memorandum.co.id
SABTU PON, 6 FEBRUARI 2021
HARGA Rp 3.500,-
Pencuri HP Gentayangan di Kemlaten Surabaya, Memorandum Apes menimpa Aura Khairunisa, pengunjung toko di Jalan Kemlaten, Karangpilang ini. Niat berbelanja justu kehilangan HP yang diletakkan di laci depan motornya. Aksi pelaku terekam closed circuit television (CCTV) di lokasi. Pencurian itu terjadi saat korban berbelanja di dalam toko. Tidak lama kemudian datang seorang pria mengendarai motor matik jenis Vario. Pelaku yang bermasker itu berhenti persis di samping kanan motor korban.
Setelah memastikan situasi sekitar aman, tangan kiri pelaku mengambil HP Vivo milik korban yang saat itu tertinggal di laci depan motor. Berhasil mendapatkan barang itu, pelaku yang mengenakan kaus cokelat dan memakai topi itu bergegas kabur. Korban baru menyadari n Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
P ER S WAN DE
SERTIFIKA T
memorandumredaksi@gmail.com
Pencurian HP milik pengunjung toko di Kemlaten terekam CCTV.
DRIVER OJOL JADI KURIR SETENGAH KILOGRAM SABU DAN EKSTASI
Belajar Hidup
SEMBUNYIKAN DALAM HARDISK
Surabaya, Memorandum Beragam cara dilakukan pengedar narkotika untuk meloloskan barang haramnya. Seperti yang dilakukan Anton (34), sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online (ojol), dan tinggal di Jalan Jagir tersebut.
W
anita 46 tahun itu akhirnya dicoret dari anggota komisi pendidikan dan tenaga kerja DPR Amerika. Juga dicoret dari anggota komisi anggaran. Marjorie Taylor Greene itu. Anggota baru DPR dari dapil 14 negara bagian Georgia itu. Kelihatannya dia mulai menyesal. Kok percaya serangan 9/11 di New York itu rekayasa. Kok percaya penembakan masal di sebuah sekolah di Florida dua tahun lalu itu sengaja dibuat –untuk alasan melarang kepemilikan senjata. Bahkan dia percaya kebakaran hutan yang luas di California itu dipicu oleh sinar biru laser dari makhluk angkasa luar. Dan banyak lagi yang tidak masuk akal. (Disway kemarin). n Bersambung ke halaman 2
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Pria ini diamankan polisi bersama barang buktinya empat bungkus sabu seberat 519,88 gram. Selain itu, turut diamankan tujuh poket berisi ekstasi sebanyak 519 butir. Kurir ini disergap saat hendak meranjau narkotikanya di kawasan Jalan Ngagel Tama Tengah IV. n Bersambung ke halaman 11
Saat dikeler itulah, kami juga menemukan satu paket dengan model serupa di kantor ekspedisi tersebut. Sementara di ekspedisi lain, di kawasan Ngagel Madya, kami berhasil mendapatkan barang bukti sebuah kardus berisi sabu-sabu dan ekstasi juga. KOMPOL PALMA F PAHLEVI KAPOLSEK GUBENG
Kapolsek Gubeng Kompol Palma F Pahlevi memamerkan tersangka dan barang bukti di mapolsek.
n Bersambung ke halaman 11
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Surabaya, Memorandum Sepi orderan membuat Yoyok Sulistyo (32), driver ojek online (ojol) warga Jalan Jenggolo, Sidoarjo, kelimpungan. Agar dapur keluarganya tetap mengepul, ia nekat menjadi pengedar sabu-sabu (SS). Sialnya baru beberapa bulan menjalankan bisnis narkotikanya, perbuatan pria ini terendus anggota Unit III Satreskoba Polrestabes Surabaya. Petugas akhirnya menangkap Yoyok di rumahnya. Polisi juga menyita 12 poket plastik berisi SS. Total setelah ditimbang seberat 3,6 gram, uang diduga hasil penjualan sebesar Rp 1,1 juta, buku tabungan, HP, dan dompet. Yoyok Sulistyo dan sabu-sabu yang disita dari tangannya.
TYA Ariestya bikin kejutan di awal tahun dengan penampilan barunya. Bintang film Rahasia Bintang turun berat badan hingga 25 kilogram dari bobot semula sekitar 75 kilogram. Ini bukan untuk gaya-gayaan. n Bersambung ke halaman 11
+
Meng, virus Nipah dapat mengakibatkan seseorang koma.
-
Santai, belum titik. Setelah koma, tulis saja dst. Mau lebih panjang? Tulislah dll, dsb, dst!
Si Mameng (Pakar bahasa)
Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan mengimbau pelanggar supaya ke depannya bermasker ketika melakukan aktifitas di luar rumah.
Surabaya, Memorandum Razia protokol kesehatan (prokses) terus ditegakkan Polsek Asemrowo. Jumat (5/2), petugas menggelar operasi penertiban masker bersama instansi samping di Jalan Raya Dupak Rukun. Pelaksanaan operasi ini dipimpin Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan yang diikuti personel gabungan.
Motor korban yang dibawa kabur pelaku.
Ingin Untung Malah Buntung Vario Digondol Calon Pembeli, Pelaku Belum Tertangkap Surabaya, Memorandum Kesialan dialami M Yusuf, warga Jalan Kupang Gunung Timur. Niatnya menjual motor malah buntung. Sebab, Vario L 2708 AG miliknya, digondol calon pembeli. Akibat kejadian itu, korban sudah melapor ke Mapolsek Sawahan. Hingga kini pelaku belum tertangkap.
n Bersambung ke halaman 11
n Bersambung ke halaman 11
17 POLISI GENDUT JALANI PROGRAM IMT TIGA MINGGU
Turunkan Berat Badan Surabaya, Memorandum Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Eddizon Isir setelah apel pagi, mendadak memanggil anggotanya yang bertubuh gendut, Jumat (5/2). Sebanyak 17 anggota berbadan overweigh (kegemukan) langsung maju dan berbaris. Mereka bukan dihukum (punishment), namun harus menjalani program penurunan berat badan. Satu persatu anggota maju, di depan
kapolrestabes dan dokter urusan kesehatan (urkes) kemudian melepas sepatunya dan ditimbang berat badannya. Isir mengungkapkan, anggota yang berbadan subur atau gendut itu diharuskan menimbang berat badan dan akan diikutkan penurunan indeks massa tubuh (IMT). “Program penurunan berat badan ini sebenarnya sudah ada sejak tahun lalu. Bagi para personel yang kelebihan
berat badan, harus menjalani secara reguler untuk menurunkan berat badannya,” jelas Isir. Dengan program ini, imbuh kapolrestabes, untuk membangun kesadaran anggota terhadap berat badannya. Ketika melihat ada anggota yang overweight merupakan tanggung jawab pimpinan untuk program-program penurunan berat badan. “Jumlah anggota yang n Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Susut 25 Kilogram
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Tya Ariestya
Puluhan Pengguna Jalan Abaikan Prokes
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Sambung Hidup, Jualan Narkotika
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Eddizon Isir mengawasi anggota melakukan timbang badan di mapolrestabes.
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera n SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 n PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 n REDAKSI: 031-8275390 n FAX: 031-8291078 n LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SABTU PON, 6 FEBRUARI 2021 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan, Agus Sutopo, Agus Waluyo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Safari Jumat ke Masjid Al Fudlola Porong
Kapolresta Sidoarjo Edukasi Covid-19 dan Ingatkan Disiplin Prokes 5M Sidoarjo, Memorandum Sebagai wujud jalinan kedekatan Polri dengan masyarakat, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji rutin melakukan safari salat Jumat. Kali ini, mantan manajer timnas sepakbola Indonesia di SEA Games 2019 Manila tersebut, beribadah di Masjid Al Fudlola, Porong, Jumat (5/2). S e t e l a h s a l a t Ju m a t , kapolresta sempat memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas kepada jemaah. Kondusifitas wilayah Kabupaten Sidoarjo di tengah masa
pandemi Covid-19, diharapkan dapat dijaga bersama oleh masyarakat. “Dalam kesempatan ini, kami sampaikan kepada para jemaah agar turut menjaga
kondusifitas kamtibmas di Kabupaten Sidoarjo. Wilayah kita sampai saat ini aman, damai, dan kondusif. Ka re n a n y a a yo k i t a j a g a Sidoarjo," pesan Kombespol Sumardji. Selain itu, di tengah pandemi Covid-19, kapolresta mengajak para jemaah untuk senantiasa disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes) 5M. Yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, menjaga jarak,
menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi. "Dengan kita disiplin protokol kesehatan 5M juga menjadi pelopor agar saling mengingatkan orang lain. Misal, untuk selalu pakai masker saat di luar rumah. Serta mendukung program pemerintah vaksinasi Covid-19 itu aman dan halal. Kita optimis masa pandemi ini segera berlalu. Penyebaran Covid-19 dapat dengan cepat teratasi," jelasnya.
Takmir Masjid Al Fudlola Porong Supriyanto, berterima kasih atas edukasi, pembagian m a s k e r, d a n n a s i k o t a k yang diberikan Kapolresta Sidoarjo beserta jajarannya. Penyadaran dan penyampaian segala pesan seputar Covid-19 menurutnya harus selalu dilakukan pemerintah, TNI, dan Polri. Dengan demikian masyarakat semakin paham betapa pentingnya mematuhi prokes 5M, sebagai pencegahan penyebaran Covid-19. (jok/epe)
Kapolresta Kombespol Sumardji membagikan masker kepada dua jemaah Masjid Al Fudlola Porong.
Bawa Mbah Bejo ke Pasar Porong, Kombespol Sumardji Sosialisasikan Prokes SOSOK Mbah Bejo yang datang bersama pasukan punakawannya di Pasar Porong, Jumat siang, mengejutkan pedagang dan warga yang berbelanja. Sebab, tidak hanya penampilan nyentrik barisan Mbah Bejo yang datang menghampiri lapak-lapak pedagang untuk mengedukasi disiplin prokes 5M. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji beser ta staf dan jajarannya juga turut menyosialisasikan penerapannya di tengah geliat perekonomian Pasar Porong. Bersama Kapolresta Sidoarjo, Mbah Bejo membagikan masker dan menempelkan stiker imbauan memakai masker di lapak-lapak pedagang, becak, hingga mobil boks pedagang. “Jangan ada yang takut semua akan beres ada Mbah Bejo. Asal tetap mematuhi protokol kesehatan 5M. Kita aman dari virus corona,” sapa Mbah Bejo dan beberapa punakawannya. Sulastri, salah satu pedagang sayur mengaku sempat terkejut namun terhibur dengan hadirnya rombongan Kapolresta Sidoarjo beserta Mbah Bejo juga pasukannya. “Terima kasih telah mengajari kami tentang memakai masker. Patuh peraturan 5M dapat terhindar virus corona,” ungkapnya. Te r n y a t a , t o k o h d i b a l i k peran utama Mbah Bejo adalah
Kapolresta diiringi Mbah Bejo mendatangi Pasar Porong sosialisasikan prokes 5M.
DPO 3 Bulan, Bos Perumahan Fiktif Diringkus Saat Ngopi Sidoarjo, Memorandum Me n j a d i b u r o n s e j a k November 2020, bos perumahan fiktif Budi Abdi Yuwana (41), warga Kwadengan Barat RT 02/RW 01, Kelurahan Lemah Putro, Kecamatan Sidoarjo Kota, akhirnya diringkus Satreskrim Polresta Sidoarjo. Tersangka penipuan dan penggelapan dengan modus jual rumah murah tersebut, ditangkap ketika asyik ngopi di Desa Seketi, Balongbendo. Kasatreskrim Kompol M Wahyudin Latif membenarkan informasi ini. "Tersangka langsung diperiksa dan selanjutnya dijebloskan ke tahanan Mapolresta Sidoarjo," ujarnya, Jumat (5/2). Budi Abdi Yuwana dalam aksi ini berperan sebagai
Budi Abdi Yuwana
komisar is PT JJ Proland. Sehingga ia dominan dalam memuluskan aksi penipuan dan penggelapan. Sedangkan istr inya, Yusantr i, sudah ditahan terlebih dulu. Yusantri menjadi direktur pada
perusahaan pengembang abalabal tersebut. Penangkapan ini bermula ketika pada Agustus 2020, Nur Qomariyah (37) warga Surabaya melaporkan kasus penipuan pembelian rumah ke Polresta Sidoarjo. "Saya ditipu habis sekitar Rp 200 jutaan untuk membeli unit di Perumahan Sun Garden yang berada di Desa Sumberrejo d e n g a n m e n g a n g s u r. Padahal akadnya sudah sejak September 2017. Ternyata, masih berupa lahan," terang korban beberapa waktu lalu. Hingga penantian 3 tahun, Budi ketika dihubungi hanya janji-janji saja yang diucapkan. Korban baru sadar ditipu, ketika perumahan Sun Garden diketahui milik pengembang lain. (ags/jok/epe/epe)
Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistyono. Perwira berpostur tinggi besar yang kesehariannya sangat tegas ini, memerankan tokoh Mbah Bejo dengan sangat jenaka dan menghibur. Mbah Bejo menggambarkan seorang tokoh tradisi Jawa yang sakti mandraguna. Ia punya senjata pamungkas 5M. Yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, m e n j a g a j a ra k s a t u d e n g a n lainnya, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi. Di lokasi, kapolresta mengatakan, pihaknya bersama TNI serta instansi lain tidak hanya masif melakukan operasi yustisi penegakan disiplin prokes. Melainkan juga masif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mematuhi gerakan 5M. “S e p e r t i y a n g d i l a k u k a n Sa t l a n t a s Po l re s t a Si d o a r j o kali ini mempunyai cara unik mengedukasi masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Yaitu dengan membuat tokoh Mbah Bejo beserta punakawannya yang mengajak masyarakat disiplin protokol kesehatan,” jelas Kombespol Sumardji. (jok/epe)
Awas, Curanmor Modus Baru Sidoarjo, Memorandum Tersangka curanmor yang ditangkap Unit Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo, Purnama Ekasandri (21), warga Bratang Wetan III RT 07/RW 08, Kelurahan Ngagelrejo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya, ternyata beraksi dengan modus anyar yang belum banyak diketahui warga Sidoarjo. Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol M Wahyudin Latif menjelaskan, modus tersangka dengan cara berpindahpindah tempat indekost dan membuka lowongan kerja di medsos. "Tersangka Purnama Ekasandri melancarkan aksinya dengan dua modus itu," katanya, Jumat (5/2). Seperti modus berpindah tempat kos misalnya, tersangka leluasa mencuri motor sasaran motor sesama penghuni kos. Karena tersangka juga penghuni, otomatis ia memiliki kunci gembok gerbang atau kunci pintu garasi tempat kosnya. "Dengan fasilitas kunci gembok pintu gerbang atau kunci pintu garasi, tersangka mudah membawa kabur motor
Purnama Ekasandri
sasaran," ungkapnya. Tidak hanya itu, sebelum mencuri tersangka ternyata sudah menawarkan sasarannya ke penadah bermodal foto motor yang diambil tanpa sepengetahuan pemilik. Jika harga cocok, motor pun
dicuri. Seperti kasus curanmor di rumah kos Jalan Trunojoyo RT 04/RW 05, Kelurahan Sepanjang, Kecamatan Taman. "Tersangka memotret motor tetangga indekostnya, lalu menawarkan," jelasnya. Sedangkan modus kedua adalah dengan cara membuka lowongan kerja di medsos. Dengan iming-iming syaratsyarat yang mudah dan harus punya motor. Selain itu juga gaji yang besar. Jaring itulah yang dipakai tersangka Purnama Ekasandri. Jika ada yang berminat, korban akan di suruh jemput tersangka. "Cara eksekusinya, tersangka pinjam motor korban, dengan berbagai alasan, diantaranya menjemput personalia perusahaan yang akan memberi pekerjaan. Dan langsung kabur," jelasnya. Kompol Wahyudin Latif mengimbau kepada warga Sidoarjo lebih berhati-hati dengan modus baru ini. Selain dengan melengkapi kunci ganda atau memasang CCTV. "Warga Sidoarjo, harus bisa antisipasi modus dari pelaku curanmor seperti ini," pesannya. (ags/jok/epe)
Belajar Hidup Sebenarnya cukup banyak anggota DPR dari fraksi Partai Republik yang bersuara ''tidak''. Yakni tidak setuju kalau Greene dicoret. Jumlahnya sampai 199 orang. Tapi 11 anggota DPR dari Republik bersuara ''setuju''. Maka hasil pemungutan suara itu 230 lawan 199. Greene sebenarnya sudah berusaha berubah. Yakni satu jam sebelum pemungutan suara itu. Greene berpidato 10 menit. Disiarkan pula secara online. Dia menegaskan sejak 2018 sudah tidak percaya yang bukan fakta seperti itu. Dia mengakui penembakan masal di sekolah itu memang benar terjadi. Dia juga mengakui serangan 9/11 itu memang ada.
Sambungan dari halaman 1 Dia juga mengatakan isi medsosnyi tidak sepenuhnya mewakili dirinyi. Medsosnyi itu dikendalikan beberapa orang. Yang kadang tidak sesuai dengan sikap pribadinyi. Tapi Greene tidak mau minta maaf di pidatonyi itu. Padahal beberapa isi medsosnyi dulu mengandung kekerasan. Termasuk setuju kalau tokoh Demokrat seperti Ketua DPR Nancy Pelosi disingkirkan –kalau perlu dengan peluru di kepala Nancy. Beberapa anggota DPR dari Republik mendukung Greene. Pun sampai mereka memberikan standing ovation untuk Greene. Mereka berdiri menghormati Greene yang baru selesai pidato.
Kelihatannya Greene tidak akan tersingkir sepenuhnya. Mungkin akan ada kompromi. Misalnya Greene akan dimasukkan ke komisi usaha kecil. Kebetulan dia sendiri seorang pengusaha kecil –untuk ukuran Amerika. "Saya ini korban cancel culture," komentar Greene setelah pencoretan itu (Lihat Disway 25 Januari). Hari itu dia ke DPR dengan masker bertulisan Free Speech. Dia pun menolak tawaran untuk masuk ke komisi yang di Amerika dianggap yang paling tidak penting. Sebelum pidato itu Greene justru masih melakukan penggalangan dana. Khusus untuk membiayai perlawanan atas mencoretannyi itu. Dia men-
gumumkan penggalangan dana itu sangat sukses. Hanya dalam waktu singkat sudah terkumpul dana USD 175 ribu. Sekitar Rp 2,5 miliar. Greene pun mengucapkan terima kasih lewat Twitter-nyi. Mereka yang telah mengumpulkan dana itu dia anggap sebagai patriot utama. "Mereka itu terus menyerang saya karena saya mewakili kalian," unggah Greene. "Kita tidak mau menyerah," lanjutnyi. Beberapa anggota DPR dari Demokrat sebenarnya mengusulkan Greene dicoret sekalian sebagai anggota DPR. Tapi tidak mungkin bisa terjadi. Sehari sebelumnya Greene sebenarnya memang sudah minta maaf. Yakni di perte-
muan internal fraksi Republik. Dia minta maaf karena pernyataan-pernyataan yang dianggap mengganggu partai. Tapi permintaan maaf itu tidak diucapkan di pidato sebelum pemungutan suara. Harian New York Times melakukan reportase menarik dari Dapil 14 Georgia. Di situ Greene terpilih dengan suara mutlak: 75 persen. Wilayah itu di luar kota besar Atlanta. Berbatasan dengan negara bagian Tennessee. Dominasinya kulit putih. Kelas pekerja. Donald Trump menang mutlak di daerah ini. Mereka membayangkan Trump akan menang lagi. Dan Greene bisa mendukung Trump di Washington DC.
Tema-tema kampanye Greene ketika itu memang khas tema kulit putih: pro kepemilikan senjata, anti aborsi dan takut ancaman komunis. Terutama tentang perlunya Republik (baca: kulit putih) mengendalikan negara. Untuk meyakinkan pemilih bumbu-bumbu teori konspirasi dijejalkan saat kampanye. Greene gigih sekali. Bisa lima kali pidato sehari. Saat kampanye. Sebagian pendukungnyi itu kini menyesalkannyi. Sebagian saja. Itu karena Greene sebenarnya orang luar daerah. Dia awalnya tinggal di pinggiran kota Atlanta. Membuka usaha gym. Bersama suami. Di situ pula sebenarnya
Greene akan maju sebagai caleg. Tapi tiba-tiba anggota DPR lama dari dapil 14 menyatakan tidak nyaleg lagi. Greene pun melihatnya sebagai peluang besar. Dia pindah dapil. Pindah pula rumah ke dapil itu. "Mestinya Greene jangan lagi banyak omong. Kan sudah tidak ada Trump," ujar salah seorang pendukungnyi di dapil itu kepada NYT. "Semakin banyak bicara semakin banyak fakta," tambahnya. Semua orang kelihatannya memang perlu proses pematangan. Pun Greene. Pun di Amerika. Dari pidato 10 menit sebelum pemungutan suara itu sudah terlihat Greene mulai belajar hidup. Apalagi setelah pencoretan ini. (*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @g @gmail.com
KOTA SURABAYA
SABTU PON, 6 FEBRUARI 2021 HALAMAN 3
Gerakkan Roda Perekonomian
FOTO: MEMORANDUM/MG1
RHU Disulap Jadi Restoran
Mahfudz
Surabaya, Memorandum DPRD Kota Surabaya mendukung rencana Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana yang mengizinkan usaha rekreasi hiburan umum (RHU) kembali beroperasi dengan memperbarui perizinan menjadi restoran. Sebab, dengan tutupnya RHU selama pandemi, menyebabkan terhentinya roda perekonomian.
“Saya sepakat dengan wali kota, RHU buka saja dulu, kalau melanggar baru diberikan sanksi atau surat peringatan pertama sampai ketiga. Kedepannya bisa dilihat, apakah kebijakan ini bisa dimasukkan atau tidak ke dalam perubahan perwali,” kata Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Mahfudz, Jumat (5/2). Menurutnya, bila peraturan yang menetapkan RHU di masukkan dalam perizinan restoran terealisasi, maka dibutuhkan perubahan dalam Perwali No 67. Sebab, dalam perwali, pasal 33 tertulis bahwa RHU wajib berhenti. “Yang kami sayangkan adalah tutupnya RHU berdampak kepada menurunnya PAD (pendapatan anggaran daerah, red) Kota Surabaya. Tetapi faktanya, saat dilarang kemarin, masih ada saja yang buka,” ungkap Mahfudz.
ota Hal senada juga katakan Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Arif iasi Fathoni. Pihaknya mengapresiasi kebijakan Plt wali kota, karena perlusi aturan tersebut memberikan solusi ma bagi nasib RHU yang sudah lama tidak boleh beroperasi. kan “Kebijakan ini menunjukkan kebijaksanaan yang luar biasa. Terang utama bagi para pekerja RHU yang usi. sudah lama tidak pernah ada solusi. Sekarang pemerintah hadir, ini enberkah bagi para pekerja RHU menjelang Ramadan,” papar Fathoni. a Dirinya berharap kepada para pelaku usaha RHU untuk senanti-ot asa menjaga kepercayaan Pemkot kan Surabaya, dengan tidak melakukan diversifikasi usaha. “Saya minta Satpol-PP Kota Su Surabaya sebagai penegak perda dan perwali, menjadi komandan operasi pengawasan kepada setiap izin-izin
usaha restoran tersebut agar tidak beralih fungsi,” tegas Fathoni. Sebelumnya, Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti
Buana mengatakan bahwa pihaknya mencoba membuat aturan yang
memperbolehkan RHU kembali beroperasi dengan pengalihan fungsi, Yakni peralihan izin menjadi restoran. “Belum tahu pasti apakah peraturan ini dimasukkan dalam perwali atau tidak. Kita lagi berpikir untuk mempercepat proses izin itu dan itu cukup menyerap tenaga ker-
ja,” ujar Whisnu. Pihaknya menegaskan bahwa perizinan tersebut belum resmi diberlakukan. Whisnu mengaku kasihan bila RHU umum harus beralih ke perizinan umum, lantaran harus memulai izin dari awal. Nantinya, ruang karaoke akan disulap menjadi ruang makan, tan-
pa harus membongkar bilik ruangan. “Terkait IMB dan percepatannya sedang kita pikirkan, supaya mereka tidak terbebani karena harus mengurus dari nol. Tempat karaoke tidak perlu membongkar bilik-biliknya, hanya p ruangan perlu set up menjadi tempat makan,” bebernya. Namun, ia mengingatkan para pengusaha RHU bila menyalahgunakan peralihan izin tersebut akan ditindak tegas, Bahkan Pemkot Surabaya tidak akan segan menutupnya kembali. melanggar ya kita tutup “Kalau melanggar, karena aturannya sendiri tidak memperbolehkan,” pungkas Whisnu. (mg1/fer/tyo)
Kapolda: Donor Plasma Konvalesen untuk Kemanusiaan Surabaya, Memorandum Kapolda Jawa Timur Irjenpol Nico Afinta bersama pejabat utama polda mengapresiasi anggota yang menjalani donor plasma konvalesen di kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jalan Embong Ploso, Jumat (5/2) pagi. Karena donor tersebut bertujuan membantu masyarakat yang terpapar Covid-19. Hingga saat ini, tercatat ada 657 personel jajaran Polda Jatim yang sudah melakukan screening. Sedangkan yang sudah
FOTO: MEMORANDUM/TYO
Bersambung ke halaman 4
Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo membagikan masker kepada pedagang.
Danrem Tinjau PPKM di Sampang Sampang, Memorandum Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo berkunjung ke Kabupaten Sampang sebagai rangkaian dari peninjauan pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Jumat (5/2). Dalam kesempatan tersebut danrem mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Pasar Srimangunan menjadi sasaran pertama dari kunjungan danrem di wilayah Sampang. Di lokasi tersebut, danrem bersama dengan para kiai, forkopimda, dan tokoh masyarakat (tomas) melihat proses penindakan bagi para pelanggar prokes. “Disampaikan bahwa Covid-19 itu ada dan nyata, kita harus ikuti sesuai yang dikatakan oleh kiai,” ucap Bersambung ke halaman 4
“Setiap ada bencana alam, ada proses tanggap darurat, ada proses recovery, ada proses rekonstruksi,” kata Gubernur Khofifah seusai meninjau daerah terdampak banjir di Kabupaten Pasuruan, Jumat (5/2). Proses rekonstruksi sangat dibutuhkan untuk dapat menghubungkan kembali jembatan yang putus. Jembatan tersebut merupakan akses yang menghubungkan Dusun Ngerong dan Dusun Payaman di Desa Ngerong. “Sesungguhnya pemerintah sedang menyiapkan format untuk anggaran-anggaran yang terkait dengan infrastruktur dengan format skema SMI. Tetapi tanggul, jembatan, dan sedimentasi sungai banyak yang harus diperbaiki sehingga pemprov harus menyiapkan skala priotas dari yang prioritas,” ungkapnya. Lebih lanjut Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa untuk percepatan proses ini dirinya telah mengkomunikasikan dengan Kepala Dinas Perhubungan Jatim yang juga Plt Kepala Dinas PU Bina Marga. Ia menjelaskan bahwa untuk proses rekonstruksi ini memerlukan waktu paling cepat 2 bulan untuk Detail Engineering Design (DED). “Ini tadi saya komunikasikan kalau DED-nya bisa 2 bulan mungkin tahun ini masih bisa dapat skema SMI untuk infrastruktur dengan grass period 2 tahun
FOTO: MEMORANDUM/YOK
Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta mengunjungi personel yang sedang donor plasma konvalesen.
Surabaya, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf, Kadis Cipta Karya yang juga Plt Dinas Sumber Daya Air, Plt Kalaksa BPBD Jatim Yanuar Rachmadi meninjau lokasi jembatan jebol di Dusun Ngerong, Desa Ngerong, dan tanggul di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Banjir tersebut melanda empat kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Di antaranya Kecamatan Gempol, Desa Kalirejo, Desa Tambakan, Desa Kalianyar, Desa Manarui, Desa Masangan di Kecamatan Bangil, Desa Kedungringin, Desa Kedungboto di Kecamatan Beji, dan Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, dengan rata-rata ketinggian air mencapai 20-30 cm. Banjir yang terjadi disinyalir akibat meluapnya Sungai Kedunglarangan dan Sungai Kabeng Pulungan ini mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, 6 rumah hanyut, 40 jiwa mengungsi, dan 8 rumah rusak berat, serta 31 rumah rusak ringan. Menyikapi hal tersebut, Gubernur Khofifah menyiapkan skema relokasi sementara warga sekitar agar memperoleh hunian sementara, dan rekonstruksi untuk menyambungkan kembali jembatan yang putus di Dusun/ Desa Ngerong.
Gubernur Khofifah meninjau lokasi bencana banjir.
dan proses mencicil 10 tahun bagi daerah itu sangat dimungkinkan jadi kira-kira begitu. Mengingat APBD tahun 2021 sudah jalan,” jelas Gubernur Khofifah. Gubernur Khofifah juga menyiapkan skema relokasi sementara untuk penanganan jangka pendek agar masyarakat yang rumahnya hanyut dan rusak berat dapat hunian layak. Karena diketahui daerah tersebut telah mangalami penurunan tanah sejak tejadi peristiwa lumpur Lapindo sehingga menjadi langganan banjir. Hingga saat ini penurunan tanah yang terjadi di sana diperkirakan lebih dari dua meter. “Kemudian menyiapkan format relokasi untuk menyiapkan hunian yang lebih layak bagi warga,” imbuhnya. Selain itu, Gubernur Khofifah juga menyarankan kepada bupati untuk melakukan recovery psikologi bagi masyarakat. Karena menurutnya melihat dampak yang ditimbulkan pastilah berdampak pada psikologi masyarakat. Oleh sebab itu, dirinya menilai penting untuk dillakukan recovery psikologi. “Proses recovery kita akan koordinasi dengan pak bupati, ada mungkin psikological recovery itu penting karena mungkin ada trauma-trauma yang dialami oleh warga,” pungkas Gubernur Khofifah. (yok/tyo)
Ada Penolakan, Pemkot Evaluasi RS Darurat Covid-19 Surabaya, Memorandum Penolakan tenant dan penghuni apartemen di City of Tomorrow (Cito), akhirnya membuat Pemkot Surabaya mengevaluasi operasional Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19. Memang ada wacana, rumah sakit yang berada di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo ini akan diresmikan pada Senin (8/2) mendatang. “Jadi kemarin, kan sempat ada demo. Saya juga sudah kontak ke RSSiloam. Kalau sampai ada penolakan warga, kita tidak akan izinkan,” kata Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana. WS, sapaan Whisnu Sakti Buana memastikan, sebelum RD Darurat Covid-19 dioperasionalkan, pihak pengelola wajib mematuhi semua per-
FOTO: MEMORANDUM/FER
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Pascabanjir Pasuruan, Gubernur Siapkan Skema Relokasi
Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana ketika meninjau persiapan RS Darurat Covid-19.
syaratan hingga benar-benar terpenuhi. Misalnya dari adanya batas tegas dengan mal
hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sesuai dengan peraturan.
Bahkan, WS menyampaikan tidak ada negoisiasi untuk persyaratan, sehingga harus sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). Hal itu menjadi penting demi keselamatan warga setempat. “Karena bicara keselamatan warga itu adalah hukum tertinggi bagi kami. Lalu untuk IPAL-nya mereka siap membangun sendiri, karena itu sebagai salah satu standar utama menyangkut limbah. Jadi kita terus lakukan pendampingan,” urainya. Selain itu, WS mengatakan bahwa saat ini rumah sakit darurat memang masih dibutuhkan. Meskipun ia menyebut jumlah pasien di rumah sakit menurun. Di samping itu, WS tetap akan memperhatikan masukan dari masyarakat termasuk
pengelola tenant di mal hingga penghuni di apartemen. “Walaupun sudah kita persuasif tapi warga tetap tidak mau, berarti harus kita tunda dulu pembukaan rumah sakit. Sambil nanti kami sosialisasikan di kelurahan dengan tokoh masyarakat,” tegas dia. WS juga mengungkapkan tetap terus konsentrasi untuk menambah kapasitas bed (tempat tidur) di rumah sakit sesuai dengan Surat Edaran (SE) dari Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia. “Hingga detik ini terus kita pantau, dan rumah sakit sedang mempersiapkan itu semua,” ujarnya. WS berharap ke depan tidak Bersambung ke halaman 4
memorandum.co.id
KOTA SURABAYA
memorandumredaksi @gmail.com
SABTU PON, 6 FEBRUARI 2021 HALAMAN 4
Virus Nipah Akibatkan Infeksi Otak
FOTO: MEMORANDUM/MG3
Surabaya, Memorandum Virus Nipah, virus yang dikhawatirkan bisa menjadi ancaman pandemi jilid 2. Pada gejala yang serius, seseorang selain bisa menderita gangguan sistem pernapasan juga infeksi otak.
Dr Agung Dwi Wahyu Widodo
Infeksi pada otak itulah yang akan mengakibatkan penderita mengalami ensefalitis atau radang otak. “Adanya infeksi pada otak ini yang akan menyebabkan ensefalitis,” ujar dosen Departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Dr Agung Dwi Wahyu Widodo dr MSi MKed Klin SpMK. Dipaparkan Agung, bila virus yang masuk lewat saluran napas kemudian menyebar lewat darah. Lalu darah ini mengalir menuju otak dan membawa virus. Ensefalitis itu akan berkembang menjadi koma dalam kurun
waktu 24 hingga 48 jam. “Selain ensefalitis, penderita juga bisa kejang dan terjadi koma,” terang pria yang juga menjabat Ketua Perhimpunan Pengendalian Infeksi (PERDALIN) Cabang Surabaya tersebut. Hal tersebut dibuktikan dari hasil autopsi seseorang yang terpapar virus Nipah. “Dari autopsi yang dilakukan, didapatkan bahwa virus ini ditemukan di pembuluh darah dan jaringan otak. Sehingga bisa dikatakan bahwa virus ini bisa menginfeksi otak,” lanjut Agung. Lebih jauh, Agung yang juga
Dari autopsi yang dilakukan, didapatkan bahwa virus ini ditemukan di pembuluh darah dan jaringan otak. Sehingga bisa dikatakan bahwa virus ini bisa menginfeksi otak. Dr Agung Dwi Wahyu Widodo dr MSi MKed Klin SpMK Dosen Departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga berprofesi sebagai dokter di RSUD Dr. Soetomo Surabaya ini menga-
takan, kasus virus Nipah masih nihil untuk wilayah Indonesia. “Sejauh ini belum ada kasus virus Nipah di Indonesia, termasuk di lingkungan RSUD Dr Soetomo sendiri juga belum menangani kasus tersebut,” kata Dewan Pakar Satgas Covid-19 IDI Jawa Timur itu. Meski belum ada, imbuhnya, virus tersebut kemungkinan dapat masuk ke Indonesia mengingat ditemukan spesies kelelawar pteropus dan spesies lain yang dapat menyebabkan penularan virus tersebut. Awalnya, virus ini ditularkan pertama kali oleh kelelawar buah. Kemudian menular ke babi. Dari babi menular ke manusia. Dari sinilah akhirnya terjadi proses penularan beruntun. Serta, hingga kini belum ada penangkalnya.(mg3/tyo)
Surabaya, Memorandum Menanggapi Surat Edaran (SE) Mendikbud Nomor 1 Tahun 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional (UN) dan Ujian Kesetaraan serta Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19, ditegaskan anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur Eko Pamuji bila langkah tersebut sudah tepat. “SE Mendikbud intinya mengatur bagaimana ujian bagi siswa dilakukan di masa pandemi, saya rasa itu langkah yang tepat dalam menghadapi Covid-19 ini,” tuturnya, Jumat (5/2). Lebih jauh, pria yang juga menjabat Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur ini menjelaskan, bahwa ujian merupakan evaluasi belajar siswa di tingkat sekolah yang muaranya sebagai evaluasi pendidikan
Kapolda: Donor...
nasional. “Karena itu, ujian nasional sejatinya tidak bisa dihapus karena hal itu sebagai parameter hasil pendidikan secara nasional,” ujarnya. Tidak hanya itu, Eko Pamuji menambahkan, ujian itu tetap dilakukan, hanya saja polanya atau platformnya diubah sesuai perkembangan zaman. “UN tidak dihapus tetapi formatnya yang diubah atau diganti dengan asesmen,” tegasnya. Selanjutnya, Eko menambahkan, penggantian format juga bukan dikarenakan Covid-19. Namun sudah dicanangkan pada 2019 lalu, yang semula UN menjadi Asesmen Nasional (AN). Hanya saja penerapannya pada saat itu masih ditunda. Sementara saat disinggung terkait implementasi SE yang
Sambungan dari halaman 3
melakukan donor plasma konvalesen 120 personel. Kapolda juga mengimbau kepada masyarakat berusia 18 hingga 60 tahun yang telah sembuh dari Covid-19, dapat melakukan donor plasma konvalesen. “Donor plasma konvalesen untuk kemanusiaan, karena dapat membantu saudara kita yang sedang terpapar Covid-19,” ujar Nico. Kapolda juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Dia berharap, upaya tersebut dapat tercipta rasa aman, baik di lingkungan keluarga maupun lingkungan sekeliling, sehingga JawaTimur bisa aman dan sehat. “Tetapi patuhi protokol kesehatan, jaga diri, jaga keluarga, dan jaga negara. Harapannya dengan kita disiplin melakukan prokes, secara otomatis keluarga kita aman, lingkungan sekeliling kita juga aman, dan tentunya Jawa Timur juga makin aman dan sehat,” pungkas Nico. Sementara itu, Triksi Hendria, Humas PMI Surabaya, mengatakan jika PMI sudah melakukan donor plasma konvalesen sejak Juni 2020 silam. Namun kenaikan pendonor mulai terpantau sejakWakil Presiden RI Ma’ruf Amin, mencanangkan Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen. “Kenaikan pendonor mulai ramai sejak bapakWapres mencanangkan. Untuk anggota Polri dari Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim, sebelumnya sudah ada yang melakukan donor tapi hanya sebagian saja,” terang dia.(fdn/tyo)
tertuang pada angka 3 huruf c, perihal mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan, salah satunya tes secara daring (dalam jaringan), apakah pihak sekolah dan murid tidak kebingungan, Eko menilai akan ada kelebihan dan kekurangannya. “Belajar secara daring sudah dilakukan, tes untuk siswa juga sudah berjalan, rapor semester ganjil juga sudah ada nilainya. Semuanya diatur dan dilaksanakan oleh satuan pendidikan masing-masing,” imbuhnya. Sehingga menurutnya, ujian secara daring selama Covid-19 ini bisa dijalankan. Meski akan ada kekurangan dan kelebihan, yang tentunya itu bagian dari dinamika penerapan sekolah virtual. Sedangkan menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo, bahwa pihaknya secara
prinsip menyesuaikan aturan dari pusat, dalam hal ini kementerian pendidikan. “Seperti tahun kemarin (2020, red) ini juga tidak ada ujian, karena kebetulan bersamaan Covid-19,” ujar Supomo. Tambah Supomo, meski untuk tahun ini UN ditiadakan tetapi diganti dengan model asesmen. “Yang melakukan ini masing-masing sekolah. Nanti sekolah melakukan itu (asesmen, red) dan tinggal melaporkan kepada kami. Tentutnya semua itu di bawah kooordinasi kami (dindik). Berikut hasilnya dilaporkan kepada kami, kemudian dievaluasi,” jelasnya. Cara asesmen ini dilakukan, tambah Supomo, bahwa untuk penerimaan siswa baru masih menggunakan jalur prestasi. “Ini juga yang harus kita pikir-
kan, jangan sampai nanti terjadi. Namanya penilaian-penilaian yang kemudian membuat yang satu dan yang lain masing-masing sekolah tidak sama. Sehingga penerimaan siswa baru khususnya jalur prestasi tidak terkoordinasi dengan baik,” tambahnya. Untuk itu, dari mulai awal pihaknya sudah mempersiapkan dan koordinasikan setelah membaca SE terbaru. “Sehingga bisa menyikapi sesuai dengan amanah dari SE tersebut,” jelasnya. Disinggung soal formasi PPDB, Supomo mengatakan bahwa surat itu juga belum keluar. “Kalau itu mengacu pada edaran kemarin, kita masih ada gambarannya. Seperti 30 persen prestasi, ini yg kami nanti koordinasikan dengan semua sekolah agar kemudian nanti penilaiannya ada standar atau tolok ukur,” ung-
kap Supomo. Terkait asesmen, lanjut Supomo seperti ujian terakhir untuk anak-anak sekolah. “Kalau ujian sekolah sudah jalan, sepertia ujian harian. Asesmen sejenis ujian terakhir untuk anak-anak sekolah. Untuk itu kita benar-benar menterjemahkan ini sehingga kemudian tidak ada satupun yang tidak pas dalam penilaian anak-anak kita dalam asesmen,” tegasnya. Untu tahun lalu menggunakan sistem dengan rapor semester sekian sampai semester sekian. “Dinyatakan lulus dengan rata-rata nilai dan itu untuk dasar kelulusan tahun kemarin. Karena kita tidak bisa menggunakan UN karena sudah Covid-19,” tambahnya. Untuk penilaian perilaku, lanjut Supomo, bukan berarti terus
Ada Penolakan... ada lagi lonjakan kasus yang ada di Kota Pahlawan dan berharap pandemi Covid-19 akan segera berakhir. “Kita beharap tidak ada lonjakan lagi tetapi tetap kita persiapkan segala sesuatunya lebih matang,” pungkas WS. Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa tenant yang mengatasnamakan dirinya Pekumpulan Penghuni Pemilik dan Pedagang (P4) Cito memprotes rencana pembangunan Rumah Sakit Darurat Covid-19
Eko Pamuji
menerus mengamati secara fisik dan diamati sehari-hari. “Misalnya, kamu kok tidak mengumpulkan tugas, mengerjakan tugas harus dikejar-kejar. Ketika daring, kamu ikut pertama saja, lalu absen dan ditinggal bermain,” pungkas Supomo.(mg3/fer/tyo)
Sambungan dari halaman 3 yang berada di area Cito. Protes mereka pun disambut gaung anggota DPRD Kota Surabaya. Kamis (4/2), empat wakil rakyat dari Komisi A yaitu Camelia Habibah, Budi Leksono, Mochamad Machmud, dan Imam Syafii sidak ke lokasi. Dalam sidak tersebut, Camelia Habibah, yang merupakan Wakil Ketua Komisi A menegaskan, bahwa rumah sakit tersebut belum mengantongi izin apapun. “Kami dari Komisi A memin-
ta untuk tidak melakukan opening yang rencananya tanggal 8 Februari. Atas permintaan kami, pihak rumah sakit dan pengelola Lippo sudah mengiyakan, bahwa Senin tidak jadi dibuka dan seluruh proses perizinan belum dikantongi,” jelas Camelia Habibah. Bahkan, untuk sementara pihaknya meminta menghentikan semua aktivitas sementara ampai rapat Senin digelar. “Kami minta untuk dihentikan sampai rapat besok (Senin, red)”
jelasnya. Sedangkan Imam Syafii menambahkan, terkait belum adanya izin satupun juga disampaikan oleh pimpinan proyek (pimpro) sendiri. “Dia hanya mengatakan hanya dimintai tolong oleh Kemenkes dan BNPB untuk menyediakan ruang perawatan Covid-19, dan izin akan diurus secara pararel,” ujarnya. Sedangkan Project Manager RS Siloam Cito drg Sian Tjoe mengatakan, bahwa pihaknya
Danrem Tinjau PPKM di Sampang Herman. Masih menurut Herman, bila penularan Covid-19 itu melalui mulut dan hidung, oleh karena itu cara yang
FOTO: MEMORANDUM/MG3
Dewan Pendidikan: UN Hanya Berubah Format
paling tepat adalah dengan menggunakan masker secara benar, dan selalu mematuhi prokes. Hal senada juga disampai-
akan mengikuti saja apa yang diminta. “Pada dasarnya kita mengikuti aturan. Kalau stop ya stop tidak apa-apa sih. Kita ikuti sesuai prosedur,” ujarnya. Lanjut Sian Tjoe, bahwa pembangunan ruma sakit ini atas permintaan dari Kemenkes dan BNPB. “Ini atas permintaan pusat. Termasuk ke dewan, kita menunggu surat dan akan mengikuti,” pungkas Sian Tjoe. (fer/tyo)
Sambungan dari halaman 3 kan Wakil Bupati Sampang H Abdullah Hidayat, bahwa semuanya harus selalu waspada, jaga diri, dan selalu mematuhi prokes.
Kegiatan tidak berhenti di Pasar Srimangunan, karena rombongan kembali bergerak kegiatan ke pasar tradisional Kecamatan Torjun. Di lokasi
tersebut, danrem membagikan masker, serta mengimbau kepada pedagang dan pengunjung pasar agar selalu mematuhi prokes. (tyo/fer)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SABTU PON, 6 FEBRUARI 2021 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: RAY Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Di Kadur, Terobos TL Pelajar Tabrak Guru
Kecelakaan Beruntun, Kaki Sopir Carry Terjepit
Kondisi bemper depan Avanza rusak parah setelah ditabrak Carry yang terpental akibat bersinggungan dengan pikap.
Pamekasan, kehilangan kendali dan terpental ke utara jalan. Kebetulan, ada Avanza dengan nopol B 1807 URQ yang dikemudikan Hendrik Su d a r w a n t o ( 4 6 ) , w a r g a D e s a B a n g k e s , K e c a m a t a n K a d u r, Kabupaten Pamekasan. "Akibatnya, Carry yang oleng menabrak Avanza yang sedang parkir," tambah Iptu Bambang Budiyanto. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Namun, proses evakuasi pengemudi Carry sempat berlangsung dramatis. Kerasnya benturan dengan Avanza membuat kakinya terjepit sehingga butuh waktu cukup lama mengeluarkan dari kendaraan. Kerugian yang diderita pemilik ketiga kendaraan cukup besar. Diperkirakan, masing-masing mobil mengalami kerusakan sebesar Rp 30 juta. "Pengemudi Carr y dan
Tiga Budak Sabu Kecamatan Kota Dibui
Kasus Pencabulan Tokoh Agama Dilimpahkan ke PN Bangkalan, Memorandum Berkas perkara tokoh agama yang diduga melakukan tindak pidana rudapaksa kepada santri putri sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan. “Kemungkinan besar pekan depan sudah masuk tahap persidangan (perdana, red),” terang Kasipidum Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan, Choirul Arifin, Jumat (5/2). Kasus itu melibatkan MT (49), pengasuh salah satu pondok pesantren di Desa Lomaer, Kecamatan Blega. Korbannya, muridnya sendiri (santri putri) berusia 20 tahun asal Galis, Bangkalan. “Tersangka kini dititipkan di Rutan Bangkalan,” jelasnya. Sebelumnya, korban dipaksa melayani nafsu tersangka ketika teman-temannya pergi ke sekolah. Dua kali tindakan asusila terjadi pada 2016 kendati korban sudah menolak namun tetap dipaksa. Akibat perbuatan itu, korban mengalami depresi hingga orang tuanya khawatir dan menanyakan penyebabnya. Setelah bercerita, kasus itu akhirnya dilaporkan ke Polsek Blega pada 7 Desember 2020 dengan bukti Laporan Nomor: TBL-B/14/XII/RES.1.4/2020/JATIM/ Reskrim/Bangkalan/SPKT Polsek Blega. (*/ras/epe)
Tiga mobil yang terlibat insiden itu berjenis pikap, Carry, dan Avanza. Kanit Laka Lantas Polres Pamekasan Ipda Bambang Budiyanto mengatakan, kecelakaan beruntun ini dipicu ulah pengemudi pikap bernopol N 9596 WE itu, Moh Hufron (34), warga Terate II, RT 01/ RW 08, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan. "Pikap melaju dari arah timur. Sesampai di tempat kejadian perkara ( TKP) yang masuk Desa Pegandingan, Kecamatan Galis, berpapasan dengan Carry. Diduga karena kurang waspada, sehingga oleng ke kanan dan menabrak Carry yang datang dari arah berlawanan," terangnya. Akibatnya, pengemudi Carry bernopol AE 1337 BC, Kurdi (36), warga Dusun Bunut, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten
Sumenep, Memorandum Satreskoba Polres Sumenep mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu di Kecamatan Kota dengan mengamankan tiga tersangka. Yakni Rendy Handian Putra (33), tinggal di Jalan Cendana, Desa Kolor; Mohammad Cahyana Imam (33), warga Jalan Antariksa Desa Pabian; dan Dedy Iqbal (26), asal Jalan KH Mansyur Desa Kacongan, semuanya masuk Kecamatan Kota. Ungkap kasus bermula dengan ditangkapnya Rendy Handian Putra. Ia diinformasikan kerap bertransaksi sabu di rumahnya. "Aparat melakukan penggrebekan kepada tersangka Rendy Handian Putra bersama dua tersangka di rumahnya," kata Kasubbag Humas Polres
Sumenep AKP Widiarti S, Jumat (5/2). Penggerebekan dilakukan karena diduga ketiganya hendak bertransaksi. Benar saja, ketika digeledah, ditemukan sejumlah barang bukti yang diakui Rendy sebagai miliknya. Sedangkan Mohammad Cahyana Imam dan Dedy Iqbal mengaku baru selesai mengonsumsi kristal haram tersebut sebelum bertamu ke rumah Rendy. "Ketiga tersangka langsung diamankan guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," sebut AKP Widiarti. Dari penggerebekan itu, ditemukan beberapa barang bukti di antaranya lima paket sabu dengan total berat 1,97 gram, seperangkat alat isap, dan handphone. (uri/epe)
Tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu dirilis Polres Sumenep beberapa waktu lalu.
MoU ini dilakukan di aula gedung pertemuan diskominfo sehari sebelumnya. Oleh Agus Sugiyanto Zein dan Kepala BPS Cabang Bangkalan Agip Yunaidi Solichin. Acara ini juga disisipi penyerahan data kependudukan hasil sensus penduduk tahun 2020 (SP 2020) oleh kepala BPS. “Data akhir jumlah penduduk Kabupaten Bangkalan sudah mencapai 1.060.377 jiwa,” tutur Agus Zein. Menyusul MoU ini, layanan kepada masyarakat yang membutuhkan data tentang kependudukan kini dihandle diskominfo sebagai pengelola SDB. Layanan data satu pintu ini, juga mencakup data semua OPD pemkab. “Jadi ke depan, dinas kominfo akan melayani permintaan data dari OPD manapun yang dibutuhkan oleh masyarakat. Sistem tata kelola SDB akan lebih efektif dan efisien. Warga yang butuh data apapun, tidak usah wira-wiri ke kantor OPD terkait, karena generalisasi layanan data semua OPD sudah tersentral di dinas kominfo,” pungkas Agus Sugiyanto Zein. (ras/epe)
FOT O: M
EM
OR A
ND
UM
/R A
S
Diskominfo-BPS Teken MoU Pemberlakuan Satu Data Bangkalan Bangkalan, Memorandum Dinas Komunikasi dan Informatika (diskominfo) dan Badan Pusat Statistik (BPS) Cabang Bangkalan, menandatangani MoU tentang tata kelola sistem satu data sektoral (SDS) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan. Komitmen ini merupakan bagian dari upaya mendukung program SDS Jawa Timur dan Satu Data Indonesia (SDI). Ke depan, diskominfo akan menjadi sentral layanan kebutuhan data semua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup pemkab. Termasuk layanan data kependudukan yang sebelumnya di-handle BPJS. ”Upaya pemerintah meningkatkan kualitas layanan data melalui program SDI itu diatur dalam Perpres 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia (SDI),” kata Kepala Diskominfo Bangkalan Agus Sugiyanto Zein, Jumat (5/2). Amanah perpres itu, sambung Agus, kemudian ditindaklanjuti dengan lahirnya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 38 Tahun 2020 tentang Satu Data Bangkalan (SDB) yang pusat layanannya di diskominfo. Penandatanganan
pikap kini dirawat di puskesmas setempat," tutupnya. Sementara kecelakaan akibat kesembronoan pengguna jalan membuat minibus yang disopiri M Matsahal Sulaiman (44), guru asal warga Dusun Barat Embong, Desa Pakong, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan mengalami k e r u s a k a n . Mo b i l n y a d i t a b ra k pengendara motor berboncengan tiga yang menerobos TL Jalan Raya Jokotole di Kelurahan Barurambat, Kecamatan Kota. "Motor ber nopol W 4360 DE dikemudikan K dengan membonceng dua rekannya melaju dari timur. Ketika di pertigaan TL Jalan Raya Jokotole, lampu berwarna merah namun tetap diterobos. Padahal dari arah selatan, melaju minimbus bernopol M 396 YQ yang dikendarai M Matsahal," beber Sarkawi, salah satu warga yang kebetulan mengetahui kejadian itu. Akibatnya, motor langsung menghantam bodi samping minibus. Sedangkan ketiga pengendara motor langsung terpental hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit. (sjk/epe)
FOTO: MEMORANDUM/URI
FOTO: MEMORANDUM/SJK
Pamekasan, Memorandum Dua kecelakaan terjadi di wilayah hukum Polres Pamekasan, Jumat (5/2). Di awali ulah K (17), pelajar asal Kecamatan Palengaan menabrak seorang guru setelah menerobos traffic light (TL) pukul 04.00. Sedangkan di Jalan Raya Pamekasan-Sumenep, tiga mobil terlibat kecelakaan beruntun sekitar pukul 10.00.
Kepala Diskominfo Agus Sugiyanto Zein dan Kepala BPS Bangkalan menandatangani MoU SDB.
Diambil di Bluto, Mobil Boks Curian Ditinggal di Pamekasan Sumenep, Memorandum Mobil boks ber nopol M 8501 VD dilaporkan raib Kamis (4/2) dini hari ketika diparkir di lahan kosong dekat
usaha ketok magic, Dusun Temor Lorong, Desa/Kecamatan Bluto. “Mobil boks itu bertuliskan Have An Aice Day dan UD Dunia Aice dari stiker warna putih,” terang
suami Kepala Desa Bluto, Akhmadi Yazid. Ia pun bersama warga lain melakukan pengejaran dan pencarian atas raibnya mobil boks tersebut. Siang hari, sekitar
pukul 14.00 WIB mobil tersebut ditemukan di Jalan Pintu Gerbang, Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan. Sebelah barat SMAN 4 Pamekasan. “Tulisan pada mobil
boks sudah lepas,” terangnya. Sayangnya, sampai saat ini pelakunya belum diketahui. “Siapa pelakunya belum tahu,” katanya. (*/uri/epe)
HALAMAN 17
POLISI KITA
Polres Malang Ungkap Prostitusi Bawah Umur Malang, Memorandum Jajaran Satuan Reskrim Polres Malang mengungkap tindak pidana prostitusi pada anak di bawah umur. Dua tersangka RP dan R (15), warga Kelurahan/ Kecamatan Sukun, Kota Malang, diamankan. Hasil ungkap kasus ini disampaikan Kapolres Malang AKBP Hendri Umar didampingi Kasat Reskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo SIK, Kanit Idik Sat Reskrim Polres Malang Iptu Afrizal STrk dan Kasubbag Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko SH, di lobi Polres Malang, kemarin. Kapolres Malang menyampaikan dalam perkara ini telah mengamankan barang bukti yang terkait dengan perkara ini. “Barang bukti sudah dia-
mankan,” ujarnya. ang Barang bukti yang diamankan adalah seuah buah kaos hitam, sebuah celana merah kotak-u kotak, 2 buah buku h tamu, uang sejumlah h Rp 400 ribu, sebuah kunci kamar 106, 1 unit sepeda motor Honda Supra X 125 Nopol N-4620-CU, sebuah HP Samsung, sebuah HP Blackberry. Diperoleh keterangan, kejadian berawal pada Rabu (27/1/ 2021), korban curhat kepada temannya, Saksi F, kalau sedang
butuh uang. Kemudian saksi F mengenalkan korban kepada pelaku. Setelah korban dan pelaku kenal d dan chatting melalui WA, pelak langsung menawari pelaku korb untuk open BO dan korban korb mengiyakan. Pelaku korban sege mencari pelanggan segera untu korban lewat komuniuntuk ta group facebook. tas Awalnya pelaku dan p pelanggan BO tersebut ja janjian pada Rabu (27/1) sekitar pukul 20.00, namun korban tidak bisa dengan alasan sedang hujan dan tidak ada kendaraan. Lalu pelaku Kembali menawarkan kepada korban untuk BO keesokan harinya pada Kamis (28/1). Keesokan harinya, Kamis
(28/1), korban bertemu dengan pelaku ditemani oleh Saksi F di lapangan dekat rumah saksi F. Selanjutnya, pelaku menyampaikan kepada korban bahwa fee yang diperoleh korban nanti sejumlah Rp 300 ribu. Sekitar pukul 12.00, pelaku mengantar korban ke sebuah penginapan di Kepanjen dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra 125 Nopol N-4620-CU. Sesampainya di depan penginapan, pelaku menemui pelanggan BO dan menyerahkan korban kepada pelaku, saat itu pelaku telah menerima uang sebesar Rp 400 ribu dari pelanggan tersebut namun uangnya belum diberikan kepada korban. Selanjutnya, persoalan tersebut ditangani aparat kepolisian. (*/ari/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SABTU PON, 6 FEBRUARI 2021 HALAMAN 6-7
Bandit Narkoba Asal Jombang Didor Sidoarjo, Memorandum Genderang perang melawan narkoba terus digencarkan Polresta Sidoarjo. Kemarin, Satreskoba Polresta Sidoarjo menangkap dua tersangka asal Jombang pengedar sabu-sabu (SS) di wilayah Sidoarjo. Kedua tersangka EPC dan EC, ditangkap anggota saat berada di dalam kamar kos di Desa Beringinwetan, Taman, Sidoarjo saat keenakan mengisap sabu. Karena melawan, petugas terpaksa menembak pelaku. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji mengatakan, tersangka juga pernah dipenjara karena kasus yang sama. “Penyidik telah bekerja maksimal. Karena saat dilakukan kan penangkapan melakukan perlawanan, sehingga ang-gota melakukan tindakan tegas dan terukur,” tegas Kapolres Sumardji dalam keterangannya kepada wartawan dalam rilis, Jumat (5/2). Lanjutnya, penangkapan dua orang tersangka bermula dari informasi yang telah diketahui tim Satreskoba Polresta Sidoarjo dan merupakan target pelaku peredaran sejak bulan November 2020 sampai Januari 2021. Kapolres Sumardji berharap agar supaya kejadian seperti ini bisa jadi contoh, dan para pelaku terutama bagi pengedar narkoba menghentikan segala aktivitas
Kapolres Hendri Umar didampingi Kasatreskrim AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo dan Kasubbag Humas Iptu Bagus Wijanarko menyampaikan hasil pengungkapan kasus prostitusi.
Kapolres Bojonegoro Pimpin Kapolres Bagi Masker dan Semprot Operasi Yustisi di Tempat Kerumunan Pasar Gondang dengan Disinfektan Bojonegoro, Memorandum Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia memimpin langsung operasi yustisi penegakan hukum protokol kesehatan (prokes) Covid-19, Jumat (5/2). Opersasi itu menyasar beberapa warung kopi yang ada di sekitaran Kota Bojonegoro. Salain itu, kapolres juga membagikan masker kepada warga yang sedang di warung dan yang terjaring opersasi karena tidak memakai masker. Hal itu dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19. AKBP Pandia mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yaitu 5M, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas. Protokol kesehatan yaitu 5M ini sangatlah efektif untuk mencegah Covid-19. “Untuk meminimalisir penyebaran Covid-19, mengimbau kepada jamaahnya tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu 5M,” ucap AKBP EG Pandia. Saat ini TNI-Polri tengah gender melakukan opersasi yustisi. Sebelumnya, Rabu (3/2) yang lalu, Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, bersama Dandim 0813/
AKBP Pandia membagikan masker di warung.
Bojonegoro, Letkol. Inf. Bambang Hariyanto, membagikan 2000 masker di Pasar Tradiaonal Dander, Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro.
Hal tersebut dilakukan dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 yang masih tinggi di Kabupaten Bojonegoro.(top/har/mik)
Mojokerto, Memorandum Meskipun Kabupaten Mojokerto sudah masuk kategori zona kuning dari penyebaran virus corona, namun tidak menjadikan jajaran Polres Mojokerto berpuas diri. Jumat (5/2), Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander bersama jajaran dan forkopimda, kembali melakukan aksi bagi-bagi masker dan penyemprotan disinfektan. Kegiatan tersebut dilakukan di sejumlah tempat, salah satu pasar yang ada di Kecamatan Gondang Mojokerto. Upaya yang dilakukan oleh Kapolres ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, tidak bekerumun, mencuci tangan dan mengurangi mobilitas. Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan, pembagian masker dan penyemprotan disenfektan ini dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran Covid 19 di wilayah Kabupaten Mojokerto sesuai dengan Instruksi Kapolri dan Inpres No 6 Th 2020. “Kali ini kita melaksanakan himbauan
prokes dan pembagian masker terhadap penjual dan pengunjung serta warga masyarakat sekitar Pasar Pohjejer, Kecamatan Gondang,” terang AKBP Dony Alexander. Lebih lanjut dikatakan olehnya, kondisi sekarang negara telah memanggil semua yang terlibat di pemerintah dalam rangka memutus covid-19, bagaimana warga bisa disiplin dan memberi pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kapolres juga memberikan apresiasi kepada tim gugus tugas Covid-19 di Kecamatan Gondang dan Kabupaten Mojokerto. “Sudah tiga hari ini memasuki zona kuning dan tinggal satu lagi ke zona hijau. Dalam hal tersebut kita boleh bangga untuk membangkitkan semangat dalam memutus rantai penyebaran covid 19,” ucap Kapolres. Masih kata Kapolres, untuk menuju zona hijau satgas tingkat kecamatan harus merangkul semua elemen masyarakat untuk dapat mempengaruhi dan intervensi pendisiplinan 5 M dalam pencegahan Covid-19. “Pesan saya mari kita bekerja sama dan sama- sama bekerja,” pungkasnya. (war/mik)
Kapolres Kediri Pimpin Rakor Percepatan Penanganan Covid-19 AKBP Lukman Cahyono
Kediri, Memorandum Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono memimpin rapat koordinasi (rakor) percepatan penanganan Covid-19 di Gedung Jana Nuraga Mapolres untuk mencegah penyebaran corona di wilayah Kediri, Kamis (4/2).
Hadir di acara itu Dandim 0809/ Kediri, Sekda Kabupaten Kediri, BPBD Kabupaten Kediri, Kadinkes Kabupten Kediri, Direktur RSKK, Direktur RSU SLG, Ketua IDI Kabupten Kediri, PJU Polres Kediri, serta kapolsek jajaran Polres Kediri. Rakor membahas jika ada lonjakan kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Kediri, semua yang terlibat dalam penanganan pencegahan Covid-19 harus cepat. AKBP Lukman Cahyono mengatakan, dalam penanganan Covid-19 para kapolsek agar membangkitkan kembali kampung tangguh. Karena penyebaran Covid-19 tidak hanya di perkotaan saja, melainkan sudah banyak dari pedesaan. “Dalam rakor percepatan
penanganan Covid-19 kemarin membahas terkait lonjakan kasus di wilayah Kabupaten Kediri. Oleh karena itu kami membangkitkan kampung tangguh. Baik yang di perkotaan maupun yang ada di pedesaan,” terang AKBP Lukman Cahyono, Jumat (5/2). Sementara dari data Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Kediri, jumlah masyarakat terkonfirmasi positif tercatat mulai 4 Februari 2021 pukul 18.00 Wib sebanyak 3. 544 orang. Yang sembuh 2.975 orang, dalam perawatan 245 orang dan meninggal 324 orang. “Kita harapkan masyarakat patuh dan disiplin protokol kesehatan. Sehingga dapat menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kediri,” pungkasnya. (mis/mad/mik)
Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander membagikan masker kepada pedagang pasar.
Polres Sumenep Dirikan Gerai Masker di Tiga Lokasi Sumenep, Memorandum Guna mendisplinkan masyarakat untuk dapat menerapkan protokol kesehatan (prokes), Polres Sumenep mendirikan tiga gerai masker gratis yang berdekatan dengan posko terpadu, Jumat (5/2). Tiga lokasi gerai masker yang didirikan Kapolres Sumenep AKBP Darman bersama jajarannya berada di pasar tradisional Anom, terminal dan, Taman Adi Pura atau Taman Bunga (TB). “Silahkan masyarakat mendatangi gerai kami jika lupa membawa masker baik siang hari maupun malam hari es kami sediakan gratis,” kata Kapolres Darman, Jumat (5/2). Dengan adanya gerai ini, peda-gang pasar maupun, masyarakat yang beraktifitas diluar rumah lupa membawa masker bisa langsung mendatangi gerai untuk mendapatkan masker secara gratis.. Diharapkan dapat membantu pedagang maupun masyarakat menerapkan
Kapolres Sumenep AKBP Darman mendatangi gerai masker di Taman Bunga.
p protokol kesehatan (Prokes). Hingga tidak ada lagi alasan tidak menggunakan masker karena jajaran
kepolisian menyediakannya ditempattempat strategis. Ke depan gerai masker diperluas
hingga ke pasar-pasar tradisional pedesaan dengan memanfaatkan Polsek jajaran. Dan ditambah Bhabinkamtibmas akan masifkan mengedukasi masyarakat dipelosok desa. “Melalui Bhabinkamtibmas kami sudah lakukan edukasi. Nanti kami masifkan kembali,” janjinya. Jika saat sekarang gerai masker gratis ditiga tempat nanti dipasar-pasar tradisional pedesaan juga akan dirikan sehingga masyarakat dengan mudah mendapatkan masker secara gratis. AKBP Darman kembali berharap mampu menyadarkan masyarakat pentingnya, memakai masker, menghindari kerumunan, rajin cuci tangan ketika beraktifitas diluar rumah. Dengan menerapkan itu penularan dan, penyembaran Covid-19 dapat ditekan dengan maksimal. “Kami jajaran Polres Sumenep tidak akan bosan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk disiplin prokes,” pungkasnya. (uri/epe/mik)
yang merugikan dan m merusak generasi bangsa ini. Dari tangan EPC dan EP, petugas menyita empat bungkus plastik klip ukuran besar yang berisi narkotika jenis sabu berat bruto keseluruhan sekitar 394,05 gram. Lalu dua bungkus plastik klip ukuran kecil berisi narkotika jenis sabu berat bruto keseluruhan sekitar 2,22 gram ditimbang beserta plastik, tiga buah pipet kaca sisa pakai berisi narkotika
jenis sabu berat bruto keseluruhan sekitar 3,2 gram ditimbang beserta pipetnya, 13 bungkus plastik berisi pil LL total jumlah keseluruhan 13.00 butir pil LL, dua buah timbangan elektrik warna hitam, tiga pack plastik klip ukuran (besar,sedang, dan kecil) , satu buah HP merk Nokia dan Oppo milik tersangka (EPC), satu buah HP merk Samsung dan Oppo milik tersangka (EP) , dua kotak kertas, tiga potongan sedotan/ skop, satu sendok plastik/skop, dan satu buku berisi rekapan.
Tersangka juga mengakui perbuatannya untuk mengedarkan narkotika jenis sabu sebanyak 1 kilogram perbulannya dijanjikan akan mendapatkan 10 juta rupiah dari pemilik barang yang sampai dengan saat ini masih belum tertangkap atau dalam pencarian (DPO). Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, polisi menjerat para tersangka dengan pasal 112 ayat (2), pasal 114 ayat (2), pasal 196, dan pasal 197 tentang narkotika. (jok/mik)
Polisi Siap Hidupkan 6 KTS di Ujungpangkah Gresik, Memorandum Instruksi Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta untuk menghidupkan kembali Kampung Tangguh Semeru (KTS) direspons positif oleh Jajaran Polres Gresik. Langkah ini sebagai upaya memperkuat benteng pencegahan virus Covid-19. Salah satu wilayah yang sudah menggodok upaya ini adalah jajaran Polsek Ujungpangkah. Kapolsek Ujungpangkah AKP Sujito bersama jajaran forkopimca telah membahas pembentukan KTS tersebut.
“Ada tiga poin penting terkait pembentukan kampung tangguh semeru. Pentingnya efektifitas prinsipprinsip KTS tingkat desa, pendirian dan pengoperasionalan cek point, posko, lumbung pangan, ruang isolasi dan penyusunan kembali organisasi KTS dan Satgas tingkat desa,” beber Kapolsek Ujungpangkah, Jumat (5/2). Kemudian, lanjut Sujito, pola penyadaran masyarakat. Yaitu kesadaran tentang protokol kesehatan dan pola penanggulangan warga yang terkonfirmasi positif covid-19.
“Sudah ada enam desa yang siap untuk membentuk KTS di desa masing-masing. Sementara untuk desa-desa yang lain akan kita ajak urun rembuk kedepannya,” pungkasnya. Dengan menghidupkan kembali KTS di seluruh wilayah, ia berharapa penyebaran covid-19 dapat ditekan. Sehingga mata rantai penyebarannya dapat diputus. Apalagi saat ini masih diterapkan PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat).(and/har/mik)
Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan memasangkan masker kepada warga.
Kapolres Blitar Kota Ajak Masyarakat Tingkatkan Penggunaan Masker Blitar, Memorandum Polres Blitar Kota secara rutin terus mengadakan kegiatan pembagian masker gratis di tengah-tengah masyaran kat. Selain operasi yustisi dan pembagian ngmasker, polres juga terus sosialisasi pentingnya hidup sehat untuk memutus penyebaran Covid-19. Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Heri Setiawan, ikut terjun langsung ke lapangan menyemangati anggota dengan turut andil membagikan masker dan mengingatkan masyarakat. “Ada ribuan masker yang di bagikan gratis kepada warga masyarakat di kegiatan rutin kali ini. Kegiatan ini di gelar untuk mengkampanyekan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, juga menghindari kerumunan dalam rangka operasi yustisi penggunaan masker,” jelas Yudhi. Selain itu, bertujuan untuk pendisiplinan pemakaian masker kepada masyarakat, berbagai tempat umum dan vital di Kota Blitar seperti pusat perbelanjaan, pasar, dan taman kota secara intens diadakan operasi prokes. Pembagian masker ke kampung dan pe-
ru rumahan secara langsung ke masyarakat juga terus dilaksanakan guna pengendalian penyebaran Covid-19 d wilayah hukum Polres Blitar Kota. di AKBP Yudhi menambahkan, ia berharap kepada warga masyarakat untuk selalu memakai masker ketika keluar rumah. “Polisi akan memberi sanksi bagi yang tidak mengenakan masker,” lanjutnya. Mengetahui bahwa masih banyak warga yang belum mengerti akan fungsi masker, sehingga perlu adanya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang penggunaan masker serta disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19. “Tidak hanya di tempat umum saja kita melaksanakan pendisiplinan prokes ini. Berikutnya akan kami sosialisasikan secara langsung di perumahan, juga pemukiman warga untuk dibagikan masker secara gratis serta memberikan imbauan untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan covid. Karena disiplin diri adalah vaksin yang paling ampuh untuk menekan penyebaran corona,” pungkas kapolres. (pra/mik)
Bentuk Karakter Polri, Polres Rutin Binrohtal Setiap Kamis Probolinggo, Memorandum Di tengah kesibukan keseharian memberikan pelayanan kepada masyarakat, Polres Probolinggo Kota tetap menyempatkan waktu untuk melakukan pembinaan personel. Pembinaan diberikan bukan hanya terkait kedisiplinan tugas berat sebagai anggota Polri. Tapi juga perlu siraman pembinaan rohani dan mental (binrohtal) setiap Kamis yang merupakan salah satu pendukung dalam pelaksanaan tugas di lapangan. “Dengan pondasi agama yang kuat maka moral dan budi pekerti dapat kokoh terjaga sehingga mampu menegakkan hukum sesuai dengan harapan masyarakat dengan rutinan Binrohtal Kamis,” ujar Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari, melalui Kabag Sumda Kompol Saifur Rizal, Jum’at (5/2). Saifur Rizal menuturkan, Rutinan Binrohtal setiap kamis ini adalah program pembentukan karakter anggota
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji menunjukkan barang bukti.
Polri khususnya di Polres Probolinggo Kota untuk membina mental agar tidak cengeng saat melaksanakan tugas selanjutnya dalam menjalankan perintah tugas selalu diniatkan ibadah. Menurutnya, pembinaan rohani dan mental merupakan kegiatan membentuk dan memelihara serta meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan juga membentuk jiwa yang mempengaruhi emosi, sikap dan perasaan dan digabungkan untuk menjadi yang lebih sempurna. ”Sehingga jika rohani dan mental sudah bersatu padu dalam jiwa ragam, maka Polri sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat akan mengamalkan perbuatan dengan ikhlas dan senantiasa mendapatkan ridha Allah SWT,” ucap Saifur Rizal. Untuk membentuk karakter angggota Polres Probolinggo Kota lebih profesional dan humanis. Sehingga dapat termotivasi
Kegiatan rutinan binrohtal sebagai bentuk pembentukan karakter personel Polres Probolinggo.
selalu berbuat baik dan bermental teguh dan bermoral dengan harapan sikap kepribadian personel semakin baik, sehingga menunjang pelaksanaan tugas melindungi mengayomi dan melayani masyarakat. Di samping itu, Saifur Rizal juga mengingatkan setiap personil yang bertugas agar mengimplementasikan keimanan dan ketakwaan dalam pelaksanaan tugas di
lapangan sehari-hari. Sehingga setiap pekerjaan yang dilaksanakan dapat menjadi berkah tersendiri. “Sebagai anggota Polri yang selalu sibuk dengan tugas di lapangan jangan pernah sekali-kali meninggalkan sholat, dan utamakan sholat berjamaah karena banyak sekali keutamaan yang diperoleh nantinya,” pungkasnya. (mhd/mik)
Kapolsek Ujungpangkah AKP Sujito ngopi bareng anggota forkopimcam dan kepala desa.
Kepergian Polisi Low Profile Itu Tinggalkan Duka Mendalam Bangkalan, Memorandum Kepergian perwira pertama Polri berpenampilan low profile dan murah senyum, AKP Puji Purnama, menyisakan duka mendalam bagi seluruh jajaran Polres Bangkalan. Banyak cerita dan jejak nostalgia yang tak terlupakan dari sosok Puji, sapaan akrab Kapolsek Tanjung Bumi seperti yang dirasakan atasan, rekan maupun jajaran di bawah yang mengenal sosoknya. Rabu (3/2) sekitar pukul 23.30, Puji telah berpulang memenuhi panggilan Sang Khaliq. Almarhum meninggalkan seorang istri dan satu orang anak. “Beliau meninggal di RS Bhayangkara, Surabaya, setelah menjalani rawat inap karena sakit yang y , kata Kasubbag g dideritanya,” Humas Polres Bangkalan AKP Arif Djunaidi, Jumat (5/1). Dalam kacamata penilaian Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto, pria 56 tahun kelahiran Jombang 25 Mei 1965 silam itu, t e r golong putra Bhayangkara yang
baik. Dia juga figur lelaki penyayang keluarga. Meski begitu, sebagai anggota Polri pengemban amanah pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, almarhum Bang Puji, dikenal lugas, trengginas dan profesional dalam menapaki beban tugas dan tanggung jawabnya yang dipanggulnya. Hampir setiap kasus kejahatan konvensional, seperti kasus peredaran narkoba, C-3 (curas, curat dan curanmor), serta pembunuhan berencana, serta tindak kejahatan lainnya, selalu terungkap dan tuntas secara hukum. Termasuk situasi kamtibmas dan kondusifitas wilayah, juga terjaga solid di sepanjang satu tahun lebih kepemimpinan almarhum g Kapolsek p j g Bumi. sebagai Tanjung ”Makanya, ketika ada kabar beliau meninggal, tidak hanya Polres yang kehilangan salah satu putra terbaiknya, tetapi masyarakat Tanjung B u m i juga kehilangan sosok
AKP Puji Purnama semasa masih aktif berdinas.
pimpinan yang baik,” kata Didik, sapaan akrab kapolres. Rekan jejak almarhum sebagai anggota korps baju cokelat tergolong memiliki latar pengalaman cukup variatif. Pria berkulit putih itu pernah meniti karier sebagai anggota Sabhara di Polsek Arosbaya, anggota Sat Intelkam 1995-2000 dan anggota Satlantas Polres 200-20011. Karier jabatan Puji mulai menanjak setelah memangku jabatan Kanit Reskrim Polsek Tragah 2011-2012, Kanit Lakalan-
tas Polres 213-2016, Kanit Dikyasa Satlantas 2016-2017, serta Pjs Kapolsek Arosbaya 2017-2019 dan Pjs Kapolsek Tanjung Bumi 2019-2020. Sebulan sebelumnya, tepatnya Rabu (6/1) lalu, Almarhum sempat menikmati kenaikan pangkat dari Iptu menjadi AKP melalui giat seremonial Korp Rapor Kenaikan Pangkat Reguler di halaman Mapolres Bangkalan. Kini ia harus berpulang selamanya. Selamat jalan semoga husnul khotimah. (ras/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SABTU PON, 6 FEBRUARI 2021 HALAMAN 8
Ungkap 8 Kasus
Danyonif 511/DY Gelar Lomba Kebersihan
FOTO: MEMORANDUM/ANI
Blitar, Memorandum Prajurit Yonif 511/DY berlomba-lomba meningkatkan kebersihan rumah dinas, kantor, dan barak karena rutin setiap tiga bulan sekali Danyonif 511/DY Letkol Inf A Wakhid Dedy Setyawan memberikan piagam penghargaan dan hadiah kepada kompi yang terbersih. Lomba ini diikuti seluruh prajurit Badak Hitam dalam rangka pengembangan dan kelancaran serta kebersihan lingkungan. Kegiatan diawali dengan olahraga bersama dilanjutkan dengan pembacaan pemenang lomba kebersihan. Pemenang lomba kebersihan adalah sebagai berikut, juara 1 kebersihan kompi adalah Kipan C dan Kompi Markas. Juara 1 kebersihan barak adalah Kipan C. Selesai melaksanakan olahraga bersama Letkol Inf A Wakhid Dedy Setyawan menyerahkan piagam penghargaan dan hadiah kepada pemenang. Pada kesempatan tersebut Letkol Inf Wakhid menyampaikan agar personel Yonif 511/DY selalu menjaga dan meningkatkan kebersihan lingkungan tinggalnya sehingga ke depan dapat meraih juara. ”Setiap tiga bulan sekali, saya adakan lomba kebersihan antarkompi sebagai upaya untuk memutus penyebaran Covid-19 di lingkungan asrama karena personel Yonif 511/ DY sering melaksanakan operasi penanganan Covid-19 di luar kesatrian,” tegasnya. Untuk kriteria penilaian kebersihan pangkalan/ perkantoran meliputi : kebersihan dalam kantor, ruang kantor dan penataan ruang. Untuk penilaian kebersihan rumdis/barak meliputi, kebersihan jalan, lingkungan, dan saluran air. Melalui lomba ini diharapkan terus memacu setiap prajurit untuk senantiasa menjaga dan memelihara kebersihan serta kenyamanan lingkungannya. “Mari budayakan lingkungan yang bersih dan sehat. Semoga keluarga kita tetap dalam lindungan-Nya,” imbuhnya. Kegiatan yang dilaksanakan tetap mengutamakan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 dengan melaksanakan physical distancing dan menggunakan masker. (*/alv/ack/lis)
Kantor PT Wardah Makkah Wal Madinah Lumajang.
Pelarangan Umrah dan Haji
Pengusaha Travel di Lumajang Terdampak Lumajang, Memorandum Dampak keputusan Pemerintah Arab Saudi yang melarang kedatangan pelancong internasional dari 20 negara termasuk Indonesia sangat dirasakan oleh perusahaan penyelenggara jemaah haji dan umrah di Lumajang. Hal itu disampaikan Vera, humas perusahaan penyelenggara umrah PT Wardah saat ditemui Memorandum di kantornya Jalan Kolonel Soewardi 51 Lumajang, Jumat (5/2). “Dengan keputusan tersebut, tentunya sangat berdampak sekali. Sebab, sejak tahun lalu pun kita terkena pembatasan-pembatasan sehingga kuota untuk memberangkatkan calon jemaah haji dan umrah menurun drastis,” kata Vera. Vera mengatakan, dalam situasi normal pihaknya bisa enam kali melakukan pemberangkatan jemaah umrah dengan pemberangkatan perdana pada Oktober sampai dengan Maret. Tapi ketika pandemi, jadwal keberangkatan jemaah menjadi tidak jelas karena situasinya juga tidak kondusif. Terkait dengan para calon jemaah haji dan umrah yang gagal berangkat dikarenakan keputusan dari Pemerintah Arab Saudi tersebut, pihaknya selalu berkoordinasi untuk memberikan informasi-informasi terbaru kepada para calon jemaah. “Alhamdulillah mereka banyak yang paham dengan situasi saat ini, tetap kita berikan informasi apa adanya kepada mereka,” jelasnya. Selain pembatasan usia calon jemaah, Pemerintah Arab Saudi juga menerapkan pembatasan waktu beribadah. “Kita sampaikan kepada calon jemaah yang masih bersikreas, bahwa selain ada pembatasan umur dari usia 18 s/d 60 tahun, juga ada pembatasan waktu di Masjidil Haram, yaitu hanya boleh beribadah paling lama tiga jam,” tambah Vera. Meski demikian pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dan berharap agar pelarangan pemberangkatan jemaah umrah dan haji untuk negara Indonesia segera dicabut. Sehingga para calon jemaah haji dan umrah bisa segera melaksanakan ibadah di tanah suci. (ani/lis)
Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto merilis kasus-kasus tersebut dengan menghadirkan 13 tersangka dan sejumlah barang bukti tindak kejahatan mereka. “Selama Januari ini kami mengungkap 8 kasus dengan 14 tersangka,” ujarnya. Handono mengatakan, sejumlah kasus yang menjadi atensi masyarakat dalam beberapa hari terakhir juga diungkap. Di antaranya penjambretan di 4 TKP, pelanggaran karantina kesehatan di Rejotangan, pengeroyokan di Desa Bukur, Kecamatan Sumbergempol, dan kasus penipuan penerimaan CASN. Ia menjelaskan, untuk pengungkapan kasus pelanggaran karantina kesehatan satu orang ditetapkan tersangka. Yakni Hariyanto, pemilik tempat wisata Singapore Waterpark. “Satu orang kita tetapkan jadi tersangka untuk kasus pelanggaran karantina kesehatan,” jelas
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Cegah Penyebaran Covid-19
Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto menunjukkan barang bukti dan para tersangka.
Handono. Sedangkan untuk penjambretan di 4 TKP, Handono mengatakan tersangka menyasar ibu-ibu yang lengah ketika berkendara sepeda motor. “Tersangkanya residivis, dan mengincar korban yang lengah meletakkan barang berharganya di dashboard depan motornya. Begitu lengah langsung diambil. Pengakuannya itu beraksi di beberapa lokasi seperti di Kota, Boyolangu dan Gondang,” ungkapnya.
Kasus menonjol lainnya yang menyita perhatian masyarakat adalah kasus pengeroyokan pemuda di Desa Bukur. Pihaknya menetapkan 7 orang sebagai tersangka. “Kasus ini tidak ada kaitannya dengan perguruan silat. Tidak perlu dikait-kaitkan, karena memang tidak ada kaitannya. Kalaupun ada anggota artinya mereka ini oknum,” tutur Handono. Sedangkan kasus lama dan baru diungkap adalah penipuan CASN, yang
melibatkan seorang ASN di lingkup Pemkab Tulungagung. Tersangka bernama Eko Apriliana. Menipu dengan janji bisa menjadikan korban pegawai lembaga pemasyarakatan di Kanwil Jawa Timur. “Jadi tersangka ini menjanjikan korbannya bisa jadi pegawai Lapas. Ada dua orang yang melapor, ini terus kita kembangkan,” pungkasnya. Kini para tersangka telah diamankan di Mapolres Tulungagung guna proses hukum lebih lanjut. (fir/mad)
Usai Dikunjungi Kadindik Jatim
SMKN 1 Rejotangan Siap Wujudkan BLUD Tulungagung, Memorandum Kunjungan Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jawa Timur Dr Ir Wahid Wahyudi dan rombongan ke SMKN 1 Rejotangan beberapa hari lalu membawa energi positif bagi pihak sekolah. Kepala SMKN 1 Rejotangan Masrur Hanafi menyampaikan, usai dar i SMKN 1 Boyolangu, rombongan Dr Ir Wahid Wahyudi mengunjungi lembaga sekolahnya. Di SMKN 1 Rejotangan kunjungan ini disambut meriah. Namun tetap dengan mengikuti prosedur protokol kesehatan (prokes) di masa pandemi Covid-19. Orang nomor satu di jajaran Dindik Jawa Timur dan rombongannya diarak naik dokar (kereta kuda) berhias rangkaian bunga nan indah. Berjalan dari kampus satu menuju kampus dua SMKN 1 Rejotangan. “Rombongan melihat langsung kegiatan para siswa SMKN 1 Rejotangan di tujuh ruang praktik. Di ruang teknik kendaraan ringan otomotif (TKRO), tehnik dan bisnis sepeda motor (TBSM), meninjau display kompetensi keahlian di SMKN 1 Rejotangan tentang otomatisasi dan tata kelola perkantoran (OTKP), teknik elektronika industri (TEI), akutansi dan tata keuangan (AK), teknik komputer jaringan (TKJ), serta yang terakhir asisten keperawatan melakukan cek kesehatan,” terang Hanafi, Jumat (5/2). Pihaknya menjelaskan, semenjak ditetapkan sebagai sekolah center of excellence (CoE) oleh Direktorat SMK
Wahid Wahyudi dan rombongan bersama pihak SMKN 1 Rejotangan. Kemendikbud RI pada 2020, ke depan SMKN 1 Rejotangan sangat optimistis menjadi badan layanan usaha daerah (BLUD). “Dengan menargetkan dua tahun lagi minimal sudah memiliki dua BLUD,” kata Hanafi. Optimisme itu, lanjut Hanafi, termotivasi setelah mendapat kunjungan dari Kadindik Provinsi Jawa Timur dan rombongan. “Alhamdulilah, kunjungan itu menjadi energi baru sekaligus motivasi bagi SMKN 1 Rejotangan untuk lebih bersemangat menjadikan BLUD yang saat ini sudah mulai kita jalankan,” terang dia. Hanafi juga menyambut baik program Jatim Cerdas dalam menciptakan SMK menjadi vokasi yang benar-benar cerdas.
Sehingga tidak ada sekolah yang merasa terpinggirkan, sekaligus membuat lembaga sekolah lebih percaya diri. “Untuk menghasilkan lulusan kita fokus di vokasi keterampilan. Ada dua, di antaranya menjadi entrepreneur, usahawan menghasilkan produk, serta menghasilkan tenaga kerja untuk mengurangi angka pengangguran di tingkat SMK/SMA. Cerdas dalam arti kita harus pintar mengambil peluang. Di antaranya bagaimana lulusan nantinya bisa terserap. Namun yang paling bagus bukan itu. Tetapi adalah profit untuk menghasilkan lulusan yang mandiri agar menjadi usahawan atau pengusaha. Dan berusaha di sekolah menjadi unit produk yang namanya embrio BLUD, seperti yang
dipaparkan oleh pak kadindik. Karena Jatim Cerdas ini adalah program Dinas Pendidikan SMK/SMA Jatim,” urai Hanafi. Sementara Kadindik Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi mengapresiasi dan berterima kasih, karena Masrur Hanafi semangatnya sangat tinggi untuk melaksanakan visi dan misi di SMK-nya. “Saya melihat dari 2020 kemarin, SMK ini perkembanganya sangat luar biasa. Termasuk upaya dalam membangun kerja sama. Sehingga alumninya nanti diharapkan pada saat membutuhkan lapangan kerja sudah siap dengan keterampilan yang dimiliki,” ucapnya. Wahyudi mengungkapkan, ternyata siswa SMKN 1 Rejotangan tidak semuanya setelah lulus sekolah ingin bekerja. Tetapi banyak juga yang ingin melanjutkan kuliah sambil bekerja. “Oleh karena itu kalau ada kerjasama antara SMK ini dengan industri dan dunia kerja (iduka) yang mempunyai komitmen mencerdaskan bangsa, tentu ini bisa diatur,” pungkas Wahid Wahyudi. Mendampingi kunjungan Wahid Wahyudi di antaranya Kabid Pembinaan SMK Kurniawan; Kabid Pembinaan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK PLK) Hartono; Kepala Unit Pelaksana Teknis Tehnologi Informasi dan Komunikasi (UPT TIKP) Alpian; Kepala UPT Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (UPT P2K) Sunarko; dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tulungagung dan Trenggalek Solikin. (kin/mad/lis/*)
Danrem 081/DSJ Pantau Disiplin Prokes di Ponorogo Ponorogo, Memorandum Setelah melakukan pengawasan dan pemantauan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 di Tulungagung dan Trenggalek, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho bersama Irdam V/Brawijaya B r i g j e n T N I A r i e Su b e k t i melanjutkan pemantauannya di Ponorogo. Selain pemantauan prokes di Pasar Hewan Jetis dengan membagikan masker, juga meninjau keberadaan Kampung Ta n g g u h d i D e s a N g a b a r. Dikatakan jika kegiatan yang dilakukan itu merupakan salah satu langkah cepat Kodam V/ Brawijaya dalam penanganan Covid-19. “Kegiatan ini wujud dari upaya yang dilakukan oleh Kodam V/ Brawijaya dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19 dan melihat sejauh mana keefektifan pemberlakuan PPKM jilid 2 saat ini,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho dalam sambutannya di Posko Kampung Tangguh Desa Ngabar, Kecamatan Siman, Ponorogo, Jumat (5/2).
Ditambahkannya, telah dilakukan evaluasi oleh gubernur, pangdam, dan kapolda, jika pemberlakuan PPKM jilid 2 sekarang ini dapat menunjukkan hasil yang sangat baik. “Hal itu dapat terlihat dari wilayah Korem 081/DSJ yang terdiri dari 2 kota dan 9 kabupaten. Sebelumnya terdapat tujuh wilayah yang termasuk zona merah dalam penyebaran Covid-19, sekarang tinggal dua yaitu Kabupaten Madiun dan Trenggalek. Secara keseluruhan di Jawa Timur juga cuma dua wilayah tersebut yang saat ini masih tergolong zona merah,” ungkapnya. Menurutnya, pencapaian itu tak lepas dari upaya dan kerja keras yang dilakukan oleh dandim dan kapolres bersama pemda yang terus berkerja siang dan malam, dengan didukung adanya kesadaran dan kedisiplinan yang tinggi dari masyarakat. Lebih lanjut terkait keberadaan Kampung Tangguh di Desa Ngabar itu, danrem turut memberikan ucapan terima kasih dan apresiasinya. Karena
ia menilai, keberadaan Kampung Tanggung sangat efektif guna mencegah dan menekan angka penyebaran Covid-19. Selain itu dikatakannya, keberadaan Kampung Tangguh yang cikal bakalnya dari Jawa Timur tepatnya di Malang, saat ini juga telah banyak diikuti oleh daerah lain di Indonesia. Di akhir sambutannya danrem berharap Ponorogo yang saat ini telah menjadi zona orange, dalam waktu dekat akan berubah menjadi zona hijau dan terbebas dari Covid-19. (*/ack/alv/lis)
FOTO: MEMORANDUM/ACK
Para prajurit Yonif 511/DY berolahraga bersama.
Tulungagung, Memorandum Kendat i pa ndem i Cov id-19 belum berakhir, namun Polres Tulungagung terus memastikan kea ma na n da n keter t iba n masyara kat tetap terjaga. Ini dibuktikan dengan pengungkapan 8 kasus atensi masyarakat selama sebulan terakhir.
FOTO: MEMORANDUM/KIN
FOTO: MEMORANDUM/ALV
Polres Tulungagung Pamer 14 Tersangka
Pembagian masker kepada para pedagang pasar.
PEMBERITAHUAN Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT. Aviland Riva Ranch (ARR). Dengan ini diberitahukan kepada para kreditur PT ARR bahwa RUPS-LB yang diselenggarakan di Probolinggo pada Jum'at, 4 Desember 2020 telah diputuskan sebagai berikut : Menyetujui pengurangan modal setor perseroan dari Rp 844.000.000 menjadi Rp 149.000.000. Atas pengurangan modal.setor perseroan, maka anggaran perseroan untuk merubah pasal 9 ayat 2 Anggaran Dasar Perseroan untuk disehatkan dengan perubahan tersebut. Demikian hasil hasil RUPS-LB ini diberitahukannya. Probolinggo, 5 Desember 2020 Direksi PT. ARR
PEMBERITAHUAN Hasil Notulen RUPS PT. KAPINIS yang dibuat dibawah tangan bermaterai cukup tertanggal 3 Februari 2021, dengan ini diberitahukan kepada para kreditur P T. K A PI N I S b a h w a P T. KAPINIS, berkedudukan di Probolinggo (Perseroan) akan meningkatkan modal dasar, modal ditempatkan dan disetor perseroan. Demikian hasil notuloen RUPS ini diberitahukan untuk diketahui. Probolinggo, 4 Februari 2021 Direksi PT. KAPINIS
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Indra Anugrah Hardiantoko, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH Direktur Utama: MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Choirul Shodiq SH MH Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Pemimpin Perusahaan: Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Yoyok Khayatullah AMD SE Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SABTU PON, 6 FEBRUARI 2021 HALAMAN 9
Rem Blong, Seruduk Dump Truck
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mendapatkan apresiasi dalam gelaran Muskomwil IV Apeksi.
Batu Tuan Rumah Muskomwil IV Apeksi Batu, Memorandum Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tahun ini digelar di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani Kota Batu, Kamis (4/2). Kegiatan ini diikuti 13 pemerintah kota dari empat provinsi, yaitu Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT. Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengharapkan kegiatan yang dilakukan secara offline maupun online ini bermanfaat untuk kemajuan wilayah. “Kami mengharapkan untuk memajukan daerah dan masyarakat tentunya,” katanya. Wakil Ketua Dewan Pengurus Apeksi yang juga Wali Kota Jambi Syarif Fasha saat membuka kegiatan ini mengapresiasi Pemkot Batu dalam penyelenggaraan kegiatan ini. “Semoga Muskomwil IV Apeksi kali ini dapat memutuskan rekomendasi terbaik untuk masyarakat,” harapnya. (nik/ari/lis)
FOTO: MEMORANDUM/RDH
dikemudikan Dimas (27), warga Gempol. Awal kejadiannya, kedua dump truck berjalan beriringan dari arah Malang menuju Pasuruan. Dump
FOTO: MEMORANDUM/NIK
Dump truck bernopol L 8426 IG yang dikemudikan Rohmad (25), warga Lumajang, menabrak bagian belakang dump truck bernopol DA 8792 KG yang
truck yang dikemudikan Rohmad remnya blong, akhirnya menabrak dump truck yang dikemudikan Dimas. “Ja l a n m e n u r u n , s a y a panik akhirnya truk saya tabrakan ke mobil teman saya yang berada di depan” kata Rohmad. Kejadian ini ditangani Unit Laka Pos Lantas Purwosari. Petugas membantu proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan dan mengatur arus lalu lintas di kedua jalur Pasuruan-Malang “Tidak ada korban jiwa. Rohmad mengalami luka lecet di tangan dan tr uk yang dikemudikan Rohmad mengalami pecah kaca dan rusak di bagian depan,” kata Kepala Poslantas Purwosari Aiptu Bambang Hariono. (rdh/lis)
Kondisi truk yang terlibat kecelakaan.
Kampung Tangguh Ngadirenggo Diresmikan Trenggalek, Memorandum Komandan Kodim 0806/ Tr e n g g a l e k L e t k o l A r h U u n S a m s o n Su g i h a r t o, mendampingi Irdam V Brawijaya Brigjen TNI Arie Subekti dan Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Inf Waris Ari Nugroho meresmikan Kampung Tangguh di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan, Trenggalek, Kamis (4/2). Irdam V/Brawijaya Brigjen T N I A r i e Su b e k t i d a l a m sambutannya menekankan kondisi Kabupaten Trenggalek masuk sebagai salah satu
FOTO: MEMORANDUM/ACK
Pasuruan, Memorandum Kecelakaan terjadi di ruas jalan Pasuruan-Malang di depan SMKN 1 Purwosari, tepatnya di Kecamatan Purwosari yang melibatkan dua dump truck, Jumat (5/2) sekitar pukul 10.00.
Peresmian Kampung Tangguh Desa Ngadirenggo.
wilayah zona merah. “Oleh sebab itu diperlukan langkah-langkah yang efektif untuk menekan penyebaran Covid-19. Salah satunya adalah melalui Kampung Tangguh ini,” ungkapnya. Sementara itu Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring mengatakan, Polr i bersama TNI dan pemerintah akan berupaya penuh memperkecil kasus p e n y e b a r a n Cov i d - 1 9 d i Trenggalek. Senada, Dandim 0806/ Tr e n g g a l e k L e t k o l A r h U u n S a m s o n Su g i h a r t o,
menambahkan, masyarakat diminta untuk terus meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan mentaati protokol kesehatan guna menangkal kasus penyebaran Covid-19 di wilayah Trenggalek. “De n g a n d i b e n t u k n y a K a m p u n g Ta n g g u h i n i diharapkan bisa memiliki kemampuan secara mandiri serta mampu mengatasi dan memulihkan dir i dengan segera manakala wilayah desa tersebut mengalami bencana seperti dampak dari pandemi Covid-19 ini,” katanya. (*/ack/alv/lis)
Pasuruan, Memorandum Dua hari pascabanjir bandang di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun ke lapangan, Jumat (5/2). Orang nomor satu di Jawa Timur ini meninjau lokasi banjir didampingi Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf dan forkompimda. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan turut berduka atas meninggalnya dua warga yang terseret banjir maupun warga terdampak yang rumahnya roboh, rusak berat, sedang, dan ringan. “Kejadian ini di luar dugaan kita semua. Saya ikut berbela sungkawa yang sedalamdalamnya atas bencana yang menimpa warga Gempol. Semoga, keluarga korban diberikan ketabahan, dan warga yang lain diberikan kesehatan dan kekuatan,” kata Khofifah. Untuk itu, agar beban warga terdampak sedikit ringan, Khofifah menyerahkan bantuan sembako untuk keperluan selama berada di pengungsian, serta tali asih untuk keluarga korban yang meninggal dunia. Menurut Khofifah, Pemkab Pasuruan sudah melaksanakan tanggap darurat bencana, seperti pendistribusian makanan
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Gubernur Jatim Tinjau Lokasi Banjir di Gempol
Gubernur Jatim didampingi Forkompimda Pemkab Pasuruan meninjau lokasi banjir di Gempol.
siap saji hingga air bersih, serta mengevakuasi seluruh warga ke tempat pengungsian untuk sementara waktu. “Setiap ada bencana, pasti ada proses recovery, tanggap darurat, dan rekonstruksi. Na h , u n t u k t a n g g a p d a r u ra t s u d a h dilaksanakan Pemkab Pasuruan. Sampai kemudian format relokasi untuk hunian yang lebih layak juga telah dilakukan. Terima kasih untuk gerak cepat ini,” ungkapnya. Tak hanya berupa bantuan secara material, Khofifah juga menegaskan bahwa physiological recovery atau pemulihan dari trauma bencana, sangat penting dilakukan. Mengingat bisa jadi warga masih ketakutan atau kehawatiran bahwa banjir bandang sewaktu-waktu akan terjadi lagi. Untuk itu, ia meminta pemkab hingga pemdes setempat bisa mendukung warga untuk bisa bangkit pascabanjir bandang yang memporak-porandakan rumah mereka. “Trauma healing itu penting. Bagaimana bisa menyembuhkan trauma seseorang yang masih ketakutan akan terjadinya bencana di kemudian hari. Dan untuk itu, saya minta pemkab maupun pemdes bisa sama-sama melaksanakan langkah ini,” ungkapnya. Sementara itu, Bupati Pasuruan HM
Irsyad Yusuf mengatakan, ada sekitar 52 warga yang terpaksa mengungsi di Balai Dusun Kabunan dan Arcopodo untuk sementara. Selama di pengungsian, Pemkab Pasuruan telah mendistribusikan bantuan seperti makanan (nasi bungkus), selimut, terpal, sarung, dan bantuan lainnya. “Begitu kejadian, saya minta untuk OPD terkait langsung melakukan assessment plus tanggap darurat. Kita selamatkan warga terlebih dulu di tempat pengungsian sementara. Selama mengungsi, segala kebutuhan makan dan minum kami cukupi,” katanya. Irsyad menjelaskan, jadi terhitung hari ini, beberapa rumah di Perumahan Tugu dan juga rumah warga setempat sudah disewa untuk hunian warga terdampak. Khususnya warga yang rumahnya roboh atau rusak parah. Sedangkan, warga yang rumahnya rusak ringan, memilih untuk kembali ke tempat tinggalnya “Untuk penanganan kepada korban mulai besok sudah tidak ada lagi pengungsi ditempatkan di tempat-tempat atau dikontrakkan melalui pemerintahan desa Pemkab Pasuruan akan membantu memfasilitasi,” tutup Irsyad. (rul/lis)
Polresta Makota dan Kodim Resmikan KTS Lowokwaru menjadi modal dasar yang dimiliki bangsa Indonesia. Tentunya memberikan kemanfaatan ketahanan pangan yang bisa dinikmati warga masyarakat. “Polres dan Kodim sangat mendukung program KTS. Untuk itu, sebagai katahanan pangan, akan diberikan bibit ikan lele dan cabai,”
FOTO: MEMORANDUM/EDR
Malang, Memorandum Polresta Malang Kota bersama Kodim 0833 Kota Malang meresmikan Kampung Tangguh Semeru (KTS) di Jalan Mawar Gang 1, Kelurahan/Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jumat (5/2). Kampung Tangguh Semeru merupakan perwujudan ekonomi kerakyatan yang
Suasana peresmian KTS RW 14 Kelurahan Lowokwaru.
terang Kapolresta Malang Kota Komberpol Leonardus Simarmata saat peresmian KTS di RW 14, Kelurahan Lowokwaru. Ia melanjutkan, bahwa kunci menekan Covid-19 adalah disiplin dan konsisten dalam menjaga kebersihan untuk dirinya sendiri dan jjuga lingkungan sekitarnya, sehingga d dapat memiliki ketangguhan bid dalam bidang kesehatan. Seme Sementara itu, Dandim 0833 Ma Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadh Primadhona mengaku bangga atas kiner para warga RW 14 Kelurahan kinerja Lo Lowokwaru. “TNI Polri dan p pemkot hanya mengawal k kegiatan warga. Tentunya d dalam upaya memutus mata r rantai penyebaran Covid-19. K Kami bangga atas kinerja para d dalam upaya memutus rantai C Covid-19,” terangnya. Dalam masa PPKM, lanjut dan dandim diharapkan kegiatan ma masyarakat dibatasi sesuai den dengan aturan yang berlaku. Vak Vaksinasi merupakan program pem pemerintah wajib dilaksanakan d ditaati. (edr/lis) dan
KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG / BADAN PERTANAHAN NASIONAL KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN PASURUAN PROVINSI JAWA TIMUR Jl.pahlawan No. 26 pasuruan 67126 Telp. 0343Ͳ424665 Faks. 0343Ͳ428252 ŵĂŝů ͗ ŬĂďͲƉĂƐƵƌƵĂŶΛďƉŶ͘ŐŽ͘ŝĚ WŽƐŝƐŝ ͗ ϳΣ ϯϴ͟ ϰϵ͘ϳϯ͟ >^ ϭϭϮΣ ϱϰ͛ ϯϮ͘Ϯϲ͟ d PENGUMUMAN TENTANG SERTIPIKAT HILANG Nomor : 25/2020 Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang, berdasarkan ketentuan Pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa :
Nomor Hak
NO.
1.
MILIK 247 BEJI
Nama Pemegang Hak
MARIADMI NOERACHMA N
Data Fisik a.No SU/GS b.Tgl SU/GS c.Luas
TGL. PEMBUKUAN
a. 1252 b. 19/04/1997 c. 1740 M2
26/04/1997
KETERANGAN
SURAT KETERANGAN TANDA LAPOR KEHILANGAN TGL. 17/12/2020, NO,SKTLK/110/XII/2020/JATIM/R ESPAS/SEK GBL, SURAT PERNYATAAN DIBAWAH SUMPAH/JANJI, TANGGAL 17/12/2020
Dalam waktu tiga puluh (30) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah tiga puluh (30) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas, maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan Sertipikat yang hilang dinyatakan tidak berlaku lagi. Nomor Berkas Nama Pemohon DI 301
: 19952/2020 : R.A.Y NOERMARI RACHMANI : 2455/2020
PASURUAN, 18 DESEMBER 2020 Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pasuruan BASKORO WALUYO, S.H.,M.H. NIP. 196306281983011001
memorandum.co.id
MOJOKERTO-JOMBANG
memorandumredaksi @gmail.com
SABTU PON, 6 FEBRUARI 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Berbekal Hasil Rekaman CCTV
Polisi Kejar Pembunuh Terapis Barokah Mojokerto, Memorandum Berbekal hasil rekaman CCTV, Satreskrim Polres Mojokerto Kota kini mengantongi ciri-ciri pelaku pembunuhan terapis Barokah di Jalan Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten- Mojokerto, Petugas kini memburu keberadaan pelaku.
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
coba memeriksa CCTV di lokasi kejadian, serta memeriksa saksisaksi. Kita menemukan ciri-ciri pelaku yang sempat terekam, " ungkap Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi, Jumat (5/2). AKBP Deddy Supriadi memastikan anak buahnya terus memburu pelaku pembunuhan di tempat persembunyiannya. "Petugas dari Satreskrim Polresta
AKBP Deddy Supriadi
Lokasi kejadian pembunuhan terapis panti pijat Barokah.
mungkinan pelaku membawa ganti celana. Karena di lokasi kejadian, petugas juga menyita barang bukti celana dan baju milik pelaku, " tegasnya. Sebelumnya warga Mojokerto digegerkan dengan aksi pembunuhan terhadap terapis di Panti Pijat Barokah di Jalan Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Kamis (4/2). Dua terapis panti pijat Barokah di bantai dengan mengunakan benda tajam oleh pelanggannya. Satu terapis meninggal bernama Shanti (35) warga asal Nganjuk. Sedangkan korban luka-luka bernama Tatik (48) warga Sidorejo, Kecamatan Jetis, p j ((no/day) y) Kabupaten Mojokerto.
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN
Kuat dugaan aksi pembunuhan itu dilandasi cemburu. Tidak menutup kemungkinan, antara pelaku dan korban saling mengenal. Akibat aksi sadis itu, nyawa Shanti (35) warga asal Nganjuk tidak bisa diselamatkan. Sedangkan satu korban selamat bernama Tatik (48) warga Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. "Kemarin kita sudah men-
Mojokerto dan Reskrim Polsek Jetis masih terus berupaya mengejar pelaku," tegas kapolres. AKBP Deddy memastikan, identitas dan ciri-ciri pelaku sudah dikantongi. Petugas juga memastikan identitas motor yang dikendarai pelaku melarikan diri. Ia menegaskan, dalam rekam CCTV identitas motor pelaku masih samar. "Ciri-cirinya memang sudah kita kantongi,. Kita terus buru pelaku , " jelasnya. Dari rekam CCTV terlihat pelaku kabur dengan mengendarai motor ke arah Surabaya. Ia nampak mengenakan busana seperti celana berwarna hitam y g diduga g disiapkan. p yang "Ke-
Muhaimin
Bapemperda Gelar Hearing Bahas Dua Propemperda Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho memberikan masker kepada warga terdampak bencana banjir.
Polres Jombang Salurkan Bantuan ke Warga Banjaragung Jombang, Memorandum Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho memberikan bantuan kepada korban banjir di Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Jumat (5/2). Agenda dikemas bhakti sosial (Baksos) itu, diikuti Kapolsek
Bareng, danramil, camat, serta jajajran pemerintahan desa (pemdes) setempat. AKBP Agung Setyo Nugroho menegaskan, sambang ke lokasi bencana ini untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir. “Semoga membantu ini, da-
pat meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah,” papar Agung Setyo Nugroho. Selain menyerahkan paket sembako kepada warga korban terdampak banjir. Baksos kali ini juga menyerahkan masker sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
“Kita bersama diharuskan saling berbagi. Terlebih ketika ada saudara yang tertimpa musibah, wajib hukumnya untuk membantu,” sambung kapolres. Usai menyalurkan bantuan, tidak lupa orang nomor satu di Mapolres Jombang itu mengajak warga untuk tabah dan selalu
berdoa. Agar, senantiasa kuat dalam menghadapi cobaan yang diberikan. “Semoga warga yang terdampak senantiasa kuat dan tabah. Dan yang paling penting, panjatkan doa agar musibah segera berakhir dan tidak akan terjadi kembali,” pungkas Agung. (wan/day)
Kakek Pacing Gantung Diri Mojokerto, Memorandum Suhardi (65) warga Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, bunuh diri, Kamis (4/2). Kakek beberapa cucu ini, nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di jendela kamarnya menggunakan kabel listrik. Kasubag Humas Polres Mojokerto Ipda Tri Hidayati membenarkan adanya kejadian itu. Tri Hidayati menjelaskan kejadian bunuh diri ini dilaporkan ke Kepala Dusun Ketemas, Desa Pacing, Kecamatan Bagsal Dadang Yulianto. Selanjutnya kejadian itu dilanjutkan ke Polsek Bangsal. Ipda Tri Hidayati menjelas-
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Petugas memeriksa jenazah korban.
kan, aksi nekad korban diketahui Ny Sumarmi (istri korban) saat melihat korban yang berada di dalam kamar.Ternyata pintu kamar terkunci dari dalam. Akhirnya Sumarmi melihat keadaan korban dari jendela luar rumah. Saat pintu jendela dibuka, Sumarmi melihat suaminya sudah mengantung dengan leher terlilit kabel. Ujung kabel terikat di teralis besi jendela kamar sementara ujung lainnya melilit leher kotban. Mengetahui kejadian itu, Sumarmi memanggil Arif Budi Setiawan (anaknya) untuk meminta pertolongan.
"Seketika itu, Arif Budi Setiawan mendobrak pintu kamar dan melepaskan lilitan kabel dari leher ayahnya," terang Ipda Tri Hidayati. Upaya menyelamatkan dengan membawa korban ke Puskesmas Bangsal tidak membuahkan hasil. Sebab tenaga medis menyampaikan nyawa Suhardi tidak bisa terselamatkan. Ipda Tri Hidayati menegaskan, korban murni gantung diri. Penyebab gantung diri, petugas masih mendalami dengan meminta keterangan keluarga korban. "Kami masih dalam penyelidikan kita," jelas Tri. (no/day)
Maniak Sabu Dibekuk Jombang, Memorandum Satreskoba Polres Jombang membekuk empat maniak sabu-sabu. Mereka Muh Al Fian (22), warga Desa Janti, Kecamatan Jogoroto; Abdul Aziz (32) dan Sunarto alias Sohot (35), warga Desa Keras, Kecamatan Diwek; serta Miftahul Huda alias Cak Mip (40) asal Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto. Kasat Reskoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid menegaskan, ke empat tersangka kini dijebloskan tahanan Polres Jombang. “Mereka diamankan dari beberapa lokasi dan waktu berbeda. Kami juga mengamankan sejumlah barang bukti,” terang
AKP Moch Mukid, Jum’at (5/2). Perwira dengan tiga balok dipundak ini menegaskan, penangkapan Al Fian serta Aziz di Desa Sengon, Kecamatan Jombang sekitar pukul 19.30. Polisi juga menyita barang bukti 494 butir pil dobel L, sebuah pipet kaca yang masih terdapat sisa sabu dengan berat kotor 1,12 gram, uang tunai Rp. 186.000,serta dua unit handphone sarana melakukan transaksi. Petugas kembali membekuk Sunarto dan Miftahul Huda di Desa Keras. Dari tangan kernet truk ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti pipet kaca yang terdapat sisa sabu dengan berat
1,16 gram, sebuah alat hisap atau bong, sebuah timbangan digital, serta dua unit handphone. Penangkapan terakhir dilakukan petugas terhadap Miftahul Huda di Desa Ngumpul. Petugas menyita barang bukti berupa sebuah pipet kaca yang masih terdapat sisa sabu dengan berat kotor 2,28 gram, serta sebuah handphone. “Dua tersangka kami kenakan pasal 112 ayat 1 jo Pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. Sementara dua tersangka lagi kami tambahkan Pasal 196 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan,” tegas Mukid. (wan/day)
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN
Jombang, Memorandum Bapemperda DPRD Jombang menggelar rapat dengar pendapat, membahas dua program perencanaan peraturan daerah (propemperda) penyertaan modal ke Perusda PDAM Tirta Kencana, serta rencana tata ruang wilayah (RTRW). Ketua Bapemperda DPRD Jombang, Muhaimin menjelaskan, propemperda merupakan instrumen perencanaan program pembentukan peraturan daerah yang dilakukan secara terencana, terpadu dan sistematis. Pelaksanaanya jangka waktu 1 (satu) tahun. Berdasarkan skala prioritas ditetapkan sebelum rancangan peraturan daerah tentang APBD. “Dalam rapat dengar pendapat dengan OPD kemarin, dua agenda yang dibahas. Yaitu propemperda penyertaan modal serta RTRW,” terang Muhaimin, Jum’at (5/2). Muhaimin menegaskan perlunya pembahasan rencana tata ruang wilayah. Karena RTRW yang berlaku sudah usang. Bapemperda DPRD Jombang mentargertkan bulan Maret pembahasan dua usulan sudah dilaksanakana. “Saat ini kami masih menunggu rekomendasi Kemeterian Agraria dan Tata Ruang (ATR). Termasuk melakukan koordinasi dengan Bappeda serta OPD terkait, agar nantinya ketiga bulan Maret sudah bisa dimulai,” tegasnya. Kordinasi tadi mutlak dilakukan, sebab Kota Santri memiliki sumber daya yang melimpah. Ditakutkan apabila tidak ditata sejak awal, zona lahan pertanian, permukiman, serta perindustrian bakal tercampur. “Mengingat nanti seiring berjalannya pembangunan, Jombang diproyeksikan sebagi kawasan industri. Kalau tidak ditata sejak awal, ditakutkan kita tidak siap,” terangnya. Seiring target yang ditetapkan minimal pada bulan Maret, untuk pembahasan Perda RTRW. Wakil rakyat terus mendorong perbaikan pengajuan ke Kementerian ATR. “Selain menunggu rekomendasi, kami mendorong agar OPD terkait melakukan perbaikan pengajuan Karena desain pembangunan yang kini telah dikerjakan, mendukung peningkatan ekonomi ke depan,” pungkas Muhaimin.(wan/day)
Sunarto alias Sohot
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
DEWI RENGGANIS
SABTU PON, 6 FEBRUARI 2021 HALAMAN 11
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Pimpinan Cabang BRI Jember Peduli Bencana
Beri Bantuan Korban Banjir Sungai Bedadung Jember, Memorandum Dampak musibah akibat banjir Sungai Bedadung yang terjadi beberapa hari lalu di Jember, membuat puluhan rumah di bantaran rusak parah. Bahkan, beberapa bangunan itu hanyut terbawa derasnya luapan air sungai. rupa sembako, alat kebersihan, serta survival kid yang berisi barang pribadi yang dibutuhkan para korban banjir. Dan yang terakhir pada Kamis (4/2), BRI Peduli juga sudah menyalurkan bantuan di daerah lingkungan Temba’an, Kepatihan dan di daerah Jalan Berantas. Sementara itu, Pimpinan Cabang (Pincab) BRI Jember Teguh Agung Prihadi berharap, bantuan yang diberikan tersebut bisa sedikit meringankan beban warga yang terdampak banjir Sungai Bedadung. “Bantuan kami berupa kompor, kasur, obat-obatan, dan paket sembako. Semoga dapat meringankan para korban terdampak banjir,” kata Teguh. Lanjut Teguh, pihaknya dalam kepedulian terhadap para korban bencana tidak berhenti di sini saja. Saat ini, tim BRI Jember masih terus menginventarisir daerah-daerah sepanjang aliran Sungai Bedadung yang terdampak banjir untuk segera diberi bantuan. “Sekali lagi bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian BRI untuk masyarakat yang terdampak musibah,” pungkasnya. (jun/nov)
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/MARJUNI
Rentetan bencana terutama banjir di sejumlah tempat tersebut, membuat sejumlah pihak ikut berempati. Seperti yang dilakukan BRI Cabang Jember yang peduli terhadap kondisi warga terdampak musibah itu. Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI dan corporate social responsibility (CSR) BRI, Tim Tanggap Bencana Banjir BRI Cabang Jember turun langsung untuk membantu para korban bencana alam tersebut. Untuk diketahui, YBM BRI adalah yayasan yang dimiliki BRI untuk mengelola dana zakat dari gaji pegawai BRI, dan disalurkan kepada para mustahik (orang yang berhak menerima). Melalui CSR BRI atau BRI Peduli, serta YBM BRI, BRI Cabang Jember menurunkan tim tanggap bencananya untuk memberikan bantuan kepada masyarakat umum yang terdampak banjir. Kegiatan tersebut sudah dilaksanakan mulai kejadian banjir di Desa Karangrejo Gumukmas dan Bangsalsari beberapa waktu lalu. Dari dua lokasi itu, BRI Peduli dan YBM BRI menyalurkan bantuan be-
Pincab BRI Jember Teguh Agung Prihadi memberikan bantuan kasur dan kompor kepada korban terdampak banjir Sungai Bedadung.
Tim Tanggap Bencana Banjir BRI Cabang Jember menyalurkan bantuan sejumlah sembako di posko banjir untuk warga terdampak banjir.
Teguh Agung Prihadi memberikan paket sembako kepada korban terdampak banjir.
Sembunyikan Dalam Hardisk Kompol Palma F Pahlevi, Jumat (5/2). Palma menjelaskan, pengungkapan kasus itu bermula dari informasi yang menyebut adanya orang mencurigakan dengan meletakkan ranjau di kawasan Ngagel Tama Tengah IV. Selanjutnya polisi melakukan penyelidikan termasuk melihat rekaman CCTV di lokasi. Dari petunjuk itu, petugas berhasil mengidentifikasi hing-
Pencuri HP Gentayangan di Kemlaten kehilangan HP ketika akan pulang dari belanja. Ayah korban, Fidelis Yanto Sofyan, saat dikonfirmasi membenarkan yang dicuri adalah HP milik anak perempuannya. “Iya betul anak saya yang jadi korban,” ungkap Yanto, Jumat (5/2) kemarin. Ia menambahkan, ketika kejadian anaknya lupa mengambil HP yang diletakkan di laci depan motor.
Sambung Hidup, Jualan Narkotika Guna pengembangan lebih lanjut, Yoyok berikut barang buktinya digiring ke Mapolrestabes Surabaya. “Tersangka bekerja driver ojol dan sering menjual SS ke Surabaya-Sidoarjo,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Jumat (5/2). Pengungkapan kasus peredaran yang dilakukan Yoyok ini masih terus dikembangkan untuk mencari keberadaan penyuplai barang haram tersebut. Tertangkapnya tersangka, imbuh Memo, merupakan hasil pengembangan dari pelanggannya yang lebih dulu dibekuk anggotanya.
ga mengamankan tersangka tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Hasil interogasi, Anton mengakui jika masih memiliki barang yang dikirim di dua jasa ekspedisi di kawasan Jalan Ngagel Tama Tengah. “Saat dikeler itulah, kami juga menemukan satu paket dengan model serupa di kantor ekspedisi tersebut. Sementara di ekspedisi lain, di kawasan Ngagel Madya, kami berhasil mendapatkan barang bukti
Sambungan dari halaman 1
sebuah kardus berisi sabu-sabu dan ekstasi juga,” pungkas Palma.
Sementara itu, di hadapan penyidik, Anton mengaku barang-barang tersebut me-
rupakan milik dari rekannya berinisial MV. “Punya dia (MV), Pak. Saya hanya diperintah
Puluhan Pengguna Jalan Abaikan Prokes Masing-masing terdiri dari anggota Polsek Asemrowo; Polres Pelabuhan Tanjung Perak; Koramil Asemrowo; Satgas Covid-19 Kecamatan Asemrowo; Satpol PP Pemprov Jatim; Satpol PP Pemkot Surabaya; Satpol PP Kecamatan Asemrowo, dan anggota Linmas Pemkot Surabaya. Giat dilakukan mulai pukul 08.30 itu merupakan implementasi Inpres nomor 6 tahun 2020 tentang Pendisiplinan Masyarakat terhadap Penerapan Prokes Pencegahan
Covid-19 serta Perda nomor 2 tahun 2020 dan Pergub Trantibum Jatim nomor 53 tahun 2020 tentang Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan. Dalam razia kali ini didapati ada 47 orang yang tidak menggunakan masker dan memakai masker tapi tidak sesuai ketentuan. Alhasil 36 orang dijatuhi sanksi penyitaan KTP selama 14 hari, dan 11 orang didenda Rp 150 ribu. Sementara itu, Hari Kurniawan mengatakan, operasi penertiban masker ini
Nyonya Muhammad Irfan Ratinggang itu rupanya berencana mengikuti program bayi tabung keempat. Diberitakan sebelumnya, Tya Ariestya tiga kali ikut program bayi tabung. Kali pertama berhasil melahirkan Muhammad Kanaka Ratinggang. Yang kedua gagal. Program bayi tabung ketiga memberi Tya Ariestya anak laki-laki lagi, Muhammad Kalundra Ratinggang. “Anak pertama saya berusia 4,5 tahun lahir sebagai anak yang berhasil dari program bayi tabung,” bebernya dalam peluncuran virtual “The Morula Auditorium dan The Morula Care,” Jumat (5/2). “InsyaAllah, mudah-mudahan kalau ada umur, ada rezeki juga aku masih punya simpanan embrio di Morula. Insyaallah aku transfer anak ketiga,” aku Tya seraya menambahkan, “InsyaAllah anak ketiga, masih ada simpanan embrio tiga lagi.” Usai menurunkan bobot, Tya Ariestya menjalani pemotretan bareng fotografer Rio Motret. Hasilnya, dipamerkan di akun Instagram terverifikasi Rio dan Tya. Keduanya banjir pujian warganet.
Sambungan dari halaman 1 dilaksanakan rutin setiap hari untuk membiasakan masyarakat disiplin menggunakan masker. “Dengan masyarakat disiplin mematuhi prokes termasuk penggunaan masker maka penyebaran Covid-19 dapat ditekan,” ujarnya. Hari menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar Polsek Asemrowo bersama instansi samping. “Kita akan gencar melakukan penegakan prokes,” pungkas dia. (alf/nov)
“HP-nya merek Vivo. Rencananya hendak lapor ke polsek agar pelakunya segera ditangkap,” ucapnya. Sementara itu, Kapolsek Karangpilang Kompol Samsul Hadi belum bisa dikonfirmasi perihal kejadian tersebut. Meski dihubungi beberapa kali dan dikirimi pesan lewat WhatsApp (WA), Samsul Hadi tidak merespons sama sekali. (alf/nov)
Sambungan dari halaman 1 Setelah diinterogasi, dia mengaku membeli SS ke Yoyok. Tak menunggu lama anggota kemudian bergerak melakukan penangkapan di rumah tersangka di Sidoarjo. “Saat ditangkap, tersangka sedang menunggu pembelinya. Barang buktnyai disimpan dalam sedotan untuk mengelabuhi polisi,” beber Memo. Di hadapan penyidik, Yoyok mengakui semua perbuatannya telah mengedarkan SS. Dia terpaksa menjual narkoba karena sepi order di saat pandemi Covid-19. “Saya jual narkotika untuk menyambung hidup karena orderan penumpang jarang ada Pak,” tutur Yoyok. (rio/nov)
Kompol Hari Kurniawan menjelaskan ke pengguna jalan yang terjaring razia untuk mematuhi dan menerima penerapan sanksi mulai penyitaan KTP atau pemberian denda.
Ingin Untung Malah Buntung Susut 25 Kilogram
mengantarkan saja. Saya diupah Rp 500 ribu sekali kirim,” ujar Anton. (fdn/nov)
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Semua barang bukti itu disembunyikan tersangka di dalam delapan hardisk yang kemudian dibungkus menggunakan plastik bubble wrap. Anton juga menutup paket tersebut dengan menggunakan lakban hitam. Tujuannya untuk mengelabui petugas dan pihak ekspedisi yang akan menerima barang tersebut. “Tersangka meranjau dan mengirim melalui jasa ekspedisi,” kata Kapolsek Gubeng
Sambungan dari halaman 1
Sambungan dari halaman 1 “Jadi aku baru saja menurunkan berat badan sebanyak 25 kilogram, supaya bisa lebih lancar lagi menjalankan program bayi tabung yang selanjutnya,” sambung Tya bercerita. Dalam kajian medis, penurunan bobot ini penting. Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, klinik Morula IVF Jakarta, dr. Arie Adrianus Polim, D.Mas, Sp.OG-KFER menerangkan, bobot berlebih memengaruhi hormon dan mengganggu siklus menstruasi. “Akibatnya, hormon reproduksi tidak berjalan normal. Contohnya, Tya dengan berat badan berlebih membuat siklus haid tidak lancar akibatnya, sulit hamil,” ia membeberkan. Kepada Showbiz Liputan6.com, Arie mengingatkan, butuh komitmen kuat menurunkan bobot dengan olahraga dan diet. Tidak perlu sampai 20 kilogram lebih seperti Tya Ariestya. “Sebenarnya, bobot susut 5 persen itu sudah baik untuk membuat hormon bekerja kembali. Harapannya, saat hormon bekerja kembali, kesuburan berjalan normal. Syukur-syukur dia bisa hamil alami tanpa perlu program bayi tabung,” pungkasnya. (lp6/nov)
Menurut keterangan Yusuf, peristiwa bermula dia menjual motornya melalui Facebook (FB). Postingan itu akhirnya dilihat pelaku dan menghubungi melalui nomor HP. Dari percakapan tersebut, intinya pelaku tertarik untuk membeli kendaraan korban. Bahkan mendatangi rumah Yusuf untuk mengecek motor pada Kamis (4/2) siang. “Kali pertama datang, pelaku hanya mengecek motor dan pamit pulang. Pada hari yang sama sekitar pukul 19.00, pelaku datang kembali ke rumah naik taksi online,” ungkap Yusuf, Jumat (5/2). Setelah terlibat obrolan, tak lama kemudian pelaku pinjam kunci dengan alasan mencoba motor korban. Awalnya
Sambungan dari halaman 1 Yusuf keberatan, tapi sopir taksi online yang datang bersama pelaku menyakinkannya. “Sopir itu bilang wis tenang ae Mas (sudah tenang saja Mas),” jelas Yusuf. Saat mencoba Vario itu, pelaku sendirian. Korban menunggu bersama sopir taksi online dan sempat mengorek keterangan siapa pelaku sebenarnya. Setelah ditunggu lama, ternyata pelaku tidak kunjung kembali. Menyadari bahwa menjadi korban penipuan, Yusuf memilih melapor ke polisi. “Kata sopir taksi online, pelaku mengaku tinggal di Jalan Gunungsari dan berasal dari Kediri. Karena sama-sama dari Kediri, saya tidak curiga sama sekali,” ungkap Yusuf. Adapun ciri-ciri pelaku, menurut kor-
Turunkan Berat Badan mengikuti IMT ada 17 personel dalam progam penurunan berat badan,” ucap Isir. Sementara itu, Dokter Urkes Polrestabes Surabaya dr. Amrilina menambahkan, bagi anggota yang overweight selain menjalani
ban, berkulit putih, bertubuh gemuk, tinggi badan sekitar 170 centimeter, rambut pirang, dan terdapat tato di paha kirinya. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Sawahan Iptu Ristitanto saat dikonfirmasi membenarkan ada kejadian tersebut. Setelah mendapatkan laporan dari Yusuf, pihaknya segera meminta keterangan korban dan sopir taksi online. “Kami masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelakunya,” kata Ristitanto, kemarin. Apakah ada keterlibatan dengan sopir taksi online yang datang bersama pelaku, Ristitanto mengatakan sopir itu tidak mengenal pelaku. “Tidak ada keterlibatannya setelah kami periksa. Saksi murni sebagai sopir taksi online,” jelas Ristitanto. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 program IMT juga disarankan untuk menurunkan berat badannya dengan olahraga. Selama pendampingan dari urkes, pihaknya bisa melihat penyakit penyertanya apa dan akan mengikuti kegiatan tersebut selama
3 minggu. “Programnya mulai jalan kaki 45 menit, dan semuanya sudah ada planning dari urkes untuk penurunan indeks massa tubuh (IMT) bagi anggota yang kelebihan berat badan,” jelas dr Amrilina. (rio/nov)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SABTU PON, 6 FEBRUARI 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA
Pandemi, Pernikahan Usia Dini Meningkat Tuban, Memorandum Berdasarkan data Pengadilan Agama Kabupaten Tuban, kasus menikah usia dini sangat tinggi pada pandemi Covid-19. Selama 2020, jumlah pengajuan dispensasi menikah sebanyak 575 orang. Banyak yang usia 15 tahun, maka kami cari jalan keluarnya,” ungkap Qomarul di ruang kerja, Jumat (05/02). Qomarul menambahkan, banyak faktor yang membuat orang tua mengizinkan anaknya menikah pada usia yang belum memenuhi syarat. Baik itu disebabkan karena pergaulan bebas, secara fisik sudah terlihat memenuhi, serta
Ahmad Qomarul
tahun,” ujar Qomarul. Dikatakan lebih lanjut, pernikahan pada usia dini kalau dilihat dari medis biasanya belum siap, seperti melahirkan risikonya sangat tinggi. Hal itu juga menjadi pertimbangan Pengadilan Agama ketika pengajuan dispensasi menikah. “Kurangnya pengetahuan usia memenuhi syarat dan risiko dari pernikahan dini di masyarakat sangat kurang. Saya berharap orang tua juga tidak memaksa untuk menikahkan anaknya ketika usia belum memenuhi syarat dan selalu pengawasan kepada anak,” pungkasnya. (cw1/har/udi)
FOTO: MEMORANDUM/ANDIKA
FOTO: MEMORANDUM/DOK PU SDA
Panitera Pengadilan Agama Kabupaten Tuban Ahmad Qomarul Huda mengatakan, pernikahan pada usia dini itu sudah mendapatkan izin dari orang tua. Rata-rata sudah mengajukan ke KUA, namun ditolak karena usia tidak memenuhi syarat. “Tidak semua yang mengajukan kami terima. Banyak pertimbangan, seperti usia 12 tahun kami tolak.
keduanya sudah sering satu rumah. “Entah orang tua yang mengizinkan anaknya tinggal satu rumah meskipun belum menikah atau memang kurangnya pengawasan orang tua sehingga pergaulan bebas sering terjadi,” bebernya. Sementara itu, pada November lalu pengajuan dispensasi menikah usia dini paling tinggi yaitu 60 orang. Sedangkan untuk tahun ini, Januari kemarin masih banyak pengajuan dispensasi menikah usia di bawah umur. “Secara umum usia ideal untuk menikah jika perempuan usia 21 tahun, sedangkan laki-laki usia 25
Kondisi jembatan Balen yang rusak di bagian plengsengan.
Plengsengan Jembatan Nasional Balen Rusak
FOTO: MEMORANDUM/YOGA
Lamongan, Memorandum Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, memaksa lembaga pendidikan di Lamongan untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Khusus lembaga pendidikan yang kesulitan jaringan internet, bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Adi Suwito mengatakan, memberikan kembali kesempatan kepada lembaga sekolah yang mengalami kesulitan jaringan internet untuk melakukan Adi Suwito simulasi PTM. “Ya, kami berikan kesempatan simulasi PTM kembali. Sebagian wilayah di Kabupaten Lamongan kesulitan mendapatkan sinyal internet seperti Mantup, Ngimbang, dan Solokuro,” kata Kadisdik Lamongan Adi Suwito, Jum’at (5/1). Adi menjelaskan, kesempatan tersebut diberikan karena saat ini Kabupaten Lamongan dinyatakan sebagai daerah yang tidak diwajibkan melaksanakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Tetapi, masih Adi, sekolah tersebut harus menerapkan prokes dengan ketat. “Sekolah tersebut wajib menjalankan protokol kesehatan secara ketat dengan jumlah siswa terbatas. Karena keselamatan dan kesehatan siswa tetap menjadi prioritas utama,” jelasnya. Karena saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, lanjut Adi, pembelajaran jarak jauh masih menjadi solusi terbaik untuk keselamatan dan kesehatan para siswa yang menempuh jenjang pendidikan. “Intinya saat ini PJJ masih menjadi solusi di tengah pandemi Covid-19,” lanjut Adi. Adi menambahkan, agar para siswa bisa memahami dan menangkap pelajaran yang disampaikan oleh guru, saat PJJ setiap lembaga memiliki cara tersendiri untuk menerapkan PJJ. “Saat ini aplikasi Jago Sinau masih menjadi solusi PJJ terbaik di Kabupaten Lamongan. Selain itu juga ada Google Clasroom dan aplikasi PJJ lainnya,” pungkasnya. (tri/har/udi)
Sambut HPN, PWI dan Polres Gresik Bagikan Ribuan Masker Gresik, Memorandum Dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2021, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama Polres Gresik menggelar giat bertajuk Jumat Berbagi di lingkungan Masjid Agung Gresik, Jumat (5/2). Ribuan masker dan handsanitizer gratis dibagikan kepada jemaah masjid. Giat ini merupakan kolaborasi insan pers dan kepolisian sebagai ikhtiar meningkatkan kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Apalagi, saat ini Kota Pudak masih dalam masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Hadir dalam giat tersebut Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Ketua PWI Gresik M Sholahudin, Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto, Kasubbag Humas Polres Gresik AKP Bambang Angkasa beserta jajaran. Serta puluhan wartawan yang tergabung dalam PWI Gresik. Ditemui seusai giat, kapolres Gresik mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh PWI Gresik tersebut. Menurutnya, upaya-upaya pencegahan penyebaran Covid-19 memang sudah seharusnya didukung semua pihak. Tidak terkecuali insan pers. “Terima kasih kepada PWI, atas inisiasinya dalam rangka Hari Pers Nasional. Kami hari ini membagikan masker dan handsanitizer gratis kepada masyarakat dan jemaah Salat Jumat di Masjid Agung Gresik,” ujar perwira menengah dengan dua melati di pundak itu. Seperti diketahui, imbuh Arief, hari ini di Gresik masih dalam status masa PPKM. Sehingga penegakkan prokes di tempat-tempat yang berpotensi terjadi kerumunan perlu ditingkatkan. Seperti di tempat ibadah, pasar, pusat perbelanjaan, warung kopi dan tempat lainnya. “Ini adalah wujud kontribusi yang sangat positif dari rekan-rekan PWI
FOTO: MEMORANDUM/ANDIKA
Kesulitan Internet, Sekolah Bisa Pembelajaran Tatap Muka
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto foto bersama Ketua PWI Gresik M Sholahuddin dan anggota PWI Gresik.
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto didampingi Ketua PWI Gresik M Sholahuddin membagikan masker dan handsanitizer gratis kepada jemaah Masjid Agung yang hendak Salat Jumat. (Andika)
dalam menyukseskan Hari Pers Nasional sekaligus ikut serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan,” pungkas alumnus Akpol 2001. Sementara itu, Ketua PWI Gresik M Sholahudin menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Gresik yang turut serta mendukung agenda HPN 2021. Apalagi, secara umum HPN 2021 bertema “Bangkit dari Pandemi, Pemulihan Ekonomi, Pers sebagai Akselerator Perubahan”. Tentu ini sejalan dengan ikhtiar yang selama ini digencarkan aparat kepolisian dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Mulai dari
pembagian masker dan handsanitizer, operasi yustisi, Kampung Tangguh Semeru (KTS) dan berbagai ikhtiar lainnya. “Ini adalah wujud dukungan dari PWI Gresik kepada polres dan instansi lain terkait, yang selama ini telah berupaya untuk memberikan edukasi dan pendisiplinan protokol kesehatan covid-19,” urainya. Pemilihan Masjid Agung Gresik dan hari Jumat sebagai tempat dan waktu pelaksanaan giat tersebut bukan tanpa alasan. Selama ini Polres Gresik kerap kali membagikan dan mengedukasi masyarakat di jalan, pasar, dan tempat keramaian lainnya.
Kini, PWI-Polres Gresik memilih masjid. karena tempat peribadatan juga masuk dalam tempat yang berpotensi menjadi kluster penyebaran covid-19. Di sisi lain, saat hari Jumat banyak jemaah yang datang ke lokasi. Sehingga giat ini dapat menyentuh banyak masyarakat. “Terima kasih sekali kepada Polres Gresik yang hari ini luar biasa menyasar jemaah, sehingga kami berikan apresiasi setinggi-tingginya,” tutup ketua PWI Gresik dua periode tersebut. Di akhir kegiatan, jajaran Satlantas Polres Gresik membagikan ratusan nasi bungkus kepada jemaah. Polisi membawa tagline “Tiada Hari Tanpa Berbagi”.(and/har/udi)
Jumlah Penderita Kanker Serviks Naik Gresik, Memorandum Penyakit kanker serviks atau kanker mulut rahim masih jadi momok yang menakutkan bagi perempuan. Di Gresik dalam 3 tahun terakhir penyakit tersebut naik hingga tiga kali lipat, dibandingkan pada 2018. Data Kemenkes RI pada 2019 menyebutkan 12.2 % perempuan di Indonesia menderita kanker serviks. Sementara untuk Jatim menempati urutan ke 17 dari seluruh Indonesia, yakni sebanyak 3.341 kasus. Dan, 128 kasus di antaranya disumbang dari Kabupaten Gresik. Dinkes Gresik menyebutkan, pada 2018 jumlah kanker serviks ada 28 kasus. Angka tersebut melonjak pada 2019, yakni ada 128 kasus. Pada 2020 tercatat ada 103 kasus. Jika ditotal dalam 3 tahun terakhir ada 259 kasus penderita kanker serviks di Gresik. Menurut ketua IDI (ikatan dokter Indonesia) Gresik, dr Umar Nur Rachman, Sp PD, tingkat penderita kanker serviks di Indonesia cukup tinggi. Kanker serviks merupakan satu-satunya kanker yang
ILUSTRASI: ISTIMEWA
Bojonegoro, Memorandum Tebing atau plengsengan jembatan nasional Bojonegoro-Babat turut Kecamatan Balen rusak karena terkikis banjir. Kerusakannya sepanjang 50 meter dengan lebar sekitar 4 meter. Kondisi jembatan itu telah disidak oleh Kepala Dinas PU Sumber Daya Air Kabupaten Bojonegoro Tejo Sukmono, Jumat (5/2). Tejo menjelaskan, penyebab terjadinya longsor tersebut akibat terjadinya pusaran air di bawah jembatan yang diakibatkan sampah yang terhambat oleh tiang penyangga jembatan. “Salah satu pondasi jembatan juga turut terangkat. Terus ada pipa air minum milik PDAM juga mulai runtuh,” ujar Tejo. Tejo menambahkan setelah diteliti, ternyata ada tambahan bangunan proyek migas, namun pembangunannya melintang di tengah sungai. Inilah yang menyebabkan sampah di sungai tersebut tidak bisa mengalir dengan lancar atau sampahnya nyangkut di pada bangunan tambahan tersebut. “Dulu itu proyek migas kan menggunakan jembatan itu karena beban berat ada tambahan bangunan untuk memperkuat jembatan itu. Lha kebetulan pembangunan di tengah itu melintang, jadi ada besi dan pipa, yang menyebabkan sampah itu tidak bisa mengalir dengan lancar,” terang Tejo. Pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipas terjadinya longsor susulan di jembatan nasional Kabunan tersebut. “Untuk penanganan longsoran tersebut akan dilakukan koordinasi dengan UPT PU SDA Provinsi Jatim, BBWS Bengawan Solo, dan pihak migas, untuk bersama-sama membersihkan sampah barongan bambu yang menyangkut di tiang penguat jembatan yang dibangun oleh pihak migas, “ tandasnya. (top/har/udi)
bisa dicegah dengan pemberian vaksin HPV (human papilloma virus).HPV adalah satu virus penyebab kanker serviks. Masih menurut dr Umar, pemberian vaksin HPV sangat dianjurkan sedini
mungkin. Bisa dimulai ketika perempuan memasuki masa subur. “Sampai saat ini serviks merupakan satu-satunya kanker yang dapat dicegah dengan pemberian vaksin dan bisa dim-
ulai sedini mungkin, “ terangnya. Sayangnya, menurut dr Umar sosialisasi terkait vaksin HPV cenderung masih kurang.Vaksinnya pun hanya bisa didapatkan secara mandiri, belum menjadi program vaksinasi gratis dari pemerintah. Selama ini banyak masyarakat yang beranggapan jika telah terdiaknosis kanker, pengobatan kemoterapi adalah cara terbaik ketimbang pengangkatan jaringan yang mengandung sel-sel penyebab kanker serviks. Pemikiran tersebut justru keliru. dr Umar menjelaskan, seseorang yang terdeteksi dini mengidap kanker disarankan melakukan pengangkatan jaringan sel-sel penyebab kanker.Karena, jika kanker tersebut sudah menginjak stadium terakhir, sel-sel kanker akan menyebar dan pengangkatan jaringan tidak dapat dilakukan. “Ketika kanker tersebut terdeteksi sedini mungkin, justru tindakan paling tepat adalah pengangkatan jaringan yang mengandung sel penyebab kanker. Itu berlaku untuk semua jenis kangker, “ tuturnya. (han/har/udi)