SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id
JUMAT PAHING, 5 JUNI 2020
memorandumredaksi@gmail.com com
HARGA Rp 3.500,-
MODAL BUJUK RAYU, PEMUDA BANDAREJO SETUBUHI SISWI SMK
NGAKU KENAL NENEK KORBAN
I
a meninggal bukan karena Covid. Tapi jenazahnya tidak bisa diambil dari rumah sakit --kalau tidak dimasukkan peti mati. Namanya: Panji Dwi Anggara. Meninggal di usia 34 tahun. Dua hari lalu. Seharusnya saya ikut ke pemakaman. Saya harus ingat saat saya lagi sulit, 2017, Panji menulis tentang saya. Di media online miliknya. Judulnya membuat mata terbelalak: Saya, Pak Dahlan dan Ramalan Kematian. Bacalah sendiri di link ini. Panji memang wartawan yang pintar menulis. Karirnya di Jawa Pos termasuk baik. Tapi hanya empat tahun ia kerasan di media itu. Begitu dipindahkan ke Jakarta ia hanya empat bulan di ibu kota. Ia pilih berhenti. Agar bisa pulang ke Surabaya. Ia menikah, lalu menjadi pimpinan redaksi di sebuah tabloid. Keluar lagi, ia menjadi kontributor media online. Lalu keluar lagi untuk mendirikan media: beerita.id. Ia masuk Jawa Pos ketika saya lagi menjadi sesuatu di Jakarta. Sesekali saya masih pulang ke Surabaya. Dan mampir Jawa Pos --sekadar ingin kangen-kangenan dengan para redaktur. Bersambung ke halaman 5
Berbekal laporan, keterangan serta alat bukti yang ditunjukkan ibu korban, kami kemudian melakukan penyelidikan. Hingga tersangka diamankan di rumahnya. IPTU HARUN PJS KANIT PPA SATRESKRIM POLRESTABES SURABAYA
G
EMO
R AN
DUM
Surabaya, Memorandum Dua perampas HP di depan Alfamart Jalan Gayungsari Barat dibekuk anggota Reskrim Polsek Gayungan. Kedua tersangka adalah I Ketut Widya Dharma dan Bambang Hermawan (26), keduanya warga Jalan Nginden II. Hanya saja, HP merek Samsung A51 milik korban, Sukma Wardani (42), warga Jalan Gayungan, sudah dijual
Bambang dan Ketut diamankan di Mapolsek Gayungan.
Eko Setiawan
:M RAFIS
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Oleh: Dahlan Iskan
Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Keluarga Besar
Bekuk Dua Perampas HP di Alfamart Gayungsari
Surabaya, Memorandum Perbuatan tidak bermoral dilakukan Eko Setiawan (37), warga Jalan Bandarejo I Gang Bendungan. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan di toko mebel itu tega menyetubuhi MA (16), warga Sememi.
Bersambung ke halaman 11
/AZIZ
KRONOLOGI KEJADIAN
1
2
Awalnya pengendara Beat melaju dari utara ke selatan di Jalan Kutilang. Mereka hendak menyeberang menuju Jalan Krembangan Utara.
3
Secara bersamaan melaju Yamaha Vega dari barat, Jalan Rajawali menuju ke arah timur, Taman Sejarah, hingga terjadilah tabrakan.
Anni, pengendara Beat tewas di lokasi. Sedangkan suaminya selamat. Sedangkan Yonanri, pengendara Vega menderita luka-luka di tubuhnya.
Istri Tewas, Suami Terluka Tabrakan Beat vs Vega di Jalan Rajawali
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Surabaya, Memorandum Kecelakaan melibatkan dua motor terjadi di Jalan Rajawali, Kamis (4/6) malam. Dari kejadian itu menyebabkan seorang pengendara Beat L 2138 YF Bersambung ke halaman 11
Pengendara motor yang terlibat kecelakaan, salah satunya pasutri. istrinya meninggal dan suaminya selamat. MINARDI ANGGOTA SATPOL PP SURABAYA
Pengendara Vega, Yonanri Tualaka mendapat perawatan dari petugas medis.
Petugas mengevakuasi jenazah Anni ke ambulans.
Divonis 18 Tahun Penjara
Sepi Kerjaan, Kompak Nyabu Surabaya, Memorandum Pandemi Covid-19 yang tengah mewabah, membuat pemerintah memutuskan untuk menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Hal ini tentu membuat kegiatan serta pekerjaan terbatasi. Bahkan, hal itu membuat sebagian orang depresi. Bersambung ke halaman 11
Belum Siap TIDAK lama lagi masyarakat akan menjalani hidup new normal, setelah ada imbauan untuk tinggal, bekerja, dan belajar di rumah selama pandemi Covid-19. Bersambung ke halaman 11
+ Meng, meski terlambat, dewan tetap memberikan support moral kampung tangguh Surabaya. -
Nggak penting. Yang penting jangan sampai terlambat ketika ada bagi-bagi proyek.
Si Mameng (Pembagi komisi. Komisi proyek)
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Revalina S Temat
Surabaya, Memorandum Upaya Safi’ih untuk menyelundupkan sabu ke Madura dari Sumatera berujung hukuman berat dari majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya. Atas ulahnya itu, sopir bus pariwisata ini divonis 18 tahun. “Mengadili, menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 18 tahun, denda satu milliar lima ratus juta rupiah dengan ketentuan tidak dibayar maka diganti pidana kurungan selama 6
FOTO: MEMORANDUM/FERY
Sopir Bus Pariwisata Selundupkan Sabu 4 Kilogram
Penangkapan Safi’ih ketika dirilis BNNP Jatim beberapa waktu lalu.
bulan,”kata Ketua Majelis Hakim I Ketut Tirta saat membacakan amar putusannya di Pengadilan Negeri Surabaya,
Kamis (4/6). Atas putusan ini, terdakwa dan JPU Kejati Jatim Winarko menyatakan Bersambung ke halaman 11
Bambang Hariyadi dan Saiful Anam menunjukkan sabu yang hendak dikonsumsi.
KETIKA SAHABAT KARIB MENGGUNTING CINTA DALAM LIPATAN Έ4Ή
Ijem Bekerja Sangat Profesional dan Joko Layak Jadi Teladan Nanik pernah memergoki Joko memberikan sesuatu kepada Ijem. Tapi, dia tidak tahu apa itu. Nanik pun menanyakannya kepada sang suami. Tapi, apa jawaban Joko? Yuli Setyo Budi, Surabaya
Lelaki yang tidak pernah bersikap kasar terhadap istrinya itu kali ini bersikap berbeda. Nanik dibentak, “Kamu curiga ya? Bukankah kamu yang mengajak Ijem ke rumah ini? Kenapa kamu malah mencurigainya?” Jawaban ini menyiutkan nyali Nanik untuk berkata lebih jauh. Hanya, sikap Joko tersebut menimbulkan tanda tanya lebih besar di hati Nanik. Ada apa dengan sang suami?
Rencana Nanik untuk bertanya kepada Ijem diurungkan. Dia berubah menjadi pendiam. Jadi sering mengurung diri di kamar. Fakta ini kembali menimbulkan keprihatinan mertua. Tapi, justru setelah mengurung diri di kamar itulah, ingatan Nanik lambat laun pulih. “Hanya, Bu Nanik sengaja tidak memberitahukan Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
JUMAT PAHING, 5 JUNI 2020 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Agus M, Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Kristion,Afin Maulidin, Suprianto, Iswin Afrizal. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Sidoarjo, Memorandum Moch Sael (52) warga Dusun Pengkol, Jalan Brigjen Katamso RT 21/RW 05 Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, hanya bisa meratapi perbuatannya. Gara-gara hutang piutang narkoba jenis sabu, dia harus merelakan sisa usianya di tahanan.
Sael ditangkap polisi lantaran hutang sabu ke Dimas warga
Surabaya, dan dipinjamkan lagi ke Deny Yulianto. Deny sendiri
Pemkab Siapkan Rp 407 M Atasi Covid-19 Sudah Terpakai Hampir 50 Persen
Sael ini berdasarkan keterangan tersangka Deny yang terlebih dahulu tertangkap,” ceritanya, Kamis (4/6). Sael ditangkap anggota satresnarkoba di daerah Sepanjang, Taman. Saat digeledah tersangka Sael tak menyimpan barang haram berupa sabu. Lantas polisi menggelandang
tersangka ke rumahnya untuk mencari barang bukti. “Di rumah tersangka, polisi menemukan satu poket sabu, Setelah ditimbang, beratnya 1,01 gram,” katanya. Saat diinterogasi terkait asal muasal barang haram tersebut, muncullah nama Dimas. Dengan cara pesan lewat telpon
lalu diranjau. “Saya membeli sabu seberat 5 gram dengan harga Rp 5 juta tapi bayarnya setelah semua habis,” terang Sael. Usai mendapat hutangan sabu dari Dimas, bukannya segera dijual. Sael justru tergoda mencicipi bersama rekannya. Salah satunya Deny yang juga berhutang sabu. “Dari tertang-
FOTO: MEMORANDUM/WA
Wabup bersama perwakilan BRI memecahkan kendi tanda peluncuran mobil ambulans CSR.
kapnya Deny ini, tersangka Sael berhasil kita tangkap,” pungkas AKP Indra Najib.(wa/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Sidoarjo kembali mendapatkan bantuan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran wabah. Kali ini bantuan CSR berupa 1 mobil ambulans dari BRI Kantor Cabang (kanca) Sidoarjo dan 500 buah baju hazmat dari BPR Delta Artha Sidoarjo yang diterima Wakil Bupati (wabup) Nur Ahmad Syaifuddin di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (4/6). Kepala BRI Wilayah Surabaya Tris Wahyu Herlina menyampaikan, saat ini mobil ambulans memang sangat diperlukan guna membantu operasional perang melawan virus corona. “Semoga apa yang kami sampaikan ini dan akan terus kami tindaklanjuti dengan apa yang kita berikan dapat membantu penanganan wabah,” katanya. Wabup mengapresiasi bantuan yang disebut bukan sekali ini saja diberikan BRI. “Apabila kita tidak berusaha secara maksimal menyelesaikan masalah ini, imbasnya akan lebih besar lagi khususnya pada dunia ekonomi, untuk itu saya sangat berterima kasih pada 2 instansi yaitu BRI dan Delta artha yang telah memberikan kontribusinya kepada Kabupaten Sidoarjo, mau bersama-sama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk fokus bersama memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 ini,” tandasnya. (wa/jok/epe)
Sudah Bayar Lunas, Sertifikat Belum Jadi Sidoarjo, Memorandum Merasa ditipu sebanyak 27 user Perumahan Citra Garden dan Perumahan Premium Regency menggugat PT Shufa Tata Graha dan PT Grasindo selaku developer di Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo, Rabu (3/6). Para penggugat yang sebagian sudah membayar lunas unit perumahan tersebut, menganggap jika pihak pengembang ingkar janji kepada warga pemilik unit rumah. “Ada klien saya yang sudah bayar lunas, setelah di tanya sertifikat rumahnya ke pihak developer ternyata hingga saat ini sertifikat tidak diberikan dan hanya janji saja,” kata Ahmad Ulul Albab selaku penasehat hukum (PH) 27 user kedua perumahan itu dikonfirmasi Memorandum. Ulul memaparkan jika ada user yang sudah akad kredit ke
Bank Muamalat Cabang Sidoarjo bahkan hingga saat ini masih terus membayar cicilan atau kredit rumahnya setiap bulannya, tetapi status rumahnya belum ada sertifikatnya dan masih berstatus SK Gubernur Jatim. “Klien saya yang tinggal di blok C1 dan D2 status tanahnya belum ditingkatkan masih berstatus tanah dengan SK Gubernur Jatim, belum ada peningkatan status SHGB dan dipecah. Padahal seharusnya sudah dipecah, ini sudah terjadi sejak 2013 hingga saat ini 7 tahun, tapi klien saya hingga saat ini belum mengetahui status tanah mereka seperti apa, hanya janji saja,” paparnya. Ulul menjelaskan jika pihaknya juga mempertanyakan izin peruntukan tanah, status ijin IMB belum keluar semua. “Akhirnya klien saya tidak bisa terealisasi
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Pj Kades Tlasih melakukan sosialisasi PSBB tahap III.
Sekretaris DesaTlasih Adhi Erwanto menambahkan, pada pelaksanaan PSBB tahap III, pihaknya juga sudah melakukan upaya pencegahan dengan memperketat pos penjagaan check point yang ada di 6 titik. Dengan menempatkan petugas 2 orang waktunya dibagi 3 shift kerja, dengan total petugas sebanyak 36 orang.“Warga lokal sudah banyak yang mengerti namun warga luar kadang masih belum, masuk ke desa tanpa memakai masker. Akhirnya kami menyediakan masker untuk warga yang tidak memakai sambil sosialisasi,” ujarnya. Adhi juga mengungkapkan, bahwa warganya sudah sembuh. Begitu juga 5 ODP (orang dalam pengawasan) juga sudah dinyatakan negatif setelah menjalani karantina mandiri dan 2 kali tes di RSUD Sidoarjo.(bwo/jok)
perumahan. Padahal klien saya sudah melakukan DP dan bahkan sudah lakukan inhose ke pihak pengembang,” cetusnya. Rumah hingga saat ini masih di tinggali user, karena warga menunggu realisasi KPR. Jika ada realisasi KPR maka konsumen akan siap membayar angsuran. “yang penting peningkatan hak atas tanah klien saya ini jelas. Jika dihitung kerugian 27 klien saya ya Rp 3 sampai 4 miliar atas kasus ini,” jelasnya Lebih jauh Ulul menegaskan jika hingga saat ini belum ada pemecahan sertifikat dari pihak developer ke para user, sehingga mereka melakukan gugatan. Tak hanya itu, ada permasalahan batas tanah antara PT Shufa Tata Graha dan PT Grasindo di perumahan tersebut. “Kami harap klien kami yang menjadi korban
FOTO: MEMORANDUM/WIN
Puluhan User Gugat Developer, Bank, dan BPN
Pj Kades Tlasih Harap Warganya Siap New Normal Sidoarjo, Memorandum Pelaksanaan PSBB di wilayah Sidoarjo diperpanjang hingga 8 Juni 2020, dengan meningkatkan peran elemen di desa. Pemerintahan Desa (pemdes) Tlasih, Kecamatan Tulangan, pada pelaksanaan PSBB tahap III ini, berharap masyarakat lebih peduli dan sudah sadar untuk siap menghadapi new normal. “Kesadaran masyarakat harus sudah final, bahwa PSBB tahap III nanti akan menuju new normal. Termasuk siap menjaga diri dan menjaga keluarga,” ujar Istiqomah Pejabat (pj) Kades Telasih Istiqomah ST di kantornya, Kamis (4/6). Menurut Istiqomah, jika menghadapi new normal yang akan datang masyarakat sudah sadar untuk menjaga dirinya, tentunya masyarakat akan sadar pula untuk menjaga keluarganya. Jika masyarakat sudah sadar menjaga keluarganya maka dengan otomatis masyarakat akan sadar untuk menjaga lingkungan sekitarnya. Sehingga masyarakat bisa aman dari virus corona.“Yang penting itu kesadaran warga, kalau pemerintah hanya mendukung saja,” ujarnya. Selain itu, Pj kades dari staf Kasi Pembangunan Fisik Pemerintah Kecamatan Tulangan itu juga menyebut, sebelum adanya kegiatan PSBB, pihak PemdesTlasih sudah melakukan pembatasan sosial kepada warganya lebih awal. Lantaran ada salah satu warganya yang positif terjangkit. Bersama masyarakat, berswadaya dan gotong royong mengkarantina wilayah secara mandiri. “Cuma pada waktu itu belum terstruktur. Lumbung pangan pun sudah ada pada waktu itu dengan swadaya dan menggalang donasi untuk membantu warga yang positif saat itu,” tandasnya.
Moch Sael
Tim Gugus Covid 19 Sidoarjo Terima Bantuan CSR Ambulans
FOTO: MEMORANDUM/LUD
Sidoarjo, Memorandum Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Sidoarjo sudah menghabiskan dana APBD hampir Rp 200 miliar untuk membiayai segala program kegiatan sejak awal April lalu. Gugus tugas yang dipimpin Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin itu sebenarnya sudah menyiapkan dana sebesar Rp 407 miliar yang diambil dari berbagai pos anggaran di APBD Mulyawan 2020. “Sisa dana yang belum terpakai dikembalikan dulu dan setelah itu disimpan di pos anggaran tak terduga supaya bisa dibelajakan tanpa perlu persetujuan DPRD,” jelas salah seorang pejabat Gugus Tugas Covid Kabupaten yang juga Kepala Bakesbangpolinmas (badan kesatuan bangsa, politik, dan perlindungan masyarakat), Mulyawan, Rabu (3/6) malam. Ia mencontohkan, instansinya mendapatkan kucuran dana Rp 56 juta saat pemberlakuan PSBB pertama yang saat itu masih dianggarkan sebesar Rp 114 miliar. Pada jilid 2, dapat tambahan Rp 53 juta dan di PSBB jilid 3 ini ditambah Rp 25 juta lagi. “Hampir semua OPD (organisasi perangkat daerah) dapat tambahan di tiap-tiap tahapan PSBB itu,” kata Mulyawan yang ditemui usai melakukan monitoring dan pemantauan kegiatan ibadah di Desa Suko, Kecamatan Sukodono. Namun informasi tersebut dibantah Kepala Satpol PP Sidoarjo, Widiantoro Basuki. Ia yang dihubungi melalui nomor Whatsapp-nya, mengatakan tidak ada penambahan anggaran yang diberikan untuk instansi yang dipimpinnya. “Tidak ada jilid 2, tidak ada,” tulisnya Jika mengacu pada rekap anggaran yang diajukan Gugus Tugas Covid-19 ke DPRD Sidoarjo awal April lalu disebutkan adanya alokasi anggaran untuk satpol PP sebesar Rp 5,5 miliar. Rinciannya, untuk 48 kegiatan sosialisasi, edukasi dan operasi yang melibatkan 417 personel dianggarkan Rp 1,95 miliar. Selain itu untuk pengamanan keluarga status PDP (pasien dalam pemantauan) teranggarkan Rp 3,6 miliar. Di dokumen tersebut juga tersurat anggaran untuk honor 32 petugas piket posko selama tiga bulan sebesar Rp 96 juta yang dimasukkan di pos dinas kominfo. Plus belanja makanan dan minuman petugas dan tamu posko yang dianggarkan sebesar Rp 12,2 juta. Sementara itu, terkait aktivitas di rumah ibadah, Mulyawan menyebut sekitar 90 persen dinilai sudah mematuhi aturan pemerintah selama masa pemberlakuan PSBB. “Seperti di Masjid Nurul Yaqin di RW 9 Desa Suko tadi, ada semprotan disinfektan di pintu masuk. Lalu jemaah juga mencuci tangan dengan sabun atau handsanitier serta penataan jarak sekitar 1,5 meter antar jemaah yang salat di sana,” sebutnya. Pemandangan serupa juga ia saksikan di beberapa gereja yang melakukan ibadah secara streaming. Dimana semua pelayan ibadah juga telah melakukan langkah-langkah kebersihan diri sebagaimana ditetapkan pemerintah untuk mencegah penularan virus corona. Ia berharap kedisiplinan dalam hal kesehatan ini bisa menjadi gaya hidup baru warga Sidoarjo di masa-masa mendatang, terutama saat pemberlakuan kebijakan new normal. “Jadi jangan berhenti di PSBB ini saja. Lakukan terus agar kita bisa saling menjaga kesehatan diri masing-masing dan orang di sekitar kita,” pintanya.(lud/jok/epe)
ikut ditahan dalam kasus hutang piutang nyeleneh ini. Kasatreskoba Polresta Sidoarjo AKP Indra Nadjib menceritakan awal mula tertangkap Sael. Dia diamankan berdasarkan keterangan tersangka Deny Yulianto yang tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP). “Penangkapan tersangka
FOTO: MEMORANDUM/WA
Terbelit Utang Sabu, Kakek Kedungrejo Masuk Bui
Proses sidang gugatan user lawan pengembang perumahan.
deploper ini mendapat keadilan dari Pengadilan Negeri Sidoarjo,” tutupnya. Sementara itu, Syafaruddin salah satu user pemilik rumah di Blok C1 no 26, Premium Regency mengaku jika dirinya tidak pernah telat mengangsur kredit ke Bank Muamalat selama 6 tahun ini. “Ternyata rumah saya belum bersertifikat masih dalam bentuk SK Gubernur Jatim dan belum ditingkatkan. Padahal dulu saya sempat tanya ke Bank Muamalat katanya sertifikat saya ada. Saya bingung sekarang, berarti selama 6 tahun setiap bulan bayar Rp 1,2 juta ternyata tidak bersertifikat,”
sesal Udin. Sementara itu Samsuddin dari PT Grasindo mengaku jika pihaknya sudah lakukan pertemuan dengan user untuk cari solusi, tetapi tidak ada titik temu. Terkait kasus tanah antara kami dengan PT Shufa Tata Graha juga sudah dilakukan dan ada solusi. Terkait warga yang menggugatnya, dia menegaskan jika seharusnya permasalahan ini bisa dicarikan solusi.“Sebenarnya warga yang menggugat ini berurusan dengan PT Shufa Tata Graha, bukan dengan kami. Pihak PT Shufa tidak hadir dalam persidangan tadi,” katanya. (win/jok/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA PKB Dukung New Normal Surabaya, Memorandum PKB Jawa Timur mendukung kebijakan Gubernur Khofifah Indar Parawansa untuk segera menetapkan status new normal di beberapa wilayah Jatim yang penyebaran kasus positif Covid-19. Meski demikian kebijakan new normal tidak bisa diterapkan di semua wilayah di Jatim. Salah satunya di Surabaya yang angka FOTO: MEMORANDUM/DAYAT kenaikan positif Covid-19 cukup tinggi Khosanah Hidayati Anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPRD Jatim Khosanah Hidayati berharap penerapan kebijakan itu harus diikuti dengan aturan pemberlakukan protokol kesehatan yang ketat. Meski demikian, Khosanah menilai, kebijakan new normal tidak bisa diterapkan di semua wilayah di Jatim. Salah satunya di Surabaya yang angka kenaikan positif Covid-19 cukup tinggi. Menurut Khosanah, di daerah yang penularan Covid-19 tinggi, penerapan new normal harus dikaji ulang. Kalau diberlakukan new normal juga agak riskan. “Mungkin harus dikaji lagi. Saya rasa kalau kenaikan Covid-19 masih belum melandai, mungkin Jatim juga tidak akan memberlakukan new normal,” tandasnya. Khosanah menuturkan, kebijakan new normal itu harus didukung untuk membangkitkan roda perekonomian di Jatim. Dia meyakini, kebijakan yang diambil oleh pemerintah itu sudah melewati kajian yang mendalam. Anggota komisi D DPRD Jatim itu khawatir jika tidak ada kebijakan new normal, roda perekonomian di Jatim akan semakin terpuruk. “Rakyat sudah bosen di dalam rumah itu beberapa bulan, mau ngapain gitu loh. Saya rasa pemerintah mengambil kebijakan ini sudah melakukan kajian dan berbagai caralah,” tambahnya. Khosanah minta Pemprov Jatim menetapkan sanksi bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan ketika masa new normal diberlakukan. Aturan untuk tetap memberlakukan sosial distancing, menggunakan masker dan mencuci tangan harus benar-benar disosialisasikan ke masyarakat agar mereka tidak teledor. Sementara itu Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim, Fauzan Fuadi menjelaskan harus ada komitmen dari pemerintah untuk menerapkan new normal. Khususnya penetapan di wilayah pondok pesantren. Mantan aktivis PMII ini menambahkan, jumlah pondok pesantren di Jawa Timur mencapai 5.400. “Saat ini banyak santri dipulangkan, karena pandemi. Mereka akan kembali ke pondok pesantren, jika penerapan kegiatan belajar mengajar diperbolehkan pemerintahan. Fauzan menyampaikan pihaknya mendukung sepenuhnya kebijakan new normal yang dikeluarkan pemerintah pada semua unsur kehidupan masyarakat, termasuk di dalamnya adalah pondok pesantren. Menurut dia dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat sampai daerah, pondok pesantren akan bisa menerapkan standar protokoler new normal sehingga tidak akan menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Di Jawa Timur terdapat ribuan pondok pesantren terdampak dan saat ini pesantren tersebut telah memulangkan seluruh santrinya. Selain itu madrasah diniyah diliburkan sampai waktu yang belum ditentukan. “Pondok pesantren merupakan aset masa depan dalam membina karakter masyarakat, dan tidak boleh berhenti beroperasi,” tutur dia. Sebelumnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mewacanakan untuk mengambil kebijakan new normal di Malang Raya. Kebijakan itu rencananya akan diberlakukan begitu pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sudah diterapkan habis masa berlakunya. (day/rif)
FOTO: ISTIMEWA
Babinsa Serma La Ali berbincang dengan warga di wilayah binaannya.
Jalin Kedekatan, Blusukan Kampung Surabaya, Memorandum Guna menciptakan kebersamaan dan kedekatan di masyarakat, Babinsa Koramil Pabean Cantian rutin blusukan kampung untuk menyapa warga. Pada kesempatan itu, babinsa juga menyosialisasikan tentang memutus jaringan penyebaran Covid-19 di masyarakat khusunya di wilayah Kecamatan Pabean Cantian. “Kami juga secara rutin mendatangi dan berkomunikasi dengan tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta elemen masyarakat,” ujar babinsa Serma La Ali. Sedangkan imbauan untuk saat ini yang sering didengungkan, menurut La Ali yakni untuk dapat menerapkan hidup disiplin, dan melaksanakan protokol kesehatan di tengah wabah birus corona. “Pola hidup bersih di antaranya dengan selalu memakai masker, dan mencuci tangan,” imbuh dia. Hal ini merupakan tugas rutin yang dilaksanakan babinsa untuk mengetahui perkembangan di wilayah binaanya. Karena dari babinsa akan bisa lebih mempererat hubungan antara TNI dan rakyat. “Silaturahmi dilakukan untuk menjalin hubungan baik antara babinsa dengan semua elemen masyarakat yang ada,” pungkas dia. (tyo/rif)
JUMAT PAHING, 5 JUNI 2020 HALAMAN 3
Rapid Test Massal Berpotensi Klaster Baru Surabaya, Memorandum Kerumunan masyarakat saat mengantre rapid test dan swab massal di Terminal Keputih, Kecamatan Sukolilo, Kamis (4/6), berpotensi terbentuknya klaster baru Covid-19. Pasalnya, mereka mengabaikan protokol kesehatan (physical distancing). Pemeriksaan ini melanjutkan pemeriksaan yang digelar Badan Intelijen Negara (BIN) bersama Pemkot Surabaya. Tidak hanya itu, padatnya antrean masyarakat tersebut juga terkesan mengabaikan physical distancing. Hampir tidak ada jarak antarmereka. Padatnya antrean warga ini sempat membuat petugas Satpol PP dan Linmas kewalahan memperingatkan warga agar menjaga jarak. Meski demikian, warga kembali berjubel. “Pagi saya antre. Siang baru selesai mengikuti rapid test. Bersyukur hasilnya positif,” kata Andik, warga Pulo Wonokromo. Namun, Andik resah lantaran teman yang datang bersamanya tadi pagi setelah dirapid test hasilnya reaktif Covid-19. “Itu teman saya yang reaktif,” sebut Adik sembari menunjukkan temannya yang diangkut kendaraan satpol PP bersama
warga reaktif Covid-19 lainnya. Selain itu, meski disediakan tenda bagi warga yang antre, masyarakat juga memilih untuk berteduh bergerombol di bawah pohon. Sebab, tenda yang disediakan tidak mampu menampung antrean bahkan saat itu kondisi cuaca cukup terik. Menanggapi kondisi tersebut Amalia Kurniawati Camat Sukolilo menjelaskan, ratusan orang sudah antre sejak pukul 07.00 dan pelayanan dimulai pukul 07.30. “Hingga siang warga yang antre masih banyak. Kuotanya sekitar 500 sementara hingga pukul 12.00, sudah 500 orang lebih terlayani,” jelasnya. Amalia menegaskan, meski melebihi kuota, tim dari BIN masih terus melayani warga yang hadir. Membludaknya animo masyarakat mengikuti rapid test ini karena semua warga ingin kepastian dengan tes massal ini apakah terinveksi
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Kerumunan masyarakat mengikuti rapid test yang difasilitasi BIN dan Pemkot Surabaya.
virus atau bebas dari virus. “Saya kurang tahu, membludaknya karena apa. Yang pasti animo di sini semua warga ingin sehat dan tentu ingin kepastian bagaimana dengan kondisi kesehatan mereka. Ada juga yang memang sudah reaktif dan berlanjut ke swab,” imbuh dia. Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti juga turut melakukan peninjauan langsung di lapangan terhadap pa-
laksanaan rapid test di Terminal Keputih. “Ya warga sangat banyak dan berjubel, ini dikhawatirkan banyak masyarakat yang akan tertular. Karena di-rapid test tadi sudah ada yang reaktif sebelumnya,” papar Reni. Poitisi PKS ini menambahkan, walau diwajibkan bagi warga yang ikut rapid test harus mengenakan masker, tapi setidaknya tetap ada pemisahan warga. “Tadi saya lihat memang
sudah pemisahan antara yang reaktif dengan warga lainnya,” ucap Reni. Reni menyebut agar Pemkot Surabaya memperbaiki sistem antrean peserta rapid test. Menurut dua, sebelum pelaksanaan rapid test, harusnya dibikin aturan warga yang antri dengan memberlakukan nomor antrian. Misalnya per 50 orang yang siap untuk rapid test, sedang yang lain nunggu. (alf/rif)
Adu Strategi Pilkada di Tengah Pandemi Surabaya, Memorandum Persiapan jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di tengah pandemi covid-19, sejumlah Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai siapkan pemenangan Pilkada Surabaya. Banyak persiapan yang dilakukan terkait pandemi. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Surabaya Arif Fathoni mengungkapkan, Partai Golkar harus siap menghadapi pilkada tersebut. Tentu dengan target bagaimana Partai Golkar membantu Machfud Arifin (MA) merebut amanah sebagai wali Kota Surabaya pengganti Tri Rismaharini. “Menghadapi Pilkada di tengah pandemi covid-19, kita harus mengubah strategi mendekati pemilih,” kata Arif Fathoni, Kamis (4/6). Fathoni menjelaskan, yang pasti di dalam kondisi pandemi covid-19 tidak mungkin melakukan pertemuan-pertemuan melibatkan banyak orang. “Kita akan terjunkan kader-kader terbaik Partai Golkar untuk door to door menyapa masyarakat mengenalkan sosok Pak MA agar masyarakat semakin yakin mencoblos dalam pilkada 2020,” ungkap Fathoni. “Minggu depan Ketua DPD
FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Arif Fathoni
Partai Golkar bertemu MA. Kami usulkan nama-nama kader yang kita idamkan ke MA untuk dipilih menjadi calon wakil wali kota dengan berbagai pertimbangan. Soal dipilih atau tidak dipilih kadernya merupakan hak preogratif MA. Ada dua nama yang akan kita usulkan satu di antaranya dari internal,” lanjut dia. Sedangkan itu, Ketua Bappilu Partai PDIP Surabaya Anas Karno enggan memberikan komentar persiapan jelang pilkada Surabaya. “Soal pilkada belum ada bocoran informasi. Jadi belum waktunya saya menjawab. Hanya saja saat ini Partai PDIP Surabaya tetap berkoordinasi di internal partai,” singkat Anas Karno. Sedangkan Sekretaris DPC Partai Gerindra Surabaya A Hermas Thoni mewakili Ketua
Anas Karno
A Hermas Thony
Bappilu Partai Gerindra Salis Aprilianto mengatakan, Partai Gerindra sudah mengusung MA sebagai calonWali Kota Surabaya, sehingga Gerindra bersama koalisi sepakat membangun jaringan memenangkan pilkada. “Membuat posko-posko di tingkat kecamatan kelurahan didongkrit ke tingkat RW,” kata AH Thony. Thony menjelaskan, mekanisme Gerindra tetap melakukan dengan sistem jaringan. “Sementara ini jaringan belum kita gunakan untuk sosialisasi calon, tapi justru jaringan-jaringan ini lebih baik fokus pada bakti sosial di tengah pandemi covid-19. Kita optimis suara yang didapat dari pemilu melalui jejaring, PAC, ranting, dan relawan yang kita gunakan,” terang dia. Lanjut Thony, terkait usulan nama calon wawali masih
Herlina Harsono Njoto
didalam pembahasan internal Partai Gerindra dengan koalisi partai. “Saya berharap calon walikota dan wawali harus hadir menjawab terhadap tuntutan zaman. Calon wawali tentunya harus mempunyai kemampuan di bidang kesehatan,” ucap dia. Sedang Ketua Bappilu Partai Demokrat Herlina Harsono Njoto mengatakan, pihaknya menunggu arahan lebih lanjut dari DPC Demokrat. Tapi sejauh ini kita sudah melakukan konsolidasi di tingkat internal untuk menyiapkan mesin partai,” kata Herlina. Lanjutnya, Partai Demokrat telah menyiapkan mekanisme baru. “Yang jelas kita pertama merapatkan mesin partai, selanjutnya diminta seluruh Partai Demokrat menyapa warganya. Paling tidak warga dapat mera-
Badru Tamam
sakan Demokrat itu masih hadir di tengah pandemi covid-19,” ungkap dia. Ketua Bappilu Partai PKB Badru Tamam mengungkapkan, secara normal, PKB sudah membentuk koordinator kelurahan (korkel) sampai ke tingkat RW untuk pemenangan pilkada. “Tapi permasalahannya kita tidak bisa mengundang orang banyak tetapi mendatangi secara individu tidak bisa kelompok-kelompok untuk pemenangan pilkada. Intinya korkel sampai di tingkat RW sudah siap. Tentunya tahapan-tahapan ini kita jalankan. Seluruh jajaran DPC PKB sampai ke tingkat RW dan anak ranting untuk secepatnya mendata warga yang berhak mencobolos dalam pilkada. Apakah itu efektif akan kita evaluasi,” jelas badru. (why/rif)
Pemkot Buat Lab untuk Tes Swab
Warga Surat Ijo Ajukan PK
Surabaya, Memorandum Rebutan mobil PCR antara Pemkot Surabaya dengan Pemprov Jatim tidak akan terjadi lagi. Sebab, Pemkot Surabaya telah membuat laboratorium untuk melakukan tes swab. Untuk mendukung kelancaran laboratorium tersebut, Pemkot Surabaya diberi bantuan alat polymerase chain reaction (PCR) oleh BIN. Pemkot sendiri meminjam ruangan di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya. Pemkot Surabaya sudah mulai mengoperasikan laboratorium tersebut untuk melakukan tes swab, Rabu (3/6). Sudah ada ratusan sampel yang dikirimkan ke BBTKLPP tersebut untuk dilakukan tes swab. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, bahwa selain menggunakan mobile laboratorium PCR milik BNPB dan BIN, pemkot juga mulai mengoperasikan lab untuk test swab. Hal ini diperlukan untuk mempercepat keluarnya hasil tes swab tersebut. “Kita pinjam ruangan dulu. Alhamdulillah laboratorium sudah bisa kita gunakan. Sambil menunggu Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) kita jadi,” kataWali Kota Risma, Kamis (4/6). Menurut Wali Kota Risma, laboratorium tersebut memang harus secepat mungkin dioperasikan, apalagi alat-alat yang dibantu oleh BIN itu sudah siap dioperasikan. Tentunya, melalui cara ini akan mempercepat pemeriksaan sampel yang akan di
Surabaya, Memorandum Perjuangan warga penghuni tanah surat ijo agar tanah yang ditempati puluhan tahun menjadi hak milik terus berkobar. Meski gagal dalam peninjauan kembali (PK), kini mereka menyiapkan diri untuk mengajukan PK jilid dua FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN ke Mahkamah Agung Taufik Iman Santoso (MA). Langkah ini diambil setelah ada bukti baru atau novum. “Kami menemukan bukti baru. Bahwa untuk menjadikan HPL (hak pengelolaan lahan, red) maka pemkot harus membayar ganti rugi ke warga. Ini berdasarkan SK Menteri Agraria no 53 tahun 1997 tentang HPL,” beber Taufik Iman Santoso, pembina Gerakan Hapus Surat Ijo Surabaya (GHSIS), Kamis (4/6). Sebenarnya, dalam gugatan ke MA beberapa waktu lalu, warga sudah menang tapi oleh PK yang diajukan pemkot itu akhirnya dibatalkan lagi. Karena dianggap warga yang mengajukan gugatan tersebut tidak memiliki kepentingan. Maka dengan novum ini seharusnya pemkot membayar ke warga untuk mendapatkan HPL. Namun kenyataannya tiba-tiba terbit surat HPL. “Kami sedang membuat memori PK dan tidak lama lagi akan dikirim ke MA. Pengajuan PK ini sendiri atas nama delapan warga penghuni surat ijo di Bratang,” tegas Taufik yang juga sebagai Kepala Laboratorium Hukum Administrasi Negara Universitas Surabaya. Taufik optimsi PK 2 ini akan dikabulkan MA. Bila ini menjadi kenyataan, warga akan minta kembali uang mereka yang sudah terlanjur disetorkan ke pemkot. “Kalau menang, warga akan minta ganti rugi balik yaitu uang yang pernah dibayarkan ke pemkot harus dikembalikan lagi ke warga,” ungkap dia. Sedangkan Ketua GHSIS Harijono membenarkan adanya rencana pengajuan PK2 terkait HPL seiring dengan ada novum. Pihaknya berharap apa yang dilakukan ini membuahkan hasil. Dalam kesempatan itu, ia menambahkan warga surat ijo sendiri sudah tidak membayar retribusi surat ijo. “Ini masih terus berlangsung tidak membayar surat ijo, tegas dia. Sementara itu Kabag Hukum Kota Surabaya Ira Tursilowati ketika dihubungi via telepon, yang bersangkutan tidak berhasil dikonfirmasi. (udi/rif)
FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN
Petugas bekerja di BBTKLPP Surabaya.
tes swab. “Saya memang ingin secepatnya dioperasikan, supaya kehidupan warga kembali normal,” tegasnya. SedangkanWakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya M Fikser, mengatakan pihaknya sudah bertemu dan berkoordinasi dengan Kepala BBTKLPP Rosidi Roslan. “Kepala BBPTLPP mengatakan sehari bisa seribu sampel. Namun, karena ini masih baru, tidak bisa langsung segitu. Pelan-pelanlah ya sambil proses untuk mencapai itu,” kata M Fikser. Demi membantu kinerja di BBTKLPP, Fikser memastikan sudah mengirimkan lima petugas Pemkot Surabaya ke lab tersebut, sehingga dia berharap proses pemeriksaan sampel di lab tersebut bisa semakin cepat. Sebelum laboratorium PCR ini digunakan, terlebih dahulu dilakukan uji validasi selama dua hari. Tujuannya untuk memastikan hasil dari pemeriksaan
ini benar-benar valid. “Jadi, prosesnya memang harus melewati uji validasi, supaya benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya. Kepala Kominfo Kota Surabaya ini juga menjelaskan mekanisme dan hasil pemeriksaan di lab PCR yang baru dioperasikan itu tidak jauh berbeda dengan bantuan mobil lab dari BIN. Untuk hasil esktraksi membutuhkan waktu selama 45 menit dan hasil pemeriksaan PCR-nya membutuhkan waktu 2-4 jam setiap sampelnya. “Baru setelah itu hasil keluar. Apakah pasien itu negatif atau positif,” jelasnya. Di samping itu, Fikser juga menjelaskan Pemkot Surabaya sudah membagikan alat virus transport media (VTM) ke beberapa rumah sakit. Fungsinya, alat pengambilan cairan dari kerongkongan dan hidung. “Nanti juga akan dilampiri surat dari kami berisi permohonan untuk diperiksa di lab tersebut,” lanjut dia. (udi/rif)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
JUMAT PAHING, 5 JUNI 2020 HALAMAN 4
Batu, Memorandum Pandemi Covid-19 di Malang Raya, khususnya Kota Batu sejak beberapa bulan terakhir membuat sampah medis meningkat drastis. Terhitung sejak Maret hingga Mei kemarin, Kota Batu mencatat telah memproduksi 9,2 ton sampah medis. “Yang dominan masker. Sejak Maret kemarin. Face shield ada tapi jarang,� ungkap Kepala DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Batu Arief As Shidiq. Setiap hari setidaknya 12 armada milik DLH yang memang disiapkan
untuk masa pandemi Covid-19 selalu membawa pulang sampah medis dalam keadaan penuh. Dirinci, sampah medis yang diproduksi Kota Batu setidaknya 100 Kg per harinya.“Setiap tiga hari sekali DLH selalu mengirimkan sampah medis
tersebut dengan jumlah 300 kg ke Mojokerto untuk dimusnahkan,� terangnya. Dikatakan, armada truk sampah khusus medis yang diterjunkan pada tempat limbah khusus di 24 desa dan kelurahan sama penuhnya dengan tempat limbah medis di rumah sakit. Sementara itu, salah satu petugas sampah medis Hermanto menyampaikan dalam kurun waktu tiga bulan terakhir pemilahan sampah hanya khusus pada sampah rumah tangga dan sampah medis saja.
“Pemilahannya yakni dengan membungkus sampah medis tersebut dengan kantong plastik lalu kami kirimkan. Pihak DLH juga berencana untuk menambah boks sampah medis di Alun-alun Kota Batu yang akan dibuka,� jelasnya. Dikatakan, pihaknya juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk merusak sampah medis seperti menggunting masker yang akan dipakai, sehingga tidak dipakai ulang setelah dibuang. (arl/ari/lis)
PPTPPA Komitmen Dampingi Anak Korban Kekerasan Seksual
Ponorogo, Memorandum Guna pencegahan virus corona di Bumi Reog, didirikan Kampung Tangguh Semeru (sehat, aman, tertib, dan rukun) wilayah Polres Ponorogo di Balai Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo. Bupati Ponorogo Ipong Muchlisson mengatakan, Kampung Tangguh adalah gagasan Kapolda Jatim untuk menyiapkan masyarakat Jatim menghadapi pencegahan Covid-19. "Saya mendukung dan mengajak seluruh desa se-Ponorogo untuk membangun Kampung Tangguh. Saat ini kita menuju new normal, dimana kita akan kembali beraktivitas seperti sebelum adanya pandemi namun dengan perilaku yang baru untuk menghindari Covid-19 dengan sering cuci tangan, memakai masker, dan selalu jaga jarak aman. Sementara Dir Pamobvit Polda Jatim Kombespol Asep Teddy Nurrasyah mengatakan, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memprakarsai berdirinya Kampung Tangguh ini. "Kampung Tangguh ini bertujuan untuk menekan penyebaran dan agar tidak terpapar Covid-19," ujarnya. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan peninjauan Kampung Tangguh Semeru dan penyerahan bantuan sembako secara simbolis oleh Dir Pamobvit berupa 200 kg beras dan 15 karton mi instan. (alv/lis)
Lumajang, Memorandum Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (PPTPPA) Musfarinah Thoriq mengunjungi korban kekerasan seksual di Kecamatan Sukodono, Rabu (3/6). Hal itu untuk memberikan dorongan dan motivasi kepada korban agar tetap semangat karena Ketua PPTPPA Lumajang Musfarinah Thokekerasan seksual yang riq mengunjungi korban. pernah dialaminya. Musfarinah Thoriq menyampaikan, pihaknya akan terus mendampingi kedua korban. Ning Farin sapaan akrab Ketua PPTPPA menjelaskan bahwa timnya memberikan pendampingan baik terkait kesehatan, psikologi, maupun terkait pendampingan secara hukum. Diketahui kedua korban masih di bawah umur dimana seorang di antaranya telah melahirkan dan seorang lainnya masih memasuki masa kehamilan 6 bulan. "Pendampingan kesehatan dan psikologi terus kita lakukan dan sudah beberapa kali dikunjungi oleh psikolog dari PPTPPA, ini terus kita pantau juga termasuk proses hukumnya," jelas Ketua PPTPPA yang akrab disapa Ning Farin ini. Ning Farin juga terus mendorong dan mendampingi korban agar tetap melanjutkan pendidikannya. Ia merasa bersyukur korban masih mau melanjutkan pendidikannya ke jenjang sekolah menengah atas (SMA). "Kami tadi sudah menanyakan kepada orang tuanya dan sudah didaftarkan ke salah satu SMA dan sudah diterima. Alhamdulillah anak ini masih bisa terus melanjutkan hidupnya dan pendidikannya," ucapnya. (kom/tri/lis)
FOTO: MEMORANDUM/ALV
Dirikan Kampung Tangguh Semeru di Tonatan
Launching Kampung Tangguh di Ponorogo oleh Dir Pamobvit Polda Jatim.
ja, ASN mulai bekerja pada pukul Tulungagung, Memorandum 07.15 sampai 14.15. Sedangkan Setelah lebih kurang dua buJumat mulai pukul 07.15 sampai lan menjalani serangkaian peru11.15. Kemudian untuk Sabtu bahan jam kerja karena pandemi mulai pukul 07.15 sampai 12.15. corona, Pemerintah Kabupaten “Ya seperti biasa sebelum ada (Pemkab) Tulungagung memaspandemi, dengan jam kerja sesuai tikan, mulai Jumat (5/6) seluruh dengan SE Kemenpan RB,� terang aparatur sipil negara (ASN) bekerja Maryoto. normal seperti biasa. Maryoto menjelaskan, dengan Hal ini tertuang dalam Surat diterapkannya SE ini maka praktis Edaran (SE) Nomor: 800/ 698/ semua ASN sudah bisa bekerja 033/2020 tentang Perubahan SisMaryoto Birowo seperti biasa, namun dengan tetap tem Kerja Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, mengedepankan protokol kesehatan selama masa yang dibuat pada 2 Juni lalu dan telah ditandatangani pandemi corona. “Tetap kita minta untuk menerapkan protokol keBupati Tulungagung Maryoto Birowo. Surat ini merupakan tindak lanjut dari Surat sehatan, seperti cuci tangan, menggunakan masker, Edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan dan physical distancing selama bekerja di dalam Reformasi Birokrasi nomer 57 tahun 2020 tentang Pe- ruangan,� jelas dia. Bupati Maryoto berharap dengan telah dilaksanyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara dalam upaya pencegahan Covid-19 di lingkungan instansi. nakannya kembali jam normal ASN seperti sedia kala, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengakui maka pelayanan kepada masyarakat bisa berlangtentang legalitas surat edaran tersebut. Dan pihaknya sung normal dan kinerja ASN bisa lebih maksimal. Sementara Kabag Protokol dan Komunikasi antar sudah menyampaikannya kepada ASN di lingkup Pemkab Tulungagung. “Sudah kita sampaikan SE Pimpinan Pemkab Tulungagung Galih Nusantoro kepada ASN dan SKPD terkiat, soal jam kerja ASN di mengatakan, penerapan jam kerja normal bagi ASN Tulungagung yang sudah kembali normal,� ujarnya, ini merupakan salah satu langkah yang diambil pada situasi penyebaran corona, di mana prosesntase kesemKamis (4/6). Dalam surat tersebut tertulis bagi perangkat da- buhan di Tulungagung mencapai lebih dari 50 persen. “Ya memang benar, mulai 5 Juni jam kerja erah yang melaksanakan 5 hari kerja akan memulai aktivitasnya pukul 07.15 sampai 15.45, dengan waktu ASN sudah seperti biasa. Karena memang imbas istirahat pukul 12.00 sampai 12.30. Kemudian untuk dari prosesntase kesembuhan terkonfirmasi corona yang semakin tinggi di Tulunggaung,� Jumat mulai pukul 07.15 sampai 14.15. Sedangkan untuk yang melaksanakan 6 hari ker- ungkapnya. (fir/mad/lis/*)
"Harapannya ada kesamaan terkait data yang akan kita kirimkan nanti dan tidak ada lagi perbedaan yang dikarenakan masih adanya perbedaan persepsi," tutur Udjiono di ruang Binter Makorem 081/DSJ, Kamis (4/6). Ia menegaskan, data-data yang diinventarisasi tersebut nantinya sangat penting sebagai dasar atau pedoman dalam pengambilan langkah untuk memperkuat pertahanan negara yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi setiap wilayah atau daerah. Untuk itu, menurut Udjiono, sangat penting agar data-data yang diinventarisasi itu adalah data yang valid dan akurat. "Agar nantinya tidak salah dalam pengambilan kebijakan oleh pimpinan," imbuhnya. (alv/lis)
FOTO: MEMORANDUM/FIR
FOTO: MEMORANDUM/ALV
Kasiter Rem 081/DSJ Letkol Inf Udjiono.
Pengumuman dan Panggilan Terhadap Debitur KPR BTN Sidoarjo Menunjuk Perjanjian Kredit KPR-BTN antara saudara, dengan Bank BTN, maka dengan ini Bank BTN Sidoarjo yang berkedudukan di JL. A Yani No.15 Sidoarjo, mengumumkan dan memanggil Saudara dengan deklarasi pernyataan sbb : 1. Bahwa saudara telah wanprestasi/ cidera janji dengan melanggar Perjanjian Kredit KPR-BTN yang telah disepakati bersama 2. Bahwa selanjutnya kami menagih dan memanggil Saudara untuk segera melunasi hutang Saudara paling lambat tanggal tanggal 12 Juni 2020 dan apabila Saudara mengabaikan maka kami akan mengambil langkah penjualan agunan agunan sesuai ketentuan Bank antara lain ; lelang eksekusi Hak Tanggungan, Penjualan langsung dengan alas hak Surat Kuasa Menjual dan/atau Pengalihan Piutang (Cessie) sebagaimana yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata : Pasal 613) 3. Bahwa bersama ini kami mengundang investor baik perorangan, maupun badan hukum untuk segera mengajukan surat penawaran minat pembelian barang agunan Bank tersebut 4. Bahwa terhadap debitur yang akan menyelesaikan tunggakannya dapat menghubungi Kantor Bank BTN terdekat dan bagi debitur yang telah menyelesaikannya mohon Pengumuman ini diabaikan. Adapun nama dan Nomor Debitur KPR-BTN yang kami panggil : NO NOMOR DEBITUR NAMA
Dalam amar putusan menyatakan, provisi para penggugat tidak dapat diterima atau pokok perkara menyatakan gugatan para penggugat niet ontvankelijke verklaard. Dan menghukum membayar biaya perkara Rp 296 ribu. Kuasa Hukum tergugat Eddy Suwito didampingi Luka Fardani mengatakan, gugatan itu dilayangkan empat orang penggugat. "Agenda putusan hakim melalui e-ligitasi. Alhamdulillah gugatan penggugat tidak dapat diterima. Kesimpulannya gugatan penggugat dipatahkan. Tapi kami masih menunggu salinan PENGUMUMAN putusan," ucap Eddy Suwito, PUTUSAN PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG SEMENTARA PT. SINAR KUMALA INDAH (DALAM PKPUS) kemarin sore. SEKALIGUS UNDANGAN RAPAT-RAPAT KREDITOR Eddy menegaskan, keBerdasarkan ketentuan dalam Pasal 226 ayat (1) Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, dengan ini diumumkan kepada khalayak ramai Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya pengurusan RSDP yang sekaNo. 29/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.sby., yang telah dibacakan dalam sidang yang terbuka untuk umum pada hari Kamis, tanggal 28 Mei 2020, atas Perkara Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) secara voluntiir oleh CHIANG HARRIS rang sah secara hukum. Hal ini KRISTIANTO selaku Direktur dari PT SINAR KUMALA INDAH yang beralamat di Jalan Gatot Subroto IV, Blok I No. 11, Denpasar, Bali yang dalam permohonannya diajukan oleh kuasanya yaitu Dr. YORRY YUSRAN, S.H., M.H., dan YOGY YUSRAN, S.H., M.H. sesuai Kemenkumham dan para Advokat pada kantor hukum YUSRAN & ASSOCIATES beralamat di Sukolilo Dian Regency, Jalan Sejahtera I No. 64, Surabaya. tidak bisa diganggu gugat. PiDengan amar Putusan yang berbunyi sebagai berikut: MENGADILI : haknya meminta, pengurus 1. Mengabulkan permohonan PKPU dari Pemohon PT. Sinar Kumala Indah tersebut; agar selalu menjaga kekompa2. Menetapkan Pemohon Tn. Chiang Harris Kristianto, Laki-laki, tempat/tanggal lahir: Balikpapan, 20 Desember 1990, Direktur PT. Sinar Kumala Indah yang berkedudukan di Jl. Gatot Subroto IV, Blok I No. 11, Denpasar Bali, dalam keadaan PKPU Sementara kan dan kebersamaan untuk selama 45 (empat puluh lima) hari; membangun dan melestarikan 3. Menunjuk Sdr. Pesta Partogi, H.S., S.H., M.Hum., Hakim Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya sebagai Hakim Pengawas; 4. Mengangkat: perkumpulan RSDP. 1. VALENTINO REVOL KOROMPIS,S.H., M.Kn, yaitu Kurator dan Pengurus berkantor di Jalan Raya Jemursari Kav.12 Nomor 236, Surabaya yang terdaftar pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, berdasarakan Surat "Ke depan jangan sampai Bukti Pendaftaran Kurator dan Pengurus No: AHU-181 AH.04.03-2018, tanggal 19 April 2018,dan ARIELSHALLOM CHRISTOPHER LIMANTO, S.H., M.H., Kurator dan Pengurus berkantor di Jl. Dharmahusada Utara II/27, Kelurahan Mojo, Kec. Gubeng, Kota Surabaya yang terdaftar pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, berdasarakan Surat Bukti Pendaftaran Kurator dan Pengurus No: AHU-245 AH.04.03-2018. Sebagai Pengurus: 5. Menangguhkan biaya perkara dalam PKPU Sementara sampai PKPU berakhir;
FOTO: MEMORANDUM/MIS
Gugatan Kepengurusan RSDP Ditolak, Ingin Banding Kediri, Memorandum Sidang lanjutan terkait kepengurusan Perkumpulan Rukun Sinoman Dana Pangrukti (RSDP) Kota Kediri yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kota Kediri memasuki tahapan putusan. Setelah melalui proses panjang, gugatan dari penggugat akhirnya tidak diterima majelis hakim. Sidang putusan itu dipimpin Hakim Ketua Sarah Louis Simanjuntak, Hakim Anggota Hendra Pramono dan Widodo Hariawan.
Warga memilah sampah di TPA Tlekung Kota Batu.
ASN Tulungagung Kembali Kerja Normal
Korem 081/DSJ Inventarisir Data Satkowil Madiun, Memorandum Korem 081/DSJ menggelar kegiatan inventarisasi data Satkowil Semester I TA 2020 dengan menghadirkan para pejabat Pasiter, Danramil, dan Bati Puanter dari Kodim dan Koramil jajarannya. Kegiatan yang dipimpin Kasiter Rem 081/ DSJ Letkol Inf Udjiono itu dilaksanakan di tiga tempat berbeda. Yaitu di aula Jenderal Sudirman Makorem, ruang Binter Makorem, dan aula Serbaguna Cagar Budaya Osvia Boschbou. Kasiter Letkol Inf Udjiono mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut untuk menyamakan persepsi tentang data-data yang akan diinventarisasi.
FOTO: MEMORANDUM/ARL
Kota Batu Produksi 9,2 Ton Sampah Medis
Eddy Suwito (tengah). ada perselisihan. Alangkah baiknya kita bersama-sama bergandeng tangan memajukan perkumpulan RSDP Kediri menjadi lebih baik lagi," harap Eddy. Terpisah, Syamsul Arifin selaku kuasa hukum penggugat mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan kliennya dan akan melakukan banding. Namun pihaknya belum bisa menguraikan lebih lanjut terkait upaya banding itu. Sebab belum menerima salinan amar putusan secara utuh, dan belum bisa menilai pertimbangan majelis hakim atas putusan tersebut. "Bisa nanti banding. Kita koordinasi dulu dengan klien," kata Syamsul melalui WhatsApp. (mis/mad/lis)
1
6201010138138
2
6201020139792
3
6201020131045
4
6201020138534
5
6201020083878
6
6201010145567
7
6201010084622
8
6201020134124
9
6201020138411
10
6201020072128
14 15 16 17
6201020112944 6201010004868 6201010006527 6201020135887
ALAMAT DEBITUR
YANUAR CATUR WICAHYO
BUMI PAPAN SELARAS EA No. 28, SIDOARJO AGUS SUPRIYADI GARDEN RESIDENCE B No. 06, PASURUAN RUSMI HIDAYATI GRAHA INDAH PACIRAN A1 No. 19, LAMONGAN SUPARTO GRAHA INDAH PASURUAN C1 No. 23, PASURUAN ANDI SLAMET GREEN CERME C1 No. 03, CERME, GRESIK SRIANI KRIAN SEJAHTERA INDAH REGENCY C17/07 SAMSUL ARIFIN MENTARI BUMI SEJAHTERA DI No. 12A, SIDOARJO KARMANTO PASURUAN ANGGUN SEJAHTERA C9 No. 03, PASURUAN ARIF ISNANG WAHYUDI PASURUAN ANGGUN SEJAHTERA D6 No. 19, PASURUAN SAMSUDIN SILABAN PASURUAN ANGGUN SEJAHTERA, PASURUAN MARSENO PERUM TNI AL GE/07, CERME, GRESIK WIDHA PRASTI NASUHAR PONDOK MUTIARA W No. 17 MURIONO PURI MAHARANI A.2 - No. 11 WIRAWAN PANDU NUGROH TAMAN ANGGUN SEJAHTERA 5 F6 No. 20 Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian. Sidoarjo, 5 Juni 2020 PT. BANK TABUNGAN NEGARA (Persero), Tbk KANTOR CABANG SIDOARJO
2.
Selanjutnya berdasarkan Penetapan Hakim Pengawas perkara No : 29/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Sby tanggal 3 Juni 2020, telah ditetapkan hal-hal sebagai berikut : -
RAPAT KREDITUR PERTAMA akan diadakan pada : Hari/tanggal : Rabu tanggal 10 Juni 2020 Tempat : Gedung Pengadilan Niaga Surabaya, Jl. Arjuno No. 16-18, Surabaya Pukul : 10.00 WIB
-
BATAS AKHIR PENGAJUAN TAGIHAN PARA KREDITUR DAN KANTOR PAJAK selambat-lambatnya pada: Hari/tanggal : Rabu, tanggal 17 Juni 2020 Tempat : Kantor Tim Kurator PT Wijaya Indonesia Makmur Bicycle Industries (Dalam PAILIT) yaitu di Jalan Dharmahusada Utara No 2/27, Surabaya.
-
RAPAT PENCOCOKAN PIUTANG KREDITUR dan VERIFIKASI PAJAK akan diadakan pada : Hari/tanggal : Kamis, tanggal 2 Juli 2020 Tempat : Gedung Pengadilan Niaga Surabaya, Jl. Arjuno No. 16-18, Surabaya Pukul : 10.00 WIB
-
RAPAT PEMBAHASAN DAN VOTING RENCANA PERDAMAIAN akan diadakan pada : Hari/tanggal : Selasa, tanggal 7 Juli 2020 Tempat : Gedung Pengadilan Niaga Surabaya, Jl. Arjuno No. 16-18, Surabaya. Pukul : 10.00 WIB
-
SIDANG PERMUSYAWARATAN MAJELIS HAKIM akan diadakan pada : Hari/tanggal : Senin, tanggal 13 Juli 2020 Tempat : Gedung Pengadilan Niaga Surabaya, Jl. Arjuno No. 16-18, Surabaya. Pukul : 10.00 WIB
Sehubungan dengan Putusan Pengadilan Niaga dan Penetapan Hakim Pengawas tersebut di atas, maka dengan ini kami mengundang Debitor, Para Kreditor dan pihak lain yang berkepentingan untuk menghadiri rapat-rapat tersebut, termasuk sidang Rapat Permusyawaratan Hakim yang telah ditentukan berdasarkan amar putusan PKPU Sementara tersebut di atas yaitu pada hari Senin, tanggal 13 Juli 2020 pukul 10.00 WIB, bertempat di ruang sidang Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya, Jalan Arjuna 16-18, Surabaya. Mengingat kondisi saat ini yaitu dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) maka berkaitan dengan pengajuan tagihan, Tim Pengurus menyarankan agar sebisa mungkin tagihan dari para Kreditur dan kantor Pajak agar dapat dikirimkan melalui pos tercatat dengan melampirkan resume tagihan beserta bukti pendukung atas tagihan. Atau namun sangat tidak disarankan Para Kreditur dan Kantor Pajak dapat untuk mengajukan tagihannya dengan disertai dokumen-dokumen yang cukup pada hari dan jam kerja ke alamat : Tim PENGURUS PT. SINAR KUMALA INDAH (Dalam PKPU) Sementara yang beralamat di Jalan Dharmahusada Utara No 2/27, Surabaya. Email : timpengurusski@gmail.com Demikian Pengumuman ini berlaku pula sebagai Panggilan Undangan bagi PT. SINAR KUMALA INDAH (dalam PKPU) Sementara, Para Kreditor dan Pihak Lain yang berkepentingan. Surabaya, 3 Juni 2020 TIM PENGURUS PT. SINAR KUMALA INDAH (DALAM PKPU) Sementara VALENTINO REVOL KOROMPIS, S.H., M.KN
ARIELSHALLOM CHRISTOPHER LIMANTO, S.H., M.H.
PENGUMUMAN PENGESAHAN PERDAMAIAN (HOMOLOGASI) PT. PAPAN NUSANTARA INDONESIA PUTUSAN No. 30/Pdt.Sus-PKPU/2019/PN.Niaga.Sby
PENGUMUMAN PENGESAHAN PERDAMAIAN (HOMOLOGASI) PT. REGENCY UTAMA INDONESIA PUTUSAN No. 29/Pdt.Sus-PKPU/2019/PN.Niaga.Sby
Menunjuk ketentuan Pasal 288 Undang - Undang nomor. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dengan ini Pengurus PT. PAPAN NUSANTARA INDONESIA (dalam PKPU) Mengumumkan Putusan Pengesahan Perdamaian (Homologasi) berdasarkan Putusan Pengadilan Niaga Pada Pengadilan Negeri Surabaya Nomor : 30/Pdt.Sus-PKPU/2019/PN.Niaga. Sby tertanggal 17 Februari 2020 Yang amar putusannya seperti tertulis di bawah ini :
Menunjuk ketentuan Pasal 288 Undang - Undang nomor. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dengan ini Tim Pengurus PT. REGENCY UTAMA INDONESIA (dalam PKPU) Mengumumkan Putusan Pengesahan Perdamaian (Homologasi) berdasarkan Putusan Pengadilan Niaga Pada Pengadilan Negeri Surabaya Nomor : 29/Pdt.SusPKPU/2019/PN.Niaga.Sby tertanggal 5 Mei 2020 Yang amar putusannya seperti tertulis di bawah ini :
MENGADILI: 1. Menyatakan sah Perdamaian yang dilakukan antara Pemohon Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dengan Para Kreditornya, sebagaimana yang telah disepakati bersama pada hari Kamis 13 Februari 2020 ; ----------------------------------2. Menyatakan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT. PAPAN NUSANTARA INDONESIA demi hukum berakhir ; 3. Menghukum Debitor dan Para Kreditor untuk mentaati isi perdamaian tersebut ; -------------------4. Menghukum Debitor/Pemohon PKPU untuk membayar Imbalan jasa Pengurus sebesar : Rp 1.069.000.000,00 (satu miliar enam puluh sembilan juta Rupiah) : ------------------------------------5. Menghukum Pemohon PKPU untuk membayar biaya Perkara yang sampai hari ini ditetapkan sejumlah : Rp 3.695.000,00 (tiga juta enam ratus sembilan puluh lima ribu Rupiah) ; --------------
MENGADILI: 1. Menyatakan sah Perdamaian yang dilakukan antara Pemohon Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dengan Para Kreditornya, sebagaimana yang telah disepakati bersama pada hari Selasa 14 April 2020 ; ---------------------------------------2. Menyatakan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT. REGENCY UTAMA INDONESIA demi hukum berakhir ; 3. Menghukum Debitor dan Para Kreditor untuk mentaati isi perdamaian tersebut ; -------------------4. Menghukum Debitor/Pemohon PKPU untuk membayar imbalan jasa Pengurus sebesar : Rp 3.570.000.000,00 (tiga miliar lima ratus tujuh puluh juta Rupiah) : ------------------------------------5. Menghukum Pemohon PKPU untuk membayar biaya Perkara yang sampai hari ini ditetapkan sejumlah : Rp 5.145.000,00 (lima juta seratus empat puluh lima ribu Rupiah) ; ------------------------
Selanjutnya berdasarkan Putusan tersebut diatas yang telah berkekuatan hukum tetap serta berdasarkan ketentuan Pasal 288 Undang - Undang no. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), maka Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT. PAPAN NUSANTARA INDONESIA dalam Perkara Nomor : 30/Pdt.Sus-PKPU/2019/PN.Niaga.Sby, telah Berakhir dengan Perdamaian dan Tugas Pengurus telah berakhir serta membebaskan Pengurus dari segala tanggung jawab Kepengurusan;
Selanjutnya berdasarkan Putusan tersebut diatas yang telah berkekuatan hukum tetap serta berdasarkan ketentuan Pasal 288 Undang-Undang no. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), maka Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT. REGENCY UTAMA INDONESIA dalam Perkara Nomor : 29/Pdt.Sus-PKPU/2019/PN.Niaga.Sby, telah Berakhir dengan Perdamaian dan Tugas Pengurus telah berakhir serta membebaskan Pengurus dari segala tanggung jawab Kepengurusan;
Pengumuman ini berlaku juga sebagai pemberitahuan kepada Debitur, para Kreditur dan Pihak Pihak Lain yang berkepentingan untuk menjalankan Putusan Pengesahan Perdamaian (Homologasi);
Pengumuman ini berlaku juga sebagai pemberitahuan kepada Debitur, para Kreditur dan Pihak Pihak Lain yang berkepentingan untuk menjalankan Putusan Pengesahan Perdamaian (Homologasi);
Demikian pengumuman ini disampaikan untuk diketahui Khalayak umum
Demikian pengumuman ini disampaikan untuk diketahui Khalayak umum
Surabaya, 05 Juni 2020
Surabaya, 05 Juni 2020
PENGURUS PT. PAPAN NUSANTARA INDONESIA (dalam PKPU)
TIM PENGURUS PT. REGENCY UTAMA INDONESIA (dalam PKPU)
Ttd
Ttd
PENGUMUMAN PUTUSAN No. 63/Pdt.Sus-PKPU/2019/PN.Niaga.Sby tentang KEPAILITAN PT. UCHIDAFOAM (DALAM PAILIT) Menunjuk ketentuan Pasal 15 Ayat (4) j.o Pasal 86 ayat (3) j.o Pasal 114 UU No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU, dengan ini diumumkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya Nomor : 63/Pdt.SusPKPU/2019/PN.Niaga.Sby, tertanggal 15 Maret 2018 dalam Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan oleh : SUKEMI, Tempat / Tanggal Lahir : Jember, 22-09-1964, Umur : 55 tahun, Jenis Kelamin : Laki-laki, Agama : Islam, Warga Negara : Indonesia, Alamat : Jl. Dusun Kutil, RT. 004/ RW. 001, Kelurahan Gempolkurung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Pekerjaan : Karyawan Swasta, yang dalam hal ini diwakili oleh Kuasa Hukumnya yaitu Djaun Siswanto, S.H., M.H., $GYRNDW SDGD NDQWRU /DZ 2IÂżFH Âł' : $662&,$7(6´ EHUDODPDW GL -DPEDQJDQ %DUX ,, .DY $ .HOXUDKDQ -DPEDQJDQ .HFDPDWDQ -DPEDQJDQ %HUGDVDUNDQ 6XUDW .XDVD .KXVXV WHUWDQJJDO 1RYHPEHU 8QWXN VHODQMXWQ\D GLVHEXW VHEDJDL PEMOHON PKPU; Terhadap : PT. UCHIDAFOAM, beralamat di Jl. Nias No. 80-82, Kelurahan Gubeng, Kecamatan Gubeng, Surabaya, untuk selanjutnya disebut sebagai ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- TERMOHON PKPU; Yang amar putusannya seperti tertulis di bawah ini : MENGADILI 1. 2. 3. Ň&#x;
Menyatakan Termohon PKPU / PT. Uchidafoam pailit dengan segala akibat hukumnya; -----------------------------------------Menunjuk : DR. SUTARNO, S.H., M.H. Hakim Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya sebagai Hakim Pengawas; Mengangkat : -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------6GU ()2 6(7,$:$1 6 + \DLWX .XUDWRU GDQ 3HQJXUXV \DQJ WHUGDIWDU GL .HPHQWULDQ +XNXP GDQ +DN $VDVL 0DQXVLD Republik Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum No. AHU-298 AH.04.03-2018 tanggal 11 Oktober 2018, berkantor di Jl. Dukuh Kupang Barat X /4a, Surabaya, Jawa Tmur, Sebagai Kurator; -------------------------------------4. Menangguhkan biaya permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) ini sampai dengan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dinyatakan selesai; --------------------------------------------------------------------------------5. Membebankan biaya perkara kepada Debitor; --------------------------------------------------------------------------------------------------Selanjutnya berdasarkan Penetapan Hakim Pengawas No. 63/Pdt.Sus-PKPU/2017/PN.Niaga.Sby, tanggal 4 Juni 2020, telah ditetapkan hal-hal sebagai berikut: - Rapat Kreditor Pertama akan diadakan pada : +DUL 7DQJJDO 5DEX -XQL 3XNXO :,% Tempat : Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya, Jalan Raya Arjuno No.16 - 18, Surabaya - Batas akhir pengajuan tagihan para Kreditor dan Kantor Pajak pada: +DUL 7DQJJDO 6HODVD -XQL KLQJJD 3XNXO :,% 7HPSDW ³+$57212 6(7,$:$1 /$: 2)),&(´ 3DNXZRQ &HQWUH /W -O (PERQJ 0DODQJ 1R 6XUDED\D 5DSDW 3HQFRFRNDQ 3LXWDQJ .UHGLWRU GDQ 9HUL¿NDVL 3DMDN DNDQ GLDGDNDQ SDGD +DUL 7DQJJDO 5DEX -XOL 3XNXO :,% Tempat : Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya, Jalan Raya Arjuno No.16-18, Surabaya Untuk itu para kreditur agar menyampaikan tagihannya dengan dilengkapi copy bukti yang cukup dan telah di materai kantor pos serta dilegalisir oleh Pengadilan Negeri pada hari/jam kerja kepada KURATOR GHQJDQ DODPDW NDQWRU GL ³+$57212 6(7,$:$1 /$: 2)),&(´ 3DNXZRQ &HQWUH /W -O (PERQJ 0DODQJ 1R 6XUDED\D
'HPLNLDQ SHQJXPXPDQ LQL %(5/$.8 6(%$*$, 81'$1*$1 EDJL 'HELWRU 3DLOLW .UHGLWRU .DQWRU 3DMDN GDQ SLKDN ODLQ \DQJ berkepentingan Surabaya, 5 Juni 2020 .85$725 37 8&+,'$)2$0 '$/$0 3$,/,7
Ttd
EFO SETIAWAN, S.H.
MUHAMAD IDRIS. H., S.Sos, S.H., M.H
RYAN MARTINO HARTONO, S.H.
()2 6(7,$:$1 6 +
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
JUMAT PAHING, 5 JUNI 2020 HALAMAN 5
Probolinggo, Memorandum Pasangan suami istri Darsun (60) dan Musrifah (55), pemilik lahan jagung asal Muneng Leres mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Probolinggo Kota. Mereka melaporkan perusakan tanaman jagung, di lahan miliknya di Desa Muneng Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. “Saya bersama isteri melaporkan salah satu kerabat, terkait aksi perusakan tanaman jagung yang ditanam. Tidak ada pertengkaran, tapi mungkin pelaku mau minta bagian tanah. Makanya sampai merusak tanaman saya,” kata Darsun, usai melapor di SPKT Mapolres Probolinggo Kota, Kamis (4/6). Diceritakan Darsun, kejadiannya Rabu (3/6) sore. Ia terkejut mendapati sejumlah tanaman jagung di ladangnya rusak. Perusakan dilakukan dengan menebang tanaman yang masih berumur 35 hari. Seketika itu juga langsung mengetahui pelakunya. Yang tak lain masih salah satu kerabatnya. “Ada sekitar tiga petak yang dirusak. Itu tumbuh di tanah saya sendiri, sudah saya beli. Makanya saya laporkan ke polisi. Saya meminta penegak hukum agar memproses pelaku perusakan tanaman tersebut,” tandasnya. Peristiwa perusakan itu dirinya hanya pasrah tidak bisa menghalangi ulah kerabatnya. Karena banyak warga yang turut merusak. “Saya tidak berani mendekat, karena saat membabat tanaman jagung itu tidak seorang diri. Ada belasan warga yang ikut membantu,” ucap Darsun. Akibat kejadian itu, Darsun mengaku mengalami kerugian belasan juta akibat semua tanaman jagung di lahannya dibabat habis. Terkait laporan tersebut, Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono membenarkan adanya laporan tersebut. “Laporannya kita terima. Anggota masih melakukan pemeriksaan pelapor dan mendalami laporan tersebut. Kita pelajari terlebih dahulu laporannya. Kemudian kita tindak lanjuti dengan mengkroscek fakta di lapangan,” tandasnya. (mhd/yud/lis)
Wali Santri Diimbau Tak Masuk Areal Pesantren
Polisi melakukan olah TKP di rumah korban.
ujarnya. “Dari beberapa petunjuk yang ada di TKP akan kita kembangkan. Insya
Pasuruan, Memorandum Unit Reskrim Polsek Nongkojajar mengamankan dua pelaku pencurian genset dan mesin diesel di dalam kebun apel Dusun Surorowo, Desa Kayukebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Pelaku bernama Natan Nael Darmanto (30), warga Desa Gedro, Kecamatan Tutur dan Joyo (35), warga Dusun Pronojiwo, Desa Blarang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Kedua pelaku ini melakukan aksinya pada Sabtu (23/5) lalu.
Kapolsek Nongkojajar Polres Pasuruan AKP Joko Sutrisno mengatakan, pihaknya mengamankan kedua pelaku tersebut setelah adanya laporan dari warga. Pelaku akan menjual barang hasil curiannya kepada warga. “Kami langsung menyelidiki dan mengamankan kedua pelaku tersebut di rumah masing-masing pada Selasa (2/6) kemarin,” ucap Joko. Lanjut Joko, kedua pelaku tersebut memang sudah merencakan untuk melakukan kejahatan.
Sambil berjalan mereka mencari sasaran dan menemukan lokasi untuk melakukan kejahatan, yaitu memasuki kebul apel. “Pelaku ini memasuki kebul apel milik warga dengan cara merusak kawat pengikat pintu kebun dengan sebilah parang. Setelah pintu terbuka kedua pelaku mengambil barang-barang tersebut dan dimasukkan ke dalam karung kemudian diikat ujungnya. Selanjutnya dipikul menggunakan sebatang bambu. Barang yang dibawa kabur pelaku
Kedua pelaku diamankan anggota Polsek Nongkojajar di rumah warga. berupa 1 mesin genset, 1 mesin diesel, 4 lampu led, 2 rol selang, dan 2 rol kabel,” jelas Joko. Kini pelaku dan barang buktinya diamankan di Mapolsek
Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i
Nongkojajar. Kasusnya masih dalam proses penyelidikan. “Dua pelakunya dijerat pasal 363 KUHP, ancaman maksimalnya 7 tahun penjara,” pungkas Joko. (rul/lis)
Bupati Lumajang Minta Bansos Tepat Sasaran Lumajang, Memorandum Bupati Lumajang Thoriqul Haq meminta agar penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk warga terdampak Covid-19 yang diberikan pemerintah harus benar-benar tepat sasaran. “Bantuan sosial Covid-19 seperti KKS (kartu keluarga sejahtera) maupun BLT Dana Desa ini, saya harap penyalurannya benar-benar diperuntukan untuk masyarakat terdampak. Sehingga penerimanya tepat sasaran,” kata bupati yang akrab disapa Cak Thoriq ini saat menyerahkan KKS Perluasan Program Sembako di Balai Desa Sombo, Bupati Thoriqul Haq menyerahkan ban- Kecamatan Gucialit, Rabu (3/6). Cak Thoriq mengatakan, dalam program sos secara simbolis.
KKS tersebut setiap bulannya disalurkan saldo senilai Rp 200 ribu selama 9 bulan ke depan. Nantinya bisa dicairkan dalam bentuk sembako di E-Waroeng yang bermitra dengan BNI. “Saya mengingatkan kepada kepala desa dan perangkat desa, semua bantuan sosial Covid-19 yang disalurkan ini merupakan bantuan langsung untuk masyarakat,” tegasnya. Cak Thoriq berterima kasih kepada Pemerintah Desa Sombo, karena hingga saat ini belum ada warganya yang terjangkit Covid-19. “Karena dengan ketegasan beliau (kepala desa) bisa mendisiplinkan masyarakatnya untuk wajib menggunakan masker saat beraktivitas,” tutur dia.
FOTO: MEMORANDUM/CW1
Bondowoso, Memorandum Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso mengajukan penambahan anggaran untuk penanganan Covid-19 Rp 6,5 miliar. Penambahan alokasi tersebut digunakan untuk memenuhi sejumlah kebutuhan. Salah satunya pengadaan kembali alat rapid test. “Kita butuh banyak alat kesehatan terkait Covid 19,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso dr Moh Imron. Imron enggan merinci apa saja kebutuhan yang dimaksud. Namun ia memastikan bahwa alat untuk pencegahan Covid-19 sangat layak untuk dimasukkan ke dalam penambahan anggaran. “Mengingat hal itu sangat penting,” terangnya usai mengikuti Pansus Covid-19 di Gedung DPRD, Kamis (4/6). Ia menerangkan saat ini alat rapid test yang tersedia mencapai
dr Moh Imron sekitar 6 ribu. Jumlah itu masih akan ditambah, mengingat pihaknya akan menggelar rapid test massal di beberapa tempat. Salah satunya kepada santri-santri yang datang dan akan keluar dari Bondowoso. Sebelum pengajuan, pihaknya telah mendapat alokasi anggaran khusus penanganan virus corona mencapai Rp 4,9 M. Wakil Ketua DPRD Bondowoso Sinung Sudrajat menuturkan, dinas kesehatan sebagai garda terdepan penanganan wabah ini wajib diberi ruang
anggaran yang seluas-luasnya. “Toh nanti yang merasakan manfaatnya adalah masyarakat. Termasuk Diskoperindag dalam recovery ekonominya,” katanya. Namun demikian, Ketua Pansus Covid-19 ini mengingatkan agar hendaknya dalam penggunaan anggaran pemerintah daerah harusnya bisa memetakan wilayah-wilayah prioritas. “Tapi, wajib menjadi catatan pemerintah dalam hal ini Tim Gugus Tugas Pemkab Bondowoso harus bisa memetakan wilayah- wilayah prioritas. Wilayah prioritas adalah wilayah terdampak,” pungkasnya. Untuk informasi, pemerintah daerah menganggarkan sekitar Rp 49 M untuk penanganan Covid-19. Dinkes Bondowoso pada tiga bulan awal penanganan virus corona mendapatlan alokasi sekitar Rp 4,9 M. (cw1/lis)
Sementara itu, Kepala Desa Sombo Samat mengungkapkan, pihaknya berterima kasih kepada Bupati Lumajang atas kehadirannya untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat. Lanjut dia, adapun jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Sombo sekitar 76 KK. Pada kesempatan tersebut Bupati Lumajang menyerahkan bantuan KKS secara simbolis kepada sembilan KPM. Usai menyerahkan KKS, Bupati Lumajang juga menyempatkan untuk meninjau lokasi check point kesehatan di Desa Sombo, karena terdapat akses yang berbatasan dengan Kabupaten Probolinggo. (kom/tri/lis)
70 Orang Terpapar Covid-19 di Probolinggo Sembuh Probolinggo, Memorandum Jumlah pasien terpapar Covid-19 di Kabupaten Probolinggo menunjukkan penurunan. Ini setelah Pemkab Probolinggo merilis jumlah pasien sembuh 70 orang. Secara kumulatif orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo 91 orang, dengan keterangan 19 orang masih dirawat dan diisolasi, 70 orang sembuh, dan 2 orang meninggal dunia. Hal ini ditegaskan juru bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr Anang Budi Yoelijanto. Anang mengungkapkan, saat ini ada tambahan tujuh orang terkonfirmasi positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh, yakni berasal dari Desa Jangur, Kecamatan Sumberasih 1 orang; Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton 1 orang; Desa Prasi, Kecamatan Gading 1 orang; Desa/ Kecamatan Pakuniran 2 orang, serta domisili Kota Probolinggo 2 orang. “Angka kesembuhan dari orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo sangat tinggi. Total pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh sudah mencapai 70 orang atau setara dengan 76,92 persen dari total kasus positif Covid-19 sebanyak 91 orang,” jelas Anang, Kamis (6/6/2020). Mereka terbagi ke dalam klaster pemudik dan klaster tenaga kesehatan. “Angka kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Probolinggo semakin membaik. Kita harapkan nanti ke depan semakin hari bisa semakin berkurang,” ucap Anang. (yud/lis)
Keluarga Besar Kian banyak yang saya tidak kenal lagi. Generasi baru terus bermunculan. Saya sering harus diperkenalkan dengan mereka --para wartawan baru itu. Dari jauh saya lihat ini: ada wartawan yang gemuk sekali. Saya tanya ke redaktur di situ --setengah berbisik: siapa namanya. “Panji...!” panggil saya. Si Gendut mendekat. Lalu terjadilah apa yang ia tulis di link tadi. Saya sangat tidak rela melihat orang gemuk. Apalagi kalau prestasinya bagus. Demikian juga sewaktu saya jadi Dirut PLN dulu. Saya menemukan dua GM (General Manager) hebat --tapi gendut. Di depan rapat para GM se Indonesia saya puji prestasi keduanya. Tapi juga saya semprot kegendutannya. Menjadi gendut itu hak asasi. Tapi kewajiban saya untuk mengurangi risiko beban di perusahaan. Lalu dua orang itu saya tantang: kalau dalam tiga bulan bisa turun 30 kg, akan saya beri hadiah masing-masing Rp 50 juta. Dari uang pribadi. “Melihat prestasi Anda, saya yakin Anda akan bisa mencapai level direksi,” kata saya. “Tapi kalau badan terus naik begitu jantung Anda tidak kuat untuk jadi direksi,”
Allah gambarannya sudah ada. Kita minta masyarakat untuk tenang,” tambahnya. (rul/lis)
Curi Genset dan Diesel, Dua Warga Tutur Diringkus
Dinkes Ajukan Penambahan Anggaran Covid-19 Rp 6,5 M FOTO: MEMORANDUM/CW1
Bondowoso, Memorandum Demi menjaga agar kaum santri tidak terjangkit virus corona, Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Syaifullah menyarankan agar seluruh wali santri tidak masuk ke areal pesantren pada saat mengantarkan putera puterinya ke pondok. “Hari ini ada imbauan Syaifullah agar wali santri tidak mengantarkan langsung santri ke pondok. Tapi ada di luar,” terang Sekda Syaifullah usai rapat di kantor DPRD, Kamis (4/6). Selain wali santri, pihak pondok pesantren (ponpes) diharapkan tidak membolehkan wali santri masuk. Anjuran tersebut, kata Syaifullah, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di kalangan santri. Oleh sebab itu, sebelum santri diterima area ponpes dianjurkan disemprot disinfektan. Kemudian para santri diisolasi tidak boleh keluar pondok selama 14 hari. “Ponpes juga harus menyediakan protokol kesehatan. Menyiapkan tempat cuci tangan, pakai masker, dan lain-lain,” jelasnya. Sementara juru bicara Gugus Tugas Pananganan Covid-19 Bondowoso dr M Imron menyebutkan, ada 210 ponpes dengan total jumlah santri mencapai 10 ribu orang lebih. (cw1/lis)
bagian telinga kanan dan anaknya luka di kepala,” papar Supriadi. Setelah melempar bondet, lanjut Supriadi, pelaku melarikan diri. Peristiwa ini menyebabkan warga sekitar geger. Sementara itu jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD dr R Soedarsono, Kota Pasuruan. “Kami bersama anggota langsung melakukan olah TKP di sekitar rumah korban dan meminta keterangan saksi. Namun masih belum diketahui apa motif peristiwa pelemparan bondet tersebut,”
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Lahan Jagung Dirusak, Petani Muneng Leres Lapor Polisi
Akibatnya Murtadho mengalami luka parah di bagian kepala dan langsung tewas di dalam kamar. Sementara istri dan anaknya selamat dan hanya mengalami luka-luka. Kapolsek Pasrepan AKP Supriadi mengatakan, pelaku masuk dengan cara merusak jendela depan, lalu masuk ke dalam rumah dan langsung melemparkan bondet sekali ke kamar dan mengenai kepala korban hingga pecah dan korban langsung meninggal dunia. “Sedangkan istrinya mengalami luka di
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Pasutri Darsun dan Musrifah melapor ke SPKT Polres Probolinggo terkait lahan jagung yang diduga dirusak kerabatnya.
Pasuruan, Memorandum Ketenangan warga Dusun Lemahbang Selatan, RT 08/RW 04, Desa Lemahbang, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, digemparkan dengan suara ledakan bondet (bom ikan) dari dalam rumah Murtadho, Kamis (4/6) sekitar pukul 03.15 dini hari.
FOTO: MEMORANDUM/KOM
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Rumah Dilempar Bondet, Warga Pasrepan Tewas
Sambungan dari halaman 1 tambah saya. Empat bulan kemudian saya ‘kecopetan’ Rp 50 juta. Delapan tahun kemudian saya membaca berita: salah satu dari mereka itu diangkat menjadi Direktur PLN --lalu menjadi Pjs Dirut PLN. Orangnya tidak ambisius. Waktu ditawari untuk diangkat jadi Dirut definitif ia tidak mau. Itulah Djoko Abunaman, pensiun dari direksi belum lama ini. Sejak saya memanggilnya ke meja bundar itu saya tidak pernah bertemu ia lagi. Sampai meninggalnya itu. Beberapa jam setelah Panji meninggal saya telepon ke nomor ponselnya. Yang menerima suara seorang perempuan. Saya pikir dia istrinya. Saya perkenalkan nama saya. Saat itu juga suara itu hilang. Yang terdengar tinggal isak tangis yang panjang. “Saya... ibu...nya...Pan.. ji.. Pak,” ujarnya sangat tersendat. Saya tunggu sampai isak tangisnya berkurang. Tidak juga reda. Justru kemudian terdengar raungan. Sang ibu memang terus menemani Panji di hari-hari terakhirnya. Bahkan sejak
awal bulan puasa lalu. Sang ibu terus membantu Panji. Yang selama bulan puasa sangat aktif menyalurkan bantuan Covid-19. Terutama bahan makanan dari grup Nestle dan kemudian dari grup ABC. “Rasanya Panji kelelahan,” ujar sang ibu. Senin lalu Panji mengeluh sulit bernapas. Sebenarnya ia ingin masuk rumah sakit. Tapi masuk rumah sakit di zaman Covid-19 serasa masuk ke sarang musuh. Sang ibu membawa Panji ke klinik di dekat rumah. Ikut juga istri Panji --yang dinikahinya enam tahun lalu. Ikut juga Adit, adik bungsu Panji yang wajah maupun gendutnya mirip pinang dibelah. Panji memang belum dikaruniai anak. Mereka biasanya selalu berempat itu di rumah ibunya itu. Rumahnya yang dibeli belum lama ini tidak ditempati. Panji sebenarnya ingin punya anak. Pun kalau harus lewat bayi tabung. Panji dan istri sudah konsultasi ke dokter Oky --ahli bayi tabung di Surabaya. Panji juga sudah menabung untuk biaya bayi tabungnya itu. Hanya saja Covid-19 keburu datang. Program itu ditunda --sam-
pai ia merasa sesak napas itu. Dan dibawa ke klinik itu. Diketahuilah: detak jantung Panji tinggal 40. Diketahui juga SGPT dan SGOT-nya tinggi. Di atas 100. Lewat perjuangan teman-temannya Panji akhirnya dapat rumah sakit. Ibu-istri-adik pulalah yang membawanya ke RS. Mereka pula yang terus menunggu. Ia harus dibantu alat untuk menambah oksigen. Tidak juga membaik. Ketika keadaan terus memburuk Panji tidak mendapat ICU --penuh semua. Panji meninggal dunia. Jelas bukan Covid-19. Maka keluarga Panji minta jenazahnya bisa dibawa pulang segera. Tidak bisa. Harus dimasukkan peti. Harus cari peti mati dulu. Keluarga keberatan dua-duanya: masuk petinya dan harga peti itu --Rp 6 juta. Tapi peraturan tidak bisa diajak kompromi. Akhirnya rumah sakit mencari peti. Ups... Kosong. Habis. Terlalu banyak yang harus dimasukkan peti. Tapi jenazah Panji tetap harus dimasukkan peti. Harus dipesankan. Maka
pemesanan dilakukan. Gagal. Tidak ada perusahaan peti mati yang siap dengan ukuran badan Panji. Keluarga pun ngotot untuk bisa membawa jenazah apa adanya. Bisa lebih memenuhi tata-cara Islam --yang tidak perlu dimasukkan peti. Pihak RS belum bisa menerima keinginan itu. Masih harus dicari jalan lain: harus dimasukkan plastik. Keluarga akhirnya bisa menerima. Mayat pun siap dimasukkan plastik. Gagal. Tidak ada plastik yang cukup untuk dimasuki jenazah Panji --yang berat badan terakhirnya 150 kg itu. Terkabullah keinginan keluarga. Untuk bisa membawa pulang jenazah Panji apa adanya. Untuk dimakamkan dalam satu liang dengan ayahnya --yang meninggal dunia 10 tahun yang lalu. Panji memang keluarga besar. Ia lima bersaudara. Laki-laki semua. Gemuk semua. Si bungsu-pinang-belah-dua-Adit pun 110 kg. Ia 13 tahun lebih muda dari Panji. Maafkan saya, Panji.(*)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Noor Arief, Syaifuddin, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu, Indra Anugrah Hardiantoko, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
Tim Gugus Gelar Rapid Test dan Semprot Disinfektan Desa Wonocolo Taman
itu. “Insyaallah kami akan meneruskan program terbaik dari AKBP Kusworo Wibowo,” sambung mantan Kapolres Ponorogo itu. Sementara, Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik KH Chusnan Ali mengungkapkan, pada dasarnya antara polisi dan NU itu tugasnya sama bedanya A
dan I itu saja. “ Kalau NU tugasnya menjaga ke-Imanan. Sedangkan polisi menjaga ke-Amanan,” tuturnya. “Semoga kerja sama dan sinergitas ini menjadi kekuatan baru dalam melangkah untuk lebih semangat dan berkhidmah.” pungkasnya. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Kantor Majelis Ulama Indonesia di Jalan Wahidin Sudirohusodo (Masjid Agung
Gresik, red). Perwira menengah kelahiran Pati Jawa Tengah itu langsung diterima Ketua MUI Gresik KH Mansoer Sodiq dan pengurusnya. Dalam pertemuan itu, Arief juga meminta doa dan dukungan dalam menjalankan amanah sebagai Kapolres Gresik. Menjelang pamit, Kiai Mansoer Sodiq berdoa diamini oleh semua tamu yang hadir. (and/har/mik)
Lumajang, Memorandum Guna mengetahui langsung kondisi serta situasi di masingmasing polsek jajaran, Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa didampingi Wakapolres Kompol Hendry Setiyawan dan pejabat utama polres melakukan kunjungan kerja ke polsek, Kamis (4/6). Kunjungan perdana dilakukan di dua polsek yang ada di wilayah utara Kabupaten Lumajang. Di antaranya, Polsek Ranuyoso dan Polsek Klakah. Pada kesempatan itu, kapolres juga memeriksa setiap ruangan kerja anggota serta kondisi ruang tahanan dan memberikan arahan kepada kapolsek dan para anggotanya. “Kunjungan Bapak Kapolres ke masing-masing polsek jajaranya tersebut adalah guna melakukan pemetaan keamanan wilayah,” ujar Kasubbag Humas Polres Lumajang Ipda Catur Budi Baskara mendampingi Kapolres Luma-
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Kapolres Deddy Foury Millewa Kunjungi Polsek Jajaran
AKBP Deddy Foury Millewa melakukan koordinasi dengan Kapolsek Ranuyoso sekaligus memberikan arahan kepada para anggota.
jang AKBP Deddy Foury Millewa kepada Memorandum. Sebagai kapolres baru, lanjut Catur, setidaknya harus tahu kondisi serta kultur masyarakat yang ada. Selanjutnya, hasil dari kunjungan kerja ke masing-masing polsek tersebut akan dibuat bahan rapat koordinasi yang selanjutnya diterapkan di masing-masing polsek tersebut.
“Intinya adalah, bagaimana untuk mengatasi setiap kendala atau permasalahan kamtibmas yang ada di masingmasing polsek. Mengingat, masing-masing polsek kondisi wilayahnya tidak sama begitupun kultur masyarakatnya,” terang Catur. Berdasarkan kondisi tersebut, akhirnya Kapolres Lumajang melakukan kunjungan
Mereka harus menjalani isolasi diri. 16 warga harus isolasi mandiri di rumah masingmasing, 7 orang perawatan di rumah sakit rujukan, dan 5 orang meninggal dunia, baik berstatus PDP maupun positif Covid-19. Guna menekan lonjakan terjangkitnya Covid-19, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 lebih mengoptimalkan peran Kampung Tangguh Semeru. Selain itu juga dilakukan penyemprotan disinfektan dan rapid test. Penyemprotan dan rapid test melibatkan petugas gabungan dari TNI, Polri, Dinas Kesehatan serta didukung Forkopimka Taman dengan sasaran perkampungan dan pasar yang ada di Desa Wonocolo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (3/6). Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji, yang juga Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sidoarjo datang ke lokasi tuasi kamkam untuk memastikan situasi dusif. tibmas aman dan kondusif. tau Ia juga memantau nylangsung jalannya penyan emprotan disinfektan ar ke seluruh bagian pasar iTaman dan pemukida man warga yang ada di perkampungan Desa Wonocolo. “Kami akan memaksimalkan
pe peran Kampung Tanggu guh Semeru. Kami juga berh berharap semua warga t h tata aturan yang mematuhi diberlakukan, termasuk dukun-
gan dari Forkopimka setempat, perangkat desa dan para relawan untuk bersama-sama mempercepat pencegahan penyebaran wabah virus ini,” ujar Sumardji.
Pasuruan, Memorandum Dalam waktu 1x24 jam Satreskoba Polres Pasuruan, mengamankan dua pelaku pengedar narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Pasuruan, Rabu (3/6). Pelaku yang berhasil diamankan bernama Shesa Magardika (24), warga Desa Carat, Kecamatan Gempol dan Erik Hermanto (35), warga Desa Gasang, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan. Kasatreskoba Polres Pasuruan AKP Domingos DE.F Ximenes mengatakan, pihaknya bersama anggota mengamankan kedua pelaku di tempat yang sama. “Kami meringkus kedua pelaku di dalam sebuah kos, masuk Desa Carat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan beserta barang bukti milik pelaku,” ucap Domingos, kemarin. Barang bukti yang berhasil disita dari tangan pelaku adalah
Kampung Herbal Jadi Kampung Tangguh Semeru FOTO: MEMORANDUM/PRA
FOTO: MEMORANDUM/YUD
ujar Leonard. Dalam pertemuan silaturahmi itu Leonard juga mengajak tokoh itu, agama bersama-sama membantu Polres Kota Blitar menjaga wilayah agar tercipta situasi aman dan kondusif. “Saya berharap dengan adanya dukungan dari para tokoh agama dan masyarakat sendiri, upaya pemeliharaan keamanan maupun pencegahan penyebaran Covid-19 dapat berjalan lebih optimal, serta new
normal life dapat berjalan sesuai rencana,” bebernya. Sementara itu, Ketua FKUB Kota Blitar KH. Abdul Nasyid turut memberikan dukungan penuh kepada Polres Blitar dalam rencana pengamanan new normal life. “Terimakasih atas kedatangan Bapak Kapolres beserta rombongannya yang telah silaturahmi. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan pada kita semua,” pungkas KH Abdul Nasyid. (pra/mik)
Probolinggo, Memorandum Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya meninjau kampung tanaman herbal berjuluk ‘Kampung Berkelas’ (bersama kita kembangkan pola hidup sehat) di Perum Pakistaji Asri RT 02/RW 07, Kelurahan Pakistaji, Wonoasih, Kamis (4/6). Meski berlokasi di perumahan yang dibangun pengembang (developer), suasana kampung herbal di tapal batas Kota Probolinggo dengan Kabupaten Probolinggo itu berasa desa. “Kami sudah lama mengembangkan karangkitri dengan aneka tanaman obat seperti jahe, kunyit, temulawak, hingga sambiloto. Minuman herbal made in kampung ini adalah sinom dan temulawak,” ujar Ketua RT 02 Ririn, kemarin. Tujuan keberadaan kampung herbal itu diungkapkan saat menerima kedatangan Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya dan Dandim Letkol Inf Imam Wibowo dan juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Probolinggo, dr Abraar HS Kuddah SpB. “Di sini juga ada lumbung pangan yang berasal dari jimpitan di rumah-rumah warga,” kata Khotib,
ketua RT setempat. Di saat pandemi Covid-19, warga juga menerapkan protokol kesehatan seperti pemeriksaan kesehatan warga yang keluar-masuk. Di antaranya ada pemeriksaan thermo gun hingga penyemprotan disinfektan. Upaya Kampung Berkelas ini mendapat apresiasi dari Kapolres AKBP Ambariyadi Wijaya. Kapolres mengatakan, program kampung tangguh sedikit banyak memiliki tujuan yang sama dengan kampung berkelas. “Upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 ini membutuhkan bantuan dari semua pihak. Oleh karena itu, kami benar-benar mengharapkan peran aktif warga untuk turut serta dalam kegiatan kampung tangguh ini,” terang kapolres optimis. Kapolres mengharapkan, ke depan program kampung tangguh ini tidak serta merta hanya untuk penanggulangan Covid-19. “Adanya posko kampung tangguh ini, juga bisa menjadi sarana untuk problem solving apabila ada warga yang sedang menghadapi masalah,” pungkasnya. (yud/mik/mik)
kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Bagi warga yang kedapatan tidak memakai masker langsung ditegur dan diberikan masker untuk segera dipakai. Rapid test ini untuk memastikan kondisi di lapangan. “Proses rapid test dilakukan secara acak. Sebanyak 16 orang di sekitar Pasar Tawangmangu dan 22 orang di kawasan Kafe Sawah Sudimoro,” lanjutnya. Ikut dalam kegiatan itu Wali Kota Malang H Sutiaji dan Kmandan Kodim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson. Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Malang Kota, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni menjelaskan jika semua hasil rapid test non reaktif. (edr/mik)
FOTO: MEMORANDUM/EDR
Dalam operasi itu, Kapolresta Malang Kombespol Leonardus H Simarmata melakukan rapid test terhadap pemilik dan pengunjung kafe. “Ada sekitar 38 orang yang nongkr rong, termasuk pemilik kafe maupun m menjalani rapid test di tengah pandemi Covid-19 ini,” terangnya. Sebelumya, petugas membagi menjadi dua tim. Tim satu bergerak ke daerah Pasar Tawangmangu serta Kafe Tengah Sawah di kawasan Sudimoro, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Sedangkan tim dua bergerak di pertokoan kota lama, sekitaran Pasar Gadang, Vellodrom dan Sawojajar. Petugas berkeliling memberikan edukasi dan sosialisasi
“Hasil dari rapid test yang sudah kami lakukan mulai pagi hingga siang kepada 140 orang, terdapat 9 orang dinyatakan reaktif. Selanjutnya, mereka akan
menjalani isolasi mandiri sambil menunggu tes SWAB untuk memastikan positif tidaknya,” ujar Paurkes Polresta Sidoarjo Ipda Rukwandi. (wa/jok/mik)
Suasana operasi gabungan di salah satu kafe di Kota Malang.
Shesa Magardika dan Erik Hermanto.
dua klip plastik masing - masing berisi 0,93 gram dan 0,72 gram, satu buah pipet kaca, satu buah alat isap dan satu unit handphone (HP). “Kini kedua pelaku beserta barang bukti kita amankan di tahanan Mapolres Pasuruan guna penyelidikan lebih lanjut,” jelas Domingos. Atas perbuatannya itu, kedua
pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) atau Pasal 111 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Setiap tahanan yang baru masuk ke Mapolres Pasuruan, wajib mejalani rapid test, hal ini digunakanan untuk memutus penyebaran Covid-19 di wilayah Polres Pasuruan,” tutup Domingos. (*/rul/mik)
Sambut New Normal, Kapolres Malang dan Forkopimda Sidak Pasar Singosari
Pemilik dan Pengunjung Kafe Jalani Rapid Test dalam Opsgab Malang, Memorandum Puluhan pengunjung di beberapa kafe di Kota Malang menjalani rapid test saat dilakukan operasi P gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP Kota Malang, Rabu (3/6) malam. m Dalam operasi itu, satu orang sempat pingsan karena takut dengan jarum suntik. Operasi gabungan itu melakukan patroli kedisiplinan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Meliputi memakai masker dan menerapkan physical distancing untuk agar masyarakat aman dari terpapar Covid-19 di Kota Malang. Opsgab ini dipandegani Forkopimda Kota Malang.
Dalam kesempatan itu, Dokes Polresta Sidoarjo bersama puskesmas setempat juga memeriksa kesehatan warga dan me-rapid test 140 orang.
Pasuruan, Memorandum Untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota, Direktur Samapta Polda Jatim Kombespol Sugeng Ingat Rikolo didampingi jajaran Forkompimda meresmikan Kampung Tangguh di Perum Griya Tartila, Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Rabu (3/6). Sebelum kegiatan peresmian dimulai, seluruh rombongan wajib menjalani cek suhu tubuh terlebih dahulu dan mengisi buku tamu. Peresmian kampung tangguh semeru kebal covid-19 diawali dengan pemotongan pita oleh Bupati Pasuruan H.M Irsyad Yusuf sebagai tanda bahwa program kampung tangguh resmi di buka. Kombespol Sugeng Ingat Rikolo didampingi Forkonpimda Kabupaten Pasuruan juga melakukan pengecekkan ke dapur umum, ruang karantina serta lumbung pangan guna memastikan keseterdiaan
FOTO: MEMORANDUM/WA
Petugas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 melakukan rapid test kepada warga.
AKBP Ambariyadi Wijaya meninjau kampung herbal.
AKBP Leonard M Sinambela sambangi tokoh agama. A
FOTO: MEMORANDUM/FIR
AKBP Eva Guna Pandia membagikan hadiah kepada pengguna jalan raya. A
re reward. “Ini kan wujud peran serta mas syarakat untuk mengikuti aturan pemerintah dan memutus mata rantai penyebaran corona di Tulungagung,” jelas dia. Aksi simpatik ini, merupakan salah satu cara yang dipilih untuk membiasakan diri agar masyarakat bisa bersiap menghadapi new normal life, yang dalam waktu dekat disiapkan pemerintah. “Ini juga cara kami untuk mensosialisasika dan membiasakan diri menuju new
normal,” terangnya. Sementara itu, Bupati Maryoto Birowo yang ikut dalam aksi simpatik ini mengatakan, selain membagikan coklat, pihaknya juga membagikan buku gratis kepada pengguna jalan yang taat mengenakan helm dan masker. “Kalau buku gratis ini kan sudah mau tahun ajaran baru, walaupun nanti sekolahnya dari rumah saja kan tetap membutuhkan buku, makanya kami bagikan buku gratis ini,” tutur Bupati Maryoto. (fir/mad/mik)
Dirsamapta Bareng Forkompimda Resmikan Kampung Tangguh Semeru Kebal Covid-19 Grati
Pengedar Pasuruan dan Pacitan Diringkus Satreskoba
kerja ke masing-masing polsek jajaran guna melakukan koordinasi langsung dengan para kapolsek untuk mencari solusi. ”Dengan dilakukan pemetaan wilayah tersebut, diharapkan ke depannya bisa mengurangi angka kejahatan termasuk pencurian hewan (curwan) serta aksi perampasan sepeda motor atau begal jalanan,” pungkas Catur. (tri/mik)
Kapolres Blitar Kota Silaturahmi Kamtibmas ke Ketua FKUB dan Bamag Blitar, Memorandum Guna menjalin silaturahmi dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif, Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela melaksanakan kegiatan sambang dengan Ketua FKUB dan Bamag Kota Blitar, Kamis (4/6). Dalam kegiatan itu, kapolres sekaligus memberikan imbauan terkait pencegahan penyebaran virus corona serta melakukan koordinasi persiapan pelaksanaan protokol kesehatan dalam melaksanakan ibadah guna kesiapan dalam rangka new normal life. Polresta dan jajaran berkoordinasi denbgan Ketua FKUB Kota Blitar KH. Abdul Nasyid M.M di kediamannya. Kemudian dilanjutkan dengan sambang ke Ketua Bamag Kota Blitar Pendeta Stefanus Edy, g S.Th di Kantor Sekretariat Bamag Kota Blitar. ard Kapolresta Blitar AKBP Leonard ilaturSinambela mengatakan, tujuan silaturahmi ini, untuk menjalin kerja sama yang baik antara Polri dengan tokoh agama di wilayah hukum Polres Blitar. “Kedatangan kami kepada tokoh agama ini untuk memohon doa menyikapi dinamika kamtibmas di Kota Blitar. Utamanya perihal upaya rencana new normal life pada masa pandemi Covid-19 saat ini,”
Sidoarjo, Memorandum Sebanyak 23 warga di Desa Wonocolo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, dinyatakan positif Covid-19 oleh Dinas Kesehatan dalam dua pekan ini.
FOTO: MEMORANDUM/RUL
harap alumni Akademi Kepolisian 2001
Tulungagung, Memorandum Penyesuaian menjelang new normal disiapkan berbagai pihak. Selain Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid -19 yang menerapkan sejumlah aturan, Polres Tulungagung juga gencar menyosialisasikan pentingnya memakai masker saat berkendara. Jika sebelumnya petugas menyasar pengguna jalan yang belum bermasker, namun pada Kamis (4/6), ganti pengguna jalan bermasker mendapatkan reward dari polres dan Forkopimda Tulungagung. Kapolres Tulungagung AKBP Eva n Guna Pandia bersama Komandan ar Kodim 0807 Letkol Inf Wildan Bahtiar ar dan Bupati Maryoto Birowo menggelar n aksi simpatik dengan memberikan coklat dan buku tulis bagi masyarakatt yang taat aturan berkendara. Kapolres mengatakan, aksi simpatik ini merupakan bentuk pemberian reward bagi pengguna jalan yang sudah taat aturan. “Ini kan reward bagi pengguna jalan yang taat berkendara, menggunakan helm, menggunakan masker saat berkendara,” ujarnya. Pandia menyebut, ketaatan pengguna jalan dalam menerapkan aturan berlalu lintas selama masa pandemi perlu mendapatkan
Malang, Memorandum Untuk memastikan kesiapan dan kepatuhan masyarakat menyongsong new normal, Forkopimda Kabupaten Malang memantau langsung dengan menyidak Pasar Singosari, Kabupaten Malang, Kamis (4/6). Bersamaan dengan itu, dilakukan sosialisasi dan pengecekan pelaksanaan new normal pada pedagang dan pengunjung Pasar Singosari. “Kami berharap masyarakat, pedagang dan juga pengunjung pasar memahami mengenai new normal,” kata Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, kemarin. syaraPemahaman masyarakat tersebut tentunya akan n dari mendorong pemulihan kondisi sebelumnya seapat hingga masyarakat dapat alam melakukan aktivitas dalam tatanan baru. Hara-pannya, produktivitass li masyarakat kembali bergerak. Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko menyampaikan kegiatan ini juga untuk menyosialisasikan new normal.
AKBP Hendri Umar, Letkol Inf Ferry Muzawwad dan Bupati Malang HM Sanusi sidak Pasar Singosari. Sanu
“Peran masyarakat s sangat besar dalam m mendukung pelaksan naan new normal tersebut,” sebutnya. Hadir dalam kegiatan ini Bupati Malang HM Sanusi, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar SIK MH, Dandim 0818
Kab Malang - Batu Letkol Inf Ferry Muzzawad didampingi Kasatpol PP Kab Malang Nazarudin Hasan, Kadis Perindag Kab Malang Agung Purwanto, Kepala UPT Pasar Singosari Anton Apriansyah, Muspika Singosari, KP3M Pasar Singosari Bagus. (*/ari/mik)
Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf meresmikan kampung tangguh ditandai dengan pemotongan pita disaksikan Kombespol Sugeng Ingat Rikolo (kiri) dan AKBP Dony Alexander.
FOTO: MEMORANDUM/RUL
bahan pangan tetap terjaga selama pandemi. Da l a m s a m b u t a n n y a , Kombespol Sugeng Ingat Rikolo menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ketua RW dan warga Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati yang telah membentuk Kampung Tangguh Semeru Kebal Covid-19. “Saya berharap pada Muspika Kecamatan Grati agar selalu memberi support dan pembi-
naan. Mengingat Kampung tangguh ini dari masyarakat untuk masyarakat,” harap Sugeng. Sementara itu, Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf mengatakan, “Saya merasa bangga dan mengapresiasi warga Perum Griya Tartila, Desa Sumbersawesari yang telah membentuk program kampung tangguh untuk memutus mata rantai Covid-19,” ujarnya.
Ia berharap, kampung tangguh nantinya akan dibuat rool mode agar di semua Kecamatan di Kabupaten Pasuruan membentuk kampung tangguh dan ke depannya akan didukung dengan anggaran. “Kami juga mengumumkan ada 16 orang sembuh dari Covid-19. Ini merupakan pintu awal progres menuju bebas Covid-19 di Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya. (*/rul/mik)
Mantapkan Kampung Tangguh, Polres Lamongan Gandeng Unmuh Lamongan, Memorandum Kapolres Lamongan AKBP Harun melakukan silaturahmi dengan Rektor Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Lamongan Budi Utomo di Kampus Unmuh, Kamis (4/6). Dalam kesempatan itu, kapolres menjelaskan konsep kampung tangguh yang ada di Lamongan yakni dengan menerapkan protokol kesehatan. Yakni memakai masker, cuci tangan, dan pengecekan suhu tubuh dengan thermo gun serta menjelaskan fungsi lumbung pangan di desa sebagai tempat sumbangan dari warga yang mampu. Kemudian, sumbangan itu disalurkan kepada warga yang terdampak Covid-19 serta terbentuknya relawan Covid-19. “Untuk kampung tangguh ada Surat Keputusan (SK) dari Bupati dengan jumlah 38 desa dan di Lamongan ada 4 desa yang menjadi pilot projec kampung tangguh. Kampung tangguh memberikan semangat
FOTO: MEMORANDUM/HAR
Ketua MUI Gresik KH Mansoer Sodiq mendoakan Kapolres Gresik.
Taati Aturan, Pengguna Jalan Dapat Hadiah dari Kapolres
Rektor Universitas Muhammadiyah Lamongan Budi Utomo bersama AKBP Harun.
kepada warga yang positif untuk sembuh,” beber Harun. Kapolres juga mengajak Unmuh Lamongan untuk bekerja sama dalam menggelorakan kampung tangguh. Menanggapi hal ini, Rektor Unmuh Lamongan Budi Utomo menyatakan dukungannya dalam pelaksanaan kampung tangguh dan mendorong dilaksanakan oleh
mahasiswa Muhammadiyah di desa tempat tinggalnya. “Karena saat ini mereka kuliah dari rumah dan akan dimasukkan sebagai program pendidikan,” katanya. Rektor Unmuh Lamongan juga mengingatkan perlunya sosialisasi kepada mahasiswa terkait kampung tangguh melalui seminar umum secara online. (har/mik)
Kapolres Beri Bantuan Sembako dan Dana Pembinaan Atlet Voli Bangkalan, Memorandum Pandemi Covid-19 juga berdampak pada aktivitas kegiatan olahraga prestasi di Kabupaten Bangkalan. Semua atlet dari 18 cabang olahraga (cabor) di bawah naungan Pengkab KONI Bangkalan nganggur. Mendapati kondisi itu, Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, selaku Ketua Umum Pengkab PBVSI Bangkalan memberikan bantuan sembako dan uang pembinaan kepada 10 atlet voli di Gedung Serba Guna Mapolres Bangkalan, Rabu (3/6) siang. Di hadapan para atlet, Rama mengatakan, mandegnya aktivitas olahraga akibat pandemi diharapkan tidak mematahkan semangat. “Untuk itu, saya minta kepada rekan-reklan atlet voli, tetap aktif melakukan latihan rutin di rumah masing-masing. Minimal latihan pisik secara pribadi,” pinta Rama.
FOTO: MEMORANDUM/RAS
FOTO: MEMORANDUM/AND
Silaturahmi, Kapolres Gresik Didoakan Para Kiai Gresik, Memorandum Mengawali tugasnya menjadi Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto melakukan silaturahmi sekaligus memperkenalkan diri kepada para kiai di Gresik, Rabu (3/6). Kapolres mengunjungi Kantor Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan diterima Ketua PCNU Gresik KH Chusnan Ali didampingi sekretarisnya, DR Syifaul Qulub, Ketua Lazizmu KH Musyoffa Aziz dan Ketua Gerakan Pemuda Anshor Agus Junaidi Hamzah. Walaupun masih pertama kali bertemu, suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terlihat dalam ajang pertemuan itu. Namun, tetap menerapkan physical distancing. Dihadapan para kiai dan pengurus PCNU dan GP Anshor Gresik, kapolres memohon doa dan dukungan untuk menciptakan Gresik yang kondusif. “Doa para kiai dan ulama serta semua elemen masyarakat Gresik sangat kami harapkan”
JUMAT PAHING, 5 JUNI 2020 HALAMAN 6-7
AKBP Rama Samtama Putra menyerahkan bantuan kepada atlet voli binaan Pengkab PBVSI Bangkalan.
Sebab cabor voli, sambung Rama, tidak hanya mengandalkan penerapan tehnik, taktik dan staregi di lapanggan. Tetapi juga butuh kebugaran dan daya tahan
pisik yang prima. ”Itu hanya bisa dijaga melalui lattihan pisdik secara rutin,” tegas Rama. Secara ekonomis, para at-
let binaan PBVSI itu, menurut Rama, juga m e n jadi bagian dari warga terdampak ekonomi pandemi Covid-19. Jika para pekerja harian kehilangan nafkah harian mereka, para atlet voli juga kehilangan uang saku, honor dan uang makan yang biasa mereka terima saat menjalani pemusatan latihan. “ Itu sebabnya, mereka ini seperti warga terdampak ekonomi lainnya, para atlet bola voli binaan PBVSI patut pula mendapat bantuan. Sekalipun nilainya mungkin tidak seberapa,” tandas Rama. Selain atlet voli, cabor lainnya juga mendapat bantuan serupa dari Pengkab KONI Bangkalan. Di antaranya sepak bola, pencak silat, basket, atletik, tenis meja, tenis lapangan, sepak tarkraw, panjat tebing, renang, hockey, catur, karate, taekwondo, dan cabor lainnya. (ras/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
JUMAT PAHING, 5 JUNI 2020 HALAMAN 8
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Bangkalan, Memorandum Nasib tragis dialami Muni (60), warga Desa Sanggra Agung, Kecamatan Socah. Pengendara Honda Beat bernopol M 244 GZ asal Dusun Moragung itu, dijemput maut setelah diseruduk dan dilindas dump truck bernopol L 8096 H di Jalan Raya Sendang Laok, Kecamatan Labang, Rabu (3/6). mengatakan, kecelakaan terjadi saat jalanan masih sepi. “Karena human error. Pengendara motor
Pangpong, Kecamatan Labang. Ketika tancap gas mendahului, motornya melaju terlalu ke kanan, lalu tergelincir ke bibir ruas jalan. Akibatnya, motor yang dikendarai Muni dan Sawerah terguling ke kiri. Nahas bagi Muni. Tubuhnya masuk ke kolong sisi kanan dump truck. Akibatnya, tubuh renta Muni langsung terlindas berikut mo-
tornya. Sedangkan Sawerah yang juga terlindas, menderita luka parah. Bagian kaki dan tangan kirinya remuk. Aparat yang tiba di TKP langsung mengevakuasi kedua korban ke RSUD Syamrabu. “Makanya, agar peristiwa serupa tak kerap terulang, kami himbau agar mensyarakat pengendara motor atau kendaraan
Kondisi Sawerah yang terluka parah, sedangkan Muni remuk di bawah truk.
roda empat, agar lebih waspada dan hati-hati saat melintas di
jalan raya,” imbau AKP Andika Mozaldy Lubis. (ras/epe)
FOTO: MEMORANDUM/SJK
Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Andhika Mizaldy Lubis, membenarkan kejadian ini. Dia
atau korban kurang hati-hati di jalan raya,” kata Andika, Kamis (4/6). Kejadian bermula ketika Muni yang membonceng istrinya, Sawerah (55), melintas di Jalan Raya Desa Sendang Dajah dari utara. Meski jalan cukup sempit, Muni memaksakan diri menyalip dump truck yang dikemudikan Gelib (48), warga Desa
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Nyalip Dump Truck, Kakek Remuk Terlindas
Bupati Baddrut Tamam memberi hadiah laptop kepada Alfiatus Sholehah, pelajar SDN Pademawu Barat 1 peraih juara III lomba menulis surat untuk Mendikbud.
Pamekasan, Memorandum Bupati Baddrut Tamam mengapresiasi prestasi Alfiatus Sholehah, siswi SDN Pademawu Barat 1 yang berhasil meraih juara III lomba menulis surat untuk Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (mendikbud) Nadiem Makarim. Yakni dengan mengundang Alfiatus bersama kedua orang tuanya ke Peringgitan Dalam Mandhâpa Agung Ronggosukowati, Kamis (4/6). Tidak hanya dipanggil, Alfi mendapat bingkisan berupa laptop dari bupati yang dinilai sebagai generasi Pamekasan Hebat dan bisa mengharumkan nama ke tingkat nasional. “Semoga nanti Alfiatus Sholeha menjadi generasi muda yang berkontribusi besar untuk Indonesia dan juga Pamekasan,” kata bupati. Menurut bupati, apa yang diperoleh Alfi merupakan apresiasi yang sangat luar biasa dari Mendikbud Nadiem Makarim. “Karena Alfiatus Sholehah bisa melakukan video call langsung dan live di televisi berkat surat yang sudah ditulisnya karena menginspirasi banyak orang,” pungkasnya. Selain itu, Ra Baddrut panggilan akrabnya, menyampaikan terima kasih kepada dinas pendidikan dan pihak sekolah yang sudah memfasilitasi surat Alfi hingga sampai ke mendikbud. (sjk/epe)
FOTO: MEMORANDUM/AAN
Bupati Beri Hadiah Laptop Penunjang Pendidikan
Satpol PP meninjau tambak udang ilegal di Desa Pakandangan Barat.
Satpol PP Belum Eksekusi Tambak Udang Ilegal Sumenep, Memorandum Meski sudah beberapa kali tidak menghiraukan larangan beroperasi dari Pemerintah Kabupaten (pemkab) Sumenep, satpol PP masih belum mengeksekusi tambak udang di Desa Pakandangan Barat, Kecamatan Bluto yang diduga ilegal. Pemkab sebenarnya sudah menutup tambak itu namun
diketahui kembali beroperasi. Satpol PP mengaku tidak tahu tentang perkembangan terbaru dari tambak yang lahannya sebagian besar hasil reklamasi pantai. Kepala Satpol PP Purwo Edi Prawito beralasan, belum ada laporan dari Dinas PMPTSP (penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu) Sumenep. Karena satpol PP,
terangnya, tidak bisa bertindak tanpa ada laporan. “Jika ada tembusan surat resmi dari tim perizinan akan kami eksekusi. Jika terbukti melanggar, satpol PP tingkatannya eksekusi terakhir,” terang Purwo, Kamis (4/6). Mantan Camat Batuputih tersebut mengaku kaget dengan adanya info terbaru itu. Bahkan dia memastikan
personelnya sudah melakukan pengawasan setiap minggu. “Saya tidak mendengar sebelumnya. Jika benar-benar beroperasi tanpa ada izin yang jelas, maka akan ditutup kembali. Tapi harus ada surat izin dari dinas terkait. Satpol PP tidak akan segan-segan menutup tambak ilegal,” tegas dia. Kabid Perizinan DPMPTSP Kukuh Agus Susyanto,
memastikan tambak udang itu tidak memiliki izin. Sebab instansinya belum pernah merasa mengeluarkan izin operasional. Bahkan saat ini dia tidak mengetahui kalau tambak udang itu beroperasi kembali. “Tambak udang itu sempat mengajukan izin dan sampai sekarang masih dalam proses. Jadi tidak boleh beroperasi,” ujar Kukuh. (aan/epe)
Deretan perahu nelayan yang legonjangkar di muara Kali Bangkalan.
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Bangkalan, Memorandum Dalam sepekan terakhir, cuaca tidak bersahabat melanda perairan di seluruh Indonesia. Imbasnya, ribuan nelayan Bangkalan yang biasa melaut di perairan Laut Jawa maupun Selat Madura tidak bisa beraktivitas. “Mulai minggu pertama Juni, perairan di sekitar Selat Madura dan Laut Jawa memang mulai kurang Rizal Morris bersahabat. Situasinya cukup berbahaya. Menghindari terjadinya kecelakaan laut, teman-teman nelayan lebih memilih lego jangkar untuk sementara waktu,” kata Hamin (55), Ketua Peguyuban Nelayan Janor Koneng di Kampung Lebak, Kelurahan Pangeranan, Kecamatan Bangkalan, Kamis (4/6). Terutama ketika mendung tebal menggantung. Nelayan terpaksa memilih lego jangkar di sepanjang muara Kali Bangkalan. Kalaupun ada yang berani melaut, menurut Hamim, paling-paling hanya berseliweran di sekitar pesisir. Kepala BPBD (badan penanggulangan bencana daerah) Bangkalan, Rizal Morris tidak menampik kekhawatiran nelayan ini. Bahkan kondisi ini sudah terjadi sejak Februari. “Juni musim hujan mencapai puncaknya. Cuaca jadi semakin memburuk,” katanya Rizal. Dalam situasi seperti itu, Rizal wanti-wanti sebaiknya memang jangan melaut dulu. “Kalau memaksa, risikonya amat besar. Perahu nelayan bisa terbalik dan karam dihantam gelombang besar,” tandasnya. Risiko semacam itu, menurut Rizal, bukan tanpa bukti. Pada kisaran November 2018 misalnya, dua nelayan anggota Peguyuban Janor Koneng di Kampung Lebak mengalami musibah perahu terbalik di perairan Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya setelah diterjang badai. Jenazah keduanya ditemukan di Pantai Sambilangan, Kecamatan Bangkalan, dua hari setelah kejadian. Pada akhir Juli, Rizal memprediksi cuaca sudah agak bersahabat. Sebab memasuki masa transisi alih musim. (ras/epe)
Rapid Test Hari Pertama Non Reaktif
Bertambah 4 Kasus, Penyebaran Memasuki Transmisi Lokal Sumenep, Memorandum Kasus terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Sumenep kembali bertambah 4 pasien. Total keseluruhan hingga Kamis (4/6) menjadi 16 orang pasien. Penambahan itu juga mengubah status penyebaran wabah memasuki transmisi lokal kendati 4 orang sudah dinyatakan sembuh. Tambahan pasien terpapar semuanya berasal dari Kecamatan Kota dan diketahui setelah hasil uji swab keluar. Keempat pasien positif baru yang menjalani isolasi mandiri akhirnya dijemput untuk diisolasi di RSUD sumenep. Untuk pasien nomor 13, gugus tugas setempat sudah melakukan tracing setelah hasil rapid test reaktif. Namun uji swab negatif. “Sedangkan pasien 14 dan 15 kita lakukan tracing kontak erat karena kedua pasien satu domisili,” terang Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya kemarin. Sedangkan hasil tracing pasien 16 sesuai rapid test, hasilnya negatif semua. Langkah gugus tugas selanjutnya menyemprotkan disinfektan di lingkungan keempat pasien baru tersebut. Namun Ferdiansyah tetap meminta warga yang merasa pernah kontak langsung meng-
Ferdiansyah Tetrajaya
FOTO: MEMORANDUM/URI
Cuaca Memburuk, Nelayan Bangkalan Pilih Lego Jangkar
Peta penyebaran covid-19 di Kabupaten Sumenep.
informasikan kepada petugas. Sebab, penyebaran wabah ini di Sumenep sudah memasuki transmisi lokal. Dijelaskan jika sebelumnya terpapar dari luar kota kini penyebarannya dari lokal. “Maka kami mengimbau masyarakat disiplin sesuai protokol kesehatan,” pintanya.
Sementara itu, hasil rapid test gratis calon penumpang Kalianget-Kepulauan jurusan Ra’as, Gayam, dan Jangkar yang dilakukan Rabu (3/6), hasilnya semua non reaktif. Kemarin, tes kedua dilakukan untuk calon penumpang jurusan Kangean dalam program yang digelar Pe-
lindo III di Pelabuhan Kalianget tersebut. “Kami bersyukur hasil rapid test hari pertama kurang lebih 415 penumpang non reaktif,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, Kusmawati.
Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) V Kalianget, Supriyanto mengatakan, semua calon penumpang jurusan Kalianget-kepulaun wajib mengikuti rapid test ini. “Insya Allah semua tujuan dari Kalianget dapat dilakukan tes cepat,” sebutnya.(uri/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
TRENGGALEK
KABIRO TRENGGALEK: Hamzah Abdillah. WARTAWAN: Agus Purwanto, Ahmad Yulis. ALAMAT : Jalan Wr Supratman Gang Parangjanoko no 4, Kelurahan Sumbergedong, Kec/Kab Trenggalek.
Trenggalek, Memorandum Bupati H Moch Nur Arifin bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Trenggalek menjenguk rumah korban pembakaran di Desa Sukrorejo, Kecamatan Gandusari. Novan Riski Aji (20) adalah korban pembakaran di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, beberapa waktu lalu. Bersama Dandim 0806 Trenggalek Letkol Inv Dodik Novianto, Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, Bupati Trenggalek, mendoakan kesembuhan korban. “Kesehatannya terpantau baik, meskipun masih memakai ventilator dan kelihatannya tidak nyaman. Nampaknya luka bakarnya cukup berat," tutur pria yang akrab disapa Gus Ipin, Selasa (2/6). Dikatakannya, Novan selanjutnya akan dilakukan tindakan operasi kulit yang terbakar dan pihaknya akan tetap membantu agar dalam proses tersebut berjalan lancar dan benar. "Terus yang bersangkutan akan dioperasi dan saya belum berkontak langsung dengan dokter spesialis kulitnya langsung. Karena mohon maaf tadi ada kegiatan sehingga tidak bisa berkomunikasi langsung," lanjutnya. Keseriusan Arifin terbukti dengan pengakuannya yang telah mengkoordinasikan dengan pihak rumah sakit setempat berkaitan kesiapannya. "Tadi telepon saya diterima oleh penanggung jawab ruangan, namun Mas Novan secara umum kondisinya sehat, tinggal pemulihan saja. Besok tim medis akan melakukan operasi untuk mengangkat sel kulit yang mati," terangnya. Dia berharap, semoga operasinya berjalan lancar, terus pemulihannya berlangsung cepat. "Kami minta doa seluruh warga Trenggalek, untuk kesembuhan beliau,” harapnya. Pemimpin muda ini meminta kejadian ini menjadi kejadian terakhir yang ada di Trenggalek. "Kami sampaikan kepada keluarga, kalau proses hukum tetap berjalan. Sehingga kalau berlaku proses hukum yang setimpal, maka tolong antar keluarga bisa saling memaafkan. Kejadian ini jangan sampai terulang lagi di Kabupaten Trenggalek," pungkasnya.(gos/ham/udi)
Ajak Pemuda Implementasikan Pancasila Trenggalek, Memorandum Dalam perjalanan sejarah, Pancasila sebagai landasan normatif telah mengakar begitu kuat. Pancasila belum banyak diimplementasikan ke dalam level operasional kebijakan dan tindakan. Apakah Pancasila masih dianggap sebagai nilai utama dalam berbangsa dan bernegara di kalangan generasi muda? Amin Tohari, politisi asal PKB Kabupaten Trenggalek menjelaskan pemuda adalah kisaran usia belasan hingga 20-an awal. Dalam kisaran usia tersebut, anak-anak muda sebenarAmin Tohari nya tahu tentang Pancasila. “Tapi apabila ditanyakan tentang implementasinya, belum terlalu serius diimplementasikan,” terangnya, Senin,(1/6). Dikatakannya, jika melihat remaja-remaja Amerika, dengan kecenderungan gaya hidup bebasnya, mereka tetap berpegang pada prinsip-prinsip negara mereka. Bagaimana mereka selalu mengulang-ngulang amandemen, mereka tahu. Akan tetapi di Indonesia, tidak banyak melakukan itu. "Implementasi Pancasila masih sebatas teori yang diajarkan di sekolah,” tandasnya. Anak-anak zaman sekarang saat ini, menurut Amin lebih butuh panutan, seseorang yang benar-benar mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. “Jujur saja, kadang anak muda disalahartikan, dianggap sudah terpengaruh oleh budaya luar hingga lupa budayanya,”tuturnya. Budaya Indonesia, masih diungkapkan Amin cenderung memiliki budaya segan, yang muda segan terhadap yang tua. Hal ini bagus tetapi ketika tidak tahu harus berani bertanya. Ini yang harus dijembatani. “Caranya adalah dengan memanfaatkan berbagai media cetak lokal maupun internasional, media sosial, dan bisa pula diintegrasikan dengan membuat semacam wadah atau perkumpulan dimana anak muda bisa berinteraksi langsung, bertanya langsung,” pungkasnya.(gos/ham/udi)
SURABAYA MOTOR DIJUAL HONDA DI.JUAL SPD MTR HND KHARISMA TH. 2004 HUB.OM ENG JL.SIMOMULYO BARU 2.D/14 SBY. TELP 087703374261.
LOWONGAN
Desa Gading Dapat Prioritas Penyaluran KPE Tahap 2 Trenggalek, Memorandum Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin meninjau penyaluran kartu penyangga ekonomi (KPE) tahap 2 di Desa Gading, Kecamatan Tugu. Desa ini mendapat prioritas karena lokasinya jauh. Selain ingin melihat apakah KPE ini tepat sasaran, pemimpin muda Trenggalek ini ingin memastikan kesiapan depo yang ditunjuk untuk menyalurkan bantuan. Sebelumnya, penerima KPE harus mengambil bantuan ke depo Desa Duren karena belum ada depo yang ditunjuk di Desa Gading. "Di Desa Gading ini penyaluran KPE tahap pertama mereka masih mengambil di Desa Duren, karena belum ada depo," terang pria yang akrab disapa Gus Ipin ini. Pada penyaluran tahap 2 ini, sudah ada depo tersendiri di Desa Gading. "Karena kita untuk masuk ke tempat ini harus melewati Ponorogo. Hari ini kami memprioritaskan untuk mengecek di desa ini," imbuhnya, Selasa (2/6). Ia menambahkan yang
Trenggalek, Memorandum Permintaan Wakil Ketua DPRD Trenggalek Doding Rachmadi agar pemkab segera menunjuk OPD yang diberi wewenang menerbitkan surat keterangan bebas Covid-19, direspons oleh Pemkab Trenggalek. Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek Joko Irianto menyampaikan bahwa pihaknya telah menggelar rapat terbatas di ruang Sekda Trenggalek, Rabu (3/6). Hasil rapat memutuskan, bahwa OPD yang ditunjuk untuk menerbitkan surat keterangan sehat Covid-19 adalah Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Trenggalek. "Jadi, dari hasil rapat kita putuskan bahwa OPD yang menerbitkan surat keterangan bebas Covid-19 adalah Dinas Kesehatan," kata Joko sebagaimana dilansir bangsaonline. com. Ia mengimbau masyarakat Trenggalek yang ingin mendapatkan surat keterangan sehat bebas Covid-19, agar terlebih dahulu mendatangi kantor desa masing-masing, lalu lanjut ke puskesmas terdekat. "Jadi ke desanya masing-masing, selanjutnya ke puskesmas," kata
RATU PENAKLUK CINTA
DJIAJENG S (Mahar 50 rb) Menangani segala problem sulit JODOH, dan Rejeki dan juga SUSUK utk segala keperluan BUKA AURA UTK BISNIS,BEDAK PELET PENGLARIS, dan juga TERAPI segala PENYAKIT. Perum Griya Karya SedaƟ Permai Blok BA No.1 RT 29 RW 12 SedaƟ Gede Juanda
TELP. 087732541691
KEHILANGAN
Dicari Customer Service dan design Kirim lamaran ke Prima Advertising Jl.Ngagel Jaya Selatan No.102 Sby.
TANAH DIJUAL
Hilang BPKB Mobil Avanza th’2014 Nopol L-1619-ND An.Makara Garda Gemilang PT Jl.Kutisari XII/19 Sby.
BHN BANGUNAN URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensia koral, Bata Merah/Bata Pres MRH/Bata Umpak/Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick up / Borongan Wil Sby Timt. Hub: 081331583815/085102880022.
Bupati Arifin meninjau penyaluran KPE di Kecamatan Tugu.
mendapatkan bantuan ini cukup tepat. Ada janda. Pihaknya juga memberikan edukasi kepada masyarakat, kartu ini bisa digunakan setiap saat
dan masyarakat bisa memilih belanjaannya. Desa dan pemerintah tidak menentukan harus harus dibelikan untuk apa. Dicontohkan oleh pemim-
Keluar Kota, Warga Urus Surat Bebas Covid-19
HILANGSTNKSPDMTR:S-3450-LQ. NK.MH31PA002DK047938. NS. 1PA048073. AN. KHOLIFAH. D/a: DS.KURIPAN RT05/04 KEC.BABAT KAB.LAMONGAN
Jual tanah Kavling luas 410m2 dekat daerah wisata pasar Lawang.300 Jt AJB terpasang Listrik 1.300 watt WA081335776262,081333477677
FOTO: MEMORANDUM/AGUS PURWANTO
Bupati Kunjungi Rumah Korban Pembakaran
JUMAT PAHING, 5 JUNI 2020 HALAMAN 9
Hilang Buku Kir L.9730.UR/SB.267 019.K PT.SINAR JAYA INTIPERKASA JL.PERAK TIMUR 52.A SBY. Hilang Buku Kir GANDENGAN SB.2 34862.K PT.SINAR JAYA INTIPERKASA JL.PERAK TIMUR 52.A SBY.
pin muda Trenggalek tersebut, seperti tadi ada yang diberikan timba untuk cuci tangan, kemudian sabun, kemudian tambahan makanan protein dan yang lainnya. "Jadi saya senang KPE ini tidak hanya mencukupi kebutuhan pangan, namun juga bisa mendukung upaya protokol kesehatan, menghadapi pandemi Covid 19 ini," tandasnya. Sedangkan Kepala Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Trenggalek Ratna Sulistyowati menambahkan ada 31 KPE tahap 2 yang disalurkan kepada masyarakat di Desa Gading. Diperinci oleh perempuan yang juga berprofesi sebagai dokter ini, untuk bantuan sosial tunai (BST) di Desa Gading terdapat 70 penerima manfaat.
Kemudian BPNT ada 142 dan bertambah sekitar 90 orang penerima manfaat. Sedangkan untuk PKH ada 132 penerima manfaat. "Jadi saya rasa sudah cukup banyak dan kalaupun masih ada yang belum mendapatkan, masih ada sisa kuota KPE tahap 2 ini," tegas dia. Beberapa masyarakat yang menerima manfaat menganggap bantuan ini cukup membantu meringankan beban hidup mereka, pasalnya bantuan KPE dari APBD Kabupaten Trenggalek ini bersifat fleksibel. Artinya tidak hanya untuk kebutuhan pokok saja, melainkan juga bisa digunakan untuk berbelanja kebutuhan penunjang gizi dan alat kebersihan guna menunjang protokol kesehatan.(gos/ham/udi)
Joko Irianto
Joko menjelaskan alur permintaan surat keterangan bebas Covid-19. Namun guna mendapatkan surat keterangan bebas Covid-19 ini, lanjut Joko, warga Trenggalek harus menjalani rapid test dan tes PCR. Soal biaya rapid test dan tes PCR, belum diputuskan dalam rapat terbatas. Ia memperkirakan biaya rapid test sekitar Rp 150 ribu. Pemkab Trenggalek sendiri tengah mewacanakan biaya mandiri untuk rapid test. Sementara jika biaya rapid test dibuat gratis, hal ini kemungkinan tidak bisa dijalankan, mengingat anggaran di Pemkab Trenggalek saat ini terbatas. Jadi, kita upayakan mandiri. Cuma untuk mandiri itu kan perlu Perbup (Peraturan Bupati). Perbup itu untuk melandasi itu," ujarnya.
Ia menambahkan, bahwa surat keterangan bebas Covid-19 hanya diberikan pada warga Trenggalek yang hendak kembali bekerja di luar Kota Trenggalek. (udi)
KEHILANGAN
KEHILANGAN
Hilang STNK Honda Kirana 2003 L-2592-YW An.Yasian Utama - Simomulyo Baru 01-E/36.
HILANG STNK L-6585-FO A/N Nihlah Afifah Fiqdarain d/a Jl. Kemblaten 12G RT 02 RW 03 Kebraon Karang Pilang Sby
Hilang STNK spd motor Yamaha Mio L5732DC A/N: Agus Djuki D/A: Kalijudan 10/17-B. Kehilangan STNK W8397M th. 2013 An. Khabibur Rosyidin Ds. Lasem RT 1/1 Sidayu Gresik Kehilangan STNK W8772UC th. 2006 An. PT. Hasil Bantuan cipta perdana Jl. Hub. Suryo No. 117 -119 Kel. Tlogo pojok Gresik Kehilangan STNK W6502MR th. 2012 An. Tri Ervina Puspaningrum Ds. Duduk Sampeyan Kec. Duduk Sampeyan Gresik Kehilangan STNK W3919LH th. 2013 An. Shinta Ariani Sahara, SE. Jl. Budi Santoso No. 78 RT 8/2 Ds. Sembayat Manyar Gresik
Hilang Buku Kir L.8918.UT/ SB.182077.K PT.SBS JL.PERAK TIMUR 224 SBY.
Kehilangan STNK W1743EF th. 1982 An. PT. Bumi Lingga Pertiwi Jl. Sumatera No. 105 GKB Ds. Randuagung Kebomas Gresik
Hilang Buku Kir L.8760.UB/ SB.79422.K PT.SUKORAHARJO PERMAI JL.PERAK TIMUR 224 SBY.
Kehilangan STNK W2013KT th. 2001 An. Moh. Khoirul Anam Ds. Sidodadi 24 RT 10/3 Ds. Sembayat Manyar Gresik
Hilang STNK Nopol L-8098-ZV a/n Pia Laksmi Damayanti d/a Wonokitri 2/126 Sby Hilang STNK Honda L-2272-H a/n Hastorini d/a Jl. Jambangan Kebon Agung II/11 Sby Hilang L-4404-XH Yamaha Type 28D a/n Juwarni Jl. Dukuh Bulu RT 04 RW 4 Sby
Hilang STNK Sepeda Motor Yamaha S 3361 YE, atas nama : Sutikno Hadi, Dusun Jinggring, RT/RW : 007/003, Desa Ngusikan, Kecamatan Ngusikan, Jombang. AKAN DIJUAL unit sepeda motor S 6881 ZH, S 3102 RK, W 5517 WL, S 3211 VI, W 2367 VY, W 2579 WV oleh PT FINANSIA MULTI FINANCE untuk info Hub : 0321320222 hilang bpkb nopol S.5249.NAD/ Budi Santoso/ds PadangAsri Rt 04.Rw.02.jaturejo mjkto.
hilang bpkb.nopol S.8955.T/ PT.Warna Inti Mojopahit/ jl.mojopahit 119.Rt 00 Rw.00.kel Sen tanan Magersari mjkto hilang stnk nopol S.2331.PK/ Tejo Siswoyo/ dan.kedung banso gemekan sooko mjkto
MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani
HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104 00.30/04-5/05
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
JUMAT PAHING, 5 JUNI 2020 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Satu Pasien Terkonfirmasi Meninggal Dunia Mojokerto, Memorandum Satu pasien terkonfirmasi covid-19 asal Kota Mojokerto meninggal dunia, Rabu (3/6). Perempuan 44 tahun asal Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto tersebut meninggal dunia dengan gejala klinis demam dan batuk. Juru biacara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, pasien meninggal adalah pasien nomor
14, seorang penjual makanan asal Kelurahan Meri. Pasien memiliki gejala batuk dan demam. Sudah dirapid tes hasilnya non reaktif. “Lalu tes
swabnya keluar hari Rabu 3 Juni 2020 dan hasilnya positif covid-19,” ungkap Gaguk, kemarin. Namun, Gaguk juga mengatakan, pasien ke 14 ini meninggal dunia pada Rabu 3 juni 2020 sekitar pukul 19.00. “Malam ini (kemarin-red) pasien meninggal dan langsung dimakamkan dengan protokol kesehatan di makam khusus covid-19,” ungkapnya, Kamis (4/6).
Bersamaan dengan itu, pasien no 15 adalah laki-laki berusia 32 tahun, asal Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon juga terkonfirmasi covid -19. Pasien ini karyawan di Surabaya dengan gejala batuk, demam, dan nyeri tenggorokan. “Sudah dirapid tes hasilnya non reaktif, kemudian dilakukan swab hasilnya positif,” ungkapnya. Saat ini, pasien no 15 masih menjalani perawatan di rumah
“
sakit. Tim gugus tugas juga sudah melakukan tracing di kedua pasien tersebut dan akan segera melakukan rapid test kepada 7 orang yang pernah kontak dengan pasien. Saat ini jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Mojokerto juga bertambah lagi 2 kasus, menjadi 15 orang. Tambahan kasus baru ini berada di Kecamatan Kranggan dan Prajurit Kulon. (war/rif)
Lalu tes swabnya keluar hari Rabu 3 Juni 2020 dan hasilnya positif covid-19,” Gaguk Tri Prasetyo
FOTO: ISTIMEWA
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto
Pemilik Galian Sirtu Jadi Tersangka Mojokerto, Memorandum Satreskrim Polres Mojokerto menetapkan Aminun (50), warga Dusun Padesari, Desa Sawo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, sebagai tersangka dalam kasus kepemilikan galian C (sirtu) ilegal. Penetapan tersangka ini setelah galian yang sebelumnya digerebek Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto diduga kuat tidak mengantongi izin Aminun usaha pertambangan. Kanitresmob Satreskrim Polres Mojokerto Ipda Andre Rinaldo Azhar, mengungkapkan, penggerebekan galian C di Desa Sawo, Kecamatan Kutorejo, awal Mei lalu itu sudah menunjukkan perkembangan. Tim penyidik telah menaikkan status penyelidikan ke tahap penyidikan. ’’Kami juga menetapkan satu tersangka dalam kasus illegal mining ini,’’ ungkapnya, Kamis (4/6). Menurut Andre, tersangka tunggal dalam kasus ini adalah Aminun, warga Dusun Landisari, Desa Sawo, sekaligus sebagai pemilik galian. Dalam mengoperasikan usaha ilegalnya, dia diketahui menggunakan backhoe atau alat berat. Andre menegaskan, penetapan tersangka ini hasil dari temuan fakta-fakta di lapangan. Di antaranya tersangka diketahui tidak memiliki izin usaha pertambangan (IUP) dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jatim. Sehingga, akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 158 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba). Dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar. ’’Saat ini juga, dia sudah dalam penahanan Polsek Kutorejo dengan kasus perjudian,’’ tandasnya. Penertiban illegal mining ini sebelumnya dari laporan masyarakat yang masuk polres. Pertambangan berupa tanah uruk itu terjadi begitu masif. Berdasarkan informasi itu, petugas kemudian melakukan pengecekan yang dilanjutkan dengan penggerebekan di lokasi tambang. Area lahan di tengah tegalan warga itu dikeruk dan dikepras menggunakan alat berat. Hasil tanah uruknya selama ini dikomersilkan sebagai kebutuhan proyek. Namun, dalam penggerebekan ini tersangka tidak bisa menunjukkan legalitas izin. Sehingga aktivitas pertambangan langsung dihentikan oleh polisi. ’’Kami juga menyita backhoe dan dump truck di lokasi sebagai barang bukti,’’ ujarnya. Saat ini barang bukti diamankan di Mapolres Mojokerto. Disinggung tentang potensi tambahan tersangka, Andre menegaskan, kemungkinan tersebut ada. Sebab, sejauh ini pihakya masih mengembangkan guna mengungkapkan fakta-fakta lain. ’’Bisa saja. Tapi, saat ini masih satu tersangka. Statusnya (sebagai) pemilik galian,’’ tandasnya. (no/rif)
ASN Mulai Ngantor Kembali Jombang, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang bakal mengakhiri konsep bekerja dari rumah atau lebih akrab dengan work from home (WFH) sejak Covid-19 semakin mewabah. Namun mulai Jumat (5/6), aparatur sipil negara (ASN) di Kota Santri akan kembali bekerja di kantor masing-masing normal seperti semula. ”Tanggal 5 Juni nanti ASN rencananya bekerja normal seperti sebelum ada wabah,” ujar Senen, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKDPP) Jombang, Kamis (4/6). Dijelaskan olehnya, upaya ini merupakan tindak lanjut pada Surat Edaran Nomor 58 Tahun 2020 tentang Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Tatanan Normal Baru yang berlaku pada 5 Juni (hari ini, red). ”Tapi untuk surat edaran dari pemkab masih dilakukan pembahasan, nanti bentuk surat edaran bupati,” ungkapnya. Senen melanjutkan, dalam surat edaran tersebut nantinya terkait protokol kesehatan bagi para ASN yang mulai bekerja dengan normal. Mulai dari penataan kantor dan standar protokol Covid-19 lainnya. “Termasuk penataan kantor dan standarnya,” sambungnya melanjutkan. Dikatakannya, ini juga untuk menuju era new normal. Harapannya nanti memasuki tatanan baru minimal ASN bisa mengalami terlebih dahulu. Ini juga untuk mengoptimalkan kembali pelayanan masyarakat di dinas-dinas tertentu. Dengan adanya ASN yang komplit pelayanan juga bisa lebih maksimal. Namun demikian, apabila ASN yang kondisinya kurang sehat seperti batuk, nyeri tenggorokan, demam, dan sesak napas, disarankan tidak masuk kantor. ”Mereka tetap bekerja di rumah dan menjalani isolasi mandiri,” terangnya. Saat ditanya apakah diberlakukan rapid test semua ASN sebelum bekerja normal, Senen mengatakan, tergantung kondisi masing-masing ASN. ”Yang jelas teman-teman medis yang diprioritaskan. Jadi rapid test ini menyesuaikan kondisi di lingkungan kantor,” pungkas Senen. (wan/rif)
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Bupati Mojokerto Pungkasiadi menyerahkan bantuan kepada salah satu kampung tangguh di Kabupaten Mojokerto.
Bupati Mojokerto Serahkan Bantuan untuk Kampung Tangguh Mojokerto, Memorandun Bupati Mojokerto Pungkasiadi secara estafet menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) dan logistik penanggulangan Covid-19, bagi 9 Kampung Tangguh Covid-19 di tiga kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Antara lain Kecamatan Sooko (Desa Sooko, Jampirogo dan Wringinrejo), Kecamatan Trowulan (Desa Wonorejo, Kejagan dan Bejijong), serta Kecamatan Puri (Desa Puri, Balongmojo dan Kenanten). Kampung Tangguh Covid-19 dimaksudkan untuk mempercepat pemutusan rantai penye-
baran Covid-19 dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan. Seperti rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, memakai masker, menghindari kerumunan, selalu menjaga jarak, dan tetap beraktivitas di rumah. “ K a m p u n g Ta n g g u h Covid-19 dibentuk untuk mengedepankan kedisiplinan, kemandirian, dan gotong royong di hulu yakni desa-desa, dalam upaya mencegah maupun memutus mata rantai pandemi Covid-19. Kampung Tangguh harus jalan, karena ini bisa kita sebut sebagai bentuk kemandirian
desa” kata bupati, Rabu (3/6) pagi. Kampung Tangguh Covid-19 sendiri dibentuk secara swadaya, oleh dan untuk desa itu sendiri. Dalam pelaksanaannya, Kampung Tangguh Covid-19 minimal memiliki 3 satgas. Yakni satgas tangguh kesehatan, satgas tangguh pangan dan satgas peduli (edukasi, budaya dan psikologi). Pemkab Mojokerto pun telah melakukan berbagai upaya penanggulangan Covid-19, dengan melaksanakan jaring pengaman sosial hingga menjaga kondisi sosial dan ekonomi supaya tetap stabil. Semua upaya-upaya tersebut, tentunya membutuhkan
kerjasama dan sinergi dengan semua elemen masyarakat. “Pemerintah daerah terus berupaya secara bertahap, melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Kita juga siapkan jaring pengaman sosial, perekonomian, dan meningkatan keamanan. Kita dorong terus masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan patuh protokol kesehatan,” kata Bupati Pungkasiadi. Bupati Pungkasiadi pada arahannya menyampaikan, saat ini Pemerintah Kabupaten Mojokerto masih menunggu instruksi pusat terkait penerapan
tatanan hidup baru atau new normal. New normal adalah bagian dari upaya untuk hidup tetap produktif di tengah pandemi Covid-19 belum dapat dipastikan kapan selesainya. Untuk itu, pusat dan daerah harus paralel bangkit bersama menciptakan iklim kondusif. Secara rinci, sejumlah bantuan logistik penanggulangan Covid-19 yang diserahkan per kampung antara lain 200 kg beras, 250 masker kain, 5 liter disinfekten, 5 liter hand sanitizer, 5 liter sabun cuci tangan, 4 APD (alat pelindung diri), serta 1 unit wastafel portable. (war/rif)
Dewan Dukung Penutupan Pasar Peterongan Jombang, Memorandum Langkah Pemkab Jombang menutup Pasar Peterongan untuk sementara waktu mendapat dukungan kalangan dewan. Ini disampaikan Sunardi, Ketua Komisi B DPRD Jombang. Menurutnya, segala cara dapat dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. ”Saya rasa langkah untuk melakukan penutupan ini sudah tepat. Dengan begitu bisa memutus penyebaran,” ujarnya Kamis (4/6). Hanya saja, dirinya minta agar Pasar Peterongan bisa
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Ketua Komisi B DPRD Jombang Sunardi
segera disterilkan dengan cara menyemprootkan destinfektan atau lain sebagainya. ”Sehingga para pedagang bisa berjualan kembali,” katanya. Politisi PPP ini juga minta agar ada pengawasan khusus di pasar Peterongan. Sehingga para pedagang maupun pembeli bisa memenuhi standar protokol kesehatan. ”Karena selama ini masih banyak yang mengabaikan protokol kesehatan. Karena sudah ada bibit di sana (Pasar Peterongan, Red) untuk itu harus waspada,” tegasnya.
Sunardi melanjutkan, pasar Peterongan menjadi cluster baru di Jombang. Tidak hanya itu, kalau diperlukan semua pedagang pasar Peterongan dilakukan rapid test. Ini untuk mendeteksi adanya penyebaran. ”Kami berharap Pemkab Jombang bisa lebih maksimal untuk memutus rantai penyebaran dan jangan sampai ada klaster baru nantinya,” terangnya.
Selain itu, Sunardi menambahkan, langkah Pemkab Jombang untuk penutupan sudah baik, ungkapnya. Hanya saja, untuk segi perekonomian bagi para pedagang, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait. Dikarenakan, apabila para pedagang tidak berjualan selama tiga hari tentu tidak ada pemasukan sama sekali. (wan/rif)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
DEWI RENGGANIS
JUMAT PAHING, 5 JUNI 2020 HALAMAN 11
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Partisipasi SPO 2020 Kabupaten Jember Tertinggi di Jatim Jember, Memorandum Kabupaten Jember merupakan penyumbang tertinggi partisipasi sensus penduduk online (SPO) tahun 2020 dari 38 kabupaten/ kota di Jawa Timur. Sedangkan warga di Jatim yang aktif melakukan SPO mencapai 1.905.407 kepala keluarga (KK) atau 6. 843.541 jiwa.
! "
&(#,
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Sensus penduduk online (SPO) tahun 2020, mulai pada 15 Pebuari hingga 31 Maret
Bupati Jember Faida memberikan sambutan dalam rakor SPO 2020.
Rapat koordinasi dan evaluasi SPO BPS dengan Pemkab Jember bersama unsur TNI dan Polri serta lembaga lain.
dan diperpanjang sampai 29 Mei 2020. Untuk Kabupaten Jember sebanyak 193.302 KK atau 733.087 jiwa. Sedangkan di urutan kedua ditempati Sidoarjo sebanyak 149.438 KK dengan 579.104 jiwa. Terendah diduduki Mojokerto dengan 8. 133 atau 28.388 jiwa. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jember Arif Joko Sutejo menyampaikan, capaian SPO tahun 2020 di Kabupaten Jem-
ber, merupakan paling tinggi dari 38 kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur. “Berkat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jember dan masyarakat dalam menyukseskan capaian sensus penduduk online (SPO) tahun 2020 telah menduduki peringkat pertama atau paling tinggi dari 38 kabupaten/kota di Jatim,� ungkap Arif, Rabu (3/6). Berdasarkan data BPS Jem-
ber tercatat jumlah keluarga yang berpartisipasi dalam pengisian data sensus penduduk daring yang diperpanjang hingga 29 Mei 2020 sebanyak 193.302 keluarga dengan jumlah penduduk mencapai 733.087 jiwa. “Bagaimanapun juga Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang berpartisipasi dalam merespon sensus penduduk daring, sehingga
membuat Jember menduduki peringkat satu di Jatim,� tuturnya. Ia mengatakan Pemkab Jember juga sangat berperan dalam tingginya partisipasi sensus penduduk daring dengan melakukan sosialisasi secara maksimal kepada aparatur sipil negara (ASN) dan didukung oleh masyarakat. “BPS juga gencar melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak. Termasuk, organisasi masyarakat untuk mendorong penduduk dalam berpartisipasi mengikuti sensus penduduk daring,� katanya. BPS Jember telah melakukan proyeksi jumlah penduduk di wilayah setempat sebesar 2.459.890 jiwa. Sedangkan data administrasi kependudukan
(adminduk) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jember mencapai 2,6 juta jiwa. Sedangkan jumlah penduduk Jember hasil sensus penduduk pada tahun 2010 sebanyak 2.332.726 jiwa. Terdiri dari laki-laki 1.146.856 jiwa dan perempuan 1.185.870 jiwa. Kemudian berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional Tahun 2011 jumlah penduduk Kabupaten Jember sebesar 2.345.851 jiwa. Terdiri dari laki-laki 1.164.715 jiwa (49,65 persen) dan perempuan 1.181.136 jiwa (50,35 persen). Sebelumnya, Pemkab Jember menargetkan partisipasi masyarakat untuk mengisi kuesioner dalam sensus penduduk 2020 secara daring mencapai 50 persen. Caranya, dengan me-
! "
#
! " # ! ! ! ! ! ! !! !" !#
PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Harun, Kamis (4/6). Harun menjelaskan, aksi bejat Eko bermula dari perkenalannya dengan MA di media sosial Facebook. Berbagai kata rayu dilontarkan dari mulut tersangka untuk membujuk korban. Mengetahui usianya jauh dengan Eko, MA sempat tidak mempedulikannya. Tidak putus asa, Eko terus
Bekuk Dua Perampas HP di Alfamart Gayungsari Sambungan dari halaman 1
Divonis 18 Tahun Penjara pikir-pikir. Keduanya diberi waktu selama 7 hari untuk menentukan sikap apakah menerima atau menempuh upaya hukum. “Silakan untuk menentukan sikap selama 7 hari,â€? ujar Ketut Tirta sembari menutup persidangan. Usai persidangan, JPU Winarko memastikan akan menempuh upaya hukum meski hukuman yang dijatuhkan ke terdakwa hanya dikorting dua bulan dari tuntutan 20 tahun penjara. “Pikir-pikir tapi InsyaAllah pasti banding,â€? ujarnya saat dikonďŹ rmasi. Seperti diketahui, terdakwa ditangkap ang-
Belum Siap Praktis, dengan adanya new normal maka tak lama lagi mal juga akan dibuka. Revalina S Temat sepertinya belum siap untuk new normal. Revalina pun menanyakan hal ini kepada yang lainnya melalui akun Instagram terveriďŹ kasi miliknya, Rabu (3/6). “Hayoo..udah pada siap blm sama “The New Normal?â€? tanya Revalina S Temat. Pemain ďŹ lm Perempuan Berkalung Sorban ini belum mau melakukan banyak aktivitas di luar rumah, apalagi harus jalan-jalan ke mal. “Kalo aku sih nanti pada saatnya mal akan
*&& #+*
# ! # " ! ! # # " ! !# ! ! # ! " " ! " # ! # " "#" ! " ## # " " # #
" ! # ! " " !# ! " # " " !"! ! !# # " " ! ! #! # !# # ! # ! " " "! ! " " # ! " "" ! # " ! # #!
$ ,#( '#*
) +'& ('$
maksimalkan peranan forum komunikasi pimpinan daerah, kecamatan hingga pelibatan satgas informasi desa di wilayah setempat. “Kami targetkan bisa mencapai 50 persen untuk partisi-
pasi masyarakat dalam sensus penduduk secara daring. Sehingga, seluruh ASN, Polri, TNI, dan instansi vertikal diwajibkan mengisi sensus penduduk secara mandiri tersebut,� kata Bupati Jember Faida. (edy/udi)
Sambungan dari halaman 1
Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Surabaya. Eko akhirnya diamankan anggota PPA di rumahnya pada Rabu (3/6). “Berbekal laporan, keterangan serta alat bukti yang ditunjukkan ibu korban, kami kemudian melakukan penyelidikan. Hingga tersangka diamankan di rumahnya,� kata pejabat sementara (Pjs) Kanit
kedua tersangka. “Kami menangkap kedua tersangka di rumahnya masing-masing,� ungkap Kanitreskrim Polsek Gayungan Ipda Hedjen Oktianto, Kamis (4/6). Informasi yang dihimpun, perampasan HP itu terjadi pada Minggu (31/5) sekitar pukul 19.15. Bermula saat korban bersama anaknya yang berumur 7 tahun belanja ke minimarket dengan naik mobil. Setiba di tempat kejadian perkara (TKP), korban memarkir mobilnya di depan lokasi. Selanjutnya Sukma masuk ke minimarket dengan meninggalkan anaknya bermain HP di dalam mobil. Kesempatan itu ternyata diketahui pelaku dan bergegas menghampiri anak korban. Kemudian dia mengetuk kaca mobil lalu dibuka. “Tersangka lalu merampas HP yang dipegang anak korban,� ungkap Hedjen. Setelah berhasil, dua pelaku lantas kabur dengan mengendarai motor Mio J L 2825 BF. Sebaliknya, korban setelah belanja dan mendapatkan
$,& &#%
Data SPO 2020 di 38 kabupaten/kota di Jatim.
Ngaku Kenal Nenek Korban Aksi persetubuhan terhadap gadis yang masih duduk di bangku kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) itu dilakukan Eko di rumahnya. Akibat ulahnya, pria yang juga memiliki rumah di Jalan Wonokitri itu harus berurusan dengan pihak berwajib. Apalagi ibu korban yang tidak terima atas kejadian tersebut melaporkan ke Sentra
! ! ! " " # ! "
"! # ## ! " # " " " "" " ! " # #
laporan dari anaknya atas kejadian itu segera melapor ke Mapolsek Gayungan. Laporan korban kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan laporan dengan memeriksa CCTV yang ada di minimarket. “Dari petunjuk CCTV, kami berhasil mengidentiďŹ kasi wajah para pelaku salah satunya adalah Ketut, warga Jalan Nginden,â€? jelas Hedjen. Anggota akhirnya bergerak ke rumahnya dan berhasil membekuknya tanpa perlawanan. Saat diinterogasi, diketahui Ketut beraksi tidak sendiri, melainkan bersama Bambang. “Bambang adalah tetangga Ketut, sehingga kami dengan mudah menangkapnya,â€? tandas Hedjen. Ketika diperiksa, Ketut dan Bambang mengakui semua perbuatannya. “Kami sudah kali  kedua merampas HP dan dua kali mencuri elpiji di daerah Nginden,â€? ujar Ketut. Sedangkan HP hasil rampasan, juga diakui sudah dijual ke orang tidak dikenal dan hasilnya dibagi berdua.“Uangnya sisa Rp 737 ribu untuk memenuhi kebutuhan hidup,â€? imbuh Ketut. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 gota BNNP Jatim di pintu tol Waru Gunung Surabaya pada 25 Oktober 2019 lalu. Saat itu, petugas mendapat informasi tentang narkotika yang diangkut dengan menggunakan bus yang dikemudikan terdakwa. Saat dilakukan penggeledahan, Petugas berhasil menemukan satu kardus bertuliskan ‘GHUWANYINWANG’ berisi sabu yang dikemas dalam beberapa plastik dengan total 4 kilogram. Barang haram tersebut diangkut terdakwa dari Sumatera dan rencana akan dikirim ke Madura atas pesanan Abah Tingwar (buron). (tyo/nov)
Sambungan dari halaman 1 kembali dibuka pastinya akan... tetep di rumah!!� jelasnya. Menjalani kehidupan new normal masih membuat Revalina S Temat sedikit ketakutan. “Hehe masih blm nyaman pergi2 keluar rumah tp deg2an,� paparnya. Meski tak ingin keluar rumah saat new normal, Revalina tetap memberi semangat kepada masyarakat yang harus melakukan aktivitasnya. “Bismillah yaa yg udh hrs msk kerja lagi,semoga lancar. Dan yg ngga hrs msk kerja,kuliah dan sekolah tetep #dirumahaja . Jaga kesehatan yaa temen-temen,� pungkasnya. (lp6/nov)
mencari cara agar bisa memperoleh perhatian MA. Akal bulus tersangka pun muncul. Dia bercerita jika kenal dekat dengan nenek korban. Mendengar hal tersebut, MA ternyata mulai percaya dengan Eko. Tepat pada awal April lalu, tersangka mengajak korban ke rumahnya.
Bermodal rayuan akan dinikahi, Eko berhasil menyetubuhi gadis di bawah umur tersebut. “Aku sudah suka kamu dari lama, aku takut kamu diambil orang dan aku gagal dapetin kamu,� ucap Harun menirukan rayuan tersangka. Setelah kejadian siang itu,
MA kerap merenung di kamar. Tentu saja hal itu membuat ibunya penasaran dan curiga. Hingga pada suatu hari, korban memberanikan diri menceritakan apa yang menimpanya. “Tentu saja ibu korban kaget dan langsung melapor ke kami (polisi, red),� pungkas Harun.
Sepi Kerjaan, Kompak Nyabu Seperti halnya yang dirasakan Saiful Anam (42), dan Bambang Hariyadi (41), keduanya warga Jalan Dupak Bangunrejo. Gegara sepi pekerjaan, memaksa dua sahabat karib ini menjadikan narkoba sebagai pelarian. Alhasil, mereka harus berurusan dengan pihak berwajib. Mereka dibekuk anggota Tim Antibandit Polsek Simokerto, Kamis (28/5). Kedua pria yang sehari-hari bekerja sebagai sopir dan tukang instalasi listrik itu disergap di lokasi berbeda. Bermula dari penangkapan Saiful saat melintas di Jalan Palmboom, Perak
Sambungan dari halaman 1 Barat. “Dari tangan Saiful, anggota menyita barang bukti satu poket berisi sabu dengan berat sekitar 1 gram. Sabu itu ditemukan di saku celana tersangka,� kata Kanitreskrim Polsek Simokerto Iptu Sukram, Kamis (4/6). Pengakuan Saiful, sabu tersebut hasil patungan dirinya dan temannya, Bambang. Barang haram itu sedianya akan dikonsumsi bersama di rumah Bambang. Tidak ingin buang waktu, petugas kembali bergerak mencari keberadaan Bambang.
Istri Tewas, Suami Terluka tewas di lokasi. Korban adalah Anni (46), warga Jalan Krembangan Besar. Sedangkan suami korban, Abdul Karim (66), selamat dan hanya aja menderita luka di kaki kirinya. “Pengendara motor yang terlibat kecelakaan, salah satunya pasutri. istrinya meninggal dan suaminya selamat,� kata Minardi, anggota Satpol PP Surabaya, Kamis (4/6). Sementara itu, pemotor yang tabrakan dengan pasutri tersebut, Yonanri Tualaka (30), karyawan PT Tanto, yang sehari-hari tinggal di asrama Jalan Indrapura. Ia mengalami luka robek di pelipis mata kiri dan luka lecet di tangan serta kaki kanan. Yonanri telah diamankan anggota Unitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya
“Setelah Saiful menunjukkan rumah Bambang, kami langsung mengamankannya tanpa perlawanan. Mereka kemudian kami keler untuk kepentingan penyidikan,� lanjut mantan Panit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polrestabes Surabaya itu. Di hadapan penyidik, Bambang mengaku sudah tiga kali mengonsumsi sabu. Dia berdalih, sejak pandemi coron, dia kerap depresi. “Biar tidak pusing Pak. Terlebih sepi pekerjaan gegara wabah corona,� dalih Bambang. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 berikut motor Yamaha Vega L 3016 FJ yang dikendarai ke mako di Jalan Ikan Kerapu untuk dimintai keterangan. Informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat motor yang dikendarai Anni berboncengan dengan suaminya melaju dari utara ke selatan di Jalan Kutilang. Keduanya hendak menyeberang jalan menuju Jalan Krembangan Utara. Secara bersamaan melaju Yamaha Vega dari barat, Jalan Rajawali menuju ke arah timur, Taman Sejarah hingga terjadilah tabrakan. Mengetahui kejadian itu, warga setempat selekasnya menghubungi command center. Setelah petugas datang kemudian mengevakuasi jenazah Anni ke RSU dr Soetomo guna mendapatkan visum.
Ijem Bekerja Sangat Profesional dan Joko Layak Jadi Teladan kepada siapa pun bahwa ingatannya sudah pulih. Termasuk kejadian terakhir suaminya keluar dari mobil dengan telanjang diikuti Sarijem,� jelas pengacara. Diam-diam Nanik memperhatikan setiap sikap dan tingkah laku Ijem maupun Joko. Tidak sada satu gerakan pun yang luput dari amatan. Termasuk kemungkinan Joko dan Ijem mengulangi perbuatan serupa di mobil seperti kapan hari. Tapi, beberapa kali Nanik mencoba menjebak mereka, faktanya kesalahan serupa tidak mereka ulangi. Joko bahkan tidak pernah lagi diam-diam keluar malam dan menghilang entah ke mana. “Nanik akhirnya berpikir begini: mereka kan bekerja di tempat yang sama. Bukan tidak mungkin keduanya mencuri waktu di sela-sela kerja,� ungkap sang pengacara menyuarakan pikiran Nanik waktu itu.
Di hadapan penyidik, Eko mengaku baru sekali melakukan aksi bejatnya terhadap korban. Dia berdalih memang ingin menikahi MA setelah lulus sekolah. “Saya khilaf Pak dan berjanji menikahi dia (korban, red) setelah bebas nanti,� ujarnya enteng tanpa penyesalan. (fdn/nov)
Kemungkinan ini sangat ada. Sebab, Joko sebagai bos dan Ijem sebagai karyawati bisa saja menjalin kesepakatan. Kali ini perjuangan Nanik untuk membongkar perselingkuhan suami vs sahabatnya memang lebih berat. Tapi bagaimana lagi, semua harus dilakukan. Semula Nanik mencari informasi sejauh mana kedekatan Joko dan Ijem dari karyawan yang dia percaya. Beberapa orang bahkan sengaja dimintai tolong untuk mengawasi setiap gerak-gerik Joko vs Ijem. Tapi, mereka tidak menghasilkan informasi apa pun. Sebab, Ijem sekarang ini ditempatkan satu ruang dengan Joko. Hanya, mereka tidak hanya berdua. Ada tiga orang dalam satu ruangan. Joko sebagai bos, seorang sekretaris perempuan, dan Ijem sebagai wakil sekretaris. “Tampaknya tidak ada kemungkinan mereka untuk berduaan saja.�
Kanitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya AKP M Fakih mengatakan, kecelakaan terjadi karena korban akan menyeberang jalan dari Jalan Kutilang. Menurutnya menyeberang di jalan tersebut tidak diperbolehkan. Seharusnya pengendara motor pasutri diwajibkan belok ke kiri dan tidak boleh lurus “Kami juga tidak bisa menyalahkan pemotor (penabrak) yang berjalan lurus karena jalurnya sudah benar,� kata Fakih, Kamis (4/6). Dalam kasus ini, saat ini masih dalam penyelidikan dan pihaknya juga mengumpulkan bukti-bukti serta meminta keterangan sejumlah saksi-saksi di tempat kejadian perkara (TKP). “Jadi belum ada penetapan tersangka,� pungkas Fakih. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 Joko yang dicurigai Nanik beberapa kali sengaja mengajak istrinya tersebut ke kantor dan seolah ingin menunjukkan sudah tidak ada kesempatan dirinya dan Ijem melakukan hal-hal aneh. Nanik pernah bertanya kepada setretaris perusahaan dan dijawab bahwa selama ini Ijem bekerja sangat profesional. Apalagi Joko. Layak menjadi teladan bagi anak buahnya. (bersambung)
Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
JUMAT PAHING, 5 JUNI 2020 HALAMAN 12
KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). GRESIK:Timotius devan nugradikha, Andika Dian Pratama, Hardy. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Dukung Gubernur JaƟm
Petrokimia Percepat Masa Tanam Padi Motor vs KRD di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
Balita Susul Ibu ke Akhirat Bojonegoro, Memorandum AEPZ (3), balita yang kondisinya kritis setelah mengalami kecelakaan antara motor dan KRD jurusan Sidoarjo-Bojonegoro, akhirnya tewas dalam perawatan di RSUD Sumberrejo, Rabu (3/6) malam. Kematian balita tersebut menambah luka bagi keluarganya. Sebab, sebelumnya sang ibu, Aprillia Novita Rohman (25) warga Desa Balenrejo, RT10/RW 02, Kecamatan Balen, Bojonegoro, meregang nyawa di lokasi kejadian. Selain itu, korban di perlintasan tanpa palang pintu tersebut yaitu Diah Acita Laraswilama (19), asal Dusun Bungkal, RT 03/RW 01, Desa Mayangkawis, Kecamatan Balen, Bojonegoro. “Korban mengalami luka robek di kepala dan lecet pada tangan. Jadi korban yang meninggal menjadi tiga orang,” ujar Kapolsek Balen AKP Simoen, Kamis (4/6). Informasinya, saksi Saiful mengecek ban mobil di pinggir jalan. Tidak lama kemudian, melihat korban berboncengan tiga mengendarai motor Honda Vario S 2187 AJ melewati perlintasan tanpa palang pintu di Desa Balenrejo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Korban dari arah barat belok kanan dengan tujuan pulang ke rumah. Kemudian, setelah hampir sampai perlintasan KA, saksi melihat ada KRD dari arah timur dan saksi berteriak, namun korban tidak mendengarnya. Korban tertabrak KRD nomor lokomotif CC 2017715 yang dimasinisi Hendra Edi W (56), dengan asisten masinis Damsul (56), dan kondektur Samsul A (53), asal Depo Pasar Turi Surabaya, hingga terseret sejauh 50 meter ke arah barat. Akibat kejadian itu, Aprillia dan Diah tewas di lokasi. Sedangkan AEPZ, kondisinya kritis dan dilarikan ke RSUD Sumberrejo. Namun, ajal berbicara lain, Rabu malam, AEPZ menyusul ibunya ke ahirat. (top/har/fer)
Keenam daerah tersebut adalah Kabupaten Bojonegoro, Jember, Ngawi, Nganjuk, Tuban, dan Tulungagung. Percepatan masa tanam yang dimaksud Gubernur Khofifah harus didukung kesiapan peralatan prapanen, pendistribusian benih, dan penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani. Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi menjelaskan, sebagai upaya mendukung program percepatan tersebut, pihaknya siap memberikan pengawalan kompre-
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ DEVAN
Gresik, Memorandum Petrokimia Gresik siap mendukung program Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mempercepat masa tanam padi selama musim tanam kemarau di enam daerah lumbung pangan nasional di Jatim. Hal ini sangat penting guna menjaga ketahanan pangan nasional, terutama di masa pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19). Stok pupuk Petrokimia Gresik.
hensif dengan menjamin ketersediaan stok dan penyaluran pupuk bersubsidi, hingga menghadirkan layanan dan produk pendukung lainnya. Adapun stok pupuk bersubsidi untuk Provinsi Jatim sampai dengan Kamis (4/6) ini sebanyak 137.219 ton, atau dua kali lipat dari ketentuan minimum pemerintah yakni 64.660 ton. Stok ini terdiri dari Urea 28.322 ton, ZA 38.257 ton, SP36 25.992 Ton, NPK Phonska 31.522 ton, dan
Petroganik 13.126 ton. “Untuk penyalurannya kami menyesuaikan alokasi pupuk subsidi yang telah ditetapkan dalam SK Dinas Pertanian setempat,” ujar Rahmad, Rabu (3/6). Penyaluran pupuk tersebut, lanjut Rahmad, dikawal oleh Staf Perwakilan Daerah Penjualan (SPDP) Petrokimia Gresik yang tersebar di berbagai kabupaten di Jatim. Mereka rutin berkoordinasi dengan Dinas Pertanian,
Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), kelompok tani, hingga aparat berwajib setempat. “Dalam penyalurannya, perusahaan memegang teguh prinsip 6 tepat, yaitu tepat harga, tepat tempat, tepat jumlah, tepat mutu, tepat jenis, dan tepat waktu,” jelas Rahmad. Oleh karena itu, Rahmad menegaskan kepada seluruh distributor dan kios resmi untuk senantiasa mematuhi seluruh peraturan yang berlaku. Serta tidak terlibat dalam penyelewengan, penimbunan, atau menjual di atas harga eceran tertinggi (HET). Adapun HET pupuk bersubsidi adalah, pupuk Urea Rp 90 ribu per sak (50 kg) atau Rp 1.800 per kg, pupuk NPK Phonska Rp 115 ribu per sak (50 kg) atau Rp 2.300 per kg, pupuk organik Petroganik Rp 20 ribu per sak (40 kg) atau Rp 500 per kg, pupuk ZA Rp 70 ribu per sak (50 kg) atau Rp 1.400 per kg, dan pupuk SP-36 Rp100 ribu per sak (50 kg) atau Rp 2.000 per kg. “Petrokimia Gresik tidak akan segan untuk memberhentikan kerja sama distribusi
jika distributor atau kios resmi terbukti melakukan kesalahan,” tegas Rahmad. Terkait pola pemupukan, Rahmad mengimbau petani untuk mengikuti rekomendasi umum pemupukan berimbang 5:3:2, yaitu 500 kg pupuk organik Petroganik, 300 kg pupuk NPK Phonska atau Phonska Plus, dan 200 kg pupuk Urea. Perpaduan pupuk organik dan anorganik ini, selain menjaga keberlanjutan pertanian, juga terbukti mampu meningkatkan produktivitas 1-2 ton gabah kering panen untuk setiap hektare sawah. “Pemupukan berimbang ini juga sebagai solusi atas pemakaian pupuk yang cenderung berlebih oleh petani. Sehingga alokasi pupuk bersubsidi yang terbatas dapat lebih efektif dan efisien,” ujar Rahmad. Selain kewajiban menyediakan pupuk bersubsidi, lanjut Rahmad, Petrokimia Gresik juga menyiapkan stok pupuk nonsubsidi. Langkah ini adalah solusi bagi petani yang kebutuhan pupuknya tidak teralokasi dalam skema subsidi. (dev/har/fer)
Warga positif Covid-19 di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo.
Sepuluh Warga Positif Covid-19 Sembuh Bojonegoro, Memorandum Sepuluh warga positif coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Bojonegoro, dinyatakan sembuh, Kamis (4/6). Sementara jumlah yang meninggal ada 10 orang. Total jumlah warga yang positif Covid-19 sebanyak 62 orang. Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro Masirin menambahkan, untuk status pasien dalam pengawasan (PDP) tidak ada penambahan baru maupun selesai dalam pengawasan. PDP total sebanyak 20 orang, 11 orang selesai dalam pengawasan, dan sembilan orang meninggal. Sedangkan, orang dalam pemantauan (ODP) keseluruhan secara kumulatif sebanyak 247 orang, meliputi 24 orang dipantau, 221 orang selesai pemantauan, dan dua orang meninggal. “Status orang dengan risiko (ODR) sebanyak 42.382 orang dan orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 363 orang,” imbuh Maisirin, Kamis (4/6). Menurut dia informasi tentang data sebaran, wilayah kecamatan, dan desa terjangkit lebih lengkap dapat dilihat di website http://lawancorona.bojonegorokab.go.id Diketahui, sebaran jumlah warga positif Covid-19 tersebar di 16 kecamatan. Yang paling banyak adalah di Kecamatan Bojonegoro dengan jumlah 10 orang. (top/har/fer)
Gudang Minyak Kelapa Terbakar Gresik, Memorandum Gudang penyimpanan minyak kelapa di Dusun Kutil, Desa Gempolkurung, Kecamatan Menganti, Gresik, terbakar, Rabu (3/6) malam. Kerugian atas kebakaran gudang yang disewa Bagus (35), warga Perum Verona, Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, ditaksir mencapai Rp 30 juta. Dalam gudang terdapat 10 drum (200 liter) minyak kelapa, empat drum (200 liter), dan tiga tandon garam bubuk. Kebakaran awal diketahui sekitar pukul 18.30. Ketika itu penjaga gudang, Jainuri (55), melihat asap membumbung dari arah gudang. Dan api terus membesar. Polisi yang datang ke TKP langsung memasang garis polisi untuk mengamankan kondisi di sekitar lokasi Sementara itu mobil pemadam kebakaran (PMK) Gresik tiba sekitar pukul 19.00. “Kami mendapat laporan pukul 18.39, setelah itu langsung berangkat,” tutur Faisal Irhansyah, salah seorang staf PMK. Api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 21.23. “Dugaan sementara, kebakaran dipicu akibat sisa-sisa pembakaran ilalang di sekitar gudang,” terang Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisna. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, karena dua pekerja gudang, yaitu Purnomo (30) dan Sujono (35) sudah pulang saat kejadian. (and/har/fer)
Gresik, Memorandum Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengunjungi pasar Pondok Permata Suci (PPS) untuk memantau kesiapan masyarakat jelang masa transisi pasca pembatasan sosial berskala besar (PSBB) menuju fase new normal, Kamis (4/6). Dalam kunjungannya, Gubernur Jatim disambut para pedagang di pasar PPS yang menggunakan perlengkapan alat pelindung diri (APD) sesuai dengan aturan dari pemerintah. “Saat ini di pasar PPS para penjualnya pakai face shield dan para pembeli memakai masker. Tentu besok dan seterusnya harus dipastikan tetap seperti ini,” harap Khofifah. Ia juga menjelaskan, bahwa APD yang digunakan para pedagang bertujuan agar mereka tetap bisa melakukan aktivitas jual beli di pasar dan terbebas dari penularan virus corona. “Ini untuk perlindungan
mereka juga. Supaya aktivitas perdagangan tetap berjalan,” jelasnya. Di samping itu, Khofifah juga menjelaskan, bahwa pihaknya bersama forkopimda akan terus memantau pusat keramaian. Menurutnya, hal ini penting dilakukan dalam masa transisi pasca PSBB menuju fase new normal. “Ada angka secara epidemologi yang akan dijadikan alat pengontrol untuk bisa mengambil keputusan kapan suatu daerah bisa menerapkan fase transisi pasca PSBB ke new normal. Yang ada di pasar ini tentu membantu,” imbuh Khofifah. Kembali dijelaskan, masa transisi pasca PSBB dapat dijalankan jika angka positif kasus coronavirus disease 2019 (Covid-19) semakin signifikan, layanan kesehatan sudah tersedia, memiliki perlindungan untuk kelompok renta, dan
Pandemi Covid-19, Angka Perceraian Turun Gresik, Memorandum Musim pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19), jumlah kasus perceraian di Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Gresik mengalami penurunan. Penyebab yang mendominasi adalah faktor ekonomi hingga mencapai 50 persen. “Berdasarkan data, mengalami penurunan. Mungkin karena bertepatan puasa juga. Tentu itu adalah kabar baik,” ujar Kepala Bagian Humas PA Kabupaten Gresik Sofyan Zefri saat ditemui di ruangannya, Kamis (4/6). Jumlah kasus perceraian di Gresik pada Maret 2020 tercatat 192 kasus yang diputus pengadilan. Bulan April 110 kasus dan Mei sebanyak 89 kasus. Padahal jika di rata-rata dalam kondisi normal setiap bulannya PA memutus 176 kasus (data 2019, red). Artinya terdapat penurunan kasus selama pandemi Covid-19 pada Maret-Mei 2020. Jumlah di atas terdiri dari kasus cerai talak (dari suami) dan cerai gugat (dari istri). Namun, kasus cerai gugat lebih mendominasi. Bulan Maret 2020, sebanyak 60 kasus cerai talak dan 132 cerai gugat. Pada April ada 31 cerai talak dan 79 kasus cerai gugat. Sedangkan pada Mei tercatat 29 kasus cerai talak dan 60 kasus cerai gugat. Banyak faktor yang menyebabkan perceraian, kata Sofyan. Mulai dari perselisihan dalam keluarga. Lalu adanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), orang ketiga, komunikasi yang kurang harmonis, dan perselingkuhan.
“Rata-rata karena faktor ekonomi,” imbuh pria lulusan doktoral Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya itu. Berdasarkan statistik faktor ekonomi masih menjadi faktor terbesar kasus perceraian. Bulan Maret-Mei 2020 saja, dari 391 kasus sebanyak 263 disebabkan permasalahan ekonomi. Artinya lebih dari 50 persen. Namun, melihat statistik tingkat penurunan kasus perceraian di Kabupaten Gresik, pria kelahiran Situbondo 1983 itu optimistis bahwa angka perceraian akan bisa terus ditekan. “Tentunya dengan melibatkan seluruh stakeholder, baik dari lingkup keluarga, masyarakat, dan pemerintah,” ujarnya. Menurutnya, pihak PA sudah berupaya agar bisa dijadikan sebagai langkah terakhir bagi penyelesaian masalah perceraian. Dengan menyediakan layanan konsultasi gratis, inovasi pelayanan daring yang bisa diakses melalui internet, harapannya masyarakat bisa memperoleh pemahaman penyelesaian masalah dengan mudah sehingga tidak perlu permasalahannya diselesaikan dengan cara persidangan dan cerai. “Saat permohonan cerai dibawa ke PA pun kami masih mengusahakan untuk dilakukan upaya-upaya mediasi agar tidak terjadi perceraian. Perlu ditekankan juga, PA tidak hanya mengurus permasalahan cerai. Akan tetapi ada permasalahan waris, ekonomi syariah, dan lainnya,” pungkas Sofyan. (and/har/fer)
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ DEVAN
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
Pedagang Tetap Pakai APD Meski Tak Ada Gubernur
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Pasar Pondok Permata Suci.
partisipasi masyarakat untuk mencegah penularan kasus sudah tersedia. “Di Gresik mulai dibentuk
kampung tangguh yang berbasis desa. Diharapkan jika masuk fase new normal, kampung tangguh inilah yang mengawali.
Supaya tidak ada gelombang kedua seperti yg terjadi di beberapa negara lain,” pungkas Khofifah. (dev/har/fer)