SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id m me emora ran annddum um.c .co co.id id
SABTU U PON, 31 JUL JULI ULII 20 22021 021
memorandumredaksi@gmail.com m me emo morand rraannddum mre reda daks ksi@ i@gm gmai ailil.co ai com m
HARGA Rp 3.500,-
Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi
S
ejak 25 Juli 2021 PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) berubah nama. Sebelumnya PPKM darurat kini menjadi PPKM level 4. Ini pun berlaku khusus wilayah Jawa dan Bali. Level 4 ini bukan pembatasan gerak masyarakat yang pertama. Sejak virus corona menyerang Indonesia, sudah ada penanganan wabah memakai berbagai istilah seperti PSBB (pembatasan sosial berskala besar), PPKM, PPKM mikro, dan PPKM darurat. Tegasnya, pemerintah Indonesia (negara kita) terlihat tidak main-main dalam upaya mengatasi pencegahan penularan virus yang mematikan ini. Tanpa peduli kritikan maupun cemoohan berbagai kalangan, pemerintah tetap tegas dan tegar melakukan upaya-upaya
Petugas damkar memastikan api dalam keadaan kondusif di Jalan Teknik Komputer (perumdos ITS), Jumat (30/7).
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Darurat, Level 4, Terus Apa Lagi?
PERUMDOS ITS BLOK U DILAHAP API, BOCAH 6 TAHUN TEWAS
TERJEBAK DI KAMAR
Bersambung bung kkee hala bu hhalaman allaama man 2
Surabaya, Memorandum Kebakaran hebat terjadi di sebuah rumah Jalan Teknik Komputer, Perumahan Dosen (Perumdos) ITS Blok U, Jumat siang (30/7). Selain meludeskan bangunan, dalam musibah itu mengakibatkan seorang bocah tewas. Korban berinisial IBR (6), meregang nyawa setelah tubuhnya terpanggang di dalam kamar. Sementara nenek korban, Marsimin
sedang berada di puskesmas. Pun penghuni lain yang tinggal bersa Bersambung ke halaman 11
TERKUNCI Sutrisno, kerabat korban.
TRAGEDI yang menewaskan IBR dalam kebakaran di Jalan Teknik Komputer (Perumdos ITS Blok U) menyisakan kesedihan. Salah satunya terlihat dari kerabat korban yakni
Sutrisno. Dia menyesalkan insiden hingga membuat IBR meninggal. Selama ini, IBR memang tinggal Kompol Subiyantana
Bersambung ke halaman 11
Surabaya, Memorandum Kebakaran menimpa sebuah warung semi permanen di Jalan Dharmahusada Regency, Kamis malam (29/7). Akibatnya bangunan milik Wati tersebut ludes dilahap si jago merah. Sementara itu, kejadian diketahui sekitar pukul 23.00. Saat itu, api kali pertama diketahui seorang satpam yang berjaga
LUKA BARU
Bersambung ke halaman 11
TANPA IDENTITAS
N
indy Ayunda terpaksa bertahan menjadi seorang single parent setelah resmi bercerai dengan mantan suaminya, Askara Parasady Harsono, pada Mei lalu. Penyanyi kondang Tanah Air itu pun mengaku kesulitan menghadapi kenyataan pahit tersebut. Menurut Nindy Ayunda, dirinya harus menghadapi berbagai hal berat dalam satu waktu. Pertama, ibu dua anak itu harus mengobati sakit hatinya sendiri, kemudian ia juga perlu menjalani peran sebagai orang tua tunggal. “Ya nggak gampanglah yang pertama. Pertama, aku harus bagaimana menjaga diriku sendiri juga. Karena di saat aku bisa mewariskan
Mayat Pria Tergeletak di JPO Ahmad Yani Surabaya, Memorandum Pengguna jalan di frontage road Ahmad Yani dibuat geger kematian seorang pria tanpa identitas, Jumat pagi (30/7). Jenazah korban tergeletak di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO). Korban diperkirakan berusia 55 tahun. Informasi yang dihimpun, jenazah korban kali pertama ditemukan salah satu pengguna JPO sekitar pukul 06.00. Ka Bersambung ke halaman 11
-
-
Meng, pasca adakan hajatan nikah, ketua RW dipanggil camat. Kenapa? Belum kebagian berkat tah Cak Mat?
Si Mameng (Peladen)
GRAFIS: MEMORANDUM/DANNY
Bersambung ke halaman 11
Petugas mengevakuasi jenazah pria tanpa identitas dari lokasi.
Petugas damkar berjibaku memadamkan api yang membakar warung di Jalan Dharmahusada Regency.
Camat Beri Sanksi Ketua RW Pasca Pembubaran Resepsi Pernikahan di Kendung, Sememi Surabaya, Memorandum Re s e p s i p e r n i k a h an yang digelar di masa PPKM level 4 oleh Ketua RW 3, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo Abah Dika, berbuntut panjang. Bersangkutan disanksi berupa surat peringatan dari camat, Jumat (30/7). Dikatakan Camat Benowo Muslich Hariyadi, bahwa dari kegiatan di Jalan Kendung Gang 8 itu pihaknya memanggil ketua RW 3. Muslich Hariyadi “Sudah saya panggil tadi (kemarin, red) dan ia juga minta maaf. Saya menyayangkan hal tersebut, karena dia dikenal cukup baik dan selalu menjalankan semua program pemerintah. Saya sendiri tidak tahu, dia punya acara dan tidak
ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS GRAFIS: MEMORANDUM/FERRY
NINDY AYUNDA
Kembang Desa Janda 2 Kali (2)
Suami Meninggal saat Gituan
S
UKANA langsung dinikahkan setelah lulus SMA. Pesta digelar jauh lebih meriah ketimbang tasyakuran dulu. Istri pertama dan kedua ikut duduk di pelaminan. Meriah!
Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
Bersambung ke halaman 11
081-2325-2205
GRAFIS: MEMORANDUM/DANNY
Warung Dharmahusada Terbakar
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SABTU PON, 31 JULI 2021 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Dihantam Ninja, 2 Pemotor Tewas Sidoarjo, Memorandum Tabrakan antara dua sepeda motor terjadi di Jalan Petuangan, tepatnya di Dusun Bangunsari, Desa Tambak Kalisogo, Kecamatan Jabon, Kamis (29/7) malam. Akibat kecelakaan itu, dua pengendara motor tewas di tempat kejadian perkara (TKP).
Sidoarjo, Memorandum Sebagai bentuk kepedulian kepada warga terdampak pandemi Covid-19 dan PPKM Darurat, PWI Sidoarjo bekerja sama dengan dinas sosial, membantu menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa beras hampir 2,5 ton kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19. Kegiatan ini dilakukan guna meringankan beban masyarakat akibat tekanan ekonomi di tengah pandemi. Tri Agust Koordinator lapangan mengatakan bansos berupa beras bantuan kemensos tersebut dibagikan untuk warga yang belum masuk program keluarga harapan (PKH) dan progam bantuan sosial tunai (BST). “Sebanyak 43 KK di lingkungan RW 02 Desa Buduran yang belum masuk PKH dan BST. Kita berikan bantuan beras guna meringankan beban warga di masa pandemi Covid-19 dan PPKM Darurat ini,” ujar Tri Agust kemarin. Tri Agust menjelaskan distribusi bantuan oleh Dinsos Sidoarjo langsung kepada penerima sesuai dengan nama dan alamat yang sudah diajukan. Proses distribusi ini tetap menerapkan protokol kesehatan agar tidak menimbulkan kerumunan. (*/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/BWO
PWI Sidoarjo Salurkan Bantuan Beras 2,5 Ton
RW04 Desa Tambak Kalisogo, yang dibonceng, meninggal diduga akibat kerasnya benturan. Sementara, pengendara Kawasaki Ninja TM (17), pelajar asal Desa Tambak Kalisogo, mengalami luka berat. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan intensif. "Kasus ini kini ditangani Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo," pungkas AKP Sugeng Sulistyono. (bwo/jok/epe)
Polisi mengolah TKP yang mengakibatkan dua orang meninggal.
Dandim Kunjungi DU Jamu Herbal Semampir
Sidoarjo, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menutup salah satu tempat isolasi rujukan di sebuah hotel. Penutupan dilakukan lantaran menipisnya anggaran penanganan pasien Covid-19. Rencana penutupan baru akan dilakukan Agustus 2021. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Syaf Satriawarman menjelaskan, sebelumnya hotel itu difungsikan menjadi tempat isolasi pasien Covid-19 kategori sedang selama setahun terakhir. "Ada 30 kamar yang disiapSyaf Satriawarman kan untuk isolasi. Biaya persewaan 1 kamar hotel mencapai 325 ribu rupiah per hari," bebernya kemarin. Dengan penutupan itu, praktis hanya tersisa 8 tempat isolasi rujukan milik pemkab. Dengan kapasitas 414 tempat tidur. Diharapkan, jumlah tersebut masih mencukupi untuk menampung pasien Covid-19. Sebelumnya, dinkes mengeluh kewalahan setelah melihat rumah sakit rujukan kehabisan bor isolasi dan tidak bisa menerima pasien Covid-19 baru. "Selama ini aparat seringkali mengingatkan melalui operasi yustisi, dinkes terus bekerja akan tetapi jika masyarakat tetap seperti ini, Covid-19 tidak akan menurun," kata Syah beberapa waktu lalu. (*/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/IST
Anggaran Menipis, Tutup Satu Tempat Isolasi Rujukan
Korban dan beberapa anggota Pemuda Pancasila yang menjemput dari tempat penyekapan
Penyekapan Warga Jombang oleh Biro Jasa TKW Berakhir Sidoarjo, Memorandum Dwi Cahyanti (23), asal Jombang, tertipu dan disekap biro jasa penyalur tenaga kerja yang menjanjikan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) di Tanggulangin. Korban mengaku mendapat informasi lowongan kerja dari akun Facebook Kasih Karunia Bunda yang beralamat di Jalan Raya Perumtas, Kalisampurno, Kecamatan Tanggulangin. Awal kasus penyekapan diketahui setelah pihak kelu-
arga meminta tolong kepada Gatot Sugiono, anggota Pemuda Pancasila Sidoarjo, menjemput korban di penampungan. "Korban ini sudah satu minggu di sini. Laporan dari keluarga, korban disekap, awalnya korban datang kesini karena dijanjikan pekerjaan sebagai pembantu rumah tangga. Tapi malah dikerjakan di pabrik dan baru 3 hari kerja sudah dipecat," terang Gatot Sugiono, Kamis (29/7). Tak hanya itu, tambah Gatot,
korban dimintai uang sebesar Rp 3 juta untuk biaya ganti rugi karena sudah dipecat. Korban juga diminta Rp 500 ribu untuk menebus KTP yang disita biro jasa jika korban memaksa untuk pulang ke Jombang. "Jadi mbak ini merasa ditipu dan disekap, baru kerja sudah dipecat dan dimintai uang. Kalau maksa pulang malah dimintai ganti rugi 3 juta dan penebusan KTP 500 ribu yang disita pihak biro jasa," imbuh Gatot. (*/jok/epe)
Sidoarjo, Memoandum Kampung Tangguh Dusun Semampir RW 06 Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, mendapat apresiasi khusus dari Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf M Iswan Nusi. Inovasi dan kreativitas warga dengan mendirikan dapur umum (DU) jamu herbal penambah imun pencegah Covid-19, merupakan terobosan perdana sejauh ini. Dandim mengunjungi DU yang didirkan berdampingan dengan posko PPKM mikro dan tempat karantina yang dibuat warga. Dalam kunjungan tersebut, dandim juga memberikan bantuan paket sembako serta obat-obatan bagi warga yang isoman. "Kalau biasanya dapur umum untuk memasak logistik masyarakat namun dapur umum ini adalah da-
Letkol Inf M Iswan Nusi melihat produk jamu yang dihasilkan warga Dusun Semampir.
Darurat, Level 4, Terus Apa Lagi? penyelamatan warga. Gereget pemerintah di bawah komando Presiden Joko Widodo tampak tak lekang dan tak pupus harapan terus berusaha menyelesaikan pandemi ini. Berbagai upaya dilakukan yang puncaknya melakukan vaksinasi massal agar terbentuk herd immunity (kekebalan komunal). Aparat keamanan TNI (Tentara Nasional Indonesia) dan kepolisian
pun terlibat aktif membantu pemerintah menyelesaikan persoalan ini. Kedua institusi sangat serius memback-up upaya pencegahan dan penularan virus yang asal muasalnya dari negara China, tepatnya Provinsi Wuhan. Jelas ini penting untuk dijadikan catatan sejarah. Gak kebayang kalau aparat keamanan negeri ini diam dan cuek alias tak terlibat langsung, seperti
pur umum pembuatan jamu herbal yang diperuntukkan untuk warga yang sakit biasa maupun warga yang isoman secara gratis. Ini merupakan hal yang sangat luar biasa dan perlu diapresiasi. Sudah jarang masyarakat yang masih melestarikan tradisi jamu sebagai peninggalan leluhur untuk sarana penyembuhan diri dari segala penyakit," sebutnya, Jumat (30/7). Ketua RW 06 Sutrisno mengatakan, ada sebanyak 200 botol jamu jenis tolak sawan 21 dan gumacer yang diproduksi setiap harinya. "Kita bagikan kepada warga yang membutuhkan, jamu itu dibuat dari bahan-bahan herbal yang mudah di dapat di sekitar kita. Alhmadulilah, warga yang diberi jamu berangsur sembuh," terangnya. (*/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/IST
Warga penerima bantuan dari PWI Sidoarjo.
Menurut penjelasan Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistyono, awalnya Honda Supra bernopol W 6681 OT melaju dari timur dengan kecepatan tinggi. "Diduga motor Honda oleng, pas berserempetan dengan Kawasaki Ninja P 3811 XI yang datang dari barat juga sama-sama dengan kecepatan tinggi," terang Sugeng kemarin. Akibatnya, terjadi benturan dasyat dua motor beda jenis. Dampaknya, korban pengendara Honda Supra Supriyadi (75), warga Dusun Kriyan RT 02/RW 06 Desa Keboguyang Kecamatan Jabon, dan Supriatin (50), warga Dusun Bangunsari RT 08/
Sambungan dari halaman 1 apa negeri ini jadinya. Itulah alasan penting keberadaan aparat sebagai pilar penanganan pandemi. Juga yang tak kalah penting catatan sisi pendanaan. Sudah triliunan rupiah dikucurkan pemerintah untuk menghentikan “serangan” virus yang suka tak suka terbukti meneror kehidupan warga. Tapi nggak habis pikir kok korban terus berjatuhan. Rakyat Indonesia
tetap berguguran dan wafat akibat penyakit menular ini. Bahkan yang positif terserang virus corona terus bertambah? Lantas apa penanganan wabah ini ada yang salah? Tak hanya itu, berbagai pertanyaan tambahan juga muncul; apa penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan pemerintah sukses? Atau, sejujurnya pemerintah tak memiliki konsep
jitu hingga harus mengganti-ganti nama dalam menangani pandemi ini? Dan mau sampai kapan PPKM ini diperpanjang? Selagi mencari jawaban, tak salah kalau ada anggapan bahwa Covid-19 telah membelah pandangan warga. Ada yang menilai pemerintah berhasil menangani pandemi meski ada yang menilai gagal. Semua bergantung dari pemikiran masing-masing.
Yang jelas, warga atau rakyat Indonesia khususnya Jawa dan Bali kini harus terus berdiam diri di rumah dan tetap menjalankan protokol kesehatan sampai-sampai ada banyak ayah yang tak berani menikahkan si buah hati. Ada fakta, yang berani tapi di tengah menggelar pernikahan si buah hati dibubarkan oleh aparat keamanan. Miris.(*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SABTU PON, 31 JULI 2021 HALAMAN 3
Dewan: Gubernur Hanya Main Catur
Surabaya Butuh Tambahan Labkesda
Hasil Swab Test PCR Lambat Surabaya, Memorandum m ntrean Menumpuknya antrean atorium swab test PCR di laboratorium keskesehatan daerah (labkessan da) karena keterbatasan nya alat membuat hasilnya malambat. Sehingga otomaada tis akan berdampak pada apar. penanganan yang terpapar. Untuk itu pemkot harus segera menambah labkesda di setiap wilayah. skan Ketua Seperti yang dijelaskan aya Akhmad Fraksi PKS DPRD Surabaya id-19 di Kota Suyanto, bila kasus Covid-19 ehingga kediSurabaya masih tinggi. Sehingga nian untuk mengetahui kondisi pasien dengan cepat menjadi kebutuhan. n Bersambung ke halaman 4
TerbukƟ, Kursi Sekdaprov Tetap Plh
Surabaya, Memorandum Meski Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melantik 16 pejabat eleson II atau pimpinan tinggi pratama, namun juga membuat kekosongan baru belasan jabatan kepala OPD. Bahkan kursi sekretaris daerah provinsi ovinsi (sekdaprov) masih diduduki pelaksana harian (Plh). Sehingga ga pelantikan yang terjadi ini tak ubahnya seperti gubernur main catur. “Ini gubernur hanya a main catur. Jadi rolling arnya menyiasatilah,” saja ini, ya bahasa kasarnya ujar anggota Komisi A DPRD Jatim Freddy Poernomo. a doktor Ilmu Hukum Legislator yang juga Pemerintahan lulusan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini menambahkan, bila posisi yang paling vital yakni posisi sekdaprov fkan. untuk segera didefinitifk n Bersambung ke halaman 4
Semoga dengan penambahan Instalasi swab PCR baru, keberadaan Labkesda baru atau dengan PCR Mobile, rakyat Surabaya yang sedang sakit bisa segera tahu hasil diagnosanya sehingga segera dapat mencari pengobatan yang tepat. . AKHMAD SUYANTO Ketua Fraksi PKS DPRD Surabaya
FOTO: ISTIMEWA
Tentunya itu harus segera diisi, tidak bisa tidak. Kita juga sampaikan kepada beliau (Khofifah), semua OPD itu vital. KUSNADI Ketua DPRD Jatim FOTO: ISTIMEWA
PDAM Surya Sembada memutuskan memperpanjang waktu pendaftaran hingga Senin (16/8).
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Surabaya, Memorandum Panitia seleksi (pansel) calon direksi PDAM Surya Sembada memperpanjang waktu pendaftaran hingga Senin (16/8). Hal ini dikarenakan jumlah pelamar masih terbilang minim. Ketua Pansel Direksi PDAM Wawan Aries Widodo mengatakan, dari data yang dihimpun panitia seleksi hingga 26 Juli 2021 pukul 16.00, ada 40 pelamar calon direksi PDAM. Wawan Aries Widodo Dengan rincian, pelamar direktur utama 4 orang, direktur Ooperasional 11 orang, dan direktur layanan 25 orang. n Bersambung ke halaman 4
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Pendaftar Calon Direksi PDAM Minim
Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto didampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau vaksin massal di lapangan Thor.
Hari Ini, Koarmada II Gelar Vaksinasi Tahap 2 Surabaya, Memorandum Sukses menyelenggarakan vaksinasi massal dengan 25 ribu vial, Komando Armada (Koarmada) II kembali berkolaborasi bersama Pemkot Surabaya menggelar vaksinasi AstraZeneca tahap kedua sebanyak 19 ribu vial di lapangan Thor hari ini, Sabtu (31/7). Seperti yang dikatakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau vaksinasi hari kedua di Lapangan Thor n Bersambung ke halaman 4
Surabaya, Memorandum Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur Dr Mohamad Dofir SH MH menerima kunjungan redaksi SKH Memorandum di ruang kerjanya, Jumat (30/7). Dalam kunjungan tersebut, Pemimpin Perusahaan SKH MemorandumYoyok Khayatullah mengucapkan terima kasih atas sinergi yang terjalin selama ini antara Kejati Jatim dan SKH Memorandum. “Terima kasih atas kerja sama selama ini, dan ke depan kami akan lebih meningkatkan kerja sama dengan Kejati Jatim, dan kejari di wilayah hukum Kejati Jatim,” ujar Yoyok. Pemimpin Redaksi Arief Sosiawan menambahkan, jalinan kerja sama ini akan terus ditingkatkan dengan program-program yang dimiliki Memorandum. “Dengan program yang dibuat ini tentu akan lebih meningkatkan sinergi untuk menjadi lebih baik,” lanjut Wawan panggilan akrab Arief Sosiawan. Kajati Jatim M Dofir juga mengucapkan terima kasih atas kunjungan SKH Memorandum, serta menyambut baik rencana program baru tentang publikasi yang disampaikan. “Terima kasih atas perhatian dan kerja sama selama ini,” ujar M Dofir. Mengakhiri kunjungan tersebut, kajati menerima cendera mata dari
FOTO: MEMORANDUM/M/AGUS
FOTO: ISTIMEWA
Sinergi Kejati dan Memorandum Makin Erat
Kajati Jawa Timur Dr Mohamad Dofir SH MH bersama unsur pimpinan SKH Memorandum.
pemimpin perusahan. Dalam acara tersebut, hadir juga Redaktur Pelaksana
SKH Memorandum Tri Haryoko, Redaktur Pelaksana memorandum.co.id Agus
Supriyadi, serta Kasi Penkum Kejati Jatim Fathur Rochman.(gus/tyo)
Wakaf Produktif di Tengah Pandemi Covid-19
S
aat ini dunia sedang mengalami hal buruk dan semua negara sama yaitu didera adanya pandemi Covid-19 (Coronavirus Disease). Demikian juga yang melanda di Indonesia. Berbagai upaya dan cara dilakukan pemerintah untuk mengurangi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini. Tentunya hal ini membutuhkan banyak biaya yang harus dikeluarkan seperti halnya bantuan dana sosial tunai yang dibagikan kepada masyarakat yang terkena dampaknya. Penyebaran Covid-19 ini turut serta mengguncang sektor keuangan bahkan dampaknya terhadap perekonomian tidak hanya dalam jangka pendek namun juga terkait dengan perekonomian jangka panjang. Belum lagi efek bagi masyarakat, adanya pembatasan sosial dan fisik dengan berbagai istilah yang digunakan di antaranya PSBB, PPKM, PPKM darurat, PPKM level 1-4, perjalanan terbatas, hal ini membawa volatilitas pada pasar keuangan. Demikian
Nur Suci IMM Dosen Universitas Hayam Wuruk Perbanas Surabaya juga dengan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) juga mengalami imbas melambatnya ekonomi secara keseluruhan. Dampak ekonomi dan sosial akibat dari
pandemi Covid-19, membuat para pembuat kebijakan menggelontorkan serangkaian paket stimulus dan program bantuan dalam rangka mengurangi dampaknya. Seperti kelonggaran untuk pembiayaan dengan salah satu cara restrukturisasi pembiayaan/kredit. Di sisi lain, di bidang keuangan berbasis syariah memiliki suatu keunggulan dengan pendekatan solidaritas dan berkelanjutan sosial. Tiga elemen/instrumen keuangan sosial syariah seperti zakat, infaq dan sedekah (ZIS) serta wakaf secara strategis mendukung program perlindungan sosial pemerintah dalam menghadapi dampak sosial pandemi. Namun seringkali digunakan adalah komponen ZIS yang berperan sebagai instrumen sosial agar dapat membantu menjaga pemenuhan kebutuhan masyarakat dhuafa. Adapun elemen wakaf belum secara maksimal dan belum dioptimalkan keberadaannya. Pelaksanaan wakaf diatur oleh Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. Menurut undang-undang tersebut,
definisi wakaf adalah perbuatan hukum pewakaf untuk memisahkan dan atau menyerahkan sebagian harta benda miliknya untuk dimanfaatkan selamanya atau dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya guna ibadah dan atau kesejahteraan umum menurut syariah. Sehingga, berdasarkan atas ikrar atau lafal wakaf dan ketika harta sedang diwakafkan maka harta tersebut tidak dapat dipindahkan kepemilikan, dijaminkan, ditukar, atau dialihkan haknya. Wakaf merupakan potensi sumber dana umat yang penting untuk dikembangkan, diberdayagunakan, dan dikelola secara profesional untuk memperoleh hasil manfaat yang optimal dalam rangka mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan umat, apalagi di masa pandemi ini. Tentu, yang pas dengan masa sekarang adalah wakaf produktif. Untuk itu ada suatu pemikiran perlu sosialisasi atas keberadaan wakaf produktif agar dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat.(*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SABTU PON, 31 JULI 2021 HALAMAN 4
Dongkrak Perekonomian, Perusahaan Sediakan Ruang UMKM
Ketua LPMK Asemrowo Moch Widodo (kiri) saat menyerahkan bantuan sembako kepada Ketua RW.
Ketua LPMK Asemrowo Sebar Bantuan Sembako Surabaya, Memorandum Warga Asemrowo mendapatkan bantuan 1.000 paket sembako dari salah satu produsen garam. Sembako ini akan langsung didistribusikan ke 3 kelurahan yang ada di wilayah Asemrowo, yakni Kelurahan Asemrowo, Genting Kalianak, dan Tambak Sarioso. “Pendistribusian paket sembako akan menyasar warga kurang mampu yang tersebar di 15 RW di Kecamatan Asemrowo. Saya mengimbau kepada ketua RW dan ketua RT agar tepat sasaran dalam memberikan bantuan ini,” kata Ketua LPMK Asemrowo M Widodo, Jumat (30/7). Skemanya nanti, ketua RW datang mengambil paket sembako di kelurahan. Setelah itu disalurkan kepada warga yang terdaftar sebagai penerima. “Ketua RW akan membawa daftar warga yang akan mendapat bantuan sembako. Termasuk melampirkan KTP dan KK penerima. Sehingga kita bisa tahu warga mana yang dapat dan benar-benar tepat sasaran,” paparnya. Selain itu, bantuan berupa beras 5kg, gula 1kg, minyak 1lt, bumbu masakan, mie, dan garam 1/2kg ini, sebagian juga akan dibagikan ke relawan Covid-19 di Asemrowo. Sementara itu, Ketua RW 07 Tambak Mayor Hari Sutikno menjelaskan akan membagikan kepada warganya yang benar-benar membutuhkan. “Ambil 58 paket untuk 10 RT. Akan dibagikan ke warga yang tak kebagian BST, BNPT, dan PKH. Seperti warga berstatus MBR, pedagang, dan janda,” ungkap Hari.(mg3/tyo)
Surabaya, Memorandum DPRD Jatim menggelar pertemuan khusus dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa terkait perkembangan ekonomi. Selain itu, dewan juga menyampaikan agar pemprov tidak hanya memperhatikan sektor kesehatan, namun juga sektor ekonomi, karena bisa menimbulkan gejolak bila melemah. Ketua DPRD Jatim Kusnadi menjelaskan, pemerintah daerah di seluruh Jatim diminta badan pemeriksa keuangan (BPK) untuk memperbaiki
kinerja. Khususnya menyangkut realisasi pendapatan dan belanja daerah jika berkaca dengan pelaksanaan APBD 2020 lalu.
“Gubernur Jatim kami undang untuk mendorong pemerintah kabupaten dan kota di Jatim, yang realisasi anggarannya tidak mencerminkan perbaikan sektor kesehatan, supaya segera diperbaiki. Mengingat, pandemi Covid-19 masih berlangsung,” kata Kusnadi. Sebelumnya Kusnadi juga mengkritisi penanganan Covid-19 yang terlalu mengedepankan sisi kesehatan. Padahal sisi ekonomi juga tak
mungkin ditinggalkan, karena saling terkait untuk meningkatkan imunitas masyarakat dalam menghadapi pandemi. “Kalau masyarakat kelaparan akibat terlalu lamanya pembatasan aktivitas sosial ekonomi, juga bisa menimbulkan gejolak di masyarakat. Bahkan korban jiwa yang tak sedikit juga bisa terjadi karena ketahanan masyarakat kita sangat rentan,” pungkasnya.(day/tyo)
Koramil Benowo Pendampingan Vaksinasi Surabaya, Memorandum Babinsa Koramil Benowo Serda M Khusnudin, dan Serka Shokib melaksanakan pendampingan vaksinasi dosis 2 di Puskesmas Sememi, Kecamatan Benowo, Jumat (30/7). Menurut Khusnudin, kegiatan vaksinasi ini menjadi salah satu program dan prioritas bagi pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19. Hal ini sebagai upaya antisipasi serta penguatan kekebalan tubuh.
“Kedatangan kami sebagai bentuk tanggung jawab kepada warga di wilayah binaan, dan membantu petugas kesehatan dalam melaksanakan vaksinasi,” ucap Khusnudin. Ditambahkan Khusnudin bila vaksinasi tahap 2 ini, kuota yang hadir 42 orang, dengan sasaran masyarakat usia 18 tahun dan pralansia. “Selama pelaksanaan vaksin berjalan dengan aman dan lancar,” pungkasnya.(tyo/day)
Babinsa Koramil Benowo memantau kegiatan vaksinasi di Puskesmas Sememi.
Hari Ini, Koarmada II Gelar Vaksinasi Tahap 2 bersama Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, bahwa bahwa besok (hari ini, red) akan digelar vaksinasi AstraZeneca tahap kedua. “Masyarakat yang datang cukup menunjukkan kartu vaksin pertama dan faskes di mana. Ini semua atas
dukungan Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto,” ujar Eri, Jumat (30/7). Tambah Eri, untuk jumlah vaksin yang tersedia besok ada 19 ribu vaksin AstraZeneca. “Dengan dukungan panglima, vaksin pertama (AstraZene-
Sambungan dari halaman 3 ca) bisa tercover semuanya,” lanjut Eri. Disinggung apakah warga yang vaksin ini harus warga ber-KTP Surabaya, Eri menambahkan bahwa semua warga bisa datang. “Bisa, tapi kita mengutamakan dulu yang ber-KTP Surabaya biar tidak menumpuk
Pendaftar Calon Direksi PDAM Minim “Jadi dari 3 formasi itu, total jumlah pelamar ada 40 orang. Dari jumlah pelamar tersebut kami memandang masih harus ditambah, karena ada beberapa tahapan seleksi yang kami lakukan,” kata Wawan, Jumat (30/7). Wawan menjelaskan, bahwa dalam prosesnya ada beberapa tahapan seleksi yang harus dilalui para pelamar. Mulai dari seleksi administrasi, uji kemampuan dan kepatutan (UKK), wawancara akhir dan rekam jejak. Sehingga, ketika pelamar hanya ada 4 calon, maka sisa calon kandidat yang ada dalam setiap tahapan seleksi semakin sedikit. “Sehingga kami mengundang narasumber bersama Dewan Pengawas PDAM dan Pemkot Surabaya untuk rapat bersama memutuskan memperpanjang
menjadi satu. Dan ini untuk semua warga Indonesia,” pungkas Cak Eri. Sementara itu, Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto mengatakan, bahwa untuk vaksin AstraZeneca sudah dijadwalkan. “Ini untuk mewadahi warga yang
Sambungan dari halaman 3
pendaftaran selama 3 minggu. Harapannya kami bisa mendapatkan kandidat yang secara kompetensi memenuhi persyaratan,” lanjut Wawan. Apalagi, pansel berpandangan, bahwa dengan situasi pandemi Covid-19, ada potensi kesulitan yang dialami calon pelamar di dalam melengkapi persyaratan administrasi. Misalnya, calon pelamar harus ke rumah sakit untuk mendapatkan surat sehat serta legalisir ijazah di perguruan tinggi. Untuk mendapatkan syarat itu, pelamar harus keluar rumah padahal saat ini ada kebijakan PPKM. “Persyaratan administrasi itu yang berpotensi mungkin tidak bisa dipenuhi oleh pelamar karena situasi Covid-19. Sehingga pendaftaran mulai 7- 26 Juli 2021,
kemudian kami lanjut hingga tiga minggu ke depan atau 16 Agustus 2021,” paparnya. Di samping itu, keputusan ini diambil juga berdasarkan pengalaman seleksi calon direksi PDAM di tahun 2015. Pada tahun itu, total pelamar ada 30 orang. Namun, begitu kena seleksi administrasi, setengah dari jumlah pelamar tidak memenuhi syarat. Karenanya, berkaca dari jumlah pelamar sekarang, kemungkinan tidak terpenuhinya formasi direktur utama sangat besar. “Ini yang kemudian menjadi kekhawatiran kami sehingga kami memutuskan untuk memperpanjang. Sebetulnya kalau dari sisi direktur pelayanan, ada 25 pelamar ini sudah cukup. Tapi, kami inginnya agar seleksi bisa berjalan bersama,” ungkap dia.(fer/tyo)
sudah vaksin (AstraZeneca) pertama daripada tertunda,” jelasnya. Untuk penyelanggaraan vaksin Sinovac yang digelar selama dua hari, yaitu Kamis (29/7), hingga Jumat (30/7) tercapai dengan target 25 ribu vaksin. “Target yang dicanangkan ke-
Dewan: Gubernur Hanya Main Catur “Kami berharap segera terisi posisi sekda definitif, menggantikan posisi Heru Tjahjono, agar pelaksanaan kegiatan di Pemprov Jatim lebih maksimal,” tegas Freddy Poernomo. Desakan agar Khofifah segera mengisi jabatan OPD yang kosong serta sekdaprov juga disampaikan Ketua DPRD Jatim Kusnadi, kendati dirinya tetap menyambut positif atas pelantikan 16 kepala OPD yang baru dilakukan. “Tentunya itu harus segera diisi, tidak bisa tidak. Kita juga sampaikan kepada beliau (Khofifah), semua OPD itu vital,” kata Kusnadi. Meski kekosongan harus segera diisi, lanjut Kusnadi, bukan berarti dilakukan secara tergesa-gesa. Mekanisme dan ketentuan untuk menentukan figur yang tepat harus dipegang teguh. Informasi dihimpun 19 jabatan kosong di Pemprov Jatim ini yakni sekdaprov, asisten administrasi
apan dalam respon cepat di tengah pandemi ini,” ujar Yanto, sapaan akrabnya, Jumat (29/7). Yanto menambahkan bahwa varian baru tidak mudah dideteksi dengan tes antigen biasa. Virus varian delta ini dinilai cepat dan silent killer. Satu-satunya yang bisa mendeteksi dengan relatif akurat adalah swab PCR. Sementara pemkot baru punya satu labkesda. “Dengan tingginya angka lon-
marin akan diraih bersama. Bangga dengan beliau (Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi). Ke depan TNI AL di bawah pimpinan KSAL, kita tidak akan berhenti untuk kerja sama. Tidak boleh satu institusi, tapi sinergitas dengan yang lain,” pungkas Iwan. (fer/tyo)
Sambungan dari halaman 3 umum, asisten ekonomi pembangunan, asisten bidang pemerintahan, biro perekonomian, biro administrasi pimpinan, biro organisasi, biro pembangunan, biro pengadaan barang dan jasa, dinas peternakan, dinas kesehatan. Dinas PU bina marga, Bakorwil Malang, Bakorwil Jember, Bakorwil Madiun RSUD Jiwa Menur, Bakesbangpol, Wadir Penunjang Pendidikan dan Penelitian RSUD dr Soedono, dan Wadir Penunjang Pelayanan RSUD Syaiful Anwar. Tentang kekosongan ini, Gubernur Khofifiah pernah menyampaikan bila pihaknya akan rapat untuk membentuk pansel (panitia seleksi) secepatnya. “Panselnya kan sudah ada, kemarin itu kan juga ada pansel proses untuk merotasi. Kami akan segera open bidding,” kata Khofifah setelah pelantikan di Grahadi, Rabu (28/7).(day/tyo)
Hasil Swab Test PCR Lambat Namun pada kenyataannya terjadi antrean swab test PCR dan mulai melebihi kapasitas. Akhmad mengungkapkan, kemampuan mesin sekitar 3000-an sampel uji. Sedangkan rata-rata harian yang masuk ke dinas lebih dari jumlah itu. Ini mengakibatkan hasil PCR menjadi terlambat untuk diketahui. “Kami meminta pemerintah kota sadar dengan kegawatdaruratannya ini. Maka segera memberikan kesi-
ILUSTRASI: ISTIMEWA
Ekonomi Lemah bisa Timbulkan Gejolak
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Surabaya, Memorandum Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan perusahaan-perusahaan dalam penanggulangan Cavid-19. Selain itu wali kota juga mengapresiasi perusahaan yang menyediakan lahan untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM) bagi warga sekitar. “Ini bisa menjadi contoh dan panutan bagi perusahaan lain untuk berbagi pada warga sekitar yang memang hari ini terdampak. Ini pembelajaran ketika kehadiran pengusaha atau investasi ke Surabaya dapat menjadi contoh masyarakat mendukung itu. Dan sebaliknya yang memiliki investasi juga peduli dengan lingkungan sekitarnya,”kata Eri. Sehingga UMKM binaan Pemkot Surabaya diberikan tempat membuka lapak untuk berjualan. Mulai dari makanan, camilan hingga aksesoris. “Tujuannya untuk terus menggerakkan perekonomian UMKM, ini kolaborasi ini menjadi sangat penting dilakukan,” lanjut Eri. Tak hanya itu, orang nomor satu di lingkungan Pemkot Surabaya ini memastikan ke depan, kolaborasi UMKM dengan perusahaan akan semakin dikembangkan. Karena itu, kegiatan seperti ini menjadi salah satu strategi untuk tetap menghidupkan UMKM di Kota Pahlawan. “Apabila dalam satu perusahaan jumlah karyawannya terdiri dari 700 orang, maka pendapatan UMKM akan bisa berputar,” pungkas Eri.(fer/tyo)
Sambungan dari halaman 3 jakan kasus positif Covid-19, Fraksi PKS menyarankan perlu menambah instalasi labkesda. Di mana dengan tambahan labkesda baru ini dapat meng-cover seluruh puskesmas yang ada di Surabaya,” desaknya. Ditambahkan Yanto bila labkesda tersebut berbasis 5 daerah di Surabaya, atau yang lebih praktik dengan penambahan PCR mobile, dengan prasyarat keamanan biologis setidaknya level 2. Tidak hanya itu, pihaknya juga
berharap pemkot menyiapkan satu labkesda dengan Biological Safety Level (BSL) tingkat 4. Hal ini untuk mengantisipasi keganasan virus ke depan. Sebab virus Covid-19 memiliki kecepatan mutasi sejak varian alfa muncul hingga delta. “Untuk menghadapi virus dengan kecepatan bunuh sangat cepat tidak menghitung hari namun hitungan jam, alat yang dimiliki harus lebih cepat respons dan memberikan hasil kepada rak-
yat Surabaya secara masif,” ujar Yanto. Fraksi PKS turut mengimbau agar pemkot mengajukan usulan ini dan bisa disegerakan di dalam perubahan APBD 2021. Karena penambahan instalasi labkesda pada Dinas Kesehatan Kota Surabaya sesegera mungkin. “Semoga dengan penambahan Instalasi swab PCR baru, keberadaan Labkesda baru atau dengan PCR Mobile, rakyat Surabaya yang sedang sakit bisa segera tahu hasil diagnosanya
sehingga segera dapat mencari pengobatan yang tepat. Sebab tahu soal separuh jawab maka tahu penyakit separuh dari pengobatan,” ulasnya. Terakhir, Yanto kembali mengingatkan bahwa protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19 masih selalu harus ditegakkan. “Salam sehat rakyat Surabaya, mari tetap bahagia, bersama kita hadapi pandemi dengan berseri. Insya’Allah ujian akan terlewati,” pungkasnya. (mg3/tyo)
memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SABTU PON, 31 JULI 2021 HALAMAN 5
FOTO: MEMORANDUM/SUJAK
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Bantuan sembako dari Lapas Narkotika IIA Pamekasan diterima dengan antusias oleh warga.
Budak Sabu Prenduan Dibekuk Sumenep, Memorandum Unit Reskrim Polsek Prenduan mengamankan tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu, Kamis (29/7) malam. Penangkapan dipimpin langsung Kapolsek Prenduan AKP Ach Supriyadi. Tersangka diketahui berinisial MF (34), warga Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan. Kapolsek mengatakan, jajarannya mendapat informasi dari masyarakat jika MF sering mengonsumsi sabu. Berdasarkan informasi itu, lantas dilakukan penyelidikan oleh unit reskrim. Kebetulan, MF telah melakukan pesta sabu di Tersangka dan alat bukti yang dia- rumahnya. mankan aparat. “MF kami amankan di dalam kamar rumahnya di Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, sekitar pukul 21.30 WIB. Tersangka mengakui jika barang tersebut miliknya,” jelasnya kemarin. Menurutnya, dari hasil penggeledahan ditemukan beberapa barang bukti satu paket sabu seberat 0,41 gram, 1 bong terbuat dari kaca, 1 botol air mineral, 1 gunting dan 5 korek api. “MF dan barang bukti sudah kami amankan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tambahnya. Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (*/uri/epe)
Api membakar pos satpam dan sebagian masih membara setelah disulut massa pendemo.
Demo Tuntut Pemotongan UKT IAIN Madura Memanas
Bakar Pos Satpam dan Rusak Aula Pamekasan, Memorandum Aksi demonstrasi jilid 3 mahasiswa IAIN Madura di Pamekasan, berakhir panas. Tuntutan pemotongan uang kuliah tunggal (UKT) ke gedung rektorat diwarnai dengan aksi bakar pos satpam dan merusak aula, Jumat (30/7). Dalam aksi yang dilakukan di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) itu, beberapa mahasiswa yang tersulut emosi melakukan pengerusakan terhadap berbagai fasilitas kampus. Tanda-tanda demo memanas sudah terasa sejak aksi
dimulai. Mahasiswa mengawali dengan membakar ban di pintu masuk. Setelah itu, dengan dilanjutkan membakar pos satpam kampus yang dibangun semi permanen. Akibatnya, pos satpam yang berisi komputer dan alat-alat CCTV kampus ludes
terbakar. Selain itu, mahasiswa juga merusak auditorium atau aula utama IAIN Madura dengan memecahkan kaca dinding dan melempar kursi sehingga berserakan. Dalam rekaman video yang diterima redaksi, mahasiswa melempar kaca aula dengan benda keras hingga pecah. Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut (Dema) IAIN Madura, Syaiful Bahri, saat melakukan orasi mengatakan, “Mahasiswa menuntut agar pihak kampus memberikan relaksasi
UKT sebesar 30-50 persen dan memberikan kuota sebesar 150gb,” teriaknya saat orasi. Demo itu buntut keluarnya Surat Keputusan Rektor IAIN Madura Bernomor: B-815/ In.38/R/PP.00.9/06/2020 pada 18 Juni 2020. Surat itu berisi tentang pengurangan UKT sebesar 15 persen, dengan syarat mengacu pada Keputusan Menteri Agama (KMA) RI. “Pemotongan tersebut diberikan untuk mahasiswa karena ditengah Pandemi Covid-19. Bahkan relaksasi
UKT diberikan besar untuk mahasiswa yang keluarganya sedang dirawat karena positif Covid-19,” kata Rektor Muhammad Kosim kala itu. Namun, mahasiswa yang keberatan, menolak. Pertimbangannya, selain perkuliahan tidak aktif diganti dengan kuliah daring, perekonomian yang sulit membuat bnanyak mahasiswa terancam tidak bisa melanjutkan pendidikan. Sehingga mereka menuntut pemotongan UKT lebih besar. (*/sjk/epe)
DPD NasDem Sumenep Serahkan Bantuan APD ke RSUD dr H Moh Anwar Sumenep, Memorandum DPD Partai Nasional Demokrat (NasDem) Sumenep menunjukkan kepeduliannya terhadap pandemi Covid-19 dengan memberikan bantuan alat pelindung diri (APD). Bantuan itu diberikan ke RSUD dr H Moh Anwar, salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Sumenep. Bantuan APD berupa baju hazmat yang berjumlah 100 unit tersebut diberikan langsung Ketua DPD Partai NasDem Sumenep Moh Hosni kepada Direktur RSUD dr H Moh Anwar Sumenep dr Erliyati, disaksikan sejumlah anggota DPRD dari Partai NasDem. Moh Hosni mengaku, kegiatan tersebut merupakan instruksi langsung dari ketua umum DPP Partai NasDem Surya Paloh kepada seluruh jajarannya di daerah, sebagai
bentuk kepedulian partai terhadap kondisi yang terjadi akibat pandemi. “Ketua DPP NasDem sangat prihatin dengan pandemi yang cukup lama, sehingga kami diinstruksikan memberikan bantuan baju hazmat agar rumah sakit tidak kekurangan APD untuk tenaga kesehatan baik dokter, perawat, dan lainnya,” ujar Hosni, Jumat (30/7). Pihaknya menambahkan, pemberian bantuan APD kepada rumah sakit dengan pertimbangan tenaga kesehatan selalu aman dalam menangani Covid-19 di Kabupaten Sumenep serta diharapkan dapat meringankan beban pemerintah daerah dalam menangani pandemi. “Kegiatan kami diharapkan bisa diikuti pihak lain agar ikut membantu pemerintah dalam menangani pandemi khususnya di Kabupaten Sumenep,” imbuh
FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR
Pamekasan, Memorandum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) RI, menyerahkan sejumlah paket kebutuhan pokok pada warga yang terdampak pandemi Covid-19. Salah satunya seperti yang dilakukan Lapas Narkotika II A Pamekasan. “Alhamdulillah, kami hari ini langsung menyalurkan bantuan sosial dari Kemenkum HAM RI pada warga Kabupaten Pamekasan yang membutuhkan,” kata Kepala Lapas Narkotika Pamekasan Sohibur Rachman, Jumat (30/7). Adapun bantuan tersebut menyasar sejumlah warga yang secara finansial terdampak akibat pandemi Covid-19 dan kebijakan PPKM. Instruksi itu datang langsung dari Menkum HAM Yasonna Laoly. Kalapas Sohibur berharap, paket bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga sekaligus sebagai ajang silaturahmi antara petugas sipir dan masyrakat sekitar Lapas. “Semoga bermanfaat untuk masyarakat meski jumlahnya hanya sedikit, namun tolong dilihatlah dari niat dan kepedulian kami kepada sesama,” ungkapnya. Kedatangan sejumlah petugas lapas memang sempat membuat kaget warga. Seperti yang diakui Siti, lansia penerima bantuan. "Awalnya kami ketakutan saat didatangi. Dikira akan ditangkap untuk dipenjara. Ternyata diberi bantuan," ungkapnya. Bantuan sebanyak 75 paket diserahkan secara door to door. Hal ini menghindari terjadinya kerumunan. (sjk/epe)
FOTO: MEMORANDUM/IST
Lapas Narkotika Pamekasan Sebarkan Bantuan
Ketua DPD NasDem Sumenep Moh Hosni menyerahkan bantuan APD kepada dr Erliyati.
Hosni. Atas bantuan itu, dr Erliyati menyampaikan rasa terima kasihnya. Dia mengaku akan mengalokasikan bantuan ter-
sebut untuk tenaga pemulasaran jenazah beserta keluarga pasien yang meninggal agar dapat mengantarkan keluarganya hingga penguburan. “Su-
paya tertib administrasi maka bantuan 100 pcs baju hazmat itu kami berikan kepada tenaga pemulasaran jenazah,” katanya. (aan/epe)
Bangun Dua RS Tipe D, Pemkab Bangkalan Siapkan Rp 58 Miliar Bangkalan, Memorandum Menyikapi laju pemekaran industri di Kabupaten Bangkalan pasca beroperasinya Jembatan Suramadu, Bupati R Abdul Latif Amin Imron berencana membangun dua rumah sakit (RS) tipe D. Satu di jalur timur. Tepatnya di Kecamatan Blega yang berbatasan dengan Kabupaten Sampang. Kebutuhan dana bahkan sudah diusulkan pemerintah kabupaten (pemkab) ke pemeritah pusat melalui kementerian kesehatan. “Total anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 58 miliar,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan H Sudiyo, Jumat (30/7). Anggaran itu sudah menjadi satu paket dengan sarana-prasana (sarpras) penunjangnya. Termasuk kelengkapan alat kesehatan (alkes) yang dibutuhkan. Jika disetujui, Yoyok sapaan akrabnya, optimis start pembangunan mulai digarap 2022. Tujuannya, selain untuk me-
ningkatkan kesematan Tanjung Bumi. jahteraan dan Juga berbatasan derajat kesedengan Kabupahatan warten Sampang. ga, juga Jika kedua diniati rencana skauntuk la besar itu mengterwujud, ke antidepan Pemsipasi kab Bangledakan kalan akan kebumemiliki tuhan tiga rumah layanan sakit plat kesehatan merah cukup pasca perepresentatif. mekaran inUntuk sementadustrialisasi. ra, Pemkab baru Jika sudah memiliki RSUD rampung, bupati Syamrabu yang kini H Sudiyo sambung Yoyok, sudah menyandang sudah beranRS tipe B. Lokasinya cang-ancang untuk memba- ada di jalur tengah, tepatnya di ngun RS tipe serupa di jalur jantung Kota Bangkalan. utara. “Untuk rencana ini, bapak Yoyok menjelaskan, beberabupati bersama kami masih pa tahun ke depan, Kabupaten mencari lahan yang strategis,” Bangkalan diprediksi bakal ungkapnya. menjadi ladang dan jujukan Ada kemungkinan, lokasi- strategis investor dalam negeri nya akan ditempatkan di Keca- maupun asing. Prediksi itu
FOTO: MEMORANDUM/RAS
FOTO: MEMORANDUM/IST
memorandum.co.id
RSUD Syamrabu tidak lagi jadi pusat pelayanan kesehatan terbaik di Bangkalan setelah ada rencana pembangunan dua rumah sakit tipe D.
berdasar kajian Universitas Trunojoyo Madura (UTM), menurut Yoyok, pernah dilontarkan Ra
Latif di hadapan para investor pada 15 Februari 2021. Saat itu, Ra Latif sapaan
akrab bupati, memaparkan peluang emas menjaring investor besar. Itu terkait dengan Perpres
Nomor 80 Tahun 2019 yang mengamanatkan Kabupaten Bangkalan, Malang, dan Kota Surabaya masuk dalam koridor Wilayah Pembangunan Strategis (WPS) 13 di Jawa Timur. Untuk kepentingan itu Pemkab sudah menyediakan hamparan lahan cukup luas untuk ladang investasi. Termasuk lahan seluas 250 hektare untuk rencana pembangunan mega proyek Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan Post Area di Kecamatan Klampis 2025, dengan estimasi Rp 17,20 triliun. “Jadi logis dan wajar jika Bapak Bupati berencana membangun dua RS tambahan tipe D, karena ke depan, Kabupaten Bangkalan tidak hanya dibanjiri oleh kalangan investor, tapi juga bisa jadi puluhan ribu pekerja dari dalam dan luar daerah. Nah, mereka itu sudah barang tentu butuh kualitas layanan kesehatan yang memadai. Termasuk kebutuhan tambahan rumah sakit,” pungkas Yoyok. (ras/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA Kapolres Pandia Salurkan Bansos bagi Pelaku UKM Bojonegoro, Memorandum dia menjelaskan, penyaluran Kapolres Bojonegoro AKBP bantuan ini sebagai wujud na Pandia kembali meny- kepedulian sosial Polri khususEva Guna n bantuan sosial (bansos) nya Polres Bojonegoro teralurkan an paket beras dan tali asih hadap pelaku UKM yang puluhan a pelaku usaha kecil dan terdampak PPKM level 4. kepada ngah (UKM) di seki“Hari ini kita salurkan menengah embatan Sosbansos kepada pelaku taran Jembatan go, KecaUKM disekitaran rodilogo, n Trucuk, jembatan matan negoro, SosrodiloBojonegoro, go. DenJumat (30/7). gan situDalam asi dan kegiatan ut, Kakondisi tersebut, saat polres Pandia mpingi didampingi para pejatama bat utama Polress Booro, jonegoro, ek Kapolsek uk Tr ucuk edan Keesa pala Desa k, SuTrucuk, noko. K a AKBP Pandia membagikan sembako. polres Pan-
a ini para pelaku UKM bisa memahami karena wabah pandemi Covid-1 Covid-19 di Bojonegoro masih ada dan orang yang tterkonfirmasi positif Covid-19 masih tinggi tinggi,” tandas Kapolres Pan Pandia. Ditambahkan olehnya olehnya, selain menyalu nyalurkan bansos kap kapolres juga memberikan pe pemahaman te terkait vaksin nasi kepada m masyarakat. Pemberian va vaksin sangat pen penting karena vaksin merupakan zat ata atau substansi yang berfungsi memb membantu tubuh melaw melawan penyakit tertentu tertentu. Tubu Tubuh yang sudah divaksin akan membentuk antibodi ter-
h hadap virus tertentu. Karena itu, vaksinasi sangat penting agar tubuh bisa melawan penyakit tertentu. “Kepada masyarakat segera melakukan vaksinasi.Vaksin aman dan halal, sehingga kekebalan kelompok (herd immunity) cepat terbentuk,” bebernya. Kapolres Pandia juga mengimbau kepada para pelaku UKM disekitaran Jembatan Sosrodilogo tetap memperhatikan protokol kesehatan, baik kepada pedagang atau pembeli tetap memperhatikan protokol kesehatan, menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan jangan berkerumun. “Alangkah baiknya saat membeli dengan take away atau memanfaatkan jasa ojol (ojek online) sehingga penyebaran Covid-19 dapat diminimalisir. Wabah Covid-19 masih ada disekitaran kita, sayangilah keluarga dan orang terdekat anda,” pungkas Pandia. (top/har/mik)
SABTU PON, 31 JULI 2021 HALAMAN 6 - 7
Polresta Sidoarjo Ringkus 36 Tersangka dari 27 Kasus Narkoba Sidoarjo, Memorandum Satreskoba Polresta Sidoarjo tak pernah berhenti memberantas as penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di wilayah Kabupaten Sidoarjo meskipun di masa pandemi Covid-19. 9. Hasilnya,dalam kurun waktu satu bulan terakhir satreskoba mengungkap 27 kasus dengan 35 tersangka laki-laki dan 1 tersangka perempuan. Ungkap kasus narkoba yang terjadi se-
t, lama bulan Juli 2021 tersebut tersebut, disampaikan Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro dalam keterangan pers di Ma-
polressta Sidoarjo, Jumat (30/7) pagi. polresta “Selama sebulan ini, kami berhasill mengungkap 27 kasus narkoba d menangkap 36 tersangka dan dan sa atu diantaranya adalah peremsatu p puan. Lokasinya kebanyakan di Wa Waru, Sedati dan Tanggulangin. Untuk barang bukti narkoba yang didapatkan ada sabu total 130,48 gram dan pil LL 670 butir,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo. Untuk barang bukti lainnya dari para tersangka, ada 32 handphone sebagai bukti transaksi, kendaraan roda dua empat unit dan roda empat sejumlah dua unit, kemudian ada uang sejumlah Rp. 882.0000. Atas tindakan para
tersangka dikenakan Pasal 112 dan Pasal 114 UURI No. 35 tahun 2009, dengan ancaman hukuman seumur hidup. Dari 27 kasus penyalahgunaan narkoba selama sebulan, terdapat satu kasus menonjol yakni penangkapan tersangka berinisial D dengan barang bukti sebanyak 70
gram sabu, satu brankas, dua timbangan, dan dua handphone. e Tersangka sebagai pengedar, diringkus tim Satreskoba Polresta Sidoarjo di kamar kos di Desa Bangsri, Sukodono, Sidoarjo. (bwo/ jok/mik) AKBP Darman memberikan pengarahan saat kunjungan silaturahmi ke polsek.
Kapolres Darman Minta Anggota Kawal Pendistribusian Bansos Tuban, Memoramdum Kapolres Tuban AKBP Darman kembali melakukan silaturahmi dan kunjungan kerja di polsek-polsek. Kali ini, orang nomor satu di jajaran Polres Tuban itu mengunjungi Polsek Bancar, Polsek Jatirogo, Polsek Kenduruan, dan Polsek Bangilan, Jumat (30/7). Kapolres Tuban AKBP Darman, didampingi Kasatbinmas AKP Ali Khanta, Kapolsek Bancar AKP Budi Friyanto, Kapolsek
TNI-Polri Bersinergi Geber Distribusi Bansos Covid-19 Gresik, Memorandum TNI-Polri di Gresik terus menggeber penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk membantu perekonomian warga u yang terdampak Covid-19. Bantuan itu diharapkan bisa menjadi persediaan selama PPKM level 4. Bhabinkamtibmas bersama Babinsa terus blusukan secara door to door ke rumah warga. Seperti dilakukan anggota Polsek Kebomas jajaran Polres Gresik dengan membagikan paket sembako kepada warga terdampak di sejumlah desa. Alhasil, kehadiranTNI-Polri yang membawa bansos itu disambut warga secara antusias dan senang. Salah satunya adalah Sutini (64), warga Kelurahan Gending. Lansia itu sangat bersyukur menerima bantuan tersebut, apalagi dalam masa PPKM darurat ini. ”Terimakasih atas pemberian sembakonya, ini sangat membantu,” ucapnya, Jumat (30/7). Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Kebomas Kompol I Made Jatinegara mengatakan, bahwa kegiatan ini serentak dilaksanakan jajaran Polres
humanis dan sesuai SOP. “Lakukan koordinasi dengan baik dalam penanganan Covid-19,” ujar AKBP Darman. Ia meminta jajaranya selalu mengawal dalam pelaksanaan vaksinasi, tracer dan pendistribusian bansos agar tepat sasaran kepada warga yang kurang mampu. AKBP Darman juga melakukan sosialisasi Program Unggulan Hotel Domba Tangguh dan Pisang Tangguh Bhabinkamtibmas. (top/har/mik)
Peduli Komunitas Ojek Online, Polres Blitar Bagikan Sembako Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro menginterogasi tersangka narkoba.
Bhabinkamtibmas dan Babinsa Gresik menyalurkan bantuan.
Gresik. Bersinergi dengan Kodim 0817/Gresik. “Semoga bermanfaat dan dapat merin-
gankan beban masyarakat di tengah pandemi ini,” pungkasnya. (and/har/mik)
Komunitas Pekerja Seni Terima Bantuan Sembako Polres Kediri
AKBP Lukman Cahyono memberikan bantuan sosial kepada para pekerja seni.
Kediri, Memorandum Ratusan masyarakat yang tergabung dalam komunitas pekerja seni terdampak PPKM level 4 di Kabupaten Kediri, mendapatkan bantuan sembako dari Polres Kediri, Jumat (30/7). Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono menyerahkan secara langsung bantuan sembako kepada mereka secara simbolis di tempat kesenian Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono mengatakan, bantuan sosial kepada pekerja seni sebagai bentuk perhatian di tengah pandemi. “Semoga bantuan ini dapat bermanfaat. Semoga dapat mengurangi dan membantu beban dari pekerja seni yang terdampak pandemi Covid-19,” ucap Kapolres Lukman. Diungkapkan kapolres, dalam pembagian sembako tersebut dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) untuk menghindari penyebarluasan Covid. “Kepada para pekerja seni, kami juga mengimbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (mis/mik)
Polres Salurkan Bansos ke Pengrajin, Seniman, dan Budayawan Mojokerto, Memorandum Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander bersama pejabat utama Polres Mojokerto memberikan bantuan sosial (bansos) kepada para budayawan, pemangku adat, pengrajin, dan seniman di wilayah Kecamatan Trowulan, Jumat (30/7). Pembagian bansos berupa beras ke berbagai elemen masyarakat ini karena dampak pandemi Covid-19 dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat khususnya dalam hal perekonomian. Banyak dari para pelaku seni dan pengrajin yang ada di Trowulan merasakan dampak dari pandemi yang sudah hampir dua tahun. Berkurangnya pendapatan dari hasil menjual hasil kerajinan sangat berdampak pada perekonomian keluarga para pengerajin dan pelaku seni. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, dengan bantuan sembako dari pemerintah dan juga dari Polri dan TNI bertujuan untuk merin-
gankan beban masyarakat. “Karena situasi pandemi yang panjang ini, perekonomian para pekerja seni ini juga turut terdampak, “ kata Dony. Pemberian bantuan ini juga untuk menyemangati dalam rangka untuk menyongsong hari Kkemerdekaan RI dengan semangat kebangsaan Indonesia untuk menjadikan kekuatan untuk bisa bersama-sama semangat menghidupi dan juga untuk menghadapi situasi pandemi. “Dengan semangat kegotongroyongan dan juga pantang menyerah untuk bisa mematuhi protokol kesehatan dan juga bisa mematuhi PPKM level 4 ini,” ujarnya. Kapaolres berarap, kegiatan kali ini bisa bermanfaat dan nantinya akan terus berjalan bersama jajaran polsek untuk memberikan bantuan sosial seperti sembako. “Sehingga seluruh warga masyarakat bisa menghadapi dengan suka cita dengan bahagia dan juga tetap semangat dalam situasi pandemi ini,” pungkas kapolres. (no/mik)
Bansos Polsek dan Koramil Modung Sasar Warga Desa Terpencil Bangkalan, Memorandum Kapolsek Modung AKP Suwaji bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa Koramil 0829/12 Modung, menyisir perkampungan penduduk di desa terpencil Patereman untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang terdampak covid. Masing-masing warga yang sudah terdata sebagai KPM PKH dan BST, otomatis akan mendapatkan bantuan berupa beras medium kemasan 10 kilogram yang akan diberikan langsung di rumah masing-masing warga. Sebagai korlap Tim Satgas Penanganan Covid 19 Kecamatan Modung di lapangan, AKP Suwaji tidak hanya membagikan sembako. Tetapi juga mengedukasi prokes, disiplin penerapan 5-M. Meliputi rajin mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan meminimalisir mobilitas di luar rumah. “Ajakan agar warga aktif ikut
Jatirogo AKP Elis Suendayati, Kapolsek Kenduruan AKP Budi Handoyo, Kapolsek Bangilan AKP Gunawan Wibisono, anggota polsek Jajaran. AKBP Darman menerangkan hal itu dalam rangka kunjungan kerja dan silaturahmi serta perkenalan kepada anggota. Kapolres kemudian memberikan pengarahan kepada anggota terkait pelaksanaan tugas di Polsek agar dilaksanakan secara
Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menyalurkan bantuan beras. Kapolsek Modung AKP Suwaji didampingi Babinsa Koramil membagikan sembako kepada keluarga miskin di Desa Patereman.
ambil bagian dalam kegiatan vaksinasi massal, serta ikut swab antigen dan PCR kami sisipkan juga,” ungkap AKP Suwaji, kemarin. Menu edukasi semacam itu, sambung Suwaji, harus tetap digelorakan di tengah pebrelakuan PKKM level 4 yang kini sedang berjalan. Terlebih, Kecamatan Modung yang saat ini masih menyandang status zona merah sebaran covid, harus gencar
disuarakan. Lanjutnya, untuk beberapa hari ke depan, giat sambang desa dengan miss bagi-bagi sembako dan edukasi prokes, masih akan terus dikembangkan tim Satgas Kecamatan Modung. ”Targetnya, giat penyaluran bansos harus tersebar merata bagi gakin (keluarga miskinRed) yang tesebar di 17 desa di Kecamatan Modung,”pungkas AKP Suwaji.
Untuk itu, beragam upaya akan terus dikembangkan Polsek Modung utuk mengantisipasi problem di tengah gejolak covid varian B16172 Delta yang saat ini masih meresahkan. “Ini sesuai amanah Bapak Kapolres AKBP Alith Alarino. Giat door to door system (DDSRed) dari desa ke desa fokus kepada kelaurga miskin di pedesaan agar tepat sasaran,” pungkas Suwaji. (ras/mik)
Kapolres Malang bersama Kajari Kabupaten Malang, dan Bupati Sanusi meninjau vaksinasi massal. sal.
Masyarakat Antusias Ikuti Vaksinasi Massal Polres dan Forkopimda Malang, Memorandum Vaksinasi massal yang digelar oleh Polres Malang dan Forkopimda Kabupaten Malang, disambut uantusias masyarakat Kabupaten Malang, kemarin. Seperti terlihat dalam vaksinasi massal yang serentak yang digelar di Kecamatan Gondanglegi dan Pakis. Masyarakat seolah tak mau ketinggalan ikut membantu pemerintah menekan angka covid. Salah satu peserta vaksinasi yang diketahui berusia 100 tahun, ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. Samsuri, warga Desa Ketawang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, nampak antusias antre vaksinasi yang dilakukan dengan protokol kesehatan
secara ketat. “Terimakasih kepada pemerintah karena sudah bisa mengikuti vaksinasi,” ujar Samsuri. Pelaksanaan vaksinasi massal ini merupakan program dalam rangka mempercepat herd immunity di wilayah Kabupaten Malang. Selama ini, jajaran Polres Malang bersama Forkopimda Kabupaten Malang tela menggelar di beberapa tempat yang semuanya mendapatkan sambutan hangat masyarakat. Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono menyampaikan, vaksinasi massal yang dilakukan di dua kecamatan ini menargetkan 5.000 orang. Ini untuk mendukung dan mewujudkan program nasional guna
mencapai Herd Iman munity (kekebalan m komunitas) dalam upaya menghen-tikan pandemii Covid-19 di Ka-bupaten Malang. “ K a m i berkomitmen ung untuk mendukung ntah guna program pemerintah rd immumempercepat herd nity,” katanya. ya, denHarapannya, gan dilakukan vaksinasi nanganan massal ini penanganan layah KaCovid-19 di wilayah g dapat dibupaten Malang n baik selakukan dengan encegah hingga dapat mencegah ovid-19 penyebaran Covid-19 mik) tersebut. (*/ari/mik)
Blitar, Memorandum Polres Blitar melaksanakan pembagian beras 5 kilogram bagi warga terdampak pandemi Covid-19 dengan menyasar kelompok ojek online (ojol) di wilayah kabupaten Blitar sejak dilakukan PPKM darurat, Jumat (30/7). Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, penyaluran ini dilakukan oleh Polres Blitar sebagai wujud kepedulian dan perhatian dari jajaran Kepolisian pada ojol terkait penanganan Covid-19 saat pelaksanaan PPKM Darurat yang diperpanjang hingga 25 Juli 2021. Polres Blitar telah menyiapkan satu ton beras untuk dibagikan kepada para ojol yang sedang mangkal di beberapa jalan protokol hukum Polres Blitar. Mengenai teknis penyalurannya, anggota Polres Blitar akan membagikan secara door t o
Petugas membagikan bantuan beras kepada pengemudi ojek online.
door untuk meminimalisir terjadinya kerumunan. Tidak hanya itu, pembagian beras kep secara door to door kepada ojol ini dinilai dapat selesai dengan waktu cepat dan efisien waktu. men Leonard menambahkan, Polres Bli Blitar telah mendistribu mendistribusikan be-
ras sebanyak 5,6 ton untuk semua wilayah Polsek di wilayah hukum Polres Blitar. Beras tersebut selanjutnya akan dibagikan pada warga yang kurang mampu dan terdampak pandemi Covid-19. “Rencananya satu ton beras akan kami gelontorkan untuk membantu ojol di Blitar dengan
pendistribusiannya secara door to door atau datang ke setiap pangkalan,” jelas Leonard. Kapolres berharap, dengan disalurkanya bantuan beras untuk ojol dan warga yang kurang mampu ini dapat meringankan beban mereka selama pandemi Covid-19. (pra/mik)
Alumni Akpol 91 Bantu Warga Terdampak Pandemi Covid Mal Malang, Memorandum Polresta Malang Kota menyalur alurkan bantuan paket sembako dar dari alumni Akademi Kepolisian (Ak (Akpol) 1991 kepada masyarakat Kot Kota Malang yang terdampak PPK PPKM dan pandemi Covid-19, Jumat (3 (30/7). Kap Kapolresta Malang Kota AKBP Budi He Hermanto menerangkan, jumlah sembako sekitar 300 paket itu secara simbolis diserahkan kepada 30 orang sebagai perwakilan. “Ini bagian dari kepedulian dan penga pengabdian alumni Akpol Tahun 1991 y yang usianya sudah 30 tahun. AKBP Budi Hermanto menyalurkan bantuan beras kepada Ini me merupakan wujud kecintaan serta warga yang berhak menerima. kasih ssayang kepada masyarakat Kota
Malang,” terang Kapolresta Bhudi. Paket sembako itu secara simbolis diserahkan kepada Aremania, Solidaritas Generasi Muda Papua (SGMP), dan abang becak di halaman Mapolresta Malang Kota. “Secara simbolis, kami serahkan 30 paket sembako. Sisanya, akan dibagikan Bhabinkamtibmas kepada masyarakat,” lanjutnya. Tidak lupa, Buher sapaan Bhudi Hermanto, mengucapkan terima kasih kepada para alumni Akademi Kepolisian Tahun 1991 atas bantuannya. “Terima kasih kepada senior sekaligus panutan kami. Karena telah memperhatikan masyarakat Kota Malang,” pungkasnya. (edr/mik)
Deteksi Dini, Kapolres Jauhari Lepas Tim Tracer Lapangan Satlantas Sumenep Salurkan Beras Kapolri untuk Masyarakat Probolinggo, Memorandum Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari melepas tim tracer lapangan Covid-19 dari lapangan apel Mapolres, Jumat (30/7). Tim tracer ini sebagai respon perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah Kota Probolinggo. Di dalam tim beranggotakan dari bhabinkamtibmas, babinsa, tenaga kesehatan dan relawan. Pelepasan dihadiri oleh para pejabat utama Polres Probolinggo Kota, Kasatpol PP, Danramil Kota, Dinas Kesehatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pemuda Muhammadiyah, Senkom, beserta Ormas Laskar Merah Putih. “Tugas tracer atau pelacak Covid-19 agar dalam melaksanakan tugasnya tahu betul apa yang harus dilaksanakan.Yakni, mencari dan memantau kontak erat selama karantina
dan isolasi,” kata Kapolres Jauhari. Tak hanya itu, tugas lain tracer adalah memberikan informasi yang benar terkait Covid 19, termasuk isolasi dan karantina yang benar. Bahkan, memantau kondisi kesehatan orang yang melakukan karantina dan isolasi, serta melaporkan hasil pemantauan kepada petugas puskesmas sebagai koordinator tracer. “Apabila ada yang bergejala harus di isolasi minimal 10 sampai 14 hari. Jika ada gejala ringan seperti pilek dan batuk di tambah 3 hari,” tandasnya. Mantan Kapolsek Tanah Abang ini menegaskan, yang paling penting adalah tempat dan karantina bagi yang terpapar atau kontak erat. Tempatnya yang menentukan adalah Satgas Covid, seperti tempat isolasi mandiri agar tidak tercampur dengan yang lainnya. “Kami sadar bahwa tugas ke de-
Pelepasan tim tracer lapangan sebagai respons perpanjangan PPKM di Kota Probolinggo.
pan semakin berat. Namun keikhlaskan untuk bekerja menggunakan hati nurani. Karena bagaimanapun, kesehatan dan keselamatan masyarakat adalah yang utama,” ucap Jauhari.
Menurutnya, optimisme masyarakat harus terus dijaga melalui keseriusan dalam mempercepat penanganan pandemi yang selaras dengan upaya pemulihan ekonomi.
“Selain protokol kesehatan, penerapan penguatan 3 T, testing, tracing dan treatment juga menjadi kunci dalam upaya mengatasi pandemi,” tutup Jauhari. (mhd/yud/mik)
Sumenep, Memorandum p Satlantas Polres Sumenep n menyalurkan bantuan puluhan al sak beras dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada masyarakat terdampak pandemi di Kabupaten Sumenep, Jumat (30/7). Penyaluran bantuan beras kepada masyarakat di tengah PPKM darurat level 3 itu dilakukan di beberapa titik. Di antaranya, pasar tradisional, door to door dan hunting di jalan raya mencari masyarakat yang membutuhkan. Kasatlantas Polres Sumenep AKP Lamudji mengatakan, bantuan beras Kapolri untuk masyarakat akan terus disalurkan sampai pandemi berakhir guna meringankan beban mereka yang terdampak kebijakan PPKM darurat. “Penyaluran bantuan sosial beras kapolri ini instruksi dari Kapolres Sumenep. Bahwa sesuai perintah
Anggota Satlantas Polres Sumenep memberikan bansos beras kepada masyarakat.
Kapolri jika stoknya habis maka kami diminta untuk mengusulkan kembali. Karena pihak kepolisian selain men-
egakkan aturan PPKM juga peduli kebutuhan masyarakat,” ujar Lamudji. Untuk menghindari kerumunan
saat penyaluran beras, AKP Lamudji melibatkan Polwan Satlantas Polres Sumenep dengan cara menyisir para pedagang kecil secara door to door serta mencari masyarakat yang membutuhkan yang melintas di jalan raya. AKP Lamudji menambahkan, kegiatan penyaluran bansos beras Kapolri dilakukan sebagai langkah percepatan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak dengan diberlakukannya PPKM level 3. Pihaknya berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus sosialisasi protokol kesehatan (prokes) sehingga kebijakan PPKM dapat maksimal dalam menekan penyebaran covid. “Saat memberikan bantuan sosial kami juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memakai masker saat beraktivitas untuk menghindari penyebaran Covid-19,” tandas Lamudji. (aan/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
FOTO: MEMORANDUM/EDY
4 Pelatih Silat Terancam 12 Tahun Penjara
Sutini (64), salah satu warga menerima bantuan beras dari Kanitreskrim Polsek Arjasa Aiptu Irwan.
Blusukan, Anggota Polsek Arjasa Sasar Warga Miskin
Tulungagung, Memorandum Setelah menetapkan 4 orang sebagai tersangka atas meninggalnya Lutfi Fajar Rulamin (23), warga Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, ancaman yang menjerat mereka adalah hukuman 12 tahun penjara. Sebab mereka dianggap melanggar pasal 170 ayat 2 poin 3, tentang pengeroyokan yang menyebabkan kematian. umur ini bakal tetap diteruskan hingga ke persidangan. “Ya nanti menggunakan sistem peradilan pidana anak,” lanjut Retno. Kemudian untuk menjaga psikologi keduanya, polisi juga menggandeng Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULT-PSAI). Diberitakan sebelumnya, seorang anggota perguruan salah satu pencak silat di Tulungagung meninggal dunia ketika mengikuti rangkaian latihan, Senin (26/7) malam di Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu. Setelah jenazah diautopsi, tim medis dan polisi menemukan adanya bekas pukulan di bagian dada korban. Kemudian polisi melakukan penyelidikan dengan memer iksa sejumlah saksisaksi. Hingga kemudian 4 orang ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus ini. (mad/lis)
Jember, Memorandum Selain bhabinkamtibmas, untuk percepatan distribusi bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak PPKM, anggota reskrim Polsek Arjasa juga diterjunkan berkeliling kampung. Petugas menelusuri perkampungan dan menyisir rumah-rumah warga kurang mampu. Bukan hanya bertugas memburu pelaku criminal, di situasi pandemi anggota reserse juga tergerak hati dan berempati terhadap warga miskin yang kesulitan kebutuhan pangan, sehingga mereka harus lebih aktif turun ke lapangan menyalurkan sejumlah bantuan. Bansos tersebut dibagikan door to door ke rumah warga. “Kita sasar warga lansia, duafa, janda, maupun buruh tani dengan k a t e g o r i k u ra n g m a m p u d a n diberikan sembako secara langsung,” ujar Kanitreskrim Polsek Arjasa Aiptu Irwan. Jumat (30/7). Me n u r u t n y a , b l u s u k a n k e kampung wilayah pelosok pedesaan dengan berjalan kaki dinilai efektif untuk mengetahui langsung kondisi
FOTO: MEMORANDUM/MAD
Keempat tersangka merupakan pelatih silat korban. Mereka berinisial ER (20), FI (23), FA (17), dan MO (16). Usai ditetapkan menjadi tersangka, polisi langsung menahan ER dan FI. Sedangkan FA dan MO, karena usianya masih di bawah umur, hanya diwajibkan melapor ke Polres Tulungagung setiap hari. Meskipun demikian, terhadap FA dan MO perkaranya tidak bisa diselesaikan secara diversi. Yaitu pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana. “Diversi hanya bisa digunakan untuk perkara tindak pidana yang ancaman hukumannya di bawah tujuh tahun, dan bukan pengulangan,” ujar Kepala Unit PPA Satreskrim Polres Tulungagung Iptu Retno Pujiarsih, kemarin. Se l a n j u t n y a , k a s u s y a n g menjerat kedua tersangka di bawah
SABTU PON, 31 JULI 2021 HALAMAN 8
Korban ketika di Puskesmas Boyolangu beberapa waktu lalu.
warga terdampak. Dia menyebut Polsek Arjasa sangat selektif memberikan bantuan kepada warga yang betul-betul membutuhkan karena jumlahnya terbatas. “Kadang banyak persoalan di lapangan, terutama yang kecil-kecil, terlewat dari pantauan dan mereka justru yang sangat membutuhkan bantuan,” ungkapnya. Lokasi perkampungan yang menjadi target di permukiman penduduk pinggiran Dusun Krajan, Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, Jember. Ada sekitar 10 kepala keluarga yang mendapat bantuan beras masingmasing 5 Kg. Sutini (64), salah satu penerima manfaat mengaku beberapa pekan terakhir ini sangat sulit mendapat penghasilan sebagai buruh tani untuk kebutuhan sehari-hari. Selama PPKM, perempuan berstatus janda ini sangat berharap sekali ada bantuan sampai ke rumahnya. “Alhamdulillah, saya bersyukur meski lama ditunggu yang bawa bantuan beras ternyata pak polisi,” kata dia. (edy/lis)
Siswa SMK Kepruk Warga Kraton Pasuruan, Memorandum KPF (17), salah satu siswa SMK yang sedang prakerin (praktik kerja industri) memukul karyawan pabrik di Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, menggunakan besi hingga babak belur dan tak sadarkan diri. Korban yang bernama Najibuddin (23), warga Karya Bhakti, Desa Pukul, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, tersungkur hingga tak sadarkan diri setelah dipukul dengan pipa pengganti ban truk dari belakang oleh pelaku ketika melaksanakan pekerjaannya. Kepada penyidik korban menjelaskan, bahwa dirinya tidak ada masalah dengan tersangka, bahkan korban tidak mengenalnya. Sebelum kejadian, korban mengaku sempat melihat tersangka bercanda dengan salah satu temannya. “Karena saya melihat dia (pelaku, red) bercanda, saya dikira menantang. Tiba-tiba ketika saya melanjutkan pekerjaan, saya dipukul dengan stang besi pengganti roda truk dari belakang,” ungkap Najibuddin. Lebih lanjut korban menceritakan, sebelum tak sadarkan diri, ia merasa telah dipukul 2 kali di kepala bagian belakang. “Setelah pemukulan itu saya tidak sadar. Saya cuman merasa kalau kepala saya diinjak dan dipukuli oleh dia (pelaku),” terang Najibuddin. Akibat dari kejadian tersebut, korban mengalami lebam di bagian kepala belakang, bengkak di bagian bawah mata sebelah kiri, dan lebam di tangan kanan korban. Sementara itu, Kapolsek Wonorejo AKP Tohari menuturkan, untuk kasus pemukulan yang kemarin pihaknya tangani sudah dilimpahkan langsung ke Polres Pasuruan. “Kami hanya menerima laporan, visum, dan meminta keterangan dari korban serta pelaku. Untuk proses lebih lanjut nanti di Mapolres Pasuruan,” kata Tohari kepada Memorandum, Jumat (30/7). Terpisah, Nanang Tri Cahyono, Waka Kesiswaan SMK Dewantoro Purwosari, membenarkan bahwa pemukulan karyawan salah satu pabrik di Wonorejo tersebut dilakukan salah seorang siswanya berinisial KPF (17), warga Cobanblimbing, Wonorejo, yang pada saat itu sedang prakerin. “Benar, siswa kami ini prakerin di situ sudah 6 bulan dan akan berakhir Sabtu (31/7),” jelasnya. Nanang juga menyampaikan kalau anaknya itu temperamen, tapi kejadian seperti ini baru sekali terjadi. “Dari pengakuan siswa kami, ia merasa di-bully oleh korban. Kami tadi juga ketemu dengan siswa tersebut, katanya masih menunggu proses. Untuk sanksi pasti ada, tapi sanksi apa nanti perlu kita rapatkan terlebih dahulu,” tutup Nanang saat Memorandum temui di kantornya, Jumat (30/7) siang. (rul/lis)
Bupati Maryoto Birowo dan Siyuk Rihayati (tengah). ada 275 kabupaten/kota yang menerima Penghargaan KLA dengan kategori pratama, madya, nindya, dan utama. “Menjadi kebangaan kita bersama bahwa pada 2021
penerimaan KLA meningkat dari 2019. Yakni dari 249 menjadi 275 kabupaten/ kota,” terangnya Pihaknya melanjutkan, Tulungagung
merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang menerima Penghargaan KLA kategori nindya pada 2021. Penghargaan KLA kategori nindya merupakan penghargaan apresiasi untuk kabupaten/kota yang telah menerapkan sistem pembangunan berbasis hak anak dengan capaian 24 indikator. “Harapannya penghargaan ini tidak hanya dilihat sebagai tujuan akhir, tetapi menjadi penyemangat bagi daerah lain untuk melindungi anak di daerahnya masing-masing,” pungkas Bintang Darmawati. Sementara itu, Bupati Maryoto Birowo menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan berjuang bersama, sehingga Tulungagung memperoleh penghargaan KLA kategori Nindya 2021 dari Kementerian PPPA. “In i m e r u p a k a n c a p a i a n y a n g membanggakan. Semoga prestasiprestasi yang lain juga akan diperoleh Kabupaten Tulungagung di kemudian hari,” ujarnya. (mad/lis)
Minim Alat, Pendonor dan Permintaan Plasma Konvalesen Tinggi Jember, Memorandum Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Jember terus meningkat. Tercatat 11.118 orang dengan rincian kasus aktif mencapai 1.920 orang dan 20 isolasi terpusat di Hotel Kebun Agung Jember. Sedangkan kasus sembuh mencapai 8.336 orang dan kasus meninggal 932 orang yang tersebar di 31 kecamatan. Seiring meningkatnya kasus aktif tersebut, permintaan darah plasma konvalesen dari rumah sakit mengalami peningkatan, sehingga 136 pasien Covid-19 yang sedang dirawat di rumah sakit harus antre untuk mendapatkan darah plasma konvalesen di UDD PMI Kabupaten Jember. Kesadaran penyintas Covid-19 untuk mendonorkan darah plasma di Kabupaten Jember juga mulai meningkat. Para penyintas Covid-19 berdatangan di kantor UDD PMI Jember di Jalan Srikoyo 115 Patrang. “Saat saya positif selalu berharap sembuh, sehingga saatnya saya wujudkan harapan pasien Covid-19 yang sedang dirawat di rumah sakit dengan melakukan donor plasma konvalesen,” ucap dr Triwiranto, pendonor plasma konvalesen kedua kali. Mengantisipasi banyaknya antrean yang butuh plasma konvalesen, PMI Jember mengimbau kepada keluarga pasien untuk mengajak pendonor pengganti yang
dinyatakan sembuh dari Covid-19 yang dibuktikan dengan hasil swab PCR positif, sehingga bisa digunakan langsung oleh pasien tanpa ikut antrean. “Donor pengganti tersebut bisa sahabat, teman, keluarga, yang telah 14 hari sembuh dari Covid-19 (negatif). Kemudian mengikuti prosedur donor darah plasma konvalesen,” ujar dr Dudung Ari Rusli, Kepala UDD PMI Jember, Jumat (30/7). Tahap awal pendonor plasma mengisi formulir dan seleksi melalui anamesis serta pemeriksaan fisik. Kemudian pendonor penyintas Covid-19 mengikuti pemeriksaan laboratorium donor meliputi darah lengkap, konfirmasi golongan darah, screening antibodi, infeksi menular lewat transfusi darah (HIV, Hepatitis B, Hepatitis C, dan Sifilis). Barulah tahap selanjutnya pengambilan darah dengan menggunakan mesin apheresis dengan lama waktu pengambilan kurang lebih 1,5 jam. Ketua PMI Kabupaten Jember EA Zaenal Marzuki menuturkan, layanan permintaan darah plasma konvalesen untuk terapi kesembuhan pasien Covid-19 semakin meningkat. “Terhitung sejak 3 Juni hingga 28 Juli 2021 PMI Jember telah melayani plasma konvalesen tercatat 301 kantong, untuk semua golongan darah di seluruh rumah sakit di Jember maupun luar kota. Sedangkan
permintaan darah plasma yang dari pasien Covid-19 yang antre mencapai 136 pasien yang tersebar rumah sakit,” ungkapnya. Sayangnya, PMI Jember saat ini hanya memiliki 1 unit mesin apheresis yang dapat melayani 8 orang pendonor setiap hari. “Kami berharap bupati dapat segera merealisasikan penambahan alat apheresis yang akan diberikan kepada PMI Jember agar permintaan darah plasma dapat dilayani secara
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Korban didampingi keluarga melaporkan aksi kekerasan yang menimpa dirinya ke Polsek Wonorejo.
Tulungagung, Memorandum Kota Marmer menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) 2021 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia. Menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19, penghargaan tersebut diserahkan secara virtual di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung, Kamis (29/7). Hadir dalam kesempatan itu Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Siyuk Rihayati Maryoto Birowo beserta jajaran, serta segenap kepala instansi terkait. Dalam sambutannya, Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyampaikan, KLA merupakan sistem pembangunan berbasis anak yang dilakukan melalui integrasi sumber daya pemerintah, masyarakat, media, dan dunia usaha yang secara keseluruhan dalam program kebijakan untuk menjamin hak anak. Pada tahun ini, kata Bintang Darmawati,
FOTO: MEMORANDUM/MAD
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Tulungagung Raih KLA Nindya 2021
Bupati Jember Hendy Siswanto mendonorkan plasma konvalesen di PMI Jember beberapa waktu lalu.
cepat dan aman,” harap Zaenal
Marzuki. (edy/lis)
KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG / BADAN PERTAHANAN NASIONAL KANTOR PERTANAHAN KOTA SURABAYA II PROVINSI JAWA TIMUR
PENGUMUMAN: (Tentang Sertipikat hilang) Nomor: 1388/300-35.80/VII/2021
JL KREMBANGAN BARAT NOMER 57 SURABAYA, TELP (031)3531476, FAX (031)3531477
Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa: No
NAMA ALAMAT PEMOHON
1
TJIOE SWIE EIN Jl. Tembaan 1/5 Surabaya
LETAK JALAN NIB TERDAFTAR TANGGAL a. JALAN HAK ATAS ATAS NAMA PEMBUKUAN b . DESA/KEL. TANAH JENIS & NOMOR HAK c. KEC. Hak Guna Bangunan No. 2167 Kelurahan Klampis Ngasem Kecamatan Sukolilo
-
Nyonya Syarifah Rugayah ditulis Sf Rugayah
23/05/1998
Jl. Manyar Tittoyoso Utara III 7/PP-8
KETERANGAN
- Surat Keterangan Tanda Lapor Hilang Barang tanggal 31-03-2021 Nomor: SKTLK - BS / 484/ III / YAN.2.4 / 2021 / SPKT POLRES LABUHAN TG. PERAK, dari Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Timur Resort Pelabuhan Tanjung Perak, Jl. Kalianget No. 01 Surabaya 60165.
Luas: 150 m2
Dalam waktu 30 (Tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (Tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi.
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Direktur Utama: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III Choirul Shodiq SH MH No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Pemimpin Perusahaan: Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SABTU PON, 31 JULI 2021 HALAMAN 9
Maling Motor 12 TKP Diringkus
Polsek Kalidawir Bagikan Masker dan Imbau Taati Prokes Tulungagung, Memorandum Anggota Polsek Kalidawir membagi-bagikan masker gratis kepada para pengendara yang melintas di jalan depan mapolsek, Jumat (30/7). Kegiatan ini mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka mempercepat penanganan Covid-19 dan pemberlakukan PPKM level 4. Selain membagikan masker, anggota Polsek Kalidawir juga mengimbau agar masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes) di masa pandemic Covid-19. Dikatakan Kapolsek Kalidawir AKP Santoso, ini merupakan wujud nyata dan kepedulian kepolisian dalam upaya mendukung pemerintah mencegah dan memutus penularan Covid-19. Terutama di wilayah Kabupaten Tulungagung, khususnya di Kecamatan Kalidawir. ”Kami tetap mengingatkan warga agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan tidak bosan menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” ujarnya. Di masa PPKM level 4 ini, lanjut Santoso, pihaknya bersama instansi terkait akan terus mengawal kepatuhan prokes. Kemudian operasi yustisi tetap dilaksanakan baik siang maupun malam. “Semua kita lakukan demi menghindarkan masyarakat dari paparan Covid-19,” tegasnya. Maryam (43), seorang pengendara motor mangaku senang karena mendapatkan masker gratis dari petugas. Ibu dua anak itu juga mengaku selalu mematuhi protokol kesehatan, baik di rumah maupun ketika di luar rumah. “Ini tadi mau beli obat ke apotek. Di depan Polsek Kalidawir dihentikan petugas dan diberi masker gratis. Tadi diimbau agar disiplin mematuhi prokes, karena saat ini masih ada pandemi Covid-19. Terimakasih pak polisi,” ungkapnya. (mad/lis)
“Jadi ketiga orang tersebut berpurapura jadi pengamen. Kemudian saat mendapatkan sasaran pencurian ketiganya bergantian bertugas. Ada sebagai eksekutor dan pengawas. Setelah berhasil menguasai sepeda motor, ketiganya bertemu di suatu tempat untuk menjualnya,” ungkapnya. Sebelum menjalankan aksinya ketiganya mencari sasaran sepeda motor matic tipe terbaru. Dari hasil penyidikan polisi didapat keterangan bahwa barang hasil pencurian tersebut kemudian dijual kepada US (DPO), “Hasil uang dari penjualan sepeda bodong tersebut kemudian dibagi rata bertiga,” jelas Wilang. Wilang menambahkan, bahwa untuk di wilayah Kecamatan Grati sendiri tersangka beraksi di 4 TKP, di antaranya
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Anggota Polsek Kalidawir membagikan masker kepada warga.
Ia digelandang ke Mapolsek Grati karena diduga telah melakukan pencurian sepeda motor di 12 TKP di wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan. “Pelaku Wisnu melakukan pencurian bersama rekannya Teguh (30), asal Desa Sumurwaru, Kecamatan Nguling, yang saat ini juga ditahan dan menjalani proses penyidikan di Mapolsek Bugul Kidul. Sedangkan BA masih buron,” kata Kapolsek Grati AKP Wilang Langsung, Jumat (30/7). Wilang menjelaskan, pencurian yang dilakukan oleh ketiga tersangka tersebut adalah dengan cara berpurapura sebagai pengamen jalanan yang masuk ke kompleks perumahan dan kawasan permukiman warga. Setelah mendapatkan sasaran salah satu pelaku kemudian mencuri motor tersebut.
Tersangka digelandang ke Mapolsek Grati.
2 TKP di Desa Ranuklindungan, 1 TKP di Pasar Dawe, Desa Sumberdawesari, dan 1 TKP di Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati. “Kini tersangka berada di Mapolsek
Grati untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tutup Wilang. (rul/lis)
Posko PPKM Level 4
Kapolres Jember dan Dandim 0824 Bantu APD dan Sembako
FOTO: MEMORANDUM/JUN
FOTO: MEMORANDUM/MAD
Pasuruan, Memorandum Tim Resmob Soerapati Satreskrim Polres Pasuruan Kota bersama Unit Reskrim Polsek Grati menangkap Muhammad Ginanjar alias Wisnu (21), asal Desa Kedawung Wetan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.
Forkopimcam Kaliwates bersama Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin dan Dandim 0824 Letkol Inf La Ode M Nurdin.
Jember, Memorandum Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin bersama Komandan Kodim (Dandim) 0824 Letkol Infanteri La Ode M Nurdin meninjau piranti dan kesiapsiagaan posko PPKM level 4 di Kelurahan Mangli. Kedatangan petinggi Polres Jember dan Dandim 0824 disambut oleh Forkopimcam Kaliwates, yakni Camat Bambang Saputro, Kapolsek Kompol Edy Sudarto dan Danramil Kaliwates Kapten Inf Didik. Di samping itu keduanya juga menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) untuk tim pemulasaran kepada relawan dari Kelurahan Tegal Besar dan relawan dari Kelurahan Mangli di aula Pendopo Kelurahan Mangli, Kamis (29/7).
Selain itu kapolres bersama dandim juga memberikan paket sembako kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing, yakni salah satu keluarga di RT 02/ RW 01, Lingkungan Wonosari, Kelurahan Mangli. Menurut Kapolsek Kaliwates Kompol Edy Sudarto, kegiatan ini merupakan murni inisiasi kapolres Jember untuk berbagi member ikan sembako di wilayah Kecamatan Kaliwates. Wilayah ini dinilai terbanyak warga isomannya di Kabupaten Jember, yakni 254 keluarga “Kapolres bersamasama Dandim 0824/Jember memberikan bantuan beras dan beberapa obat-obatan serta vitamin, ” terang Edy, Jumat (30/7). (jun/lis)
Kota Pasuruan Dilengkapi Motor Penyemprot Disinfektan
RUMAH DIJUAL Jual Cpt Rmh Besar Kupang Krajan Bebas Banjir, Strategis, Garasi 4 mobil & juga toko sudah jalan. Jalan Raya Pasar kembang. Hub : 081230222797.
ELEKTRONIK DIJUAL AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.
PROMO TOYOTA Juli Special AGYA 1.2 Dp. 8jt angs 3.7xx CALYA 1.2 Dp. 8jt angs 3.8xx AVANZA Dp. 21jt angs 4.4xx YARIS Dp. 35jt angs 5.8xx Bonus : - Cover Jok - Karpet Dasar - Kaca Film - Payung - dll
* Terima tukar tambah dan KTP luar kota Hubungi : 0813 4333 8030
penyemprot disinfektan ini juga dilengkapi mesin penyemprot air dengan 5 lubang semprotan, yakni 2 di depan samping kiri kanan, serta 3 di belakang sisi kiri, kanan, dan tengah. Dengan 5 lubang penyemprot, motor ini akan mengeluarkan semburan disinfektan yang merata ke semua penjuru. Jadi cukup jalan masuk ke kampung, maka semburan air langsung merata di segala penjuru. Menurut Gus Ipul mobil roda tiga ini melengkapi 5 armada PMK yang selama ini melakukan penyemprotan disinfektan di jalan-jalan besar. “Mobil PMK khusus menyemprot di jalanan besar. Untuk yang roda tiga ini mem-backup masuk ke dalam kampung-kampung,” kata Mantan Wakil Gubernur Jawa
Timur ini. Proses penyemprotan disinfektan dilakukan langsung oleh personel BPBD dengan cara berkeliling kota sehari dua kali, pagi dan malam. Bagi warga yang ingin dilakukan penyemprotan bisa langsung mendaftar ke kelurahan terdekat. Penyemprotan akan terus dilakukan hingga Kota Pasuruan ditetapkan masuk zona hijau yang artinya tingkat penularan sudah bisa dikendalikan. Sementara itu dalam proses peresmian kendaraan roda tiga ini, Gus Ipul sempat mencoba mengendarai berkeliling halaman kantor BPBD. (rul/lis)
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Pasuruan, Memorandum Pemerintah Kota Pasuruan melengkapi armada penyemprot disinfektan yang bisa masuk ke kampung-kampung. Armada baru ini lebih kecil dari mobil PMK, sehingga bisa masuk ke gang-gang kampung dan perumahan. “Ini merupakan bagian dari usaha untuk membantu membunuh virus dan kuman yang menempel di rumah maupun jalanan,” kata Wali Kota Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul, usai meresmikan armada baru penyemprot disinfektan di Kantor BPBD Kota Pasuruan, Jumat (30/7). Armada yang diresmikan berupa kendaraan roda tiga bermesin 200 cc. Kendaraan ini dilengkapi sebuah tangki air berukuran 1.000 liter. Motor
Gus Ipul mencoba penggunaan sepeda motor disinfektan.
PA R A N O R M A L
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung e ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0812 29729706/08 5785938383. (tdk terima SMS).
Hilang STNK Spd Mtr Honda Vario Th’2015 W-2612-DI An.Aji Rokhman D/a.Perum KBD Jln Granit Kumala 1.4 No.46 Gresik.
Hilang Buku Kir L.9338.UP/ SB.231442.K PT.JATIM PETORLEUM TRANS JL.TELUK KUMAI TIMUR 133 SBY.
Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.236527.K PT.SBS JL.PERAK TIMUR 224 SBY.
Hilang STNK honda vario 2017 L2147GT, an. Edie s, Ngagel Rejo kidul 16 Sby
Hilang STNK Spd Mtr Ymh Jupiter Th’2007 W-3930-DY An.Aji Rokhman D/a.Perum KBD Jln Granit Kumala 1.4 No.46 Gresik.
KEHILANGAN BPKB ASLI SPD MTR HND TH.13 W.3326.LO AN.DJUI FEN JL.MENGANTI RT1/2 MENGANTI GRESIK.
Hilang STNK Honda Beat Th’2009 L-4079-IW An.Hadi Pranoto D/a. Petemon Sidomulyo I/37-D Sby.
Hlg BPKB L1979BW Toyota Thn 2015 Ali Machfud Nyamplungan Asem 5/11 Sby. Noka MHKM5EB4JFK000708 Nosin 1NRF018658.
HLG STNK AG 5307 EBO AN.DWI RAHAYU DS.SUKOHARJO KEC. KAYEN KIDUL KEDIRI. Hilang STNK Spd Motor Honda Thn 2014 L2938EX A/N: Tuwari D/A: Kalijudan Taruna 2-A/8. HILANG BPKB MOBIL NISSAN GRAND LIVINA W-0460SI BAMBANG HADIYANTO SH 08123244075.
Hilang STNK Spd Mtr Th’2010 L-6688-AC An.Amsih D/a.Kedung Klinter 4/10 Sby. HILANG STNK HONDA VARIO HITAM W 5855 YD ZUMAROH 081252641632. HILANG STNK HONDA VARIO MERAH 2016W 4749 NI BUDI HERMANTO 08563044494.
memorandum.co.id
MOJOKERTO-JOMBANG
memorandumredaksi @gmail.com
SABTU PON, 31 JULI 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Dua Pembalak Sonokeling Dikerangkeng Mojokerto, Memorandum Anggota Polsek Trawas meringkus dua pencuri kayu hutan atau biasa disebut pembalak liar, Kamis (29/7). Keduanya Tri Muji Widodo alias Wiwit (33), asal Dusun Sumbersuko Kidul, Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, dan Sami’i alias Suntono (71), warga Desa Kunjoro Wesi, Kecamatan Ngoro.
FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR
Pimpinan dewan menggelar rapat paripurna.
Dewan Gelar Paripurna Jawaban Bupati atas PU Fraksi
Penangkapan itu dipimpin langsung Kanitreskrim Polsek Trawas Iptu Bambang Sunandar. Setelah sebelumnya pihaknya mendapat laporan dari polisi hutan KPH Pasuruan dan Resort Pemangku Hutan (RPH) Trawas. Informasi yang didapat, adanya aktivitas mencurigakan dua pelaku pencurian kayu di petak 17b Trawas BKPH Penanggungan KPH Pasuruan, Desa Kedungkudi, Kecamatan Trawas.
Mojokerto, Memorandum DPRD Kabupaten Mojokerto menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban bupati atas Pandangan Umum (PU) Fraksi-fraksi. Terhadap PU Fraksi Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati yang hadir didampingi Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albaraa menyampaikan pandangan terkait dua Raperda, yakni Raperda tentang RPJMD Kabupaten Mojokerto tahun 2021-2026 dan Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah No. 10 Tahun 2019 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Mojopahit Mojokerto. Rapat Paripurna dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Subandi, kemudian dilanjutkan dengan jawaban bupati atas PU Fraksi. Dalam pandangannya Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albaraa yang mewakili Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyampaikan ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas masukan, saran dan dukungan dari seluruh Fraksi DPRD terhadap Raperda tersebut. Hal tersebut sebagai komunikasi dan dukungan sinergitas yang baik antara eksekutif dan legislatif dalam pembentukan peraturan daerah yang sesuai dengan citra hukum yang dicapai serta demi kemaslahatan masyarakat Kabupaten Mojokerto. Mengingat banyaknya pertanyaan, saran dan masukan atas dua raperda tersebut maka dengan tidak mengurangi rasa hormat jawaban yang kami sampaikan hal-hal tertentu dari beberapa Fraksi DPRD. “Sedang jawaban lengkap ke masing-masing Fraksi Dewan kami sampaikan dalam bentuk lampiran,” kata Albaraa. Berkenaan dengan Raperda tentang RPJMD Kabupaten Mojokerto tahun 2021-2026 terdapat pertanyaan yang disampaikan oleh beberapa fraksi mencermati mengenai periodisasi tahun RJPMD, yakni tahun 2021-2026 sedang jabatan Bupati dan Wakil Bupati yang telah dilantik pada tanggal 26 Februari 2021 adalah sampai dengan 2024 yang tidak sampai 5 tahun. Menangapi pertanyaan tersebut, dapat kami jelaskan bahwa berdasarkan ketentuan pasal 260 ayat 1 dan pasal 263 ayat 3 UU No 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah bagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan UU No.9 tahun 2012, serta memperhatikan SE Mendagri 4 Januari 2021 No.640/11/SJ tentang penyusunan RJPMD paska pemilihan daerah tahun 2020, RJPMD adalah penjabaran dari misi dan visi program kepala daerah arah pembangunan daerah dan keuangan daerah. “Artinya periodisasi RJPMD sebagai pelaksanaan daerah secara normatif sudah tepat yakni 2021-2026,” jelasnya. (war/yok)
Selanjutnya polisi hutan beserta anggota Satreskrim Polsek Trawas terus melakukan penyelidikan hingga perburuan berbulan-bulan. Selama ini dua tersangka dikenal cukup licin sehingga petugas sempat mengalami kesulitan. Saat tersangka lengah kemudian bisa tertangkap di jalan raya Desa Dungkudi. Saat ditangkap, tersangka tengah mengemudikan mobil
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Kedua tersangka sesaat setelah diamankan.
Daihatsu Granmax nopol W 9002 NO. Mendapati pergerakan tersangka, petugas segera menghentikan laju mobil kemudian membawa tersangka ke Polsek Trawas guna disidik.
Di hadapan petugas tersangka mengakui kalau mobil yang dikendarai sedang muat 7 batang kayu sonokeling dengan ukuran panjang 150 centimeter dan berdiameter 20 centimeter,
1 batang pohon, satu batang pohon berdiameter 26 centimeter, 1 batang 150 centimeter berdiameter 28 centimeter, 1 batang berdiameter 34 centimeter, 1 batang 50 centimeter, berdiameter 33 centimeter, 1 batang 150 centimeter berdiameter 32 centimeter dan satu tali tampar. Tersangka juga mengaku kalau ia mencuri kayu digunakan untuk kepentingan pribadi. Kanitreskrim Polsek Trawas Iptu Bambang Sunandar membenarkan penangkapan dua tersangka. “Keduanya dijerat pasal 82 subs pasal 83 ayat 1 huruf a, junto pasal 12 huruf d, dan e Undang Undang Nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan pengrusakan hutan,” jelasnya. (no/yok)
Sebanyak 4.867 Pelanggar Prokes Disanksi Mojokerto, Memorandum Kerja keras Polresta Mojokerto untuk memutus penyebaran Covid-19 tak pernah henti. Bersamaan dengan perpanjangan PPKM Level 4, sebanyak 4.867 pelanggar prokes terjaring operasi yustisi yang digelar Polres Mojokerto Kota bersama Polsek jajaran secara serentak, Kamis (29/7) malam. Operasi yustisi gabungan peningkatan disiplin untuk penegakan hukum Inpres No.6 Thn 2020, Perda Jatim No.02 Thn 2020 dan Perwali No.55 Thn 2020, dalam rangka protokol kesehatan untuk penanganan dan pengendalian Covid-19. Sasaran kegiatan dalam operasi yustisi kali ini adalah pengguna jalan baik pengendara R2, R4 dan pejalan kaki. Selain itu pedagang dan pengunjung tempat keramaian seperti terminal/stasiun, pasar, cafe, warung kopi, dan pertokoan serta tempat wisata juga turut jadi sasaran. Kasubbag Humas Polres Mojokerto Kota Ipda MK Umam mengatakan, kegiatan operasi yustisi dilakukan gabungan Polri-TNI dan Satpol PP/Perangkat Desa serta Ormas/Potmas Komunitas, dengan cara Statis
FOTO: ISTIMEWA
Petugas menggelar razia di sebuah warung kopi.
dan mobiling/hunting system. Dalam razia tersebut melibatkan 254 personel terdiri dari Polri 177 personel, TNI 32 personel, Satpol PP 37 personel dan Potmas ada 8 personel. Sedangkan tujuan kegiatan ini adalah untuk pendisiplinan terhadap warga yang kedapatan tidak menggunakan masker saat
kegiatan di luar rumah. “Razia untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya dan manfaat menggunakan masker di masa pandemi Covid-19, untuk mencegah penyebaran Covid-19,” terang Umam. Hasil keseluruhan kegiatan razia berhasil menjaring 4.867 pelanggar. Para pelanggar ditin-
dak berupa teguran lisan dan tertulis, sanksi sosial dan denda administrasi. Bagi Pelanggar diberikan teguran serta tindakan sanksi sosial secara humanis, seperti disuruh mengucapkan Pancasila, menyanyikan lagu perjuangan, membaca doa/surat-surat pendek Alquran,” imbuhnya.
Semua sanksi yang diberikan atas kesadaran sendiri dan tidak ada paksaan. Serta memberikan pengertian pentingnya tentang kegunaan masker bagi diri sendiri maupun orang lain. “Agar mereka membiasakan diri menggunakan masker sebagai budaya dan kebutuhan,” tandasnya. (war/yok)
Bank Jombang Bangun Gedung Ikonik 7 Lantai Jombang, Memorandum Kabupaten Jombang segera memiliki bangunan ikonik yang akan menjadi ciri khas kota santri. Pembangunan gedung 7 lantai di Jalan Raya Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Nomor 153-155. Atau tepatnya berada di PT BPR Bank Jombang Perseroda. Gedung ikonik tersebut dibangun oleh Bank Jombang dengan alokasi anggaran sebesar Rp 20 Miliar berasal dari pinjaman 11 BPR milik Pemda yang tersebar di Jawa Timur, dengan agunan aset daerah penyertaan modal. Dipaparkan Direktur BPR Bank Jombang Afandi Nugroho, secara umum bank adalah lembaga intermediasi yang bersifat
menghimpun dana dari masyarakat berupa deposito maupun tabungan. Kemudian dana tadi disalurkan kembali menjadi bentuk kredit. “Secara umum bank adalah lembaga intermediasi yang bersifat menghimpun dana dari masyarakat berupa deposito maupun tabungan. Lalu dana tadi disalurkan menjadi bentuk kredit,” paparnya, Jumat (30/7). Berkaitan dengan pembangunan gedung 7 lantai yang saat ini tengah berlangsung. Direktur menyebut jika sumber pembiayaan memang berasal dari 11 BPR milik Pemda yang ada di Jawa Timur. Masing-masing yakni Kota Blitar, Kabupaten Trenggalek, Kota Pasuruan, Kota Malang, Kota Surabaya, Kabupat-
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Direktur PT BPR Bank Jombang Perseroda Afandi Nugroho.
en Sidoardo, Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Madiun, serta Kabupaten Mojokerto. “Sebelum memutuskan mengambil pinjaman dari 11 BPR yang juga milik Pemda,
kami kerap menggelar rapat. Bahkan saat awal, kami sepakat untuk mengambil pinjaman rekening koran (PRK),” sambungnya. Tidak tanggung-tanggung, dari berbagai sumber melalui PRK tadi. Bank Jombang telah memiliki modal pembangunan sebesar 50 miliar. Namun ternyata oleh otoritas jasa keuangan (OJK), hal itu dilarang. “Saat itu sudah ada PRK hingga 50 miliar dari berabagi bank lain. Namun oleh OJK dilarang, sebab maksimal hanya di angka 23 miliar,” sebuat direktur melanjutkan. Menjadi pertimbangan OJK, sebab PRK bersifat standby loan atau pinjaman jaga-jaga. Olehnya, alternatif untuk mewujudkan mercusuar atau Icon Kabu-
paten Jombang harus ditempuh dengan menggandeng 11 BPR milik Pemda yang lain. “OJK menganggap jika PRK bersifat standby loan atau pinjaman jaga-jaga. Maka opsi melibatkan 11 BPR milik Pemda yang lain dipilih, demi mewujudkan gedung yang nantinya menjadi Icon Kabupaten Jombang,” terang Afandi. Yang mungkin tidak diketahui oleh sejumlah pihak, Bank Jombang sendiri tergabung dalam Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Milik Pemerintah Daerah (Perbamida). Termasuk dengan 11 BPR yang digandeng untuk mewujudkan gedung 7 lantai tadi. “Jadi begini, kami masuk dalam wadah Perbamida dengan BPR lain
Komisi B Sebut sebagai Bentuk Investasi KOMISI B dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Jombang memberikan dukungan kepada PT BPR Bank Jombang Perseroda untuk mewujudkan mercusuar di kota santri. Dengan membangun gedung 7 lantai yang berada di Jalan Raya Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Nomor 153-155 Jombang. “Pertama kami ingin memberikan dukungan kep a d a
Bank Jombang untuk mewujudkan icon di Kabupaten Jombang dengan membangun gedung 7 lantai. Kedua, untuk muwujudkan keinginan tersebut mereka memang dibenarkan mencari anggaran dari berbagai sumber,” terang Ketua Komisi B DPRD Jombang Sunardi, Jumat (30/7). Lanjutnya, sebaga sebagai salah satu perusahaan daerah di kota santri. Memang priori prioritas usaha yang dilakukan untuk mendapatkan profit atau Term keuntungan. Termasuk, menguc dengan mengucurkan kredit kepada na nasabah pin dengan modal pinjaman dari bank lain. “K “Karena Jom memang Bank Jombang merupakan salah satu sa perusahaan d daerah, sudah ten tentu orientasi m mereka yakni profit. Sala Salah satu ca cara yang
ditempuh yakni memberikan pinjaman atau kredit kepada nasabah,” lanjutnya. Ia pun berkeyakinan, jika untuk mewujudkan gedung 7 lantai yang saat ini tengah berjalan pembangunannya, Bank Jombang tentu memerlukan modal yang tidak sedikit. Maka untuk mencover kebutuhan tadi, segala macam upaya dapat ditempuh. “Jadi nantinya mereka bukan serta-merta menggunakan semua bangunan yang jadi. Dapat pula disewakan kepada pihak ketiga, apabila memerlukan gedung perkantoran yang representatif,” terang Ketua Komisi B. Kembali terkait penyertaan modal yang telah diberikan, sambung Politisi PPP itu, Bank Jombang dapat mempergunakannya untuk mencari tambahan anggaran. Dalam hal ini tentu saja dengan menggan-
Ketua Komisi B Sunardi FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
deng 11 BPR milik Pemda untuk mebangun gedung. “Kembali lagi terkait agunan yang digunakan guna mewujudkan gedung 7 lantai, hal itu sangat diperbolehkan. Termasuk dengan menjadikan aset daerah penyertaan modal kemarin,” sambungnya. Harus diketahui bersama, bahwa mencari selisih suku bunga merupakan salah satu bentuk usaha bank. Contoh, dari Bank Jatim memberikan
pinjaman dengan suku bunga 1%. Kemudian, oleh Bank Jombang disalurkan kembali dalam bentuk kredit dengan suku bunga 1,2% kepada nasabah. “Harus diketahui bersama jika mencari selisih suku bunga merupakan salah bentuk usaha bank. Apabila saat mendapatkan kemudian disalurkan kembali dalam bentuk kredit kepada nasabah, hal itu dibenarkan,” pungkas Sunardi. (wan/yok)
milik Pemda yang ada. Nanti saat mereka (BPR) lain memerlukan gedung, kami juga gantian membantu,” bebernya. Ditanya perihal kenapa meminjam ke BPR lain, Afandi memastikan jika suku bunga yang ditawarkan jauh lebih kecil dari bank umum. Itulah mengapa saat berkeinginan mewujudkan kantor sebagai mercusuar di kota santri, opsi itu yang dipilih. “Pertimbangan kami memilh ke BPR lain yakni suku bungan yang diberikan jauh lebih kecil dari bank umum. Maka opsi itulah yang kami pilih untuk merealisasikan perkantoran yang nantinya menjadi mercusuar Jombang,” tegasnya. Berbicara terkait agunan pinjaman, kembali lagi sebagi lembaga intermediasi hal itu sangat lumrah dilakukan. Untuk diketahui, hingga saat ini Bank Jombang telah memiliki aset total sebesar 600 miliar.
Bahkan 400 miliar diantaranya sudah berupa kredit yang sudah berjalan kepada nasabah. “Perlu kami sampaikan bahwa aset Bank Jombang saat ini sudah mencapai 600 miliar. Bahkan 400 miliar diantaranya berbentuk kredit yang berjalan di nasabah,” beber Afandi. Terakhir, saat ada pihak atau lembaga yang berkeinginan meminta data bank, direktur menyebut jika hal itu tidak diperbolehkan, sebab mengacu pada UU Perbankan yang ada. Terkecuali, aparat penegak hukum (APH) yang tengah menjalankan penyidikan suatu perkara. Diluar hal itu, dapat memintanya (data) kepada OJK. “Dalam UU Perbankan sudah mengamanatkan kerahasiaan. Terkecuali kalau ada permintaan dari APH manakala tengah melakukan penyidikan perkara hukum,” pungkas Afandi. (wan/yok)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL
Warung...
Sambungan dari halaman 1
di sekitar perumahan. Melihat api semakin membesar, petugas keamanan itu segera melaporkan ke jajaran terkait. Petugas pemadam kebakaran (damkar) yang memperoleh laporan tersebut langsung berkoodinasi agar secepatnya tiba di lokasi. Secara bergantian mobil damkar akhirnya datang dan memadamkan api yang meludeskan bangunan berukuran 15 x 20 meter tersebut. Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Mulyorejo AKP Ardi Purboyo membenarkan peristiwa tersebut. Hanya saja untuk detail data maupun kronologi, pihaknya mengarahkan ke kanitreskrim. “Ya Mas, ke kanitreskrim ya,” singkatnya. (fdn/nov)
Tanpa Identitas
Surabaya, Memorandum Aksi pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terus menghantui warga Surabaya. Seperti yang terjadi di Jalan Dukuh Kupang pada Jumat pagi (30/7).
Pelaku berhasil menggasak motor jenis Beat warna hitam L 4533 ZG milik Eko (39), penduduk setempat. “Motor yang dicuri milik teman saya namanya Pak Eko,” kata Edi, kemarin. Dia mengungkapkan, ketika itu motor sedang diparkir
di depan rumah korban yang juga membuka toko sembako. Kendaraan tersebut baru saja dipakai Eko dan lupa mencabut kunci kontaknya karena akan dipakai karyawannya. Imbuh Edi, tujuan karyawan tersebut mengambil makanan untuk diantar ke orang tua Eko
Beat milik Eko yang dijarah pelaku.
Sambungan dari halaman 1
diriku, aku baru bisa mengatasi semuanya,” ujar Nindy Ayunda saat ditemui di Gedung Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. “Karena kan yang penting itu adalah self healing aku dulu. Di saat aku sudah bisa kembali, bisa tegak lagi, aku baru bisa menata anak-anakku, dan apa yang harus aku tata di depan,” sambungnya lagi. Tak sampai di situ, konflik antara dirinya dan keluarga sang mantan suami juga membuat peran Nindy Ayunda sebagai single parent semakin sulit. Pasalnya, luka batin yang belum sembuh justru bertambah dengan luka-luka baru. “Yang pastinya jadi single parent itu tidak mudah, apalagi orang lain banyak yang kaget, aku pun juga kaget tidak menyangka seperti itu. Mungkin tadinya aku berpikiran kita bisa baik-baik, tapi kok jadinya sangat-sangat rumit,” katanya. “Dan itu yang membuat lukanya dalam dalam lagi. Karena ini sudah, ibaratnya harusnya bisa baikan antara aku sama Aska, tapi malah semakin dalam lagi rusaknya karena orang-orang yang memang tidak menyukai,” ungkap Nindy Ayunda. Meskipun berat, Nindy Ayunda tak mau menyerah begitu saja. Baginya, kenyataan pahit ini adalah ujian kehidupan yang harus ia lewati dan hadapi. “Dijalanin saja, kalau pelik juga nggak. Karena alhamdulillah aku masih bisa melihat mana yang peduli sama aku, dan mana yang tidak. Sehingga di sini pun aku juga melihat bagaimana caranya kita membatasi diri dengan berteman, terus ada hal-hal pribadi yang memang bisa kita keep,” tutup Nindy Ayunda. (dth/nov)
Peringati 30 Tahun Pengabdian kepada Negara Surabaya, Memorandum Berbagai kegiatan dilakukan dalam rangka peringatan 30 tahun pengabdian alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 91 Bhara Daksa. Di Polda Jatim misalnya. Dipimpin Kabidhumas Kombespol Gatot Repli Handoko juga menggelar bakti sosial. Kegiatan pertama yakni pembagian sembako, masker, alat pelindung diri (APD), dan vaksinasi pada Jumat (30/7). Hal itu dilakukan sebagai wujud pengabdian alumni Akpol 91 kepada bangsa dan negara untuk membantu masyarakat terlebih di masa pandemi seperti sekarang ini. Kepala Biro Logistik Polda Jatim Kombespol Pranyoto mengatakan, Sebanyak 3.000 paket sembako dan masker yang akan dibagikan kepada masyarakat melalui bhabinkamtibmas kepada warga Papua yang tinggal di Surabaya dan Malang. Selain itu, juga di berbagai pondokpPesantren (ponpes). Antara lain Ponpes Mukmin Mandiri Sidoarjo dan Ponpes Ahlus Safa
Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko menyerahkan bantuan sosial ke warga Papua yang tinggal di Surabaya.
Wal Wafa Sidoarjo. “Selain sembako kami juga membagikan masker sebanyak 30 ribu, kepada masyarakat dan
di ponpes, serta 3.000 alat pelindung diri (APD) di RS Bhayangkara (H.S Samsoeri Mertojoso),” paparnya Pranyoto.
Lebih lanjut Pranyoto menambahkan, kegiatan baksos itu juga dilakukan oleh alumni Akpol 91 di seluruh Nusantara.
ma korban juga di luar rumah “Korban sedang menonton TV. Nenek serta anaknya (tante korban) berada di luar. Rumah dalam kondisi terkunci dari luar,” kata Kabid Pembinaan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surabaya Bambang Vistadi melalui anggotanya, kemarin. Informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.36. Saat itu, sekuriti setempat mendapati api muncul dari salah satu sudut perumahan. Dia kemudian melaporkan penemuan itu ke call center 112 dilanjutkan ke petugas damkar. “Ketika petugas tiba di lokasi, kondisi api sudah besar dan membakar satu rumah. Petugas
langsung fokus pencarian ke penghuni hingga ditemukan satu anak kecil yang terjebak dengan kondisi sudah meninggal pukul 10.43,” tambah Bambang. Dalam kebakaran itu, sebanyak 12 unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan si jago merah. “Kami menerjunkan satu unit pos Keputih, satu unit pos Menur, tujuh unit tim rescue, satu unit pos Mulyorejo, satu unit pos Sukolilo, dan satu pos Kalirungkut,” tuturnya. Bambang menyebut, petugas sempat kesulitan untuk masuk melakukan evakuasi mencari keberadaan korban. Sebab, pintu rumah itu dalam kondisi terkunci dari luar. Sementara nenek masih berada di
puskesmas. “Ada enam penghuni dalam rumah tersebut. Antara lain IBR, Agus, nenek, dan ibu korban. Namun saat kejadian hanya IBR yang ada di dalam rumah sedang tertidur. Keluarga lain semuanya di luar rumah,” pungkas Bambang. Sementara itu, penyebab kebakaran yang merenggut nyawa bocah kelas 2 SD itu, masih menjadi bahan penyelidikan pihak berwajib. Polsek Sukolilo bersama Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim masih mencari dugaan munculnya api. Meski demikian, dugaan kuat kebakaran itu akibat korsleting listrik dari salah satu saklar
di rumah tersebut. “Kejadian ini dalam proses penyelidikan. Kami bersama tim inafis dan Labfor Polda masih pulbaket (pengumpulan bahan keterangan),” terang Kapolsek Sukolilo Kompol Subiyantana. Subiyantana menyebut, insiden bermula saat tante korban, Mideas dan suaminya keluar rumah mengantarkan anaknya latihan sekitar pukul 08.30. Setengah jam kemudian, nenek korban menyusul berangkat ke puskesmas setelah mengeluh sakit kepala. “IBR tinggal sendiri di dalam rumah. Saat itu, korban sedang menonton TV di kamar. Ketika neneknya berangkat, pintu kamar dan rumah dalam keadaan
Terkunci bersama neneknya, Marsimin yang berstatus janda. Sementara kedua orang tua IBR berada di Driyorejo, Gresik. “Iya IBR tinggal di sini dengan neneknya. Bapak
lemas di atas tubuh istri terbarunya tersebut. Wal hasil Sukana hanya bisa menikmati kehidupan rumah tangga dalam hitungan bulan. Kini dia bagai terjepit di antara dua bukit yang seolah ambruk ke arahnya. Istri-istri Kang Kepet terdahulu kini tidak segan-segan lagi memperlakukan Sukana secara kasar. Yang mengerikan, kedua wanita itu juga terang-terangan
terkunci,” terang mantan Kanit Harta Benda (Harda) Satreskrim Polrestabes Surabaya itu. Sekitar pukul 10.00, datang seorang kurir mengantarkan paket ke kediaman IBR. Seperti biasa, kurir mendokumentasikan paket di depan rumah. Saat itulah, kurir melihat api dari dalam rumah tepat di depan kamar yang ditempati korban. “Kurir tersebut segera melapor dan memberitahu ke sekuriti perumahan. Selanjutnya petugas keamanan itu memastikan dengan mendatangi rumah tersebut dan ternyata api sudah membesar. Bergegas sekuriti menelepon pihak damkar serta melaporkan ke Polsek Sukolilo,” tandas Subiyantana. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 dan ibunya di Driyorejo,” kata Sutrisno di lokasi, Jumat (30/7). Sutrisno menjelaskan, saat kejadian, Marsimin mengeluh sakit kepala. Karena sang cucu
(IBR) sedang tidur, perempuan itu lalu pergi seorang diri ke puskesmas. “Sebenarnya ada anak wanita Marsimin. Tapi ketika itu kebetulan ada keperluan sehing-
ga keluar juga. Korban akhirnya dikunci dari luar,” lanjut Sutrisno. Imbuh Sutrisno, sekarang ini IBR duduk di kelas 2 SD. “Baru menginjak kelas 2 SD. Ketika kejadi-
Camat Beri Sanksi Ketua RW mengabari,” ujar Muslich saat dikonfirmasi Memorandum. Tambah Muslich, dari keterangan Abah Dika, bahwa ia sebenarnya tidak mengundang orang banyak, tapi yang datang ada saja. “Saya hanya menggelar akad nikah dan tidak mengundang. Saya tidak pakai kursi,” ujar Dika ditirukan Muslich. Muslich kembali menirukan ucapan Dika, bahwa ia hanya
“Baksos ini juga dilakukan oleh alumni Akpol 91 Bhara Daksa di seluruh Nusantara, dengan membagikan ratusan ribu bantuan sosial sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kita, dengan cara membantu kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19,” pungkas Pranyoto didampingi Gatot Repli Handoko. Gatot Repli Handoko menambahkan, kegiatan baksos ini juga dilakukan di Malang dengan menggelar vaksinasi untuk masyarakat umum dan pembagian sembako kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19 yakni para tukang becak dan Aremania. “Bansos untuk warga Papua kita berikan kepada Pendeta Ruben, mewakili warga Papua di Surabaya. Kita juga menggelar kegiatan vaksinasi kepada masyarakat di Malang, dan pembagian sembako kepada tukang becak, ojek online, dan Aremania,” tutur Gatot Repli Handoko didampingi Ka SPN Mojokerto Kombespol Thomas Widodo Rahino. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1
memberikan nasi kepada warga yang datang. Dan disanggah Muslich bahwa itu justru menimbulkan kerumunan. “Dia sebenarnya memberikan contoh kepada warga dan dia pikir undangan sudah terlanjur menyebar dan PPKM sampai 25 Juli. Dikira pada waktu itu sebelum 25 Juli sudah aman dan undangan disebar,” jelas camat.
an, dia tertidur. Pintu kamar, pintu rumah, dan pagar memang terkunci. Warga baru mengetahui setelah api sudah membesar,” tuturnya dengan mimik sedih. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 Muslich kembali mengingatkan kepada Dika, bahwa ia harusnya paham pemberitahuan PPKM hingga 2 Agustus dan tidak ada hajatan. “Meski undangan tersebar kan harusnya tetap tidak ada resepsi. Entah bagaimana caranya kotak nasi atau suvenir bisa dibagi tanpa tamu harus datang. Tapi ia beralalasan undangan sudah terlanjur menyebar dan sudah
beli makanan,” tutur Muslich. Muslich menambahkan, bahwa pada intinya Dika mengaku salah dan mau menerima surat peringatan. “Intinya, dia mengaku salah dan minta maaf,” ujarnya. Lanjut Muslich, pada saat diingatkan oleh Satgas Covid-19 Kecamatan dan Polsek Benowo pada sore hari, kondisinya sudah selesai dan terop dibongkar.
Suami Meninggal saat Gituan Kehidupan Sukana berubah total. Dia diperlakukan bak ratu. Tentu saja ini sempat menimbulkan iri dengki istri-istri Kang Kepet yang lain. Walau begitu, mereka tidak berani semena-mena menunjukkan sikap. Sayang, sebelum janji menguliahkan Sukana terwujud, Kang Kepet terburu meninggal. Terkena serangan jatung ketika gituan vs Sukana. Tubuhnya terkulai
Namun alangkah terkejutnya karyawan itu karena mendapati motor sudah raib. “Saat keluar kendaraan sudah hilang,” lanjut Edi. Mendapati motornya raib, korban berusaha mencari motornya di sekitar lokasi tapi tidak ada warga yang mengetahuinya. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Sawahan Iptu Ristitanto saat dikonfirmasi mengatakan belum ada laporan perihal kasus curanmor tersebut. “Tidak ada laporan Mas,” kata Ristitanto. (rio/nov)
Alumni Akpol 1991 Gelar Baksos
Terjebak di Kamar Sambungan dari halaman 1
rena curiga, saksi kemudian menghubungi call center 112 guna meminta bantuan. Setiba di lokasi, petugas kemudian mengevakuasi jenazah pria itu ke kamar jenazah RSUD Dr Soetomo. Belum diketahui pasti penyebab kematian korban. Namun, dipastikan tidak ada bekas kekerasan atau luka di tubuh korban. Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp (WA), Kanitreskrim Polsek Wonocolo Iptu Mochamad Shokib membenarkan hal itu. Pihaknya juga memastikan jika korban mati karena penyakit yang diderita bukan akibat kekerasan. “Iya mas T4 (tempat tinggal tidak tetap),” singkat dia. (fdn/nov)
Luka Baru
Lupa Cabut Kunci Kontak FOTO: MEMO RANDUM/RIO
FOTO: MEMO RANDUM/RIO
Surabaya, Memorandum Sial menimpa Ingwang, warga Jalan Kalibutuh. Saat belanja frozen food di dekat rumah, helm merek KYT miliknya digondol maling. Kejahatan pelaku terekam circuit closed television (CCTV) yang terpasang di lokasi. “Helm yang dicuri milik saya Mas. Helm itu beli di Jalan Diponegoro seharga Rp 475 ribu,” ungkap Ingwang kepada MemoAksi pelaku mencuri helm di randum, Jumat (30/7). Jalan Kalibutuh, terekam CCTV. Ingwang mengungkapkan, saat itu dia belanja di toko frozen food dengan mengendarai NMax dan memakai helm warna hitam, Kamis malam (29/7). Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), wanita itu memarkir motornya di depan toko, sedangkan helm ditaruh di kaca spion. Lalu ditinggal masuk. Tak lama kemudian, datang pelaku dengan mengendarai Beat warna hitam L 4783 KE. Setelah melihat helm korban, dia langsung berhenti di depan toko. Dalam rekaman CCTV berdurasi 2 menit 12 detik tersebut, tampak penjahat itu mengenakan helm merah berjaket putih dan celana panjang hitam mengendap-endap mendekati motor korban. Setelah dirasa aman, pelaku dengan cepat mencuri helm yang dikaitkan di spion. Setelah berhasil langsung kabur meninggalkan toko. Sebaliknya korban setelah belanja dan hendak pulang kaget karena helmnya raib. “Ketika mau pulang helm sudah tidak ada,” ungkap Ingwan. Korban lalu berusaha bertanya ke pemilik toko tentang helmnya yang hilang. Kemudian dicek melalui CCTV hingga diketahui jika helmnya dicuri orang. Meski begitu, Ingwang tidak melapor ke polisi dan meng-ikhlaskannya. “Saya tidak lapor polisi, sudah saya ikhlaskan saja,” tutur Ingwang Terpisah, Kanitreskrim Polsek Bubutan Surabaya AKP Olloan Manulang belum mendapat informasi tentang kejadian tersebut. Pihaknya saat ini masih menggali kasus pencurian helm yang videonya diunggah di media sosial itu. “Belum ada laporan. Masih kami cek informasinya,” kata Olloan. (rio/nov)
Motor Warga Dukuh Kupang Digasak Maling
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
Maling Helm Acak-Acak Kalibutuh
SABTU PON, 31 JULI 2021 HALAMAN 11
“Terus malam ditindaklanjuti lagi dan tidak ada kegiatan,” pungkas Muslich. Seperti diberitakan sebelumnya, petugas Satgas Covid-19 Kecamatan Benowo dan Polsek Benowo membubarkan hajat pernikahan yang digelar oleh Ketua RW 3 Dika di Jalan Kendung Gang 8 pada Kamis (29/7) karena melanggar aturan PPKM level 4. (fer/alf/nov)
Sambungan dari halaman 1 berebut harta warisan bak tidak ada hukum waris. “Sukana yang belum lama menjadi keluarga Kang Kepet tidak berani ikut campur. Dia kembali ke rumah orang tuanya dan melanjutkan ngamen bersama saudara-saudara sepupunya,” kata pengacara Sukana. Sukana kembali ke habitatnya menghibur masyarakat melalui grup musik dan suara mer-
duanya. Tentu, juga goyangan-goyangannya. Status janda kembang menjadikan namanya melambung tak terbedung. Semakin banyak job mengalir. Juragan-juragan kapal dan juragan pengolahan ikan bahkan seolah berebut menggantikan posisi Kang Kepet. Jadwal pentas Sukana berderet lebih dari enam bulan. “Banyak juragan yang men-
coba melamar Sukana, tapi tidak ada satu pun yang diterima. Sukana lebih tertarik kepada seorang guru SMA yang terlihat alim dan sederhana,” kata pengacara yang pernah menggeluti dunia jurnalistik ini. Guru itu, sebut saja Matrukan, masih jomblo dan dikenal juga sebagai ustaz. Dia sering menjadi imam dan memberikan tausiyah di masjid sebelah kanan
rumah Sukana. Kenyataan lain, Sukana sebenarnya sudah lama naksir Matrukan, tapi tidak berani mengungkapkan. Dia takut dianggap melanggar norma-norma ketimuran, walau di daerahnya sudah biasa keluarga perempuan melamar pihak pria. “Di masjid sebelah rumah Sukana, Matrukan juga mengajar ngaji. Sukana sering saling
lirik setiap bertemu. Dan, Sukana yakin ketertarikannya kepada Matrukan tidak bertepuk sebelah tangan,” ujar pengacara asal Madura ini. Setelah tak kuat memendam rasa, akhirnya Sukana memberanikan diri minta tolong saudara sepupunya yang biasa nabuh kendang untuk menyampaikan isi hatinya kepada Matrukan. (jos, bersambung)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SABTU PON, 31 JULI 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Komisi IV Soroti Penanganan Covid-19 Gresik, Memorandum Komisi IV DPRD Gresik memberikan sorotan terkait penanganan Covid-19. Wakil rakyat juga mengkritisi rendahnya serapan anggaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik selama semester I APBD 2021. Kritik tajam dilontarkan anggota Komisi IV DPRD Gresik M Zaifuddin. Menurutnya, realitas di lapangan puskesmas hanya mau melayani masyarakat yang datang dengan membawa hasil tes swab antigen positif Covid-19. “Kalau pasien hasil tes antigen negatif tak mau merawat atau menolak. Jangan sampai terjadi lagi,” tegasnya. Sebab, selain pasien terpapar Covid-19 juga memerlukan layanan kesehatan. Tidak hanya itu, lanjutnya, satgas Covid-19 di tingkat keca-
matan dan desa kerap kali tidak satu frekuensi. Di antaranya terkait izin kegiatan. Kondisi ini memicu kecemburuan sosial di masyarakat. “Kami dalam sosialisasi sudah capek-capek melarang hajatan pernikahan, tapi di kampung lain diperbolehkan. Ini kan koordinasi antar satgas Covid-19 tidak ketemu frekuensinya,” cetusnya. Pihaknya juga mendapat keluhan terkait vaksinasi. Legislator itu mengaku disambati buruh yang terancam di-PHK
perusahaannya jika tidak ada bukti sertifikat vaksin program pemerintah. Padahal seharusnya hal tersebut menjadi kewajiban perusahaan melalui program vaksinasi gotong royong. Kinerja dinkes juga dikuliti oleh politisi Partai Gerindra itu. Komisi IV DPRD Gresik tidak pernah diberi laporan terkait anggaran penanganan Covid -19 dari refocusing APBD Gresik 2021. Dan terbaru, dinkes sudah mengangkat relawan pemulasaraan hingga relawan vaksinator. “Kalau sudah mengangkat relawan, apakah sudah ada perbup? Jangan sampai ada celah hukum di kemudian hari,” tegasnya. Hal senada disampaikan Ketua Komisi IV Muchammad. Ia juga menyoroti terkait ang-
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Dengar pendapat Komisi IV DPRD Gresik dengan dinas kesehatan.
garan refocusing yang hingga kini serapannya masih minim. Menanggapi kritik Komisi IV, Kadinkes Saifuddin Ghozali menjelaskan satgas Covid-19
terdiri dari berbagai pihak yang terkait. “Soal PHK buruh terkait vaksinasi, kami akan laporkan ke disnaker. Karena vakinasi di perusahaan sebenarnya vak-
sinasi gotong royong bukan program dari pemerintah. Perusahaan yang mokong itu perlu dilaporkan,” tandas dia. Menyoal rekrutmen rela-
wan, Ghozali mengaku sudah ada perbup tentang relawan Gejos maupun relawan vaksinator. Sehingga bisa dijadikan sebagai pijakan hukum. Sedangkan relawan pemulasaraan jenazah sudah ada perbupnya, saat ini masih di Bagian Hukum Pemkab Gresik. “Untuk relawan vaksinator kami siapkan anggarannya sebesar Rp 5.000 untuk honor sekali melakukan vaksin perorang. Pemulasaraan juga ada. Karena ada anggaran Rp 3 miliar. Yang belum ada anggaran yakni pemulasaraan untuk Agustus sampai Desember. Anggaran kami yang masih ada insentif rumah sakit, puskesmas. Karena ada perubahan. Insya Allah dua minggu ke depan bisa terserap banyak,” tutupnya. (and/har/udi)
Pejuang Sampah Digelontor Sembako dan Vitamin Lamongan, Memorandum Para pejuang sampah menghadapi risiko kesehatan yang tinggi pada masa pandemi Covid-19 ini. Maka, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lamongan menggelar aksi peduli terhadap mereka, Jumat (30/7). Kepala DLH Lamongan Anang Taufik mengungkapkan, gerakan aksi pangan sehat kepada para pejuang sampah ini dilakukan demi mengurangi beban mereka. Bahan pangan sebanyak kurang lebih 200 paket kali ini disalurkan secara langsung kepada mereka.
FOTO: MEMORANDUM/ NASIH
Penanganan Covid-19
Kades Diminta Manfaatkan Dana Desa Lamongan, Memorandum Demi pencegahan penyebaran Covid-19 di pedesaan, para kades diminta memanfaatkan anggaran dana desa untuk menyediakan tempat isolasi terpusat (Isoter) di desanya masing-masing. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Lamongan Khusnul Yaqin. Ia mewajibkan seluruh desa harus menyediakan tempat isolasi di desa. Hal itu penting untuk memastikan warga yang terpapar Covid-19 yang sedang isoman, ataupun warga yang datang atau mudik dari luar daerah dan luar negeri bisa diisolasi dahulu secara optimal sebelum membaur ke masyarakat. “Untuk anggaran penanganan Covid-19 di desa ini kan nggak terbatas. Menurut aturannya sih minimal 8 persen dari total anggaran. Jadi harus benar-benar dimanfaatkan,” terangnya, Jumat, (30/7). Ia menambahkan, boleh menggunakan dana desa (DD) sebagai fasilitasi pelaksanaan isoter. Seperti
FOTO: MEMORANDUM/ NASIH
Khusnul Yaqin
penyediaan tempat tidur, pengadaan logistik maupun barang penunjang lainnya. Hal karena situasi sedang darurat Covid-19 dan di Kabupaten Lamongan masih PPKM level 4. “Bisa diambilkan dari dana desa untuk segala keperluannya, yang terpenting harus ada tempat isolasi,” imbuhnya.
Ia mencontohkan pelaksanaan isolasi terpadu di tingkat desa bisa dilakukan secara sederhana. Banyak opsi yang bisa dilakukan. Misalnya, dengan memanfaatkan bangunan yang tak terpakai di desa setempat. “Saat ini sekolah-sekolah kan belum terpakai. Itu bisa dimanfaatkan atau rumah warga yang tidak ditempati. Tapi kalau balai desa, jangan,” tegasnya. Menurutnya, kesuksesan penanganan Covid-19 di pedesaan, tak bisa lepas dari kinerja kepala desanya sebagai komando masyarakat di desa. Oleh karenanya ia menganjurkan bagi seluruh kades agar bisa memanfaatkan anggaran yang ada untuk penanganan Covid-19 di tingkat desa. Dan mengimbau warganya untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. “Kunci sukses penangangan Covid-19 di desa ada di tangan kadesnya. Saya harap kades bisa berinisiatif untuk menyediakan tempat isolasi. Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (nas/har/udi)
Pemkab Percepat Penyaluran BLT DD Bojonegoro, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), melakukan percepatan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa (DD). ril, Mei, dan Juni tahun Untuk April, an sudah dan sisanya 2021. Sebagian u dekat ini. Sedangkan dalam waktu Juli, Agustus, dan September 2021, ada minggu kedua atau ditargetkan pada pertengahan Agustus 2021. Diketahui,, pagu anggaran BLT DD n Bojonegoro untuk 419 di Kabupaten desa sebesar Rp 45,86 miliar. Dengan arga penerima manfaat jumlah keluarga yak 12.699 keluarga. BLT (KPM) sebanyak 12.699 keluarga. mula dicairkan setiap DD yang semula ng bisa bulan sekarang dicairkan tiga bulan langsung. BLT adalah bantuan uang tunai ke-a pada keluarga sa miskin di desa uuntuk menguak rangi dampak vid pandemi Covid elu-19. Setiap kelu-
arga penerima manfaat (KPM) menMasih lanjut dia, Bupati Anna dapatkan Rp 300 ribu per bulan dan Mu’awanah meminta untuk dilakukan diberikan selama 12 bulan. percepatan penyaluran bantuan sosial Kepala Dinas Pemberdayaan (bansos) yang telah memiliki kriteria. Masyarakat dan Desa (DPMD) Ka- “Percepatan realisasi BLT DD ini juga bupaten Bojonegoro Machmuddin sejalan dengan perintah Bupati Bog p p j g mengatakan, percepatan realisasi jonegoro Anna Mu’awannah untuk BLT DD tersebut sesuai hasil koordimeningkatkan peran nasi bersama antara Menteri Desa, dalam penyalPembangunan Daerah Tertinggal, uran bantuan dan Transmigrasi (Mendes PDTT), sosial oleh Kementerian Keuangan, dan Kanpemer intah tor Pelayanan Perbendaharaan desa,” tuturnya Machmuddin. Negara (KPMachmuddin. PN).”Dari (top/har/udi) y a n g semula cair setiap satu Machmuddin bulan sekali, kini dapat dicarikan langsung untuk tiga bulan,” kata Machmuddin, Jumat (30/7).
FOTO: MEMORANDUM/ DOK
Para pejuang sampah menerima paket bahan pangan sehat.
“Pejuang sampah menghadapi risiko kesehatan yang tinggi dalam suasana pandemi Covid-19. Bahkan, mereka tidak kenal hari libur selama masa PPKM yang masih diterapkan di Lamongan ini,” terang Anang Taufik, Jumat (30/7/). Para pejuang sampah yang menjadi sasaran kali ini adalah para tukang gerobak sampah, pemulung sampah, dan petugas sampah di Lamongan. Tak hanya bahan pangan, mereka juga diberikan hand sanitizer, vitamin, dan masker sebagai bekal untuk tetap menerapkan prokes saat bekerja menjaga kebersihan lingkungan. “InsyaAllah, kami akan gelar
aksi seperti ini secara rutin kepada para pejuang sampah yang tak kenal libur. Kami juga menggandeng Yayasan Dompet Duafa dan TPST Samtaku Lamongan,” ungkapnya. Ia berharap, bisa sedikit meringankan beban masyarakat. Pihaknya juga terus mengingatkan kepada seluruh pejuang sampah agar selalu mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah untuk mencegah terpapar dari Covid-19. “Semoga pandemi ini segera berakhir, dan aktifitas masyarakat bisa kembali seperti sedia kala, dan perekonomian kita membaik,” pungkasnya. (nas/har/udi)