memorandum.co.id
JUMAT LEGI, 26 MARET 2021
memorandumredaksi@gmail.com
HARGA Rp 3.500,-
PAMIT KE RUMAH TEMAN, BOCAH KARANGGAYAM HILANG
Opo Tumon? Oleh: Dahlan Iskan
I
ni kembali soal Ir Ryantori. Penemu konstruksi Sarang Laba-laba. Yang meninggal November lalu –karena stres. Lissy, putrinya, mengirim WA ke saya: “Pak, saat saya bersih-bersih mobil papa saya, menemukan dokumen ini.” Lissy sangat kehilangan bapaknyi. Apalagi sang bapak harus meninggal dalam status sebagai terdakwa di Bersambung ke halaman 2
Surabaya, Memorandum morandum Kesedihan menyelimuti pasangan suami istri (pasutri) Tri Budi Prasetyo yo dan istrinya Safrina Anindya Putri, warga Jalan Karanggayam. ayam. Sudah tiga hari, putri kedua mereka yakni Nessa Alana ana Caraesa (7), menghilang. Selasa (23/3), Ara panggilan akrab gadis itu sempat pamit bermain. Awalnya Ara a mengajak karpaut 1 tahun kaknya yang terpaut ain tidak jauh usianya bermain ya sekitar pukul dari kediamannya 10.00. Beberapa jam kemudian, gajak pulang. kakak Ara mengajak ak mau pulang Namun, Ara tidak ntuk melanjutdan memilih untuk mah temannya. kan main di rumah .00, Ara ternyaHingga pukul 12.00, g pulang. ta tidak kunjung Ketika itu, Budi dan Putri masih berpikir jika anaknya main di rumah masih asyik bermain tetangganya. Menurut Putri, u pulang saat anaknya selalu n. Tapi hingga mendengar azan. sore hari, Ara tidak kunjung
Kronologis : -
Meng, wali kota minta agar semua rumah warga Surabaya teraliri air bersih PDAM.
-
Tidak perlu berkualitas air minum, cukup air mandi. Seperti biasa.
Keluarga korban belum lapor namun kami sudah bergerak dan mencari petunjuk. Dugaan hilangnya masih kami cari. Infromasi yang kami terima, pihak keluarga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Surabaya. Kompol Akay Fahli Kapolsek Tambaksari
kelihatan batang hidungnya. Meski telah dicari berkeliling, Ara tetap tidak ditemukan. Budi dan Putri akhirnya sepakat memosting kejadian hilangnya Ara ke media sosial (medsos). Kapolsek Tambaksari Kompol Akay Fahli mengungkapkan, hari pertama sewaktu dinyatakan hilang, anggota sudah menyebar dengan meminta keterangan keluarga serta saksi-saksi di lokasi. Hanya saja untuk dugaan atau petunjuk hilangnya bocah itu masih belum diketahui pasti. “Keluarga korban belum lapor namun kami sudah bergerak dan mencari petunjuk. Dugaan hilangnya masih kami cari. Informasi yang kami terima, pihak keluarga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Surabaya,” kata Akay Fahli.
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
SESEORANG MINTA TEBUSAN Nessa Alan Caraesa
Bersambung ke halaman 11
2
1
Meski orang tuanya mencari berkeliling di lokasi, Ara tetap tidak ditemukan. Budi dan Putri akhirnya sepakat memosting hilangnya Ara ke medsos.
Si Mameng (Depo air isi ulang)
3 Awalnya Ara bermain dengan kakaknya di rumah temannya. Sempat diajak kakaknya pulang tapi Ara tidak mau. Sampai akhirnya Ara diketahui hilang.
Setelah postingan berita anaknya menyebar di Facebook, orang tua Ara mendapat WA dari seseorang untuk meminta uang tebusan, jika menginginkan Ara kembali. GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ/PUNTADEWA
Tengkurap tanpa Busana
Tak Ada Acuan Gambar
Cewek Panggilan Tewas di Kamar Hotel
Eks Karyawan Bongkar Borok Proyek Tambang Nikel
Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/RIO
Surabaya, Memorandum Seorang wanita muda ditemukan tewas tanpa busana (telanjang) di dalam kamar hotel, Jalan Kedungdoro pada Kamis (25/3). Identitas korban, Novitasari (21), asal Dusun Pangkalan, Kelurahan Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat (Jabar). “Iya korban tamu Hotel Holiday Inn yang menginap di lantai 9 kamar nomor 9,” ungkap Kanitreskrim Polsek Sawahan Iptu Ristitanto kepada Memorandum. Petugas mengevakuasi jenazah Novitasari dari kamar hotel menuju ambulans.
Hasyakyla Utami
Bersambung ke halaman 11
Kecewa
Tergoda SPG, Istri DiƟnggal Nikah Lagi (1)
MALANG nasib Ida (nama samaran). Harapannya menjalani rumah tangga sakinah, mawadah, warohmah mesti kandas gara-gara suaminya, Bima (nama samaran juga), kecantol sales promotion girl (SPG) rokok. Ida tidak menduga kesetiaan Bima hancur seketika oleh rayuan perempuan lain. Padahal, selama empat tahun menikah, Bima tidak sekali pun bertingkah aneh. “Orangnya kalem. Jujur. Selalu menunjukkan rasa saILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS
Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/JAKA
Kepergok Jalan Bersama Perempuan di Mal
HASYAKYLA Utami mengalami momen tidak enak saat live Instagram. Ia menjadi korban pelecehan seksual dari seorang ekshibisionis. Namun sayangnya, banyak netizen yang malah menyudutkan dirinya. Ia justru menjadi bahan bercandaan. Hal itu tentu membuat Hasyakyla Utami kecewa. Mantan personel JKT48 tersebut akhirnya cuma bisa pasrah. “Lucu banget orang lagi Bersambung ke halaman 11
Surabaya, Memorandum Albert Sitohang dan Weinar Sigarlaki, eks karyawan terdakwa Christian Halim, mengaku bahwa pembangunan infrastruktur tambang nikel di Morowali dibangun tanpa grand design (acuan gambar). Dalam keterangannya, saksi Weinar mengatakan awal dirinya diajak oleh terdakwa untuk dijadikan pelaksana dalam proyek pembangunan tersebut. “Saat mengerjakan proyek itu tidak ada acuan gambar, hanya sesuai kondisi medan saja. Saya yang membuat sketsa kasar gambarnya dan menghitung berapa bahan yang dibutuhkan. Saya belajar otodidak,” ungkap Weinar di ruang Candra, PN Surabaya, Kamis (25/3). Ia menambahkan, alasan tidak adanya grand design dalam proyek pembangunan itu karena adanya tuntutan cepat selesai dari terdakwa. Sebelumnya, ia mengaku melakukan survei ke lokasi penambangan namun itu dilakukan
Saksi Albert memberikan keterangan di PN Surabaya. Dan terdakwa Christian Halim (inset).
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
JUMAT LEGI, 26 MARET 2021 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan, Agus Sutopo, Assahid. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Hadiri Musda HIPMI JaƟm
Gus Muhdlor Ingatkan Pentingnya Kolaborasi dalam Pembangunan Sidoarjo, Memorandum Bupati Ahmad Muhdlor Ali dan Wakil Bupati H Subandi mengusung semangat baru dalam membangun Kabupaten Sidoarjo. Kolaborasi Surabaya Raya didengungkan dengan melibatkan Wali Kota Surabaya dan Bupati Gresik. Hal ini kembali ditekankan ketika menghadiri Musyawarah Daerah Himpunan Pengusaha Muda Muslim Indonesia (Musda HIPMI) Jatim. Selaras dengan tema musda "Atur nafas siap tancap gas : menyongsong pemulihan ekonomi setelah vaksinasi", Gus Muhdlor sapaan akrab bupati muda tersebut, menyebutkan ketiga kepala daerah sepakat untuk membangun sistem knowledge management. "Yakni sistem manajemen pengetahuan yang memungkinkan adanya replikasi inovasi antardaerah. Dengan manajemen pengetahuan, ide dan gagasan inovatif antardaerah saling bisa diakses, sehingga ini bisa mendorong kolaborasi dalam melahirkan pelayanan terbaik untuk masyarakat," sebutnya, Kamis (25/3). Karena itu, ketiga daerah akan intens membahas program bersama yang bisa berdampak pada percepatan pemulihan ekonomi rakyat di masing-masing daerah. Misalnya, membuat
Purna Tugas, 179 ASN Dapat Pendampingan Wirausaha Sidoarjo, Memorandum Sebanyak 179 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, telah mengikuti pelepasan periode April-Juli 2021 di Pendapa Delta Wibawa. Selanjutnya, mereka akan mendapatkan pendampingan wirausaha dari PT Taspen dalam mengelola dana pensiun. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ridho Prasetyo menyebutkan, pelepasan ini dilakukan sebagai wujud terima kasih kepada ASN yang memasuki masa purna tugas setelah mengabdi. Sebagai bentuk apresiasi, pihaknya menyerahkan SK pensiun, piagam purna tugas, tali asih, dan tabungan hari tua yang diserahkan Wakil Bupati (Wabup) H Subandi. Branch Manager PT Taspen Surabaya Kasija
menjelaskan, pendampingan itu dilakukan setelah ada SKPP ASN purna tugas dari Pemkab Sidoarjo. Prosesnya relatif tidak butuh lama karena sudah melalui metode digitalisasi. “Kami meminta kerja sama pemerintah dengan PT Taspen serta mitra perbankan. Kami mendorong ASN dan memberikan pendampingan atau pembekalan tentang wirausaha,” jelas Kasija. Wabup H Subandi mengatakan, akhir perjalanan karir ASN di antaranya dibatasi oleh usia pensiun. Saat memasuki usia pensiun, maka tugas-tugas birokrasi telah berakhir. "Namun hendaknya, masa pensiun itu tidak menjadi batasan pengabdian bagi para purna tugas untuk masyarakat, bangsa, dan negara," tuturnya. (stp/bwo/jok/epe)
Bupati Ahmad Muhdlor ketika mengikuti Musda HIPMI Jatim di Westin Hotel Surabaya.
program bersama untuk UMKM, tenaga kerja, industri, dan sebagainya. Sebagai daerah yang diplot jadi sentra kawasan industri halal (KIH) oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa beberapa waktu lalu, Kabupaten Sidoarjo memang punya potensi besar dalam sektor UMKM. Namun, ekspektasi itu gampang terwu-
jud jika ada koneksi dengan Surabaya yang menjadi kota terbesar kedua di Indonesia. Gus Muhdlor mengatakan, keterpaduan program antardaerah sangat penting. "Satu contohnya,terkait manajemen transportasi terpadu. Ini telah dibahas beberapa skema. Tentunya hal itu akan kami konsultasikan ke Pemprov Jatim dan pemerintah pusat," tutupnya. (stp/bwo/jok/epe)
Pelepasan ASN purna tugas di Pendapa Delta Wibawa yang dipimpin Wabup H Subandi.
Opo Tumon? Pengadilan Negeri Sidoarjo. Ia meninggal setelah pulang dari sidang di pengadilan. Ryantori seperti tidak bisa menerima: bagaimana ia menjadi terdakwa untuk teknologi yang ia temukan sendiri. Lalu Lissy, pelatih pilates itu, mengirimkan naskah itu ke saya. Bentuk dokumen itu pdf. Kelihatannya ditulis sendiri oleh almarhum ayahnyi: Ir Ryantori. Tanpa tanggal dan tahun. Dokumen itu diberi judul Opo Tumon? Ryantori memang punya nama Tionghoa Ang Kim Loen tapi ia hampir selalu berbicara dalam bahasa Suroboyo-an –bahasa Jawa model Surabaya. Lulusan teknik sipil ITS Surabaya itulah yang menemukan konstruksi sarang laba-laba. Yang justru membuatnya menjadi terdakwa di pengadilan. Sampai –menurut istrinya– ia stres. Itu karena –sebagai intelektual– ia menghadapi peristiwa yang tidak masuk akal sama sekali. Kok bisa justru ia yang jadi tersangka untuk penemuannya sendiri. Seminggu setelah sidang ketiga di Pengadilan Negeri Surabaya, Ryantori meninggal dunia. Ryantori masih punya beberapa penemuan lain. Ia pernah ingin merombak sistem penulisan bahasa Indonesia. Ia menceritakan panjang lebar penemuannya bentuk-bentuk hurufnya. Agar bahasa Indonesia bisa menjadi bahasa modern dan cocok untuk ilmu pengetahuan. Juga agar bisa menjadi bahasa yang efisien. Ia menyadari ciptaannya di bidang berbahasa itu sangat peka dan anti kemapanan. Maka ia tidak seberapa gigih memperjuangkannya. Naskah yang ditemukan Lissy di mobil papanya itu kelihatannya ditulis untuk ngudoroso–melepaskan pikiran dari perasaan tertekan. Itu terlihat dari nada di tulisan itu. Bacalah sendiri di bawah ini. Saya tidak mengeditnya sama sekali. Penulisannya dibuat mirip puisi. Tiap kalimat dimulai sebagai alinea baru. Tanpa titik di akhir kalimat. Maka saya pun minta agar Lissy mengirim naskah itu dalam bentuk yang bukan pdf. Semula Lissy keberatan. Takut bisa diedit orang. Tapi untuk kepentingan pembaca Disway, Lissy akhirnya setuju mengirim dalam bentuk Word. Ryantori tidak menyebut satu nama pun di naskahnya itu. Ia mengganti nama orang yang membuatnya kesal itu dengan kata ‘’Dia’’ –dengan D besar. Inilah naskah curhat itu: Opo Tumon? Dia menyebut sepasang mantan bossnya …. guru–guru saya. Dia mengaku dibimbing dan dibesarkan oleh guru–gurunya diangkat dari drafter sampai jadi marketer andal bahkan setelah 25 tahun dijadikan mitra usaha Kedua gurunya orang-orang yang positif dan kreatif Punya banyak
Sambungan dari halaman 1 karya cipta atau penemuan. Beberapa diantaranya didaftarkan ke kantor paten dan memperoleh hak paten. Dia dipercaya untuk mengawal proses paten dari salah satu karya cipta sepasang gurunya, dibidang fondasi bangunan Diam-diam tanpa memberi tahu, entah dengan cara apa nama perusahaannya tercantum pada sertifikat paten sebagai pemegang hak patenKetika salah satu gurunya melihat nama perusahaannya tercantum pada lembar sertifikat paten, beliau menegur dan mempertanyakan. Dia menjawab dengan enteng : ya Pak biar mantap memasarkannya Kedua gurunya tidak mempermasalahkannya dengan dua pertimbangan Pertama, Dia adalah mantan karyawan kepercayaan selama 25 tahun. Kedua, toh hanya sebagai pemegang hak paten bukan sebagai pemilik hak paten. Beberapa tahun kemudian ada beberapa gempa besar terjadi beruntun di Aceh dan Padang. Ajaib, hampir 100 buah bangunan 2–7 lantai, yang dibangun mempergunakan fondasi karya cipta sepasang gurunya utuh, selamat 100 persen tanpa mengalami kerusakan struktural yang berarti. Dampaknya, kepercayaan masyarakat konstruksi mulai terbentuk. Banyak proyek dilaksanakan dengan mempergunakan sistem fondasi karya cipta sepasang gurunya yang oleh masyarakat, karena keandalannya diberi gelar ”fondasi ramah gempa”. Sepuluh tahun sejak Dia dijadikan mitra usaha, hanya setahun setelah salah satu gurunya meninggal tiba-
-tiba terungkap bahwa Dia telah melakukan banyak pelanggaran dan ketidakjujuran terhadap isi perjanjian kerjasama dengan kedua gurunya. Ketika ditegur, bukannya malu dan minta maaf dia malah menjadi jadi. Kepada banyak orang dia mengaku bahwa karya cipta gurunya itu sekarang miliknya karena sudah dihibahkan kepada dia Ketika gurunya dikonfrontirperihal proses hibah tersebut, gurunya bertanya balik: beri saya satu alasan yang masuk akal kenapa saya harus menghibahkan karya cipta saya kepada dia, Ketika mengetahui hal tersebut, Dia malah bersikap kekanak–kanakan persis seperti seorang anak yang ngotot mempertahankan boneka yang diambilnya walaupun boneka tersebut bukan miliknya. Pokoknya, karya cipta tersebut sekarang adalah milikku, begitu kira– kira cara berpikirnya. Benar–benar sungguh menggelikan Sejak perjanjian kerjasama ditandatangani. Hampir selama 10 tahun setiap minggu gurunya datang ke Jakarta. Rata–rata 2 hari tapi kadang–kadang sampai 4 hari dalam seminggu untuk membuat perencanaan, memeriksa gambar–gambar dan menandatangani gambar–gambar pelaksanaan atau surat pertanggungjawaban teknis. Setelah kasus ketidakjujuran terungkap gurunya menghentikan kunjungan ke Jakarta dengan harapan agar dia menyadari akan kesalahan–kesalahan yang diperbuat, mem-
perbaiki apa–apa yang salah agar supaya bisa berjalan lagi dengan enak bersama–sama. Yang tidak masuk akal, bukannya minta maaf dan mengembalikan hak paten kepada pemiliknya yang sah, Dia malah nekat memasarkan sendiri walaupun tidak menguasai cara menghitung konstruksinya. Dia, hanya dengan mengandalkan sistem copy paste nekat memasarkan karya cipta gurunya. Di dalam file komputernya memang ada ratusan desain yang bisa dijadikan referensi Ini harta karun, begitu kira–kira cara berpikirnya. Padahal gurunya, mengikuti pesan dari mentornya, tokoh konstruksi terkemuka di tahun 1980an, belum pernah mengajarkan ilmu/cara menghitung konstruksi ciptaannya kepada siapapun. Sistem fondasi ciptaannya walaupun bentuknya sederhana menurut sang mentor adalah ilmu baru yang tidak bisa dicari teori–teori pendukungnya diliteratur manapun mengenai ilmu fondasi. Dia lupa bahwa di undang-undang Paten dengan jelas dibedakan antara hak cipta dan hak paten. Hak cipta itu melekat pada penemu bahkan sampai 75 tahun setelah penemunya meninggal. Penemunya juga sekaligus adalah pemilik dari hak paten Pemegang hak paten itu hanya menerima hak lisensi hak untuk memasarkan. Pemegang hak paten salah satu tugasnya adalah melindungi penemu atau pemilik hak paten
dari upaya–upaya pembajakan atau pemalsuan. Sekarang yang terjadi Pemegang Hak Paten justru yang berusaha mengambil alih kepemilikan atas Hak Paten dari para penemunya. Dan itu semua dilakukannya dengan menghalalkan segala cara yang jauh dari sopan santun orang Timur. Gurunya khawatir kalau terjadi kesalahan didalam perencanaan fondasi yang dilakukan dengan cara copy paste yang bisa berakibat fatal terhadap bangunan karena gurunya tahu persis bahwa muridnya yang tidak tahu diri itu tidak menguasai cara menghitung konstruksi Oleh karenanya sang guru kemudian mengirimkan surat kepada semua proyek yang mempergunakan fondasi ciptaannya. Isi surat menginformasikan 3 hal Pertama, bahwa desain fondasi yang dipergunakan tidak pernah dikonsultasikan, jadi tergolong karya plagiat. Kedua, bahwa gurunya belum pernah mengajarkan ilmunya kepada siapapun termasuk kepada murid yang nakal tersebut. Ketiga, bahwa yang bersangkutan tidak menguasai ilmu perencanaan sehingga risiko terjadinya kegagalan bangunan sangat besar. Dampaknya luar biasa respons dari berbagai pihak yang menerima surat macam – macam. Ada yang pro dan langsung bereaksi ada yang cuek bebek, proyeknya jalan terus. Dasar orang kreatif hanya setahun setelah terungkap kalau dikhianati
dan tidak lagi melakukan kunjungan ke Jakarta gurunya dapat inspirasi baru untuk menyempurnakan sistem konstruksi fondasi ciptaannya karya cipta yang baru menyempurnakan sistemfondasi yang sudah teruji ramah gempa. Sekarang dengan tambahan temuan yang baru berupa pasak vertikal disamping mempersulit gedung menjadi miring juga sekaligus menjamin proses settlement semakin water pass. Sang guru kemudian memasarkan sendiri sistemfondasi dengan paten baru. Sang guru mempergunakan nama perusahaan yang berbeda. Mendengar kalau sang gurunya memperoleh proyek dengan mempergunakan paten barunya si murid yang tidak tahu diri menjadi gelap mata. Si murid membuat laporan polisi dengan tuduhan bahwa proyek yang dibangun dengan sistemfondasi yang direncanakan oleh gurunya menggunakan paten baru adalah menjiplak fondasi yang hak patennya dia pegang. Si murid lupa atau pura–pura lupa bahwa penemu dari sistemfondasi yang hak patennya dia pegang, dengan sistemfondasi dengan paten baru itu penemunya sama yaitu gurunya. Jadi si murid menggugat gurunya, penemu dari pemilik paten dari paten baru yang merupakan penyempurnaan dari sistem fondasi ramah gempa temuannya, telah menjiplak sistem fondasi ramah gempa temuannya Lha opo tumon? (*)
memorandum.co.id
KOTA SURABAYA Pelayanan PDAM Dikeluhkan
Selama ini yang menjadi keluhan warga itu air yang diterima masih kotor, lalu debit air yang keluar sering k kali kecil.
Kualitas dan Debit Air Tidak Stabil
Surabaya, Memorandum Sampai kini belum semua warga Surabaya dapat menikmati air bersih yang dikelola PDAM Surya Sembada, karena masih ada daerah yang belum terdapat instalasi pipa air. Selain itu tidak sedikit keluhan dari pelanggan karena pelayanan yang kurang maksimal terutama tentang kualitas dan debit air yang tidak stabil. Hal ini seperti diutarakan Ketua Dewan Pelanggan PDAM Kota Surabaya Ali Musyafak kualitas air bersih dan debit air yang selama ini menjadi keluhan pelanggan. “Selama ini yang menjadi keluhan warga itu air yang diterima masih kotor, lalu debit air yang keluar sering kali kecil,” ujar Ali, Kamis (25/3). Untuk itu, Ali berharap PDAM agar bisa meningkatkan kapasitas produksi di samping kualitas air terjaga dengan baik. “Saya harap konsentrasi dirut PDAM ke depan itu pemerataan air dan peningkatan kualitas air. Untuk mendukung itu bisa dengan membuat instalasi pengolahan air minum (IPAM) baru, atau IPAM yang sudah ada ditingkatkan kapasitasnya,” paparnya. Soal air yang mengecil dia menyebut bisa diantisipasi dengan dibuatnya tandon air. Istilahnya reservoir, yang mana itu berguna untuk menyuplai air di wilayah yang sering mengalami krisis seperti di Surabaya Barat dan Surabaya Utara. “Paling sering seret air itu Surabaya Barat dan Utara. Pompa dan tandon air sudah ada di beberapa wilayah tapi belum merata. Nan-
FO
TO
E :M
MO
RAN
DUM
/F E R R
ALI MUSYAFAK Ketua Dewan Pelanggan PDAM Kota Surabaya
tinya reservoir (penampungan air, red) itu bisa diletakkan berdekatan dengan pemukiman warga,” jelasnya. Sementara, saat disinggung terkait jumlah rumah warga Surabaya yang teraliri air, dikatakan Humas PDAM sudah sebanyak 99,5 persen, namun Ali Musyafak mengoreksi itu. “Dari data terakhir yang didapatkan, diketahui ada sebanyak 794 ribu sekian rumah warga yang berdiri, namun yang teraliri sudah sekitar 600 ribu. Ini kan berarti masih ada hampir 200 ribu rumah warga yang belum terlayani, itu tidak sedikit,” tegasnya. Me n a n g gapi hal itu Wali Kota Surabaya Bersambung ke halaman 4
Y
memorandumredaksi @gmail.com
JUMAT LEGI, 26 MARET 2021 HALAMAN 3
Surabaya Barat Belum Terlayani Maksimal TENTANG permasalahan air bersih ini, dijelaskan oleh pihak PDAM bila untuk Umbulan sudah siap. Sedangkan wilayah yang belum terlayani dengan maksimal yakni wilayah Surabaya Barat, dan keluhan pelanggan yakni air hanya keluar pada malam hari. Pjs Dirut Dody Soedarjono P D A M Su r y a Sembada Dody Soedarjono mengatakan, bahwa Umbulan sudah selesai pembangunan dan tinggal penyerapan. “Untuk Umbulan, Surabaya ada tiga optik. Di Ketegan, Putat Gede, dan Alas Malang,” jelasnya. Lanjut Dody, bahwa Ketegan melayani Surabaya Utara dan Surabaya Timur. Putat Gede, melayani Surabaya Pusat dan Surabaya Utara, dan Alas Malang melayani Surabaya Barat. “Dengan dioperasionalkan Umbulan maka akan terpenuhi semunya. Harapan, tidak ada lagi warga Surabaya yang kekurangan air,” ujarnya. Tambah Dody, saat ini cakupan layanan di Surabaya sudah mencapai 99,5 persen. “Memang masih ada yang belum mendapat air layak, artinya sisi jumlah dan kontinuitas hanya keluar pada malam hari saja,” tambahnya. Lanjutnya, maksimal penyerapan Umbulan di tahun pertama 300 Bersambung ke hal 4
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi Pjs Dirut PDAM Surya Sembada Dody Soedarjono meninjau vaksinasi di PDAM. ILUSTRASI: ISTIMEWA
Bangkit Informatif & Presisi
Konjen AS Didemo
Indonesia Dijadikan Tempat Pembuangan Sampah Surabaya, Memorandum Organisasi anak muda yang fokus pada penanganan dan pencegahan pencemaran sampah plastik di Sungai Brantas, River Warriors Indonesia (RWI) menggelar aksi di depan Konjen Amerika Serikat (AS) di Surabaya, Kamis (25/3). Aksi tersebut mendesak pemerintah Paman Sam tidak membuang sampah ke Indonesia. Dalam aksi tersebut Co-Captain RWI Aeshnina Azzahra Aqilani, menjelaskan bahwa kiriman sampah plastik dari AS ke Indonesia masih saja terjadi. Sedangkan pada 2019 lalu, AS berjanji akan meningkatkan manejemen sampah dan daur ulangnya untuk berkontribusi dalam upaya penanganan pencemaran sampah plastik global. Bersambung ke halaman 4
Amerika Serikat harusnya bisa mengelola sampah di negaranya sendiri dan jangan menjadikan Indonesia sebagai tempat pembuangan sampah.
FOTO: MEMORANDUM/ROZAAQ
Keberadaan media memorandum.co.id sangat dikenal oleh semua kalangan masyarakat. Seperti yang dikatakan Indah Soetantri, warga Jalan Gunung Anyar Jaya, bahwa memorandum.co.id memberikan informasi kepada masyarakat sampai menyasar ke kalangan bawah. “Saya melihat selama ini pemberitaan di memorandum.co.id sangat berimbang dan profesional,” ujarnya. Tambah Indah, awal mengetahui memorandum.co.id itu dari SKH Memorandum yang selama ini dirinya sudah menjadi pelanggan. (fer/tyo)
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Berimbang dan Profesional
AESHNINA AZZAHRA AQILANI Co-Captain RWI
RWI menggelar aksi protes ekspor sampah di Konjen AS.
Menginjak usia ke-3, Septian Tri, warga Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, mengharapkan Memorandum. co.id , agar terus konsisten untuk menyuguhkan berita-berita ter-update, mencerdaskan, bisa meluruskan berita hoax, dan tidak berunsur fitnah. Ia juga menyarankan agar Memorandum. co.id, menyuguhkan berita yang lebih luas lagi, bukan hanya berita-berita dalam lingkup kecil saja. “Bisa tentang berita informasi olahraga negara-negara luar, berita tentang musik, e-sport, dan lain sebagainya. “Kalau bisa ruangnya ditambah, dengan sasaran untuk generasi milenial, sehingga milenial lebih sering untuk membaca berita,” pungkasnya.(mg4/tyo)
Raihan Ariatama Ketua Umum HMI Kapolda: Terima Kasih Kongres Berjalan Lancar
FOTO: MEMORANDUM/ROZAAQ
FOTO: MEMORANDUM/HARFAN
Ditambah Ruang untuk Milenial
Raihan Ariatama
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Sebagai jawaban dalam kecepatan informasi pada era digital ini, Memorandum.co.id, yang kini menginjak usia 3 tahun, tak pernah lelah untuk terus berbenah agar dapat menyajikan berita terbaik bagi pembacanya. Untuk itu redaksi juga membutuhkan saran dan kritik dari pembaca agar Memorandum.co.id terus Bangkit, Informatif, dan Presisi.
Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta di Islamic Center Jalan Raya Dukuh Kupang.
Surabaya, Memorandum Meskipun sempat terjadi ketegangan di antara peserta Kongres XXXI Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), akhirnya penghitungan suara pemilihan ketua umum selesai dilaksanakan. Hasilnya, Raihan yang maju sebagai kandidat diusung oleh Pengurus Cabang HMI Bulaksumur Sleman, Yogyakarta, terpilih menjadi Ketua HMI periode 2021-2023, dengan memperoleh 82 suara. Perolehan suara disusul Muhammad Ichya Alimudin dari Cabang Ciputat dengan 40 suara; Abdul Rabbi Syahrir dari Cabang Bogor mendapat 34 suara; Muhammad Arimin dari Cabang Kutai Kertanegara meraih 32 suara; serta Muhammad Nur Aris Shoim dari Cabang Yogyakar Bersambung ke halaman 4
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersilaturahmi di kantor DPC PSI.
Wali Kota Ajak Parpol Peduli Wong Cilik Surabaya, Memorandum Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji melanjutkan safari politiknya atau silaturahmi ke sejumlah partai politik (parpol), Kamis (25/3). Dalam kunjungan itu Eri mengajak parpol untuk menyukseskan program-program wong cilik demi kesejahteraan warga. Kali ini, Eri dan Armuji silaturrahminya ke DPD PKS, lalu bergeser ke DPC NasDem, kemudian ke DPC PSI, dan berlanjut ke DPC PAN. Menurut Eri, dalam situasi saat ini, Pemkot Surabaya harus memilih, apakah harus menyejahterakan umat dengan memberikan kesehatan gratis dan memprioritaskan pendidikan, atau pilihan kedua harus membangun proyek-proyek yang fenomenal dan monumental yang nantinya eksekutif dan legislatif dibilang sukses. “Nah, kalau saya hari ini, saya akan memilih menyejahterakan umat dulu, baru nanti kita membangun sesuatu yang monumental. Jadi, kepada partai-partai selalu saya sampaikan bahwa saya akan mendahulukan kepentingan warga dulu, yang lain nanti,” tegasnya. Eri menekankan bila tanpa adanya dukungan dari legislatif dan eksekutif, berbagai program itu tidak akan pernah terwujud. “Ayo sama-sama kita dukung program kerakyatan ini. Saya selalu bilang, tidak ada lagi kepentingan pribadi dari masing-masing teman-teman DPRD dan pemkot,” lanjut Eri. Sebelumnya pada Selasa (23/3), Eri dan Armuji telah mengunjungi kantor DPC PDIP, DPD Golkar Surabaya, DPC PPP, DPC PKB, dan DPC Gerindra.(fer/tyo)
Sosialisasi Vaksin Libatkan Kader PKK Surabaya, Memorandum Ketua Tim Penggerak PKK Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi meninjau vaksinasi lansia di Puskesmas Perak Timur, Kamis (25/3). Bersama Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Febria Rachmanita, dan anggota PKK, Rini kembali berkeliling ke sejumlah puskesmas untuk menyosialisasikan pentingnya vaksin sekaligus pembagian vitamin C bagi kalangan lansia. Di sela tinjauannya itu, Rini tak lupa memberikan perhatian ekstra kepada para lansia. Selain itu, dia juga mengingatkan kepada para lansia untuk menjaga imunnya meski telah menerima vaksin Covid-19. “Bapak, ibu, eyang jangan lupa, tetep dijaga kesehatannya, makannya yang rutin. Saya bawakan vitamin untuk anda. Ini vitamin C minumnya tiap sehari sekali ya,” ungkapnya kepada para lansia. Tidak hanya itu, dia juga meminta kepada para lansia yang telah divaksin untuk ikut mengajak orang-orang di sekitarnya suntik vaksin. Dia pun menjelaskan pentingnya vaksin agar memperkuat imun tubuh, sehingga tidak mudah terserang virus termasuk Covid-19. “Nanti kalau ada keluarga atau tetangganya yang tidak mau divaksin,
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
KOTA SURABAYA
JUMAT LEGI, 26 MARET 2021 HALAMAN 4
Ketua Tim Penggerak PKK Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi meninjau vaksinasi lansia.
anda juga bisa ikut menyampaikan kalau vaksin itu aman. Buktinya panjenengan semakin sehat nggih,” kata Rini di sela sosialisasi. Menariknya, agar sosialisasi semakin masif, istri dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ini pun mengajak seluruh anggota PKK untuk ikut membantu sosialisasi di masing-masing wilayah-
Tingkatkan Disiplin Salat
nya. Sebab dia menilai peran kader PKK, merupakan garda terdepan bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya. “Ibu kader PKK ini luar biasa makanya, saya berterima kasih sekali para kader sudah mau terjun ke masyarakat. Mudah-mudahan menjadi amal jariyah,” tegas dia.
Sementara itu, Faenah (74), asal Tenggumung, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, mengaku tidak takut untuk divaksin. Bahkan, suntik ini sudah dilakukan kedua kalinya. “Tidak sakit kok. Kalau saya tidak ada efeknya biasa saja. Saya bilang ke teman-teman saya untuk kesehatan ya harus mau vaksin,” ujar Faenah. (fer/tyo)
TMMD Ke-110 Kodim Bojonegoro
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Surabaya, Memorandum Para prajurit dan ASN Korem Bhaskara Jaya menggelar peringatan Isra Mikraj di aula makorem, Kamis(25/3). Sedangkan tema yang diusung yakni “Maknai Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1442 H/2021 M, Sebagai Landasan Moral Prajurit Dan ASN Korem 084/Bhaskara Jaya Bermental Tangguh” Dalam sambutannya Danrem 084/BJ Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo, menjelaskan tentang salat, di mana jika seseorang telah melaksanakan salat, namun tetap melakukan kemunkaran, berarti orang itu belum menemukan esensi dari salatnya. “Bukan salatnya yang keliru, akan tetapi orangnya belum mampu menangkap maknanya perintah salat,” ujar Herman. Sedangkan salat wajib 5 waktu yang dicontohkan oleh Nabi Besar Muhammad
Kegiatan peringatan Isra Mikraj di aula Makorem Bhaskara Jaya.
SAW, ditegaskan Herman harus dilaksanakan tepat waktu. “Dengan salat tepat waktu memberikan tuntunan kepada kita untuk berdisiplin dan bertanggung jawab atas perintah salat,” lanjut Herman. Ditambahkan Ustaz Fauzi Abdul Gofur
S. Pdi dalam ceramahnya mengatakan, Allah mencintai orang yang ikhlas. Isra Mikraj merupakan karunia yang tidak umum, tidak semua hamba Allah SWT mengalami perjumpaan langsung dengan-Nya.(tyo/fer)
Bojonegoro, Memorandum Danramil Tambakrejo Kapten Inf Jamari menggandeng Bea dan Cukai Bojonegoro dan satpol PP untuk menyosialisasikan dan pembinaan kepada masyarakat terkait keberadaan rokok ilegal yang beredar di masyarakat, Kamis (25/3). Kegiatan ini merupakan program nonfisik TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke- 110 Kodim Bojonegoro. Dalam sambutannya, Jamari menyampaikan bahwa dengan adanya pembinaan ini diharapkan masyarakat mampu memahami mana rokok yang resmi dan tidak resmi. “Sehingga kami harapkan kepada masyarakat harus memahami keberadaan rokok ilegal dan tidak,” ujar Jamari.
FOTO: MEMORANDUM/ROZAAQ
Danramil Tambakrejo Tekankan Bahaya Rokok Ilegal
Danramil Tambakrejo Kapten Inf Jamari menyosialisasikan tentang bahaya rokok ilegal kepada masyarakat.
Sementara itu, Kasatpol PP Bojonegoro Arief Nanang Sugianto menerangkan seputar pajak daerah dan retribusi daerah. Terkait tata cara pemungutan dan penyetoran pajak daerah.
Raihan Ariatama Ketua Umum HMI ta, memperoleh 13 suara yang kemudian dinyatakan gugur. “Saya agak shock sedikit, mungkin karena prosesnya cukup panjang dan melelahkan,”
kata Raihan saat ditemui seusai sidang pleno empat, Kamis (25/3). Alumnus Universitas Gajah Mada ini mengatakan akan
Sambungan dari halaman 3 membawa HMI sebagai organisasi pengaderan sekaligus penyambung kepentingan rakyat. “HMI bukan kelompok penekan atau kepentingan. Jadi di tengah.
Pelayanan PDAM Dikeluhkan Eri Cahyadi menegaskan bahwa PDAM harus mampu membuat seluruh rumah tinggal di Surabaya teraliri air bersih. “Pemkot akan hadir di sana,” jelasnya ketika meninjau vaksinasi di kantor, Kamis (25/3). Cak Eri panggilan akrab Ari Cahyadi menambahkan, bahwa untuk kepentingan
HMI bisa jembatani masyarakat dan pemerintah,” pungkasnya. Dengan usainya Kongres XXXI HMI ini, Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta bersyukur
Sambungan dari halaman 3 rakyat harus bisa berkorban. Untuk itu Eri meminta pihak PDAM membuat pemetakan wilayah, dan target sampai bulan berapa seluruh rumah di Surabaya teraliri. Sedangkan untuk Umbulan, Cak Eri mengungkapkan bila Surabaya mendapat jatah 1.000 liter per detik. “Umbulan belum
bisa dimanfaatkan utuh, maka kita hitung dulu,” jelasnya. Cak Eri memberikan contoh warga di Pakal dan Benowo, dari Umbulan berapa rumah tangga dan kapling. “Untuk yang lain harus dicover, dari mana ini yang masih dipikirkan,” pungkas Cak Eri.(mg3/fer/tyo)
Surabaya Barat Belum Terlayani Maksimal liter per detik atau 30 persen. “Tahun kedua 50 persen, ketiga 75 persen, dan tahun keempat 100 persen,” pungkas Dody. Sedangkan Humas PDAM Surya Sembada Diah Ayu Anggraeni menambahkan, bahwa hingga saat ini pelanggan yang sudah terlayani ada 585 ribu.“Kalau dipersentasekan sekitar 99,46 persen atau sekitar 99,5 persen,” jelas Ayu saat dikonfirmasi Memorandum.
Sambungan dari halaman 3
Ayu menambahkan, ada beberapa kendala warga yang tidak bisa direalisasikan pemasangan air bersih. Seperti terkait masalah status lahan, kemampuan pembayaran, dan masih adanya sumur. “Warga masih memanfaatkan air sumur dibandingkan mengajukan air bersih dari kami,” ujarnya. Di Surabaya sendiri, dari 99,5 persen yang terlayani ada beberapa di Suraba-
ya Barat yang belum mendapatkan air bersih.“Di Surabaya Timur dan Surabaya Barat. Tapi yang paling banyak Surabaya Bara,”tambahnya. Yang selama ini disoal masyarakat yaitu jika air tidak keluar, terjadi kebocoran. “Biasanya kami memberikan bantuan tangka air secara gratis. Dan bisa langsung menghubungi call canter PDAM,” pungkas Ayu.(fer/tyo)
SURABAYA
PA R A N O R M A L
KEHILANGAN
KEHILANGAN
RUMAH DIJUA
Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031- 5490592/081229729706 (tdk terima SMS).
HILNG BPKB SPD MOTOR HONDA SCOOPY W.4710.OA AN.ROKHMATULLOH SULTON S.AG JL.DS PLUMBUNGAN RW 01/03 KEC SUKODONO SDA 0852 5976 6076.
HILNG BPKB SPD MOTOR SUZUKI SATRIA W-4207-WQ A/N HANS SEBASTIAN JL MELATI RW03/05 DS.GANTING KEC GEDANGAN SDA. 085259766076.
KOST Terima kost bujang fas. tmpt tidur, lemari, (625/bln) di kedungsari smpg Giant JL. Surabayan 3/34 hub. Bu Rina telp 081229729706/0857
HILANG BPKB MOBIL TOYOTA KIJANG NOPOL W-1052-XB A/N ROKHMATULLOH SULTON,S. AG JL DS PLUMBUNGAN RW 01/03 KEC SUKODONO SDA 0852 5976 6076.
Hilang BPKB Spd Mtr Yamaha Th’2005 L-4079-VL An.Reny Dwi Anggraeny D/a.Pakis I/43-B Sby.
85938383 (tidak terima SMS)
Hilang STNK Motor Honda Beat, Atas Nama Mardiyaningsih, NoPol: L-4363-SH, Nosin: JM21E2479051 Noka: MH1JM2120KK 501525.
J.rmh MEDOKAN SEMAMPIR INDAH XI/3b uk.3x10. H.250jt nego. Bonus AC, kulkas.T.081217025311.
P I J AT K E B U G A R A N Feri Massage Keluarga Pijat Kesehatan buat Keluarga Wanita dan Pria. Menghilangkan Capek2 Lelah dan Letih, Ramah Tamah dan Profesional. Hub:081358022468.
“Dalam kegiatan pembinaan ini, kami juga memberikan wawasan kepada masyarakat dan pedagang rokok terkait peredaran rokok ilegal,” terang Arief.(top/har)
Hilang STNK Spd Mtr Honda Th’2015 L-4211-EJ An.Jimmy Chandra Arisandi D/a.Kedung-mangu Selatan 5/27 Sby.
karena kongres berjalan baik, kendati tiap malam ada gejolak yang menimbulkan kericuhan. “Selama hampir seminggu kami bekerja sama dengan Ketua Umum HMI periode lalu dengan Ketua Panitia Nasional Kongres
XXXI HMI sehingga jalannya kongres di dalam dan di luar berjalan dengan baik,” kata Nico Afinta, kemarin Kamis (25/3) sore. Sementara terkait proses hukum terhadap sedikitnya enam orang yang diamankan
Indonesia Dijadikan Tempat... Selain itu, Indonesia telah meratifikasi Basel Amendments, dengan mengeluarkan peraturan baru tentang perdagangan plastik dan limbah non-B3 lainnya untuk keperluan industri. “Ini kan tidak adil, karena AS harusnya mengerem pengiriman sampah plastik ke negara berkembang seperti Indonesia,” papar Nina. Untuk itu, Nina bersama River Warrior mendesak AS agar menghentikan kiriman sampah kertas dan plastik tercampur dan kotor ke Indonesia. “Amerika Serikat harusnya bisa mengelola sampah di negaranya sendiri dan jangan menjadikan Indonesia sebagai tempat pembuangan sampah,” ujar Nina Diungkapan Nina, bila pada tahun 2019, pihaknya pernah mengirimkan surat protes kepada Presiden Amerika Donald Trump supaya
atas dugaan pemantik kericuhan, Nico masih menunggu koordinasi dari pimpinan baru HMI. Selain itu, juga menunggu pimpinan Badan Koordinasi (Badko) HMI masing-masing wilayah.(mg1/fdn/tyo)
Sambungan dari halaman 3 tidak lagi mengirim sampah plastik ke Indonesia. Sedangkan realitanya, masih ada kiriman 3 petikemas limbah plastik jenis LDPE yang dikirim dari California menuju Pelabuhan Belawan, Medan, 16 Maret lalu. Hal ini juga didukung dengan data yang didapat dengan meningkatnya jumlah ekspor plastik bekas dari AS ke negara-negara miskin dari 45 juta ton menjadi 48 juta ton pada Januari 2021. “Jenis Sampah plastik LDPE memiliki tingkat kontaminasi yang sangat tinggi dan sulit untuk di daur ulang,” urainya. Nina menilai bahwa hal tersebut merupakan aktivitas yang ilegal. Indonesia tidak diperbolehkan menerima limbah atau sampah plastik dari AS yang bukan negara anggota Basel Convention.(mg1/tyo)
KEHILANGAN
KEHILANGAN
HLG STNK HONDA BEAT 2008 L-5766-FB W.HTM AN.FRANSISKA ANGGIA DWI.S MANUKAN MUKTI XI D/5 SBY.
Hilang STNK HONDA SQOOPY 2017 No Pol L-4056-XU A/n ANDREAS ERNAWAN - SIMO GUNUNG 4/16 Sby.
HLG STNK AG-5467-RCR AN.ANDI ARIEF SUBRATA JL.IG NGURAH RAI KEL.BAGO KAB. TULUNGAGUNG.
Hilang STNK Spd Mtr Honda Th’2015 L-2741-YU An.Kasiyan D/a.Kampung Malang Tengah 1/5-B Sby.
Hilang STNK YAMAHA VIXION 2014 L-6619-CO A/n YETI PUSPITASARI HUB.JL.GUMUK GALENG No.29.
Hilang STNK Spd Motor Honda Thn 2019 L3854GA A/N: Heru Budi Prihananto Spd D/A: Menur 2-B/17.
HILANG STNK MBL NISSAN MARCH TH.14 N.1776. MZ AN.MERRY NOVITHA YN JL.DSN KRAJAN RT.05.RW.03 PAITON Probolinggo.
Hilang STNK HONDA SONIC 2015 L-4241-TK A/n MUHAMMAD SAIFURRIJAL - JL. PETEMON 4/175-B Sby.
HILANG STNK HONDA BEAT 2017 BIRU PUTIH W-6951-PO AN.NUR ENDAH RINI IR.MMT.
HILANG STNK HONDA BEAT 2014 HITAM W-3640-RV DIAN JUNAEDY 085104563200.
HILANG STNK HONDA VARIO 2017 HITAM W-6728-OU AJENG RANI DIYASTUTI 081336140622.
HILANG STNK YAMAHA N MAX 2018 HITAM W-2324-UM AN.WAHYU PRAYOGO 0896 7739 5372.
Hilang STNK Spd Mtr Th’2011 L-6772-SR An.Yuliana D/a.Mrutu Kalianyar No.9 Sby.
DI LELANG HINO / DUTRO 130 / TRUCK / 19 / PLAT L HUB : ARTHAASIA FINANCE (031) 99005121
DI LELANG HINO / DUTRO 130 / TRUCK / 19 / PLAT L HUB : ARTHAASIA FINANCE (031) 99005121
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
JUMAT LEGI, 26 MARET 2021 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
364 ASN Pensiun Tahun Ini
FOTO: MEMORANDUM/RAS
FOTO: MEMORANDUM/IST
Pamekasan, Memorandum Sebanyak 364 aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, purna tugas tahun ini. Mereka berasal dari eselon II, eselon I, dan ASN tenaga dari sektor pendidik atau guru. Kabid Data, Pengadaan, dan Pembinaan Aparatur Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan, Suharto mengungkapnya, formasi calon ASN dari pemerintah pusat sampai sekarang belum keluar. “Kalau jumlahnya memang lebih sedikit dari tahun 2020. Kalau tahun 2020, ASN yang pensiun sebanyak 354 orang. Tapi itu kan tetap berkurang,” katanya dikutip dari portalmadura, Kamis (25/3). Dia menambahkan, apabila formasi yang diberikan pemerintah pusat tidak mencukupi terhadap kebutuhan ASN, maka pihaknya harus melakukan rekrutmen untuk posisi strategis yang ditinggal pensiun. “Jika di sejumlah posisi yang ditinggal pensiun tidak ter-cover dalam formasi CASN tahun 2021, maka tugasnya akan diserahkan kepada pejabat yang selevel atau pejabat di atasnya,” tandasnya. (*/sjk/epe)
Wabup H Mohni dan Kapolres AKBP Didik Hariyanto mendukung aksi solidaritas wartawan yang dilakukan dengan damai di TMP Bangkalan.
Wabup dan Kapolres Dukung Aksi Solidaritas Wartawan Bangkalan
pengguna cantrang, pada Sabtu (20/3). Khairul Umam, salah satu anggota Kelompok Nelayan Masalembu mengatakan, banyak warga yang resah dengan situasi ini. Sebab, dikhawatirkan cantrang merusak ekosistem laut yang menjadi tempat
mereka mencai nafkah. Apa lagi sudah ada undang-undang yang melarang penggunaan jaring cantrang. “Tanggal 20 Maret ada laporan dari nelayan, langsung kita ajak polsek dan ternyata benar ada kapal cantrang, namun jaringnya langsung dibuang begitu saja dan sayangnya tidak tertangkap saat itu,” katanya, Kamis (25/3). Ia mengisahkan, aksi kejar-kejaran berlangsung dramatis karena sampai dikeluarkan tembakan peringatan dua kali ke udara karena tidak diindah-
kan kapal pengguna cantrang. Kapolsek Masalembu Iptu Sudjarwo dilansir dari karimatafm, membenarkan personelnya bersama warga sempat melakukan pengejaran terhadap nelayan yang menggunakan cantrang. “Anggota sempat memberi tembakan peringatan ke atas saat pengejaran kemarin, dan hingga kini nelayan itu masih belum ditangkap,” terangnya. Kapolsek berharap, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur turun
tangan menindak nelayan pengguna cantrang. Bahkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Sumenep untuk melakukan tindakan-tindakan sesuai aturan. Sebab, jika tidak ada tndakan dikhawatirkan menggaggu kamtibmas setempat. Bukan tidak mungkin, meletus konflik antarnelayan seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Ketika kapal asal luar daerah dibakar nelayan Masalembu setelah dipergoki menggunakan antrang ketika menangkap ikan. (*/aan/epe)
Pamekasan, Memorandum Aksi unjuk rasa aktivis LSM yang mempertanyakan rencana penghapusan tunjangan penghasilan pegawai (TPP) di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan nyaris memanas, Kamis (25/3). Penyebabnya, mereka geram karena tidak ditemui Bupati Baddrut Tamam. Koordinator aksi Zaini W mengatakan, pihaknya ingin mendengarkan penjelasan langsung dari bupati. “Kami ingin berdiskusi dan menanyakan langsung untuk bupati. Apa alasannya untuk menghapus,” tegasnya. Namun, aksi mereka hanya ditemui Sekretaris Daerah
FOTO: MEMORANDUM/SUJAK
Rumor Pemotongan Tunjangan ASN, Pemkab Didemo LSM
Aparat kepolisian menjaga aksi demo aktivis LSM di pintu gerbang kantor pemkab.
Kabupaten (Sekdakab) Totok Hartono. Ketika menemui massa, Totok hanya mengatakan aspirasi itu akan disampaikan ke pimpinan. Dalam hal ini bupati. Ketika dikonfirmasi lebih lanjut, Totok membantah ada pemotongan TPP. "Anggaran TPP untuk para ASN masih tercantum dan masih dalam tahap pengkajian bersama tim penyusun anggaran," sebutnya. Ia bahkan meminta masyarakat tidak tergiring isu yang tidak jelas. "Ini kan juga akan dibahas dengan banggar disampaikan masih dikaji. Yang jelas pasti akan kita bahas bersama dan tetap diproses sesuwai prosedur," tutup Totok. (sjk/epe)
Bupati Sumenep Jalin Kerja Sama Sektor Pertanian dengan Pemerintah Pusat Sumenep, Memorandum Pemerintah Kabupaten Sumenep menandatangani Perjanjian Hibah Daerah (PHD) dengan pemerintah pusat untuk kegiatan The Development of Integrated Farming System in Upland Areas (UPLAND) di Jakarta, 24 Maret 2021. Penandatanganan PHD ini sebagai bentuk komitmen Bupati Achmad Fauzi untuk mengembangkan sektor pertanian dari hulu ke hilir. Perjanjian kerja sama itu juga diikuti 13 kabupaten lainnya di Indonesia. Kegiatan UPLAND tersebut bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani serta produktivitas pertanian di dataran tinggi melalui perbaikan infrastruktur lahan dan air sekaligus penguatan sistem kelembagaan petani. Bupati Achmad Fauzi mengatakan, pemerintah pusat nanti akan memberikan bantuan dana yang akan direalisasikan untuk pengembangan sistem pertanian terpadu guna membantu pertanian bawang merah di kabupaten paling timur pulau Madura. “Bantuan dana itu untuk meningkatkan pendapatan, produktivitas dan kesejahteraan petani dan masyarakat Sumenep secara umum,” ujarnya. Menurut dia, kerja sama tersebut juga bagian dari implementasi salah satu visinya, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui
FOTO: MEMORANDUM/IST
Pamekasan, Memorandum Program Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mencetak 10 ribu wirausaha baru (WUB), mulai menuai hasil. Salah satunya adalah pengusaha sepatu di Dusun Gunung Dajah, Desa Pasanggar, Kecamatan Pagantenan. Melibatkan generasi muda setempat, mereka berhasil membuat sepatu setelah mengikuti pelatihan WUB yang digelar pemkab. Sekretaris Desa (Sekdes) Pasanggar Fathurrohman mengungkapkan, pembuat sepatu merupakan pemuda desa yang telah mengikuti pelatihan. "Dengan mendirikan Pesanggar (PSG) Production dengan 11 pekerja yang semuanya lulusan SMA. Pemkab Pamekasan sangat membantu dari segi pendanaan dan pengadaan mesin," ucapnya. Produksi ini sudah dilakukan sejak Oktober 2020. Kini sudah belasan varian model diproduksi yang rata-rata sehari bisa membuat 30 pasang sepatu. “Untuk gaji sendiri, kami hitung berdasarkan perolehan sepatu yang mereka buat dalam sehari,” tambahnya. Hanya saja, pemasaran masih jadi kendala. Toko khusus yang memajang hasil produksi PSG kurang menunjang hasil pemasaran secara maksimal. “Kesulitan kami dari awal produksi ialah pemasaran. Tapi, alhamdulillah saat ini kami sudah membentuk sales yang dikhususkan menjual sepatu PSG Production ke Kota Pamekasan serta ke kabupaten tetangga lainnya,” ungkapnya. (sjk/epe)
Dikejar Warga, Kapal Kabur Buang Jaring Beragam upaya telah dilakukan. Mulai dari operasi mandiri hingga melibatkan Polsek Masalembu. Namun, aksi penangkapan ikan menggunakan cantrang masih saja terjadi. Terakhir, laporan yang masuk ke aparat terjadi aksi kejar-kejaran dengan nelayan
FOTO: MEMORANDUM/SUJAK
Pabrik Sepatu Pasanggar Hasil Program WUB
Nelayan Masalembu Diresahkan Maraknya Cantrang
Sumenep, Memorandum Masyarakat Masalembu yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan, diresahkan dengan masih maraknya penggunaan cantrang sebagai alat penangkap ikan (API) oleh kapal yang berkeliaran di perairan wilayah terluar Kabupaten Sumenep ini.
Bangkalan, Memorandum Wakil Bupati H Mohni menyatakan dukungannya terhadap aksi solidaritas wartawan atas kasus kekerasan yang dilakukan tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terhadap wartawan TV di Situbondo beberapa waktu lalu. Dukungan itu dilontarkan ketika ikut aksi damai wartawan di halaman taman makam pahlawan (TMP), Rabu (24/3). “Perlakukan kasar itu tidak hanya melecehkan pribadi seorang Wartawan. Tetapi juga profesi jurnalis yang secara yuridis dlindungi oleh undang-undang,” tegas wabup. Terlebih perilaku itu dilakukan di muka umum. "Itu sebabnya, saya sangat mengepresiasi aksi solidaritas yang digelar rekan-rekan jurnalis. Terlerbih dilakukan dengan cara santun dan damai,” tambahnya. Wabup juga menuntut pelaku kekerasan diproses secara hukum. Ia juga mengingatkan pejabat pemkab tidak mengikuti langkah-langkah tak patut tersebut. "Terlebih, selama ini, jalinan kemitraan jurnalis dengan pemkab, selalu bergulir dalam tatanan yang harmonis," sebutnya. Senada, Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto berharap langkah proporsional diambil dalam menangani persoalan itu. Didik menjamin, Polri sebagai salah satu pilar penegak hukum, tidak akan tebang pilih. "Saya dengar informasi Polres Sitobondo sudah menangani kasus ini. Prosesnya kini sudah dalam tahap penyelidikan,” tegas Didik. Dalam aksi damai yang diikuti seluruh komunitas wartawan, Ketua PWI Bangkalan M Amin meminta kasus itu tidak terulang lagi. Sebelumnya, tiga pengawal Menteri KP Wahyu Sakti Trenggono ketika berkunjung ke Dusun Gundil, Desa Klatakan, Kabupaten Situbondo. (ras/epe)
Generasi muda Pasanggar berkreasi di pabrik sepatu yang terbentuk hasil program WUB.
Aksi demo nelayan Masalembu menolak penggunaan cantrang dengan membentangkan poster di perairan yang biasanya dijadikan tempat mencari ikan.
Bupati Achmad Fauzi menandatangani PHD.
penguatan ekonomi berbasis kawasan dari hulu ke hilir. “Semoga kegiatan yang akan dilaksanakan secara bertahap dari 2021 sampai 2024 ini bisa berjalan lancar dan sesuai harapan. Sehingga ke depan hasil pertanian meningkat dan petani kita bisa lebih sejahtera,” harap Bupati Fauzi. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan
Perkebunan (Dispertahortbun) Arif Firmanto mengatakan, program UPLAND tersebut melalui proses seleksi panjang dari tahun 2016. Kegiatan itu baru bisa dilaksanakan pada tahun 2021. Arif menjelaskan, besaran dana hibah yang akan diterima Pemkab Sumenep dari pemerintah pusat dalam program UPLAND mencapai Rp 52.874.640.000. Pihaknya optimistis dengan dana tersebut mampu me-
ningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan petani. “Berdasarkan hasil seleksi, di Jawa Timur hanya dua kabupaten yang mendapatkan, salah satunya Sumenep. Untuk mendapat program itu melalui proses seleksi pemaparan proposal dari kabupaten kepada pemerintah pusat sesuai dengan potensi komoditas yang diunggulkan di daerah,” terang Arif. (adv/aan/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
JUMAT LEGI, 26 MARET 2021 HALAMAN 6-7
Polres Malang Ungkap Pembunuhan Pemandu Lagu Malang, Memorandum Jajaran Polres Malang mengungkap kasus pembunuhan di Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Kasus ini menimpa Setia Nurmiati alias Ayu (21), warga Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir, pemandu lagu 88. Kasus ini berawal dari penemuan mayat perempuan dalam keadaan setengah telanjang di warung kosong Tegal Ombo, Desa Genengan, Selasa (23/3) sekitar pukul 15.30 yang sempat menggegerkan warga setempat. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan mayat itu ditemukan seorang pemulung. “Mayat ditemukan oleh pemulung saat mencari botol bekas di sekitar warung,” terangnya saat rilis ungkap kasus, Kamis (25/3). Dari penemuan mayat ini dilakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan. Diduga, korban merupakan korban pembunuhan dan perkosaan. Tidak kurang dari 6 jam dari penemuan mayat ini, jajaran
Kediri, Memorandum Unit Reskrim Polsek Pare, Polres Kediri menggagalkan dan menangkap pelaku judi togel online yang memanfaatkan kecangihan smartphone. Pelaku bernama Muchlis alias Gembos (47), warga Kelurahan Pare, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, diamankan petugas dipinggir Jalan Desa Bendo, Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Kapolsek Pare AKP I Nyoman Sugita melalui Kasi Humas Polsek Pare Aipda Peni Indrawati mengatakan, pelaku ditangkap, Rabu (24/3) sore.. “Aw a l n y a p e t u g a s unit Reskrim melakukan penyelidikan menindaklanjuti informasi dari masyarakat jika di wilayah Pare marak perjudian jenis togel,” tutur Aipda Peni, Kamis (25/3). Petugas mencurigai salah seorang yang gerak geriknya
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan hasil ungkap kasus pembunuhan Pakisaji.
Polres Malang dapat melakukan penangkapan pada yang diduga pelaku, yaituWahyudi (34), warga Dusun Jaten, Desa Ngino, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban dan Adi Prayitno (28), warga Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, untuk dimintai keterangan. “Kalau melihat dari penu-
turan pelaku, motifnya asmara dan didasari rasa cemburu,” jelas Hendri Umar. Atas perbuatan itu kedua tersangka dijerat pasal 338 KUHP yaitu upaya pembunuhan junto pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan dengan ancaman kurungan 9 dan 7 tahun. Sedangkan untuk Dalbo dike-
nakan pasal 286 karena melakukan persetubuhan pada orang yang sudah tak berdaya dan pasal 306 masing-masing ancaman hukuman 9 tahun penjara. “Mereka berdua itu nanti berkas tuntutan akan dipisahkan, jadi mereka terancam hukuman berlapis,” terang Hendri Umar. (kid/ari)
Kapolres Blitar Cek Kesiapan PPKM Mikro Garum Blitar, Memorandum Kapolres Blitar AKBP Leonard M. Sinambela melakukan pengecekan Posko Covid-19 Desa Kesamben, rumah isolasi Posko PPKM mikro, dan dilanjutkan pengarahan muspika dan tiga pilar di Desa Pojok Garum, Kamis (25/3). Kegiatan di balai Desa Pojok Kecamatan Garum ini dihadiri Muspika Kecamatan Garum, Kasatintelkam AKP DodotWeko, Kasatbinmas AKP Anik Sri Utariani, Kasipropam Ipda Harii SL, serta tiga pilar Desa Pojok Garum. Kapolres Leonard memberikan arahan bahwa PPKM Mikro haruss berjalan dengan baik. Dimana PPKM merupakan kebijakan pemerintah pusat yang harus didorong. Maka dari itu perlu dukungan dan keterlibatan Personel dari semua Unsur baik TNI, Polri, dan masyarakat.
Polsek Pare Amankan Pejudi Togel Online
Ketiga tersangka dipamerkan dalam rilis di mapolres.
Maling Spesialis Pikap Ditembus Timah Panas Malang, Memorandum Tiga tersangka pencuri mobil pikap dibekuk anggota Satreskrim Polresta Malang Kota di kawasan exit tol Leces Probolinggo, Selasa (23/3) dini hari. Karena melawan para tersangka dihujani timah panas. Tembakan peluru itu pun bersarang di kaki kanan dan kiri. Mereka adalah Wahyudi dan Buha, warga Kabupaten Jember. Ia adalah residivis pencurian dengan pemberatan di tahun 2021. Sedang Ferry,
warga asal Rowo Kangkung, Kabupaten Lumajang. Dalam kasus ini menyisakan dua orang DPO. Wakapolresta AKBP Totok Mulyanto Diyono menerangkan, kasus ini bermula dari laporan korban. “Setelah ada laporan, polisi melakukan penyelidikan. Sebelum-
nya, mendapatkan informasi di kawasan Madura sehingga petugas melakukan melakukan pengejaran hingga sampai jembatan Suramadu,” terangnya. Ditambahkan, pada saat itu petugas sempat kehilangan jejak. Namun, kemudian terduga pelaku tiba-tiba berada di exit tol Leces Probolinggo. Bahkan, video penangkapan sempat viral di media sosial. Nampak di video, di dalam mobil tersangka ada seorang nenek yang
ikut dibawa petugas. Namun, hingga saat ini, petugas belum menerangkan secara gamblang, siapa dan apa peran nenek itu. “Seorang nenek itu, tidak terkait dengan dugaan tindak pidana ini,” lanjutnya. Dari pengakuannya, tersangka beraksi sebanyak 7 kali. Sebanyak 3 kali di Kota Malang, 2 kali di Kabupaten Malang dan 2 kali di Kota Pasuruan. Modus para tersangka adalah dengan melakukan perusakan rumah
kunci mobil pick up. Setelah bisa dinyalakan, kemudian dibawa kabur. Barang bukti yang diamankan, 3 mobil merk L- 300, 1 Colt T 120, 1 pick up Carry, 1 kunci set kunci, gunting beberapa mata kunci sert 1 unit mobil Honda Mobilio. Barang bukti ditemukan di kawasan Madura. Sebelumya, tersangka beraksi di kawasan di kawasan Jalan Teluk Pelabuhan Ratu, Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang. (edr/mik)
Kapolsek Kwanyar Titip Pesan Kamtibmas dari Desa ke Desa Kapolres Leonard M Sinambela bersama jajaran di posko Covid-19.
“Kegiatan yang dilakukan harus sesuai bidang dan tanggungjawab masing-masing. Seperti halnya bidang pencegahan, penanganan, pembinaan, dan pendukung,” ungkap Leonard, kemarin. Kapolres menambahkan,
skenario pengendalian dalam menerapkan kegiatan PPKM Mikro dengan mengutamakan penerapan kepatuhan prokes melalui 5M dan kegiatan 3T. Menurutnya, kegiatan PPKM mikro harus dilaksanakan melalui menejemen perenca-
naan, pembinaan, pelaksanaan, dan laporan yang selanjutnya dilakukan kontroling. “PPKM mikro alat ukurnya adalah perubahan perilaku masyarakat agar lebih berdisiplin Protokol Kesehatan,” pungkasnya. (pra/mik)
Kapolsek Balongbendo Pimpin Operasi Pelanggar Prokes
Kapolsek Balongbendo Kompol Ari Priambodo menindak pelanggar prokes.
S Sidoarjo, Memorandum Seiring diperpanjangn nya PPKM mikro hingga 5 April mendatang, satg gas penanganan Covid-19 d di wilayah Balongbendo S Sidoarjo tetap melakukan upaya penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes). Salah satunya kegiatan operasi gabungan rutin bersama koramil dan satpol PP yang dipimpin Kapolsek Balongbendo Kompol Ari Priambodo dengan menyasar pengendara kendaraan yang melanggar prokes. “Pagi, siang dan malam selalu kita gencarkan penegakan protokol kesehatan, upaya ini di lakukan agar pandemi segera berlalu,” ujar Kompol Ari, Kamis (25/3). Selain merazia pelanggar prokes, operasi yang dilaksanakan di depan Mapolsek Balongbendo Jln Raya Mayjen
Bambang Yuwono, Suwaluh Utara Balongbendo ini juga melibatkan stakeholder Kecamatan setempat. “Kami akan terus mengimbau pada masyarakat, supaya jangan lengah, bahwa virus korona masih ada di sekeliling kita,” imbaunya. Sementara dari hasil operasi tersebut, puluhan orang yang terjaring dalam razia yustisi tersebut. Semua pelanggar di kenakan sangsi tilang identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP), yang akan di sidangkan di gedung Tenis GOR Sidoarjo. Salah satu pelanggar yang terjaring razia, Yudi mengaku lupa tidak mengenakan masker. Hal itu terjadi lantaran ia terburu saat berpergian keluar rumah. “Saya tidak tahu mas kalau ada razia, soalnya saya terburuburu hendak ke rumah rekan kerja,” ucapnya. (bwo/jok/mik)
Antisipasi Pelanggaran Lalin, Satlantas Patroli di Lingkar Utara Sumenep, Memorandum Satlantas Polres Sumenep mengagendakan patroli rutin di jalan lingkar utara Sumenep yang menghubungkan Desa Parsanga, Kecamatan Kota dengan Desa Kebunan, Kecamatan Manding. Kegiatan tersebut dilakukan setiap hari oleh anggota Satlantas Polres Sumenep. Karena di jalan lingkar utara yang baru diresmikan awal tahun 2021 itu sering menjadi lokasi balap liar anak-anak muda. Kasatlantas Polres Sumenep AKP Toni Irawan mengatakan, patroli di jalan lingkar utara akan terus dilaksanakan sebagai wujud komitmen pihak kepolisian dalam memberikan kenyamanan kepada masyarakat khususnya pengendara yang melintas di
jalan tersebut. Apalagi jalan lingkar utara yang view-nya berupa perbukitan, menjadi destinasi baru masyarakat. Sehingga di sepanjang jalan tersebut selalu ramai dengan kendaraan. Maka Satlantas Polres Sumenep bekerja ekstra untuk mengamankan arus lalu-lintas setiap saat. “Patroli di jalan lingkar utara tujuan utamanya untuk antisipasi pelanggaran lalu-lintas. Karena di sana merupakan daerah rawan kecelakaan. Beberapa waktu yang lalu ada kecelakaan dari pelaku balap liar,” ujar AKP Toni Irawan. Menurut Toni, sejak Satlantas Polres Sumenep rutin melakukan patroli, pelanggaran lintas-lintas
Antisipasi pelanggaran lalin, Satlantas patroli di Lingkar Utara.
kendaraan di jalan lingkar utara mulai terkendali, karena masyarakat sudah tertib dalam berkendara. “Kami berharap masyarakat selalu disiplin dalam mematuhi peraturan lalulintas, tidak hanya saat ada polisi. Kesadaran bersama sangat dibutuhkan dalam rangka mengurangi angka kecelakaan lalu-lintas di wilayah hukum Polres Sumenep,” tandas AKP Toni. (aan/mik)
Ustaz Fathoni Mukhlis memberikan tausiyah di halaman mapolres.
Melalui Giat Binrohtal, Ajak Tingkatkan Iman dan Takwa Gresik, Memorandum Sebagai upaya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta karakter anggota, Polres Gresik menggelar pembinaan rohani dan mental (binrohtal) usai melaksanakan apel pagi, Kamis (25/3). Bertempat di halaman Mapolres Gresik Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, kegiatan binrohtal diikuti Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar, seluruh Pejabat Utama Polres Gresik, Perwira, Bintara dan ASN Polres Gresik. Serta dihadiri Ustaz Fathoni Mukhlis selaku penceramah. “Bulan ini kita berada pada bulan Sya’ban dan tepat pada hari Ahad tepat memasuki pertengahan bulan Sya’ban yang artinya 14 hari lagi kita akan bertemu dengan bulan Ramadan” terang Fathoni Mukhlis. Untuk mengisi bulan Sya’ban dan sekaligus sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadan
w wajib bagi seorang muslin meningkatkan kualitas diri dalam beramal saleh. Sebab, bulan Sya’ban adalah bulan l latihan. Pembinaan dan persiapan diri a agar menjadi orang yang sukses beramal shalih di bulan Ramadan. “Semoga kita bisa bertemu bulan Ramadhan yang penuh kemuliaan” ungkapnya. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar berharap seluruh anggota meresapi ceramah yang telah disampaikan oleh Ustadz Fathoni Mukhlis. Bersama-sama menyambut datangnya bulan Ramadhan dengan memperbanyak amal saleh. “Semoga dengan binrohtal ini dapat menambah keimanan dan ketaqwaan yang dapat diimplementasikan dalam kegiatan sebagai anggota Polri sehingga terwujud sikap profesional yang dilandasi dengan keimanan,” harap Kompol Eko Iskandar. (and/har/mik)
Bangkalan, Memorandum Belum genap sepekan sebagai Kapolsek Kwanyar, Iptu Moh Mansur rutin turun ke desa-desa untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat. “Sebagai pejabat baru, secara bergilir kami mulai rutin silaturahmi dari desa ke desa,” ujar Mantan Kanit KBO Satlantas Polres Bangkalan, Kamis (25/3). Selain untuk mengenal tokoh sentral di masing-masing desa seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda, ia juga ingin mencermati karakter masing-masing desa. Tour of duty sambangi desa ke desa di awal tugas ini, menurut Mansur, penting dilakukan. Dimana, sebagian dari 16 desa di Kecamatan Kwanyar adalah kawasan pesisir perairan Selat Madura, yang mayoritas penduduknya
komunitas nelayan. Beberapa desa di kawasan pesisir itu antara lain Desa Kwanyar Barat, Batah Barat, Betah Timur, Karang Anyar dan Karang Ngentang. Di desa ini, Mansur didampingi Bhabinkamtibas titip beberapa pesan kamtibmas guna menjaga stabilitas keamanan masing-masing desa. “Saat bertemu dengan para tomas, toga dan, toda di Desa Kwanyar Barat. Kamis (25/3) pagi, kami titip pesan agar para nelayan ikut menjaga ketertiban, keamanan dan stabilitas kamtibmas di sekitar peraiiran Selat Madura,” tandas Mansur. Terlebih, sejak tempo dulu, komunitas kaum nelayan di sejmlah desa pesisir itu, utamanya nelayan Desa Batah Barat, Ba-
tah Timur, Pasangrahan, dan Desa Kwanyar Barat, kerap terjebak konflik dan berujung pada bentrok fisik massal dengan para nelayan dari luar daerah. Utamanya nelayan Pasuruan dan Probolinggo. “Jika ada persoalan dan ketegangan di tengah laut, kami sarangkan agar segera menghubungi aparat keamanan. Termasuk petugas Polsek agar masalah bisa ditengahi dengan cara yang persuasif, tepat dan bijak, tanpa harus berujung bentrok antar nelayan di tengah laut,” harap Mansur. Saat nyambangi desa yang sebagian wilayahnya berupa hamparan bukit kapur, ia intens titip pesan yang berkait dengan ancaman bahaya tanah longsor. (ras/mik)
Muchlis alias Gembos menunjukkan barang bukti.
mencurigakan yakni Muchlis. Muchlis pada saat itu berada di pinggir jalan Desa Bendo. “Petugas saat melakukan penggeledahan terhadap pelaku menemukan barang
Probolinggo, Memorandum Untuk beradaptasi dengan lingkungan guna mengetahui kesiapsiagaan anggotanya, Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Muhamad Khoril mengontrol ruangan fungsi polsek jajaran, Kamis (25/3). Polsek jajaran yang dikontrol, yakni Polsek Wonoasih, Tongas, Sumberasih, Wonomerto, dan juga kantor lantas. Usai sertijab Kompol Muhamad Khoiril, beberapa waktu yang lalu selaku Wakapolres Probolinggo Kota langsung beradaptasi di lingkungan kantor lantas dan polsek jajaran. Kali ini, mengecek kesiapan anggota serta memeriksa kebersihan lingkungan kantor mapolsek. “Kegiatan pengecekan terhadap Polsek jajaran bertujuan untuk memantau langsung pelaksanaan tugas personil,” ujar Kompol Muhamad Khoiril. Di samping itu, kata Muhamad Khoiril, dapat diketahui sejauh mana kegiatan yang telah dilaksanakan oleh masing-masing polsek meski setiap kejadian di laporkan langsung oleh masing-masing polsek jajaran.
Wakapolres Muhamad Khoiril mengontrol kantor polsek jajaran.
Pelaksanaan pengecekan diawali dengan pengecekan ruangan fungsi kantor Lantas kemudian dilanjutkan ke polsek jajaran. ”Tingkatkan kewaspadaan anggota saat jaga dan lakukan patroli dini hari di kawasan yang dianggap rawan, serta jalin kerjasama yang baik dengan masyarakat,” tandas Wakapolres. Tak hanya itu, Wakapolres mengingatkan agar anggota
Kampung Tangguh Semeru (KTS) dan Posko PPKM Skala Mikro Desa Banjarsari, Trucuk. Kepala Desa Banjarsari BapakPatkhul Huda memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Kapolres Bojonegoro beserta rombongan yang berkenan meninjau Kampung Tangguh Semeru dan PPKM Mikro di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk. “Penduduk masyarakat Banjarsari sangat padat, dengan mata pencarian masyarakat banyak pada sektor perdagangan dan jasa sehingga banyak yang beraktivitas di luar desa, “ terangnya.
Kapolsek Kwanyar Iptu Moh Mansur sambangi tokoh masyarakat desa.
AKBP Yudhi didampingi Kapolsek Nglegok meresmikan rumah kantor bhabinkamtibmas.
besa besama Forkompimcam Ng-
legok melakukan pemotongan
pita tanda diresmikan.
mengajak masyarakat di masa pandemi agar tetap disiplin melaksanakan Prokes dengan baik. “Apabila ada masyarakat ada yang mengalami kedukaan diharapkan kekompakan masyarakat untuk saling berbagi untuk meringankan bebannya,” ungkap Rahmat. Hadir di acara tersebut Danyon 511 Letkol Inf A Wakhid Dedy, Pgs Dandim 0808 Blitar Letkol Arm Muslikh, Pengasuh Ponpes Baabusalam KH Badarudin, anggota DPRD Kabupaten Blitar FPKB Siti Yulaikah, Kabagops, Kasatbinmas,Kasatlantas, Muspika Kecamatan Nglegok, perwakilan toda, toga, dan tomas Desa Kemloko. (pra/mik)
selalu memperhatikan kerapihan dan sikap tampang saat bertugas karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Jaga kesehatan dengan menerapkan Protokol Kesehatan melalui 5 M dan meningkatkan kewaspadaan di wilayah Polsek, tetap menjaga kebersihan Mako, serta keamanan pada saat melaksanakan tugas di lapangan dan hindari perbuatan-perbuatan tercela dan tidak terpuji, bekerjalah dengan
ikhlas,” tutur Muhamad Khoiril. Begitu juga, lanjut Muhammad Khoiril, pemeriksaan ini akan dilaksanakan secara rutin dalam hal memberikan ketegasan bahwa kedisiplinan merupakan hal prioritas dalam organisasi Polri. “Pemeriksaan akan digelar secara rutin, ini untuk memberikan tubuh Polri yang disiplin dan profesional, karena menjadi prioritas, dan atensi pimpinan,” pungkasnya.(mhd/mik)
Kapolres Pandia Gencar Blusukan KTS dan PPKM Mikro Bojonegoro, Memorandum Untuk membantu mempercepat putusnya penyebaran Covid-19, Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia blusukan ke Kampung Tangguh Semeru (KTS) dan pemantauan PPKM skala Mikro. Kamis (25/3), Kapolres Pandia berkunjung ke Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk untuk meninjau fasilitas ketahanan, peninjauan panel data Kampung Tangguh Semeru dan PPKM. Di samping itu kapolres juga mengecek lokasi Ketahanan Pangan berupa pengembangan tanaman Hidroponik dan Budidaya Ikan Lele, di
Dalam sambutannya Kapolres Yudhi mengucapkan terimakasih kepada Kapolsek Nglegok dan Bhabinkamtibmas Desa Kemloko karena telah membuat inovasi. “Kami harapkan kedepan Rukan Bhabinkamtibmas dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Desa Kemloko,” ujar Kapolres Yudhi. Kapolres juga memberikan penghargaan yang tinggi kepada Bhabinkamtibmas Desa Kemloko atas dedikasinya dan kedepan akan diberikan prioritas untuk mengikuti seleksi SIP. Sementara itu pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Blitar H Rahmat Santoso
kartu ATM, dan dua bukti transfer ke bank. “Kemudian pelaku diamankan dan digelandang ke Mapolsek Pare guna penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Aipda Peni. (mis/mik)
Adaptasi, Wakapolres Khoiril Kontrol Polsek Jajaran
Kapolres Launching Rumah Bhabinkamtibmas Nglegok Blitar, Memorandum Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan melaunching rumah kantor Bhabinkamtibmas di Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar, Rabu (17/3). Kegiatan yang diselenggarakan di Rumah Kantor Bhabinkamtibmas Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar itu dihadiri Wakil Bupati Blitar H Rahmat Santoso. itar Kapolres Blitar Kota bersama rombongan tiba di Rumah Kantor Bhabinkamtibmas disambut o. Kepala Desa Kemloko. Selanjutnya, Kapolres didampingi Wakil Bupati Blitar
bukti di ponsel yang isinya rekapan togel,” ungkap Aipda Peni. Aipda Peni menambahkan, dari tangan pelaku petugas juga menemukan barang bukti 2 ponsel, 1 buku tabungan, 1
AKBP Pandia memberikan cendera mata ke pengurus KTS.
Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia mengapresiasi kepada Pemdes Desa Banjarsari dan Forkopimca Trucuk atas usaha kinerja dalam pembentukan Kampung Tangguh Semeru dan PPKM Skala Mikro di Desa Banjarsari RT 37/RW 06. “Update Zonasi Kabupaten Bojonegoro pada saat ini sudah masuk Zona Kuning, akan tetapi Virus Covid 19 di Kabupaten Bojonegoro sampai dengan saat ini masih ada dan pada setiap harinya masih terdapat penambahan kasus positif/ aktif. Zona Kuning didapatkan melalui proses dan upaya kolaborasi serta kerja keras antara Pemerintah, TNI, POLRI
dengan melaksanakan Ops Yustisi, membentuk kampung tangguh serta Posko PPKM Mikro,”tegasnya. Kapolres Pandia menuturkan, bila terdapat warga desa yang mengalami sakit agar segera melaksanakan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit atau pusksesmas sebagai upaya deteksi dini dan segera dilaksanakan treatmen. “Bagi warga desa yang pada saat ini positif Covid-19 dan melaksanakan karantina mandiri, agar diarahkan melaksanakan isolasi pada tempat karantina yang di sediakan oleh Pemkab Bojonegoro, “ terangnya. (top/har/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
JUMAT LEGI, 26 MARET 2021 HALAMAN 8
Pasuruan, Memorandum Warga Dusun Selokandang, RT 01, RW 09, Desa Kertosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan digegerkan dengan terbakarnya rumah milik Karnawi (60), Kamis (25/3) sekira pukul 04.15.
Kapolsek Purwosari AKP Safiudin menuturkan, api tersebut keluar dari kompor gas yang digunakan pemilik rumah memasak air dan menyambar sarungnya. Hingga api menjalar di area dapur dan atap rumah bagian tengah. “Warga yang mengetahui kebakaran langsung membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Lalu mengevakuasi seluruh barang dan perabotan yang bisa diselamatkan,”
ucap Safiudin. Un t u k m e n g a n t i s i p a s i menjalarnya api ke rumah tetangga, warga setempat menghubungi petugas PMK dan memadamkan aliran listrik. “Api dapat dipadamkan oleh warga sebelum mobil PMK datang,” ungkapnya. “Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, hanya mengalami kerugian materil sebesar Rp 15 juta,” tutup Safiudin. (rul/lis)
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Rumah Warga Kertosari Terbakar Petugas meninjau rumah yang terbakar.
Anggota TNI gotong royong bersama warga.
TMMD Ke-110 Kodim Bojonegoro
Tanamkan Karakter Gotong Royong
Bojonegoro, Memorandum Program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-110 di Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, merupakan upaya pemberdayaan dan menciptakan serta menguatkan karakter gotong royong di masyarakat. Saat ini para personel satgas TMMD sedang proses menjalankan persiapan pembangunan jalan aspal yang dibantu masyarakat Desa Jatimulyo. Dikatakan Lettu Ckm Suroto, Komandan SSK TMMD ke-110, dengan cara gotong royong adalah kunci utama menyelesaikan pekerjaan program TMMD di Desa Jatimulyo. “Dengan gotong royong membangun jalan secara bersama-sama antara TNI dan warga adalah bentuk kebersamaan untuk membangun desa,” kata Lettu Ckm Suroto. (top/har/lis)
Malang, Memorandum Rumah Sakit (RS) Lavalette Kota Malang berinovasi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Terbaru adalah program Kitabisa, website untuk menggalang dana dan donasi secara online dan transparan. Ini menawarkan bantuan pembiayaan pengobatan secara gratis bagi masyarakat yang kesulitan biaya. Humas RS Lavalette Rika menyampaikan, melalui program ini pasien yang membutuhkan penanganan medis secara mendesak namun terkendali oleh pembiayaan dapat segera tertangani dengan baik. “Alhamdullah dengan adanya Kitabisa ini banyak pasien yang terbantu yang membutuhkan pembiayaan. Bahkan pernah dulu ada yang sampai habis Rp 90 jutaan, dan ini terlunasi semua oleh aplikasi ini,” katanya. Selama ini sudah ba-
nyak yang terbantu dengan aplikasi ini. Pasien yang ingin memanfaatkan fasilitas ini syaratnya mudah. Yaitu, pasien atau pihak keluarga hanya menyetujui dan tidak keberatan kalau foto pasien di-upload melalui media sosial dengan didasari surat pernyataan bermaterai. “Karena ini nanti yang akan dilihat oleh calon donatur untuk membantu si pasien,” terangnya seraya menyebutkan aplikasi ini kerja sama dengan RS Lavalette sekitar 3 tahun. Disampaikan, sejarah kitabisa berawal dari 2013 yang lahir sebagai gerakan sosial, kemudian berkembang di 2014 menjadi wadah donasi online dan berlanjut di 2017 meluncurkan aplikasi kitabisa dan berkembang hingga 2019 dengan pro-
gram kebaikan lain. Program ini memiliki izin PUB (pengumpulan uang dan barang) dari kementrian sosial, dan sebagai bentuk transparansi juga diaudit oleh kantor akuntansi publik. Selama ini hasilnya wajar tanpa pengecualian (WTP). Lebih jelas dapat menghubungi humas RS Lavalette Jalan WR Supratman 10, Kelurahan Rampal Celaket, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dan dapat melihat informasi di website Kitabisa. com. (win/ari/lis)
FOTO: MEMORANDUM/WIN
FOTO: MEMORANDUM/DOK
Bantu Biaya Pengobatan, RS Lavalette Kerja Sama Program Kitabisa
RS Lavalette siap memberikan pelayanan terbaik.
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. GresikTuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Direktur Utama: Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Choirul Shodiq SH MH Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Pemimpin Perusahaan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
JUMAT LEGI, 26 MARET 2021 HALAMAN 9
FOTO: MEMORANDUM/DOK
2 Pengedar Pil Koplo Dibekuk Hasil rehab rumah yang dikerjakan oleh satgas TMMD.
TMMD Ke-110 Kodim Bojonegoro
Rehab Rumah Samadun Rampung
Kedua tersangka dibekuk di dua lokasi berbeda. Berawal dari tersangka GIL yang diamankan di jalan raya Dusun Sumberejo, Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Rabu (24/3) sore. Dari penangkapan itu, petugas melakukan pengembangan hingga mengamankan tersangka Hartoni di rumahnya. “Awalnya kami amankan tersangka GIL yang diketahui akan bertransaksi di lokasi tersebut. Dari hasil introgasi, petugas kembali bergerak mencari keberadaan tersangka Hartono di rumahnya,” terang Kapolsek Pasirian Iptu Agus Sugiharto, Kamis (25/3). Dari rumah Hartono, petugas mendapati barang bukti 1.594 butir pil koplo
Bojonegoro, Memorandum Renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) milik Samadun (67), warga RT 03/RW 01, Desa Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo, sebagai sasaran program atap, lantai, dan dinding (Aladin) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 tinggal selangkah lagi bisa ditempati. Saat ini personel satgas) TMMD masih melakukan finishing, yakni pembersihan lantai teras rumah. Sedangkan untuk atap, lantai, dan dinding sudah tuntas dikerjakan bersama warga. Dikatakan Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD Kodim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Bambang Hariyanto, percepatan pengerjaan rehab RTLH mengedepankan kekuatan kontruksi bangunan. Akhirnya, rumah bapak Samadun berjalan sesuai target dan saat ini sudah mencapai 95 persen. “Rumah milik bapak Samadun ini tinggal sedikit lagi pengerjaanya dan kemudian bisa ditempati pemiliknya,” terangnya, kemarin. Perwira menengah yang juga menjabat Dandim 0813/Bojonegoro ini menjelaskan, rumah hasil karya tangan tangan satgas TMMD dibantu warga ini diharapkan dapat memberikan manfaat lebih bagi pemiliknya. Sehingga, dengan rumah yang layak huni, sehat, aman serta nyaman ini pemilik rumah bisa hidup tenang untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarganya. Sementara Samadun menyampaikan terima kasih kepada pihak pemerintah kabupaten dan Satgas TMMD Kodim 0813 Bojonegoro, berkat tenaga dan kerja keras mereka, dirinya bisa menempati rumah baru yang lebih layak. “Sebelumnya rumah saya ini gentengnya banyak yang bocor, dindingnya terbuat dari kayu dengan banyak lubang serta beralaskan tanah,” tuturnya. (top/har/lis)
berlogo Y. Barang bukti tersebut dibagi menjadi beberapa paket berisi 1.000 butir. Sementara sisanya dikemas masing-masing 99 butir. “Tersangka GIL kami bawa ke mapolsek sementara tersangka
Hartono kami serahkan ke Polsek Candipuro sesuai domisili yang bersangkutan,” lanjut dia. Agus menjelaskan, pengungkapan kasus itu berawal dari operasi penya-
kit masyarakat (pekat) Semeru yang gencar dilakukan jajaran Polres Lumajang. Petugas memperoleh informasi jika ada praktik jual beli pil koplo di Pasirian. (ani/lis)
tutur Yuhronur. Dari 1,3 juta penduduk Lamongan, baru 33.000 ribu hingga 35.000 ribu yang sudah tercover. Untuk itu Yuhronur berharap ke depannya program BPJS Ketenagakerjaan dapat dioptimalkan dan menyasar seluruh elemen masyarakat. “Kalo bisa semua orang se-kabupaten di luar ASN menjadi peserta semuanya. Hanya dengan Rp 13.500 per orang per bulan. Seperti nelayan yang risikonya besar, para petani juga, apalagi yang pekerja kantoran,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Lamongan Dadang Setiawan memohon dukungan dan sinergitas bersama Pemkab Lamongan untuk mengenalkan lebih jauh tentang BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat luas. “Atas dukungan bapak bupati, seluruh perangkat desa telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Peserta dapat memiliki empat manfaat sekaligus, yakni jaminan kecelakaan, kematian, hari tua, dan pensiun. Ke depannya kita dapat bekerja sama untuk sosialisasi,” ungkapnya. (*/asw/lis)
FOTO: MEMORANDUM/ASW
Lamongan, Memorandum Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan secara simbolis santunan kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja atau kematian, Kamis (25/3). Penyerahan di ruang kerja bupati tersebut diberikan langsung kepada lima penerima manfaat. “Kita menyaksikan kemanfaatan BPJS Ketenagakerjaan dan beberapa program untuk meyakinkan. Banyak sekali sektor-sektor di masyarakat yang perlu dilindungi BPJS Ketenagakerjaan ini,”
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan santunan peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada salah satu ahli waris.
Jember, Memorandum Mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan tanggung jawab kita semua. Sebagai upaya membantu pemerintah, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Kodim 0824/Jember pantang mundur melewati jalur sungai dengan perpustakaan keliling menyasar desa terpencil. Hal itu untuk mengajak masyarakat dan santri giat membaca. Sebab, buku adalah jendela dunia guna melawan kebodohan dan memberantas buta huruf. Dengan membaca dapat meningkatkan kecerdasan dan membuka wawasan. Di tengah pandemi Covid 19, pemerintah masih melarang kegiatan yang mengumpulkan orang banyak, dengan demikian banyak sekolah belum melaksanakan belajar tatap muka. “Satu tahun sudah masa pandemi Covid-19, namun pendidikan tidaklah boleh berhenti. Untuk itu satgas TMMD tergerak dan bergerak untuk anak bangsa agar tidak berhenti membaca dan belajar,
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Pantang Mundur, Perpustakaan Keliling Sasar Desa Terpencil
Pria Ngempit Ditemukan Tewas
Menyasar desa terpencil dan melewati rintangan alam.
“ kata Letda Inf Lucky Candra. Salah satunya, lanjut Lucky, dengan
menggelar perpustakaan keliling di wilayah Desa Harjomulyo dan Mulyorejo.
Medan yang sulit dan beratnya halang rintang yang ada tidak membuat satgas TMMD menyerah. Ini dilakukan untuk membuat anak bangsa desa terpencil rajin membaca buku. “Kami membawa mobil khusus dan di dalam mobil ada berbagai macam buku pengetahuan, yakni tentang pertanian dan berkebun. Untuk ibu-ibu resep masakan, cara membuat macam-macam kue, untuk dibaca yang tidak dipungut biaya,” pungkasnya. Sementara Suwarti (35), warga Dusun Sumberlanas Barat, Desa Harjomulyo, mengatakan sangat senang dengan adanya perpustakaan keliling. Untuk menambah pengetahuan baik cara mengolah dan merawat tanaman serta tentang cara memasak. “Ini bisa meningkatkan gairah gemar membaca lagi bagi siswa yang berada di desa terpencil, dan menambah wawasan serta pengetahuan baik cara bertani dan resep kue maupun memasak ada, “ ungkap Suwarti. (adv/edy/lis)
Kejari Tulungagung Musnahkan Barang Bukti Tulungagung, Memorandum Bertempat di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Tulungagung, ratusan barang bukti (BB) dari 90 kasus kriminal yang telah selesai proses hukumnya sepanjang 2020 lalu dimusnahkan, Kamis (25/3). Kepala Kejaksaan Negeri Tulungagung Mujiharto yang memimpin pemusnahan barang bukti mengatakan, ini merupakan wujud transparansi sekaligus perintah hukum atas barang bukti yang telah selesai proses hukumnya. “Kita berikan bukti bahwa barang bukti yang sudah selesai proses hukumnya langsung kita musnahkan, bukan untuk dipakai lagi dan lain-lain,” jelasnya.
Mujiharto menyebut, BB yang dimusnahkan 385,64 gram sabu, 10.814 pil dobel L, 53 butir pil Alprazolam, 137 bungkus pil setelan sakit gigi, 17 bungkus pil setelan obat kecetit, kemudian 377 botol ciu, senjata tajam , sepeda motor, dan beberapa barang bukti lainnya. Pemusnahan dilakukan dangan cara dibakar, dirusak, dihancurkan, dan dibuang ke saluran air. “Untuk sabu tadi kita blender. Kemudian handphone kita pecah-pecah, untuk ciu kita buang ke saluran air kotor, untuk barang yang bisa dibakar kita bakar, untuk sepeda motor kita gerinda, dan kita pecahkan
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Pasuruan, Memorandum Warga Dusun Krajan, RT 01 RW 01, Desa Ngempit, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, digegerkan dengan tewasnya pria bernama H Zainal Abidin dalam keadaan membengkak dan hitam. “Korban pertama kali ditemukan H Mishat, Kamis (25/3) sekira pukul 10.00,” kata Kapolsek Kraton AKP Teguh Tamviyarno kepada Memorandum, kemarin. Teguh menjelaskan, awalnya saksi (H Mishat Red) berkunjung ke tempat tinggal korban. Saat akan memasuki rumah korban, saksi mencium bau menyengat. Lalu, saksi mencari tahu asal usul bau tersebut. Saat memasuki kamar korban, saksi melihat korban sudah tak bergerak dan membengkak. Usai melihat kejadian itu, H Mishat langsung melaporkan kepada warga setempat dan lmenghubungi Polsek Kraton serta Puskesmas Ngempit. “Setibanya kami bersama anggota dan petugas puskesmas di lapangan ditemukan korban sudah dalam keadaan membengkak dengan lengan tangan bagian atas menempel kabel kipas angin,” ujarnya. Pihaknya juga berkoordinasi dengan keluarga terkait meninggalnya korban. Pihak keluarga mengatakan kalau menganggap kejadian tersebut adalah musibah, “Keluarga korban menolak dibawa ke rumah sakit/autopsi, dan meminta agar korban disucikan sendiri oleh keluarga dan segera dilakukan pemakaman dan pihak keluarga bersedia membuat surat pernyataan,” ungkapnya. Dari keterangan pihak keluarga lanjut Teguh, pria tersebut tinggal seorang diri. Korban juga dikenal oleh keluarga dan masyarakat gemar mereparasi listrik. “Korban ini tinggal sendirian dan belum menikah. Sehari-harinya korban mereparasi seperti kipas angin, TV, dan lampu. Kelurga korban yang datang di TKP juga menyebutkan kalau korban selama dua hari ini tidak keluar rumah,” tutup Teguh. (rul/lis)
Tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Pasirian.
Bupati Lamongan Serahkan Santunan BPJS kepada Ahli Waris
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Petugas dibantu warga membawa jasad korban.
FOTO: MEMORANDUM/ANI
Lumajang, Memorandum Anggota Unit Reskrim Polsek Pasirian membekuk dua pria pengedar pil koplo berlogo Y. Mereka adalah GIL (18), warga Dusun Glendang Petung, Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, dan Hartono (25), warga Dusun Kampung Batu Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro.
Proses pemusnahan barang bukti di Kejari Tulungagung.
bagian-bagian yang bisa dipecahkan,” jelas dia. Dijelaskan Mujiharto, pemusnahan ini menunjukkan upaya serius yang dilakukan pihaknya dalam memerangi tindak kriminal di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Tulungagung. Sebelum melakukan pemusnahan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan ahli kesehatan, terkait penggunaan barang bukti seperti sabu untuk penelitian.
Namun tidak ada ahli kesehatan yang mengonfirmasi ulang untuk penggunaanya, sehingga pemusnahan dilakukan. “Sudah kita tawarkan, kalau saja ada ahli kesehatan yang memerlukan untuk pengembangan ilmu kesehatan barang kali, ternyata tidak ada,” terangnya. Disinggung mengenai total barang bukti yang dimusnahkan, Mujiharto menyebut senilai lebih dari Rp 400 juta. (fir/mad/lis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
JUMAT LEGI, 26 MARET 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto. KAB
4 Pejudi Kedung Gempol Diobrak Mojokerto, Memorandum Unit Reskrim Polsek Mojosari menggulung empat pejudi ceki di warung kopi Desa Kedung Gempol, Kamis (25/3). Mereka Miskan alias Kentul (51), Wakidi alias Bodel (56), Wahyudi alias Brewok (57), ketiganya warga Desa Gempol Malang, Kecamatan Mojosari. “Satu lagi bernama Agung Primamdani alias Keblek (34), warga Dusun/Desa Centong, Kecamatan Gondang. Mereka diamankan Kamis (25/3) sekitar pukul 22.00,” tegas Kapolsek Mojosari Kompol Heru Purwandi.
Disampaikan Kompol Heru Purwandi, keempat tersangka diamankan tengah asik berjudi kartu remi ceki. “Petugas menggrebek dan mengamankan empat tersangka,” tegas dia. Dari tempat kejadian perkara,
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Penjudi Ceki diringkus aparat Unit Reskrim Polsek Mojosari.
polisi mengamankan barang bukti dua set kartu remi, 6 set kartu remi buat cadangan, uang tunai Rp 780
ribu, dan satu lembar alas judi. “Tersangka melanggar pasal 303 ayat (1) ke 2e, atau pasal 303 KUHP,
Jo Undang-Undang No 7 tahun 74,” kata Kompol Heru Purwandi. (no/day)
FRMJ Pertanyakan Hibah Lahan Sentra Pengolahan Limbah
Riyantono ditahan Kejari Mojokerto.
Gunakan Dana Desa untuk Judi
Mantan Kades Sumberwuluh Ditahan Mojokerto, Memorandum Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto menahan mantan Kepala Desa Sumberwuluh, Kecamatan Dawarblandong Riyantono (43). Tersangka tersandung kasus dugaan korupsi dana desa Rp 274 juta. Penahanan tersangka Riyantono tersebut dilakukan setelah pihak Kejari Kabupaten Mojokerto menerima berkas perkara P21 tahap dua dari penyidik Polres Mojokerto Kota, pada Rabu (24/3/2021). Kasi Intel Kejari Kabupaten Mojokerto, Indra Subrata mengatakan, berkas perkara kasus penyelewengan dana desa dengan tersangka Riyantono Kades Sumberwuluh beserta barang buktinya dinyatakan lengkap memenuhi p21 tahap dua. “Tersangka kini dilakukan penahanan di Lapas Klas-IIB Mojokerto,” ungkapnya. Tersangka Riyantono menyalahgunakan wewenangnya ketika menjabat sebagai Kades Sumberwuluh 2013-2019. Awalnya, Pemdes Desa Sumberwuluh menerima dana transfer dari Pemerintah berupa Dana Desa tahap 1 dan tahap 2, pada 2018 yang nilainya mencapai Rp 438.576.600. Sesuai Rencana Anggaran Biaya Desa (RABDesa) dana desa tersebut akan digunakan untuk lima untuk mengerjakan lima paket pekerjaan dalam pembangunan infrastruktur di Desa Sumberwuluh. “Pengerjaan lima paket dari Dana Desa (DD) tahap I dan tahap II di Desa Sumberwuluh seperti pembangunan infrastruktur TPT tidak dikerjakan secara rampung. Bahkan, pengerjaan pembangunan TPT dan jalan paving Dusun Selogendogo tidak dikerjakan alias fiktif,” ucap Indra. Indra menyebut pembangunan infrastruktur yang belum rampung itu dikarenakan anggaran DD dari rekening kas desa yang dilakukan penarikan tunai oleh tersangka Riyantono mantan Kades Sumberwuluh tidak sepenuhnya digunakan untuk pembiayaan pengerjaan paket. Melainkan, anggaran DD diselewengkan yang digunakan tersangka Riyantono untuk berjudi dan keperluan pribadi. Akibat perbuatannya Riyantono selaku Kepala Desa Sumberwuluh 2013-2019 menyebabkan kerugian Negara senilai Rp.274.053.584.50. “Perbuatan tersangka melanggar Pasal 2 ayat 1, Pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” pungkasnya. (no/day)
Jombang, Memorandum Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ) mempertanyakan hibah lokasi pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Hal ini disampaikan saat rapat dengar pendapat (hearing) dengan Komisi C DPRD Kabupaten Jombang. Ketua FRMJ, Joko Fattah Rachim menyampaikan, banyak ketidak sesuaian terkait pemberian lahan pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun. Joko Fattah Rachim meyakini, hibah dilakukan perorangan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang. “Inilah yang kami anggap tidak sesuai,” terang Joko Fattah Rachim, Kamis (25/3). Ia menyebutkan, ada perorangan yang menyumbang lahan untuk Pemkab Jombang dipergunakan untuk lokasi pengolahan limbah. Hal ini sudah berjalan selama puluhan tahun. Ironisnya, pengusaha membeli limbah yang bakal diolah tadi dari berbagai pabrik yang ada di wilayah Indonesia. “Bisnis limbah ini kan aneh, sebab pengusaha membeli bahan dari sejumlah pabrik yang ada di Indonesia. Kalau mengacu pada aturan, hal itu kan sudah jelas-jelas tidak diperbolehkan,” ujarnya. Mengingat jumlah pengusaha yang menekuni bidang pengolahan limbah B3 memang tidak sedikit. Alhasil dibentuklah koperasi yang
Anggota Komisi C menggelar hearing dengan FRMJ.
beranggotakan kurang lebih 35 pengusaha. Nah anggota koperasi inilah yang urunan untuk menyiapkan lahan yang digunakan sebagai sentra pengolahan. “Maka kami anggap ini tidak sesuai, sebab lahan yang nantinya dihibahkan ke Pemkab justru dari perorangan. Lebih jauh lagi, usaha yang dijalankan jelas-jelas mena-
brak aturan,” pungkas Fattah. Anggita Komisi C, Miftahul Huda mengatakan, mekanisme sesuai dengan ketentuan atau dari aspek hukum, hibah tadi dibenarkan. “Jadi setelah hearing tadi, rekan-rekan FRMJ sudah dapat menerima. Sebab semua proses hibah telah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” sebutanya.
Huda juga menegaskan sampai saat ini koperasi beranggotakan puluhan pengusaha masih atas nama pribadi. “Sampai hari ini koperasi masih atas nama pribadi yang memberikan hibah. Inilah yang kami sebut bahwa proses hibah dapat dibenarkan secara hukum,” terangnya. Tahaban hibah ditempuh, lanjut Huda, lantaran sudah tersedian
lahan yang telah ditentukan. Barulah bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk membuat sentra pengolahan limbah dapat dilakukan. “Poin utama yang harus ditempuh yakni ketersediaan lahan yang dijadikan lokasi sentra pengolahan limbah B3. Setelahnya, barulah bantuan DAK baru dapat turun,” tandas Huda. (wan/day)
139 Desa Terima Bantuan Keuangan Rp 51,350 Miliar Mojokerto, Memorandum Sebanyak 139 desa dari 18 kecamatan se-Kabupaten Mojokerto, menerima bantuan keuangan desa (BK Desa) tahun anggaran 2021 sebesar Rp 51,350 miliar. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Rabu (24/3) pagi di Pendapa Graha Majatama. Bantuan ini diberikan sebagai sarana mempercepat pembangunan infrastruktur desa, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam rangka menyeimbangkan pertumbuhan dan perekonomian. Ini demi visi misi mewujudkan Kabupaten Mojokerto maju, adil dan makmur. Hal tersebut juga sesuai dengan komitmen bahwa pembangunan di Kabupaten Mojokerto,
akan dimulai dari desa. Maka dari itu, Bupati Ikfina pada sambutan arahan mengatakan harus tercipta suatu sinergi antara Pemda dan Pemdes dalam mengelola anggaran secara tepat. Prinsip kehati-hatian harus sangat diutamakan. Ini mengingat setidaknya ada delapan area intervensi Satgas Pencegahan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait tata kelola Pemda, termasuk cakupan pengelolaan anggaran bagi desa. “Beberapa hari setelah dilantik, saya dan Gus Barraa menerima kunker KPK. Ternyata ada program baru, yakni Satgas Pencegahan. Tujuannya adalah mengarahkan secara sistematis agar jangan sampai terjadi kasus korupsi Kepala Daerah. Saya juga ingin menerapkan
kepada panjenengan semua para kades, untuk mengikuti arahan KPK tersebut demi pemerintahan bersih bebas korupsi,” tutur Bupati Mojokerto. Bupati juga berpesan agar hasil pembangunan yang sudah terealisasi untuk kepentingan ekonomi, dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. “Tadi saya lihat beberapa yang diajukan, sebagian digunakan untuk pembangunan jalan dan balai desa. Ada juga untuk pembangunan bersifat pendongkrak roda ekonomi seperti pasar, kios dan gedung olahraga. Saya mohon agar bisa dikelola secara konsisten dan memberi manfaat kontinyu bagi masyarakat. Apabila ada hambatan, segera komunikasi dan konsultasi dengan Pemda,” imbuh Bupati Ikfina. (war/day)
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyerahkan bantuan keuangan desa secara simbolis ke salah satu kepala desa.
Tampung Aspirasi Warga
Ketua DPRD Kota Mojokerto Gelar Reses Mojokerto, Memorandum Ketua DPRD Kota Mojoketo Sunarto, menggelar reses di daerah pemilihan (dapil) Perum Magersari Indah, Kecamatan Magersari. Kegiatan ini untuk menampung aspirasi warga terkait usulan pembangunan. Sunarto menyampaikan, agenda kegiatan di luar masa sidang bulan
Maret 2021 untuk menampung aspirasi warga. “Warga hadir menyampaikan usulan terkait pembangunan disekitar,” tegas Sunarto. Sunarto menegaskan, lima hal penting dalam pokok pikiran (pokir) supaya dapat terlaksana. Diantaranya regulasi pokok pikiran harus sesuai, sehingga semua usulan dapat terealisasi. “Reses harus
sesuai program pemerintah. Jadi regulasinya dari daerah ke provinsi, pusat, harus sinkron agar dapat terlaksana,” kata Sunarto. Lebih lanjut dikatakan Sunarto, usulan harus sesuai pokok pikiran. Sehingga dapat terealisasi sesuai program pemerintah. Yakni meliputi jaring pengaman sosial, pemulihan ekonomi, pemulihan
FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR
Ketua DPRD Kota Mojokerto Sunarto berdialog dengan warga Perum Magersari Kota Mojokerto.
kesehatan, infrastruktur dan peningkatan SDM. “Sementara ini untuk pokir itu tidak terbatas jumlahnya. Jadi nanti barangkali ada usulan, diusahakan jangan sampai menyimpang dari lima program tersebut,” beber politikus dari PDIP Kota Mojokerto tersebut. Kegiatan reses di hadiri Sekretaris DPC PDIP Kota Mojokerto, Yustinus Arianto; Ketua Fraksi PDIP Kota Mojokerto Ery Purwanti; Staf Ahli Fraksi DPRD Agus Harijono.
Sekretaris DPC PDIP Kota Mojokerto, Yustinus Arianto mengatakan serap aspirasi menjadi bagian terpenting yang melekat pada PDIP untuk menyerap aspirasi warga Kota Mojokerto. “Mencapai pembangunan yang nantinya disusun melalui APBD. Untuk warga bisa mengungkapkan uneg-uneg. Mencapai kesejahteraan rakyat demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat,”pungkasnya. (war/adv/day)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL
JUMAT LEGI, 26 MARET 2021 HALAMAN 11
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Kecewa
Sambungan dari halaman 1
trauma gara-gara kejadian live malah dijadiin bercandaan,” tulisnya di fitur stories Instagram, Kamis (25/3). “Gak papa deh, level bahagia lu pada memang segitu ya yaudah. Kalau lu lu semua seneng gue ikut seneng deh. Have fun,” lanjutnya. Pelecehan itu dialami Hasyakyla semalam. Awalnya ia live di Instagram sendirian. Tidak ada yang aneh dengan kegiatan itu. Kakak dari Adhisty Zara tersebut tampak asyik menyapa penontonnya. Selanjutnya, wanita yang akrab disapa Kyla itu menerima ajakan live bersama dari salah satu akun. Ia mengira akun itu adalah Iin Waode, temannya yang juga koreografer JKT48. “Live barenglah. Ayo, Kak Iin. Tapi, sebentar lagi aku mau makan, sudah dipanggil oleh kanjeng ratu (ibu). ‘Kak Iin mau live bareng.” ucap Hasyakyla Utami sambil membacakan komentar dari orang tersebut. Setelah bergabung sosok yang disebut Iin Waode itu ternyata tidak memperlihatkan wajah. Hasyakyla sempat menyapanya, tapi yang terlihat justru kemaluan pria. Tak lama, Hasyakyla Utami langsung menyudahi sesi live Instagram tersebut. Hasyakyla lantas mengungkapkan awal mula kejadian itu lewat fitur Instagram Stories. “Jadi, tadi gue live, terus ada yang mengatasnamakan Kak Iin dan itu di-hack, itu bukan Kak Iin. Waktu request live bareng, dia ngelihatin...” katanya. Tak sedikit yang bertanya tentang kejadian tersebut kepada Hasyakyla. Ia juga muncul di twitter mengungkap kekecewaannya. “Fix trauma live Instagram selamanya,” kicau Hasyakyla Utami. (dth/nov)
Kepergok Jalan...
Sambungan dari halaman 1
yang dan cintanya kepadaku,” ucap Ida, lirih. Perselingkuhan Bima terbongkar setelah Ida mengetahui dengan mata kepalanya sendiri. Bima tepergok jalan berdua dengan seorang wanita di sebuah mal. “Tahu dia jalan sama perempuan, aku langsung datangi. Dia beralasan perempuan itu anak buahnya. Katanya mau pasang reklame rokok ke manajer mal,” katanya. Memang, Bima adalah supervisor salah satu rokok di Surabaya. Tentunya dia punya anak buah. Jadi, saat itu Ida mempercayainya. “Aku percaya saja saat itu. Tidak ada kecurigaan apa pun, karena aku tahu pekerjaan Bima. Yang membuat aku semakin percaya, Bima memperkenalkan aku sebagai istri,” ungkapnya. Sejak saat itu Bima mulai berubah. Semakin sering sendiri dan asyik dengan handphone-nya. Setiap ditanya, Bima selalu menjawab semua baik-baik saja. “HP yang biasanya tidak dikunci, sekarang dikunci tanpa sepengetahuanku. Tapi aku tetap saja tidak menaruh curiga. Bima memang selalu memberikan alasan yang menurutku masuk logika,” terangnya. Beberapa bulan kemudian, Bima semakin menunjukkan perubahan. Dia yang biasanya pulang paling lambat pukul 17 00 menjadi pulang larut malam. “Biasanya pulang tepat waktu, tetapi sejak kejadian itu pulangnya selalu larut malam,” bebernya. Ida sempat mempertanyakan kepada Bima. Tetapi, sekali lagi Ida mendapatkan jawaban yang masuk akal. “Katanya lembur, mempersiapkan even promosi. Dia menunjukkan kertas selebaran yang isinya soal even itu. Saya percaya lagi,” ujarnya. (mg5/jos, bersambung)
Pria Griya Kebraon Mati Gantung Diri Surabaya, Memorandum Warga Jalan Griya Kebraon Utara IV digegerkan kematian Yanuar Firmansyah yang tinggal di rumah nomor 13. Pria 31 tahun itu ditemukan sudah tidak bernyawa dengan cara gantung diri di kamarnya, Kamis (25/3). Kapolsek Karangpilang Kompol Samsul Hadi mengatakan, atas laporan itu, anggota segera meluncur ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan identifikasi. “Petugas yang mendapat laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk memeriksa saksi-saksi,” katanya. Selain itu, olah TKP juga dilakukan Tim Inafis Polrestabes Surabaya dan jenazah korban kemudian dibawa ke RSU Dr Sutomo untuk divisum. “Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Sebelum kejadian korban tidur bersama istrinya kemudian naik ke lantai dua hingga ditemukan gantung diri,” paparnya. (alf/nov)
Warga dibantu petugas mengevakuasi jenazah korban di lokasi.
Seseorang Minta Tebusan Akay mengungkapkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan camat hingga tingkat RT serta RW di Tambaksari. Dia juga sudah mencari petunjuk bersama Forkopimcam Tambaksari dengan cara menyebarkan foto Ara ke semua warganya. “Diharapkan apabila nanti ada yang melihat bocah itu bisa secepatnya melapor atau mengamankan korban lebih dulu. Kami juga minta unit reskrim untuk mengecek CCTV di sekitar lokasi. Ada CCTV yang terpasang di depan masjid, ini masih kami cek,” pungkas Akay. Tidak lama setelah posting-
an berita anaknya menyebar di medsos Facebook, Budi, orang tua Ara mendapat pesan singkat WhatsApp ( WA). Dalam pesan itu, seseorang meminta sejumlah uang sebagai tebusan jika Ara ingin kembali ke rumah. “Suami saya dapat pesan dari seseorang yang meminta tebusan uang,” terang Putri. Putri berharap kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan putrinya untuk segera melapor ke kepolisian terdekat, atau mengantarkan langsung ke rumah. “Mohon untuk yang mengetahui keberadaan anak saya bisa mengantarkan ke rumah di
Jasad Yanuar di kamar.
Sambungan dari halaman 1 Jalan Karanggayam 1 nomor 47,” pintanya. Sementara itu, kasus hilangnya seorang gadis juga terjadi di Wonokromo. Friska Azizah Febriani (12), hilang setelah dia meninggalkan rumahnya di Jalan Karangrejo Gang Buntu, sejak Kamis (18/3) malam. Saat meninggalkan rumah, gadis yang masih duduk di bangku SD itu membawa HP serta motor milik ayahnya, Satna Kanti Krisnusada. “ Saya sudah melapor ke Polsek Wonokromo. Dan juga berusaha mencari Friska hingga ke Krian,” terang Satna. (fdn/nov)
Safrina Anindya Putri menunjukkan foto putrinya yang hilang.
Tengkurap tanpa Busana Ristitanto mengungkapkan, kali pertama jenazah korban ditemukan resepsionis hotel, Tafif, warga Jalan Putat Gede. Ristitanto mengatakan, saat itu Tafif sedang bekerja seperti biasanya. Sekitar pukul 10.00, saksi menghubungi kamar korban karena waktunya check out. “Namun ketika ditelepon tidak ada jawaban dari kamar korban,” kata Ristitanto. Merasa curiga, Tafif naik ke lantai 9 untuk mengecek kamar korban.“Pintu kamar yang ditempati korban diketuk berkali-kali ternyata tidak ada jawaban atau respons,” imbuhnya. Selanjutnya, Tafif kembali ke lobi untuk mengambil kunci cadangan. Setelah itu, kembali ke lokasi dengan mengajak sekuriti untuk bersama-sama membuka kamar korban. “Begitu pintu kamar dibuka, tubuh korban kondisinya tengkurap di bawah kasur,” jelas Ristitanto.
Mengetahui tamu hotelnya sudah tidak bernyawa, Tafif segera menghubungi Polsek Sawahan. Setelah di identifikasi, jenazah Novitasari selanjutnya dibawa ke kamar mayat RSU dr Soetomo guna divisum. “Menurut keterangan resepsionis, korban check in sendirian di hotel pada Rabu (24/3) pukul 11.00,” imbuhnya. Ristitanto menegaskan, hasil identifikasi petugas inafis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. “Korban meninggal diduga karena sakit hipertensi. Kami juga menemukan obat-obatan di dalam tas miliknya,” tandas Ristitanto. Polisi akhirnya mengungkap siapa sebenarnya Novitasari. Menurut Ristitanto, korban diketahui sebagai cewek panggilan (booking). “Korban merupakan cewek panggilan online,” beber Ristitanto.
Sambungan dari halaman 1
Kartu identitas korban.
Terungkapnya latar belakang korban itu, sambung Ristitanto, diungkap DT, teman korban asal Ngawi yang dulu pernah sama-sama indekos di Jalan Prapanca. Masih kata Ristitanto, korban memang pernah satu kos dengan DT. Namun sejak pindah kos, ia tidak mengetahui lagi keberadaan Novitasari atau tempat kosnya sekarang. “Dulu DT
pernah satu kos-kosan dengan korban,” ujarnya. Saat dimintai keterangan di mapolsek, DT mengetahui Novitasari tewas setelah dihubungi petugas kepolisian. Kebetulan di HP korban terdapat nomor kontak DT. Karena polisi ingin menghubungi keluarga Novitasari, sebab sesuai dengan identitas KTP-nya berasal dari Jabar.
Tak Ada Acuan Gambar secara manual. “Dituntut cepat selesai, kalau gambar menyesuaikan saja. Saya mengerjakan sesuai pengalaman saya 30 tahun membangun infrastruktur,” imbuhnya. Weinar juga mengaku ia bekerja di PT MPM sejak 23 Oktober 2020. Namun pada tanggal 23 Desember 2020, ia keluar. Sebab, menurut dia manajemen PT MPM tidak bagus. “Manajemennya kurang
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Jenazah korban kali pertama ditemukan oleh orang tuanya (saksi) yang curiga karenaYanuar tak kunjung turun dari lantai dua setelah melaksanakan salat Subuh. Setelah dicek, ternyata korban tergantung dengan memakai tali tampar. Tak pelak hal itu membuat saksi kaget dan menangis histeris. Kejadian itu juga membuat geger warga setempat. Apalagi korban dikenal sebagai pribadi yang pendiam. Sebelum ditemukan tewas, Yanuar sekitar pukul 05.00 bangun untuk menunaikan salat Subuh di kamarnya. Namun, setelah itu korban tidak kunjung turun hingga pukul 06.00. Merasa curiga, orang tua korban naik ke lantai dua untuk memastikan bahwaYanuar baik-baik saja. Mereka terperanjat saat melihat kondisi anaknya tergantung dengan tali tampar yang diikatkan ke usuk rumah. “Korban sempat diturunkan oleh warga. Namun nyawanya tidak tertolong,” ujar Johannes Hermanto, tetangga korban, kemarin. Warga kemudian melaporkan kasus tersebut ke anggota linmas dan diteruskan ke Polsek Karangpilang. Sedangkan
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
FOTO: MEMORANDUM/JAKA
Surabaya, Memorandum Akibat menghabisi Achmad Suhandi hingga kehilangan nyawa, Matnadin (55), dituntut 16 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Parlin Manullang dari Kejari Tanjung Perak Surabaya. Dalam pertimbangan JPU, terdakwa dianggap melakukan pembunuhan berencana menggunakan celurit yang sebelumnya ia persiapkan dengan cara membeli di Pasar Camplong, Sampang, seharga Matnadin Rp 100 ribu. “Memohon kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Matnadin, dengan pidana penjara selama enam belas tahun penjara,” ucap JPU Parlin saat membacakan tuntutannya di PN Surabaya, Kamis (25/3). JPU menyatakan bahwa terdakwa Matnadin telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 340 KUHP dengan ancaman pidana seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara. Atas tuntutan JPU, Victor Sinaga, penasihat hukum terdakwa berencana mengajukan pembelaan (pledoi) pada persidangan selanjutnya. “Kami akan mengajukan pembelaan Yang Mulia, kami mohon waktu satu minggu,” ujar Victor kepada majelis hakim yang diketuai Hizbullah. Diketahui pada Januari 2019 terdakwa Matnadin pulang minum kopi dan akan masuk ke kamar. Pria memergoki korban berada di kamar bersama istrinya. Hanya saja, Achmad Suhandi akhirnya berhasil kabur. Sejak kejadian itu terdakwa mencari korban, tapi tidak pernah ketemu. Dendam bercampur sakit hari kepada korban karena menyelingkuhi istrinya. Seminggu kemudian atau Jumat 9 Oktober 2020, terdakwa membeli celurit di Pasar Camplong, Sampang. Terdakwa lalu pulang ke rumahnya di Jalan Wonosari Wetan Gang 2-E . Hingga terdakwa melihat korban pada Jumat 16 Oktober 2020 sedang duduk-duduk di depan rumahnya. Seketika terdakwa mengambil celurit lalu mendekati korban. Saat itu, di sekitar lokasi juga terlihat Nurul, anak korban. Tak lama kemudian terdengar teriakan minta tolong dari mulut Suhandi. Nurul menyaksikan bapaknya dicelurit di tubuh, tangan, dan perutnya hingga tewas. Kemudian terdakwa kabur ke rumah orang tuanya di Desa Rabesan, Camplong, Sampang. (mg5/nov)
FOTO: MEMORANDUM/RIO
Pembunuh Wonosari Dituntut 16 Tahun
“Setelah DT kami hubungi d dan mengaku kenal dengan k korban, sehingga kami suruh b bersangkutan melihat langsung k hotel. Ternyata benar, DT ke m mengaku mengenali wajah korb ban,” jelas Ristitanto. DT juga mengaku, jika korban memang mempunyai riwayat sakit darah tinggi. Hal ini juga diperkuat obat-obatan yang ditemukan polisi di dalam tasnya. “Obatnya untuk penyakit hipertensi,” pungkas Ristitanto. Sementara itu, pihak Hotel Holiday Inn saat dikonfirmasi Memorandum malah terkesan menutup-nutupi peristiwa tersebut. “Tidak ada kejadian apa-apa Mas di sini,” kata Wahyu, resepsionis hotel. KemudianWahyu menyarankan Memorandum konfirmasi langsung ke Polsek Sawahan. “Kata manajer saya silakan menghubungi anggota Polsek Sawahan,” tuturnya. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 bagus. Orang-orangnya yang baru datang ingin jadi pimpinan semua. Waktu saya keluar, memang tidak ada ventilasi waktu saya pulang. Dan untuk Jetty (dermaga sandar kapal) masih berbentuk I. Harusnya T. Untuk infrastruktur lainnya sudah beres,” jelasnya. Sebelumnya, saksi Albert dalam keterangannya mengaku bekerja sebagai pengawas proyek pembangunan tersebut. Ia
mengaku tidak pernah melihat grand design proyeknya. “Beberapa bangunan saya lihat memang tidak sesuai. Saya diberitahu Pak Wisnu. Tidak ada ventilasi di bangunan asrama, sedangkan untuk Jetty tidak sesuai karena belum bisa dibuat kapal bersandar,” terangnya. Usai mendengar keterangan para saksi, sebelum sidang ditutup, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Novan dari Kejati Jatim
menyampaikan kepada majelis hakim yang diketuai Tumpal Sagala untuk menghadirkan kembali saksi Gentha. “Terkait permintaan tim penasehat hukum terdakwa untuk kembali menghadirkan saksi Gentha, menurut kami keterangannya sudah cukup diperdengarkan pada sidang sebelumnya. Namun tetap akan kami coba panggil kembali majelis,” ujar JPU menjelang sidang
ditutup. Terpisah, Alvin Lim, penasehat hukum terdakwa usai sidang mengatakan bahwa belum beresnya pengerjaan infrastruktur dikarenakan adanya penghentian yang dilakukan oleh antarpihak. “Ibarat kita mengerjakan gedung 20 lantai, lalu kerja sama dihentikan pada saat pengerjaan lantai 15, bagaimana bisa selesai,” ujarnya. (mg5/nov)
memorandum.co.id
GRESIK-PANTURA
memorandumredaksi @gmail.com
JUMAT LEGI, 26 MARET 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA
Jemaah Calon Haji Lamongan Berangkat Juni Lamongan, Memorandum Warga Lamongan bisa bersyukur karena tahun ini bisa melaksanakan rukun Islam kelima yaitu berhaji ke Mekah. Pada tahun lalu, mereka tak bisa berhaji karena pemerintah Arab Saudi melarang terkait pandemi Covid-19. Kabid Haji dan Umrah Kementerian Agama Lamongan Banjir Sidomulyo mengatakan, jadwal dan rencana pemberangkatan haji dari Kemenag RI akan dilaksanakan pada 15 Juni 2021. Pada tanggal tersebut, merupakan keberangkatan haji kloter pertama. “Menurut arahan menteri agama pada 15 Juni mendatang, meski masih menunggu kebijakan pemerintah Arab Saudi. Kami dituntut menyiapkan keberangkatan dan persiapan,” katanya, Kamis (25/3). Lanjut Banjir, sebelum berangkat menuju tanah suci, para jemaah calon haji (JCH) harus melakukan vaksin terlebih dahulu. Kemenag sudah menyiapkan vaksinasi untuk para JCH yang sudah mendaftar. “Ada sekitar 400 JCH yang sudah divaksin, selebihnya menunggu giliran. Ke-400 jamaah itu dari JCH yang lanjut usia. Kemarin disampaikan Dinkes Provinsi Jatim saat bertemu dengan DPR RI dan pihak litbang jika semua JCH adalah prioritas vaksinasi,” lanjutnya. Sejauh ini, sebut Banjir, ada sebanyak 1.643 JCH yang siap diberangkatkan ke tanah suci pada Juni mendatang. Dari 1643 JCH ada sebanyak 35 orang meninggal dunia dalam penantian berangkat ke tanah suci. “Ada 1.643 JCH yang sudah melakukan pelunasan. Sayangnya ada 35 di antaranya meninggal dunia dan kuotanya dilimpahkan ke ahli waris. Jadi jumlah tetap 1.643 JCH. Semoga tidak ada tambahan lagi yang meninggal dunia, sebelum mereka menunaikan ibadah haji,” harapnya. (tri/har/udi)
Terlindas Dump Truck, Pemotor Tewas Gresik, Memorandum Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Raya Manyar, Gresik, Kamis (25/3). Pengendara motor tewas terlindas dump truck. Korban bernama Denik Vica Sari (23), warga Perum GKGA, Kedanyang Kebomas. Ia menunggangi motor N-Max W 6602 CO yang melaju dari arah timur menuju barat. Wakapolsek
Manyar Iptu M Yasin mengungkapkan, insiden maut itu terjadi tepat di depan PT Liku Telaga.
Kronologisnya, dump truck W 9055 UYV yang dikemudikan Ahmad Junaedy, warga Watu Mas Jedong, Kecamatan Ngoro, Mojokerto, melaju searah dengan korban. “Setibanya di
TKP (tempat kejadian perkara, red), dump truck berusaha menyalip kendaraan yang ada di depannya dari lajur kiri,” bebernya, Kamis (25/3). Nahas, saat bersamaan motor korban juga melaju di lajur kiri dengan kecepatan sedang. Sopir
dump truck tidak mampu mengerem mendadak hingga kecelakaan pun tak terhindarkan. “Akibat kejadian itu, pengendara motor menabrak trotoar hingga memantul masuk ke tengah ban dump truck. Korban meninggal seketika,” imbuh M Yasin. Korban mengalami luka parah dan tergeletak di jalan raya. Petugas yang tiba di lokasi kemudian melakukan evakuasi dengan mobil ambulans. (and/har)
Korban dievakuasi petugas. GRAFIS: AZIZ FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Wantimpres Soekarwo Kunjungi Desa Prayungan
FOTO: MEMORANDUM/ DOK
Petugas Dinkes Bojonegoro memberikan penyuluhan di posyandu remaja.
TMMD Ke-110
Gelar Posyandu Remaja di Tambakrejo Bojonegoro, Memorandum Di hadapan puluhan remaja Desa Jatimulyo, Tambakrejo, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro melaksanakan posyandu remaja di lokasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110. Kegiatan pos pelayanan terpadu (posyandu) remaja merupakan bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM). Kegiatan ini dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, termasuk para remaja. Dikatakan Nina Erlina selaku Pj PTM Keswa Dinkes Bojonegoro, kegiatan yang bekerja sama dengan Kodim 0813/Bojonegoro pada program TMMD ke-110 dalam rangka memberdayakan masyarakat. Dan juga memberikan kemudahaan dalam memperoleh pelayanan kesehatan bagi remaja untuk peningkatan derajat kesehatan dan keterampilan hidup sehat remaja. Turut hadir dalam kegiatan juga adalah Didik Herdiono selaku Pj DBD, PKM Tambakrejo, dr Yulia, drg Dewi, Polindes Tambakrejo, Lina Widyaningsih dan Danang. Ada juga Danton 2 SSK Satgas TMMD Lettu Laut Prasetyo Permadi dan Kades Jatimulyo Koso. Nina Erlina menambahkan posyandu remaja memiliki tujuan untuk meningkatkan peran remaja dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi posyandu remaja. Selain itu, guna meningkatkan pendidikan keterampilan hidup sehat (PKHS), meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja tentang kesehatan reproduksi bagi remaja. Yang tak kalah penting adalah meningkatkan pengetahuan terkait kesehatan jiwa dan pencegahan penyalahgunaan NAPZA. “Yang lebih penting adalah posyandu remaja juga untuk mempercepat upaya perbaikan gizi remaja. Mendorong remaja untuk melakukan aktivitas fisik, melakukan deteksi dini, dan pencegahan penyakit tidak menular (PTM). Dan, meningkatkan kesadaran remaja dalam pencegahan kekerasan,” jelasnya. Menurutnya, sasaran dari kegiatan posyandu remaja ini adalah remaja pada usia 10-18 tahun. Laki-laki dan perempuan dengan tidak memandang status pendidikan dan perkawinan termasuk remaja dengan disabilitas. Sedangkan untuk sasaran petunjuk pelaksanaan terdiri dari petugas kesehatan, pemerintah desa/kelurahan (termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan). Pengelola program remaja, keluarga, masyarakat, serta kader kesehatan remaja. Komandan Peleton (Danton) 2 Satgas TMMD Kodim 0813 Bojonegoro Lettu Laut Prasetyo Permadi mengatakan, kegiatan posyandu remaja memiliki banyak manfaat. Remaja akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang meliputi beberapa hal seperti kesehatan reproduksi remaja, masalah kesehatan jiwa, pencegahan penyalahgunaan NAPZA, pencegahan penyakit tidak menular dan pencegahan kekerasan pada remaja. “Adanya kegiatan ini juga dapat dijadikan kesiapan para remaja untuk memiliki keterampilan hidup yang sehat. Serta sebagai aktualisasi diri untuk peningkatan derajat kesehatan remaja,” pungkasnya. Kegiatan TMMD tahun ini berlangsung di dua desa wilayah Kecamatan Tambakrejo yaitu di Desa Jatimulyo dan Desa Ngrancang selama satu bulan dari 2 Maret sampai dengan 31 Maret 2021. (top/har/udi)
Bojonegoro, Memorandum Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres)RI Soekarwo melakukan kunjungan kerja di Desa Prayungan, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (25/3). Kedatangan Soekarwo bersama tim peneliti kajian literasi informasi untuk membangun kebudayaan digital di Kabupaten Bojonegoro. Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah bersama jajarannya menyambut kedatangan watimpres. Dalam sambutanya, Bupati Anna menyampaikan selamat datang kepada Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo, dan tim peneliti di Kabupaten Bojonegoro. Kedatangan Wantimpres menjadi suatu energi tersendiri karena sistem pemerintahan berbasis elektronik dicanangkan, butuh perjuangan besar menerapkannya. “Hal itu terjadi karena beberapa infrastruktur yang kurang memadai untuk sarana prasarana pendukung terhadap ITE,” ucapnya. Bupati Anna juga menjelaskan, semenjak 2020 pihaknya telah meminta Kemenpan RB RI, agar sistem pemerintahn berbasis elektronik (SPBE) bisa terlaksana dengan baik, dan infrastruktur sumber daya manusia yang memiliki keahlian IT. Namun, infrastruktur belum semuanya memadai untuk sarana prasarana pendukung SPBE
“
Dalam era 4.0 maka kita dituntut untuk berdamai dengan digital. Salah satunya telah dilakukan oleh Desa prayungan dengan menggunakan digital untuk nonpelayanan publik pemerintah ini yang khas,” SOEKARWO Wantimpres RI kalau wilayah perkotaan mungkin sesuatu yg tidak terlalu sulit. “Tapi wilayah seperti Bojonegoro yang 40% wilayah pegunungan ini tentunya kami masih konsentrasi untuk infrastruktur jalan dan akses darat,” terang Bupati. Kendala kedua, lanjut bupati, soal sumberdaya manusia. Sehingga sejak 2020 sudah meminta ke menpanRB, SPBE itu bisa terlaksana dengan baik selain sarana prasarana yaitu infrastruktur sumber daya manusia. maka mindset saat rekrutmen CASN pun masuk PPPK itu tentunya ada lokasi khusus terhadap penyiapan SDM yg mempunyai keahlian IT. “Jadi untuk sektor IT mungkin bagian dari sektor kalangan profesi karena sesuatu yg baru
FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Wantimpres RI Soekarwo di Balai Desa Prayungan.
semenjak dunia mencanangkan dengan 4.0,” tuturnya. Pemerintah telah membuat satu data kemudian Aplication intelligent (AI) dan lainnya. “Pemkab Bojonegoro sendiri dalam pengusulan sudah mengusulkan 1.000 CASN tapi di antaranya 145 itu adalah yang mempunyai keahlian IT,” jelas Anna. Dalam kesempatan itu, Bupati Anna juga melaporkan bahwa Desa Prayungan menjadi salah satu desa yang sudah mengelola sistem data berbasis IT dengan baik. Bahkan kemarin mendapat penghargaan di Jawa Timur. “Kami ucapkan selamat kepada pemerintahan Desa Prayungan ini menjadi magnet bagi desa desa lain untuk menerapkan SPBE dan sebagainya,”
pungkasnya. Sementara itu Wantimpres Soekarwo menyampaikan bahwa di Indonesia pengguna ponsel mencapai 338 juta atau 124% dari jumlah penduduk 270 juta pada 2020. “Sebagian besar ada yang punya dua ada tiga ponsel satu orang,” ucapnya. Selain itu, UMKM di Indonesia terdapat 64,2 juta itu memberikan PDB 60,4 persen dan menjadi tulang punggung Indonesia, maka para pelaku UMKM inilah yang harus diperhatikan. “Dalam era 4.0 maka kita dituntut untuk berdamai dengan digital. Salah satunya telah dilakukan oleh Desa prayungan dengan menggunakan digital untuk nonpelayanan publik pemerintah ini yang khas,” tuturnya.
Selain itu wantimpres mengusulkan kepada Bupati Anna yaitu membuat konsep cyber optic agar tidak tergantung pada Base Transceiver Station (BTS). Dalam kunjungan wantimpres ini hadir pula Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto yang sangat mengapresisi Pemerintahan Desa Prayungan. Desa Prayungan telah mewakili Bojonegoro meraih KIP Award 2020 Provinsi Jatim tahun 2020. Kini Wantimpres berkenan hadir mengunjungi Desa Prayungan guna pengumpulan data dan melihat secara langsung pemanfaatan teknologi informasi berbasis digital untuk pelayanan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (top/har/udi)
Tangkal Radikalisme, Polres Gresik Gelar FGD Bareng Pelajar Gresik, Memorandum Upaya mereduksi radikalisme dan terorisme sejak dini terus digencarkan. Polres Gresik menggelar focus group discussion (FGD) bersama pemuda dan pelajar, Kamis (25/3). Berbagai perspektif terbangun dalam diskusi ini. Bertempat di ruang Call Center Polres Gresik, acara tersebut dipimpin langsung Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar didampingi Kasat Binmas AKP Ach Said dan KBO Satintelkam Ipda Anang Fathoni. Acara dihadiri 75 orang pelajar.
Wakapolres Gresik mengatakan, FGD seperti ini sangat penting untuk dilakukan. Utamanya bagi generasi muda dengan harapan mampu membangun perspektif dalam menanggulangi paham yang berbahaya bagi keberlangsungan berbangsa dan bernegara. “Kegiatan ini sangat penting bagi generasi muda untuk mengetahui peran pelajar dalam mencegah dan menanggulangi paham radikalisme,” ujar mantan Kasatlantas Polresta Sidoarjo itu. Dewasa ini perkembangan radikalisme dan terorisme se-
makin marak terjadi di Indonesia bahkan dunia. Hal ini seiring perkembangan teknologi dan informasi yang mempermudah upaya propaganda dan doktrinasi. Kondisi ini menjadi rentan bagi para generasi muda. Bukan tanpa alasan, perkembangan teknologi dan informasi khususnya internet dan media sosial sangat identik dengan pemuda. Singkatnya, mayoritas pengguna internet adalah generasi muda. Nah, menanggulangi potensi terburuk sejak dini, Polres Gresik menginisiasi FGD bersama pelajar. Harapannya
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar dalam kegiatan FGD dengan pelajar.
dapat memberikan benteng pemahaman bagi generasi muda. Serta mendorong agar menjadi terdepan dalam perlawanan terhadap paham yang bertentangan dengan Pancasila. “Saya harap adik-adik jan-
gan sampai terpapar paham radikalisme. Generasi muda harus terdepan dalam upaya menjaga kesatuan dan persatuan bangsa,” tegas perwira menengah dengan satu melati di pundak itu. (and/har)