itu tidak tepat karena tanpa disertai kajian akademisi. “Mengapa tiba-tiba diberlakukan. Sedangkan Perwali nomor 28/2020 sebelumnya dievaluasi sehingga tidak tahu kekurangannya,” ungkapnya. Anggota Fraksi PDI Perjuangan John Thamrun juga menegaskan, kebijakan pemberlakuan jam malam Perwali 33/2020 bagi pelaku usaha di Surabaya tidak efektif. “Sebetulnya aturan perwali itu bertentangan dengan bu wali kota. Karena bertentangan keberpihakan bu wali kota terhadap perekonomian yang ada di Kota Surabaya di dalam situasi musibah pandemi covid-19,” kata John Thamrun melalui telepon. Terkait penerapan Perwali 33/2020, menurut anggota Komisi
B ini berimbas pada roda perekonomian di Kota Surabaya mengalami penurunan hingga 75 persen. “Tentunya perwali itu segera direvisi tidak dilihat dari segi kesehatan, tapi juga memperhatikan dari segi perekonomian. Jadi penerapan perwali ini membuat ketimpangan terhadap sektor perekonomian,” terang dia. Lanjutnya, seharusnya di dalam Perwali 33/2020 mengandung unsur memperhatikan dan pembelaan kepada perekonomian di Kota Surabaya. “Salah satu contoh pelaku seni, budaya, UMKM, RHU dan tempat olahraga pada akhirnya saat ini berhenti, sehingga perekonomian terhambat dengan diberlakukan jam malam tersebut,” ujarnya. Solusi supaya perekonomian Kota Surabaya kembali normal, lanjut John Thamrun, edukasi penerapan protokol kesehatan yang harus seringkali di audensikan kepada para pelaku usaha, sehingga perekonomian tidak berhenti. (alf/why/rif)
Wajib Revisi
ngat nampak di Perwali 33 pasal 20 ayat 1 mengenai pelaksanaan tatanan normal baru di tempat kegiatan hiburan. Nurdin memberi contoh, untuk siang hari kegiatan hiburan diperbolehkan, sedangkan malam dibatasi bahkan ditutup. Menurut Nurdin, harusnya dalam perwali dijelaskan mengenai destinasi pariwisata. Karena dalam destinasi wisata, ada yang namanya obyek wisata dan juga pendukung wisata. RHU sendiri merupakan pendukung wisata bahkan penambah pajak terbesar untuk Kota Surabaya. “Kita ambil contoh, untuk para pelaku seni. Mereka kesulitan membuat acara atau pentas
pada malam hari karena pembatasan jam malam. Sementara, para pekerja hiburan malam mendapat uang dari RHU situ, kalau ditutup bagaimana cara mendapatkan uangnya. Harusnya hotel juga ditutup karena itu juga RHU,” ujarnya Nurdin berharap agar Walikota Surabaya Tri Rismaharini segera merevisi perwali tersebut atau mengembalikannya ke Perwali 28, sebab di peraturan tersebut masyarakat tetap dapat bekerja tanpa dibatasi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. “Beliau kan sudah berkomentar Surabaya hijau. Untuk tamannya, kami percaya karena memang sudah
hijau semua jalanan di Surabaya. Tapi apakah ekonomi masyarakat semua sudah hijau. Kan tidak, karena pandemi ini, masyarakat susah cari uang, apalagi bila ditutup seperti itu tempat kerjanya,” jelasnya. Nurdin juga mengingatkan, agar jangan karena permasalahan perwali ini, nantinya pekerja hiburan malam ini beralih ke profesi prostitusi online yang malah membuat citra Kota Surabaya menjadi kurang baik. “Udahlah tidak usah melakukan pembatasan jam malam. Terpenting protokol kesehatan lebih diperketat agar mereka tidak memilih jalan pintas bila nantinya seperti ini terus,” pungkas Nurdin. (iah/rif)
SALAH satu pihak yang getol menolak Perwali 33/2020 Surabaya adalah Pemuda Pancasila. Beberapa kali aksi menolak perwali tersebut dipimpin oleh Ketua Badan Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila Nurdin Longgari. “Kita lakukan pendampingan karena mereka ini kan juga punya keluarga. Mereka juga butuh uang menyambung hidupnya masing-masing,” kata Nurdin. Bentuk diskriminasi antara pekerja siang dan pekerja malam sa-
memorandum.co.id
KOTA SURABAYA
memorandumredaksi @gmail.com
JUMAT KLIWON, 7 AGUSTUS 2020 HALAMAN 3
Dana Hibah Triliunan, Rakyat Madura Tetap Miskin Surabaya, Memorandum Merasa tidak ada perkembangan meski bantuan dana hibah mengalir deras, membuat aktivis Pulau Madura resah. Mereka yang tergabung dalam Gerakan Selamatkan Jawa Timur (GAS JATIM) menuding sejumlah kebijakan dana hibah, baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi Jawa Timur, maupun kabupaten, tidak bisa dikelola secara benar. Cide (center for Islam and democrasi studys)menyebutkan, data yang dihimpun dari LHP BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur tahun 2019, per 17 Maret 2020, ada dana hibah yang tidak ter-SPJ-kan sebesar Rp 2,9 triliun. Tokoh masyarakat Madura KH Imron Fatah menjelaskan, dana hibah yang digelontorkan tidak dirasakan warga di Bangkalan, Sampang, Sumenep, dan Bangkalan. Muncul banyak dugaan, Pulau Madura hanya
dijadikan tempat membuang program dana hibah. “Dana hibah yang masuk triliunan, tapi kehidupan masyarakat Madura tidak juga membaik,” kata KH Imron Fatah. Pria asal Bangkalan ini me-
nyampaikan masih banyak ditemukan masyarakat di empat kabupaten di Madura hidup di bawah garis kemiskinan. Selain KH Imron Fatah, kelompok masyarakat Masyarakat Madura lainnya seperti Jaga Jatim, Lira, BEM UIN Sunan Ampel, Pusdira, Cide berharap ada perhatian pemerintah. Untuk itu, mereka akan menggelar aksi ke Indrapura dan Pemprov Jatim. “Kalau betul ada anggaran sebesar itu, kenapa masih ada warga miskin, infrastruktur jalan, infrastruktur air yang masih buruk. Kan kasihan rakyat,” tegas Imron Fatah. Sementara itu, Didik, Sekjen Jaringan Kawal Jatim (Jaka
Jatim) menyampaikan terindikasi beberapa jasmas dari anggota dewan di luar Madura yang masuk ke 4 kabupaten di Madura. Pengawasan semakin lemah karena bantuan dari pemerintah pusat, seperti dana desa, pokok pikiran (pikir) dari DPRD Kabupaten di Madura. “Anehnya program itu tidak bisa dibedakan. Padahal juga ada program dari pemerintah pusat,” terang Didik. Mantan ketua cabang PMII Pamekasan ini berharap segera ada solusi. Sehingga warga di Madura bisa lebih sejahtera. “Kita berharap ada solusi terbaik bagi masyarakat Madura,” tandas dia. Dirinya berharap ada ta-
FOTO: ISTIMEWA
Perwakilan rakyat Madura yang protes dana hibah.
takelola keuangan dana hibah Provinsi Jawa Timur lebih akuntabel. “Jangan sampai hanya menjadi bancaan. Karena itu harus ada tatakelola dana hibah bisa dipertanggungjawabkan secara profesional,” ujar dia.
Terpisah, Mathur Husyairi anggota Fraksi Keadilan Bintang Nurani DPRD Jawa Timur berharap temuan itu menjadi landasan anggota legislatif melakukan kontrol terhadap eksekutif Jawa Timur. Pihaknya siap
mengklarifikasi kan temuan warga Madura, jika memang ada indikasi kerugian negara. “Kita akan mengoordinasikan dan mengklarifikasikan agar tidak ada kerugian negara,” kata dia. (day/rif )
10 Kelurahan Kasus Covid-19 Terendah Surabaya, Memorandum Angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Surabaya terus naik. Dampaknya, ada beberapa kelurahan yang angka kasusnya turun. Berdasarkan data per 4 Agustus 2020, jumlah kelurahan dengan kasus terendah sebanyak 10 kelurahan. Dari 10 kelurahan itu, ada empat kelurahan yang jumlah kasusnya hanya tinggal satu orang. Kelurahan tersebut adalah Dukuh Menanggal, Kenjeran, Krembangan Utara, dan Kelurahan Romokalisari. “Di empat kelurahan itu hanya ada satu kasus, cetus Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Feni Rachmanita, Kamis (6/8). Untuk jumlah kasus dua orang yaitu Kelurahan Gebang Putih, Panjang Jiwo, Ampel, Bongkaran, Embong Kaliasin. Sedangkan dengan kasus tiga pasien yaitu di Kelurahan Gunung Anyar Tambak. Sementara itu, hingga Rabu (5/8) pasien komulatif yang sembuh tercatat 5.822 orang. Febria Rachmanita mengatakan, dalam satu hari kemarin, pasien sembuh di Surabaya sebanyak 115 orang. Mereka terdiri dari pasien rawat jalan isolasi mandiri, pasien rawat inap rumah sakit pasien, dan pasien atau tamu Hotel Asrama Haji. “Rinciannya, dari 115 orang
FOTO: ISTIMEWA
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah bersama Bupati Lamongan Fadeli penen raya padi.
Lamongan Bangun Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Lamongan, Memorandum Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah melakukan panen raya padi di Desa Karangtinggil, Kecamatan Pucuk/Lamongan, Kamis (6/8). Dia memberi apresiasi karena masih bisa panen raya di tengah musim kemarau. “Ini bagus sekali. Tadi ada yang bisa 8 ton per hektare. Ini akan menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan pangan kita,” ujarnya. Sehingga di masa pandemi Covid-19 ini, lanjut Widodo Iryansyah, masyarakat petani masih bisa eksis. Selama ini Jawa Timur diandalkan untuk memenuhi kebutuhan pangan daerah lain. “Jawa Timur ini melayani pemenuhan pangan untuk saudara-saudara kita di Indonesia Timur,” imbuhnya. Terkait penanganan Covid-19, Widodo Iryansyah mengamini yang disampaikan Bupati Lamongan Fadeli. Bahwa jangan sampai menganggap remeh, karena vaksin dan obatnya memang belum ada. “Sehingga harus hidup disiplin seperti sekarang ini, tetap memakai masker. Karena dengan memakai masker tidak hanya menyelamatkan diri sendiri, tapi juga menyelamatkan saudara dan kawan,” ujarnya. Sementara Bupati Fadeli menyampaikan sampai dengan awal Agustus, luas tanam padi sudah mencapai 98.407 hektare. Produksi secara keseluruhan tercatat 739, 7 ribu ton dengan produktivitas sebesar 7,47 ton per hektare. Sedangkan di Kecamatan Pucuk, luas tanamnya mencapai 6.304 hektare. Dari luas tersebut yang sudah dipanen seluas 4.752 hektare. “Ini luar biasa. Produktivitas di sini yang mencapai 7,5 ton per hektare di atas angka Lamongan,” kata dia. (*/asw/lis)
RALAT PENGUMUMAN LELANG
RUMAH DIJUAL Dijual Rmh+Toko+Gudang LT:9x70m Sbelah RM Gempol Asri(murah siapa cpt pasti dpt) Hub:Bpk.Misdi 082245776551 WA 081259751946
RUMAH DIKONTRAKKAN Rumah Dikontrakkan / Kantor Persil, Jln Raya Demak (Purwodadi Utara) Hub: 081216842204 - 0811337368.
TANAH DIJUAL DIJUAL TANAH 5X20, SHM. Jl.Tambakwedi Jaya III/70.Rp400Jt.Nego.HP 0812-1770-3657 (wa).
yang sembuh kemarin adalah delapan orang dari Hotel Asrama Haji, 72 rawat jalan isolasi mandiri, dan 32 pasien rawat inap rumah sakit,” kata Febria Rachmanita. Masih lanjut dia, 32 pasien yang dinyatakan sembuh itu terdiri dari RS Bhakti Dharma Husada satu orang, RSU Haji Sukoilo sebanyak tiga orang, RS Husada Utama dua orang, empat orang RS Islam Jemursari, RS Menur satu orang, RS National Hospital empat orang, RS PHC satu orang, RS RKZ dua orang dan RS Manyar
Medical Center satu orang. “Kemudian RS Royal dua orang, RS Lapangan dua orang, RSAL dr Ramelan tiga orang lalu kemudian RSUD dr Soetomo satu orang, RS Siloam dua orang dan RS MMC satu orang,” jelas dia. Feny menambahkan, saat ini pasien dalam perawatan berjumlah 2.569 orang. Dari angka itu, pasien rawat jalan terdiri dari 1.220 orang. Kemudian pasien rawat inap rumah sakit yakni 1.105 kasus. Untuk pasien Hotel Asrama Haji sebanyak 244 orang. (udi/rif)
PENGUMUMAN
Sehubungan dgn pengumuman ke dua lelang Hak Tanggungan yang terbit pada ha rian surat kabar Memorandum tanggal 28 Juli 2020 : Tertulis
: SHM no 380
Seharusnya : SHM no 308
Surabaya, 07 Agustus 2020
IKLAN PAS
Informasi pasang iklan : Kurnia : 081259584829 PROPERTI
FOTO: ISTIMEWA
Pasien yang sembuh dan bersiap pulang.
KOS-KOSAN
PARANORMAL
Kost Single Jl.Jemur Ngawinan 1/45K Belakang TPA Barokah No. 59, Daerah IAIN, A.Yani 081253423160.
Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS)
PASURUAN TANAH DIJUAL Dijual Tanah Luas 8538m2 (Lebar 40 meter Zona Kuning Permukiman) Kota Pasuruan. Hub:081330651367 - 081937057027.
ANEKA KEBUTUHAN ELEKTRONIK DICARI AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/031-5012481 Persewaan AC.
SERVICE CV.TOP Ahli Pendinginan AC Split Cuci 45 Freon 75, Bongkar 125 / Pas 175. Ahli kipas, msn cuci, Central/Chiler, Casetta, Whiter, Dispenser, P.air, TV, DVD, dll.J/B AC bekas. Kjrn:031-5150.3333 Rkt:0851.0777.7754 Myjen 031-5150.3332.
TANAH KAVLING PROMO murah tanah kavling siap bangun hanya 24jt-25 jt-an Lokasi desa Balong Mojo Benjeng -Gresik Resmi langsung pemilik hub: Telp/WA 081232003191 (P.Yudi)
KURSUS 79.5/8-04/9
38.23/07-29/08
Bimbingan Belajar Matematika,Kimia,Fisika NIMA Sby Hub : 081216894862.
LOWONGAN
PROMO SUZUKI 2020 Carry Pick Up DP 8 Jt Carry Pick Up AC PS DP. 10 Jt Ertiga DP 19 jt XL7 DP. 29 Jt PROSES MUDAH
38.7/08-8/09
085104409688 WA,TLP AKTIF 38.21/07-28/08
Kebal Bacok (langsung dites), Tumbal Usaha, Bisnis, Penglaris, Memisahkan PIL/WIL, Pacar Lari, Susah Jodoh dll. Sedia: Bulu Perindu,Bedak Cleopatra, Gurah Hidung, Gurah Vagina, dll.
MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek
Pijat Refleksi Totok Saraf Telp/WA. 085100644266
Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani
HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104
00.21/07-27/08
38 22/06 25/07 38.7/08-15/09
PIJAT KEBUGARAN BUNDA MASSAGE CALL 0812. 3289. 2171.
WORO-WORO!!!
Rumah Pijat 27 sudah buka lagi seperti biasa!!! Tetap ada diskon mandi uap free protokol kesehatan, Anda Wajib pake masker cuci tangan masuk ke bilik steril suhu badan diukur thermo gun tangan / punggung disemprot dengan sanitazi dll.
Semua sudah kami siapkan agar aman & nyaman ! Hub: Jl. Petemon Timur 27 Sby
telp. 031-5465030 38.24/07-31/08
38.20/06-24/07
SEDOT WC Jitu Ahli Sedot Saluran Air & Sedot WC Mampet, Tanpa Bongkar Kimia, Terima Kuras Sumur, Tandon, Kolam, Sedot WC, Dorongan. Kenjeran:031-5150.3330 Rungkut: 0851.0877.7759 Mayjen:0851.0777.7715.
KEHILANGAN Hlg STNK AG 5704 EAD AN.ISTIKAROH DA.KANDANGAN KAB KEDIRI. Hilang BPKB Spd Mtr Honda th»2010 Nopol L-2506-G An.Adi Junaidi D/a.Jl Bogangin Baru Blok G/20 Sby. 083835953392. Hilang STNK Spd Mtr Yamaha th»2002 Nopol L-4126-ZA An.Multicipta Persada D/a. Jl. Albatros Kav.3 (Komp AURI Simogunung). Hilang Buku Kir Mbl Suzuki th»2012 Nopol L8884-LW An.Multi Cipta Persada CV. D/a. Jl. Albatros Kav.3 (Komp AURI Simogunung). Hilang STNK Spd Mtr Honda th»2016 w.hitam L-2775-EN An.Eka Nayarana Chandra Dr. D/a.Rungkut Menanggal Harapan B/1 Sby. Kehilangan STNK spd mtr Honda Th 2010 nopol L-3903-I An.Pristiwanto D/a.Kalilom Lor Indah No 11 SBY. HLG STNK Mtr Honda L-6079-HZ An Nasetyo Rahmadya Putra.Menanggal Indah 04/10. Hilang STNK Spd motor Yamaha 2DP A/N.Mulyanto D/A.Tambak Lumpang No.12 nopol L-3635-NO. Hilang STNK Spd motor Yamaha 28d A/N.Suninggar D/A.Babadan 109 nopol L6129-SR. HILANG STNK HONDA BEAT 2020 BIRU PUTIH W-2802-YB (EKO SUBAKTIAWAN) 085974140512. HILANG STNK HONDA VARIO 2014 HITAM W-3010-PR (DADANG AHMAD SIDIQ) 085327180921. HILANG STNK HONDA VARIO W-2892-Y 2006 HITAM PUTIH (VIKI SUHARIYANTO) 082189498723.
KEHILANGAN
KEHILANGAN
HILANG STNK YAMAHA JUPITER 2007 HITAM PERAK W-6992-P (MUDIONO) 081216028660. HILANG STNK HONDA BEAT 2012 HIJAU PUTIH W-4344-PI (HARTONO) 0838 5778 9130. HILANG STNK YAMAHA MIO GT 2014 HITAM W-2926-QA (MICHFAR) 0822 3557 0332. HILANG STNK YAMAHA MIO 2007 MERAH MARUN W-6057-TI (LATIFAH HANUM) 085782000975. HILANG STNK YAMAHA MIO W 5340 QJ 2010 MERAH MARUN (MOH.SAIFUDIN) 085732042149. HILANG STNK HONDA BEAT 2017 HITAM W-6598-NW (MOCH REZA RIZKI HIDAYATULLOH) 089634627184. HILANG STNK HONDA VARIO 2014 / MERAH W6204WG (KHOIRUL MAHMUDAH) 082257964406. HILANG BPKB HONDA BEAT HITAM W4651-ZQ (BAYU WICAKSONO) 0896 7810 1227. HILANG STNK MTR HND G2E02R TH.16 W.6834.AF AN.FERY FADJARWATI JL.ARIF RAHMAN HAKIM NO.86 KEBOMAS GRESIK Hilang Buku Kir L.9440.UX / SB.220850.K PT.MAKMUR JAYA BERKAT BERSAMA JL.MARGOMULYO JAYA BLOK B-7 SBY. Hilang Buku Kir L.9416.VY/SB.137911.K ADRIAN NUGROHO JL.SEMEMI JAYA 7 SBY. Hilang Buku Kir L.9492.GI/SB.266088.K I WAYAN SUTAWIJAYA JL.MENANGGAL 5/10 SBY. Hilang Buku Kir L.8669.UO/SB.180973.K PT.ARUNA INDO PERKASA.A JL.TELUK KUMAI TIMUR 93 SBY. Hilang STNK mobil Toyota Avanza 2010 A/N Arik Riyadi,SE D/A Pandugo Timur VIII/34-C.
Hilang Buku Kir L.9737.UF/SB.114114.K DRS.EDI BASRI JL.SIMOKERTO 112.B SBY. Hilang STNK Vario Techno thn.2013 L-3143UG An.Risandy Pradipta Malawi. Hp.0858 5104 9982. HLG BPKB AG-6417-EK AN.SIGIT PRAMONO DS/KEC PARE KEDIRI. Hilang STNK AG-6294-EY AN.EKO YULIANTO DA.KANDANGAN KAB.KEDIRI. HILANG BPKB HONDA VARIO W-4141-QJ (CICIK KRISTIYANI) 085730297475. HILANG STNK HONDA VARIO 2019 MERAH W 6506 RR (TRI SUBAGYO) 082131995595. HILANG BPKB ASLI MTR YMH TH.13 L.6431.TK AN.ZAINAL ABIDIN JL.SIDODADI LOR A/170 SBY NK.MH31PA002DK236509 NS.1PA236811 HILANG BPKB ASLI MBL HND BRIO TH.13L.1354.RQ AN.MUJIONO JL.DUPAK BANGUNSARI LOS 1D SBY NK.MHRDD1870D J451807 NS.L12B31405266 Kehilangan Stnk W3635CZ th. 2019 An. Budiono Dsn. Sidowaras RT 2/1 Ds. Lebaniwaras Wringin Anom Gresik Kehilangan stnk W6762CZ th. 2014† An. Rejeb Dsn. Mojogede RT 4/2 Balong Panggang Gresik Kehilangan stnk W3147KO th. 2013 An. Siti Ruqqiyah Dsn. Gempol RT 16/5 Ds. Jogodalu Benjeng Gresik Kehilangan stnk W6825AI th. 2016 An. Hendrik Sugiarto Jl. Usman Sadar 16/ 23 RT 6/1 Kel. Karangturi Kec. Gresik kab. Gresik HILANG STNK SPD MTR: S-4313-JG. NK.MH1KF11136K660125. NS. KF11E1660125. AN. NUR KAMID D/a: DS.MADE RT/RW.01/08 KEC/ KAB. LAMONGAN
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
JUMAT KLIWON, 7 AGUSTUS 2020 HALAMAN 5
FOTO: MEMORANDUM/TYO
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Pemeriksaan gardu listrik di Makorem Bhaskara Jaya.
Tiga Raperda Inisiatif Pemkab Rampung Disusun Bangkalan, Memorandum Wakil Bupati (wabup) H Mohni menerangkan tiga rancangan peraturan daerah (raperda) hak inisiatif Pemerintah Kabupaten (pemkab) Bangkalan, sudah dirampungkan penyusunannya. Yakni raperda tentang aturan pemilihan kepala desa (pilkades), raperda tentang aturan petani, dan raperda tentang aturan perlindungan perempuan dan anak. “Sebenarnya ada empat raperda inisiatif yang sudah kami rampungkan. Tetapi raperda tentang aturan tata kelola sungai urung ditetapWabup H Mohni kan dan dihapus,” katanya, Kamis (6/8). Ada beberapa pertimbangan prinsip raperda keempat dihapus. Di antaranya, hak tata kelola sungai sudah menjadi hak pemerintah provinsi (pemprov) bekerja sama dengan pemkab. Jika raperda itu dioperasionalkan, menurut wabup, rawan terjadi tumpang tindih pengelolaan. “Makanya raperda itu kami batalkan dan dihapus,” tandas Ra Mohni, panggilan akrabnya. Raperda inisiatif yang sudah selesai disusun akan segera dikirim ke Pemprov Jatim untuk dievaluasi dan ditetapkan oleh Bagian Hukum Pemprov Jatim. Jika disetujui, otomatis menjadi perda. Soal detil teknik operasional ketiga perda itu, menurut Mohni, akan dijabarkan Bagian Hukum Pemkab. “Insyaallah, ketiga perda hak inisiatif pemkab itu tahun depan sudah resmi diterapkan. Termasuk pelaksanaan pilkades di Kabupaten Bangkalan sudah bisa berpedoman pada perda baru itu,” pungkasnya. (ras/epe)
Petugas PPDP ketika melaksanakan coklit.
KPU Sumenep Hapus 30 Ribu Data Pemilih Sumenep, Memorandum KPU Sumenep menghapus 30 ribu lebih data orang yang tercatat dalam daftar calon pemilih untuk Pilkada 2020 karena statusnya sudah meninggal. Penghapusan itu dilakukan setelah petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) menemukan puluhan ribu warga yang sudah meninggal dunia tapi masih tercatat dalam daftar pe-
milih saat melakukan pencocokan dan penelitian (coklit). Komisioner KPU Sumenep Syaiful Rahman mengatakan, temuan tersebut masih sementara karena proses coklit belum
selesai. Data 30 ribu lebih warga meninggal dunia itu adalah laporan hingga pekan kedua sejak coklit dimulai 15 Juli. “Data meninggal dunia yang masuk daftar bahan coklit masih banyak karena warga yang meninggal mungkin tidak terbiasa dilaporkan ke dispendukcapil. Sehingga mereka tetap tercatat dalam daftar penduduk potensial
pemilih pemilu (DP4) sebagai sumber A-KWK yang diolah dari sistem data pemilih,” ujar Syaiful. Menurut dia, KPU Sumenep juga menemukan 20 ribu orang yang memenuhi syarat untuk memilih di pilkada yang digelar 9 Desember 2020, tapi tidak tercover dalam A-KWK. Sehingga mereka dimasukkan dalam daftar pemilih.
“Sampai minggu kedua pelaksanaan coklit yang dilaporkan ke KPU sudah mencapai 66 persen atau 528 ribu dari total 889 ribu calon pemilih yang tercatat dalam formulir A-KWK. Kami pastikan hingga batas terakhir coklit 13 Agustus nanti pencermatan terhadap data pemilih mencapai 100 persen,” tandas Syaiful. (aan/epe)
Kapolda Jatim Kunjungi Ponpes Al Amien Prenduan Sumenep, Memorandum Kapolda Jatim Irjenpol M Fadil Imran silaturahmi ke Pondok Pesantren (ponpes) Al Amien Prenduan, Sumenep, Kamis (6/8). Kunjungan ke pesantren terbesar di Sumenep ini punya arti penting bagi khalayak luas. Selain dalam rangka membicarakan kondisi pandemi covid-19 juga untuk bersinergi jelang pilkada (pemilihan kepala daerah) serentak, 9 Desember mendatang. Menurut kapolda, penting untuk melibatkan ulama dalam menghadapi situasi pandemi
dan pilkada di Sumenep yang punya kultur agama kuat. "Insyaallah pelaksanaan pilbup akhir tahun nanti aman fisiknya, damai pikirannya, sejuk hatinya. Ini semua bisa terjadi didukung para kiai dan ulama,” kata katanya. Kiai dan ulama menurut kapolda, mampu memberikan solusi dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat dalam pelaksanaan pilkada mendatang. Pengasuh Ponpes Al Amien Prenduan KH Ahmad Fauzi Tidjani yang menyambut ke-
datangan rombongan kapolda, mengaku siap bersinergi dengan pihak kepolisian dalam menciptakan pilkada damai. "Kita akan menjalin kerja sama dengan masyarakat sesuai dengan harapan beliau (kapolda, red). Apalagi kami sudah akrab dengan pak Kapolda,” tuturnya. Guna mewujudkan harapan itu, KH Ahmad Fauzi Tidjani akan mengkoordinir alumni Al Amien yang di Sumenep. Termasuk dalam upaya mengembalikan Sumenep jadi zona hijau lagi. (uri/epe)
FOTO: MEMORANDUM/URI
Surabaya, Memorandum Korem 084/Bhaskara Jaya melakukan pemeriksaan instalasi listrik markas komando secara berkala, Kamis (7/8). Pemeriksaan ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya insiden kebakaran akibat korsleting. Selain pengecekan instalasi di kantor dan area makorem, juga melakukan pemeriksaan terhadap sarana pendukung seperti gardu dan tiang listrik. “Kegiatan ini akan terus dilakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala,” Komandan kompi Markas (Dankima) Kapten Inf Erik. Erik juga mengimbau kepada anggota makorem agar selalu waspada dan berhati-hati, karena banyak kebakaran di tempat lain yang disebabkan korsleting. “Pengecekan ini mudah-mudahan dapat mengurangi risiko terjadinya kebakaran, khususnya di makorem,” pungkas Erik.(tyo/epe)
FOTO: MEMORANDUM/AAN
Pemeriksaan Instalasi Listrik Berkala
KH Ahmad Fauzi Tidjani mengalungkan serban kepada Irjenpol M Fadil Imran sesaat setelah tiba di Ponpes Al Amien.
Pertamina Shop Diresmikan Wabup H Raja’e Pamekasan, Memorandum Wabup Pamekasan H Raja’e meresmikan Pertamina Shop atau pertashop di Desa/Kecamatan Galis, Kamis (6/8). Sebelumnya, pertashop yang merupakan hasil kerja sama Kementerian Dalam Negeri (kemendagri) RI dengan Pertamina ini, juga sudah diresmikan di Pagantenan dan Pademawu. Peresmian kemarin
juga disaksikan Sales Brand Manager Wilayah V Surabaya Agung Kharishma Wijaya. Wabup menyatakan, pertashop sangat penting bagi masyarakat pedesaan. Karena penyalur lembaga penyalur skala kecil yang melayani kebutuhan BBM, LPG, maupun pelumas belum terlayani sepenuhnya. “Ini jadi peluang usaha bagi
Bupati Baddrut Tamam foto bersama kapolda, pangdam, dan pengasuh Ponpes Al Hamidy.
Bupati Pamekasan Sambut Kunjungan Kapolda Jatim Pamekasan, Memorandum Kabupaten Pamekasan dikunjungi dua petinggi Forkopimda Jatim sekaligus, Kamis (6/8).Yakni Kapolda Irjenpol M Fadil Imran dan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Iryansyah. Kedua jenderal bintang dua tersebut mengunjungi Ponpes Al Hamidy dan Ponpes Al Misdat. Bupati H Baddrut Tamam SPSi yang menyambut kedatangan rombongan, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada kapolda dan pangdam yang berkenan hadir di Bumi Gerbang Sa-
lam Pamekasan Hebat ini. “Semoga ke depan, hubungan antara pihak Pemkab Pamekasan dengan institusi TNI-Polri semakin terjalin erat dan baik,” ucapnya. Menariknya, kapolda dalam sambutannya mengaku siap dihukum ulama jika banyak salah dalam menjalankan tugasnya. “Kami titip diri dan siap menerima saran serta masukan sebagai mitra baik untuk masyarakat,” terangnya. Kapolda dan pangdam datang tidak menggunakan transportasi darat. Ke-
duanya naik helikopter yang mendarat di lapangan SMA 3 Pamekasan. Ponpes Al Hamidy yang diasuh KH Muhammad Rofi’i Baidawi jadi lokasi pertama yang dikunjungi kapolda. Selanjutnya, rombongan menuju Ponpes Al Misdat yang disambut Abuya H Ali Karrar Shinhaji bersama pengurus pondok lainnya. “Kunjungan ini untuk mempererat tali silaturahmi dengan para ulama, baik secara kelembagaan maupun secara personal. Terutama kiai-kiai sepuh panutan umat di Pamekasan,” tutupnya.(adv/sjk/epe)
Wabup H Raja’e menjajal pengisian BBM ke pembeli.
mitra Pertamina di pedesaan,” harap wabup. Selain itu, keberadaan pertashop diharap jadi pemicu sektor perekonomian di desa-desa. Dia bahkan bermimpi pertashop ada di setiap desa. “Saya yakin tidak ada kesulitan untuk membangun beberapa outlet di desa-desa,” ucapnya. (adv/sjk/epe)
HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
Karyawan Minimarket Kuras Brankas
an untuk masyarakat yang menggunakan masker masih belum benar, akan disosialisasikan cara penggunaan masker dengan baik dan benar.
“Bagi masyarakat yang telah patuh pada aturan protokol kesehatan, khususnya dalam wajib penggunaan masker ini, kami ucapkan
jangan berjudi. Targetnya, melalui operasional Mobil Patroli Tangguh, Polsek Blega ingin menanam andil untuk mendukung suksesnya program Gobang yang dalam setahun terakhir ini dikembangkan oleh Kapolres AKBP Rama Samtama Putra. Seperti Rabu (5/8) malam, misalnya,
Mobil Patroli Tangguh Covid-19 Polsek Blega yang diawaki Ps Kanit Provos Bripka Muji dan Brigpol Erik, ditugaskan untuk menyisir simpul-simpul keramaian di Desa Blega. Utamanya kompleks pasar tradisional dan pertokoan. “ Sesekali kami juga menertibkan arus-lalu lintas, agar warga bisa tertib di jalan raya,” tandas Bripka Muji. (ras/fer)
ketentraman kepada masyarakat. Karena dengan patroli gabungan secara rutin, potensi aksi kejahatan di masyarakat bisa diminimalkan. “Itu dari jam 22.00 sampai pagi itu kalau tidak di rumah terus mau ngapain juga. Ini juga meningkatkan rasa aman di masyarakat,” jelasnya. Pandia mengakui, awalnya ada pihak yang sempat keberatan dengan penerapan jam malam ini. Terutama pemilik warung kopi. Namun seiring berjalannya
Lumajang, Memorandum Bambang Nurdiansyah (39), wargaa Dusun Krajan II, Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, dan Ahmadi (38), warga Dusun Krajan, Desa Selokk Anyar, Kecamatan Pasirian, ditangkap Tim Kuro Satreskrim Polres Lumajangg karena kedapatan menjual kupon toto gelap (togel). Penangkapan terhadap kedua tersangka tersebut dilakukan pada waktu yang hampir bersamaan namun tempat berbeda.Tersangka Bambang ditangkap di rumahnya pada saat melayani penombok dan tersangka Ahmadi ditangkap di salah satu warung kopi di JLS Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Rabu (5/8) malam, sekitar pukul 19.00. “Penangkapan terhadap kedua tersangka tersebut berdasarkan laporan dari warga yang resah dengan maraknya perjudian tersebut,” jelas Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Masykur mendampingi Kapolres Lumajang AKBP Dedy Foury Millewa, Kamis (6/8). Dari tangan kedua tersangka, petugas mengamnkan barang-bukti uang tunai Rp 180 ribu yang diakui sebagai oleh tersangka sebagai uang hasil penjualan, dua buah HP, buku rekapan, kupon putih, dan bolpoin. Kepada petugas, kedua tersangka berdalih jika penjulan togel itu baru dilakukan beberapa hari saja sambil mencari tambahan penghasilan. Apapun alasannya, petugas tidak mau percaya begitu saja dan tetap
akan memproses keduanya sesuai dengan pasal yang disangkakan yaitu pasal 303 KUHP tentang perjudian. “Apapaun alasannya, kami tidak akan mudah percaya begitu saja dan akan tetap memproses keduanya sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. Dijelaskan pula oleh AKP Masykur, judi mapun minuman keras serta obat-obatan merupakan penyakit masyarakat yang harus diberantas keberadaanya. Sebab dari hasil penyelidikan di lapangan, judi dan minuman keras itu adalah pemicu terjadinya aksi kriminalitas. “Dari sekian banyak kasus kejahatan dan kekerasan hingga pembunuhan yang kami tangani, sebagaian besar pelakunya adalah pengaruh minuman maupun kalah judi. Untuk itu, kami akan tindak tegas pelaku perjudian di Lumajang,” pungkas AKP Masykur. (tri/fer)
Malang, Memorandum Kapolres se-Malang Raya sepakat melarang konvoi HUT ke-33 Arema pada puncak ultah tanggal 11 Agustus 2020. Pelarangan itu h dimaksudkan sebagai langkah pencegahan kerumunan orang. Mengingat, bisa menjadi pemicu meluasnya virus corona. “Kami sudah sepakat ya, dengan para Kapolres se-Malang Raya. Termasuk juga para koordinator wilayah Aremania. Sudah melakukan koordinasi untuk hal itu,” terang Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus H Simarmata. Untuk itu lanjutnya, sebagai kegiatan lain bisa dialihkan dengan konser virtual, bakti sosial serta beberapa kegiatan lainnya.
kesungguhan melaksanaan tugas sesuai tupoksi. “Saya ucapkan terima kasih kepada anggota jaga tahanan yang menggagalkan penyelundupan narkoba oleh pembesuk. Semoga ini bisa menjadi semangat nantinya,” kata Isir. Diketahui, aksi penggagalan itu terjadi beberapa waktu lalu. Salah satu pembesuk berupaya menyelundupkan narkoba melalui makanan untuk tahanan. (fdn/fer)
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar SIK MH memberikan arahan pada dai kamtibmas.
Polres Malang telah berkoordinasi dengan seluruh rumah sakit untuk memberikan tindakan khusus pada jenazah Covid-19 sesuai syariat Islam dan Polres Malang telah menurunkan anggota untuk melakukan pengamanan di rumah sakit. Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Malang Dr Musta’in menyampaikan pentingnya KUB (Kerukunan Umat Beragama) dalam menghadapi pengaruh yang dapat merusak kondusifitas Kabupaten Malang. “Wilayah Kabupaten Malang ini sangat luas dengan jumlah penduduk yang sangat besar, bahwa di
FOTO: MEMORANDUM/MHD
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Kedua tersangka di Mapolres Lumajang.
Begitu juga, Ambariyadi Wijaya mengingatkan bahwa semua memiliki keluarga, agar mengunakan akal dan nalar sehingga bisa berkreasi dan berinovasi bagaimana caranya bisa tetap melaksanakan tugas namun tidak tertular Covid-19. Demikian juga, anggota bisa melakukan intervensi berupa imbauan sosialisasi ajakan kepada masyarakat untuk berbuat baik, mengetahui Covid-19 sesungguhnya sehingga masyarakat bisa lebih dingin mengerti dan paham. Sementara itu, Kasatbinmas Polres Probolinggo Kota AKP Retno Utami mengatakan, siap
Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan melihat siswa belajar secara daring.
Rofiq menambahkan, kegiatan di sini yang di ikuti mulai dari SD sampai SMA, pemberian Wifi dengan secara gratis terhadap siswa - siswi saat melakukan pembelajaran secara daring. “Kegiatan Polisi Peduli Pendidikan dilakukan sampai selesai pandemi Covid-19, saya pastikan kepada masyarakat agar tidak ragu saat putra-putrinya saat mengukuti belajar
di sini. Karena setiap pembelajaran pasti didampingi oleh bhabinkamtibmas,” ujar Rofiq. Kegiatan Polisi Peduli Pendidikan dibuka dengan secara bergilir dengan di tiap masing masing polsek jajaran. “Ada 17 titik yang akan kami gunakan seperti ini, kami akan sulap polsek menjadi tempat pembelajaran terhadap siswa secara daring,” tuturnya. (*/rul/fer)
Pimpinan Polisi Malang Raya Larang Konvoi HUT Ke-33 Arema
Wujudkan Malang Kondusif, Kapolres Diskusi dengan Dai Kamtibmas Mala Memorandum Malang, Mewujudkan stabilitas kamtibma Kapolres Malang AKBP Hendri mas, Um SIK MH memberikan pengaraUmar h dan berdikusi dengan para dai han k kamtibmas rayon Lawang, Tumpa dan Pagak, di Aula Sanika Satyang a awada Polres Malang, Kamis (6/8). Focus Group Discussion (FGD) ini juga dihadiri AKP Hegy Renanta K (Kabag Ops Polres Malang), AKP Nunung Aggraeni (Kasatbinmas Polres Malang), Dr Musta’in (Kepala Kemenag Kabupaten Malang), para kapolsek di wilayah Rayon Lawang, Tumpang, dan Pagak serta 52 orang dai kamtibmas rayon tersebut. Kapolres Malang menyampaikan peran penting dai kamtibmas sebagai jembatan untuk melakukan pendekatan dengan masyarakat. “Kami sangat membutuhkan bantuan dari dai kamtibmas karena personel kami terbatas. Kami tidak bisa menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Malang sendiri, kami memohon bantuan bapak dai kamtibmas untuk ikut menyosialisasikanperkembangan situasi permasalan dan kondisi saat ini,” paparnya. Penanganan Covid-19 terus dilakukan untuk mencegah penyebaran virus ini sehingga peran dai kamtibmas sangat besar dalam menyosialisasikan protokol kesehatan pada masyarakat. “Kami meminta bantuan terkait pengambilan jenazah Covid-19 oleh keluarga pasien, karena apabila ada satu saja kejadian maka akan menjadi contoh untuk masyarakat lainnya,” lanjutnya.
tombak Polri di desa/kelurahan. Apalagi kehadiran bhabinkamtibmas di tengah-tengah masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga situasi kamtibmas untuk tetap aman dan kondusif. Bhabinkamtibmas juga dituntut dapat memecahkan atau memberikan solusi menyangkut tentang kasus hukum, mulai kasus yang ringan hingga kasus yang berat. “Saya berikan motivasi dan support kepada seluruh anggota bhabinkamtibmas karena tugasnya semakin lama semakin berat, terutama dalam situasi pandemi saat ini,” ucap Ambariyadi Wijaya.
Pasuruan, Memorandum Guna membantu siswa yang tidak memiliki HP android untuk mengikuti belajar secara daring, Polres Pasuruan meluncurkan program Polisi Peduli Pendidikan, Kamis (6/8). Dalam kegiatan tersebut, digelar di Agrowisata Bukit FloraTutur Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan, dengan dipimpin Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan serta pejabat utama, forkompimka, kapolsek jajaran dan Ketua Bhayangkari Polres Pasuruan. Dengan mengawali kegiatan, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan meresmikan kegiatan tersebut dengan pemukulan gong didampingi Dinas Pendidikan dan Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan serta forkompimka. Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, dengan support seluruh elemen masyarakat dan BUMN, PT Telkom serta pengusaha di lingkungan Tutur sangat mendukung dengan kegiatan tersebut. “Hari ini kami baru saja mendapatkan hibah 10 unit HP android, yang bisa dimanfaatkan para siswa yang tidak memiliki fasilitas belajar secara online,” jelasnya.
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Johnny Eddizon Isir menyerahkan penghargaan kepada anggota tahti.
Surabaya, Memorandum Polrestabes Surabaya memberikan penghargaan ke sejumlah anggota satuan tahanan dan barang bukti (sat tahti). Itu setelah, anggota jaga tahanan berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba dari pembesuk. Kapolrestabes Surabaya Kombespol Johnny Eddizon Isir mengatakan, pemberian reward ini sebagai bentuk penghargaan kepada anggota atas
Peralatan dinas diserahkan oleh Kapolres Ambariyadi Wijaya kepada Bhabinkamtibmas Polres Probolinggo Kota.
Kapolres Pasuruan Launching Polisi Peduli Pendidikan
Kapolrestabes Surabaya Berikan Reward Anggota Tahti
Tim Kuro Polres Lumajang Gulung Dua Penogel
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Mobil patroli tangguh Polsek Blega menyisir pasar tradisional dan pertokoan.
AKBP Eva Guna Pandia
waktu semua bisa beradaptasi. “Kalau lihat sebelum lebaran kemarin, mereka ini kan sudah berjualan lagi dengan protokol ketat dan mematuhi jam malam. Buka warungnya lebih sore dan jelang pukul 22.00 sudah tutup,” ungkap Pandia. Salah satu warga Tulungagung, Andrian, mendukung penerapan jam malam ini. Sebab dengan adanya jam malam, kegiatan yang kurang bermanfaat di malam hari bisa diminimalkan. “Kalau saya amati memang perlu jam malam, apalagikan mulainya cukup longgar, yakni pukul 22.00. harusnya di atas jam itu memang sudah jam istirahat di rumah,” ucapnya. Silvia, seorang ibu rumah tangga memiliki pendapat serupa. Baginya penerapan jam malam mengembalikan rasa aman dan mengurangi rasa was-was masyarakat selama pandemi. “Dilanjutkan saja pak, biar tidak banyak yang nongkrongnongkrong,” kata dia. (fir/mad/fer)
FOTO: MEMORANDUM/FDN
Tulungagung, Memorandum Sampai saat ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tulungagung belum mencabut aturan penerapan jam malam. Kendati sudah lebih dari dua minggu terakhir Kota Marmer masuk kategori rendah penyebaran virus corona. Setiap hari gabungan anggota TNI, Polri dan Satpol PP terus patroli. Ekseskusi dan pemberian sanksi sosial bagi pelanggar jam malam juga masih ditegakkan. Ditemui di kantornya, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, penerapan jam malam masih akan terus dilakukan hingga nanti dilakukan evaluasi mengenai penerapannya. “Masih kita lakukan, patroli rutin setiap hari juga kita lakukan, nanti akan ada evaluasi, tapi sampai saat ini masih kita berlakukan,” ujar Pandia, Kamis (6/8). Pihaknya mengakui, tidak hanya efektif menekan laju penyebaran Covid-19, penerapan jam malam juga memberikan
terima kasih. Bahwa adanya kesadaran akan pentingnya penggunaan masker guna mencegah dari terjadinya penularan Covid-19,” pungkas Leonard. Sementara itu, Wakapolres Kompol Nur Halim SH yang juga membagikan masker bersama dengan kapolres mengatakan hal senada. “Ini konsen yang akan terus kita lakukan dalam beberapa saat ke depan. Dan prinsipnya telah kita lakukan dalam beberapa bulan terakhir ini. Sehingga kita bisa mendapatkan hasil tingkat kesadaran masyarakat menggunakan masker khususnya di ruang publik atau di jalan bisa terus meningkat, itu harapan kami bersama,” tutup Nur Halim. (pra/fer)
Mobil Patroli Tangguh Polsek Blega Sisir Pedesaan Bangkalan, Memorandum Kepemilikan Mobil Patroli Tangguh Covid-19 Semeru benarbenar dimanfatkan maksimal oleh Polsek Blega. Melalui rutinitas giat Gobang (Jogo Bangkalan), operasional lapangan Mobil Patroli Tangguh itu, akhir-akhir ini tidak hanya rajin menyisir 19 desa di Kecamatan Blega saja. Selain itu, dalam operasionalnya, juga digunakan dalam kegiatan multifungsi. Jelasnya, setiap kali menyisir simpul-simpul keramaian publik di lini pedesaan, peran dan fungsi Mobil Patroli Tangguh Polsek Blega, tidak hanya difokuskan pada edukasi tentang disiplin penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. “Tetapi anggota yang bertugas di Mobil Patroli Tangguh, juga kami instruksikan melakukan beban tugas yang lain. Di antaranya menyuarakan ajakan kepada masyarakat agar ikut aktif menjaga kondusifitas desa dari kemungkinan adanya gangguan kamtibmas, seperti curas, curat atau curwan,” kata Kapolsek Blega AKP Edy Tjahyono Putro, Kamis (6/8). Juga menyisipkan motivasi agar masyarakat mematuhi tertib hukum. Di antaranya anjuran agar warga menanggalkan kebiasaan nyikep (membawa) senjata tajam, mematuhi aturan lalu-lintas, jauhi narkoba,
Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander memusnahkan knalpot brong.
pelanggar, melawan arus 94 pelanggar, dan berboncengan lebih dari 2 orang 24 pelanggar. Selain ditemukan pelanggaran selama operasi patuh, petugas mencatat 19 kecelakaan lalu lintas. Dalam kecelakaan tersebut dua orang meninggal, sedangkan 29 orang megalami luka-luka. Selain melakukan penindakan, operasi patuh yang digelar selama 14 hari tersebut juga lebih mengedepankan edukasi dan imbauan keselamatan dalam berlalu-lintas. Karena itu petugas juga terus berupaya mendorong peningkatan kesadaran berlalu lintas. “Penekanan kesadaran untuk tertib berlalu-lintas akan terus dilakukan demi keselamatan berkendara dan menekan angka kecelakaan lalu,”ujarnya. Ia menambahkan, operasi patuh saat pandemi Covid-19 seperti saat ini, selain memberikan edukasi terhadap keselamatan berlalu-lintas, petugas di lapangan juga selalu mengingatkan disiplin terhadap protokol kesehatan. “Bagi pengendara yang sudah tertib maka akan mendapat reward dari petugas berupa masker, cokelat, dan bunga,” terangnya. (war/fer)
FOTO: MEMORANDUM/IST
FOTO: MEMORANDUM/PRA
Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela membagikan langsung masker kepada pengguna jalan.
Mojokerto, Memorandum Selama Operasi Patuh Semeru (OPS) 2020, Polres Mojokerto berhasil menindak 1.069 pelanggar. Selain itu, petugas juga menyita 129 kendaraan bermotor yang didominasi kendaraan roda dua tanpa kelengkapan surat. Operasi Patuh Semeru 2020 yang digelar selama 14 hari sejak 23 Juli 2020 hingga 5 Agustus 2020, digelar dalam rangka meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas. “Pelanggaran didominasi oleh anakanak belum cukup usia untuk mengendarai kendaraan bermotor dan tidak mengenakan helm standar nasional Indonesia,” terang Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander saat rilis Operasi Patuh Semeru 2020, Kamis (6/8). Lebih lanjut, Dony merinci jumlah pelanggaran yakni pelanggaran tidak mengenakan helm 455 pelanggar, anak di bawah umur menggunakan kendaraan bermotor 399 pelanggar, kenalpot brong dan ban kecil 129
Penerapan Jam Malam, Minimalisir Kejahatan di Tulungagung
Kapolres Lamongan AKBP Harun mengecek penggilingan lumbung pangan.
Kapolres Blitar Kota Bagikan Masker Gratis Blitar, Memorandum Guna mendukung kegiatan pemerintah ai tentang wajib memakai omasker dan patuhi protokol kesehatan, Polres Bliakkan tar Kota terus menggalakkan kegiatan penertiban dalam masyarakat, khususnya wajib bermasker. “Akan rutin kita laksanakan kegiatan imbauan dan pembagian masker khususnya pengguna jalan di wilayah Kota Blitar,” ujar Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela SH SIK MH sembari membagikan masker gratis pada pengguna jalan, Kamis (6/8). Lanjut Leonard, pihaknya akan memberikan masker gratis untuk mereka yang tidak memakai masker. Kemudi-
OPS 2020, Polres Mojokerto Jaring 1.069 Pelanggar
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Lamongan, Memorandum Kapolres Lamongan AKBP Harun bersama Kapolsek Pucuk AKP Siswoyo, dan anggota mengecek penggilingan lumbung pangan padi milik Ibu Junaedi di Desa Karangtinggil, Kecamatan Pucuk, Kamis (6/8). Dalam kegiatan tersebut, kapolres beserta anggota mengecek ketahanan pangan dan stok beras selama pandemi Covid-19 di wilayah Kabupaten Lamongan. “Kita ingin memastikan ketahanan pangan selama pandemi Covid-19 ini. Alhamdulillah, stok pangan masih aman,” kata Harun. Kapolres juga tidak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona. “Meski aktivitas penggilingan padi berjalan tetap terapkan protokol kesehatan,” pintanya. (and/har/fer)
FOTO: MEMORANDUM/AND
Kapolres Lamongan Cek Lumbung Pangan
Ach Bayu didampingi anggota di Mapolsek Gadingrejo.
Probolinggo, Memorandum Bhabinkamtibmas Polres Probolinggo Kota mendapatkan perlengkapan dinas. Hal tersebut disampaikan Kapolres AKBP Ambariyadi Wijaya didampingi Wakapolres Kompol Teguh Santoso, pejabat utama (PJU) dan jajaran polsek yang diikuti oleh bhabinkamtibmas yang akan menerima perlengkapan dinas, di Mapolres Probolinggo Kota, Kamis (6/8). “Perlengkapan dinas yang diberikan kepada bhabinkamtibmas, di antaranya giga phone (alat pengeras suara portable), dua tas pinggang dan tas punggung, ban lengan masker Polri, perlengkapan alat tulis kantor berupa buku folio dan bolpoin, dan suplemen (obat merek Lianhua Qingwen Capsule),” jelas AKBP Ambariyadi Wijaya. Ambariyadi Wijaya meminta bhabinkamtibmas melakukan pendekatan kepada masyarakat harus lebih ditingkatkan, karena bhabinkamtibmas sebagai ujung
mengawal apa yang menjadi pesan Kapolres Ambariyadi Wijaya kepada bhabinkamtibmas agar menjaga kebersihan, ganti baju setiap hari termasuk masker dan dicuci. “Hal ini upaya antisipasi penularan virus caranya cukup sederhana yang susah niatnya, maka niatkan tulus untuk membantu masyarakat nanti akan ada balasan kebaikan sendiri. Anggota agar tetap semangat dalam membantu masyarakat selama pandemi ini. Kitaa sudah bagikan sebanyak 28 ribu masker agar masyarakat sehat,”tuturnya. Kasatbinmas juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota bhabinkamtibmas ada yang mendapatkan penghargaan dari Kapolda Jatim Irjenpol M Fadil Imran, sehingga bisa memberikan motivasi bagi anggota lainnya agar berprestasi. “Saat ini dilakukan kampanye Jatim Bermasker. Kita canangkan lagi semangat masyarakat untuk menggunakan masker. Setiap bhabinkamtibmas wajib nomor HP diimiliki anggota keluarga Covid-19 dan diketahui oleh relawan Kampung Tanggung Semeru agar mudahkan komunikasi,” pungkas Retno Utami. (mhd/fer)
FOTO: MEMORANDUM/IST
bantu polsus, PPNS dan bentuk pengamanan swakarsa. “Dalam hal ini polri sebagai koordinator, pengawas dan pembina teknis kepolisian khusus”, imbuhnya. Di sela memberikan arahan, musim pandemi Covid-19 seperti ini, tim supervisi juga berharap corona segera berakhir. Dan berharap anggota di lapangan bisa selalu semangat mengimbau dan mengingatkan warga agar selalu mematuhi protokol kesehatan. (and/har/fer)
FOTO: MEMORANDUM/FIR
tata cara pelaksanaan koordinasi, pengawasan dan pembinaan teknis terhadap kepolisian khusus, penyidik pegawai negeri sipil (PPNS), dan bentuk-bentuk pengamanan swakarsa serta penjelasan tentang polsus dan tupoksi dari kepolisian”, terang tim supervisi. Pihaknya berharap, semua jajaran untuk memerhatikan betul dasar hukum polsus dalam menjalankan tugas. Karena tidak hanya PP itu saja, masih ada UU No 22 tahun 2002 tentang polri pasal 3 yang menjelaskan pengemban fungsi kepolisian adalah polri di-
Bay turun dari lantai atas menuju Bayu, ru ruang bawah tempat brankas dan m menggasak uang hasil jualan tadi p sebesar Rp 22 juta. Kejadian pagi itu diketahui rekannya pada Selasa (4/8) sekitar jam 05.00, dalam keadaan brankas sudah terbuka,” ujar Timbul, Kamis (6/8).
Lanjutnya, setelah menerima laporan tersebut, pihaknya mengolah TKP dan memeriksa CCTV di minimarket tersebut serta rekan pelaku. Dari sini pihaknya mengetahui identitas pelaku dari rekaman CCTV. “Kami berhasil mengamankan pelaku pada Rabu (5/8), sekitar jam 09.15 di rumahnya. Saat kami geledah ditemukan barang bukti tersebut,” jelasnya. Kini pelaku bersama barang bukti diamankan di Mapolsek Gadingrejo untuk pemeriksaan lebih lanjut. (*/rul/fer)
FOTO: MEMORANDUM/EDR
Foto bersama setelah kegiatan supervisi dari Dir Bin Potmas Baharkam Polri Brigjenpol Edy Murbowo.
res Kapolsek Gadingrejo Polres ul Pasuruan Kota Kompol Timbul ya Wahono mengatakan, awalnya a pelaku bersama rekan kerjanya bernama Eko dan Renaldi tidur di mess di lantai atas minimarket tersebut. “Tanpa sepengetahuan rekannya.
FOTO: MEMORANDUM/WAR
FOTO: MEMORANDUM/AND
Pasuruan, Memorandum Ach Bayu (20), warga Jalan Slagah, Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, harus mendekam di tahanan karena mencuri uang di brankas minimarket tempatnya bekerja.
Bhabinkamtibmas Polres Probolinggo Kota Terima Perlengkapan Dinas
Kapolresta Malang Kota Kombespol Loenardus H Simarmata didampingi kasatlantas memberikan keterangan kepada wartawan.
Ia mengimbau, Aremania dan Aremanita dari luar daerah untuk tidak datang ke Malang. Nantinya, di setiap pintu masuk perbatasan akan dilakukan penyekatan. Jika ditemukan akan diminta putar
balik arah. “Di tanggal 11 Agustus 2020 nanti ada penyekatan di perbatasan ke arah Malang Raya. Kerja sama dengan para korwil akan kami lakukan,” lanjutnya.
Disinggung bagaimana jika ada yang membandel, Leo mengaku sudah berkoordinasi dengan para korwil Aremania. Sementara itu, Kasubbag Humas Polresta Malang Kota Iptu Ni Made Seruni Marhaeni menyebutkan kesepakatan tersebut untuk menjaga keamanan dan kenyamanan. “Karena saat ini juga masih pandemi Covid-19 sehingga diharapkan semuanya mematuhi protokol kesehatan,” tuturnya. Sementara itu, di beberapa titik lokasi jalur protokol di kota Malang, telah bertabur bentangan bendera atau banner. Beragam tulisan yang pada intinya untuk menyemangati warga Malang dan sekitarnya akan HUT ke-33 Arema. (edr/fer)
Polresta Sidoarjo Salurkan Bantuan Sembako dan Alkes dari Kapolri Sidoarjo, Sid j M Memorandum d Dalam situasi pandemi Covid-19 yang berdampak pada aspek sosial, kesehatan, dan perekonomian global, membuat Polri terus bergerak menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Penyaluran bantuan sosial dan kesehatan dari Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis dilakukan serentak. Termasuk berlangsung di Kabupaten Sidoarjo. Pemberangkatan bantuan dari Kapolri, dipimpin Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji SH di Mapolresta Sidoarjo. “Di wilayah Kabupaten Sidoarjo bantuan sembako dan alat-alat kesehatan dari Kapolri, kami bagikan melalui 18 polsek jajaran dan 349 bhabinkamtibmas, yang akan dibagikan secara door to door langsung ke rumah warga terdampak Covid-19,” ujar Kapolresta Sidoarjo
FOTO: MEMORANDUM/LUD
Brigjenpol Edy Murbowo Datangi Gresik untuk Supervisi Polsus Gresik, Memorandum Untuk melakukan supervisi dalam rangka pengawasan bidang operasional kepolisian khusus (Polsus) wilayah Kabupaten Gresik, Dir Bin Potmas Baharkam Polri Brigjenpol Edy Murbowo mendatangi Mapolres Gresik, Kamis (6/8). Hadir bersama Kasubdit Anev Baharkam Polri Kombespol Susanto, kedatangan perwira tinggi bintang satu tersebut disambut langsung Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto beserta jajaran. Sebanyak 30 peserta hadir dalam acara supervisi tersebut. Baik dari jajaran pejabat utama Polres Gresik, anggota Polhut, Polsuspas dan Satpol PP Kabupaten Gresik. Dalam sambutannya, AKBP Arief melaporkan perkembangan yang dilakukan Polres Gresik. Ia pun mengharap arahan dan petunjuk dari supervisi sebagai penunjang kegiatan di lapangan agar lebih profesional. “Polres Gresik sudah melaksanakan koordinasi dan hubungan kesinambungan yang baik dengan polsus di wilayah Kabupaten Gresik,” lapor mantan Kapolres Ponorogo itu. Sementara itu, tim supervisi meminta anggota agar berhati-hati dalam menjalankan tugas di lapangan. Menurutnya, polri saja sering mendapatkan protes, apalagi polsus. Maka dari itu perlu untuk mempelajari dasar hukum dalam pelaksanaan tugas. “Dasar hukum kepolisian khusus yaitu salah satunya PP Nomor 43 Tahun 2012 tentang
JUMAT KLIWON 7 AGUSTUS 2020 HALAMAN 6-7
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji menyerahkan bantuan sembako dan alkes dari Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis untuk warga kepada bhabinkamtibmas.
Kombespol Sumardji SH, Kamis (6/8). Jumlah bantuan dari Kapolri yang disalurkan Polresta Sidoarjo dan jajarannya, antara lain 10 ton beras yang dibagikan 349 bhabi-
nkamtibmas, 9.000 masker dibagikan oleh 18 polsek jajaran Polresta Sidoarjo, 440 baju alat pelindung diri (APD), dan 440 face shield. Dengan bantuan dari Kapolri secara serentak ini, diharapkan dapat membantu dan meringankan beban masyarakat akibat dampak dari adanya pandemi Covid-19. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji SH kembali menyampaikan kepada seluruh anggota dan para bhabinkamtibmasnya, agar tidak kenal lelah mengingatkan masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan. “Penyaluran bantuan sosial dan kesehatan ini membuktikan bahwa untuk melawan pandemi Covid-19 kita harus bersatu, disiplin dalam mentaati protokol kesehatan dan kerja sama saling bahu membahu meringankan beban saudara kita yang membutuhkan,” jelasnya. (lud/jok/fer)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
JUMAT KLIWON, 7 AGUSTUS 2020 HALAMAN 8
Ia mengaku sangat menyayangkan kejadian yang menimpa Hendra. Karena memang pemerintah mempunyai program sekolah inklusi, yang mana proses pembelajaran tidak dibedakan dalam satu kelas. Namun perlakuannya yang berbeda. ”Ya, aturannya sudah ada, tinggal
implementasinya saja. Buktinya tiap sekolah berbeda, ada yang mau dan ada yang tidak mau menerimanya,” ungkap Mansur. Ia berharap kejadian ini tak terulang kembali. “Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali, cukup Hendra ini, yang pertama
dan terakhir. Jangan menambah beban mental dari anak ini. Seharusnya pihak sekolah membantu,” ujar Mansur. Sementara itu dari PGRI, Soni Andi Wijaya menambahkan, dalam menyelesaikan permasalahan ini seperti mengurai benang kusut. Karena kelas inklusi sudah di programkan pemerintah, belum bisa dilaksanakan di semua sekolah. ”Yaitu sekolah inklusi telah diprogramkan, tetapi pelaksanaannya di bawah belum banyak yang melakukan kelas inklusi. Saya berharap ke depannya setiap sekolah memiliki sekolah inklusi,” pungkasnya. (abr/lis)
Coklit Warga Kota Pasuruan Capai 88 Persen
Coca-Cola Amatil Indonesia Serahkan Hewan Kurban
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Pasuruan, Memorandum Pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih pada Pilwali 2020 sudah berjalan tiga pekan. Artinya sisa waktu yang ada hanya sepekan ke depan. Komisioner Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Pasuruan Mukhamad Zahid menerangkan, selama tiga pekan progres coklit sudah mencapai 88,82 persen. Rinciannya, 139.551 warga sudah dicoklit. Artinya, masih tersisa 15.493 warga yang Sejumlah camat dan lurah mengikuti sosialisasi coklit pemilih belum. beberapa waktu lalu. Sementara jumlah data pemilih yang harus yang warganya terpapar virus corona, hingga dicoklit 155.044 warga. Progres coklit setiap warga yang tak membukakan pintu rumahkelurahan rata-rata mencapai 80 hingga 90 nya ketika dicoklit. persen. Bahkan di Kelurahan Randusari, su“Ada salah satu kelurahan yang petugas dah 100 persen. Hanya di Kelurahan Purutre- kami kesulitan mencoklit. Sebenarnya, PPDP jo yang persentase coklitnya terbilang paling sudah ketemu dengan pembantunya, tapi rendah. Yakni baru mencapai 66 persen. Di hanya dilihat saja, kemudian ditinggal masuk samping itu, tahapan coklit sepanjang tiga rumah lagi,” ungkap Zahid. pekan berjalan, kata Zahid, juga menyisakan Dia menambahkan, upaya coklit itu juga sejumlah persoalan. Sehingga hal itu mem- terus dilakukan. Menurutnya PPDB bahkan buat proses coklit sedikit terkendala. beberapa kali mendatangi rumah warga Sedikitnya ada lima persoalan yang men- tersebut. Tetapi belum bisa dicoklit juga. jadi kendala bagi petugas pemutakhiran data “Sudah dikoordinasikan dengan pengurus pemilih (PPDP). Di antaranya ialah warga RT/RW juga belum membuahkan hasil. yang sudah pindah domisili, administrasi ke- Jadi kami minta bantuan Pak Lurah supaya pendudukan belum terbaru maupun belum kendala-kendala semacam ini bisa diatasi,” memiliki dokumen kependudukan, kawasan bebernya. (*/rul/lis)
Anggota DPRD mendatangi rumah ABK yang mendapatkan diskriminasi.
Pasuruan, Memorandum Dalam rangka Hari Raya Iduladha 1441 H, Coca-Cola Amatil Indonesia (Amatil Indonesia) menyerahkan sejumlah hewan kurban kepada masyarakat di sekitar pabrik dan sales office Amatil Indonesia di seluruh Indonesia. Tahun ini 84 hewan kurban yang terdiri dari 16 ekor sapi dan 68 ekor kambing didonasikan sebagai bentuk kontribusi kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, dan mendapat apresiasi positif dari pemerintah dan masyarakat setempat. “Di tengah pandemi yang tengah terjadi, kami sangat bersyukur tetap memiliki kesempatan untuk merayakan hari raya Iduladha dengan berbagi kebahagiaan bersama masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional kami, baik area pabrik maupun sales office Amatil Indonesia. Semoga melalui dukungan ini, tali silaturahmi menjadi semakin kuat dan ke depannya dapat terus bersama menghadapi tantangan dan menjalankan banyak kegiatan positif di berbagai bidang,” ujar Lucia Karina, Direktur Public Affairs, Communications & Sustainability, Coca-Cola Amatil Indonesia.
FOTO: MEMORANDUM/MTR
Bondowoso, Memorandum Anggota DPRD Bondowoso Fraksi PKB Mansur mendatangi rumah Muhammad Hendra Arisyanto, anak berkebutuhan khusus (ABK) daksa yang diminta mengundurkan diri dari kelas VII SMP Negeri 2 Tamanan oleh guru dan kepala sekolah, Rabu (5/8). Kedatangannya tak lain untuk memberikan dukungan kepada anak warga Desa Kemuning, Kecamatan Tamanan.
FOTO: MEMORANDUM/ABR
Dewan Minta Pemberhentian Siswa ABK Tak Terulang
Corporate Affairs Executive Adipurno Widi Putranto selaku perwakilan Coca-Cola Amatil Indonesia menyerahkan seekor sapi secara simbolis kepada H Iswahyudi, Kepala Desa Nogosari, Kamis (30/7) lalu.
Khusus di area Gempol dan Pandaan, Pasuruan, Amatil Indonesia menyerahkan total hewan kurban 2 ekor sapi dan 14 ekor kambing. Delapan dari 14 ekor hewan kurban berupa kambing secara simbolis diberikan kepada Didik Hartono selaku Kepala Desa Kepulungan. Sedangkan di area operasi lainnya di Pandaan, Amatil Indonesia secara simbolis menyerahkan satu ekor sapi kepada H Iswahyudi selaku Kepala Desa Nogosari. Penyerahan hewan
Pemkab Bondowoso Bantu Alat Protokol Kesehatan untuk Pelaku Usaha Pariwisata Irwan meminta kepada seluruh pengelola usaha agar digunakan dengan sebaik-baiknya. Alat-alat yang diberikan di antaranya adalah masker, face shild, thermo gun, hand sanitizer, dan poster protokol kesehatan. “Manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya. Jangan sampai bantuan ini tidak digunanakan, mubazir,” pintanya. Sementara Kabid Pariwisata Arif S Rahardjo meminta kepada masyarakat atau pengunjung yang mendapati tempat wisata tidak menyiapkan alat-alat protokol kesehatan segera melapor. Sebab, pihaknya akan segera memberikan sanksi penutupan. “Kita tutup sementara sambil dia melengkapi protokol kesehatan memenuhi k e t e n t u a n n y a ,” tegasnya. (abr/lis)
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Saya A.S EFFENDI sebagai pemegang Hak Tanggungan akan melaksanakan Lelang Eksekusi berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo terhadap barang jaminan milik Debitur: Sebidang tanah dan Bangunan berikut segala sesuatu diatasnya SHM No.73, Lt.181 m² atas nama SOEYITNO, terletak di Desa/Kel. Bendungan, Kec Kraton, Kabupaten Pasuruan, Propinsi Jawa Timur , Harga Limit Rp. 117.800.000 , Uang jaminan lelang Rp. 58.900.000 Pelaksanaan Lelang akan diselenggarakan pada Cara Penawaran : Closed Bidding (dengan mengakses url http://www.lelang.go.id) Hari / Tanggal : Rabu / 26 Agustus 2020 Pukul : 10.00 Waktu Server (sesuai WIB) Tempat : KPKNL Sidoarjo, Jalan Erlangga No. 161 Sidoarjo Persyaratan Lelang: 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website http://www.lelang.go.id 2. Syarat, ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat di alamat website di atas. 3. Objek lelang tersebut diatas dijual lelang dengan kondisi apa adanya dan kepada peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang. 4. Apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa barang/obyek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Sidoarjo maupun A.S EFFENDI. 5. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh pada A.S EFFENDI, berkantor di Satelite Town Square Blok D No.22,Jl. Sukomanunggal Jaya, Surabaya. Telp. (031-7327192) 6. Batas akhir pelunasan 5 hari kerja setelah pelaksanaan lelang 06 Agustus 2020 ttd A.S EFFENDI
PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan tanggal 25 Juni 2020 di Surat Kabar Harian Memorandum, maka berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang No. 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan, PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Regional Special Asset Management Surabaya selaku Pemegang Hak Tanggungan Pertama dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan menggunakan Aplikasi Lelang melalui Internet dengan cara penawaran secara tertutup (Closed Bidding) tanpa kehadiran peserta lelang, terhadap barang jaminan debitur atas nama: PT. CREDO JAYA KARYA : 4 (empat) bidang tanah berikut bangunan yang berdiri diatasnya yang terletak dalam satu hamparan denga total luas 988 m2 dengan rincian sebagai berikut :
FOTO: MEMORANDUM/ABR
Bondowoso, Memorandum Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat menyerahkan bantuan alat protokol kesehatan kepada para pelaku usaha pariwisata di aula Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga, Kamis (6/8). Paket alat protokol kesehatan diberikan kepada 80 pelaku usaha pariwisata, meliputi pelaku tempat pariwisata, café, hingga perhotelan. Wabup Irwan mengungkapkan, bantuan tersebut diberikan sebagai langkah untuk membangun kembali perekonomian di sektor pariwisata yang sempat lesu. Oleh sebab itu, tempat wisata dibantu dalam penyiapkan alat-alat protokol kesehatan agar dapat tetap beroperasi secara aman dari penyebaran Covid-19. “Penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi harus seimbang. Jangan sampai kita fokus pada penanangan kesehatan, tapi ekonomi terabaikan,” ujarnya.
kurban di area Jawa Timur tersebut dilakukan oleh Adipurno Widi Putranto, Corporate Affairs Executive, selaku perwakilan Coca-Cola Amatil Indonesia. “Kami berterima kasih dan berharap hubungan dan kolaborasi yang selama ini ada dengan perusahaan dapat terus terjalin dengan baik di masa yang akan datang. Semoga donasi ini menjadi berkah untuk bisnis Amatil Indonesia dan kita semua,” tutur H Iswahyudi, Kepala Desa Nogosari, Pandaan ketika menerima
donasi satu ekor sapi dari Coca-Cola Amatil Indonesia tersebut. Selain memberikan dukungan rutin terkait perayaan hari besar keagamaan, Amatil Indonesia juga senantiasa berusaha mendukung pengembangan masyarakat sekitar melalui berbagai inisiatif seperti program clean-up, bantuan pendidikan bagi anak-anak berprestasi di sekitar fasilitas Amatil Indonesia, penyediaan layanan kesehatan secara cuma-cuma di setiap poliklinik Amatil Indonesia, dukungan penanaman pohon, program pemberdayaan masyarakat lewat program Coca-Cola Forest, serta pengembangan bibit muda sepak bola melalui Coke Kicks. Amatil Indonesia juga fokus dalam pemberian bantuan kemanusiaan bagi masyarakat, salah satunya dalam menghadapi pandemi Covid-19, Coca-Cola Amatil Indonesia menyalurkan Alat Pelindung Diri, disinfektan, alat kebutuhan medis lainnya, serta paket produk minuman bagi mereka yang bertugas di garis depan dalam penanganan, pelayanan dan perawatan COVID-19 di tanah air dan akan disalurkan melalui mitra-mitra lainnya. (*/mtr/lis)
Wabup Irwan Bachtiar Rahmat menyerahkan bantuan alat protokol kesehatan.
SHM No. 251 seluas 170 m2, atas nama ANIEK SISWANTI DJUARI SHM No. 252 seluas 282 m2, atas nama ANIEK SISWANTI DJUARI SHM No. 255 seluas 398 m2, atas nama ANIEK SISWANTI DJUARI SHM No. 813 seluas 138 m2, atas nama ANIEK SISWANTI DJUARI
Selurunya terletak di Kelurahan Menganti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (setempat dikenal dengan Jalan Raya Menganti – Karangturi No. 668, Kelurahan Menganti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur). (Harga Limit Rp. 3.000.000.000,00) (Uang Jaminan Rp. 1.500.000.000,00) Deskripsi Persyaratan Lelang : 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUGDIWDU GDQ WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH www.lelang.go.id syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website tersebut. • Menyetor uang jaminan lelang melalui virtual account yang diperoleh melalui website diatas setelah memilih dan mengikuti obyek lelang, nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disebutkan dalam pengumuman lelang serta setoran dilakukan sekaligus (tidak dicicil). • Setiap penyetoran dan/atau pengembalian uang jaminan dari dan ke peserta lelang dari bank yang sama dengan Bank mitra KPKNL penyelenggara lelang tidak dikenai biaya apapun, sedangkan setiap penyetoran dan/atau pengembalian uang dari Bank yang berbeda dengan Bank mitra KPKNL penyelenggara lelang, dikenai biaya transaksi perbankan yang jumlahnya bervariasi, sesuai ketentuan Bank masing-masing dan ditanggung oleh peserta lelang; • Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. • Peserta lelang diwajibkan melihat objek lelang dan dianggap menyetujui aspek legal dari objek yang dilelang sesuai dengan kondisi apa adanya (as is) dan pada tempat dimana saat ini berada (as where). • Karena satu dan lain hal, pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang dapat melakukan pembatalan/penundaan lelang terhadap salah satu atau seluruh objek lelang tersebut diatas, dan pihak-pihak yang berkepentingan/pesertalelang, tidak diperkenankan melakukan tuntutan/gugatan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Surabaya dan PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. • Pemenang lelang yang ditunjuk wajib melunasi harga lelang berikut bea lelang sebesar 2% dalam waktu 5 hari kerja setelah ditunjuk sebagai pemenang lelang, apabila melebihi jangka waktu tersebut akan dibatalkan secara tertulis pembeliannya dan dinyatakan PEMBELI LELANG WANPRESTASI dan uang jaminan akan disetorkan ke kas negara. • Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Regional Special Asset Management Surabaya, Telp. No. 031-99205001. Deskripsi Pelaksanaan Lelang Cara penawaran : Hari/Tanggal : Batas Akhir Penawaran : Pelunasan harga lelang : Bea lelang pembeli : Tempat pelaksanaan lelang : Penetapan Pemenang
Secara tertutup (Closed Bidding) dengan mengakses url www.lelang.go.id Jumat, 14 Agustus 2020 Pukul 09.50 Waktu Server (Sesuai WIB) 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 2 % dari harga lelang Gedung Keuangan Negara (GKN) Surabaya I lt. 05 KPKNL Surabaya Jl. Indrapura No. 05 Surabaya : Setelah Batas Akhir Penawaran Surabaya, 07 Agustus 2020 PT. BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. Regional Special Asset Management Surabaya
P E R H AT I A N AWAS PENIPUAN, HATI-HATI JIKA ADA PIHAK-PIHAK YANG MENGATASNAMAKAN PETUGAS DARI BANK MANDIRI ATAU KPKNL SURABAYA UNTUK KEPENTINGAN PRIBADI PERHATIKAN KARTU IDENTITAS PEGAWAI
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Aris Setyoadji S Sos, Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Noor Arief Prasetyo S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Rahmat Hidayat S Sos, Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu, Indra Anugrah Hardiantoko, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Direktur: Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Choirul Shodiq SH MH Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Pemimpin Perusahaan: Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Yoyok Khayatullah AMD SE Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
JUMAT KLIWON, 7 AGUSTUS 2020 HALAMAN 9
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Asyik Bermesraan, Oknum Kasek Diciduk Satpol PP
Petugas mengevakuasi mayat Djamilah.
Mayat Wanita Sujud Gegerkan Warga Kauman
Informasi yang berhasil diperoleh di lapangan, awal mulanya oknum kepala sekolah berinisial NS (36) bersama teman lelaki HF (35). Keduanya merupakan warga Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, tepergok sedang asyik duduk berduaan di Taman Maramis. Melihat tingkah laku yang dinilai tidak wajar itu, sejumlah warga yang melintas di area taman merasa risih. Bahkan ada yang langsung melaporkan ke saluran pengaduan 112 Dinas Satpol PP Kota Probolinggo. Atas laporan itu, beberapa petugas satpol PP langsung turun ke lokasi kejadian. Alhasil, sejoli yang asyik bermesraan itu diciduk, kemudian dibawa ke kantor satpol PP.
Tulungagung, Memorandum Ketenangan warga Dusun/Desa Kauman, Kecamatan Campurdarat, pecah usai ditemukan mayat wanita dengan posisi sujud di kebun pisang dekat rumah warga, Kamis (6/8). Mayat wanita yang mengenakan daster biru itu pertama kali ditemukan oleh Sumiati (55), warga setempat yang hendak membuang air bekas cucian di belakang rumahnya. Sontak saja temuan itu mengegerkan warga sekitar. Polisi yang menerima laporan ini langsung datang ke lokasi melakukan olah TKP. Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh mayat tersebut. Kapolsek Campurdarat AKP Maga Fidri Isdiawan mengatakan, polisi tidak menemukan identitas di tubuh mayat. Kecuali hanya sepasang sendal jepit di telapak tangannya. “Saat ditemukan kondisinya masih menggunakan daster biru dan sandal jepit yang ada di tangannya. Identitas tidak kita temukan,” ujar Maga. Kejadian inipun kemudian viral di media sosial. Dan tak berselang lama, foto yang beredar direspons oleh keluarga korban dengan menghubungi pihak kepolisian. Maga menjelaskan, setelah dilakukan pendalaman dipastikan mayat itu adalah Djamilah (60), warga Desa Ngebong, Kecamatan Pakel. “Keluarga langsung menghubungi polisi dan dipastikan mayat tersebut memang bagian dari keluarganya. Kemudian langsung dipastikan ciri-ciri fisiknya,” terangnya. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Djamilah pernah dirawat di rumah sakit jiwa. Kemudian sehari-hari tinggal di rumah seperti biasa. Diprediksi meninggalkan rumah sekitar pukul 02.30 pagi. Sebab sebelumnya yang bersangkutan masih diketahui tidur di kasurnya. Masih menurut Maga, pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan meminta jenazah untuk langsung dimakamkan tanpa diautopsi. (fir/mad/lis)
“Petugas satpol PP menghampiri mereka, kedapatan duduk bermesraan di dalam Taman Maramis,” terang Kepala Dinas Satpol PP Kota Probolinggo Agus Efendi, Kamis (6/8). Dijelaskan Agus Efendi, saat di hadapan penyidik mereka beralasan berada di Taman Maramis hanya untuk beristirahat setelah bepergian. Akan tetapi ketika dimintai keterangan lebih mendalam, keduanya mengaku sedang bermesraan. “Kita buatkan berita acara pemeriksaan. Selanjutnya akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo untuk diberikan pembinaan,” tegas Agus. Status dari pasangan itu, kata Agus Efendi, SN adalah janda cerai mati, se-
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Probolinggo, Memorandum Keberadaan taman kota yang berlokasi di Jalan Maramis, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, malah dimanfaatkan untuk memadu kasih. Buktinya, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Probolinggo menciduk pasangan kasmaran yang asyik bermesraan di taman kota.
Sejoli mabuk asmara menjalani pemeriksaan petugas satpol PP.
dangkan HF sudah punya istri yang sah, bahkan sudah memiliki anak. “Kalau wanita kepala sekolah itu statusnya sudah janda cerai mati. Peng-
akuan keduanya. Kita sudah tahu kebenarannya. Kalau yang pria sudah beristri dan bekerja sebagai buruh pabrik,” pungkasnya. (mhd/yud/lis)
Empat Daerah Gelar SKB CASN di Tulungagung pelaksanaan SKB secara umum mulai 1 September hingga 12 Oktober mendatang. Sedangkan untuk jadwal pelaksanaan di Tulungagung masih menunggu informasi resmi dari BKN. “Untuk jadwal pastinya di Tulungagung, kita masih rapat-rapat ini sekaligus nunggu informasi dari BKN,” jelasnya. Pihaknya menghitung, pelaksanaan tes selama 9 hari itu sudah termasuk untuk peserta dari Kabupaten/Kota Blitar dan Kabupaten Trenggalek. Untuk jumlah peserta SKB dari Tulungagung sendiri 1.505 orang. Meraka akan memperebutkan 601 formasi, yang terdiri dari 237 formasi tenaga pendidikan, 157 formasi tenaga kesehatan, dan 207 formasi tenaga teknis lainnya. “Dalam sehari ada 3 sesi,” ungkapnya. Arief memastikan selama pelaksanaan tes,
protokol kesehatan diberlakukan secara ketat. Mulai kewajiban menggunakan masker, penerapan physical distancing selama pelaksanaan tes dan kewajiban mencuci tangan dengan sabun. Pemeriksaan suhu tubuh peserta test juga dilakukan. Jika ditemukan peserta dengan suhu tubuh di atas normal, maka akan dilakukan pemisahan ruangan pelaksanaan test.Tujuannya guna meminimalkan potensi terjadinya penyebaran Covid-19.“Protokol kesehatan tetap diketatkan, inikan masih pandemi, cek suhu, menggunakan masker, dan lain-lain,” pungkasnya. (fir/mad/lis)
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Tulungagung, Memorandum Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya disepakati pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) calon aparatur sipil negara (CASN) 2019 untuk empat kabupaten/kota dilaksanakan di Kabupaten Tulungagung. Keempat daerah tersebut adalah Kabupaten/Kota Blitar, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Tulungagung. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Pemkab Tulungagung Arief Budiono mengatakan, sampai saat ini masih disepakati lokasi pelaksanaan tesnya terlebih dahulu. Kemudian untuk kepastian jadwalnya masih dibahas dan belum ada kepastian. “Ada empat daerah, termasuk Kabupaten Tulungagung yang menggelar tes di sini,” ujarnya, Kamis (6/8). Kendati belum mengetahui dengan pasti jadwal pelaksanaanya, namun Arief mengungkapkan, badan kepegawaian negara (BKN) telah menetapkan jadwal
Arief Budiono
D.I 304
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG / BADAN PERTANAHAN NASIONAL KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN SITUBONDO Jl. PB. Sudirman No. 22A, Telp. (0388) 671597 - 674880, Situbondo 68312
PENGUMUMAN (Tentang Sertifikat Hilang) No : 23/300.2/35.12/VIII/2020
Untuk mendapatkan sertifikat baru sebagai pengganti sertifikat yang hilang, berdasarkan ketentuan Pasal 59 ayat ( 2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa:
Padukan Kerja Dansat dan Staf dalam Latihan Posko I Ngawi, Memorandum Sebelum menutup secara resmi pelaksanaan Latihan Posko I Kodim 0805/Ngawi, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho selaku komandan latihan terlebih dulu memberikan evaluasi dan kajian ulang. Dalam penyampaiannya, Kolonel Waris mengatakan,
jika latihan yang baru selesai dilakukan itu bertujuan untuk memberikan gambaran agar dalam pelaksanaan yang sesungguhnya nanti dapat ditangani secara baik dan benar, khususnya dalam penanggulangan bencana alam. Ia juga mengungkapkan, dalam Latihan Posko I yang baru selesai dilaksanakan itu juga
untuk melatih dan memadukan kerja antara dansat dan stafnya dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari menghadapi permasalahan yang terjadi. “Di luar itu, koordinasi dengan berbagai instansi terkait juga perlu untuk terus diperhatikan dan sama pentingnya,” terangnya Waris di Makodim 0805/Ngawi, Rabu (5/8). Lebih lanjut Waris berpesan
agar mampu dan memahami berbagai ketentuan yang ada dalam buku petunjuk, sehingga dapat membantu dalam optimalisasi pelaksanaan tugas. Ia juga berharap apa yang telah dievaluasi dapat diterima dengan baik dan ditindaklanjuti, sehingga akan memberikan manfaat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari maupun pada latihan selanjutnya. (alv/lis/*)
No
Nama/Alamat Pemohon
Hak Atas Tanah Jenis dan Nomor Hak
NIB
1
2
3
4
Hak Milik 12.28.06.04.00214 1 HENDI PRANATA 1893 / Kilensari Kp. Karang Sari Rt 01 Rw 03 Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo
2 TOLAK JAELANI Talkandang Timur Rt 04 Rw 01 Desa Talkandang Kecamatan Situbondo Kabupaten Situbondo
FOTO: MEMORANDUM/ALV
Danrem 081/DSJ Kolonel Waris Ari Nugroho memberikan pengarahan usai Latihan Posko 1. PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan tanggal 03 Juni 2020 terbit pada Surat Kabar Harian Memorandum serta Berdasarkan Pasal 6 Undang – Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk – Kantor Wilayah Denpasar akan melaksanakan Lelang Ulang Eksekusi Hak Tanggungan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Surabaya, dengan jasa Pra Lelang PT. Balai Mandiri Prasarana terhadap aset jaminan debitur, sbb :
1.CV. Visicall : a)Tanah dan Bangunan, SHGB No. 883, Lt. 83 M2, an. Husin Sudarta, terletak di Komplek Ruko Satelite Town Square Blok 5F No. 9, Kel. Sukomanunggal, Kec. Sukomanunggal, Kota Surabaya. ( Harga Limit : Rp. 2.685.000.000,- ; Uang Jaminan : Rp. 805.500.000,- ) b)Tanah dan Bangunan, SHGB No. 884, Lt. 83 M2, an. Nyonya Gillian Goei juga disebut dan ditulis Goei Gillian, terletak di Komplek Ruko Satelite Town Square Blok 5F No. 10, Kel. Sukomanunggal, Kec. Sukomanunggal, Kota Surabaya. ( Harga Limit : Rp. 2.685.000.000,- ; Uang Jaminan : Rp. 805.500.000,- )
Keterangan : -Nominal jaminan yang disetorkan ke Rekening “ VA” (Virtual Account) harus sama dengan Nominal Jaminan yang disyaratkan. -Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat – lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. -Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Syarat Lelang : 1.Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id 2.Syarat dan Ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “ Tata Cara dan Prosedur” dan Panduan Penggunaan” pada domain tersebut di atas. 3.Barang yang dilelang menurut keadaan apa adanya (as is where is basis) pada saat ini, kami menganjurkan peminat untuk melihat obyek lelang sebelum mengikuti pelelangan. 4.Apabila terjadi pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang karena suatu hal maka peserta tidak diperkenankan melakukan tuntutan apapun kepada KPKNL Surabaya, PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk dan PT. Balai Mandiri Prasarana. Info Hubungi : 082131877470. Pelaksanaan Lelang : 1.Cara Penawaran : Closed Bidding (dengan mengakses url www.lelang.go.id). 2.Hari : Jumat. 3.Tanggal : 14 Agustus 2020. 4.Batas Akhir Penawaran : Pukul 10.50 Waktu Server (sesuai WIB). 5.Domain : www.lelang.go.id. 6.Penetapan Pemenang : Setelah batas akhir penawaran. 7.Pelunasan harga lelang : 5 (lima) hari kerja setelah lelang. 8.Bea Lelang Pembeli : 2% dari harga lelang. 9.Tempat Lelang : KPKNL Surabaya, Jl. Indrapura No. 5, Kota Surabaya. Surabaya, 07 Agustus 2020 PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk – Kantor Wilayah Denpasar
OBJEK LELANG
LIMIT
UANG JAMINAN
Persyaratan Lelang : 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH http://www/lelangdjkn.kemenkeu.go.id 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas. 3. Objek lelang tersebut diatas dijual lelang dengan kondisi apa adanya dan kepada peserta lelang dianggap telah mengetahui / memahami kondisi objek lelang. 4. Apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa barang/objek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Surabaya maupun PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Surabaya Manukan 5. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Surabaya Manukan, berkantor di Jalan Manukan Tama 208 Surabaya (031) 7409856. Closed Bidding (dengan mengakses url http://www/lelangdjkn.kemenkeu.go.id) Hari Senin / 24 Agustus 2020 Pukul 09.00 waktu server (sesuai WIB) Hari Senin / 24 Agustus 2020 Pukul 09.00 waktu server (sesuai WIB) 5 ( Lima ) hari kerja setelah pelaksanaan lelang KPKNL Surabaya Jl Indrapura No 5 Surabaya
Surabaya, 7 Agustus 2020 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Surabaya Manukan TTD Mohamad Sukari Pemimpin Cabang
7
8
27-05-2000 a. b. Kilensari c. Panarukan
* Laporan kehilangan Nopol : SKTLK-BS/3050/VII/Y.2.4/2020/SPKT Polres Situbondo * Surat Pernyataaan di bawah sumpah dihadapan Kepala Seksi Hubungan Hukum Kantor Pertanahan Kabupaten Situbondo tanggal 30-07-2020.
HAJI ZUBAIDAH
29-07-1989 a. b. Talkandang c. Situbondo
* Laporan kehilangan Nopol : SKTLK/1599/IV/TUK.7.2.1/2020/JATIM/Polres Situbondo * Surat Pernyataaan di bawah sumpah dihadapan Kepala Seksi Hubungan Hukum Kantor Pertanahan Kabupaten Situbondo tanggal 30-07-2020.
Situbondo, 05 Agustus 2020 KEPALA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN SITUBONDO
AGUS SALIM, S.H., M.H. NIP. 19680817 199403 1 003
SITI AMINAH SHM No. 6154 an Siti Aminah Lt.74 m2, terletak 318,500,000 63,700,000 di Jl Sememi jaya 5 C No 01 Kel : Sememi, Kec : Benowo, Kota Surabaya Keterangan - Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. - Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang - Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang
Batas akhir penawaran Pembukaan penawaran dan penetapan pemenang lelang Pelunasan lelang Tempat Pelaksanaan Lelang
6
PARJOKO
ttd
1.
Pelaksanaan lelang : Cara Penawaran
5
Keterangan
sertifikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertifikat yang hilang tidak berlaku lagi.
Berdasarkan pasal 6 UU Hak Tanggungan No.4 Th. 1996, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Surabaya Manukan, berkantor di Jalan Manukan Tama 208 Surabaya, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap barang jaminan milik debitur / penanggung hutang sebagai berikut: NAMA DEBITUR
-
Letak Tanah Tanggal a. Jalan Pembukuan b. Desa c. Kecamatan
Dalam / waktu 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi para pihak yang merasa berkeberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertifikat tersebut diatas maka
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN
NO
Hak Milik 277 / Talkandang
Terdaftar Atas Nama
memorandum.co.id
MOJOKERTO-JOMBANG Empat Pemabuk Main Keroyok
memorandumredaksi @gmail.com
JUMAT KLIWON, 7 AGUSTUS 2020 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Mojokerto, Memorandum Gara-gara pengaruh minuman keras, dua lelaki main keroyok. Adalah Rachmad Antoni (27) dan Moh Arsyid. keduanya warga Dusun Keninten, RT 05/RW 02, Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal. Dua pelaku lain masih dalam kejaran petugas. Yang menjadi korban adalah Aunur Rokhim (25), warga Desa Gayaman, RT 01/RW 02, Kecamatan Mojoanyar.
Kanitreskrim Polsek Mojoanyar Ipda Suroto mengatakan, peristiwa bermula saat korban hendak pulang dari rumah te-
Dampak Pandemi, P-APBD Jombang Turun Jombang, Memorandum Pandemi Covid-19 berpengaruh cukup besar terhadap anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Jombang. Kondisi ini sudah tentu berpengaruh pula terhadap perubahan APBD (P-APBD) yang kini sudah masuk dalam tahap pembahasan. Secara otomatis, tahun ini dipastikan P-APBD Kabupaten Jombang menurun. “Menurun cukup banyak, karena ada beberapa sektor yang tidak jalan, seperti hotel, wisata, dan lain sebagainya,” ungkap M. Nasrullah, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jombang, Kamis (6/8). Dari rancangan yang dibuat, pendapatan APBD murni tahun 2020 sebesar Rp 2.678.663.347.458,31. Setelah perubahan, menjadi Rp 2.484.903.003.035,05. Artinya ada pengurangan sebesar Rp 193.760.344.423,26 atau berkurang sebesar 7,23 persen. Penurunan jumlah APBD ini juga sangat berpengaruh terhadap pemerintahan. Banyak pembangunan fisik tahun ini yang harus ditunda. “Sangat berpengaruh sekali, banyak kegiatan yang tidak bisa kita laksanakan tahun ini,” tambahnya. Pendapatan asli daerah di tengah pandemi juga sangat menurun. Mulai dari pajak daerah, retribusi daerah, dan lain-lain pendapatan asli daerah. ”Kita dapat dari mana, kalau sejumlah sektor yang memberikan pendapatan untuk daerah harus tutup sementara, seperti hotel, otomatis semua berkurang,” tambahnya. Sedangkan pos belanja yang awalnya Rp 2.854.663.347.458,31 setelah perubahan menjadi Rp 2.992.448.313.578,34. Atau naik menjadi 4,83 persen. Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan prioritas plafon anggaran perubahan (PPAP) sudah disepakati dengan DPRD Jombang. dan P-APBD yang kini sudah disusun akan disampaikan ke DPRD setidaknya sampai tanggal 10 Agustus nanti. Sekdakab Jombang Akhmad Jazuli yang kini sedang menjalani perawatan karena terpapar Covid-19 menurut Nasrullah tidak begitu menghambat proses perancangan. “Sejauh ini lancar, tidak ada persoalan, komunikasi juga kami lakukan dengan ibu bupati,” pungkasnya. (wan/rif)
mannya di Desa Simolawang, Kecamatan Puri, Jumat (10/7) silam. Saat kejadian, ia mengendarai sepeda motor Honda Beat S 3534 OK dan melintas di perempatan Desa Pasundan, Kecamatan Bangsal. “Korban berboncengan dengan satu temannya berniat pulang dan melewati perempatan Desa Pasundan. Di saat bersamaan,
kedua tersangka mendahului dari arah belakang,” ujarnya, Kamis (6/8). Setelah berhasil mendahului, kedua tersangka yang mengendarai Honda CBR 150, S 2003 NAN, tiba-tiba memotong jalur korban ketika hendak berbelok ke sebelah kanan. Bahkan, salah satu tersangka juga menendang motor korban. “Karena ketakutan kedua
Jombang, Memorandum Penemuan jasad perempuan tanpa identitas menggemparkan warga Dusun Pacar, Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh, Kamis (6/8) sekitar pukul 07.00. Ketika ditemukan, posisi mayat yang diperkirakan berusia sekitar 35 tahun tersebut sudah dalam kondisi mengambang di aliran anak Sungai Brantas. Diungkapkan Kapolsek Megaluh AKP Darmaji, keberadaan jasad pertama kali diketahui saksi Doni (40), warga Dusun Paras, Desa Kedungturi, Kecamatan Megaluh. Saat kejadian, saksi tengah mengendarai motor dan melintas di tanggul anak Sungai Brantas. “Saksi tengah melintas di lokasi, lalu mendapati sesosok jasad terbawa arus. Mendapati hal itu, ia lalu melaporkan penemuan ke kepala desa setempat,” ungkap-
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Proses evakuasi mayat korban di lokasi penemuan.
nya, Kamis (6/8). Oleh kepala desa, sambung kapolsek, informasi tersebut seketika diteruskan kepada
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Salah satu tersangka yang diamankan.
pihak kepolisian yang langsung tiba di lokasi tak lama berselang. Untuk selanjutnya dengan dibantu sejumlah
warga, petugas mengevakuasi jasad menuju kamar jenazah RSUD Jombang guna kepentingan visum. “Karena tidak
ditemukan satupun kartu identitas pada diri jasad, kami membawanya ke RSUD Jombang,” sambungnya. Selain terus menyebar informasi penemuan, polisi sampai saat ini juga terus mengidentifikasi untuk mengetahui data diri korban. Sementara itu, bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, diminta menghubungi Polsek Megaluh, ataupun datang langsung ke kamar jenazah RSUD Jombang untuk melakukan pengecekan. “Kami masih terus melakukan upaya identifikasi, untuk mengetahui data diri jasad. Demikian halnya kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, silahkan menghubungi Polsek Megaluh atau datang ke RSUD Jombang,” tandas Darmaji. (wan/rif)
Pemkab Sosialisasikan Prosedur Hajatan dan Pentas Seni Jombang, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang terus menggelar sosialisasi surat edaran (SE) terkait protokol kesehatan dalam penyelenggaraan pesta perkawinan, hajatan, dan pertunjukan seni dalam hajatan. Ini agar keberadaan SE yang diterbitkan Bupati Jombang
HjMundjidah Wahab tersebut dipatuhi masyarakat. Sosialisasi terus dilakukan kepada forkopimcam, kepala puskesmas, kepala KUA, dan kades secara bertahap. Seperti dilakukan Kamis (6/8). Pemkab melangsungkan sosialisasi di 3 tempat sekaligus yaitu di Kecamatan Tembelang,
Ning Ita Dorong Perbankan dan UMKM Kota Mojokerto
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Ning Ita menerima cendera mata dari organisasi perbankan syariah.
sekitar 61,45%. “Tapi kami memiliki 6 RS, 11 klinik, 6 puskesmas, 11 hotel, rumah kos 36, kafe 18, resto 146, tempat karaoke 6, 6 pusat perbelanjaan besar, serta ratusan warung kopi yang saat ini semua masih eksis, hal ini menunjukkan Kota Mojokerto menjadi pusat pelayanan kesehatan, hiburan, kuliner, belanja, dan pendidikan warga dari daerah sekitarnya,” jelas Ning Ita. Dalam kesempatan ini Ning Ita menyampaikan, Pusyar masih menjadi andalan dalam permodalan di Kota Mojokerto. “Pusyar merupakan salah satu produk unggulan BPRS Kota Mojokerto untuk memfasilitasi pelaku usaha mikro di wilayah Kota Mojokerto, tanpa biaya bunga, asuransi dan administrasi, karena sudah ditanggung oleh Baznas Kota Mojokerto,”ujar Ning Ita. Ia juga menambahkan
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Ning Ita mengunjungi produk UMKM Kota Mojokerto.
pelaku pergi meninggalkan lokasi kejadian. “Dua pelaku masih kita kejar, sedang yang telah tertangkap kita kenakan pasal 170 KUHP, tentang pengerusakan terhadap orang maupun barang yang dilakukan dengan tenaga bersama-sama. Dengan ancaman hukuman, maksimal 7 tahun penjara,” tegas Suroto. (no/rif)
Mayat Misterius Gemparkan Warga Pacarpeluk
Pulihkan Ekonomi saat Pandemi
Mojokerto, Memorandum Dalam rangka pemulihan perekonomian akibat pandemi Covid-19 berbagai upaya Pemerintah Kota Mojokerto di antaranya bekerjasama dengan unsur perbankan dalam pemberian modal bagi para pelaku ekonomi di Kota Mojokerto. Di tengah pandemi Covid-19, Kota Mojokerto menjadi tuan rumah rakor Perbamida (Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Milik Daerah se-Indonesia) Jatim-Bali dan Kompartemen Asbisindo (Asosiasi Bank Syariah Indonesia) DPW Jatim. Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut awali dengan gala dinner yang dibuka oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di rumah rakyat, Jalan Hayam Wuruk 50, Kota Mojokerto pada Selasa (4/8) malam. Turut hadir dalam acara ini adalah Wakil Wali Kota Mojokerto, Achmad Rizal Zakaria, Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi, Ketua Perbamida Tri Hardianto, serta Ketua Kompartemen Asbisindo Ahmad Saefoel Ghozi. Dalam pembukaan acara tersebut, Ning Ita menyampaikan, pemerintah akan mendukung BPRS Kota Mojokerto. “Pemerintah Daerah akan selalu berada di belakang BPR/BPRS bersama-sama dengan masyarakat, para pengusaha, dan tentunya OJK untuk mengentaskan masyarakat dari dampak ekonomi pandemi Covid-19,” kata Ning Ita. Lebih lanjut Ning Ita menjelaskan Kota Mojokerto yang hanya seluas 20, 21 km² dengan penduduk sebanyak 139.606 jiwa dan sebagian besar mata pencaharian adalah perdagangan dan jasa terdampak
korban pun menepi. Setelah sebelumnya, salah satu tersangka menendang dengan kaki kiri,” sambung kanitreskrim. Setelah korban menepi, kedua tersangka turut menyusul. Tanpa banyak omong, mereka seketika mengeroyok korban. Tidak sendiri, datang dua orang lain yang juga turut melakukan aksi kekerasan. Baru setelah melihat korban terkapar, semua
bahwa ke depan di Kota Mojokerto akan memperbanyak transaksi secara cashless. Sementara itu, Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi menyampaikan, pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak di Indonesia saja tetapi terhadap perekonomian di seluruh dunia. Senada dengan Ning Ita, Bambang menyampaikan bahwa perekonomian di tengah pandemi harus terus bergerak secara dinamis karena tidak mungkin orang hanya berdiam diri di rumah selamanya. “Saat ini di dunia perbankan tengah mengalami mengalami tekanan, tetapi yang harus diperhatikan adalah respons untuk bulan-bulan yang akan datang.”kata Bambang. Ia menambahkan bahwa kunci untuk menghadapi krisis akibat pandemi covid-19 adalah sinergitas seperti halnya ketika terjadi krisis moneter pada tahun 1997 yang lalu. Untuk mendukung pelaksanaan Rakor Perbamida Jatim-Bali dan Kompartemen Asbisindo DPW Jatim, Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan Dekranasda Kota Mojokerto menggelar pameran industri kreatif 2020 di Atrium Sunrise Mall mulai 4 Agustus hingga 6 Agustus 2020 yang ditinjau secara langsung oleh Ning Ita bersama Ketua Dekranasda Nur Chasanah Achmad Rizal. Menutup acara rakor tersebut Ning Ita berpesan kepada anggota Perbamida dan Asbisindo agar tetap saling bersinergi untuk membangun daerah serta melayani masyarakat dalam pemulihan dampak ekonomi. (adv/war/rif)
Kecamatan Plandaan, dan Kecamatan Kabuh. Pada kesempatan itu, dipaparkan bagaimana Surat Edaran Bupati Jombang Nomor: 700/415.10.1.3/2020 tanggal 29 Juli 2020 tentang Protokol Kesehatan Dalam Penyelenggaraan Pesta Perkawinan Hajatan dan Pertunjukan Seni Dalam Hajatan. “Untuk bisa menyelenggarakan hajatan di tingkat desa, penyelenggara harus memiliki surat rekomendasi dari desa yang digunakan untuk minta persetujuan di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat Kecamatan. Namun apabila hajatannya besar, harus izin ke Gugus Tugas PP Kabupaten,” papar Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, Kamis (6/8). Dijelaskan olehnya, di dalam SE tadi ada aturan detail bagi yang akan menyelenggarakan hajatan mulai dari aturan untuk event organizer, jasa catering, jasa rias, penyewa busana, pengusaha sound system, tamu
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyerahkan thermogun kepada salah satu kepala desa di Kecamatan Tembelang.
undangan, mempelai pengantin dan keluarga. “Termasuk ketentuan penyelenggaraan seni budaya. Semuanya sudah diatur secara detail,” jelasnya. Bupati menegaskan, semua aturan yang diberlakukan itu harus dipenuhi. Termasuk juga diminta tetap menjaga kebersihan, mengenakan masker, face shield, dan selelu menjaga jarak di setiap acara. “Dalam hajatan
disertai hiburan, maksimal tujuh orang, termasuk MC, penyanyi dan kru musik. Aturan inipun membatasi waktu penyelenggaraan hiburan, siang hari maksimal pukul 16.00,” bebernya. Bupati perempuan pertama di Kota Santri itupun menekankan, agar tidak menerima dan menawarkan sumbangan lagu dari tamu undangan. Begitu pula undangan yang hadir dibatasi 50 persen dari kapasitas tempat yang disediakan. “Bagi yang menghadirkan pentas seni, kami minta jangan menerima atau menawarkan sumbangan lagu dari tamu undangan. Demikian halnya, undangan yang hadir dibatasi 50 persen dari kapasitas tempat yang ada,” tegasnya. Dalam sosialisasi tersebut, turut hadir dalam rombongan bupati Jombang, Pelaksana harian (Plh) Sekda Jombang dan Inspektur. Setelah rampung pemaparan, tim sosialisasi kabupaten juga menyerahkan bantuan berupa thermogun dan face sheild kepada camat dan semua kepala desa yang hadir. “Thermogun ini bisa digunakan sewaktu-waktu apabila ada kegiatan yang melibatkan banyak orang. Sekali lagi saya mengimbau kepada semua masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan,” pungkas Mudjidah. (adv/hms/rif)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
DEWI RENGGANIS
JUMAT JU UMA M T KLIWON, 7 AG AGUSTUS 2020 HALAMAN 11
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
BupaƟ dr Faida MMR
Berkat Kemitraan, Panen Raya Padi Meningkat 10,7 Ton Jember, Memorandum Bupati dr Faida MMR beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jember melakukan panen raya padi di Dusun Kaliputih, Desa/Kecamatan Rambipuji, Rabu (5/8). Bupati Faida didampingi Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin dan Kapolres AKBP Aris Supriyono. Terlihat wajah Bupati Faida berseri-seri dan bangga dengan hasil panen raya kali ini. Berkat jalin kemitraan, mampu meningkatkan hasil panen hingga hingga 10,7 ton yang sebelumnya 5 - 6 ton per hektare. “Alhamdulillah hasil panennya berlimpah. Kita harus bangga. Mudah-mudahan pengelolaan dan kualitasnya terus meningkat,” ujar Bupati Faida. Meski di tengah pandemi Covid-19, Faida berharap petani tidak putus asa, tetap lebih semangat lagi untuk berperan menjaga kestabilan pangan. Keberhasilan kelompok tani Desa Rambipuji sudah seharusnya memotivasi kelompok tani lainnya untuk lebih gigih. “Wow, ini merupakan upaya daerah untuk membangkitkan kembali ekonomi di tengah pandemi. Pertanian bisa menjadi sektor untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional khususnya di Kabupaten Jember serta dapat menyejahterakan masyarakatnya sendiri,” jelas bupati perempuan pertama di Jember. Faida menyebut, kemitraan adalah kekuatan. Seperti kemitraan di pertanian yang mampu meningkatkan hasil panen hingga 10,7 ton dari biasanya
pangan dengan menerapkan 5M (mendampingi petani, memotivasi bertani, mengamankan distribusi pupuk, melayani alsintan, menanam bersama) sehingga terwujud ketahanan pangan yang diharapkan. diharapkan.(edy/udi) (edy/udi)
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Bupati Faida bersama Forkopimda Kabupaten Jember melakukan panen raya.
yang 5 - 6 ton. “Kemitraan ini adalah wujud dari kegotongroyongan. Tanahnya tidak bisa ditambah, tapi produktivitasnya bisa ditingkatkan,” ujarnya. Menurut bupati, untuk mencapai sukses di bidang pertanian, perlu bermitra dengan banyak pihak. Hasil produktivitas yang tinggi itu diharapkan juga mampu memperbaiki hulu dan hilir pertanian di Jember. General Manager Pupuk Kaltim Ir Yusri menyampaikan, program ini merupakan salah satu program agrosolution untuk mendukung pupuk pertahanan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani. “Pupuk Kaltim berupaya untuk mendorong dan meningkatkan produktivitas pertanian, dan membantu kendala yang dihadapi petani,” kata Yusri. Yusri menyatakan, petani dikawal dari awal sampai akhir. Juga menggandeng stakeholder terkait untuk
mendukung petani. “Misal, petani kekurangan dana, maka kami akan melibatkan pengusaha. Dan akan ada opteker (penyedia barang,red) yang akan mengambil hasil panen petani,” jelas Yusri. Ketua panitia panen raya Supriyoto menyatakan, kemitraan pertanian terpadu mendapat respon positif dari petani. Kemitraan ini menggabungkan semua pilar untuk memuliakan petani. “Pertama pilar agroinput, dua modal, dan tiga opteker. Petani tinggal kerja, dengan ini hasil dapat optimal,” jelasnya. Supriyoto juga menyampaikan, ada kenaikan 3 ton per hektar yang meningkatkan produktivitas dan menambah pendapatan petani. Sementara Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin menyambut baik atas peningkatan dan kenaikan tonasenya. Dengan demikian kerja keras bersama bisa
terwujud. htiar kami “Sebuah ikhtiar anan pabidang ketahanan rupakan ngan yang merupakan sional. program nasional. oduksi Apalagi hasil produksi ambah pertanian bertambah elumdari pada sebelumnya. Dengan cara perti kemitraan seperti ani ini maka petani ra, bisa sejahtera, sa dan mereka bisa er mandiri,” beber dia. an Peningkatan pini juga bukti opan timalnya peran ut babinsa, lanjut mil lulusan Akmil 2001, dalam n meningkatkan swasembada
Pelapor Cabut Laporan, Ada Kompensasi? Tidak diketahui pasti, pencabutan laporan itu karena apa. Sebab, hingga saat ini Shoinuddin Umar, pengacara yang diberi kuasa sejak Oktober 2019 itu tidak ada pemberitahuan sama sekali. “Tidak ada. Adapun ada konfirmasi dong. Kita sudah kerja,” tegas Shoinuddin Umar kepada Memorandum, Kamis (6/8). Lanjut Shoinuddin Umar,
dirinya malah curiga jangan-jangan ada intervensi riil dengan kompensasi tertentu lalu bersembunyi dengan harapan mereka dapat keuntungan yang berlebihan. “Tapi ini tidak diberitahukan kepada kuasa hukum. Saya sangat curiga,” tegasnya. Disinggung ada rencana gelar perkara dan pemberhentian kasus dengan terlapor
Sambungan dari halaman 1 Abdulkadir Baraja, Shoinuddin Umar malah mempertanyakan kinerja dari kepolisian. “Proses tetap lanjut. Dasar hukum mana. Dihentikan tidak bisa. Andaikan itu betul, Saya pertanyakan. Saya tantang penyidiknya karena pengadilan yang menentukan sah tidaknya. Penyidik tidak bisa,” ujarnya. Soal pencabutan haknya
Polisi Geledah Rumah Kos Pelaku Fetish Kain Jarik Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair). Namun, sejak Kamis (5/8), Gilang resmi di drop out (DO) dari Unair. Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengakui saat ini sudah ada tiga korban yang melapor dan sudah ada delapan saksi diperiksa terkait kasus yang viral di media sosial (medsos) twitter ini. Mengenai pasal yang disangkakan adalah UU ITE. Namun, kata Sudamiran, kasusnya masih dalam penyelidikan lagi. “Kami masih melakukan pendalaman lagi dan saat ini masih dilakukan penyelidikan,” kata Sudamiran. Selain itu, pihaknya juga membenarkan, anggotanya sudah melakukan penggeledahan di tempat kos Gilang yang memang sudah teridentifikasi sebelumnya. Tempat kos berada di wilayah Surabaya. Tapi ketika penggeledahan, Gilang sudah tidak ada di lokasi. Belakangan diketahui, ternyata Gilang berada
Preman Kedondong Hajar Istri Akibatnya wanita ini menderita luka robek di bibir dan tersungkur ke lantai. Kejadian berada di rumah yang ditinggali keduanya di Jalan Kedondong Kidul III. Tidak terima dengan ulah sang suami, Tita melaporkan peristiwa yang menimpanya ke Mapolsek Tegalsari. “Berbekal laporan dan keterangan korban, anggota kami melakukan penyelidikan. Hasilnya, tersangka diamankan di rumah kontrakannya,” kata Kanitreskrim Polsek Tegalsari Iptu I Made Sutanaya, Kamis (6/8). Made menjelaskan, penganiayaan itu terjadi sekitar pukul 02.45. Seperti biasa, Dhany yang sehari-hari bekerja sebagai kurir buah di pasar menjalankan tugasnya mengirim buah. Sesaat kemudian, dia ternyata buru-buru balik ke rumah. Saat membuka pintu, pria yang cukup disegani sebagai preman di wilayahnya itu mendapati
Ambil Hikmah Tapi gegera pandemi membuat keduanya hanya di rumah saja selama berbulan-bulan. “Bayangkan dia (Tantri) dari November dia udah off, bayangkan udah berapa bulan ini, 10 bulan dia off,” kata Arda saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (2/7). “Hanya kadang manggung di TV, berapa bulan lalu. Jadi benar-benar rutinitas kita berubah banget. Yang biasanya Jumat, Sabtu dan Minggu kita ke luar kota,” sambung Arda Naff. Meskipun begitu, Arda Naff mengaku ada dampak positif di balik pandemi virus corona ini. Salah satunya adalah sang istri jadi lebih dekat
Sambungan dari hal 1
di luar kota. Beberapa barang disita polisi untuk keperluan penyelidikan. “Kami memang lakukan penggeledahan. Hanya saja yang bersangkutan memang tidak ada,” lanjut Sudamiran. Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan bahwa Satreskrim Polrestabes Surabaya telah menerima laporan dari tiga korban pelecehan fetish kain jarik. Bahkan saat ini guna mengejar pelaku, Kapolda Jatim Irjenpol Mohammad Fadil Imran telah membentuk satuan tugas dari ditreskrimsus dan ditreskrimum untuk mem-back up Polrestabes Surabaya. “Tingkat penyelidikan tentunya mengambil langkah upaya paksa berupa pemanggilan atau pun bahkan bisa dilakukan dengan penangkapan kepada terduga pelaku,” tandas Trunoyudo. (fdn/ iah/nov)
Sambungan dari halaman 1 istrinya asyik menelepon pria lain. Kecurigaan tersangka mendadak muncul. Dia lalu menanyakan ke istrinya sedang menelepon siapa. “Namun korban tidak merespons dan tetap menelepon,” lanjut Made. Merasa tak digubris, tersangka langsung marah dan menuduh istrinya selingkuh. Sebelum menghajar korban, keduanya sempat cekcok mulut. “Tersangka kemudian menghajar istrinya hingga mengalami robek di bibir” pungkas mantan Kanit Idik I Satreskoba Polrestabes Surabaya itu. Di hadapan penyidik, pria yang juga memiliki rumah di Jalan Sumatera, Perumahan Sidorukun Indah Gresik tersebut, mengaku gelap mata. Dia berkilah, tidak sekali saja istrinya menelepon dengan pria lain. “Saya emosi Pak. Sudah capek dari pasar ternyata di rumah lihat istri ternyata sibuk teleponan,” ujar Dhany. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 dengan kedua anak mereka. “Istri merasa bahwa kita harus mengambil hikmah di setiap kesulitan. Sekarang benar-benar di rumah. Berbeda banget ngasuh anak, dia jadi lebih bonding dengan anak, lebih mesra sama anak, lebih fokus sama anak itu sih hikmahnya,” pungkasnya. Diketahui, Tantri telah dikaruniai anak kedua pada Maret 2020 lalu dengan proses persalinan caesar dengan bobot 3,5 kilogram dan panjang 52 sentimeter. Sedangkan anak pertama mereka yang diberi nama Karanada Medina Danarda lahir pada 23 April 2016 lalu. (fim/nov)
sebagai lawyer, Shoinuddin Umar belum menyinggung soal itu. “Kalau memang dicabut, jelas harus ada tatap muka. Dikomunikasikan seperti apa, kenapa saudara melakukan itu. Tapi ini tidak ada sama sekali, tidak ada komunikasi,” jelasnya. Terpisah, Kanittipikor Satreskrim Polretabes Iptu Agung Joko Haryono ketika dikonfirmasi ada beberapa pertimbangan dengan mengelar perkara kasus tersebut. Seperti legal standing hukum Wisnu Bharata dan Syamsir Alamsyah sebagai pelapor/korban tidak ada dikarenakan bukan bagian
internal YDSF. Lalu dalam laporan masyarakat tersebut melalui kuasa hukum Shoinuddin Umar telah dicabut kuasanya oleh para pemberi kuasa pada 15 Juli 2020. Dan Wisnu Bharata dan Syamsir Alamsyah mencabut laporan pengaduan masyarakat pada 27 Juli 2020. “Jadi terakhir pelapor mencabut aduannya. Terus tindakan kita selanjutnya melaksanakan gelar perkara dilanjutkan pemeriksaan tambahan untuk penghentian penyelidikan,” jelas Agung Joko Haryono. Sedangkan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP
Sudamiran yang dikonfirmasi kemarin, malah belum mengetahui adanya laporan tersebut. “Laporan apa, YDSF yang mana. Tidak hapal saya,” ujar Sudamiran. Sudamiran menambahkan, bahwa semua kasus yang masuk tidak semuanya dilaporkan. “Tidak lapor semuanya. Dan tergantung hasil gelar perkara,” pungkas Sudamiran. Sementara, salah satu penyimpangan dari temuan tim satuan pengawas internal (SPI) berupa dugaan mark up yaitu YDSF Milad ke-32 dengan tema “Merajut Ukhuwah di Tengah Perbedaan” tanggal
Rumah Pengusaha Digarong, Perhiasan Amblas cincin seberat 40 gram, hadiah pernikahan yang disimpan di dalam lemari yang diletakkan di brankas kecil. “Jika ditotal kerugian sekitar Rp 95 juta,” kata pengusaha foto tersebut kepada Memorandum, Kamis (6/8). Pria ini menduga, pelaku beraksi pada Subuh. Modusnya masuk melalui lantai dua rumahnya yang kebetulan tidak ada pengaman seperti pagar. Setelah berhasil, pelaku lalu turun ke lantai satu dan mencuri peralatan studio fotonya
Selain itu, pelaku juga masuk ke dalam kamar yang kebetulan tidak terkunci dan mencuri satu set perhiasan di dalam brankas kecil. “Yang membuat saya heran, tidak ada kerusakan di pintu dan jejak pelaku sama sekali juga tidak ada,” beber Awe. Korban menduga, pelaku lebih dari dua orang dan lebih dulu mengintai rumahnya. Menurut Awe, rumahnya selama ini memang tidak ada yang menjaga. Sesekali bila siang, ia menyempatkan mengecek kondisi rumahnya. Apalagi di lokasi juga tidak terpasang
Sambungan dari halaman 1 circuit closed television (CCTV). Korban sudah bertanya ke tetangga dan mereka mengatakan tidak mengetahui kejadiannya. Pembonolan itu sudah dilaporkan Awe ke Mapolsek Lakarsantri. “Polisi sudah datang dan mengecek rumah saya,” jelasnya. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Lakarsantri Iptu Suwono membenarkan adanya peristiwa pembobolan di rumah korban. “Iya benar, kami masih melakukan penyelidikan. Mudah-mudahan pelakunya terungkap dan tertangkap,” harap Suwono. (rio/nov)
Pedagang Pasar Turi Mengadu ke Machfud Arifin Sementara itu, Yusun Tan, seorang pedagang menegaskan, banyak yang dikorbankan karena tidak jelasnya nasib mereka. Tercatat ada 6.000 lebih pedagang yang mengantungkan hidup di Pasar Turi. “Tapi hingga kini nasib kami tetap tidak jelas,” ucap Yusuf Tan yang
juga pengurus paguyuban pedagang Pasar Turi Baru itu. Yusuf menambahkan, dirinya menjalankan usaha dagang di Pasar Turi sejak tahun 1978. Karena sebagai pedagang lama, Yusuf mengetahui betul perjalanan pasar legendaris Kota Surabaya tersebut.
Sambungan dari halaman 1 Sampai akhirnya Pasar Turi sempat berjaya, kini kalah bersaing dengan pasar modern. “Kami mendukung Pak Machfud Arifin menjadi Wali Kota Surabaya, sehingga bisa mengembalikan pedagang ke Pasar Turi dan kembali menikmati kejayaannya seperti dulu,” harap Yusun Tan. (day/nov)
Musuh Mudah Dijatuhkan karena Terpana Kecantikan Putri Laila menghilang. Pada saat hampir bersamaan, mereka mendarat di sebuah tanah lapang. Tempat itu sudah ramai orang berkumpul. “Kita segera turun ke medan perang. Persiapkan mental kalian,” kata Pakde Limin, yang kemudian naik mimbar dan berbicara dengan suara lantang. Dia bakar semangat para mujahidin yang rela menyerahkan jiwa-raga demi tegaknya kalimat tauhid. “Allahu akbar… Allahu akbar,” teriak mereka sambil bergerak menuju tempat-tempat yang sudah ditentukan. “Kalian kembali ke kerajaan Sultan Tara dan kerajaan ayah Laila,” kata Pakde Limin kepada Pendekar Ghadi dan Putri Laila. Mereka pun bergerak diikuti tiga ribuan prajurit. Belum sampai di tempat yang dituju, mereka bertemu musuh di lereng Gunung Penanggungan. Pertempuran langsung pecah. “Kamu cari para sultan, aku akan mencari Pangeran Sabrang Kali. Aku penasaran ingin menjajal kemampuannya,”
kata Putri Laila. “Kita bersama-sama saja,” tawar Ghadi. “Tidak praktis. Siapa yang sudah berhasil mengalahkan musuh, dia yang mencari di antara kita,” kata Laila sambil meladeni serangan prajurit-prajurit kelas teri musuh. Laila sangat mudah membabat mereka. Sebab, kebanyakan musuh itu terpana oleh kecantikan Laila dan lupa sedang berhadapan dengan musuh dalam peperangan. “Mereka musuh sekaligus penggemarmu,” kelakar Ghadi sambil meloncat jauh. Setelah membelah gelombang lawan yang tak berbilang dan memungut nyawa-nyawa mereka seperti mencabut uban, terlihatlah Sultan Zalim. Tidak seperti yang dibayangkan, Sultan Zalim yang kabarnya sudah tua itu ternyata masih gagah. Dia menghadapi para mujahidin yang berikat kepala kain hitam bertuliskan kalimat tauhid. Sulan Zalim menjatuhkan musuh yang mengelilingi kudanya tanpa gerakan berarti. Satu gerakan kecil saja sanggup memukul
31 Maret 2019 di JX Internasional Surabaya dengan biaya penyelenggaraan sebesar Rp 31.411.600 belum termasuk fee karyawan Rp 10.540.000 yang telah berhasil memperoleh sponsor acara. Penemuan mark up anggaran sebesar Rp 71.999.600 yang diambil dari pos anggaran pelatihan dai karena plafon anggaran 2019 untuk acara ini sebesar Rp 80.000.000. Bocornya anggaran ini disebabkan tidak adanya planning secara profesional baik dan benar serta tidak adanya penyesuaian program dengan anggaran yang ada. (fer/fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1
mundur para pengeroyok. Senjatanya berupa cemeti berkepala tengkorak. Setiap mengenai sasaran, darah segar keluar seperti air laut muncrat terhantan meteor jatuh. Tidak hanya si tuan, kuda yang ditunggangi juga dengan lincah menendang orang-orang di sekeliling dengan sepakan mematikan. Ghadi sempat kagum. Namun setelah diperhatikan dengan seksama, ternyata sepatu kuda tersebut dipasangi pisau bermata tiga. “Hebat juga,” batin Ghadi melihat sepak terjang mertua biologisnya itu. Untuk menghindari semakin banyaknya jatuh korban di pihak mujahidin, Ghadi segera menghadang pergerakan Sultan Zalim. Dan tahu ada pemuda menghadang tepat di depannya, sultan dengan mahkota seribu tengkorak tersebut menhentikan geraknya. “Maaf Sultan, sebelum menghentikan langkahmu, aku memberi kesempatan Sultan bertobat dengan mengucapkan kalimat syahadat,” kata Ghadi. (bersambung)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
JUMAT KLIWON, 7 AGUSTUS 2020 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK: Timotius Devan Nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Komplotan Curanmor Sekarkurung Dimassa Kanitreskrim Polsek Kebomas Iptu Sujai menjelaskan, komplotan ini diotaki Bukhori Muslim, warga Jalan Sidonipah Gang 7, Simokerto, Surabaya. “Ketika beraksi, mereka mempunyai tugas masing-masing.
Ada yang mengawasi, eksekutor, dan membawa helm korban,” ujar Sujai. Sujai menambahkan, motor yang menjadi sasaran yakni Honda Vario putih hitam nopol L 4309 SC, milik Muhammad
Abdur Rasid. “Pelaku sudah merusak rumah kunci, namun ulahnya tepergok warga,” lanjut Sujai. Karena aksinya tidak berjalan mulus, para pelaku berusaha kabur, namun upaya tersebut berhasil dihentikan warga. Karena geram dengan pelaku curamor, sehingga massa tanpa dikomando melayangkan pukulan dan tendangan ke arah para pelaku. Beruntung petugas segera datang ke lokasi ketika mendapat informasi ada
pelaku curanmor tertangkap massa. Sehingga para pelaku langsung dibawa sebelum massa semakin banyak mendatangi lokasi. “Kami mengamankan motor korban, dan kunci T yang digunakan pelaku beraksi. Tidak menutup kemungkinan ini bukan aksi kali pertamanya,” pungkas Sujai. (and/har/tyo)
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Gresik, Memorandum Aksi komplotan curanmor di depan Koperasi Bangun Jaya, Jalan Mayjend Sungkono, Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, digagalkan warga, Rabu (5/8) malam. Bahkan, pelaku berjumlah tiga orang ini menjadi sasaran amuk massa sebelum diamankan petugas Polsek Kebomas.
Pelaku ditangkap warga di Jalan Veteran.
Dua Remaja Budak Sabu Diringkus
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Gresik, Memorandum MUF (17) dan Angga Leo Saputra (19, keduanya tinggal di Desa Tunjangan, Kecamatan Driyorejo, diringkus Satreskoba Polres Gresik, di depan SPBU Dusun Larangan, Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo. Ketika digeledah, petugas menemukan satu klip narkoba jenis sabu, yang kini dijadikan barang bukti. Kasatreskoba Polres Gresik AKP Hery Kusnanto menguraikan, pihaknya menangkap kedua tersangka pada Senin (3/8) lalu. “Ketika digeledah, anggota kami menemukan satu bungkus bekas rokok yang di dalamnya ada satu klip plastik berisi narkotika jenis sabu 0,14 gram,” ujar Hery, Kamis (6/8). Selain sabu, dipaparkan Hery jika menyita seperangkat alat isap sabu, satu unit motor Honda Scoopy merah hitam nopol S 4393 SN, uang tunai Rp 100 ribu, dan satu buah HP Xiomi Gold. Atas perbuatannya itu, kedua budak sabu ini dijerat pasal 114 ayat (1) Subs 112 ayat (1) Jo 132 ayat (1) UU TI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Junc to pasal 1 angka 3 UU RI No 11 tahun 2012 tentang sistem pidana anak.(and/har/tyo)
Aksi teatrikal para pekerja seni di depan kantor DPRD.
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Terganjal Izin, Aliansi Pekerja Seni Gresik Wadul Dewan
MUF dan Angga serta barang bukti di Mapolres Gresik.
Satpol PP Bojonegoro Garuk Dua Pasangan Mesum
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Bojonegoro, Memorandum Dua pasangan tanpa ikatan pernikahan digerebek Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bojonegoro, Rabu (5/8) malam. Mereka kedapatan berada di kamar kos dengan kondisi pintu tertutup di atas pukul 22.00. Diketahui dua pasangan tanpa ikatan pernikahan itu adalah PR (32), pria asal Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, dan WA (26), perempuan asal Kecamatan Malo, Bojonegoro. Lalu, AO (28), wanita, dan EP (26), pria, keduanya asal Kota Bojonegoro. Kabid Tribum dan Tranmas Satpol PP Bojonegoro Beny Subiakto menjelaskan, bila penggerebekan ini berawal dari keluhan masyarakat tentang adanya tempat kos yang dipakai pasangan bukan suami istri. “ Kasatpol PP Arief Nanang memerintahkan 2 orang anggota piket untuk memastikan kebenaran laporan masyarakat itu,” ujar Beny, Kamis (6/8). Setelah dipastikan bila laporan tersebut benar, selanjutnya satu regu yang dipimpin kabid tibum dan tranmas bersama satu regu patroli malam meluncur ke lokasi. “Setelah sampai lokasi ternyata benar bahwa ada 2 pasang bukan suami istri yang sedang berduaan di dalam kamar dengan kondisi pintu tertutup dan diduga berbuat mesum. Selanjutnya mereka kami bawa ke kantor satpol PP untuk pembinaan dengan membuat surat pernyataan,” lanjut Beny. Selain itu, masih menurut Beny bila pihaknya juga memanggil pihak keluarga para pasangan tersebut. (top/har/tyo)
Pasangan dimintai keterangan petugas.
Gresik, Memorandum Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Seni Kabupaten Gresik mendatangi kantor DPRD di Jalan Wahid Hasyim, Kamis (6/8). Mereka meminta wakil rakyat ini bisa menjebatani pertemuan dengan pemerintah, terkait pemberian izin menggelar kesenian. Sebab, selama pandemi Covid-19 ini, mereka kehilangan mata pencaharian. Karena masyarakat dilarang mengadakan kegiatan yang berpotensi mengumpulkan orang banyak. Seperti halnya pesta pernikahan, pentas kesenian, dan lain sebagainya. Sehingga mata pencaharian yang mengandalkan hal tersebut terkena imbasnya. Salah satunya para pekerja seni. “Corona sudah merenggut perekonomian masyarakat. Kita ke sini untuk menuntut agar kita bisa beraktifitas kembali, mengais rezeki,” teriak salah seorang orator terdengar keras melalui sound system di atas pikap. Tercatat rombongan aliansi tersebut mendatangi kantor perwakilan rakyat tersebut mulai pukul 11.00 dengan menaiki kendaraan bak terbuka maupun sepeda motor. Bukan dengan tangan kosong, mereka membawa perlengkapan kesenian, poster-poster yang bertuliskan keluhan dan membuat teatrikal. Selain berorasi, para demonstran yang memenuhi jalanan tersebut juga melakukan aksi nyanyi, joget bersama, juga penampilan seni tradisional, sebagai ekspresi kerinduan mereka terhadap kegiatan kesenian. “Aku rindu Bpk Sam Nyanyi,” begitu bunyi salah satu poster yang dibawa mereka. Kedatangan para pekerja seni yang terdiri persewaan sound system, kesenian jaranan, elekton, dan lainnya itu diterima oleh Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani dan Komisi IV Muhammad dan Syaifuddin. Keluhan mereka, seperti yang kita tahu, beberapa waktu lalu, sudah diteken Peraturan Bupati No 22 tahun 2020 yang
membahas tentang transisi new normal. Masyarakat boleh kembali beraktivitas namun dengan catatan mentaati protokol kesehatan. Namun sampai saat ini para pekerja seni mengaku belum bisa beraktivitas karena terkendala izin kegiatan. Sehingga mereka berharap adanya kesamaan pemahaman dalam masa transisi new normal ini. Sehingga para pekerja seni bisa ijinkan kembali untuk melakukan aktivitas bekerja. “Kami sudah silaturahmi ke berbagai pihak baik pemerintah daerah, Disparbud juga kepolisian, namun belum mendapatkan kepastian”, ujar Ketua Aliansi Pekerja Seni Gresik Reno Utomo. “Kedatangan kami ke sini ingin mencari kejelasan,” lanjutnya. Ia menambahkan, kegiatan seni selama ini menjadi profesi yang diandalkan sebagai sumber penghasilan. Ia berharap sesegera mungkin kegiatan kesenian diperbolehkan kembali. Agar geliat perekonomian bisa kembali tumbuh. Pihaknya juga mengeluhkan terkait perbedaan pendapat yang mereka terima setiap kali silaturahmi. Ke depan, para pekerja seni tersebut meminta agar diadakan pertemuan antara instansi terkait dengan aliansi itu. Sehingga menghasilkan sebuah kesepemahaman. Dari audiensi di ruang D P R D Ka b u p a t e n G re s i k tersebut, diperoleh kesepakatan bahwa Senin (10/8) mendatang DPRD akan mengundang instansi terkait di antaranya pemerintah kabupaten, kepolisian, penegak hukum, dan disparbud serta perwakilan aliansi pekerja seni. Ketua Komisi IV Muhammad yang diberi mandat untuk menyampaikan hasil audiensi tersebut menyampaikan, pihaknya sudah menangkap keluhan dari para pekerja seni. Ia juga setuju pekerja seni bisa beraktivitas kembali. Dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Senin depan kita akan mengundang instansi terkait untuk membicarakan permasalahan ini,” ucapnya di depan para
pekerja seni disambut riuh tepuk tangan. Dengan adanya pertemuan tersebut harapann-
ya ke depan ada kesepakatan terbaik agar para pekerja seni agar bisa kembali beraktivitas.(and/har/tyo)