SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id m me emo mora rand ndum um.co co.id id
SABTU WAGE, 28 MEI 2022
memorandumredaksi@gmail.com me memo mora rand ndum umre reda daks ksi@ i@gm gmai aill.co com m
HARGA Rp 3.500,-
TRANSAKSI NARKOBA DI RUMAH TAHANAN
KAPOLRESTABES HARUS MALU Surabaya, Memorandum Terungkapnya peredaran sabu di sel rumah tahanan (rutan) Polrestabes Surabaya dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya memantik salah satu pakar hukum pidana dari Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya M Sholehuddin angkat bicara.
Mata Hati
Kompol Moch Fakih
Oleh: Arief Sosiawan
Dimutasi ke Polsek
Pemimpin Redaksi
Lemah atau Disetel Lemah?
IMBAS narkoba masuk di rutan Polrestabes Surabaya membuat beberapa petugas harus dimutasi ke polsek jajaran. Ini dilakukan sebagai bentuk atas konsekuensi yang tegas dari pimpinan atas keteledoran personel. Khususnya di tahanan dan barang bukti (tahti). “Petugas jaga biasanya lang-
Pekan ini ada dua persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya bertema sama atau lebih tepat disebut mirip.
Bersambung ke halaman 11
Menurut M Sholehuddin, beredarnya barang terlarang di area dalam pengawasan yang ketat tersebut harus diusut tuntas. M Sholehuddin menyoal harusnya Kapolrestabes Surabaya malu terkait kasus yang terungkap di wilayah kekuasaannya. “Itu harus ditertibkan dan diusut tuntas. Sebab, sudah jelas ada aturannya yang secara jelas mengatur penggunaan HP. Tidak semudah itu tahanan bisa menggunakan HP. Apalagi sabu bisa masuk ke dalam sel M Sholehuddin tahanan,” tutur M Sholehuddin melalui sambungan telepon, Jumat (27/5). Atas hal tersebut, M Sholehuddin berpendapat sulit dikatakan bahwa oknum petugas tidak terlibat. Sebab, bila ditemukan
P
ertama, sidang dengan menghadirkan Mohammad Intan Hani Kurniawan dan Erza Fajar Gumelar, terdakwa penyalahgunaan narkoba (sabu-sabu), yang terungkap di persidangan kala keduanya bertransaksi narkoba di rumah tahanan Mapolrestabes Surabaya, November 2021. Bersambung ke halaman 11
Bersambung ke halaman 11
-
Meng, harga minyak goreng mulai stabil.
-
Yang nggak stabil hidung pembuat kebijakan ekspor-impor bahan baku minyak goreng. Modot-molor kayak Pinokio.
Si Mameng (Sutradara film animasi)
MALING DIMASSA WARGA GIRILAYA
Judi Merpati Manyar Sabrangan Semburat
Tiga ‘Penerbang’ Diamankan Surabaya, Memorandum Anggota unit Reskrim Polsek Mulyorejo membubarkan praktik judi merpati di Jalan Manyar Sabrangan. Tiga orang diamankan dan ditetapkan tersangka. Mereka Sujarwo (45), asal Jalan Menur. Selain pemilik merpati, Sujarwo terbukti memasang taruhan dalam judi merpati tersebut. Tersangka lain yaitu Mujiono (55) dan Joko alias Acun (38), warga Jalan Manyar Sabrangan. Ketiga tersangka diamankan berikut barang bukti sejumlah merpati. “Kami sergap ketiga terduga pelaku saat mereka melakukan judi itu. Kami juga amankan beberapa burung merpati sarana. Untuk Mujiono kita pulangkan karena faktor usia dan sakit-sakitan tapi proses hukum tetap berlanjut,” terang Kapolsek Mulyorejo Kompol Ardi Purboyo melalui Kanitreskrim Iptu Roni Ismullah, Jumat (27/5) sore. Roni menjelaskan, pengungkapan kasus Bersambung ke halaman 11
Warga geram saat tersangka yang mencuri HP merek Xiomi milik Arif Pamungkas (25), warga Jalan Girilaya itu sempat membuang barang bukti untuk menghilangkan jejak. “Terduga pelaku saya kejar dan sampai perempatan saya tungkul (sergap) tubuhnya,” ungkap Arif saat
FOTO: MEMORANDUM/RIO
Bersambung ke halaman 11
Samsul Ivan
Anggita Sari membawa kabar mengejutkan. Sang model ternyata sudah bercerai dari Akbar Taufik.
K
abar itu bermula saat Anggita Sari merayakan ulang tahun anaknya, Axel. Banyak yang menanyakan keberadaan ayah dari Axel. Anggita Sari mengaku memang telah
Tergiurr Keuntungan Bisnis Narkotika
Pria Wajah Bertato Divonis 5 Tahun Panjara
Bersambung ke halaman 11
Sabu Diranjau di Pot Bunga
Merengek Minta Keringanan Hukuman Surabaya, Memorandum Suluh Eko Wibowo, warga Jalan Siwalankerto Selatan lV, merengek minta keringanan hukuman yang dijatuhkan majelis hakim yang diketuai IGN Putra Atmaja. Pria dengan wajah bertato itu divonis bersalah dan dihukum selama 5 tahun penjara serta pidana denda Rp 1,2 miliar subsidair 6 bulan kurungan. Kejahatan yang dilakukan terdakwa bermula saat dihubungi Keni (DPO) yang bermaksud minta tolong dibelikan sabu. Setelah itu, Keni datang ke kontrakan terdakwa di Jalan Simokerto Selatan dan menyerahkan
CERAI
ditemui di lokasi kejadian, Jumat (27/5). Selanjutnya, Arif mengambil HP yang sempat dibuang dan terduga pelaku dimassa lalu dibawa ke tempat tambal ban. Tak lama kemudian datang anggota Polsek Sawahan dan mengamankan
Surabaya, Memorandum morandum kotika memang Bisnis narkotika menjanjikan keuntungan yang menggiurkan. Untuk itu, peredarm tersebut diduga an barang haram hentikan. Seperti sulit untuk dihentikan. halnya yang dilakukan Moch ullah. Warga Jalan Syahril Hidayatullah.
Terdakwa Suluh Eko Wibowo mendengarkan putusan hakim di PN Surabaya secara virtual.
uang Rp 200 ribu. Usai menerima pembayaran sabu tersebut, terdakwa menghubungi Adi Slamet (berkas terpisah) Bersambung ke halaman 11
Kedung Klinter itu nekat jadi kurir ganja dan sabu. Terjadinya perbuatan terlarang itu berawal saat terdakwa dihubungi oleh Sultan (DPO). Tujuannya untuk memesan Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/JAKA
Terduga pelaku berikut merpati yang dijadikan sarana berjudi.
Surabaya, Memorandum Maling HP di Jalan Girilaya benar-benar apes. Gegara aksinya tepergok, Samsul Ivan (28), warga Jalan Keputran Panjunan Gang III, babak belur dimassa. Ia menjadi bulan-bulanan warga setelah sempat kabur dan tertangkap di perempatan Jalan Jarak.
FOTO: MEMORANDUM/JAKA
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
KETAKUTAN HP DIBUANG
Anggita Sari
Terdakwa Moch h Syahril Hidayangarkan tuntutan tullah mendengarkan a secara virtual. di PN Surabaya
Perempuan Beranaktirikan Anak Indigo (1)
Punya Teman Bermain kayak Londo Mentik (samaran) tertawa manis saat bermain sendirian di halaman rumahnya di kawasan Benowo. Hal itu terjadi tidak hanya sekali, melainkan berkali-kali.
“S
aya perhatikan, sepertinya dia berbicara dengan seseorang. Tapi tidak ada agu untuk siapa-siapa. Awalnya saya ragu ata wanita tanya. Tapi lama-lama penasaran,” kata Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id
SIDOARJO
memorandumredaksi @gmail.com
SABTU WAGE, 28 MEI 2022 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, H Darianto, Ahmad Zaenal Abidin. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Curi Motor, Pelajar SMK Babak Belur
Sidoarjo, Memorandum Seorang pelajar kelas 3 sebuah SMK di Mojokerto babak belur dimassa setelah ketahuan mencuri motor milik warga, Jumat (27/5). Pencuri ditangkap korban sekitar 200 meter dari lokasi kejadian di kawasan Tarik, Sidoarjo. Remaja berinisial IL (18), warga Balongbendo ini, ditangkap korban saat melarikan motornya.Terduga pelaku dikejar dan ditangkap dengan cara ditarik bajunya hingga menyebabkan terduga pelaku terjatuh. “Motor saya parkir di kantor, terus teman saya bilang kalau motor saya dibawa lari orang lalu kami kejar dan saya pepet lalu saya tarik bajunya hingga terjatuh,” ujar Mujahidin, pemilik kendaraan. Terduga pelaku sempat dimassa oleh warga yang menyebabkan babak belur. Untungnya polisi segera datang ke lokasi, dan langsung mengamankan pelajar ini ke Mapolsek Tarik. Sementara Kapolsek Tarik AKP Anam melalui Kanit Reskrim Ipda Rohman membenarkan adanya kejadian tersebut. Terduga pelaku diamankan di Mapolsek tarik dan menjalani
pemeriksaan. Saat diperiksa IL berbelit dalam memberikan keterangan dan berusaha kabur. Polisi menduga, IL mengalami gejala gangguan jiwa dan depresi karena kondisi keluarganya yang broken home. “Pelaku ini diduga mengalami gangguan jiwa,” ujar Rohman. untuk memastikan apakah pelaku ini mengalami gangguan jiwa atau tidak, polisi hingga kini masih menunggu kordinasi dengan pihak keluarga dan perangkat desa asal terduga pelaku untuk memeriksakan pelaku ke rumah sakit jiwa. “Kami masih menunggu pihak keluarga dan pihak kepala desa untuk memeriksa kejiwaan pelaku,” pungkasnya. (bwo/jok/mik) Terduga pelaku diinterogasi petugas dan ketika diamankan warga.
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro dalam kegiatan cangkruk bareng kamtibmas.
Kapolresta Ingatkan Pelanggaran Pilkades Sidoarjo, Memorandum Guna mewujudkan pelaksanaan pilkades di tiga desa berjalan lancar, aman dan kondusif, Polresta Sidoarjo mengadakan cangkrukan kamtibmas di Balai Desa Pamotan, Porong, Jumat (27/5). Kegiatan ini dilakukan bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sidoarjo dan Forkopimka Porong. Tiga desa di Kecamatan Porong yang akan menggelar pilkades serentak pada 19 Juni 2022 nanti antara lain Desa Pamotan, Kebakalan, dan Kedungsolo. Pada kesempatan itu dihadiri para calon kades dan simpatisan masing-masing cakades. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro menyampaikan, agar para peserta Pilkades, simpatisan hingga pihak
penyelenggara turut mensukseskan setiap tahapan, termasuk pada pemungutan suara. “Mari laksanakan Pilkades di wilayah kita, dengan tertib, damai dan mematuhi semua peraturan. Sehingga situasi kamtibmas di Kabupaten Sidoarjo tetap aman dan kondusif,” pesan Kapolresta Kusumo Wahyu Bintoro. Selain itu, masyarakat juga diimbau selama masa pilkades tidak berbuat anarkis, saling hasut, menyebar berita bohong, menebar kebencian serta tidak menjadikan pilkades sebagai ajang taruhan. “Bila ada upaya-upaya pelanggaran dalam Pilkades silahkan laporkan kepada panitia atau kepada kami, karena pelanggaran-pelanggaran dalam Pilkades akan kami tindak tegas dan dapat dikenai ancaman pidana,” lanjutnya. (bwo/jok/mik)
Sidoarjo, Memorandum Pemblokiran akses jalan yang dilakukan Rudi, mengaku sebagai pemilik lahan untuk akses jalan perumahan di Desa Bligo, menimbulkan polemik bagi warga perumahan selama setahun ini. Konflik antara pemilik lahan dengan developer berimbas pada akses jalan perumahan di Desa Bligo, Candi. Sengketa kepemilikan lahan yang digunakan untuk akses jalan umum dari perumahan selama setahun ini sering dibongkar tutup warga dan pemilik lahan. Dikarenakan, Rudi yang mengaku memiliki bukti kepemilikan lahan berdasarkan SK Gubernur pada obyek lahan 50 meter persegi dan digunakan sebagai akses jalan warga menuju sekolah dan pasar desa hingga belasan tahun belum ada kompensasi dari pihak pengembang perumahan. “Saya mempunyai kepemilikan lahan jalan ini dan menuntut hak saya hingga belasan tahun digunakan akses jalan perumahan menuju sekolah dan pasar milik desa untuk meminta kompensasi dari pengembang perumahan sebesar Rp 600 juta,” ungkap Rudi. Setelah mendapat laporan dari Kepala Desa Bligo dan Camat Candi atas kejadian tersebut, Wabup Subandi langsung mengambil langkah dengan memediasi di lokasi obyek lahan guna penyelesaian sengketa bersama BPN Sidoarjo dan Forkopimka Candi. Dalam mediasi yang dilangsungkan di lokasi jalan perumahan, Rabu (25/5), Wabup Sidoarjo Subandi memberikan dua solusi dan meminta pihak pemilik lahan dan pengembang untuk mengambil keputusan dalam batas waktu dua bulan. Yakni memberikan kompensasi Rp 600 juta kepada pemilik obyek lahan atau membangun jembatan baru untuk akses
FOTO: MEMORANDUM/IS
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Wabup Selesaikan Polemik Pemilik Lahan dengan Developer
Wabup Subandi turun ke Desa Bligo, Candi membantu memediasi polemik antara pemilik lahan dengan developer.
jalan umum. “Konflik lahan yang dibuat untuk akses jalan ini merupakan jalan perumahan, kalau lihat dari siteplan perumahan obyek ini masih belum ada suatu kebebasan lahan. Maka hasil mediasi ini, sudah dikomunikasikan antara pemilik lahan dan pengembang sudah bersepakat pada batas waktu 2 bulan,” lanjut Wabup Subandi. Lanjutnya, apabila tidak terselesaikan maka jalan ditutup. Pemilik lahan dan pihak pengembang perumahan untuk membangun jembatan baru.
“Namun apabila pihak pengembang sudah memberikan uang sebesar Rp 600 juta kepada pemilik lahan , maka harus dilepas lahan akses jalan ini untuk dihibahkan sebagai akses jalan masyarakat,” ungkap Subandi. Karena masalah ini sudah terselesaikan, maka dibuatkan berita acara penyelesaian sengketa lahan akses jalan ini antara pihak pertama selaku pemilik lahan dan pihak kedua selaku pengembang perumahan dan disaksikan Wakil Bupati Subandi serta Forkopimka Candi di Balai Desa Bligo, Candi. (is/kri/jok)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SABTU WAGE, 28 MEI 2022 HALAMAN 3
Camat Gayungan Perlu Belajar Penggusuran PKL KeƟntang Awu-Awu Surabaya, Memorandum Sebanyak 19 pedagang kaki lima (PKL) Paguyuban Mandiri Jaya sempat dibuat resah oleh surat pemberitahuan (SP) dari Kecamatan Gayungan. Dalam SP itu, lapak mereka di Jalan Ketintang Baru I rencananya akan ditertibkan pada Jumat (27/5). Penertiban yang bisa dibilang awu-awu, karena akhirnya urung dilakukan. Camat Gayungan harus belajar lagi bagaimana kepekaan terkait urusan perut dalam hal ini lokasi yang menjadi mata pencaharian para pedagang.
Eri Cahyadi meletakkan batu pertama pembangunan SWK Ketintang.
FOTO: ISTIMEWA
Surat pemberitahuan (SP) nomor 300/1488/436.9.22/2022 terkait rencana penggusuran PKL Paguyuban Mandiri yang ditandatangani Camat Gayungan Agus Tjahyono.
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Namun pada akhirnya, rencana penertiban lapak para PKL urung dilakukan. Tak benar-benar terealisasi seperti yang tertuang dalam surat pemberitahuan nomor 300/1488/436.9.22/2022. Camat Gayungan Agus Tjahyono pun memastikan, pihaknya tak jadi melakukan penertiban itu, sebelum didapatkan lokasi pengganti bagi para pedagang. “Belum dilakukan penertiban. Surat kemarin sifatnya masih pemberitahuan. InsyaAllah kita akan memberikan solusi (relokasi, red), namun memang butuh sedikit waktu. Para pedagang masih boleh berjualan seperti semula, asal mereka dapat menjaga kerapian dan kebersihan di sekitar lokasi,” ujar Agus. Adapun saat ini, pihaknya tengah konsentrasi mengupayakan relokasi bagi para PKL Paguyuban Mandiri Jaya. Salah satunya dengan menjalin Bersambung ke halaman 4
SWK Tampung 40 UMKM
TELKOM Indonesia bersama Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya menjalin komitmen dalam upaya pemulihan ekonomi di Kota Pahlawan. Hal itu ditunjukkan dengan membangun Sentra Wisata Kuliner (SWK) Ketintang yang bakal diwujudkan di halaman kampus Institut Teknologi Telkom Surabaya (ITTS), Jalan Ketintang, Kelurahan Ketintang, Kecamatan Gayungan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tampil dalam prosesi peletakan batu pertama pembangunan
SWK Ketintang, Jumat (27/5) siang. Rencananya, pembangunan SWK yang dapat menampung hingga 40 pelaku UMKM itu rampung pada Agustus 2022. “Kita ingin menata para PKL yang sudah puluhan tahun berjualan di atas saluran air di Jalan Ketintang. Bagaimana kita bisa tetap mengakomodir mereka, yang merupakan warga besar Surabaya juga, sekaligus menyelesaikan masalah banjir di kawasan ini,” ujar Eri. Bersambung ke halaman 4
Buya Syafii Maarif Berpulang
Khofifah: Ulama Kharismatik yang Rangkul Semua Golongan Surabaya, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 1998-2005, Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif. Sosok intelektual dan ulama
ILUSTRASI: ISTIMEWA
Nasib Perawat Ponkesdes Kurang Diperhatikan Surabaya, Memorandum Nasib kesejahteraan perawat Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) di Jatim masih butuh perhatian. Sebab, honor mereka masih di bawah upah minimum kabupaten/kota (UMK). Padahal para perawat ini menjadi bagian penting terkait kesehatan masyarakat desa. Karena itu, Komisi E DPRD Jawa Timur menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang keperawatan yang ditargetkan bisa diselesaikan pada akhir 2022. Wakil Ketua komisi E DPRD Jawa Timur Hikmah Bafaqih mengatakan, dalam Raperda Keperawatan yang disusun nantinya akan mengatur regulasi tentang perawat yang bekerja di pelayanan kesehatan (yankes) milik pemerintah. “Beberapa hal yang tidak boleh lepas sama sekali bahwa perawat yang bekerja di yankes milik provinsi harus mendapat kesejahteraan dan perlindungan hukum,” terang Hikmah Bafaqih saat memimpin Komisi E DPRD Jawa Timur melakukan kunjungan kerja ke kantor Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jakarta. Saat ini menurut Hikmah, nasib perawat kurang diperhatikan. Tercatat ada 3.000-an perawat Ponkesdes. Belum lagi perawat Bersambung ke halaman 4
FOTO-FOTO: ISTIMEWA
Honor Masih di Bawah UMK
Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif
yang karib disapa Buya Syafii Maarif itu yang dipanggil Allah SWT pada usia 87 tahun di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta, Jumat (27/5) pukul 10.15. “Innalillahi wa inna ilaihi roji’uun. Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa y Timur dan seluruh masyarakat Jawa n duka Timur, kami menyampaikan cita sedalam-dalamnya atas waka ata fatnya Buya Syafii Maarif,” kata Gubernur Khofifah di Gedung Gedun ng mNegara Grahadi Surabaya, Jum Jumat (27/5). rassa Khofifah mengatakan, rasa n dukanya ini tentu dirasakan masyaraka at pula oleh seluruh masyarakat Syaffii Indonesia karena Buya Syafii sa atu Maarif merupakan salah satu putra terbaik bangsa. “Semoga beliau husnulkhatimah, diterima
semua amal ibadahnya, diampuni khilafnya, dilapangkan kuburnya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT,” imbuh Ketua Umum PP Muslimat NU tersebut. Khofifah melanjutkan, dirinya juga mengagumi berbagai karya dan pemikiran almarhum yang merupakan intelektual dan ulama kharismatik dan cendekiawan bangsa. Selain mendirikan Maarif Institute, Buya Syafii Maarif juga pernah menjabat sebagai Presi-
den World Conference on Religion for Peace (WCRP). “Beliau merupakan sosok inspiratif. Selain menjadi Guru Besar di IKIP Yogyakarta, melalui gagasan beliau yang dituangkan dalam tulisan mengenai Islam dan kebangsaan beliau cemer melahirkan ide-ide cemerlang yang pembelajar dan redapat menjadi pembelajaran k ferensi kehidupan sosial keagamaan ki semua,” serta kebangsaan bagi kita tutur Khofifah. m Gubernur Khofifah mengenang ketelad banyaknya nilai-nilai keteladanan yang alm ia dapatkan dari sosok almarhum. Ia Bersambung ke halaman 4
Kami warga Jawa Timur mengapresiasi dan berterimakasih atas karya-karya dan kajian yang disampaikan oleh Buya Syafii semasa hidup. Kabar duka ini merupakan kabar duka bagi seluruh bangsa Indonesia termasuk masyarakat Jawa Timur.
Khofifah Indar Parawansa
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur
KONJEN AUSTRALIA TERKESAN DENGAN MOSIPENA DAN TENPINA BPBD JATIM
Canggih Sekaligus Memberikan Edukasi Tanggap Bencana ke Masyarakat Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena) merupakan satu-satunya layanan edukasi bencana secara mobile yang ada di Indonesia milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur. Selain Mosipena ada juga Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina). Seperti apa?
Di dalam Mosipena terdapat alat-alat canggih dan lengkap. Diantaranya videotron, komputer, mobile soundsystem buku-buku, banner dan kelengkapan unit lainnya untuk pembelajaran cara-cara menghadapi bencana dan penanggulangannya. Konsulat Jenderal (Konjen) Australia Fiona Hoggart bertandang ke kantor BPBD yang berlokasi di Jalan
Letjen S Parman 55 Waru Sidoarjo ini untuk melihat lebih dekat. Kemarin, Jumat (27/5), Fiona Hoggart didampingi wakilnya, Konsul Anthony Clark. Kedatangan Konjen Australia ini disambut Kalaksa BPBD Jatim Drs Budi Santosa dengan didampingi Kabid PK Andhika N Sudigda dan Sub Koordinator Sub Substansi Pencegahan, Dadang Iqwandy.
FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
Rahmat Hidayat, wartawan SKH Memorandum
Konjen Australia Fiona Hoggart dan Anthony Clark bersama Kalaksa BPBD Jatim Drs Budi Santosa dan Kabid PK Andhika N Sudigda dan Sub Koordinator Sub Substansi Pencegahan, Dadang Iqwandy.
Kepada kedua pejabat Konjen Australia ini, Kalaksa BPBD Jatim menjelaskan tentang tupoksi dan aksi yang dilakukan BPBD Jatim dalam upaya pencegahan dan kesiapsiagaan bencana, termasuk saat kondisi tanggap darurat. “Seperti yang ditekankan Bapak Presiden Joko Widodo, kami juga melakukan edukasi kepada masyarakat, dengan cara mitigasi berbasis vegetasi. Jadi, masyarakat kita beri bantuan pohon dan kita ajak melakukan penanaman, bersama berbagai komunitas,” terang Budi Santosa di Ruang Tangguh. Selain itu, ia juga menjelaskan tentang berbagai upaya peningkatan kapasitas masyarakat yang dilakukan BPBD Jatim. Di antaranya, melalui
pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana), Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang berorientasi kepada pelajar, dan edukasi bencana melalui layanan Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina) dan Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena). Usai saling memberikan cinderamata, kunjungan lalu berlanjut ke ruang Pusdalops, Tenpina dan Mosipena BPBD Jatim. Di Pusdalops, Konjen Fiona Hoggart disambut Manager Pusdalops Dino Andalananto. Melalui layar lebar, ia pun menggali berbagai informasi tentang tehnik pemantauan daerah rawan bencana, utamanya bencana hidrometeorologi dan Bersambung ke halaman 4
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SABTU WAGE, 28 MEI 2022 HALAMAN 4
Pedesaan Sumbang Angka Kemiskinan
Suplai Mulai Lancar
Harga Minyak Goreng Curah Stabil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto dan Kapolda Jatim Nico Afinta memastikan kondisi pasar dengan melakukan monitoring dari stok dan posisi minyak goreng. “Ini kita bisa temukan di pasar Soponyono, Rungkut, Surabaya. Ada yang sudah dijual sesuai standar HET Rp 15.500 per kg , ada yang di atas HET Rp 16.000 per kg, ada juga yang Rp 16.500 per kg,” kata Gubernur Khofifah saat sidak harga minyak goreng. Bersama jajaran Forkompinda tersebut, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa, posisi harga minyak goreng curah mengalami penurunan. Yang semula harganya pernah mencapai Rp 20.000 per kg, namun kemarin terkonfirmasi ada yang sudah sesuai HET Rp 15.500 per kg. “Sampai dengan 25 Mei 2022 telah terjadi penurunan harga rata-rata minyak goreng curah Jawa Timur sebesar Rp. 2.879 atau 14,66%,” tuturnya. Turunnya harga minyak goreng curah sampai mendekati HET, tidak lepas dari suplai minyak goreng curah. Rata-rata, kata Gubernur Khofifah, suplai minyak goreng relatif mengalir. “Dengan kata lain, ada yang harus order untuk pengiriman 3 hari
sekali mereka bisa mendapatkan suplai minyak goreng curah. Semoga makin hari makin lancar,” harapnya. Saat ini, total kebutuhan minyak goreng curah di Jawa Timur sebanyak 34,5 ribu ton. Lalu suplainya 19,2 ribu ton per bulan. Artinya, kapasitas suplai mencapai 55,7% dari kebutuhan minyak goreng curah di Jawa Timur. Menurut Gubernur Khofifah, produksi minyak goreng curah sudah dilakukan oleh 10 industri minyak goreng yang ada di Jawa Timur, dengan total 19,2 ribu ton. Jadi, masih ada kekurangan suplai sehingga kita butuh peningkatan kapasitas produksi untuk memenuhinya. Lebih lanjut secara keseluruhan, dari monitoring sistem informasi minyak goreng murah (Simirah), yang terkonfirmasi di 116 pasar tradisional di Jawa Timur, kisaran harganya masih di antara Rp 16.000 per kg, Rp 16.500 hingga Rp 16.700 per kg. “Ini akan menjadi bagian dari ikhtiar untuk bisa meningkatkan suplai minyak goreng curah sebab kalau suplainya lebih besar lagi maka HET Insyaallah akan lebih merata,” tandasnya. “Jadi, antar toko juga beda harga tapi kita sudah menemukan toko yang sudah menjual sesuai HET Rp 15.500 per kg untuk minyak goreng curah,” tambahnya. (day/ono)
FOTO: ISTIMEWA
Surabaya, Memorandum Alur distribusi stok dan harga minyak goreng curah yang dijual pedagang di pasar mulai stabil. Harganya mulai menurun sesuai harga eceran tertinggi (HET) yaitu Rp 15.500 per kg.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V/Brawijaya Nurchahyanto dan Kapolda Jatim Nico Afinta memastikan alur distribusi, stok dan harga minyak goreng curah yang dijual pedagang di pasar terjangkau.
Karya Bakti Kodim 0831 untuk Mengatasi Kesulitan Rakyat Surabaya, Memorandum Kodim 0831/Surabaya Timur menggelar kegiatan bakti sosial Karya Bakti TNI Satkowil Semester 1 di Gereja GBT Immanuel Jalan Tanah Merah Sayur, Kenjeran Jumat (27/5). Karya Bakti TNI Satkowil Semester 1 Tahun Anggaran 2022 di wilayah Kodim 0831/Surabaya Timur kali ini mengambil tema “ Karya Bakti TNI Satkowil sebagai Upaya TNI AD dalam Membantu Mengatasi Kesulitan Rakyat”. Dalam sambutannya Komandan Kodim (Dandim) Surabaya Timur Kolonel Inf Yusan Riawan SIP MHan yang dibacakan Kepala Staf Kodim (Kasdim) Letkol Arh Drs Adnan mengatakan, tujuan diadakan karya
Bakti TNI Satkowil Ta 2022 ini adalah untuk meningkatkan sinergitras TNI dan Muspika untuk membantu progam pemerintah daerah dalam rangka membantu kesulitan rakyat yang ada di wilayah Kodim 0831/ Surabaya Timur. “Dengan terjalinnya kerja sama yang baik antara TNI dan Muspika, maka akan terbangun rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara serta kemampuan daya tangkal setiap permasalahan yang dapat menggangu stabilitas wilayah Nasional,” ujarnya. Ditambahkannya, peran pembinaan teritorial adalah kegiatan dari progam TNI - AD yang dilaksanakan satkowil dan sat nonkowil, dimana
dalam pelaksanaannya di lapangan berkoordinasi dengan instasi terkait baik aparat pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, mahasiswa maupun unsur masyarakat lainya, sehingga diperoleh hasil maksimal terwujudnya kemanunggalan TNI dengan Rakyat. “Tugas satuan komando kewilayahan tidak akan pernah terlepas dan selalu akan dipengaruhi oleh kondisi geografi, demografi dan kondisi sosial yang harus tetap diperjuangkan untuk dijadikan ruang alat kondisi juang yang tangguh dan mantap dengan didukung oleh seluruh kekuatan sosial sehingga terbentuk pola pertahanan negara yang defensive strategis,” pungkasnya. (gus/ono)
Ringankan Warga dari Dampak Pandemi Covid-19 Surabaya, Memorandum Satuan Badan Pelaksana (Balak) Infolahtadam V/Brawijaya menggelar bakti sosial di wilayah binaan di perkampungan Sawunggaling tepatnya di Jalan Gunung Sari 2 Perjuangan RT06 /RW 08 Kelurahan Sawunggaling Kecamatan Wonokromo Surabaya, pada Jumat (27/5). Rangkaian kegiatan Bakti Sosial yang di dahului dengan kegiatan karya bakti berupa pembersihan selokan
dan pembersihan jalan Bantaran Sungai Kali Brantas oleh seluruh personil Infolahtadam V/Brawijaya tanpa terkecuali, penyampaian wawasan kebangsaan dan diakhiri dengan pemberian sembako untuk warga masyarakat sekitar. Kainfolahtahdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Suparman SSos, MSi, hadir dalam kegiatan tersebut. Kedatangan rombongan personel Infolahtadam disambut hangat oleh Ketua RW Joko Sukariyono dan seluruh warga Gunung Sari 2 Perjuangan. Pada kesempatan itu, Kolonel Inf Suparman berharap, bakti sosial yang didahului dengan kegiatan karya bakti ini bertujuan untuk membantu,
meringankan dan mengatasi kesulitan rakyat guna memperkokoh Kemanunggalan TNI Rakyat. Setelah kegiatan Karya Bakti, Kainfolahtadam menyerahkan bingkisan sembako kepada masyarakat sekitar yang bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan membantu meringankan beban masyarakat akibat dampak dari pandemi Covid-19. “Rangkaian Kegiatan Bakti Sosial ini merupakan wujud kepedulian TNI dengan masyarakat sekitar terutama Satuan Infolahtadam V/Brawijaya dengan warga sekitarnya” ucap Kainfolahtadam V/Brawijaya. Ketua RW Joko Sukariyono dan
FOTO: ISTIMEWA
Infolahtadam V/Brawijaya Bagi Sembako
Kainfolahtahdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Suparman memberikan sembako secara simbolis kepada perwakilan warga.
warga mengucapkan terima kasih kepada pihak Kainfolahtadam V/ Brawijaya dan staf atas pemberian sembako. “Kami mengucapkan banyak terima kasih atas pemberian sembako, karya bakti dan wawasan kebangsaan. Di RW ini tidak ada lagi yang bisa kami
ucapkan, selain beribu-ribu terima kasih,” ungkapnya. Turut hadir dalam kegiatan karya bakti Wakainfolahta Letkol Kav Widodo Pujianto, SH, para Kasi Infolahtadam V/Brawijya, Babinsa Serka Rokhimad dan Linmas Sudjarko. (asw/ono)
Camat Gayungan Perlu Belajar peluang kerja sama dengan BUMN yang ada di kawasan tersebut. Hal ini serupa dengan yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya terhadap Telkom Indonesia, yang kemudian menghasilkan pembangunan Sentra Wisata Kuliner (SWK) Ketintang untuk para PKL yang ada di Jalan Ketintang. “Kita masih mencoba komunikasi dengan PJB atau PLN. Barangkali mereka bisa meniru langkah dari Telkom, jika itu bisa terwujud akan bagus. Se-
perti apa yang telah disampaikan oleh pak Wali bahwa Surabaya ini harus dibangun dengan gotong royong. Jadi tidak bisa jika hanya mengandalkan pemerintah sendiri,” tandasnya. Sementara itu, Nanik, salah satu pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Mandiri Jaya mengaku bersyukur masih dapat kembali berjualan. Sebab, berdagang merupakan pintu rezeki untuk menyambung hidup keluarganya. Terlebih sejak ber-
Khofifah: Ulama Kharismatik yang Rangkul Semua... menyebut karakter-karakter yang menonjol dalam diri Buya Syafii, yakni pembawaannya yang luwes dan tidak membeda-bedakan orang, sehingga merangkul semua golongan. Gubernur Jatim tersebut juga mengagumi Buya Syafii Maarif sebagai seorang yang rendah hati dan bersahabat. “Kami warga Jawa Timur mengapresiasi dan berterimakasih atas karya-karya dan kajian yang disampaikan oleh Buya Syafii semasa hidup. Kabar duka ini merupakan kabar duka bagi seluruh bangsa Indonesia termasuk masyarakat Jawa Timur,” ujar Khofifah. Ia pun mendoakan agar segenap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan diberikan kekuatan oleh Allah SWT untuk meruskan cita-
-cita beliau yang luhur untuk berkontribusi dalam mencerdaskan bangsa. Untuk menghormati Buya Syafii, sesaat setelah mendengar informasi wafat beliau, Khofifah langsung menginstruksikan Masjid Al Akbar Surabaya melaksanakan salat ghaib setelah salat Jumat. Ribuan jemaah menggelar salat ghaib usai salat Jumat di Masjid Al Akbar Surabaya. Menurut Khofifah, hal ini merupakan cara mengantar dan menghormati kepergian almarhum Buya Syafii. “Saya mengajak warga Jawa Timur dan bangsa Indonesia untuk memberikan doa pada Almarhum Buya Syafii. Kita mengantar dengan Fatihah serta dengan salat ghaib ,” tutup Khofifah. Buya Syafii Maarif yang me-
Sambungan dari halaman 3 henti sebagai pegawai swasta, lapak miliknya menjadi alternatif utama untuk mengais pundi-pundi rupiah. “Sebelumnya kita was-was tidak bisa lagi berjualan. Kita diminta untuk segera membongkar lapak. Dikasih waktu hanya tiga hari. Alhamdulillah hari ini tidak ada tanda-tanda penertiban. Saya mengucap syukur Alhamdulillah masih bisa berjualan, mencari nafkah demi keluarga,” ucap penjual STMJ dan mie ayam ini.
Sambungan dari halaman 3 miliki nama lengkap Ahmad Syafii Ma’arif lahir di Minangkabau pada 31 Mei 1935. Beliau merupakan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah periode 1998-2005. Pada 2008, beliau mendapatkan penghargaan Ramon Magsaysay Award yang berpusat di New York, Amerika Serikat. Penghargaan tersebut diraih atas dedikasi beliau untuk menyebarluaskan keteladanan integritasnya dalam menjalankan pemerintahan, kegigihannya dalam memberikan pelayanan umum, serta idealisme pragmatisnya dalam suatu lingkungan masyarakat yang demokratis. Selamat jalan Buya Syafii Maarif semoga segala teladan dan kebaikan yang beliau tinggalkan dapat dilanjutkan oleh generasi bangsa. (day/ono)
Sedangkan Kuswari, pemilik lapak penyetan Nanda juga merasa bersyukur. Padahal dia sebelumnya merasa khawatir tak dapat kembali berjualan. Apalagi Kecamatan Gayungan bersikeras melalui surat
pemberitahuannya manakala lapak tak segera dibongkar, maka pihak Satpol PP Surabaya akan diterjunkan. “Alhamdulillah tidak jadi ditertibkan. Kita pasti akan jaga kawasan ini dengan baik. Kebersihan lingkungannya
Nasib Perawat Ponkesdes Kurang Diperhatikan swasta yang bekerja pada yankes nonpemerintah. Apalagi banyak temuan dari komisi E DPRD Jatim bahwa upah mereka di bawah UMK yang ditetapkan. “Perawat swasta di yankes milik swasta. Kesejahteraan mereka bagaimana, perlindungan hukum bagaimana, pengupahan mereka memenuhi UMK atau tidak, keamanan kerja mereka seperti apa itu yang menjadi konsentrasi Raperda,” jelas politisi PKB Jatim itu. Hikmah Bafaqih juga memuji
soliditas dan kemandirian PPNI DKI Jakarta yang mampu mengusulkan peningkatan upah para perawat ke Pemprov DKI. Kemampuan untuk merumuskan kebijakan itu harus ditiru agar kesejahteraan perawat di Jatim semakin meningkat. “Kekuatan lembaga PPNI di DKI luar biasa, daya tawarnya mereka melakukan advokasi pergub dan permohonan standarisasi upah itu tidak mudah. PPNI kita harus diperkuat agar respon dan dukungan sama kuatnya dari Pemprov, Pemkab dan
juga. Bagaimana pun ini satu-satunya mata pencaharian kita untuk menghidupi keluarga. Kalau nanti harus pindah, kita harap lokasinya tidak jauh dari sini,” ucap Kuswari yang berdagang lebih dari 15 tahun ini. (bin/ono)
Sambungan dari halaman 3 Yankes,” tambahnya. Dia berharap agar Raperda yang dihasilkan nanti bisa menaikkan standarisasi gaji perawat, sehingga kesejahteraan mereka meningkat. “Mudah-mudahan Perda ini memperkuat PPNI di Jatim secara kelembagaan,” tambahnya. “Kesejahteraan perawat Ponkedes harus kami amankan, kalau standarisasi upah dari mereka yang bekerja di Dinkes dan dari rumah sakit milik Pemprov harus kita amankan sesuai UMK yang ada,” pungkasnya. (day/ono)
Canggih Sekaligus Memberikan Edukasi Tanggap Bencana...Sambungan dari halaman 3 beberapa jenis bencana lain yang baru saja terjadi di Jatim. Di Tenpina, Konjen Australia mendapat penjelasan tentang isi dan fungsi sejumlah perlengkapan untuk pembelajaran para pengunjung yang berasal dari berbagai komunitas. Sementara, di Mosipena, Konjen Australia dikenalkan tentang fungsi
pembelajaran Mosipena yang bisa mobile, keliling dari desa ke desa. Di akhir kunjungan, Konjen Australia pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas sambutan dan potensi inovasi yang dimiliki BPBD Jatim. Ia mengatakan, kunjungan ini dalam rangka silaturahmi dan sowan kepada BPBD Jatim untuk menge-
SWK Tampung 40 UMKM Bak gayung bersambut, keinginan wali kota itu mendapat dukungan dari Telkom Indonesia. Pihaknya lantas mengapresiasi BUMN yang bergerak di bidang teknologi informasi itu. “Alhamdulillah, Telkom dengan segala kelebihannya akan membangun sebuah SWK untuk para PKL.
Surabaya, Memorandum Persoalan kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama. Dimana pengentasan kemiskinan di Jatim diperlukan sinergitas antara pengambil kebijakan Pemprov Jatim dan pusat. Apalagi persoalan kemiskinan banyak terjadi di pedesaan. Ketua Fraksi Gerindra Muhammad Fawaid mengatakan, pemerintah Provinsi Jatim dalam menyelesaikan persoalan kemiskinan bisa melibatkan dan menggandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Karena kantong kemiskinan banyak menempati lahan perhutani di Jatim,” terang Fawid usai menyaksikan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Jatim untuk tahun anggaran 2021 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Dalam penyerahan LHP tersebut, BPK RI telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan dari Pemprov Jatim. Fawaid menyebutkan, BPK RI juga masih menemukan persoalan mendasar yaitu database penduduk miskin yang berlum terintegrasi, koordinasi pemerintah pusat dan daerah tidak mengarah pada kesatuan langkah yang kongkret dan tentunya program pemerintah daerah yang belum mengakomodir kebutuhan riil masyarakat. “Kalau melihat lebih dalam lagi, soal kemiskinan masih belum tuntas untuk penyelesaiannya dimana untuk pengentasan kemiskinan di Jatim diperlukan sinergitas antara pengambil kebijakan Pemprov Jatim dan pusat,”jelas politisi asal Jember ini. Fawaid yang juga Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN) ini menjelaskan, kemiskinan di Jatim merata. Dimana banyak juga dijumpai di pedesaan dan perkebunan. ”Semua tahu kalau kepemilikan perkebunan di Jatim itu yang paling luas dikuasai oleh BUMN dimana kepemilikan BUMN itu dikuasai oleh pemerintah pusat,”jelasnya. Untuk mengatasi kemiskinan di Jatim utamanya di sektor perkebunan, lanjut pria yang akrab dipanggil Gus Mufa ini, perlu juga melibatkan BUMN untuk membantu pengentasan kemiskinan di Jatim. ”Dengan melibatkan BUMN agar kekuatan untuk pengentasan kemiskinan ini bisa tepat sasaran dan sesuai dengan pemetaan yang mana menjadi kewenangan pusat dan mana kewenangan provinsi,”jelasnya. Ditambahkan Fawait yang juga ketua Tunas Indonesia Raya (Tidar) Jatim ini, untuk pengentasan kemiskinan, tentunya tidak mungkin bisa menggunakan APBD Jatim namun, bisa terealisasi dan peran pemerintah pusat dalam membantu pengentasan kemiskinan lewat BUMN yang dimilikinya. (day/ono)
tahui langkah dan upaya yang telah dilakukan BPBD Jatim dalam menghadapi bencana. “Bagus. Lengkap dan canggih. Apalagi disini juga berfungsi untuk pembelajaran masyarakat tentang beragam bencana, seperti letusan gunung api, banjir, hujan, kebakaran dan lain-lain,” ujar Fiona Hoggart. (ono)
Sambungan dari halaman 3 Inilah yang selalu saya katakan bahwa untuk membangun sebuah kota itu harus bersinergi dengan seluruh pihak,” tandasnya. Eri berharap, pembangunan SWK Ketintang dapat berjalan lancar. Selain itu, dia juga berharap kepada BUMD dan BUMN lain, khususnya
yang berada di wilayah Surabaya untuk ikut ambil bagian dalam pemajuan pembangunan di Kota Pahlawan. “Ini bisa menjadi contoh bagi BUMD dan BUMN yang lain. Karena hidup ini indah bila kita bisa saling melengkapi dan bersinergi,” ucap Eri.
Sementara itu, General Manager Wilayah Usaha Telekomunikasi (GM Witel) Surabaya Utara Hendro Setyo Budi mengatakan, Telkom Indonesia senantiasa berupaya mendukung pemerintah pusat dan daerah. Salah satunya, melalui program pengembangan UMKM
digital. “Kami mendapat update informasi dari pemkot yang ingin melakukan penataan kawasan supaya lebih rapi dan terkoneksi. Alhamdulillah ini selaras dengan program kami. Karena itu, kami akan membangun SWK yang dilengkapi dengan fasilitas
WiFi dan sistem pembayaran digital,” ucapnya. “Kita berharap pembangunan segera bisa dilakukan dan lancar. Dan tak kalah penting, semoga dapat membawa manfaat yang maksimal terhadap pelaku UMKM di sekitar,” imbuh Hendro. (bin/ono)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA Peternak Kambing dan Sapi Resah
SABTU WAGE, 28 MEI 2022 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Soal Aturan Pengiriman di Tengah Wabah PMK
Bupati Badrut Tamam memakaikan seragam kepada seorang JCH.
Bupati Minta JCH Pamekasan Doakan Pemerintah Pamekasan, Memorandum Bupati Pamekasan Ba d r u t Ta m a m m e m i n t a jemaah calon haji ( JCH) setempat, agar senantiasa mendoakan pemerintahan yang dipimpinnya untuk selalu melayani dan dapat memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat secara umum. Hal tersebut disampaikan Bupati Badrut Tamam, saat melepas secara simbolis sebanyak 417 JCH Pamekasan menuju Tanah Suci Makkah, Kamis (26/5). Disaksikan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan, Mawardi, serta pengurus yayasan Masjid AsySyuhada’ Pamekasan. “Melalui kesempatan ini, kami berharap para jemaah agar memperbaiki niat dalam melaksanakan ibadah ini, karena tidak banyak orang yang dipanggil untuk melaksanakan ibadah haji. Ajunan (para JCH) merupakan orang yang istimewa dan orang yang sabar, sabar karena mendaftar mulai tahun 2011 dan baru tahun ini bisa melaksanakan ibadah haji,” kata Bupati Badrut Tamam. Selain itu, bupati muda yang akrab disapa Mas Tamam juga membagikan pesan kepada para JCH yang sangat antusias karena hendak melaksanakan ibadah haji. Di antaranya pesan agar selalu memperbanyak dzikir kepada Allah, berharap hajat terkabul, serta tidak membicarakan hal yang kurang baik demi menjaga kesucian jiwa.
“Perlu kita ketahui bersama, bahwa ibadah haji ini bukan urusan punya uang atau tidak punya uang, tetapi merupakan panggilan dan takdir dari Allah Subhahahu wa Ta’ala. Sehingga dari itu, kami sangat berharap agar ibadah haji yang kita laksanakan menjadi mabrur,” ungkapnya. Pesan lainnya, ia juga mengimbau para JCH agar selalu menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Sehingga nantinya dapat melaksanakan ibadah dengan khusuk, “Kesempatan menjalankan ibadah haji dan suwan kepada Nabi Muhammad Shaallahu ‘Alaihi wa Sallam, merupakan kesempatan emas bagi kita semua. Sehingga mulai hari ini mari bersihkan hati kita,” imbau Mas Tamam. “ Tidak kalah penting, kami juga meminta kepada para jemaah untuk selalu mendoakan Pamekasan, agar menjadi kabupaten yang aman, makmur dan masyatakatnya sejahtera. Khususnya selama berada di Haramain (sebutan untuk Makkah dan Madinah),” pintanya. Permintaan doa lainnya agar pemer intahan yang dipimpinnya selalu melayani, para ulama selalu membimbing, serta masyarakat yang patuh untuk kebaikan. “D o a k a n Pa m e k a s a n ini, mudah-mudahan menjadi kabupaten baldatun thoyyibatun wa robbun ghafur. Mu d a h - m u d a h a n s e g a l a doa ajunan diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” pungkasnya. (*/bjt/mik)
Suasana monitoring tim gabungan di salah satu toko di Sumenep.
Polres-Dandim Pastikan Harga Migor Tak Melebihi HET Sumenep, Memorandum Untuk mengantisipasi ketersediaan dan harga minyak goreng (migor) di tingkat penjual serta pengecer curah, Polres Sumenep bersama tim gabungan melakukan monitoring ke pasar tradisioanal. Tim gabungan polres dan Dandim 0827/ Sumenep bersama instansi terkait melakukan penyisiran sejumlah toko yang menjual migor eceran guna memastikan harga tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET) di Sumenep.
Tujuan operasi gabungan atau sidak ini bertujuan memastikan stok stabilita harga migor curah. Itu sesuai arahan pemerintah pusat, forkopimda memiliki kewajiban melakukan pengawasan distribusi migor. “Tujuan monitoring migor ini agar tidak terjadi kelangkaan dan harga tinggi,”terang Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Nur Choli, Jumat (27/5). Dalam monitoring tersebut, tidak ada temuan adanya penimbunan
migor ditingkat penjual dan juga harga eceran di wilayah Kabupaten Sumenep telah sesuai dengan apa yang diharapkan. Hal yang sama juga dikatakan Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wi j a y a . Da l a m m o n i t o r i n g i n i kapolres memastikan ke sejumlah pasar HET migor curah perkilo diangka Rp 14.200 dengan harga eceran tertinggi Rp 15.500. Diharapkan stok serta harga migor curah tidak berubah yang
sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah pusat. Dan para pengecer diminta menjual migor curah sesuai dengan HET. Dan untuk sektor migor curah sampai saat sekarang aman tidak ada temuan penimbunan itu diperjelas salah satu toko mempunyai stok 6 hingga 9 ton habis terbeli dalam jangka waktu tujuh dan tiga hari. “Itu menandakan stok migor curah di Sumenep sangat aman,” katanya (uri/mik)
Bupati Apresiasi Peluncuran Restorative Justice Milik Kejari Bangkalan, Memorandum Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron menegaskan, peluncuran restorative justice yang digagas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Candra Saptadi patut menuai apresiasi positif dari berbagai kalangan. Pasalnya, ide pengoperasian restorative justice oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) itu mengemban amanah misi sosial di bidang penegakan hukum. Salah satunya, operasional re s t o r a t i v e j u s t i c e y a n g dipolerkan dengan sebutan C o m p o k Bu’ Re m b u’ (musyawarah-Red), itu diproyeksikan untuk membantu masyarakat yang tersangkut tindak pinada ringan (tipiring) tanpa melalui proses sidang pengadilan. “ Te t a p i p e r s o a l a n hukum terkait tipiring yang dialami warga, ditengahi dan diselesaikan melalui urun rembuk dalam forum Restorasi Justice, tanpa harus melalui proses sidang pengadilan,” kata
Ra Latif, sapaan akrab Bupati. Kebijakan ini, imbuhnya, jelas amat membantu masyarakat, khususnya wong cilik yang tersangkut persoalan hukum berbasis tipiring. Apresiasi positif itu diunggah Ra Latif dalam sambutan singkatnya seusai meresmikan launching Retorative Justice di Kantor Kecamatan Labang, Rabu (25/5) siang. Selain didampingi Kajari Candra Saptadi, launching retorative justice atau Compok Bu’ Rembu’, itu juga dihadri oleh Ketua DPRD Muhamad Fahad, anggota Forkopimda, anggota Muspika, serta OPD terkait. Ra Latif menambahkan, upaya penyelasaian tipiring melalui forum Restorative Justice, tidak berar ti mengeleminir prinsip-prinsip penegakan hukum dan keadilan. Artinya, penyelesaian tipiring melalui Restorative Justice, harus tetap mengedepankan keadilan hukum yang tepat dan bijak.
FOTO: MEMORANDUM/RAS
penyakit, maka pemerintah atau pihak Balai Karantina tidak mempersulit,” tegas pemuda yang sudah memiliki sebanyak 60 ekor kambing itu. Hingga saat ini, lanjut Syahril, dirinya bersama para peternak sapi-kambing di Kabupaten Bangkalan masih menunggu seperti apa wujud dan informasi tentang SOP pengiriman di tengah wabah PMK. “Kami belum mendapatkan informasi tentang SOP pengiriman. Sementara harga sapi terus menurun, semisal Rp 20 juta kini merosot di harga Rp 16 juta. Kalau harga per ekor kambing masih stabil meski tidak seratus persen,” pungkasnya. Sementara Kepala Bidang Ke s e h a t a n He w a n Di n a s Peter nakan Kabupaten Bangkalan, Drh Ali Makki mengungkapkan, pihaknya juga dibuat heran kenapa hingga saat ini pihak Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur belum juga merilis SOP pengiriman sapikambing. “Kok belakangan ada info bahwa Jakarta (Kementerian Pertanian) yang akan merilis. Mungkin agar seragam semua daerah di Indonesia. Karena SOP pengiriman juga ditunggu oleh provinsi-provinsi lain, tidak hanya Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya. (*/sry/mik)
FOTO: MEMORANDUM/IST
Hingga menjelang Hari R a y a Id u l Q u r b a n y a n g tinggal menghitung hari ini, belakangan mulai memantik reaksi minor dari sejumlah peternak kambing dan sapi di Kabupaten Bangkalan. Keresahan para peternak dan pedagang sapi-kambing memang beralasan.Pasalnya, hingga saat ini Balai Karantina yang berada di bawah langsung Kementerian Pertanian masih menutup lalu lintas pengiriman hewan berkuku belah. “Jika SOP pengiriman tetap tidak ada kejelasan, pastinya para peternak akan mencurigai. Ada indikasi main-main atau semacamnya. Karena ini sudah semakin dekat dengan momen Idul Qurban,” ungkap peternak kambing, Syahril Abdillah (28), warga Desa Daleman, Kecamatan Galis, Jumat (27/5). Ia menegaskan, momen Lebaran Qurban merupakan panen raya bagi para peternak dan pedagang kambing-sapi. Karena itu, pihaknya mendesak pemerintah harus tegas dan jelas dalam membuat kebijakan karena penjualan sapi ke luar Madura menjadi harapan terbesar. “Idul Qurban ibarat ladang kami mencari nafkah yang datang hanya sekali dalam setahun. Kalau memang sapi dan kambing kami tidak ada
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Bangkalan, Memorandum Para peternak dan pedagang kambing-sapi mulai resah akibat tak kunjung diumumkannya poin-poin standar operating procedure (SOP) atau aturan tentang lalu lintas pengiriman ke luar Madura seiring merebaknya virus penyakit mulut dan kaki (PMK) terhadap hewan berkuku belah di awal Mei 2022.
Bupati R Abdul Latif Amin Imron didampingi Kajari Candra Saptadi ketika meresmikan restorative justice di Kantor Kecamatan Labang.
“ H a n y a s a j a , penyelesaiannya melalui bu’ rembu’ (musyawarah-Red) tanpa ada proses tuntutan dan vonis seperti melalui proses sidang pengadilan,” tandas Ra Latif. Ke b i j a k a n h u k u m i n i akan membuat warga yang tersangkut perkara tipiring akan lebih nyaman, aman dan terayomi. Di sini nuansa missi sosial dari pengoperasian Retorative Justice itu terasa lebih humanis. Terlebih jika perkara tipiring itu dialami rakyat kecil yang tidak
paham soal seluk-beluk tentang tahapan proses peradilan formal melalui ranah sidang pengadilan. Apresisiasi postif senada juga disampaikan Ketua DPRD Muhamad Fahad. Pria yang kaprah disapa Ra Fahad, itu jelas sangat membantu komunitas warga yang tersangkut perkara kecil. Atau perkara tipiring, tanpa harus berhadapan dengan sidang pengadilan yang kadang prosesnya cukup panjang. “Tapi, penyelesaian perkara melalui forum Restorative Justice ini hanya berlaku
untuk perkara kecil, seperti konflik antar tetangga, atau gesekan-gesekan sosial yang bisa ditengahi melalui jalur bu’ rembu’ atau musyawarah,” tegas Ra Fahat. Namun, jika komunitas warga terlibat tindak pidana skala besar, seperti kasus penganiayaan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kasus narkoba, tindak pidana khusus rasuah (korupsi), tidak boleh tidak penyelesaian perkaranya harus lewat proses sidang pengadilan. ” Itu bukan ranah Restorative Justice,” pungkas Ra Fahat. (ras/mik)
Bupati Ajak Santri Jaga Ketahanan Pangan di Ponpes Pamekasan, Memorandum Bupati Pamekasan H Baddrut Tamam mengajak para santri menjaga ketahanan pangan di lingkungan pondok pesantren (ponpes). Sehingga, partisipasi pondok pesantren dalam membangun kemandirian santri melalui program agri santri preneur dapat terlaksana. Sehingga, partisipasi pondok pesantren membangun
kemandirian santri melalui program itu akan bisa membantu persolan pangan di lingkungan pondok pesantren. “Kegiatan ini bagian dari bentuk fasilitasi sarana belajar bagi generasi muda di kalangan santri menumbuhkan semangat s a n t r i p re n u e r d i b i d a n g pertanian dan juga sebagai sarana kemandirian pesantren,” ungkap Bupati Baddrut Tamam saat
meresmikan pondok pesantren berbasis agri santriprenuer di Pondok Pesantren Sumber Bungur, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, Kamis (13/5) lalu. Lanjutnya, Kemenag RI sebagai pemegang kebijakan pesantren, kami Pemkab Pamekasan kebijakan di bidang pertanian dan LPPNU sebagai pembimbing dan juga bisa
menjadi off taker. “Tentunya mitra-mitra lainnya untuk pengembangan pertanian di pesantren untuk tumbuh kembangnya Agri Santriprenuer akan terus berkembang,” tambahnya. Pihaknya akan menfasilitasi pondok pesantren yang ingin berpartisipasi mensukseskan ketahanan pangan di negeri ini melalui program kemandirian
p e s a n t re n b e r b a s i s a g r i santriprenuer di 13 kecamatan. D a l a m p r o s e s penandatanganan kerja sama antara Bupati Pamekasan, Kemenag Pamekasan dan Lembaga Pengembangan Pe r t a n i a n N U ( L P P N U ) Pamekasan ini disaksikan para ulama, tokoh masyarakat, dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. (sjk/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
SABTU WAGE, 28 MEI 2022 HALAMAN 6 - 7 Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka memukul gong tanda turnamen pencak silat memperebutkan piala Kapolres Cup secara resmi dibuka.
Anggota Polsek Plosoklaten berpatroli di perbankan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada nasabah.
Polsek Ngancar Patroli di Minimarket
Kapolres Tuban AKBP Darman dan Dandim 0811 Letkol Inf Suhada Erwin didampingi Kasatreskrim AKP M Gananta berbincang dengan penjual di Pasar Baru Tuban.
Kapolres Bersama Dandim Cek Harga Migor Curah di Tuban
Tuban, Memorandum Kapolres Tuban AKBP Darman bersama Dandim 0811/ Tuban Letkol Inf Suhada Erwin melaksanakan pengecekan harga minyak goreng (migor) di beberapa lokasi. Di antaranya Pasar Baru Tuban, Jumat (27/5). Darman menjelaskan, tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut untuk mengetahui stok migor serta harga pasaran yang ada di wilayah hukum Polres Tuban.
“Siang ini kami meninjau Pasar Baru Tuban, kami mengecek langsung di beberapa toko yang menjual migor, apakah sudah sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) anjuran pemerintah,” kata Darman. Dari hasil pantauan serta komunikasi dengan beberapa penjual di lokasi tersebut, terdapat selisih harga dari yang ditetapkan pemerintah. Ketentuannya terhitung mulai hari
ini migor dari pabrik dijual ke distributor seharga Rp 13.300, sedangkan dari distributor kepada agen maksimal Rp 13.600 dengan masing-masing mengambil keuntungan maksimal Rp 300. “Tadi sudah kita cek, ibu itu (agen, red) ambilnya Rp 13.800 yang harusnya Rp 13.600, kita akan telusuri dan akan ditertibkan karena keuntungannya sudah ditentukan pemerintah maksimal Rp 300,” terangnya.
Perwira menengah (pamen) berpangkat melati dua itu berharap baik distributor maupun agen menjual sesuai dengan harga yang telah ditentukan pemerintah. “Karena negara sudah menetapkan, diharapkan sampai masyarakat harganya Rp 14.000, namun faktanya masih ada yang menjual di atas harga tersebut (Rp 14.200) dan kita akan tertibkan,” pungkas kapolres. (top/har/nov)
Polsek Kedungadem Gelar Peningkatan Pelatihan Kemampuan Personel Bojonegoro, Memorandum um Kapolsek Kedungadem Iptu Fatkur Rahman memimpin kegiatan program Polri belajar melalui peningkatan pela-res tihan kemampuan Polres Bojonegoro kepada seluruh anggota di aula mapolsek, Jumat ( 27/5 ) . Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan seluruh anggota polsek menuju Polri yang presisi dalam hal pelayanan kepada masyarakat maupun penegakan hukum . Fatkur menerangkan, bahwa kegiatan ini merupakan program dari Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad SIK
Anggota Polsek Kedungadem mengikuti giat program Polri belajar untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
untuk meningkatkan kemampuan anggota polsek sehingga dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai
dengan tugas pokok Polri . ”Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk seluruh anggota polsek dan dapat diimpletasi-
kan langsung kepada masyarakat untuk meningkatkan citra Polri lebih baik,” kata kapolsek. (top/har/nov)
Cegah Penimbunan, Polsek Lotim Pantau Stok Migor Blitar, Memorandum Polsek Lotim Polres Blitar, melakukan kegiatan antisipasi penimbunan stok minyak goreng (migor) dii wilayahnya. Salah satunya petugas mendatangi toko milik warga yang berada di Kelurahan Kalipang, Jumat (27/5). Kapolsek Lotim AKP Agus Susanto SH mengatakan, personel dalam patroli mengecek ketersediaan migor yang saat ini mengalami kelangkaan. Patroli dan pengecekan akan rutin dilakukan di toko dan warung yang ada di Kecamatan
L Lodoyo. Tujuannya untuk mencegah adanya penimbunan stok migor hingga menyebabkan gangguan kamtibmas d masyarakat. di Berdasarkan laporan dari pemilik toko, harga dan stok migor di beberapa Pertokoan di Kecamatan Lotim terpantauk lancar dan aman. Petugas memastikan tidak ada pemilik toko atau warung yang melakukan penimbunan. (iku/nov) Petugas mendatangi toko milik warga di Kelurahan Kalipang untuk mengecek ketersediaan migor.
TURNAMEN PENCAK SILAT KAPOLRES LUMAJANG CUP RESMI DIBUKA
AKBP Dewa Putu Eka: Junjung Sportivitas Pertandingan Lumajang, Memorandum Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-76 tahun 2022, digelar turnamen pencak silat memperebutkan piala Kapolres Lumajang. Acara akan digelar selama 3 hari mulai tanggal 27 hingga 29 Mei di GOR Wirabhakti Lumajang, Jumat (27/5). Dalam lomba itu diikuti perwakilan peserta dari berbagai perguruan silat mewakili 21 polsek jajaran Polres Lumajang. Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D SIK didampingi Bupati Thoriqul Haq, Dandim 0821 Letkol Czi Indra Gunawan Y.T, ketua serta pengurus IPSI dan Ketua KONI Lumajang mem-
buka turnamen silat tersebut dengan memukul gong sebagai tanda dibukanya acara. Di kejuaraan pencak silat tersebut, terbagi dalam 2 kategori pertandingan putra/putri sebanyak 234 partai. Terdiri dari pra remaja sebanyak 96 partai, remaja sebanyak 138 partai. Dengan total pesilat sebanyak 266 pesilat yang terdiri 147 pesilat putra dan 87 pesilat putri. Dalam sambutannya Dewa Putu menyampaikan, selain untuk mencari bibit-bibit atlit
Kita adalah satu saudara apapun sumbernya apapun perguruannya, kita adalah satu saudara, satu bangsa, dan satu tanah air. Jadi tidak ada perseteruan, junjunglah sportivitas pertandingan, karena sportivitas itu mahal harganya,”
“
AKBP Dewa Putu Eka D SIK Kapolres Lumajang dalam cabang olahraga silat, kegiatan tersebut juga sekaligus
atribut dan penampilan yang ekstrem, bertato, rambut dicat warna-warni, pakaian serba hitam yang menciptakan stigma negatif pada masyarakat. Seperti halnya yang ditemui anggota Unit Patroli Samapta Polsek Pacet pada Jumat (27/5) di kawasan pertokoan Pandanarum wilayah hukum Polsek Pacet. Beberapa anak laki-laki dan perempuan yang masih usia sekolah berpenampilan punk yang
Anggota Polsek Pacet melakukan pembinaan terhadap anak-anak punk yang ditemui di kawasan pertokoan Pandanarum.
sedang mengamen. Hal itu akhirnya menarik perhatian Kanitsamapta Iptu Ikhwanul bersama anggotanya untuk memberi pembinaan dan penyuluhan kepada anak-anak punk agar tidak melakukan aksi pemerasan, penyalahgunaan narkoba, mi-
num minuman keras, seks bebas, hingga melakukan tindak pidana atau melanggar hukum. Sekaligus mengarahkan mereka untuk kembali ke rumah dan berkumpul dengan orang tuanya serta bisa melanjutkan sekolah untuk masa depan. Sementara itu, Kapolsek Pacet AKP Amat mengatakan, adanya fenomena anak-anak punk ini adalah tidak lepas dari peran keluarga di rumah. Bisa jadi anak-anak ini memilih hidup di jalanan karena permasalah keluarga. “Mereka adalah generasi penerus bangsa yang seharusnya bisa mendapatkan perhatian khusus dari keluarga maupun pemerintah untuk hidup lebih baik,” kata Amat. Imbuh kapolsek, apalagi mereka masih usia sekolah dan pihaknya siap beker jama dengan instansi terkait mulai dinas pendidikan, dinas sosial, bakesbangpol ataupun yang lainya untuk penanganan anak-anak tersebut. (no/nov)
bi menyalurkan bakat bisa di bidang olahraga penc silat. cak “Kegiatan ini atas izin dari Kapolda Jatim dan beliau menyambut dengan baik. Hari ini dilaksanakan zoom meeting karena akan diarahkan bahwa semua polres harus melaksanakan turnamen Kapolres Cup,” tuturnya. Lanjut Dewa, ia berterima kasih kepada semua tim panitia sudah melaksanakan lebih dulu sehingga pihaknya menjadi barometer atau tolok ukur. Tapi akan lebih baik lagi kalau contohnya benar-benar sukses, lancer, dan aman,” tegas kapolres. Di akhir sambutannya,
Dewa berpesan agar para wasit dan juri serta para peserta mengedepankan sportivitas dalam bertanding. “Fairplay harus dikedepankan tidak boleh melihat apa perguruannya karena yang berlomba di sini adalah para kapolsek,” pungkas Dewa Sedangkan Wakil Ketua Panitia Setyawan Purnomo mengatakan, pertandingan itu dilaksanakan tanpa penonton dan disiarkan secara live sehingga bisa disaksikan melalui channel resmi Polres Lumajang. “Kejuaraan ini tanpa penonton selama pelaksanaan. Hanya wasit, juri, official, dan peserta yang bertanding yang bisa masuk ke area pertandingan,” tutupnya. (ani/nov)
Rutin Sambang Desa, Bhabinkamtibmas Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Gresik, Memorandum Jajaran Polres Gresik terus menggandeng tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan pranata sosial guna memelihara kondusifitas kamtibmas. Salah satunya dengan masif g masyarakat y turun sambang untuk menyampaikan imbauan kamtibmas sekaligus serap aspirasi. Seperti yang dilakukan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Driyorejo. Jumat (27/5), petugas berpatroli
sambang warga Desa Tenaru. Dalam kesempatan itu, anggota merangkul masyarakat dengan memberikan imbauan agar turut berperan serta dalam memelihara kamtibmas. Masyarakat memiliki peranan penting dalam tercipy kondusifitas kamtibmas. tanya Sehingga diperlukan kolaborasi semua pihak, dengan harapan timbul kerja sama yang baik antara polisi dan masyarakat dalam segala hal. Semangat ini d l sangat penting. yang dinilai Sementara itu, Kapolsek Driyorejo Kompol Zunaedi menuturkan, bahwa kegiatan patroli merupakan tugas rutin yang haru ha russ dilaksanakan. dila di laks kssan a ak a an an.. “Kegiatan “K Keg gia iata tan harus
patroli sambang desa ini dilaksanakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat,” jelasnya. Selain itu, melalui kegiatan patroli rutin sambang desa diharapkan masyarakat bisa ikut memberikan aspirasi, inspirasi, y daserta informasi khususnya lam hal pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. “Agar polisi bisa mewujudkan rasa aman dan nyaman sebagaimana mestinya,” tutup b l mantan Kasatbinmas Polres Gresik itu. (and/har/nov) Anggota bhabinkamtibmas sambang masyarakat di Kecamatan Driyorejo agar turut berperan serta dalam memelihara kamtibmas.
Samapta Polsek Pacet Arahkan Anak-Anak Punk Pulang dan Sekolah Mojokerto, Memorandum Adanya anak usia sekolah yang memilih hidup di jalanan memerlukan perhatian khusus dalam penanganannya. Baik oleh orangtua ataupun pemerintah untuk mencari akar permasalahan penyebabnya. Saat ini, menjadi suatu fenomena yang banyak kita temui semakin banyak remaja yang biasa disebut a n a k anak punk dengan berbagai
rmenumbuhkan jiwa pers, saudaraan, sportivitas, serta kejujuran antarpe-silat. “Kita adalah satu saudara apapun sumbernya apapun perguruannya, kita adalah satu saudara, satu bangsa, dan satu tanah air. Jadi tidak ada perseteruan, junjunglah sportivitas pertandingan, karena sportivitas itu mahal harganya,” kata Dewa. Tak hanya itu, imbuh Dewa, dengan adanya acara tersebut bisa dipergunakan sebagai ajang pemersatu perguruan pencak silat serta kerukunan dalam mencari prestasi. Sehingga nantinya menjadi contoh dari kota dan kabupaten lain untuk
Anggota Polsek Waru memberi imbauan dan arahan kepada karyawan salah satu minimarket di wilayah hukumnya.
Antisipasi Kriminalitas, Polsek Waru Patroli Minimarket Sidoarjo, Memorandum Anggota Patroli Polsek Waru Polresta Sidoarjo, melakukan patroli di pusat perbelanjaan, Kamis (26/5). Dalam giat yang dilaksanakan di minimarket kawasan Waru itu, petugas memberikan arahan dan dialogis kepada sekuriti maupun para karyawan minimarket. Yakni bersama-sama menciptakan situasi aman dan mencegah terjadinya curas maupun curat. “Kami berdialog memberikan arahan untuk bersama-sama menjaga kondusifi-
tas,” ujar Bripka Charis, anggota Polsek Waru saat berpatroli. Charis juga menitipkan pesan kamtibmas kepada karyawan minimarket serta pengunjung, apabila sewaktu-waktu mendengar atau mengetahui informasi sekecil apapun tentang potensi ancaman gangguan kamtibmas diharapkan segera menghubungi kepolisian terdekat pada kesempatan pertama. Sementara itu, Kapolsek Waru Kompol Bunari menegaskan, pelaksanaan patroli
oleh kepolisian dengan melaksanakan sambang ke minimarket tujuannya mencegah tindak kriminalitas perampokan terhadap minimarket dan mengantisipasi kerawanan kriminal lainnya seperti curanmor, curas, dan curat. “Kami berharap dengan adanya kegiatan patroli dari polsek ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sehingga mereka dapat menjalankan semua aktivitasnya dengan tenang,” harap Bunari. (bwo/jok/nov)
Reskrim Polsek Kamal Garuk Pengedar dan Penikmat Sabu Tanjung Jati Bangkalan, Memorandum Ti m O p s n a l Un i t Reskrim Polsek Kamal kembali berhasil ungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu-sabu. Melalui giat operasi dini hari, Kanitreskrim Sukarno Leksono dan anggotanya, Brigadir Faturozi, Briptu Ahmad Sihab, dan Bripda Abu mencokok HA (27) dan ADP (28). Keduanya penikmat dan pengedar asal Kampung Sumber, Desa Tanjung Jati. “Keduanya digerebek anggota seusai transaksi sabu di rumah ADP, Senin (23/5) sekitar pukul 24.30 dini,” kata Kapolsek Kamal AKP Andy Bahtera Indra Jaya, Jumat
(27/5). Dari tangan HA dan ADP, anggota menyita 0,34 gram sabu. Di hadapan penyidik, HA mengaku membeli barang haram itu dari pengedar ADP di rumahnya Dusun Sumber, Desa Tanjung Jati. “Selain itu, dari tangan ADP juga disita uang tunai Rp 1.800.000 hasil penjualan sabu yang ditawarkan kepada pengguna lainnya,” ungkap Andy Bahtera. Kepada penyidik, ADP mengaku kulakan sabu kepada PN yang kini menjadi buron atau daftar pencarian orang (DPO) yang diketahui tinggal Desa Tanjung Jati.
Tersangka HA dan ADP, pengguna dan pengedar sabu-sabu Dusun Sumber, Desa Tanjung Jati diamankan di Mapolsek Kamal.
Lebih detail, Andy Bahtera membeberkan kronologis ungkap kasus peredaran narkoba di
kawasan desa pesisir pantai itu. Awalnya, anggota mengendus informasi dari warga bahwa
rumah ADP di Dusun Sumber kerap terjadi transaksi jual-beli sabu. Rutinitas pengintaian kemudian kerap dilakukan. Hingga pada Senin sekira pukul 24.30, Kanitreskrim Polsek Kamal dan tiga personelnya melakukan penggerebekan. Dua lelaki yakni HA dan ADP, pemilik rumah langsung disergap dan dibekuk. “Keduanya terbukti baru saja transaksi jual-beli sabu. HA berstatus pembeli dan ADP pengedarnya,” beber Andy Bahtera. Akibat ulahnya, dua tersangka itu bakal dijerat dengan pasal 114 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Acaman hukuman minimala 4
tahun penjara. Sukses Polsek Kamal ungkap kasus peredaran narkoba tidak hanya sekali itu saja. Sejak Januari hingga akhir Mei 2022, tim opsnal setidaknya sudah empat kali mengukap kasus dan menangkap para tersangka penikmat dan pengedar barang terlarang itu. Antara lain meringkus MTF (27), pengedar sabu asal Desa Kebun, AE dan MSI, penikmat dari Kampung Kejawan, Desa Kamal serta SN (39), pengguna dari Desa Gilih Timur. Terakhir, HA dan ADP asal Desa Tanjung Jati, ketiban giliran dicokok anggota Unit Reskrim Polsek Kamal. (ras/nov)
Kediri, Memorandum Anggota Polsek Ngancar Polres Kediri melaksanakan kegiatan patroli di minimarket, Jumat (27/5). Tujuannya untuk mengantisipasi tindak kriminalitas. Kapolsek Ngancari AKP Priyo Eko Hariono melalui Kanitbinmas Aipda Aris Fanani menuturkan kegiatan patroli tersebut dilakukan rutin siang dan malam hari.
n Dalam melaksanakan kegiatan patrolinya itu, anggota menyampaikan pesan kamtibmas kepada karyawan dan pengunjung di minimarket itu. “Dalam kegiatan patroli di minimarket ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta mengantisipasi tindak kriminalitas,” terang Aris.
Te r p i s a h , a n g g o t a Polsek Plosoklaten Polres Kediri juga melaksanakan kegiatan patroli dialogis sambang perbankan di wilayah K Kecamatan Plosoklaten. Tujuannya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para nasabah. Kapolsek Plosoklaten Polres Kediri AKP Imron melalui Kanitbinmas Aipda Andar-
wanto mengatakan kegiatan patroli di perbankan ini rutin dilakukan. Dalam melaksanakan kegiatan ini anggota juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada satpam dan nasabah. “Kami berpesan kepada masyarakat bila berpergian agar berhati-hati dan selalu waspada terhadap para pelaku tindak kejahatan,” tandas Imron. (iku/nov)
Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat foto bareng dengan aktivis HMI di Balai Pendidikan dan Latihan BPSDM Kabupaten Malang.
LaƟhan Kader II Intermediate Training HMI Cabang Malang
Kapolres Malang Beri Materi Wawasan Nusantara Malang, Memorandum Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat menghadiri acara Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Malang dalam rangka Latihan Kader II Intermediate Training tingkat regional Jatim. Kegiatan itu dihelat di Balai Pendidikan dan Latihan BPSDM Kabupaten Malang, Kamis (26/5). Selain Kapolres Malang didampingi Wakapolres Kompol Rizky Tri Putra, turut hadir Kasatreskrim AKP Donny Kristian Bara’langi, Kasatbinmas AKP Indra Subekti, dan Kasatintelkam Iptu Bambang Sulistyono. Ferli berkesempatan membuka acara tersebut sekaligus pemateri acara yang diikuti pengurus keluarga besar HMI
dan 35 peserta. Kegiatan yang digelar dengan mematuhi protokol kesehatan (prokes) ini merupakan salah satu program kerja yang diusung pengurus HMI Cabang Malang untuk menciptakan kader-keder yang berkualitas. Kapolres Malang memberikan arahan dan beberapa materi tentang wawasan Nusantara dan peran pemuda yang nantinya menjadi bekal bagi para kader untuk memiliki pengetahuan, pengalaman, dan kepribadian kepemimpinan. Materi yang disampaikan mengimbau kepada para pemuda HMI, mengingat masa sekarang isu SARA di media sosial yang sangat cepat menyebar dan belum tentu kebenarannya.
Untuk itu, mahasiswa diharapkan dapat memilah informasi yang diterima agar tidak menimbulkan kegaduhan nantinya. Dan tentunya wawasan Nusantara diperlukan untuk menyikapi isu-isu yang sedang marak di negeri ini. Dalam penyampaian materi, Ferli juga mengajak pemuda untuk memiliki kepribadian yang tangguh dan bertanggung jawab. Mengingat peran pemuda ataupun peran serta pelajar adalah calon generasi yang nantinya menjadi pemimpin dan memiliki peran di bidangnya masing-masing. Sehingga perlu menggandeng dan memberikan edukasi atau pemahaman tentang peran serta kepolisian. Kapolres
Malang melalui Kasihumas Iptu Ahmad Taufik menyampaikan perlunya meningkatkan pemahaman mengenai wawasan nusantara. “Para pemuda ini memiliki peran besar untuk bangsa dan negara di masa mendatang,” sebutnya. Sedangkan perwakilan HMI menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Malang karena telah menyempatkan hadir dalam acara tersebut dan memberikan arahan kepada kader-kader HMI. Dengan terjalinnya sinergi serta hubungan baik antara kepolisian dengan HMI ini, diharapkan mampu untuk samasama menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. (*/kid/ari/nov)
Bupati Tulungagung Lantik 140 Pejabat Eselon II dan III Tulungagung, Memorandum Sebanyak 140 pejabat eselon II dan III di Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung mengikuti pelantikan jabatan, yang dilaksanakan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Jumat (27/5). Bupati Tulungagung Maryoto Birowo melantik langsung 140 pejabat tersebut untuk mengisi jabatan baru maupun dimutasi ke jabatan lainnya. Dalam kesempatan itu Bupati Maryoto mengatakan, pelantikan dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan yang selama ini masih dilaksanakan oleh pelaksana tugas, atau bahkan kosong sama sekali. Termasuk untuk 8 jabatan tinggi pratama yang hari ini (kemarin, red) diisi oleh pejabat terlantik. “Inilah penantian panjang yang selama ini kita tunggutunggu. Hari ini ada 140 pejabat yang kita lantik. Di mana 8 di antaranya adalah pejabat tinggi pratama,” terangnya. Bupati Maryoto mengakui, masih ada 3 jabatan tinggi pratama yang masih kosong, dan kini sedang dalam tahap
Bupati Maryoto Birowo memimpin pelantikan pejabat eselon II dan III.
proses pengisian. “Tentu akan kita isi sesuai dengan prosedur yang ada,” jelas dia. Selanjutnya, Bupati Maryoto berharap pejabat yang telah dilantik segera menyesuaikan diri dan melakukan adaptasi, agar bisa segera bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat. Berdasarkan pantauan Memorandum, kali ini Bupati
Maryoto melantik Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Dwi Hari Subagyo. Kemudian Kepala Dinas Ketahanan Pangan Agus Siswantoro, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lilik Ismiati, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Robinson Nadeak.
Kemudian Kepala Dinas Penanaman Modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) Fajar Widariyanto, dan Staf Ahli Pemerintah Sekda Pemkab Tulungagug Iswahyudi. Selanjutnya Staf Ahli Ekonomi diisi Eni Agustin, serta yang terakhir adalah Staf Ahli Kemasyarakatan Sekda Pemkab Tulungagung Erwin Novianto. (fir/mad/lis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR Kolaborasi Inklusif Ditegur Goda 'Nggugah Kejayaan Lamongan' yang Berbudaya Tunangan, Aniaya Teman
SABTU WAGE, 28 MEI 2022 HALAMAN 8
Lamongan, Memorandum Pergelaran drama kolosal Nggugah (membangkitkan) Kejayaan Lamongan, menjadi salah satu hiburan yang dipersembahkan untuk masyarakat dalam puncak acara peringatan Hari Jadi ke-453 Lamongan (HJL), Kamis (26/5). Bertempat di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, pergelaran drama kolosal kali ini merupakan kolaborasi unik antara Komunitas Seniman Muda Kabupaten Lamongan (Sendakala) dengan Bupati Yuhronur Efendi yang akrab disapa Yes sebagai lakon Ranggahadi dan beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Menceritakan kisah dan peristiwa penting awal mula perjalanan
ngan ekonomi? Jawabannya tentu. Karena setiap aktivitas masyarakat ini akan bisa meningkatkan aktivitas ekonomi,” tambahnya. Beliau juga terus mengajak masyarakat untuk bersama melakukan kolaborasi inklusif demi tercapainya cita-cita Lamongan. “Sekarang sudah saatnya siapapun bersama-sama berkolaborasi, bergandeng tangan untuk kejayaan Kabupaten Lamongan yang berkeadilan. Semuanya pasti akan bisa terwujud asalkan kita semua bergandeng tangan berkolaborasi untuk menciptakan Lamongan yang inklusif, Lamongan yang terbuka. Termasuk seperti saat ini, kolaborasi dengan Sendakala, Seniman Muda Kabupaten Lamongan,” pungkasnya. (*/asw/lis)
Terduga pelaku penganiayaan berinisial TRI.
sudah diketahui identitasnya masih buron. “Atas perbuatannya pelaku bakal dijerat pasal 170 ayat (1)KUHP sub Pasal 170 sub pasal 351ayat (1) KUHP,” pungkas Sugeng. (edy/lis)
FOTO: MEMORANDUM/ASW
Kapolsek Sumbersari Kompol Sugeng Pianto menerangkan, pengeroyokan dipicu perselisihan antara salah satu terduga pelaku dengan korban. Peristiwa tersebut terjadi pada Ahad (29/4) lalu, ketika pelaku berinisial TRI (22), bersama dua temannya (buron) terlibat perselisihan. “Korban ingin mengklarifikasi kepada terduga pelaku sehubungan telah menggoda tunangannya. Namun, terduga pelaku malah emosi dan marah. Kemudian melakukan pemukulan kepada korban yang dibantu dua temannya (saat ini dalam pencarian),” kata Sugeng, Jumat (27/5). Korban mengalami luka-luka di bagian wajahnya setelah dikeroyok tiga terduga pelaku. Lalu korban membuat laporan ke Mapolsek Sumbersari untuk ditindaklanjuti. “Dari tiga terduga pelaku, yang berhasil diamankan satu orang berinisial TRI (22), pada Selasa (24/5) dinihari,” terang Sugeng Pianto. Sementara dua terduga pelaku yang
nanti akan ada berbagai kegiatan-kegiatan lain, seperti beberapa hari lagi juga akan kita adakan wayang di tempat ini,” terang Pak Yes. Diungkapkan pula oleh Pak Yes, bahwa kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam peringatan HJL 453 ini adalah untuk menyemarakkan dan menggairahkan perekonomian pasca pandemi. Menurut beliau, kolaborasi dengan paduan budaya ini tentu berhubungan pula dengan peningkatan aktivitas masyarakat, yang tentunya berdampak pula pada peningkatan perekonomian. “Ini untuk menyemarakkan kita semuanya, menggairahkan kita semuanya, terutama dalam hal kebangkitan ekonomi pascapandemi. Apakah budaya berhubungan de-
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Jember, Memorandum Seorang pemuda berinisial TRI (22), digelandang ke Mapolsek Sumbersari. Ini setelah warga Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, menganiaya Abdul Aziz, warga Kelurahan Keranjingan, Kecamatan Sumbersari.
Lamongan menuju kejayaan di masa lampau, drama Nggugah ini dimulai dengan peristiwa Pralaya masa Raja Airlangga dan dibangunnya Candi Patakan. Kisah pengasingan Dewi Andong Sari yang kemudian melahirkan Jaka Mada yang dikenal sebagai Maha Patih Gajah Mada. Kisah perjuangan Sunan Drajad dan Sunan Sendang Dhuwur, kisah tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, dan kisah diwisudanya Ranggahadi oleh Sunan Giri IV sebagai Adipati pertama di Lamongan. “Alhamdulillah penyelenggaraan Hari Jadi ke-453 Lamongan ini berlangsung dengan sukses dan menyenangkan hati masyarakat. Mulai pagi tadi kita semua telah melaksanakan kirab pataka, dan
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberikan sambutan dalam acara pergelaran drama kolosal.
Anggota Polsek Pagerwojo dan Koramil Amankan Vaksinasi Tulungagung, Memorandum Anggota Polsek Pagerwojo bersama Koramil melakukan pengamanan kegiatan vaksinasi Covid -19 di Balai Desa Mulyosari, Jumat (27/5). Kali ini peserta vaksinasi merupakan masyarakat umum dari
Petugas TNI-Polri memantau pelaksanaan vaksinasi. FOTO: MEMORANDUM/FIR
desa setempat. Sementara vaksinatornya merupakan petugas tenaga kesehatan (nakes) dari Kecamatan Pagerwojo. Kapolsek Pagerwojo AKP Suwoyo mengatakan, vaksinasi yang diselenggarakan merupakan upaya pemerintah untuk pencegahan Covid-19. “Ini bentuk dukungan kita menyukseskan program pemerintah dalam upaya percepatan vaksinasi untuk mengatasi pandemi Covid-19,” ujarnya.
Suwoyo melanjutkan, masyarakat usia lanjut (lansia) juga menjadi peserta vaksinasi. Kehadiran personel TNI-Polri yaitu untuk mengamankan jalannya kegiatan vaksinasi. “Pengamanan bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan, sekaligus mengantisipasi terjadinya kerumunan demi mencegah penyebaran Covid-19,” terangnya. Pihaknya bersyukur pe-
laksanaan vaksinasi kali ini berjalan aman dan lancar serta tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan. Baik sebelum, saat vaksinasi, maupun setelah divaksin. “Bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksin, kiranya bisa datang ke gerai vaksin terdekat. Dan meskipun sudah divaksin, masyarakat harus tetap disiplin protokol kesehatan,” pungkas Suwoyo. (fir/mad/lis)
Polres Jember Gandeng IPSI dan Unej Gelar Berbagai Lomba
Rajut Kerukunan Sesama Perguruan Silat
Hak Atas No
Nama / Alamat Pemohon
Tanggal NIB/
Terdaftar Atas
Pembukuan/
a. Jalan
dan Nomor
Luas
Nama
Pengeluaran
b. Desa/Kelurahan
Suasana rapat koordinasi persiapan lomba Forum Kerukunan Pesilat Jember.
Pesilat yang sudah terbentuk di tiap kecamatan,” ujar Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo, Jumat (27/5). Hery Purnomo menjelaskan, yang terpilih sebagai pemenang dalam beberapa lomba tersebut, baik lomba logo maupun desain monumen, akan diwujudkan dalam bentuk monumen sungguhan di setiap alun-alun yang ada di masing-masing kecamatan. “Karena ini lomba tingkat kecamatan, jadi logo yang terbaik akan dipasang di monumen
dengan desain terbaik juga yang nantinya akan kita buatkan secara permanen di alun-alun yang ada di tiap kecamatan,” jelasnya. Hery Purnomo menambahkan, bahwa selain akan diambil pemenang terpilih dalam setiap lombanya di tingkat kecamatan, para pemenang juga akan dilombakan di tingkat kabupaten. “Nanti pemenangnya juga akan kita lombakan lagi ditingkat Kabupaten,” imbuhnya. Ketika ditanya mengenai tema kerukunan dalam lomba
yang digelar, Hery Purnomo menjelaskan, bahwa pihaknya ingin Jember maju. Jika perguruan silat bersatu dan bisa menjaga kerukunan, maka kemajuan suatu daerah akan bisa terwujud. “Kalau pendekar di Kabupaten Jember rukun dan bersatu, maka kemajuan yang diinginkan untuk Kabupaten Jember juga akan cepat tercapai. Kami juga berharap Kabupaten Jember ini bisa menjadi rumah bersama para pendekar,” pungkasnya. (edy/lis)
Keterangan
c. Kecamatan
Nama : KH. YAZID KARIMULLAH
1. Surat Keterangan Laporan
Tgl. Lahir : 25-01-1950
Kehilangan No.SKTLK-
Pekerjaan : Ustadz/ Mubaligh
1
Letak Tanah
Tanah Jenis
Hak
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Jember, Memorandum Guna menjaga kerukunan sesama perguruan silat dan keamanan wilayah, Polres Jember bersama IPSI dan Universitas Jember (Unej) menggelar berbagai lomba. Pelaksanaannya digelar mulai Mei hingga Juli ini juga diikuti oleh masyarakat umum di Kabupaten Jember. Beberapa kegiatan yang dilombakan di antaranya lomba Jurus Wajib IPSI (kembangan) untuk para pesilat, desain logo dengan tema kerukunan, desain monumen, video pendek, video jurnalistik, karya jurnalistik online maupun cetak, dan lomba posting kerukunan di media sosial (medsos). “Semua yang kita lombakan tentang kerukunan antarperguruan silat. Lomba ini selain untuk pesilat, juga bisa diikuti oleh masyarakat umum dan jurnalis. Digelar di masing-masing kecamatan, lomba ini tingkat kecamatan tapi digelar di seluruh Kabupaten Jember. Syarat untuk pesilat adalah organisasi perguruannya harus menjadi anggota Forum Kerukunan
PENGUMUMAN (Tentang Sertipikat Hilang) No. 659 /35.09.100/V/2022
Alamat : Jl. Imam Sukarto RT/002 RW/004 Kel./Desa : Baletbaru
Hak Milik No.308/Baletbaru
00338/ 1400 m²
KH. YAZID KARIMULLAH
a. 16-11-2017
b. Baletbaru c. Sukowono
BS//II/YAN.2.4./ 2022 SPKT Polres Jember Tanggal. 17-02-2022 2. Surat Pernyataan Janji
Kecamatan : Sukowono
dibawah Sumpah tanggal
Kab./Kota : Jember
23-05-2022
Dalam waktu 30 (tiga Puluh) hari sejak tanggalpengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-Keberatan Kepada kami dengan disertai bukti dan alasan yang kuat. Jika setelah 30 (tiga puluh) hari tidak ada lagi keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas, maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi.
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos, Eko Yudiono S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah, Alif Bintang Timur H Ali S I Kom, Jaka Santanu Wijaya. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo Direktur Utama: SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida Choirul Shodiq SH MH S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/ Pemimpin Perusahaan: eks. Harga Iklan Pas: Rp. 25.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 20.000,-/mm kolom. Iklan Hitam Putih: Rp.30.000/mm kolom, Spot Warna Hal 1: Rp.50.000/mm kolom, Spot Warna Hal 3: Rp.40.000/mm kolom. Spot Warna: Rp. 39.000,-/ mm kolom. Kreatif Yoyok Khayatullah AMD SE Spot Warna: Rp. 37.000,-/mm kolom. Kreatif Colour/advetorial: Rp.35.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif/advetorial: BW Rp. 25.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SABTU WAGE, 28 MEI 2022 HALAMAN 9
Terjaring Balap Liar
13 Motor Digiring ke Mapolres Tulungagung
Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo bersama Dandim 0824/Jember Letkol Inf Batara C Pangaribuan memantau HET minyak goreng curah.
Pantau Harga Minyak Goreng Curah
Kapolres dan Dandim Blusukan ke Pasar Tradisional
Polisi melakukan razia balap liar di Jalan Raya Ngantru.
Buya Syafii Maarif Berpulang
Surabaya, Memorandum Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Jawa Timur menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya tokoh bangsa Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif. Ketua DPW PAN Jatim Ahmad Rizki Sadig menyatakan kesaksiannya bahwa Buya Syafii adalah orang baik. “Allahummaghfirlahu Warhamhu Wa Aafihi Wa’fuanhu. Saya bersaksi Buya Syafii Maarif adalah makhluk-Mu yang baik dan selalu mengisi hidupnya di jalan-Mu,” demikian kata Rizki Sadig dalam keterangannya, Jumat (27/5). Rizki menambahkan, Buya Syafii adalah salah satu tokoh bangsa yang penuh keteladanan. Selama hidupnya, Buya Syafii selalu mengajarkan kesederhanaan. Ia menyebarkan kebaikan dan kedamaian yang membawa kesejukan bagi bangsa Indonesia. “Bukan hanya umat Islam, seluruh bangsa Indonesia kehilangan beliau. Semoga almarhum husnulkhatimah, diterima amal ibadahnya, dan diampuni kesalahannya. Aamiin,” lanjut Rizki. Ketua Fraksi PAN DPRD Jawa Timur Heri Romadhon juga menyampaikan duka sedalam-dalamnya. Menurut Heri, bangsa Indonesia kembali kehilangan seorang guru bangsa yang sepanjang hidupnya mengajarkan kebaikan dan keteladanan. “Turut berduka cita sedalam-dalamnya. Kita kehilangan tokoh yang penuh tauladan kesederhanaan, kesahajaan, dan sikap tidak bergantung pada orang lain, serta kemerdekaan jiwa manusia,” ucapnya. Buya Syafii tutup usia pada Jumat (27/5) pagi, di RS PKU Muhammadi-
ELEKTRONIK AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.
FOTO: MEMORANDUM/DAY
PAN Jatim Sampaikan Duka Mendalam
Ahmad Rizki Sadig
yah Gamping, Yogyakarta. Kabar duka tersebut disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir via Twitter. “Semoga beliau husnul khotimah, diterima amal ibadahnya, diampuni kesalahannya, dilapangkan di kuburnya, dan ditempatkan di jannatun na’im. Mohon dimaafkan kesalahan beliau dan doa dari semuanya. Pemakaman dan lain-lain informasinya menyusul,” lanjut Nashir. Sejak Maret lalu, Buya Syafii Maarif beberapa kali harus dirawat di rumah sakit karena penyakit jantung. Sempat membaik, Ketua Umum PP Muhammadiyah 1998-2005 itu kembali masuk rumah sakit pada 15 Mei karena sesak napas. Ketua MDMC PP Muhammadiyah Budi Setiawan menyampaikan, jenazah Buya Syafii disemayamkan di Masjid Gede Yogyakarta. Kemudian dimakamkan di permakaman Husnul Khotimah milik Muhammadiyah yang berlokasi di Dusun Donomulyo, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo. (day/lis)
Jember, Memorandum Menindaklanjuti instruksi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marvest) pada 24 Mei 2022 terkait minyak goreng curah, Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo bersama Dandim 0824/Jember Letkol INF Batara C Pangaribuan, melakukan sidak ke Pasar Tradisional Mangli, Kecamatan Kaliwates. “Tadi kami pantau ke Pasar Mangli. Ada dua toko yang kami datangi, di toko Barokah dan toko Bu Neng masih menjual minyak goreng curah Rp 16 ribu per kilo melebih HET yang seharusnya Rp 15.500 per kilo,” kata Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo usai
inspeksi mendadak (sidak), Jumat (27/5). Para pedagang beralasan membeli minyak goreng curah tersebut dari agen sudah harga Rp 14.500 per kilo, sehingga mereka berdua beralasan apabila mereka menjual berdasarkan HET untungnya sangat kecil yaitu hanya Rp 500 per kilo. Hery Purnomo menegaskan kepada pedagang atau pengecer minyak goreng curah agar harganya di pasar dapat menyesuaikan dengan harga eceran tertinggi (HET), mengingat barangnya sudah surplus. Dan apabila tetap memaksakan menjual dengan harga di atas HET dengan alasan apapun maka akan dilakukan tindakan tegas oleh Pol-
FOTO: MEMORANDUM/EDY
FOTO: MEMORANDUM/FIR
“Kita amankan saat razia di Jalan Raya Ngantru sekitar pukul 01.00 03.00,” ucap Kasihumas Polres Tulungagung Iptu Anshori, Jumat (27/5). Usai diamankan, lanjut Anshori, 25 pemuda yang terjaring Razia tersebut menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Tulungagung. Namun, hasilnya tidak ditemukan unsur perjudian. Sehingga kasus mereka ke-
mudian diserahkan ke Satlantas Polres Tulungagung. “Bagi yang tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) atau tidak bisa menunjukkan kelengkapan berkendara, langsung dikenai sanksi tilang,” tegas Anshori. Sementara itu, untuk 13 unit kendaraan mereka, menurut Anshori, juga diamankan hingga proses persidangan selesai. “Untuk sepeda motornya kita amankan di Mapolres Tulungagung,” ungkapnya. Anshori menyampaikan, razia balap liar merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh Satlantas Polres Tulungagung. “Tujuannya guna mencegah balap liar yang melanggar aturan dan membahayakan pengguna jalan,” pungkasnya. (fir/mad/lis)
res Jember. Setelah pelaksanaan sidak, pihaknya menyarankan Disperindag untuk membuat surat edaran ke seluruh mantri pasar tradisional di Jember agar memasang banner di seluruh pasar tradi-
sional dan toko penjual minyak goreng curah yang berisi imbauan dan peringatan agar menjual sesuai HET Rp 14.000 per liter atau Rp 15.500 per kilo. Apabila melanggar akan dilakukan tindakan tegas oleh Polres Jember. (edy/lis)
Sopir Bus Maut Harapan Jaya Dituntut Setahun Penjara Tulungagung, Memorandum Kecelakaan maut pada Ahad (27/2) pagi lalu, yang melibatkan bus Harapan Jaya bernopol AG 7679 US dengan kereta api di perlintasan tanpa palang pintu Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, mengakibatkan enam penumpang bus meninggal dunia. Rombongan bus yang berisi karyawan salah satu pabrik plastik di Tulungagung saat itu hendak berlibur ke Malang. Namun, rencana mereka berubah seketika setelah bagian belakang bus tertabrak kereta api Rapih Doho, yang melaju dengan kecepatan sekitar 100 kilometer per jam. Kini tiga bulan pascakejadian, proses hukum untuk sopir bus, Septianto Dani Istiawan terus berjalan. Terdakwa Septianto tengah menghadapi tuntutan hukuman di Pengadilan Negeri Tulungagung.
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Tulungagung, Memorandum Puluhan pemuda dan 13 sepeda motor terjaring razia balap liar yang dilaksanakan Satlantas Polres Tulungagung, Jumat (27/5) dinihari. Para pemuda tersebut diamankan di Jalan Raya Kecamatan Ngantru.
Bangkai bus usai laka maut dengan kereta api.
Hal ini disampaikan oleh Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri Tulungagung, Agung tri Radityo. Agung mengatakan, terdakwa Septianto dijerat dengan pasal 310 ayat (4) Undang Undang nomor 22 tahun
2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan jalan. “Ancaman hukumannya 6 tahun penjara,” ujarnya, Jumat (27/5). Proses persidangan telah memasuki tahapan penuntutan. Mes-
kipun dalam pasal yang dijeratkan terdakwa terancam 6 tahun penjara, namun dalam tuntutannya, jaksa penuntut umum (JPU) menuntutnya lebih ringan. “Tuntutan dari JPU itu hukuman penjara 1 tahun penjara dan denda Rp 3 juta, subsider 2 bulan penjara,” jelasnya. Agung menyebut, selama persidangan terdapat hal-hal yang meringankan. Karena selama ini terdakwa cukup kooperatif, dan semua ahli waris korban telah sepakat untuk tidak menuntut terdakwa dengan hukuman pidana. “Jadi semua ahli waris korban sudah memaafkan dan menganggap kejadian kemarin sebagai musibah,” terangnya. Agung menjelaskan, sesuai rencana, persidangan dengan agenda pembacaan keputusan akan dilaksanakan pekan depan di Pengadilan Negeri Tulungagung. (fir/mad/lis)
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
PEMBERITAHUAN
Hilang STNK. spd motor Honda tahun 2019 warna biru hitam. NOPOL: L-2670-IK.an/ Eko hari purnomo da/Ngagelrejo utara 7/42 wonokromo sby.
Hilang STNK nopol W-5608-RQ a/n kati suliana d/a tridasa windu asri blok E/22 rt16 rw05 Wadung asih buduran Sidoarjo
HILANG STNK VEGA R PUTIH BIRU W 2726 PW MOHAMMAD MOENI 085732937602.
HLG BPKB L5475 KD HONDA THN 2014 RUBI HATMOKO GAJAHMADA 1/51 SBY NKOKA MH1KC4115EK200750 NOSIN KC41E1192293.
Kepada pembaca MEMORANDUM agar berhati-hati
HILANG STNK SPD MOTOR HONDA BEAT L5077LH A/N: SAFRIN ZURAIDAH ST D/A: SEMOLOWARU SELATAN 13/17.
penayangan iklan. Atas perhatiannya kami sampaikan
Hilang STNK. spd motor Honda Supra X 125 tahun 2017 warna hitam. NOPOL: L-3965-DC.an/Rio wijaya da/Jl.Kapas baru 3/113 sby. HILANG STNK. SPD MOTOR HONDA TAHUN 2014 WARNA HITAM. NOPOL: L-3196-PX. AN/ LOLA DWI PUTRI PUSPITASARI DA/ WONOKROMO SS BARU 1/27 -B SBY. HILANG STNK. SPD MOTOR HONDA SUPRA X 125 TAHUN 2014 WARNA BIRU HITAM.NOPOL: L-6091-FO. AN/ YUDO YUSRIZAL DA/ DUKUH KUPANG BARAT AX-1 SBY
HLG STNK MOTOR HONDA GENIO L6188II AN.ADELINE TANIA HUB 0895412549992. HILANG STNK HONDA REVO HITAM W 4996 NB SANTI OKTAFITRIANA 082253133989.
HLG BUKU KIR L.9401.UC/ SB.206876.K NOVIA JL.NGAGEL TIMUR 2/26 SBY. HLG BUKU KIR L.9589.UD/ JKT.448126 TJIPTO HARTONO JLSURABAYA.
HILANG STNK SPD MOTOR HONDA CB150R L5488E A/N: MANDO ADY PUDJANTORO D/A: GUBENG KERTAJAYA 4-B/2.
HILANG STNK HONDA VARIO PUTIH MERAH W 3652 RP SAIFUL ALIEF 085732937602.
HLG BUKU KIR L.9847. UM PT.SAMI JAYA MULIA JL.MARGOMULYO BLK H 3-4 SBY.
HILANG STNK HONDA BEAT W 2269 PO LILIK JUMAIYAH 081283238142.
HLG BUKU KIR L.9895.UN AME SUGITO JL.KERTOPATEN 5-A/7 SBY.
HLG STNK AG.2648.FO AN.NACHFUT ANIS KEL. MEKIKIS KEC.PORWOASRI KEDIRI.
HILANG STNK YAMAHA VEGA ZR W 4072 VA SLAMET WIDODO 081387619217.
HLG BUKU KIR L.9472.UK/ SB.235006.K PT.GAJAH MAS ANTARNIAGA JL.RAYA MASTRIP WARUGUNUNG SURYA 31 SBY.
HILANG STNK. SPD MOTOR HONDA TAHUN 2012 WARNA MERAH BLACK. NOPOL: L-4588-GY. AN/ DWI ARINI DA/ JL. JETIS WETAN GG. 6/21 MARGOREJO SBY.
HILANG STNK HONDA W 6261 YL NUR SYAFA’ATUR ROHMAH.
dalam melakukan transaksi melalui sarana iklan. Tetap waspada dan selalu cross check. MEMORANDUM tidak bertanggung jawab terhadap semua transaksi terimakasih. Ttd. Manager Iklan
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
SABTU WAGE, 28 MEI 2022 HALAMAN 10
FOTO: MEMORANDUM/NO
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Transaksi Sabu, Pemuda Randubangu Diborgol Mojokerto, Memorandum Lagi-lagi Unit Reskrim Polsek Pungging bekuk tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Andik Irmansyah alias Cebong (26) warga Dusun/Desa Randubangu, Kecamtaan Mojosari diamankan di area pasar buah di Dusun Krembung Dumpul, Desa Randubangu. Penangkapan tersangka setelah aparat menerima informasi jika akan ada transaksi sabu dengan ciri-ciri mengendarai Honda Supra Fit bernopol S 3762 RH. Tim yang terdiri dari 5 personel dipimpin Kanitreskrim Ipda M Bambang Sunardar, langsung melakukan pengintaian. Benar saja. Tersangka beserta barang buktinya dapat diamankan. Termasuuk sabu seberat 2,21 gram yang disimpan di kotak rokok dan satu handphone. Kapolsek Pungging AKP Margo Sukwandi membenarkan adanya penangkapan tersangka , dan barang haram itu menurut keterangan tersangka akan diedarkan di wilayah pasar buah juga. “Atas kejadian ini tersangka kami jerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Subs 112 Ayat (1) Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” jelas Margo. (no/war/epe)
Sempat Teriak Minta Tolong Jombang, Memorandum Diduga sakit yang diderita kambuh, seorang peziarah meninggal dunia di teras musala makam Sayyid Sulaiman di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jumat (27/5). Belakangan diketahui, korban sesuai identitas yang ditemukan bernama Muhammad Fauzi (55), warga Kelurahan Ngagelrejo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya. Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban sempat berteriak meminta tolong serta muntah. “Korban datang ke musala sejak Jumat (27/5) dini hari. Sekitar pukul 01.00, terus tidur di dalam,” ungkap marbot musala Yoyok (40). Beberapa menit setelah tidur, Fauzi tiba-tiba saja keluar dan muntah-muntah di depan teras musala. Setelahnya, ia kembali tidur di teras musala. Saksi juga mengungkap, korban sempat berupaya me-
minta tolong dengan berteriak kepada warga. Namun, tak ada yang menolongnya. Warga, akhirnya menemukan jasad Fauzi sudah tergeletak di tangga musala sekitar pukul 04.00. “Jadi ya tidak ada yang tahu, ditemukan sudah meninggal pas subuh,” lanjutnya. Fa u z i s e n d i r i , d i s e b u t Yoyok adalah peziarah yang datang ke Makam Sayyid Sulaiman. Ia, juga dikenalnya sebagai salah satu peziarah yang
FOTO: MEMORANDUM/WAN
Terduga pelaku menjalani pemeriksaan di Mapolsek Pungging.
Peziarah Asal Surabaya Meregang Nyawa di Mancilan
Proses evakuasi korban yang ditemukan terbujur kaku di teras musala.
rutin mengunjungi makam itu. “Setiap malam Jumat pasti ke
sini, ya nyekar itu biasanya,” lanjutnya.
Meninggalnya peziarah asal Surabaya itu, akhirnya dilaporkan ke aparat yang datang sekitar pukul 06.00. Polisi lantas mengidentifikasi jenazah korban dan membawanya ke rumah sakit sekitar pukul 08.00. “Dari hasil visum luar, tidak ditemukan bekas tanda penganiayaan di tubuh korban, dugaannya sakit,” terang Kapolsek Mojoagung Kompol Purwo Atmojo Rumantyo. Purwo juga menjelaskan, dugaan penyebab kematian itu dikuatkan kesaksian keluarga korban yang datang mengambil jenazah. Pihak keluarga, mengaku jika Fauzi sebelumnya memang punya riwayat stroke. “Karena keluarga tidak menghendaki adanya autopsi, jenazah langsung diserahkan untuk dimakamkan,” pungkasnya. (wan/war/epe)
Bupati Ikfina Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Sabilul Abid Tunggalpager sumb su mban anga gan n pe pemi mi-sumbangan pemikira ki ran n agar ag ar prop ro ro-kiran sess pe se perc rcep epat atan an percepatan pemb pe mban angu guna nan n pembangunan ma asjid id ini ini agar aga gar masjid dapa p t berjalan berj rjal alan lan n dapat baik sesuai sess uai rencan a ,”
ajak aj akn n ajaknya. D Di akhir sambutannya, Bupati Ikfin Ikfi na menyampaikan, bahwa Pemkab Mojokerto sangat mendukung kab p os pr o pembangunan Masjid Sabilul proses b ini. Dukungan tersebut mengAdib in nga a pembangunan masjid meruingat paka k salah satu bentuk syiar islam. pakan ““Yang lebih penting adalah, jiika masjid ini nanti sudah selesai jika dan berfungsi dengan baik bagi dan mass ma masyarakat, maka saya juga berh ra ha r agar masjid ini juga dapat harap mem me m memakmurkan masyarakat sekitar d dari sisi ekonomi, karena itulah t tujuan utama dari pembangunan masjid yang sebenarnya,” harapnya. Ketua Panitia Pembanguna an Masjid Sabilul Abid Malik Ju una n Junaedi mengatakan, masjid ini b be erd rd pada 1988. Seiring bertamberdiri bahn ba h hn bahnya jumlah jemaah, masjid tela te lah h beberapa kali direnovasi. “Atas telah k ke eiin in keinginan warga masyarakat, tahun in ni a k dilaksanakan renovasi total ini akan m ma as masjid yang bertujuan agar masyar sy arra syarakat dapat lebih nyaman dan khus kh uss dalam beribadah,” jelasnya. khusus IIa menyebut, renovasi total ini m me m membutuhkan dana sebesar Rp 4 4, 05 5 miliar. Adapun dana yang 4,050 terk te rk k terkumpul dari masyarakat dan
Proses peletakan batu pertama pembangunan masjid oleh Bupati Mojokerto.
donatur sebesar Rp. 789.850 juta. Beserta material bangunan berupa semen, pasir, batu bata, batukali, koral beton, ornamen kewangan, dan kubah. “Pembangunan akan dimulai 27
Mei dan jika donasi berjalan lancar maka pembangunan masjid akan rampung 8 bulan kedepan. Sesuai dengan jadwal yang direncanakan,” pungkasnya. Dalam kesempatan ini, Bupati Ik-
Bupati Ikfina Fahmawati menyampaikan sambutan kepada warga dan panitia pembangunan masjid.
Bupati menerima prasasti peletakan batu pertama pembangunan masjid.
Penyerahan santunan kepada anak yatim piatu setelah peletakan batu pertama.
FOTO: MEMORANDUM/NO
Kakek Trowulan Gantung Diri Mojokerto, Memorandum Seorang kakek asal Kecamatan Trowulan nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Diduga, korban putus asa lantaran penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh. Korban yang diketahui bernama SI (74) ditemukan keluarga sudah dalam kondisi tergantung di gudang rumah, Jumat (27/5) dini hari. Saat ditemukan, korban dalam posisi tergantung di seutas tali dengan mengunakan kaos warna hitam dan celana pendek warna kelabu. Panik melihat kondisi SI, keluarga lantas meminta bantuan tetangga dan melaporkan kepada
Personel dari Polsek Trowulan memeriksa TKP gantung diri.
polisi dan perangkat desa. Kapolsek Trowulan Kompol Imam Mahmudi membenarkan peristiwa itu. “Sebelum ditemukan tergantung, keterangan pi-
fina selain meletakkan batu pertama sekaligus menandatangani prasasti sebagai tanda dimulainya proses pembangunan Masjid Sabilul Adib, juga menyerahkan santunan kepada 20 anak yatim. (adv/war/epe)
FOTO: MEMORANDUM/WAR
Mojokerto, Mojo Mo joke kert rto, o, M Memorandum emor em oran andu dum m B Bu p tii Ikfina pa Ikf k ina a Fahmawati Fahm hmaw awat atii meme Bupati laku la kukan peletakan ku peleta t ka k n ba b tu perta ama lakukan batu pertama p pe mban mb an ngunan Ma asjid dS abilul A bd bi pembangunan Masjid Sabilul Abid di D usun us un nP anjer, an r D esa Tu T ngga ga alp l aa Dusun Panjer, Desa Tunggalpager ge r, Kecamatan r, Kec ecam am mat a an a Pungging, Pun ungg ggin gg in ng, g, Jumat Jum umat a at ger, ((27/5). (2 27/ 7/5) 5)). Gr Grou o nd b ou reeakin akin ak ingg it tu be ersaa Ground breaking itu bersamaan ma an dengan den enga gan ga n penandatanganan pena pe na and ndat atan at anga an gana ga na an p pr asas as assti t oleh ole leh h bupati bu upa p ti perempuan per erem empu em puan pu an prasasti pe p ert r am ma di d Kabupaten Kab abup up pat a en MojoMojjopertama k ke errto rto itu, itu, it u didampingi did dampi ampi am p ng gi panitia pa ani niti ta ti kerto pe em mb ban ngu una nan n ma m asj sjid sj i b id eser es erpembangunan masjid beserta aF o ko or kopi pimc pi mcam mcam mc mP un ngg ggin in ng g.. Forkopimcam Pungging. D Da la lam am ssa a amb mbut mb u anny ut anny an ya, a Dalam sambutannya, Bupa Bu p tii IIkfi pa kfi fin fin a me m Bupati na me-ny n y am a p pa a ik k an a , nyampaikan, p pros ros osess p emba em b ba proses pembang ngun gun unan a m an assji a jd ngunan masjid in ni ak kan nd icat ic a att at ini akan dicatat seba se baga ba g i ba ga b gia gi an sebagai bagian da d ari ibadah. iba bada ada dah. h Ia h. Ia dari ju u ga g a mengingatm en engi g ng gi nga at atjuga k an sabda sa abd da Nabi Na abi bi MuMu u-kan hamm ha mm m mad d SAW SAW AW terkait te errka kaitt pahala pah a al ala a hammad d da n ga g anj anj njarran jjika ika ik a me m emb mban an angu ng gu un dan ganjaran membangun ma m asj sjid d yang yan a g notabene n ta no abe b ne ne rumah rum u ah ah masjid A Al llla ah SW S T.. Allah SWT. “Pem “P em e m ba b ng n g un n an a m asji as jjii d ini ini in “Pembangunan masjid tida ti id da ak lain la ain nm engi en ngi ging ngat atka kan ki kan k ita ta p a a ad tidak mengingatkan kita pada sabd sa bda bd a Na Nabi Nabi bi M uham uh am mma ad SA SAW W. B a-a sabda Muhammad SAW. Barrang ra ng ssiapa ng ia apa p y an ng m me emb mban angu gun gu n ma mas ssyang membangun masjid ji d ka are rena na A na llah ll a S ah WT ((mengharap WT m ng me ngha ha h arap ra ap karena Allah SWT rid ri dh d hoo Ny Nya) a)), m ma aka aA llah ll ah S WT a kan ka ridho-Nya), maka Allah SWT akan m me mb m ba an ngu unk nkan kan b ag gin nya a rrumah um mah d membangunkan baginya dii surg su urg ga,” a,” uj u arrny ya. a. surga,” ujarnya. K Ka re ena a iitu, tu,, ia tu am e ga en gaja jak ja k pa p niti ni iti tia a,, Karena mengajak panitia, ma asy syar arak akat ak at,, d at da an u un nsu ur pe eme meri r nt n ah masyarakat, dan unsur pemerintah u un tuk tu k sa ssaling ali ling b ling ek e ke errja ssama am a ma da d la am untuk bekerja dalam p pr osses esp p emba em bang gun u an an M assjiid Sa asji Sab bilu bi lull proses pembangunan Masjid Sabilul Adib Ad Adib b iini. n. ni “M Marri kita kita b ki ek e ker erjja a ssama ama am a un untu tuk tu k “Mari bekerja untuk bahu ba h membahu hu mem mba bahu hum men enye yele ye lesa esa aikan ik kan a propro ro-menyelesaikan se es pe pemb mban mb angu guan gu an nm asji as jid ya ji jid y ang ng a kan ka ses pembanguan masjid yang akan d di imu mula ai ha ari iini. ni. ni i. Se ekali kali ka ligu gu us me men ngetuk ng ettuk dimulai hari Sekaligus mengetuk hati ha ttii para par ara dermawan derm de rm mawan awan aw an baik bai a k itu i u dari it darii ununn su ur pe p me m erint riint ntah h, swasta sw swas was a ta ta maupun mau up pu un npr p ipr isur pemerintah, prib ba dii-p pri riba ba adi di m u liim la us lain in nny ya, a, y an ng badi-pribadi muslim lainnya, yang ttelah te tela ela ah di d dibe ibe beri eri A llah ll ah hS WT k elap el lap a an anga gan n diberi Allah SWT kelapangan reze re ze eki k a t u ta u-pu p un rezeki ataupun
hak keluarga, korban masih sempat tidur di samping istrinya. Tapi waktu istrinya terbangun, korban sudah tidak ada di sampingnya. Setelah dicari ternyata kor-
ban sudah tergantung di gudang,” katanya. Petugas yang datang kemudian langsung melakukan oleh tempat kejadian perkara dan mengumpulkan sejumlah barang bukti dan juga meminta keterangan saksi. Hasilnya, tidak ditemukan adanya luka bekas kekerasan pada jasad korban. Petugas hanya mendapati luka bekas jeratan di leher korban. Imam menerangkan, diduga, peristiwa nahas itu dipicu kondisi mental korban yang mengalami depresi. Sebab, korban mengidap penyakit menahun yang kerap kambuh sewaktu-waktu. “Dari keterangan keluarga, korban sering
demam tinggi. Lebih sering saat malam hari,” sebutnya. Usai dilakukan pemeriksaan, petugas dibantu dengan relawan dan PMI
Kabupaten Mojokerto menurunkan jasad korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk segera dikebumikan. (no/war/epe)
memorandum.co.id
HUKUM KRIMINAL
memorandumredaksi @gmail.com
SABTU WAGE, 28 MEI 2022 HALAMAN 11
Penjaga Warkop Gayungan Jualan Sabu
Modal Utang ke Pengedar Dimutasi ke Polsek
pun membawanya ke Mapolrestabes Surabaya. “Tersangka kami tangkap setelah mendapatkan laporan
Sambungan dari halaman 1
sung dimutasi di polsek jajaran Polrestabes Surabaya atas konsekuensi tugas,” ujar sumber internal Memorandum di Polrestabes Surabaya. Sumber menambahkan, bahwa ketika razia dan ditemukan barang-barang yang dilarang berada di blok tahanan maka petugas jaga diperiksa. “Diperiksa propam sebagai saksi terkait barang yang bisa masuk ke sel,” jelasnya. Selain itu, tambah sumber, sejak beberapa kali kecolongan tersebut, tahanan Polrestabes Surabaya dijaga beberapa unsur kesatuan dari satlantas, satreskrim, sabhara, dan satreskoba. “Petugas tahanan dari unsur kesatuan itu di-rolling selama tiga bulan,” pungkasnya. Sebelumnya beberapa waktu lalu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya Kompol Moch Fakih mengatakan bahwa kasus tersebut sudah lama dan dilimpahkan ke kejaksaan. Selain itu, anggota yang memergoki tahanan yang membawa narkoba sudah diperiksa secara internal oleh Propam Polrestabes Surabaya. (rio/fer)
Cerai
Sambungan dari halaman 1
berpisah dari Akbar. Itu terjadi sudah sejak Maret lalu. “Iya (sudah cerai). Sejak Maret,” ujar Anggita seperti dikutip detikcom. Anggita Sari kemudian bercerita soal ulang tahun anaknya yang memang tanpa dihadiri Akbar. Ia menyebutkan bahwa mantan suaminya bahkan tak bertanggung jawab lagi ke Axel. “Ulang tahun anakku mantan suami nggak datang, diganti kakak aku. Mantan suami lepas nafkah, sepeser pun nggak dapat. Habis cerai Maret, menghilang, nggak kasih nafkah anak,” tutur Anggita. Anggita Sari pun memberikan foto bahwa mantan suaminya telah menikah lagi kemarin. Ia merasa cewek yang berada di sisi Akbar saat ini adalah penyebab hancurnya rumah tangganya yang baru berjalan tiga tahun. “26 Mei kemarin dia sudah nikah lagi. Gara-gara cewek itu kami cerai,” kata Anggita. (*/fer)
Punya Teman...
Sambungan dari halaman 1
yang baru dua pekan menjadi ibu tiri Mentik, sebut saja Indah. Setelah terjadi beberapa kali, Indah pelan-pelan mendekati balita itu, yang saat itu duduk di bawah pohon mangga depan rumah. Ternyata Mentik mengaku bicara dengan teman. Namanya sebut saja Nawang,“Anaknya cantik. Kayak Londo. Suka bawa bunga melati dan memakannya.” “Memakannya?” tanya Indah. Setelah mengunyah melati tadi, Nawang meniupkan napas ke hidung Mentik. Saat itulah mereka tertawa-tawa bersama. Cerita di atas disampaikan Indah kepada pengacaranya, sebut saja Win, yang berkantor di seputar Pengadilan Agama (PA) Surabaya, beberapa waktu lalu. “Dia minta tolong untuk menggugat cerai suaminya (Budi, red),” kata Win saat ditemui. “Kenapa?” tanya Memorandum. “Bu Indah takut melahirkan anak-anak seperti Mentik. Sebab, informasi yang dia dengar setelah mengetahui keadaan Mentik, bukan hanya anak itu yang berperilaku demikian, melainkan juga anak Budi dari istri sebelumnya. “Bu Indah adalah istri ketiga Pak Budi,” kata Win. Menurut Indah, dia takut memiliki anak seperti Mentik, yang menurut beberapa orang disebut sebagai indigo. “Saya takut,” katanya kepada Win. Ada peristiwa yang membekas di hati Indah. Suatu sore dia menemukan Mentik kembali omong-omong dengan temannya, Nawang. Setelah itu Mentik bergegas menemui ayahnya, Budi. Mentik mengatakan bahwa teman Londo-nya melarang Budi bepergian malam itu. “Bahaya,” kata Mentik menirukan peringatan Nawang. “Jangan pergi ya Pa,” tegas Mentik. Budi mengiyakan, tapi beberapa waktu kemudian dia ditelepon bosnya, diajak meng-entertain tamu dari Jakarta untuk karaokean. Tentu saja Budi tidak mungkin menolak ajakan tersebut tanpa alasan jelas. Sekitar pukul 18.30 Budi menjemput atasannya di Jalan Tandes, terus cabut ke arah kota. Agar cepat sampai, sopir tancap gas setelah memasuki pintu tol di Tandes-Bunder. Peristiwa tidak terduga terjadi menjelang exit tol Satelit. Roda depan kiri pecah. Suara sangat keras terdengar berbarengan mobil melaju tak terkendali. Menabrak pagar pembatas dan terlempar balik dan disantap truk dari arah belakang. Mobil bahkan sempat terguling. Tapi ajaib. Tidak ada yang terluka parah, kecuali Budi. Bosnya dan sopir hanya lecet dan memar di bagian tumit. Sementara Budi tulang kakinya patah karena terjepit kursi. “Padahal kondisi mobil lumayan parah. Moncongnya hancur, demikian pula bagian belakang kanan. Aneh. Bos yang duduk di samping sopir bahkan terlempar ke deretan kursi belakang kendaraan MVP itu. (jos, bersambung)
warkop itu sendiri dan meringkusnya tanpa perlawanan. Saat diinterogasi penyidik, Agus mengaku baru saja menjadi pengedar sabu. Ia membeli dari seseorang berinisial AM. Sabu ini dibeli dengan cara utang terlebih dulu. “Saya belinya utang ke pengedar sebesar Rp 600 ribu dan
rencananya akan dibayar setelah sabu terjual habis,” kata Agus. Modus transaksinya, Agus barang diranjau di pinggir jalan depan rumah sakit di Sidoarjo terbungkus tisu dan plastik. “Baru kali pertama saya jual narkoba untuk tambahan penghasilan,” terang Agus. (rio/fer)
FOTO: MEMORANDUM/RIO
Ketika digeledah, petugas menemukan 6 poket sabu seberat 1,94 gram. Setelah terbukti, petugas kemudian tanpa am-
bahwa di warung kopi di Gayungan sering dijadikan transaksi narkoba,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri, Jumat (27/5). Berbekal informasi itu, kemudian anggota melakukan penyelidikan dan pemantauan di warung kopi tersebut. Diketahui pengedarnya adalah penjaga
Petugas Satreskoba Polrestabes Surabaya menunjukkan barang bukti dan tersangka Agus.
Gerebek Judi Online Hongkong di Warkop Surabaya, Memorandum Unitreskrim Polsek Semampir meringkus Suparman (57), warga Jalan Mrutu Kalianyar, yang berjudi online di warung kopi (warkop). Kapolsek Semampir Kompol Ari Bayu Aji mengatakan , bahwa terduga pelaku diamankan di warkop saat memasang angka togel pada situs Hongkong melalui HP miliknya “Terduga pelaku diamankan di warkop. Pascainformasi yang diperoleh unitreskrim bahwa ada
kegiatan perjudian togel hongkong,” kata Ari, Jumat (27/5). Lebih lanjut, ia menjelaskan sebelum penangkapan terjadi pada Senin (23/5) pukul 21.00, personel unitreskrim mendapat informasi dari masyarakat bahwa di warkop Jalan Mrutu Kalianyar sering dijadikan lokasi perjudian dalam bentuk togel Hongkong dengan uang sebagai taruhan. Dari informasi tersebut, petugas langsung ke lokasi untuk me-
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Surabaya, Memorandum Sial dialami Agus (32), pria asal Desa Gejugjati, Pasuruan. Saat menjaga warung kopi (warkop) di daerah Gayungan, ditangkap anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya.
Suparman
lakukan penyelidikan. Kemudian setelah dipastikan ada perjudian itu sementara berlangsung, maka saat itu juga polisi melakukan penggerebekan. Dalam penggerebekan ini, polisi mengamankan terduga pelaku beserta barang buktinya berupa uang tunai yang ditemukan berada di saku celana sebelah kiri dan selembar carik kertas dan HP ditemukan di dalam warung. “Dari penangkapan tersebut, di antaranya uang tunai Rp 60 ribu,
Kapolrestabes Harus Malu barang bukti tersebut berarti ada dugaan oknum yang terlibat dan harus ditertibkan. “Pengawasan di rutan kan kewenangan penuh mereka. Kalau sampai ditemukan barang bukti (HP dan sabu, red) sulitlah dikatakan tidak ada oknum (petugas) yang terlibat,” katanya. Lebih lanjut M Sholehuddin merasa heran terkait dengan cara masuknya narkoba dan HP tersebut ke dalam sel tahanan. Untuk itu, kewajiban mengusut tuntas kasus ini harus dilakukan oleh pihak Polrestabes Surabaya dan jajarannya. “Bila tidak diusut tuntas selamanya akan seperti itu. bagaimana bisa
barang yang jelas-jelas dilarang dimasukkan ke sel tahanan malah ditemukan di situ,” ucap M Sholehuddin. Terkait penegakan hukum terhadap tahanan yang diproses secara hukum, M Sholehuddin menegaskan bahwa jika ingin menegakkan hukum bukan hanya saja ke pelaku, para petugas yang terlibat di dalamnya pun seharusnya diusut dengan tuntas. “Setidaknya pembantuan, kan begitu. Tidak mungkin mereka bisa bawa barang tersebut, bisa berkomunikasi dengan bebas tanpa adanya pembantuan atau keterlibatan dari oknum petugas. Dugaannya ada persekongkolan maka dari itu harus diusut tuntas.
Sambungan dari halaman 1 Jangan dibiarkan. Jangan sampai diberikan kebebasan diberikan fasilitas telepon dengan alasan dipakai apa. Tidak bisa. Ada aturannya. Apalagi tahanan yang berkaitan dengan narkoba. Sudah pidana itu,” bebernya. Pengusutan tuntas menurut M Sholehuddin perlu dilakukan supaya tidak terjadi lagi. Jangan sampai nanti setiap ganti pimpinan kasus tersebut terulang kebali. “Jangan sampai terjadi lagi di setiap pimpinan. Ini seperti bunga mawar satu tanda cinta yang menjadi rebutan. Apalagi di kota besar seperti Surabaya,” ujarnya. Sedangkan atas bungkamnya Kapolrestabes Surabaya Kom-
bespol Akhmad Yusep Gunawan ketika dikonfirmasi terkait kasus ini, M Sholehuddin mengatakan seharusnya malu karena terungkap di wilayah kekuasaannya. “Seharusnya malu. Kejadian seperti ini terungkap. Jelas akan mendapat penilaian kinerjanya dari pimpinan di atasnya seperti kapolda, kapolri. Kok bisa terjadi di jajarannya. Dan ini berdampak ke mana-mana. Implikasi ke hukum pidana, admnistrasi, dan lain-lainnya,” tandasnya. Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya Kompol Moch Fakih mengatakan, terkait permasalahan ini juga tidak bisa berbuat apa-apa dan menunggu
Ketakutan HP Dibuang Samsul ke Mapolsek Sawahan. Arif mengaku kejadian bermula dia sedang duduk-duduk di kursi kayu panjang tambal ban sembari main HP. Kemudian datang penjual jagung rebus keliling. “HP saya taruh di kursi dan membeli jagung rebus,” jelas Arif. Ketika itulah, datang terduga pelaku dari barat Jalan Girilaya dengan jalan kaki lalu mencuri HP. Korban yang mengetahui itu spontan mengejar
sambil berteriak maling. Kebetulan di perempatan Jalan Jarak, kata Arif, banyak orang sehingga ikut mengejar dan berhasil ditangkap. Setelah itu, terduga pelaku dimassa. “Bahkan terduga pelaku sempat membuag HP saya ke jalan,” kata dia. Menurut Arif, berdasarkan keterangan warga terduga pelaku ada dua orang mengendarai Honda Scoopy. Temannya me-
“Dari informasi tersebut, kami kemudian berkoordinasi dengan anggota untuk melakukan penyelidikan. Hasilnya, kami berhasil membubarkan judi itu dengan mengamankan tiga terduga pelaku,” imbuh Roni.
nunggu di atas motor kemungkinan kabur melihat Samsul tertangkap warga. Sementara itu, Kapolsek Sawahan Kompol Risky Fardian saat dikonfirmasi Memorandum membenarkan kejadian itu. “Saat ini masih dalam pengembangan,” kata Risky. Sedangkan Samsul dengan wajah babak belur mengakui semua perbuatannya. Dia malam itu bersama temannya berbon-
cengan motor hendak kerja jadi polisi cepek. Sampai di tempat kejadian perkara (TKP), melihat HP tergeletak tanpa ada pemiliknya. Samsul langsung turun mengambil HP, tiba-tiba diteriaki maling. “Saya lari dan sempat membuang HP agar tidak dikejar pemiliknya,” terang Samsul. Tapi, korban terus mengejarnya dan menangkapnya ber-
sama warga lainnya. Bahkan menghajarnya hingga babak belur. Beruntung ada polisi datang dan mengamankannya. “Bila tidak ada polisi saya bisa mati dimassa,” ungkap Samsul. Samsul mengaku, baru kali pertama mencuri karena ada kesempatan. “Rencananya HP akan saya jual karena butuh uang,” tutur Samsul yang sehari-hari menjadi polisi cepek di kawasan Gubeng ini. (rio/fer)
Mantan Kasubnit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya itu menyebut, jika praktik perjudian itu sudah dilakukan sejak 1975. Bahkan, mereka membuat istilah penerbangan untuk mengelabui petugas. “Istilahnya penerbang,” tan-
das dia. Para pejudi, kata Roni, setiap hari selalu berkumpul di lokasi untuk melakukan judi merpati dengan taruhan sejumlah uang. Prosesnya, apabila merpati yang lebih dulu datang ke pagupon, maka merpati tersebut dinya-
takan menang. “Sebaliknya, untuk burung merpati yang ketinggalan dinyatakan kalah. Kegiatan ini sifatnya untung-untungan. Dan dalam kegiatan tersebut tidak ada izin dari pihak yang berwenang,” pungkas Roni. (fdn/fer)
Sambungan dari halaman 1
Merengek Minta Keringanan Hukuman melalui telepon dan mengatakan “Cak, saya beli Rp 200 ribu”. Selanjutnya Adi datang ke kontrakan terdakwa menyerahkan sabu sesuai pesanan. Kemudian, setelah transaksi selesai, Adi pergi meninggalkan kontrakan terdakwa. Sedangkan terdakwa masuk ke dalam rumah terdakwa dan menunggu Keni untuk mengambil pesan-
annya. Berdasarkan informasi dari masyarakat terkait adanya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Siwalankerto, petugas kepolisian akhirnya menangkap terdakwa. Dari tangan terdakwa ditemukan barang bukti sabu seberat 0,29 gram serta HP sebagai sarana berkomunikasi di lantai kamar terdakwa.
Sambungan dari halaman 1 Terhadap perbuatannya terdakwa, majelis menyatakan terdakwa telah terbukti bersalah telah melakukan perbuatan” tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I bukan tanaman berupa sabu.
“Mengadili, menyatakan terdakwa Suluh Eko Wibowo telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” kata hakim IGN Putra Atmaja saat membacakan amar putusannya di PN Surabaya, Jumat (27/5). Dalam pertimbangannya
Sabu Diranjau di Pot Bunga sabu seberat 0,5 gram dengan harga Rp 550 ribu. Namun, terdakwa hanya menerima Rp 400 ribu. Sisanya akan diberikan jika berhasil mendapatkan sabu tersebut. Selanjutnya pada Kamis (2/12) pukul 12.00, terdakwa menghubungi Yulian (DPO) untuk memesan sabu seharga Rp 600 ribu. Yulian meminta pembayaran ditransfer ke rekening atas nama Anwar Anam.
Kemudian, selain sabu tersebut terdakwa menghubungi Tae (DPO) untuk memesan ganja seharga Rp 300 ribu. Seperti halnya Yulian, Tae juga meminta pembayaran ke rekening atas nama Ngatemi. Setelah menerima pembayaran, Tae menyerahkan ganja di depan gang Kedung Klinter. Disusul satu jam kemudianYulian menyerahkan sabu di pot bunga di
kalangan saling mencuit. Ada yang ngegas seakan kasus seperti itu sudah biasa terjadi. Tapi ada yang menegaskan Polrestabes Surabaya kecolongan sampai dua kasus tersebut tidak terdeteksi oleh pimpinan tertinggi hingga baru terkuak kala di persidangan. Ada pula yang berpendapat, dua kasus tersebut menahbiskan sistem atau pola pengawasan internal di kepolisian lemah.
majelis hakim menyatakan sependapat dengan JPU Diah Ratri yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara dan denda yang sama. Terhadap putusan tersebut, meski sempat merengek, terdakwa akhirnya menerima vonis majelis hakim tersebut. “Terima Yang Mulia,” ujar terdakwa. (jak/fer)
Sambungan dari halaman 1 depan gang Kedung Klinter. Usai menerima kedua narkotika tersebut, terdakwa mengambil sedikit sabu untuk dipakai sendiri. Sementara ganja seberat 9,70 gram disimpannya. Ternyata, aksi terdakwa sudah tercium anggota Satreskoba Surabaya. Terdakwa akhirnya diamankan saat berada di dalam rumah. Atas perbuatannya tersebut, jaksa penuntut umum (JPU) Siska
Christina menyatakan terdakwa telah terbukti bersalah melanggar pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Memohon kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Moch Syahril Hidayatullah selama 7 tahun serta pidana denda Rp 2 miliar subsidair 6 bulan kurungan,” kata JPU Siska saat
Lemah atau Disetel Lemah? Kedua, sidang yang menghadirkan Ratna Furi Rafika Sari sebagai terdakwa. Ratna, istri seorang tahanan bernama Reza Bayu Mahendra. Ratna jadi pesakitan setelah tertangkap kala mengirim narkoba ke sel tahanan Mapolrestabes Surabaya setelah diminta suaminya dengan menggunakan HP dari dalam sel tahanan pada Desember 2021. Kedua kasus ini ramai dibicarakan masyarakat. Berbagai
ada delegasi dari pimpinan. “Tidak ada gelegasi dari pimpinan, kapolrestabes juga tidak ada statement apa-apa,” Fakih, Jumat (27/5). Fakih tidak menampik jika ada kelemahan di bagian tahti. Sepengetahuannya, semenjak kejadian itu Sattahti Polrestabes Surabaya seringkali melakukan razia tahanan. “Terus ada pembenahan-pembenahan sesuai SOP,” kata Fakih. Namun, mantan Kanitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya, itu tidak mau berkomentar lagi dengan alasan bukan wewenangnya, melainkan Kapolrestabes Surabaya. (jak/rio/fer)
Sambungan dari halaman 1
Tiga ‘Penerbang’ Diamankan itu bermula dari informasi masyarakat yang menyebut adanya praktik judi merpati di daerah tersebut. Parahnya, kegiatan judi itu dinilai sangat mengganggu keamanan maupun ketentraman warga sekitar.
selembar carik kertas yang terdapat tulisan angka nomor tombokan judi togel dari penombok, HP merek Samsung warna hitamType Galaxy J2 Prime,” ungkapnya. Selanjutnya terduga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolsek Semampir untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, Suparman mengaku bahwa keuntungan hasil togel itu untuk mencukupi kebutuhan sehari hari. “Buat sehari-hari,” pengakuannya. (alf/fer)
membacakan amar tuntutannya di Pengadilan Negeri Surabaya, Jumat (27/5). Tehadap tuntutan tersebut, terdakwa yang tidak didampingi pengacara saat menjalani sidang memohon keringanan kepada majelis hakim yang diketuai Martin Ginting. “Mohon keringanan Pak Hakim. Saya menyesal,” ujar terdakwa. (jak/fer)
Sambungan dari halaman 1 Sangat lemah, terutama dalam bidang tata aturan tahanan. Bukan tidak mungkin kasus “sejenis” di berbagai belahan rumah tahanan polres-polres lain, atau bahkan di lembaga pemasyarakatan juga terjadi. Soal kasus di Mapolrestabes Surabaya, terjadi hingga dua kali bukan sebuah kebetulan. Bukan pula kecolongan. Lebih kepada kelonggaran (atau mungkin tersistem) meski secara teori pola
pengawasan yang ditetapkan, baca: SOP, maksimal. Bahasa kerennya, maximum security. Nah yang jadi pertanyaan, kok dua kasus itu bisa terjadi? Kok para tahanan mudah bertransaksi di sel? Kok tahanan bisa leluasa menggunakan HP (handphone) di dalam sel? Apa petugas atau aparat penjaga atau anggota kepolisian yang menjaga tidak mengetahui? Atau ada hal lain yang tidak
terungkap terjadi di sel tahanan atau rumah tahanan? Lebih tajam lagi mencuat pertanyaan, apakah kesejahteraan aparat terkhusus penjaga sel tahanan di Mapolrestabes Surabaya tidak seimbang dengan tugas dan fungsinya? Pertanyaan terus menghujam dipikiran siapa pun sosok berakal sehat, apa iya pimpinan tertinggi di Polrestabes Surabaya tidak mengetahui hal ini? Atau
apa betul bawahannya sengaja tidak melaporkan karena dianggap aman-aman saja ketika tahanan sedang bertransaksi narkoba kala menjalani masa penahanan? Masih banyak pertanyaan yang bisa dikuak menelesuri kasus seperti ini. Masih bejibun kalimat tanya dibenak orang-orang yang berempati terhadap kasus-kasus seperti ini. Mencari jawaban itu akan
sulit, sesulit orang mencari jarum yang jatuh ditumpukan jerami. Apalagi kejadiannya fakta tanpa rekayasa, jawaban apa pun tidak menjadi perlu untuk mengurai dan mengevaluasi kasus ini di internal institusi. Ibarat peribahasa “Sepandai-pandai tupai melompat, pasti terjatuh juga”. Nah, justru yang penting di kasus seperti itu harus ada yang merasa malu. (*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SABTU WAGE, 28 MEI 2022 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Bupati Fandi Akhmad Yani turut menyumbangkan dana yang dimasukkan ke kotak Koin NU Sehat.
Respons Bupati Soal Koin NU Sehat untuk Dirikan RS Gresik, Memorandum Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik menggulirkan program Koin NU Sehat untuk mendirikan rumah sakit (RS). Gayung bersambut, program itu direspons positif Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah. Warga Gresik bahkan diajak bersama merealisasikan rencana mulia itu. Hal itu disampaikan bupati ketika menghadiri halalbihalal MWCNU Benjeng, Jumat (27/5). Ia mengatakan, program tersebut menjadi bentuk khidmat warga nahdliyin bersama-sama ingin membuat suatu prasasti yang manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat luas berupa RSNU. Ia menegaskan, mayoritas masyarakat Gresik merupakan warga Nahdliyin. Oleh karenanya, masyarakat diajak bersama-sama mewujudkan mimpi tersebut. RSNU akan lebih mudah direalisasikan ketika semua bergandeng tangan. Salah satunya melalui Koin NU Sehat. “Mari bersama-sama mewujudkan RSNU di Gresik. Mudah-mudahan dengan kita bersama bergotong royong, besar atau kecil tetapi jika bersama maka insya Allah ini akan menjadi kekuatan untuk bisa merealisasikan hal tersebut,” tegasnya usai menyumbang di kotak Koin NU Sehat. Wabup menyampaikan harapan senada. Menurutnya, ini merupakan angin segar untuk terwujudnya RSNU di Kota Pudak di masa yang akan datang.”Mari dukung Gerakan Koin NU Sehat. Kalau tidak bisa saat ini, bisa besok lusa. Karena pembangunan rumah sakit ini adalah suatu pekerjaan jangka panjang, dan nantinya cita-cita besar yang sudah lama kita impikan ini terwujud, maka akan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” terangnya. (and/har/epe)
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Kondisi terakhir Pasar Ikan Modern di Jalan Raya Duduksampeyan.
PASAR IKAN MODERN DUDUKSAMPEYAN JADI SOROTAN
Nihil Kontribusi PAD
Gresik, Memorandum Pasar Ikan Modern di Jalan Raya Duduksampeyan sudah bertahun-tahun mangkrak. Fasilitas yang diharapkan bisa mendulang pendapatan asli daerah (PAD) itu masih berperkara di kejaksaan. Sebelum ada putusan, pemerintah kabupaten (pemkab) tidak bisa mengambil alih dari pengelola. Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gresik Khoirul Anam. Terkait penyerahan aset Pasar Ikan Modern yang dikelola PT Lumbung Putra Kalimantan, hingga kini belum bisa dilakukan. “Belum, saat ini (prosesnya, red) masih di kejaksaan,” cetusnya dikonfirmasi beberapa waktu lalu.
Kondisi itu mengundang reaksi Ketua Komisi II DPRD Gresik Asroin Widyana. Ia meminta persoalan segera dituntaskan sehingga bisa kembali dioperasikan. “Sudah sejak 2017 lalu tidak ada aktivitas. Kami minta bisa segera diselesaikan,” katanya, Jumat (27/5). Ia mendesak aset itu difungsikan segera agar bisa menjadi
“
Awalnya pendirian pasar ikan modern kan memang untuk menambah PAD. Tapi ternyata tidak berjalan dengan baik,”
ASROIN WIDYANA Ketua Komisi II DPRD Gresik lumbung baru PAD. “Awalnya pendirian pasar ikan modern kan memang untuk menambah PAD. Tapi ternyata tidak berjalan dengan baik,” imbuhnya.
Skema BOT Pemkab Gresik dengan PT Lumbung Putra Kali mantan yang menginvestasikan Rp 59 miliar. 2017 tidak setor PAD Rp 180 juta. 2018 tidak setor PAD Rp 280 juta.
Informasi yang dihimpun, pasar ikan modern merupakan kerja sama Pemkab Gresik dengan PT Lumbung Putra Kalimantan. Pihak pengembang menginvestasikan Rp 59 miliar untuk pembangunan dengan hak kelola 30 tahun. Dengan catatan, setiap tahun mereka menyetor pendapatan daerah.
Karena dinilai telah melanggar kesepakatan BOT, pada 2020 lalu Pemkab berusaha meminta kembali aset tersebut. Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan, Pemkab Gresik melaporkan hal ini kepada kejaksaan. Namun, hingga pertengahan 2022 kasus tersebut belum ada kejelasan. (and/har/epe)
16.541 Lampu Terpasang di Jalan Poros Utama Kecamatan Bojonegoro, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus berupaya memaksimalkan pelayanan kepada warganya. Kali ini melalui dinas perumahan, kawasan permukiman dan cipta karya (DPKPCK), ada pemasangan penerangan jalan umum (PJU). Hingga Mei 2022, terpasang 16.541 titik lampu di pinggir jalan poros utama kecamatan (PUK) se-Kabupaten Bojonegoro. Kabid PJU, Sarana, dan
Prasarana DPKPCK Sarifuddin mengatakan, pemasangan penerangan itu meningkatkan fungsi keamanan di jalanan. Di Kecamatan Bojonegoro sendiri jalan kota telah ter-cover. Sementara di luar pusat kota juga hampir seluruhnya. “Sampai saat ini telah terpasang PJU di 16.541 titik dan akan terus berlanjut hingga kebutuhan PJU di Kabupaten Bojonegoro terpenuhi,” katanya, Jumat (27/5). Sarifuddin berharap, PJU yang telah terpasang bisa
menunjang keamanan warga saat berkendara malam. Sebab, wilayah yang dilalui kini sudah terang. Pihaknya mengimbau warga untuk ikut serta menjaga lingkungan jika ada PJU yang mati. “Sebab laporan dari masyarakat sangat bermanfaat untuk segera mengatasi PJU padam. Warga bisa melaporkan jika PJU di wilayahnya padam melalui WhatsApp Center atau direct message ke akun Instagram,” tutupnya. (top/har/epe)
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Wabup Aminatun Habibah menanam pohon di SMPN 2 Gresik.
Bu Min Dorong Sekolah Gresik Masuk Adiwiyata Nasional Gresik, Memorandum Pemkab Gresik terus mendorong sekolah-sekolah untuk bersaing di skala nasional. Salah satunya, SMP Negeri 2 Gresik yang berjuang menjadi Sekolah Adiwiyata Mandiri tingkat nasional. Dukungan itu di antaranya dengan penanaman bibit tanaman oleh Wakil Bupati (Wabup) Aminatun Habibah. “Kami mengapresiasi apa yang telah dilakukan SMPN 2 Gresik dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman. Dan tentunya mendukung sebagai sekolah adiwiyata tingkat nasional,” kata wabup didampingi Kepala Dinas Pendidikan S Hariyanto kemarin. Usai melakukan penanaman bibit, wabup berkeliling ke lingkungan sekolah yang asri tersebut. Setiap sudut sekolah hampir merata terisi dengan tanaman hijau. Baik tanaman hias bunga, maupun tanaman besar. Bahkan di area tengah dibangun semacam taman hijau yang membuat suasana kian segar. Kepala SMPN 2 Gresik Beri Avita menjelaskan, sekolahnya mempunyai ciri khusus. Yaitu banyaknya tanaman liquanyu. Tanaman ini menjalar ke bawah sehingga membuat teduh berbagai sudut halaman sekolah. Banyaknya tanaman membuat suasana sekolah lebih asri dan nyaman. “Karena mulai mengajukan sebagai sekolah adiwiyata tingkat kabupaten, provinsi bahkan nasional, tanaman ini selalu terus kami budidayakan dan kembangkan. Termasuk di sekolah binaan kami yaitu MINU Terate Putra, MINU Lumpur, dan Asmaiyah,” kata Beri Avita. Ke depan, pihaknya terus mendorong lingkungan hijau dan asri, serta menanamkan budaya cinta lingkungan kepada seluruh warga sekolah. Di antaranya melalui progam pantang pulang sebelum kelas bersih, satu guru satu tanaman, dan pilah sampah. (and/har/epe)
PASAR IKAN MODERN DUDUKSAMPEYAN Diresmikan 2016.
FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
PJU di pinggir ruas jalan yang dicor.
FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Pencarian korban tenggelam yang terseret arus ketika berenang melibatkan tim gabungan.
Bocah 12 Tahun Terseret Arus Kali Gandong Bojonegoro, Memorandum Nahas menimpa ATP (12). Bocah asal Desa Ngrejeng, Kecamatan Purwosari itu dilaporkan terseret arus sungai ketika berenang Kamis (26/5) sore. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro Agus Purnomo menjelaskan, korban diketahui bersama pamannya, Mahfudi (43) pergi ke kebun untuk memetik jagung sekitar pukul 14.00. “Setelah itu, korban hendak renang di Kali Gandong yang lokasinya persis di samping kebun. Sedangkan pamannya pulang mengembalikan jagung yang telah dipetik,” katanya kemarin. Ternyata, selang beberapa jam korban tak kunjung pulang. Kondisi itu membuat keluarga waswas sehingga mencari di sekitar lokasi namun tidak ditemukan. Kabar hilangnya bocah terseret arus Kali Gandong dengan cepat menyebar. Tim SAR gabungan yang menyisir dari darat tidak menemukan hasil. Namun, Kamis petang bibi korban sempat melihat benda seperti sosok manusia dua kali mengapung di sungai. “Setelah melihat tersebut, kami memasang jaring di titik nol (tempat kejadian perkara) hingga radius tiga km. Namun belum membuahkan hasil dan dilanjutkan hari ini (kemarin),” ujarnya. (top/har/epe)
Ikut Sumbang Perak SEA Games 2021
Keluarga Atlet Voli Pantai Asal Bawean Keluhkan Minimnya Apresiasi Gresik, Memorandum Nur Atika Sari, atlet voli pantai asal Pulau Bawean, turut menyumbangkan medali bagi Indonesia di SEA Games 2021 Vietnam. Perempuan berusia 24 tahun itu turut menyumbang medali perak di cabang olahraga voli pantai putri beregu. Keluarga berharap ada apresiasi dari
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Nur Atika Sari berpose dengan medali perak yang diraihnya di SEA Games 2021 Vietnam.
pemerintah daerah. Faisal, ayah Nur Atika Sari, menyebut putrinya sudah tiba di kampung halaman di Desa Gunungteguh, Kecamatan Sangkapura. Kendati sudah mengharumkan nama Indonesia dan daerah, pihak keluarga mengaku belum ada sambutan atau apresiasi dari pemerintah daerah. Hal tersebut sangat disayangkan pihak keluarganya. Menurutnya tidak ada apresiasi
dari kecamatan hingga kabupaten. “Tidak ada penghargaan dan tanpa sambutan hangat dari pemerintah saat pulang kemarin (26/5),” kata Faisal kemarin. Setiba di kampung halaman, perempuan empat bersaudara itu langsung ke lapangan turnamen voli di Pulau Bawean. Dia justru disambut masyarakat dan para atlet yang sedang berlatih. Hal itu sedikit menghilangkan dahaganya bertemu dengan rekanrekan untuk menghibur diri.
Faisal bercerita, pada Juni 2022 Nur Atika Sari harus masuk pemusatan latihan (TC) pelatnas di Padepokan Bola Voli Sentul. Pihak keluarga tetap berharap ada reward atau apresiasi dari pemerintah daerah. Seperti diketahui, tim voli pantai beregu putri Indonesia yang diwakili Putu Dini Jasita Utami/Dhita Juliana dan Nur Atika Sari/Sari Hartati menyumbang medali perak. Di final, mereka gagal duo Thailand. (and/har/epe)