SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id
SENIN PAHING, 5 JULI 2021
memorandumredaksi@gmail.com
HARGA Rp 3.500,-
WARGA TAMBAK DERES TEWAS TABRAK TROTOAR DI KENJERAN
Atap Bocor Oleh: Dahlan Iskan
S
EMULA saya ragu kebenaran isi medsos ini: begitu banyak IGD rumah sakit yang tutup di Surabaya. Lalu medsos itu saya konfirmasi ke IDI Surabaya: benar adanya. Lihatlah daftar di bawah ini: RSUD Soewandhie RS William Booth RSI Jemursari RSI A. Yani RSUD Husada Prima Lantas muncul berita program terobosan. Akan dibangun rumah sakit darurat di halaman RSUD dr Soetomo –yang terbesar di Jawa Timur. Pun di lapangan olahraga hoki. Yang letaknya di seberang rumah sakit itu.
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
WAJAH MEMBENTUR TEMBOK
Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta bersama Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di makodam.
PENGUNJUNG SERBU VAKSINASI DI MAKODAM
Surabaya, Memorandum Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Kenjeran 337, Minggu (4/7) sekitar pukul 03.21. Pengendara Beat L 2391 VR Ferdinandus (21), warga Jalan Tambak Deres tewas setelah motornya menabrak trotoar hingga tubuhnya terpental membentur tembok.
Bersambung ke halaman 2
Petugas medis mengevakuasi jenazah Ferdinandus ke ambulans.
Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
Bersambung ke halaman 11
Surabaya, Memorandum Antusias masyarakat menerima vaksinasi gratis sangat besar. Hal itu terlihat di gerai vaksinasi Makodam V Brawijaya, Minggu (4/7) pagi. Forkopimda Jatim yang meninjau proses vaksinasi tersebut sangat senang atas semangat masyarakat yang dengan sukarela divaksin. Kegiatan vaksinasi tersebut juga dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjenpol Nico Afinta, dan Pang-
FOTO: MEMO RANDUM/RIO
Saksi mata di tempat kejadian perkara (TKP), Samsul Arifin (27), warga Jalan Dukuh Bulak Banteng Suropati menyebutkan kejadian sekitar pukul 03.21. Saat itu, dia mengendarai motor melintas dari barat ke timur di Jalan Kenjeran. Sampai di lokasi, dia kaget melihat korban tergeletak bersimbah darah bersama motornya di trotoar. “Saya langsung berhenti dan segera menghubungi petugas command center sembari memberitahu ada korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Kenjeran,” kata Samsul kepada petugas.
Kabaharkam Mabes Polri Komjenpol Arief Sulistyanto didampingi Wakapolda Jatim Brigjenpol Slamet Hadi Supraptoyo meninjau penyekatan di bundaran Waru. Tampak semua pengguna jalan diperiksa petugas dalam pelaksanaan PPKM Darurat pada Minggu (4/7).
Kabaharkam Tinjau Penyekatan Bundaran Waru Surabaya, Memorandum Kabaharkam Mabes Polri Komjenpol Arief Sulistyanto didampingi Kakorlantas Polri Irjenpol Istiono meninjau pos penyekatan di bundaran Waru, Minggu (4/7) siang. Kunjungan tersebut guna memastikan penyekatan berjalan dengan baik dan lancar. Saat melakukan peninjauan, Arief mengatakan bahwa adanya
Melaney Ricardo
penyekatan tersebut bukan hanya soal membatasi masyarakat. Akan tetapi membuat masyarakat sadar tentang wabah Covid-19 yang saat ini sedang naik. “Kami ingin mengetahui yang sebenarnya PPKM Darurat ini dilaksanakan. Yang utama bukan penyekatannya, namun bagaimana masyarakat itu sadar. Kalau tidak perlu
Bukan Robot
-
-
Meng, kata anggota dewan, hadapi pandemi Covid-19, Jatim terkesan tanpa kepemimpinan. Jatim... Jatim...? Sebelah mananya Indonesia itu, kok mirip banget?!
Si Mameng (Rakyat pinggiran)
Petugas gabungan memberikan imbauan kepada pedagang sayur di Jalan Pandegiling tentang jam operasional hingga pukul 20.00.
Belum Ditindak hanya Diimbau Petugas Gabungan Gelar Razia PPKM Darurat di 3 Lokasi Surabaya, Memorandum Petugas gabungan Polrestabes Surabaya, satpol PP, dan TNI mengadakan patroli pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat pada Sabtu (3/7) malam. Bersambung ke halaman 11
Surabaya, Memorandum Petualangan maling helm antarkota akhirnya keok di tangan warga. Perbuatan terakhir Bagas (42), tinggal di Jalan Ketintang itu dilakukan di areal Masjid Al Kautsar, Jalan Golf, Dukuh Pakis. Sebagai korbannya adalah Bagus Apriliyanto (40), warga Jalan Jojoran. Setelah meringkus pencuri tersebut, pengurus dan jemaah masjid langsung menghubungi anggota Reskrim Polsek Dukuh Pakis. Selanjutnya Bagas dibawa ke mapolsek guna diproses hukum lebih lanjut. “Tersangka ditangkap warga saat akan mencuri untuk kali kedua di masjid tersebut. Aksinya juga terekam circuit closed television (CCTV),” kata Kanitreskrim Polsek Dukuh Pakis AKP Haryoko Widhi,
FOTO: MEMO RANDUM/RIO
Bersambung ke halaman 11
batasan interaksi ini tujuannya bukan untuk menyengsarakan masyarakat. Akan tetapi untuk menjaga mereka jangan sampai terpapar Covid-19,” ungkap Arief. Menurutnya, suksesnya pelaksanaan PPKM Darurat bukan hanya kerja yang dilakukan oleh pemerintah, TNI dan Polri saja. Akan tetapi seluruh masyarakat yang bisa patuh
dengan protokol Kesehatan (prokes). “Sehingga upaya-upaya edukasi dilakukan, langkah prevensi juga kami lakukan. Sekaligus juga upaya penindakan hukum, berbagai macam pelanggaran ketentuan. Jadi perlu kesadaran semuanya untuk menyukseskan kegiatan ini,” ucap Arief. Bersambung ke halaman 11
Pemuda Ketintang 6 Kali Curi Helm FOTO: MEMO RANDUM/RIO
M
elaney Ricardo turut mengomentari PPKM Darurat yang berlaku di Jawa dan Bali yang dimulai pada 3 hingga 20 Juli 2021. Ia sangat setuju dengan keputusan itu. Melaney Ricardo pun yakin dengan adanya PPKM Darurat dapat menekan penyebaran virus Covid-9 yang kini penyebarannya begitu cepat. “Setuju banget karena ini satu-
tidak usah keluar rumah. Maka dari itu, pola-pola yang dilakukan dengan cara seperti ini,” beber Arief. Dengan adanya penyekatan tersebut, lanjut Arief, merupakan bagian dari mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah saja. Dan yang terpenting untuk tidak banyak melakukan kegiatan di luar rumah. “Jadi penyekatan, pembatasan gerak, pem-
Bagas
Minggu (4/7). Dijelaskan Haryoko, kejadian bermula ketika jemaah masjid hendak menunaikan salat Asar. Tidak berapa lama, datang tersangka dengan ge-
ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS
Suami Minder Bersenjata Mini (1)
Ingin Punya Pusaka Deworengku
D
ayat, sebut saja begitu, duduk gelisah di pojok tempat parkir Pengadilan Agama (PA) Surabaya. Sesekali ia usap air yang meleleh di pojok matanya. Memorandum yang sudah cukup memerhatikan segera
Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
Bersambung ke halaman 11
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SENIN PAHING, 5 JULI 2021 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Satgas dan warga menikmati makan siang ketika istirahat.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Satgas dan Warga Makan Bersama Gresik, Memorandum Dalam pelaksanaan program TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik, tampak ada keindahan yang nyata antara TNI dengan warga Desa Siwalan, Kecamatan Panceng. Selain dalam menjalankan pekerjaan yang selalu gotong royong, keindahan tampak ketika mereka makan bersama, Minggu (4/7). Kades Siwalan Suhartomo mengatakan, budaya gotong royong dan kebersamaan masih sangat terjaga dengan baik di Desa Siwalan, sehingga terjadi keguyuban sesama warga sering terjadi. "Dari sudut pandang yang lain hal tersebut merupakan kemampuan masyarakat untuk hidup guyub rukun, ayem tentrem dalam kehidupan gotong royong dan kebersamaan terlebih dengan adanya satgas TMMD di Desa Siwalan," ujar Suhartomo. Menurut Suhartomo, budaya gotong royong di Desa Siwalan terjaga dan terus terbangun dengan baik, apalagi sejak adanya program kekompakan dan kebersamaan warga justru semakin meningkat cukup tajam. (tyo/epe)
Bupati: Mayoritas Masyarakat Patuh Sidoarjo, Memorandum Hari pertama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dipantau Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (3/7) malam. Bupati H Ahmad Muhdlor Ali bersama Kapolresta Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro, dan Dandim 0816 Letkol Inf M Iswan Nusi berkeliling kota, memastikan penerapan berjalan baik. Dari Pendopo Delta Wibawa, rombongan menyisir tempat-tempat yang biasa jadi pusat keramaian. Seperti kawasan kavling DPR yang banyak kafe beroperasi jika malam. Selanjutnya ke kawasan lingkar timur. Gus Muhdlor, sapaan bupati, melihat sebagaian besar masyarakat sudah mematuhi aturan PPKM Darurat. Indikasi itu terlihat di hari pertama pelaksanaan. Seperti penutupan sementara mal serta pembatasan jam operasional supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan sampai 20.00. Begitu juga dengan warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan yang hanya diperbolehkan melayani take away atau pesanan dibawa
pulang. Gus Muhdlor mengatakan butuh proses untuk mendisplinkan semua masyarakat agar patuh terhadap kebijakan pemerintah pusat tersebut. Untuk itu Pemkab Sidoarjo akan gencar menyosialisasikan PPKM Darurat ke masyarakat. "Alhamdulillah di hari pertama ini. Satu progres yang cukup baik tapi memang butuh proses bagi masyarakat tetapi secara overall kita berterimakasih kepada seluruh masyarajat Sidoarjo sudah berkomitmen untuk taat pada intruksi pemerintah pusat," ucapnya. Dikatakannya selama masyarakat Sidoarjo kompak untuk patuh terhadap penerapan PPKM Darurat , dirinya yakin
FOTO: MEMORANDUM/BWO
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Pantau Ketat PPKM Darurat
Gus Muhdlor bersama Kapolresta Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro mendatangi penjual angkringan yang masih buka di malam pertama PPKM Darurat.
pandemi Covid-19 akan cepat teratasi. Senada, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro dari hasil pantauan jajaran, semua sektor mematuhi penerapan PPKM Darurat. Namun, patroli rutin tetap dilakukan. "Tidak cuma hari ini,
setiap hari kita akan tancap gas untuk melakukan penertiban bagi masyarakat yang tidak mematuhi PPKM Darurat," tegasnya. Kapolresta juga mengatakan, selama PPKM Darurat Covid-19 akan dilakukan penyekatan jalan. Selain kendaraan dari
Surabaya Raya yang meliputi Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik akan diperintahkan kembali bila nekad masuk Sidoarjo. Ia berharap langkah-langkah ini segera menurunkan angka kasus Covid-19. "Jadi kita harus konsisten tegakkan aturan yang ada," tutupnya. (stp/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Ormas keagamaan di Sidoarjo ikut mendukung penerapan PPKM Darurat yang resmi dilakukan Pemkab Sidoarjo. Surat Edaran Bupati Sidoarjo tentang PPKM Darurat Covid-19 nomor : 440/5720/438.1.1.3/2021 tertanggal 3 Juli 2021 sudah diterbitkan. Berbagai pengetatan kegiatan masyarakat akan diberlakukan mulai tanggal 3-20 Juli 2021. Seperti penutupan sementara tempat ibadah seperti masjid, musala, gereja, pura, vihara dan klenteng serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah. Begitu pula
dengan fasilitas umum atau area publik seperti taman umum dan tempat wisata umum juga ditutup sementara. Termasuk kegiatan seni, budaya, olahraga, dan sosial kemasyarakatan yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan juga dilarang sementara. Sabtu (3/7) malam, pengurus ormas keagamaan yang ada di Kabupaten Sidoarjo diundang di pendopo Delta Wibawa untuk ikut mendukung kebijakan yang menganut pemerintah pusat tersebut. Seperti PC NU, PD Muhammadiyah, DPD LDII, MUI, DMI, FKUB, Kemenag Sidoarjo serta PGIS Sidoarjo
yang menunjukkan dukungannya terhadap penerapan PPKM Darurat. Penandatanganan imbauan bersama pelaksanaan PPKM Darurat dilakukan masing-masing organisasi bersama Forkopimda Sidoarjo yang hadir. Bupati Ahmad Muhdlor Ali mengatakan, penerapan PPKM Darurat se-Jawa Bali telah disetujui oleh organisasi besar keagamaan yang ada di pusat. Seperti PBNU, PP Muhamaddiyah, MUI pusat serta DMI pusat yang diketuai oleh Yusuf Kalla ikut mendukung kebijakan tersebut. Oleh karena itu, sambung bupati, tidak ada alasan bagi
organisasi di bawahnya berpolemik mengenai PPKM Darurat. Ia meminta seluruh ormas keagamaan ikut menyosialisasikan penerapan PPKM Darurat itu. "Saya harapkan seluruh yang hadir, ormas yang hadir, DMI ikut turut serta menyosialisasikan di bawah. Sosialisasi ini penting, pertama agar masyarakat kita tidak panik, masyarakat juga tenang dan ada kepastian di sana,"pintanya. Gus Muhdlor mengatakan, pandemi memang tidak seharusnya menjauhkan umat untuk beribadah. Menjauh dari Allah SWT. Namun meski diminta tidak berjemaah, masyarakat
diharapkan tetap beribadah di rumah masing-masing. Hal tersebut demi kebaikan bersama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Oleh karenanya diharapkan semua pihak mendukungnya. "Apa yang diambil oleh pemerintah pusat, beserta kita semua di Sidoarjo, tidak lain tidak bukan untuk menjaga masyarakat, tidak lain tidak bukan masalah Covid-19 ini cepat usai,"ucapnya. Sekretaris DP MUI Sidoarjo H Imam Sa'duddin mengakui hal itu. Meski baginya pahit, namun hal ini harus diterima. Penutupan sementara masjid
FOTO: MEMORANDUM/STP
Ormas Keagamaan Dukung Penuh
Bupati Sidoarjo menyambut salam pimpinan ormas keagamaan yang memenuhi undangan sosialisasi PPKM Darurat.
diterimanya namun azan tetap harus berkumandang. "Ditausyiah yang baru ditandatangai Kiai Miftachul Akhyar
Atap Bocor Secara teknis ide terobosan itu baik. Mobilisasi tenaga dan peralatan medis lebih mudah. Lebih masuk akal. Lokasi itu masih di satu kompleks rumah sakit. “Tapi ini bukan hanya soal jumlah tempat tidur,” ujar dr Brahmana, ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya. Itu juga menyangkut kecukupan tenaga medis. Jumlah dokter yang terkena Covid-19 sangat banyak. Sampai tadi malam angkanya mengerikan. Dokter yang sedang terpapar 196 orang. Sebagian besar isolasi mandiri: 146 orang. Yang 50 orang lagi sedang dirawat di rumah sakit. Tenaga medis lain juga tidak sedikit yang terkena Covid-19. Pun pengaruhnya sampai kamar mayat –kalau sopir ambulans pun terpapar. “Semoga PPKM Darurat kali ini
(Ketua MUI Pusat), bahwasanya dimohonwalaupunmasjidditutup tetapi tetap menumandangkan azan," ucapnya. (stp/jok/epe)
Sambungan dari halaman 1 efektif,” ujar Brahmana. Kalau tidak maka ibarat ngepel lantai di rumah yang atapnya bocor. Menambah jumlah tempat tidur darurat bisa diadakan. Tapi dapat tenaga medis dari mana? Selama ini ada tenaga darurat. Para dokter yang lagi melanjutkan kuliah spesialis diperbantukan di garis depan. Di rumah-rumah sakit type A. Yang juga menjadi rumah sakit pendidikan. Tapi rumah sakit di bawah tipe A tidak akan mendapat bantuan seperti itu Di RSUD dr Soetomo Surabaya, misalnya, sekarang ini ada sekitar 1.200 calon dokter spesialis berada di garis depan penanganan Covid-19. Demikian juga di rumah sakit seperti dr Sardjito, Yogyakarta. Mereka itu sekarang ini menjadi
tenaga penting. Sekaligus berisiko. Pun masih pula harus membayar uang kuliah –yang mahal itu. Maka sudah sewajarnya uang kuliah mereka itu dibebaskan. Setidaknya selama Covid-19 ini. “Dulu pernah dibebaskan. Tapi hanya satu semester. Sekarang sudah harus membayar lagi,” ujar dr Jagadito, lulusan Universitas Airlangga yang lagi mengambil spesialis jantung di Universitas Gadjah Mada/RSUP dr Sardjito Yogyakarta. Mereka itu, ujar Jagadito, perlu biaya besar untuk menjaga diri. Agar tidak tertular virus. Mereka harus membeli berbagai vitamin dan obat. Memang, seperti juga dokter lain, mereka mendapat tunjangan Covid: Rp 12,5 juta/bulan. Tapi mereka juga sudah tidak bisa lagi membuka praktik. Pernah ada ide agar mahasiswa
kedokteran yang belum lulus tes –tapi sudah selesai kuliah– untuk diperbantukan. Jumlahnya sangat besar. Mereka itu menunggu untuk tes ulangan. Hanya saja berisiko. Tes akhir saja belum lulus kok harus menangani pasien. Walhasil, penataan dan pengadaan tenaga medis tidak kalah penting dari pengadaan fisik rumah sakit darurat. Maka tidak ada jalan lain kecuali menambal kebocoran atapnya. Dan itu sudah di luar kewenangan para dokter dan tenaga medis lainnya. Saya pun mengamati pelaksanaan PPKM dua hari ini. Di lapangan. Di Surabaya. Seperti tidak banyak gemanya. Bahkan seperti kalah serius dibanding apa pun istilahnya yang dulu itu. Padahal dari segi kegawatan lebih gawat yang sekarang. Kelihatannya ada faktor kelelahan.
Memang perlu ‘’bensin’’ besar dalam menggerakkan penegakan kedaruratan di lapangan. Tapi, kelihatannya, juga ada kelelahan di bidang pendanaan. Padahal di situlah kebocoran atap itu terjadi. Apa boleh buat. Para nakes harus terus mengepel lantai tanpa henti. Maka seruan agar masing-masing bisa menjaga diri tampaknya harus didengarkan. Berita baiknya: masyarakat menjadi lebih antusias untuk ikut vaksinasi. Belakangan ini satu hari sudah bisa mencapai angka 1,4 juta orang. Hanya saja yang harus divaksin ratusan juta orang. Tiga bulan ke depan pun belum akan bisa mencapai 60 persen. Berita buruknya: vaksinasi Gotong Royong seperti tidak jalan. Padahal para pengusaha sudah lama men-
daftarkan ribuan karyawan mereka. Agar segera mendapat vaksin. Mereka sudah pula siap membayar Rp 1 juta/ dua kali suntikan. Para pengusaha itu terus menagih ke Kadin. Jawabnya selalu sama: tunggu. Sebenarnya ini agak memalukan. Swasta yang biasanya lebih banyak marah-marah pada ruwetnya birokrasi pemerintah, kini mempermalukan dirinya sendiri: kalah oleh birokrasi. Vaksin Gotong Royong –begitu istilahnya– bukan saja kalah oleh vaksin pemerintah bahkan tidak jalan. Rebutan kedudukan ketua umum Kadin rupanya begitu pentingnya sampai membiarkan vaksinasi Gotong Royong telantar. Kasihan moto mulia kita Gotong Royong: tidak jalan. Pun di saat paling darurat dan paling diperlukan. (*)
memorandum.co.id
KOTA SURABAYA
memorandumredaksi @gmail.com
SENIN PAHING, 5 JULI 2021 HALAMAN 3
Para pekerja pembuat peti mati di halaman belakang balai kota.
Sebulan, 697 Pasien Virus Corona Meregang Nyawa Petugas Pembuat PeƟ MaƟ Kerja Keras
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau pada penjual dan pembeli di warung yang tetap buka.
Langgar Prokes, Dibawa ke Permakaman Covid-19
Surabaya, Memorandum Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat angka kematian akibat Covid-19 di Kota Pahlawan pada Juni hingga awal Juli 2021 mencapai 697 orang lebih meregang nyawa. Tingginya angka kematian inipun berdampak pada terjadinya antrean pemulasaraan jenazah di rumah sakit, serta kebutuhan akan ketersediaan peti mati. “Mau tidak mau, mulai Juni 2021 sampai sekarang, sudah 500 orang lebih meninggal. Bahkan pemulasaraannya antre, petinya antre. Sampai kita buat peti di Balai Kota Surabaya untuk membantu,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Minggu (4/7). n Bersambung ke halaman 4
Surabaya, Memorandum Hari pertama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, Forkopimda Surabaya berpatroli keliling kota, Sabtu (3/7) malam. Pada jam yang sama, petugas gabungan setiap kecamatan serentak menggelar hal serupa, dan berhasil menjaring 137 masyarakat yang melanggar protokol kesehatan (prokes) dibawa ke permakaman Covid-19 di Keputih, untuk melihat langsung prosesi pemakaman. Saat berkeliling, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendapati beberapa warung yang masih dibuka di atas pukul 20.00. Akhirnya, ia pun berhenti dan langsung meminta warungwarung itu untuk tutup. Bahkan, ada sebuah warung yang buka dan ternyata pengunjungnya sedang menenggak minuman keras (miras). Seketika pengunjung itu langsung diminta KTP dan langsung dibawa. Beberapa warung yang diketahui masih buka, pada saat itu langsung diminta tutup, dan para pengunjungnya n Bersambung ke halaman 4
Dirlantas Polda Jatim, Kombespol Latif Usman didampingi Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko memberikan keterangan tentang pos pengendalian mobilitas.
PasƟkan Masuk JaƟm Bawa Hasil AnƟgen
Ada beberapa warung kopi dan warung makanan yang masih buka di atas pukul 20.00, akhirnya mereka pun dilakukan pembinaan, yaitu dengan diambil KTP-nya lalu dibawa menggunakan bus. ERI CAHYADI Wali Kota Surabaya
Polda Perketat Penjagaan Perbatasan
Petugas gabungan membongkar warung yang masih buka melebihi jam malam yang ditentukan.
Surabaya, Memorandum Jajaran Polda Jatim melakukan pengendalian mobilitas masyarakat. Ada tujuh titik perbatasan antarprovinsi, dan ada 82 titik pengendalian antarrayon dan kabupaten. Sehingga selama PPKM darurat ini, untuk perbatasan antarprovinsi akan dilakukan pengecekan yang akan masuk ke wilayah JJawa Timur. n Bersambung ke halaman 4
Langgar Protokol Kesehatan, Penghulu Tunda Akad Nikah Babinsa Koramil Panceng Serda Heru memasang instalasi PJU bersama warga.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Surabaya, Memorandum (Wagub Jawa Timur Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur (Wagub) kanto urusan agama (KUA) dalam memmengimbau kepada kantor berikan pelayanan nika nikah harus digelar dengan mematuhi protokol kesehatan (pro (prokes) Covid-19. Bahkan penghulu juga bisa menunda atau m menjadwalkan ulang pasangan calon pengantin yang tidak disiplin prokes selama pemberlakuan pembatasan kegiata kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. n Bersambung ke halaman 4
Satgas Merangkai Instalasi Listrik Gresik, Memorandum Keahlian anggota Satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, saat merangkai instalasi penerangan jalan umum (PJU) tidak diragukan lagi. Seperti yang dilakukan anggota satgas Serda Heru yang tidak hanya pandai dalam bidang pertukangan, tapi juga mahir dalam hal merangkai instalasi listrik. Sehingga, setelah tiang PJU ditancapkan pada posisinya di sepanjang jalan Dusun Selodingin, untuk penerangan, Heru mengambil alih untuk merangakai kabel menjadi sebuah instalasi penerangan jalan. Heru mengutarakan ke-
ahlianya merangkai instalasi listrik ini diperoleh sewaktu bersekolah di STM kelistrikan di daerahnya. “Pekerjaan merangkai kabel sehingga berhasil menjadi sebuah lampu penerangan jalan di tiang PJU ini sangat bermanfaat untuk warga. Sehingga di Dusun Selodingin, membuat malam yang gelap bisa menjadi terang,” ujar Heru yang juga anggota Babinsa Koramil Panceng ini. Heru berpesan pada warga agar prasarana ini tetap dijaga dan dirawat, karena ini membawa banyak manfaat bagi warga. Ketika ada lampu yang padam, Heru berpesan agar segera diganti.(tyo/day)
Semua yang mau nikah, kalau penghulunya datang, kemudian tempat itu tidak sesuai dengan prokes, maka mohon maaf ditunda dulu. . EMIL ELESTIANTO DARDAK Wagub Jawa Timur
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
Petugas tiga pilar Kecamatan Tambaksari mengimbau pada pedagang dan pembeli di warung daerah Ploso.
Patroli Wilayah, Babinsa Tambaksari Imbau Prokes Surabaya, Memorandum Petugas tiga pilar Kecamatan Tambaksari, berpatroli di wilayah Kelurahan Ploso, dan Kelurahan Pacarkeling, Minggu (4/7). Dalam kegiatan tersebut mereka mengimbau kepada masyarakat tentang aturan PPKM darurat, khususnya kepada para pedagang warung kopi dan kedai makan. “Petugas gabungan mendatangi satu persatu warung dan kedai makanan guna melaksanakan pengawasan penerapan aturan protokol kesehatan,” ujar Danramil Tambaksari Kapten Arh Aris Teguh Prakoso Aris menambahkan, selama kegiatan, petugas gabungan termasuk babinsa menggunakan pendekatan yang humanis mengimbau kepada warga agar tidak berkerumun, dan menganjurkan untuk kembali ke rumah masing-masing bila memang tidak ada kegiatan lagi. ”Patroli rutin ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, dan sarana dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat. Tujuannya mengajak masyarakat agar tetap disiplin mematuhi aturan protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah,” pungkas Aris.(tyo/day)
Membantu Petani di Ladang Gresik, Memorandum Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik, di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, melakukan pendekatan dengan cara membantu masyarakat desa setempat. salah satunya dengan membantu petani ketika menanam jagung, Minggu (4/7) Personel satgas dengan sukarela memberikan bantuan kepada warga apapun itu kegiatannya. Bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian satgas pada warga desa. Seperti yang dilakukan salah satu personel satgas Sertu Yahya, dengan sukarela membantu Tarmuji (50), warga desa setempat, menanam jagung di ladang. “Pada saat melintas, kami melihat ada warga yang sedang di ladang, kami tanyakan bapak tersebut sedang menanan jagung, dan kami membantunya agar cepat selesai,” ujar Yahya. Dengan bantuan tersebut, Tarmuji menyampaikan terima kasih kepada satgas. “Kami sangat terbantu dan sangat senang dengan keberadaan satgas TMMD di sini,” kata Tarmuji.(tyo/day)
Kewajiban tes PCR bagi tenaga kerja yang masuk Kota Surabaya sangat memberatkan karyawan. Diharapkan pemkot mempunyai kebijakan merubah aturan tersebut.
nyak industri di Jatim yang terpaksa merumahkan karyawannya. Karena kondisi ekonomi tidak memungkinkan untuk diputar setelah adanya kebijakan pemerintah untuk bekerja di rumah. “SE it bisa mengganggu aktivitas serta
menghambat perputaran ekonomi di Kota Pahlawan,” urai Andik. Adik menegaskan, sebenarnya langkah penyekatan seperti di jembatan Suramadu yang telah dilakukan Pemkot Surabaya sudah sangat baik dan efektif.
Surabaya, Memorandum Dalam menghadapi pandemi Covid-19, kepemimpinan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan Wagub Emil Dardak, menjadi catatan tersendiri bagi anggota Komisi E DPRD Jatim Deni Wicaksono. Sebab keduanya dinilai tidak memiliki desain strategi yang jelas, dan tidak mampu menjadi teladan publik. Politisi muda alumnus Universitas Airlangga itu menyebut ada tiga catatan penting membuatnya menilai tidak ada kepemimpinan di Jatim terkait penanganan pandemi. “Pemprov Jatim tidak memiliki desain strategi dan eksekusi yang terintegrasi dalam menghadapi pandemi. Publik tidak melihat bagaimana gubernur memiliki desain strategi yang jelas berikut eksekusinya dalam penanganan pandemi,” ujar
Deni Wicaksono
Deni, Minggu (4/7). Deni memberi contoh bila masyarakat tidak pernah tahu bagaimana Pemprov Jatim mengejar rasio tracing ke tahap ideal 1:30. Juga bagaimana
dengan target tes 1 per 1.000 penduduk, lalu berapa persentase kasus positif bisa dilacak kontak eratnya dalam sekian jam, berapa target persentase kontak erat yang melakukan
karantina mandiri. Deni juga menilai tidak ada mitigasi pada skenario-skenario terburuk. Misalnya bila kasus aktif mencapai 50.000, apa yang sudah disiapkan Pemprov Jatim..“Jika ada skenario terburuk, misal Covid-19 memuncak sampai 50.000 kasus aktif, apa yang sudah disiapkan Gubernur? Tidak ada. Seolah semua tiba masa tiba akal, rakyat yang jadi korban,” ungkap Deni. Politisi PDI Perjuangan ini menilai, pemerintah daerah terkesan jalan sendiri-sendiri, dengan kreativitas dan keterbatasannya. “Bahkan nyaris tanpa kajian epidemiologi dalam penanganan pandemi di daerah, di mana seharusnya Pemprov Jatim punya kesadaran dan kemampuan untuk itu,” imbuh Deni. Contoh lainnya, sambung Deni, adalah soal pengetesan,
Sebulan, 697 Pasien Virus Corona Meregang Nyawa Eri menjelaskan, ketika angka kematian Covid-19 dalam satu bulan mencapai 500 jiwa, maka secara otomatis ketersediaan peti juga harus ada dengan jumlah yang sama. Hal ini sebagaimana prosedur dalam protokol kesehatan bahwa yang meninggal karena Covid-19 harus dimakamkan menggunakan peti mati. “Bayangkan kalau selama 30 hari sudah 500 (meninggal), peti ini juga harus tersedia. Siapa yang beli peti? Masak orang Surabaya sudah susah cari peti baru untuk dimakamkan),”
tutur Eri. Oleh karena itu, Pemkot Surabaya berinisiatif untuk membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan dengan cara apapun. Salah satunya adalah dengan membuat peti mati sendiri di halaman belakang balai kota. Sebab di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih sendiri, saat ini digunakan untuk pemulasaran jenazah karena di rumah sakit kondisinya overload. Di samping itu, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan
Langgar Protokol Kesehatan... “Semua yang mau nikah, kalau penghulunya datang, kemudian tempat itu tidak sesuai dengan prokes, maka mohon maaf ditunda dulu,” kata Emil, Minggu (4/7). Dipaparkan Emil bila berdasarkan surat edaran PPKM darurat, maka pelaksanaan resepsi pernikahan dihadiri paling banyak 30 orang dengan menerapkan protokol kesehatan lebih ketat dan tidak menerapkan makan di tempat resepsi. “Penyediaan makanan hanya
Sambungan dari halaman 3
diperbolehkan dalam tempat tertutup untuk dibawa pulang,” tambah Emil. Kebijakan PPKM Darurat untuk mengendalikan laju penyebaran Covid-19 secara efektif. Sehingga, Wagub Jatim meminta seluruh masyarakat disiplin dalam pelaksanaannya. “Mari kita disiplin dalam pelaksanaan PPKM darurat, sehingga Jatim bisa segera terbebas dari pandemi,” pungkas Emil.(mg6/tyo)
dibawa menggunakan bus,” ujar Eri. Diungkakan Eri bila para pelanggar prokes ini dibawa ke permakaman Covid-19 di Keputih. Tujuannya agar mereka melihat bahwa sampai 24 jam, para perugas masih melakukan pemakaman jenazah. “Biar dilihat sendiri, ini lho dampaknya kalau tidak menjaga ke-
di mana saat ini berdasarkan instruksi Mendagri terdapat target tes harian pada masing-masing kabupaten/kota. “Apa yang dilakukan Gubernur? Hanya menerbitkan keputusan yang isinya mengulangi instruksi Mendagri,” kritik Deni. Catatan kedua, Pemprov Jatim tidak cukup mampu mengoordinasikan antardaerah dalam penanganan pandemi. “Masalah kisruh di Suramadu hanya satu contoh kecil betapa Pemprov Jatim tidak bisa memandu daerahnya dengan baik,” tambah Deni. Ketiga, kepemimpinan di Pemprov Jatim tidak cukup mampu memberi teladan yang bisa membuat publik pada akhirnya patuh pada berbagai aturan terkait penanganan pandemi. “Dalam masalah pesta ulang tahun, tidak memberi teladan,” urai Deni.(day/tyo)
Sambungan dari halaman 3 Kota (Bappeko) Surabaya ini juga menyatakan, bahwa hingga saat ini pihaknya terus bekerja keras melawan Covid-19. Bahkan, seluruh jajaran di lingkup pemkot terus dikerahkan untuk mencegah penyebaran Covid-19. “Seluruh jajaran pemkot akan mati-matian berjuang untuk warga Surabaya,” ungkap dia. Selain membuat peti mati, untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, pemkot juga menyiapkan lapangan tembak yang berada di Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, untuk
rumah sakit lapangan. Rencananya lapangan itu untuk merawat warga yang akan isolasi mandiri. “Paling tidak ini (lapangan tembak) bisa memberikan kekuatan kepada warga Surabaya yang takut melakukan isolasi di rumah karena tidak ingin menularkan kepada keluarganya. Jadi bisa dilakukan di sini, langsung di bawah pengawasan dokter,” tutur dia. Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara menyampaikan, bahwa
data Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya per tanggal 2 Juli 2021 mencatat total ada 100 jenazah yang dimakamkan secara prokes. Rinciannya, sebanyak 55 jenazah dimakamkan di TPU Keputih, 22 di TPU Babat Jerawat, 4 di Krematorium dan 19 di pemulasaran. “Jadi per tanggal 2 Juli 2021 saja ada total 100 jenazah yang harus dimakamkan secara prokes. Sehingga hal ini juga membuat para petugas pembuatan peti jenazah di pemkot kewalahan,” kata Febriadhitya.
Polda Perketat Penjagaan Perbatasan “Jika seseorang ini tidak bisa menunjukkan hasil antigen dan surat keterangan, maka petugas akan meminta agar masyarakat dikembalikan ke tempat asal,” kata Dirlantas Polda Jatim Kombespol Latif Usman, Minggu (4/7). Lebih lanjut dijelaskan Latif, karena saat ini sedang dilaksanakan PPKM darurat, sehingga seluruh tempat wisata di Surabaya dan wilayah jatim lainnya, untuk sementara waktu ditutup. Selain itu, tempat ziarah
ditangguhkan selama PPKM darurat. “Untuk angkutan umum seperti bus, mungkin antar provinsi, perjalanan dari Jakarta ke Jatim. Sesuai intruksi Mentri Dalam Negeri, penumpang bus maksimal 70 persen dan penumpang wajib membawa hasil rapid antigen,” tambah Latif. Selain itu untuk pengendalian antar rayon, di bagai menjadi 7 (tujuh) rayon yang di antaranya, Surabaya Raya, Malang Raya, Madiun Raya, Madura Raya, Tapal Kuda Raya, Tuban
Menurutnya, banyaknya jenazah yang harus dimakamkan secara prokes tentunya harus diimbangi dengan ketersediaan peti mati. Ini sebagaimana SOP protokol kesehatan bahwa jenazah yang meninggal karena Covid-19 harus dimasukkan ke dalam peti agar tidak menular. “Jadi pembuatan peti di halaman belakang balai kota itu sifatnya darurat untuk membantu biar cepat. Karena di TPU Keputih saat ini juga digunakan untuk pemulasaran jenazah,” pungkasnya. (day/tyo)
Sambungan dari halaman 3 Raya, dan Bojonegoro Raya. “Disamping tujuh rayon ada peraturan perwali dan perbup. Yang mengharuskan orang masuk ke kabupaten harus dilakukan pengecekan,” lanjut Latif. Dipaparkan Latif, di setiap batas kota akan didirikan pos. Yakni pos pembatasan mobilitas. Di mana petugas akan melakukan kegiatan rekayasa jalan maupun penutupan jalan dan akan melakukan patroli dan tempat itu menjadi konsentrasi masyarakat
Langgar Prokes, Dibawa ke Permakaman Covid-19 yang melanggar protokol kesehatan (prokes) langsung diminta KTP dan dibawa untuk ikut tour of duty ke makam. “Ada beberapa warung kopi dan warung makanan yang masih buka di atas pukul 20.00, akhirnya mereka pun dilakukan pembinaan, yaitu dengan diambil KTP-nya lalu
Langkah tersebut juga bisa dilakukan di perbatasan Sidoarjo dan Gresik karena sebenarnya yang masuk ke Surabaya tidak hanya dari satu pintu saja. “Ini bisa dikordinasikan dengan kabupaten Sidoarjo dan Gresik,” pungkas Andik.(day/tyo)
Hadapi Pandemi, Jatim Terkesan Tanpa Kepemimpinan
FOTO: MEMORANDUM/M DAYAT
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Surabaya, Memorandum Kewajiban melakukan tes swab PCR bagi tenaga kerja yang masuk Kota Surabaya sangat memberatkan industri dan karyawan. Sehingga diharapkan pemkot mempunyai kebijakan merubah aturan tes tersebut menjadi tes GeNose yang harganya lebih terjangkau. “Tes PCR masih sangat mahal, berbeda dengan tes antigen atau tes GeNose yang biayanya relatif lebih murah. Kepada siapapun biaya kewajiban tes swab PCR ini dibebankan akan sangat memberatkan,” tegas Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto. Disampaikan Adik, Wali Kota Surabaya Ery Cahyadi telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 443/6744/436.8.4/2021 pada tanggal (18/6) tentang Antisipasi Penyebaran Covid-19. Dalam SE tersebut ditegaskan bahwa industri diimbau untuk meminta hasil tes swab PCR karyawan atau pegawai 3x24 jam. Menurut Adik, kewajiban diberlakukan pemeriksaan tes antigen saja, seorang pekerja harus merogoh kocek sekitar Rp 150 ribu per tes. Sehingga untuk satu bulan, maka karyawan harus mengeluarkan biaya tambahan sekitar Rp 1,5 juta karena harus melakukannya sebanyak 10 kali. “Apalagi jika kewajiban tersebut adalah melakukan tes PCR yang biayanya mencapai sekitar Rp 900 ribu per sekali tes,” tutur dia. Ia menyebutkan kewajiban itu bisa menjadi beban industri. Apabila biayanya dibebankan pada pengusaha, sebab selama ini kalangan industri atau pengusaha telah banyak merugi akibat Covid-19. Adik menyampaikan saat ini, ba-
FOTO: ISTIMEWA
Tarmuji berbincang dengan satgas usai menanam jagung di ladangnya.
Tes Swab PCR Beratkan Industri dan Karyawan
FOTO: ISTIMEWA
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
KOTA SURABAYA
SENIN PAHING, 5 JULI 2021 HALAMAN 4
berkumpul, sehingga harus di tutup. “Seperti di alun-alun, Taman Bungkul, Jalan Darmo, Tunjungan, Tugu Pahlawan, dan tempat lain seperti pasar maupun mal dan restoran harus sesuai dengan PPKM darurat,” urai Latif. Ada 75 titik pembatasan mobilitas yang tersebar di 39 kabupaten/kota, dan 86 pos pengendalian. Sementara kegiatan lain nantinya akan dilakukan edukasi, sosialisasi, maupun penegakan protokol kesehatan yang sudah di-maping.(mg6/tyo)
Sambungan dari halaman 3 sehatan, kalau melebihi jam malam. Ini lho perjuangannya petugas yang menggali kubur, ini lho perjuangan nakes,” tegas Eri. Masih menurut Eri, ini penting untuk membuat sadar mereka. Eri juga berharap mereka sadar dari hatinya bahwa saat ini Surabaya kondisinya mengkhawatirkan, ja-
ngan malah abai terhadap prokes. “Jadi, kita sentuh hatinya supaya mereka sadar, sehingga bersama-sama menjaga prokes,” tambah Eri. Setelah mengikuti tour of duty, lalu mereka dibawa ke liponsos dan dilakukan test swab. Bahkan, Eri memastikan bahwa kemungkinan besar mereka juga akan kerja sosial
selama lima hari sesuai perda. Namun kepastiannya saat ini masih digodok ulang oleh Satgas Covid-19 Surabaya. Di sisi yang lain, tim dari Satpol PP bersama jajaran tiga pilar di seluruh kecamatan se-Surabaya juga gencar melakukan operasi malam. Hasilnya, hingga pukul
23.00, petugas sudah menjaring 137 pelanggar prokes pada saat PPKM darurat ini. “Total pelanggar itu berasal dari semua kecamatan se-Surabaya. Mereka kami bawa dengan bus dan langsung mengikuti tour of duty,” kata Kasatpol PP Surabaya Eddy Christijanto.(day/tyo)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
Petugas tiga pilar Kecamatan Tambaksari mengimbau pada pedagang dan pembeli di warung daerah Ploso.
Patroli Wilayah, Babinsa Tambaksari Imbau Prokes Surabaya, Memorandum Petugas tiga pilar Kecamatan Tambaksari, berpatroli di wilayah Kelurahan Ploso, dan Kelurahan Pacarkeling, Minggu (4/7). Dalam kegiatan tersebut mereka mengimbau kepada masyarakat tentang aturan PPKM darurat, khususnya kepada para pedagang warung kopi dan kedai makan. “Petugas gabungan mendatangi satu persatu warung dan kedai makanan guna melaksanakan pengawasan penerapan aturan protokol kesehatan,” ujar Danramil Tambaksari Kapten Arh Aris Teguh Prakoso Aris menambahkan, selama kegiatan, petugas gabungan termasuk babinsa menggunakan pendekatan yang humanis mengimbau kepada warga agar tidak berkerumun, dan menganjurkan untuk kembali ke rumah masing-masing bila memang tidak ada kegiatan lagi. ”Patroli rutin ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, dan sarana dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat. Tujuannya mengajak masyarakat agar tetap disiplin mematuhi aturan protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah,” pungkas Aris.(tyo/day)
Membantu Petani di Ladang Gresik, Memorandum Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik, di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, melakukan pendekatan dengan cara membantu masyarakat desa setempat. salah satunya dengan membantu petani ketika menanam jagung, Minggu (4/7) Personel satgas dengan sukarela memberikan bantuan kepada warga apapun itu kegiatannya. Bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian satgas pada warga desa. Seperti yang dilakukan salah satu personel satgas Sertu Yahya, dengan sukarela membantu Tarmuji (50), warga desa setempat, menanam jagung di ladang. “Pada saat melintas, kami melihat ada warga yang sedang di ladang, kami tanyakan bapak tersebut sedang menanan jagung, dan kami membantunya agar cepat selesai,” ujar Yahya. Dengan bantuan tersebut, Tarmuji menyampaikan terima kasih kepada satgas. “Kami sangat terbantu dan sangat senang dengan keberadaan satgas TMMD di sini,” kata Tarmuji.(tyo/day)
Kewajiban tes PCR bagi tenaga kerja yang masuk Kota Surabaya sangat memberatkan karyawan. Diharapkan pemkot mempunyai kebijakan merubah aturan tersebut.
nyak industri di Jatim yang terpaksa merumahkan karyawannya. Karena kondisi ekonomi tidak memungkinkan untuk diputar setelah adanya kebijakan pemerintah untuk bekerja di rumah. “SE it bisa mengganggu aktivitas serta
menghambat perputaran ekonomi di Kota Pahlawan,” urai Andik. Adik menegaskan, sebenarnya langkah penyekatan seperti di jembatan Suramadu yang telah dilakukan Pemkot Surabaya sudah sangat baik dan efektif.
Surabaya, Memorandum Dalam menghadapi pandemi Covid-19, kepemimpinan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan Wagub Emil Dardak, menjadi catatan tersendiri bagi anggota Komisi E DPRD Jatim Deni Wicaksono. Sebab keduanya dinilai tidak memiliki desain strategi yang jelas, dan tidak mampu menjadi teladan publik. Politisi muda alumnus Universitas Airlangga itu menyebut ada tiga catatan penting membuatnya menilai tidak ada kepemimpinan di Jatim terkait penanganan pandemi. “Pemprov Jatim tidak memiliki desain strategi dan eksekusi yang terintegrasi dalam menghadapi pandemi. Publik tidak melihat bagaimana gubernur memiliki desain strategi yang jelas berikut eksekusinya dalam penanganan pandemi,” ujar
Deni Wicaksono
Deni, Minggu (4/7). Deni memberi contoh bila masyarakat tidak pernah tahu bagaimana Pemprov Jatim mengejar rasio tracing ke tahap ideal 1:30. Juga bagaimana
dengan target tes 1 per 1.000 penduduk, lalu berapa persentase kasus positif bisa dilacak kontak eratnya dalam sekian jam, berapa target persentase kontak erat yang melakukan
karantina mandiri. Deni juga menilai tidak ada mitigasi pada skenario-skenario terburuk. Misalnya bila kasus aktif mencapai 50.000, apa yang sudah disiapkan Pemprov Jatim..“Jika ada skenario terburuk, misal Covid-19 memuncak sampai 50.000 kasus aktif, apa yang sudah disiapkan Gubernur? Tidak ada. Seolah semua tiba masa tiba akal, rakyat yang jadi korban,” ungkap Deni. Politisi PDI Perjuangan ini menilai, pemerintah daerah terkesan jalan sendiri-sendiri, dengan kreativitas dan keterbatasannya. “Bahkan nyaris tanpa kajian epidemiologi dalam penanganan pandemi di daerah, di mana seharusnya Pemprov Jatim punya kesadaran dan kemampuan untuk itu,” imbuh Deni. Contoh lainnya, sambung Deni, adalah soal pengetesan,
Sebulan, 697 Pasien Virus Corona Meregang Nyawa Eri menjelaskan, ketika angka kematian Covid-19 dalam satu bulan mencapai 500 jiwa, maka secara otomatis ketersediaan peti juga harus ada dengan jumlah yang sama. Hal ini sebagaimana prosedur dalam protokol kesehatan bahwa yang meninggal karena Covid-19 harus dimakamkan menggunakan peti mati. “Bayangkan kalau selama 30 hari sudah 500 (meninggal), peti ini juga harus tersedia. Siapa yang beli peti? Masak orang Surabaya sudah susah cari peti baru untuk dimakamkan),”
tutur Eri. Oleh karena itu, Pemkot Surabaya berinisiatif untuk membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan dengan cara apapun. Salah satunya adalah dengan membuat peti mati sendiri di halaman belakang balai kota. Sebab di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih sendiri, saat ini digunakan untuk pemulasaran jenazah karena di rumah sakit kondisinya overload. Di samping itu, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan
Langgar Protokol Kesehatan... “Semua yang mau nikah, kalau penghulunya datang, kemudian tempat itu tidak sesuai dengan prokes, maka mohon maaf ditunda dulu,” kata Emil, Minggu (4/7). Dipaparkan Emil bila berdasarkan surat edaran PPKM darurat, maka pelaksanaan resepsi pernikahan dihadiri paling banyak 30 orang dengan menerapkan protokol kesehatan lebih ketat dan tidak menerapkan makan di tempat resepsi. “Penyediaan makanan hanya
Sambungan dari halaman 3
diperbolehkan dalam tempat tertutup untuk dibawa pulang,” tambah Emil. Kebijakan PPKM Darurat untuk mengendalikan laju penyebaran Covid-19 secara efektif. Sehingga, Wagub Jatim meminta seluruh masyarakat disiplin dalam pelaksanaannya. “Mari kita disiplin dalam pelaksanaan PPKM darurat, sehingga Jatim bisa segera terbebas dari pandemi,” pungkas Emil.(mg6/tyo)
dibawa menggunakan bus,” ujar Eri. Diungkakan Eri bila para pelanggar prokes ini dibawa ke permakaman Covid-19 di Keputih. Tujuannya agar mereka melihat bahwa sampai 24 jam, para perugas masih melakukan pemakaman jenazah. “Biar dilihat sendiri, ini lho dampaknya kalau tidak menjaga ke-
di mana saat ini berdasarkan instruksi Mendagri terdapat target tes harian pada masing-masing kabupaten/kota. “Apa yang dilakukan Gubernur? Hanya menerbitkan keputusan yang isinya mengulangi instruksi Mendagri,” kritik Deni. Catatan kedua, Pemprov Jatim tidak cukup mampu mengoordinasikan antardaerah dalam penanganan pandemi. “Masalah kisruh di Suramadu hanya satu contoh kecil betapa Pemprov Jatim tidak bisa memandu daerahnya dengan baik,” tambah Deni. Ketiga, kepemimpinan di Pemprov Jatim tidak cukup mampu memberi teladan yang bisa membuat publik pada akhirnya patuh pada berbagai aturan terkait penanganan pandemi. “Dalam masalah pesta ulang tahun, tidak memberi teladan,” urai Deni.(day/tyo)
Sambungan dari halaman 3 Kota (Bappeko) Surabaya ini juga menyatakan, bahwa hingga saat ini pihaknya terus bekerja keras melawan Covid-19. Bahkan, seluruh jajaran di lingkup pemkot terus dikerahkan untuk mencegah penyebaran Covid-19. “Seluruh jajaran pemkot akan mati-matian berjuang untuk warga Surabaya,” ungkap dia. Selain membuat peti mati, untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, pemkot juga menyiapkan lapangan tembak yang berada di Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, untuk
rumah sakit lapangan. Rencananya lapangan itu untuk merawat warga yang akan isolasi mandiri. “Paling tidak ini (lapangan tembak) bisa memberikan kekuatan kepada warga Surabaya yang takut melakukan isolasi di rumah karena tidak ingin menularkan kepada keluarganya. Jadi bisa dilakukan di sini, langsung di bawah pengawasan dokter,” tutur dia. Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara menyampaikan, bahwa
data Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya per tanggal 2 Juli 2021 mencatat total ada 100 jenazah yang dimakamkan secara prokes. Rinciannya, sebanyak 55 jenazah dimakamkan di TPU Keputih, 22 di TPU Babat Jerawat, 4 di Krematorium dan 19 di pemulasaran. “Jadi per tanggal 2 Juli 2021 saja ada total 100 jenazah yang harus dimakamkan secara prokes. Sehingga hal ini juga membuat para petugas pembuatan peti jenazah di pemkot kewalahan,” kata Febriadhitya.
Polda Perketat Penjagaan Perbatasan “Jika seseorang ini tidak bisa menunjukkan hasil antigen dan surat keterangan, maka petugas akan meminta agar masyarakat dikembalikan ke tempat asal,” kata Dirlantas Polda Jatim Kombespol Latif Usman, Minggu (4/7). Lebih lanjut dijelaskan Latif, karena saat ini sedang dilaksanakan PPKM darurat, sehingga seluruh tempat wisata di Surabaya dan wilayah jatim lainnya, untuk sementara waktu ditutup. Selain itu, tempat ziarah
ditangguhkan selama PPKM darurat. “Untuk angkutan umum seperti bus, mungkin antar provinsi, perjalanan dari Jakarta ke Jatim. Sesuai intruksi Mentri Dalam Negeri, penumpang bus maksimal 70 persen dan penumpang wajib membawa hasil rapid antigen,” tambah Latif. Selain itu untuk pengendalian antar rayon, di bagai menjadi 7 (tujuh) rayon yang di antaranya, Surabaya Raya, Malang Raya, Madiun Raya, Madura Raya, Tapal Kuda Raya, Tuban
Menurutnya, banyaknya jenazah yang harus dimakamkan secara prokes tentunya harus diimbangi dengan ketersediaan peti mati. Ini sebagaimana SOP protokol kesehatan bahwa jenazah yang meninggal karena Covid-19 harus dimasukkan ke dalam peti agar tidak menular. “Jadi pembuatan peti di halaman belakang balai kota itu sifatnya darurat untuk membantu biar cepat. Karena di TPU Keputih saat ini juga digunakan untuk pemulasaran jenazah,” pungkasnya. (day/tyo)
Sambungan dari halaman 3 Raya, dan Bojonegoro Raya. “Disamping tujuh rayon ada peraturan perwali dan perbup. Yang mengharuskan orang masuk ke kabupaten harus dilakukan pengecekan,” lanjut Latif. Dipaparkan Latif, di setiap batas kota akan didirikan pos. Yakni pos pembatasan mobilitas. Di mana petugas akan melakukan kegiatan rekayasa jalan maupun penutupan jalan dan akan melakukan patroli dan tempat itu menjadi konsentrasi masyarakat
Langgar Prokes, Dibawa ke Permakaman Covid-19 yang melanggar protokol kesehatan (prokes) langsung diminta KTP dan dibawa untuk ikut tour of duty ke makam. “Ada beberapa warung kopi dan warung makanan yang masih buka di atas pukul 20.00, akhirnya mereka pun dilakukan pembinaan, yaitu dengan diambil KTP-nya lalu
Langkah tersebut juga bisa dilakukan di perbatasan Sidoarjo dan Gresik karena sebenarnya yang masuk ke Surabaya tidak hanya dari satu pintu saja. “Ini bisa dikordinasikan dengan kabupaten Sidoarjo dan Gresik,” pungkas Andik.(day/tyo)
Hadapi Pandemi, Jatim Terkesan Tanpa Kepemimpinan
FOTO: MEMORANDUM/M DAYAT
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Surabaya, Memorandum Kewajiban melakukan tes swab PCR bagi tenaga kerja yang masuk Kota Surabaya sangat memberatkan industri dan karyawan. Sehingga diharapkan pemkot mempunyai kebijakan merubah aturan tes tersebut menjadi tes GeNose yang harganya lebih terjangkau. “Tes PCR masih sangat mahal, berbeda dengan tes antigen atau tes GeNose yang biayanya relatif lebih murah. Kepada siapapun biaya kewajiban tes swab PCR ini dibebankan akan sangat memberatkan,” tegas Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto. Disampaikan Adik, Wali Kota Surabaya Ery Cahyadi telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 443/6744/436.8.4/2021 pada tanggal (18/6) tentang Antisipasi Penyebaran Covid-19. Dalam SE tersebut ditegaskan bahwa industri diimbau untuk meminta hasil tes swab PCR karyawan atau pegawai 3x24 jam. Menurut Adik, kewajiban diberlakukan pemeriksaan tes antigen saja, seorang pekerja harus merogoh kocek sekitar Rp 150 ribu per tes. Sehingga untuk satu bulan, maka karyawan harus mengeluarkan biaya tambahan sekitar Rp 1,5 juta karena harus melakukannya sebanyak 10 kali. “Apalagi jika kewajiban tersebut adalah melakukan tes PCR yang biayanya mencapai sekitar Rp 900 ribu per sekali tes,” tutur dia. Ia menyebutkan kewajiban itu bisa menjadi beban industri. Apabila biayanya dibebankan pada pengusaha, sebab selama ini kalangan industri atau pengusaha telah banyak merugi akibat Covid-19. Adik menyampaikan saat ini, ba-
FOTO: ISTIMEWA
Tarmuji berbincang dengan satgas usai menanam jagung di ladangnya.
Tes Swab PCR Beratkan Industri dan Karyawan
FOTO: ISTIMEWA
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
KOTA SURABAYA
SENIN PAHING, 5 JULI 2021 HALAMAN 4
berkumpul, sehingga harus di tutup. “Seperti di alun-alun, Taman Bungkul, Jalan Darmo, Tunjungan, Tugu Pahlawan, dan tempat lain seperti pasar maupun mal dan restoran harus sesuai dengan PPKM darurat,” urai Latif. Ada 75 titik pembatasan mobilitas yang tersebar di 39 kabupaten/kota, dan 86 pos pengendalian. Sementara kegiatan lain nantinya akan dilakukan edukasi, sosialisasi, maupun penegakan protokol kesehatan yang sudah di-maping.(mg6/tyo)
Sambungan dari halaman 3 sehatan, kalau melebihi jam malam. Ini lho perjuangannya petugas yang menggali kubur, ini lho perjuangan nakes,” tegas Eri. Masih menurut Eri, ini penting untuk membuat sadar mereka. Eri juga berharap mereka sadar dari hatinya bahwa saat ini Surabaya kondisinya mengkhawatirkan, ja-
ngan malah abai terhadap prokes. “Jadi, kita sentuh hatinya supaya mereka sadar, sehingga bersama-sama menjaga prokes,” tambah Eri. Setelah mengikuti tour of duty, lalu mereka dibawa ke liponsos dan dilakukan test swab. Bahkan, Eri memastikan bahwa kemungkinan besar mereka juga akan kerja sosial
selama lima hari sesuai perda. Namun kepastiannya saat ini masih digodok ulang oleh Satgas Covid-19 Surabaya. Di sisi yang lain, tim dari Satpol PP bersama jajaran tiga pilar di seluruh kecamatan se-Surabaya juga gencar melakukan operasi malam. Hasilnya, hingga pukul
23.00, petugas sudah menjaring 137 pelanggar prokes pada saat PPKM darurat ini. “Total pelanggar itu berasal dari semua kecamatan se-Surabaya. Mereka kami bawa dengan bus dan langsung mengikuti tour of duty,” kata Kasatpol PP Surabaya Eddy Christijanto.(day/tyo)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SENIN PAHING, 5 JULI 2021 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Berharap Kesadaran Warga, Bupati Sisir Kecamatan Kota Rutin Penyemprotan Disinfektan Gresik, Memorandum Untuk kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19, petugas gabungan baik dari Satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik, di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, dan BPBD melakukan penyemprotan disinfektan rutin ke sejumlah fasilitas umum desa sasaran. "Inilangkah antisipasi penyebaran virus Corona di desa sasaran TMMD. Yakni dengan penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum, rumah, dan jalan perkampungan yang ada di Desa Siwalan,” kata Pasiter Kodim 0817/Gresik Kapten Inf Siari, Minggu (4/7). Fasilitas umum itu, dijelaskan Siari, meliputi sekolahan, balai desa, dan tempat ibadah. Selain itu, lanjutnya, dalam rangka waspada dini, seluruh anggota satgas TMMD maupun warga wajib menggunakan masker saat kerja di lapangan. “Kerja selesaikan seluruh sasaran fisik TMMD harus, tetapi berperilaku waspada terhadap penyebaran Covid-19 juga wajib, karena itu SOP dari pemerintah tetap dijalankan,'' pungkas Siari. (tyo/epe)
Pilkades Serentak
PDPM Desak Pelaksanaan Ditunda Sumenep, Memorandum Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sumenep, mendesak agar pilkades serentak 2021 ditunda dari jadwal yang semula ditetapkan 8 Juli 2021. Diketahui, ada 86 desa, baik daratan maupun kepulauan yang menggelar pesta demokrasi enam tahunan tersebut. Saat ini, proses tahapan Pilkades sudah pada penyebaran pemberitahuan (undangan) hari H pencoblosan pada pemilih oleh masing-masing panitia di tingkat desa. “Permintaan ini karena adanya lonjakan kasus Covid, khawatir menjadi klaster baru Covid-19,” kata Ketua PDPM Sumenep, Hamdan, Minggu (4/7). Selain itu, pihaknya meminta agar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat disertai dengan penegakan hukum. “Pemerintah juga harus bisa menjamin ketersediaan fasilitas kesehatan,” ujarnya. Salah satunya, pendirian rumah sakit darurat, baik di kepulauan maupun daratan. “Karena kasus positif Covid-19 mengalami lonjakan ekstrem,” katanya. Pemerintah, kata dia, perlu melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat. “Baik kesadaran dalam disiplin terhadap protokol kesehatan maupun untuk mengikuti vaksinasi,” pungkasnya. Sebelumnya, pemkab mempercepat vaksinasi di desa yang menggelar pilkades sebagai upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19. "Percepatan vaksinasi, khususnya di desa-desa yang akan menggelar Pilkades, kami lakukan agar masyarakat lebih terlindungi dari Covid-19 yang dalam beberapa waktu terakhir kasusnya meningkat,” ujar Bupati Achmad Fauzi. “Selain mempercepat vaksinasi, seluruh petugas, termasuk BKO dari luar, kita rapid tes swab antigen semua. Ini untuk mengantisipasi adanya klaster baru penyebaran Covid-19,” tegasnya. (*/aan/uri/epe)
“Pemberlakuan PPKM Darurat adalah upaya pemerintah dalam menekan laju penyebaran Covid-19, karena terjadi peningkatan penyebaran kasus termasuk di Kabupaten Sumenep,” kata bupati di sela pemantauan. Bupati menyatakan, PPKM Darurat berlaku di Kabupaten Sumenep sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 15 Tahun 2021, sehingga pihaknya perlu memantau sekaligus menyosialisasikan kepada masyarakat, mengingat pelaksanaannya ada batasan waktu aktivitas yang dilakukan masyarakat. “Yang jelas aktivitas masyarakat di PPKM Darurat ada batasan waktunya hingga pukul 20.00 WIB, seperti supermarket atau swalayan dengan kapasitas pengunjung 50 persen, termasuk larangan makan dan minum di tempat, kafe serta rumah makan atau warung, semuanya hanya melayani pemesanan atau dibawa
FOTO: MEMORANDUM/IST
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Bupati Achmad Fauzi memantau malam pertama pelaksanaan PPKM Darurat di Sumenep.
pulang,” tuturnya. Warga diharapkan kesadarannya untuk mematuhi aturan PPKM Darurat demi pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumenep. Jika tidak, aturan yang akan berlaku hingga 22 Juli bisa jadi diperpanjang hingga lonjakan kasus pandemi yang diduga dari serangan varian B16172 Delta ini teratasi. “Saya mengharapkan masyarakat harus sadar untuk
melaksanakan aturan PPKM Darurat di Kabupaten Sumenep supaya pemerintah tidak memperpanjang penerapannya. Karenanya kalau bukan kita siapa lagi yang menjaga Sumenep, jadi mari bersama-sama disiplin protokol kesehatan dan divaksin,” terang bupati. RSUD Moh Anwar Sempat Ditutup Sementara itu, akibat lonjakan pasien Covid-19, IGD RSUD Moh Anwar sempat menutup
pelayanan untuk pasien umum. Sebab, ketersediaan ruang rawat inap overload. Humas RSUD Moh Anwar Arman Endika Putra mengatakan, pelayanan IGD mulai ditutup sejak Sabtu malam 3 Juli 2021. “Itu hanya ditutup sementara dan sudah dibuka tadi siang (Minggu, 4/7),” terang Arman. Pantauan di IGD, terlihat keterangan dari kertas yang menjelaskan ditutupnya layanan hingga Minggu pukul 16.06.
Pengumuman itu ditempeldi beberapa lokasi di sisi depan rumah sakit. “Posisi kecepatan datangnya pasien tidak seimbang dengan kecepatan mempersiapkan bed perawatan di dalam. Jadi bottle neck di IGD,” jelas Arman terkait keputusan menutup sementara layanan IGD. Menurut dia, jumlah bed yang tersedia 59 unit. Namun sebanyak 51 sudah dipakai. (*/uri/epe)
Naik, Kasus Aktif Baru Covid-19 di Pamekasan
FOTO: MEMORANDUM/SUJAK
Petugas gabungan menyemprot disinfektan di tempat fasilitas umum.
Sumenep, Memorandum Bupati Achmad Fauzi memantau pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hari pertama di wilayahnya, Sabtu (3/7) malam. Bersama Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya, dan Dandim 0827 Letkol Inf Nur Cholis, sejumlah tempat keramaian di Kecamatan Kota jadi sasaran.
Peta penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pamekasan per 3 Juli 2021.
Pamekasan, Memorandum Pemkab Pamekasan menyatakan kasus aktif baru Covid-19 di wilayahnya bertambah 16 orang per Sabtu (3/7). Sehingga jumlah total kasus aktif kini mencapai 128 pasien dari total jumlah sejak awal pandemi sebanyak 1.368 orang. "Jumlah kasus aktif baru ini, berdasarkan data terkini hasil tes usap Satgas Covid-19 Pemkab Pamekasan. Mereka tersebar di lima kecamatan," kata Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Pamekasan Arif Rachmansyah kemarin. Ia menjelaskan, 8 warga berasal dari Pademawu, Pakong 3, Pamekasan 3, Galis 1, Batumarmar 1. "Per hari ini juga ada empat pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh, yakni tiga orang asal Kecamatan Pamekasan dan satu orang asal Kecamatan Pakong," katanya. Pemkab juga menyebutkan ada tiga pasien Covid-19 yang meninggal. Masing-masing berinisial S (62), asal Kecamatan Pademawu, H (75) asal Tlanakan, dan T (45) asal Galis. Lonjakan kasus baru Covid-19 di Pamekasan terjadi, pasca lonjakan kasus di Bangkalan setelah libur Lebaran. Halini dipicu rendahnya disiplin warga mematuhi protokol kesehatan. (sjk/epe)
Gencarkan Swab Massal dan Penyemprotan Disinfektan musala, pertokoan, rumah makan, warung, dan pasar desa berjalan lancar. Kinerja Satgas Socah diapresiasi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan H Sudiyo. ”Apa yang mereka lakukan merupakan upaya yang amat efektif untuk bisa menekan lonjakan kasus Covid,” kata Yoyok, sapaan akrabnya. Faktanya, Socah yang sempat menyandang status zona merah kini sudah bergeser ke zona oranye. Yoyok berharap agar rutinitas kegiatan serupa terus diakumulasikan. Sebab jika mencermati peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Socah termasuk salah satu episentrum selain Kecamatan Bangkalan, Arosbaya, Kamal, Klampis, Geger, dan Tragah. (ras/epe)
Satgas Covid-19 Kecamatan Socah menggelar swab antigen-PCR di puskesmas dan penyemprotan disinfektan di Desa Pernajuh.
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Bangkalan, Memorandum Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Socah terus memaksimalkan upaya untuk memutus mata rantai sebaran pandemi. Dipimpin Kapolsek AKP Lukas Moh Efendi, satgas melaksanakan dua kegiatan. Yakni swab antigen-PCR massal dan penyemproten disinfektan. “Giat swab antigen dan PCR massal kami tempatkan di Puskesmas Socah,” kata kapolsek, Minggu (3/7). Sedangkan penyemprrotan disinfektan dikonsentrasikan di Desa Pernajuh. Dengan demikian, satgas dibagi dua. Respons warga, sambung kapolsek, sangat antusias. Mereka berdatangan dari 11 desa. “Alhamdulillah, kegiatan swab antigen dan PCR yang kami laksanakan dengan prokes ketat berjalan tertib dan lancar,” tandasnya. Begitu juga tim yang bertugas di Desa Pernajuh. Dibantu relawan, penyemprotam disinfektan yang khusus menyasar tempat publik, seperti masjid,
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
Forkopimda Sidoarjo Cek Kesiapan Pasukan PPKM Darurat Sidoarjo, Memorandum Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali untuk memperketat aktivitas masyarakat dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, resmi dijalankan mulai 3 hingga 20 Juli 2021. Kebijakan itu sesuai dengan Instruksi Mendagri nomor 15 tahun 2021. Guna mengecek kesiapan personel gabungan dalam rangka pelaksanaan PPKM Darurat, Forkopimda Sidoarjo menggelar apel pasukan di Mapolresta Sidoarjo, dipimpin Bupati Ahmad Muhdlor Ali, Sabtu (3/6). Didampingi Dandim 0816 Letkol Inf Mohammad Iswan Nusi dan Kapolresta Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro, Gus Muhdlor sapaan akrab bupati, menegaskan pada seluruh peserta apel yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, untuk melaksanakan tugas sesuai
tupoksi masing-masing. “Peraturan yang diterapkan selama berlakunya PPKM darurat ini akan lebih ketat dari penerapan PPKM sebelumnya. Tujuannya untuk menurunkan angka pertambahan Covid-19, sehingga ada berbagai pengetatan aktifitas masyarakat yang tertuang di dalamnya,” jelas bupati. Bupati juga mengimbau masyarakat agar disiplin mematuhi peraturannya, sebagai
Sanksi Tegas Pelanggar PPKM Darurat Mojokerto, Memorandum Polres Mojokerto bersama forkopimda siap memberi sanksi tegas kepada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan (prokes) selama pelaksanaan PPKM Darurat. Penegasan ini disampaikan Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander saat memimpin apel gelar pasukan dimulainya PPKM Darurat JawaBali, Sabtu (3/7) di lapangan Mapolres Mojokerto.
Bupati Ahmad Muhdlor Ali memimpin apel pasukan di Mapolresta Sidoarjo.
faktor penting keberhasilan dari PPKM darurat. Serta membantu pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19. Karena itu, Kombespol KusumoWahyu Bintoro setelah apel pasukan, menekankan penerapan disiplin protokol kesehatan dalam penerapan PPKM Darurat. “Patroli gabungan operasi yustisi di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo akan dimaksimalkan. Ini guna mendisiplinkan warga
yang tidak mematuhi peraturan dari PPKM Darurat. Khususnya yang tidak disiplin protokol kesehatan,” tegasnya. Kabupaten Sidoarjo dalam situasi ini berada di level 4. Implikasinya, daerah yang masuk level 4 untuk aktivitas perkantoran 100 persen work from home (kerja dari rumah) untuk sektor non essensial. Kegiatan belajar mengajar wajib daring. (bwo/jok/epe)
SENIN PAHING, 5 JULI 2021 HALAMAN 6 - 7
Apel pasukan diikuti Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, dan Ketua Satgas Covid-19 sekaligus Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati. Pelaksanaan PPKM Darurat sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) Nomor 15 Tahun 2021, PPKM darurat akan dilaksanakan mulai tanggal 3-20
Juli 2021 mendatang. Langkah ini adalah rem keras pemerintah, untuk menurunkan angka positif Covid-19 yang naik signifikan di Indonesia. Kapolres menegaskan, PPKM Darurat dilaksanakan dengan membatasi sektor pendidikan, pariwisata, transportasi, tempat ibadah, olahraga, fasilitas umum
dan beberapa aturan ketat lainnya. “Bagi yang melanggar ketentuan-ketentuan Imendagri tersebut, akan dikenakan sanksi secara tegas,” kata kapolres. Petugas gabungan akan mengecek dan memantau titiktitik lokasi yang dianggap rawan terjadi kerumunan. Mulai tempat hiburan, wisata, rumah makan dan kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Tindakan penyekatan wilayah, juga dilakukan di tiga titik wilayah antara lain Trawas, Ngoro dan Trowulan demi menekan mobilitas warga m a -
syarakat. "Hari ini kami dapat SE Bupati Mojokerto, namun sifatnya masih sosialisasi untuk tiga hari. Setelahnya, akan kami laksanakan secara penuh pengetatan prokes PPKM darurat ini. Ada 400 personil Polri dan 300 dari TNI yang siap bertugas. Di titik penyekatan, kami siap memeriksa
identitas warga. Bagi yang KTP dari luar daerah, langsung dengan tegas kami minta putar balik," tegas Kapolres Mojokerto. Petugas juga memberlakukan jam malam untuk merealisasikan aturan tersebut. "Polri, TNI dan Pol PP akan berpatroli gabungan mengimbau warga melakukan aktifitas sampai pukul 20.00," imbuh Kapolres Mojokerto. Ka -
polres Mojokerto memohon dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk mendukung kegiatan PPKM darurat. Termasuk mengimbau untuk melakukan kegiatan ibadah di rumah saja. "Tolong seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto, kita semua stay at home, jaga diri, jaga keluarga, jaga Negara agar bisa segera lepas dari Covid-19 dan pulih," tandas Kapolres Mojokerto.(no/ day)
Kabupaten Tuban Masuk Level 3 Tuban, Memorandum Kabupaten Tuban masuk level 3 jumlah warganya yang terpapar covid. Menekan dan memutus penyebaran Covid-19 yang terus meningkat, Forkopimda Tuban menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai tanggal 3 hingga 20 Juli. Pemberlakuan ini mengikuti instruksi pemerintah pusat menggelar PPKM Darurat di wilayah Jawa dan Bali. Wakapolres Kompol Priyanto menjelaskan, Kepolisian bersinergi dengan TNI dan pemerintah Kabupaten Tuban dalam penerapan PPKM Darurat. “Ada 26 kabupaten/kota di Jawa Timur yang masuk level 3. Salah satunya Kabupaten Tuban dan 12 kabupaten/kota masuk level 4,” ucap Kompol Priyanto usai apel pasukan di lapangan apel Polres Tuban. Apel pasukan PPKM Darurat dipimpin Wakil Bupati Tuban H Riyadi, didampingi
Kapolres bersama bupati dan Dandim 0815 Mojokerto menginspeksi pasukan apel PPKM Darurat. Wakapolres Tuban Kompol Priyanto bersama Wakil Bupati Tuban H Riyadi memeriksa pasukan saat apel PPMK Darurat.
Wakapolres Tuban Kompol Priyanto, dan Kasdim Mayor Arh Teguh PrasetyoWasis, serta dihadiri para PJU, Kapolsek jajaran dan diikuti TNI Polri dan Dishub serta Satpol PP. Kompol Priyanto menambahkan, penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat darurat Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali dilaksanakan sesuai dengan kriteria level situasi pandemi berdasarkan assesment. Penetapan level wilayah berpedoman
pada Indikator penyesuaian upaya kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial dalam penanggulangan pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh menteri kesehatan. “TNI dan Polri bersama Pemerintah Kabupaten Tuban bersinergi dalam pengawasan pelaksanaan kebijakan ini dan pelaksanaannya sudah diatur dalam Instruksi Mendagri nomor 15 tahun 2021,” tandasnya. (top/har/day)
Kapolres bersama jajaran Forkopimda memeriksa pos penyekatan.
kan antar wilayah aglomerasi Blitar, yaitu Tulungagung, Kediri, Trenggalek dan Nganjuk. Seperti penerapan larangan mudik lebaran 2021 lalu. "Karena Kabupaten Malang bukan wilayah aglomerasi Blitar, maka penyeka-
tan kami lakukan di perbatasan. Yakni di kawasan Selorejo, termasuk semua aktivitas di Bendungan Lahor," papar AKBP Leonard M Sinambela. Leo menjelaskan, posko pengawasan didirikan di Selorejo.
Bersama tiga pilar, Polres Blitar melakukan penyekatan dan pembatasan di perbatasan itu mulai pukul 20.00 sampai Minggu (4/7) pukul 03.00. Skemanya sesuai Inmendagri. Jadi bagi pelaku perjalanan yang memakai kendaraan pribadi wajib menunjukkan hasil rapid antigen dan PCR negatif yang masih berlaku. Jika tidak sesuai ketentuan tersebut, maka pelaku perjalanan akan diminta balik kanan. "Kami juga tutup tiga ruas jalan utama di dalam wilayah hukum Polres Blitar. Yakni jalan raya di depan Kankab Kanigoro, Jalan Bromo di kawasan RTH Wlingi dan jalan raya sekitar Alon-alon Lodoyo, Sutojayan. Mulai pukul 20.00 sampai dini hari pukul 03.00 WIB. Secara bertahap akan kami evaluasi," bebernya.(pra/day)
Awasi Wilayah Perbatasan Kabupaten Malang Malang, Memorandum Memastikan pelaksanaan PPKM Darurat, Forkopimda Kabupaten Malang meninjau langsung exit tol Singosari dan beberapa wilayah perbatasan sebagai ‘pintu’ keluar masuk Kabupaten Malang, Sabtu (3/7). Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono HK turun langsung bersama Bupati Malang HM Sanusi, Dandim 0818 Malang - Batu Letkol Inf Yusub Dody Sandra, Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto, Sekda Kab. Malang Wahyu Hidayat, jajaran Polres Malang. Kapolres Malang mengatakan, patroli skala besar ini
Malang, Memorandum Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto meminta petugas di lapangan selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, menyampaikan imbauan secara profesional dan humanis. Mengingat, keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi. Hal ini disampaikan Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto saat melakukan patroli dengan tim gabungan PPKM Darurat. “Memberi pengertian kepada masyarakat harus dengan humanis. Sebisa mungkin menghindari perdebatan dengan warga. Tentunya dengan humanis dan profesional. Keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi,” terang AKBP Budi Hermanto. Karena pandemi Covid-19 adalah musuh bersama yang harus dihadapi dan dicegah oleh semua elemen masyarakat. "Nanti akan ada public address. Yang akan melakukan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat di titik-titik tertentu," terang AKBP Budi Hermanto, Sabtu (2/7).
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto bersama tim gabungan melakukan penertiban pelaksanaan PPKM darurat.
Sementara itu, Wali Kota Malang Drs H Sutiaji menghimbau masyarakat mematuhi aturan PPKM Darurat. Semua dilakukan untuk menekan laju penularan Covid-19. “Untuk
yang makanan, agar tidak menerima makan di tempat. Tapi bisa dengan take away saja. Selain itu, ASN di lingkungan Pemkot Malang untuk WFH,” terangnya. (edr/day)
Tak Patuhi PPKM Darurat, Polisi Bubarkan Kerumunan Massa
Awasi Aktivitas Warga, Kapolres Blitar Pimpin Penyekatan Jalan Blitar, Memorandum Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela, SH SIK MH didampingiWaka Polres serta PJU Polres Blitar mengecek pos penyekatan protokol jalan raya, Minggu (4/7). Upaya ini dalam rangka pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah Kabupaten Blitar, penyekatan di perbatasan dan penutupan lokasi wisata.. Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, wilayah Blitar Raya menerapkan PPKM Darurat dengan melakukan penyekatan beberapa ruas jalan di perbatasan sejak pukul 20.00. Selain itu, petugas juga melakukan penutupan lokasi wisata. Kapolres menegaskan, pembatasan mobilitas warga diterap-
Kapolresta Makota Imbau PPKM Darurat Humanis dan Profesional
dibagi 2 dua tim yang bergerak ke wilayah Malang utara dan selatan. “Pelaksanaan PPKM Darurat dilakukan secara persuasif dan humanis. Petugas melakukan teguran keras dan ini merupakan teguran terakhir dalam pelaksanaan PPKM darurat,” katanya. Selanjutnya, pada hari berikutnya dilaksanakan penindakan sesuai aturan yang berlaku yang nanti dilaksanakan oleh Satpol PP. Sedangkan jajaran TNI dan Polri akan memback-up membantu penertiban. Kapolres mengingatkan agar melakukan kegiatan ini dengan serius. “Yang kita laksanakan
Polres Kediri Bersama Forkopimda Gelar Pasukan Kediri, Memorandum Jajaran Polres Kediri bersama Forkopimda Kabupaten Kediri menggelar apel pasukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di lapangan Mapolres Kediri, Sabtu (3/7). Gelar apel pasukan dipimpin Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono SIK, diikuti pasukan gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub Kabupaten Kediri. Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono SIK menuturkan, pelaksanakan PPKM Darurat dilaksanakan mulai tanggal 3-20 Juli 2021, untuk menurunkan angka penularan virus Covid-19. "Forkopimda bersama TNI dan Polri berusaha maksimal memutus rantai
penyebaran virus Covid-19," tutur AKBP Lukman Cahyono.
Bangkalan, Memorandum Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Blega terus melakukan antisipasi agar penyebaran varian B16172 Delta tidak menyerang wilayah yang berbatasan de ga Kabupaten abupate Sa pa g dengan Sampang tersebut. Satgas gabungan dari Polri, TNI, Ttrantib Kecamatan Blega, secara a door to door system (DDS) menyisir sepanjang ruas Jalan Raya Blega, pasar tradisional, kompleks pertokoan, dan
tempat umum lainnya. Rekanrekan satgas mengawali dengan menyekat jalan raya. Selain menekankan edukasi prokes, kami juga bagi-bagi masker gratis,” kata Kapolsek Blega AKP Edy ja jo o, Minggu ggu (4/7). ( /7). Tjahjono, Untuk itu, semua pelintas jalan, baik pengendara mobil pribadi, angkutan barang, motor, dan pejalan kaki yang melanggar prokes, dicegat dan diedukasi. Mereka dingatkan
agar disiplin penerapan prokes dipatuhi. Setelah menyisir jalan raya, satgas menyambangi pasar tradisional, kompleks pertokoan, rumah makan, dan warung di sekitar jalan raya. e depan, depa , kegiatan eg ata sepsep ”Ke erti ini masih akan terus kami lakukan ke perkampungan. Tidak hanya di Desa Blega, tetapi akan kami kembangkan ke 13 desa lainnya,” pungkas kapolsek. (ras/epe)
Kapolres Malang bersama Dandim 0818 Kab Malang - Batu dan Bupati Malang meninjau pelaksanaan PPKM darurat di exit tol Singosari.
ini untuk menyelamatkan jiwa dan raga masyarakat Kabupaten
Malang dan Insyallah menjadi berkah,” ujarnya. (*/ari/day)
Gresik, Memorandum Petugas gabungan PPKM Darurat Kabupaten m Gresik menggelar patroli jam malam meminimalisasi mo-lii bilitas masyarakat. Patroli k dipimpin Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail dan Kasatpol PP Abu Hassan. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memastikan penerapan PPKM Darurat bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sebagaimana ketetuan pemerintah menetapkan jam malam maksimal 20.00.
Pantauan dilapangan r rombongan petugas g gabungan PPKM Darurat b bergerak dari mall di Jalan W Wahidin Sudirohusodo. P Petugas menyisir warungw warung di tepi sepanjang Jalan Kartini - JalanVeteran hingga perbatasan Surabaya. Sejumlah pelaku usaha mendapat sosialisasi dan imbauan langsung dari petugas. "Alhamdulillah, kesadaran masyarakat untuk patuh PPKM Darurat cukup baik. Hanya beberapa ditemukan kerumunan dan langsung kami minta untuk
Upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19, pihaknya berkoordinasi den-
Personel Polsek Blega membagikan masker kepada pengunjung warung.
pulang ke rumah masing-masing," kata Kapolres Gresik. Kapolres menegaskan, patroli digelar secara rutin dan terus ditingkatkan selama 3 - 20 Juli 2021. Selain itu, sebanyak tiga titik penyekatan juga didirikan. Pihaknya tidak segan - segan memgambil tindakan tegas jika ada masyarakat atau pelaku usaha yang bandel. "Aturan PPKM Darurat sudah jelas. Kalau ada yang bandel dan nekat melanggar, sanksinya ada di Perbup 22 tahun 2020. Kami akan tegakkan agar penanganan Covid-19 ini bisa optimal," imbuhnya. (and/har)
at gan semua elemen hingga tingkat pemerintah desa. Sehingga dalam pen-
Kapolres Sumenep Tinjau Pelaksanaan PPKM Darurat
Satgas Blega DDS Edukasi Prokes dan Sebar Masker
Kapolres Pimpin Patroli Jam Malam PPKM Darurat
(dari kiri) Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Kasatpol PP Abu Hassan.
AKBP Lukman Cahyono memimpin apel gelar pasukan PPKM Darurat.
anganan pencegahan penularan virus Covid-19 bisa cepat turun. "Kami melakukan sosialisasi dan edukasi serta pembatasan kegiatan aktivitas masyarakat," ungkap AKBP Lukman. Sementara, anggota gabungan dalam pelaksanaan PPKM Darurat ini akan melakukan patroli di tempat-tempat keramaia untuk mengantisipasi terjadinya maian ke kerumunan masyarakat. "Tentunya pelaksanaan PPKM Darurat ini untuk mengurangi angka kematian Covid-19, menurunkan jumlah terkonfirmasi Covid-19, dan meningkatkan angka ke kesembuhan Covid-19," pungkas Kapolres Kediri. (mis/day)
Bojonegoro, Memorandum Petugas gabungan membubarkan kerumunan massa di area publik. Tindakan tegas ini dilakukan pada hari pertama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Bojonegoro. Petugas gabungan terdiri TNIPolri dan instansi terkait dari Polres Bojonegoro, Kodim 0813/ Bojonegoro, dishub, Satpol PP, RS Bhayangkara Bojonegoro dan Dinas Kesehatan Bojonegoro dilibatkan melakukan penertiban selama PPKM Darurat. Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia menegaskan, tindakan tegas pembubaran pada kerumunan warga selama PPKM Darurat berlangsung. Karena menyadarkan masyarakat bahaya pandemi dengan imbauan sudah tidak bisa lagi. “Karena kita perang dengan covid. Tidak mengikuti aturan pemerintah, kita tindak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Menyadarkan masyarakat saat ini sudah tidak bisa berupa himbauan lagi," kata AKBP EG
Sumenep, Memorandum Polres Sumenep bersama forkopimda meninjau pelaksanaan penegakan PPKM Darurat. Petugas juga melakukan sosialisasi kebijakan sebagaimana instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) no15 tahun 2021 dan, skep Bupati Sumenep no 314 tentang PPKM Darurat Covid-19. Kapores Sumenep AKBP Rahman Wijaya, bersama Bupati Sumenep Ach Fauzi, Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Nurcholis, Wakapolres Sumenep Kompol Palma Fitria Fahlevi Kabag Ops Polres Sumenep Kompol Achmad Robial, menyampaikan, pemberlakuan PPKM Darurat untuk menekan angka kasus Covid-19 di Sumenep. “PPKM Darurat dimulai Sabtu (3/7) kemarin sampai dengan (20/7) mendatang,” terang AKBP Rahman Wijaya, Minggu (4/7/21). Pada kesempatan itu hadir Kepala BPBD Rahman Riadi, Kasatpol PP Purwo Edi Prawito, dan Kapolsek Sumenep Kota Akp Jawali, piket pawas Ipda Suwandi, 60 personil Polres Sumenep, 17 personil Kodim 0827 Sumenep dan sembilan orang Personil Satpol PP. AKBP Rahman Wijaya menghimbau masyarakat tidak melakukan berkerumun. “Termasuk membatasi kegiatan diluar rumah," imbauannya. Selama PPKM Darurat, AKBP
AKBP Rahman Wijaya bersama forkopimda meninjau kegiatan PPKM Darurat.
Rahman Wijaya meminta penggelola supermarket, swalayan tetap buka dengan kapasitas pengunjung 50 persen. Termasuk larangan makan dan minum di tempat café, atau rumah makan atau warung. Semuan-
ya hanya melayani pemesanan atau dibawa pulang. Selama PPKM Darurat, petugas melakukan penertipan pada sejumlah tempat rawan terjadi kerumunan. Seperti hajatan dengan hiburan.(uri/day)
Kapolres Jauhari Bersama Wali Kota Pantau PPKM Probolinggo, Memorandum Hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah Kota Probolinggo, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari bersama Wali Kota Hadi Zainal Abidin, memimpin patroli skala besar mengantisipasi kerumunan warga, Sabtu (3/7) malam. Patroli diawali apel pasukan di Mapolres Probolinggo Kota dihadiri Wakapolres Kompol M Khoiril, para PJU Polres Probolinggo Kota, Danramil 01/0820, Kapten CPL Eko Saputro, Danramil 06/0820, Lettu Hasyim, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar, Aman Suryaman, Kadishub, Agus Efendi, beserta personil gabungan. “PPKM Darurat di pulau Jawa dan
Bali, selama 20 hari dari tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021,” ujar AKBP RM Jauhari. Dalam pelaksanaannya, lanjut AKBP RM Jauhari selain memberikan teguran, masyarakat dihimbau paham aturan - aturan selama pelaksanaan PPKM Darurat. Apalagi Kota Probolinggo mengalami peningkatan penderita Covid-19. Ia menyebutkan umumnya masyarakat masih belum menerapkan protokol kesehatan 5 M, terutama belum menghidnari kerumunan dan penggunaan masker. "Kita melaksanakan patroli skala besar, dan mengantisipasi adanya kerumunan dan melaksanakan himbauan memelihara kamtibmas di wilayah hukum
Polres Probolinggo Kota," ucap Jauhari. Jauhari menyampaikan arahan tentang aturan pada masa penerapan PPKM Darurat ini kepada masyarakat. Ia berharap kegiatan ini akan berdampak terhadap berkurangnya penyebaran Covid-19 yang belum berakhir. Usai pelaksanaan apel, personil gabungan langsung bergerak dari Mapolres Probolinggo Kota menuju Cafe Simposium di jalan Dr. Moh Saleh, KFC dan Bellpaper di jalan Soekarno Hatta, dan Pertokoan sepanjang jalan Dr. Sutomo Kota Probolinggo. Dilanjutkan menyisir kawasan alun alun, sepanjang jalan Suroyo, jalan Pahlawan, jalan Cokroaminoto,
Kapolres Probolinggo memantau pelaksanan PPKM Darurat.
Pujasera Bundaran Geladak Serang, RTHKP Maramis, jalan Gubernur Suryo, jalan Soekarno Hatta, jalan Dr. Moh Saleh, dan berakhir di Mapolres Probolinggo Kota. Di beberapa lokasi, tampak
Kapolres Jauhari dan Wali Kota Hadi Zainal Abidin beserta personil gabungan menyampaikan imbauan untuk mematuhi PPKM yang sedang diberlakukan di Kota Probolinggo.(mhd/yud/day)
AKBP Pandia memberikan teguran pada warga yang berkerumun.
Pandia. Pantauan di lokasi sejak pukul 19.30, rombongan patroli skala besar di bagi tiga titik. Petugas berpatroli di kawasan jembatan Sosrodilogo, Taman Rajekwesi, kawasan warkop jalan Dr Cipto. Petugas membubarkan massa dan melakukan tes swab di kawasan jembatan Sosrodilogo. "Dalam PPKM Darurat ini rumah makan tak diizinkan dine in atau makan di tempat. Taati
prokes dan menjauhi kerumunan serta menjaga jarak. Tempat-tempat yang digunakan untuk berkumpul agar segera ditinggalkan," ujar AKBP EG Pandia meminta warga segera membubarkan diri. Sebelum dibubarkan, petugas tenaga medis yang ikut razia melakukan tes swab antigen kepada pengunjung. Mereka yang hasil tes swabnya negatif, dipersilakan pulang. Bagi warga yang kedapa-
tan tes swabnya reaktif diisolasi. Para petugas gabungan juga memberikan sosialisasi agar warga tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak penting. Karena saat ini sedang diberlakukan PPKM Darurat. Selain di dalam perkotaan, petugas gabungan di tingkat kecamatan di Bojonegoro juga melakukan patroli dan mengimbau warga u untuk tidak berkerumun agar penyebaran virus corona bisa dicegah. Kapolres Bojonegoro juga menegaskan bagi warga di wilayah hukumnya tidak akan di berikan toleransi bagi yang melanggar saat PPKM darurat ini diberlangsung. Bahkan para pedagang atau pelaku usaha yang nekat buka tidak sesuai aturan akan di berikan sanksi baik secara perda maupun pidana. "Jangan ada yang melanggar dimassa PPKM Darurat ini. Kita akan tindak tegas sesuai aturan dan hukum yang berlaku," pungkas Kapolres Bojonegoro. (top/har/day)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
Pembangunan infrastruktur menggunakan material yang berkualitas.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Satgas Covid-19 Pertebal Pasukan dari Yonzipur dan Brimob Tulungagung, Memorandum Tulungagung menjadi salah satu kabupaten di Jawa Timur yang memberlakukan PPKM Darurat mulai 3 Juli hingga 20 Juli mendatang. Sejumlah penyesuaian kebijakan diterapkan Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung. Sa l a h s a t u n y a a d a l a h penambahan jumlah pasukan untuk menegakkan protokol kesehatan dan operasi yustisi. Hal itu disampaikan Wakil Ketua I Satgas Covid-19 Tulungagung Letkol Inf Mulyo Junaidi. PerwiraTNI asli Kota Marmer ini mengakui, penebalan pasukan dengan tambahan personel dari Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) dan Brimob ke Tulungagung merupakan perintah dari pimpinan selama masa PPKM Darurat. “Untuk penebalan pasukan, kita sesuai dengan petunjuk pimpinan ya,” jelasnya, kemarin. Pihaknya memastikan, jumlah personel yang dilibatkan dalam penebalan pasukan ini akan bergabung langsung dengan babinsa dan bhabinkamtibmas yang telah
Warga makin Mudah Bawa Hasil Panen
Gresik, Memorandum Melalui program TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, dibangun jalan yang bagus dan mulus. Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail berpesan, jika pekerjaan fisik TMMD reguler sudah selesai nanti agar merawat apa yang telah dikerjakan satgas dan masyarakat. “Saya berpesan dan menitipkan agar semua kegiatan TMMD yang ada di Desa Siwalan dapat dirawat dengan baik. Terutama jalan paving diperhatikan tonase kendaraan yang lewat, jangan sampai merusak paving yang sudah di pasang,” ujar Taufik, Minggu (4/7). Mengingat jalan yang dipaving di Desa Siwalan merupakan jalan utama yang menjadi akses warga, khususnya petani, pedagang, dan peternak. Sebab dengan kondisi jalan yang bagus, jelas perekonomian di desa akan tetap lancar. “Dengan kondisi jalan yang bagus, sehingga petani dan peternak akan lebih mudah untuk membawa dan menjual hasil panennya,” lanjut Taufik. (tyo/lis)
lebih dulu aktif melakukan penegakan aturan protokol kesehatan. Pihaknya bersama dengan Polres Tulungagung telah siap untuk bekerja sama. Sebab selama ini 700 personel babinsa dan bhabinkamtibmas yang ada di Kota Marmer juga telah disiagakan. “Intinya kita sudah siap, selama ini ada 700-an personel gabungan yang kita libatkan,” ungkapnya. Selanjutnya menurut Mulyo Junaidi, penebalan pasukan ini akan diarahkan ke lokasi kecamatan-kecamatan yang memiliki lonjakan kasus terkonfirmasi tinggi. Kehadiran pasukan akan bersinergi dengan pasukan gabungan yang sudah ada, guna memastikan ketaatan masyarakat pada penerapan
FOTO: MEMORANDUM/FIR
FOTO: MEMORANDUM/TYO
JAWA TIMUR
SENIN PAHING, 5 JULI 2021 HALAMAN 8
Letkol Inf Mulyo Junaedi bersama Bupati Maryoto Birowo dan Kapolres AKBP Handono Subiakto.
protokol kesehatan, operasi yustisi, dan penegakan jam malam, termasuk pelaksanaan
vaksinasi. “Tujuan utamanya itu tadi, untuk menekan laju
penambahan terkonfirmasi Covid-19 di Tulungagung,” pungkasnya. (fir/mad/lis)
Tim arkeolog melakukan kajian Candi Gayatri.
BPCB Jatim Kaji Kelayakan Pemugaran Candi Gayatri
Probolinggo, Memorandum “Semoga produk hukum yang dihasilkan dapat Selama sebulan fraksi DPRD Kota Probolinggo bersama memberikan manfaat dalam meningkatkan pelayanan eksekutif membahas raperda pertanggungjawaban publik dan kesejahteraan masyarakat Kota Probolinggo,” pelaksanaan APBD Kota Probolinggo tahun anggaran tutur Hadi Zainal Abidin. 2020. Habib Hadi juga menyampaikan terima kasih dan Persetujuan itu disampaikan dalam sidang paripurna penghargaan yang tulus atas pendapat banggar dan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Haris Nasution, dengan fraksi-fraksi, seluruh pimpinan, dan anggota DPRD agenda penyampaian pendapat akhir fraksi di ruang Kota Probolinggo yang telah bekerja keras dan sungguhsidang utama DPRD Kota Probolinggo, Jumat (2/7) malam. sungguh mencermati realisasi setiap program dan Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB), PDI-P, Golkar, kegiatan, baik sisi pendapatan maupun belanja. Gerindra, PPP, NasDem, PKS-Demokrat, sepakat “Setiap tahapan pembahasan yang telah dilakukan menerima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD antara ekskutif dan legislatif dalam mencari titik temu Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Probolinggo dengan tetap mengedepankan musyawarah untuk tahun anggaran 2020 yang disampaikan pihak eksekutif mencapai mufakat. Merupakan implementasi dan dijadikan Peraturan Daerah (Perda) APBD 2021, dengan kemitraan yang disepakati bersama demi kepentingan berbagai saran maupun masukan. masyarakat Kota Probolinggo,” tuturnya. (mhd/yud/lis) Tidak ada satu pun fraksi yang m e n y a n g g a h . Ha n y a s e o r a n g anggota Fraksi PKB Syaifuddin yang memberikan usulan di luar konteks. Yakni pendapat akhir fraksi tidak dibacakan karena pembatasan pandemi. Interupsi pun diikuti Fraksi PDI-P, Gerindra, PPP, NasDem, PKSDemokrat. Namun hanya Fraksi Partai Golkar yang tidak sepakat dan langsung membacakan pendapat akhirnya melalui Ketua Fraksi Farina Churun Inin. Sementara itu, keenam fraksi lainnya yang sepakat tidak Wali Kota Hadi Zainal Abidin menandatangani perda membacakan pendapat akhir fraksinya pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2021 setelah disetujui DPRD memberikan catatan, saran, dan Kota Probolinggo. masukan kepada Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin agar diperhatikan RALAT PENGUMUMAN LELANG dan dilaksanakan, serta ditindaklanjuti dengan Sehubungan dengan pengumuman kedua lelang eksekusi hak tanggungan PT. Bank Rakyat baik atas saran dari fraksi-fraksi, komisi, dan Badan Indonesia (Persero) Tbk, Cabang Surabaya Manukan yg terbit di harian Memorandum pada Anggaran (Banggar) DPRD Kota Probolinggo. tanggal 29 Juni 2021 terdapat kesalahan pada penulisan sebagai berikut : Tertulis : Wali Kota Hadi Zainal Abidin sepakat tidak Objek Lelang membacakan penyampaian pendapat akhir kepala SHM No 689 dengan Lt 89 m2, Lb 89 m2 An Allyn Tyatnova Putri yang terletak di Jl daerah dalam rapat paripurna DPRD terhadap Simomulyo Baru 5-F/9 Kel. Simomulyo Baru, Kec. Sukomanunggal, Kota Surabaya pembahasan rancangan peraturan daerah tentang Seharusnya : pertanggungjawaban APBD Kota Probolinggo Objek Lelang SHM No 689 dengan Lt 89 m2, Lb 89 m2 An Allyn Tyatnova Putri anak yang masih tahun anggaran 2020.
Tulungagung, Memorandum Candi Gayatri yang terletak di Desa/Kecamatan Boyolangu menjadi salah satu candi yang banyak menyita perhatian publik. Selain lokasinya dekat dengan perkotaan, candi yang dipercaya sebagai lokasi pendermaan Gayatri ini juga memiliki nilai sejarah yang tak bisa dipisahkan dengan kejayaan era Kerajaan Majapahit. Bagaimana tidak, dalam berbagai kisah disebutkan jika Gayatri adalah istri dari Raden Wijaya sekaligus nenek dari raja terbesar Majapahit, Hayam Wuruk. Kendati arca utama di candi ini tak lagi utuh dan bagian kepalanya hilang, namun tetap saja magnetnya tak bisa dipisahkan begitu saja. Kondisi Candi Gayatri secara kasat mata masih nampak stabil dan kokoh jika dibandingkan dengan Candi Mirigambar di Tulungagung yang pada 2021 dipugar oleh Badan Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur. Namun untuk melakukan penyelamatan benda cagar budaya, BPCB Jatim tetap melakukan kajian kelayakan pemugaran Candi Gayatri. Ditemui di lokasi candi, Teknoarkeologi Kajian Kelayakan Pemugaran Candi Iwan Tarwanto mengatakan, hasil dari kajian ini adalah keputusan layak atau tidaknya Candi Gayatri dipugar. “Inputnya nanti adalah layak atau tidak candi ini dipugar, kajian ini memastikan untuk itu kelayakannya,” ujar Iwan, Minggu (4/7). Kajian ini akan melihat beberapa hal seperti sejarah candi. Kemudian nilai pentingnya, baik nilai arsitektural dan strukturalnya serta tata letak candi. Iwan mengungkapkan, selanjutnya hasil kajian tersebut akan disampaikan kepada pimpinan untuk menilai layak atau tidaknya dilakukan pemugaran. Jika dinilai layak dipugar, maka langkah selanjutnya adalah kajian teknis pemugaran. PENG GADILA AN NEG GERI PR ROBOLIINGGO JALAN N DR. M MOH. SALEH NO N 26 KOTA K P PROBOL LINGGO O “Fase selanjutnya jika Telp. ( 0335 5 ) 421 2 224 – 421 4 883 3 Fax. (0 0335) 421 4 883 3 layak dipugar, maka akan Em mail : pn nkotaprobolin nggo@g gmail.com, pn nprob@ @gmail.com W Website e : pn-p probolin nggo.go o.id ada kajian teknis kemudian RIS SALAH P PANGGILAN TE EGORAN / AAN NMANING pemugaran. Sebagai No omor 02 2/Pdt.Ek ks./2020/ /PN Pbl. gambaran saja untuk Candi Pada hari : SENIN, tang ggal : 0 05 JULI 2021, saya s : DWI D IWA AN SUSILO be erdasark kan Sura at Mirigambar yang dipugar 2021 Keputusan n Direktu ur Jende eral Bad dan Pera adilan Umum U tertangg t gal, 11 Agustus A 2015. Nomor : 145 50/DJU//SK/KP0 04..5/8/20 015, ditu unjuk se ebagai Ju urusita pada p Pe engadilan n Neger ri Probolinggo. ini. Kajian teknis kita lakukan TEL LAH MEMANGG GIL 2015 lalu. Jadi prosesnya 1. EDI SIISWANT TO; memang begitu,” ucapnya. 2. ALFIA AN; 3. IMRITIIFAATU UL MAH HMUDA A; Hingga hari ke-5 kajian Ketiga anya tid dak di ketahui k i alama atnya, sebagai s ahli waris alm marhum m Bapa ak SOL LI Bertem mpat tin nggal di Dusun n Pakis Jaya RT R 003 3 RW 002 Kelu urahan Kedung g Asem m, yang dilakukan timnya Kecam matan W Wonoasiih Kota Probolinggo se ebagai ................ Termohon Ek ksekusii I; di Candi Gayatri, belum Supaya ia a datang g mengh hadap K Ketua P Pengadilan Negeri Prob bolinggo o, di Ka antor Pe engadilan Ne egeri Pro obolinggo o di Jallan Dr M Moh Sale eh No. 26 6 Kota Proboling P ggo, pad da : banyak keterangan yang bisa HARI : JU UMAT disimpulkan. TANGGAL : 06 6 AGUSTUS 202 21 : 09 9.00 WIB B PUKUL Namun secara umum Gu una diberi tegura an / Anm maning s supaya d dalam te enggang g waktu 8 ( dela apan ) hari sejak k tangga al pen negoran n / Pering gatan te ersebut ia a segera a meme enuhi isi putusan n Pengad dilan Ne egeri Pro obolinggo o Iwan menyebut, kondisi No omor : 9/Pdt.G/ 9 /2017/PN N Pbl. T Tanggall 12 De esember r 2017, jo Putu usan Pe engadila an Tingg gi N 2 212/PDT T/2018/P PT SBY, tanggal 10 Juli 2018, jo o Putusa an Mahk kamah Agung A R RI Surabaya Nomor struktur Candi Gayatri masih omor 125 51 K/Pdtt/2019, ta anggal 2 21 Mei 2 2019 yan ng telah berkeku uatan hukum teta ap; Anta ara : No stabil. Kemudian pihaknya A ASMAD DI Dkk , Sebaga ai Para a Pemoh hon Eks sekusi; juga mendeteksi adanya Law wan SOLI Dkk Sebagai P Para Te ermohon n Ekse ekusi; penambahan kaki candi yang kemungkinan dilakukan akan me elalui Me edia Ceta ak ( HAR RIAN ME EMORAN NDUM ) Agar su upaya Panggilan ini saya laksana salah Pa anggilan ini dikettahui ole eh yang bersang gkutan. Ris setelah pembuatan bangunan utama candi dilakukan. emikian risalah r P Pemberittahuan S Saya lak ksanakan n mengin ngat ketentuan Pasal P 39 90 ayat (3). ( De “Hasil kajiannya Pengadiilan Neg geri Prob bolinggo belum selesai. Tapi secara Jurusita, Tttd umum dipastikan candi ini Dw wi Iwan Susilo, S S SH strukturnya masih stabil,” NIP 19750626 200604 4 1 019 pungkas dia. (fir/mad/lis)
FOTO: MEMORANDUM/MHD
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Dewan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2020
dibawah umur dari nyonya Erna Mutia Yuariati. yang terletak di Jl Simomulyo Baru 5-F/9 Kel. Simomulyo Baru, Kec. Sukomanunggal, Kota Surabaya Demikian ralat ini dibuat. Surabaya , 30 Juni 2021 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Cabang Surabaya Manukan
KPKNL SURABAYA
PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN
Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan tanggal 6 Mei 2021 melalui Surat Kabar Harian Memorandum dan Berdasarkan Pasal 6 UU Hak Tanggungan No.4 Tahun 1996, PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk akan melakukan lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, melalui aplikasi e-Auction tanpa kehadiran peserta lelang dengan jenis penawaran lelang secara tertutup (closed bidding) yang dapat dilihat di Website DJKN : https://lelang.go.id atas barang jaminan (objek lelang) milik Debitur atas nama : PT. Enos Bintang Selamat Sebidang tanah seluas 330 m² berikut bangunan diatasnya terletak di Grand Margomulyo Centre Blok A-10, Jalan Margomulyo No. 9, Kelurahan Balongsari, Kec. Tandes, Kota Surabaya, Jawa Timur sesuai dengan SHGB No. 1488 / Kelurahan Balongsari atas nama Nyonya Indahsari Tanujaya. (Harga Limit Rp. 3,589,000,000,- ; uang jaminan lelang Rp. 1,077,000,000,-) Pelaksanaan Lelang : Hari/Tanggal Batas akhir penawaran Alamat Domain Tempat Lelang
: : : :
Senin / 12 Juli 2021 Pukul 11.10 Waktu Server (sesuai WIB) www.lelang.go.id Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya GKN I Lantai 5, Jl. Indrapura No. 5 Surabaya Penetapan Pemenang : Setelah batas akhir penawaran Peserta lelang diharap menyesuaikan diri dengan penggunaan waktu server yang tertera pada alamat domain di atas. Syarat-syarat lelang : 1. Calon peserta lelang dapat melihat objek lelang di lokasi sejak diumumkan. 2. Lelang dilaksanakan dengan penawaran melalui aplikasi lelang internet yang di akses pada alamat domain: https://lelang.go.id. 3. Calon peserta lelang mendaftarkan diri pada aplikasi Lelang Internet alamat domain butir 2 diatas, kemudian mengaktifkan akun dan merekam (scan) KTP dan NPWP dan nomor rekening bank atas nama sendiri. 4. Peserta yang bertindak sebagai kuasa badan usaha diwajibkan mengunggah surat kuasa notarial, akta pendirian perusahaan dan SHUXEDKDQQ\D 13:3 SHUXVDKDDQ GDODP VDWX ¿OH 5. Peserta Lelang diwajibkan menyetor uang jaminan sesuai dengan pengumuman lelang dan harus sudah efektif paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan Lelang. 6. Uang jaminan lelang disetorkan ke nomor Virtual Account (VA) peserta lelang, yang akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain di atas kepada akun peserta lelang. 7. Penawaran lelang dimulai dari nilai limit dan dapat diajukan berkali-kali sampai batas waktu sebagaimana tersebut diatas. 8. Peserta lelang yang ditunjuk sebagai pemenang wajib melunasi pembayaran harga pokok lelang ditambah bea lelang pembeli sebesar 2% paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah lelang, jika tidak maka pada hari kerja berikutnya pemenang dinyatakan wanprestasi, uang jaminan akan disetorkan seluruhnya ke Kas Negara. 9. Kondisi objek lelang adalah sebagaimana adanya (as is). 10.Pemenang Lelang dianggap sungguh-sungguh telah mengetahui apa yang telah ditawar/dibeli olehnya. Apabila terdapat kekurangan/kerusakan baik yang terlihat ataupun yang tidak terlihat, maka Pemenang Lelang tidak berhak untuk menolak atau menarik diri kembali setelah pembelian disahkan dan melepaskan segala hak untuk meminta kerugian atas sesuatu apapun juga. 11. lnformasi lebih lanjut tentang objek lelang, dapat menghubungi PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Regional Retail Collection & Recovery - Region VIII / Jawa 3 Telp. (031) 5661371-74 atau KPKNL Surabaya Telp. (031) 3573953, 3523516 Surabaya, 05 Juli 2021 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Regional Retail Collection & Recovery - Region VIII / Jawa 3
PENGUMUMAN PUTUSAN PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG SEMENTARA PT. ALAM GALAXY (DALAM PKPUS) SERTA UNDANGAN UNTUK MENGHADIRI RAPAT KREDITOR PERTAMA DAN SIDANG PERMUSYAWARATAN MAJELIS HAKIM Berdasarkan ketentuan Pasal 226 (1) jo. Pasal 235 (2) jo. Pasal 269 (1) Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, dengan ini diumumkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya No.54/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN.Niaga.Sby, yang diucapkan dalam sidang yang terbuka untuk umum pada hari Selasa, tanggal 29 Juni 2021, yang telah mengabulkan Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan oleh : ATIKA ASHIBLIE, S.H., beralamat di Ry. Kertajaya Indah No. 117 (0-221), RT. 001, RW. 005, Kelurahan Gebang Putih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, bersama-sama dengan Kuasa Hukumnya sebagaimana tersebut dalam putusan dimaksud, selaku PEMOHON PKPU, terhadap : PT. ALAM GALAXY, suatu Badan Hukum berbentuk Perseroan Terbatas yang didirikan berdasarkan Hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia berkedudukan di Surabaya, beralamat di Jl. Kertajaya Indah Timur No. 33, Surabaya, Jawa Timur selaku TERMOHON PKPU; dengan amar putusan sebagai berikut : MENGADILI: 1. Menerima dan Mengabulkan Permohonan Pernyataan PKPU yang diajukan oleh PEMOHON PKPU; 2. Menetapkan TERMOHON PKPU/PT. ALAM GALAXY, suatu Perseroan Terbatas yang didirikan berdasarkan Hukum Negara Republik Indonesia yang bergerak dibidang property/real estate, yang beralamat di Jalan Kerta Jaya Indah Timur No. 33, Surabaya, Jawa Timur, dalam keadaan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Sementara (PKPUS) dengan segala akibat hukumnya untuk paling lama 45 (empat puluh lima) hari terhitung sejak putusan diucapkan; 3. Menunjuk Sdr. Dr. SUTARNO, S.H., M.H. Hakim Niaga pada Pengadilan Niaga Surabaya, sebagai Hakim Pengawas dalam Proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU); 4. Menunjuk dan Mengangkat: 1. Saudara Rochmad Herdito, S.H., Kurator dan Pengurus yang terdaftar di Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Bukti Pendaftaran Kurator dan Pengurus No. AHU-157 AH.04.03-2018, yang berkantor pada kantor hukum “Herdito & Rekan”, beralamat di Apartemen Kebagusan City, Tower Royal, GKR-17, Jl. Baung Raya/ TB, Simatupang, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta 12520; 2. Saudara Wahid Budiman, S.H. Kurator dan Pengurus yang terdaftar di Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Bukti Pendaftaran Kurator dan Pengurus No. AHU-256 AH.04.03-2021, yang berkantor pada kantor Advokat Obaja Budiman & Rekan, beralamat di Perum Greenwood, Jl. Totem I, B3-1, Kelurahan Sadeng, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah; Selaku Para Pengurus dalam proses PKPU dan serta selaku Para Kurator dalam proses kepailitan nantinya dalam perkara a quo; 5. Memerintahkan kepada Para Pengurus untuk memanggil Termohon Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) atau Debitur dan Para Kreditur yang dikenal dengan surat tercatat atau melalui kurir agar datang pada hari sidang yang ditetapkan; 6. Menetapkan biaya pengurusan dan imbalan jasa bagi Pengurus akan ditetapkan kemudian setelah Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang berakhir; 7. Menangguhkan biaya perkara hingga Permohonan PKPU Berakhir; Selanjutnya berdasarkan Putusan dimaksud dan Penetapan Hakim Pengawas Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya No. 54/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN.Niaga.Sby, tanggal 30 Juni 2021, telah ditetapkan hal-hal sebagai berikut: 1. RAPAT KREDITUR PERTAMA, pada hari : Senin, 12 Juli 2021, Pukul : 10.00 WIB, bertempat di Pengadilan Niaga Pada Pengadilan Negeri Surabaya, Jl. Arjuno No. 16-18, Kota Surabaya, 60251; 2. BATAS AKHIR PENGAJUAN TAGIHAN KREDITUR, pada hari : Kamis, tanggal 22 Juli 2021, Pukul : 16.00 WIB, EHUWHPSDW GL 6HNUHWDULDW .DQWRU 7LP 3HQJXUXV ³/DZ 2ႈFH 5R\ &RDVWULR 3DUWQHUV´ EHUDODPDW GL -DODQ %DUDWD -D\D ;; No. 46, Kelurahan Baratajaya, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur 60285; 3. PRA VERIFIKASI PIUTANG KREDITUR, pada hari Kamis, tanggal 29 Juli 2021, bertempat di Sekretariat Kantor Tim 3HQJXUXV GL ³/DZ 2ႈFH 5R\ &RDVWULR 3DUWQHUV´ EHUDODPDW GL -DODQ %DUDWD -D\D ;; 1R .HOXUDKDQ %DUDWDMD\D Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur 60285; 4. RAPAT PENCOCOKAN PIUTANG KREDITUR DAN VERIFIKASI PAJAK, pada hari Senin, tanggal 2 Agustus 2021, Pukul 10.00 WIB, bertempat di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya, Jl. Arjuno No. 16-18, Kota Surabaya, 60251; 5. RAPAT PRA PEMBAHASAN RENCANA PERDAMAIAN, pada hari Kamis, tanggal 5 Agustus 2021, bertempat di 6HNUHWDULDW .DQWRU 7LP 3HQJXUXV GL ³/DZ 2ႈFH 5R\ &RDVWULR 3DUWQHUV´ EHUDODPDW GL -DODQ %DUDWD -D\D ;; 1R Kelurahan Baratajaya, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur 60285; 6. RAPAT PEMBAHASAN RENCANA PERDAMAIAN, pada hari Senin, tanggal 9 Agustus 2021, Pukul 10.00 WIB, bertempat di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya, Jl. Arjuno No. 16-18, Kota Surabaya, 60251; 7. SIDANG PERMUSYAWARATAN MAJELIS HAKIM, pada hari Kamis, 12 Agustus 2021 bertempat di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya, Jl. Arjuno No. 16-18, Kota Surabaya 60251; Untuk itu kepada seluruh Kreditor atau Kuasanya diwajibkan untuk mengikuti seluruh agenda sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dan segera mendaftarkan tagihannya disertai bukti-bukti yang lengkap dan data-data pendukung yang cukup dengan menunjukkan aslinya, dilengkapi dengan identitas lengkap, No. Telepon, email, dengan menyebutkan sifat dan jumlah tagihan sesuai dengan format yang disediakan di Kantor Tim Pengurus yang berkantor di : /DZ 2ႈFH 52< &2$675,2 3$571(56 -DODQ %DUDWD -D\D ;; 1R .HOXUDKDQ %DUDWDMD\D .HFDPDWDQ *XEHQJ .RWD 6XUDED\D -DZD 7LPXU Telp. 031-5042338, e-mail : alamgalaxipkpu@gmail.com Bagi Kreditur yang berhalangan dengan patut dan sah, tagihan dapat didaftarkan melalui e-mail : alamgalaxipkpu@gmail. com, sesuai format tagihan dan disertai dengan scan bukti-bukti yang lengkap dan data-data pendukung yang cukup, atau dikirimkan melalui kurir yang aslinya wajib untuk ditunjukkan kepada Tim Pengurus pada RAPAT PRA VERIFIKASI PIUTANG KREDITOR. Demikian pengumuman ini diberitahukan dan sekaligus berlaku sebagai undangan yang sah bagi Debitur, Para Kreditur, Kantor Pajak, dan pihak-pihak lain yang berkepentingan. Surabaya, 5 Juli 2021 TIM PENGURUS PT. ALAM GALAXY (DALAM PKPUS) 5RFKPDG +HUGLWR 6 + :DKLG %XGLPDQ 6 + ,
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Direktur Utama: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III Choirul Shodiq SH MH No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Pemimpin Perusahaan: Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
Anak-Anak dapat Manfaat
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Gresik, Memorandum Banyak kesan yang didapat personel TNI AU Peltu Wiyono selama bergabung dalam Satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/ Gresik di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng. Dalam satgas tersebut, Wiyono mendapat tugas untuk mengerjakan tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 113 meter. “Dalam kegiatan TMMD di Desa Siwalan banyak hal yang menjadi kesan bagi saya. Di antaranya kekompakan warga dalam kegiatan gotong royong. Karena dalam setiap apa yang dikerjakan oleh TNI, warga selalu ada untuk ikut membantu secara suka rela tanpa dikomando,” ujar Wiyono, Minggu (4/7). Sedangkan satgas TMD begitu semangat membangun desa tersebut, menurut Wiyono, karena warga cukup antusias menyambut satgas saat datang mulai anak- anak hingga orang tua. Semuanya menyambut dengan suka cita dan gembira. Dengan adanya para anggota satgas ini, anak-anak pun lebih akrab dengan TNI, sehingga mereka dapat ilmu dari para satgas TMMD terutama dalam hidup bermasyarakat. “Kehadiran kami sangat berarti bagi masyarakat,” lanjut Wiyono. (tyo/lis)
Persiapan petugas untuk sosialisasi PPKM Darurat.
Tiga Pilar Gondang Sosialisasikan PPKM Darurat Tulungagung, Memorandum Polsek Gondang bersama forkopimcam memilih cara dengan mengelilingi jalan seluruh desa untuk menyosialisasikan PPKM Darurat. Kegiatan ini sudah dilakukan sejak penerapan PPKM Darurat berlaku di Tulungagung mulai 3 Juli 2021. Kapolsek Gondang AKP Suwancono mengatakan, ketika ledang pihaknya bersama anggota TNI Koramil 0807/14 dan staf kecamatan mengingatkan kepada masyarakat pentingnya menerapkan protokol kesehatan (prokes) di masa pandemi. “Polsek bersama koramil meyosialisasikan PPKM Darurat kepada masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Gondang,” ujarnya, Minggu (4/7). Suwancono menambahkan, ledang menjadi salah satu pilihan selain penerapan operasi yustisi bagi masyarakat yang melanggar. “Hal ini untuk mengingatkan seluruh masyarakat agar mematuhi anjuran pemerintah saat PPKM Darurat ini dimulai. Salah satunya terkait kepatuhan terhadap penerapan prokes 5M. Yakni menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” bebernya. Pihaknya menyebut, peran serta masyarakat dalam PPKM Darurat sangat penting. Sebab ketaatan dan kepatuhan masyarakat dalam menjalankan prokes akan berimbas pada potensi penularan Covid-19 di masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh masyarakat dapat mengikuti dan menjalani PPKM Darurat, sehingga bisa mengurangi penyebaran Covid-19,” pungkas Suwancino. Sementara Paur Subbag Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko menambahkan bersamaan dengan diberlakukannya PPKM Darurat, Polri juga menggelar Operasi Aman Nusa II Lanjutan yang mengutamakan proses pencegahan Covid-19. “Salah satu mengurangi angka positif yaitu dengan pembatasan kegiatan masyarakat, edukasi, sosialisasi, dan penerapan prokes ketat serta kepatuhan masyarakat terhadap pencegahan Covid-19,” ujarnya. Pelaksanaan kebijakan PPKM Darurat diterapkan guna melindungi masyarakat dari Covid-19 dan langkah untuk menekan dan mengurangi penularan. “Sehingga apabila ketentuan dilanggar, maka dilakukan penegakan hukum secara objektif dan humanis. Masyarakat harus bisa memahami dan menaati peraturan, karena ini kepentingan bersama,” pungkas Nenny. (fir/mad/lis)
RUMAH DIJUAL
PA R A N O R M A L
Jual Rumah Baru ukuran 4x17 Kedung Mangu Rel Sidotopo Wetan Kec.Kenjeran Hub:081233344412.
Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:08578393838/081229729706 (tdk terima SMS).
DJL Rmh TP. 45/96 Wil. Sedati hrg cash 300jt-an Bs KPR Ang 3jt. H: 082132261652
Pasuruan, Memorandum Untuk menghindari klaster baru, Satgas Covid-19 Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan menerapkan penjagaan protokol kesehatan (prokes) yang ketat di pasar. Penjagaan prokes secara ketat tersebut diperuntukkan di seluruh pasar yang berada di Kota Pasuruan, mulai Pasar Kebonagung, Pasar Besar, Pasar Gadingrejo, Karangketug, Pasar Poncol, dan Pasar Bukir. Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah menjelaskan, adanya petugas
satgas Covid-19 di setiap pasar Kota Pasuruan bertujuan untuk memutus penyebaran Covid-19. “Jadi setiap pembeli yang hendak masuk ke pasar semuanya wajib memakai masker dan taat prokes,” katanya, Minggu (4/7). Penegakan disiplin prokes terhadap pedagang dan masyarakat di pasar tersebut menjadi upaya pencegahan penyebaran Covid-19. “Sejumlah upaya yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi kerumunan di antaranya menyesuaikan PPKM Darurat,” tegasnya. “Pengaturan dan pengetatan tersebut perlu dilakukan karena saat ini kami tengah berupaya semaksimal mungkin memutus penyebaran Covid-19,” imbuhnya. (rul/lis)
Petugas mengecek suhu tubuh warga yang hendak memasuki pasar.
CCEPI Bantu Warga Semarang Atasi Covid-19 Pasuruan, Memorandum Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengajak para pelaku usaha dan kalangan industri untuk terus meningkatkan keterlibatan dalam penanganan Covid-19. “Mari bergotong-royong membantu masyarakat yang terpapar dan menjalani isolasi mandiri,” kata Ngesti usai acara serah-terima bantuan dari Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan ( TJSLP) di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jumat (2/7). Bantuan berupa sembako, masker, hand sanitizer, dan vitamin itu dikumpulkan dari 4 perusahaan di Semarang; yakni Bank Jateng, Sido Muncul, Coca-Cola Europasific Partners Indonesia (CCEPI), dan Gratia Husada Farma. Pe n y e r a h a n b a n t u a n dipimpin Ketua Forum TJSLP Kabupaten Semarang Yohanes Suhartono. “Kami berharap l a n g k a h m e re k a d i i k u t i perusahaan-perusahaan lain,”
Corporate Affairs Executive CCEPI Anang Zakaria menyerahkan bantuan sembako kepada Kepala BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto.
harap Ngesti. Ka b u p a t e n Se m a ra n g masuk daftar zona merah. Sedikitnya 194 orang dirawat di rumah sakit akibat terpapar
Covid-19. Sedangkan 3.765 orang lainnya menjalani isolasi, baik di tempat yang disediakan pemerintah (440 orang) maupun secara mandiri
di rumah-rumah (3.325 orang). Untuk mencegah penularan lebih luas, saat ini tercatat ada 25 RT di Kabupaten Semarang ditutup total (lockdown) lantaran tingginya angka paparan di kampung tersebut. Menurut Ngesti, pemerintah telah menjamin kebutuhan sehari-hari bagi penghuni tempat isolasi terpusat. Tapi untuk mereka yang menjalani isolasi mandiri, diperlukan kerja sama dengan berbagai pihak, semisal pemerintah desa dengan dana desa atau pelaku dengan anggaran CSR (corporate social responsibility). “Untuk memaksimalkan fungsi pengawasan dan distribusi bantuan, donasi dari kalangan industri bisa disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),” jelasnya. Sementara Regional Corporate Affairs ManagerEast CCEPI Armytanti Hanum Kasmito mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan
situasi penyebaran Covid-19 di tanah air. Menur ut dia, sudah semestinya semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun warga usaha bekerja sama dalam upaya pengendalian virus corona. “Kami percaya bahwa partisipasi dan sinergi semacam ini menjadi kunci keberhasilan menangani pandemi,” ungkap Armytanti Hanum Kasmito. Tak hanya aktif terlibat dalam kegiatan kemanusian, Hanum melanjutkan, CCEPI konsisten menerapkan protokol kesehatan di seluruh lingkungan kerjanya. Mulai, Mencuci tangan sebelum dan sesudah bekerja, selalu mengenakan masker, menjaga jarak, hingga melaporkan kondisi kesehatan dan suhu tubuh menjadi kewajiban bagi tiap karyawan. “Keselamatan dan kesehatan menjadi syarat utama dalam sistem kerja kami,” tutup Hanum. (*/rsk/lis)
PPKM Darurat, Pemkot Pasuruan Sekat 17 Jalan
Gus Ipul didampingi wakil wali kota, kapolres, dan Dandim 0819/ Pasuruan memberikan sambutan.
Pasuruan, Memorandum Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan mulai memberlakukan PPKM Darurat. Pemberlakuan pembatasan aktivitas masyarakat secara luas ini ditandai dengan apel bersama yang melibatkan TNI, Polri, satpol PP, linmas, dishub, di Alun-Alun Kota Pasuruan dipimpin Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf. “PPKM Darurat ini demi menjaga kesehatan kita semua. Semoga dengan langkah ini pandemi segera berakhir dan ekonomi kembali bisa bangkit,” kata Gus Ipul sapaan akrab wali kota Pasuruan ketika memimpin apel, Sabtu (3.7). Menurut Gus Ipul, ketentuan PPKM Darurat tertuang dalam instruksi Mendagri nomor 115 tahun 2021 menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo. Untuk menjalankan PPKM Darurat, Pemkot Pasuruan akan melanjutkan penyekatan 17 jalan seperti yang dilakukan
dalam sepekan terakhir. Penyekatan jalan dilakukan untuk membatasi dan menghindari terjadinya kerumunan masyarakat. Penyemprotan disinfektan juga digencarkan di seluruh kelurahan yang ada di Kota Pasuruan. Warga juga diimbau untuk selalu taat protokol kesehatan. Personel gabungan juga akan rutin keliling kota untuk mengingatkan warga yang tak mengenakan masker. Pusat perbelanjaan seperti pasar tradisional juga akan diawasi. Jalan masuk pasar tradisional dijaga petugas dan hanya yang mengenakan masker yang boleh masuk. “Vaksinasi juga kami gencarkan. Hari ini kita juga kembali menggelar vaksinasi massal untuk lebih dari seribu warga Kota Pasuruan,” tutup Gus Ipul. (rul/lis)
P I J AT K E B U G A R A N
LOWONGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
Feri Massage Pijat Keluarga. Untuk Pria dan Wanita, untuk Capek dan Letih-letih. Muda, Bersih, dan Sopan santun. Hub: 081358022468.
Lowogan Security Max 45thn Domisili Sidoarjo Gada Pratama,Pengalaman Hub: 081330994567.
Hilang STNK Spd Motor Honda L-4889-GX An.De¿ Leni Wulansari D/a. Jl Pagesangan IV/61 Sby.
HILANG STNK P 2630 PD NK. 3433 NS. 2306 AN. AZES D/A DSN GUMUK KERANG AJUNG JBR
HILANG STNK P 6141 GF NK. 6416 NS. 2246 AN. YAYUK SITI ROHANI D/A DSN KRAJAN BANGSALSARI JBR
Yoga Atletis melayani massage vitalitas buat pria/pasutri bisa di panggil dan ditempat. Minat Hub 085230255020.
Hilang STNK Mobil Mini Bus Avanza Nopol W-1225-CU An.PT Nada Jaya Metalindo D/a. Pergudangan Legundi Bussiness Park F2. 081330229941.
KEHILANGAN
Hilang STNK Yamaha GT 125 AG-4893-VAO 087822244996 Musyafak.
Soul Hub.
HILANG BPKB HONDA W 3275 NM SRI MUSTIKAWATI 082141160560.
RUKO DIJUAL
ELEKTRONIK
Disewakan Ruko / Stand Jalan Raya Arteri Porong Pertahun 6Jt Hub:082343100735.
AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.
SHOROOM
FOTO: MEMORANDUM/RUL
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
FOTO: MEMORANDUM/RSK
Satgas dan warga semakin dekat seakan sudah menjadi bagian di Desa Siwalan.
Disperindag Siagakan Satgas Covid-19 di Pasar
FOTO: MEMORANDUM/RUL
FOTO: MEMORANDUM/TYO
JAWA TIMUR
SENIN PAHING, 5 JULI 2021 HALAMAN 9
PROMO TOYOTA Juli Special AGYA 1.2 Dp. 8jt angs 3.7xx CALYA 1.2 Dp. 8jt angs 3.8xx AVANZA Dp. 21jt angs 4.4xx YARIS Dp. 35jt angs 5.8xx Bonus : - Cover Jok - Karpet Dasar - Kaca Film - Payung - dll
* Terima tukar tambah dan KTP luar kota Hubungi : 0813 4333 8030
HILANG STNK HONDA VARIO W 5405 OJ ABDULLAH FARID 082331281089. Hilang STNK HONDA VARIO 2011 L-5591-PM A/N Feddy Fermanto - Jl. Kyai Tambak Deres No 2-A. Hilang STNK Daihatsu Xenia ‘18 L-1405-RE An. Muhamad Musfak Hub. Simo Kalangan I Barat Tol 176 K T.087752720322. Hilang STNK Daihatsu Ayla ‘21 L-1733-MF An.Ita Dewi Rosita D/a.Donorejo Wetan 10 Sby.
Hilang STNK Spd Motor Honda Thn 2005 L-3257AY An.Yuda Ali Prastian N k . M H1S A B J15 5 K0 2 6 0 6 0 Ns.SABJE1025018. Hlg BPKB L1664CC Masda Thn 2015 Handoko Kapas Madiya 1A/42C Sby. Noka JM6KF1032GD310940 Nosin FY30416647. Hlg BPKB L1378ZZ Katana Thn 1995 Iva Russanti Dk Karangan Sby. Noka MHDESJ410SJ073121 Nosin F10S1D75691. Hlg BPKB L1805JR Toyota Thn 2010 Suwati Simo Pomahan Baru 15/9 Sby. Noka MHFM1BA3JAJ234369 Nosin DF63553. Hlg BPKB L1172AG Toyota Thn 1991 Suguhaji Ir. Pumpungan 4/72 Sby. Noka MHF11KF8000029563 Nosin 7K0184114. Hilang STNK MOTOR YAMAHA 2014, L 4487 TTa/n. Djoko Edi Santoso, Gunungsari 1/71, Sawunggaling, Surabaya No Rangka MH3RG1020EK005754
HILANG STNK P 2876 GK NK. 4928 NS. 1467 AN. TRIDIYAH WULAN FEBRIYANTI D/A DSN GLUNDENGAN PANTI JBR HILANG STNK P 6130 QG NK. 8760 NS. 2944 AN. MUHAMMAD JAYA YUDIYANTO D/A JL SUNAN AMPEL SUKOWONO JBR HILANG STNK P 5395 TM NK. 1324 NS. 0693 AN. YUNITA SATYA PRATIWI D/A JL JAYANEGARA KALIWATES JBR
HILANG STNK P 5754 HZ NK. 4238 NS. 8350 AN. DRS BAMBANGSETYONO HADI MM D/A DSN SUMBERAN AMBULU JBR
Hilang BPKB Spd Mtr Honda Th’2014 Nopol L-4697-PX An. Saiful Anwar Saputra D/a. Jl. Kalibutuh Timur Gg Langgar 7-B Sby. STNK Spd Mtr Suzuki FU 150 Th’14 Nopol L-4613-KM An.Hamka A Rasyid D/a. Sidosermo 4 /15
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
SENIN PAHING, 5 JULI 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
TIGA PENGEROYOK PRIA PLANDAAN DIRINGKUS
Korban Dituduh Curi Tabung LPG FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Sekdakab Jombang Akhmad Jazuli membacakan sambutan Bupati dalam agenda gelar pasukan di Mapolres Jombang.
Polres Jombang Gelar Apel Pasukan PPKM Darurat Jombang, Memorandum Polres Jombang menggelar apel pasukan dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, di lapangan Mapolres, Sabtu (3/7) pagi. Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 160 personel gabungan tersebut, guna memastikan pemberlakuan kegiatan terhitung dari tanggal 3 sampai 20 Juli 2021 mendatang berjalan maksimal. “Penerapan PPKM Darurat Covid-19 di Kabupaten Jombang dilaksanakan mulai Sabtu 3 Juli hingga 20 Juli mendatang. Dengan target menurunkan kasus yang terkonfirmasi positif per harinya,” kata Akhmad Jazuli, Sekdakab mewakili Bupati Jombang, dalam sambutannya, Sabtu (3/7). Ia pun menyampaikan, pelaksanaan apel gelar pasukan PPKM darurat merupakan momen yang sangat tepat dan strategis. Utamanya, dalam upaya penanganan wabah virus corona yang sedang merebak. “PPKM merupakan momen serta upaya yang sangat tepat sekaligus strategis dalam menangani penyebaran virus yang kian merebak,” sambung Sekdakab. Secara khusus, Sekdakab mengharap seluruh peserta apel untuk mendukung pelaksanaan penerapan PPKM Darurat dengan mematuhi aturan-aturan yang sudah digariskan dalam Peraturan Pemerintah. Disiplin dan kesadaran diri adalah faktor penting keberhasilan PPKM darurat ini. “Saya berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menegakkan aturan-aturan yang tertuang dalam cakupan-cakupan pengetatan aktivitas selama pelaksanaan PPKM darurat yang sudah digariskan oleh pemerintah,” ujarnya. Aturan-aturan itu antara lain, cakupan sektor non essential 100 persen work from home adapun untuk sektor essential diberlakukan 50 persen maksimum staf work from office (WFO) dengan protokol kesehatan, dan untuk sektor kritikal diperbolehkan 100 persen maksimum staf work from office (WFO) dengan protokol kesehatan. Senada dengan Sekdakab serta Dandim, Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho memastikan bahwa saat ini Polres Jombang juga melaksanakan Operasi Aman Nusa dengan sasaran penanganan penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Santri. “Guna mendukung program pemerintah dalam upaya percepatan vaksinasi, serta penaggulangan penyebaran Covid-19. Saat ini kami juga menggelar Operasi Aman Nusa dengan sasaran penanganan penyebaran,” paparnya.(wan/yok)
FOTO: ISTIMEWA
Jombang, Memorandum Unit Reskrim Polsek Jombang meringkus tiga pria yang diduga telah mengeroyok Rozian Bahari (36), warga Dusun/Desa Jatimlerek, RT 005/ RW 001, Kecamatan Plandaan, Kamis (1/7) sekitar pukul 02.00. Ketiganya adalah Saipul Anam (40), warga Jalan Raden Wijaya RT/RW: 002/006, Desa Jelakombo, Kecamatan Jombang, Supriyanto (41), warga Jalan Kencanawungu RT/RW: 003/001, Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang, dan Ronikiswanto (22), asal Jalan Kencana Wungu RT/RW: 03/01, Dusun Gundang, Desa Jombatan, Kecamatan Jombang.
Ketiga tersangka diapit petugas di Mapolsek Jombang.
Diungkapkan Kapolsek Jombang AKP Bambang Setiyobudi, sebelum terjadi aksi pengeroyokan, antara tersangka dan korban sempat menggelar pesta minuman keras (miras) jenis arak. Setelah mabuk, korban dituduh mencuri tabung elpiji. “Korban dituduh telah mencuri tabung gas oleh ketiga tersangka, namun dibantah karena tidak merasa. Tak
terima, akhirnya korban dikeroyok beramai-ramai,” ungkapnya, Minggu,(4/7). Setelah puas, sambung kapolsek, tersangka lalu meninggalkan korban di lokasi. Sementara itu, dengan masih menahan pusing akibat menjadi sasaran amuk kemarahan, Bahari mendatangi Mapolsek Jombang guna melaporkan aksi pengeroyokan yang menimpanya. “Setelah ketiga tersangka pergi, korban
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
lalu melaporkan kejadian ke Polsek Jombang. Petugas sendiri yang langsung melakukan pengejaran, dapat mengamankan ketiganya beberapa jam setelah kejadian,” sambungnya. Seiring proses penyidikan terhadap ketiga tersangka, polisi turut pula mengamankan barang bukti berupa sebuah kaos lengan pendek. Kini, untuk mempertanggung jawabkan perbua-
Residivis Pacet Nyolong Alat Pertukangan Mojokerto, Memorandum Baru keluar dari penjara selama dua bulan, residivis pencurian kembali berulah. Dialah Nur Kholiq (38), warga Dusun Podorejo, RT/RW: 02/01, Desa Sajen, Kecamatan Pacet. Bukannya kapok lalu menjalani masa bebas dengan melakukan kegiatan positif, sang maling justru kembali berulah. Dia tepergok menggasak alat pertukangan di mebel UD Bi-
naan Akar Mojo milik Sumarno, warga Dusun Rejoso, RT/RW: 06/02, Desa/Kecamatan Gondang. “Lokasi pencurian berada di Dusun Trece, Desa Sajen, Kecamatan Pacet. Yang diambil tersangka sejumlah peralatan pertukangan,” terang Kasubbag Humas Polres Mojokerto Iptu Tri Hidayati, Minggu (4/7). Dijelaskan Tri, untuk dapat masuk ke dalam lokasi, tersangka terlebih dulu memanjat pagar
tembok. Setibanya di dalam, ia kemudian mencari keberadaan alat pertukangan. “Tersangka lalu mencuri mesin gergaji kayu, mesin pasrah kayu, mesin gerinda, mesin bor, serta mesin profil,” jelasnya. Akibat ulah tersangka, korban menderita kerugian hingga Rp 5,5 juta. Setelah berhasil diamankan di sebuah warung kopi yang ada di Desa Sajen, Kecamatan Pacet, tersangka dan barang bukti kini
tannya di hadapan hukum Saipul dan teman-temannya mendekam dibalik jeruji besi ruang tahanan Mapolsek Jombang. “Ketiga tersangka kami kenakan pasal 170 ayat 1 dan 2 ke 1 KUHP, tentang kekerasan terhadap orang atau barang yang dilakukan dengan tenaga bersama-sama. Dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” tandas Bambang. (wan/yok)
Tersangka sesaat setelah diamankan.
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
diamankan di Mapolsek Pacet. “Tersangka kami jerat pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan
pemberatan. Dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” pungkas Tri. (no/yok)
Kaji Persiapan Penerapan PPKM Darurat
Tiga Rombongan Wakil Rakyat Luar Daerah Kunjungi Jombang Jombang, Memorandum Mengkaji persiapan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali di Kota Santri, tiga rombongan wakil rakyat luar daerah mengunjungi Jombang, Jumat (2/7). Ketiga rombongan tadi masing-masing berasal dari DPRD Kabupaten Trenggalek, Madiun, dan Tuban. Kedatangan ketiga rombongan ke Kota Santri tadi diterima langsung oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Pinto Widiarto. “Mereka ingin mengetahui sejauh mana persiapan pemerintah Kabupaten Jombang dalam Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali,” ujarnya, Jumat (2/7).
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Rombongan tiga wakil rakyat luar daerah di DPRD Jombang.
Disampaikan olehnya kepada rombongan yang datang, bahwa semua kebijakan pelaksanaan PPKM di Jombang secara umum menjadi kewenangan (domain, red) pemerintah kabupaten (Pemkab). Dalam hal ini, Bupati tentunya mengikuti
aturan dari pemerintah pusat. “Secara umum kewenangan untuk penetapan PPKM adalah di Pemkab, khususnya Bupati. Jadi dewan hanya sebatas mengikuti ketentuan yang telah diberlakukan,” sambung Sekwan. Diakui oleh Pinto, Kabu-
paten Jombang masuk dalam salah satu wilayah di Jawa Timur yang mengalami lonjakan kasus positif. Untuk mengantisipasi dampak lebih parah, tindakan tegas dan serius harus diambil. “Selain dampak kesehatan, penyebaran Covid-19 juga berimbas semua aktivitas. Agar dampak tersebut tidak kian parah, tindakan tegas dan disiplin harus diambil,” katanya. Pinto menambahkan, pada intinya semua daerah punya masalah yang sama dalam penanggulang Covid-19, diharapkan masyarakat tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan dan anggota dewan mendukung kerja aparat pemerintah dan relawan dalam menangani pandemi Covid-19 ini. “Anggota dewan
mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam menangani penyebaran dan memutus mata rantai covid-19”, imbuhnya. Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Jombang Mas’ud Zuremi meminta masyarakat tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan dan mendukung kerja aparat pemerintah dan relawan dalam menangani pandemi Covid-19 ini. Karena dengan kerja sama yang baik antara masyarakat dan petugas, serta atas ridho Allah SWT, maka pandemi Covid-19 dapat segera dilalui dan kehidupan masyarakat akan cepat pulih. “Saya minta masyarakat berdisiplin mematuhi pengaturan ini demi keselamatan kita semuanya,” pungkasnya. (wan/adv/yok)
Satgas dan warga bergotong royong menyelesaikan sasaran fisik.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Profesional Tukang dapat Dilihat dari Hasil Gresik, Memorandum Untuk mencapai pengerjaan yang maksimal, TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, menggunakan tukang profesional agar pengerjaan kuat, bagus, dan rapi. Sedangkan yang menjadi sasaran pembangunan fisik yakni renovasi bangunan rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembuatan jalan menggunakan tukang profesional. “Satgas sudah mempersiapkan tukang profesional di bidangnya masing-masing, seperti pembangunan rumah, tentunya harus menggunakan tukang yang sudah ahli di bidangnya,” ujar Danramil 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Minggu (4/7). Begitu juga dengan RTLH, menurut Taufik untuk pemasangan bata, pembuatan kusen, satgas TMMD mencari tukang yang sudah profesional, agar pekerjaan finishing memuaskan bagi setiap yang melihat. “Apalagi bangunan rumah tentunya akan lebih lama ditempati dan selalu dipandang. Untuk itu semua finishing harus dikerjakan oleh tukang yang sudah super pengalaman,” lanjut Taufik. (tyo/yok)
Wali Kota Sosialisasikan PPKM Darurat ke Takmir Masjid Mojokerto, Memorandum Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Forkopimda melakukan sosialisasi PPKM Darurat di Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto. Sosialisasi kepada pengurus dan takmir masjid se-Kota Mojokerto tersebut diharapkan dapat mungurangi angka terkonfirmasi Covid-19 selama pemberlakuan PPKM Darurat. Wali kota yang akrab disapa Ning Ita menyampaikan Surat Edaran Nomor 44.3.33/911/417.508/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Mojokerto. “Kami berharap dengan adanya PPKM darurat dapat mengurangi angka terkonfirmasi
Covid-19,” terang Ning Ita, Minggu (4/7). Pelaksanaan PPKM Darurat di Pulau Jawa-Bali berlaku mulai tanggal 3 sampai 20 Juli 2021, bertujuan untuk penyelamatan dan perlindungan masyarakat dari pandemi Covid-19. Ning Ita meminta seluruh warga Kota Mojokerto mendukung upaya pemerintah tersebut. Pemerintah dalam menekan
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari
Ning Ita bersama Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan saat apel gelar pasukan PPKM darurat. FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR
penyebara Covid-19 mengpenyebaran s gandeng seluruh tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk m bersama melawan Covid-19. ke “Dalam kesempatan ini kami mengunda perwakilan Demengundang Masj Indonesia (DMI) wan Masjid me untuk menyukseskan PPKM Darurat. Diharapkan dua minggu ke depan angka yang rm Covid-19 dapat terkonfirmasi diturunka harap Ning Ita. diturunkan,” Sebelu Sebelumnya, PemerinM tah Kota Mojokerto bersama Forkopim menggelar apel Forkopimda pasu gelar pasukan Pemberlakuan Pembatas Pembatasan Kegiatan Mas(P yarakat (PPKM) darurat, SabA tu (3/7). Apel yang digelar di lapangan Patih Gajahmada Mo Polres Mojokerto Kota tersebut W Kota Mojokerdiikuti Wali Pu to Ika Puspitasari, Kapolres
Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan, Dandim 0815/ Mojokerto yang diwakili Danramil 0815/05 Gedeg Letda Inf Surjono. Usai kegiatan apel gelar pasukan PPKM darurat, kegiatan dilanjutkan dengan vaksinasi keliling serta pemberian minuman Prebiotik gratis kepada masyarakat Kota Mojokerto dan melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh jalan protokol di Kota Mojokerto. “Untuk vaksinasi gratis, sesuai dengan targetnya per hari Kota Mojokerto telah memberikan vaksin sebanyak seribu vaksin,” kata Ning Ita. Dalam pelaksanaan PPKM darurat yang perlu diperhatikan yakni semua akses perbelanjaan telah ditutup, kecuali
apotek dan makanan yang hanya boleh dipesan dan tidak boleh makan di tempat. Sementara itu, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan menyampaikan bahwa pembatasan atau cek poin itu dilakukan di batas-batas antardaerah. Jadi yang lebih diprioritaskan adalah daerah perbatasan dan kedua antardaerah yang menyeberang antarprovinsi dan juga antardaerah yang menyeberang antarkabupaten dan kota. “Dengan syarat bahwa yang melakukan mobilisasi itu harus memiliki perlengkapan surat kendaraan bermotor, surat izin mengemudi, dan lain sebagainya. Ditambah lagi sekarang adalah hasil rapid PCR,” pungkasnya. (war/adv/yok)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL
SENIN PAHING, 5 JULI 2021 HALAMAN 11
Surabaya, Memorandum Setelah menerapkan aturan lockdown terbatas mulai 2 Juli hingga 9 Juli 2021, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya membuka layanan melalui pesan WhatsApp (WA). “Bagi masyarakat yang mau mengajukan upaya hukum dapat mengajukan melalui pesan WA,” tutur Humas PN Surabaya, Martin Ginting, Minggu (4/7). Ditambahkan Ginting, bagi masyarakat Surabaya bisa menghubungi nomer telepon WA yang sesuai dengan kebutuhannya. Untuk perkara pidana dapat menghubungi nomor 0813 35520918. Sedangkan untuk perkara perdata bisa menghubungi nomor 0853 1333 3249. “Kemudian untuk perkara niaga dapat menghubungi nomor 0856 4801 9009, perkara tipikor 0812 3219 523. Sementara itu, untuk perkara pengadilan hubungan industrial (PHI) bisa memanfaatkan nomor 0813 3456 5591,” imbuhnnya. Dijelaskan Ginting, layanan yang masih berjalan di lingkungan PN Surabaya adalah perkara pidana yang masa tahanannya tidak bisa diperpanjang. Maka mau tidak mau harus tetap disidangkan. Untuk perkara perdata, pihaknya mengimbau masyarakat agar menunda sementara waktu. “Kalau pelayanan yang bersifat darurat seperti perpanjangan penahanan dilayani di ruangan sementara di depan kantor PN Surabaya. Demikian disampaikan pemberitahuan ini dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” pungkas Ginting. Sekadar diketahui, PN Surabaya menerapkan aturan lockdown setelah diketahui 27 orang dari 275 yang di-test swab antigen positif Covid-19. Oleh sebab itu, Ketua PN Surabaya Joni mengeluarkan surat edaran nomor: W14.U1/791/KP.04.6/7/2021 tanggal 1 Juli 2021 Tentang Penghentian Sementara Operasional Perkantoran dalam Layanan Pengadilan. (mg5/nov)
Kabaharkam...
Sambungan dari halaman 1
Sebelum meninjau Kota Pahlawan, terlebih dahulu Kabarhakam meninjau di Sidoarjo. Saat di Surabaya, Arief bersama rombongan meninjau beberapa lokasi di antaranya perbatasan Waru (Surabaya-Sidoarjo), wisata religi Sunan Ampel dan Suramadu. “Semuanya sudah mengikuti ketentuan PPKM Darurat,” pungkas Arief. (fdn/nov)
Pemuda Ketintang... Sambungan dari halaman 1 rak gerik mencurigakan. Takmir masjid yang tidak mau kecolongan kali kedua kemudian memantaunya lewat CCTV. Ternyata dugaan takmir benar. Bagas ketahuan mencuri helm merek KYT yang diletakkan di spion motor milik seorang jemaah masjid. Belum sempat kabur, tersangka diamankan berikut barang buktinya. “Sebelumnya pada Rabu (30/6) lalu, tersangka juga pernah mencuri helm di masjid yang sama. Jadi gerak-geriknya sudah dicurigai oleh pengurus masjid,” beber mantan Kanitreskrim Polsek Sawahan ini. Sementara itu, Bagas mengaku sudah enam kali mencuri helm di wilayah Surabaya dan Sidoarjo. “Sudah enam kali saya mencuri helm Pak,” tutur Bagas. Pencurian dilakukan secara acak di Sidoarjo dan Surabaya. Rata-rata helm yang dicurinya bermerek karena harga jualnya tinggi di pasaran melalui online. “Saya menjual helm curian melalui online seharga Rp 250 ribu. Hasilnya untuk biaya hidup sehari-hari,” tutur Bagas. Selain menjebloskan tersangka ke penjara, petugas juga menyita barang bukti 1 buah kardus helm merek KYT; 1 buah jaket warna hitam; 1 buah celana jin warna biru; 1 unit HP merek Oppo, dan 1 buah helm warna hitam milik tersangka yang digunakan saat mencuri. (rio/nov)
Bukan Robot
Tujuan pertama, Slamet bersama unsur forkopimda meninjau pos pengendali PPKM Polrestabes Surabaya. Hal tersebut untuk memastikan kesiapan petugas. Selain itu, guna mengetahui kendala yang dialami anggota di lapangan. “Untuk mendukung program PPKM Darurat tersebut, Polda Jatim saat ini melakukan Operasi Aman Nusa II yang melibatkan 20.000 personel dengan menetapkan check point antarprovinsi sejumlah 8 pos check point,” kata Slamet, Sabtu (4/7). Slamet menyebut, tujuh titik itu berada di pintu masuk perbatasan Jawa Tengah, satu titik perbatasan Bali, serta antarrayon atau kabupaten dengan jumlah total 86 pos check point. ada juga titik tambahan sebanyak 25 pos di pintu keluar tol. “Dengan diberlakukan giat PPKM Darurat sekaligus Operasi Aman Nusa II mulai 3 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021 diharapkan upaya penanganan Covid-19 di Indonesia khususnya di Jatim bisa berjalan dengan baik dan optimal,” harap perwira tinggi dengan bintang satu tersebut. (fdn/nov)
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
PN Surabaya Buka Pelayanan via WA selama Lockdown
Surabaya, Memorandum Malam pertama pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat, Forkopimda Jatim meninjau situasi di lapangan pada Sabtu (3/7) malam. Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Wakapolda Jatim Brigjenpol Slamet Hadi Supraptoyo.
Wakapolda Jatim Brigjenpol Slamet Hadi Supraptoyo bersama pejabat utama (PJU) meninjau pos pengendalian Covid-19 di Jalan Darmo.
Terdakwa Penipuan Nikel Ore Dituntut Pekan Depan Surabaya, Memorandum Setelah menjalani pemeriksaan, Venansius Niek Widodo bakal menghadapi tuntutan pada persidangan Kamis (8/7), pekan depan. Venansius sebelumnya didakwa menipu Soewondo dan menggelapkan uangnya senilai miliaran rupiah. Eko Budisusanto, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Tanjung Perak Surabaya membenarkan saat dikonfirmasi perihal agenda tuntutan tersebut. “Iya benar. Pekan depan kita lakukan penuntutan,” tutur Eko melalui pesan WhatsApp (WA), Minggu (4/7). Putra asli Jawa Tengah itu menambahkan, untuk agenda pembacaan surat tuntutan nantinya akan dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum Sulfikar. “Nanti yang membacakan tuntutannya
JPU Sulfikar. Sebab JPU Yusuf Akbar Amin sudah pindah ke Kejari Gianyar, Bali,” imbuhnya. Pada persidangan sebelumnya, terdakwaVenansius mengaku menarik uang modal bisnis tambang nikel yang disetor para kongsi bisnisnya ke rekening PT Rockstone Mining Indonesia (RMI) untuk disetorkan ke rekening pribadinya. Uang itu senilai Rp 75 miliar dan disetor ke Suwondo. Venansius berkongsi dengan Suwondo, Hermanto Oerip, dan Rudy Efendy Oei untuk bisnis tambang nikel dengan mendirikan PT Mentari Mitra Manunggal (MMM). Perusahaan mereka berkongsi dengan PT RMI untuk eksplorasi tambang di Kaebana. “Dari Suwondo ke Rockstone, dari Rockstone ke rekening pribadi saya. Saya cairkan itu untuk lewat
Wajah Membentur Tembok Setelah petugas medis datang dan mengecek, kondisi Ferdinandus ternyata sudah meninggal. Tidak ada saksi yang mengetahui langsung kejadian kecelakaan tersebut. Sementara itu, petugas PMI Surabaya Sugeng Wahyu Hidayat mengatakan, melihat hasil laporan yang masuk ke petugas yang mengevakuasi, setelah melihat keadaan motor dan korban sepertinya mengalami kecelakaan tunggal. Imbuh Sugeng, kondisi motor korban rusak parah akibat menabrak trotoar. Bahkan saking kerasnya menyebabkan tubuh pemotor itu ter-
Eko Budisusanto
saja. Uang tersebut saya masukkan ke rekening pribadi saya,” ujar Venansius saat memberikan keterangan sebagai terdakwa dalam sidang di Pengadilan Negeri
Surabaya, Kamis (2/7). Di PT MMM, Venansius sebagai direktur operasional, Hermanto sebagai komisaris dan Soewondo sebagai direktur utama. Menurut dia, pengelolaan keuangan dipegang Hermanto. Keputusan untuk menyetor modal ke rekening PT RMI, bukan ke PT MMM merupakan keputusan Hermanto dan Soewondo. “Hermanto sudah menguasai rekening Rockstone,” katanya. Namun, Venansius menyangkal uang yang masuk ke rekening pribadinya digunakan untuk kepentingan pribadinya. Dia berdalih tidak memegang rekeningnya. Pemegangnya Hermanto. Penarikan uang dari PT RMI untuk dimasukkan ke rekening pribadinya juga disebut atas perintah Hermanto. “Saya serahkan ke Hermanto
Sambungan dari halaman 1 pental dan membentur tembok hingga tewas di lokasi.“Wajah korban hancur sepertinya menabrak tembok dan posisi tubuhnya tergeletak tidak jauh dari motornya,” ungkap Sugeng. Setelah dinyatakan meninggal, jenazah Ferdinandus langsung dievakuasi RSUD dr Soetomo untuk divisum. Terpisah, Kanitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Heru Sudjiyo saat dikonfirmasi Memorandum via WhatsApp (WA) maupun ditelepon belum memberi jawaban atau merespons perihal kecelakaan tersebut. (rio/nov)
Kondisi motor korban rusak berat setelah kecelakaan tunggal akibat menabrak trotoar.
Pengunjung Serbu Vaksinasi di Makodam koarmada II. Selain itu, hadir juga Irwasda Polda Jatim, Sekda Provinsi Jatim, PJU Kodam V Brawijaya, PJU Polda Jatim dan pejabat Pemprov Jatim. Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto menyebutkan, target harian untuk vaksin sebanyak 300 ribu per hari. Itu
untuk bayar investor tiap bulan karena dia yang kelola keuangan,” ucapnya. Dia berdalih bahwa uang itu digunakan untuk kepentingan pribadi Hermanto. Uangnya digunakan untuk membeli rumah, ruko, perhiasan dan lainnya. Venansius mengaku tidak tahu. “Uang ini tidak hilang. Tapi, ada di tempatnya dia (Hermanto). Dia belanja perhiasan pakai cek saya,” tandasnya. Untuk diketahui, terdakwa Venansius sebelumnya meyakinkan bahwa mereka telah bekerja sama dengan PT RMI untuk eksplorasi tambang nikel. Namun, PT RMI menegaskan tidak pernah bermitra dengan Venansius. Modal yang disetor lenyap, keuntungan juga tidak pernah mereka dapatkan. (mg5/nov)
FOTO: MEMO RANDUM/RIO
Kantor Pengadilan Negeri Surabaya.
FOTO: MEMO RANDUM/JAKA
FOTO: MEMO RANDUM/JAKA
Polda Pantau Pos Pengendalian Covid-19
sesuai perencanaan Jawa Timur yang optimis bisa mencapai target tersebut. “Semoga ketersediaan vaksin dari pusat bisa segera terpenuhi,” kata Suharyanto. Sedangkan Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta menjelaskan, dari jajaran Polda Jatim akan mendukung program yang
Sambungan dari halaman 1 ditetapkan pemerintah dalam vaksinasi setiap tenaga kesehatan. Pihaknya akan menyediakan sarana dan prasarana untuk menyukseskan kegiatan tersebut. “Masyarakat bisa mendaftarkan aktif mendaftar ke puskesmas, kecamatan, koramil, polsek untuk dapat divaksinasi,”
kata Nico, kemarin. Sementara itu, ada empat titik gerai yang disediakan di Makodam V Brawijaya. Titik pertama di joglo yang menyediakan 1.250 vaksin. Di joglo dua sebanyak 1.250 vaksin. Di lapangan Ahmad Yani disediakan 1.250 vaksin. Sedangkan di Balai
Prajurit sebanyak 1.250 vaksin. “Sedangkan jumlah vaksinator yang kami libatkan sebanyak 150 personel tenaga kesehatan gabungan TNI, Polri, dan dinkes dengan total 24 tim. Setiap tim terdiri dari enam orang, dan setiap tempat vaksinasi ada enam tim,” pungkas Nico. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1
-satunya cara menekan yang namanya virus Covid yang sudah genting,” ujar Melaney ditemui Gedung Transmedia, di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan. Sementara itu, Melaney mengaku paham dengan dampak dari penerapan PPKM Darurat. Namun ia mengaku dirinya tak takut kehilangan pekerjaan. Terlebih untuk saat ini dia lebih prioritas menjaga kesehatannya. Ia yakin rezeki sudah diatur oleh Tuhan. “Oh nggak (takut hilang kerjaan), bagaimana pun keselamatan di atas segalanya. Kerjaan kita banyak kalau nggak selamat juga nggak ada gunanya. Selamat dulu aja, comes and goes-lah rezeki itu yang penting kita sehat,” beber dia. Melaney Ricardo juga turut prihatin karena di lingkungannya banyak yang sakit akibat virus Covid-19. Tidak hanya itu, ia juga mengaku rekan-rekannya di kalangan selebriti juga banyak yang terpapar virus tersebut. “Karena aku melihat kita yang kerja di entertainment tiap hari aja bingung, satu positif ini positif, itu positif. Kalau dulu kita denger si ini positif kita kaget. Sekarang kayak udah tiap hari, ada aja (yang kena),” katanya. “Karena aku banyak temen-temen artis juga ngobrol, yang break down itu mental. Itu WhatsApp grup isinya orang meninggal, terus baca berita-berita, jadi parno, kenanya ke psikis jadi udah sampai di-swab pun negatif tapi badan nggak enak, kenanya ke psikis,” bebernya lagi. Di akhir istri Tyson Lynch mengimbau agar masyarakat tetap patuh dengan protokol kesehatan. Menurutnya Covid-19 tidak pandang bulu entah kuat imunnya maupun tidak. “Dan yang suka nakal prokesnya, jangan cuma nyindirin pemerintah gini gini, prokes lu jangan kendor. Gue selalu bilang, gue penyintas Covid ya, selama lu manusia, bukan robot bukan boneka nggak ada yang (selalu) kuat imun, semua bisa kena,” pungkas Melaney Ricardo. (dth/nov)
Belum Ditindak hanya Diimbau Petugas melakukan penyisiran terhadap para pedagang kaki lima (PKL) yang buka melebihi pukul 20.00 di Jalan Kedungdoro, Jalan Pandegiling, dan Jalan Gubeng Masjid. Ada beberapa pedagang sayur di Pandegiling yang nekat tetap buka, begitu juga warung penjual makanan. Begitu melihat petugas datang, mereka
langsung tutup dan mematikan lampu. Menghindari kucing-kucingan dengan pedagang, petugas langsung mendatangi penjualnya untuk memberikan peringatan. Mereka tidak ditindak, melainkan diberi imbauan terkait prokes dan batas jam buka dan tutup hingga pukul 20.00. Jika tidak mematuhi akan diberi
Sambungan dari halaman 1 sanksi denda administrasi. Perwira pengawas (Pawas) Polrestabes Surabaya Kompol Eko Dharmanto yang memimpin razia mengatakan, anggota mempresentasikan aturan PPKM Darurat terhitung pada 3 Juli hingga 20 Juli 2021 yang diberlakukan oleh pemerintah. Oleh sebab itu, Polri bersama satpol PP dan TNI akan terus
menegakkan aturan tersebut. Untuk PKL diperbolehkan jualan hingga pukul 20.00, namun tidak bisa makan di tempat. “Anda boleh jualan, tapi tidak bisa makan di tempat, harus dibungkus atau take away (bawa pulang),” kata Eko. Jika dalam operasi PPKM Darurat nantinya ada pedagang yang nekat jualan lebih dari jam
Ingin Punya Pusaka Deworengku mendekat. “Permisi,” kata Memorandum sambil duduk di atas bongkahan batu sebelah Dayat. Ia menoleh, tapi tidak bereaksi lebih. Sesekali terdengar suaranya mingsek-mingsek lirih. Memorandum mengawasi dan mencoba bertanya, “Sakit Mas?” Dayat menggeleng, kemudian berkata. Masih lirih,“Hanya sedih, Mas.” “Itriku menggugat cerai,” imbuhnya. “Kenapa?” “Aku telah mengecewakannya. Ini memang salahku,” kata Dayat, yang kemudian bercerita
bahwa masalah ini berawal dari sikapnya yang minder di hadapan istri, sebut saja Nia. Saat itu malam pertama. Ketika sudah di atas ranjang, Nia sempat kecewa melihat titit Dayat yang mini. “Ini sudah maksimal, Mas?” kata Dayat menirukan komen Nia malam itu. Dayat tidak menjawab, tapi langsung melakukan serangan. Seru. Maklum, malam pertama. Beberapa ronde terselesikan dengan baik. “Kecil tapi lincah, kan? Kayak Maradona. Ngeyel,” kata Dayat usai pertempuran. Nia tersenyum dan mencowel perut Dayat.
yang ditentukan, imbuh Eko akan ada sangsi administrasi maupun penutupan dan gerobaknya akan dibawa ke kantor satpol PP. “Karena kita menimbang Covid-19 itu masih banyak, rumah sakit penuh, orang meninggal itu inden (memesan). Kasihan yang meninggal jika ambulans harus inden atau menunggu lama,” tandas Eko. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 Sampai di sini tidak ada masalah. Tampaknya Nia sudah bisa menerima kondisi Dayat apa adanya. Nia juga tidak menyinggung-nyinggung pusaka suaminya yang berukuran mini. Justru Dayat sendiri yang minder. Komentar perdana Nia yang bertanya ‘ini sudah maksimal, Mas’ terus mengiang-ngiang di relung telinga Dayat. Beresonansi di dada dan menyerap ke dalam hati. Diam-diam Dayat berusaha menambah volume senjatanya agar lebih berisi dan enak dipandang. Minimal seperti milik temannya sesama sales mobil, yang dengan bangga menamakan
pusakanya sebagai deworengku, gede, dowo, ireng, kaku. Dayat rajin mendatangi pakar-pakar pembesaran kelamin pria yang marak di iklan-iklan beberapa media cetak, media online, dan media sosial (medsos). Mulai yang menawarkan rendaman ramuan herbal hingga cara penyuntikan. “Ternyata banyak yang abal-abal. Meski sudah direndam ramuan herbal, namun tidak bertambah besar. Ada juga yang pakai metode urut. Pemijatnya ada yang laki, namun kebanyakan perempuan. Hasilnya tak jauh beda. Tanpa perubahan,” kata Dayat.
Dayat sempat putus asa dan menghentikan upayanya melakukan pembesaran pada pusakanya. Toh istrinya tidak pernah mempermasalahkan penampilan pusaka yang memang relatih kecil itu. “Mungkin Nia sudah puas dengan kelincahan pusakaku yang mampu menyerang ke segala penjuru,” batin Dayat kala itu, yang lantas diungkapkan ke Memorandum sebagai klaim kepuasan. “Kayak menghibur diri ya?” imbuh Dayat ke Memorandum dengan nada tanya, yang disambung tawa. Dayat sejenak melupakan kesedihannya. (jos, bersambung)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SENIN PAHING, 5 JULI 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Suasana musyawarah pilkades PAw.
PAw Kades Gumeno Sisakan Polemik Gresik, Memorandum Pemilihan kepala desa (pilkades) pengganti antarwaktu (PAw) Gumeno, Kecamatan Manyar, pada 16 Juni lalu masih menyisakan polemik. Muncul dugaan, pelaksanaannya diwarnai kecurangan dan sarat akan ketidakterbukaan. Seperti diketahui, PAw melalui musyawarah desa itu diikuti oleh dua calon kepala desa (cakades). Yakni Hasan Fathoni dan Abdullah Hasyim. Singkat cerita, hasilnya Hasan Fathoni meraup 132 suara peserta musyawarah dan Abdullah Hasyim 82 suara. Hasil tersebut menimbulkan keganjalan di kalangan masyarakat. Termasuk cakades Abdullah Hasyim. “Bayangkan saja, saya sebagai cakades tidak diberi draft tata tertib PAw. Ini mengindikasikan panitia tidak transparan. Belum lagi menjadi peserta musyawarah tapi tidak diberi hak pilih. Sedangkan lawan kami ditetapkan dan disahkan sebagai pemilih atas dirinya sendiri,” ungkap Abdullah Hasyim. Pihaknya juga menyayangkan terkait jawaban atas sanggahan yang disampaikan pada 21 Juni, baru dijawab 30 Juni oleh badan permusyawaratan desa (BPD). Menganggap bahwa proses baik-baik saja tanpa ada pelanggaran. “Tentu hal tersebut telah kami adukan kepada dinas PMD, bupati, Komisi I DPRD Gresik. Berikut juga kepolisian atas dugaan pidana politik uang yang bahkan dilakukan oleh oknum panitia,” keluh pria berkaca mata itu. Atas ketidakpuasannya itu, Abdullah Hasyim beserta masyarakat yang sedari awal tidak menghendaki pelaksanaan PAw dan berharap pemilihan serentak akan terus menggunakan haknya melalui jalur sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku. “Meskipun hasil pemilihan itu nantinya ditetapkan, kami bersama masyarakat akan tetap berjuang. Bahkan ke PTUN (Pengadilan Tinggi Tata Usaha) termasuk membawa bukti jawaban sanggahan BPD. Artinya, ini adalah ikhtiar kami semua sebagai warga masyarakat yang tidak tinggal diam melihat kedzaliman,” pungkasnya. Dugaan kecurangan juga disampaikan warga setempat, M Mukhlis. Namanya sudah didaftarkan oleh RT dan RW untuk mewakili sebagai peserta musyawarah, namun terkesan dijegal. “Pihak RT dan RW mengusulkan saya karena punya surat kepengurusan. Tapi ditolak panitia. Ini pasti ada yang tidak beres, dan ketidakberesan itulah yang diyakini sebagian besar masyarakat,” tandasnya. Hal senada disampaikan sejumlah warga lainnya. Kasak-kusuk dirasakan seperti kasuistik dalam satu keluarga anggota BPD yang terafiliasi pihak tertentu. Sayangnya, masyarakat mengaku tidak tahu cara menyampaikan keluhannya agar diperhatikan oleh pejabat terkait hingga Bupati Gresik. Terpisah, Ketua Panitia Musdes PAw Gumeno, Khusnaini saat dikonfirmasi membantah dugaan tersebut. Menurutnya, semua tahapan sudah sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku. Tekait sanggahan dan aduan yang dilakukan Abdullah Hasyim, menurutnya itu hak sebagai warga negara. “Sudah beres mas. Saya sudah laporkan ke BPD. Kemarin kabarnya PAw ini dilaporkan ke DPRD, saya siap kalau diajak hearing atau dimintai keterangan,” tegasnya. Yang pasti, pihaknya menekankan yang dilakukan panitia sudah sesuai. (and/har/udi)
FOTO: ISTIMEWA
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama forkopimda menggelar razia PPKM darurat di mal.
Forkopimda Razia Warkop dan Mal Gresik, Memorandum Forkopimda Gresik menggelar razia di warkop dan mal, Minggu (4/7). Kegiatan ini dalam upaya pelaksanaan PPKM darurat. Dalam razia itu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail, Kadinkes Saifudin Ghozali, Kasatpol PP Abu Hassan dan Kadishub Nanang Setiawan. “Kami bersama forkopimda turun langsung untuk memberi edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Bahwa silakan warung atau tempat usaha untuk buka, tapi dibawa pulang. Jangan makan di tempat,” tandasnya. Masyarakat juga diimbau patuh kebijakan jam malam dan menyarankan agar mengh-
abiskan waktu di dalam rumah bersama keluarga. Di tengah keluhan masyarakat yang mulai jenuh dengan kebijakan di rumah saja, bupati pun memberikan tips. “Dari rumah kita juga tetap bisa produktif. Misalnya banyak membaca, memasak, berkebun atau menghabiskan waktu bersama keluarga. Selain produktif, yang terpenting harus bahagia,” pungkas mantan ketua DPRD Gresik itu. Sedangkan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan. Sukseskan gerakan Gresik Jaman
Now atau jangan kemana- mana dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Dalam pelaksanaan PPKM darurat ini kami lakukan penyekatan di tiga titik. Perbatasan Surabaya, perbatasan Lamongan, dan di daerah Manyar. Di pos-pos ini akan dilakukan pemeriksaan untuk mencegah mobilitas masyarakat dari luar wilayah aglomerasi,” ungkap alumnus Akpol 2001. Dalam penyekatan Minggu (4/7) di perbatasan Surabaya, satu orang pengendara dinyatakan positif usai rapid antigen. Satu rombongan langsung diminta putar balik ke arah keberangkatan. Sementara itu, Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail menegaskan, pihaknya siap mendukung
penuh kebijakan pemerintah terkait PPKM darurat. Kodim juga mendapat sokongan tenaga sebanyak 50 personel dari Kodam V/Brawijaya. Namun yang pasti, pihaknya meminta masyarakat untuk patuh selama kebijakan ini berlangsung. “Kami siap mendukung penuh pelaksanaan PPKM Darurat. Kepada masyarakat kami imbau agar Jangan Kemana-mana. Jaga diri, keluarga dan negara. Ini demi keselamatan bersama,” tegasnya. Sementara itu program percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Gresik terus digenjot. Hingga saat ini, sebanyak 230 ribu dosis sudah tersalurkan. Bahkan penyelenggaraannya dilakukan hingga tingkat desa. “Percepatan vaksinasi terus kami lakukan di masing-masing pusk-
esmas dan desa. Pelaksanaannya akan terus dioptimalkan menyesuaikan droping dari pusat. Saat ini sudah ada sekitar 230 ribu dosis yang tersalurkan,” jelas Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat razia PPKM Darurat di Kecamatan Manyar. Gus Bupati, sapaan akrabnya, menjelaskan, selain vaksinasi saat ini pemerintah telah menetapkan kebijakan PPKM darurat. Harapannya masyarakat bisa mematuhi setiap ketentuannya agar penanganan pandemi Covid-19 bisa optimal. “Kebijakan ini demi keselamatan masyarakat. Kita kurangi mobilitas selama dua minggu ini, mudah-mudahan penyebaran Covid-19 varian baru ini bisa diputus dan bisa dikendalikan,” imbuh bupati 36 tahun itu. (and/har/udi)
Kecelakaan Kerja di Pabrik Kayu Diusut
FOTO: MEMORANDUM/ DOK
Kebakaran rumah warga yang terjadi beberapa waktu lalu.
6 Bulan Terjadi 54 Kebakaran Bojonegoro, Memorandum Jumlah kebakaran akibat korsleting listrik di Kabupaten Bojonegoro tergolong tinggi. Sesuai data Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bojonegoro, selama 6 bulan ini telah terjadi 54 kebakaran. Penyebabnya rata-rata akibat hubungan arus pendek atau korsleting. Kepala Dinas Damkar Bojonegoro Achmad Gunawan mengungkapkan, sejak Januari sampai akhir Juni 2021, telah terjadi sebanyak 54 peristiwa kebakaran di Bojonegoro. “Kebakaran di Bojonegoro sebagian besar disebabkan korsleting listrik dan sebagian karena faktor lain,” ungkapnya kemarin. Gunawan menjelaskan, keba-
karan terjadi hampir setiap bulan. Rinciannya Januari terjadi 5 kali kebakaran, Februari 9 kejadian, kemudian Maret terjadi 9 kebakaran. Selanjutnya, kebakaran di April 9 kejadian, Mei 16 kejadian dan Juni 6 kejadian. “Tingginya angka kebakaran ini juga disebabkan karena kelalaian. Seperti lupa mematikan tungku masak, kemudian lupa mematikan perapian kandang,” bebernya. Gu n a w a n m e n g i m b a u masyarakat Bojonegoro, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran. Misal, jika warga akan pergi keluar rumah sebaiknya dipastikan dulu apakah kompor sudah dimatikan atau belum. “Ini bagian dari kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran,”
terangnya. Selain itu, lanjut Gunawan, jika instalasi listrik di rumah warga sudah lama, perlu dilakukan peremajaan atau diganti kabel baru untuk mengantisipasi terjadi arus pendek listrik. Jika instalasi listrik di rumah warga buruk, maka dapat memicu korsleting listrik yang menyebabkan kebakaran. “Hal ini terbukti kebakaran yang terjadi di Bojonegoro. Selama Januari sampai Juni sebagian besar akibat terjadi arus pendek,” ujarnya. Guna meminimalisir terjadinya kebakaran di Kabupaten Bojonegoro, petugas pemadam kebakaran lebih giat lagi mengimbau masyarakat selalu waspada. (top/har/udi)
Gresik, Memorandum Kecelakaan kerja terjadi di PT NP, Jalan Raya Dharmo Sugondo, Kebomas, Gresik, Sabtu (3/7). Satu orang pekerja tewas dalam insiden di pabrik kayu itu. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan kerja yang menewaskan pekerja itu. Namun, hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan penyebab insiden tersebut kesalahan manusia atau kesalahan teknis. “Laka kerja tersebut sudah dalam penanganan kami. Apakah ada kelalaian atau kesalahan teknis belum bisa dipastikan. Saat ini kami sedang penyelidikan dan olah TKP (tempat kejadian perkara),” jelasnya, Minggu (4/7). Informasi yang dihimpun, korban berinisial R asal Kecamatan Cerme, Gresik. Ia bekerja di bagian Glue A Spider. Kejadiannya sekitar pukul 10.00. Saat kejadian, korban tengah melakukan pembersihan rol spider. Nahas, entah karena apa korban ikut masuk ke dalam rol spider itu dan tewas seketika. Polisi pun sudah mendatangi lokasi. Petugas memasang police line dan melakukan olah TKP. Pengumpulan keterangan juga terus dilakukan. (and/har/udi)
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Polisi mengolah TKP.
Satgas menumpuk batu yang akan digunakan sebagai penahan tanah.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Satgas Pasang Bronjong Cepat dan Cekatan Gresik, Memorandum Selain pembangunan infrastruktur dan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), Satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik juga berpacu dengan waktu untuk pembuatan tembok pembatas tanah (TPT) di Sungai Tretek. Rencananya TPT di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng ini dibangun sepanjang 150 meter. “Saya melihat langsung kerja TNI sangat mengagumkan. Mereka bekerja tak mengenal lelah, terus bersemangat dengan menggunakan perhitungan yang matang serta pasti. Tidak ada kerja ngawur. Semuanya dilakukan dengan hitungan matematika yang pasti sehingga akan menghasilkan pekerjaan yang maksimal,” Kades Siwalan Suhartono, Minggu (4/7). Sedangkan menurut anggota satgas dikatan Serda Azis, bahwa satgas ini sudah sangat berpengalaman dalam semuanya dikerjakan sesuai dengan perencanaan. “Seperti membuat bronjong, tinggal menyesuaikan lokasi serta gambar saja. Makanya mereka mengerjakan begitu cepat sekaligus kelihatan seperti tanpa ragu,” ujar Azis. Sedangkan pengerjaannya, masih menurut Azis juga dipastikan akan selesai tepat waktu, karena masyarakat juga turut bergotong royong. “ Satgas dan warga tetap bersemangat dalam menyelesaikan sasaran fisik,” pungkas Azis. (tyo/udi)
Offroader Golek Jalur Seneng Taklukkan Gunung Arjuno Puluhan Offroader asal Gresik, Surabaya, dan Sidoarjo yang tergabung dalam kelompok GJS kepanjangan dari golek jalur seneng, berhasil menaklukkan area pegunungan Arjuno, Malang, Sabtu (3/7). JALUR yang dilewati hampir lengkap tantangannya. Mulai masuk area kebun teh Lawang, hutan pinus, tanjakan bahagia, turunan hingga bebatuan dan berakhir di puncak pos 1 Arjuno untuk istirahat makan siang. Acara yang dihadiri Offroader senior asal Gresik, seperti H Romin juragan Tambak asal Cerme, Ali Punteal, Ali AGT yang dikenal dengan Ali bongkreng, H Zainal, Mukidin, Cipto dan Jimy Surabaya. Turut hadir pula Direktur Utama RS
FOTO: ISTIMEWA
Puluhan offroader GJS di Gunung Arjuno.
Fatma Medika Bungah, Gresik, serta puluhan pencinta tantangan adrenalin yunior dibawah koordinator Zipul. Tantangan dan rintangan
dilalui oleh puluhan Offroader GJS Adventure Trail. Perlawanan keras antara pencinta motor trail kawakan antara H Romin dan Ali Punteal. Saat Punteal motornya
mogok di tengah kebun teh, Musuh bebuyutan berhasil mengabadikan dengan video ponselnya. “Wah iki kacau Offroader senior bikin macet. Kacau-kacau.
Ngisin-ngisiniae,” kelakar kaji Romin tertawa ngakak. Setelah berhasil dikerjai oleh H Romin, Ali Punteal balas dendam. Dengan membuat jebakan batman, tanjakan yang diberi batu. Saat melintas tanjakan maut, Offroader asal Tambak itu berusaha untuk menepi, namun, dikembalikan. Setelah mencoba jatuh hingga dua kali, sorakan ramai dan teriakan hore disuarakan oleh sejumlah Offroader. “Deritamu bahagiaku,”teriak Punteal ngakak. Saat ditanya soal jalurannya, ia mengatakan jalurannya mantab. Ketua pelaksana Ali Punteal mengaku, senang jalur golek seneng kali ini. Sengaja dikasih jalur awalnya bahagia, tetapi saat di tengah-tengah kita kasih jalur bebatuan. “Saya senang kalau banyak yang njarem-njarem tangannya. Penderitaanmu adalah bahagiaku “ucap Ali ngakak. (and/har/udi)