Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 5 Juni 2021

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

SABTU PAHING, 5 JUNI 2021

memorandumredaksi@gmail.com gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

DOR! PENCURI MOTOR SPESIALIS MINIMARKET IMARKET TUMBANG

TEPERGOK, DITERIAKI MALING

Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi

Menjajah lewat Narkoba

K

ejahatan narkoba (narkotika dan obat/bahan berbahaya) tak akan pernah sirna. Tak akan pernah punah. Akan terus ada sepanjang masa. Tegasnya, kejahatan yang merusak generasi muda dunia, termasuk anak-anak Indonesia, kini kian transparan aksinya. Mulai dari narkoba seperti ineks, sabu, ganja, putauw, kokain, marak dijual belikan dan tak sulit untuk didapatkan. Hampir semua tersedia dalam berbagai kemasan ada di pasaran. Bersambung ke halaman 2

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Khoirul Anam dan Dirman digiring ke ruang tahanan Mapolsek Gubeng.

Kapolsek K apo Gubeng Kompol Akay Fahli menginterogasi Khoirul Anam dan Dirman.

Surabaya, Memorandum Anggota Unit Reskrim Polsek Gubeng mengamankan dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) spesialis minimarket. Mereka Khoirul Anam (20) dan Dirman (29). Selama ini kedua sahabat karib itu menempati rumah kos di Jalan Bulak Rukem.

Seorang tersangka mempraktikkan cara merusak rumah kontak motor memakai kunci T.

Khoirul dan Dirman ditangkap setelah tepergok nimarket mencuri motor yang terparkir di salah satu minimarket g. Khoirul di Jalan Dharmawangsa pada Rabu (3/6) petang. dibekuk korban (pemilik kendaraan) dibantu warga dan petugas saat akan membawa kabur motor. Sedangkan Dirman yang berperan sebagai joki memilih untuk melarikan diri. Namun, upaya tersebut malah membuatnya terancam lumpuh. Petugas yang

Kronologi: 1 Awalnya Dirman dan Khoirul mencari sasaran secara mobile. Mereka menyasar tempat parkir di minimarket dan toko-toko yang sebagian besar tidak dijaga jukir. Seperti yang dilakukan keduanya di Jalan Dharmawangsa.

2

Bersambung ke halaman 11

SETELAH berhasil membawa kaburr motor curian, Khoirul Anam dan Dir-man tidak langsung menjualnya secara utuh. Untuk meminimalisir risiko, n mereka sengaja memisah-misahkan onderdil kendaraan tersebut. Untuk suku cadang yang masih bagus, mereka jual ke lapak spare part bekas di kawasan Surabaya utara. Sedangkan untuk rangka motor yang terbuat dari besi, mereka jual dengan harga murah ke pengepul besi tua.

Tanpa Paksaan

Bersambung ke halaman 11

-

-

Meng, ibadah haji dibatalkan, Kanwil Kemenag Jatim: keputusan yang terbaik. Baik belum tentu benar kan Pak? Terima kasih mengakui hanya yang terbaik!

Si Mameng (Pendaftar haji 2011)

Bersambung ke halaman 11

Belum sempat menggondol kendaraan, ternyata pemiliknya memergoki. Bahkan, korban berteriak maling sehingga mengundang perhatian. Satu pelaku dapat diamankan petugas, sedangkan rekannya nekat kabur sehingga kakinya dijebol peluru hingga roboh.

PULUHAN KONSUMEN TERTIPU

FOTO: MEMORANDUM/JAKA

L

ea Ciarachel mengungkapkan alasan mengambil peran jadi istri ketiga di sinetron Zahra. Sang artis muda itu mengaku menerima karakter tersebut murni untuk belajar akting. Lea Ciarachel memberikan tanggapan soal kontroversi peran yang dimainkan di sinetron Zahra di Instagram Stories. Pertama, ia mengucapkan terima kasih kepada pemirsa yang sudah memberikan dukungan terhadapnya selama bermain di sinetron tersebut. “Hai teman-teman aku Lea. Aku ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan dan support yang sudah kalian berikan selama aku main di sinetron Zahra,” ujar Lea di media sosialnya.

3

Investasi Smartkos dan Proyek Perumahan Kajari Surabaya Anton Delianto (baju hijau) memberikan keterangan di halaman kantor kejari, Jumat (4/6).

Hal tersebut, ia sampaikan dihadapan para awak media yang melakukan wawancara di halaman Kantor Kejari Surabaya. “Alhamdulillah, kami berhasil melakukan penyelamatan aset dan

Surabaya, Memorandum Ditahannya Direktur PT Indo Tata Graha (ITG) Dadang Hidayat (36), warga Jalan Aloha, Waru, Sidoarjo, membuat puluhan konsumen yang merasa tertipu mendatangi Mapolrestabes Surabaya. Kedatangan mereka untuk mengonfirmasi karena menjadi korban investasi properti yang dibangun tersangka. Tapi bukan bisnis smartkos, melainkan pembangunan rumah di tiga lokasi di Sidoarjo. Kanitharda Satreskrim

Bersambung ke halaman 11

Bersambung ke halaman 11

Kejari Selamatkan Aset dan Uang Negara Rp 352 M Surabaya, Memorandum Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya Anton Delianto SH, MH, menyampaikan telah melakukan penyelamatan aset dan uang negara sebesar Rp 352 miliar melalui bidang tindak perdata dan tata usaha negara.

ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS

Suami Suka Hasta Karya (1)

Membegal Payudara Pembantu FOTO: MEMORANDUM/RIO

Lea Ciarachel

“Saya jual di rombeng (besi tua, red) P Pak. Untuk mesin dan aksesoris lain saya bawa ke toko bekas. Harganya lumayan, kalau besi kan murah,” ujar Khoirul Anam, di Mapolsek Gubeng, J Jumat (4/6). Khoirul menyebut, uang hasil penjualan tersebut lantas dibagi dua dengan Dirman. Namun, mereka tidak lupa menyisihkan

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ/PUNTADEWA

Pisahkan Onderdil

Saat itu, pelaku mengamati korban memarkir motornya dan masuk ke minimarket. Secepatnya Khoirul mendekati sasaran dengan berpura-pura menjadi pengunjung. Di parkiran, dia turun dari kendaraannya sembari mengeluarkan kunci T.

SAKDIAH (samaran) marah-marah saat keponakannya, sebut saja Harsi, mengatakan suaminya, Koko (samaran pula), genit. Sakdiah bahkan sempat menuduh remaja berwajah manis tersebut menebar fitnah.

Dadang Hidayat

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

Bersambung ke halaman 11

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SABTU PAHING, 5 JUNI 2021 HALAMAN 2

Sosialisasi perkap peraturan tahanan dan BB.

Perkap Peraturan Tahanan dan BB Disosialisasikan Sidoarjo, Memorandum Sie Propam Polresta Sidoarjo menyosialisasikan Peraturan Kepala Kepolisian (Perkap) Nomor 04 Tahun 2015 dan Perkap Nomor 08 Tahun 2014, di ruang besuk nyaman sattahti, Jumat (4/6). Sosialisasi ditujukan kepada personel bag, sat, sie dan perwakilan polsek jajaran. Penyampaian tentang maksud masing-masing perkap ini dihadiri Kabagops, kasat tahti dan kasi propam. Kasat Tahti AKP Darmadi mengatakan, sosialisasi tentang peraturan tahanan di lingkungan polri agar dipahami seluruh jajaran Polresta Sidoarjo. “Diharapkan dengan adanya sosialisasi terkait perkap ini, jajaran dapat memahami peraturan tahanan di lingkungan polri,” terangnya. Begitu juga perkap tentang tata cara pengelolaan barang bukti. Kasi Propam AKP I Gede Putu Atmagiri mengatakan, dengan disampaikannya masing-masing perkap tersebut dapat di implementasikan pada disiplin kerja. Baik alam mengatur tahanan maupun barang bukti. (is/jok/epe)

Kasus Penggelapan Uang Pembelian Tanah Berakhir Damai Sidoarjo, Memorandum Setelah sempat dilaporkan ke Polda Jatim, yang kemudian dilimpahkan ke Satreskrim Polresta Sidoarjo, dugaan kasus penggelapan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) dan pajak pembelian tanah senilai Rp 934,5 juta pada 2018, dengan tersangka Sutan Rachman Saleh, notaris asal Surabaya, berakhir damai. Tersangka yang sempat diperiksa satreskrim dan berstatus tahanan kota, Jumat (4/6), akhirnya mengembalikan uang yang dipermasalahkan secara tunai kepada korban, Sianturi melalui transfer bank. “Benar, tersangka sempat menjadi tahanan kota. Pihak keluarga menjadi penjamin jika tersangka akan kooperatif dan tidak melarikan diri saat proses hukum berlangsung," ujar Kasatreskrim Kompol Wahyudin Latief. Kasus ini bermula ketika Sianturi membeli tanah seluas 3.156 meter persegi di kawasan Waru. Karena tidak mau ribet, ia menyerahkan pengurusan

BPHTB dan pajak pembelian kepada tersangka berikut uang sebesar Rp 934,5 juta. Dalam prosesnya, uang itu justru digunakan tersangka untuk kepentingan pribadi. Mengetahui hal ini, korban melaporkan ke Polda Jatim, yang kemudian dilimpahkan ke Polresta Sidoarjo. "Sebelum dilaporkan ke polisi, korban sebenarnya sudah meminta tersangka untuk mengembalikan uang yang telah diberikannya secara tunai. Namun karena tak kunjung dibayar, akhirnya dilaporkan ke polisi, dan baru diselesaikan Jumat pagi setelah melalui pro-

ses mediasi antara korban dan keluarga tersangka," ujarnya. Kendati kasus ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan, satreskrim dalam waktu dekat tetap melakukan gelar perkara, untuk kemudian diputuskan penyelesaiannya. “Setelah pihak tersangka dan korban sepakat menyelesaikan dugaan kasus penggelapan itu secara kekeluargaan, akan segera kita lakukan gelar perkara untuk memberi kepastian hukum,” tegas Kompol Wahyudin Latif. Sementara, setelah uang berhasil dikembalikan secara tunai kepada korban, laporan akan dicabut dengan tetap mengedepankan prosedur hukum. “Saya mohon maaf ke korban, uang pemberian korban sudah saya kembalikan secara tunai melalui transfer bank,” ujar Sutan Rachman Saleh. Keterangan korban, adanya itikad baik tersangka yang mengembalikan secara cash, jadi

FOTO: MEMORANDUM/BWO

FOTO: MEMORANDUM/IS

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Korban dan tersangka berdamai di Mapolresta Sidoarjo.

dasar keputusan untuk mencabut laporan. “Untuk dana udah kita terima dari tersangka, dan

saya akan langsung mencabut laporan di Polresta Sidoarjo,” ungkap Sianturi. (bwo/jok/epe)

Wabup Pastikan Pasokan Air Pertanian di Jabon Terjaga pompa air, agar debit air bisa mengalir ke areal persawahan. “Selain itu, keramba ikan warga di aliran sungai Desa Kedungcangkring berpotensi menghambat saluran air menuju muara. Itu akan segera ditertibkan," tegasnya. Selain itu, wabup meminta petani untuk selalu berkomunikasi dengan dinas terkait agar masalah pasokan air tidak sampai memicu konflik. (is/jok/epe)

FOTO: MEMORANDUM/IS

air di Porong juga mengalami pendangkalan dan dibutuhkan normalisasi sungai. (Normalisasi) Ini akan dilakukan besok dengan menerjunkan alat berat di sepanjang aliran Sungai Porong dan Jabon," ungkap wabup. Wabup menambahkan, adanya peninggian areal persawahan di Porong juga memicu aliran air berkurang ke muara. Perlu adanya kajian ulang serta memberikan

Personel propam dan pomad foto bersama sebelum mendonorkan darah.

Propam dan Pomad Donor Darah FOTO: MEMORANDUM/IS

Sidoarjo, Memorandum Musim kemarau di Kabupaten Sidoarjo mulai terasa dampaknya. Khususnya bagi petani yang baru memulai masa tanam padi. Menindaklanjuti kondisi itu Wakil Bupati (Wabup) H Subandi didampingi Dinas PU dan Dinas Pertanian Sidoarjo sidak beberapa saluran irigasi. Dimulai dari pintu air perbatasan Mojokerto sampai ke Jabon. Wabup melihat dari dekat debit air yang mengalir sampai ke muara di Jabon yang kerap terdampak kurang air di musim kemarau. Wabup meminta dinas terkait segera menindaklanjuti pasca temuan selama sidak. Seperti normalisasi aliran air di Pintu Air Porong yang mengalami pendangkalan. Karena normalisasi itu membutuhkan alat berat untuk mengeruk sedimen di sepanjang aliran Sungai Porong dan Jabon. “Selain ditemukannya keramba ikan milik para warga, aliran

Wabup H Subandi sidak saluran irigasi memasuki musim kemarau.

Sidoarjo, Memorandum Puluhan personel Propam Polresta Sidoarjo dan jajaran, ikut mendonorkan darahnya dalam giat bakti sosial memperingati HUT ke-75 Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad), di UTD PMI Kabupaten Sidoarjo, 2-3 Juni 2021.

Sebelum diambil darahnya, sekitar 20 personel propam diperiksa kesehatan awalnya. Setelah dinyatakan sehat, selanjutnya dilakukan pengambilan darah oleh petugas medis dari PMI. Kasi Propam AKP I Gede Putu Atmagiri mengatakan, donor darah

Menjajah lewat Narkoba Adanya begitu nyata di permukaan. Terlihat fakta ada di berbagai sudut kota. Dari gang ke gang, dari kampung ke kampung, dari rumah ke rumah, dari hotel ke hotel, dari apartemen ke apartemen, dari kantor ke kantor, dari mana saja (termasuk lembaga pemasayarakatan (lapas) transaksi jual beli narkoba ada di sana. Tak hanya itu, perdagangan barang “nikmat sesaat” itu pun sudah merambah antarpulau, antarnegara, antarindividu, dan tak jarang pula transaksi narkoba dilakukan oleh

ini selain bakti sosial juga untuk memperkuat sinergi TNI-Polri. “Sehari-hari, kami juga kerap tugas bersama. Karenanya memperingati HUT ke-75 Pomad tahun ini, kami ikut menyemarakkan salah satunya melalui donor darah bersama ini,” ujarnya. (is/jok/epe)

Sambungan dari halaman 1 orang-orang terkenal atau orang-orang yang memiliki pengaruh. Ironis memang. Tapi itu adalah fakta! Sudah banyak yang tertangkap sebagai pelaku. Ribuan nyawa pun tercatat melayang sebagai korban dari transaksi yang kebanyakan mudah dilakukan itu. Tapi ya gitu, mereka tak pernah jera atau kapok. Tak pernah takut, tak pernah bimbang mengulang dan mengulang bertransaksi meski mengetahui risiko hukuman badan, bahkan hilang nyawa menyertai.

Hampir setiap hari kita mendengar berita ada transaksi seperti itu. Ada yang tertangkap, ada pula yang lolos. Ada transaksi kecil-kecilan (sedikit) ada pula yang besar (banyak). Ada yang kelas teri, ada juga yang kelas kakap di negeri ini. Berkali-kali aparat kepolisian, aparat keamanan lain, badan narkotika baik tingkat pusat, atau pun daerah berhasil menangkap penjahat-penjahat narkoba dengan barang bukti berkilo-kilo gram jumlahnya. Terakhir kurir kakak beradik tertangkap de-

ngan barang bukti 8 Kg sabu hingga diajukan ke persidangan dan di vonis seumur hidup oleh pengadilan. Namun prinsip, semua itu jelas merusak kehidupan sosial. Menghancurkan kehidupan berbangsa dan bernegara. Tragisnya, kejahatan narkoba terus mengancam keberadaan manusia di muka bumi ini, terkhusus di negeri ini yang diprediksi pada 2030 akan punah sebagai negara kesatuan. Nah, semua yang terjadi seakan lingkaran setan. Bukan jadi rahasia lagi ada transaksi kalau tidak ada penjual

atau penyedia barang haramnya. Pun juga, tak mungkin ada transaksi yang lolos kalau tidak ada oknum aparat yang melindungi atau membekingi. Pertanyaan berikutnya, dari mana asal narkoba itu. Dari luar negeri atau dari dalam negeri? Berapa jumlah dan nilainya dalam ribuan atau bahkan jutaan transaksi? Pun juga adakah hubungannya dengan suksesi kepemimpinan nasional negeri ini pada 2024 mengingat dalam empat sampai lima tahun terakhir negeri ini seakan digerojok narkoba dari negeri

seberang? Menjawab berbagai pertanyaan itu gampang-gampang sulit. Harus ada pembuktian nyata meski seringkali (dari berbagai tangkapan) diberitakan narkoba itu berasal dari berbagai negara seperti China yang dilewatkan ke negara-negara tetangga seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura. Dan sering pula menyeruak berita kalau ada oknum aparat kepolisian atau aparat lain yang ikut tertangkap bersama para penjahat narkoba itu.(*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SABTU PAHING, 5 JUNI 2021 HALAMAN 3

Keputusan Berat yang Terbaik Keput

2.879 JCH 2 Kali Batal Haji Surabaya, Me Memorandum Kement Kementerian Agama Republik Indonesia telah resmi mengumu mengumumkan bahwa pemerintah tidak memberangkatkan jemaah ccalon haji (JCH) tahun ini. Ini merupakan kali kedua JCH ba batal berangkat akibat pandemi Covid-19. Ka Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) KementKasi eria Agama (Kemenag) Kota Surabaya Gatarman meerian ng ngatakan, terdapat sekitar 2.879 JCH gagal berangkat ta tahun ini. Akan hal itu, Kemenag Surabaya meminta seluruh JCH yang ada untuk bisa menerima keputusan pembatalan haji 2021 ini. Meski demikian, keputusan ini diakui berat namun dianggap sebagai jalan terbaik untuk JCH.  Bersambung ke halaman 4  FO TO :M

EM ORA

“

ND U M/R O

ZA AQ

Sekitar 3.400 calon jemaah haji khusus dari anggota Amphuri Jatim yang gagal berangkat tahun ini, itu jumlah akumulasi dari total 83 travel di bawah naungan kami. SOFYAN ARIF Ketua Amphuri Jatim ILUSTRASI: ISTIMEWA

Jalur Prestasi Penghafal Kitab Suci Dibuka

Hafal 5 Juz Alquran, Kantongi Sertifikat Surabaya, Memorandum Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surabaya telah memulai serangkaian tahapan pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur prestasi penghafal kitab suci pada jenjang SMP, mulai Kamis (3/6) hingga Minggu (20/6) mendatang. Kesempatan ini dibuka bagi calon peserta didik baru (CPDB) penghafal kitab suci agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Kadisdik Kota Surabaya Supomo mengungkapkan, tahapan awal yang harus dilalui oleh CPDB adalah mengisi formulir keikutsertaan melalui laman https://eoffice.dispendik.surabaya.go.id/penghafal_kitab_suci. “Setelah mengisi formulir keikutsertaan,

maka akan keluar otomatis jadwal tes,” ujar Supomo, Jumat (4/6). Selanjutnya peserta akan mengikuti tes hafalan kitab suci mulai Senin (7/6) sampai Jumat (11/6) mendatang di Kantor  Bersambung ke halaman 4 

Prestasi itu merupakan bentuk capaian pelajar, karena tidak mudah menjadi juara, tentu membutuhkan perjuangan. Nah, ini bentuk penghargaan kami kepada kerja keras mereka. SUPOMO Kepala Disdik Kota Surabaya FOTO: MEMORANDUM/ROZAAQ

ILUSTRASI: ISTIMEWA

Anggota Polresta Banyuwangi menggelar ngaji Kitab Kuning.

Jajaran Polda Jatim Serentak Ngaji Kitab Kuning Surabaya, Memorandum Polda Jatim dan polres jajaran serentak menggelar ngaji kitab kuning, Jumat (4/6) pagi. Dalam kegiatan itu, pihak kepolisian bekerjasama dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) kabupaten atau kota di Jatim. Ngaji kitab kuning yang dilaksanakan secara serentak ini diikuti oleh 2.925 orang anggota Polri dan ASN. Selain itu, turut hadir dalam pengajian itu Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim.  Bersambung ke halaman 4 

Surabaya, Memorandum Kemudahan layanan administrasi kependudukan (adminduk) yang dapat dilakukan di kantor kelurahan dan kecamatan, diharapkan Wali Kota Eri Cahyadi juga dibisa dilakukan di tingkat RT/RW. Untuk itu Eri mendorong camat dan lurah berinovasi serupa dengan menyediakan layanan di balai RW atau RT. Untuk memastikan hal itu berjalan, Cak Eri panggilan akrab Eri Cahyadi menegaskan bakal melakukan evaluasi terhadap kinerja semua jajarannya. Bahkan Cak Eri akan mencopot lurah atau camat yang tidak berinovasi. Bagi Cak Eri, ketika seseorang itu mampu menjalankan amanah dan menjadi orang yang solutif, maka silakan untuk menjadi pemimpin. Namun, hal ini juga berlaku sebaliknya. Cak Eri menyebut, ketika seseorang tidak mampu menjalankan amanah, maka silakan beri kesempatan yang lain untuk menggantikan menjadi pemimpin. “Silakan teman-teman berinovasi. Turun ke RT dan RW termasuk dinasnya,” tegas Cak Eri saat memberikan pengarahan kepada kepala OPD (organisasi perangkat daerah) dan camat di ruang sidang wali kota, Jumat (4/6). Eri memberikan contoh ketika dirinya berkantor di kelurahan, sehingga camat

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Tak Berinovasi, Camat dan Lurah Dicopot

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi Sekda Hendro Gunawan memberikan pengarahan kepada kepala OPD dan camat.

dan lurah bisa ngantor atau melakukan pelayanan di balai RW atau RT. Cak Eri kembali menyatakan keinginannya agar seluruh layanan bisa berhenti di tingkat kelurahan dan kecamatan. Sehingga, warga tak harus datang ke

kantor OPD untuk mendapatkan layanan itu. Sementara di tingkat OPD, nantinya dapat melakukan pekerjaan yang lebih tinggi. “Pekerjaan harus berhenti di kelurahan, sehingga nanti orang di OPD akan berkurang. Karena ditempatkan

di kelurahan dan kecamatan,” jelasnya. Dalam pengarahannya itu, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini juga meminta kepala camat dan lurah agar  Bersambung ke halaman 4 

HANI 2021

Surabaya, Memorandum Menyambut Hari Antinarkotika Internasional (HANI) 2021 digelar berbagai lomba yang diadakan BNN. Tidak hanya di tingkat pusat dengan melibatkan seluruh karyawan BNNK se-Indonesia, di tingkat Surabaya juga menggelar berbagai macam lomba. Seperti tenis meja, tik tok milenial se-Surabaya dan pelajar SMP, yel-yel War on Drug untuk umum. “Untuk tik tok juga

digelar bagi BNNK se-Indonesia selain festival film pendek yang saat ini sedang berlangsung dan dinilai BNN,” ujar Kepala BNNK Surabaya AKBP Kartono didampingi Humas Indah Soetantri, Jumat (4/6). Tambah Kartono, peserta yang terlibat dalam rangkaian HANI 2021 ini terdiri dari 12 instansi dan masyarakat yang terdiri dari panti rehabilitasi yang bersinergi dengan BNN dan pegiat narkoba. Termasuk BNNP

Jatim. “Ini tadi semifinal dan final tenis meja. Untuk juara 1 dari RSAL dr Ramelan, juara 2 Inaba, juara 3 IBM Kupang Krajan, dan juara 4 dari Yayasan Rumah Bersinar,” jelas Kartono. Tambahnya, bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk menyambut HANI 2021 dan menguatkan sinergitas dengan instansi lain yang  Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Rangkul Milenial, BNNK Gelar Lomba Tik Tok

Kepala BNNK Surabaya AKBP Kartono bersama para juara lomba tenis meja.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SABTU PAHING, 5 JUNI 2021 HALAMAN 4

Kejaksaan Selamatkan Aset Pemkot Rp 80 Miliar

Digunakan untuk Kemaslahatan Masyarakat Surabaya, Memorandum Kejati Jatim menyerahkan aset negara milik Pemkot Surabaya berupa tiga bidang tanah yang ditaksir sekitar Rp 80 miliar. Ketiga aset tersebut diserahkan Kajati Jatim Mohamad Dofir kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di ruang rapat Kajati Jatim, Jumat (4/6). negara. Laporan tersebut datang baik dari pemerintah daerah di Jatim maupun instansi pemerintah lainnya. “Banyaknya laporan tersebut dilatarbelakangi oleh keberhasilan Kejati Jatim dalam mengembalikan aset negara milik Pemkot Surabaya,” terangnya. Sedangkan terkait pengembalian dan penyerahan aset negara yang berhasil diselamatkan melalui Kejati Jatim didukung oleh pihak-pihak terkait dalam hal ini Badan Perrtanahan Nasional (BPN) Provinsi Jatim. “Dalam pengembalian aset-aset ini kita didukung oleh BPN Jatim,” ujarnya. Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan terkait aset yang telah berhasil dikembalikan kepada Pemkot Surabaya. Ia berjanji bahwa aset-aset tersebut akan digunakan untuk kemaslahatan masyarakat Kota Surabaya. “Kita gunakan untuk masyarakat. Untuk UMKM dan kepentingan masyarakat di sana,” kata Ery Cahyadi.(mg-5/fer/tyo)

FOTO: MEMORANDUM/JAKA

Selain itu, dalam kegiatan penyerahan aset tersebut, hadir Menteri Sosial Tri Rismaharini yang juga mantan Wali Kota Surabaya. “Tiga aset yang berhasil diselamatkan tersebut berada di Jalan Kalisari 28 seluas 1.190 meter persegi, lalu Jalan Kalisari 12 seluas 578 meter persegi, dan Jalan Sariboto I nomor 5 seluas 264 meter persegi,” tutur Dofir. Dofir menjelaskan, Kejati Jatim dalam hal ini sangat berkepentingan dan berupaya untuk mengembalikan aset-aset negara yang dikuasai pihak-pihak lain secara ilegal dan belum ada pencatatannya. “Selain itu, aset-aset tersebut belum didukung bukti atas kepemilikan atau penguasaan aset, antara lain berupa tanah, sehingga dapat mengakibatkan hilangnya aset-aset tersebut yang tentunya berorientasi kepada lahirnya kerugian negara atau daerah,” jelasnya. Diterangkan Dofir, Kejati Jatim banyak sekali menerima laporan terkait hilangnya aset

ASET PEMKOT YANG DISELAMATKAN KEJAKSAAN:

Kajati Jatim Mohamad Dofir menyerahkan aset milik pemkot kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi disaksikan Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Kakanwil BPN Provinsi Jatim Jonahar di Kejati Jatim.

1. Aset Gelora Pancasila seluas 7.500 meter persegi senilai Rp 183 miliar. 2. Aset Jalan Kenari yang tertutup akibat proyek Superblok dan pusat perbelanjaan di kawasan Tunjungan, seluas 70 meter persegi senilai Rp 700 juta. 3. Aset bekas kantor Kelurahan di Jalan Kenjeran, seluas 194,82 meter persegi senilai Rp 1.948.200.000,-. 4. Aset di Jalan Upa Jiwa, senilai Rp 1.814.373.000,-. 5. Aset tanah di Jalan Desa Ploso, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, seluas lebih kurang 70.000 meter persegi dengan nilai Rp 26.218.000.000,-; 6. Aset Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya dan PT Yekape senilai ± Rp 10 triliun dan uang tunai senilai ± Rp 90 miliar. 7. Aset tanah BTKD di Kelurahan Karangpilang seluas 38.985 meter persegi senilai Rp 54.633.350.000,- dan uang Rp 6.392.100.000,-. 8. Aset Jalan Kalisari I nomor 5-7 Surabaya dengan bukti sertifikat Hak Pakai No. 14/Kelurahan Kapasari tanggal 15 November 1974 seluas 566 meter persegi berasal dari bekas Eigendom Verponding No. 18668 dan telah tercatat dalam Daftar Simbada dengan nomor register aset 12345678-1974-19843-1 (telah terbit sertifikat) estimasi nilai Rp 2.930.000.000,-. 9. Aset Jalan Sariboto II /1-3 Surabaya dengan bukti sertifikat Hak Pakai nomor 16, Kelurahan Kapasari, tanggal 15 November 1974 seluas 180 meter persegi berasal dari bekas Eigendom Verponding nomor 18668 dan telah tercatat dalam daftar simbada dengan nomor register aset 12345678-1974-20115-1 (telah terbit sertifikat) dengan estimasi nilai Rp 900 juta. Adapun penyelesaian pembayaran klaim bank garansi jaminan uang muka pada PT Bank Syariah Mandiri Region Office Surabaya.

Pemkot Umumkan Penghuni Rusunawa Wajib Vaksin

Kasdim Surabaya Timur Letkol Inf Khusnul Chuluk bersama personel dan petani melaksanakan program ketahanan pangan.

Kodim Surabaya Timur Maksimalkan Ketahanan Pangan Surabaya, Memorandum Kodim Surabaya Timur melaksanakan tanam padi, yang merupakan program ketahanan pangan, Jumat (4/6). Kegiatan ini bertujuan untuk memaksimalkan lahan pertanian di Kecamatan Kenjeran. Kasdim Surabaya Timur Letkol Inf Khusnul Chuluk menyampaikan, pihaknya bekerja sama dengan kelompok tani Benteng Samudra, Kecamatan Bulak, bersama-sama menggiatkan pertanian di masa pandemi. “Mari kita menggiatkan lagi pertanian, sehingga ketahanan pangan di wilayah surabaya tetap terjaga,” ujar Khusnul Chuluk mewakili Dandim Tipe A Surabaya Timur Kolonel Inf Agus

Faridianto. Menurut Khusnul Chuluk, bila sektor pertanian sangat vital, sehingga harus dilaksanakan secara maksimal. Karena ini merupakan bahan pokok komoditi bahwa ketahanan pangan sebagai sumber penghidupan. “Sektor pertanian paling banyak daya serap,” lanjut Khusnul Chuluk. Dipaparkan Khusnul Chuluk bila tahun 2021, pemerintah akan menaikkan anggaran agar bisa membantu perekonomian di sektor pertanian. “Aktivitas kita harus tetap jalan demi kelangsungan kehidupan di tengah pandemi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkas Khusnul Chuluk.(tyo/fer)

Tak Berinovasi, Camat... masing-masing stafnya dapat turun ke lapangan. Harapannya, ketika ada permasalahan yang muncul di lapangan, bisa langsung diketahui dan diselesaikan. “Staf yang di kelurahan dan

Rangkul Milenial,... selama ini sudah bekerjasama. “Ini salah satu bentuk sinergitas yang selama ini kita bagun bersama-sama,” tegasnya.

Jajaran Polda Jatim... Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta mengatakan, kegiatan keagamaan ngaji kitab kuning yang diikuti oleh anggota Polri dan ASN ini terus dilakukan secara rutin. Namun, karena situasi pandemi, maka anggota dapat mengikuti secara bergantian. “Ibadah ngaji kitab kuning akan dilaksanakan secara rutin oleh Polda Jatim dan jajaran. Pelaksanaannya secara bergantian akan diikuti oleh PJU 7 orang, anggota Polri 50

Sambungan dari halaman 3

kecamatan itu juga harus turun ke lapangan, jangan bekerja di meja saja. Pak Camat saya titip suruh turun ke bawah, termasuk pegawai OS (outsourcing),” pesan Cak Eri.(fer/tyo)

Sambungan dari halaman 3 Kegiatan ini dimulai sejak 15 Mei -17 Juli 2021. “Puncaknya HANI 2021 tanggal 26 Juni 2021,” pungkas Kartono. (fer/tyo)

Sambungan dari halaman 3 personel, dan ASN 15 personel, karena situasi pandemi agar tetap mematuhi prokes Covid-19,” Kata Nico. Nico menyebut, untuk memaksimalkan proses pengajian, kegiatan rutin keagamaan ini melibatkan kiai dan ulama, serta tokoh dari PWNU dan PCNU di setiap kabupaten/kota. “Kita melibatkan kiai, ulama dan tokoh sebagai pengajar, serta memimpin doa usai mengaji,” pungkas dia.(fdn/tyo)

Surabaya, Memorandum Pemkot Surabaya mempercepat vaksinasi tahap ketiga kepada warga. Vaksinasi ini salah satunya menyasar kepada seluruh penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang dikelola pemkot. Bagi mereka yang memenuhi syarat sebagai penerima namun menolak untuk divaksin, maka pemkot menganjurkan agar mencari tempat hunian lain di luar rusun. Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT) Kota Surabaya Maria Theresia Ekawati Rahayu mengatakan, pihaknya telah membuat pengumuman kepada warga penghuni di 18 rusunawa Surabaya. Pengumuman itu berupa anjuran kepada para penghuni rusunawa agar mengikuti vaksin. Hal ini sebagai upaya dalam mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan rusunawa. “Vaksinasi bagi para penghuni rusunawa akan dilaksanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya pada Minggu 6 Juni 2021 mulai pukul 08.00 di halaman rusunawa,” kata Yayuk sapaan lekatnya, Jumat (4/6). Dalam surat pengumuman yang diterbitkan DPBT kepada warga penghuni rusunawa itu juga menyertakan beberapa persyaratan untuk sasaran penerima vaksin.

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Dewan: Perlu Pendekatan Humanis

Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti berbincang dengan seorang warga di rusunawa Sombo.

Pertama yakni, penerima vaksin adalah warga rusunawa berusia 18 tahun ke atas. Kedua, warga tersebut belum pernah divaksin Covid-19. Dan ketiga, warga wajib menyerahkan fotokopi KTP kepada petugas rusunawa paling lambat Jumat (4/6). “Tapi semua harus daftar. Nah, nanti yang melakukan asesmen ada-

lah dinas kesehatan. Kalau memang dia sudah mendaftar dan dilakukan asesmen namun tidak memenuhi syarat untuk divaksin, maka tidak masalah,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita menyampaikan, vaksinasi kepada warga penghuni

2.879 JCH 2 Kali Batal Haji “Mereka adalah JCH yang sudah melunasi setoran haji di tahun 2020. Merekalah yang seharusnya diberangkatkan ditahun 2021 ini. Keputusan ini pahit. Tapi inilah yang terbaik. Semoga ujian Covid-19 ini segera usai,” ujar Gatarman, Jumat (4/6). Gatarman menjelaskan bahwa hingga saat ini, pemerintah Arab Saudi belum mengundang pemerintah Indonesia untuk membahas dan menandatangani nota kesepahaman tentang persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 H/2021 M. Bahkan itu juga berlaku di semua negara. “Ini tidak hanya Indonesia, tapi se-

Sambungan dari halaman 3 mua negara. Jadi sampai saat ini belum ada negara yang mendapat kuota, karena penandatanganan nota kesepahaman memang belum dilakukan,” terangnya. Sementara itu, Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Jatim Sofyan Arif menegaskan, pihaknya menghormati keputusan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang membatalkan keberangkatan jemaah haji tahun ini. “Sekitar 3.400 calon jemaah haji khusus dari anggota Amphuri Jatim yang gagal berangkat tahun ini, itu jumlah akumulasi dari total 83 travel di bawah

naungan kami,” ungkap Sofyan. Namun disatu sisi, ini adalah keputusan berat bagi penyelenggara ibadah haji dalam segi bisnis. Sebab, ini adalah tahun kedua pihaknya tidak bisa menyelenggarakan ibadah haji. “Katakanlah dalam satu paket kita mendapatkan Rp 15 ribu dikali jumlah JCH 3.400 merupakan angka yang besar, dan ini sudah kedua kalinya hilang,” tandas sofyan. Sofyan berharap pemerintah hadir membantu penyelenggara ibadah haji khusus yang sudah sangat terpuruk imbas pandemi Covid-19, terlebih sejak awal Februari 2020 penyelengaraan ibadah

Hafal 5 Juz Alquran, Kantongi Sertifikat Kementerian Agama Kota Surabaya, di Jalan Masjid Agung Timur. Supomo mengatakan, peserta yang dinyatakan lulus dari tes hafalan kitab suci dapat melakukan pendaftaran mulai Rabu (16/6) hingga Minggu (20/6) mendatang, melalui laman https://ppdb. surabaya.go.id/. “Peserta yang dinyatakan lulus dari tes kemudian akan mendapat sertifikat. Sertifikat ini dapat digunakan mendaftar saat PPDB jalur prestasi dibuka mulai 16 sampai 20 Juni,” terangnya. Sedangkan terkait kriteria jumlah hafalan kitab suci masing-masing agama, Supomo memaparkan, di antaranya agama Islam adalah hafal 5 juz kitab suci Alquran, agama Kristen hafal 30 ayat kitab suci Alkitab, yang diambil

rusunawa ini termasuk dalam tahap ketiga. Untuk sasarannya adalah 10.190 warga penghuni di 18 rusunawa yang dikelola Pemkot Surabaya. “Kita lakukan vaksin massal kepada seluruh penghuni rusunawa,” kata Febria Rachmanita. Untuk mengetahui kondisi di lapangan, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti mengunjungi rusunawa Sombo yang memiliki 10 blok di bilangan Simokerto. Kedatangan pimpinan dewan ini dalam rangka sosialisasi terkait seruan proses vaksinasi bagi warga rusunawa. Setiba di lokasi, Reni menyusuri bangunan Blok E Rusun Sombo. Dia tidak henti-hentinya mengajak dan mengimbau kepada warga rusun agar berani disuntik vaksin. “Saat ditanya, sejumlah penghuni lansia mengaku telah mengikuti vaksinasi. Mereka bahkan menunjukan bukti vaksinasi dan para warga tidak ada yang mengalami keluhan serius setelah disuntik vaksin,” jelas Reni. Dalam hal ini Reni berharap pemkot melakukan pendekatan humanis bagi para penghuni yang masih enggan divaksin. “Perlu pendekatan humanis, bisa didekati melalui tokoh masyarakat, pengurus RW, maupun pengurus rusun setempat,” pungkas Reni.(fer/mg3/tyo)

dari materi pelajaran pendidikan agama Kristen sesuai kurikulum nasional 2013 kelas 4,5, dan 6. “Untuk agama Katolik bisa memilih salah satu dari Mazmur pada Hari Raya Pentakosta, Natal, Paskah, Harian, Pelindung (peringatan wajib, red), dan Jumat Agung. Kalau agama Hindu adalah hafal 10 sloka kitab suci Weda,” jelasnya. Sedangkan agama Buddha dapat memilih salah satu dari 5 ayat pada kitab suci Dhammapada, 5 Paritta pada Paritta Suci Tripitaka, 10 Sutra pendek (Mahayana), dan Doa berkah (Maitreya). “Kemudian agama Konghucu adalah hafal 8 Pengakuan Iman dan Keimanan Pokok Agama Konghucu dalam bahasa Mandarin dan Indonesia,” papar Supomo. Supomo juga memastikan bahwa

haji dan sudah ditiadakan hingga saat ini. “Kita berharap setelah keluarnya pembatalan diikuti dengan stimulus-stimulus kegiatan usaha,” tuturnya. Meski demikian, pihaknya berharap keputusan terbaik pemerintah ini dapat dimengerti dan dipahami pula oleh seluruh masyarakat muslim Indonesia, termasuk para penyelenggara perjalanan ibadah haji dan umrah. “Kami memahami bahwa pemerintah harus mengutamakan keselamatan jemaah di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga berlalu,” pungkas Sofyan. (mg1/tyo)

Sambungan dari halaman 3 untuk kuota jalur prestasi melalui prestasi penghafal kitab suci, prestasi NRS, dan prestasi perlombaan atau pertandingan, sudah ditetapkan sebanyak 30 persen atau sama dengan tahun lalu. “Prestasi itu merupakan bentuk capaian pelajar, karena tidak mudah menjadi juara, tentu membutuhkan perjuangan. Nah, ini bentuk penghargaan kami kepada kerja keras mereka,” tandasnya. Sementara itu, Plt Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Menengah Dispendik Surabaya Tri Aji Nugroho mengatakan, bahwa sampai Jumat pagi, CPDB yang sudah mengisi formulir keikutsertaan sebanyak 33 orang. Rinciannya, pendaftar agama Hindu sebanyak 6 orang, agama Islam 7 orang, agama Katolik 4 orang,

dan agama Kristen sebanyak 16 orang. “Secara umum, ketentuan jalur penghafal kitab suci dapat diikuti oleh CPDB yang memiliki kartu keluarga Kota Surabaya serta sudah melakukan validasi dan mendapatkan PIN pendaftaran,” pungkasnya. Sebelumnya, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengatakan bahwa jalur prestasi pada tahun ini ditambah dengan siswa yang hafal kitab suci. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya diperuntukkan bagi siswa yang memiliki nilai rapor tinggi dan juga juara perlombaan. “Kami mempersilakan para pelajar Surabaya yang hafal kitab suci, bisa mendaftar PPDB melalui jalur prestasi,” pungkas Armuji. (mg1/tyo)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SABTU PAHING, 5 JUNI 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Pengacara Tersangka Penistaan di Media Massa Sumenep, Memorandum Seorang pengacara di Kabupaten Sumenep berinisial MS (48), warga Jalan Trunojoyo Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Sumenep. Ia diduga melakukan tindak pidana penistaan dengan tulisan melalui media koran lokal. Status tersangka MS diketahui dari surat ketetapan yang dikeluarkan Polres Sumenep nomor: S. Tap/73/V/2021/Satreskrim tertanggal 31 Mei 2021. Dalam surat tersebut, MS ditetapkan tersangka karena melanggar Pasal 311 Ayat (1) KUH Pidana. “Dari suratnya benar. Tapi saya konfirmasi lagi ke penyidik,” ujar Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, Jumat (5/6). Kasus itu bermula ketika MS memberikan pernyataan yang dimuat di salah satu koran lokal pada 27 No-

vember 2016. Waktu itu, dia menuduh pengelola perumahan Bumi Sumekar Asri (BSA) yaitu PT Sinar Mega Indah Persada (SMIP) mengambil 27 hektare tanah pecaton tanpa tanah pengganti atau tidak ada tukar guling. Sehingga MS dilaporkan oleh Supandi Syahrul selaku kuasa dari H Sugianto pengelola perumahan BSA. “Menista orang lain tanpa bukti melalui berita yang dimuat di media massa itu yang menyebabkan MS dilaporkan,” ujar Supandi. Sementara itu, kuasa hukum PT

Subagyo

SMIP Subagyo mengatakan, tuduhan dari tersangka MS tidak berdasarkan data dan fakta. Karena tukar guling

tanah pecaton seluas 27 hektare di perumahan BSA sudah dilakukan pada 1997-1998 sesuai prosedur dari pemerintah. Menurut dia, pada tahun 2018 juga sudah ada putusan Pengadilan Negeri Sumenep yang menyatakan majelis hakim telah datang dan melihat sendiri ke lokasi tanah pengganti dan sudah terbit sertifikatnya masing-masing sejak 1998. “Jadi tuduhan MS yang diucapkan melalui koran itu jelas-jelas fitnah dan tidak berdasar. Sebenarnya tersangka sudah diberi izin oleh penyidik untuk membuktikan dan sudah lama kami tunggu, tapi sampai saat ini tidak bisa,” imbuh Subagyo. Barang bukti yang disita oleh penyidik guna memperkuat sangkaan kepada MS antara lain, sertifikat hak

pakai sebanyak 3 buku milik 3 desa, sebagai bukti keberadaan tanah pengganti. Serta salinan putusan PN Sumenep terkait pembuktian majelis hakim yang turun ke lokasi tanah pengganti, serta koran yang memuat pernyataan MS edisi 27 November 2016. Menanggapi hal itu, tersangka MS mengatakan bahwa surat putusan yang diterbitkan PN Sumenep hanya sebatas administrasi. Tapi faktanya tanah pengganti hasil tukar guling tanah pecaton, menurut MS tidak ada. Karena kasus dugaan penyerobotan tanah pecaton tersebut juga dilaporkan ke Polda Jatim oleh tersangka MS. Waktu disidik oleh Polda Jatim, yang meminta bantuan kepada BPKP, sudah mengeluarkan rekomendasi bahwa tidak ada tanah tukar guling serta ada temuan kerugian negara

sekitar Rp 130 miliar lebih. “Tentunya penyidik Polda Jatim sudah profesional. Sedangkan pengelola PT SMIP melaporkan saya atas pencemaran nama baik, yang dicemarkan sekarang apa? Wong dia melakukan perbuatan melawan hukum. Tanah pecaton itu tidak boleh ditukar guling jika tidak untuk kepentingan publik,” ujar tersangka MS. MS mengaku belum diperiksa oleh Polres Sumenep usai ditetapkan tersangka. Kalau nanti dipanggil oleh penyidik, dia mengaku ingin tahu apa pertanyaan yang akan disampaikan. “Saya melaporkan sudah punya unsur alat bukti tapi tentu penyidik lebih tahu. Biarkan proses hukum berjalan. Tapi penetapan tersangka ini pertanyaan besar bagi saya,” tandas MS. (aan/epe)

Antisipasi Balap Liar, Polsek Bluto Gencarkan Patroli

FOTO: MEMORANDUM/IST

Sumenep, Memorandum Mengantisipasi balap liar, tindak kriminalitas, hingga penyebaran Covid 19 wilayah hukumnya, serangkaian kegiatan patroli dilaksanakan Polsek Bluto. Patroli dilakukan di jam-jam rawan mulai Kamis malam hingga Jumat (4/3) dini hari. Kapolsek Bluto AKP Suhaeri mengatakan, di beberapa titik yang kerap jadi tempat kerumunan massa, juga digelar operasi yustisi. “Dipimpin Aiptu Hariyanto yang dibarengi dengan memberikan pemahaman kemasyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes),” sebutnya. Selain imbauan, patroli dan operasi yusitisi juga dibarengi dengan bagi-bagi masker. Beberapa warga yang terjaring pelanggaran juga diberi sanksi administrasi. “Sanksi ini bertujuan untuk memberikan efek jera kepada masyarakat,” tambahnya. Beranjak tengah malam, giat patroli digeser ke kantor perbankan dan permukiman. “Patroli malam memang menyasar objek vital menjadi rutinitas Polsek Bluto dalam menciptakan kamtibmas,” tutupnya. Patroli berakhir di perbatasan dengan Kecamatan Pragaan. Di lokasi itu, personel memantau situasi sepanjang jalan yang dilewati untuk memastikan tidak ada balap liar. (uri/epe)

Penjagaan ketat di pintu masuk objek wisata Pantai Lombang setelah resmi dibuka Pemkab Sumenep.

FOTO: MEMORANDUM/SYAMSURI

Zona Kuning, Pemkab Tetap Buka 2 Wisata Pantai

Personel Polsek Bluto berpatroli ke beberapa objek vital di wilayahnya mengantisipasi aksi kriminal.

Sumenep, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, akhirnya memutuskan untuk membuka dua objek wisata yang dikelola, Jumat (4/6). Yakni Pantai Wisata Lombang yang dikenal dengan rindangnya pohon cemara dan Pantai Slopeng yang indah dengan gunung pasirnya. “Tim Satgas telah mengeluarkan rekomendasi terha-

dap dua wisata itu (Slopeng dan Lombang, red). Jadi, mulai hari ini, warga bisa kembali menikmati dua objek wisata itu,” terang Kepala BPBD Abd Rahman Riadi dilansir dari portalmadura. Bagi pengelola dua objek wisata tersebut, pihaknya menekankan agar tetap memerhatikan syarat dan ketentuan yang dituangkan dalam rekomendasi Satgas Covid-19 Sumenep.

“Pengunjung dibatasi 25 persen dari jumlah kapasitas. Wajib ada termogan, masker dan hand sanitizer. Harus ada rambu-rambu jaga jarak bagi pengunjung serta tersedianya pos pantau,” urainya. Pos pantau tersebut, kata dia, akan ditempati unsur TNI, Polri, dinas kesehatan, dinas perhubungan (dishub), satpol PP, dan tim kecamatan setempat. “Posko gabungan itu

sewaktu-waktu melakukan pemantauan terhadap wisata dan pengunjung,” terangnya. Penerapan aturan itu berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 0107 Menkes 382 Tahun 2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan. “Dan jika ditemukan tidak memenuhi syarat, maka manajeman wisata harus siap dilakukan penutupan,” tandasnya. Pihaknya menambahkan,

Polisi Tahan Penganiaya Istri Ulama

Pilkades Serentak 2021

FOTO: MEMORANDUM/IST

Polres Pamekasan Perkuat Disiplin dan Kinerja Jajaran Pamekasan, Memorandum Wakapolres Pamekasan Kompol Moh Iswahab, beserta Kabag Sumda Kompol Yoyok Dwi Purnomo, dan Kasi Propam Iptu Eko Budi Waluyo, blusukan ke Polsek Galis. Didamping Kapolsek Galis Iptu Barid Fauzan, wakapolres memberi arahan terkait kedisiplinan dan penguatan kinerja. “Waskat (pengawasan melekat) terhadap personel dilaksanakan dalam meningkatkan disiplin anggota dan pelaksanaan apel pagi yang tepat waktu serta penggunaan gampol (seragam polisi),” terangnya, Jumat (4/6). Selain itu, pihaknya juga memperhatikan sikap dan tampang personel. Bahkan meminta Kanit Provos Polsek Galis, agar proaktif mendisiplinkan personel. Semua dalam upaya bersama dari internal untuk menghindari terjadinya pelanggaran yang dilakukan hingga ke lapis terbawah. Giat rutin harkamtibmas ini, bahkan diminta wakapolres lebih ditingkatkan dengan tetap disiplin prokes. Sebab, personel kepolisian jadi garda terdepan dalam meningkatkan prokes melalui PPKM mikro penanganan Covid-19. “Hingga harus ada pada desa binaan anggota bhabinkamtibmas dengan pendekatan yang soft, imbauan humanis agar warga tetap disiplin prokes,” tambahnya. Khusus untuk pilkades serentak 2021, personel polsek Galis diwajibkan bersinergi dengan tiga pilar di

Wakapolres Kompol Moh Iswahab memberikan paparan kepada personel Polsek Galis menjelang pilkades serentak 2021.

desa. Termasuk melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan semua elemen masyarakat. Ini upaya

untuk mewujudkan kondusifitas kamtibmas jelang pilkades serentak 2021 yang aman dan tenteram.

Sementara untuk peningkatan kualitas personel, Kabag Sumda Kompol Yoyok Dwi Purnomo me-

jika situasi Covid-19 dari zona hijau kembali menjadi zona oranye, maka wisata akan dilakukan penutupan kembali. “Kita tidak melihat klaster penyebarannya, melainkan pada zona,” pungkasnya. Sekedar diketahui, beberapa kecamatan kembali ke zona kuning setelah ada peningkatan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang menyebar dari pekerja migran Indonesia (PMI). (*/aan/epe)

nekankan, setiap bhabinkamtibmas hendaknya menguasai desa binaannya. (sjk/epe)

Bangkalan, Memorandum Gegara cemburu, FW tega menganiaya mantan istrinya, Neng Faroh Affan Fadli yang kini menjadi istri Ra Karror, salah satu pengasuh Ponpes Syaikhona Kholil, Bangkalan. Akibatnya, FW yang juga terhitung masih tokoh agama, harus mendekam di tahanan Mapolres Bangkalan setelah ditetapkan sebagai tersangka. Kepastian itu dilontarkan Kasatreskrim AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo kemarin. Motif itu didapat setelah FW menjalani pemeriksaan. “Padahal pelaku dengan korban sudah berstatus mantan suami istri. Sejak akhir 2020 lalu. Neng Faroh sudah menjadi istri sah Ra Karror. “Hal tersebut termasuk perbuatan melawan hukum,” tambahnya. FW bakal dijerat Pasal 351 KUHP untuk ulahnya dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. Penganiayaan sendiri terjadi pada 1 Juni 2021 sekitar pukul 18.00, di lingkungan Ponpes Mambaus Salam, Senenan, Kota Bangkalan. Korban yang hendak salat magrib tiba-tiba diseret FW sembari dipukuli. Aksi itu baru berhenti setelah FW kabur ketika ada penghuni pondok yang curiga dengan suara gaduh mendatangi lokasi. (*/ras/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

SABTU PAHING, 5 JUNI 2021 HALAMAN 6 - 7

Dua Pengedar Pil Dobel L Asal Kandat Digaruk Satreskoba Kediri, Memorandum Satreskoba Polres Kediri terus melakukan perburuan terhadap para pengedar narkoba. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan mengamankan dua pengedar dobel L, yakni AA (24), asal Dusun Karangtengah, Desa Tegalan, Kecamatan Kandat dan ES alias Suharno (36), kuli batu asal Desa Sumberjo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono melalui Kasubbag Humas Polres Kediri AKP Ratmoko Budi Lartono mengatakan, kedua pelaku AA dan ES ditangkap di rumah kontrakan Desa Duwet Kecamatan Wates Kabupaten Kediri tanpa ada tindakan perlawanan," jelas Budi, Jumat (4/6). Sambung Budi, setelah petugas mendapatkan informasi jika di lokasi sering digunakan transaksi narkoba. Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku pengedar narkoba. "Ketika petugas di lokasi, ditemukan dua orang mencurigakan. Tak lama kemudian petugas dapat mengamankan pelaku," terangnya. Dalam penggeledahan di dalam rumah, tambah Budi, petugas mengamankan ba-

Anggota Polres Sumenep membagikan masker kepada pengunjung di pelabuhan.

Polres Targetkan Sumenep Kembali ke Zona Hijau

Kedua tersangka dan barang bukti.

rang bukti botol plastik berisi narkoba pil dobel L dengan total keseluruhan 136 butir yang dikemas plastik klip dan satu ponsel. Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan ke Mapolres Kediri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. "Kedua pelaku dijerat

pasal 197 Sub pasal 196 UU RI nomor 36 tahun g 2009 tentang ," kesehatan," subpungkas Kasubbag Humas Polres mik) Kediri. (mis/mik)

Petugas Polsek Taman memeriksa pengendara kendaraan yang melintas.

Polsek Taman Rutin Gelar Operasi Protokol Kesehatan

Sidoarjo, Memorandum Polsek Taman, Polresta Sidoarjo, rutin melaksanakan operasi yusstisi di simpang tiga pasar tradisional Taman. Hal ini dilakukan guna na meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi hi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. “Kami mengharapkan agar masyarakat lebih peduli lagi terhadap pro-

Para personel mengikuti apel pagi di halaman mapolres.

Wakapolres Khoiril Ingatkan Personel Disiplin dalam Bertugas Probolinggo, Memorandum Puluhan personel Polres Probolinggo Kota mengikuti apel pagi dipimpinWakapolres Probolinggo Kota Kompol Mohammad Khoiril di halaman mapolres dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 , Jumat (4/6). Menurut wakapolres, apel pagi merupakan kewajiban bagi setiap anggota Polri. Selain untuk mendengar arahan pimpinan dan pengecekan personel, apel pagi juga bermanfaat untuk melatih kedisiplinan bagi setiap anggota. "Betapa pentingnya pelaksanaan apel pagi sebelum melaksanakan tugas, selain untuk mengecek kehadiran personel juga bertujuan untuk mengetahui kesiapan anggota dalam melaksanakan tugas melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat dengan baik," kata Kompol Khoiril, kemarin. Tak hanya itu, Khoiril juga meminta personel agar terus menjaga kekompakan. Karena menurutnya, solidaritas antar personel itu penting untuk menjaga dan me-

ningkatkan kinerja agar tetap baik khususnya dalam melayani masyarakat. "Alhamdullillah, rekan-rekan masih selamat dan sehat. Apalagi masih punya kemauan dan keinganan untuk memajukan Korps Baju Coklat. Karena yang bisa memajukan, kalau bukan kita siapa lagi," tandasnya. Menurutnya, tugas pokok, wewenang, peran, dan fungsi Polri diatur melalui Undang-Undang No 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, menyebutkan bahwa Polri merupakan alat Negara yang berperan dalam pemeliharaan kamtibmas, gakkum, serta memberikan perlindungan,pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya Kamdagri. Sedangkan fungsi kepolisian adalah salah satu fungsi pemerintahan Negara di bidang pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, penegak hukum, perlindungan,

pengayoman dan pelayanan masyarakat. "Sesuai tugas pokoknya, Polri sebagai pelindung, pengayom, pelindung dan penegak hukum yang tentunya melayani kalau tidak diawali dengan disiplin bagai mana. Jaman sekarang beda, kultur sudah jelas dan harus bisa merubahnya," tutur Khoiril. Begitu juga, Khoiril menyampaikan bahwa pelayanan penegak hukum tidak harus berdasarkan aturan yang formal, kalau tidak ada keadilan jelas ada protes. "Maka dari itu, tolong kita semua belajar dan belajar. Semuanya kembali pada azas keadilan, kepastian dan manfaat," terangnya. Terakhir, wakapolres berpesan agar semua itu berlaku karena sudah ada tugas dan tanggungjawabnya bagi setiap personel Polres Probolinggo Kota. "Harus cerdas, cepat dan tepat yang dawali dengan disiplin. Jangan sampai tidak mengindahkan yang didepan tak peduli itu pangkat dan jabatan. Kalau ingin dihargai orang lain, harus menghargai juga," pungkasnya.(mhd/yud/mik)

tokol kesehatan dengan cara memakai masker pada saat keluar rumah, jaga

jara jarak, hindari kerumunan,” ujar Ka Kapolsek Taman Kompol Herry Se Setyo, Jumat (4/6). Polsek Taman pada saat op operasi di pasar ini juga membe berikan imbauan kamtibmas kepad kepada para pedagang untuk selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19, dengan harapan atas imbauan

protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat. "Kami setiap saat selalu memberikan imbauan dan keliling ke berbagai kecamatan guna mempertahankan zona hijau. Ternyata ada lonjakan kasus mendadak dari klaster keluarga. Ini harus menjadi perhatian kita bersama," ujar Kapolres Sumenep AKBP Darman, Jumat (4/6). Menurut dia, masyarakat harus selalu disiplin melaksanakan protokol kesehatan meski di lingkungan keluarga apalagi saat di keramaian.

Karena warga yang terpapar Covid-19 sebagian besar tidak memiliki gejala, sehingga tidak diketahui. "Ke depan ayo kita lebih sadar untuk taat aturan. Karena penerapan protokol kesehatan juga untuk menjaga kesehatan masyarakat dari pandemi Covid-19. Khususnya masyarakat yang berada di sekitar daerah zona kuning," imbuh Darman. Selain itu, pihaknya mengaku akan meningkatkan patroli dan sosialisasi ke berbagai titik, terutama pasar dan

tempat keramaian lainnya. Tujuannya memastikan masyarakat selalu menggunakan masker saat berinteraksi dengan warga lainnya. "Kami sudah perintahkan Kapolsek jajaran untuk lebih intens melakukan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat. Jika ada masyarakat yang bandel silakan dibina secara persuasif. Target kami tidak ada penambahan kasus baru Covid-19 sehingga Sumenep kembali ke zona hijau," tandas Kapolres Darman. (aan/mik)

kan imbauan kamtibmas kepada para pedagang di pasar. "Diharapkan anggota Polri yang senantiasa hadir dalam setiap kegiatan masyarakat seperti di pasar maupun kegiatan lainya, dapat memberikakan rasa aman dan nyaman kepada seluruh warga masyarakat terutama di wilayah hukum Polsek Taman," tandasnya.(fjr/jok/mik)

Polsek Kanor Razia Kabel Listrik Jebakan Tikus di Sawah Bojonegoro, Memorandum Jajaran Polsek Kanor, Polres Bojonegoro, menggelar razia kabel listrik yang digunakan untuk aliran jebakan tikus di sawah. Razia tersebut dalam rangka menegakkan Peraturan Bupati (Perbup) Bojonegoro tentang pelarangan pemasangan kabel listrik untuk jebakan tikus. Selain itu, razia tersebut guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa akibat tersengat aliran listrik dari jebakan tikus di sawah. Sebab, sebelumnya pada Senin (12/10) tahun lalu ada empat orang yang masih dalam satu keluarga. Yaitu bapak, ibu, dan dua orang anak, meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik. Jebakan tikus milik tetangganya itu, berada di area pesawahan di Dusun Prijek, Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Kapolsek Kanor AKP Hadi Waluyo menuturkan bahwa razia hari ini digelar di area pesawagab Desa Temu, Kecamatan Kanor. Menurutnya, di area

Petugas sedang merazia jebakan tikus di area persawahan.

pesawahan desa tersebut masih banyak petani yang menggu-

nakan aliran listrik untuk jebak tikus di sawah.

Polres Malang Optimalkan Mobil Dinas di setiap Polsek

Jajaran Polres Malang siap memberikan layanan terbaik untuk masyarakat.

tersebut kesadaran setiap masyarakat akan semakin tumbuh dan baik. "Karena ini demi kepentingan dirinya dan keluarganya, agar terhindar dari bahayanya Covid - 19," ungkapnya. Pelaksanaan operasi ini selain untuk mencegah dan menangkal terjadinya kerumunan, kriminalitas khususnya di pasar tradisonal Taman juga memberi-

Sumenep, Memorandum Polres Sumenep terus berupaya agar kabupaten di ujung timur pulau Madura kembali ke zona hijau. Target itu diputuskan setelah ada 17 kasus baru Covid-19 yang merupakan klaster keluarga dan tenaga kesehatan. Saat ini, beberapa kecamatan di Sumenep kembali menjadi zona kuning penyebaran Covid-19. Di antaranya Kecamatan Kota, Kalianget, dan Saronggi. Sehingga Polres Sumenep kembali meningkatkan patroli dan sosialisasi

Malang, Memorandum um malUntuk mengoptimalada kan layanan prima pada an masyarakat, jajaran aga Polres Malang akan siaga dan selalu berada dii tengah masyarakatt n dalam memberikan kenyamanan pelayanan. Di antaranya pelayanan pembuatan SKCK maupun surat kehilangan dan kebutuhan lain yang terkait dengan layanan kepolisian. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan, jajarannya akan siap siaga dalam memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Salah satunya dengan memanfaatkan keberadaan mobil

dina pelayanan yang saat ini dinas sud sudah ada di setiap polsek jaja jajaran. Pemanfaatan mobil dinas pela pelayanan tersebut menuru rutnya akan memudahkan d dalam pemberian pelayan pada masyarakat. anan “Semoga mobil ini dapat lebih meningkatkan pelayanan dan manfaat kepada masyarakat,” terangnya. Mobil dinas di setiap polsek jajaran ini tentunya akan lebih memudahkan membangun dan menguatkan komunikasi antara aparat kepolisian dengan masyarakat. Dengan melakukan mobile setiap saat di semua wilayah maka kehadiran aparat kepolisian dapat

dirasakan oleh masyarakat. Bersamaan, petugas yang melakukan mobile atau patroli juga dapat memberikan edukasi pada masyarakat maupun menyampaikan informasi yang diperlukan oleh masyarakat dalam meningkatkan dan menjaga stabilitas kamtibmas. Wilayah hukum Polres Malang yang cukup luas ini tentunya membutuhkan perhatian yang sangat serius dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Begitu pula, karakteristik wilayah maupun masyarakatnya juga beragam sehingga setiap polsek diharapkan memiliki kreativitas dalam melaksanakan tugasnya. (*/ari/mik)

"Sebelumnya kami sudah melakukan sosialisasi kepada

para petani agar segera mengambil semua kabel, tiang dari

bambu, dan kawat yang masih ada di sawah, namun karena para petani masih belum mengindahkan maka kita lakukan razia ke lapangan," ujar Kapolsek, Jumat (4/6). Kapolsek menegaskan, bahwa jajarannya berjanji akan menindak tegas jika masih ada petani yang nekad memasang kabel listrik untuk jebakan tikus di sawah. Selain itu, pihaknya juga telah memerintahkan kepada para bhabinkamtibmas untuk berkeliling ke area persawahan, guna memantau petani yang masih nekad memasang aliran listrik untuk jebakan tikus tersebut. "Selain menggelar razia, kami juga memberikan imbauan kepada para petani agar tidak kembali memasang kabel untuk jebakan tikus, sebab risiko dari jebakan tikus di sawah ini sangat besar, tak jarang pemilik lahan sendiri yang menjadi korban sengatan arus listrik jebakan tikus di sawahnya," bebernya. (top/har/mik)

Anggota Polres Blitar bersama anggota DPR sosialisasi empat pilar berbangsa dan bernegara.

Polres Blitar Bersama DPR RI Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Blitar, Memorandum Polres Blitar bersama dengan anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi, melaksanakan sosialisasi empat pilar berbangsa dan bernegara kepada konstituen di Balai Desa Ngadipuro, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, Jumat (4/6). Dalam acara tersebut, pria yang juga menjadi Ketua DPD NasDem Kabupaten Blitar ini menyampaikan pentingnya empat pilar berbangsa dan bernegara. Yakni pedoman Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945. Hal tersebut menurutnya penting disosialisasi-

ka kan agar masyarakat tak salah paham. “Salah satu ancaman nyata yang baru-baru ini terjadi adalah kegiatan ilegal, salah satunya bom yang terjadi di depan gereja di Makassar,” ujarnya, kemarin. Dengan adanya kegiatan ini, Nurhadi menginginkan Kabupaten Blitar melakukan antisipasi dari paham-paham radikalisme yang terjadi di masyarakat. Baginya, kejadian di Makassar bisa menjadi pembelajaran bersama akan bahayanya paham radikalisme. Sementara itu, Kepala Desa Karangsono, Tugas Nanggolo Yudo Dili Prasetiono

menyampaikan, sosialisasi empat pilar berbangsa dan bernegara merupakan upaya yang bagus dari DPR RI agar tetap menjaga kesatuan dan persatuan negara Indonesia di tengah bayang-bayang radikalisme. Sementara itu, Kapolsek Wonotirto AKP Subondo meminta kepada Nurhadi untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat desa yang telah disampaikan kepadanya, sehingga kekurangan di desa bisa mendapatkan solusinya dengan baik. “Kami sampaikan, titip untuk diperjuangkan di parlemen, agar desa-desa bisa lebih maju dan berkembang lagi,” pungkasnya.(pra/mik)

Jelang Akhir Pekan, Polisi Tinjau Prokes Destinasi Wisata Gresik, Memorandum Sebagai bagian dalam ikhtiar memutus dan mencegah penularan Covid-19, Kam polsek Sidayu Iptu Khairul Alam bersama anggota mengunjungii sejumlah tempat wisata di Kecamatan Sidayu Gresik, Kamis (3/6). Kunjungan itu untuk memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes), khususnya selama akhir pekan. Kapolsek bertemu langsung dengan pemilik atau pengelola tempat wisata kapal pesiar di Randuboto. Mantan KBO Satlantas Polres Gresik itu menanyakan terkait penerapan protokol kesehatan serta pembatasan pengunjung di lokasi wisata, khususnya pada akhir pekan dan hari libur. “Kami laksanakan monitoring dan pengecekan penerapan protokol kesehatan di sejumlah tempat wisata di Kecamatan Sidayu dan mengimbau pengelola dan pengunjung untuk tetap mematuhi prokes Covid-19,” ucapnya.

Salah satu pengelola tempat w wisata Andi menerangkan, pihaknya sudah menerapkan prottokol kesehatan.Salah satunya d dengan membatasi pengunjung y yang datang di lokasi wisata. “Dibatasi hanya berjumlah maksimal 15 orang dan kemudian pintu masuk ditutup agar jumlah pengunjung yang ada tidak bertambah,” jelasnya. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menambahkan penerapan prokes akan terus dilaksanakan pihak kepolisian. “Hal ini dilakukan demi kesehatan masyarakat, kalau masyarakat sehat, otomatis ekonomi akan berputar dan berjalan secara efektif,” jelasnya. Untuk itu, masyarakat agar selalu disiplin protokol kesehatan 5M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan. Harapannya Kota Pudak dapat segera keluar dari pandemi Covid-19. (and/har/mik)

Kapolsek Sidayu Iptu Khairul Alam meninjau destinasi wisata.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

Lurah Sempusari Nanang Suwono mendampingi warga yang membayar PBB.

Lurah Sempusari Gugah Warga Taat Pajak Jember, Memorandum Nanang Suwono, Lurah Sempusari, Kecamatan Kaliwates, kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya pajak bagi pembangunan. Itu disampaikan dalam program sapa warga yang bertema ‘Halo Menggugah Kesadaran Membayar Pajak’ di Balai RW 16, Perumahan Alam Hijau, Jumat (4/6). “Pajak adalah tulang punggung pemerintah kita. Masyarakat harus paham betapa pajak memiliki peran penting dalam memperkokoh perekonomian dan pembangunan,” kata Nanang Mantan Plt Lurah Kepatihan itu juga menyinggung soal rendahnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak. Hal itu terlihat dari banyaknya wajib pajak yang masih menunggak. “Kedatangan kami memberi pelayanan kepada masyarakat Sempusari. Kami hadir untuk membantu masyarakat dalam membayar pajak bumi bangunan (PBB),” lanjut Nanang. Selain untuk lebih dekat dengan masyarakat juga mendorong agar lebih taat membayar pajak. Menurut Nanang, hadir di tengah masyarakat di samping melihat dan mengetahui kendala yang terjadi, tujuan utamanya agar ketua RW bisa membantu wajib pajak dalam membayar pajaknya. “Langkah jemput bola dalam rangka menarik PBB agar masyarakat tidak perlu repot lagi dalam membayar. Mereka tidak perlu mendatangi kantor kelurahan, cukup kami yang datang kepada masyarakat,” terangnya. Program halo masyarakat telah berjalan dua kali dalam seminggu dan berpindah pindah, agar 16 RW yang berada di Kelurahan Sempusari ini bisa tuntas. “Dengan harapan bisa mendongkrak pembayaran PBB-nya dan dari dua kali kami berkunjung ternyata ada 172 wajib pajak dengan total Rp 10 juta lebih, “ jelas lurah kelahiran Lamongan ini. (jun/lis)

Pasuruan, Memorandum Satreskoba Polres Pasuruan Kota meringkus pemakai dan pengedar sabu. Mereka Agus Siswanto alias Kodok (33), asal Dusun Banyubiru Lor, RT 01/RW 01, Desa Sumberejo, Kecamatan Winongan; dan Septiyan Eka Sulistiono (24), asal Jalan Hangtuah, Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo. k “Agus Siswanto alias Kodok kita amankan, Kamis (3/6), di a perbatasan Dusun Tugu, Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan,” kata Kasatreskoba Polres Pasuruan Kota AKP Nanang Sugiyono kepada Memorandum, Jumat (4/6). Ia diamankan, setelah petugas mengetahui pelaku membawa sabu yang diikat di jempol kaki kanan meng-

FO TO :

M

EM

OR

AN

DU

M

/R

UL

Kedua pelaku diamankan di Mapolres Pasuruan.

gunakan karet warna kuning. “Kodok ini hanya pemakai. Dari tangan pelaku petugas menyita barang bukti 1 klip sabu 0,30 gram yang diisolasi warna hitam dan sebuah HP Sony,” jelas Nanang.

Di hari yang sama, petugas juga mengamankan pelaku bernama Septiyan Eka Sulistiono (24), asal Jalan Hangtuah, Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

“Ia ditangkap petugas di rumahnya, Kamis (3/6), dan mengamankan barang bukti ber upa 1 klip sabu 0,32 gram dan 1 HP,” ucap Nanang. Pelaku Septiyan Eka Sulis-

tiono, kata Nanang, selain mengonsumsi sendiri juga mengedarkan sabu-sabu. “Kedua pelaku kini sudah diamankan di Mapolres Pasuruan Kota guna penyidikan lebih lanjut,” tutup Nanang. (rul/lis)

Dewan Dorong Isi Kursi Kades Salamrejo Trenggalek, Memorandum Kekosongan jabatan Kepala Desa Salamrejo, Kecamatan Karangan, mendapatkan perhatian dari berbagai pihak, termasuk DPRD Kabupaten Trenggalek. Guna memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan, DPRD Trenggalek meminta segera dilakukan pergantian antarwaktu (PAW) sebagai mana aturan yang ada. Seperti disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek Husni Tahir Hamid, kekosongan kursi kepala desa di Salamrejo perlu segera ditindaklanjuti dengan mengelar PAW. “Itu mengingat masa jabatan yang ditinggalkan kepala desa sebelumnya masih tersisa 4 tahun,” ujarnya, kemarin. Husni Tahir Hamid menjelaskan, langkah ini diambil karena Kepada Desa Salamrejo meninggal dunia. Sehingga kekosongan jabatan yang masih lama itu perlu segera diisi. “Kita sudah menggelar rapat bersa-

Husni Tahir Hamid

ma dinas pemberdayaan masyarakat dan desa, Pj kepala desa, serta badan

permusyawaratan desa,” ungkapnya. Ditambahkan Husni, pihaknya juga meminta pemdes lekas berproses, yaitu dengan segera membentuk panitia pemilihan kades PAW melalui BPD. Selanjutnya, setelah BPD selesai membentuk panitia, diteruskan dengan menentukan siapa saja yang masuk dalam keterwakilan peserta musyawarah desa melalui musyawarah mufakat. “Penentu peserta keterwakilan dari zona unsur masyarakat di tiap dusun, akan melalui musyawarah dengan melihat jumlah penduduk di dusun setempat,” terang dia. Masih menurut Husni, dengan demikian maka jumlah peserta keterwakilan di setiap dusun tidak bisa sama. Kemudian secara teknis, akan dilaksanakan oleh panitia dan BPD melalui musyawarah desa. Politisi Hanura itu melanjutkan, atensi proses pelaksanaan pilkades PAW disebabkan jika, dalam waktu maksimal

6 bulan dimulai sejak pemberhentian tetap kades, maka wajib dilakukan pilkades PAW. Jika tidak, berarti sisa masa jabatan akan diisi Pj hingga adanya pelaksanaan pilkades mendatang. “Jangan sampai kekosongan sisa masa jabatan ini diisi Pj kades. Jangan sampai itu terjadi. Komisi I tetap berharap ada pilihan kades definitif untuk mengisinya,” papar Husni. Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Trenggalek Edi Supriyanto membenarkan, melalui rapat kerja DPRD telah disepakati penyelesaian kekosongan kades definitif di Desa Salamrejo akan dilaksanakan pilkades melalui mekanisme PAW. “Proses ini memang harus dilaksanakan dengan mengacu UU No 6 tahun 2014, PP 43, Permendagri 65 tahun 2017, Perda, Perbup 53 tahun 2016, dan semua sudah secara teknis mengatur itu,” ujarnya. (adv/mad/lis)

Bupati Yuhronur Tanggapi Pandangan Umum Fraksi Lamongan, Memorandum Rapat paripurna DPRD Kabupaten Lamongan kembali digelar, Jumat (4/6). Memasuki hari ketiga, rapat paripurna dalam rangka jawaban bupati terhadap pandangan umum fraksi atas raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2020. Bupati Yuhronur Efendi menyampaikan tanggapan atas pendapat, saran, dan imbauan, serta pertanyaan dari masing-masing fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamongan yang sebelumnya telah disampaikan pada rapat paripurna hari kedua. Yuhronur mengungkapkan, terkait tidak tercapainya pendapatan daerah, realisasi pendapatan retribusi, pendapatan dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dipengaruhi oleh kondisi perekonomian yang belum begitu baik akibat pandemi. Konsumsi masyarakat untuk kegiatan wisata belum bisa diharapkan, sehingga mempengaruhi pendapatan pajak sebagai akibat pembatasan kegiatan masyarakat. Tidak beroperasinya armada angkutan darat dan tidak adanya even olahraga juga turut mempengaruhi. Terkait pungutan liar (pungli) yang

FOTO: MEMORANDUM/ASW

FOTO: MEMORANDUM/JUN

Tulungagung, Memorandum Matinya puluhan sapi di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pagerwojo, beberapa waktu lalu berbuntut panjang. Itu setelah muncul beberapa spekulasi. Ada yang menduga mati akibat disantet, karena gangguan pencernaan, dan lain-lain. mkab Kemudian Pemkab mastikan Tulungagung memastikan matinya sapi dan kambing akan setersebut dikarenakan nthrax. x rangan bakteri anthrax. gagung Bupati Tulungagung Maryoto Birowo Maryoto Birowo ketika endopo, dikonfirmasi di pendopo, 6) pada Jumat (04/06) jimengakui hasil ujig lab atas sapi yang mati di wilayah tersebut karena bakteri anthrax. “Hasil uji FOTO: MEMORANDUM/FIR laboratorium memang ditemukan anthrax pada daging sapi yang mati. Sejauh ini belum kita temukan penularan kepada manusia,” ujarnya. Maryoto menyebut, sesuai data yang dimilikinya, terdapat 26 sapi dan 3 ekor kambing di Desa Sidomulyo mati dengan ciri-ciri hampir serupa. Yakni tidak mau makan kemudian beberapa hari setelahnya mati. “Ciri-ciri matinya secara umum sama, tidak mau makan kemudian lama-lama mati,” jelasnya. Usai kejadian tersebut, pihaknya bersama forkopimda melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada warga sekitar. Selanjutnya dilakukan uji laboratorium atas bagian sapi yang mati dan 44 sampling sapi yang hidup. Hasilnya ditemukan bakteri anthrax pada daging hewan yang mati. Sedangkan 44 sapi yang hidup tersebut dalam kondisi sehat. “Yang sampling 44 itu kondisi sehat, untuk yang mati itu hasil ujilab ada temuan anthrax,” ulasnya. Masih menurut Maryoto, untuk memastikan tidak ada penyebaran di lokasi, pihaknya meminta Dinas Peternakan Kabupaten Tulungagung untuk mengambil tindakan dengan menyemprotkan disinfektan di kandang hingga lokasi penguburan hewan yang telah mati. Selain itu, pihaknya juga mendirikan posko di lokasi untuk memudahkan masyarakat melaporkan kesehatan hewan ternak. Untuk sementara waktu, pihaknya juga menerapkan kebijakan karantina sapi dan kambing di daerah tersebut agar tidak dijual keluar kota, hingga beberapa waktu ketika sudah dipastikan tidak ada penularan. (fir/mad/lis)

2 Budak Sabu Dibekuk

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Temukan Anthrax, Sapi dan Kambing Dikarantina

SABTU PAHING, 5 JUNI 2021 HALAMAN 8

Bupati Yuhronur Efendi menyampaikan paparan dalam rapat paripurna DPRD Lamongan.

dilakukan juru parkir, sebagaimana yang dipertanyakan fraksi PKB, Yuhronur menyampaikan bahwa juru parkir yang terdaftar tiap bulan telah diberikan insentif dan selalu dilakukan monitoring. Selain itu juga, Pemkab Lamongan telah bekerja sama dengan satpol PP untuk

menertibkan juru parkir liar. Masih menanggapi pertanyaan fraksi PKB terkait harga pupuk, Yuhronur mengungkapkan bahwa kondisi pupuk yang ada merupakan inventarisasi dari kementerian pertanian terhadap aspirasi dari masyarakat tani. Sedangkan

rendahnya harga jual gabah dipengaruhi oleh kualitas gabah. “Sebagaimana aspirasi masyarakat tani tentang keinginan untuk mengurangi subsidi pupuk dan memperluas jangkauan subsidi pupuk, tahun ini subsidi pupuk dikurangi namun kuota penerima ditambah. Sedangkan terkait harga jual gabah yang rendah disebabkan kualitas gabah yang kurang baik karena pengelolaan pasca panen yang masih tradisional dan sangat dipengaruhi oleh cuaca,” terangnya. Sudah menjadi komitmen bersama semua lini dalam Pemerintahan Daerah Kabupaten Lamongan, bahwa pengelolaan belanja daerah yang diberikan kepada masyarakat sesuai dengan prinsip pro growth, pro job, pro poor, dan pro environment. “Saya yakin perekonomian Kabupaten Lamongan pada 2021 akan lebih baik, sejalan dengan ekonomi global dan domestik. Kebijakan vaksinasi yang berlangsung secara global ditengarai mampu mendorong semakin luasnya pembukaan sektor-sektor ekonomi produktif dan peningkatan aktivitas masyarakat yang berimplikasi pada perbaikan ekonomi di Kabupaten Lamongan,” pungkas Yuhronur. (*/asw/lis)

FOTO: MEMORANDUM/MAD

Curi Uang Bos, Karyawan Notaris Diamankan

Tauchid

Tulungagung, Memorandum Satreskrim Polres Tulungagung mengungkap kasus pencurian kartu kredit dan ATM (anjungan tunai mandiri) yang terjadi di Jalan Letjen Suprapto, Kepatihan, Kota Tulungagung. Tersangka diketahui bernama Tauchid (31), warga Cepoko,

Berbek, Nganjuk. Adapun korbannya yaitu seorang notaris yang berkantor di Jalan Pahlawan, Tulungagung. Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Christian Kosasih melalui Paur Subbag Humas Iptu Nenny Sasongko mengatakan, kasus pencurian ini terjadi bebe-

rapa hari lalu. Setelah itu korban melapor ke polisi. “Berbekal laporan korban, kemudian polisi melakukan serangkaian penyelidikan dan pendalaman,” terangnya, Jumat (4/6). Awalnya korban datang ke kantor BCA. Dan oleh petugas BCA diberitahu, kalau di ATM

BCA milik korban ada tarikan tunai dalam jumlah besar. Kemudian oleh petugas BCA ditunjukkan rekaman kamera saat penarikan uang tunai itu. “Korban terkejut karena yang ditunjukkan dan mengambil uang tersebut adalah pegawainya. Selanjutnya korban mela-

porkan kejadian itu ke Polres Tulungagung,” tambah Iptu Nenny. Masih menurut Nenny, dari kejadian itu korban mengalami kerugian hampir setengah miliar rupiah. Dan tersangka berhasil ditangkap tanpa perlawanan. Sementara itu barang bukti yang di-

temukan uang tunai hasil tarikan di ATM sebesar Rp 325 juta, foto camera CCTV ATM, print out rekening, dan print out kartu kredit. “Total kerugiannya Rp 476,35 juta. Dan tersangka sudah diamankan karena terbukti melanggar pasal 362 jo 64 KUHP,” pungkasnya. (mad/lis)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Maskur. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo Direktur Utama: SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida Choirul Shodiq SH MH S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/ Pemimpin Perusahaan: eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

Tim Alap-Alap Satsabhara Polres Jember membubarkan kerumunan massa di alun-alun.

Polisi Bubarkan Kerumunan di Alun-Alun Jember Jember, Memorandum Tim Alap-Alap Polres Jember membubarkan kerumunan massa di alun-alun kota. Hal ini sebagai upaya untuk menjaga dan mengantisipasi peningkatan penyebaran Covid-19 di Jember yang kini sudah mulai membaik, namun tetap perlu diwaspadai. “Pembubaran ini bertujuan untuk menjaga Kabupaten Jember yang sudah membaik sebagi upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 dan mengosongkan alun-alun dari pusat keramaian warga,” kata Kasatsabhara Polres Jember AKP Eko Basuki TA, Kamis (3/6) malam. Selain membubarkan kerumunan warga, Eko Basuki yang memimpin langsung Tim Alap-Alap dalam operasi ini juga menyasar sejumlah pelanggaran lain. Merazia kendaraan roda dua yang diketahui menggunakan knalpot brong. “Selain pembubaran kerumunan warga, kami juga melakukan razia lainnya, yakni kendaraan yang menggunakan knalpot brong serta mengantisipasi adanya balapan liar,” bebernya. Sementara dari razia yang dilakukan oleh Tim Alap-Alap Satsabhara Polres Jember, sedikitnya 3 kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot brong diamankan dan dibawa ke kantor Samapta. “Kami hanya mengamankan kendaraan di kantor Samapta dengan tujuan supaya mengganti dengan knalpot standar dan memberikan efek jera supaya tidak melanggar peraturan yang telah ditentukan,” ujarnya. Sekitar pukul 00.00 Alun-alun Jember bersih, tidak ada satupun pengunjung atau pedagang yang nongkrong. Selain pembubaran imbauan terus dilakukan oleh Tim Alap-Alap Samapta Polres Jember. (edy/lis)

Beraksi di Tulungagung, Residivis Lamongan Dibekuk Tulungagung, Memorandum Satreskrim Polres Tulungagung bersama Unit Reskrim Polsek Pakel menangkap Muhammad Iqbal Wahyu (24), warga Lamongan, di Desa Gandong, Kecamatan Bandung. Kasubbag Humas Polres Tulungagung Iptu Trisakti Saiful Hidayat mengatakan, saat penangkapan berlangsung tak ada perlawanan dari tersangka. “Tersangka kita amankan saat ada di warung kopi. Tidak ada perlawanan dari tersangka yang juga residivis dan pernah dipenjara pada 2020 lalu,” ujarnya, Jumat (4/6). Trisakti menambahkan, penangkapan ini merupakan hasil dari pendalaman yang dilakukan polisi atas laporan pencurian dengan pemberatan yang dialami Friska (24), warga Desa Gombang, Kecamatan Pakel. Kepada polisi, korban mengaku menjadi korban pencurian dengan pemberatan saat melintas di jalan raya Desa Gebang. Saat itu korban sendirian mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba didekati tersangka dan menarik tas yang dibawa korban hingga tali tas putus, dan barang di dalamnya dibawa kabur tersangka. “Jadi korban ini saat berkendara langsung dijambret. Tas dan handphone di dalamnya dibawa kabur,” terangnya. Trisakti mengungkapkan, usai melakukan pendalaman dan meminta keterangan sejumlah saksi, akhirnya penyelidikan mengarah kepada tersangka yang kini telah mendekam di tahanan Mapolres Tulungagung. “A k i b a t p e r b u a t a n n y a , t e r s a n g k a dijerat dengan pasal 365 KUHP,” pungkasnya. (fir/mad/lis)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

FOTO: MEMORANDUM/EDY

JAWA TIMUR

SABTU PAHING, 5 JUNI 2021 HALAMAN 9

M Iqbal dan barang bukti serta motor sarana aksi.

Kabupaten Pasuruan Jadi Percontohan Sekolah Orang Tua Hebat orang tua tersebut dihadirkan sebagai siswa. Lalu siapa yang akan menjadi gurunya. Arumi menegaskan bahwa mereka-mereka yang akan dilibatkan terdiri dari para kader BKB, penyuluh KB (keluarga berencana) hingga pengajar dari Universitas Surabaya (Ubaya). “Kita mengajak Ubaya untuk memberikan ilmu teoristiknya. Karena secara ilmiah akan lebih masuk untuk dicerna dan tentunya mereka adalah pakar yang sudah berpengalaman di bidangnya,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Sukaryo Teguh Santoso menjelaskan, SOTH akan digelar selama 3 bulan dengan estimasi 13 kali pertemuan.

PENGUMUMAN PEMBUBARAN DAN LIKUIDASI Diumumkan bahwa PT. PARAMITRA JAYA CEMERLANG berkedudukan di Surabaya (selanjutnya disebut “ PERSEROAN”) Berdasarkan akta berita acara tanggal 03 Juni 2021 No .3 yang dibuat oleh yunny kisworo, S.H. Notaris di Surabaya telah disetujui oleh para pemegang saham PERSEROAN untuk MEMBUBARKAN PERSEROAN terhitung sejak tanggal 03 Juni 2021. Kepada Para Pihak yang berkepentingan dengan perseroan dapat mengajukan keberatan secara tertulis kepada PERSEROAN melalui Sdr. IWANTONO GANI berlokasi Di Jl. Raya Kenjeran no 368 kav 4, selaku likuidator perseroan dengan mengirim / mengajukan bukti-bukti dan alasan-alasan yang sah dalam jangka waktu 2 (dua) bulan sejak pengumuman ini. Seluruh surat-menyurat dialamatkan kepada : Likuidator PT. PARAMITRA JAYA CEMERLANG (dalam likuidasi) Jl. Raya kenjeran no 368 kav 4

RUMAH DIKONTRAKKAN

PA R A N O R M A L

Dikontrakkan Rumah Sutorejo Timur VI RR-2 / 3 KT / 1 KP / 1 KM, Listrik 2200w. Hub:0811320244.

Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031-5490592/081229729706 (tdk terima SMS).

R U K O D I S E WA K A N Disewakan Ruko Jln Aperi Porong 10Juta Hub:082343100735.

Raya /Thn

MOBIL DIJUAL Pajero sport GLX4x4 2014 (W) Manual Solar Putih Pjk baru, 240 JT (082158665858)

P E N G O B ATA N

Di mana setiap pertemuan akan menghabiskan waktu 2 jam pertemuan dengan materi yang beragam. Seperti perlindungan keluarga, menjaga anak dari pengaruh media sosial, pembentukan karakter anak usia dini, pemenuhan gizi anak dan materi penting lainnya. “Sementara 13 pertemuan dulu. Kalau ditotal kira-kira 3 bulan lamanya. Kita laksanakan setiap satu minggu sekali di hari sabtu atau minggu. Materinya satu materi dalam satu pertemuan,” terangnya. Dengan dijadikannya Kabupaten Pasuruan sebagai pilot project SOTH, Teguh berharap kepada kota/kabupaten lain di Jatim untuk meniru keberhasilannya. “Bisa di-copy

%81'$ .(/$1$ $+/, 18-80 5$0$/ %(53(1*$/$0$1 6(-$. 7+1 µ TERIMA KONSULTASI SGLH MACAM KECUALI JUDI BISA KURSUS KILAT MEMBACA KARTU LENORMAND, KONSUL DATANG ATAU ONLINE VIA WA, TRANSFER BCA. RAMALAN MADAM

* KELANA YOUTUBE * WA : 082252111195 Phone : 085283111195 Lokasi Sidoarjo

KEHILANGAN HILANG BPKB ASLI MBL MITS DUMP TRUCK TH.18 S.8159.JE AN.MOHAMMAD SAMSI JL.DS WARUKULON RT3/RW3 LAMONGAN. HLG STNK YMH MIO 2012 L-3426-V W.PUTIH AN.INDAH KUSUMANINGSIH LIDAH WETAN RW02 RT01 KEC. LAKARSANTRI SBY.

paste, karena memang bagus,” singkatnya. Di sisi lain, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan Lulis Irsyad Yusuf berharap agar program SOTH bisa membantu setiap ayah dan ibu untuk berkolaborasi aktif dengan sekolah. Sehingga dapat menciptakan generasi yang berkualitas di masa mendatang. “Semoga dengan adanya SOTH ini dapat menciptakan keluarga yang berkualitas demi menuju Kabupaten Pasuruan yang lebih baik,” tutup Lulis. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan Lulis Irsyad Yusuf, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Sukaryo Teguh Santoso, Sekda Kabupa-

Kehilangan SIM C, a/n Nur Pratomo, alamat Dsn Krajan, RT/ RW 5/1, Ds Kedung banteng, Bakung, Blitar.

KEHILANGAN

ten Pasuruan Anang Saiful Wijaya, serta undangan lainnya. (ion/lis) FOTO: MEMORANDUM/ION

Pasuruan, Memorandum Kabupaten Pasuruan dipilih menjadi pilot project (percontohan) pembukaan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di Jawa Timur. Pembukaan SOTH ini diresmikan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Dardak di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Jumat (4/6). Sebagai pilot project, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan memilih Kecamatan Pandaan dan Rejoso. Di mana per kecamatan diwakili 60 peserta yang merupakan pasangan suami-istri yang memiliki anak di bawah usia 5 tahun (balita). Di hadapan para undangan, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Dardak mengatakan, dipilihnya Kabupaten Pasuruan sebagai pilot project Sekolah Orang Tua Hebat karena ada program Bina Keluarga Balita (BKB) yang terbukti sukses dalam menciptakan pola asuh anak yang ideal. “Kabupaten Pasuruan saya lihat sudah berhasil dalam program BKB-nya. Nah, SOTH ini menjadi lanjutan atau pengembangan BKB,” katanya. Dalam praktiknya, para

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur menyaksikan praktik para kader BKB.

KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BADAN PERTANAHAN NASIONAL KANTOR PERTANAHAN KOTA SURABAYA II PROVINSI JAWA TIMUR

Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa: No

1

NAMA ALAMAT PEMOHON

LETAK JALAN NIB TERDAFTAR TANGGAL a. JALAN HAK ATAS TANAH JENIS & ATAS NAMA PEMBUKUAN b . DESA/KEL. NOMOR HAK c. KEC.

MUJI SUKARMINI Hak Milik No. 1440 Kelurahan Jl. Tenggilis Lama Tenggilis Mejoyo IIIA/41 B Surabaya Kecamatan Tenggilis Mejoyo Luas: 92 m2

KEHILANGAN

Hilang STNK Spd Motor Honda Thn 2009 L5863KQ A/N: Rudianro D/A: JL kedung Tarukan Baru 1-A/23.

Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.243008.K RUDY EFFENDY OEI JL.TANJUNG PRIOK 29 E/11 SBY.

Hilang STNK Spd Motor Honda thn 2016 L5800BK A/N: Indri Susilowati D/A: Klampis Ngasem 11/16-B.

HILANG BUKU KIR MOBIL NO SB 208588 TH 2011 L 8464 VC AN.RONNY HARSONO SUSANTO D/A. JL.PETEMON 3 A / 4 SBY.

HILANG BPKB ASLI TRUCK BOX T.DYNA TH.12 L.9967.UK AN.ADI PAMUNGKAS JL.JAGIR SIDOMUKTI 1/8 SBY.

Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.144634.K PT. RAHAYU PERDANA TRANS JL. SURABAYA.

Hlg STNK Hnd Beat Htm ‘2008 L-5439-DH An.Alimah Rukiana Jl. Karang Rejo Sawah 7-A/06 Sby.

Hilang Buku Kir L.8497.UJ / BKS.22702 PRIMASARI JL.GRIYA KEBRAON UTARA 4 AF/3 SBY.

HILANG STNK HONDA BEAT W 2732 NBJ MOCHAMMAD NASRUL HIDAYAT 0895377135642.

Hilang Buku Kir L.9386.BD JOHANES JULIANTO JL.MULYOSARI UTARA 2/32 SBY.

-

MUJI SUKARMINI

16/06/2011

KETERANGAN

JL Tenggilis Lama - Surat Pernyataan di Bawah Sumpah / Janji tanggal 25/05/2021 IIIA/41 B Surabaya

- Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan tanggal 10-03-2021 Nomor: SKTLK / B-S / 3019 / X / YAN.2.4 / 2020 / SPKT / RESTABES SBY, dari Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Timur Resort Kota Besar Surabaya Jalan Taman Sikatan No.1 Surabaya.

Dalam waktu 30 (Tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (Tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi.

Hilang Buku Kir L.9960.UY / SB.221437.K PT.DEWI SRI PUTRA JL.TANJUNG PRIOK 29 E/11 SBY.

Hilang STNK Spd Mtr Honda Th’2013 L-4418-MO An.Waluyo D/a.Padmosusastro 7 Sby.

Nomor: 1139/300-35.80/VI/2021

Jl Krembangan Barat Nomor 57 Surabaya, telp (031)3531476, fax (031)3531477

HILANG STNK HONDA VARIO 125 W 3256 VR RAHMADILA MEGA SETYAWATI 082123695808.

Hilang Buku Kir L.9425.UL PT.GAJAHMAS ANTARNIAGA JL.MASTRIP WARUGUNUNG 31 SBY.

PENGUMUMAN: (Tentang Sertipikat hilang)

HILANG BPKB CS1 L-3190-M HENY S. NORA MH 1JBA1198K053804. Hlg STNK Hnd Beat Pth ‘2014 L-5339-KG An.Muhadi Drs Jl.Jagir Sidosermo 6/164 Sby. HILANG STNK HONDA BEAT W 2849 NI DIAH RETNO KUMALASARI 085645759647. HILANG STNK YAMAHA N MAX W 5973 VX CHOIRUL UMAMI 083848821242.

KEHILANGAN

KEHILANGAN

HILANG STNK HONDA SCOOPY W 2398 XF LESTARI 081233123167.

Hilang Buku Kir L.8257.UX / SB.133597.K PT.KAMADJAJA LOGISTICS JL.SURABAYA.

HILANG STNK HONDA VARIO W 4096 NBJ ARI SUDARMANTO 082132863119. HILANG STNK SUZUKI SKYDRIVE 2021 BIRU L 2690 Y SUPRAPTININGSIH. HILANG STNK Motor Honda L-5425-WD An Diana Supariatin d/a Jl.Pakis 3/35-G Sby. Hilang STNK Motor Ymh MIO’2018 L - 4397 - MV a/n Irawan Hub. 082132223066

Kehilangan bpkb R2 merk Honda vario tahun 2019 nopol W 5401 BE An. Supiyati da Jl. Veteran Gg9D Kavling mbah banten Rt. 003 Rw. 011 Kel. Singosari Kec. Kebomas Kab. Gresik Kehilangan bpkb R4 merk Suzuki katana tahun 1994 nopol W 1994 DZ An. Budiyono da Jl. Baja IX/12 Rt. 004 Rw. 002 Ds. Pongangan Kec. Manyar Kab. Gresik


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SABTU PAHING, 5 JUNI 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Sopir Bus Purwojati Ketagihan Sabu FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho meletakkan batu pertama pembangunan perumahan.

Polres Jombang Siap Sejahterakan Anggota Bangun 205 Rumah Siap Huni Jombang, Memorandum Menindaklanjuti program kerja 100 hari kapolri, Polres Jombang membangun 205 rumah siap huni untuk anggota. Lokasi pembangunan di Jalan Laksda Adi Sucipto Desa Denanyar, Kecamatan Jombang. Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho mengatakan, perumahan menunjang kinerja pegawai negeri pada Polri khususnya personel Polres Jombang. Ratusan ruma disediakan Polres Jombang melalui kerjasama BTN dan PT Sinar Surya Perkasa. Peletakan batu pertama pembangunan dimulai, Jumat (4/6) pagi. “Ini merupakan salah satu program Kapolri Presisi, yaitu menyediakan perumahan bagi anggota Polri yang murah/terjangkau dan berkualitas dengan tidak meninggalkan aspek kenyamanan dan keamanan,” terang AKBP Agung Setyo Nugroho. Ia menyebutkan, sudah terpesan 37 unit rumah dari anggota Polres Jombang dan polsek jajaran. “Semoga setelah peletakan batu pertama ini, akan semakin banyak anggota Polri yang memesan, dengan pembiayaan oleh bank BTN dan uang muka dari PT Asabri,” jelas Kapolres Jombang. Perencanaan pembangunan, sebanyak 205 unit rumah berdiri di lahan seluas 2,6 hektar. 70% dipergunakan untuk perumahan total 205 unit. Dengan rincian rumah type 36/66 sejumlah 119 unit, rumah type 36/72 sejumlah 34 unit, ruko type 45/84 sejumlah 52 unit sedangkan sisanya 30% akan dibangun fasiltas umum yakni, masjid, taman dan tempat olahraga. AKBP Agung Setyo Nugroho menyampaikan, program kesejahteraan anggota Polri ini sudah ada sejak dulu. Mamun terobosan ini baru terealisasi. Maka dengan adanya program perumahan murah bagi anggota Polri setidaknya bisa dimanfaatkan bagi mereka yang belum memiliki rumah sendiri. “Karena rumah adalah kebutuhan paling mendasar yang harus di miliki setiap orang. Selain itu, juga untuk menunjang kinerja para anggota dalam bertugas,” aku dia. Kapolres Jombang berharap, perumahan baru ini akan berdampak positif pada peningkatan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Selain itu, jarak antara perumahan dengan Polres Jombang dapat di tempuh dalam waktu kurang lebih 10 menit. “Rumaj juga investasi masa depan saat purna tugas. Sekaligus dapat mempengaruhi optimalisasi kerja anggota yang sedang bertugas,” pungkas Agung. (wan/day)

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Wali Kota Ika Puspitasari menyerahkan bantuan kursi roda.

Wali Kota Bantu Kursi Roda Mojokerto, Memorandum Pemkot Mojokerto bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mojokerto menyalurkan kursi roda kepada lansia yang membutuhkan. Bantuan diserahkan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Ketua Baznas Dwi Hariadi dan Kabag Kesra Setda Kota Mojokerto Choirul Anwar, Kamis (3/6). Wali Kota Ika Puspitasari menyampaikan peringatan hari lansia telah berlangsung pada 29 Mei. Sebagaimana instruksi mendagri dalam peringatan hari lansia diperkenankan mengadakan kegiatan yang sifatnya euphoria. Maka penyerahan kursi roda diserahkan secara langsung kerumah-rumah penerima. “Kami menyerahkan kursi roda bagi lansia yang sakit dan tidak bisa berjalan. Namun nanti akan ada rentetan kegiatan diantaranya penyerahan kartu senyum yang merupakan bantuan biaya hidup bagi lansia” kata wali kota yang akrab disapa Ning Ita. Lebih lanjut Ning Ita menjelaskan kartu senyum diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan lansia di Kota Mojokerto. “Kartu Senyum hasil sinergi antara Pemkot Mojokerto dengan Baznas Kota Mojokerto dengan pengalokasian dana ZIS. Kami dari Pemkot sudah mengalokasikan melalui APBD, namun nilainya tidak besar, hanya untuk kebutuhan bahan pokok saja, maka dari itu kita bersinergi dengan Baznas sebagai pengelola ZIS” jelasnya. Kedepan Baznas Kota Mojokerto akan memberikan layanan Homme Care. “Kebetulan para penerima kursi roda adalah penderita stroke dan salah satu pengobatannya adalah diberikan fisioterapi.”jelasnya. Kepada para penerima bantuan dan keluarganya Ning Ita berpesan agar selalu bersabar dalam menghadapi masalah, karena masalah merupakan cobaan yang selalu ada dalam kehidupan. (war/day)

licin dari pengejaran. “Pelaku ditangMojokerto, Memorandum Satreskoba Polres Mojokerto menangkap Mas Heri (43), warga Dusun kap saat melakukan transaksi dengan Sirno, Desa Purwojati, Kecamatan Ngoro. Sopir bus ini berurusan de- pelanggan,” terang dia. Dari tangan pelaku, polisi mengangan hukum karena ditangkap sebagai kurir sabu. Kasubbag Humas Polres Mojokerto Iptu Tri Hidayati membenarkan pelaku nyambi menjadi kurir sabu. Supir bus ini salah pergaulan, karena dirinya juga ketagihan sabu. “Pelaku nyambi kurir sabu ini, ditangkap, Senin (31/5) pukul 20.30,” ujar Iptu Tri Hidayati.

Mas Heri ditangkap saat mengantar sabu ke salah satu pelanggan. Ia diringkus di jalan pedesaan Desa Kembangringgit, Kecamatan Ngoro. Disampaikan petugas, pelaku sudah lama menjadi target operasi petugas. Pelaku juga dikenal cukup

mankan barang bukti dua poket sabu seberat 1,20 gram, handphone. Pelaku mengaku barang tersebut didapat dari Topan. Kini dalam pengejaran petugas. “Tersangka melanggar pasal 114 ayat 1 subs pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Tri. (no/day)

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Mas Heri

3 Rombongan Luar Daerah Kunjungi Sekretaris DPRD Jombang Jombang, Memorandum Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang menerima kunjungan kerja (kunker) dari DPRD Kabupaten Magelang, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Grobogan. Para wakil rakyat tadi berkunjung ke Kota Santri untuk menggali pengetahuan regulasi tentang publikasi produk DPRD Kabupaten Jombang. Sekretaris DPRD Jombang, Pinto Widiarto mengatakan, tiga DPRD luar kota ini melakukan kunjungan. Pertama Anggita DPRD Kabupaten Sleman, menanyakan regulasi alokasi anggaran publikasi. “Secara khusus rombongan DPRD Kabupaten Sleman ke Jombang menggali regulasi anggaran publikasi segala bentuk kegiatan wakil rakyat,” ungkap Pinto Widiarto, Jumat,(4/6). Pinto Widiarto menyampaikan, selama ini sekretariat DPRD Kabupaten Jombang menjalin MoU dengan kantor perwakilan media untuk mempublikasikan kegiatan kedewanan. “Sekretariat DPRD Sleman, selama ini menyediakan sejumlah fasilitas melalui pokja untuk pubikasi. Tentu hal itu berbeda dengan Kabupaten Jombang,”

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Sekretaris DPRD Jombang Pinto Widiarto menerima cendera mata dari salah satu wakil rombongan luar daerah.

jelasnya. Bu k a n h a n y a s e b a t a s menyediakan fasilitas, ketika dilakukan kunjungan kerja (Kunker, red). Alokasi anggaran yang dibutuhkan, dipastikan membengkak. Sebab, mereka

harus mengajak anggota pokja publikasi turut serta. “Kalau di Jombang, hasil dari kunker disalurkan langsung kepada media sebagai bahan publikasi. Karena inti dari kegiatan yang dilakukan selain untuk kepentingan mas-

yarakat, juga memiliki tanggung jawab disampaikan kepada publik,” lanjut Pinto. Menindaklanjuti kunjungan yang datang ke Jombang, Sekwan secepatnya bakal melaporkan ke pimpinan. “Setelah

menerima kunjungan hari ini, kami secepatnya bakal melaporkan ke pimpinan. Untuk tindak lanjutnya, nantinya bakal dilakukan kunker ke wilayah rombongan yang datang hari ini,” tandas Pinto. (wan/adv/day)

Bupati Jombang Apresiasi Sinergi Layanan Vaksinasi Influenza Satradar 222 Jombang, Memorandum Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab membuka flying specialist, ceramah kesehatan dan pelaksanaan vaksinasi influenza yang digagas Keluarga Besar Dinas Kesehatan TNI Angkatan Udara dan Satradar 222 Ploso. Kegiatan digelar di gedung Bung Tomo, Pemkab Jombang, Kamis (3/6) pagi. Bupati Jombang Mundjidah Wahab menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Komandan Satradar 222 Ploso di Kabuh, Jombang, serta keluarga besar Dinas Kesehatan TNI Angkatan Udara serta Tim Flying Specialist yang memberikan sosialisasi/ceramah kesehatan dan vaksinasi influenza di Ruang Bung Tomo, Pemkab Jombang. “Ini adalah untuk kali pertama TNI-AU Satradar 222, menempatkan kegiatannya di Bung Tomo yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Jombang memberikan sosialisasi terkait Vaksinasi Influenza,” kata Bupati Mundjidah Wahab. Bupati Jombang menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Jombang terus menurun. “Alhamdulillah Vaksinasi Covid masih terus berjalan, angka kasus Covid di Jombang semakin menurun. Sampai hari ini, ada 26 kasus yang dirawat. Semoga ini terus menurun. Kita terus berikhtiar juga berupaya dengan tetap melaksanakan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19,” imbuhnya. Bupati berharap akses informasi dan edukasi kepada masyarakat agar bisa menjaga tetap dapat hidup sehat. Dan ini harus dilakukan oleh semua masyarakat pada masa sekarang, dimana Influenza juga Covid-19 masih menjadi momok bagi kita semua, maka dari itu masyarakat dapat melakukan kegiatan sehari–hari dengan melakukan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), selalu mencuci tangan

“

Semoga dengan berkehidupan Perilaku Hidup Bersih Sehat serta pemberian imunisasi influenza pada hari ini, nantinya bisa mencegah, mengurangi flu, Covid-19, yang masih berlangsung sebagai pandemi di dunia, khususnya di Kabupaten Jombang,”

MUNDJIDAH WAHAB Bupati Jombang pakai sabun dan air mengalir, memakai masker, dan menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan mengurangi kerumunan. “Semoga dengan berkehidupan Perilaku Hidup Bersih Sehat serta pemberian imunisasi influenza pada hari ini, nantinya bisa mencegah, mengurangi flu, Covid-19, yang masih berlangsung sebagai pandemi di dunia, khususnya di Kabupaten Jombang,” tandas Bupati Jombang. Sementara itu, Kepala RS AU dr M Munir dari Lanud Abdul Rahman Saleh menyampaikan, sosialisasi terkait pentingnya imunisasi sebagai upaya yang

dilakukan untuk membentuk imunitas pada diri seseorang terhadap paparan mikroorganisme tertentu. “Terutama Vaksinasi Influenza kepada anggota Satrad 222 Jombang yang merupakan vaksin untuk melindungi diri dari penyakit flu,” jelasnya. Pada agenda tersebut, hadir perwakilan Forkopimda Kabupaten Jombang, Kepala RS AU dr M Munir, dari Lanud Abd. Rahman Saleh, Komandan Satuan Radar 222 Jombang beserta jajaran, Sekdakab Jombang, Kepala RSUD Jombang, Kepala RSUD Ploso, Kepala Puskesmas Kabuh, Kepala Rumkit Soemitro Surabaya, Kepala Dinas Kesehatan dan jajaran, Kepala OPD terkait serta Ibu-Ibu IKKT (Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI) Usai acara pembukaan, Bupati Mundjidah Wahab menyaksikan Sekdakab Jombang, Akhmad Jazuli serta Kepala OPD yang hadir pada acara tersebut mendapatkan layanan Vaksinasi Influenza. Komandan Satradar 222, Letkol Lek Yudi Amrizal menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Jombang terutama kepada Bupati Mundjidah Wahab yang telah membuka kegiatan layanan pemeriksaan antigen/ swab antigen Covid-19 dan Vaksinasi Influenza di jajaran TNI-AU Satradar 222. (wan/adv/day)

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab memantau proses vaksinasi.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL

SABTU PAHING, 5 JUNI 2021 HALAMAN 11

Terlibat Tawuran, 2 Remaja Diamankan Warga Tangkap Maling Kabel Telepon Surabaya, Memorandum Petualangan Gani Firmansyah Utomo (21) mencuri kabel telepon akhirnya terhenti. Pria yang tinggal di Jalan Gadel Timur II itu pun harus mendekam di tahanan Polsek Tandes setelah aksinya tepergok. Kapolsek Tandes Kompol Hendry Ibnu Indarto melalui Kanitreskrim Ipda Gogot Purwanto mengatakan, pelaku selama ini dikenal sebagai spesialis pencuri kabel telepon. Yang bersangkutan diamankan setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat. “Dari pengakuan tersangka sudah 3 kali melakukan aksi pencurian kabel telepon. Lokasinya di Tandes semua,” kata Gogot, Jumat (4/5). Pencurian kabel itu terbongkar ketika ada warga (saksi) yang mengetahui aksi pelaku. Gani nekat mencuri setelah mendapati kabel telepon yang bergelantungan di Jalan Balongsari Tama Timur Gang Lebar. Malam hari sekitar pukul 23.00, pelaku seorang diri beraksi menggasak kabel yang sudah diincarnya. “Dirasa situasi sekitar aman, pelaku memanjat tiang telepon. Selanjutnya dia memotong kabel dengan gergaji besi,” terang Gogot. Apesnya, perbuatan Gani ternyata diketahui warga setempat. “Pelaku tidak bisa mengelak setelah aksinya tepergok orang (saksi),” jelasnya. Polisi yang dilapori ada maling kabel tertangkap segera mendatangi lokasi. Selain tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa gergaji besi serta kabel warna hitam sekitar 50 meter dari hasil pencurian. “Untuk proses penyidikan lebih lanjut, pelaku berikut barang bukti kami amankan di mapolsek,” tutur Gogot. Di hadapan penyidik, Gani mengaku telah beberapa kali mencuri kabel telepon. “Lokasinya di Tandes semua Pak. Tapi aksi yang terakhir gagal karena ketahuan orang,” ujar Gani. Gani yang bekerja sebagai tukang kuli batu tersebut nekat melakukan aksi kejahatannya demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Karena kerjaan lagi sepi dan kepepet, saya akhirnya mencuri kabel,” imbuh tersangka. (alf/nov)

Puluhan...

Sambungan dari halaman 1

Polrestabes Surabaya AKP Giadi Nugraha menjelaskan, semenjak kasus investasi smartkos mencuat di media massa dan diketahui publik, banyak orang yang mendatangi mapolrestabes untuk menanyakan perihal kasus tersebut. Ternyata para konsumen itu bukan kasus smartkos yang ditangani Satreskrim Polrestabes, tetapi proyek pembangunan perumahan yang berada di Juanda dan Bangah, Sidoarjo. “Beberapa pembeli rumah yang dibangun di wilayah Sidoarjo diduga juga mengalami kasus yang sama,” kata Giadi, Jumat (4/6). Giadi menambahkan, para pembeli juga mengkonfirmasi kasus yang menjerat Dadang. Ternyata perumahan yang lain juga nasibnya sama. Banyak yang mengaku unitnya belum selesai pembangunannya. Mengenai ada korban yang melapor terkait kasus smartkos, sampai saat ini hanya ada satu korban saja. Kebanyakan mereka tidak melapor karena sudah diganti dengan properti lain yang dibangun oleh PT ITG. Sehingga mereka sudah mendapat refund (pengembalian uang). “Korban ada yang diganti dengan rumah di proyek perumahan. Ini yang membuat mereka tidak melapor,” pungkas Giadi. Seperti diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap Dadang Hidayat, Direktur PT ITG. Selain smartkos ternyata ada lagi bisnis perumahan yang digarap tersangka di wilayah Sidoarjo. Perumahan tersebut diduga juga bermasalah. (rio/nov)

Tanpa Paksaan

Sambungan dari halaman 1

Lalu Lea Ciarachel bicara perihal peran istri ketiga yang diambilnya tanpa paksaan siapa pun. Ia tertarik memerankan hal itu karena ingin mengasah kemampuan aktingnya. “Selama syuting aku merasa nyaman di lokasi dengan senior-senior yang sangat baik dan aku mengambil peran ini tidak dari paksaan siapa pun, murni karena aku ingin belajar akting dan berkarya di dunia entertainment,” kata Lea. Lea Ciarachel Fourneaux kemudian meminta maaf apabila ada kesalahan. Selanjutnya ia mengucapkan kata perpisahan. “Dari hati yang terdalam aku ingin minta maaf bila ada kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja. Aku pamit dulu dari Zahra ya,” tutur Lea. Lea Ciarachel pun meminta netizen untuk selalu menonton sinetron Zahra. Ia berharap mereka semua menantikan karya terbarunya. “Jangan lupa untuk terus saksikan Zahra setiap hari. Jangan lupa tunggu aku di judul MKF yang terbaru. Makasih,” ujar Lea. Sinetron Zahra diketahui menuai protes banyak orang. Hal itu dikarenakan dalam tayangan tersebut dianggap mempertontonkan pedofilia. Zahra sendiri menampilkan cerita pernikahan dini. Di sinetron tersebut ada seorang pria yang punya tiga istri. Yang menjadi masalah yakni istri ketiga dalam cerita itu yakni Zahra yang diperankan oleh artis berusia 15 tahun. Zahra juga dikisahkan masih duduk di bangku SMA. Ia dipaksa menikah dengan pria bernama Pak Tirta yang diperankan Panji Saputra. (dth/nov)

Terlihat dalam video berdurasi 25 detik itu, puluhan remaja itu membawa senjata tajam (sajam). Mereka menyerang musuhnya yang lari di gang perkampungan warga. “Ayo sini-sini, ayoo,” teriak seorang remaja dalam video itu. Saat dikonfirmasi terkait tawuran di Pasar Keputran, Kanitjatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Agung Kurnia Putra membenarkan. Ia megungkapkan, yang terlihat dalam video yang beredar merupakan tawuran antara geng All Star dan GukGuk yang terjadi pada Selasa (2/6)

malam. “Ada dua orang yang sudah kami diamankan dan masih di bawah umur,” tegas Agung, Jumat (4/6). Dari hasil pemeriksaan sementara, terungkap bahwa para remaja itu membawa sajam karena hendak tawuran. Namun, duel antar geng itu gagal karena di lokasi ramai pedagang dan pembeli.“Remaja yang terlibat tawuran antara geng All Star dan Gukguk. Rencananya bertemu di Jembatan Keputran. Karena banyak orang akhirnya mereka mundur,” pungkas Agung. (rio/nov)

FOTO: MEMO RANDUM/IST

Tersangka berikut barang bukti kabel telepon curian diamankan di Mapolsek Tandes.

Video tawuran dua geng di Jembatan Keputran pada Selasa (2/6) yang viral di medsos.

Layani Pembeli, Penjual Nasi Tewas FOTO: MEMO RANDUM/RIO

FOTO: MEMO RANDUM/ALFIN

Surabaya, Memorandum Viral video tawuran remaja di media sosial (medsos) terjadi di Jembatan Pasar Keputran. Anggota Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya mengamankan dua remaja di bawah umur yang terlibat dalam tawuran tersebut.

Petugas mengevakuasi jenazah Yusuf dari lokasi.

Surabaya, Memorandum Tidak ada yang tahu kapan ajal menjemput. Seperti yang dialami Yusuf (65), penjual nasi di Jalan Rajawali, Bubutan. Pria ini tewas ketika membuatkan makanan untuk pembelinya. Informasi yang dihimpun, peristiwa yang dialami Yusuf di warung nasi miliknya pada Kamis (4/6) malam. Saat itu, korban sedang melayani pembeli dan tiba- tiba korban terjatuh hingga

tidak sadarkan diri. Kejadian ini, tentu membuat pengunjung warung terkejut. Lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Bubutan dan jajaran samping. Setelah petugas medis datang ke lokasi segera melakukan pemeriksaan. Namun, nyawa Yusuf tidak tertolong dan dinyatakan meninggal. Kemudian jenazahnya dibawa ke RSUD dr Soetomo menggunakan ambulans untuk divisum.

Tepergok, Diteriaki Maling melakukan pengejaran terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menghadiahi kaki kiri Dirman dengan sebutir timah panas. “Kami terpaksa melakukan tindakan tegas, terukur, dan keras terhadap tersangka DR (Dirman, red). Selain nekat kabur, tindakan yang dilakukan tersangka membahayakan orang lain,” kata Kapolsek Gubeng Kompol Akay Fahli, Jumat (4/6). Akay menjelaskan, dalam aksinya, Dirman dan Khoirul mencari sasaran secara mobile.

Mereka banyak menyasar tempat parkir di minimarket dan toko-toko yang tidak dijaga juru parkir (jukir). “Untuk mengamati motor yang akan dicuri, keduanya menunggu pengunjung yang datang,” lanjut Akay. Setelah korban memarkir motornya dan masuk ke minimarket, tersangka mendekati sasaran dengan berpura-pura menjadi pengunjung. Di parkiran, Khoirul turun dari kendaraannya sembari mengamati situasi sekitar. Dia lalu secepatnya mengeluarkan kunci T.

Sambungan dari halaman 1 “Tersangka tidak menduga jika aksinya kali ini dipergoki korban dan diteriaki maling. Anggota kami yang kebetulan di lokasi langsung membantu mengamankan tersangka KH (Khoirul, red). Sementara satu pelaku melarikan diri,” pungkas mantan Kapolsek Tambaksari itu. Di hadapan penyidik, Khoirul mengaku mencuri karena terdesak kebutuhan hidup. Saat itulah, dia ingat jika beberapa bulan lalu dia pernah diberi kunci T oleh temannya yang sudah meninggal. “Kunci

T pemberian teman akhirnya saya pakai Pak. Tapi dia sudah meninggal,” tuturnya. Khoirul juga berterus terang jika dia bukan kali ini saja berurusan dengan pihak berwajib. Tercatat, pria berperawakan kurus itu sudah tiga kali keluar masuk penjara. Beberapa tahun lalu, dia diamankan karena mencuri motor. Tidak lama setelah bebas, tersangka kembali diamankan atas kepemilikan narkoba. Senada disampaikan Dirman. Sejak cuaca buruk, pria yang sehari-hari bekerja sebagai

Pisahkan Onderdil uang untuk membeli minuman keras (miras) dan mengunjungi sejumlah tempat hiburan malam di Kota Surabaya.

Sementara uang hasil pembagian yang diterima Dirman, langsung diserahkan ke sang istri di tempat kos. Pria yang

sehari-hari bekerja sebagai nelayan itu mengaku jika uang tersebut digunakan untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.

“Anak kandung saya satu pak. Tapi saya dan istri memiliki dua anak angkat yang kami rawat. Itu yang akhirnya me-

yang sedang ditangani saat ini, Anton memaparkan ada 6 perkara. Perkara-perkara tersebut perihal penyaluran kredit diindikasi ada kecurangan atau froud yang melibatkan beberapa bank pemerintah. “Ada 6 perkara ditangani pidsus. Prosesnya masih tahap penyidikan. Jadi itu pengajuannya tidak sesuai prosedur di bank pemerintah. Nilainya macam-macam pengajuannya. Ada yang Rp 30 miliar dan Rp 800 juta. Itu di dua bank,” paparnya. Dijelaskan Anton, penyimpangan dalam pemberian kredit

dari bank pemerintah tersebut, lanjut dia, salah satunya diberikan kepada satu PT yakni ABI. Untuk saat ini, tim penyidik pidsus masih terus mengumpulkan alat bukti untuk sebagai dasar penetapan tersangka. “Kita tetap on the track untuk mengumpulkan alat bukti,” jelasnya. Lebih lanjut Anton mengatakan, dari kecurangan froud bank pemerintah tersebut 2 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Kedua tersangka ditahan sejak April 2021. Mereka berinisial S, selaku direktur perusahaan dan A dari perbankan,” ungkap Anton.

dapKoko. Sejak ikut keluarga Sakdiah, awal 2018, anak baru gede (ABG) ini memang tidak pernah bersikap lembut kepada Koko. Hanya pada pekan-pekan awal sikapnya baik. Selebihnya cenderung jutek dan sinis. Harsi bahkan terkesan selalu menghindari bersinggungan langsung dengan Koko. Dia bahkan selalu menolak setiap diajak makan bersama. Apalagi, jagongan pada waktu-waktu liburan. “Suami saya memang keras. Awalnya dia suka memberi uang saku kepada anak adik bungsu saya (Harsi, red) itu. Tapi, kebiasaan tersebut dihentikan karena Mas Koko menilai Harsi terlalu boros. Keponakan saya itu sering dipergoki makan dan minum di kafe-kafe mahal. Mahasiswa kan seharusnya prihatin,” tutur Sakdiah, yang

mutuskan saya nekat mencuri motor. Terlebih, saya tidak bisa melaut karena cuaca buruk,” tutur Dirman. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 Ia menambahkan, ada beberapa modus untuk mengaburkan perbuatan para tersangka dalam pemberian kredit yang tidak sesuai peruntukkan alias fiktif. “Kita masih terus penyidikan. Ada kemungkinan tersangka baru. Kita masih telusuri uangnya ke mana supaya kita bisa mengetahui berapa kerugian negara,” beber Anton. Anton menegaskan, semua perkara yang saat ini ditangani oleh pihaknya, tetap dilanjutkan sesuai dengan prosedur dan perundang-undangan yang berlaku. Ia juga mewanti-wanti jajarannya untuk selalu

Membegal Payudara Pembantu Koko di mata Sakdiah terihat sebagai pria sempurna. Pendiam, perhatian terhadap keluarga, disiplin, dan aktif dalam kegiatan keagamaan di masjid. Walau jarang salat berjemaah, bahkan hampir tidak pernah, Koko dikenal suka berinfak. Hampir semua keperluan masjid tidak lepas dari uluran tangannya. Terutama untuk kegiatan remas (remaja masjid), apalagi sejak kepengurusannnya dirombak, setahun silam. Sejak Harsi dipercaya sebagai bendahara remas. “Makanya dia (Harsi, red) saya marahi habis-habisan,” kata Sakdiah saat bertemu di kantor pengacara, sekitar Pengadilan Agama (PA) Surabaya, Jalan Ketintang Madya, belum lama ini. Sakdiah menduga itu terjadi karena Harsi kurang suka terha-

nelayan itu tidak bisa melaut. Hal tersebut memaksanya untuk mengajak anak, istri, dan dua anak angkatnya pindah dari Sampang ke Surabaya untuk mengadu nasib. Sayangnya niat baik Dirman tidak sesuai harapan. Beberapa bulan menempati rumah kos, dia tidak kunjung memperoleh pekerjaan. “Makanya saya nekat mencuri motor Pak, karena sudah gelap mata. Apalagi harus menghidupi istri, anak kandung dan dua anak angkat,” dalihnya. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1

Kejari Selamatkan Aset dan Uang Negara Rp 352 M keuangan negara sebesar lebih kurang Rp 352 miliar sepanjang tahun 2020 hingga 2021,” tutur Anton, Jumat (4/6). Atas pencapaian itu, kata Anton, bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Surabaya akhirnya mendapat penghargaan dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terkait prestasi yang menyelamatkan asset Pemkot Surabaya sebesar Rp 24 miliar. “Bidang Pidsus kemarin mendapat penghargaan dari Pak Wali Kota yaitu menyelamatkan aset kurang lebih berkisar Rp 24 miliar,” kata Anton. Saat ditanya perkara baru

Kanitreskrim Polsek Bubutan AKP Olloan Manulang membenarkan adanya laporan mengenai penjual nasi yang meninggal saat melayani pembeli di Jalan Rajawali. Dalam pemeriksaan petugas, tidak ditemukan tanda-tanda kerasan pada tubuh korban. Ada dugaan penyebab kematiannya karena sakit. “Korban tewas karena sakit jantung yang dideritanya,” jelas Olloan, Jumat (4/6). (rio/nov)

profesional dalam menjalankan tugas dan menjaga nama baik korps Adhyaksa.”Saya selalu wanti-wanti pada teman-teman untuk tetap profesional,” tegasnya. Sementara itu, untuk perkara di bidang pidana umum (pidum), Anton mengungkapkan terdapat 2 perkara yang saat ini menjadi atensi. Pertama, terkait jaksa gadungan Abdussamad dan kedua terkait Fairus, pengacara yang menganiaya asisten rumah tangga (ART). “Ada dua perkara di pidum yang menjadi atensi. Jaksa gadungan dan penganiaya ART,” pungkasnya. (mg5/nov)

Sambungan dari halaman 1 lantas mencontohkan dirinya yang dulu hidup irit saat masih berkuliah di Jogjakarta. Perubahan sikap Koko inilah yang diduga Sakdiah memengaruhi penilaian Harsi terhadap suaminya. “Awalnya Harsi minta saya memerhatikan sikap Mas Koko kepada pembantu kami,” imbuh Sakdiah. Namun, herhari-hari hal itu dilakukan Sakdiah, dia merasa tidak ada yang ganjil. Koko memerlakukan pembantu di rumah—yang diakui Sakdiah masih muda dan bersih—dengan baik dan sopan. Harsi juga pernah memerlihatkan foto HP-nya yang menunjukkan tangan Koko “membegal” payudara pembantu yang memang seksi dan wow. Tangannya berhasta karya dalam tanda petik. Tapi, hal itu

disanggah Sakdiah sebagai sesuatu yang tidak disengaja. Sejak itu Harsi sudah tidak pernah melaporkan perbuatan aneh-aneh Koko. AGB ini juga jadi jarang membuka komunikasi dengan budenya. “Mungkin dia jengah karena laporannya tidak pernah saya percaya,” kata Sakdiah. Perubahan sikap Harsi menjadi pendiam pernah ditanyakan Sakdiah, tapi Harsi mengatakan tidak-ada apa-apa. Sakdiah juga sempat memanggil pembantunya, sebut saja Sarijem, dan ditanya apakah pernah dijahili Bapak, si pembantu hanya diam. Sakdiah kurang puas dengan tanggapan Sarijem. Didesaknya pembantu berwajah mirip penyanyi dangdut Siti Badriah itu, namun Sarijem masih diam. Dia

hanya menggeleng pelan. Sakdiah gusar. Walau begitu, dia tidak bisa memaksa Sarijem membuat pengakuan seperti yang dia kehendaki. Sarijem lantas diminta kembali kerja, sementara Sakdiah mengurung diri di kamar. Sampai suatu saat, Sakdiah mengetahui dengan mata kepala sendiri Koko sedang berusaha menyenggolkan bagian bawah perutnya ke pantat Sarijem, ketika mereka berpapasan di pintu penghubung ruang makan dan ruang terbuka di bagian belakang rumah. Mata Sakdiah terasa hampir copot. Dadanya bergemuruh. Darahnya mendidih seperti kawah gunung merapi purba. Walau begitu, Sakdiah berusaha sabar dan menunggu saat yang tepat untuk bersikap. (jos, bersambung)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SABTU PAHING, 5 JUNI 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA

99 Hari Kerja Gresik Baru

Dewan Nilai Banyak Perubahan

“

Gresik, Memorandum sakit maupun puskesmas-puskTerhitung sejak dilantik, esmas yang ada di Gresik. Bagi Bupati Gresik Fandi Akhmad masyarakat miskin kita gratis Yani dan Wakil Bupati Gresik meskipun tidak mempunyai KIS Aminatun Habibah sudah Alhamdulillah sudah (Kartu Indonesia Sehat) maupun bekerja selama 99 hari, Jumat KGS (Kartu Gresik Sehat) bisa ada banyak peru(4/6). Berbagai capaian sudah langsung menggunakan dana sobahan terkait Gresik sial yang sudsh disiapkan APBD,” ditorehkan, meskipun tetap Baru ini," ada catatan yang harus terus tegas pria yang juga Ketua DPC ditingkatkan ke depannya. PDI-P Gresik tersebut. Gus Yani dan Bu Min dilanMeski sudah banyak memtik tepat pada 26 Februari 2021 berikan perubahan terhadap MUJID RIDUAN yang lalu. Dalam kurung wak- Wakil Ketua DPRD Gresik jalannya Kabupaten Gresik, tu sekitar tiga bulan terakhir, Mujid Riduan memberikan pasangan yang membawa secatatan penting bagi pemerinmangat Gresik Baru itu menjanjikan sejumlah tahan Gresik Baru. Di antaranya terkait sertarget kinerja selama 99 hari kerja pertama. span anggaran yang masih minim di beberapa Semuanya tercatat dalam Nawa Karsa. organisasi perangkat daerah (OPD). Mulai dari Gresik Agropolitan, Gresik “Ya sudah bagus progres baik di 99 hari Barokah, Gresik Lestari, Gresik Cerdas, Gresik kerja ini. Terkait serapan anggaran yang Akas, Gresik Seger, Gresik Mapan, Gema Karya rendah dari OPD, ini yang perlu dipercepat dan Gresik Sehati. mengingat ini sudah memasuki triwulan Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan kedua, bulan Juni. Penyerapannya rendah,” mengatakan, pemerintahan Gresik Baru su- pungkasnya mewanti-wanti. dah membawa perubahan terhadap banyak Terpisah, anggota DPRD Gresik Abdulsektor. Menurutnya, semangat dan kinerja lah Hamdi memberikan apresiasi sekaligus seperti ini yang harus dipertahankan dan catatan penting terhadap 99 hari kerja Gus tentu terus ditingkatkan. Yani - Bu Min. Menurutnya, pemerintahan “Alhamdulillah sudah ada banyak peruba- Gresik Baru sudah berupaya memberikan han terkait Gresik Baru ini. Misalnya di sektor warna baru dalam pembangunan Kota Santri. pelayanan administrasi kependudukan, “Soal prioritas Kali Lamong, infrastuktur infrastruktur jalan, vaksinasi Covid-19 bagi dan pertumbuhan ekonomi harus ditingkatpejabat, nakes, guru, pelayan publik hingga kan. Sudah mulai berjalan namun progresmasyarakat terus menunjukkan progres,” jelas nya belum signifikan,” kata pria yang juga politisi PDI-P, Jumat (4/6). sekretaris komisi III DPRD Gresik tersebut. Ia juga menyinggung soal penanganan Menurutnya, memang banyak program banjir Kali Lamong. Sebab, hal tersebut yang di-launching dalam pemerintahan menjadi salah satu program prioritas Gus baru ini. Namun demikian, masih belum Yani - Bu Min selama memimpin Kota Pudak. menyentuh implementasi secara menyeluruh “Terkait Kali Lamong yang mana sosialisasi dan masih perlu ditingkatkan. pembebasan lahan sudah mulai dilakukan. “Banyak program yang diluncurkan, tapi Ini yang harus terus didorong agar percepa- masih terlihat sekedar seremonial saja. Impletan penanganan banjir Kali Lamong segers mentasinya yang harus didorong dan digenjot terealisasi,” imbuhnya. agar benar-benar dirasakan masyarakat. Yang Pihaknya juga mengapresiasi pelaksanaan pasti kami di legislatif siap menjadi mitra kriprogram bedah rumah miskin. Pemerintah tis,” pungkas sekretaris FPKB DPRD Gresik itu. menyediakan anggaran Rp 14 miliar untuk Sementara itu, Bupati Gresik Fandi g 587 rumah Akhmad Yani agar g menggelar gg memugar malam p puncak warga kurang 99 hari kerja, Jumat (4/6) malam. Sekaligus mampu yang acara Grand Final Cak dan Yuk 2021, anugerah tidak layak wisata serta sejumlah agenda lainnya. Acara huni. “Soal akan digelar di depan kank e s e h a t a n , tor bupati di Jalan dr sudah bagus W a h i din Sudbagik di rumah irohusodo, Kecamatan Kebomas. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (and/har/ dan Wakil Bupati Gresik udi) Aminatun Habibah.

FOTO: MEMORANDUM/ YOGA

Warga menunjukkan beras BPNT yang kenyataannya bercampur kutu dan kerikil.

Beras BPNT Berbau dan Berkutu Lamongan, Memorandum Warga Lamongan mengeluhkan bantuan pangan nontunai (BPNT) berupa beras yang diberikan pemerintah pusat berbau dan berkutu. Tidak hanya itu, beras 15 Kg yang disalurkan setiap bulan tersebut juga bercampur kerikil. Penerima BPNT, Karima (60), warga Desa Truni, Kecamatan Babat, mengakui beras yang diterimanya memang jelek mutunya. Beras itu diterima setiap bulan. Ia dan sejumlah warga Truni hanya bisa pasrah. “Tidak hanya kali ini saja nak, berasnya bau dan berkutu. Beras jelek seperti ini sudah

setiap bulan kami terima,” kata Karima, Jum’at (4/6). Karima dan juga anggota keluarganya terpaksa mengkonsumsi beras bantuan dari pemerintah itu karena keterbatasan ekonomi keluarga. Karima sendiri bekerja sebagai buruh. “Karena sudah dapat bantuan beras, jadi kami tidak

perlu beli beras lagi. Ini saja kami masak. Kalau uang hasil bertani digunakan untuk kebutuhan lain,” lanjutnya. Warga Desa Duriwetan, Kecamatan Maduran, Joyo (45), juga mengeluhkan hal yang sama. Menurut dia, bantuan beras tersebut berwarna hitam dan kecoklatan hingga akhirnya ia jual ke pengepul. “Tida saya makan, tapi dijual. Mencium baunya saja, saya mau muntah. Beras seperti ini kok diberikan kepada masyarakat. Harusnya diganti dengan yang baik,” ungkap Joyo.

Dihubungi terpisah, Koordinator Daerah (Korda) BPNT Lamongan Ari Zulfi mengatakan, bagi warga yang menerima beras dengan kualitas yang rendah bisa segera menukar ulang beras tersebut agar diganti dengan yang baru. Pihaknya juga memastikan bantuan beras yang telah disalurkan kepada masyarakat miskin di Lamongan sudah sangat baik. “Kalau ada beras yang kurang baik, bisa ditukar kok. Penyaluran beras bantuan juga sudah sangat baik,” ujarnya. (tri/har/udi)

Pabrik Sepatu Kanor Membara Bojonegoro, Memorandum Pabrik sepatu PT Shou Fong di Desa Bakung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, terbakar, Kamis (4/6) malam. Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material Rp 40 juta. Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro Ahmad Adi Winarto mengatakan kebakaran diperkirakan terjadi pada pukul 20.30. Saat itu Edy Hariyanto, sekuriti gudang, melihat api sudah membakar pabrik. “Melihat itu, dia memadamkan mandiri menggunakan 4 apar ukuran 6 Kg,” ujar Adi, Jumat (4/6). Ternyata api terus menyala dan semakin besar sehingga Edy Hariyanto melaporkan ke pos Baureno. “Kami mendapat

Pabrik sepatu di Kanor terbakar.

FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

laporan dan langsung bergerak dengan membawa 3 unit pemadam beserta 14 personil,”

ujarnya. Api dapat dipadamkan pada pukul 21.10 dan dilanjutkan

pembasahan. “Api diduga dari korsleting listrik,” kata dia. (top/har/udi)

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Polisi Amankan Terduga Pengeroyok Remaja

FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Sekda Nurul Azizah mengikuti rapat koordinasi persiapan KLA.

Pemkab Berkomitmen Tingkatkan Bojonegoro Jadi Layak Anak Bojonegoro, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelar rapat koordinasi persiapan evaluasi lapangan kabupaten layak anak (KLA) di ruang pertemuan Angling Dharmo, kemarin. Acara itu diikuti oleh organisasi perangkat daerah (OPD), Forum Layak Anak, kecamatan dan desa layak anak, stakeholder terkait, Forum Anak Nasional, nongovernment organization (NGO), dan media. Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro Nurul Azizah pada kesempatan tersebut menyampaikan, rapat koordinasi ini dilakukan sebagai persiapan verifikasi lapangan yang mana sebelumnya telah dilakukan verifikasi administrasi secara virtual. Berdasarkan jadwal penilaian KLA, dilakukan mulai 19 April hingga 18 Juni 2021, sudah ada tujuh kabupaten/kota yang dikunjungi. “Sehingga pada kesempatan ini persiapan kami untuk menyamakan persepsi dan semua OPD menyiapkan data pendukung dan kaitannya dalam mendukung KLA,” ujar Sekda. Kabupaten Bojonegoro sendiri dalam

empat tahun berturut-turut mendapatkan penghargaan KLA. Harapannya, pada 2020 yang penilaian dilakukan 2021 ini Kabupaten Bojonegoro kembali mendapatkan penghargaan. “Penilaian ini komitmen bersama untuk mewujudkan dan meningkatkan Bojonegoro sebagai Kabupaten Layak Anak. Kabupaten Bojonegoro saat ini ada tingkat madya. Harapannya terus ditingkatkan ke jenjang nindya, utama hingga KLA,” harap Sekda. Perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur Anton menyampaikan, tidak semua kabupaten/kota dikunjungi secara langsung untuk dilakukan penilaian. Meski demikian, semua harus disiapkan termasuk data-data pendukung. “KLA bukan hanya sekadar penghargaan, melainkan wujud dari komitmen bersama menjaga dan melindungi anak dan menciptakan kabupaten yang ramah anak. Dalam penilaian, ada yang turun ada juga yang naik. Kami berharap bisa terus ditingkatkan,” tegas Anton. (top/har/udi)

Gresik, Memorandum Satreskrim Polres Gresik bergerak cepat mengamankan terduga pelaku pengeroyokan terhadap remaja di Desa Doudo, Kecamatan Panceng. Setidaknya, lima orang sudah dibawa ke Mapolres Gresik untuk diperiksa dan dimintai keterangan. Seperti diketahui, korban IKH (15) ditemukan dalam kondisi babak belur dan tak sadarkan diri di semak-semak, Rabu (2/6). Remaja yang dikenal sebagai Bonceng itu kritis dengan memar dan bengkak di wajah serta sejumlah luka di dada dan perut. Setelah penemuan remaja kelahiran 2006 itu, polisi bergerak cepat menyelidik dan berhasil mengamankan lima terduga pelaku tersebut. Beberapa di antaranya masih anak di

bawah umur. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Reskrim AKP Bayu Febrianto Prayoga membenarkan jika kasus tersebut sudah ditangani pihaknya. “Benar kasus dugaan pengeroyokan sudah dilimpahkan dari Polsek Panceng ke Polres Gresik. Ada sekitar lima orang terduga pelaku yang telah diamankan,” katanya saat dikonfirmasi, Jumat (4/6). Bayu belum menyebut indentitas karena masih proses penyelidikan. Selain memeriksa dan meminta keterangan mereka, penyidik Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Gresik juga tengah mengumpulkan tambahan barang bukti, keterangan saksi-saksi termasuk korban. “Belum ada yang ditetapkan

FOTO: MEMORANDUM/ DOK

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Kasatreskrim AKP Bayu Febrianto Prayoga menunjukkan barang bukti.

sebagai tersangka. Karena belum diketahui peran masing-masing terduga pelaku. Kami masih terus dalami. Termasuk menunggu keterangan korban yang hingga saat ini belum sadarkan diri,” imbuh perwira dengan tiga balok di pundak itu. Penemuan korban yang

diketahui anak punk itu sempat membuat warga geger. Ia tergeletak di semak-semak tanpa identitas. Kondisinya yang memrihatinkan langsung dilarikan ke tempat layanan kesehatan. Sampai saat ini, Bonceng masih menjalani perawatan medis. (and/har/udi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 5 Juni 2021 by memorandum - Issuu