Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 27 Maret 2021

Page 1

memorandum.co.id

SABTU PAHING, 27 MARET 2021

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

SALAH TANGKAP, 4 ANGGOTA SATRESKOBA DITAHAN PROPAM

Oleh: Dahlan Iskan

B

anyak yang belum tahu sisi lain kehebatan plasma Konvalesen: bisa menimbulkan imunitas untuk orang yang belum terkena Covid-19. Benarkah begitu? “Benar,” ujar Dr dr Theresia Monica Rahardjo, orang pertama di Indonesia yang menerapkan terapi plasma Konvalesen untuk pasien Covid-19. (baca Disway 25 Maret). Bersambung ke halaman 2

Meng, dewan kritisi minimarket yang menyalahi izin.

-

Tidak krikiti pengusahanya yang ketakutan?

Si Mameng (Pejabat berpakaian preman)

Keberadaan Korban Simpang Siur Jatanras Selidiki Kasus Bocah Karanggayam Hilang Surab Surabaya, Memorandum De Derasnya pemberitaan hilangnya Nessa Alanna Karaissa (Ara), bocah 7 tahun, warga Jalan Karanggayam memb membuat anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya turun tanga tangan melakukan penyelidikan. Te Terlebih raibnya putri pasangan suami istri (pasutri) Tri Budi dan Safrina Anindya tersebut sudah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya. Seperti diketahui Ara tidak pulang hingga membuat orang tuanya kebingungan. Terakhir Ara diketahui bermain ke rumah temannya yang letaknya tidak jauh dari kediaman korban. Diduga dia menjadi korban penculikan seorang pria yang bekerja sebagai pengamen. Sebab, ada seorang warga Jalan Gunung Anyar, Cerme, Gresik yang sempat melihat bocah dengan ciri-ciri seperti Ara bersama seorang pria sedang mengamen di rumahnya pada Kamis (25/3), sekitar pukul 08.30.

Keempat anggota Satreskoba Polresta Malang.

Surabaya, Memorandum Polda Jatim langsung menyikapi insiden salah tangkap yang dilakukan anggota Satreskoba Polresta Malang terhadap pamen TNI AD berpangkat kolonel. Empat personel itu masih menjalani pemeriksaan Propam Polresta Malang. Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko menyebutkan, empat anggota Satreskoba

Polresta Malang melakukan kesalahan prosedur (SOP) terkait tindakan dalam penangkapan. Meski demiki-

2

Kronologis : -

Nessa Alanna Karaissa (Ara, tengah) bocah yang dilaporkan hilang sejak Selasa (23/3).

FOTO: MEMORANDUM/DANY

Jalan Memutar

FOTO: MEMORANDUM/RIO

TAK SESUAI PROSEDUR

1

Kamar hotel yang ditempati Kolonel Wayan tiba-tiba didatangi 4 anggota Satreskoba Polresta Malang. Mereka memaksa masuk ke dalam.

Kolonel Wayan didorong dan dipaksa duduk di kursi. Meski menggeledah seluruh kamar serta memeriksa tasnya, ternyata tak ditemukan barang bukti yang dituduhkan.

an, saat ini sudah dilakukan mediasi. Empat anggota yang terlibat sudah melakukan permohonan maaf. “Akibat kesalahan prosedur yang dilakukan empat anggota Satreskoba Polresta Malang. Itu sudah dilakukan mediasi dan kami juga mengajukan permohonan maaf dan Bersambung ke halaman 11

Kolonel Wayan sempat meminta dipanggilkan anggota Polisi Militer (PM) apabila dirinya memang bersalah. Hanya saja permintaannya tidak digubris. Perwira ini akhirnya komplain ke pihak hotel dan Kapolresta Malang.

3

Bersambung ke halaman 11

Pengemudi Mobil Kabur Fortuner Hantam Vario

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ/PUNTADEWA

Lawan Arus, Motor Tabrak Karimun

Cupi Cupita

Tergoda SPG, Istri DiƟnggal Nikah Lagi (2)

Dapat Info Suami Bersama Wanita Hamil di Mal

Keenakan PEDANGDUT Cupi Cupita mengaku mendapat nominal uang fantastis karena menemani lelaki karaoke. Hal ini terungkap saat dia berbincang bersama Nikita Mirzani. Awalnya perempuan yang akrab disapa Nyai itu membuka topik soal tarif yang dipatok Cupi untuk menjadi teman karaoke. Namun, sang pe Bersambung ke halaman 11

Kedua pengendara motor mendapat pertolongan dari petugas medis.

Surabaya, Memorandum Sial menimpa Rochmad, warga Jalan Medokan Gang III. Enak-enak mengendarai motor, pria 37 tahun itu tersungkur setelah ditabrak Fortuner di Jalan Prof dr Moestopo. Akibatnya, korban mengalami luka cukup serius dan dilarikan ke RSU Dr Soetomo. Pengemudi Fortuner memilih melarikan diri pada kejadian Kamis (25/4) malam tersebut. Hingga kini, pihak kepolisian yang menangani kasus itu masih melakukan pencarian terhadap pengemudi mobil. “Untuk mobil yang terlibat masih penyelidikan,” kata Kanitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Muhammad Fakih, Jumat (26/3). Fakih menjelaskan, kejadian itu bermula sekitar pukul 21.35. Bermula Fortuner melaju dari selatan ke utara. Di lokasi, pengemudi mobil berniat untuk mendahului kendaraan di depannya. “Dia menyalip mobil di depannya dari kiri,” lanjut Fakih. Karena kurang konsentrasi, mobil tersebut menabrak korban yang mengendarai motor Vario L 3606 KC yang dinaiki Rochmad. “Dugaan kurang hati-hati sehingga tidak memperhatikan kendaraan di depannya,” tandas mantan Kanit PJR Jatim VII Polda Jatim itu. Fakih menyebut, setelah menabrak motor, pengemudi Fortuner kabur ke selatan. Untuk memastikan alasan pengemudi kabur, pihaknya masih perlu mencari keberadaan yang bersangkutan. “Kalau sudah diamankan nanti baru bisa dimintai keterangannya,” pungkas Fakih. Dari informasi yang dihimpun dari beberapa komentar di media sosial Facebook, sebelum menabrak, mobil sudah melaju kencang sejak dari kawasan Balai Kota Surabaya. Pun saat melaju naik ke flyover Gubeng. Lebih parah, Fortuner tersebut juga sempat menyerempet beberapa motor lain. (fdn/nov)

FOTO: MEMORANDUM/DANY

Bersambung ke halaman 11

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Surabaya, Memorandum Kecelakaan melibatkan mobil dan motor terjadi di Jalan Basuki Rahmat, tepatnya di depan Tunjungan Plaza (TP) 2, Jumat (26/3) sekitar pukul 03.20. Dalam musibah itu menyebabkan dua pengendara Beat W 3538 CA yakni Ansori (24), asal Glagah, Lamongan, dan Reza Mahlevi (18), asal Manyar, Gresik terluka dan harus dilarikan ke RSU dr Soetomo guna mendapat perawatan. Sedangkan pengemudi Suzuki Karimun Wagon B 2986 BIT, Iyustino (40), warga Jalan Kedung Mangu, selamat dan tidak cedera apa-apa. Namun akibat tabrakan itu, mobil warna hitam bagian depan ringsek. “Kedua pengendara motor hanya mengalami luka ringan dan sekarang sudah diperbolehkan pulang. Kasusnya hanya kerugian materi saja. Dan telah dilakukan mediasi kedua belah pihak,” kata Kanitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya AKP M Fakih. Informasi yang dihimpun Memorandum, kecelakaan bermula Beat

WAKTU terus berganti. Bima semakin asing dirasakan oleh Ida. Dari sikap hingga kata-kata sudah jauh berbeda dari Bima sebelumnya. “Kala itu aku tidak berani menegurnya. Aku hanya bisa diam. Karena aku tahu, jawaban Bima pastilah jawaban yang logis,” ungkapnya. ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS

Bersambung ke halaman 11

Korban Rochmad terduduk lemas sebelum dilarikan ke RSU Dr Soetomo.

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SABTU PAHING, 27 MARET 2021 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan, Agus Sutopo, Assahid. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Cinta Ditolak, Bikin Onar di Gading Fajar Sidoarjo, Memorandum Bentrokan antarwarga di salah satu warkop yang berada di kawasan Gading Fajar di Dusun Banjarpoh, Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo Kota, Kamis (25/3) malam, ternyata dipicu asmara tak berbalas. Diduga cintanya tak digubris, Henry Dheny Lethulur (24), emosi yang membuat warga tidak terima. Kejadian bermula ketika Henry datang ke Warkop Yonkou Gading Fajar untuk menemui Gloria Virginia (21), wanita asal Candi. Ia bermaksud mengungkapkan perasaannya. Namun, ekspektasi berlebih tidak berbanding lurus dengan kenyataan. Gloria menolak mentah-mentah. Tidak terima cintanya bertepuk sebelah tangan, membuat emosi Henry tersulut. Ia mengambil botol yang ada di warkop dan melemparkan ke Gloria. Lemparan itu mengenai tangan kanan wanita yang beberapa saat sebelumnya hendak dijadikan kekasih. Mengetahui ada kejadian itu, salah satu pengunjung warkop membantu Gloria, dan dibantu pengunjung warkop lainnya untuk melerai. "Bukannya mereda, ia malah memukuli

Henry Deny Lethulur

laki-laki yang mencoba membantu Gloria. Selain itu, ia mengancam pengunjung lain yang coba melerai dan akan datang kembali dengan teman-temannya," terang Aditya, warga Pagerwojo yang kebetulan tengah nongkrong di warkop malam itu.

Keributan sempat mereda ketika Henry meninggalkan lokasi. Namun, tidak bertahan lama. Ia membuktikan ancamannya dengan membawa rekan-rekannya. Kali ini, niatnya membalas pengunjung warkop. Karena merasa kalah massa, salah seorang meneriaki gerombolan Henry dengan kata maling. "Teriakan itu mengundang perhatian warga lainnya. Bentrok pun terjadi antara gerombolan Henry dengan warga," terang Kapolsek Kota Kompol Anggono Jaya kemarin. Ia menambahkan, akibat bentrokan itu tiga orang terluka. Yakni Jeky Oktavianus Baha Pereira, Dean Vicky Pratama (24) warga Dusun Banjarpoh RT 2/RW 5, dan Ayatullah Ali Akbar Kajati alias Bigboss (20), warga RT 8/RW 2 Desa Entalsewu, Buduran. Ketiga korban lantas dikirim ke RSUD Sidoarjo untuk melengkapi data pelaporan. Apalagi salah satu korban, Jeky mengalami luka cukup parah di kepala akibat lemparan batu bata. "Sedangkan korban Dean mengalami luka di punggung dan dahi kiri. Sedangkan Ayatullah terluka di dada sebelah kiri," tandas Anggono. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku langsung digiring ke Mapolresta Sidoarjo untuk menjalani proses selanjutnya. (bwo/jok/epe)

Personel Polsek Sidoarjo Kota foto bersama dengan komunitas ILS dan PP membagikan nasi bungkus.

Gandeng Polsek Sidoarjo Kota, ILS dan PP Bagikan Nasi Kotak Sidoarjo, Memorandum Sinergitas komunitas Info Lantas Sidoarjo (ILS) dengan jajaran kepolisian terus ditingkatkan. Kali ini, ILS bersama Pemuda Pancasila (PP) menggandeng Polsek Sidoarjo Kota membagikan nasi kotak dan masker kepada masyarakat dan pengguna jalan, Jumat (26/3). "Ada sebanyak 400 nasi kotak dan ratusan masker yang dibagikan," ujar personel Polsek Sidoarjo Kota Iptu Sulaiman yang ikut turun ke jalan membagikannya. Pembagian

di sebar di beberapa titik yang masuk wilayah hukum Polsek Kota. Koordinator ILS Amel menyebutkan, kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas dari komunitas ILS ,PP PAC Sidoarjo Kota dengan kepolisian. Selain itu, ia berharap kegiatan Jumat Berkah ini terus berlanjut agar bermanfaat bagi warga. "Terima kasih pada semua pihak yang berpartisipasi. Kami berharap agenda ini diikuti komunitas lain dalam penanganan pandemi sekaligus aksi sosial," sebutnya. (bwo/jok/epe)

Jalan Memutar Monica memang ahli anestesi. Tapi dia juga ahli konsultan ICU. “Cuci plasma itu makanan saya sehari-hari,” ujar Monica. “Saya itu mendalami virus, DNA, RNA dan seterusnya,” ujar Monica. “Tesis S-2 saya di ITB soal genetika dan biologi molecular,” tambahnyi. Tapi Monica tidak mau diajak bicara soal penumbuhan imunitas lewat Konvalesen. “Lagi sensitif,” kata Monica. Tentu dia juga tidak mau saya ajak bicara soal sel dendritik. Yang lagi ramai dipro-kontrakan. Seperti yang akan dilakukan lewat Vaksin Nusantara. Dia tidak mau bicara soal itu. Dia ingin konsentrasi dulu di terapi plasma Konvalesen (TPK). Agar be-

Sambungan dari halaman 1 nar-benar sukses dan Indonesia tercatat dalam prestasi dunia di bidang konvalesen. “Saya tidak menyangka akhirnya terapi plasma Konvalesen diterima secara luas,” kata Monica. Monica ingat awal-awal saat memperkenalkan Konvalesen: penentangnya begitu banyak –dari kalangan dokter sendiri. Tapi Monica tidak mau mengingat-ingat itu lagi. “Terlalu menyakitkan,” katanyi. “Yang penting Konvalesen sekarang sudah diterima secara luas,” tambahnyi. Proses ‘’menyakitkan’’ itulah yang kini lagi dialami tim Vaksin Nusantara. Izin ujicoba fase 2-nya tetap belum keluar –sampai sekarang. Kabarnya BPOM bahkan minta uji coba itu diulang lagi. Bukan saja mulai dari

fase pertama, pun harus dari tahap sebelum fase pertama. Kenapa Konvalesen diizinkan? Itu karena Vaksin Nusantara menyebut dirinya ‘’vaksin’’. Sedang Konvalesen menyebut dirinya ‘’terapi plasma Konvalesen’’. Jadi, semua itu ternyata benar-benar hanya menyangkut definisi vaksin. Bukan lagi soal bisa atau tidaknya menumbuhkan imunitas. Bahwa Konvalesen maupun dendritik bisa menumbuhkan imunitas tidak ada yang membantah. Hanya saja tidak boleh disebut vaksin. Ahli virus seperti Prof Dr Choirul Anwar Nidom sangat mendukung Vaksin Nusantara. Bahkan Prof Nidom menilai lewat proses Vaksin Nusantara lebih bagus daripada lewat Konvale-

sen. “Prinsipnya sih mirip. Sama-sama memberi atau menginduksi antibodi dari luar,” ujar Prof Nidom, penemu vaksin Flu Burung itu. “Perbedaannya, konvalesen bisa menimbulkan ketidakcocokan protein,” ujar guru besar Universitas Airlangga Surabaya itu. Perbedaan lainnya, kata Prof Nidom, penumbuhan imunitas lewat pemberian konvalesen harus berulang. Itu karena titer yang bisa turun. “Tapi lewat dendritik tidak harus berulang,” ujar Prof Nidom. “Itu karena dendritik bisa menurunkannya pada progenidendritiknya,” katanya. Dari sinilah kelihatannya muncul istilah yang pernah ramai dibahas: Vaksin Nusantara itu untuk seumur hidup. Berarti, ternyata, yang penting,

ada cara selain vaksin untuk menumbuhkan imunitas. Bisa vaksin, bisa Konvalesen, bisa juga dendritik seperti yang dipakai oleh Vaksin Nusantara. Maka, sebagai bukan ahlinya, saya hanya bisa bertanya: mengapa hanya cara vaksinasi yang diperbolehkan. Terapi Plasma Konvalesen akhirnya memang diizinkan. Pun di Amerika. Dasar pemberian izin itu adalah bukti kenyataan. Bukti kenyataan itu –dalam kasus Konvalesen– didapat melalui perjuangan dokter Monica. Tapi itu hanya bisa dilakukan lewat apa yang disebut perjuangan otonomi pasien. Artinya, pasien punya otonomi untuk memilih: mau disembuhkan dengan cara apa. Untungnya banyak pasien Covid yang minta disembuh-

kan lewat terapi plasma Konvalesen. Dan ternyata terbukti: berkat TPK itu benar-benar muncul imunitas di tubuh pasien. Apakah berarti Vaksin Nusantara juga harus menempuh jalur memutar yang sudah dilakukan terapi plasma Konvalesen? Entahlah. Seandainya iya pun. Saya akan jadi relawan untuk mencari orang yang mau secara otonom menjalani ‘’terapi vaksin nusantara’’ –kata vaksin di situ sebagai merek, bukan sebagai vaksin. Misalkan cara itu yang akan ditempuh. Lalu terbukti. Kian banyak yang mau menjalaninya. Lalu akhirnya diizinkan. Maka bangsa ini memang harus selalu lewat jalan memutar –dan karena itu sering kalah cepat. (*)


memorandum.co.id

KOTA SURABAYA Sebagai jawaban dalam kecepatan informasi pada era digital ini, Memorandum.co.id, yang kini menginjak usia 3 tahun, tak pernah lelah untuk terus berbenah agar dapat menyajikan berita terbaik bagi pembacanya. Untuk itu redaksi juga membutuhkan saran dan kritik dari pembaca agar Memorandum.co.id terus Bangkit, Informatif, dan Presisi.

Sudah Mencukupi Kebutuhan Gizi? Surabaya, Memorandum Kasus disabilitas di Surabaya mencapai angka 6.315 jiwa, dan pemkot berupaya memberikan kesejahteraan dengan permakanan. kanan. Namun apakah dalam penyaluran sudah tepat sasaran, dan dengan anggaran Rp 11 1 ribu per orang ini sudah mencukupi kebutuhan gizi.

AN

D

U

IN

N TA

G

ISTIMEWA

ADANYA perhatian pemerintah untuk penyandang disabilitas mendapatkan permakanan diapresiasi Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah. Na-mmun dirinya berharap agar pemkot menamngga bah anggaran untuk permakanan ini sehingga  Bersambung ke halaman 4 

ILUSTRASI:

F OT O : M E M

OR

AN

/B

RY

M

ER

DU

 Bersambung ke halaman 4 

Eny Zuliati

Khusnul Khotimah

Panitia HUT Ke-3 Memorandum.co.id Audiensi dengan Kabid Humas

FOTO: ISTIMEWA

Mencakup Semua Kalangan MESKI baru berusia 3 tahun, menurut Icha, warga Jalan Kedinding Lor Gang Manggis, mengatakan bila isi di Memorandum. co.id selalu update dan akurat. “ Memorandum.co.id bagus banget beritanya, mencakup semua kalangan dan sangat inovatif membantu masyarakat mencari informasi,” ujar Icha. Lanjutnya, dalam pemberitaan berharap lebih banyak meng-update berita tentang anak muda dan ada kolomnya tersendiri. “Biar semakin keren tampilannya. (fer/tyo)

OR

/F

Dewan: Tambah Anggaran Permakanan

F O T O: M E M

M

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Memenuhi Diversity of Content

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

SABTU PAHING, 27 MARET 2021 HALAMAN 3

Permakanan Disabilitas Hanya Rp 11 Ribu

Bangkit Informatif & Presisi

MENURUT Umar Syaroni, mahasiswa S-2 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga ini menyebut bahwa kiprah Memorandum.co.id dinilainya mampu menyajikan berita yang beragam. “Memorandum.co.id bisa dibilang memenuhi diversity of content (prinsip keberagaman isi,red) yang dibutuhkan oleh masyarakat. Berita yang disajikan beragam, begitu pun narasumbernya juga diambil dari latar belakang yang berbeda,” tutur Umar yang kini sebagai staf Humas dan Protokoler Untag Surabaya. Pria kelahiran Jeddah, Arab Saudi ini menambahkan, semua sisi mampu diulik oleh Memorandum.co.id dengan baik. (mg3/tyo)

memorandumredaksi @gmail.com

Panitia HUT ke-3 Memorandum.co.id bersama Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko.

Surabaya, Memorandum Sebagai perusahaan media massa, Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum terus berinovasi dengan membuat media online Memorandum.co.id, yang kini telah menginjak tahun ke-3. Dengan tetap menjalin komunikasi yang baik, sehingga tetap menjadi media partner Polri khususnya Polda Jatim untuk tetap membuat Jatim kondusif. Untuk memperingati ulang tahunnya kali ini, panitia HUT ke-3 Memorandum.co.id, beraudiensi dengan Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko, tentang acara yang akan digelar dengan sedarhana namun penuh makna ini.  Bersambung ke halaman 4 

Selama ini Polda Jatim dengan Memorandum sudah menjalin kerja sama dengan baik, dan dengan ulang tahun ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk menjadi lebih baik ke depannya. KOMBESPOL GATOT REPLI HANDOKO Kabid Humas Polda Jatim

Perhatikan Kesejahteraan Nakes MENJADI keluhan permasalahan keperawatan sebenarnya lebih banyak pada masalah kesejahteraan dan status kepegawaian. Ketua Fraksi Partai Golkar yang juga anggota Komisi E DPRD Jawa Timur menyampaikan, perawat bekerja bisa sampai 12 jam sehari. “Tetapi hingga saat ini mereka belum banyak mendapatkan perhatian dalam bentuk jaminan kesejahteraan,” tegas Kodrat Sunyoto. Kodrat Sunyoto Ia menyebutkan masih banyak perawat yang masih bergaji di bawah Rp 500 ribu, apalagi perawat yang bekerja di puskesmas dan fasilitas kesehatan swasta. Sedangkan status kepegawaian banyak perawat di daerah tidak memiliki status kepegawaian yang tidak jelas meskipun sudah lebih dari 5 tahun bekerja pada fasilitas kesehatan. “Kehadiran tenaga keperawatan banyak dibutuhkan masyarakat di desa-desa. Tetapi jasa pelayanan yang diberikan oleh perawat tidak dapat diklaim pada BPJS Kesehatan,” terang Kodrat Sunyoto. (day/*/tyo)

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Hikmah Bafaqih memimpin kunjungan kerja ke Pengurus Wilayah PPNI Daerah Istimewa Yogyakarta.

PEMBENTUKAN RAPERDA TENAGA KEPERAWATAN

Komisi E Sharing Bersama PPNI Yogyakarta K

omisi E DPRD Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan kerja ke Pengurus Wilayah PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Daerah Istimewa Yogyakarta. Pertemuan itu, untuk menguatkan gagasan pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Tenaga Keperawatan di Jawa Timur. Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Hikmah Bafaqih menyampaikan, selama masa pandemi Covid-19, peran perawat sangat besar dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan bagi pasien Covid-19. Kondisi itu juga banyak perawat Indonesia yang meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19. “Kita prihatin sehingga gagasan Raperda Tenaga Keperawatan bisa melindungi peranan tenaga medis,” tutur Hikmah Bafaqih saat berdialog dengan pengurus PPNI Daerah Istimewa Yogyakarta. Disampaikan politisi PKB DPRD Jatim ini, banyaknya permasalahan keperawatan dan

kebutuhan hukum bagi tenaga keperawatan di Jawa Timur, Komisi E telah menginisiasi pembentukan raperda tersebut. “Kunjungan ini dalam rangka melakukan sharing informasi terkait dengan permasalahan keperawatan di daerah lain,” tutur Hikmah Bafaqih. PPNI Pusat mencatat hingga tanggal 5 Februari 2021 sudah terdapat 234 perawat yang meninggal dunia ,dan ada lebih dari 5.000 perawat yang terinfeksi virus tersebut. Bahkan bisa 30 persen dari perawat yang bekerja diperkirakan terkena virus Covid-19. Ia menjelaskan, besarnya peran perawat dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Indonesia harus mendapatkan perhatian dari pemerintah dan pemerintah daerah. “Baik dalam bentuk peningkatan kesejahteraan, perlindungan hukum, jaminan sosial, dan peningkatan kompetensi, serta pemberian status kepegawaian yang jelas bagi para perawat,” tegas dia.

Sementara itu, PPNI Yogyakarta sangat mengapresiasi inisiasi Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur. Hadirnya perda ini nantinya akan melindungi peran tenaga medis. Karena memang dari 28 provinsi di Indonesia hanya ada Provinsi Lampung yaitu Perda Nomor 4 Tahun 2011 tentang Praktik Keperawatan, inipun sudah tidak sesuai dengan perkembangan hukum. Peraturan perundang-undangan terkait dengan kesehatan dan keperawatan banyak menekankan pada peningkatan kompetensi perawat melalui jalur pendidikan tinggi atau lembaga sertifikasi kompetensi. Tetapi tidak banyak memberikan jaminan kesejahteraan sosial dan kejelasan status kepegawaian tenaga keperawatan. Karena itu PPNI sangat mendukun terhadap upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memberikan jaminan kesejahteraan dan status kepegawaian bagi perawat di Jawa Timur.(day/*/tyo)

Harus Ada Jaminan Kesejahteraan PERAN besar perawat ternyata tidak diimbangi dengan perhatian besar pemerintah. Karenanya, anggota Fraksi Gerindra dr Benjamin menegaskan, penting memberikan jaminan kesejahteraan bagi perawat. Karena itu, bagi perawat yang bekerja pada fasilitas kesehatan swasta maka mereka harus diangkat sebagai pegawai tetap. “Sehingga mereka akan mendapatkan jaminan dr Benjamin upah dan tunjangan sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan,” ujar Benjamin. Politisi yang juga seorang dokter ini sangat memahami problem pelayanan kesehatan di Tanah Air. “Ini dapat menjadi norma dalam Raperda Tenaga Keperawatan yang dapat mempertegas bahwa pengangkatan perawat harus dengan statusnya,” tandas Benjamin. (day/*/tyo)

Mengatur Praktik Mandiri ANGGOTA Fraksi Demokrat Hartoyo menyampaikan, kehadiran Raperda tentang Tenaga Keperawatan akan mengatur banyak hal. Termasuk tenaga keperawatan juga melakukan praktik mandiri. Dalam UU Keperawatan memang diperbolehkan tetapi banyak oknum perawat yang melakukan tindakan medis di luar wewenangnya. “Sehingga hal ini menjadi persoalan hukum dan tidak banyak perawat yang berurusHartoyo an dengan penegak hukum,” kata Hartoyo. Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur ini menjelaskan, Raperda tentang Tenaga Keperawatan sangat bagus untuk mengatur upaya perlindungan hukum bagi perawat. Khususnya perawat yang melakukan praktik mandiri agar mereka memiliki kesadaran hukum, dan jika berhadapan dengan hukum dapat mendapatkan bantuan hukum dari pemerintah daerah. (day/*/tyo)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SABTU PAHING, 27 MARET 2021 HALAMAN 4

Satgas mengerjakan rehab rumah warga.

Dewan: Tambah Anggaran Permakanan mutu makan akan lebih baik. “Program pemberian permakanan tidak hanya membantu warga, tapi juga menggerakkan ekonomi rakyat karena melibatkan ibu-ibu di kampung-kampung sebagai penyedia makanan,” jelas Khusnul, Jumat (26/3). Dia menambahkan, menu makanan juga akan diperkaya gizinya,

gram ini dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan Kodim Bojonegoro. (top/har/tyo)

Sambungan dari halaman 3

dengan menambah anggaran dari pemerintah kota. “Dengan tambahan anggaran, tentunya akan ada tambahan makanan khusus. Sehingga selain memenuhi kebutuhan harian, bisa ikut membantu mempercepat pemulihan warga,” ujar Khusnul. Saat ditanya terkait anggaran permakanan Khusnul menyebut hal itu

kini diatur pada tiap-tiap kecamatan dan kelurahan sehingga berbeda-beda sesuai dengan jumlah yang tercatat di wilayah tersebut. “Anggaran permakanan sekarang sudahdialihkankekecamatansedangkan yang melaksanakan lurah selaku kuasa pengguna anggaran, dan pejabat pembuat komitmen,” tandasnya. (mg3/tyo)

yang siap saji. Kalau jual makanan matang itu namanya restoran,” tuntasnya. (mg3/tyo)

Surabaya, Memorandum Petugas Denpom V/4 Surabaya melaksanakan Sosialisasi Ops Gaktib di lapangan Makodim Surabaya Selatan (SS). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dansatlak Gakumwal Lettu Cpm Dwi Indera. Pada kesempatan itu, Dwi Indera menyampaikan sosialisasi tentang ETLE (Electronic Trafic Law Enforcement), yang saat ini sudah berlaku di 12 Polda Indonesia, termasuk Polda Jatim. Setelah sosialisasi, kemudian dilanjutkan pemeriksaan oleh anggota denpom, terkait kelengkapan kendaraan pribadi dan kendaraan dinas. Puluhan kendaraan, meliputi roda dua dan roda empat milik anggota makodim dan jajaran koramil telah siap di lapangan. “Kegiatan sosialisasi dan Ops

Petugas Denpom V/4 Surabaya memeriksa surat kendaraan personel.

Gaktib ini sebagai upaya preventif, yaitu untuk meminimalisir dan menekan angka kecelakaan, serta

mencegah pelanggaran anggota Kodim Surabaya Selatan saat berlalu lintas,” Dwi Indra.(tyo/fer)

Panitia HUT Ke-3 Memorandum.co.id Audiensi... “Selama ini Polda Jatim dengan Memorandum sudah menjalin kerja sama dengan baik, dan dengan ulang tahun ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk menjadi lebih baik ke depannya,” ujar Gatot. Sedangkan rencana mengundang Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta, pihaknya akan berupaya untuk

bisa hadir sesuai dengan undangan yang diberikan, dan Gatot berpesan tentang protokol kesehatan. “Kami sampaikan agar tetap menerapkan protokol kesehatan selama acara berlangsung,” lanjut Gatot. Pada kesempatan itu Ketua Panita HUT ke-3 Memorandum.co.id Tri Haryoko mengucapkan terima

Sambungan dari halaman 3 kasih atas perhatian yang diberikan Polda Jatim. Dengan undangan tersebut pihaknya berharap kehadiran kapolda. “Kami sangat berharap kehadiran Bapak Kapolda, yang nantinya akan memotong tumpeng dalam acara tersebut. Dan itu menjadi suatu kehormatan bagi kami,” ujar Tri.(tyo/yok)

Permakanan Disabilitas Hanya Rp 11 Ribu Tentang permakanan disabilitas ini Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Surabaya Eny Zuliati menjelaskan, dari total penyandang disabilitas ini terdiri 3.509 pria dan 2.806 perempuan. Sedangkan jumlah disabilitas yang menerima manfaat permakanan, paling banyak didominasi usia produktif. “Didominasi usia produktif, untuk usai 15 tahun sampai 25 tahun

SURABAYA

PA R A N O R M A L

RUMAH DIJUA

Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031- 5490592/081229729706 (tdk terima SMS).

J.rmh MEDOKAN SEMAMPIR INDAH XI/3b uk.3x10. H.250jt nego. Bonus AC, kulkas.T.081217025311.

MOBIL DIJUAL J.Mobil Mazda 1991 MR Nopol Gresik Harga Nego. HP.08123522343 (WA) Kec. Rungkut Sby.

KEHILANGAN

P I J AT K E B U G A R A N Feri Massage Keluarga Pijat Kesehatan buat Keluarga Wanita dan Pria. Menghilangkan Capek2 Lelah dan Letih, Ramah Tamah dan Profesional. Hub:081358022468.

Sambungan dari halaman 3

mencapai 1.711 orang disabilitas,” jelas Eny. Memang dibandingkan tahun lalu, jumlah disabilitas di Surabaya menurun. Untuk 2020, tercatat ada 6.363 orang disabilitas. Dengan rincian 3.515 pria dan 2.848 perempuan. “Penurunan jumlah berarti ada yang meninggal,” jelasnya. Sedangkan untuk 31 kecamatan, terbesar disabilitas adalah Kecamatan

HLG STNK HONDA BEAT 2008 L-3819-OZ W.PINK AN.SUMARSIH BANYU URIP JAYA 4/5 SBY. Hilang BPKB Asli Mbl Toyota Kijang Innova G Th’14 L-1485-EK An.Drg Yohanes Singgih Kurniawan Jl.Lebak Arum 4/109 Sby. Noka. MHFXS42G2E2556451. Ns.2KDU529215.

Sawahan dengan jumlah 553 orang disabilitas. “Tahun lalu juga sama, Kecamatan Sawahan dengan 559 orang disabilitas,” lanjut Eny. Sedangkan dari 154 kelurahan di Surabaya, lanjut Eny, di Kelurahan Tambaksari paling banyak penyumbang disabilitas. “Ada 162 orang. Tahun 2020 malah tercatat di Dinsos Kota Surabaya sebanyak 203 orang dengan kelurahan yang sama (Tam-

baksari, red),” tambahnya. Disinggung tentang anggaran permakanan ini, Eny menjelaskan bila satu porsi permakanan tersebut dibandrol Rp 11.000 per orang, dan itu mulai 2016-2021. “Namun mulai Mei akan naik menjadi Rp 15 ribu, sedangkan menu yang diberikan sudah sesuai kajian ahli gizi. Yakni Lauk nabati, hewani, buah, sayur, dan air mineral, dan tiap

hari beda-beda,” pungkas Eny. Sementara itu, Camat Tambaksari Ridwan Mubarun membenarkan bahwa di Kelurahan Tambaksari paling tinggi disabilitasnya. “Penduduknya padat dan banyak juga yang disabilitas,” ujar Ridwan. Tambahnya, memang sejak 2020, untuk masalah permakanan sekarang anggaran masuk ke kecamatan. “Jadi masing-masing kelurahan yang me-

ngelolanya dengan bantuan warga. Sedangkan untuk data tetap kita laporkan ke dinsos,” jelasnya. Namun, jika ada usulan penambahan permakanan untuk disabilitas, maka pihaknya menunggu persetujuan dari dinsos sebelum masuk data di kecamatan. “Kalau sudah ada surat keputusan (SK) dari dinsos, maka data usulan penambahan permakanan itu bisa masuk di kecamatan,” ungkas Ridwan.(fer/tyo)

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

Hilang Buku Kir L.9695.UU/ SB.286524.K PT.KHARISMA KENCANA NUSANTARA JL. SURABAYA.

Hilang Buku Kir L.9474.UF/ SB.274438.K PT. ARMADA TRANS SURABAYA JL.PAKUWON BOULEVARD AA2-039 SBY.

Hilang Buku Kir L.9438.UR PT.TOTO TENTREM KERTORAHARDJO JL. KEDUNGDORO 10 SBY.

HILANG STNK HONDA BEAT 2015 HITAM W-4167-QL HERU SASTRAWAN,SPI 0812 4923 9903.

Hilang Buku Kir L.9372.AK/ SB.279130.K PT. TRISILA SENTOSA ABADI JL.BALIWERTI 119 KAV 1-2 SBY.

Hilang Buku Kir L.9454.UF/ SB.274427.K PT. ARMADA TRANS SURABAYA JL.PAKUWON BOULEVARD AA2-039 SBY.

Hilang Buku Kir L.9460.UF/ SB.274419.K PT. ARMADA TRANS SURABAYA JL.PAKUWON BOULEVARD AA2-039 SBY.

Hilang Buku Kir L.9326.UD/ SB.266468.K PT. ARMADA TRANS SURABAYA JL.PAKUWON BOULEVARD AA2-039 SBY.

Hilang Buku Kir L.9456.UF/ SB.274429.K PT. ARMADA TRANS SURABAYA JL.PAKUWON BOULEVARD AA2-039 SBY.

Hilang Buku Kir L.9434.UF/ SB.274430.K PT. ARMADA TRANS SURABAYA JL.PAKUWON BOULEVARD AA2-039 SBY.

Hilang Buku Kir L.9462.UF/ SB.274433.K PT. ARMADA TRANS SURABAYA JL.PAKUWON BOULEVARD AA2-039 SBY.

Hilang Buku Kir L.9443.UF/ SB.274434.K PT. ARMADA TRANS SURABAYA JL.PAKUWON BOULEVARD AA2-039 SBY.

Hilang Buku Kir L.9469.UF/ SB.274420.K PT. ARMADA TRANS SURABAYA JL.PAKUWON BOULRVARD AA2-039 SBY.

KEHILANGAN Hilang BPKB Asli Mtr Hnd NC11BIC Th’10 L-5179-OQ An.Masru’i Jl.Tenggumung Wetan Garuda 1/5 Sby. Nk.MH1JF2211AK275882. Ns.JF22E1273874.

ILUSTRASI: ISTIMEWA

namanya swalayan adalah tempat atau pasar modern menjual makanan mentah, bukan siap saji yang umumrestoran nya dijual di restoran. “Biasanya menjual barang-barang mentah, jadi tidak boleh menjual

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

FOTO: ISTIMEWA

Kebut Pengerjaan Program Aladin

rumah, yang kemudian akan dilanjutkan dengan pembersihan lokasi,” imbuh Slamet. Masih menurut Slamet, bila pro-

Mahfudz

Kendaraan Prajurit Kodim SS Diperiksa Denpom

TMMD Ke-110 Kodim Bojonegoro

Bojonegoro, Memorandum Dengan semangat tak kenal lelah, dan gigih dalam menjalankan tugas, personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Kodim Bojonegoro, di Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, terus bergerak. Salah satunya mengerjakan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) program atap, lantai, dan dinding (Aladin) milik Slamet Hartanto. Danton 3 SSK Satgas TMMD Letda Lek Slamet Nursamsi, bahwa pembangunan rumah Slamet ini merupakan bantuandariProgramAladinsudahmencapai90persen,”ujarSlamet,Jumat(26/3). Ditambahkan Slamet, bila dalam pengerjaan ini warga dan satgas terus bersemangat menyelesaikan proyek tersebut. “Hingga saat ini mencapai pemasangan keramik atau lantai

R A N D U M / B I N TA N G

Logikanya, masih menurut Mahfudz bila izin harus terpisah, tidak bisa izin toko swalayan tapi di dalamnya ada kafe. “Mau di dalam atau di k bisa. luar (lokasi parkiran) itu enggak Apalagi disewakan, menyalahi aturan itu,” tambah Mahfudz. minta Karena itu, Mahfudz meminta pemkot agar menindak tegas. “Saya minta Dinas Perdagangan untuk g jualmenertibkan minimarket yang ayan,” an di luar ketentuan izin swalayan,” tegasnya. abaya Wakil ketua DPC PKB Surabaya emilik itu juga mengimbau para pemilik tuk seminimarket nakal tersebut untuk ya jika gera memperbarui izin usahanya storan memang membuka kafe atau restoran di toko modernnya. Mahfudz menambahan, yang

F

Surabaya, Memorandum Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta, dan Pangkoarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan, menggelar tenis meja bersama di gedung olahraga Zidam V/Brawijaya, Jumat (26/3) pagi. “Olah raga ini perlu dilakukan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh serta meningkatkan imunitas. Saya olah raga bersama pangkoarmada dan pangdam,” kata Nico, Jumat (26/3) pagi. Nico menambahkan selain olahraga bersama untuk menjaga kesehatan dan imunitas tubuh. Agenda ini juga mempererat sinergitas antara TNI/ Polri. “Kegiatan olahraga tenis meja bersama ini untuk mempererat sinergitas TNI dan Polri,” tambah Nico.(fdn/tyo)

“Banyak minimarket di Surabaya yang ada kafenya. Izin swalayan tapi jualan kopi, jualan donat, dan lain-lain. Artinya itu masuk kategori restoran,” kata Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya, Mahfudz, Jumat (26/3). Sehingga, lanjut Mahfudz, kalau di dalam minimarket terdapat kafe atau restoran, maka harus disertakan pula izin restoran. “Enggak bisa dong kalau hanya izin swalayan, enggak boleh,” tegas politikus asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut. Termasuk pula minimarket yang menyewakan lahan parkirnya untuk kedai. “Yang fair lah. Kalau mau buka kafe ya kafe, kalau minimarket ya minimarket, jangan terus di dalam minimarket ada kafenya itu yang enggak boleh,” tuturnya.

EMO

Tenis Meja Bersama, Jaga Imun dan Sinergitas

Surabaya, Memorandum Minimarket yang tersebar di Surabaya banyak yang nakal, sebab dalam menjalankan bisnisnya mereka menyalahi izin usaha. Karena tidak hanya sebagai swalayan, namun mereka juga menyediakan restoran atau kafe, yang seharusnya perizinan berbeda.

:M

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta, dan Pangkoarmada II Laksda TNI I NG Sudihartawan di gedung olahraga Zidam V/Brawijaya.

Sediakan Kafe, Salahi Izin Usaha

O OT

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Dewan Desak Pemkot Tindak Minimarket Nakal

KEHILANGAN

Hilang Buku Kir L.8752.AJ PT.COCA-COLA DISTRIBUTION JL.RUNGKUT INDUSTRI 1/27 SBY. Hilang Buku Kir L.9461.UF/ SB.274439.K PT. ARMADA TRANS SURABAYA JL.PAKUWON BOULEVARD AA2-039 SBY. Hilang Buku Kir SB.274437.K PT.

L.9440.UF/

ARMADA TRANS SURABAYA JL.PAKUWON BOULEVARD AA2-039 SBY. Hilang Buku Kir L.9458.UF/ SB.274418.K PT. ARMADA TRANS SURABAYA JL.PAKUWON BOULEVARD AA2-039 SBY.

Hilang Buku Kir SB.274436.K PT.

L.9436.UF/

ARMADA TRANS SURABAYA JL.PAKUWON BOULEVARD AA2-039 SBY. Hilang Buku Kir L.8940.UY / SB.132978.K SOEGIANTO JL.RAYA KUPANG INDAH 35 SBY. Hilang Buku Kir L.9363.UT/ JKT.1313916 PT. KARYA INTERNUSA JL.SIDOTOPO WETAN MULIA 3/38 SBY. Hilang Buku Kir L.8735.UO / SB.271528.K PT.KARYA EXPRESS JAYA JL.SEMARANG 27 SBY. Hilang Buku Kir L.9570.AF/ SB.196022.K PT. NAHATOLU MIRAGAS PRIMA JL.NGAGEL JAYA TRNGAH 3/36 SBY.

Hilang STNK Mobil Toyota Thn 2017 L-1023-EW A/N: DRA HJ Zuraida D/A: Bratang Binangun 9/6. HLG STNK AG-6780-FJ AN.ARIFUDIN DS. GEDANGSEWU KEC.PARE KAB.KEDIRI. HLG STNK AG-5418-EE AN.SRIANI DS TRETEK KEC.PARE KAB.KEDIRI. HLG STNK AG 5587 EG AN.SUTIYONO DS. KEBONREJO KEC. KEPUNG KAB.KEDIRI. Hilang Buku Kir L.8624.UP/ SB.243295.K PT. ORIX INDONESIA FINANCE JL.SURABAYA. Hilang Buku Kir L.9554.UY / PG.39244 MARDJI JL.DUPAK PASAR BARU 2/16 SBY.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SABTU PAHING, 27 MARET 2021 HALAMAN 5

Vaksinasi Ketiga untuk Publik Sumenep, Memorandum Pemkab Sumenep memaksimalkan vaksinasi Covid-19 tahap satu dan dua kepada tenaga kesehatan dan pelayan publik. Diperkirakan prosesnya akan selesai akhir Maret. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep Agus Mulyono, meminta masyarakat menyiapkan diri untuk menerima vaksin tersebut. Diketahui, vaksinasi Covid-19 tahap ketiga nanti akan disalurkan pada masyarakat luas. “Sama seperti tahap satu dan dua, untuk vaksinasi tahap ketiga mari kita menyiapkan diri untuk mendaftarkan secara online, dari surat yang kita kirim ke pusat,” kata, Jumat (26/3). Agus menjelaskan, nantinya ada tim koordinator dari masing-masing di tingkat kelompok desa. Sehingga, pada saat pendaftaran sasaran telah rampung, tinggal menunggu pelaksanaan vaksinasi. “Pendaftaran sasaran ini sangat dibutuhkan dalam rangka menghitung kebutuhan vaksin. Semakin cepat kita melakukan pendaftaran online ke Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Jakarta, maka kita juga akan cepat mendapatkan kepastian vaksin yang akan diterima,” terang Agus. Dari proses pendataan vaksinasi itu, kata Agus, akan berimplikasi kepada pelayanan yang nantinya diberikan Pemkab Sumenep untuk masyarakat umum. “Sistemnya saya rasa yang sekarang sudah enak. Jadi ada kelompok, misal contohnya ASN, jadi yang mendaftarkan langsung OPD-nya. Nah, kalau masyarakat ya langsung desanya, melalui KTP,” ulasnya. (*/aan/epe)

Bupati Ajak Semua Elemen Bangun Pamekasan Pamekasan, Memorandum Bupati Baddrut Tamam, mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan membangun daerah yang dipimpinnya mampu berdaya saing dengan kabupaten atau kota maju di Indonesia. Terutama dalam mengawal lima program prioritas untuk membawa Pamekasan berkemajuan. Sebab, program itu mustahil dilakukan pemkab semata selaku pelaksana program. Lima program prioritas tersebut meliputi, ekonomi, kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan reformasi birokrasi. Kelima program tersebut harus berjalan beriringan karena merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan. “Saya diberi amanah oleh rakyat untuk menjadi bupati selama lima tahun. Jabatan ini bukan menjadi tujuan utama, melainkan alat pengabdian untuk membangun Pamekasan,” ujar bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut, Jumat (26/3). Bupati menambahkan, pihaknya saat ini sedang berikhtiar menjadikan Kabupaten Pamekasan berkemajuan dengan kerja produktif dan kreatif. Dari beberapa program yang telah dilakukan itu telah banyak mendapat penghargaan mulai tingkat regional hingga nasional. “Makanya perlu kerja sama kita semua untuk terus mendorong Kabupaten Pamekasan yang berkemajuan. Kalau kata orang Madura jung rojung lombhung,” tambah politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut. Bupati muda dan energik itu melanjutkan, pihaknya juga menerapkan role model baru di tubuh pemerintah kabupaten dan aparatur sipil negara (ASN) secara umum. Bahkan, dalam 100 hari kerja pertama memimpin, telah mampu membuat mal pelayanan publik yang targetnya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Terobosan yang berbuah rekor MURI. “Kita membutuhkan kerja sama yang solutif, tidak saling sikut, tetapi selalu membuat solusi dalam setiap persoalan. Karena Pamekasan ini rumah kita bersama,” tandasnya Mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dua priode itu mengungkapkan, apabila semua stake holder dan masyarakat secara umum merasa memiliki terhadap Pamekasan, maka segala urusan dan kontribusinya tidak akan diukur dengan materi, sebab niatnya adalah membangun rumah sendiri. “Kalau sudah merasa menjaga dan merawat rumah sendiri, memperbaiki genting yang bocor itu tidak akan meminta imbalan. Wong namanya rumah sendiri. Memiliki rasa tanggung jawab bersama itu penting kita tanamkan dalam diri kita,” tutup bupati murah senyum tersebut. (*/sjk/epe)

Pamekasan, Memorandum Kantor Bea Cukai (BC) Madura di Pamekasan, masih belum bisa menemukan dan memproses keberadaan pemilik 2 juta batang rokok ilegal tanpa pita yang diamankan. Kasi Kepatuhan dan Internal Penyuluhan BC Madura Zainul Arifin, mengatakan jutaan batang rokok ilegal tersebut didapat dari hasil laporan masyarakat. “Kami mengamankan 2 juta batang rokok ilegal itu di rumah warga, toko, dan di pasar tradisional,” katanya, Jumat (26/3). Jawaban ini sebagai konfirmasi atas maraknya peredaran rokok ilegal, terutama di Pamekasan kendati sudah ada barang bukti (BB) yang diamankan. Ia berdalih, kasus ini masih dalam proses pengembangan. Termasuk koordinasi dengan penegak hukum lainnya. “Jadi untuk BB yang kita amankan itu bukan berasal dari pabrikan. Dan kita pastikan untuk yang rumahan itu tidak terlibat,” jelas Zainul Arifin yang baru memberikan konfirmasi setelah wartawan menunggu lama di

Zainul Arifin (tengah) bersama dua aktivis LSM Komad yang menyoroti proses pengungkapan pemilik jutaan batang rokok ilegal yang diamankan BC Madura.

luar pagar kantor. Di Madura, sambung Zainul Arifin, ada sekitar 50-an perusahaan rokok yang resmi terdaftar di BC. “Kalau yang tidak resmi kami belum bisa memastikan.

Yang jelas untuk sanksi yang diatur dalam UU itu, barang siapa yang membawa dan menawarkan itu kena sanksi pelanggaran khusus berupa denda beberapa persen (dari nilai cukai)," ung-

kapnya. Beberapa saat sebelumnya, beberapa aktivis LSM mendatangi kantor BC Madura memprotes maraknya peredaran rokok ilegal. Koordinator LSM

Madura Miliki 1.500 Ton Cadangan Beras Pamekasan, Memorandum Rencana pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang ingin impor beras menuai protes dari berbagai pihak. Apalagi di beberapa daerah, stok beras masih mencukupi untuk beberapa bulan ke depan. Semisal di Gudang Bulog Madura yang saat ini mencapai 1.500 ton. Kepala Bulog Madura Suseno mengatakan, jumlah itu masih mencukupi hingga Idul Fitri 1443 H. “Tapi kalau ditanya komentar rencana impor 1 juta ton, saya tidak berwenang. Yang jelas, stok 1.500 ton beras di

Madura masih cukup. Kita tetap mengutamakan pengadaan dalam negeri,” sebutnya dilansir dari karimatafm, Jumat (26/3). Sampai saat ini, polemik impor beras masih terus berlanjut karena selain stok beras masih aman, kebijakan impor beras bersamaan dengan masa panen raya, sehingga ada kekhawatiran harga gabah petani anjlok. (*/sjk/epe) Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron ketika melakukan panen raya di daerahnya beberapa waktu lalu.

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Reses II 2021 Sumenep, Memorandum DPRD Kabupaten Sumenep melaksanakan rapat paripurna serap aspirasi pada masa reses II tahun sidang 2021, Kamis (25/3). Sidang dipimpin Wakil Ketua DPRD, Indra Wahyudi. Pimpinan sidang memberikan waktu kepada seluruh fraksi untuk menyampaikan laporan hasil reses di seluruh daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Ketua Fraksi PAN, Suharinomo fokus menyampaikan keluhan masyarakat terkait jalan poros lingkar selatan yang menyambungkan Kecamatan Arjasa dan Kecamatan Kangayan di Kepulauan Kangean, yang melintasi Desa Pandeman, Desa Paseraman, Desa Sawah Sumur, Desa Batu Putih,

Desa Cangkareman, Desa Tembayangan, dan Desa Kangayan yang panjangnya lebih dari 20 Km. Semenjak Indonesia merdeka, sampai saat ini jalan raya tersebut belum tersentuh tangan pemerintah, padahal kondisinya sangat memprihatinkan dan berulang kali disampaikan melalui rapat paripurna serta masuk janji kampanye Bupati dan Wakil Bupati periode sebelumnya. Ketua Fraksi PDIP, H Zainal Arifin menyampaikan, mayoritas masyarakat meminta perhatian kepada Pemkab Sumenep untuk menugaskan atau mengirimkan tenaga medis utamanya dokter spesialis kandungan yang hingga saat ini masih belum ada di kepulauan.

Karena hal itu dinilai sangat urgent sekali bagi para ibu hamil untuk bisa menyelamatkan nyawa ibu dan bayinya, tanpa harus berjuang untuk datang ke rumah sakit Kota Sumenep terlebih dahulu. Ketua Fraksi Demokrat, Akhmad Jazuli mengatakan, program PTAM perlu dibangun di kecamatan Gayam dan Kecamatan Nonggunong. Teknologi tersebut dinilai sangat dibutuhkan dan sangat cocok untuk diterapkan di pulau Sepudi karena tidak perlu bergantung kepada mesin yang pada saat musim angin dan ombak selalu terkendala dengan ketersediaan solar. Ketua Fraksi PKB M Muhri menyampaikan terkait harapan pening-

katan jalan aspal buton di seluruh pulau-pulau kecil di Kecamatan Sapeken, peningkatan hotmix di Kecamatan Talango dan pembangunan tangkis laut hampir di seluruh kepulauan. Ketua Fraksi PPP, H Latib mengungkapkan terkait minimnya perhatian pemerintah terhadap guru swasta yang honornya sangat rendah hanya Rp 150 ribu-Rp 300 ribu itupun tidak semua guru dapat di setiap lembaga pendidikan. Serta kurangnya perhatian pemerintah terhadap guri ngaji yang luput dari program bantuan. Ketua Fraksi Nasdem Hanura Sejahtera (NHS), Akis Jasuli mengatakan, puskesmas di beberapa kecamatan masih belum dapat difungsikan secara maksimal sehingga pelayanan kesehatan menjadi terganggu. Sementara di beberapa kecamatan di wilayah kepulauan beberapa puskesmas kekurangan tenaga medis atau perawat sehingga hal yang demikian juga akan menghambat pelayanan. Apalagi ditambah lagi dengan adanya wabah Covid-19. Ketua Fraksi Gerindra, Jubriyanto meminta tersedianya tenaga dokter jaga 24 jam di setiap puskesmas yang andal dan profesional. Ia berharap pelayanan kesehatan di luar jam kerja tidak hanya diserahkan kepada tenaga bidan dan tenaga perawat yang ada, baik PNS maupun tenaga kontrak. Pimpinan sidang Indra Wahyudi menegaskan, akan melaporkan semua hasil reses kepada eksekutif. "Kami akan serahkan semua laporan hasil serap aspirasi anggota legislatif. Kami akan terus mengawal agar semua usulan masyarakat masuk program," terang Indra. (adv/aan/epe) FOTO: MEMORANDUM/HUMAS

Polisi Buru Pemutilasi Bayi Sumenep, Memorandum Penemuan jasad bayi perempuan dalam kondisi mengenaskan di Desa Sukajeruk, Pulau Masalembu pada 24 Maret 2021, masih dalam proses penyidikan aparat setempat. Dugaan kuat, bayi nahas tersebut dibunuh karena ditemukan warga tanpa kepala dan tangan. Kapolsek Masalembu Iptu Sudjarwo menyebutkan, personelnya tengah mendalami petunjuk yang didapat di lapangan. “Bayi malang tersebut pertama kali ditemukan Sanin, warga Desa Masalima di pinggir pantai sekitar pukul 17.30. Kami akan kerja keras mengungkap siapa pelaku pembuang dan pemutilasi bayi tersebut,” bebernya kemarin. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal, bayi tersebut diperkirakan berusia 7-8 bulan kandungan. Jika melihat TKP penemuan, ada beberapa kemungkinan. Dari terbawa arus ke pantai setelah dibuang di tempat lain, atau memang sengaja di letakkan di lokasi untuk menghilangkan jejak. (*/uri/epe)

Komad, Zaini W menegaskan, persoalan rokok bodong ini setiap tahun selalu meningkat di Pamekasan. “Ini harus jadi perhatian khusus karena negara sangat dirugikan. Bea cukai harus bisa meningkatkan evaluasi sebagai bentuk pengawasan kalau perlu ada penindakan terhadap beberapa toko dan suplyer yang menjual dan memasok rokok bodong ke pasaran,” tandasnya. Karena itu, pihaknya merasa ada yang janggal ketika BC mengamankan jutaan rokok ilegal namun tak kunjung memproses pemiliknya. “Kalau sudah ada BB yang diamankan dan terbukti itu rokok bodong. Maka di sini pasti ada pembuatnya. Oleh karena itu kami menekankan agar pihak bea cukai tegas dan memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan UU yang berlaku,” sebutnya. Zaini bahkan mengultimatum BC Madura sebelum memasuki ramadan, harus ada tindakan tegas terhadap pemilik rokok ilegal tersebut. “Pokoknya sebelum puasa ini, kalau masih belum ada tindakan tegas. Kami akan berangkat dan tindak lanjuti sekalipun ke pusat,” tegasnya. (sjk/epe)

FOTO: MEMORANDUM/IST

Vaksinasi personel Polres Sumenep yang masuk tahap pertama pelayan publik.

Kantor BC Pamekasan Digeruduk Aktivis LSM Komad

FOTO: MEMORANDUM/SUJAK

FOTO: MEMORANDUM/IST

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Pimpinan sidang paripurna DPRD Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi menerima laporan hasil reses.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

Aniaya Penonton, Pemain Jaranan Diamankan Polisi Kediri, Memorandum Unit Reskrim Polsek Pagu mengamankan ZA alias Sumino (25), warga Dusun Bolo, Desa Senden, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Rabu (24/3) sekitar pukul 10.00. Ia ditangkap karena diduga telah melakukan kekerasan yang mengakibatkan korbannya, Hindarto dan Supian mengalami luka berat. “Pelaku ditangkap anggota di rumahnya,” ujar Kasi Humas Polsek Pagu Bripka Erwan Subagyo. Erwan menjelaskan, kejadian penganiayaan ini berawal pada Minggu (16/9/2018) sekitar pukul 23.30 ketika korban melihat seni kuda lumping Mayang Kusumo di Dusun Gempolan, Desa Baye Kecamatan Kayen Kidul. Tiba-tiba pelaku yang keluar masuk ke arema pentas seni dengan membawa bantengan terbuat dari kayu diberi hiasan tanduk sapi menganiaya dengan cara memukul, menendang serta menginjak-injak dengan kaki dan kepala banteng. “Akibat peristiwa itu korban Hindarto tidak sadarkan diri dengan luka wajah penuh luka, mata kiri bengkak , bibir pecah dan berdarah serta sebagian

SABTU PAHING, 27 MARET 2021 HALAMAN 6-7

Berbagi Berkah, Kapolres Blitar Santuni Yatim Piatu Blitar, Memorandum Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengikuti doa bersama dan menyantuni anak yatim Pondok Pesantren Mambaul Hisan Garum, Jumat (26/3). Kegiatan yang di-laksanakan di Gedung Huegeng Polres Blitar ini dipimpin Ketua Hafizh Kabupaten Blitar KH Adam Malik. “Sebagai makhluk sosial kita harus menyadari bahwa masih banyak sesama di tempat lain yang membutuhkan perhatian, bantuan dan dukungan moral dari kita. Sudah sepantasnya hati kita sebagai sesama manusia dan seorang peduli dengan sesama,” pesan Kapolres Leonard dalam sambutannya, kemarin. Untuk itu, ia berharap anggota bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukan rasa kepedulian terhadap kehidupan anak-anak yatim piatu disekitarnya. “Karena memelihara dan memperhatikan anak yatim merupakan perintah dari Allah SWT dan anjuran dari Rasulullah SAW,” ungkap Leonard. Pada kesempatan tersebut Kapolres Blitar juga memberikan bantuan dan menyampaikan ucapkan terimakasih kepada pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Mambaul Hisam yang

Sumino diamankan petugas.

tubuhnya memar,” jelasnya. Selain itu, Supian juga mengalami luka robek pada bagian belakang, tulang rusuk sebelah kanan sakit, dan seluruh tubuhnya kesakitan. Akibatnya korban mengalami kehilangan jaket yang berisi uang tunai dan tidak bisa beraktivitas. Selanjutnya korban mel-

aporkan kejadian tersebut ke Polsek Pagu dan membawa kedua korban ke RSUD Gambiran 2 Kota Kediri untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Namun korban Hindarto hingga saat ini masih di rawat inap karena ada penggumpalan darah pada kepala bagian

kiri sehingga harus menjalani operasi. “Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 170 ayat (1) ayat (2) ke 1 KUHP tentang terjadi tindak pidana bersama- sama di muka/tempat umum melakukan kekerasan terhadap orang,” ujar Bripka Erwan Subagyo. (mis/mik)

Kapolres Leonard M Sinambela memberikan bantuan kepada yatim piatu di Ponpes Mambaul Hisan.

ssudah berkenan datang untuk bersilaturahmi. Kapolres juga berpesan menyampaikan kepada anak-anak panti untuk terus belajar memperdalam ilmu baik agama maupun umum. Pada kesempatan itu pula, kapolres berharap kepada pihak yayasan untuk bersama-sama ikut menangkal berita-berita hoax dan hanya memberikan berita positif kepada anak-anak panti. “Kami harap pengasuh yayasan bersama anak asuhnya dapat membantu Polri dalam menjaga kondusifitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Blitar. Semoga dengan kegiatan bakti sosial ini dapat menjalin silaturahmi antara Polres Blitar dengan seluruh elemen masyarakat di wilayah Kabupaten Blitar,”pungkasnya. Sekadar diketahui, kegiatan tersebut dihadiri oleh kabagren, kasatreskrim, kasatsabhara, kasiwas, kasium, kasubbag humas, kasubbag pers, kasubbag ops, KBO intel, Ka SPKT, kanitlaka, serta Kanitdikyasa Kompol Darmono. (pra/mik)

Satlantas Polresta Makota Bagikan Sembako dan Masker Wakapolres Kompol Christoper Adikara Lebang foto bersama usai me-launching KTS dan PPKM mikro.

KTS dan PPKM Mikro Desa Mandala Di-Launching Sumenep, Memorandum Wakapolres Sumenep Kompol Christoper Adikara Lebang me-launching Kampung Tangguh Semeru (KTS), kampung tangguh narkoba, kampung tangguh Pancasila, pisang tangguh Bhabinkamtibmas, dan PPKM Mikro di Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Jumat (26/3). Selain Wakapolres, kegiatan yang berlangsung di balai Desa Mandala tersebut juga dihadiri Kapolsek Rubaru Iptu Suparjio, Danramil Rubaru Pelda Iwan Mustofa, Camat Rubaru Arif Susanto, Kepala Desa Mandala Mudellir, Ketua PKK Desa Mandala Sami Andaniyah. Kompol Christoper mengatakan, dengan diresmikannya empat kampung tangguh dan PPKM skala mikro di Desa Mandala,

diharapkan bisa menunjang perkembangan desa di setiap lini, khususnya peningkatan SDM masyarakat Desa Mandala. Menurut dia, dalam suasana pandemi Covid-19 mengakibatkan ekonomi masyarakat sangat terpuruk dan mengakibatkan sosial masyarakat semakin jauh. Tapi Christoper juga bersyukur, sesuai dengan data terbaru, penderita Covid-19 sudah tidak ada lagi di Sumenep. “Semoga ini bisa dipertahankan melalui PPKM skala mikro. Kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan 5M dan 3T. Masyarakat harus selaku disiplin,” harap dia. Melalui kampung tangguh dan PPKM, pihaknya berharap semua pihak di desa dapat meningkatkan kewaspadaan dan

kedisiplinan. Christoper juga menjelaskan mengenai tujuan kampung tangguh narkoba, yaitu mencegah peredaran narkoba di pelosok desa. Apalagi sasaran narkoba adalah kebanyakan anak yang masih remaja, sehingga ia meminta semua harus bisa memantau pergaulan anak. “Apabila ada orang tua yang menyerahkan anaknya untuk dilakukan rehabilitasi karena telah memakai narkoba, maka Polres Sumenep siap untuk menampung dan dipondokkan secara gratis,” imbuh dia. Untuk menunjang ekonomi masyarakat, menurut Christoper perlu program yang mengarah kepada peningkatan ekonomi masyarakat yaitu melalui pisang tangguh bhabinkamtibmas. (aan/mik)

Malang, Memorandum Satlantas Polresta Malang Kota membagikan sembako di Kampung Tangguh Semeru RW 07, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jumat (26/3). Pembagian sembako itu, sebagai salah satu cara membantu masyarakat yang membutuhkan. Mengingat di masa pandemi Covid-19 ini, beragam lapisan masyarakat terkena imbasnya. “Pembagian sembako untuk membantu masyarakat. Terutama bagi yang membutuhkan,” terang Kasatlantas Kompol Ramadhan Nasution, kemarin. Sembako itu, lanjut Rama, sapaan Ramadhan Nasution berisi bahan pokok. Mulai beras, gula hingga telur. Bahan bahan tersebut

adalah menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat. “Isi sembako, ya kebutuhan bahan pokok sehari hari. Mudah untuk dimasak dengan cepat,” lanjut Rama. Selain sembako, lanjutnya, masker juga dibutuhkan masyarakat saat ini. Karena itu, dalam kesempatan yang sama, sebanyak 200 masker juga dibagikan. “Masker juga dibutuhkan saat ini. Meskipun masyarakat sudah punya, itu bisa digunakan bergantian. Karena itu, kami bagikan masker juga,” pungkasnya. Rama berharap, apa yang dilakukan satuannya bisa membantu meringankan kebutuhan masyarakat. Terutama saat pandemi Covid-19 yang hingga saat ini, belum usai. (edr/mik)

Anggota satlantas memberikan sembako.

Blitar, Memorandum Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan melakukan asistensi dan pengecekan posko Covid-19 wilayah desa dan kecamatan se-Kota Blitar, Jumat (26/3). Kegiatan diawali dengan kunjungan ke rumah Isolasi di posko PPKM mikro dan dilanjut dengan memberikan pengarahan muspika dan tiga pilar di Posko RW 07, Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul. Kapolres Yudhi memberikan arahan bahwa PPKM mikro harus berjalan dengan baik. Menurutnya, PPKM merupakan kebijakan pemerintah pusat yang harus didorong. Maka dari itu perlu dukungan

dan keterlibatan personel dari semua unsur baik pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat. n “Kegiatan yang dilakukan gharus sesuai bidang dan tangepgungjawab masing-masing, seperti halnya Bidang Pencegahan, Penanganan, Pembinaan, dan Pendukung,” ungkap Yudhi. Kapolres menambahkan, “Kita harus memiliki skenario pengendalian dalam menerapkan kegiatan PPKM Mikro, utamanya cara bertindak dalam menerapkan kepatuhan Prokes melalui 5 M dan kegiatan 3T,” jelasnya. Sementara itu, pada kesempatan yang sama Walikota Blitar juga memberikan arahan. “Kegiatan PPKM Mikro

h harus dilaksanakan melalui menejemen, yaitu perencanaan, pembinaan, pelaksanaan, dan laporan selanjutnya d dilakukan kontroling. PPKM Mikro alat ukurnya adalah perubahan perilaku masyarakat agar lebih berdisiplin Protokol Kesehatan,” pungkas Santoso. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Walikota Blitar H Santoso, Kasdim 0808/Blitar Mayor Inf Leo Eutatius Paurakan, Kabag Humas, dan Protokol Setda Kota Blitar Puguh Imam Susanto, Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar Muhammad Muchlis serta Muspika Kecamatan Kepanjenkidul. (pra/mik)

Deputi Yanlik Kemenpan RI Kunjungi Polres Malang AKBP Pandia memberikan arahan pada anggota.

bangi situasi dan kondisi saat ini, “ tutur Pandia. Lanjut kapolres, personel Bhabinkamtibmas di desa agar melakukan deteksi dini dan deteksi aksi terkait situasi perkembangan terkini di lingkungan masyarakat. “Personel bhabinkamtibmas harus peka terhadap perkembangan informasi atau permasalahan yang ada di desa,” tegas kapolres. Dalam kesempatan ini, Kapolres menekankan saat

ini musim pandemi virus covid 19 masih berlangsung dan diharapkan personel meningkatkan dengan operasi yustisi dan PPKM agar bisa menekan penyebaran Covid-19. “Utamakan keselamatan saat melaksanakan tugas di lapangan, dan dalam pelaksanaan tugas senantiasa dilandasi keikhlasan serta dedikasi tinggi demi terwujudnya Polri yang Presisi. Selain itu, selalu menjaga kesehatan pribadi maupun keluarga,” ujarnya.

Kegiatan sambang oleh Kapolres Bojonegoro ini bertujuan untuk mengetahui keadaan dan situasi di wilayah Polsek di jajaran Polres Bojonegoro. “Kegiatan ini dengan tujuan untuk mengetahui situasi dan kondisi Polsek jajaran. Selain itu, kegiatan ini untuk bertatap muka dengan anggota Polsek. Sehingga kebijakan-kebijakan pimpinan langsung dapat di mengerti oleh personel,” pungkasnya. (top/har/mik)

Minimalkan Risiko Bencana, Polresta Gelar FGD dengan BPBD Sidoarjo, Memorandum n Polresta Sidoarjo bersama Badan h Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo mengge-m lar focus group discussion (FGD) dalam rangka pencegahan dan kesiap-a di siagaan pengurangan risiko bencana Gedung Serbaguna, Polresta Sidoarjo, Kamis (25/3). Kegiatan yang dibuka oleh Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana ini bertujuan untuk melakukan upaya deteksi dini bencana alam atau bencana non alam seperti virus corona yang dapat melanda kapan saja. Untuk itu berbagai elemen dalam FGD ini duduk bersama untuk mempelajari apa saja yang perlu dilakukan. FGD kali ini, Polresta Sidoarjo bersama BPBD Kabupaten Sidoarjo

men mengundang kepala desa se-Kabupaten Si Sidoarjo. Wakapolresta Sidoarjo AKBP D Deny Agung Andriana mengatakan, d deteksi dini terhadap bencana har melibatkan semua unsur hingga rus tin tingkat desa. Para kades diharapkan menjadi sektor penggerak untuk membangun kesadaran masyarakat agar bencana dapat diminimalisir. “Bencana dapat terjadi kapan saja, dampaknya juga bermacam-macam. Hal ini dapat kita antisipasi dengan mengetahui lebih awal apa saja langkah pencegahannya serta bagaimana kesiapsiagaan kita menghadapi bencana,” ujar AKBP Deny Agung Andriana. Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten

Sidoarjo Dwidjo Prawito, menjelaskan Siklus penanggulangan bencana secara garis besar terdapat empat fase. Antara lain fase pencegahan dan mitigasi (pra bencana) melalui upaya memperkecil dampak negatif bencana. Fase Kesiapsiagaan dengan merencanakan bagaimana menanggapi bencana. Kemudian saat terjadinya bencana ada fase tanggap darurat, melalui upaya memperkecil kerusakan yang disebabkan oleh bencana. Serta berikutnya adalah apa yang harus dilakukan pasca bencana terjadi, yang dikenal dengan fase pemulihan. Bagaimana mengembalikan masyarakat ke kondisi normal. Dan lain sebagainya. (bwo/som/jok/mik)

Sambangi Markas Bonek, Polisi Bagi Masker Gratis Gresik, Memorandum Berbagai upaya terus dilakukan jajaran Polsek Manyar untuk menyosialisasikan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 ke semua kalangan. Salah satunya kepada para suporter bonek di Gresik. Sebab, Kanitbinmas Polsek Manyar Aiptu Moh Fahrur Rozi dinobatkan sebagai bapaknya Bonek Claraz 82 di wilayah Manyar. Sebuah komunitas pendukung klub Persebaya Surabaya. Penobatan itu lantaran keakraban kanitbinmas dalam bergaul. Tanpa batas dengan generasi milenial. Bahkan tak jarang menjadi teman curhat masalah remaja. Bersama personel gabungan TNI-POLRI menyasar di warkop Desa Suci yang menjadi basecamp kawula muda pecinta kesebelasan asal Kota Pahlawan. “Ayo rek gaween maskermu,” Imbau polisi berkumis tebal ini kepada para pemuda binaannya sembari membagikan masker kesehatan. Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana mangatakan,

Kanit Binmas Polsek Manyar Aiptu Moh Fahrur Rozi membagikan masker kepada para bonek.

Kanitbinmas Polsek Manyar memang dikenal dekat dengan masyarakat. Tanpa membedakan golongan dan perbedaan lainnya. “Sudah seharusnya seorang Bhayangkara negara berada di hati masyarakat. Dengan keakraban antara masyarakat dengan Polisi diharapkn terjalin silaturahmi dan komunikasi

dua arah, jalin komunikasi jaring aspirasi,” ujar alumni Akpol 2013 itu. Diketahui Polisi dan TNI di Kecamatan Manyar ini setiap harinya melakukan sambang ke desa-desa menyampaikan imbauan kepatuhan prokes hingga bagi-bagi masker. “Memaksimalkan ikhtiyar pemerintah terkait penerapan

PPKM skala mikro Polsek Manyar bersama Koramil 0817/06 dan perkuatannya akan terus menggelorakan kepatuhan protokol kesehatan ditengah masyarakat. Untuk memutus rantai penyebaran virus corona agar pandemi ini segera usai dan kehidupan bisa normal kembali.” pungkas Bima Sakti. (and/har)

Kapolres Blitar Kota Pantau PPKM Se-Kota Blitar Cegah Covid, Polisi Blusukan Bagikan Masker

Kapolres Bojonegoro Ingin Semua Polsek Tingkatkan Kinerja Bojonegoro, Memorandum Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia sambangi Polsek Trucuk, Jumat (26/3). Kedatangan kapolres disambut Kapolsek Trucuk AKP Sugimat beserta personel polsek. Dalam kegiatan sambang tersebut, Kapolres Bojonegoro didampingi para pejabat utama Polres Bojonegoro melakukan pengecekan kesiapsiagaan personel dalam bertugas, sekaligus memberikan motivasi. Kapolres Pandia menyampaikan beberapa hal terkait masalah kesiapsiagaan dan kewaspadaan personel dalam bertugas di lapangan dengan body system. Tetap menjalin sinergitas dengan semua unsur di Kecamatan dan jalin koordinasi dengan toga, tomas dan toda, serta optimalkan pengamanan mako, aktifkan dan tingkatkan patroli jam rawan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas. “Pada intinya seluruh personel di jajaran Polres Bojonegoro harus lebih meningkatkan kinerja dan menjaga marwah atau citra baik Kepolisian di Masyarakat, agar dapat mengim-

Kapolres Yudhi foto bersama jajaran forkopimda usai mengecek posko PPKM Kelurahan Bendo.

Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana foto bersama peserta FGD.

Malang, Memorandum Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menerima kunjungan dan peninjauan pelayanan publik oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia di mapolres, Jumat (26/3). Rombongan dari Kemenpan RB RI adalah Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA. (Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB RI), Noviana Andrina, SH., MAP. (Asdep Koordinasi Pelaksanaan, Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah II Kemenpan RB RI) dan Ni Made Widya Premaiswari (Staf Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB RI). Bersamaan dilakukan penay-

dang angan video selayang pandang ang. wilayah Kabupaten Malang. an Video inovasi pelayanan CK, publik Polres Malang (SKCK, an SPKT, SATPAS SIM dan a Pelayanan 3 in 1) serta penghargaan-penghara gaan yang telah diterima oleh Polres Malang. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan terimakasih atas kedatangan tim yang memberikan supervisi dan arahan terkait perkembangan kualitas yanlik. “Sehingga Polres Malang mampu memiliki capaian prestasi,” terangnya. Polres Malang menurutnya memiliki capaian prestasi dengan mempertahankan predikat WBK dan WBBM, salah satu dari

P 12 Polres yang dikategorikan Pol Polres dengan Pelayanan Pri Prima Kategori A oleh Menpan RB. “Dan ini semua berkat b bimbingan arahan yang i ibu berikan saat peninj jauan terdahulu,” ujarnya. Selain itu, polres juga mendapatkan berbagai macam penghargaan seperti Satker terbaik dalam PAM Pilkada dan penanganan Covid-19. Juga satker terbaik pengelolaan keuangan seluruh Polda Jatim, dan tingkat nasional nomor 3 dalam pengisian ITK dan nomor 1 se Jatim. Kapolres menyampaikan juga melakukan penyesuaian program Kapolri baru, yaitu SIM Presisi, untuk meningkatkan pelayanan dengan sistem para

M tidak perlu p pembuat SIM as. hadir ke Satpas. De p u t i Bi d a n g ublik KePelayanan Publik menpan RB RI Diah ngaprNatalisa mengaprgkatan esiasi peningkatan yankualitas pelayanada an publik pada res lingkup Polres Malang. an“Kami sanada gat bangga pada ang Polres Malang yang tidak mudah berpuas diri dengan apa yang telah dirus capai dan terus an meningkatkan a. diri,” katanya. k) (*/ari/mik)

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar memberikan cendera mata kepada Deputi bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB.

Probolinggo, Memorandum Anggota Polsek Sumberasih, Polres Probolinggo Kota bersama tiga pilar blusukan membagikan masker di Pasar Muneng, Kabupaten Probolinggo, Jumat (26/3). Kegiatan dipimpin Kapolsek Sumberasih Iptu Suyanto ini sebagai upaya mengingatkan masyarakat untuk tetap patuh protokol kesehatan (prokes) dengan tetap memakai masker karena pandemi belum usai. Kanit Binmas Aiptu Andhian bersama Koramil 0820/06 Sumberasih Peltu Afandy dibantu dua orang tenaga kesehatan dan mantri Pasar Muneng masuk ke Anggota polisi membagikan masker kepada pengunjung pasar. dalam pasar. “Jangan lupa maskernya dipakai ya Bu. Pakai maskernya jangan sembarangan, tidak boleh asal pakai saja. Hidung dan mulut harus tertutupi masker. Jangan maka yang dapat dilakukan oleh keliru, maskernya dipakai tapi masyarakat adalah dengan tetap hidung dan mulutnya tidak ter- mematuhi protokol kesehatan. “Masyarakat perlu tetap tutupi masker. Kalau belum ada masker ini dipakai ya bu,” ucap diberikan pemahaman bahwa Kanit Binmas Polsek Sumberasih, Covid-19 belum selesai. Kita wajib menjaga diri sendiri dengan Aiptu Andhian. Selanjutnya petugas berjalan mengikuti protokol kesehatkaki menyapa para pedagang an. Mengapa kami pilih Pasar lainnya yang berada di Pasar Muneng karena pengunjung Muneng. Beberapa masker di- dan pedagang cukup padat, berikan pada mereka. Melihat itu, perlu diingatkan untuk tetap beberapa ibu-ibu yang sedang pakai masker,” kata Kapolsek berbelanja langsung mengham- Suyanto. Perlunya penggunaan Maskpiri dan meminta masker yang er, kata Suyanto, sebagai alat di tangannya. Tak lupa, juga menyampai- melindungi diri dari bahaya kan bahwa pandemi Covid-19 penyebaran Virus Corona dan sampai saat ini memang masih bakteri agar mereka terhindar terjadi di Indonesia, termasuk dari wabah pandemi Covid-19 di wilayah hukum Polsek Sum- yang belum berakhir. “Monggo jangan takut, kita berasih. Karena itu, sebagai satu di- berikan masker dan selalu di antara upaya menjaga agar tidak pakai saat berada diluar rumah,” sampai terkena virus Covid-19, pungkas Suyanto. (mhd/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

Anggota TNI satgas TMMD membantu warga.

TMMD Ke-110 Kodim Bojonegoro

Bantu Bidan Desa di Dusun Terpencil

Bojonegoro, Memorandum Pelaksanaan program TMMD atau TNI Manunggal Membangun Desa ke- 110 di wilayah Kabupaten Bojonegoro, tepatnya di Desa Ngrancang dan Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, memberikan manfaat kepada masyarakat. Baik secara langsung atau melalui lembaga desa yang ada. Di antaranya adalah memberikan bantuan tenaga dan pikiran kepada Bidan Desa yang melaksanakan kegiatan polindes di dusun terpencil. Dusun Ngengo, Desa Ngrancang, berada di ujung desa yang jauh dari pusat keramaian. Untuk mencapai dusun tersebut harus menggunakan kendaraan roda dua karena kondisi jalan yang memang kecil dan berbatu. Namun, dua personel satgas TMMD yakni Kopda Puntiono dan Sertu Lajahudin melakukan kunjungan ke dusun tersebut untuk memberikan manfaat dengan membantu Bidan Desa Ratih Purwaningsih yang melaksanakan polindes. Mereka membantu melaksanakan kegiatan polindes yang sedang memeriksa para ibu hamil. Di antaranya adalah melakukan pengecekan suhu tubuh dengan thermogun serta memeriksa tensi darah para ibu hamil secara bergantian. “Kami melihat perjuangan dari ibu Bidan Desa ini sangat luar biasa dengan ikhlas melaksanakan tugasnya di dusun yang jaraknya cukup jauh dari pusat desa serta kondisi medan jalan yang tidak semestinya,” ungkap Kopda Puntiono. Selain mambantu Bidan Desa, kedua anggota Satgas TMMD Kodim 0813 Bojonegoro ini juga memberikan imbauan protokol kesehatan Covid-19, agar selalu diterapkan di masyarakat apalagi dalam kondisi hamil. “Agar bayinya sehat dan ibu hamil sehat dan semoga bisa melahirkan dalam keadaan selamat keduanya, maka harus ditekankan tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata Sertu Lajahudin. Bidan Desa Ratih yang mendapatkan bantuan dari anggota satgas saat melakukan jadwal pemeriksaan terhadap wanita hamil di Dusun Ngengo ini merasa mendapatkan berkah tersendiri karena juga bisa bertukar pengalaman antara prajurit TNI dan tenaga medis. Dikatakan Ratih, bahwa mendapatkan tugas di lokasi yang jauh dan sangat pinggiran bukan sebuah persoalan karena sudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang pegawai kesehatan yang setiap saat dibutuhkan masyarakat. “Saya ini pelayan masyarakat. Harus selalu siap dan melaksnakaan pekerjaan dan tugas dengan ikhlas untuk membantu masyarakat. Apalagi lokasinya di pinggiran apapun resikonya, ya seharusnya pelayanan dan pengabdian itu seperti ini,” ungkap Ratih. Dengan adanya program TMMD di Desa Jatimulyo ini sangat membuat masyarakat bisa meningkatkan cara berfikir apalagi soal kesehatan, karena juga ada program sosialisasi dari dinas kesehatan yang memberikan pendidikan dan pengetahuan tentang kesehatan kepada masyarakat. (top/har/lis)

Simpan Sabu, Kuli Bangunan Bugul Lor Diringkus Pasuruan, Memorandum Anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota meringkus Arifin (21), warga Jalan Imam Bonjol, RT 01/RW 07, Kelurahan Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, lantaran kedapatan menyimpan sabu di dalam lemari. Pelaku diringkus di rumah kontrakannya di Jalan Ir H Juanda, RT 01/RW 05 Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Kasatresnarkoba Polres Pasuruan Kota AKP Nanang Sugioyono mengatakan, berawal dari informasi masyarakat bahwa di sekitar Njelakrejo Jalan Ir H Juanda, RT 01/RW 05, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu.

“Saat dilakukan penyelidikan di wilayah tersebut, Rabu (24/3) sekira jam 16.49, petugas menangkap pelaku di dalam rumah kontrakan,” kata Nanang kepada Memorandum, Jumat (26/3). Saat dilakukan penggledahan di dalam rumah kontrakan, petugas menyita beberapa barang bukti yang disimpan pelaku. “Barang di sita oleh petugas yaitu, sebuah handphone, sedotan, 1 klip sabu

u 0,90 gram, 1 klip sabu 1,26 gram, 1 klip sabu 1,24 gram, 1 klip sabu 0,45 gram, m dengan 3,85 gram sabu,” ungkapnya. an Kini pelaku dan nkan d i barang bukti diamankan n Kota guna Mapolres Pasuruan an lebih lanjut menjalani penyidikan elaku bekerja .”Kepada petugas pelaku sehari-hari sebagai kuli bangunan,” tutup Nanang. (rul/lis)

Arifin membawa a beberapa plastik klip berisi sabu. FOTO: MEMORANDUM/RUL

Gus Ipul Minta Pedagang Pasar Berubah dan Kooperatif Pasuruan, Memorandum Para pedagang yang berjualan di Pasar Kebonagung, Pasar Gadingrejo, Pasar Besar, Pasar Mebel Bukir, Pasar Karangketug, Pasar Randusari dan Pasar Poncol, mengikuti pembinaan pedagang pasar yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan. Kegiatan yang digelar di Hotel Transit Kota Pasuruan tersebut dihadiri wali kota dan wakil wali Kota Pasuruan, Plt kepala dinas perindustrian dan pedagangan, kepala pasar, perwakilan Bank Jatim Cabang Pasuruan, para pedagang serta undangan lainnya. Dalam arahannya, Wali Kota Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan rasa terima kasih dan bangga kepada para pedagang pasar karena selama ini mempunyai kontribusi terhadap Kota Pasuruan. “Oleh sebab itu, bagaimana pasar dibuat nyaman untuk segala usia sehingga pembeli yang datang pasti kembali dan juga harus ramah lansia,” ucap Gus Ipul, kemarin. Lebih lanjut dikatakan Gus Ipul, Pemerintah Kota Pasuruan sangat memperhatikan para

pedagang dan berharap dagangannya laku semua. Pemerintah ingin memberi layanan lebih dan menyiapkan sarana dan prasarana pasar dipenuhi serta pasar dibuat senyaman mungkin. “Kami juga memberi saran kepada Kepala Pasar Kota Pasuruan untuk memperbanyak jumlah tenaga kebersihan, toilet perlu perawatan karena merupakan prioritas pertama, dapur, gudang, jalan yang bisa dilewati pembeli serta kios dilombakan dan perlu dicat, yang tidak tertib harus ditertibkan, parkir jangan semerawut dan harus ditata serta kesan kumuh harus dihilangkan,” ungkapnya. Masih kata Gus Ipul, pedagang harus berubah dan saling bekerja sama dengan Pemer intah Kota Pasuruan. Sehingga d i h a ra p k a n pasar yang ada di Kota Pasuruan lebih dikenal dan bisa menda-

tangkan banyak pembeli. “Untuk itu, ke depan Pemerintah Kota Pasuruan akan menerapkan

teknologi berbasis elektronik, sehingga diharapkan kepada para pedagang untuk menyiapkan koperasi pasar d a n E-Ret-

ribusi. Jadi perlu ada kerja sama dengan Bank Jatim Cabang Pasuruan,” tutup Gus Ipul. (ion/lis)

FOTO: MEMORANDUM/ION

FOTO: MEMORANDUM/DOK

JAWA TIMUR

SABTU PAHING, 27 MARET 2021 HALAMAN 8

Wali Kota Pasuruan memberikan sambutan.

Jember, Memorandum Selain memberikan manfaat kepada warga Desa Harjomulyo dan Mulyorejo, Kecamatan Silo, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Kodim 0824 Jember juga belajar teknik meracik pakan untuk domba agar menghasilkan kualitas unggul. Prajurit yang dipimpin Pasi Ter Kapten Arm Suhartono diikuti Danramil 07/0824 Silo dan para Danki TMMD mendatangi peternakan raja domba di Desa Sidomulyo. Peternakan yang dirintis Salim sejak 2008 itu telah berkembang dan memiliki puluhan kelompok serta ratusan binaan. “Kami datang dalam rangka menimba ilmu bagaimana cara berternak agar bisa menghasilkan kambing domba yang berkualitas unggul, “ ungkap Kapten Arm Suhartono. Senin (22/3). Ilmu yang diperoleh itu nantinya, lanjut Suhartono, bisa ditularkan kepada warga yang lain, serta untuk anggota yang memasuki purna tugas bisa mengembangkan usaha sendiri. “Domba ini pakannya tidak tergantung dengan rumput (ramban), namun dengan ramuan campuran

FOTO: MEMORANDUM/EDY

Satgas Belajar Racik Pakan Domba

Peternak mengajarkan teknik membuat pakan domba kepada satgas TMMD.

khusus yang bisa diolah sendiri dapat menghasilkan domba berkualitas unggul,” paparnya. Sementara Salim sangat antusias untuk mengajarkan cara membuat dan mencampur makanan domba. “Para anggota TNI belajar membuat pakan campuran dan merawat kambing,” ujarnya. Berat seekor kambing ada yang mencapai 60 Kg hingga 100 Kg lebih.

Untuk bisa mencapai berat tersebut dibutuhkan perawatan dan pemberian pakan dengan tepat. (edy/lis)

LOWONGAN

MARKETING P/W Max 35 Th, Min SMU/ Sdrjt, Komkƞ Siap Krj Target Pglm 1Th. Hb. Ry. Wonokromo 9 Sby(YLI)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. GresikTuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Direktur Utama: Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Choirul Shodiq SH MH Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Pemimpin Perusahaan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

FOTO: MEMORANDUM/EDY

JAWA TIMUR

Pergi Pengajian, Warga Jenggrong Dibacok hingga Tewas

Wujudkan Gotong Royong, Dansatgas Gandeng Lintas Agama

Pria 50 tahun itu meregang nyawa dengan luka cukup parah. Wajahnya nyaris tidak dikenali akibat sabetan senjata tajam (sajam). Bahkan, punggung korban juga mengalami luka robek cukup lebar. Diduga kuat, pelaku menyabetkan sajam dengan membabi buta. Kasus tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan tim gabungan dari Polsek Ranuyoso dan Satreskrim Polres Lumajang. “Benar, saat ini masih proses penyelidikan. Masih mencari alat bukti. Sebab, saat kejadian tidak ada saksi yang mengetahui,” kata Kapolsek Ranuyoso Iptu Ari Hartono, kemarin. Informasi dihimpun, kejadian berdarah itu diperkirakan sekitar pukul 20.30 hingga 21.30. Kali pertama, jenazah

Jember, Memorandum Program lintas sektoral TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 di wilayah Kodim 0824/ Jember sebagai bentuk wujud kebersamaan dan membangkitkan semangat gotong royong masyarakat yang selama ini nyaris pudar. Itu disampaikan Dansatgas TMMD Letkol Inf La Ode M Nurdin, Jumat (26/3). Menurut Dandim 0824 Jember, TMMD bukan hanya untuk membangun infrastruktur saja, melainkan sebagai bentuk wujud sinergitas TNI dan masyarakat guna mewujudkan pembangunan di kawasan terisolir dan membangun mental dengan sasaran fisik dan nonfisik. “Saya menggandeng Baznas Jember, dan Forum Lintas Agama, serta elemen masyarakat untuk peduli dengan bersedekah kepada kaum dhuafa dan lansia di Dusun Sumberlanas Barat, Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo,” kata Letkol Inf La Ode. Lanjut La Ode, kegiatan nonfisik bentuk kepedulian tersebut berupa bakti sosial memberikan sembako dan alat mandi serta baju layak pakai. Diikuti oleh Baznas Kabupaten Jember, Forum Lintas Agama, dan Ketua Gagak Hitam Abdul Haris Alfianto dan anggotanya. “Kami bangga bersama Baznas Kabupaten Jember, Forum Lintas Agama dan ketua Gagak Hitam dan salut kepada personel satgas dengan masyarakat penuh semangat melaksanakan TMMD. Baik pembangunan fisik dan nonfisik, meskipun terik panas matahari sampai sore, satgas dan warga tetap semangat,” tegasnya. Hal tersebut terlihat saat warga bersama anggota satgas saling bahu membahu bergotong royong mulai membongkar dan membangun kembali rumah tinggal tidak layak huni. Lebih lanjut disampaikan Akmil lulusan 2001 ini, kegiatan TMMD merupakan salah satu wujud kebersamaan TNI dan masyarakat. “Selain mewujudkan pembangunan merata, TMMD sekaligus menyemarakkan semangat kegotong royongan yang selama ini sudah mulai pudar. Kita bangkitkan lagi,” ungkapnya. La Ode, menjelaskan, guna menghindari penyebaran Covid-19, maka personel satgas yang sedang melaksanakan kegiatan TMMD bersama warga tetap menjaga protokol kesehatan dengan memakai masker. “Meski masa new normal pandemi Covid-19, sasaran fisik TMMD tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya. Sementara itu Ignatius Marwiadi, Ketua Forum Lintas Agama Kabupaten Jember mengatakan, program TMMD adalah memperkuat semangat gotong royong bagi segenap lapisan masyarakat. “Bagaimana kita bisa saling membantu dan memberikan untuk meringankan, khususnya bagi kaum dhuafa dan lansia. Dengan gotong-royong apapun yang kita hadapi bersama akan terselesaikan dan terpecahkan,” pungkas katanya. (edy/lis)

ninggal oleh teman pengajian,” tandas Sumaipah. Sumaipah menyebut, selama ini kakak kandungnya cenderung pendiam. Jangankan memiliki masalah, sekadar orang yang tidak suka saja tidak ada.

“Selama ini tidak ada permasalahan keluarga atau apa pun. Tiba-tiba dianiaya sampai mengenaskan seperti itu. Keluarga tidak menerima,” ucap dia. Lebih jauh, Sumaipah berharap pihak kepolisian bisa mengungkap kasus pembu-

a, MuhaMenging jumlah guru Tidak hanya itu saja, Mengingat n belum di juga memanfaatkan tidak tetap (GTT) yang telah dala dapodik tidak jelasnya kondisi ini dengan masuk dalam ba mengusulkan sejumlah usulan sedikit, bahkan lebih dari rovinisi kepada PGRI tingkat provinisi 1.500. ruskan u dan pusat, untuk diteruskan “Kita usulkan ke PGRI sat agar da pusat, agar kuokepada pemerintah pusat provinsi dan m penepenerima di Tulungagung bisa diakomodir dalam ta penerimaan n P3K di rimaan CASN maupun bisa ditambah menjadi 1.5 tahun ini. 1.500-an, dari yang Muhadi menyeinformasi awal but, usulan tersebut kita 800-an foradalah permintaan masi saja,” jeagar kuota penerimalasnya. an P3K profesi guru Muhadi di Tulungagung bisa menambahditambah. Dari yang kan, usulan awalnya ada diangka lainnya adalah 800-an menjadi lebih kemungkinan dari seribu formasi. proses pengKetua PGRI Tulungagung Muhadi. FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Perkembangan penerimaan pekerja pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) 2021 masih belum ada kepastian. Kondisi ini dimanfaatkan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tulungagung untuk terus mempersiapkan anggotanya menghadapi penerimaan P3K tahun ini. Salah satunya dengan memberikan pendalaman materi secara online, sebagai persiapan penerimaan P3K yang dibuka untuk guru, yang telah masuk dalam data pokok pendidikan (dapodik). “Belum ada kepastiannya, belum fix, semua masih ada perubahan terus. Salah satunya masuknya formasi guru pendidikan agama Islam (PAI) yang dulu tidak ada menjadi ada,” ujar Ketua PGRI Tulungagung Muhadi, Jumat (26/3).

nuhan tersebut. Dia juga berharap jika sudah ditangkap, pelaku dihukum secara setimpal. “Ini kan mengenaskan pak. Soalnya gak ada kabar apa-apa tiba-tiba ditemukan meninggal dianiaya orang,” pungkas dia. (ani/lis)

angkatan GTT yang telah memiliki sertifikat pendidik bisa langsung diangkat menjadi ASN. Mengingat perjuangan untuk mendapatkan sertifikat pendidik tidak mudah dan perlu proses panjang. “Dapat sertifikat pendidik itu tidak mudah, perlu ujian, dan susah ujiannya. Kita usulkan ada 128 orang yang memiliki sertifikat itu agar bisa langsung menjadi ASN,” ungkapnya. Usulan lainya adalah agar GTT yang telah berkontribusi pada dunia pendidikan langsung diangkat menjadi P3K tanpa proses tes. “Pengabdian mereka ini juga harus dilihat, kita usulkan langsung menjadi P3K. Itu yang kita usulkan ke PGRI provinsi dan pusat,” tegasnya. Pihaknya berharap usulan tersebut mendapatkan perhatian dan bisa direalisasikan. (fir/mad/lis)

Penanganan Covid-19, Salah Satu Fokus 100 Hari Kerja Yuhronur

FOTO: MEMORANDUM/DOK

Bojonegoro, Memorandum Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Kodim 0813/Bojonegoro bersama warga setempat menggunakan alat berat mengaspal jalan Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, sepanjang 2.400 x 3 meter. Pengaspalan jalan itu melalui program yang bersinergi dengan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Kabupaten Bojonegoro dan Kodim 0813 Bojonegoro serta elemen masyarakat. Sementara, untuk pengerjaan salah satu sasaran fisik program TMMD ini, sudah dimulai beberapa hari lalu. Dengan melibatkan personel satgas TMMD dan masyarakat sekitar. Sebelumnya, anggota satgas TMMD melakukan pekerjaan pondasi bawah (sub base course), kemudian dilanjutkan penghamparan material pondasi bawah berupa batu kali menggunakan alat transportasi dump truck. Setelah kegiatan penghamparan material batu di sisi jalan untuk pembatas, saat ini pengaspalan oleh satgas TMMD ke-110 bersama tim teknik. Dijelaskan Lettu Ckm Suroto, Komandan SSK TMMD Kodim 0813 Bojonegoro, saat ini anggota satgas TMMD dibantu warga melakukan pengaspalan jalan Desa Jatimulyo. “Pengaspalan ini kita lakukan dengan percepatan sehingga jalan Desa Jatimulyo segera bisa dimanfaatkan masyarakat,” terangnya. (top/har/lis)

Petugas gabungan TNI-Polri mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga.

PGRI Tulungagung Usul GTT Bersertifikat Jadi ASN

Lamongan, Memorandum Bupati Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten Lamongan telah berada pada zona kuning. Namun, hal itu tidak serta merta membuat lengah dan menyepelekan Covid 19. Masyarakat diminta tetap melaksanakan protokol kesehatan. “Meskipun sudah ada pada zona kuning, kita ti-

FOTO: MEMORANDUM/ASW

Proses pengaspalan jalan di lokasi TMMD.

Pengaspalan Jalan Desa Jatimulyo

korban ditemukan oleh Misli, tetangga korban. Sebelum ditemukan tewas, Misli dan korban sama-sama mendatangi pengajian rutin tingkat RT. Seperti biasa, korban berangkat pengajian mengendarai motor. Korban juga sempat berpamitan dengan istri dan anak perempuannya. Tanpa merasakan firasat apapun, korban berangkat selepas salat Isya. “Pergi selawatan (pengajian, red) sendirian naik sepeda motor,” kata Sumaipah, adik korban. Kecurigaan Sumaipah, istri dan anak korban muncul sekitar pukul 21.00. Saat melihat jemaah lain sudah pulang, mereka belum juga melihat korban menampakkan diri. “Kok tidak pulang-pulang. Ternyata di jalan ditemukan sudah me-

FOTO: MEMORANDUM/ANI

Lumajang, Memorandum Nasib tragis menimpa Supriyo alias Pusal, warga Dusun Baka Utara, Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani sekaligus guru mengaji itu ditemukan tewas tidak jauh dari rumahnya, Kamis (25/3) malam.

Dansatgas TMMD Letkol Inf La Ode M Nurdin menyalurkan bantuan sembako dan baju layak pakai.

TMMD Ke-110 Kodim Bojonegoro

SABTU PAHING, 27 MARET 2021 HALAMAN 9

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

dak boleh menyepelekan protokol kesehatan. Prokes harus tetap dijaga. Pemkab Lamongan juga ikut menyukseskan vaksinasi Covid-19,” ungkap Yuhronur. Dalam program 100 hari kerjanya p pun penanganan pandemi Covid-19 foku programnya. masuk dalam 5 fokus “Jadi pada 100 hari h program kerja saya ini penanganan Covid-19 menjadi salah satu yang uta utama. Salah satunya menyukseskan program prog vaksinasi dan penerapan protokol protoko Kesehatan. Selanjutnya yakni perbaikan perb infrastuktur karena sudah banyak bany yang rusak akibat bencana alam alam, seperti banjir,” ungkapnya. Untu Untuk yang ketiga yakni membangkitkan ekonomi masyarakat. Sebab, yang paling berdampak akibat pandemi yakni pereko-

nomian masyarakat Lamongan terutama UMKM. “Jika di bidang pertanian, pandemi Covid-19 ini tidak cukup berdampak, berbeda lagi dengan UMKM. Mereka tetap berproduksi namun daya beli masyarakat menurun. Oleh karena itu mari kita galakkan gerakan Ayo Beli Produk Lamongan untuk menggairahkan kembali produksi UMKM, khususnya produk lokal,” imbuh Yuhronur. Keempat, Yuhronur menyebutkan akan fokus memperbaiki kualitas pen-

didikan dan kesehatan. Di bidang pendidikan Pemkab Lamongan akan mengevaluasi pendidikan daring agar nantinya kualitas pendidikan anak-anak tidak turun akibat pandemi Covid 19. Sedangkan unuk bidang kesehatan akan ditingkatkan baik pelayanan maupun sarana dan prasarana kesehatan untuk mendekatkannya pada masyarakat. Sedangkan yang kelima adalah digitalisasi pelayanan publik agar lebih cepat, baik, transparan, dan akuntabel. (*/asw/lis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SABTU PAHING, 27 MARET 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

DIOTAKI PEMUDA BRANGKAL

Penyelundupan Tahu Isi Sabu Dibongkar Mojokerto, Memorandum Satreskoba Polres Mojokerto Kota menangkap Ahmad Vivin Dwi Arbimansyah (23), warga Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Pelaku yang menitipkan tahu goreng berisi sabu yang diselundupkan ke warga binaan Rizal Fian dan Ahmad Luvis Risvanda. FOTO: ISTIMEWA

Tim SAR dan relawan mengevakuasi jasad Jainal Maulana Abidin.

Jasad Pemuda Karobelah Ditemukan Mengambang Mojokerto, Memorandum Jasad Jainal Maulana Abidin (17), korban tenggelam di Sungai Gunting Mojoagung akhirnya ditemukan, Jumat (26/3). Korban asal Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, dilaporkan tenggelam di sekitar jembatan Rejoto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Rabu (24/3). Stevi Maria, relawan BPBD (Badan Penggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Jombang, mengatakan, pencarian jasad korban memakan waktu tiga hari. Lanjut Stevi Maria, relawan bersama Tim SAR menyusuri sungai menggunakan perahu karet. Setelah ditemukan, jasad korban dibawa ke rumah duka. Korban ditemukan di sekitar jombatan Rejoto, Kota Mojokerto. Lokasi penemuan berjarak 9 kilometer dari tempat kejadian korban tenggelam. Sebelumnya diberitakanJainal Maulana Abidin dilaporkan tenggelam di Sungai Gunting. Saat itu, korban berenang menyeberangi sungai. (wan/day)

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriyadi mengatakan, hasil pengembangan kasus penyelundupan sabu di Lapas Kelas IIB Mojokerto mendapati Ahmad Vivin Dwi Arbiansya. Ia adik kandung Ahmad Lubis Risvanda yang mendekam di Lapas Kelas IIB Mojokerto. “Pelaku sebagai bandar yang menitipkan sabu melalui seorang ibu yang membesuk anaknya,” ujarnya AKBP Deddy Supriyadi. AKBP Deddy Supriadi mengatakan ibu IA yang

membawa tahu isi sabu asal Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, masih dijadikan sebagai saksi. “Status ibu sebagai saksi karena memang tidak mengetahui jika gorengan itu ada narkobanya. Ibu itu hanya ditelpon jika anaknya RF ini minta dibesuk,” kata Deddy. Dari pemeriksaan IA, polisi melakukan pengerebekan terhadap Vivin Dwi di tempat kos di Dusun Sumbersik, Desa Sambiroto, Ke-

“

Pelaku sebagai bandar yang menitipkan sabu melalui seorang ibu yang membesuk anaknya,” AKBP DEDDY SUPRIYADI Kapolres Mojokerto Kota camatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Polisi mengamankan barang bukti satu klip sabu, dan 25 ribu pil Dobel L, handphone, e kartu ATM, serta alat hisab sabu. “Kita kem-

bangkan kembali," tambahnya. Menurut mantan Kapolres Sumenep ini, pelaku melakukan penyelundupan narkoba sabu ke lapas 2 kali dengan modus dimasukkan ke dalam gorengan. “Modusnya sama, pertama kali sabu yang diselundupkan seberat 2 gram sekitar 2 minggu lalu. Pertama dia mengirim langsung dan yang kedua ini melalui ibu AI,” pungkasnya. Kasus ini terungkap dari petugas Satnarkoba Polresta Mojokerto mendapat infory p sabu oleh masi p penyeludupan seorang ibu yang akan membesuk anaknya. Modusnya 10 paket sabu dengan berat 6,67

gram dimasukkan ke dalam tahu isi akan diberikan kepada anaknya di dalam lapas. “Sabu itu rencananya akan di jual kembali,” paparnya. AKBP Deddy Supriadi menegaskan, pelaku dijerat pasal 112 dan 114 KUHP tenteng Narkotika. “Untuk dua pelaku RF dan AL ini sudah kembalikan ke lapas, sedangkan Vivin ini masih diperiksa, “ tandanya. (no/day)

AKBP Deddy Supriyadi menunjukkan tersangka Ahmad Vivin Dwi Arbimansyah bersama barang bukti sabu.

RPJMD Kabupaten Mojokerto

Perkuat Strategi Ekonomi di Masa Pandemi Mojokerto, Memorandum Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mojokerto, melaksanakan kegiatan konsultasi publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mojokerto 20212026, di Hotel Raden Wijaya, Jumat (26/3) pagi. Pemkab Mojokerto akibat pandemi Covid-19. Karena itu, perlu kesepakatan mensinergikan berbagai kebijakan. Mulai kebijakan pusat dengan daerah, prioritas bupati terpilih, prioritas pemerintah pusat maupun pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Tercatat perlambatan pertumbuhan ekonomi hingga angka minus 1,1 persen akibat pandemi Covid-19,” papar Hariyono Kepala Bappeda Kabupaten Mojokerto. Secara sosial, lanjut Hariyono, berdampak angka kemiskinan Kabupaten Mojokerto mencapai 10,57 persen, dan tingkat pengangguran terbuka 5,75 persen. Sementara itu, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati yang hadir didampingi Pj Sekdakab Didik Chusnul Yakin, meyakini dampak negatif pandemi Covid-19 akan terselesaikan dengan rencana pembangunan sosial ekonomi secara tepat. Ikfina Fahmawati menyampaikan, misi yang diusung kepala daerah harus dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut. Kondisi sosial ekonomi pun harus menjadi prioritas utama dalam merumuskan rencana pembangunan lima tahun ke depan. “Saya bersama Gus Barra dibantu tenaga ahli berpengalaman menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah, telah melakukan penataan ulang hirarki kinerja visi misi kepala daerah dari 6 misi menjadi 4 misi, tanpa menghilangkan semua misi tersebut dengan menatanya ke level tujuan dan sasaran sesuai turunan hirarki kinerja untuk akuntabilitas kinerja,” jelas bupati. (war/day)

FOTO: MEMORANDUM/HUMAS

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati membahas RPJMD Kabupaten Mojokerto.

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Maniak Togel Mojowarno Diringkus Tersangka Jainuri dan Suprayitno diapit petugas di Mapolsek Mojowarno.

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Jombang, Memorandum Unit Reskrim Polsek Mojowarno meringkus dua pelaku judi toto gelap (togel). Keduanya, Mohammad Jainuri (51), asal Dusun/Desa Mojojejer, Kecamatan Mojowarno dan Suprayitno alias Meyek (48), warga Desa/ Kecamatan Mojowarno. Kapolsek Mojowarno, AKP Yogas menjelaskan, kedua tersangka dibekuk berikut barang bukti. Polisi mendapati informasi keduanya menjadi pelaku judi Toto gelap. “Tersangka berikut barang bukti berhasil diamankan,” ungkapnya.

Dari tangan kedua tersangka, polisi mengamankan barang bukti dua unit handphone, kartu ATM, serta uang tunai sebesaar Rp. 800.000., hasil penarikan dari situs judi online. Mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini Jainuri dan Suprayitno mendekam di tahanan Mapolsek Mojowarno. “Keduanya dijerat dengan pasal 303 ayat 1 dan ke 2 KUHP subs 303 bis ayat 1 dan 2, tentang perjudian. Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” tegas Yogas. (wan/day)

Dispora Jombang Luncurkan CAKTI Promosikan DesƟnasi Wisata Kota Santri Jombang, Memorandum Kabupaten Jombang memiliki destinasi wisata sangat menjanjikan. Sekitar 110 destinasi wisata tersebar di sejumlah lokasi Kota Santri. Mempromosikan potensi wisata, Dinas Pemuda Olahraga dan Parwisata (Dispora) Kaeluncurkan bupaten Jombang meluncurkan er AKtif website CAKTI (Cyber dan Terkoordinasi). Plt.) Pelaksana tugas (Plt.) da Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pari-wisata (Kadispora),, Imam Sutrisno mengatakan, masa pandemi Covid-19, upaya promos obyek wisata menghadapi kendala yang tidak bisa diangFOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S u gap sepele. Karena itu Menteri PDT Abdul Halim Iskandar di acara kenduren durian potensi wisata di Kabupaten Jombang. M yKadispora siap memyu di tuju ambut tatanan baru tujuan wisata di Kota dan media social, seperti akun IG: lalui Admin Super yang dipegang oleh Imam Sutrisno sata. Santr dalam dunia pariwisata. Santri dilakukan. Mulai jombang.travel, penggunaan website operator Dinas. Contoh yang memanfaatkan Admin Stakeholder adalah ng yang dari pe Utamanya pengunjung pemberian informasi, www.jombangtravel.id. “Sementara kata AKtif merupakan Hotel Green Red Jombang,” jelasnya ty Tourism. Tourism pelaksanaa disebut dengan Quality pelaksanaan promosi, baik seCyber AKtif dan Terkoordinasi atau cara digital maupun manual. “Website cara di mana dinas memberikan fasil- lebih lanjut. Melalui kegiatan CAKTI ini diharaCAKTI (Sakti,baca) diharapkan mam- ini mengakomodir berbagai macam itas login sebagai admin stakeholder pu mempromosikan objek wisata. kebutuhan. Mulai dari pemberian sehingga mereka bisa berinteraksi pkan mampu meningkatkan kun“Harus diakui pandemi Covid-19 informasi dan pelaksanaan promosi, promosi dan mengunggah infomasi jungan wisatawan untuk menambah Spending Money dan Length of Stay. membuat promosi destinasi terken- baik dalam bentuk digital dan manu- terkait potensinya,” bebernya. Sedangkan terkoordinasi berarti “Poin utama yang ingin kami raih yakdala. Seiring masuknya tatanan baru al,” sambung dia. dunia pariwisata, kami meluncurkan Mantan Kepala Dinas Peternakan adanya umpan timbal balik sehingga ni meningkatkan kunjungan wisata. website CAKTI,” papar Imam Sutrisno, Kabupaten Jombang ini, menuturkan unggahan dari stakeholder dapat kita Hingga akhirnya mampu meningkatJum’at (26/3). Informasi dan promosi Cyber AKtif dan pantau dan kita kendalikan. “Kontrol kan kesejahteraan menuju Jombang Melalui website tadi, sambung Terkoordinasi dengan memanfaatan ini dimaksudkan agar tetap sesuai yang Berkarakter Dan Berdaya Saing,” Kadispora, berbagai upaya pengenalan teknologi dunia maya, seperti website dengan norma-norma yang ada me- pungkas Imam. (wan/adv/day)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL

SABTU PAHING, 27 MARET 2021 HALAMAN 11

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

dengan cara membeli. Dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ahmad Muzakki dari Kejari Surabaya sebelumnya, Zeindi Mickolai didakwa dengan tiga pasal yakni pasal 114 ayat (1), pasal 112 (1) serta dan pasal 127 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Pada saat penuntutan, terdakwa dinyatakan bersalah melanggar pasal 127 ayat (1) UU RI Nomer 35 tahun 2009 tentang Narkotika yaitu penyalahgunaan narkoba bagi diri sendiri. Sehingga, terdakwa kemudian dituntut pidana selama tiga tahun dan enam bulan penjara. Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan sependapat dengan JPU. Dan terdakwa akhirnya divonis satu tahun lebih ringan dari tuntutan JPU. “Mengadili, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Zeindi Mickolai dengan pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan penjara, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan,” ucap hakim membacakan amar putusannya di PN Surabaya, Kamis (25/3). Atas putusan tersebut, baik JPU dan terdakwa sama-sama menyatakan terima.”Terima Pak Hakim,” ujar terdakwa. Untuk diketahui, Zeindi Mickolai terlibat kasus penyalahgunaan narkotika berawal saat dirinya kesulitan mendapat pekerjaan, hingga membuatnya depresi. Putus asa dengan nasibnya, Zeindi memilih nyabu. Tak kuat menahan beban hidup membuat dia semakin terpuruk. Pria berkulit coklat itu akhirnya rutin mengkonsumsi sabu untuk menenangkan pikirannya. Ia mengaku sudah membeli sabu sekitar tiga atau empat kali sebelum akhirnya tertangkap. Zeindi dicokok anggota Polsek Tegalsari di Jalan Rungkut Menanggal Harapan I Blok I pada November 2020. Saat digeledah dari tangan Zeindi, petugas menemukan barang bukti satu pipet kaca yang di dalamnya terdapat sisa sabu. Ketika diinterogasi, terdakwa mengaku membeli barang haram itu dari seseorang bernama Zulby dengan harga Rp 450 ribu seberat seperempat gram. (mg5/nov)

Surabaya, Memorandum Pemilik toko di RT 04/RW 04 Kelurahan Bangkingan diperdaya seseorang yang tidak dikenal. Empat tabung LPG 3 kilogram raib setelah korban percaya dengan pelaku. Terlebih anak korban diajak dengan dibonceng motor milik pelaku. Hanya saja, pelaku justru menurunkan bocah itu di depan rumah kosong dan secepatnya melarikan diri. Awalnya pelaku datang mengendarai Vario 125 L 4199 TJ di toko milik Srimiati (40), warga Blok XD, sekitar pukul 08.46. Di sana, pria berumur sekitar 40 tahun itu masih mengenakan helm hitam dan bermasker datang hendak membeli tabung LPG. Pelaku perawakan tinggi besar itu ternyata mengaku tidak membawa uang. Pembayaran akan dilakukan di rumahnya. bahkan, dia memberikan

nomor telepon dan namanya di lembaran kertas kecil. “Saat itu korban mengaku seperti kena hipnotis dan menuruti keinginan pelaku. Empat tabung gas LPG diserahkan ke pelaku. Dengan catatan anak korban yang berumur 10 tahun ikut pelaku untuk mengambil uang pembelian,” tutur Wahyu Satria Bakti (32), Ketua RT 04. Kemudian tabung LPG tersebut dinaikkan ke motor pelaku.Tiga tabung diletakkan di jok depan dan satu diletakkan di belakang yang diapit anak korban. Setelah itu pelaku membawa

kendaraannya menuju RT 06. Sesampai di tengah jalan, anak korban diturunkan di depan rumah kosong. “Jarak dari toko ke lokasi diturunkannya anak korban sekitar 600 meter. Pelaku sempat bilang ke bocah tersebut disuruh menunggu. Pelaku hendak ambil kunci rumah yang ketinggalan di rumah saudaranya,” imbuh Wahyu. Sekitar 15 menit menunggu, pria tersebut ternyata tak kunjung datang. Akhirnya anak korban memutuskan pulang. “Setelah pulang anak itu ditanya ibunya. Ternyata pembeli tabung LPG kabur dan ia ditinggal di depan rumah kosong di RT 06,” jelas Wahyu. Kemudian Srimiati berinisiatif menghubungi nomor yang diberikan pelaku. Namun nomor HP yang diberikan tidak

dapat dihubungi. “Setelah itu kami laporkan kejadian itu ke babinsa, kami uploud juga di Facebook (FB). Dan korban sudah lapor tindak kejahatan itu dua hari lalu di Polsek Lakarsantri,” tutur Wahyu. Belakangan ternyata modus tersebut juga pernah terjadi sebelumnya. Dari hasil rekaman CCTV, ternyatra pelakunya sama persis. Unggahan itu dikirim akun FB Intan Permatasari yang pernah menjadi korban di kejadian serupa. “Pelakunya sama dan pelat nomor motornya juga sama,” ungkapWahyu. Sementara itu, Kaitreskrim Polsek Lakarsantri Iptu Suwono belum bisa dikonfirmasi perihal kejadian itu. Meski telah beberapa kali dihubungi HP-nya dan dikirim pesan WhatsApp (WA) ternyata tidak direspons perwira pertama tersebut. (alf/nov)

FOTO: MEMO RANDUM/ALFIN

Zeindi

Surabaya, Memorandum Beruntung sekali nasib Zeindi Mickolai. Meski ia membeli sabu beberapa kali, majelis hakim yang diketuai Sudar hanya menjatuhkan pidana selama dua tahun dan enam bulan penjara saja. Terdakwa berdalih bahwa ia mengalami depresi karena tidak dapat pekerjaan gara-gara pandemi. Sehingga ia kemudian memakai narkoba jenis sabu seberat seperempat gram

Perdaya Pemilik Toko, 4 Tabung LPG Raib

Pelaku terekam CCTV sebelum menurunkan anak pemilik toko.

Ngantuk, Jazz Seruduk Trotoar Surabaya, Memorandum Diduga mengantuk, Jazz L 1475 AD yang dikemudikan Dwi Budi Kristianto (50), warga Jalan Dukuh Setro, menyeruduk trotoar di depan BG Junction Bubutan. Kecelakaan tunggal pada Kamis (25/3) malam itu tidak sampai melukai pengemudi mobil. Hanya saja radiator yang terletak di depan mesin pecah. “Pengemudinya dalam kondisi sadar. Radiator mobil pecah setelah menabrak trotoar,” kata Kepala Bidang Operasional Dinas Kebakaran Surabaya Bambang Vistadi. Informasi yang dihimpun, malam itu pengemudi mobil ber-

jalan dari selatan ke utara di Jalan Blauran. Saat melintas di depan BG Junction, korban dalam kondisi mengantuk berat hingga mobilnya menabrak trotoar. “Pengemudi mengantuk dan tidak bisa menghindari jalur tengah, sehingga mobil menabrak trotoar dan tersangkut di tengah jalan,” jelas Bambang. Setelah mendapatkan laporan adanya kecelakaan tunggal, petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) ke lokasi. Petugas berhasil mengevakuasi mobil satu jam kemudian. Karena tidak bisa jalan, Jazz diderek kendaraan milik dishub ke bengkel. (rio/nov)

FOTO: MEMORANDUM/RIO

FOTO: MEMORANDUM/JAKA

Budak Narkoba Divonis 2,5 Tahun Penjara

Petugas damkar mengevakuasi Jazz yang menabrak trotoar di tengah jalan.

Tak Sesuai Prosedur telah diterima,” kata Gatot. Gatot menambahkan, kesalahan anggota Polri yang terlibat dalam penggerebekan tersebut, tetap akan ditangani dengan serius. Bahkan, saat ini keempat personel itu sudah dilakukan penahanan dan ditangani Propam Polresta Malang.

Dapat Info...

Sambungan dari halaman 1 “Empat personel satreskoba itu sudah dilakukan penahanan dan ditangani Propam Polresta Nalang. Pada prinsipnya, TNI dan Polri di Jawa Timur tetap solid,” pungkas mantan Kasatsabhara Polrestabes Surabaya itu. Sekadar diketahui, sebelum digerebek Kolonel Chb I

Sambungan dari halaman 1

Hingga pada suatu saat, Bima berpamitan akan pergi keluar kota. Alasannya akan mengadakan sebuah even. “Awalnya aku tak curiga apa pun. Saat itu baru kali pertama Bima pergi luar kota sampai tiga hari. Walaupun setiap kutelepon selalu dijawab, tapi aku merasakan tak enak hati. Ada yang janggal,” keluhnya. Waktu pulang, Ida mendapati Bima sangat bahagia. Ia sampai terheran-heran melihat tingkah laku suaminya itu. “Waktu kutanyakan, dia bilang even yang di luar kota itu sukses. Karena itu ia akan mendapat bonus besar. Aku ikut senang. Rasa curigaku akhirnya sirna,” kata dia. Hari-hari berlalu, Bima semakin jarang di rumah. Sekali lagi, Ida tidak berani menegurnya. Ida berpikir, toh meski suami jarang di rumah, kebutuhanya telah tercukupi. “Uang belanja dari Bima tidak pernah berkurang. Apalagi Bima mengatakan akan mendapat bonus. Mau tidak mau, aku harus menghilangkan rasa curigaku,” ucapnya. Kehidupan berjalan seperti sedia kala, meski Bima sudah tak seperti dulu lagi. Hingga akhirnya, pada suatu ketika, datanglah kabar tak sedap dari temanku. “Ia melihat Bima berjalan dengan seorang wanita di sebuah mal. Darahku langsung mendidih mendengar laporan temanku. Lalu aku minta info di mana mereka,” katanya, kesal. Setelah mendapat informasi cukup, Ida segera menuju lokasi mal yang dimaksud temannya. Sesampainya di mal itu, ternyata benar, Bima sedang bersama wanita. “Dengan emosi yang meluap-luap aku mendatangi Bima. Aku kaget ternyata wanita itu adalah wanita yang sama persis dengan yang aku temui saat memergoki Bima kali pertama dulu. Yang membuat aku sesak di dada, wanita itu sedang hamil,” ungkapnya. Ida yang sudah emosi kemudian menanyakan kepada Bima apa hubunganya dengan wanita itu. Bima yang sudah terpojok mengaku bahwa wanita itu adalah istri keduanya yang telah dinikahi secara sirih. “Aku tak kuasa mendengar jawaban Bima saat itu. Kepalaku serasa berputar-putar. Mataku berkunang-kunang hingga menjadi gelap. Tak tahunya aku pingsan di mal itu,” tuturnya. Ketika sadar ternyata Ida sudah berada di rumah kontrakannya. Di situ ia melihat ada Bima dan wanita tadi. Ida langsung beranjak bangun menuju kamar. “Aku beresi semua pakaianku. Aku ditahan oleh Bima. Tapi keputusanku sudah bulat. Aku mau minta cerai,” ujar dia. Merasa tak bisa menahan Ida, Bima akhirnya pasrah dan menyerahkan keputusan kepada Ida. “Dia bilang, ‘Ya sudah terserah kamu’. Akhirnya aku gugat cerai Bima,” tandasnya. (mg5/jos, habis)

Wayan Sudarsana (Kasubditbinbekhar Sdircab Pushubad) diketahui sedang menginap di Hotel Regent, kamar 418, Jalan J.A Soeprapto, Kota Malang. Kedatangannya karena bertugas sebagai Tim Rikmat Bekfas TW I Ta 2021. Kamis (24/3) sekitar pukul 04.30, tiba-tiba kamarnya di-

datangi 4 anggota Satnarkoba Polresta Malang dan kemudian mengetuk pintu kamarnya. Mendengar ketukan itu, Kolonel Wayan membukanya. Akan tetapi, empat anggota itu memaksa masuk menerobos ke dalam. Dengan nada tinggi, Kolonel TNI ini lantas didorong dan

dipaksa duduk di kursi hingga kaus yang dikenakannya robek di kerah bagian depan. Merasa tidak bersalah, Kolonel Wayan mengelak dan bertanya keperluan keempat anggota tersebut. Mereka pun langsung menunjukkan surat perintah penangkapan. Meski sudah memberikan

penjelasan jika dirinya adalah perwira TNI AD, keempat orang tersebut tidak menggubris ucapan sang kolonel. Mereka lantas menggeledah seluruh isi kamar, termasuk tas yang bersangkutan. Hasilnya, keempat anggota tersebut tidak menemukan barang bukti narkoba seperti yang

Keberadaan Korban Simpang Siur Ciri-ciri pria yang bersama Ara diperkirakan berusia 30-35 tahun, memakai jin selutut, jaket warna hitam, topi, dan membawa ukulele. Bahkan informasi terakhir, orang tuanya mendapatkan laporan dari media sosial (medsos) bahwa Ara sudah ditemukan di Jalan Ngaglik. Tapi setelah dicek ternyata bukan Ara. Sementara itu, Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Ambuka Yudho membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya mengaku segera menyelidiki kasusnya dengan

berkoordinasi dengan anggota Polsek Tambaksari. “Kami langsung bergerak mencari petunjuk dan berkoordinasi dengan polsek yang melakukan pemeriksaan awal hilangnya korban,” kata Ambuka. Imbuh Ambuka, kasus hilangnya bocah ini ditangani Unit Jatanras Polrestabes Surabaya. Untuk langkah awal, polisi akan meminta keterangan keluarga Ara. “Kami pastikan akan gerak cepat untuk menyelidiki kasus ini. Unit Jatanras yang akan menangani, kami juga masih kumpulkan petunjuk dan

Sambungan dari halaman 1 berkoordinasi dengan polsek setempat,” tandas Ambuka. Sementara Lely, alumni SMAN 7 Surabaya yang satu angkatan dengan orang tua Ara, mengatakan bahwa teman-teman lulusan 2006 juga terus memberikan dukungan kepada keduanya agar tetap tabah dan mendoakan agar Ara cepat ditemukan. Terlebih kasusnya sudah ditangani pihak kepolisian, dan ikut melakukan pencarian terhadap Ara. Jika memang diculik, semoga pelakunya cepat ditangkap. “Kami para alumni SMAN 7 angkatan 2006 terus

memberikan support kepada orang tuanya di grup WhatsApp (WA). Bahkan ikut menyebarkan foto-foto Ara melalui medsos,” kata Lely. Dengan menyebar foto-foto Ara di semua grup WA, Facebook, dan Instagram, sambung Lely, bisa mempersempit ruang gerak pelaku dan banyak diketahui masyarakat. Perkembangan terakhir, kata Lely, orang tua korban bingung terkait pemberitaan di medsos yang simpang siur tentang keberadaan Ara. “Di medsos ada yang komentar dan mengatakan Ara di

Lawan Arus, Motor Tabrak Karimun melaju dari utara ke selatan di Jalan Basuki Rahmat dengan melawan arus. Saat hendak belok ke Jalan Gubernur Suryo, tiba-tiba dari arah berlawanan melaju mobil yang dikemudi-

kan Iyustino, sehingga terjadi tabrakan. Bahkan, saking kerasnya adu moncong itu menyebabkan kedua pengendara motor terpelanting dan tergeletak

daerah sini setelah foto-fotonya disebar. Tapi setelah dicek ternyata bukan,” jelas wanita berhijab ini. Seperti yang diberitakan, Ara dilaporkan hilang sejak Selasa (23/3). Korban awalnya bermain dengan kakaknya. Mereka pamit pukul 10.00. Kakak korban yang berusia delapan tahun itu sempat mengajak Ara pulang. Hanya saja, Ara tidak mau pulang dan tetap main di rumah temannya. Hingga sore, Ara ternyata tidak pulang dan telah dicari berkeliling oleh orang tuanya tapi hasilnya nihil. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 di jalan. “Kedua pengendara motor nekat melawan arus dan dalam kondisi mabuk,” ungkap Fakih. Para pengguna jalan yang mengetahui kecelakaan itu se-

gera memberikan pertolongan dan menghubungi kepolisian dan jajaran samping. Setelah mendapat pertolongan pertama, kedua pengendara dilarikan ke rumah sakit untuk men-

Keenakan dangdut berkelakar bahwa dia mememani karaoke selayaknya pendekatan pacaran sehingga tak mematok biaya. “Enggak langsung dikasih rate sih, biasanya dapat pendekatan, PDKT lah. Biasanya jalan-jalan atau nongkrong, yuk karaoke,” ujar Cupi, dikutip dari YouTube Langit Entertainment, Jumat (26/3). Namun, Nikita Mirzani tak percaya jika Cupi menemani seorang pria tanpa diberikan imbalan. Dia terus mendesak pelantun Goyang Basah soal

dituduhkan. Pasca kejadian, pihak manajemen Hotel Regent menggelar mediasi secara tertutup. Dalam koordinasi itu hadir Kapolresta Malang, Kahubdam V/ Brawijaya, Dandim 0833 Kota Malang, Wadan Denpom V-3/ Malang, dan GM Hotel Regent Atiek. S. Tanu. (fdn/nov)

dapatkan penanganan lebih lanjut. Sedangkan pengemudi mobil diamankan ke Kantor Unitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya untuk dimintai keterangan. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 nominal uang yang pernah dia terima. “Pasti dikasih uang jajan dong, kalau habis karaoke gitu dikasih uangnya berapa?” tanya Nikita. “Waktu itu diberi sekitar USD 3.000, Rp 45 jutaan,” jawab Cupi. Hal tersebut membuat Nikita Mirzani terpukau. “Wah berarti dia (Cupi) udah kelas berat ya, dolar lagi dikasihnya.” Mantan istri Dipo Latief ini kemudian penasaran dengan sosok pria tersebut. Cupi sendiri menyebut sosok tersebut

masih muda dan anak dari keluarga berada. Nikita pun iseng bertanya apakah Cupi berhubungan seksual dengan pria itu. Tetapi sang pedangdut seksi itu membantahnya dengan tegas. “Enggak pernah (berhubungan seksual),” ucap Cupi tegas dan disambut tertawaan Nikita dan Dinar Candy yang seolah tak percaya. Cupi Cupita mengaku masih menjaga keperawanannya. Dia belum pernah berhubungan seksual dengan pria mana

pun. Namun, Cupi membeberkan pengalaman nakalnya ketika bertemu dengan seorang butchy, sebutan untuk perempuan berpenampilan laki-laki yang tertarik dengan sesama jenis. “Pernah kejebak sama butchy waktu di klub. Dia ganteng banget,” ujar Cupi. Cupi mengaku, pernah dielus bagian bokongnya oleh orang tersebut. “Keenakan,” ujarnya. Cerita tersebut membuat Nikita heran dengan Cupi yang sudah merasa puas hanya de-

ngan hal tersebut. “Masa cuma digituin doang keenakan?” tanyanya. “Ya kan Cupi enggak pernah kayak gitu, jadi gitu-gitu juga udah enak,” jawab Cupi. Dinar Candy pun ikut menanggapi cerita Cupi. DJ seksi itu juga tak percaya jika sang pedangdut merasa puas hanya dengan dielus butchy “Cupi nih lagi ngarang cerita ya?” Tanya Dinar Candy, yang kemudian disahuti lagi oleh Nikita. “Dia punya dunianya sendiri cuy,” imbuhnya. (oze/nov)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SABTU PAHING, 27 MARET 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA

Truk Pengangkut Limbah Hantam 3 Motor 1 TEWAS DAN 5 LUKA Lamongan, Memorandum Truk pengangkut limbah menabrak dua motor dan satu motor beroda tiga di Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Sukorejo, Jumat (26/3) siang. Kecelakaan maut ini mengakibatkan satu orang tewas dan lima lainnya luka-luka. Kanit Laka Polres Lamongan Iptu Dirman mengungkapkan, kejadian bermula ketika truk pengangkut serbuk limbah batu bara fly ash yang dikendarai Setyo Utomo (25), warga Mojotrisno, Jombang, melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan 50 Km perjam. Lalu, lanjut Dirman, tiba-tiba truk oleng ke kanan dan menghantam motor roda tiga bernopol S 3833 JL yang dikendarai Danu Krisna Yana (19) dan ditumpangi rekannya, Chsiqil Sunday Nugra (20) dan Haryo Abimanyu (20). “Truk melaju dari arah barat ke timur, lalu menghantam motor roda tiga yang sama-sama berjalan menuju ke timur, dan menghantam dua motor dari arah berlawanan,” ungkapnya,

Jumat (26/3). Dari arah berlawanan itu, terang Dirman, melaju dua motor bernopol S 2286 JA yang dikendarai Zenny Ruliyati (34) dan Sutrisno (30) yang berboncengan bersama Kuswati (40), mengendarai motor bernopol W 4907 KU. Dua motor itupun tertabrak truk sehingga mengakibatkan satu pengendara tewas. “Akibatnya, penumpang dan pengendara motor beroda tiga mengalami kritis karena patah tulang dan luka berat di kepala. Sedangkan Sutrisno tewas di tempat, dua korban lainya mengalami luka ringan,” jelasnya. Dari kejadian ini, tegas Dirman, pengemudi truk sudah diamankan di Mapolres Lamongan untuk dimintai ke-

Truk yang menabrak dua motor dan satu motor roda tiga di Jalan Kusuma Bangsa. FOTO: MEMORANDUM/ YOGA

terangan dan guna penyidikan lebih lanjut.

“Sopir sudah diamankan, korban yang meninggal dunia

ada satu orang bukan empat orang, jadi informasi di media

sosial itu tidak benar. Dan saat ini kami juga masih meminta

keterangan dari sejumlah saksi,” pungkasnya. (tri/har/udi)

Sebulan Kerja, Bupati-Wabup Tuai Pujian Dewan

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Aksi pemukulan yang terekam CCTV.

Wanita Pukul Anak Kecil Terekam CCTV Gresik, Memorandum Video rekaman circuit closed television (CCTV) yang memperlihatkan seorang wanita memukul anak kecil beredar di media sosial. Insiden itu terjadi di Jalan Gubernur Suryo, Kelurahan Tlogopojok, Gresik, Rabu (24/3) malam. Rekaman tersebut dibagikan di laman media sosial facebook oleh akun Dapur Naraya yang mengaku sebagai ibu korban, Kamis (25/3). Dalam postingan tersebut, ia menyayangkan tindakan arogan yang dilakukan si pemukul. Padahal putranya masih anak kecil berusia delapan tahun. “Saya sebagai orang tua yang melahirkan TDK terima dengan hal itu misal ada salah anak seharusnya kita sebagai orang tua saling duduk bersama TDK menghakimi anak seperti itu. "Sebagaimana yang ditulis akun Dapur Naraya. Sontak postingan tersebut mendapat ribuan tanggapan dan komentar dari warganet. Ada menyayangkan aksi kekerasan tersebut, namun tidak sedikit yang menyayangkan kejadian ini diviralkan di media sosial. Padahal bisa dikomunikasikan terlebih dahulu. Belakangan diketahui, korban dan diduga pelaku merupakan tetangga. Korban bernama RRA (8) dan emakemak pemukul tersebut berinisial SW (34) yang sama-sama warga Jalan Gubernur Suryo, Kelurahan Tlogopojok. Kepastian itu tampak dalam laporan SPKT Polres Gresik yang dilakukan keluarga korban, Rabu (24/3). Ernawati, ibu dari RRA mengadukan SW sebagai terlapor atas dugaan tindak pidana penganiayaan anak di bawah umur. Sesuai pasal 80 UU No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dalam bukti laporan TBL-B/136/III/RES.1.24/2021/ RESKRIM Polres Gresik dijelaskan, pemukulan bermula ketika RRA sedang bermain bersama putri dari terlapor berinisial D sekitar jam 21.00. Namun terjadi pertengkaran di antara keduanya. Diduga tidak terima, terlapor memukul korban dengan tangan kosong sebanyak dua kali. Pukulan tersebut mengenai kepala bagian belakang dan wajah korban. Keluarga korban yang tidak terima kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto saat dikonfirmasi tidak menampik adanya kejadian tersebut. Laporan ditindaklanjuti oleh unit pelayanan perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik. (and/har/udi)

Gresik, Memorandum Genap satu bulan Fandi Akhmad Yani - Aminatun Habibah (NIAT) menjalankan tugas sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Jumat (26/3). Berbagai terobosan dan lompatan telah dilakukan. Meski demikian, tetap ada hal yang perlu ditingkatkan. Sejumlah program sudah diluncurkan dan digarap oleh NIAT. Antara lain membentuk tim unit reaksi cepat (URC), Memorandum of Understanding (MoU) penanganan banjir Kali Lamong. Kemudian peluncuran layanan publik desa siap dan lancip dan program bayi lahir bawa akta, memproyeksikan Waduk Bunder sebagai destinasi wisata serta peluncuran aplikasi Reborn New Apalan. Bagaimanakah penilaian DPRD Gresik terhadap kinerja keduanya selama sebulan ini? Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan mengapresiasi langkah yang diambil NIAT. Khususnya di bidang infrastruktur. Apresiasi tersebut lantaran proses lelang yang sudah mulai digenjot. Hal ini diharapkan dapat mempercepat pengerjaan proyek-proyek pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat. “Kemarin tim URC juga

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani

diresmikan bupati. Otomatis akan mempercepat perbaikan jalan rusak,” papar Politisi PDI Perjuangan itu. Selain itu di bidang pelayanan publik. Program bayi lahir bawa akta menjadi gebrakan yang patut diapresiasi. Layanan kependudukan termasuk akte kelahiran yang dulunya terkenal rumit, kini dapat diperoleh dengan mudah dan cepat. Hal tersebut berfungsi juga dalam pengurusan administrasi kependudukan lainnya. “Terkait bidang ekonomi dari pandemi, sudah ada progres terkait program peningkatan perekonomian. Misalnya

diskoperindag yang membantu IKM dan UMKM dalam pengurusan merek, sertifikat halal dan pasar,” tegasnya. Sementara itu Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir menyebut, sebulan kerja bupati-wakil bupati sebenarnya belum bisa dievaluasi. Masih terlalu dini untuk menggambarkan kinerja keduanya. Namun begitu, politisi PKB itu mengapresiasi sejumlah program yang sudah digarap NIAT. Sekaligus memberikan saran guna perbaikan kedepannya. “Apa yang sudah dilakukan bupati-wakil bupati, terobosan dan beberapa kegiatan me-launching beberapa layanan publik cukup bagus. Hal tersebut menunjukkan optimisme kita Gresik Baru lebih baik,” ujar wakil rakyat dari dapil Driyorejo dan Wringinanom itu. Ia juga mengapresiasi langkah NIAT di bidang ekonomi. MoU dengan pasar modern agar menyediakan ruang bagi produk lokal membawa angin segar. Harapannya dapat memberikan impact besar pada pendapatan daerah dan perekonomian masyarakat. “Sinergitas dijalan sesuai harapan untuk perbaikan ke depan,” harapnya. (and/har/udi)

FOTO: MEMORANDUM/ DOK

TNI belajar budi daya jangkrik.

Satgas TMMD Belajar Budi Daya Jangkrik dengan Warga Nglombo Bojonegoro, Memorandum Tidak ingin pulang dengan tangan hampa, Serda Dwi Permono Sudi, Satgas TMMD Ke-110 Kodim 0813/Bojonegoro menyempatkan belajar budi daya jangkrik saat melakukan komsos. Serda Dwi Marsudi belajar budi daya jangkrik kepada Dalbo, pembudidaya jangrik di Dusun Nglombo Desa Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, lokasi TMMD 110 ini berlangsung. “Paling tidak sepulang dari tugas TMMD, sudah memberikan ilmu kepada warga dan mendapatkan ilmu dari ternak jangkrik ini. Siapa tahu nanti bisa dikembangkan di rumah untuk usaha sampingan,” harapnya. Serda Dwi pun berpesan, jangan malu untuk berbagi atau belajar ilmu ternak jangkrik dengan masyarakat. Kunci kesuksesan untuk berusaha adalah ketekunan, keuletan serta tidak malu untuk bertanya kepada siapapun. (top/har/udi)

Perbaikan 3.927 RTLH, Pemkab Anggarkan Rp 78,5 M Bojonegoro, Memorandum Pemkab Bojonegoro mengalokasikan anggaran Rp 78,5 miliar untuk merehab 3.927 rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga. Kabid Pertanahan, Pemakaman, dan Kawasan Pemukiman Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) Bojonegoro M Zamroni mengatakan, jumlah RTLH akan direhab tahun 2021 cukup banyak. Lebih banyak diband-

FOTO: MEMORANDUM/ DOK

Realisasi program RTLH di Kecamatan Tambakrejo.

ing 2020 hanya 2.271 unit dengan total anggaran mencapai Rp 45,4 miliar. Jumlah itu adalah usulan dari pemerintah desa (pemdes). Desa mendata warga yang rumahnya masuk kriteria tidak layak huni. Setelah itu, diusulkan dalam program rehab RTLH itu. Total anggaran dialokasikan mencapai Rp 78,5 miliar. “Masing-masing rumah diberikan anggaran Rp 20 juta. Dana itu digunakan untuk perbaikan atap, lantai, dan dinding (aladin),” terangnya, Jum’at (26/3).

Ia menambahkan, fokus perbaikan RTLH adalah atap, lantai, dan dinding. Setelah tiga bagian rumah itu diperbaiki, sudah dinyatakan rumah layak huni. Penuntasan target rehab RTLH itu kerap mengalami kendala di lapangan. Para pemilik rumah kerap menolak rumahnya direhab. Tidak jarang mereka awalnya bersedia direhab, tiba-tiba menolak. Mereka ingin merehab sendiri. Pada intinya, program prioritas dari Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah ini berjalan dengan lancar. (top/har)

KPU Gresik Juara Umum Kedua Penerima Penghargaan Terbanyak Pilkada 2020 Gresik, Memorandum KPU Gresik meraih peringkat kedua penerima penghargaan terbanyak dalam Pilkada 2020. Penghargaan tersebut diserahkan Plt Ketua KPU RI Ilham Saputra dalam acara rapat evaluasi penyelenggaraan tahapan pemilihan serentak 2020 di Hotel Wyndham, Surabaya, Kamis (25/3). Ketua KPU Gresik Achmad Roni mengaku, bersyukur atas semua penghargaan yang diterima lembaganya. Berb-

agai prestasi yang diraih oleh KPU Gresik tidak terlepas dari kerja keras semua tim, baik dari KPU kabupaten hingga KPPS tingkat desa. “Saya sangat bersyukur atas penghargaan ini. Kerja keras kami selama pemilihan kemarin tidak sia-sia, ada prestasi yang terlihat,” tegasnya. Perlu diketahui, total ada delapan penghargaan yang telah diraih oleh KPU Gresik selama Pilkada 2020. Yaitu juara satu tingkat partisipasi masyarakat

tertinggi, juara dua antisipasi permasalahan hukum, juara dua akurasi informasi dalam pemilihan serentak 2020. Lalu, juara satu kategori tertib penanganan dugaaan pelanggaran etik dan perilaku badan adhoc, juara dua terpenuhinya jumlah pendafataran KPPS pada masa pendaftaran tanpa perpanjangan. Juga juara satu penghargaan operator Sidalih paling aktif dan juara dua dalam penyelenggaraan tahapan pemilihan serentak 2020. Serta

terbaru yakni juara umum kedua penghargaan terbanyak Pilkada 2020. Seluruh penghargaan tersebut merupakan kategori wilayah Jatim. Sedangkan Komisioner KPU Gresik Divisi Sosialisasi dan SDM, Makmun juga ikut bersyukur sekaligus berterimakasih. Ia mengapresiasi kinerja seluruh jajaran KPU Gresik utamanya badan adhoc. “Karena merekalah garda depan dan pahlawan keberhasilan Pilkada Gresik," terangnya. (han/har/udi)

FOTO: MEMORANDUM/ JIHAN

Ketua KPU Gresik Achmad Roni menerima penghargaan juara umum kedua kategori penerima penghargaan terbanyak Pilkada 2020 di Surabaya.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 27 Maret 2021 by memorandum - Issuu