SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id memo me mora rand ndum um.co co.id id
SENIN PON, 30 AGUSTUS 2021
memorandumredaksi@gmail.com memo me mora rand ndum umre reda daks ksi@ i@gm gmai aill.co com m
HARGA A Rp 3.500,-
KISAH NENEK SUMIRAH YANG TELANTAR GEGARA KELALAIAN PEMKOT
POLISI BELUM BERTINDAK Buat apa jadi pejabat jika tidak mengetahui ada wargaganya yang tidak sejahtera. Harusnya mengetahui berapa pa yang lanjut usia dan berapa yang tidak sejahtera. Solehudin Praktisi hukum pidana Universitas Bhayangkara (Ubhara)
Surabaya, Memorandum Penelantaran nenek Sumirah masih terus menjadi perbincangan masyarakat luas. Terutama pernyataan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bahwa kejadian itu merupakan kesalahan pemerintah kota (pemkot), videonya juga sempat viral. Dari kacamata hukum ternyata kelalaian yang ber-
dampak terabaikannya kesejahteraan Sumirah warga
Kelurahan Simomulyo Baru itu ternyata bisa dipidanakan. Selain itu, kasusnya bukan delik aduan sehingga dalam hal ini polisi dapat jemput bola dan tidak perlu menunggu ada laporan dulu. Meski sudah jelas pasal dan pidananya, ternyata pihak Polrestabes Surabaya masih belum mengambil tindak-
an apa-apa. Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo saat dikonfirmasi Memorandum enggan berkomentar. “No coment. Konfirmasi ke Pak Kapolrestabes saja,” kata Hartoyo, Minggu (29/8). Begitu juga saat Memorandum konfirmasi ke Ka Bersambung ke halaman 11
Remaja Osowilangun Tewas Terlindas Trailer
GELAPKAN UANG PEMBELIAN UNIT PROPERTI
Surabaya, Memorandum Nahas menimpa HKL, warga Tambak Osowilangun 4. Remaja 18 tahun itu tewas setelah terlindas truk kontainer di Jalan Tambak Osowilangun. Peristiwa kecelakaan pada Sabtu malam (28/8) itu bermula ketika trailer L9693 UY yang disopiri Budiyanto (39), asal Probolinggo melaju dari timur menuju barat di Jalan Tambak Osowilangun. Setiba di Jembatan Tambak Osowilangun depan Pondok Pesantren Al-Fatich, tiba-tiba dari arah depan muncul kendaraan roda dua W 6891 KT yang dikendarai korban. Saat itu, HKL berupaya menghindari jalan bergelombang hingga Bersambung ke halaman 11
Polda Tetapkan 3 Direksi Sipoa Jadi Tersangka
Petugas mengevakuasi jenazah korban kecelakaan lalu lintas.
Pasutri Masih Dirawat Intensif
Surabaya, Memorandum Ditreskrimum Polda Jatim menetapkan tiga direksi Sipoa Grup sebagai tersangka. KS, BS, dan AB diduga telah menggelapkan uang pembelian unit properti dari para konsumen. Penetapan itu berdasarkan laporan dari 24 konsumen yang tergabung Paguyuban Sejahtera Sukses Bersama (PSSB). “Ketiganya sudah berstatus tersangka dugaan penipuan dan penggelapan,” kata pengacara PSSB Rahmad Ramadhan saat dikonfirmasi Memorandum melalui sambungan telepon, Minggu petang (29/8). Imbuh Rahmad, mereka dijerat dengan pasal 372 KUHP,
M
edina Zein ditagih utang oleh Rachel Vennya jadi heboh. Sudah beri penjelasan dan lunasi utangnya, kini giliran Citra Kirana yang menagih. Rachel Vennya pun sudah memberikan klarifikasi soal utang dan kesalahpahaman dengan Medina Zein. Akan tetapi, klarifikasi Rachel Vennya mendapat respons dari Citra Kirana. Citra Kirana juga menagih utang ke Medina Zein. Duh! “Alhamdulillah yang @rachelvennya udah lunas,” tulis Citra Kirana di Bersambung ke halaman 11
-
Meng, Bojonegoro punya jalan mirip tol.
-
Berarti besar. Yang nanggung, tul. Yang kecil, til. Urutannya kan seperti mentol, mentul, mentil.
Si Mameng (Wong Jowo)
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah kontrakan Jalan Bogangin I pasca kebakaran.
Surabaya, Memorandum Dua korban kebakaran di rumah kontrakan Jalan Bogangin I nomor 28, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Soetomo, Minggu (29/8). Dari musibah itu, nyawa anak kandung Danang
yakni Bening Febri Arimbi (12), tidak tertolong meski sempat ditangani medis di RS. Kapolsek Karang Pilang Kompol Samsul Hadi mengatakan, rumah itu ditempati Bersambung ke halaman 11
Polda Back Up Kasus Bupati Jember
2 Maling Gondol Motor Warga Petemon
Dugaan Korupsi Anggaran Pemakaman Jenazah Covid-19
Surabaya, Memorandum Aksi nekat dua maling motor terekam circuit closed television (CCTV) di Jalan Petemon Barat. Mereka masuk ke dalam rumah milik Prasetyo dan menggasak Honda Vario warna putih pada Minggu dini hari (29/8). Kejadian itu kemudian dilaporkan korban ke Polsek Sawahan. “Curanmor di Jalan Petemon Barat dini hari tadi,” kata Prasetyo.
Surabaya, Memorandum Polres Jember dan Polda Jatim menyelidiki dugaan korupsi anggaran pemakaman jenazah positif Covid-19. Bupati Jember Hendy Siswanto dikabarkan mengakui menerima honor dari anggaran susunan petugas permakaman. “Benar, ditangani Polres Jember. Polda asistensi dan back up penanganan teknis saja,” kata Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko, Minggu Bersambung ke halaman 11
Bersambung ke halaman 11
ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS
Pilu Rumah Tangga ASN (1)
Bersambung ke halaman 11
Kombespol Gatot Repli Handoko
Jajal Kejantanan vs Tetangga FOTO: MEMO RANDUM/RIO
Senasib
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
CITRA KIRANA
FOTO: MEMO RANDUM/ALFIN
Tragedi Kebakaran Rumah Bogangin I, Satu Tewas
S
epuluh tahun terikat hubungan suami-istri, Ona dan Rehan (keduanya samaran) belum dikaruniai momongan. Awalnya kondisi ini mereka sikapi dengan sabar.
Aksi pelaku terekam CCTV saat menggasak Vario milik Prasetyo.
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
Bersambung ke halaman 11
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SENIN PON, 30 AGUSTUS 2021 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Tabrak Lari, Pemuda Waru Tewas FOTO: MEMORANDUM/BWO
Sidoarjo, Memorandum Pengendara Honda Beat Nopol W 3696 UA, Rizki Pratama (26), warga Jalan Jendral S Parman, Desa/Kecamatan Waru, meninggal setelah ditabrak pengendara motor lain dari arah berlawanan. Musibah itu terjadi di Jalan Raya Letjen Sutoyo, tepatnya depan Toko Gigi Eska, Minggu (29/8).
Proses evakuasi korban meninggal dalam kecelakaan di Jalan Raya Letjen Sutoyo.
Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono mengatakan, tabrakan itu terjadi pagi. "Sedangkan temannya yang dibonceng, Kurniawan Dwi Prasetyo (20), mengalami luka ringan," terangnya. Sugeng menuturkan, kejadian ini berawal ketika korban melaju dari
timur. Sesaat sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), kendaraannya oleng. Diduga korban kehilangan kendali hingga terjatuh. Nahas, dari arah berlawanan melaju kendaraan lain. Akibatnya sangat fatal. Korban t e r t a b ra k k a re n a t a k s e m p a t menghindar. "Dari keterangan saksi, kendaraan
Vaksinasi Sasar Penghuni Apartemen dan Tamu Hotel
FOTO: MEMORANDUM/IS
Forkopimda Sidoarjo menyusuri jalan tanah dengan kendaraan roda dua sebagai akses utama ke dusun terpencil.
FOTO: MEMORANDUM/IS
Forkopimda Turun ke Dusun Terpencil
Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro memantau penerapan aplikasi PeduliLindungi.
Sidoarjo, Memorandum Fo r k o p i m d a S i d o a r j o mengendarai motor trail mengecek vaksinasi Covid-19 on the road di wilayah terpencil. Tepatnya di Dusun Kalialo, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Sabtu (28/8). Ada 150 dosis vaksin yang disediakan bagi warga yang kebanyakan bekerja sebagai buruh tambak udang, ikan, kepiting dan rumput laut. Untuk menuju ke lokasi vaksinasi yang dipusatkan di SDN Kupang 4, memang hanya dapat menggunakan kendaraan roda dua.
Kapolresta Kombespol Ku s u m o Wa h y u B i n t o r o bersama Bupati Ahmad Muhdlor, Wakil Bupati H Subandi, Dandim 0816 , dan Kajari Sidoarjo kompak turun bareng guna bersilaturahmi dengan warga Kalialo sekaligus untuk menyalurkan bantuan paket sembako. Bupati di hadapan warga, m e m a s t i k a n p e rc e p a t a n vaksin serta distribusi bantuan sosial bagi warga terdampak pandemi Covid-19, dapat terlaksana maksimal dan tepat sasaran. “Semua warga Kalialo tidak perlu khawatir. Meskipun
terpencil di tengah tambak, Forkopimda Sidoarjo tetap memberi perhatian. Vaksinasi on the road di wilayah sini, membuat kami dapat bersilaturahmi,” jelasnya. Vaksinasi on the road dan distribusi bansos ke warga Dusun Kalialo, juga diparesiasi Kades Kupang Mohammad. “Me s k i p u n m e d a n y a n g dilalui cukup susah dan jauh dengan mengendarai motor, Forkopimda Sidoarjo kompak berkenan turun langsung bagikan bansos door to door dan fasilitasi vaksin warganya,” ungkapnya. (is/bwo/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Menurunnya angka penyebaran Covid-19, tidak mempengaruhi upaya vaksinasi yang terus digenjot Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sidoarjo. Tidak hanya warga perumahan atau permukiman padat, vaksinasi juga mulai menyasar penghuni apartemen dan hotel. Sebanyak 400 dosis vaksin Sinovac disuntikan kepada tamu dan penghuni Apartemen dan Hotel Amega Crown Redidence d i k a w a s a n Ta m b a k o s o kemarin. Lobi dan akses pintu masuk terpantau lebih ramai di banding hari-hari sebelumnya. Ternyata, tamu dan penghuni mendaftar vaksinasi Covid-19 yang digelar Polresta Sidoarjo dengan mendatangkan bus vaksin mobile. “ Tu j u a n n y a u n t u k mempercepat terbentuk herd immunity bagi masyarakat dalam menghadapi pandemi
Covid-19,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro yang turut memantau acara. Apartemen dan hotel jadi sasaran karena dinilai sektor yang rentan terhadap penyebaran Covid-19. "Kita ketahui penghuni aparteman termasuk rawan bagi penyebaran Covid. Karena itu kami terus memfasilitasi dan memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat Sidoarjo untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19," tegasnya. Sementara sejumlah tamu dan penghuni apartemen menyambut positif vaksinasi massal ini. Apalagi sebelumnya, m e re k a k e r a p k e s u l i t a n mendapat vaksinasi Covid. "Cukup terbantu karena selama ini kan sebagian besar tamu dan penghuni apartemen belum dapat vaksin," ujar tokoh masyarakat Tambakoso H Aris Sugianto. (bwo/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Kapolresta Pantau Penerapan Aplikasi PeduliLindungi Sidoarjo, Memorandum Beberapa mal di Kabupaten Sidoarjo mulai menerapkan pemeriksaan vaksin Covid-19. Setiap pengunjung di-scan barcode di aplikasi PeduliLindungi yang terunduh di handphone. Untuk memastikan kelancaran program, Sabtu (28/8) malam, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro mengecek penerapannya di Sun City Mall. “Kami cek semua mal di Kabupaten Sidoarjo sudah menerapkan peraturan bagi pengunjung untuk melihatkan telah divaksin apa belum. Cara mengetahuinya adalah melalui scan barcode yang ada pada aplikasi PeduliLindungi. Ini sesuai dengan program yang dicanangkan pemerintah pusat,” ujar kapolresta. Tidak hanya memantau pelaksanaan aplikasi PeduliLindungi, sebagai skrining vaksin Covid-19. Di lokasi, kapolresta juga mengecek penerapan protokol kesehatan yang diterapkan manajemen mal. Termasuk tenant-tenant yang ada di dalam mal. General Manager Sun City Mall Anto Hartanto, menyambut baik program ini. “Upaya percepatan vaksinasi Covid-19 bagi pengunjung mal, dengan hadirnya layanan vaksin keliling ini sangatlah bagus. Sehingga semakin menguatkan kekebalan komunal bagi masyarakat yang datang ke mal,” ungkapnya. (is/bwo/jok/epe)
yang menabrak korban langsung melarikan diri. Sedang teman korban masih bisa menyelamatkan diri dengan loncat ke sisi yang aman," terang Sugeng. Dari hasil olah TKP, Sugeng menyebut, faktor terjadinya kecelakaan ini diduga kurang kehati-hatiannya korban. Namun, untuk memastikan hHingga kini, polisi masih mengumpulkan sejumlah keterangan dari saksis a k s i . Te r m a s u k m e m e r i k s a rekaman CCTV dari sekitar TKP untuk untuk mengidentifikasi pengemudi kendaraan yang lari setelah menabrak. (bwo/jok/epe)
Penghuni apartemen dan tamu hotel antre vaksin.
Pemdes Tropodo Resmikan BUMDes dan Polindes masyarakat serta ketua BUMDes se-Kecamatan Waru. Acara digelar sangat sederhana sesuai protokol kesehatan (prokes) di halaman pendopo. K e p a l a D e s a Tr o p o d o H Kusaini, menyampaikan terima kasih atas partisipasi berbagai pihak, termasuk warga yang telah membantu serta mendukung peresmian BUMDes dan polindes. "Kami berharap setelah diresmikan BUMDes dan polindes dapat membantu masyarakat Tropodo," kata H Kusaini, Minggu (29/8). Kepala DPMD Fredik Suharto, dalam sambutannya juga mengapresiasi kepala desa yang menggagas terbentuknya BUMDes. Menurutnya, keberadaan dan layanan BUMDes dan polindes ini bisa meningkatkan sumber daya
masyarakat juga meningkatkan pendapatan asli desa (PADes). Sebab, setiap desa harus memiliki BUMDes untuk usaha yang bisa dikembangkan. "Perintah Undang-Undang
Desa, ya kades harus bisa mewujudkan kesejahteraan warga, salah satunya ya membentuk BUMDes itu," ujar Fredik. Sementara itu, anggota DPRD Jatim H Khulaim Junaidi, dalam
sambutannya juga mengapresiasi Pemdes Tropodo yang mengadakan tasyakuran dan peresmian BUMDes dan polindes. Diharapkan ke depan bisa semakin maju dan sukses. "Kami akan memberikan
motivasi kepada Desa Tropodo, dan kami akan fasilitasi untuk bekerja sama dengan pihak bank untuk menjalankan program BU M De s i n i , " u j a r K h u l a i m . (adv/zae/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/ZAE
Sidoarjo, Memorandum Guna meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang mandiri, Pe m e r i n t a h D e s a ( Pe m d e s ) Tr o p o d o, K e c a m a t a n Wa r u , meresmikan gedung badan usaha milik desa (BUMDes) dan pondok bersalin desa (Polindes). Dua fasilitas itu didirikan sebagai salah satu bentuk partisipasi atau peran serta pemdes dalam menyediakan tempat pertolongan persalinan dan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Termasuk KB yang tempatnya berada dekat pendopo desa. Peresmian dihadiri anggota DPRD Jawa Timur H Khulaim Junaidi, Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Fredik Suharto, dan jajaran Forkopimcam Waru, tokoh
Kepala Desa Tropodo H Kusaini memberikan potongan tumpeng kepada Ketua BUMDes.
Pemotongan pita peresmian BUMDes Tropodo oleh Kepala DPMD Sidoarjo.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SENIN PON, 30 AGUSTUS 2021 HALAMAN 3
Tragedi Kemiskinan Masyarakat Kota
Jangan Jadi Kepentingan Politik Setelah Sumirah Muncul Rumiyah
Surabaya, Memorandum Mencuatnya permasalahan Sumirah (62), tinggal di Kelurahan Simomulyo Baru, Kecamatan Sukomanunggal, hingga akhirnya muncul program pemerintah dan reaksi anggota dewan dengan memunculkan ‘Sumirah’ lainnya ini, diharapkan tidak menjadi panggung kepentingan.
SELAIN permasalan Sumirah, ternyata Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah, juga menemukan kasus serupa, yakni menimpa Rumiyah, nenek berusia 78 tahun yang tinggal di Kalimas Hilir, Kelurahan Nyamplungan, Kecamatan Pabean Cantian. Rumiyah menderita sakit kedua kakinya terus melipat. Badannya sangat kurus hingga terlihat tulang-tulang tubuhnya yang terbungkus kulit yang keriput karena usia. Kondisi memprihatinkan itu sudah berlangsung setahun lebih. Menurut Khusnul, keluarga Rumiyah sudah berusaha mengobati dengan membawa ke pengobatan alternatif di Probolinggo. Namun karena pandemi Covid-19 dan anaknya terkena PHK (putus hubungan kerja), tidak lagi mampu membawa ibundanya ke pengobatan alternatif tersebut. Untuk bantuan dari pemerintah, wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan, Rumiyah telah terdaftar di data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) namun belum terdaftar di MBR (masyarakat berpenghasilan rendah). Karena kedua sistem ini tidak saling Bersambung ke halaman 4
Karena masalah Sumirah dan tragedi kemiskinan masyarakat kota lainnya sebenarnya bukan hanya menjadi tanggung jawab eksekutif, namun juga legislatif. Karena mereka yang miskin juga Bersambung ke halaman 4
FO
TO :M
EM ORAN
D UM / D AYAT
Sumirah jangan jadi panggung kepentingan, ataupun kasus Sumirah-Sumirah lainnya untuk mencari simpatik. AGUS MAHFUD FAUZI Pakar Kebijakan Publik Universitas Negeri Surabaya
Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah menengok Rumiyah yang terbaring di rumahnya.
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Rencana Pemkot Gelar PTM
Manfaatkan Lahan BTKD untuk Ketahanan Pangan Surabaya, Memorandum Pemkot Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKKP) Kota Surabaya terus memanfaatkan lahan bekas tanah kas desa (BTKD) untuk memperkuat ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19 ini. Di Surabaya, ada sebanyak 18 lahan BTKD yang dimanfaatkan untuk menanam tanaman pangan. Kepala DKPP Kota Surabaya Yuniarto Herlambang menjelaskan, pihaknya terus memanfaatkan lahan kosong seperti lahan BTKD untuk memperkuat ketahanan pangan. Bahkan, lahan BTKD yang tersebar di berbagai titik di seluruh Surabaya sudah ditanami berbagai tanaman pangan. Bersambung ke halaman 4
Sterilkan gedung sekolah bekas rumah sehat, jangan sampai menjadi masalah baru ketika PTM digelar. AJENG WIRA WATI Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya
lah bekas rumah sehat, jangan sampai menjadi masalah baru ketika PTM digelar,” tegas Ajeng. Dikatakan legislator dari Fraksi Gerindra ini, tingkat BOR (bed occupancy rate) dan pasien aktif di Surabaya telah menurun. Sehingga urgensi rumah sehat sebagai ruang isolasi di setiap kelurahan harus segera dicarikan tempat alternatif lainnya.
“Hal ini sudah pernah saya sarankan bahwa janganlah jadikan sekolah sebagai prioritas untuk tempat isolasi. Kan
masih bisa memanfaatkan aset pemerintah yang lainnya,” cetus Ajeng. Bersambung ke halaman 4
ILUSTRASI: ISTIMEWA
Menikmati panen jagung dengan memanfaatkan lahan bekas tanah kas desa (BTKD).
Surabaya, Memorandum Seiring turunya level dalam penanganan Covid-19, dalam proses belajar mengajar, pemerintah kota berencana melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Sehingga otomatis rumah sehat program rumah sehat per kelurahan yang digagas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dengan menggunakan gedung sekolah sebagai ruang isolasi harus dihapus. “Berdasarkan Inmendagri Nomor 35, Surabaya level 3 maka boleh dilakukan PTM sesuai SKB 4 Menteri yakni, 50 persen untuk jenjang SD dan SMP lalu maksimal 5 siswa perkelas untuk PAUD,” jelas Wakil Ketua Komisi D Ajeng Wira Wati, Minggu (29/8). Untuk itu, dewan mendesak pemkot untuk segera mengosongkan gedung sekolah yang berisikan bed pasien Covid-19. Terpenting pemkot harus benar-benar memastikan lokasi tersebut aman untuk proses PTM, kemudian segera mencari alternatif lain sebagai rumah sehat. “Sterilkan gedung seko-
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Dewan: Sterilkan Gedung Sekolah Bekas Rumah Sehat
Budidaya Maggot Peluang Bisnis Menjanjikan Seperti yang dilakukan petugas Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya, yang membudidayakan maggot untuk makanan lele, ayam, hingga burung. Seperti yang ada di Taman Flora Kebun Bibit Wonorejo, tepatnya di rumah kompos, di sana proses pengembangbiakan mulai dari telur hingga maggot dilakukan secara detail dan pengawasan ahlinya. Dijelaskan pengawas rumah kompos Wonorejo Supri, ada dua
proses pengembangbiakan maggot yang dilakukan di sana. Pertama, dikhususkan untuk mengurai sampah organik menjadi pupuk kompos, dan kedua yaitu dibudidayakan untuk menghasilkan larva dan telur maggot. “Dalam proses penguraian sampah menjadi pupuk kompos, larva maggot setiap tiga hingga empat hari selalu diberi makanan sampah organik,” ujar Supri. Dipaparkan Supri, untuk per boks yang terisi sekitar 10 ribu ekor
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Dalam proses mengurai sampah rumah tangga bisa diubah menjadi pupuk kompos ternyata memerlukan pasukan maggot atau black soldier fly (BSF). Namun, maggot sendiri menjadi peluang bisnis baru dan menguntungkan.
larva maggot diberi makanan 4 kg sampah. Setelah berlangsung 12 hari, maka sampah yang sudah terurai itu bisa diambil dan disaring dengan menggunakan alat semacam mesin penyaring. “Pupuk ini yang biasa dipakai untuk tanaman di taman-taman yang tersebar di Surabaya,” lanjut Supri, Minggu (29/8). Masih menurut Supri, untuk di nursery room, atau ruang yang dipakai pengembangbiakan mulai dari telur hingga menjadi lalat ada Bersambung ke halaman 4 Pengawas rumah kompos Wonorejo Supri menunjukkan proses ruang perkawinan maggot.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SENIN PON, 30 AGUSTUS 2021 HALAMAN 4
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Tiga Pilar Krembangan Operasi Prokes
Petugas gabungan memantau pengguna jalan untuk menindak pelanggar prokes.
Surabaya, Memorandum Tiga pilar Kecamatan Krembangan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan (prokes) di Jalan Tambak Asri, Minggu (29/8) pagi. Hasilnya, 11 pelanggar ditindak karena tidak menggunakan masker. Sedangkan personel yang terlibat yakni dari Koramil Krembangan, BKO Arhanudse-8, Polsek Krembangan, anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak, anggota Pomal, anggota satpol PP, dan linmas. “Untuk sasaran operasi yakni para pengguna jalan. Mulai pejalan kaki, pengendara motor, mobil, dan lain-lain,” ujar Danramil Krembangan, Mayor Inf Suwadi. Dipaparkan Suwadi, 5 pelanggar dijatuhi sanksi penyitaan KTP dan denda, sedangkan 6 pelanggar lainnya dijatuhi sanksi sosial melafalkan teks Pancasila. “Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin disiplin bermasker, sehingga penyebaran Covid-19 dapat terus ditekan bahkan dihentikan,” pungkas Suwadi. (tyo/day)
Bagi Sembako, Gubernur Blusukan di Gang Kelinci Paket sembako tersebut berisikan antara lain berupa 5 kg beras, 10 bungkus mi, 1 kg gula, 1 liter minyak goreng, kecap manis, serta teh, ikan kalengan, dan kopi. Khofifah juga memberikan bantuan paket buku tulis kepada anak-anak yang tinggal di salah satu sudut di seberang Terminal Joyoboyo tersebut. Sekaligus membagikan santunan kepada beberapa warga terutama lansia dan bayi. “Bapak, Ibu semua bagaimana kabarnya? Panjenengan sudah divaksin semua? Vaksinnya sudah lengkap 2 dosis?” tanya Khofifah kepada beberapa warga di sana. Menanggapi pertanyaan yang dilontarkan Khofifah, beberapa warga pun menjawab ada yang baru dosis pertama vaksinasinya dan mereka juga dalam kondisi yang sehat. Mantan Menteri Sosial RI ini menyampaikan bahwa selain bentuk perhatian dan kepedulian, hal tersebut juga dilakukan sebagai upaya penyisiran bantuan yang secara administratif tidak terdaftar sebagai warga
yang berhak menerima bantuan. “Kami terus bergerak memastikan bantuan untuk masyarakat tersalurkan dengan baik. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat di tengah PPKM,” harap gubernur perempuan pertama di Jatim ini. Di tempat yang sama, Khofifah juga menyempatkan untuk membeli seluruh dagangan sayur mayur salah seorang warga. Warga tersebut kebetulan berjualan sayuran dan lauk pauk. Kemudian, dirinya pun meminta warga sekitar untuk mengambil apa yang dibutuhkan untuk dimasak karena sudah membelinya semua. “Ayo butuh apa, Mari diambil saja, ini sudah saya beli,” ujarnya. Dari kunjungan orang nomor satu di Jatim itu, tampak antusiasme warga yang ingin mendapatkan bantuan dan berfoto bersama Khofifah. Ayu (32), misalnya, salah satu warga Gang Kelinci Joyoboyo yang menerima bantuan paket sembako tersebut mengaku bahagia karena telah mendapatkan bantuan dari
FOTO: MEMORANDUM/M DAYAT
Surabaya, Memorandum Pemprov Jatim terus berupaya meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Kali ini Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa dan membagikan 250 paket sembako dan masker kepada warga Gang Kelinci Joyoboyo, Minggu (29/8) siang.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa warga ketika membagi sembako.
Khofifah. Ayu sendiri sehari-hari adalah seorang ibu rumah tangga dan suaminya bekerja sebagai tukang
Manfaatkan Lahan BTKD untuk Ketahanan Pangan “Sedangkan tanaman pangan yang sudah kami tanam di antaranya ubi kayu, talas, ubi jalar, pisang, padi, jagung manis, sorgum, jagung bisi dan berbagai tanaman lainnya,” kata Herlambang, Minggu (29/8). Menurut Herlambang, pada saat akan membuka lahan BTKD itu, DKPP selalu melibatkan lurah, camat, LPMK dan juga masyarakat. Bahkan, ketika menanam pihaknya juga melibatkan masyarakat, sehingga perlahan mereka banyak yang tertarik untuk mengelola lahan BTKD itu. “Makanya, beberapa lahan BTKD milik pemkot yang mengelola adalah warga. Benih dan pupuknya dari kita, tapi yang mengelola adalah warga, kita hanya melakukan pendampingan dan pengecekan
beberapa tahapan mulai dari telur BSF sebanyak 500-900 telur atau klaster akan menetas 3-4 hari, bayi larva, larva dewasa, prepupa, pupa, BSF, dan dikawinkan. “Untuk yang kawin, maggot diberi ruang yang lebih besar dibandingkan saat masih larva atau pupa. Ruang kawin dibuat dari material yang menyerupai gorden tempat tidur bayi. Terdapat banyak lubang kecil,” tambah Supri. Maggot memiliki fase hidup yang singkat. Maggot jantan mati setelah mengawini betina. Seperti jantan, maggot
Sambungan dari halaman 3
secara berkala. Namun, banyak pula lahan BTKD yang masih kita kelola, dan hasil panennya kita bagikan gratis kepada warga sekitar,” kata dia. Sementara itu, Kepala Bidang Pertanian DKPP Kota Surabaya Rahmad Kodariawan juga memastikan, bahwa sebenarnya warga juga sangat senang dan antusias mengelola lahan BTKD itu untuk lahan pertanian. Makanya ke depan, seperti harapan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, warga yang termasuk dalam masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa mengelola lahan BTKD ini. “Sebenarnya kata Pak Wali, lahan BTKD itu bisa dimanfaatkan oleh MBR. Jadi, MBR itu yang mengelola dari awal sampai akhir,
Budidaya Maggot Peluang Bisnis...
sapu. Bantuan tersebut sangat bernilai dan berarti baginya terlebih di masa pandemi seperti saat ini.
Sambungan dari halaman 3
betina bakal menyusul si jantan mati setelah bertelur. “Kalau panen larva bisa untuk makan unggas dan makan ikan. Karena proteinnya sangat besar, terutama yang usia 10-12 hari,” pungkas Supri. Sedangkan, Plt Kepala DKRTH Kota Surabaya Anna Fajriatin menambahkan, bahwa pihaknya siap melatih warga Surabaya yang ingin belajar budi daya maggot. Silakan datang di Rumah Kompos Wonorejo. “Nanti kita akan kasih bibitnya gratis,” singkat Anna.(fer/tyo)
kita bantu benih dan pupuknya serta pendampingannya, tapi yang mengelola mereka, dan hasil panennya bisa dimanfaatkan oleh mereka, bisa dimakan sendiri dan selebihnya bisa dijual untuk pemasukan mereka,” tegasnya. Oleh karena itu, ia juga mengajak kepada warga Kota Surabaya terutama para MBR untuk bersama-sama mengelola lahan BTKD itu. Apalagi, kota ini adalah kota dagang dan kota jasa, sehingga lahan ini bisa dimanfaatkan dan tidak perlu jauh-jauh untuk sewa lahan pertanian. “Jadi, kita berharap warga juga bisa bertani di Kota Surabaya, dan ini untuk ketahanan pangan kita ke depannya,” pungkasnya.(fer/tyo)
Ia mendoakan agar Khofifah selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Jawa Timur
Setelah Sumirah Muncul Rumiyah terkoneksi, maka bantuan dari pemerintah tidak pernah diterima. “Pertama dan terakhir bantuan yang dia terima adalah bantuan sosial tunai (BST) dari Kemensos pada Maret 2021 lalu. Sebelum dan setelah itu tidak pernah mendapat bantuan, termasuk dari Pemkot Surabaya,” tuturnya. Dia menegaskan lagi, kepala seksi kesra di kelurahan juga harus mendukung betul. Siapapun itu, yang terdampak pandemi Covid-19 harus dimasukkan. Jangan pernah menghalangi orang untuk masuk ke data MBR. “Saya mengapresiasi langkah wali kota yang meminta anak buahnya turun lapangan. Karena masih banyak Rumiyah lainnya di Surabaya yang belum tersentuh bantuan dari pemerintah, juga jangan acuh, tapi harus responsif,” imbuh Wakil
Sambungan dari halaman 3 Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini. Tentang inovasi pemkot yang menciptakan aplikasi usul bansos yang perlu diingat adalah tidak semua warga Surabaya memiliki smartphone dan paham soal teknologi informasi. Sehingga perlu adanya keterlibatan semua pihak mulai dari RT, RW, tokoh masyarakat hingga Karang Taruna dan pilar sosial lainnya untuk menjembatani. “Pelibatan seluruh elemen ini sangat penting. Karena banyak yang warga yang tidak paham soal perkembangan teknologi informasi. Contohnya adalah nenek Rumiyah, beliau tidak punya handphone (HP). Bagaimana bisa mendaftar? Jadi harus ada bantuan dari orang lain. Sekarang Rumiyah sudah masuk data MBR setelah saya minta staf kecamatan untuk memasukkannya,” kata Khusnul.(mg3/tyo)
Dewan: Sterilkan Gedung Sekolah Bekas Rumah Sehat Saat ini, dipaparkan Ajeng bila rumah sehat yang tersebar di 154 kelurahan memiliki daya tampung 2.346 pasien. Di antaranya yang difungsikan yakni, dua SMPN dan ratusan SDN. Terkait pelaksanaan PTM, Ajeng menyebut hanya tinggal direalisasikan. Sebab pada akhir tahun lalu, banyak sekolah di Surabaya yang sudah merampungkan simulasi PTM. Sarana dan prasarana penunjang prokes bahkan telah dipersiapkan. “Seandainya tak terjadi lonjak-
an kasus Covid-19, Juli kemarin, Kota Surabaya sejatinya sudah siap melaksanakan sekolah tatap muka terbatas. Untuk itu, sekolah tatap muka tinggal diwujudkan saja dengan simulasi yang sudah dipersiapkan masing-masing sekolah,” paparnya. Sedangkan bagi sekolah yang belum siap, Ajeng mendorong pemkot untuk memfasilitasi sekolah tersebut. Hal ini agar PTM dapat dirasakan oleh seluruh siswa-siswi yang mengidam-idamkan belajar
langsung di sekolah. Tidak kalah penting, Ajeng juga mendorong pemkot duduk bareng dan mengkaji bersama pakar epidemiologi terkait kesiapan PTM. Apabila akan dilakukan tatap muka terbatas, pihaknya menekankan protokol kesehatan tetap menjadi prioritas utama. Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Sekolah Menengah (Sekmen) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surabaya Tri Aji Nugroho mengatakan, bahwa pihaknya akan
Jangan Jadi Kepentingan Politik mempunyai peranan saat pemilu. Sehingga mereka juga mempunyai perwakilan di DPRD. “Sumirah jangan jadi panggung kepentingan, ataupun kasus Sumirah-Sumirah lainnya untuk mencari simpatik,” tutur Pakar kebijakan publik Unesa Agus Machfud Fauzi SAg MSi. Agus juga mengkritisi kebijakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang membuat aplikasi usul bansos, agar warga bisa mengusulkan dirinya sendi-
ri, atau pun keluarga, dan saudaranya yang dirasa membutuhkan dan belum mendapatkan bantuan sosial (bansos). Menurut Agus kebijakan tersebut akan berisiko terganggunya koordinasi pelayanan aparatur pemerintahan di bawah. “Usulan dari masyarakat ke pemkot akan memotong jalur birokrasi,” tandas dia. Ia mengingatkan, peran dan fungsi aparatur adalah mengawal agar kebutuhan serta pelayanan terhadap masya-
dan juga bisa selalu berbagi dengan orang-orang yang termarjinalkan seperti mereka.(day/tyo)
Sambungan dari halaman 3 koordinasi dengan dinas kesehatan (dinkes) berkaitan dengan itu. “Sekiranya akan digunakan untuk PTM, terus apa dilakukan. Pasti itu dilakukan lebih dahulu, entah itu sterilisasi dan segala macam akan dilakukan dulu,” ujar Aji. Disinggung apakah masih ada perawatan di sekolah yang dipakai rumah sehat saat PTM nanti, Aji menambahkan bahwa hal tersebut pihaknya belum tahu model seperti apa yang akan dilakukan dinkes.(mg3/fer/tyo)
Sambungan dari halaman 3 rakat terpenuhi secara benar, sehingga wali kota harus tetap memaksimalkan fungsi camat, lurah, yang dibantu RW dan RT . “Jangan sampai informasi yang masuk ke pemkot (melalui aplikasi) keliru. Atau bisa saja hoax. Ini perlu dijaga agar aplikasi yang diterapkan menimbulkan kericuan sosial baru di masyarakat,” tandas dia. Sementara itu, pengamat politik Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
(UWKS) Putu Ari S Hasibuan SIP MIP menjelaskan, eksekutif dan legislatif harus selalu hadir memberikan pelayanan terhadap rakyatnya. Sebab wali kota bisa terpilih juga karena rakyat, demikian juga dengan anggota dewan bisa duduk di legislatif juga karena dukungan rakyat di daerah pilihan (dapil). “Saatnya membalas kebaikan rakyat dengan tanggung jawab menyejahterakan rakyat seperti saat mereka kampanye merebut simpatik rakyat,”
tutup Putu Ari. Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya M Fikser, ketika dikonfrimasi sudah berapa masyarakat yang melapor melalui aplikasi https://usulbansos.surabaya.go.id/ , menjelaskan bila sudah 4.124 usulan, dan kini masih dilakukan verifikasi. “Usulan tersebut bisa bertambah. Sedangkan dari kecamatan mana yang terbanyak belum diketahui. Ini total
usulan saja,” ujar Fikser. Fikser juga memastikan bila ada laporan masyarakat yang masuk, maka secara otomatis, usulan ini akan masuk ke dashboard kecamatan. Lalu 1x24 jam camat dan lurah akan melakukan verifikasi terhadap usulan yang masuk itu. Dalam melakukan verifikasi itu, camat dan lurah akan melihat seberapa pantas warga ini menerima bantuan, karena verifikasinya nanti melalui digital dan lapangan.(day/tyo)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SENIN PON, 30 AGUSTUS 2021 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
HMI Gelar Vaksinasi Gratis
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Sumenep, Memorandum HMI Sumenep menggelar vaksinasi gratis bagi keluarga besar dan masyarakat umum, Minggu (29/8). Dalam kegiatan bertajuk ‘HMI ber-Vaksin Indonesia sehat’, diikuti sedikitnya 100 orang peserta vaksinasi, baik vaksinasi dosis 1 maupun dosis 2. Koordinator kegiatan, Malik Mustafa menjelaskan, dalam situasi pandemi seperti saat ini, HMI ingin memberikan kontribusi sebagai bentuk dukungan melawan Covid-19. “Kita semua punya harapan yang sama, agar pandemi ini segera berlalu. Karena itu, kami dari HMI Sumenep menggelar vaksinasi gratis, untuk mendukung percepatan terbentuknya herd immunity,” katanya. Ia mengatakan, vaksinasi melibatkan tim vaksinator dari alumni yang juga merupakan tenaga dokter dan perawat. “Tidak perlu khawatir. Tim yang kami libatkan ini sudah berpengalaman. Insya Allah vaksinasi ini aman,” ujarnya meyakinkan. Para peserta yang akan divaksin mengikuti prosedur pada umumnya, yakni melalui screening berupa pemerikaaan kesehatan dari tim yang bertugas. Bagi peserta vaksinasi yang akan divaksin dosis kedua, diminta untuk menunjukkan sertifikat vaksin dosis pertama. “Kegiatan vaksinasi ini memang untuk vaksinasi dosis pertama maupun kedua. Hanya saja untuk yang akan vaksin dosis kedua, harus menunjukkan sertifikat vaksin dosis pertama,” terang Malik. (*/aan/epe) Rapat koordinasi membahas rencana pelaksanaan PTM di seluruh jenjang pendidikan di Kabupaten Bangkalan.
Pandemi Covid-19 Melandai
FOTO: MEMORANDUM/SYAMSURI
Hari Ini, PTM SMA dan SMK Dimulai Warga antre di sumur yang masih ada airnya selama puncak kemarau.
Krisis Air Melanda 30 Desa di Sumenep Sumenep, Memorandum Sebanyak 30 desa di Kabupaten Sumenep, dilaporkan mengalami krisis air pada puncak musim kemaraau tahun ini. Dampaknya, beberapa lahan pertanian sudah tidak produktif. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, BPBD setempat memasok air bersih. "Puluhan desa sekarang butuh droping air bersih. Tersebar di 10 kecamatan yang seluruhnya ada di wilayah daratan," terang Kepala BPBD Sumenep Abd Rahmad Riadi, Minggu (29/8) Dari 30 desa, statusnya 11 di antaranya desa kering kritis. Seperti Desa Basoka di Kecamatan Rubaru. Sedangkan Desa Montorna, Batuputih, dan Parancak berstatus kering langka. Untuk mengatasi permasalahan itu BPBD hampir setiap hari melaksanakan droping air bersih kesejumlah desa dengan menggunakan sistem bergilir menyesuaikan jadwal pengiriman air bersih. Mengenai kondisi di kepulauan, Abd Rahman Riadi menjelaskan, droping air akan dilakukan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Sebab untuk ke sana membutuhkan armada kapal milik TNI AL. "Namun untuk kepulauan sendiri sampai sekarang, kami belum menerima laporan adanya kasus krisis air akibat kemarau," bebernya. (uri/epe)
Bangkalan, Memorandum Krisis air bersih akibat kemarau di beberapa wilayah di Kabupaten Bangkalan, jadi perhatian utama dinas sosial (dinsos) setempat. Termasuk dalam melancarkan distribusi bantuan air bersih. “Dinsos Bangkalan lakukan gerak cepat mengatasi kekeringan dengan mendistribusikan bantuan air bersih,” kata Kepala Dinsos Bangkalan Wibagio Suharta kemarin. Dalam mendistribusikan bantuan air bersih ke daerah terdampak kekeringan, dinsos menerjunkan salah satu pilar sosialnya, yakni Tagana. Selama dua hari (27-28 Agustus), Tagana Bangkalan mendistribusikan bantuan air bersih di beberapa titik. Yakni, Desa Morombuh dan Desa Gunong Sereng, Kecamatan Kwanyar, serta Desa Bragang dan Desa Penyaksakan, Kecamatan Klampis. Wawan Cahyono salah satu personel Tagana mengatakan, upaya pihaknya dalam distribusi bantuan air bersih ke daerah terdampak kekeringan tersebut merupakan salah satu bentuk dari program Tagana Teman Masyarakat (TTM). "Nantinya kami akan bergilir ke sejumlah desa yang mengalami kekeringan," katanya. (*/ras/epe)
pendidikan, UPT Cabang Disdik Provinsi (membawahi SMA dan SMK), dinas kesehatan, satpol PP, dinas kominfo, bakesbangpol, dan OPD terkait lainnya. Bupati ingin menjaring masukan dan saran dari seluruh sektor sebelum memastikan PTM dimulai. "Bagi bapak bupati, langkah koordinasi seperti itu penting dilakukan. Setidaknya bisa dijadikan dasar petimbangan agar beliau tidak
berpendapat belum waktunya PTM diberlakukan, juga masih cukup banyak. Mereka beralasan khawatir sekolah menjadi klaster baru pandemi. Terkait hal ini, bupati menurut Bambang, tetap menghargai pendapat itu. Sebab meski giat vaksinasi dan disiplin penerapan prokes kian digencarkan Satgas Covid-19, termasuk di kalangan siswa, tetapi varian kebijakan itu belum menjamin sepenuhnya bisa meredam pandemi. De n g a n a d a n y a ra p a t koordinasi, pro kontra PTM bisa diredam. Rapat menghasilkan beberapa kesepakatan. Di antaranya, pemberlakuan uji coba PTM, siswa setiap
kelas dibatasi 50 persen, dan dilakukan secara bergilir. "Disiplin penerapan prokes wajib dipatuhi dan akan diawasi dengan ketat. Uji coba PTM SMA dan SMK dimulai besok. Sedangkan untuk TK, SD, dan SMP pekan depan (6/9),” ungkap Bambang. Te r a k h i r , B a m b a n g , menegaskan, kebijakan uji coba PTM belum tentu diterapkan serentak. Hanya bagi Sekolah yang siap, PTM mulai dilaksanakan. Selain itu, satgas akan mencermati respons dari masyarakatat. “Ini penting untuk dijadikan bahan anev (analisa dan evaluasi) bagi kami,” pungkas Bambang. (ras/epe)
FOTO: MEMORANDUM/SUJAK
Pamekasan, Memorandum Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) H Totok Hartono, mengeluarkan surat edaran (SE) yang berisi pembukaan objek wisata oleh pengelola, sejak ditutup akibat pandemi Covid-19. Ini sesuai dengan arahan dari bupati yang memperbolehkan sejumlah lokasi wisata untuk beroperasi kembali. “Kami sudah menyampaikan surat edaran ke masing-masing pengeloa objek wisata tentang ketentuan ini,” kata Totok Hartono, Sabtu (28/8). Kondisi pandemi di Pamekasan diklaim sudah membaik. Hal ini yang menjadi dasar keluarnya SE. Namun,Totok menyampaikan, pengelola objek wisata harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Seperti menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir, dan juga memperhatikan kapasitas tampung tempat.
Portal masih menghalangi pintu masuk Bukit Kehi, salah satu destinasi wisata di Pamekasan.
Kemudian untuk pengunjung diwajibkan mengenakan masker, serta menjaga jarak fisik. " Ke t e n t u a n n y a s a m a , yakni (pengunjung) tidak
boleh lebih dari 50 persen daya tampung. Pengelola juga harus menyediakan alat pendeteksi suhu tubuh, disamping tempat cuci tangan atau hand sanitizer,”
bebernya. Selain pengelola, SE juga disebarkan ke kelompok sadar wisata (pokdarwis). "Kami juga telah berkoordinasi dengan aparat
keamanan agar melakukan pemantauan dan pengawasan secara langsung di sejumlah objek wisata.Jikaabaikanketentuan,sanksi pasti ada," sebutnya. (sjk/epe)
Legislatif Kontrol Stabilitas Harga Tembakau Sumenep, Memorandum Harga tembakau kering di awal musim panen cukup bagus, tapi DPRD Kabupaten Sumenep mengaku akan terus mengontrol stabilitas harga hingga akhir musim. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep H Subaidi mengatakan, berdasarkan hasil sidak bersama organisasi perangkat daerah (OPD) ke sejumlah gudang, harga tembakau cukup menjanjikan. Rinciannya, harga dipatok mulai Rp 29 ribu per kilogram untuk kualitas terendah, dan Rp 40 ribu per kilogram untuk kualitas terbaik. Tapi pihaknya berharap harga tembakau terus mengalami kenaikan sampai akhir musim panen. “Saat ini sudah lumayan bagus patokan harganya pada awal musim panen. Tapi kami akan terus mengontrol, karena khawatir pihak gudang membeli tidak sesuai harga yang dipatok,” ujar Haji Subaidi, Minggu (29/8).
FOTO: MEMORANDUM/AAN
Tagana Dikerahkan Atasi Kekeringan
"Bapak bupati mulai ancang-ancang menerapkan kembali pembelajaran tatap muka (PTM) untuk semua tingkat pendidikan. Mulai dari TK, hingga SMA,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) H Bambang Budi Mustika. Rencana itu bahkan sudah disiapkan ser ius dengan menggelar rapat koordinasi yang mengundang beberapa dinas terkait (27/8). Selain disdik, bupati juga mengundang dewan
keliru mengambil keputusan,” tandas Bambang. Pasalnya, dalam konteks kekinian, bupati menilai masih ada pro kontra di masyarakat. Kendati mayoritas berharap PTM kembali diterapkan untuk semua jenjang setelah setahun lebih belajar dalam jaringan (daring). Kejenuhan jadi alasan utama yang kerap terlontar dari pengusung PTM segera dimulai. ”Jadi ada kerinduan agar PTM sebagai metode utama dalam KBM (kegiatan belajar mengajar) di sekolah, kembali berjalan normal seperti sedia kala,” tutur Bambang. Di sisi lain, wali murid dan tokoh masyarakat yang
Objek Wisata di Pamekasan Boleh Beroperasi
FOTO: MEMORANDUM/IST
Tagana Bangkalan mengawal distribusi air bersih ke desadesa yang mengalami krisis akibat kemarau.
Bangkalan, Memorandum Pandemi Covid-19 di Kabupaten Bangkalan terus melandai dalam sepekan terakhir. Kondisi ini direspons Bupati R Abdul Latif Amin Imron untuk mulai melonggarkan beberapa aktivitas masyarakat. Salah satunya pendidikan.
Salah satu gudang tembakau di Sumenep.
Menurut Haji Idi, petani berharap harga tembakau mencapai Rp 50 ribu per kilogram agar tidak mengalami kerugian.
Tapi pihaknya mengaku, harga tembakau masih berpotensi naik menyesuaikan dengan kualitas tembakau pada puncak musim
panen. Dari hasil sidak legislatif di awal musim panen, Haji Idi mengaku akan terus
melakukan evaluasi. Jika nanti ada ketidaksesuaian dengan patokan harga, maka legislatif akan memanggil pihak gudang dan OPD terkait. "Saat ini kami apresiasi patokan harga tembakau dari pihak gudang lumayan bagus, tapi jika nanti ditemukan ada gudang yang mempermainkan harga tentu kami tidak akan tinggal diam," tegas Haji Idi. Politisi PPP itu merinci, gudang tembakau PT Giri Di p t a Se n t o s a ( Gu d a n g Garam) Guluk-Guluk mematok harga dari Rp 29 ribu per kilogram untuk tembakau kering yang terkena hujan. Harga tertinggi dipatok Rp 40 ribu per kilogram. Gudang ini juga menargetkan serapan tembakau hingga 1.500 ton. Sementara di gudang PT Gelora Jaya ( Wismilak) Gedungan, mematok harga tembakau dari Rp 38 ribu hingga Rp 46 ribu per kilogram. Sedangkan target serapannya sekitar 500 ton. (adv/aan/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
Anggota polisi menyerahkan bantuan sosial kepada pengemudi ojol.
Tinjau Vaksinasi, Kapolda Pastikan Target Terpenuhi Mojokerto, Memorandum Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim melaksanakan peninjauan kegiatan ‘Vaksinasi Merdeka Semeru’ yang berlangsung di Mapolres Mojokerto, Sabtu (28/8).
Polres Tuban Distribusikan Bansos Alumni Akpol 1993 Tuban, Memorandum Kapolres Tuban AKBP Darman memimpin penyaluran bantuan sosial (bansos) 500 paket sembako dari alumni Akademi Kepolisian Tahun 1993 Pesat Gatra, kemarin. Bantuan sembako ini disalurkan kepada komunitas ojek online (ojol), sopir bus wisata termasuk masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19 di Tuban. AKBP Darman berharap, bantuan sosial tersebut bisa meringankan beban masyara-
kat di Kabupaten Tuban yang terdampak Covid-19. "Setidaknya dengan bantuan sosial ini bisa meringankan beban masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19 ini," ucap Kapolres Darman. "Saya selaku Kapolres Tuban atas nama seluruh masyarakat kabupaten Tuban mengucapkan terimakasih kepada alumni Akpol 1993 Pesat Gatra yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat kabupaten
SENIN PON, 30 AGUSTUS 2021 HALAMAN 6 - 7
Peninjauan dalam rangka kunjungan kerja ini disambut langsung oleh Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander. Kehadiran
Tuban," Imbuhnya. Sebelumnya, pada Minggu (22/8) lalu, bantuan sosial dari alumni Akpol 1993 juga diserahkan oleh Kapolres Tuban kepada komunitas ojek online, organda, sopir bus serta masyarakat yang ada di Kabupaten Tuban. Kemudian, pada pada selasa (25/8) lalu juga bantuan sosial dari alumni Akpol 2000 di distribusikan kepada Abang becak serta masyarakat terdampak Covid-19. (top/har/mik)
Kapolda Nico untuk memastikan target vaksin di Jatim terpenuhi. "Harapannya di akhir Desember target 70 persen dari Provinsi Jawa Timur semuanya sudah terpenuhi, lebih cepat lebih baik," ujar Kapolda Nico Afinta. Polres Mojokerto telah menyiapkan 1.000 dosis baik tahap satu maupun tahap dua dalam kegiatan vaksinasi yang dilaks nakan hari ini. sa sanakan Kegiatan ini ber-
langsung kondusif, terlihat dari besarnya antusias masyarakat yang datang untuk mengikuti vaksinasi. Dalam kunjungannya, Kapolda Nico menyapa dan berbincang dengan masyarakat yang sedang mengikuti vaksinasi. Bendera Merah Putih pun dibagikan sebagai bentuk semangat dalam menghadapi pandemi Covid-19. Kapolda juga
Warga Gresik Antusias Ikuti Vaksinasi Merdeka
mengingatkan, meskipun sudah melakukan vaksinasi, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) saat melaksanakan aktivitas sehari-hari. Bagi yang belum melakukan vaksinasi, diharapkan untuk mendatangi gerai vaksin yang telah disediakan. "Kami mengucapkan terimakasih kepada tenaga kesehatan yang sudah bekerja dan terlebih khusus lagi kepada masyarakat yang mau datang untuk ikut vaksinasi," pungkas Kapolda Nico. (no/mik)
Kapolda Jatim Apresiasi Vaksinasi Covid NUIS Pakis Malang, Memorandum Masyarakat Kabupaten Malang sangat antusias mengikuti vaksinasi massal yang digelar oleh kolaborasi TNI, Polri, Nahdlatul Ulama, dan Nahdlatul Ulama Islamic School (NUIS), Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Minggu (29/8). Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta yang meninjau pelaksanaan vaksinasi massal ini memberikan apresiasi atas antuasi masyarakat dan gelaran vaksinasi yang tetap menerapkan protokol kesehatan. i“Saya mengucapkan tering ma kasih kepada penyelenggara kegiatan vaksinasi massal siang hari ini, dari TNI-Polri yang bekerja sama dengan Nahdlatul Ulama, tentunya juga seluruh tim nakes. Terima kasih juga kepada masyarakat yang sudah datang dan mau vaksin,” kata Kapolda Nico mengapresiasi. Disampaikan kapolda, di wilayah Jawa Timur saat ini persentase vaksin sudah mencapai 24% dari total sasaran vaksin. Untuk itu pelaksanaan vaksinasi
Irjenpol Nico Afinta foto bersama dengan forkopimda dan tokoh NU.
massal akan terus dilakukan untuk mewujudkan herd immunity. Mantan Kapolda Kalimantan Selatan ini menyempatkan berkomunikasi dengan beberapa peserta vaksin yang sedang duduk menunggu antrean untuk divaksin. Bersamaan dengan itu, kapolda melakukan pengecekan proses entry data peserta vaksin yang dilakukan sejumlah petugas dari Puskesmas Pakis
di lokasi kegiatan. “Saya ingatkan kepada masyarakat agar nanti setelah divaksin agar tetap menjaga protokol kesehatan, bukan berarti habis divaksin terus 'menter' (kebal, red). Vaksin meningkatkan imun kita, harus tetap pakai masker dimana-mana,” ingat Nico pada peserta vaksin. Sementara itu, Ketua MWC NU Kecamatan Pakis, Gus Djunaidi mengatakan kuota
vaksinasi massal berjumlah 1.050 dosis dengan vaksin jenis AstraZeneca. “Nantinya untuk peserta vaksin yang diantaranya warga Nahdliyin se-Kecamatan Pakis serta masyarakat umum di sekitar lingkungan NUIS,” terangnya. Berdasar data Satgas Covid-19 Kecamatan Pakis, total sasaran vaksinasi sebanyak 1.050 orang. (*/ari/mik)
Santri Ponpes Fathul Ulum Jalani Vaksinasi Tahap Pertama Kediri, Memorandum Polres Kediri kembali melaksanakan vaksinasi massal Covid-19 tahap pertama dalam rangka program percepatan vaksinasi nasional di Pondok Pesantren (Ponpes) Fathul Ulum, Kepung, Kediri. Vaksinasi dosis tahap pertama ini ditujukan kepada santri yang belum mendapatkan vaksin. Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini melibatkan Tenaga Kesehatan Polres Kediri dan Dinkes Kabupaten Kediri. Saat pelaksanaan vaksin, petugas mengimbau masyarakat yang hadir di lokasi untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan selalu memakai masker, menjaga jarak dan tidak menciptakan kerumunan. Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono melalui Paurkes Polres Kediri
A Aipda Habib Arief mengatakan, jumlah vaksinasi dosis pertama untuk 1.000 santri. “Ini merupakan wujud transformasi Polri yang presisi mendukung percepatan penanganan Covid-19, untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju", ujar Aipda Habib Arief. Aipda Habib Arief menambahkan, masyarakat yang dilakukan vaksinasi Covid-19 dosis tahap ke II harus terlebih dahulu menunjukan kartu vaksin dosis tahap ke I dan mengambil nomor antrian, selanjutnya di lakukan pengecekan suhu tubuh, tensi, registrasi, verifikasi data, konsultasi (screening) oleh petugas medis. "Kemudian baru di laksanakan penyuntikan vaksin dosis tahap ke I, dan selanjutnya dilakukan observasi kurang lebih 30 menit," tambahnya. (mis/mik)
Kapolres Tanjung Perak AKBP Anton Elfrino Trisanto di Ponpes Suralaya.
K a p o l re s j u g a berharap hubungan yang selama ini terbina dengan Polres Pelabuhan Tanjung Perak dapat terus dijaga dengan baik. Saat itu juga disampaikan Kapolres Anton jika ada santri yang ingin mendapatkan vaksinasi bisa mendatangi Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak karena setiap harinya
digelar vaksinasi. Sementara KH Moh Ali Hanafiah Akbar menyambut dengan baik niatan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak dan menyampaikan bahwa pihaknya siap untuk terus menjalin hubungan baik dan bersinergi. Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Anton Elfrino Trisanto menyampaikan, silatur-
ahmi terus dilakukan sejak dia menjabat di Polres Pelabuhan Tanjung Perak demi mewujudkan kondusifitas di wilayahnya. “Semua tokoh masyarakat, tokoh agama, stake holder terus kami rangkul untuk saling bersinergi menjaga Kamtibmas di wilayah Tanjung Perak ini agar senantiasa kondusif,” ujarnya. (alf/mik)
Santri Pondok Pesantren Fathul Ulum menjalani suntik vaksin.
Kapolres Blitar Kawal Kunjungan Menteri Muhadjir Effendy Blitar, Memorandum Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom mengawal langsung kegiatan kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK) Prof Dr Muhadjir Effendy MAP dalam rangka ziarah, Minggu (29/8). Turut hadir dalam kegiatan Walikota Blitar Santoso, Bupati Blitar Rini Syarifah, Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan, Dandim 0808 Blitar Letkol (INF) Didin Nasruddin Darsono, Wakil Wali Kota Blitar Ir Tjujuk Sunario, Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso, Sekda Kota Blitar Priyo Suhartono, Sekda Kabupaten Blitar Izul Makron, dan Kalakhar BPBD Kabupaten Blitar Kholik. Dalam press release tersebutt Menko PMK menerangkan bahwa kunjungan ke Makam Bung Karno ini adalah untuk ziarah dalam rangka HUT RI ke-76 serta mengunjungi RSUD di Kota Blitar dan Kabupaten Blitar terkait penanganan Covid-19. Selesai press release, Menko PMK
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK) Prof Dr Muhadjir Effendy MAP saat di Blitar.
melaksanakan pembagian Bansos secara simbolis kepada kurang lebih 10 orang perwakilan warga Kota Blitar penerima bantuan. Lalu dilanjutkan
rapat kerja terbatas dengan Direktur RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Dalam kesempatannya, Direktur RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, dr.
W Wringinanom AKP Kristiant berterimakasih kepada to m masyarakat yang berpart tisipasi dalam mengend dalikan penyebaran virus corona dengan ikut vaksin. "Harapannya pandemi segera usai sehingga kehidupan kembali normal," ujarnya. Sejumlah petugas gabungan dari Forkopimcam Wringinanom, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dibantu relawan desa pun berpartisipasi untuk membantu menertibkan pelaksanaan vaksin. Mereka bersiaga di lokasi mengantisipasi terjsdi kerumunan dan hal - hal yang tidak diinginkan. Sejauh ini, serbuan vaksinasi Covid-19 di Kota Pudak sudah hampir menyentuh 50 separuh masyarakat. Informasi yang dihimpun wartawan koran ini, persentase yang sudah divaksin di berada pada angka 46 persen. Upaya ini yang terus digenjot untuk target 70 persen. (and/har/mik)
Polsek-Koramil Edukasi Prokes di 2 Pasar Tradisional
Kapolda Nico meninjau vaksinasi di Mapolres Mojokerto.
Jalin Silaturahmi, Kapolres Sambang Ponpes Suralaya Surabaya, Memorandum Dalam rangka menjalin silaturahmi dan membangun sinergitas, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Anton Elfrino Trisanto menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Suralaya, Jalan Benteng, Sabtu (28/8) siang. Dalam kunjungan ini, Kapolres Anton didampingi Wakapolres Kompol Wahyu Hidayat serta Kasatintelkam AKP Awaludin Wijaya. Turut hadir Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Kadek Oka Suparta, bersama Kanitintelkam Polsek AKP Sarasa Banneringgi. es Kedatangan Kapolres an Anton bersama rombongan pukul 12.30 ini disambut hangat sesepuh Ponpes Suralaya, KH Moh Ali Hanafiah Akbar. Pada kesempatan itu, kapolres menyampaikan maksud kunjungannya yang ingin memperkenalkan diri sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak yang baru menggantikan AKBP Ganis Setyaningrum, yang kini telah pindah tugas ke Jakarta.
Bhabinkamtibmas dan babinsa meninjau pelaksanaan vaksinasi.
Gresik, Memorandum Guna menciptakan herd immunity untuk n menghindari serangan Covid-19, serbuan vaksi-nasi massal di Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik terus digencarkan. Minggu (29/8) pagi, lokasi vaksin ditempatkan di SMAN 1 Wringinanom. Animo masyarakat terhadap vaksinasi sangat tinggi. Hal ini terbukti dengan antrean panjang yang terjadi di area vaksinasi. Namun, pelaksanaan vaksin tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes). Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Untuk mendapatkan suntik vaksin, mereka rela berangkat lebih awal sebelum lokasi gedung sekolah dibuka. Ini menandakan bahwa, tingkat kesadaran masyarakat untuk ikut vaksinasi tinggi. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek
RAMIAJI, S.pB. menyampaikan, bahwa ketersediaan BOR pasien 23,48 % per tanggal 26 yang masuk ke Kementrian Kesehatan, dan pernah mencapai BOR ICU 100%. Sementara Menko PMK Prof. Dr. Muhadjir Effendy mengatakan jika penyelesaian masalah memang kadang harus diselesaikan oleh pimpinan yang harus turun ke lapangan langsung. “Saya harap Blitar mempunyai rencana jangka panjang dalam penanganan Covid-19 berserta dampaknya karena pandemi ini masih lama," harapnya. Dalam kesempatannya Kapolres Adhitya menyampaikan upaya 3T hingga tingkat polsek yang diupdate setiap pagi dan melakukan testing kepada 15 orang yang kontak erat. "Aplikasi PeduliLindungi belum bisa diterapkan di wilayah Blitar karena terkendala barcode yang belum ada. Kami sudah berupaya mengkoordinasikan dengan admin PeduliLindungi namun belum ada jawaban, mohon kiranya bisa dibantu," pungkas Kapolres. (pra/mik)
Kompol Eko Dhani Rinawan akan melanjutkan tugas sebagai Kabag Log Polres Bojonegoro. Sedangkan Kasat Resnarkoba dijabat Iptu Eko Suwanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kaur Bin Ops (KBO) Sat Reskrim Polres Bojonegoro. Sementara, Kasat Samapta yang sebelumnya dijabat AKP Hufron Nurrochim kini diganti oleh AKP Sujono yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Binmas Polres Bojonegoro. Lalu AKP Hufron Nurrochim kini menempati jabatan baru sebagai Kapolsek Sumberejo Polres Bojonegoro. Kapolsek Ngasem yang sebelumnya dijabat AKP Agus Elfauzi kini diganti AKP Imam Kanafi yang sebelumnya menjabat Kapolsek Sumberejo. Selanjutnya AKP Agus Elfauzi menempati jabatan sebagai Kasat Binmas Polres Bojonegoro. Untuk Kapolsek Bubulan yang sebelumnya dijabat AKP Nugroho Basuki kini diganti IPTU Wahjoe Febrianto sebelumnya menjabat Kapolsek Sukosewu.
Anggota polsek dan koramil mengedukasi prokes di tengah keramaian pasar Desa Petrah.
tas mengurai kemacetan, tetapi harus aktif menggencarkan edukasi prokes. “Ini penting, sebab meski lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan kian landai (menurun) dalam sepekan terakhir ini, tetapi gejolak pandemi belum berakhir,” tandas Djanu. Tim Satgas Kecamatan, imbuhnya, tak ingin keramaian pasar jadi klaster penyebaran
covid. Menu edukuasi prokes yang digaungkan di tengah keramaian pasar tetap fokus pada disiplin penerakan prokes. Terutama 5-M, yakni wajib pakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengindari kerumunan dan meminimalisir mobilitas kegiatan di sekitar pasar. ”Ajakan agar warga ikut am-
bil bagian dalam kegiatan vaksinasi massal, serta bagi-bagi masker gratis, aktif pula kami kami kembangkan,” ungkap Iptu Djanu. Minggu (29/8), tim kembali mengedukasi prokes. ”Meski tak seramai Desa Petrah, namun rutinitas edukasi prokes juga harus tetap kami kembangkan di pasar ini,” pungkas Iptu Djanu Fitrianto. (ras/mik)
HUT Polwan, Polresta Makota Vaksin 160 Napi Wanita Personel Polsek Mayangan terus mendisiplinkan protokol kesehatan kepada warga.
Polsek Mayangan Gencar Tertibkan Disiplin Prokes Probolinggo, Memorandum Penertiban protokol kesehatan menjadi harga mati saat pandemi Covid-19 saat ini. Sejumlah tempat keramaian seperti pelabuhan, menjadi lokasi sasaran dalam penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes). Seperti yang terlihat di kawasan Pelabuhan Tanjung Tembaga, Kota Probolinggo, Minggu (29/8) pagi. Sejumlah aparat kepolisian dari Polsek Mayangan, Polres Probolinggo Kota terus bersiaga melakukan penertiban protokol kesehatan dengan menyasar warga yang nongkrong di warung kopi. Empat personel Polsek Mayangan turun langsung melakukan penertiban terhadap masyarakat yang ada di sekitar pelabuhan. Mereka yang menjadi target adalah masyarakat yang tidak menggunakan masker serta
tidak patuh pada prokes. “Kami mengimbau kepada masyarakat yang berada di Pelabuhan Tanjung Tembaga agar selalu mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menerapkan 5 M. Yakni, masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi," kata Bripda Yusuf. Terhadap masyarakat yang akan bepergian, lanjutYusuf, juga dilakukan pendisiplinan dengan melakukan pengecekan suhu tubuh serta teguran lisan kepada para warga yang tidak menggunakan masker. Selanjutnya kepada warga yang tidak memakai masker diberikan masker. "Kegiatan ini terus gencar dilakukan karena pemerintah menilai kedisiplinan masyarakat untuk menerapkan prokes dalam memutus penyebaran Covid-19
perlu ditingkatkan. Diiharapkan masyarakat tetap patuh dan lebih disiplin lagi terhadap prokes guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tandasnya. Sementara Kapolsek Mayangan Kompol Eko Hari Suprapto mengatakan, anggota yang bertugas menghampiri setiap warga yang lagi asik nongkrong di warung kopi tidak mengenakan masker, untuk diberi edukasi agar mereka disiplin menjalankan protokol kesehatan 5M. Petugas juga memberikan teguran lisan dan memberikan masker kepada warga secara gratis. “Personel Polsek Mayangan, melaksanakan imbauan tentang protokol kesehatan, serta pembagian masker kepada masyarakat. Selama kegiatan berjalan aman, lancar dan terkendali,” ucap Kapolsek Eko. (mhd/yud/mik)
Wakapolres, 3 Kasat, dan 6 Kapolsek Diganti Bojonegoro, Memorandum Empat Pejabat Utama Polres Bojonegoro meliputi wakapolres, kabagops, kasatsamapta, kasatbinmas, kasatreskoba, dan enam kapolsek resmi diganti melalui serah terima jabatan (sertijab) di halaman Mapolres Bojonegoro, kemarin. Mutasi empat PJU dan enam Kapolsek ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Jatim Nomor : ST/2011/VIII/ KEP/2021 dan ST/2012/VIII/KEP/2021, Tanggal 20 Agustus 2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan dilingkungan Polda Jatim. Dalam Surat Telegram Kapolda Jatim tersebut, Wakapolres Bojonegoro yang sebelumnya dijabat Kompol Arief Kristanto diganti Kompol Muh Wahyudin Latif yang sebelumnya menjabat sebagai Kasatreskrim Polresta Sidoarjo. Kabag Ops yang sebelumnya dijabat Kompol Eko Dhani Rinawan kini diganti AKP Yusis Budi Krismanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Bojonegoro.
Bangkalan, Memorandum Tim Satgas Penanganan Covid-19 Polsek dan Koramil 0829/15 Tanah Merah, Sabtu (28/8) dan Minggu (29/8) pagi, turun melakukan penyekatan dan penyisiran di kompleks pasar tradisional Desa Petrah dan Desa Patemon. Pasalnya, setiap kali hari paaran tiba pada Sabtu dan Minggu, dua pasar tradisional itu dibanjiri lautan pengunjung dalam skala besar.Terutama pasar Desa Petrah, yang tingkat kepadatannya sangat membludak. Ditambah lagi kemacetan arus lalu lintas membuat sekitarnya padat. “Panjang kemacetan ratarata berkisar 3 km lebih, baik diruas jalan sisi Barat maupun Timur,” kata Kapolsek Tanah Merah, Iptu Djanu Fitrianto, Minggu (29/8). Itu sebabnya, ketika hari pasaran tiba, Kapolsek sebagai korlap Tim Satgas Kecamatan kembali menerjunkan personel gabungan. Mereka tidak seba-
oho Basuki menjabat AKP Nugroho Kapolsek Kanorr yang lama mengalami abatan Kapolsek Sukekosongan. Jabatan eh IPTU Safi’i yang sekosewu di isi oleh abat Kasi Propam Polres belumnya menjabat n Kasi Propam Bojonegoro dan u Slamet Haridijabat oleh Iptu yanto. der yang seUntuk Dander at AKP Dubelumnya dijabat ni diganti mas Barutu kini ri yang Iptu Saefudinuri sebelumnya menjabat sebagai Kanit krim Idik 3 Sat Reskrim oro. Polres Bojonegoro. Sedangkan AKP Dumamas Barutu memaiun. suki masa pensiun. joneKapolres Bojoneaikan, goro menyampaikan, g jawab bahwa tanggung pakan jabatan merupakan an kekepercayaan dan hormatan yang diberipinan. kan oleh pimpinan. manah “Sekaligus ini amanah
Tuhan Yang Maha Kuasa agar dipertanggungjawabkan dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ucap Kapolres Pandia. (top/har/mik) AKBP Pandia memimpin sertijab di halaman mapolres.
Malang, Memorandum Polresta Malang Kota melakukan vaksinasi kepada 160 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Kelas II B, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Sabtu (28/8). Vaksin kepada warga binaan lapas wanita itu dalam rangka menyambut HUT ke-73 Polwan. Kegiatan ini disaksikan Kapolresta Malang Kota AKBP Bhudi Hermanto didampingi Kalapas Wanita IIB Malang, Tri Ana Ariyanti. rja “Vaksinasi ini kerja ita. sama dengan lapas wanita. in Kami memberikan vaksin dosis pertama AstraZen-eca. Nanti, kita lakukan ini dengan batas waktu yang ditentukan setelah hari ini mendapatkan dosis pertama,” terangnya. Kapolres Buher--sapaan Bhudi Hermanto menjelaskan, hal ini dilakukan untuk meningkatkan herd immunity. Khususnya, warga binaan Lapas Wanita Sukun meskipun berada dibalik jeruji besi. "Vaksin itu, bagi seluruh
Pelaksanaan vaksinasi bagi napi Lapas Wanita Sukun Malang.
rrakyat Indonesia. Tidak melihat dari status sosial, suku, agama, maupun ras. Tujuannya, meningkatkan herd immunity. Karena di dalam Lapas sendiri, juga bisa terpapar kalau tidak divaksin," tambahnya. Mantan Kapolres Batu ini menambahkan Polresta Malang Kota peduli dengan lingkungan dan kondisi masyarakat Kota Malang. Diwujudkan, dengan
bakti sosial di tengah pandemi yang tak kunjung selesai. "Selain HUT Polwan, gerakan alumni Akpol 1999 bakti sosial ini, ditujukan untuk memberikan rasa peduli kepada seluruh masyarakat kota malang," pungkasnya. Sementara itu, KalapasWanita IIB Malang Tri Ana Ariyanti berterima kasih atas bantuan vaksinasi bagi warga binaannya.
Ia mengaku, sinergitas Polresta Malang Kota dan Lapas Wanita, bahu-membahu melawan Covid-19. "Terima kasih atas bantuan dari Kapolresta. Tanpa ada kolaborasi, mungkin pelaksanaan vaksinasi bagi para warga binaan tidak dapat berjalan lancar. Ia pun mengaku siap, untuk vaksinasi dosis kedua.," jelasnya. (edr/mik)
Kapolresta Sidoarjo Sosialisasikan Vaksinasi dan Aplikasi PeduliLindungi Sidoarjo, Memorandum Upay percepatan vaksinasi Upaya Covid-19 dan sosialisasi penggunaana gunaan aplikasi PeduliLindungi bagi mas masyarakat terus dilakukan Polre Polresta Sidoarjo melalui ‘Gerai Vaksin Va Mobile Presisi Merdeka Semeru’. Juma (27/8) lalu, vaksiJumat da sosialisasi aplikasi nasi dan meny menyasar warga Tambak Oso, Waru dan penghuni Apa Apartemen Amega Crown Res Residence, Tambak Oso, Wa Sidoarjo. Waru, Untuk memastikan jala jalannya vaksinasi Covid vid-19 tersebut berjalan lanc Kapolresta Sidolancar, arjo Kombespol Kusumo Wahy Bintoro didampingi Wahyu Forko Forkopimka Waru turun langs langsung memantau pelaksanaa vaksinasi tahap persanaan
tama 400 dosis vaksin. Sebelum disuntik vaksin, dilakukan skrining kesehatan terlebih dulu kepada para peserta vaksin. Meliputi pengecekan suhu tubuh, tekanan darah, serta menjawab pertanyaanpertanyaan terkait informasi status kesehatan calon penerima vaksin oleh tenaga kesehatan dari Urkes Polresta Sidoarjo. Tidak hanya itu, di lokasi juga diberlakukan peraturan protokol kesehatan ketat. Seperti wajib masker, cuci tangan menggunakan sabun dan menjaga jarak. Program Gerai Vaksin Mobile Presisi Merdeka Semeru, merupakan upaya Polresta Sidoarjo dalam mensukseskan program pemerintah terkait percepatan dan pemerataan vaksinasi Covid-19 bagi ma-
Kapolresta Sidoarjo memantau vaksinasi keliling di Tambak Oso, Waru.
syarakat. Serta mensosialisasikan kegunaan aplikasi PeduliLindungi bagi masyarakat. “Kami terus memfasilitasi dan berikan pelayanan maksimal bagi masyarakat Sidoarjo untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Tujuannya untuk mempercepat
terbentuk herd immunity bagi masyarakat di tengah menghadapi pandemi Covid-19,” ujar Kapolresta Kusumo. Kepada masyarakat yang sudah disuntik vaksin, Kapolresta Sidoarjo kembali menghimbau agar tetap mematuhi peraturan protokol
kesehatan, serta turut mensosialisasikan ke warga lainnya, bahwa suntikan vaksin Covid-19 ini aman dan halal. “ Va k s i n a s i Cov i d - 1 9 adalah program yang sangat baik, dalam upaya memutus mata rantai Covid-19,” pungkasnya. (is/bwo/jok/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SENIN PON, 30 AGUSTUS 2021 HALAMAN 8
Bupati Maryoto Pantau Pembangunan RS Campurdarat
Vertical Rescue Indonesia Bentangkan Jembatan Gantung Jember, Memorandum Komandan Kodim (Dandim) 0824/Jember dan Danyonif Raider 509/Raider mendampingi Tim Ekspedisi 1.000 Jembatan Gantung untuk Indonesia melakukan survei di dua titik lokasi jembatan putus di Jember. Jembatan merupakan akses utama untuk menggerakkan perekonomian. Melihat kondisi jembatan di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi dan Desa Kertosari, Pakusari, Kabupaten Jember, memantik keprihatinan Danyonif Raider 509/By Kostrad Letkol Inf Syafrinaldi dan Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin. Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin didampingi Danyonif Raider 509/Raider Letkol Inf Syafrinaldi mengatakan, kedua jembatan ambrol 8 bulan lalu saat terjadi banjir dan keduanya dibangun sementara menggunakan rakitan bambu dan kayu. “Dengan adanya program 1.000 jembatan gantung untuk Indonesia di Jember direncanakan dan memilih dua sasaran jembatan akibat diterjang banjir 8 bulan yang lalu,” beber Mantan Dandim 0831/Surabaya Timur itu, Sabtu (28/8). Untuk diketahui, kedua jembatan tersebut bersifat sementara dari bambu dan kayu sebagai penyangga namun yang terjadi ketika aliran air deras mengancam keberadaan jembatan. “Seperti keberadaan jembatan yang biasanya digunakan masyarakat Desa Karangpring dan Klungkung di Kecamatan Sukorambi dengan masyarakat Kelurahan Jumerto dan Banjarsengon di Kecamatan Patrang, dalam waktu setahun dua kali roboh yang juga membahayakan jiwa masyarakat,” jlentreh Lulusan Akmil 2001 ini. Dengan keberadaan jembatan baru yang nantinya menggunakan konstruksi dari sling, dengan kekuatan dan keselamatan lebih terjamin, dengan biaya yang lebih jauh efisien, yang sudah teruji di berbagai tempat di Indonesia, yang membentang di atas sungai hingga ratusan meter. “Sebagai akses baik pulang dan pergi ke sekolah, ke pasar dan ke puskesmas masyarakat tidak lagi berputar yang jauh, selain itu jiwa masyarakat terjamin keselamatannya,” pungkasnya. Sementara, Tedi Ixdiana sebagai Ketua Satgas Ekspedisi 1.000 Jembatan Gantung, Vertical Rescue Indonesia telah sukses membangun 130 jembatan gantung di 15 provinsi di Indonesia. Ia ingin mewujudkan impiannya warga Jember bisa memanfaatkan jembatan gantung karya Tim Vertical Rescue Indonesia. “Pembuatan jembatan gantung ini biasanya dikerjakan pascabencana. Selain itu untuk menembus batas sungai dengan biaya tidak terlalu besar dan efisien, cepat mengembalikan perekonomian masyarakat lancar pascabanjir bencana,” jelas Tedi. Selain bertujuan cepat mengembalikan perekonomian masyarakat paskabanjir dan keselamatan masyarakat lebih terjamin, sambil menunggu anggaran pembangunan dari pemerintah, akses dan perekonomian masyarakat tetap jalan. Tedi asal Bandung ini menceritakan, sebelumnya pernah membangun jembatan terpanjang 160 meter yang menghubungkan Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Banjar, Jawa Barat. Dengan waktu 14 hari sudah bisa dilalui oleh masyarakat. Jembatan tercepat selesai dalam waktu 12 jam. Rata-rata pembangunan jembatan memakan waktu 7-14 hari. Menurut Suprapto, warga RT 02/RW 03, Dusun Krajan, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, pedagang sayur yang sehari-hari keliling ini menyampaikan banyak terima kasih pada Dandim 0824 Jember dan Danyonif Raider 509/BY yang aktif membantu masyarakat. “Kami sangat berterima kasih kepada jajaran TNI dan Polri yang sangat peka keluhan dan keselamatan masyarakat, baik ketika ada bencana anggota TNI dan Polri yang paling terdepan, yang kali ini merencanakan lagi untuk membuat jembatan gantung yang lebih nyaman,” ungkap pedagang sayur keliling itu. (edy/lis)
ke depan tidak hanya warga Kabupaten Tulungagung di bagian selatan saja yang bisa memanfaatkannya. Namun juga warga Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, bisa memaksimalkan fasilitas tersebut. “Kalau di sini lokasinya, masyarakat dari Bandung, Besuki, Campurdarat, bahkan dari Watulimo Trenggalek juga bisa mendapatkan pelayanan di sini,” ujarnya. Sementara Kepala Dinkes Tulungagung Kasil Rohmat mengungkapkan, rencananya rumah sakit type D ini akan dibangun hingga 3 lantai. Namun anggaran yang ada saat ini sebesar Rp 21 miliar itu digunakan untuk membangun lantai satu terlebih dahulu. Setelah bangunan lantai satu dengan fasilitas minimal pelayanan rumah sakit terpenuhi, selanjutnya rumah sakit ini bisa dioperasionalkan
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin dan Danyonif Raider 509/Raider Letkol Inf Syafrinaldi mendampingi tim Vertical Rescue Indonesia.
Bupati Maryoto memastikan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan rumah sakit ini bakal selesai pembangunan fisiknya di tahun 2021. Sedangkan operasionalnya diprediksi mulai dilakukan 2022 mendatang. “Selesai tahun ini. Proyek dikerjakan selama 165 hari dan kita harap tahun depan, awal tahun sudah bisa beroperasi. Kalau bisa lebih cepat lebih baik,” terangnya, kemarin. Pihaknya mengungkapkan, secara topografi wilayah, Campurdarat dianggap paling tepat untuk bisa menjadikan rumah sakit type D ini sebagai rumah sakit penyangga. “Karena lokasi ini ada di topografi wilayah yang tepat. Masyarakat dari kecamatan sekitar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dasar, dan rumah sakit ini bisa menjadi rumah sakit penyangga RSUD dr Iskak,” jelasnya. Maryoto menambahkan,
Bupati Maryoto (bertopi) dan rombongan memantau pembangunan RS Campurdarat.
dan untuk pembangunan selanjutnya dilakukan bertahap. “Kita bangun satu lantai dulu kemudian kita lengkapi fasilitas dasarnya agar bisa beroperasi. Seperti ruang IGD,
pemulasaran jenazah, ruang operasi, dan lain-lain,” ucapnya. Dengan alih fungsi Pu s k e s m a s Ca m p u rd a ra t menjadi rumah sakit type D, k i n i p e l a y a n a n y a n g
biasa diberikan oleh pihak Pu s k e s m a s Ca m p u rd a ra t telah dialihkan ke Puskesmas Wates, yang lokasinya masih ada di sekitar Puskesmas Campurdarat. (fir/mad/lis)
Wabup Pasuruan Tinjau Vaksinasi secara Estafet Pasuruan, Memorandum Wakil Bupati ( Wabup) Pasuruan Mujib Imron kembali melakukan peninjauan vaksinasi di beberapa pondok pesantren yang ada di Kabupaten Pasuruan. Didampingi Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz dan Dandim 0819 Letkol Inf Nyarman dan beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, pantauan vaksinasi diawali dari Pondok Pesantren (Ponpes) Darumafatihil Ulum, Kecamatan Gondang Wetan. Setelah melakukan monitoring pelaksanaan vaksinasi di sana, rombongan
FOTO: MEMORANDUM/RSK
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Tulungagung, Memorandum Proyek pembangunan Rumah Sakit Type D Campurdarat mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung. Hal ini ditunjukkan ketika Bupati Maryoto Birowo bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung dr Kasil Rokhmat memantau langsung pelaksanaan proyek di RS Campurdarat.
Wabup Pasuruan Gus Mujib meninjau vaksinasi di pondok pesantren.
kemudian menuju Ponpes Putri Al Ishlahiyyah, Kecamatan Wonorejo. Berlanjut ke Yayasan Miftahul Falah, Kecamatan Purwodadi, dan diakhiri di Ponpes Ngalah, Kecamatan Purwosari.
Di setiap titik pantauan, Gus Mujib sapaan akrab wakil bupati mengamati secara langsung bagaimana proses vaksinasi yang dilakukan di masing-masing ponpes. Mulai dari jumlah vaksin, santri yang
akan divaksin hingga tenaga kesehatan yang bertugas, semuanya tidak luput dari pantauan. “ Va k s i n a s i d i p o n d o k pesantren ini diharapkan dapat memberikan semangat kepada yang belum vaksin. Apabila tidak sempat atau kehabisan bisa langsung ke Puskesmas terdekat karena disana tersedia vaksin setiap harinya”, ujarnya. Se l a i n i t u , Gu s Mu j i b juga menyampaikan bahwa vaksinasi yang digunakan yakni Sinovac yang didistribusikan l a n g s u n g o l e h Pa n g l i m a TNI. Dalam arahannya, Gus Mujib sekaligus berharap agar pelaksanaan vaksinasi
di ponpes dapat memicu kesadaran dari masyarakat untuk divaksin. Dalam kesempatan yang sama, Gus Mujib menyampaikan terima kasihnya kepada para pengurus ponpes yang telah berkenan untuk ditempati kegiatan vaksinasi. “ Ter ima kasih kepada para pengurus pesantren atas partisipasi karena bersedia ditempati untuk vaksinasi. Kami percaya kalau kiainya divaksin juga santr i dan lingkungan sekitarnya, maka akan memberikan dampak yang luar biasa. Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir”, harapnya. (rsk/lis)
Pemuda Winongan Gelar Pasar Gratis Pasuruan, Memorandum Dampak pandemi Covid-19 dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dirasakan oleh banyak kalangan masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut sekelompok pemuda mengatasnamakan Solidaritas Pangan Pasuruan, menggelar pasar gratis untuk warga. Pasar gratis itu digelar di Taman Sekep, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Minggu (29/8) pagi. Terlihat masyarakat setempat nampak antusias mendatangi pasar gratis itu. Ketua Solidaritas Pangan Pasuruan wilayah Winongan Redi Materdam mengatakan, pasar gratis tujuannya untuk membantu dan meringankan beban masyarakat di tengah pandemi. Barang-barang yang dijajakan, berupa nasi bungkus, pakaian bekas, potong rambut dan tes kesehatan gratis. “Semua barang gratis ini berasal dari masyarakat. Meskipun pakaian bekas, namun masih layak pakai,” katanya. Kegiatan ini rutin sebulan sekali. Lokasinya
5$/$7 3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6.86, +$57$ 3$,/,7 37 %8.,7 0$6 35,0$ 3(56$'$ <81,7$ +(5/,1$:$7, 35$6(7<$ '$/$0 3$,/,7
0HQXQMXN SHQJXPXPDQ NHGXD OHODQJ HNVHNXVL KDUWD 3DLOLW 37 %8.,7 0$6 35,0$ 3(56$'$ <81,7$ +(5/,1$:$7, 35$6(7<$ 'DODP 3DLOLW \DQJ WHUELW GL VXUDW NDEDU +DULDQ PHPRUDQGXP WDQJJDO $JXVWXV GHQJDQ LQL GLVDPSDLNDQ UDODW VHEDJDL EHULNXW 3DNHW /RW ,, 6HUWL¿NDW +DN 0LOLN 1R 'XNXK 3DNLV VHKDUXVQ\D PHQMDGL 6HUWL¿NDW +DN *XQD %DQJXQDQ 1R 'XNXK 3DNLV 3DNHW /RW 9 6HUWL¿NDW +DN 0LOLN 1R 'XNXK 3DNLV VHKDUXVQ\D PHQMDGL 6HUWL¿NDW +DN *XQD %DQJXQDQ 1R 'XNXK 3DNLV 6XUDED\D $JXVWXV 7LP .XUDWRU 37 %XNLW 0DV 3ULPD 3HUVDGD <XQLWD +HUOLQDZDWL 3UDVHW\D 'DODP 3DLOLW
WWG WWG '<$+ .$/3,.$ $',7<$6 6 ( 6 + 0 +XP $5,<2 35,<$0%2'2 6 + &0% WWG (50$1 0$+(1'5$3875$ 6 + 0 +
berpindah pindah tempat. “Kalau di Winongan ini dibuat sebulan sekali ya tergantung teman teman Solidaritas Pangan Pasuruan,” pungkasnya. (rul/lis) Warga melaksanakan pengecekan kesehatan secara gratis. FOTO: MEMORANDUM/RUL
DAFTAR PEMBAGIAN PT. DAYU ANUGRAH PERSADHA (DALAM PAILIT) Daftar Pemasukan dan Pengeluaran No
Pemasukan
Jumlah
1
Uang Tunai Debitur
Rp 200.000.000
No.
Daftar Pembagian
Pengeluaran
Jumlah
1
Biaya Kepailitan
Rp 10.000.000
2
Biaya Surat Kabar Rp 10.500.000
No. 1
Pembagian/Pembayaran Fee Kurator
Jumlah Rp 14.000.000
sesuai Permenkumham No.18 Th. 2021 2
Jumlah
Rp 200.000.000
Pembagian kpd Kreditur 1. Sukarno
Rp 66.200.000
2. Agus Pradityo, SE.
Rp 99.300.000
Rp 20.500.000
Rp 179.500.000
Surabaya, 25 Agustus 2021 Mengetahui dan Menyetujui Kurator PT. DAYU ANUGRAH PERSADHA (Dalam Pailit) TTD Adi Fesasih Oktavianto, S.H., M.H.
Hakim Pengawas TTD I Ketut Tirta, S.H., M.H. Sekretaris,
TTD Lucky Kartanto, S.E., S.H., MSA., Ak., CPA.
TTD Wantiyah, S.H.
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Direktur Utama: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III Choirul Shodiq SH MH No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Pemimpin Perusahaan: Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SENIN PON, 30 AGUSTUS 2021 HALAMAN 9
Gus Ipul Ingatkan 3 Hal Penting dari KPK “Ada tiga hal penting yang tadi dipesankan KPK kepada k a m i di Pemerintah Kota Pa s u r u a n ,” kata Wa l i K o t a Pasur uan yang karib disapa
Gus Ipul ini usai mengikuti rapat koordinasi monitoring dan evaluasi program pencegahan korupsi terintegrasi di Gedung Gradika, Pemkot Pasuruan. Hadir memenuhi undangan Pemkot Pasuruan ini Direktur Wilayah III Koordinasi dan Supervisi KPK Brigjen Polisi Bahtiar Ujang Purnama. Selain itu juga hadir wakil wali kota Pasur uan,
FOTO: MEMORANDUM/RUL
FOTO: MEMORANDUM/NN95
Pasuruan, Memorandum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperingatkan tiga hal bagi Pemerintah Kota Pasuruan agar pencegahan korupsi bisa berjalan maksimal. Hal itu disampaikan Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf.
sekretaris daerah serta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkot Pasuruan. Menurut Gus Ipul, 3 pesan penting yang disampaikan Brigjen Polisi Bahtiar Ujang Purnama yang pertama adalah KPK memperingatkan bahwa rekruitmen ASN, tenaga PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja), maupun tenaga kontrak dan PHL (pekerja harian lepas) di instansi pemerintahan harus bersih dan tidak ada pungutan. “Jangan sampai ada pungutan dan harus transparan disosialisasikan secara masif agar masyarakat tahu tidak ada pungutan,” kata Gus Ipul. Jika memang menemukan ada oknum yang melakukan pungutan, diminta segera melapor ke aparat penegak hukum. Pesan berikutnya
adalah agar pemerintah berhati-hati dalam melakukan mutasi. “Banyak kasus. Ini jadi pantauan KPK di mana mutasi itu rawan jual beli jabatan,” ujar Gus Ipul. Sementara pesan ber ikutnya adalah bagaimana Pemkot Pasuruan segera meningkatkan target penilaian monitoring control for prevention (MCP) atau monitoring kontrol untuk pencegahan korupsi. Pemkot Pasuruan dari penilaian KPK pada 4 bulan lalu skornya 48 persen dan saat ini hasil penilaian internal sudah mencapai 64 persen. “Target kami bisa 90 hingga akhir tahun. MCP ini penting untuk menyelamatkan aset daerah juga untuk meningkatkan PAD dan mencegah korupsi,” tutup Gus Ipul. (rul/lis)
Wali Kota Pasuruan Gus Ipul memberikan sambutan.
Dewan Setujui Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2021
Tulungagung, Memorandum Guna kelancaran kegiatan Gerai Vaksin Merdeka di wilayah Kecamatan Sendang, Polsek Sendang bersama Koramil dan Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Sendang melaksanakan pengamanan dan pemantauan jalannya vaksinasi. Antusias warga mengikuti vaksinasi terlihat dengan kehadiran mereka dan mengantre satu persatu untuk menerima vaksin yang dilayani petugas dari tim tenaga kesehatan Kecamatan Sendang, Sabtu (28/8). Kapolsek Sendang Iptu Agus Riyanto mengatakan, Gerai Vaksin Merdeka melaksanakan vaksinasi di tempat wisata Bumi Perkemahan Jurang Senggani, Kecamatan Sendang. “Vaksinasi Merdeka Semeru dosis 1 hari ini yang divaksin sejumlah 200 orang di tempat wisata Buper Sendang,” ucap Agus. Sedangkan teknis pelaksanaan vaksinasi yakni meliputi pendaftaran, pengukuran tensi, screening kesehatan, penyuntikan vaksin, dan observasi setelah vaksin selama ± 30 menit. “Alhamdulillah, dalam pelaksanaan vaksinasi dosis 1 di tempat wisata Buper diikuti masyarakat pelaku wisata, keluarga, serta mereka yang berdomisili di sekitar obyek wisata. Semua berjalan tertib dan mendapatkan respon baik dilihat dari jumlah kehadiran yang cukup tinggi,” lanjut Agus Riyanto. Kehadiran Polri bersinergi dengan TNI dan instansi terkait bersama sama melaksanakan pengamanan guna keamanan dan kelancaran kegiatan vaksinasi Covid-19. “Petugas keamanan memastikan jalannya vaksinasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Selain melaksanakan pengamanan, personel juga memberikan edukasi tentang protokol kesehatan,” tambahnya. Agus Riyanto menyampaikan terima kasih kepada peserta vaksinasi yang sudah rela mengantri dengan tertib dan mematuhi prokes. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada vaksinator nakes Kecamatan Sendang, Tulungagung. Kami terus bekerja sama dengan puskesmas, koramil, dan Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Sendang agar pelaksanaan vaksinasi di wilayah Kecamatan Sendang berjalan lancar,” tuturnya. Agus Riyanto mengimbau kepada peserta vaksin dan seluruh masyarakat, meskipun sudah divaksin harus tetap disiplin prokes 5M. Menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas dan jangan lupa untuk tetap berolahraga serta makan makanan bergizi. (nn95/mad/lis)
RUMAH DIJUAL Jual Cpt Rmh Besar Kupang Krajan Bebas Banjir, Strategis, Garasi 4 mobil & juga toko sudah jalan. Jalan Raya Pasar kembang. Hub : 081230222797. Dijual Rumah Uk 4.7x20 SHM Jln. Karang Gayam 3/23 A. Strategis Dekat Fasum, Dekat Kampus, dan Rumah Sakit, Tengah Kota, Bebas Banjir. Hub.081703122943.
JUAL RUMAH / TANAH PANDAAN
R U PA - R U PA
Disewakan, tanpa perantara, rmh baru, 3 KT-2 KM-105 m2, PLN, PDAM, 18 jt/th nego. Wisma Tirta Agung Asri tahap 2 no.7, Gununganyar Tambak. Hub. 081331804473.
Usaha Cari Kerjasama Modal 30-100 Jt P/W Bisa Ikut Kerja Gaji + Keuntungan segera. Hub:085755146081.
Jual Tanah Daerah Balikpapan dan sekitarnya, utk Pabrik, Kantor, Hunian, Hub 0813 5768 3303. CV. SETIA JAYA PROPERTI PROMO KHUSUS PPKM !!! TANAH KAVLING SIAP BANGUN Harga 28 Juta - 30 Juta Menjadi 23 - 25 Juta an Lokasi Ds. Sedaput Klagen Benjeng - Gresik 100 % RESMI !!! WA / Tlp : 0812 3200 3191 LANGSUNG PEMILIK !
P E N G O B ATA N
keberadaannya” harapnya. Pandemi yang tak kunjung reda diharapkan bupati agar tidak menjadi
LOWONGAN
Sopir Truk Tronton Wingbox SIM B2 Umum Max.50Th Pengalaman Kota2 Jatim+Jabar 081330994567.
Ditemui usai mengikuti sidang par ipur na Bupati Maryoto Birowo mengatakan, sidang paripurna dengan agenda penandatanganan nota kesepakatan Rancangan Perubahan KUA dan
penghalang untuk melangkah maju. “Sedikit demi sedikit kita harus mulai membiasakan hidup berdampingan
KEHILANGAN Hlg BPKB asli Mtr Honda XIB02 th ‘16 W6141QV An.Imam Suhadi Jl.Tambak Sumur No.7 Waru Sda. HILANG STNK HONDA NF 11 REVO 110 2011 W-2967-TN SUNDARI 081330415147. HILANG STNK YAMAHA MIO 113 CC 2013 W-6982-UL ISMAIL RUBIANTO 089507138566.
KONSULTASI PRIBADI CEMAS, STRES, PATAH HATI, PERSELINGKUHAN, PERPISAHAN DLL. HUB : 0812 3511 1900
ELEKTRONIK DIJUAL AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.
PA R A N O R M A L Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung e ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0812 29729706/08 5785938383. (tdk terima SMS).
alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan perumahan juga menjadi sorotan. “Pada umumnya kami menyetujui namun tetap dengan beragam catatan yang harus diperhatikan oleh bupati,” ujarnya.
Bupati Jember Hendy Siswanto bersama forkopimda dan pejabat lainnya dalam acara pameran artefak meteorit.
Dicari Tukang Plong Kertas Duplek, Freelance, Jam Kerja Bebas, Borongan. Jl.Ploso Baru 109 Sby.
BIRO JASA
R U M A H D I S E WA K A N
TA N A H D I J U A L
Jember, Memorandum Jember Fashion Carnaval ( JFC) menggelar pameran artefak meteorit berskala internasional pertama di dunia bertema “The Lost Ancient Civilization” Keagungan Peradaban Dunia, Sabtu (28/8). Dari ratusan artefak yang tersedia, 7 6 d i a n t a ra n y a t e r p i l i h u n t u k dipamerkan sebagai bentuk perayaan HUT ke-76 RI. “Ini adalah hasil dari leluhur nusantara,” terang Iwan, Presiden JFC dalam sambutannya di Pendopo Wahyawibawagraha. Iwan ingin Jember tak hanya kota carnaval, namun juga dikenal dunia sebagai kota istimewa yang cinta sejarah peninggalan leluhur. “Saya berharap akan banyak penelitian dari acara ini. Untuk itu webinar di pameran ini melibatkan akademisi, budayawan, pariwisata, serta pihak terkait” jelasnya. Bupati Jember Hendy Siswanto mengapresiasi acara pameran perayaan HUT ke-76 RI. Kegiatan ini sekaligus bentuk kontribusi untuk mengenalkan dan melestarikan peninggalan leluhur. “Agar anak cucu kita masih bisa menikmati
HUB : Hp. 0823 4310 0735 LANGSUNG PEMILIKNYA
RMH Tingkat SHM Uk:8x12 di Ploso 9D/9. WA: 0838 3106 6650.
Bupati Maryoto bersama Ketua DPRD Tulungagung Marsono dan unsur pimpinan.
Rancanagan PPAS Perubahan tahun anggaran 2021 dan penetapan 3 raperda lainnya menjadi Perda kali ini berjalan dengan lancar. Pihaknya menilai evaluasi kinerja satgas yang diinginkan DPRD merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi, untuk meningkatkan kemampuan kinerja dan target capaian. “Evaluasi itu hal yang wajar saya kira, agar kita bisa mengetahui kinerja dan capaiannya,” jelas Maryoto. Maryoto Birowo menyebut, evaluasi dan masukan dari masing-masing fraksi akan dilakukan oleh pihaknya dengan maksimal. “Tentu akan kita perhatikan dan akan kita laksanakan, dan saya mengucapkan terima kasih atas evaluasi yang diberikan oleh teman-teman dari DPRD,” pungkasnya. (fir/mad/lis)
JFC Pamerkan Artefak Meteorit Berskala Internasional
JUAL RUMAH & TANAH LUAS 640 M2 SERTIFIKAT JLN. BULU KANDANG TAMANDAYU PANDAAN HARGA 200 JUTA (NEGO)
Anda Butuh Tukang Lukis, Cat Dinding, Rehap Gedung Sekolahan, Pagar, Rehap Bangunan, Taman, dll. Hub: Bp Erwin 085755146081.
Marsono di hadapan peserta sidang mengatakan, secara umum berdasarkan pandangan akhir fraksi-fraksi yang telah disampaikan dan berbagai pertimbangan, menyetujui Rancangan Perubahan KUA dan Rancangan PPAS Perubahan tahun anggaran 2021, namun dengan sejumlah catatan. Se p e r t i e va l u a s i y a n g harus dilakukan oleh eksekutif atas kinerja Satgas Covid-19 selama ini dan penggunaan anggarannya. Kemudian, perlunya terobosan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) yang disesuaikan dengan kemampuan organisasi perangkat daerah. Selain itu dewan juga menyoroti pengembangan informasi teknologi (IT) yang sampai saat ini dianggap belum diaplikasikan oleh OPD yang menanganinya. Dan masalah
FOTO: MEMORANDUM/JUN
TNI-Polri Kawal Vaksinasi Merdeka di Wisata Buper Sendang
Tulungagung, Memorandum Sidang paripurna dengan agenda Penandatanganan Nota Kesepakatan Terhadap Rancangan Perubahan KUA (Kebijakan Umum APBD) dan Rancangan PPAS (Prioritas Plafon Anggaran Sementara) Perubahan Tahun Anggaran 2021 ser ta Pembentukan Pansus digelar di Gedung Graha Wicaksana DPRD Tulungagung, Sabtu (28/8). Hadir dalam sidang paripurna tersebut pimpinan DPRD Tulungagung dan anggota yang sudah kuorum. Sementara itu Bupati Tulungagung Maryoto Birowo bersama sekda dan asisten sekda juga turut hadir sebagai perwakilan eksekutif. Sedangkan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat mengikutinya melalui aplikasi zoom. Ketua DPRD Tulungagung
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Pelaksanaan vaksinasi di wilayah Kecamatan Sendang.
P I J AT K E B U G A R A N
HILANG STNK MOBIL ETIOS VAICO TOYOTA W-1365-SD SULASTRI 081332260493.
MAKANAN MINUMAN
Hilang STNK Spd Motor Honda Beat L2280HA A/N: Bambang Sumitro D/A: Pacar Kembang 4/30.
B i s m i l l a h i r o h m a n i r r a h i m .. Dengan niat ibadah, menyediakan paket makanan bsh/krg/ nasi/mcm2 roti/kripik tempe, dll. Ins dpt hadiah dunia akhirat.. Hubungi 081257034371.
Hilang STNK Spd Motor Honda Vario L4273FY A/N: Stefanus Gunawan.ST D/A: Kapas Gading Madya 3-D/19-A.
KEHILANGAN
Hilang STNK Spd Motor Honda Scoopy L5131IH A/N: Dayuk D/A: Wonorejo Selatan 4/Kav 112-A.
Telah Hilang STNK Spd Motor Beat Th’2020 Nopol W-2302WS An.Hadi Sudarsono D/a. Raden Saleh 15 Medaeng Waru. 081336126476. Kehilangan STNK Motor Honda L-4049-BW a/n Harini Alamat Kalianak Timur Lebar No 127 Surabaya.
Hilang STNK Spd Motor Honda Beat L4266FB A/N: Tjandra Debbie Pramita D/A: Setro 5/102.
P E M B E R I TA H U A N Kpd. Bambang Budi Utomo/ Ahli Waris, Dsn Cumpring, RT.7 RW.04 Ngantungan, Pasrepan Pas Segera Selesaikan Kewajiban Pelunasan DI PT OTO Multi Artha Malang, Max 06/09/21
dengan virus ini sebagai bentuk kehidupan new normal dan tetap patuh prokes” terangnya. (jun/lis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
SENIN PON, 30 AGUSTUS 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
POLSEK JOMBANG RINGKUS 2 BUDAK TUNGGORONO
Sita Sembilan Poket Sabu FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Bupati Ikfina Fahmawati saat meninjau lokasi wisata Jembul.
Pemda Lirik Potensi Air Terjun Coban Kabejan Mojokerto, Memorandum Potensi Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo terus digali. Daerah pinggiran wilayah Kabupaten Mojokerto yang berbatasan dengan hutan ini, diprediksi menyimpan banyak potensi alam dan pariwisata menjanjikan. Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas PUPR, Kabag Pembangunan, Plt. Kepala DPMD, camat beserta perangkat desa Jembul, bahkan turun untuk menyisir langsung beberapa spot potensial, salah satunya air terjun Coban Kabejan. Coban Kabejan yang dapat diartikan sebagai ‘kebajikan’, merupakan hidden gem yang belum banyak diketahui orang. Coban Kabejan terletak di dalam hutan, dengan akses jalur setapak alami dan tebing curam di sisi-sisinya. Melihat potensi Coba Kabejan yang cukup tinggi untuk dijadikan spot pariwisata, bupati ingin agar hal ini dapat diformulasikan secepatnya. Mulai dari langkah pemetaan, perencanaan, hingga pembangunannya nanti. “Jembul sangat potensial. Ini sudah jelas. Kami harus segera menyusun perencanaan, yang akan dijalankan secara bertahap. Kita harus gali terus potensi yang ada, libatkan, dan berdayakan masyarakat sekitar. Coban Kabejan ini contohnya. Kita juga bisa menonjolkan kekayaan kuliner lokal setempat, untuk membantu mendongkrak ekonomi warga desa,” ujar bupati. Bupati Ikfina pada eksplorasi ini juga menginstruksikan untuk segera melakukan renovasi kolam renang wisata Bukit Pelangi Jembul, sumber air kolamnya, beserta akses jalan agar makin mudah. Tujuannya tentu untuk mendongkrak kembali nilai jual pariwisata agar lebih dikenal luas. Kolam yang dibuka sejak 2017 lalu itu, diharapkan agar bisa beroperasi kembali, dan memberi manfaat ekonomi bagi warga sekitar. Instruksi bupati, selanjutnya segera masuk ke catatan Reynaldy Rizal Kabag Pembangunan Kabupaten Mojokerto, untuk segera diarahkan agar pendamping desa secepatnya berkoordinasi dengan Pemda. “Kita perlu kembali ke perencanaan semula. Kita bisa tingkatkan BK desa, tapi dengan tetap melihat permasalahannya. Semua bisa dikomunikasikan dengan membuat proposal ke Pemda, terkait apa saja yang perlu dilakukan untuk pembangunan infrastruktur,” jelas Reynaldy secara teknis. (war/yok)
Jombang, Memorandum Unit Reskrim Polsek Jombang menggerebek dua lokasi yang dijadikan tempat mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu. Dua lokasi tadi masing-masing rumah di Perum Pondok Indah Blok AA dan sebuah kamar kos yang ada di Dusun Dayu, keduanya masuk wilayah Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang. Selain berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, polisi berhasil pula membekuk 2 maniak kristal haram. Kedua tersangka yang dibekuk Roni Wijaya alias Kembet (23), serta Gempur Setya Budi alias Ucil (25), keduanya warga Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang. “Kedua tersangka kami amankan di dua lokasi berbeda. Dari tangan mereka kami menyita pula sejumlah barang bukti,” papar Kapolsek Jom-
bang AKP Bambang Setiyobudi, Minggu (29/8). Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan Roni berupa 4 poket sabu masing-masing dengan berat 0,28 gram, 0,52 gram, 0,17 gram, 0,26 gram, sebuah pipet yang masih terdapat sisa sabu dengan berat kotor 2,18 gram. Kemudian sebuah alat isap atau bong, sebuah korek, serta dua sekop terbuat dari sedotan. “Berbekal penangkapan pertama, kami lakukan upaya
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Tersangka Gempur Setya Budi alias Ucil diapit petugas di Mapolsek Jombang.
pengembangan. Hasilnya, satu tersangka turut kami amankan berikut sejumlah barang bukti,” sambung Kapolsek. Sementara itu, barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan Gempur, berupa 5 poket sabu dengan berat kotor 0,36 gram, 0,52 gram, 0,51
gram, 0,49 gram, serta 0,45 gram. Ditambah sebuah pipet kaca yang masih terdapat sisa sabu seberat 1,32 gram, berikut sebuah handphone yang digunakan sebagai sarana melakukan transaksi. “Akibat perbuatannya kedua tersangka kami jerat pasal 114
ayat 1 Jo 112 ayat 1 Jo pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, dan denda paling banyak Rp 10 miliar rupiah,” pungkas Bambang. (wan/yok)
Jasad Pemuda di Waduk Long Storage
Polisi Pastikan Korban Alami Gangguan Jiwa Mojokerto, Memorandum Penemuan mayat yang diduga tenggelam di Waduk Long Storage, dan diketahui merupakan pemuda asal Demak, Jawa Tengah, perlahan mulai terkuak penyebabnya. Satreskrim Polres Mojokerto terus melakukan penyelidikan hingga Minggu (29/8). Tewasnya pemuda asal Desa Bendungrejo, Kecamatan Karang Anyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah yang jasadnya ditemukan oleh warga dalam keadaan tangan terikat tali plastik dan mengapung di atasWaduk Long Storage, Dusun Mliring, Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Kamis (26/8) lalu, dipastikan bukan korban pembunuhan. Saat dikonfirmasi terkait penemuan mayat apakah meru-
pakan korban tindak kekerasan, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan jika penemuan mayat dengan TKP Waduk Long Storage berjenis laki-laki dan berhasil diidentifikasi bernama TeguhWahyudi (26) asal Desa Bendungrejo, Kecamatan Karang Anyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah dipastikan bukan korban pembunuhan. “Untuk mengungkap kejadian apakah korban tewas akibat tindak kekerasan atau karena laka air, kita terjunkan anggota Satreskrim Polres Mojokerto dibantu anggota Reskrim Polseku Tarik, Sidoarjo untuk melakukan penyelidikan hingga meminta keterangan beberapa saksi di sekitar lokasi kejadian. Dan ternyata korban merupakan T-4 (tempat tinggal tidak tetap). Bahkan setelah
kita lakukan pengecekan ke pihak keluarga korban, korban mengidap gangguan jiwa baru keluar dari rumah sakit jiwa. Statusnya, korban memiliki kartu kuning yang dikeluarkan dari rumah sakit jiwa,” ungkap Dony, Sabtu (28/8). Masih kata Dony, sebelum ditemukan tewas, dari keterangan beberapa saksi, korban diketahui sering mondar-mandir di wilayah Desa Leminggir. Korban kadang sesaat sering marah-marah tak tau alasannya apa. Karena memiliki karakter marah-marah, warga bersama perangkat desa setempat dibantu petugas dari kepolisian dan satpol-PP berusaha mengamankan korban agar tidak meresahkan warga sekitar. “Dengan cara diikat kedua tangannya dengan menggu-
nakan tali plastik namun tidak erat, korban lalu dinaikkan mobil untuk dibawa petugas guna diserahkan ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan. Namun, justru korban memaksa melepaskan diri dari pengamanan petugas dan kabur ke
arah lokasi sekitar Waduk Long Storage. Dimungkinkan saat berlari, tubuh korban terpeleset tercebur ke Waduk Long Storage lalu tenggelam dan hingga akhirnya ditemukan sudah dalam keadaan tewas,” pungkas Dony. (no/yok)
Gandeng Kodim 0814, Ponpes LDII Gadingmangu Gelar Vaksin Bagi Santri Jombang, Memorandum Gandeng TNI, Pondok Pesantren (Ponpes) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Desa Gadingmangu, Kecamatan Perak, menggelar vaksinasi, Sabtu (28/8). Pada gelombang pertama, petugas memberikan suntikan vaksin jenis Sinovac bagi 500 santri. Dari total target keseluruhan 2.000 dosis yang bakal dilakukan secara bertahap. Diungkapkan Danramil Perak Letda Arhanud Zainudin, kegiatan yang dilakukan yakni vaksinasi gelombang pertama bagi santri di Ponpes LDII Desa Gadingmangu. Dari total keseluruhan 2.000 dosis, di hari pertama pihaknya menyasar 500 santri. “Hari ini (kemarin, red) gelombang pertama dan dosis pertama vaksin jenis Sinovac. Total dosis yang diberikan sebanyak 2.000, dilakukan secara bertahap dengan capaian awal sebanyak 500 santri,” ungkapnya, Sabtu (28/8). Dengan jumlah dosis tadi, sambung Danramil, pihaknya
menargetkan di bulan Agustus ini semua tahapan selesai. “Karena memang dilakukan secara bertahap, tujuan kami tak lain ingin menghindari terjadinya kerumunan massa. Namun demikian target kami di bulan ini semua tahapannya rampung,” tandas Zainudin. Masih di lokasi yang sama, Ketua DPD LDII Kabupaten Jombang Widodo mengatakan jika kegiatan vaksinasi sudah dua kali dilakukan. Di tahap awal dulu, kegiatan serupa sudah dilakukan oleh Polres Jombang. “Hari ini (kemarin, red) dilakukan vaksinasi bagi
santri di Ponpes Gadingmangu, dengan target sebanyak 2.000 dosis. Dalam kesempatan sebelumnya, pihak Polres Jombang juga melakukan sebanyak 5.000 dosis,” ujarnya. Dengan total dosis tadi, sebanyak 7.000 santri dipastikan bakal menerima suntikan. “Target kami dari awal memang 7.000 santri Ponpes LDII Gadingmangu mendapatkan suntikan,” pungkasnya. Ditambahkan Sekretaris DPD LDII Toto Raharjo, kegiatan vaksinasi merupakan hasil kerja sama dengan TNI, dengan tujuan menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity). “Saat kegiatan pertama kami bekerjasama dengan Polres Jombang. Sementara dalam kegiatan vaksinasi hari ini, kami berkerjasama dengan Kodim 0814 Jombang,” tambahnya. Selain sebagai bentuk herd immunity atau kekebalan
FOTO: MEMORANDUM/FERDY EKO C
Ketua DPD LDII Kabupaten Jombang Widodo (songkok hitam) memantau vaksinasi bagi santri.
kelompok, pemberian dosis pertama vaksin jenis Sinovac ini dilakukan sebagai wujud pencegahan penularan virus Covid-19. “Setelah tercipta kekebalan kelompok, kami berharap semua rangkaian kegiatan pembelajaran dapat berjalan,” harap Sekretaris DPD LDII. Dijelaskannya, sebelum mendapatkan suntikan vaksin, terlebih dulu pelajar yang datang menjalani registrasi. Setelahnya, mereka melalui
atau screening menyangkut pemeriksaan suhu tubuh, tekanan darah, serta riwayat penyakit. “Setelah dinyatakan sehat, barulah pelajar mendapatkan suntikan. Tahap selanjutnya observasi selama 30 menit, untuk mengetahui gejala-gejala yang muncul pasca vaksinasi,” bebernya. Bukan hanya sebatas melakukan pendampingan saat kegiatan vaksinasi. Jajaran pengurus DPD juga menyam-
paikan kepada santri untuk tetap disiplin prokes, kendati sudah divaksin. “Selain pendampingan, kami juga menyampaikan imbauan protokol kesehatan bagi santri yang telah menjalani vaksinasi. Dengan selalu menerapkan 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas,” tegasnya. Dengan kesempatan yang diberikan, secara khusus ia
menyampaikan terima kasih kepada Kodim 0814 Jombang beserta jajarannya. Terkait, fasilitas 2.000 vaksin kepada santri Ponpes Gadingmangu. “Vaksinasi ini sangat berguna bagi kita semua untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Maka secara khusus kami mengucapkan terimakasih kepada Kodim 0814 Jombang dan jajaran karena telah memberikan kami fasilitas,” pungkas Toto. (fdy/adv/yok)
FOTO: MEMORANDUM/FERDY EKO C
Ketua DPD LDII Kabupaten Jombang Widodo memantau tahapan registrasi santri.
Widodo mendampingi proses screening santri.
Ketua DPD LDII Kabupaten Jombang Widodo terlibat diskusi dengan Danramil Perak serta personel di lokasi.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL
SENIN PON, 30 AGUSTUS 2021 HALAMAN 11
Surabaya, Memorandum Ardi Pratama, terdakwa dalam kasus salah transfer dari BCA senilai Rp 51 juta batal mengajukan kasasi. Hal tersebut disampaikan oleh Hendrix, penasihat hukum (PH) terdakwa. Menurut Hendrix, pertimbangan batalnya pengajuan kasasi tersebut atas permintaaan dari terdakwa sendiri. “Tidak jadi kasasi. Pertimbangannya dari Ardi yang minta karena vonis 1 tahunnya sudah mau habis dari yang dia jalani seka-
rang ini,” kata Hendrix ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (29/8). Ditambahkan Hendrix, kliennya tersebut berpikir tidak ada gunanya untuk mengajukan kasasi. “Jadi dia pikir-pikir untuk ajukan kasasi juga ngga ada
gunanya,” ujarnya. Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gede Willy Pramana, ketika dikonfirmasi perihal tidak kasasinya Ardi Prataman turut membenarkan. Disinggung terkait putusan banding di Pengadilan Tinggi sebelumnya Willy menjelaskan, putusan majelis hakim adalah menguatkan putusan PN Surabaya. “Putusan PT terhadap perkara Ardi Pratama menguatkan
putusan PN Surabaya yang mana telah memutuskan bahwa terdakwa telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana melanggar Pasal 85 UU No. 3 Tahun 2011 Tentang Transfer Dana,” jelas Willy. Willy berharap agar di kemudian hari masyarakat berhati-hati dalam menggunakan uang dari transfer dana.” Harapan kami di waktu mendatang agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima
dan mempergunakan uang yang berasal dari transfer dana,” tandasnya. Untuk diketahui, persidangan kasus salah transfer ini akan kembali dilanjutkan pada Kamis (18/9) mendatang dengan agenda pembacaan surat tuntutan dari jaksa I Gede Willy Pramana. Kasus ini bermula saat terdakwa Adi Pratama mendapatkan transfer masuk uang sebesar Rp 51 juta ke rekeningnya pada
FOTO: MEMO RANDUM/JAKA
Terdakwa Salah Transfer Batal Kasasi Ardi Pratama saat sidang di PN Surabaya beberapa waktu lalu.
Maret 2020. Adi menyangka uang itu adalah hasil komisinya sebagai makelar mobil mewah. 10 hari berselang, rumah Adi di Manukan, Surabaya didatangai oleh dua orang pegawai BCA Catur Ida dan Nur Chuzaimah. Mereka mengatakan bahwa uang senilai Rp 51 juta itu salah transfer dan masuk
ke rekening Adi. Sayangnya uang itu terlanjur dipakai Adi. Seorang pegawai BCA Nur Chuzaimah kemudian melaporkan Adi Pratama pada Agustus 2020. Lalu pada November 2020, Adi Pratama ditetapkan sebagai tersangk dan ditahan dengan tuduhan pasal 85 UU nomor 3 tahun 2011. (mg5/nov)
Surabaya, Memorandum Banding yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gede Willy Pramana atas vonis terdakwa Gilang Aprilian Nugraha Pratama atau dikenal Gilang Bungkus diterima majelis hakim Pengadilan Tinggi. JPUWilly saat dikonfirmasi perihal perkara banding tersebut membenarkan. Menurut JPU dari Kejari Tanjung Perak Surabaya itu, dalam putusan banding tersebut berbunyi menguatkan putusan Pengadilan Negeri Surabaya dengan nomor 2286/Pid.
Remaja...
Sus/2020/PN Sby. “Putusan bandingnya menguatkan putusan PN Surabaya,” tutur Willy saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Minggu (29/8). Ketika disinggung terkait apakah Gilang mengajukan kasasi, Willy kembali membenarkan.” Iya Mas, terdakwa mengajukan kasasi,” imbuhnya. Sementara itu, Sudiro, penasihat hukum terdakwa Gilang saat dikonfirmasi terkait perkara kliennya tersebut mengatakan jika dirinya hanya membantu perkaranya hingga tingkat
Sambungan dari halaman 1
terjatuh dan masuk di bawah kolong trailer. “Seketika korban beserta kendaraannya langsung terlindas trailer tersebut,” kata Kanitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Heru Sudjio. Akibat peristiwa itu, korban tewas di lokasi. Selain itu, kondisi kendaraan korban ringsek akibat benturan keras dari kecelakaan tersebut. “Petugas sudah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi-saksi. Selanjutnya jenazah pengendara motor itu dievaksuasi ke RS,” pungkasnya. (alf/nov)
Polda Back Up...
Sambungan dari halaman 1
(29/8). Gatot menyebut, penyelidikan ini, pihak polda hanya membantu teknisnya saja. Sedangkan untuk proses penyelidikan dan penyidikan akan ditangani oleh Polres Jember. “Polda terkait teknisnya. Polres untuk proses lidik dan sidiknya,” lanjut dia. Sekadar diketahui, penyelidikan kasus dugaan korupsi anggaran permakaman menyeret sejumlah pejabat pemerintah Kabupaten Jember. Salah satu pejabat yang telah diperiksa yakni Bendahara BPBD Jember Siti Fatimah. (fdn/nov)
2 Maling...
Sambungan dari halaman 1
Di rekaman video berdurasi 1 menit 54 detik tersebut, terlihat jelas dua pelaku beraksi dengan mengendarai Vario warna putih. Seorang pelaku yang bertugas sebagai eksekutor masuk melalui pintu pagar. Sedangkan temannya yang mengenakan kaus biru dan celana pendek menunggu di atas motor sambil mengawasi situasi sekitar. Tak lama kemudian, temannya yang di dalam tampak keluar sambil mengendarai motor curian. Dia lalu membuka pintu pagar dan secepatnya kabur meninggalkan lokasi dengan diikuti temannya. Korban baru mengetahui kejadian itu setelah bangun tidur dan mendapati motornya yang diparkir di teras rumah raib. Setelah dicek melalui rekaman CCTV milik tetangganya diketahui kendaraan tersebut digasak dua maling. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Sawahan Iptu Ristitanto saat dikonfirmasi kejadian curanmor di Jalan Petemon Barat mengatakan tidak ada laporan. “Tidak ada laporan ke polsek,” singkat Ristitanto. (rio/nov)
Senasib
Sambungan dari halaman 1
atas foto tangkapan layar klarifikasi Rachel Vennya. Citra Kirana juga mengatakan mendapat bukti transfer tapi tidak ada uang yang sampai ke rekeningnya. Itu senasib juga dialami Rachel Vennya. “Yang aku kapan nih di LUNASIN?? @medinazein. Aku juga dikasih bukti transfer tapi ternyata gak masuk uangnya,” tanya istri Rezky Aditya itu. Sayang, Citra Kirana sudah menghapus postingan yang belum 24 jam itu. Sedangkan Medina Zein sudah menjelaskan alasannya belum melunasi utang ke Rachel Vennya saat itu. “Hai Gucci gengs pagi-pagi sudah ramai bangun tidur sudah puspa rina, puspa rina, banyak banget yang nge-DM sama mention aku. Sebenarnya nggak ada apa-apa. Aku sama Rachel cuma salah paham saja,” ucap Medina Zein. “Jadi bulan Maret itu Rachel titip jual tas ke aku. Udah gitu accounting aku transfer dan setelah transfer itu transferannya balik lagi, nggak masuk. Nggak ngerti kenapa,” sambungnya. Medina Zein harusnya membayar tas yang dia beli dari Rachel Vennya seharga Rp 380 juta. Akan tetapi, melalui m-banking Medina tidak bisa langsung mentransfer sejumlah itu. “Nah, sudah gitu aku udah transfer ke Rachel sebagian dua hari lalu karena limit kan m-banking BCA itu cuma Rp 100 juta juga sehari ya kan, sedangkan transferannya itu Rp 380 juta. Kemarin sudah transfer 200 juta, tinggal Rp 180 juta kemarin aku ketiduran. Jadi kalian nggak usah ramai,” tegas Medina Zein. Sedangkan untuk masalah dengan Citra Kirana, Medina Zein belum memberikan klarifikasi apa pun. Begitu juga dengan Citra Kirana yang lebih memilih menghapus unggahannya itu. (dth/nov)
banding. Untuk perkara kasasi dia tak menanganinya.” Saya hanya sampai tingkat banding saja. Kalau untuk kasasi saya tidak menangani,” tandasnya. Untuk diketahui, pada sidang putusan sebelumnya, terdakwa Gilang divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya selama 5 tahun 6 bulan kurungan penjara karena terbukti melakukan kekerasan dan tindakan cabul. “Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Gilang Aprilian Nugraha Pratama, selama 5 tahun 6 bulan,” kata ketua majelis hakim Khusaini saat
membacakan amar putusan, di Ruang Tirta I, PN Surabaya, Rabu (3/3). Dalam amar putusan majelis hakim, terdakwa Gilang terbukti melanggar tiga pasal, yaitu pasal 45 ayat (4) junto pasal 27 ayat (4) Undang-Undang nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Lalu pasal 82 ayat (1) junto pasal 76E Undang-undang nomor 17 tahun 2016 junto Undang-undang nomor 35 Tahun 2014 junto Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan
pasal 289 KUHP. Selain hukuman badan, terdakwa Gilang juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 50 juta. “Dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan,” ucapnya. Vonis yang dijatuhkan kepada Gilang Bungkus terdakwa kasus fetish kain jarik lebih ringan dari tuntutan JPU yang sebelumnya menuntut pidana penjara selama 8 tahun denda Rp 50 juta, subsider 6 bulan penjara. (mg5/nov)
FOTO: MEMO RANDUM/IST
Gilang Fetish Ajukan Kasasi
Kejari Tanjung Perak Surabaya
Polisi Belum Bertindak subbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol M Fakih, dia juga tidak berani berkomentar. “Saya tidak berani komentar kasus Nenek Sumirah, langsung konfirmasi kapolrestabes ya,” jelas Fakih. Ketika Memorandum konfirmasi ke Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan via nomor HP-nya terdengar nada sambung, namun tidak diangkat. Begitu juga chat di nomor WhatsApp-nya, hanya dibaca namun tidak dibalas.
Seperti yang diberitakan, viral kasus telantarnya seorang wanita lanjut usia (lansia) yang hidup sebatang kara bernama Sumirah membuat miris warga Surabaya. Hal itu membuat Solehudin, praktisi hukum pidana Universitas Bhayangkara (Ubhara) akhirnya turut angkat bicara. Solehudin menjelaskan, kasus penelantaran Sumirah merupakan tanggung jawab pemerintah dan itu tercantum dalam Undang-Undang RI nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia.
Sambungan dari halaman 1 Apabila melanggar norma dalam undang-undang tersebut, khususnya pada pasal 26 dapat dikenakan pidana. “Ancaman sanksinya itu tindak pidana ringan (tipiring) karena pada pasal itu hanya kurungan bukan pidana penjara. Dan juga administrasi,” jelas Solehudin. Solehudin menambahkan, yang bertanggung jawab dalam kasus itu adalah Pemkot Surabaya dalam hal ini dinas sosial. Sebab, instansi tersebut yang mempunyai kewajiban
dan kewenangan untuk melaksanakan tugas tersebut. “ Yang bertanggung jawab ya pemerintah setempat. Dinas Sosial Pemkot Surabaya sampai ke bawahnya,” katanya. Lebih lanjut, telantarnya Sumirah, membuat Solehudin sangat menyayangkan pejabat setempat yang tidak mengetahui adanya kasus tersebut. Ia mengatakan bahwa seorang pejabat harusnya tahu persoalan warganya. “Buat apa jadi pejabat jika tidak mengetahui ada warganya yang tidak sejahtera.
Gelapkan Uang Pembelian Unit Properti pasal 378 KUHP, dan pasal 154 Undang-Undang nomor 1 tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman. Penetapan tersangka ini berdasar surat tertanggal 25 Agustus 2021. Menurut Rahmad, para tersangka tersebut ternyata belum membeli tanah yang ditawarkan ke para konsumen untuk dibangun unit apartemen. “Tanah setelah kami cek ke pemilik tanah ternyata belum dibeli. Langsung dipatok,” kata dia. Sebanyak 24 kliennya itu
semuanya sudah membayar pembelian unit apartemen kepada perusahaan properti yang dikelola ketiga tersangka. Pembayaran mulai 2015 sampai 2018. Sebagian sudah lunas. Ada yang sampai membayar Rp 800 juta. “Korban ada yang sudah membeli tiga sampai empat unit,” lanjut dia. Lokasi properti yang dipesan ada di Sidoarjo dan Surabaya. Di Sidoarjo ada dua apartemen yang ditawarkan. Yakni Royal Mutiara Residance dan Royal Avatar Wor-
Sambungan dari halaman 1 ld. “Satu lagi ada di Kota Surabaya. Di Rungkut Wiguna,” tandas dia. Setelah memesan unit properti, konsumen rata-rata menunggu serah terima unit dua tahun kemudian. Namun, hingga batas waktu yang sudah disepakati, unit yang ditawarkan tidak kunjung dibangun. “Kalau tanah sudah diuruk saja sudah bagus. Ini masih berupa tambak,” ujarnya. Rahmad mengatakan, para kliennya sebenarnya tidak berniat memidanakan tersangka.
Mereka hanya ingin uang yang sudah mereka bayarkan kembali. Sebelum melaporkan ke Polda Jatim tahun ini, mereka sudah berusaha mediasi. Manajemen properti sudah memberikan tawarannya. “Sempat diberikan BG (billyet giro). Tapi tidak ada yang terealisasi. Sampai sekarang belum ada yang terbayar. Karena itu pada 2021 ini kami baru buat laporan polisi,” tutur Rahmad. Tiga direksi Sipoa, KS, BS, dan AB sebelumnya sempat menjadi
Pasutri Masih Dirawat Intensif pasangan suami istri (pasutri) Danang Sugiarto (35) bersama Tatik Yuliati dan anaknya, Bening Febi Arimbi (12). “Akibat kebakaran itu, Danang dan Tatik masih dirawat intensif karena luka bakar serius. Sementara Bening meninggal di RS,” kata Samsul Hadi dikonfirmasi Memorandum, kemarin. Seperti diketahui, kebakaran melanda rumah kontrakan yang ditempati satu keluarga pada Sabtu dini hari (28/8). Sejumlah penghuni kos yang tersambung di bangunan utama yang terbakar panik dan berhamburan keluar. Bahkan beberapa di antaranya ada yang nekat me-
lompat dari lantai dua ke atap rumah warga untuk menyelamatkan diri. Seperti yang diceritakan Hendra (39). Saat kejadian ia memilih melompat ke bangunan sebelah. Sebab waktu itu api membesar dan dihawatirkan merembet ke kos-kosan yang tersambung dengan rumah induk yang posisinya di depan dan kondisi dilahap api. “Saya, istri, dan anak menyelamatkan diri melalui bangunan sebelah. Karena akses gang keluar kos dekat dengan titik api,” kata Hendra kepada wartawan. Perlu diketahui, rumah seluas 6×10 meter itu terbakar sekira
mereka semakin intens dan panas. Bahkan tak terkontrol hingga diketahui orang-orang kampung. Mereka digerebek di rumah Rehan saat sedang berduaan. Saat itu Ona yang ASN (aparatur sipil hegara) sedang ngantor. Masalah ini sempat dibawa ke sidang RT/RW, namun beberapa warga yang turut menggerebek bersama perangkat RT/ RW sepakat kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan. Ona yang baru tahu sepulang kerja berhasil diredam emosinya oleh para perangkat. Demikian juga keluarga Titit. Keluarga Titit hanya minta
tersangka kasus yang hampir sama. Ketiganya sudah diadili dan dinyatakan bersalah menipu para konsumen. Kini mereka sudah bebas setelah menjalani masa hukuman. Sementara itu, Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko belum mengetahui atas penetapan itu. Terpisah, Kasubdit Harda Bangtah Polda Jatim AKBP Nur Hidayat membenarkan penetapan ketiga direksi Sipoa itu. “Betul Mas,” singkatnya. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 pukul 03.30. Ketika kejadian ada tiga orang yang berada di dalam rumah. Yakni Danang berikut istrinya, Tatik Yuliati dan anak keduanya, Arimbi. Kebetulan saat kejadian, anak pertama Danang sedang tidak berada di rumah. Warga mengetahui ada kebakaran sewaktu api di dalam rumah sudah membesar. Ketika rumah terbakar, Danang, berusaha menyelamatkan anaknya. Bocah 12 tahun itu berhasil keluar rumah, tapi kondisinya tidak sadarkan diri. Sedangkan, sebagain tubuh Danang meski terbakar kondisinya masih sadar. “Anaknya sedang tidur di kamar depan. Kemudian
ayahnya berusaha menyelamatkan meski api membesar,” tutur Samsul Hadi. Sedangkan, Tatik, lari ke kamar mandi karena kondisi di depan rumah sudah banyak asap. Petugas pemadan kebakaran (damkar) berhasil mengeluarkan Tatik dalam kondisi sadar tetapi banyak menghirup asap. “Ketiga korban segera dilarikan ke RSUD Dr Soetomo untuk mendapat penanganan lebih lanjut karena luka bakar cukup serius diderita Danang dan anaknya. Sementara ibunya hanya mengalamai sesak napas akibat menghirup banyak asap,” terangnya.
Jajal Kejantanan vs Tetangga Namun memasuki tahun keempat, Rehan mulai gelisah dan ingin menjajal kualitas kejantanannya di luar. Pemilik bengkel motor ini lantas memilih sasaran. Setelah dipilah-pilah, pilihan jatuh ke tetangga sendiri. Maka, terjadilah hubungan haram Rehan vs perempuan itu, sebut saja Titit. Rehan yang yakin dirinyalah yang tidak bisa menghasilkan keturunan merasa tidak menanggung risiko bermain panas vs Titit. Dia pun semakin beringas menghadapi lawan mainnya. Eloknya, aksi Rehan diimbangi Titit. Semakin hari hubungan
Harusnya mengetahui berapa yang lanjut usia dan berapa yang tidak sejahtera,” bebernya. Padahal, menurut Solehudin, untuk urusan kemanusiaan yang sudah diatur dalam undang-undang seharusnya diketahui oleh para pejabat setempat. Ia berpendapat bahwa pejabat setempat terlalu menganggap enteng permasalahan tersebut. “ Yang tidak mengerti itu pejabatnya. Padahal ada undang-undangnya. Masalah ini hanya dianggap enteng,” tandasnya. (rio/nov)
Takdir berkata lain, putri ke dua pasangan Danang dan Tatik akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di RS. “Jenazah korban telah dikebumikan di Kediri. Keluarga ini sudah lama tinggal di lokasi tersebut,” ujar Samsul Hadi. Mengenai penyebab pasti kebakaran, kapolsek menuturkan masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara insiden membara itu disebabkan karena korsleting kabel listrik yang terhubung dengan TV. “Objek (TV) berada di kamar depan yang ditempati Arimbi. Dugaan sementara gegera korsleting,” terangnya. (alf/nov)
Sambungan dari halaman 1 ganti rugi material Rp 10 juta, dengan catatan andai nantinya Titit hamil, Rehan tetap harus bertanggung jawab mengawininya. Persoalan dianggap selesai. Tapi, tidak demikian dengan Ona dan Rehan. Ona tiap hari masih uring-uringan kepada Rehan. Lelaki itu dicurigai masih berhubungan vs Titit. Seiring berjalannya waktu, ternyata perut Titit biasa-biasa saja. Tidak ada tanda-tanda membesar pertanda kehamilan. Lambat laun masalah ini pun terlupakan, meski masih ada satu-dua warga yang terus memperbincangkannya.
Sebenarnya pada awal kasus ini mencuat, Ona berniat menggugat cerai suaminya. Tapi setelah mendengar sulitnya seorang ASN minta izin cerai, juga karena ada hak-haknya sebagai ASN yang harus dikorbankan, Ona berusaha sabar. “Ona sempat konsultasi ke sini. Tapi setelah saya pahamkan akan ada risiko yang harus dia dapatkan sebagai ASN, dia mengurungkan niatnya untuk mengajukan gugat cerai,” kata seorang pengacara yang biasa berpraktik di Pengadilan Agama (PA) Surabaya, Jalan Ketintang Madya, beberapa waktu lalu. Sampai pada tahun kesem-
bilan perkawinan Ona dan Rehan, sudah tidak ada lagi masalah berarti yang mereka hadapi. Masalah Titit sudah dikubur dalam-dalam dan tidak pernah diungkit-ungkit lagi. Di sisi lain, karena kinerjanya yang mumpuni, Ona dapat promosi jadi sekretaris kepala subbagian di kantornya. Terpaksalah mereka mengambil seorang pembatu rumah tangga. Ona sengaja memanggil dan meminta keponakannya dari Kediri untuk membantu di rumah, sekaligus mengawasi sang suami. Dia seorang gadis lugu, sebut saja Vajinatul Nikmah, yang lulusan SMP. (jos, bersambung)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SENIN PON, 30 AGUSTUS 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Warga Rembang Gelapkan Mobil Gresik, Memorandum Tarnoto dan Karyono, dua pria asal Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, diringkus jajaran Unit Reskrim Polsek Driyorejo. Keduanya diamankan atas laporan kasus penggelapan kendaraan. Belasan mobil dan motor berhasil digondol. Ulah pelaku terkuak setelah korban Tholip (48) warga Desa Wedoroanom, Kecamatan Driyorejo melapor ke aparat
kepolisian. Korban mengaku, mobil pikap L 9597 BI miliknya dibawa pelaku Tarnoto pada Rabu (30/6).
Pelaku tidak memberi kabar setelah membawa pikap tersebut. Karena curiga dan merasa ditipu, Tholip akhirnya melaporkan ke Polsek Driyorejo, Kamis (26/8). “Setelah menerima laporan tersebut, kami melakukan penyelidikan dan kurang dari 24 jam berhasil mengamankan pelaku Tarnoto,” kata Kapolsek Driyorejo Kompol Zunaedi melalui Kanit Reskrim
Polsek Driyorejo Ipda Suhari, Minggu (29/8). Di hadapan penyidik pelaku mengakui semua perbuatannya. Dari pengakuannya, Tarnoto sudah menggadaikan pikap warna hitam itu kepada rekannya Karyono dengan harga Rp 20 juta. Mendapati informasi tersebut, polisi gerak cepat meringkus Karyono di kediamannya, Kecamatan Sarang, Rembang,
Jawa Tengah. Benar saja, pikap milik korban ditemukan di lokasi penangkapan. Pelaku dan barang bukti langsung dikeler ke Mapolsek Driyorejo. “Pelaku sudah menggelapkan 10 mobil dan tiga motor. Korbannya dari berbagai daerah, dan di Gresik ada tiga orang. Untuk modus operandi dan lainnya masih terus kami dalami,” pungkasnya. (and/har/udi)
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Kedua pelaku di Mapolsek Driyorejo.
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Pemeriksaan suhu pelajar SMAN 1 Gresik pada PTM Juni lalu.
PTM SMA/SMK Tunggu Koordinasi Gresik, Memorandum Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) tingkat SMA/SMK di Kota Pudak belum dipastikan. Cabang Dinas Pendidikan Gresik masih menunggu keputusan Satgas Covid-19. Padahal, Pemprov Jawa Timur telah mengeluarkan edaran terkait PTM di wilayah PPKM level 1, 2 dan 3. Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Gresik Kiswanto membenarkan hal tersebut. Meskipun dari provinsi sudah memberikan lampu hijau, akan tetapi pihaknya masih menunggu keputusan di tingkat daerah. Gresik sendiri saat ini sudah berada di zona oranye dan level 3 penyebaran Covid-19. “Menurut edaran (PTM, red) SMA/SMK di Jatim sudah dimulai pada 30 Agustus bagi level 1, 2 dan 3. Tapi untuk Gresik, kami masih koordinasi dengan satgas Covid-19,” katanya, Minggu (29/8). Sebagai catatan, kabupaten/kota dengan PPKM level 1, 2 dan 3 diperbolehkan melaksanakan PTM dengan memperhatikan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 35 Tahun 2021. Termasuk memastikan seluruh guru, tenaga pendidik dan kependidikan telah divaksin. Salah satu syarat yang tercantum dalam inmendagri tersebut yaitu kapasitas maksimal 50% dari normal, dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter. Hari masuk sekolah dan jam pelajaran pun tidak penuh atau bergiliran. Setiap siswa mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas paling banyak dua kali dalam seminggu. Paling lama empat jam pelajaran per hari dengan 30 menit setiap jam pelajaran. Artinya, dalam sehari PTM dilakukan selama dua jam. Juga wajib disertai surat izin dari orang tua. Bahkan muncul istilah baru yakni blended learning. Yakni 50 persen siswa belajar di sekolah dan 50 persen lainnya belajar secara daring dari rumah. Artinya, selain melakukan pembelajaran langsung, guru sekaligus memberi pembelajaran daring. Di sisi lain, saat ini Pemprov Jatim juga terus menggeber serbuan vaksinasi bagi pelajar SMA/SMK. Setidaknya sudah ada 57.000 dosis yang digelontorkan. Ini dalam rangka menyukseskan rencana PTM agar tidak terjadi penularan Covid-19. “Untuk Gresik, kepastian dimulainya PTM di tingkat SMA/SMK menunggu hasil koordinasi bersama satgas Covid-19,” pungkas Kiswanto. Terpisah, siswa SMAN 1 Kebomas, Irsyad Maulana mengaku telah mengikuti program vaksinasi. Bahkan sudah dosis kedua. Ia mengaku tidak ada efek samping berarti setelah diinjeksi vaksin. Ke depan, Irsyad berharap PTM segera dilakukan. “Saya sudah divaksin dan siap PTM. Semoga bisa segera dimulai, sudah rindu belajar dan bermain bersama teman-teman,” ujar siswa berusia 17 tahun itu. (and/har/udi)
FOTO: ISTIMEWA
Polisi mengolah TKP kecelakaan lalu lintas.
Pengendara Motor Terlindas Truk Tuban, Memorandum Nahas menimpa Sri Wahyuni (21) wanita asal Desa Karangasem, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Korban tewas terlindas truk di Jalan Bulu-Jatirogo turut Desa Ngujuran, Kecamatan Bancar, Kabupaten
Tuban, Minggu (29/8). Kanit Laka Lantas Polres Tuban Ipda Eko Sulistyono menjelaskan, kejadian itu berawal saat kendaraan Honda Beat Nopol S 4139 IL yang dikendarai korban melaju dari arah utara ke selatan. Saat di lokasi kejadian, korban
hendak mendahului motor di depannya yang tidak diketahui identitasnya. “Ketika hendak mendahului motor di depannya, ruang gerak tidak cukup. Akibatnya motor korban membentur motor yang hendak didahuluinya tersebut,” bebernya.
Akibat benturan itu, motor korban terjatuh dan terlempar ke arah kanan jalan. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan muncul truk Nopol K 1769 DD yang dikemudikan Kartono (31), warga Desa Ngepon, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten
Tuban. Akhirnya korban terlindas truk hingga meninggal dunia di lokasi kejadian. Petugas dari Unit Laka Satlantas Polres Tuban mendatangi lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban. Selain itu mengolah TKP. (top/har/udi)
Selundupkan SS ke Rutan, Pemuda Bungah Dikecrek Gresik, Memorandum Aksi penyelundupan sabu-sabu (SS) ke dalam penjara digagalkan sipir Rutan Kelas IIB Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik. Dua poket SS disembunyikan dalam masakan kepala ikan bandeng yang dikirim untuk salah satu narapidana. Barang haram itu diantar oleh Husni Abdullah (25), warga Kecamatan Bungah, Sabtu (28/8). Dan ditujukan kepada warga binaan, Suroso yang merupakan kerabatnya. Untuk mengelabuhi petugas, SS dibungkus lakban hitam lalu dimasukkan ke dalam kepala ikan. Beruntung, gelagat Husni yang mencurigakan berhasil diendus petugas. Barang kiriman berupa makanan itu kemudian diperiksa satu persatu. Benar saja, ditemukan barang berbentuk kristal putih diduga sabu-sabu. “Barang itu ditemukan oleh dua petugas pada saat jam
“
Barang itu ditemukan oleh dua petugas pada saat jam besuk. Berkat kejelian serta kewaspadaan saat pemeriksaan penggeledahan, aksi penyelundupan berhasil digagalkan,”
ARIS SAKURIYADI Kepala Rutan Kelas IIB Gresik besuk. Berkat kejelian serta kewaspadaan saat pemeriksaan penggeledahan, aksi penyelundupan berhasil digagalkan,” kata Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Aris Sakuriyadi, kemarin. Aris menjelaskan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan jajaran Polsek Cerme. Temuan dua poket SS itu langsung dia-
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Pelaku Husni Abdullah diamankan petugas.
mankan bersama sang pengantar, Husni Abdullah. “Barangnya sudah kami serahkan kepada pihak kepolisian. Penyelidikan kami serahkan sepenuhnya kepada polisi,” tutupnya. Atas kejadian ini, pihaknya menegaskan bakal memper-
ketat pengawasan dan pemeriksaan dalam layanan penitipan barang dari keluarga warga binaan. Demi mewujudkan rutan yang bersih narkoba. Bahkan, sebagai tindak lanjut petugas langsung menggelar razia di kamar hunian. Terpisah, Kapolsek Cerme
AKP Nur Amin menjelaskan telah mengamankan Husni Abdullah. Namun demikian, terkait jumlah berat barang bukti dan tujuan pengiriman SS itu masih didalami jajaran Unit Reskrim. “Masih kami kembangkan, mohon waktu,” pungkasnya. (and/har/udi)
Bojonegoro Punya Jalan Mirip Tol Bojonegoro, Memorandum Di bawah kepemimpinan Bupati Anna Mu’awanah, perkembangan Kabupaten Bojonegoro cukup pesat. Terlebih di bidang infrastruktur. Selama kurun waktu tiga tahun mulai 2019 hingga 2021 ini kabupaten yang dijuluki Kota Migas ini pembangunan jalan cor untuk jalan poros kecamatan mencapai 440 kilometer (Km). Sesuai informasi yang dirilis Dinas Kominfo Bojonegoro, pada 2021, Bupati Anna Mu’awanah telah merancang pembangunan 64 titik jalan cor dengan panjang 190 km. Angka yang cukup signifikan untuk membangun peradaban baru Bojonegoro sebagai kota modern. Pembangunan jalan cor sepanjang 190 kilometer itu tentu mengacu data dan skala prior-
FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Kondisi jalan cor di Kabupaten Bojonegoro.
itas. Merata dan berperikeadilan bagi masyarakat Bojonegoro. Karena pembangunan jalan cor akan menyentuh semua kecamatan.
Kemudian pada 2020 membangun 114 km. Pada 2019, membangun 136 km, total selama tiga tahun kepemimpinan Bupati Anna Mu’awanah telah
merealisasikan pembangunan jalan cor mencapai 440 Km. Panjang jalan itu membentang seperti jarak Bojonegoro - Kabupaten Tegal (Jawa Tengah).
Perbaikan yang ditargetkan tuntas akhir 2021 ini tentu Bu Anna, sapaan akrabnya, ingin membawa perubahan di kehidupan masyarakat Bojonegoro. Membangun jalan cor memudahkan transportasi demi perekonomian masyarakat bangkit dari keterpurukan. Dengan adana pembangunan jalan cor, Bojonegoro akan keluar dari daerah yang dulu dikenal memiliki jalanan becek, berlubang, dan gerogal atau tak merata. Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Bojonegoro Chusaifi Ivan Rachmanto menjelaskan, meski ada PPKM darurat Covid-19 atau PPKM level, progres pembangunan tetap berjalan. “Untuk kegiatan konstruksi tetap berjalan 100 persen dengan lebih memperketat protokol kesehatan,” ujarnya, kemarin. (top/har/udi)