SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id
SELASA PON, 6 JULI 2021
memorandumredaksi@gmail.com
HARGA Rp 3.500,-
Safari Harmoko FOTO: MEMO RANDUM/JAKA
Oleh: Dahlan Iskan
B
ELIAU begitu loyal kepada Pak Harto. Setiap memberi keterangan pers selalu didahului dengan kata-kata ‘’sesuai dengan petunjuk bapak presiden’’. Itulah ‘’predikat’’ yang melekat pada Pak Harmoko: ‘’menteri petunjuk’’. Hebat sekali. Presiden Soeharto begitu percaya pada beliau: menjadi menteri penerangan 14 tahun, menjadi Ketua Umum Golkar, menjadi Ketua DPR/MPR. Padahal beliau itu sipil. Bukan pula sarjana apalagi profesor –seperti umumnya menteri saat itu. Beliau wartawan yang kemudian menjadi pengusaha pers. Wartawan itu sulit diatur. Beliau, ternyata, juga orang yang begitu tegar melengserkan Pak Harto.
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
Terdakwa Linda mendengarkan pembelaan (pledoi) di PN Surabaya, Senin (5/7).
BOS PT LINDA JAYA MINTA BEBAS
Petugas menginterogasi Sulaksono Edyprayogo dan Badruttamam di Mapolsek Sukolilo pada Senin (5/7).
TIM ANTIBANDIT LUMPUHKAN 2 PELAKU CURANMOR BULAK RUKEM
INCAR PARKIR BASEMENT
Surabaya, Memorandum Linda Nofijani berdalih tidak menipu dan menggelapkan uang milik RudyTanuwidjaja sebesar Rp 900 juta untuk modal pendanaan kuota haji. Komisaris PT Linda Jaya itu meminta kepada majelis hakim untuk membebaskannya melalui nota pembelaan (pledoi) yang dibacakan penasihat hukumnya (PH), Heru.
Surabaya, Memorandum Tindakan tegas kembali ditunjukkan Tim Antibandit Polsek Sukolilo. Setelah menembak dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang mengacak-acak Semampir AWS, polisi kembali melakukan hal yang sama kepada dua tersangka lain yang beraksi di lokasi berbeda. Anggota berpakaian preman terpaksa melontarkan timah panas ke betis kanan dua pencuri motor yang nekat melarikan diri itu, dengan tujuan melumpuhkan. Mereka adalah Sulaksono Edyprayogo (42) warga Jalan Bulak Rukem Gang V dan Badruttamam (31) warga Jalan Kedung Cowek Gang VI. Kedua bandit itu diamankan saat beraksi mencari sasaran di Bersambung ke halaman 11
Bersambung ke halaman 11
Modus Bertamu Buron Pencuri Motor Tambak Wedi Diborgol Wakapolsek Sukolilo AKP Hadi W didampingi Kanitres-a krim Iptu Zainul Abidin menunjukkan dua tersangka dan barang bukti.
Surabaya, Memorandum Pelarian Ahmad Riski (22), setelah tujuh bulan jadi daftar pencarian orang (DPO) akhirnya terhenti. Warga Jalan Tenggumung Wetan Gang Rambutan itu, ditangkap setelah mencuri Mio milik Katima di warungnya, Jalan TambakWedi pada Januari 2021 lalu. Tersangka disergap anggota Unit Reskrim Polsek Kenjeran saat nongkrong di sebuah warung kopi, Jalan Bulak Banteng, Senin (28/6). Dari hasil interogasi singkat, Riski mengaku jika motor hasil curiannya disimpan di ru-
Butuh 30 Detik SULAKSONO Edyprayogo dan Badruttamam terbilang bandit kawakan. Untuk bisa membawa kabur motor curian, mereka hanya membutuhkan waktu 30 detik saja. Hal itu, terlihat dari kamera closed circuit television (CCTV), yang merekam aksinya di parkir basement rumah sakit ibu dan anak (RSIA), Merr. Sebelum membawa Beat, mereka sudah lebih dulu merusak rumah kunci dua motor Scoopy dan Vario. “Awalnya mereka mengincar Scoopy dan Vario tapi gagal. Akhirnya berhasil membawa Beat,” kata Kanitreskrim Polsek Sukolilo Iptu Zainul Abidin, Senin (5/7). Untuk menghindari gagalnya aksi, para tersangka juga sengaja membawa lima mata kunci letter T. “Ada berbagai macam mata kunci modifikasi. Mulai pendek hingga Panjang untuk memudahkan menggondol motor para korbannya,” pungkas Abidin. (fdn/nov)
Nora Alexandra
Bersambung ke halaman 11
Lebih Tegas
Tamu Motel Mayjen Sungkono Tewas
P
Bersambung ke halaman 11
Surabaya, Memorandum Herdiansyah (25), tamu motel di ruko Jalan Mayjen Sungkono, ditemukan tewas di kamarnya dalam kondisi mulut berbusa. Dugaan kuat kematian pria asal Pacet, Mojokerto itu karena terpapar virus corona atau Covid-19. Kali pertama mayat korban ditemukan pegawai motel, Syahrul (19), warga Menganti, Gresik pada Minggu (4/7) malam. Bermula kecurigaan pihak motel karena korban yang
FOTO: MEMO RANDUM/RIO
enjara tampaknya tak membuat Jerinx SID jera. Sejak bebas murni, suami Nora Alexandra itu terus berkoar seputar pandemi. Pekan lalu, akun Instagram-nya yang diikuti sejutaan orang amblas. Baru-baru ini akun tersebut telah pulih. Minggu (4/7), Jerinx mengumumkan undur diri untuk fokus mengurus keluarga dan program momongan. Usut punya usut ini tak
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum menunjukkan barang bukti dan kedua tersangka.
Bersambung ke halaman 11
ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS
Suami Minder Bersenjata Mini (2)
Raup Rp 2 Juta -
Meng, selama PPKM darurat, DPRD Surabaya terapkan WFH. Biasanya WFK (work from karaoke) atau WFBM (work from bini muda) ya?
Si Mameng (BTMM, bini tua macak muda)
Benjol-Benjol kayak Dientup Tawon
Nakes Puskesmas Palsukan Surat GeNose Surabaya, Memorandum Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak membongkar praktik pemalsuan surat GeNose dan mengganti kantong GeNose dengan kantong urine (kateter) untuk penumpang bus, Senin (5/7). Kasus pemalsuan itu, me-
libatkan tenaga kesehatan (nakes) di salah satu puskesmas Sumenep, Madura yakni HBP (27) asal Sumenep dan ASK (39) agen penjualan tiket yang juga asal Sumenep. Perbuatan kedua tersangka Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMO RANDUM/RIO
-
Ahmad Riski
S
uatu saat Dayat bertemu teman lamanya, sebut saja Liting. Mereka punya masalah yang sama: senjata mini. Namun, sudah beberapa waktu Liting keluar dari masalah itu. Senjatanya berhasil diperbesar dengan cara suntik.
Jenazah Herdiansyah dievakuasi petugas ke ambulans.
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
Bersambung ke halaman 11
081-2325-2205
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
Bersambung ke halaman 2
Penipuan Modal Pendanaan Kuota Haji
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO Perbatasan Sidoarjo-Pasuruan Disekat
SELASA PON, 6 JULI 2021 HALAMAN 2
Satgas TMMD dan warga memasang bronjong di Sungai Tretes.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Maraton Kerjakan TPT Sungai Tretes Gresik, Memorandum Satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik terus mengerjakan tembok penahan tanah (TPT) Sungai Tretes di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, secara maraton, Senin (5/7). Menurut salah satu anggota satgas TMMD Serda Azis, pengerjaan TPT sepanjang 150 meter ini akan terus dikebut dan ditarget selesai sebelum penutupan TMMD. "Kami terus kerja keras untuk membuat bronjong ini secara gotong royong dengan warga. Semoga sebelum waktu yang ditentukan TPT sudah selesai,” jelas Azis. Bahkan satgas dan masyarakat sudah mempersiapkan material ketika masih pra-TMMD. Mengingat bronjong ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. "Kami telah memasang bronjong dengan menggunakan material batu yang sudah dipersiapkan sejak pra-TMMD," ujar Azis. (tyo/epe)
Tak Kantongi Kartu Vaksin atau Hasil Swab Di-Putar Balik Sidoarjo, Memorandum Di hari ketiga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro memeriksa pembatasan mobilitas kendaraan di Pos Pengendalian (Posdal) Rayon 2 PPKM Darurat di Gempol, perbatasan Pasuruan-Sidoarjo, Senin (5/7). Polresta Sidoarjo bersama Polres Pasuruan didukung personel TNI, memeriksa seluruh kendaraan pribadi bernopol luar wilayah Sidoarjo dan Pasuruan. Pengecekan dilakukan dengan memeriksa KTP, kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama) atau keterangan hasil swab antigen H-1. Apabila tidak memenuhi ketentuan tersebut pengendara di-putar balik. Kapolresta Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan, pemeriksaan ini sebagai implementasi pelaksanaan PPKM darurat. “Mencegah penyebaran Covid-19, pada pelaksanaan PPKM darurat kami lakukan pembatasan mobilitas kendaraan pribadi dari luar wilayah Sidoarjo,” ujarnya. Selain memeriksa kelengkapan identitas diri, surat vaksinasi
atau hasil swab antigen, petugas juga melakukan operasi yustisi bagi pengendara yang melanggar protokol kesehatan. Di lokasi masih ditemui beberapa pengendara yang masih belum mematuhi peraturan PPKM Darurat sesuai Instruksi Mendagri Nomor 15 Tahun 2021. “Kami imbau masyarakat dari luar Kabupaten Sidoarjo yang tidak ada keperluan untuk tetap di rumah selama masa pemberlakuan PPKM Darurat, serta patuhi peraturan supaya penyebaran Covid-19 dapat segera teratasi,” lanjutnya. (jun/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/JUN
FOTO: MEMORANDUM/TYO
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Kapolresta Sidoarjo memeriksa pengendara motor yang terjaring cek pembatasan mobilitas di perbatasan Sidoarjo-Pasuruan.
FOTO: MEMORANDUM/ZAE
Warga Peringati Haul Akbar As Sayyid Royyan Ke-263
Peserta Haul Akbar As Sayyid Royyan Desa Berbek ke-263.
Sidoarjo, Memorandum Haul Akbar As Sayyid Royyan Basyaiban ke-263, sesepuh Desa Berbek, Kecamatan Waru, dilaksanakan di Masjid Mubarok Berbek Ndalem, Jumat (2/7). Acara ini dihadiri Kades Berbek Zainul Abidin, Kiai Mas Faqih, Gus Aria (Gus Ali), Kiai Khusain Ilyas dari Mojokerto, dan warga Berbek. Ketua panitia Mas Muhammad Ridwan menjelaskan,setiap tahun haul Mbah Sayyid Royyan dan sesepuh desa lainnya diperingati dengan berkirim doa ke ahli kubur. Tujuannya, mengenang dan mengharapkan syafaat almarhum agar anak keturunan dan seluruh warga Desa Berbek bisa meniru amal kebaikannya. "Dengan adanya haul ini juga bisa merekatkan warga sekitar dan menuntun untuk berbuat sesuatu yang positif," ujarnya, Senin (5/7).
Safari Harmoko Memang, demo mahasiswanya yang luar biasa: menduduki gedung DPR/MPR. Sampai bermalam di situ. Mereka menuntut Pak Harto mundur. Ekonomi negara memburuk. Memang, aparat keamanan yang juga ‘’hebat’’: membiarkan demo mahasiswa itu menduduki DPR/ MPR. Bagaimana bisa para jenderal yang begitu loyal membiarkan gedung DPR diduduki. Tapi semua itu menjadi lebih berarti karena Ketua DPR/MPR H. Harmoko, bikin pernyataan resmi: atas nama rakyat minta Pak Harto mundur. Waktu itu secara legal DPR/MPR adalah lembaga yang sah mewakili rakyat. Dan Pak Harto selalu menghargai legalitas formal itu. Keesokan harinya, Pak Harto meletakkan jabatan. Sabtu kemarin Pak Harmoko meninggal dunia. Karena sakit lamanya. Di usia 82 tahun. Seharusnya saya melayat. Saya termasuk sangat dekat dengan beliau. Sesama wartawan. Sesama pengusaha pers. Sesama Golkar. Mudahan beliau memaafkan saya yang tidak bisa melayat. Minggu ini begitu banyak teman dekat saya meninggal. Sedih sekali. Begitu banyak juga yang masuk rumah sakit. Seorang pengusaha sangat besar juga lagi di ICU. Kabar gembiranya: Azrul Ananda, anak saya, sudah negatif. Tepat di hari ulang tahunnya, 4 Juli kemarin. Tentu begitu banyak kenangan saya dengan Pak Harmoko. Berkat hubungan baik saya dengan beliau Jawa Pos bisa selamat. Dan berkembang pesat. Banyak pelanggaran yang saya lakukan beliau biarkan: jumlah halaman melanggar, jumlah iklan melanggar, larangan cetak jarak jauh saya langgar. Diam-diam. Semua itu saya selesaikan dengan hubungan baik. Saat itu menyelamatkan koran sangatlah penting. Mati-hidup koran di tangan menteri penerangan. Wartawan sulit diatur. Sesekali pasti memuat berita yang sensitif. Jawa
Ridwan menambahkan, haul digelar selama tiga hari. Karena masih dalam situasi pandemi Covid-19, acara tetap mewajibkan sesuai protokol kesehatan. Seperti muqoddaman (khotmil Qur'an), rotibul haddad, ziarah makam, selawat simtudddhuror, dan pengajian umum. Kiai Khusain Ilyas dalam tausyiahnya, menjelaskan haul Akbar Sayyid Royyan ini tujuannya menjaga ukhuwah islamiah dan mengenang sesepuh Desa Berbek. "Karena itu, saya imbau kepada masyarakat agar melaksanakan salat berjemaah dan mencintai Nabi Muhammad SAW, ikhlas dalam hal kebaikan. Harapan kami semua, pandemi segera berakhir dan semua yang hadir diberi kesehatan dan keselamatan dunia akhirat," sebutnya. (zae/jok/epe)
Sambungan dari halaman 1 Pos beberapa kali tergelincir. Saya harus berusaha agar bisa selamat. Saya ikut gaya pak Jakob Oetama (baca: Yakob Utomo), pemimpin besar grup Kompas. Koran harus selamat –meski kesan negatif melekat pada diri kami: orang yang kompromistis. Kurang memegang prinsip independen. Saya memang memilih sikap koran harus terus berkembang. Suatu saat saya harus ‘’minta petunjuk’’ Pak Harmoko: akan mengambil alih harian Merdeka Jakarta. Yang legendaris itu. Tanpa restu menteri penerangan hal itu akan bahaya. Sebenarnya kata ‘’mengambil alih’’ kurang tepat. Bapak BM Diahlah yang meminta saya mengelola koran tertua di Indonesia yang masih hidup saat itu. Beliau adalah pemilik koran itu. Beliau tokoh besar pers Indonesia. Mantan ketua umum PWI Pusat. Mantan menteri penerangan. Beliau sakit-sakitan. Harian Merdeka terancam mati. Pak Harmoko tidak langsung memberikan restu. Tapi juga tidak langsung memberi isyarat menolak. Sebagai sesama Jawa saya harus tahu membawa diri: saya beralih ke pembicaraan lain. Seminggu setelah lapor itu, saya dipanggil Pak Harmoko. “Bagus,” kata beliau. “Nanti yang jadi pemimpin umumnya xxxx,” kata beliau, menyebut satu nama. Ganti saya yang tidak langsung bereaksi. Sambil tetap tersenyum saya manggut-manggut. Saya tidak mengucapkan kata apa pun. Lalu mengalihkan pembicaraan ke soal lain. Keluar dari ruang kerja beliau saya pusing. Orang yang ditunjuk menjadi pemimpin umum harian Merdeka yang baru nanti saya kenal. Politisi. Loyalis. Bukan pengusaha. Bukan wartawan. Maka saya harus cari akal untuk menolak nama itu. Harus dengan cara yang benar –cara Jawa. Saya kan ingin koran itu maju. Kalau nama itu yang tampil menjadi pemimpin umumnya pasti sulit berkembang.
Koran itu nanti akan terasa terlalu Golkar. Saya pun memutuskan untuk sementara tidak bertemu Pak Harmoko lagi. Biar beliau lupa dulu. Lalu datanglah ide baik. Pak Harmoko itu kan nasionalis. Beliau pernah menjadi aktivis GSNI –Gerakan Siswa Nasionalis Indonesia. BM Diah itu juga nasionalis. Soekarnois. Harian Merdeka itu sangat nasionalis. Pak Harmoko pernah berkarir di harian Merdeka. Sebagai wartawan dan karikaturis. Akhirnya saya bertemu Pak Harmoko. Saya bilang dengan nada yang amat sangat sopan. Dengan dua tangan ngapurancang. Dengan mata menatap ke lantai. “Pak Harmoko, semua koran sekarang ini kan sudah Golkar. Bagaimana kalau tetap ada satu koran yang nasionalis. Satu saja. Biar kesannya tetap baik. Saya janji akan menjaganya. Kami kan tahu batas,” kata saya. Pak Harmoko diam sejenak. Lalu: ‘’Ya sudah, Dik Dahlan atur’’. Pak Harmoko sering menyebut diri sebagai orang pergerakan. Beliau bergerak terus. Jadi pemimpin terus. Beliau menjadi ketua PWI Jakarta. Lalu, ketika PWI Pusat pecah –ada kubu Ketua Umum BM Diah dan kubu Ketua Umum Rosihan Anwar– Pak Harmoko yang kemudian tampil sebagai pemenang. Dua tokoh pers itu saling mengklaim sebagai ketua umum yang sah. Pak Harmoko yang menjadi ketua umum tunggal berikutnya. Beliau teguh. Termasuk menghadapi penilaian negatif pada dirinya. Misalnya ketika beliau mendirikan koran Pos Kota. Koran jenis baru di Indonesia saat itu. Kecaman datang bertubi-tubi. Setengah melecehkan. Kok bikin koran kuning seperti itu. Tapi Pak Harmoko teguh. Di seluruh dunia koran seperti itulah yang oplahnya paling besar. Dan beliau benar. Pos Kota menjadi koran terbesar di Jakarta –secara oplah. Iklan mininya berhalaman-halaman. Menjadi kaya. Bikin percetakan modern. Bikin koran-koran lainnya lagi. Termasuk harian Surya di
Surabaya –yang kemudian diambil alih grup Kompas. Jenis korannya itulah yang membuat Pak Harmoko kurang dikesankan sebagai wartawan intelektual. Tapi beliau itu memang sangat kaya ide. Dan selalu mengerjakan idenya itu. Beliau seperti kipas angin –berputar terus. Banyak yang mengatakan beliau itu tidak punya pusar –istilah Jawa untuk menggambarkan orang yang tidak pernah istirahat. Banyak sekali langkah beliau sebagai menteri penerangan. Istilah ‘’sambung rasa’’ sangat terkenal. Ada pula ‘’kelompencapir’’: kelompok pendengar (radio), pembaca (koran), dan pemirsa (TV). Ada juga koran masuk desa. TV masuk desa. Dan yang abadi adalah: Safari Ramadan. Beliau juga sangat cinta budaya Jawa. Beliau bisa mendalang wayang kulit. Bisa menulis geguritan - -puisi berbahasa Jawa. Beliau sedih ketika majalah berbahasa Jawa kian redup. Beliau minta agar saya menghidupkan majalah berbahasa Jawa, Jayabaya (baca: Joyoboyo). “Kita ajak nanti seluruh redaksi Jayabaya rapat. Saya akan hadir. Nanti rapatnya harus pakai bahasa Jawa,” kata beliau. Beliau pun ke Surabaya. Seluruh awak Jayabaya berkumpul. Saya yang memimpin rapat itu. Saya menggunakan bahasa Jawa sepenuhnya. Sesuai dengan petunjuk beliau. Lalu saya mempersilakan beliau berpidato. Memberikan arahan. Beliau pun mulai berpidato menggunakan bahasa Jawa. Kian lama kian seret. Lalu mulai kecampuran bahasa Indonesia. Dan akhirnya beliau menyerah. “Huh...” kata beliau... “sulit juga ya...”. Tentu saya juga beberapa kali ke desa Patihan Rowo di utara kota Kertosono. Itulah tempat kelahiran beliau. Persis di seberang pabrik gula yang kini sudah mati. Sering ada acara di situ. Tapi saya tidak menyangka beliau lantas mendirikan pesantren tidak jauh dari rumah kelahirannya
itu. Bagus sekali. Bangunan fisiknya modern. Beliau mengangkat salah seorang alumni Pondok Modern Gontor Ponorogo untuk menjadi pimpinan. Beliau sangat terkesan dengan sistem pendidikan di Gontor. Tapi beliau juga orang yang suka ‘’nglakoni’’. Yakni menjalankan olah jiwa secara Jawa: ke makam, tirakat, ke tempat keramat, dan berpuasa. Beliau hampir selalu puasa Senin-Kamis. Saya pernah diajak ke tempat seperti itu. Ke sebuah air terjun di gunung. Yang di bawahnya ada sendang (danau mini). Kami harus kungkum (berendam) di sendang itu. Harus jam 00.00. Tengah malam. Sunyi. Sepi. Dingin. Yang membuat saya panik: beliau kejang di dalam sendang itu. Kami membopongnya keluar dari air. Saya juga kedinginan. Dingin sekali. Pak Harmoko harus selamat. Beliau orang yang begitu penting di jagat politik nasional saat itu. Tapi kami tidak berani membawa beliau ke rumah sakit. Itu akan menghebohkan. Terlalu sensitif untuk tokoh politik yang begitu sentral. Maka kami membawa beliau ke rumah seorang dokter. Beres. Aman. Beliau segar kembali. Tidak ada satu wartawan pun yang mendengar. Sampai sekarang. Saya juga pernah ikut Safari Ramadan. Dari Bandung sampai Banyuwangi. Lewat jalur selatan. Dipilih jalur selatan karena dianggap wilayah itu kurang mendapat kemajuan –dibanding sisi utara Jawa. Tiap hari jalan darat. Naik mobil. Siang. Malam. Dari satu kota ke kota berikutnya. Tiap hari pukul 02.30 sudah bangun. Harus pergi ke pesantren. Makan sahur di situ. Diteruskan dengan sambung rasa. Dengan warga pesantren. Beliau memberi pidato di situ. Lalu salat Subuh bersama. Lantas jalan ke kota berikutnya. Sambung rasa lagi. Pidato lagi. Jalan lagi. Terus seperti itu. Dari satu acara ke acara berikutnya. Jalan terus. Pidato terus. Pun sampai habis tarawih. Masih
diteruskan rapat dengan pengurus Golkar setempat. Sampai jam 12.00 malam. Beliau hanya tidur 2 jam. Kami bisa tidur lebih banyak –termasuk saat beliau berpidato. Mata beliau terlihat selalu merah. Selama hampir satu bulan Ramadan penuh. Sukses. Golkar menang terbesar di Pemilu setelah itu. Nama Harmoko pun mulai disebut-sebut sebagai salah satu calon wakil presiden. Waktu itu cita-cita tertinggi politikus adalah menjadi wakil presiden –karena presiden berikutnya pasti Pak Harto lagi. Pak Harmoko habis-habisan mengambil hati Pak Harto. Mulai dari prestasi sampai pidato-pidatonya. Di tahun kejatuhan Pak Harto itu pun pak Harmoko-lah yang pertama melontarkan bahwa rakyat masih tetap menghendaki Pak Harto untuk terus menjabat presiden. “Saya sudah keliling seluruh pelosok Indonesia. Semua rakyat menghendaki Pak Harto lagi,” begitu kurang lebih kata-kata Pak Harmoko ketika itu. Ternyata Pak Harto lebih memilih Pak B.J. Habibie sebagai wakil presiden. Pak Harmoko ‘’dibuang’’ ke jabatan ketua DPR/MPR. Lalu terjadilah reformasi itu. Pasca reformasi, Pak Harmoko sangat pandai membawa diri: diam. Tidak pernah bersuara. Tidak pernah tampil. Sekali saja beliau ingin ikut partai baru. Saya lupa namanya. Tapi tidak berlanjut. Diam lagi. Saya masih beberapa kali bertemu beliau. Terakhir sekitar 3 tahun lalu. Beliau sudah sakit-sakitan. Jalannya sangat-sangat-sangat pelan. Tapi ingatan beliau tetap sangat baik. Dan encepan bibirnya masih khas Pak Harmoko. (Ada satu tokoh lagi yang kalau mencep sangat khas: Bu Mega). Saya masih terus mengamati: bagaimana Pak Harmoko akan ditempatkan dalam sejarah Indonesia modern. Ia dibenci kelompok anti-Soeharto pada zamannya. Ia dibenci keluarga Soeharto pada akhirnya. (*)
memorandum.co.id
SELASA PON, 6 JULI 2021 HALAMAN 3
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
KOTA SURABAYA
memorandumredaksi @gmail.com
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji berbincang dengan pasien di rumah sakit.
HET Obat Covid-19 Ditetapkan
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Armuji: Tindak Tegas Penjual Nakal Surabaya, Memorandum Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memutuskan untuk menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk obat-obatan yang biasa dikonsumsi oleh pasien Covid-19. Sebab, berdasarkan temuan Kemenkes di lapangan, ada oknum yang mencari keuntungan di tengah musibah pandemi saat ini. n Bersambung ke halaman 4
Tjutjuk Supariono ketika bertemu para nakes yang mengeluh terkait insentif penanganan Covid-19 yang tak kunjung cair.
FOTO: ISTIMEWA
Insentif Belum Dibayar, Nakes Sambat Dewan
Alat berat didatangkan untuk mempercepat pengerjaan sasaran fisik TMMD.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Pengerjaan Cepat dan Cekatan Gresik, Memorandum TNI terkenal cepat, tepat, dan disiplin waktu, terbukti saat melakukan pengerjaan program TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik, di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, yang kini hampir semuanya selesai, Senin (5/7). Hal ini juga tidak lepas dari semangat warga yang membantu satgas untuk menyelesaikan sasaran pembangunan fisik. n Bersambung ke halaman 4
Mensos Pasok Bantuan Penanganan Covid-19
Surabaya, Memorandum Anggota Komisi D DPRD Surabaya Tjutjuk Supariono ketika blusukan di sejumlah sentra vaksinasi di Surabaya, disambati (mendapat keluhan,red) para tenaga kesehatan (nakes) terkait insentif penanganan Covid-19 yang tak kunjung cair. Mereka berharap ada kepastian kapan bisa menerima yang menjadi haknya tersebut. “Dengan beban kerja yang semakin tinggi, ternyata sampai saat ini para nakes masih menunggu hak insentif mereka yang belum n Bersambung ke halaman 4
Surabaya, Memorandum Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima pasokan bantuan dari Kementerian Sosial RI berupa 250 bed (tempat tidur,red), 50 velbed (tempat tidur lipat,red), 2.500 baju n Bersambung ke halaman 4 Mensos Tri Rismaharini bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ketika penyerahan bantuan. FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Agenda Kerakyatan Tetap Harus Berjalan KETUA Fraksi PKB DPRD Jatim Fauzan Fuadi mendukung langkah Dewan Jatim menggelar paripurna virtual. Ia menyebutkan saat ini pandemi Covid-19 sedang tinggi “Situasi boleh dikatakan force majeure. Karena itu tidak ada banyak pilihan, karena agenda kerakyatan tetap harus berjalan,” tutur Fauzan Fuadi. Fauzan Fuadi berharap pandemi segera berlalu agar kegiatan kedewanan dapat berjalan normal sebagaimana mestinya. Meski pelaksanaan
secara daring, Fraksi PKB DPRD Jatim tetap berupaya maksimal mengawal roda pemerintahan. “Yang pasti PKB akan tetap berusaha maksimal dalam mengawal berjalannya roda pemerintahan,” tegas dia. Karena itu, agar pelaksanaan rapat paripurna memenuhi quorum, dan tidak melanggar tata tertib, DPRD Jatim mewajibkan mengikuti rapat paripurna secara daring. “Anggota Fraksi PKB wajib ikut daring tanpa kecuali,” tandas Fauzan. (day/*/tyo)
Bukan yang Pertama Suasana sidang paripurna anggota DPRD Jatim sebelum pandemi Covid-19.
PPKM Darurat, DPRD Jatim Gelar Paripurna Virtual T
ingginya pandemi Covid -19 di Jawa Timur membuat jajaran anggota DPRD Jatim menggelar sidang paripurna secara virtual. Sidang paripurna diikuti seluruh anggota dewan tanpa tatap muka ini dipimpin wakil Ketua DPRD Jatim Anik Maslachah, Senin (5/7). Dalam sidang paripurna dengan satu agenda ini, digelar tidak lebih dari satu jam. Sekitar pukul 10.10 rapat paripurna ditutup. Rapat paripurna ini selain diikuti seluruh anggota dewan secara virtual, juga dihadiri PLH Sekda Provinsi Jatim Heru Tjahjono, bersama jajaran kepala OPD Pemprov Jatim. Anik menjelaskan dalam rangka pelaksanaan PPKM darurat, sesuai kebijaksanaan pimpinan DPRD Jatim maka rapat paripurna digelar secara virtual. Rapat ini hanya dihadiri langsung satu orang pimpinan DPRD sebagai pimpinan rapat paripurna, satu orang per-
Wakil Ketua DPRD Jatim Anik Maslachah
wakilan eksekutif (wagub/sekda), dan satu orang perwakilan Badan Anggaran DPRD Jawa Timur. Sedangkan undangan yang lainnya mengikuti secara daring. “Rapat paripurna laporan badan anggaran terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Jatim Tahun Anggaran 2020 dibuka dan terbuka untuk umum,” ujar Anik Maslachah. Selanjutnya Anik yang juga
Sekretaris DPW PKB Jatim ini mempersilahkan juru bicara badan anggaran (banggar) membacakan laporan badan anggaran terhadap raperda tersebut. Sementara itu, Deni Wicaksono juru bicara badan anggaran terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Jatim Tahun Anggaran 2020, menyampaikan bahwa laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2020 layak untuk dibahas lebih lanjut. “Terima kasih terhadap fraksi-fraksi yang ikut membahas. Banggar menegaskan rekomendasi fraksi terhadap OPD untuk dilaksakan,” terang Deni Wicaksono. Menjadi perhatian serius bagi Pemprov Jatim, lanjut Deni adalah evaluasi terhadap indikator kinerja utama (IKU) untuk perbaikan kebutuhan penggunaan anggaran ke depan. Pengawasan terhadap OPD dan pertanggungjawaban keuangan daerah menjadi konsen
bersama untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih (clean goverment). “Kita sepakat perangkaan yang diaudit BPK RI,” kata Deni. Deni menyebut pendapatan daerah setelah Perubahan APBD Tahun Angaran 2020, ditetapkan sebesar Rp 30,142 triliun. “Sedangkan realisasinya sebesar Rp 31,631 miliar,” ujar Deni. Untuk belanja daerah setelah Perubahan APBD Tahun 2020, ditetapkan sebesar Rp 34,565 triliun. Realisasinya Rp 32, 286 triliun. Sedangkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa)sebesar Rp 3,700 triliun. Deni yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini menyampaikan terima kasih kerjasama terhadap Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, tim badan anggaran, dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait masukan yang diberikan bisa dilanjutkan untuk untuk kebutuhan ke depan. (day/*/tyo)
DI tengah situasi pandemi yang belum juga mereda, Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim Pranaya Yudha Mahardika, mendukung upaya pimpinan DPRD Jatim menggelar rapat paripurna secara virtual. Politisi muda Partai Golkar ini menegaskan, bahwa rapat paripurna secara virtual sudah sering dilakukan. “Paripurna virtual kita sudah sering dari awal pandemi,” tegas Pranaya Yudha Mahardika. Sebelumnya Fraksi Golkar DPRD Jawa Timur mengawal ketat instruksi DPD Partai Golkar nomor 125/B.1/ DPD-Vl/2021 tentang Menghentikan
Kegiatan Sementara Kepartaian ke jajaran DPD Partai Golkar kabupaten/ kota se-Jawa Timur. Serta instruksi No. 126/B.1.DPD /Vl/2021 ditujukan kepada ketua dan anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Jawa Timur. “Instruksi tersebut kami kirim ke staf komisi DPRD Jatim, dan sekwan, agar menjadi atensi dan disiplin fraksi,” terang Pranaya Yudha Mahardika. Pranaya Yudha Mahardika, berterima kasih menjadi perhatian seluruh jajaran alat kelengkapan dewan, dan seluruh fraksi di DPRD Jawa Timur. (day/*/tyo)
Doakan Anggota Fraksi Gerindra Firdaus RAPAT paripurna secara virtual yang diikuti anggota dewan, kepala OPD, perwakilan pemprov, dan undangan secara terbatas ini masih dalam suasana duka. Karena keluarga besar DPRD Jatim kehilangan Achmad Firdaus Febrianto, anggota dewan terbaik selama pandemi Covid-19. “Mari kita doakan almarhum dan kita kirim Al Fatihah atas meninggalnya M Firdaus Febrianto,” kata Anik Maslachah saat mengawali rapat sidang paripurna, Senin (5/7).
Achmad Firdaus Febrianto merupakan anggota DPRD Jatim periode 2019-2024 dari Fraksi Gerindra. Politisi Gerindra ini duduk sebagai anggota komisi A (Pemerintahan dan hukum) dikenal supel dan menjadi kawan diskusi yang baik. Achmad Firdaus Febrianto meninggal dunia, Sabtu (3/7) pagi. Achmad Firdaus Febrianto merupakan Anggota DPRD Jatim dari dapil Lamongan-Gresik. Dia menjadi anggota legislatif 4 periode di Indrapura. (day/*/tyo)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SELASA PON, 6 JULI 2021 HALAMAN 4
Stok Vaksin Habis di Lima Daerah Jatim “Vaksin hari ini mungkin habis. Ada lima kabupaten kota yang hari ini sudah habis vaksinnya, dan hari ini terkonfirmasi Mojokerto dan Ngawi,” kata Khofifah ketika meninjau proses vaksinasi di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Senin (5/7). Meski demikian Khofifah memastikan jika proses vaksinasi akan secepatnya bisa dilakukan di daerah tersebut. Sebab, berdasarkan hasil rapat koordinasi (rakor) Pemrov Jawa Timur akan kembali mendapatkan kiriman vaksin dari pemerintah pusat pada 5 Juli 2021 ini. “Hari ini pemprov akan dapat dropping vaksin dan sesegera mungkin akan kita kirim ke Mojokerto. Jadi akan kita prioritaskan pada kabupaten kota yang vaksinnya sudah habis,” imbuh mantan Menteri Sosial ini. Usai melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Khofifah meminta kepada semua pihak untuk memaksimalkan vaksinasi di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jatim. Utamanya saat pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. “Pada saat PPKM darurat ini, kita semua se-Jawa Bali memang diharapkan untuk memaksimalkan
vaksinasi,” kata Khofifah. Khofifah menambahkan, bahwa mulai hari ini atau hari ketiga pelaksanaan PPKM darurat, seluruh jajaran dan level di semua lapisan se-Jawa Timur dapat mencapai target vaksinasi Covid-19 sebanyak 300.000 dosis per harinya secara bertahap. “Khusus di Jawa Timur per hari ini, kita punya target 300.000 bisa kita capai jika ketersediaan vaksin mencukupi,” tegas Khofifah. Oleh sebab itu, untuk menyukseskan target tersebut, Khofifah meminta semua pihak, mulai dari jajaran Pemprov Jatim, Kodam V/ Brawijaya, Polda Jatim, kemudian pemkab/pemkot sampai ke pemerintah desa/ kelurahan untuk melakukan koordinasi dan maksimalisasi agar bisa tercapai. “Ini tidak berjalan sendiri-sendiri. Jadi koordinasi gubernur, pangdam, dan kapolda mohon semua diikuti dengan jajaran bupati, kapolres, dandim, sampai di tingkat camat, danramil, kapolsek dilini desa dan kelurahan, kades, lurah, bersama babinsa, bhabinkamtibmas ini semua all-in-one semua harus menyatu di dalam proses pelaksanaan percepatan vaksinasi,” pungkas Khofifah. (mg6/tyo)
FOTO: ISTIMEWA
Pavingisasi yang dikerjakan satgas TMMD bersama warga Desa Siwalan.
FOTO: MEMORANDUM/RIDHO
Surabaya, Memorandum Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tak memungkiri jika saat ini ada lima daerah sudah kehabisan stok vaksin Covid-19. Padahal, vaksinasi merupakan salah satu langkah pemerintah dalam mencegah makin banyaknya korban jiwa akibat pandemi Covid-19.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau proses vaksinasi di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
PPKM Darurat, Dewan Surabaya Wajib WFH Surabaya, Memorandum Pimpinan dan seluruh anggota legislatif Kota Pahlawan yang berjumlah 50 orang diwajibkan work from home (WFH) selama PPKM darurat berlangsung hingga 20 Juli 2021 mendatang. Tidak hanya itu, semua pegawai ASN, dan pekerja kontrak turut bekerja dari rumah, Senin (5/7). Penyesuaian ini sebagai wujud untuk menekan laju pertumbuhan Covid-19 di Surabaya. “Berdasarkan keputusan rapat virtual Badan Musyawarah DPRD Kota Surabaya, mulai Senin tanggal 5 Juli 2021, baik anggota DPRD Surabaya serta staf dan karyawan Sekretariat DPRD Surabaya akan bekerja dari
rumah sampai PPKM darurat tuntas dilangsungkan,” kata Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. Cak Awi panggilan akrab Adi Sutarwijono mengimbau, bahwa DPRD Surabaya tidak melakukan kegiatan kunjungan kerja ke daerah atau instansi pemerintah lain, dan juga tidak menerima kunjungan kerja dari daerah-daerah selama masa PPKM darurat. “DPRD Surabaya mendukung sepenuhnya penerapan PPKM darurat dengan tujuan untuk menekan Covid-19 serta melindungi keselamatan masyarakat,” ucap Cak Awi. “Kami berharap, semua berada di rumah. Tapi tetap aktif mengerjakan
Melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/ MENKES/4826/2021 tersebut telah tercantum HET berbagai jenis obat terapi Covid-19. Di antaranya, Favipiravir, Remdesivir, Oseltamivir, Invermectin, Azithromychin, dan Intravenous Immunoglobulin. Menanggapi ini, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengapresiasi keputusan pemerintah pusat yang dinilai dapat menghentikan permainan harga obat oleh distributor dan penjual nakal. “Hampir setiap hari saya mendapat keluhan terkait oksigen, ambulance, rumah sakit, dan obat. Keputusan ini tepat untuk menjamin peredaran obat agar tetap terkendali,” kata Cak Ji
dengan gotong royong bersama warga. Begitu juga dengan rumah tidak layak huni (RTLH) dan pengerjaan tembok penahan tanah (TPT). “Ini membuktikan kreatifitas dan kemandirian warga Desa Siwalan akan terbangun setelah kegiatan TMMD selesai.Sayaberharaptanpakomandowarga tetap kreatif dan mandiri,” kata Siari. Lebih lanjut Siari menambahkan, keguyuban, kekompakan, saling membantu sudah terjalin selama TMMD. “Ya tinggal memupuk sehingga terus berkelanjutan,” harap Siari.(tyo/day)
Sambungan dari halaman 3 sapaan lekatnya, Senin (5/7). Sebelumnya, lanjut Cak Ji, di pasaran harga obat untuk terapi Covid-19 melambung. Adanya keputusan Menkes ini maka dinilainya menjamin distribusi obat dengan harga terjangkau untuk rakyat. Maka dari itu, dia berpendapat, dengan adanya keputusan ini menjadi acuan bagi pihak berwenang untuk menindak tegas penjual dan distributor yang menjual di atas harga yang telah ditetapkan. “Pihak berwenang (kepolisian) bisa tidak tegas penjual nakan, demi menjamin keselamatan masyarakat Surabaya,” tegas Cak Ji.(mg3/tyo)
TABEL HET OBAT COVID-19.
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Jadi Desa Kreatif dan Mandiri
Armuji: Tindak Tegas...
“Bagi masyarakat yang hendak bertamu dan membutuhkan layanan, bisa dilakukan melalui daring langsung ke anggota dewan. Karena rapat-rapat nantinya baik rapat komisi, rapat fraksi, dan rapat paripurna akan dilakukan via daring,” urai Reni. Politisi PKS ini lantas mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut berperan dalam keberhasilan PPKM darurat di Surabaya.“Dukungan semua lapisan masyarakat sangat penting. Mari bersama menjaga Kota Surabaya yang kita cintai bersama ini. Harapanya bisa mencegah penularan Covid-19 sehingga PPKM darurat tidak berlanjut seperti sebelum-sebelumnya yang berjilid-jilid,” pungkas Reni. (mg3/tyo)
Koramil Kenjeran Dampingi Penyemprotan Disinfektan
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Gresik, Memorandum Program TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik tentunya akan meninggalkan banyak pelajaran bagi warga Desa Siwalan, Kecamatan Panceng. Sebab banyak kegiatan pembangunan fisik selama kegiatan TMMD yang menyentuh langsung warga. Sehingga akan menjadikan desa yang kreatif dan mandiri. Menurut Pasiter Kodim 0817/Gresik Kapten Inf Siari, pengerjaan pembangunan fisik seperti pavingisasi jalan sepanjang 732 meter, yang dikerjakan
kerja-kerja kantor. Tidak berada di luar rumah,” imbuh Cak Awi. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti menambahkan, bahwa langkah tersebut diambil lantaran kasus penyebaran Covid-19 di Surabaya naik cukup signifikan, sedang ketersediaan tempat tidur di rumah sakit melebihi kapasitas. Belum lagi kondisi tenaga kesehatan (nakes) banyak yang sudah kewalahan. Dengan kondisi seperti itu, DPRD Surabaya sepakat mendukung kebijakan PPKM darurat dengan menerapkan sistem kerja WFH secara penuh. Tidak lagi hitung-hitungan persentase, namun semua elemen berkerja secara WFH.
Penyemprotan disinfektan di kawasan permukiman yang masuk wilayah Koramil Kenjeran.
Surabaya, Memorandum Babinsa Koramil Kenjeran bersama BKO Arhanud 8 mendampingi penyemprotan disinfektan di kawasan permukiman dan jalan protokol, Senin (5/7). Pada kesempatan tersebut petugas juga mengimbau agar warga tetap mematuhui protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, Babinsa Kenjeran Koptu Suprayetno mengatakan, ini merupakan langkah antisipasi yang perlu dilakukan agar penyebaran virus corona tidak semakin meluas. “Kami juga sudah menentukan tempat
umum dan rumah warga mana saja yang akan dilakukan penyemprotan disinfektan,” kata Suprayetno. Di tempat berbeda, Danramil Kenjeran Mayor Inf Mudjib menjelaskan, pihaknya tidak hanya melakukan pendampingan penyemprotan disinfektan. Bahkan seluruh anggota Koramil Kenjeran juga gencar mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. “Seperti halnya tetap memakai masker, karena selain menjaga diri sendiri, juga menjaga keluarga,” kata Mudjib.(tyo/day)
Mensos Pasok Bantuan Penanganan Covid-19 APD, 2.500 masker N95, 10 tenda, dan 60 ribu masker medis. Bantuan itu diserahkan langsung oleh Menteri Sosial RI Tri Rismaharini dan diterima oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di dapur umum Kemensos, di halaman gedung Convention Hall, Jalan Arif Rahman Hakim, Senin (5/7). Pada kesempatan itu, Mensos Risma mengatakan, penyerahan bantuan kali ini untuk Kota Surabaya, Gresik, dan juga Sidoarjo. Sebelumnya, dia mengaku sudah menyerahkan bantuan kepada Kediri, dan Kabupaten Malang. Bantuan yang diberikan mulai dari masker medis hingga bed untuk penanganan Covid-19. “Kami juga memberikan bantuan makanan dan telur rebus. Kami akan kirim (nasi kotak) ke Gresik 1.500 pack, ke Sidoarjo 1.500 pack, dan
Surabaya 2.000 pack. Kalau saya lihat di Jakarta, telur rebusnya itu untuk tenaga medis, dan ternyata di rumah sakit, telurnya diserahkan ke pasien, kemudian nasinya untuk tenaga medis,” kata Mensos Risma. Mantan Wali Kota Surabaya ini juga memastikan bahwa dapur umum yang diletakkan di Surabaya itu akan terus dilakukan sampai Covid-19 mulai menurun. Meski begitu, dia juga menjelaskan bahwa akan melihat perkembangan Covid-19 di tiga kabupaten itu. “Nanti kita lihat lah, kalau sudah turun, kita tinggal,” ujar Risma. Sementara itu, Wali Kota Eri Cahyadi bersyukur telah mendapatkan bantuan dari Mensos Risma. Dia juga mendoakan supaya bantuannya itu bisa menjadi amal jariyah. “Alhamdulillah hari ini kita dapat bantuan
Sambungan dari halaman 3 dari Bu Mensos, sehingga ini menjadi penyemangat baru di daerah. Dengan bantuan ini, kami semakin yakin bahwa kami bisa mengatasi pandemi Covid-19 ini secara bersama-sama di daerah kami masing-masing,” tegas Eri. Adapun bantuan bed dan velbed dari Kemensos itu, lanjut Eri Cahyadi,
Pengerjaan Cepat dan Cekatan “Ketika melihat langsung kerja TNI sangat mengagumkan, ia bekerja tak mengenal lelah, terus bersemangat dengan menggunakan perhitungan yang matang, serta pasti,” ujar Kades Siwalan Suhartomo. Sementara, Serda Azis salah satu satgas TMMD menambahkan, bila material yang digunakan
Insentif Belum Dibayar, Nakes Sambat Dewan dibayarkan. Untuk itu, saya mendesak Pemkot Surabaya untuk segera membayarkan hak para nakes ini,” tegas Tjutjuk, Senin (5/7). Lanjut politisi dari Fraksi PSI ini, berdasarkan keterangan dari nakes yang ditemuinya, bahwa insentif terakhir dibayarkan pada Oktober 2020. Sehingga jeda ini dinilainya sudah cukup lama, sehingga pihak nakes bertanya-tanya kapan insentifnya ini akan cair. “Insentif ini harus segera diberikan, jumlahnya pun harus penuh, bila perlu jangan dicicil. Apalagi, kinerja nakes
semakin berat selama PPKM darurat hingga 20 Juli mendatang,” lanjut Tjutjuk. Selain itu, dia juga mengusulkan tiga hal kepada Pemkot Surabaya untuk mendukung kinerja nakes agar lebih optimal. Pertama adanya pemberian multivitamin. “Pemberian multivitamin diperlukan untuk seluruh nakes di Surabaya. Sudah terlalu banyak nakes yang gugur, jangan sampai ada lagi nakes yang terpapar virus ini,” ujar Tjutjuk. Kedua, mendorong segera mempercepat pembayaran insentif bagi
akan langsung dibawa dan ditempatkan di Rumah Sakit Lapangan Tembak. Sebab, manakala sudah ada pasien yang masuk bisa langsung ditempati. “Kami berharap bisa segera mengoperasionalkan Rumah Sakit Lapangan Tembak, karena sudah banyak yang antre,” pungkas Eri.(mg3/tyo)
Sambungan dari halaman 3
juga tidak sembarangan. Sehingga dengan kualitas yang bagus, diharapkan hasil yang didapat juga memuaskan. “Kualitas material bagus, ditambah dengan penggarapan yang profesional sehingga hasilnya tentu saja tidak mengecewakan,” papar Azis.(tyo/day)
Sambungan dari halaman 3 para nakes. Terakhir, mendorong pemkot untuk kerja sama dengan perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) yang memiliki fakultas kedokteran untuk mendukung ketersediaan nakes di Surabaya. “Saya secara khusus meminta kepada dinas kesehatan agar kerja sama ini bisa dilaksanakan, untuk meringankan beban kerja nakes dan agar kasus Covid-19 di Surabaya cepat melandai. Saya rasa mahasiswa seharusnya bisa diperbantukan dalam penanganan Covid-19,” papar Tjutjuk. Sementara itu, ketika Memo-
randum mencoba menghubungi Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita, untuk mengkonfirmasi terkait insentif para nakes yang belum terbayarkan, yang terdengar hanyalah nada sambung. Bahkan pesan elektronik whatsapp yang dikirimkan hanya dibaca karena sudah centang biru. Sedang Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara saat dikonfirmasi, pihaknya enggan memberikan komentar. “Saya tidak mau berkomentar terkait hal ini,” tegasnya.(mg3/tyo)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SELASA PON, 6 JULI 2021 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Satgas TMMD dan warga tidak pernah lelah menuntaskan pavingisasi jalan desa.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Pamekasan, Memorandum Kabupaten Pamekasan menjadi salah satu wilayah di Jawa Timur yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, 3-20 Juli 2021. Apalagi, salah satu pemicu lonjakan diduga dari varian baru B16172 Delta. Bupati Baddrut Tamam mengatakan, PPKM Darurat berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 Tahun 2021. “Kebijakan ini dikeluarkan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dengan cara memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes),” ujarnya dilansir dari karimatafm.com (3/7). Sesuai dengan Inmendagri, kegiatan kantor di sektor non esensial seperti sekretariat Pemkab Pamekasan harus menerapkan WFH (work from home) 100 persen. Sedangkan sektor esensial seperti penyedia kebutuhan pangan, dan toko, WFH 50 persen dengan tetap menerapkan prokes. Sedangkan sektor kritikal seperti rumah sakit dan apotek 100 persen WFO (work from office). “Sementara untuk supermarket, pasar tradisional, swalayan, toko kelontong boleh buka sampai jam 8 malam dengan kapasitas pengunjung 50 persen. Sedangkan apotek dan toko obat boleh buka selama 24 jam,” imbuhnya. Rumah makan atau warung, kafe hanya diperbo-
Tenaga Ekstra Percepat Pekerjaan
Warga mendapat penanganan medis di tenda darurat menyusul penuhnya kapasitas ruang rawat di IGD RSUD Smart dan dua rumah sakit rujukan lainnya di Pamekasan.
lehkan melayani pemesanan take away. Sedangkan kegiatan konstruksi dan lokasi proyek beroperasi 100 persen dan angkutan umum maksimal 70 persen dengan menerapkan prokes ketat. Karena itu, PPKM Darurat ini akan dilaksanakan hingga ke rumah-rumah warga. Masyarakat pun diimbau disiplin terapkan prokes. Terkait perkembangan terbaru ini, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (Smart)
Pamekasan dr SyaifulHidayat membenarkan. Ia mengatakan varian baru sudah masuk Pamekasan sejak beberapa pekan terakhir. “Seminggu setelah kasus di Bangkalan terdeteksi varian delta di Pamekasan bahkan beberapa waktu sebelum terdeteksi saya sudah menilai adanya kemiripan kasus dengan yang di Bangkalan,” ujarnya. Menurut Syaiful, tidak ada perbedaan yang signifikan antara varian delta dengan virus Corona. Namun, varian
delta dinilai lebih mematikan dan umumnya pasien datang ke rumah sakit sudah dalam kondisi parah. “Saya mencatat dalam 2 minggu terakhir sekitar 50 pasien meninggal dunia artinya virus ini sangat ganas dan mematikan,” paparnya. Ciri lain dari varian delta adalah cepat dalam penularan serta menujukkan gejala berat yaitu sesak nafas. Selain itu saturasi oksigen rendah di bawah 90. “Pasien datang dalam kondisi berat yaitu satur-
Bupati R Abdul Latif Amin Imron bersama Forkopimda Bangkalan memantau jam malam di perkotaan di masa penerapan PPKM Darurat.
FOTO: MEMORANDUM/SYAMSURI
Pantau Jam Malam, Bupati Blusukan di Kecamatan Bangkalan
Sumenep, Memorandum Seorang pengunjung rumah makan di Jalan Dr Cipto dinyatakan positif Covid-19 setelah hasil tes swab antigen yang digelar dadakan Satgas Covid-19 Kabupaten Sumenep, Minggu (4/7) malam. “Dari tujuh pengunjung yang dites swab antigen di lokasi, hasilnya ada satu orang yang positif,” kata Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Nur Cholis kemarin. Pengunjung tersebut langsung dibawa ke Rumah Isolasi Darurat Covid-19 (RIDC) di Kecamatan Batuan untuk menjalani isolasi dan perawatan medis. “Petugas juga mendata kontak erat pengunjung yang swab antigennya positif Covid-19 dalam rangka memutus
Razia petugas gabungan di Jalan Dr Cipto langsung diikuti tes swab antigen di lokasi bagi pelanggar prokes.
mata rantai penularan kepada orang lain,” imbuh dandim. Letkol Inf Nur Cholis menyatakan, tes swab antigen sengaja dilakukan di kafe dan rumah makan yang melanggar aturan jam malam selama PPKM Darurat. “Kami harapkan dengan swab antigen di lokasi menyadarkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak penting. Terutama selama pelaksanaan PPKM Darurat yang diberlakukan hingga 20 Juli 2021,” terangnya. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep Agus Mulyono mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung operasi gabungan yang bisa menekan angka penularan Covid-19. Karena itu, dinkes telah menyiapkan alat swab antigen 300 unit setiap harinya. “Setiap operasi gabungan, akan diperkuat tenaga medis dari dinkes, polres, dan Kodim 0827,” pungkasnya. (uri/epe)
Hasil Survei Unej Jember
Bakal Lokasi KIHT Gugul Penuhi Syarat Pamekasan, Memorandum Lahan seluas 2,5 hektare yang bakal menjadi lokasi pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) Pamekasan di Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan, dinilai sudah layak dan memenuhi syarat. Sehingga proses pembangunan bisa dimulai tahun ini. “Sudah memenuhi kawasan itu untuk mejadi kawasan industri. Kami sudah menghubungi Universitas Jember (Unej) untuk menyurvei kawasan KIHT itu. Hasilnya, sudah layak untuk dibangun. Tetapi pihak Unej belum bisa turun ke sini karena dalam keadaan gawat Covid 19 saat ini, “ kata Kepala Disperindag Ahmad Syaifuddin, Senin (5/7). Pernyataan ini dikuatkan Kabid Pembinaan dan Perlindungan Disperindag Agus Wijaya. Sebelumnya Pemkab Pamekasan melalui dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) akan memulai pembangunan kantor di KIHT Gugul yang anggarannya bersumber dari dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCT). KIHT didirikan untuk menarik pabrtik rokok lokal di Pamekasan,
khususnya yang ilegal. Sehingga mudah mendapat pembinaan. Selain dibina pengembangan usahanya, perusahaan rokok lokal itu juga dibina bagaimana memproses perizinannya. Sehingga perlu melibatkan dunia akademik untuk studi kelayakan. Setelah dipresentasikan kepada Bupati Pamekasan Badrut Tamam dan perusahan rokok maupun elemen terkait lainnya, survei pun dilakukan yang hasilnya dinyatakan memenuhi syarat kelayakan. "Tahap pertama rencananya pembangunan pagar dan pemadatan saluran tahun ini," ungkap Agus. Sementara pemaparan pada pabrikan besar baru akan dilakukan setelah perwakilan Unej datang. “Insya Allah minggu depan ini kalau tidak ada halangan,” tambah Agus. Dia berharap, dengan adanya KIHT ini masyarakat khususnya pemilik usaha rokok ilegal bisa mengurus perizinannya. Selain itu, petani tembakau tidak lagi gusar setiap musimpanen karena bisa disalurkan ke KIHT. "Selain itu juga akan banyak menampung tenaga kerja atau mengurangi pengangguran di Pamekasan," tutupnya. (adv/sjk/epe)
FOTO: MEMORANDUM/SUJAK
Bangkalan, Memorandum Bupati R Abdul Latif Amin Imron memantau pelaksanaan PPKM Darurat di wilayahnya. Khususnya di Kecamatan Bangkalan yang sempat menjadi salah satu episentrum penyebaran Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. Didampingi Kapolres AKBP Alith Alarino, Dandim Letkol Inf Syarifuddin Liwang, serta pimpinan OPD terkait, bupati juga menggelar sosialisasi PPKM Darurat di Gedung Serba Guna Ratoh Ebuh. Di hadapan komponen satgas kabupaten dan satgas kecamatan, dan relawan, ia menjelaskan status dan petunjuk teknik pelaksanaan PPKM Darurat di kabupaten berpenduduk 1,06 juta jiwa itu. “Status pemberlakukan PPKM Darurat di Kabupaten Bangkalan masuk dalam katagori assessment level 3,” kata Ra Latif,sapaan akrabnya, Minggu (4/7) malam. Penetapan itu didasarkan pada peta wilayah kabupaten yang membawahi 18 kecamatan dengan 281 desa dan kelurahan di dalamnya. Juga berpatokan pada hasil analisis occupancy ratio tracing, testing dan treatment (3T), serta disiplin penerapan prokes 5M masyarakat. Pada prinsipnya, semua sektor harus siap mengikuti semua ketentuan. Pasar tradisional misalnya, baik penjual mapun pembelinya dibatasi 50 persen. Itu berlaku hingga PPKM Darurat berakhir 20 Juli 2021. "Sedangkan aktivitas untuk pusat perbelanjaan diberlakukan jam malam maksimal pukul 20.00,” ungkap Ra Latif. Pembatasan kegiatan itu juga berlaku untuk tempat ibadah. "Aktivitas peribadatan berjemaah, baik di masjid, gereja, pura, vihara, maupun klenteng, akan dikurangi. Jemaah juga dibatasi. Khusus pelaksanaan salat Idul Adha nanti, termasuk salat Jumat, kami masih menunggu fatwa dari MUI, PBNU, PP Muhamadiyah, dan ormas islam lainnya,” tandas Ra Latif. Memastikan ketentuan itu ditaati, Forkopimda Bangkalan sejak hari pertama PPKM Darurat, setiap malam blusukan ke beberapa titik jantung kota. “Bapak bupati ingin memantau langsung peberlakuan jam malam. Khususnya di wilayah perkotaan,” kata Kepala Satpol PP Irman Gunadi, korlap operasi Satgas Covid-19 Pemkab Bangkalan. Sasaran pantauan di antaranya sepanjang Jalan KH Moh Kholil, Trunojoyo, Jokotole, Mayjen Sungkono, A Yani, Teuku Umar, Halim Perdana Kusuma, dan jalan kembar Soekarno-Hatta. Di kawasan ini bercokol deretan toko modern, restoran, rumah makan, dan kafe skala besar. "Ternyata masih ada pengusaha kuliner dan pedagang lapak lesehan yang belum tahu adanya pemberlakuan jam malam. Termasuk pengunjungnya,” tambahnya. Merespons kondisi itu, Ra Latif berencana segera mengeluarkan surat edaran (SE) tentang petunjuk teknik pemberlakuan PPKM Darurat dan pelaksanaan jam malam bagi jajarannya. "Targetnya, agar PPKM Darurat termasuk pemberlakuan jam malam terlaksana komprehensif, serentak, dan ketat di semua wilayah,” tandas Ra Latif. (ras/epe)
asi oksigennya sangat rendah bahka hanya 25 atau 22 saja. Sedangkan normalnya 98, dan pasien dengan saturasi oksigen rendah atau di bawah 50 sulit bertahan hidup,” tambahnya. Ia juga mengingatkan penuhnya kapasitas bed pasien Covid-19 di RSUD Smart sehingga sampaimendirikan tenda darurat di depan IGD. “Alternatifnya perlu rumah sakit lapangan atau puskesmas-puskesmas juga membantu merawat pasien Covid-19,” tuturnya. (*/sjk/epe)
Swab Dadakan di Jalan Dr Cipto, 1 Orang Positif
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Gresik, Memorandum Melalui program TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik, kini kondisi jalan Desa Siwalan sudah lebih baik karena hampir sebagian besar sudah dipaving. Ini merupakan hasil kerja keras satgas TMMD bersama warga. “Program pavingisasi jalan dilaksanakan untuk mempercepat dan mempermudah akses dalam beraktivitas. Karena jalan ini merupakan akses utama masyarakat dalam menjalankan roda perekonomiannya," ujar Pasiter Kodim 0817/Gresik Kapten Infantri Siari, Senin (5/7). Dijelaskan Siari, selama pengerjaan pavingisasi, warga dan TNI terus berbaur menjadi satu dalam kebersamaan. "Hal tersebut membuat kita bangga, karena masyarakat dan TNI bersatu menyelesaikan pekerjaan pavingisasi," sebutnya. Dengan meningkatnya perekomian, secara otomatis masyarakat akan sejahtera. Sehingga masih menurut Siari, tenaga ekstra yang dikeluarkan satgas dan masyarakat ini tidak sia-sia. “Tentu TMMD ini akan dikenang warga, karena mampu mengubah desa menjadi lebih baik,” pungkas Siari. (tyo/epe)
FOTO: MEMORANDUM/IST
FOTO: MEMORANDUM/TYO
Varian Baru Terdeteksi di Pamekasan
Ahmad Syaifuddin didampingi Agus Wijaya membeberkan hasil kajian Unej Jember mengenai lokasi KIHT Gugul.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
SELASA PON, 6 JULI 2021 HALAMAN 6 - 7
Polisi Sekat Exit Tol Romokalisari
Puluhan Kendaraan Dipaksa Putar Balik Gresik, Memorandum Kemacetan di kawasan exit tol Romokalisari menuju pintu masuk Kota Pudak sempat mengular hingga 1,5 kilometer, Senin (5/7). Kemacetan terjadi, karena pemeriksaan di poss check point PPKM Darurat Polres Gresik. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Lantas AKP Yanto Mulyanto P mengatakan, pelaksanaan PPKM Darurat dilakukan ketat di wilayah Gresik. Upaya mengantisipasi ini agar pandemic Covid-19 bisa cepat mereda. Ia menjelaskan kendaraan dari exit tol Romokalisari sebelum masuk ke wilayah Kota Santri terlebih dahulu
Petugas memeriksa pengendara di perbatasan Gresik Surabaya.
Polisi Beri Imbauan hingga Kelurahan Malang, Memorandum Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengingatkan semua elemen masyarakat mematuhi protokol kesehatan (prokes). Upaya ini untuk melindungi diri dari pandemi Covid-19. “Kami peduli dan sayang dengan masyarakat Kota Malang. Untuk itu, bantu kami untuk patuh dalam protokol kesehatan. Disiplin dan bekerjasama agar kita semua selalu sehat dan bahagia. Covid-19 ini musuh kita bersama," terang AKBP Budi Hermanto. Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan himbauan. Memberikan informasi kepada masyarakat, tentang pemberlakuan PPKM Darurat. "Operasi yustisi protokol kesehatan, terus dilaksanakan. Berlanjut di tingkat kelurahan maupun kecamatan," lanjutnya. Di wilayah kelurahan, kegiatan PPKM Darurat dilakukan babinsa dan bhabinkamtibmas, lurah, serta
tokoh masyarakat. “Kami berharap dapat mengurangi penyebaran dan penularan Covid-19,” tegas dia. Selama PPKM Darurat, jajaran Polresta Malang Kota aktif melaksanakan operasi yustisi. Salah satunya di kawasan depan kantor Kelurahan Kedungkandang Jl. Ki Ageng Gribig, Kelurahan/ Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Sebagaimana Peraturan Wali Kota Malang nomor 35 tahun 2021 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. “Kami mengoptimalkan tingkat kesadaran dan kedisiplinan masyarakat mengenai kewajiban penggunaan masker pada saat beraktivitas di luar,” tegas kapolresta. Razia PPKM Darurat dipimpin Pawas Polsek Kedungkandang Ipda Samsudin bersama anggota tim gabungan dari babinsa, Trantib Kecamatan Kedungkandang. Warga
tan melanggar diberiyang kedapatan kan masker gratis. Mereka diingatkan menjalani esehatan protokol kesehatan dar dari agar terhindar Kami Covid-19. “Kami anksi memberi sanksi humanis. Warga ggar yang melanggar nksi akan disanksi menyanyikan esia lagu Indonesia Raya, Garuda rta tePancasila serta ng AKBP guran,” terang nto. Budi Hermanto. Operasi yustisi diharapkan masyarakat lebih sadar menjaga diri ndari tertudan menghindari d-19. “Kita larnya Covid-19. akan selalu mengingatkan secara konsisten, erasi Yustisi melalui operasi seperti ini,” terang Ipda AKBP Budi Hermanto edr/day) Samsudin. (edr/day)
Polsek Tanahmerah Sasar Kafe dan Lokasi Keramaian Bangkalan, Memorandum Satgas Covid-19 Kecamatan Tanahmerah menggelar pemantauan, pengawasan, serta bimbingan, dan penyuluhan (binluh) di Desa Tanahmerah Dajah dan Dumajah. “Kami menurunkan beberapa personel, bhabinkamtibmas, babinsa, trantib kecamatan, dan relawan memantau PPKM Darurat di perdesaan,” kata Kapolsek Tanahmerah AKP Djanu Fitrianto, Senin (5/7). Secara bergilir, Bhabinkamtibmas Bripka Rizal Mada S dan Bripka Erwin K, bersama Babinsa Serma Yoga dan Sertu Sumarmo, menyambangi Desa Tanahmerah Dajah dan Desa Dumajah. Dipimpin kapolsek selaku korlap, menyisir kafe, rumah makan, warkop, pertokoan, pasar desa, dan beberapa lokasi yang menjadi simpul keramaian publik. “Di Desa Tanahmerah Dajah, satgas sempat mengawasi ketat Kafe Pujangga dan Kafe
Polsek Mayangan Razia Tongkrongan Anak Muda Probolingg Probolinggo, Memorandum Pers Personel Polsek Mayangan m merazia tongkrongan anak m muda di wilayah Kota Prob Probolinggo. Kegiatan ini untuk menegakkan pe pelaksanaan PPKM D Darurat, Senin (5/7). Anggota Polsek M Mayangan, Bripka H Hendra mengatakan, p pihaknya sudah sering ka kali meminta para mud muda-mudi bubar. Sebagaiman agaimana Instruksi Mendagri dan SK Gubernur Gu Jawa Timur tentang PP PPKM Darurat. Sejuml Sejumlah petugas menyusuri kawasan ja jalan Dr Sutomo Kota Probolingg Probolinggo. Mereka meminta beberapaw beberapa warung yang tetap buka yang lebih dari jam segera tutup. "Ayo se semua pulang. Diam di rumah, kala kalau terpaksa keluar harus
disiplin protokol kesehatan pakai masker. Pandemi Covid-19 masih belum berkahir. Ini massa PPKM Darurat," ujar Bripka Hendra. Lanjut Hendra, dalam pelaksanaanya di PPKM Darurat hari ketiga masih melakukan sosialisasi dan himbauan kepada sejumlah warung dan pertokoan yang masih buka. Usai melakukan patroli, di hari ketiga PPKM Darurat ini memang masih sebatas melakukan sosialisasi dan himbauan kepada setiap warung dan pertokoan tersebut. Lebih jelasnya lagi, sampai memberikan contoh yang benar dan sesuai peraturan bahwa warung maupun pertokoan tidak diperbolehkan menyediakan tempat duduk bagi pelanggannya dan diwajibkan melakukan sistem Take Away.
Petugas membubarkan tongkrongan anak muda dalam patroli PPKM Darurat di kawasan jalan Dr Sutomo Kota Probolinggo.
"Tadi kan bisa dilihat, kita memberikan contoh ke pemilik dan anak muda agar tidak nongkrong yang menyebabkan kerumunan," ucap Hendra. Kapolsek Mayangan, Kompol Eko Hari Suprapto mengatakan, giat patroli baik siang maupun
yang tidak memakai masker, ada yang memakai masker namun tidak menutupi hidung dan mulut karena asyik ngerumpi. Itupun tidak menjaga jarak ideal.
Sidoarjo, Memorandum Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat memasuki hari ketiga, Senin (5/7). Aturan yang akan berlaku hingga 20 Juli 2021, di Kabupaten Sidoarjo direspons positif. Kepatuhan mayoritas warga menerapkan aturan maupun protokol kesehatan terus meningkat. Hal ini terlihat ketika Forkopimda Sidoarjo patroli bersama pada Minggu malam. Dipimpin Wakil Bupati (Wabup) H Subandi, Kapolresta Kombespol
Kusumo Wahyu Bintoro, dan nf Dandim 0816 Letkol Inf i, Mohammad Iswan Nusi, ri rombongan berangkat dari u pendopo pemkab menuju ke sejumlah wilayah di arjo Kecamatan Kota Sidoarjo, Wonoayu, dan Krian. Masih ditemukan beberapa pelanggaran ketentuan dari PPKM darurat di warung, kafe, dan warkop. Namun ada juga pelanggaran pidana ketika mendatangi sebuah warkop yang ternyata menyediakan mesin judi. “Memang masih ada pelangga-
ran. Namun, mayoritas warga m mulai mematuhi ketentuan se selama PPKM darurat,” se sebut wabup. Kombespol Kusumo W Wahyu Bintoro mengungkapk kapkan, akan terus berupaya memutus mata rantai Covid-19. Termasuk menggelar patroli rutin ke pelosok Sidoarjo. “Seperti dengan melakukan patroli bersama, serta operasi yustisi. Sebagian kecil pedagang, warkop dan cafe yang belum mengerti tentang penerapan PPKM darurat kali ini,” jelasnya. (jun/jok/epe)
Karena itu, kami edukasi prokes,” ungkap AKP Djanu. Mereka juga diingatkan pemberlakuan jam malam. Yakni wajib tutup pukul 20.00. (ras/epe)
Polres Blitar Gerak Cepat
Petugas gabungan Satgas PPKM Darurat memeriksa pengendara yang melintas wilayah hukum Blitar.
Blitar, Memorandum Sejak diberlakukan PPKM Darurat di wilayah Kabupaten Blitar pada Sabtu 3 Juli 2021 lalu, Polres Blitar gerak cepat melakukan penegakan PPKM Darurat. Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela memimpin langsung penegakan PPKM Darurat dalam 3 hari terakhir, dengan melakukan penyekatan akses masuk dan tempat keramaian di Kabupaten Blitar. Titik jalan tersebut adalah, Jalan Kusuma Bangsa Kecamatan Kanigoro (Depan Alon Alon Pemkab Blitar, Jalan Urip Sumoharjo Kecamatan Wlingi (Depan RTH Wlingi) dan Jalan Raya Barat Kecamatan Sutojayan (Depan Alon-Alon Lodoyo). Selain melakukan pembatasan mobilitas warga, Polres Blitar juga melakukan penindakan terhadap pelanggaran prokes maupun jam operasional PPKM Darurat. Tercatat ada 3
K Kafe di wilayah Kanigoro yang diberikan teguran dan dipaksa tutup karena sdh lewat jam 20.00 masih beroperasi. Polres Blitar juga menindak judi sabung ayam di Kecamatan Wlingi. Ada 26 orang pemain judi yang diamankan. Polisi juga mengamankan puluhan ekor ayam jago, dan ratusan kendaraan roda dua milik pelaku dan penonton judi sabung ayam. “Selain melanggar hukum, judi juga menimbulkan kerumunan di saat pemerintah tengah melaksanakan PPKM darurat untuk memutus rantai Covid-19,” ungkap AKBP Leonard. Mendukung terlaksananya PPKM Darurat di wilayah Kabupaten Blitar, Polres Blitar mendirikan pos penyekatan di Wilayah Selorejo dan pos darurat di Wilayah Kanigoro. “Tujuannya membatasi masuknya kendaraan dari luar daerah,” tegas dia. (pra/day)
malam dalam rangka pemantauan dan memberikan sosialisasi dan himbauan sehubungan dengan diberlakukan PPKM Darurat. Sehubungan dengan meningkatnya jumlah warga yang terpapar, perlu adanya pemantauan dan penindakan yang humanis
dan tegas oleh aparat guna percepatan penanggulangan mewabahnya virus corona. "Melalui pendekatan pemberian sosialisasi dan himbauan yang humanis dan tegas kepada masyarakat diharapkan para warga akan mengetahui situasi
yang berkembang tentang virus corona saat ini. Perlu pemahaman dan kesadaran warga masyarakat yang tinggi agar bisa menekan korban yang semakin banyak," tutur Kompol Eko Hari Suprapto. Tidak henti hentinya, lanjut Eko Hari Suprapto, petugas memberikan himbauan kepada masyarakat agar sadar dan disiplin menerapkan protokol kesehatan saat ini situasi sudah darurat Covid 19. "Sehingga petugas harus bertindak tegas terhadap warga masyarakat yang tetap membandel, karena hal ini demi keselamatan kita bersama untuk menunjang kelangsungan hidup agar tercipta situasi yang aman diselamatkan dari wabah sehingga kondisi keamanan bisa kondusif," pungkasnya. (mhd/yud/day)
Kepatuhan Warga Sidoarjo Meningkat selama PPKM Darurat
Pengunjung kafe di Desa Tanahmerah Dajah mendapat pembinaan dari Satgas Covid-19 Kecamatan Tanahmerah.
Studio di Dumajah,” ungkap AKP Djanu. Sebab, di kedua lokasi itu kendati pengunjung sepi, namun masih ada saja yang melanggar disiplin prokes. “Ada
diperiksa petugas. "Bagi kendaraan yang masuk kategori sektor esensial atau kritikal masih diperbolehkan untuk masuk," paparnya. Disampaikan AKP Yanto Mulyanto para pengendara diwajibkan membawa sertifikat vaksinasi atau hasil swab antigen yang menyatakan negatif Covid-19. "Jika tidak bisa menunjukkan, maka pemeriksaan swab antigen
d dilakukan di tempat yang telah kami s sediakan," tambah mantan Kanit R Regident Polrestabes Surabaya. Pemeriksaan akan terus dilakukan sselama pelaksanaan PPKM Darurat, m mulai tanggal 3 sampai 20 Juli. Operasi d digelar selama 24 jam penuh. Pantauan di lapangan, sejak pukul 06.00 - 12.00 sebanyak 60 kendaraan diputarbalikkan ke arah keberangkatan. Hal tersebut membuktikan bahwa masih banyaknya mobilitas masyarakat di luar sektor kritikal dan esensial. Pihaknya mengimbau masyarakat agar mengurangi mobilitas selama kebijakan PPKM Darurat berlangsung. (and/har/day)
Forkopimda Sidoarjo patroli bareng memantau pelaksanaan PPKM darurat.
Petugas mengecek harga obat di salah satu apotek.
Polres Malang Awasi Harga Obat di Apotek Malang, Memorandum Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono memerintahkan jajarannya mengecek langsung harga obat di apotek. Hal ini mengantisipasi lonjakan harga obat di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) selama pandemi Covid-19. AKBP Bagoes Wibisono mengatakan, pengecekan harga obat ini mengacu Keputusan Menteri Kesehatan (Kemenkes) RI Nomor: HK.01.07/Menkes/VI/4826/2021, terkait harga eceran tertinggi obat di masa pandemi Covid-19 dan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. "Pelaksanaan kegiatan berdasarkan Kemenkes RI dan yang terbaru adalah instruksi dari Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto usai zoom meeting dengan Koordinator PPKM Darurat, Luhut Binsar Panjaitan," kata Bagoes.
AKBP Pandia saat acara Anev.
sudah diatur dalam Instruksi Mendagri
Tuban, Memorandum Petugas gabungan PPKM Darurat siap memberi sanksi pemilik rumah makan yang nekat buka di atas jam 20.00. Tindakan tegas ini dilakukan, agar ada efek jera. Sebab dua hari pelaksanaan PPKM Darurat, masih ditemukan pemilik rumah makan, warung yang melanggar Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali. Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky bersama Dandim 0811, Wakapolres Tuban, Kepala Satpol PP, dan kepala dinas perhubungan masih memberikan toleransi, dan meminta pemilik warung mentaati aturan selama pelaksanaan PPKM Darurat. Ia menegaskan penutupan sementara sejumlah fasilitas umum, serta pembatasan jam operasional, merupakan langkah menekan penyebaran virus covid-19. "Bagi yang melanggar bisa ditutup tempat usahanya atau dikenai denda," kata Aditya Halindra Faridzky. PPKM Darurat di Kabupaten Tuban dilaksanakan 3 Juli 2020 melibatkan petugas gabungan.
Wakapolres Tuban Kompol Priyanto bersama Bupati Aditya Halindra Faridzky melakukan sosialisasi PPKM Darurat.
mereka melakukan patroli skala besar dengan mengedukasi pedagang makanan dan minuman untuk tidak buka di atas pukul 20.00. “Kami masih menemukan pembeli makan dan minum di tempat. Padahal jam operasional usaha dibatasi sampai pukul 20.00. Rumah makan atau warung hanya diperbolehkan melayani pesan antar,” tegas dia. Bupati berusia 29 tahun ini menjelaskan, pemkab menggelar pelaksanaan PPKM Darurat bersama Polres dan Kodim 0811. Pihaknya juga menggelar partoli bersama jajaran Polsek, Koramil
dan Satpol PP, hingga batas akhir PPKM darurat tanggal 20 Juli 2021. Sementara itu, Wakapolres Tuban Kompol Priyanto menegaskan setidaknya 1.300 personil dikerahkan untuk pengamanan PPKM Darurat di wilayah Tuban. Petugas gabungan dari personil TNI, Polri, Satpol PP, dan dinas perhubungan, dan tenaga kesehatan. “Seluruhnya melakukan pengamanan selama PPKM Darurat,” ungkap Priyanto. Pasukan PPKM Darurat disebar ke seluruh kecamatan di Kabupaten Tuban. Selain melakukan pengamanan, para
personil melakukan sosialisasi terkait Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat di Wilayah Jawa dan Bali. Patroli pada rumah makan, warung yang berpotensi menjadi kerumuman warga dilakukan dari Jalan Patimura, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Pramuka, Jalan dr Wahidin Sudirohusodo, Jalan Sunan Kalijaga, Jalan Diponegoro, Jalan RE Martadinata, dan Jalan TubanSemarang Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu. (top/har/day)
Kapolres Mojokerto Bersama Forkopimda Pantau Pos Penyekatan Mojokerto, Memorandum Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander bersama Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, serta Kodim 0815 menyisir titik penyekatan PPKM Darurat di Trawas dan Ngoro, Minggu (4/7) sore. Hasilnya masih ditemukan warga Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Lamongan dan Pasuruan melakukan aktivitas di wilayah Mojokerto. "Mulai Senin sampai 20 Juli nanti, masyarakat yang melanggar akan tegas kami sanksi. Hari ini di Trawas, masih kami temui warga luar daerah yang datang. Karena di sini juga salah satu lokasi wisata alam. Ini akan jadi koreksi bagi kami, juga bahan evaluasi ke depan," kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander. Keterangan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Mojokerto mengatakan, pedagang di sepanjang jalan Trawas mengeluh turun omset akibat PPKM Darurat. Padahal, uang sewa lahan berjualan masih tetap berjalan. Melihat banyaknya uneg-uneg pedagang, bupati akan segera melaksanakan koordinasi dengan pihak Perhutani untuk mencari solusi. "Rata-rata pedagang mengeluh, karena omset turun. Saya sampaikan bahwa PPKM darurat ini tidak bisa dilakukan Pemerintah saja, masyarakat juga harus mendukung agar covid segera terkendali. Beberapa keluhan pedagang kita tampung. Diantaranya beban uang sewa dari lahan jualan, padahal jualan
Kapolres AKBP Dony Alexander bersama Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati memantau pos penyekatan.
tidak menentu. Kita akan koordinasi dengan Perhutani untuk menemukan solusinya," kata bupati. Menekan kerumunan masyarakat, bupati kembali menegaskan bahwa kegiatan makan dan minum di tempat makan tidak diizinkan dalam PPKM darurat. Bupati juga mempersuasif warga masyarakat Kabupaten Mojokerto, agar berada di rumah saja demi keselamatan bersama. "Semua kegiatan makan minum di tempat, tidak diizinkan dalam PPKM darurat. Semua
harus take away. Dari hasil giat hari ini, masih ada warga luar daerah. Kami minta masyarakat di rumah saja. Apalagi semua tempat wisata pun sudah kami tutup untuk sementara," tambah bupati. Sebelum penyisiran sore hari, petugas gabungan dilakukan apel gelar pasukan, dilanjutkan Patroli 3 Pilar beserta jajaran dengan penyemprotan cairan disinfektan di wilayah Mojosari, Kemudian sosialisasi terkait PPKM Darurat agar warga patuh protokol kesehatan. (no/day)
Polres Kediri Perketat Jalur Perbatasan Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Donny Baralangi pengecekan HET dilakukan di dua tempat. Yakni apotek Kimia Farma dan apotek Petra Kepanjen. "Kami cek di dua apotek, harga obat eceran masih stabil," kata Donny. Donny menjelaskan, pengecekan dan pemantauan di apotek tersebut akan rutin digelar selama pemberlakuan PPKM darurat di Malang. "Rutin kita gelar. Ada pula petugas piket reskrim yang siap bergerak jika terima aduan lonjakan harga obat, ini wujud respon kami dalam menjaga stabilnya harga obat eceran bagi masyarakat," tegas Donny. Donny menambahkan jika ditemukan ada apotek yang menaikan harga obat di luar harga eceran maka pihaknya tidak akan segan menindak. "Jika ada yang main-main. Kami tindak," pungkasnya. (*/ari/day)
Forkopimda Bojonegoro Gelar Anev Penerapan PPKM Darurat Bojonegoro, Memorandum Forkopimda Bojonegoro menggelar rapat analisa dan evaluasi (Anev) pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Minggu (4/7) malam. Rapat evaluasi pemberlakuan PPKM Darurat memasuki hari ke-2 ini berlangsung di Posko PPKM Darurat jalan Ahmad Yani, Kecamatan Kota, dihadiri Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia; Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bojonegoro Sutikno; Bupati Bojonegoro diwakilkan Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro, Dra Nurul Azizah; Dandim 0813/Bojonegoro; Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Bojonegoro Drs Hanafi, serta pejabat utama Polres Bojonegoro, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bojonegoro. Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia menyampaikan, hari ke-2 pemberlakuan PPKM Darurat masih ditemukan tempat makan, warung kopi, kafe melayani makan dan minum ditempat. Padahal
Petugas Gabungan Sanksi Pemilik Rumah Makan
nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM
Darurat. “ Masih ada masyarakat yang mensepelekan terkait kebijakan PPKM Darurat. Banyak masyarakat belum paham PPKM Darurat, sehingga pelaku usaha tidak memperhatikan protokol kesehatan secara ketat,” terang AKBP EG Pandia. Kapolres juga menjelaskan, masih ditemukan orang tanpa gejala (OTG) berkeliaran di kafe di Kalitidu dan kuliner di jembatan Sosrodilogo. Lanjut AKBP EG Pandia, menyampaikan masih ada warga menggelar hajatan di desa-desa yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Hal ini dikhawatirkan memicu penyebaran virus Covid-19. “Kita minta kerjasamanya untuk mensosialisasikan kembali pemberlakuan PPKM Darurat melalui selebaran atau lewat media sosial. Sosialisasi juga dilakukan pemkab, Kodim dan Polres hingga ke pelosok desa. Kami berharap masyarakat memahami PPKM Darurat mulai tanggal 3 – 20 Juli 2021,” tandas
EG Pandia. Mengawal kegiatan PPKM Darurat jajaran Forkopimda Bojonegoro bersinergi hingga tingkat bawah. Pelaksanaan operasi yustisi juga dilakukan mulai kecamatan hingga dalam Kota Bojonegoro. “Sinergi dan kolaborasi tiga pilar diharapankan bisa maksimal meminimalisir penyebaran Covid-19 di kalangan masyarakat,” pungkas Kapolres Bojonegoro. Sementara itu Kajari Bojonegoro, Sutikno menerangkan, pihaknya melakukan pelaksanaan operasi yustisi. Personel kejaksaan juga memberikan pencerahan kepada masyarakat terkait PPKM Darurat. Pada kesempatan itu, Sekda Bojonegoro, Nurul Azizah menyampaikan operasi yustisi diharapkan bisa maksimal. Ia menerangkan masyarakat tidak perlu khawatir stok vaksin di Kabupaten Bojonegoro. Karena jumlah vaksin di Jatim ditambah 50% dari kuota awal. (top/har/day)
Kediri, Memorandum an Polres Kediri melakukan pengetatan mobilitas warga di Kecamatan Kandangan yang menjadi jalur perbatasan Kabupaten Kediri - Malang dan Batu. Petugas melakukan pemeriksaan kepada warga yang masuk karesidenan aKediri, seperti Nganjuk, Blitar, Tulungagung dan Jombang. Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono SIK MH mengatakan, arahan Kapolda Jatim untuk mendirikan pos pengendalian mobilitas masyarakat. "Kami melaksanakan aturan untuk mendirikan pengendalian mobilitas masyarakat di Kecamatan Kandangan," ujar AKBP Lukman Cahyono,Senin (5/7). Selain itu, warga luar Kediri yang masuk ke karisidenan Kediri akan dilakukan pemeriksaan tes swab. Apabila para pengendara tak bisa menunjukkan itu, maka pihak kepolisian akan meminta pengendara putar balik ke daerah asal.
kman Cahyono, Lanjut Lukman se embatasan di selain di pembatasan camatan Kanwilayah Kecamatan dangan, Polres Kediri kukan pemjuga melakukan n mobilitas batasaan at di wilayah Rinmasyarakat gi gin Budho, Kecamatan Pare ma Gumul, Kecadan Simpang Lima abupaten Kediri. matan Ngasem, Kabupaten ri menambahkan, Kapolres Kediri ujuan untuk kegiatan ini bertujuan mengendalikan kasus Coh tinggi vid-19 yang masih di Kabupaten Kediri. Kapolres Kediri juga yaramengimbau masyarakat patuh protokoll kesehatan dengan menalu jaga jarak dan selalu memakai masker. u"Kegiatan ini su-
dah berjalan sejak hari Sabtu tanggal 3 Juli kemarin," tandas AKBP Lukman Cahyono. Data Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri, terhitung tanggal 4 Juli 2021 tercatat warga yang terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 5.353 orang. Rincian sembuh 4.653 orang, meninggal 535 orang dan meninggal 165 orang. (Mis/day) AKBP Lukman Cahyono
Swab Antigen di Tempat Bagi Pelanggar Aturan Sumenep, Memorandum Polres Sumenep dan jajaran menggelar operasi yustisi disiplin protokol kesehatan (prokes) di wilayah hukumnya, Senin (5/7). Bagi pelanggar aturan, siap-siap dites swab antigen di tempat. Makodim 0827 jadi lokasi penyekatan operasi gabungan mulai pukul 09.00 hingga 11.30. Sebelum melaksanakan operasi yustisi, apel gabungan dilakukan n 2020 sesuai Inpres Nomor 6 Tahun hun dan SK Bupati Nomor 71 Tahun p, 2021 Kabupaten Sumenep, 5 dan Inmedagri Nomor 15 M Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19. Dengan kekuatan sekitar 80 personel gabungan, ang semua pengguna jalan yang melintas di depan makodim diperiksa. Hasilnya, terjaring 40 pelanggar prokes. Mereka langsung di-swab sebelum men-
Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya bersama Dandim 0827 Letkol Inf Nur Cholis memimpin operasi gabungan.
ja jalani sidang di tempat. “Dua pe pelanggar dinyatakan positif. Langsung dikirim ke RIDC Batuan untuk menjalani isolasi sekaligus perawatan,” terang kapolres. Selain di depan makodim,
operasi yustisi juga dilakukan mobile ke sejumlah titik yang menjadi pusat keramaian. “Dengan adanya pemberlakuan PPKM darurat serta operasi yustisi ini, diharapkan masyarakat lebih
disiplin menerapkan prokes untuk sementara tidak melaksanakan kegiatan menimbulkan kerumunan selama pelaksanaan penyekatan,” tutup AKBP Rahman Wijaya. (uri/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SELASA PON, 6 JULI 2021 HALAMAN 8
FOTO: MEMORANDUM/TYO
Tangkap 2 Tersangka, Amankan 4 Paket Sabu
Kades Siwalan Suhartomo mendampingi Pasiter Kodim 0817/ Gresik Kapten Inf Siari meninjau pengerjaan jalan.
Tulungagung, Memorandum Satreskoba Polres Tulungagung menangkap dua tersangka peredaran narkotika jenis sabu-sabu. Mereka adalah Andi Sagita alias Gondrong (29), warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Gondang, dan Arifi Ibnu (24), warga Desa Mojoarum, Kecamatan Gondang.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Pengerjaan Sasaran Fisik Selalu Dipantau
Gresik, Memorandum Untuk memantau kinerja satgas TMMD ke-111 dan warga, Kepala Desa (Kades) Siwalan Suhartomo mendampingi Pasiter Kodim 0817/Gresik Kapten Inf Siari meninjau di lokasi sasaran pembangunan fisik, Senin (5/7). “Saya selaku kepala desa tentu harus terus aktif mendampingi dan melihat perkembangan hasil pekerjaan dari TMMD, serta sejauh mana masyarakat berperan membantu TNI dalam gotong royong,” ujar Suhartomo. Menurutnya, pembangunan yang dilaksanakan oleh TNI untuk kepentingan masyarakat Desa Siwalan. “Saya harap seluruh masyarakat terus berperan serta aktif dalam kegiatan ini, sehingga akan mempercepat pembangunan,” lanjut Suhartomo. Dalam waktu dekat ini warga desa akan mempunyai jalan baru yang bisa dinikmati. “Sebuah kebanggaan tersendiri bagi warga, karena bisa menikmati jalan yang dibangun dengan hasil keringatnya bersama satgas,” pungkas Suhartomo. (tyo/lis)
“Dua tersangka telah kita amankan. Mereka kini ditahan di Mapolres Tulungagung,” ujar Kasubbag Humas Polres Tulungagung Iptu Trisakti Saiful Hidayat, Senin (5/7). Tr i s a k t i m e n a m b a h k a n , keduanya ditangkap di satu lokasi yang sama yakni di Desa Sidomulyo, Kecamatan Gondang. “Kemudian barang bukti di lokasi juga menunjukkan keterlibatan keduanya,” ucapnya.
Kedua tersangka dan barang buktinya. FOTO: MEMORANDUM/FIR
Penangkapan itu merupakan hasil dari pendalaman yang dilakukan anggotanya selama ini setelah mendapat laporan dari masyarakat. Dari tangan tersangka diamankan sejumlah barang bukti. Yakni empat poket sabu seberat 1,49 gram, pipet kaca berisi sabu, pipet kaca kosong, timbangan digital, lakban, korek api, plastik klip, handphone, dan lain-lain. “Akibat perbuatannya kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) Undang Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya. (fir/ mad/lis)
TMMD Ke-111 Magetan
Ubah Jalan Tikus Menjadi Produktif menjadi becek dan berlumpur, sangat penting bagi perekonomian Kini dalam TMMD ke-111, akses sehingga tidak dapat dilewati karena masyarakat. Sebab, jalan yang jalan sepanjang 1.550 meter itu telah licin dan sangat berbahaya,” ujarnya mempunyai lebar sekitar 4 meter itu dilaksanakan upaya perbaikan dengan saat ditemui di sawahnya beberapa juga menjadi penghubung Dusun dilakukan pengecoran oleh para hari lalu. Templek dan Dusun Biting di desanya, prajurit TNI yang tergabung dalam Bahkan diakuinya, jika musim serta akses terdekat menuju Desa Satgas TMMD yang saling bergotongpanen tiba dirinya bersama warga Puhpelem, Kecamatan Bulukerto, royong dan bahu-membahu bersama lainnya terkadang harus memikul Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. masyarakat. hasil pertaniannya menuju akses Diungkapkannya, buruknya Kolonel Inf Waris Ari Nugroho jalan terdekat yang dapat dilalui oleh akses jalan terkadang membuat berharap, dengan kondisi jalan yang kendaraan yang jaraknya lumayan masyarakat di dua dusun tersebut semakin baik setelah dilakukan jauh. harus menempuh jalur lain yang pengecoran, nantinya akan dapat Kepala Desa (Kades) Gonggang jaraknya cukup jauh untuk sekedar meningkatkan perekonomian dan Agus Susanto juga membenarkan, jika saling bersilaturahmi atau beraktivitas kesejahteraan masyarakat. selama ini warganya yang sawahnya lainnya. “Jadi bisa dikatakan, melalui Anggota satgas TMMD melakukan pengecoran jalan. berada di sekitar akses jalan tersebut perbaikan akses jalan yang dilakukan, merasa kesulitan. “Banyak di antara Melihat kondisi itulah, Danrem TMMD ke-111 juga berupaya merubah pengecoran jalan yang dilakukan. Gonggang khususnya akan semakin mereka yang terpaksa harus berjalan 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho jalan tikus menjadi jalan produktif “Terima kasih jajaran TNI dan satgas sejahtera. Untuk itu dia ingin, agar kaki,” katanya di Kantor Desa menegaskan bahwa TMMD ke-111 untuk membantu masyarakat,” TMMD,” katanya saat mendampingi berbagai pencapaian yang telah Gonggang. Magetan hadir untuk membantu dan jelasnya saat meninjau pengecoran Danrem 081/DSJ. dilaksanakan dalam TMMD ke-111 Karena buruknya kondisi jalan menjawab kesulitan masyarakat Desa jalan di Desa Gonggang, Senin (5/7). Senada dengan danrem, bupati nantinya dapat terus dipelihara agar dan fungsinya sebagai penguhubung Gonggang, serta mewujudkan mimpi Sementara itu, Bupati Magetan juga optimistis berkat perbaikan jalan usia pakainya dapat lebih lama dan antardusun atau desa, masyarakat di mereka selama ini. Suprawoto berterima kasih atas upaya yang dilakukan, masyarakat Desa semakin bermanfaat. (alv/mt/lis) sana juga sering menyebutnya sebagai jalan PENGUMUMAN KEDUA tikus. PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN A g u s Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui Surat Kabar Harian Memorandum m e n i l a i terbit pada hari Kamis tanggal 20 Mei 2021 dan Berdasarkan pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Berdasarkan ketentuan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 tahun 1996, PT. Permodalan Nasional Madani keberadaan (Persero) Cabang Surabaya akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Tahun 1996, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Kantor Cabang Surabaya Kusuma Bangsa, akan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo, atas jaminan Nasabah sebagai berikut : jalan itu melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan
FOTO: MEMORANDUM/
Magetan, Memorandum Suasana sejuk dan asri begitu terasa saat kita memasuki Desa Gonggang. Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Desa yang terletak di kaki Gunung Lawu ini mempunyai luas wilayah kurang dari 5 ribu hektare dan jumlah penduduk lebih dari 5 ribu jiwa. Masyarakat Desa Gonggang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani padi dan sayuran yang sudah terkenal dan banyak dikirim ke luar daerah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Saat ini, sebagian petani di sana selama puluhan tahun mengeluhkan kondisi jalan menuju area persawahan mereka. Selama itu pula, mereka terus bermimpi untuk mendapatkan akses jalan yang semakin baik guna membantu aktivitasnya. Rofii (60), warga Desa Gonggang mengatakan, akses jalan yang berada tepat di tepi sawahnya itu juga berada di pinggir tebing dan strukturnya berupa tanah liat. Selama ini, akses jalan tersebut hanya bisa dilalui saat musim kemarau saja dan itu pun hanya kendaraan roda dua. “Karena jika musim hujan jalan
Lelang (KPKNL) Surabaya terhadap barang jaminan : No.
Nama Debitur
Objek Lelang
1
YULIATI
Sebidang Tanah dan Bangunan, SHM nomor : 4326, Luas Tanah : 72 m2, atas nama : YULIATI, Kelurahan Gading, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya..
PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk Pengumuman Lelang sebelumnya/terakhir yang terbit di Surat Kabar Harian Memorandum tanggal 11 Mei 2021, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Kantor Cabang Surabaya, selaku Pemegang Hak Tanggungan Pertama akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996 dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya terhadap barang tidak bergerak aset jaminan milik debitur/penanggung hutang : 1. PT AGRO INDAH PERMATA Sebidang tanah seluas 14.760 m2 berikut bangunan beserta segala sesuatu yang melekat diatasnya yang terletak di Jalan Raya Jenu KM. 15 Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Sesuai dengan SHM Nomor : 43, 60 & 61/Desa Beji atas nama Ery Pranoto, SE. (Harga Limit Rp. 13.802.000.000,- Setoran Uang Jaminan Rp. 2.760.400.000,-). Pelaksanaan Lelang Batas Akhir Penawaran Alamat Domain Tempat Lelang Penetapan Pemenang
: : : : :
Selasa, 13 Juli 2021 pukul 11.00 Waktu Server (sesuai WIB) www.lelang.go.id KPKNL Surabaya, Jl. Indrapura No. 5 Surabaya setelah batas akhir penawaran
Syarat-syarat lelang : 1. Cara Penawaran Lelang dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis tanpa kehadiran peserta lelang (closed bidding) melalui surat elektronik (email) yang diakses pada alamat domain https://www.lelang.go.id 2. Pendaftaran Calon peserta lelang dapat berupa perorangan atau badan hukum. Calon peserta lelang mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada Aplikasi Lelang Email pada alamat domain angka 1, dengan merekam softcopy (scan) .73 13:3 HNVWHQVL ¿OH MSJ SQJ GDQ QRPRU UHNHQLQJ WDEXQJDQ DWDV QDPD VHQGLUL &DORQ SHVHUWD yang bertindak sebagai kuasa dari badan hukum diwajibkan mengunggah : Surat Kuasa bermaterai 10.000 GDUL GLUHNVL DNWD SHQGLULDQ SHUXVDKDDQ GDQ SHUXEDKDQQ\D GDQ 13:3 SHUXVDKDDQ GDODP ¿OH 3. Waktu Pelaksanaan a. Penawaran lelang diajukan melalui alamat domain di atas sejak pengumuman lelang ini terbit sampai dengan hari Selasa, tanggal 13 Juli 2021, pukul 11.00 Waktu Server (sesuai WIB) b. Penetapan pemenang oleh Pejabat Lelang dilakukan pada hari Selasa, tanggal 13 Juli 2021 setelah batas akhir penawaran. c. Peserta lelang diharapkan menyesuaikan diri dengan penggunaan waktu server yang tertera pada alamat domain tersebut di atas. 4. Uang Jaminan Lelang a. Peserta lelang diwajibkan menyetor uang jaminan lelang dengan ketentuan sebagai berikut: • Jumlah nominal yang disetorkan harus sama dengan uang jaminan yang disyaratkan penjual dalam pengumuman lelang ini, dan disetorkan sekaligus (tidak dicicil); • Setoran uang jaminan lelang HARUS sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang (tanggal 12 Juli 2021). b. Uang jaminan lelang disetorkan ke nomor Virtual Account (VA) masing-masing peserta lelang. Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain di atas kepada masing-masing peserta lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan valid. 5. Penawaran Lelang a. Penawaran harga lelang akan dikirimkan secara otomatis dari alat domain di atas kepada email masingmasing peserta lelang setelah menyetor uang jaminan lelang. b. Penawaran paling sedikit sama dengan harga limit. 6. Pelunasan Lelang a. Pemenang lelang akan diumumkan melalui e-mail masing-masing peserta. b. Pemenang lelang harus melunasi harga pembelian dan bea lelang sebesar 2% paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila tidak melunasi kewajiban pembayaran sesuai ketentuan di atas, pemenang lelang akan dinyatakan wanprestasi dan uang jaminan akan disetorkan seluruhnya ke Kas Negara. c. Pemenang lelang akan dikenakan BPHTB sesuai ketentuan peraturan daerah yang berlaku. d. Obyek dilelang dalam kondisi apa adanya (as is), calon peserta diharapkan telah melihat dan mengetahui objek yang akan ditawarnya, berikut semua perkara yang ada bila terjadi gugatan dari pihak lain /debitur seusai lelang, pemenang lelang tidak akan melakukan gugatan kepada KPKNL Surabaya dan PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Kantor Cabang Surabaya, termasuk juga bila terjadi pembatalan/penundaan lelang. Persyaratan lelang dan ketentuan lain ditetapkan sebelum pelaksanaan lelang dimulai. e. Informasi lainnya dapat menghubungi : PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Kantor Cabang Surabaya, Jl. Raya Darmo No. 112 Surabaya Telp. 031-995 35189, 995 36199. Surabaya, 06 Juli 2021 KPKNL Surabaya
PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Kantor Cabang Surabaya
Nilai Limit (Rp.) Jaminan Penawaran Lelang (Rp.) 540.000.000
108.000.000
Keterangan : 1. Nominal jaminan penawaran lelang yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. 2. Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang. 3. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. 4. Peserta lelang diwajibkan melihat, mengetahui dan menyetujui aspek legal dari objek yang dilelang dengan kondisi apa adanya (as is) 5. Apabila peserta lelang yang ditunjuk sebagai pemenang lelang tidak melunasi dalam jangka waktu 5 (lima) hari kerja maka uang jaminan akan disetorkan ke kas Negara. 6. Apabila terjadi pembatalan lelang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka pihak yang berkepentingan tidak dapat menggugat pihak BRI Kanca Surabaya Kusuma Bangsa dan KPKNL Surabaya. Persyaratan Lelang : 3HVHUWD KDUXV PHPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH www.lelang.go.id 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas. Pelaksanaan Lelang : Cara Penawaran Batas Akhir Penawaran Penetapan Pemenang Lelang Pelunasan Harga Lelang Bea Lelang Pembeli Tempat Pelaksanaan
1. Nama Nasabah : ^hD/E/E' Obyek Lelang : Sebidang tanah dan bangunan berikut segala sesuatu yang berdiri, tertanam dan ditempatkan diatasnya baik yang telah ada, maupun yang akan ada, yang menurut sifat dan peruntukannya, atau menurut hukum dianggap sebagai benda tetap sesuai dengan SHM No. 177, yang terletak di Desa Wonosari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, dengan luas tanah 151 M2, tertulis atas nama 1. SUTIKNO 2. SUMINING. Dengan Nilai Limit Lelang sebesar Rp. 100.000.000,- dan uang jaminan sebesar Rp. 20.000.000,2. Nama Nasabah : ^h, E ZK Obyek Lelang : Sebidang tanah dan bangunan berikut segala sesuatu yang berdiri, tertanam dan ditempatkan diatasnya baik yang telah ada, maupun yang akan ada, yang menurut sifat dan peruntukannya, atau menurut hukum dianggap sebagai benda tetap sesuai dengan SHM No. 393, yang terletak di Desa Awang-Awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Propinsi Jawa Timur, dengan luas tanah 105 M2, tertulis atas nama ^h, E ZK. Dengan Nilai Limit Lelang sebesar Rp. 300.000.000,- dan uang jaminan sebesar Rp. 60.000.000,3. Nama Nasabah : zUDHI KRISBIYANTO Obyek Lelang : Sebidang tanah dan bangunan berikut segala sesuatu yang berdiri, tertanam dan ditempatkan diatasnya baik yang telah ada, maupun yang akan ada, yang menurut sifat dan peruntukannya, atau menurut hukum dianggap sebagai benda tetap sesuai dengan SHM No. 141, yang terletak di Desa Seketi, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, dengan luas tanah 137 M2, tertulis atas nama YUDHI KRISBIYANTO. Dengan Nilai Limit Lelang sebesar Rp. 381.250.000,- dan uang jaminan sebesar Rp. 76.250.000,Keterangan x x x
Persyaratan Lelang: ͳǤ ʹǤ ͵Ǥ ͶǤ
ͷǤ
: Closed Bidding Dengan mengakses www.lelang.go.id : Selasa, 13 Juli 2021 Pukul 10.15 waktu server (sesuai WIB) : Setelah Batas Akhir Penawaran : Paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang : 2% (dua persen) dari harga lelang : KPKNL Surabaya Jl. Indrapura No.5, Surabaya Surabaya, 06 Juli 2021
Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Sidoarjo selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang
Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas. Objek lelang tersebut diatas dijual lelang dengan kondisi apa adanya dan kepada peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang. Apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa barang/obyek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Sidoarjo maupun PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) Kantor Cabang Surabaya. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh pada PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Kantor Cabang Surabaya, berkantor di Jl. Margorejo Indah XX Blok D-327 Kota Surabaya, Telp. (031) 99843576 Fax. (031) 99843786
Pelaksanaan Lelang: Cara Penawaran
Closed Bidding (dengan mengakses www.lelang.go.id)
Hari
Kamis
Tanggal
22 Juli 2021
Batas akhir penawaran
10.00 waktu server (Sesuai WIB)
penetapan pemenang lelang
Setelah batas akhir penawaran
Pelunasan lelang
5 (lima) hari kerja sejak pelaksanaan lelang
Bea Lelang Pembeli
2% dari harga lelang
Tempat Pelaksanaan Lelang
KPKNL Sidoarjo – Jalan Erlangga Nomor 161 Sidoarjo Surabaya, 06 Juli 2021 Surabaya, 06 Juli 2021
KPKNL SURABAYA www.lelang.go.id
KANCA BRI KUSUMA BANGSA https://infolelang.bri.co.id
PT. PNM (Persero) Cabang Surabaya
KPKNL Sidoarjo KPKNL Sidoarjo
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Direktur Utama: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III Choirul Shodiq SH MH No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Pemimpin Perusahaan: Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SELASA PON, 6 JULI 2021 HALAMAN 9
Edarkan Pil Trihexyphenidyl
FOTO: MEMORANDUM/TYO
Ibu Muda Mandaranrejo Diborgol
Pelaku menunjukkan barang bukti.
Pasuruan, Memorandum M Nikmatul Nikmatu Solikhah (29), ibu muda asal Jalan MT Hariyono RT 03/RW 03, K Kelurahan Mandaranrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pa Pasuruan, diringkus polisi usai kedapatan menyimpan obat keras jenis trihexyphenidyl.
Pengerjaan program RTLH warga Desa Siwalan yang hampir seratus persen selesai.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Renovasi RTLH Beri Manfaat Gresik, Memorandum Program TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik membawa berkah bagi masyarakat prasejahtera di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng. Sebab, dengan adanya renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) mereka akan menempati rumah baru. “Kini pengerjaan RTLH terus dikebut oleh satgas TMMD dan warga. Sejak awal kebersamaan antara TNI dan masyarakat terus terjalin bahkan semakin erat,” kata Pasiter Kodim 0817/Gresik Kapten Inf Siari, Senin (5/7). Menurutnya, dengan kebersamaan semua pekerjaan akan menjadi ringan, termasuk dalam membuat adukan semen untuk pemasangan batu bata. “Dengan keikhlasan TNI dan warga Desa Siwalan mudahmudahan renovasi RTLH ini membawa manfaat yang besar untuk warga penerima bantuan, baik secara jasmani maupun rohani,” lanjut Siari. Siari berpesan kepada warga yang rumahnya direnovasi agar bisa merawatnya dengan baik, sehingga bisa menjadi hunian yang sehat. (tyo/lis)
Kasatreskoba Po Polres Pasuruan Kota AK Nanang Sugiyono AKP m menjelaskan, pelaku diringkus di dalam rumahnya di Jalan MT Hariyono, Jumat (2/7) sekira pukul 21.45. Ini berawal
FOTO: MEMORANDUM/RUL
dari pengakuan saksi berinisial R, di Jalan Simpang Empat Niagaraya yang kedapatan membawa pil trihexyphenidyl 3 butir. “Kemudian petugas mengembangkan dan mengarah kepada ibu rumah tangga. Saat ditangkap digeledah di dalam rumah pelaku, petugas menemukan
Ratusan Warga Tulungagung Vaksinasi di Kejari Tulungagung, Memorandum Ratusan warga Desa Tapan dan Ngujang, Kecamatan Kedungwaru, mengikuti vaksinasi Covid-19 di halaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung, Senin (5/7). Kepala Kejaksaan Negeri Tulungagung Mujiharto mengatakan, vaksinasi ini dilakukan bersama dengan dinas kesehatan, pemerintah desa setempat, serta Dokpol RS Bhayangkara. Mujiharto mengungkapkan, vaksinasi dilakukan untuk mempercepat capaian vaksin di Tulungagung sekaligus menyambut Hari Adhyaksa ke-61 pada 22 Juli mendatang. Pihaknya menyebut, vaksinasi dipilih karena saat ini vaksin Covid-19 menjadi hal yang diperlukan masyarakat di masa pandemi. “Karena saat ini vaksin dibutuhkan masyarakat. Jadi ini yang kita lakukan dengan membantu penyampaian vaksin kepada masyarakat,” jelasnya. Kali ini lebih kurang 150 masyarakat umum berusia di atas 18 tahun yang dalam kondisi sehat bisa mendapatkan vaksin. Selanjutnya, menurut Mujiharto, vaksinasi kembali dilakukan beberapa hari ke depan melihat antusiasme masyarakat. “Hari ini ada 150 orang dari 2 desa yang vaksinasi, syaratnya usia di atas 18 tahun dan dalam kondisi sehat,” jelasnya. Pihaknya mengungkapkan, pembagian jadwal vaksinasi dilakukan untuk meminimalkan pengumpulan massa di saat bersamaan, sehingga penerapan protokol kesehatan bisa dilakukan. “Nanti kita lakukan lagi dua sampai tiga kali, kita lihat animo masyarakat,” pungkasnya. (fir/mad/lis)
Pasuruan, Memorandum Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf didampingi Wakil Wali Kota Adi Wibowo, melepas kepulangan 41 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19. “Mereka telah menjalani karantina dan alhamdulillah dinyatakan negatif Covid-19,” kata Saifullah Yusuf saat melepas kepulangan santri dari lokasi karantina di Hotel Semeru, Senin (5/7) siang. Mereka ini merupakan bagian dari klaster ziarah wali dari Kelurahan Trajeng. Pertengahan bulan lalu, warga Kota Pasuruan diramaikan dengan keberangkatan 2 bus rombongan ziarah wali lima warga dua RT di Kelurahan Trajeng. Beberapa hari sepulang dari ziarah, dua orang meninggal dunia terpapar virus corona. Saat itu juga ada seorang warga sepulang ziarah lantas kembali ke Ponpes Salafiyah Kota Pasuruan. Pemerintah kota langsung melakukan tracking dan menemukan 41 santri yang kontak erat dengan satu santri yang pulang dari ziarah wali ternyata positif. Para santri yang positif langsung dikarantina dan saat ini telah dinyatakan negative Covid-19. “Kalau bisa terdeteksi dan ditangani dengan cepat penanggulangan bisa juga dengan cepat. Terima kasih pada pengasuh Ponpes Salafiyah yang juga terbuka dan mendukung penuh upaya kami melakukan tracking di pesantren,” ujar Gus Ipul sapaan akrab wali kota Pasuruan. Dengan kepulangan para santri tersebut, Pemkot Pasuruan berhasil memangkas klaster ziarah wali lima dengan tuntas. Baik warga 2 RT di Kelurahan Trajeng maupun santri Salafiyah yang tertular sudah sembuh semuanya. Dari data yang ada, sepanjang mewabahnya Covid-19 hingga saat ini total sudah ada 2.061 warga Kota Pasuruan yang terpapar. “Kasus aktif Covid-19 di Kota Pasuruan saat ini 253 orang. Untuk hari ini saja ada penambahan 30 orang,” kat Gus Ipul. Sementara untuk bed occupancy ratio (BOR) di RS Purut mencapai 89 persen dengan rincian kapasitas ICU dari 5 kamar hanya menyisakan 1 tempat tidur kosong. Kemudian ruang isolasi dari 77 tempat tidur yang kosong hanya 8. (rul/lis)
FOTO: MEMORANDUM/RUL
FOTO: MEMORANDUM/FIR
41 Santri Ponpes Salafiyah Sembuh dari Covid-19
Mujiharto memantau pelaksanaan vaksinasi.
Gus Ipul menyerahkan surat hasil negatif kepada para santri.
RUMAH DIJUAL
PA R A N O R M A L
P I J AT K E B U G A R A N
LOWONGAN
KEHILANGAN
Jual Rumah Baru ukuran 4x17 Kedung Mangu Rel Sidotopo Wetan Kec.Kenjeran Hub:081233344412.
Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:08578393838/081229729706 (tdk terima SMS).
Feri Massage Pijat Keluarga. Untuk Pria dan Wanita, untuk Capek dan Letih-letih. Muda, Bersih, dan Sopan santun. Hub: 081358022468.
Lowogan Security Max 45thn Domisili Sidoarjo Gada Pratama,Pengalaman Hub: 081330994567.
Hilang STNK Spd Mtr Yamaha Th’2020 L-6455-OK An.Rizki Okta Tindra D/a. Nyamplungan Kuburan No.32 Sby.
Yoga Atletis melayani massage vitalitas buat pria/pasutri bisa di panggil dan ditempat. Minat Hub 085230255020.
AKAN DIJUAL unit sepeda motor W 6373 NAS oleh PT KB FINANSIA MULTI FINANCE untuk info Hub : 0321-320222.
DJL Rmh TP. 45/96 Wil. Sedati hrg cash 300jt-an Bs KPR Ang 3jt. H: 082132261652
M O TO R D I J U A L
AKAN DIJUAL unit mobil S 7583 W oleh PT KB FINANSIA MULTI FINANCE untuk info Hub : 0321320222
KEHILANGAN Hilang STNK Spd Mtr Honda Th’2018 L-4585-HC An.Moh Wa’il D/a.Wonokusumo Jaya 6-A/33 Sby.
RUKO DIJUAL
ELEKTRONIK
Disewakan Ruko / Stand Jalan Raya Arteri Porong Pertahun 6Jt Hub:082343100735.
AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.
SHOROOM
sebungkus rokok,” ucap Nanang, Senin (5/7). Di dalam rokok tersebut, berisikan pil trihexyphenidyl 68 butir milik pelaku yang disimpan di rumahnya. “Kini pelaku bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolres Pasuruan Kota guna penyelidikan lebih lanjut. Pelaku dijerat Pasal 197 atau pasal 196 UU No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan,” tuturnya. “Pengakuan pelaku kepada petugas, ia mengedarkan pil trihexyphenidyl sudah 2 tahun,” imbuh Nanang. (rul/lis)
PROMO TOYOTA Juli Special AGYA 1.2 Dp. 8jt angs 3.7xx CALYA 1.2 Dp. 8jt angs 3.8xx AVANZA Dp. 21jt angs 4.4xx YARIS Dp. 35jt angs 5.8xx Bonus : - Cover Jok - Karpet Dasar - Kaca Film - Payung - dll
* Terima tukar tambah dan KTP luar kota Hubungi : 0813 4333 8030
HILANG STNK MOBIL AVANZA SILVER METALIK W-1727-NJ MOCHAMAD YUNUS 082334290391. Hilang Buku Kir L.8197.BV/SB.248891.K PT.DIPO STAR FINANCE JL.GEDUNG GRAHA PASIFIC SBY. Hilang Buku Kir L.9178.BS/JKT.63531 MOHAMMAD ADIM JL.BULAK BANTRNG WETAN 14/36.A SBY. Hilang Buku Kir L.9956.CE/SB.2070 16.K RUDIE CAHYADI JL.SUTOREJO PRIMA TENGAH 15/PZ-41 SBY.
HILANG STNK HONDA VARIO CBS VIOLET SILVER W-2048-NAT SARONI 085646435415.
Hilang Buku Kir L.9931.UV/ PWK.13037 PT.KARUNIA SEJAHTERA TRANS JL.MARGOMULYO PERMAI R-6 SBY.
Hlg STNK Hnd Vario Htm ‘2016 L-4686-KX An.Sjaiful Amali D/a.Bogangin Baru Blok K/26 Sby.
Hlg STNK Mtr Honda Matic L-4182VU An Bambang Setiono Jl.Pakis Tirtosari 15/22 Sby.
Hilang Buku Kir L.9714.UI/ JKT.506337 DEWA GEDE MAS ARDANA JL.TANJUNG PRIOK 29 SBY.
Hlg STNK Yamaha Vega ZR 2013 merah maron N-5138-V A/N:ISWATI d/a:Dsn.Dliring RT.05/RW.01 Ds.Winong GEMPOL-PSRN.
Hilang Buku Kir L.8786.UO / SB.260126.K PT.JAYA SAKTI LINGKUNGAN HIDUP JL. GRAHA CITRA E.2/53 SBY.
HILANG STNK HONDA SCOOPY W-3826-NBD SUSENO AJI 081357019039.
HILANG STNK HONDA VARIO W-4905WG RIYANTO 083834603361. HILANG STNK SPIN SUZUKI W-6530PA ANDI TISMANA 081333115572.
HILANG STNK P 5896 QW NK. 9531 NS. 0058 AN. KUSMAN ALI D/A JL SRIWIJAYA XXVIII SUMBERSARI JBR
Hilang BPKB mobil kijang 2001 L1092CO A/n Eliana Widyasari. 087700199996
HILANG STNK P 6466 HJ NK. 6994 NS. 6271 AN. MUHAMMAD HUSNAN SAROFI D/A JL LETJEN SUTOYO SUMBERSARI JBR
HLG BPKB Mtr SUZUKI Th’2011 S-3189-LA an.NAIM Desa TLOGO AGUNG Rt 01/Rw 03 Kec.KEMBANGBAHU LMG.
HILANG STNK AG 2044 OU NK. 8865 NS. 6457 AN. ARIK ADI SETIAWAN D/A DSN MANTREN PAGU KEDIRI
HLG STNK Mtr HONDA BEAT Th’2013 S-4066-LV an.NGADIRIN desa. Pandan Pancur Rt 01/Rw 05 Kec.Deket Lamongan.
HILANG STNK P 2905 IE NK. 8436 NS. 8097 AN. HERI KUSWANTO D/A DSN BABATAN SEMBORO JBR
HILANG STNK P 5978 GF NK. 5427 NS. 6294 AN. M. HOLILI D/A DSN TEGAL BATU JELBUK JBR
HILANG STNK P 3693 KW NK. 9606 NS. 0303 AN. SUPARMAN D/A DSN KRESEK AJUNG JBR
memorandum.co.id
MOJOKERTO-JOMBANG
memorandumredaksi @gmail.com
SELASA PON, 6 JULI 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
MAKAN UANG ARISAN, WANITA SELOLIMAN DIPOLISIKAN
Bawa Kabur Rp 80 Juta FOTO: ISTIMEWA
Penggarapan rumah Misriah kini tinggal tahap akhir.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Satgas Kerjakan Atap Rumah Misriah Gresik, Memorandum Pengerjaan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) terus dikebut oleh Satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/ Gresik, mengingat waktu yang sangat terbatas. Untuk itu satgas mengajak warga agar terus datang bergotong royong, sehingga akan terlihat kemanunggalan antara TNI dan rakyat. “Bahwa pelaksanaan pembangunan RTLH ini dikerjakan dengan gotong royong antara satgas dan warga sekitar. Dengan dikerjakannya RTLH secara gotong royong diharapkan akan segera cepat selesai dan dapat ditempati oleh pemiliknya,” ujar anggota satgas Serda Alex, Senin (5/7). Ditambahkan Alex, untuk rumah Misriah, penerima bantuan RTLH, warga Dusun Selodingin, Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, pengerjaannya saat ini sudah tahap pemasangan atap, sehingga sebentar lagi pekerjaan tersebut akan dapat terselesaikan. Sementara menurut Misriah, dirinya sangat senang dengan renovasi yang dilakukan satgas dan masyarakat. “Saya sebelumnya tidak menyangka bila rumah saya akan direnovasi sebagus ini,” kata Misriah. (tyo/yok)
Mojokerto, Memorandum Siti Mutaharo (27), warga Dusun Biting, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, dilaporkan polisi oleh Della Anisa (21), yang masih tetangganya. Upaya hukum itu ditempuh, lantaran pelaku diduga telah membawa kabur uang arisan hingga puluhan juta. Diungkapkan Kasubbag Humas Polres Mojokerto Iptu Tri Hidayati, kejadian berawal saat terlapor menawarkan untuk mencari pembeli arisan. Setelah berupaya, korban lalu mendapat 6 orang yang berminat. “Korban didatangi untuk mencarikan orang yang mau mengikuti arisan. Selanjutnya setelah mencari, ia mendapatkan 7 orang yang berminat,” ungkapnya, Senin (5/7). Kesemua warga tadi masing-masing Dimas, Kiki, Lilik, Krosita, Wida, dan Ajeng. Dari pembayaran 6 orang tadi, terlapor mendapatkan uang sebesar Rp 80.743.000. “Terlapor menerima pembayaran dari menjual slot arisan tadi sebesar lebih dari 80 juta rupiah,” terang kasubbag humas. Persoalan baru muncul, setelah tiba giliran uang arisan keluar. Lantaran, sesuai jadwal yang sudah ditentukan kesemua korban tidak juga menerimanya. Merasa memiliki tanggung jawab, Della berkali-kali menanyakan kepada terlapor namun tidak direspons. Bahkan saat didatangi ke rumahnya, Siti tidak pernah ada di rumah. Sadar telah menjadi korban penipuan, perkarapun berlanjut ke ranah hukum. “Laporan sudah masuk, dan saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Salah satu upaya hukum yang telah diambil dengan memintai keterangan dari sejumlah saksi,” tandas Tri. (no/yok)
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati berbincang dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Dewan Desak Pemkab Turun Tangan Atasi Serangan Hama Tikus Jombang, Memorandum Maraknya hama tikus yang menyerang tanaman petani di Kota Santri, mendapat respons kalangan dewan. Komisi B DPRD Jombang meminta Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Jombang lebih serius lagi menghadapi hewan pengerat tersebut. “Kami minta penyuluh pertanian juga lebih aktif lagi untuk memantau areal persawahan terutama yang masif serangan,” ujar Sunardi, Ketua Komisi B DPRD Jombang, Senin (5/7). Sunardi menambahkan, sebenarnya sebulan yang lalu pihaknya meminta dinas pertanian untuk menyediakan semua jenis obat hama apapun untuk pemberantasan sekaligus, selain itu katanya kegiatan-kegiatan penanggulangan seperti melakukan gropyokan juga harus lebih masif lagi dilakukan dengan menggandeng Gapoktan. “Bantuan obat-obatan juga harus segera dibagikan ke petani yang membutuhkan,” katanya. Politikus PPP ini juga mengungkapkan, pemantauan selama satu minggu ini. Serangan hama masih sangat masif tidak hanya tikus, serangan hama wereng juga terjadi. “Sosialisasi ke petani juga sangat penting untuk dilakukan. Penanganan hama itu seperti apa. Sehingga petani juga lebih paham,” ungkapnya. Ia juga mendorong, agar sawah yang belum didaftarkan asuransi segera didaftarkan. Jangan sampai petani merugi karena serangan hama. “Ini kami akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian terkait dengan asuransi ini. Apakah sudah semua areal persawahan ada asuransi atau seperti apa. Jangan sampai petani mengalami kerugian,” pungkas Sunardi. (wan/adv/yok) Ketua Komisi B DPRD Jombang Sunardi
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Foto dokumentasi saat terlapor menerima uang arisan.
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander.
Gubernur Khofifah Minta Pemkab Tambah BOR 50% Mojokerto, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberi instruksi penambahan bed occupancy rate (BOR) sebanyak 50% dari total yang ada, baik isolasi maupun ICU. Khofifah juga memerintahkan kesiapan alat kesehat kesehatan seperti tabung oksigen dan ventilator, dengan tenaga m medis yang andal. Perintah ini disampaikan langsung saat meninjau vaksinasi pencegahan Covid-19 di Kabupaten Mojokerto. M Kegiatan dilaksanakan di Pendapa Kantor Kecamatan Ngoro, Senin (5/7) dengan dikawal langsung Ketua Satgas Covid-19 sekaligus Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, bersama Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander. “BOR di Kabupaten Mojokerto cukup tinggi. Harus ada percepatan penamb a h a n . Ta m b a h kan 50%
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati
ad lengkap dari total yang ada, bese para nadengan alkes beserta P kes yang andal. Perawat dari t bisa kita maksiwaiting list, m malkan untuk membantu. briefin dulu deLakukan briefing kat Khofifah. ngan cermat,” kata vaksina Gubernur Terkait vaksinasi, menye Khofifah menyebut bahwa samp saat ini Jawa Timur sampai me tidak berhenti melaksanakan vaks percepatan vaksinasi. Pada ini Gubernur pantauan kali ini, mengata Khofifah mengatakan bahwa J target vaksinasi Jawa Timur ribu Maka dari mencapai 300 ribu. V/Bra itu, Kodam V/Brawijaya, Polhin da Jawa Timur hingga diikuti jajaran Kapolres, Kapolresta, Bupati Dandim, Bupati/Wali Kota un ke bawah, hingga seluruh unit ter menjalin diminta untuk terus koord koordinasi. “Per hari
ini (Senin 5 Juli 2021), target vaksin kita adalah 300 ribu. Ini Jawa Timur ya, bukan Pemprov saja. Insyallah hari ini Pemprov Jawa Timur dapat droping vaksin dari Jakarta, sesuai rekom tanggal 5 Juli kemarin. Akan kita drop ke Mojokerto juga segera. Kemarin juga sudah ada lima kab/kota sudah habis vaksinnya. Maka dari itu, saya minta semua koordinasi. Semua harus all in one, termasuk masyarakat juga. Mohon taati semua aturan PPKM darurat demi keselamatan bersama,” tambah gubernur. Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati pada laporan kepada Gubernur Khofifah, melaporkan bahwa Pemda terus melaksanakan langkah-langkah konkrit, tepat, dan cepat dalam penanganan Covid-19. Bupati menjelaskan beberapa problem di lapangan salah satunya keterbatasan nakes. “Beberapa waktu lalu, Pak Wagub Jawa Timur datang ke Kabupaten Mojokerto, dengan memberi bantuan 10 ribu rapid antigen, sebagai senjata
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati memantau proses vaksinasi.
kami untuk tracing oleh tim surveilans Puskesmas. Kami juga sudah siapkan tambahan bed, namun tenaganya yang kurang siap. Kami dibantu Kapolres dan Dandim 0815, juga sinergi dengan ulama,” terang Bupati Ikfina. Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Kabid P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Langit
Kresna Janitra pada keterangan tambahan menginformasikan bahwa saat ini RSUD Prof dr Soekandar Mojosari sejak minggu lalu, telah melakukan penambahan 40 bed dari sebelumnya 60 bed. Rumah sakit swasta juga telah mendapat instruksi penambahan bed. Jumlah ventilator yang ada, saat ini tidak cukup maksimal mengingat peningkatan angka
kasus Covid-19 di Kabupaten Mojokerto. Penambahan kasus tertinggi tercatat pada tanggal 1 Juli yakni 81 kasus, dan tanggal 2 Juli sebanyak 72, dan kasus aktif per 4 Juli sebanyak 563 kasus. Tim Satgas Covid-19 terus memaksimalkan tracing, dengan cakupan 30 orang kontak erat dari satu orang terkonfirmasi positif Covid-19. (war/adv/yok)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL
Raup Rp 2 Juta
Akibat perbuatannya itu, perempuan 58 tahun itu akhirnya divonis selama 11 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya. “Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian secara berlanjut,” tutur Ketua Majelis Hakim R Yoes Hartyarso saat membacakan amar putusannya, Senin (5/7). Adapun hal yang memberatkan terdakwa dalam pertimbang-
an majelis hakim yaitu bersangkutan sudah pernah dihukum lima kali atas kasus yang sama. Perbuatannya juga merugikan korban-korbannya. “Sedangkan pertimbangan yang meringankan, terdakwa sudah berusia lanjut.Terdakwa juga sudah mengakui serta menyesali perbuatannya,” imbuh hakim ketua. Sementara itu, putusan ini lebih ringan daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ugik Ramantyo. Sebelumnya, JPU dari Kejari Tanjung Perak Surabaya itu
Terdakwa Soeprapti mendengarkan putusan hakim di PN Surabaya, Senin (5/7).
melakukan penuntutan terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 1,5 tahun. Atas putusan ini, terdakwa Soeprapti menerima hukuman
penjara tersebut. Nenek dua cucu ini berjanji tidak lagi mencuri. “Saya mohon maaf. Suami saya sudah meninggal,” ungkapnya. Untuk diketahui, perempuan
yang tinggal di Jalan Gubeng Masjid ini terakhir ditangkap polisi pada 7 Januari lalu setelah mencuri HP di dua mal berbeda. Aksi pertama mencuri HP dan uang Rp 2 juta milik Nur Laili Hidayanti di Royal Plaza pada 28 Oktober 2020. Ketika itu, terdakwa melihat tas korban terbuka dan dia langsung mendekati untuk mencuri barang di dalam tas. Sedangkan aksi kedua kalinya dilakukan di stan Pull and Bear pada 8 November 2020 ketika sedang ramai pembeli. Terdakwa mendekati Shely Vionita yang tasnya terbuka dan mengambil HP di dalamnya seharga Rp 17,5 juta. Selanjutnya Soeprapti bergegas kabur setelah mendapat barang curian dan menjualnya. (mg5/nov)
Karyawan Ekspedisi Mati di Gudang Surabaya, Memorandum Karyawan perusahaan ekspedisi, Santoso (52), warga Jalan Setro Kecil ditemukan tewas di gudang tempatnya bekerja, Jalan Teluk Bone Baru, Perak, Senin (5/7) sekitar pukul 07.38. Informasi yang dihimpun, kali pertama jenazahnya ditemukan Budi (47), rekan kerjanya warga JalanTeluk BoneTengah. Menurut keterangan Budi, korban beberapa
hari memang mengeluh sakit di perutnya. Kemudian saksi menyarankan korban untuk tidak kerja lebih dulu. Meski demikian, korban tetap memaksa berkerja. Sekitar pukul 01.00, Santoso tampak istirahat di Gudang, sedangkan Budi jaga di luar. “Pada pukul 03.00, saya mendengar suara korban batuk-batuk,” kata Budi kepada petugas. Pada pukul 05.00, Budi hen-
dak membersihkan kantor dan melihat tubuh rekannya ternyata tidak bergerak sama sekali. Merasa ada yang ganjil dengan keadaan korban, saksi lalu memberitahu teman-temannya dan melaporkan ke pengurus kampung. Kemudian laporan itu diteruskan ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan jajaran samping. Hingga korban dinyatakan telah meninggal. Jenazah Santoso lalu dibawa
ke RSUD dr Soetomo menggunakan ambulans untuk divisum. Terpisah, Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Ganantha membenarkan adanya penemuan jenazah di gudang Jalan Teluk Bone Baru. Hasil pemeriksaan petugas inafis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Santoso. “Korban meninggal karena sakit,” kata Ganantha. (rio/nov)
Petugas mengevakuasi jenazah Santoso dari lokasi.
Sambungan dari halaman 1
terbongkar saat petugas yang sedang melakukan penyekatan di check point di Suramadu melakukan pemeriksaan surat PCR dan GeNose terhadap penumpang bus. “Ternyata setelah dicek, ternyata surat GeNose milik 35 penumpang bus, 12 di antaranya diketahui palsu dan kantong GeNose diganti dengan kateter,” ungkap Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, kemarin. Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi oleh petugas, ternyata diketahui surat GeNose tersebut palsu yang dilakukan HBP dan ASK, sehingga polisi meringkus keduanya. Ganis menambahkan, kedua tersangka tersebut mempunyai tugas berbeda. HBP merupakan nakes di salah satu puskemas di Sumenep yang berperan membuat surat GeNose Covid-19, sedangkan ASK bertugas mencari calon penumpang. Saat diinterogasi petugas, modus HBP yakni memalsukan surat GeNose atas pesanan dari ASK untuk penumpang bus jurusan Sumenep-Jakarta. Selain itu, juga mengabaikan pemeriksaan peniupan kantong GeNose di klinik posko check point yang diselenggarakan Pemkab Sumenep. “Kedua tersangka menyuruh penumpang bus meniup kantong GeNose di SPBU Pekamban, Sumenep lebih dulu tanpa disaksikan nakes klinik posko check point di Sumenep,” beber Ganis. Bahkan HBP mengganti kantong GeNose dengan kantong kateter karena persediaan di check point terbatas. Kateter dibelinya di apotek. Setelah kantong ditiup, HBP membuat surat hasil tes GeNose dengan menggunakan data (barcode) milik orang lain yang hasilnya negatif Covid-19. Setelah surat GeNose ready (siap) lalu diberikan kepada ASK agar lolos dari pemeriksaan petugas di penyekatan Suramadu. Akan tetapi perbuatannya akhirnya diketahui polisi karena setelah surat GeNose dicocokkan menggunakan alat barcodenya atas nama orang lain. “Jadi surat GeNose untuk 12 penumpang itu milik satu orang yang sudah di-swab dan hasilnya negatif Covid 19,” jelas Ganis. Ketika diketahui petugas surat GeNose itu palsu, masih kata Ganis, polisi langsung melakukan swab terhadap 12 penumpang di check point Suramadu dan hasilnya negatif semunya. Sementara itu, HBP mengakui semua perbuatannya dan semua murni idenya sendiri untuk meraup keuntungan pribadi. Dia juga berterus terang bila surat hasil GeNose yang diselenggarakan di check point Pemkab Sumenep gratis. Namun, pria tersebut menjualnya kepada ASK seharga Rp 50 ribu per lembar. “Saya untung Rp 10 ribu per lembar. Jadi selama penyekatan berlangsung di Suramadu dan di Sumenep, saya meraup keuntungan Rp 2 juta,” ujar HBP. (rio/nov)
Lebih Tegas
Surabaya, Memorandum Soeprapti tidak pernah jera padahal sudah pernah merasakan pengapnya penjara. Tapi dia masih saja berulah melakukan pencurian HP dan sejumlah uang di dua mal ternama.
FOTO: MEMO RANDUM/RIO
Surabaya, Memorandum Aksi pencurian motor terjadi di minimarket Jalan Sidosermo II, sekitar pukul 19.30. Seorang pelaku berhasil membawa kabur Scoopy milik Devi, warga Jalan Sidosermo Gang V. Devi mengatakan, kejadian pada Rabu (30/6) itu bermula saat dia berbelanja ke minimarket. Seperti biasa, setiba di lokasi, Devi memarkirkan motor tepat di depan minimarket. Ia juga memastikan motor dalam kondisi terkunci setir. “Sesaat kemudian saya masuk ke dalam minimarket dan berbelanja. Karena ramai saat itu saya antre di kasir. Setelah membayar, saya lalu keluar dan mendapati motor sudah amblas,” ujar Devi dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Senin (5/7). Devi mengaku sempat mencari motornya di sekitar lokasi. Selain itu, juga menanyakan kepada orang-orang sekitar. Tapi upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Mereka yang ditanya mengaku tidak mengetahui keberadaan Scoopy miliknya. “Saya minta tolong ke pegawai minimarket untuk melihat rekaman CCTV (closed circuit television). Dari rekaman CCTV, terlihat satu pelaku yang mencuri motor saya,” jelas wanita 23 tahun ini. Devi menambahkan, pelaku beraksi sekitar pukul 19. 24. Dari pantauan CCTV, pelaku sebelumnya sudah ada di depan minimarket. “Pelaku memang sudah memantau motor saya. Ciri-cirinya tinggi kurus, agak tua, tidak pakai helm,” bebernya. Devi menerangkan, akibat ulah pelaku dompet yang diletakkan di jok berisi KTP, ATM, SIM dan Kartu BPJS turut amblas. “Saya sudah lapor ke Polsek Wonocolo dan menyerahkan barang bukti video rekaman CCTV,” tandasnya. Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp (WA) Kanitreskrim Polsek Wonocolo Iptu Mochamad Shokib belum memberikan tanggapan sama sekali. (fdn/nov)
Nenek Nakal Dibui 11 Bulan FOTO: MEMO RANDUM/JAKA
Scoopy Amblas di Minimarket Sidosermo
SELASA PON, 6 JULI 2021 HALAMAN 11
Sambungan dari halaman 1
lepas dari ultimatum sang istri. Hari yang sama, Nora Alexandra mengunggah dua foto bareng drumer Superman Is Dead tersebut di Instagram Stories seraya memberi tahu kepada publik bahwa ia telah mengultimatum suami. “Saya akan menindak tegas suami saya jika dia tidak mendengar nasihat saya. Pilihannya ada dua, dan dia harus memikirkan matang-matang pilihan yang saya berikan,” cuitnya menyertai foto itu. “Sudah cukup orang-orang di luar sana, teman dari JRX, dll selalu bilang saya lalai memberi tahu Jrx, Nope!” sambung Nora Alexandra lewat status teks berlatar warna merah menyala. Tampaknya kesabarannya tiba di perbatasan. Ia lelah dipersalahkan orang atau dianggap tak bisa mengingatkan sepak terjang suami. Nora Alexandra telah berkali memberi peringatan. Kali ini, lebih tegas. “Saya sudah berjuang untuk memberi tahu dia, tapi kali ini saya wajib memberi ketegasan yang keras ke suami saya, ini demi kebahagiaan dia, damai, dan bisa fokus ke istri dan keluarga!” ia menulis. Jauh di lubuk hatinya, Nora Alexandra tak ingin suaminya dijebloskan ke penjara lagi. “Sejatinya saya tidak pernah mau kejadian penjara terulang,” ujar selebgram dengan 1,3 juta pengikut itu. Tak main-main, di pengujung status teks unggahan kedua, Nora Alexandra memperingatkan Jerinx hanya punya dua pilihan. Sayang, ia tak merinci dua pilihan yang disodorkan kepada suami. “Ingat, pilihanmu cuma ada dua dan kamu harus pikirkan matang-matang. Jangan buat aku terlihat tidak bisa memberi tahumu!” serunya. Mencermati unggahan terbarunya bukan lagi soal wabah. Melainkan, ancaman pihak lain yang ingin memenjarakannya. “Saya terpaksa harus bersuara lagi karena ada pihak yg ingin laporkan atau memenjarakan saya (lagi) — meski saya sudah minta maaf,” kata Nora. (lp6/nov)
Incar Parkir Basement kawasan Jalan Ir Soekarno, Minggu (4/7) dini hari. Setelah dibuntuti, para pelaku memang hendak mencuri kendaraan yang terparkir di teras rumah korban dengan cara merusak rumah kontak motor. “Anggota patroli kring serse mencurigai gerak gerik keduanya yang diduga hendak mencuri motor. Dan benar dari kejauhan mereka terlihat melancarkan aksinya lalu kami amankan,” kata Kanitreskrim Polsek Sukolilo Iptu Zainul Abidin, Senin (5/7). Ketika disergap, pelaku berupaya menerjang kepungan petugas untuk kabur. Dinilai membahayakan, petugas akhirnya melepaskan dua tembakan peringatan ke udara. Namun, hal itu tidak membuat mereka takut dan tetap berusaha meloloskan diri. “Dua tembakan peringatan tidak digubris para tersangka,
Sambungan dari halaman 1 hingga membuat kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan betis mereka. Setelah tumbang, kami bawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis,” tandas Abidin. Dari hasil pemeriksaan terungkap, kedua tersangka tidak hanya membawa lima mata dan kepala kunci letter T saat melancarkan aksinhya. Pelaku juga juga membawa beberapa peralatan lain. Sebelum memutuskan untuk mencuri motor, keduanya sudah menyiapkan pisau lipat di kantong celananya. Alat tersebut digunakan untuk berjaga-jaga jika ada orang atau pun calon korbannya yang coba menghalangi kejahatannya.“Pisau itu sering digunakan untuk aktivitas outdoor. Ada gunting, obeng, dan lain-lain. Memang tidak telihat seperti pisau lipat. Pengakuan un-
tuk jaga diri,” tegas Abidin. Sementara itu, tersangka mengaku jika selama beraksi, dia dan temannya belum pernah sekalipun menggunakan pisau tersebut untuk melukai atau mengancam korbannya. “Belum pernah Pak. Niat kami hanya untuk jaga-jaga saja,” aku Sulaksono. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai kernet truk ekspedisi tersebut mengaku, sebelum diamankan di Polsek Sukolilo, dia dan Badruttamam sudah beraksi dua kali. Pada 22 Juni lalu, keduanya berhasil membawa kabur Beat milik pasien Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Merr. Sebelum menggondol motor bernopol AE 3696WK milik Jumini tersebut, tersangka berusaha merusak dua motor yang terparkir di basement (ruang bawah tanah) rumah sakit tersebut. “Awalnya
saya incar Scoopy tapi gagal. Kemudian saya ambilVario dan gagal lagi. Akhinya saya berhasil menggondol Beat itu,” tutur Sulaksono. Sepekan berikutnya, keduanya kembali melancarkan aksinya. Kali ini, mereka menyasar tempat parkir yang berada di basement salah satu hotel wilayah hukum Polsek Genteng. Kedua tersangka terbilang cukup nekat. Salah satunya, Sulaksono berpura-pura memesan kamar hotel. Setelah diskusi, keduanya berbagi tugas. Sulaksono masuk ke lobi hotel. Sedangkan Badruttamam menunggu di pinggir jalan. Sebelum memesan kamar hotel, Sulaksono sudah merusak rumah kontak Beat atas nama Suryani yang waktu itu dipakai saudaranya. “Setelah kunci rusak, saya masuk ke lobi untuk pesan kamar. Saat diantar oleh securiti
Bos PT Linda Jaya Minta Bebas Dalam pledoinya, Heru mengaku bahwa kliennya memang menerima uang sebesar Rp 500 juta melalui transfer. Namun, kliennya menolak jika dikatakan menerima uang Rp 400 juta yang diserahkan Rudy secara tunai. “Penyerahan uang tidak ada. Tidak pernah ada uang Rp 400 juta. Yang Rp 500 juta memang ada,” kata Heru dalam pledoinya yang dibacakan dalam sidang di ruang Candra, di Pengadilan Ne-
geri Surabaya, Senin (5/7). Ditambahkan Heru, uang Rp 500 juta itu juga tidak pernah disebutkan dalam surat tuntutan jaksa. Menurutnya jaksa menyebutkan uang yang diterima terdakwa hanya Rp 500 ribu, bukan Rp 500 juta. Selain itu, uang itu tidak ditransfer ke rekening Bank Mandiri, melainkan Bank Mandiri Syariah. “Kalau salah ketik, Rp 500 ribu disebut berkali-kali padahal yang benar Rp 500 juta,” ujarnya.
Sambungan dari halaman 1 Lebih lanjut, Heru mendalilkan jika surat dakwaan dan tuntutan jaksa tidak memenuhi syarat materiil. Karena itu, dia ingin kliennya dibebaskan. Sebab, tidak bersalah menggelapkan Rp 500 ribu. “Artinya jaksa mengajukan alat bukti yang tidak pernah ada dalam persidangan. Syarat materiil sudah tidak terpenuhi karena itu kami inginnya bebas,” beber Heru. Menanggapi pledoi PH terdakwa, Jaksa Penuntut Umum (JPU) I
Gede Willy Pramana menyatakan dirinya tetap pada tuntutan. Menurutnya, semua alat bukti dan barang bukti yang ditunjukkan selama persidangan menyudutkan terdakwa. “Terlebih lagi terdakwa sama sekali tidak memiliki alat bukti untuk meringankan,” tutur Gede saat ditemui setelah sidang. Untuk diketahui, JPU I Gede Willy Pramana sebelumnya menuntut terdakwa pidana 1,5 tahun penjara.Terdakwa Linda dianggap
Modus Bertamu mah. Petugas pun langsung menggeledah kediaman tersangka. “Ketika dilakukan penggeledahan, anggota menemukan dua motor. Satu Mio dan satu lagi Beat. Kasus hilangnya dua kendaraan itu dilaporkan juga ke kami,” kata Kanitreskrim Polsek Kenjeran Iptu Suryadi, Senin (5/7). Suryadi menjelaskan, sebelum meringkus Riski, pihaknya
lebih dulu mengamankan satu tersangka lain yakni Dul Rahman. Saat ini, dia sudah mendekam di balik jeruji untuk menunggu proses pengadilan. “Ini merupakan pengembangan penangkapan tersangka Dul,” lanjut Suryadi. Imbuh Suryadi, dalam melancarkan aksinya, Riski dan Dul mengincar calon korban secara mobile. Bermodal motor sarana,
mereka berkeliling untuk mencari lokasi yang cocok. Seperti contoh di warung Tambak Wedi. Tersangka berpura-pura membeli sesuatu di lokasi tersebut. Setelah memastikan pemilik kendaraan lengah, tersangka langsung merusak rumah kunci dengan kunci T dan segera membawa kabur motor korbannya. “Modus para tersangka ini
flexible atau kondisional. Kalau beraksi di warung ya pura-pura belanja. Kalau beraksi di rumah ya nyaru sebagai tamu,” tandas Suryadi. Di hadapan penyidik, Riski mengaku tidak hanya beraksi di warung Jalan Tambak Wedi saja. Tiga bulan berselang, dia dan Dul juga mencuri motor di rumah wilayah Jalan Bulak Banteng. Dari
meminta sekuriti ruko untuk membuka paksa pintu kamar tersebut. Setelah terbuka, korban ternyata ditemukan dalam keadaan tewas terlentang di tempat tidur dan mulutnya berbusa.
tercetus kekagetan. “Mas Dayat apakan anunya?” tanya Nia seperti ditirukan Dayat. Dayat tidak menjawab. Di tengah ngos-ngosan lelaki sedang ini hanya tersenyum. “Mas apakan anunya?” desak Nia. Dayat masih diam. Begitu selesai pertempuran, Nia mengulangi pertanyaannya, “Kamu apakan?” “Disuntik temannya Liting.” Ternyata Nia tidak setuju dengan langkah suaminya. Ia meng-
aksi tersebut, keduanya berhasil membawa kabur Beat. Dalam kejahatan itu, kedua tersangka berbagi tugas. Dul bertugas mengamati situasi di sekitar lokasi. Sedangkan Riski masuk ke teras rumah korban dengan pura-pura bertamu. “Kalau orangnya tidak merespons panggilan berarti situasi aman. Motornya langsung saya ambil,” ujar Riski. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 Selanjutnya pegawai motel segera menghubungi Polsek Dukuh Pakis dan jajaran samping. Karena korban terpapar Covid-19, jenazahnya langsung dibawa ke RSUD dr Soetomo. Terpisah, Kanitreskrim Pol-
sek Dukuh Pakis AKP Haryoko Widhi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut dan sudah ditangani satgas Covid-19. “Korban meninggal akibat terpapar Covid-19,” ungkap Haryoko kepada Memoran-
Benjol-Benjol kayak Dientup Tawon Bukan ke paramedis atau dokter, melainkan ke praktisi kecantikan di kawasan Pasar Besar. Tanpa menunggu waktu lama Dayat Liting diajak Liting menemui sesorang yang telah berjasa menambah volume pusakanya. Namanya sebut saja Bunder.“Hari itu juga saya disuntik Pak Buder di rumahnya,” aku Dayat. Surprise. Nia terkejut saat malam harinya melihat senjata Dayat. Ia tampakkan kegemberisaan. Tapi, kegembiraan itu tak bertahan lama. Di tengah pertempuran Nia
telah terbukti menipu Rudy. Uang yang disetor untuk modal agen perjalanan haji dan umrah tidak pernah kembali ke Rudy beserta keuntungan yang sempat dijanjikan. Uang itu ternyata tidak digunakan untuk membayar kuota haji. Sebab, kuota haji itu ternyata sudah dibayar pada Maret 2018. Uang itu setelah ditelusuri ternyata digunakan untuk kepentingan pribadi terdakwa. (mg5/nov)
Sambungan dari halaman 1
Tamu Motel Mayjen Sungkono Tewas menginap di motel tersebut sejak 28 Juni ternyata tidak kunjung check out. Kemudian pegawai motel akhirnya memeriksa ke kamar Herdiansyah. Akan tetapi pintu terkunci dari dalam, sehingga
melalui tangga, saya diam-diam turun dan menuju parkiran. Saya langsung melambaikan tangan ke dia (Badruttamam) sebagai kode menyuruhnya kabur,” imbuhnya. Sulaksono mengatakan, jika tidak sekali saja berurusan dengan pihak berwajib. Pada 1999 lalu, dia juga pernah mendekam di tahanan. Dia diamankan anggota Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya atas kasus serupa. “Pernah dulu ditangkap Polres Pak,” ujar bapak satu anak itu. Sedangkan penuturan Badruttamam, dia mencuri motor karena terdesak kebutuhan hidup. Penghasilannya bekerja di konveksi tidak mampu menghidupi istri dan satu anaknya. “Saya kerja ikut kakak Pak. Sehari hanya dapat Rp 40 ribu sampai Rp 60 ribu saja. Tidak cukup buat hidup,” dalihnya. (fdn/nov)
dum, Senin (5/7). Informasi yang dihimpun, korban sebelumnya sudah melakukan swab test antigen. Kemudian swab PCR di kawasan Simo Mulyo pada Kamis (1/7) dan hasilnya positif. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 khawatirkan langkah Dayat yang sembrono tersebut. “Itu bahaya. Nek salah kedaden,anumu infeksi dan bengkak gak karuan,” protes Nia. Dayat hanya diam. Sehari dua hari tidak terjadi apa-apa. Dayat masih bisa membanggakan pusakanya yang agak jumbo. Meskipun belum pantas disebut deworengku, paling tidak bisa disebut roderoku, rodok gede, rodok kaku. Nia juga tidak lagi protes. Bahkan mulai bisa menikmati perubahan senjata milik sang suami. Kemesraan
rumah tangga mereka bertambah. Romantismenya pun bertambah. Hal itu berjalan lebih dari sebulan. Tak disangka, suatu hari tiba-tiba Dayat minta tolong Liting diantar ke Pak Bunder. Liting sempat menolak, tapi dipaksa Dayat. Celaka, walau Liting bergeming tidak mau mengantar, Dayat nekat berangkat sendiri. Wal hasil Dayat disuntik tagap kedua. Hasilnya diakui Dayat lebih yahut. Nia yang tidak tahu soal suntik kedua ini tidak berkomentar. Ia hanya sedikit mengeluhkan
senjata suaminya yang tidak lagi bisa tegak. Agak loyo. Dua minggu kemudian Nia baru marah-marah dan bertanya diapakan lagi senjata Dayat. Bentuknya memang jadi nggak karu-karuan. Benjol-benjol kayak baru dientup tawon. “Istriku marah besar. Aku digugat cerai. Entah ini beneran atau nggedak, nyatanya aku sampai di sini. Nanti jadwalnya mediasi. Aku mau minta maaf. Mudah-mudahan diterima dan kami tidak jadi cerai,” kata Dayat berharap. (jos, habis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SELASA PON, 6 JULI 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Wabup Luncurkan Gresik Jaman Now Gresik, Memorandum Guna mendukung penerapan PPKM darurat, Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah bersama forkopimda meluncurkan gerakan Gresik Jaman Now. Artinya, jangan kemana-mana, nang omah wae, Senin (5/7). Peluncuran ditandai dengan penempelan stiker di kendaraan dinasnya, W 2 AP. PPKM darurat memang sudah berlaku sejak 3 Juli. Forkopimda Gresik menggulirkan gerakan ini dalam rangka optimalisasi penerapannya di masyarakat. Yakni dengan penempelan stiker pada kendaraan dinas sebagai sarana sosialisasi. “Gerakan ini merupakan usulan kapolres Gresik dengan harapan PPKM darurat bisa lebih dipatuhi secara sadar dan sukarela oleh segenap masyarakat. Intinya, seluruh elemen masyarakat wajib mematuhi kebijakan PPKM darurat untuk memutus penyebaran Covid-19,” ujar Bu Min, sapaan
“
Peluncuran ini merupakan gerakan bersama dengan harapan masyarakat lebih mudah mengerti bahwa tinggal di rumah akan memutus penyebaran Covid-19,"
AKBP ARIEF FITRIANTO Kapolres Gresik akrab wabup Gresik. Peluncuran tersebut diikuti oleh seluruh anggota Forkopimda Gresik. Serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Bu Min mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selama PPKM darurat ini tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak. “Hindari aktivitas di luar rumah, dan bila terpaksa keluar rumah agar memakai mask-
er dua lapis. Jangan sampai membuka masker ketika di luar rumah. Ini demi keselamatan masyarakat Gresik,” tegasnya. Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menyebut peluncuran gerakan Gresik Jaman Now ini untuk menyukseskan PPKM darurat. “Peluncuran ini merupakan gerakan bersama dengan harapan masyarakat lebih mudah mengerti bahwa tinggal di rumah akan memutus penyebaran Covid-19,” katanya. Alumnus Akpol 2001 itu juga menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung penuh penerapan PPKM darurat. Dan tentunya akan melaksanakan aturan-aturan yang telah ditentukan, termasuk perihal tindakan tegas bagi para pelanggar. Terpisah, Dandim 0817/ Gresik Letkol Inf Taufik Ismail mengatakan pihaknya akan melaksanakan kegiatan serbuan vaksin. Giat tersebut rencananya digelar selama tiga
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Wabup Gresik Aminatun Habibah menempel stiker Gresik Jaman Now disaksikan jajaran forkopimda.
hari, 6 - 8 Juli. Targetnya sebanyak 3.000 dosis dapat tersalurkan “Acara yang bekerjasama dengan Pemkab Gresik ini akan kami laksanakan di Gedung
Wahana Ekspresi Poesponegoro. Setiap hari akan kami siapkan seribu dosis vaksin,” terang Taufik Ismail. Tentang pemakaian dobel
masker sesuai anjuran wabup Gresik, Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi mengatakan bahwa menggunakan dobel masker sangat dianjurkan
di momen krusial seperti saat ini. Mengingat jumlah kasus Covid-19 sudah sangat tinggi dan setiap hari selalu meningkat. (and/har/udi)
Maling HP Driyorejo Dikerangkeng Gresik, Memorandum Eko Prihantono (49) pria asal Desa/Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, nekat mencuri dua HP di rumah kos Desa Semambung, Kecamatan Driyorejo. Aksinya dipergoki korban dan berhasil diringkus aparat kepolisian.
FOTO: ISTIMEWA
Petugas pemkab memantau situasi pada PPKM darurat.
PPKM Darurat, Pemkab Pantau hingga Kecamatan Bojonegoro, Memorandum Pemkab Bojonegoro akan memantau pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat hingga tingkat kecamatan. Hal ini dilakukan agar tak terjadi mobilitas masyarakat yang cukup masif. Tentunya agar penyebaran Covid-19 bisa dicegah. Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Bojonegoro Triguno Sudjono Prio mengatakan, PPKM darurat di Bojonegoro akan dipantau hingga tingkat kecamatan. Jadi sebanyak 28 kecamatan sistemnya harus sama. “Hal ini untuk menekan jumlah kasus Covid-19 di Bojonegoro,” ungkapnya, Senin (5/7). Untuk memastikan penerapan PPKM ini pemkab bersinergi dengan TNI dan Polri yakni dimulai 3 hingga 20 Juli 2021. Namun, jika ada yang melakukan pelanggaran seperti berkerumun dan terjadi mobilitas masyarakat yang cukup masif akan diberi sanksi. “Tetap akan dilakukan sanksi sesuai dengan ketentuan yang ada jika terjadi pelanggaran,” tambah Triguno. Sebelumya, telah disepakati bersama sesuai surat edaran (SE) bupati kegiatan masyarakat harus dipantau hingga kecamatan. Langkah ini, dilakukan untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 di Bojonegoro. (top/har/udi)
Pria yang berdomisili di Kedinding, Surabaya, ini memanfaatkan kamar kos yang ditinggal penghuninya. Saat kejadian, korban Dina Purnamasari (33) sedang ada keperluan di luar, Jumat (2/7). Saat balik, ia mendapati seorang lelaki tidak dikenal berada di kamarnya. Korban pun kaget, dua HP miliknya sudah berada di tangan tersangka. Kalap kepergok korban, Eko langsung berusaha melarikan diri dan menggeber motor bebeknya. Aksi kabur itu bahkan membuat Dina meng-
alami luka-luka. Korban berupaya memegangi motor tersangka hingga akhirnya terseret dan terpental sejauh lima meter. Tak bisa mengejar, korban berteriak meminta pertolongan. Teriakannya segera terdengar oleh warga sekitar dan polisi berpakaian preman yang sedang siaga di titik rawan kejahatan. Pengejaran pun dilakukan beramai-ramai. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo Kompol Zunaedi menjelaskan, untuk menangkap tersangka, Kanit Reskrim Ipda
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Tersangka diamankan polisi.
Suhari bersama anggotanya menghadang di Desa Driyorejo. Bambu dan kayu dipasang untuk menutupi akses jalan. Benar saja, pelaku tak bisa melewati barikade polisi dan warga. Eko akhirnya berhasil diringkus. Apes bagi tersangka, masyarakat yang geram sempat
Polisi Bantu Distribusi Oksigen Pasien Corona Gresik, Memorandum Di tengah pandemi Covid-19, tugas polisi tidak hanya mengurusi dan memastikan kondusifitas kamtibmas saja. Terkadang, mereka dihadapkan dengan situasi di luar dugaan dan membutuhkan pertolongan. Seperti yang terjadi di RSM Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, Minggu (4/7) malam. Ketersediaan oksigen bagi pasien Covid-19 menipis dan butuh pendistribusian sesegera mungkin. Mendengar informasi tersebut, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto langsung mengambil langkah cepat dengan memerintahkan jajarannya untuk mengawal oksigen sampai tujuan. Bahkan, aparat juga turut mengangkat dan mengantar menggunakan kendaraan raimas. Delapan personel Polres
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Polisi mengangkut tabung oksigen untuk disalurkan ke pasien Covid-19.
Gresik bergerak cepat menuju perusahaan produsen oksigen di Kecamatan Manyar. Mereka langsung mengangkat tabungtabung silinder itu lalu menaikkannya ke mobil raimas. Alhasil, sebanyak 25 tabung oksigen ukuran 6 meter kubik diangkut dan disalurkan tepat
waktu. Sebab, sisa 5 tabung milik rumah sakit akan habis pukul 21.00. Stok oksigen pun kembali aman. “Saat ini penggunaan oksigen diutamakan untuk kepentingan medis. Setiap kali pendistribusian akan kami bantu dan kawal,” tegas alumnus Akpol 2001, Senin (5/7). (and/har/udi)
Rawan Bencana, DPRD Lamongan Rancang Perda FOTO: ISTIMEWA
Satgas TMMD membantu petani memanen padi.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Bantu Petani Panen Padi Gresik, Memorandum Satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik hingga hari ini terus memberikan contoh kepada warga tentang kepedulian terhadap orang lain. Rasa welas asih serta rasa tolong menolong dengan sesama selalu ditunjukkan oleh para personel satgas. Seperti halnya ketika membantu petani Desa Siwalan memanen padi. Kepedulian dengan sesama merupakan kewajiban sebagai manusia, jangan pernah melihat siapa orang itu kaya ataupun miskin. “Terpenting dalam kehidupan bermasyarakat adalah saling membantu antara satu dengan yang lainya untuk kebaikan dan kebersamaan,” kata anggota satgas Serda Sulistyono, Senin (5/7). Sembari membantu memanen padi ini, satgas juga berbincang dengan petani tentang permasalahan pertanian di desanya. Selanjutnya hal itu akan disampaikan kepada dinas terkait untuk dilakukan penyuluhan. “Mayoritas warga Desa Siwalan adalah petani. Adanya perhatian pemkab, sehingga mereka bisa mendapatkan hasil panen yang bagus,” pungkas Sulistyono. (tyo/udi)
Lamongan, Memorandum Selain sering dirundung bencana banjir dari Bengawan Solo dan Bengawan Jero, Lamongan kini sedang dilanda bencana nonalam yaitu peningkatan kasus Covid-19. Suasana itu membuat DPRD Lamongan merencanakan langg dengan g kah taktis dan strategis membuat peraturan daerah (perda) yang akan mengatur penanggulangan bencana. “Perda ini nantinya sebagai
payung hukum yang mengatur penanganan bencana, tanggap darurat hingga pascabencana. Dan perda ini bukan hanya bencana alam, tapi juga bencana non alam,” ungkap anggota Komisi D DPRD Lamongan Imam Fadli, Senin (5/7). Imam Fadeli yang ditunjuk j p menjadi ketua panitia khusus (pansus) III raperda bencana alam ini menambahkan, raperda tersebut kini sudah dalam proses pembahasan bersama dengan akademisi, relawan LSM peduli kebencanaan, perwakilan ormas, dan perwakilan masyarakat yang sering terdampak bencana. “Raperda ini sudah masuk pembahasan di pansus III.
Imam Fadeli FOTO: MEMORANDUM/ NASIH
Saat ini sudah selesai public hearing kedua dengan peserta yang berbeda,” kata sekretaris Fraksi Partai Gerindra Lamongan ini. Ia berharap, dengan adanya perda penanggulangan bencana tersebut nantinya bencana-bencana di Lamongan p teratasi secara cepat dan dapat “K tepat. “Kami sangat terbuka menerima aspirasi semua pihak. Semaki banyak masukan, seSemakin b makin bagus biar perda ini nanbe tinya berkualitas,” imbuhnya. Sete Setelah publik hearing kere dua, rencananya akan mulai pemba pembahasan bersama tim eksekutif yang dijadwalkan 5 Juli hingga 8 Juli. Namun karena PPK darurat, pembahasan ada PPKM terpak ditunda sementara terpaksa s waktu sambil menunggu Rapat Musyaw Musyawarah DPRD Lamongan. “Ini sedang kami matangkan raperd raperdanya. Bagi yang belum had saat public hearing kahadir re peserta terbatas demi rena pr protokol kesehatan. Maka se semua pihak bisa kasih m masukan secara tertulis melal melalui sekretariat pansus III,” pungka pungkasnya. (nas/har/udi)
memberi hadiah berupa bogem mentah. Nyawanya masih tertolong setelah polisi menyeretnya ke Mapolsek Driyorejo. “Atas tindakannya, kini tersangka sudah kami tahan dan dijerat dengan pasal 363 KUHP,” terang mantan Kasat Binmas Polres Gresik itu, Senin (5/7).
Belakangan terkuak, bahwa tersangka kerap menyasar rumah kos cewek. Memanfaatkan keteledoran penghuni kos. Eko yang hampir berkepala lima ini berdalih untuk menghidupi istri dan anaknya. Alasannya, ia tidak memiliki pekerjaan tetap. (and/har/udi)
Bupati Minta Pembangunan Trotoar Rp 24,6 M Tak Molor Bojonegoro, Memorandum Pemkab Bojonegoro melalui dinas PKP cipta karya membangun trotoar dan saluran drainase dengan anggaran sekitar 24,6 miliar. Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah meminta pembangunan trotoar tidak molor. Pembangunan dilakukan di enam titik, yaitu, Jalan KH Hasyim Ashari, dr Sutomo, Panglima Sudriman, Imam Bonjol, Trunojoyo, Mastrip, dan Jalan Gajah Mada. Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menekankan agar pembangunan saluran drainase dan trotoar tahun ini bisa selesai sesuai dengan kontrak. “Saya harap tidak ada lagi pembangunan saluran drainase dan trotoar yang mangkrak di tahun ini, karena akan sangat merugikan masyarakat. Saya perintahkan sekretaris daerah bersama OPD terkait untuk melakukan langkah-langkah teknis,” jelas Anna, kemarin. Untuk diketahui, Sekretaris Daerah Nurul Azizah bersama OPD terkait mengecek lokasi pembangunan saluran drainase dan trotoar yang terkesan lamban di empat titik yang berada di Jalan Mastrip, Panglima Sudirman, dr Sutomo, dan Hasyim Ashari. Bahkan melaksanakan rapat terbatas bersama OPD terkait dan rekanan. Hasilnya, hasil cek lapangan langsung sampaikan ke rekanan untuk segera ditindaklanjuti. “Kami sampaikan ke rekanan untuk penebangan pohon dan mencabut akar pohon yang sudah menjadi tanggungjawab mereka untuk segera dilaksanakan secepatnya,” pintanya. Rekanan sendiri menyampaikan bahwa pada minggu ke 1 Juli ini akan segera ada pekerjaan dengan menggunakan alat berat. Di antaranya penggalian saluran, pencabutan akar pohon, dan pemasangan u-ditch. Tentunya tahapan di awal Juli ini juga berlaku sama di tiga titik pekerjaan yang lain. Pemkab meminta rekanan agar dalam melaksanakan pekerjaannya untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, termasuk arus lalu lintas. Kemudian, diperhatikan tahapan dalam pengiriman bahan material. Jangan sampai drainase belum digali tapi u-ditch sudah menumpuk sehingga mengganggu arus lalu lintas atau sebaliknya sudah ada penggalian tapi u-ditch belum tersedia yang berakibat adanya genangan air. Dan yang lebih penting lagi adalah kualitas pekerjaan harus diutamakan. (top/har/udi)
FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Alat berat untuk pembangunan trotoar.