Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 6 September 2022

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

SELASA KLIWON, 6 SEPTEMBER 2022

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 5.000,-

KASATRESKRIM PERSILAKAN BONGKAR MAKAM

ISTRI DIDIKTE POLISI

Amplop Suharso Oleh: Dahlan Iskan

I

NI langka sekali: PPP masuk Disway. Tidak banyak yang menyangka Ketua Umum Suharso Monoarfa bisa diganti. Di tengah jalan. Kemarin dini hari. Yang mengherankan: prosesnya mulus sekali. Seperti bukan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Tidak ada perlawanan. Tidak ada intrik. Baik dari sang ketua umum maupun dari pion-pionnya.

Surabaya, Memorandum Aksi gantung diri Hari (41), terduga pelaku pencurian di ruang bhayangkari Polsek Tambaksari masih misterius. Banyak kejanggalan yang ada dari penemuan jasad warga Jalan Kapas Baru Gang V tersebut. Seperti leher terikat tali sofa setinggi kurang lebih satu meter di handle lemari tanam di ruang bhayangkari, dan tubuh Hari tengkurap menyentuh lantai. Selain itu, istri, Sarofah, yang tiba-tiba menolak dilakukan autopsi

 Bersambung ke halaman 11 

dengan membuat surat pernyataan kepada polisi. Bahkan, istri Hari, Sarofah mengaku diminta anggota Polsek Tambaksari untuk menuliskan surat pernyataan soal insiden kematian suaminya. Ia diberikan contoh kertas. Selanjutnya diberi kertas kosong dan disuruh menulis ulang. Persis dengan surat yang

Harus dibongkar makamnya untuk bisa dilakukan autopsi dan visum untuk mengetahui apakah ada penyebab kematian lainnya. Itu hak polisi. Mati di mapolsek itu tanggung jawab polisi. Jangan sampai petugas polsek dicurigai melakukan penganiayaan atau apa, dan dinilai lalai,” Sunarno Edy Wibowo Praktisi Hukum Pidana

diberikan polisi. Atas kejanggalan kematian terduga pelaku pencurian di Mapolsek Tambaksari itu, Sunarno Edy Wibowo, salah satu praktisi hukum pidana mendesak dilakukan pembongkaran makam  Bersambung ke halaman 11 

Steffi Zamora

Tidur di Kapal Aktris Steffi Zamora, didapuk untuk menjadi pemeran utama dalam sinetron terbaru ANTV yang berjudul Bintang Samudera. Dalam sinetron itu, Steffi berperan sebagai seorang dokter bernama Nagita. Sebagai informasi, sinetron tersebut merupakan hasil kerja sama antara ANTV dan TNI Angkatan Laut.

12 Anggota Teledor POLRESTABES Surabaya langsung bergerak cepat pascatewasnya terduga pelaku pencurian yang gantung diri di ruang bhayangkari Polsek Tambaksari. Dikatakan Kasi Propam Polrestabes Surabaya Kompol Mardjoko, berdasarkan perintah kapo estabes seobjektif seobjekt mungkin u gk polrestabes dan semua anggota Polsek Tambaksari yang piket pada waktu kejadian akan diproses sesuai Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia (KEPP) yang dia-

K

epada awak media, Steffi bercerita mengenai karakter yang ia mainkan. Ini merupakan kali pertama Steffi berperan sebagai dokter. Dalam

FOTO: ISTIMEWA

Kompol Mardjoko

tur dengan Perp Perpol 7 tahun 2022. “Semua ang anggota yang piket sudah kami p periksa, kecuali perwira karena Paminal Polda Jatim yang ak akan memeriksa. Hasilnya, 12 anggota terbukti te teledor dan tidak prof profesional,” tegas M a rd j o k o s a a t d i t e m u i Me morandum di ruangannya, Senin (5/9). Ada tiga perw wira dan lainnya a anggota yang pi Bersambung ke halaman 11 

 Bersambung ke halaman 11  ILUSTRASI: ISTIMEWA

Bandit Curanmor Sidotopo Babak Belur

KETAKUTAN, MOTOR SARANA DITINGGAL

Surabaya, Memorandum Apes menimpa pencuri motor, Mu Murta (35), asal Kedundung, Sampang, Madura. W Wajahnya babak belur dihakimi massa usai teperg tepergok mencuri Honda Vario L 6482 NE milik wa warga Jalan Sidotopo Wetan I-A. Sementara teman terduga pelaku inisial KC kabur. Hasil penyidikan, terduga pelaku ini diketahui datang dari Madura mengenda mengendarai Vario M 2660 GF. Ia kemudian bersama temannya KC (DPO) mencari sasaran secara acak acak. Hingga akhirnya ia menda mendapati motor korban berad berada di teras

Ibu Jemur Ngawinan Terancam 6 Tahun Penjara

Baru Dilahirkan Dibuang ke Sungai Surabaya, Memorandum Prilly Dwi Enggar melakukan hubungan layaknya suami istri dengan pacarnya, Abdullo. Akibatnya, warga Jalan Jemur Ngawinan itu hamil. Saat melahirkan anak kandungnya, perempuan 22 tahun itu malah membunuhnya. Awalnya, Prilly dan pacarnya melakukan persetubuhan di hotel kawasan Tambaksari pada September 2021. Dari persetubuhan sekitar Maret 2022, terdakwa merasakan perubahan pada tubuh dan

FOTO: MEMORANDUM/JAKA

 Bersambung ke halaman 11 

Terdakwa Prilly Dwi Enggar menjalani sidang di PN Surabaya.

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

 Bersambung ke halaman 11 

Murta dan barang bukti diamankan di Mapolsek Kenjeran.

KY Pantau Sidang Dugaan Pencabulan Mas Bechi

Keterangan Saksi Dukung Pembuktian dan BAP Surabaya, M Memorandum Sidang perkara asusila terdakwa M Moch Subkhi Azal Tsani (MSAT (MSAT) alias Mas Bechi masih men mendengarkan keterangan saks saksi yang dihadirkan pihak jaksa penuntut umum (JPU). Seperti Senin (5/9), tim JPU meng menghadirkan dua saksi yan yang mendukung

pembuktian. Dikatakan JPU yang juga Kasipidum Kejari Jombang Ahmad Jaya Muhidin, bahwa pemeriksaan terhadap dua saksi ini berjalan lancar. Bahkan, keterangannya telah mendukung BAP dari pihaknya. Dua saksi yang dihadirkannya yaitu mantan santri di Shidiqiyah yang ber-

kaitan dengan korban. “Mantan santri dua saksi ini, salah satunya ada hubungannya dengan korban,” kata Jaya usai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (5/9). Bila sesuai rencana, Jaya menyebut seharusnya ada  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/JAKA

Ahmad Jaya Muhidin

Gede Pasek Suardika

Jangan Kau Bunuh Anak yang Kau Lahirkan (2)

Istri Kebobolan pada Usia Lebih dari Setengah Abad

- Meng, dalam sidang Mas Bechi, JPU bilang keterangan dua saksi sesuai BAP.

Memorandum mencoba menyadarkan dengan memegang pundaknya. Perlahan kepala Jaka terdongak. Matanya merah. Penuh air mata.

- Kalau sesuai skenario, namanya sinetron. You know?

Si Mameng (Sutradara)

T

idak lama kemudian dia kembali menunduk dan meneruskan tangisnya. Tersedu-sedu. Majelis masih berlangsung saat Memorandum dan Jaka masuk ruang utama masjid. Ustaz

Azis memberikan contoh kejadian-kejadian di masyarakat terkait tafsir ayat yang artinya: dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena  Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO Wabup Minta Pengerjaan Proyek Tak Sekadar Kejar Terget

SELASA KLIWON, 6 SEPTEMBER 2022 HALAMAN 2

Peluncuran program makan gratis.

Pemkab Realisasikan Bantuan Makan Gratis Warga Miskin Sidoarjo, Memorandum Pemkab Sidoarjo mulai meluncurkan program permakanan gratis bagi warga miskin. Program bertajuk Berkat Sayang itu menjadi salah satu dari 17 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor dan Subandi, Senin (5/9). Kemarin, Bupati Muhdlor mengirim langsung makanan gratis itu ke warga Desa Balongdowo dan warga Desa Ngampelsari Kecamatan Candi. Satu persatu rumah penerima manfaat dari program prioritasnya ia datangi. Secara simbolis makanan gratis tersebut ia berikan pada lima orang lansia tidak mampu. Gus Muhdlor—sapaan akrab Bupati Muhdlor menyampaikan, ada 730 orang penerima program Berkat Sayang. Mereka merupakan Lansia miskin, terlantar maupun sebatangkara. Mereka mendapatkan makanan gratis setiap harinya. Sehari mereka dijatah dua porsi makanan. Sekali distribusi diberikan dua porsi menu makanan yang berbeda. “Program ini sudah dimulai tanggal 1 September kemarin, ini hari ke 5 permakanan gratis bagi masyarakat miskin di Sidoarjo,” ujar bupati. Gus Muhdlor mengatakan program Berkat Sayang merupakan bentuk keberpihakan dirinya kepada masyarakat tidak mampu. Program tersebut akan diberikannya selama dirinya menjabat atau hingga tahun 2024. Ia berharap kepeduliannya kepada masyarakat miskin dapat terus ia lakukannya. “Mbah, jenengan angsal daharan niki sabendinten, sedinten kale, inshaalloh angsal sampai tahun 2024, jenengan terami ngeh mbah,” ucapnya pada lansia penerima manfaat. Gus Muhdlor menyampaikan, makanan yang diberikan sesuai rekomendasi Dinas Kesehatan. Porsi maupun proporsi sesuai yang dibutuhkan tubuh. Yang pasti makanan yang diberikan merupakan makanan yang sehat. “Porsi maupun proporsi menu untuk lansia sudah sesuai rekomendasi Dinkes, ini makanan sehat yang bisa Lansia konsumsi,”ucapnya.(kri/jok/mik)

Sidoarjo, Memorandum Wakil Bupati Sidoarjo Subandi, merespons segera laporan warga Desa Entalsewu yang menilai pembangunan saluran air di wilayah tersebut kurang baik. Laporan itu ditindaklanjuti dengan meninjau langsung ke lokasi, Senin (5/9). Bersama instansi terkait, Wabup Subandi melihat langsung pengerjaan proyek saluran air yang dikeluhan warga Entalsewu, khususnya warga Perum Graha Sewu. “Kita dapat laporan dari warga terkait pembangunan atau pemasangan saluran air atau gorong-gorong yang tinggi, sehingga air tak bisa masuk ke saluran air dan mengakibatkan air tumpah keluar di Perum Graha Sewu,” ujar Subandi, kemarin. Melihat hal itu, Wabup Subandi memerintahkan dinas terkait segera melakukan pembenahan. Ia meminta pembangunan saluran air harus sesuai rencana. Jangan hanya mengejar target penyelesaiannya. Namun, proyek pembangunannya harus berkualitas. Selain harus tepat waktu, juga harus sesuai spesifikasi. “Ketika saya lihat di lapangan tadi kondisi saluran airnya memang kurang turun, untuk itu kita perintahkan agar dilakukan pembenahan,” ujarnya. Wabup H. Subandi berharap pengerjaan proyek seperti ini tidak terulang kembali. Ia sangat mensayangkan bila terdapat lagi pengerjaan proyek dengan hasil seperti ini. Pasalnya pengerjaan seperti ini sama halnya dengan

mengulangi dua kali pekerjaan. “Saya minta sebelum kegiatan atau pembangunan ini benar-benar selesai sudah disampaikan kepada pengawas bangunan jika pekerjaan itu tidak sesuai maka akan diberikan teguran, melalui surat, jangan sampai nanti ada laporan dari warga, dan begitu ada laporan dari warga harus segera direspon,” pintanya. Kedepan Wabup meminta komunikasi antar dinas maupun pemerintah desa terkait pembangunan diwilayahnya berjalan. Hal itu penting untuk menghindari permasalahan seperti ini. Pemerintah desa juga dimintanya ikut melakukan pengawasan terhadap proyek pembangunan yang ada. Agar pembangunan sesuai dengan yang diinginkan masyarakat. “Akan percuma di mana Pemerintah Daerah sudah mulai pembenahan seperti normalisasi, betonisasi dan pavingisasi tapi ternyata dalam bentuk pengerjaan kurang maksimal maka dari itu sebelum terjadi dibentuk kerjasama antara kepala desa, perangkat desa yang ikut serta dalam pengawasan,” bebernya. “Saya minta tolong pak camat, kalau ada proyek di desa

FOTO: MEMORANDUM/KRI

FOTO: MEMORANDUM/KRI

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Wabup Sidoarjo Subandi sidak proyek saluran air.

coba untuk selalu berkoordinasi dengan pihak desa untuk ikut mengawasi agar kualitas bangunannya baik dan juga bila ditemukan tidak bagus dalam pengerjaannya harus ditegur, bikin surat ke OPD agar segera dibenahi dan pembangunan itu nanti benar-benar maksimal,” tambahnya. Melihat pengerjaan itu, H.

Sidoarjo, Memorandum Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor bangga atas ekspor perdana mi telur oleh CV Indigo Sejahtera. Hal itu membuktikan bahwa produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Sidoarjo mampu go international. Puluhan produk olahan mi UMKM di Sidoarjo tersebut, berhasil menembus pasar ekspor mancanegara. Kali ini, CV Indigo Sejahtera yang berada di jalan Raya Lebo, Desa Lebo, Kecamatan Sidoarjo, mampu mengirim delapan kontainer ke negara Timur Tengah dengan tujuan Jeddah dan Saudi Arabia. “Saya melihat produk-produk UMKM Sidoarjo tidak kalah bersaing dengan produk luar. Seperti produk olahan mi kali ini,” ujar Gus Muhdlor—sapaan akrab Bupati Ahmad Muhdlor saat menghadiri ceremonial ekspor produk olahan mi di CV Indigo Sejahtera, Senin (5/9). Gus Muhdlor mengatakan, saat ini sudah ada 300 orang pelaku UMKM yang memasarkan produknya keluar negeri. Hal tersebut membanggakan bagi Kabupaten Sidoarjo. “Kemarin Export Center Surabaya itu menarget hanya seribu UMKM untuk 9 provinsi untuk go internasional, 300 diantaranya itu UMKM dari Sidoarjo, atau 20 persen dari 9 provinsi itu dari Sidoarjo. Ini adalah satu hal yang harus dibanggakan dan dipupuk kedepan,” katanya. Dikatakannya sejak awal dirinya

FOTO: MEMORANDUM/KRI

Hasil Olahan UMKM Sidoarjo Go International

Bupati meninjau olahan mi hasil UMKM yang akan diekspor ke mancanegara.

menginginkan UMKM di Kabupaten Sidoarjo maju dan berkembang. Oleh karenanya salah satu dari 17 program prioritas dirinya adalah program UMKM naik kelas. Program tersebut berfokus pada dua hal. Yakni peningkatan kualitas produk para pelaku UMKM serta jangkauan pemasaran produk yang dihasilkan. Dua hal itu akan ia fasilitasi. “Visi awal bupati untuk merubah paradigma bahwa UMKM Sidoarjo dari

think globally and act locally harus go Internasional, menjadi pahlawan-pahlawan devisa baru, bukan hanya menjadi pemain dinegaranya sendiri,”ucapnya. Gus Muhdlor juga berharap para pelaku UMKM Sidoarjo untuk terus berinovasi terhadap produknya. Dikatakannya untuk menjadi pengusaha yang sukses, bukan hanya berbicara tentang kejelian melihat peluang pasar. Namun bagaimana membuat inovasi-inovasi

yang selalu ditunggu konsumen. Seperti yang dilakukan CV Indigo Sejahtera yang saat ini yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo di level internasional. Dalam kesempatan itu, Ageng Sulistiana selaku Owner CV. Indigo Sejahtera mengapresiasi yang dilakukan Pemkab Sidoarjo. Menurutnya lewat bupati muda dan enerjik itu (Gus Muhdlor), dukungannya kepada UMKM seperti dirinya sangat terlihat. Hal seperti ini yang diinginkan para pelaku UMKM bagi kemajuan usahanya. “Terimakasih kepada Pemkab Sidoarjo khususnya kepada bupati Sidoarjo Gus Muhdlor atas perhatiannya kepada para pelaku UMKM yang ada,”sampainya. Ageng mengatakan tahun ini perusahaannya bisa mengekspor sampai 8 container. Saat ini masih 1 container 40 feet produk olahan mi kering. Jumlahnya pun akan terus meningkat. Sehingga dalam kurun waktu sampai akhir tahun bisa melakukan pengiriman 8 container. Total nilai produk yang dikirim sebesar 20 ribu US dollar per kontainer. “Ini adalah ekspor perdana, jumlahnya semakin lama semakin banyak, tentunya setelah Jeddah dan Arab Saudi bisa kemancanegara lainnya,” pungkasnya. Dalam pelepasan produk ekspor tersebut juga dihadiri perwakilan Pengelola Export Center Surabaya. (kri/jok/mik)

Subandi menyarankan untuk mengukur perbedaan ketinggian dengan waterpass. Tidak menggunakan selang. Dengan alat itu akan mudah diketahui titik rendahnya permukaan. Sehingga fungsi saluran air maksimal, dan air hujan dapat seluruhnya mengalir ke saluran

air yang dibuat. “Jika masih pakai manual tidak akan tahu kelenturan berapa, selain itu disesuaikan dengan daerah perumahan agar pembuangan bisa masuk ke saluran sehingga semua pembuangan bisa masuk ke sungai,” pungkasnya. (kri/jok/mik)

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 UU Hak Tanggungan No 4 Th. 1996, P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Sidoarjo akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap barang jaminan debitur: No

1.

Nama Debitur

WINDY

Obyek Lelang

Harga Limit

Jaminan

Sebidang tanah dan bangunan berikut segala sesuatu diatasnya, 2 Sesuai SHGB No. 2048, LT.53 M , atas nama RUDY SUSANTO Rp.1.580.000.000,- Rp.316.000.000,terletak di Kelurahan Kali Rungkut, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

KETERANGAN: ¾ Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. Uang Jaminan harus sudah diterima oleh KPKNL paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. PERSYARATAN LELANG: 1. Memiliki AKUN yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website diatas. 2. Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya as is dengan segala konsekuensi biaya tertunggak atas obyek lelang. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi obyek lelang dan bertanggung jawab atas obyek lelang yang dibeli, karena itu peserta lelang diwajibkan untuk mengetahui / memeriksa objek yang akan dilelang dengan baik dan teliti. 3. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan lelang terhadap barang jaminan tersebut diatas, pihak-pihak yang berkepentingan / peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Surabaya dan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Sidoarjo, berkantor di Jl. Ahmad Yani No. 35 Kab. Sidoarjo, Tlp. 031-8921010, 8941680, 8923810 Closed Bidding, dengan mengakses url (www.lelang.go.id) Pelaksanaan Lelang Selasa, 20 September 2022 Batas Akhir Penawaran Pukul 09.25 WIB (waktu server) Penetapan Pemenang Setelah batas akhir penawaran Pelunasan Lelang 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Bea lelang pembeli 2% (dua persen) dari harga lelang (harga terbentuk) Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tempat pelaksanaan lelang Surabaya, GKN I Lantai 5, Jl. Indrapura No 5 Surabaya. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Sidoarjo, Jalan Ahmad Yani No. 35 Kab. Sidoarjo Tlp. 031-8921010, 8941680, 8923810. Cara penawaran lelang

Sidoarjo, 06 September 2022 ttd. P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Sidoarjo


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA Wartawan Diusir dan Diintimidasi SELASA KLIWON, 6 SEPTEMBER 2022 HALAMAN 3

Konfirmasi Kasus Dugaan Pungli di SMKN 6

Setelah kita gelar ekspos dengan bapak Kajari akhirnya diputuskan akan melakukan lid (penyelidikan) ulang.

Surabaya, Memorandum Peristiwa kurang mengenakkan diterima wartawan Memorandum, Muhajir Wahyu Ramadhan ketika melakukan tugas jurnalistik, Senin (5/9) pagi. Wahyu-sapaan karibnya mendapatkan intimidasi dari 6 orang tak dikenal di Jalan Margorejo. Diduga, intimidasi yang diterima Wahyu, berkaitan dengan kasus pungutan liar (Pungli) yang menjerat Kepala Sekolah SMKN 6 yang kasusnya kini dibuka kembali di Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya. Wahyu menceritakan, kemarin pagi, dia mendatangi SMKN 6 di Jalan Margorejo. Namun, Wahyu tidak bisa masuk ke sekolah karena diusir di depan gerbang. Wahyu lalu meninggalkan lokasi. Nah, ketika meninggalkan seko-

lah, Wahyu dibuntuti oleh enam orang yang mengendarai tiga motor. Enam orang tersebut kemudian menghentikan laju mobil yang dikendarai Wahyu. Salah satunya kemudian menghardik Wahyu. “Sudah jangan dilanjutkan lagi berita soal SMKN 6,” katanya. Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Wahyu hanya manggut-manggut dan keenam orang tak dikenal itu meninggalkan lokasi. Sebelumnya, Wahyu juga mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan ketika melakukan liputan di SMKN 6 terkait kasus dugaan Pungli pada 23 Agustus silam. Ketika itu, Wahyu difoto oleh oknum kepala tata usaha (Ka-TU) setempat. Foto tersebut disebarkan ke sejumlah wartawan dan menanyakan keabsahan Wahyu sebagai wartawan Memorandum. Padahal, ketika

Bersambung ke halaman 4

FOTO-FOTO: ISTIMEWA

SMKN 6 di Jalan Margorejo Nomor 76 Surabaya.

Ari Prasetya Panca Atmaja Kasi Pidsus Kejari Surabaya

Pesan Singkat Hanya Dibaca TERKAIT peristiwa kurang mengenakkan yang dialami Wahyu, Memorandum mencoba mengkonfirmasi ke Kepala Sekolah SMKN 6 Surabaya. Memorandum menanyakan, apakah benar orang-orang tak dikenal yang mencegatnya tidak jauh dari

SMKN 6 terkait kasus dugaan Pungli yang tengah ditangani oleh Kejari Surabaya. Dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kepala Sekolah SMKN 6 Surabaya Bahrun, tidak memberikan jawaban. Pesan singkat dari Memorandum hanya dibaca oleh

Bahrun. Sementara itu, Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) SMAN/SMKN Surabaya-Sidoarjo, Lutfi Isa Anshori mengaku tidak mengetahui perkembangan kasus dugaan pungutan liar (pungli) di SMKN 6 Surabaya. Meski sejumlah infor-

masi menyebutkan hingga saat ini persoalan yang masuk ke Kejari Surabaya terus menggelinding. “Perkembanganya saya tidak tahu,” terang Lutfi Isa Anshori. Lutfi juga menyampaikan,

FOTO-FOTO: ILUSTRASI

Bersambung ke halaman 4

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Ditarget Selesai November

Refi Achmad Zuhair memimpin demo tolak kenaikan BBM.

Minta Evaluasi Kenaikan Harga BBM Subsidi Surabaya, Memorandum Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Surabaya menilai, kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi akan melukai hati masyarakat. Sebab, perekonomian masyarakat belum sepenuhnya membaik akibat dampak dua tahun pandemi Covid-19. “Kita masih dalam tahap pemulihan ekonomi. Aktivitas ekonomi berangsur membaik. Namun itu bukan pembenaran untuk serta merta menaikkan pertalite hingga 10 ribu per liter,” ujar Ketua DPC GMNI Surabaya Refi Achmad Zuhair, Senin (5/9). Pria yang akrab disapa Refi ini lantas menyinggung Perpres Nomor 98/2022, yang menyatakan subsidi BBM dengan anggaran Rp502,4 triliun. Menurutnya, ketika harga minyak dunia kembali naik sehingga dikhawatirkan anggaran tersebut tidak cukup, maka pemerintah bisa melakukan realokasi anggaran dari sektor lain. Dengan begitu, lanjut Refi, anggaran untuk subsidi BBM bisa ditambahkan dan tidak perlu

mengurangi anggaran untuk subsidi BBM. “Melihat beban subsidi BBM, memang sangat berat beban yang diemban oleh pemerintah. Namun jangan sampai beban tersebut dikorbankan kepada rakyat dengan harus mengurangi subsidi BBM. Ini (kebijakan kenaikan, red) harus dievaluasi,” tegaa dia. Pihaknya menambahkan bahwa pemerintah harus secara jelas merinci jenis kendaraan yang berhak mengkonsumsi BBM bersubsidi. Sehingga Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM), harus direvisi. “Bicara soal subsidi, harus tepat sasaran. Pemerintah harus punya kategori kendaraan yang berhak dan tidak berhak mengkonsumsi subsidi BBM. Sejauh ini sepertinya belum ada kan,” katanya. “Selain itu, pemerintah juga harus mengoptimalisasi peran-peran lembaga negara yang menjadi stakeholder dalam pengawasan distribusi BBM, seperti BPH Migas,” pungkas Refi. (bin/ono)

Pembangunan Rusunawa Pakal Surabaya, Memorandum Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya terus mengebut pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di Jalan Jawar, Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal. Wakil Wali (wawali) Kota Surabaya Armuji mengungkapkan, Rusunawa Pakal yang diperuntukkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) itu ditargetkan selesai November 2022. “Kita berharap agar dapat selesai tepat waktu. Dengan bertambahnya flat rusunawa, maka nantinya bisa mengurangi daftar tunggu warga Surabaya yang masuk kategori MBR tetapi belum memiliki hunian,” ujar Armuji, Senin (5/9). Berdasarkam kontrak kerja yang ditandatangani pada April 2022 lalu, pembangunan Rusunawa Pakal ditargetkan selesai awal November 2022. Sampai saat ini, progres pengerjaan proyek senilai Rp 21 miliar itu sudah mencapai hampir 50 persen. Pihak rekanan dari PT Bangun Konstruksi Persada tengah menuntaskan pekerjaan tahap akhir atau finishing. “Kebutuhan hunian untuk warga masih demikian besar. Termasuk di wilayah Surabaya Barat. Karena itu, kita tengah gencar melakukan pembangunan rusun, baik yang bersumber dari APBD maupun APBN. Contohnya pembangunan rusunawa atau flat di daerah Pakal yang terus dikebut pengerjaannya,” ungkap Armuji.

Dalam proyek senilai Rp 21 miliar itu, Armuji mengungkapkan, pihak kontraktor tidak hanya membangun hunian vertikal. Mereka juga bertanggung jawab atas fasum yang menjadi kelengkapan bangunan berkapasitas 100 unit tersebut. Fasum itu berupa jalan, tempat ibadah, taman, dan ruang terbuka hijau (RTH). Selain itu, Rusunawa Pakal juga dilengkapi sejumlah stan lantai satu untuk

berjualan kebutuhan sehari-hari, seperti toko kelontong. Armuji lantas meminta agar nanti yang memanfaatkan stan merupakan warga Surabaya terutama MBR. “Saya juga meminta nanti pengawasan rumah susun dilakukan secara berkala, sehingga yang menempati adalah warga yang betul-betul tidak memiliki rumah tinggal,” tuntas Cak Ji, sapaan akrab politisi senior PDI Perjuangan ini. (bin/ono)

Armuji meninjau pembangunan rusun di daerah Pakal. FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Serunya Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Unitomo

Selain Belajar di Kampus, Peserta Dikenalkan Wisata di Surabaya Sebanyak 45 mahasiswa dari 22 perguruan tinggi (PT) seIndonesia diterima Universitas Dr Soetomo (Unitomo) sebagai peserta Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, Senin (5/9). Bagaimana keseruannya?

Bertempat di Ruang 408 Gedung H Kampus Unitomo, peserta program yang menempuh studi selama satu semester ini disambut langsung oleh Rektor Siti Marwiyah. Dalam sambutannya, Iyat, sapaan akrab Siti Marwiyah menyampaikan, para mahasiswa tersebut akan dibimbing oleh dosen-dosen berkompeten yang dimotori Dian Ferriswara,

sebagai Person in Charge (PIC) modul nusantara Unitomo. “Selamat datang di Kampus Kebangsaan dan Kerakyatan bagi peserta program pertukaran mahasiswa merdeka yang asal perguruan tingginya dari Sabang sampai Merauke. Dalam perkuliahan nanti selain belajar teori, akan diajarkan praktik-praktik dengan memaksimalkan laboratori-

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Alif Bintang Timur H Ali, wartawan Memorandum

Keseruan peserta Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka bersama Rektor Siti Marwiyah di Unitomo.

um yang ada, selain itu pengenalan budaya yang ada di Jawa Timur, khu-

susnya di Surabaya ini,” ujar Iyat. Sementara itu, Dian Ferriswara

menerangkan bahwa mahasiswa akan menerima pembelajaran Modul Nusantara (MN) yang output-nya mengarah ke digitalisasi. “Jadi, kami sudah siapkan website khusus untuk menampung hasil karya mahasiswa berupa foto, video, dan karya tulis yang bisa disertakan caption seperti media sosial pada umumnya,” urai Dian. Dian menambahkan, peserta juga akan dikenalkan berbagai wisata yang ada di sekitar Surabaya, seperti wisata religi Sunan Ampel, klentengan sanggar agung Hon San Tan Kenjeran, Lember Kerja Roda Priviledge, Kampung Toleransi Babatan Wiyung, Museum 10 November, Tugu Pahlawan, dan lainnya. “Dari kegiatan-kegiatan tersebut,

peserta juga diajak untuk bedah film toleransi antar umat beragama dan lainnya. Sehingga transfer knowledge terjadi dari segala aspek,” imbuhnya. Ditemui di sela-sela kegiatan, Wahyu Abdillah, mahasiswa Universitas Negeri Padang mengaku bangga bisa menjadi salah satu peserta Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka di Unitomo. “Senang sekali, sambutan dari jajaran pimpinan, dosen dan temanteman mahasiswa sangat hangat dan ramah. Selama satu semester ke depan akan benar-benar betah ini menempuh kuliah di Unitomo, seperti slogannya program ini, bertukar sementara, bermakna selamanya,” kata mahasiswa Prodi Sastra Inggris ini. (ono)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA Jagal Tolak Relokasi RPH Kedurus

SELASA KLIWON, 6 SEPTEMBER 2022 HALAMAN 4

Alasan Direktur Tidak Masuk Akal

Kebijakan Direktur Perusahan Daerah Rumah Potong Hewan (PD RPH) Kota Surabaya, RPH Kedurus ke RPH Pegirian, mendapat respons dari para pengguna jasa atau yang lebih dikenal dengan jagal yang bergabung dalam Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar Jawa Timur (PPSDS-Jatim). Ketua PPSDS Jatim Muntowif mengatakan, pihaknya menolak kebijakan itu. Kata dia, anggotanya menolak kebijakan direktur RPH Surabaya Fajar A Isnugroho dalam rapat sosialisasi perpindahan unit RPH Kedurus ke RPH Pegirian Senin, (5/9). “Jagal menolak dipindahkan karena alasan yang disampaikan pihak Direktur PD RPH tidak masuk akal,” terang Muntowif. Muntowif menyebutkan, jika alasan direktur RPH Surabaya karena efisiensi dan efektifitas gaji karyawan dan operasional yang tinggi dari RPH Kedurus, maka yang seharusnya ditutup adalah PD RPH Pegirian “Karena oprasional dan gaji karyawan lebih tinggi dari RPH Kedurus,” terang Muntowif. Ia mecontohkan kebutuhan biaya (bayar) listrik RPH Kedurus, dalam hitungan sekitar Rp 4 juta/bulan. “Sedangkan pemasukan dari jasa potongan setiap bulan sekitar Rp 82.500,000,” terang dia. Selain itu, penolakan tukang jagal karena di RPH Pegirian ada pemo-

Wartawan Diusir...

tongan babi dalam satu area tanpa ada jarak. “Padahal seharusnya menurut aturannya yang berlaku jarak pemotongan sapi dan babi minimal berjarak 20 meter,” urai mantan aktivis PMII ini. Dari segi lingkungan, lanjut Muntowif, RPH Pegirian berada di lingkungan keramaian dan padat penduduk. Termasuk lokasinya dekat makam Wali Allah (Sunan Ampel). “Kurang pantas atau etis, ketika orang-orang mau berziarah ke makam Wali Allah disuguhkan lingkungan atau aroma yang kurang sedap,” tegas dia. Dari segi kualitas daging, temen-temen jagal RPH Kedurus lebih baik, karena sapi-sapi yang dipotong di RPH Kedurus adalah sapi jantan, sehingga dagingnya bagus sesuai dengan aturan pemerintah. “Menjadi lucu, masak yang sudah budayanya bagus disuruh mengikuti yang kurang bagus,” tegas Muntowif. Kalau dari segi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), dikatakan Muntowif bahwa RPH Kedurus ada masalah, maka itu menjadi tanggung jawab Direktur PD RPH bagaimana memperbaikinya. “Bukan dilempar menjadi tanggung jawab pengguna jasa (jagal). Karena itu salah satu tanggung jawab komisaris bukan tanggung jawab mengguna jasa,” tutup Muntowif. (day/ono)

Sambungan dari halaman 3

melakukan liputan, Wahyu memakai tanda pengenal dan surat tugas dari Memorandum. Sebelumnya, Memorandum menurunkan liputan kasus dugaan pungutan liar (pungli) di SMKN 6 Surabaya yang terus menggelinding. Terbaru, bidang Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya melakukan penyelidikan ulang dengan agenda pemanggilan kepala sekolah (kepsek) di kawasan Margorejo itu. Kasi Pidsus Kejari Surabaya Ari Prasetya Panca Atmaja saat dikonfirmasi Memorandum, menjelaskan penyidik terus mendalami secara pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan) dengan menelaah laporan dugaan pungli tersebut. Lebih lanjut, laporan kasus tersebut baru saja dilimpahkan ke pihaknya setelah proses penyelidikan dari bidang Intelijen. “Setelah kita gelar ekspos dengan Bapak Kajari akhirnya diputuskan akan melakukan lid (pe-

nyelidikan) ulang,” tuturnya. Sementara, terkait pemanggilan pihak-pihak terkait dalam laporan tersebut, Kasi Pidsus membenarkan kalau hingga kemarin pihaknya belum menindaklanjutinya. “Belum kita panggil. Masih lid. Namun, pernah dipanggil Intelijen cuma sekadar pemeriksaan keterangan saja,” jelentrehnya. Di bagian lain, Memorandum berencana melaporkan kasus intimidasi tersebut ke Polsek Wonocolo sesuai dengan locus delicti (tempat kejadian perkara). Kanitreskrim Polsek Wonocolo Iptu Ristitanto mengatakan, pihaknya siap menerima laporan dari Wahyu terkait peristiwa yang dialaminya. “Jika laporan sudah masuk, kami akan melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Tentunya, wartawan kan juga dilindungi oleh undang-undang ketika melakukan peliputan,” tegas Iptu Ristitanto. (fdn/day/ono)

FOTO: MEMORANDUM/R DAYAT

Surabaya, Memorandum Tukang jagal tergabung Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar Jawa Timur (PPSDS -Jatim) memprotes rencana relokasi rumah potong hewan (RPH) Kedurus ke RPH Pegirian.

Fajar Arifianto Isnugroho berdialog dengan jagal sapi yang bernaung di Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar Jawa Timur.

IPAL Tak Memadai SEMENTARA itu, Direktur Utama Perusahaan Rumah Potong Hewan Daerah (PD RPH) Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho menjelaskan, relokasi RPH Kedurus ke RPH Pegirian perlu dilakukan lantaran instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di Kedurus tidak maksimal. "Selain itu, RPH Kedurus juga belum sesuai standar dalam pengolahan daging. Belum memiliki sertifikat nomor kontrol veteriner (NKV) dan sertifikat halal," imbuhnya. “Sebenarnya, upaya penyatuan atau pemusatan pemotongan sapi dari Kedurus ke Pegirian itu semata-mata untuk efisiensi pemotongan. Yang kedua, adalah meningkatkan pelayanan kita kepada mitra jagal. Sebab, kita ingin mitra jagal mendapatkan tempat yang layak untuk pemotongan sesuai standar. Dan di Kedurus kondisinya belum memenuhi standar, kemudian kita ingin meningkatkan pelayanan itu

dengan baik,” jelas Fajar. Kendati demikian, pihaknya tak memungkiri bila mendapat penolakan dari Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar Jawa Timur (PPSDS-Jatim) dan tukang jagal di RPH Kedurus. Namun PD RPH memastikan akan terus melakukan upaya konsolidasi. Menurut telaahnya, dengan dipusatkan di RPH Pegirian, maka diharapkan pelayanan akan lebih maksimal. Tempat pemotongan akan jauh lebih steril dan tak kalah penting dapat menghindari dampak dari IPAL yang ditimbulkan di RPH Kedurus yang belum maksimal dalam pengolahannya. “Kita sudah sosialiasi tapi sepertinya jagal di RPH Kedurus masih ingin tetap di RPH Kedurus. Kita akan lakukan komunikasi lagi kalau mau pindah apa yang harus kita lakukan, karena tujuan kita adalah biar fokus di Pegirian

semua,” urainya. Sedangkan Ketua Komisi B DPRD Surabaya Luthfiyah mendorong agar PD RPH Surabaya untuk lebih komunikatif dengan jagal di RPH Kedurus. Dan yang perlu diantisipasi yakni, jadwal pemotongan setelah jagal dari kedua RPH tersebut disatukan. PD RPH diminta untuk mengakomodir dengan baik para jagal melalui jadwal pemotongan yang tepat. “IPAL kan sangat urgent dan harus terpenuhi. Dan untuk memperbaiki IPAL di Kedurus itu biayanya tidak sedikit. Jadi, sebetulnya relokasi itu tidak masalah dan kita setuju, asalkan harus ada kerja sama yang baik antara jagal di Pegirian dan Kedurus,” ujar Luthfiyah. Politisi Gerindra ini lantas meminta PD RPH untuk hadir di tengah-tengah mereka, para jagal Pegirian dan Kedurus. Antara direksi PD RPH dengan

Pesan Singkat Hanya ...

Margorejo itu. Kasi Pidsus Kejari Surabaya Ari Prasetya Panca Atmaja saat dikonfirmasi Memorandum, menjelaskan penyidik terus mendalami secara pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan) dengan menelaah laporan dugaan pungli tersebut. Laporan kasus tersebut dilimpahkan ke pihaknya setelah proses penyelidikan dari bidang Intelijen. “Setelah kita gelar ekspos dengan Bapak Kajari akhirnya diputuskan akan melakukan lidik (penyelidikan) ulang,” tuturnya. Sementara, terkait pemanggilan pihak-pihak terkait dalam laporan tersebut, Kasi Pidsus membenarkan pihaknya belum menindaklanjutinya. “Belum kita panggil. Masih lidik. Namun, pernah dipanggil Intelijen cuma sekadar pemeriksaan keterangan saja,” jelentrehnya. (day/ono)

3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1

3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1

0HQXQMXN 3HQJXPXPDQ 3HUWDPD /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ 0HODOXL VHOHEDUDQ WHPSHODQ SDGD WDQJJDO $JXVWXV GDQ %HGDVDUNDQ SDVDO 88 +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7DKXQ 37 %35 /(67$5, -$7,0 DNDQ PHODNVDQDNDQ /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD 'DQ /HODQJ .3.1/ 6LGRDUMR 7HUKDGDS EDUDQJ MDPLQDQ PLOLN GHELWXU VHEDJDL EHULNXW

0HQXQMXN 3HQJXPXPDQ 3HUWDPD /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ 0HODOXL VHOHEDUDQ WHPSHODQ SDGD WDQJJDO $JXVWXV GDQ %HGDVDUNDQ SDVDO 88 +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7DKXQ 37 %35 /(67$5, -$7,0 DNDQ PHODNVDQDNDQ /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD 'DQ /HODQJ .3.1/ 6LGRDUMR 7HUKDGDS EDUDQJ MDPLQDQ PLOLN GHELWXU VHEDJDL EHULNXW

1R

2EMHN /HODQJ

/LPLW /HODQJ

8DQJ -DPLQDQ

7DQDK GDQ %DQJXQDQ 6+0 1R /XDV 0 6XUDW 8NXU 1R .(5726$5, 7DQJJDO WHUWXOLV DWDV QDPD <2+$1 48786 2&7$9,$186 &,37$ % WHUOHWDN GL 'HVD .HOXUDKDQ .HUWRVDUL .HFDPDWDQ 3XUZRVDUL .DEXSDWHQ 3DVXUXDQ 3URYLQVL -DZD 7LPXU

5S

5S

7DQDK GDQ %DQJXQDQ 6+0 1R /XDV 0 6XUDW 8NXU 1R .(5726$5, 7DQJJDO WHUWXOLV DWDV QDPD <2+$1 48786 2&7$9,$186 &,37$ % WHUOHWDN GL 'HVD .HOXUDKDQ .HUWRVDUL .HFDPDWDQ 3XUZRVDUL .DEXSDWHQ 3DVXUXDQ 3URYLQVL -DZD 7LPXU

5S

5S

7DQDK GDQ %DQJXQDQ 6+0 1R /XDV 0 6XUDW 8NXU 1R .(5726$5, 7DQJJDO WHUWXOLV DWDV QDPD <2+$1 48786 2&7$9,$186 &,37$ % WHUOHWDN GL 'HVD .HOXUDKDQ .HUWRVDUL .HFDPDWDQ 3XUZRVDUL .DEXSDWHQ 3DVXUXDQ 3URYLQVL -DZD 7LPXU

5S

5S

7DQDK GDQ %DQJXQDQ 6+0 1R /XDV 0 6XUDW 8NXU 1R .(5726$5, 7DQJJDO WHUWXOLV DWDV QDPD <2+$1 48786 2&7$9,$186 &,37$ % WHUOHWDN GL 'HVD .HOXUDKDQ .HUWRVDUL .HFDPDWDQ 3XUZRVDUL .DEXSDWHQ 3DVXUXDQ 3URYLQVL -DZD 7LPXU

5S

5S

7DQDK GDQ %DQJXQDQ 6+0 1R /XDV 0 6XUDW 8NXU 1R .(5726$5, 7DQJJDO WHUWXOLV DWDV QDPD <2+$1 48786 2&7$9,$186 &,37$ % WHUOHWDN GL 'HVD .HOXUDKDQ .HUWRVDUL .HFDPDWDQ 3XUZRVDUL .DEXSDWHQ 3DVXUXDQ 3URYLQVL -DZD 7LPXU

5S

5S

7DQDK GDQ %DQJXQDQ 6+0 1R /XDV 0 6XUDW 8NXU 1R .(5726$5, 7DQJJDO WHUWXOLV DWDV QDPD <2+$1 48786 2&7$9,$186 &,37$ % WHUOHWDN GL 'HVD .HOXUDKDQ .HUWRVDUL .HFDPDWDQ 3XUZRVDUL .DEXSDWHQ 3DVXUXDQ 3URYLQVL -DZD 7LPXU

5S

5S

.HWHUDQJDQ 1RPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9$ 9LUWXDO $FFRXQW KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GL V\DUDWNDQ MDPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ 6LGRDUMR VHODPEDW ODPEDWQ\D 6DWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ VHJDOD ELD\D \DQJ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ 3HUV\DUDWDQ /HODQJ 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH KWWSV ZZZ OHODQJ JR LG 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD DODPDW ZHEVLWH GLDWDV 2EMHN OHODQJ WHUVHEXW GLDWDV GLMXDO OHODQJ GHQJDQ NRQGLVL DSD DGDQ\D GDQ NHSDGD SHVHUWD OHODQJ GLDQJJDS WHODK PHQJHWDKXL PHPDKDPL NRQGLVL REMHN OHODQJ $SDELOD NDUHQD VXDWX KDO WHUMDGL JXJDWDQ WXQWXWDQ GDQ SHPEDWDODQ SHQXQGDDQ SHODNVDQDDQ OHODQJ WHUKDGDS VDODK VDWX DWDX EHEHUDSD EDUDQJ REMHN OHODQJ WHUVHEXW GLDWDV PDND SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHPLQDW OHODQJ WLGDN GLSHUNHQDQNDQ XQWXN PHODNXNDQ WXQWXWDQ GDODP EHQWXN DSDSXQ NHSDGD .3.1/ 6LGRDUMR 0DXSXQ 37 %35 /(67$5, -$7,0 ,QIRUPDVL OHELK ODQMXW GDSDW PHQJKXEXQJL 37 %35 /HVWDUL -DWLP -O 5D\D 0RQGRURNR 1R .DY 6LQJRVDUL 0DODQJ 7HOS )D[ &DUD 3HQDZDUDQ +DUL 7DQJJDO %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ 3HPEXNDDQ 3HQDZDUDQ GDQ 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ /HODQJ 3HOXQDVDQ /HODQJ %HD /HODQJ 3HPEHOL 7HPSDW 3HODNVDQDDQ /HODQJ

&ORVHG %LGGLQJ 'HQJDQ PHQJDNVHV XUO KWWSV ZZZ OHODQJ JR LG 6HODVD 6HSWHPEHU :DNWX VHUYHU $SOLNDVL /HODQJ 0HODOXL ,QWHUQHW %HGDVDUNDQ :DNWX ,QGRQHVLD %DUDW :,% 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ /LPD +DUL NHUMD VHWHODK 3HODNVDQDDQ /HODQJ 'DUL +DUJD /HODQJ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6LGRDUMR -DODQ (UODQJJD 1R 6LGRDUMR 0DODQJ 6HSWHPEHU 77' 37 %35 /(67$5, -$7,0

1R 1DPD 'HELWXU

(UQL <XOLDWL

2EMHN /HODQJ

/LPLW /HODQJ

7DQDK GDQ %DQJXQDQ 6+0 1R /XDV 0 6XUDW 8NXU 1R 3$*$. 7DQJJDO WHUWXOLV DWDV QDPD (51, 5S <8/,$7, WHUOHWDN GL .HOXUDKDQ 3DJDN .HFDPDWDQ %HML .DEXSDWHQ 3DVXUXDQ 3URYLQVL -DZD 7LPXU

8DQJ -DPLQDQ

5S

.HWHUDQJDQ 1RPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9$ 9LUWXDO $FFRXQW KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GL V\DUDWNDQ MDPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ 6LGRDUMR VHODPEDW ODPEDWQ\D 6DWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ VHJDOD ELD\D \DQJ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ 3HUV\DUDWDQ /HODQJ 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH KWWSV ZZZ OHODQJ JR LG 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD DODPDW ZHEVLWH GLDWDV 2EMHN OHODQJ WHUVHEXW GLDWDV GLMXDO OHODQJ GHQJDQ NRQGLVL DSD DGDQ\D GDQ NHSDGD SHVHUWD OHODQJ GLDQJJDS WHODK PHQJHWDKXL PHPDKDPL NRQGLVL REMHN OHODQJ $SDELOD NDUHQD VXDWX KDO WHUMDGL JXJDWDQ WXQWXWDQ GDQ SHPEDWDODQ SHQXQGDDQ SHODNVDQDDQ OHODQJ WHUKDGDS VDODK VDWX DWDX EHEHUDSD EDUDQJ REMHN OHODQJ WHUVHEXW GLDWDV PDND SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHPLQDW OHODQJ WLGDN GLSHUNHQDQNDQ XQWXN PHODNXNDQ WXQWXWDQ GDODP EHQWXN DSDSXQ NHSDGD .3.1/ 6LGRDUMR 0DXSXQ 37 %35 /(67$5, -$7,0 ,QIRUPDVL OHELK ODQMXW GDSDW PHQJKXEXQJL 37 %35 /HVWDUL -DWLP -O 5D\D 0RQGRURNR 1R .DY 6LQJRVDUL 0DODQJ 7HOS )D[ &DUD 3HQDZDUDQ +DUL 7DQJJDO %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 3HOXQDVDQ /HODQJ %HD /HODQJ 3HPEHOL 7HPSDW 3HODNVDQDDQ /HODQJ

FAJAR ARIFIANTO ISNUGROHO Direktur Utama PD RPH Surabaya jagal arus ada kesepakatan dalam proses pemotongan hewan. “Terutama dalam penyembelihan hewan nanti itu harus

benar-benar dijadwal dengan baik dan disetujui oleh semua pihak. Jadi harus ada kesepakatan bagaimana nantinya,” tuntasnya. (bin/ono)

Sambungan dari halaman 3

agar mengkonfirmasi persoalan itu ke kepala sekolah terkait. “Konfirmasi ke kaseknya saja, nggih,” tegas dia. Terpisah, Basori mantan guru SMKN 6 Surabaya yang melaporkan kasu itu menyampaikan bahwa, dirinya mendapat keluh kesah sejumlah wali murid SMKN 6 yang mengaku keberatan dengan pungutan tersebut. “Saya menerima pengaduan dari wali murid. Lalu saya sampaikan ke kepala sekolah. Namun terkesan tidak ada perhatian,” urai Basori. Karena keberanian Basori membongkar dugaan pungutan liar di SMKN 6 Surabaya itu, kini dirinya dipindah mengajar di SMAN 1 Driyorejo, Gresik. Sebelumnya, bidang Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya melakukan penyelidikan ulang dengan agenda pemanggilan kepala sekolah (kepsek) di kawasan

1DPD 'HELWXU <RKDQ 4XWXV 2FWDYLDQXV &LSWD %

Selain itu, RPH Kedurus juga belum sesuai standar dalam pengolahan daging. Belum memiliki sertifikat nomor kontrol veteriner (NKV) dan sertifikat halal.

&ORVHG %LGGLQJ 'HQJDQ PHQJDNVHV XUO KWWSV ZZZ OHODQJ JR LG 6HODVD 6HSWHPEHU :DNWX VHUYHU $SOLNDVL /HODQJ 0HODOXL ,QWHUQHW %HGDVDUNDQ :DNWX ,QGRQHVLD %DUDW :,% 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ /LPD +DUL NHUMD VHWHODK 3HODNVDQDDQ /HODQJ 'DUL +DUJD /HODQJ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6LGRDUMR -DODQ (UODQJJD 1R 6LGRDUMR 0DODQJ 6HSWHPEHU 77' 37 %35 /(67$5, -$7,0

.3.1/ 6XUDED\D

3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 %HUGDVDUNDQ 3DVDO 88 +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7DKXQ 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN DNDQ PHODNXNDQ OHODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6XUDED\D PHODOXL DSOLNDVL e-Auction WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ GHQJDQ MHQLV SHQDZDUDQ OHODQJ VHFDUD WHUWXWXS (closed bidding) \DQJ GDSDW GLOLKDW GL :HEVLWH '-.1 KWWSV OHODQJ JR LG DWDV EDUDQJ MDPLQDQ REMHN OHODQJ PLOLN 'HELWXU DWDV QDPD -DS (Q\ EHUXSD 7DQDK GDQ DWDX EDQJXQDQ 6+*% 1R VHOXDV P WHUGDIWDU DQ -DS (Q\ WHUOHWDN GL .RPSOHN 3HUXPDKDQ 3DQWDL 0HQWDUL %ORN 5& 1R .HO .HQMHUDQ .HF .HQMHUDQ VHNDUDQJ PHQMDGL .HF %XODN .RWD 6XUDED\D -DZD 7LPXU +DUJD /LPLW 5S XDQJ MDPLQDQ OHODQJ 5S 3HODNVDQDDQ /HODQJ +DUL 7DQJJDO 6HODVD 6HSWHPEHU %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ 3XNXO :DNWX 6HUYHU VHVXDL :,% $ODPDW 'RPDLQ www.lelang.go.id 7HPSDW /HODQJ .3.1/ 6XUDED\D -O ,QGUDSXUD 1R 6XUDED\D 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 6HWHODK %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ 3HVHUWD OHODQJ GLKDUDS PHQ\HVXDLNDQ GLUL GHQJDQ SHQJJXQDDQ ZDNWX VHUYHU \DQJ WHUWHUD SDGD DODPDW GRPDLQ GL DWDV 6\DUDW V\DUDW OHODQJ &DORQ SHVHUWD OHODQJ GDSDW PHOLKDW REMHN OHODQJ GL ORNDVL VHMDN GLXPXPNDQ /HODQJ GLODNVDQDNDQ GHQJDQ SHQDZDUDQ PHODOXL DSOLNDVL OHODQJ LQWHUQHW \DQJ GL DNVHV SDGD DODPDW GRPDLQ KWWSV OHODQJ JR LG &DORQ SHVHUWD OHODQJ PHQGDIWDUNDQ GLUL SDGD DSOLNDVL /HODQJ ,QWHUQHW DODPDW GRPDLQ EXWLU GLDWDV NHPXGLDQ PHQJDNWLINDQ DNXQ GDQ PHUHNDP VFDQ .73 GDQ 13:3 GDQ QRPRU UHNHQLQJ EDQN DWDV QDPD VHQGLUL 3HVHUWD \DQJ EHUWLQGDN VHEDJDL NXDVD EDGDQ XVDKD GLZDMLENDQ PHQJXQJJDK VXUDW NXDVD QRWDULDO DNWD SHQGLULDQ SHUXVDKDDQ GDQ SHUXEDKDQQ\D 13:3 SHUXVDKDDQ GDODP VDWX ¿OH 3HVHUWD /HODQJ GLZDMLENDQ PHQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ VHVXDL GHQJDQ SHQJXPXPDQ OHODQJ GDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI SDOLQJ ODPEDW VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ /HODQJ 8DQJ MDPLQDQ OHODQJ GLVHWRUNDQ NH QRPRU Virtual Account 9$ SHVHUWD OHODQJ \DQJ DNDQ GLNLULPNDQ VHFDUD RWRPDWLV GDUL DODPDW GRPDLQ GL DWDV NHSDGD DNXQ SHVHUWD OHODQJ 3HQDZDUDQ OHODQJ GLPXODL GDUL QLODL OLPLW GDQ GDSDW GLDMXNDQ EHUNDOL NDOL VDPSDL EDWDV ZDNWX VHEDJDLPDQD WHUVHEXW GLDWDV 3HVHUWD OHODQJ \DQJ GLWXQMXN VHEDJDL SHPHQDQJ ZDMLE PHOXQDVL SHPED\DUDQ KDUJD SRNRN OHODQJ GLWDPEDK EHD OHODQJ SHPEHOL VHEHVDU SDOLQJ ODPEDW OLPD KDUL NHUMD VHWHODK OHODQJ MLND WLGDN PDND SDGD KDUL NHUMD EHULNXWQ\D SHPHQDQJ GLQ\DWDNDQ ZDQSUHVWDVL XDQJ MDPLQDQ DNDQ GLVHWRUNDQ VHOXUXKQ\D NH .DV 1HJDUD .RQGLVL REMHN OHODQJ DGDODK VHEDJDLPDQD DGDQ\D (as is) 3HPHQDQJ /HODQJ GLDQJJDS VXQJJXK VXQJJXK WHODK PHQJHWDKXL DSD \DQJ WHODK GLWDZDU GLEHOL ROHKQ\D $SDELOD WHUGDSDW NHNXUDQJDQ NHUXVDNDQ EDLN \DQJ WHUOLKDW DWDXSXQ \DQJ WLGDN WHUOLKDW PDND 3HPHQDQJ /HODQJ WLGDN EHUKDN XQWXN PHQRODN DWDX PHQDULN GLUL NHPEDOL VHWHODK SHPEHOLDQ GLVDKNDQ GDQ PHOHSDVNDQ VHJDOD KDN XQWXN PHPLQWD NHUXJLDQ DWDV VHVXDWX DSDSXQ MXJD OQIRUPDVL OHELK ODQMXW WHQWDQJ REMHN OHODQJ GDSDW PHQJKXEXQJL 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ 5HJLRQ 9,,, -DZD 7HOS ± DWDX .3.1/ 6XUDED\D 7HOS 6XUDED\D 6HSWHPEHU 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ 5HJLRQ 9,,, -DZD

W E'hDhD E < h > > E' <^ <h^/ , < d E''hE' E ĞƌĚĂƐĂƌŬĂŶ ƉĂƐĂů ϲ hh ,ĂŬ dĂŶŐŐƵŶŐĂŶ EŽŵŽƌ ϰ dĂŚƵŶ ϭϵϵϲ͕ Wd͘ ĂŶŬ WĞƌŵĂƚĂ͕ dďŬ ĂŬĂŶ ŵĞůĂŬƵŬĂŶ ůĞůĂŶŐ ĞŬƐĞŬƵƐŝ ,ĂŬ dĂŶŐŐƵŶŐĂŶ ĚĞŶŐĂŶ ƉĞƌĂŶƚĂƌĂ <ĂŶƚŽƌ WĞůĂLJĂŶĂŶ <ĞŬĂLJĂĂŶ EĞŐĂƌĂ ĚĂŶ >ĞůĂŶŐ ;<W<E>Ϳ DĂůĂŶŐ͕ ŵĞůĂůƵŝ ũĂƐĂ ƉƌĂ ůĞůĂŶŐ Wd͘ WŽǁĞƌ ƐĞƚŝŶĚŽ ^ĞůĂƌĂƐ ƚĞƌŚĂĚĂƉ ďĂƌĂŶŐ ũĂŵŝŶĂŶ ĚĞďŝƚƵƌ ĂƚĂƐ ŶĂŵĂ ,ĂƌLJĂŶƚŽ tŝďŽǁŽ ďĞƌƵƉĂ ͗ ^ĞďŝĚĂŶŐ ƚĂŶĂŚ ƐĞůƵĂƐ ϭϴϮ ŵϮ ƐĞƐƵĂŝ ^ĞƌƚŝĨŝŬĂƚ ,ĂŬ 'ƵŶĂ ĂŶŐƵŶĂŶ EŽ͘ Ϯϯϵϲ ĂƚĂƐ ŶĂŵĂ ,ĂƌLJĂŶƚŽ tŝďŽǁŽ͕ ďĞƌŝŬƵƚ ďĂŶŐƵŶĂŶ LJĂŶŐ ďĞƌĚŝƌŝ ĚŝĂƚĂƐŶLJĂ͕ ƚĞƌůĞƚĂŬ Ěŝ :ĂůĂŶ WŽŶĚŽŬ ůŝŵďŝŶŐ /ŶĚĂŚ ' ϰ EŽ͘ ϭϲ͕ <ĞůƵƌĂŚĂŶ WĂŶĚĂŶǁĂŶŐŝ͕ <ĞĐĂŵĂƚĂŶ ůŝŵďŝŶŐ͕ <ŽƚĂ DĂůĂŶŐ͕ WƌŽƉŝŶƐŝ :ĂǁĂ dŝŵƵƌ͘ ,ĂƌŐĂ >ŝŵŝƚ ͗ ZƉ͘Ϯ͘ϰϴϮ͘ϰϰϮ͘ϬϬϬ͕Ͳ hĂŶŐ :ĂŵŝŶĂŶ ͗ ZƉ͘ ϭ͘Ϯϰϭ͘ϮϮϭ͘ϬϬϬ͕Ͳ WĞůĂŬƐĂŶĂĂŶ >ĞůĂŶŐ ͗ Ͳ ĂƌĂ WĞŶĂǁĂƌĂŶ͗ ůŽƐĞĚ ŝĚĚŝŶŐ ;ĚĞŶŐĂŶ ŵĞŶŐĂŬƐĞƐ ǁĞďƐŝƚĞ ǁǁǁ͘ůĞůĂŶŐ͘ŐŽ͘ŝĚͿ Ͳ WĞůĂŬƐĂŶĂĂŶ >ĞůĂŶŐ ͗ ^ĞůĂƐĂ ͬ ϮϬ ^ĞƉƚĞŵďĞƌ ϮϬϮϮ Ͳ ĂƚĂƐ ŬŚŝƌ WĞŶĂǁĂƌĂŶ ͗ WƵŬƵů ϭϭ͘ϬϬ ǁĂŬƚƵ ƐĞƌǀĞƌ ƉůŝŬĂƐŝ >ĞůĂŶŐ /ŶƚĞƌŶĞƚ ;ƐĞƐƵĂŝ t/ Ϳ Ͳ WĞŶĞƚĂƉĂŶ WĞŵĞŶĂŶŐ ͗ ^ĞƚĞůĂŚ ďĂƚĂƐ ĂŬŚŝƌ ƉĞŶĂǁĂƌĂŶ Ͳ ĂƚĂƐ tĂŬƚƵ WĞůƵŶĂƐĂŶ ͗ ϱ ;ůŝŵĂͿ ŚĂƌŝ ŬĞƌũĂ ƐĞƚĞůĂŚ ƉĞůĂŬƐĂŶĂĂŶ ůĞůĂŶŐ Ͳ ĞĂ >ĞůĂŶŐ WĞŵďĞůŝ ͗ Ϯй ĚĂƌŝ ŚĂƌŐĂ ƚĞƌďĞŶƚƵŬ ůĞůĂŶŐ Ͳ dĞŵƉĂƚ >ĞůĂŶŐ ͗ <W<E> DĂůĂŶŐ ͕ :ů͘ ^͘ ^ƵƉƌŝĂĚŝ EŽ͘ϭϱϳ͕ <ŽƚĂ DĂůĂŶŐ

<ĞƚĞƌĂŶŐĂŶ ͗ Ͳ EŽŵŝŶĂů ũĂŵŝŶĂŶ LJĂŶŐ ĚŝƐĞƚŽƌŬĂŶ ŬĞ ƌĞŬĞŶŝŶŐ s ;ǀŝƌƚƵĂů ĂĐĐŽƵŶƚͿ ŚĂƌƵƐ ƐĂŵĂ ĚĞŶŐĂŶ ŶŽŵŝŶĂů ũĂŵŝŶĂŶ LJĂŶŐ ĚŝƐLJĂƌĂƚŬĂŶ Ͳ :ĂŵŝŶĂŶ ŚĂƌƵƐ ƐƵĚĂŚ ĞĨĞŬƚŝĨ ĚŝƚĞƌŝŵĂ ŽůĞŚ <W<E> DĂůĂŶŐ ƐĞůĂŵďĂƚͲůĂŵďĂƚŶLJĂ ϭ ;ƐĂƚƵͿ ŚĂƌŝ ƐĞďĞůƵŵ ƉĞůĂŬƐĂŶĂĂŶ ůĞůĂŶŐ Ͳ ^ĞŐĂůĂ ďŝĂLJĂ LJĂŶŐ ƚŝŵďƵů ƐĞďĂŐĂŝ ĂŬŝďĂƚ ŵĞŬĂŶŝƐŵĞ ƉĞƌďĂŶŬĂŶ ŵĞŶũĂĚŝ ďĞďĂŶ ƉĞƐĞƌƚĂ ůĞůĂŶŐ͘ Ͳ ĂƌĂŶŐ ĚŝũƵĂů ĚĂůĂŵ ŬŽŶĚŝƐŝ ĂƉĂ ĂĚĂŶLJĂ ;ĂƐ ŝƐͿ͘ ĂůŽŶ ƉĞƐĞƌƚĂ ůĞůĂŶŐ ĚŝĂŶŐŐĂƉ ĚĞŶŐĂŶ ƐƵŶŐŐƵŚ Ͳ ƐƵŶŐŐƵŚ ƐƵĚĂŚ ŵĞŶŐĞƚĂŚƵŝ ƐĞŐĂůĂ ďĞŶƚƵŬ ŬĞŬƵƌĂŶŐĂŶͬ ŬĞƌƵƐĂŬĂŶ͕ ďĞƌƚĂŶŐŐƵŶŐ ũĂǁĂď ĂƚĂƐ ƐĞŐĂůĂ ƌĞƐŝŬŽ LJĂŶŐ ŵƵŶŐŬŝŶ ƚŝŵďƵů Ěŝ ŬĞŵƵĚŝĂŶ ŚĂƌŝ ďĂŝŬ ĚĂƌŝ ĂƐƉĞŬ ĨŝƐŝŬ ŵĂƵƉƵŶ ũƵƌŝĚŝƐͬůĞŐĂů͕ ƚĞƌŵĂƐƵŬ ƐĞŐĂůĂ ďĞŶƚƵŬ ƚƵŶŐŐĂŬĂŶͬďŝĂLJĂͲďŝĂLJĂ LJĂŶŐ ŚĂƌƵƐ ĚŝďĂLJĂƌ ƐĞƐƵĂŝ ŬĞƚĞŶƚƵĂŶ LJĂŶŐ ďĞƌůĂŬƵ͘

WĞƌƐLJĂƌĂƚĂŶ >ĞůĂŶŐ ͗ ϭ͘ DĞŵŝůŝŬŝ ĂŬƵŶ LJĂŶŐ ƚĞůĂŚ ƚĞƌǀĞƌŝĨŝŬĂƐŝ ƉĂĚĂ ǁĞďƐŝƚĞ ǁǁǁ͘ůĞůĂŶŐ͘ŐŽ͘ŝĚ Ϯ͘ ^LJĂƌĂƚ ĚĂŶ ŬĞƚĞŶƚƵĂŶ ƐĞƌƚĂ ƚĂƚĂ ĐĂƌĂ ŵĞŶŐŝŬƵƚŝ ůĞůĂŶŐ ĚĂƉĂƚ ĚŝůŝŚĂƚ ƉĂĚĂ ĂůĂŵĂƚ ǁĞďƐŝƚĞ Ěŝ ĂƚĂƐ͘ ϯ͘ /ŶĨŽ ůĂŝŶŶLJĂ ŚƵď͘ PT.Bank Permata, Tbk dĞůƉ͗ ϬϮϭͲϱϮϯϳϳϴϴ ĚĂŶ Wd͘ WŽǁĞƌ ƐĞƚŝŶĚŽ ^ĞůĂƌĂƐ͕ ,ĞŶĚƌĂ ϬϴϮ ϭϭϳ Ϭϲϵ Ϭϲϵ ^ƵƌĂďĂLJĂ͕ Ϭϲ ^ĞƉƚĞŵďĞƌ ϮϬϮϮ ƚƚĚ <W<E> DĂůĂŶŐ Wd͘ ĂŶŬ Permata, dďŬ Wd͘ WŽǁĞƌ ƐĞƚŝŶĚŽ ^ĞůĂƌĂƐ


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SELASA KLIWON, 6 SEPTEMBER 2022 HALAMAN 5

FOTO: MEMORANDUM/RAS

BIRO MA MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono menggelar konferensi pers ungkap kasus narkoba.

12 Hari Ungkap Kasus, Sita 48,02 Gram Sabu Bangkalan, Memorandum Dalam tempo 12 hari sejak 22 Agustus sampai 2 September, jajaran Polres Bangkalan mengungkap 16 kasus narkoba dengan 25 orang terduga pelaku. Satu diantaranya adalah anak-anak. Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono mengatakan, keberhasilan itu adalah tekad bulat dalam memberangus semua tindak kejahatan, termasuk memutus bursa peredaran narkotika, yang tak sekadar ucapan. “Tujuh kasus di antaranya, diungkap oleh tim opsnal satreskoba polres dan sembilan kasus lainnya diungkap

oleh polsek jajaran. 25 tersangka itu terdiri dari sembilang orang adalah pengedar dan 16 lainnya pemakai,” ujar AKBP Wiwit saat konferensi pers, Senin (5/9) siang. Hal yang cukup memperihatinkan, satu dari 25 terduga pelaku ada yang berstatus anak-anak. Para pengedar dan pemakai barang terlarang itu juga berasal dari berbagai

profesi. Rinciannya, 12 tersangka karyawan swasta, 7 wiraswasta, 6 petani dan 1 pengangguran. Total barang bukti (BB) yang disita aparat memang tidak terlalu besar. Yakni berupa 48,02 gram narkoba jenis sabu-sabu dan uang tunai Rp 252.0000. Meski begitu, TKP dari ungkap 16 kasus itu tersebar di 13 dari 18 kecamatan di kabupaten berjuluk Bumi Sholawat dan Dzikir itu. Rinciannya, di Kecamatan Galis dan Kwanyar masing-masing 3 kasus, Kecamatan Bangkalan

Kota 2 kasus, serta di Kecamatan Socah, Sepulu,Tanah Merah, Blega, Tragah, Tanjung Bumi, Burneh dan Kecamatan Kamal, masing-masing 1 kasus. Realita ini, menurut AKBP Wiwit, cukup memprihatinkan. Betapa tidak, hanya dalam tempo dua pekan, Polres berhasil mengungkap 16 kasus dan menggaruk 25 tersangka pelakunya. Lebih miris lagi, bursa, bursa peredaran barang setan itu sudah menggurita masif di sebagian besar kecamatan. Terduga pelakunya sudah merasuki berbagai profesi, bahkan

mulai menyentuh dunia anak-anak. “Dalam rentetan ungkap kasus sebelumnya, ada juga ASN, nelayan dan ibu rumah tangga yang terlibat,” beber AKBP Wiwit. Karenanya, ke depan, bursa peredaran narkoba yang sudah berakar masif di 18 kecamatan, bahkan sudah menjamah lingkup pedesaan, merupakan ancaman serius yg bisa merusak kadar kualitas moral dan SDM anak anak bangsa. Termasuk di Kabupaten Bangkalan. Kapolres Wiwit, tidak ada komitmen lain yang harus digelorakan, kecuali harus gencar perang mela-

wan narkoba. “Saya sudah menginstruksikan agar kasatreskoba dan semua kapolsek di 17 polsek jajaran agar lebih hiperaktif giat operasi di lapangan,” tegas AKBP Wiwit. Pantau,awasi dan selidiki semua kawasan rawan bursa peredaran narkoba di semua kecamatan, apapun jenisnya. “Buru, tangkap dan proses hukum semua pengedar, kurir dan pemakai narkoba. Jika ada yang nekad melawan petugas, tak usah segan, segera lakukan tindakan tegas terukur,” pungkas AKBP Wiwit. (ras/mik)

Sumenep, Memorandum Satreskrim Polres Sumenep menggagalkan perkara penculikan terhadap S (43), seorang laki-laki warga Desa Lapa Laok, Kecamatan Dungkek, kabupaten setempat. Enam orang terduga pelaku berhasil diamankan di Pasongsongan. Kronologisnya, Minggu (4/9) sekitar pukul 19.00, menantu korban menghubungi Polsek Dungkek dan menceritakan mertuanya dibawa orang yang tidak dikenal dengan menggunakan tiga mobil pribadi warna hitam. Laporan SPKT itu kemudian dilanjutkan ke satreskrim setempat lalu berkoordinasi dengan atuan lalulintas, polsek jajaran dan tim resmob. Karena tidak mendapat informasi A1 mengenai ciri-ciri penculik. Usai informasi disebar, jajara Polsek Pasongsongan wilayah pantura memberhentikan kendaraan pribadi Mobilio Avanza,

Mobilio, Innova yang melintas di wilayahnya. Dengan dibantu anggota Koramil Pasongsongan melakukan penghadangan di Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. “Waktu itu tersangka dicurigai akan melintas ke wilayah itu, setiap mobil melintas kami lakukan pemeriksaan,” kata Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko dalam rilisnya, Senin (5/9). Hanya membutuhkan waktu 1,5 jam akhirnya pemeriksaan membuahkan hasil para tersangka berhasil diamankan pukul 20.30 Wib dibawa ke Polres Sumenep kemarin dan telah menjalani pemeriksaan. Para terduga pelaku antara lain SE (46), LK (44) , MH (35), HL (25), SY (24), MH (50). Kesemuanya berasal dari Kabupaten Bangkalan. Barang bukti diamankan satu tali sepanjang ± 4meter

digunakan untuk mengikat korban di dalam mobil, satu unit mobil merk Honda Mobilio, bernomor polisi (Nopol) M-1399-HI, senjata tajam pisau, dengan sarungnya berwarna coklat berukuran panjang 41 cm bersama gagangnya. Sedang Satreskoba Polres Sumenep juga panen ungkap perkara peredaran narkotika. Dari sembilan perkara, diamankan 13 orang terduga pelaku. “Sedangkan kasus narkoba hasil ungkap kasus selama Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2022,” terangnya AKBP Edo Satya Kentrik menyebutkan dari sembilan kasus sebanyak 13 orang tersangka ditangkap antaranya, 12 laki-laki satu orang tersangka wanita, tiga orang pengedar, empat kurir, enam orang pemakai dengan, BB 38,41 gram, uang sebesar Rp. 900.000. “Untuk memberantas SS masyarakat Sumenep dapat

FOTO: MEMORANDUM/URI

Satreskrim Ringkus 6 Pelaku Penculikan

Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko merilis kasus penculikan dan penyalahgunaan sabu-sabu di Mapolres Sumenep.

berperan aktif membantu kami hingga terciptanya Kabupaten Sumenep bebas narkoba,” katanya. (uri/mik)

Sumenep, Memorandum Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengimbau Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumenep agar memberikan pelayanan terbaik dan maksimal kepada masyarakat, baik pelayanan donor darah maupun membantu pemerintah dalam urusan kemanusiaan. Menurut Bupati Fauzi, PMI merupakan bagian penting dalam kegiatan sosial kepada masyarakat, sehingga harus memaksimalkan pelayanan dengan sepenuh hati dalam memberikan pertolongan dan menjalankan tugas kemanusiaan. “Kami meminta PMI mengedepankan pelayanan dengan sepenuh hati dan maksimal untuk memberikan kontribusi menyentuh masyarakat,” harap bupati. Pemerintah daerah menegaskan akan terus bersinergi bersama PMI Kabupaten Sumenep untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, salah satunya senantiasa mendukung kegiatan yang dilakukan lembaganya, termasuk memenuhi kebutuhan dalam rangka meningkatkan tugas dan fungsinya. “Pemerintah Kabupaten Sumenep mendukung apa yang menjadi kebutuhan PMI Sumenep, demi melayani masyarakat,” tuturnya. Pada kesempatan itu, PMI Kabupaten Sumenep memberikan

FOTO: MEMORANDUM/AAN

Bupati Imbau PMI Berikan Pelayanan Maksimal Masyarakat

Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengecek pendonor di kantor PMI.

sertifikat bagi pendonor darah kepada mereka yang telah melakukan donor darah sebanyak 10 hingga 50 kali. Ketua PMI Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi mengungkapkan, sampai saat ini, pendonor yang terdaftar di PMI sebanyak 1.125 orang, yakni golongan darah

A sebanyak 123 orang, golongan darah B sebanyak 440 orang, golongan darah AB sebanyak 52 orang dan golongan darah O sebanyak 510 orang. “Kebutuhan darah di Kabupaten Sumenep masih kurang, mengingat kebutuhannya rata-rata setiap bulannya 600 kantong,” ungkap Edy

Rasiyadi yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep tersebut. Edy berharap kesadaran masyarakat untuk menjadi pendonor darah guna menambah ketersediaan darah di PMI, sehingga masyarakat yang membutuhkan tidak kesulitan mendapatkan darah. (aan/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

SELASA KLIWON 6 SEPTEMBER 2022 HALAMAN 6 - 7

3 Anggota Polri Asal Bangkalan Terpilih dan Tergabung di Satgas Garuda Bhayangkara FPU 4 MINUSCA PBB

AKBP Wiwit: Saya Sangat Bangga Bangkalan, Memorandum Tiga personel Polri asal Bangkalan terpilih dan tergabung dalam skuat Satgas Garuda Bhayangkara Formed Police Unit (FPU) 4 MINUSCA. Mereka akan mengemban tugas dalam misi perdamaian PBB di wilayah konflik Afrika Tengah.

Anggota Polwan Polres Mojokerto melakukan tes urine untuk antisipasi penggunaan narkotika maupun zat adiktif lain.

Peringati HUT Ke-74 Polwan, Srikandi Polres Mojokerto Jalani Tes Urine Mojokerto, Memorandum Usai melaksanakan apel pagi, seluruh Polwan Polres Mojokerto menjalani tes urine yang dilaksanakan si propam dan urkes (urusan kesehatan) dengan menggunakan alat pengetes narkoba yang dapat dilihat hasilnya secara langsung, Senin (5/9). Satu persatu, para srikandi itu dites untuk mengetahui apakah Polwan Polres

Mojokerto ada yang kedapatan memakai narkotika atau obatobatan terlarang. Salah satu senior Polwan Polres Mojokerto Iptu Tri Hidayati menuturkan, bahwa tes urine yang dilaksanakan ini merupakan kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-74 Polwan. “Dari hasil pemeriksaan yang di lakukan urkes, tidak

ditemukan adanya anggota polwan yang menggunakan narkotika atau obatobatan terlarang. Alhamdulilah, dari hasil pemeriksaan hari ini tidak ditemukan anggota yang melanggar,” ujar Tri. Terpisah, Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar, SIK mengatakan, bahwa kegiatan tes urine akan sering dila-

kukan kepada seluruh personel Polres Mojokerto untuk meminimalisir penggunaan narkotika maupun zat adiktif lainnya. “Saya mengimbau kepada seluruh anggota Polres Mojokerto, jangan pernah coba-coba dengan narkoba karena dapat menghambat karier, merugikan diri sendiri, keluarga, bahkan orang lain,” tegas Apip. (no/nov)

Petugas polsek melakukan patroli di area SPBU Candi juga mengimbau kamtibmas agar karyawan SPBU dan masyarakat aktif menjaga lingkungan sekitar.

Ciptakan Rasa Aman, Anggota Polsek Candi Patroli SPBU

Sidoarjo, Memorandum Guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Candi, anggota melaksanakan giat patroli harkamtibmas sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas kepada karyawan SPBU, Senin (5/9). Anggota Polsek Candi, dalam pelaksanaan patroli dialogis dengan karayawan SPBU maupun

konsumen yang sedang mengisi BBM, juga mengimbau kamtibmas agar mereka aktif menjaga lingkungan sekitar untuk antisipasi tindakan kriminalitas seperti 3C (curanmor, curat, dan curas). Petugas patroli juga mengingatkan karyawan SPBU untuk selalu mengecek keaktifan CCTV yang ada di SPBU guna mengantisipasi apabila terjadi tindakan

kriminalitas. Sementara itu, Kapolsek Candi Kompol Soegeng Prajitno menuturkan, kegiatan yang dilakukan anggota Samapta 801 dan 802 merupakan upaya untuk menjalin silaturahmi dengan seluruh lapisan masyarakat termasuk karyawan SPBU guna menjalin kerja sama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman serta kondusif. “Dan

juga antisipasi terjadinya kriminalitas,” ucap Soegeng. Selain itu, lanjut kapolsek, anggotanya juga melakukan pemantauan kepada konsumen pasca kenaikan harga BBM beberapa hari lalu. Agar tidak terjadi penumpukan atau antrean pengendara di area SPBU. “Situasi terpantau lancar dan kondusif. Masyarakat juga tertib,” pungkas kapolsek. (bwo/jok/nov)

Cegah Penimbunan BBM, Polsek Gayam Cek SPBU Bojonegoro, Memorandum Anggota Polsek Gayam Bripka Warso melaksanakan patroli antisipasi gangguan kamtibmas sekaligus mengecek stok BBM di SPBU wilayah Gayam, Senin (5/9). Petugas jaga menyampaikan pesan-pesan dan imbauan kamtibmas kepada karyawan SPBU agar mewaspadai dengan situasi sekelilingnya sekaligus mensosialisasikan protokol kesehatan. Kegiatan patroli ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta untuk mengetahui situasi perkembangan kamtibmas di SPBU dan lingkungannya. “Selain itu, juga mencegah adanya penimbunan BBM dan antrean panjang sehingga tidak terjadi kemacetan di sekitar SPBU,”

Anggota tersebut 2 polisi lakilaki (polki) dan satu lain adalah polisi wanita (polwan). Mereka, AKP Aditya Permana, SIK yang kini meniti karier di Direskoba Polda Jatim dan Bripka Taufiqurrahman yang berdinas di SSDM Mabes Polri Jakarta. Sedangkan satu polwan yakni Briptu Navynda Sherly Fatikasari, SM tercatat sebagai anggota Satbinmas Polres Bangkalan. Menyikapi ada tiga duta bangsa asal Bangkalan yang tergabung dalam kontingen Satgas Garuda Bhayangkara FPU 4 MINUSCA PBB yang mengemban misi perdamaian, Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono, SH, SIK, MH mengatakan sangat bangga. “Alhamdulillah saya sangat

bangga, 3 putra daerah asli Bangkalan ikut terpilih dalam skuat kontingen Garuda Bhayangkara MINUSCA 4 PBB yang akan mengemban amanah misi perdamaian di AfrikaTengah, meski mereka berdinas di tempat berbeda,” tutur Wiwit, Senin (5/9). Rasa bangga dan haru semakin dirasakan kapolres, karena satu di antara tiga putra asli Bangkalan itu adalah Polwan Briptu Navynda Sherly Fatikasari yang kini berdinas di Satbinmas Polres Bangkalan. ”Tidak hanya saya pribadi dan semua anggota Polres, masyarakat Bangkalan juga patut berbangga, karena tiga putra terbaik asal kabupaten ini terpilih sebagian duta NKRI untuk mengemban amanah misi perdamaian di wilayah konflik

Kapolres AKBP Mochamad Nur Azis menerangkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Gresik selama dua pekan.

Kapolres Apresiasi Jajaran dalam Ciptakan Situasi Kamtibmas Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono. Momen bahagia para anggota Satgas Garuda Bhayangkara SPU 4 FPU MINUSCA setelah upacara pembaretan di Gunung Halimunan, Caringan, Bogor.

Afrika Tengah,” imbuh Wiwit. Kontingen Satgas Garuda Bhayangkara FPU 4 MUNISCA yang mengemban tugas misi PBB itu, menurut Wiwit, sudah mengikuti upacara pembaretan di puncak Gunung Halimun, Caringan, Bogor, Jawa Barat, Jumat (26/8). Jadi tak lama lagi, mereka akan dib-

erangkat guna menunaikan tugas mulia berbasis kemanusiaan dan perdamaian dunia. Upacara pembaretan Satgas Garuda Bhayangkara FPU 4 MINUCA di Gunung Halimunan itu dipimpin Kepala Kontingen Satgas AKBP Wahid Kurniawan, SIK sebagai komandan upacara,

serta Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjenpol Johni Asadoma bertindak selaku inspektur upacara. Momen penutup kawah candradimuka proses pembaretan itu, juga dihadiri Brigjenpol Krishna Murti, SIK, MSi sebagai Karomisinter Divhubinter Polri.

”Mereka yang tergabung dalam Satgas Garuda Bhayangkara sudah menjalani seleksi kesehatan, tes psikologi dan bahasa, serta dibekali strategi, taktik serta teknik lapangan di medan tugas,” beber Krisnha Murti sebagamana dikutip dari laman resmi humas.polri. go.id. (dwi/ras/nov)

Polres Blitar Tangkap Pasutri Penganiaya Balita Blitar, Memorandum B Personel Polres Blitar berhasil mengungkap kasus kekerasan anak di bawah umur. Orang tua angkat balita, RA, yakni pasangan suami istri TB (44) dan NH (43), warga Desa Pasirharjo, Kecamatan Talun resmi menjadi tersangka penganiayaan. Bahkan kedua tersangka mengaku melakukan pemukulan, hingga menyudutkan rokok pada korban selama 15 hari terakhir, sebelum ditemukan oleh neneknya pada Rabu (31/8). Hal ini, disampaikan Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom SIK saat rilis hasil penyidikan kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur dengan korban, RA (3). “Telah menetapkan TB dan NH, keduanya yang mengasuh korban selama sebulan lebih,” terang Adhitya didampingi Wakapolres Kompol Royke HFB dalam konferensi pers, Senin (5/9). Penetapan orang tua angkat balita RA ini berdasarkan hasil visum yang diketahui adanya luka memar di bagian kepala, mulut, mata, hidung, dada, tangan, dan kaki. “Akibat kekerasan atau pemukulan dengan benda tumpul, seper-

Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom menunjukkan terduga pelaku dan barang bukti di mapolres setempat, Senin (5/9).

ti gagang sapu, gayung dan tangan bahkan menyudutnya rokok,” terang kapolres. Adapun motif tersangka melakukan penganiayaan berupa pemukulan terhadap korban, karena jengkel dan emosi kemudian marah dan memukul korban. “Karena korban yang masih berusia 3 tahun ini sering bangun kesiangan, diajari membaca dan menulis tidak bisa. Serta buang air kecil dan BAB di celana, setiap jengkel dan emosi, terduga pelaku melakukan pemukulan dan menyudutnya dengan rokok,” beber Adhitya. Perlu diketahui, sebelum kejadian kedua tersangka mendatangi nenek korban. Kemudian meminta agar mereka boleh merawat dan mengasuhnya. “Karena kedua tersangka yang sudah menikah sekitar 15 tahun ini, belum mempunyai anak,” tutur Adhitya. Ditambahkan Adhitya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 78C jo 80 ayat (2) atau (4) atau UU RI No 23 tahun 2022 tentang Perlindungan Anak jo 64 KUHP Pidana, dengan ancaman hukuman penjara palima lama 5 tahun dan atau denda paling banyak Rp 100 juta.“Dan ditambah 1/3 bila yang melakukan kekerasan orang tua atau walinya,” pungkas kapolres. (iku/nov)

Lumajang, Memorandum Polres Lumajang terus memaksimalkan pelayanan secara prima. Salah staunya personel Polsek Senduro menjamin keamanan nasabah yang baru menarik uang dari Koperasi Unit Desa (KUD)Tani Makmur Senduro, Senin (5/9). Kegiatan pengawalan ini, dilaksanakan dari Kantor KUD Tani Makmur Desa Kandang Tepus, Kecamatan Senduro menuju Bank Mandiri. Tak berhenti di sana, polisi juga mengawal nasabah itu

kembali lagi dari bank menuju Kantor KUD Tani Makmur. Kapolsek Senduro AKP Joko Wintoro menerangkan, bahwa pengawalan ini rutin dilakukan personelnya tiga sampai empat hingga kali dalam sebulan.“Pengawalan ini merupakan bentuk MoU antara Polsek Senduro dengan KUD Tani Makmur,” kata Joko. “Adapun uang yang dikawal merupakan hasil penyetoran susu dari para peternak sapi perah Desa Kandangtepus ke KUD untuk dikir-

Personel Polsek Gayam memonitor SPBU di wilayah hukumnya sekaligus memberi imbauan kamtibmas ke karyawan SPBU dan masyarakat.

dan nyaman kepada karyawan maupun warga sekitar,” tutur Bambang. (top/har/nov)

gangguan yang signifikan. Hal ini, tidak terlepas dari peranan seluruh jajaran Polres Gresik. “Yang utama adalah kamtibmas. Alhamdulillah dalam satu, dua minggu ini situasi kamtibmas di Kabupaten Gresik terjaga dengan baik. Tidak ada gangguan sehingga aman, tertib, dan terkendali,” ujar lulusan Akpol 2002 tersebut. Azis pun mengapresiasi anggotanya yang bekerja de-

ngan baik dan menorehkan prestasi. Di antaranya dengan memberikan penghargaan kepada mereka yang berdedikasi tinggi dan mampu melaksanakan tugas melebihi target. “Sesuai komitmen saya, sejak awal bagi anggota yang berprestasi dan menjalankan tugas dengan baik akan mendapat reward (penghargaan). Hal itu, berlaku untuk

semuanya. Hari ini 23 anggota mendapat penghargaan atas kinerjanya yang melampaui target,” tutur mantan Kapolres Ponorogo ini. Ke depan, seluruh jajaran Polres Gresik diharapkan bisa meningkatkan kinerjanya. Terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Tunjukkan kinerja terbaik serta ikhtiar yang terbaik,” tutupnya. (and/har/nov)

Wabah PMK Belum Kelar, TNI-Polri Masif Patroli Kandang Lamongan, Memorandum Penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang ternak warga belum usai. Merespons hal tersebut, jajaran Polres Lamongan bersama TNI masif melakukan patroli kandang sapi guna memantau perkembangan penyakit di lapangan. Seperti yang dilakukan anggota Polsek bersama Koramil Ngimbang. Maraknya hewan yang terpapar PMK, kepolisian di Ngimbang mengecek kandang sapi milik salah seorang peternak di Desa Girik. “Pengecekan hewan ternak ini dilakukan di seluruh kandang-kandang oleh bhabinkamtibmas untuk mencegah terjadinya penularan penyakit PMK,” kata Kasihumas Polres Lamongan Ipda Krisbiantoro, Senin (4/9). Bagi ternak yang terpapar PMK, petugas mengimbau sesuai penanganan untuk diisolasi selama 14 hari dan tidak dijadikan satu kandang dengan

Anggota Koramil dan Polsek Ngimbang memantau kondisi sapi di Kecamatan Ngimbang milik warga Desa Girik.

ternak yang sehat. Serta segera menghubungi dokter hewan untuk dilakukan pengobatan serta tidak dijual sebelum sehat

dulu. “Dengan dilakukan pengecekan dan pendataan ternak di kandang-kandang ini diharap-

kan untuk mencegah terjadinya penyebaran PMK,” tandas perwira dengan satu balok di pundak tersebut. (and/har/nov)

im langsung ke perusaan Nestle Pasuruan,” imbuh Joko . Masih kata Joko, kegiatan itu merupakan bentuk pelayanan prima Polri kepada masyarakat sehingga mereka merasa terayomi dengan adanya Polri di sekitarnya. “Kami akan terus meningkatan pelayanan dengan memberikan rasa aman dan nyaman baik kepada masyarakat, maupun perusahaan yang membutuhkan pelayanan berupa pengawalan,” tutup kapolsek. (fdn/nov)

Tangkal PMK, Polsek Pagu Pantau Vaksinasi Ternak

gani menyampaikan, bahwa dengan kehadiran polisi di SPBU juga bisa memberikan rasa aman

Gresik, Memorandum Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis SIK mengapresiasi jajarannya dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Hal itu disampaikan dalam apel pagi di halaman mapolres, Senin (5/9). Azis mengungkapkan, situasi kamtibmas selama dua pekan terakhir tergolong kondusif. Tidak terjadi gangguan-

Polres Lumajang Jamin Keamanan Nasabah

Anggota Polsek Pagu bersama pemerintah desa mengawal dokter hewan memvaksinasi sapi milik warga sebagai antisipasi PMK.

ucap Warso. Sementara itu, Kapolsek Gayam AKP Bambang AdyTeng-

AKBP Nur Azis: Alhamdulillah Gresik Tergolong Kondusif

Petugas mengawal nasabah usai menarik uang dari KUD Tani Makmur Senduro menuju Bank Mandiri.

Kediri, Memorandum Untuk mengantisipasi virus wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap ternak, anggota Polsek Pagu bersama dokter hewan dan pemerintah desa memantau penyuntikan vaksinasi ternak, Senin (5/9). Kapolsek Pagu AKP Agus Sudarjanto mengatakan, selain

itu pihaknya juga melakukan pengecekan di kandang sapi milik warga. Tujuannya agar kebersihan di lokasi tersebut benar-benar dilakukan secara rutin. “Pengecekan kandang sapi ini penting diperhatikan, karena bisa menjadi sarana virus PMK menyebar,” jelas Agus. Kapolsek mengimbau kepa-

da pemilik ternak, bila sapi atau kambing mengalami tanda-tanda penyakit PMK untuk segera melapor ke pihak dokter hewan terdekat dan Dinas Peternakan Kabupaten Kediri. “Kami juga mengingatkan ke pemilik ternak untuk selalu menjaga kebersihan kandangnya,” tutup Agus. (iku/nov)

Bhabinkamtibmas Aiptu Fauzi AP melaksanakan sambang desa serta bertemu dengan perangkat Desa Dimong, Senin (5/9).

Gali Informasi, Bhabinkamtibmas Rajin Sambang Desa Madiun, Memorandum Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo SIK melalui Bhabinkamtibmas Polsek Nglames Aiptu Fauzi AP melaksanakan sambang desa bertemu dengan perangkat Desa Dimong, Senin (5/9). Kegiatan yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Di-

mong itu untuk melakukan pertemuan dengan perangkat desa dalam rangka penyampaian tentang pesan-pesan kamtibmas agar tercipta situasi yang aman dan nyaman di desa binaannya. Selain itu, bhabinkamtibmas sebagai mitra dan pembina masyarakat senantiasa melaksanakan kegiatan sambang desa

serta kunjungan kamtibmas kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat. “Guna menggali informasi serta pemecahan masalah yang ada di desa sehingga dapat diselesaikan secepatnya agar tidak menjadi gangguan kamtibmas,” terang Fauzi. Fauzi juga mengingatkan ke-

pada perangkat desa agar turut serta dalam menciptakan situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, ikut mengimbau petani agar tidak menggunakan aliran listrik sebagai jebakan tikus (pembasmi tikus), mewaspadai penyakit mulut dan kuku (PMK), serta tetap berdisiplin protokol kesehatan Covid-19. (iku/nov)


memorandum.co.id

JAWA TIMUR

memorandumredaksi @gmail.com

SELASA KLIWON, 6 SEPTEMBER 2022 HALAMAN 8

Ribuan Siswa SMKN 1 Boyolangu Demo Tuntut Batalkan Sumbangan Tulungagung, Memorandum Usai upacara bendera pada Senin (5/9) pagi, seluruh pelajar kelas X, XI, dan XII SMKN 1 Boyolangu demo. Sebelum masuk kelas, ribuan pelajar ini duduk di halaman sekolah. Mereka menuntut pihak sekolah memberikan klarifikasi atas penggunaan uang sumbangan dari wali murid, yang selama dua tahun ini telah dibayarkan. Menurut mereka, aksi ini merupakan puncak kekesalan pelajar dengan keputusan hasil rapat antara wali murid, komite, dan pihak sekolah pada Sabtu (3/9/) lalu. Karena kembali membahas sumbangan dari wali murid untuk memenuhi kebutuhan sekolah. “Kami sekolah di sekolah negeri, bukan sekolah swasta, lha kok selalu ada sumbangan, iuran, atau apalah,” ujar para siswa. Dikatakan mereka, dalam rapat Sabtu itu ditetapkan pelajar kelas X diminta membayar sumbangan Rp 2.750.000,-. Pelajar kelas XI Rp

1.240.000,-. Dan pelajar kelas XII Rp 1.655.000,- . “Tidak ada kejelasannya, kemarin Sabtu itu orang tua kami diundang, hasilnya ada sumbangan ini, ada tarikan lagi,” keluh mereka. Kemudian sebagian siswa mengaku, karena keterbatasan kelas, mereka tiga kali seminggu harus bergiliran belajar di luar ruangan. Padahal, selama ini sudah banyak sumbangan yang diberikan oleh wali murid. Pelajar lain mengungkapkan, sumbangan ke sekolah sudah ada sejak mereka di kelas X dan XI. “Dua tahun lalu,

pihak sekolah berjanji membangunkan tempat parkir sepeda motor dua tingkat. Namun setelah uang sumbangan terkumpul, parkir tingkatnya tidak pernah ada,” gerutu para siswa. Karena hal itu, ketika parkiran di dalam sekolah penuh, para pelajar terpaksa memarkirkan kendaraannya di luar sekolah dengan biaya Rp 2 ribu per hari. Sementara Kepala SMKN 1 Boyolangu Tulungagung Arik Eko Lestari mengatakan, pascaaksi ini pihaknya bersama komite sekolah memutuskan membatalkan hasil rapat hari Sabtu kemarin. “Disepakati hasil rapat Sabtu kemarin dibatalkan. Nanti akan kita bahas lagi bagaimana mekanismenya,” tutur Arik. Kemudian, lanjut dia, bagi pelajar yang telah terlanjur membayar, akan mendapatkan rincian pembayaran dan penggunaan uang tersebut. “Akan kita data dan kita rinci, kita akan melihat uang sumbangan yang telah terkumpul

itu,” jelas dia. Arik memaparkan, rapat Sabtu kemarin membahas kebutuhan keuangan sekolah untuk tahun ajaran ini. Dan tahun ini, pihak sekolah akan mendapatkan sejumlah bantuan dari pemerintah untuk pembangunan toko modern di lingkungan sekolah. Namun agar bisa terwujud, masih diperlukan dukungan dana dari wali murid. “Dari pemerintah itu cuma ngover 70 persennya saja, yang 30 persen itu perlu dukungan wali murid,” katanya.

Meski enggan merinci berapa kekurangan uang yang dibutuhkan, Arik mengaku angkanya di kisaran miliaran rupiah. Terpisah, Ketua Komite SMKN 1 Boyolangu Winarto mengungkapkan, sumbangan yang terkumpul dari wali murid selama ini digunakan untuk mendukung kegiatan sekolah. “Coba saya tanya, kalau tidak ada sumbangan dari wali murid, sekolah apa bisa jalan?. Mungkin bisa jalan, tapi dengan fasilitas seadanya. Ya mana

bisa kita seadanya. Kita kan ada target capaian,” ucapnya. Winarto menekankan, sumbangan tersebut sifatnya tidaklah wajib, dan bisa menyesuaikan kemampuan masing-masing wali murid. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Tulungagung Sindhu Widyabadra enggan merespons saat dikonfirmasi mengenai hal ini. Pesan singkat melalui WhatsApp yang dikirimkan pun, juga hanya dibaca saja. (fir/mad/lis)

Arik Eko Lestari menemui para siswa. 3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1

.3.1/ 6XUDED\D

3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 %HUGDVDUNDQ 3DVDO 88 +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7DKXQ 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN DNDQ PHODNXNDQ OHODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6XUDED\D PHODOXL DSOLNDVL e-Auction WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ GHQJDQ MHQLV SHQDZDUDQ OHODQJ VHFDUD WHUWXWXS (closed bidding) \DQJ GDSDW GLOLKDW GL :HEVLWH '-.1 KWWSV OHODQJ JR LG DWDV EDUDQJ MDPLQDQ REMHN OHODQJ PLOLN 'HELWXU DWDV QDPD $KPDG 0XKDPPDG EHUXSD 7DQDK GDQ DWDX EDQJXQDQ 6+0 1R WHUGDIWDU DQ $KPDG 0XKDPPDG WRWDO VHOXDV P WHUOHWDN GL 3HUXP *.% -/ .1* %URQWRQHJRUR 1R G K 3HUXP *.% -/ .1* %URQWRQHJRUR 'HVD <RVRZLODQJXQ .HF 0DQ\DU .DE *UHVLN 3URSLQVL -DZD 7LPXU +DUJD /LPLW 5S XDQJ MDPLQDQ OHODQJ 5S 3HODNVDQDDQ /HODQJ +DUL 7DQJJDO 6HODVD 6HSWHPEHU %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ :DNWX 6HUYHU DSOLNDVL OHODQJ VHVXDL :,% $ODPDW 'RPDLQ ZZZ OHODQJ JR LG 7HPSDW /HODQJ .3.1/ 6XUDED\D *.1 , /DQWDL -DODQ ,QGUDSXUD 1R .RWD 6XUDED\D 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 6HWHODK %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ 3HVHUWD OHODQJ GLKDUDS PHQ\HVXDLNDQ GLUL GHQJDQ SHQJJXQDDQ ZDNWX VHUYHU \DQJ WHUWHUD SDGD DODPDW GRPDLQ GL DWDV 6\DUDW V\DUDW OHODQJ &DORQ SHVHUWD OHODQJ GDSDW PHOLKDW REMHN OHODQJ GL ORNDVL VHMDN GLXPXPNDQ /HODQJ GLODNVDQDNDQ GHQJDQ SHQDZDUDQ PHODOXL DSOLNDVL OHODQJ LQWHUQHW \DQJ GL DNVHV SDGD DODPDW GRPDLQ KWWSV OHODQJ JR LG &DORQ SHVHUWD OHODQJ PHQGDIWDUNDQ GLUL SDGD DSOLNDVL /HODQJ ,QWHUQHW DODPDW GRPDLQ EXWLU GLDWDV NHPXGLDQ PHQJDNWLINDQ DNXQ GDQ PHUHNDP VFDQ .73 GDQ 13:3 GDQ QRPRU UHNHQLQJ EDQN DWDV QDPD VHQGLUL 3HVHUWD \DQJ EHUWLQGDN VHEDJDL NXDVD EDGDQ XVDKD GLZDMLENDQ PHQJXQJJDK VXUDW NXDVD QRWDULDO DNWD SHQGLULDQ SHUXVDKDDQ GDQ SHUXEDKDQQ\D 13:3 SHUXVDKDDQ GDODP VDWX ¿OH 3HVHUWD /HODQJ GLZDMLENDQ PHQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ VHVXDL GHQJDQ SHQJXPXPDQ OHODQJ GDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI SDOLQJ ODPEDW VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ /HODQJ 8DQJ MDPLQDQ OHODQJ GLVHWRUNDQ NH QRPRU Virtual Account 9$ SHVHUWD OHODQJ \DQJ DNDQ GLNLULPNDQ VHFDUD RWRPDWLV GDUL DODPDW GRPDLQ GL DWDV NHSDGD DNXQ SHVHUWD OHODQJ 3HQDZDUDQ OHODQJ GLPXODL GDUL QLODL OLPLW GDQ GDSDW GLDMXNDQ EHUNDOL NDOL VDPSDL EDWDV ZDNWX VHEDJDLPDQD WHUVHEXW GLDWDV 3HVHUWD OHODQJ \DQJ GLWXQMXN VHEDJDL SHPHQDQJ ZDMLE PHOXQDVL SHPED\DUDQ KDUJD SRNRN OHODQJ GLWDPEDK EHD OHODQJ SHPEHOL VHEHVDU SDOLQJ ODPEDW OLPD KDUL NHUMD VHWHODK OHODQJ MLND WLGDN PDND SDGD KDUL NHUMD EHULNXWQ\D SHPHQDQJ GLQ\DWDNDQ ZDQSUHVWDVL XDQJ MDPLQDQ DNDQ GLVHWRUNDQ VHOXUXKQ\D NH .DV 1HJDUD .RQGLVL REMHN OHODQJ DGDODK VHEDJDLPDQD DGDQ\D (as is) 3HPHQDQJ /HODQJ GLDQJJDS VXQJJXK VXQJJXK WHODK PHQJHWDKXL DSD \DQJ WHODK GLWDZDU GLEHOL ROHKQ\D $SDELOD WHUGDSDW NHNXUDQJDQ NHUXVDNDQ EDLN \DQJ WHUOLKDW DWDXSXQ \DQJ WLGDN WHUOLKDW PDND 3HPHQDQJ /HODQJ WLGDN EHUKDN XQWXN PHQRODN DWDX PHQDULN GLUL NHPEDOL VHWHODK SHPEHOLDQ GLVDKNDQ GDQ PHOHSDVNDQ VHJDOD KDN XQWXN PHPLQWD NHUXJLDQ DWDV VHVXDWX DSDSXQ MXJD OQIRUPDVL OHELK ODQMXW WHQWDQJ REMHN OHODQJ GDSDW PHQJKXEXQJL 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ 5HJLRQ 9,,, -DZD 7HOS ± DWDX .3.1/ 6XUDED\D 7HOS *UHVLN 6HSWHPEHU 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ 5HJLRQ 9,,, -DZD

%HUGDVDUNDQ 3DVDO 8QGDQJ XQGDQJ 1R 7DKXQ 88 +DN 7DQJJXQJDQ 37 %DQN 5DN\DW ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN %UDQFK 2ႈ FH 6XUDED\D -HPXUVDUL DNDQ PHODNXNDQ OHODQJ HNVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6XUDED\D WHUKDGDS DVHW MDPLQDQ GHELWXU 1R

1DPD 'HELWXU

2EMHN /HODQJ

1LODL /LPLW

8DQJ -DPLQDQ

%DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ

VDWX ELGDQJ WDQDK GDQ EDQJXQDQ 6+0 6HODVD 1R /7 P DQ 1\RQ\D 6HSWHPEHU 0HPP\ +LGD\DWL SXNXO &9 0,75$ 6DUMDQD 3HUWDQLDQ 5S 5S :DNWX 6HUYHU $%$', -O 7DPDQ .ODPSLV +DUDSDQ $$ ( $XFWLRQ 1R .HO .ODPSLV VHVXDL :,% 1JDVHP .HF 6XNROLOR 6XUDED\D 3URSLQVL -DZD 7LPXU .HWHUDQJDQ 9 1RPLQDO XDQJ MDPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9LUWXDO $FFRXQW 9$ PDVLQJ PDVLQJ SHVHUWD GLNLULPNDQ VHFDUD RWRPDWLV NHSDGD PDVLQJ PDVLQJ SHVHUWD OHODQJ VHWHODK EHUKDVLO PHODNXNDQ SHQGDIWDUDQ GDQ GDWD LGHQWLWDV GLUL GLQ\DWDNDQ YDOLG 9 8DQJ MDPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ 6XUDED\D VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ 9 6HJDOD ELD\D \DQJ PXQJNLQ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ &ORVHG %LGGLQJ GHQJDQ PHQJDNVHV XUO ZZZ OHODQJ JR LG &DUD 3HQDZDUDQ OHODQJ WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ ( $XFWLRQ GDSDW GLOLKDW SDGD PHQX ³7DWD &DUD GDQ 3URVHGXU´ GDQ ³3DQGXDQ 3HQJJXQDDQ´ SDGD GRPDLQ WHUVHEXW 3HQHWDSDQ SHPHQDQJ 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3HOXQDVDQ +DUJD /HODQJ 3DOLQJ ODPEDW OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ %HD /HODQJ 3HPEHOL GDUL KDUJD OHODQJ 7HPSDW 3HODNVDQDDQ /HODQJ .3.1/ 6XUDED\D -O ,QGUDSXUD 1R 6XUDED\D -DZD 7LPXU ,QIRUPDVL OHELK ODQMXW GDSDW PHQJKXEXQJL 37 %DQN 5DN\DW ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN %UDQFK 2ႈ FH 6XUDED\D -HPXUVDUL -DODQ -HPXU $QGD\DQL 1R $ % .RWD 6XUDED\D 6XUDED\D 6HSWHPEHU 37 %DQN 5DN\DW ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN %UDQFK 2ႈ FH 6XUDED\D -HPXUVDUL

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Pelaksana TV: H Muhajir Wahyu Ramadhan. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos, Eko Yudiono S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah, Alif Bintang Timur H Ali S I Kom, Jaka Santanu Wijaya. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Jember: Edi Winarko. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Kediri: Andhi Montera Spd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Direktur Utama: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Sekretaris Redaksi: Nadia Rizka Ayu Choirul Shodiq SH MH Ningtyas SS. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langganan: Rp. 85.000,- Harga Eceran: Pemimpin Perusahaan: Rp. 5.000,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 25.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 20.000,-/mm kolom. Iklan Hitam Putih: Rp.30.000/mm kolom, Spot Warna Hal 1: Rp.50.000/mm kolom, Spot Warna Hal 3: Rp.40.000/mm kolom. Spot Warna: Rp. 39.000,-/ mm Yoyok Khayatullah AMD SE kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 37.000,-/mm kolom. Kreatif Colour/advetorial: Rp.35.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif/advetorial: BW Rp. 25.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KEDIRI

SELASA KLIWON, 6 SEPTEMBER 2022 HALAMAN 9

KEPALA BIRO: Andhi Montera SPd. WARTAWAN: Ali Mas’ud, Nur Cahyo. PEMASARAN/IKLAN: Supe. TELEPON/WA REDAKSI/IKLAN BIRO KEDIRI/NGANJUK: 081 335 773232

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kediri Bantu Bibit Bawang Merah Upacara laporan Korps MPP dan penerimaan anggota baru di Aula Makodim Kediri.

Kasdim 0809/Kediri Pimpin Upacara Laporan MPP dan Penerimaan Anggota Baru Kediri, Memorandum Upacara laporan masa persiapan pensiun (MPP) dan sekaligus penerimaan anggota baru dilaksanakan di Aula Makodim 0809/Kediri, Jalan Ahmad Yani 16 B, Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota, Kota Kediri, Senin (5/9). Hadir dalam upacara tersebut Kasdim 0809/Kediri Mayor Arh Dian Kristianto, Pabung Kodim 0809/Kediri Mayor Caj Bangun. Selain itu danramil jajaran Kodim 0809/Kediri, seluruh personel yang MPP dan perwakilan anggota Koramil 0809/Kediri. Kasdim 0809 Kediri Mayor Arh Dian Kristianto dalam amanatnya menyampaikan pensiun adalah anugerah yang harus disyukuri. Sebab, telah melewati masa pengabdian sekian puluh tahun untuk negara dan bangsa. ”Masa persiapan pensiun merupakan satu hal alamiah untuk semua prajurit karena pasti mengalaminya, sehingga tidak perlu dirisaukan. Sebaliknya harus diterima dan disambut dengan semangat baru,” tegas dia. Kepada para MPP, Mayor Arh Dian Kristianto mengucapkan selamat jalan disertai ucapan terima kasih atas semua upaya, dedikasi dan kerja keras yang telah disumbangkan selama ini kepada TNI dan khususnya satuan Kodim 0809 Kediri. “Untuk anggota yang baru, saya ucapkan selamat datang di Kodim 0809/Kediri. Saya harapkan cepat menyesuaikan dan cepat kenali para pejabat jabatan diharapkan dengan adanya personel yang baru mempunyai kreatif dan inovatif demi kemajuan Kodim 0809/Kediri di masa mendatang,” tutupnya. (kal/mon/lis)

Kediri, Memorandum Anggota DPRD Kabupaten Kediri Lutfi Mahmudiono bersilaturahmi dan memberikan bantuan bibit bawang merah berupa dana hibah senilai Rp 30 juta untuk Kelompok Tani (Poktan) Sumber Mulyo, Senin (5/9) pagi. Kegiatan tersebut bertempat di rumah Udik Cahyono (26), Dusun Puhrejo RT 01/ RW 01 Desa Sekoto, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, sekitar pukul 10.30. Lutfi sapaan akrabnya yang menjabat Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kediri bertatap muka dan silaturahmi bersama ketua dan 55 anggota yang tergabung dalam Poktan Sumber Mulyo didampingi Bibit Lestari, PPL Desa Sekoto dan Ketua Poktan Cipto. Dalam kesempatan ini, Lutfi berpesan kepada seluruh pengurus dan anggota Poktan Sumber Mulyo untuk menjaga kekompakan dan apa yang menjadikan keinginan seluruh anggota segera diajukan nanti akan dianggarkan pada 2024. “Inilah pentingnya kalau kita berkelompok dan kelompoknya sah dan resmi serta sudah berbadan hukum,” ucapnya. Lutfi menuturkan, semoga dengan

Drs H Lutfi Mahmudiono, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kediri (tengah), menyerahkan bibit bawang merah kepada Poktan Sumber Mulyo.

bantuan bibit bawang merah ini bisa membantu anggota Poktan Sumber Mulyo, dan ketika waktunya panen diharapkan hasilnya bisa berlipat. “Semoga silaturahmi ini membawa manfaat dan hasil panen lebih meningkat, sehingga berdampak pada kesejahteraan

ekonomi anggota poktan, “ tutup Lutfi yang juga menjabat sebagai Ketua DPD NasDem Kabupaten Kediri ini. Sementara itu, Bibit Lestari, PPL Poktan Sumber Mulyo menampung aspirasi seluruh anggota poktan bahwa ke depan sangat berharap bantuan bibit bawang merah bisa

bertambah lebih banyak lagi. “Dikarenakan Poktan Sumber Mulyo merupakan sentra bawang merah dengan luas lahan seluas 47 hektare. Poktan disini lebih membutuhkan benih bawang merah karena yang diutamakan bibit bawang merah, “ ungkapnya. (kal/mon/lis)

Anggota Polres Kediri Kota Gagalkan Aksi Bunuh Diri Kediri, Memorandum Aksi pria di Kediri Kota yang hendak melakukan percobaan bunuh diri di Jembatan Bandar Lor berhasil digagalkan anggota Satlantas Polres Kediri Kota yang sedang patroli di lokasi tersebut. Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi melalui Kasihumas Ipda Nanang Setyawan mengatakan insiden itu terjadi Ahad, (4/9). “Saat itu tukang becak bernama Katiran (40), melihat korban datang jalan kaki

dari timur dan mondar mandir beberapa kali di jembatan sebelah timur,” kata Ipda Nanang. Selanjutnya sekitar pukul 10.30, seorang pengguna jalan berteriak di pangkalan becak dan memberitahu bahwa ada yang mau bunuh diri. “Ada warga yang belum diketahui identitasnya akan melakukan percobaan bunuh diri di jembatan. Diketahui oleh abang becak di sekitar jembatan,” beber Nanang.

Pada saat kejadian, Katiran yang berada di warung kopi langsung berlari mencoba melakukan penyelamatan. Dan kebetulan melintas anggota Satlantas Polres Kediri Kota di jembatan langsung berhenti dan melakukan penyelamatan bersama. Saat diamankan, pria yang belum diketahui identitasnya ini hanya berteriak ingin mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di tiang jembatan. “Ia beru-

paya gantung diri menggunakan tampar biru,” jelas Nanang. Pria yang berupaya bunuh diri itu diketahui mempunyai ciri kurus tinggi sekitar 160 cm, celana panjang kain abu abu, kaus lengan panjang hitam dengan corak putih. “Langsung diamankan anggota, ditenangkan, sempat dibawa ke tempat perawatan medis, dan ditanya identitasnya kendati sulit diajak komunikasi,” pungkas Nanang. (kal/mon/lis)

52 Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Ngadiluwih Terima Bantuan Kediri, Memorandum Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan bantuan sosial (bansos) berupa tambahan modal usaha bagi 52 pedagang terdampak kebakaran Pasar Ngadiluwih. Bantuan disalurkan dengan besaran antara Rp 2,5 juta - Rp10 juta. Hal itu ditujukan guna membantu meringankan beban pedagang dengan memberikan bansos sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. “Tentu harapannya (dengan bantuan ini) pedagang mempunyai tambahan modal usaha, sehingga bisa berusaha kembali,” kata Mas Dhito sapaan karib Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Senin (5/9). Penyerahan bansos berlokasi di Pendopo eks Korcam Ngadiluwih. Rinciannya, 6 pedagang masing-masing mendapat Rp 10 juta, 4 pedagang masing-masing Rp 5 juta,

dan sisanya 42 pedagang masing-masing menerima Rp 2,5 juta. “Harapannya bantuan stimulus yang diberikan ini dapat memulihkan perekonomian bagi pedagang yang terdampak kebakaran, sehingga kegiatan jual beli dapat terus berjalan,” imbuhnya. Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan Tutik Purwaningsih mengungkapkan, penyerahan bantuan itu berdasarkan proses verifikasi supaya tidak salah sasaran. Bantuan langsung masuk ke rekening 52 pedagang dan bisa dicairkan mulai hari itu pula. “Dengan bantuan ini diharapkan pedagang yang saat ini sudah berjualan dapat tambahan modal untuk menambah dagangannya,” ungkapnya. Anggaran yang dikucurkan Pemerintah Kabupaten Kediri untuk pemberian bantuan kepada 52 pedagang terdampak kebakaran itu sebesar Rp 185 juta. Besaran bantu-

an yang diberikan dengan banyak pertimbangan dan menyesuaikan dari kerugian pedagang. “Jumlahnya mungkin masih jauh, terutama untuk pedagang besar yang kerugiannya di atas Rp100 juta, tapi mudah-mudahan bantuan stimulus ini dapat meringankan beban para pedagang,” urainya. Pemberian bantuan tambahan modal usaha itu pun disambut antusias pedagang Pasar Ngadiluwih. Mereka mengapresiasi perhatian yang diberikan Mas Dhito kepada para pedagang yang terdampak kebakaran. “Terima kasih Mas Dhito perhatiannya kepada kami. Walaupun beliau tidak bisa hadir (di acara penyerahan bantuan) dan diwakili wakil bupati, podo wae, terima kasih Mas Dhito,” ucap Mujihadi, salah seorang pedagang gorengan. Pedagang asli dari Ngadiluwih itu mengaku tidak menghitung pasti jumlah kerugian yang dia tanggung akibat kebakaran. Pun begitu, dari

verifikasi yang dilakukan pemerintah melalui Dinas Perdagangan dia mendapatkan bantuan Rp2,5 juta. “Kerugian nggak ngitung, yang penting diperhatikan saja saya sudah terimakasih,” katanya. Ucapan terima kasih juga disampaikan Endang Karyati, pedagang lain yang terdampak kebakaran. Disampaikan, akibat kebakaran dua kios yang ditempati ikut hangus terbakar dengan kerugian ditaksir lebih dari Rp200 juta. “Dagangan saya ada snack, ada rokok-rokok itu kan banyak, tapi Alhamdulilah dibantu Rp10 juta untuk tambahan modal,” ucapnya. Sebagaimana diketahui, kebakaran Pasar Ngadiluwih terjadi pada Ahad (8/5) lalu dan menghanguskan sekitar 100 lapak pedagang. Pascakebakaran itu, Dinas Perdagangan tak berselang lama menyediakan tempat penampungan sementara untuk pedagang kembali berjualan. (adv/kal/mon/lis)

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan keterangan kepada awak media.

IKLAN PAS S U R A B AYA TA N A H D I J U A L JUAL TANAH PERUMAHAN L 24.000M2 SERTIFIKAT (SHM) RAYA GUNUNG NGANGSIR KEC.GEMPOL KAB.PASURUAN HUB:082343100735 - WA:082343100735.

LOWONGAN

ANDA MEMPUNYAI MASALAH HIDUP ANDA. DATANGLAH KE AHLI PERAMAL JITU KARTU TAROT /LINTRIK MAMA ELLY SUPRANATURAL - Masalah perjodohan - Pekerjaan - Perselingkuhan

- Penyakit - Percintaan - Nasip / masa depan - DLL

Alamat: Jl. Mrutu Kalianyar gang 3 no 2 Kel. Wonokusumo, Kec. Semampir, Surabaya Utar Tlp:081231649913

Dicari Hamba Allah yang ikhlas untuk mengurus Musholla. Diutamakan tidak merokok. Hub:081216174636/081231431626. Dibutuhkan Segera Pria Tkg Potong Rambut Barbersop Pengalaman. Jl Kalijudan. Tel.081230888881. Lowongan Sopir Tronton Wingbox SIM B2 Umum Domisili Jatim Pengalaman Hub: 081330994567.

ELEKTRONIK AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.

P I J AT K E B U G A R A N Mas Ferry Massage Pijat Kesehatan untuk keluarga terima pijat utk capek,lelah, letih dan lesu bisa full body dan juga kerokan untuk masuk angin dll. bisa dipanggil di rumah dgn kost hub: 083831424978

KEHILANGAN Hilang STNK W 4358 WO HONDA ADV 150 MERAH MAROON No rangka: MH1KF5116KK016104 a/n: H FAKHRUR ROZI d/a DS KEDUNGBOTO RT 005 RW002 PORONG SIDOARJO JAWA TIMUR Hilang BPKB a/n Harry Sugiarto d/a Rungkut Tengah 5a no 15 Surabaya Nopol L 4739 FE Honda Vario 125 ,tahun 2013 5. No mesin =JFB1E1878029 No rangka = MH1JFB111DK921606 Hilang STNK Nopol L-453-A spd motor Honda th '2007 a/n Arni Inggarwati Jl. Rungkut Kidul Pesantren 18 Sby

KEHILANGAN HILANG BUKU KIR TRACKTOR HEAD L-9749-UM AN.MUHAMMAD SOEWOTO WISMA PAGESANGAN RAYA NO.105 SBY.

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

HILANG STNK SPD MOTOR HONDA BEAT L3944DM A/N: HENY LINA MERYANA D/A: RANGKAH 7/126.

HLG STNK SPD MR HONDA THN 2017 L-4484-QK AN:MISBEH D/A. WONOSARI WETAN 2A/22 SBY.

HILANG STNK P 2597 MI NK. 1736 NS. 1883 AN. DJUWITO A/D DS BALUNG LOR KEC BALUNG JBR

HILANG STNK HONDA SCOOPY 2016 W 4025 PJ ASMARI 085850103835.

HLG STNK SPD MTR HONDA L 4136 RD THN:2017 AN :NOVA INDRAWATI TAMBAK WEDI TENGAH 4/22 SBY.

Hilang STNK. spd motor Honda tahun 2009 warna hitam. NOPOL: L-6818-VU. an/ SUGIARTONO da/ BALAS RT 02/01 SBY.

HLG STNK MTR HONDA VARIO TH’2014 S-3288-MF AN.AHMAD ZAINI KRAJAN DESA SUKOBENDU KEC MANTUP LAMONGAN.

HILANG STNK HONDA REVO W 4796 PZ DRS MARJOKO 085606541716.

HLG STNK YMH VEGA BIRU ‘2005 L-2250-HZ AN.HERI PURNOMO D/A. BALAS RT.02 RW.01 SBY.

HILANG STNK YAMAHA MIO SOUL GT W 5518 UT BAGUS ARIZALUDIN 08883673566.

HLG STNK HND X1B02N04LO A/T ‘2015. L-5076-BW PUTIH BIRU AN. DIANANDA PUSPITA W. GUBENG KERTAJAYA 2 KA/ 31 SBY.

HILANG STNK HONDA SUPRA EX 125 W 2926 VA ADITYA DWI NUGROHO 08138392772.

HILANG STNK SPD MOTOR HONDA BEAT L6244FT A/N: CICI SAROPAH,SH D/A: RUNGKUT TENGAH 3-B/22-B. HILANG STNK SPD MOTOR HONDA BEAT L2860BX A/N: MELIANA EVYTA KUSUMA RIA D/A: PERUM ITS HIDRODINAMIKA 2-T-35.

HILANG STNK SUZUKI SHOGUN 2007 W 2415 UD SUKAMTO MASDUKI S.PD 081998471110. HILANG STNK SUPRA X2006 L2852KA SISWO PRAWOTO 085101335488 HLG STNK AG 2408ECM AN. ARIF YUDI SETIAWAN DS. TULUNGREJO KEC. PARE KEDIRI.

HILANG STNK SPD MOTOR HONDA BEAT L5898ET A/N: YAYUN MADAYATI D/A: SETRO BARU UTARA 10/85.

HLG STNK AG.3851.EZ AN. LAILATUL RUWAIDA KEL / KEC. KANDANGAN KEDIRI.

HILANG STNK SPD MOTOR HONDA L2116ZX A/N: ILHAM ROBIANSYAH AKBAR D/A: JL GUBENG JAYA 9/39.

HLG STNK SUZUKI NEXT 2012 L-4505 YB,HIJAU AN.AMRIN SALAM. TENGGER KANDANGAN 3/4 SBY.

HLG STNK SPD MTR L-5089RO MR :YAMAHA THN 2012 AN :AHMAD SYAMHARI D/A. SAWAH PULO 8/27 RT/RW 003/012 KEL .UJUNG KEC SEMAMPIR SBY HLG STNK SPD NO L-3903-I THN 2010 JEPANG AN PRISTIWANTO KALILOM LOR INDAH 11-B RW/ RT 10/01 SBY. HLG STNK SPD MRK HONDA VARIO 150 THN 2017 L-3004ABH AN.SAMSUN D/A. SIDOTOPO 4/23 SBY. BPKB L1628 BF Toyota THN 2017 Dewi ayu teknik sipiL bLok n/29 SBY noka mhka4db3jhj069152 nosin 1kra374835 Hilang BPKB. spd motor Yamaha tahun 2012 warna hitam. NOPOL: L-5070-CL. an/ HJ.ALFIAH da/ KLAMPIS NGASEM GG 1 /6 A SUKOLILO SBY

Hilang STNK. spd motor Honda tahun 2010 warna hitam. NOPOL: K-3776CY. an/ STEFANUS ANUGERAH SETIAWAN . da/ JL.STASIUN KOTA NO 15 B CEPU BLORA. Hilang STNK. spd motor Honda tahun 2008 warna abu-abu hitam. NOPOL: L-3073-BZ. an/ MUSTOFA da/. WONOAYU RT/RW 03/03 MEDOKAN AYU SBY. Hilang STNK. spd motor Honda Beat tahun 2013 warna putih. NOPOL: L-6227-JM. an/ G.PRIHADI KOESDIONO. da/ WONOKITRI 6/2-A SBY.

HILANG STNK SPD MTR: S-4322-JT. NK.MH1JB81148K247603. NS.JB81E 1244221. AN. LINGGO SARDJONO. D/a: DS. SUKODADI RT/RW.04/04 KEC. SUKODADI KAB.LAMONGAN

HILANG STNK P 2109 HB NK. 3018 NS. 1663 AN. A HARI TJAHYONO A/D DS GEBANG KEC PATRANG JBR HILANG STNK P 5284 SL NK. 1962 NS. 6025 AN. LUKMAN HAKIM A/D KEL GEBANG KEC PATRANG JBR HILANG STNK P 6423 IK NK. 8044 NS. 8088 AN. SUWANDI A/D DS SUCI KEC PANTI JBR

Hilang STNK. spd motor Honda tahun 2018 warna putih hitam. NOPOL: L-3124BO. an/ WANDANY PURWO ASIH . da/ KALI BOKOR KENCANA 1/11 SBY.

HILANG STNK P 6221 HV NK. 2202 NS. 7901 AN. AHMAD PAEDI A/D DS TUGUSARI KEC BANGSALSARI JBR

Hilang STNK. spd motor Honda tahun 2013 warna hitam. NOPOL: L-5968-YM.an/ RIYO YOEWONO da/ PETEMON 2/116-A SBY.

HILANG STNK P 5185 IV NK. 9652 NS. 9272 AN. SITI MARDIYAH A/D DS SUMBERSARI KEC SUMBERSARI JBR

Kehilangan STNK supra x tahun 2012 Nopol L6346BU a/n The Florentina Femi Ivanda B.

HILANG STNK P 2054 IG NK. 5309 NS. 5372 AN. NUGRAHANTI ADIAFIANI A/D KEL KEBONSARI KEC SUMBERSARI JBR

Hilang STNK Yamaha T/BJB Vino th '2017 L-4029 DV a/n Soli Deo Damayanti d/a Karang Gayam I/45 Sby

HILANG STNK P 4938 SU NK. 7565 NS. 6019 AN. SUMIARSIH A/D KEL SUMBERSARI KEC SUMBERSARI JBR


memorandum.co.id

MOJOKERTO-JOMBANG

memorandumredaksi @gmail.com

SELASA KLIWON 6 SEPTEMBER 2022 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Operasi Tumpas Narkoba 2022

Bandar dan Kurir Kepung Mojokerto Kota

Tingkatkan SDM, 200 ASN Pemkab Mojokerto Ikut Pelatihan Mojokerto, Memorandum Sedikitnya 200 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Mojokerto, selama lima hari (5-9 September), mengikuti pelatihan Government Transformation Academy (GTA) secara offline, di SMPN 1 Sooko, SMPN 2 Sooko, dan SMPN 1 Jetis. Kerja sama antara diskominfo dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Balitbang SDM) Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Kominfo (Menkominfo) ini, mengusung lima tema pelatihan. Yakni, sistem manajemen keamanan informasi, social media analyst (SMA), digital public relation (DPR), analis kota cerdas (AKC), dan junior office operator (JOO). Bupati Ikfina Fahmawati berharap, peserta kelas GTA dapat meningkatkan sumber daya manusia (SDM) untuk satuan kerja perangkat daerah. Menurut Ikfina, kegiatan ini adalah kesempatan bagi ASN Kabupaten Mojokerto yang terlibat, lantaran program dari Kementerian Kominfo ini sangat terbatas. Hanya 5 ribu peserta ASN se-Indonesia.

“Jadi ini harus kita terima sebagai suatu peluang dan kesempatan yang langka, karena tidak semuanya mendapatkan kesempatan ini,” jelas bupati ketika membuka secara virtual pelatihan GTA dari Ruang Command Center Pemkab Mojokerto kemarin. Bupati meminta seluruh peserta pelatihan agar melibatkan diri secara holistik 100 persen selama kegiatan. “Saya yakin pelatihan ini sudah dikoordinasikan dengan perangkat daerah masing-masing, supaya semua peserta kegiatan pada hari ini sampai lima hari kedepan betul-betul difokuskan, tidak dibebani dengan tugas-tugas rutin, sehingga peserta bisa mengikuti pelatihan ini dengan serius,” harapnya.. Kepala Diskominfo Ardi Sepdianto mengatakan, pelatihan GTA ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kerja sama dengan Balitbang Pusdiklat Menkominfo pada 16 Agustus 2022. “Kerja sama itu berlanjut sampai hari ini hingga 9 September dengan pelatihan GTA yang dilaksanakan secara offline mulai pukul 08.00 hingga 16.00,” sebutnya. (war/epe)

rasi tumpas narkoba sudah selesai,” tegasnya. Karena itu, Polres Mojokerto Kota akan mendalami lebih lanjut sumber berbagai jenis narkoba dan obat-obatan keras berbahaya (okerbaya) itu. Sebab, ada indikasi bandar dan kurir menyasar Mojokerto Kota sebagai lokasi memasarkan barang haramnya. Hal itu diperkuat dari domisili beberapa tersangka yang merupakan warga luar daerah. “Apalagi, jika diuangkan, total semua barang bukti narkoba itu mencapai Rp 500 juta,” beber kapolres. (no/war/epe)

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Bupati Ikfina Fahmati membuka pelatihan government transformation academy.

Di antaranya narkoba jenis sabu dengan berat kotor 182,46 gram, pil dobel L 8.015 butir, pil logo Y 58 ribu butir, ekstasi 10 ribu butir, 11 timbangan elektrik 11, 30 handphone, 1 mobil, uang tunai, dan 13 motor. Kapolres Mojokerto Kota AKBP Wiwit Adisatria mengatakan, pemberantasan itu akan berlanjut tidak terhenti pasca operasi tumpas. “”Mereka yang kita amankan ini bandar juga termasuk kurirnya. Dari penangkapan itu, kita akan terus melakukan pengembangan meski ope-

Terduga pelaku penyalahgunaan narkoba yang diamankan Polres Mojokerto Kota.

Dua Pengedar Sabu Jiu Diborgol

Kedua terduga pelaku di Mapolsek Trawas.

Mojokerto, Memorandum Unit Reskrim Polsek Trawas dalam waktu berdekatan menangkap M Huda alias Dongkel (22) dan Shodikin (27), keduanya warga Desa Jiu, Kecamatan Kutorejo dalam kasus peredaran sabu (30/8). Dongkel diamankan di rumahnya di Dusun Jeruk Wangi. Polisi mengantongi barang bukti berupa sabu seberat 2,23 gram, sepe-

rangkat alat isap, timbangan elektrik, serta handphone. “Tersangka mengaku dapat Sabu dari Junen alias MM yang berada di lapas. Seminggu, ia dapat kiriman 20 sampai 30 gram,” ungkap Kapolsek Trawas AKP Didit Setiawan kemarin. Sedangkan dari tangan Shodikin, ditemukan 5 paket masing-masing dengan berat 2,12 gram, 1,05 gram, 0,43 gram, 0,32 gram, 0,32 gram,

serta sebuah timbangan timbangan elektrik, serta uang tunai Rp 750 ribu. “Tersangka pun mengaku per gram dibeli dengan harga 1 juta rupiah. Lalu dipecah untuk dijual lagi dengan seharga Rp 150 per paket,” lanjut kapolsek. Saat ini, kedua terduga pelaku masih diperiksa untuk membongkar jaringan narkoba yang melibatkan jaringan lapas. (no/war/epe)

Diduga Depresi

Warga Plosogenuk Gantung Diri Jombang, Memorandum Diduga depresi, Nur Palil (47), warga Dusun Ploso RT 001/RW 002, Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak nekat bunuh diri di belakang rumah, Senin (5/9). Kapolsek Perak AKP Dwi Retno Suharti menuturkan, sebelum ditemukan tak bernyawa oleh istrinya, Indriati (46), korban diketahui sudah tidak ada di ruang tamu, tempat korban terlihat tidur pada malam harinya. Mendapati hal itu, saksi lalu mencoba mengecek pintu rumah.

“Saksi mendapati korban sudah tiak ada di kursi ruang tamu, lalu mencoba mencarinya. Hal pertama yang ia lakukan, yakni memeriksa pintu yang ternyata masih dalam kondisi terkunci,” ungkapnya. Mendapati pintu rumah masih dalam posisi terkunci, saksi lalu mencari hingga ke halaman belakang. Hingga ia terkejut melihat jasad Nur Palil tergantung di seutas tali tambang yang terikat pada pohon randu. “Saksi lalu melaporkan kejadian ke perangkat desa,”

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN

FOTO: MEMORANDUM/ANWAR

Mojokerto, Memorandum Operasi tumpas narkoba Polres Mojokerto Kota mengamankan 33 bandar dan kurir narkoba. Yang membuat miris, barang bukti yang ditunjukkan dalam rilis perkara di mapolres, Senin (5/9) cukup beragam.

Proses pemeriksaan luar jasad Nur Halil oleh polisi.

sambung kapolsek. Laporan itu segera ditindaklanjuti dan mengevakuasi korban. Petugas juga sempat melakukan pemeriksaan luar dan mengamankan barang bukti berupa seutas tali tambang, sebuah tangga, serta pakaian yang

dikenakan korban. “Dari keterangan pihak keluarga, korban diketahui mengidap penyakit depresi. Usai pemeriksaan luar jenazah langsung kami serahkan untuk secepatnya dilakukan proses pemakaman,” tandas Retno. (wan/war/epe)

Peningkatan Jalan Curahmalang-Karangprabon.

Kebut Perbaikan Jalan, DPUPR Realisasikan 11 Paket Lelang Jombang, Memorandum Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang mengebut realisasi puluhan paket perbaikan jalan. Upaya itu untuk merespons banyaknya keluhan dari masyarakat terkait kondisi jalan kabupaten yang ada di Kota Santri. Sekaligus, menjamin keselamatan pengendara dalam melakukan mobilisasi ekonomi. “Bersumber APBD, kami meluncurkan 11 kegiatan melalui bidang bina marga. Tersebar di Kecamatan Wonosalam, Mojowarno, Sumobito, Gudo, dan Plandaan,” papar Kepala DPUPR Bayu Pancoroadi, Senin (5/9). Paket tadi juga mencakup ruas penghubung antarwilayah. Meliputi Jenisgelaran-Sambirejo, Carangwulung-Karangprabon, Mojoagung-Mojoduwur, serta Peterongan-Sumobito. “Itu beberapa

titik yang menjadi prioritas kami,” tambahnya. Sementara berkaitan dengan peningkatan sarana jalan. Pihaknya juga telah melakukan pelebaran di dua ruas, Blimbing-Gudo serta Denanyar-Megaluh. Skala prioritas jadi pertimbangan DPUPR lantaran perbedaan kontur tanah yang membuat kajian harus jeli dalam menentukan tindakan yang dilakukan. Olehnya, untuk ruas Rejoagung menuju Purisemanding peningkatan jalan dilakukan dengan menggunakan material rigid beton. “Yang barusan selesai dilakukan, yakni perbaikan jalan di kawasan utara Brantas. Khusus di wilayah ini kami menggunakan material rigid beton, seperti di Rejoagung menuju Purisemanding,” sebutnya. Masih berkaitan dengan memperlancar mobilisasi ekonomi, DPUPR juga perbaiki sejumlah ruas

yang menjadi akses menuju pasar. Diantaranya yakni Pasar Ploso, Bareng, Wonosalam, serta Carangwulung-Sumber. Penandatanganan kontrak oleh rekanan sudah dilakukan pekan lalu. Sedangkan untuk perbaikan jembatan penghubung juga masih dilakukan. Yakni Jembatan Kedungotok-Rejosopinggir, serta Jembatan Bareng-Wonosalam. Belajar dari pengalaman, DPUPR melakukan lelang dini untuk mempercepat proses sekaligus waktu yang tersisa. “Jika biasanya saat PAK (P-APBD,red) seperti ini pada bulan Oktober baru dapat tanda tangan kontrak, sehingga pekerjaan dilakukan bulan berikutnya. Seiring mepetnya waktu tadi, kami kadang juga dihadapkan kemungkinan tender gagal yang membuat pekerjaan batal dilakukan,” pungkas Bayu. (adv/wan/war/epe)

Jombang, Memorandum Pemkab Jombang telah merampungkan revisi peraturan bupati (perbup) tentang pilkades. Menyusul adanya desakan dari DPRD Jombang untuk direvisi, mengingat tahun ini ada tujuh desa menggelar pilkades serentak. ”Untuk perbup sudah selesai kami revisi dan sudah diundangkan,” ujar Kabag Hukum Setdakab Jombang Abdul Madjid Nindy Agung, Senin (5/9). Dikatakannya, perbup terbaru Nomor 43/2022 Perubahan Atas Perbup Nomor 34 Tahun 2021 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Tahapan Pemilihan Kepala Desa. ”Ada perubahan di pasal 27,” be-

bernya. Dijelaskan Agung, sebelumya apabila bakal calon yang memenuhi persyaratan lebih dari lima orang, panitia melakukan seleksi tambahan. Di antaranya lamanya pengalaman bekerja di bidang pemerintahan, tingkat pendidikan, usia, dan jumlah dukungan. ”Jumlah dukungan ini diganti dengan domisili,” tuturnya. Dalam hitungannya nanti, calon yang domisilinya 0-1 tahun mempunyai nilai 10 poin, lebih dari satu sampai dua tahun 20 poin, lebih dari dua tahun sampai tiga tahun 30 poin, dan lebih dari tiga tahun sampai empat tahun 40 poin. ”Lebih dari empat

tahun memiliki poin tertinggi yakni 50 poin,” katanya. Dikatakannya, perubahan ini juga berlaku pada pemilihan kepala desa antar waktu (KDAW). Ia juga mengatakan, perbup ini juga sudah disosialisasikan terutama pada desa yang akan menjalankan pilkades. (wan/war/epe)

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN

Respons Dewan, Perbup Pilkades Direvisi

Abdul Madjid Nindy Agung


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SAMBUNGAN

SELASA KLIWON, 6 SEPTEMBER 2022 HALAMAN 11

Istri Didikte Polisi dan autopsi. “Harus dibongkar makamnya untuk bisa dilakukan autopsi dan visum untuk mengetahui apakah ada penyebab kematian lainnya. Itu hak polisi. Mati di mapolsek itu tanggung jawab polisi. Jangan sampai petugas polsek dicurigai melakukan penganiayaan atau apa, dan dinilai lalai,” kata Bowo, sapaan Sunarno Edy Wibowo kepada

Sambungan dari halaman 1 Memorandum melalui sambungan telepon, Senin (5/9). Namun, sambung Bowo, bahwa semua itu kembali kepada keluarganya. Apabila keluarga menerima dan tanda tangan maka kasus itu selesai. Namun, apabila keberatan bisa meminta untuk melakukan autopsi. “Kalau kematiannya mencurigakan, bisa minta diautopsi

dan divisum. Tetapi kalau tidak keberatan ya itu tergantung keluarganya,” pungkas Bowo. Sedangkan, Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan mendelegasikan konfirmasi kasus di Mapolsek Tambaksari kepada Kasatreskrim AKBP Mirzal Maulana mengatakan, bahwa pembongkaran makam dan autopsi itu bisa dilakukan bila ada dugaan

12 Anggota Teledor ket. Mardjoko mengatatakan, propam hanya memeriksa anggota yang bukan perwira, jika perwira setingkat kapolsek, kanitreskrim maka Paminal Polda Jatim yang memeriksa. “Kalau perwira pangkat Aiptu baru propam yang memeriksa dari polrestabes, jika perwira kami hanya meminta keterangan awal saja dan pemeriksaan dilakukan oleh Polda Jatim,” jelasnya. Dari hasil pemeriksaan, mereka menerima pelimpahan kasus terduga pelaku pencurian. Kemudian anggota beralasan pergi untuk mencari makan. Mardjoko menegaskan apapun alasannya yang pasti itu teledor. Seharusnya, sambung Mardjoko, ketika terduga pelaku ditinggal, sesuai SOP seharusnya dititipkan minimal harus ada yang mengawasi. Jika tidak bisa ditaruh di tahanan polsek agar tidak terjadi kasus seperti ini. “Meski tidak ada unsur pembunuhan, tapi tetap itu teledor yang mengakibatkan seseorang bunuh diri. Pasti anggota kami

Sambungan dari halaman 1 proses,” tegas mantan Kanitreskrim Polsek Dukuh Pakis ini. Nantinya anggota yang bersalah, kata Mardjoko, hasil pemeriksaan akan diserahkan ke pimpinan untuk dilakukan sidang kode etik. Berdasarkan pengalamannya, Mardjoko mengaku jika terbukti bersalah maka kemungkinan besar akan terkena penundaan pangkat. Dilihat dari tingkat kesalahannya. “Kalau saya sebagai propam menuntut seberat-beratnya dalam tuntutan sidang,” tandas Mardjoko. Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana mengatakan, dengan kejadian di Polsek Tambaksari, setelah mendapatkan laporan adanya kejadian itu kapolrestabes langsung bertindak. Dan sudah menyampaikan kepada kasi propam untuk mengecek ke TKP dan memerintahkan pemeriksaan jika ada pelanggaran anggota di Polsek Tambaksari. Mirzal mencontohkan ada-

nya tahanan yang sudah cukup bukti sudah diperiksa, tapi masih ditaruh di tempat pemeriksaan, seharusnya tahanan dimasukkan sel kemudian ditinggal anggota keluar. Selang beberapa menit kemudian, terduga pelaku bunuh diri dan anggota tidak tahu. Anggota tetap disalahkan dan sudah diperiksa oleh kasi propam. “Itu atas perintah kapolrestabes untuk melakukan pemeriksaan mendalam terhadap semua anggota yang piket pada hari itu,” jelas Mirzal. Yang diperiksa mulai dari penyidik, yang bertanggungjawab pada waktu itu, yang meletakkan terduga pelaku ke ruangan. Semua anggota diperiksa saat itu. Ada dua kanit, dua panit, dan yang lainnya anggota. Dari sini Mirzal menegaskan, artinya propam sudah melakukan pemeriksaan dan pendalaman apakah terjadi pelanggaran anggota. nanti kasusnya di propam yang menanganinya. “Bahkan saya juga ke TKP waktu itu,” kata Mirzal. (rio/fer)

Ketakutan, Motor Sarana Ditinggal rumah. Murta berhenti dan turun, kemudian ia memanjat pagar rumah korban hingga masuk ke dalam rumah. “Saat itu, terduga pelaku datang dan langsung merusak kunci kontak motor korban hingga berhasil menghidupkan motornya,” kata Kanitreskrim Posek Kenjeran AKP Soeryadi, Senin (5/9). Ternyata suara mesin motor ini didengar korban. Ia pun berlari keluar dan melihat terduga pelaku berada di motornya. Saat

itu juga, terduga pelaku kabur meninggalkan motor korban. Namun, KC yang menunggu diluar ketakutan dan memilih meninggalkan motornya diluar. Terduga pelaku Murta akhirnya berhasil ditangkap dan diamankan. Warga tidak puas hanya sekadar menangamankan saja, satu per satu menghajar Murta hingga babak belur. Beruntung, Murta segera diamankan petugas Polsek Kenjeran ke mapolsek.

Sambungan dari halaman 1 “Temannya lari. Kami masih selidiki lagi kemungkinan ada TKP pencurian lain,” ujarnya. Polisi juga menemukan kunci letter T, 10 mata kunci, dan kunci magnet yang digunakan terduga pelaku untuk membuka penutup magnet motor sasarannya. “KC bertugas menunggu dan melihat situasi sekitar, sementara terduga pelaku yang kami tangkap sebagai eksekutor,” pungkas Soeryadi. (alf/fer)

Keterangan Saksi Dukung Pembuktian dan BAP lima saksi yang hadir. Namun, hanya dua yang datang saat sidang. Kendati demikian, Jaya mengaku keterangan dua saksi itu menguatkan BAP. Serta, bersesuaian dengan keterangan saksi lainnya dan pembuktian. “Ini mendukung pembuktian, tiga (saksi) tidak hadir belum ada keterangan,” tutupnya. Sedangkan, ketua tim pengacara Mas Bechi, Gede Pasek Suardika mengatakan, terkait dengan persidangan bahwa basisnya dari dua peristiwa itu saja. Apabila terbukti Gede tidak mempermasalahkannya. Namun, bila tak terbukti dia meminta untuk membebaskan kliennya tersebut. “Bila terbukti ya sudah, tapi kalau dua (perkara) tidak terbukti ya sudah, bebasin dong. Kalau cerita-cerita yang lain kan tidak masuk dalam dakwaan. Masak cerita yang di luar itu dipakai dasar untuk menghu-

kum, itu yang kami minta ke KY,” tandasnya. Memang, dalam sidang kemarin, Komisi Yudisial (KY) ke PN Surabaya untuk memantau persidangan Mas Bechi. Menurut Gede, dengan kehadiran KY dipersidangan Mas Bechi ini pihaknya telah menyampaikan harapannya pada KY. Utamanya, agar bisa menjadikan sidang ini bisa berproses secara objektif. “Kami kehadiran KY dalam memantau sidang ini untuk menjadikan sidang ini berproses secara objektif. Kemudian kami sampaikan juga agar semua proses persidangan ini basisnya surat dakwaan, bukan persangkaan yang muncul dari peradilan opini seperti yang selama ini dibangun,” tegasnya. Ia menambahkan, bahwa selama ini telah terjadi peradilan opini lebih dulu terkait perkara yang menjerat Mas Bechi ini. Bahkan, berbagai statement dari

Istri Kebobolan pada Usia Lebih dari... takut kemiskinan. Kata Ustaz Azis, ayat itu amat sesuai dengan fenomena dewasa ini. Betapa banyak pasangan suami-istri yang tega menggugurkan calon bayinya karena takut bakal tidak bisa memberikan kehidupan yang layak kepada si bayi. Banyak alasan yang dijadikan pembenaran bagi pelakunya. “Ayat ini bicara soal saya, Pak Yuli,” bisik Jaka sambil menyenggol kaki Memorandum. Isaknya masih tersisa. “Sebentar lagi saya sudah pensiun. Aku takut. Ya Allah, maafkan aku ya Robb,” tutur Jaka. Tangannya mencengkeram betis Memorandum dan menyeretnya ke belakang. Kami pun mundur. “Maaf Pak Yuli, mengganggu kekhusyukan Penjenengan mendengarkan tausiyah,” imbuh Jaka setelah kami kembali menjauh dari forum. Jaka mengaku tidak lagi bisa fokus berada

di dalam majelis taklim. Hatinya gelisah. “Maaf kalau saya melibatkan PakYuli masuk dalam kegelisahan saya,” tutur Jaka, yang kemudian mencurahkan beban di batin. Menurut Jaka, istrinya kebobolan. Hamil pada usia hampir setengah abad. Hal itu baru ketahuan sekitar dua-tiga bulan yang lalu, saat menstruasi sang istri berhenti. Titik (49, samaran), istri Jaka, pada mulanya mengira itu adalah tanda masuknya masa menopause. Sebab, hampir semua kerabat dan saudara perempuan dia kebanyakan masuk masa menopause pada usia kisaran 45-50 tahun. Suatu pagi tiba-tiba badan Titik meriang. Tubuhnya terasa ringan. Perutnya mual. “Kami segera ke dokter karena mengira dia masuk angin. Setelah diperiksa, dokter malah memberi kami ucapan selamat. Titik hamil,” kata Jaka, yang mengaku

Sambungan dari halaman 1

beberapa pihak dianggapnya turut memperkeruh, meski fakta dalam dakwaan ternyata tidak seperti opini yang berkembang lebih dulu. “Mungkin KY tahu sendiri awal mula kasus ini disebutkan ada belasan santri di bawah umur. Kemudian Mas Bechi disebutkan sebagai predator, kemudian kapolda menyebutkan ada lima (korban), tapi didakwaannya ternyata hanya ada satu (korban),” tegasnya. Ia pun memegang ucapan komisioner KY yang menyatakan akan secara objektif dalam melihat pemeriksaan perkara ini. Gede berharap KY konsisten menjaga itu. Dia berjanji akan objektif dalam melihat pemeriksaan ini. “Jadi ya sudah kita tunggu. Yang penting tujuannya di sana, bukan untuk menakut-nakuti hakim untuk memutuskan sesuai rekayasa yang selama ini ada,” ujarnya. (jak/fer)

Sambungan dari halaman 1 kaget bukan alang kepalang. Bukannya bergembira, kabar itu justru menjadikan Jaka shock. Stres. Berbagai pikiran negatif berseliweran di benaknya. Pikirannya tegang. Segala sesuatu yang dipandangnya terasa salah. Gak tepak. Salah satunya, kekhawatiran tidak bisa menghidupi calon bayinya nanti dengan baik. Sebab, tak lama lagi dirinya bakal pensiun, padahal anaknya sudah banyak. Tiga. Perempuan semua. Mereka membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Terutama biaya pendidikan. Pikiran ini wajar. Sebab, anak sulungnya masih duduk di bangku kelas tiga SMA, adiknya kelas satu SMA, dan si bungsu masih kelas dua SMP. “Padahal seperti Pak Yuli tahu, saya hanya karyawan swasta,” keluh Jaka yang bekerja sebagai staf di sebuah bank. “Saya ingin Titik menggugurkan kandungannya,” kata Jaka. (jos, bersambung)

seorang mayat dan ditemukan diduga dibunuh. Tapi ini yang terjadi di Polsek Tambaksari bukan dibunuh, namun saat ditinggal oleh penyidik terduga pelaku dengan kreativitasnya mengambil tali di kursi, kemudian diikatkan di gagang pintu lalu menariknya dibawa jakun lehernya, sehingga kehabisan nafas dan akhirnya meningggal dunia. “Selain itu, dari hasil pemeriksaan petugas Inafis tidak ditemukan kekerasan fisik. Jadi ini bisa dikatakan bukan kasus pembunuhan. Kalau autopsi itu penting jika itu kasus pembunuhan,” tandas lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2004 ini. Mirzal juga menerangkan, berdasarkan keterangan dari dokter terkait visum luar tidak ada kekerasan fisik pada tubuh terduga pelaku dan hanya ada bekas jeratan tali di leher. Kemudian anggota juga menyampaikan hasil visum kepada keluarganya tentang hasil visum luar seperti itu

dan anggota yang memeriksa sudah menjelaskan bahwa itu bunuh diri. “Keluarga juga menerima dan tidak menuntut apa-apa serta memahami dari jenazah yang dilihat tidak kekerasan fisik, sehingga tidak mau diautopsi terus bagaimana. Itu istrinya yang ngomong dan sudah menerima (ikhlas),” beber Mirzal. Kecuali keluarga protes dan permintaan keluarga untuk membongkar makan dan dilakukan autopsi terhadap terduga pelaku tidak masalah. “Kecuali keluarga minta diautopsi maka akan kami lakukan (pembongkaran makam, red),” tegas Mirzal. Sementara itu, Kapolsek Tambaksari Kompol Ari Bayu Aji selain mengurus segala proses jenazah mulai visum hingga pemakaman dan menyampaikan duka cita, pihaknya juga memberikan santunan kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

“Iya diberi santunan, gak perlu disebut lah Mas nominalnya. Ya untuk berduka cita kita. Karena meninggalnya di tempat kita,” kata Ari Bayu Aji dikonfirmasi via telepon, Senin (5/9) Disinggung hasil autopsi, Ari menyebut jika keluarga korban sejak awal dengan tegas menolak proses tersebut. Meski demikian, pihak kepolisian tetap minta kedokteran untuk menggelar visum luar. Proses itu dilakukan di RSUD dr Soetomo. “Pada awalnya, kita dorong untuk autopsi. Kita justru mintanya autopsi. Tapi pihak keluarga gak mau. Hanya visum, nah ini visumnya insya Allah besok (hari ini, red) hasil keluar,” imbuh mantan Kapolsek Semampir, Polres Pelabuhan Tanjung Perak itu. Dalam kesempatan yang berbeda, muncul rekaman yang beredar di kalangan wartawan. Suara itu disinyalir merupakan keterangan dari Sarofah, istri Hari. Dalam rekaman itu, dia sempat didatangi anggota Pol-

Baru Dilahirkan Dibuang ke Sungai perutnya. Saat itulah Prilly mengetahui dirinya hamil anak dari Abdullo. Namun, kehamilan tersebut sengaja tidak diberitahukan kepada kekasihnya. Ketika kandungan berusia 9 bulan, Prilly merasakan sakit pada organ intimnya dan mengeluarkan darah sedikit. Untuk meredakan sakit yang dirasakan, Prilly kemudian tidur di dalam kamarnya. Setelah beberapa saat, dia kembali terbangun karena merasa kesakitan lagi. Lalu, Prilly segera menuju ke kamar mandi. Sesampainya di kamar mandi, Prilly langsung duduk dengan posisi jongkok. Saat itulah dari organ intimnya mengeluarkan darah dan cairan gumpalan. Kemudian terdengar suara bayi menangis.

Dari situ timbul niat jahat Prilly untuk melakukan kekejaman terhadap anak kandungnya dengan cara membuangnya di sungai belakang rumah. Akibat dari perbuatannya, darah dagingnya sendiri itu harus meregang nyawa. Setelah berhasil membuang bayi tak berdosa itu, Prilly kembali ke kamar mandi untuk membersihkan darah bekas melahirkan. Sekira pukul 04.30, Prilly mengeluarkan gumpalan darah kembali yang merupakan ari-ari bayi tersebut. Kemudian dimasukkan ke tas plastik hitam dan dibuang kembali ke sungai belakang rumah. Perbuatan Prilly akhirnya terungkap bermula saat Ari Wahyudi akan mandi melihat ada jasad bayi berjenis kelamin

Sambungan dari halaman 1 laki-laki yang masih ada pusarnya mengambang di air dalam keadaan meninggal dunia. Atas temuan tersebut kemudian Ari melaporkan kepada ketua RT dan pihak kepolisian. Dari laporan petugas dari Polsek Wonocolo melakukan serangkaian penyelidikan untuk mendapatkan informasi tentang ibu dari bayi yang sudah meninggal dunia tersebut. Di sinilah akhirnya diketahui bahwa Prilly lah yang telah tega melakukan perbuatan keji tersebut. Apalagi setelah dilakukan visum terbukti, Prilly masih mengalami pendarahan aktif. Terhadap perbuatannya tersebut, jaksa penuntut umum (JPU) Suwarti menyatakan Prilly Dwi Enggar telah terbukti bersalah melanggar pasal 80 ayat (4) UU RI nomor 35 Tahun 2014

Amplop Suharso Mungkin karena Suharso sendiri lagi tidak ada di Jakarta. Ia lagi melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. Ia ke Prancis. Ke pabrik pesawat Airbus. Suharso memang seorang anggota kabinet Presiden Jokowi. Ia Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas. Kudeta? Kelihatannya tidak. Tekanan pada dirinya memang luar biasa. Terutama dari internal partai. Kalau tidak mundur, perolehan suara PPP bisa nyungsep. Terutama di basis pesantren di Jawa. Anda sudah tahu: Suharso mengucapkan kata-kata yang dianggap menghina kiai. Yakni soal budaya memberi amplop pada kiai. Waktu itu Suharso jadi pembicara di forum yang diadakan KPK. Ketika bicara sulitnya memberantas korupsi, Suharso menyelipkan contoh budaya amplop untuk kiai. Heboh. Terutama di kalangan NU. Amplop untuk kiai bukan upeti atau sogok. Itu lebih bersifat mengharap berkah. Suharso sebenarnya tidak salah. Ia tidak bijaksana. Mungkin karena ia bukan tokoh yang datang dari kalangan pesantren. Bukan pula NU. Bahkan, seperti banyak diungkap di media, Suharso bukan orang Jawa. Meski namanya Suharso ia Monoarfa. Dari

tentang Perubahan Atas UU RI nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah menjadi UU RI nomor 17 Tahun 2016. “Memohon kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menjatuhkan pidana kepada terdakwa Prilly Dwi Enggar dengan pidana penjara selama 6 tahun dan pidana denda sebesar Rp 5 juta subsidair 2 bulan kurungan,” kata JPU dari Kejari Surabaya itu di ruang Tirta 1, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (5/9). Atas tuntutan JPU tersebut, salah satu tim penasihat hukumnya, Charly menyampaikan pembelaan secara lisan. “Kami mohon hukuman seringan-ringannya yang mulia,” ujarnya. (jak/fer)

Sambungan dari halaman 1 Gorontalo. Ini dekat Pemilu. Heboh seperti itu hanya menyulitkan PPP yang sudah sulit. Apalagi ada yang sampai mengadukannya ke polisi. Dianggap mencemarkan nama baik kiai. Yang juga banyak disesalkan adalah: ia tidak mau minta maaf. Langsung. Maafnya dilewatkan pengurus lain. Kemarahan kian memuncak. Tiga unsur penting dalam PPP kompak: minta Suharso mundur. Yakni Majelis Syariah, Majelis Kehormatan, dan Majelis Pertimbangan. Maka tidak ada lagi yang di belakangnya. Menurut sumber Disway, Suharso mengirim text dari luar negeri. Text itu dikirim ke salah seorang pengurus. Dari situlah mulai berkembang pemikiran: apa yang harus dilakukan. Maka dilaksanakanlah rapat pengurus DPP PPP. Info mengundurkan diri tersebut dibahas. Dicarikan forum yang benar untuk mencari penggantinya. Maka diadakanlah Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang dilekaskan. Seluruh pengurus provinsi diundang. Mendadak. Rapat itu baru bisa dimulai menjelang pukul 12.00 malam. Tapi lancar. Dari 34 pengurus wilayah yang diundang, 27 yang datang. Kuorum tercapai. Keputusan diambil. Pengunduran diri Suharso diterima. Ketua umum baru dipilih, dengan status pelaksa-

na tugas. Ia adalah Muhamad Mardiono. Nggak pernah dengar namanya? Ia orang lama. Jabatan di partai adalah ketua dewan pertimbangan. Jabatan di kenegaraan adalah anggota Dewan Pertimbangan Presiden. Ia memang teman Suharso. Sesama pendukung Presiden Jokowi. Juga sesama pengusaha. Sama-sama kaya. Mardiono punya harta Rp 1,2 triliun. Ia pengusaha lemah –lemah-nya ratusan hektare. Kelebihan Mardiono adalah: ia orang NU. Asal Banten. Ia akan lebih diterima di kalangan tradisional PPP. Ia lebih tepat menghadapi persoalan besar di PPP. Misalnya, sekarang ini, ada dua wakil gubernur dari PPP yang “mubazir’’: Jawa Barat dan Jawa Tengah. Bagaimana bisa, sebuah partai kecil tidak memanfaatkan dua kadernya yang begitu potensial. Apalagi dua-duanya putra kiai besar yang sangat menentukan di perjalanan PPP. Yang wagub Jateng, adalah putra kiai besar Maimun Zubair, Rembang, –yang begitu konsisten di PPP. Yang wagub Jabar adalah keluarga pesantren besar Miftahul Huda, Manonjaya, Tasikmalaya. Dua-duanya kini disingkirkan dari PPP. Tidak punya

Tidur di Kapal sinetron Bintang Samudera, Steffi beradu akting dengan Riza Syah yang berperan sebagai bintang, dan sederet aktor dan aktris lainnya. Simak artikel selanjutnya di bawah ini. Tidak hanya kali pertama berperan sebagai dokter, dalam sinteron Bintang Samudera, Steffi juga mendapat pengalaman luar biasa yakni menjalani syuting dengan anggota TNI AL di atas kapal. “Enggak sih (enggak panik pas dikasih tahu syuting di kapal). Awalnya mikirnya, ‘wah kita syuting di kapal nih, kita ke pulau, liburan, kita bakal tidur di vila atau apa, pulau seribu’ taunya kita tidur di kapal,” kata Steffi Zamora di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, belum lama ini seperti dikutip viva.co.id.

sek Tambaksari usai suaminya tewas. Selain ikut memakamkan jenazah Hari, ibu dua anak berusia 38 tahun itu mengaku diminta anggota Polsek Tambaksari untuk menuliskan surat pernyataan soal insiden kematian Hari. Ia diberikan contoh kertas. Selanjutnya diberi kertas kosong dan disuruh menulis ulang. Persis dengan surat yang diberikan polisi. “Saya disuruh nulis pakai bulpen niru contoh kertas itu tadi. Aku cuma neruskan. Matinya itu gantung diri, bukan hal lain, ada itu kata-katanya. Bahwa saya sekeluarga nerima,” aku dia. Selain itu, kematian suaminya juga dirasa dia janggal. Sebab, saat ditemukan tewas leher terikat tali setinggi kurang lebih satu meter tubuh Hari masih menyentuh tanah. “Gak bisa (gantung diri dengan duduk). Kecuali ada orang kedua dari belakang yo,” pungkas dia. (jak/rio/fdn/fer)

jabatan apa pun di partai. Pun sekadar di pengurus wilayah atau cabang. Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen, tersingkir gara-gara berminat jadi ketua umum PPP. Ia mendeklarasikan diri menjelang Muktamar PPP di Makassar. “Jangankan bisa jadi calon, masuk arena muktamar saja tidak bisa,” ujarnya. Hari itu Suharso menjadi calon tunggal. Aklamasi. Tidak ada yang berani menyainginya. Ia mengaku mendapat angin yang baik dari atas –lepas angin itu ada atau tidak. Belakangan ada niat untuk merangkul kembali Yasin. Ia ditawari menjadi calon anggota DPR. Yasin menolak. Itu karena ia diplot untuk jadi calon dari dapil Wonogiri. Itu memang dapil kering bagi PPP. Sebelum Suharso memang pernah dapat dua kursi DPRD kabupaten. Tapi di pemilu terakhir dua kursi itu hilang. Sekarang ini PPP Wonogiri krisis pengurus. Ketua PPP setempat dirangkap dari Semarang. Tidak ada yang mau menjadi ketua PPP Wonogiri. Dengan ketua umum yang baru, peta politik bisa berubah. Sedikit. Komitmennya bersama PAN dan Golkar mungkin tetap, tapi warna baru akan muncul. PPP kemarin-kemarin diramal akan mati. Sekarang bisa hidup lagi. Siapa tahu. (*)

Sambungan dari halaman 1 Steffi mendapat banyak pelajaran berharga selama menjalni proses syuting bersama TNI AL. Ia mengaku merasa lebih disiplin. Steffi juga bercerita mengenai keseruan selama proses syuting berjalan. “Lebih disiplin sih. Kita waktu tidur di kapal bener-bener ngerasain sih, tiap kamar ada speaker tuh, tiap jam ada priwit (pluit), latihan perang lah, jadi kita juga ikut kebangun kan. Tegangnya di situ sih, kita yang nggak ngerti ‘kok perang’. Tapi seru banget, ngeliat TNI kerja keras banget dan mereka juga senang banget syuting,” kata Steffi. Sinetron Bintang Samudera berkisah tentang Nagita (Steffi Zamora), yang terpaksa memutuskan hubungan dengan Bintang (Riza Syah) agar Bintang

dapat memenuhi keinginan ayahnya untuk menjadi prajurit Angkatan Laut dan tidak mengikutinya kuliah kedokteran. Bintang sangat terpukul dan patah hati ketika Nagita meninggalkannya dan memutuskan sepihak cinta mereka lewat selembar surat. Kini Nagita menjadi seorang dokter muda yang cantik dan berjiwa pengabdian tinggi. Setelah memutuskan resign dari tempatnya bekerja, ia mengikuti program volunteer ke Natuna. Tak disangka ketika mereka masih di kapal penyeberangan, kapal yang mereka tumpangi diserbu oleh perompak. Nagita hampir saja ditawan perompak namun berhasil diselamatkan oleh kapten pasukan Angkatan Laut, dan betapa terkejut Na-

gita ketika melihat orang yang menyelamatkan dia adalah Bintang. Kini keduanya dipertemukan lagi dan Bintang sudah menjadi sosok yang berbeda. Bintang, kapten populer berwajah ganteng tetapi kaku dan dingin kepada siapapun termasuk kepada Nagita. Nagita yang berusaha mencoba memperbaiki hubungannya dengan Bintang terhalang oleh kehadiran Andra (Rebecca Tamara), dokter volunteer lainnya yang cantik namun angkuh dan sangat terobsesi dengan Bintang. Akankah cinta Nagita dan Bintang bersemi kembali diantara sekian banyak kesalahpahaman dan orang-orang yang tidak menginginkan keduanya bersatu?. (*/fer)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SELASA KLIWON, 6 SEPTEMBER 2022 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

PDAM Bantu Pemasangan Sambungan 1.900 MBR

FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Penghuni rumah di Jalan AKS Tubun menyirami jalanan yang berdebu imbas proyek kawasan heritage.

FOTO: MEMORANDUM/ANDIKA

Bojonegoro, Memorandum PDAM Bojonegoro memberikan bantuan biaya pemasangan sambungan rumah (SR). Program itu ditujukan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tahun ini total ada kuota untuk 1.900 warga. Dirut PDAM Bojonegoro Khairul Anwar menjelaskan, pihaknya memberikan subsidi Rp 1 juta kepada warga MBR. “Program CSR untuk masyarakat MBR calon pelanggan, hanya membayar Rp 300 ribu, dari Rp 1,3 juta biaya normal,” terangnya Khairul Anwar kemarin. Program tersebut dalam rangka memperluas cakupan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Khususnya bagi warga MBR. “Sudah mulai pendataan dan beberapa desa sudah masuk data foto copy KTP, KK, dan rekening listrik,” bebernya. (top/har/epe)

Proyek Heritage Kota Lama Molor

Warga Tersiksa Debu-Jalan Rusak

Proyek pembangunan Jalan Dander-Bojonegoro.

Proyek Jalan PUK Dander-Bubulan Dimulai Bojonegoro, Memorandum Pengerjaan pembangunan jalan poros utama kecamatan (PUK) Dander-Bubulan sudah dimulai. Namun, saat ini baru tahap dasar dengan pemasangan pasir dan koral. Sehingga membahayakan pengguna jalan, khususnya pemotor saat lewat. Diketahui, pengerjaan jalan sekitar 6 km itu terus dikebut. Pasir dan batu koral yang telah dipasang sebagai lapisan paling dasar pembangunan jalan cor beton sudah sekitar 1 km. “Selain berdebu juga batu koralnya (bercampur pasir) kalau melintas tidak hati-hati membahayakan bagi pengendara. Biasanya mudah terjatuh jika tak berhati-hati,” ujar seorang warga Reza. Pembangunan tersebut ditargetkan rampung 5 bulan. Tahun ini, Pemkab Bojonegoro menganggarkan Rp 27, 5 miliar untuk proyek itu. Sesuai informasi dari LPSE Bojonegoro tender pengerjaan jalan PUK Dander-Bubulan dimenangkan PT Kussan Wiraya Jaya dengan harga penawaran Rp 26,650 miliar. Pekerjaan itu ditargetkan 5 bulan rampung. (top/har/epe)

Gresik, Memorandum Molornya pengerjaan proyek kawasan heritage Kota Lama Gresik mulai dikeluhkan masyarakat. Gagal selesai pada Agustus 2022, kontrak proyek puluhan miliar itu diperpanjang hingga akhir September. Warga sekitar pun mulai nggerundel terkait jalan yang rusak dan berdebu. “Katanya target selesai Agustus, tapi sekarang masih seperti ini,” ujar Junaidi, salah satu warga Jalan AKS Tubun saat ditemui sedang menyirami jalan di depan rumahnya yang rusak dan berdebu, Senin (5/9). Dikatakan Junaidi, ia dan warga di sekitar proyek terpaksa harus menyirami jalan minimal dua kali sehari. Hal itu dilakukan karena banyaknya debu yang ditimbulkan dari jalan rusak dan material proyek. Jika tidak

disiram, debu bakal masuk dan mengotori rumah. “Yang kasihan warung kopi itu mas. Kan tempatnya orang ngopi, kalau debunya terbawa angin atau ada kendaraan lewat pasti terganggu,” keluhnya menunjuk warung kopi di dekat rumahnya. Menyiasati kondisi itu, warga memang hanya bisa menyiram setiap pagi dan siang. Itu pun sebenarnya tidak terlalu berpengaruh signifikan. “Sebentar lagi juga sudah kering,

debunya beterbangan lagi. Saya dan warga di sini sampai ujung sana ( Jalan KH Zubair, red) setiap hari menyirami. Saya sendiri minimal dua kali sehari siram-siram, kalau tidak sibuk bisa lebih. Airnya dari sumur,” tandasnya. Sejak pengerjaan proyek Februari 2022, mobil tangki yang menyirami jalanan rusak dan berdebu di kawasan heritage itu bisa dihitung jari. Junaidi menunggu realisasi pengaspalan yang kabarnya bakal segera dilakukan. “Minggu lalu katanya segera diaspal, tapi sudah lebih 8 hari sampai sekarang tidak ada. Harapannya ya segera diselesaikan proyeknya,” pungkas dia. Pantauan Memorandum, kondisi serupa juga terjadi di

ruas jalan lainnya yang menjadi titik proyek kawasan heritage. Yakni kondisi jalan rusak dan berdebu. Para pekerja juga masih beraktivitas melakukan pemasangan keramik atau granit di bagian trotoar. Selain itu ornamen lampu juga belum terpasang secara keseluruhan. Kepala Dinas Cipta Karya PKP Gresik Ida Lailatus Sa’diyah membenarkan bahwa kontrak proyek kawasan heritage itu diperpanjang. Namun, ia mengklaim saat ini progresnya sudah lebih dari 80 persen. Fokus pengerjaan ke depan adalah pemasangan ornamen dan pengaspalan jalan. “Kontraknya diperpanjang akhir September 2022. Tiga pekan lalu sudah 70 persen.

Progres minggu XXXVII, periode 27 Agustus - 4 September 2022 rencana 82,779, realisasi 83,674. Deviasi 0,895,” ucap Ida Lailatus Sa’diyah. Seperti diketahui, proyek wisata heritage Kota Lama Gresik menyasar tujuh ruas jalan. Meliputi Jalan Basuki Rahmat, Jalan AKS Tubun, Jalan Setyabudi, Jalan KH Zubair, Jalan Kramat Langon, Jalan Agus Salim dan Jalan Malik Ibrahim. Melalui anggaran APBN tahun 2021-2022 Rp 47 miliar dengan harga penawaran Rp 38 miliar. Estimasi pengerjaan mengalami keterlambatan dari durasi waktu 240 hari yang ditentukan. Dari perkiraan selesai bulan Agustus, molor satu bulan. (and/har/epe)

Mobil dinas tak terpakai diparkir di gudang aset pemkab di Jalan Pattimura.

Puluhan Mobil Dinas Dilelang Bojonegoro, Memorandum Puluhan mobil dinas milik Pemkab Bojonegoro yang sudah tidak terpakai dilelang. Total ada 27 mobdin yang akan dilelang itu diparkir di gudang aset pemkab di Jalan Pattimura. Kabid Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro Andik Panca mengatakan, tahun ini total kendaraan dinas yang akan dilelang sebanyak 207 unit. “Terdiri 179 roda dua atau motor, 27 mobil, dan 1 kendaraan roda tiga, “ ujarnya, Senin (5/9). Saat ini kendaraan dinas itu masih proses review oleh inspektorat. Setelah proses itu selesai, akan segera diajukan lelang ke kantor pelayanan kekayaan negara dan lelang (KPKNL). Kendaraan itu sebelumnya digunakan dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). OPD tidak lagi mengoperasionalkannya karena sudah sering rusak. Sehingga, dikembalikan ke BPKAD karena statusnya aset daerah. “Saat ini masih ada sejumlah kendaraan dinas yang tidak terpakai. Namun, masih belum diserahkan ke BPKAD. Berbagai kendaraan itu masih ada di masing-masing OPD,” sebutnya. (top/har/epe)

Ketua Dewan: Harus Program Berkesinambungan, Bukan Populis Gresik, Memorandum Legislatif dan eksekutif telah merampungkan pembahasan Kebijakan Umum Perubahan APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Kabupaten Gresik tahun 2022. Senin (5/9), pimpinan DPRD Gresik bersama Bupati Fandi Akhmad Yani menandatangani nota kesepahaman. Salah satu poinnya, target pendapatan daerah naik Rp 233 miliar. Dalam laporan finalisasi, Ketua Badan Anggaran (Banggar) yang juga Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengatakan pendapatan daerah diproyeksikan naik signifikan. Sama halnya dengan postur belanja daerah yang digedok naik. Kenaikan target itu berdasarkan inovasi serta upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah. Target pendapatan daerah diproyeksikan naik sebesar Rp 233 miliar sehingga menjadi Rp 3,672 triliun. Sementara postur belanja daerah naik Rp 266 miliar menjadi Rp 3,949 triliun.

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Target Pendapatan Daerah 2022 Naik Rp 233 Miliar

Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir menandatangani Nota Kesepahaman KUPA-PPAS 2022 bersama Bupati Fandi Akhmad Yani disaksikan unsur pimpinan dewan lainnya.

Sehingga perkiraan defisit sebesar Rp 277 miliar atau 7,56 persen. DPRD Gresik mendorong pemerintah untuk melakukan inovasi dalam mencapai target tersebut. Berbagai inovasi dan upaya

pemerintah daerah menjadi tumpuan agar target tersebut bisa terealisasi secara maksimal. “Baik dengan cara peningkatan kapasitas aparatur. Serta sosialisasi regulasi dan pemahaman kepada masyarakat,”

jelas juru bicara banggar, Asroin Widyana. Terkait peningkatan postur anggaran belanja daerah, diharapkan mampu mendorong tumbuh kembangnya inovasi. Sekaligus mengakomodir

kebutuhan dalam upaya memecahkan problematika di masyarakat. Sehingga program atau kebijakan yang harus dilaksanakan tidak bersifat populis. “Akan tetapi berkesinambungan,” tandasnya. Di sisa tahun anggaran 2022, lanjut dia, pemerintah diharapkan mampu melaksanakan program yang tepat. Baik dari segi waktu, sasaran, serta segala ketentuan perundang-undangan yang berlaku. “Wajib menjaga konsistensi anggaran terhadap dokumen perencanaan yang ada,” pungkas politisi Golkar tersebut. Se m e n t a ra i t u , Bu p a ti Fandi Akhmad Yani menyampaikan kenaikan target pendapatan daerah adalah imbas semakin membaiknya tingkat ekonomi masyarakat. Pihaknya optimistis pendapatan dari sektor pajak dan retribusi serta pendapatan transfer pusat mengalami kenaikan. “Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan kerja kreatif untuk mencapai target tersebut,” jelasnya.(adv/and/har/epe)

Gresik, Memorandum Rencana relokasi ratusan kios di sepanjang Jalan Raya Manyar hingga kini belum terlaksana. Pembangunan tempat relokasi di Lapangan Manyarsidomukti pun belum menampakkan perkembangan yang signifikan. Di sisi lain, bertebaran banner penolakan relokasi terpasang di kios-kios pedagang. Seperti diketahui, sebanyak 199 kios bakal direlokasi karena proyek strategis nasional (PSN) pelebaran Jalan Raya Manyar yang merupakan salah satu akses utama menuju kawasan industri di Kabupaten Gresik.

Akan tetapi selama ini menjadi momok kemacetan setiap harinya. Menanggapi rencana PSN tersebut, para pedagang mengaku sangat mendukung agar kemacetan bisa teratasi dan memang sudah menjadi kebutuhan. Akan tetapi, pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Bedak Manyar (PBM) itu menolak rencana relokasi kios karena dinilai bakal mematikan perputaran ekonomi. Wujud penolakan pedagang itu salah satunya dengan memasang puluhan banner berisi tuntutan agar pemerintah

mencari alternatif lain selain relokasi. Pantauan Memorandum, tidak kurang dari 55 banner penolakan terpasang di kios sepanjang Jalan Raya Manyar. Salah satu pedagang yang menolak adalah Supaadi (52). Menurutnya, mayoritas pedagang khawatir kehilangan mata pencaharian jika relokasi itu tetap digulirkan. Lapangan Sunan Giri, Desa Manyarsidomukti yang dipilih sebagai tempat relokasi dianggap sangat tidak representatif. Apalagi usaha para pedagang tidak hanya sektor kuliner saja. ”Kalau pelebaran jalan kita setuju saja,

karena kepentingan bersama. Relokasinya yang kita tolak,” kata pemilik kios mebel itu. Pedagang berharap pemerintah mencari alternatif solusi lain agar proyek pelebaran jalan terlaksana, secara beriringan ekonomi para pedagang tidak mati. “Di sisi utara jalan itu kan ada parit yang cukup lebar. Tidak usah direlokasi, tapi kiosnya ditarik ke belakang. Jadi proyek jalan dan perekonomian tetap bergeliat,” tambahnya. PPK BBPJN Jatim-Bali, Sentot Wijayanto mengungkapkan jalan yang akan dilebarkan total sepanjang 3,7 km. Jalan

Raya Manyar akan dibuat empat lajur selebar 22 meter. Di bagian tengah diberi median jalan selebar 3 meter. Tahap awal ditaksir membutuhkan dana Rp 15 miliar. “Saat ini masih tahapan desain, proses lelang proyek informasinya akan dilakukan November-Desember 2022. Sementara pengerjaan proyek dilakukan Januari awal 2023. Sesuai perencanaan, tahap awal anggarannya Rp 15 miliar dan akan dilanjutkan lagi pada tahap berikutnya,” jelasnya kemarin. Kendati demikian, pihaknya

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Relokasi Belum Rampung, Banner Penolakan Bertebaran

Banner penolakan lokasi relokasi yang dipasang PKL terdampak pelebaran Jalan Raya Manyar.

baru bisa melakukan lelang ketika seluruh lahan di sekitar Jalan Raya Manyar sudah dibebaskan. “Dan pembebasan lahan tersebut men-

jadi kewenangan pemerintah daerah. Yang jelas lahan bebas dulu baru pelaksanaan lelang,” tutup Sentot. (and/har/epe)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook