Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 27 Juli 2022

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

RABU WAGE, 27 JULI 2022

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 5.000,-

SIDANG SUAP PERKARA PEMBUBARAN PT SGP

ITONG DAN HAMDAN SALING BANTAH FOTO: MEMORANDUM/RIO

Dari keterangannya Hamdan yang bisa melakukan pendekatan ke Pak Waka cuma hakim. Panitera tidak tid punya kewenangan ke san sana. Hamdan cuma minta hakimnya PPak Itong. Kata Hamdan yang mel melakukan pendekatan itu ya Pak Itong,”

Surabaya, Memorandum Sidang kasus suap perkara pembubaran PT Soyu Giri Primedika (SGP) di Pengadilan Tipikor Surabaya diwarnai saling bantah, Selasa (26/7).

Petugas mengevakuasi jenazah Saputra.

Usai Bercinta, Penghuni Apartemen Tewas Surabaya, Memorandum Diduga usai bercinta dengan pacarnya, Saputra (29), penghuni apartemen di kawasan Surabaya Selatan, tewas, Selasa (26/7) sekitar pukul 15.04. “Korban meninggal usai bercinta dengan pacarnya,” beber Kapolsek Dukuh Pakis Kompol Agung Widoyoko saat dikonfirmasi Memorandum melalui

Hakim nonaktif Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Itong Isnaini Hidayat yang dihadirkan untuk diperiksa sebagai saksi untuk terdakwa Moh Hamdan dan R Hendro Kasiono, membantah semua apa yang ditudingkan oleh mantan panitera pengganti (PP) tersebut. Aksi saling bantah membantah itu tak terelakkan tatkala jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wawan Yunarwanto memperjelas

soal perkara uang suap yang telah diterima. Pada kesaksian awal, Itong menjelaskan duduk perkara yang membelit kedua terdakwa. Ia menjelaskan, bahwa dirinya tidak  Bersambung ke halaman 11 

Wawan Yunarwanto Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi

Bukan Kewenangan Panitera

 Bersambung ke halaman 11 

Keisya Levronka

AKS saling bantah antara AKSI Hak Hakim Itong Isnaini Hidaya dayat dan Panitera Penggant ganti Moh Hamdan terjadi dalam sidang lanjutan di Pengad Pengadilan Tipikor Surabaya mendapat ttanggapan Jaksa Komisi Pembera Pemberantasan Korupsi (KPK) Wawan Yun Yunarwanto. Menuru Menurut Wawan, keterang-

Sakit Hati Lagu milik Keisya Levronka Tak Ingin Usai memang lagu easy listening yang memiliki makna sangat mendalam. Lagu ini pun hingga saat ini masih viral dan sering diputar diberbagai tempat hingga para pendengarnya pun hafal dengan liriknya.

S

aking viralnya lagu Tak Ingin Usai, Keisya Levronka sering tampil untuk membawakan lagunya secara live. Namun, seringkali ia gagal membawakan  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/JAKA

Itong Isnaini Hidayat memberikan keterangan sebagai saksi dengan terdakwa Moh Hamdan di Pengadilan Tipikor Surabaya.

 Bersambung ke halaman 11  ILUSTRASI: ISTIMEWA

Maling Tas Sopir Dimassa di Dupak Rukun

INCAR MOBIL BOKS TERPARKIR Surabaya, Memorandum Sepak terjang Moh Fauzan (25), dan M Fauzen (31), maling spesialis tas sopir mobil boks harus berakhir di tangan warga. Kedua terduga pelaku asal Jalan Sukomanunggal Baru PJKA, itu babak belur setelah aksinya terpergok. Saat ini keduanya meringkuk di tahanan Mapolsek Asemrowo. Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan mengatakan, mereka mengincar mobil boks yang parkir. Kemudian, setelah mengetahui kondisi kaca pintu terbuka mereka beraksi mencuri tas. Keduanya ditangkap setelah ketahuan korban M Alfin saat beraksi di FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Moh Fauzan dan M Fauzen dan barang bukti di Mapolsek Asemrowo.

 Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/RIO

TKP pesta miras oplosan di Jalan Jeruk RT 3/RW 5, Banjar Melati, Lakarsantri.

Pesta Miras Oplosan Warga Jeruk

Penetapan Tersangka Tunggu Hasil Labfor Surabaya, Memorandum Meski sudah memeriksa empat orang saksi terkait pesta miras di Jalan Jeruk, RT 3/RW 5, Banjar Melati, Lakarsantri, polisi belum menetapkan

tersangka. Keempat saksi yang sudah diperiksa, yakni dua warga yang mengetahui detik-detik  Bersambung ke halaman 11 

Harapan Keluarga Korban Tabrak Lari Mulyosari

Desak Polisi Temukan Sopir Minibus Surabaya, Memorandum Insiden tabrak lari yang melibatkan motor dan minibus di Jalan Mulyosari beberapa hari lalu menyisakan duka mendalam. Dalam kejadian tersebut, Abdul Mukti (49), tewas setelah dirawat di rumah sakit. Sementara, pengemudi minibus putih masih bebas berkeliaran. Pihak kepolisian juga hingga saat ini masih belum menemukan titik terang meng-

ungkap kasus kecelakaan tragis dini hari tersebut. Pihak keluarga berharap, petugas segera menemukan sopir dan bertanggungjawab atas aksi mengemudi ugal-ugalan hingga menyebabkan tewasnya pria yang sehari-hari pengangkut sampah milik warga kawasan Mulyosari itu. “Semoga sopir mobil yang menabrak ayah mertua saya cepat ketemu oleh polisi. Saya

minta pertanggungjawabannya,” kata Arif Sugianto, menantu korban saat ditemui Memorandum di rumah kontrakannya Jalan Sutorejo 78, Selasa (26/7) sore. Arif menjelaskan, korban atau mertuanya meninggalkan  Bersambung ke halaman 11  Arif Sugianto, menantu Abdul Mukti ditemui di rumah kontrakannya di kawasan Sutorejo.

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Derita Panjang Pasangan Suami-Istri di Atas Ranjang (1) - Meng, preman kampung bawa sajam dibui 10 bulan penjara.

Lebih dari 10 Tahun Tidak Pernah Hubungan Seks

- Banyak lelaki mondar-mandir bawa alat pelecehan seksual kok dibiarkan saja?

Lebih dari 10 tahun menikah, Hayong (samaran) tidak pernah berhubungan seks. Sekali pun. Yang dia lakukan terhadap istrinya, sebut saja Linda, hanya intip-intip.

Si Mameng (Wadam)

B

eberapa kali Hayong memaksa mendobrak gerbang suwarga Linda, dia malah merasa seperti menabrak Tembok Besar China. “Keras. Gerbangnya tidak mau membuka. Tertutup rapat-

-pat-pat seperti terkunci dari dalam,” tutur Hayong kepada seorang pengacara yang terbiasa mengurus perceraian di Pengadilan Agama (PA)  Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO Bupati Ajak Bangun Kembali Nilai Luhur Gotong Royong Lewat TMMD

RABU WAGE, 27 JULI 2022 HALAMAN 2

Kades Sumanto menerima SK bupati pada pelantikan kepala desa serentak.

Kades Balongbendo Sumanto Siap Lanjutkan Program Desa Sidoarjo, Memorandum Kepala Desa Balongbendo, Kecamatan Balongbendo, Sumanto, siap melanjutkan program pemerintah desa untuk memberikan pelayanan yang lebih memadai bagi warga desanya secara keseluruhan. Sumanto mengatakan, menjabat sebagai kepala desa kembali merupakan kehormatan besar. Karena bisa melayani masyarakat Desa Balongbendo, dan siap melanjutkan program desa yang telah berjalan secara baik. “Untuk itu kami butuh masukan dari semua masyarakat,” ujarnya usai pelantikan kepala desa serentak di pendopo Kabupaten Sidoarjo, Selasa (26/7). Untuk itu, dia mengaku siap bekerja sama dengan lembaga desa dan semua unsur masyarakat untuk melanjutkan program desa dan menggagas program baru demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat. Termasuk menjawab berbagai tantangan maupun persoalan dalam pembangunan di desa. “Tanpa melibatkan peran masyarakat tentunya pembangunan desa kurang maksimal,” kata dia. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah mempercayainya kembali untuk memimpin Desa Balongbendo selama enam tahun ke depan. Dia berharap, selama menjalankan roda pemerintahan ke depan tidak terjadi kendala dan rintangan. “Mari bersama membangun ini ke arah yang lebih baik lagi,” tandasnya. (pit/jok/mik)

Sidoarjo, Memorandum Bupati Sidoarjo H Ahmad Muhdlor menegaskan, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) mempunyai peran yang strategis untuk membangun kembali nilai-nilai luhur gotong royong. Dikatakan olehnya, semangat manunggal TNI bersama rakyat melalui TMMD seperti ini akan memperkuat rasa persatuan dan kesatuan. “Kegiatan TMMD juga merupakan kegiatan yang sangat strategis dan efektif baik dilihat dari sisi ekonomi, pertahanan keamanan, peningkatan cinta tanah air serta kesadaran berbangsa dan bernegara,” ucap Gus Muhdlor saat mem memberikan sambutan saat memimpin upacara pembukaan TMMD di Alun-Alun Sidoarjo, Selasa (26/7). Gus Muhdlor juga mengatakan, TMMD menjadi salah satu alternatif solusi bagi pemerintah daerah dalam upaya percepatan pembangunan. Melalui TMMD, diharapkan juga akan menggugah masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif membangun daerahnya. “Melalui penyelenggaraan TMMD yang terencana dan terlaksana dengan baik diharapkan menjadi salah satu solusi sekaligus bentuk peran nyata kita untuk mempercepat upaya pembangunan disegala sektor,” sambung bupati. Gus Muhdlor juga menga-

takan, Pemkab Sidoarjo tidak dapat berjalan sendiri dalam menjalankan program pembangunan. Dibutuhkan sinergi dengan semua pihak agar pembangunan dapat berjalan baik. Salah satunya sinergi yang dibangun melalui program TMMD seperti ini. “Pemkab Sidoarjo tidak dapat membangun sendiri, harus ada kolaborasi antara stake holder, salah satunya dengan jajaran TNI,”ucapnya. Gus Muhdlor juga berharap nantinya cakupan kegiatan TMMD dapat diperluas. Dengan begitu pembangunan yang akan dilakukan akan semakin merata. Ia melihat hasil proyek yang dikerjakan melalui TMMD lebih bagus. Selain cepat juga terdapat penghematan biaya dalam pembangunannya. Lebih irit biaya dibandingkan dengan dikerjakan lewat kontraktor. “Disamping cepat, bagus, murah dan sebagainya, ini tentunya merupakan salah satu tonggak utama pembangunan kedepan, semoga ditahun 2023, 2024 kita perluas cakupannya sehingga dampak yang diterima masyarakat semakin besar,”

Bupati Sidoarjo H Ahmad Muhdlor melihat skema TMMD usai memimpin upacara.

pungkasnya. Sementara itu, Danrem 084/ Bhaskara Jaya Brigjen TNI Widjanarko mengatakan, ada 150 personel gabungan yang dilibatkan dalam TMMD di Kabupaten Sidoarjo. TNI dibantu Polri serta Pemkab Sidoarjo akan melalukan kegiatan fisik maupun non fisik. “Semisal pembangunan tempat PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat), pembangunan penerangan jalan, pem-

bangunan jalan paving maupun pembangunan saluran irigasi. Terdapat juga pembangunan 15 unit RTLH (Rumah Tidak Layak Huni),” ujarnya. Jenderal bintang satu tersebut mengatakan TMMD diprioritaskan kepada desa tertinggal. Selain itu letak desa yang berada diperbatasan antar daerah juga menjadi faktor sasaran TMMD. Dengan begitu Brigjen TNI Widjanarko berharap pembangunan di Kabupaten Sidoarjo dapat merata.

Kegiatan TMMD ke-114 tahun 2022 ini akan dilaksanakan di Desa Rejeni, Kecamatan Krembung. Program terpadu antara TNI dengan Pemkab Sidoarjo tersebut akan dilaksanakan selama 30 hari. Dimulai tanggal 26 Juli sampai 24 Agustus 2022. Hadir dalam upacara pembukaanTMMD, Dandim 0816 SidoarjoLetkolInfMasarumDjatilaksono, Ketua DPRD Sidoarjo H. Usman serta Kajari Sidoarjo Akhmad Muhdhor. (bwo/jok/mik)

Kades Hasanuddin Siapkan Rancangan Program Desa

FOTO: MEMORANDUM/ZAM

Pemdes Lambangan Realisasikan Saluran Irigasi

Sidoarjo, Memorandum Usai dilantik sebagai Kepala Desa Sedenganmijen, Kecamatan Krian, M Hasanuddin berkomitmen akan melanjutkan program desa yang belum berjalan. Hal itu sudah direncanakan semenjak ia masih menjadi kades periode sebelumnya. “Semenjak masa jabatan, dan mencalonkan lagi sebagai kepala desa saat itu, saya sudah berkomitmen ingin melanjutkan program

desa,” ujar Hasanuddin usai pelantikan kepala desa serentak, di pendopo balai desa, Selasa (26/7). Selain itu, menurut dia, kekompakan masyarakat merupakan kunci utama dalam membangun Desa Sedenganmijen. Termasuk semua sarana dan infrastruktur pendukung sarana segala kegiatan kepemudaan atau pemberdayaan masyarakat. “Saya rasa kalau sudah bersatu pasti semua bisa berjalan dengan

baik,” jelasnya. Tak hanya itu, berbagai rancangan program pembangunan untuk desa juga akan segera disiapkan. Baik prioritas pembangunan jangka pendek ataupun dalam jangka panjangnya. “Saya berharap masyarakat bisa bersatu padu, bergotong royong serta menjaga keharmonisan agar program-program yang kita susun bersama terealisasi dan sesuai harapan,” tandasnya. (bwo/jok/mik)

Warga Desa Lambangan melaksanakan pengerjaan saluran air di Dusun Kemulan.

penigkatan Sumber Daya Manusia (SDM),” sambungnya. Dengan dibangun Saluran air pembuangan ini, diharapkan dapat membantu guna kepentingan masyarakat. “Saya berharap kepada warga agar bisa merawat pembangunan yang sudah ada. Dalam hal ini kami berharap kepada pemerintah untuk terus men-support demi terwujudnya pembangunan yang merata,” urainya. Pembangunan saluran air ini merupakan perwujudan dari tujuan program kerja pemdes, yaitu ingin meningkatkan kualitas perekonomi-

an warga menuju kesejahteraan dan kemakmuran. “Kami selaku pemerintah desa menyampaikan pada masyarakat agar ikut menjaga pembangunan desa yang sudah dilaksanakan. Dan semua pembangunan di desa ini bisa bermanfaat pada masyarakat, guna untuk meninggkatkan kesejahteraan,” tuturnya. Untuk diketahui, dengan dikucurkannya dana desa tahun 2022, kini pembangunan infrastruktur di desa semakin baik dan dapat dirasakan masyarakat Desa Lambangan dibanding sebelumnya. (zam/jok/mik)

FOTO: MEMORANDUM/BWO

Sidoarjo, Memorandum Sebagai wujud realisasi dana desa (DD) tahun anggaran 2022, Pemdes Lambangan, Kecamatan Wonoayu, merealisasikannya dengan membangun saluran air pembuangan pada pemukiman warga. Pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari dana desa itu dilakukan dengan secara swakelola dan diupayakan lebih banyak menyerap tenaga kerja dari masyarakat setempat. Kepala Desa Lambangan Mulyanto menyampaikan, semua kegiatan pembangunan infrastruktuk yang ada di desa yang salah satunya saluran air pembuangan di Dusun Kemulan akan dilaksanakan dengan sebaik mungkin. “Sesuai musyawarah desa, semua pembangunan dikerjakan oleh warga masyarakat desa setempat. Jadi, tidak heran jika pembangunan saluran air pembuangan tersebut memiliki banyak manfaatnya. Selain untuk melancarkan saluran air di saat musim penghujan, juga memperkuat badan jalan. Termasuk mengurangi angka pengangguran di desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat ke depannya,” ujar Kades Mulyanto, Selasa (26/7). Ia berharap, segala jenis pembangunan infrastruktur yang telah dibangun oleh pemerintah desa dapat meningkatkan perekonomian warga. “Bukan hanya pembangunan saja yang kita laksanakan, melainkan pemberdayaan masyarakat, dan

FOTO: MEMORANDUM/BWO

FOTO: MEMORANDUM/PIT

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

M Hasanuddin foto bersama keluarga usai pelantikan serentak.

Sidoarjo, Memorandum Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor memastikan tiga proyek besar di Sidoarjo bakal tuntas di 2024. Proyek itu antara lain jalan frontage road Waru-Buduran, fly over Aloha dan fly over Krian. Penegasan itu diungkapkan bupati saat menjadi narasumber program acara di salah satu televisi swasta selama satu jam, Senin (25/7) malam. Dalam program “Optimis Jatim Bangkit” yang disiarkan live pukul 18.00 itu, mengundang tiga narasumber. Selain Bupati Sidoarjo, juga hadir Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali yang diwakili PPK 4.3 Provinsi Jawa Timur Mhd. Zaim Zul S.ST.MT, dan Pakar Transportasi ITS DR. Machsus Fauzi. Program talk show tersebut mengambil tema “Pembangunan frontage road Aloha dikebut, Kapan Kabupaten Sidoarjo bebas macet?”. H Ahmad Muhdlor atau yang akrab dipanggil Gus Muhdlor tersebut

mengutarakan ada tiga titik kemacetan di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Titik tersebut berada di wilayah Utara, tengah dan Barat. Di wilayah tengah terdapat dua titik simpul kemacetan. Yakni di simpang empat GOR dan simpang tiga Pasar Suko. Namun titik macet di simpang tiga Pasar Suko sudah diatasi dengan pelebaran jalan. Sedangkan titik macet diwilayah Barat meliputi simpang empat Pasar Krian dan simpang lima Krian. Di simpang empat Pasar Krian akan dibangun fly over untuk mengurai kemacetan. Progres pembangunannya sudah berjalan. Saat ini pengerjaan fly over tersebut sudah dilelang oleh PT. KAI karena merupakan jalan perlintasan sebidang. “Saya harap masyarakat bersabar karena 17 bulan progres pembangunannya, karena ini cukup panjang, kurang lebih 800 meter fly over nya, kalau ini bisa terealisasi saya yakin macet diwilayah Barat akan berku-

FOTO: MEMORANDUM/IS

Tiga Proyek Besar Sidoarjo Tuntas 2024

Bupati Ahmad Muhdlor menjadi narasumber program acara di salah satu televisi swasta.

rang,” urainya. Sedangkan penanganan macet

di simpang lima Krian direncanakan dilakukan ditahun depan. Atau bisa

dilakukan di tahun 2024. Hal itu telah melalui berbagai pertimbangan. Salah satunya terdapat cagar budaya yang menjadi kendalanya. Termasuk rumah ibadah Klenteng. Sedangkan titik kemacetan diwilayah Utara ujar Gus Muhdlor ada tiga. Diantaranya yakni Aloha, Gedangan dan simpang tiga Kletek. Dikatakannya macet yang sering terjadi di bundaran Aloha akan diatasi dengan pembangunan fly over. Bulan September tahun ini akan dimulai lelang pengerjaannya. Dan Desember sudah didapat pemenang lelang dan langsung dapat mengerjakan pembangunannya. “Yang jadi kendala dari awal adalah komunikasi dengan pihak TNI Angkatan Laut, namun Angkatan Laut dengan bupati yang sekarang sangat welcome sekali, kami diijinkan membangun tiga sekaligus, yang pertama membangun pelebaran jalan pertigaan arah Bangah atauWage, serta kita diijinkan membangun fly over Aloha dan kita juga diijinkan

mempermak habis monumen pesawat ilyushin,”sampainya. Sedangkan untuk mengatasi kemacetan di Gedangan, Gus Muhdlor tidak memungkiri bahwa masih jauh dari progres. Pasalnya terdapat 1 hektar lebih lahan yang harus dibebaskan untuk pelebaran jalan. Harga tanahnya pun saat ini juga terbilang lumayan tinggi. Sekitar Rp 30 juta permeter atau bisa lebih. Untuk penanganan kemacetan simpang tiga Kletek ucap Gus Muhdlor, juga sudah dalam progres. Saat ini sudah dilakukan sosialisasi pelebaran jalan kepada penghuni rumah yang terdampak. Terkait progres pembangunan frontage road Waru-Buduran, Gus Muhdlor mengungkapkan bahwa target tahun ini sudah mencapai 60 persen. Diakhir tahun 2023, ditargetkan sudah tuntas pengerjaannya. Sehingga di 2024, jalan pendamping tersebut dapat dinikmati masyarakat. (is/jok/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA Angka Kekerasan Naik

RABU WAGE, 27 JULI 2022 HALAMAN 3

Surabaya Kota Layak Anak Dipertanyakan Surabaya, Me Memorandum Surabaya lima l kali beruntun meraih predikat sebagai kota layak anak (KLA). Ada 31 poin yang ya menjadi tolok ukur KLA. Namun meski mendapatkan predikat sebagai KLA KLA, namun angka kekerasan justru naik. Anggota Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jatim, Isa Ansori mengatakan Hingga Juli 2022 terdapat 184 kasus. Pada 2021 di bulan yang sama terdapat 120 kasus. Sebanyak 37

persen diantaranya adalah kekerasan seksual. Kebanyak kasus kekerasan terjadi di rumah, sisanya di luar dan di sekolah. Pada 2021 yang melapor lang Bersambung ke halaman 4 

FOTO-FOTO: ILUSTRASI

Dalam bentuk konsep, Surabaya sudah ebagai sesuai aturan dengan 31 indikator sebagai tolok ukurnya Isa Ansori Anggota Lembaga Perlindungan Anak (LPA) A) Jatim

31 POIN TOLOK UKUR SURABAYA DITETAPKAN KOTA LAYAK ANAK (KLA) 1. Adanya peraturan perundangundangan dan kebijakan untuk pemenuhan hak anak. 2. Persentase anggaran untuk pemenuhan hak anak, termasuk anggaran untuk penguatan kelembagaan. 3. Jumlah peraturan perundangundangan, kebijakan, program dan kegiatan yang mendapatkan masukan dari Forum Anak dan kelompok anak lainnya. 4. Tersedia sumber daya manusia (SDM) terlatih KHA dan mampu menerapkan hak anak ke dalam kebijakan, program dan kegiatan. 5. Tersedia data anak terpilah menurut jenis kelamin, umur, dan kecamatan. 6. Keterlibatan lembaga masyarakat dalam pemenuhan hak anak. 7. Keterlibatan dunia usaha dalam pemenuhan hak anak. 8. Persentase anak yang teregistrasi dan mendapatkan Kutipan Akta Kelahiran. 9. Tersedia fasilitas informasi layak anak.

Ciptakan Suasana Aman dan Nyaman Semua lintas instansi ini harus lebih giat untuk menciptakan Surabaya yang aman dan nyaman untuk tumbuh kembang anak. Sebab selama ini, masih saja ada kasus kekerasan yang terjadi pada anak Khusnul Khotimah Ketua Komisi D DPRD Surabaya

PREDIKAT KLA mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah. Meski demikian, tak dipungkiri bahwa angka kekerasan terhadap anak akan terus ada bahkan trennya mengalami kenaikan. Dengan adanya penilaian KLA ini, Khusnul berharap mendorong upaya Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya untuk lebih maksimal dalam penanganan kasus kekerasan

terhadap anak. “Penghargaan ini tentu sangat membanggakan. Penghargaan ini bisa diraih tentunya berkat kerja keras semua pihak, untuk saling bergotong-royong mewujudkan Surabaya sebagai kota layak anak,” ujar Khusnul, Selasa, (26/7). Dengan diraihnya penghargaan ini, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan ini berharap, bisa menjadi pelecut untuk semakin semangat kerja keras, bergotong-royong,

PAN Dorong Badan Sendiri Kelola Aset Surabaya, Memorandum tidak sesuai dengan peraturan pemerintah Penataan aset ternyata masih belum nomor 28 tahun 2020 tengang Penggelolaan maksimal. Selama ini, berapa banyak aset aset. Dimana semangatnya, pada penataan milik Pemprov Jatim masih berdasarkan aset dan pemanfaatan aset,” urai dia. Kar estimasi, bukan jumlah riil. Karena itu, perlu adanya verifikaaan a Sebab, Badan Pengelolaan si aset yang ada di 38 kabupaten/ k Keuangan dan Aset Daerah (BP-kota. Karena LHP BPK RI, setiap KAD) Jatim dinilai bebannya tahun persoalan aset selalu terlalu berat. Sehingga, Komenjadi catatan. misi C DPRD Jatim mendo“Setelah itu dilakukan rong pembentukan badan tahapan sertifikasi aset. Katersendiri untuk pemanfarena setiap tahun LHP BPK atan dan penggelolaan aset. RI, persoalan aset selalu Hal ini, disampaikan angmenjadi catatan,” tegas dia. gota Fraksi PAN DPRD JaSebelumnya, anggoa t Banggar, Mathur Khusairi tim, Agung Supriyanto, Selasa ta m (26/7). mengatakan, aset yang tidur n h “Belum ada pendataan harusnya bisa dimanfaatkan kongkret, tetapi berdasarkan agar memiliki potensi. Azas estimasi,” ujar Agung Suprikemanfaatan harus dilakukan yanto. OPD pemilik aset bekerjasama Ia menyebutkan, saat ini dengan pihak ketiga untuk Harusnya arusnya sudah ad ada aset bukan menjadi masalah kelola aset. “Yang jelas tidak revisi perda. Mau krusial. Namun beberapa tamelanggar aturan,” terang dibawa kemana aset hun kedepan, nilai aset (geMathur Husairi. dung, tanah) akan naik. Karena Ia mengapresiasi sejumlah yang ada. Karena itu, ia berharap aset yang ada regulasi harus berubah aset yang bisa disertifikatkan bisa dikelola untuk kesejahteoleh Pemprov Jatim. Hingga sesuai kebutuhan raan rakyat. “Harusnya sudah Bulan Juli 2022, aset yang berada revisi perda. Mau dibawa hasil diselamatkan yaitu halakemana aset yang ada. Karena man samping RSUD Husada Agung Supriyanto regulasi harus berubah sesuai Prima senilai Rp 5 miliar, keAnggota Fraksi PAN kebutuhan,” tutur dia. mudian aset RSUD Dr Soetomo Agung menyebutkan, perda dengan nilai Rp705,692 miliar DPRD Jatim aset milik Pemprov Jatim sudah  Bersambung ke halaman 4 

bersinergi, dan berkolaborasi seluruh pihak. Khususnya para Kader Surabaya Hebat, non-governmental organization (NGO), atau lembaga swadaya masyarakat (LSM), perguruan tinggi, dan seluruh elemen masyarakat. “Semua lintas instansi ini harus lebih giat untuk menciptakan Surabaya yang aman dan nyaman untuk tumbuh kembang anak. Se Bersambung ke halaman 4 

10. Jumlah kelompok anak, termasuk Forum Anak, yang ada di kabupaten/kota, kecamatan dan desa/kelurahan. 11. Persentase usia perkawinan pertama di bawah 18 tahun. 12. Tersedia lembaga konsultasi bagi orang tua/keluarga tentang pengasuhan dan perawatan anak. 13. Tersedia lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA). 14. Angka Kematian Bayi (AKB). 15. Prevalensi kekurangan gizi pada balita. 16. Persentase ASI ekslusif. 17. Jumlah Pojok ASI. 18. Persentase imunisasi dasar lengkap. 19. Jumlah lembaga yang memberikan pelayanan kesehatan reproduksi dan mental. 20. Jumlah anak dari keluarga miskin yang memperoleh akses peningkatan kesejahteraan. 21. Persentase rumah tangga dengan akses air bersih. 22. Tersedia kawasan tanpa rokok.

23. Angka partisipasi pendidikan anak usia dini. 24. Persentase wajib belajar pendidikan 12 tahun. 25. Persentase sekolah ramah anak. 26. Jumlah sekolah yang memiliki program, sarana dan prasarana perjalanan anak ke dan dari sekolah. 27. Tersedia fasilitas untuk kegiatan kreatif dan rekreatif yang ramah anak, di luar sekolah, yang dapat diakses semua anak. 28. Persentase anak yang memerlukan perlindungan khusus yang memperoleh pelayanan. 29. Persentase kasus anak berhadapan dengan hukum (ABH) yang diselesaikan dengan pendekatan keadilan restoratif (restorative justice). 30. Adanya mekanisme penanggulangan bencana yang memperhatikan kepentingan anak. 31. Persentase anak yang dibebaskan dari bentukbentuk pekerjaan terburuk anak.

Latih Pelajar Atur Keuangan KatePay Dilaunching di Puncak HAN

“Nanti kita akan launching. KatePay ini nanti bisa berfungsi untuk pembayaran di kantin sekolah. Sehingga orang tua itu bisa mengontrol mereka (anak-anak) beli apa saja,” kata Rini Indriyani, Selasa (26/7) Tak hanya itu, Bunda Rini juga menyebut, melalui sistem pembayaran KatePay, para orang tua akan lebih mudah mengontrol anaknya membeli jajan apa saja. Bahkan dalam sehari, nominal uang yang dikeluarkan sang anak pun dapat dikontrol melalui KatePay. “Misal anak itu pulang sekolah dalam keadaan gatal-gatal atau batuk, maka ketahuan beli apa tad tadi

Surabaya, Memorandum Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya berkolaborasi dengan Bunda PAUD Kota Surabaya menggelar Gebyar Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2022. Sejumlah kegiatan pun disiapkan untuk menyemarakkan puncak peringatan HAN yang berlangsung di Kompleks Balai Pemuda pada Rabu, (27/7) besok. Satu di antaranya, kegiatan itu adalah launching sistem pembayaran KatePay bagi pelajar SD-SMP Surabaya. au cas shh Sistem non tunai atau cashless society tersebut, meng-titas gunakan Kartu Identitas tode Anak (KIA) sebagai metode a pembayaran yang bisa memberikan edukasi pembelajaran manajeRini Indriyani men keuangan. Bunda PAUD Ko t a Su ra b a y a , Rini Indriyani mengatakan, KatePay merupakan gebrakan dari Dinas Kependun dukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya. Sistem pem-y bayaran cashless society g itu bakal dilaunching n pada puncak peringatan uda. HAN 2022 di Balai Pemuda.

anak tersebut. Jadi kartu ini bukan hanya sekadar kartu, tapi ada unsur edukasi bersama,” papar dia. Lebih jauh lagi, Bunda Rini yang juga Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya itu menjabarkan, KatePay ini juga menjadi salah satu upaya pemkot dalam melatih anak-anak mengatur literasi keuangan. Bagaimana anak-anak ketika membelanjakan uang jajannya itu dapat lebih terkontrol. “Ketika nanti naik Surabaya Bus juga bisa menggunakan kartu KatePay ini. Sehingga anak itu akan merasa bertanggungjawab kepada dirinya sendiri,” tuturnya. Sebelumnya, SD Negeri Asemrowo 1 dan SMP Negeri 42 Surabaya telah dij dijadikan pilot project yang menerapkan pe pembayaran KatePay. Dengan adanya lau launching sistem pembayaran tersebut, m maka penerapan KatePay akan lebih m meluas ke SD-SMP di Surabaya. Terpisah, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapi pil) Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji m menjelaskan, dengan KatePay anak-anak pe pemegang KIA dapat menggunakannya un untuk membeli jajanan di kantin sekolah. Ju Juga dapat digunakan untuk pembayaran Su Surabaya Bus, Taman Hiburan Pantai (T (THP) Kenjeran, Kebun Binatang Surabaya (KBS), toko buku, hingga mitra lainnya. “Caranya yakni dengan terlebih dahulu melakukan top up atau isi ulang oleh orang tua melalui aplikasi KatePay,” tandasnya. (bin/ono)

RPK Viaduct Gubeng Raup Omzet Rp 88 Juta

Lokasi Strategi dan Kekinian menjadi Daya Tarik Pengunjung Rumah Padat Karya (RPK) Viaduct yang berada di Jalan Nias, Kecamatan Gubeng, mampu meraup omzet puluhan juta rupiah setelah diresmikan 28 Mei 2022 lalu. Berapa banyak?

Camat Gubeng Eko Kurniawan Purnomo mengatakan, RPK Viaduct tersebut banyak diminati warga Surabaya karena tempatnya yang strategis dan kekinian. Eko menjelaskan, paling banyak diminati dari RPK Viaduct yaitu coffee shop-nya. Selain kekinian, juga instagramable dan sangat pas untuk tempat meeting bersama teman kantor. “Banyak digemari pengunjung, karena suasananya seperti di rumah

sendiri, cocok lah untuk ngopi,” kata Eko, Selasa (26/7). Di RPK Viaduct, bukan hanya coffee shop saja, tetapi juga ada barber shop (cukur rambut) hingga cuci motor dan mobil. Dari tiga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) itu, yang paling banyak diminati masyarakat adalah coffee shop, sedangkan barbershop dan cuci kendaraan, menurut Eko masih kurang diminati dan belum maksimal.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Alif Bintang Timur H Ali, wartawan SKH Memorandum

Suasana coffee shop RPK Viaduct Gubeng.

Alasan kurang maksimalnya dua usaha tersebut, Eko mengungkapkan, karena warga MBR yang bekerja masih butuh pelatihan lebih mendalam. Selain itu, tempat untuk cuci motor dan mobil belum maksimal karena tempat yang kurang memadai. “Sementara ini hanya menjalankan coffee shop, karena yang potong rambut itu ternyata tidak sesuai passion-nya. Sedangkan cuci mobil dan motor, tempatnya belum memadai, rencananya di 2023 kita siapkan di Kantor Kelurahan Baratajaya,” kata dia. Meskipun yang berjalan hanya coffee shop, omzet RPK Viaduct cukup memuaskan. Yakni meraup omzet hingga Rp 88 juta per bulan. Omzet itu nantinya digunakan untuk gaji,

biaya operasional dan masih banyak lainnya. “Ada 23 MBR yang bekerja, masing-masing mendapat gaji antara Rp 1,5 - Rp 2 juta per bulan,” sambungnya. Agar pendapat meningkat, dia bersama jajarannya juga mempromosikan RPK Viaduct melalui sosial media (sosmed). Selain itu, juga menggandeng sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk meningkatkan skill MBR yang bekerja di tempat tersebut. “Tentunya kita terus melakukan evaluasi. Jadi tidak hanya coffee shop saja, kami juga menghadirkan pelatih dari bidang lain untuk meningkatkan pendapatan MBR bisa sampai Rp 4 juta perbulan,” pungkasnya. (ono)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA Fashion Week Tidak Dilarang

RABU WAGE, 27 JULI 2022 HALAMAN 4

Asal Tak Timbulkan Kemacetan Surabaya, Memorandum Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya tengah menata Jalan Tunjungan untuk memfasilitasi anak-anak muda yang ingin menyalurkan kreasi bakatnya. Penataan dilakukan supaya kegiatan seperti fashion week, tidak menyebabkan kemacetan dan tetap memperhatikan kenyamanan para pengguna jalan. nanti buka lagi hari Minggu tapi ada aturannya,” kata Eri, Selasa (26/7). Selain di pedestrian Jalan Tunjungan, pemkot tengah menyiapkan Balai Pemuda Surabaya sebagai lokasi alternatif lain. Ke depan, anak-anak muda Surabaya bisa memanfaatkannya sebagai ruang untuk menyalurkan bakat di bidang fashion. “Kita sediakan di Balai Pemuda. Jadi anak-anak muda Surabaya bisa

yang lebih sopan. Dengan demikian, Tunjungan Romansa tetap menjadi tempat yang nyaman bagi semua kalangan. “Saya juga minta tolong pakaiane yo sing sopan (pakaiannya yang sopan). Sehingga apa, ini akan menjadi tempat yang indah. Kalau itu keliru, tambah gak karu-karuan (tambah tidak benar) nanti,” tegas dia. Di samping memfasilitasi kegiatan fashion week di pedestrian Jalan Tunjungan dan Balai Pemuda, pihaknya juga tengah menyiapkan Taman Surya, Balai Kota Surabaya. Rencananya, Taman Surya akan kembali ditata ulang sehingga sebagian nanti dapat digunakan untuk masyarakat umum. “Balai Kota Surabaya akan kita lakukan. Tapi kita akan rombak dulu, kita tata dulu tamannya, lalu kita buka umum,” pungkas Eri. (bin/ono)

Agar kinerja Pemprov Jatim bisa berjalan dengan baik sehingga masyarakat Jatim bisa menikmati dan merasakan pembangunan

ANWAR SADAD Wakil ketua DPRD Jatim

Atur Regulasi Bersama Surabaya, Memorandum Pimpinan DPRD Jatim kali pertama menggelar pertemuan dengan Sekdaprov Jatim Adhy Karyono. Politisi Indrapura ini, memberikan masukan terkait agenda paripurna dan rapat bersama DPRD Jatim. Wakil ketua DPRD Jatim Anwar Sadad mengatakan, pertemuan bersama Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Jatim menjadi pertemuan awal, pimpinan DPRD dengan Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono. Anwar Sadad menyebutkan, evaluasi terkait agenda bersama eksekutif dan legislatif yang kerap molor. “Bahkan tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang ada pada periode sebelumnya,” tegas Anwar Sadad. Lanjut Ketua DPD Gerindra Jatim ini, pimpinan DPRD Jatim berharap Sekdaprov Jatim yang baru bisa memperbaiki kinerja eksekutif, terkait menjaga hubungan dengan DPRD Jatim. “Agar kinerja Pemprov Jatim bisa berjalan dengan baik sehingga masyarakat Jatim bisa menikmati dan merasakan pembangunan,” kata Sadad sapaan akrabnya. Ia menyebutkan, eksekutif dan legislatif di era Plh Sekdaprov Jatim kurang harmonis. Sehingga kerap terjadi dinamika di lingkungan DPRD Jatim yang ujung-ujungnya dapat menghambat kinerja Pemprov Jatim secara keseluruhan. Anwar Sadad secara khusus berharap Sekdaprov Jatim yang juga ketua Tim Anggaran bisa komitmen dalam pembahasan APBD Jatim bersama DPRD Jatim. Mengingat, sudah ada aturan yang jelas terkait kapan waktu pembahasan dan batas waktu harus selesainya. “Tadi tim anggaran sudah sepakat Nota Kesepakatan Bersama KUA

Warga antusias hunting foto di pedestrian Jalan Tunjungan.

Dukung Kader Potensial Maju Cagub Surabaya, Memorandum Meski Pilgub Jatim masih 2024 mendatang, namun sejumlah kader potensial Partai Golkar mulai mempersiapkan diri. Bukan hanya ketua DPD Golkar Jatim, namun sejumlah nama yang dimiliki Partai Golkar juga disiapkan untuk berebut kursi Gubernur Jatim. Kader senior DPD Golkar JawaTimur Freddy Purnomo menilai masih banyak tokoh atau sosok yang berkompeten untuk dapat dicalonkan maju dalam

Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2024. Sosok yang diusung tersebut dinilainya juga tak harus merupakan pimpinan partai. Freddy Poernomo menegaskan, bahwa masih banyak kader Partai Golkar yang berkompeten maju mendampingi Khofifah dalam Pilgub Jatim 2022.Tokoh transisi di Indonesia juga ada banyak dan layak digandengkan dengan Khofifah. “Misalnya ada Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, itu juga layak,”

PAN Dorong Badan Sendiri ... dan RSJ Menur senilai Rp357,9 miliar. Sebelumnya, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menerima sertifikat tiga aset besar milik Pemprov Jatim dengan total nilai mencapai Rp1,068 trilliun. Penyerahan sertifikat aset dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jatim Jonahar di Ruang Rapat Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Lantai 3. Aset Pemprov Jatim di RSUD Husada Prima ini merupakan transformasi Rumah Sakit Jiwa Pegirian yang dikelola oleh pemerintah pusat seluas 9.608 m2. Terdiri dari bangunan rumah sakit, gudang, dan rumah dinas yang ditempati oleh pegawai rumah sakit senilai Rp5 miliar. “Rumah-rumah dinas sepanjang itu pada dasarnya adalah milik pemprov,” urai Khofifah. Lebih lanjut untuk aset RSUD Dr Soetomo yang berhasil diselamatkan dengan total Rp705,692 miliar diketahui merupakan tanah seluas 176.423 meter persegi. Di dalamnya termasuk rumah dinas seluas 1.430 meter persegi. “Alhamdulillah aset tersebut telah kembali menjadi milik Pemprov Jatim,” ucap Khofifah. Lalu, untuk aset RSJ Menur yang berhasil diselamatkan kembali menjadi milik Pemprov nilainya mencapai Rp357,9 miliar. Yang merupakan tanah bangunan perkantoran dengan luas 45.140 meter persegi. Gubernur Khofifah bersyukur aset-aset tersebut telah dimiliki keabsahannya sebagai aset milik Pemprov Jatim.

kata Freddy Purnomo saat menanggapi munculnya isu duet Khofifah Indar Parawansa - Sarmuji dalam Pilgub Jatim pada 2024 mendatang. Freddy Poernomo berpandangan bahwa, siapapun boleh diajukan dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Namun baginya, yang pasti bagaimana tokoh tersebut mampu menjaga keberagaman. “Intinya itu keberagaman tetap harus dijaga. Tokoh dari (latar belakang)

Sambungan dari halaman 3

Untuk itu, Khofifah turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu penyelamatan aset. Terutama Kejati Jatim dan BPN Jatim serta Kantah BPN Surabaya 1 dan 2. Selain tiga aset itu, saat ini yang juga tengah dalam proses upaya penyelamatan aset adalah lahan sekitar 476.434 m2 di Puspa Agro dengan nilai perolehan Lahan Rp 61.902.685.000 dan nilai apraisal Rp228.688.320.000. Karena itu, Gubernur Khofifah tengah berupaya agar aset yang kini tengah proses kepengurusan sertifikasi tersebut bisa kembali menjadi kepemilikan Pemprov Jatim. Terpisah Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, H. Khulaim Junaedi, meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur memfungsikan sejumlah aset yang mangkrak. Ia mengusulkan agar aset-aset tersebut dibangun dan dialihfungsikan menjadi gedung SMA atau SMK. “Lebih baik dibangun dan difungsikan menjadi SMA atau SMK, karena ini menjadi kebutuhan Sidoarjo,” ujar Khulaim. Politisi yang maju asal dapil Sidoarjo ini menjelaskan, saat ini Sidoarjo masih kekurangan gedung SMA dan SMK. Sementara sejumlah aset milik Pemprov Jatim yang berlokasi di Sidoarjo banyak yang mangkrak. Di antaranya Puspa Agro dan Balai Transmigrasi, juga beberapa aset Dinas Pertanian yang pemanfaatannya kurang maksimal. (day/ono)

akademisi juga ada, banyak stok. Banyak kader pilihan, Partai Golkar masih banyak stok,” tegasnya. Menurut Freddy, sosok yang seharusnya digadang maju dalam Pilgub Jatim mendampingi Khofifah itu memiliki nilai ketokohan. Kedua, sosok tersebut juga mampu mendongkrak elektabilitas Partai Golkar. “Saya kira pertama punya nilai ketokohan, kedua bisa mendongkrak elektabilitas. Tapi kalau saran saya pribadi, lebih mengutamakan Pileg dan Pilpres dulu. Nanti setelah Pileg-Pilpres jelas, baru kita running untuk persiapan Pilkada,” ucap dia. (day/ono)

Angka Kekerasan Naik sung sebanyak 137 dan yang dihimpun dari berbagai media di Jawa Timur, baik cetak maupun online sebanyak 231, sehingga total kasus sebanyak 368. Ini berarti terjadi peningkatan yang sangat tajam 100 persen kekerasan terhadap anak di Jawa Timur. “Dari tinjauan pelaku dan korban, pada tahun 2020 yang terkategori ‘pelaku’ meski mereka juga adalah korban sebanyak 261 anak dan sebagai korban langsung sebanyak 165 anak. Di Tahun 2021 jumlah korban ‘pelaku’ sebanyak 177 dan sebagai korban langsung 407. Hal ini bisa dimaknai bahwa satu orang pelaku bisa melakukan kejahatan berulang-ulang,” jelas Isa. Di bagian lain, data dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, angka kekerasan yang terjadi pada anak hingga Juni 2022 sebanyak 37 kasus. Sebanyak 14 kasus diantaranya pencabulan terhadap anak. Sisanya, sebanyak 23 kasus adalah persetubuhan terhadap anak. Sedangkan pada 2021 total kasus kekerasan pada anak mencapai 50 kasus. Secara angka memang menurun, namun perlu diingat, yang tercatat adalah hingga Juni 2022. Kasubnit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya Ipda Tri Wulandari mengatakan, guna menangkal kejahatan seksual terhadap

Dia mengungkapkan, angka kekerasan pada anak trennya sedang naik. Namun upaya dan komitmen pemkot harus terus didukung. Salah satu bentuk dukungan masyarakat adalah dengan tidak lagi takut untuk melaporkan kepada pejabat setempat, bila mengetahui

PPAS APBD Tahun 2023 disampaikan pada 12 Agustus, dan Nota Kesepakatan Bersama KUA PPAS P-APBD Tahun 2022 disampaikan pada 13 Agustus 2022,” jelas politikus asal Pasuruan. Berdasarkan ketentuan perundang-undangan, lanjut Sadad pembahasan P-APBD Tahun 2022 harus sudah disahkan 3 bulan sebelum tahun anggaran berakhir atau pada 30 September mendatang. Sedangkan KUA PPAS P-APBD Tahun 2022 maupun KUA PPAS APBD Tahun 2023 harus sudah disampaikan minggu kedua bulan Agustus 2022. Sementara itu, Freddy Poernomo anggota Banmus asal Fraksi Golkar berpendapat, agar penataan komunikasi antara legislatif dan eksekutif jauh lebih baik, setelah posisi sekdaprov dijabat, Adhy Karyono. “Pemprov maupun DPRD Jatim akan berjalan lebih baik karena adanya komitmen untuk mematuhi aturan yang ada,” imbuhnya. Sekdaprov Jatim Adhy Karyono mengatakan bahwa pertemuan dengan pimpinan DPRD Jatim itu hanya perkenalan untuk mengetahui kultur dan prosedur yang ada di DPRD Jatim. Mengingat, dia merupakan pejabat yang baru di lingkungan Pemprov Jatim. Sedangkan hasil rapat dengan Banmus DPRD Jatim, lanjut Adhy Karyono terkait menyepakati jadwal rapat paripurna DPRD Jatim yang sudah dibuat Banmus sesuai dengan regulasi dan siklus yang ada. Mengingat, Pemprov Jatim juga terikat dengan jadwal yang sudah dibuat Kemendagri. “Misal, selambat-lambatnya baik KUA PPAS P-APBD Tahun 2022 maupun KUA PPAS APBD Tahun 2023 itu harus selesai di minggu kedua bulan Agustus, ya sepakat itu aja. Nanti kan ada rapat-rapat lagi di Komisi C maupun Banggar DPRD Jatim,” pungkas Adhy Karyono. (day/ono)

Sambungan dari halaman 3 anak di bawah umur, pihaknya menggandeng beberapa elemen masyarakat, dinas-dinas dan mengajak peran serta orangtua untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak menjadi korban. Untuk pencegahan diperlukan pengawasan orangtua dan edukasi secara dini terhadap anak. Tindakan kekerasan kepada anak banyak terjadi karena faktor lingkungan sendiri. “Seperti di lingkungan keluarga dan tetangga,” kata Tri Wulandari. Apakah Surabaya bisa dikatakan ramah bagi anak? Perwira yang biasa disapa Wulan, ini mengaku layak. Sebab, PPA yang bertugas bertugas hanya dari segi hukumnya saja. Unit PPA Polrestabes Surabaya punya jejaring dalam penanganan terhadap anak yang menjadi korban kekerasan seksual. “Unit PPA ketika menangani perkara sudah punya jejaring dan penanganan proses hukum. Mulai dari awal laporan ke PPA, untuk memenuhi unsur-unsur buktinya merujuknya ke medis, seperti hasil visum. Kami bekerja sama dengan pusat pelayanan terpadu (PPT) Polda Jatim,” jelas dia. Selain itu, PPA tidak hanya mengurusi proses hukum saja, ketika korbannya anak ketika dimintai keterangan polisi dan jika ber-KTP Surabaya harus didampingi Dinas Pengendalian

Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Surabaya. Tapi kalau KTP luar Surabaya yang mendampingi adalah Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jatim. “Selain itu, untuk pemulihan psikologis korban, bagi KTP Surabaya punya penanganan sendiri dari petugas UPT-UPT PPA tersebut. Jikalau korban merasa terancam atau di rumah tidak nyaman, ada yang namanya rumah aman bagi korban,” pungkas Tri Wulandari. Kasus kekerasan seksual yang akhir-akhir ini terjadi di Jawa Timur, khususnya di Surabaya masih menjadi momok bagi anak di bawah umur. Mirisnya, kekerasan terjadi di lingkungan keluarga maupun di sekolah Di bagian lain, kasus kejahatan terhadap anak menjadi perhatian serius Dewan Pengawas Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur Sri Adiningsih. Ia mengatakan, hukuman maksimal harus diberlakukan kepada pelaku kejahatan anak utamanya terkait kasus pencabulan dan pelecehan seksual. Bahkan, dia meminta kepada pemerintah agar menerapkan hukuman kebiri terhadap predator anak. “Hukuman pada predator anak saya minta seberat-berat-

Ciptakan Suasana Aman dan Nyaman bab selama ini, masih saja ada kasus kekerasan yang terjadi pada anak,” ungkapnya. Ning Kaka, sapaan lekat Khusnul Khotimah, menyadari jika angka kekerasan terhadap anak akan terus ada bahkan trennya mengalami kenaikan.

“

Pimpinan DPRD Minta Sekdaprov Komitmen

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Pemkot Surabaya tidak melarang kegiatan fashion week di Jalan Tunjungan. Namun, dia tak ingin kegiatan itu justru menimbulkan kemacetan dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan. “Nanti kita tata. Jadi kalau mau fashion di Jalan Tunjungan, tapi di pedestriannya, jangan mengganggu pengguna jalan yang lain. InsyaAllah

jalan di pedestriannya memakai baju modis. Itu bisa kalau ingin catwalk di Balai Pemuda. Karena Balai Pemuda tidak lepas dari Tunjungan Romansa,” terang dia. Kendati demikian, Eri kembali menekankan bahwa kegiatan fashion week tersebut jangan sampai menyebabkan kemacetan. Baik itu ketika digelar di Balai Pemuda Surabaya maupun pedestrian Jalan Tunjungan. “Saya minta tolong, ketika itu dilakukan di Tunjungan Romansa tidak menyebabkan kemacetan. Kasihan pengguna jalan yang lain. Kita sebagai manusia harus bisa menghormati manusia yang lainnya, bagaimana sama-sama nyamannya,” tutur dia. Sementara yang lebih penting lagi, Wali Kota Eri juga mengingatkan kepada anak-anak muda agar kegiatan fashion week dapat memakai pakaian

nya. Dimana ada ketakutan mereka kalau dihukum kebiri. Saya setuju sekali ini,” terang Sri Adiningsih, Selasa (26/7). Ia menjelaskan, agar tidak ada korban terulang. Harus ada pemahaman terhadap anak, bagaimana menghadapi orang dengan perilaku menyimpang itu. Termasuk dengan memberikan basic control dengan pendidikan moral agama. Terkait menjadi kebiasaan pelaku predator anak biasanya dilakukan orang dekat, mantan Ketua LPA Jatim ini, menyebutkan bahwa pelaku jelas -jelas terganggu moralnya. “Saya bilang mereka moralnya memang yang sudah kotor gitu,” tegasnya. Terkait kasus kejahatan terhadap anak, dirinya tidak setuju dikaitkan dengan faktor ekonomi. Sehingga membuat seseorang melakukan kejahatan itu. “Jadi biasanya mereka itu orang kuper, kurang pergaulan. Jadi sebaiknya orang itu mempunyai pergaulan luas jangan terbatas,” urai Sri Adiningsih. Dengan sanksi hukum yang berat, Sri Adiningsih berharap pelaku jera, dan tidak melakukan kejahatan ulang. “Kalau tidak, (kejahatan pelaku) kan bisa pulih, nanti malah dendam maneh. Akhirnya kejahatan ngak mari-mari (tidak selesai,” tutup dia. (day/bin/ono)

Sambungan dari halaman 3 kejadian kekerasan pada anak. Bak alarm jika ada laporan, maka seluruh pihak bersama organisasi perangkat daerah (OPD) bergotong royong menyelesaikan. Dengan diraihnya lima kali berturut-turut sebaga kota layak anak, legislator dari Fraksi PDI Perjungan

ini mendorong agar Surabaya naik peringkat, menjadi kota layak anak dunia. Target itu tidak muluk, jika melihat komitmen Pemkot Surabaya. Cita-cita ini, kata Ning Kaka, sejalan dengan apa yang pernah disampaikan Kepala Perwakilan

UNICEF Pulau Jawa, Arie Rukmantara yang menyebut bahwa penilaian KLA tidak sebatas pada jumlah kasus yang marak terjadi, tapi lebih kepada bagaimana cara penanganan oleh pemerintah setempat. “Bukan tidak mungkin, Surabaya suatu saat nanti akan meraih predi-

kat sebagai Kota Layak Anak Dunia. Komitmen Surabaya untuk mewujudkan Kota Layak Anak sudah diakui secara nasional dengan lima penghargaan yang diraihnya. Sekarang waktunya meningkatkan kelasnya menjadi Kota Layak Anak Dunia,” tandasnya. (bin/day/rio/ono)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

RABU WAGE, 27 JULI 2022 HALAMAN 5

Terima Tambahan 3 Ribu Dosis, Disnak Pacu Vaksinasi Kedua Bangkalan, Memorandum Dinas Peternakan (Disnak), Pemkab Bangkalan, memacu vaksinasi tahap kedua untuk ternak sapi guna memutus mata rantai penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK ). Kebijakan ini segera diterapkan setelah pemkab mendapatkan tambahan 3.000 dosis vaksin PMK. ” Tim kesehatan hewan dan vaksinator disnak, Senin (25/7), sudah mulai turun ke lapangan untuk giat vaksinasi tahap kedua ini,” ujar Kepala Disnak Ahmat Hafid, Selasa (26/7). Sebelumnya, bantuan 3.000 dosis vaksin tahap pertama sudah tuntas disuntikan kepada 2.896 ekor ternak sapi potong Ahmat Hafid milik warga yang tersebar di 18 kecamatan. Terakhir, vaksinasi tahap pertama dilakukan di Desa Dak Iring, Kecamatan Socah, Jumat (24/6). “Alhamdulillah, Pemkab saat ini kembali dapat bantuan 3.000 dosis vaksin PMK untuk tahap kedua. Jatah vaksin inpun harus secepatnya kita tuntaskan juga,” tandas Ahmat Hafid. Menurutnya, Kabupaten Bangkalan akan dapat tambahan jatah 7.000 dosis vaksin PMK. Namun 5.000 dosis sisanya, baru akan diambil setelah 3.000 dosis vaksin tahap kedua disuntikkan. Karenanya, Ahmat Hafid wanti-wanti agar setiap sapi yang akan divaksin, harus dipastikan dalam kondisi sehat setelah menjalani pemerksaan medis. ”Maksunya, ya agar tidak keliru sasaran,” harap Ahmat Hafid. Terakhir, mantan Kepala Kepala BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Derah) dan Staf Ahli Bupati, itu menginformasikan bhwa Pemkab melalui Disnak, juga mendapat jatah bantuan 5 jenis obat-obatan sebanyak 5.000 botol. “Jatah obat-obatan ini setidaknya untuk mengobobati 10.000 ternak sapi yang terdeteksi suspect dan positif terpapar PMK. Proses pengobatan ini pun sudah ditindaklanjuti di lapangan oleh tim kesehatan hewan ,” ungkap Ahmat Hafid. (ras/mik)

Sumenep, Memorandum Aksi bejat ZT (46), warga Dusun Tambak, Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Sumenep, mencabuli bocah 11 tahun terbongkar setelah korban berhasil kabur. Terduga pelaku pun diringkus di rumahnya, Senin (25/7). Ha n y a d e n g a n m o d a l memberi iming-iming uang Rp 1 juta, terduga pelaku ini, tega menyetubuhi anak di bawah umur di dalam kamar rumahnya. Perbuatan ZT terungkap setelah korban melarikan diri dan menangis saat duduk di dekat warung milik warga setempat. Korban pun menceritakan kebiadaban ZT kepada saksi S. Kemudian korban dibawa ke rumah Kepala Desa Daramista. Dari kejadian itu, kades lantas menghubungi aparat kepolisian. Polisi pun melakukan penyelidikan pasca menerima laporan dan keterangan korban. Tidak butuh waktu lama polisi berhasil mengamankan

terduga pelaku pencabulan. “Selain menangkap tersangka, anggota kami juga mengamankan barang bukti ,” kata Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, Selasa (26/7). Pengakuan ZT kepada polisi, awalnya mengaku tidak kenal dengan korban saat melintas di Jalan Raya Pakandangan Barat. Melihat korban menyeberang, terduga pelaku kemudian menghentikan kendaraan dan membujuk korban dengan iming-iming uang. Setelah masuk ke dalam mobil, korban diberi uang sebesar Rp 50.000. Dalam perjalanan, terduga pelaku membujuk korban akan memberikan uang tambahan yang dijanjikan asalkan

FOTO: MEMORANDUM/HMS

Dinas Peternakan menerima bantuan 3.000 dosis vaksin PMK tahap kedua.

Beri Iming-Iming Uang, Warga Lenteng Cabuli Bocah

Terduga pelaku dan BB diamankan di Mapolres Sumenep.

mau disetubuhi. Korban pun menolak, namun apa daya tak kuasa melawan kekuatan ZT. ZT pun melampiaskan nafsu bejatnya. “ Us a i m e l a m p i a s k a n nafsunya, korban ditinggal di dalam kamar hingga korban berhasil melarikan diri,” terang Widiarti. Dari penangkapan terduga

pelaku, petugas juga mengamankan baju milik korban, kerudung putih, celana dalam warna biru, dua buah cincin ungu dan kuning, satu lembar uang pecahan Rp 50.000, dan lima bungkus obat kuat yang diduga digunakan sebelum melakukan persetubuhan serta satu unit mobil Suzuki Ertiga putih Nopol M-1545-TA.

Guna memper-tanggungjawabkan perbuatannya, ZT dijerat Pasal 81 ayat 1, 2, dan/ atau Pasal 82 ayat 1 jo pasal 76 huruf e UU RI No 17 Tahun 2016 atas perubahan UU No.35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda Rp 5 miliar. (uri/mik)

Wabup Ajak Gelorakan Senam agar Masyarakat Sehat Pamekasan , Memorandum Wakil Bupati Fattah Jasin mengajak masyarakat Pamekasan menggelorakan senam agar semuanya memiliki kesehatan badan. Hal itu ditegaskan wabup disela-sela me-launching ‘Senam Pamekasan Hebat’. “Kalau semua warga Pamekasan sehat, seluruh program pemerintah yang dijalankan akan berjalan lancar. Karena sehat itu mahal. Alhamdulillah dalam peluncuran Senam Pamekasan Hebat kali ini, kami harapkan ke depan semua bisa sehat,” kata Fattah Jasin mempertegas kembali betapa pentingnya kesehatan di kantornya, Selasa (26/7) . Lanjut Wabup Fattah Jasin, kegiatan menggandeng Dinas Kepemudaan, Olahraga dan

Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Pamekasan disaksikan Kadisporapar Pamekasan Kusairi, berjalan lancar. Pada peluncuran senam itu ditandai dengan pelepasan balon dengan disertakan tulisan peluncuran senam Pamekasan Hebat. Selain itu, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) kabupaten Pamekasan juga rutin menggelar senam setiap hari Jum’at yang diikuti oleh seluruh pegawai dinas setempat. “Program Disporapar ini rutin dilakukan setiap hari jumat pagi yang diikuti oleh seluruh pegawai hingga staf Disporapar,” ucapnya. Pihaknya berharap, Senam Pamekasan Hebat akan semakin ramai diikuti warga setempat. (sjk/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SUJAK

FOTO: MEMORANDUM/RAS

BIRO MA MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Wabup Fattah Jasin me-launching senam Pamekasan Hebat di halaman kantor pemkab.

BPPKAD Mudahkan Pembayaran PBB P2 Melalui MPP dan Mobil Pajak Keliling petugas pemungut. Wajib pajak juga bisa membayar di mal pelayanan publik (MPP) atau pembayaran kolektif di desa masing-masing. “Sekarang pembayaran pajak PBB P2 sudah tidak sulit lagi. Bagi wajib pajak yang belum membayar selama bertahun-tahun, sudah ada kebijakan pemutihan denda administrasi PBB P2 tahun 2002 sampai dengan 2020,” ujar Kepala

BPPKAD Sumenep Rudi Yuyianto m e l a l u i K a b i d Pe n g e l o l a a n Pendapatan Daerah, Urip Mardani, Selasa (26/7). Se l a i n i t u , d a l a m ra n g k a penanganan dampak ekonomi akibat pandemi, Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) Sumenep Nomor 19 Tahun 2021 tentang penghapusan sanksi administratif

PBB P2 dengan batas waktu paling lambat 27 Desember 2021. Menurut Urip, saat ini BPPKAD Sumenep gencar melakukan sosialisasi optimalisasi pemungutan PBB P2 di beberapa kecamatan sekaligus penyerahan SPPT dan DHKP PBB P2 tahun 2022. Urip juga menyampaikan, ada beberapa kendala dalam upaya optimalisasi pemungutan PBB P2.

Di antaranya; data wajib pajak tidak valid, ukuran obyek pajak/tanah/ bangunan berubah, kesadaran wajib pajak masih rendah, tempat bayar pajak jauh, denda administrasi yang cukup besar bagi yang belum membayar PBB selama beberapa tahun. Tapi menurut Urip, semua kendala itu sudah ada solusinya. Jika data tidak valid, salah atau berubah, maka bisa melakukan pembetulan atau perubahan data. Ia menegaskan, proses perubahan, pembetulan, mutasi, atau pemecahan SPPT PBB P2 tidak dipungut biaya alias gratis. Pada tahun 2021, menurut Urip, BPPKAD Sumenep telah melakukan pemutakhiran data PBB P2. Gelombang I dilakukan di Desa Sergang dan Desa Badur, Kecamatan Batuputih;, Desa Karangcempaka, Kecamatan Bluto, dan Desa Grujugan, Kecamatan Gapura. Gelombang II pemutakhiran data

PBB P2 dilakukan di Desa Dapenda dan Desa Kolpo, Kecamatan BatangBatang;, Desa Candi, Kecamatan Du n g k e k ; , De s a Pa k o n d a n g , Kecamatan Rubaru;, Desa Belluk Raja, Kecamatan Ambunten, dan Desa Gapura Timur, Kecamatan Gapura. “Bagi wajib pajak yang kurang sadar, kami juga sudah memberikan pemahaman tentang hak dan kewajiban sebagai pemilik tanah. Kami juga mewanti-wanti agar mereka tidak terpengaruh dengan isu yang tidak benar,” harap Urip. BPPKAD Sumenep juga menyiapkan anggaran dana bagi hasil (DBH) pajak daerah dan retribusi daerah (PDRD) yang nilainya tergantung dari optimalisasi pelunasan PBB P2 masing-masing desa, khususnya atas SPPT PBB P2 tahun 2020. “Karena di tahun itu ke belakang nilai tunggakannya lumayan besar,” tandas Urip. (aan/mik)

FOTO: MEMORANDUM/AAN

Sumenep, Memorandum Badan Pendapatan, Pengelolaan Ke u a n g a n d a n A s e t D a e ra h (BPPKAD) Sumenep, memberikan banyak pilihan bagi wajib pajak yang akan melakukan pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) pedesaan dan perkotaan (P2). Selain bisa membayar di kantor BPPKAD, saat ini sudah ada mobil pelayanan pajak daerah keliling dan

Tempat layanan pembayaran pajak BPPKAD Sumenep.

Mal Pelayanan Publik Sumenep.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA Cegah Sebaran PMK, Polsek Konang Pantau Kandang Kambing Desa Batokaban Bangkalan, Memorandum Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono, SH,SIK,MH mengamanahkan tugas ke kapolsek di 17 polsek jajaran agar giat sambang desa untuk memonitor kondisi kesehatan ternak milik warga. Tidak hanya fokus pada sapi, tetapi juga kerbau, kambing, dan kuda juga harus menjadi target pantauan. Alasannya logis. Wabah PMK kerap menyasar hewan berkuku dua. Jadi selain sapi, kambing, ternyata kuda piaraan warga juga berpotensi terpapar PMK. Amanah tugas itu segera direspons dengan sigap Kapolsek Konang AKP Romhan Haris, SH. Seperti Senin (25/7), Haris menginstruksikan Bhabhinkamtibmas Brigadir Hairul Anam bersama beberapa anggota polsek agar memantau kondisi kesehatan kambing piaraan warga di beberapa perkampungan Desa Batokaban. Salah satunya, Hairul dan anggota berinisiatif memonitor, memantau, serta mengawasi kondisi beberapa kadang dan kambing piaraan warga di Dusun Manggala. ”Alhamdulillah, para pe-

Kapolres Lamongan Bersama Forkopimda Dampingi Danrem Buka TMMD Ke-114 di Tunggunjagir

Wujudkan Kejayaan Ekonomi yang Berkeadilan

Lamongan, Memorandum Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha SIK bersama jajaran forkopimda mendampingi Danrem 082/ CPYJ Kolonel Inf Unang Sudargo membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-114 di Desa Tunggunjagir, Kecamatan Mantup, Selasa (26/7). Bhabinkamtibmas Brigadir Hairul Anam memonitor kandang kambing milik Hasyim di Dusun Manggala sebagai upaya antisipasi PMK.

ternak kambing sangat kooperatif menerima kehadiran bhabinkamtibmas utusan polsek,” ujar Hairul. Ter masuk ketika bhabinkamtibmas mendatangi kandang ternak milik Pak Hasyim. Juga beberapa peternak kambing lainnya. Setelah mengamati kondisi kesehatan belasan kambing, Hairul yang juga didampingi petugas kesehatan hewan (keswan) Kecamatan Konang menyimpulkan bahwa belasan kambing piaraan Hasy-

im dalam kondisi sehat. ”Tidak ada satupun kambing Pak Hasim yang suspect dan terpapar PMK,” ungkap Hairul. Menurut Hairul, semua ternak tersebut dalam kondisi sehat. Hanya saja, Hairul titip pesan agar Pak Hasyim tidak lengah. Diingatkan, wabah PMK tidak hanya menyasar sapi, tetapi juga hewan berkuku lainnya seperti kerbau, kambing, kuda, dan lainnya. Karena itu, lanjut Hairul, harus ada teknik pencegahan

yang rutin dilakukan agar kambing piaraan warga tidak terpapar PMK. Di antaranya peternak harus rutin menjaga sanitasi (kebersihan) kandang dan lingkungan sekitarnya. Jika melakukan penyemprotan disinfektan jangan sampai terkena mata ternak. “Pilih pula makanan yang sehat. Jika ada kambing yang suspect apa lagi terpapar PMK segera laporkan ke tim keswan di posko Kecamatan Konang. Maksudnya agar segera dilakukan pengobatan intensif,” pungkas Hairul. (ras/nov)

RABU WAGE, 27 JULI 2022 HALAMAN 6 - 7

Sasaran pokokTMMD itu berupa pembuatan jalan rabat beton sepanjang 1.625 meter dengan lebar 3.00 meter. Selain itu, juga pembangunan RTLH 10 unit, pemasangan gorong-gorong sepanjang 5 meter, dan normalisasi saluran air/irigasi sepanjang 1.300 meter. “Alhamdulillah dengan dukungan masyarakat di Kecamatan Mantup, program TMMD ke-114 ini dapat terlaksana dengan total anggaran sebesar Rp 1,5 miliar. Bila dikontraktualkan bisa mencapai

Rp 1,744 miliar,” beber Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf. Wabup menambahkan, programTMMD selaras dengan implementasi RPJMD 2021-2026 untuk mewujudkan kejayaan ekonomi yang berkeadilan melalui programprogram unggulan yang sejak tahun 2021 dilaksanakan home care service, dengan sasaran keluarga rawan untuk mengintervensi. Baik bidang ekonomi, pendidikan, dan sosial program jamula yang menelan anggaran sebesar

Kapolres Lamongan AKBP Yakob Silvana Delareskha dan forkopimda mengikuti pembukaan TMMD ke-114 di Desa Tunggunjagir.

Rp 200 miliar, penyaluran dana dusun kepada 1.431 dusun dengan nominal Rp 50 miliar. “Terima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 0812 Lamongan atas terselenggaranyaTMMD, ini menunjukkan kebersamaan dan kemanung-

galan TNI dan masyarakat, apa yang dilakukan TNI melalui TMMD merupakan salah satu bentuk bakti TNI kepada rakyat, peran TNI dalam ikut mewarnai pembangunan khususnya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lamongan,” beber Rouf.

Sementara itu, Dandim 0812/ Lamongan Letkol Kav Endi SiswantoYusuf menyatakan, pembangunan jalan rabat beton dilakukan untuk ruas Tunggun-Glendeh dengan volume 1.625 M x 3 M x 0,2 M serta normalisasi saluran air dan penataan Sendang Lumbang. “Harapan kami dengan berbagai kegiatan pembangunan di Lamongan termasuk kegiatan TMMD ini masyarakat lebih sejahtera, kehidupan lebih baik, dan merasa bangga karena infrastrukturnya sudah baik. Kita bersyukur Lamongan sangat kondusif aman dan terkendali,” tuturnya. Dalam kesempatan itu, rombongan Pamen Ahli Bidang OMP Pangdam V/Brawijaya, Danrem 082/CPYJ, Wakil Bupati Lamongan, Dandim 0812, dan forkopimda menuju posko TMMD ke-114

tahun 2022 selanjutnya melaksanakan penanaman 6 pohon mangga secara simbolis. Rombongan juga meninjau lokasi pengerjaan jalan rabat beton dan bakti sosial berupa pelayanan vaksinasi dan KB dari dinas PPKB, pelayanan UMKM dari DesaTunggunjagir, pelayanan pemeriksaan kesehatan hewan dan sosialisasi PMK dari dinas peternakan. Juga pelayanan vaksinasi dan pengobatan massal dari dinas kesehatan, pelayanan perpanjangan STNK dari samsat, pelayanan perpustakaan keliling dari dinas perpustakaan, pelayanan KTP, KK, akta kelahiran dan perizinan, serta pemberian santunan kepada 20 anak yatim berupa uang sebesar Rp 150.000 dan tas sekolah serta memberikan sembako kepada 10 orang lansia. (and/har/nov)

Tangkal PMK, Tim Gabungan Semprot Kandang Ternak Kediri, Memorandum Tim gabungan Polri-TNI dari koramil dan Polsek Purwoasri, dokter hewan, serta pemerintah Kecamatan Purwoasri melakukan antisipasi penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak. Kali ini, petugas melakukan penyemprotan cairan disinfektan kepada hewan, ternak, dan kandang. Kegiatan itu dilakukan di desa wilayah Kecamatan Purwoasri pada Senin (26/7). Tujuannya sebagai upaya pencegahan terhadap virus PMK, mengingat wabah itu masih terus terjadi. “Kegiatan kali ini, kita melakukan pencegahan melalui penyemprotan pada ternak dan kandang dengan cairan

Audiensi Polres Gresik bersama PWI Gresik membahas pelaksanaan kegiatan Lokakarya Jurnalistik di Command Center mapolres, Selasa (26/7).

Kapolres AKBP Nur Azis Dukung Pers Sehat di Kabupaten Gresik Gresik, Memorandum Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis SIK mendukung penuh agenda Lokakarya Jurnalistik yang bakal diadakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik, pada 1 Agustus mendatang. Pihaknya mengapresiasi upaya mewujudkan pers sehat untuk mendorong pembangunan Kota Pudak. Hal itu disampaikannya dalam audiensi PolresPWI Gresik untuk membahas pelaksanaan Lokakarya Jurnalistik, Selasa (26/7), bertempat

di Command Center Mapolres Gresik. Nur Azis berharap kegiatan yang direncanakan bersama asosiasi kepala desa (AKD) itu bisa mendorong pembangunan daerah ke arah yang lebih baik. “Tentu pada intinya kami mendukung kegiatan yang diinisiasi rekan-rekan PWI Gresik. Melalui Lokakarya Jurnalistik bersama AKD harapannya bisa tercipta kehidupan pers yang sehat dalam rangka mendukung pembangunan daerah. Kami sangat mengapresiasi,” tutur

kapolres. Pihaknya juga berkomitmen mendukung upaya pers sehat dari jalur hukum. Yakni bakal menindak oknum-oknum yang menyalahgunakan profesi jurnalis untuk hal-hal yang tidak bertanggung jawab. “Semoga acaranya nanti berjalan lancar dan membawa manfaat sebagaimana tujuan awal,” tutup lulusan Akpol 2002 itu. Terpisah, Sekretaris PWI Gresik M Khoirur Rosyid mengungkapkan kedatangan rombongannya untuk urun rembuk

bersama kepolisian demi mewujudkan kehidupan pers yang sehat di Kota Pudak. Pihaknya mengajak untuk berkolaborasi Polres Gresik dalam kegiatan tersebut. “Banyak pejabat, kepala desa, kepala sekolah, dan lainnya mengeluhkan ulah oknumoknum yang menyalahgunakan profesi wartawan. Melalui kegiatan ini harapannya bisa memberikan literasi jurnalistik kepada masyarakat untuk menciptakan pers sehat,” tandas Rosyid. (and/har/nov)

Polres Bojonegoro Launching Satgas PPA

Cegah Kekerasaan Seksual terhadap Perempuan dan Anak Bojonegoro, Memorandum Polres Bojonegoro melaunching Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Perempuan dan Anak(PPA) bersama instansi terkait di Ruang Gelar Satreskrim Polres Bojonegoro, Selasa (26/7). Dalam kegiatan tersebut dihadiriWakapolres Bojonegoro, Kompol Muh Wahyudin Latif, Kabid Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (P3A) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Bojonegoro. Juga Panitera Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro, Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Bojonegoro, pendamping pekerja sosial (peksos) dinas sosial, staf dinas pendidikan, advokat Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bojonegoro, para Kaur Bin Ops(KBO) satfungsi dan Kanit PPA Satreskrim Polres Bojonegoro. Dalam sambutannya, Muh Wahyudin Latif mengatakan, pembentukan satgas PPA ini merupakan tindak lanjut perintah Kapolda Jatim. Satgas PPA sebagai garda terdepan juga sebagai ujung tombak dalam perlindungan dan penanganan terhadap kasus yang menimpa perempuan dan anak. Ia menambahkan, dalam

pembentukan satgas PPA melibatkan instansi terkait yakni Kejaksaan Negeri Bojonegoro, pengadilan negeri, dinas P3AKB, dinas sosial, dinas Pendidikan, dan LBH. “Dengan dibentuknya satgas PPA dengan harapan dapat melakukan pencegahan aksi kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. Yang tergabung satgas PPA ini saling bersinergi dan koordinasi dalam penanganan dan penegakan hukum kepada korban dan pelaku,” tutur Wahyudin. Kegiatan launching satgas

PPA dilanjutkan paparan dari KBO satreskrim dan kabid P3A dinas P3AKB. Kemudian dilanjutkan penyematan secara simbolis rompi satgas PPA oleh Wakapolres Bojonegoro kepada kabid P3AKB. Di tempat yang sama saat dikonfirmasi awak media ini, wakapolres mengatakan, hari ini Polres Bojonegoro me-launching satgas PPA bekerja sama dengan instansi terkait merupakan tindak lanjut perintah Kapolda Jatim dalam pembentukan satgas PPA di tingkat polres. Satgas PPA dibentuk ber-

tujuan untuk mencegah dan menangani maraknya kasus pencabulan maupun kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di wilayah Jawa Timur. “Satgas ini diharapkan bisa menjadi ujung tombak pencegahan terjadinya kasus kekerasan baik fisik atau seksual terhadap perempuan dan anak. Selain itu, satgas PPA bisa menangani pengaduan dan mensosialisasikan terkait pencegahan agar tidak ada lagi kekerasan terhadap perempuan dan anak di Bojonegoro,” pungkasWahyudin. (top/har/nov)

Sidoarjo, Memorandum Bhabinkamtibmas Polsek Buduran, Polresta Sidoarjo melaksanakan pembinaan ke anggota satpam yang merupakan satuan pengamanan pengemban fungsi kepolisian terbatas, Senin (25/7). Dalam tugasnya satpam berperan menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja atau penugasannya. Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Siwalanpanji Bripka Hadi Prayitno bersinergi dengan Babinsa Koramil Buduran Serma Sarjono melaksanakan pelatihan penangan tempat kejadian perkara, terhadap satpam perumahan Natura Residen, Desa Siwalanpanji, Kecamatan Buduran yang merupakan desa

Bhabinkamtibmas Desa Siwalanpanji Bripka Hadi Prayitno bersinergi dengan Babinsa Koramil Buduran Serma Sarjono melaksanakan pembinaan serta pelatihan ke anggota satpam.

binaanya. Dalam kesempatan tersebut, Hadi menyampaikan arahan sekaligus perkenalan kepada anggota satpam yang hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam

arahannya disampaikan bahwa satpam merupakan petugas pengamanan yang mengemban tugas kepolisian terbatas sesuai dengan fungsi dan peranan dari satpam itu sendiri.

“Mari bertingkahlaku yang bijak dalam bermedia sosial dengan tidak menjadi penyebar hoax, ujaran kebencian, isu SARA, dan provokasi, sekaligus mengajak anggota satpam senantiasa membina toleransi antarumat beragama,” beber Hadi. Sementara itu, Kapolsek Buduran Kompol Hery Setyo Susanto menegaskan, satpam atau securiti yang ada di bawah naungan Polsek Buduran secara rutin dan terjadwal mendapat pembinaan dan pelatihan dari personel bhabinkamtibmas. “ Te r u t a m a y a n g d i wilayahnya ada perumahan yang menggunakan jasa pengamanan dari satpam,” tandas kapolsek. (bwo/jok/nov)

Kapolres AKBP Rahman Wijaya Silaturahmi di Rumah Ketua MUI Tuban Tuban, Memorandum Kapolres Tuban AKBP Rahman Wijaya SIK mengunjungi tokoh agama (toga) untuk silaturahmi. Kali ini mendatangi kediaman KH Abdul Matin Djawahir, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Bejagung Semanding yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tuban, Selasa (26/7). Dalam kunjungannya, kapolres didampingi Kasatintelkam AKP Dartok Darmawan yang juga merupakan pejabat baru serta Kapolsek Semanding AKP Carito. Maksud kedatangan Rahman beserta rombongan tersebut selain untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan diri dalam rangka sebagai pejabat baru di Polres Tuban. “Kegiatan ini dalam rangka perkenalan saya sebagai kapolres baru se-

Kapolres Tuban AKBP Rahman Wijaya berbincang dengan KH Abdul Matin Djawahir dalam rangka silaturahmi sekaligus memperkenalkan diri sebagai pejabat baru.

kaligus bersilaturahmi dengan pengasuh Ponpes Bejagung,” tutur Rahman. Dalam kegiatan tersebut, kapolres berharap dukungan serta doa dari pengasuh

ponpes agar selama ia menjabat agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjaga kondusifitas Kamtibmas di Kabupaten Tuban “Tadi kami juga mohon

dukungan dan doa, semoga dalam pelaksanaan tugas kami di Tuban ini selalu diberikan kelancaran dan selalu dalam lindungan-Nya,” terang Rahman. (top/har/nov)

Warga desa Kawedanan mendatangi gerai vaksin gratis untuk melakukan vaksinasi sebagai langkah terciptanya herd immunity karena virus Covid-19 masih menjadi ancaman serius.

Covid-19 Belum Berakhir

Tim Vaksinator Polres Blitar Kembali Gencarkan Vaksinasi Blitar, Memorandum Tim Vaksinator Polres Blitar melaksanakan vaksinasi di Desa Kawedanan, Kecamatan Wlingi, Selasa (26/7). Turut hadir dalam kegiatan itu, Kapolsek Wlingi KompolTamim Anwar didampingi pejabat desa dan bhabinkamtibmas. Sementara itu, Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom SIK melalui Kapolsek

Wlingi menyampaikan, bahwa vaksinasi saat ini memprioritaskan sistem jemput bola. Yaitu dengan membuka gerai vaksin gratis di tempat fasilitas umum. “Vaksinasi kita lakukan dengan sistem jemput bola. Harapannya masyarakat yang mungkin sedang belanja atau beraktivitas lainnya dapat mampir untuk vaksinasi,” kata Tamim.

Lebih lanjut,Tamim juga menerangkan bahwa vaksinasi juga dilakukan oleh polsek jajaran Polres Blitar yang bersinergi bersama puskesmas dan koramil setempat. “Dengan kerja sama lintas sektoral, semoga masyarakat yang mendapat vaksin semakin banyak. Sehingga tercipta herd immunity untuk menekan penyebaran Covid 19,” tandasnya. (iku/nov)

Polsek Nglames Gelar Patroli Pengamanan Obvit di ATM Wakapolres Bojonegoro Kompol Muh Wahyudin Latif berfoto bersama dengan instansi terkait dalam acara launching satgas PPA di ruang gelar satreskrim.

disinfektan sebagi langkah antisipasi agar ternak milik warga tidak tertular,” ucap Kapolsek Purwoasri AKP Irfan Widodo. Imbuh Irfan, penyemprotan desinfektan tersebut juga bertujuan untuk membunuh kuman di kandang, serta lokasi tetap steril. Selain itu, kapolsek mengimbau peternak rutin memberi asupan vitamin ke hewan piaraannya dan juga kebersihan kandang harus sering dilakukan. “Tidak hanya itu, kita juga meminta kepada warga yang memiliki sapi maupun kambing agar tetap menjaga kebersihan kandang, serta segera melaporkan apabila ada indikasi sakit pada hewannya agar segera dapat ditangani,” tutup kapolsek. (iku/nov)

Polsek Buduran Beri Pembinaan serta Pelatihan Satpam

Madiun, Memorandum Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo SIK melalui anggota SPKT Polsek Nglames Aiptu Sunaryo bersama anggota melaksanakan patroli di mesin ATM BRI Unit Nglames Kecamatan Madiun, Selasa (26/7). Kegiatan yang dilakukan anggota SPKT Polsek Nglames kali ini menuju objek vital (obvit) tersebut dalam rangka terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. Menurut Sunaryo, Polri senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga dengan giat patroli baik siang maupun malam. Selain itu, imbuh Sunaryo, juga meminimalisir terjadinya tindak kriminalitas di wilayah Kecamatan Madiun sebagi langkah preventif. Dalam pelaksanaan kegiatan patrol itu, Sunaryo juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada pengguna ATM BRI. Di antaranya untuk senantiasa ber-

Petugas memonitor sapi serta melakukan penyemprotan cairan disinfektan di kandang milik warga desa wilayah Kecamatan Purwoasri.

Polres Lumajang Imbau Prokes dan Antisipasi Kejahatan di Lokasi Wisata Lumajang, Memorandum Polres Lumajang mengins-n truksikan seluruh anggota dan polsek jajaran untuk memberi imbauan protokol kesehatan an kon(prokes), dan antisipasi kejahatan vensional di lokasi wisata. Salah satunya yang dilakukan Polsek Senduro, Selasa (26/7). Melalui personelnya, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan SIK meminta untuk mengimbau penerapan prokes di wisata Siti Sundari, Desa Burno, Kecamatan Senduro. “Sesuai instruksi dari pimpinan, kami melakukan patroli prokes dan

a antisipasi kejahatan di lokasi w wisata,” kata anggota Polsek S Senduro, Briptu Malik Muhajir. Selain itu, kata Malik, kegiatan itu juga dalam rangka membe memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat di fasilitas umum. “Hal ini juga untuk antisipasi tindak kejahatan curat, curas, curanmor, dan premanisme yang meresahkan masyarakat,” imbuh Malik. Lanjut Malik, dengan adanya patrol tersebut diharapkan muncul kesadaran dari masyarakat agar disiplin dalam menerapkan prokes guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (fdn/nov)

Anggota SPKT Polsek Nglames Aiptu Sunaryo bersama anggota melaksanakan patroli di mesin ATM BRI Unit Nglames untuk ciptakan kamtibmas yang kondusif.

hati-hati terhadap aksi gendam atau kriminalitas supaya tidak menjadi korban, serta masyarakat agar tetap menerapkan

protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dikarenakan masih adanya penyebaran virusnya. (iku/nov)

Anggota Polsek Senduro pantau kepatuhan prokes pengunjung di lokasi wisata Siti Sundari, Kecamatan Senduro guna memutus mata rantai Covid-19.

Yusi Tyroni Mursityo SKom MAB, Kepala Prodi SI (paling kiri).

Prodi SI Filkom UB Lolos Program Center of Exellence MBKM Kemendikbud Dikti Malang, Memorandum Program Studi Sistem Informasi (Prodi SI) Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) UB menjadi salah satu dari 33 prodi di Indonesia yang dinyatakan lolos dalam pendanaan Kemendikbud Dikti pada Program Bantuan Program Studi Menjadi Model Center of Excellence (CoE) Merdeka BelajarKampus Merdeka (MBKM). Ini seperti disampaikan dalam pengumuman yang dipublikasikan Kemendikbud Dikti pada 29 Juni 2020 lalu di laman resminya. Yaitu, http://dikti.kemdikbud.go.id/ pengumuman/pengumumanp e n e r i m a - p ro g ra m - b a n t u a n program-studi-menjadi-modelcenter-of-excellence-coe-merdekabelajar-kampus-merdeka/. Kepala Prodi Sistem Informasi Yusi Tyroni Mursityo S.Kom, MAB menyampaikan mengenai program tersebut. “Ada dua prodi yang diminta mewakili UB, satu dari FILKOM Prodi SI. Kemudian satu lagi prodi dari FTP. Hasilnya Prodi SI dinyatakan lolos untuk pendanaan skema I, sedang prodi lainnya dari UB belum lolos pendanaan,” terangnya. Ia menambahkan program bantuan ini diselenggarakan

dal dalam rangka mendukung implementasi program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Program tersebut telah dicanangkan Menteri Pendidikan Kebudayaan (Mendikbud). Ke b i j a k a n Me rd e k a Belajar-Kampus Merdeka merupakan kebijakan yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Kampus Merdeka memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan dipilih oleh mahasiswa. Bagi prodi yang menerima pendanaan melalui program bantuan ini diharapkan mampu menjadi Center of Excellence bagi kampus lainnya. Program bantuan ini menawarkan dua skema pendanaan. Sk e m a I a d a l a h p e n d a n a a n untuk tahapan perancangan dan perencanaan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka baik pada tingkat perguruan tinggi, fakultas dan program studi. Sementara, skema II adalah pendanaan untuk tahapan pelaksanaan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka

khususnya kegiatan pembelajaran di luar perguruan tinggi. “Dalam pengumuman itu disebutkan, Prodi SI adalah penerima bantuan pendanaan Skema I,” lanjut Yusi. Yusi menyebutkan penggunaan dana bantuan akan dialokasikan untuk beberapa hal sesuai ketentuan program. Diantaranya, perumusan kebijakan di tingkat perguruan tinggi terkait implementasi program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dalam bentuk peraturan, surat keputusan dan lainnya. Penyusunan panduan/ pedoman yang menjadi acuan implementasi program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka di tingkat program sstudi. Perubahan kurikulum yang mencakup perencanaan, proses pembelajaran, evaluasi pembelajaran, dan penjaminan mutu. Selain itu, juga penyusunan prosedur operasional bagi mahasiswa untuk mengambil SKS di luar program studi selama tiga semester. Baik di luar prodi dalam PT dan atau pembelajaran di luar PT. “Diharapkan, pendanaan dari program bantuan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa, dosen, program studi, perguruan tinggi, serta mitra industri atau pengguna lulusan,” jelasny. (edr/ari)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

RABU WAGE, 27 JULI 2022 HALAMAN 8

Terimbas Konflik, Kantor Indah Cargo Diportal Tulungagung, Memorandum Puluhan karyawan jasa ekspedisi Indah Cargo akhirnya hanya bisa pasrah setelah kantor mereka diportal menggunakan sasak bambu oleh pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Beji, Kecamatan Boyolangu. Informasi dihimpun, penutupan itu merupakan imbas dari perseteruan antara Pemdes Beji dengan KUD Dewi Sri, soal penggunaan lahan desa untuk aktivitas KUD. Sedangkan lokasi kantor jasa ekspedisi Indah Cargo berada satu area dengan KUD Dewi Sri, berada di atas lahan yang sedang menjadi objek sengketa antara Pemdes Beji dan KUD Dewi Sri. “Sama desa tanahnya mau diminta lagi. Sebulan lalu sudah dipasang plang pengumuman, terus Minggu kemarin ganti dipasang anyaman bambu di depan lahan yang jadi milik pemdes,” ucap seorang warga yang tak mau menyebutkan namanya, Selasa (26/7). Terpisah, Koordinator Cabang Indah Cargo Pradipto mengaku baru mengetahui kondisi kantornya saat akan bekerja. “Tahunya ya mau kerja kemarin. Kita ini kan menyewa gedung kepada KUD Dewi Sri sudah diperpanjang. Terakhir ini diperpanjang selama tiga tahun. Dan ini baru dipakai setengah tahun. Tiba-tiba dipasang plang dan hari ini malah diportal,” keluhnya. Pradipto menyebutkan, dengan ditutupnya bagian depan kantornya maka kerugian yang dialami bisa mencapai Rp 7 juta setiap harinya. Sebab, ratusan item barang yang harus dikirimkan tepat waktu setiap hari, dan barang-barang lain seperti garmen, keramik, kerajinan tangan, hingga makanan siap saji akhirnya terhambat. “Kita kalau ada kiriman barang dari luar

Forkopimda Tulungagung bersama pengurus Ikadi.

Forkopimda Tulungagung Hadiri Pelantikan Pengurus Ikadi Tulungagung, Memorandum Sejumlah tokoh agama Islam mengikuti pelantikan pengurus Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Kabupaten Tulungagung di gedung Praja Mukti, Ahad (24/7) lalu. Kegiatan itu juga dihadiri Forkopimda Tulungagung. Di antaranya Bupati Maryoto Birowo, Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, dan Dandim 0807 Letkol Czi Nooris Agus Rinanto. Dalam sambutannya, Maryoto Birowo mengucapkan selamat kepada pengurus Ikadi Tulungagung yang baru dilantik. Maryoto berharap Ikadi mampu berperan menjaga kondusifitas dan mengajak umat Islam untuk ke arah yang lebih baik lagi dengan dakwah-dakwahnya. “Selamat kepada pengurus Ikadi yang baru dilantik. Tentu harapan kami usai dilantik, Ikadi bisa memberikan peran bagi keamanan dan kondusifitas masyarakat Tulungagung,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Maryoto Birowo berpesan agar Ikadi turut berperan dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tulungagung yang belum selesai.

Apalagi dengan ditemukannya jemaah haji asal Tulungagung yang terkonfirmasi Covid-19, namun dengan kondisi yang masih baik dan gejala ringan. “Kita sampaikan agar warga dan keluarga bisa menahan diri dan menunggu sampai tujuh hari untuk bersilaturahmi secara tatap muka dengan jemaah haji ini,” jelasnya. Terpisah, Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto mengatakan, tokoh agama dan tokoh masyarakat termasuk ulama dan Dai merupakan elemen penting masyarakat yang harus diajak bersama- sama untuk menjaga Kamtibmas di Tulungagung. “Semua elemen masyarakat berperan, salah satunya tokoh agama dan tokoh masyarakat ini, untuk menjadi pilar yang mampu menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat,” paparnya. Maka tak heran jika pada awal kedatangannya ke Tulungagung, Eko Hartanto langsung melakukan kunjungan ke sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat. Termasuk ke instansi samping dan Forkopimda Kabupaten Tulungagung. (fir/mad/lis)

3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 0HUXMXN 3HQJXPXPDQ 3HUWDPD 7HUWDQJJDO -XOL 0HODOXL 6HOHEDUDQ 6HUWD %HUGDVDUNDQ 3DVDO 88 +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7K 37 6(3(&,$/ $6(7 0$1$-(0(1 DNDQ PHODNXNDQ /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6XUDED\D WHUKDGDS EDUDQJ MDPLQDQ GHELWXU DWDV QDPD 0XVRGDT GHQJDQ RE\HN OHODQJ VHEDJDL EHULNXW -HQLV 1DPD 'HELWXU 1R $ODPDW 'DQ 2E\HN /HODQJ /RW 0XVRGDT 6DWX ELGDQJ WDQDK GDQ EDQJXQDQ EHULNXW 7 % VHJDOD VHVXDWX \DQJ EHUGLUL GLDWDVQ\D VHVXDL GHQJDQ 6+*% 1R VHOXDV P WHUFDWDW DWDV QDPD 0XVRGDT \DQJ EHUDODPDW GL -DODQ 7 $ , 6 1DVXWLRQ * .HOXUDKDQ (PERQJ .DOLDVLQ .HFDPDWDQ *HQWHQJ .RWD 6XUDED\D

+DUJD /LPLW 5S 5XSLDK

-DPLQDQ 5S 5XSLDK

.(7(5$1*$1 1RPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9$ Virtual Account KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLV\DUDWNDQ -DPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ 6XUDED\D VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL NDOHQGHU VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ 6HJDOD ELD\D \DQJ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ 3(56<$5$7$1 /(/$1* 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHUL¿ NDVL SDGD ZHEVLWH ZZZ OHODQJ JR LG 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD DODPDW ZHEVLWH GLDWDV 2EMHN OHODQJ GLMXDO GDODP NRQGLVL DSD DGDQ\D 3HVHUWD OHODQJ GLDQJJDS WHODK PHQJHWDKXL NRQGLVL REMHN OHODQJ VHKLQJJD DSDELOD DGD VXDWX KDO WHUMDGL JXJDWDQ SHPEDWDODQ SHQXQGDDQ SHODNVDQDDQ OHODQJ WHUKDGDS REMHN OHODQJ WHUVHEXW GL DWDV SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHPLQDW OHODQJ WLGDN GLSHUNHQDQNDQ PHODNXNDQ WXQWXWDQ NHSDGD .3.1/ 6XUDED\D 3HMDEDW /HODQJ GDQ 37 6HSHFLDO $VHW 0DQDMHPHQ 3HVHUWD OHODQJ GDSDW PHOLKDW EDUDQJ \DQJ GLOHODQJ VHMDN SHQJXPXPDQ LQL WHUELW ,QIRUPDVL OHELK ODQMXW GDSDW PHQJKXEXQJL .3.1/ 6XUDED\D $ODPDW *HGXQJ .HXDQJDQ 1HJDUD -DODQ ,QGUDSXUD 1R .HO .UHPEDQJDQ 6HODWDQ .HF .UHPEDQJDQ .RWD 6XUDED\D 7HOS 37 6HSHFLDO $VHW 0DQDMHPHQ $ODPDW -O 5D\D 6LPRNHUWR 1R 6XUDED\D 7HOS H PDLO VHSHFLDODVHWPDQDMHPHQ#JPDLO FRP 3(/$.6$1$$1 /(/$1* &DUD 3HQDZDUDQ 2SHQ %LGGLQJ GHQJDQ PHQJDNVHV XUO ZZZ OHODQJ JR LG +DUL 7DQJJDO 5DEX $JXVWXV :DNWX 3HQDZDUDQ ± :DNWX 6HUYHU $SOLNDVL /HODQJ ,QWHUQHW VHVXDL :,% 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 6HWHODK %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ 3HOXQDVDQ KDUJD OHODQJ OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ %HD /HODQJ 3HPEHOL GDUL KDUJD OHODQJ 7HPSDW /HODQJ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6XUDED\D *HGXQJ .HXDQJDQ 1HJDUD -DODQ ,QGUDSXUD 1R .HO .UHPEDQJDQ 6HODWDQ .HF .UHPEDQJDQ .RWD 6XUDED\D 6XUDED\D -XOL

SEMPURNA

AUCTION

Kantor Indah Cargo tertutup sasak bambu.

yang dimasukkan lewat atas bambu itu. Untung masih ada satu mobil di luar, jadi masih bisa operasional seadanya,” jelasnya. Untuk meminimalkan imbas dari penutupan itu, kini Pradipto memanfaatkan gudang kantor yang ada di sekitar wilayah Kabupaten Tulungagung, seperti di Kediri dan Blitar. “Kita sementara titipkan barang-barang ukuran besar ke kantor Blitar dan Kediri,” tuturnya. Pihaknya berharap, segera ada solusi

PENGUMUMAN ULANG LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

SEMPURNA

AUCTION

Ͳͻ ʹͲʹʹǡ Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Indonesia Eximbank Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jember PT. Balai Lelang Sempurna (Sempurna Auction) PT. Jenggawah Jaya ǣ ͳǤ ͳ ȋ Ȍ Ǥ ͷͻȀ ͳǤͶ͵Ͷ ; Tuan Insinyur Erlambang Budi Darmanto. MM.ǡ ǡ ǡ ǡ ȋ ȌǤ ǡ ǡ ǡ Ǥ Harga Limit : Rp. 1.558.500.000,Uang Jaminan : Rp. 467.600.000,ʹǤ ʹ ȋ Ȍ Ǥ ͵͵ͶȀ ͳǤͺͳͳ ; Ƭ Ǥ ͵͵ͷȀ ͳǤʹ͸͸ ;ǡ Erlambang Budi Darmanto, ǡ ǡ ǡ ȋ ȌǤ ǡ ǡ ǡ ǡ Ǥ Harga Limit : Rp. 2.198.000.000,Uang Jaminan : Rp. 659.400.000,-

terkait sengketa lahan yang melibatkan KUD Dewi Sri dan Pemdes Beji. Sebab jika berlarut-larut, maka pihaknya akan sangat dirugikan. Sekadar diketahui, sengketa pemanfaatan lahan kas desa milik Pemdes Beji terjadi setelah pemdes meminta KUD Dewi Sri angkat kaki dari lokasi tersebut. Namun pihak KUD bersikeras telah memiliki bukti tukar guling dengan pihak desa, untuk penguasaan aset tersebut. (fir/mad)

5$/$7 3(1*8080$1 /(/$1* 6HKXEXQJDQ GHQJDQ SHQJXPXPDQ OHODQJ XODQJ HNVHNXVL KDN WDQJJXQJDQ \DQJ WHUELW GL KDULDQ 0HPRUDQGXP SDGD WDQJJDO -XOL WHUGDSDW NHVDODKDQ SHQXOLVDQ 2EMHN /HODQJ VHEDJDL EHULNXW 7HUWXOLV 7DQDK VHOXDV P DWDV QDPD -HQQ\ +DULMRQR VHVXDL 6+0 1R WHUOHWDN GL 'HVD .HGDPHDQ .DEXSDWHQ *UHVLN 3URSLQVL -DZD 7LPXU 6HKDUXVQ\D 7DQDK VHOXDV P DWDV QDPD -HQQ\ +DULMRQR VHVXDL 6+0 1R WHUOHWDN GL 'HVD .HGDPHDQ .HFDPDWDQ .HGDPHUDQ .DEXSDWHQ *UHVLN 3URSLQVL -DZD 7LPXU 'HPLNLDQ NHVDODKDQ WHODK GLSHUEDLNL GDQ UDODW LQL PHUXSDNDQ VDWX NHVDWXDQ GHQJDQ SHQJXPXPDQ NHGXD 6XUDED\D -XOL WWG 3 7 %DQN 5DN\DW ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN .DQWRU &DEDQJ 6XUDED\D +5 0XKDPPDG

Deskripsi Persyaratan Lelang : ͳǤ Ǥ Ǥ ʹǤ Ǣ ͵Ǥ Ǣ ͶǤ Ǧ ͳ ȋ Ȍ Ǣ ͷǤ Ǣ ͸Ǥ ȋ Dz dzȌǤ ͹Ǥ ǣ ǣȀȀ Ǥ Ǥ Ȁ Ȁ Ȁ ǫ α Ǥ Ǥ ͺǤ Ǥ ͻǤ Ǧ Ǧ ǡ ǡ Ǥ Deskripsi Pelaksanaan Lelang 1. Cara Penawaran 2. Pelaksanaan Lelang 3. Batas Akhir Penawaran 4. Tempat Pelaksanaan Lelang 5. Penetapan Pemenang 6. Pelunasan Harga Lelang 7. Bea Lelang Pembeli 8. Informasi Lebih Lanjut

: : Closed Bidding : Rabu, 03 Agustus 2022 : 10:30 waktu server Aplikasi Lelang Internet (sesuai WIB) : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jember Jalan Slamet Riyadi No. 344A, Patrang, Jember : Setelah batas akhir penawaran : 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang : 2% dari harga lelang : PT. Balai Lelang Sempurna Telp. (031) 30 000 369 / 081 35 35 35 769

Jakarta, 27 Juli 2022 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Indonesia Eximbank TTD EDI WINANTO Kepala Divisi

37 6(3(&,$/ $6(7 0$1$-(0(1 ,1)2

3(1*8080$1 /(/$1* 8/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1

3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 %HUGDVDUNDQ 3DVDO 88 +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7K 3 7 %DQN 5DN\DW ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN .DQWRU &DEDQJ 6XUDED\D +5 0XKDPPDG DNDQ PHODNXNDQ /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6XUDED\D WHUKDGDS EDUDQJ MDPLQDQ GHELWXU

1R

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN ͸ Ȃ Ǥ Ͷ ͳͻͻ͸ǡ PT. Bank Panin Tbk. ǡ Ǥ ͳ͸ǡ ǡ ǡ ȋ Ȍ ǡ Ȁ ǣ x Nyonya janda LILYANA, Sarjana Teknik: x ȋ Ȍǡ Ǥ ͺͲͻ ȋ Ǥ ͷ Ǧ ͵ͳȌǡ Ǥ ͺͷ ʹǡ Ǥ Ǥ ǡ ǡ Ǧ͵ͳ ȋ ͳǦͷȌǡ ǡ ǡ Ǥ ȋNilai Limit sebesar Rp. 1.250.000.000,- dan Uang Jaminan sebesar Rp. 375.000.000,-Ȍ Keterangan - ȋ Ȍ Ǥ - Ǧ ͳ ȋ Ȍ Ǥ - Ǥ Persyaratan Lelang: ͳǤ ǣȀȀ Ǥ Ǥ Ǥ ʹǤ Ǥ ͵Ǥ Ȁ Ǥ ͶǤ ǡ Ȁ Ȁ ǡ Ǧ Ȁ Ǥ ǡ Ǥ Ǥ ͷǤ Ǥ ǡ Ǥǡ Ǥ ͳ͸ǡ Ǥ ȋͲ͵ͳǦͷ͸͹ʹͶʹͷȌ Ǧ Ǥ Ǥ Ͳͺʹͳ͵ͳͻͷ͹Ͷͳ͹Ǥ Pelaksanaan Lelang: ǣ Closed Bidding (dengan mengakses url https://www.lelang.go.id) Ȁ ǣ Ȁ ͳͲ ʹͲʹʹ ǣ ͳͲǤʹͲ ǣ ǣ ͷ ȋ Ȍ ǣ ʹΨ ǣ Ǥ ǡ Ǥ Ǥ Ǥ ͳ͸ǡ KPKNL SURABAYA

Surabaya, 27 Juli 2022

PT. BANK PANIN, Tbk. KCU Surabaya Coklat

1DPD 'HELWXU

2E\HN /HODQJ

+DUJD /LPLW

8DQJ -DPLQDQ

,OKDP 7DQDK VHOXDV 5S 5S 6DSXWUD P DWDV QDPD 68<$7, <$172 VHVXDL 6+0 1R WHUOHWDN GL 'HVD 'RPDV .HFDPDWDQ 0 H Q J D Q W L .DEXSDWHQ *UHVLN 3URSLQVL -DZD 7LPXU

%DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ /HODQJ 3HPEXNDDQ 3HQDZDUDQ GDQ 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ /HODQJ 5DEX $JXVWXV 3XNXO :,% 0HODOXL VHUYHU H DXFWLRQ VHVXDL :,%

.(7(5$1*$1 9 1RPLQDO XDQJ MDPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9LUWXDO $FFRXQW 9$ PDVLQJ PDVLQJ SHVHUWD GDQ MXPODKQ\D KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO XDQJ MDPLQDQ \DQJ GLSHUV\DUDWNDQ 1RPRU 9$ DNDQ GLNLULPNDQ VHFDUD RWRPDWLV NHSDGD PDVLQJ PDVLQJ SHVHUWD OHODQJ VHWHODK EHUKDVLO PHODNXNDQ SHQGDIWDUDQ GDQ GDWD LGHQWLWDV GLQ\DWDNDQ YDOLG 9 8DQJ MDPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ 6XUDED\D VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ /HODQJ 9 6HJDOD ELD\D \DQJ PXQJNLQ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ &ORVHG %LGGLQJ GHQJDQ PHQJDNVHV XUO KWWS ZZZ OHODQJ JR LG &DUD SHQDZDUDQ OHODQJ WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ ( $XFWLRQ GDSDW GLOLKDW SDGD PHQX ´7DWD &DUD GDQ 3URVHGXU´ GDQ ´3DQGXDQ 3HQJJXQDDQ´ SDGD GRPDLQ WHUVHEXW 3HOXQDVDQ OHODQJ OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ %HD OHODQJ SHPEHOL GXD SHUVHQ GDUL KDUJD OHODQJ KDUJD WHUEHQWXN 7HPSDW SHODNVDQDDQ OHODQJ .3.1/ 6XUDED\D *HGXQJ .HXDQJDQ 1HJDUD , -O ,QGUDSXUD 1R 6XUDED\D ,QIRUPDVL OHELK ODQMXW GDSDW PHQJKXEXQJL 3 7 %DQN 5DN\DW ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN .DQWRU &DEDQJ 6XUDED\D +5 0XKDPPDG -O +5 0XKDPPDG .DY *HGXQJ +DOLP 6DNWL /DQWDL 6XUDED\D 7HOS DWDX .3.1/ 6XUDED\D -O ,QGUDSXUD 1R 6XUDED\D 7HOS 6XUDED\D -XOL WWG 3 7 %DQN 5DN\DW ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN .DQWRU &DEDQJ 6XUDED\D +5 0XKDPPDG

3(1*8080$1 /(/$1* .('8$ (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 %HUGDVDUNDQ SDVDO 8QGDQJ 8QGDQJ +DN 7DQJJXQJDQ 1R WDKXQ 37 %DQN 5DN\DW ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN .DQWRU &DEDQJ /DPRQJDQ DNDQ PHODNVDQDNDQ /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6XUDED\D WHUKDGDS EDUDQJ MDPLQDQ GHELWXU :,1$56,+ 8' 6(7,$ 7$1, 6HELGDQJ WDQDK GDQ EDQJXQDQ \DQJ EHUGLUL GLDWDVQ\D VHVXDL 6+0 1R DWDV QDPD :LWR 3 :LQDUVLK /XDV P 7HUOHWDN GL 'HVD .HGXQJUHMR .HFDPDWDQ 0RGR .DEXSDWHQ /DPRQJDQ +DUJD /LPLW /HODQJ 5S 8DQJ -DPLQDQ /HODQJ 5S %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ 3XNXO :DNWX 6HUYHU VHVXDL :,% *81$:, 6HELGDQJ WDQDK GDQ EDQJXQDQ \DQJ EHUGLUL GLDWDVQ\D VHVXDL 6+0 1R DWDV QDPD 6XSUL\DQWL /XDV P 7HUOHWDN GL 'HVD 7XQJJXQMDJLU .HFDPDWDQ 0DQWXS .DEXSDWHQ /DPRQJDQ +DUJD /LPLW /HODQJ 5S 8DQJ -DPLQDQ /HODQJ 5S %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ 3XNXO :DNWX 6HUYHU VHVXDL :,% 3(/$.6$1$$1 /(/$1* &DUD 3HQDZDUDQ &ORVHG %LGGLQJ GHQJDQ PHQJDNVHV ZZZ OHODQJ JR LG 3HODNVDQDDQ /HODQJ 5DEX $JXVWXV 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3HOXQDVDQ +DUJD /HODQJ OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ %HD /HODQJ 3HPEHOL GDUL KDUJD OHODQJ 7HPSD .3.1/ 6XUDED\D -O ,QGUDSXUD 1R 6XUDED\D .(7(5$1*$1 1RPLQDO -DPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9$ YLUWXDO DFFRXQW KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLV\DUDWNDQ GDQ KDUXV VXGDK GLWHULPD ROHK .3.1/ SDOLQJ ODPEDW VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ 6HJDOD ELD\D \DQJ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ 3(56<$5$7$1 /(/$1* 0HPLOLNL $.81 \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH ZZZ OHODQJ JR LG 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD PHQX ³ 7DWD &DUD GDQ 3URVHGXU ³ GDQ ³3DQGXDQ 3HQJJXQDDQ³ SDGD DODPDW ZHEVLWH GLDWDV 2E\HN OHODQJ GLMXDO GDODP NRQGLVL DSD DGDQ\D GHQJDQ VHJDOD NRQVHNXHQVL ELD\D WHUWXQJJDN DWDV RE\HN OHODQJ 3HVHUWD OHODQJ GLDQJJDS WHODK PHQJHWDKXL NRQGLVL RE\HN OHODQJ GDQ EHUWDQJJXQJ MDZDE DWDV RE\HN OHODQJ \DQJ GLEHOL NDUHQD LWX SHVHUWD OHODQJ GLZDMLENDQ XQWXN PHQJHWDKXL PHPHULNVD RE\HN \DQJ DNDQ GLOHODQJ GHQJDQ EDLN GDQ WHOLWL $SDELOD NDUHQD VXDWX KDO WHUMDGL SHPEDWDODQ OHODQJ WHUKDGDS EDUDQJ MDPLQDQ WHUVHEXW GLDWDV SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHPLQDW OHODQJ WLGDN GDSDW PHODNXNDQ WXQWXWDQ GDODP EHQWXN DSDSXQ EDLN SLGDQD PDXSXQ SHUGDWD NHSDGD .3.1/ 6XUDED\D GDQ 37 %DQN 5DN\DW ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN .DQWRU &DEDQJ /DPRQJDQ /DPRQJDQ -XOL 37 %5, 3HUVHUR 7EN .DQWRU &DEDQJ /DPRQJDQ .HWHUDQJDQ KXEXQJL 37 %5, 3HUVHUR 7EN &DEDQJ /DPRQJDQ -O %DVXNL 5DFKPDG 1R /DPRQJDQ $ULI

0HQXQMXN 3HQJXPXPDQ .HGXD /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ \DQJ WHUELW SDGD +DULDQ 0HPRUDQGXP WDQJJDO -XQL 37 %DQN 5DN\DW ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN .DQWRU &DEDQJ 6XUDED\D 7DQMXQJ 3HUDN DNDQ PHODNVDQDNDQ /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ EHUGDVDUNDQ 3DVDO 8QGDQJ 8QGDQJ +DN 7DQJJXQJDQ 1RPRU 7DKXQ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 3DPHNDVDQ WHUKDGDS EDUDQJ MDPLQDQ PLOLN 'HELWXU VHEDJDL EHULNXW 12

1$0$ '(%,785 37 ,6%,5

2%-(. /(/$1* /,0,7 -$0,1$1 6HELGDQJ WDQDK VHOXDV P 5S 5S EHULNXW EDQJXQDQ GLDWDVQ\D VHVXDL 6+0 1R D Q )$8=, 0$+(1'5$ WHUOHWDN GL -O 5( 0DUWDGLQDWD 'V .HO 0ODMDK .HF %DQJNDODQ .DE %DQJNDODQ

.(7(5$1*$1 ¾ 1RPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9$ 9LUWXDO $FFRXQW KDUXV VDPD GHQJDQ 1RPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLV\DUDWNDQ ¾ -DPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ ¾ 6HJDOD ELD\D \DQJ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ 3(/$.6$1$$1 /(/$1* &DUD 3HQDZDUDQ 2SHQ %LGGLQJ GHQJDQ PHQJDNVHV KWWSV ZZZ OHODQJ JR LG 3HODNVDQDDQ /HODQJ 5DEX $JXVWXV :DNWX 3HQDZDUDQ 3XNXO V G 3XNXO :DNWX 6HUYHU 6HVXDL :,% 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3HOXQDVDQ /HODQJ OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ %HD /HODQJ 3HPEHOL GDUL KDUJD OHODQJ 7HPSDW /HODQJ .3.1/ 3DPHNDVDQ -O 6WDGLRQ 1R 3DPHNDVDQ 3(56<$5$7$1 /(/$1* 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH KWWSV ZZZ OHODQJ JR LG 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD DODPDW ZHEVLWH GL DWDV 2EMHN OHODQJ WHUVHEXW GLDWDV GLMXDO GHQJDQ NRQGLVL DSD DGDQ\D GDQ NHSDGD SHVHUWD OHODQJ WHODK PHQJHWDKXL PHPDKDPL REMHN OHODQJ $SDELOD NDUHQD VXDWX KDO WHUMDGL JXJDWDQ WXQWXWDQ GDQ SHPEDWDODQ SHQXQGDDQ SHODNVDQDDQ OHODQJ WHUKDGDS VDODK VDWX DWDX EHEHUDSD EDUDQJ REMHN OHODQJ WHUVHEXW GL DWDV SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHPLQDW OHODQJ WLGDN GLSHUNHQDQNDQ XQWXN PHODNXNDQ WXQWXWDQ GDODP EHQWXN DSDSXQ NHSDGD .3.1/ 3DPHNDVDQ PDXSXQ 37 %DQN 5DN\DW ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN .DQWRU &DEDQJ 6XUDED\D 7DQMXQJ 3HUDN ,QIRUPDVL OHELK ODQMXW GDSDW GLSHUROHK 37 %DQN 5DN\DW ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN .DQWRU &DEDQJ 6XUDED\D 7DQMXQJ 3HUDN 6XUDED\D -XOL

37 %5, 3HUVHUR 7EN .3.1/ 3DPHNDVDQ .DQWRU &DEDQJ 6XUDED\D 7DQMXQJ 3HUDN

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos, Eko Yudiono S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah, Alif Bintang Timur H Ali S I Kom, Jaka Santanu Wijaya. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo Direktur Utama: SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S Choirul Shodiq SH MH M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langganan: Rp. 85.000,- Harga Eceran: Rp. 5.000,-/ Pemimpin Perusahaan: eks. Harga Iklan Pas: Rp. 25.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 20.000,-/mm kolom. Iklan Hitam Putih: Rp.30.000/mm kolom, Spot Warna Hal 1: Rp.50.000/mm kolom, Spot Warna Hal 3: Rp.40.000/mm kolom. Spot Warna: Rp. 39.000,-/ mm kolom. Kreatif Yoyok Khayatullah AMD SE Spot Warna: Rp. 37.000,-/mm kolom. Kreatif Colour/advetorial: Rp.35.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif/advetorial: BW Rp. 25.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

RABU WAGE, 27 JULI 2022 HALAMAN 9

Kasus Kekerasan Seksual Kabupaten Malang Meningkat

Ahmad Masduki dan Enik Sudarwati beserta barang bukti uang palsu.

Kompak Edarkan Upal, Pasutri Kencong Diringkus

Jember, Memorandum Polsek Umbulsari mengamankan Ahmad Masduki (43) dan Enik Sudarwati (41), terduga pelaku pengedar uang palsu (upal). Aksi pasangan suami istri (pasutri) warga Desa Cakru, Kecamatan Kencong ini terungkap saat bertransaksi di Pasar Desa/Kecamatan Umbulsari. Kapolsek Umbulsari Iptu M Luthi mengungkapkan, aksi kedua terduga pelaku peredaran uang palsu ini diketahui oleh seorang pedagang. Kemudian para pedagang tersebut pun bergegas melakukan pengejaran kepada terduga pelaku.

Selanjutnya para pedagang menghubungi Polsek Umbulsari dan mengamankan pasangan suami istri tersebut. Dari tangan terduga pelaku diamankan uang yang diduga palsu sebanyak delapan lembar pecahan seratus ribu

rupiah. “Hasil dari pengembangan didapatkan sejumlah 14 lembar pecahan kertas seratus ribuan di rumah orang tua terduga pelaku di Desa Kebonsari, Kecamatan Yosowilangun, Lumajang. Dalam kasus ini kami masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan,” kata M Luthi, kemarin. Menurut M Luthi, modus terduga pelaku dengan cara membeli sayur dengan sasaran pedagang yang sudah tua. Jumlah barang bukti keseluruhan dari tangan

kedua terduga pelaku didapat delapan lembar dan dari rumah orang tuanya sejumlah 14 lembar, total keseluruhan 22 lembar kertas pecahan seratus ribuan. “Motor Honda Supra X sebagai sarana transportasi kedua terduga pelaku dijadikan barang bukti,” tuturnya. Atas perbuatannya, terduga pelaku dijerat Pasal 36 Jo 26 ayat (3) jo pasal 36 ayat (2) UU RI No 7 tahun 2011 tentang Mata Uang dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (edy/lis)

Malang, Memorandum Kurangnya pengawasan serta kasih sayang kepada anak memicu terjadinya kasus kekerasan seksual terhadap anak. Di Kabupaten Malang, kasus ini terus mengalami peningkatan. “Kasus kekerasan terhadap anak cenderung terus naik. Apalagi bila dibandingkan dengan tahun 2021,” terang Kanit UPPA Satreskrim Polres Malang Aipda Erlehana br Maha, Selasa (26/7). Pada 2021 ada 152 kasus yang korbannya perempuan dan anak. Dari jumlah itu ada 65 kasus kekerasan seksual terhadap anak. Dari 65 kasus tersebut yang pelakunya orang dekat korban ada 8 tersangka, semisal ayah kandung, ayah tiri, kakak kandung, dan yang lainnya. Sedangkan untuk 2022 mulai Januari hingga Juli sudah ada 135 kasus yang laporannya masuk UPPA Polres Malang. Dari kasus yang masuk tersebut sebagian besar telah tertangani, bahkan sudah ada yang dilimpahkan ke kejaksaan. “Dari perkara yang masuk tahun ini ada 40 kasus kekerasan seksual, yang korbannya anak 35 kasus, sedangkan yang 5 kasus tersangkanya anak,” kata Leha, sapaan akrab Erlehana. Pada 2022 ini terjadi peningkatan kasus kekerasan seksual terhadap anak, hingga Juli jumlahnya mencapai 135 kasus. Sedangkan, di 2021 selama setahun hanya ada 152 kasus, korbannya lebih banyak melibatkan anak. “Kalau dilihat secara spesifik faktornya dari kondisi keluarga. Semisal keluarga tidak utuh, sehingga kurang dalam memberikan kasih sayang,”

Kolaborasi, Kekuatan Besar Lamongan menuju Kejayaan Lamongan, Memorandum Untuk menuju kabupaten yang sejahtera lahir dan batin masyarakatnya, diperlukan kolaborasi. Melalui kolaborasi dengan siapapun akan membentuk kekuatan besar yang akan mewujudkan kejayaan Lamongan. Pernyataan itu diutarakan Bupati Yuhronur Efendi di hadapan seluruh mahasiswa Lamongan yang tergabung dalam Forum Nasional Mahasiswa Lamongan (Fornasmala) saat Musyawarah Nasional (Munas) IV di Batu, Ahad (24/7) lalu. Melalui tema Munas, Kolaborasi Pemuda Menyongsong Kemajuan Lamongan, tentu hal ini sesuai dengan apa yang sedang Pak Yes sapaan karib Yuhronur Efendi lakukan yakni kolaborasi dengan siapapun di berbagai kegiatan. Termasuk kolaborasi dengan mahasiswa, generasi muda Lamongan potensial yang akan menjadi penerus bangsa. “Kolaborasi berarti kita senantiasa membuka diri mewujudkan Lamongan yang inklusif bagi siapapun yang tinggal di Lamongan untuk memiliki hak

Bupati Yuhronur Efendi bersama mahasiswa Lamongan yang tergabung dalam Fornasmala.

yang sama dalam membesarkan dan menjadikan Lamongan jaya,” ucap Pak Yes. Sebagai bentuk implemen-

tasi dari perwujudan visi Terwujudnya Kejayaan Lamongan yang Berkeadilan, Pak Yes bersama Kiai Rouf memiliki 10 program

prioritas. Di antaranya yakni program super prioritas Jamula (Jalan Alus dan Mulus Lamongan) yang sudah mulai diimple-

mentasikan. Bahkan pemkab telah menganggarkan Rp 200 miliar yang dananya dari pinjaman Bank Daerah, serta program Perintis (Pendidikan Berkualitas dan Gratis) hingga pemberian beasiswa hingga jenjang S2 bagi hafidz quran. “Untuk mempercepat pembangunan daerah itu Pemkab Lamongan menganggarkan dana sebesar Rp 200 miliar untuk infrastruktur yang dananya dari pinjaman daerah. Meskipun dananya dari pinjaman, tentu kita mampu untuk membayarnya termasuk bunga dari pinjaman tersebut. Ini sudah diperhitungkan, sehingga kita berani untuk melakukannya. Ketika tidak dibangun sekarang (infrastruktur) kerugiannya tidak hanya bunga saja tetapi semakin besar, seperti arus transportasi, arus ekonomi yang lambat,” imbuh Pak Yes. Dalam kesempatan tersebut, PakYes juga memberi motivasi kepada seluruh mahasiswa tentang pentingnya menuntut ilmu, menurutnya semangat mencari ilmu harus tetap digelorakan dan tidak memandang usia. (*/asw/lis)

Kanit UPPA Satreskrim Polres Malang Aipda Erlehana.

imbuh Leha. Sedangkan kasus yang terjadi di pondok pesantren (ponpes) laporannya lebih banyak di 2021, bahkan sampai pihak UPPA melakukan sosialisasi tiga kali. Pada 2022, juga ada kejadian di ponpes namun hanya kekerasan fisik. Kasusnya sudah selesai di tingkat restorative justice, karena pihak keluarga menerima serta memahami dan korban mendapatkan pengadilan dan biaya pengobatan. Selama ini, pihak UPPA menjauhkan anak dari peradilan formal, karena secara psikis kurang baik buat anak. Maka UPPA melakukan jemput bola pada setiap permasalahan yang melibatkan anak, baik itu yang ada di Ponpes maupun secara umum. “Biasanya permasalah itu masuk pada kepolisian, tidak selesainya kasus tersebut pada jalur musyawarah, sehingga orang tua korban membawa kasus tersebut pada kepolisian,” jelas Leha. (kid/ari/lis)

PENGUMUMAN Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan Terbatas PT. KARUNIA SINAR HARAPAN, yang Berita Acaranya dibuat dengan akta tertanggal 21 Juli 2022 nomor: 240, yang dibuat oleh FELICIA IMANTAKA, Sarjana Hukum, Notaris di Surabaya, telah diputuskan sebagai berikut: • Menyetujui atas tindakan Perseroan untuk merubah Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan penurunan Modal yang Disetor Perseroan dari Rp.5.000.000.000,- (lima miliar rupiah) menjadi Rp.2.000.000.000,(dua miliar rupiah) sebagaimana dinyatakan dalam keputusan Rapat Umum Pemegang Saham ini, termasuk namun tidak terbatas pada ketentuan Pasal 4 Ayat 2 Anggaran Dasar Perseroan. Demikan hasil RUPS ini diberitahukan untuk diketahui. Surabaya, 22 Juli 2022 Direksi PT

IKLAN PAS RUMAH DIKONTRAKKAN

KEHILANGAN

Dikontrakkan Rumah di Jl. Kalijudan 14 / 4a Luas 7 X 9 M, 2 KT (15 Jt / Thn) Nego, Min 2 Thn, Hub : SUHADAK 081331616204.

Hilang STNK. spd motor Honda warna hitam tahun 2012. NOPOL: L-4174-GR. an/ Siti aliyah da/ Masjid 23 prapen sby.

TANAH KAVLING CV. SETIA JAYA PROPERTY

HILANG STNK NOPOL L 5708 RS A/N AKHMAD MUKTASOR JAILANI HUB: 082139385603.

OPERLING KAVLING OPP Langsung angsuran 1.060.000 x 47 Bln surat langsung jadi !!! Cukup KTP,KK,Domisili Surabaya- Sidoarjo Legalitas 100% Resmi Lok. Kavling Desa Pulung -Balong Panggang WA /Telp Kantor : 081232003191 08121710740

P E N G O B ATA N

VIAGRA - CIALIS

HILÀNG STNK HONDA REVO 2019 NOPOL L-5279-FQ A/N CHUSNUL MUHADI - BANYU URIP KIDUL 7-B/18 RT007 RW 003. HILANG STNK YAMAHA JUPITER MX 2005 L-5593-DG A/N RATNA EKA KURNIAWATI SIMO SIDOMULYO 9/26 SBY.

• Big Penis/Vimax • Kondom Silikon • Vibrator/Vagina • Maximum/Maxman • Perangsang DLL

HILANG BPKB SPD MTR SUZUKI TH’2016 L-6520-MG AN.OKI YUNIARTO D/A.PRADAH INDAH RT/RW:6/1 SBY

SIN-YE HARMONIS Jln. Pandegiling No. 332 SBY (depan SD Khadijah)

HILANG STNK SPD MTR HONDA TH’2006 L-2083-OW AN.SAMSU SUJARWO D/A.LIDAH WETAN RT.03 RW.02 SBY.

• Hammer of Thor • Titan Gel / Levitra • Lintah Oil Papua • Procomil Spray • Vacum Penis

No. Hp./WA: 081332906646

HILANG STNK SPD MTR HONDA TH’2021 L-6911-W AN.AINI WULANDARI D/A.LIDAH WETAN RT.03 RW.02 SBY. HLG BUKU KIR L.9297.UG PT.JAFA LOGISTIK SEJAHTERA JL.MARGOMULYO 46.BLIK F-3 SBY.

PIJAT KEBUGARAN Kalau Anda Lagi Di Surabaya.

HLG BUKU KIR L.9753.UZ PT.BINA BARU MALANTI JL.PERAK BARAT 23 SBY.

Anda Butuh Teman dan Pijat. Telp SELIN 087756032906. Calling Hotel

HLG BUKU KIR L.9046.CN/ SB.299248.K PT.BINTANG TERANG TUNGGAL JL.KALIKEPITING 125/D-6 SBY.

KEHILANGAN HLG BUKU KIR L.9948.BS/ SB.248813.K CV.DUTA SURYA JL.SURABAYA. HLG BUKU KIR L.8527.UR/ SB.248464.K PT.SURYA MITRA TIRTA KENCANA JL.SURABAYA. HLG BUKU KIR TEMPELAN SB.237120.K PT.MEGA SAMUDRA TAMA JL.SURABAYA. HLG BUKU KIR L.7702.AF/ PB.8786.K MOCH.FANDIK JL.JEMUR WONOSARI GG.LEBAR 72.C SBY. HLG BUKU KIR L.9817.AT/ SB.220142.K KUTNIA TJAHJA WITJAKSONO JL.SEMOLOWARU SELATAN 2/23 SBY. HLG BUKU KIR L.8873.UB PT.SAMJAYA MANUNGGAL ABADI JL.KUPANG INDAH 16/26 SBY. HLG BUKU KIR TEMPELAN SB.280377.K PT.DANKAR TRANS SEJAHTERA JL.SURABAYA.

HLG BUKU KIR L.9496.CO GO ARMAN SETIAWAN JL.TUBAN 7 SBY. HLG BUKU KIR L.9795. UL/SB.249177.K PT.JAWA PRATAMA MANDIRI JL.KARAH AGUNG 45 SBY. HLG BPKB L 1755 FL HONDA MOBILIO TH 2015 ABU ABU MUDA AN.BECRYS NALIA D/A.WIGUNA TIMUR VI/4 N K . M H R D D 47 5 0 FJ 41 9 0 8 6 NS.L15Z11213099.

KEHILANGAN HLG STNK YAMAHA MIO 2016 L 6751 YZ AN. TITIS FITRIA AGUSTIN D/A. JEMURWONOSARI LEBAR 80-B SURABAYA. HLG STNK YAMAHA MIO 2007 W.MERAH L 4253 YC AN. NUR SIYO D/A.GIRILAYA 2 / 20 SURABAYA. HILANG STNK SPD MOTOR HONDA BEAT L3938BY A/N: ANANG KURNIAWAN D/A: PACAR KEMBANG 3/30. HILANG BPKB SPD MOTOR HONDA BEAT L4002DE A/N: ABD GOFUR D/A: KYAI SATARI IV/24 NOK A:MH1JM2115HK491226 NOSIN: JM21E1392559. HILANG STNK HONDA VARIO W 2700 QK AGUNG SETIAWAN PUTRA 082233438680. HILANG STNK HONDA BEAT W 6318 NZ AMILATUN NAFI’AH 085855210220. HILANG STNK YAMAHA BYSON W 5084 OP JOHAN SYAH AGUS PRATAMA 089677624804. HILANG STNK HONDA ASTREA W 3020 OW SARIM 082132040421. HILANG BPKB HONDA VARIO MERAH W 6965 OQ TRISNA WAHYUNINGTYAS 0895366227103. HLG STNK AG.4525.EAC AN.MOHAMMAD NAUVAL DS.PUNCU KEC.PUNCU KEDIRI.

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

HLG STNK AG.9094.DC AN.HENRY ABDI DS.SUMBEREJO KEC. PORWOASRI KEDIRI.

HLG STNK HND BEAT SILVER ‘2021 L-2454-AV AN.ENY EKO PIJIASTUTI D/A.KARAH 162-C SURABAYA.

HILANG STNK SPD MTR : S-2399JC NK.MH1KF1114GK649376 NS.KF11E1648475 An.DWI RISTA OFIANI D/a:LINGKUNGAN GOWAH RT/RW.03/04 KEL. BLIMBING KEC.PACIRAN KAB. LAMONGAN

HLG STNK SPD MTR YMH TH’2015 L-3598-PT AN.NATALIA PUJIASTUTIK D/A.SIDOTOPO WETAN INDAH 1/54 SBY. HLG STNK MBL MINIBUS XTRAIL TH’2005 L-1817-DP AN.PEMERINTAH PROVINSI JATIM D/A. PAHLAWAN 110 SBY. HLG STNK SPD MTR HONDA BEAT TH’2017 L-3142-RD AN.APRILIA YOHANA AMARI D/A.JL KEPUTRAN PANJUNAN GG 3 NO.60 SBY. HLG STNK SPD MTR TH’2019 L-3668-LF AN.ERLY IRAWATI D/A. WONOSARI TEGAL 3/35 SBY. HLG STNK SPD MTR TH’2018 L-3021-RR AN.ASTIN D/A. TAMBAK WEDI BARU 6/46 SBY. HILANG BPKB ASLI MBL DAIHATSU AYLA TH’16 L-1595-SV AN.AMIN JL.WONOSARI LOR 3/2-A SBY. NK.MHKS4DA3JGJ056047 NS.1KRA322163. HILANG BPKB ASLI MBL DAIHATSUTH ’13 L-1229-F AN. SURIYAH JL KEJAWAN GEBANG NO.2/11 SBY. NK.MHKG2CJ2JDK080694 NS.DDW1310. HILANG BPKB ASLI MBL TOYOTA NEW AVANZA TH’13 L-1969-C AN.BAMBANG SUBAGIO JL.PLOSO 12/25 SBY. NK.MKM1BA2JDK028920 NS.MB41279.

HILANG STNK Nopol W 4912 BE Beat th 2018 a/n Gatot L Karyono Perum Griya Peganden Asri RT 8 RW 5 Peganden Manyar Gresik HLG BUKU KIR S.9050.UK/ LMG.10205 NASTA’IN JL.DS. TEBLURU RT.12/RW.02 LAMONGAN.

KEHILANGAN SURAT PETOK D Nama : Bpk Adjib Alamat: Jl Platuk No 14, Sidotopo Wetan, Surabaya No Petok : 114 +_ Luas 180 M2 No Persil : 112 Bila ada yang menemukan surat tersebut HUB: 085258252112, 081703049410

HILANG STNK P 6126 EF NK. 5762 NS. 4239 AN. DEDE YUSMANA D/A JL BASUKI RAHMAT PANJI STB HILANG STNK P 5968 GQ NK. 2343 NS. 2060 AN. SRI ANDAYANI D/A PERUM GRIYA MANGLI KALIWATES JBR HILANG STNK P 4314 IW NK. 7652 NS. 6081 AN. DEWI HANDAJANI D/A JL LETJEN SUPRAPTO SUMBERSARI JBR


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

RABU WAGE, 27 JULI 2022 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Kasatreskrim AKP Giadi Nugraha mengatakan, penggerebekan dilakukan setelah menerima informasi dari masyarakat yang gerah tentang aktivitas itu. Khususnya warga di Dusun Plosorejo, Desa Jombok lokasi arena sabung ayam. “Merespons informasi itu, kami lalu turun ke lapangan

Senin kemarin. Hasilnya, dua orang serta barang bukti berhasil kami amankan dari lokasi,” ungkapnya, Selasa (26/7). Barang bukti itu di antaranya berupa tiga ekor ayam yang akan diadu. “Kami menekankan kepada masyarakat agar menghindari segala bentuk perjudian termasuk

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN

Jombang, Memorandum Dua maniak sabung ayam, M Yunus (45) dan Harun (51) terus menjalani pemeriksaan intensif Satreskrim Polres Jombang. Dua warga Desa Jombok, Kecamatan Kesamben itu diringkus menyusul penggerebekan arena sabung ayam.

AKP Giadi Nugraha

judi sabung ayam. Jika tidak, siap-siap kami akan memberantasnya,” tandas AKP Giadi. (wan/war/epe)

GRAFIS: MEMORANDUM/PUNTADEWA

Sabung Ayam Jombok Diobrak Kami menekankan kan kepada masyarakat agarr menghindari segala bentuk uk perjudian termasuk judi sabung bung ayam. Jika tidak, siap-siap -siap kami mi mi akan memberantasnya. antasnya. AKP Giadi Nugraha ugraha Kasatreskrim Jombangg

BKPSDM Formulasikan Pengangkatan PPPK

Mojokerto, Memorandum Pencarian Kristanto (37), warga Dusun Prambon, Desa Blimbing Kesamben, Kabupaten Jombang yang dilaporkan jatuh dan terseret arus Sungai Brantas Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto terus berlanjut. Musibah itu terjadi ketika korban yang hendak memancing terpeleset pada Senin (25/7) sore. Pencarian bahkan melibatkan Basarnas Surabaya. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Djoko Supangkat mengatakan, petugas BPBD dan potensi relawan masih berupaya mencari keberadaan korban. “Data yang masuk, peristiwa tersebut terjadi saat korban memancing. Diduga terpeleset dan korban masuk ke aliran Sungai Brantas. Kita masih lakukan pencarian sampai saat ini,” sebutnya. Kanitreskrim Polsek Gedeg Aiptu Cahyono membenarkan hal itu. Hasil pemeriksaan sejumlah saksi mata, di antaranya Yakup Kristanto (37), pemacing yang juga rekan korban, titik tenggelamnya di DAM Sipon, Desa Pagerluyung. “Berdasarkan keterangan saksi, korban terpeleset setelah menghindari bangkai,” tandasnya. (no/war/epe)

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN

Bambang Sutowo

Sementara, sejumlah regulasi melarang bupati hingga pimpinan OPD mengangkat honorer. “Tapi akibat kekurangan pegawai, rekrutmen terjadi secara masif,” lanjutnya. Dampak rekrutmen itu, jumlah tenaga honorer pemkab mencapai 7.802 orang. “Jadi saat ini kami baru memiliki kebijakan terkait nasib tenaga honorer. Yakni, melakukan rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” terangnya. (wan/war/epe)

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Jombang, Memorandum Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jombang tengah mencari solusi untuk mengurai ribuan tenaga honorer di wilayahnya. Data terakhir, ada sebanyak 7.802 tenaga non aparatur sipil negara (ASN) tercatat mengabdikan diri di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Dari jumlah tersebut, sebanyak 893 diantaranya telah masuk dalam passing grade pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). “Sampai hari ini solusi untuk pembayaran tenaga honorer memang tidak ada. Sementara kementerian telah memberikan target, di tahun 2023 mendatang sudah tidak ada tenaga honorer,” papar Kepala BKPSDM Bambang Sutowo, Selasa (26/7). Diakui olehnya, mengacu pada aturan yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan. Pembayaran tenaga honorer memang bisa diambilkan dari dana alokasi umum (DAU). Namun faktanya, DAU yang dimiliki pemkab sudah minus.

Basarnas Bantu Pencarian Pemancing Asal Jombang

Proses pencarian Kristanto di sekitar titik lokasi korban dilaporkan terjatuh.

Mojokerto, Memorandum DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat paripurna perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah/ Peraturan Daerah Istimewa (Propemperda) Kota Mojokerto tahun 2022, Senin (25/7). Ketua Bapemperda Deny Novianto mengungkapkan, terkait dengan perubahan Propemperda 2022 pemkot telah berkirim surat kepada ketua DPRD pada 6 Januari 2022 Nomor: 180/6/417.101.3/2022 perihal penyampaian tambahan usulan propemperda tahun 2022 dan surat tanggal 1 Maret 2022 Nomor:

180/60/417.101.3/2022 perihal permohonan perubahan Propemperda Kota Mojokerto 2022. Surat tersebut berisi usulan untuk menambah tiga raperda yaitu raperda tentang sistem manajemen kepegawaian dan penilaian kinerja bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto. Usulan ini didasarkan atas upaya meningkatkan tata kelola manajemen kepegawaian dan kinerja aparatur sipil negara di lingkungan Pemkot Mojokerto. Sedangkan raperda tentang pajak daerah dan retribusi daerah dimaksudkan untuk menindaklanjuti ketentuan Pasal 94 UU Nomor 1

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Dewan Gelar Rapat Paripurna Perubahan Propemperda 2022

Wali Kota Ika Pupitasari bersama pimpinan dewan dalam rapat paripurna.

Tahun 2022 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang mengamanatkan untuk

seluruh jenis pajak dan retribusi ditetapkan dalam satu perda dan menjadi dasar pemungutan pajak dan retribusi

daerah. Sementara untuk raperda tentang gerakan masyarakat hidup sehat Kota Mojokerto,

dimaksudkan untuk menindaklanjuti ketentuan Pasal 9 Ayat 2 Peraturan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Nasional Nomor 11 Tahun 2017 tentang pedoman umum pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat, yang mengamanatkan pemerintah daerah menyusun dan menetapkan kebijakan gerakan masyarakat hidup sehat di wilayahnya dengan peraturan kepala daerah dan menindaklanjuti lampiran Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 005/831/bangda pada 24 Februari 2021 tentang pemberian penghargaan kabupaten/kota sehat (KKS).

“Kebijakan gerakan masyarakat hidup sehat dalam bentuk peraturan kepala daerah mendapatkan nilai 50 dan kebijakan dalam bentuk peraturan daerah mendapatkan nilai tertinggi yaitu 100,” terang Deny. Selain itu, ada juga usulan untuk menghapus dua raperda dari Propemperda 2022. Yaitu raperda tentang perubahan kelima atas peraturan daerah nomor 8 tahun 2011 tentang retribusi jasa umum. Raperda tentang perubahan keempat atas peraturan daerah nomor 9 tahun 2011 tentang retribusi jasa usaha. Usulan itu untuk menindaklanjuti surat gubernur

yang mengamanatkan apabila dilakukan penyusunan dan pembahasan raperda yang mencakup materi retribusi daerah agar berpedoman ketentuan dalam Pasal 94, Pasal 187 Huruf b dan Huruf c, Pasal 188 Huruf b, dan Pasal 192 UU Nomor 1 Tahun 2022. Sesuai ketentuan itu, setiap judul raperda yang akan ditetapkan menjadi propemperda harus dikonsultasikan terlebih dahulu ke Biro Hukum Setda Jawa Timur guna mendapatkan persetujuan. Dengan demikian, jumlah raperda yang masuk Propemperda Kota Mojokerto tahun 2022 sebanyak 12 raperda. (adv/war/epe)

Mojokerto, Memorandum DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat paripurna pengesahan Peraturan Daerah (Perda) Pedagang Kaki Lima (PK5), Senin (25/7). Rapat paripurna itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Sony Basuki Rahardjo dan dihadiri Wali Kota Ika Puspitasari bersama jajaran. Jubir DPRD Kota Mojokerto Udji Pramono mengatakan, penetapan Raperda PK5 tersebut merupakan bagian dari tiga raperda inisiatif DPRD tahun 2021. Yaitu raperda tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana alam, raperda tentang sistem pemerintahan berbasis elektronik, dan raperda tentang penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima. “Sebelumnya raperda PK5 bersama dua raperda tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana alam, raperda tentang sistem pemerintahan berbasis elektronik telah dikirim ke

FOTO: MEMORANDUM/ADV

DPRD Kota Mojokerto Sahkan Perda PK5

Wali Kota Ika Puspitasari menerima naskah pengesahan Perda PK5 dari Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Sony Basuki Rahardjo.

pemprov,” terang Udji. Ketiga raperda tersebut telah melalui pembahasan dalam rapat kerja gabungan komisi dengan tim pembahasan raperda eksekutif (1720 November 2021). “Setelah melalui tahapan pembahasan tersebut ketiga raperda dimaksud dikirim ke Pemprov Jawa Timur untuk mendapatkan fasilitasi gubernur. Hasil fasilitasi itu dituangkan dalam surat gubernur tertanggal Juli 2022 nomor : 188/6504/013.4/2022

perihal fasilitasi raperda Kota Mojokerto. Namun surat tersebut hanya berisi hasil fasilitasi terhadap raperda tentang penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima,” terangnya. “Dua raperda lainnya sampai saat ini hasil fasilitasinya belum turun. Padahal kedua raperda tersebut proses fasilitasinya lebih dahulu daripada raperda tentang penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima. entah dengan perimbangan apa

sehingga hasil fasilitasi raperda tentang penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima ini yang diturunkan terlebih dahulu, “ Sambung Udji. Politisi Demokrat itu mengungkapkan, pada dasarnya semua fraksi menyatakan persetujuannya untuk ditetapkan menjadi perda. Dalam paripurna dijelaskan, rencana pengembangan kawasan perdagangan dan jasa yang terdapat di Kota Mojokerto direncana-

kan seluas 127,51 hektare atau sekitar 7,74 persen. Kawasan perdagangan dan jasa yang berfungsi sebagai pusat perbelanjaan dan toko modern mempunyai luas lebih kurang 120,58 hektare. Lokasi dari pusat perbelanjaan dan toko modern diarahkan ke Jalan Mojopahit, Jalan Bhayangkara, Jalan Gajah Mada, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan PB Sudirman, Jalan Residen Pamuji, Jalan Letkol Sumarjo, Jalan Ahmad

Yani, Jalan Raya Prajuritkulon, By Pass, Surodinawan, Benteng Pancasila, dan Jalan Raya Ijen. “Ini sebagai upaya untuk bisa melayani daerah sekitarnya. selain itu, ada beberapa hal yang juga perlu diperhatikan dalam hal pengembangan kawasan perdagangan dan jasa,” kata Sony Basuki. Dengan telah ditetapkannya raperda PK5 menjadi perda, maka pendekatan

terhadap PK5 tidak semata-mata dilakukan dengan penertiban saja. Tetapi juga

menggunakan pendekatan penataan dan pemberdayaan. (adv/war/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM KRIMINAL Pesta Miras Bawa Sajam, Dibui 10 Bulan

RABU WAGE, 27 JULI 2022 HALAMAN 11

Surabaya, Memorandum Ulah Novan Eko Prasetyo membawa senjata tajam (sajam) saat akan pesta minuman keras (miras), berujung hukuman 10 bulan penjara. Hal itu terungkap dalam fakta sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, dengan agenda putusan yang dibacakan ketua majelis hakim Sudar. “Mengadili, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Novan Eko Prasetyo dengan pidana penjara selama 10 bulan,” kata Sudar saat membacakan amar putusan di ruang Garuda PN Surabaya, Selasa (26/7). Majelis hakim dalam amar putusannya tersebut menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah me-

langgar pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang Mengubah “Ordonnaietijdlijke Bijzondere Strafbepalingen” (STBL.1948 Nomor 17) dan UU RI Dahulu Nomor 8 Tahun 1948. Terhadap putusan itu, terdakwa masih tetap merasa tak bersalah. Namun dia akhirnya menerima putusan yang disam-

paikan hakim di hadapan JPU Siska Christina. “Saya terima pak,” ujarnya. Dalam sidang penuntutan sebelumnya, Jaksa Siska dari Kejaksaan Negeri Surabaya itu menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 12 bulan potong masa tahanan yang telah dijalani. Untuk diketahui, kasus tersebut bermula pada Sabtu (2/4) dini hari. Saat itu, terdakwa berada di parkiran motor Bungurasih. Di sana, ia bertemu dengan rekannya, Anak Pratama Gading, Febri, dan Naufal. Lalu, mereka sepakat pergi ke daerah

Bendul Merisi, untuk pesta miras. Namun, sebelum berangkat, terdakwa langsung mengambil 1 buah celurit. Sajam itu ia simpan di motor saat berada di tempat parkir. Kemudian, terdakwa dan sejumlah rekannya berangkat mengendarai motor. Saat itu, terdakwa berboncengan dengan Anak Pratama Gading. Usai pesta miras, sepeda motor keduanya mogok karena kehabisan BBM. Lalu, mereka menuntun motor. Dalam perjalanan, keduanya dicegat polisi berseragam lengkap yang patroli. Saking

FOTO: MEMORANDUM/JAKA

Terdakwa Novan Eko Prasetyo menjalani sidang teleconference di ruang Garuda PN Surabaya.

paniknya, terdakwa tak sengaja menjatuhkan celurit ia apit di antara setang motor dan jok

menggunakan kedua kakinya. Selanjutnya, petugas menginterogasi Novan. Seketika itu

pula, petugas langsung mengamankan Novan beserta barang bukti celurit. (jak/fer)

Jual Arak Bali, Pasutri Wonosari Kidul Hanya Denda Tipiring

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Kapolsek Gunung Anyar Iptu Roni Ismullah menunjukkan miras yang disita.

Surabaya, Memorandum Anggota Polsek Gunung Anyar meringkus pasangan suami istri (pasutri), penjual minuman keras (miras) jenis arak bali. Mereka masing-masing berinisial DR (35), dan VH (35), warga Jalan Wonosari Kidul IV. Dari penangkapan itu, polisi menyita total 235 botol ukuran sedang berisi arak Bali. Ratusan arak yang diamankan tersebut sedianya hendak dikirim ke calon pembeli. Kapolsek Gunung Anyar Iptu Roni Ismullah menyata-

kan, peredaran miras berhasil digagalkan polisi Minggu (24/7) malam. Ia menyebut, saat itu anggotanya melakukan patroli 3C (curas, curat dan curanmor) di Jalan Gunung Anyar Lor II. Tak lama, melintas seorang perempuan DR mengendarai motor membawa dua kardus besar. Gerak-geriknya mencurigakan. Saat diberhentikan dan diperiksa, dua kardus besar tersebut berisi miras jenis arak Bali. “Miras tersebut dikemas dalam botol bekas kemasan air mineral ukuran 600 mililiter.

Pengakuan DR, barang pesanan dari R (DPO) dan akan transaksi di sekitar lokasi,” ujar Roni, Selasa (26/7) siang. Setelah dikembangkan, lanjut Roni, DR mengaku barang itu milik IG (DPO) warga Karangasem, Bali. Miras dikirim dari Bali ke Surabaya melalui jasa ekspedisi. Kemudian hendak dijual ke pemesan di Surabaya. “DR mengaku di rumahnya masih ada 135 botol. Lalu dikembangkan dan mengamankan juga VH (suami) serta barang bukti 135 botol tersebut,”

Itong dan Hamdan Saling Bantah mengenal terdakwa Hendro dan mengetahui jika Hamdan adalah panitera pengganti di PN Surabaya. “Saya mengenal Hamdan sebagai panitera pengganti di PN Surabaya. Kalau Terdakwa Hendro sebelumnya tidak kenal, baru tahu setelah peristiwa (OTT) itu,” kata Itong. Ditanya jaksa soal perkara dugaan suap yang menjerat kedua terdakwa? Itong menjelaskan, jika dirinya tidak pernah menerima uang sepeser pun terkait perkara pembubaran perusahaan yang tengah disidangkannya. Ia menjelaskan, apa yang dilakukan oleh terdakwa Hamdan, tidak pernah

diketahui dirinya sebagai hakim. “Hamdan memang pernah ngomong, jika ia akan melobi pak wakil ketua (PN) untuk perkara ini. Tapi saya bilang, saya tidak pernah minta-minta perkara pada ketua atau waka meski saya satu angkatan dengan mereka. Saya malu,” tegasnya. Itong lalu menjelaskan, selang tiga atau empat hari setelah pembicaraan itu, dirinya memang ditunjuk untuk menangani perkara pembubaran PT Soyu Giri Primedika (SGP). Namun ia tidak mengetahui bagaimana proses hingga dirinya ditunjuk untuk menangani perkara tersebut. “Saya tidak tahu prosesnya

Penetapan Tersangka Tunggu Hasil Labfor korban dibawa ke rumah sakit, tuan rumah atau TKP pesta miras, dan penjual miras. Kanitreskrim Polsek Lakarsantri Ipda Bambang mengatakan, pihaknya sudah memeriksa saksi-saksi, tapi enggan memberikan hasil pemeriksaan dengan alasan masih penyelidikan. “Saksi sudah kami periksa, tapi masih penyelidikan. Statusnya masih saksi belum ada yang tersangka,” kata Bambang saat dikonfirmasi Memorandum, Selasa (26/7). Bambang berkilah, pihaknya masih menunggu hasil labfor Polda Jatim. Dan hasilnya belum keluar untuk mengetahui kandungan yang menyebabkan tiga warga tewas. “Minimal seminggu. Nanti saya update lagi,” jelas Bambang. Tambah Bambang, dari keterangan saksi bahwa membeli miras sendiri-sendiri. Kemudian dimasukkan jadi satu di galon.

“Keterangan awal dari tuan rumah hanya menyediakan galon untuk pesta miras,” jelas dia. Sementara itu, Memorandum berusaha menemui Angga, tuan rumah terkait hasil pemeriksaan polisi. Tapi tidak ada di tempat. “Dia (Angga) tidur di rumah istrinya di Benowo,” tutur Fitri, kakak ipar Angga. Sedangkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian bahwa di Jalan Jeruk RT 3 dikenal sebagai Kota Texas, Amerika Serikat (AS)-nya. Kenapa disebut begitu, para pemuda tersebut dikenal menenggak miras dan dikenal kompak jika ditanya polisi. “Disebut Texas karena pemudanya suka miras jika ada acara kumpul-kumpul dan dikenal kompak,” jelas pria berinisial ID, warga setempat kepada Memorandum. Sejak adanya kasus pesta miras ini, warga terkesan kompak tertutup dan tidak mau

Sambungan dari halaman 1 bagaimana. Tapi tiga atau empat hari setelah (bertemu Hamdan) itu memang saya ditunjuk untuk menangani perkara tersebut,” tegasnya. Lalu bagaimana dengan uang suap sebesar Rp 260 juta atau Rp140 juta yang diserahkan Hamdan, tanya jaksa, Itong pun dengan lugas membantah tuduhan tersebut. Ia menyatakan tidak pernah menerima uang berapapun jumlahnya dari perkara itu. “Saya tidak terima uang yang Rp 260 juta atau yang Rp140 juta,” katanya. Menanggapi hal ini, terdakwa Hamdan menyatakan bahwa pernyataan saksi Hakim Itong itu tidak benar. Ia menyebut,

Sambungan dari halaman 1 bicara kepada polisi. “Mungkin takut dijadikan saksi oleh polisi,” ungkap ID. Memorandum berusaha bertanya ke seorang pria paruh baya yang rumahnya berada di depan TKP pesta miras. Namun tidak mau ngomong ketika ditanya adanya peristiwa miras yang membuat tiga warga tewas. “Saya tidak tahu Mas,” jawabnya. Seperti yang diberitakan sebelumnya, hajatan pernikahan di Jalan Jeruk, Banjar Melati, Lakarsantri pada Senin (18/7), berakhir petaka. Tiga warga tewas usai menenggak minuman keras dan dua lainnya dirawat di Rumah Sakit (RS) Bhakti Dharma Husada (BDH). Ketiga warga yang tewas yaitu Andi Prasetyo, Rachmad, dan Sumardi. Sebelum tewas, mereka sempat dilarikan ke rumah sakit karena dari mulut mereka keluar busa. Tapi nyawanya tidak tertolong. (rio/fer)

Lebih dari 10 Tahun Tidak Pernah Hubungan Seks Sambungan dari halaman 1 Surabaya, beberapa waktu lalu. Hayong mengaku pernah memakai pelicin, namun hasilnya jauh lebih fatal. Selip dan rasanya seperti patah. “Kami sempat menyerah dan putus asa. Linda bahkan memersilakan aku mencari wanita di luar asal tidak meninggalkan dia,” imbuh Hayong. Hayong marah. Ia menegaskan kepada Linda bahwa cintanya adalah cinta murni yang tidak dilandasi hawa nafsu. Andai sampai akhir hayat tidak berhasil juga, dia rela menerimanya. Tidak hanya Hayong yang tersiksa setiap akan mengadakan pertempuran, Linda pun merasakan siksaan yang tidak kalah menyakitkan. “Dia merasakan nyeri yang amat sangat,” kata Hayong. Ketika Hayong memakai pelicin, Linda bahkan merasakan

nyeri yang tidak lagi tertahankan. Dia pingsan bersamaan saat Hayong mendobrak gerbang suwarga-nya. Hayong sendiri terlempar ke samping dan jatuh dari ranjang. Selip. Hayong pernah mengajak Linda konsultasi ke dokter atau psikiater, tapi istrinya menolak dengan alasan malu. Saat itulah Linda memersilakan Hayong mencari wanita di luar. “Lucunya, Linda malah menyarankan agar kami konsultasi dengan orang pintar. Ia curiga ada orang lain kecewa dan marah atas perkawinan kami,” kata Hayong, yang menambahkan terpaksa menuruti kemauan Linda karena istrinya tersebut hampir setiap hari merajuk. Linda curiga ada mantan-mantan Hayong main dukun menutup jalan kenikmatan lelaki yang memang ganteng dan gagah ini. Akhirnya Hayong

beber dia. Mantan Kasubnit Jatanras itu mengatakan, total barang bukti miras yang diamankan sebanyak 235 botol jenis arak Bali. Miras tersebut hendak dijual ke pembeli di kota Surabaya. Namun, tak ada izin penjualan minuman beralkohol sesuai peraturan. “Terhadap keduanya kami kenakan tindak pidana ringan (tipiring). Mereka akan menjalani sidang tipiring di PN Surabaya yang sudah diagendakan,” tutup dia. (fdn/fer)

menurut bagai kerbau dicocok hidungnya agar Linda nggak ngambek. Pasangan suami-istri kemudian ke Banyuwangi untuk berikhtiar. Saran tentang ini memang datang dari bude Linda, yang ngakunya punya tetangga orang pintar yang dungdeng. Hayong sebenarnya sejak awal sudah tidak percaya. Tapi karena desakan Linda, dia akhirnya—ya itu tadi—nganut grubyuk bagai kerbau dicocok hidungnya. Termasuk membelanjakan keperluan-keperluan yang tidak masuk akal. Antara lain sewek parang rusak, sarung batik tulis, sepasang ayam putih dan telur yang baru keluar. “Mereka menemui orang tua yang kabarnya bertempat tinggal di lereng Gunung Raung,” kata pengacara yang ditemui pasangan Linda dan Hayong, sebut saja Win. (jos, bersambung)

bahwa dalam perkara pembubaran PT SGP, hakim Itong sendiri lah yang melobi Waka PN Surabaya agar ia dapat menangani perkara tersebut. “Itu tidak benar yang mulia. Yang melobi Waka PN itu saksi (Hakim Itong) sendiri,” tukasnya. Hamdan menambahkan, ia juga membantah soal pengakuan Hakim Itong yang tidak menerima uang. Ia menyebut, beberapa kali sudah memberikan uang pada hakim Itong terkait dengan beberapa perkara. Besarannya pun, bervariasi.

“Permohonan sebelum masuk, bawa uang. Jadi uang diterima duluan (oleh hakim Itong,” kata Hamdan menyangkal pernyataan saksi Itong. Saling bantah pun sempat terjadi saat Ketua Majelis Hakim Tongani meminta tanggapan saksi Itong terkait bantahan terdakwa Hamdan. Hingga akhirnya, Hakim Tongani menegaskan pertanyaan, apakah keduanya tetap pada pendapatnya masing-masing. Baik saksi hakim Itong maupun terdakwa Hamdan menyatakan tidak

akan mengubah keterangannya. Diketahui, sidang perkara tindak pidana korupsi gratifikasi suap Hakim Pengadilan Negeri Surabaya nonaktif Itong Isnaeni Hidayat digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. Atas perkara ini, Itong tidak sendirian, ia pun didakwa bersama dengan Panitera Pengganti Moh Hamdan dan pengacara Hendro Kasiono dalam berkas terpisah. Total suap yang diterima dalam perkara ini mencapai Rp545 juta.

Bukan Kewenangan Panitera an yang disampaikan Hakim Itong merupakan hak yang bersangkutan. Sebab, sebagai saksi di persidangan Itong bisa menyampaikan apa yang dialaminya. “Tidak masalah. Saksi berhak untuk menyampaikan apa yang diketahui dan dirasakan langsung. Kemudian apa yang disampaikan itu benar atau ti-

dak kan nanti kita yang menilai,” tutur Wawan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (26/7). Penilaian dari jaksa, sambung Wawan, tentunya akan dikaitkan dengan bukti-bukti yang lain. Yaitu bukti petunjuk, bukti rekaman percakapan, dan keterangan saksi yang lain. “Dengan bukti-bukti terse-

Sambungan dari halaman 1 but apakah bantahan atau keterangan Itong itu benar atau tidak kita yang menilai,” imbuhnya. Sementara itu, saat disinggung terkait yang bisa melakukan lobi pendekatan yang kepada Wakil Ketua ( Waka) Pengadilan Negeri Surabaya, Wawan menjelaskan menurut keterangan Hamdan yang bisa melakukan pendekatan kepada

Incar Mobil Boks Terparkir area pergudangan Pasar Turi. Korban menghentikan terduga pelaku di Jalan Dupak Rukun. “Korban mengetahui tasnya, selanjutnya terduga pelaku dihentikan di jalan,” ujar Hari, Selasa (26/7). Saat itu, korban yang mengetahui terduga pelaku dari rekaman CCTV pergudangan melihat keduanya kabur. Ia juga melihat salah satu terduga pelaku membawa tasnya. Setelah

dihentikan, sempat terjadi tarik menarik tas tersebut hingga akhirnya anggota Polsek Asemrowo yang melihat langsung mengamankan keduanya. “Terduga pelaku sempat dihajar pengendara yang melintas di lokasi,” ungkapnya. Polisi menemukan dua tas yaitu milik korban M Alfin, satu lagi milik korban lainnya yang dicuri di Jalan Babadan Rukun, dengan modus yang sama. Me-

dan, lebih dulu menggunakan tisu basah. Selesai berhubungan badan, korban lalu pergi ke kamar mandi. Saat itulah tiba-tiba korban ambruk di depan pintu. Me-

reka mengaku sebelumnya juga mencuri di wilayah Balongsari. Dua tas yang diamankan ini berisi dompet dan sejumlah uang. “Mereka mengaku menyasar mobil boks yang terparkir dan kondisi kaca mobil terbuka. Sasarannya tas milik pengemudi,” ujarnya. Dari keterangan terduga pelaku, mereka sudah tujuh kali melakukan aksinya. Mereka berkeliling dan mencari mobil boks

yang terparkir. Setelah melihat kondisi di sekitar lokasi sepi, kemudian beraksi. “Ngakunya tujuh kali. Kami tidak percaya begitu saja karena pada saat kejadian sehari tiga TKP. Kami masih kembangkan,” katanya. Sementara itu, Fauzan mengaku bahwa hasilnya dibagi rata untuk keperluan sehari-hari. “Dibagi rata. Tiap beraksi mesti berdua dengan Fauzen,” ungkapnya. (alf/fer)

Sambungan dari halaman 1 ngetahui kejadian itu, pacarnya langsung menghubungi sekuriti aparteman dan diteruskan laporan ke Mapolsek Dukuh Pakis. Setelah diidentifikasi petugas Inafis Polrestabes Sura-

Sakit Hati lagunya sendiri pada bagian reff yang dibilang itu adalah nyawa dari lagu tersebut. Kendati demikian, ia tetap percaya diri membawakan lagu Tak Ingin Usai secara live tanpa lipsync. Ia berusaha semaksimal mungkin untuk menyanyikan dengan sempurna. Baru-baru ini ia hadir di sebuah acara televisi. Usai salah satu peserta bernama Dila menyanyikan lagu Tak Ingin Usai dengan versi dangdut, Keisya Levronka tiba-tiba muncul di panggung. Kehadiran Keisya Levronka itu membuat heboh suasana. Sontak, Ivan Gunawan yang sebagai juri acara tersebut langsung menyindirnya.

waka hanya hakim. “Dari keterangannya Hamdan yang bisa melakukan pendekatan ke Pak Waka cuma hakim. Panitera tidak punya kewenangan ke sana. Hamdan cuma minta hakimnya Pak Itong. Kata Hamdan yang melakukan pendekatan itu ya Pak Itong,” ungkapnya. (jak/fer)

Sambungan dari halaman 1

Usai Bercinta, Penghuni Apartemen Tewas sambungan telepon. Agung mengungkapkan, keterangan itu berdasarkan keterangan dari pacarnya. Saat itu, keduanya usai bercinta. Yang pria sebelum berhubungan ba-

Hakim Itong dan Panitera Pengganti M Hamdan pun dijerat dengan pasal berlapis. Di antaranya Itong Isnaeni dan Hamdan sebagai penerima suap didakwa pasal Kesatu: Pasal 12 huruf c UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Kedua: Pasal 11 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1. S e d a n g k a n , t e rd a k w a Hendro Kasiono sebagai pemberi suap didakwa Kesatu: Pasal 6 ayat (1) huruf a UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Kedua: Pasal 13 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (jak/fer)

baya, jenazah Saputra dibawa ke RSUD dr Soetomo. “Di TKP kami temukan tisu basah dan dijadikan barang bukti. Penyebab kematian belum diketahui,” jelas Agung. (rio/fer)

Sambungan dari halaman 1 “Keisya kalau kamu lagi enggak fit, lagi kurang enak badan, kalau nyanyi ajak dia (Dila). Dia nyanyi dibelakang lu lipsing” kata Ivan Gunawan seperti dikutip viva.co.id. Keisya pun tetap tersenyum mendapati pernyataan Ivan Gunawan. Selepas itu, Dila dan Keisya Levronka berduet lagu Tak Ingin Usai versi dangdut. Belum lama ini, lewat akun twitter-nya, Keisya Levronka mengutarakan perasaan sakit hatinya lantaran diledek karena sering fals. “Baru kali ini kerja sakit hatinya kerasa ampe ubun ubun,”cuitan Keisya Levronka. Dari curhatan Keisya itu pun mendapat dukungan dari

netizen. “Di fyp lewat langsung ke twiter nya keisya, gila sih mentalnya kuat banget. Mulut juri-juri dangdut ini pada kenapa sih. Sekelas juri idol aja gada loh yang begini. Dan disini keisya juga bukan peserta tapi bintang tamu,” balasan tweet netizen. “Cuman gara-gara viral sekali yang suaranya fales diingat banyak orang, orang-orang gak tau yah dia idol terkenal, lagu nya tranding, ingat manusia itu gak ada yang sempurna punya kelemahan masing-masing, gua yakin lu cewe kuat terhadap mulut-mulut orang yang suka menilai keburukan,”balasan lainnya.

“Dan baru kali ini keca (Keisya) seorang yang bodo amat sama omongan orang-orang sampai bikin tweet kek gini, Emang jahat banget mulut orang-orang disana tadi. Semangat ya keca,”balasan yang lain. Setelah cuitan Keisya Levronka di twitter viral, Ivan Gunawan meminta maaf kepada Keisya dengan ucapannya pada saat itu. “Selamat pagi dek @keisyalevronka kaka minta maaf yah kalo gara-gara kata-kata buat kamu sakit hati. really sorry. Tetep semangat dek, hugs. Semoga kita nga ke provokasi yah,”permintaan maaf Ivan Gunawan di instagram. (*/fer)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

RABU WAGE, 27 JULI 2022 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Polres Gresik Ungkap Peredaran Narkoba Sepanjang Juli 2022

Bandar Mengare Tangkapan Terbesar

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Gresik, Memorandum Sebulan terakhir, sebanyak 16 tersangka peredaran gelap narkoba digulung jajaran Satreskoba Polres Gresik. Mereka diamankan dari hasil 12 ungkap kasus yang menyita barang bukti berupa 46,48 gram sabu dan 2,6 gram ganja. Sebagian besar dari bandar Mengare jaringan Madura.

Tersangka penyalahgunaan narkoba dirilis Satreskoba Polres Gresik.

“Ungkap kasus bulan Juli 2022, jajaran satreskoba mengungkap 12 kasus dengan 16 tersangka. Rinciannya 8 tersangka pengedar dan 8 tersangka pemakai,” jelas Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis dalam pers rilis, Selasa (26/7). Selain itu, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti lain. Mulai dari alat isap sabu, alat kemas, uang tunai, alat timbang, notebook, handphone, dan lain sebagainya. Para tersangka semuanya dijebloskan ke Rutan Mapolres Gresik. “Tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (1) Juncto Pasal 112 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya minimal empat tahun penjara dan

maksimal 20 tahun penjara. Tersangka sudah kami tahan dan kasus ini terus kami kembangkan,” tandas mantan Kapolres Ponorogo itu. Menurut AKBP Nur Azis, ungkap kasus narkoba terbesar sepanjang bulan ini dari wilayah Pulau Mengare, Desa Tajung Widoro, Kecamatan Bungah. Polisi membekuk bandar sabu jaringan Madura, Akhmad Sukhaimin (55). Dari tangan tersangka, diamankan 92 paket sabu siap edar dengan total berat 31,88 gram. Di hadapan penyidik, Akhmad Sukhaimin mengaku menjalani bisnis haram ini sudah dua tahun terakhir. Serbuk setan itu dipasok dari wilayah Madura. “Transaksinya kadang lewat jalur laut, darat. Sasaran

Gresik, Memorandum Rukayah (67), warga Desa/ Kecamatan Petisbenem tewas disambar Kereta Api (KA) Komuter jurusan Surabaya-Lamongan di perlintasan Desa/Kecamatan Duduksampeyan, Selasa (26/7). Informasi yang dihimpun, korban diketahui sempat datang ke stasiun dan mengaku hendak naik KA menuju Kota Surabaya. Namun saat ditanya petugas, tidak bisa menunjukkan tiketnya. Sehingga diminta kembali. “Tidak berselang lama, korban terlihat menyeberang perlintasan hingga tertabrak kereta api,” kata petugas stasiun. Korban diketahui berjalan dari selatan menuju perlintasan KA Simpang 4 Duduksampeyan. Saat bersamaan, dari arah timur melaju KA komuter. Tak pelak, tubuh renta korban pun disambar kereta yang sedang melaju. “Korban meninggal dunia di TKP akibat luka parah di kepala serta patah tangan kiri. Jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina,” kata Kapolsek

Tuban, Memorandum Hanya gegara bangkai tikus, Didik Krisbiantoro (43) naik pitam dan nekat membacok Lukas Hariyanto (56), tetangganya sendiri dengan sabit. Kasus itu kini ditangani Polsek Semanding. Kapolsek Semanding AKP Carito menjelaskan, pembacokan itu terjadi di Jalan Pahlawan Gang Guorejo, Kelurahan Gedongombo. Bermula ketika terduga pelaku tengah membersihkan rumput di pot bunga depan rumahnya menggunakan sabit. Di saat bersamaan, korban tengah bersantai di atas motornya. “Tidak jauh dari rumah pelaku, korban sedang duduk di atas motornya. Pelaku kemudian bertegur sapa dengan korban hingga terjadi perselisihan berujung penganiayaan,” tutur AKP Carito, Selasa (26/7). Penyebabnya, Didik tidak terima dituduh membuang bangkai tikus di rumah korban. Hingga akhirnya korban dibacok sabit. “Korban mengalami luka bacok di bahu kiri,” imbuh kapolsek. Beruntung, nyawa korban terselamatkan setelah ada Supeno, saksi mata yang melerai pertengkaran itu. Korban yang sudah tersayat leher kirinya langsung diantarkan ke rumah sakit untuk diobati. Sementara ini, pelaku, korban dan barang bukti sabit diamankan ke Mapolsek Semanding. (top/har/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Nenek Petisbenem Tewas Disambar KA Komuter

Gegara Tikus, Pria Semanding Bacok Tetangga

Aparat TNI-Polri dibantu warga mengevakuasi korban.

Duduksampeyan AKP Bambang Angkasa. Disentil soal dugaan bunuh

diri, mantan Kasubbag Humas Polres Gresik itu enggan berspekulasi. Pihaknya tiba di lokasi

kejadian dan membantu proses evakuasi untuk dibawa ke rumah sakit. “Korban umurnya sudah

FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Dinas PU Siapkan Rp 27,5 Miliar Beton Ruas Dander-Bubulan

Tersangka dan sabit yang digunakan diamankan di Mapolsek Semanding.

Bojonegoro, Memorandum Lubang yang menghiasi Jalan Poros Utama Kecamatan (PUK) Dander-Bubulan bakal diperbaiki dengan cor beton. Tahun ini, Pemkab Bojonegoro telah menganggarkan Rp 27,5 miliar untuk perbaikan jalan aspal itu. Sekretaris Dinas PU BMPR Chusaifi Ivan Rachmanto menjelaskan jika tahapan rekontruksi jalan Dander-Bubulan sudah tahap penandatanganan kon-

trak. “Sudah penandatanganan. Dan survei di lapangan,” terangnya, Selasa (26/7). Sesuai informasi dari LPSE Bojonegoro, penenang tender pengerjaan Jalan Dander-Bubulan PT Kussan Wiraya Jaya dengan harga penawaran Rp 26, 650 Miliar. Pekerjaan itu ditargetkan tuntas 5 bulan. “Pengerjaannya bertahap. Total jalan yang dikerjakan sekitar 6 kilome-

Gresik di Bawah Kota Mojokerto

ter. Dimulai dari Bubulan dulu baru ke arah Dander,” tambah Ifan. Kondisi jalan aspal Dander-Bubulan memang kerap dikeluhkan warga. Jalan utama sering ditambal aspal tapi mudah rusak. Tak heran, aktivitas warga pun terganggu. Terutama yang melintas setiap hari. “ Semoga segera dibangun (dicor beton),” harap Lina, warga Dander yang hendak ke Kota Bojonegoro. (top/har/epe)

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan 213/PMK.06/2020, PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, Tbk Cabang Ponorogo akan melakukan Penjualan Umum/Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Madiun, terhadap debitur sebagai berikut :

1

Nama

Objek Lelang & Alamat Agunan

BUDIONO

Sebidang tanah berikut bangunan diatasnya, SHM No. 1790, Luas Tanah 72 m2, atas nama Budiono terletak di Kel. Nologaten RT 01 RW 01 Kec. Ponorogo Kab. Ponorogo Jawa Timur

Harga Limit (Rp.)

275.000.000,00

Jaminan (Rp.)

55.000.000,00

Keterangan : - Nominal jaminan yang disetor ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan jaminan yang diisyaratkan. - Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. - Segala biaya yang timbul sebagi akibat transaksi perbankan sepenuhnya menjadi tanggung jawab peserta lelang. Pelaksanaan Lelang : Hari/tanggal Cara Penawaran Batas akhir penawaran Penetapan Pemenang Pelunasan Harga Lelang Bea Lelang Pembeli Tempat Pelaksanaan Lelang

: : : : : : :

Rabu , 10 Agustus 2022 (Dengan mengakses https://lelang/go.id ) - Pukul 14.00 waktu server Aplikasi Lelang melalui Internet (sesuai WIB) Setelah batas akhir penawaran 5 (Lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 2% dari harga lelang Bank Jatim Cabang Ponorogo, Jl. Diponegoro 42-44 Ponorogo Jawa Timur

FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Persyaratan Lelang : 1. Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada website https://lelang/go.id 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website diatas 3. Pelunasan harga lelang dan bea pembeli sebesar 2% paling lambat 5 (Lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang, apabila tidak melakukan pelunasan sesuai ketentuan tersebut maka dinyatakan wanprestasi dann uang jaminan dari peserta lelang akan disetorkan ke Kas Negara sebagai penerimaan lain-lain. 4. Objek lelang tersebut diatas dijual lelang dengan kondisi apa adanya dan peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek 5. Apabila suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan/penundaan terhadap pelaksanaan lelang objek tersebut diatas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan/gugatan kepada KPKNL Madiun maupun PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, Tbk. Cabang Ponorogo 3. Peserta lelang dapat melihat barang yang akan dilelang sejak pengumuman ini terbit. Informasi Lelang dapat diperoleh dengan menghubungi PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur ,Tbk Cabang Ponorogo Telp (0352) 461157 dan KPKNL Madiun, Telp. (0351) 468603.

Ponorogo, 27 Juli 2022 PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, Tbk Kantor Cabang Ponorogo ttd

Palti Oloan Purba Tua S. Pemimpin Cabang

Sebuah mobil melintas di Jalan PUK Dander-Bubulan.

tua, dan berasal dari keluarga kurang mampu,” tutup Bambang Angkasa. (and/har/epe)

Indeks Pembangunan Manusia

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

No.

peredaran kalangan pekerja, anak muda, dan pelajar,” tutupnya. Sementara itu, Kasatreskoba AKP Tatak Sutrisno menambahkan, seluruh tersangka diamankan hanya dari wilayah utara Gresik. Ada yang jaringan Madura, ada pula yang dari jaringan Kota Surabaya. “Kami masih terus melakukan pengembangan,” tuturnya. Mantan Kapolsek Menganti itu menegaskan tidak mainmain dalam upaya pemberantasan narkoba di Kota Pudak. Pihaknya akan membidik wilayah yang ditengarai menjadi zona merah peredaran narkoba. Baik di sisi utara maupun wilayah selatan. “Kami juga imbau masyarakat agar menjauhi narkoba. Generasi muda jangan sampai terjerumus ke dalam lembah hitam narkoba. Mari bersama-sama mewujudkan Kabupaten Gresik bersih narkoba. Kami akan menindak tegas pelaku penyalahgunaan narkoba,” tutup Tatak. (and/har/epe)

Gresik, Memorandum Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Gresik perlu mendapat perhatian lebih. Pasalnya, capaian IPM Gresik masih tergolong kontra produktif dengan pesatnya iklim industri. Bahkan, saat ini berada di peringkat 8 di Jawa Timur. Belum lagi ditambah tingginya tingkat pengangguran terbuka (TPT). Peningkatan IPM ini yang kemudian menjadi salah satu fokus kerja Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik. Di level provinsi, IPM Gresik masih di bawah Kota Mojokerto, Kota Surabaya, Sidoarjo, Kota Blitar, Kota Madiun, Kota Batu, dan Kota Kediri. Serta masuk urutan ke-72 dari kabupaten/kota di seluruh Indonesia. “Menurut data BPS (Badan Pusat Statistik) 2021, rendahnya IPM ini dipengaruhi oleh angka harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah,” kata Ketua TP PKK Gresik Nurul Haroamini Akhmad Yani, Selasa (26/7). Pihaknya pun tidak menampik jika angka putus sekolah masih terbilang tinggi. Data di lapangan, ribuan anak Gresik putus sekolah karena berbagai persoalan. Rinciannya, 8 anak putus sekolah di tingkat pendidikan SD, 431 anak di tingkat SMP, dan 1.093 di tingkat SMA. Sebab itulah, TP PKK Gresik bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait menginisiasi program Kejar Paket Tuntaskan Putus Sekolah (Jaketku). Program ini bakal menyasar masyarakat yang tidak bisa menuntaskan pendidikannya. Dengan harapan bisa turut serta meningkatkan kualitas SDM sekaligus menaikkan IPM. (and/har/epe)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 27 Juli 2022 by memorandum - Issuu