memorandum.co.id
RABU PON, 27 MEI 2020
memorandumredaksi@gmail.com com
HARGA Rp 3.500,-
DUA BOCAH TEWAS TERPANGGANG DI DALAM CHARADE SILVER
Dua bocah malang tersebut adalah AGM (4) dan KFA (4). Tubuh kedua korban ditemukan di jok depan mobil jenis Daihatsu Charade. Kapolsek Bersambung ke halaman 11
Surabaya, Memorandum Akibat korsleting listrik pada stop kontak, rumah di Jalan Arimbi III/6A milik Jupri, terbakar, Senin (25/5) malam. Kali pertama kebakaran diketahui warga setempat yang melihat rumah Jupri mengeluarkan asap pekat dari ventilasi. Bersambung ke halaman 11
Jenazah AGM dan KFA dievakuasi petugas dari Charade yang terbakar.
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Ditinggal Pergi, Rumah Dilahap Api
Pasuruan, Memorandum Ironis menimpa dua bocah warga Dusun Nampes, Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan. Keduanya tewas terpanggang di dalam mobil yang terbakar dan terparkir di halaman rumah tetangganya. FOTO: ISTIMEWA
SERTIFIKA T
P ER S WAN DE
MOBIL SUDAH LAMA MOGOK Rumah di Jalan Arimbi yang terbakar menjadi tontonan warga.
Sidang DPR Oleh: Dahlan Iskan
B
egitu banyak perkembangan penting hari ini. Nasib Sabrina Meng diputuskan hari ini. Oleh pengadilan di Vancouver, Kanada. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu --yang dua hari lalu mulai diadili dengan tuduhan korupsi-- meningkatkan perlawanan hari ini. Di Beijing --hari ini juga-- sidang pleno DPR ditutup dengan sejarah: lahirnya dua undang-undang penting. Yang satu adalah UU pengaturan masyarakat sipil --yang sudah tertunda puluhan tahun. Satunya lagi UU keamanan Hongkong --yang menyebabkan demo besar-besaran di pulau itu sejak tiga hari lalu. Bersambung ke halaman 5
Kedua tersangka bersama anggota Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Tidak Puas dengan Gaji /A M DU AN OR EM :M IS
KRONOLOGI KEJADIAN
Tak puas dengan gaji yang diterima, Rizky dan Punamin membobol apartemen bosnya dan menggondol sejumlah barang berharga.
AF
membawa kabur sejumlah barang berharga korban. Di antaranya jam tangan mewah, beberapa HP dan uang tunai. Jika ditotal kerugian yang ditanggung Kim mencapai Rp 200 juta. Informasi yang dihimpun peristiwa itu terjadi pada 20 Mei. Oleh korban peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Bersambung ke halaman 11
GR
Surabaya, Memorandum Merasa tidak puas dengan gaji yang diterima, membuat Rizky (27), warga Mojokerto dan Punamin (35), warga Sampang, Madura, nekat membobol apartemen. Hanya saja apartemen yang dibobol itu ternyata milik Kim, warga negara asing (WNA) asal Korea, yang juga majikan kedua pelaku. Dari aksi tersebut mereka berhasil
ZI
Z
Dua Sopir Pribadi Kompak Bobol Apartemen, Satu Ditembak
Hanya sehari setelah beraksi, kedua pelaku ditangkap di lokasi berbeda. Karena nekat kabur saat disergap, kaki kiri Punamin dijebol peluru.
Tiga Pengamen Nyabu di Rumah Penjual Pria Nginden
TINGGAL di negara barat memang berbeda jauh adat dan kulturnya dengan budaya timur. Jika di Indonesia mayoritas penduduknya muslim, tapi bagaimana kalau menetap di Los Angeles seperti Sarah Azhari?. Bersambung ke halaman 11
+ Meng, DPRD Jatim mengkritisi PSBB tahap ketiga. -
Mudah-mudan tidak ada yang mengkrikiti.
Si Mameng (Tikus berdasi)
Ketiga pengamen yang ditangkap karena mengonsumsi sabu.
Surabaya, Memorandum Keuntungan besar dan mudah diperoleh menjadi alasan para pengedar narkoba tetap eksis. Seperti yang dilakukan Ari Wirawan (44), warga Jalan Nginden VI. Berawal dari rutin mengonsumsi sabu beberapa tahun lalu, Ari melebarkan sayap menjadi pengedar. Sayang, bisnis haram Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Tantangan
Jualan Sabu
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Sarah Azhari
Surabaya, Memorandum Tiga pengamen diamankan polisi setelah digerebek karena asyik nyabu di rumah kontrakan milik penjualnya di Jalan Irawati II. Mereka adalah Leo (21), warga Jalan Nias Ngagel, Dwiyanto (21), warga Jalan Pacar Keling, dan Alus (19), warga Jalan Bagong Tambangan 4-A. Selain tersangka, di lokasi juga disita barang bukti seperangkat alat isap sabu Bersambung ke halaman 11
Ari Wirawan
CINTA LAMA BERSEMI KEMBALI DI BALIK KEINDAHAN REUNI Έ1Ή
BCL KW Menjanjikan Kemesraan Ekstra Sepulang Acara Sejak aplikasi WhatsApp (WA) dikenal, reuni menjadi acara yang sangat digemari para mantan teman. Mulai mantan teman TK (taman kanak-kanak) hingga mantan teman PT (perguruan tinggi). Yuli Setyo Budi, Surabaya
Selain yang membahagiakan, tentu ada efek negatif dari acara kumpul-kumpul mengenang masa lalu itu. Salah seorang yang terkena efek negatif adalah seorang lelaki warga Jambangan, sebut saja Endardi. Mahligai rumah tangga yang dibina lebih dari 16 tahun bersama istri, sebut saja Nia, nyaris bubrah. Ceri-
tanya, awal tahun lalu Nia reunian bersama teman SMA-nya. Sebelum berangkat ke lokasi acara, hampir satu jam dia menghabiskan waktu di depan cermin untuk berdandan. Endar sempat heran dan bertanya, “Kok lama sekali dandannya?” Nia tidak menjawab. Dia hanya melirik suaminya sambil tersenyum. Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
RABU PON, 27 MEI 2020 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Agus M, Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Kristion,Afin Maulidin, Suprianto, H Darianto, Iswin Afrizal. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN SI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL:
areksidoarjo@gmail.
Malam Takbiran Mencari Wartawan
Wayan Dendra Tak Lupakan Sejarah Sidoarjo, Memorandum Malam takbiran kemarin, handphone I Wayan Dendra SH MHum terus-menerus online. Bukan karena bisnis besi tua yang dijalaninya. Tetapi, melalui media sosial (medsos)-nya, ia mencari (menghubungi) wartawan Kota Delta. Wayan Dendra bukan hanya say hello atau menyapa wartawan lewat medsosnya. Namun ia mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1441 H kepada insan pers Sidoarjo, serta menawarkan bantuan kepada kuli tinta. “Apa yang bisa saya bantu?” ujar Wayan Dendra yang malam itu menghubungi Memorandum via WhatsApp (WA). Kenapa mantan Ketua DPC
Hanura Kabupaten Sidoarjo dan mantan anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo itu mencari-cari wartawan di malam takbiran? Ternyata Wayan, sapaan akrabnya, tahu persis saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, wartawan dalam posisi serba sulit. Wartawan susah menghubungi pejabat, wakil rakyat, politisi, pimpinan partai politik, calon bupati dan wakil bupati,
serta pengusaha dengan alasan pandemi. Jangankan untuk ditemui, untuk wawancara via online saja, narasumber terkesan menghindar. Pesan WA Memorandum ke sejumlah narasumber untuk diwawancarai terkait lebaran di tengah pandemi Covid-19 tidak pernah dibalas. Begitu juga kalangan pengusaha, terkesan menghindari wartawan. Itu bisa dimaklumi mengingat saat ini pandemi Covid-19 juga melanda Sidoarjo dan dari hari ke hari jumlah warga yang positif corona terus merangkak naik. Kesulitan itu dibaca Wayan Dendra. Pengusaha besi tua, ia lebih senang disebut tukang rombeng, yang sukses di Jawa dan Bali itu justru mencari wartawan untuk membantu kesulitan yang dirasakan insan
pers. Pria kelahiran Negara, Bali itu bahkan menawarkan iklan dan memberikan sesuatu yang bisa membantu insan pers. “Saya tidak melupakan sejarah. Teman-teman pers telah banyak membantu saya,” begitu alasan Wayan Dendra di malam itu. Menurut mantan ketua organisasi kepemudaan di Sidoarjo ini, insan pers banyak membantunya. Baik saat merintis bisnis rombengan maupun saat dirinya nyaleg dari Partai Hanura belasan tahun silam maupun saat dirinya memimpin organisasi kepemudaan. “Teman-teman pers banyak membantu saya, men-support saya dan menunggui saya saat penghitungan suara pencalegan,” urai Wayan Dendra. Kebaikan insan pers itu, lanjut Wayan Dendra, ia ingat
kan sampai akhir hayat. “Kebaikan leh itu melekat dan tak lapuk oleh gat zaman. Akan selalu saya ingat laki sampai akhir hayat,” susul lelaki yang tinggal di perumahan Puri Indah Sidoarjo itu. dra Kata-kata Wayan Dendra ka. bukan isapan jempol belaka. Di malam takbiran, satu per ang satu wartawan Sidoarjo yang ngi kenal dengannya dihubungi asa dan ditawari bantuan. “Di masa tak sulit seperti ini, saya mengontak ang teman-teman pers. Ini saat yang udi tepat untuk membalas budi ers kebaikan teman-teman pers dra. Sidoarjo,” cerita Wayan Dendra. but, Wayan Dendra menyebut, ngtanpa insan pers ia tidak mungdak kin bisa sebesar ini. Ia tidak mungkin bisa memimpin DPC gan Partai Hanura Sidoarjo dengan baik dan merebut tiga kursi waam. kil rakyat belasan tahun silam. kin Namanya juga tidak mungkin
bisa melambung bila tidak dibantu insan pers. “Kebaikan insan pers tidak akan saya lupakan. Akan saya ingat sampai akhir hayat,” ulang Wayan Dendra.(jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/JOK
"Kebaikan Pers Melekat dan Tidak akan Lapuk oleh Zaman".
I Wayan Dendra SH MHum
Sidoarjo, Memorandum Di tengah pandemi Covid-19 melanda Indonesia, masih ada orang baik berbagi kepada masyarakat terdampak. Seperti yang dilakukan H Totok Supriyono, pengusaha asal Desa Kemangseng, Kecamatan Balongbendo. Ada sebanyak 1.100 orang mendapat zakat. Karena di tengah masa pamdemi, protokol kesehatan tetap diperhatikan. Warga yang mendapatkan undangan atau akan menerima zakat harus cuci tangan dengan sabun dan cek suhu badanya. Untuk menghindari kerumunan, kegiatan ini dibagi menjadi 3 gelombang. “Kita ini punya satu niatan komitmen yang biasa dilakukan tiap tahun. Dan kegiatan berbagi ini sudah kita lakukan di tahun ke-5. Biasanya kita bagi di momen tutup tahun dan saat jelang Hari Raya Idulfitri. Kali ini sebanyak
H Totok Supriyono (nomor 2 dari kiri) dan Camat Balongbendo (tengah) memantau proses pembagian zakat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
1.100 paket zakat dibagikan kepada anak yatim, yatim piatu, dan kaum duafa yang ada di Sidoarjo, Mojokerto dan Gresik,” ungkap Abah Totok, panggilan akrabnya ketika ditemui Memorandum, Kamis, 21 Mei 2020.
Selain itu kegiatan berbagi, juga dilakukan sebelum ramadan. Sebulan sekali pada Jumat, Abah Totok berbagi ratusan nasi bungkus gratis. Dan selama ramadan berbagi takjil. "Kewajiban sebagai umat muslim sebelum kita
FOTO: MEMORANDUM/WIN
Pengusaha Balongbendo Berbagi dengan Ribuan Warga
Abah Totok membagikan sendiri bantuan kepada warga.
Dibantu karyawan dan keluarga dalam proses pembagian zakat.
salat Idulfitri, bagi yang mampu memberikan zakat. Sebagai warga negara kita mematuhi protokol kesehatan kita patuhi,” ujar pemilik PT Karya Bintang Mandiri yang bergerak di bidang penyedia tenaga kerja ini.
judkan. Termasuk pmberian hak-hak pekerja seperti THR, sudah dilakukan sejak 20 Mei 2020. Camat Balongbendo mengucapkan terima kasih atas partisipasi pengusaha yang peduli kepada orang-orang yang me-
Di tengah dampak Covid-19 yang juga dirasakan Abah Totok, termasuk dengan terpaksa merumahkan sekitar 2.000 pekerjanya, namun niat berbagi kepada ribuan orang yang membutuhkan patut disyukuri masih bisa diwu-
merlukan. “Saya yakin sedekah yang dilakukan oleh Abah Totok, akan membawa berkah. Tidak ada sejarahnya orang yang berbagi menjadi miskin,” pungkas Camat Balongbendo Puguh Santoso SE. (win/jok/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA Dewan Jatim: PSBB Tahap 2 Tak Efektif
RABU PON, 27 MEI 2020 HALAMAN 3
Surabaya, Memorandum Pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap 3 mendapat kritik dari Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Selasa (26/5). Sebab masih tingginya jumlah penderita covid-19, membuat tahapan PSBB sebelumnya tidak efektif. Wakil ketua DPRD Jawa Timur Anik Maslachah minta agar pemerintah lebih memperketat lagi penjagaan, sweeping, dan penegakan sanksi. Politisi PKB ini menambahkan memperbanyak PCR test pada semua komunitas, baik pabrik, masjid, musala. “Bila ha-
silnya reaktif, dilanjut swab dan langsung tracking secara cepat pada keluarganya,” kata dia. Lanjut Anik Maslachah, bila hasil swab positif, langsung masuk rumah sakit rujukan atau darurat. “Jangan isolasi mandiri, karena selama ini tidak efektif,” tutur dia.
Sementara itu pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Surabaya Raya jilid II, Provinsi Jawa Timur kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Indonesia dengan penambahan sebanyak 233 kasus baru. “Hari ini kasus yang terkonfirmasi positif covid-19 di Jatim ada tambah sebanyak 233 kasus baru sehingga total ada 3.875 kasus positif covid-19 di Jatim. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.839 orang (77,95%) masih dirawat, 506 orang (13,06%) dinyatakan sudah sembuh dan 303 orang (7,82%) yang meninggal dunia,”
“
Hari ini kasus yang terkonfirmasi positif covid-19 di Jatim ada tambah sebanyak 233 kasus baru sehingga total ada 3.875 kasus positif covid-19 di Jatim," FOTO: ISTIMEWA
Anik Maslachah
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim
kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Senin (25/5). Menurut orang nomor satu di Pemprov Jatim, penambahan kasus baru yang terkonfirmasi positif masih didominasi Kota Surabaya sebanyak 120 kasus, disusul Sidoarjo 30 kasus, Tuban 20 kasus, Kota Kediri 13 kasus, Lamongan 7 kasus, Kabupaten Probolinggo 6 kasus, Bojonegoro 6 kasus, Gresik 6 kasus, Kabupaten Mojokerto 5 kasus, lumajang 4 kasus, Jombang 4 kasus, Magetan 4 kasus, Kota Probolinggo 3 kasus, Trenggalek
2 kasus, Banyuwangi 1 kasus, Nganjuk 1 kasus, Pamekaan 1 kasus, dan Kabupaten Pasuruan 1 kasus. “Kita juga bersyukur karena hari ini pasien yang sembuh bertambah 17 orang yakni 9 dari Surabaya, 2 dari Gresik, 2 dari Kabupaten Probolinggo, 1 dari Jember, 1 dari Kab Kediri, 1 dari Trenggalek, dan 1 dari Sampang. Namun kita turut berduka karena yang meninggal bertambah 9 orang yakni 5 dari Surabaya, 2 dari Sidoarjo, 1 dari Nganjuk, dan 1 dari Lamongan,” ungkap Khofifah. (day/rif)
Libatkan RT/RW PSBB Jilid 3 Diharap Berhasil MEL ALUI KepGub no. 188/258/KPTS/013/2020, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Surabaya diperpanjang bersama Gresik dan Sidoarjo. Berdasarkan data Pemkot Surabaya per 24 Mei 2020, jumlah positif Covid-19 sebanyak 1975, sembuh 175, meninggal 172. Surabaya terbanyak se Jawa Timur. Sekitar 50% positif Covid-19 Jawa Timur itu dari Surabaya. “Kita memasuki PSBB jilid 3. Saya mengamati dinamika
pro kontra perpanjangan PSBB Surabaya jilid 3 ini. Kekurangefektifan jilid 1 dan jilid 2 dalam pelaksanaan dan pengaruh PSBB yang belum berhasil melandaikan kurva menjadi bahasan panjang di grup-grup sosmed. Pendapat dan saran warga dari berbagai elemen masyarakat perlu diperhatikan. Tidak salah jika banyak yang meragukan apa bisa jilid 3 nanti lebih baik, apa bedanya dengan jilid 1 dan jilid 2? Apa tidak ma-
Kontraktor PDAM Segera Dipanggil Surabaya, Memorandum Komisi A DPRD Surabaya segera memberikan rekomendasi untuk memberikan sanksi keras terhadap Adhi Karya selaku kontraktor pembangunan Kampus II UINSA Gunung Anyar. Hal itu diungkapkan Sekretaris Komisi A, Camelia Habiba. FOTO: MEMORANDUM/WAHYU Hal itu terkait masalah jebolnya pipa PDAM yang Camelia Habiba tertanam di wilayah Gunung Anyar akibat terkena proyek pengerjaan tiang pancang Kampus II UINSA. “Karena ini karena izin IMBnya belum keluar tapi mereka masih nekat terus melakukan pembangunan. Itu adalah kesalahan yang sangat fatal itu dari pihak Adhi Karya,” kata Habiba. Rekomendasi sanksi keras, menurut politisi PKB ini adalah IMB dari proyek yang dilakukan terancam tidak dapat dikeluarkan. “Kami akan berikan rekomendasi sanksi itu. Bukan kepada UINSAnya ya, tapi kepada pihak Adhi Karya selaku kontraktor,” tegasnya. “Kamis (28/5) besok, kami akan hearing bersama pihak Pemkot Surabaya dan juga Adhi Karya untuk lebih memberikan legitimasi kepada rekomendasi sanksi yang kita keluarkan,” lanjut Habiba. Di sisi lain, perwakilan Adhi Karya untuk proyek pembangunan kampus II UINSA Abdul Somad sebelumnya mengatakan pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut seputar ganti rugi maupun memanggapi adanya pengajuan gugatan dari perwakilan kelompok (class action). “Untuk keterangan soal itu satu pintu ya,” pungkasnya. (why/rif)
kin susah perekonomian warga,” ungkap Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti kepada Memorandum, Selasa (26/5). Reni mengatakan, PSBB jilid 3 sudah diputuskan melalui keputusan gubernur. Peraturan perundang-undangan pun masih berlaku mulai PP 21 th 2020, Permenkes 9 th 2020, Pergub 18 th 2020, Perwali 16 th 2020. Artinya PSBB secara aturan masih ada dan belum ada aturan perundang-undangan yang
merelaksasi. “Atas keraguan bisakah PSBB Surabaya jilid 3 berjalan efektif, menjadi tanggung jawab bersama utamanya pemerintah daerah yang membuat aturan dan punya kewenangan menegakkan aturan,” katanya. Reni menjelaskan, PSBB Surabaya Jilid 3 harus dijalankan berbekal analisa dan evaluasi detail mendalam PSBB jilid 1 dan 2. Jika implementasinya tidak beda dengan jiid 1 dan
2, dikhawatirkan warga akan apatis dan akhirnya cuek, tentu ini akan menjadi kendala penanganan Covid-19 karena keterlibatan dan disiplin warga merupakan faktor yang sangat penting. “Pelibatan RW melalui Kampung Wani Covid-19 perlu diapresiasi namun bukan berarti pengalihan tanggung jawab pelaksanaan tugas gugus covid, RW hanya membantu. Arahan dan tugas-tugas penanganan
tetap menjadi tanggung jawab pemerintah,” terangnya. PSBB yang sudah membawa dampak pada sektor sosial dan ekonomi harus benar mampu mengendalikan laju penyebaran Covid-19. Transparansi atas upaya yang sudah dilakukan pemkot juga penting untuk makin menguatkan kesadaran kolektif warga kota agar makin semangat bersama mengendalikan penyebaran Covid-19. (why/rif)
FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Reni Astuti
Pembangunan RSUD Soewandhie Berhenti Ada Opsi Perjanjian Baru Surabaya, Memorandum Penyelesaian pembangunan gedung baru RSUD Soewandhie yang ditargetkan November 2020, terancam molor. Sebab, pembangunan gedung yang dilakukan sejak 18 Desember 2019, sekarang mandek karena pandemi Covid-19. Kabid Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Kota Surabaya Iman Krestian menuturkan sejak diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pertama, sudah tidak ada kegiatan di lokasi. “Karena BUMN, maka lebih tegas sehingga PSBB pertama sudah tidak ada kegiatan,” tegas Iman, kemarin. Ia menambahkan begitu tiang pancang selesai, kegiatan dihentikan dulu. “Kalaupun ada pekerjaan, itu pun yang tidak membutuhkan orang banyak,” kata dia. Sebenarnya, ada rencana untuk menggali tanah di sana dan itu membutuhkan tenaga kerja banyak. Dengan kondisi seperti ini, tentu tidak bisa digunakan karena harus mematuhi protokol kesehatan. Dengan kondisi seperti ini, akan berdampak terhadap penuntasan pembangunan gedung 6 lantai dari 9 lantai yang direncanakan. Untuk itu pihaknya bersama tim anggaran membahas apakah ada perjanjian baru dengan pihak pelaksana proyek terkait dengan kondisi yang ada. Sebab Ini terjadi karena force major. “Apakah ada perpanjangan kontrak atau penghentian
FOTO: ISTIMEWA
Ground breaking pembangunan gedung baru RSUD Soewandhie pada November 2019.
kontrak. Takutnya kalau penghentian kontrak akan menyebabkan pembantu mangkrak,” beber dia. Namun jika nanti perkirakan Juni, kondisi sudah normal, sebenarnya biz mengejar target. Tapi ia sendiri agak pesimis karena kurva Covid-19 terus naik. Untuk diketahui proyek senilai Rp 197 miliar itu terletak di belakang gedung lama ini akan dibangun sembilan lantai,
yang terdiri dari delapan lantai dan satu semi basement. Namun, proyek multiyears itu akan dibangun enam lantai dulu. Sedangkan tiga lantai sisanya akan dianggarkan tahun depan. Gedung baru itu berdiri di atas lahan seluas 3.600 meter persegi. Sedangkan luas lantainya mencapai 25 ribu meter persegi. Gedung itu akan tersambung dengan gedung lama dan akan ada jembatan
penghubungnya. Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita menuturkan gedung baru tersebut ada penambahan ruang operasi, ruang cuci darah hingga radiotherapi. Yang kalah penting, gedung tersebut dilengkapi dengan fasilitas parkir. Sedangkan Wali Kota Risma mengatakan dibangunnya gedung baru yang akan dilengkapi dengan fasilitas radioterapi ini
diharapkan bisa membantu meringankan beban warga Kota Surabaya. Harapannya, mereka tidak takut kalau harus berobat, karena rumah sakit ini memang bertujuan untuk membantu warga yang kesusahan karena sakit. “Apalagi ini memang diprioritaskan dan disiapkan untuk warga yang mengalami penyakit kanker dan sebagainya,” tegasnya beberapa waktu lalu. (udi/rif)
Lebaran, THP Kenjeran dan KBS Tutup FOTO: ISTIMEWA
Halalbihalal di lapangan Makorem Tipe A Surabaya Timur.
Halalbihalal Tanpa Salaman Surabaya, Memorandum Kodim Tipe 0831 Surabaya Timur menggelar acara halalbihalal yang dilangsungkan secara sederhana. Kegiatan yang diikuti seluruh personel baik TNI maupun ASN (aparatur sipil negara), bertempat di makodim di Jalan Mulyorejo Indah 1, Selasa (26/5). “Acara ini untuk mempererat tali silaturahmi antara warga Kodim Tipe A0831 Surabaya Timur dan jajarannya. Sehingga saling memaafkan dengan penuh keikhlasan, keakraban serta persaudaraan,” kata Kasdim Tipe A 0831 Surabaya Timur Mayor Inf Sumarji. Sumarji menambahkan bila halalbihalal ini salah satu tradisi muslim di Indonesia dalam menyambut Idul Fitri. “Suatu kebiasaan yang hanya ada di tanah air kita ini sebagai ungkapan untuk saling memaafkan atas kesalahan dan kehilafan yang dilakukan,” terangnya. Masih menurut Sumarji, melalui halalbihalal ini sebagai wahana untuk instropeksi diri menjadi insan yang lebih baik dalam rangka pelaksanaan tugas yang lebih baik. “Di tengah merebaknya virus corona, agar para anggota kodim dan jajaran menerapkan protokol kesehatan di setiap kegiatan,” pungkas Sumarjo. (tyo/rif)
Surabaya, Memorandum Taman Hiburan Pantai ( THP) Kenjeran dan Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang seharusnya dijubeli pengunjung pada libur Lebaran, namun untuk kali ini tidak. Sebab, kedua destinasi wisata di Kota Pahlawan ini harus tutup. Kepala UPTD THP Kenjeran, Wisata Air Kalimas, dan Sunan Ampel Kota Surabaya Saidatul Maknunah mengungkapkan, biasanya kalau libur Lebaran seperti tahun-tahun lalu, THP Kenjeran dipadati pengunjung. Bahkan sampai penuh sesak. Namun untuk momen Lebaran ini, pantai yang terletak di kawasan Kenjeran itu tidak beroperasi. Ia menambahkan biasanya dalam momen Lebaran, THP Kenjeran selama seminggu sangat ramai. Setiap harinya, sekitar 10 ribu pengunjung yang datang. “Kami belum tahu kapan bisa dioperasikan lagi THP Kenjeran. Yang pasti Kenjeran
sudah tutup sejak ada 16 Maret di saat pandemi Covid-19,” ungkap dia, Selasa (26/5). Sebenarnya, pihak UPTD sendiri sudah menyiapkan berbagai acara untuk menyemarakkan momen Lebaran di sana. Namun karena Covid-19, maka anggaran dialihkan untuk penanganan virus corona. Ia menambahkan, dengan penutupan THP Kenjeran mengakibatkan terjadinya kehilangan potensi pendapatan. Kondisi ini juga berdampak terhadap nasib pedagang yang tidak lagi bisa berjualan. “Kami banyak mendapatkan pertanyaan dari masyarakat soal kapan buka. Kami belum bisa menjawab karena masih menunggu arahan,” jelas wanita berhijab ini. Sedangkan Humas KBS Wini Hustiani mengatakan kebun binatang hingga sekarang belum buka meski ada momen Lebaran. “Kami memang memperpanjang penutupan hingga 26
FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN
Kebun Binatang Surabaya (KBS) masih tutup.
Mei. Dan kami sudah sosialisasi lewat medsos,” kata Wini, Selasa (26/5). Soal kapan KBS dibuka kembali, Wini mengungkapkan akan menunggu perkembangan lebih lanjut. Sebab, sekarang ini kondisi belum memungkinkan. Merujuk momen Lebaran
tahun kemarin, masih lanjut dia, pada hari pertama jumlah pengunjung mencapai 9 ribu orang. Lalu meningkat jumlahnya terus menerus hingga seminggu. Karena pandemi ini, warga memilih berlibur di rumah saja. Di singgung di tempat lain
banyak pengelola kebun binatang yang menjerit karena tak ada pemasukan namun harus tetap merawat binatang, Wini mengungkapkan di KBS tidak ada masalah. Sebab, semua kebutuhan hewan berupa makanan dan asupan gizi terpenuhi. (udi/rif)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR Rumah Warga Plalangan Terbakar
RABU PON, 27 MEI 2020 HALAMAN 4
Tulungagung, Memorandum Seharusnya mulai Selasa (26/5) kemarin, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Tulungagung sudah beroperasi kembali pascalibur lebaran. Namun, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tulungagung memerintahkan untuk memperpanjang penutupan kantor Dispendukcapil. Sebab, tiga ASN yang selama ini berdinas di Dispendukcapil reaktif rapid test. Mereka merupakan seorang kepala seksi dan dua orang stafnya. Gerak cepat dilakukan GTPP dengan melakukan tracing kepada ketiga keluarga yang dinyatakan reaktif. Dari 15 anggota keluarga yang menjalani uji rapid test, hasilnya nonreaktif. Selain itu, upaya lain telah dilakukan oleh GTPP dengan melakukan penyemprotan disinfektan di dalam ruangan kantor Dispendukcapi untuk memutus mata rantai penyebaran corona. Wakil Juru Bicara GTPP Covid-19 Tulungagung Galih Nusantoro mengatakan, dengan adanya penghentian sementara layanan ini diharapkan potensi penyebaran corona bisa diminimalkan. “Tujuannya tentu untuk mengurangi potensi penyebaran corona mengingat 3 pegawainya reaktif,â€? ujar Galih. Walaupun menghentikan pelayanan tatap muka, namun Dispendukcapil masih melayani pelayanan bersifat online. Sehingga masyarakat yang ingin mengurus pelayanan bersifat online masih bisa melakukannya. Namun untuk pelayanan bersifat oine harus ditunda dulu hingga Selasa (2/6) mendatang. “Untuk layanan pengurusan dokumen secara online tetap bisa dilakukan, namun untuk pelayanan fisik harus kita tunda dulu, setelah ada temuan ASN di dispendukcapil yang reaktif rapid test,â€? terang Galih. Pihaknya berharap masyarakat bisa memahami kondisi ini dan memanfaatkan fasilitas yang ada, atau menunggu hingga layanan dispendukcapil kembali aktif seperti sedia kala. “Harapannya masyarakat bisa memaklumi kondisi ini, dan menunggu hingga pelayanan dibuka kembali,â€? pungkas Galih. Sementara itu Gatot, salah satu masyarakat yang akan mengurus dokumen kelahiran anaknya di dispendukcapil terpaksa menunda keinginanya tersebut. Gatot ingin, nanti ketika sudah beroperasi kembali ada percepatan pelayanan untuk dokumen-dokumen penting, sehingga masyarakat tidak terlalu lama menunggu prosesnya. “Ya kalau memang ada yang reaktif ya ndak masalah ditutup. Tapi ya nanti kalau sudah buka harus lebih cepat pelayananya,â€? ungkap dia. (fir/mad/lis)
FOTO: MEMORANDUM/ALV
3 ASN Reaktif Rapid Test, Dispendukcapil Tulungagung Ditutup
serta menghubungi korban. "Selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa dilanjutkan ke Polsek Jenangan. Api segera padam setelah unit pemadam kebakaran turun tangan dan melakukan pembasahan," terang Darmana. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp 5 juta. Sementara kasusnya ditangani anggota Satreskrim Polsek Jenangan. (alv/lis)
Polisi memeriksa rumah Hadi Suprianto yang tinggal puing-puing setelah terbakar.
Danrem 081/DSJ Minta Anggota Jalankan New Normal
Danrem 081/DSJ Kol Inf Masduki memberikan arahan untuk tetap jaga jarak, cuci tangan, dan pakai masker.
Madiun, Memorandum Sebelum melaksanakan kegiatan olahraga, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki terlebih dulu memberikan Jam Komandan di Aula Serbaguna Diklat Penggemukan Sapi yang berada di kawasan Cagar Budaya Osvia Boschbou, Selasa (26/5). Masih dalam suasana Hari Raya Idulfitri 1441 H, mengawali arahannya Danrem mengucapkan selamat bagi anggotanya yang merayakannya. Selanjutnya terkait masa new normal yang kini hangat diperbincangkan, Danrem ingin anggotanya untuk mulai membiasakan diri menghadapi kehidupan baru di tengah pandemi Covid-19 dengan selalu mentaati protokol kesehatan. "Jadi jangan kaget, jika kita nanti kemana-mana harus menggu-
nakan masker, rajin cuci tangan, dan tentunya juga jaga jarak," kata Masduki. Meski pemerintah saat ini terus fokus berupaya mempercepat penanganannya, namun Danrem juga mengimbau anggotanya untuk dapat mendukung dengan ikut aktif dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai penyebarannya, baik di lingkungan kerjanya maupun tempat tinggalnya. Ia mengungkapkan, jika di lingkungan tempat tinggal, dapat dilakukan dengan aktif mengajak masyarakat untuk dengan sadar mentaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Terakhir dalam arahannya, Danrem meminta kepada anggotanya tetap semangat dalam melaksanakan tugas dan melanjutkan pengabdiannya terhadap masyarakat, bangsa dan negara. (*/alv/lis)
Habib Hadi Gelontor Ribuan Sembako Probolinggo, Memorandum Menjelang hari raya (H-1), Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin menggelontor ribuan paket sembako kepada abang becak dan sopir angkot di seluruh kota. Penyerahan dipusatkan di Jalan PB Sudirman depan rumah dinas wali kota. Masing-masing wilayah kecamatan membuat pos absensi diperuntukkan bagi abang becak maupun sopir angkot yang berasal dari daerahnya. Saat pengambilan sembako para abang becak maupun sopir angkot wajib mengikuti protokol kesehatan, salah satunya memakai masker. Wali Kota Habib Hadi Zainal
Abidin menyatakan, bantuan pemerintah tersebut untuk membantu dan meringankan beban abang becak dan sopir angkot akibat pandemi Covid-19. “Kita harus terus berbagi, memberikan yang terbaik karena banyak saudara-saudara kita yang terdampak, seperti abang becak dan sopir angkot ini,� katanya. Jumlah abang becak dan sopir angkot se-Kota Probolinggo yang menerima paket sembako lebih dari dua ribu orang. Habib menegaskan, bantuan sembako itu harus tepat sasaran. “Alhamdulillah, semua program pemerintah sudah berja-
FOTO: MEMORANDUM/YD
Warga berhenti di depan kantor dispendukcapil yang tutup.
Menurut Kapolsek Jenangan AKP Darmana, korban menyalakan obat nyamuk bakar dan ditaruh di atas tumpukan kardus yang berada di dapur belakang konter HP dan ditinggal pulang ke rumah sebentar. Pada saat saksi,Agus (37), warga setempat, melintas di depan konter mendapati ada api sudah membesar di bagian belakang. Lalu Agus meminta bantuan ke Tobroni (48) dan warga lainnya untuk memadamkan api
FOTO: MEMORANDUM/ALV
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Ponorogo, Memorandum Rumah Hadi Suprianto (39), di Dukuh Sewelut RT 01/RW 01, Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, Senin (25/5) malam terbakar. Untungnya warga kompak memadamkan api sehingga tidak menjalar kemana-mana, hanya bagian dapur yang hangus.
Wali Kota Habib Hadi menyerahkan sembako kepada warga terdampak Covid-19.
lan sesuai harapan. Semua KK di wilayah Kota Probolinggo sudah mendapatkan,� pungkasnya. Pada kesempatan itu Habib Hadi mengimbau masyarakat untuk patuh dan taat pada protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah, termasuk pada saat pelaksanaan hari raya. Tempat ibadah yang melaksanakan salat Ied harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Seperti pemeriksaan suhu tubuh, jaga jarak, dan wajib memakai masker. “Mari kita bersama-sama bergandengan tangan mengatasi pandemi ini. Kita memohon kepada Allah agar wabah ini segera berakhir,� harapnya. (yud/lis/*)
Kota Malang Gagas 5 Strategi Percepatan psikologi. Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko menyampaikan di masa pandemi Covid-19 ini akan
FOTO: MEMORANDUM/ARI
Malang, Memorandum Memasuki hari pertama kerja pascalibur Hari Raya Idulfitri 1441 H, Wali Kota Malang H Sutiaji halal bi halal virtual dengan seluruh OPD, di Ngalam Command Centre (NCC) Pemkot Malang, Selasa (26/5). Wali Kota Malang Sutiaji didampingi Wakil Wali Kota (Wawali) Sofyan Edi Jarwoko, Sekkota Wasto, dan staf ahli serta asisten yang berkomunikasi langsung secara virtual dengan perangkat daerah di masing-masing kantor. Sutiaji mengatakan pandemi Covid-19 berdampak pada semua sektor. “Artinya semua perangkat daerah terlibat semuanya. Maka saya minta saling mengisi dan menguatkan, termasuk memahami atas anggaran-anggaran yang ter-refocusing dan ter-realokasi,� katanya. Meski masa pandemi masih belum diketahui, namun Kota Malang telah mengambil sikap cukup satu putaran saja PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Optimisme ini karena yang mengalami sembuh semakin banyak, PDP sehat juga terus bertambah. “Setelah ini kita memasuki New Normal Kota Malang, dimana spirit dan roh yang akan kita bangun adalah beradaptasi pada kondisi masa Covid-19. Akan kita susun protokolnya,� jelasnya. Pemkot Malang memiliki empat langkah kebijakan pasca PSBB, yaitu menyiapkan the
Wali Kota Malang Sutiaji didampingi wawali dan sekda vidcon awal kerja pascalibur lebaran.
new normal life (penyusunan SOP hidup sehat dan protokol Covid-19 pasca PSBB), menyiapkan RSUD sebagai RS darurat dan rumah isolasi untuk PDP ringan di Jalan Kawi. Pemantauan penyakit kronis (data prolanis sebagai acuan utama pemantauan untuk masyarakat yang memiliki penyakit bawaan), dan paket kebijakan stimulus ekonomi (merumuskan kebijakan untuk mendorong pemulihan kehidupan ekonomi masyarakat). Untuk menopang itu akan dikembangkan lima strategi percepatan meliputi Malber (Malang berbagi) penguatan penthahelix selama masa Covid-19, Maldis (Malang digital service) mendorong layanan berbasis online, dan mengurangi potensi berkumpul, Malherb (Malang Herbal) pe-
ngembangan produk herbal sebagai alternatif suplemen kesehatan masyarakat, Malpro (Malang Beli Produk Lokal) mendorong penguatan ekono-
mi dan UMKM Lokal dan Malba (Malang Bahagia) kampanye digital gaya hidup sehat dan memfasilitasi program hiburan lokal serta penyediaan layanan
#)# ) # )")" # &( " ! # ' )' # )# # , # ( & ( " ! !) ! & # ( # ! :; ;9;9- / # - / ' ! ) % " # # )# # & ' & # ' ! > $/ < )# :AA> # # ' %& ! ! # / )( ! ! # # " ! ' # # % ! ! # # )")" " ! !) % & #( & #($& ! , # # , # & # ! # 5 6 ! # ( & % '' ( & # ( & & #/ ()& &)% . # ( # # # )# # # # $/ ::@9- !) ' :>:"; /# )' &" + # , # ( &! ( &)" # &( ' # $, ! '$&( !)'( & * !! */ > $/ > ' %) & $-
" ( # & # %!$'$- / ! # 5 & " ( %/:/:;@/999/999-32 # " # # %/;@;/999/999-36 ! ' # # ! # . − & % ! ' # # . !$' # % ! " ( $" # ((%'.22+++/! ! # / $/ − & . ) − # ! . :9 )# ;9;9 − ( ' & # + & # . ) )! :9/99 + () ' &* & %! ' ! # #( &# ( 5' ') 6 − "% ( ! # . ! # - ! # / )%& , $/ :=? ! # − # ( % # " # # . ' ( ! ( ' & % # + & # − !)# ' # & ! # . = 5! " 6 & & ' ( ! % ! ' # # ! ! # − ! # . ;D & & ! ! #
( & # # . − $" # ! " # # , # ' ($& # & # # 5 &() ! $)#(6 &)' ' " # # $" # ! " # # , # ', & ( # − " # # ') ( ( & " $!
! # ' ! " ( 4 ! " (#, : 5' ()6 & ' !)" % ! ' # # ! ! # / − , , # ( " )! ' , " # '" % & # # " # # % ' &( ! ! # / − ! ! # ) ! ! " $# ' % #, / & )( ' ") % & & , # ! ( & ) ( # & % ! # 2 ()& ' )' ! ! # - " % " # # ! ! # ( # " ! ) # ) ( # % ! # - / # - / # / )( ! ! # / &" ') ) ! ( & % " ( ! #2 % #)# # ! ! # /
, & ( 4 ', & ( ! ! # .
" ! )# , # ( ! ( &* & ' % ! " ( $" # ((%'.22+++/! ! # / $/ 2- ( ( & # % # ) # " # )( ! ! # % ( ! ( % " #) 0 &$' )& ! # 1 # 0 # ) # # )# #1 % $" # ( &' )(/ " # ( ! ! # ' " ! ( $ ! ! # % " ' # 4 " ' # !$ ' $ ! ! # ")! % ' ( % # )")" # '2 : & ' !)" ! ! # / # $ ! ##, ) / / )( ! ! # 9@: @=@ :999/ ! # - ;? ;9;9
disesuaikan agar semua sektor tetap berjalan. “Dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan kita sudah on the track dan sudah pada
kondisi speed tinggi. Namun pandemi Covid-19, mengharuskan proses itu perlu penyesuaian-penyesuaian,� urainya. (*/ari/lis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
RABU PON, 27 MEI 2020 HALAMAN 5
Gegara Sampah, Dua Warga Wonorejo Carok Informasi di lapangan menyebutkan, pagi itu korban Farid sedang membersihkan rumput di pekarangan belakang rumahnya yang berdampingan dengan pekarangan milik pelaku Askur. “Usai bersih bersih, Farid membuang kotoran rumput tersebut menumpuki tanaman pete milik Askur,” terang Paitit (40), ibu rumah tangga yang melihat langsung kejadian berdarah tersebut. Saat itu, lanjut Paitit, korban
Suasana vidcon di ruang Peringgitan Bupati Bondowoso.
Bolos Pascalibur Lebaran, ASN Bondowoso Disanksi Bondowoso, Memorandum Ratusan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso tidak masuk kerja pascalibur Hari Raya Idulfitri 1441 H. Hal tersebut terungkap saat monitoring dan evaluasi tingkat kehadiran ASN di ruang Peringgitan Bupati Bondowoso, Selasa (26/5). Data yang berhasil dihimpun, total jumlah ASN di Kabupaten Bondowoso 8,114 orang. Dari angka tersebut, jumlah ASN yang masuk pada hari pertama kerja pascalibur lebaran 7,888. Artinya, total jumlah ASN yang tidak masuk kerja 226 orang. Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menjelaskan, tingkat kehadiran ASN pascalibur hari raya tahun ini sebesar 97,21 persen. “Terimakasih kepada seluruh ASN yang telah hadir pada hari pertama,” jelasnya saat dikonfirmasi usai video conference (vidcon)dengan Dinas PUPR, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kecamatan Bondowoso, dan Kecamatan Botolinggo, di Peringgitan Pendopo Bupati. Ketidakhadiran para ASN di hari pertama kerja beragam alasan. Antara lain ASN work from home (WFH) 203 orang, ASN dinas malam 14 orang, ASN cuti melahirkan 5 orang, ASN sakit 1 orang, ASN tugas belajar 1 orang, dan ASN tanpa keterangan atau alpa 1 orang. Mengenai ketidakhadiran ASN pada hari pertama kerja, Bupati menyebut akan ada sanksi terhadap satu ASN karena alpa. ASN tersebut yakni salah satu staf perekonomian yang saat ini sedang dalam proses pemberian sanksi. “Saya harapkan supaya tidak terulang lagi,” tegasnya. Pemberian sanksi tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. (cw1/lis)
Lamongan, Memorandum Peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-451 kali ini dilaksanakan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Berada di tengah pandemi Covid 19, peringatan HJL kali ini berpedoman pada protokol kesehatan dan dilaksanakan secara daring (online) melalui live media sosial di pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Selasa (26/5) Peringatan HJL tahun ini berjalan khidmat ditandai dengan upacara penyemayaman lambang daerah dan pasamuan agung. “Perayaan ini dilakukan tanpa adanya hingar-bingar sebagai bentuk prihatin adanya pandemi Covid-19. Namun, hal ini tidak lantas mengurangi rasa khidmat dari perayaan,” ujar Ketua DPRD Lamongan dalam sambutannya. Peringatan HJL memiliki makna dan sejarah yang berharga, yakni sebagai bentuk penghormatan untuk mengenang jasa
Pasuruan, Memorandum Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, anggota Pospam Polres Pasuruan melaksanakan pengecekan suhu badan kepada warga yang hendak memasuki Kabupaten Pasuruan di berbagai titik yang berada di wilayah hukum Polres Pasuruan, Selasa (26/5). Kepala Pos Pantau Ketupat Ipda Bambang S mengatakan, pengamanan tersebut dalam rangka antisipasi dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Pasuruan. “Dalam kegiatan tersebut melibatkan anggota TNI, Polri, Dishub, Dinkes, dan BNPB, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ucap Bambang. Ada tiga lokasi penyekatan terhadap masyarakat yang hendak mamasuki wilayah hukum Polres Pasuruan. di antaranya Pos Check Point Alteri Gempol, Pos Check Point Stasiun Bangil, dan Pos Pam Ops Ketupat Semeru 2020 Alun-alun Bangil. “Dalam pengecekan ditiga titik tersebut berjalan lancar dan aman, dalam kegiatan tersebut tidak didapati warga yang dari luar Jawa Timur serta yang putar balik,” tutup Bambang. (rul/lis)
di bagian tangannya. Beberapa warga yang mengetahui kejadian tersebut, berusaha menolong
pahlawan, serta refleksi perjalanan lahirnya Kabupaten Lamongan dan perkembangannya hingga kini. Hari Jadi atau Hari Kelahiran Lamongan diambil dan ditetapkan dari hari dan tanggal diwisudanya Adipati Lamongan yang pertama, yaitu Tumenggung Surajaya oleh Kanjeng Sunan Giri IV. Wisuda tersebut bertepatan dengan hari pasamuan agung dan bertepatan pula dengan Iduladha pada 10 Dzulhijjah 976 H atau Kamis Pahing 26 Mei 1569 M. Berbagai kisah terus mewarnai perjalanan Lamongan. Salah satunya kisah putri Adipati Lamongan, Panji Laras dan Panji Liris yang dilamar putri Adipati Kediri, Dewi Andansari dan Dewi Andanwangi, yang kemudian menjadi legenda dan adat kebiasaan Lamongan. Hingga kini Lamongan terus berkembang dan menata diri. Dengan nakhoda yang silih berganti, hingga kepe-
korban dan membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto Lumajang.
mimpinan Bupati H Fadeli, Adipati ke-42 dan 43 Lamongan. Berbagai kesuksesan dan prestasi mampu diraih, terutama di bidang pelayanan publik. Selain itu juga mendapatkan tanda kehormatan Samkarya Parasamya Purakarya Nugraha sebagai penghargaan prestisius dan tertinggi di bidang penyelenggaraan pemerintahan. Perhatian pada kualitas prima pelayanan publik, serta berbagai ikhtiar telah dilakukan guna mewujudkan Lamongan lebih sejahtera dan berdaya saing. Meski dilakukan dengan sederhana, tanpa hiburan, tanpa kirab keliling kota, dalam kondisi waspada pandemi, namun peringatan HJL ke-451 tetap dapat dilakukan dengan baik tanpa mengurangi kesakralannya.
“Mari kita peringati Hari Jadi Lamongan ke-451 ini dengan semangat tinggi, semangat bersatu untuk melawan
Kendaraan yang melintas di tol Gempas di wilayah Grati.
masih belum dibebaskan. Adapun belasan bidang yang belum dibebaskan rinciannya terletak di Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, sebanyak satu bidang. Selanjutnya, masing-masing satu bidang di Desa Sungi Wetan dan Desa Legowok, Kecamatan Pohjen-
trek. Kemudian, masing-masing satu bidang di Desa Sadengrejo dan Karangpandan, Kecamatan Rejoso. Lalu, dua bidang di Desa Rejoso Kidul, Kecamatan Rejoso, dan masing-masing tiga bidang di Desa Kedawung Wetan dan Kedawung Kulon, Kecamatan
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Pasuruan, Memorandum Proses pembebasan lahan terdampak tol Gempol Pasuruan (Gempas) belum tuntas. Sejauh ini masih ada belasan tanah kas desa (TKD) yang diketahui masih belum dibebaskan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih berupaya mencari kesepakatan dengan pihak desa. Untuk diketahui, tol Gempas dibagi dalam tiga seksi dan melintasi 12 kecamatan. Secara keseluruhan, total bidang terdampak sebanyak 5.348 bidang dan 5.334 bidang di antaranya sudah dibebaskan oleh Kementerian PUPR beberapa waktu lalu. Mayoritas lahan yang belum bebas ini terletak di seksi III yang melewati Kecamatan Grati. Dari total bidang sebanyak 681 bidang di kecamatan ini, 7 bidang
Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i
mereka minta tanah baru. Dan kami sudah memberikan lahan pengganti yang sesuai aturan,” ungkap Puguh. Puguh menjelaskan saat ini pihaknya masih terus menjalin komunikasi dengan pemdes dan pemkab untuk mencari solusi lahan pengganti bagi TKD yang terdampak Tol Gempas tersebut. Pasalnya, sesuai rekomendasi dari pemprov akhir tahun lalu, penyelesaian lahan pengganti untuk TKD ini dikembalikan ke daerah. “Lahan terdampak Tol Gempas masih ada yang belum bebas. Kurang lebih sekitar 14 bidang. Seluruhnya adalah TKD. Kami masih mencari solusi untuk pembebasannya. Kami sempat menyampaikan ini ke Pemprov ternyata dikembalikan ke daerah,” sebut Puguh. (rul/lis)
44 Pasien di Lumajang Positif Covid-19
Bayu Wibowo memberikan keterangan di aula Pemkab Lumajang.
Lumajang, Memorandum Kasus positif Covid-19 di Lumajang terus meningkat. Data per 25 Mei 2020 menunjukkan 368 ODP, 84 PDP. Sementara pasien positif bertambah 4, sehingga saat ini menjadi 44 pasien. Hal ini dibenarkan dr Bayu Wibowo IGN, Kepala Dinas Kesehatan Lumajang. Dihubungi via WhatsApp, dr Bayu menjabarkan, keempat pasien positif Covid-19. Yakni DJ (45) asal Kecamatan Sumbersuko, AZ (14)
asal Kecamatan Jatiroto, AB (21 bulan) berasal dari Kecamatan Tekung, dan NS (3) berasal dari Kecamatan Pasirian. “Iya mas, hari ini bertambah 4 orang positif Covid-19. Satu dirawat di RSUD dr Haryoto, satu di RSUD Jatiroto, dan dua lainnya isolasi mandiri di rumah masing-masing,” ungkap dr Bayu. Bayu mengatakan, pihaknya berencana melakukan tracing kepada pasien positif Covid-19. Dimulai Se-
lasa (hari ini-red), mereka melakukan tracing di tiga titik, yakni di Jatiroto, Sumbersuko, dan Pasirian. “Akan dilakukan pada kontak dekat pasien, dengan dimulai periksa rapid test sesuai protap,” tandasnya. Bayu menambahkan, pasien positif tersebut merupakan kluster tenaga medis dan kluster transmisi lokal. Karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan selalu menggunakan masker jika beraktivitas di luar rumah. (tri/lis)
Sambungan dari halaman 1
Yang juga penting hari ini: kuli bangunan di Kampung Manggis Jambi itu, M. Nuh, kian sulit dicari. Yakni setelah video wawancaranya dengan seorang netizen menjadi viral. Kita seperti mendapat hadiah lebaran yang paling segar tahun ini: dagelan kuli bangunan itu. Baru kali ini Cak Lontong kalah lucu. (Lebih baik lihat saja link ini: https://www.youtube.com/ watch?v=4kkC1DdlUPU). Sidang pleno tahunan DPR di Beijing itu mestinya sudah berlangsung dua bulan lalu. Covid-19 membuatnya tertunda minggu ini. Agendanya tetap: mengesankan dua UU tadi --yang dua-duanya sangat mendasar. Dalam UU Sipil itu diatur soal kepemilikan tanah, rumah, soal waris, hak-hak pribadi, perjanjian kontrak, soal cerai, dan soal gugatan pribadi. Itu sangat menarik --justru karena Tiongkok adalah negara komunis. Ternyata mereka lagi menyiapkan diri untuk menjadi negara komunis yang
Direktur: Choirul Shodiq
covid-19 di Lamongan, agar segera berlalu,” ujar Bupati Fadeli pada kesempatan tersebut. (*/asw/lis)
Grati. Serta satu bidang di Desa Ranu Klindungan, Kecamatan Grati. Pejabat pembuat komitmen (PPK) pembebasan tol Gempas di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Yulianto Puguh mengungkapkan, bidang yang belum bebas ini karena belum ada kesesuaian antara lahan pengganti dengan pihak desa. Kementerian PUPR sejatinya sudah memberikan lahan pengganti sesuai aturan yakni luasnya 1,3 kali dari TKD sebelumnya. Namun, pihak desa menilai lahan pengganti yang diberikan tidak sesuai dengan TKD yang lama. “Beberapa waktu lalu kami menawarkan pada pihak desa, apa diganti dengan kompensasi uang atau tanah baru. Ternyata
Sidang DPR
Komisaris: Mangestuti Agil
Prosesi upacara penyemayaman lambang daerah.
Belasan TKD di Jalur Tol Gempas Belum Dibebaskan
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Pantau Warga agar Tidak Mudik
Anggota Satreskrim Polres Lumajang mengidentifikasi jasad korban di rumah sakit.
“Korban diketahui menghembuskan nafas terakhirnya pada saat perjalanan ke rumah sakit dengan menggunakan mobil ambulans,” terangnya. Kapolsek Kedungjajang Iptu Nur Hamim membenarkan tentang aksi carok yang dilakukan dua warga tersebut. Pihaknya sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan membawa barang-bukti dua buah celurit yang dipakai untuk berkelahi serta mengamankan seorang pelaku. “Motifnya sangat sepele. Menurut pengakuan tersangka, ia tersinggung dengan kelakuan korban yang membuang sampah rumput di atas tanaman pete miliknya,” ujar Nur Hamim menirukan pengakuan tersangka. (tri/lis)
Hari Jadi Ke-451 Lamongan Dirayakan Sederhana
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Petugas memantau kendaraan yang hendak memasuki wilayah Kabupaten Pasuruan.
sempat ditegur pelaku karena membuang sampah rumput di atas tanaman pete miliknya. Tidak terima, akhirnya terjadi cek-cok mulut antara keduanya yang berujung pada perkelahian yang sama sama menggunakan senjata tajam jenis celurit. Tak lama kemudian, Farid roboh bersimbah darah karena luka pada tangan sebelah kiri dan leher bagian belakang. Sedangkan Askur, hanya luka ringan
FOTO: MEMORANDUM/TRI
FOTO: MEMORANDUM/CW1
Lumajang, Memorandum Warga Dusun Wetan Sepuran, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang mendadak heboh akibat ulah dua warga setempat yang terlibat carok, Selasa (26/5) sekira pukul 07.30. Mereka adalah Farid (40) dengan Askur (46), keduanya merupakan tetangga dekat. Farid tewas akibat luka sabetan celurit di kepala dan leher.
modern --yang kita belum tahu akan seperti apa. Saya tentu akan terus mencari tahu. Juga akan mengkajinya. Apa saja perubahan di sana nanti setelah UU Sipil tersebut disahkan. Kalau saja tidak ada Covid-19 hampir pasti saya sudah di sana. Yang jelas saat ini Tiongkok sudah sama sekali tidak berpegang pada Das Kapital-nya Karl Marx --kitab sucinya orang komunis yang ditulis oleh pendiri komunisme itu. Komunisme itu awalnya hanya bertumpu pada satu kaki: buruh. Yang harus berjuang melawan majikan. Proletar melawan borjuis. Ketika sampai ke Tiongkok, komunisme harus direvisi. Tidak banyak buruh pabrik di Tiongkok. Yang lebih banyak: petani. Yang tidak kalah miskinnya dengan buruh. Maka komunis Tiongkok bertumpu pada dua kaki: buruh dan tani. Seperti yang kemudian diikuti oleh Partai Komunis Indonesia --almarhum. Tapi 30 tahun menganut komunisme mem-
buat rakyat di Tiongkok tetap sengsara. Sampailah pada era kepemimpinan Deng Xiaoping, 1975. Tahun lalu saya sempat ke museum kesengsaraan Deng Xiaoping di Nanchang. Saya juga sudah ke kampung kelahirannya di pedalaman Sichuan --antara kota Chengdu dan Chongqing. Deng Xiaoping-lah yang membawa komunisme ke arah pragmatisme. Sejak tahun 1980-an itu praktis berakhirlah era komunisme lama. Saya beruntung menyaksikan sendiri perubahan era itu di Tiongkok. Banyak kali saya ke sana di era 1980-an itu. Yakni ketika Tiongkok masih jauh lebih miskin dari Indonesia. Di era Deng Xiaoping inilah unsur pengusaha diterima dalam sistem komunisme. Aneh bin ajaib. Komunisme didirikan untuk melawan pengusaha. Tapi di Tiongkok pengusaha dimasukkan dalam soko guru komunisme. Maka di zaman Jiang Zemin --pengganti Deng Xiaoping-- resmilah: komunisme dua kaki diubah.
Menjadi komunisme tiga kaki. Dari hanya buruh dan tani menjadi: buruh, tani, dan pengusaha. Sepuluh tahun kemudian, di era Hu Jintao --pengganti Jiang Zemin-- kaki tiga itu ditambah menjadi empat: buruh, tani, pengusaha, dan ilmuwan. Para ilmuwan bidang ideologi dan politik mestinya bingung: bisakah komunisme berkaki empat seperti itu masih disebut komunis? Ataukah sudah harus ditemukan kategori baru? Apapun namanya --asal bukan komunisme? Memang masih ada beberapa patung Karl Marx saya temukan di sana. Misalnya di salah satu lobby hotel di kota Hangzhou. Tapi ajarannya sudah disesatkan jauh sekali. Boleh dikata Tiongkok itu, di jalan komunisme itu, tersesat di jalan yang benar --kalau tujuannya memakmurkan rakyat. Xi Jinping --pengganti Hu Jintao-- dengan melahirkan UU Sipil hari ini-- seperti akan membawa
Tiongkok ke era yang berikutnya lagi. Termasuk soal Hongkong dan Taiwan. Yang tidak akan dibiarkan lagi terus rusuh seperti sepanjang tahun lalu. Intinya, hari ini, akan disahkan UU baru: untuk mencegah gerakan separatis, campur tangan asing, dan subversi. Dalam hal Hongkong dan Taiwan Tiongkok kelihatannya tidak memberi toleransi lagi. Biar pun Amerika dan Barat akan menentangnya. Hongkong pasti ribut lagi. Taiwan menyusul pula. Sedang Huawei bisa saja berharap datangnya berita gembira dari Kanada. Sabrina Meng (Meng Wanzhou), putri pendiri Huawei, terlihat sangat riang. Lihatlah foto Meng dengan tim hukumnya di depan pengadilan di Kanada kemarin itu. Lihatlah ekspresi wajah mereka. Pertanda apa? (*)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
RABU PON, 27 MEI 2020 HALAMAN 6-7
Polres Malang Galakkan Penertiban Protokol Kesehatan Empat kecamatan itu meliputi Kecamatan Pakis (Jalan Raya Bugis dan Taman Wisata Wendit), Kecamatan Dau (sepanjang Jalan Raya Dau), Kecamatan Karangploso (Desa Ngijo dan Kepuharjo) dan Kecamatan Kepanjen (Jalan A Yani). Team strong point ini melibatkan
personel Polres Malang, Kodim 0818 Kab Malang – Batu, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD dan PMI Kabupaten Malang. Mereka bergerak di setiap wilayah dengan komando Perwira Pengendali team Strong Point, yaitu Iptu Sugik Hernawan, Iptu Fajar R, Ipda Afrizal, Ipda
Choirul M, Ipda Arif W, Ipda Umarji, Ipda Nining H. Adapun Perwira Pengawas adalah Kasat Lantas AKP Diyana Suci dan Kasat Shabara AKP Kusmindar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketertiban masyarakat selama masa PSBB di wilayah Kabupaten Malang. “Team strong point ini untuk memaksimalkan penerapan PSBB agar berjalan sesuai harapan,” jelas Kasat Lantas Polres Malang AKP Diyana Suci.
Selama kegiatan berlangsung ditemukan pelanggaran antara lain tidak menggunakan masker, tidak memperhatikan jarak fisik atau berkerumun, tempat berdagang masih bukan di atas pukul 21.00 dan berboncengan tidak satu alamat, tidak mematuhi protokol kesehatan, mengankut Penumpang lebih dari 50%. Untuk itu, petugas memberikan teguran pada pengendara kendaraan agar tidak mengulangi perbuatannya
Pasuruan, Memorandum Unit Reskrim Polsek Grati, Polres Pasuruan Kota, berhasil mengamankan pelaku penipuan mobil rental jenis Xenia warna putih tahun 2017 dengan nopol N-1694-FS, Senin (25/5) pukul 08.00. Satu pelaku yang diamankan bernama Suhardono (30), warga Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Kapolsek Grati AKP H Suyitno mengatakan, penangkapan ini berdasarkan laporan salah satu korban bernama Agus Widianto (38), warga Desa Ranuklindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan pada Sabtu (23/5). “Setelah menerima laporan, anggota kami langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku dan berhasil mengamankan pelaku,” ucap Suyitno.
lagi. Bersamaan juga diberikan sosialisasi mengenai pentingnya mematuhi protokol kesehatan dalam rangka penangguangan Covid-19. Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko menyampaikan, pemeriksaan tersebut untuk meningkatkan kesadaran maasyarakat dalam PSBB. “Ini untuk mewujudkan situasi Kabupaten Malang yang aman dan kondusif,” tuturnya. (*/ari/mik)
Suyitno menjelaskan, awalnya pelaku menyewa kendaraan korban selama dua hari mulai hari Minggu (17/5) dengan biaya sewa mobil perhari sebesar Rp 250.000. “Namun, setelah jatuh tempo pelaku tidak mengembalikan kendaraan dan memberikan uang sewa kepada korban,” jelas Suyitno. Menurutnya, korban sempat menghubungi nomor pelaku dan sudah tidak aktif, termasuk GPS di mobil sudah tidak aktif. “Korban sempat menelpon pelaku dan mencari keberadaan pelaku namun tidak berhasil menemukannya,” ungkap Suyitno. Sementara itu, pengakuan dari pelaku bahwa pada hari Senin (18/5) sekitar jam 20.00, kendaraan digadaikan kepada seseorang bernama Sidik beralamat di Tam-
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Malang, Memorandum Team strong point mengoptimalkan pelaksanaan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) di empat kecamatan, Senin (25/5) pukul 20.00.
Gadaikan Mobil Rental, Warga Bugul Kidul Diringkus
Suhardono
bakyudan senilai Rp 15 juta. Kemudian oleh Sidik, kendaraaan digadaikan kembali di wilayah Probolinggo yang tidak dikenal oleh pelaku. (*/rul/mik)
AKBP Rama Samtama Putra menyerahkan bantuan di Yayasan Nur Hasan, Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang.
Alumni Akpol 2001 Bantu 8 Yayasan Yatim Piatu lan, menjadi bagian pembagian baksos,” kata Rama, Selasa (26/5). Rama mengakui, sejak pandemi sangat berdampak bagi pengelola yayasan anak yatim piatu di Kabupaten Bangkalan. Mereka harus mengawal kehidupan anak yatim binaan. Yayasan anak yatim piatu yang tersebar di enam Kecamatan itu menjadi target baksos. Dua di antaranya adalah Yayasan Sirojul Islam (Yasi) dan Yayasan Nurhasan di Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang. Enam sisanya, adalah Yayasan Shobilus Solihin di Dusun Pedeng, Desa Socah Kecamatan Socah;, Yayasan Nurul Rohman di Jalan Teuku Umar G2
No.17, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Bangkalan;, Panti Asuhan Putra Muhammadiyah di Jalan Pahlawan 144, Kecamatan Burneh;, Yayasan Pembina Anak Yatim piatu di Kecamatan Blega;, Yayasan Yatim Piatu Darunajah di Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, serta Yayasan yatim piatu Al Hamidiyah, di Desa Kombangan, Kecamatan Geger. “Alhamdulillah, baksos serentak Akpol 2001 peduli Covid 19 yang kami tuntaskan Jumat siang hingga sore kemarin, berjalan lancar. Semoga bakti kemanusian dari rekan-rekan Akpol 2001, mendapat imbalan yang setimpal dari Allah SWT,” pungkas Rama. (ras/mik)
FOTO: MEMORANDUM/ARI
Bangkalan, Memorandum Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra menggelar bakti sosial (baksos) untuk membantu kaum duafa terdampak Covid-19 dari bantuan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2001. Bantuan sosial yang diberikan kepada delapan yayasan yatim piatu di tujuh kecamatan bertajuk Bakti Sosial Serentak Akpol 2001 Peduli Covid ini, dilaksanakan di ujung Barat Pulau Madura, Jumat (22/5). Baksos kali ini, membagikan 1 ton beras, 8 peti telur, 32 dus mi instant dan uang santunan. “Semua yayasan yatim piatu, di manapun itu, termasuk di Kabupaten Bangka-
Petugas melakukan penertiban dalam rangka pelaksanaan PSBB.
Tulungagung, Memorandum Kapolres AKBP Eva Guna Pandia bersama Bupati Maryoto Birowo, Komandan Kodim 0807 Letkol Inf Wildan Bahtiar, dan Ketua DPRD Tulungagung Marsono, mengunjungi Kampung Tangguh di Kelurahan Botoran Kecamatan / Kabupaten Tulungagung, Selasa (26/5). Kampung Tangguh di Kelurahan Botoran ini, menjadi salah satu percontohan kampung tangguh yang diharapkan dalam waktu dekat sudah terbentuk di masing-masing kampung atau desa se- Tulungagung. Rombongan disambut dengan acara demo pertunjukkan implementasi tata cara mekanisme penerapan physical distancing, dan social distancing serta protokol kesehatan lainnya. Mulai dari penyemprotan pengguna mobil dan motor yang masuk melalui gerbang dengan disn infektan, penggunaan ci masker, penerapan cuci n tangan dan memastikan mposko kesehatan di kampung tangguh. Kapolres Tulunga-a gung, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, untuk tahap pertama pembentukan kampung tangguh ini akan dibuat minimal satu kampung di masing- masing kecamatan sebagai percontohan kampung lainnya. “Saat ini minimal satu ke-
FOTO: MEMORANDUM/FIR
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Kapolres Tulungagung dan Forkopimda Resmikan Kampung Tangguh
AKBP Eva Guna Pandia (kiri) bersama forkopimda di kampung tangguh.
c camatan satu kampung t tangguh. Tujuannya jelas, u untuk memutus mata rantai penyebaran corona, nantinya desa sekitarnya bisa meniru dan mencontoh,” ujarnya. Nantinya, lanjut Pandia, selain menerapkan protokol kesehatan yang sudah dilaksanakan, penghuni kampung tangguh
Kombespol Leonardus H Simarmata bersama Dandim 0833 Kota Malang dan pembina lingkungan GWS di lokasi Kampung Tangguh RW 5, Kelurahan Purwantoro.
Probolinggo, Memorandum Polres Probolinggo Kota membentuk Kampung Tangguh dalam rangka mencegah penularan Covid-19. Kampung Tangguh di beberapa kawasan ini, diharapkan dapat memberdayakan masyarakat menghadapi dan memutus mata rantai penyebaran corona. Seperti kampung tangguh di Perumahan Bromo Permai, Jalan Bromo, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, dan Kampung Tangguh di Perumahan Edelweis Kecamatan Kedopok. “Kampung Tangguh ini juga merupakan kemandirian masyarakat untuk saling mem-
bantu, saling mengingatkan supaya tidak terkena dampak Covid-19. Baik sakit covid ataupun dampak lainnya, seperti ekonomi dan sebagainya,” ujar Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya. Dengan terbentuknya Kampung Tangguh ini, lanjut kapolres, diharapkan terbentuk masyarakat mandiri, bisa saling tolong menolong, dan membantu warganya. Kampung Tangguh terbentuk atas dasar kesamaan visi dan misi dari institusi pemerintah maupun juga TNI. “Dari kepolisian hanya sebagai pemantiknya saja. Ternyata Pak Camat dan jajaran
Forkopimcam Kademangan langsung menyambut dengan baik,” sambungnya. Kapolres berharap, Kampung Tangguh ini tidak hanya sebatas sebagai media penyalur bantuan. Tetapi dengan kepanitiaan organisasi di Kampung Tangguh, bisa memberikan edukasi kepada masyarakat. “Saya minta seluruh relawan yang ada di Kampung Tangguh, bekerja sama, saling mengingatkan dan saling memberikan edukasi,” pinta Kapolres.
Sementara Camat Kademangan Pujo Agung Satrio mengatakan, pendirian Kampung Tangguh ini adalah ide dari kapolres. “Kampung Tangguh Kelurahan Ketapang ini semoga bisa menjadi pemicu munculnya kampung-kampung tangguh yang lain di Kecamatan Kademangan,” ungkapnya. Di dalam kawasan Kampung Tangguh ini yang juga disediakan lumbung pangan, bisa dimanfaatkan ketika ada masyarakat yang memberikan bantuan. “Kemudian bantuan itu kita salurkan kepada yang membutuhkan,” jelas Pujo. (yud/mik)
FOTO: MEMORANDUM/WA
FOTO: MEMORANDUM/EDR
Kapolres Bentuk Kampung Tangguh Ketapang untuk Cegah Covid-19
Kombespol Sumardji bersama jajaran forkopimda saat mengunjungi Kampung Tangguh Pepelegi, Waru.
Kapolresta Makota Apresiasi Kampung GWS ipangan hingga piranti berkomunikasi,” katanya. Senada, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anp derson menyampaikan, konsep a kampung tangguh tersebut apabila h dikelola dengan sungguh-sungguh maka bisa menjadikan kampung tangguh yang mandiri. “Tentunya dengan menumbuhkan jiwa gotong royong dan kebersamaan agar Kampung Tangguh Mandiri RW 5 Purwantoro ini bisa menjadi kampung unggulan di kota Malang,” katanya. Sementara itu, Pembina Lingkungan GWS Bambang Irianto menjelaskan, konsep Kampung Tangguh Mandiri tersebut sudah melaksanakan konsep
K Kampung Tangguh dan menjadi destinasi wisata di kota Malang sebelum pandemi Covid-19. Menurutnya, ia melibatkan ibu P PKK, setiap hari di balai RW digelar b blonjo gratis. Dimana warga yang m mampu, menyumbangkan bahan makanan untuk warga yang membutuhkan secara gratis. “Saya melakukan replikasi Kampung 3G di wilayah lain seperti di RW 5 Purwantoro ini, tentunya menyesuaikan kondisi yang ada di RW 5 Purwantoro ini. Warga yang mampu, menyumbangkan bahan makanan untuk warga yang membutuhkan secara gratis. Tentunya mengambil secukupnya sesuai kebutuhan,” terang Bambang. (edr/mik)
FOTO: MEMORANDUM/YUD
Malang, Memorandum Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus H Simarmata terkesan dengan penerapan Kampung Tangguh di RW 5, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Pernyataan itu disampaikan saat ia mengunjungi wilayah tersebut bersama Komandan Kodim 0833/ Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson didampingi pembina GWS (Glintung Water Street) Bambang Irianto, Selasa (26/5). Kapolresta Malang Kota mengapresiasi yang telah dilakukan masyarakat. “Setelah melihat kondisi di sini, apa yang dilakukan warga masyarakat kita melihat adanya ketangguhan. Khususnya, dalam hal keamanan, kesehatan,
Wujudkan Kampung Tangguh sebagai Ujung Tombak Pemutus Mata Rantai Covid-19
AKBP Ambariyadi Wijaya bersama jajaran forkopimda usai pembentukan Kampung Tangguh di Perumahan Bromo Permai, Jalan Bromo.
Sidoarjo, Memorandum Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap tiga, salah satunya difokuskan pada penguatan desa dan perkampungan dengan mewujudkan Kampung Tangguh sebagai ujung tombak pemutus mata rantai Covid-19. Selain itu, lebih mengoptimalkan peran dan kewenangan kepada kepala desa, lurah, terutama RT/RW dalam memfilter orang dari luar masuk ke desa. Terutama dengan memerhatikan orang berusia 50 tahun yang mempunyai penyakit bawaan agar tidak terjangkit Covid-19. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji mengatakan, mereka yang berwenang akan memberikan edukasi ke masyarakat agar tidak mengalami
uan PSBB kejenuhan dengan pemberlakuan selanjutnya. “Pada PSBB berikutnya ini an akan fokus ke desa-desa dan alperkampungan melalui optimalng isasi peran posko dan Kampung k, Tangguh sebagai ujung tombak, wasi agar dapat langsung mengawasi warga di desa,” ujar Sumardji, Senin (25/5) sore, di Posko Kampung Tangguh Desa Pepelegi, Waru, Sidoarjo. Lebih lanjut, Kapolresta menjelaskan, jika strategi perkuat ujung tombak di desa-desa melalui adanya posko Covid-19 dan Posko Kampung Tangguh ini akan berperan aktif membantu pemerintah dalam mengedukasi warga tentang bahaya Covid-19. Di dalam program tersebut, desa-
su desa sudah mempunyai SOP atau prot protokol kesehatan dalam penangan ganan Covid-19 di wilayahnya, te termasuk penyediaan ruang isolas bagi warga yang terjangkit. lasi Sedangkan di Kabupaten Si Sidoarjo, ada beberapa kecama matan zona merah yang akan menja perhatian khusus, agar lebih menjadi ketat dan maksimal dalam menjalankan program Kampung Tangguh di PSBB tahap tiga. “Kecamatan yang akan lebih diperkuat dengan adanya kampung tangguh, seperti Waru, Taman, Sidoarjo Kota dan menyusul adalah Jabon. Semoga berjalannya nanti dapat segera memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tegasnya. (wa/jok/mik)
akan didata riwayat perjalanannya selama keluar dari gerbang kampung tangguh. “Warga yang mau beraktivitas keluar dari kampung tangguh harus melapor kemana saja saat di luar, nanti jika terpapar bisa langsung dilakukan tracing kontak erat yang bersangkutan,” jelas dia. Hal sama juga disampai-
kan oleh Bupati Tulungagung Maryoto Birowo. ia mengapresiasi gagasan pihak kepolisian untuk membentuk kampung tangguh. “Terima kasih kepada masyarakat yang telah mewujudkan kampung tangguh ini. Harapannya nanti menjadi percontohan untuk kampung lain,” tutur Bupati Maryoto. (fir/mad/mik)
memorandum.co.id
MADURA BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
memorandumredaksi @gmail.com
RABU PON, 27 MEI 2020 HALAMAN 8
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
TRENGGALEK Empat Sembuh, Muncul Lagi Dua Positif Covid-19
RABU PON, 27 MEI 2020 HALAMAN 9
Trenggalek, Memorandum Pasien sembuh dari Covid-19 bertambah menjadi empat orang. Namun, kini muncul tambahan dua lagi pasien terkonfirmasi positif. “Alhamdulillah pasien 01, 02, 03 dan 04 sudah sembuh dan mendapat surat keterangan sehat dari RS. Tapi saya harus dengan berat hati menyampaikan ada dua orang positif Covid-19,” ungkap Bupati H Moch Nur Arifin, Senin (25/5). Didampingi dr H Saeroni, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana,(Dalduk-KB) Kabupaten Trenggalek, bupati menjelaskan dua pasien terkonfirmasi positif ini berasal dari Desa Karanganom, Kecamatan Durenan. “Satu wanita berusia 51
tahun dan satunya lagi juga wanita 46 tahun. Selanjutnya keduanya disebut dengan pasien 06 dan pasien 07 Trenggalek,” jelasnya. Dikatakan Arifin, sehari-hari pasien 06 bekerja di Kabupaten Tulungagung. Yang bersangkutan tidak merasa ada keluhan baik panas, batuk, pilek, maupun sesak nafas serta tidak pernah kemana mana. “Tanggal 4 Mei yang bersangkutan dilakukan rapid test pertama oleh puskesmas di Kabupaten Tulungagung dengan hasil nonreaktif. Karena nonreaktif, pasien 06 tetap masuk
bekerja,”katanya. Tetapi, lanjut Arifin, pada 20 Mei 2020, masih oleh puskesmas itu, dilakukan rapid test kedua di tempat pasien 06 bekerja. Saat itu, hasil rapid test pasien 06 reaktif. Karena reaktif, selanjutnya yang bersangkutan diisolasi di Rusunawa IAIN Tulungagung. Pada 20 Mei Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung melakukan permintaan penjemputan pasien 06. “Pada 21 Mei, pasien 06 dijemput dari Rusunawa Tulungagung kemudian diambil swab test di RSUD Trenggalek,” tegasnya. Semenjak dilakukan swab test ini pasien 06 diisolasi di Asrama BKD Trenggalek. Sebab, 24 Mei hasil swab test keluar dan hasilnya positif. Diterangkan dia, dari pasien
FOTO: MEMORANDUM/AGUS PURWANTO
KABIRO TRENGGALEK: Hamzah Abdillah. WARTAWAN: Agus Purwanto, Ahmad Yulis. ALAMAT : Jalan Wr Supratman Gang Parangjanoko no 4, Kelurahan Sumbergedong, Kec/Kab Trenggalek.
H Moch Nur Arifin
06 ini terdapat empat orang kontak erat, dua orang anak dan dua orang cucu. Hasil rapid test terhadap kontak erat, terdapat 1 reaktif, cucu pasien 06 dan selanjutnya dilakukan swab
test tanggal 21 mei. Hasil swab dinyatakan negatif. Sementara untuk pasien 07, wanita 46 tahun asal Desa Karanganom, Kecamatan Durenan juga bekerja di Tulunga-
gung. Sama dengan pasien 06, pasien 07 ini juga tidak merasa punya keluhan tanda-tanda Covid-19 seperti panas, batuk, pilek, maupun sesak nafas. Pemeriksaan terhadap pasien 07 ini berawal dari rapid test oleh puskesmas di Kabupaten Tulungagung. Hasilnya, non reaktif dan pasien 07 tetap masuk kerja. Namun pada 18 Mei puskesmas kembali melakukan rapid test di tempat pasien 07 bekerja. Hasilnya reaktif, sehingga membuat pasien 07 ini diisolasi di Rusunawa IAIN Tulungagung. Akhirnya Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung meminta penjemputan dan besoknya dilakukan penjemputan oleh Dinkes, Dalduk dan KB Kabupaten Trenggalek. Pada 24 Mei, hasil swab test keluar dan
pasien 07 dinyatakan positif Covid-19. Dari pasien 07 ini terdapat tujuh orang kontak erat, mulai suami, satu anak, tiga orang rekan kerja, satu orang suami rekan kerja dan satu orang anak rekan kerja. “Sementara hasil rapid test kepada kontak erat pasien 07 hasilnya non reaktif semua,” kata bupati. Menindaklanjuti dua kasus positif baru ini Pemkab Trenggalek mengambil beberapa langkah. Di antaranya tetap mengisolasi pasien 06 dan 07 di Asrama BKD dan dipantau perkembangan penyakitnya. Selain itu juga menerapkan isolasi di rumah bagi kontak erat pasien 06 dan 07 dan menerapkan kawasan disiplin zona jaga di sekitar titik isolasi mandiri OTG.(gos/ham/udi)
FOTO: MEMORANDUM/AGUS PURWANTO
Trenggalek, Memorandum Pelaksanaan silaturahmi pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Trenggalek beserta staf sekretariat akan dilakukan via teleconference. Agus Salim, Plt Sekretaris DPRD Kabupaten Trenggalek, menjelaskan, mengikuti imbauan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang meminta masyarakat untuk tidak melakukan tradisi Lebaran berupa bersalaman secara langsung di tengah pandemi virus corona (Covid-19). "Untuk sementara, selama pandemi ini belum berakhir sebaiknya tidak melakukan kontak fisik, be-
Agus Salim
rupa jabat tangan maupun cipika-cipiki," ungkapnya, Selasa (26/5). Menurutnya kondisi pandemi ini sangat berbahaya jika ada kerumunan dan kontak fisik. “Kami sementara juga diminta untuk tidak melakukan tradisi berkunjung ke sanak saudara saat Lebaran,” tuturnya. Meski belum ada jadwal resmi, namun menurut Agus kegiatan silaturahmi tetap perlu dilakukan agar masih terjalin komunikasi dengan baik sesama anggota dan staf sekretariat. “Kami sudah tidak boleh berkunjung ke rumah pimpinan dan anggota,” tandasnya. Maka itu, dirinya mengaku masih menunggu petunjuk dari pimpinan, ada dan tidaknya penyelenggaraan silaturahmi Lebaran. "Kami tunggu petunjuk pimpinan,”akunya. Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Samsul Anam mengatakan, tali silaturahmi dan saling bermaaf-maafan tetap dapat terjalin ditengah situasi pandemi ini. Sebagai gantinya, lanjut dia, masyarakat dan insitusinya bisa melakukannya dengan telepon, whatsapp, SMS, video call, dan lain sebagainya. "Dengan memanfaatkan teknologi silaturahmi bisa tetap erat, silaturahim bisa dilakukan online, tanpa harus ketemu secara fisik," imbuhnya. Samsul menambahkan, dengan melaksanakan ibadah dan menjalin silaturahmi online dari rumah, berarti semua orang telah ikut menjaga orang terdekat dan terkasih agar bisa tetap sehat tanpa berisiko tertular virus.(gos/ham/udi)
FOTO: MEMORANDUM/AGUS PURWANTO
Dewan Gelar Silaturahmi Online
Petugas memadamkan api di rumah laundry milik Tri Harianto yang terbakar.
Rumah Laundry Terbakar Trenggalek, Memorandum Rumah yang dijadikan tempat usaha cuci pakaian atau laundry di RT 5/RW 2, Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek, terbakar, Senin (25/5). Akibatnya, Tri Harianto (38) sang pemilik usaha itu menderita kerugian hingga Rp 50 juta. Ke p a l a Di n a s Sa t u a n Po l i s i Pa m o n g P r a j a ( S a t p o l -PP) dan Kebakaran Pemkab
Tr e n g g a l e k S t e f a n u s Tr i a d i menjelaskan, kejadian bermula dari jatuhnya pakaian yang hendak dipanaskan Sugiarti (istri Tri Harianto) di kompor pemanas. Stefanus menambahkan, mendapat laporan dari korban sekitar pukul 06.25. Pihaknya menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil water canon ke lokasi.
SURABAYA
ANEKA KEBUTUHAN
PIJAT KEBUGARAN
PROPERTI
ELEKTRONIK DICARI
Bu Mini Cantik Pijat Kebugaran tradisional P/W Pggl A/J hotel/ Losmen, Perum Apartem en H: 0812.1630.3125 / 0819-9972-8042.
RUMAH DIJUAL Dijual.Cpt Rmh.Mrh Tingkat Full Bangunan. Ukr 4.5x12. Luas 48m2. Setro Baru 7/23 Sby. Hub 081333337358.
SIDOARJO TANAH DIJUAL Dijual Tanah Daerah Deltasari Lt.30m2 (5x6) SHM Hrg Rp.75juta Hub:085258643798. J.Tnh jln Raya Lingkar Timur dkt Juanda Ls6724m2HGB 0 jln hub 0818318280
GRESIK TANAH DIJUAL
CV.TOP Ahli Pendinginan AC Split Cuci 45 Freon 75,Bongkar 125 / Pas 175, Ahli Kipas, MsnCuci,Central/Chiler,Casetta,Whiter,Dispe nser.P.Air,TV,DVD dll.J/B.AC Bekas Kjrn:031 -5150.3333 Rkt.0851.0777.7754, Myjen 03151503332. AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split LOWONGAN Watt Hub: Second=1Jt(05-3/4-1PK-2PK)350 Bth mrktng planner Persewaan & manage085100995098/031-5012481 AC. ment traine min D3/S1. Sby Pusat. WA:081336209417
SEDOT WC Jitu Ahli Sedot Saluran Air & Sedot WC Mampet,Tanpa Bongkar Kimia,Terima Kuras ,Sumur,Tandon,Kolam,Sedot WC,Dorongan, Kenjeran 031-51503330 / Rungkut 0851. 0877.7759 Mayjen 0851.0777.7715
KEHILANGAN
LOWONGAN
Hilang STNK spd motor Yamaha 2009 L6605CZ A/N: Suwaras BR D/A: Semolowaru no 133.
Dicari 2 TngPenjahit, wanita single, min.SMK tata boga lebih diutmakan yg pengalaman hub Via WA 08155140763 / 081553159132
Hilang STNK spd motor Honda 2002 L2319DS A/N: Moelat Listijowati D/A: JL Gubeng Kertajaya 5-A/27.
Promo Kav s.bngun 23jt-25jt Ds Sedapur Klagen Benjeng-Gresik T/WA 081232003191.
Kehilangan stnk R2 merk honda thn 2012 nopol W 6375 MX an Sueb da Jl. Gubernur suryo R XI. A/50 Rt. 004 Rw. 005 kel. Tlogopojok kec. Gresik kab. Gresik
MALANG TANAH DIJUAL J.Tanah.Kavling Luas 410/m2 dekat daerah Wisata Pasar Lawang. 300jt. AJB terpasang. Listrik 1300watt. Hub WA 081335776262 HP 081333477677/
38.10/03-17/04
RUPA-RUPA
TATA RIAS MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani
HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104 00.30/04-5/05
Monggo... makeup dan Shool, juga ada pelaminan, tenda lengkap dll. daftarkan WA 081371855139 00.21/04-21/05
PENGOBATAN
Kehilangan STNK R2 N-Max’15 nopol W4049LO an. Ali Muhammad, da. Jl. Sunan prapen perum citi 9 Blk A no. 10 rt. 006 Rw. 1 Ds. Sekarkurung Kebomas Gresik HILANG STNK SPD MTR: S-3521-JAM. NK. MH1JFM215EK965930. NS. JFM21E994563. AN. LAILATUL ARIFAH D/a: DS. SUNGELEBAK RT/RW.06/02 KEC. KARANGGENENG KAB.LAMONGAN.
Di samping itu petugas kami di bantu warga sekitar mengamankan satu unit mobil milik korban yang saat itu terparkir di garasi rumah. "Mobil korban kita tarik keluar dari garasi rumah sehubungan dengan angin pada saat itu sangat kencang,"tuturnya. Triadi juga menegaskan selama 30 menit petugasnya berjibaku melawan ganasnya api akhirnya api dapat di padamkan. "Sekitar
pukul 07.05 WIB api dapat di padamkan,"terangnya. Dari perhitungan sementara, kerugian korban diperkirakan mencapai Rp. 50 juta. "Cukup banyak kerugian yang dialami pemilik laundry," kata dia. Masih kata dia, kasus kebakaran tersebut kini ditanggani pihak polres Trenggalek. "Penyidik polres telah menangani tugasnya,"pungkasnya.(gos/ham/udi)
memorandum.co.id
MOJOKERTO-JOMBANG
memorandumredaksi @gmail.com
RABU PON, 27 MEI 2020 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Belajar di Rumah Diperpanjang Jombang, Memorandum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang masih menunggu kebijakan pusat terkait masa belajar di rumah. Dengan kondisi ini, seluruh siswa jenjang TK hingga SMP di Kota Santri tampaknya baasuk kal lebih lama lagi tidak masuk FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S sekolah. Kepala Disdikbud Jombang ”Soal itu (belajar di ruAgus Purnomo mah), kami masih menunggu kebijakan pemerintah pusat,’’ ujar Kepala Disdikbud Jombang Agus Purnomo, Senin,(25/5). Ia pun menyampaikan, sesuai surat edaran tentang belajar di rumah yang sedianya akan berakhir 30 Mei mendatang. Peserta didik bakal kembali masuk ke sekolah pada 1 Juni 2020, yang bertepatan pada hari Senin. Namun karena sampai saat ini belum ada tanda-tanda Covid-19 mereda, masa belajar di rumah berpotensi diperpanjang. Sebab, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Jombang terus ada penambahan baru. ”Selain itu, kami juga mempertimbangkan perkembangan serta situasi kondisi Covid-19 di Jombang,’’ imbuh kadisdikbud. Menurutnya, pemerintah akan mengeluarkan kebijakan khusus terkait penerapan pendidikan di Indonesia. Misalnya, menerapkan physical distancing dengan mengurangi jumlah siswa, yang biasanya satu kelas berisi 30 siswa, menjadi kurang dari 20 siswa. ”Atau mungkin nanti ada kebijakan lain misalnya duduk berjarak dengan penerapan protokol kesehatan, ” jelasnya. Selain itu, butuh persiapan matang jika memutuskan siswa kembali belajar di sekolah. Misalnya terkait kesiapan ruang sekolah yang sebelumnya ditempati posko terpadu karantina pendatang dari luar kota. ”Sekolah-sekolah yang dipakai karantina nanti kita bersihkan dulu. Tentunya kita musyawarahkan dengan desa dan dinkes terkait pembersihan tempat yang pernah dipakai warga karantina,’’ pungkas Agus. Untuk diketahui, Disdikbud Jombang sebelumnya mengeluarkan kebijakan perpanjangan masa belajar di rumah dalam SE Nomor 800/1461/415/2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan. Dalam SE tersebut, masa belajar di rumah berakhir 30 Mei 2020 sesuai berakhirnya libur hari raya Idul Fitri jenjang PAUD, SD, SMP, PKBM, dan LKP baik negeri maupun swasta. (wan/rif)
Pasien Corona di Jombang Bertambah Jombang, Memorandum Jumlah pasien positif covid-19 di Kabupaten Jombang, kian meningkat. Kini sebanyak 13 kecamatan yang ada di Kota Santri, yang warganya terjangkit virus Covid-19. Artinya, dari total 21 Kecamatan yang ada. Penyebaran Corona telah menyentuh separuh lebih jumlah wilayah. Bahkan, jumlah pasien positif covid-19 sudah mencapai angka 39 orang. Jika mengacu pada tabel persebaran virus Covid-19 milik dinas kesehatan, per tanggal 25 Mei, jumlah akumulatif pasien positif Covid-19 di Jombang berjumlah 39 orang yang berasal dari 13 Kecamatan yang ada di Kota Santri. Jumlah pasien positif Covid-19 terbanyak berada di Kecamatan Jombang dan Sumobito. Masing-masing ada 7 pasien positif Covid-19. Disusul jumlah kedua terbanyak pasien positif covid-19 ada di Kecamatan Diwek, dengan jumlah 5 pasien positif Covid-19. Dan jumlah pasien positif Covid-19 posisi ke 4, dan 5, adalah Kecamatan Jogoroto dan Tembelang. Dengan masing-masing pasien positif Covid-19 berjumlah 3 orang. Disusul Kecamatan Gudo, Ngoro, Ploso, Perak, dan Kesamben, terdapat 2 pasien positif Covid-19 di masing-masing wilayah tersebut. Sedangkan di Kecamatan Peterongan, Kabuh, Ngusikan, dan Bandar Kedungmulyo, terdapat 1 pasien positif covid-19 di masing-masing wilayah. Menurut keterangan Juru bicara (Jubir) Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno, ada penambahan jumlah pasien positif covid-19. “Jadi perkembangan Covid-19, di Kabupaten Jombang sampai dengan hari ini total jumlahnya ada 39 orang yang terkonfirmasi,” ungkapnya, Selasa (26/5). Lebih lanjut Budi menjelaskan, jika ada 8 orang melakukan isolasi mandiri saat ini. Ada 26 orang dirawat di rumah sakit. “Ini terdiri dari 13 orang dirawat di RSUD Jombang, 3 di rumah sakit lain diluar Jombang seperti di Royal Surabaya, satu di Husada Utama, dan satu di dokter Suwandi. Sedangkan yang 8 ada di RSUD Ploso serta 2 di RSK Mojowarno,” bebernya. Masih menurut penjelasan Budi, ada 4 orang yang sudah dinyatakan sembuh dimana pasien tersebut berasal dari Kecamatan Jombang, Diwek, dan Bandar Kedungmulyo. “Dua orang dari Jombang, satu dari Diwek serta satu lagi dari Bandar Kedungmulyo. Satu orang terkonfirmasi meninggal dunia, pasien sembuh 4 orang ini merupakan bagian dari 39,” paparnya. Disinggung upaya pencegahan yang dilakukan Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, ia menjelaskan ada upaya yang dilakukan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah. Seperti upaya pembatasan mudik dan upaya yang lain. “Yang pertama ada pembatasan untuk tidak kembali ke zona merah, artinya pemudik ke zona merah diharapkan tidak kembali, selain itu diberlakukannya cek point di sejumlah titik seperti di mengkreng dan pintu masuk tol,” tandas Budi. (wan/rif) FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Juru bicara Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno.
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Polisi mengangkut barang bukti di lokasi penggerebekan.
Sabung Ayam Mojowarno Diobrak Jombang, Memorandum Puluhan penjudi langsung kocar-kacir saat Polsek Mojowarno menggerebek arena sabung ayam di Dusun Jambangan, Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Senin (25/5) sekitar pukul 16.00. Kendati tidak berhasil membekuk satupun maniak adu nasib dari lokasi. Namun polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yang ditinggalkan oleh pemiliknya. Dipaparkan oleh Kapolsek Mojowarno AKP Yogas, lokasi
sabung ayam yang digerebek petugas tidak tampak dari jalan
raya. Karena selain berada di belakang rumah warga, tempatnya tertutup oleh rerimbunan pohon bambu. “Sebelumnya, dari informasi yang kami kantongi ada sekitar 40 orang dilokasi,” paparnya, Selasa (26/5). Akibat lokasi yang tertutup tadi, sambung kapolsek, puluhan penjudi mengetahui kedatangan polisi. Akibatnya, mereka berhasil melarikan diri
sebelum sempat diamankan. “Karena kami kurang personel maka tidak bisa mendapatkan pelaku judi sabung ayam, hanya mengamankan sejumlah barang bukti,” sambungnya. Barang bukti yang diamankan, berupa 6 ekor ayam aduan dan beberapa kurungan serta 5 unit sepeda motor yang ditinggal lari pemiliknya. Kini, semua barang bukti tadi tel-
ah diamankan ke Mapolsek Mojowarno. “Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Mapolsek Mojowarno. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, kami juga berkoordinasi dengan kepala desa setempat untuk membantu mengawasi serta memberikan info jika melihat adanya praktek judi sabung ayam di wilayahnya,” pungkas Yogas. (wan/rif)
Halalbihalal, Bupati Gunakan Protokol Kesehatan Mojokerto, Memorandum Seluruh karyawan dan karyawati lingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto, mengikuti apel pagi hari pertama masuk kerja pasca libur Idulfitri 1441 hijriyah tahun 2020 bersama Bupati Mojokerto Pungkasiadi. Apel pagi sekaligus halalbihalal ini, dilaksanakan menggunakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. Mulai menjaga jarak 1 meter, memakai masker, hingga tidak melakukan kontak jabat tangan. Sekdakab Herry Suwito dalam sambutan apel mengajak semuanya untuk bersiap menyambut kondisi normal yang baru alias new normal. New normal dapat diartikan sebagai menjalani kehidupan senormal mungkin di tengah pandemi Covid-19. Karyawan-karyawati Pemkab Mojokerto diminta
untuk mulai membiasakan diri mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak guna mengurangi penyebaran virus. “Kita harus mulai terbiasa dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, sebagai sebuah kebiasaan baru yang normal termasuk dalam bekerja sehari-hari. Hari pertama apel pasca liburan Idulfitri kali ini, saya harap dapat membangun semangat kembali, mengingat situasi yang saat ini kita hadapi (Covid-19),” kata Sekdakab Herry Suwito, Selasa (26/5) pagi. Selanjutnya Bupati Pungkasiadi dalam arahannya, mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan diri. Hal ini mengingat sebaran Covid-19 di Kabupaten Mojokerto, menunjukkan kurva peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Bupati halalbihalal dengan ASN di pendopo Pemkab Mojokerto.
“Jangan sampai tertular (Covid-19). Sebab kita tidak tahu, siapa-siapa saja yang
Ning Ita halalbihalal di balai kota.
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Wali Kota Apresiasi Gugus Tugas Covid -19 Mojokerto, Memorandum Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberikan apresiasi sekaligus ucapan terimakasihnya kepada seluruh gugus tugas dalam percepatan penanganan Covid-19 kepada masyarakat. Apresiasi ini disampaikannya saat memimpin apel di halaman kantor Pemerintah Kota Mojokerto, Selasa (26/5) Pada kegiatan apel pagi ini diikuti para pejabat, kepala bagian, camat, serta lurah, sekaligus sebagai wadah silaturahmi dan halalbihalal. Beberapa ASN
(aparatur sipil negara) masih menjalankan work from home. Dalam sambutannya, wali kota yang akrab disapa Ning Ita menyampaikan, meski melaksanakan tugas di rumah, para ASN masih bisa menjalankan tugasnya dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi dengan cara virtual. Perubahan ini memang tidak mudah, namun harus dibiasakan demi memberikan pelayanan kepada masyarakat saat kondisi Covid-19. “Perubahan skema, perilaku, aturan, harus disikapi dengan
adaptasi yang cepat. Jika tidak akan berpengaruh pada produktifitas,” ujar Ning Ita. Pada kesempatan itu Ning Ita juga berpesan kepada seluruh ASN agar selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dengan memanfaatkan teknologi. Terlebih, dalam masa pandemi seperti ini. “Semoga, dalam keterbatasan ini tidak menyurutkan semangat para ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (war/rif)
mungkin membawa virus ini. Namun yang bisa kita lakukan adalah waspada, menjaga diri
dan disiplin ketat dalam menaati protap pencegahan,” ujar Bupati. (war/rif)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
DEWI RENGGANIS
RABU PON, 27 MEI 2020 HALAMAN 11
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
PUTUS MATA RANTAI COVID-19
Pemkab Jember Fasilitasi Wartawan Jalani Rapid Diagnostic Test Sesuai jadwal yang diundang oleh Diskominfo Kabupaten Jember, ada seratus lebih awak media. Mereka berasal dari Forum Wartawan Lintas Media (FWLM), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI). Hasilnya, seluruh awak media yang melakukan rapid test dinyatakan negatif Covid-19. "Alhamdulillah tes telah berjalan lancar. Para jurnalis tetap menjaga stamina dan mengikuti seluruh anjuran protokol pemerintah yang telah ditetapkan," ujar Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jember Gatot Triyono di sela-sela kegiatan, Selasa (20/5). Menurut Gatot, rapid test Covid-19 bagi jurnalis yang selama ini bekerja mengabarkan informasi
perkembangan wabah corona di Jember kepada masyarakat sangatlah penting. Selain tenaga medis, TNI, dan Polri, para jurnalis juga dinilai sebagai salah satu profesi berisiko tinggi rentan terkena penyebaran virus corona. "Ya, kita menggelar rapid test Covid-19 bagi para awak media yang selama ini memberikan pelayanan dan berkontribusi dalam penanggulangan Covid-19. Profesi jurnalis masuk dalam golongan tertentu yang dinilai sangat berisiko tinggi terkena corona. Rekan-rekan jurnalis sebagai garda terdepan juga sama," jelas mantan Camat Kaliwates. Selama ini, kontribusi para jurnalis sangat dibutuhkan dalam peperangan melawan Covid-19 dengan memberikan informasi yang benar kepada
Petugas melakukan rapid test para wartawan di Jember.
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Jember, Memorandum Rentan terpapar Covid-19, sejumlah awak media, baik media online, cetak, dan elektronik, mengikuti pemeriksaan rapid diagnostic test (RDT) bertempat di aula Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember.
Petugas berdialog dengan wartawan sebelum melakukan rapid test.
masyarakat. Pemberitaan di media mainstream oleh para jurnalis pun sangat berdampak sekali terhadap masyarakat dalam memberikan informasi sesuai fakta dan bukan hoaks. Gatot pun mengaku, rapid test yang bekerja sama dengan Dinkes Kabupaten Jember, dari PKM Gladak Palem dan UPT Labkesda yang melibatkan 10 personel. Ia pun meminta, kepada para jurnalis untuk mengedepankan kewaspadaan tinggi dalam menjalankan tugasnya. Tetap hindari kerumunan, menerapkan hidup bersih, serta tak lupa selalu mencuci tangan dan memakai masker saat di luar rumah.
"Di lapangan biasakan selalu pakai masker dan hindari kerumunan. Kalau memasuki daerah bahaya, pergunakan alat pelindung diri (APD). Jangan mentang-mentang sudah negatif, ke sananya tidak waspada. Ini yang bahaya," tegasnya. Sementara itu Mahrus Sholih, wartawan, menyatakan, rapid test Covid-19 bagi para jurnalis ini penting dilakukan. Karena, selama ini juru warta sering berhubungan langsung dan berkomunikasi dengan para narasumber. Sehingga mereka rentan terpapar korona. "Ini adalah salah satu upaya memutus mata rantai persebaran
Covid-19. Karena, jika ada yang diketahui reaktif maka bisa diteruskan dengan tes swab untuk mengetahui apakah yang bersangkutan positif Covid-19 atau tidak. Sehingga, bisa segera diambil tindakan pengobatan agar tak sampai merembet ke rekan atau keluarganya," tuturnya. Kendati begitu, Mahrus kembali mengingatkan agar para jurnalis yang bekerja di lapangan tetap menjalankan protokol pencegahan Covid-19. Seperti selalu menjaga jarak dan tak berkerumun saat melaksanakan tugas liputan. Selain itu, juga mengenakan masker serta sedia hand sanitizer. Karena jurnalis yang bekerja di la-
Mobil Sudah Lama Mogok
Sambungan dari halaman 1 “Kami masih mengumpulkan data dan keterangan di lokasi dan masih belum bisa menyimpulkan kejadian tersebut. Nanti kami akan sampaikan lagi hasil perkembangannya,” jelas I Made. Sementara itu, keterangan Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adrian Wimbarda, pemilik rumah atau mobil yang terparkir tersebut sedang pergi. Tanpa ada pengawasan ternyata dua bocah malang itu sedang bermain di dalam mobil yang kondisinya sudah lama mogok dan tidak pernah dipakai. “Dua bocah tersebut bermain di rumah tetangganya sedangkan orang tua korban berada di rumah. Saat memadamkan mobil yang terbakar tersebut, warga tidak menduga di dalamnya ada
(bong); sebuah pipet kaca yang di dalamnya berisi sisa sabu, dan 1 korek api gas. “Ketiga tersangka yang kami tangkap sehari-hari menjadi pengamen jalanan,” ungkap Kanitreskrim Polsek Semampir AKP Tritiko Gesang, Selasa (26/5). Pengungkapan kasus ini, bermula anggota di lapangan mendapatkan adanya informasi dari masyarakat, jika di rumah kontrakan di Jalan Irawati terdapat aktivitas yang mencurigakan. Kemudian anggota melakukan penyelidikan dengan mengintai rumah tersebut. Setelah memastikan ada yang sedang pesta sabu, anggota langsung menggerebeknya. “Saat kami gerebek mereka sedang mengisap sabu,” tandas mantan Kanitreskrim Polsek Pabean Cantikan ini. Sementara dari pengakuan ketiga tersangka, barang haram tersebut dibeli secara patungan seharga Rp 150 ribu per poket. “Kami membelinya secara paket hemat dari seorang yang biasa
Barang bukti sabu yang diamankan petugas.
dipanggil Cak (buron),” ujar Leo kepada petugas. Kebiasaan nyabu dilakukan ketiga tersangka setelah mendapat hasil dari mengamen. Kemudian uang tersebut dibelikan sabu ke Cak. “Setelah sabu di tangan, kami juga disediakan tempat di rumah kontrakan Cak. Apesnya belum sampai kelar ternyata polisi menggerebek dan menangkap kami,” imbuh Dwiyanto. (rio/nov)
Ditinggal Pergi, Rumah Dilahap Api Tidak ingin merambat ke bangunan yang lainnya, warga beramai-ramai mendekati dan masuk dengan cara mendobrak pintu rumah. “Warga melihat adanya api di stop kontak. Ada dugaan terjadi korsleting listrik,” ungkap Nardi, warga setempat, Selasa (26/5). Setelah rumah berhasil dibuka, warga langsung memadamkan api milik warga asli Sampang tersebut, dengan peralatan seadanya dan melaporkan kejadian ke Pos PMK
Tantangan Tinggal di negara minoritas muslim menjadi tantangan sendiri untuk Sarah Azhari. Dia juga harus membesarkan anak semata wayangnya, Albany. Sarah Azhari punya cara tersendiri untuk mendidik Albany tentang agama. Dia kerap mengingatkan anaknya tersebut. “Ya sebisa kita selalu ingat kan terus. Itu saja. Kan dia biasa juga waktu di Indonesia dari umur 7 tahun sudah puasa penuh,” cerita Sarah Azhari kepada detikcom. Meski demikian, ada beberapa tradisi yang tak lagi Sarah Azhari ajarkan ke Albany saat tinggal di Los Angeles. Salah satunya adalah tradisi salam tempel saat Ramadan. “Kalau tradisi salam tempel saya nggak biasa kasih reward ke anak saya. Karena saya
Sambungan dari halaman 1
Pegirian. Alhasil ketika petugas pemadam kebakaran (damkar) datang ke lokasi, api sudah padam. Saat kejadian, penghuni rumah sedang pergi dan dalam keadaan kosong. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek AKP Tritiko membenarkan adanya kebakaran tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. “Hanya saja pemilik rumah tidak melapor ke mapolsek,” kata Tritiko. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 ajarkan dia ini memang kewajiban puasa yang harus dijalankan. Reward-nya untuk diri sendiri buat bekal iman kita. Apalagi sekarang sudah besar, jadi dia nggak minta-minta ini, itu. Memang saya nggak biasain kasih hadiah, kecuali pas birthday aja,” jelas Sarah Azhari. “Tapi, dulu di Indonesia dia sering dikasih sih. Saya kasihnya juga bukan ke anak, tapi ke keponakan atau anak-anak kecil yang silaturahmi. Kalau zakat kan memang wajib,” sambungnya. Lebaran kali ini pun dirasakan Sarah Azhari sangat berbeda di Los Angeles. Di tengah pandemi Corona, Sarah hanya bisa bersilaturahmi ke rumah kakak dan adiknya, yakni Tia dan Rahma Azhari yang juga tinggal di Los Angeles. (dtc/nov)
Petugas mengolah TKP di lokasi kejadian.
Tidak Puas dengan Gaji
Sambungan dari halaman 1
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Tiga Pengamen Nyabu di Rumah Penjual
korban yang berada di jok depan. Kami masih mendalami bagaimana mobil bisa terbakar padahal kondisinya mogok dan tak dipakai,” tutup Wimbarda. Terpisah, menurut Sukati (45), tetangga korban, ketika insiden terjadi ibu kedua bocah berada di rumah. Sedangkan ayah mereka sedang bekerja. “Namanya anak kecil, mainnya di sembarang tempat jika tak diawasi. Tahu-tahu sudah berada di dalam mobil milik tetangga,” bebernya. Sementara, Rifqi, pemilik mobil menerangkan saat kejadian, ia bersama keluarganya sedang halalbihalal ke Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji. “Setelah ada laporan kejadian itu saya segera pulang untuk memastikannya,” kata pria tersebut. (rul/nov)
FOTO: ISTIMEWA
Pandaan Polres Pasuruan AKP I Made Saurdana mengatakan, kejadian tersebut terjadi di Dusun Nampes, Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, pada Selasa (26/5) sekitar pukul 11.30. “Kami mendapatkan laporan sekitar pukul 12.14. Selanjutnya anggota segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) tersebut dengan dibantu warga untuk mematikan kobaran api yang membakar mobil tersebut,” terang Made. Selanjutnya jenazah kedua bocah tersebut dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. Masih terang Made, mobil yang terbakar jenis Daihatsu Charade warna silver nopol N 1274 CV yang diketahui milik Rifqi, warga setempat.
pangan, berisiko tertular. Sebenarnya, Mahrus menegaskan, rapid test tersebut merupakan kewajiban perusahaan pers untuk melindungi para pekerja media. Hanya saja, di tengah situasi sulit seperti sekarang, banyak perusahaan media yang kesulitan mengadakan rapid tes secara mandiri. Sehingga masih banyak wartawan yang belum melakukannya. Terlebih bagi jurnalis yang berstatus kontributor atau pekerja kontrak. Oleh karena itu, rapid test yang digagas oleh Pemkab Jember tersebut, kata dia, bisa dimanfaatkan untuk mendeteksi dan mencegah penularan korona. (edy/udi)
Tak perlu waktu lama, Tim Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk menangkap pelakunya. Hanya sehari setelah kejadian, kedua penjahat itu berhasil digiring ke tahanan. “Awalnya kami tangkap pelaku pertama atas nama Rizki di Dusun Ngimbangan, Desa Nambangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto,” terang Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksana, Selasa (26/5) siang. Dari hasil interogasi, Rizki mengaku beraksi bersama satu kawannya, Punamin. Pelaku kedua menyusul ditangkap di sebuah daerah di Sampang, Madura. “Rizki adalah sopir pribadi korban dan masih aktif. Sedangkan Punamin adalah sopir di perusahaan Kim, yang dirumahkan gegara
Sambungan dari halaman 1 pandemi Covid-19,” lanjut Arief. Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa yang masuk ke dalam kamar apartemen adalah Punamin. Dia memakai kartu akses sopir pribadi milik Rizki. Kebetulan pada saat itu Rizki berada di perusahaan korban. “Otak pencuriannya adalah Rizki. Sedangkan eksekutornya Punamin,” tandas alumni Akpol 2013 tersebut. Dalam aksinya, Punamin masuk ke kamar apartemen melalui kamar pembantu dan mengambil barang-barang berharga milik korban. Dia beraksi saat kondisi kamar tidak berpenghuni setelah berkoordinasi dengan Rizki. Dari penangkapan itu disita barang bukti 1 unit motor jenis Yamaha Nmax S 3707 NAA, 1 unit motor jenis Beat M 3850
Pria Nginden Jualan Sabu Ari tidak bertahan lama. Meski selama ini menggunakan sistem ranjau, bukan berarti aksinya tidak terendus polisi. Beberapa bulan lancar menikmati keuntungan, tersangka berhasil diciduk anggota Unit Idik I Satreskoba Polrestabes Surabaya, Senin (18/5) malam. “Saat itu, tersangka kami amankan di kawasan Jalan Medokan Semampir Selatan.
Sambungan dari halaman 1 Kami menduga rumah tersebut sengaja disewa tersangka untuk melancarkan bisnis peredaran narkoba jenis sabu-sabu,” kata Kanit Idik I Satreskoba Polrestabes Surabaya Iptu Raden Dwi Kennardi, Selasa (26/5). Kennardi menjelaskan, dari hasil penyidikan terungkap, Ari merupakan jaringan dibawah Iwan Hadi Setiawan (38) yang ditembak mati beberapa waktu lalu. “Jadi
BCL KW Menjanjikan Kemesraan Ekstra Sepulang Acara Baru berkata, “Gak seneng tah duwe bojo kinyis-kinyis koyok BCL?” “Opo BCL iku?” “Bothek’an cambah lombok. Wong iki Rek, BCL gak ngerti. Bunga Citra Lestari.” Endar tersenyum. Dia mengakui Nia memang terlihat lebih fresh bila wajahnya dipoles sedemikian rupa. “Sudah setahun terakhir ini istri saya terlihat lebih segar,” kata Endar kepada Memorandum di kantor seorang pengacara di seputar Pengadilan Agama (PA) Surabaya, Jalan Ketintang Madya, beberapa pekan sebelum Ramadan silam. “Lalu kenapa Mas Endar sampai di sini? Ada permasalahan dengan istri?” Endar tersenyum kecut. “Ceritanya panjang,” katanya sambil menata posisi duduk, “Hari itu menjadi awal malapetaka
AC, 3 lembar kartu ATM, 2 buku rekening, 1 lembar BPKB dengan nopol S 3707 NAA dan kartu akses masuk kamar apartemen. Lalu 1 jam tangan perempuan merek Emporio Armani, uang tunai Rp 5 juta, 4 buah HP, 1 lembar KTP, rekaman CCTV dan uang tunai Rp 1.100.000 sisa hasil pencurian. Dalam penangkapan kedua tersangka, petugas juga terpaksa menembak kaki kiri Punamin lantaran mencoba kabur saat disergap. “Tersangka berupaya melarikan diri saat kami tangkap,” pungkas Arief. Di hadapan penyidik, Punamin mengaku bingung sejak diberhentikan dari pekerjaan. Terlebih kebutuhan di masa pandemi corona semakin sulit dicari. “Saya bingung Pak. Ketika diajak Rizky saya langsung mau saja,” ujar Punamin. (fdn/nov)
rumah tangga kami.” Lelaki yang rambutnya menunjukkan tanda-tanda bakal botak ini lantas bercerita bahwa dalam perjalanan menuju tempat reuni, dia sempat merayu, “Boleh nggak nanti malam Papa mainin BCL Papa?” Nia tersipu, “Layanan ekstra.” Dia pandang Endar sambil menyandarkan kepala ke pundak sang suami yang sedang menyetir. Sampai-sampai Endar kaget dan setirnya sedikit goyah. Sampai di tempat tujuan, BCL KW alias Nia segera turun. “Hati-hati ya Mam. Jaga diri,” pesan Endar sambil mengingatkan istri, “Jangan lupa nanti malam. Nanti tak jemput jam sebelasan.” Endar langsung melajukan motornya. Pulang. “Reunian Nia memang tidak boleh membawa istri atau suami. Apalagi anak-
setelah kami mengungkap Iwan, jaringan dibawah mulai kami libas. Sudah lebih dari lima pengedar dan kurir kami amankan,” lanjut alumni Akpol 2012 itu. Selain itu, di hadapan penyidik Ari mengaku sudah enam bulan terakhir menjalankan bisnis haramnnya. “Ya kurang lebih itu Pak (6 bulan, red). Saya lupa tepatnya,” aku Ari. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 -anak. Katanya agar tidak kaku. Bisa bebas. Ini sudah yang keempat,” kata Endar. Di rumah, Endar membunuh waktu dengan mengerjakan tugas-tugas kantor yang belum dituntaskan. Sekitar pukul 22.00 Endar bersiap-sap menjemput Nia. Tapi belum sempat mengeluarkan motor dari ruang tamu, teleponnya berdering. (bersambung)
Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih
memorandum.co.id
GRESIK-PANTURA
memorandumredaksi @gmail.com
RABU PON, 27 MEI 2020 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andri Yanto, Hardy. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
PSBB Tahap III di Gresik
Tingkatkan Pengawasan Protokol Kesehatan Gresik, Memorandum Sesuai keputusan Pemprov Jatim bahwa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Gresik akan diperpanjang ke tahap ke-3 mulai Selasa (26/5) hingga 8 Juni mendatang. Perpanjangan PSBB ini disetujui oleh Pemkab Gresik setelah terjadi penambahan 91 kasus selama PSBB tahap II diterapkan. Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan, pada PSBB tahap ketiga ini, Kabupaten Gresik, menerap-
kan peningkatan pengawasan protokol kesehatan di tingkat desa, RT/RW, pusat kerumunan seperti pasar dan perusahaan. “Di perusahaan misalnya harus membentuk Gugus Tugas Covid-19 untuk memastikan pengawasan protokol kesehatan tersebut. Untuk PKL dan UMKM diperbolehkan buka dengan pembatasan jam, diperbolehkan makan di tempat asal menerapkan physical distancing,” ujar Sambari, Selasa (26/5). Koordinator Gugus Tugas
Covid 19 Gresik M Nadlif menjelaskan, sesuai hasil koordinasi dengan Forkopimda Jatim dengan Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, diputuskan PSBB Sura-
.DVDW 1DUNRED 3ROUHV *UHVLN .DVD PHQJXFDSNDQ
VHODPDW +DUL 5D\D ,GKXO )LWUL
+
0RKRQ 0DDI /DKLU %DWLQ :Vʒ. Øö :çÜ ÂãÈʍ ].ʒʍB. : Ü ã
ǟǵǺǭǸ ǓǵǰȆǵǺ ǩǭǸ ǘǭǵǰȆǵǺ ǟǻǴǻǺ ǟǭǭDz ǞǭǴǵǾ ǰǭǺ ǔǭȀǵǺ
baya Raya diperpanjang. “Perpanjangan PSBB akan dimulai dari Selasa, 26 Mei 2020, sampai Senin, 8 Juni 2020, dan dapat diperpanjang kembali,”
kata Nadlif. Sementara Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Gresik drg Saifudin Ghozali menyebutkan, pada Minggu (25/5), terjadi tambahan 6 kasus positif Covid-19 di Gresik. Sehingga saat ini total kasus positif di Gresik mencapai 132 kasus. “Dua kasus dari Kecamatan Menganti masing-masing di
Desa Pelemwatu, dan Desa Hulaan. Satu kasus dari Desa Karangrejo, Kecamatan Ujungpangkah, satu kasus dari Desa Kepuhklagen, Wringinanom, satu kasus dari Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, dan satu kasus dari Desa Singosari, Kecamatan Kebomas. Sehingga total ada 6 kasus,” rinci Ghozali. Di sisi lain ada dua kasus
positif yang sudah sembuh. Hal ini didukung dengan dua kali swab test yang hasilnya negatif dan foto thorax yang bagus. “Dua positif Covid-19 yang sembuh berasal dari Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, dan Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas. Mereka kini persiapan kembali ke rumah masing-masing,” tandasnya. (dev/har/fer)