memorandum.co.id
SENIN LEGI, 29 JUNI 2020
HARGA Rp 3.500,-
Machfud Arifin Diwaduli Pedagang Pasar Blauran Surabaya, Memorandum Pedagang Pasar Blauran wadul ke bakal calon Wali Kota Surabaya Irjenpol (purn) Machfud Arifin. Mereka mengeluh kondisi pasar yang berusia 37 tahun itu sudah tidak lagi layak. Selain sepi pembeli, kondisi pasar gerah dan tidak nyaman. Bahkan, saat musim hujan, sering bocor dan lantainya banyak tergenang air, serta lampu di lantai dua banyak padam. Kehadiran Machfud Arifin menjadi kesempatan pedagang untuk menyampaikan uneg-unegnya. Machfud Arifin yang didampingi Koordinator Relawan Machfud Arifin Arek
Suroboyo (Remaas) dr David, dengan telaten menyapa pedagang setiap menyusuri lorong. Selain itu, bakal calon Wali Kota Surabaya yang diusung koalisi partai PKB, PAN, Gerindra, Demokrat, PPP, NasDem dan Partai Golkar ini juga mampir ke Kantor Manajemen Pasar Blauran di bawah naungan perusahaan daerah milik Pemkot Surabaya. Machfud Arifin yang juga mantan Kapolda Jatim ini berharap ke depan harus ada perubahan atau revitalisasi pada sejumlah pasar di Kota Surabaya. “Pasar ini potensi dari sisi lokasi yang sangat bagus dan strategis. Jangan Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
P ER S WAN DE
SERTIFIKA T
memorandumredaksi@gmail.com com
Machfud Arifin berdialog dengan pedagang di Pasar Blauran.
NEKAT KABUR, DUA PENJAMBRET DI TAMBANG BOYO DIDOR
Surabaya, Memorandum Bebas dari penjara, tidak membuat dua penjambret ini jera. Mereka mengulangi aksinya di Jalan Tambang Boyo. Anggota Reskrim Polsek Tambaksari terpaksa melumpuhkan betis kanan para pelaku, gegara nekat kabur setelah diamankan.
Oleh: Dahlan Iskan
I
nilah tamu pertama saya di kantor baru Harian DI’s Way di Surabaya: bupati yang punya 36 perusahaan. Grup perusahaan itu ia rintis sejak masih kelas 3 SMA. Kini umurnya baru 40 tahun. Ganteng. Kaya. Itulah Bupati Nganjuk, Jawa Timur. Ia jadi bupati karena gemes: kok kampung halamannya tidak maju-maju. Ia tinggalkan perusahaannya. j Ia serahkan manajemen ke p para p profesion onal al. ”S ”Saya be rii m erek er eka a saham. fesional. beri mereka Agar lebih merasa memiliki Ag i,”” ujar uja j r memiliki,” Novi Rahman Hidhayat, sang bupat ati. i. bupati. Be Bers Bersambung rsam ambu bungg ke halaman 5
Bersambung ke halaman 11
Kita butuh uang Pak. Cap sebagai residivis sulit untuk mencari pekerjaan. Hingga sepakat menjambret lagi dari pada tidak punya uang.
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Dapat 3 i
BAWA PISAU PENGHABISAN
ERVIANO RISKI PRAMUJA PELAKU JAMBRET
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Erviano Riski Pramuja dan Rosid Aldi Yulianto
Desi Nurrofiani ditolong warga Dukuh Kapasan.
Pulang dari Indomaret, Dijambret Surabaya, Memorandum Seorang wanita menjadi korban penjambretan di Jalan Manukan Lor. Kejadian itu dialami
Desi Nurrofiani (23), warga Jalan Bumi Sari Praja Utara I. Bahkan, wanita ini sempat Bersambung ke halaman 11
Tabrak Rombong Bakso, Pemotor Tewas
Beat Pelaku Terjebak Portal Diisukan Retak KABAR keretakan rumah tangga Laudya Cynthia Bella dan Engku Emran sedang hangat diperbincangkan. Bahkan, hal itu sudah lama diisukan. Sejak 2019, kabar perpisahan mereka juga santer diberitakan oleh media Malaysia. Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Laudya Laud dya Cynthia Cynth hia Bella Bellla
Perampas HP Milik Bocah Diamuk Massa hingga Sekarat Surabaya, Memorandum Dua perampas HP di Jalan Jemur Gayungan I, babak belur diamuk massa setelah merampas HP milik bocah,
Moch Hanafi menunjukkan barang bukti rampasannya.
Minggu (28/6). Mereka adalah Moch Hanafi (42) warga Jalan Wonokromo Pasar VII dan Moh Yaqub (38), warga Jalan Karangrejo I. resBeruntung kejadian ini cepat diresgan pons anggota Reskrim Polsek Gayungan d setelah mendapat laporan warga adanya pelaku tertangkap dan kondisinya sekarat. Bersambung ke halaman 11
KRONOLOGI KEJADIAN GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ
Kondisi kedua pelaku yang sekarat di Jalan Jemur Gayungan setelah diamuk massa.
Surabaya, Memorandum Gegara kurang konsentrasi, pengendara motor menghantam rombong bakso di Jalan Ir Soekarno depan Warkop East Zone. Saking kerasnya menabrak, membuat pemotor dan kendaraannya terpental ke pembatas jalan. Bahkan, Putut Ari Nugroho (24), warga asal Milir, Berbek, Nganjuk, Bersambung ke halaman 11
Awalnya korban duduk di depan rumah sambil bermain HP. Tiba-tiba datang dua pelaku yang langsung mendekat dan merampas HP-nya.
Setelah berhasil mereka kabur. Sialnya motor pelaku terjebak portal hingga diamankan warga. Bahkan keduanya dimassa hingga sekarat.
PASANGAN SUAMIͳISTRI IDOLA TANPA SENTUHAN KASIH SAYANG Έ1Ή
Masih Perawan setelah 10 Tahun Menjalani Rumah Tangga + Meng, ngaku bisa masukkan jadi ASN, sekuriti dewan tipu tetangga Rp 55 juta. -
Terpapar mental lingkungan tanpa bekal ilmu dan kekuasaan.
Si Mameng (Pedagang baju seragam)
“Sampeyan ingin kawin lagi nggak?” tanya seorang teman ketika Memorandum dolan ke rumahnya di kawasan Ketintang, sebelum masa pandemi Covid-19. Lalu dia memberi isyarat agar Memorandum mendekat. Yuli Setyo Budi, Surabaya
Dari balik korden, Memorandum yang berada di teras diminta mengintip ke dalam. Ke ruang tamu. Apa yang terlihat? Seorang perempuan berhijab syar’i duduk di sofa panjang membelakangi kami. Mendengar suara kresek-kresek, dia refleks menoleh. Subhanallah… wajahnya terlihat sangat syuuuaaantik. Mulus dan glo-
wing banget. Usianya berkisar 22-24 tahun. Menyadari ada yang memperhatikan, perempuan tadi segera menunduk dan membalikkan badan. “Sempat melihat?” tanya teman tadi, sebut saja Bandi. Dia tersenyum dan melanjutkan, “Calon janda.” Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SENIN LEGI, 29 JUNI 2020 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Agus M, Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Kristion,Afin Maulidin, Suprianto, Iswin Afrizal. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Akses Superblok Mutiara City Picu Konflik
Polemik Denda Pelanggar
Sidoarjo, Memorandum Sekitar 150 warga Perumahan Pondok Mutiara Harum dan Mutiara Regency, demo menolak jalan perumahan mereka dijadikan akses keluar masuk Superblok Mutiara City yang saat ini dalam proses pembangunan.
Ibu-ibu ikut turun menentang pembukaan akses perumahan mereka dijadikan satu dengan Superblok Mutiara City.
Hal senada diungkapkan Marjuki Winarno, warga Perumahan Mutiara Harum. “Seharusnya Mutiara City membangun akses jalan sendiri. Ap a l a g i p e r u m a h a n b a r u y a n g dibangun tersebut lahannya lebih luas serta jumlah unit rumah lebih banyak,” ucap Marjuki. Sementara itu perwakilan dari Mutiara
Saat ini di lahan seluas 9,5 hektare milik Mutiara City, telah diurug lebih dari separuhnya. “Pada tahap awal, kita akan membangun perumahan sebanyak 365 unit dan ruko,” imbuh Dhuhri. Na m u n d i a m e n a m b a h k a n , pembangunan mal dan apartemen akan melihat lagi rencana tata ruang dan tata wilayah Sidoarjo ke depan.(win/jok/epe)
Rumah Sutini setelah diblokade warga.
alasan yang jelas,” keluhnya, Minggu (28/6). Permasalahan itu bermula ketika Sutini membeli rumah itu pada 2013 dari pemilik pertama yang membeli dari pengembang. Ia membeli rumah di pojok
yang swadaya dikumpulkan sebesar Rp 1,7 miliar. Sedangkan tambahan modal dari desa hanya sebesar Rp 700 juta. “Jadi total investasi yang sudah dijalankan di BUMDes Delta Mandiri ini kurang lebih sekitar Rp 2,4 miliar,” ujar Sabino. Menurut Sabino, sifat gotong royong menjadi ciri khas dalam membangun BUMDes ini. Dengan 1.500 warga yang masih ber-KTP Desa Ketapang, tidak jarang mereka yang sudah pindah masih sering berkunjung. “Semangat dan jiwanya mereka ini masih samasama untuk membangun Desa Ketapang,” pujinya.
Wabup mengungkapkan, BUMDes Delta Mandiri memiliki banyak keunggulan luas lahan dan pemandangan. Karena itu, diyakini bisa menambah pemasukan kas desa. “Ini bisa jadi komposisi yang bagus, karena pendapatan bisa masuk ke desa dan masuk ke masyarakat,” ujar Wakil Bupati yang akrab disapa Cak Nur itu. Jika pun nantinya harus ada penambahan program yang lain maka harus direncanakan dengan baik, dilihat sesuai dengan keinginan masyarakat dan para pemodal. “Kalau perlu water park ya dibuatkan water park,” pungkasnya.(bwo/jok/epe)
akses rumah langsung ke jalan desa. Perubahan itu juga sudah dilakukan tetangganya yang menempati sisi timur rumah. Pada saat mengubah akses rumah, itu timbul masalah berkepanjangan. Sutini bahkan
Senadi Harjo Ajak Generasi Milenial Peduli Budaya
FOTO: MEMORANDUM/WIBOWO
Wabup H Nur Achmad Syaifuddin didampingi Camat Tanggulangin dan Pj Kades Ketapang memotong pita peresmian kolam pancing.
paling utara dengan maksud, bisa dibuat usaha. IMB (izin mendirikan bangunan) rumah Sutini, menghadap ke barat atau jalan perumahan. Lantaran di sebelah utara rumah ada jalan desa, Sutini ingin mengubah
harus bolak-balik ke Kantor Desa Kemiri, Kantor Kecamatan Sidoarjo, dan Kantor Satpol PP. Akhirnya, Februari ada kesepakatan, bahwa Sutini diberi akses selebar 3 meter. Akses itu langsung dibangun dengan biaya sendiri. “Tadi pagi (kemarin) ditutup lagi, saat kerja bakti warga,” cetusnya. Kades Kemiri Novi AriWibowo menjelaskan, permasalahan itu memang sudah ada kesepakatan antara warga dan disaksikan pihak terkait. Isi kesepakatan, keluarga Sutini diberi akses 3 meter. Jika sepakat artinya semua pihak sudah setuju. “Kalau pun kesepakatan yang sudah ditandatangani dulu akan diubah lagi, harus ada pertemuan lagi atau kesepakatan lagi. Kita harus menghormati kesepakatan yang telah di tandatangani bersama. Di sini semua warga saya, tapi tolong hormati kesepakatan yang telah disepakati, tahan emosi!” sebutnya menyikapi polemik ini. (wa/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Untuk meningkatkan kebudayaan leluhur, khususnya peninggalan sejarah zaman Kerajaan Jenggala, Kabid Pembangunan Manusia dan Kebudayaan DPC PDI-P Sidoarjo, Senadi Harjo mengajak generasi muda mendalami dan memahami peninggalan sejarah yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Bakal calon wakil bupati (bacawabup) ini mengatakan, kunjungan ke Candi Dermo dengan mengajak generasi milenal, bukan tanpa sebab. Konon, candi yang terletak di Desa Candinegoro, KecamatanWonoayu ini mempunyai ikatan kuat dengan sejarah zaman Kerajaan Jenggala. “Mengunjungi Candi Dermo bukan hanya sebagai peninggalan leluhur yang kini direnovasi, namun menginspirasi kami sebagai generasi muda untuk meneruskan perjuangan leluhur dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat, pondasi jiwanya sungguh kuat menjalankan hidup yang bermanfaat, suatu hasil karya-karya besar diciptakan dan bentuk arsitek candi dan kemegahan candi tersebut menunjukkan kepemimpinan masa dulu sungguh luar biasa,” bebernya, Minggu (28/6). Bersama, tim relawan Wong Cilik Yo Iso Dadi Pemimpin, Senadi Harjo berpesan untuk belajar dari karya besar sejarah masa lampau. Sebab, dari peninggalan yang masih bertahan tercermin sikap budi pekerti luhur dari nenek moyang. “Budi pekerti luhur tercipta dari suatu peradaban yang sudah memegang teguh prinsip Ketuhanan yang Maha Esa kalau bahasa sekarang itu. Hakekat beragama itu dijalankan sehingga tumbuh akhlak mulia,” sebut Senadi. “Pemimpin masa dulu itu tidak menumpuk banyak harta benda tetapi lebih menumpuk suatu karya-karya besar yang membanggakan untuk dikenang dan abadi sepanjang zaman. Dengan harapan kepemimpinan yang baik jadi contoh bagi generasi mendatang,” tambahnya. Dalam kunjungan ke Candi Dermo, Senadi juga ajak mayarakat hidup sehat di tengah pandemi corona. Dia berharap, pelajaran sejarah yang didapat menjadi bekal dukungan warga Sidoarjo.“Figur Baru Sidoarjo Maju adalah slogan kami bergerak
FOTO: MEMORANDUM/WIN
Sidoarjo, Memorandum Keluarga Sutini (55) yang menempati rumah p o j o k d i G ra h a Ku n c a ra RT 14/RW 04, Desa Kemiri, Kecamatan Sidoarjo, merasa dizalimi tetangganya. Tanpa pemberitahuan, akses keluar masuk rumah Sutini ke jalan sebelah utara, diblokade warga. Dengan alasan kerja bakti, warga menumpuk bata ringan dan memasang tiang lampu beserta pondasi cor. Alhasil, keluarga Sutini tak bisa menggunakan akses ke jalan raya. Ketika ditemui, Sutini mengeluhkan blokade itu. Padahal ketika membuat akses jalan itu, sudah ada kesepakatan dengan warga dan pihak-pihak terkait. Semuanya saat itu sudah setuju dan menandatangani kesepakatan itu. Dalam kesepakatan yang dibuat 2 Februari 2020, Sutini diberi akses selebar 3 meter. “Awal Februari, warga sudah sepakat saya diberi jalan selebar 3 meter, tapi sekarang ditutup lagi tanpa
Wabup Resmikan Kolam Pancing Delta Mandiri Sidoarjo, Memorandum Wakil Bupati (wabub) H Nur Achmad Syaifuddin resmikan BUMDes (badan usaha milik desa) Delta Mandiri milik Pemerintahan Desa (pemdes) Ketapang, Kecamatan Tanggulangin, Sabtu (27/6). BUMDes yang bergerak di bidang kolam pemancingan ikan dan resto ini berlokasi tak jauh di belakang balai desa. Tepatnya di sebuah lahan dekat bekas pabrik pakan udang yang sudah tidak beroperasi. Pejabat Kepala Desa (Pj Kades) Ketapang Widia Helita S T p m e n g a t a k a n , BU M De s Delta Mandiri terbentuk dari pemberdayaan masyarakat dengan modal awalnya dari swadaya bersama. Kolam pancing ini nantinya akan dikonsep dengan melakukan pemasaran untuk menarik minat penghobi mancing. “Untuk sementara yang tersedia di BUMDes ini kolam pancing dan resto,” ujarnya, Minggu (28/6). Helita berharap, BUMDes yang sudah diresmikan ini bisa berkembang dan bermanfaat bagi warga Ketapang. Termasuk dalam meningkatkan sektor perekonomian warga. Camat Tanggulangin Sabino Mariano dalam sambutannya, mengatakan, BUMDes Delta Mandiri ini adalah murni prakarsa masyarakat Desa Ketapang. Modal
City, Dhuhri Permata mengatakan bahwa kesepakatan tentang pengembangan kawasan ini telah dilakukan antar dua pengembang sejak 2004 lalu. “Kami akan terus berkomunikasi dengan cara yang baik dengan warga. Pengembangan kawasan ini telah sesuai dengan rencana tata ruang dan tata wilayah Kabupaten Sidoarjo,” jelas Dhuhri.
Warga Ingkari Kesepakatan, Kerja Bakti Blokade Akses Rumah Sutini
Verfak Calon Perseorangan, KPU Rapid Test Anggota PPS Sidoarjo, Memorandum KPU Sidoarjo segera melakukan rapid test 1.047 anggota PPS (panitia pemungutan suara) yang tersebar di 349 desa/ kelurahan. Langkah ini dilakukan untuk persiapan verifikasi faktual calon perseorangan yang akan diselenggarakan mulai hari ini (29/6), hingga 12 Juli 2020. Anggarannya berasal dari APBN sekitar Rp 177 juta. “Rapid test dilaksanakan di RSUD Sidoarjo, RS Mitra Keluarga Waru, RS Siti Khotijah Sepanjang, RS Anwar Medika Balongbendo, dan RS Arofah Anwar Medika Sukodono,” Kata Fauzan Adhim Komisioner KPU Sidoarjo Divisi Sosdiklih, SDM, dan Parmas saat dikonfirmasi di RSUD Sidoarjo, Sabtu (27/6). Fauzan menambahkan, saat ini yang rapid test hanya anggota PPS. Sedangkan untuk PPK masih menunggu aturan dari pusat. Ketua KPU Sidoarjo, Mukhamad Iskak mengatakan, tujuan rapid test untuk memastikan para penyelenggara tidak terindikasi terpapar covid-19. Sehingga ketika melaksanakan proses verifikasi faktual semua aman. Baik petugas atau masyarakat yang akan dikunjunginya. “Rapid test dilakukan selama dua hari yang hasilnya akan diumumkan,” jelasnya. Lebih lanjut, Cak Iskak sapaan akrabnya, memastikan bahwa pelaksanaan verifikasi faktual sesuai dengan standar protokol penanganan covid-19. “Insya Allah untuk APD petugas verifikasi vaktual sudah tercukupi,” ungkapnya. Sekretaris KPU Sulaiman menambahkan, untuk petugas verifikasi vaktual nantinya akan dilengkapi dengan masker, faceshield, sarung tangan plastik, plastik pembungkus, handsanitizer, disinfektan, dan handsoap. “Beberapa APD sudah siap di kantor, dan sebagian masih proses pengiriman, maksimal hari Senin sudah diterima petugas yang melakukan verifikasi faktual,” jelasnya. (win/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/WIN
Aksi penolakan warga itu dilakukan dengan memasang banner berukuran besar di Jalan Raya Jati yang kemudian ditandatangani warga. “Kami sebenarnya tidak mempersoalkan pembangunan Mutiara City, namun kami menolak apabila jalan perumahan kami dijadikan satu akses dengan perumahan baru tersebut. Perumahan kami kan regency, sudah seharusnya one gate system,” ujar Rohmadi, salah satu warga Mutiara Regency, Minggu (28/6). Menurutnya, apabila akses jalan keluar masuk dijadikan satu, akan mengganggu kenyamanan warga Mutiara Regency. Selain ramai, keamanan perumahan menjadi kurang terjamin. Sebab di Mutiara City yang saat ini dalam proses pembangunan, akan berdiri sedikitnya 700 unit rumah plus apartemen dan mal. Menurut Rohmadi, pengembang perumahan Mutiara City berbeda dengan pengembang Pondok Mutiara Harum maupun Mutiara Regency. Anehnya, pengembang Mutiara City telah mengklaim bahwa pintu keluar masuk akan menjadi satu dengan Mutiara Harum dan Mutiara Regency.
FOTO: MEMORANDUM/WA
Sidoarjo, Memorandum Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Sidoarjo diminta tidak memaksakan diri untuk menerapkan sanksi denda sebesar Rp 150 ribu bagi warga yang kedapatan tidak mengenakan masker di ruang publik. “Selain memberatkan masyarakat Sigit Imam Basuki yang masih dalam masa pemulihan ekonomi sebagai dampak dari penerapan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) beberapa waktu lalu, juga rentan terjadinya penyimpangan,” jelas Koordinator Java Corruption Watch (JCW) Sidoarjo, Sigit Imam Basuki, Minggu (28/6). Menurutnya, perlu ada payung hukum yang kuat dalam penerapan sanksi berupa denda tersebut. Dalam hal ini, peraturan bupati (perbup) tidak cukup layak menjadi piranti hukum yang mengatur soal itu. “Perbup tidak bisa karena sifatnya hanya administratif saja dan tidak ada unsur pidananya termasuk tipiring (tindak pidana ringan) yang pelanggarnya bisa didenda. Kalaupun warga menolak membayar denda itu, pemkab juga tidak punya kekuatan untuk memaksakannya,” tambahnya. Karenanya, jika Pemkab Sidoarjo tetap memasukkan klausul sanksi denda itu dalam perbup maka aturan itu hanya cuma jadi macan kertas yang tak akan mampu menggigit. Bahkan ada kemungkinan bisa jadi bumerang bagi pemerintah karena dianggap pungutan liar. Kalaupun ngotot aturan itu diterapkan demi menimbulkan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19, maka peranti hukum minimal yang bisa dipakai adalah perda. “Kalau itu bisa. Silahkan mau bikin perda tersendiri khusus untuk itu atau klausulnya ditambahkan ke dalam perda trantibum yang sudah ada. Tapi prosesnya harus lewat pembahasan di dewan,” tukas Sigit. Menurutnya akan jauh lebih baik jika upaya pendisiplinan masyarakat terkait protokol kesehatan dilakukan melalui langkah promotif secara masif dan berkesinambungan. Salah satu contohnya adalah melalui program kampung tangguh yang tengah digalakkan saat ini. “Memang bukan perkara gampang untuk mengubah sebuah kebiasaan. Tapi ya sudah nggak jamannya lagi pakai ancam-ancaman seperti itu,” pungkas Sigit.(lud/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/LUD
Kampung Tangguh Lebih Efektif Disiplinkan Warga
Senadi Harjo dan relawan Wong Cilik Yo Iso Dadi Pemimpin foto bersama di Candi Dermo.
bersama wong cilik. Mewujudkan kesejahteraan wong cilik adalah tujuan perjuangan kami,” sebutnya.(win/jok/epe)
memorandum.co.id
KOTA SURABAYA 20 Bumil Terpapar Covid-19 Surabaya, Memorandum Ibu hamil diharapkan menjaga kesehatannya. Sebab, mereka rentan terpapar Covid-19, terutama yang memiliki penyakit penyerta. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Surabaya hingga Senin (22/6), setidaknya ada sekitar 20 ibu hamil yang terpapar Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan meski orang dengan penyakit penyerta lebih rentan terpapar Covid-19, namun ia mengim-
bau kepada ibu hamil agar tetap menjaga imun tubuhnya. “Kalau ibu hamil selama dia imunitasnya baik tidak apa-apa. Yang rentan itu kalau yang dia memiliki penyakit penyerta
seperti diabetes, hipertensi, dan asma,” pungkas dia Dengan melihat kondisi tersebut, masih lanjut dia, Pemkot Surabaya tetap memberikan pelayanan kesehatan terhadap ibu hamil karena menjadi prioritas. Beberapa rumah sakit rujukan siap memberikan pelayanan khusus kepada ibu hamil. Febria Rachmanita mengatakan, untuk menghindari terjadinya kematian pada ibu
hamil, beberapa rumah sakit rujukan di Surabaya siap memberikan perawatan dan pelayanan kesehatan kepada mereka. Ia menjelaskan, terdapat lima rumah sakit rujukan di Kota Surabaya yang siap memberikan perawatan dan pelayanan kesehatan kepada ibu hamil. Yakni, RSIA Putri, RSIA Kendangsari, RS Al-Irsyad, RSUD dr M Soewandhie, dan RSUD Bhakti Dharma Husada
(BDH). Kelima RS itu juga dilengkapi dengan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) atau Unit Perawatan Intensif Bayi Baru Lahir. “RSUD dr. Soewandhie dalam menangani ini akan menambah beberapa bed untuk ibu hamil dan untuk NICU-nya,” kata Feny yang juga menjabat Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya tersebut. (udi/rif )
memorandumredaksi @gmail.com
SENIN LEGI, 29 JUNI 2020 HALAMAN 3
“
Yang rentan itu kalau yang dia memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, hipertensi, dan asma,” Febria Rachmanita Kepala Dinkes Kota Surabaya FOTO: ISTIMEWA
Hukuman Beri Makan Orang Gila Diterapkan
FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Baktiono
Anggaran Pilkada Ditolak, Usulkan Sistem Online Surabaya, Memorandum Permintaan anggaran yang diajukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan ditolak. Baktiono, anggota Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya pun angkat suara. Baktiono menyampaikan, penambahan anggaran itu untuk alat pelindung diri (APD), termasuk rapid test, swab dan alat tersebut untuk melindungi para anggotanya sampai dengan di tingkat tempat pemungutan suara (TPS). “Tidak salah, apa yang dilakukan KPU. Tapi perlu disadari bersama, dalam pandemi virus corona (covid-19) seperti ini,” kata Baktiono, Minggu (28/6). Masih kata Baktiono, penerimaan di Kota Surabaya itu maksimal 26 persen dari target 100 persen setiap bulannya. “Dan banyak anggaran pembangunan yang dialihkan ke covid-19, kecuali untuk pemeliharaan, bantuan sosial, pendidikan dan kesehatan,” tuturnya. Ketika disinggung tentang permintaan dari KPU Surabaya. Apa yang diinginkan KPU, untuk proses Pemilihan Kepala Daerah (Pikada) ini berjalan sesuai dengan rencana yang ada. “Tapi kita juga saling berpikir bersama, cara menghemat anggaran usulan tersebut, agar program KPU terealisasi,” ungkap Baktiono. Dalam hal ini, Baktiono minta agar KPU Surabaya lebih kreatif dalam menggunakan anggaran. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan dengan menyelenggarakan pilkada dengan cara online. “itu kalau berani,” tekannya. Baktiono menjelaskan, harusnya KPU Surabaya dapat melihat tentang keberhasilan seperti proses pembuatan Kartu Tanda Pendidik (KTP) secara online. Begitu juga dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dilakukan secara online juga. “Untuk mengantisipasi adanya pemilih ganda, sistem yang diterapkan bisa dilakukan dengan menggunakan nomer induk kependudukan (NIK) dan sidik jari,” pungkasnya. (why/rif)
Surabaya, Memorandum Sebanyak 25 orang yang tidak memakai masker dan tidak membawa KTP dikirim ke UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Liponsos Keputih, Kecamatan Sukolilo, Minggu (28/6). Mereka membersihkan sampah dan memberi makan kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) atau orang gila. Sebanyak 25 orang merupakan hasil razia yang digelar Satpol PP Kota Surabaya bersama aparat kepolisian kepada masyarakat yang tak memakai masker dan tak bawa KTP di Jalan Tunjungan hingga Taman Bungkul, Sabtu (27/6 malam. Mereka langsung dikirim ke UPTD Liponsos Keputih. “Kami kirim ke liponsos Minggu ini pukul 06.00. Sampai di sana mereka membantu membersihkan sampah di lapangan,” kata Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Christijanto. Ia mengatakan, razia gabungan ini bertujuan untuk menegakkan Perwali Nomor 28 tahun 2020 tentang Tatanan Normal Baru. Selain dihukum membersihkan sampah, mereka membantu petugas Liponsos Keputih memberi makan ODGJ. “Setelah itu mereka kami beri makan pagi. Baru kemudian mereka
Warga yang tidak mengenakan masker dan membawa KTP dihukum memberi makan kepada ODGJ di Liponsos Keputih. FOTO: ISTIMEWA
membuat pernyataan agar tidak mengulangi dan pulang,” kata dia. Ia menjelaskan, 25 orang pelanggar protokol kesehatan tak bermasker dan membawa identitas diri ini semuanya laki-laki. Bagi yang tidak memakai masker namun membawa identitas diri, KTP mereka yang kemudian disita selama 14
hari. “Untuk yang tidak membawa KTP plus tidak pakai masker kita kirim ke Liponsos. Kalau yang tidak pakai masker tapi bawa KTP, KTP nya yang disita,” jelas Eddy. Menurut Eddy, alasan mereka tidak memakai masker pun bermacam-macam. Namun, kebanyakan dari mereka mengaku lupa. Ia ber-
harap, melalui hukuman sosial ini dapat menggugah hati dan empati mereka bahwa menjaga protokol kesehatan sangatlah penting. Sebab, masih banyak orang yang lebih membutuhkan dari mereka. Eddy mengungkapkan, kebanyakan dari pelanggar protokol kesehatan yang dikenai sanksi sosial ini
rata-rata baru pertama kali mengunjungi Liponsos Keputih. Mereka pun mengaku empati dan terharu saat membantu petugas memberi makan ODGJ di Liponsos Keputih. “Setelah kita tanya kesan-kesannya, mereka terharu ternyata masih ada warga yang seperti itu,” ungkap dia. (udi/rif)
Lagi, Nakes Meninggal karena Covid-19 Surabaya, Memorandum Tenaga kesehatan di Indonesia kembali berduka. Kali ini, dr. Soekarno Kasmoeri Sp.B meninggal dunia karena terkonfirmasi Covid-19. Informasi yang dihimpun, Soekarno bertugas di Rumah Sakit Daerah (RSUD) Sidoarjo Tim Satuan Tugas (Satgas) RSUA dr Alfian Nur Rasyid membenarkan dr Soekarno meninggal karena terkonfirmasi
Covid-19, pada Minggu (28/6), pukul 06.30. “Iya benar,” kata Alfian, kepada Memorandum, Minggu (28/6). Menurut dr Alfian, almarhum sendiri sempat dirawat selama 15 hari di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Universitas Airlangga (Unair). Bahkan kondisi dokter berumur 73 kala itu terbilang berat lantaran mengalami gagal nafas. Sehingga meski dipasang ventilator dan men-
jalani perawatan intensif, nyawa dr Soekarno tidak terselamatkan. “Sempat gagal nafas, dan terpasang ventilator di ICU (Intensive Care Unit) RSKI,” lanjutnya. Sementara untuk pemulasaran dan pengebumian jenazah dilakukan sesuai protokol Covid-19. “Sudah dimakamkan siang tadi di tempat pemakaman Keputih,” jelas dr Alfian.
Kabar meninggalnya Soekarno beredar di media sosial. Tidak hanya Soekarno, seorang dokter lainnya bernama Edy Winarto juga dikabarkan meninggal dunia. Namun informasi yang dihimpun, Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, Joni Wahyuhadi mengatakan meninggal bukan karena terpapar karena Covid-19. (alf/rif)
FOTO: ISTIMEWA
dr. Soekarno Kasmoeri Sp.B
Parpol Pengusung MA Siapkan Strategi Surabaya, Memorandum Adanya larangan kampanye akbar atau mengundang kerumunan massa pada Pilkada Surabaya 2020 yang digelar di masa pandemi Covid19, memaksa tim pemenangan Machfud Arifin (MA) mengubah strategi pemenangan dengan membentuk koordinator kelurahan (korkel) Se-Surabaya. Sekretaris DPC Partai Gerindra AH Thony mengatakan, peresmian pembentukan korkel dilakukan MA di Sheraton Hotel dihadiri seluruh partai pengusung MA. AH Thony menjelaskan, Partai Gerindra sudah mengusung MA sebagai calon Wali Kota Surabaya, sehingga Gerindra bersama koalisi sepakat untuk membangun jaringan dalam rangka pemenangan Pilkada Surabaya. “Strategi kita sudah membentuk pemenangan dan membuat
FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
AH Thony
Badru Tamam
posko-posko di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga ke tingkat RW,” kata AH Thony, Minggu (28/6) Menurut AH Thony, program pilkada di tengah pandemi Covid-19 sedikit berbeda. Dia menjelaskan, mekanisme Gerindra tetap melakukan dengan sistem jaringan.
“Sementara ini jaringan belum kita gunakan untuk sosialisasi calon, tapi justru jaringan-jaringan ini lebih baik fokus pada bakti sosial di tengah pandemi Covid-19. Kita optimistis suara yang didapat dari pemilu melalui jejaring, PAC, ranting dan relawan yang kita gunakan,”
terang dia. Sementara Ketua Bappilu Partai PKB Badru Tamam mengungkapkan, secara normal PKB sudah membentuk koordinator kelurahan (korkel) sampai ke tingkat RW untuk pemenangan pilkada. “Tapi permasalahannya kita tidak bisa mengundang orang banyak, justru mendatangi secara individu tidak bisa kelompok-kelompok untuk pemenangan pilkada. Intinya korkel sampai di tingkat RW sudah siap. Tentunya tahapan-tahapan ini kita jalankan. Seluruh jajaran DPC PKB sampai ke tingkat RW dan anak ranting untuk secepatnya mendata warga yang berhak mencoblos dalam pilkada. Badru Tamam optimis dengan mekanisme baru pemenangan, MA akan menjadi Wali Kota Surabaya. “Kita yakin melihat jago yang kita usung adalah orang yang punya
kemampuan bertarung dan mempunyai tim yang sangat tangguh. Apalagi MA didukung delapan partai yang saat ini sudah jalan, sehingga bagi kami tidak ada keraguan sama sekali,” tandasnya. Sekretaris DPD PAN Surabaya Endras Heru Sulistyono menambahkan, pertemuan Bakal Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin (MA) dengan pimpinan parpol pungusung adalah untuk membahas program turun ke bawah (turba) tahap kedua dan juga pembentukan koordinator kelurahan (korkel) Se-Surabaya. “Di Surabaya ini kan ada 154 kelurahan. Nah masing-masing parpol akan membentuk korkel. Karena parpol pengusung ada delapan maka di Surabaya nanti akan ada 1.232 korkel. Masing-masing korkel nanti akan merekrut anggota untuk RT/ RW,” ungkap Endras Heru. (why/rif)
Jalan Tambak Wedi Baru 3 Kali Diblokade Surabaya, Memorandum Jalan Tambak Wedi Baru, Kenjeran, kembali ditutup. Persoalan serupa sudah kesekiankalinya terjadi. Seperti tak ada habisnya. Sebab, tidak ada titik temu antara pihak yang mengklaim sebagai pemilik tanah dan Pemkot Surabaya. Blokade jalan ini terjadi sejak Sabtu (27/6). Terlihat tembok setinggi 2 meter tersebut menutup sebagian jalan umum. Hanya tersisa sedikit ruang untuk akses pengguna sepeda motor dan pejalan kaki. Bangunannya tampak kokoh. Ada besi yang terpasang sebagai penahan tembok bermaterial batu bata dan seng tersebut. Kejadian ini sudah 3 kali terjadi setelah mereka
melakukan hal yang sama pada 28 Agustus 2019, lalu 7 Januari 2020, dan 27 Juni 2020. Penutupan jalan itu mendampak pada pengguna jalan. Bagaimana tidak, Jalan Tambak Wedi Baru merupakan salah satu akses menuju Jalan Kedung Cowek. Tidak adanya imbauan penutupan membuat para pengendara khususnya kendaraan roda empat kecele. Mereka berputar balik ke arah semula. Baik yang dari Jalan Kedung Cowek ke Jalan Tambak Wedi maupun sebaliknya. Buntutnya, kepadatan arus lalu lintas pun terjadi. Salah seorang pengemudi kendaraan roda empat, Naufal, mengaku resah dengan penutupan itu. Meski tidak tahu menahu soal penutupan tersebut, Ia hanya
minta kebijakan untuk mengutamakan kepentingan umum. Diketahui penutupan jalan seluas 6 meter itu karena belum ada titik tengah antara pihak yang mengaku sebagai pemilik tanah dan Pemkot Surabaya. Kuasa hukum pemilik tanah, Muhammad Sholeh mengungkapkan agar pemerintah harus cepat memberikan solusi. Jangan sampai berlarut-larut. Namun, diketahui Sholeh, pemkot malah menempuh jalur hukum dengan melaporkan penutupan jalan oleh pemilik lahan ke Polda. “Bahkan terakhir saya dapat info pemkot melaporkan penutupan jalan ke Polda. Lho (Pemkot) kok malah laporan. Mestinya kan membahas ganti rugi. Kok malah laporan, jadi
lucu,” kata Sholeh kepada Memorandum melalui sambungan telepon, Minggu (28/6). Penutupan itu merupakan rasa kekesalan terhadap Pemkot Surabaya yang hingga kini belum memberikan respons positif. Padahal pemilik tanah sudah memberikan niatan baik dengan melakukan mediasi namun upaya itu belum juga membuahkan titik tengah. “Kalau dari Pemkot belum ada tanggapan apapun. Artinya yang niatanan baik dari haji Ichwan (pemilik lahan) belum ditanggapi sama sekali,” tegas Sholeh. Sementara itu Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Cristijanto mengatakan pihaknya menyerahkan kasus ini kepada Polres Tanjung Perak. Sebab, sekarang
FOTO: MEMORANDUM/ARIFIN
Tembok yang dibangun di Jalan Tambak Wedi Baru.
masih menunggu proses hukum. Disinggung upaya apa yang dilakukan terhadap adanya pembangunan tembok di ja-
lan tersebut, Eddy Cristijanto mengatakan kemarin Pak Irvan (kepala satpol PP lama) membongkar dilaporkan. “Jadi kami
menyerahkan proses hukum ke polres. Bolanya sekarang ada di Polres Tanjung Perak,” kata dia. (alf/udi/rif)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SENIN LEGI, 29 JUNI 2020 HALAMAN 4
FOTO: MEMORANDUM/ALV
Kampung Tangguh Poharin Berkonsep Edukasi Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho dan istri.
Madiun, Memorandum Kolonel Inf Waris Ari Nugroho resmi menjabat Danrem 081/DSJ menggantikan Kolonel Inf Masduki. Serah terima jabatan (sertijab) dilakukan di makodam yang dipimpin Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, Sabtu (27/6). Sertijab dilaksanakan dengan menerapkan prosedur protokol kesehatan. Selain itu, jabatan ketua Persit KCK Koorcab Rem 081 PD V/Brawijaya juga diserahterimakan dari Ny Yuvin Masduki kepada Ny Dewi Waris Ari Nugroho. “Pangdam Mayjen TNI Widodo Iryansyah mengucapkan selamat datang dan bertugas kepada pejabat baru dan penghargaan atas dedikasi dan prestasi yang telah diberikan selama bertugas kepada pejabat lama di lingkungan Kodam V/Brawijaya,” ujar Kapenrem 081/DSJ Mayor Hartoyo. Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho mengaku sangat bersyukur diamanahkan tugas memimpin satuan Korem 081/DSJ. Ia menganggap jabatan yang diembannya kini merupakan amanah yang datangnya dari Allah SWT. “Saya siap menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya,” katanya. Waris merasa seperti pulang kampung. Sebab, Ia lahir dan dibesarkan di Nganjuk yang juga termasuk salah satu wilayah tanggung jawab teritorial Korem 081/DSJ. “Saya berharap kebersamaan antara Forkopimda dan jajaran Korem 081/ DSJ yang selama ini telah terjalin dengan baik dapat terus dipelihara dan ditingkatkan,” tuturnya usai pisah sambut di makorem, Minggu (28/6). Menurutnya, sebagai satuan teritorial harus dapat menjunjung tinggi kebersamaan dan kekompakan dalam mengemban tugas sesuai tugas pokoknya masing-masing. Ditanya terkait rencana ke depan dalam penanganan Covid 19, Ia mengatakan jika pencegahan telah dilakukan. Program yang telah ditetapkan pemerintah pusat dan dijabarkan pemerintah daerah hingga ke Koramil dan Babinsa akan dilanjutkan. “Saya menilai program-program tersebut telah menunjukkan hasil yang sangat baik dalam penanganan Covid 19, sehingga beberapa daerah di jajaran sudah termasuk zona hijau dan kuning, meskipun masih ada 3 daerah yang masih dalam zona orange,” kata Waris. (alv/lis/*)
tuanya,” katanya. Dikatakan, diperlukan menyiapkan rumah isolasi bagi ODP ataupun masyarakat yang disinyalir terinfeksi Covid-19, meskipun di Kelurahan Karangbesuki masih zona hijau. “Kami berharap memang rumah isolasi ini tidak terpakai. Karena mitigasi kita kuatkan, preventif dan kuratif, sehingga tidak masuk nanti ada yang kena Covid-19,” kata Sutiaji. Kampung tangguh ini merupakan contoh implementasi dari revolusi mental dengan mengusung semangat gotong-royong semua warganya seperti tampak pada Kampung Tangguh RW 04 Poharin. Ketua Kampung Tangguh RW 04 Poharin Asep Tri Pradistyo menyampaikan, kampung edukasi ini untuk mengurangi
Wali Kota Malang Sutiaji meresmikan Kampung Tangguh Poharin.
beban psikologi anak. “Jadi konsep kampung edukasi kami seperti ini. Jumlah siswa dalam kelas kampung edukasi ada 12 anak per hari dengan diatur jarak
tempat duduknya dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Dalam satu hari hanya ada 1 kelas saja mulai jam 8-10 pagi,” terangnya. (*/ari/lis)
Kandang Terbakar, 7 Ternak Terpanggang Lumajang, Memorandum Kebakaran terjadi di kandang sapi milik Ajis (56), warga Dusun Sumberjaya, Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh. Akibatnya, 3 ekor sapi limosin dan 4 ekor kambing ikut tewas terbakar, Sabtu (28/6). Awalnya sekitar pukul 18.30, Ajis bersama istri dan anaknya melaksanakan salat Isya berjemaah di musala tak jauh dari rumahnya. Sementara itu, rumahnya ditinggal dalam keadaan kosong. Usai salat, korban mendapat laporan dari salah satu tetangganya jika kendang sapi miliknya terbakar
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Pimpin Korem 081/DSJ, Waris Siap Jalankan Amanah
Wali Kota Malang Sutiaji yang meresmikan kampung ini pun memberikan apresiasi terhadap inovasi masyarakat. Hadir bersama Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko dan Ketua TP PKK Kota Malang Widayati Sutiaji. Sutiaji mengatakan perlunya inovasi masyarakat dalam menguatkan ketahanan lingkungan. “Ada inovasi, selain yang sudah SOP, tadi dikembangkan oleh masyarakat sendiri, salah satunya kampung tangguh edukasi,” ujarnya. Sutiaji menyarankan materi pembelajaran lebih banyak ke psikologi yang berkaitan dengan karakter. “Jadi karakter bagaimana adik-adik, anak-anak mampu bisa menjaga diri untuk hidup bersih dan sehat, menjaga jarak, pakai masker harapannya dia bisa mengedukasi orang
FOTO: MEMORANDUM/ARI
Malang, Memorandum Masyarakat terus berinovasi penguatan ketahanan masyarakat, Kampung Tangguh RW 04 Poharin, Jalan Terusan Sigura-gura Blok D/ 174, menjadi kampung tangguh edukasi di Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Kondisi kandang sapi yang terbakar.
dan api mulai membesar. Lalu warga sekitar dengan spontan berusaha memadamkan kobaran api dengan alat seadanya dan melaporkan kejadian ke Polsek Tempeh. “Saat itu kobaran api berada diatap kandang dan langsung membesar,” terang salah satu warga yang melihat pertama kali kebakaran tersebut,” ujarnya. Tak lama kemudian dua mobil pemadam kebakaran (Damkar) Pemkab Lumajang dan 1 mobil damkar milik PT Mustikatama tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan pemadaman. Sekitar
1 jam kemudian kobaran api bisa dijinakkan. Kapolsek Tempeh AKP Dodik Suwarno membenarkan musibah kebakaran itu. Kuat dugaan api berasal dari tungku yang tak jauh dari tempatnya bekerja. Menurutnya, api berasal dari dari atap pojok kandang tersebut. “Saat ini kami masih berkordinasi dengan pihak-pihak terkait guna mengetahui penyebab pasti dari musibah kebakaran tersebut serta mengusut berapa jumlah pasti kerugian yang dialami korban,” ujarnya. (tri/lis)
Knows and Win
Anggota Polsek Bangil bersama anggota TNI-AU mendatangi lokasi.
Temukan Granat di Ladang Jagung
FOTO: MEMORANDUM/AR
Tulungagung, Memorandum Memeriahkan HUT ke-52 BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan peserta program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) dilibatkan dalam kegiatan “Knows and Win FKTP 2020”. Salah satu rangkaian kegiatannya adalah BPJS Kesehatan Mengajar. Di wilayah BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung, kegiatan BPJS Kesehatan Mengajar diikuti 34 orang petugas FKTP mitra dan 16 orang peserta Prolanis secara daring (online), Rabu (24/6). Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung, Diah Ratna Ningrum mengatakan bahwa kegiatan BPJS Kesehatan Mengajar ini merupakan salah satu upaya meningkatkan pemahaman FKTP dan peserta Prolanis terhadap dinamika kebijakan dan regulasi dalam pelaksanaan Program JKN-KIS. “BPJS Kesehatan Mengajar seperti sosialisasi. Sosialisasi terkait perkembangan regulasi atau kebijakan terkini seputar Program JKN-KIS. Kita semua tahu, dinamika regulasi yang terus disempurnakan memang seharusnya diketahui dan dipahami oleh semua pihak. Tidak hanya itu, kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan engagement pemberi pelayanan kesehatan dan peserta, sehingga tujuan Program JKN-KIS bisa terwujud,” terangnya. Diah menjelaskan, pengajar pada kegiatan BPJS Kesehatan Mengajar adalah pegawai internal BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung dengan berbagai sub materi yang disampaikan. Mulai dari kepesertaan, pelayanan kesehatan pratama maupun rujukan, hingga kader JKN. Selanjutnya, petugas FKTP dan peserta Prolanis harus melakukan uji pengetahuan dan pemahaman atas materi yang telah diberikan. “Nantinya hasil dari kegiatan BPJS Kesehatan Mengajar ini ditindaklanjuti dengan uji pengetahuan dan pemahaman petugas FKTP dan peserta Prolanis terhadap materi yang diberikan. Prosesnya dilakukan melalui kompetensi berbasis online. Juara di tingkat cabang akan melanjutkan
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Uji Pengetahuan FTKP dan Peserta Prolanis tentang Program JKN-KIS
Pelayanan di kantor BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung.
ke babak selanjutnya yaitu di tingkat Kedeputian Wilayah. Kalau juara lagi bisa sampai tingkat Nasional. Kami berharap perwakilan dari wilayah BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung ada yang bisa sampai tingkat nasional,” jelas Diah. Sementara itu, salah satu peserta Prolanis dari Puskesmas Karanganyar, Kabupaten Trenggalek, Budi Antoro (39), terlihat antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan. Apalagi ketika dirinya mampu menjawab beberapa pertanyaan dari tim pengajar. “Saya berpikirnya waktu ada pengarahan tadi, ini adalah pengetahuan yang sedikit dari lautan yang luas. Ini hanya air sungainya saja. Ada banyak air yang dalam yang le-
bih besar yang saya tidak tahu. Saya tahunya hanya pakai (JKN, -red) saja, tanpa tahu regulasinya seperti apa, apa yang ditanggung dan apa yang tidak, saya hanya tahu sekedarnya saja. Pengetahuan saya masih minim sekali tentang JKN. Saya mulai belajar lagi, baca-baca lagi. Saya pingin tahu JKN seperti apa, karena saya pakai. Tadi saya menang saat menjawab pertanyaan, saya sempet baca sedikit-sedikit materi yang disampaikan, ternyata bisa menjawab, jadi antusias dan lebih semangat lagi untuk meneruskan belajar. Karena selama ini yang saya tahu pekerjaan saya, sebagai perawat, ya ini seperti tantangan baru, menambah informasi dan pengetahuan saya tentang JKN,” ucap Budi. (ar/ck/lis/*)
Pasuruan, Memorandum Sebuah granat ditemukan di ladang jagung tak jauh dari Pangkalan TNI-AU di Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Granat ini dipastikan sisa Detasemen TNI-AU Muljono Surabaya yang menggelar latihan, Rabu (24/6) lalu. Informasinya, kali pertama granat itu ditemukan warga sekitar pukul 07.00. Temuan itu langsung dilaporkan ke Polsek Bangil. Mendapati itu, sejumlah anggota Polsek Bangil dan anggota TNI mendatangi lokasi penemuan. Syukur, granat itu disebut tidak berbahaya karena hanya berupa granat asap yang biasanya digunakan untuk latihan. Kapolsek Bangil Kompol Eko Hari mengatakan, pihaknya mengajak dua anggota TNI dari Pangkalan TNI-AU Raci untuk mengecek dan mengevakuasi granat itu sekitar pukul 09.00. Karena hanya granat asap, barang tersebut langsung diamankan oleh TNI. “Hanya granat asap dan tidak berbahaya. Jika tali kunci pengaman dibuka, hanya akan mengeluarkan asap,” ujarnya. Menurutnya, jarak ditemukannya granat itu kurang dari 1 kilometer dari pangkalan TNI-AU Raci. Granat asap ini dibawa saat latihan anggota TNI dari Detasemen TNI-AU Muljono Surabaya dan berjalan kaki di sekitar pangkalan TNI-AU Raci, Rabu (24/6). Diperkirakan, granat asap ini tertinggal saat latihan. Granat itu jatuh di lahan milik TNI-AU, namun dimanfaatkan warga sekitar dan ditanami jagung. (rul/lis)
Ralat Pengumuman Lelang Menunjuk Pengumuman I (Pertama) Lelang Eksekusi Hak Tanggungan yang terbit di surat kabar harian Memorandum pada tanggal 25 Juni 2020, dengan ini disampaikan ralat sebagai berikut : Semula : Pengumuman I (Pertama) Lelang Eksekusi Hak Tanggungan Menjadi : Pengumuman II (Kedua) Lelang Eksekusi Hak Tanggungan Demikian ralat ini sebagai satu kesatuan tak dapat dipisahkan dengan pengumuman Lelang I (Pertama) Hak Tanggungan tanggal 25 Juni 2020. Surabaya, 29 Juni 2020 PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Regional Special Asset Management Surabaya
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
Ngecer Pil Koplo, Pemuda Kebonagung Dibekuk
Surabaya, Memorandum Kinerja pelayanan kesehatan di Rumah Sakit (RS) Lapangan Covid-19 membuahkan hasil baik, Minggu (28/6), tambahan pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 64 orang. Maka, per hari ini total pasien Covid-19 yang sembuh dari RS di Jalan Indrapura mencapai 148 dari total yang dirawat 203 pasien. Jika diprosentase tingkat kesembuhandi Jatim mencapai 72,9 persen. Dari total pasien yang dirawat, terdapat tiga orang yang dirujuk ke RS Rujukan Covid-19. Melihat kondisi tersebut Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim dan tenaga medis yang telah bekerja keras di garda terdepan. “Alhamdulillah, Ini menjadi optimisme bagi kita semua bahwa pandemi Covid-19 di Jatim bisa kita atasi bersama. Semoga terus membaik, yang sembuh makin banyak yang meninggal makin menurun bahkan bisa nol,” kata Khofifah, di Gedung Negara Grahadi, Minggu (28/6). Mantan Mensos itu berharap agar saat ini RS Lapangan Covid-19 bisa dioptimalkan untuk relaksasi rumah sakit yang sedang penuh seperti di Sidoarjo. Sementara itu, salah satu pasien Covid-19 Artika Fauziah yang sudah dinyatakan sembuh dan telah berkumpul kembali dengan keluarganya mengungkapkan, fasilitas di RS Lapangan turut membantu kesembuhannya. Ia mengaku makanan yang disajikan standar gizinya sangat baik. “Terimakasih pada semua dokter, tim medis, dan seluruh petugas yang sudah memberikan pelyanan yang sangat baik pada kami. Bahkan, disini kami tidak sempat merasakan lapar karena makanan yang disajikan standar gizinya sangat baik dan enak-enak,” ungkap Artika semangat. “Di sini juga enak ada cafenya dan tempat perawatannya sangat memadai,” lanjut Artika. (yok/lis)
butir pil warna putih logo Y dan uang tunai Rp 65 ribu hasil penjualan barang haram tersebut. Adapun modusnya, tersangka biasanya menawarkan barang haram tersebut kepada teman teman sekampungnya melalui HP. Setelah ada kecocokan harga lalu tersangka menemui calon pembelinya tersebut. “Tersangka masih kami tahan guna pengembangan mencari tahu pemasok barang haram tersebut,” tegas Ernowo. (tri/lis)
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Akibat aksinya itu, M Irfan digelandang ke Mapolres Lumajang guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, Jumat (26/6) sekitar pukul 05.30. “Setelah mendapatkan informasi pada malam hari, pagi harinya langsung kami tangkap di rumahnya,” terang Kasatreskoba Polres Lumajang AKP Ernowo, Minggu (28/6). Dari penggrebekan tersebut petugas mendapatkan barang bukti (BB) 10 plastik klip masing-masing berisi 10
Tersangka diamankan bersama barang bukti.
Blusukan, Wali Kota Pantau Pembagian Sembako Probolinggo, Memorandum Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin blusukan ke sejumlah kelurahan untuk memastikan penyaluran Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap II berupa sembako 15 kilogram beras berjalan lancar dan tepat sasaran. Bantuan sembako tersebut diberikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Dengan mengendarai motor, Hadi Zainal Abidin mendatangi Kelurahan Pohsangit Kidul, Kecamatan Kademangan, yang terdapat 829 paket beras dibagikan untuk keluarga penerima manfaat. Jumlah ini menurun dari tahap pertama yang berjumlah 972 paket. Seperti dilansir memorandum.co.id, Pemkot Probolinggo memberikan bantuan bagi seluruh warga Kota Probolinggo yang
Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin menyerahkan bantuan sembako kepada warga. terdampak Covid-19. “Oleh karena itu, data antara tahap pertama dan kedua mengalami perbedaan setelah dilakukan verifikasi oleh petugas kelurahan,” katan Hadi. Warga yang sudah mendapat di tahap pertama, belum tentu
mendapat bantuan yang sama di tahap kedua ini. Karena bisa saja namanya dihapus karena sudah mendapat dari pemerintah pusat atau pemerintah provinsi. “Untuk warga yang tidak mendapat di tahap pertama juga
kembali didata untuk dicover dalam bantuan tahap kedua. Ada perbaikan data sehingga yang dapat tahap sebelumnya dikeluarkan dari bantuan pemerintah kota. Karena ada tambahan kuota dari Provinsi Jawa Timur sebanyak 5000 paket. Kalau masih ada yang belum tercover silakan laporkan ke kelurahan masing-masing,” tandas Hadi. Terkait perubahan jenis bantuan yang semula sembako berupa beras 10 kg, gula 1 kg atau minyak goreng 1 liter dan 20 mi instan menjadi beras 15 kg, merupakan permintaan masyarakat yang disampaikan kepada wali kota saat penyaluran sembako tahap pertama. “Saya datang ke sebagian tempat, ternyata banyak yang minta beras. Maka kami turuti kalau bantuan tahap kedua ini
Surabaya, Memorandum Ancaman Presiden Joko Widodo agar angka Covid-19 di Jawa Timur bisa turun dalam dua minggu, langsung direspons Pemerintah Provinsi Jatim bersama forkopimda. Karena itu, sejumlah pejabat forkopimda, Minggu (28/6) pagi, turun ke jalan membagikan masker kepada pengguna jalan. Nampak Sekdaprov Heru Tjahjono, Kapolda Irjenpol M Fadil Imran, dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, membagikan 2 juta masker di beberapa lokasi. Beberapa tempat yang menjadi sasaran pembagian masker di antaranya Pasar Tembok, Taman Bungkul, serta Terminal Bungurasih. Di Pasar Tembok, Kapolda, Pangdam V Brawijaya, Sekdaprov Heru Tjahjono, serta Pangkoarmada II Laksda Heru Kusmanto membagikan masker kepada pengunjung pasar. Baik kepada pedagang maupun
Sekdaprov Heru Tjahjono membagikan masker kepada pengguna jalan. kepada pembeli. Para pejabat Pangkotama itu tak hentinya mereka mengingatkan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan salah satunya selalu mengenakan masker ketika beraktivitas keluar rumah, kata Sekdaprov Heru Tjhajono.
Masyarakat mengapresiasi langkah Forkopimda Jawa Timur ini dan dianggap bisa menekan angka penularan Covid-19 terutama di Surabaya. “Alhamdulillah bagus ya untuk menekan angka penularan Covid-19. Karena selama ini kesadaran masyarakat juga
Dapat 3 i
Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i
masih kurang walaupun masker mudah didapatkan,” timpal salah seorang warga yang menerima masker. Selain Forkopimda Jawa Timur, nampak juga Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang datang menyusul bersama Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Edison Isir. Risma juga langsung membagikan masker kepada pengunjung pasar, mengingatkan agar selalu memakai masker dan mencuci tangan serta menjaga jarak antar pengunjung pasar. Surabaya Raya sempat tiga kali melaksanakan PSBB. Namun angka kasus Corona baik positif, PDP, ODP, dan OTG masih cukup tinggi. Itu sebabnya ketika Presiden Jokowi berkunjung ke Surabaya, pekan lalu, langsung memerintahkan kepada Gubernur agar penanganan Covid-19 di Surabaya Raya (Surabaya, Gresik, Sidoarjo) secara serius dan dalam dua minggu ke depan sudah tuntas. (yok/lis)
Sambungan dari halaman 1
Sebelum ke politik semua keluarganya ia tarik dari perusahaan. Agar manajemen profesional tidak terganggu pengaruh keluarga. Bupati Novi punya tambang nikel, batubara, 120 bank perkreditan rakyat, dan banyak lagi. Gajinya sebagai bupati ia serahkan ke lembaga kesejahteraan rakyat. Mobil-mobil dinas bupati tidak ada yang ia pakai. Semua pegawai negeri harus membayar zakat --yang hasilnya dikelola tim untuk mengatasi kemiskinan. Tiap Jumat ia pindah masjid: khotbah. Usai Jumatan bertemu masyarakat di sekitar masjid. Novi mencari tahu apakah masih ada rumah yang tidak layak huni. Dengan dana zakat itu rumah tersebut dipugar. Kalau rumah-rumah itu sudah baru, Novi ke masjid itu lagi. Membawa tumpeng. Sebagai tanda peresmian. Satu rumah satu tumpeng. Foto tumpengan itu dibesarkan. Dipasang di rumah baru. Itu terjadi nyaris setiap Jumat. Selama dua tahun terakhir. Novi juga mengubah Hari Buruh di Nganjuk. Menjadi lebih spiritual. Dari yang biasanya lebih tegang. Di mana-mana. Di malam sebelum Hari Buruh (1 Mei), Novi mengadakan sema’an besar-besaran. Semacam istIghosah. Lokasinya di kampung pahlawan buruh: Marsinah. Makam Marsinah memang di di Nganjuk. Wanita itu terbunuh sebagai martir di zaman Orde Baru. Di dekat makam itulah sema’an akbar dilangsungkan. Keesokan harinya, tanggal 1 Mei, diadakan Haul Marsinah. Di seluruh Nganjuk. Acaranya:
Komisaris: Mangestuti Agil
beras 15 kg dengan kualitas yang baik,” ucapnya. Hadi berpesan, memasuki new normal meski belum diterapkan, masyarakat diminta tidak menyalahartikan. “Kondisi new normal bukan normal biasa tetapi setiap aktivitas keluar rumah tetap wajib menggunakan protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga kebersihan, dan sering cuci tangan,” sebutnya. Setelah Kelurahan Pohsangit Kidul, wali kota bergeser ke Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih. Di kelurahan ini membagikan 1115 paket sembako. Lokasi terakhir, di Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran. Kelurahan ini tampak lebih padat dari dua kelurahan sebelumnya, penerima bantuan dampak Covid-19 mencapai 2.260 KK. (mhd/yud/lis)
Pemprov Gerojok 2 Juta Masker di Surabaya Raya
FOTO: MEMORANDUM/YOK
Total Pasien Sembuh dari RS Lapangan Capai 72,9 Persen
Lumajang, Memorandun M Irfan (23), pemuda asal Dusun Kebonagung Kidul, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, ditangkap anggota Satreskoba Polres Lumajang di rumahnya karena terbukti mengedarkan obat keras berbahaya (Okerbaya).
FOTO: MEMORANDUM/MHD
FOTO: MEMORANDUM/CW1
Soal Porprov, Pemkab Bondowoso Koordinasi dengan Pemprov Bondowoso, Memorandum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bondowoso berencana untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim terkait adanya indikasi penundaan Porprov Jatim yang akan dipusatkan di Bondowoso. Hal itu dikatakan Ketua KONI Bondowoso Noer Soetjahjono usai mengikuti rapat anggota tahunan (RAT) melalui video conference bersama Noer Soetjahjono KONI Jawa Timur. Salah satunya membahas persiapan Porprov Jawa Timur 2021 yang bakal digelar di Bondowoso. Noer Soetjahjono memaparkan, hasil rapat tersebut masih akan diusulkan ke Pemprov Jatim, karena mengingat hal ini masih di tengah pandemi Covid-19. “Ini untuk Bondowoso tentang Porprov 2021. Ini yang memang sangat penting untuk Bondowoso,” ungkapnya. Ia menjelaskan, penempatan Porprov 2021 untuk empat kabupaten sudah menjadi keputusan Gubernur Khofifah. “Dari hasil rapat tadi, Pak Erlangga ketua KONI Jatim, bahwa itu akan diusulkan ke gubernur. Ditunda apa tidak. Tapi condongnya kok ditunda, tapi masih nunggu keputusan gubernur,” katanya. Namun seandainya Porprov 2021 tidak ditunda. Noer mengaku bahwa Cabor Bondowoso siap untuk mengikuti kegiatan tersebut. “Tetap kita siap. Tapi tujuh cabor tidak mau ditambah. Alasannya venue kita sangat terbatas sekali,” jelasnya. Selama beberapa bulan terakhir ini, para Cabor Bondowoso sudah melakukan penyegaran untuk mengikuti penyelenggaraan Porprov 2021. Akan tetapi, Noer mengaku para cabor tersebut tetap mengikuti protokol kesehatan yang ada. “Sudah latihan sendiri-sendiri, mulai dari beberapa bulan kemarin. Sudah mulai penyegaran. Minta izin saya, tapi tetap jaga jarak mematuhi protokol kesehatan,” terang Noer. (cw1/lis)
SENIN LEGI, 29 JUNI 2020 HALAMAN 5
khataman Alquran di masjid-masjid. Hari itu tidak ada demo atau pawai buruh di kabupaten itu. Sebagai pemilik 36 perusahaan, dengan total karyawan 40.000 orang, Novi terbiasa membuat keputusan cepat. Mula-mula birokrasinya sulit mengejar. Akhir 2018, setelah beberapa bulan menjabat ia tunjukkan kecepatan geraknya. Di hari terakhir bulan Desember, ia kumpulkan kepala-kepala dinas. Ada yang mengira itu untuk ikut perayaan malam tahun baru. Ternyata Novi memberi ”hadiah” tahun baru yang tidak biasa: 18 kepala dinas diganti. Berlaku mulai malam tahun baru itu juga. Tanggal 1 Januari keesokan harinya, Novi tancap gas. Birokrasi barunya sudah seperti para manajer perusahaan. Novi ingin segera membuka kawasan industri. Yang pertama di seluruh karesidenan Kediri. Luasnya 600 hektare --untuk tahap pertama. Ia tidak mau kehilangan momentum: jalan tol Surabaya-Jakarta sudah hampir jadi. Saat itu. Melewati Nganjuk. Alangkah tepatnya kalau ada kawasan industri di dekat jalan tol itu. Ia tetapkan lokasi kawasan industri itu. Perizinannya harus cepat. Penyiapannya harus lekas. Harga tanah di Nganjuk masih lebih murah dari wilayah di sekitar Surabaya. Jarak ke pelabuhan Tanjung Perak juga kurang dari 2 jam - -berkat jalan tol. Dalam waktu setahun kawasan itu sudah jadi. Seperti afdruk kilat. Kini sudah lebih 60 perusahaan masuk kawasan industri itu. Novi juga membangun ”lumbung RW”. Setiap ketua RT menjadi pimpinan unit bisnis untuk warganya. Khususnya petani.
Di setiap RW selalu ditemukan rumah kosong. Yang ditinggal generasi anak-cucu ke kota. Rumah kosong itu dijadikan gudang. Disewa. Petani satu kampung menyerahkan gabah ke pak RW. Untuk disimpan di gudang tadi. Pak RW-lah yang mengolahnya menjadi besar. Lalu menjualnya. Setelah laku Pak RW membayar ke petani. Dengan harga 10 persen lebih tinggi dari harga pasar. Petani memperoleh harga lebih baik. Saya belum mau menulis soal ini secara lengkap. Jangan dulu dipercaya. Saya (atau wartawan DI’s Way) harus lebih dulu menelusuri sendiri tingkat keberhasilannya. Dalam waktu dekat. Rasanya Nganjuk akan bisa seperti Banyuwangi --yang majunya cepat sekali. Novi punya potensi menjadi Azwar Anas --Bupati Banyuwangi yang sukses itu. Dua-duanya santri NU. Sama-sama pula dicalonkan oleh PDI-Perjuangan. Sama-sama mudanya. Hanya Novi lebih kaya harta. Anas lebih kaya pengalaman politik. Dalam hidupnya Novi tidak pernah masuk organisasi. Waktu masih pelajar atau mahasiswa pun tidak ikut IPNU atau PMII. Selepas SMPN 1 Nganjuk Novi diminta ibunya melanjutkan ke pondok. Novi pun masuk Darul Ulum, Peterongan, Jombang. Di ”Pondok Bintang Sembilan” itu tidak hanya ada madrasah. Ada juga SMA Unggulan. Yakni SMA proyek BPPT-nya Prof BJ Habibie. Ke situlah Novi sekolah. Yang kalau tamat bisa langsung ke Institut Teknologi Indonesia. Waktu kelas 2 SMA itu ruang kelasnya di lantai atas. Lantai bawah digunakan untuk SMP.
Setiap kali turun dari lantai atas matanya terantuk pandang mata seorang siswi SMP di lantai bawah. Jatuh cinta. Seorang temannya menjadi kurir surat-menyuratnya dengan siswi SMP asli Jakarta itu. Pakai cara lama: lewat pertukaran buku pelajaran --yang berisi surat cinta. ”Waktu menunggu buku pelajaran berisi surat cinta itu berdebarnya bukan main,” ujar Novi mengenang. Surat-surat cinta itu ia simpan sampai sekarang. Ia taruh di brankas uang. Dikunci mati dengan kunci rahasia kombinasi. Itulah cinta pertama dan terakhirnya. Mereka kawin setelah si siswi tamat SMA --dan Novi belum lulus sarjana ekonomi di Universitas Brawijaya. Ia tidak jadi masuk ITI karena sudah mulai berbisnis. Di Darul Ulum Novi mendapat tiga ‘i’ : ijazah, istri, dan infus. Sambil sekolah Novi masih bisa cari uang: membeli plastik bekas. Untuk dijual ke pabrik pengolahan bijih plastik. Saat kelas tiga SMA meningkat menjadi dagang bijih plastik. Sambil kuliah pun Novi terus mengembangkan bisnisnya. Semua itu terinspirasi dari ayahnya: pengusaha hasil bumi, ternak, dan jasa perdagangan. Kini sang ayah tidak berbisnis lagi. Hijrah sepenuhnya ke bidang lain: mengurus pesantren yang didirikannya di Kediri. Yang siswanya tidak perlu membayar: TK, SD, Ibtidaiyah, Aliyah, dan SMK. Di Nganjuk perusahaan Novi memiliki 2.000 karyawan. Merekalah --di tahun 2017--yang dikerahkan untuk menaikkan rating pencalonannya
sebagai bupati. Mereka itu yang memasang 6.500 lebih poster besar di semua RT di Nganjuk. Isi poster sangat simple: foto dirinya dengan baju hem putih dan kopiah hitam. Tidak banyak tulisan di poster itu. Bunyinya hanya: Mas Novi, Calon Bupati. Tidak ada jargon, motto atau pun gelar-gelar. Prinsip-prinsip marketing ia jalankan. Hasilnya: popularitas Novi tiba-tiba melangit, 70 persen. Dari sebelumnya hanya 8 persen. Partai-partai pun mengincarnya. Terutama PDI-Perjuangan dan PKB. Tingginya rating Novi membuat ia tidak perlu mencari partai. Kendaraan politik itu datang sendiri. Ia sama sekali tidak perlu membayar mahar ke PDI-Perjuangan. Tidak juga ke PKB. Ayahnya akrab dengan kiai-kiai utama di PKB. Hanya saja ia harus menggandeng kader PDI-Perjuangan sebagai wakil. Hasil kerjanya sangat nyata. Hasil surat cinta di dalam buku pelajarannya pun nyata: anaknya lima orang. Yang tertua kuliah di Yaman. Di Darul Mustofa di Kota Tarim. Di sana ia masuk pesantren milik leluhurnya sendiri itu --dari jalur istri Novi. Yang kedua dan ketiga wanita. Dua-duanya masuk SMK animasi Umar Said yang disponsori Djarum di Kudus. Yang keempat masih tsanawiyah (SMP). Dan yang kelima, masih SD. Dua-duanya di Nganjuk. Semua anaknya itu lagi menghafal Quran --ikut ibunya yang juga hafal Quran. ”Anda hafal Quran juga?” tanya saya kepada Novi. ”Saya hafal fulus,” gurau Novi. (*)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Noor Arief, Syaifuddin, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu, Indra Anugrah Hardiantoko, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
SENIN LEGI, 29 JUNI 2020 HALAMAN 6-7
Kapolrestabes Bagikan Masker ke Pedagang dan Pengunjung Pasar
Kombespol Jhonny Eddison Isir berdialog dengan pedagang Pasar Tembok Dukuh.
AKBP Leonard M Sinambela bersama dengan jajaran forkopimda memotong pita peresmian pondok pesantren Tangguh.
FOTO: MEMORANDUM/RUL
AKP Achmadi memberikan imbauan protokol kesehatan kepada masyarakat didampingi Kanit Turjawali Polres Pasuruan Kota.
Polres Pasuruan Kota Patroli Blue Light untuk Antisipasi 3C Pasuruan, Memorandum Untuk meminimalisir angka kriminalitas dan penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Pasuruan, anggota Polres Pasuruan Kota melaksanakan patroli Blue Light dengan menyusuri jalan-jalan rawan di Kota Pasuruan, Sabtu (27/6). Dalam patroli Blue Light tersebut, dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Achmadi serta didampingi anggota satlantas.
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman diwakili Kasatlantas AKP Achmadi mengatakan, patroli ini untuk antisipasi rawan 3C (curat, curas, curan-
mor). Dalam patrol itu juga diselipkan imbauan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. “Kami juga melakukan penindakan terhadap 14 pengendara kendaraan roda dua yang tidak sesuai spectec (tidak sesuai standar). Serta tidak di lengkapi dengan surat tanda nomor
kendaraan,” ucap Achmadi. Lanjut Achmadi, rute yang dilalui dimulai dari Jalan Panglima Sudirman, Jalan Untung Suropati, Jalan Pati Unus, Jalan Yos Sudarso, Jalan Sultan Agung, Pelabuhan dan Alun-alun Pasuruan Kota. “Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang berada di setiap warung, kafe dan di tepi jalan untuk tetap mengikuti anjuran protokol kesehatan
Lumajang, Memorandum Untuk yang kesekian kalinya, Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa mendampingi Bupati Lumajang Thoriqul Haq, meresmikan Kampung Tangguh Semeru (KTS) di Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir, Jumat (26/6/) siang. Hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang, forkopimka berikut pemdes setempat, jajaran polsek berikut stakeholder yang lain. Kampung tangguh semeru yang diresmikan saat ini, merupakan kampung tangguh ke-11 dari total 20 kampung tangguh di Lumajang. Usai memotong pita, kapolres memberikan ucapan terimakasih kepada seluruh undangan yang hadir pada peresmian KTS Covid - 19. “Kami mengharapkan semua pihak tetap sinergi, koordinasi berjalan terus menerus. Sehingga apa
dengan mulai jaga jarak, cuci tangan dengan sabun dan memakai masker,” tutur Achmadi. Selama pelaksanaan giat patroli tidak di jumpai hal-hal dan kejadian yang menonjol, situasi wilayah hukum Polres Pasuruan Kota kondusif, dengan hadirnya Polri di tengah - tengah masyarakat sehingga masyarakat merasa terlindungi. (*/rul/mik)
FOTO: MEMORANDUM/PRA
Irjenpol Mohammad Fadil Imran memasang masker kepada santri di Ponpes Syaichona Cholil.
FOTO: MEMORANDUM/RAS
“Saya ingatkan, orang kampung juga bisa jadi jenderal. Buktinya, saya ini asli barasal dari kampung. Tetapi Alhamdulillah, kini kok ya bisa jadi jenderal bintang dua. Jadi kepada para santri ayo tingkatkan semangat,” pungkasnya. Pada kujungan ini, Kapolda Fadil, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah dan Gubernur Khofifah Indar Par-
awansa, membagikan 5.000 masker kepada santri asuhan KH Fachri Asschal dan KH Nasich Asschal tersebut. Selama di ponpes, ketiga petinggi Pemprov Jawa Timur itu didampingi Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron, Kapolres AKBP Rama Samtama Putra dan Damdim 0829 Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo. (ras/mik)
Kapolres Pasuruan dan Jajaran Kerja Bakti di Makam Pahlawan
Anggota kepolisian membersihkan makam pahlawan di Bangil dalam rangka Hari Bhayangkara ke-74.
Sebelum melaksanakan kerja bakti, kapolres bersama anggota melaksanakan apel. “Ini merupakan agenda yang sudah direncanakan guna memper-
siapkan upacara ziarah rombongan dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Bangil, yang akan dilaksanakan hari Senin besok (hari ini,red),” tambahnya.(*/rul/mik)
Gresik, Memorandum Untuk memutus penyebaran Covid-19 dan penegakan protokol kesehatan, kapolres bersama Forkopimda Gresik membagikan masker gratis di Alun-Alun Gresik di tengah aktivitas car free day (CFD), Minggu (28/6). Dengan menyasar masyarakat yang sedang menghabiskan akhir pekan dengan berolahraga, jajaran forkopimda membagikan masker gratis sekaligus sosialisasi mengenai aktivitas di era new normal. Dalam kesempatan itu, Bupati Sambari Halim Radianto, Wakil Bupati Moh Qosim serta Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Budi Handoko ikut turun langsung membagi masker. “Tetap disiplin diri, meski-
pun pemerintah sudah membuat peraturan dan penanggulangan, disiplin diri adalah penting”, imbau Sambari, kemarin. Dalam kesempatan berbeda Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menuturkan, program bagi masker gratis merupakan inisiasi dari Polda Jatim yang digelar serentak di seluruh wilayah Jawa Timur. Di Gresik sendiri, sebanyak 10 ribu masker gratis yang dibagikan kepada masyarakat. “Tidak hanya di kota, pembagian masker gratis juga kita salurkan lewat jajaran polsek,” Kapolres Arief. Kapolres menambahkan, pembagian masker gratis dilaku-
k kan sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Serta m mengingkatkan kesadaran m masyarakat untuk menaati protokol kesehatan. “Kita maksimalkan untuk di Gresik ini, karena pandemi Covid-19 masih cukup tinggi,”, pungkas alumni Akpol 2001 ini. Masyarakat yang sedang asyik berolahraga dan menghabiskan akhir pekan pun terlihat bahagia menerima pembagian masker gratis. Ke s e m p a t a n b e r t e m u Forkopimda Gresik dimanfaatkan untuk berswafoto bersama dengan para pejabat di lingkungan Kabupaten Gresik yang hadir. (and/har/mik)
Probolinggo, Memorandum Polres Probolinggo Kota punya cara tersendiri merayakan peringatan Hari Bhayangkara ke-74. Puluhan personel bersih-bersih kompleks Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jalan Soekarno-Hatta, KelurahanTisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Minggu (28/6). Dengan bermodal sabit, alat pemotong rumput, sapu lidi, dan keranjang, para personel membersihkan makam dipimpin Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya. Aksi bersih-bersih itu juga dilakukan di tempat ibadah, yaitu Masjid Agung Raudlatul Jannah, dan Gereja Merah di jalan Soeroyo Kota Probolinggo. Di sisi lain, kata Ambariyadi Wijaya, kegiatan bersih-bersih dilakukan guna
Anggota kepolisian bersih-bersih kompleks makam pahlawan.
menumbuhkan sikap peduli dari personel Polres Probolinggo Kota terhadap kondisi kebersihan sekaligus penghormatan kepada jasa pejuang. “Kegiatan ini sebagai upaya untuk
meningkatkan rasa hormat kepada para pahlawan atas jasa-jasa yang telah diberikan dan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme personel kepolisian,” tandas Kapolres.(mhd/yd/mik)
Alumni Akademi TNI Polri 2002 berdoa bersama sebelum memberikan bantuan.
Sidoarjo, Memorandum Desa Cangkringsari bersama 18 desa lainnya meluncurkan Kampung Tangguh Semeru (KTS) di Balai Desa Cangkringsari, Kecamatan Sukodono, Sabtu (27/6). Mereka berkomitmen untuk mewujudkan ketangguhan di tingkat desa dalam segala hal, termasuk tangguh menangkal penyebaran Covid-19. Kepala Desa Cangkringsari Suhud mengucapkan terimakasih atas partisipasi masyarakat baik warga setempat maupun warga lain pada umumnya. “Alhamdullilah, semoga kampung tangguh ini bisa menginspirasi semua warga, tidak untuk cangkringsari bagi RT-RW bahwa tentu didesa lainya bisa mencontoh apa yang sudah dilakukan cangkringsari,” ujarnya.
Lamongan, Memorandum Pengembangan program Kampung Tangguh Semeru (KTS) di wilayah Lamongan terus digencarkan. Dalam sehari, Sabtu (27/6), Kapolres Lamongan AKBP Harun bersama forkopimda meresmikan tiga kampung tangguh sekaligus. Ketiga kampung tangguh yang diresmikan ialah kampung tangguh di Desa Drujugurit, Kecamatan Ngimbang, kemudian di Desa Semampirejo, Kecamatan Sambeng, serta di Desa Bakalan Pule, Kecamatan Tikung. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Lamongan H Fadeli bersama Kapolres dan Dandim. Usai potong pita, dilanjutkan pengecekan kelengkapan kampung tangguh seperti ruang informasi, ruang isolasi, dapur umum, ruang kesehatan, dan lumbung pangan. Kapolres Lamongan men-
Jajaran Forkopimda Sidoarjo dan Forkopimka Sukodono foto bersama usai meninjau lokasi dapur umum di RW 3 Dusun Cangkringan.
Wabup Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin menekankan semua wilayah baik desa maupun perkampungan di Kabupaten Sidoarjo harus semarak dalam membentuk KTS. “Termasuk yang telah dilakukan warga di desa se-Kecamatan Sukodono ini. Lingkungan jadi asri, bersih, aman, dan sehat,”
FOTO: MEMORANDUM/FIR
AKBP Deddy Foury Millewa mendampingi Bupati Thoriq menggunting pita peresmian kampung Tangguh.
FOTO: MEMORANDUM/TRI
yang diharapkan Pak Bupati dapat terlaksana. Dengan adanya kampung tangguh Desa Kunir Kidul ini, bisa menjadi ujung tombak desa - desa lain,” tutur kapolres. Untuk diketahui, kegiatan peresmian KTS ini, merupakan desa pertama di wilayah Kecamatan Kunir dalam rangka pencegahan penyebaran wabah Covid-19 beserta kesiapan per-
angkat dan upaya implementasi di lapangan. Pada kesempatan itu, Kapolres Lumajang juga menyerahkan paket sembako dan obat-obatan kepada Kades Kunir Kidul Derajat Ali Fatoni untuk dibagikan kepada masyarakat. Bupati Lumajang H Thoriqul Haq (Cak Thoriq) yang hadir saat itu, turut menyampaikan
apresiasi. Karena menurutnya, kampung tangguh percepatannya benar - benar terlaksana. “Kabupaten Lumajang saat ini sudah berada di zona kuning dan tingkat kesembuhan terus meningkat. Saya sudah mengeluarkan peraturan bupati tapi mohon waktu. Saya akan terus berkordinasi dengan tingkat provinsi,” ucap Cak Thoriq.(tri/mik)
Kapolres dan Forkopimda Lamongan Resmikan 3 Kampung Tangguh
Desa Cangkringsari Siap Tangguh Hadapi Covid-19
Personel Polres Probolinggo Kota Bersihkan TMP dan Tempat Ibadah FOTO: MEMORANDUM/RUL
Pasuruan, Memorandum Kapolres Pasuruan bersama anggota dan jajaran melaksanakan kegiatan kerja bakti di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bangil, untuk menyambut HUT Bhayangkara ke-74 Tahun 2020, Minggu (28/6). Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan diwakili Kasubbag Humas AKP Drs Hardi mengatakan, kegiatan ini sebagai wujud Dharma Bhakti Polri. “Oleh karena itu kita melakukan bakti sosial sebagai wujud pengabdian Polri kepada Masyarakat. Mari kita tunjukkan dharma bhakti kita prestasi kita kepada Polri dan negara serta Semoga apa yg kita lakukan ini sebagai amal ibadah,” ucap Hardi.
Bareng Forkopimda, Kapolres Gresik Bagikan Masker Gratis di Alun-Alun
man m mewakili Duaja (Dua Ribu Dua Jaya) Letkol Pnb M. Arif mengatakan bakti sosial ini merupaka pakan wujud kepedulian Alumni Akademi TNI Polri angkatan 2002 pada masyarakat. ““Kami harapkan bantuan ini dapat merin ringankan beban masyarakat terdampak C Covid-19,” katanya. Dengan bantuan ini diharapkan masyaraka kat akan lebih bersemangat dan menjaga diri dengan menerapkan protokol kesehatan. Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan, kegiatan sosial yang dilakukan secara bersama-sama ini bentuk perhatian pada masyarakat yang membutuhkan. “Ini bentuk perhatian Duaja pada masyarakat pada masa pandemi, sehingga dapat membantu kebutuhan keseharian,” terangnya. Selama ini, TNI dan Polri terus bergerak bersama untuk melakukan penanggulangan Covid-19 dengan cepat dan tepat. (*/ari/mik)
ujarnya. Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji memotivasi warga Sukodono agar saling gotong royong dan menguatkan dalam penerapan segala protokol kesehatan pencegahan Covid-19. (fjr/bwo/jok/mik)
AKBP Harun bersama Forkopimda menyaksikan Bupati Fadeli memotong pita peresmian kampung Tangguh.
gucapkan puji syukur alhamdulillah karena bisa berkumpul bersama warga dalam peresmian kampung tangguh. “Pemenang lomba kampung tangguh tingkat kabupaten akan dilombakan kembali di tingkat provinsi,” ujar Harun. Lanjutnya, hadiah dalam lomba kampung tangguh ini untuk juara 1 mendapatkan satu ekor sapi, juara 2 mendapatkan
3 ekor kambing, dan juara 3 mendapatkan 2 ekor kambing. “Mari kita jalankan kampung tangguh yang telah secara resmi terbentuk ini dengan sepenuh hati dan bukan sekadar formalitas,” pinta Harun. Sementara, Bupati membeberkan jika fungsi kampung tangguh adalah untuk menggelorakan masyarakat agar semakin guyup rukun dan menin-
gkatkan gotong royong. “Mari kita upayakan diri kita untuk senantiasa berbahagia guna meningkatkan imunitas kita supaya terhindar dari wabah virus Covid-19,” ucap Fadeli. Setelah serangkaian sambutan kemudian dilanjutkan dengan pembagian sembako, masker, dan kaos oleh forkopimda kepada para relawan kampung tangguh.(and/har/mik)
Bersama Dandim, Kapolresta Makota Resmikan KTS Bunulrejo dan Mergosono FOTO: MEMORANDUM/FJR
Bangkalan, Memorandum Kapolda Jawa Timur Irjenpol Mohammad Fadil Imran berharap seluruh ulama dan kiai pengasuh ponpes bisa memposisikan diri sebagai suri tauladan dalam disiplin penerapan SOP protokol pencegahan Covid-19. ”Ponpes Tangguh binaan Bhabinkamtibmas dan Babinsa ini, akan menjadi salah satu basis utama dalam memutus mata rantai penyebaran covid 19,” tandas Fadil Imran saat sowan ke Ponpes Syaichona Cholil, Sabtu (27/6) Penekanan serupa kembali diulang pada kunjungan keduanya, kemarin. Hanya saja, sasaran edukasi Fadil lebih fokus kepada ratusan santri yang sudah kembali ke ponpes seusai libur panjang. “Sikap disiplin itu tidak hanya berlaku di lingkungan internal ponpes. Tetapi juga harus diterapkan para santri ketika berbaur di tengah masyarakat dan lingkungan sekitar ponpes,” sambung Fadil. Dalam edukasinya, Fadil juga memotivasi santri yang mayoritas berasal dari kampung, tak usah merasa minder.
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan AKBP Arief Fitrianto (kanan) membagikan masker di Alun-Alun Gresik.
Malang, Memorandum Alumni Akademi TNI-Polri angkatan 2002 ‘Duaja Peduli’, menggelar bakti sosial di dua kota, Malang dan Surabaya, Sabtu (27/6). Kegiatan yang dipusatkan di Skadron Udan ra 4 dan 21 Wing 2 Lanud Abdulrachman n Saleh, Kabupaten Malang ini melibatkan sekitar 230 orang. st Kegiatan sosial ini meliputi rapid test dan donor darah yang melibatkan 200 orang dari Polres Malang, Yon Armed 1/ Roket, Yonif 512, Yon Arhanud 2, Yonkav 3, Denmatra 2 Paskhas, Skadud 21, Skadud 4, masing-masing satuan menyertakan 25 orang. Bersamaan itu, diserahkan sembako sebanyak 500 paket dan 202 ember cuci tangan yang secara simbolis diberikan kepada perwakilan 4 matra di Skadron Udara 4 Wing 2 Lanud Abdulrachman Saleh. Komandan Skadud 4 Wing 2 Lanud Abdulrach-
FOTO: MEMORANDUM/ARI
Kapolda Minta Kiai Madura Jadi Teladan SOP Pencegahan Covid-19
FOTO: MEMORANDUM/AND
berupa sembako, dan APD. Bupati Blitar Drs Rijanto, M.M. saat kegiatan turut menyampaikan terimakasih atas pendirian pondok Tangguh ini. “Kami harap bantuan ini dapat bermanfaat dan barokah, serta berguna untuk membantu memutus rantai penyebaran Covid-19 di pondok pesantren,” Kata Rijanto. (pra/mik)
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Mambaus Sholikin 2 Kabupaten Blitar, Kiai Moh Al amin spdi. MM menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh rombongan mau datang dan memberikan bantuan. Dalam kesempatan tersebut, Forkopimda Kabupaten Blitar juga memberikan bantuan untuk persediaan lumbung pangan pondok pesantren
“Semoga dalam 6 bulan sudah bisa dimanfaatkan oleh anggota dan masyarakat sekitar,” tuturnya. Sementara itu, Ketua DPRD Tulungagung Marsono berharap pembangunan masjid Al Hafidz bisa memberikan berkah dan manfaat bagi anggota dan masyarakat. “Semoga masjid ini bisa memberikan berkah untuk anggota dan masyarakat sekitar,” pungkas Marsono. (fir/mad/mik)
Kapolres Lumajang Dampingi Bupati Thoriq Resmikan KTS Kunir Kidul
Duaja Peduli, Kapolres Malang dan Alumni Akademi TNI-Polri 2002 Berikan Bantuan Acara dilaksanakan sesuai protokol kesehatan yang ketat pada saat rombongan tiba di Pondok Pesantren Mambaus Sholikin 2. Setiba di pondok, langsung dilakukan pengecekan suhu badan oleh petugas dari Dinas Kesehatan dan dilanjutkan cuci tangan. Da l a m s a m b u t a n n y a , pimpinan Pondok Pesantren
m masjid. “Ini hibah dari para donatur, totalnya kira kira mencapai Rp 1 miliar,” ucapnya. Pandia memprediksikan butuh waktu 6 bulan untuk menyelesaikan pembangunan masjid. Nantinya masjid Al Hafidz bakal dipergunakan oleh anggota dan masyarakat sekitar, sehingga bisa memberikan manfaat kepada banyak orang.
FOTO: MEMORANDUM/AND
masker dapat mencegah penularan virus hingga 60 persen. Di masa new normal saat ini masyarakat harus disiplin bermasker. “Supaya masyarakat makin disiplin menyesuaikan dengan situasi new normal. Kalau tidak pakai masker, kami kasih masker lagi,” tegas Fadil saat membagikan masker di Taman Bungkul. (fdn/mik)
AKBP Eva Guna Pandia meletakkan batu pertama pembangunan masjid di mapolres.
Malang, Memorandum Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata bersama Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson meresmikan Kampung Tangguh Semeru (KTS) di Kelurahan Bunulrejo dan Mergosono, Kota Malang, Sabtu (27/6). “Keberadaan kampung tangguh ini diharapkan mampu merubah pola hidup sehat menuju news normal di masa pandemi Covid-19,” terang Leonardus. Ia menambahkan, tingginya kasus Covid-19 di Kota Malang harus dihadapi secara bergotong royong. Mengingat sampai saat ini,
FOTO: MEMORANDUM/EDR
orang dengan gangguan jiwa. “Kalau tidak pakai masker kami tindak, kami bawa ke Liponsos. Di sana kerja sosial bantu saudara kita yang punya gangguan jiwa,” lanjut alumnus terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 itu. Terpisah, Kapolda Jatim Irjenpol Fadil Imran mengatakan, bahwa penggunaan
Kapolres Blitar Kota dan Forkopimda Kabupaten Resmikan Pesantren Tangguh Blitar, Memorandum New normal life diperlukan gotong royong dan kekompakan dalam bermasyarakat di tengah pandemi ini. Untuk itu diperlukan sinergi bersamasama antara pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat dalam berdisiplin memutus penyebaran virus corona. Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela beserta Forkopimda Kabupaten Blitar menggelar kegiatan launching Pondok Pesantren Tangguh Semeru Mambaus Sholikin 2 di Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. “Dengan terbentuknya Pondok Pesantren Tangguh Semeru diharapkan kepada penghuni pondok pesantren untuk bersikap disiplin melaksanakan protokoler kesehatan di lingkungan ponpes tersebut. Serta dapat memberdayakan penghuni pondok pesantren untuk berperan secara aktif dalam melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungannya,” ujar Leonard.
Tulungagung, Memorandum Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia meletakkan batu pertama dimulainya pembangunan Masjid Al Hafidz di lingkungan Mapolres Tulungagung, Sabtu (27/6). Disaksikan Bupati Maryoto Birowo, Ketua DPRD Marsono, perwakilan Kodim 0807, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pengusaha, kapolres berharap bisa mewujudkan keinginan membangun tempat ibadah yang layak bagi anggotanya. Di sela peletakkan batu pertama kapolres mengatakan, pembangunan tempat ibadah seperti masjid ini menjadi salah satu penunjang kinerja anggota. Sebab dengan meningkatnya keimanan dan ketaqwaan anggota, maka akan berimbas pada kinerjanya. “Sejak pertama datang ke Polres Tulun-gagung saya sudah punya angan- angan utuh untuk membuat tempat ibadah yang layak. Karena selama ini polres belum punya masjid, masih punya musala,” ujar Pandia. Pandia menjelaskan, anggaran pembangunan masjid ini bersumber dari sumbangan donatur pengusaha-pengusaha yang ada di Tulungagung. Pihaknya juga mengucapkan terimakasih atas kesediaan para donatur menyumbangkan sebagian hartanya untuk pembangunan
FOTO: MEMORANDUM/FDN
Surabaya, Memorandum Keluar rumah wajib pakai masker. Termasuk ketika bepergian ke pasar. Tujuannya, untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19. Imbauan ini disampaikan Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Eddison Isir di sela membagi-bagikan masker di pasar Tembok Dukuh kepada pedagang dan pengunjung, Minggu (28/6) pagi. “Masyarakat harus pakai masker, hal itu agar sehat, kuat juga selamat. Covid ini masih ada. Silakan bijak menggunakan masker,” kata Isir, kemarin. Isir berharap, warga tetap sehat dan selamat ketika beraktivitas di tengah pandemi Covid-19. Menurut dia, keselamatan warga menjadi prioritas. Jangan sampai masyarakat tidak bermasker ketika beraktivitas di luar rumah kemudian menjadi penyebar virus bagi orang-orang terdekatnya. Polisi tidak segan akan menindak warga yang tidak bermasker ketika beraktivitas di luar rumah. Nantinya, jika warga ditemukan tidak bermasker maka akan dibawa ke Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos). Di sana mereka akan diminta membantu merawat
Kapolres Tulungagung Pimpin Peletakkan Batu Pertama Masjid Al Hafidz
Kombespol Leonardus Simarmata bersama Letkol Inf Tommy Anderson memukul kentongan peresmian kampung Tangguh.
belum ada vaksin yang mampu menangkal virus corona. Untuk itu, vaksin yang paling baik adalah disiplin dan menjaga kesehatan.
Sementara itu, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson mengingatkan warga, saat ini Kota Malang masih dalam masa transisi menuju new normal. (edr/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SENIN LEGI, 29 JUNI 2020 HALAMAN 8
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Nakes Bertumbangan, 3 Puskesmas Kembali Dilockdown Penutupan berlaku selama 14 hari, mulai hari ini (29/6) hingga 12 Juli 2020. Selama di-lockdown, semua aktivitas pelayanan harus dihentikan. Kebijakan ini, menurut Agus Zein, tidak berarti warga tiga kecamatan itu kehilangan kesempatan mendapat layanan kesehatan. “Jika ada warga ingin periksa kesehatan atau layanan medis, bisa berkunjung ke puskesmas
Puskesmas Socah, salah satu yang ditutup Bupati Bangkalan hingga 12 Juli.
Sikapi Penolakan RUU HIP Ulama Madura
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Ulama Madura bersilaturahmi dengan Menkopolhukam Mahfud MD di Pendopo Agung Pemkab Bangkalan.
dikaji ulang. “Pada akhirnya, ya seperti kita ketahui bersama, pemerintah meminta agar DPR menunda pembahasan RUU HIP,” tegasnya. Tindak lanjutnya, RUU HIP akan diserahkan kembali ke DPR untuk didalami dan dikaji bersama dalam bingkai publik hearing. Termasuk di dalamnya pemerintah. Mahfud menegaskan, pemerintah akan ikut mengawal dan membahas secermat mungkin dalam kaji ulang itu. Termasuk pasal-pasal konsideran yang tidak menyertakan TAP-MPRS No XXV tentang penetapan
larangan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan larangan menyebarkan ajaran komunis serta, ihwal penyertaan Trisila dan Ekasila dalam pasal-pasal RUU HIP lainnya. Soal tuntutan pembatalan, pemerintah menurut Mahfud tidak punya kewenangan. Tetapi harus dilakukan melalui mekanisme yang berlaku. Di antaranya, naskah RUU HIP dikembalikan ke DPR selaku lembaga penggagas. “Jadi bersabarlah, mari saat ini kita lebih baik fokus dulu untuk menangani pandemi covid-19,” katanya. (ras/epe)
Pasca bentrok dalam aksi unjuk rasa tambang galian C, digelar komitmen damai yang ditandai foto saling bergandengan tangan bupati, kapolres, dan perwakilan PMII.
Sumenep, Memorandum Aktivitas tambak udang di Kecamatan Dungkek, menuai keluhan masyarakat. Investasi tambak skala besar itu dinilai bakal mencemari lingkungan. Bahkan aktivitas pengerukan yang sudah berlangsung, membuat air sumur dekat permukiman warga mulai asin. Selain itu bau menyengat diakibatkan air tambak dan limbah. Karena dianggap merugikan, masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Sumenep turun tangan melakukan tindakan tegas menutup atau menghentikan aktivitas tambak tersebut. “Kembali ditambah Desa Romben Rana ada lagi sekarang dalam proses pembuatan, kalau sampai beroperasi akan semakin tercemar. Belum lagi dampak aktivitas kendaraan berat yang bersliweran dekat rumah,” kata salah seorang warga Romben Rana, Minggu (28/6). Camat Dungkek Ach Zaini, mengaku tidak bisa berbuat banyak karena tidak punya kewenangan. Sebab izin pembangunan tambak ada di pemkab. Namun dia menyebutkan, ada dua tambak udang yang sudah kantongi izin. Salah satunya Lapa Daya. “Kalau yang lokal tidak satupun yang mengantongi izin,” bebernya. Dia mengakui tambak udang di Dungkek, banyak
Pengerukan lahan tambak udang di Desa Romben Rana Dungkek.
yang menabrak aturan. Termasuk tidak melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Namun, dirinya tidak mempunyai kewenangan untuk menertibkan.(uri/epe)
Bupati Pamekasan Terima Bantuan APD dari Menkopolhukam Pamekasan, Memorandum Pemerintah Kabupaten (pemkab) Pamekasan menerima bantuan ribuan alat pelindung diri (APD) dan beberapa alat kesehatan dari Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (menkopolhukam) RI, Mahfud MD, untuk penanggulangan covid-19. Bantuan itu diberikan kepada Bupati H Baddrut Tamam SPSi ketika menteri asli Madura tersebut, bersilaturahmi dengan pemkab dan tokoh masyarakat di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Jumat (26/6) malam. Rincian bantuan terdiri dari 3.000 alat tes VTM, alat tes RNA 3.000, 200 APD, 200 masker N-95, 200 kacamata, 200 faceshield, 200 gloves, dan 200 shoescover. “Covid-19 ini sungguhan ada dan mengancam. Bukan isu yang dibuat-buat,” kata Mahfud MD dalam sambutannya. Mantan ketua MK (mahkamah konstitusi) tersebut, menyinggung era new normal yang digaungkan pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona. Menurut dia, tidak hanya cuci tangan dengan sabun, di masa ini semua orang harus merasa normal dengan menggunakan masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. “Ini yang disebut dengan
Bupati Pamekasan menyerahkan cenderamata kepada Menkopolhukam Mahfud MD.
normal baru. Dan ini cara yang perlu kita lakukan,” katanya. Usai menerima bantuan, Bupati Baddrut Tamam menjelaskan, ribuan APD dan alat kesehatan dari menkopolhukam akan disalurkan ke sejumlah pondok pesantren dan organisasi masyarakat. Senada dengan Mahfud MD, bupati juga berharap masyarakat kabupaten berjuluk Gerbang Salam tetap memperhatikan protokol kesehatan di era new normal. “Mari sama-sama tetap patuh terhadap protokol kesehatan,” sebut mantan aktivis PMII tersebut.
Bupati Baddrut Tamam, Kapolres, dan PMII Teken Komitmen Damai Pamekasan,Memorandum Pasca bentrokan antara aktivis PMII dengan aparat kepolisian di depan Pendopo Agung Ronggosukowati, Bupati H Baddrut Tamam SPSi menggelar rapat tertutup dengan Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari, Ketua IKA PMII Pamekasan, Ketua PKC PMII Jatim, Ketua Cabang PMII Pamekasan, dan Penasehat IKA PMII Pamekasan, Sabtu (27/6). Setelah rapat, bupati menegaskan, pihaknya tetap berkomitmen menjaga Pamekasan tetap kondusif. “PKC PMII Jawa Timur dan PMII Kabupaten Pamekasan juga meminta kepada saya dan Kapolres Pamekasan untuk
memberi jaminan kesehatan kepada tiga kader PMII yang cedera dalam aksi unjuk rasa kemarin,” beber bupati usai rapat. Terkait tuntutan PMII, bupati berjanji akan menertibkan tambang ilegal yang ada di Pamekasan. “Kita akan berjuang bersama untuk menertibkan galian C, dimulai dengan kajian-kajian dahulu, kemudian mengeluarkan kebijakan berlandaskan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” sebut pejabat yang juga mantan aktivis PMII tersebut. Mengenai tindak lanjut kericuhan, bupati meminta Polres Pamekasan menindak tegas personel yang melakukan pe-
covid-19 atau tidak karena dirawat di Surabaya, namun hasil tracing, dr A ternyata putra sulung mantan perawat senior di Kabupaten Sampang yang meninggal Minggu (7/6). Begitu juga adiknya, dr D juga meninggal. Keduanya terkonfirmasi positif covid-19. “Hingga Sabtu (27/6), jumlah warga yang terpapar positif covid 19 sudah mencapai 197 orang, 61 di antaranya sembuh dan 30 meninggal. Karena itu, kami mengingatkan semua warga untuk tetap patuhi protokol kesehatan dan sebaiknya stay at home, meski pemerintah sudah memberlakukan kebijakan new normal,” pungkas Agus Zein. (ras/epe)
Investasi Tambak Udang Dungkek Dikeluhkan Warga
Mahfud MD Minta Bersabar dan Ajak Fokus Hadapi Covid-19 Bangkalan, Memorandum Menkopolhukam Machfud MD ketika pulang kampung, menyempatkan bersilaturahmi dengan ulama dari empat kabupaten di Madura, di Pendopo Agung Pemkab Bangkalan, Sabtu (25/6). Didampingi Forkopimda Jatim, Mahfud MD di depan ulama dan Forkopimda Bangkalan, banyak mengupas proses kemunculan RUU-HIP (rancangan undang-undang halauan ideologi Pancasila) dan gejolak penolakan dari berbagai kalangan. Dalam konteks ini, Mahfud menegaskan bahwa RUU-HIP bukan produk pemerintah. Tetapi itu disusun dan dirancang oleh DPR RI melalui kewenangan hak inisiasi. Ketika RUU HIP muncul, penolakan dari ulama, habib, dan habaib Madura yang pertama mencuat. Menurut ia, penolakan itu boleh-boleh saja dalam sebuah negara demokrasi. “Penolakan itu jelas punya pengaruh. Termasuk kepada pemerintah,” tandas Mahfud. Mahfud mengungkapkan, pemerintah sudah menerima RUU HIP dari DPR. Oleh Presiden Joko Widodo, materi itu diserahkan ke menkopolhukam untuk
lain di kecamatan terdekat,” tegas Agus. Untuk warga Kecamatan Kamal, misalnya, bisa berobat ke Puskesmas Labang. Sedangkan warga Socah, bisa ke RSUD Syamrabu Bangkalan. Sebelumnya, bupati selaku ketua gugus tugas, juga sudah menutup Puskesmas Tanah Merah sejak 23 Juni 2020. Penutupan dilakukan setelah dua bidan dan satu perawat positif covid-19. Pertimbangan serupa juga jadi acuan penutupan tiga puskesmas. Apalagi salah satu dokter berinisial dr A yang bertugas di Puskesmas Socah, meninggal Jumat (19/6). Kendati tidak ada kepastian penyebabnya karena
FOTO: MEMORANDUM/URI
“Tujuannya agar puskesmas yang sebagian tenaga medisnya positif terpapar, tidak menjadi klaster penularan baru,” kata Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangkalan, Agus Zein Sugianto, Minggu (28/6). Tiga puskesmas yang ditutup melalui surat edaran resmi bupati adalah Puskesmas Kamal, Puskesmas Socah, dan Puskesmas Tongguh Arosbaya.
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Bangkalan, Memorandum Penyebaran covid-19 di Kabupaten Bangkalan kian masif. Korban pun bergelimpangan, termasuk tenaga kesehatan (nakes) di lingkup puskesmas. Kondisi ini direspons Bupati R Abdul Latif Amin Imron dengan kembali menutup sementara tiga puskesmas.
mukulan. Sebab, ulah personel itu dinilai keluar dari protokol keamanan. Hasil pertemuan juga direspons positif Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko. Menurutnya pertemuan itu diharapkan bisa menjaga wilayah Pamekasan tetap kondusif. “Agar tidak lagi terjadi kesalahpahaman antara aktivis PMII dan termasuk aparat penegak hukum,” katanya. Personel yang terlibat pemukulan, sebutnya, kini sudah ditangani Propam Polda Jatim. Termasuk rencana pemanggilan beberapa saksi yang ada di lokasi. (adv/sjk/epe) Sejumlah anak yatim piatu menerima santunan dari Menkopolhukam RI.
Acara berlanjut dengan pemberian cenderamata dari Bupati Pamekasan kepada Mahfud MD, pemberian santunan bagi anak-anak yatim piatu. Bupati menegaskan, Madura khususnya Pamekasan dan Sampang kini berusaha mewujudkan program prioritas di tengah pandemi covid-19. “Semua Bupati se-Madura saat ini tengah fokus pada reformasi birokrasi agar menciptakan kinerja yang luar biasa untuk hasil yang luar biasa, disamping beberapa program lainnya,” tutup Badrut.(adv/sjk/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
TRENGGALEK
KABIRO TRENGGALEK: Hamzah Abdillah. WARTAWAN: Agus Purwanto, Ahmad Yulis. ALAMAT : Jalan Wr Supratman Gang Parangjanoko no 4, Kelurahan Sumbergedong, Kec/Kab Trenggalek.
SENIN LEGI, 29 JUNI 2020 HALAMAN 9
3 Pasien Covid-19 Sembuh
H Samsul Anam
Dewan Minta ASN Beri Teladan di New Normal Trenggalek, Memorandum Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek H Samsul Anam berpendapat setiap aparatur sipil negara (ASN) hendaknya menjadi contoh dalam penerapan protokol Covid-19 di tengah masyarakat terutama menyongsong new normal. "Jika telah memilih untuk new normal, maka kita semua, terutama ASN harus patuh dan mengikuti semua protokol Covid-19. Baik, di lingkungan kerja maupun di tempat umum lainnya," tegas H Samsul Anam, Minggu (28/6). Adanya keinginan Trenggalek menuju new normal, lanjut Samsul, tentu pihaknya mendukung dan menyarankan pemkab setempat untuk terus berkoordinasi dengan Pemprov Jatim dan pusat."Kabupaten Trenggalek ikut mendukung penerapan tersebut,” ucap politisi asal PKB ini. Artinya, masih diterangkan dia, secara bersama dan diteladani ASN, sangat diwajibkan untuk bisa menjadi contoh penerapan protokol Covid-19. "Setengah dari usaha kami dalam menerapkan new normal ini adalah menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga diri dari penularan corona,” tuturnya. Bahkan, imbuh dia, tidak hanya ASN tetapi semua aparatur yang bekerja di pemerintahan kabupaten, kecamatan, desa, dusun, RW dan RT semuanya harus memberikan contoh yang baik. Dan juga mempunyai tanggung jawab untuk menyosialisasikan dan penerapan ini kepada masyarakat. "Masyarakat dan simpulnya harus juga memberi contoh," katanya. Untuk itu, jelas Samsul, semua harus bekerja bersama karena kesuksesan new normal ini tergantung pada perilaku kehidupan masing-masing elemen pemerintah dan masyarakat. "ASN dan semua elemen pemerintahan seharusnya selalu memakai masker dan memberikan contoh kepada masyarakat akan pentingnya penggunaan masker pada saat sekarang ini. Pada saat ini, masih ada kedapatan ASN dalam tugasnya tidak menggunakan masker. Hal tersebut, sangat disayangkan dan harus ditindak," beber dia. Ke depan, imbuhnya bakal diberikan sanksi atau denda terhadap ASN yang tidak menggunakan masker saat bertugas. "Hal ini diperlukan karena untuk mengajak masyarakat patuh tentu harus dimulai dari diri sendiri, dalam hal ini pegawai di pemerintahan atau ASN," pungkas Samsul.(gos/ham/udi)
RUMAH DIJUAL Jual rumah. UK: 7,5 x 16 m,2 lantai, SHM, Jl. Semolowaru Utara 1, Sukolilo SBY, Mobil Masuk. Hub: 081905023580 ( tlp Wa)
SIDOARJO TANAH DIJUAL Jual Rmh yk.10x12 m2 KT.5 SHM Ada Garasi Mobil. Jl Rajawali No.26 (Perum Rewwin) Sidoarjo. Hrg 1 Milyar (Bs Ne go) Listrik 1300 watt. PDAM + AC. Hub: 0813 3222 4306 0822 2351 1599.
MALANG TANAH DIJUAL Jual Tanah Kavling luas 410m2 dekat daerah wisata pasar Lawang.300 Jt AJB terpasang Listrik 1.300 watt WA:081335776262, 081333477677.
MOTOR DIJUAL HONDA Dijual Motor Bekas Honda th’2007 (Supra Fit New 2007) Masa berlaku pajak 2023. Kondisi Mesin Bagus & Mulus. Cp. Bp Samsuri 0823-1070-9573. Pakis Gunung Gg 1C No.24 Sby.
DIJUAL RUMAH LOKASI TENGAH KOTA SIDOARJO TYPE 36 LUAS 108M2 SHM BISA KPR TIDAK PERNAH BANJIR, PAGAR DAN RENOVASI
Rp. 600 Juta Hub: 0851 0098 0917
ANEKA KEBUTUHAN ELEKTRONIK DIJUAL
AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK- 2PK) 350 watt Hub: 0851009 95098/ 0315012481 Persewaan AC. SERVICE
Ketiga pasien tersebut adalah pasien 17 perempuan (53), warga Desa Sobo, Kecamatan Munjungan. Pasien 18, perempuan (52), warga Desa Ngadirejo Kecamatan Pogalan, dan pasien 19 laki-laki (22), warga Desa Karanganyar, Kecamatan Pule. “Ketiganya dinyatakan sembuh setelah menjalani tes swab 2 kali berturut-turut dengan hasil negatif,” ungkapnya, Sabtu (27/6). Dikatakan dia, dengan kesembuhan ini, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk KB) Trenggalek akan mengeluarkan surat keterangan sehat bagi pasien 17, 18 dan 19. “Ketiganya dinyatakan aman dan boleh keluar dari Asrama Covid-19 untuk kembali kepada keluarga dan masyarakat,” katanya. Di saat yang sama, dr Murti juga mengumumkan ada penambahan satu kasus baru orang terkonfirmasi positif. "Pasien baru tersebut merupakan pasien ke-23, laki-laki (53), warga Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek,” tuturnya. Ditambahkan dr Murti, pasien ini sehari-hari berprofesi sebagai ojek online di Kota Surabaya dan tinggal di Kelurahan Bubutan, Surabaya Utara. “Pasien 23 pulang ke Trenggalek dari Surabaya menggunakan motor. Ia merasa sakit atau kurang enak makan semenjak 10 hari sebelumnya,” tandasnya. Sesampainya di rumah, ditambahkan dia, pasien 23 mengeluh menggigil dan selanjutnya keluarga melapor ke satgas desa untuk diberikan
PIJAT KEBUGARAN PIJAT KEBUGARAN
PARANORMAL AHLI Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031-5490592/ 081229729706 (tdk terima SMS).
CV.TOP Ahli Pendinginan AC Split Cuci 45 Freon 75, Bongkar 125 / Pas 175. Ahli kipas, msn cuci, Central/Chiler, Casetta, Whiter, Dispenser, P.air, TV, DVD, dll.J/B AC bekas. Kjrn:0315150.3333 Rkt:0851.0777.7754 Myjen 031-5150.3332
obat oleh puskesmas sesuai advis dari dokter. “Kemudian dilakukan rapid test pada pasien 23 dengan hasil nonreaktif. Di saat yang sama juga diberikan edukasi tentang protokol isolasi mandiri di rumah,” imbuhnya. Namun, pasien 23 menghubungi bidan desa setempat melalui WhatsApp untuk menyampaikan keluhan kesehatannya seperti kehilangan rasa lapar, sulit makan terutama nasi, nyeri otot, sendi, serta sakit kepala. "Lalu dilakukan rapid test yang hasilnya reaktif,” tegasnya. Selanjutnya pasien 23 diberikan motivasi untuk melanjutkan isolasi di Asrama Covid 2 sembari menunggu jadwal pengambilan tes swab. "Akhirnya tes swab di RSUD Trenggalek dan dinyatakan positif Covid-19,” ungkap dia. Murti menjelaskan kesimpulan yang didapatkan dari hasil tracing penelusuran oleh tim gugus tugas sampai saat ini adalah bahwa kemungkinan pasien 23 terinfeksi atau terpapar virus Covid-19 saat bekerja di Kota Surabaya. Jubir Covid-19 ini menambahkan bahwa dengan tambahan satu kasus ini maka total pasien positif covid-19 di Kabupaten Trenggalek sampai saat ini adalah 23 orang. “18 orang telah dinyatakan sembuh. Tersisa 5 orang lainnya yang belum sembuh, yaitu pasien 16 yang masih dirawat di rumah sakit, dan pasien 20, 21, 22, 23 dalam kondisi baik yang sedang menjalani isolasi di Asrama Covid 1 BKD Trenggalek,” pungkas dr Murti.(gos/ham/udi)
38.10/6-15/07
MASSAGE FOR WOMEN HUB: WA 0822-3034-4471. PIJAT REFLEKSI, CAPEK2, & BUGAR, DTG KE RMH @RP.50 RB/ JAM, FANDI 085695806806.
WORO-WORO!!!
Rumah Pijat 27 sudah buka lagi seperti biasa !!! Tetap ada diskon Mandi uap free Protokol kesehatan . Anda wajib pake masker cuci tangan masuk ke bilik steril suhu badan diukur thermo gun Tangan/ punggung disemprot dengan sanitazi dll Semua sudah kami siapkan agar aman & nyaman ! Hub 031 5465030 38.10/6-10/11
SHOWROOM
LOWONGAN
Dicari Customer Service dan design Kirim lamaran ke Prima Advertising Jl.Ngagel Jaya Selatan No.102 Sby. Dicari Tukang AC mobil berpengalaman Hub:Pak Slamet 082131330737,Jl Ngagel baru 2/93 Sby
RATU PENAKLUK CINTA
DJIAJENG S (Mahar 50 rb) Menangani segala problem sulit JODOH, dan Rejeki dan juga SUSUK utk segala keperluan BUKA AURA UTK BISNIS,BEDAK PELET PENGLARIS, dan juga TERAPI segala PENYAKIT. Perum Griya Karya SedaƟ Permai Blok BA No.1 RT 29 RW 12 SedaƟ Gede Juanda
TELP. 087732541691 20/06-23/07
00.15/6-18/07
KEHILANGAN Kehilangan STNK spd mtr Yamaha hitam Nopol L-2325-NX a/n Maimunah d/a Randu Barat 2/70 SBY
38.20/06-23/07
BHN BANGUNAN URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensia koral, Bata Merah/Bata Pres MRH/Bata Umpak/Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick up / Borongan Wil Sby Timt. Hub: 081331583815/085102880022.
38.22/06-25/07
TELAT BULAN.....? DIJAMIN TERATASI AMAN DAN LANCAR TAMPA EFEK SAMPING KONSULTASI GRATIS HUB:
0812.9462.6507 0821.4055.1840 40.26/06/28/07
Telah hilang STNK nopol W 3007 NM atas nama ABDUL SYUKUR Hubungi 083830060150.
Kehilangan KTP,SIM C,B.1,NPWP,Jamsostek,STNK Honda 2015 Nopol L 6929 YX Wrn Merah D/a. Banyu Urip Kidul 2/16 Rt.07 Rw.04 Sby Hub: 085785656186.
FOTO: MEMORANDUM/AGUS PURWANTO
Trenggalek, Memorandum Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek dr Murti Rukiyandari menyampaikan ada tiga orang pasien Covid-19 telah sembuh.
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek dr Murti Rukiyandari menggelar jumpa pers di gedung Smart Center.
KEHILANGAN Hilang STNK Spd Mtr Honda
th’2002 w.hitam W-3287-PZ An. Surhapsari Fistriani D/a. Dr Sutomo 3/5 Sda. Hlg STNK Hnd Type AC1M21B04 A/T ‘2014 L-3652-OF Hitam An.Lilis Suryani - Simo Rukun Timur 7/15 Sby.
KEHILANGAN HILANG STNK HONDA SUPRA FIT 2006 L-2904-JC A/N GIYANTO - PULOSARI 1-B/6 SBY HLG STNK HONDA VARIO 2017 L-5091-VC WHITE BLUE AN.DESINTA PUSPITA SETYARINI TENGGER KANDANGAN TIMUR 5/20 SBY.
KEHILANGAN HILANG STNK SPD MTR HONDA ACH1M21B05 A/T NO, POL : S-6772-MD NO, KA :MH1JFN1 10E K005678 NO, SIN : JFN1E- 1006584 AN, MUSTOPO ALAMAT : KAMPAK RT/RW :006/002DS, JEGREGKEC, MODOKAB, LAMONGAN
memorandum.co.id
MOJOKERTO-JOMBANG
memorandumredaksi @gmail.com
SENIN LEGI, 29 JUNI 2020 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Tatanan Normal Baru
Pengusaha Harus Kantongi Sertifikat Protokol Kesehatan Mojokerto, Memorandum Menghadapi tatanan normal baru atau new normal, Pemkot Mojokerto menerbitkan regulasi yakni Peraturan Walikota (Perwali) 42 Tahun 2020. Para pelaku usaha yang ingin kembali membuka usahanya di saat pandemi Covid-19 harus memegang sertikat sesuai standar protokol kesehatan. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, untuk mendapatkan sertifikat tersebut, manajemen atau pun pengelola pasar moder/ swalayan, wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Mulai dari, pengecekan suhu tubuh pengunjung, menyediakan tempat cuci tangan pakai sabun, mewajibkan para pegawai menggunakan pelindung wajah/face shield, masker, dan sarung tangan. “Tidak hanya itu, pembatasan tempat duduk bagi para pengunjung, wajib di sediakan di masing-masing outlet atau toko,” ujar wali kota, Minggu (28/6). Lebih lanjut dikatakannya, tempat usaha seperti mall, wajib berkomitmen dan berani bertanggung jawab dalam menjalankan protokol kesehatan. Seperti, membersihkan lift dan eskalator menggunakan cairan disinfektan sesering mungkin. “Yang
terpenting menyiapkan ruang isolasi bagi pengunjung jika didapati memiliki suhu di atas 36 derajat. Jika pengunjung enggan diperiksa lebih lanjut di ruang isolasi, maka tidak diperkenankan masuk,” jelas Ning Ita, sapaan akrab wali kota. Jika manajemen atau pengelola dapat memenuhi semua protokol kesehatan, lanjut Ning Ita, berhak mendapatkan sertifikat dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, terkait kepatuhan dalam menjalankan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus. Akan tetapi, jika dalam pelaksanaanya terdapat pelanggaran, gugus tugas berhak mencabut sertifikat tersebut dan berdampak pada pemberian sanksi. Sementara Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto Gaguk Prasetyo mengatakan, untuk bisa menerapkan tatanan normal baru nanti harus dibarengi dengan kesiapan individu hingga pengelola di masing-masing sektor. Sebab, pemkot juga harus melakukan survei terlebih dulu ke lapangan untuk mengetahui apakah standar operasional prosedur (SOP) yang diatur dalam perwali. Kemudian nanti akan
2 Maniak Sabu Kapok Mojokerto, Memorandum Satreskoba Polres Mojokerto membekuk dua maniak narkotika saat tengah mengemas sabu-sabu, Kamis (25/6) sekitar pukul 14.30. Keduanya adalah Ainin Anim (38), warga Dusun Jambu, RT 01/RW 06, Desa Jiyu, Kecamatan Kutorejo, dan Moh. Ma’arif (25), warga Desa Sampang Agung, Kecamatan Kutorejo, tinggal di Desa FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO Kebondalem, Kecamatan Salah satu tersangka yang Mojosari. diamankan petugas. “Kedua tersangka kita amankan di sebuah rumah yang ada di Desa Jiyu, Kecamatan Kutorejo. Dalam penangkapan tersebut, kami amankan pula sejumlah barang bukti,” ujar Kasubag Humas Polres Mojokerto Ipda Tri Hidayati, Minggu (28/6). Dijelaskan olehnya, sebelum menggerebek rumah milik Ainin, petugas terlebih dulu mengantongi informasi dari masyarakat setempat. Tentang bakal terjadinya transaksi sabu-sabu, seperti yang telah biasa dilakukan selama ini. “Berbekal informasi itu, tim lalu bergerak untuk melakukan penelusuran lapangan. Saat yakin telah terjadi transaksi di dalam rumah, upaya penangkapan seketika dilakukan,” jelas kasubbaghumas. Selain kedua tersangka, polisi mengamankan pula 4 paket sabu dengan berat 2,9 gram, dua timbangan digital, satu bendel plastik klip, sebuah tempat roti, serta dua handphone yang digunakan sebagai sarana melakukan transaksi. “Kedua tersangka kita kenakan pasal 114 ayat 1 dan atau pasal 112 ayat 1 dan 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, dan denda paling banyak Rp 10 miliar,” tegas Tri. (no/rif)
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Dandim Tipe A 0831/Surabaya Timur Kolonel Inf Agus Faridianto mengimbau agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan.
Dandim Surabaya Timur Blusukan Pasar Tambakrejo Surabaya, Memorandum Dandim Tipe A 0831/ Surabaya Timur Kolonel Inf Agus Faridianto mendatangi pasar tradisional Tambakrejo untuk membagikan masker secara gratis kepada para pengunjung pasar, Minggu (28/6). Selain membagi masker, dengan menggunakan pengeras suara, Agus menyampaikan kepada pengunjung pasar agar menerapkan protokol kesehatan disetiap kegiatan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 khususnya di pasar tradisional. “Kepada seluruh masyarakat pengunjung pasar baik pembeli maupun penjual agar disiplin memakai masker dan jaga jarak, hal itu untuk kebaikan kesehatan bersama dalam rangka menghindari penyebaran virus corona,” kata Agus. Ditegaskan Agus bila kegiatan ini merupakan kepedulian TNI dan polri untuk mendukung program pemerintah untuk mengedukasi masyarakat dalam rangka memutus penyebaran covid khususnya di wilayah Surabaya Timur. “Pembagian masker juga diteruskan oleh koramil jajaran Kodim Surabaya Timur di tempat tempat tempat keramaian,” tambahnya. (tyo/rif)
diaudit dulu, apakah sudah menerapkan protokol kesehatan atau belum. Survei tersebut untuk mengetahui sarana prasarana maupun SOP, seperti ketersediaan fasilitas cuci tangan pakai sabun, hingga berbagai upaya pengelolaan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Pemkot selanjutnya akan menerbitkan sertifikat jika seluruh syarat protokol kesehatan terpenuhi. Berdasarkan keterangan itu, maka pelaku usaha maupun pengelola bisa menerapkan tatanan normal baru. Tapi kata Gaguk, sertifikat itu masih belum cukup untuk mendukung penerapan new normal. Karena hal itu juga perlu dukungan dari kedisiplinan masyarakat. Sebab dalam perwali itu juga mengatur tentang SOP bagi pengunjung atau pengguna layanan di berbagai sektor. Kesiapan masyarakat justru jadi faktor yang sangat penting. Jika tidak didukung dengan kedisiplinan warga, maka kedepannya penerapan bisa menjadi terhambat. (war/rif) Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyerahkan sertifikat kepada Sunrise Mall.
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Maling Kepuh Kembeng Dibui Jombang, Memorandum Nekat memasuki rumah untuk mengambil handphone berikut dompet, mengantar Karsono Hadi Wibowo (42), warga Dusun Kembeng, RT 001/RW 004, Desa Kepuh Kembeng, Kecamatan Peterongan, harus berurusan dengan hukum. Karsono diringkus anggota Reskrim Polsek Diwek pada Jumat (26/6) sekitar pukul 14.00. Kendati sempat berhasil mengambil sejumlah barang berharga milik Doddy Prasetya Nugraha (34), warga Pondok Indah Tunggorono Blok M/01, RT 002/RW 006, Kecamatan Jombang, namun saat kabur meninggalkan lokasi pencurian yang berada di sebuah rumah yang ada di Dusun Mojosongo, RT 04/RW 07, Desa Balongbesuk, Kecamatan Diwek, aksinya justru dipergoki warga. Dipaparkan oleh Kapolsek Diwek AKP Ach Chairuddin, kejadian berawal saat tersangka mendapati pintu rumah korban
dalam posisi terbuka. Mengetahui kondisi tersebut, ia lalu bergegas untuk masuk ke dalam. “Tersangka mengetahui pintu rumah korban dalam kondisi terbuka. Mendapati kesempatan tersebut, ia lalu bergegas untuk masuk ke dalam,” paparnya, Minggu (28/6). Setibanya di dalam rumah, sambung kapolsek, Karsono langsung menyisir sejumlah lokasi untuk mencari keberadaan barang berharga. Tak lama, ia lalu mendapati dua unit handphone berikut sebuah dompet yang berisikan uang tunai Rp
“
Tersangka mengetahui pintu rumah korban dalam kondisi terbuka. Mendapati kesempatan tersebut, ia lalu bergegas untuk masuk ke dalam,” AKP Ach Chairuddin Kapolsek Diwek 133.000. “Tersangka lalu mengambil dua unit handphone beserta dompet milik korban. Setelahnya, ia berniat kabur meninggalkan lokasi sebelum pemilik rumah mengetahui,” sambungnya. Nahas, saat hendak meninggalkan tempat kejadian, ter-
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Tersangka Karsono Hadi Wibowo diapit petugas di Mapolsek Diwek.
sangka dipergoki sejumlah warga yang langsung beramai-ramai mengamankannya. Untuk selanjutnya, Karsono berikut sejumlah barang bukti hasil kejahatan langsung diserahkan kepada petugas kepolisian yang tiba tak lama berselang. Termasuk, sebuah sepeda motor
Honda Vario S 5957 ZH, yang digunakan sebagai sarana melakukan kejahatan. “Akibat perbuatannya, tersangka kita kenakan pasal 362 KUHP tentang pencurian. Dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” pungkas Chairuddin. (wan/rif)
Kapolres Jombang Resmikan Kampung Tangguh Jombang, Memorandum Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho mengecek dan meresmikan kampung tangguh Semeru, Kamis (25/6) siang. Tidak hanya satu, dalam agenda tersebut dilakukan di dua lokasi yang ada di Kota Santri yaitu Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben dan Desa Podoroto, yang juga di Kecamatan Kesamben. Hadir dalam rombongan tadi, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, Kasdim 0814 Jom-
bang Mayor Inf Harjono, jajaran pejabat utama, pimpinan OPD (organisasi perangkat daerah), camat, serta Kapolsek Kesamben. Selama di dua lokasi kampung tangguh, rombongan forkopimda melakukan serangkaian pengecekan. Mulai dari fasilitas, hingga standar operasi prosedur (SOP) protokol kesehatan yang diterapkan. “Secara khusus kami menghaturkan semua pihak yang terlibat dalam terbentuknya kampung tangguh. Karena, telah turut serta
memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” ujar Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, Minggu (28/6). Disampaikan pula olehnya, melalui kegiatan serius dalam memutus mata rantai penyebaran virus ini. Pihaknya berharap tetap ada tindak lanjut pelaksanaan ke depan. Dengan cara adanya panduan maupun pembinaan dari kapolsek, camat, kepala desa, hingga perangkat. “Harapan ke depan kami mengharap tetap ada tindak lanjut kegiatan positif
Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho mendampingi Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab meresmikan kampung tangguh.
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
ini. Tentu saja, dengan tetap ada pembinaan dari kapolsek, camat, kepala desa, hingga perangkat,” sambung kapolres. Selain sebagai bentuk komitmen untuk berperan memutus mata rantai penyebaran wabah, ke depan juga akan segera diadakan lomba tingkat kabupaten terkait Kampung Tangguh
Semeru. “Melalui kegiatan ini semua elemen dapat berperan dan berkomitmen untuk memutus mata rantai penyebaran virus. Nantinya bakal diadakan lomba tingkat kabupaten terkait kampung tangguh, dan pemenangnya akan menjadi perwakilan di tingkat provinsi,” tandas Agung. (wan/rif)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
DEWI RENGGANIS
SENIN LEGI, 29 JUNI 2020 HALAMAN 11
Kodim 0824 Peduli Marbot dan Pengatur Lalin Jember, Memorandum Berbagai inovasi dan ide kreatif dilakukan Komandan Kodim 0824 Jember Letkol inf La Ode M Nurdin. Tujuannya, menjaga teritorial kewilayahan dengan membangun kedekatan bersama rakyat. Gerakan nyata bentuk kepedulian pria kelahiran Sulawesi itu terus berlanjut dengan memberikan sembako pada kaum duafa, lansia, sopir angkot, ojek pangkalan, dan penggali kubur. Selain itu juga memberikan paket sembako pada, ratusan para pejuang penjaga masjid, petugas kebersihan masjid, musala, dan para pengatur lalu lintas di jalan. Bakti sosial bagi-bagi sembako ini sebagai bentuk kepedulian Dandim 0824 Jember yang didukung dan support dari berbagai pihak. "Jabatan yang kami miliki itu harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini harus dibarengi dengan inovasi dan ide kreatif agar amanah yang kami emban tersebut dapat optimal, dekat dengan rakyat TNI kuat," kata Dandim 0824 Jember. Minggu, (28/6) Lanjut La Ode M Nurdin, bantuan paket sembako paling tidak untuk meringankan beban dari dampak Covid-19 terhadap penjaga masjid, petugas kebersihan masjid, musala, dan para pengatur lalu lintas di jalan. Selain itu bisa bermanfaat meringankan kebutuhan keluarganya. "Jangan dinilai barangnya, tetapi nilai kepeduliannya dan sifat gotong royong yang ingin kami tumbuhkan kembali saling membantu satu dengan yang lainnya," ujar lulusan Akmil tahun 2001. Sekaligus ini waktu yang tepat untuk memberikan motivasi dan sosialisasi tentang protokol kesehatan. Yaitu tetap memakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan jelang new normal. "Bencana pandemi Covid-19 ini akan segera berakhir bila mana masyarakat sadar dan disiplin. Sehingga pemutusan mata rantai Covid -19 ini bisa cepat dan bisa kembali normal seperti sedia kala," tegas dia. (jun/edy/udi)
Jember, Memorandum Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Jember melakukan rapid test serentak terhadap seribu lebih petugas pelaksana Pilkada Jember 2020. Mereka yang dilakukan rapid test terdiri dari panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), panitia pengawas pemilu kecamatan (panwascam), dan pengawas pemilihan lapangan (PPL). Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember Gatot Triyono mengatakan, pada Sabtu (27/6) dilaksanakan serentak di 31 Kecamatan pemeriksaan kesehatan dengan rapid test. Berdasar permohonan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu Jember ada total
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Kasdim Mayor Inf Sampak memberikan sembako kepada penjaga masjid.
1.333 Petugas Pilkada Jalani Rapid Test
Petugas pelaksana Pilkada Jember menjalani rapid test.
petugas yang diajukan menjalani rapid test sebanyak 1.333. Ini terdiri dari PPK sebanyak 155 orang, PPS sebanyak 744 orang, Panwascam dan staf sebanyak 341 orang, serta PPL sebanyak 248 orang. "Penting ini dilakukan untuk memasti-
kan dan diketahui sejak dini kesehatan pelaksana yang bersentuhan langsung dengan masyarakat nantinya. Adanya kepastian tidak reaktif bahwa mereka tidak terpapar Covid-19. Bilamana ditemukan ada yang reaktif segera dilakukan penanganan lebih
lanjut oleh pemerintah, " beber mantan Camat Kaliwates. Selain itu, ke depan semua pelaksana juga akan diberi alat pelindung diri (APD). Upaya serius Pemkab Jember terus dilakukan dalam memutuskan mata rantai sebaran virus Corona. Gatot Triyono menambahkan pertanggal 24 Juni Gugus Tugas penanganan percepatan Covid-19 Kabupaten Jember melalui Dinas Kesehatan telah memeriksa sampel darah pemeriksaan rapid test sebanyak 67.774 orang. Komisioner KPU Divisi Teknis Ahmad Susanto menjelaskan, pemeriksaan kesehatan untuk PPK dan PPS berdasar peraturan KPU yang mewajibkan untuk melakukan rapid test. “Dan, nantinya pada waktu verifikasi faktual akan diberikan APD (alat pelindung diri) seperti masker, face shield, hand sanitizer, dan tisu,” katanya. (edy/udi)
Satu Keluarga PosiƟf
Warga Taman Anggrek Bentuk Kampung Tangguh Jember, Memorandum Berangkat dari satu keluarga terpapar Covid-19, warga perumahan Taman Anggrek Regency Lingkungan Karanganyar, Kelurahan Tegal Besar, Kaliwates, mendirikan Kampung Tangguh Semeru, Sabtu (27/6). Peresmian Kampung Tangguh Semeru dilakukan Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono dan Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin. Juga dihadiri jajaran muspika setempat. Peresmian ini ditandai dengan pemotongan pita di pintu masuk perumahan. Ketua Pos Kampung Tangguh, Imam Bukhori mengatakan kampung tangguh ini diprakarsai bersama warga perumahan. Ini setelah ada lima warga kami dalam satu keluarga dinyatakan positif Covid-19. "Alhamdulillah kami bersama warga lainnya bahu membahu
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
FOTO: MEMORANDUM/MARJUNI
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono dan Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin memotong pita di Kampung Tangguh Semeru.
membantu kebutuhan keluarga tersebut. Saat ini 3 anaknya sudah pulang dan melakukan karantina mandiri," beber Imam Bukhori. Imam melanjutkan, saat ini jumlah warga keseluruhan di perumahan Taman Anggrek terdapat 426 jiwa dari 109 KK. Di saat ada satu keluarga yang terpapar Covid-19, banyak warga yang berempati dengan mengirimkan
kebutuhan tidak hanya makanan, tapi juga berbagai suplemen untuk meningkatkan Imun. “Ada yang kirim madu klanceng, kirim sari jahe maupun temulawak. Di perumahan kami, tidak memandang status sosial, apakah dia kaya atau tidak. Tapi yang kami lakukan adalah membantu memenuhi kebutuhan, ketika ada yang harus isolasi man-
diri. Meski uang banyak tapi tetap tidak memenuhi kebutuhan, di sinilah kami semua hadir memberikan kebutuhan,” terang dia. Sementara itu Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono melalui Kapolsek Kaliwates Kompol Edy Sudarto, dalam kesempatan tersebut mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh warga perumahan Taman Anggrek. Tidak hanya saat ada warganya yang terpapar Covid-19, tapi cara penanganan dan pencegahan yang dilakukan juga patut diapresiasi. “Apa yang dilakukan oleh warga perumahan sini sudah cukup bagus dalam membantu sesama warga yang terkena musibah. Seperti 1 keluarga terpapar Covid-19, mereka tidak memandang status sosial, tapi lebih mengedepankan apa yang dibutuhkan dan apa yang bisa dibantu. Ini cukup
Machfud Arifin Diwaduli Pedagang Pasar Blauran takut bersaing dengan depan (BG Junction). Caranya yaitu meningkatkan keunggulan dan kekhasan pasar,” kata Machfud Arifin. Di hadapan Machfud Arifin, sejumlah pedagang mengeluhkan kondisi Pasar Blauran yang tidak ramai. Kedatangan rombongan Machfud Arifin membuat pedagang lainnya keluar dari stannya. Karena pada saat itu, kondisi pasar memang sepi pembeli. Bahkan, seorang pedagang baju dan kaus menyapa saat Machfud Arifin datang ke lokasi. “Pak Machfud Arifin
calon wali kota,” ujar ibu muda tersebut. Ia menyampaikan kondisi pasar tidak lagi nyaman. Selain pembeli sepi, sirkulasi udara pasar juga sumuk. Pun kondisi pasar juga gelap, kalau hujan bocor, kotor dan kumuh. “Mohon Pak, pasarnya diperbaiki biar gak sumuk dan pembelinya banyak,” tuturnya. Selain itu, banyak fasilitas pasar yang tidak lagi menjadi perhatian pemkot. Seperti banyak lampu di dalam lokasi yang mati. Hj Rohmah, pedagang pa-
Tabrak Rombong Bakso, Pemotor Tewas yang mengendarai motor tewas di lokasi kejadian. Sedangkan penjual bakso, Jumari (49), asal Sidodadi, Tirtoyudo, Malang, selamat karena berhasil menyelamatkan diri saat tabrakan. Dari keterangan Asri, warga di sekitar lokasi kejadian, kecelakaan tersebut bermula ketika motor yang dikendarai Putut melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan menuju utara. Tanpa disadari, saat bersamaan Jumari terlihat menyeberang dengan mendorong gerobak baksonya dari barat menuju timur. Karena jarak yang terlalu dekat tabrakan akhirnya tak dapat dihindarkan. “Laju motornya sangat kencang Mas. Un-
Beat Pelaku Terjebak Portal Petugas kemudian bergegas ke lokasi dan mengamankan keduanya lalu membawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan barang bukti diamankan ke Mapolsek Gayungan. Informasi yang dihimpun Memorandum, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.30. Bermula korban, GL (7), sedang duduk-duduk di depan rumah sambil bermain HP merek Samsung M10. Tiba-tiba datang kedua pelaku berboncengan naik Beat L4110 TN warna abu-abu. Seorang pelaku yang bertugas sebagai eksekutor langsung memepet dan merampas HP dari tangan korban. Setelah berhasil mereka kabur.
Diisukan Retak Hingga kini, Laudya Cynthia Bella dan Engku Emran belum bisa dimintai komentar mengenai masalah tersebut. Persoalan muncul gegara keduanya saling unfollow dan menghapus foto kebersamaan di Instagram. Kini, Laudya Cyntia Bella belum bisa ditemui. Sang manajer pun kesulitan untuk mendapatkan jadwal dengan artisnya itu. “Saya belum ketemu nih. Aduh saya belum ketemu benar-benar minta maaf,” ujar Emil saat dihubungi via telepon, belum lama ini. Saat ditanya mengenai kabar burung tersebut, Emil mengaku tidak mengetahuinya. Ia baru akan bertemu Laudya Cynthia Bella pada minggu depan. “Aduh saya nggak tahu juga. Saya mau ketemu dia juga belum dapat jadwal ketemuan nih, belum ketemu,” tutur Emil.
kaian lainnya yang sudah turun-temurun berdagang di Pasar Blauran juga menambahkan, kondisi pasar sekarang ini berbeda dengan kondisi pada 20 tahun yang lalu. “Bedanya jauh sama dulu. Kalau dulu ramai. Dari sana ramai, dari sana ramai,” sambil menunjuk lorong pasar. Setelah 10 tahun belakangan ini, lanjut Rohmah, tidak ada lagi pembeli yang datang. Apalagi setelah ada wabah pandemi corona, kondisi pasar semakin sepi. “Sekarang tidak ada orang (pembeli) masuk. Sejak 10 tahun lalu sudah sepi. Apalagi ada
Sambungan dari halaman 1
tungnya Bapak tukang bakso segera menghindar sehingga hanya rombongnya saja yang tertabrak. Setelah itu pengendara bersama motornya terpental ke pembatas jalan,” kata Asri. Selanjutnya, beberapa warga menghubungi kepolisian guna melaporkan kecelakaan tersebut. Sementara itu, Kanitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Muchamad Fakih membenarkan adanya kecelakaan hingga menewaskan pemotor tersebut. “Sudah kita tangani Mas. Pasca kejadian jenazah korban sudah dibawa ke kamar mayat RSU Dr Soetomo. Untuk kendaraan yang terlibat kecelakaan telah kita amankan di Kantor Unit Laka Polrestabes Surabaya,” kata Fakih. (iah/nov)
Sambungan dari halaman 1 Merasa dijambret, korban langsung berteriak hingga didengar warga setempat. Massa mengejar para pelaku yang melarikan diri ke arah jalan raya. “Motor pelaku terjebak portal dan keduanya tertangkap lalu dihajar warga hingga babak belur. Keduanya sempat membuang HP rampasan itu ke jalan,” kata Gianto, warga setempat. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Gayungan Ipda Hedjen Oktianto saat dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan dua pelaku perampasan HP. “Saat ini kedua pelaku kondisinya babak belur di sekujur tubuhnya dan dirawat di RS Bhayangkara. Untuk sementara mereka belum bisa dimintai keterangannya,” jelas Hedjen. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 “Nggak, nggak tahu masalahnya saya juga baru rencana minggu depan ketemu sama dia,” pungkasnya. Laudya Cynthia Bella dinikahi Engku Emran pada September 2017 di Malaysia. Setelah itu, pada 8 Oktober 2017, Engku Emran dan Laudya Cynthia Bella menggelar resepsi di Bandung, Jawa Barat, untuk teman dan keluarga. Tidak butuh waktu lama untuk Laudya Cynthia Bella yakin Engku Emran adalah jodohnya. Dalam waktu 5 bulan setelah berkenalan, ia memutuskan untuk menikah. Engku Emran adalah pengusaha asal Malaysia. Sebelumnya ia pernah menikah dengan Erra Fazira, artis asal Negeri Jiran, dan memiliki anak bernama Aleesya. (dtc/nov)
bagus,” ujar Edy Sudarto. Tidak hanya itu, upaya pencegahan dengan cara melakukan penyemprotan disinfektan terhadap warga luar perumahan yang bertandang. Maupun dengan memberi masker cuma-cuma, menurut kapolsek juga layak diapresiasi. Hal ini mencerminkan jika warga di perumahan Taman Anggrek benar-benar menerapkan protokol Covid-19. “Tadi juga dijelaskan oleh ketua pos, jika pemeriksaan kesehatan dan pemberian masker tidak hanya dilakukan terhadap warga perumahan saja. Tapi, juga kepada pedagang sayur yang biasa masuk ke perumahan, maupun pencari rumput di perumahan. Ini bentuk kepedulian yang bagus dan saya kira layak dicontoh oleh perumahan-perumahan lainnya,” tegasnya. (edy/udi)
Sambungan dari halaman 1 corona, tambah sepi nggak ada orang. Semoga bersih, nyaman, nggak ada yang bocor dan ramai lagi seperti dulu,” ujar pedagang lain yang tinggal di Blauran. Setelah menyusuri lorong di lantai dua, Machfud Arifin melanjutkan perjalanan lagi menuju ke lantai satu Pasar Blauran. Di lantai satu, juga ada pusat jajanan seperti es dawet dan beragam macam kuliner
lainnya. Namun, ada beberapa stan yang tutup. Kondisi sepinya pengunjung juga dialami para pedagang Pasar Blauran yang berada di lantai satu. Usai melakukan pantauan langsung geliat ekonomi di Pasar Blauran, Machfud Arifin mengaku kasihan dengan nasib para pedagang. “Ya kondisinya sungguh memprihatinkan. Banyak (stan) yang kosong di atas,
sepi, panas, jorok, kotor, padahal sudah 37 tahun berdiri tapi tidak pernah disentuh, diperbaiki, direvitalisasi, sehingga para pembeli jarang atau malas datang ke sini. Ada pilihan-pilihan lain apalagi di depan ada BG Junction,” beber Machfud Arifin. Di hadapan para pedagang, jika dirinya terpilih menjadi Wali Kota Surabaya, Machfud Arifin akan berusaha menghidupkan
Pulang dari Indomaret, Dijambret mengejar dua pelaku yang merampas HP-nya hingga membuat dua terjatuh di Jalan Dukuh Kapasan II. Namun, para pelaku berhasil kabur ke arah Jalan Wonorejo, Tandes. Desi akhirnya memilih melapor kejadian tersebut ke Mapolsek Tandes. Informasi yang dihimpun Memorandum, di kejadian pada Sabtu (27/6) pukul 22.00 ketika Desi perjalanan pulang dari Indomaret Jalan Manukan Lor. Saat melintas di depan gerai makanan siap saji Toby’s, Desi berhenti karena menerima telepon dari temannya. Setelah itu, korban hendak memasuk-
kan HP di sakunya. “Tiba-tiba ada dua orang asing mengendarai motor merampas HP di tangan,” kata Desi kepada petugas. Setelah berhasil, kedua pelaku melarikan diri ke Jalan Wonorejo, Tandes. Desi tak tinggal diam dan berupaya mengejar penjahat tersebut sambil berteriak jambret di sepanjang perjalanan. Setiba di Jalan Dukuh Kapasan, korban terjatuh hingga menderita lecet di wajahnya sehingga kehilangan jejak para pelaku. Kejadian itu sempat diketahui warga yang sedang cangkrukan dan memberikan pertolongan kepada Desi. Sedangkan sebagian warga lain men-
Bawa Pisau Penghabisan Kedua residivis itu adalah Erviano Riski Pramuja (22), warga Jalan Wonokitri VIII dan Rosid Aldi Yulianto (20), warga Jalan Wonosari IV. Sementara korban yang diperdayai yakni Sri Rahayu, warga Jalan Mojo III. Informasi Memorandum, sebelum tertangkap, awalnya kedua pelaku meminjam motor Jupiter milik temannya dengan dalih untuk jalan-jalan.Padahal,kendaraantersebutdipakai untuk sarana melakukan aksi kejahatan. Dengan berboncengan motor, pelaku melintas dari arah Jalan Bronggalan. Ketika berada di Jalan Tambang Boyo, keduanya mengincar tas milik Sri Rahayu yang kebetulan diselempangkan. Kebetulan wanita ini sedang mengendarai motor sendirian di lokasi. “Tanpa butuh waktu lama, pelaku
perekonomian pasar dengan kondisi yang bersih, nyaman, ada hall dan sirkulasi udara yang sehat. “Pedagangnya senang, pembelinya juga senang. Pembeli yang membawa anak-anak juga bisa menitipkan di tempat bermain yang aman, atau mereka bisa mencari tempat yang nyaman di pasar. Sehingga pasar ini hidup kembali dan ramai pembeli,” pungkasnya. (day/nov)
Sambungan dari halaman 1 coba mengejar pelakunya. “Saya sempat mengejar pelaku tapi gagal karena terhalang truk yang sedang mundur,” ungkap Riski, warga Dukuh Kapasan. Pria gondrong ini mengungkapkan, malam itu ia sedang nongkrong bersama teman-teman Karang Taruna Dukuh Kapasan. Mendadak mendengar suara wanita berteriak jambret. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Tandes Ipda Gogot Purwanto saat dikonfirmasi membenarkan aksi pejambretan yang dilakukan dua pelaku tersebut. Korban juga sudah melapor ke Mapolsek Tandes. “Pelaku belum tertangkap dan saat ini masih kami lidik,” kata Gogot, Minggu (28/6). (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 langsung menarik tas korban hingga talinya terputus. Merasa dijambret dan kehilangan tas, membuat korban kaget dan meneriaki jambret,” kata Kanitreskrim Polsek Tambaksari Iptu Didik Ariawan, Minggu (28/6). Teriakan korban didengar pengendara yang melintas di lokasi dan beberapa warga. Pelaku lalu dikejar hingga berhasil ditangkap. Massa yang kadung geram dengan ulah para penjahat jalanan ini sempat melampiaskan emosinya. Dua penjambret ini dihajar hingga babak belur. Sebelum fatal, kedua nyawa pelaku terselematkan kedatangan petugas yang kebetulan saat kejadian sedang melaksanakan patroli. Mereka kemudian dibawa menuju ke mapolsek. Hanya saja keduanya
memberontak dan berupaya melarikan diri. Petugas sempat memberikan tembakan peringatan tapi tidak digubris. Hingga akhirnya dilakukan tindakan tegas dengan menembak betis pelaku. “Karena kabur, mereka kami lumpuhkan. Ternyata pelaku membawa pisau penghabisan saat digeledah. Bahkan, sebelum menjambret di Tambang Boyo, keduanya sempat membegal motor tapi gagal,” tutur Didik. Di hadapan penyidik, pelaku mengaku melakukan penjambretan karena terlilit masalah ekonomi. “Kita butuh uang Pak. Cap sebagai residivis sulit untuk mencari pekerjaan. Hingga sepakat menjambret lagi dari pada tidak punya uang,” ujar Riski diamini Rosid di mapolsek. (iah/nov)
Masih Perawan setelah 10 Tahun Menjalani Rumah Tangga
Sambungan dari halaman 1
“Calon janda? Semuda itu?” tanya Memorandum. “Menurut Ente, berapa usianya?” “Di rentang 20-25.” “Yakin?” “Haqul yakin.” “Tiga lima. Lebih dikit.” “Masa?” “Dan masih perawan. Asli-sli. Tinting,” tegas Bandi. Tanpa terasa Memorandum menelan ludah dan mencoba mengulang melongok jendela. Sayang, perempuan tadi sudah tenggelam dalam ketertundukan. Tanpa Memorandum tanya, Bandi menjelaskan bahwa perempuan tadi, sebut saja Fatim, sudah tiga kali ini datang. Dia ingin mengonsultasikan masalahnya karena hendak menggugat cerai suaminya, sebut
saja Joko (27). Fatim ditemui istri Bandi yang seorang pengacara. Kata Bandi, Fatim adalah lulusan pondok pesantren dan perguruan tinggi di Jombang. Dia mengeluhkan kondisi suami yang sama sekali tidak memenuhi syarat sebagai seorang suami. Bukan soal materi, karena keluarga Joko adalah donatur terbesar pondok pesantren tempat Fatim nyantri dan kuliah. Joko sendiri dipercaya keluarga mengelola bisnis aneka kebutuhan jemaah umrah dan haji. Wajah dan potongan tubuh Joko juga tidak mengecewakan. Ganteng dan lumayan atletis. Mirip host terkenal yang dewasa ini laris manis di beberapa layar kaca. Setiap hari bisa nongol dua-tiga acara. Fatim dinikahi Joko 10 tahun lalu
dengan pesta besar-besaran. Tempatnya di hotel berbintang lima. Hiburannya artis-artis ibu kota. Sedangkan Joko adalah mantan santri lulusan pondok pesantren di Madura. Dia sempat melanjutkan pendidikan di Madinah, Saudi Arabia, dan Maroko. Tapi, tidak sampai selesai. Drop out atas kehendak sendiri karena merasa tidak mampu dan berat ketika harus menghafalkan ribuan hadis dan ayat-ayat suci Alquran. Uteke gak nutut. Sepulang dari Maroko, Joko dipercaya keluarga mengelola bisnis aneka kebutuhan umrah-haji. Dalam waktu singkat warga Karangpilang ini sukses mengembangkan. Produknya menyebar tidak hanya di tanah air, melainkan juga di beberapa negeri jiran. (bersambung)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SENIN LEGI, 29 JUNI 2020 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK: Timotius Devan Nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Jemput Paksa Jenazah Covid-19 Gagal
Achmad Rofiq dan barang bukti di Mapolres Gresik.
Lulusan SMK Diciduk Bawa Sabu
Kejadian kali ini berlangsung di RSUD Ibnu Sina Gresik, Sabtu (27/6) dini hari. Seorang pasien laki-laki yang merupakan warga Desa Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, meninggal dengan diagnosa pneumonia (peradangan paru-paru). Pihak rumah sakit pun memberitahukan kepada pihak keluarga bahwa lelaki usia 50 tahun itu dinyatakan meninggal. Mereka juga menyampaikan bahwa hasil rapid test pasien yang keluar adalah reaktif. Meski hasil swab test belum keluar, namun proses pemulasaraan jenazah harus sesuai protokol Covid-19. Namun kebijakan itu ternyata ditentang oleh keluarga pasien. Akhirnya, sebanyak empat orang yang merupakan keluarga memaksa membawa pulang
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ DEVAN
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Gresik, Memorandum Pe n g a m b i l a n p a k s a jenazah pasien Covid-19 di Kabupaten Gresik, kembali terjadi. Beruntung, upaya tersebut berhasil digagalkan petugas dan dokter, setelah memberi pengertian kepada pihak keluarga.
Keluarga pasien yang hendak menjemput paksa jenazah Covid-19.
jenazah itu untuk dimakamkan secara umum. Perdebatanpun sempat terjadi hingga harus mendatangkan aparat kepolisian. “Setelah diberikan pemahaman oleh dokter dan petugas kepolisian, pihak keluarga pasien akhirnya bisa menerima,”
ujar Kapolsek Kebomas Kompol Yulianto, Minggu (28/6). Yulianto menyebutkan, pasien itu masuk rumah sakit sejak 24 Juni 2020. Sejatinya pasien memiliki penyakit paru-paru akut. Yulianto mengatakan, kejadian serupa diharapkan tidak
terulang lagi. Masyarakat harus mengikuti anjuran dari pemerintah. “Hasil swab test masih belum keluar,” imbuh polisi dengan melati satu di pundak tersebut. Di sisi lain, pemakaman pasien itu dilakukan oleh petu-
Jelang Pilkada
mentar maupun membalas pesan di media sosial,” ujar Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto, Minggu (28/6). Dijelaskan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2001 itu, bila mendapatkan informasi yang belum jelas jangan mudah menyebarkan. “Cari sumbernya dulu atau tanya kepada yang berpengalaman di bidangnya. Jangan asal share,”kata perwira dengan pangkat dua melati di pundak itu. Lebih lanjut Arief menambahkan, jangan sampai apa yang kita unggahkan di medsos tersebut mengandung ujaran kebencian, berita bohong atau hoax. “Bila melanggar berita hoax, bakal dijerat dengan UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Eletronik (ITE) dengan ancaman hukuman penjara 6 tahun atau denda maksimal Rp 1 miliar,” tegas mantan Kapolres Ponorogo ini, kemarin. Untuk mengantisipasi itu, Polres Gresik akan terus meningkatan patroli di dunia maya melalui tim cyber patrol guna memonitor Ketua MUI Kabupaten Gresik KH Mansoer Sodiq penggunaan media so-
sial di wilayah Kabupaten Gresik. gan dengan pandemi Covid-19 ini, Ketua “Kami tetap mengedepankan MUI Gresik juga turut berpesan agar tindakan persuasif. Bila tetap tidak masyarakat selalu mengedepankan nilaimengindahkan, akan kami tindak tegas nilai silaturahmi. Supaya masyarakat tisesuai dengan aturan yang berlaku,” dak terpecah belah meski tegasnya. memiliki pilihan yang Sementara itu, Ketua Majelis Ulama berbeda. Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik KH “Pun begitu, Mansoer Sodiq juga turut mengimharus tetap menbau masyarakat agar tidak mudah junjung tinggi nilai. terpecah oleh hoax atau ujaran keBoleh berbeda pilibencian. han, tetapi kebersaDirinya menerangkan, bahwa maan harus tetap diMUI Pusat sebelumnya juga telah junjung tinggi,” pesan mengeluarkan fatwa. Di mana inti dari KH Mansoer Sodiq. fatwa tersebut adalah untuk (dev/har/fer) mengimbau masyarakat dalam berkomunikasi menggunakan media sosial. “Jangan sampai menyalahkan orang lain. Jangan mudah mempercayai, dan menyebarkan apa yang baru kita terima. Sesuai dengan apa yang telah difatwakan MUI Pusat,” kata KH Mansoer Sodiq. Terlebih dalam hal pilkada yang berbarenKapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto
Pasang Perangkap Ikan, Hilang di Bengawan Solo
Tim dari Pemkab Gresik mengecek persiapan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos).
Gejos Jadi Rumah Sakit Darurat FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Dispora dan UPT Pindah ke WEP
Agus Dita Pratama (paling kiri) bersama warga di kediamannya.
Reses Anggota DPRD Bojonegoro
Gus Dita Juga Ajak Warga Perangi Covid-19 Bojonegoro, Memorandum Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Agus Dita Pratama melakukan pertemuan dengan warga (reses) di Desa Jono, Kecamatan Temayang, untuk menyerap aspirasi, kemarin. Acara yang berlangsung di kediamannya itu berlangsung gayeng. Agus Dita Pratama dalam kesempatan itu menyampaikan, jika saat ini masih dalam nuansa pandemi Covid-19. Ia mengajak para warga di daerah pemilihan (Dapil) IV untuk senantiasa bersama-sama memerangi virus mematikan ini. Caranya, lanjut Gus Dita— sapaan Agus Dita Pratama dengan membiasakan hidup disiplin dan membudayakan
gaya hidup sehat, yaitu rajin mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitaizer. Lalu, menerapkan protokol Covid-19 dengan menjaga jarak (physical distancing) serta membiasakan diri menggunakan masker. Gus Dita juga menyampaikan program-progam pembangunan yang telah dilakukan oleh Pemkab Bojonegoro. Yaitu bila Pemkab Bojonegoro fokus pada insfrastruktur pembangunan jalan poros utama kecamatan (PUK) dengan model cor beton. Masih kata pria yang duduk di Komisi B DPRD Bojonegoro ini, dirinya mengajak para warga di Bojonegoro khususnya di dapil empat yang mayoritas adalah petani untuk benar-be-
nar semangat dan berjuang. Agar hasil panennya nanti bisa terus melimpah. Terlebih saat ini Pemkab Bojonegoro juga menggenjot dan memberikan bantuan di sektor pertanian melalui Program KPM (Kartu Petani Mandiri). “Juga karena Bojonegoro merupakan salah lumbung pangan terbesar di Jatim. Oleh sebab itu di masa Covid-19 ini sektor pertanian harus tetap maju,” harapnya. Dalam acara itu yang dihadiri oleh sekitar 25 orang tersebut Gus Dita juga berkesempatan menerima aspirasi dari para warga. Gus Dita akan berupaya mengawal apa yang menjadi aspirasi masyarakat baik di bidang pertanian, peternakan, sosial, dan lainnya. (top/har/fer)
Bojonegoro, Memorandum Agus Rom (41), warga Desa Pilang, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, jadi pencarian keluarga. Sebab, saat dirinya memasang perangkap ikan di Sungai Bengawan Solo pada Sabtu (27/6) pagi, tidak pulang hingga petang dan diduga hilang. Mengetahui kondisi itu, akhirnya pada Minggu (28/6) pagi istri korban, Dewi Karniti (24) melapor ke Kepala Desa Pilang, jika suaminya tidak pulang dan diduga hilang. Oleh kepala desa, laporan itu diteruskan ke Polsek Kanor dan ke Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro. Kapolsek Kanor Iptu Hadi Waluyo membenarkan tentang kejadian itu. Tapi, pihaknya belum berani memastikan apakah korban benar-benar hilang dan tenggelam di Bengawan Solo atau tidak.
“Kami belum bisa memastikan apakah korban tenggelam atau tidak. Soalnya kondisi Sungai Bengawan Solo dalam keadaan dangkal,” ujarnya, Minggu (28/6). Hasil keterangan, lanjut Iptu Hadi Waluyo, bila korban sedang ada masalah atau cekcok dengan keluarga. Jadi, menurut Kapolsek segala kemungkinan bisa saja terjadi. “Bisa saja korban kabur ke tempat lain atau benar-benar hilang kami masih melakukan penyelidikan dan pencarian,” tambah kapolsek. Tim TRC Damkar Bojonegoro dibantu pihak desa dan TNI serta polisi bersama warga juga telah melakukan penelusuran di Sugai Bengawan Solo tempat di mana korban memasang perangkap ikan. Tapi, hingga Minggu sore korban belum juga ditemukan. “Intinya kami terus melakukan pencarian,” tandas Kapolsek. (top/har/fer)
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ DEVAN
Gresik, Memorandum Di tengah masa pandemi Covid-19 dan menjelang pelaksanaan pilkada (pemilihan kepala daerah), Polres Gresik mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial (medsos). Selain itu, Polres Gresik juga secara rutin mengerahkan tim cyber patrol untuk patroli di dunia maya. “Saring sebelum sharing dan berpikir secara jernih sebelum mengunggah konten, ko-
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ IST
Kapolres Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos
Gresik, Memorandum Lagi, generasi milenial menjadi budak narkotika. Kali ini, anggota Satreskoba Polres Gresik mengamankan AR (18), di depan SPBU Dusun Legundi, Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo. Dari tangan pemuda asal Desa Pedagangan, Kecamatan Wringinanom, petugas mengamankan barang bukti sabu seberat 0,21 gram. Selain itu, barang bukti lain yang disita yaitu jaket hitam, satu pipet kaca bekas pakai, satu tutup botol bekas minuman dengan sedotan plastik, satu buah korek api gas, dan HP Samsung. Dikatakan Kasatreskoba Polres Gresik AKP Hery Kusnanto, bahwa tersangka adalah pelajar SMK yang baru lulus tahun ini. “Ia mendapatkan barang dari teman sekolahnya, namun temannya masih dalam pengejaran. Sudah sempat digerebek tapi berhasil kabur,” jelas Hery, Minggu (28/6). Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (and/har/fer)
Gresik, Memorandum Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) pekan ini akan siap digunakan sebagai rumah sakit darurat tempat rehabilitasi pasien Covid-19. Lantas bagaimana dengan dinas pemuda dan olahraga (dispora) serta unit pelaksana teknis (UPT) Gejos yang berkantor di sana. Wakil Bupati Gresik Moh Qosim menjelaskan dalam kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, selama Gejos dialihfungsikan sebagai rumah sakit darurat, maka kantor dispora dan UPT Gejos juga akan digeser ke tempat lain untuk menghindari kontak dengan pasien yang direhabilitasi. “Jelas nanti kantor dispora dan UPT Gejos juga akan dipindah. Pilihannya nanti sementara mereka akan ditempatkan di WEP (Wahana Ekspresi Poesponegoro),” kata Moh Qosim. Sementara itu, Ketua UPT Gejos Randim menjelaskan, rencana pemindahan sementara kantor dispora dan UPT Gejos ke WEP hanya untuk tiga bulan. “Karena ini hanya sementara, jadi tidak semuanya diboyong ke WEP. Hanya sebagian peralatan kantor yang dibawa. Sedangkan untuk persiapannya, ruangannya pun sudah tersedia di WEP. Jadi tidak perlu banyak yang diubah atau bawa perlengkapan,” kata Randim. Ditambahkan Randim, renacanya Senin (29/6) ini setelah apel pagi di Gejos, para pegawai dispora san UPT Gejos akan mulai membawa peralatan kantor seperlunya yang belum sempat dipindah dari Gejos ke WEP. Pada Selasa (30/6) besok, seluruh kegiatan akan dilakukan di WEP. “Senin ini di Gejos hanya check clock dan apel pagi. Karena check clock-nya juga masih belum dipindah. Selasa besok kita semua check clock di SDN Sidokumpul yang dulu dipakai Kantor UPT Dinas Pendidikan,” pungkas Randim, Minggu (28/6). (dev/har/fer)
gas dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) sesuai protokol Covid-19. “Belum pasti positif Covid-19 atau tidak. Kami masih menunggu hasil lab,” imbuh perangkat desa Tumapel yang enggan disebut identitasnya, kemarin. (dev/har/fer)
Petugas kepolisian bersama Tim TRC Damkar Bojonegoro mencari korban.