Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 5 Agustus 2022

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

JUMAT PON, 5 AGUSTUS 2022

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 5.000,-

8 WARGA TEWAS TENGGAK MIRAS, POLISI TAK BERKUTIK

PRODUSEN MIRAS TAK TERSENTUH Ninja Ginsu Oleh: Dahlan Iskan

M

ATAHARI sudah agak tinggi pada hari Minggu pagi jam 06.18 di Kabul. Di ibu kota Afghanistan itu, di awal Agustus seperti ini, matahari mulai terbit pada pukul 05.05. Maka hebat sekali senjata pembunuh pemimpin tertinggi Al Qaeda, Ayman Al-Zawahiri ini. Datangnya tidak terlihat. Suaranya tidak terdengar. Tanpa kilau pantulan cahaya pagi. Langsung saja: jleb! Senjata tajam itu masuk ke tubuh Al-Zawahiri. Merobek-robeknya. Menewaskannya seketika. Itulah sebabnya pesawat tanpa awak jenis R9X itu disebut juga Drone Ninja. Nama lainnya: senjata Flying Ginsu. Ginsu adalah julukan yang diambil dari nama sebuah pisau istimewa. Pisau

Belum Ada Aturan Ketat

Surabaya, Memorandum Penanganan kasus minuman keras (miras) oplosan di dua wilayah Tambaksari dan Lakarsantri yang menelan delapan korban jiwa terkesan jalan di tempat. Sebab, produsen miras hingga saat ini tidak tersentuh masalah hukum. Padahal sudah mengamankan penjual tetapi polisi tidak bisa berkutik karena masih menunggu hasil labfor. Seperti kejadian di Jalan Jeruk, Banjar Melati, yang menewaskan tiga orang. Gegara hasil labfor untuk mengetahui kandungan cairan apa yang

WAKIL Wali Kota Surabaya abaya mArmuji menuturkan, sama pai saat ini Kota Surabaya memang belum memiliki aturan ketat soal larangan mendistribusikan minuman keras (miras) oplosan. Namun begitu, pi-uhaknya sangat mendursekung adanya aturan terse-

ada di miras oplosan itu belum keluar sehingga terganjal dalam penetapan tersangka.

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

FOTO: MEMORANDUM/RIO

 Bersambung ke halaman 11 

 Bersambung ke halaman 11 

Barang bukti miras yang disita di Polsek Lakarsantri.

Armuji

 Bersambung ke halaman 11 

Marion Jola

Nangis Marion Jola menyempatkan datang ke Citayam Fashion Week. Selain bertemu dengan Kurma, Marion Jola menangis juga jadi sorotan.

T

idak seperti artis atau influencer yang ingin menjajal jalan di zebra cross bak runway Citayam Fashion Week, Marion Jola menyanyi di trotoar  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: ISTIMEWA

Kajati Jatim Mia Amiati menjelaskan mengenai penghentian penuntutan dengan cara restorative justice terhadap kasus narkoba.

Pertama di JaƟm, Kasus Narkoba Diselesaikan RestoraƟve JusƟce

TERSANGKA TAK PERNAH MELANGGAR HUKUM Surabaya, Memorandum Untuk kali pertama, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim menyelesaikan kasus narkoba secara keadilan restoratif atau restorative justicee (RJ). Kejati Jatim menghentikan penuntutan dengan cara restorative justicee itu dilakukan terhadap tersangka PE, buruh

serabu serabutan yang tinggal di Kabupaten T Trenggalek. Seb Sebelumnya, kasus narkoba yang m menjerat tersangka ditangani P Polres Trenggalek. Mengapa terh terhadap kasus narkoba, Kejati Jatim b berani menyelesaikan dengan ccara RJ? Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jatim Mia Amiati

pun angkat bicara. Mia menjelaskan, ada berbagai pertimbangan yang membuat Jaksa Agung Muda (Jampidum) pada Kejaksaan Agung menyetujui RJ Tersangka yang diajukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Trenggalek. “Tersangka ini memiliki peri-

laku yang baik dalam masyarakat dan tidak pernah melakukan perbuatan melanggar hukum,” sebut Kajati Jatim Mia Amiati, Kamis (4/8). Pertimbangan lain tersangka tidak berperan sebagai produsen, bandar, pengedar dan kurir terkait jaringan gelap narkotika.

Tersangka juga bukan residivis kasus narkotika dan tidak pernah terdaftar dalam status daftar pencarian orang (DPO). “Selain itu, tersangka hanya sebagai pengguna dan untuk diri sendiri dan tidak ada keter Bersambung ke halaman 11 

Bekuk Komplotan Penggelapan Ratusan HP Rp 1,5 M

Diotaki Karyawan Ekspedisi Surabaya, Memorandum Ratusan HP senilai Rp 1,5 miliar digelapkan karyawan ekspedisi di Jalan Demak. Selain meringkus Edi Mulyono (46), warga Jalan Rembang, yang sekaligus otak penggelapan 424 unit HP ini, polisi juga mengamankan Miswanto (49), asal Jalan Randu Barat; Faisal Heriyanto (24), warga Dusun Polay, Kabupaten Pamekasan; Candra Andi Haryanto (34), warga Dusun Oro Timur, Kabupaten Pamekasan; dan Ahmad Fariqi (32), asal Dusun Polay, K a b u paten Pame-

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Kanitreskrim Polsek Gayungan Iptu Hedjen Oktavianto menginterogasi terduga pelaku.

Transaksi Sabu, Residivis Kebonsari Disergap FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Reskrim Polsek Pabean Cantikan menunjukkan komplotan penggelapan HP.

kasan. “Ter “Terduga pelaku EM (Edi Mulyono) me merupakan karyawan ekspedisi. Sement Sementara M (Miswanto), temannya

EM yang mau terima barang. Oleh M dijual ke FH (Faisal Heriyanto) dan  Bersambung ke halaman 11 

Demi Upah Rp 100 Ribu Surabaya, Memorandum Pernah di penjara atas kasus narkoba, tidak membuat kapok Agus Effendy (34), warga Jalan Kebonsari Baru.

Malahan dia kembali menjadi pengedar sabu demi upah Rp 100 ribu.  Bersambung ke halaman 11 

Cinta Suci Terbenam Dalam Lumpur Menjijikkan (1) - Meng, DPRD Jatim paksa OPD maksimalkan serapan anggaran.

Cowoknya persis Arjuna, Ganteng Kelewatan Suci (bukan nama sebenarnya) bahagia saat lima tahun lalu diperkenalkan omnya, Supri, kepada seorang pemuda, sebut saja Budi. Wajahnya ganteng.

- Boleh dipinjam paksa tanpa agunan?

Si Mameng (Karyawan)

B

ODI Budi juga atletis. Saking gantengnya, Budi disamakan tokoh pewayangan Arjuna. Gantengnya kelewatan sampai tampak seperti perempuan. Tentu saja perempuan cantik. Kebanggaan Suci, yang sebelum menikah  Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO Bupati Ajak Ciptakan Ekosistem Hubungan Industrial yang Kondusif

JUMAT PON, 5 AGUSTUS 2022 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

FOTO: MEMORANDUM/KRI/JOKOSAN

Sidoarjo, Memorandum Perselisihan kepentingan hingga pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menjadi permasalahan serius pada hubungan industrial di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor membuka bimtek peningkatan pemahaman sarana hubungan industrial bagi pengusaha dan pekerja.

Sidoarjo, Memorandum Memperingati Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) ke-77, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, menggelar kegiatan pembuatan ‘Paspor Masuk Desa’ di Desa Kedungturi, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Jumat (5/8) pagi ini. Kepala Bidang Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Keimigrasian (Doklantalkim) A n g g o r o Widjanarko mengatakan, k e g i a t a n ‘Paspor Masuk De s a’ i n i bertujuan untuk lebih

mendekatkan diri dengan masyarakat. “Kami ingin mendekatkan diri dengan masyarakat, serta membantu masyarakat dalam memperoleh paspor dengan mendatangi langsung ke lokasi pemohon,” ujar alumni Akademi Keimigrasian (AIM) angkatan VIII ini, Kamis (4/8). Menurut Anggoro, pembuatan paspor saat ini sudah sangat mudah bisa melalui aplikasi M-Paspor. Namun, khusus dalam rangka HDKD ini, melalui kegiatan paspor masuk desa, masyarakat akan lebih dipermudah dengan petugas datang ke lokasi pemohon. “Besok (hari ini,red) kita akan melayani pembuatan paspor untuk 50 pemohon. Untuk itu, kami berharap p e m o h o n p a s p o r untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkas Anggoro. (jok/mik)

(TPT) Sidoarjo pertama kali kita dilantik diangka 10,98. Harapannya dengan intervensi seperti Bursa Kerja Terbuka (BKT) dan lain sebagainya, mari kita lihat di Bulan Agustus ini BPS nilainya keluar berapa?, “lanjutnya. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sidoarjo Dr. Fenny Apridawati, S.KM, M.Kes, angka pengangguran Sidoarjo masih tertinggi di Jawa Timur. Mohon doa restunya, pada bulan Agustus ini akan dilaksanakan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas). Mudah –mudahan tahun ini upaya Bupati Sidoarjo dengan berbagai program bisa menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Sidoarjo. “Dari banyak kasus yang telah ditangani oleh Dinas Tenaga Kerja Sidoarjo dalam masalah perselisihan hubungan industrial, muaranya hubungan tidak harmonis antara pekerja dan pengusaha,” ujarnya. Menurut Fenny, harmonisasi hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha yang difasilitasi oleh pemerintah adalah suatu keharusan yang tidak bisa ditawar. Hubungan industrial ini juga sudah tertuang dalam UU Cipta Kerja. (kri/jok/mik)

Pemkab Sidoarjo Raih Penghargaan IRL Sidoarjo, Memorandum Pemkab Sidoarjo mendapatkan kado manis pada Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022 ini. Pemprov Jawa Timur memberikan penghargaan kepada Kabupaten Sidoarjo atas kinerja pencapaian Imunisasi Rutin Lengkap (IRL) periode Januari sampai dengan Mei 2022. Penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Hj Khofifah Indar Parawansa tersebut, diserahkan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil E Dardak kepada Bupati Sidoarjo H Ahmad Muhdlor yang diwakili Pj Sekda Sidoarjo Andjar Surjadianto, Selasa (2/8), di Hotel

Mercure Grand Mirama, Surabaya. Penyerahan penghargaan dilakukan pada kegiatan Rakor program prioritas bidang kesehatan Jatim sekaligus launching BIAN di Jatim. Kabupaten Sidoarjo menjadi terbaik III dari 5 kabupaten terbaik di Jatim dalam kinerja pencapaian IRL periode Januari sampai dengan Mei tahun 2022. Ditempat terpisah, Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor mengapresiasi kinerja jajaranya dalam pelaksanaan IRL. Dikatakannya pemberian imunisasi penting digalakkan. Imunisasi terbukti dapat melindungi anak-anak

dari penyakit berbahaya. Menurutnya dengan imunisasi, anak lebih sehat dan lebih produktif. “Tak hanya itu, manfaat dari imunisasi juga jauh lebih besar dibandingkan dampak yang ditimbulkan di masa depan,”sampainya. Oleh karenanya Bupati yang akrab dipanggil Gus Muhdlor itu akan terus mendorong IRL. Apalagi pada BIAN tahun ini. Strategi untuk menggalakkan imunisasi rutin pada anak akan dilakukannya. Hal itu untuk mengejar cakupan imunisasi rutin yang menurun signifikan akibat pandemi Covid-19.

Gus Muhdlor mengatakan pada BIAN tahun ini akan diberikan imunisasi tambahan Campak-Rubela serta melengkapi dosis Imunisasi Polio dan DPT-HB-Hib yang terlewat. Pemkab Sidoarjo akan mengikuti acuan pelaksanaan BIAN dari Kementerian Kesehatan. Imunisasi rutin pada anak akan terus digalakkan untuk memberikan perlindungan dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). “Dengan terselenggaranya kegiatan BIAN tahun ini diharapkan kekebalan masyarakat akan terbentuk,”ucapnya. (kri/jok/mik)

FOTO: MEMORANDUM/KRI/JOKOSAN

Dekati Masyarakat, Imigrasi Surabaya Layani Pembuatan Paspor Masuk Desa

Untuk itu, kemitraan pengusaha dan pekerja dengan tujuan meningkatkan taraf hidup dan pengembangan usaha merupakan hal paling mendasar dalam hubungan industri. “Seringkali terjadi konflik antara pekerja dan pengusaha diujungnya saja. Seringkali depannya tidak clear, seperti peraturan perusahaan tidak di share, perjanjian kerja bersama (PKB) tidak clear. Kalau ini disampaikan didepan dan potensi konflik diterapkan permasalahan ini bisa terminimalisir,” ujar Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali saat membuka bimtek peningkatan pemahaman sarana hubungan industrial bagi pengusaha dan pekerja, Kamis (4/8), di Dinas Tenaga Kerja Sidoarjo. Menurutnya, bimtek ini juga dalam rangka menciptakan ekosistem serta keberlangsungan usaha yang kondusif antara pekerja, pengusaha dan pemerintah. Pemerintah ini sebagai Pembina, fasilitator, pengawas dalam membina ekosistem untuk memahami role yang baik sehingga bisa diminimalisir. “Terkait Tingkat Pengangguran Terbuka

Kabid Doklantalkim Anggoro Widjanarko. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil E Dardak menyerahkan penghargaan kepada Bupati Sidoarjo H Ahmad Muhdlor yang diwakili Pj Sekda Sidoarjo Andjar Surjadianto.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA Perketat Izin IPAL di Tempat Usaha

JUMAT PON, 5 AGUSTUS 2022 HALAMAN 3

Janji Lakukan Pengawasan Ketat

“Saya sampaikan, kita tidak bisa mengeluarkan izin tanpa pengawasan. Sebenarnya ketika sudah ada izinnya, maka teman-teman tidak usah repot-repot, cukup datang sebulan sekali atau dua kali. Cek airnya saja, diambil dan dites, sesuai dengan standar atau tidak,” kata wali kota, Kamis (4/8). Eri kembali menegaskan, semua tempat usaha, khususnya pabrik di Surabaya, harus memiliki IPAL. Sebab, keberadaan IPAL itu dirancang untuk mengolah, menyaring, dan membersihkan limbah sebelum dibuang ke lingkungan. “IPAL itu yang mengelola agar airnya menjadi standar, sehingga bisa dibuang. Nah ini yang harus dicek. Kalau selama di IPAL itu tadi airnya tidak sesuai, maka tidak boleh dibuang di sungai,” tegasnya. Selain pengawasan terhadap keberadaan IPAL, wali kota juga meminta kepada jajarannya agar mempercepat proses perizinan. Pasalnya, izin IPAL merupakan hal wajib yang harus dikantongi oleh para pelaku usaha.  Bersambung ke halaman 4 

FOTO-FOTO: ISTIMEWA

Surabaya, Memorandum Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta jajarannya agar rutin melakukan pengawasan terhadap Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dimiliki pelaku usaha, khususnya industri atau pabrik. Hal ini untuk memastikan supaya air yang dibuang ke lingkungan aman dari pencemaran.

Pintu air di kawasan Surabaya Utara.

Sanksi Tegas Pabrik dan Rumah Industri yang Cemari Lingkungan luruhan bila ditemukan pencemaran lingkungan yang berasal dari limbah pabrik atau rumah industri skala besar. Jadi jangan hanya berasumsi, tetapi benar-benar mengecek langsung ke sumbernya,” kata politisi PDI-Perjuangan (PDI-P) ini. Seperti salah satu kasus yang terjadi pada sungai di kawasan Jalan Kalisari Damen, Kelurahan Kalisari, Kecamatan

Amankan Aset untuk Tambah PAD Surabaya, Memorandum Ketua DPRD Jatim Kusnadi mendesak aset yang selama ini dikuasai pihak ketiga secara tidak sah, agar segera diurus legalitasnya. Agar aset tersebut kembali ke Pemporv Jatim dan dikelola untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD) bagi kesejahteraan rakyat Jawa Timur. “Kami mendorong bisa agar aset bisa kembali ke Pemprov Jatim. Karena pemprov memerlukanya,” tegas Kusnadi. Karena itu Disampaikan Kusnadi, harus ada pemanfaatan aset akan dapat penanganan cermat. menjadi target penambahan Kalau mau manajemen sumber PAD. Meski begitu, bagus, harus fokus pada ketua DPD PDI-Perjuangan (PDII-P) Jawa Timur ini penataan aset. menyampaikan, tidak semua lokasi aset strategis. Karena itu, regulasi atau aturan diperlukan Kusnadi untuk menyelamatkan aset. Ketua DPRD Jatim “Meski semua tidak bisa mendukung PAD, namun tetap harus dilakukan penyelamatan,” tegas dia. Penataan aset sebagai pekerjaan besar harus dilakukan secara detail. Sehingga regulasi yang disiapkan mampu meng-cover kebutuhan penataan aset. “Karena itu harus ada penanganan cermat. Kalau mau manajemen bagus, harus fokus pada penataan aset,” kata Kusnadi. Keberadaan perda aset, Kusnadi menyampaikan perlu adanya penyempuranaan. Sebab perda aset diharapkan bukan hanya mengamankan aset milik pemprov. Tetapi juga aset yang ada bisa menambahkan pendapatan asli daerah. Pengamanan aset juga melibatkan lembaga samping laiannya. “Pengamanan aset diperlukan koordinasi semua pihak,” tutup Kusnadi. Sebelumnya, Ketua Komisi C DPRD Jatim, Abdul Halim menyampaikan ada bebebrapa aset yang sudah diakuisi. Pemprov Jatim terus melakukan penataan dan sertifikasi aset yang tercecer di sejumlah kabupaten/kota di Jatim. Satu persatu Pemprov Jatim mengandeng Kejaksaan Tinggi Jatim, dan BPN Jatim berupaya mensertifikatkan aset yang menjadi kekayaan pemprov. “Ada tambak garam seluas 9 hektare dalam penguasaan Dinas Kelautan Pemprov Jatim. Lokasi lahan di Sampang,” tegas Abdul Halim. Ketua PD Satria Jatim ini menyampaikan, masih banyak aset yang harus diamankan. Karena itu, DPRD juga dikabarkan mendorong revisi peraturan daerah (perda). “Masih belum kesana butuh pembahasan lebih dalam,” urai dia. Sebelumnya, badan anggaran (Banggar) DPRD Jatim mendorong memaksimalkan potensi aset yang selama ini tidur, dengan menggerakkan potensi masyarakat. Anggota Banggar, Mathur Khusairi mengatakan, aset yang tidur harusnya bisa dimanfaatkan agar memiliki potensi. Azas kemanfaatan harus dilakukan OPD pemilik aset bekerjasama dengan pihak ketiga untuk kelola aset. “Yang jelas tidak melanggar aturan,” terang Mathur Husairi. Ia mengapresiasi sejumlah aset yang bisa disertifikatkan oleh Pemprov Jatim. Hingga Bulan Juli 2022, aset yang berhasil diselamatkan yaitu halaman samping RSUD Husada Prima senilai Rp 5 miliar, kemudian aset RSUD Dr Soetomo dengan nilai Rp705,692 miliar dan RSJ Menur senilai Rp357,9 miliar. (day/ono)

“

Mulyorejo belum lama ini. Sungai yang berada persis di belakang Pakuwon City Mall itu diselimuti oleh busa berwarna putih hingga air sungai tertutup. Masyarakat banyak yang menduga bahwa busa itu berasal dari limbah pabrik. Karena tidak mungkin disebabkan oleh aktivitas masyarakat. Namun,

DLH harus mengecek secara keseluruhan bila ditemukan pencemaran lingkungan yang berasal dari limbah pabrik atau rumah industri skala besar. Jadi jangan hanya berasumsi, tetapi benar-benar mengecek langsung ke sumbernya.

 Bersambung ke halaman 4 

Abdul Ghoni Muklas Ni’am Anggota Komisi C DPRD Surabaya

“

Jemaah Haji Meninggal Pascaarmuzna Surabaya, Memorandum Dua kloter jemaah haji dari Jawa Timur tiba di Asrama Haji Surabaya. Kloter 26 tiba kemarin malam (3/8) pukul 23.05 WIB. Sedangkan kloter 27 tiba Kamis (4/8) dinihari. “Dengan kedatangan kloter 26 dan 27, maka ada 12.102 orang atau 72% jemaah haji Jatim sudah tiba di Debarkasi Surabaya,” ungkap Abdul Haris, Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, Kamis (4/8). Dari data mutasi sampai kloter 27, Haris menjelaskan, ada 54 orang yang mutasi keluar dari kloternya. Jumlah ini termasuk 2 orang yang sakit di Makkah. “Selain jemaah dari Tulungagung. Ada satu lagi yang sakit dan tidak dapat ikut kembali

bersama kloternya. 1 orang dari Pamekasan dan sedang dirawat RS Al Noer Makkah,” ungkapnya. Kemudian Haris mengabarkan berita duka, bahwa ada seorang jemaah wanita asal Sidoarjo, Dyan Novi Laila (46 tahun) meninggal di Makkah. “Beliau meninggal dunia karena gangguan jantung. Dan meninggal pasca puncak ibadah haji yaitu, Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna). Jadi dari Jatim saat ini ada 23 orang yang meninggal dan 11 orang diantaranya meninggal pasca Armuzna,” tuturnya. Dari 23 orang yang meninggal tersebut, terdapat 7 orang dan 16 orang wanita. Dengan rentang usia 41 - 50 tahun sebanyak 3 orang, usia 51 - 60 tahun sebanyak 12 orang dan usia 61

FOTO: MEMORANDUM/CIPTINING

ANGGOTA Komisi C DPRD Surabaya Abdul Ghoni Muklas Ni’am menyarankan agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya lebih maksimal dalam melakukan kontrol pengawasan. Sebab, adanya limbah akan meracuni organisme sungai mulai dari hewan dan tumbuhan, sehingga ekosistem sungai menjadi terganggu. “DLH harus mengecek secara kese-

Jemaah haji Jatim tiba di Bandara Juanda, Kamis (4/8) dinihari.

- 65 tahun sebanyak 8 orang. Menanggapi jemaah yang meninggal di Arab Saudi, dr

Acub Zaenal Amoe dari KKP Kelas I Surabaya mengatakan, penyebab meninggalnya 23

jemaah tersebut didominasi gangguan kardiovaskuler. “Embarkasi Surabaya menempati urutan tertinggi secara nasional dalam jumlah jemaah yang meninggal di Arab Saudi, “ tuturnya. Lebih lanjut dr Acub menjelaskan KKP yang bertanggungjawab dalam kesehatan jemaah di Embarkasi/Debarkasi, mengharapkan proses screening dan pembinaan kesehatan di daerah lebih optimal. Dari screening melalui swab antigen yang dilanjutkan dengan PCR ditemukan 2 orang terkonfirmasi covid di kloter 27. Sedangkan pada kloter 26 tidak ditemukan jemaah yang positif covid. Mengenai jemaah yang di rawat di RS Haji, ada penambahan 1 orang yang dirawat berasal dari kloter 26.(x2/ono)

Surat Edaran Diskresi Pelaksanaan SKB 4 Menteri

Siswa Positif Covid-19, PTM Dihentikan Lima Hari Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah, meminta Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya untuk segera memasifkan sosialisasi surat edaran (SE) terbaru tentang diskresi atas pelaksanaan SKB 4 Menteri, pada pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk satuan pendidikan di masa pandemi Covid-19.

Alif Bintang Timur H Ali, wartawan SKH Memorandum “Saya mendorong agar Dinas Pendidikan Surabaya untuk segera mensosialisasikan SE Mendikbudristek (Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi) yang terbaru ke sekolah-sekolah. Sebab meski pandemi bisa dikendalikan, bukan berarti kita menjadi lengah,” ujar Khusnul, Kamis (4/8). Sebelumnya perlu diketahui, SE Mendikbudristek No 7/2022 tentang Diskresi Pelaksanaan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), telah ditandatangani Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim pada 29 Juli 2022. SE yang baru ini, berbeda dengan SE sebelumnya. Menurut Khusnul, ada poin-poin penting yang harus diketahui sekolah jika ada yang terpapar Covid-19. Yakni, jika ada yang terpapar Covid-19, yang dihentikan sementara aktivitas PTM hanya di rombongan belajar, bukan aktivitas PTM di satuan pendidikan.

“

Saya mendorong agar Dinas Pendidikan Surabaya untuk segera mensosialisasikan SE Mendikbudristek (Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi) yang terbaru ke sekolah-sekolah. Sebab meski pandemi bisa dikendalikan, bukan berarti kita menjadi lengah,”

Khusnul Khotimah Ketua Komisi D DPRD Surabaya

FOTO-FOTO: ILUSTRASI

Selain itu, waktu penghentian PTM juga tidak terlalu lama seperti dulu yang mencapai dua pekan. Sekarang jika ditemukan ada peserta didik yang terkonfirmasi Covid-19, penghentian PTM hanya lima hari saja. Namun dengan catatan, lanjut Khusnul, apabila yang bersangkutan bukan merupakan klaster penularan Covid-19 di satuan pendidikan, atau hasil surveilans epidemologis menunjukkan angka positivity rate warga satuan pendidikan terkonfirmasi Covid-19 di bawah 5 persen. “Selain sosialisasi SE tersebut, kami juga mendorong gugus tugas untuk melakukan pengawasan di lapangan terkait kepatuhan akan protokol kese-

hatan (prokes). Kita jangan abai, apalagi sekarang ada varian baru,” ungkap Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini. Ning Kaka, sapaan akrab Khusnul Khotimah, juga meminta Dinas Kesehatan (dinkes) Surabaya untuk melakukan percepatan vaksinasi lanjutan atau boster bagi pendidik dan tenaga kependidikan yang belum boster. “Dinkes juga perlu melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 bagi peserta didik yang telah memenuhi syarat sebagai penerima vaksin Covid-19. Jika nanti boster kedua sudah bisa diberikan kepada pendidik dan tenaga pendidikan, juga harus secepatnya dilakukan,” tandasnya. (ono)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

JUMAT PON, 5 AGUSTUS 2022 HALAMAN 4

Juga Saluran yang Tertutup Tanah Surabaya, Memorandum Selain disebut sebagai Kota Pahlawan, Surabaya juga dijuluki sebagai kota seribu taman. Saat ini, ada sekitar 1.900 taman yang tersebar di seluruh sudut kota.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Di kawasan Keputih sendiri, terdapat kompleks pertamanan. Ada tiga taman yang lokasinya berdekatan. Yakni, Taman

Harmoni, Taman PUPR, dan Taman Kreatif Eks Incinerator. Saat Wakil Wali (wawali) Kota Surabaya Armuji mengunjungi

Armuji sidak di Taman PUPR.

Sanksi Tegas Pabrik dan... DLH pada waktu itu menjelaskan bahwa busa tersebut terjadi karena ada turbulensi/ pengadukan dari proses pemompaan. Penyebab busa tersebut, kata DLH, adalah limbah cair kegiatan dari rumah tangga yang langsung dibuang ke sungai antara lain, minyak goreng, lemak, air bekas cucian baju dan cucian dapur, dan sebagainya. “Mereka (DLH) dengan asumsinya itu sesuai dengan kajian atau tidak, atau asal muasal saja mereka berasumsi itu pemilik limbahnya dari rumah tangga, kan harus di cek,” ucap Ghoni. “Kalau misal jawabannya itu limbah dari

Sambungan dari halaman 3 warga, harus dipertanyakan. Kita kan butuh data kongkret seperti apa, jangan berasumsi itu ujug-ujug dilimpahkan limbahnya dari warga. Bila perlu, warga yang tinggal di bantaran sungai itu protes,” sambungnya. Ghoni lantas mendorong DLH lebih maksimal dalam pengawasan lingkungan. Sosialisasi kepada masyarakat maupun perusahaan swasta untuk merawat lingkungan-lingkungan yang ada harus digencarkan. “Dan kalau ada temuan pencemaran lingkungan yang berasal dari pabrik, maka beri sanksi tegas. Kita bisa tutup pabriknya itu,” tuntas Ghoni. (bin/ono)

Perketat Izin IPAL... “Makanya saya bilang, peraturan perizinan harus cepat. Karena itu kemarin saya kumpulkan teman-teman (bidang) perizinan,” ungkap dia. Izin IPAL merupakan sebuah janji yang wajib ditepati oleh para pelaku usaha. Oleh sebabnya, ketika ada kesepakatan izin pembangunan IPAL 7 hari harus sudah selesai, maka tidak boleh terlambat. “Kalau izin 7 hari selesai, ya sudah jangan ada yang terlambat lebih dari 7 hari karena ada sanksi,”

Taman PUPR, Kamis (4/8), dia mendapati areal taman kurang terawat. Karena itu, Wawali Armuji memerintahkan jajarannya untuk lebih memperhatikan kondisi tanaman. “Ini ada tanaman yang tidak terawat, saya minta agar setiap hari dibersihkan. Selain itu, tutup saluran yang tertimbun tanah tolong segera dinormalisasi,” ucap Armuji di lokasi kepada petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya. Armuji menjelaskan, kompleks Taman PUPR memiliki luas 212.542 meter persegi. Keberadaannya, dulu diprakarsai pada masa kepemimpinan Wali Kota Tri Rismaharini. Kemudian, pada masanya kali ini, Pemer intah Kota (pemkot) Surabaya tengah berupaya untuk menyambungkan Taman PUPR

Sambungan dari halaman 3 jelasnya. Meski demikian, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu menginstruksikan kepada jajarannya agar ke depan lebih intens terhadap pengawasan. Karena baginya, izin IPAL yang diajukan para pelaku usaha adalah sebuah janji mereka. “Jadi lebih banyak kita akan turunkan petugas untuk pengawasan daripada mengeluarkan perizinan. Karena perizinan itu jelas syaratnya dan

adalah janji mereka. Jadi kalau ada orang janji, jangan dipersulit,” tuntas wali kota. (bin/ono)

PENGUMUMAN Tanah dan Rumah Keputih Gang I-D didalam PBB tertulis Jalan Keputih I-C Petok D No.2523 Persil No.41, Blok dt-II, Kel .Keputih, Seluas 262 M2 Milik DIANA SURYADEWI Berdasarkan AJB No 400/2021 Dengan PPAT ARYANI , S.H.

dan Taman Harmoni dengan membangun jembatan penghubung. “Sehingga, nantinya pengunjung bisa menikmati kedua taman lebih mudah. Setelah puas di Taman PUPR dan Taman Harmoni, pengunjung bisa lanjut ke Taman Kreatif Eks Incinerator,” kata Armuji. Armuji mengungkapkan, pemkot sejak era kepemimpinan Bambang DH, sangat konsen dan berhasil mengambil kembali lahan hijau yang saat itu dimanfaatkan menjadi SPBU. Lalu dilanjutkan pada masa Tri Rismaharini yang meneruskan revitalisasi taman kota hingga mencapai 39 taman dengan total luasan 605.701 meter persegi. “Karenanya, mari bersama-sama kita menjaga taman kota, dan jajaran DLH harus lebih merawat kebersihannya setiap hari, mengingat itu merupakan ruang publik sebagai salah satu sarana warga Surabaya untuk bisa berekreasi. Tinggalane Bu Risma rek, ayo dijogo,” seru Cak Ji. Armuji juga menegaskan, dirinya bersama-sama Wali Kota Eri Cahyadi berkomitmen untuk terus menjaga agar Surabaya menjadi kota yang asri dan memiliki ruang terbuka hijau (RTH) yang proposional. (bin/ono)

3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 0HQXQMXN 3HQJXPXPDQ 3HUWDPD /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ PHODOXL VHOHEDUDQ WDQJJDO -XOL %HUGDVDUNDQ 3DVDO 8QGDQJ 8QGDQJ +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7DKXQ 37 %DQN 3HPEDQJXQDQ 'DHUDK -DZD %DUDW GDQ %DQWHQ 7EN .DQWRU &DEDQJ 6XUDED\D VHODNX 3HPHJDQJ +DN 7DQJJXQJDQ 3HUWDPD GHQJDQ SHUDQWDUDDQ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ -HPEHU DNDQ PHODNVDQDNDQ /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ PHODOXL LQWHUQHW ( $XFWLRQ GHQJDQ FDUD SHQDZDUDQ VHFDUD WHUWXOLV PHODOXL VXUDW HOHNWURQLN HPDLO closed bidding WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ WHUKDGDS DVHW MDPLQDQ GHELWXU &9 &$.5$:$/$ 6$.7, 6HELGDQJ WDQDK VHOXDV 0 EHULNXW EDQJXQDQ EHVHUWD VHJDOD VHVXDWX \DQJ PHOHNDW GLDWDVQ\D \DQJ WHUOHWDN GL -O 5D\D $VHPEDJXV .0 'HVD 6HOHWUHQJ .HFDPDWDQ .DSRQJDQ .DEXSDWHQ 6LWXERQGR 3URYLQVL -DZD 7LPXU VHVXDL GHQJDQ 6+0 1R 'HVD 6HOHWUHQJ DWDV QDPD 6UL $PEDUZDWL (Harga Limit Rp 2.100.000.000,- ; Setoran Uang Jaminan Rp735.000.000,-). 3HODNVDQDDQ /HODQJ %DWDV DNKLU SHQDZDUDQ 'RPDLQ 7HPSDW /HODQJ 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ

6HQLQ $JXVWXV 3XNXO ZDNWX VHUYHU $SOLNDVL /HODQJ ,QWHUQHW VHVXDL :,% ZZZ OHODQJ JR LG .3.1/ -HPEHU -DODQ 6ODPHW 5L\DGL 1R $ 3DWUDQJ -HPEHU 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Armuji Temukan Taman Tak Terawat Trans Icon Mall Surabaya saat malam hari.

Gubernur Resmikan Trans Icon Mal Surabaya, Memorandum Pusat perbelanjaan baru di Kota Pahlawan bertambah lagi. Trans Icon Mal Surabaya yang berada di Jalan Achmad Yani diresmikan hari ini, Jumat (5/8). Peresmian mal yang berada di dalam super blok The Trans Icon itu akan dihadiri oleh Forkopimda Jatim. Bahkan, dikabarkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang akan membuka mal milik bos CT Corp Chairul Tanjung itu. “Iya, grand opening jadi digelar

3(1*8080$1 /(/$1* .('8$ 37 %DQN 3HPEDQJXQDQ 'DHUDK 3DSXD VHODNX 3HPHJDQJ +DN 7DQJJXQJDQ 3HULQJNDW 3HUWDPD EHUGDVDUNDQ 3DVDO 88+7 1R 7DKXQ DNDQ PHODNVDQDNDQ SHQMXDODQ OHODQJ GLPXND XPXP VHFDUD WHUWXOLV WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD PHODOXL LQWHUQHW GHQJDQ SHQDZDUDQ WHUWXWXS FORVHG ELGGLQJ PHODOXL SHUDQWDUDDQ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6XUDED\D SDGD +DUL WDQJJDO -XPDW $JXVWXV %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ :,% :DNWX 6HUYHU $SOLNDVL ,QWHUQHW 7HPSDW .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ 6XUDED\D *HGXQJ .HXDQJDQ 1HJDUD *.1 , /DQWDL -O ,QGUDSXUD 1R .RWD 6XUDED\D WHUKDGDS EDUDQJ MDPLQDQ KXWDQJ 'HELWXU DWDV QDPD 8' 9DJDQ]D $JXVW\R *RQGR EHUXSD 6+*% 1R OXDV 7DQDK Pð /XDV %DQJXQDQ Pð EHULNXW 6XUDW 8NXU 1R .DOLMXGDQ DWDV QDPD $JXVW\R *RQGR .RPSOHN 3HUXPDKDQ NHQMHUDQ -DODQ %DEDWDQ 3DQWDL 8WDUD 9,, .HOXUDKDQ NDOL MXGDQ NHFDPDWDQ 0XO\RUHMR .RWD 6XUDED\D 3URYLQVL -DZD 7LPXU 6+*% 1R OXDV 7DQDK Pð /XDV %DQJXQDQ Pð EHULNXW 6XUDW 8NXU 1R NDOLMXGDQ DWDV QDPD $JXVW\R *RQGR .RPSOHN 3HUXPDKDQ NHQMHUDQ -DODQ %DEDWDQ 3DQWDL 8WDUD 9,, .HOXUDKDQ NDOL MXGDQ NHFDPDWDQ 0XO\RUHMR .RWD 6XUDED\D 3URYLQVL -DZD 7LPXU 6+*% 1R 'LMXDO VDWX SDNHW GHQJDQ 1LODL OLPLW 5S GDQ 8DQJ -DPL QDQ 5S 6+*% 1R 'LMXDO VDWX SDNHW GHQJDQ 1LODL OLPLW 5S GDQ 8DQJ -DPLQDQ 5S

Syarat-syarat lelang : &DUD 3HQDZDUDQ /HODQJ GLODNVDQDNDQ GHQJDQ SHQDZDUDQ VHFDUD WHUWXOLV WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ closed bidding PHODOXL VXUDW HOHNWURQLN HPDLO \DQJ GLDNVHV SDGD DODPDW GRPDLQ https://www.lelang.go.id 3HQGDIWDUDQ &DORQ SHVHUWD OHODQJ GDSDW EHUXSD SHURUDQJDQ DWDX EDGDQ KXNXP &DORQ SHVHUWD OHODQJ PHQGDIWDUNDQ GLUL GDQ PHQJDNWLINDQ DNXQ SDGD $SOLNDVL /HODQJ (PDLO SDGD DODPDW GRPDLQ DQJND GHQJDQ PHUHNDP softcopy scan .73 13:3 HNVWHQVL ¿OH MSJ SQJ GDQ QRPRU UHNHQLQJ WDEXQJDQ DWDV QDPD VHQGLUL &DORQ SHVHUWD \DQJ EHUWLQGDN VHEDJDL NXDVD GDUL EDGDQ KXNXP GLZDMLENDQ PHQJXQJJDK 6XUDW .XDVD EHUPDWHUDL GDUL GLUHNVL DNWD SHQGLULDQ SHUXVDKDDQ GDQ SHUXEDKDQQ\D GDQ 13:3 SHUXVDKDDQ GDODP ¿OH :DNWX 3HODNVDQDDQ D 3HQDZDUDQ OHODQJ GLDMXNDQ PHODOXL DODPDW GRPDLQ GL DWDV VHMDN SHQJXPXPDQ OHODQJ LQL WHUELW VDPSDL GHQJDQ KDUL 6HQLQ WDQJJDO $JXVWXV SXNXO ZDNWX VHUYHU $SOLNDVL /HODQJ ,QWHUQHW VHVXDL :,% E 3HQHWDSDQ SHPHQDQJ ROHK 3HMDEDW /HODQJ GLODNXNDQ SDGD KDUL 6HQLQ WDQJJDO $JXVWXV VHWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ F 3HVHUWD OHODQJ GLKDUDSNDQ PHQ\HVXDLNDQ GLUL GHQJDQ SHQJJXQDDQ ZDNWX server \DQJ WHUWHUD SDGD DODPDW GRPDLQ WHUVHEXW GL DWDV 8DQJ -DPLQDQ /HODQJ D 3HVHUWD OHODQJ GLZDMLENDQ PHQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ OHODQJ GHQJDQ NHWHQWXDQ VHEDJDL EHULNXW -XPODK QRPLQDO \DQJ GLVHWRUNDQ KDUXV VDPD GHQJDQ XDQJ MDPLQDQ \DQJ GLV\DUDWNDQ SHQMXDO GDODP SHQJXPXPDQ OHODQJ LQL GDQ GLVHWRUNDQ VHNDOLJXV WLGDN GLFLFLO 6HWRUDQ XDQJ MDPLQDQ OHODQJ +$586 VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ -HPEHU VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL NHUMD VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ WDQJJDO $JXVWXV E 8DQJ MDPLQDQ OHODQJ GLVHWRUNDQ NH QRPRU Virtual Account (VA) PDVLQJ PDVLQJ SHVHUWD OHODQJ 1RPRU 9$ DNDQ GLNLULPNDQ VHFDUD RWRPDWLV GDUL DODPDW GRPDLQ GL DWDV NHSDGD PDVLQJ PDVLQJ SHVHUWD OHODQJ VHWHODK EHUKDVLO PHODNXNDQ SHQGDIWDUDQ GDQ GDWD LGHQWLWDV GLQ\DWDNDQ YDOLG 3HQDZDUDQ /HODQJ D 3HQDZDUDQ KDUJD OHODQJ DNDQ GLNLULPNDQ VHFDUD RWRPDWLV GDUL DODW GRPDLQ GL DWDV NHSDGD HPDLO PDVLQJ PDVLQJ SHVHUWD OHODQJ VHWHODK PHQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ OHODQJ E 3HQDZDUDQ SDOLQJ VHGLNLW VDPD GHQJDQ KDUJD OLPLW 3HOXQDVDQ /HODQJ D 3HPHQDQJ OHODQJ DNDQ GLXPXPNDQ PHODOXL H PDLO PDVLQJ PDVLQJ SHVHUWD E 3HPHQDQJ OHODQJ KDUXV PHOXQDVL KDUJD SHPEHOLDQ GDQ EHD OHODQJ VHEHVDU SDOLQJ ODPEDW OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ $SDELOD WLGDN PHOXQDVL NHZDMLEDQ SHPED\DUDQ VHVXDL NHWHQWXDQ GL DWDV SHPHQDQJ OHODQJ DNDQ GLQ\DWDNDQ ZDQSUHVWDVL GDQ XDQJ MDPLQDQ DNDQ GLVHWRUNDQ VHOXUXKQ\D NH .DV 1HJDUD F 3HPHQDQJ OHODQJ DNDQ GLNHQDNDQ %3+7% VHVXDL NHWHQWXDQ SHUDWXUDQ GDHUDK \DQJ EHUODNX G 2E\HN GLOHODQJ GDODP NRQGLVL DSD DGDQ\D as is FDORQ SHVHUWD GLKDUDSNDQ WHODK PHOLKDW GDQ PHQJHWDKXL REMHN \DQJ DNDQ GLWDZDUQ\D EHULNXW VHPXD SHUNDUD \DQJ DGD ELOD WHUMDGL JXJDWDQ GDUL SLKDN ODLQ GHELWXU VHXVDL OHODQJ SHPHQDQJ OHODQJ WLGDN DNDQ PHODNXNDQ JXJDWDQ NHSDGD .3.1/ -HPEHU GDQ 37 %DQN 3HPEDQJXQDQ 'DHUDK -DZD %DUDW GDQ %DQWHQ 7EN .DQWRU &DEDQJ 6XUDED\D WHUPDVXN MXJD ELOD WHUMDGL SHPEDWDODQ SHQXQGDDQ OHODQJ 3HUV\DUDWDQ OHODQJ GDQ NHWHQWXDQ ODLQ GLWHWDSNDQ VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ GLPXODL H ,QIRUPDVL ODLQQ\D GDSDW PHQJKXEXQJL 37 %DQN 3HPEDQJXQDQ 'DHUDK -DZD %DUDW GDQ %DQWHQ 7EN .DQWRU &DEDQJ 6XUDED\D -O 5D\D 'DUPR 1R 6XUDED\D 7HOS

6\DUDW 6\DUDW /HODQJ &DORQ SHVHUWD OHODQJ GDSDW PHOLKDW REMHN OHODQJ VHPHQMDN SHQJXPXPDQ LQL WHUELW VDPSDL GHQJDQ VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ 2EMHN OHODQJ GLDWDV GLMXDO GHQJDQ NRQGLVL DSD DGDQ\D as is GDQ SHVHUWD OHODQJ GLDQJJDS WHODK PHQJHWDKXL PHPDKDPL NRQGLVL REMHN OHODQJ /HODQJ GLODNVDQDNDQ VHFDUD WHUWXOLV WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD PHODOXL LQWHUQHW GHQJDQ SHQDZDUDQ WHUWXWXS closed bidding SDGD DODPDW GRPDLQ KWWS ZZZ OHODQJ JR LG 7DWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD PHQX ³7DWD &DUD GDQ 3URVHGXU´ GDQ ³3DQGXDQ 3HQJJXQDDQ´ SDGD GRPDLQ WHUVHEXW &DORQ SHVHUWD OHODQJ PHQGDIWDUNDQ GLUL GDQ PHQJDNWLINDQ DNXQ SDGD DODPDW GRPDLQ GL DWDV GHQJDQ PHUHNDP GDQ PHQJXQJJDK VRIWFRS\ .73 VHUWD PHPDVXNNDQ GDWD 13:3 GDQ QRPRU UHNHQLQJ DWDV QDPD VHQGLUL 3HQDZDUDQ OHODQJ GLDMXNDQ PHODOXL DODPDW GRPDLQ GLDWDV VHMDN SHQJXPXPDQ OHODQJ LQL WHUELW VDPSDL GHQJDQ 6HODVD $JXVWXV SXNXO :,,% ZDNWX VHUYHU DSOLNDVL OHODQJ LQWHUQHW GDQ 3HVHUWD OHODQJ GLKDUDSNDQ PHQ\HVXDLNDQ GLUL GHQJDQ SHQJJXQDDQ ZDNWX VHUYHU \DQJ WHUWHUD SDGD DODPDW GRPDLQ WHUVHEXW 3HVHUWD OHODQJ GLZDMLENDQ PHQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ OHODQJ VHVXDL SHQJXPXPDQ OHODQJ VHFDUD VHNDOLJXV EXNDQ GLFLFLO NH QRPRU 9LUWXDO $FFRXQW 9$ PDVLQJ PDVLQJ SHVHUWD OHODQJ GDQ VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL NHUMD VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ 3HQDZDUDQ KDUJD OHODQJ PHQJJXQDNDQ WRNHQ \DQJ GLNLULPNDQ VHFDUD RWRPDWLV NH HPDLO PDVLQJ PDVLQJ SHVHUWD OHODQJ VHWHODK SHVHUWD OHODQJ PHQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ OHODQJ SHQDZDUDQ OHODQJ GLPXODL SDOLQJ VHGLNLW VDPD GHQJDQ QLODL OLPLW 3HPHQDQJ OHODQJ DNDQ GLXPXPNDQ PHODOXL HPDLO PDVLQJ PDVLQJ SHVHUWD OHODQJ GDQ KDUXV VHJHUD PHOXQDVL KDUJD SHPEHOLDQ OHODQJ GDQ EHD OHODQJ VHEHVDU VHODPEDW ODPEDWQ\D OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ DSDELOD WLGDN PHOXQDVL PDND GLQ\DWDNDQ ZDQSUHVWDVL GDQ XDQJ MDPLQDQ SHQDZDUDQ OHODQJ GLVHWRUNDQ NH NDV QHJDUD 3HVHUWD OHODQJ \DQJ WLGDN PHPHQDQJNDQ OHODQJ XDQJ MDPLQDQQ\D DNDQ GLNHPEDOLNDQ NH QRPRU UHNHQLQJ PDVLQJ PDVLQJ SHVHUWD OHODQJ \DQJ WHODK GLGDIWDUNDQ VHEHOXPQ\D GDQ GLNHQDNDQ ELD\D VHVXDL NHWHQWXDQ SHUEDQNDQ \DQJ EHUODNX .DUHQD VDWX GDQ ODLQ KDO SLKDN 3HQMXDO GDQ DWDX 3HMDEDW /HODQJ GDSDW PHODNXNDQ SHPEDWDODQ OHODQJ WHUKDGDS REMHN OHODQJ WHUVHEXW GLDWDV GDQ SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHPLQDW OHODQJ WLGDN GDSDW PHODNXNDQ WXQWXWDQ NHEHUDWDQ GDODP EHQWXN DSDSXQ NHSDGD SLKDN 3HQMXDO GDQ DWDX 3HMDEDW /HODQJ ,QIRUPDVL OHELK ODQMXW GDSDW PHQJKXEXQJL 37 %DQN 3HPEDQJXQDQ 'DHUDK 3DSXD 'LYLVL 3HQJHORODDQ $VHW .KXVXV -O $ <DQL 1R -D\DSXUD 7HOS KXQWLQJ DWDX .3.1/ 6XUDED\D -O *HGXQJ .HXDQJDQ 1HJDUD *.1 /DQWDL -O ,QGUDSXUD 1R 6XUDED\D 7OS -D\DSXUD $JXVWXV 37 %$1. 3(0%$1*81$1 '$(5$+ 3$38$ ',9,6, 3(1*(/2/$$1 $6(7 .+8686

6XUDED\D $JXVWXV

-21$7+$1 $83$5$, 3HPLPSLQ

37 %DQN 3HPEDQJXQDQ 'DHUDK -DZD %DUDW GDQ %DQWHQ 7EN .DQWRU &DEDQJ 6XUDED\D .3.1/ -HPEHU

PENGUMUMAN PEMBUBARAN PERSEROAN Ditujukan kepada seluruh Kreditur dan pelanggan CV SOLUSI BERSAMA, berkedudukan di Kabupaten Sidoarjo, berkantor di Perum The Quality Residence F-24, Kelurahan Jatikalang, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Bahwa terhitung sejak tanggal 3 Agustus 2022 Perseroan telah dinyatakan BUBAR/DITUTUP, sesuai dengan akta Nomor 52, tertanggal 3 Agustus 2022, dibuat di hadapan HERMAN SOESILO, S.H., Notaris di Surabaya. Layanan pembayaran atau penyelesaian hak keuangan bagi para Kreditur/pelanggan dilaksanakan oleh tim likuidator. Demikian pengumuman ini, atas kerjasama yang baik disampaikan terimakasih Tim Likuidasi CV MOUZHA SUKSES ABADI Ttd MOCH FATIKH NOVIANTO

SEMPURNA

AUCTION S U R A B A Y A

PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

SEMPURNA

AUCTION S U R A B A Y A

Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui koran harian Memorandum pada tanggal 08 Juni 2022. Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Thn 1996, PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. akan melakukan Lelang Ulang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya melalui Jasa Pra Lelang PT. Balai Lelang Sempurna, Regional Surabaya terhadap barang jaminan debitur atas nama PT. Kawan Setia Sejahtera berupa : 2 (dua) bidang tanah berikut bangunan yang berdiri di atasnya berada dalam 1 (satu) hamparan sesuai SHM No. 330/Blimbing seluas 555 m², SHM No. 41/Blimbing seluas 105 m², keduanya tercatat atas nama H R SANTOSO, SH, yang terletak di Jalan Raya Deandles, Desa/Kel. Blimbing, Kec. Paciran, Kab. Lamongan, Provinsi Jawa Timur. (Harga Limit : Rp. 1.398.000.000,- / Uang Jaminan : Rp. 550.000.000,-) Deskripsi Persyaratan Lelang ; 1. Memiliki akun yang telah terdaftar dan terverifikasi pada website www.lelang.go.id 2. Memilih Objek lelang pada bank yang akan diikuti pada website di atas; 3. Menyetor uang jaminan lelang pada bank melalui virtual account yang diperoleh melalui website di atas setelah memilih dan mengikuti objek lelang sebesar nominal uang jaminan yang dipersyaratkan; 4. Uang Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang; 5. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang; 6. Bagi peserta lelang yang ingin mengikuti lelang dianggap mengetahui kondisi objek lelang apa adanya (kondisi ’’as is’’). Peserta lelang yang wanprestasi uang jaminannya akan disetor seluruhnya ke kas Negara sebagai penerimaan Negara bukan pajak setelah penunjukkannya sebagai pembeli dibatalkan oleh pejabat lelang. 7. Biaya balik nama barang, tunggakan pajak berikut denda-dendanya serta biaya lainnya sesuai ketentuan, menjadi tanggung jawab Pembeli sepenuhnya. 8. Karena satu dan lain hal, pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang dapat melakukan pembatalan/penundaan lelang terhadap obyek lelang diatas, dan pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan/keberatan dalam bentuk apapun kepada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Pejabat Lelang, PT. Balai Lelang Sempurna Regional Surabaya, dan/atau KPKNL Surabaya. 9. Lelang juga dapat diikuti dengan mengunduh aplikasi portal lelang Indonesia versi Android melalui play store pada smartphone dengan nama Lelang Indonesia atau pada alamat website sebagai berikut : https://play.google.com/store/ apps/detail?id=go.id.lelang 10.Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas. Deskripsi Pelaksanaan Lelang : 1. Cara Penawaran : Closed Bidding 2. Pelaksanaan Lelang : Jum’at, 12 Agustus 2022 3. Batas Akhir Penawaran : Pukul 10.20 Waktu Server Aplikasi Lelang sesuai WIB 4. Tempat Pelaksanaan Lelang : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya Jl. Indrapura No. 5, Surabaya 5. Penetapan Pemenang : setelah batas akhir penawaran 6. Pelunasan Harga Lelang : 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 7. Bea Lelang Pembeli : 2% dari harga lelang 8. Informasi Lebih Lanjut : PT. Balai Lelang Sempurna, Regional Surabaya Telp. (031) 30 000 369 / 081 35 35 35 769

Surabaya, 05 Agustus 2022 PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Wilayah 06 Surabaya KEMENTRIAN KEUANGAN DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN NEGARA KANTOR WILAYAH DJKN JAWA TIMUR KPKNL SURABAYA

TTD Pemohon

3(1*8080$1 ,, .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 0HQXQMXN 3HQJXPXPDQ 3HUWDPD /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ PHODOXL VHOHEDUDQ WDQJJDO -XOL GDQ EHUGDVDUNDQ 3DVDO 8QGDQJ 8QGDQJ 1R 7DKXQ WHQWDQJ +DN 7DQJJXQJDQ 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 6SHFLDO $VVHW 0DQDJHPHQW 6XUDED\D VHODNX 3HPHJDQJ +DN 7DQJJXQJDQ 3HUWDPD GHQJDQ SHUDQWDUDDQ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ -HPEHU DNDQ PHODNVDQDNDQ /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ PHQJJXQDNDQ $SOLNDVL /HODQJ PHODOXL ,QWHUQHW GHQJDQ FDUD SHQDZDUDQ VHFDUD WHUWXWXS &ORVHG %LGGLQJ WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ WHUKDGDS EDUDQJ MDPLQDQ GHELWXU DWDV QDPD &9 0$181**$/ 35,0$ HQDP ELGDQJ WDQDK GDQ EDQJXQDQ OXDV WRWDO P 6+0 1R OXDV P 6+0 1R OXDV P 6+0 1R OXDV P 6+0 1R OXDV P 6+0 1R OXDV P GDQ 6+0 1R OXDV P NHHQDPQ\D DQ +(50$1 08¶$),'$+ \DQJ WHUOHWDN GL 'HVD .HO 7HPERNUHMR .HFDPDWDQ 0XQFDU .DEXSDWHQ %DQ\XZDQJL -DZD 7LPXU +DUJD /LPLW 5S 8DQJ -DPLQDQ 5S 'XD ELGDQJ WDQDK GDQ EDQJXQDQ OXDV WRWDO P 6+0 1R OXDV P 6+0 1R OXDV P NHGXDQ\D DQ +(50$1 08¶$),'$+ WHUOHWDN GL 'HVD .HO 6DULPXO\R .HFDPDWDQ &OXULQJ .DEXSDWHQ %DQ\XZDQJL -DZD 7LPXU +DUJD /LPLW 5S 8DQJ -DPLQDQ 5S 6HELGDQJ WDQDK 6+0 1R OXDV P DQ +$-, +(50$1 +$--$+ 08¶$),'$+ EHULNXW EDQJXQDQ GL DWDVQ\D WHUOHWDN GL 'HVD .HO :RQRVRER .HFDPDWDQ 6URQR .DEXSDWHQ %DQ\XZDQJL -DZD 7LPXU +DUJD /LPLW 5S 8DQJ -DPLQDQ 5S 'HVNULSVL 3HUV\DUDWDQ /HODQJ 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUGDIWDU GDQ WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH ZZZ OHODQJ JR LG V\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD PHQX ³7DWD &DUD GDQ 3URVHGXU´ GDQ ³3DQGXDQ 3HQJJXQDDQ´ SDGD DODPDW ZHEVLWH WHUVHEXW 0HQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ OHODQJ PHODOXL YLUWXDO DFFRXQW \DQJ GLSHUROHK PHODOXL ZHEVLWH GLDWDV VHWHODK PHPLOLK GDQ PHQJLNXWL RE\HN OHODQJ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9$ YLUWXDO DFFRXQW KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLVHEXWNDQ GDODP SHQJXPXPDQ OHODQJ VHUWD VHWRUDQ GLODNXNDQ VHNDOLJXV WLGDN GLFLFLO 6HWLDS SHQ\HWRUDQ GDQ DWDX SHQJHPEDOLDQ XDQJ MDPLQDQ GDUL GDQ NH SHVHUWD OHODQJ GDUL EDQN \DQJ VDPD GHQJDQ %DQN PLWUD .3.1/ SHQ\HOHQJJDUD OHODQJ WLGDN GLNHQDL ELD\D DSDSXQ VHGDQJNDQ VHWLDS SHQ\HWRUDQ GDQ DWDX SHQJHPEDOLDQ XDQJ GDUL %DQN \DQJ EHUEHGD GHQJDQ %DQN PLWUD .3.1/ SHQ\HOHQJJDUD OHODQJ GLNHQDL ELD\D WUDQVDNVL SHUEDQNDQ \DQJ MXPODKQ\D EHUYDULDVL VHVXDL NHWHQWXDQ %DQN PDVLQJ PDVLQJ GDQ GLWDQJJXQJ ROHK SHVHUWD OHODQJ -DPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ 3HVHUWD OHODQJ GLZDMLENDQ PHOLKDW REMHN OHODQJ GDQ GLDQJJDS PHQ\HWXMXL DVSHN OHJDO GDUL REMHN \DQJ GLOHODQJ VHVXDL GHQJDQ NRQGLVL DSD DGDQ\D DV LV GDQ SDGD WHPSDW GLPDQD VDDW LQL EHUDGD DV ZKHUH .DUHQD VDWX GDQ ODLQ KDO SLKDN 3HQMXDO GDQ DWDX 3HMDEDW /HODQJ GDSDW PHODNXNDQ SHPEDWDODQ SHQXQGDDQ OHODQJ WHUKDGDS VDODK VDWX DWDX VHOXUXK REMHN OHODQJ WHUVHEXW GLDWDV GDQ SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHVHUWDOHODQJ WLGDN GLSHUNHQDQNDQ PHODNXNDQ WXQWXWDQ JXJDWDQ GDODP EHQWXN DSDSXQ NHSDGD .3.1/ -HPEHU GDQ 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 3HPHQDQJ OHODQJ \DQJ GLWXQMXN ZDMLE PHOXQDVL KDUJD OHODQJ EHULNXW EHD OHODQJ VHEHVDU GDODP ZDNWX KDUL NHUMD VHWHODK GLWXQMXN VHEDJDL SHPHQDQJ OHODQJ DSDELOD PHOHELKL MDQJND ZDNWX WHUVHEXW DNDQ GLEDWDONDQ VHFDUD WHUWXOLV SHPEHOLDQQ\D GDQ GLQ\DWDNDQ 3(0%(/, /(/$1* :$135(67$6, GDQ XDQJ MDPLQDQ DNDQ GLVHWRUNDQ NH NDV QHJDUD 8QWXN ,QIRUPDVL OHELK ODQMXW GDSDW PHQJKXEXQJL 5HJLRQDO 6SHFLDO $VVHW 0DQDJHPHQW 6XUDED\D 7HOS 1R 'HVNULSVL 3HODNVDQDDQ /HODQJ &DUD SHQDZDUDQ +DUL 7DQJJDO %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ 3HOXQDVDQ KDUJD OHODQJ %HD OHODQJ SHPEHOL 7HPSDW SHODNVDQDDQ OHODQJ 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ

besok. Mohon doanya agar diberikan kelancaran untuk grand opening Trans Icon Mal Surabaya,” ujar Vice President Corporate Communications PT Trans Retail Indonesia, Satria Hamid, Kamis (4/8/2022). Satria menjelaskan, keberadaan mal baru tersebut sebagai wujud pengembangan ekonomi di metropolis. “Selain juga dapat meningkatkan ekonomi wilayah, kami ingin Trans Icon menjadi icon Kota Surabaya,” tandasnya. (bin/ono)

6HFDUD WHUWXWXS &ORVHG %LGGLQJ GHQJDQ PHQJDNVHV ZZZ OHODQJ JR LG -XP¶DW $JXVWXV 3XNXO :DNWX 6HUYHU $SOLNDVL /HODQJ ,QWHUQHW 6HVXDL :,% OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ GDUL KDUJD OHODQJ .3.1/ -HPEHU -O 6ODPHW 5L\DGL 1R $ 3DWUDQJ -HPEHU 6HWHODK %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ

6XUDED\D $JXVWXV 37 %$1. 0$1',5, 3(56(52 7EN 5HJLRQDO 6SHFLDO $VVHW 0DQDJHPHQW 6XUDED\D 3 ( 5 + $7 , $ 1 $:$6 3(1,38$1 +$7, +$7, -,.$ $'$ 3,+$. 3,+$. <$1* 0(1*$7$61$0$.$1 3(78*$6 '$5, %$1. 0$1',5, $7$8 .3.1/ -(0%(5 8178. .(3(17,1*$1 35,%$', 3(5+$7,.$1 .$578 ,'(17,7$6 3(*$:$,

3(1*8080$1 ,, .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 0HQXQMXN 3HQJXPXPDQ 3HUWDPD /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ PHODOXL VHOHEDUDQ WDQJJDO -XOL GDQ EHUGDVDUNDQ 3DVDO 8QGDQJ 8QGDQJ 1R 7DKXQ WHQWDQJ +DN 7DQJJXQJDQ 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 6SHFLDO $VVHW 0DQDJHPHQW 6XUDED\D VHODNX 3HPHJDQJ +DN 7DQJJXQJDQ 3HUWDPD GHQJDQ SHUDQWDUDDQ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 0DODQJ DNDQ PHODNVDQDNDQ /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ PHQJJXQDNDQ $SOLNDVL /HODQJ PHODOXL ,QWHUQHW GHQJDQ FDUD SHQDZDUDQ VHFDUD WHUWXWXS &ORVHG %LGGLQJ WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ WHUKDGDS EDUDQJ MDPLQDQ GHELWXU DWDV QDPD &9 81**8/ 3(5.$6$ 6HELGDQJ WDQDK VHOXDV P GHQJDQ EXNWL NHSHPLOLNDQ 6+0 1R DQ 'MRHQDHGK\ 7DQWRQR WHUOHWDN GL -DODQ 'HVD 1JOXUXS 'HVD 1JOXUXS .HFDPDWDQ 6HQGDQJ .DEXSDWHQ 7XOXQJDJXQJ -DZD 7LPXU +DUJD /LPLW 5S 8DQJ -DPLQDQ 5S 6HELGDQJ WDQDK VHOXDV P GHQJDQ EXNWL NHSHPLOLNDQ 6+0 1R DQ <RHQGDZDWL 2HQWDUL WHUOHWDN GL -DODQ 5LQJLQDQRP ** , 1R .HOXUDKDQ 5LQJLQDQRP .HFDPDWDQ .RWD .HGLUL .RWDPDG\D .HGLUL -DZD 7LPXU +DUJD /LPLW 5S 8DQJ -DPLQDQ 5S 3HUV\DUDWDQ /HODQJ 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUGDIWDU GDQ WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH ZZZ OHODQJ JR LG V\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD PHQX ³7DWD &DUD GDQ 3URVHGXU´ GDQ ³3DQGXDQ 3HQJJXQDDQ´ SDGD DODPDW ZHEVLWH WHUVHEXW 0HQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ OHODQJ PHODOXL YLUWXDO DFFRXQW \DQJ GLSHUROHK PHODOXL ZHEVLWH GLDWDV VHWHODK PHPLOLK GDQ PHQJLNXWL RE\HN OHODQJ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9$ YLUWXDO DFFRXQW KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLVHEXWNDQ GDODP SHQJXPXPDQ OHODQJ VHUWD VHWRUDQ GLODNXNDQ VHNDOLJXV WLGDN GLFLFLO 6HWLDS SHQ\HWRUDQ GDQ DWDX SHQJHPEDOLDQ XDQJ MDPLQDQ GDUL GDQ NH SHVHUWD OHODQJ GDUL EDQN \DQJ VDPD GHQJDQ %DQN PLWUD .3.1/ SHQ\HOHQJJDUD OHODQJ WLGDN GLNHQDL ELD\D DSDSXQ VHGDQJNDQ VHWLDS SHQ\HWRUDQ GDQ DWDX SHQJHPEDOLDQ XDQJ GDUL %DQN \DQJ EHUEHGD GHQJDQ %DQN PLWUD .3.1/ SHQ\HOHQJJDUD OHODQJ GLNHQDL ELD\D WUDQVDNVL SHUEDQNDQ \DQJ MXPODKQ\D EHUYDULDVL VHVXDL NHWHQWXDQ %DQN PDVLQJ PDVLQJ GDQ GLWDQJJXQJ ROHK SHVHUWD OHODQJ -DPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ 3HVHUWD OHODQJ GLZDMLENDQ PHOLKDW REMHN OHODQJ GDQ GLDQJJDS PHQ\HWXMXL DVSHN OHJDO GDUL REMHN \DQJ GLOHODQJ VHVXDL GHQJDQ NRQGLVL DSD DGDQ\D DV LV GDQ SDGD WHPSDW GLPDQD VDDW LQL EHUDGD DV ZKHUH .DUHQD VDWX GDQ ODLQ KDO SLKDN 3HQMXDO GDQ DWDX 3HMDEDW /HODQJ GDSDW PHODNXNDQ SHPEDWDODQ SHQXQGDDQ OHODQJ WHUKDGDS VDODK VDWX DWDX VHOXUXK REMHN OHODQJ WHUVHEXW GLDWDV GDQ SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHVHUWDOHODQJ WLGDN GLSHUNHQDQNDQ PHODNXNDQ WXQWXWDQ JXJDWDQ GDODP EHQWXN DSDSXQ NHSDGD .3.1/ 0DODQJ GDQ 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 3HPHQDQJ OHODQJ \DQJ GLWXQMXN ZDMLE PHOXQDVL KDUJD OHODQJ EHULNXW EHD OHODQJ VHEHVDU GDODP ZDNWX KDUL NHUMD VHWHODK GLWXQMXN VHEDJDL SHPHQDQJ OHODQJ DSDELOD PHOHELKL MDQJND ZDNWX WHUVHEXW DNDQ GLEDWDONDQ VHFDUD WHUWXOLV SHPEHOLDQQ\D GDQ GLQ\DWDNDQ 3(0%(/, /(/$1* :$135(67$6, GDQ XDQJ MDPLQDQ DNDQ GLVHWRUNDQ NH NDV QHJDUD 8QWXN ,QIRUPDVL OHELK ODQMXW GDSDW PHQJKXEXQJL 5HJLRQDO 6SHFLDO $VVHW 0DQDJHPHQW 6XUDED\D 7HOS 1R 3HODNVDQDDQ /HODQJ &DUD SHQDZDUDQ

6HFDUD WHUWXWXS Closed Bidding GHQJDQ PHQJDNVHV XUO ZZZ OHODQJ JR LG

+DUL 7DQJJDO

-XP¶DW $JXVWXV

%DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ

3XNXO :DNWX 6HUYHU $SOLNDVL /HODQJ ,QWHUQHW 6HVXDL :,%

3HOXQDVDQ KDUJD OHODQJ

OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ

%HD OHODQJ SHPEHOL

GDUL KDUJD OHODQJ

7HPSDW SHODNVDQDDQ OHODQJ

.DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 0DODQJ

-O 6 6XSUL\DGL 1R 0DODQJ

3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ

6HWHODK %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ 0DODQJ $JXVWXV 37 %$1. 0$1',5, 3(56(52 7EN 5HJLRQDO 6SHFLDO $VVHW 0DQDJHPHQW 6XUDED\D

3 ( 5 + $7 , $ 1 $:$6 3(1,38$1 +$7, +$7, -,.$ $'$ 3,+$. 3,+$. <$1* 0(1*$7$61$0$.$1 3(78*$6 '$5, %$1. 0$1',5, $7$8 .3.1/ 0$/$1* 8178. .(3(17,1*$1 35,%$', 3(5+$7,.$1 .$578 ,'(17,7$6 3(*$:$,


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

JUMAT PON, 5 AGUSTUS 2022 HALAMAN 5

BIRO MA MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Pemkab Terapkan E-Katalog Lokal untuk Pasarkan Produk UMKM

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Sumenep, Memorandum Untuk memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Sumenep akan menerapkan e-Katalog lokal dan, toko daring dalam memasarkan produk UMKM setempat. Beberapa waktu lalu, mal UMKM diluncurkan untuk dijadikan pusat promosi serta pemasaran produk melalui luring untuk memperluas pemasaran produk tersebut melalui daring e-Katalog. “Kami membuka akses pemasaran secara daring untuk memasarkan produk UMKM,” kata Kepala Bagian (Kabag) PBJ Mustangin, Kamis (4/8). Sambungnya, secara resmi membuka kesempatan pelaku UMKM untuk mengikuti kegiatan pengadaan barang dan jasa di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sumenep melalui e-katalog lokal dan toko daring. Para pelaku UMKM secara resmi diundang melalui surat ikut aktif dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintahan Kabupaten Sumenep. Tidak hanya itu, pelaku UMKM akan didampingi untuk prosesnya. Untuk persyaratan mendaftar e-katalog lokal dan toko daring UMKM cukup membawa KTP, memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Nomor Pokok Wajib Pajak NPWP dan, foto produk yang saat mendaftar sudah ada tim yang mendampingi. Dijelaskan, e-katalog lokal merupakan aplikasi belanja online yang telah dikembangkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pemerintah (LKPP). Untuk toko daring merupakan aplikasi belanja online yang dikembangkan oleh beberapa vendor e-commerce yang terintegrasi dengan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE). “Baik e-katalog lokal maupun toko daring, keduanya ini menyediakan berbagai macam produk dari berbagai komoditas yang dibutuhkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep,” ucapnya. Tidak lain tambah Mustangin, tujuan dari e-Katalog untuk memberikan kemudahan bagi OPD untuk belanja kebutuhan kantor secara terbuka, transparan, efektif, efisien dan tercatat transaksinya. (uri/mik)

Anggota Polres Bangkalan mengikuti giat rutin pembinaan rohani dan mental di Masjid Raudhlatul Hidayah.

Kapolres Bangkalan Minta Anggota Junjung Moralitas FOTO: MEMORANDUM/URI

Bangkalan, Memorandum Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono menegaskan, anggota Polres Bangkalan sebagai bagian dari institusi negara pemegang amanah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, harus memiliki performa prima.

Suasana aktivitas tim e-Katalog Sumenep.

Baik itu attitude (sikap,red) karakter dan kewibawaan, juga tanggap, lugas, dan tangguh saat menjalankan amanah. Karenanya, setiap anggota polres, baik PJU setara kabag, kasat, kasi, kasubag maupun seluruh jajaran staf, tidak hanya harus membekali diri dengan kebugaran fisik prima. Tetapi juga harus memiliki background moralitas dan kadar kualitas

mental spiritual yang tangguh. “Makanya, setiap hari Sabtu pagi, seluruh anggota wajib melakukan olah pisik senam dan joging bersama,” tandas AKBP Wiwit. Sedangkan setiap Kamis, m e re k a r u t i n m e n g i k u t i pembinaan moral dan mental spiritual. Atau bimbingan rohani dan mental (binrohtal). Seperti Kamis (4/8) ) pagi

kemarin mulai pukul 08.00 s/d 09.00,untuk kali pertma di era kempimpinan AKBP Wiwit, seluruh jajaran PJU, anggota dan ASN di lingkunan Polres, khidmat mengikuti Binrohtal. Giat kerohaniaan ini bakal rutin ditempatkan di Mesjid Raudlatul Hidayah di kmpleks Mapolres Bangkalan. “Tidak boleh tidak. Semua PJU mulai dari perwira, bintara dan ASN di lingkungan polres harus ikut ambil bagian, kecuali ada tugas yag tidak bisa ditiggalkan,” tegas mantan Kapolres Pacitan yang baru dua pekan meniti karir sebagai Kapolres Bangkalan. AKBP Wiwit berharap,

rutinitas dua agenda kegiatan serupa, yakni olah kebguran pisik dan Binrohtal, kompak pula diterapkan setiap hari Sabtu dan Kamis di lingkup 17 Polsek Jajaran. Terpisah, Kabag SDM Kompol Hartanta sebagai penanggung jawab dua agenda kegiatan tersebut berharap, melalui kegiatan tersebut semua anggota polres wajib memiliki background performa attidute dan karakter terukur. Ya k n i s e l a l u t a m p i l berwibawa, tetapi tetap berpenampilan santun dan beretika ketika hadir di tengah masyarakat.

”Performa seperti itu akan lebih afdol jika ditopang oleh kebugaran fisik, moralitas dan serta istiqomah menjalankan perintah agama. Targetnya,agar semua anggota Polri, termasuk di lingkup Polres Bangkalan, tidak hanya mampu memposikan diri sebagai suri tauladan bagi rakyat, tetapi kehadiran Polisi akan selalu dirindukan dan diharap setiap saat. ”Tak kalah pentingnya, anggota Polri harus pula menjadi suri tauladan dalam kesadaran bela negara dan menjaga keutuhan NKRI,” pungkas Kompol Hartanta. (ras/mik)

FOTO: MEMORANDUM/IST

Pamekasan,Memorandum Wakil Bupati Pamekasan RB Fattah Jasin akan selalu mendukung dan siap memberikan fasilitas pembinaan bagi warga binaan pamasyarakatan (WBP) dalam rangka pelatihan kemandirian sebagai bekal ketika sudah kembali di masyarakat. Nantinya, dari produk hasil pelatihan kemandirian warga Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan akan dibantu untuk dipasarkan. Pe l a t i h a n k e m a n d i r i a n y a n g sudah berjalan meliputi bidang konstruksi, pengelasan, menjahit, dan meubeler. “Saya kira program yang diberikan Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan kepada para WBP sudah sejalan dengan program yang dicanangkan oleh Pemkab Pamekasan. Kita akan selalu dukung,” ujar Wabup Fattah Jasin, Kamis (4/8). Pihaknya, akan terus memonitor dan mendukung agar hasil pelatihan kemandirian kedepannya dapat meningkatkan dari segi kualitas dan pemasaran. Sekadar diketahui, Rabu (3/8), Kepala Kantor Wilayah

Kemenkumham Jatim, Zaeroji, datang ke lapas untuk menutup Program Rehabilitasi Sosial dan Penutupan Pelatihan Kemandirian. Kegiatan tahun anggaran 2022 itu bertempat di Lapangan Dalam Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jatim. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Pamekasan RB. Fattah Jasin didampingi Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto, Dandim 0826/Pamekasan Letkol Inf Ubaidillah, Ketua Pengadilan Negeri Pamekasan M Amrullah, Kajari Pamekasan Teuku Rahmatsyah, Kasatreskoba Polres Pamekasan Tirto, Perwakilan Kemenag Pamekasan Kusmanto, Yayasan Pelita Kasih Allah Indra, Ketua Ghana Recovery Pamekasan Hamdan, Kepala Sekolah SMKN 2 Pamekasan Adi Sastriawan, Kepala Sekolah SMKN 3 Pamekasan Sulistyo Wardani, dan Perwakilan Unira dan Ponpes Al-Kautsar. Sesuai lansiran resmi Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan melalui Kalapas Yan Rusmanto menyampaikan hasil laporan kegiatan yang dilaksanakan kurang lebih 6 bulan.

“Dalam program pelatihan kemandirian ini Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan menjalin kerjasama dengan SMKN 2 dan SMKN 3 Pamekasan dengan mengadakan 4 jenis Pelatihan Kemandirian,” ungkap Yan. Sementara itu, Zaeroji, Kakanwil Kemenkumham Jatim menyampaikan apresiasi terhadap Kalapas beserta Instansi yang terlibat dalam kegiatan ini selama 6 bulan. “Dengan gemblengan selama 6 bulan ini, saya anggap sangat luar biasa dan Saya juga memberikan apresiasi kepada Kalapas dan temanteman dari Kepolisian, TNI, Pemda yang mendukung kegiatan seperti ini, semoga kedepannya kegiatan ini berjalan dengan lebih baik lagi,” imbuh Zaeroji. Selanjutnya, Kakanwil Zaeroji menyerahkan sertifikat Rehabilitasi Sosial Narkotika dan Pelatihan Kemandirian secara simbolis sekaligus pelepasan tanda peserta. “Saya berharap dengan adanya program ini dapat merubah perilaku Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) saat telah kembali ke masyarakat umum,” pungkasnya. (sjk/mik)

Bupati Pamekasan RB Fattah Jasin (tengah) bersama Kakanwil Kemenkumham Jatim zaeroji (kanan) dan Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Yan Rusmanto (kiri).

FOTO: MEMORANDUM/AAN

Pemkab Siap Pasarkan Produk Hasil Pelatihan Mandiri WBP Lapas Narkotika

Kantor Disdik Sumenep.

Disdik Sumenep Masifkan Workshop Kurikulum Merdeka Sumenep, Memorandum Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menggelar workshop penerapan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) secara masif hampir di seluruh kecamatan. Workshop IKM tersebut bekerja sama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dengan tujuan memanfaatkan platform merdeka mengajar dan analisis raport pendidikan bagi kepala sekolah dan guru pelaksana IKM mandiri. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra mengatakan, workshop IKM itu melibatkan semua kepala sekolah di setiap kecamatan. Tahun ini satuan pendidikan masih diberi kesempatan untuk ikut mandiri

belajar. Mereka boleh menerapkan kurikulum merdeka atau memakai kurikulum lama yaitu K-13. “Tahun pelajaran 2022-2023 masih memakai beberapa opsi. Kalau sekolah penggerak sudah memakai IKM. Kebijakan itu tertuang dalam Permendikbud tentang pedoman penerapan kurikulum dalam rangka pemulihan pembelajaran pasca pandemi Covid-19,” urai Agus. Pihaknya menjelaskan, ada opsi kurikulum berubah dengan penerapan kurikulum merdeka yang menggunakan perangkat ajar yang telah disediakan di platform merdeka mengajar. Agus merinci, di Kabupaten Sumenep saat ini ada 53 sekolah penggerak tingkat SD, dan 23 seko-

lah untuk tingkat SMP. Mereka akan jadi tutor atau narasumber bagi sekolah yang lain. “Sekolah yang belum menjadi sekolah penggerak, bisa mengadakan workshop IKM yang narasumbernya teman-temannya sendiri yang sudah menjadi sekolah penggerak,” imbuh Agus. Mantan Kadisperindag Sumenep itu menambahkan, penerapan kurikulum merdeka guna mewujudkan profil pelajar Pancasila dalam rangka pengembangan siswa. “Tujuannya agar siswa beriman, bertakwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak, kreatifitas gotong royong, kebhinekaan global, bernalar kritis, dan kemandirian,” pungkasnya. (adv/aan/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA Wujudkan Kamtibmas, Polsek Balongbendo Patroli Sambang Desa Sidoarjo, Memorandum Guna mewujudkan kamtibmas yang kondusif, Kapolsek Balongbendo Kompol Hasim As’ari didampingi anggota melakukan patroli sambang desa, Kamis (4/8). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo guna melaksanakan koordinasi dan penyampaian pesan kamtibmas terkait permasalahan keamanan lingkungan maupun kegiatan di desa. Dalam kesempatan tersebut, kapolsek menyampaikan kepada Kepala Desa (Kades) Bogempinggir agar masyarakat setempat turut bersama-sama menjaga situasi, agar wilayah desanya tetap kondusif pasca dilantiknya kades definitif pada Rabu (3/8). “Hari pertama sambang desa ke Kades Bogempinggir yang usai dilantik,” ujar Hasim.

Kapolsek juga menyebut, koordinasi dan komunikasi dengan kades dan para tokoh masyarakat akan ditingkatkan mulai saling tukar informasi, serta analisa bersama setiap permasalahan sekecil apapun di desa untuk dicarikan solusi bersama. Sehinggga kamtibmas dapat

dikelola dengan baik dan tercipta situasi aman kondusif terutama di wilayah hukum Balongbendo. “Kegiatan sambang di balai desa ini merupakan suatu langkah dari polisi untuk lebih meningkatkan peran serta masyarakat dalam pemeliharaan kamtibmas di sekitar lingkungannya,” im-

buh kapolsek. Selain itu, Hasim menuturkan, keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat dapat terwujud apabila ada sinergitas dan kemitraan yang baik antara kepolisian dengan warga yang peduli terhadap lingkungannya. (bwo/jok/nov)

Satlantas Polres Lumajang Tindak 12 Sopir Truk Lumajang, Memorandum Anggota Satlantas Polres Lumajang menindak 12 sopir truk yang melanggar jam operasional peraturan pemkab setempat. Dalam aturan itu, truk bertonase besar tak diperbolehkan melintas pada pukul 06.00 hingga 08.00. Kanit Turjawali Satlantas Polres Lumajang Ipda Didit Ardiana Abdillah mengatakan, banyak sopir memarkir truk di pinggir jalan. Namun, karena mengetahui ada petugas merazia, sopir truk itu mendadak hilang. Selain melakukan penindakan, polisi juga mengimbau kepada para sopir agar tidak melintas di jam yang telah ditentukan. Hal ini agar tak terjadi kemacetan. “Adanya peraturan seperti ini dari Pemkab Lumajang untuk memberi akses bagi masyarakat yang akan pergi ke kantor maupun adik-adik yang ke sekolah. Kalau truk muatan diperbolehkan nanti

Ciptakan Harkamtibmas, Kapolres Mojokerto Silaturahmi dengan Pengurus PSHT

AKBP Apip Ginanjar: Satukan Visi dan Misi Mojokerto, Memorandum Demi menciptakan harkamtibmas di wilayah Kabupaten Mojokerto dan ajang silaturahmi, Kapolres AKBP Apip Ginanjar SIK menerima kedatangan ketua dan pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Mojokerto, Kamis (4/8).

Kapolsek Balongbendo Kompol Hasim As’ari dengan anggota bertemu dan mengobrol dengan Kepala Desa Bogempinggir untuk sama-sama menjaga kondusifitas keamanan wilayahnya.

Anggota Satlantas Polres Lumajang menindak sopir truk yang melanggar jam operasional.

jelas macet,” kata Didit Kamis, (4/8). Ia mengungkapkan, bahwa pelanggaran itu sudah bukan jadi rahasia umum lagi. Sebab

sudah banyak sopir truk tambang yang kena razia petugas. Terkait masih ada pelanggaran, petugas juga berharap semua pihak bisa lebih kom-

pak melakukan penegakan ini. “Kami juga sudah tempatkan petugas di jalur KTL, jadi masyarakat jangan khawatir,” tutup Didit. (fdn/nov)

Peringati Tahun Baru Islam 1444 Hijriah

Tingkatkan Iman, Kapolres Tuban Lakukan Doa Bersama Anggota Tuban, Memorandum Untuk menambah berkah di awal tahun, Kapolres Tuban AKBP Rahman Wijaya bersama jajaran serta ulama menggelar doa bersama di Masjid Baitul Mu’min mapolres, Kamis (4/8). Hadir dalam kegiatan tersebut, kapolres, Wakapolres Tuban Kompol Palma Fitria Fahlevi, pejabat utama (PJU), dan anggota polres. Rahman mengatakan, dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1444 H untuk lebih meningkatkan iman dan kinerja guna mewujudkan Polri yang presisi untuk Indonesia tangguh Indonesia tumbuh. “Doa bersama ini mari kita gunakan sebagai momentum bersama untuk sarana instropeksi dan evaluasi atas perilaku kita sehingga ke depannya jauh lebih baik. Diharapkan dapat lebih memantapkan diri menjadi pribadi yang beriman serta bertakwa kepada Allah SWT,” beber kapolres.

JUMAT PON, 5 AGUSTUS 2022 HALAMAN 6 - 7

Didampingi Kabag SDM Kompol Tri Sujoko dan Kasatintelkam AKP Yuli Riyanto, kapolres menyambut dengan suka cita kehadiran Ketua PSHT Cabang Mojokerto Hari Sucipto bersama jajaran pengurusnya di Mapolres Mojokerto. Dalam sambutannya, Apip menyampaikan, bahwa agenda silaturahmi tersebut dalam rangka menyatukan visi dan misi, terkait

kegiatan pengesahan anggota PSHT yang ada di wilayah Kabupaten Mojokerto agar dapat terlaksana dengan aman, damai, dan kondusif. Pihaknya mohon dukungan dan kerja sama kepada seluruh keluarga besar PSHT Cabang Mojokerto untuk bersama-sama bersinergi dan menjaga kamtibmas di wilayah Kabupaten Mojokerto. “Mari saling mengingatkan

Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar menerima kedatangan ketua dan pengurus PSHT Cabang Mojokerto untuk membahas pengesahan anggota PSHT agar terlaksana dengan aman.

anggotanya hingga tingkat ranting, untuk menjaga kondusifitas wilayah Mojokerto saat kegiatan pengesahan demi terwujudnya harkamtibmas yang aman, damai, serta kondusif,” tutur kapolres. Sementara itu, Hari Sucipto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Mojokerto atas sambutan silaturahmi yang telah dilaksanakan. Selain itu, apresiasi juga disampaikan terhadap sinergitas yang telah terjalin dengan baik antara Polres Mojokerto dengan PSHT Cabang Mojokerto hingga saat ini. “PSHT Cabang Mojokerto akan senantiasa ikut serta membantu Polres Mojokerto dalam menjaga harkamtibmas di wilayah Kabupaten Mojokerto,” tegas Hari. (no/nov)

Satlantas Polres Blitar Beri Motivasi Pembentukan Karakter serta Mental ke Pelajar Blitar, Memorandum Wujud nyata implementasi Polri presisi salah satunya adalah melakukan pendekatan prediktif melalui kegiatan kepolisian. Tujuannya memberi sosialisasi dan edukasi seperti motivasi terkait pembentukan karakter dan mental di lingkungan pelajar. Di mana pendidikan karakter ekternal bisa didapatkan di banyak tempat seperti pendidikan karakter di sekolah. Namun Pendidikan eksternal juga penting didapatkan setiap orang, termasuk para pelajar. Sebab apabila mereka tak memperoleh pendidikan karakter dengan cara internal maka pendidikan eksternal lah yang bakal menjadi wadah serta sebagai tempat untuk menambah nilai karakter yang baik dari orang tersebut. Satlantas Polres Blitar kembali menyambangi salah satu sekolah di Kabupaten Blitar yaitu di SMP Negeri 1 Kanigoro Blitar, Selasa (4/8). Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memberikan motivasi pembentukan karakter dan mental kepada pelajar oleh Kanit Kamseltibcarlantas Aiptu Heri Subagyo, SH dan personel satlantas lainnya. Dalam kunjungan tersebut dalam rangka memberi motivasi terkait pembentukan karakter dan mental pada siswa-siswi SMPN 1 Kanigoro. “Pendidikan di sekolah ini bisa dikatakan juga pengembangan karakter pada diri pelajar dan juga pengembangan proses belajar baik dalam akademik maupun nonakademik,” kata Heri. Lanjut Heri, sekolah menjadi salah satu tempat terjadinya so-

Personel satlantas memberi sosialisasi dan edukasi di SMP Negeri 1 Kanigoro Blitar juga mengingatkan agar pelajar mematuhi segala peraturan di jalan raya.

sialisasi para pelajar, karena di dalam sekolah terdapat suatu interaksi antara guru dengan siswa dan siswa dengan siswa. “Penanaman nilai dan moral serta diberlakukannya peraturan. Dari hal

itulah karakter dan kepribadian seorang pelajar dapat terbentuk,” tuturnya. Heri juga menyampaikan ke pengurus sekolah perlunya menyamakan persepsi untuk

membangun kembali karakter pelajar di masa setelah pandemi. Membangun karakter yang di dalamnya terdapat tujuan untuk mendidik mereka agar nantinya memiliki karakter yang lebih baik

di masa depan. Dalam kesempatan itu, Satlantas Polres Blitar juga mengingatkan agar para pelajar mematuhi segala peraturan di jalan raya ketika berkendara dan mampu menga-

Forkopimda Bojonegoro Gelar Cangkrukan Kamtibmas Presisi

Wakapolres: Sinergitas Tiga Pilar sebagai Sarana Jalin Komunikasi Bojonegoro, Memorandum Forkopimda Kabupaten Bojonegoro menggelar cangkrukan kamtibmas presisi dalam rangka menjalin silaturahmi serta wujud sinergitas antara TNIPolri, pemerintah daerah, dengan lapisan masyarakat. Tujuannya untuk menjadikan situasi kamtibmas Bojonegoro yang aman dan kondusif. Acara tersebut bertempat di Balai Desa Pekuwon, Kecamatan Sumberrejo. Kegiatan dihadiri Wakapolres Bojonegoro Kompol MuhWahyudin Latif, Danramil Sumberrejo, Kapolsek Sumberrejo, Camat Sumberrejo, anggota DPRD Bojonegoro Fraksi PAN Suyuti dan Fraksi PPP Sumari. Lalu Kasatbinmas AKP Agus Elfauzi, Ketua dan pengurus Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) Kecamatan Sumberrejo, Kades se-Kecamatan Sumberrejo, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda Desa Pekuwon. Wakapolres dalam sambutannya mengatakan, cangkrukan kamtibmas presisi ini dalam rangka menjalin silaturahmi dan sinergitas tiga pilar tingkat kabupaten hingga tingkat desa sebagai sarana menjalin komunikasi dan sarana untuk menyelesaikan permasalahan atau kendala. LanjutWahyudin, perihal situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Bojonegoro masih aman dan kondusif.“Situasi kamtibmas yang sudah berjalan dengan baik ini mari kita pertahankan dan ditingkatkan bersama-sama,”

Wakapolres Bojonegoro Kompol Muh Wahyudin Latif bersama forkopimda dalam kegiatan cangkrukan kamtibmas presisi di Balai Desa Pekuwon.

tutur Wahyudin. Wakapolres menambahkan, pada Oktober mendatang akan digelar pilkades serentak gelombang I di Kabupaten Bojonegoro. Tiga pilar di tingkat kecamatan dan desa selalu berkoordinasi serta bersinergi dalam pelaksanaan pilkades nanti agar berjalan dengan baik, aman, damai, dan lancar. “Tiga pilar selalu berkomunikasi untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, harapannya pilkades berjalan dengan baik, aman, damai dan lancar,” imbuh Wahyudin.

Sementara itu, Camat Sumberrejo Gunardi menyampaikan, situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Sumberrejo aman dan kondusif. Hal itu, berkat saling komunikasi dan kolaborasi baik jajaran forkopimcam dan tiga pilar plus tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda. “Kami akan selalu menjalin komunikasi antara forkopimcam agar apa yang menjadi persoalan atau kendala bisa teratasi dan berupaya untuk memberikan yang terbaik,” tandas Gunardi. (top/har/nov)

Tangkal Covid-19, Polisi Bagikan Masker di Maduran Lamongan Lamongan, Memorandum Peningkatan kasus baru Covid-19, membuat pemerintah menetapkan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1 di seluruh wilayah Indonesia. Merespons kondisi tersebut, jajaran Polres Lamongan masif bergerak melakukan pencegahan penyebarannya. Seperti dilakukan anggota Polsek Maduran jajaran Polres Lamongan, Kamis (4/8). Petugas berkeliling di tempat keramaian dan rumah warga untuk memberikan sosialisasi disiplin protokol kesehatan (prokes). Memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. “Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 dan juga meningkatkan kesadaran masyarakat, petugas jaga Polsek Maduran melaksanakan kegiatan patroli pembagian masker dengan sasaran masyarakat yang tidak memakai masker,” kata Kapolsek Maduran Iptu Sudianto. Selain pembagian masker, petugas juga mengimbau kepa-

Anggota Polsek Maduran jajaran Polres Lamongan membagikan masker kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

da masyarakat agar selalu mematuhi prokes dalam kegiatan sehari-hari. Pihaknya berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi prokes dan tujuan mengatasi pandemi virus Covid-19 dapat

tercapai sehingga warga dapat hidup normal kembali. Sudianto menjelaskan, kegiatan serupa bakal masif dilakukan dengan menyasar masyarakat yang abai prokes. Utamanya di tempat - tempat

yang rawan terjadi kerumunan. “Harapannya penyebaran virus Covid-19 bisa dikendalikan. Dan tentunya kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan prokes juga sangat penting,” tutupnya. (and/har/nov)

takan tidak atau menolak ke siapa saja yang menawarkan narkoba. “Jangan sampai anak-anak mengadopsi kegiatan kurang baik yang di dapat dari pengaruh media sosial,” tandas Heri. (iku/nov)

Antisipasi Kejahatan, Polres Kediri Rutin Laksanakan Blue Light Patrol Kapolres Tuban AKBP Rahman didampingi Wakapolres Kompol Palma Fitria Fahlevi dalam kegiatan doa bersama di Masjid Baitul Mu’min.

“Tolong dijaga marwah organisasi kita yaitu Polri dengan melaksanakan tugas sesuai tugas, wewenang, dan tanggung jawab (TTW). Jangan sampai sebagai anggota tidak

Madiun, Memorandum Cegah terjadinya kiriminalitas KSPKT Polsek Dagangan, Polres Madiun Aiptu Didik Karyadi melaksanakan blue light patrol atau patroli strong point di wilayah Kecamatan Dagangan, Rabu (3/8) malam. Didik mengatakan, kegiatan itu sebagai bentuk pelayan prima kepolisian kepada masyarakat

tahu TWT-nya. Agar kita selalu berdoa dan berusaha untuk kelancaran dan keselamatan dalam menjalankan tugas,” sambung Rahman. (top/har/nov)

Kapolres Gresik Terima Presisi Award dari Lemkapi

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menerima penghargaan dari Lemkapi yang diserahkan Direktur Eksekutif Edi Saputra Hasibuan di aula Rupatama Sarja Arya Racana.

Gresik, Memorandum Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis SIK menerima Presisi Award dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi). Penghargaan itu diberikan atas kinerja apik yang ditunjukkan lulusan Akpol 2002 itu selama bertugas di Kota Pudak. Azis menerima langsung piagam penghargaan tersebut dari Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Saputra Hasibuan di aula Rupatama Sarja Arya Racana Mapolres Gresik, Kamis (4/8). Kapolres dinilai memiliki dedikasi dan loyalitas yang tinggi. “Penghargaan diberikan kepada Kapolres Gresik AKBP Mochamad

Nur Azis atas dedikasi dan loyalitas tinggi dalam mewujudkan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat, sehingga banyak diapresiasi masyarakat,” ungkap Edi. Sementara itu, kapolres mengucapkan rasa syukur atas penghargaan Presisi Award yang diberikan Lemkapi. Pihaknya berkomitmen untuk terus menunjukkan kerja terbaik bagi masyarakat Kota Pudak. “Alhamdulillah kami besyukur atas penghargaan yang diberikan, semoga dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan dapat semakin memotivasi kami dalam bekerja, khususnya memberikan pelayanan kepada masyarakat Gresik,” tutur Azis. (and/har/nov)

untuk menjaga dan mencegah terjadinya kejahatan yang dapat merugikan warga terutama wilayah hukumnya. “Kapan dan di manapun tetap kita ingatkan kepada warga agar tetap waspada dan yang terpenting tetap patuhi protokol kesehatan (prokes) yang telah dianjurkan pemerintah,” jelas Didik. Imbuh Didik, blue light patrol

atau yang biasa disebut patroli kewilayahan sering dilaksanakan Polsek Dagangan pada jam dan titik kerawanan agar harkamtibmas terjaga di wilayah hukum Polsek Dagangan. “Kegiatan ini secara rutin akan kami laksanakan terus demi mewujudkan situasi wilayah hukum Polsek Dagangan yang aman dan kondusif,” tutup Didik. (iku/nov)

Anggota Polsek dan Koramil Plosoklaten mengawasi kandang sapi milik warga serta memberi imbauan agar peternak menjaga kebersihan hewan piaraannya.

Cegah PMK, Petugas Gabungan Kediri Pantau Kandang Ternak Kediri, Memorandum Petugas gabungan dari Polsek Plosoklaten, Polres Kediri, bersama koramil, serta pemerintah desa setempat melakukan pemantauan di kandang sapi, Kamis (4/8). Kapolsek Plosoklaten AKP Imron mengatakan, pengawasan

di kandang ternak ini untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran virus mulut dan kuku (PMK) terhadap hewan piaraan warga. “Kami mengajak masyarakat yang memiliki ternak agar selalu menjaga kebersihan kandangnya,” tutur Imron. Dalam kegiatan tersebut, juga

disampaikan kepada peternak jika mendapati hewan atau ternaknya sakit agar segera melapor ke pihak dokter hewan dan dinas peternakan. “Bila mendapati hewan atau ternak mengalami tanda-tanda sakit agar segera melapor ke pihak dokter hewan dan dinas peternakan,” tutup kapolsek. (iku/nov)

KSPKT Polsek Dagangan Aiptu Didik Karyadi dan anggotanya melaksanakan patroli strong point di wilayah hukumnya.

Brigadir Erik mengedukasi warga di salah satu pos kamling Desa Rosep. Mulai disiplin prokes hingga pentingnya vaksinasi.

Giat Sambang Desa dari Pos Kamling ke Pos Kamling

Polsek Blega Intens Ingatkan Warga Disiplin Prokes dan Vaksinasi Booster Bangkalan, Memorandum Dalam beberapa hari terakhir ini, giat sambang desa dengan cara door to door sistem (DDS) Polsek Blega, lebih intens menyasar pos kamling. Alasannya sebagai jujugan tempat cangkrukan warga, pos kamling dinilai ideal untuk mengedukasi komunitas warga perdesaan.“Salah satunya, selain untuk titip pesan kamtibmas, anggota saya anjurkan agar tetap intens mengedukasi warga soal disiplin penerapan prokes dan pentingnya vaksinasi booster,” kata Kapolsek Blega Iptu Syamsuri, SH, Kamis (4/8) pagi. Rutinitas giat DDS dari pos kamling ke pos kamling di lingkup perdasaan itu, lanjutnya,

merupakan bagian dari amanah Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono, SH, SIK, MH yang harus ditindaklanjuti. Targetnya, selain untuk kawal stabilitas kamtibmas, juga meningkatkan derajat kesehatan warga di wilayah hukum Polsek Blega. “ Ini penting karena akhir-akhir ini kembali meningkatnya sebaran Covid 19 di tanah air, mulai kerap diiformasikan oleh media. Termasuk TV nasional,” imbuh Syamsuri. Karenanya edukasi tentang prokes dan pentingnya vaksinasi, harus tetap disosialisasikan berkelanjutan. Seperti Selasa dan Rabu (3/8), kapolsek men-

gamanahkan Brigadir Erik N, SH dan beberapa anggota untuk nyambangi Desa Lombang Laok dan Desa Rosep untuk menyisir pos kamling di semua perkampungan dua desa itu. “Target sasaran kami tidak hanya pos kamling yang kerap dijadikan jujugan cangkrukan warga. Sesuai amanah Bapak Kapolsek,” kata Erik. Imbuh Erik, giat DDS dari rumah ke rumah harus didatangi jika ada sejumlah warga sedang asyik ngobrol bareng. Menu edukasi tetap mengedepankan disiplin penerapan prokes. Terutama 5K yakni rajin mencuci tangan, menjaga jarak,

menghindari kerumunan, membatasi kegiatan yang kurang penting, serta wajib memakai masker jika keluar rumah. Sosialisasi anjuran agar warga ikut ambil bagian jika ada kegiatan vaksinasi, khususnya vaksin booster massal di puskesmas atau posko kecamatan, rutin pula diterapkan. Tak terkecuali, pesan jaga kamtibmas guna mengawal kondusifitas desa, tetap diakumulasikan. Syukurlah, mayoritas warga merespons dengan antusias. ” InsyaAllah, kegitan serupa akan dikembangkan polsek secara bergilir dari desa ke desa, agar Covid 19 tidak lagi punya ruang lagi menyebar masif di Kecamatan Blega,” pungkas Erik. (ras/nov)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

JUMAT PON, 5 AGUSTUS 2022 HALAMAN 8

Camat Mediasi Kasus Chat Sayang Kades Pringgodani Jember, Memorandum Camat Sumberjambe Djoni Nurtjahjono telah memanggil dan mempertemukan para pihak buntut kasus chat (pesan) bertuliskan kata sayang yang dikirim Kepala Desa (Kades) Pringgodani kepada istri salah satu warga Kalisat. Bahkan kades tersebut sebelumnya telah diminta untuk membuat surat pernyataan. Djoni Nurtjahjono mengatakan, pihaknya telah melakukan pembinaan secara lisan terlebih dahulu. “Dalam surat pernyataan tertulis pak kades Yayan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Kalau memang ada tanda-tanda atau laporan tetap seperti itu, ya kita lakukan teguran tertulis dan ditembuskan ke Dispemasdes dan inspektorat,” kata Djoni saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (4/8). Menurut Djoni Nurtjahjono, sudah sepantasnya sebagai pejabat publik tidak melakukan hal seperti itu. Sebab, akan menjadi preseden buruk bagi seorang pemimpin yang memberi contoh tidak baik kepada warganya. Kepala Desa Pringgodani, Kecamatan Sumberjambe, mengaku menulis surat pernyataan dan disaksikan istrinya dengan sebenarnya dalam keadaan sadar tanpa

ada paksaan dari pihak manapun, tertanggal Senin (1/8). Pria kelahiran Jember, 10 Februari 1985, yang bertempat tinggal di Desa Pringgodani, Kecamatan Sumberjambe, kepada wartawan Memorandum tidak banyak bicara saat hendak dikonfirmasi. “Saya tidak bisa komentar terkait surat pernyataan itu, karena hal yang pribadi,” kilah Rudy Haryanto, Kades Pringgodani saat ditemui, Rabu (3/8). Terpisah, pasangan yang berinisial L dan istrinya S itu telah dikarunia dua putra merupakan seorang pengusaha elektronik di Kecamatan Kalisat. Dia merasa gerah istrinya dipanggil sayang oleh sang Kades Pringgodani. “Awalnya iseng ngecek handphone milik istri yang tidak diduga ada nomor asing memanggil sayang. Ternyata nomor Pak Kades Yayan. Yang membuat marah pasal-

nya istri takut menceritakan kalau digoda,” ungkap bapak dua putra tersebut. Tidak lama kemudian, sang istri mengaku nomor tersebut milik Yayan panggilan akrab Kades Rudi Haryanto. Lalu warga Kecamatan Kalisat ini langsung klarifikasi kepada sang kades Pringgodani. Awalnya yang bersangkutan tidak mengakui, namun setelah bukti-bukti chatting yang masuk tersebut dibeber kepada istri kades, baru dirinya mengaku. “Dalam chatting-an curhat yang isinya menjelek-jelekan istrinya sendiri, dan terakhir pada Selasa (26/7) lalu, saya keluar rumah membawa mobil dan difoto yang kemudian dikirimkan kepada Yayan. Ditambahi keterangan koko berangkat, kalau ke rumah masuk saja pintunya tidak dikunci,” jlentrehnya. Berdasar jejak digital yang tersimpan tersebut, dirinya tidak rela ada pihak ketiga yang merusak rumah tangganya. “Untuk itu, agar tidak terulang kembali kami minta membuat surat pernyataan tersebut,” pungkas bapak dua putra ini. (edy/lis)

Pelaksanaan donor darah memperingati Hari Polwan ke-74.

Sambut HUT ke-74 Polwan

Polres Malang Gelar Donor Darah Malang, Memorandum Menyemarakan HUT ke-74 Polisi Wanita (Polwan), Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat bersama anggota Polwan menggelar bakti kesehatan berupa donor darah, di Lapangan Tenis Mapolres Malang, (4/8). HUT Polwan diperingati setiap 1 September. Ferli Hidayat menyampaikan, kegiatan donor darah melibatkan Si Dokkes Polres Malang berkerja sama dengan PMI Kabupaten Malang yang diikuti 201 peserta. Setelah dilakukan pemeriksaan, yang dapat mendonorkan darahnya 101 peserta. .3.1/ -(0%(5

“Sebelum pengambilan darah dilakukan cek tensi dan golongan darah terlebih dahulu. Ini merupakan rangkaian kegiatan, nantinya akan diikuti dengan kegiatan berlanjut lainnya,” katanya. Selain untuk berbagi dengan sesama, Ferli berharap kegiatan ini dapat membantu PMI Kabupaten Malang dalam menyiapkan stok darah bagi yang membutuhkan. “Melalui donor darah ini, para Polwan sebagai bagian dari Polri dapat terus berkontribusi positif untuk masyarakat tidak hanya Harkamtib.3.1/ 6LGRDUMR

3(1*8080$1 /(/$1* 8/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1

0HQXQMXN 3HQJXPXPDQ /HODQJ 8ODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ WDQJJDO -XOL PHODOXL 6XUDW .DEDU +DULDQ 0HPRUDQGXP GDQ %HUGDVDUNDQ 3DVDO 88 +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7DKXQ 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN DNDQ PHODNXNDQ OHODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ -HPEHU PHODOXL DSOLNDVL H $XFWLRQ WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ GHQJDQ MHQLV SHQDZDUDQ OHODQJ VHFDUD WHUWXWXS FORVHG ELGGLQJ \DQJ GDSDW GLOLKDW GL :HEVLWH '-.1 KWWSV OHODQJ JR LG DWDV EDUDQJ MDPLQDQ REMHN OHODQJ PLOLN 'HELWXU DWDV QDPD :HOOLDV 0DQWR EHUXSD 6HELGDQJ WDQDK VHOXDV P EHULNXW EDQJXQDQ GLDWDVQ\D WHUOHWDN GL -DODQ .+ 'HZDQWRUR 1R 'HVD 'XNXKGHPSRN .HF :XOXKDQ .DE -HPEHU -DZD 7LPXU VHVXDL GHQJDQ 6+0 1R D Q 1\RQ\D 6,7, 0(*$:$7, VHOXDV P +DUJD /LPLW 5S XDQJ MDPLQDQ OHODQJ 5S 3HODNVDQDDQ /HODQJ +DUL 7DQJJDO -XPDW $JXVWXV %DWDV DNKLU SHQDZDUDQ :DNWX 6HUYHU $SOLNDVL OHODQJ ,QWHUQHW 6HVXDL :,% $ODPDW 'RPDLQ ZZZ OHODQJ JR LG 7HPSDW /HODQJ .3.1/ -HPEHU -O 6ODPHW 5L\DGL 1R $ -HPEHU 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3HVHUWD OHODQJ GLKDUDS PHQ\HVXDLNDQ GLUL GHQJDQ SHQJJXQDDQ ZDNWX VHUYHU \DQJ WHUWHUD SDGD DODPDW GRPDLQ GL DWDV 6\DUDW V\DUDW OHODQJ &DORQ SHVHUWD OHODQJ GDSDW PHOLKDW REMHN OHODQJ GL ORNDVL VHMDN GLXPXPNDQ /HODQJ GLODNVDQDNDQ GHQJDQ SHQDZDUDQ PHODOXL DSOLNDVL OHODQJ LQWHUQHW \DQJ GL DNVHV SDGD DODPDW GRPDLQ KWWSV OHODQJ JR LG &DORQ SHVHUWD OHODQJ PHQGDIWDUNDQ GLUL SDGD DSOLNDVL /HODQJ ,QWHUQHW DODPDW GRPDLQ EXWLU GLDWDV NHPXGLDQ PHQJDNWLINDQ DNXQ GDQ PHUHNDP VFDQ .73 GDQ 13:3 GDQ QRPRU UHNHQLQJ EDQN DWDV QDPD VHQGLUL 3HVHUWD \DQJ EHUWLQGDN VHEDJDL NXDVD EDGDQ XVDKD GLZDMLENDQ PHQJXQJJDK VXUDW NXDVD QRWDULDO DNWD SHQGLULDQ SHUXVDKDDQ GDQ SHUXEDKDQQ\D 13:3 SHUXVDKDDQ GDODP VDWX ¿OH 3HVHUWD /HODQJ GLZDMLENDQ PHQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ VHVXDL GHQJDQ SHQJXPXPDQ OHODQJ GDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI SDOLQJ ODPEDW VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ /HODQJ 8DQJ MDPLQDQ OHODQJ GLVHWRUNDQ NH QRPRU 9LUWXDO $FFRXQW 9$ SHVHUWD OHODQJ \DQJ DNDQ GLNLULPNDQ VHFDUD RWRPDWLV GDUL DODPDW GRPDLQ GL DWDV NHSDGD DNXQ SHVHUWD OHODQJ 3HQDZDUDQ OHODQJ GLPXODL GDUL QLODL OLPLW GDQ GDSDW GLDMXNDQ EHUNDOL NDOL VDPSDL EDWDV ZDNWX VHEDJDLPDQD WHUVHEXW GLDWDV 3HVHUWD OHODQJ \DQJ GLWXQMXN VHEDJDL SHPHQDQJ ZDMLE PHOXQDVL SHPED\DUDQ KDUJD SRNRN OHODQJ GLWDPEDK EHD OHODQJ SHPEHOL VHEHVDU SDOLQJ ODPEDW OLPD KDUL NHUMD VHWHODK OHODQJ MLND WLGDN PDND SDGD KDUL NHUMD EHULNXWQ\D SHPHQDQJ GLQ\DWDNDQ ZDQSUHVWDVL XDQJ MDPLQDQ DNDQ GLVHWRUNDQ VHOXUXKQ\D NH .DV 1HJDUD .RQGLVL REMHN OHODQJ DGDODK VHEDJDLPDQD DGDQ\D DV LV 3HPHQDQJ /HODQJ GLDQJJDS VXQJJXK VXQJJXK WHODK PHQJHWDKXL DSD \DQJ WHODK GLWDZDU GLEHOL ROHKQ\D $SDELOD WHUGDSDW NHNXUDQJDQ NHUXVDNDQ EDLN \DQJ WHUOLKDW DWDXSXQ \DQJ WLGDN WHUOLKDW PDND 3HPHQDQJ /HODQJ WLGDN EHUKDN XQWXN PHQRODN DWDX PHQDULN GLUL NHPEDOL VHWHODK SHPEHOLDQ GLVDKNDQ GDQ PHOHSDVNDQ VHJDOD KDN XQWXN PHPLQWD NHUXJLDQ DWDV VHVXDWX DSDSXQ MXJD OQIRUPDVL OHELK ODQMXW WHQWDQJ REMHN OHODQJ GDSDW PHQJKXEXQJL 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ ± 5HJLRQ 9,,, -DZD 7HOS DWDX .3.1/ -HPEHU 7HOS -HPEHU $JXVWXV 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ ± 5HJLRQ 9,,, -DZD

3(1*8080$1 ,, .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 0HQXQMXN 3HQJXPXPDQ 3HUWDPD /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ PHODOXL VHOHEDUDQ WDQJJDO -XOL GDQ EHUGDVDUNDQ 3DVDO 8QGDQJ 8QGDQJ 1R 7DKXQ WHQWDQJ +DN 7DQJJXQJDQ 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 6SHFLDO $VVHW 0DQDJHPHQW 6XUDED\D VHODNX 3HPHJDQJ +DN 7DQJJXQJDQ 3HUWDPD GHQJDQ SHUDQWDUDDQ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ -HPEHU DNDQ PHODNVDQDNDQ /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ PHQJJXQDNDQ $SOLNDVL /HODQJ PHODOXL ,QWHUQHW GHQJDQ FDUD SHQDZDUDQ VHFDUD WHUWXWXS FORVHG ELGGLQJ WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ WHUKDGDS EDUDQJ MDPLQDQ GHELWXU DWDV QDPD

3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 0HQXQMXN 3HQJXPXPDQ /HODQJ 3HUWDPD WDQJJDO -XOL %HUGDVDUNDQ SDVDO 8QGDQJ XQGDQJ +DN 7DQJJXQJDQ 5, 1RPRU WDKXQ WHQWDQJ +DN 7DQJJXQJDQ 37 %DQN 1HJDUD ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN .DQWRU :LOD\DK 0DODQJ \DQJ EHUDODPDW GL -O -HQGHUDO %DVXNL 5DKPDG 1R /W 0DODQJ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6LGRDUMR DNDQ PHODNVDQDNDQ SHQMXDODQ XPXP OHODQJ HNVHNXVL KDN WDQJJXQJDQ GHQJDQ SHQDZDUDQ OHODQJ PHODOXL LQWHUQHW Closed Bidding SDGD $SOLNDVL /HODQJ ,QWHUQHW EHUXSD EDUDQJ MDPLQDQ PLOLN GHELWXU 1DPD 'HELWXU

&9 )DULDQ 6HODNVD

2EMHN /HODQJ $ODPDW $JXQDQ

/LPLW 5S

-DPLQDQ 5S

6HELGDQJ 7DQDK GDQ %DQJXQDQ GLMXDO VDWX SDNHW EHVHUWD VHJDOD VHVXDWX \DQJ PHOHNDW EHUGLUL GLDWDVQ\D \DQJ WHUOHWDN GL .HOXUDKDQ %DNDODQ .HFDPDWDQ %XJXO .LGXO .RWD 3DVXUXDQ 3URYLQVL -DZD 7LPXU /XDV 7DQDK P %XNWL .HSHPLOLNDQ 6+0 1R %DNDODQ WJO DQ $QDV (IHQGL

6HELGDQJ 7DQDK GDQ %DQJXQDQ GLMXDO VDWX SDNHW EHVHUWD VHJDOD VHVXDWX \DQJ PHOHNDW EHUGLUL GLDWDVQ\D \DQJ WHUOHWDN GL .HOXUDKDQ 6HNDUJDGXQJ .HFDPDWDQ 3XUZRUHMR .RWDD 3DVXUXDQ 3URYLQVL -DZD 7LPXU /XDV 7DQDK P 6+0 1R 6HNDUJDGXQJ WJO DQ $QDV (IHQGL

.(7(5$1*$1 1RPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9$ Virtual Account KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLV\DUDWNDQ -DPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ 6LGRDUMR VHODPEDW ODPEDWQ\D 6DWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ 6HJDOD ELD\D \DQJ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ 3(56<$5$7$1 /(/$1* 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK GLYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH www.lelang.go.id 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD DODPDW ZHEVLWH GL DWDV 2EMHN OHODQJ GLMXDO GDODP NRQGLVL DSD DGDQ\D 3HVHUWD OHODQJ GLDQJJDS WHODK PHQJHWDKXL NRQGLVL REMHN OHODQJ VHKLQJJD DSDELOD DGD VXDWX KDO WHUMDGL JXJDWDQ SHPEDWDODQ SHQXQGDDQ SHODNVDQDDQ OHODQJ WHUKDGDS REMHN OHODQJ WHUVHEXW GL DWDV SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHPLQDW OHODQJ WLGDN GLSHUNHQDQNDQ PHODNXNDQ WXQWXWDQ NHSDGD .3.1/ 6LGRDUMR 37 %DQN 1HJDUD ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HPHGLDO 5HFRYHU\ :LOD\DK 3(/$.6$1$$1 /(/$1* &DUD 3HQDZDUDQ +DUL 7DQJJDO %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 3HOXQDVDQ +DUJD /HODQJ 7HPSDW /HODQJ

Closed Bidding $ODPDW 'RPDLQ www.lelang.go.id -XP¶DW $JXVWXV 3XNXO :DNWX 6HUYHU $SOLNDVL /HODQJ VHVXDL :,% 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ .3.1/ 6LGRDUMR -DODQ (UODQJJD 1RPRU 6LGRDUMR

0DODQJ $JXVWXV 37 %DQN 1HJDUD ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN

.3.1/ 6LGRDUMR

,1)2 +8%81*, 37 %$1. 1(*$5$ ,1'21(6,$ 3HUVHUR 7EN .DQWRU :LOD\DK .& 3DVXUXDQ

5860$', 6HELGDQJ WDQDK VHOXDV P 6+0 1R DQ 78$1 5860$', EHULNXW EDQJXQDQ GL DWDVQ\D WHUOHWDN GL 3HUXPDKDQ %XNLW 3HUPDL %ORN * .HO .HERQVDUL .HF 6XPEHUVDUL .DE -HPEHU -DZD 7LPXU +DUJD /LPLW /HODQJ 5S 8DQJ -DPLQDQ /HODQJ 5S 'HVNULSVL 3HUV\DUDWDQ /HODQJ 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUGDIWDU GDQ WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH ZZZ OHODQJ JR LG 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD PHQX ³7DWD &DUD GDQ 3URVHGXU´ GDQ ³3DQGXDQ 3HQJJXQDDQ´ SDGD DODPDW ZHEVLWH WHUVHEXW 0HQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ OHODQJ PHODOXL YLUWXDO DFFRXQW \DQJ GLSHUROHK PHODOXL ZHEVLWH GL DWDV VHWHODK PHPLOLK GDQ PHQJLNXWL RE\HN OHODQJ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9$ YLUWXDO DFFRXQW KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLVHEXWNDQ GDODP SHQJXPXPDQ OHODQJ VHUWD VHWRUDQ GLODNXNDQ VHNDOLJXV WLGDN GLFLFLO 6HWLDS SHQ\HWRUDQ GDQ DWDX SHQJHPEDOLDQ XDQJ MDPLQDQ GDUL GDQ NH SHVHUWD OHODQJ GDUL EDQN \DQJ VDPD GHQJDQ %DQN PLWUD .3.1/ SHQ\HOHQJJDUD OHODQJ WLGDN GLNHQDL ELD\D DSDSXQ VHGDQJNDQ VHWLDS SHQ\HWRUDQ GDQ DWDX SHQJHPEDOLDQ XDQJ GDUL %DQN \DQJ EHUEHGD GHQJDQ %DQN PLWUD .3.1/ SHQ\HOHQJJDUD OHODQJ GLNHQDL ELD\D WUDQVDNVL SHUEDQNDQ \DQJ MXPODKQ\D EHUYDULDVL VHVXDL NHWHQWXDQ %DQN PDVLQJ PDVLQJ GDQ GLWDQJJXQJ ROHK SHVHUWD OHODQJ -DPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ 3HVHUWD OHODQJ GLZDMLENDQ PHOLKDW REMHN OHODQJ GDQ GLDQJJDS PHQ\HWXMXL DVSHN OHJDO GDUL REMHN \DQJ GLOHODQJ VHVXDL GHQJDQ NRQGLVL DSD DGDQ\D DV LV GDQ SDGD WHPSDW GLPDQD VDDW LQL EHUDGD DV ZKHUH .DUHQD VDWX GDQ ODLQ KDO SLKDN 3HQMXDO GDQ DWDX 3HMDEDW /HODQJ GDSDW PHODNXNDQ SHPEDWDODQ SHQXQGDDQ OHODQJ WHUKDGDS VDODK VDWX DWDX VHOXUXK REMHN OHODQJ WHUVHEXW GLDWDV GDQ SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHVHUWD OHODQJ WLGDN GLSHUNHQDQNDQ PHODNXNDQ WXQWXWDQ JXJDWDQ GDODP EHQWXN DSDSXQ NHSDGD .3.1/ -HPEHU GDQ 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 3HPHQDQJ OHODQJ \DQJ GLWXQMXN ZDMLE PHOXQDVL KDUJD OHODQJ EHULNXW EHD OHODQJ VHEHVDU GDODP ZDNWX KDUL NHUMD VHWHODK GLWXQMXN VHEDJDL SHPHQDQJ OHODQJ $SDELOD PHOHELKL MDQJND ZDNWX WHUVHEXW DNDQ GLEDWDONDQ VHFDUD WHUWXOLV SHPEHOLDQQ\D GDQ GLQ\DWDNDQ 3(0%(/, /(/$1* :$135(67$6, GDQ XDQJ MDPLQDQ DNDQ GLVHWRUNDQ NH NDV QHJDUD 8QWXN ,QIRUPDVL OHELK ODQMXW GDSDW PHQJKXEXQJL 5HJLRQDO 6SHFLDO $VVHW 0DQDJHPHQW 6XUDED\D 7HOS 1R 'HVNULSVL 3HODNVDQDDQ /HODQJ &DUD SHQDZDUDQ 6HFDUD WHUWXWXS &ORVHG %LGGLQJ GHQJDQ PHQJDNVHV ZZZ OHODQJ JR LG +DUL 7DQJJDO -XPD¶DW $JXVWXV %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ 3XNXO :DNWX 6HUYHU $SOLNDVL /HODQJ ,QWHUQHW 6HVXDL :,% 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3HOXQDVDQ KDUJD OHODQJ OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ %HD OHODQJ SHPEHOL GDUL KDUJD OHODQJ 7HPSDW SHODNVDQDDQ OHODQJ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD 'DQ /HODQJ .3.1/ -HPEHU -O 6ODPHW 5L\DGL 1R $ -HPEHU -HPEHU $JXVWXV 37 %$1. 0$1',5, 3(56(52 7EN 5HJLRQDO 6SHFLDO $VVHW 0DQDJHPHQW 6XUDED\D 3 ( 5 + $7 , $ 1 $:$6 3(1,38$1 +$7, +$7, -,.$ $'$ 3,+$. 3,+$. <$1* 0(1*$7$61$0$.$1 3(78*$6 '$5, %$1. 0$1',5, $7$8 .3.1/ -(0%(5 8178. .(3(17,1*$1 35,%$', 3(5+$7,.$1 .$578 ,'(17,7$6 3(*$:$,

mas, melainkan dalam kesejahteraan masyarakat tentunya pada lingkup kesehatan,” harapnya. Kegiatan tersebut berkaitan dengan tema perayaan HUT Polwan ke-74 yaitu ‘Polri yang Presisi, Polwan Siap Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural Untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh - Indonesia Tumbuh’. “Semoga donor darah ini menjadi teladan dalam menolong sesama dan dapat kiranya bermanfaat kepada masyarakat yang membutuhkan,” pumgkas Ferli. (*/kid/ari/lis)

3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1

%HUGDVDUNDQ 3DVDO 88 +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7DKXQ 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN DNDQ PHODNXNDQ OHODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6LGRDUMR PHODOXL DSOLNDVL e-Auction WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ GHQJDQ MHQLV SHQDZDUDQ OHODQJ VHFDUD WHUWXWXS closed bidding \DQJ GDSDW GLOLKDW GL :HEVLWH '-.1 KWWSV OHODQJ JR LG DWDV EDUDQJ MDPLQDQ REMHN OHODQJ PLOLN 'HELWXU DWDV QDPD /LO\DQDZDWL EHUXSD 7DQDK GDQ DWDX EDQJXQDQ 6+0 1R GDQ 6+0 1R NHGXDQ\D WHUGDIWDU DQ /,/<$1$:$7, WRWDO VHOXDV P WHUOHWDN GL -O 0DUJR 7DUXQR .HO NHERQDJXQJ .HF 3XUZRUHMR .RWD 3DVXUXDQ -DZD 7LPXU +DUJD /LPLW 5S XDQJ MDPLQDQ OHODQJ 5S 3HODNVDQDDQ /HODQJ +DUL 7DQJJDO -XPDW $JXVWXV %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ :DNWX 6HUYHU DSOLNDVL OHODQJ LQWHUQHW VHVXDL :,% $ODPDW 'RPDLQ ZZZ OHODQJ JR LG 7HPSDW /HODQJ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6LGRDUMR -O (UODQJJD 1R 6LGRDUMR 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 6HWHODK %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ 3HVHUWD OHODQJ GLKDUDS PHQ\HVXDLNDQ GLUL GHQJDQ SHQJJXQDDQ ZDNWX VHUYHU \DQJ WHUWHUD SDGD DODPDW GRPDLQ GL DWDV 6\DUDW V\DUDW OHODQJ &DORQ SHVHUWD OHODQJ GDSDW PHOLKDW REMHN OHODQJ GL ORNDVL VHMDN GLXPXPNDQ /HODQJ GLODNVDQDNDQ GHQJDQ SHQDZDUDQ PHODOXL DSOLNDVL OHODQJ LQWHUQHW \DQJ GL DNVHV SDGD DODPDW GRPDLQ KWWSV OHODQJ JR LG &DORQ SHVHUWD OHODQJ PHQGDIWDUNDQ GLUL SDGD DSOLNDVL /HODQJ ,QWHUQHW DODPDW GRPDLQ EXWLU GLDWDV NHPXGLDQ PHQJDNWLINDQ DNXQ GDQ PHUHNDP VFDQ .73 GDQ 13:3 GDQ QRPRU UHNHQLQJ EDQN DWDV QDPD VHQGLUL 3HVHUWD \DQJ EHUWLQGDN VHEDJDL NXDVD EDGDQ XVDKD GLZDMLENDQ PHQJXQJJDK VXUDW NXDVD QRWDULDO DNWD SHQGLULDQ SHUXVDKDDQ GDQ SHUXEDKDQQ\D 13:3 SHUXVDKDDQ GDODP VDWX ¿OH 3HVHUWD /HODQJ GLZDMLENDQ PHQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ VHVXDL GHQJDQ SHQJXPXPDQ OHODQJ GDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI SDOLQJ ODPEDW VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ /HODQJ 8DQJ MDPLQDQ OHODQJ GLVHWRUNDQ NH QRPRU Virtual Account 9$ SHVHUWD OHODQJ \DQJ DNDQ GLNLULPNDQ VHFDUD RWRPDWLV GDUL DODPDW GRPDLQ GL DWDV NHSDGD DNXQ SHVHUWD OHODQJ 3HQDZDUDQ OHODQJ GLPXODL GDUL QLODL OLPLW GDQ GDSDW GLDMXNDQ EHUNDOL NDOL VDPSDL EDWDV ZDNWX VHEDJDLPDQD WHUVHEXW GLDWDV 3HVHUWD OHODQJ \DQJ GLWXQMXN VHEDJDL SHPHQDQJ ZDMLE PHOXQDVL SHPED\DUDQ KDUJD SRNRN OHODQJ GLWDPEDK EHD OHODQJ SHPEHOL VHEHVDU SDOLQJ ODPEDW OLPD KDUL NHUMD VHWHODK OHODQJ MLND WLGDN PDND SDGD KDUL NHUMD EHULNXWQ\D SHPHQDQJ GLQ\DWDNDQ ZDQSUHVWDVL XDQJ MDPLQDQ DNDQ GLVHWRUNDQ VHOXUXKQ\D NH .DV 1HJDUD .RQGLVL REMHN OHODQJ DGDODK VHEDJDLPDQD DGDQ\D as is 3HPHQDQJ /HODQJ GLDQJJDS VXQJJXK VXQJJXK WHODK PHQJHWDKXL DSD \DQJ WHODK GLWDZDU GLEHOL ROHKQ\D $SDELOD WHUGDSDW NHNXUDQJDQ NHUXVDNDQ EDLN \DQJ WHUOLKDW DWDXSXQ \DQJ WLGDN WHUOLKDW PDND 3HPHQDQJ /HODQJ WLGDN EHUKDN XQWXN PHQRODN DWDX PHQDULN GLUL NHPEDOL VHWHODK SHPEHOLDQ GLVDKNDQ GDQ PHOHSDVNDQ VHJDOD KDN XQWXN PHPLQWD NHUXJLDQ DWDV VHVXDWX DSDSXQ MXJD OQIRUPDVL OHELK ODQMXW WHQWDQJ REMHN OHODQJ GDSDW PHQJKXEXQJL 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ 5HJLRQ 9,,, -DZD 7HOS ± DWDX .3.1/ 6LGRDUMR 7HOS 6LGRDUMR $JXVWXV 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ 5HJLRQ 9,,, -DZD

3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 0HQXQMXN SHQJXPXPDQ SHUWDPD WDQJJDO -XOL EHUGDVDUNDQ 3DVDO 88 +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7K 37 %DQN 7DEXQJDQ 1HJDUD 3HUVHUR 7EN DNDQ PHODNXNDQ 3HOHODQJDQ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ VHVXDL 6DOLQDQ %XNX 7DQDK +DN 7DQJJXQJDQ \DQJ GLNHOXDUNDQ .DQWRU 3HUWDQDKDQ PHODOXL SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 0DODQJ WHUKDGDS GHELWXU DWDV QDPD 1DPD 'HELWXU

2EMHN /HODQJ

5D¿ND 2NWDYLD <XQDQWUL

.HPDV $OL &KX]DLQ

+DUJD /LPLW 5S

2EMHN /HODQJ $ 6HELGDQJ WDQDK EHVHUWD EDQJXQDQ 6+0 1R /XDV 7DQDK Pð D Q 5D¿ND 2NWDYLD <XQDQWDUL WHUOHWDN GL 3HUXPDKDQ 1RRU 5HVLGHQFH 7DKDS 1R 'HVD .DUDQJZLGRUR .HFDPDWDQ 'DX .DEXSDWHQ 0DODQJ 3URSLQVL -DZD 7LPXU 2EMHN /HODQJ % 6HELGDQJ WDQDK EHVHUWD EDQJXQDQ 6+0 1R /XDV 7DQDK Pð D Q .HPDV $OL &KX]DLQ WHUOHWDN GL 3HUXPDKDQ 7DPDQ +DUPRQ\ 5HVLGHQFH %ORN $ 1R 'HVD 0RMRUHMR .HFDPDWDQ -XQUHMR .RWD %DWX 3URSLQVL -DZD 7LPXU

8DQJ -DPLQDQ 5S

.HWHUDQJDQ 1RPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9$ YLUWXDO DFFRXQW KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLV\DUDWNDQ -DPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ 6HJDOD ELD\D \DQJ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ 3HUV\DUDWDQ /HODQJ 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH KWWSV ZZZ OHODQJ JR LG 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD DODPDW ZHEVLWH GLDWDV 2EMHN OHODQJ GLMXDO GDODP NRQGLVL DSD DGDQ\D 3HVHUWD OHODQJ GLDQJJDS WHODK PHQJHWDKXL NRQGLVL REMHN OHODQJ VHKLQJJD DSDELOD DGD VXDWX KDO WHUMDGL JXJDWDQ SHPEDWDODQ SHQXQGDDQ SHODNVDQDNDQ OHODQJ WHUKDGDS REMHN OHODQJ WHUVHEXW GLDWDV SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHPLQDW OHODQJ WLGDN GLSHUNHQDQNDQ PHODNXNDQ WXQWXWDQ NHSDGD .3.1/ 0DODQJ 37 %DQN 7DEXQJDQ 1HJDUD 3HUVHUR 7EN &DEDQJ 0DODQJ &DUD SHQDZDUDQ %DWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3HQHWDSDQ SHPHQDQJ OHODQJ 3HOXQDVDQ KDUJD OHODQJ %HD /HODQJ 3HPEHOL 7HPSDW 3HODNVDQDDQ /HODQJ

Closed Bidding GHQJDQ PHQJDNVHV XUO KWWSV ZZZ OHODQJ JR LG 2EMHN /HODQJ $ -XPDW $JXVWXV 3XNXO ZDNWX VHUYHU VHVXDL :,% 2EMHN /HODQJ % -XPDW $JXVWXV 3XNXO ZDNWX VHUYHU VHVXDL :,% 6HWHODK %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ GDUL KDUJD OHODQJ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ 0DODQJ -DODQ 6 6XSUL\DGL 1R 0DODQJ

,QIR KXE 37 %DQN 7DEXQJDQ 1HJDUD 3HUVHUR 7EN &DEDQJ 0DODQJ 7HOS H[W 0DODQJ $JXVWXV .3.1/ 0DODQJ

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos, Eko Yudiono S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah, Alif Bintang Timur H Ali S I Kom, Jaka Santanu Wijaya. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo Direktur Utama: SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S Choirul Shodiq SH MH M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langganan: Rp. 85.000,- Harga Eceran: Rp. 5.000,-/ Pemimpin Perusahaan: eks. Harga Iklan Pas: Rp. 25.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 20.000,-/mm kolom. Iklan Hitam Putih: Rp.30.000/mm kolom, Spot Warna Hal 1: Rp.50.000/mm kolom, Spot Warna Hal 3: Rp.40.000/mm kolom. Spot Warna: Rp. 39.000,-/ mm kolom. Kreatif Yoyok Khayatullah AMD SE Spot Warna: Rp. 37.000,-/mm kolom. Kreatif Colour/advetorial: Rp.35.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif/advetorial: BW Rp. 25.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

JUMAT PON, 5 AGUSTUS 2022 HALAMAN 9

Awasi Pilkada 2024, Bawaslu Minta Anggaran Rp 22 M Tulungagung, Memorandum Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tulungagung telah mengusulkan anggaran pengawasan Pilkada 2024. Nilai anggaran yang diusulkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung untuk pengawasan Pilkada 2024 mendatang Rp 22 miliar. “Yang kita usulkan ke pemkab Rp 22 miliar ya, itu usulan dari kami. Tentu nanti pemkab punya mekanisme untuk membahas hal ini. Mana-mana saja yang akan dikurangi dan disesuaikan dengan anggaran daerah,” ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Tulungagung Fayakun, Kamis (4/8). Kendati telah disampaikan kepada

Bawaslu Kabupaten Tulungagung menggelar diskusi pengawasan Pilkada 2024.

Pemkab Tulungagung, namun hingga saat ini belum ada jawaban resmi soal persetujuan usulan tersebut. “Kita belum menerima jawaban, disetujuinya berapa, atau perlu direvisikan belum ada jawaban,” ucapnya. Fayakun mengakui, usulan anggaran pengawasan untuk Pilkada 2024 lebih banyak jika dibandingkan dengan

pelaksanaan pilkada edisi sebelumnya. “Ada kenaikan dibandingkan pilkada sebelumnya,” terangnya. Faktor yang menyebabkan kenaikan anggaran menurut Fayakun adalah adanya beberapa penambahan untuk penyediaan alat pelindung diri bagi petugas pengawas. Kemudian penambahan jumlah pengawas serta operasional Bawaslu sendiri. “Anggaran ini kan kita bikin saat level 1 PPKM dulu, kita juga antisipasi kalau kalau ada lonjakan lagi, makanya kita siapkan APD untuk petugas dalam anggaran ini,” ucapnya. (fir/mad/lis)

BPN Serahkan 15 Sertifikat PT KAI Jember Jember, Memorandum Kepala Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Jember Akhyar Tarfi, menyerahkan 15 sertifikat hak atas tanah aset PT KAI Daop 9 Jember. Menurut Akhyar Tarfi, penyerahan sertifikat tanah di Kantor PT KAI Daop 9 Jember tersebut adalah bagian dari tindak lanjut kerja sama antara PT KAI Daop 9 Jember dengan BPN. “Total dokumen aset daerah yang sudah terselamatkan dan diserahkan ada 15 sertifikat hak pakai kepada PT KAI Daop 9 Jember seluas 12, 56 hektare,” kata Akhyar Tarfi, Kamis (4/8). Program kerja sama ini, lan-

jut Akhyar, akan diteruskan di tahun mendatang karena masih ada aset PT KAI Daop 9 Jember yang masih belum bersertifikat. Sementara itu, Vice President PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember Broer Rizal mengatakan, dengan terselesaikannya 15 sertifikat tanah tersebut diharapkan akan banyak lagi aset yang bisa terselamatkan. “Alhamdulillah BPN Jember telah menyelesaikan sejumlah 15 sertifikat dan tidak ada kendala serta halangan, sehingga bisa terselesaikan. Dengan harapan di tahun depan ada beberapa aset yang lain dan belum memiliki sertifikat bisa terselesaikan juga,” ungkapnya. (edy/lis)

Kepala Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Jember Akhyar Tarfi, menyerahkan 15 sertifikat kepada Vice President PT KAI Daop 9 Broer Rizal.

3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 0HQXQMXN 3HQJXPXPDQ 3HUWDPD /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ PHODOXL VHOHEDUDQ WHPSHODQ SDGD WDQJJDO -XOL GDQ EHUGDVDUNDQ 3DVDO 88+7 1RPRU 7DKXQ 37 3HUPRGDODQ 1DVLRQDO 0DGDQL &DEDQJ 0DODQJ DNDQ PHODNVDQDNDQ OHODQJ GHQJDQ SHUDQWDUDDQ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ 0DODQJ WHUKDGDS EDUDQJ MDPLQDQ PLOLN GHELWXU SHQDQJJXQJ KXWDQJ VHEDJDL EHULNXW 1R 'HELWXU 2EMHN /HODQJ /LPLW /HODQJ 8DQJ -DPLQDQ 6HELGDQJ 7DQDK GDQ %DQJXQDQ 6+0 1R GHQJDQ OXDV P DWDV QDPD :LQDUWL 68*(1* 5S 5S 1LQJVLK EHULNXW VHJDOD 35,<$172 \DQJ DGD GLDWDVQ\D WHUOHWDN GL .HOXUDKDQ /HVDQSXUR .HFDPDWDQ .HGXQJNDQGDQJ .RWD 0DODQJ

3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 0HQXQMXN 3HQJXPXPDQ 3HUWDPD /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ PHODOXL VHOHEDUDQ WHPSHODQ SDGD WDQJJDO -XOL GDQ EHUGDVDUNDQ 3DVDO 88+7 1RPRU 7DKXQ 37 3HUPRGDODQ 1DVLRQDO 0DGDQL &DEDQJ 0DODQJ DNDQ PHODNVDQDNDQ OHODQJ GHQJDQ SHUDQWDUDDQ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ 0DODQJ WHUKDGDS EDUDQJ MDPLQDQ PLOLN GHELWXU SHQDQJJXQJ KXWDQJ VHEDJDL EHULNXW

.HWHUDQJDQ 1RPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9$ 9LUWXDO $FFRXQW KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLV\DUDWNDQ -DPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ 0DODQJ VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ 6HJDOD ELD\D \DQJ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ

.HWHUDQJDQ 1RPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9$ 9LUWXDO $FFRXQW KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLV\DUDWNDQ -DPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ 0DODQJ VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ 6HJDOD ELD\D \DQJ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ

3HUV\DUDWDQ /HODQJ 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHULYLNDVL SDGD ZHEVLWH KWWS ZZZ OHODQJ JR LG 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD DODPDW ZHEVLWH GL DWDV 2EMHN OHODQJ WHUVHEXW GLDWDV GLMXDO OHODQJ GHQJDQ NRQGLVL DSD DGDQ\D GDQ NHSDGD SHVHUWD OHODQJ GLDQJJDS WHODK PHQJHWDKXL PHPDKDPL NRQGLVL REMHN OHODQJ $SDELOD NDUHQD VXDWX KDO WHUMDGL JXJDWDQ WXQWXWDQ GDQ SHPEDWDODQ SHQXQGDDQ SHODNVDQDDQ OHODQJ WHUKDGDS VDODK VDWX DWDX EHEHUDSD EDUDQJ REMHN OHODQJ WHUVHEXW GL DWDV SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHPLQDW OHODQJ WLGDN GLSHUNHQDQNDQ XQWXN PHODNXNDQ WXQWXWDQ GDODP EHQWXN DSDSXQ NHSDGD .3.1/ 0DODQJ PDXSXQ 37 3HUPRGDODQ 1DVLRQDO 0DGDQL &DEDQJ 0DODQJ ,QIRUPDVL OHELK ODQMXW GDSDW GLSHUROHK SDGD 37 3HUPRGDODQ 1DVLRQDO 0DGDQL &DEDQJ 0DODQJ EHUNDQWRU GL MDODQ GL -DODQ 'HZDQGDUX 1R 0DODQJ 7HOS )D[ (PDLO SQPPDODQJ#SQP FR LG

3HUV\DUDWDQ /HODQJ 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHULYLNDVL SDGD ZHEVLWH KWWS ZZZ OHODQJ JR LG 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD DODPDW ZHEVLWH GL DWDV 2EMHN OHODQJ WHUVHEXW GLDWDV GLMXDO OHODQJ GHQJDQ NRQGLVL DSD DGDQ\D GDQ NHSDGD SHVHUWD OHODQJ GLDQJJDS WHODK PHQJHWDKXL PHPDKDPL NRQGLVL REMHN OHODQJ $SDELOD NDUHQD VXDWX KDO WHUMDGL JXJDWDQ WXQWXWDQ GDQ SHPEDWDODQ SHQXQGDDQ SHODNVDQDDQ OHODQJ WHUKDGDS VDODK VDWX DWDX EHEHUDSD EDUDQJ REMHN OHODQJ WHUVHEXW GL DWDV SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHPLQDW OHODQJ WLGDN GLSHUNHQDQNDQ XQWXN PHODNXNDQ WXQWXWDQ GDODP EHQWXN DSDSXQ NHSDGD .3.1/ 0DODQJ PDXSXQ 37 3HUPRGDODQ 1DVLRQDO 0DGDQL &DEDQJ 0DODQJ ,QIRUPDVL OHELK ODQMXW GDSDW GLSHUROHK SDGD 37 3HUPRGDODQ 1DVLRQDO 0DGDQL &DEDQJ 0DODQJ EHUNDQWRU GL MDODQ GL -DODQ 'HZDQGDUX 1R 0DODQJ 7HOS )D[ (PDLO SQPPDODQJ#SQP FR LG

3HODNVDQDDQ /HODQJ &DUD 3HQDZDUDQ Closed Bidding GHQJDQ PHQJDNVHV XUO KWWS ZZZ OHODQJ JR LG +DUL Jumat 7DQJJDO $JXVWXV :DNWX 3XNXO :DNWX 6HUYHU ( $XFWLRQ 6HVXDL :,% 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3HOXQDVDQ OHODQJ OLPD KDUL NHUMD VHMDN SHODNVDQDDQ OHODQJ %HD /HODQJ 3HPEHOL GDUL KDUJD OHODQJ 7HPSDW 3HODNVDQDDQ /HODQJ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 0DODQJ -DODQ 6 6XSULDGL 1RPRU 0DODQJ

3HODNVDQDDQ /HODQJ &DUD 3HQDZDUDQ +DUL 7DQJJDO :DNWX 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 3HOXQDVDQ OHODQJ %HD /HODQJ 3HPEHOL 7HPSDW 3HODNVDQDDQ /HODQJ

1R

2EMHN /HODQJ /LPLW /HODQJ 6HELGDQJ 7DQDK GDQ %DQJXQDQ 6+0 1R GHQJDQ OXDV P DWDV 683$57212 QDPD 6XSDUWRQR EHULNXW 5S VHJDOD \DQJ DGD GLDWDVQ\D WHUOHWDN GL 'HVD $UGLPXO\R .HFDPDWDQ 6LQJRVDUL .DEXSDWHQ 0DODQJ

0DODQJ $JXVWXV 37 3HUPRGDODQ 1DVLRQDO 0DGDQL &DEDQJ 0DODQJ

'HELWXU

8DQJ -DPLQDQ

5S

Closed Bidding GHQJDQ PHQJDNVHV XUO KWWS ZZZ OHODQJ JR LG Jumat $JXVWXV :DNWX 6HUYHU ( $XFWLRQ 6HVXDL :,% 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ OLPD KDUL NHUMD VHMDN SHODNVDQDDQ OHODQJ GDUL KDUJD OHODQJ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 0DODQJ -DODQ 6 6XSULDGL 1RPRU 0DODQJ

0DODQJ $JXVWXV 37 3HUPRGDODQ 1DVLRQDO 0DGDQL &DEDQJ 0DODQJ

3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$57$ 3$,/,7 %HUGDVDUNDQ 3XWXVDQ 3HQJDGLODQ 1LDJD SDGD 3HQJDGLODQ 1HJHUL 6XUDED\D 1RPRU 3GW 6XV 3DLOLW 31 1LDJD 6E\ .XUDWRU 08+$00$' /87), ('<$172 6( 'DODP 3DLOLW PHODOXL .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ -HPEHU DNDQ PHODNVDQDNDQ /HODQJ (NVHNXVL +DUWD 3DLOLW VHEDJDL EHULNXW 'DIWDU %DUDQJ 1LODL /LPLW 8DQJ -DPLQDQ 6$78 3$.(7 %$5$1* 7,'$. %(5*(5$. 7(7$3 5S 5S %(583$ 7DQDK GDQ %DQJXQDQ EHVHUWD VHJDOD VHVXDWX GXD SXOXK GXD PLOLDU HQDP PLOLDU HQDP \DQJ EHUGLUL GLDWDVQ\D VHEDJDLPDQD GDODP 6HUWLSLNDW UXSLDK UDWXV MXWD UXSLDK VHEDJDL EHULNXW 6HUWLSLNDW +DN 0LOLN 1R OXDV WHUOHWDN GL 'HVD 6XPEHUDQ\DU .HFDPDWDQ 3DLWRQ .DEXSDWHQ 3UREROLQJJR 3URSLQVL -DZD 7LPXU 6HUWLSLNDW +DN 0LOLN 1R OXDV WHUOHWDN GL 'HVD 6XPEHUDQ\DU .HFDPDWDQ 3DLWRQ .DEXSDWHQ 3UREROLQJJR 3URSLQVL -DZD 7LPXU 6HUWLSLNDW +DN 0LOLN 1R OXDV WHUOHWDN GL 'HVD 6XPEHUDQ\DU .HFDPDWDQ 3DLWRQ .DEXSDWHQ 3UREROLQJJR 3URSLQVL -DZD 7LPXU 6HUWLSLNDW +DN 0LOLN 1R OXDV WHUOHWDN GL 'HVD 6XPEHUDQ\DU .HFDPDWDQ 3DLWRQ .DEXSDWHQ 3UREROLQJJR 3URSLQVL -DZD 7LPXU 3(/$.6$1$$1 /(/$1* &DUD 3HQDZDUDQ Closed Bidding +DUL 7DQJJDO -XP¶DW $JXVWXV %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ 3XNXO ZDNWX VHUYHU DSOLNDVL OHODQJ LQWHUQHW VHVXDL :,% 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3HOXQDVDQ /HODQJ OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ %HD /HODQJ 3HPEHOL GXD GDUL KDUJD OHODQJ $ODPDW 'RPDLQ ZZZ OHODQJ JR LG 7HPSDW /HODQJ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ -HPEHU -O 6ODPHW 5L\DGL 1R $ 3DWUDQJ -HPEHU .(7(5$1*$1 1RPLQDO -DPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9$ Virtual Account KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLV\DUDWNDQ GDQ KDUXV GLWHULPD ROHK .3.1/ SDOLQJ ODPEDW VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ GDQ VHJDOD ELD\D \DQJ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ 3(56<$5$7$1 /(/$1* 0HPLOLNL $.81 \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH ZZZ OHODQJ JR LG 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD PHQX ³7DWD &DUD GDQ 3URVHGXU´ GDQ ³ 3DQGXDQ 3HQJJXQDDQ´ DODPDW website GLDWDV %DKZD 2E\HN OHODQJ PHUXSDNDQ KDUWD SDLOLW 0XKDPPDG /XW¿ (G\DQWR 6( 'DODP 3DLOLW GDQ WHULNDW +DN 7DQJJXQJDQ +7 37 %DQN 'DQDPRQ ,QGRQHVDL 7EN 6HUWD 6DDW LQL SHQJXDVDDQ VHUWLSLNDW DVOL EHUDGD SDGD 37 %DQN 'DQDPRQ ,QGRQHVLD 7EN %8.7, .(3(0,/,.$1 6(57,3,.$7 +$. $6/, 7,'$. ',.8$6$, 3(1-8$/ VHKLQJJD GDODP SHQJXPXPDQ LQL GLVDPSDLNDQ EDKZD NXUDWRU VHODNX SHQMXDO WLGDN EHUWDQJJXQJMDZDE DSDELOD SHPEHOL WLGDN PHQGDSDWNDQ EXNWL NHSHPLOLNDQ VHUWLSLNDW KDN DVOL GDQ UR\D GDUL 37 %DQN 'DQDPRQ ,QGRQHVLD 7EN %DKZD $SDELOD WHUGDSDW NHEHUDWDQ \DQJ PHQJDNLEDWNDQ WHUODPEDWQ\D SURVHV SHUDOLKDQ KDN 2E\HN /HODQJ NHSDGD 3HPHQDQJ OHODQJ PDND VHSHQXKQ\D PHUXSDNDQ WDQJJXQJMDZDE 3HPHQDQJ /HODQJ 2E\HN OHODQJ GLMXDO GHQJDQ NRQGLVL DSD DGDQ\D “as is” GDQ “where is” 3HVHUWD /HODQJ GLDQJJDS PHQJHWDKXL RE\HN OHODQJ \DQJ GLWDZDU GLEHOL EHULNXW NHDGDDQQ\D VHJDOD FDFDW NHNXUDQJDQQ\D GDQ VHJDOD UHVLNR NHZDMLEDQ \DQJ WLPEXO DWDV WUDQVDNVL OHODQJ GDQ DWDX NHSHPLOLNDQ DWDV RE\HN OHODQJ GLPDNVXG WHUPDVXN QDPXQ WLGDN WHUEDWDV DWDV VHOXUXK NHZDMLEDQ 3DMDN 3DMDN 'DHUDK 3%% 3DMDN $LU 7DJLKDQ /LVWULN %LD\D GDQ 7XQJJDNDQ ODLQQ\D \DQJ PHOHNDW DWDV REMHN OHODQJ PHUXSDNDQ WDQJJXQJMDZDE GDQ NHZDMLEDQ 3HPHQDQJ /HODQJ NDUHQD LWX SHVHUWD OHODQJ VHEHOXPQ\D GLZDMLENDQ XQWXN PHQJHWDKXL GDQ DWDX PHPHULNVD REMHN \DQJ DNDQ GLEHOL PHODOXL OHODQJ GHQJDQ EDLN GDQ WHOLWL $SDELOD NDUHQD VXDWX KDO WHUMDGL JXJDWDQ WXQWXWDQ GDQ SHPEDWDODQ SHQXQGDDQ SHODNVDQDDQ OHODQJ WHUKDGDS RE\HN OHODQJ WHUVHEXW GLDWDV SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHPLQDW OHODQJ WLGDN GLSHUNHQDQNDQ XQWXN PHODNXNDQ WXQWXWDQ GDODP EHQWXN DSDSXQ NHSDGD 3HMDEDW /HODQJ .3.1/ -HPEHU PDXSXQ NHSDGD .XUDWRU 0XKDPPDG /XW¿ (G\DQWR 6( 'DODP 3DLOLW VHODNX 3HQMXDO ,QIRUPDVL OHELK ODQMXW KXEXQJL .XUDWRU 0XKDPPDG /XW¿ (G\DQWR 6( 'DODP 3DLOLW EHUNDQWRU GL 5XNR .ODPSLV 6TXDUH %ORN & -O .ODPSLV -D\D 6XUDED\D 7HOS 6XUDED\D $JXVWXV 77' 58'< ,1'5$-$<$ 6 + 0 +

3(1*8080$1 /(/$1* 1RPRU &$0' 5&$0 .', ,,, 9,,, 0HQXQMXN 3HQJXPXPDQ /HODQJ 3HUWDPD 1RPRU 6 &$0' 5&$0 .', ,,, 9,, 7DQJJDO -XOL 37 %DQN 7DEXQJDQ 1HJDUD 3HUVHUR 7EN .DQWRU &DEDQJ .HGLUL GHQJDQ 3HUDQWDUDDQ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 0DODQJ DNDQ PHODNXNDQ SHQMXDODQ GL PXND XPXP OHODQJ HNVHNXVL WHUKDGDS REMHN KDN WDQJJXQJDQ GDUL GHELWXU +DGL $JXV 3UDPRQR 6HELGDQJ WDQDK VHOXDV Pð EHULNXW EDQJXQDQ \DQJ EHUGLUL GL DWDVQ\D 5XPDK 7LQJJDO VHVXDL 6+0 1R 0DQJXQUHMR DWDV QDPD +DGL $JXV 3ULKDUWRQR WHUOHWDN GL 'V 0DQJXQUHMR .HF 1JDGLOXZLK .DE .HGLUL 3URS -DZD 7LPXU +DUJD /LPLW 5S 8DQJ -DPLQDQ 5S :$.78 '$1 7(03$7 3(/$.6$1$$1 /(/$1* +DUL 7DQJJDO 6HODVD $JXVWXV %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ :,% :DNWX 6HUYHU $SOLNDVL /HODQJ 7HPSDW .3.1/ 0DODQJ -O 6 6XSULDGL 1R 0DODQJ 'RPDLQ ZZZ OHODQJ JR LG 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ 6\DUDW ± V\DUDW OHODQJ 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUGDIWDU GDQ WHUYHULNDVL SDGD ZHEVLWH www.lelang.go.id 0HPLOLK 2E\HN /HODQJ \DQJ DNDQ GLLNXWL SDGD ZHEVLWH GLDWDV 0HQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ OHODQJ PHODOXL virtual account \DQJ GLSHUROHK PHODOXL ZHEVLWH GL DWDV VHWHODK PHPLOLK GDQ PHQJLNXWL REMHN OHODQJ 1RPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9$ virtual account KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLV\DUDWNDQ GDQ MDPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD .3.1/ VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL NHUMD VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ 6HJDOD ELD\D \DQJ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ /HODQJ GLODNVDQDNDQ GHQJDQ SHQDZDUDQ VHFDUD WHUWXOLV WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ PHODOXL LQWHUQHW GHQJDQ DSOLNDVL \DQJ GL DNVHV SDGD DODPDW GRPDLQ www.lelang.go.id 7DWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW GL PHQX ³3URVHGXU /HODQJ (PDLO´ GDQ ³3DQGXDQ 3HQJJXQDDQ´ SDGD GRPDLQ WHUVHEXW 3HQDZDUDQ OHODQJ GLODNXNDQ VHFDUD Closed Bidding WHUWXWXS GDQ GLDMXNDQ PHODOXL DODPDW GRPDLQ GLDWDV VHMDN OHODQJ GLWD\DQJNDQ VDPSDL GHQJDQ EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3HPHQDQJ OHODQJ GLZDMLENDQ PHPED\DU SHOXQDVDQ KDUJD OHODQJ GLWDPEDK %HD /HODQJ GXD SHUVHQ GDUL KDUJD OHODQJ GDODP ZDNWX OLPD KDUL NHUMD .3.1/ VHWHODK GLWXQMXN VHEDJDL SHPHQDQJ OHODQJ DSDELOD SHPHQDQJ OHODQJ WLGDN PHOXQDVL NHZDMLEDQQ\D PDND GLQ\DWDNDQ ZDQSUHVWDVL GDQ XDQJ MDPLQDQ GLVHWRUNDQ NH .DV 1HJDUD VDWX KDUL NHUMD VHWHODK SHPEHOL GLQ\DWDNDQ ZDQSUHVWDVL 3HPHQDQJ OHODQJ GLZDMLENDQ PHPEDZD DVOL EXNWL VOLS VHWRUDQ XDQJ MDPLQDQ IRWRFRS\ LGHQWLWDV .73 6,0 )RWRFRS\ 1RPRU 3RNRN :DMLE 3DMDN 13:3 VHWHODK GLWXQMXN VHEDJDL SHPHQDQJ OHODQJ 3HVHUWD OHODQJ GLDQJJDS WHODK PHQJHWDKXL NHEHUDGDDQ GDQ NRQGLVL RE\HN OHODQJ 2EMHN OHODQJ GLMXDO GHQJDQ NHWHQWXDQ GDQ NRQGLVL DSD DGDQ\D VHKLQJJD DSDELOD NDUHQD VHVXDWX KDO WHUMDGL JXJDWDQ WXQWXWDQ SHPEDWDODQ SHQXQGDDQ SHODNVDQDDQ OHODQJ WHUKDGDS REMHN OHODQJ WHUVHEXW GLDWDV SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHPLQDW OHODQJ WLGDN GLSHUNHQDQNDQ XQWXN PHODNXNDQ WXQWXWDQ GDODP EHQWXN DSDSXQ NHSDGD .3.1/ 0DODQJ GDQ 37 %DQN 7DEXQJDQ 1HJDUD 3HUVHUR 7EN 3HPLQDW OHODQJ GDSDW PHOLKDW EDUDQJ \DQJ DNDQ GLOHODQJ SDGD DODPDW REMHN OHODQJ PXODL 3HQJXPXPDQ LQL WHUELW VDPSDL GHQJDQ VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ /HODQJ 2E\HN \DQJ DNDQ GLOHODQJ GDSDW GLWXQGD GLEDWDONDQ VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ DSDELOD DGD SHQ\HOHVDLDQ GHELWXU DWDX GDODP UDQJND SHQXQGDDQ VHVXDL NHWHQWXDQ 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWDFDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD DODPDW ZHEVLWH GL DWDV ,QIRUPDVL OHELK ODQMXW GDSDW GLSHUROHK SDGD 37 %DQN 7DEXQJDQ 1HJDUD 3HUVHUR 7EN .DQWRU &DEDQJ .HGLUL 7HOS H[W .HGLUL $JXVWXV 37 %DQN 7DEXQJDQ 1HJDUD 3HUVHUR 7EN .DQWRU &DEDQJ .HGLUL

IKLAN PAS RUMAH DIKONTRAKKAN

R U PA - R U PA

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

Ada Link Untuk Mengakses Ratusan Film/Drama/Video

HILANG SIM B1 UMUM, KTP, STNK SPD MTR HONDA TH’2019 W-2824XS AN.KRISTOFURUS FETO D/A. TAMAN SURYA AGUNG N:22 WAGE-TAMAN. 081315913557.

HILANG BUKU KIR L.8907. UW PT.SUBUR BUANA RAYA JL.MARGOMULYO INDUSTR 44 SBY.

HILANG STNK YAMAHA JUPITER W 5413 NBU MUSTAKIM 085733075714.

HILANG STNK P 4460 HS NK. 3432 NS. 8273 AN. HOLILI D/A JL MANGGAR GEBANG PATRANG JBR

HILANG BUKU KIR L.9456. UK PT.AGUNG JAYA SEMESTA JL.RAYA TAMBAK OSOWILANGUN 111 SBY.

HLG STNK YMH MIO 2010 L-3742 OM HTM AN.NURKHOLIL PAKAL BARAT 1C/15 SBY.

HILANG STNK P 6785 GS NK. 9797 NS. 3835 AN. INDRA GANDI D/A DSN KARANG KEBUN SILO JBR

HILANG STNK P 1711 HV NK. 7556 NS. 7556 AN. GALIH GUMILANG MAHARDEKA D/A DS PATEMON PAKUSARI JBR

Dikontrakkan Rumah di Jl. Kalijudan 14 / 4a Luas 7 X 9 M, 2 KT (15 Jt / Thn) Nego, Min 2 Thn, Hub : SUHADAK 081331616204.

Asia Barat Tanpa Biaya Tahunan

ELEKTRONIK

Cukup Bayar 1x Rp.250.000

AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.

LOWONGAN Lowongan Sopir Tronton Wingbox SIM B2 Umum Domisili Jatim Pengalaman Hub: 081330994567.

P E N G O B ATA N

VIAGRA - CIALIS • Hammer of Thor • Titan Gel / Levitra • Lintah Oil Papua • Procomil Spray • Vacum Penis

• Big Penis/Vimax • Kondom Silikon • Vibrator/Vagina • Maximum/Maxman • Perangsang DLL

SIN-YE HARMONIS Jln. Pandegiling No. 332 SBY (depan SD Khadijah)

No. Hp./WA: 081332906646

KEHILANGAN

HILANG STNK SPD MTR TH’2018 L-3851-RR AN.AHMAD ALFI SYAHRI D/A.KAPAS KRAMPUNG BUNTU 5 RT.01 RW.02 SBY.

Hilang STNK. spd motor Honda tahun 2018 warna hitam. NOPOL: L-5773-MU. an/ Rahma fadilah da/ Kendangsari 4/50 No. 44 sby.

HILANG STNK SPD MTR YAMAHA TH’2014 L-6282SR AN.PUTRI RAHAYU D/A. KALIMAS BARU 2 GG 1/32 SBY.

HUB.0812.3456.0424

Hilang STNK. spd motor Yamaha tahun 2010 warna hijau. NOPOL: L-4205-DW. an/ Rachmad anwari da/ Ciliwung 2/32-C wonokromo sby.

HILANG STNK YAMAHA VIXION HITAM W-4368-SE FANANDA DWI CAHYA 0896 7602 1551.

HLG BPKB L844 NA MERSI BEN THN 2016 ANNA JOESEFAH HJ KEBON SARI REGENCY BLK B 25/26 SBY. NOKA MHL 205045GJ001216 NSIN 27492030546349.

HILANG BUKU KIR MOBIL BARANG L8276LB A/N: AIDAH ISMULYANTI SB138950K. HILANG STNK SPD MOTOR HONDA BEAT A/N: SAULI ARI WIDJATA D/A: MOJO KIDUL BLOK 1/7 L6443RV.

Hilang STNK. spd motor Honda tahun 2016 warna Hitam. NOPOL: L-4352-GY. an/ Edi Purnomo da/ Krukah selatan 101-A sby.

HLG STNK HONDA SUPRA 2018 L-3539 UB HTM AN.SUTINI RAYA GADEL TIMUR NO.3 RT8/6 SBY.

HLG STNK YMH 1DY L-5644-JL PUTIH AN. TRIKENA AGUSTIN DYAH K - KEDURUS II/28 KARANGPILANG SBY.

HILANG BUKU KIR L.8030. UH/SB.280149.K PT.CREDO KARUNIA JAYA JL.WISATA BUKIT MAS RG.6 SBY.

HILANG BUKU KIR L.9262.BJ HENGKI NURSALIM TAN JL.GALAXI BUMI PERMAI TG.4/2 SBY. HILANG BUKU KIR L.9274.UG/ SB.194907.K PT.BHIRAWA.MS JL.HAYAM WURUK 52.A SBY. HILANG BUKU KIR L.9232. UL/SB.282921.K PT.PUTRA WAHYU PERSADA JL.TANJUNG TOROWITAN 39 SBY. HILANG BUKU KIR L.9151.BC/ SB.240189.K PT.STEEL PIPE INDUSTRY OF INDONESIA. HILANG BUKU KIR L.8144.UH PT. SPECTRUM INDO TRANSPORT JL. JOJORAN 3.D/76 SBY. HILANG BUKU KIR L.9312.UM PT. GAJAHMAS ANTARNIAGA JL.MASTRIP WARU GUNUNG 31 SBY. HLG STNK YMH NMAX 2018 L-6766 UE HTM AN.MUKARROMAH KARANGPOH VI/26 SBY.

HILANG BUKU KIR L.9253. UP HASAN HAKIM JL.GRAHA FAMILY B/45 SBY. HLG STNK AG.5146.FT AN. SUPARNO DS. JERUK GULUNG KEC.KANDANGAN KEDIRI BPKB R2 merk Yamaha mio tahun 2012 nopol W 6902 MC An Basuki Da Ds. Cerme kidul Rt. 003 Rw. 002 Kec. Cerme Kab. Gresik BPKB R4 merk Toyota avanza tahun 2017 nopol W 1913 AG An Nunuk nutmiyati Da Ds. Cerme kidul Rt. 003 Rw. 002 Kec. Cerme Kab. Gresik. STNK R2 merk Honda tahun 2011 nopol W 3331 MA An Dhana anggraeny Da Jl. Pati No.17 GKB Rt. 009 Rw. 009 Ds. Yosowilangun Kec. Manyar Kab. Gresik STNK R2 merk Honda P5EO2R22MIM tahun 2018 nopol W 6207 BK An Darlem Da Dsn. Tajungrejo Rt. 001 Rw. 013 Ds. Pangkah wetan Kec. Ujungpangkah Kab. Gresik

HILANG STNK P 6603 QT NK. 6009 NS. 5571 AN. ULUM ARIF BUDIMAN D/A DSN KARANG KEBUN SILO JBR HILANG STNK P 4132 LX NK. 8102 NS. 8177 AN. HADI RIYANTO D/A DSN KRAJAN TUTUL BALUNG JBR

HILANG STNK P 6517 HT NK. 7106 NS. 0273 AN. LENI ROSNA D/A JL SRIWIJAYA SUMBERSARI JBR HILANG STNK P 2354 HH NK. 0231 NS. 9466 AN. NUR LEDY DEYEN D/A DS RAMBIGUNDAM RAMBIPUJI JBR HILANG STNK P 3007 KB NK. 9403 NS. 9830 AN. BETTY NURCAHYA KUSUMA WARDAN D/A DSN GLUNDENGAN PANTI JBR


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

JUMAT PON, 5 AGUSTUS 2022 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Gabungan

Sejumlah Warga Seloliman Tolak Galian Sirtu Mojokerto, Memorandum Warga Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, menyoal aktivitas penggalian pasir batu (sirtu) di lereng Gunung Penanggungan. Tepatnya, di lahan seluas lebih dari 3.000 meter2 milik Paikan, warga setempat. Aktivitas yang menggunakan alat berat itu sudah berlangsung dua hari. Warga waswas galian berimbas pada sumber mata air di desa. Selain itu, kekhawatiran kian tinggi jika memasuki musim hujan. Tebing jadi longsor karena berdekatan dengan permukiman serta masjid. Jangka panjangnya, jalan akses desa yang dilalui truk pengangkut sirtu bisa rusak dan berdebu. Camat Trawas Sugondo ketika dikonfirmasi, mengatakan pihaknya menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintahan desa (pemdes). Ia mengakui, sebelumnya juga ada informasi dari aktivitas galian serupa dan sudah sidak ke lokasi bersama unsur forkopimcam lainnya.. Sedangkan Kades Seloliman mengatakan, terkait aktivitas itu ada 14 warga yang menyetujui. “Kalau ada warga yang menolak, saya sebagai penengah apa boleh buat dan nanti malam kita akan menunggu mediasi warga dengan pemilik tanah malam ini,” ujar Rais, Kamis (4/8). Kapolsek Trawas AKP Didit Setiawan membenarkan adanya polemik terkait aktivitas galian sirtu di Seloliman. “Kita beserta forkopimcam serta petugas dari satuan unit tindak pidana tertentu (tipiter) telah lakukan cek lokasi,” sebutnya. Sebelumnya, seorang warga yang mengaku perwakilan dari kubu yang menolak, menyebutkan sudah mengadu ke BPD dan kepala desa. “Tetapi tidak ada respons sama sekali. Intinya warga meminta aktivitas eskavator keluar dari (lokasi) galian dan penambangan segera ditutup,” jelasnya. Pemilik tanah ketika dikonfirmasi Memorandum, berdalih lahan yang digali nantinya untuk pemerataan tanah. “Untuk pembuatan rumah anak cucu saya nanti,” cetusnya. (no/war/epe)

Jombang, Memorandum Puluhan kendaraan terjaring dalam razia gabungan yang digelar Satlantas Polres Jombang, dinas perhubungan (dishub), dan Kodim 0814/Jombang, di depan Wisata Kolam Tirta Wisata, Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan. Razia yang digelar mulai pukul 09.00 hingga 10.00 itu, terjaring 45 pelanggar. “Didominasi pengendara roda dua. Sedangkan untuk kendaraan yang diamankan ada empat dengan rincian 3 kendaraan roda dua dan satu kendaraan roda empat,” ujar Kasatlantas AKP Rudi Purwanto, Kamis (4/8). Kanit Turjawali Iptu Ali Efendi menjelaskan, untuk kendaraan yang diamankan lantaran pengendara tidak mampu menunjukan surat kelengkapan berkendara sama seka-

li. “Mereka yang terjaring langsung dikenakan sanksi berupa tilang, dan kendaraan yang diamankan langsung dibawa ke Satlantas Polres Jombang,” tegasnya. Razia serupa sambung Ali Efendi, akan terus dilakukan. Hal itu sebagai upaya untuk meminimalisir pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. “Razia akan terus dilakukan, untuk tempat dan waktunya nanti menyesuaikan. Untuk titik sasaran, daerah rawan laka dan rawan pelanggaran,” pungkasnya. (wan/war/epe)

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN

Forkopimcam Trawas sidak aktivitas galian di Seloliman yang disoal sejumlah warga.

Polisi memeriksa isi mobil yang terjaring razia disaksikan pemilik.

Koperasi

Sesmenkop Puji KPRI RSUD Kota Mojokerto Mojokerto, Memorandum Wali Kota Ika Puspitasari menerima kunjungan Sekretaris Kementerian Koperasi (Sesmenkop) RI, Arif Rahman Hakim di Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo kemarin. Sesmenkop memuji pengelolaan KPRI di rumah sakit milik pemkot yang bisa tumbuh dan menyejahterakan pegawainya hingga memiliki aset Rp 6 miliar. “Sangat luar biasa, karena KPRI RSUD Kota Mojokerto sudah bisa melayani pinjaman hingga Rp 40 juta untuk berbagai keperluan. Itu salah satu indikator bahwa koperasi ini sehat dan bisa berikan manfaat bagi para

FOTO: MEMORANDUM/WAR

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Sisir Rutin Daerah Rawan Laka

Wali Kota Ika Puspitasari menerima penghargaan dari Sesmenkop Arif Rahman Hakim.

anggotanya,” sanjung Arif Rahman Hakim. Lebih lanjut, Arif menerangkan program digitalisasi di lembaganya. Kemenkop memiliki lembaga pengelola dana bergulir untuk memperkuat pembiayaan bagi pelaku koperasi agar memiliki akses yang baik kepada seluruh sumber permodalan. “Kalau butuh suntikan modal untuk tumbuh kembang koperasi silakan ajukan. Akan kita bantu dengan bunga yang cukup ringan,” tegasnya. Menerima pujian itu, Ning Ita sapaan wali kota mengatakan, selama ini keberadaan koperasi di Kota Mojokerto ikut berkontribusi dalam program pemulihan ekonomi warga. “Prin-

sip-prinsip koperasi yang memegang erat kegotong royongan ini terbukti ampuh melawan resesi akibat pandemi,” ujarnya. Hal itu tak lepas dari perubahan revolusioner metode pembinaan dan pengawasan sehingga koperasi sejajar dengan badan hukum lainnya dalam kontribusi meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian. “Tahun ini Kota Mojokerto mengubah metode pembinaan dan pengawasan koperasi melalui coaching clinic. Juknisnya sudah disusun menjadi Perwali Pembinaan dan Pengawasan, dengan dibantu aplikasi Klinik KOROENA (Koperasi Roda Ekonomi Indonesia),” bebernya. (war/epe)

Sejumlah anak yatim disambangi satu persatu oleh Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat.

Peringati Tahun Baru Islam, Kapolres Jombang Santuni Anak Yatim

Perbaikan jalan oleh tim URC Bidang Bina Marga.

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Jombang, Memorandum Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mengebut sejumlah perbaikan jalan. Termasuk pula, mempercantik persandangan mulai dari bahu jalan hingga jembatan. “Masih sama dengan bulan-bulan sebelumnya, kami memprioritaskan perbaikan jalan. Khusus menjelang HUT Kemerdekaan RI, upaya tadi kami maksimalkan,” papar Kepala DPUPR Kabupaten Jombang Bayu Pancoroadi, Kamis (4/8). Selain menerjunkan Unit Reaksi Cepat (URC) Bidang Bina Marga, upaya perbaikan juga dilakukan oleh unit pelaksana teknis (UPT). Bukan hanya sebatas melakukan tambal sulam atau penutupan lubang di sejumlah ruas. Perbaikan juga dilakukan terhadap persandangan meliputi bahu jalan dan jembatan. “Proses perbaikan atau tambal sulam dengan cara penutupan lubang, kami menerjunkan tim URC. Termasuk, perbaikan serupa juga kami lakukan terhadap persandangan jalan salah satunya jembatan,” tutur Bayu. Khusus untuk menutup lubang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, sambung Bayu, tim URC menggunakan material coldmix. Sementara untuk meremajakan persandangan, dilakukan dengan pengecatan. Mengingat jumlah ruas jalan rusak sangat banyak, URC dipastikan berkeliling setiap hari. “Jadi setiap ada informasi yang masuk, langsung kami tindaklanjuti dengan menerjunkan tim URC. Maka dapat kami sampaikan jika perbaikan jalan sudah merupakan kegiatan harian,” tegasnya. Sementara, kegiatan serupa yang dilakukan UPT terjadwal setiap bulan. Bulan ini, ruas Jalan Sentul menuju Kesamben jadi sasaran. “Tepatnya di Desa Sapon yang telah memasuki hari ketiga,” beber Bayu. Seiring upaya perbaikan yang terus dilakukan, DPUPR meminta masyarakat untuk turut berperan. Caranya, dengan bersama-sama menjaga ketika menemui pelanggaran kelas

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN

Jelang HUT Ke-77 RI, Dinas PU Kebut Perbaikan Jalan

Peremajaan persandangan jalan di salah satu jembatan.

jalan. Contoh nyata kerusakan akibat pelanggaran tonase yang terjadi di wilayah Ceweng-Karanganyar. Lalu ruas Selorejo dari utara, atau wilayah Mojoagung. “Kenapa pelanggaran terus terjadi, sebab tidak ada pengawasan atau rasa saling memiliki. Kendati di dua ruas tadi, telah terpampang rambu terkait kelas jalan,” ungkapnya. Kondisi serupa, terjadi juga di ruas dalam kota yang terus-terusan dilalui

truk pasir. Jika mengacu pada aturan, setelah lepas dari Jalan M Yamin, truk bermuatan melalui Jalan Basuki Rahmat lalu mengarah ke utara dari Cangkringrandu. “Namun faktanya, setelah lepas dari Jalan M Yamin lalu melalui Basuki Rahmat kemudian menuju utara dari Jabon saat pagi hari. Sedang di sore hari setelah lepas dari Jalan M Yamin, terus langsung melalui Jalan Pattimura,” pungkas Bayu. (adv/wan/war/epe)

Jombang, Memorandum Momen Tahun Baru Islam 1 Muharam 1444 Hijriah, diperingati dengan bimbingan rohani dan mental (binrohtal) di Masjid Agung Junnatul Fuaddah Mapolres Jombang, Kamis (4/8). Dalam kegiatan yang mengusung tema ‘Dengan Semangat Tahun Baru Islam 1444 H Kita Tingkatkan Iman Dan Kinerja Guna Mewujudkan Polri Yang Presisi Untuk Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh’ itu, juga

diisi pemberian santunan kepada 17 anak yatim piatu. Termasuk, penyerahan beasiswa kepada 30 putra-putri Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) yang berprestasi, dengan rincian SD 10 siswa, SMP 10, dan SMA Siswa. Ka p o l re s Jo m b a n g AKBP Moh Nurhidayat mengatakan, peringatan tahun baru islam tahun ini sebagai wujud evaluasi dan menata diri untuk menjadi lebih baik lagi. “Jadi ini bukan sekedar rutinitas tanpa ada bekas tapi ada pening-

katan kualitas iman dan takwa dengan mengambil hikmah dan pelajaran,” ujarnya. Intinya, kata kapolres, melalui peringatan 1 mu-

haram dapat dijadikan sebagai momen introspeksi ke arah lebih baik. Dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari. (wan/war/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SAMBUNGAN

JUMAT PON, 5 AGUSTUS 2022 HALAMAN 11

Produsen Miras Tak Tersentuh “Masih menunggu hasil penelitian dari labfor. Jadi belum ada penetapan tersangka. Penjual dan pemilik rumah masih berstatus sebagai saksi,” kata Kanitreskrim Polsek Lakarsatri Ipda Bambang Setiawan saat dikonfirmasi Memorandum, Kamis (4/8).

Bambang menambahkan, ketika nanti hasil labfor sudah turun maka semua saksi-saksi akan kembali dipanggil untuk dimintai keterangan. Untuk mengarah ke tersangka, belum bisa menentukan sejauh itu dan tergantung hasil pemeriksaan. “Barang bukti miras sudah

Belum Ada Aturan Ketat but. Terlebih, DPRD Surabaya saat ini tengah mematangkan rencana peraturan daerah (raperda) tentang Penyelenggaraan Usaha di Bidang Perdagangan dan Perindustrian, yang mana di dalamnya memuat aturan miras. “Namanya miras oplosan itu berbahaya. Karena itu, kita terus mengimbau kepada orang tua untuk menjaga anak-anaknya. Terus awasi. Memang terkait peraturan, di Surabaya ini belum ada aturan yang ketat. Tapi kita mendukung kalau ada itu,” ujar Armuji.

Sedangkan anggota Pansus Raperda tentang Penyelenggaraan Usaha di Bidang Perdagangan dan Perindustrian, Aning Rahmawati menjelaskan, saat ini pihaknya bersama pansus di Komisi C DPRD Surabaya sedang menggodok dan menyempurnakan raperda tersebut. Nantinya akan ada banyak pasal tambahan yang mengatur peredaran miras, mulai dari sanksi, larangan meracik, hingga mendistribusikan miras oplosan. “Perda yang disempurnakan itu akan lebih komplit mengatur.

Tersangka Tak Pernah Melanggar Hukum gantungan terhadap narkoba,” imbuh kajati wanita pertama di Jatim ini. Adapun alasan Rumah Sakit Menur Surabaya yang dijadikan tempat rehabilitasi adalah karena di wilayah hukum Trenggalek belum ada pusat terapi dan rehabilitasi yang dibentuk atas kerja sama antara kejaksaan dan pemerintah daerah. Tersangka selama masa rehabilitasi di pusat terapi dan rehabilitasi napza mitra Adhyaksa Pemprov Jatim ini untuk mengatasi ketergantungan napza dengan pendekatan multi aspek yang merupakan pusat terapi one stop center dengan metode penanganan pasien. Sebelumnya, penyidik, menjerat tersangka dengan pasal pasal L 127 ayat (1) huruf a UURI nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana paling lama 4 tahun. Alasan lainnya, masih menurut Mia Amiti, tersangka bukan sebagai produsen, bandar, pengedar maupun kurir jaringan narkoba. Bahkan, tersangka bukalah residivis kasus narkoba maupun tidak pernah menjadi buron

atau daftar pencarian orang (DPO). Sedang barang bukti sabu yang diisap tersangka bersama teman-temannya adalah milik teman tersangka, yang perkaranya terpisah. Selain itu, menurut Mia Amiati, sudah ada hasil assesmen dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Trenggalek dan tim dokter menyimpulkan bahwa tersangka layak untuk direhabilitasi. “Orang tua tersangka juga menyetujui dilakukan rehabilitasi. Selesai rehab, orang tuanya juga menyatakan sanggup membina kembali tersangka menjadi orang yang baik,” terang Mia Amiati. Pada kesempatan itu, Kajati Jatim Mia Amiati juga membeber kronologi kasus narkoba dengan tersangka PE. Disebutkan, penangkapan tersangka PE dilakukan Polres Trenggalek di sebuah rumah di Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek pada Sabtu (28/5). Saat itu, tersangka datang ke rumah temannya itu sekitar pukul 15.30, untuk mengantar uang upah kerja di Pelelangan TPI.

Diotaki Karyawan Ekspedisi CAH (Candra Andi Haryanto). Lalu oleh FH dijual lagi ke AF (Ahmad Fariqi) yang merupakan pemilik salah satu konter HP di Pamekasan,” kata Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Hegy Renanta, Kamis (4/8). Hegy merincikan, HP yang digelapkan oleh terduga pelaku yaitu 14 unit tipe VIVO Y21S dan 410 unit dengan rincian tipe T15G sebanyak 60 unit, V23E ada 100 unit, Y33T sebanyak 50 unit, Y15S ada 60 unit, Y21 ada 40 unit, dan Y21S sebanyak 100 unit. Dari informasi yang dihimpun, kasus ini berawal dari adanya laporan Emma, warga Surabaya pada Jumat (15/7). Dalam isi laporan tersebut, terjadi penggelapan HP di kantor ekspedisi pada Kamis (7/7).

Saat itu, wanita tersebut akan mengirimkan HP dengan total 424 unit menggunakan layanan ekspedisi tersebut tujuan ke Banjarmasin pada Sabtu (2/7). Lantas, ia menyerahkan ratusan HP itu kemudian diterima oleh salah satu karyawan ekspedisi berinisial EM (Edi Mulyono) untuk dikirim. “Korban E (Emma) saat itu mengirimkan barang berupa HP untuk tujuan Banjarmasin melalui terduga pelaku EM (jasa pengiriman) untuk melakukan pengiriman barang dari Surabaya,” jelas Hegy. Hegy menambahkan, barang yang diambil dan dibawa oleh Edi Mulyono dari PT Dira Pratama Expressindo kompleks Pertokoan Semut Indah D-5 itu

Cowoknya persis Arjuna, Ganteng Kelewatan tinggal di Gundik, Slahung, Ponorogo, terhadap Budi kadang diekspresikan secara berlebihan. Foto Budi selalu digembol dan diperlihatkan kepada siapa pun. Hampir ke seluruh warga. “Dia dulu memang dikenal sebagai perawan desa yang cantik,” kata Eli, sepupu Suci, yang mengantarkan saudaranya ini ke Pengadilan Agama (PA) Surabaya, Jalan Ketintang Madya, beberapa waktu lalu. Eli tidak berlebihan. Wajah Suci memang cantik. Mirip artis mendiang Suzana. Bodinya tak kalah mengagumkan. Bak gitar Spanyol. Lekuknya mempertontonkan kepadatan dan pahatan yang sempurna. Saking cantiknya dibanding cewek-cewek sebayanya di daerahnya, sampai tidak ada pemuda yang berani mendekati Suci. Banyak cowok yang terburu menyerah sebelum berusaha. Kalah sebelum perang. Pernah ada anak camat yang sekolahnya bersebelahan dengan SMA tempat Suci berse-

kolah. Anak tersebut kabarnya naksir berat kepada Suci. Hal itu disampaikan melalui teman sebangku Suci. Bagaimana tanggapan Suci? Cowok tadi diminta menemuinya di taman alun-laun. Ditantang untuk menyatakan cinta. Pada jam yang ditentukan, Suci menunggu sang cowok. Tapi lewat setengah jam, cowok tadi belum juga nongol. Lebih dari sejam, masih belum tampak. Ketika hampir dua jam, baru si cowok muncul. Bajunya basah kuyup dan tubuhnya gemetaran. Padahal, saat itu tidak sedang hujan. Dia diantar teman sebangku Suci. Wajah innocent-nya selalu disimpan dengan cara menunduk. Sesekali dia seperti ragu dan hendak kabur meninggalkan tempat. Kalau teman yang berada di sampingnya tidak memaksa, pasti dia tidak akan melanjutkan rencananya menemui Suci. Hanya sesekali wajah tadi didongakkan. Cuma sekejap,

Sambungan dari halaman 1 kami kirimkan dan kini belum keluar, nanti kalau sudah pihak labfor akan menelepon kami. Kapan waktunya masih belum tahu,” tandas Bambang. Disinggung terkait perintah Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan untuk gencar melaksanakan

Sambungan dari halaman 1 Salah satunya mengatur jenis mihol yang boleh dijual dan meniadakan miras oplosan,” ucap Aning. Dengan aturan yang lebih terperinci mengenai miras tersebut, Sekretaris Fraksi PKS ini berharap dapat mengurangi banyaknya kasus penyalahgunaan miras yang masih marak terjadi. “Kita sedang menggodok agar raperda tersebut segera tuntas. Sehingga adanya raperda itu dapat mencegah korban lebih banyak yang disebabkan oleh miras oplosan,” tuntas Aning. (bin/fer)

Sambungan dari halaman 1 Begitu datang, tersangka melihat teman-temannya tengah pesta sabu. Temannya itu lantas mengajak tersangka dan mengisap sabu sebanyak dua kali secara bergantian. Di tengah pesta narkoba tersebut, tiba-tiba petugas Reskoba Polres Trenggalek datang menggerebek. Dari hasil pemeriksaan urine, tersangka PE mengandung amphetamine dan methamphetamine. Dalam proses hukum selanjutnya, tersangka diketahui warga kurang mampu. Ia diketahui tinggal di Dusun Krajan, RT 2/ RW 1 Desa Gayam Kecamatan Panggul, Trenggalek. Jaksa kemudian mendatangi keluarga tersangka melihat secara langsung yang difasilitasi pihak aparat desa setempat. Mia Amiati menjelaskan hasil wawancara yang dilakukan jaksa penuntut umum (JPU) yang dilaksanakan 28 Juli 2022, bahwa tersangka PE memiliki perilaku yang baik dalam masyarakat. “Yang bersangkutan juga tidak pernah melakukan perbuatan melanggar hukum,” pungkas Mia Amiati. (alf/fer)

Sambungan dari halaman 1 untuk dikirim ke Banjarmasin sesuai alamat tujuan. Namun, ratusan HP itu malah tak kunjung sampai di alamat tujuan yakni di Banjarmasin. “Namun di tengah perjalanan barang-barang itu tidak sampai tujuan,” jelas Hegy. Kemudian pada (25/7), anggota Reskrim Polsek Pabean Cantikan melakukan serangkaian penyelidikan dan mendapatkan informasi bahwa Edi Mulyono saat itu berada di salah satu homestay di Jalan Yos Sudarso, Sidoarjo. “Anggota melakukan penggerebekan,” imbuhnya. Sementara itu, Edi Mulyono mengaku melakukan aksinya ini bersama rekan lainnya. “Hasilnya dibagi,” pengakuan Edi Mulyono. (alf/fer)

Sambungan dari halaman 1 untuk mencuri pandang ke arah Suci yang duduk anggun di sebuah kursi semen. Berbeda dengan mata si cowok yang sesekali mencuri pandang, mata Suci selalu diarahkan tajam ke mata cowok tadi. Tet pukul 12.00 mereka duduk berhadapan. Suci diam. Demikian juga si cowok. Dahinya mengucurkan keringat deras. Juga ketiaknya. Bajunya makin kuyup. Matanya nanar. Tidak menatap siapa pun. Mulutnya komat-kamit tapi tanpa mengeluarkan suara. Begitu berlangsung lebih dari 20 menit. Suci dengan sabar menungguinya sambil sesekali melihat jam tangan. Setelah lebih dari setengah jam, dan cowok tadi belum juga mengeluarkan isi hatinya, mak-nyet… Suci berdiri dan meninggalkan tempat. Tangannya sempat menyambar amplop di tangan teman sebangkunya. “Tahu apa yang terjadi?” tanya Eli kepada Memorandum. (jos, bersambung)

operasi miras, Bambang mengaku sudah melakukannya setiap Sabtu bersama anggotanya. “Di wilayah Polsek Lakarsantri sudah tidak ada karena sudah kami razia,” ungkap dia. Terpisah, Ketua RT 03, Jalan Jeruk, Banjar Melati, Lakarsantri, Panut mengatakan, menyerahkan kasus ini ke pihak kepolisian. Yang pasti berharap polisi bisa menuntaskan kasus pesta miras yang menyebabkan tiga warganya tewas. “Saya serahkan proses hukum kepada pihak kepolisian dan segera menuntaskan kasusnya hingga selesai. Itu tugas polisi bukan wewenang saya,” kata Panut saat ditemui di rumahnya. Panut sangat bersyukur anaknya selamat dari tragedi ini setelah dirawat di Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada (RS BDH) Benowo. Untuk itu, pascakejadian Panut bersama tokoh masyarakat mengimbau

kepada warganya, terutama para pemuda agar tidak mengadakan pesta miras oplosan. “Bahkan bersinergi dengan bhabinkamtibmas,” jelas Panut. Bahkan, bersama pengurus masjid dan bhabinkamtibmas Polsek Lakarsantri melakukan sosialisasi kepada warga ketika salat di masjid. Bukan hanya miras, namun juga menyangkut kambtibmas di Jalan Jeruk, Banjar Melati. Tapi tetap saja kecolongan. “Terakhir pada waktu rapat kegiatan hari kemerdekaan RI juga kami juga sosialisasi kepada warga agar tidak menggelar pesta miras,” beber Panut. Sementara asumsi masyarakat, bahwa di kampungnya Jalan Jeruk dikenal Kota Texas-nya karena sudah biasa dengan pesta miras, Panut tidak sependapat. Karena sepengetahuannya jadi pengurus RT, kejadian pesta miras yang menewaskan warganya baru

kali pertama terjadi. “Setahu saya warga sewajarnya saja, hanya minum bir putih dan bir hitam, kalau arak dan cukrik saya tidak pernah tahu,” pungkas Panut. Sementara itu, untuk kasus di Bronggalan Sawah,yang menewaskan lima warga hingga saat ini, penyidik Reskrim Polsek Tambaksari juga masih menunggu hasil labfor. Selain upaya tersebut, pihak kepolisian juga memeriksa sejumlah saksi. Termasuk istri Ari Subagyo, salah satu korban tewas akibat minuman maut tersebut serta tiga peserta pesta miras yang selamat. Dalam kasus ini, Ari yang memiliki peran atau tanggungjawab besar. Ia berperan menyediakan miras hingga yang mengatur oplosan atau campuran miras yang jadi penyebab empat tetangganya tewas. Kapolsek Tambaksari Kompol Ari Bayu Aji melalui Kanit-

Demi Upah Rp 100 Ribu Petualangan residivis tersebut, akhirnya terhenti di tangan anggota Reskrim Polsek Gayungan. Ini setelah ditangkap anggota di Jalan Dukuh Menanggal usai transaksi sabu. Terbukti, ketika digeledah ditemukan tiga poket sabu yang dikemas plastik klip masing-masing seberat 0,4 gram; 0,44 gram; dan 0,33 gram. Selain itu, polisi juga mengeler ke rumahnya dan ditemukan timbangan digital. Selanjutnya, petugas

membawanya ke Mapolsek Gayungan. “Saat digeledah anggota, barang ditemukan di saku depan celana kanan satu poket dan dua poket lainnya di saku belakang celana sebelah kiri yang dipakai terduga pekaku,” ungkap Kapolsek Gayungan Kompol Suhartono, Kamis (4/8). Penangkapan terhadap Agus, bermula anggota mendapatkan laporan dari masyarakat, bahwa dia adalah pengedar dan

Sambungan dari halaman 1 sering transaksi sabu. Menindaklanjuti informasi tersebut, kemudian petugas melakukan penyelidikan di sekitar rumah terduga pelaku di Kebonsari. Begitu mendapatkan informasi sedang transaksi langsung membunti dan menyergapnya di Jalan Dukuh Menanggal. Saat diinterogasi, Agus mengaku barang haram dibelinya dari pengedar bernama Bustomi seharga Rp 500 ribu. Kemudian dikemas menjadi be-

Ninja Ginsu Ginsu terkenal sebagai kisah sukses marketing di tahun 1980an. Iklan pisau Ginsu jadi bahan kajian di kelas-kelas marketing di tahun yang Anda belum lahir itu. Begitu hebatnya iklan itu: pisau Ginsu terjual 3 juta buah. Pisau itu 4K: kecil, kuat, kaku, dan kajam. Kualitasnya dibuat seperti samurai Jepang. Hanya saja ini buatan Amerika. Pabriknya di Ohio. Sekarang pun masih tetap diproduksi. Di Arkansas. Di Tokopedia, pisau Ginsu ditawarkan dengan harga Rp 40.000. Satu set berisi lima pisau. Tentu bukan pisau itu benar yang dihunjamkan dari jarak jauh oleh drone Ninja ke tubuh Al-Zawahiri. Pagi itu tokoh asli Mesir tersebut sedang berada di balkon. Di lantai dua. Di teras sebuah rumah yang mewah. Berjemur? Entahlah. Rumah itu menghadap ke timur. Matahari pagi terasa hangat di musim panas sekarang ini. Rumah persembunyian itu berada di pusat keramaian. Di pusat ibukota, Kabul. Umur Al-Zawahiri sudah 71 tahun. Seumur saya. Saat terbunuh Minggu pagi lalu ia genap 10 tahun menjadi panglima tertinggi Al Qaeda. Yakni setelah Osama bin Laden terbunuh di tahun 2011. Osama disergap pasukan elite Amerika di tengah malam di sebuah rumah di Pakistan timur laut. Waktu itu sudah ada pemikiran Osama juga akan diburu dengan drone. Tapi drone yang ada saat itu belum secanggih sekarang. Drone R9X Hellfire, yang mengejar Al-Zawahiri itu, baru diproduksi tahun 2017. Tapi dari segi dramatisasi memang lebih dramatis saat penggerebekan Osama. Dramanya lebih seru. Sedang tewasnya Al-Zawahiri terjadi dengan sangat sepi dan dingin. Tidak ada ledakan. Tidak ada kerusakan bangunan. Teras itu tetap utuh -hanya sekarang, menurut CNN, ditutupi terpal warna hijau. Anggota keluarga Al-Zawahiri, di rumah itu, juga tidak ada yang terluka. Benar-benar

berapa bagian untul dijual lagi seharga Rp 300 ribu per poket. “Saya untung Rp 100 ribu,” terang Agus. Agus juga berterus terang pernah ditangkap anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya akhir 2021 atas kasus yang sama. Dan menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pamekasan. “Saya berjualan sabu karena faktor ekonomi,” tutur Agus. (rio/fer)

Sambungan dari halaman 1 seperti korban sniper. Sebenarnya saya sudah berjanji tidak akan menulis peristiwa pembunuhan di luar negeri. Saya merasa seperti dicekal oleh pembaca Disway. Tapi kali ini saya bisa berdalih: toh kejadian tewasnya Al-Zawahiri bukan akibat tembak-menembak. Tidak bisa disamakan dengan tembak-menembak di Tiga Durian Jakarta. Al-Zawahiri sendiri Anda sudah tahu: ia seorang dokter. Ahli bedah. Lulusan Universitas Cairo. Dari keluarga terpandang di Mesir. Kakeknya menjabat presiden universitas yang Anda juga sudah tahu: Al Azhar, Kairo. Zawahiri radikal sejak muda. Ia dianggap terlibat gerakan yang membunuh Presiden Mesir Anwar Sadat. Ia kecewa Sadat berdamai dengan Israel. Padahal ia pernah memuja Sadat karena berani berperang melawan Israel. Ia lantas ke Afghanistan. Awalnya ikut berjuang melawan Russia, lalu berjuang melawan Amerika. Lama tidak terdengar bersembunyi di mana, tiba-tiba diberitakan tewas di Kabul. Awalnya Amerika mengira Al-Zawahiri bersembunyi di Pakistan. Di perbatasan dengan Afghanistan. Atau di Afghanistan yang berbatasan dengan Pakistan. Mungkin juga Al-Zawahiri belum lama di Kabul. Mungkin ia merasa aman bersembunyi di ibu kota Afghanistan. Taliban sudah kembali berkuasa. Amerika sudah hengkang dari sana sejak setahun lalu. Ternyata bocor. Fatal. Sebagian kelompok Al-Zawahiri mencurigai justru Taliban yang membocorkannya. Taliban memang sudah bertekad kali ini Afghanistan tidak mau lagi jadi sarang teroris asing. Yang jelas Taliban juga tidak utuh satu. Tahun lalu tokoh Taliban, Bismillah Muhammad, diserang Taliban sendiri. Padahal ia penjabat menteri pertahanan kala itu. Tempat persembunyian Al-Zawahiri kali ini memang aneh. Sembunyi tapi di pusat kota. Ibu kota pula. Sembunyi tapi di rumah yang sangat mencolok.

Rumah itu menghadap jalan raya. Begitu megahnya rumah itu sampai secara tidak resmi disebut ‘’Poppy Palace’’. Istana Poppy. Poppy adalah sebutan untuk bunga seksi yang menjadi bahan baku obat bius. Rumah itu disebut Istana Poppy lantaran masyarakat tahu di situlah dulu orang-orang kaya bermukim –yang kekayaan mereka berasal dari perdagangan bunga gila tersebut. Sherpur, di pusat kota Kabul, memang komplek orang kaya. Sejak Taliban berkuasa banyak rumah ditinggalkan begitu saja. Sebagian diambil alih oleh pemerintah Taliban. Sebagian lagi tetap kosong. Rumah yang ditempati Al Zawahiri adalah rumah kosong yang diambil alih penguasa baru. Lalu seorang ajudan pejabat tinggi Taliban mengambil alihnya. Oleh Sang ajudan Al-Zawahiri disembunyikan di situ. Al-Zawahiri pun terjebak di keramaian seperti itu. Ia yang dulu merawat Osama. Kini ia menyusul pendahulunya. Kelihatannya model memburu teroris dengan drone menjadi cara baru Amerika. Tanpa perlu mengorbankan orang sipil. Drone serupa juga sudah membunuh tokoh Al Qaeda lainnya: Abu Khayr al-Masri. Saat itu Al-Masri lagi di Syiria. Ia lagi dalam perjalanan di Idlib, dalam mobil sedan Kia buatan Korea. Pisau-pisau model Ginsu menembus sedan itu. Al-Masri tewas. Mobil sedannya tidak hancur. Hanya robek atapnya. Drone yang melepaskan Ginsu itu pun kembali ke pangkalannya. Pisau Ginsu mendapat promosi gratis. Ikut jadi pahlawan Amerika –meski bukan pisau itu yang digunakan di operasi sebenarnya. Reputasi pisau Ginsu hanya pernah tercemar sekali di tahun 1993: dipakai memotong penis seorang suami. Sukses. Malam itu sang suami baru pulang dari minum-minum. Tiba di rumah ia mengajak istri untuk ke “surga”. Sang istri tidak

Nangis taman Dukuh Atas. Marion Jola memperdengarkan suaranya dan menghibur semua anak nongkrong di Citayam Fashion Week. Momen dirinya menyanyi dia unggah di akun Instagram pribadinya. Penyanyi yang disebut mirip dengan Kurma Citayam itu terlihat menangis saat menyanyikan lagu ‘Indonesia Pusaka’. Matanya terlihat berkaca-kaca ketika menyanyikan lagu tersebut.

reskrim Iptu Agus Suprayogi mengatakan, meski telah meninggal, bisa saja Ari berpeluang jadi tersangka dalam kasus ini. Meski nanti, proses penyidikan itu akan SP3 (surat perintah penghentian penyidikan). “Belum. Masih proses ini, nanti akan mengarah ke sana (jadi tersangka, red). Kalaupun nanti akan di SP3 ya harus jadi tersangka dulu. Ini juga terus periksa para saksi juga,” kata Yogi, Kamis (4/7). Sementara itu, dari pemeriksaan istri Ari diketahui, jika dia tak pernah memgetahui jika suaminya menjadi penyedia miras. “Dia tidak tahu masalah itu,” tandas Yogi. Di sisi lain, polisi terus melakukan upaya perburuan para penjual minuman keras dari yang warung kecil hingga ke bandar besar. “Kalau untuk produsen atau penjual sudah kami lakukan,” tutup Yogi. (rio/fdn/fer)

mau. Ia pun seperti mau makan gaya prasmanan: buka sendiri, tutup sendiri. Dengan cara itu sang istri merasa diperkosa suami. Maka setelah suami terlelap, sang istri ke dapur. Ambil Ginsu. Dia buka selimut yang menutup suami. Dia potong si “John”. Dia bawa potongan itu lari. Dia ambil mobil di garasi. Dia larikan potongan itu. Dia setir mobil itu dengan hanya satu tangan. Tangan satunya tetap menggenggam potongan. Setelah beberapa menit berkendara dia buang potongan itu dari jendela mobil yang terbuka. Dia pun menghubungi 911. Dia ceritakan apa yang terjadi. Sang suami dibawa ke rumah sakit. Petugas rumah sakit dikerahkan untuk mencari potongan yang dibuang di pinggir jalan. Dengan susah payah. Dibantu sang istri. Ketemu. Potongan itu segera dicuci dengan cairan steril. Lalu disusulkan ke rumah sakit. Disambung lagi. Berhasil. Operasi penyambungan itu berlangsung 9 jam. Sang suami dijatuhi hukuman karena terbukti memerkosa istrinya. Sang istri dihukum karena penganiayaan. John Wayne Bobbitt dan Lorena Bobbitt Gallo sama-sama masuk penjara. Setelah keluar penjara, John tetap terkenal. Dengan harta karun sambungannya. Ternyata masih perkasa. John lantas direkrut sebagai bintang film porno. Anda tentu pernah menontonnya –dalam khayalan. Drone Ninja, pisau ala Ginsu dan satelit penginderaan jarak jauh bersatu untuk perang model baru. Terbukti efektif. Itulah sebabnya tempat persembunyian pemimpin tidak boleh asal-asalan. Zelenskyy dan Putin tidak boleh meniru kesembronoan Al-Zawahiri. Dan Anda sebaiknya jangan izinkan istri membeli pisau itu. Tinggal tersisa satu pertanyaan untuk Anda: dari mana drone Ninja itu diluncurkan. (*)

Sambungan dari halaman 1 Perempuan yang akrab disapa Lala itu juga mengucapkan terima kasih. “Terima kasih semuanya. Itu dia kunjungan sementara saya yang mau memberikan hadiah sedikit buat Citayam Fashion Week,” ucap Marion Jola sambil menangissepertidikutipdetik.com. Marion Jola terlihat begitu emosional. Dia bahkan sampai bingung untuk menuliskan caption dalam unggahannya.

“Bingung mau naruh caption apa, nanti yah nyusul,” tulis Marion Jola. Pada kesempatan itu Marion Jola juga bertemu langsung dengan Kurma Citayam. Lala bahkan memberikan kacamata miliknya ke Kurma. Marion Jola santai mengajak Kurma bergaya. “Ayo dong kamu kaya yang di TikTok gimana?” ucapnya kepada Kurma. Namun keakraban Marion

Jola dan Kurma ternoda ketika ada netizen yang menuduhnya sedih dan sebal dimirip-miripkan. Marion Jola langsung membantah dan memuji Kurma. “Ini kenapa malah mikir aku sebel sedih karena dibilang mirip Kurmaaa bukan gitu maksudnya..... I love Kurma! She’s such a sweet girl,” tulisnya. “Emang mirip kok sama2 cewek cantik dan populer,” tegas Marion Jola. (*/fer)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

JUMAT PON, 5 AGUSTUS 2022 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Dua Motor Adu Banteng, Pria Menganti Tewas

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Gresik, Memorandum Nasib nahas dialami Donny Ardiansyah (42) warga Perum Green Menganti, Kecamatan Menganti. Ia tewas dengan luka parah di kepala setelah terlibat dalam kecelakaan maut motor versus motor di Jalan Raya Kedamean, Kamis (4/8).

Donny Ardiansyah tergeletak di tengah jalan dengan kondisi motor rusak parah.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tragis itu terjadi sekira pukul 10.00. Korban mengendarai Honda Beat L 6551 GH melaju dari arah Menganti menuju Legundi. Saat melintas di lokasi kejadian, korban tidak bisa menguasai setir. “Karena tak bisa menguasai setir, motor korban oleng ke kanan,” jelas Kanitlaka Satlantas Polres Gresik Ipda Wiji Mulyono. Nahas bagi korban, saat bersamaan melaju dari arah berlawanan Syaifulloh (30), warga Jombang yang mengendarai Honda Vario S 6499 OBT. Karena jarak yang terlalu dekat, benturan adu muka pun tak terhindarkan. Korban menabrak motor Sofiyulloh hingga keduanya terpental. “Keduanya terpental, hingga satu pengendara tewas, satunya luka-luka,” tambah Wiji. Donny tewas dengan luka parah di kepala. Sementara Syaifulloh terluka di bagian kaki dan tangan. “Saat ini kami masih melakukan penyelidikan penyebab motor korban oleng dan luka parah pada kepala korban. Dugaan sementara, karena benturan dengan aspal jalan,” tutup mantan Kasi Humas Polres Gresik itu. (and/har/epe)

Gresik, Memorandum Indra Sapto Widodo harus relakan tanah dan rumah di Perumahan GKB yang ditinggali bersama keluarga, Kamis (4/8) dieksekusi Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Ini merupakan buntut tunggakan cicilan sebesar Rp 53 juta untuk objek di Jalan Banjar Baru VIII/36 Desa Suci, Kecamatan Manyar itu. Eksekusi sempat dramatis. Pembacaan surat penetapan oleh Panitera PN Gresik menuai penolakan dari Indra dan sejumlah rekannya. Ia bahkan tidak mau beralih dari depan pagar hingga harus ditarik paksa aparat yang melakukan pengamanan. Rumah yang dicicil sejak 2008 itu, lantas dikosongkan. Termasuk istri dan keluarganya yang ternyata masih berada di dalam bangunan dua lantai itu. Indra hanya terpaku karena belum terbesit bakal tinggal di mana setelah eksekusi. “Rencana belum tahu mau kemana setelah ini,” ujarnya lirih didampingi sang istri. Pelaksanaan eksekusi itu dilakukan berdasarkan Penetapan Nomor:1/Eks. SHT/2022/PN Gsk, atas surat permohonan yang dilayangkan Davy Hindranata, kuasa Virnanda Adi Satria. Sebidang tanah dan bangunan seluas 60 meter2 itu diketahui sudah atas nama Virnanda pemenang lelang aset yang saat

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Gegara Aspal Bergelombang

Buntut Nunggak Rp 53 Juta, Warga Manyar Kehilangan Rumah Ratusan Juta

Indra Sapto Widodo ditenangkan aparat dan petugas dari PN Gresik.

ini diperkirakan mencapai Rp 671 juta. Indra bercerita, masalah bermula ketika cicilan rumah menunggak sejak 2018. Di sisi lain, ia sudah 10 tahun rutin membayar angsuran sebesar Rp 1,350 juta per bulan. “Masih ada tanggungan Rp 53 juta yang memang saya gagal bayar sejak 2018,” ungkapnya. Dinilai wanprestasi, pihak bank akhirnya menjual rumah itu. Indra pun sudah berusaha menemui pembeli. Namun disebut selalu berbelit dan bahkan sudah dijual ke pihak lain. Tidak hanya itu, jika ingin rumahnya kembali Indra diminta membayar Rp 300

juta. Tidak ada kesepakatan lantaran Indra menawar Rp 140 juta. Indra menilai banyak kejanggalan dalam proses itu. “Kan tidak wajar itu dari Rp 53 juta disuruh bayar Rp 300 juta, kami tawar Rp 140 juta saja itu tidak wajar. Saat proses negosiasi, tiba-tiba ada balik nama. Kami melihat ini ada permainan. Kami akan menempuh jalur hukum dan sudah membuat laporan kepolisian soal pemalsuan dokumen,” pungkasnya. Terpisah, Davy Hindranata mengungkapkan kliennya memenangkan lelang yang berlangsung di Kantor Pe-

layanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya. Ia mengaku, pihaknya sudah bertemu dengan Indra Sapto. Namun negosiasi buntu. “Tidak ada titik temu. Nilai yang mau dibeli itu rendah. Sementara kami memperoleh harga lelang cukup tinggi, kurang lebih Rp 280 juta, sehingga kami mengajukan upaya eksekusi pengosongan ke PN Gresik,” ujarnya. Terkait upaya hukum yang akan dilakukan Indra Sapto, Davy menghormatinya. “Itu hak warga negara, hak termohon. Silakan saja mengajukan gugatan, nanti kami akan hadapi juga,” tutup Davy. (and/har/epe)

Angkutan Umum Terintegrasi, Gus Bupati Dukung Aplikasi Trans Jatim-Ajaib

Gelontor Rp 122 M Percantik Perkotaan

Gresik, Memorandum Angkutan umum terintegrasi Trans Jatim bakal segera beroperasi. Transportasi murah yang bakal melewati rute Sidoarjo-Surabaya-Gresik itu terkoneksi dengan aplikasi TransJatim-Ajaib (aplikasi Jatim informasi bus). Ini merupakan upaya peningkatan kualitas pelayanan angkutan umum di Jawa Timur. Kamis (4/8) bertempat di Hotel Aston Inn Gresik, Sekdaprov Adhy Karyono didampingi Bupati Fandi Akhmad Yani dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim Nyono, me-launching aplikasi itu. Rencananya, bus Trans Jatim Koridor I bakal di-launching 18 Agustus oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Bupati Fandi Akhmad Yani menegaskan, pihaknya mengapresiasi dan mendukung inovasi aplikasi TransJatim-Ajaib. Sebab dibutuhkan warga Surabaya Raya (Gresik-Surabaya-Sidoarjo). “Ini sebagai bentuk

Bojonegoro, Memorandum Kabupaten Bojonegoro terus bersolek. Tahun ini, pemkab menggelontorkan Rp 122 miliar lebih untuk mempercantik 13 titik trotoar serta drainase di kawasan pusat kota. Perubahan itu ditarget tuntas Desember. Kabid Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) DPKPCK Iwan Maulana mengatakan, pemenang lelang 13 paket proyek tahap penandatanganan kontrak telah berkoordinasi untuk kelancaran pengerjaan. “Kami sudah rapat koordinasi dengan PDAM, penyedia jasa telekomunikasi, PLN, satpol PP, dan dinas lingkungan hidup,” jelasnya kemarin. Untuk trotoar, desainnya sama dengan tahun lalu. Konstruksi drainase menggunakan u-ditch. Permukaan trotoar memakai granit dan dipasang guiding block serta bollard guna mengakomodasi secara optimal para pejalan kaki dan penyandang disabilitas. “Mungkin yang beda hanya ukuran lebar drainase, seperti di Jalan Untung Suropati itu lebar drainasenya 1,2 meter, lalu lebar drainase Jalan MH Thamrin 1 meter,” tambahnya. (top/har/epe)

RUTE KORIDOR I: Termiin Terminal Term inall P Porong-Laranoron or ong g-L Laran Lara ngan-Terminal Bungurasih-naik tol turun Exit Romokalisari-Jalan Veteran-Jalan Kartini-Jalan dr Wahidin Sudirohusodo-Terminal Bunder.

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Infrastruktur f k

Bupati Fandi Akhmad Yani menghadiri launching aplikasi TransJatim-Ajaib.

implementasi pelayanan publik yang baik, karena pelayanan publik juga dapat dijadikan sebagai tolak ukur dari hasil kinerja pemerintah dalam melayani masyarakat,” ujarnya. Dijelaskan, keberhasilan pe-

merintah dalam membangun pelayanan publik dilihat dari aspek profesionalisme, efektifitas, dan ffisiensi. “Membuat aplikasi ini salah satu bentuk efisiensi yang luar biasa karena seluruh masyarakat dapat

menjangkaunya. Masyarakat merupakan objek yang merasakan langsung dari dampak pelayanan publik tersebut,” tandas pejabat yang akrab disapa Gus Bupati tersebut. Wakil Gubernur Emil Eles-

tianto Dardak melalui dar daring mengatakan, Trans Jatim merupakan sistem layanan transportasi bus rapid transit (BRT) antarkota dan kabupaten dalam satu lingkup wilayah aglomerasi perkotaan di Jawa Timur seperti Gerbang Kertasusila. Program ini sebagai wujud komitmen meningkatkan aksesibilitas layanan publik termasuk transportasi. ”Proyek ini juga merupakan bentuk implementasi dari Perpres Nomor 80 Tahun 2019 untuk mendukung percepatan pembangunan ekonomi pada kawasan aglomerasi perkotaan di Jawa Timur,” tandasnya. (and/har/epe)

Trotoar di pusat Kota Bojonegoro yang sudah dipercantik di tahun anggaran 2021.

Bojonegoro, Memorandum Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bojonegoro Imam Sholikin menyoroti pembangunan di desa. Khususnya pembangunan jalan yang menggunakan hibah dari bantuan keuangan khusus desa (BKKD) Pemkab Bojonegoro. Komisi D akan berkomunikasi dengan SKPD atau dinas yang membidangi BKKD selaku pendamping kegiatan. Termasuk mengambil langkah lebih lanjut seperti sidak ke titik yang mengalami kerusakan. “Kita juga akan meminta pertim-

bangan pimpinan dewan, boleh atau tidaknya kita masuk ke ranah situ atau berkomunikasi dengan pihak inspektorat. Menindak lanjuti persoalan itu,” ujar legislator yang akrab dipanggil Kang Imam tersebut, Kamis (4/8). Ia mengamati, pembangunan di desa seharusnya ada penyesuaian kondisi wilayah dengan perencanaan. Sehingga harus ada perencanaan yang sesuai dengan kondisi. “Contoh jika tanahnya gerak atau diperkirakan akan ada gangguan faktor alam yang lain

tentu konsultan harus merencanakan sesuai kondisi wilayah tersebut. Dalam hal ini, wewenang dan dan tanggung jawab konsultan,” tuturnya. Ia juga meminta warga turut mengawasi agar program sesuai perencanaan dan peruntukkan. “Karena, program BKKD ini untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam peningkatan ekonomi. Sehingga, jangan ada pemanfaatan untuk kepentingan pribadi, semua untuk kepentingan masyarakat,” sebutnya. (top/har/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Komisi D Kawal Pembangunan Jalan Desa

Imam Sholikin

Lamongan, Memorandum Baru sehari Polres Lamongan me-launching Satgas PPA yang mengurusi kasus perempuan dan anak, laporan pertama sudah ditangani. Yakni kasus gadis di bawah umur berinisial P (14) yang mengaku dihamili mantan pacarnya BA (18). Informasi yang dihimpun, kehamilan P sudah memasuki usia keenam bulan. Ia melaporkan BA ke Polres Lamongan didampingi F yang menikahi P awal Juni 2022, kendati sudah mengetahui kondisi sang istri

sebelum menikah. Aksi persetubuhan itu terjadi saat P masih duduk di bangku kelas 2 SMP. Sementara BA kala itu siswa kelas 3 SMA. Kisahnya, BA memaksa P datang ke rumahnya yang masih satu kecamatan. Singkat cerita, saat tiba di rumah BA, P langsung diseret masuk kamar dan diperkosa. P mengaku tak kuasa melawan. Ditambah, saat itu BA berjanji siap bertanggung jawab dan menikahinya. Kejadian itu akhirnya berulang hingga 10 kali. Terakhir pada

November 2021. Namun, janji tinggal janji. BA tidak bertanggungjawab dan memaksa P melapor ke polisi kendati sudah bersuami. Langkah itu dipilih P karena merasa masa depannya telah direnggut. Selain harus menerima sanksi sosial, P terpaksa putus sekolah. Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Anton Krisbiantoro membenarkan laporan kasus tersebut. “Kami menerima laporan itu sebenarnya sudah cukup lama, tapi kami

minta pelapor agar menghadirkan saksi-saksi dan bukti-bukti yang mendukung laporannya. Namun baru kemarin saja viralnya,” katanya, Kamis (4/8). Saat ini prosesnya masih dalam tahap penyelidikan. “Kami sudah meminta keterangan pelapor dan sejumlah saksi, baik itu orang tua maupun temannya. Termasuk terlapor sudah kami mintai keterangan. Saat ini masih penyelidikan, belum naik sidik. Proses masih terus berjalan,” tandasnya. (and/har/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Sehari Launching Satgas PPA, Polres Lamongan Tangani Kasus Gadis Dihamili Mantan

Pasutri pelapor pertama di Satgas PPA Polres Lamongan.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 5 Agustus 2022 by memorandum - Issuu