Skip to main content

Koran Memorandum edisi 5 September 2020

Page 1

memorandum.co.id

SABTU WAGE, 5 SEPTEMBER 2020

HARGA Rp 3.500,-

Alumni UPN Veteran Dukung Machfud Arifin-Mujiaman Surabaya, Memorandum Bakal calon Wali Kota (bacawali) Surabaya Irjenpol (purn) Machfud Arifin (MA) dan bakal calon wakil wali kota (bacawawali) Mujiaman Sukirno terus mendapatkan dukungan. Kali ini, Mujiaman menerima kunjungan dari alumni Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur di posko pemenangan Machfud Arifin, Jalan Basuki Rahmat, Jumat (4/9) siang. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ikatan

Alumni UPN Dery Ardianto menilai Mujiaman merupakan orang yang dipilih Machfud Arifin mendampingi sebagai wakil wali kota Surabaya. Dery Ardianto yang hadir bersama belasan alumni UPN itu berharap banyak agar Machfud Arifin dan Mujiamam mempunyai langkah nyata, langkah cerdas, berwibawa, serta bermartabat untuk memakmurkan warga Surabaya. “Mujiaman adalah mantan Direktur  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/PENDIK

P ER S WAN DE

SERTIFIKA T

memorandumredaksi@gmail.com com

Mujiaman berfoto bersama dengan alumni UPN Veteran di posko pemenangan MA.

KARYAWAN TEWAS DIBANTAI, LEHER DAN TANGAN DIBACOK

MOTIF DENDAM PRIBADI Pasuruan, Memorandum Arif Krisyanto (28), warga Dusun Mendalan RT 02 RT 05 Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, tewas mengenaskan. Kondisi pria ini tergeletak bersimbah darah di jalan penghubung antara Dusun Kesiman dengan Desa Terongdowo.

MATA HATI Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi

Pilih Pelayan atau Bos?

R

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

abu (2/9), Kepala Bappeko Eri Cahyadi resmi jadi calon wali Kota Surabaya dari Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan. Sedangkan Armuji, kader tulen partai pemenang Pemilu 2019, mendapat amanah sebagai calon wakil wali Kota Surabaya dalam rekomendasi yang dibacakan Ketua DPP PDI-P Puan Maharani.   Bersambung ke halaman 2

FOTO: MEMORANDUM/SOM/RUL

Saat kejadian pada Kamis (3/9) malam, korban yang mengenakan baju putih itu terluka bacok di leher dan kedua tangannya. Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan kejadian ini terkuak setelah polisi mendapat laporan warga yang menemukan mayat pria tergeletak dengan luka bacok di sekujur  Bersambung ke halaman 11 

Petugas mengolah TKP di jalan penghubung antara Dusun Kesiman dengan Desa Terongdowo, Pasuruan.

Kalau dari hasil analisa tim forensik, ini tidak sekadar dilukai tapi menumpahkan kekesalan. Arahnya ke permasalahan pribadi.

Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko didampingi petugas menunjukkan tersangka.

Palsukan Nosin dan Noka

AKBP ROFIQ RIPTO HIMAWAN KAPOLRES PASURUAN

Polda Bekuk Komplotan Curanmor serta Penadah

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Surabaya, Memorandum Anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim meringkus komplotan pencuri motor beserta penadahnya. Selain itu, dalam pengungkapan ini, petugas juga mengungkap pemalsuan nomor mesin (nosin) dan nomor rangka (noka) kendaraan. Komplotan kejahatan ini berjumlah tiga orang. Dua di antaranya adalah pelaku curanmor, Shafa Kurnia Haris (37), asal Krengih, Rembang, Pasuruan, dan Chotib (40), asal  Bersambung ke halaman 11 

Polisi Kantongi Ciri-Ciri Pelaku

BB yang diamankan anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.

Pengunjung Kafe Jalan Kenjeran Ditusuk Surabaya, Memorandum Anggota Reskrim Polsek Tambaksari terus memburu dua pelaku penusukan yang menyebabkan seorang pengunjung kafe di Jalan Kenjeran, terluka. Seperti diketahui kejadian di depan Alfamidi Jalan Kenjeran tersebut menimpa Bagus Kurniawan (21), asal  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Dua Sahabat Kompak Jualan Sabu Nagita Slavina

Pernah Nakal SIAPA menyangka jika Nagita Slavina juga pernah nakal. Hanya saja apa yang dilakukan selebritis yang akrab dipanggil Gigi itu saat dirinya masih anak baru gede (ABG).  Bersambung ke hal 11 

+ Meng, Whisnu tunggangi banteng, Eri-Armuji jalan kaki. -

Sudah jelas kan?

Si Mameng (Paranormal)

Rianto dan Ahmad Akbar Fauzi

Surabaya, Memorandum Persahabatan Rianto (36), dan Ahmad Akbar Fauzy (19), berakhir ke penjara. Selain kompak bekerja sebagai kuli bangunan, kedua warga Jalan Tempel Sukorejo I itu, ternyata bekerja sama menjual narkoba. Mereka diamankan anggota Unit I Satreskoba Polrestabes Surabaya, setelah terindikasi

mengedarkan sabu. Kedua tersangka diciduk di rumah Rianto saat mengemas narkoba itu dari ukuran satu gram ke paket hemat. “Kami sergap keduanya saat mengemas sabu ke ukuran paket hemat. Anggota juga menyita tujuh poket sabu dengan berat total 2,42 gram serta sejumlah uang hasil penjualan sebelumnya,” kata  Bersambung ke halaman 11 

CINTA SUCI YANG MENEMBUS DUNIA JIN DAN DUNIA MANUSIA Έ35Ή

Sosok Laila Perlahan Mengecil, Mengecil, dan Menjadi Sebuah Titik Jedhar!!! Ledakan keras terdengar dahsyat di telinga Ghadi. Gendang telinganya nyaris terkoyak. Darah segar menetes. Panas. Menyengat. Ia usap pipi kiri yang basah. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Ghadi memelongokan mulut untuk mengusir sisa udara panas yang bagai berputar-putar di rongga kepala. Tidak mudah tapi bisa. Sampai akhirnya mulai terasa lengang dan lega. Suami Putri Laila itu kemudian melompat menjauh ke tempat lapang. Dia masih bingung mencari dari mana suara menggelegar tadi berasal. Dirabanya seluruh tubuh.

Utuh. Baru saat menurunkan tas yang selalu diselempangkan, Ghadi menemukan jawab. Bagian depan tas yang terbuat dari kulit badak itu terkoyak. Ada bekas terbakar. Dari celahnya, tampak benda bulat sebesar bola futsal membara. Ghadi kemudian meniup bola tersebut dan melumurinya dengan ludah.  Bersambung ke halaman 11 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SABTU WAGE, 5 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 2

FOTO: MEMORANDUM/AGS

FOTO: MEMORANDUM/AGS

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan, Agus. PEMASARAN/IKLAN: Afin Maulidin, Suprianto. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Dalmas Polresta Sidoarjo diterjunkan menghalau dan mengamankan massa dari salah satu perguruan silat yang terlibat bentrok Kamis (3/9) malam di depan KUD Sukodono.

Wilis Indra

Pemuda Ketegan Diringkus Satreskoba Sidoarjo, Memorandum Wilis Indra (30), warga Desa Ketegan RT 05/RW 02, Kecamatan Tanggulangin, berurusan dengan Satreskoba Polresta Sidoarjo. Lantaran kebelet ketemu Ovie, cewek pujaannya yang dia kenal lewat aplikasi Mychat, ia tertangkap satreskoba di Taman Pinang dengan barang bukti sabu. Kasatresnarkoba Polresta Sidoarjo AKP Indra Nadjib mengatakan, tersangka terbukti menyimpan dan menyalahgunakan narkoba jenis sabu ketika ditangkap. “Tersangka ditangkap di pinggir jalan, daerah Taman Pinang Indah Sidoarjo,” katanya, Jumat (4/9). Dari tersangka, disita sabu seberat 1,22 gram dan satu handphone. “Alat bukti penyalahgunaan narkoba sudah kita sita semua untuk bukti saat persidangan di pengadilan,” terangnya. Tambah Indra, di depan penyidik Wilis mengakui semua perbuatannya. Sabu itu rencananya sebagai hadiah untuk Ovie. “Saya simpan di celana ketika digeledah polisi,” cetus Wilis ketika jalani pemeriksaan.(ags/jok/epe)

Buntut Bentrok Ngelom, Balas Dendam di Sukodono Sidoarjo, Memorandum Penyerangan Warkop Warmindo dekat rel kereta api Kelurahan Ngelom, Kecamatan Taman, Kamis pagi (3/9), berbuntut. Diduga tidak terima Pranoto (21), penjaga warkop, warga Saradan, Madiun terluka parah, puluhan rekan-rekannya mendatangi perguruan silat rival yang berlatih di halaman KUD Sukodono malam harinya. Insiden itu bermula ketika pesilat yang berlatih diserang puluhan pemuda yang mengendarai motor. Memorandum yang sempat terjebak keributan sekitar pukul 22.30, beberapa kali coba menghalau dan mengamankan warga yang melintas atau berjualan di lokasi yang tepat ada di utara pasar Sukodono tersebut.

“Panggilkan polisi… panggilkan polisi…,” teriak ibu-ibu penjual STMJ.Wanita berjilbab itu sangat khawatir tempat jualannya yang tepat di seberang gerbang lokasi latihan, jadi sasaran amuk massa. Apalagi beberapa batu segenggaman tangan orang dewasa hingga berukuran kepala bayi, bersliweran akibat aksi saling

lempar kedua kubu. Keributan makin parah ketika pesilat yang berlatih, melawan dan ganti mendesak para pelaku penyerangan. Bahkan terlihat ada beberapa yang menenteng pedang. Pengguna jalan baik dari arah selatan maupun utara sontak berhenti agar tidak jadi korban salah sasaran. Dalam keributan yang berlangsung sekitar 30 menit itu, beberapa kali saling ancam terlontar sebelum kubu penyerang kabur ke arah utara. Akibat penyerangan itu, sejumlah motor rusak, empat pendekar diamankan polisi, dan dua pendekar terluka dan dirawat di rumah sakit. Kapolsek Sukodono Iptu Warjiin Krise mengatakan,

dalam bentrokan itu dua orang terluka. Sedangkan 4 orang yang diduga pelaku berhasil diamankan. “Selain itu empat motor pesilat yang sedang latihan rusak berat akibat penyerangan. Sedangkan keempat pelaku sudah kami serahkan ke Polresta Sidoarjo penanganannya,” katanya, Jumat (4/9). Keributan itu tidak berhenti setelah penyerang menghilang. Sebab, mendengar perguruan rival menyerbu, giliran pesilat dari luar Sukodono berdatangan. Tak mau kecolongan dan sekaligus antisipasi kericuhan lanjutan, tiga truk pasukan Dalmas disiagakan di TKP dan Mapolsek Sukodono. Konsentrasi massa baru terurai sekitar pukul 01.00. Sebelum

membubarkan diri, kapolsek mengumpulkan semua pengurus perguruan silat yang terlibat konflik.Dia meminta kepada para pengurus kedua perguruan untuk menjaga kondisi keamanan di wilayah hukum Polsek Sukodono. “Jika terulang, saya tak akan segan-segan mencabut izin latihan,” tegasnya. Sebelumnya, menyikapi perseteruan yang diduga melibatkan dua perguruan silat ini, Muchlis tokoh masyarakat Sidoarjo menuturkan, harus ada yang bertanggungjawab. Apalagi jika sampai merugikan warga yang tidak tahu apa-apa. “Kami meminta seluruh pihak terkait harus bertanggungjawab atas peristiwa ini,” tegasnya. (ags/jok)

FOTO: MEMORANDUM/AGS

Mantan Kades Kemantren Ditetapkan Tersangka

Gedung Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Aniaya Pelanggan, Pegawai Joko Rent Car Dipolisikan Sidoarjo, Memorandum Tidak bisa menahan emosi, Arif dan kawan-kawannya warga Desa Anggaswangi, Kecamatan Sukodono, harus berurusan dengan polisi. Arif pengurus “Joko Rent Car” yang berlokasi di Desa Anggaswangi dilaporkan Ibnu Fajar (30), warga RT 13/ RW 03 Desa Cemengbakalan, Kecamatan Sidoarjo, dalam perkara penganiayaan. Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo Ipda Tri Novi H mengatakan, pihaknya telah menerima laporan penganiayaan yang terjadi di rumah Riyadi alias Bendol di Desa Lebo, Kecamatan Sidoarjo Kota pada 24 Agustus 2020. “Hubungan antara terlapor Arif dan pelapor Ibnu Fajar adalah pengurus rent car dan penyewa. Laporan korban sudah kami terima, sekarang dalam proses,” katanya kemarin. Penganiayaan itu bermula ketika Ibnu Fajar hendak menyewa Daihatsu Ayla di “Joko Rent Car”. Pada Minggu (30/8) malam, korban membayar uang sewa Rp 500 ribu. Jumlah itu masih kurang dari kesepakatan. Namun korban berjanji membayar kekurangannya sehari berselang. Sesuai janji, korban ditelepon Emon, pengelola rent car yang meminta kekurangan pembayaran sewa mobil. Karena masih ada keperluan di Desa Sumput, akhirnya pegawai rent car diminta datang mengambil tapi masih kurang Rp 100 ribu. Ketika diminta menunjukkan mobil yang disewa, Ibnu mengatakan diparkir di rumah Riyadi di Lebo. Entah karena alasan apa, Ibnu lantas dituduh menggelapkan mobil dan dipukul terlapor. “Ketika sudah dipisah dan keluar dari rumah, saya kembali dihajar di halaman,” kata Ibnu. Hajaran bertubi-tubi itu membuat Ibnu mengalami memar serta keluar darah dari bibir. Kejadian itu akhirnya dilaporkan ke Polresta Sidoarjo.(ags/jok/epe)

Sidoarjo, Memorandum Kejaksaan Negeri (kejari) Sidoarjo akhirnya menetapkan mantan Kepala Desa (Kades) Kemantren, Kecamatan Tulangan, Bambang Sugeng sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelewengan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2018-2019. Penegasan tersebut disampaikan Kasi Intel Kejari Idham Kholid dikonfirmasi melalui Whatsapp, Jumat (4/9). Namun, tersangka hingga kemarin belum ditahan kejari. Tentang hal itu Kajari Setiawan Budi Cahyono menjelaskan, tersangka tak memenuhi dua kali panggilan resmi. Karena itu, pihaknya akan melakukan pemanggilan terakhir sesuai ketentuan. “Minggu depan akan dipanggil lagi untuk ketiga kalinya. Kalau mangkir lagi akan kami cari,” tegasnya. Kasus ini sendiri terungkap setelah adanya laporan Inspektorat Pemkab Sidoarjo yang menyebutkan adanya kejanggalan dalam penggunaan DD 20182019. Anggaran itu dilaporkan terserap namun program pembangunannya tidak terealisasi sesuai dengan perencanaan hingga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 523 juta. Saat itu, Inspektorat sudah berusaha melakukan pembinaan awal dengan cara meminta tersangka menuntaskan program pembangunan fisik yang telah direncanakan itu atau mengembalikan sisa dananya. Namun kedua opsi itu diabaikan sehingga dilaporkan ke kejari untuk diproses secara hukum. Beberapa proyek pembangunan yang bermasalah itu antara lain pembangunan plengsengan batas jalan Kedung Jalin senilai Rp 50,2 juta, serta pendirian dan pengesahan BUMDes senilai Rp 8,7 juta. Sedangkan proyek yang tak tergarap

di TA 2019 antara lain pavingisasi di RT 05/RW 01, RT 06-07/RW 01, dan proyek serupa di RT 03/RW 02 serta RT 09/RW 01. Begitu juga dengan proyek penambalan tepi balai desa, pembangunan pospamdes, garasi mobil desa, rehab ruang pelayanan, dan lain-lain. Sedangkan proyek pengurukan batas TKD hanya tergarap 30 persen. Begitu juga dengan pembangunan

tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) yang tahap pengerjaannya baru mencapai 25 persen dan mangkrak hingga kini. Sampai saat ini baru Bambang Sugeng yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tunggal. Kajari belum memberikan jawaban terkait kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus tersebut.(lud/jok/epe)

Pilih Pelayan atau Bos? Keputusan DPP PDI-P itu bagi sebagian kader partai tidak mengagetkan. Mereka paham mengingat sebelumnya terlihat baliho Eri-Armuji bertebaran di pelbagai sudut kota. Tak hanya itu, tampilnya pasangan Eri-Armuji sejujurnya telah diprediksi kendati PDI-P kerap membuat manuver-manuver politik sebelum keputusan itu dibuat. Apalagi, di berbagai baliho Eri-Armuji terpapar jelas kata

atau kalimat-kalimat yang mendapat dukunganWali Kota Risma. Berbeda dengan Whisnu Sakti Buana. Kedudukannya sebagai wakil wali Kota Surabaya dan kader tulen PDI-P tak cukup kuat “membeli” rekomendasi dari partai kendati di sudut-sudut kota juga tak kalah banyak balihonya. Padahal track record, kinerja, dan sepak terjang Whisnu untuk partai berlambang banteng moncong

FOTO: MEMORANDUM/LUD

Dugaan Korupsi Dana Desa

Bambang Sugeng

Sambungan dari halaman 1 putih tak diragukan lagi. Tapi itu bukan urusan kader. Sepenuhnya jadi kewenangan pimpinan partai untuk menentukan calon wali kota dan calon wakil wali kota. Kader tahunya hanya tunduk dan tawaduk menjalani putusan itu, dan harus memenangkan kontestasi pemilihan wali (pilwali) Kota Surabaya. Tak peduli calon itu jago yang dimiliki kader atau jago milik kader lain. Pokoknya

kader PDI-P harus mampu memenangkan jago partai. Titik. Tapi, apa benar begitu? Apa memang loyalitas kader PDI-P Kota Surabaya sudah sekelas itu? Pasti menjawabnya tidak gampang. Sebab, tidak semua kader memiliki jiwa yang sama. Tak semua kader bisa memahami keputusan pimpinan partai meski menegaskan siap membela jago partai bukan jago kader. Artinya, keputusan pim-

pinan partai PDI-P bisa saja dianggap angin lalu hingga mereka berpikir membelot dan tak mendukung jago partai. Kini jika pertanyaan ditujukan ke rakyat pemilih, apa rakyat suka manuver PDI-P mencalonkan Eri-Armuji? Bukankah ada calon lain yang jauh hari sudah digelindingkan koalisi delapan partai politik, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN, PKB, PPP, Partai Golkar, Partai NasDem, dan

PKS? yakni Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno untuk dipilih? Sulit menjawab pertanyaan itu. Dengan berbagai kelebihan yang dikantongi, kedua pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota memiliki “daya jual” tinggi. Apalagi sistem pemilihan wali kota masih seperti sebelumnya, tentu rakyat pemilih pun memiliki “nilai jual” yang tinggi. Dan sudah bukan rahasia lagi, rakyat pemilih masih suka diberi

iming-iming dan embel-embel untuk memilih jago masing-masing partai pengusung. Jadi, meski rekomendasi PDI-P jatuh ke tangan pasangan Eri Cahyadi-Armuji dan rekomendasi delapan partai politik ada di tangan Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno, tetap saja rakyat pemilihlah yang harus menanggung risikonya lima tahun ke depan: yang dipilih benar-benar pelayan rakyat atau justru bosnya rakyat!.(*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SABTU WAGE, 5 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 3

Kerumunan Massa Pendaftaran Pilkada Rawan Klaster Baru Surabaya, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau kepada seluruh bakal calon kepala daerah agar tidak melakukan pelibatan massa secara besar dan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan secara ketat. “Dalam situasi pandemi seperti sekarang ini memang pelibatan massa perlu dipertimbangkan kembali. Risiko penularan menjadi sangat besar jika massa tumpah ruah saat pendaftaran karena dorongan semangat untuk menyukseskan,” ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Jumat (4/9). Tak hanya itu, kepada KPU dan Bawaslu Jatim pun Gubernur Khofifah berpesan agar terus memantau update zonasi wilayahnya masing-masing. Hal ini bertujuan untuk mengkordinasikan pelaksanaan pilkada serta menjaga keselamatan warga yang ingin memberikan suaranya. “Zonasi-zonasi ini menjadi penting. Masing-masing Bawaslu dan KPUD Kab/Kota harus melakukan update mingguan untuk melihat apakah kabupatennya ini zonanya kuning, hijau, atau merah. Setelah itu cek kecamatan dan desanya. Bisa saja zonasi di kabupaten atau kota termasuk oranye atau merah tetapi kecamatannya hijau atau kuning, begitu pula desa dan kelurahannya,” tuturnya. Kesiapan sistem dan tata cara pilkada juga patut menjadi perhatian. Pelaksanaan pilkada diharapkan tidak akan membuat kerumunan yang bisa membahayakan. Oleh sebab itu, fleksibilitas dari KPU dan bawaslu pun memiliki peran penting untuk mengatur sirkulasi pemilih di TPS agar semua aman dan kondusif. “Fleksibilitas waktu pemilihan pasti harus dikomunikasikan ke masyarakat. Pembagian waktu pemilihan itu saya mohon kepada seluruh jajaran bawaslu dan KPU memberikan opsi jika jam yang ditentukan perlu disesuaikan akibat satu dan lain hal, tetapi jam berakhirnya masa pencoblosan tetap tidak berubah,” imbuhnya. Khofifah mencontohkan, jika pada Pilkada sebelumnya waktu maksimal adalah jam 1, maka pada Pilkada kali ini, ditambah dengan pembagian tahapan guna menghindari penumpukan calon pemilih di dalam TPS. Maka dari itu, peran identifikasi oleh masing-masing TPS harus terus dijalankan. Dalam arahannya, Gubernur Khofifah juga mengaku optimis akan pelaksanaan pilkada yang diikuti 19 Kab/Kota ini. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat bahwa capaian IDI (Indeks Demokrasi Indonesia) Jatim mengalami peningkatan sebesar 4,82 poin menjadi 77,68 dalam skala 0 sampai dengan 100. Capaian ini menjadi suatu sinyal bagus guna terselenggaranya Pilkada serentak yang berkualitas pada Desember mendatang. “Kami meyakini dengan IDI yang meningkat, utamanya bagi lembaga politik, termasuk Kab/Kota akan menjadi menjadi modal sosial yang kuat berseiring dengan upaya TNI-Polri menjaga keamanan, ketertiban dan suasana masyarakat yang tetap kondusif,” ujarnya. Suasana guyub rukun dalam Pilkada Serentak di Jawa Timur harus tetap kita jaga agar semua tahapan pelaksanaan bisa berjalan aman, damai dan sejuk. Diharapkan Pilkada serentak kali ini,, meski dilaksanakan saat p pandemi covid-19 partisipasi pemilih tetap tinggi dengan protokol kesehatan juga bisa diterapkan secara maksimal,” terangnya. (yok/tyo)

FOTO: ISTIMEWA

Gubernur Khofifah Indar Parawansa

Petugas gabungan merazia warung kopi menyasar anak-anak yang memegang HP. FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Operasi Konten Porno Jaring 18 Anak Surabaya, Memorandum Ancaman pornografi terhadap anak sudah di depan mata. Untuk itu Pemkot Surabaya menggelar operasi konten pornografi dengan menyasar anak-anak yang nongkrong di warung kopi, kafe, hingga taman. Razia yang digelar sejak Rabu (2/9) ini, sudah ada belasan anak-anak yang terjaring. Mereka yang tidak bersama orang tuanya langsung diamankan ke kantor satpol, selanjutnya orang tuanya dipanggil. “Sementara ini sudah ada 18 anak yang kami amankan selama operasi berlangsung mulai Rabu. Hari pertama, kami mengaman-

kan 10 anak. Kemudian Kamis atau hari kedua, kami mengamankan 8 anak,” ungkap Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto di kantornya, Jumat (4/9). Ia melanjutkan, razia ini sendiri berupa pengecekan handphone para pelajar SD, SMP, dan anak-anak yang nongkrong di luar rumah. Operasi ini melibatkan Polrestabes Surabaya,

Sementara ini sudah ada 18 anak yang kami amankan selama operasi berlangsung mulai Rabu. Hari pertama, kami mengamankan 10 anak. Kemudian Kamis atau hari kedua, kami mengamankan 8 anak,”

Eddy Christijanto Kepala Satpol PP Kota Surabaya

Polres Pelabuhan Tanjung Perak, diskominfo, dinas pengendalian penduduk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (DP5A), dinas sosial, BPB linmas, dan satpol PP. Ketika dalam razia itu, ditemukan ada anak yang menyimpan konten pornografi, maka jajaran pihak DP5A bersama psikolog melakukan outreach atau pencapaian lebih dari target. “Kami telusuri latar belakangnya hingga tertarik menyimpan konten tersebut, sehingga nantinya akan diketahui bagaimana proses treatment-nya. Bahkan, orang tuanya kami minta untuk

mengawasi anaknya itu supaya tidak berbuat seperti itu lagi,” beber Eddy. Ditambahkan Edy bila kegiatan ini untuk menyikapi adanya kekerasan seksual anak, baik anak-anak itu sebagai objek maupun anak-anak sebagai subjek atau pelaku. Harapannya, pemkot dapat meminimalisir kekerasan seksual anak itu dan bisa mengembalikan marwah anak. “Kami ingin mengembalikan marwah anak sebagai seorang anak yang ceria, anak yang bahagia, dan anak pelajar yang menuntut ilmu,” Pungkas Eddy. (udi/tyo)

Peluang Pasar Afrika Sangat Menjanjikan

FOTO: ISTIMEWA

Petugas DKPP memanen padi yang ditanam di bak yang ada di halaman Balai Kota Surabaya.

Tanam Padi Tidak Harus di Sawah Surabaya, Memorandum Untuk menyiasati semakin sempitnya lahan pertanian, masyarakan bisa menempuh cara urban farming. Untuk itu Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya mengembangkan penanaman padi bukan di sawah namun bisa dilakukan di halaman rumah. Hasilnya pun terbilang lumayan. Kepala Seksi Pengembangan Pertanian Perkotaan Dinas DKPP Surabaya Antin Kusmira mengatakan, pihaknya memanen padi yang ditanam kurang lebih selama tiga bulan di Balai Kota Surabaya. Menurutnya, padi ternyata tidak

harus dibudidayakan di sawah tetapi dapat pula dilakukan di halaman rumah. “Nah kita mencontohkan dengan memakai bak fiber berukuran 2x3 meter. Kami letakkan di halaman balai kota ini ada tujuh bak. Di antaranya tiga di halaman, dan empat di atas balkon,” kata Antin Kusmira. Antin menjelaskan, masing-masing bak berukuran 2x3 meter itu mampu menghasilkan minimal tiga kilogram padi. Sehingga, total keseluruhan padi yang dipanen sebanyak 21 kilogram. “Alhamdhulillah hasilnya bagus. Tidak terserang oleh hama,” ujarnya. Meski begitu, kata Antin, pro-

ses penanaman padi melalui fiber ini memang tidak semudah menanam di sawah. Namun, padi yang dihasilkan ini terbebas dari hama dengan berbagai cara yang terus dilakukan. Di antaranya, rutin melakukan penyiraman, penggenangan, dan kemudian airnya dibuang. “Lalu yang tidak boleh dilakukan adalah pengendalian dengan penyemprotan untuk mengontrol hama penyakit. Ini penting dilakukan supaya tanaman padi hama tersebut jadi tahan. Kami meminimalisir pemakaian insektisida kimia dan memakai yang alami,” papar dia. (udi/tyo)

Surabaya, Memorandum Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur Adik Dwi Putranto mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Jawa Timur sigap menangkap peluang pasar ekspor ke Afrika. Sebab Afrika menjadi salah satu pasar ekspor nontradisional yang sangat potensial bagi pelaku UMKM Jatim. Adik mengatakan, jumlah penduduk mencapai 1,2 miliar jiwa, Afrika juga menjadi pintu masuk Indonesia ke berbagai negara Eropa. “Sangat menjanjikan. Apalagi ekspor kita ke Afrika juga masih sangat kecil. Dan ini menunjukkan, jika selama ini kita masih belum serius menggarapnya. Di masa pandemi ini, di saat negara tujuan ekspor tradisional kita sedang terpuruk, Afrika bisa menjadi negara tujuan ekspor alternatif,” tegas Adik, Jumat (4/9). Kegigihan Adik mengajak pelaku UMKM lebih serius menggarap pasar Afrika ini setelah Duta Besar Indonesia untuk Afrika Salam Al Farisi menjelaskan, dengan gamblang tentang besarnya potensi pasar Afrika dalam acara seminar nasional “Indonesia-Afrika Ber-

sinergi Membangun Bersama” yang digelar secara virtual oleh Universitas Airlangga kemarin. Adik menegaskan, banyak produk yang dihasilkan UMKM Jatim yang ternyata sangat dibutuh di sana di antaranya batik, rempah-rempah, sabun serta kosmetik serta suku cadang otomotif. Dan ini menjadi salah satu keunggulan UMKM Jatim untuk bisa menggaet pasar tersebut. Sementara itu, pada kesempatan seminar kemarin, Duta Besar Indonesia untuk Afrika, Salman Al Farisi juga mengatakan Afrika sebagai pasar baru yang betul-betul menjanjikan guna mengurangi angka devisit perdagangan Indonesia. Terlebih infrastruktur diplomasi Indonesia dengan Afrika menurut Salman juga sangat baik dan memadahi. Dan ini harus digerakkan untuk mendorong diplomasi ekonomi. Yang hanya bersahabat didorong menjadi bermitra sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang produktif, daripada hanya untuk menjaga hubungan baik. (day/tyo)

Adik Dwi Putranto

FOTO: ISTIMEWA

Kepala Staf Kepresidenan Apresiasi Pencegahan Covid-19 di Surabaya Surabaya, Memorandum Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya dalam mencegah penyebaran Covid-19. Hal ini ditegaskan usai mendengarkan pemaparan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di rumah dinas wali kota, Jalan Sedap Malam, Jumat (4/9). “Testing-nya sudah luar biasa. Kami ikuti tadi tracing-nya juga menggunakan aplikasi yang sangat baik, sehingga semuanya bisa terdeteksi. Bahkan, treatment-nya juga sudah dilakukan dengan baik. Nah, 3T itu sebenarnya memang kewajiban pemerintah,” tegas Moeldoko. Selanjutnya, ditambahkan Moeldoko bila tugas dan kewajiban masyarakat adalah 3M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Menurutnya, jika 3M dan

3T itu berjalan dengan baik, maka pengembangan Covid-19 bisa segera diberesi dan cepat hilang dari Indonesia. “Dan itu saya melihat sangat tergantung dari manajemen leadership-nya,” ujarnya. Ditambahkan Moeldoko bila Wali Kota Risma sudah menjelaskan dari sisi manajemennya sudah tertata dengan bagus dan dari sisi leadership-nya sudah ada ketegasan. Salah satu contohnya ketika pasar tidak disiplin dan ditemukan ada yang positif ditutup sementara. “Ini penting agar masyarakat terbiasa dengan kehidupan yang taat asas dan disiplin,” imbuhnya. Sedangkan Wali Kota Risma menjelaskan bahwa saat ini Pemkot Surabaya sudah bisa mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kota Pahlawan. Buktinya, pertambahan kasus

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Moeldoko bersama Tri Rismaharini dan Cak Kartolo menunjukkan kaus kampanye memakai masker.

sudah tidak terlalu banyak dan tren kesembuhan terus meningkat setiap

harinya. “Alhamdulillah sekarang kami sudah bisa mengendalikan,”

kata Wali Kota Risma mengawali paparannya. Menurutnya, keberhasilan itu tidak lepas dari berbagai upaya yang telah dilakukannya selama ini bersama jajarannya. Mulai dari membuat aplikasi untuk mengontrol data pasien Covid-19 hingga tracing yang masif dan detail. “Jadi, melalui aplikasi ini, kami bisa mengontrol data pasien, karena seringkali ada data pasien yang muncul berkali-kali. Kemudian kita melakukan tracing detail, mulai alamatnya, kontak eratnya baik yang satu rumah maupun yang lainnya dan juga tempat kerjanya,” kata dia. Selain itu, ia juga memastikan bahwa pihaknya semakin masif melakukan rapid test dan tes swab massal gratis kepada seluruh lapisan masyarakat. Bahkan, hampir setiap

hari pemkot menggelar tes swab di Gelora Pancasila. “Kita terus melakukan tes, termasuk ibu hamil yang kandungannya berusia 37 minggu dan juga semua guru SD dan SMP kita tes,” tegasnya. Presiden UCLG ASPAC ini juga memastikan bahwa ketika dilakukan rapid test akan langsung dites swab. Nah, sembari menunggu hasilnya, warga tersebut akan dibawa ke hotel bagi yang tidak menunjukkan gejala. Sedangkan yang menunjukkan gejala, akan langsung dilarikan ke rumah sakit. “Alhamdulillah ini sangat berpengaruh terhadap penurunan kasus, sehingga kami relatif bisa mengendalikan penularannya. Nah, setelah mereka sembuh, kami juga ajak mereka untuk senam pernafasan, sehingga kondisi mereka terus terpantau oleh pihak puskesmas,”urai Risma.(udi/tyo)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

PILKADA 2020

SABTU WAGE, 5 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 4

Risma dan Whisnu Hadiri PendaŌaran Paslon PDI-P

Eri-Armuji Semakin Percaya Diri Surabaya, Memorandum Dalam agenda pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali kota yang diusung PDI-P Eri Cahyadi-Armuji, tampak hadir Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana. Kehadiran mereka tentu saja membuat pasangan calon ini semakin percaya diri dalam melangkah, meski menabrak peraturan aparatur sipil negara (ASN). Sebelum berangkat ke KPU, Risma yang juga menjabat Ketua DPP PDI-P Bidang Kebudayaan ini memberikan semangat pada Eri-Armuji. “Pada siang hari ini kita bersama-sama hadir dalam rangka pemberangkatan calon wali kota dan calon wakil wali kota dari PDI Perjuangan ke KPU,” kata Risma saat sambutan di Kantor DPC PDI-P. Di dampingi pasangan calon, Risma berpesan kepada Eri-Armuji, niat awal maju Pilwali Surabaya bukan untuk kepentingan pribadi, namun kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas. “Kita berangkat diniatkan bukan untuk mencari kekuasaan. Kita berangkat bertujuan untuk mensejahterahkan warga Kota Surabaya sesuai dengan cita-cita kemerdekaan dan cita-cita Pancasila, bahwa kita bersama dapat hidup damai sejahtera adil,

FOTO: ISTIMEWA

Mujirejo memberikan potongan tumpeng ke Mujiaman Sukirno di posko pemenangan MA, Jumat (4/9) sore.

Besok Machfud-Mujiaman Daftar ke KPU Sebelum Berangkat, Salat Duha di Masjid Agung Surabaya, Memorandum Bakal Calon Wali Kota Surabaya Irjenpol (purn) Machfud Arifin dan Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya Mujiaman Sukirno memastikan mendaftar ke KPU Kota Surabaya besok Minggu (6/8). Mantan Kapolda Jatim dan mantan direktur PDAM Surya Sembada ini, menyempatkan diri salat Duha di Masjid Agung sebelum mendaftar sebagai calon wali kota dan calon wakil wali kota. Hal itu disampaikan Sekretaris Tim Pemenangan Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno, Mujirejo, sebagai salah satu usulan teknis pendaftaran yang masih dimatangkan. “Rencananya beliau berdua mendaftar ke KPU pada Minggu, tanggal 6 September 2020 besok, sekitar pukul 09.00,” terang Mujirejo pada Memoradum, Jumat (4/9). Cak Muji, panggilan akrab Mujirejo menegaskan, sejumlah agenda pendaftaran ke KPU Kota Surabaya terus dimatangkan. Termasuk jadwal pemberangkatan pendaftaran dari posko pemenangan di Jalan Basuki Rahmat, Machfud Arifin bersama Mujiaman Sukirno didampingi delapan pimpinan partai politik bergerak ke Masjid Agung. “Setelah salat Duha berjamaah. Rombongan berangkat menuju KPU. Sebelumnya Pak Machfud dan Pak Mujiaman disambut koalisi partai politik di depan Sutos, Jalan Hayam Wuruk,” tegas dia. Di Sutos, Machfud Arifin bersama Mujiaman akan mengenakan pakaian Sawunggaling. “Sawungaling sebagai adalah tokoh Surabaya yang sosoknya dikenal pemberani membela untuk kesejahteraan warga. Kami berharap Pak Machfud dan Pak Mujiaman juga mewakili keberanian itu untuk membela kepentingan rakyat Surabaya,” terang Cak Muji. Perjalanan dari Sutos sampai ke KPU, rombongan akan transit ke kantor DPC PPP Kota Surabaya. Kebetulan posisi kantor DPC PPP bertetangga dengan gedung KPU Kota Surabaya. “Transit sebentar di kantor PPP. Setelah itu Pak Machfud dan Pak Mujiaman bersama ketua serta sekretaris delapan partai politik pengusung berangkat menuju kantor KPU,” tegas Muji. Terpisah tim pemenangan Machfud Arifin- Mujiaman Sukirno dari unsur Partai Demokrat, Mahmud menegaskan, pesan Machfud Arifin agar super tim, baik relawan, partai politik, dan pendukung lainnya selalu taat dengan protokol kesehatan. “Pak Machfud selalu mewanti-wanti agar semuanya taat protokol kesehatan,” tandas Mahmud. Mahmud yang juga anggota DPRD Kota Surabaya menegaskan, sampai saat ini dukungan partai politik semakin solid ke Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno. Delapan partai politik itu, PKB, PAN, PPP, Demokrat, Partai Golkar, PKS, NasDem, Gerindra. “Kami yakin Machfud-Mujiaman akan menang di Pilwali Kota Surabaya tanggal 9 Desember 2020 mendatang,” tegas Mahmud. (day/tyo)

makmur, dan sentosa di Kota Surabaya,” jelas Risma. Salah satu yang perlu menjadi sorotan adalah kesejahteraan pendidikan bagi anak-anak. Sebab, mereka adalah geserasi bangsa yang akan memimpin Indonesia beberapa tahun kemudian. Risma juga memohon doa restu dari tokoh agama, serta seluruhnya yang hadir agar Eri-Armuji bisa mensejahterakan warga Surabaya lebih baik. Dalam kesempatan itu, juga terlihat WS. Bahkan dirinya juga ikut mengawal keberangkatan pasangan calon Eri-Armuji menuju kantor KPU, Jalan Adityawarman. Sebelum berangkat WS juga memberikan sambutan, untuk para kader dan simpatisan untuk tetap mengamankan rekomendasi yang telah ditandatangani Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekar-

Eri Cahyadi-Armuji mendaftar ke KPU Surabaya. FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

noputri untuk Surabaya. Meski dirinya tak mendapat rekomendasi, Whisnu tetap berjuang untuk paslon Eri-Armuji. “Kita tunjukan bahwa Surabaya tetap merah untuk PDI Perjuangan. Tetap semangat semua, tetap solidkan barisan,” jelas Whisnu. Sebelum berangkat ke KPU, bakal calon wali kota Eri Cahyadi mengucapkan rasa terima kasih kepada Tri Rismaharini yang telah memberikan restu kepada dirinya. “Kami akan menjalankan dan melanjutkan serta menjaga cita-cita ibu Tri Rismaharini untuk Surabaya. Kedepan menjadi lebih baik lagi untuk wong cilik,” jelas Eri.

Sementara itu, usai pidato, rombongan berangkat dari Kantor DPC PDI-P Jalan Setail no 8 pukul 13.55. Kali ini ada hal unik. WS yang ikut dalam iring-iringan dengan menunggangi replika banteng. Sedangkan pasangan Eri-Armuji berjalan kaki. Jarak tempuh perjalanan sekitar 1,4 kilometer. Sedangkan menurut Koordinator JPPR Jawa Timur Muh Rizky Akbar patut diduga kedatangan wali kota dan wakil wali kota melanggar ketentuan ASN. “Adanya larangan tentang keberpihakan ASN secara tegas diatur dalam Undang-Undang nomor 10 tahun 2016 tentang

Pilkada serta Undang-Undang nomor 1 tahun 2015 tentang ASN,” terang Rizky Akbar Lanjut Rizky Akbar ada 5 kategori pelanggaran. Di antaranya melakukan pendekatan ke parpol terkait pencalonan dirinya atau orang lain; kampanye sosialisasi di media sosial; mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan kepada salah satu pasangan calon; memasang spanduk, baliho yang mempromosikan dirinya atau orang lain sebagai bakal calon kepala daerah/wakil kepala daerah. “Jelas Bu Risma atau PakWhisnu secara sadar menabrak aturan ASN,” tutur dia. (alf/day/tyo)

Wali Kota Baru Bisa Menyempurnakan yang Kurang Surabaya, Memorandum Harapan bisa semakin berkembangnya Kota Surabaya, ketika dipegang wali kota baru, setelah dari sektor ekonomi, budaya, dan pendidikan disabilitas urun rembuk (memberikan sumbang saran, red), kini giliran dari aspek olahraga, pendidikan, dan pedagang kecil yang angkat bicara. Seperti yang diutarakan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya Hoslih Abdullah mengatakan bahwa jarang seorang pemimpin baru yang

FOTO: ISTIMEWA

Hoslih Abdullah

mempertahankan kebijakan periode terdahulu, namun se-

baliknya membuat kebijakan-kebijakan baru. Untuk itu Cak Dullah sapaan akrab Hoslih Abdullah berharap wali kota selanjutnya mau meneruskan apa yang sudah dibangun oleh wali kota terdahulu. “Harapan saya pribadi, siapapun nanti yang terpilih menjadi wali kota bisa meneruskan apa yang baik dari wali kota terdahulu, dan menyempurnakan yang kurang,” tutur Cak Dullah, Jumat (4/9). Karakter Kota Surabaya perlu dipertahankan sebagai Kota Pahlawan termasuk budaya arek

Suroboyo. “Satu-satunya kota yg bertajuk Kota Pahlawan didunia ini hanya Kota Surabaya. Kota dengan karakter kebersamaan, gotong royong, jiwa sosial yg tinggi, kesetaraan Sehingga pada 10 November 1945 dapat memenangkan peperangan. Budaya Arek Suroboyo itu yang perlu dijaga dan ditingkatkan,” jelas Cak Dullah. Tentang aspek olahraga di Surabaya, menurutnya pemurabaya binaan olahraga di Surabaya cukup bagus. Terbukti prestasi 007 sampada Porprov I tahun 2007 II tahun pai dengan Porprov VII

2019, Surabaya selalu menempati juara umum. “Tinggal lebih ditingkatkan lagi utamanya untuk menunjang kegiatan cabor dan KONI,” tutup Cak Dullah. Cak Dullah yang juga Ketua Pemuda Pusura meyakini bahwa pembangunan pusat Kota Surabaya memanglah apik, namun daerah pinggiran masih kurang terjamah sehingga perlu adanya pemerataan pembangunan, termasuk kebutuhan hiburan rakya Surabaya. (mg-1/tyo)

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kecil KOTA Surabaya membutuhkan wali kota dan wakil wali kota yang benar-benar kompeten, cerdas, dan amanah. Yang terpenting lagi peduli terhadap masyarakat bawah. Hal ini ditegaskan Sekretaris Umum Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Pedagang Kaki Lima (DPW APKLI) Jatim Deky Sugeng. “Mereka harus merealisasi-

kan program-programnya terutama pemberdayaan ekonomi masyarakat," tegas lelaki yang disapa cak Deky. Tujuannya, masih lanjut Cak Deky, agar masyarakat Surabaya khususnya pelaku usaha mikro kecil dan informal yakni PKL merasakan dampaknya, berdaya, dan usahanya bisa berkembang.

Ia mencontohkan banyak kampung yang menjadi sentra UMKM dan ini harus diberdayakan agar pelaku usaha ini menjadi tuan rumah di Surabaya. Maka di sana perlu ada pelatihan dan pembinaan oleh dinas terkait. “Jangan hanya bikin pelatihan tapi berhenti tanpa tindak lanjut. Ini perlu pendampingan

meran,” seperti mereka diajak pameran,” ungkapnya. KL senSedangkan untuk PKL ng ini diri memang sekarang sudah bagus sehingga wali ebih kota yang baru bisa lebih an meningkatkan perhatian ke pekerja sektor infor-mal ini. (udi/tyo) Deky Sugeng FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Informasi pasang iklan : Kurnia : 081259584829

KLLA AN NP PA AS S IIK

PROPERTI

ANEKA KEBUTUHAN

PARANORMAL

RUMAH DIJUAL

ELEKTRONIK DICARI

Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS)

Jual Rumah SHM LT.128 m2. LB.80. Bangunan 1 lantai dg 2 KT. 2KM + Gudang. Air PDAM 2200watt Telpn. Hrg 1.6M (nego) Hub:089631542404.

AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/031-5012481 Persewaan AC.

SERVICE

BUSANA 79.5/8-04/9

RUMAH DIJUAL

BAHAN BANGUNAN URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensia koral, Bata Merah/Bata Pres MRH/Bata Umpak/Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick up / Borongan Wil Sby Timt. Hub: 081331583815/085102880022.

38.20/06-24/07

MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani 00.21/07-27/08

38.11/08-17/09

Pijat Refleksi Totok Saraf

Hilang Buku Kir Yamaha L.8577.UH Hilang STNK spd motor thn 2019/ SB.113542.K PT.GIRI TATAREJA L2640GR A/N: Yohanes Kristopel P D/A: JL.SURABAYA.

Telp/WA. 085100644266

KEHILANGAN

MOJOKERTO

HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104

Kebal Bacok (langsung dites), Tumbal Usaha, Bisnis, Penglaris, Memisahkan PIL/WIL, Pacar Lari, Susah Jodoh dll. Sedia: Bulu Perindu,Bedak Cleopatra, Gurah Hidung, Gurah Vagina, dll.

38 22/06 25/07 38.7/08-15/09

Service Panggilan 24 Jam. HP.0822 3433 6481. Ahli Kulkas, AC, Msn Cuci, P.Air, K.LPG, Whiter, Shocise TV, dll. WA: 0821 4058 6819. Melayani Dlm/Luar Kota. Brgaransi.

Jual.Cepat Jual Rumah Raya Petemon Barat No.44 Sby Cocok untuk buka segala usaha. Jual Villa Jalan Malabar Tretes Dekat Pasar Indah & Hotel Surya Tretes. Lokasi Strategis Hub: 087761330545 ; 031-5354557.

KKEHILANGAN EHILANGAN Hilang STNK spd Spd motor Motor Honda thn 2012 Hilang STNK Honda thn 2017A/N: L-2746-DT A/N:Christian L6720SW Ainul Yakin D/A: Kapas Lor 2Bosco A D/A:Rungkut Lor RL3 K/7. 13/11.

40 17/1 17/2

38.7/08-8/09

75

Hlg BPKB & STNK Toyota Th Avanza»2014 Hilang BPKB YAMAHA 2010 L 6404 An. YULIANA DINA Kurniawan MARTINI NopolDW L.1685.YW an. Ronald D/a PLOSO TIMUR 10 / 45 SBY. Tjiong Jl.Simo Katrungan Kidul Langgar 20 Sby Noka:MHKM1BA3JEJ097715 Nosin: Hilang BPKB Mobil Daihatsu Xenia th'2006 W-379-PO An.Fahmi Rexandy K3MF11767 No.BPKB:L 07620423. D/a.Garuda II No.9 Waru Sda. Hilang Buku Kir L.8426.UU / SB.255739.K Hilang STNK Spd Mtr Honda th'2012 PT.RENER TECH INDONESIA JL.MAYJEN w.mrh L-5089-RY An.Adenan D/a. SUNGKONO DARMO PARK 1 BLOK 3-C/1Tanah Merah Utara 5/55 Sby. 2 SBY. Hilang BPKB Honda HILANG BPKBSpd ASLIMtr MTR HND CB100 TH.12 L th'1973 L-5665-OW An.H Gatot B SI 6648 EQ AN.APRILIA ARIESANDY JL. BCKN D/a. Dupak Bandarejo III/12 Sby. KAPAS GADING MADYA 3B/19 NK.MH1HILANG STNK YAMAHA VIXION JFD211CK160133 NS.JFD2E1168170. 2016 PUTIH W-6242-QY (YUSTINUS Hilang BPKB YAMAHA Th 2010 L 6404 DW YUSDY DIAZ) 08113338018. An. YULIANA DINA MARTINI D/a PLOSO HILANG STNK HONDA BEAT TIMUR 10 / 45 SBY. 2015 HITAM W-5917-QR (MOCH Hilang STNK Spd Mtr Honda Supra th»2007 ANSORI) 0838 3419 2444. L-5021-IO An.Sumardi D/a.Jl Dukuh HILANG STNK YAMAHA MIO Kalikendal 15-A Sby. 2014 HITAM W-4463-UZ (CIPTO Hilang STNK Spd Mtr Honda th»2016 L-3786HADIWIYONO) 0813 3226 9775. ZF An.Tia Khoirun Nissa D/a.Benowo Tegal Hilang Buku Kir L.9106.R / SB.217696.K Rt.05 Rw.02 Sby.KERAMIK PT.MODERN JAYA JL.BALI-WERTI SBY. Hilang BPKB Mobil119-121 Mitsubishi th»2010 Nopol

Manyar Sabrangan 9/18.

Hilang Buku Kir L.9750.UH / Hilang STNK spd motor Honda thn 2020 SB.253029.K PT.GAS JATIM MANDIRI JL.SURABAYA. L3250PK A/N: Nurhayati D/A: Rungkut Kidul

5/26. Buku Kir L.8047.UK / Hilang SB.119940.K OLIVIA HILANG STNK HONDA SUPRA PETRINA 2013 HITAM CHANDRA JL.SURABAYA. W-2939-ZY (ELYA DARMISWATI) 0818 3368

Hilang 26. STNK Beat '2018 L-4434-IE An. Suharti Hub 0853214248338.

KEHILANGAN Hilang STNK AG 6695 D AN.SUYOTO DS KARANG TENGAH KANDANGAN KEDIRI. Hlg STNK Nopol L-4009-HL An.Budi Santoso D/a. Kedurus Gang IV/C/20 Sby. HILANG STNK HONDA BEAT 2013 HITAM W 2347 UH ( SAMPUNING ) 087853237476.

GRESIK KEHILANGAN Kehilangan Stnk W3659BS th. 2014 An. Santri Dsn. Panjunan RT 3/1 Ds. Panjunan Duduk Sampeyan Gresik

HILANG STNK KAWAZAKI ZX 130 HITAM W-4075-UR (AGUSTINA ISTIANI) 0878 5233 M O J O K E R TO 0022.

Kehilangan stnk W9954B th. 2015 An. Nur Afif Ds. Lowayu RT 31/08 Dukun Gresik

HILANG STNK HONDA BEAT 2013 OREN

Kehilangan stnk W6669HR th. 2010 An. Yayuk Ds. Lebani Suko RT 8/2 Wringin Anom Gresik

KEHILANGAN

AKAN DIJUAL unit sepeda motor S BIRU W-4232-TM 0856 5520 3260 Q, S 6317(INDRAWATI) VY, L 5934 FH, S 6287 VI, S 5089 NAC, S 5463 TG, 5537. W 4608 WK, S 4375 PX, W 4486 LP HILANG STNK HONDA CBR 2015 HITAM oleh PT FINANSIA MULTI FINANCE untuk info Hub : 0321-320222 W-4184-QM (YUNI DIAN FIRNALISA) 0896

8178 6655.

G R HONDA E S I K REVO FIT 2014 HILANG STNK HITAM W-3414-XQ K E H I L(MINUK A N G APANGESTUTI) N 085733360879. Kehilangan Stnk W4239JP th. 2014 An. Yadi Jl.KirKlampisan 7/2 Ds. Hilang Buku L.8608.UT /RT SB.285487.K Tambakrejo DudukABADI Sampeyan PT.MAHAMERU LINTAS JL.DARMO Gresik

PERMAI SELATAN 10/48 SBY.

B-9241-PDA An.PT.HONDA Agnugra BEAT Kimia Ariwidya HILANG BPKB 2015 LD/a.Jl 2701PPS (LUTFI)73082264551048. Jayakarta A Blk B 1/8 JP.

Hilang Buku Kir L.8938.UP/ML.29306.K PT. GAJAH MAS ANTAR NIAGA JL.RAYA MASPromo murah tanah kavling siap bangun TRIP WARUGUNUNG Gg.SURYA/31 SBY.

HILANG STNK SPD MTVario HONDA Hilang STNK Spd Mtr Honda th»2015 REVO 2009 NOPOL L-2474-OS w.hitamTH L-5105-KK An.Nur Anisa Noka:MH1A/N. SOKRANDI D/A.KEDINDING KF111FK000605. LOR GG PALEM 2/26 SBY.

KEHILANGAN STNK SPD MT TH 2009 Benjeng Gresik NOPOL L-6148-NX A/N.LAKSANA ANDIK Resmi Langsung pemilik, Free balik nama !!! SUKOCO D/A GRUDO 1/ 52 B SURABAYA. Hub:Tlp/WA: 081232003101(P.Yudi)

TANAH KAVLING

hanya 24-25 jt Lokasi desa Balong Mojo

38.5/09-9/10

Kehilangan stnk W4761KH th. 2014 An. Nur Cholis Dsn. Ngablakrejo RT 2/3 Ds. Gempol kurung Menganti Gresik

GRESIK KEHILANGAN Kehilangan stnk W4177LK th. 2015 An. Baiturrokhmah Ds. Dungus lor RT 01/ 03 Ds. Dungus Cerme Gresik Kehilangan stnk W4924BV th. 2019 An. Supriyadi Jl. Raya Bengawan solo 91 RT 6/6 Kel. Randuagung Kebomas Gresik HILANG BPKB DAN STNK SPD MOTOR : S-3819-KT. NK. MH1JF3116AK227401. NS. JF31E0226512. AN.ANDY WIJAYA .SH. D/a: KEL. SIDOHARJO RT/RW.01/ 04. KEC/KAB. LAMONGAN


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SABTU WAGE, 5 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

BNN Ringkus Pengedar Sabu Beragung

FOTO: MEMORANDUM/AAN

Surabaya, Memorandum Anggota Koramil Sawahan Pelda Ali Rohman patroli di wilayah Kecamatan Sawahan, Kamis (3/9) malam. Salah satu yang dikunjungi yakni GBI Gibeon Jatim di Jalan Bintang Diponggo, Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan. “Patroli wilayah ini salah satunya ya sambang di GBI Gibeon, untuk memastikan keamanannya,” ungkap Ali Rohman. Pada kesempatan itu, Babinsa Kelurahan Kupang Krajan ini juga berbincang dengan petugas jaga untuk memotivasi dan bertukar informasi tentang keamanan. “Selaku babinsa memberikan motivasi kepada sekuriti agar tetap semangat dalam melaksanakan tugas,” lanjut Ali Rohman. Selain itu, Ali Rohman juga berpesan agar jangan lupa dan selalu jaga kesehatan, serta tetap memberlakukan protokol kesehatan kepada para jemaat yang hadir di GBI Gibeon.(tyo/epe)

Paslon Fauzi-Nyai Eva didampingi ulama dan pendukungnya mendaftar ke KPU.

Pendaftaran Dikawal Komunitas Trail dan Santri Sumenep, Memorandum Pasangan bakal calon (paslon) bupati dan wakil bupati (bacabup-bacawabup) Sumenep, Achmad Fauzi-Nyai Hj Dewi Khalifah resmi mendaftar ke KPU Sumenep, Jumat (4/9) sore. Mereka didampingi seluruh partai politik (parpol) pengusung, ulama, dan ratusan relawan. Bahkan saat menuju KPU, Fauzi-Nyai Eva dikawal ratusan komunitas trail dan drag race serta santri. Sebelum mendaftar, Fauzi-Nyai Eva berziarah ke Asta Tinggi, makam raja-raja Sumenep masa silam. Pantauan di lokasi, sejumlah ulama besar di Sumenep turut mendampingi paslon yang diusung lima parpol tersebut. Di antaranya Rois Syuriah PCNU Sumenep KH Taufiqurrahman FM, Ketua Dewan Masyayikh PP Annuqayah Guluk-guluk KH Muqsith Idris, Ketua MUI Sumenep KH A Shafraji, pendiri PP Aqidah Usymuni Tarate Nyai Hj Aqidah Usymuni, pengasuh PP Nurul Islam KH Ilyasi Siraj. dan sejumlah ulama lainnya. Sebelum memasuki kantor KPU Sumenep, paslon dan seluruh pendamping diwajibkan mematuhi protokol kesehatan covid-19. Di antaranya wajib memakai masker, cek suhu tubuh, cuci tangan serta pembatasan orang yang bisa masuk ke areal pendaftaran. “Tidak ada pengecualian. Semua pihak yang masuk ke KPU harus mematuhi protokol kesehatan. Bahkan kami membatasi kehadiran agar tidak terlalu banyak orang-orang yang berkerumun,” ujar Komisioner KPU Sumenep, Rafiqi Tanziel. Wakil Ketua Bidang Maritim DPD PDI-P Jatim Dekky Purwanto mengatakan, DPP menginstruksikan palson yang diusung serentak mendaftarkan diri seluruh kabupaten/kota/provinsi se-Indonesia. “Kami mendampingi paslon Achmad Fauzi dan Nyai Hj Dewi Khalifah ke KPU dengan harapan tambah lancar dan sukses,” harap dia. Usai pendaftaran, Achmad Fauzi mengapresiasi dukungan dari semua timnya yang mempersiapkan seluruh persyaratan. “Kami mengambil hari pertama pendaftaran untuk memberikan ruang agar lebih cepat lebih baik. Apabila ada berkas yang kurang masih bisa dipenuhi. Tapi Alhamdulillah memenuhi syarat,” tandas dia. Ketua KPU Sumenep A Warits mengatakan, dokumen berkas pencalonan Fauzi-Nyai Eva memenuhi syarat. Tapi pihaknya masih akan melakukan penelitian atau verifikasi lanjutan sampai 12 September. “Telah memenuhi syarat minimal 20 persen bahkan lebih dari jumlah kursi DPRD Sumenep hasil pemilu 2019,” ujar Warits. (aan/epe)

Tersangka menunjukkan sabu yang akan diedarkan ketika diperiksa di kantor BNN Sumenep.

Permudah Pelayanan Publik, Bupati Resmikan MPP Bangkalan Bangkalan, Memorandum Warga Kabupaten Bangkalan punya sarana baru untuk mempermudah akses mendapat layanan publik terpadu dari pemerintah kabupaten. Yakni beroperasinya Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berada di Bangkalan Plaza. Program gagasan DPMPTSP (dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu) itu, diresmikan Bupati R Abdul Latif Amin Imron, Kamis (3/9). “Pembentukan dan penempatan MPP di Bangkalan Plaza ini memang digagas DPMPTSP. Ini merupakan bagian dari inovasi layanan publik terbaru yang dikembangkan Pemkab Bangkalan,” terang Ra Latif, sapaan akrab bupati. Ada beberapa tujuan srategis dalam peluncuran MPP ini. Di antaranya, pemkab melalui DPMPTSP, ingin mempermudah layanan publik lewat satu pintu untuk berbagai kepentingan yang berkait dengan ragam jenis permohonan perizinan. Untuk itu, berbagai OPD (organisasi perangkat daerah) yang operasinal kinerjanya berkait dengan permohonan perizinan, akan menempatkan petugasnya di MPP. Dari lingkup instansi vertikal pemkab, ada 14 OPD dan 13 bagian guna memberikan 107

Bupati menggunting pita tanda peresmian MPP yang berada di Bangkalan Plaza.

jenis layanan publik. “Di MPP itu, ada layanan dispendukcapil, DPMPTSP, dan polres,” cetus bupati. Dari petu-

gas dispendukcapil, warga akan mendapat layanan pembuatan e-KTP, KSK, akta kelahiran, dan administrasi kependudukan lainnya.

Sedangkan dari DPMPTSP, layanan yang diberikan tentang pengajuan ragam jenis izin usaha. Sementara dari kepolisian,

ada layanan perpanjangan pajak motor, perpanjangan SIM, pemohonan SKCK, dan lainnya. Di luar itu masih ada layanan dari pengadilan agama, kejaksaan negeri, dan pengadilan negeri yang akan menempatkan stafnya di MMP. Tidak hanya layanan pemerintahan, MPP juga menggandeng beberapa lembaga swasta, BUMD, dan BUMN sebagai salah satu basis layanan. “Warga cukup datang ke MPP untuk mengurus apapun kepentingan mereka tanpa harus wira-wiri ke sejumlah lembaga kedinasan. Jadi lebih hemat waktu, tenaga, dan biaya,” sebutnya. Begitu selesai diresmikan, MPP utamanya unit layanan dispendukcapil dan polres langsung diserbu ratusan warga. Bagi pemkab, launching MPP ini merupakan inovasi kedua sepanjang bulan ini. Sebelumnya, Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (dispertapahorbun) Bangkalan mengeluarkan inovasi ‘Taring Bang Jani’ atau tanam jaring bangun Bangkalan sejahterakan petani. Inovasi ini bahkan sudah dipresentasikan bupati di depan tim juri Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (kovablik) Jawa Timur. (ras/epe)

Hadiri MDS-RA Ansor Proppo

Ketua PCNU Pamekasan Ingatkan Bahaya Komunisme dan Kapitalisme Pamekasan, Memorandum Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor (MDS-RA) PAC GP Ansor Proppo menggelar kegiatan rutinan yang dikemas dengan taaruf kepengurusan, Kamis (2/9) malam, di rumah Ketua MDS-RA R Imam Hanafi. Dalam sambutannya, Lora Hanafi sapaan akrabnya, menyebut ansor dan banser, dua badan otonomo NU, kini tengah berada di masa-masa sulit. Dia menyebutkan proxy dari berbagai arah yang membuat kader kedua elemen itu tercoreng. Namun, serangan yang dilakukan itu dinilai tidak akan menurunkan marwah ansor dan banser, bahkan marwah NU. Dia

bahkan mengajak seluruh kader ansor untuk meneguhkan niat dan semangat dalam pengabdian dan perjuangan di NU. “Caranya dengan menguatkan jaringan di semua lini, serta meningkatkan kapasitas keilmuan baik dalam bidang ilmu keagamaan dan lainya, wawasan kenegaraan, serta meningkatkan spiritualitas. Ini upaya menjadikan kader ansor dan banser militan dan selalu siap mengabdi secara total bagi NU,” jelas Lora Hanafi. Ketua PCNU Pamekasan KH Taufik Hasyim, selaku pembicara di majelis rutinan itu, menyampaikan pentingnya kader ansor dan banser menggali dan belajar sejarah. Baik sejarah tentang aga-

Suasana majelisan MDS-RA di Proppo yang dihadiri ketua PCNU Pamekasan.

ma maupun sejarah berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). NU, disebutnya berkontribusi besar di awal-awal berdirinya republik ini. Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum Sumber Anom, Angsanah, Palengaan tersebut, bahkan menyebutkan, hal paling penting yang harus dilawan tidak hanya isu komunisme. Cara-cara kapitalis menguasai perekonomian Indonesia juga harus dilawan. “Karena komunis hanyalah hantu yang sulit untuk bangkit, sedangkan kapitalis adalah cara musuh negara yang nyata yang sampai saat ini masih menjajah negara kita Indonesia,” ungkapnya. (sjk/epe)

KBM Tatap Muka

Sekolah Diimbau Ketati Pengawasan

Bupati A Busyro Karim beberkan kondisi pandemi di wilayahnya.

Sumenep, Memorandum Masa uji coba kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka SMP dan SD sudah berjalan. Bupati meminta sekolah memperketat pengawasan. Termasuk dengan melibatkan TNI dan Polri serta dari pemerintah daerah setempat. Sebab sampai sekarang penularan masih terjadi meski sudah berkurang. “Terbukti masih ada masyarakat terkonfirmasi positif covid-19,” terang Bupati A Busyro Karim, Jumat (4/9).

Karenanya, sekolah yang menggelar KBM tatap muka harus berpikir pintar bagaimana sehat dan sehat tapi pintar. Teknisnya dengan mengikuti prinsip-prinsip new normal. Data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sumenep, per 3 September ada penambahan 10 kasus baru terkonfirmasi. Berarti total ada 311 kasus dengan angka kesembuhan 257 pasien, dan 14 meninggal.(uri/epe)

FOTO: MEMORANDUM/URI

Babinsa Koramil Sawahan Patroli Wilayah

jauh dari lokasi penangkapan. Namun ketika dicari, tidak ditemukan barang yang dimaksud. “Tersangka ditangkap sore hari. Dengan barang bukti sabu dan seperangkat alat hisap,” terang Kasubbag Umum BNN Sumenep, Wahyu Purnomo, Jumat (4/9).

kol kesehatan penanganan kasus. “Dia dua kali hasilnya reaktif. Baru di tes ketiga non reaktif. Selama reaktif, tersangka diisolasi di Kantor BNN Sumenep. Makanya tidak langsung kami sampaikan ke media,” ujarnya. Pernyataan itu sekaligus menepis tudingan jika kasus penanganan tersangka tidak transparan. Ia mengaku bekerja sesuai dengan prosedur dan mempertimbangkan protokol kesehatan. Setelah hasilnya non reaktif, tersangka baru dititipkan di Rutan Kelas IIB Sumenep kemarin. (uri/epe)

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Pelda Ali Rohman disambut petugas jaga GBI Gibeon Jatim.

Penangkapan sendiri dilakukan pada 14 Agustus 2020 dengan barang bukti sabu seberat 0,37 gram, di sebuah rumah kosong. Dalam pemeriksaan awal, tersangka sempat mengaku menyimpan kristal haram lebih banyak yang disembunyikan di sela pohon bonsai cemara tidak

Dalam proses pemeriksaan, tersangka ternyata residivis. Dia pernah dua kali dipenjara karena terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Diduga tersangka beralih profesi jadi kepanjangan pengedar narkoba karena untung yang didapat lebih besar. Hal itu merujuk dari pengakuan masih ada sabu seberat 10 gram yang dimiliki kendati tidak ditemukan personel BNN. Mengenai lamanya waktu proses penahanan di BNN, Wahyu menyebutkan itu terkait hasil rapid test sebagai standar proto-

FOTO: MEMORANDUM/SJK

FOTO: MEMORANDUM/TYO

Sumenep, Memorandum Edarkan narkotika jenis sabu, pria berinisial R (38), asal Dusun Lengkong Daya, Desa Beragung, Kecamatan Guluk-guluk, diamankan BBN Sumenep. Namun penangkapan itu baru dirilis setelah hasil rapid test ketiga non reaktif, Jumat (4/9).

FOTO: MEMORANDUM/URI

Rapid Test ReakƟf, Diisolasi Sebelum DiƟƟpkan di Rutan

Peta penyebaran covid-19 terbaru.


HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA Malang, Memorandum Polresta Malang Kota melalui satlantas meluncurkan 'Samsat Keliling Bersama Masyarakat Jangan Lupa Pakai Masker' (samling bermasker). Hal ini untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata menjelaskan, keberadaan program samling memberikan banyak kemudahan. Karena bisa diundang (request) untuk lokasi pelaksanaannya. “Masyakarat bisa membayar pajak tidak harus ke kantor Samsat. Khususnya untuk pajak tahunan. Kalau yang lima tahunan harus ke samsat induk karena ada proses cek fisik, gesek Nosin (nomor mesin, red) dan Noka (nomor rangka, red),” terangnya saat menjelaskan Samling, Jumat (4/9). Tidak hanya itu, lanjutnya, lokasi Samsat keliling akan lebih mendekati dengan masyarakat. Bisa ditentukan, lokasi strategis mana yang harus disinggahi. Menariknya lagi, lokasi bisa berawal dari permintaan masyarakat. Samling akan datang di lokasi yang diinginkan. Mengingat, sudah ada 2 unit mobil Samling yang disiapkan. “Masyara-

Bangkalan, Memorandum Penemuan mayat waria berinisial AS (31), sempat menggegerkan warga Desa Langpanggang, Kecamatan Modung, Bangkalan, Kamis (3/9) pukul 17.50. Ketika ditemukan, mayat waria pemilik Salon Hengky itu dalam keadaan tergantung di atas bak kamar mandi dengan leher terlilit selang plastik warna biru. Begitu mengendus informasi dari warga, tim gabungan Satreskrim Polres Bangkalan dan Unit Reskrim Polsek Modung, segera meluncur ke TKP dipimpin Kasatreskrim AKP Agus Sobarnapraja. Sesampai di lokasi, petugas langsung melakukan olah TKP. “ Te r n y a t a k e curigaan petugas di lapangan terbukti. Korban tidak meninggal karena gantung diri, tetapi menjadi korban penganiayaan,” kata Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra dalam jumpa pers, Jumat (4/9) sore. Petugas kemudian melakukan penyelidikan lebih men-

Kombespol Leonardus Simarmata didampingi AKP Ramadhan Nasution menjelaskan program satlantas keliling.

atau layanan SIM keliling. Ditempatkan di lokasi - lokasi strategis, lebih dekat dengan masyarakat “Nantinya, pemohon SIM bisa dimudahkan dari sisi waktu dan tempat pelaksanaan pembuatan SIM,” terang Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution. (edr/mik)

Sejak menduduki kursi sebagai orang nomor satu di

Polrestabes Surabaya, Kombespol Jhonny Eddison Isir, tidak

hentinya mengintruksikan anggota untuk tidak segan menindak tegas berbagai pelaku khususnya narkoba. “Saya ucapkan terima kasih terhadap anggota Satreskoba yang telah mengungkap kasus ini. Dari barang bukti yang disita, setidaknya, sudah ada

ribuan nyawa diselamatkan,” kata Isir. Isir menegaskan, pihaknya tidak akan memberi kompromi kepada penjahat khususnya pelaku narkoba. Dia juga sudah berkomitmen dan berjanji tidak segan menindak tegas pelaku.

“Saya tidak kompromi dengan jaringan narkoba. Pasti akan kami tindak tegas. Saya minta dukungan ser ta kerjasama warga Surabaya untuk berperan dalam memerangi peredaran narkoba,” tandas Isir. Isir menyebut, peredaran

narkoba adalah extraordinary crime atau kejahatan luar biasa yang juga harus diterapkan Extraordinary Law atau hukum luar biasa. “Salah satunya adalah menindak tegas para pelaku ini. Tidak ada ampun bagi pengedar narkoba,” pungkas dia.(fdn/mik)

juga ada beberapa anggota yang mengamankan. Tapi, nanti setelah ditetapkannya, untuk saat ini masih belum. Setiap calon nantinya akan diamankan dua anggota dari Polri setiap pasangan,” tutup Arman. (*/rul/mik)

Kapolres Lumajang Minta Warga Peduli Lingkungan Lumajang, Memorandum Masih dalam rangkaian Hari Jadi Korps Lalu Lintas ke-65 tahun 2020, Tim Kuro Satlantas Polres Lumajang menggelar kegiatan 'Polantas Peduli Lingkungan' di Pantai Watu Pecak, Desa Selok AwarAwar, Kecamatan Pasirian, Kamis (3/9) sore. Acara yang yang dipimpin langsung Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa ini, didampingi Wakapolres, Kompol Hedry Sulistiyawan beserta Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP I Putu Angga Feriyana serta PJU Polres, Muspika Pasirian, Kepala Desa Selok Awar-Awar, Kelompok Sadar

–sampah yang ada dibibir pantai,” tuturnya. Kapolres juga menjelaskan, jika Pantai Watu Pecak adalah salah satu destinasi wisata terindah Kabupaten Lumajang. Ia berharap, masyarakat turut menjaga kelestarian alam, kebersihan, dan situasi kamtibmas yang kondusif. Acara dilanjutkan dengan penyerahan tong sampah oleh kapolres kepada Kades Selok Awar -Awar serta dari kasatlantas kepada Ketua Pok Darwis Watu Pecak yang diakhiri membersihkan sampah pantai. (tri/mik)

Polres Lamongan Siap Kawal Pendaftaran Calon Pilkada

ehatan. Perlu kita ketahui bersama bahwa total daerah di Indonesia yang melaksanakan Pemilukada serentak tahun 2020 berjumlah 270 daerah dengan rincian 9 propinsi , 224 kabupaten dan 37 kota. Propinsi Jawa Timur yang melaksanakan pemilukada sebanyak 19 daerah. Yakni 16

kabupaten dan 3 kota. Sukses atau tidaknya pesta demokrasi bergantung semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung. “Tidak ketinggalan, fungsi dan peran TNI dan Polri yang harus netral demi terwujudnya Pemilu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,” ujarnya. (war/mik)

FOTO: MEMORANDUM/TRI

AKBP Dony Alexander memimpin apel gelar pasukan pengamanan pilkada.

rangka memilih pemimpin pandem daerah di tengah pandemi covid 19,” ujar kapolres dalam sambutannya. Lanjutnya, pelaksapelaksa naan tahapan pemilukada sesua akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU na namem mun dengan tetap memperhatikan protokol kes kes-

AKBP Deddy Foury Millewa menyerahkan bantuan tong sampah kepada Kades Selok Awar-Awar.

Jelang Pilkada, Kapolres Ajak Wujudkan Situasi Kondusif

AKBP Hendri Umar

M Malang, Memorandum K a p o l re s M a l a n g AKBP Hendri Umar meng mengharapkan peran mas masyarakat Kabupaten Malang untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Malang tahun 2020 agar tercipta stabilitas kamtib-

n. mas yang aman dan nyaman. lang Untuk itu, Kapolres Malang ninakan menampung dan meninan daklanjuti semua persoalan at. yang dikeluhkan masyarakat. n “ Kami meminta bantuan kepada semua masyarakatt untuk ikut serta menyuk-seskan pilkada dan meminta masyarakat melapor ke kita bila mengetahui adanya pelanggaran pilkada yang ada di wilayahnya me-

lalui polsek atau langsung telpon s ke saya,” katanya. Menjaga stabilitas kamtibma selama Pilkada Kapolres mas Ma menyampaikan piMalang h haknya sudah melakukan rrapat koordinasi tingkat P Provinsi Jatim terkait mek kanisme atau petunjuk arahan dalam menyikapi masa kampanye Pilkada tersebut. Terkait kampanye di masa

pandemi Covid-19, jajaran Polres Malang akan melaksanakan sosialisasi agar dalam kampanye selalu mematuhi protokol kesehatan dan harus dilaksanakan secara mutlak. Apabila apabila diberikan himbauan selama 1 atau 2 kali tidak menghiraukan maka atas navma gugus Covid-19 akan membubarkan kegiatan tersebut. Kegiatan selama Covid-19 ini diharapkan pada pihak pelaksana

tetap memperhatikan dan mematuhi ketentuan protokol kesehatan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah hukum Polres Malang. Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko menyampaikan dalam penanganan Covid-19 diharapkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan. “Ini agar situasinya aman dan nyaman,” tuturnya. (*/ari/mik)

Iptu Agus Wahyono. Meski begitu, optimistis ke depan kesadaran pedagang dan pembeli pasar Patalan untuk menerapkan protokol kesehatan terus meningkat. “Selain push up, sanksi lain berupa menyanyikan lagu wajib atau lagu perjuangan maupun

menyebutkan teks Pancasila juga diberikan untuk pelanggar,” tandas Kapolsek. Belum lama ini, TNI, Polri dan Satpol PP juga menggelar edukasi dan pemantauan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan. Sementara itu, CamatWono-

merto Kabupaten Probolinggo, Ramiyadi mengatakan, razia masker bakal intens dilakukan. “Bersama satgas, kami akan melaksanakan razia masker dan petugas akan menindak tegas masyarakat yang tidak mengenakan masker saat keluar rumah,” tegasnya. (mhd/yud/mik)

AKBP Harun memimpin apel pengamanan di halaman mapolres.

FOTO: MEMORANDUM/WAR

Wisata dan Masyarakat Peduli Lingkungan. Kapolres Lumajang mengucapkan terima kasih atas partisipasi dari seluruh undangan termasuk warga yang tinggal di pesisir pantai yang peduli dengan lingkungan. “Kebersihan lingkungan tertutama sampah, bukan hanya tugas dari pemerintah saja tetapi harus ada kepedulian dari kita semua terutama warga atau masyarakat yang tinggal dibibir pantai. Untuk itu, kami mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta mengambil sampah

Pengunjung pasar Patalan yang tidak pakai masker dihukum push up.

FOTO: MEMORANDUM/PRA

Surabaya, Memorandum Tindakan tegas terukur dengan menembak mati sejumlah bandar hingga kurir narkoba nampaknya masih diabaikan oleh para pelaku. Hal itu tentu membuat geram dan memantik reaksi pihak kepolisian untuk melibas semua jenis peredaran gelap narkoba di Surabaya.

Probolinggo, Memorandum Penegakan protokol kesehatan betul-betul ditegakkan oleh Polsek Wonomerto, Polres Probolinggo Kota, bersama petugas gabungan dari kecamatan, dan Koramil Wonomerto. Warga yang melanggar karena tidak memakai masker, langsung disanksi menyanyikan lagu perjuangan, membaca teks Pancasila, hingga push up. Seperti yang terlihat di Pasar Patalan, Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo, Jumat (4/9). Pengunjung pasar harus menjalani hukuman push up karena tidak memakai masker. “Hampir setiap hari ditemukan pedagang dan penjual tanpa menggunakan masker, terkesan mengabaikan keselamatan. Untuk membuat efek jera kami berikan hukuman-hukuman ringan seperti push up dan lainnya sekedar mengingatkan pentingnya pakai masker baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain.” kata Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya, melalui Kapolsek Wonomerto

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Kombespol Isir: Tidak Ada Ampun Bagi Pengedar Narkoba

Kapolres Mojokerto Pimpin Gelar Pasukan Pengamanan Pilkada Mojokerto, Memorandum Apel gelar pasukan pengamanan Pilkada Kabupaten Mojokerto 2020 di lapangan apel mapolres di Jalan Gajah Mada, Mojosari, dipimpin langsung Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, Kamis (3/9). Apel kesiapan operasi Mantap Praja Semeru Tahun 2020 tersebut, diikuti oleh 250 personel dari TNI dan Polri. Selain itu apel juga dihadiri Forkopimda Kabupaten Mojokerto yang turut mendukung dan berperan serta dalam pengamanan dalam mewujudkan pemilu yang aman damai dan sejuk. “Ini menjadi warisan kebanggaan sekaligus sorotan dunia internasional terkait a p a k a h b a n g s a In d o n e sia mampu melaksanakan konsolidasi politik dengan demokratis dan b e r integritas dalam

tuk mesum. Kedua ABG itupun jadi berang. Dengan sebilah balok kayu MT memukul kepala bagian belakang AS. Korban yang dalam kondisi pingsan diseret ke kamar mandi. ” Tujuannya digantung untuk menghilangkan jejak,” tandas Rama. (ras/mik)

FOTO: MEMORANDUM/AND

dukung. Pembatasan juga dilakukan pada awak media juga dilakukan pembatasan, Demi menghindari penumpukan massa, peliputan oleh media juga diatur sedemikian rupa. “Untuk pengamanan pasangan calon sendiri nanti

Rama. Motif di balik pembunuhan itu ternyata masalah asusila. Kedua tersangka sekitar pukul 13.00 berkunjung ke salon Hengky. Niatnya untuk ngecat rambut. Namun, urusan menjadi lain. Korban AS malah merayu dan mengajak MT dan MA un-

Langgar Prokes, Dihukum Push Up

Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian bersama para kanit foto di depan barang bukti yang diamankan.

AKBP Arman memberikan arahan kepada anggota.

“Apabila pendukung terlalu banyak, kami bagi. Untuk parkir dan sebagian massa ada yang di KPU dan Kantor Kecamatan. Yang masuk hanya calon dan perwakilan parpol saja,” jelas Arman. Bukan hanya massa pen-

dalam dan komprehensif di lapangan. Hasilnya, hanya dala tempo tiga jam pasca penemuan mayat, dua orang yang diduga pelaku dibekuk petugas. “Pelakunya dua remaja masih tergolong ABG. Yakni MT (17) dan MA (16), juga asal Kecamatan Modung,” ungkap

FOTO: MEMORANDUM/FDN

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Pasuruan, Memorandum Sekitar 100 personel gabungan dari Polres Pasuruan Kota dan Kodim 0819/Pasuruan, dikerahkan untuk mengamankan proses pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan, Jumat (4/9). “100 personel itu merupakan gabungan dari Polri dan TNI. Dari Polri 80 personel dan 20 personel lain dari TNI,” ucap Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman di sela pengamanan kegiatan pendaftaran oleh Bapaslon Teno Rahartao Prasetyo-Hasyim. Dijelaskan kapolres, salah satu fokus kegiatan pengamanan adalah untuk memastikan proses pendaftaran yang melibatkan banyak massa itu berjalan sesuai dengan protokol kesehatan. Misalnya saja dengan membatasi rombongan yang masuk. Yakni, masing-masing calon dan perwakilan partai pendukung dengan perkiraan 18-20 orang.

AKBP Rama Samtama Putra menunjukkan barang bukti yang dipakai oleh pelaku dalam jumpa pers.

Lamongan, Memorandum Prosesi pilkada serentak saat ini memasuki tahap pendaftaran calon. Untuk memastikan proses pendaftaran berjalan lancar dan aman, Kapolres Lamongan AKBP Harun memimpin langsung apel pengamanan di halaman mapolres, Jumat (4/9). Apel pasukan diikuti personel gabungan TNI-Polri dan instansi terkait. Rinciannya, 1 Pleton TNI/Kodim 0812/Lamongan, 1 Pleton satsabhara, satu pleton satlantas, satu pleton gabungan satreskrim, satintelkam dan satreskoba, satu pleton polsek jajaran, dan satu pleton anggota satpol PP. Kapolres menyatakan, tahapan pilkada tahun ini sedang dalam pandemi Covid-19. Untuk itu, personil pengamanan diminta menjaga diri sekaligus menjaga keamanan masyarakat. “Pada hari ini akan ada dua Paslon yang

akan mendaftarkan diri ke KPU dan agar dilakukan pengamanan sesuai dengan SOP. Minimalisir kejadian-kejadian yang tidak diinginkan dan agar diterapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19. Selain mengamankan orang lain kita harus bisa mengamankan diri sendiri dan apabila nanti ada warga yang tidak menggunakan masker maka silakan untuk diberikan masker,” beber Harun. Kapolres berharap, dalam pelaksanaan Pilkada nantinya bisa berjalan dengan aman dan lancar. “Dan kita semua bisa diridlohi oleh Allah SWT,” tutupnya. Setelah apel, Kapolres memimpin tactical floor game (TFG) dalam rangka kesiapan pengamanan agar tercipta pilkada yang aman damai dan sejuk. (and/har/mik)

AKBP Leonard M Sinambela bersama jajaran memberikan arahan pengamanan pilkada.

Polres Blitar Kota Gelar Tactical Floor Sispamkota Pilkada Blitar, Memorandum Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela memimpin kegiatan tactical floor game sebuah simulasi sispamkota dalam rangka pengamanan pilkada serentak di Gedung Patriatama Mapolres Blitar Kota, Jumat (4/9). Kegiatan ini dihadiri Sekda Pemkot Blitar Rudy Wijonarko. “Kami langsung koordinasi dengan kapolres serta jajaran dalam pengamanan pilkada

kelak, mulai dari tahap pra pilkada hingga hari-h” ungkap Rudy. kemarin. K a p o l re s B l i t a r Ko t a AKBP Leonard M Sinambela menjelaskan, bahwa Polres Blitar Kota telah mempersiapkan dengan segala kemungkinan yang terjadi saat Pilkada berlangsung. “Sebagai wujud kesiapan Polres Blitar Kota dan Instansi terkait dalam melaksanakan pengamanan Pilkada serentak tahun 2020 di wilayah

hukum Polres Blitar Kota,” jelasnya. Selain itu, kegiatan kali ini una memberikan gambaran guna epada personil Polres Blikepada ar Kota dan instansi terkait tar gar dapat memahami tugas agar okok dan fungsi serta peran pokok masing masing dalam penamanan Pilkada serentak gamanan ahun 2020 di wilayah hukum tahun olres Blitar Kota Polres “Dengan kita laksanakan actical floor kali ini, kami tactical

Hiburan Malam Karaoke di Tulungagung Dilarang Beroperasi Tulungagung, Memorandum Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia terus menggencarkan sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Penegakan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19. Terutama mengenai warung kopi dengan hiburan karaoke yang nekat beroperasi dengan mengelabui petugas di masa pandemi yang lagi marak di Tulungagung. Sesuai

aturan Bupati selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, hiburan karaoke belum diizinkan beroperasi. “Sesuai perintah dari Pak Bupati, karaoke kan tidak boleh ada yang beroperasi, ya harus ditaati semua, tidak boleh buka dulu,” terangnya, Jumat (4/9). Pandia menegaskan secara rutin sudah melakukan razia di Tulungagung. Sasarannya mulai dari pelang-

aran jam malam, pelanggaran prokes hingga pelanggaran a operasional karaoke di masa pandemi. g “Yang melanggar langsung kita beri tindakan, karena selama ini kan peringatan sudah diberikan,” sambungnya. Lanjutnya, arahan dari pimpinan akan tetap dimassifkan pelaksanaan dan penindakan pelaku prokes karena ini pandemi belum berakhir.

Sebab, informasi terkini jumlah terkonfirmasi mencapai 2 orang. Tiga di antaranya 297 m meninggal dunia, 271 orang s sembuh, 21 orang menjalani p perawatan dan karantina. Untuk menekan hal itu, Pandia tidak sendirian melakukannnya. Dengan menggandeng Kodim 0807/Tulungagung, pihaknya terus melakukan razia dan penegakan sanksi bagi pelaku pelang-

garan prokes. a lakukan “Terus kita ng, denbareng-bareng, gan TNI dan satpol sama PP secara bersama ukan rutin kita lakukan kasrazia,” pungkasad/ nya. (fir/mad/ mik)

AKBP Eva Guna Pandia

dapat menentukan daerahdaerah rawan yang berkemungkinan dapat menimbulkan situasi kontijensi di wilayah hukum Polres Blitar Kota terkait Pilkada serentak tahun 2020,” pungkas Kapolres Leonard Sinambela. (pra/mik) (pra/mik)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

k bisa meminta. Dimana lokasinya, kat kira-kira ada beberapa yang melakukan pembayaran pajak. Samling akan siap datang di lokasi. Tentunya dengan penjadwalan,” lanjutnya. Bukan itu saja, Polresta Malang Kota juga akan kembali meluncurkan SIMling

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Butuh 3 Jam, ABG Pembunuh Waria Dibekuk

FOTO: MEMORANDUM/EDR

Samling Polresta Makota Bisa Diundang Warga

Kapolres Kerahkan 100 Personel untuk Amankan Pendaftaran Pilwali

FOTO: MEMORANDUM/ARI

SABTU WAGE 5 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 6-7


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

Tulungagung, Memorandum Berakhir sudah teka teki siapa tersangka dugaan korupsi dana perawatan di PDAM Cahaya Tirta Tulungagung yang merugikan keuangan negara Rp 1,35 miliar. Agung menjelaskan sudah memiliki cukup bukti untuk menetapkan DH menjadi tersangka dana perawatan PDAM periode 2016 hingga Februari 2020. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pada 2016 lalu tersangka menjabat sebagai kasi bengkel teknik. Kemudian 2018 jabatannya menjadi Kabag Perawatan hingga saat ini. Modus tersangka yaitu dengan me-mark

FOTO: MEMORANDUM/ ILUSTRASI

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tulungagung Tri Agung Radityo mengatakan sudah ada satu tersangka, yaitu DH (45), warga Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru, yang merupakan Kabag Perawatan PDAM Cahaya Tirta. “Tadi kami juga menghadap ke pak direktur PDAM. Untuk menonaktifkan tersangka. Agar tersangka lebih fokus dengan kasus ini,” tuturnya, kemarin.

up biaya perawatan mobil milik PDAM. Dari sini kejaksaan menemukan selisih anggaran perawatan mobil Rp 300 juta. Kemudian selisih penggunaan anggaran juga ditemukan dalam perawatan pipa. Nilainya mencapai Rp 900 juta. “Pipa yang dimaksud ini perawatan pipa yang ke rumah pelanggan itu. Jadi modusnya salah satunya dengan menggunakan tukang fiktif atau me-mark up pekerjaan yang seharusnya selesai dalam dua hari menjadi 15 hari, misalnya,” lanjutnya. Kendati telah ditetapkan sebagai tersangka, namun DH tidak ditahan. Agung menyebut

status DH adalah tahanan kota yang dikenai wajib lapor dua kali dalam seminggu. “Tersangka ini kooperatif, makanya kita berlakukan tahanan kota yang wajib lapor seminggu dua kali,” ucap Agung. Pihaknya menambahkan, tersangka dijerat pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 dan atau pasal 9 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. Pasal 64 ayat 1 dijeratkan, karena tersangka melakukan kegiatan itu berkelanjutan mulai 2016. “Kalau pasal 2 ayat 1 itu, ancamannya minimal 4 tahun. Sedangkan pasal 3 dan pasal 9 itu ancamannya minimal 1 tahun,” tandasnya. (fir/mad/lis)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

JAWA TIMUR Kejaksaan Tetapkan Kabag Perawatan PDAM Tulungagung Tersangka

SABTU WAGE, 5 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 8

Kasi Intel Kejari Tulungagung Tri Agung Radityo.

Inspektorat Belum Temukan Oknum Perangkat Desa Gelapkan Uang PBB

Bondowoso, Memorandum hukuman bagi pelaku pemakai uang Kepala Inspektorat Bondowoso pajak. Selain bakal ditindak secara Agus Suripno belum menemukan hukum juga akan dikenakan sanksi oknum perangkat desa yang nekat pencopotan jabatan. “Jelas ada punmenggelapkan uang tagihan pajak ishment. Kalau memang ada unsur bumi dan bangunan (PBB). Pada- sengaja ya diberhentikan oleh kepada hal, sebelumnya Wakil Bupati Irwan desanya,” terangya. Bachtiar Rahmat menyebut jika tidak Namun jika yang bersangkutan lekasnya pelunasan pajak disebab- terlebih dahulu melakukan pengemkan oleh ulah perangkat desa yang balian, maka tidak akan dicatat sebamenggunakan uang tagihan untuk gai pelanggaran. “Tapi kalau sudah kepentingan pribadi. Pasuruan, Memorandum mengembalikan dan bukan karena pemerintah setempat,” ungkapnya. Kendati demikian, ia menyebut ba- niat jahat, yang penting uang dikemBelum semua tenaga kerja di IndoMahbub menjelaskan keduanya dikal terus melakukan pengawasan dan balikan kepada kas daerah,” pungkasnesia ( TKI) asal Kota Pasuruan yang pulangkan pada akhir April lalu. Saat ini pembinaan. Rencananya, Jumat (4/9) nya. (abr/lis) bekerja di luar negeri memilih jalur res- keduanya sudah berada di rumahnya, Agus Suripno kepala inspektorat bakal mengummi. Buktinya, sepanjang tahun ini ada usai sempat menjalani isolasi mandiri pulkan perangkat dua warga Kota Pasuruan yang bekerja selama 14 hari sebagai antisipasi penyedesa se-Kecamatan sebagai TKI mengalami deportasi dari baran Covid 19. Karena mereka memiliki Tenggarang untuk negara tempat mereka bekerja. Pasal- riwayat perjalanan dari luar negeri. dimintai keterangnya, mereka diketahui berstatus ilegal Sementara untuk TKI resmi, disnaker an. Kecamatan atau tidak resmi dan tidak memiliki izin memastikan belum ada yang pulang. Tenggarang merukerja di negara tersebut. Menurut Mahbub, kepada disnaker pakan salah-satu Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disna- kedua TKI pria dan wanita ini mengaku kecamatan yang ker) Kota Pasuruan Mahbub Effendi memilih bekerja di luar negeri karena PBB-nya tak kunmengungkapkan selama delapan bulan ingin memperbaiki ekonomi. Di negara jung lunas. mulai Januari hingga Agustus, pihak- tujuan, mereka memilih untuk bekerja “Akan ditanyanya menerima laporan ada dua TKI sebagai tenaga informal di Malaysia dekan apakah uang asal Kota Pasuruan di luar negeri yang ngan jalur ilegal karena tidak memiliki itu ada di bendahadideportasi. keahlian. Disnaker sendiri berkomitra, perangkat, apa Sebab mereka bekerja tanpa me- men untuk membantu keduanya agar Tulungagung, Memorandum di pak kades, besok miliki surat izin. Mereka terjaring oleh mereka bisa bekerja dengan layak. Jamasan pusaka kiai upas tetap ditemukan,” kata pemerintah setempat sehingga dipu“Mereka akan kami berikan pelatihdigelar meskipun di masa panAgus saat ditemui langkan. “Dua TKI ini bekerja di negara an untuk meningkatkan skill. Pelatihan demi, namun dengan protokol di Wisma Wabup, Malaysia. Keduanya mengaku baru yang diberikan nantinya semoga bisa kesehatan yang ketat, Jumat (4/9). Jumat (4/9). bekerja selama empat bulan di sebuah diaplikasikan untuk dalam dunia kerja. Demikian halnya dengan masyaraAw a n m e n g rumah makan di sana. Dan mereka Sehingga perekonomian mereka pun kat yang datang melihat tradisi adi ungkapkan jika ada memang tidak memiliki izin kerja dari bisa terangkat,” terang Mahbub. (rul/lis) luhung ini, mereka juga menaati protokol kesehatan. Yaitu memakai masker dan menjaga jarak. Jamasan tombak pusaka kiai upas dilakukan setahun sekali setiap bulan Suro. Tombak pusaka ini sudah ada sejak awal berdirinya Kabupaten Tulungagung. Dan dipercaya menjadi salah satu pusaka pelindung Tulungagung dan masyarakatnya. Hadir dalam prosesi jamasan Madiun, Memorandum koreksi dan evaluasi. operasi penanggulangan bencana Bupati Tulungagung Maryoto Setelah berlangsung selama tiga “Latihan dengan asumsi penang- alam secara nyata, dapat ditangani Birowo, Kapolres AKBP Eva Guna hari, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf gulangan bencana alam ini diharap- secara tepat dan cepat,” imbuhnya. Pandia, Komandan Kodim 0807 Waris Ari Nugroho menutup kegiatan kan dapat memberikan gambaran, Sebelum mengakhiri arahannya, Letkol Inf Mulyo Junaidi, Ketua Latihan Posko I Kodim 0803/Madiun, bagaimana berinteraksi, berkoordi- Kolonel Inf Waris Ari Nugroho juga DPRD Marsono, perwakilan dari Kamis (3/9) sore. nasi, dan kerja sama dengan instansi memberikan pesannya terkait adanya kantor pengadilan negeri, dan Dalam arahannya sebelum me- terkait, yang salah satunya diwujud- kemajuan teknologi informasi saat ini. perwakilan Kejaksaan Negeri Tunutup secara resmi latihan tersebut, kan melalui kegiatan tatap muka,” “Sekarang zamannya IT, untuk lungagung. Kolonel Inf Waris Ari Nugroho me- tuturnya. itu sarana dan peralatan yang belum Acara dimulai dengan pemminta kepada penyelenggara dan pe“Dengan latihan posko ini, nanti- memadahi ke depannya harus segera bukaan oleh Kepala Dinas Kebulaku, agar dapat segera memperbaiki nya juga dapat diaplikasikan di lapang- dibenahi dan semakin lebih baik lagi,” dayaan dan Pariwisata Kabupaten terhadap apa saja yang telah menjadi an, sehingga jika dihadapkan dengan pungkasnya. (alv/lis) Tulungagung Bambang Ermawan. Pihaknya menyampaikan Bupati Maryoto (kanan) dan forkopimda khidmat mengikuti jamasan kiai kegiatan jamasan merupakan upas. agenda rutin dan dilakukan guna melestarikan budaya yang sudah khidmat, seluruh forkopimda dan Bupati Maryoto menuturkan, ada selama ratusan tahun. “Ini masyarakat mengikuti prosesi dengan jamasan tombak kiai merupakan agenda rutin seperti jamasan hingga selesai. upas, diharapkan bisa menjauhtahun-tahun sebelumnya. Kita Usai ritual jamasan, Bupati kan masyarakat Tulungagung dari laksanakan di sini setiap bulan Maryoto Birowo menjelaskan, marabahaya. Termasuk segera Suro, harinya Jumat,” terang dia. selain melestarikan budaya yang terhindar dari pandemi Covid-19 Bambang berharap, kegiatan telah ada sejak zaman kerajaan, yang saat ini sedang melanda. “Saseperti ini bisa dilestarikan dan pihaknya berharap adanya ja- lah satunya itu untuk menjauhkan dikemas lebih menarik, sehingga masan ini maka kebudayaan dan masyarakat dari marabahaya yang mampu mendatangkan wisatawan ciri khas masyarakat Tulungagung ada,” pungkasnya. dari berbagai daerah. bisa terus dipertahankan. Di akhir acara, kemudian Bupati Maryoto dan forko“Ini tradisi yang sudah ada dilanjutkan mengembalikan tompimda kemudian bersama-sama sejak zaman dahulu. Tombak kiai bak kiai upas ke tempat penyimmenjunjung tombak kiai upas. upas memiliki hubungan erat panannya. Setelah itu prosesi Berjalan diiringi suara gamelan dengan keberadaan Kabupaten dilanjutkan dengan pembacaan menuju tempat jamasan yang Tulungagung, maka harus dijaga doa dan kembul bujono atau masudah disediakan. Dengan penuh dan dilestarikan,” tuturnya. kan bersama. (fir/mad/lis)

FOTO: MEMORANDUM/ABR

Dua TKI Ilegal Kota Pasuruan Dipulangkan

Bupati Maryoto Bersama Forkopimda Ikuti Jamasan Tombak Kiai Upas

FOTO: MEMORANDUM/ALV

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Danrem 081/DSJ Tutup Latihan Posko I Kodim 0803

Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho berfoto bersama usai penutupan Latihan Posko I Kodim 0803/Madiun.

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Indra Anugrah Hardiantoko, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH Direktur: MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Choirul Shodiq SH MH Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Pemimpin Perusahaan: Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Yoyok Khayatullah AMD SE Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU WAGE, 5 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 9

“Tinggal dua kecamatan yang belum lunas. Cermee dan Tenggarang,” kata Irwan usai rapat dengan perwakilan perangkat desa di

Wisma Wakil Bupati, Jumat (4/9/). Kecamatan yang tidak dapat melunasi, pejabat terkaitnya seperti camat, kades dan perangkat

desanya akan dipakaikan rompi oranye. Mereka akan dipajang setiap upacara bendera di halaman Pemkab Bondowoso sebagai bentuk hukuman atas tidak maksimalnya kinerja yang diberikan. “Itu sebagai penilaian terhadap kinerja mereka,” jelas Irwan. Pelunasan PBB Bondowoso sudah molor. Batas pelunasannya sudah diundur dari semula 31

Irwan Bachtiar Rachmat

rangkat desa PBB getol melakukan penagihan warga. Sehingga pelunasan PBB dapat tepat waktu. “Ayo ke depan kita sinergikan

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Kehadirannya Raharto Teno Prasetyo bersama M Hasjim Asjari disambut Ketua KPU Kota Pasuruan Royce Dianasari dan komisioner lainnya. Protokol kesehatan yang diterapkan menjadi bagian dari pendaftaran paslon. “Harus tetap memperhatikan protokol kesehatan. Jangan sampai ada klaster baru,” kata Royce. Raharto Teno Prasetyo yang akrab dipanggil Teno meminta izin melanjutkan pengabdiannya di Kota Pasuruan. “Kami memohon izin kepada semua yang hadir. Mohon doa restunya agar kami bisa melanjutkan pengabdian kami ke depannya terhadap masyarakat Kota Pasuruan,” harap Teno. (*/rul/lis)

Paslon Teno dan Hasjim diantar ratusan massa pendukungnya, kiai, dan partai pengusung, mendaftar di KPU Kota Pasuruan.

Probolinggo, Memorandum Rapat paripurna istimewa DPRD Kota Probolinggo yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke 661 Kota Probolinggo benar-benar spesial. Kegiatan para wakil rakyat ini menjadi ajang mengingat kilas sejarah Kota Probolinggo sejak bernama Padukuhan Banger. Rapat digelar, Jum’at (4/9), atau tepat di hari jadi Bumi Bayuangga ini mengolaborasikan kearifan lokal dan menghadirkan para mantan wali kota dan wakil wali kota beserta para mantan ketua DPRD Kota Probolinggo. Kepada mereka, Pemkot Probolinggo memberikan penghargaan dan apresiasi. Nampak di atas podium, Wali Kota Hadi Zainal Abidin, Wakil Wali Kota HM Soufis Subri bersama Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib dan Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo Haris Nasution beserta Fernanda Zulkarnain, memakai baju adat pendalungan. Begitu juga forkopimda yang hadir, seperti Kajari Kota Probolinggo Yeni Puspita dan seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah serta undangan memakai baju adat pendalungan yang merupakan ciri khas Kota Probolinggo yang dikenal dengan Bayu, Anggur, dan Mangga (Bayuangga). Dalam pidatonya, Wali Kota Hadi Zainal Abidin menyampaikan hasil kinerja selama setahun, seperti mulai pembangunan rumah sakit baru, sesuai janji visi-misinya. Satu persatu sudah mulai ditepati, serta pencapaian kesejahteraan dan peningkatan perekonomian selama dipimpinnya. Bukan hanya itu, dalam menangani bencana nonalam, serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dengan cepat dan tanggap mampu bekerja sama dengan semua pihak, yang tergabung di tim Gugus Tugas Satgas Covid-19. “Alhamdulillah, atas kerja kerasnya membuat angka penyembuhan pasien terpapar Covid-19, cukup tinggi. Untuk pemulihan dampak pandemi corona, sudah mulai dilakukan Pemerintah Kota Probolinggo,

Paripurna istimewa DPRD Kota Probolinggo memperingati Hari Jadi ke-661 Kota Probolinggo.

Merespons hal tersebut, Ketua DPRD dari menjaga lumbung ketahanan pangan, perbaikan sektor ekonomi, dan mulai dibuka Kota Probolinggo Abdul Mujib dengan hasil destinasi wisata, namun tetap patuhi pera- laporan saat rapat paripurna kinerja peturan dengan protokol kesehatan,” terang merintahan, semoga ke depan Pemerintah Kota Probolinggo menjadi lebih baik untuk Hadi Zainal Abidin. Di sisi lain, kata Hadi Zainal Abidin, Indonesia maju. “Semoga di usia ke-661 tahun Kota Prosudah disampaikan semuanya hasil kerja selama ini, dan juga masalah penyebaran bolinggo, kesejahteraan masyarakat lebih Covid-19, beserta penanganannya disam- baik dari tahun sebelumnya, dan bangkit paikan di depan semua anggota DPRD Kota dari keterpurukan dampak Covid-19,” tuProbolinggo, para pejabat OPD, dan tamu turnya. Belum lagi, hasil laporan rapat paripurna undangan. “Kami berharap dukungannya semua wali kota di depan para anggota DPRD Kota pihak, dan memberikan masukan dan kritik Probolinggo. “Semoga ke depan lebih maju serta saran, untuk membangun Kota Probo- dan baik, sisi perekonomian yang terdampak linggo. Kami harap dukungan semua pihak, pandemi corona segera membaik, dan pereuntuk memberikan masukan, kritik dan serta konomian masyarakat bisa normal kembali” saran untuk membangun Kota Probolinggo pungkasnya. (adv/mhd/yud/lis) lebih baik dan maju untuk Indonesia,” PENGUMUMAN SERTIPIKAT HILANG pintanya. Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 549 Kelurahan Pecalukan,

Expo PT di SMAK Kolese Santo Yusup

Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan

Diikuti Kampus Manca Negara Sedangkan untuk peserta yang mengikuti expo ini merupakan siswa-siswi SMAK Kolese Santo Yusup. “Untuk siswa kelas 12 itu jumlahnya 425. Kemudian kami launching dan share di beberapa daerah seperti Batu Licin, Palembang, Palangkaraya, Medan, Kediri, Blitar. Karena anak didik kami tersebar di 27 provinsi 150 kota, jadi banyak yang bergabung,” imbuhnya. Dijelaskan, Expo PT sendiri dilakukan agar para siswa-siswi dapat mengetahui jurusan yang akan mereka ambil sesuai dengan bidangnya masing-masing. “Namun, untuk expo sendiri hanya diikuti oleh perguruan tinggi swasta (PTS),” jelasnya. Untuk expo PT yang dilakukan secara virtual ini, pengisian

Pemateri memberikan informasi pada peserta secara virtual.

Luas : 1.175 M2 Atas Nama : PT. MURNI INDAHRAYA ABADI, Badan Hukum Indonesia

Berkedudukan di Surabaya materi dibagi menjadi delapan sanya diikuti para alumni jurusan termasuk kelebihan Apabila ada yang menemukan / menguasai sertipikat dimaksud sesi dengan pembagian waktu dan datang ke sekolah mem- untuk adik-adik kelas sesuai selama 30 menit. “Misal sesi berikan wawasan berbagai bidangnya masing-masing,” agar menyerahkan ke Kantor Pertanahan Kabupaten Pasuruan. pertama dari kampus A dengan macam Perguruan Tinggi, tandasnya. (lis/ari/lis) durasi 30 menit, anak-anak mengiD.I 304 kuti. Tiap siswa bisa KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG / memilih pemateri BADAN PERTANAHAN NASIONAL dari kampus mana,” KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN SITUBONDO Jl. PB. Sudirman No. 22A, Telp. (0388) 671597 - 674880, Situbondo 68312 terangnya. Selain diadakanPENGUMUMAN nya expo PT, SMAK (Tentang Sertifikat Hilang) Kolese Santo Yusup No : 26/300.2/35.12/VIII/2020 juga mengadakan Untuk mendapatkan sertifikat baru sebagai pengganti sertifikat yang hilang, berdasarkan ketentuan Pasal 59 ayat ( 2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa: expo karir. Expo ini diisi oleh para alumLetak Tanah Hak Atas Tanah a. Jalan Tanggal ni yang kemudian Keterangan Nama/Alamat Pemohon Jenis NIB Terdaftar Atas Nama No Pembukuan b. Desa memberikan wadan Nomor Hak c. Kecamatan 1 wasan kepada adik 2 3 4 5 6 7 8 * Laporan kehilangan Nopol : 12.28.06.02.00622 MUKTAR 10-06-2003 a. Hak Milik 1 MUKHTAR, S.H. tingkatnya terkait SKTLK-BS/3703/VIII/YAN.2.4/2020/SPKT Polres Situbondo b. Sumberkolak 1432/Sumberkola Perum Panorama Indah O-3 Rt 01 Rw 05 perguruan tinggi. * Surat Pernyataaan di bawah sumpah dihadapan Kepala Seksi c. Panarukan k Desa Sumberkolak Kecamatan Panarukan Hubungan Hukum Kantor Pertanahan Kabupaten Situbondo Kabupaten Situbondo ” Un t u k e x p o tanggal 01-09-2020. karir yang bia-

FOTO: MEMORANDUM/LIS

Malang, Memorandum SMAK Kolese Santo Yusup kembali mengadakan Expo Universitas dan Perguruan Tinggi (PT). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini expo dilaksanakan secara virtual dan diikuti perguruan tinggi dari luar negeri. Wakil Kepala Sekolah Bagian Humas Petrus Wisnu Wiyono Sakti mengatakan meski dilakukan secara virtual, setidaknya ada 51 PT dan 11 biro pendidikan baik luar maupun dalam negeri yang turut bergabung dalam expo yang diadakan sejak tahun 1998 ini. “Total ada 62 yang ikut berpartisipasi. Untuk PT luar negeri ada dari Hongkong, Malaysia, dan Singapura. Lebih banyak Singapura,” ujarnya, Jumat (4/9).

perangkat selaku penagih pajak. Terpenting pada saat waktu yang ditentukan harus lunas,” pungkasnya. (abr/lis)

Paripurna Hari Jadi Kota Probolinggo, Padukan Kearifan Lokal

Paslon Teno-Hasjim Daftar di KPU Kota Pasuruan Pasuruan, Memorandum Pasangan calon (paslon) Teno bersama Hasjim (Tegas) yang diusung PDI Perjuangan, Partai Nasdem, Partai Hanura, dan Partai Gerindra, resmi mendaftarkan diri ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pasuruan, Jumat (4/9) pagi. Kehadiran Tegas ini diantarkan 300 pendukungnya dengan iringan Ishari. Pasangan calon petahana ini juga diantar para petinggi partai pendukung dari pengurus tingkat provinsi di antaranya Eddy Paripurna (PDI Perjuangan), Anwar Sadad (Gerindra), Yunianto (Hanura), dan Aminurokhman (Partai Nasdem). Tak ketinggalan para pengurus partai di Kota Pasuruan.

Agustus ke 10 September. Adanya toleransi tersebut desa diharapk a n d a p a t m e l u n a s i s e s e g e ra mungkin. “Karena PBB ini salah satu sektor untuk menutup defisit. Defist PAPBD masih 25 milyar. Yang terbesar penyesesuaian Siltap. Inikan sebenarnya PBB kembali lagi kepada mereka,” papar Irwan. Wabup Ir wan berharap pe-

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Bondowoso, Memorandum Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat memberikan peringatan kepada dua Kecamatan yang tak kunjung melunasi pajak bumi dan bangunan (PBB). Jika sampai jatuh tempo, maka kecamatan yang bersangkutan bakal disanksi.

FOTO: MEMORANDUM/ABR

Tak Kunjung Lunasi PBB, Dua Kecamatan Terancam Sanksi

Hak Milik 146/Wringinanom

-

JIKMAN

22-07-1983

a. b. Wringinanom c. Asembagus

* Laporan kehilangan Nopol : SKTLK-BS/3911/IX/YAN.2.4/2020/SPKT Polres Situbondo * Surat Pernyataaan di bawah sumpah dihadapan Kepala Seksi Hubungan Hukum Kantor Pertanahan Kabupaten Situbondo tanggal 01-09-2020.

SRI RAHAYU, S.Sos. Kp. Pareyaan Rt 04 Rw 02 Desa Sumberkolak Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo

Hak Milik 2497/Patokan

-

SRI RAHAYU

04-02-2002

a. b. Patokan c. Situbondo

* Laporan kehilangan Nopol : SKTLK-BS/2953/VII/YAN.2.4/2020/SPKT Polres Situbondo * Surat Pernyataaan di bawah sumpah dihadapan Kepala Seksi Hubungan Hukum Kantor Pertanahan Kabupaten Situbondo tanggal 01-09-2020.

FAJAR RAHMAN Kp. Pareyaan Rt 01 Rw 02 Desa Sumberkolak Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo

Hak Milik 749 / Kotakan

12.35.07.02.00593

FAJAR RAHMAN

14-11-2014

a. b. Kotakan c. Situbondo

* Laporan kehilangan Nopol : SKTLK-BS/3255/VII/YAN.2.4/2020/SPKT Polres Situbondo * Surat Pernyataaan di bawah sumpah dihadapan Kepala Seksi Hubungan Hukum Kantor Pertanahan Kabupaten Situbondo tanggal 19-08-2020.

2

BUHARI/P. DIDIK W Kp. Timur Sawah Rt 03 Rw 03 Desa Wringinanom Kecamatan Asembagus Kabupaten Situbondo

3

4

Dalam / waktu 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi para pihak yang merasa berkeberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertifikat tersebut diatas maka

Situbondo, 3 September 2020 KEPALA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN SITUBONDO

sertifikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertifikat yang hilang tidak berlaku lagi. ttd

AGUS SALIM, S.H., M.H. NIP. 19680817 199403 1 003


memorandum.co.id

MOJOKERTO-JOMBANG

memorandumredaksi @gmail.com

SABTU WAGE, 5 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Polsek Perak Bekuk Pengedar Koplo Jombang, Memorandum Unit Reksrim Polsek Perak meringkus Dedik Yuli Setiawan (21), warga Dusun Pagak, RT 002/RW 001, Desa Sembung, Kecamatan Perak, karena menjadi pengedar pil koplo. Pelaku ditangkap di warung nasi bebek Jalan Raya Perak. Dari tangan tersangka polisi menyita 54 butir dobel L yang telah dikemas ke dalam 6 kit, uang tunai Rp100.000. Kapolsek Perak, Iptu Dwi Retno Suharti menjelaskan pelaku dijerat penjara karena tanpa ijin mengedarkan obat keras berbahaya (Okerbaya) jenis dobel L. “Petugas terlebih dulu mendapati seorang saksi bernama Yoga alias Kapuk yang kedapatan membawa 1 kit yang berisikan 9 butir pil dobel L,” terang Dwi Retno Suharti. Pengakuan Kapuk, lanjut kapolsek Perak, jika pil haram ini didapat dari salah satu pengedar. “Saksi menyebut jika 9 butir okerbaya yang dibawanya didapat dari salsh satu pengedar. Tidak mau membuang waktu, kami lansgung melakukan upaya pengembangan,” ungkapnya. Setelah melakukan pengintaian, pelaku Dedik yang barang terlarang terlihat di warung nasi bebek. Tidak mau pelaku kabur, petuas segera melakukan penangkapan serta penggeledahan. “Dari tangan tersangka ditemukan 54 butir dobel L yang telah dikemas ke dalam 6 kit, uang tunai Rp. 100.000., serta sebuah handphone yang digunakan sebagai sarana melakukan transaksi,” sambung Kapolsek. Kini tersangka menjalani pemeriksaan intensif penyidik, dan mendekam dibalik jeruji tahanan Mapolsek Perak. “Tersangka kami jerat dengan pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009, tentang kesehatan. Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, dan denda paling banyak 1 miliar rupiah,” tegas Retno. (wan/day)

Hama Wereng dan Tikus Resahkan Petani Komisi B Panggil Dinas Pertanian Jombang, Memorandum Serangan hama wereng dan tikus meresahkan petani mendapat perhatian Komisi B DPRD Jombang. Komisi yang membidangi ekonomi ini memanggil Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Jombang untuk memastikan hasil penanganan hama. ”Kami memanggil Dinas Pertanian untuk mengetahui sejauh mana upaya penanganan yang telah dilakukan. Utamanya, terkait serangan hama wereng maupun tikus,” ujar Sunardi, Ketua Komisi B DPRD Jombang, Jum’at (3/9). Karena hingga saat ini, serangan hama wereng masih sangat masif. Kendati upaya penanggulangan dengan melakukan penyemprotan telah dilakukan. “Laporan warga meski sudah dilakukan penyemprotan serangan hama masih banyak,” ungkapnya. Serangan hama wereng sudah menyebar hingga beberapa kecamatan dan mencapai luasan sekitar 900 hektare yang terserang. ”Sedangkan tikus sendiri mencapai 1088 hektare yang terserang,” tegasnya. Dikatakan politikus PPP ini, pemkab juga mengatakan pemkab sudah menganggarkan melalui P-APBD untuk pembelian obat pembasmi hama maupun wereng. Diharapkannya, anggaran ini bisa dimaksimalkan. ”Harapan kami kedepan ini serangan hama bisa ditekan dan dikendalikan,” ungkapnya. Sementara itu, Suwanto Wakil Ketua Komisi B DPRD Jombang menambahkan, pihaknya meminta fungsi penyuluh bisa dioptimalkan. Apabila ada keluhan dari petani bisa langsung ditindak lanjuti. ”Jangan sampai sudah terserang hama baru dilakukan penanganan,” bebernya. Dirinya juga menambahkan, kinerja dari penyuluh juga harus dievaluasi. Sehingga, ada pendampingan yang dilakukan. Meski tanaman para petani tidak diserang hama. ”Jadi para petani juga harus diperhatikan dengan baik. Jangan sampai serangan hama ini merugikan petani,” pungkasnya.(wan/day)

Mojokerto, Memorandum Aksi pencurian kembali marak di wilayah hukum Polres Mojokerto. Setelah sepekan aksi pencuri menjarah di sejumlah rumah Perum Japan Raya, Kecamatan Sooko, kini pencurian kembali terjadi di Perumahan Puskopad, Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jumat (4/9) pukul 00.15. Meski aksi pencurian terekam CCTV milik warga. Namun hingga kini pelaku masih bebas berkeliaran karena belum dibekuk polisi. Dar i gambar rekaman CCTV nampak dua pelaku menggunakan Mobil Suzuki Ertiga masuk di Perumahan Puskopad. Mendekati rumah Cristian Yudha di Jalan Merak Nomor 9, Perum Puskopad. Merasa aman karena tidak ada pengawasan, kedua pelaku

melompat pagar rumah korban. Keduanya berhasil membawa kabur barang curiannya, dan memasukkan kedalam mobil Suzuki Ertiga. Cristian Yudha menjelaskan aksi kejadian baru ia ketahui, setelah mendapat kabar dari tetangga rumahnya. Bahwa rumah miliknya disatroni maling dan terekan cctv.”Tetangga baru memberitahu saya setelah pencurinya kabur,” terang Yudhi. Lebih lanjut dikatakann-

ya, kejadian pencurian Yudhi sekluarga berada di dalam rumah. “Sekitar jam 00.00 saya masih menonton acara televisi di kamar belakang dan saya tidak mendengar jika rumah saya disaatroni maling,” terang korban. Terpisah Kanit Reskrim Polsek Sooko, Ipda Abdul Wahib menjelaskan aksi kejadian memang tidak ada minim saksi. Kendati begitu, anggota polsek melakukan penanganan, mengumpulkan bukti petunjuk. Polsek Sooko juga menerima laporan pencurian tersebut, dan memburu ke dua pencuri bekal rekaman CCTV. “Dugaannya pelakunya sama, modusnya juga sama .Semoga petunjuk tracking handphone bisa menungkap

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Jombang, Memorandum Satreskoba Polres Jombang menangkap jaringan sabu-sabu yang dikendalikan oleh dua residivis narkoba. Masing-masing di rumah di Janti, Kecamatan Mojoagung, Senin (31/8) malam. Serta rumah di Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, Selasa (1/9). Kasat reskoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid menjelaskan, empat tersangka berikut barang bukti berhasil diamankan. Saat ini perkaranya, sudah dalam tahap penyidikan lebih lanjut,” papar AKP Moch Mukid,” Jum’at,(4/9). Keempat tersangka adalah Slamet Basuki alias Cak Bas (47), residivis kasus narkotika, warga Desa Janti, Kecamatan Slamet Basuki alias Cak Bas Mojoagung. Suwiknyo alias Sinyo, residivis kasus narkotika, warga Desa Pulosari, Kecamatan Bareng. Serta Adam Ichsani (26), dan Galih Rafi’i Rakasiwi (26), keduanya warga Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito. Dari tangan Cak Bas diamankan barang bukti 6,27 gram sabu-sabu, sebuah pipet kaca, seperangkat alat hisap, sebuah timbangan elektrik, sebuah handphone, serta uang tunai Rp 350.000. Berikutnya dari sebuah pipet kaca yang masih terdapat sisa sabu berat kotor 1,12 gram, seperangkat alat hisap sabu, sebuah handphone, serta uang tunai Rp 200.000 dari tangan Sinyo. Sementara, ditempat berbeda ditangkap Adam dan Galih di Desa Plemahan, Kecamatan Mojoagung. Dari tangan keduanya berhasil disita pipet kaca yang masih terdapat sisa sabu dengan berat kotor 2,40 gram, sebuah timbangan elektrik, dua unit handphone, serta uang tunai Rp. 300.000. “Pelaku kami kenakan pasal 114 ayat 1 jo Pasal 112 ayat 1 jo Pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika. Dengan anacaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, dan denda paling banyak 10 miliar rupiah,” tandas Mukid.(wan/day)

Perumahan Puskopad Disatroni Maling

Mobil milik pencuri terekan CCTV di kokasi kejadian.

pelaku,” kata dia. Ha s i l re k a m a n C C T V, menunjukkan mobil pencuri berhenti di depan rumah korban. Nampak dua orang penumpang turun melakukan

aksi kejahatan mengambil sepeda pancal dengan cara diangkat melalai atas pagar rumah. Kemudian sepeda dimasukan bagasi mobil dan langsung kabur. (no/day)

Kapolres Mojokerto Kota Kukuhkan Unit Patroli Reaksi Cepat Mojokerto, Memorandum Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi SIK MIK, memimpin apel pagi pengukuhan Unit Patroli Reaksi Cepat dan Deklarasi Anti Narkoba Polres Mojokerto Kota, Jumat (4/9). Pengukuhan digelar di Lapangan Patih Gajah Mada , Mapolres Mojokerto Kota Jalan Bhayangkara 25 Kota Mojokerto. AKBP Deddy Supriadi menegaskan beberapa waktu lalu Polres Sampang mengungkap peredaran narkoba di lingkungan pondok pesantren. Bukan menunjukan sebuah prestasi, sebaliknya menimbulkan kecaman dan gunjingan para netizen dan masyarakat. Isu yang berkembang bahwa adanya rekayasa yang dibuat kepolisian terhadap ponpes tertentu. Ada yang mengatakan persaingan bandar atau sengaja menciptakan TKP di lingkungan ponpes yang akhirnya institusi Polri menjadi terpojok. “Komitmen yang kita lakukan hari ini merupakan suatu keberlanjutan dari pimpinan untuk menyatakan perang terhadap narkoba,” kata Kapolres. Secara tegas AKBP Deddy Supriadi menyatakan tidak ada toleransi bagi pengguna narkoba, baik itu anggota Polri/PNS

FOTO: MEMORANDUM/ANWAR

Jaringan Residivis Sabu Digulung

AKBP Deddy Supriadi menyematkan rompi pada anggota unit Patroli Reaksi Cepat.

Polres Mojokerto Kota.” Jika berani menggunakan narkoba akan menerima sanksi sesuai hukum yang berlaku hingga pemecatan,” tegas dia. Pengukuhan Unit Patroli

Reaksi Cepat dirasa cukup baik. Karena agenda Kamtibmas khususnya menghadapi Pilkada di Kabupaten Mojokerto menjadikan kewajiban Polri untuk melaksanakan tigas secara profe-

sional. “Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas pembentukan Unit Patroli Reaksi Cepat ini semoga dapat menjadi infestasi maupun manifestasi kita dalam rangka pengelolaan Kamtib-

mas,” pungkas kapolres yang melanjutkan penanda tanganan komitmen anti narkoba oleh Kapolres Mojokerto Kota, Waka Polres, Para Kabag dan para Kasat Polres Mojokerto Kota. (war/day)

Distribusi Kain Seragam GraƟs

Disdikbud Pastikan Penyerahan Dilakukan Secara Bertahap Jombang, Memorandum Setelah merampungkan pendistribusian program kain seragam gratis ke sejumlah pos yang tersebar di Kota Satri. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) secara bertahap melibatkan 21 wilayah kerja (wilker) untuk memastikan proses penyerahan sampai ke peserta didik. “Proses pendistribusian selesai dilakukan ke sejumlah pos yang tersebar di Kabupaten Jombang. Nantinya dibagikan secara bertahap oleh wilker ke masing-masing satuan pendidikan,” papar Kepala Disdikbud Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, Jum’at (4/9). Salah satu contoh, seperti yang telah dikirimkan ke SMPN 2 Mojowarno dan SMPN 1 Plandaan. Di dua SMPN tersebut, pihak sekolah menerima pendistribusian kain seragam sesuai data jumlah siswa kelas 7. ”Datanya sesuai usulan dan pendistribusian dilengkapi berita acara,’’ tambahnya. Agus menguraikan, sebe-

lum didistribusikan ke sekolah. Pihak penyedia terlebih dulu melakukan uji lab sesuai dengan spesifikasi kain. Hal ini dilakukan, untuk memastikan kualitas barang yang bakal dikirim telah sesuai dengan spek. ”Uji lab telah selesai dilakukan sebelum kita distribusikan kain seragam ke sekolah,’’ paparnya. Kendati semua proses pengiriman telah selesai, tapi Kadisdikbud belum bisa memastikan kapan pembagian ke siswa baru dilakukan. Sebab, prosesnya menyesuaikan jadwal di satuan pendidikan masing-masing. ”Teknisnya akan dilakukan masing-masing sekolah. Nanti kita imbau untuk pembagiannya tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19,’’ jelasnya. Menurut Agus, sebaiknya sekolah membagikan secara bertahap. Sebagaimana pembagian ijasah kelas 9 beberapa waktu lalu. ”Jadi nanti pembagian rencananya akan dilakukan selama tiga hari, dengan batasan 30 siswa per hari sehingga tidak terjadi kerumunan,’’ tegasnya.

Agus Purnomo

Dijelaskan olehnya, total ada 45.469 siswa baru mulai jenjang SD/MI dan SMP/MTs. Puluhan ribu peserta didik baru tadi, merupakan yang berhak untuk menerima bantuan. Dengan rincian total siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang akan menerima sebanyak 11.048 murid. Kemudian, 8.583 siswa

Madrasah Ibtidaiyah (MI) baik negeri maupun swasta. “Untuk jenjang SDN sebanyak 11.048 peserta didik yang menerima. Sementara siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) baik negeri maupun swasta, sebanyak 8.583,” jelasnya. Sementara, untuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP) baik negeri maupun swasta sebanyak 14.500 siswa. Sedang siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) negeri maupun swasta yang akan menerima program, berjumlah 11.338 siswa. “Untuk penerima kain seragam yakni siswa kelas I dan VII. Total ada sebanyak kurang lebih 45.469 siswa yang ada di

Kabupaten Jombang,” terangnya merinci. Nantinya, semua siswa baru akan memperoleh kuota dua kain seragam. Meliputi kain seragam pramuka dan seragam nasional sesuai dengan jenjang pendidikan yang ditempuh. Misalnya merah putih untuk SD, hijau putih untuk MI, dan putih biru untuk SMP/ MTs. “Setiap siswa nantinya akan menerima kain seragam pramuka serta seragam kain sesuai dengan jenjang pendidikan peserta didik. Setiap peserta didik nantinya bakal menerima kuota dua kain seragam,” pungkas Agus. (wan/adv/day)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

SABTU WAGE, 5 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 11

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Bupati Faida memberikan sambutan.

Bupati Faida foto bersama dengan petani.

Langkah Bupati Faida Penuhi Hak Petani Jember Jember, Memorandum Bupati Jember dr Faida MMR membagikan ribuan kartu tani dalam upaya membantu petani untuk mendapatkan pupuk. Langkah itu untuk mendukung program pemerintah pusat melalui kartu tani. Data elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK) tani selesai 100 persen. Karena itu, bupati memberikan apresiasi atas keberhasilan tersebut. Terkait dengan kartu tani, Bupati Faida menegaskan program tersebut untuk melindungi hak-hak petani. “Kalau pusat menyiapkan kurang lebih 60 persen kebutuhan pupuk bersubsidi. Maka kekuranganya sesuai e-RDKK, pupuk bersubsidi akan ditambahkan dari

APBD Kabupaten Jember,” urai Bupati Faida saat membagikan kartu tani di Kecamatan Kalisat, Jum’at (4/9). Tujuan itu seiring semangat Pemerintah Kabupaten Jember dalam menyejahterakan warga Jember yang mayoritas petani. Hal itu yang mendasari Bupati Jember mengeluarkan kebijakan memenuhi pupuk subsidi melalui APBD Kabupaten Jember. “Untuk melindungi hak-hak petani, supaya pupuk bersubdisi yang menjadi hak petani tidak jatuh ke tangan orang yang bukan petani,” tegas Bupati Faida. Kartu tani sendiri sudah dibagikan lima kecamatan. Yakni, Kecamatan Sukowono, Kecamatan Silo, Kecamatan Mayang, Kecamatan

Wuluhan, dan Kecamatan Puger. Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember Gatot Triyono menambahkan, bagi pemilik lahan (petani) yang belum masuk dan memiliki kartu tani bisa lapor ke kepala desa atau melalui online. “Dari jumlah itu masih ada pemilik lahan (petani,red) yang belum memiliki kartu tani, makabisa ke kepala desa dan melalui call center,” kata Gatot Triyono. Kepala Dinas Pertanian Jember Satuki menyampaikan, jumlah petani yang telah terdaftar sebanyak 54.248 orang. Sedangkan yang telah tersalurkan sejumlah 21.153 petani. Sisa yang belum tersalurkan sebanyak 33.095 petani. (edy/udi)

Bupati Faida membagikan kartu tani kepada petani di Kecamatan Kalisat.

Motif Dendam Pribadi tubuhnya. Bahkan, korban diketahui bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan di Pandaan. Rofiq menyebut, polisi belum mengetahui secara detail motif pembunuhan ini.

Sambungan dari halaman 1 Namun melihat dari beberapa luka yang ada, ada beberapa dugaan yang muncul. Di antaranya motif dendam pribadi hingga perampokan. “Kalau dari hasil analisa tim forensik, ini tidak

sekadar dilukai tapi menumpahkan kekesalan. Arahnya ke permasalahan pribadi,” kata Rofiq, Jumat (4/9). Namun di sisi lain, polisi juga masih menyelidiki adanya motif perampokan yang

Polisi Kantongi Ciri-Ciri Pelaku Jatirambe, Benjeng, Gresik. Bahkan, korban yang berstatus mahasiswa ini masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr. M. Soewandhie. Petugas saat ini telah melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan beberapa saksi di sekitar lokasi kejadian. Kapolsek Tambaksari AKP Akay Fahli menyebut, pihaknya telah mengantongi ciri-ciri pelaku berdasar rekaman CCTV dan juga pemeriksaan saksi. “Pelaku tidak tinggal di wilayah Tambaksari. Anggota terus berupaya melakukan penyelidikan. Mudah-mudahan segera tertangkap,” kata Fahli, Jumat (4/9). Alumni Akpol 2009 itu menjelaskan, pihak-

Sambungan dari halaman 1 nya juga masih menunggu keterangan secara langsung dari korban yang mengalami kejadian nahas tersebut. “Korbannya masih dirawat intensif. Setelah kondisinya baik, kami akan meminta keterangannya. Sehingga akan jelas penyebab kejadian tersebut,” imbuh Fahli. Ketika dikonfirmasi, Ari, perwakilan pihak kafe di Jalan Kenjeran menuturkan korban memang sempat berkunjung ke kafe. Hanya saja kejadian tersebut tidak ada sangkut pautnya sebab berada di luar kafe. “Kami tidak tahu Mas apa penyebabnya, biar pihak kepolisian saja yang menangani ,” singkat Ari yang meminta nama kafenya tidak dikorankan. (iah/nov)

Alumni UPN Veteran Dukung Machfud Arifin... PDAM Surya Sembada yang luar biasa, selain cerdas juga berjiwa besar. Mujiaman percaya bahwa warga Surabaya mempunyai kemauan membangun menjadi kota yang maju. Mujiaman cocok mendampingi Machfud Arifin untuk menjadikan Surabaya maju kotane, makmur wargane,” beber Dery Ardianto usai audiensi dengan Mujiaman. Saat memimpin PDAM Surya Sembada, masih kata Dery, kemampuan Mujiaman merupakan gambaran nyata. Walaupun kecil tetapi dilakukan berkali-kali dan memiliki potensi yang luas. “Artinya bahwa ini bukan hanya program cita-cita bayangan, bukan pemberi harapan palsu (PHP) dalam bahasa milenialnya. Sehingga punya langkah yang harus dikerjakan dan itu sudah dilaksanakan beliau,” ungkap Dery. Dery menyebutkan, PDAM di tangan Mujiaman bukanlah departemen pendidikan. Namun, Mujiaman peduli terhadap beasiswa pendidikan bahkan memfasilitasi titik-titik spot gratis wifi di perkampungan. “Banyak orang kesusahan dengan masalah pembelajaran daring, PDAM hadir dengan memfasilitasi spot gratis wifi,” paparnya.

Pernah Nakal Seiring perjalanan waktu, Nagita malah dikenal sebagai sosok yang kalem dan tidak neko-neko. Tak heran kalau Gigi begitu diidolakan. Pun setelah menikah dengan Raffi pun, ia tetap jadi dirinya sendirinya. Tentang kenakalannya, Gigi mengungkapkan dalam kanal Youtube Keanu Agl pada Kamis (3/9) kemarin. Ketika itu, ia duduk di bangku SMP. Sebagai ABG, Gigi tak dibolehkan pacaran oleh mamanya, Rieta Amalia. Kendati begitu, ia tak mematuhi hal itu. “Gue SMP. Kan gue punya pacar. Kan pacar gue nggak dibolehin ama nyokap gue. Maksudnya nggak boleh pacaran ama dia nih,” tutur Gigi mengawali ceritanya. Ternyata sang Ibu tidak hanya tak membolehkan pacaran, tapi juga tak senang dengan pacar Gigi. “Bilangnya kan nggak boleh pacaran

Sambungan dari halaman 1

Sementara itu, Mujiaman menuturkan bahwa dirinya mengapresiasi dukungan banyak elemen untuk maju sebagai cawawali mendampingi Machfud Arifin. Alumnus ITS ini juga menerima dukungan siapa pun demi kemajuan Kota Surabaya. “Kedatangan para alumni UPN sebagai komunitas menandakan wujud aspirasi riil yang ada di masyarakat. Baik di bidang pendidikan, kesejahteraan, budaya, dan semuanya,” tutur Mujiaman. Mujiaman menyampaikan, dirinya secara pribadi terlibat dalam pengumpulan dan memberikan beasiswa kepada 400 pelajar SD untuk melanjutkan ke jenjang SMP dengan gratis biaya selama tiga tahun. Upaya itu ia lakukan untuk membangun Kota Surabaya. “Sesuai visi Pak Machfud Arifin disebut maju, selanjutnya terdistribusi dengan baik ke seluruh pelosok Surabaya yang disebut makmur. Maju dan makmur ini ternyata setiap item yang disampaikan tadi sudah kita persiapkan jawabannya. Kita juga berpengalaman melakukan itu, serta sudah tahu praktiknya,” ungkap Mujiaman. (mg1/ day/nov)

Sambungan dari halaman 1 tapi emang nggak suka sama cowok ini,” lanjut ibunda Rafathar ini. Hingga suatu hari, ia pergi les Bahasa Inggris. Kebetulan, hari itu adik dan sepupunya ikut les juga. “Terus gue bilangnya les Bahasa Inggris. Terus adik gue sama adik sepupu gue mau ikut, katanya mau ikut les Bahasa Inggris mau tes,” jelas Gigi. Kedua adiknya itu akhirnya mengikuti tes di tempat les. Sementara Gigi, malah bolos les dan pergi pacaran. “Adik gue sama sepupu gue pada les Bahasa Inggris, tes les Bahasa Inggris, gue tinggal. Terus gue pacaran,” ujarnya seraya menahan tawa. Tak berhenti sampai di situ. Kenakalan Gigi ini akhirnya ketahuan sang Bunda dan ia pun di dihukum. “Terus ketahuan. Handphone gue disita sebulan ya,” tutup wanita 32 tahun tersebut. (kpl/nov)

berujung pembunuhan. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya berangkat mengendarai motor Vario bernopol N 4281 TCG. Hanya saja motor tersebut tidak berada di lokasi kejadian. Polisi hanya menemukan helm yang tergeletak di sebelah korban. Sedangkan senjata yang digunakan pelaku juga masih belum ditemukan. “Ada juga klausul perampokan karena seperti ada upaya perlawanan. Korban ini tidak

siap, tidak menduga kalau ada serangan sehingga lukanya cukup parah,” tambah kapolres. Sementara itu, penuturan Sarif Yasin (26), sopir truk, saksi mata yang kali pertama kali melihat kejadian tersebut sempat berupaya mengejar dua pelaku yang membantai korban, tapi tidak membuahkan hasil. Hingga keduanya berhasil kabur ke arah Desa Sumbersuko. “Awalnya saya hendak

mengambil kain dan melihat korban dibacok di jalan. Meski kaget saya segera menyalakan lampu dim di lokasi. Mendapati itu, para pelaku selanjutnya kabur,” tutur Sarif. Ditambahkan Sarif, waktu itu dirinya sempat mendengar korban minta tolong. Tapi, pria ini memilih mengejar para pelaku yang berboncengan motor matik. “Gagal mendapatkan pelaku saya selekasnya memberitahu warga yang nongkrong di warung tak

Dua Sahabat Kompak Jualan Sabu Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Jumat (4/9) siang. Memo menjelaskan, pengungkapan kasus itu bermula dari informasi masyarakat yang menyebut adanya peredaran narkoba di kawasan Tempel Sukorejo. Setelah dilakukan penyelidikan akhirnya teridentifikasi dua pria sebagai penjualnya. Setelah ditindaklanjuti, petugas berhasil mengamankan kedua tersangka di

rumah salah satu tersangka. “Saat ini kami masih fokus melakukan pengembangan ke jaringan atas. Dugaan kuat, ada pemasok besar yang mengendalikan mereka,” tandas alumni Akpol 2002 itu. Memo menyebut, selain mengedarkan sabu, keduanya juga tidak jarang mengonsumsi barang haramnya. Itu diperkuat dari tes urine yang menunjukkan hasil positif. “Mereka juga rutin mengonsumsi narkoba

Sambungan dari halaman 1 tersebut,” pungkas mantan Kasatreskrim Polresta Barelang, Kepulauan Riau itu. Di hadapan penyidik, Rianto mengaku awalnya hanya ketagihan sabu. Setelah coba-coba menjadi penjual, dia mengaku tergiur keuntungannya. “Hasilnya lumayan besar Pak. Makanya kami akhirnya beralih menjadi penjual selain rutin mengonsumsi sabu,” ujarnya. (fdn/nov)

Palsukan Nosin dan Noka Dusun Krajan RT 02 RW 02, Pajaran, Rembang, Pasuruan. Sedangkan satu tersangka sebagai penadah yakni Yono (44), asal Dusun Ngawen Parerejo, Purwodadi, Pasuruan. Selain sebagai penadah, Yono juga berperan memalsukan nosin dan noka sesuai STNK maupun BPKB kendaraan yang dibeli dari korban kecelakaan. Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko menuturkan, penangkapan terhadap tiga tersangka ini bermula dari beberapa laporan kepolisian salah satunya mengenai pencurian motor yang terjadi di Dusun Sedati, Ngoro, Mojokerto. Dari hasil penyelidikan, petugas mendapat informasi yang mengarah pada salah

Sambungan dari halaman 1 satu pelaku curanmor (Shafa, red). “Setelah diamankan di rumahnya, tersangka memberi keterangan bila dirinya beraksi bersama Chotib,” kata Trunoyudo di gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Jumat (4/9). Sementara, Kasubdit III Jatanras Kompol Oki Ahadian Purwono menyebut, berdasar keterangan dua pelaku curanmor, terungkap bila kendaraan hasil curiannya tersebut ternyata dijual kepada Yono. Hingga akhirnya petugas menangkap Yono tanpa perlawanan. Di sini terungkap jika Yono mampu mengubah nosin dan noka kendaraan hasil curian sesuai BPKB maupun STNK yang dibelinya dari korban kecelakaan. “Tersangka ini (Yono) memiliki keahlian mengubah nosin dan noka sesuai BPKB

maupun STNK yang dibeli dari para korban kecelakaan. Hal ini dilakukan agar motor tersebut terlihat sesuai aslinya ketika dibeli orang lain,” tutur Oki. Di hadapan petugas, Yono menuturkan kejahatan yang dilakukannya itu berawal dari dirinya membeli kendaraan hasil curian. Selanjutnya dia mencari korban kecelakaan untuk membeli STNK maupun BPKB kendaraannya yang sudah tidak terpakai. “Kemudian saya mengganti nosin dan noka sesuai STNK milik korban kecelakaan. Alat yang saya pakai yakni tuas besi ukir, satu set besi untuk menggambar huruf dan angka, serta beberapa alat lainnya. Tujuannya untuk memperoleh keuntungan lebih banyak Pak,” ucap Yono. (iah/nov)

Sosok Laila Perlahan Mengecil, Mengecil, dan Menjadi Sebuah Titik “Masya Allah, mengapa aku lupa telah diamanati menjadi pemelihara senjata Pakde Limin?” kata hati Ghadi sambil mengelus bola yang mulai mendingin. Ketika kali pertama belajar ilmu agama dan kadigdayan kepada Pakde Limin, Ghadi pernah diajari cara menggunakan senjata tersebut. “Bola ini suatu saat bakal ada di tanganmu. Entah kapan. Manfaatnya sangat besar. Mudarot-nya juga bisa besar. Karena itu, hati-hatilah memakainya,” pesan Pakde Limin waktu itu. Ghadi tidak menyangka bola tersebut akhirnya benar-benar sampai di tangannya, walau dengan cara tidak terduga. Ditemukan seorang pejuang di medan tempur tanpa diketahui keberadaan pemiliknya. Sudah tewas atau atau belum. Kalau sudah, di mana jenazahnya; kalau belum di mana posisinya.

jauh dari lokasi,” imbuhnya. Warga kemudian segera menghubungi pihak kepolisian. Setelah mengolah tempat kejadian perkara, petugas lalu mengevakuasi jenazah korban ke RS Bhayangkara Porong. “Korban tewas di lokasi karena menderita luka bacok di beberapa bagian tubuhnya. Ada tengara kejadian ini karena ulah begal. Untuk memastikannya kami masih mendalaminya,” kata Kapolsek Prigen AKP Marwan. (rul/nov)

Pelan-pelan Ghadi membungkus kembali bola dengan kain sarung, membuang tas yang sudah terkoyak, dan membawanya ke ketinggian sunyi. Sebuah goa bermulut seperempat gawang tampak tertutup belukar. Ada di sisi selatan lereng. Ghadi masuk. Gelap. Bola dikeluarkan dan diusap halus. Nyala sewarna neon memijar. “Aku harus tahu keberadaan mereka,” kata Ghadi sembari meletakkan bola di atas batu. Mulutnya komat-kamit merapalkan doa dan mantra. Tidak lama kemudian bola terangkat dan berputar kencang. Tidak terlalu lama. Sekitar dua-tiga menit. Saat putaran berhenti, Ghadi melihat sosok Laila. Sosok tersebut perlahan mengecil, mengecil, dan mengecil sampai menjadi sebuah titik. Sementara itu, latar belakang titik yang tadinya buram sedikit demi se-

Sambungan dari halaman 1

dikit menjadi terang dan menampakkan sebuah peta. Akhirnya sangat jelas bola itu menyampaikan informasi keberadaan Laila di daerah Antartika. Ghadi menangkap bola dan meletakkan kembali di tempat semula. Ia ulangi pembacaan doa dan mantra untuk mencari keberadaan Pakde Limin. Tidak ada reaksi. Bola bergeming diam. Meski doa dan mantra diulangi sampai tujuh kali, tidak ada reaksi. Bola tetap berada di tempatnya. Jangankan terangkat naik dan berputar, bergeser saja tidak. “Apakah ini berarti Pakde sudah benar-benar syahid?” kata hati Ghadi. Pemuda tersebut meneteskan air mata. Tapi tidak lama. Segera diusap. Beberapa saat kemudian dia membacakan doa dan mantra untuk mencari keberadaan Paman Karim. (bersambung)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SABTU WAGE, 5 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 12

Qosim-Alif usai menyampaikan pidato kerakyatan.

Pidato Kerakyatan M Qosim-Alif

Jadikan Gresik Religius, Sehat, dan Sejahtera Gresik, Memorandum Bertempat di rumah pemenangan di Jalan Sampit, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, pasangan Bakal Calon Bupati M Qosim, dan Wakil Bupati Asluchul Alif menggelar pidato kerakyatan penyampaian visi misi, Jumat (4/9). Dalam pidatonya, M Qosim berkomitmen untuk menjadikan masyarakat Kota Pudak menjadi masyarakat yang religius, sehat, dan sejahtera. “Semangat kita adalah thingking again dan thingking across. Mengkaji apa yang sudah dilakukan sebelum-sebelumnya, dan berfikir ke depan berdasarkan data fakta di lapangan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tegas Qosim disambut tepuk tangan para pendukungnya. Dirinya bersama Alif akan berkonsentrasi pada pemulihan ekonomi pada masa dan pascapandemi Covid-19. Dan membuat program yang merata di seluruh sektor agar kebahagiaan bisa dirasakan seluruh masyarakat. Tidak hanya kalangan tertentu. “Kita akan luncurkan, Kartu Petani Bangkit, Kartu Nelayan Bangkit, Kartu Peternak Bangkit, dan Kartu UMKM Bangkit. Dengan filosofi seluruh sendi masyarakat mengalami peningkatan lalu perekonomian bisa bangkit dan membawa kebahagiaan pada seluruh masyarakat Gresik,” tegas wakil bupati gresik dua periode itu. Sementara itu, Asluchul Alif menuturkan ada beberapa hal yang akan digencarkan ketika nantinya mendapat amanah rakyat Gresik untuk ikut memimpin mendampingi M Qosim. Di antaranya mengenai kontribusi atau perhatian terhadap pondok pesantren dan organisasi masyarakat. Menjaga situs-situs bersejarah yang ada, serta mengoptimalisasikan objek wisata religi. “Kita akan programkan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Gresik semuanya terdaftar dalam BPJS Kesehatan,” tegas lulusan pendidikan dokter Universitas Hang Tuah Surabaya itu. Tidak hanya itu, Alif menambahkan, untuk mendukung program jaminan kesehatan bagi masyarakat, ke depan pihaknya akan memrogramkan satu desa satu ambulans. Agar mobilisasi ketika ada masyarakat yang membutuhkan perawatan kesehatan bisa lebih mudah dan cepat. Ia juga menyoroti masih banyaknya warga yang tidak memiliki pekerjaan, belum banyaknya beasiswa bagi siswa berprestasi di bidang religi. Untuk itu, akan dirancang regulasi agar ke dua permasalahan tersebut bisa teratasi. Yakni dengan pembukaan lapangan kerja semaksimal mungkin dan menyediakan beasiswa. Selain itu, melalui pengembangan ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif. Agar mindset pengusaha tumbuh dalam masyarakat Gresik.“Kita akan wujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan berintegritas. Dengan slogan tools smart city,” imbuhnya lebih lanjut. (and/har/tyo)

Pengamanan Pendaftaran Pilkada Kondusif Gresik, Memorandum Untuk mengamankan situasi hari pertama pendaftaran calon bupati dan calon wakil bupati dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Gresik 2020, Jumat (4/9), Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memimpin langsung personelnya untuk berjaga di area kantor komisi pemilihan umum (KPU). Dalam pengamanan itu, 189 personel kepolisian diterjunkan. Sebagian bertugas menjaga kantor KPU, ada yang bertugas memecah kerumunan karena masih masa pandemi Covid-19, dan sebagian lagi mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat ratusan pendukung pasangan calon “Kita terjunkan 189 personel

PasƟkan Produksi Pupuk Bersubsidi Aman

Mentan RI Kunjungi Petrokimia Gresik

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK: Timotius Devan Nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Gresik, Memorandum Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo berkunjung ke PT Petrokimia Gresik di wilayah Kecamatan Gresik Kota, Jumat (4/9). Kunjungan ke salah satu anggota holding pupuk Indonesia tersebut untuk meninjau produksi dan ketersediaan pupuk bersubsidi menjelang musim tanam ke dua Oktober 2020-Maret 2021. Mentan tiba sekitar jam 11.30 langsung menuju Masjid Nurul Jannah untuk melaksanakan salat Jumat. Dan dilanjutkan kegiatan di Wisma Kebomas Petrokimia Gresik. Dalam kunjungannya itu, Mantan Gubernur Sulawesi Selatan dua periode itu juga secara simbolis melakukan penanaman pohon di area perusahaan. Didampingi pimpinan PT Petrokimia Gresik, Syahrul Yasin Limpo juga menandatangani launching produk baru keluaran Petrokimia

berupa pupuk cair Phonska Oca. “Kedatangan kami merupakan salah satu akselerasi apa yang harus dilakukan kementerian pertanian sesuai perintah bapak presiden. Agar secara maksimal mempersiapkan langkah-langkah produktifitas pertanian,” tuturnya. Mentan menambahkan, produktifitas pertanian tergantung tiga hal. Meliputi varietas yang baik, pupuk yang baik serta budidaya yang baik. Sementara itu, Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyebut stok pupuk bersubsidi sejumlah 418.451 ton. Terdiri dari jenis Pupuk Urea, ZA, SP-36, Phonska dan Petroganik. “Kewajiban dari Petrokimia Gresik adalah menyediaka dan menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai ketentuan atau penugasan dari pemerintah,” ujar Dwi.(and/har/tyo)

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto di Kantor KPU Gresik.

untuk berjaga, patroli dan mengatur arus lalu lintas. Kita harapkan kondisi tetap kondusif,”

tuturnya. (and/har/ tyo)

K ATA TO KO H

Selalu Support dan Beri Jalan Generasi Muda

AKRAB: Qosim-Alif dikenal sebagai sosok yang sangat dekat dan memberikan perhatian kepada generasi milenial.

Komitmen Pasangan Pak Qosim-Dokter Alif

GRESIK – Perbincangan Dr H Moh. Qosim MSi bersama pengusaha Tom Liwafa pada Minggu lalu (16/8) terasa begitu gayeng. Beragam tema mereka bahas dalam obrolan, mulai perkembangan teknologi digital hingga dunia usaha mandiri. Meski beda generasi, obrolan Tom dan Qosim mengalir. Sesekali tawa menderai. Qosim tak canggung untuk belajar kepada Tom tentang kiat-kiat menjadi entrepreneur sukses. Apalagi, Tom yang asli kelahiran Gresik dikenal sebagai pengusaha sekaligus influencer yang suka bederma. Qosim pun mengunggah obrolan bermanfaat itu di akun media sosial miliknya. Salah satunya di akun IG @pakqosim.id. ’’Banyak hal positif yang bisa dipelajari dari Mas Tom. Karena itu, melalui medsos, saya ingin menularkannya kepada masyarakat Gresik, terutama generasi milenial,’’ kata Pak Qosim, panggilan akrab tokoh yang menjadi calon bupati Gresik periode 2020–2024 itu. Sikap humble dan familier itulah yang membuat Tom begitu kagum. Apalagi, sebelumnya dia mengenal sosok Qosim yang sukses membuat Kabupaten Gresik maju pesat dalam 10 tahun terakhir. ’’Beliau begitu smart (cerdas). Sangat terbuka dan mengetahui apa yang dibutuhkan kaum milenial,’’ kata Tom. Cerita itu hanya satu contoh tentang

Scan QR Code ini dengan smartphone

kedekatan Qosim dengan generasi milenial. Dalam berbagai kesempatan, selama mendapat amanat sebagai Wabup Gresik, dia begitu peduli dan selalu memberikan support pada pengembangan kaum muda. Pengalaman panjang Qosim, terutama di dunia pendidikan, membuatnya menaruh perhatian lebih terhadap potensi dan perkembangan generasi muda. ’’Kami sadar, masa depan Gresik ada di tangan mereka. Maka, sebagai orang tua, kami harus ikut mengantar para milenial untuk terus mengembangkan seluruh potensinya,’’ ujarnya. Karena komitmen itu, selama menjabat Wabup Gresik sejak 2010, perhatian Qosim terhadap kaum milenial begitu besar. Berbagai program diluncurkan. Di sektor infrastruktur, misalnya. Qosim ikut menginisiasi pembangunan Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto.

Untuk menyemarakkannya, akkannya, hampir setiap Minggu Qosim im pun menunggui dan membaur dengan ngan warga dalam event Minggu Sehat. hat. Gedung itu kini menjadi salah satu sentra aktivitas generasi milenial. Bahkan, nama WEP P mendunia setelah menjadi venue kompetisi basket DBL dan Pro Liga.. Bukan hanya itu, dalam 10 tahun terakhir, begitu banyak spot favorit rit bagi anakanak-anak k anak muda yang telah berdiri di Gresik. Demikian pula di sektor pendidikan. Berbagai program positif bagi pelajar di semua jenjang sudah udah diluncurkan. Hasilnya sudah bisa dirasakan. Beragam prestasi diraih siswa-siswi Gresik. Praktis, sejak ejak 2011, Gresik tak pernah absen n meraih prestasi di dunia pendidikan. kan. Di olahraga anak ak muda, Qosim juga ikut men-support upportt perhelatan Liga Santri yang dihelat Kemenpora. Setiap kali diundang dalam ulang tahun suporter, Qosim selalu hadir dan menyapa. Di sektor lingkungan dan ekonomi, Qosim begitu getol menggarap program pengembangan entrepreneur, mulai kader lingkungan hidup di desa/kelurahan, UMKM, hingga organisasi muda kalangan perempuan. ’’Sekali lagi, saya sadar bahwa masa depan Gresik ada di tangan

8BGB͸ DBF<@Ο3?<8

generasi muda,’’ kata Qosim yang sukses menjadikan PKB sebagai pemenang Pemilu 2019 di Gresik. Dasar pemikiran itu pula yang membuat mantan kepala dinas pendidikan tersebut menggandeng dr H Asluchul Alif MKes dalam perhelatan pemilihan bupati-Wabup 2020. Dokter Alif, sapaan akrab Asluchul Alif, dipilih karena track record positif dan pengalamannya. Sebut saja di dunia kesehatan. Alif sukses mendirikan RS Fathma Medika, sebuah rumah

sakit representatif pertama di wilayah Gresik Utara. RS itu makin dikenal karena layanan sosialnya kepada masyarakat sangat masif. Jejak langkah kepemimpinan dokter Alif pun sudah tidak perlu diragukan. Karena kompetensinya, dia dipercaya menjadi pengurus inti di sejumlah organisasi besar. Mulai PC Gerakan Pemuda (GP) Ansor, karang taruna, Askab PSSI Gresik, hingga sejumlah organisasi lain. Alumnus S-2 Unair itu juga mendapat amanat sebagai

ketua DPC Gerindra Gresik serta menjadi salah satu pimpinan di DPRD Gresik sebelum memutuskan mundur untuk maju di pilkada 9 Desember mendatang. ’’Kompetensi dan kepemimpinan adalah penularan. Karena itu, jika saya dan Pak Qosim diberi amanat, insya Allah kami akan wujudkan Gresik terus berkesinambungan, lebih baik lagi, lebih maju, dan masyarakatnya menjadi ayem tenteram,’’ ujar Alif. (*/har/tyo) (*)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum edisi 5 September 2020 by memorandum - Issuu