Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 6 Maret 2021

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

SABTU LEGI,, 6 MARET 2021

memorandumredaksi@gmail.com memorandumredaks

HARGA Rp 3.500,-

NGAKU ANGGOTA POLDA JATIM, RAMPAS 4 HP MILIK KARYAWAN

FOTO: MEMORANDUM/AZIZ

TUDUH BAWA SABU 6 KG Suzuki Ertiga yang dina dinaiki Tino bersama dua temannya dihentikan dihentik pelaku di Jalan Kupang Panjunan. Dia lalu menggeledah mobil untuk mencari barang b bukti.

Karena tidak menemukan narkoba yang dimaksud, pelaku meminta HP Tino dan dua temannya dengan alasan untuk pengembangan. Pelaku meminta korban menuju ke Mapolsek Tegalsari untuk diinterogasi.

FOTO: MEMORANDUM/NNG

Surab Surabaya, baya, M Memorandum Tiga T karyawan ka konter Smartfren di Jalan Ngagel Rejo menjadi ja adi korban kor penipuan. Nekatnya pelaku mengaku sebagai polisi yang bertugas di Polda Jatim. Bahkan, pelaku yang hanya seorang diri itu menggeledah mobil yang dinaiki hany para korban dan merampas HP mereka. par Kejadian itu menim Tino Ardyanto nimpa (29), warga Jalan Kram-

Tino Aryanto menunjukkan bukti laporan polisi terkait kejadian yang menimpanya di Jalan Keputran Panjunan.

pung Tengah, serta dua temannya, Firman dan Ruly. Ketiganya diperdaya di bawah jembatan penyeberangan

Mobil korban mengikuti motor pelaku menuju mapolsek yang dimaksud. Tapi mendadak pelaku belok ke arah monumen Bambu Runcing dan langsung melarikan diri.

orang (JPO) Jalan Keputran Panjunan. Korban telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Genteng pada Kamis (4/3) dini hari. “Pelaku sendirian dan mengaku anggota Polda Jatim. Naik motor Vario pelatW 6221 xx,” kata Tino saat ditemui di dekat tempat kerjanya, Jumat (5/3). Informasi yang dihimpun Me Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Bunga Citra Lestari

Bangkit

Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi

Jenazah pun Masih Jadi Ancaman

D

ua-tiga hari lalu mencuat kabar berita enam laskar FPI (Front Pembela Islam) ditetapkan sebagai tersangka. Mereka disangkakan menyerang anggota Polda Metro Jaya dalam bentrok di KM 50 terkait urusan Habib Rizieq Shihab (HRS). Dalam bentrokan itu, keenam laskar FPI tadi tewas. Maka, ramailah dunia. Kabar itu memacu dan memicu pro-kontra. Apalagi di kalangan warganet, gemuruh hujatan maupun dukungan terus menggelinding bak salju. Gulung-menggulung. Sudah mati kok ditetapkan sebagai tersangka. Sudah jadi jenazah. Mereka seolah masih jadi ancaman. Banyak ujaran demikian dari warganet. Ada yang menyayangkan sikap dan tindakan tegas aparat kepolisian.  Bersambung ke halaman 2 

-

Meng, ngaku anggota polda, geledah mobil, bawa kabur HP karyawan Smartfren.

-

Pernah dengar polisi berpakaian preman? Ini preman macak polisi.

Si Mameng (Bakul pakaian)

FOTO: MEMORANDUM/RIO

MATA HATI

Tahun lalu, ujian begitu berat diga alami penyanyi sekaligus artis Bunga Sinc ncla lair, Citra Lestari (BCL). Ashraf Sinclair, dicintai ain nya mesuami yang begitu dicintainya bersam m a seorang ninggalkannya bersama putra, Noah. Tak berselang la lama dari pe peri risstiwa ri peristiwa perrte tengahan Februari Februari eb yang terjadi pertengahan pandemi melanda mel elan a da dan n 2020 tersebut, pandemi BC CL harus membiasakan me membiasa sak kan membuat BCL ah, memperbanyak mempe pe erb rbanyak k peran pera an diri di ruma rumah, u sekaligus sekaligu us ayah bagi bagi putra puttra pu a sebagai ibu

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian menunjukkan barang bukti atribut kejaksaan yang dipakai tersangka dalam aksi kejahatannya.

 Bersambung ke halaman 11 

Korban Kajari Gadungan Bertambah Tiga Orang Surabaya, Memorandum Kasus penipuan dan penggelapan kejari gadungan terus didalami penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya. Sebab, korbannya bertambah tiga orang. Dari hasil pemeriksaan penyidik, tersangka, Abdussomad (39), warga Jalan Sambiarum Lor itu semula mengaku yang diperdaya hanya dua orang dengan kerugian Rp 720 juta. Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian membenarkan ada tiga korban lagi hingga total ada lima orang yang ditipu tersangka. Hanya saja seorang korban belum diketahui identitasnya. Sedangkan dua lainnya belum sampai transfer ke rekening

Abdussomad. “Dari tiga korban, satu belum diketahui identitasnya. Untuk dua lainnya belum sempat transfer ke rekening tersangka,” kata Oki Ahadian, Jumat (5/3). Oki menambahkan, selama ini ketiga korban hanya melakukan pertemuan dan membuka harga agar bisa masuk menjadi jaksa. “Namun masih kami dalami lagi, “ imbuh Oki. Untuk modusnya, tersangka memanfaatkan pekerjaannya sebagai pegawai harian lepas (PHL) di Kejari Pontianak. Sehingga dia mengetahui semua rekanan kejaksaan. Selan Bersambung ke halaman 11 

Derita Pria Paruh Baya Menghadapi Anak-Menantu Milenial (2)

Ke Dukun Membawa Kembang 7 Rupa dan Air 7 Sumur Hani memang selalu menggoda orang tua. Dia pernah pulang setelah dua minggu menghilang. Bersama Rendra. Berduaan. Saat ditanya ke mana saja, Hani hanya menjawab pergi. Pokoknya pergi. Agar jauh dari rumah. Agar tidak dimarahi mulu. ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS

DANAR mengelus dada. Yang mengagetkan, Hani yang sebelumnya tidak pernah mabuk, kini membuka pintu pagar saja sempoyongan. Terlihat Rendra baru saja menurunkan Hani di gang depan rumah. Dan tak menyapa. Motornya sleyat-slesyot hampir masuk selokan. Danar melihat semua kenyataan itu dengan hati teriris. Perih. Pedih. Ingin rasanya disambar petir dan mati seketika itu juga. Agar bebas dari sega-

la derita. Bebas dari tanggung jawab yang menyesakkan. Di titik keputusasaannya, Danar menempuh jalan tanpa logika. Mendatangi orang pintar. Paranormal. Dukun. Dia minta tolong dicarikan jalan keluar dari berbagai masalah yang dia hadapi. Berbagai syarat dan prasyarat harus dia penuhi. Antara lain, membawa kembang tujuh rupa, air tujuh sumur,

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

 Bersambung ke halaman 11 

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SABTU LEGI, 6 MARET 2021 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan, Agus Sutopo, Assahid. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Kapolsek Krian Dukung Masyarakat Ikut Pelatihan Kerja Pelatihan yang dibuka Bupati Ahmad Muhdlor Ali ini, diikuti 52 peserta yang semuanya warga Krian dan berlangsung dalam tiga sesi. Mulai 5 hingga 29 Maret 2021. Untuk sesi pertama, pelatihan spa refleksiologi (5-16 Maret). Selanjutnya, barista (515 Maret) dan teknisi AC (5-29 Maret). Kompol Mukhlason mengatakan, pelatihan ini diharapkan bisa dijadikan modal bagi peserta, khususnya warga Krian untuk mencetak bibit pengusaha muda yang dapat menciptakan lapangan kerja baru. “Sehingga nantinya bisa mengurangi pengangguran. Dengan adanya lapangan kerja baru, efeknya angka kriminalitas pasti juga menurun,” harapnya. Selain itu, pelatihan ini bisa

FOTO: MEMORANDUM/BWO

Sidoarjo, Memorandum Kapolsek Krian Kompol Mukhlason beserta jajaran forkopimcam menghadiri acara pelatihan barista, spa refleksiologi, serta teknisi AC, di Pendopo Kantor Kecamatan Krian, Jumat (5/3).

Kapolsek Krian Kompol Mukhlason dan Bupati Ahmad Muhdlor foto bersama dengan peserta pelatihan.

menjadi pemberdayaan warga. Khususnya di masa pandemi Covid-19. Sehingga Polsek Krian sangat mendukung program ini. “Semoga dengan adanya pelatihan ini warga bisa berdikari dalam usaha yang akan ditekuni

setelah mengikuti pelatihan,” tandasnya. Bupati menyebutkan, pelatihan ini merupakan program dari dinas tenaga kerja (disnaker)untuk mengurangi angka pengangguran imbas pandemi Covid-19.

“Jangan pasrahkan masa depan anda pada pabrik atau sama orang lain. Di-upgrade skill anda. Nanti anda yang akan dicari disebabkan memiliki keahlian,” katanya kepada peserta pelatihan. (bwo/jok/epe)

Sidoarjo, Memorandum Bupati Ahmad Muhdlor mengucapkan selamat datang kepada Arief Zahrulyani, pada acara pisah sambut kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, di Ballroom Hotel Sun City, Kamis (4/3) malam. Sebelum seremoni, ada agenda unik yang bisa diterapkan dalam setiap acara pemerintahan. Yakni, berbagi kasih dengan anak yatim penghuni panti asuhan di Desa Pagerwojo. Semua anak yatim mendapat bingkisan. Pisah sambut ini dihadiri beberapa tamu undangan, di antaranya wakil Bupati Subandi dan Forkopimda Kabupaten Sidoarjo. Mereka turut menyaksikan video partisipasi aktif pejabat kajari lama Setyawan Budi Cahyono ketika menjalankan tugasnya. Terkait hal ini, Setyawan mengaku sangat terkesan. Khususnya pada semua anggota forkopimda. “Hampir setiap hari kami bertemu dan berkomunikasi untuk keselamatan warga Sidoarjo dari pandemi covid 19. Kami sudah seperti keluarga,” ucapnya. “Namun demikian, sejak saya menerima SK penempatan tugas di Kabupaten Sidoarjo, Juli 2019 hingga Februari 2021, di waktu yang cukup singkat, saya belum melakukan apa-apa untuk Kabupaten Sidoarjo,” tambahnya.

FOTO: MEMORANDUM/STP

Anak Yatim Iringi Pisah Sambut Kajari Sidoarjo

Bupati Ahmad Muhdlor memberikan cendera mata kepada mantan kajari, Setyawan Budi Cahyono.

Berhubung tuntutan tugas, menempati pos baru sebagai kasubdit di Kejaksaan Agung RI, Setyawan menilai banyak pribadi baik yang dikenalnya selama di Sidoarjo yang akan terus dikenang. “Kalau kita bekerja di lingkungan orang baik, maka hasilnya akan baik,” pesan Setyawan kepada kajari baru agar tidak khawatir bertugas di Kabupaten Sidoarjo. Gus Muhdlor sapaan akrab bupati, juga mengaku sangat terkesan dengan kajari lama. Kesan awal positif itu sudah didapat ketika

Jenazah pun Masih Jadi Ancaman Ada pula yang justru senang dan bahkan bersorak memuji langkah tegas polisi anak buah Irjenpol Fadil Imran, sang jenderal kepala Polda Metro Jaya. Mereka yang menyayangkan tindakan tegas ini menilai hak asasi manusia (HAM) dilanggar anggota kepolisian. Berat! Dan, tanpa menghitung waktu mereka terus mendesak fakta kebenaran untuk diungkap. Tak hanya itu, usaha memenjarakan anggota kepolisian yang melakukan tindakan tegas itu terlihat sangat keras dan jelas. Tanpa lelah, tak peduli apa pun, dan serta berbagai cara dilakukan agar organisasi HAM internasional mendukung langkah mereka sekaligus menguji institusi kepolisian. Kini semua terhenti. Ketetapan tersangka ke-6 laskar FPI oleh Bareskrim Polri membuktikan kebenaran tindakan kepolisian Polda Metro Jaya meski terasa pahit. Serasa minum jamu brotowali (jamu pahitan). Dan, Bareskrim Polri bukanlah lembaga ecek-ecek alias tak berkualitas. Lembaga di bawah langsung kendali Kapolri itu tak sembarangan dalam melaksanakan tugasnya. Lembaga ini pasti sangat bertanggungjawab atas segala keputusan yang dikeluarkan.

Ibarat kata, keputusan yang dikeluarkan lembaga ini tak bisa dianggap main-main karena terukur dan teruji. Tapi apakah ketetapan ter-

meresmikan E-tilang di MPP Kabupaten Sidoarjo. “Beliau visioner sekali, kreatif dalam pelayanan publik. Saya yakin sekali hal ini juga menurun kepada penerusnya, karena pejabat yang berkualitas pasti menurun ke generasi berikutnya,” ungkapnya. Karena itu, Gus Muhdlor merasa kehilangan walau baru mengenalnya. Dalam penutupan acara, semua pejabat yang hadir memberi kenang-kenangan untuk Setyawan diiringi doa di tempat baru bisa berkarya lebih baik. (stp/bwo/jok/epe)

Sambungan dari halaman 1 sangka bagi ke-6 laskar FPI itu memuaskan para pihak? Pasti tidak. Mereka yang tidak sepaham dengan tindakan kepolisian pasti nggerundel.

Menuding ketetapan ini sebagai keputusan yang semena-mena. Sebaliknya bagi yang sepaham dengan tindakan tegas

kepolisian, akan menyatakan puas. Pasti! Puas karena tindakan kepolisian itu memberi arti perlindungan bagi masyarakat

yang ingin hidup tenang, nyaman, dan aman di kampung sendiri. Bahkan, “terbebasnya” hidup rasa tanpa FPI akan terus dirasakan rakyat yang

selama ini memberi warna tersendiri di masyakarat. Lantas, ketetapan tersangka di kasus ini boleh dan bisa dianggap selesai?. Hmm…(*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SABTU LEGI, 6 MARET 2021 HALAMAN 3

Pemkot Samakan SOP Mal dan Warkop

Wali Kota: Hilangkan Sifat Arogansi

BUKA JAM: 9.00 TUTUP JAM: 21.00

Surabaya, Memorandum Penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro o jilid dua akan berakhir 8 Maret mendatang. Untuk itu, Pemkot Surabaya sudah ah ada wacana membuat standar operasional prosedur (SOP) baru untuk mal dan an warkop, agar perekonomian tetap berjalan. “Warkop dan mal tidak ada bedanya. Pemkot berusaha meningkatkan perekonomian dengan peraturan dan pendekatan yang sama. Misal warkop separuh maka mal juga separuh dan ada tandanya,” ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Jumat (5/3). Dikatakan Eri, ketentuan dibuat dan SOP-nya bagaimana. Misal per meter persegi untuk satu orang, kalau mal luasnya 1.000 meter, maka ada 1.000 orang yang boleh masuk mal. Termasuk untuk jumlah pengunjung tenant-nya juga diatur dan diberi tanda. “Kesadaran kita tingkatkan untuk jaga sendiri, bukan pemkot muter untuk mengobrak dan mengambili KTP, itu tidak baik. Saya yakin dan InsyaAllah dengan kesabaran

teman-teman dan pengertian warga itu bisa,” ujar Eri. Lanjut Eri, bahwa dengan penerapan PPKM mikro pertama dan dua di Surabaya terjadi penurunan hingga 500 kasus. “Ke depannya selesai atau diteruskan, pemkot bertekad ekonomi tetap dijalankan tetapi prokes diperketat,” jelasnya. Untuk itu dirinya berharap kesadaran masyarakat untuk tetap menjalankan prokes. “Masyarakat ikut menjadi bagian dan disiplin, bukan selalu pemkot mengobrak. Saya hilangkan sifat arogansi pemkot, tapi tolong dijaga,” lanjut Eri Cahyadi. Sebab, masih menurut Eri Cahyadi bila jumlah penderita Covid-19 naik lagi, akhirnya akan ditutup penuh, sehingga hal itu jangan sampai terjadi di Surabaya. (fer/tyo)

“

Kesadaran kita tingkatkan untuk jaga sendiri, bukan pemkot muter untuk mengobrak dan mengambili KTP, itu tidak baik. Saya yakin dan InsyaAllah dengan kesabaran teman-teman dan pengertian warga itu bisa.

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

ERI CAHYADI Wali Kota Surabaya ILUSTRASI: ISTIMEWA

Pemkot Terima Aset Brandgang Rp 36 Miliar Surabaya, Memorandum Genangan air yang selama ini berada di Jalan Embong Wungu dan Jalan Basuki Rahmat, akan cepat teratasi. Ini setelah brandgang (jalan kecil dan saluran air di antara petak bangunan, red), merupakan aset pemkot yang sebelumnya dikuasai pihak ketiga dikembalikan. Aset senilai Rp 36 miliar lebih itu telah diserahkan Kejari Surabaya kepada pemkot. Penyerahan dilakukan oleh Kajari Surabaya Anton Delianto kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di kantor Kejari Surabaya, Jumat (5/3). “Pak Kajari sudah menyerahkan aset pemkot berupa brandgang yang ada di pusat kota. Dengan bantuan Pak Kajari Surabaya dan jajarannya akhirnya brandgang ini bisa kembali ke pemkot,” kata Eri Cahyadi. Menurutnya, aset tersebut luasnya kurang lebih 904 meter persegi dengan nilai sekitar Rp 36,1 miliar. Namun begitu, ia menjelaskan bahwa tidak bisa dilihat dari harganya saja, tapi yang lebih penting adalah aset itu bisa difungsikan untuk saluran. “Kalau kita bisa memanfaatkan itu lagi, maka secara otomatis akan bisa mengurangi genangan di wilayah tersebut, terutama di sekitar Embong Wungu dan depan Tunjungan Plaza,” kata Eri. Selain itu, ia juga berharap ke depannya penyelamatan aset bisa kembali ke aset negara semuanya, sehingga pemanfaatannya bisa kembali untuk kepentingan masyarakat. “Semua aset milik negara, harus kembali ke negara. Karena itu aset negara, maka sepenuhnya harus digunakan untuk kepentingan masyarakat,” kata dia. Sementara itu, Kajari Surabaya Anton Delianto menjelaskan, bahwa pada 1998, Brandgang Embong Wungu itu beralih hak penguasaannya ke dalam sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) nomor 621 atas nama PT Mandraguna Devindo dan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) nomor 620 atas nama Istana Mobil Surabaya. “Setelah dilakukan penyelidikan dan pengecekan semuanya sekitar 3 bulanan, ternyata dari yang bersangkutan akhirnya bisa mengembalikan. Semoga bisa difungsikan untuk saluran,” kata Anton.(fer/tyo)

“

Wali Kota Eri Cahyadi diharapkan dapat menjadi titik temu dalam menyelesaikan persoalan di Pasar Turi Baru yang selama ini kita inginkan. H MOCH MAS AMIRUDDIN Koordinator pedagang Pasar Turi Baru

Pasar Turi Baru yang diharapkan kembali menjadi ikon.

H Suhaimi pun setuju dengan membeberkan banyaknya masalah yang menyelimuti Pasar Turi Baru. Seperti renovasi yang diperkirakan memakan biaya Rp 200 miliar, masalah pajak ke pemkot, masalah investor yang lari dan berbelit, dan masih banyak lagi lainnya.  Bersambung ke halaman 4 

Polda Wujudkan Satker Presisi Surabaya, Memorandum Polda Jatim terus memperkuat setiap satuan kerja (satker) menuju zona integritas untuk wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM). Hal tersebut juga bertujuan untuk mewujudkan program Kapolri yang prediktif, responbilitas, transparansi, berkeadilan (Presisi). Untuk mewujudkan program tersebut, Wakapolda Jatim Brigjenpol Slamet Hadi Supraptoyo mengajak kepala satker menggelar pencanangan di gedung Rupatama mapolda, Jumat (5/3). “Hari ini 10 satker melakukan pencanangan komitmen menuju predikat WBK dan WBBM,” kata Slamet. Satker yang melakukan pencanangan tersebut antara lain, Satker Itwasda, Satker Rorena, Satker Irwasda, Satker Biro SDM, Satker Ditreskrimum, Satker Ditreskrimsus, Satker  Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima penyerahan aset dari Kajari Surabaya Anton Delianto disaksikan Kepala BPN II Kota Surabaya Lampri.

Surabaya, Memorandum Sekitar 14 tahun nasibnya tidak jelas, para pedagang Pasar Turi berharap wali kota baru ini dapat memberikan solusi bagi mereka. Sehingga pasar yang pernah menjadi ikon Surabaya ini bisa bangkit kembali. Sebab, setelah pasar seluas 4,3 hektare ini diambil alih investor PT Gala Bumi Perkasa, bukannya semakin sejahtera, para pedagang justru diberi polemik baru. Sehingga untuk mencari kejelasan tentang tempat usahanya tersebut para pedagang kembali menggelar pertemuan. Koordinator pedagang Pasar Turi Baru H Moch Mas Amiruddin berharap Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan jalan keluar untuk nasib Pasar Turi Baru. “Wali Kota Eri Cahyadi diharapkan dapat menjadi titik temu dalam menyelesaikan persoalan di Pasar Turi Baru yang selama ini kita inginkan,” ujar Amiruddin. Ketua salah satu Paguyuban Pasar Turi

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Pedagang Pasar Turi Berharap Solusi

Wakapolda Jatim Brigjenpol Slamet Hadi Supraptoyo memimpin kegiatan pencanangan zona Integritas di Gedung Rupatama


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA FOTO: MEMORANDUM/ARIS

SABTU LEGI, 6 MARET 2021 HALAMAN 4

Petugas gabungan menghentikan pengendara yang melanggar prokes.

Koramil Krembangan Gelar Operasi Yustisi Surabaya, Memorandum Tiga pilar Kecamatan Krembangan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan (prokes) di depan Klenteng Mbah Ratu. Kegiatan ini dalam rangka menciptakan situasi kondusif untuk meningkatkan disiplin guna pengendalian dan pencegahan penyebaran Covid-19. Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 diikuti oleh personel gabungan dari Koramil Krembangan, Pomal, Polsek Krembangan, satpol PP kecamatan, dan staf Kelurahan Morokrembangan. Pjs Danramil Krembangan Mayor Inf Sumarji mengatakan, kegiatan ini rutin digelar sebagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19. “Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin disiplin dalam mematuhi prokes, terutama dalam penggunaan masker,” ujar Sumarji. Lebih lanjut dijelaskan Sumarji, dari hasil yustisi kali ini didapatkan empat pelanggar yang diberikan sanksi tilang KTP dan diberikan denda Rp 150 ribu.(tyo/fer)

Plengsengan sungai di wilayah Asemrowo ketika ambrol pada 7 Desember 2020.

Satgas membeli jamu produk warga sekitar.

TMMD Ke-110 Kodim Bojonegoro

Satgas Menikmati Jamu Tradisional Bojonegoro, Memorandum Untuk mewujudkan kedekatan, keakraban, serta kemanunggalan TNI bersama masyarakat, satgas TMMD ke-110 Kodim Bojonegoro membantu dan berpartisipasi di berbagai aktivitas masyarakat. Salah satunya dengan membeli makanan dan minuman yang diproduksi warga sekitar. Dijelaskan anggota satgas Koptu Kasturi, bersamaan waktu istirahat siang, ada seorang wanita yang datang dan menawarkan jamu tradisional. Mendengar tawaran tersebut, sejumlah personel memesan. “Minum jamu sangat penting guna menjaga kekebalan tubuh, terlebih disaat pandemi Covid-19. Selain itu, juga mendukung aktivitas masyarakat yang berada di lokasi kegiatan,” ujar Kasturi. Reni (30), penjual jamu tradisional, warga Dusun Nglambangan, Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo ini menjelaskan, sudah bertahun-tahun dirinya menjadi penjual jamu keliling. Dirinya juga senang dagangannya menjadi favorit satgas. “Banyak bapak tentara ini yang berlangganan jamu buatan saya, semoga selalu sehat dan terus semangat,” ujar Reni. (top/har/tyo)

Polda Wujudkan Satker Presisi Ditbinmas, Satker Bidkum, Satker Bid Propam, Satker SPN, dan Satker RS Bhayangkara Samsoeri Mertojoso. “Dengan pencanangan pembangunan zona integritas ini, untuk menguatkan komitmen guna mendukung pemerintah mewujudkan good governance yang bersih dari korupsi dan birokrasi siap melayani. Bersih sebagai wujud perbaikan pelayanan kepada publik sebagai salah satu wujud pelaksanaan program prioritas Kapolri yang Presisi,” lanjut Slamet.

TA N A H D I J U A L Tnh Jl.Lkr Tmr dkt Juanda Ls6724m2 HGB 0Jl.3.2jt/m2. 0818318280/ 089512792549.

JUAL TANAH Lokasi Paras Kec. Lawang, dekat dengan pasar wisata Lawang 2 Menit, dekat dengan Wanawisata pemandian Krabyakan 3 Menit, depan perumahan Sky Park. Luas 410m2, terpasang listrik 1.300 Status AJB. Harga 350 Jt. Minat bisa cek lokasi Sabtu/Minggu, 081335776262

MALANG TA N A H D I J U A L Dijual Tanah Di Daerah kota Batu. Bumiaji, cocok utk Villa, penuh Tanaman Buah, SHM, Luas 1040 m2. Harga 2,7M nego. Hub. 08135768-3303.

Surabaya, Memorandum Ditemukannya permasalahan di Surabaya terkait genangan air dan plengsengan ambrol, bukan berarti pemkot lepas tangan. Sebab, masih ada persoalan lain yang lebih utama di tengah pandemi Covid-19 yaitu ekonomi dan lapangan kerja, sehingga mengesampingkan masalah proyek. Dikatakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, bahwa sudah ada penanganan terhadap permasalahan tersebut (genangan air dan plengsengan, red) tetapi dilakukan secara bertahap. “Kalau ada genangan air dan perbaikan plengsengan, yang sabar ya. Saya

Surabaya, Memorandum Ketua Tim Riset Corona dan Formulasi Vaksin Covid-19 dari Professor Nidom Foundation (PNF), Prof dr Chairul Anwar Nidom, meminta segera dilakukan uji antibodi dari hasil vaksinasi dengan varian mutasi Covid B117. Sebab varian Covid B117 dikatakan 70 persen lebih cepat menular, dibanding dengan virus Covid - 19 dari Wuhan “Kalau ada pihak yang mengatakan, bahwa vaksin yang ada bisa untuk varian B117, tapi tanpa ada bukti uji netralisasi, maka itu pasti ada tujuan lain,”

Slamet menyebut, ada 10 satker yang menerima predikat dari Kemenpan RB pada 2021. Sementara 2020 lalu, Polda Jatim sudah mendapatkan 10 satker yang mendapatkan WBBM dan 15 satker mendapatkan WBK. “Saya bangga dan memberikan apresiasi kepada para kasatker dan anggota yang telah berkomitmen yang tinggi dalam masa pandemi Covid-19, serta jerih payah membangun kinerja yang lebih baik,” pungkas Slamet.(fdn/tyo)

PROMO SUZUKI 2021

tegas Nidom, Jumat (5/3). Sehingga menurut Nidom, dari pada vaksinasi yang dilakukan sekarang ini sia-sia, lebih baik dihentikan dulu. Sampai ada bukti bahwa vaksin yang ada ini mampu mengatasi Covid B117. Pihaknya kemudian membandingkan dengan virus flu yang juga termasuk virus RNA (Ribonucleic Acid). Sebab, antibodi virus flu terus mengalami pembaharuan termutakhir. “Sebagai bandingan saja, virus flu yang sama-sama termasuk virus RNA, antibodinya seti-

Prof dr Chairul Anwar Nidom

Sehingga musyawarah yang dihadiri puluhan pedagang Pasar Turi ini, dijadikan landasan ke depan dalam menyatukan suara terkait masa depan Pasar Turi Baru. “Masih banyak masalah yang muncul. Karena itu kita semua pikirkan bersama untuk nantinya duduk bersama dengan wali kota,” pungkas Suhaimi. Menanggapi itu, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Anggota Komisi B DPRD Surabaya Mahfudz, setuju dan menyarankan agar wali

kota merangkul dan mengupayakan itu terhadap warganya, khususnya pedagang di Pasar Turi Baru. “Selama ini memang tidak ada solusi yang riil dari pemkot maupun pengembang. Jika Eri Cahyadi berani mengambil alih mengapa tidak, demi kepentingan warga apapun harus dilakukan asalkan tidak menabrak hukum ataupun undang-undang,” bebernya. Sementara itu, Humas pengelola Pasar Turi Baru Shintasaat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya belum

bisa memberikan kejelasan terkait keinginan para pedagang. “Kami sudah dengar ada musyawarah dan keinginan itu, dan ini tengah dirapatkan. Saat ini belum bisa memberi keterangan mungkin besok atau lusa,” tutur Shinta. Sedangkan menurut Kabag Perekonomian dan Usaha Daerah Pemkot Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, bahwa terkait Pasar Turi tidak berada di bawah kewenangannya.

PA R A N O R M A L

KEHIL ANGAN

KEHIL ANGAN

Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031- 5490592/081229729706 (tdk terima SMS).

Hilang Buku Kir L.8816.UN/ SB.183530.K PT. SINAR ABADI SURYA SEJAHTERA JL.SBY.

HLG BPKB L1680WJ Toyota Thn 2010 An. Goh Hai Jen Darmo Permai Tmr 7/20 Sby. Nk.MHFXR42G 0A0 0 07929. Ns.3KD6656088.

Hilang STNK Spd Mtr Honda Th’2015 Nopol L-5464-MH An. Anik Sutarsih D/a.Ngagelrejo Utara 20 Sby. Hilang BPKB Spd Mtr Yamaha Vega ZR ‘2010 L-6472-WV An. Saikul Imam D/a. Greges Barat Gg.3/22 Sby. Hlg STNK Hnd C100 ‘2001 L-6973-CN An.Toti Yohanes D/a. Dk Kramat Jajar Tunggal Rt/Rw 03/04 Wyg Sby.

Hilang Buku Kir L.9123.UG / SB.190700.K PT.EFATA RAHEMA RODA NIAGA JL. KEMLATEN 10/18 SBY. Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.221487.K KANGGONO SUGIARTA EFFENDY JL. SURABAYA. Hilang Buku Kir L.8656.UM / SB.283755.K PT.SUGIH MUKTI SENTOSA JL.BABATAN MUKTI 3/16.B-23 SBY. Hilang Buku Kir L.9831.UV / SB.212583.K PT.JAWA TRANS INDAH TRANSPORT JL.RAYA ARJUNO 94 SBY.

Hilang STNK Honda Vario L5797HK an Sutikno Dukuh Menanggal 05A/6G Sby. Hilang STNK Spd Mtr Th’2016 L-2699-QX An.Slamet D/a.Jatipurwo 1/5-E Sby. HLG STNK AG-3558-EAT AN.IRFAN ADKHA KEC.PARE KAB. KEDIRI. Hilang Buku Kir L.8732.UG/ MG.17246.A PT. BHIRAWA.MS JL.HAYAM WURUK 52.A SBY. Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.139001.K SARIANA JL. SURABAYA.

KOST

HILANG STNK HONDA SUPRA 2006 PUTIH MERAH W-2533NAG AN.SUYONO 085731767871.

Hilang STNK Honda Supra X Nopol W-4821-QK An.Budi Teguh Santosa D/a.Deltasari Indah T-472 Waru Sda. 085746143394.

Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.179682.K ZAINAL JL.KARANGAN JAYA 8/14 SBY.

Terima kost bujang fas. tmpt tidur, lemari, kaca rias, meja kursi (625/bln) di kedungsari samping Giant JL. Surabayan 3/34 hub. Bu Rina telp 081229729706/0857 85938383 (tidak terima SMS)

HILANG STNK YAMAHA FINO 2012 HITAM W-3507-TY VENNA MELINDA THEODORE HERLIS 088217076811.

Hlg BPKB Honda CB150 L-4900WY a/n: Suparmun d/a: Dukuh Sentong Rt3 Rw7 Kel Balongsari Kec Tandes Sby.

Hilang BPKB Spd Mtr Yamaha Vega ZR ‘2010 L-6472-WV An. Saikul Imam D/a. Greges Barat Gg.3/22 Sby.

Tnh&Bangn LT600 LB462 Jl.Ploso-Babat Kedungdowo Ploso Jombang 081913136487.

HILANG STNK YAMAHA MIO J 2012 BIRU HITAM W-4189-OT AN. BAYU AGUNG EKO JUNIANTO.

sar akan meningkat. Begitu pula risiko meninggal dunia,” papar Shanti. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dengan berolahraga, berjemur di bawah terik sinar matahari, serta menjaga jarak minimal 1,5 meter, atau menghindari kerumunan. “Pokoknya masyarakat tidak perlu panik, yang terpenting jaga jarak, hindari kerumunan, maskernya boleh dobel masker medis yang ada kawatnya di dalam dan masker kain di luar,” pungkas Shanti. (mg1/tyo)

Sambungan dari halaman 3

Hilang Buku Kir L.9163.UR/ SB.136580.K PT. MITRA ABADI MEKAR SEJAHTERA JL. BUBUTAN 136 SBY.

JOMBANG TA N A H D I J U A L

ap tahun harus diganti dengan virus lain, yang sesuai dengan virus terbaru,” terang Nidom. Sementara itu, Kepala Divisi Manajemen Crisis dan Kesehatan Mental (SMCC) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dr Nur Shanti Retno Pembayun, mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, lantaran varian Covid B117 lebih menular 70 persen dibanding Covid-19. “Kalau dibilang lebih berbahaya, memang, karena lebih menular. Kalau virus ini nanti benar-benar ada di daerah kita, jumlah kasus kemungkinan be-

Pedagang Pasar Turi Berharap Solusi

KEHIL ANGAN

P E N G O B ATA N

Lanjutnya, untuk di titik yang lainnya juga akan terus berjalan. “Karena buat kami sebenarnya, kami tidak akan pernah sempurna dan tidak pernah tahu titik di mana saja yang ambrol dan ada genangan,” jelasnya. Untuk itu, tambah Eri, kalau ada warga yang memberikan input maka pihaknya bisa bergerak cepat. “Karena itu saya berharap dan saya sampaikan kepada semua lurah. Lurah itu harus dekat dengan masyarakatnya. Dan Masyarakat harus berani menyampaikan, bukan berarti pemkot tidak berani menerima kabar itu,” jelasnya. (fer/tyo)

Vaksin Harus Uji Antibodi untuk Varian B117

Sambungan dari halaman 3

PICK DP 2 Jt ERTIGA DP 8 Jt XL 7 DP 8 Jt Proses mudah pasti ACC INFO & PEMESANAN HUB : BEN SUZUKI 0851 0440 9688 WA/TELP AKTIF

nyuwun (meminta,red) tolong kesabaran jenengan (anda,red) semua. Bertahap saya kerjakan, karena uang akan saya gunakan dulu untuk bagaimana pengangguran bisa berkurang, ekonomi bisa bergerak dulu,” ujarnya, Jumat (5/3). Tambah Eri, setelah pihaknya ber-

diskusi dengan sekda, asisten disepakati ekonomi, lapangan kerja lebih utama daripada proyek yang ada di Surabaya. “Jangan sampai warga Surabaya susah, pemerintah mengerjakan proyek tapi warga tidak diperhatikan,” tegas Eri. Terkait dengah genangan air, plengsengan memang ada yang ambrol sudah disampaikan kepada PU Bina Marga dan segera didata dan eksekusi. “InsyaAllah ada beberapa daerah yang sudah dieksekusi. Karena memang plengsengan sudah di sana dan langsung kita kerjakaan di lapangan hari ini,” tambahnya.

FOTO: MEMORANDUM/ROZAAQ

FOTO: ISTIMEWA

Pulihkan Perekonomian, Pemkot Menyampingkan Proyek

“Itu di luar PD Pasar. Yang saya tahu, itu swasta yang mengerjakan, di atas tanahnya pemkot. Katanya ada perjanjian yang tidak dilaksanakan oleh Henry (Henry J Gunawan), katanya strata title, kan tidak boleh kalau HPL (hak pengelolaan lahan),” jelasnya. Lanjutnya, itu yang menjadi masalah. Kecuali kalau itu milik pribadi. “Saya tidak berani komentar, bukan di bawah kewenangan saya, takutnya keliru,” pungkas Agus. (mg3/tyo)

DESAIN RUANGAN BEBAS Virus Covid-19 Menjadikan Ruang Usaha/ Kantor/ Sekolah, Dll Bebas Virus/ Fresh Menggunakan Teknologi Terkini, Budget Terjangkau, Dipandu Team ARSITEK & DOKTER Berpengalaman Minat, Info & Konsultasi 08113088699 / 085772769040 FREE KONSULTASI


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SABTU LEGI, 6 MARET 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Disdik Percepat Vaksinasi 12.650 Guru

FOTO: MEMORANDUM/SYAMSURI

Bangkalan, Memorandum Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan Bambang Budi Mustika, akan mempercepat vaksinasi Covid-19 bagi 12.650 tenaga didik tingkat Paud, TK, SD, dan SMP. Rencana ini merespons keinginan siswa yang nyaris setahun tidak melakukan pembelajaran tatap muka (PTM). “Hampir semua wali murid berharap agar PTM segra diterapkan kembali di sekolah. Tidak hanya di lembaga pendidikan tingkat SMP dan SD saja,tetapi juga di tingkat TK dan Paud,” beber Bambang, Jumat Bambang Budi Mustika (5/3). Kebijakan ini memang untuk mengusir kebosanan selama pembelajaran sistem daring. Apalagi, tidak seluruh siswa mampu memiliki handphone. Tidak hanya itu, Bambang menyebutkan, banyak keluhan yang diterima jika selama daring justru orang tua murid yang sibuk. Sebab mereka harus berperan sebagai guru di tengah dampak perekonomian akibat pandemi. "Insya Allah, pertengahan atau akhir Maret nanti, PTM tingkat Paud, TK, SD, dan SMP diterapkan kembali,” janji Bambang. Vaksinasi memang jadi harapan baru dalam PTM. Disdik bahkan menyiapkan strategi terpusat dalam proses vaksinasi. "Vaksinasi di setiap kecamatan akan disentralisir di satu tempat agar lebih efektif, efisien, dan mudah diawasi,” urai Bambang. Soal tempat, pihaknya akan berkoordinasi dengan korwil disdik kecamatan. Jika itu berjalan, diprediksi satu pekan semua guru sudah divaksin. “Soal pemantau yang akan mengawasi proses vaksinasi di setiap kecamatan, disdik akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan 22 puskesmas,” tutup Bambang. (ras/epe)

Pencabutan laporan pencemaran nama baik oleh IDI Sumenep setelah menggelar jumpa pers di mapolres.

Pemilik Akun Minta Maaf, IDI Cabut Laporan

Sumenep, Memorandum Bersedia memenuhi persyaratan yang diajukan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Sumenep akhirnya mencabut laporan dugaan penghinaan profesi melalui media sosial yang dilakukan lima pemilik akun Facebook (FB) di Mapolres Sumenep, Jumat (5/3). "IDI telah mencabut berkas laporannya, karena kelima pemilik akun FB bersedia menerima syarat yang kami ajukan, yakni meminta maaf," kata kuasa hukum IDI Sumenep Wiwik Hawiyah Karim. Sebelumnya, awal 2020

ketika pandemi Covid-19 mulai mengglobal, IDI Sumenep melaporkan lima akun FB yang diduga memposting kalimat tidak senonoh. Salah satunya berisi penghinaan kepada profesi dokter terkait penanganan Covid-19. Proses itu bahkan

terus berjalan hingga identitas lima pemilik akun dikantongi polisi. Pencabutan laporan dilakukan setelah kelima pemilik akun FB bersedia menerima syarat yang diajukan IDI. Selain meminta maaf dan mengakui kesalaha, juga memposting permintaan maafnya di media sos, dan ikut aktif melakukan pencegahan penyebaran Covid-19. Syarat lainnya, pemilik akun bermasalah itu wajib menyumbang alat-alat protokol kesehatan (prokes) di wilayah

tempat tinggalnya. "Syarat itu diajukan sebagai bentuk pelajaran kepada masyarakat untuk berhati-hati berkomentar di media sosial. Apabila tidak mengetahui kebenarannya karena segala sesuatu mempunyai konsekuensi hukum," tutur Wiwik. Syarat yang sudah disetujui pelapor dan terlapor itu harus dipenuhi dalam jangka waktu tertentu. Jika tidak dipenuhi, Wiwik menegaskan pencabutan laporan otomatis dibatalkan. "Untuk memasti-

kan syarat itu dilakukan, kami memantau melalui kepala desa masing-masing terlapor," ungkapnya. Kasatreskrim Polres Sumenep AKP Dhany Rahadian Basuki mengatakan, setelah pihak pelapor mencabut laporannya dan ada kesepakatan damai, langkah selanjutnya akan dilakukan gelar penghentian perkara. "Karena terlapor sudah minta maaf, makanya hari ini kita selesaikan (dilakukan pencabutan laporan, red)," katanya. (uri/epe)

Bupati Achmad Fauzi meninjau daerah terdampak banjir.

Bupati Instruksikan OPD Perbaiki Fasilitas Terdampak Sumenep, Memorandum Bupati Achmad Fauzi didampingi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mengunjungi tiga desa di Kecamatan Ganding yang terkena banjir bandang, Jumat (5/3). Tiga desa yang ditinjau yakni Desa Rombiya Timur, Talaga, dan Bilapora Barat. Tidak ada korban jiwa dalam bencana itu. Tapi sejumlah fasilitas publik dan pesantren mengalami kerusakan. Bupati mengawali kunjungan ke Rombiya Timur. Di sana, ia mengamati tebing ambrol dan sejumlah fasilitas lainnya yang rusak akibat hujan deras. Selanjutnya, menuju Pondok Pesantren Darul Ulum di Desa Talaga. Pesantren tersebut mengalami sejumlah kerusakan imbas banjir bandang. Di antaranya, pagar gedung pesantren roboh, kamar santri, dan ruang kelas serta sejumlah sarana lain terendam. Sebelum mengakhiri kunjungan dengan meninjau kondisi Bilapora Barat. "Dinas terkait sudah saya instruksikan untuk segera memperbaiki fasilitas atau sarana yang rusak agar aktivitas masyarakat cepat normal kembali. Kami juga memberikan bantuan sembako bagi warga yang menjadi korban,” terang Fauzi. (aan/epe)

Wakil Ketua DPRD Jatim Nilai Masih Lama Sumenep, Memorandum Wakil Ketua DPRD Jawa Timur (Jatim) H Achmad Iskandar memberikan pandangannya terkait wacana Provinsi Madura. Hal itu ia sampaikan ketika reses di Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Jumat (5/3). Menurut dia, meski wacana menjadikan pulau Madura sebagai provinsi yang terpisah dari Jatim sudah lama digaungkan, butu realisasinya akan membutuhaktu yang kan tahapan dan waktu ra untuk cukup lama. “Saya kira layah pengembangan wilayah ten dari empat kabupaten n, menjadi 5 kabupaten, jika masih moratori-u um tidak bisa. Kalau ini saja belum terus bagaimana?” ujar Iskandar kepada Memorandum. Menurut legislaa tor yang akrab disapa pai Pak Is tersebut, sampai sekarang tahapannya Kabupaten Pamekasan baru ran wilamenyiapkan pemekaran k ke depan yah. Sehingga prospek menurut dia biarkan berjalan secara alami. “Para tokoh politisi termasuk akademisi silakan melakukan pembahasan. Kami sebagai legislatif melihat permasalahannya masih banyak yang harus

FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR

FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR

BupaƟ Pamekasan Dukung Pembentukan Provinsi Madura

Wakil Ketua DPRD Jatim H Achmad Iskandar foto bersama mahasiswi keW t tika reses di Sumenep dan Baddrut Tamam (inset).

dil a l u i , salah satunya ha harus ada lima pemerintahan daerah. Sedangkan sekarang pengembangannya masih belum bisa, karena masih moratorium dari pemerintah pusat,” urai politisi asli Sumenep tersebut.

Kader Partai Demokrat itu tidak mau mendeklarasikan diri mendukung atau tidak mendukung Provinsi Madura. Tapi menurut dia, apapun kebijakannya kalau soal menyejahterakan rakyat pasti akan mendukung. “Tapi apakah dalam bentuk provinsi, kita lihat nanti seperti apa,” tandasnya. Sebelumnya, Bupati Pame-

kasan H Baddrut Tamam mendukung pembentukan Provinsi Madura jika tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Akan tetapi dia tidak setuju jika keinginan pembentukan itu tujuannya untuk orientasi kekuasaan. Dukungan itu dilontarkan ketika jadi pembicara dalam acara sarasehan yang digelar Pimpinan Daerah Pemuda

Muhammadiyah Kabupaten Pamekasan, di Pendopo Ronggosukowati. Selain Baddrut Tamam, ada beberapa pemateri dalam acara itu. Termasuk Slamet Hariyadi, anggota DPR RI dari Dapil Madura. “Mengelola sebuah daerah tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, jabatan dan kursi kepemimpinan bukan tujuan. Bila provinsi ini strategi kesejahteraan saya pasti setuju, tetapi kalau provinsi ini strategi kekuasaan, saya tidak setuju. Karena jabatan bagi saya bukan tujuan,” katanya. Dia lalu mencontohkan dirinya menjadi bupati. Ditegaskannya, kursi bupati bukan tujuan namun jadi alat untuk membawa Pamekasan bisa bersaing dengan kabupaten lain di Indonesia. Membangun dalam memajukan pemerintahan dengan habit baru, kata dia, akan banyak kendala. Sebagai pemimpin harus menerima sebagai konsekuensi. Sehingga kesetiakawanan dan etos lokal Madura perlu ditingkatkan untuk mengetahui arah jalan yang dituju. “Menjadi provinsi itu soal berikutnya. Yang paling penting sekarang bagaimana Madura maju dan bisa sejahtera dan makmur,” harapnya. (aan/sjk/epe)

Sakit Hati Ibu Diselingkuhi

FOTO: MEMORANDUM/ IST/RAS

Pembunuh Arosbaya Dibekuk

Personel Satreskrim Polres Bangkalan menunjukkan satu tersangka pembunuh Sufwat yang dibekuk beberapa jam pasca kejadian.

Bangkalan, Memorandum Satu tersangka Sufwat (52), warga Dusun Betambek, Desa Katol Barat, Kecamatan Geger, di halaman parkir sebuah minimarket di Arosbaya, dibekuk aparat beberapa jam pasca kejadian. Ironisnya, tersangka berinisial W (18) masih berstatus pelajar dan tinggal di kecamatan yang sama dengan korban. Kasatreskrim AKP Agus Soebarnapraja mengatakan, tersangka ditangkap sekitar pukul 21.00 di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Mlajah, Kecamatan Bangkalan. "Kami masih memburu dua pelaku lain yang identitasnya sudah dikantongi,” katanya,

Jumat (5/3). Kasatreskrim menjelaskan, dua tersangka yang diburu masih sepupu W dan rekannya. Selain itu, motif pembunuhan juga mulai terkuak. Agus mengatakan, tersangka sakit hati terhadap korban yang diketahui berselingkuh dengan ibunya. “Perselingkuhan diketahui tersangka pada Mei 2020 saat almarhum ayahnya opname di RSUD Syamrabu Bangkalan,” papar Agus. Di sisi lain, kerabat korban meminta polisi mengusut dan menangkap semua pelaku. "Jika tidak diusut tuntas, takutnya terjadi pembalasan dari pihak keluarga," terang kerabat korban kemarin. (*/ras/epe)


HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

SABTU LEGI, 6 MARET 2021 HALAMAN 6-7

Polres Sumenep Bekuk Pengedar Sabu

Kades Sidomulyo: Polisi Tidak Bubarkan Acara Syukuran Sidoarjo, Memorandum Kepala Desa Sidomulyo, Kecamatan Krian Kunadi, mengklarifikasi tudingan bahwa pihaknya telah mengadakan syukuran hingga mendatangkan massa yang berkerumun dan mengabaikan protokol kesehatan. Awalnya, ia bersama istri dan tim sedang sidak Sungai Pelayaran depan rumah yang kotor dan mengalami kedangkalan. “Waktu itu kami sedang sidak, ingin mengetahui asal bau yang menyengat dari sungai depan rumah yang baunya masuk ke rumah. Kebetulan juga saat itu pas ada syukuran kecil-kecilan di rumah saya,” ujar Kunadi, Jumat (5/3). Menurut Kunadi, sidak sungai merupakan bagian mengawali tugas sebagai kades baru dilantik. Walaupun ia memahami sungai Pelayaran yang membentang di lingkungan pemukiman masyarakat Patuk dan Jrebeng bukanlah menjadi kewenangan dan tanggungjawabnya. “Semestinya kewenangan

Kunadi bersama istri dan tim sidak Sungai Pelayaran.

Dinas Pengairan Kabupaten Sidoarjo, tapi apa salahnya kalau saya ingin membantunya,” ujar Kunadi. Saat sidak mencari sumber kotoran dan bau tersebutlah, kata Kunadi, tiba-tiba masyara-

kat yang lewat tanpa diundang langsung datang beramai ramai ingin melihat. Sehingga menimbulkan kerumunan dan mengabaikan protokol kesehatan. “Mungkin perahu yang saya naiki bentuknya unik, sehingga

warga penasaran ingin melihat,” terang Kunadi. Saat massa bertambah banyak, lanjut Kunadi, saat itulah ia menghentikan sidaknya. Dan meminta warga yang datang untuk membubarkan diri agar tidak terjadi massa yang bergerombol. “Saat warga mulai membubarkan diri, kemudian datanglah petugas kepolisian untuk memberikan imbauan dan arahan,” kata Kunadi Kunadi menjelaskan, tidak benar jika polisi membubarkan acaranya. Menurutnya, pada waktu itu polisi ingin memberikan arahan dan pemahaman terkait bahayanya massa bergerombol di masa pandemi. Ia pun tidak mengerti, ternyata kegiatan sidak yang dilakukan mengundang perhatian warga. “ Ya m u d a h - m u d a h a n kedepannya tidak terjadi lagi hal semacam ini, dan kedepan hal ini bisa buat pelajaran bagi saya dan warga saya,” pungkasnya. (bwo/jok/mik)

Kapolres Blitar Kota Lakukan Penyemprotan di Zona Orange Blitar, Memorandum Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan memimpin kegiatan sinergitas sekaligus pemberian arahan anggota Polsek Sanankulon untuk penyemprotan disinfektan secara rutin, Jumat (5/3). Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Kapolsek Sanankulon AKP Wahono, Danramil Sanankulon Kapten Inf Sulistiono, Camat Sanankulon Dodot darudono, Kasatlantas, Kasatbinmas, Kasubbag Humas serta anggota Bintara Polsek Sanankulon. Dalam sambutannya, kapolres mengucapkan terimakasih atas pelaksanaan tugas dan tanggungjawab di Polsek Sanankulon. Masa pandemi yang masih berlangsung, membuat berbagai elemen masyarakat, pemerintah, TNI serta Polri bekerja sama menghentikan penyebaran kasus Covid-19, terutama di zona orange dan

Kasatreskoba AKP Ridwan Sahara didampingi Propam Polres Kediri melakukan pengecekan senpi.

Antisipasi Penyalahgunaan, Kasatreskoba Periksa Senpi Anggota Kediri, Memorandum Satreskoba Polres Kediri melakukan inspeksi mendadak (sidak) senjata api (senpi) milik anggota. Pengecekan dipimpin Kasatreskoba AKP Ridwan Sahara dengan didampingi dari petugas Propam Polres Kediri, Jumat (5/3).

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan sejata api di setiap satuan jajaran Polres Kediri. Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono melalui Kasatreskoba mengungkapkan inspeksi mendadak ini dilakukan guna

mengantisipasi penyalahgunaan senjata api Dinas dilingkup Satreskoba Polres Kediri. “Sidak senjata api dinas ini kami didampingi dari anggota Sie Propam Polres Kediri,” tutur AKP Ridwan, Jumat (5/3). Ditambahkan AKP Ridwan,

Jajaran Polsek Sanankulon bersama pemerintah bersinergi dalam memerangi serta menangkal virus corona. Langkah-langkah diterapkan seperti dilakuknnya penyemprotan disinfektan secara rutin. Juga sosialisasi dalam prakteknya warga masyarakat dilibatkan secara langsung serta turut ambil bagian dalam seluruh

rangkaian kegiatan yang ada di dalamnya. Kemudian Kapolsek juga menegaskan kepada seluruh petugas yang terlibat didalamnya termasuk para relawan untuk tetap menjaga kedisiplinan dan melaksanakan tugas ini sesuai dengan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus corona ini. (pra/mik)

AKBP Eva Guna Pandia memberikan sambutan di acara peresmian.

Kapolres Bojonegoro Resmikan Gedung Satpas Meliwis 2000

Meski Pandemi Melandai, Tim Satgas Sepulu Rutin Yustisi Bangkalan, Memorandum Sinyalemen sebaran Covid-19 di Kabupaten Bangkalan yang belakangan mulai melandai, tak membuat jajaran Tiga Pilar Kecamatan Sepulu ikut-ikutan kendor . Melandainya angka korban terkonfirmasi Covid-19 ini, tetap membuat tiga pilar semakin menggelorakan disiplin protokol kesehatan (prokes) dengan berbagai daya dan upaya. “Sebab pandemi covid belum berakhir. Termasuk sekarang, ketika proses vaksinasi sinovac dikembangkan di Kabupaten Bangkalan, sebaran covid masih terus jalan, ” tegas Kapolsek Sepulu AKP Buntoro, kemarin. Buktinya, Jumat (5/3) pagi, Tim Satgas Covid Kecamatan Sepulu dari unsur polsek, koramil dan petugas trantib kecamatan, kembali turun ke lapangan menggelar operasi yustisi gabungan. Sinergitas tiga pilar di bawah koordinasi Kapolsek AKP Buntoro, menyasar pasar tradisional Asen Jajar. Satu-persatu menyisir lapak pedagang. Pengunjung pasar juga dipantau. Mereka yang kedapatan melanggar prokes, langsung diedukasi agar mematuhi protokol kesehatan (prokes). Usai mengobok-obok pasar, giat OpsYustisi berlanjut sambangi satu persatu deretan toko,

Tiga pilar Kecamatan Sepulu sambangi salah satu toko modern.

mini market, toserba, rumah makan, kafe dan warkop yang berderet panjang di tepi jalan protokol. ” Jika dijumpai ada yang melanggar prokes, langsung kami beri sanksi ringan. Ada yang mengisi blangko forumulir untuk tidak melanggar prokes lagi, atau juga menjalani saknsi sosial seperti push-up, menyapu jalan atau mengucapkan teks Pancasila,” pungkas Buntoro. Sementara itu, fenomena menggembirakan terkait melandainya angka Covid-19 di Bangkalan diakui Kepala Dinas Kesehatan H

Sudiyo. Faktanya, dalam dua pekan terakhir, tambahan waga positif covid hanya berkisar satu pasien. “Bahkan sempat zero alias tidak ada tambahan sama sekali. Sikon ini jauh menurun drastis dibanding Desember hingga Pebruari lalu,” tandas Yoyok, sapaan akrab Kepala Dinkes, kemarin. Lanjutnya, saat itu angka pertambahan warga terpapar, rata-rata berkisar 8 s/d 17 orang per harinya. (ras/mik)

Bojonegoro, Memorandum Untuk mendukung program 100 hari kerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, transformasi menuju Polri Presisi (prediktif, responsibility, transparansi, dan berkeadilan), Polres Bojonegoro melakukan program peningkatan kualitas pelayanan publik. Jumat (5/3), Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia meresmikan Gedung Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) milik Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro, Meliwis 2000. Kapolres Pandia mengatakan, dengan diresmikannya operasional gedung Satpas Meliwis 2000, pelayanan kepada masyarakat diharapkan lebih maksimal. Di samping itu, awal tahun 2021 Polres Bojonegoro memperoleh predikatWilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), predikat tersebut harus di pertahankan. “Dengan dioperasionalkan gedung Satpas SIM baru, bisa berdampak dengan meningkatnya pelayanan kepada masyarakat. Khususnya, dalam pembuatan SIM baru maupun perpanjangan. Pelayanan publik adalah yang utama sebab menjadi janji polisi dan pemerintah kepada masyarakat,” ujar Kapolres Pandia.

Jumat Berkah, Polantas Kota Bagikan Nasi Kotak dan Masker Probolinggo, Memorandum Jajaran Satlantas Polres Probolinggo Kota melakukan kegiatan ‘Jumat Berkah’ dengan membagikan nasi kotak kepada pengguna jalan di depan Fasilitas Kesehatan Urkes Polres Probolinggo Kota, Jumat (5/3). Di masa pandemo Covid-19 ini, satlantas ingin berbagi kasih dalam berkegiatan sosial untuk membantu sesama. Dengan kegiata ini, diharapkan berbagai bidang dapat merasakan dampaknya. “Jum’at berkah ini, kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Setidaknya ada puluhan nasi kotak dan masker kami bagikan,” ujar Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari melalui Kasatlantas AKP Tavip Haryanto, kemarin. Selain itu, kata Tavip Haryanto, anggota juga mensosialisasikan dan memberikan himbauan untuk selalu mematuhi Protokol

Satlantas Polres Probolinggo Kota membagikan nasi kotak dan masker.

Kesehatan di masa pandemi Covid-19. Selalu menggunakan

senpi. “Kami juga memeriksa kelengkapan surat senpi. Untuk kegiatan pemeriksaan ini untuk mengantisipasi penyalahgunaan pemakaian senpi dinas terhadap anggota saya,” pungkas Ridwan Sahara. (mis/mik)

Polres Malang Gelar Sertijab 7 Kapolsek

Kapolres Yudhi melakukan koordinasi dengan Muspika Sanankulon.

turut berusaha menjaga agar menjadi zona hijau. “Dalam situasi pandemi Covid-19 ini kita harus tetap menjaga kesehatan, apabila di wilayah Polsek Sanankulon ada daerah zona orange agar lakukan 3T, edukasi, penyemprotan disinfektan dan melakukan pengecekan warga yang terpapar Covid-19,” lanjut Yudhi.

dalam pelaksanaan pengecekan semua senjata api dilakukan pengecekan satu tersatu yang ada pada 17 orang anggota satreskoba. Selain pengecekan pada kondisi fisik senjata api (senpi) juga termasuk kelengkapan

masker, juga jarak dan jangan berkerumun atau hindari tem-

pat keramaian dan sering cuci tangan, serta tertib berlalu lintas. Menurutnya, program Jumat Berkah itu merupakan program yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat dan akan terus digalakkan. Selain untuk lebih dekat, makna dari Jumat Barokah ini untuk mewujudkan Polri yang Promoter, dicintai masyarakat dan merakyat. “Selain berbagi untuk sesama, kita juga ingin hadir di tengahtengah masyarakat, agar mereka merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitasnya,” terang Tavip Haryanto. “Mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, kita juga sosialisasikan protokol kesehatan dan membagikan kurang lebih ratusan masker gratis,” pungkasnya. (mhd/mik)

Kapolres menambahkan dengan diresmikan operasional gedung Satpas Meliwis 2000 yang baru, diharapkan pada tahun 2021 Polres Bojonegoro wajib mendapatkan predikat pelayanan prima. “Dengan harapan gedung Satpas yang baru ini, tahun 2021 Polres Bojonegoro mendapatkan predikat pelayanan prima. Perlu kerja sama, komitmen, dan pengawasan dalam pelayanan agar inovasi dan teknologi tidak sia-sia,” beber AKBP EG Pandia. Ia juga menekankan kepada kasatlantas dan para perwira satlantas untuk mempertahankan terus komitmen ini, terus analisa dan evaluasi. Tingkatkan pengawasan di ruang publik yang sifatnya pengaduan, ketidakpuasan, ketidaksinkronan pelayanan di Satpas ini. Hindari pelanggaran atau penyimpangan di satpas ini. “Pertahankan terus komitmen ini, terus analisa dan evaluasi. Tingkatkan pengawasan, tentu kita buka ruang publik yang sifatnya pengaduan, ketidakpuasan, ketidaksinkronan pelayanan, ini harus menjadi komitmen kita bahwa kita juga membuka ranah itu,” pungkasnya. Setelah diresmikan operasional gedung Satpas Meliwis 2000, dilanjutkan pemberian santunan kepada anak yatim piatu oleh Kapolres Bojonegoro, kemudian dilanjutkan pemotongan pita. (top/har/mik)

Malang, Memorandum Kapolres Malang AKBP Hendri Umar memimpin serah terima jabatan (sertijab) kapolsek jajaran di Gedung Sanika Satyawada, Polres Malang, Jumat (5/3). Tujuh kapolsek yang melakukan sertijab adalah Kapolsek Kromengan, Bantur, Pakis, Poncokusumo, Pagak, Gedangan, dan Donomulyo. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Malang Kompol Toni Kasmiri, Kabagops Kompol Hegi Renata, PJU Polres Malang, dan Kapolsek jajaran Polres Malang. Dalam prosesi ini dibacakan Keputusan Kapolda Jatim nomor dan lampiran nomor : ST/380/ II/KEP/2021 tanggal 26 Februari

2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polda Jatim. Kemudian dilakukan penyematan tanda pangkat dan tanda jabatan, pengambilan sumpah jabatan serta penandatanganan berita acara sumpah jabatan. Secara rinci, yang menjalani sertijab adalah Kapolsek Kromengan yaitu Kompol Sapto Siswahyudi SH (lama) pada AKP Hari Eko Utomo SAP MH (baru); Kapolsek Bantur dari Kompol Nuryono (lama) pada AKP Slamet Subagyo (Baru); Kapolsek Pakis dari AKP Slamet Subagyo (lama) pada AKP Moch. Lutfi SH MSi (baru). Kemudian, Kapolsek Pon-

cokusumo dari AKP Moch. Lutfi SH MSi (lama) pada AKP Sumarsono (baru); Kapolsek Pagak dari AKP Sumarsono (lama) pada AKP Didik Suhardi SH (baru); Kapolsek Gedangan dari AKP Didik Suhardi SH (lama) pada Iptu Yoyok Supandi SH (baru); dan Kapolsek Donomulyo dari Alm AKP Gianto (lama) pada AKP Didik Dwianto (baru). Kasubbag Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko menyampaikan, sertijab ini berdasarkan keputusan kapolda Jatim dan dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan. “Yang melakukan sertijab ini tujuh kapolsek jajaran,” terangnya. (*/ari/mik)

Sumenep, Memorandum Polres Sumenep mengungkap peredaran narkoba jjenis ah sabu-sabu (SS) di wilayah hukum Polsek Batuputih,, Kamis (4/3) sekitar pukull 17.30. Dua tersangka yang berstatus pengedar dan pengguna diamankan bebu serta barang bukti (BB) sabu seberat 5,9 gram. Kedua tersangka antara lain, Sahir bin Kantar (43), dan Moh Zaini bis Mas’o (41). Keduanya warga Dusun Bungereng Desa Bullaan Kecamatan Batuputih Sumenep. Sementara lokasi penangkapan tersangka di dalam kamar rumah milik Sahir bin Kantar. Pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti milik tersangka Sahir bin Kantar. Di antaranya, 8 paket berisi sabu-sabu berat kotor total 5,2 gram, 1 buah timbangan elektrik, 3 buah korek api gas digunakan untuk menghidupkan kompor, 3 buah potongan sedotan warna putih sebagai sendok sabu, 1 buah pipet terbuat dari kaca warna putih sebagai sambungan ke bong untuk menghisap sabusabu, 2 unit HP, 1 buah botol warna putih yang ada sumbunya digunakan sebagai kompor atau pembakar pipet, 1 bendel plastik warna putih yang digunakan untuk bungkus sabu-sabu, serta uang tunai Rp. 292.000 hasil dari

penjualan sabu-sabu. Sementara barang bukti y yang diamankan dari tangan te tersangka Zaini bin Mas’o di an antaranya, 1 unit HP yang di d dalam casingnya berisi 2 paket klip kecil berisi sabu-sabu berat kotor ± 0,72 gram, seperangkat alat hisap s sabu-sabu, 1 buah korek api gas, 1 buah botol warna putih yang ada sumbunya digunakan sebagai pembakar pipet. “Anggota menerima informasi dari masyarakat bahwa di rumah terlapor Sahir sering dijadikan tempat transaksi dan mengonsumsi narkotika jenis sabu. Kemudian anggota Polsek Batuputih melakukan penyelidikan, setelah mendapat informasi bahwa terlapor Sahir bersama Zaini dan seorang temannya atas nama Hemdi sedang mengkonsumsi sabu-sabu, petugas langsung melakukan penangkapan,” ujar Kapolres Sumenep AKBP Darman, Jumat (5/3). Sayangnya terlapor atas nama Hemdi warga Desa Larangan Barma Kecamatan Batuputih Sumenep berhasil kabur saat proses penangkapan. Saat ini ia menjadi target operasi (TO) pihak kepolisian Polres Sumenep. “Saat tersangka diinterogasi, dari barang bukti 10 paket sabu-sabu, 8 paket diakui milik

ra rangi beban hidup sekaligus memanfaatkan hari jumat berkah dengan harapan akan ada keberkahan yang baik. Dengan giat Jumat Berkah ini, Rudi berharap keberkahan dari Tuhan YME sekaligus mengharapkan doa semua lapisan masyarakat Polres Blitar menjadi polisi Promoter (profesional, modern dan terpercaya) sekaligus bisa mewujudkan kamtibmas. Selain membagikan sembako, nasi kotak serta masker juga menyampaikan akan pesan kepada para abang becak untuk tertib berlalu lintas di dalam melaksanakan aktivitasnya sebagai pengguna jalan dan menghimbau protokol kesehatan (prokes) tetap pakai masker dalam mencegah penyebaran Covid-19. (pra/mik)

tersangka Sahir. Sementara 2 paket diakui milik tersangka Zaini,” tandas Darman. Lanjutnya, tersangka Sahir dikenakan Pasal 114 ayat (1)

Subs Pasal 112 ayat (1) Undangundang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sementara tersangka Zaini dikenakan Pasal 127. (aan/mik)

Tim Covid Hunter Polresta Makota Pindahkan Pasien Covid-19 Malang, Memorandum Tim Covid Hunter Polresta Malang Kota bersama Polsek Sukun dan tenaga kesehatan Puskesmas Mulyorejo mengevakuasi pasien Covid-19, Jumat (5/3). Diketahui, pasien atas nama, ANS (48), ibu rumah tangga tinggal di Jalan Candi, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, sebelumnya berada di RSSA Malang. Yang bersangkutan positif Covid-19 dan dirawat di RSSA Malang. Selanjutnya, dipindahkan ke safe house Pemkot Malang di Jalan Kawi, Kota Malang. “Sebelumnya, pasien sudah dirawat di RSSA. Kondisi pasien sudah membaik. Selanjutnya dipindahkan ke safe house sehingga penyembuhan lebih cepat,” terang Kasubbag Humas Polresta Malang Kota, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni dikonfirmasi Memorandum, kemarin. Prosesi pemindahan pasien berjalan dengan lancar. Namun demikian, tetap perlu dilakukan pengamanan yang ketat agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. (edr/mik)

Prosesi pemindahan pasien dari RS ke Safe House Pemkot Malang.

Srikandi Polantas Bantu Warga Terdampak Covid-19 Gresik, Memorandum Sebagai upaya membantu meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19, Srikandi Satlantas Polres Gresik membagikan sejumlah bantuan, Jumat (5/3). Bantuan ini berupa sembako yang diberikan langsung bagi

mereka yang membutuhkan. os Kegiatan bertajuk ‘Bakti Sosial’ ini dipimpin langsung Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto P bersama Kanit Turjawalii Iptu Darwoyo. Serta diikuti jajaran Polwan di satuan lalu lintas.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar memimpin prosesi sertijab kapolsek jajaran.

Satlantas Polres Blitar Gelar Jumat Berkah Blitar, Memorandum Kasatlantas Polres Blitar AKP Rudi Purwanto memimpin kegiatan ‘Jumat Berkah’ dengan membagikan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu di wilayah hukum Polres Blitar. Kegiatan ini bertujuan sebagai bentuk pastisipasi dalam membantu sesama, terutama warga yang sangat membutuhkan di masa pandemi Covid-19. Jumat (5/3), Satlantas membagikan sembako dan makanan siap saji dengan berkeliling di sekitar Desa Kendalrejo Kecamatan Talun, Blitar. “Kami menyasar utamanya kepada abang becak, sebab mereka dalam mencari nafkah untuk keluarganya berbeda dengan sebelum terjadinya pandemi,” jelas Rudi Purwanto, kemarin. Selain itu, untuk mengu-

Kedua pengedar dan barang bukti diamankan polisi.

AKP Rudi Purwanto bersama anggota membagikan paket sembako.

Srikandi Polantas Gresik memberikan sembako kepada warga.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitr Fitrianto melalui Kasatlantas m mengatakan, pihaknya k kembali melaksanakan b bakti sosial di sepanjang J Jalan Dr Wahidin Sudiro H Husodo Kecamatan Keb bomas. Yakni dengan membagikan sembako dan nasi bungkus kepada masyarakat yang membutuhkan kerena terdampak pandemi Covid 19 di masa pemberlakuan PPKM skala mikro ini. Selain membagikan pa-

ket sembako, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan pola hidup bersih dengan 5M. Yakni dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas agar terhindar Covid-19. “Giat berbagi ini akan rutin kami laksanakan. Harapannya dapat membantu meringankan beban masyarakat selama pandemi covid - 19 ini belum berakhir,” tandasnya. (and/har/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU LEGI, 6 MARET 2021 HALAMAN 8

Coba Kabur, Dua Residivis Curanmor Pasuruan Didor Pasuruan, Memorandum Unit Reskrim Polsek Lekok Polres Pasuruan Kota menembak kaki kedua residivis kasus pembobolan rumah dan pencurian motor (curanmor), serta penadah barang curian karena kabur saat ditangkap.

FOTO: MEMORANDUM/DOK

Mereka adalah Muangli (46), warga Desa Balonganyar, Kecamatan Lekok dan Sanusi (51), warga Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok.

“Kedua tersangka ini kami tangkap di lokasi berbeda. Keduanya berupaya kabur saat ditangkap, kami terpaksa menembak kaki kedua tersangka yang juga dike- tahui sebagai residivis ini,” kata Kapol-

res Pasuruan Kota AKBP Arman, Jumat (5/3). Selain menangkap kedua tersangka, polisi menyita 2 handphone, dua besi ulir sepanjang 20 sentimeter, dan 5 sepeda motor. Dalam menjalankan aksinya, mencon keduanya mencongkel jendela atau pintu rumah korban dan menggondol berh barang-barang berharga. la Berdasarkan laporan polisi pada 1 November 2020 202 di lokasi Dusun Lampaian, Desa Jatirejo, Kecamatan ters Lekok, kedua tersangka menggondol Yam sepeda motor Yamaha Vixion, Honda 12 25, dua handphone, e Vario 125,

uang Rp 5,5 juta, serta perhiasan emas. “Dalam melakukan aksi pencurian, Muangli berperan mencari sasaran menjual dan membeli barang curian. Sedangkan Sanusi bertugas sebagai eksekutor,” ungkapnya. Arman mengungkapkan jika kedua tersangka ini melakukan pencurian lintas kecamatan di dua wilayah hukum Polres Pasuruan Kota dan Polres Pasuruan. “Kedua tersangka ini TKP-nya lumayan banyak. Tersangka pernah ditangkap di wilayah kami Polres Pasuruan Kota dan di wilayah Polres Pasuruan,” pungkasnya. (rul/lis)

Salah satu anggota TNI mencangkul di sawah milik warga.

TMMD Ke-110 Bojonegoro

Satgas Bantu Warga Mencangkul Sawah

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman menunjukkan kedua tersangka dan barang bukti.

Madiun, Memorandum Selaku Ketua Sub Panda Wilayah Korem 081/DSJ, Danrem Kolonel Inf Waris Ari Nugroho memberikan arahan dan motivasi kepada calon peserta seleksi Tamtama PK Gelombang I TA 2021. Di hadapan 200 calon peserta seleksi tersebut, Danrem meminta mereka untuk menyiapkan dirinya dengan baik guna menghadapi proses seleksi yang akan dihadapi. “Siapkan diri kalian dengan baik dan yakinlah dengan kemampuan yang kalian miliki,” katanya di Aula Jenderal Sudirman Makorem 081/DSJ, Kota Madiun, Jumat (5/3). “Karena yang lulus seleksi nantinya adalah mereka yang memenuhi syarat. Untuk itu ikuti setiap proses seleksi dengan sungguh-sungguh,” tambahnya. Ditegaskannya, saat ini TNI terus berkomitmen penuh untuk mewujudkan proses rekruitmen prajurit yang jujur, bersih, dan transparan, serta bebas pungli. Oleh sebab itu, dirinya meminta mereka untuk tidak tergoda jika mendapat penawaran dari calo atau oknum apapun yang menjanjikan dapat lulus seleksi dengan meminta berbagai imbalan tertentu. Lebih lanjut Danrem mengajak, agar selama mengikuti proses seleksi jangan lupa untuk terus berdoa kepada tuhan Yang Maha Esa, agar diberikan kemudahan dan hasil yang terbaik dalam mengikuti proses seleksi. Mengenai kondisi sosial dan ekonomi dari para orang tua calon peserta seleksi yang berbeda-beda, Kolonel Inf Waris Ari Nugroho mengimbau supaya hal itu tidak menjadikan untuk berkecil hati, karena dalam proses seleksi penerimaan Prajurit TNI tidak dipungut biaya apapun. (*/alv/lis)

Bupati Yuhronur meletakkan batu pertama pembangunan musala di SMPN 2 Lamongan.

rik yang bisa kita beli demi perputaran perekonomian lokal Lamongan. Kita berusaha menyinergikan usaha-usaha di Lamongan yang rata-rata pelaku usahanya

adalah anak muda. Untuk mendongkrak geliat ekonomi lokal, sinergi yang baik antara pemerintah dengan stakeholder itu perlu,” terang Yuhronur.

Yuhronur juga menginstruksikan bahwa sebagai pilot project awal, Camat Ngimbang, Karanggeneng, dan Paciran agar segera menyiapkan taman tematik sebagai wahana olahraga, wisata kuliner, dan ajang pemasaran produk UMKM di wilayahnya. Kemudian diikuti seluruh camat se-Kabupaten Lamongan. Camat dan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Lamongan diharapkan untuk secepatnya menindaklanjuti instruksi bupati secara masif. “Produk Lamongan mari kita beli, khususnya yang berasal dari UMKM. Supaya omzet penjualan UMKM ini meningkat. Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim hari ini saya launching gerakan Ayo Beli Produk Lamongan. Semoga gerakan ini akan menjadi bermanfaat bagi seluruh warga Kabupaten Lamongan,” tambah Yuhronur. Setelah melaksanakan senam dan mengintruksikan gerakan pembelian produk lokal dilanjut gowes bersama, Yuhronur kemudian menuju SMPN 2 Lamongan untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan musala Nurul Iman. (*/asw/lis)

Rawan Tumbang, Puluhan Pohon Diganti Tabebuya dan Pule Tulungagung, Memorandum Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung, sepanjang Januari hingga Maret ini terhitung 100 pohon rawan tumbang telah diremajakan.

Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung Makrus Manan mengatakan, peremajaan yang dimaksud adalah pohon rawan tumbang menjadi prioritas utama untuk

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Danrem 081/DSJ Motivasi 200 Calon Peserta Seleksi Tamtama

Lamongan, Memorandum Ekonomi nasional yang melemah sebagai akibat pandemi Covid-19 penting untuk dibangkitkan kembali. Salah satu upaya Bupati Yuhronur Efendi untuk membangkitkan geliat ekonomi yakni dengan mengajak warga untuk melakukan gerakan Ayo Beli Produk Lamongan. Setelah melaksanakan senam bersama di Alun-alun Lamongan, Bupati Yuhronur didampingi Wakil Bupati Abdul Rouf menyosialisasikan instruksi Bupati Lamongan tentang Ayo Beli Produk Lamongan. Di tengah pandemi Covid-19 perlu dilakukan pemulihan perekonomian secara cepat, tepat, terpadu, dan sinergis. Bupati mengimbau agar masyarakat lebih produktif. Selain itu, ia juga menginstruksikan semua pihak untuk menggerakkan pertumbuhan perekonomian dengan menghidupkan transaksi lokal melalui gerakan Ayo Beli Produk Lamongan, serta mengoptimalkan kembali lapak POL (Pasar Online Lamongan) dan UMKM di sekitar alun-alun. “Banyak produk UMKM yang mena-

FOTO: MEMORANDUM/ASW

Tiga Kecamatan Jadi Percontohan Taman Tematik

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho memberikan arahan dan motivasi kepada calon peserta seleksi tamtama.

FOTO: MEMORANDU

M/RUL

Bojonegoro, Memorandum Pelaksanaan TMMD ke-110 di Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, tidak hanya mengerjakan sasaran fisik saja. Dukungan kepada warga sekitar juga penting dilakukan. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan ikut bercocok tanam. Seperti yang dirasakan oleh Mbah Parni ini. Ia bersama anggota Satga TMMD ke-110 terlihat semangat saat berada di lahan pertanian. Tampak dua anggota sedang mencangkul bersama Mbah Parni. Upaya ini juga untuk menyejahterakan masyarakat. Sebab dari situ juga bisa bertukar ilmu. “Anggota juga bertukar ilmu tentang bercocok tanam bersama Mbah Parni,” ujar Serda Siswanto. Serda Siswanto mengatakan, langkah seperti ini dilakukan sebagai upaya untuk menyejahterakan masyarakat setempat lewat program terpadu lintas sektoral tersebut. “Harapannya lewat kedekatan seperti ini juga akan terbangun kemanunggalan TNI dan rakyat,” pungkasnya. (top/har/lis)

Petugas menebang pohon yang rawan tumbang.

ditebang. Sedangkan pohon yang memiliki daun lebat dirampingkan dengan mengurangi daunnya. Bulan lalu, petugas dari DLH telah menebang 60 pohon Sepatudea yang rawan roboh di Jalan Arjuna, Kecamatan Kauman. Kemudian saat ini petugas dalam proses perampingan 40-an pohon Sonokembang di Jalan Mayjen Sungkono Tulungagung. Makrus mengungkapkan, untuk perapian di Jalan Mayjen Sungkono, tidak semua pohon dipotong. Hanya ada empat sampai lima pohon Palem dan Sonokembang rawan roboh saja yang dipotong. “Kalau dari usianya itu sudah 25 tahun lebih yang di Jalan Mayjen Sungkono, tapi kondisinya memang masih bagus, sehingga kita rapikan saja, sebagian memaang ada yang kita potong,” ucapnya, Jumat (5/3). Makrus menyebut, untuk mengganti

pohon yang dipotong di Jalan Arjuna, Kecamatan Kauman, pihaknya telah menyiapkan pohon lain dengan nilai estetika tinggi, yakni pohon Tabebuya dan pohon Pule. “Penggantinya kita pilih yang punya nilai estetika, ada Tabebuya dan Pule. Dan sudah mulai kita tanam yang di Jalan Arjuna,” jelasnya. Pemotongan dan perapian pohon-pohon ini, tutur Makrus, dilakukan untuk meminimalkan potensi terjadinya pohon tumbang. Mengingat saat ini musim hujan bercampur angin sering terjadi di Tulungagung. (fir/mad/lis)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Indra Anugrah Hardiantoko, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH Direktur Utama: MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Choirul Shodiq SH MH Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Pemimpin Perusahaan: Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Yoyok Khayatullah AMD SE Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU LEGI, 6 MARET 2021 HALAMAN 9

Langgar Prokes, 12 Warga Terjaring Operasi Yustisi

Anggota TNI pada kegiatan penerapan PPKM mikro.

TMMD Ke-110 Kodim Bojonegoro

Perangi Covid-19, Terapkan PPKM Berbasis Mikro

Bojonegoro, Memorandum Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh pelosok nusantara, hingga saat ini masih ada. Segala upaya pencegahan juga telah dilakukan pemerintah bersama TNI, Polri, dan seluruh lapisan masyarakat. Hampir satu tahun, seluruh lapisan masyarakat berjibaku, bahu membahu melawan Covid-19 yang menyerang kekebalan tubuh manusia. Guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran serta penularan Covid-19, juga dilakukan penyemprotan cairan disinfektan, pembatasan sosial, pemberlakuan jam malam, dan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) serta penerapan disiplin protokol kesehatan. Bati Puanter Kodim 0813/Bojonegoro Serma Syaifudin, memimpin secara langsung sosialisasi PPKM di Desa Jatimulyo. “Kita sosialisasikan kepada masyarakat terkait PPKM dan disiplin protokol Kesehatan,” katanya, kemarin. Pada kesempatan itu juga didampingi Koso, Kepala Desa Jatimulyo, beserta perangkat desa di Balai Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo. (top/har/lis)

Paur Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko mengatakan, dalam operasi yang digelar petugas mendapati 12 warga melanggar protokol kesehatan. Mereka terjaring karena tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah di masa pandemi. “Giat ini kita lakukan sesuai dengan Instruksi Presiden tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan,” ucapnya. Nenny Sasongko menjelaskan dari 12 orang terjaring, 9 di antaranya dikenai sanksi membayar denda administrasi Rp 25 ribu yang dimasukkan ke kas daerah. Sedangkan dua lainnya menjalani hukuman fisik, dan 1 lainnya mendapatkan teguran lisan. “Ada 12 yang terjaring, 9 kita denda dan 2 kita beri hukuman fisik, yang 1 kita berikan teguran lisan,” ujarnya. Nenny menambahkan, pihaknya juga membagi-bagikan masker kepada

FOTO: MEMORANDUM/FIR

FOTO: MEMORANDUM/DOK

Tulungagung, Memorandum Tim gabungan penegakan protokol kesehatan (prokes) menggelar operasi yustisi di depan Taman Ketandan masuk Kecamatan Kauman, Tulungagung, Jumat (5/3) siang. Puluhan pengguna jalan dan masyarakat yang melintas di depan Taman Ketandan menjadi sasaran razia ini.

Pelanggar prokes mendapat sanksi dari petugas.

warga yang kondisi maskernya sudah tidak layak. Selain itu imbauan agar tidak melakukan pelanggaran protokol kesehatan di masa pandemi juga terus disampaikan. “Maskernya kita bagikan untuk yang membutuhkan, yang tidak memakai

masker juga kita bagikan,” ucapnya. Nenny mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum selesai. Walaupun sebagian warga telah menerima vaksin Covid-19, namun kewaspadaan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sangat diperlukan.

Hal ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi, agar potensi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tulungagung bisa diminimalkan. “Pandemi ini belum selesai. Kita harus wajib mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” terangnya. (fir/mad/lis)

Kasrem 081/DSJ Letkol Arh Hany Mahmudhi mendapatkan kejutan di hari ulang tahunnya.

Dievaluasi, Letkol Arh Hany Mahmudhi Malah Bahagia Madiun, Memorandum Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho memimpin rapat dengan mengumpulkan para perwira stafnya, termasuk Kasrem Letkol Arh Hany Mahmudhi di makorem, Kota Madiun, kemarin. Di tengah memimpin rapat tersebut terlihat Kolonel Inf Waris Ari Nugroho memberikan evaluasi terhadap kinerja kasrem yang dinilainya terdapat kekurangan. Dengan sikapnya sebagai seorang prajurit TNI, Letkol Arh Hany Mahmudhi tampak menerima evaluasi yang diberikan dan siap untuk memperbaikinya. Namun, ternyata hal itu hanya sebuah skenario yang dilakukan Danrem 081/DSJ untuk memberikan surprise atau kejutan di hari ulang tahun Kasrem yang ke-45. Kasrem yang dari awal tidak menyadari hal itu tampak merasa begitu terkejut dan terharu atas surprise yang diberikan oleh pimpinannya itu. Dengan tak kuasa menahan kegembiraannya, orang nomor dua di jajaran Korem 081/DSJ itu tampak berterima kasih atas kejutan yang telah diberikan. Dalam momen pemberian ucapan selamat, Danrem mendoakan agar Letkol Arh Hany Mahmudhi senantiasa diberikan kesuksesan, kebaikan dan yang terbaik, baik dalam karir militernya maupun dalam kehidupannya sehari-hari. Setelah menerima ucapan selamat dan doa, Kasrem juga menerima hal yang sama dari para perwira lainnya yang turut hadir dalam momen tersebut. Sebuah kue ulang tahun lengkap dengan lilin yang berbentuk angka 45 juga tampak disiapkan untuk melengkapi suasana kebahagiaan di perayaan hari ulang tahun Kasrem kali ini. (*/alv/lis)

FOTO: MEMORANDUM/ION

Pasuruan, Memorandum Bupati HM Irsyad Yusuf melantik 136 pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan. Pelantikan dan pengambilan sumpah dilaksanakan di lapangan apel Pemkab Pasuruan, Jumat (5/3). Hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Bupati Pasuruan KH Abdul Mujib Imron, Sekretaris Daerah (Sekda) Anang Saiful Wijaya, dan para kepala OPD (organisasi perangkat daerah) lainnya. Dari 136 pejabat yang dilantik, 43 orang di antaranya adalah pejabat administrator dan 93 orang pejabat pengawas. Yang menarik dari pelantikan kali ini adalah kekosongan jabatan camat yang akhirnya terisi. Ada beberapa nama lama yang dilukir di wilayah kecamatan lain, tetapi ada pula nama-nama baru yang mendapat amanah memimpin kecamatan. Untuk nama-nama lama, sebut saja Nur Kholis, Camat Gempol, yang kini menerima jabatan sebagai kabag organisasi. Posisinya sekarang digantikan oleh Thifatul Goni yang sebelumnya menjabat Camat Beji. Sedangkan Camat Beji

Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf menyaksikan penandatanganan pelantikan.

kini diemban M Agus Mashadi yang sebelumnya adalah Camat Kejayan. Nama-nama lama yang juga menjabat camat di wilayah lain adalah Sugeng Hariyadi, yang sebelumnya merupakan Camat Wonorejo, kini menjadi Camat Purwosari. Begitu pula Camat Tutur Mujiono yang kini dimutasi menjadi Camat Sukorejo serta Hari Saputra, Camat Tosari, yang kini menjabat sebagai Camat Gondangwetan.

Selain nama-nama lama, ada juga nama-nama baru yang kini dilantik sebagai seorang camat. Di antaranya Iswandi yang sebelumnya Sekretaris Bakesbangpol, kini menjabat Camat Pohjentrek. Ada juga Munif Triatmoko, Kabid Bina PPDK DPMD yang sekarang mengemban amanah sebagai Camat Kraton. Nama berikutnya adalah Achmad Hadi CA yang sebelumnya Sekcam Tutur, kini menjabat

Izin dan Kelengkapan Senpi Anggota Polres Pasuruan Diperiksa Pasuruan, Memorandum an senpi ada 3 kriteria yakni, cek keGuna mengantisipasi penyalahgu- lengkapan surat senjatanya, dimungnaan senjata api (senpi) yang dipegang kinkan mati dan tidak di perpanjang, dan tidak berdampak hukum bagi ang- cek fisik senpi dinas apakah berada di gota Polres Pasuruan, maka dilakukan tangan anggota, dan singkronisasi data pemeriksaan kelengkapan dan izin fisik senpi dinas yang keluar dengan sebagai syarat pemegang di lapangan sarpras apakah sesuai dengan daftar mapolres, Kamis (4/3). keluar dari logistik yang ada di Polres Ini dalam rangka penguatan peng- Pasuruan,” jelasnya. awasan Polri, Bidang Profesi dan Selain pemeriksaan secara fisik, Pengamanan (Bid Propam) Polda Jatim juga pengecekan secara administrasi melaksanakan operasi gaktiplin yang agar kepemilikan senjata itu jelas dan dipimpin Kasubbid Provost Bid Pro- terinventarisir dengan baik. “Guna pam Polda Jatim AKBP Tulus Juswan- mengantisipasi penyalahgunaan senpi toro didampingi Kapolres Pasuruan oleh anggota. Diharapkan setiap angAKBP Rofiq Ripto Himawan. gota pemegang senpi bisa menggunaKasubbid Provost Bid Propam Pol- kannya secara profesional dan sesuai da Jatim AKBP Tulus Juswantoro me- SOP,” tegasnya. (rul/lis) nuturkan, ini pelaksanaan penertiban pemegang senjata api anggota Polri baik di satker Polda Jatim, maupun jajaran polres-polres. “Kegiatan yang kita lakukan di Polres Pasuruan memeriksa pemegang senpi baik dari polres maupun polsek jajaran. Ini penekanan dari Bapak Kapolda agar para anggota pemegang senpi ini dapat dikontrol. Pelanggar- Anggota Bid Propam Polda Jatim memeriksa senpi.

FOTO: MEMORANDUM/RUL

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Bupati Pasuruan Lantik 136 Pejabat Administrator dan Pengawas

sebagai Camat Purwodadi. Ada pula Rochman, Sekcam Nguling yang kini menjabat sebagai Camat Kejayan. Dan yang terakhir adalah Nur Sobhi, Sekcam Kraton yang kini mengemban amanah sebagai Camat Tutur. Di hadapan para pejabat yang dilantik, Bupati Irsyad Yusuf menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang selain harus disyukuri, tapi juga wajib dijaga dengan penuh tanggung jawab. Hal itu dikarenakan,

jabatan adalah amanah yang diberikan kepada seseorang yang bersaksi ke hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa. “Bersyukur itu nomor satu. Setelah itu, setiap jabatan yang diberikan harus bisa dijaga dengan baik. Ingat, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini bukan hanya disaksikan oleh saya atau Pak Wakil Bupati dan Sekda, tapi Allah SWT,” katanya. Untuk itu, kepala daerah yang lima kali berturut-turut mendapat predikat sebagai Kepala Daerah Inovatif ini meminta kepada para pejabat agar tak main-main dengan jabatan yang diembannya. Apalagi sampai melakukan tindak pidana korupsi. Dirinya tak segan-segan akan memberhentikan setiap ASN (aparatur sipil negara) yang terbukti korupsi uang negara tanpa pengecualian. “Jangan main-main dengan anggaran. Jangan macam-macam, apalagi kalau ingin menyelewengkan anggaran kegiatan untuk pribadinya. Akan saya berhentikan, karena ini sesuai aturan. Kerja yang benar, patuhi Undang-Undang, Insya Allah bekerja akan aman, nyaman dan tenang,” tutupnya. (ion/lis)


memorandum.co.id

MOJOKERTO-JOMBANG

memorandumredaksi @gmail.com

SABTU LEGI, 6 MARET 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

DPRD Usulkan Raperda Penyertaan Modal PDAM Jombang, Memorandum Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Jombang mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal PDAM. Ketua Bapemperda Jombang, Muhammad Muhaimin menjelaskan, usulan Raperda tentang Penyertaan Modal PDAM merupakan tambahan usulan dari DPRD menambah usulan 15 raperda dari eksekutif tahun 2021. “Kita membahas 15 raperda. ada tambahan satu Raperda tentang penyertaan modal PDAM,” ujar Muhammad Muhaimin. Muhammad Muhaimin mengungkapkan, usulan raperda diperbolehkan. “Kami Komisi B mendalami terlebih dahulu,” paparnya. Politikus PKB ini menambahkan, Komisi B mendalami penyertaan modal. “Perda ini akan dibahas pada caturwulan pertama, pertama,” terangnya. Muhaimin menyamp menyampaikan naskah akademi dipersi dipersiapkan Ko Pemkab Jombang. Komisi B mendorong Pemkab Jommenyele bang untuk menyelesaikan te raperda lainnya terlebih dulu. "Karena dari 1 16 rapeks erda itu 15 itu dari eksekutif dan hanya satu yang in inisiatif DPRD Jombang,” p pungkasnya. (wan/day)

Muhammad Muhaimin

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Kedua tersangka diamankan polisi.

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Tersangka Wahyu Nugroho menunjukkan barang bukti hasil kejahatan di hadapan petugas.

Sekuriti Njambret Handphone Jombang, Memorandum Wahyu Nugroho (36) asal Dusun/Desa Cancung, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, ditangkap polisi setelah gagal menjambret handphone milik Ziko Ade Ardiles (39), warga Dusun Sedamar, Desa Talunkidul, Kecamatan Sumobito. Kapolsek Sumobito AKP Nanang Sujianto menjelaskan, pelaku berprofesi sebagai sekuriti perusahaan. Saat menjalani aksinya, pelaku mengendarai Yamaha Jupiter W 2641 TV untuk mencari sasaran. Sesampainya di depan warung sate Barokah, pelaku melihat handphone milik korban dita-

ruh di dashboard motor. “Korban yang berkendara menaruh handphone miliknya di dashboard motor. Lalu tersangka datang dari belakang dan mengambil handphone korban,” ungkap AKP Nanang Sujianto, Jum’at (5/3). Pengakuan tersangka, ia mengam-

bil handphone menggunakan tangan sebelah kanan. Selanjutnya, pelaku kabur. “Pelaku tancap gas motornya untuk kabur,” sambungnya. Kasus ini dilaporkan korban ke Polsek Sumobito. Hasilnya polisi berhasil membekuk tersangka. “Tersangka kami tangkap bersama barang bukti,” tegas kapolsek. Barang bukti yang diamankan adalah handphone milik korban, Yamaha Jupiter nopol W 2641 TV. “Tersangka dijerat pasal 362 KUHP tentang Pencurian. Ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” tandas Nanang. (wan/day)

Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, dan Wakil Bupati Muhammad Al Barra bersama pimpinan DPRD Mojokerto saat paripurna.

Pengedar Sabu Kebon Agung Dibekuk Mojokerto, Memorandum Satreskoba Polres Mojokerto menangkap dua pengedar sabu. Mereka adalah Gandhi Rachmad (20), dan Edo Septa Nugraha (20), keduanya warga Dusun Kaliputih, Desa Kebon Agung, Kecamatan Puri, Kamis (4/3). Kasubbag Humas Polres Mojokerto IptuTri Hidayati menjelaskan, petugas terlebih dahulu menangkap Gandhi. Dari tangan pelaku polisi mengamankan 3 poket sabu yang dibungkus grenjeng rokok. Pengakuan tersangka, bahwa sabu didapat dari Edo Septa Nugraha. Dalam hitungan jam, petugas berhasil menangkap Edo Septa Nugraha di warung kopi di Dusun Lengkokng, Desa Kedung Lengkong, Kecamatan Dlanggu. “Dari tangan tersangka diamankan 8 poket sabu, handphone,” tegas IptuTri Hidayati. Tersangka mengaku barang haram itu dibeli dari Tuwek dengan harga Rp 1 juta. Harga persatu poket Rp 250 ribu. Kedua tersangka melanggar pasal 114 ayat (1) subs 112 ayat (1) Undang Undang RI, no 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Tersangka di sel tahanan Polsek Gondang,” tuturnya. (no/day)

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan sambutan.

Hadiri Sertijab Bupati-Wakil Bupati Mojokerto, Gubernur Khofifah Minta Kerja Ekstra Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri sertijab Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dan Wakil Bupati Muhammad Al Barra. Sertijab digelar dalam Rapat Paripurna DPRD di Gedung DPRD Kabupaten Mojokerto, Jumat (5/3) pagi.

T

urut hadir Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Sahat Tua Simanjuntak; Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Shofiya Hanak Al Baraa; pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, serta kepala OPD Kabupaten Mojokerto. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, untuk bekerja extraordinary (luar biasa) dan penuh inovasi meski dalam pandemi Covid-19. “Di saat krisis seperti dalam pandemi ini, kita harus bisa mengubah frekuensi. Dari normal, ke extraordinary. Dari yang biasanya kerja rutinitas, jadi kerja inovatif. Cara berpikir juga harus out of the box,” bunyi arahan Presiden Joko Widodo yang diperdengarkan bersama.

Sementara itu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan beberapa arahan penting terkait ekonomi makro Kabupaten Mojokerto. “Mulai dari akselerasi pertumbuhan dan pemerataan ekonomi lewat pengembangan sektor unggulan berdaya saing tinggi, modernisasi infrastruktur dan pengembangan SDM, mendorong investasi, meningkatkan produksi serta efisiensi sektor unggulan,” kata Gubernur Khofifah. Sejalan dengan arahan presiden dan gubernur, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Wakil Bupati Muhammad Al Barra, bersama Forkopimda Kabupaten Mojokerto dan OPD Pemkab Mojokerto, menyatakan konsisten dalam menjalankan visi misi serta

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan Wakil Bupati Muhammad Al Barra menunjukkan buku visi misi.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Wakil Bupati Muhammad Al Barra, dan pimpinan DPRD Kabupaten Mojokerto.

program kerja. “Visi kami adalah terwujudnya Kabupaten Mojokerto maju, adil dan makmur melalui penguatan infrastruktur dan peningkatan kualitas SDM,” tegas Ikfina Fahmawati. Ikfina Fahmawati menam-

merintahan yang berintregitas, akuntabel, bersih, dan transparan. Serta, pemerataan dan perluasan pembangunan infrastruktur semua sektor demi mendorong pertumbuhan ekonomi, sosial, budaya, dan pelestarian lingkungan,”

bahkan, untuk mewujudkan SDM sehat, cerdas, terampil dan produktif dilandasi nilainilai keimanan dan ketakwaan. “Kami ingin membangun kemandirian ekonomi yang berdimensi kerakyatan. Mewujudkan tata kelola pe-

kata Ikfina. Bupati Ikfina mengajak forkompimda menguatkan tekad mewujudkan Kabupaten Mojokerto untuk meraih yang terbaik. Bupati Ikfina secara tegas berkomitmen menjalankan birkorasi bersih,

jujur, amanah dan bebas tindak KKN. “Kita harus solid, kerja jujur, cermat dengan dilandasi niat bekerja sebagai ibadah untuk memperoleh ridha Allah SWT,” tandas Bupati Ikfina. (war/adv/day)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

SABTU LEGI, 6 MARET 2021 HALAMAN 11

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Dansatgas TMMD Gelar Safari Tahajud dan Doa Bersama “Tujuan dari Safari Tahajud dan doa bersama ini merupakan program one day one ponpes Kodim 0824 Jember, selain itu diharapkan membantu kesuksesan, keselamatan, serta kelancaran kegiatanTMMD ke-110 dapat berjalan lancer dan aman. Semoga kita selalu diberi kesehatan dan perlindungan oleh Allah SWT dari awal kegiatan hingga akhir,” harapnya. La Ode juga menyampaikan bahwa Jember merupakan wilayah rawan bencana banjir maka dari itu dirinya mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada. Selain itu dansatgas berharap kepada masyarakat mendukung program vaksinasi yang telah dicanangkan pemerintah, dan tidak terpengaruh isu yang tidak jelas. Di akhir acara, La Ode Muhammad Nurdin menyerahkan secara simbolis bantuan paket sembako dan masker kepada takmir Masjid Baitul Ihsan. (edy/nov)

Polisi Belum Periksa Kasek

Dua Beat Amblas Dijarah Maling

Ke Dukun...

Sambungan dari halaman 1

ayam hitam mulus, dan kain jarik yang pernah dipakai untuk menyelimuti orang mati. Kalau merasa tidak mampu mencari barang-barang tadi, sang paranormal sanggup mencarikannya dengan mahar sejumlah uang yang nilainya lumayan besar. Karena ingin anaknya berubah, Danar dengan berat hati menyerahkan duit tabungannya. “Sebenarnya hati ini berat. Dan ragu. Tapi, saya ingin Hani sembuh dari pengaruh buruk Rendra,” kata Danar. Lantas, apa yang kemudian terjadi? Apa yang diangan-angankan Danar jauh api dari panggang. Tidak berapa lama kemudian justru bencana lebih besar menimpa Danar: Hani hamil. Pengakuan Hani, pemilik benih yang tumbuh di rahimnya adalah Rendra, pemuda yang paling dia benci. Pengangguran luntang-lantung yang meresahkan hampir seluruh penduduk kampung. Namun, pengakuan Rendra berbeda. Dia mengatakan bahwa malam itu tidak hanya dirinya yang berhubungan intim dengan Hani. Ada sekitar enam teman yang menanamkan benih di rahim Hani. Kepala Danar rasanya mau pecah. Cenut-cenut hendak meledak. Otaknya sudah tidak bisa diajak berpikir jernih. Yang ada dalam benaknya hanya ingin secepatnya mengakhiri hidup. Ketika melihat pembersih lantai, Danar terdorong meminumnya agar perutnya ambyar dan nyawanya melayang. Saat melihat pisau, Danar terdorong memotong nadinya agar darah di sekujur tubuh terkuras habis dan nyawanya melayan. Begitu seterusnya. Kenyataan pahit itu ditimpa dorongan para tetangga agar Danar segera mendatangi Rendra dan minta pertanggungjawaban pemuda tersebut. Mereka tidak percaya alasan Rendra bahwa bukan hanya dirinya yang mengintimi Hanik. Itu hanya alasan untuk mengelak dari tanggung jawab. (jos,bersambung)

Kasus Pencabulan Siswi SMK Tanwir Surabaya, Memorandum Dugaan pencabulan terhadap ARN (19), siswi SMK Tanwir di Jalan Kedung Anyar terus bergulir. Satreskrim Polrestabes Surabaya menemukan petunjuk baru dalam penyidikan untuk selanjutnya memeriksa terlapor, kepala sekolah (kasek). Salah satunya dari saksi-saksi yang dimintai keterangan. “Kami sudah ada petunjuk dari saksi yang telah diperiksa,” kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian, Jumat (4/3). Oki mengatakan, sebelumnya penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Satreskrim Polrestabes Surabaya telah memeriksa korban, ARN. Dari keterangan dia, polisi mendapat keterangan saksi-saksi lain. Dengan saksi ini, menjadi bukti untuk memanggil kasek

untuk diperiksa. “Nanti akan dicari barang bukti lain, seperti foto dan chatting-an yang ada di HP antara kasek dan korban,” tandas Oki. Sejauh ini, kata Oki, beberapa saksi sudah dimintai keterangannya. Namun untuk laporan dari korban-korban lain masih nihil. Begitu juga pemanggilan terhadap terlapor (kasek) belum dilakukan. Sementara itu, Suminto, orang tua ARN mengatakan, pada Kamis (3/3), korban telah menjalani visum. Kemudian dilakukan konseling dan ditanya seputar pencabulan yang dialami anaknya. Karena dalam kondisi psikis yang tertekan, selanjutnya diarahkan ke psikiater di RS Bhayangkara Polda Jatim. “Hasil visum baru keluar sekitar dua minggu,” kata Suminto.

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Surabaya, Memorandum Pencurian motor terjadi di depan percetakan Draya Printing Jalan Menganti. Kejahatan pelaku terekam CCTV saat menggasak kendaraan milik Syahbrina Reza (17), warga Jalan Dukuh Gemol II, Wiyung. Dalam rekaman itu terlihat jelas pelaku menggondol Beat warna biru putih L 3255 D dan helm merek Carglos warna krem tersebut. “Awalnya saya ngeprint. Motor diparkir depan tempat percetakan paling belakang,” ujar Syahbrina, Jumat (5/3). Selesai mencetak stiker dan tugas sekolah, korban bergegas pulang. Namun sesampai di parkiran ternyata motor sudah tidak ada di lokasi. Mengetahui Beat-nya amblas, remaja ini sempat menanyakan ke warga sekitar. “Tukang parkirnya sudah pulang. Motor tidak saya kunci setir. Yang diambil kendaraan dengan helm,” bebernya. Menurut Syahbrina, dari rekaman CCTV, pelaku yang beraksi hanya seorang. Ciri-cirinya memakai jas hujan, mengenakan helm Honda warna hitam dan bermasker. “Padahal saya tinggal ngeprint hanya 10 menit. Pelaku kabur ke arah timur,” sebut pelajar kelas XII SMK itu. Diakuinya, setelah kejadian dia langsung melapor ke SPKT PolsekWiyung. “Langsung laporan malam itu. Polisinya juga sudah cek tempat kejadian perkara (TKP),” imbuhnya. Kapolsek Wiyung AKP Sujari ketika dikonfirmasi Memorandum membenarkan korban telah melapor kejadian pencurian motor tersebut. Kasusnya masih dalam penyelidikan anggotanya. “Memang benar korban sudah membuat laporan,” terang Sujari. Kesialan yang sama juga menimpa Maya, warga Jalan Jetis Wetan. Beat warna hitam L 4624 II miliknya raib saat diparkir di depan rumah. “Pukul 01.00, ayah masih di depan rumah dan motor masih ada. Kemudian sewaktu akan Subuhan kendaraan sudah tidak ada,” ujar Maya. Gadis 19 tahun itu menambahkan, motor saat diparkir dan dikunci setir. Beat tersebut berada di depan rumah yang berhadapan langsung dengan gang kecil. Selain kendaraan korban, di sekitar lokasi juga ada beberapa motor lain milik tetangga. “Di gang tidak ada pagarnya,” ucapnya. Keesokan harinya, korban mengaku sudah melapor ke Polsek Wonocolo. Hanya saja, Kapolsek Wonocolo Kompol Masdawati Saragih ketika dikonfirmasi masalah itu belum memberikan tanggapan atau jawaban. (alf/fdn/nov)

Dansatgas TMMD Letkol Inf La Ode M Nurdin didampingi tokoh agama Dusun Krajan KH Dawan Wakhid di Masjid Baitul Ihsan dalam kegiatan Safari Tahajud dan doa bersama.

ARN didampingi orang tuanya, Suminto.

Selanjutnya, Suminto dan ARN mendatangi Unit PPA Polrestabes Surabaya dan dibuatkan berita acara pemeriksaan (BAP).

“Anak saya diberi 18 pertanyaan seputar kejadian yang dialaminya,” ungkap Suminto. Dalam jawaban di salah satu pertanyaan, bahwa pencabulan yang dilakukan terlapor terhadap semua korbannya hanya dari atas hingga sebatas pusar saja. Bahkan, semenjak peristiwa pencabulan itu mencuat, website SMK Tanwir yang selama ini bisa diakses melalui internet sudah tidak bisa dibuka. “Karena pihak sekolah (SMK Tanwir, red) punya tim IT yang mumpuni sehinga website langsung ditutup,” beber Suminto, Jumat (5/3). Suminto menambahkan, sejauh ini keterangan dari pihak kepolisian bahwa laporannnya belum bias segera ditindaklanjuti karena beberapa tahapan-tahapan yang harus dilakukan. Hingga saat tim dari Unit PPA belum menyasar ke lapangan. Hal tersebut bisa menjadi celah terlapor untuk menghilangkan barang bukti. (rio/nov)

Tuduh Bawa Sabu 6 Kg morandum, Tino bersama dua temannya awalnya usai makan tahu campur di Jalan Pandegiling dengan mengemudikan Suzuki Ertiga. Ketika hendak pulang dan melintas di tempat kejadian perkara (TKP) tiba-tiba dihentikan pelaku yang mengaku polisi. Tidak ingin ada masalah, Tino menghentikan mobilnya di pinggir jalan. “Pelaku menuduh kami pengedar narkoba dan membawa 6 kilogram sabu. Dia melarang kami keluar dari mobil,” ungkap Tino. Selanjutnya, pelaku melaku-

Sambungan dari halaman 1 kan penggeledahan di dalam mobil untuk mencari barang bukti. Karena merasa bukan pengedar narkoba seperti yang dituduhkan, korban mempersilakannya. Beberapa saat kemudian, apa yang dicari-cari pelaku ternyata tidak ada. Pria itu lalu menghubungi temannya melalui HP sambil marah-marah karena tidak menemukan barang bukti narkoba yang dimaksud. “Kamu itu bagaimana tidak ada narkoba,” ucapTino menirukan ucapan pelaku tersebut. Selama penggeledahan di

dalam mobil, Tino mengawasi terus tangan pelaku karena khawatir dijebak dengan sengaja meletakkan narkoba. Setelah tidak ditemukan sesuatu, pelaku kemudian meminta HP Tino dan dua temannya dengan alasan untuk pengembangan. “Pelaku mengatakan jika sebelumnya telah menangkap teman kami. Mobil digeledah dengan dalih pengembangan kasusnya lebih lanjut,” beber Tino. Setelah tidak terbukti, pelaku meminta kepada para korban menuju ke Mapolsek Tegalsari

untuk dimintai keterangan. Ketiga korban diperintah untuk mengikuti motor pelaku menuju mapolsek yang dimaksud. Tapi mendadak pelaku belok ke arah monumen Bambu Runcing dan melarikan diri. Mengetahui pelaku kabur membawa HP, para korban berupaya mengejarnya. Hanya saja, mereka kehilangan jejak pelaku di Jalan Dr Soetomo tepatnya di depan rumah karaoke Happy Puppy. Menurut Tino, ciri-ciri pelaku tinggi sekitar 170 cm, kulit hitam langsat, perut buncit, mengena-

Korban Kajari Gadungan... jutnya, tersangka menawarkan kepada para korbannya jika ada pejabat kejaksaan yang bisa memasukkan keluarganya menjadi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kejaksaan. Setelah masuk dalam perangkap, tersangka lantas meminta korban datang ke hotel di daerah Surabaya Barat tempatnya menginap untuk membicarakan harga. “Tersangka mengaku sebagai Kajari di Kalimantan kepada korban dan bisa menjadikan ASN dengan biaya yang sudah ditentukan,” jelas Oki. Usai pertemuan itu, kedua korban diajak untuk keluar hotel dan diarahkan untuk segera

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Kedatangan La Ode pada Jumat (5/3) dini hari itu disambut oleh tokoh agama setempat. Dalam kesempatan tersebut dansatgas yang juga Dandim 0824/Jember itu juga menunaikan salat Tahajud dan Subuh berjamaah serta doa bersama. Tokoh agama Dusun Krajan KH Dawan Wakhid mengaku senang dengan kedatangan dansatgas berserta rombongannya. “Saya sampaikan selamat datang rombongan dan muspika. Terima kasih berkenan menggelar Safari Tahajud di Masjid Baitul Ihsan di Dusun Krajan,” tutur Dawan. Sementara itu, La Ode pada kegiatan itu menyampaikan tujuan digelarnya Safari Tahajud dan doa bersama ini merupakan benteng spiritual bagi para anggota Kodim 0824 dalam menjalankan program TMMD reguler ke-110 yang dijalankan saat ini.

FOTO: MEMORANDUM/EDY

Jember, Memorandum Dansatgas TMMD ke-110 Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin menggelar Safari Tahajud dan doa bersama di Masjid Baitul Ihsan Dusun Krajan, Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan.

Abdussomad menutupi wajahnya di mapolrestabes.

mentransfer ke salah satu bank di sekitar hotel. Setelah uang ditransfer, pekerjaan menjadi ASN

Sambungan dari halaman 1 yang dijanjikan korban ternyata hanya sekadar janji. Korban pun melaporkannya ke Satreskrim Polrestabes Surabaya. Oki menjelaskan, terungkapnya perbuatan tersangka setelah mendapatkan laporan dari pihak hotel di kawasan Surabaya Barat, bahwa ada tamu yang mengaku pegawai kejasaksaan setelah menginap 40 hari dan tidak membayar tagihan Rp 40 juta. Anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya kemudian berkoordinasi dengan Intelijen Kejari Surabaya dan langsung meluncur ke hotel tersebut dan menangkap tersangka. “Tersangka saat ditagih mengancam pihak hotel. Bahwa dia dari kejari

dan akan memeriksa hotel bila tetap menagih tagihan tersebut,” jelas Oki. Abdussomad saat diinterogasi mengakui semua perbuatannya. Dia mendapat atribut kejaksaan dari membeli di toko. Kemudian dipakai untuk menyakinkan korban dengan mengaku sebagai kajari. “Ketika menemui korban di hotel, seragam saya pakai, “ terang Abdussomad. Semenjak dia ketahuan menipu, dia dipecat sebagai PHL kejaksaan. Karena sudah lama bekerja di kejaksaan, dia tahu seluk beluk kejaksaan. Hal itu dimanfaatkan menipu dengan menjanjikan para korban masuk sebagai ASN. Biasanya ia menca-

Bangkit semata wayangnya. BCL kepada Putri Tanjung mengaku masih betul-betul mencintai mendiang Ashraf. Namun ia sadar bahwa dirinya harus berkembang, tetap bahagia, dan itu harus dilakukannya sendiri tanpa sang suami di sampingnya. “Jadi itu kayak dia udah nggak bisa hidup lagi untuk jagain gue, jadi gue mesti bisa jagain diri gue sendiri. Itu yang bikin gue harus kuat, gue harus

kan pakaian preman, memakai helm standar, dan mengendarai Vario W 6221 xx. “Saya tidak pernah pakai narkoba. Tentu saja kaget dituduh sebagai pengedar narkoba dan membawa 6 kilogram sabu,” jelas Tino. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Sutrisno saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan masih dalam penyelidikan anggotanya. “Anggota masih memeriksa korban saat ini,” kata Sutrisno kepada Memorandum. (rio/nov)

ri korban di warkop dan setelah kenal baru ditawari jadi ASN. Selama ini, istrinya dan keluarganya tahunya tersangka menjadi PHL di Kejari Pontianak. Tapi mereka tidak tahu jika dia melakukan penipuan dengan mengaku sebagai jaksa. “Tahunya baru-baru ini setelah ditangkap polisi,” tutur bapak satu anak ini. Uang hasil kejahatannya, tersangka mengaku sudah terpakai buat menyewa hotel dan mobil rental serta biaya kehidupan sehari-hari. “Saya terpaksa menipu karena dipecat sebagai PHL di Kejari Pontianak tanpa dijelaskan penyebabnya Pak,” ujar Abdussomad. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 kuat,” ungkapnya dalam tayangan NSS Ep24 - Bunga Citra Lestari: Kesedihan Terbesar Bukan Alasan Untuk Berhenti Bermimpi di channel YouTube CXO Media bekerja sama dengan BNI, dikutip Jumat (5/3). Ia juga mengaku memiliki titipan dari Allah SWT, yaitu putranya, yang memang diakuinya mau bergantung kepada siapa lagi jika bukan dirinya. Sehingga ia mengaku dia harus mencobanya, meski demikian dia tak

mau mengakui jika dirinya kuat. “Gue nggak bisa bilang gue kuat, cuma at least we try, we try as harder we can maximum, kalau jatuh jatuh deh entar bangun lagi, nggak apa-apa, nangis-nangis kayak orang gila, ntar berdiri lagi,” katanya. Hal lain yang membuatnya bangkit adalah, ia mengaku masih banyak hal yang belum dia capai dalam hidup ini. Ia mengaku kesedihan terbesar

dalam hidup, tak harus membuatnya berhenti menggapai apa yang ingin dicapai. “The plan is, sebelumnya, dengan Ashraf juga gitu kan, dia bantuin aku untuk aku bikin label sendiri, tapi Ashraf udah keburu pergi dan kita nerusin aja, terusin punya label sendiri,” ungkapnya lagi. Menurutnya itu sebuah tantangan besar, karena dia belum punya pengalaman. Menurutnya walau sudah cu-

kup tua tapi tidak ada salahnya untuk belajar, dan dia ingin menggapai cita-cita besarnya tersebut untuk diwujudkan menjadi nyata. “Orang kan pengennya pensiun ya tapi aku nggak, pinginnya nyanyi terus sampai nanti. Tapi aku pingin bisa terus berkembang, aku pingin punya konser lagi, aku pingin bisa punya album, musik, film, atau karya apapun lagi yang empower,” ungkapnya. (dth/nov)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SABTU LEGI, 6 MARET 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA

Mahasiswi Sindikat Curanmor Hasil Kejahatan untuk Foya-foya Lamongan, Memorandum Komplotan pencuri motor diringkus aparat Polres Lamongan. Keempat tersangka ini ditangkap ketika menjual motor hasil curiannya di Kecamatan Sugio. Dari tangan para tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti sebanyak lima motor hasil curian. Kasubbag Humas Polres Lamongan Iptu Estu Kwindardi mengatakan, keempat tersangka ini memiliki inisial MR (20), ENH (19) keduanya berasal dari Kecamatan Turi. Sedangkan AA (22) dan FM (19), keduanya warga Kecamatan Sukodadi. Ironisnya, FM adalah mahasiswi

di salah satu perguruan tinggi yang ada di sana. “Mereka berempat berhasil diamankan Satreskrim Polres Lamongan ketika hendak menjual motor hasil kejahatannya,” kata Kasubbag Humas Iptu Estu Kwindardi, Jum’at (5/3). Modus operandi yang dilakukan oleh komplotan ini, ungkap Estu, yakni setiap menjalankan aksinya mereka berangkat bersama-sama mengendarai

dua motor. MR berboncengan dengan ENH memakai motor Honda Vario merah, sedangkan AA berboncengan dengan FM mencari sasaran motor. “Para tersangka memetakan kendaraan yang terparkir dan tidak dikunci setir. Seorang bertugas sebagai eksekutor, sedangkan ENH tetap berdiri di atas motor. Sementara AA dan FM mendapat tugas untuk mengawasi situasi dan stand by di pinggir jalan,” ungkapnya. Jika kondisi benar-benar aman, MR langsung mendorong motor keluar dari TKP dan kemudian dirudapaksa agar bisa

“

Mereka berempat berhasil diamankan Satreskrim Polres Lamongan ketika hendak menjual motor hasil kejahatannya,” IPTU ESTU KWINDARDI

FOTO: ISTIMEWA

Keempat tersangka yang diamankan di Mapolres Lamongan.

Kasubbag Humas Polres Lamongan dibawa kabur. Aksi pertama yang mulus dijalankan. Sebut Estu, membuat para tersangka gabungan dari dua kecamatan ini mengulang kembali aksinya hingga delapan kali. “Pada aksi ke delapan yaitu

di Desa Sekarbagus, Kecamatan Sugio, langkah para tersangka berhasil diendus satreskrim saat mereka hendak menjual motor,” terangnya. Dari hasil pemeriksaan, lanjut Estu, para tersangka mengaku jika sudah menyikat delapan

unit motor. Tiga motor di antaranya sudah dijual dan lima motor hasil kejahatan diamankan petugas kepolisian. Di hadapan petugas, para tersangka yang masih berstatus mahasiswa ini mengaku jika uang hasil kejahatannya ini mereka buat

foya-foya. “Kami masih terus mendalami kasus ini. Akibatnya, kepada para tersangka akan kami jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” pungkasnya. (tri/har/udi)

Geliatkan Ekonomi, Bupati Kawal Vaksinasi Pedagang Pasar

FOTO: MEMORANDUM/ DOKUMENTASI

Petugas dinsos memberikan bantuan kursi roda kepada warga.

Pemkab Bantu 500 Kursi Roda kepada Warga Bojonegoro, Memorandum Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro menyiapkan 500 kursi roda bagi masyarakat yang membutuhkan. Jumlah itu bertambah dibandingkan 2020 yang hanya 50 kursi roda. Kepala Dinas Sosial Bojonegoro Arwan mengatakan, pada 2020 sebanyak 50 kursi roda sudah disalurkan. Untuk tahun ini rencananya akan diberikan 500 kursi roda. Sebab, berdasarkan data sementara 2020, ada sekitar 5.300 orang yang membutuhkan. Pemberian bantuan diberikan secara bertahap. “Tidak semua mendapatkan bantuan sekaligus. Jadi pemberian bertahap dan sesuai kuota,” imbuhnya, Jum’at (5/3). Mantan Camat Kedungadem ini menambahkan, pihaknya akan melakukan update data penerima bantuan pada Juni mendatang. “Karena data ini sifatnya dinamis. Kadang yang sudah sembuh dan ada yang sudah meninggal. Jadi akan tetap dilakukan update data lagi di bulan 6 mendatang,“ pungkasnya. Diketahui, untuk prosedur pengajuan bantuan masyarakat dapat menyiapkan berkas pengajuan berupa menyampaikan kondisi calon penerima yang dilampiri foto orang yang sakit, fotocopy KTP dan KK. Kemudian berkas diserahkan kepada desa dan menyerahkan kepada bupati melaui dinsos. Setelah pendataan, kursi roda akan diberikan oleh dinsos langsung kepada masyarakat. (top/har/udi)

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Gotong-royong membuat jalur alternatif.

TNI-Polri Bersama Warga Bangun Jalan Alternatif Gresik, Memorandum Akibat longsor parah, jalan utama menuju Makam Putri Cempo (Pucem) dan paman Sunan Giri, Sayyid Abdur Rochman, putus total. Untuk menjaga mobilitas masyarakat dan pengunjung agar tidak terganggu, personel gabungan TNI-Polri bersama warga membangun jalan alternatif, Jumat (5/3). Juru kunci makam Ahmad Saifuddin mengatakan, jalur alternatif itu menerabas semak-semak di sisi utara bukit. Lebar sekitar 1,5 meter, jalur tersebut dibuat setapak dengan panjang kurang lebih 300 meter. Kini, pejalan kaki bahkan sepeda motor bisa dengan mudah melintas menuju situs makam keramat itu. “Sebenarnya sudah dari kemarin, Kamis (4/2). Ini kelanjutannya dibantu dari Kodim 0817/Gresik sama dari Polres Gresik,” kata Saifuddin, sapaan akrabnya, Jumat (5/3). Ia menyebut, jalur alternatif ini hanya bersifat sementara. Menunggu proses penanganan longsor sepanjang sekitar 100 meter yang memakan badan jalan tersebut. Jalan yang longsor itu memang menjadi salah satu akses menuju makam dan jalan alternatif tercepat dari wilayah Giri ke Veteran. Sehingga, terputusnya jalan tersebut membuat masyarakat harus berputar lebih jauh. Kasubbag Humas Polres Gresik AKP Bambang Angkasa membenarkan hal tersebut. Sejumlah personel ikut membantu warga bersama tentara. “Iya tadi ada pembuatan jalan alternatif Bhabinkamtibmas dan Babinsa bersama warga sekitar,” ujarnya. Sementara itu Pasiter Kodim 0817/Gresik Kapten Inf Siari mengatakan melalui karya bakti ini menjadi wujud saling membantu dan menumbuhkan rasa peduli sesama. “Dengan hari yang baik ini kita melaksanakan pembuatan jalan utama masuk ke Putri Cempo agar jalan nantinya bisa berguna untuk warga dan masyarakat setempat,” ucapnya. (and/har/udi)

Gresik, Memorandum Pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai, memukul perekonomian di Gresik. Untuk itu Jumat (5/2), Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah mengawal program vaksinasi pertama bagi pedagang pasar. Acara itu digelar di dua tempat berbeda, yakni Pasar Petikan Driyorejo dan Pasar Baru Gresik. Ada 275 pedagang Driyorejo yang menerima vaksin. Proses vaksinasi tersebut dipantau langsung oleh Gus Yani sapaan akrab bupati. Ia menyebut, bahwa pedagang di pasar berpotensi menjadi klaster Covid-19 untuk itu patut diprioritaskan. “Para pedagang setiap hari berinteraksi dengan banyak orang, mereka rentan menjadi klaster Covid-19. Oleh sebab itu, para pedagang pasar menjadi prioritas kami,” jelasnya. Ia mengatakan vaksinasi bagi pedagang kemarin merupakan tahap awal dimulainya vaksinasi bagi seluruh pedagang di Gresik. Meskipun vaksinasi sedang gencar dilakukan di Kabupaten Gresik, Gus Yani dengan tegas meminta masyarakat tetap patuhi prokes (protokol kesehatan). Sebab, vaksinasi me-

FOTO: MEMORANDUM/ JIHAN

Bupati Fandi Ahmad Yani didampingi Kapolres AKBP Arief Fitrianto dan Kadisperindag Agus Budiono menyaksikan vaksinasi di pasar.

rupakan hanya bentuk ikhtiar pemerintah. Sementara itu, Wakil Bupati Aminatun secara terpisah meninjau vaksinasi di Pasar

Baru Gresik. Sebanyak 538 pedagang di sana divaksin di hari itu. Total ada 827 pedagang Gresik yang divaksin pada Jumat (5/2). Bu Min, sapaan akrab Wabup itu

berharap vaksinasi bagi pedagang pasar dapat mempercepat putaran ekonomi di Gresik. “Saya harap setelah vaksinasi ini, perputaran ekonomi

Gresik di tingkat pasar kembali stabil. Selain itu masyarakat juga dapat merasa aman dalam bertransaksi jual beli di pasar, “ tegasnya. (han/har/udi)

Polisi Bongkar 23 Kasus Narkoba Gresik, Memorandum Angin segar bagi upaya pemberantasan narkoba di Kota Santri terus berembus. Puluhan kasus narkoba dibongkar jajaran Satreskoba Polres Gresik selama Februari 2021. Berdasarkan pemetaan, ada empat kecamatan penyumbang kasus terbanyak dan menjadi atensi ke depan. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatreskoba AKP Hery Kusnanto memaparkan, narkoba menjadi momok masyarakat yang harus diberantas. Dari kasus-kasus yang

terungkap, pengembangan terus dilakukan guna mencari akar peredaran barang haram itu. “Selama Februari 2021, 23 kasus dengan 25 tersangka diungkap dan ini masih terus kami kembangkan,” ujar Hery Kusnanto, Jumat (5/3). Pelaku yang diamankan rata-rata menjadi pengedar. Ada yang hanya pemakai. Selain itu ada yang menjadi pemakai sekaligus pengedar. Masih menurut Hery, kasus-kasus tersebut mayoritas terjadi di wilayah selatan dan kota, serta pengembangan ka-

sus dan penangkapan di daerah lain. Setidaknya ada empat kecamatan di Gresik yang menjadi atensi rawan peredaran narkoba. “Kejadian yang mendominasi ada di Kecamatan Driyorejo, Kedamean, Kebomas, dan Gresik Kota,” tambahnya. Wilayah perbatasan Gresik-Sidoarjo, Gresik Surabaya menjadi akses keluar masuk barang haram tersebut. Modus pengirimannya pun beragam, ada yang sistem ranjau bahkan ada yang menyembunyikannya di balik masker untuk mengelabuhi petugas.

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Kasat Narkoba Polres Gresik AKP Hery Kusnanto.

Rata-rata narkoba yang diedarkan merupakan jenis sabu-sabu dan menyasar generasi muda. Motifnya pun variatif.

Namun para pelaku rata-rata menjadi pengedar karena ekonomi, untuk menambah penghasilan. (and/har/udi)

TMMD Ke-110

Dispendukcapil Sosialisasi Administrasi Kependudukan Bojonegoro, Memorandum Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkab Bojonegoro menggelar sosialisasi administrasi kependudukan dalam rangka menunjang kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110. Kegiatan ini menghadirkan tokoh masyarakat, RT, dan ketua PKK di Balai Desa Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (5/3) Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bojonegoro Mochamad Chosim menyampaikan, pentingnya administrasi kependudukan untuk berbagai kebutuhan dan keperluan di masyarakat. Mereka harus memiliki segala bentuk dan jenis administrasi kependudukan seperti KTP (kartu tanda penduduk), KK (kartu keluarga), KTP anak, akta Kelahiran, serta surat surat administrasi lainnya yang dianggap penting dan dibutuhkan. “Mengingat pentingnya

FOTO: MEMORANDUM/ DOKUMENTASI

Warga antusias mengikuti sosialisasi kependudukan.

surat-surat atau administrasi kependudukan ini, sehingga wajib bagi setiap warga negara untuk memilikinya. Dan, juga mengurusnya jika belum memiliki,” jelas Mochamad Chosim. Untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat yang tidak mungkin bisa datang di kantor kecamatan maupun kantor kependudukan dan pencatatan sipil, pihaknya memberikan pelayanan jemput bola dan langsung

mendatangi warga tersebut. Hal ini dikarenakan sesuatu hal. Di antaranya usia yang sudah tua, sakit atau berhalangan lainnya yang tidak memungkinkan hadir untuk mengurus administrasi kependudukan. Pelayanan jemput bola oleh petugas dispendukcapil ini juga akan memudahkan bagi masyarakat. Sebab, menunjukkan pentingnya administrasi kependudukan yang harus dimiliki

warga. Sehingga, dengan sukarela dan juga penuh tanggung jawab bagian dari tugas harus melakukan jemput bola. “Sudah beberapa kali kami melakukan kegiatan seperti perekaman KTP-E di tempat masyarakat yang kami datangi. Kami lakukan pendataan dan lain- lainnya yang dibutuhkan,” paparnya. Diharapkan dengan program sosialisasi ini untuk bisa menyebar luas dan diketahui oleh masyarakat banyak. Dispendukcapil selalu siap mendatangi masyarakat untuk pendataan administrasi kependudukan. Namun hal itu juga harus berdasarkan data di pihak pemerintah desa. Masih lanjut dia, dengan jemput bola ini diharapkan ke depan tidak ada lagi masyarakat yang belum tercatat secara administrasi kependudukan. Sebab, administrasi kependudukan sangat penting dimiliki setiap warga negara. Hal ini juga setiap program pemerintah dan juga keperluan

yang lain selalu membutuhkan persyaratan administrasi kependudukan minimal KTP-E Pada kesempatan yang sama, Danton SST-1 Satgas TMMD 110 Bojonegoro Serma Sugeng mengatakan, kegiatan sosialisasi administrasi kependudukan ini sangat diperlukan masyarakat. Sebab, masih banyak masyarakat yang belum paham saat akan melakukan kepengurusan administrasi penduduk seperti KK, KTP, akta kelahiran, dan KIA. “Sehingga dengan bekerja sama antara melalui kegiatan program TMMD dan juga Dispendukcapil Pemkab Bojonegoro, kami bisa membantu untuk masyarakat bagaimana kemudahan dalam kepengurusan administrasi kependudukan ini,” ujarnya. Dengan harapan, adanya kegiatan ini masyarakat bisa memahami betapa pentingnya administrasi kependudukan dan juga cara proses pengurusannya. (top/har/udi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 6 Maret 2021 by memorandum - Issuu