SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id memora
SENIN PON, 26 JULI 2021
memorandumredaksi@gmail.com
HARGA Rp 3.500,-
WARGA GRESIK JUAL TABUNG OKSIGEN FIKTIF VIA FACEBOOK WARG
RAUP RP 7,5 JUTA
Serba Bersama
Sura Surabaya, Memorandum Di D tengah kelangkaan tabung oksigen, masih saja ada a segelintir orang yang memanfaatkannya. Seperti yang dilakukan Hari Kurnioran awan (36), warga Jalan Panca Warna, Gresik yang menjual aw ual tabung oksigen fiktif di Facebook (FB) demi mencari keuntungan. ok ungan.
Oleh: Dahlan Iskan
Bersambung ke halaman 2
FOTO: MEMORANDUM/RIO
B
ETAPA sulitnya menjadi menteri kesehatan di masa sekarang ini. Lebih sulit lagi karena di tiga kali perubahan sistem penanganan pandemi, sang menteri tidak menjadi pemegang komando tertinggi. Jumlah penduduk yang terjangkit Covid mencapai rekor baru –bahkan di tingkat dunia. Jumlah yang meninggal belum pernah setinggi Jumat lalu. Obat sulit didapat. Harga obat naik ratusan persen. Oksigen dikeluhkan di mana-mana. Rumah sakit kewalahan. Dokter dan nakes banyak berkurang –karena meninggal, sakit, dan isoman.
Akibat perbuatannya, tersangka akhirnya berurusan dengan anggota Resmob Satre Satreskrim Polrestabes Surabaya. Ini ssetelah seorang korbannya, Willi William, warga Mulyorejo melapor k karena merasa ditipu. Ia telah mem memesan dan membeli tabung oksi oksigen seharga Rp 7,5 juta ke Hari tapi tidak kunjung dikirim. P Polisi akhirnya menindaklanjuti d dan melakukan penyelidikan hing hingga meringkus tersangka di rum rumahnya. Guna penyidikan lebih lanjut, Hari lalu digiring ke map mapolrestabes. “Tersangka kami tang tangkap di rumahnya dan mengakui semua perbuatannya,” kata Kasa Kasatrestim Polrestabes Suraba-
Hari Kurniawan
Tersangka kami tangkap di rumahnya dan mengakui semua perbuatannya. AKBP Oki Ahadian Kasatrestim Polrestabes Surabaya n, Minggu ya AKBP Oki Ahadian, (25/7). Informasi yang dihimpun, tika Willikejadian bermula ketika Bersambung ke halaman 11
Joko Widodo
Makan di Tempat Maksimal 20 Menit PPKM Level 4 Diperpanjang hingga 2 Agustus Jakarta, Memorandum Presiden JokoWidodo (Jokowi) memutuskan untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 periode 26 Juli hingga 2 Agustus 2021. Namun, Jokowi menekankan terdapat beberapa penyesuaian kebijakan dalam PPKM level 4 itu. Misalnya membolehkan sejumlah tempat dan warung makan buka, begitu juga toko kelontong hingga tempat cukur rambut. “Dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, ekonomi, dan dinamika sosial, saya memutuskan untuk melanjutkan PPKM level 4 dari 26 Juli sampai 2 Agustus 2021,” kata Jokowi saat konferensi pers, Minggu (25/7). Secara rinci, sejumlah kebijakan penyesuaian di antaranya pasar rakyat yang jual sembako diperbo-
Tumpukan Ban Kemlaten Terbakar
A
RTIS Fanny Ghassani mengaku sedang menjalani LDR atau long distance relationship dengan sang suami, Erwan Agustian Priyambudi. Fanny menjelaskan, hal itu terpaksa dilakukan karena mengikuti peraturan pemerintah saat ini terkait penanganan COVID-19 melalui PPKM. Meski begitu, Fanny mengatakan sebetulnya ia memiliki kesempatan untuk menyusul suaminya itu di Bali sebelum PPKM diterapkan. Namun artis 30 tahun itu memilih mengikuti peraturan yang ada. “Sebenarnya aku bisa pulang kan,
Surabaya, Memorandum Dalam sehari kebakaran terjadi di dua lokasi berbeda di wilayah Surabaya, Minggu (25/7). Kejadian pertama berada di lahan milik Irianto, Jalan Kemlaten Gang 10, Kebraon, Karang Bersambung ke halaman 11
Sakit Hati Dipukul Sapu Polisi Bekuk Pembunuh Juragan Pakaian Toko Surya Mas Pasar Kapasan Surabaya, Memorandum Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap pembunuh Samsul Mahmud, penjual pakaian di Toko Surya Mas Pasar Kapasan. Pelaku adalah Choirul Rofik (21), warga Jalan Kalimas Hilir Gang 2. Pemuda itu, dicokok anggota resmob di Desa Jeddih, Kecamatan Socah, Bangkalan, Madura. Hingga kini, petugas juga masih memburu satu pelaku lain yakni MLK, paman Choirul yang ikut membantai korban hingga tewas. “MLK juga ikut menge-
Meng, dewan apresiasi kerja keras nakes.
-
Nakes pria? Memang pria harus kerja keras, perempuan harus kerja kenyal!
Si Mameng (Hombreng)
FOTO: MEMORANDUM/RIO
Bersambung ke halaman 11
-
Bersambung ke halaman 11
Choirul Rofik
Bersambung ke halaman 11
Petugas damkar berjibaku memadamkan api di Jalan Kemlaten pada Minggu (25/7).
DIAMUK MASSA Pria Simolawang Tepergok Curi HP di Pasar Pakis Surabaya, Memorandum Tidak hanya gagal menikmati barang hasil curiannya, Ansory juga harus menghabiskan masa tuanya di penjara. Pria 51 tahun itu tepergok mencuri HP milik Eka Maulida saat mengantre di Pasar Pakis, Jalan Padmosusastro. Sebelum digiring petugas, warga Jalan Simolawang II Barat itu sempat diamuk massa. Beruntung, polisi yang kebetulan sedang melakukan patroli kring serse di sekitar lokasi langsung mengamankan
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Sering Lakukan
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
FANNY GHASSANI
Ansory
ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS
Sahabat Kenthel Banget (4)
Tabungan untuk Modal Usaha Keesokan harinya, dengan susah payah karena keterbatasannya, Hasan benar-benar merealisasikan tekadnya. Menemui pengacara untuk minta tolong menguruskan perce-
Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
Bersambung ke halaman 11
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SENIN PON, 26 JULI 2021 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Warga antusias menjalani vaksinasi.
Buruh Dapat 10 Ribu Dosis, Warga Pesisir 1.200 Sidoarjo, Memorandum Forkopimda Jatim meninjau vaksinasi untuk buruh di PT Integra Indocabinet Tbk, di Desa Betro, Kecamatan Sedati, kemarin (24/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari bantuan 10.000 vaksin untuk buruh dari pemprov. Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, vaksin khusus buruh dan masyarakat sekitar ini dilakukan secara bertahap. "Percepatan vaksin ini sebagai upaya pencegahan penyebaran dari hulu," jelasnya. Khofifah juga memastikan pasokan vaksin untuk Jatim aman. Masyarakat diimbau tidak perlu khawatir. vaksinasi berbasis karyawan di PT Integra Indo-
cabinet diharapkan bisa menyisir secara maksimal berbagai segmen sehingga bisa meningkatkan herd immunity atau kekebalan bersama Dari PT Integra Indocabinet, Tbk rombongan Gubernur Jawa Timur bergerak menuju Desa Kalanganyar, sedati, untuk meninjau pelaksanaan vaksin yang dimotori oleh Ikatan Alumni Unair. "Kami memilih target warga kampung dan pesisir, karena warga di daerah ini belum banyak ter-cover," ungkap Sekretaris Ikatan Alumni Unair cabang Sidoarjo, dr Berlian Anik Herlina. "Untuk target sasaran dari vaksin hari ini 1.200 orang," lanjutnya. (bwo/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Ribuan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Bumi Sholawat di Lebo, menjalani vaksinasi Covid-19, Minggu (25/7). Vaksinasi ini juga disaksikan Forkopimda Jatim yang berpacu dengan waktu dalam membentuk herd immunity di lingkungan ponpes. Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan vaksinasi ini menjadi salah satu upaya terpenting untuk dapat mengendalikan Covid-19. Apalagi capaian vaksinasi di Jatim sudah 7 juta lebih dan paling tinggi di Indonesia. Maka untuk itu perlu kerja sama dan support dari komponen khususnya untuk masyarakat ikut berperan aktif terlibat dalam mensukseskan vaksin massal ini. "Pada saat ini kegiatan vaksinasi massal sudah dilakukan di beberapa titik pertama di Ponpes Bumi Sholawat, dan selain itu dilakukan secara door to door di Dusun Biting, Desa Suko," terangnya. Selain itu guna membantu masyarakat yang terdampak pandemi akan dilakukan bhakti sosial dengan pembagian sembako. Sementara itu Gubernur Khofifah Indarparawansa bersama jajaran
FOTO: MEMORANDUM/BWO
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Ribuan Santri Ponpes Bumi Sholawat Divaksin
Gus Ali mendampingi Forkopimda Jatim mengawasi vaksinasi santrinya.
forkompinda yang meninjau vaksinasi, menyebutkan santri termasuk sasaran anak-anak yang berumur 12 sampai dengan usia 17 tahun. "Kita harus bisa memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi ini dengan
membangun sinergitas bersama dan dengan lebih baik hingga herd immunity lebih cepat tercapai. Pada HUT RI ke-76 target herd immunity bukan 70 tapi 76 persen. Dan alhamdulillah sampai
hari ini yang tercatat di dashboard kemenkes, vaksinasi Jawa Timur secara dosis 1 masih tertinggi seluruh Indonesia begitu pun untuk dosis ke 2 juga tertinggi," katanya. (bwo/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Patroli PPKM, Kapolresta Blusukan Salurkan Bansos
Kapolresta Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro menyerahkan dua karung beras kepada seorang warga.
Sidoarjo, Memorandum Di tengah patroli PPKM level 4 di wilayahnya, termasuk mengecek sejumlah pos penyekatan pembatasan mobilitas, Sabtu (24/7) malam, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro membagikan bantuan sosial paket sembako kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Patroli secara humanis dengan melibatkan personel gabungan Polri, TNI, satpol PP, dan relawan. “Kami lakukan patroli PPKM level 4 untuk mengecek agar terlaksana dengan baik. Termasuk kami cek juga 13 pos penyekatan pembatasan mobilitas. Hasilnya kepatuhan masyarakat terus meningkat,” ujar kapolresta. Dengan semakin meningkatnya kepatuhan masyarakat akan peraturan PPKM level 4, khususnya di wilayah Kabupaten Sidoarjo diharapkan dapat mempercepat upaya pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19. Masyarakat juga diimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Terkait penyaluran bantuan sosial
Serba Bersama Masih pula dipermalukan di depan publik. Dan yang mempermalukan atasannya sendiri: Presiden Republik Indonesia. Anda semua sudah tahu: Bapak Presiden ke sebuah apotek kecil di Bogor. Dalam keadaan normal pun belum tentu punya stok vitamin D3 5.000 iu. Bapak Presiden menemukan kenyataan: banyak obat yang sangat diperlukan tidak ada di apotek itu. Termasuk vitamin D3 5.000 iu tersebut. Sang presiden lantas menelepon Menteri Kesehatan Budi Sadikin. Wajah sang menteri, yang lagi menerima telepon, ada di layar dekat presiden. Presiden tidak marah-marah. Tidak menegur. Tidak mengeluarkan kalimat bernada tinggi. Presiden hanya memberitahukan apa yang dilakukan di apotek barusan. Tidak ada juga petunjuk dari presiden harus bagaimana dan harus melakukan apa. Pun, presiden tidak memberikan target: apa yang harus dilakukan dan kapan harus diselesaikan. Presiden hanya memberitahukan apa yang beliau lakukan dan beliau lihat. Tanpa ”diberi tahu” presiden pun, Budi Sadikin sudah tahu. Semua jenis media mempersoalkannya sejak sebulan sebelumnya. Melihat adegan itu –agak telat– perasaan saya campur aduk. Saya pernah menjadi bawahan seperti itu. Tapi, saya belum pernah merasakan suasana seperti itu. Ups... mungkin pernah. Ketika menjadi bawahan yang
berupa paket sembako di sela Kapolresta Sidoarjo melakukan patroli PPKM level 4, menurutnya sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Penyaluran bansos yang dilakukan secara door to door agar lebih tepat sasaran. Seperti yang dilakukan di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, operasi blusukan itu juga untuk bersilaturahmi dengan warga. “Ada 300 paket sembako yang kami salurkan bersama polsek jajaran. Semoga bantuan yang kami serahkan dapat meringankan beban saudara-saudara yang terdampak akibat pandemi,” jelas Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro. Katemo (82), warga Desa Kalitengah, mengaku senang mendapatkan perhatian ini. Apalagi ia bersama istri sempat terkejut rombongan Kapolresta Sidoarjo datang ke rumahnya. “Terima kasih sudah diberi bantuan sosial paket sembako. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami berdua,” ucapnya. (bwo/jok/epe)
Sambungan dari halaman 1 sangat bawah dulu. Di masa muda. Dipermalukannya pun sebatas sebagai bawahan yang bawah. Sakitnya terbatas. Tapi, ketika bawahan itu seorang menteri, posisi bawahan tersebut sangat tinggi. Ketika dijatuhkan, sakitnya tentu luar biasa. Akan beda dengan ketika posisinya masih bawahannya bawahan. Mungkin Pak Menteri menyesal: mengapa mau diangkat menjadi menteri. Yang pengangkatannya dilakukan di tengah pandemi. Bukan sebelum pandemi. Beliau tentu sudah tahu: risiko apa yang harus dihadapi. Seberat apa tanggung jawabnya. Kini beliau tidak bisa lagi menyesali diri. Di depannya hanya ada pilihan: mundur atau bertahan. Saya akan menghargai dua-duanya. Kalau beliau mundur, memang pahit sekali. Mungkin baru sekali ini ia mengalami kegagalan dalam karier. Beliau bukan orang yang diambil dari comberan. Beliau adalah berlian di sepanjang hidupnya: kuliah di ITB –prodi nuklir pula, jadi bankir yang sangat menonjol, menjadi CEO salah satu bank terbesar di negeri ini –dengan sukses besar– menjadi penerobos pengambilalihan Freeport –yang sangat bersejarah. Lalu, masuk ke arena jabatan politik: kalah. Letnan Jenderal Ali Sadikin juga selalu sukses besar. Jadi dewa. Dipuja. Lalu, masuk arena sepak bola: gagal. Namanya pun jatuh.
Waktu naik ke arena politik, beliau masuk posisi yang salah. Beliau bukan dokter. Tapi, mau menjadi menteri kesehatan. Saya termasuk yang tidak menilai itu salah. Menjadi menteri adalah menjadi pemimpin –bukan menjadi kepala bagian produksi sebuah pabrik. Untuk jabatan setinggi itu, yang diutamakan adalah dua ini: kemampuan leadership dan kemampuan manajerial. Budi Sadikin punya dua-duanya. Sangat tidak diragukan. Sudah dibuktikan. Apalagi, beliau diberi pendamping, wakil menteri, seorang dokter yang levelnya sudah doktor dan guru besar: Dante Saksono Harbuwono. Tentu saya tidak tahu bagaimana proses Budi Sadikin bisa menjadi menteri kesehatan. Apakah tahu-tahu jadi. Atau ada proses dialog. Saya teringat ketika diminta Bapak Presiden (SBY) untuk menjadi Dirut PLN. Juga dalam situasi krisis: krisis listrik. Saya tahu diri. Saya tidak langsung bersedia –meski saya sadar bahwa perintah seorang presiden jangan diabaikan. Niat saya tidak mengabaikan. Saya justru ingin menjunjung marwah seorang presiden. Yakni, Presiden harus tahu bahwa saya bukan insinyur listrik – bahkan bukan sarjana. Saya hanya tamatan pondok pesantren: hanya tingkat madrasah aliyah pula. Saya kemukakan itu di depan presiden. Agar dipikirkan ulang pencalonan saya.
Saya berpikir, bisa jadi Bapak Presiden akan disalahkan banyak orang: mengapa mengangkat lulusan madrasah menjadi Dirut PLN –yang lagi krisis pula. Maka terucapkan kata-kata beliau: ”Saya sudah tahu itu. Saya melihat kemampuan leadership dan manajerial”. Ya sudah. Yang penting, saya tidak boleh mengutamakan ambisi, tapi mencelakakan atasan saya. Saya tidak mau melempar bola api ke atas. ”Melempar bola api ke atas” adalah salah satu topik yang saya pilih di program mentoring leadership untuk beberapa direksi perusahaan saat ini. Setelah jelas posisi saya itu, saya plong. Beban mental berkurang. Tapi, saya sadar kelemahan saya: tidak tahu teknis listrik. Memang saya sudah pengalaman membangun dua PLTU, tapi kecil-kecil –untuk ukuran bisnis listrik. Saya pun sadar: direksi PLN harus kompak –untuk bisa mengatasi krisis listrik saat itu. Saya harus memilih sendiri siapa saja yang akan duduk menjadi direktur PLN –mendampingi saya. Saya bertekad untuk tidak membawa satu orang pun dari luar ke PLN. Pasti masih banyak orang PLN yang hebat-hebat. Dalam proses pengangkatan saya itu, ada dialog. Saya yang minta dialog: saya dipanggil Menteri BUMN Bapak Mustafa Abubakar dan Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh. Saya ajukan persyaratan saya itu: saya harus diberi wewenang
menentukan siapa saja yang jadi direksi PLN. Kalau tidak, saya tidak mau menjadi Dirut PLN. Untuk apa menjadi Dirut tapi tidak bisa mengatasi krisis listrik. Beliau setuju. ”Tapi, SK-nya harus tetap dari menteri BUMN,” ujar Pak Abubakar. Tentu saya tahu: harus begitu. Tidak masalah. Said Didu, sekretaris menteri waktu itu, membuatkan SK-nya. Saya juga minta saran Said Didu: siapa anak muda di PLN yang pintar, bersih, dan jujur yang bisa saya ajak diskusi rahasia untuk memilih calon direksi itu. Saya tidak kenal satu pun orang di PLN. Syarat lain dari saya tidak sulit: tidak mau menerima fasilitas apa pun dari PLN. Tentu disetujui. Di situ ada unsur ”diberi wewenang”. Otoritas. Saya tidak tahu apakah dalam proses pengangkatan menteri kesehatan yang bukan dokter itu juga melewati dialog seperti itu. Yang jelas, saya melihat tidak ada wewenang yang cukup yang diberikan kepada menteri kesehatan di tengah krisis ini. Atau saya salah lihat, maafkan. Di atas menteri kesehatan dan tim khusus. Mungkin saking besar dan luasnya cakupan pandemi. Padahal, ”kewenangan” dan ”tanggung jawab” itu menyatu dalam proses manajemen. Apalagi di tingkat leadership. Misalnya: vaksinasi harus mencapai 70 persen di akhir Oktober 2021. Apakah itu tanggung jawab menteri kesehatan atau tanggung jawab
ketua tim apa itu? Dalam doktrin manajemen, tidak ada yang namanya ”tanggung jawab bersama”. Harus ada satu orang yang bertanggung jawab: siapa. Kelangkaan obat: tanggung jawab siapa. Dan seterusnya. Lengkap dengan kewenangannya. Kita sering melihat slogan di terminal bus: ”Kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama”. Toh tidak pernah bersih juga – dulu, entah sekarang. Tidak ada lagi slogan dengan bunyi seperti itu di stasiun kereta api, sejak era Ignasius Jonan –karena tanggung jawab kebersihan ada di pribadi kepala stasiun itu sendiri. Stasiun pun bersih. Memang bikin gemes: Jumlah persediaan vaksin tercatat mencapai 150 juta. Yang ingin divaksin terlalu banyak, sampai antre –hanya sedikit yang ogah. Produksi vaksin di Bandung tiap hari sudah bisa mencapai: 1,4 juta ampul. Tapi, yang sudah divaksin baru 60 juta orang. Itu tanggung jawab siapa? Jangan ada moto tanggung jawab kita bersama. Itu hanya enak diucapkan, puas di hati, tapi bisa seperti terminal bus hasilnya. Saya setuju dengan pendapat ini: vaksinasi adalah harapan utama kita melawan pandemi. Capaian 70 persen adalah mutlak. Akhir Oktober harus selesai. Selebihnya urusan siapa yang harus bertanggung jawab. (*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SENIN PON, 26 JULI 2021 HALAMAN 3
Direktur Utama SKH Memorandum Menikahkan Putrinya
John Thamrun meninjau sejumlah puskesmas di Surabaya.
Insentif Nakes 2021 dari Pusat Tersendat Dewan Apresiasi Semangat Pantang Kendor
Surabaya, Memorandum Anggota DPRD Kota Surabaya mengapresiasi kerja keras tenaga kesehatan (nakes) selama masa pandemi Covid-19. Bahkan, meskipun insentif para nakes ini belum cair, namun itu bukan sebagai alasan membuat semangat mereka kendor. “Meski ada beberapa informasi soal insentif bagi nakes yang terhambat, namun apresiasi setinggi-tingginya dari saya untuk para nakes. Perjuangan mereka sangat layak diapresiasi,” kata anggota Komisi B DPRD Surabaya John Thamrun, Minggu (25/7).
Terlebih lanjut John, jam operasional di puskesmas seluruh wilayah Kota Surabaya saat ini buka selama 24 jam non-stop. Sehingga politisi Fraksi PDI-P ini yakin, semangat pantang menyerah dari nakes akan ada hasilnya. Bahwa n Bersambung ke halaman 4
D
ihadiri Dahlan Iskan, tokoh pers nasional dan mantan Menteri BUMN era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Direktur Utama SKH Memorandum Choirul Shodiq menikahkan putrinya Dian Maulida Rachmawati, dengan pemuda asal Menganti, Gresik, Reynaldi Indra Rachman, di Masjid Al-Akbar Surabaya, Sabtu (24/7). Dalam akad nikah yang tetap menggunakan disiplin protokol Kesehatan (prokes) secara ketat ini dihadiri sekitar 40 orang. Sebagian besar dari keluarga mempelai pria dan wanita. Acara ini berlangsung sakral, dan tanpa digelar pesta setelah akad nikah karena masih di masa pandemi. “Baguslah acaranya. Selamat buat Shodiq yang hari ini menikahkan putrinya,” ujar Dahlan Iskan yang juga menjadi saksi dalam pernikahan tersebut. Sedangkan Choirul Shodiq mengucapkan syukur Alhamdulillah, karena meski suasana prihatin dirinya bisa menikahkan anak sendiri. “Karena itu mengikuti Rasul, yaitu menikahkan anak sendiri,” ujar Shodiq. Shodiq juga mengucapkan terima kasih kehadiran Abah Dahlan Iskan untuk sebagai saksi pernikahan anaknya di tengah kesibukannya.
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ARIS
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Berlangsung Sakral meski Tanpa Pesta
Choirul Shodiq menikahkan putrinya di Masjid Al-Akbar Surabaya.
Hadir pula menyaksikan acara itu pemimpin redaksi SKH Memorandum Arief Sosiawan. “Semoga menjadi pasangan yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ujar Wawan, panggilan akrab Arief Sosiawan. Setelah acara akad nikah tersebut tidak ada pesta yang digelar untuk merayakan hari bahagia tersebut. Hanya ke-
rabat dan teman-teman dekat saja yang datang ke rumah untuk mengucapkan selamat, dengan tetap melaksanakan disiplin prokes. “Tidak ada pesta, teman-teman yang datang untuk mengucapkan selamat juga perwakilan, karena ini memang masih di masa pandemi,” ujar Redaktur Pelaksana SKH Memorandum Tri Haryoko.(tyo/day)
FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
Vaksinasi Berbasis Keluarga Selamatkan Generasi Bangsa
Ketua DPRD Jatim Kusnadi
Surabaya, Memorandum Meluasnya sebaran Covid-19 di Jatim hingga menyasar generasi muda dan anak-anak, DPRD Jatim mendorong percepatan vaksinasi bukan lagi berbasis personal, tetapi berbasis keluarga. Ketua DPRD Jatim Kusnadi menjelaskan, peningkatan kasus
Covid-19 di Jatim itu terbanyak berasal dari klaster keluarga. “Sehingga kasus pada anak-anak juga meningkat. Kami minta vaksinasi Covid-19 juga diubah berbasis keluarga bukan lagi personal agar bisa menyelamatkan generasi bangsa,” pinta Kusnadi. n Bersambung ke halaman 4
Dahlan Iskan (tiga dari kanan) foto bersama kedua mempelai dan keluarga.
Pemred SKH Memorandum Arief Sosiawan foto bersama kedua mempelai.
DPRD Surabaya Ajak Penyintas Covid-19 Peduli Sesama
Adi Sutarwijono: Ayo Rek, Donor Plasma Konvalesen S
etelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono, melakukan donor plasma konvalesen yang akan diberikan ke penderita Covid-19. Donor dilakukan di Kantor PMI (Palang Merah Indonesia) Kota Surabaya, Jalan Embong Ploso 7-15, Sabtu (24/7). Didampingi Achmad Hidayat, tenaga ahli Ketua DPRD, Adi Sutarwijono telah menjalani uji laboratorium di Kantor PMI, y Dia dua hari sebelumnya. dinyatakan memenuhi syarat untuk menjadi pendonor plasma konvalesen. “Saya bersyukur dinyatakan lolos screeg sehingga ning, dinyatakan layak menjadi pendonor plasma. Dengan demikian, saya bisa berbagi kesem-
buhan, berbagi kesehatan, berbagi optimisme dan spirit kehidupan bagi penderita Covid-19,” kata Awi panggilan Adi Sutarwijono kepada Dokter Martono Adi Triyogo, Kabag Pelayanan dan Humas PMI Kota Surabaya. Dijelaskan Awi, donor plasma konvalesen adalah metode pengambilan darah plasma dari penyintas Covid-19 atau orang yang sudah sembuh. Selanjutnya, plasma diberikan sebagai terapi untuk pasien Covid-19 yang sedang dirawat. Terapi donor plasma j salah satu pengobatan p g menjadi dalam setahun terakhir. berw Plasma bagian cair yang berwarna mengand kuning dari darah yang mengandung s antibodi. Pasien yang sudah semanti buh, telah membentuk antibodi dari Covid-19. Antibodi inilah yang Covi didonorkan kepada pasien Covid-19. an Diharapkan akan membantu antiboU di dari pasien yang dirawat. Untuk berkemb mencegah penyakit berkembang w lebih parah, dan mempercepat waktu penyembuhan. an Syarat yang ditetapkan PMI, antara lain: pendonor sudah sembuh dari sem Covid-19, pasca 14 hari sembuh Diutam hingga 3 bulan. Diutamakan peremp laki-laki dan perempuan ha belum pernah hamil. ta Berusia 18-60 tahun. berd Sehat berdasar labor hasil laboratoT rium. Tidak mem memiliki
Adi Sutarwijono
Ketua DPRD Kota Surabaya
Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono donor plasma konvalesen di kantor PMI.
transfusi darah sebelumnya. “Selain itu pendonor harus memiliki titer antibodi yang cukup tinggi, berdasarkan hasil uji netralisasi. Pasca sembuh dari Covid-19, rentang waktu 14 hari hingga 3 bulan, biasanya titer antibodi cukup tinggi dan bisa didonorkan,” lanjut Awi. Awi dinyatakan terpapar positif Covid-19 berdasarkan hasil swab PCR tanggal 8 Juni, bulan lalu. Ia dinyatakan sembuh setelah melalui perawatan dan karantina kesehatan, baik di rumah sakit maupun isolasi mandiri di rumah. Bersama dirinya, sejumlah koleganya di DPRD Kota Surabaya. Mereka sembuh semua. Awi dinyatakan sudah sembuh lewat 2 kali tes swab PCR, tanggal 21 Juni dan 25 Juni 2021. “Saya mendoakan semua penderita Covid-19 diberikan kekuatan, kesembuhan dan kesehatan kembali. Berbagai upaya dilakukan keluarga dan pasien untuk bisa sembuh. Termasuk menerima donor plasma konvalesen. Sejak saya sembuh dari Covid-19, saya bertekad akan memberikan donor plasma bagi pasien Covid,” kata Awi. Sekarang Awi telah memenuhi tekadnya
itu. Ia berharap semakin banyak para penyintas Covid-19, atau warga masyarakat yang telah sembuh, dengan sukarela mendonorkan plasma darahnya. Untuk kesembuhan penderita-penderita lain. “Ayo rek, donor plasma konvalesen! Tidak hanya untuk teman atau keluarga. Tapi juga untuk kesembuhan sesama warga masyarakat, tanpa diketahui asal usul dan latarbelakangnya. Ini murni kemanusiaan. Kita tularkan kesembuhan dan spirit kehidupan kepada mereka yang sakit. Karena bagi mereka yang sembuh, mereka telah lolos dari bayang-bayang ketakutan dan maut sekalipun, akibat terpapar Covid-19,” kata Adi. Dokter Martono menjelaskan, permintaan donor plasma banyak. Para penyintas Covid-19 pun banyak yang antusias donor. Keluarga penderita datang ke Kantor PMI Kota Surabaya sekalian dengan para pendonornya. “Tapi perkiraan kami juga banyak penderita Covid-19 yang tidak menemukan pendonor,” kata Martono. Kemampuan PMI Kota Surabaya juga terbatas. Rata-rata satu hari hanya bisa melayani 60-70 pendonor plasma darah. “Padahal
permintaan lebih dari 100 tiap harinya,” kata dia. Lembaga palang merah ini mempunyai 6 alat untuk mengambil plasma darah. Dari 6 alat itu, yang rusak 2 alat. Tidak bisa dipakai. Jadi sehari-hari hanya bisa beroperasi dengan 4 alat. “Melihat situasi Covid-19 saat ini, cukup memadai jika PMI Kota Surabaya mempunyai 8 alat aktif yang bisa beroperasi untuk mengambil plasma darah,” terang Martono. Di sela-sela waktu menunggu, Adi menyerap banyak hal dari PMI Kota Surabaya. Selaku ketua DPRD, dia memahami kalau Kantor PMI Kota Surabaya membutuhkan support atau dukungan dari banyak pihak. “Saya berharap Pemerintah Kota Surabaya dan pihak manapun, dapat memberikan dukungan tambahan alat dan kantung darah. Ini demi pelayanan misi kemanusiaan dari PMI kepada warga masyarakat, di tengah pandemi Covid-19 yang masih berkecamuk,” kata Adi. Ia memakklumi, jika ada penambahan alat dan kantong darah, maka kapasitas pelayanan PMI Surabaya lebih besar lagi untuk melayani warga masyarakat. Sejak pagi pukul 07.00 sampai pukul 21.00, PMI Surabaya melayani pendonor plasma darah. Pendonor dipanggil berdasarkan nomer antrian. Untuk membuat terlindung dari terik matahari, di halaman kantor PMI dipasang tenda. Dilengkapi kursi-kursi. “Diatur menurut protokol kesehatan,” ujar Martono. Di tengah pandemi Covid-19, kata Adi, segala daya telah dilakukan Pemerintah Kota Surabaya dan masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan. Serta merawat yang sakit, dan melakukan upaya-upaya penyembuhan terhadap pasien yang terpapar positif. “Kita dukung seluruh kerja keras pemerintah dan masyarakat. Termasuk melakukan donor plasma konvalesen,” pungkas Martono.(*/mg3/tyo)
Percepat Vaksinasi, Kejar Herd Immunity DI tengah pandemi Covid-19 yang masih berkecamuk, Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono mendorong pemerintah untuk mempercepat vaksinasi. Itu disampaikan saat meninjau vaksinasi yang dilakukan TNI AD Kodim 0831/Surabaya Timur bersama PT SIER, pekan lalu. Bertempat di kawasan Kantor BUMN-BUMD itu, vaksinasi tertata apik dan tertib. Dua hari, Kodim Surabaya Timur-SIER melakukan vaksinasi. Meliputi pekerja pabrikan, pedagang kaki lima, penduduk urban, hingga warga di
sekitar kawasan SIER. Sebanyak 2.700 vaksin disuntikkan. “Vaksinasi Kodim Surabaya Timur dengan PT SIER adalah contoh yang baik pelaksanaan vaksinasi. Tidak ada antrian, apalagi kerumunan. Semua tertata dengan tertib,” kata Awi panggilan akrab Adi Sutarwijono. Ia melihat vaksinasi bersama Direktur Operasional PT SIER Didik Prasetiyono dan Komandan Kodim 0831/Surabaya Timur Kolonel Inf Agus Feridianto. Awi berharap vaksinasi massal bisa dilakukan di tempat-tempat lain. Dengan
dukungan Pemerintah Kota Surabaya, TNI, Polri, BUMN, BUMD, dan pihak-pihak lain. “Percepatan vaksinasi ini untuk mengejar herd immunity atau kekebalan masyarakat. Ini untuk melindungi diri sendiri, keluarga dan masyarakat dari ancaman Covid-19,” lanjut Awi. Pada momentum Hari Anak Nasional, pekan lalu, Awi juga meminta perluasan vaksin di kalangan pelajar, usia 12-17 tahun. Pemerintah Kota Surabaya telah bekerja massif untuk menggenjot vaksinasi di kalangan penduduk dan pelajar.
“Kita mendukung vaksinasi pelajar terus dikebut di Kota Surabaya. Datanya sudah menjangkau ribuan anak usia SD-SMP. Perjuangan ini tentu akan melindungi anak-anak kita dari Covid-19,” tambah Awi. Penduduk Kota Surabaya diperkirakan 2,8 juta. Pemerintah Kota Surabaya menargetkan 70 persen kelak akan divaksin. Sekarang sudah tercapai sekitar 48 persen. “Semoga dalam beberapa bulan mendatang, target itu tercapai,” pungkas Awi. (*/mg3/tyo)
Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono meninjau vaksinasi massal yang digelar Kodim Surabaya Timur dengan PT SIER.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SENIN PON, 26 JULI 2021 HALAMAN 4
Rumah Sehat Gubeng Tampung 30 Pasien OTG Tokoh agama sekaligus Ketua Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Gubeng, Chusaini menjelaskan, awalnya warga menolak wilayahnya dijadikan rumah sehat. Namun, penolakan ini bukan berarti menolak program rumah sehat, tapi karena pemilihan lokasinya yang berada di SDN Gubeng I/204. “Intinya, kampung mereka tidak mau ditempati untuk isolasi. Salah satunya karena faktor ketakutan,” kata Chusaini, Minggu (25/7). Namun, karena tempat yang dia-
jukan itu dinilai kurang representatif, alhasil warga bersama Forkopimcam Gubeng kemudian melakukan musyawarah. Ini bertujuan untuk menyamakan persepsi tempat yang bakal dijadikan rumah sehat di wilayah Kelurahan Gubeng. Dari hasil musyawarah tersebut, Chusaini menyatakan, bahwa warga bersama Forkopimcam Gubeng kemudian menyepakati rumah sehat ditempatkan di aset milik pemkot di Jalan Nias nomor 110. Tak berhenti sampai di situ, warga pun bahkan
FOTO: MEMORANDUM/M FERRY
Surabaya, Memorandum Beberapa tokoh masyarakat (tomas) di Kota Pahlawan menyatakan dukungan dan kesiapannya membantu Pemkot Surabaya mendirikan rumah sehat. Salah satunya, dukungan ini disampaikan langsung oleh tokoh masyarakat serta tokoh agama Kelurahan Gubeng, Kecamatan Gubeng.
Rumah Sehat di SDN 3 Gading yang disiapkan.
rela bergotong-royong membantu pemkot bersih-bersih menyiapkan lokasi tersebut. “Kemudian kami sepakat, kami
mempunyai semangat gotong-royong tinggi. Akhirnya kita buktikan, semua kita kerahkan sumber daya yang ada di seluruh RW I, II, III dan IV semua
bergotong-royong bersih-bersih dibantu petugas DKRTH,” ujar Chusaini. Hal yang sama juga diungkapkan Wakil Ketua RW II, Kelurahan Gubeng, Kecamatan Gubeng, Soesiyanto. Pihaknya mengaku mendukung langkah pemkot menyediakan rumah sehat untuk warga Kelurahan Gubeng yang berkategori orang tanpa gejala (OTG) atau gejala ringan. “Bahwa RW II intinya mendukung program pemerintah. Alhamdulilah dilaksanakan dengan gotong royong. Dari warga RT 1-19 kemarin kompak, dua hari kerja bakti,” kata Soesiyanto. Pihaknya berharap, sifat gotong-royong yang telah ditunjukkan warga Kelurahan Gubeng ini dapat dijadikan contoh bagi masyarakat di wilayah lain. Bagi dia, setiap permasalahan itu tentunya bisa diselesaikan dengan
mengedepankan asas musyawarah dan gotong-royong. “Dengan lokasi yang sangat representatif dan akses jalan mendukung, setidaknya ada 10-12 kamar yang tengah disiapkan dengan kapasitas sekitar 30 orang,” pungkas Soesiyanto. Dukungan terhadap penyediaan rumah sehat, rupanya juga ditunjukkan oleh warga Kelurahan Gading, Kecamatan Tambaksari. Bahkan, tokoh masyarakat di sana, mengaku telah mengajukan beberapa tempat untuk dijadikan rumah sehat. “Untuk Kelurahan Gading, kita sudah mengajukan beberapa tempat untuk dijadikan tempat isolasi mandiri dan kemudian yang kita pilih adalah SDN Gading III nomor 179,” kata Ketua LPMK Kelurahan Gading, Kecamatan Tambaksari, Hartono. (fer/tyo)
FOTO: MEMORANDUM/RIDHO
Kampung 1001 Malam Terlewatkan Bantuan Pemerintah
Gubernur Khofifah Indar Parawansa berbincang dengan warga yang tidak mendapat bantuan pemerintah.
Surabaya, Memorandum Untuk meringankan beban warga akibat dampak pandemi Covid-19 serta pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4. Pemprov Jatim memberikan bantuan sosial (bansos) kepada warga yang tidak masuk dalam daftar penerima bantuan pemerintah. Bantuan sembako yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa itu berisikan 5 kg beras, 10 bungkus mie instan, minyak goreng, kecap, dan sarden. Sembako diberikan kepada 250 warga yang tinggal di bawah jembatan layang yang dikenal kampung 1001 malam di antara Kelurahan Morokrembangan dan Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan. “Jika biasanya dibagikan kepada masyarakat yang ditemui di setiap kunjungan ke daerah, kemarin secara khusus saya mendapat informasi bahwa daerah-daerah seperti ini banyak ditemukan unregistered people,” kata Khofifah, Minggu (25/7). Bahkan, saat berkunjung untuk mengetahui kondisi warga, Khofifah menyeberang sungai dengan menaiki rakit untuk menjangkau warga yang tinggal di kampung 1001 malam, wilayah Dupak. Pemberian bantuan sembako di kedua kelurahan tersebut dikarenakan banyak warga yang ditemui tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial karena tidak terdata sebagai warga setempat. Dirinya pun menjelaskan, masyarakat yang tinggal di kaki jalan tol dan bantaran sungai, dalam pendataan disebut sebagai exclusion error. Mereka tidak teregistrasi sebagai penerima bansos. Baik bansos dari pemerintah pusat maupun daerah karena identitas mereka bukan warga setempat. “Inilah yang jika di dalam pendataan disebut sebagai exclusion error, harusnya mereka masuk tapi ternyata terexcluded karena identitas personal atau KTP mereka,”terang Khofifah. “Kalau kita, lihat mereka semua ini eligible (berhak) untuk menerima program bansos, karena tidak teregistrasi maka belum menerima bansos,” imbuhnya. Mantan Menteri Sosial RI ini pun menyampaikan terima kasih kepada warga yang telah menyampaikan informasi. Dirinya akan terus melakukan penyisiran di berbagai lokasi untuk membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19 yang belum mendapatkan bansos atau masuk kategori exclusion error. (mg6/tyo)
Tjutjuk Supariono
masaran dan permodalan UMK. “Sektor usaha perdagangan besar dan reparasi mobil atau motor, pengolahan, dan jasa akomodasi serta usaha makan minum perlu menjadi fokus pengembangan. Karena hampir 70 persen ekonomi Surabaya ada di sektor ini,” urainya. Ketiga, perlu adanya revolusi BUMD karena terjadi sederet permasalahan. Tahun 2020 realisasi pendapatan BUMD hanya 22 persen, dan banyak yang mengalami kerugian, ditambah dengan
Insentif Nakes 2021 dari Pusat Tersendat lonjakan pandemi Covid-19 bisa ditekan. “Dengan kecekatan dan kesigapan petugas nakes, tentunya dapat kian menekan angka korban. Kesehatan masyarakat di atas segalanya, tentunya akan berdampak besar juga untuk kembali membangun perekonomian saat ini,” harap legislator berlatar belakang pengacara ini. Sedangkan Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya dr Akmarawita Kadir mengatakan, pekan lalu insentif nakes sudah cair. Namun rupanya itu insentif bulan Oktober-Desember tahun 2020. Sedangkan insentif Januari–Juli 2021, belum ada pencairan. “Anggaran untuk insentif para nakes tersebut me-
banyaknya posisi direksi yang kosong. “PD Pasar Surya secara khusus juga dinyatakan tidak sehat oleh BPK. Revolusi BUMD akan membantu memperbaiki performa ekonomi Surabaya,” jelas anggota Komisi D ini. Keempat, terkait dengan pembangunan kota, isu yang diangkat yaitu mengenai modernisasi transportasi massal untuk mengoptimalkan potensi pariwisata. Fraksi PSI menilai, BLUD Suroboyo Bus perlu segera diwujudkan, dan dikembangkan supaya lima tahun ke depan Surabaya bisa memiliki transportasi yang handal dan mandiri secara keuangan. “Sistem pembayaran cashless dan pembangunan, dan integrasi dengan moda transportasi lain juga perlu secara bertahap dilaksanakan,” kata Tjutjuk. Kelima, belajar dari penanganan pandemi Covid-19, Fraksi PSI melihat kurangnya kapasitas dan pemerataan fasilitas kesehatan di Surabaya. Pembangunan rumah sakit di Surabaya Timur dan Selatan perlu dipercepat agar bisa digunakan sekarang dan dipersiapkan untuk mitigasi pandemi di masa mendatang. Pembangunan puskesmas di setiap kelurahan juga
Sambungan dari halaman 3
mang bukan kuasa Pemkot Surabaya. Sumber anggarannya dari pusat. Pemkot hanya memberikan daftar nakes yang berhak menerimanya ke pusat melalui Pemprov Jatim,” terangnya. “Untuk memastikannya, Komisi D DPRD Kota Surabaya akan membahasnya dalam rapat evaluasi mingguan bersama dinkes pekan depan. Kita akan mencari tahu apa yang menjadi problem hingga insentif tersendat. Hak para nakes ini harus dibayarkan tepat waktu. Sebab, mereka sudah banyak berkorban di garda terdepan penanganan Covid-19,” imbuh politisi Golkar ini.(mg3/tyo)
harus diprioritaskan. Keenam, berkaitan dengan pendidikan, Fraksi PSI menemukan bahwa angka siswa berprestasi di bidang non-akademik dan akademik di Surabaya masih sangat rendah. “Hal ini juga selaras dengan target nasional, yaitu peningkatan sebesar 15 persen sampai 20 persen siswa berprestasi di Indonesia, karena persentase prestasi siswa Indonesia yang masih rendah,” ulasnya. Terakhir, Fraksi PSI mendorong agar dalam penyusunan perencanaan program dan anggaran RPJMD Kota Surabaya Tahun 2021-2026 berbasis pro gender. Hal ini disebabkan pada level Jawa Timur, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Surabaya tertinggi namun memiliki Indeks Pembangunan Gender (IPG) berada di posisi ke-9. “RPJMD ini akan menjadi acuan penyusunan APBD dan program kerja pemerintah lima tahun kedepan. Semoga aspirasi Fraksi PSI dan warga surabaya ini bisa diperhatikan baik-baik. Kita semua berharap Kota Surabaya bisa semakin maju dan menjadi teladan baik di kancah nasional maupun internasional,” pungkas Tjutjuk.(mg3/tyo)
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Surabaya, Memorandum Saat ini, DPRD dan Pemkot Surabaya tengah membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surabaya Tahun 2021-2026. Seluruh fraksi telah menyampaikan pandangan umum terkait rencana peraturan daerah (Raperda) mengenai RPJMD Tahun 2021-2026. Adapun Fraksi PSI, diwakili oleh Tjutjuk Supariono, mengangkat tujuh program prioritas RPJMD Tahun 20212026 di dalam penyampaian pandangan umum fraksi. “Dari hasil turun lapangan serta usulan dari warga Surabaya kepada PSI, kami menyoroti isu prioritas di berbagai bidang. Hasilnya ada tujuh poin usulan yang akan kami perjuangkan dalam RPJMD 2021-2026 ini,” ujar Tjutjuk, Minggu (25/7). Pertama, Tjutjuk mengungkapkan bahwa terkait pelayanan publik, PSI mengusulkan adanya optimalisasi pemanfaatan platform digital untuk dukcapil, karena masih banyak keluhan terkait aksesibilitas layanan dukcapil secara online. Kedua, berkaitan dengan usaha pemulihan ekonomi pascapandemi. Pemkot perlu meningkatkan aksesibilitas pe-
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Permodalan dan Pemasaran UKM Butuh Perhatian Pemkot Tiga pilar Kecamatan Semampir menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat.
Bagi Sembako, Ringankan Beban Masyarakat Surabaya, Memorandum Tiga pilar Kecamatan Semampir kompak melaksanakan bantuan sosial pendistribusian sembako di area wisata religi Sunan ampel dalam rangka membantu warga yang terdampak PPKM level 4, Minggu (25/7). Danramil Semampir Mayor Inf Hendi Ekoyono menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut sebagai wujud perhatian dan kepedulian tiga pilar Kecamatan Semampir kepada masyarakat yang terdampak di tengah Pandemi Covid-19. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, meskipun bantuan yang kita berikan tidak seberapa, namun niat tulus mendapatkan apresiasi dari warga sekitar,” ujar Hendi. Hendi berharap semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha yang ada di wilayah untuk turut serta membantu kesulitan warga terdampak Covid-19 dengan diberlakukan PPKM level 4 ini. “Dalam pendistribuskan bansos ini kami juga mengimbau agar masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan,” lanjut Hendi.(tyo/day)
Vaksinasi Berbasis Keluarga Selamatkan Generasi Bangsa Politikus asal PDI Perjuangan ini mengaku sedih. Banyak anak-anak menyandang status yatim piatu. Karena kedua orang tuanya sudah meninggal akibat Covid-19. “Mungkin saat ada anggota keluarga lagi isoman atau OTG tak menyadari sehingga menular ke seluruh anggota keluarga termasuk anak-anak ikut terpapar Covid-19. Makanya vaksinasi perlu dilakukan berbasis keluarga supaya anak-anak terlindungi,” harap ketua
DPD PDI Perjuangan Jatim. Terpisah, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga mengajak seluruh elemen masyarakat melindungi anak-anak dengan cara lebih memasifkan vaksinasi Covid-19 pada generasi muda. “Implikasi pandemi ini bagi anakanak begitu besar. Banyak anak mengalami berbagai persoalan, seperti masalah pengasuhan karena orang tuanya positif Covid-19, kurangnya kesempatan bermain dan belajar,
Sambungan dari halaman 3
serta meningkatnya kasus kekerasan selama pandemi akibat diterapkannya kebijakan jaga jarak maupun belajar dan bekerja di rumah,” kata Khofifah. Tak hanya itu, berdasarkan laporan Komite Penanganan Covid-19 Nasional di laman covid19.go.i, per tanggal 21 Juli 2021, tercatat jumlah kasus tekonfirmasi positif di Jatim mencapai 249.242 kasus. Dengan 22.107 kasus di antaranya adalah kasus yang menyerang pada anak-anak dengan usia di bawah usia 18 tahun. (day/tyo)
memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SENIN PON, 26 JULI 2021 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Kemarau, BPBD Bangkalan Ingatkan Potensi Kebakaran Bangkalan, Memorandum Musim kemarau mulai melanda. Menyikapi dampak buruknya, Kepala Pelaksana BPBD Bangkalan, Rizal Morris mengingatkan, agar seluruh warga mewaspadai kemungkinan terjadinya kebakaran. Sebab, merujuk pada pengalaman sebelumnya, kemarau tidak hanya menebar problem kekeringan dan paceklik air bersih. Tetapi juga rentan memicu kebakaran. Biasanya terjadi di sekitar kawan hutan rakyat, hutan produksi, dan lahan gambut. Pasalnya, sebagian besar pohon di kawasan hutan daunnya akan mengering dan berguguran. Rizal Morris Itu sebabnya, puncak kemarau yang diprediksi pada kisaran Agustus hingga Oktober, Rizal kembali mengingatkan warga di sekitar lokasi rawan meningkatkan kewaspadaan. "Jangan sekali-kali membersihkan daun dan ranting kering di sekitar hutan, atau ilalang di area lahan gambut dengan cara membakar. Itu berbahaya,” saran Rizal kemarin. Jika membesar dan menjalar, tidak hanya berpotensi memicu peristiwa kebakaran hutan, tetapi juga mengancam permukiman. Rizal menyebutkan, kebakaran lahan beberapa kali pernah terjadi. Pada 2019 misalnya, lahan di sisi ring road timur atau Jalan Halim Perdana Kusuma terbakar. Kebakaran itu bahkan sempat memicu kepanikan siswa SMKN 02 Bangkalan, karena lokasinya yang berdekatan. Sedangkan hutan rakyat yang terbakar terjadi di Desa Sowaan, Kecamatan Modung, gara-gara ada warga membuang puntung rokok sembarangan. “Beruntung, kala itu mobil patroli tangguh Polsek Modung yang dilengkapi tandon air, dibantu warga mampu memadamkan api yang mula menjalar ke dalam hutan,” kenang Rizal. Agar fenomena itu tidak terulang, Rizal wanti-wanti warga di sekitar kawasan hutan rakyat dan area lahan gambut, mengantisipasi. Termasuk menghilangkan kebiasaan membakar tumpukan jerami bekas panen padi, terlebih jika lokasinya berdekatan dengan permukiman. (ras/epe)
Sumenep, Memorandum Gegara cekcok dengan istri, Nurdiansyah (23), warga Dusun Cemara, Desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa di Pulau Mamburit, nekat mengakhiri hidup. Korban melompat dari menara mercusuar navigasi setinggi 40 meter yang terletak di desanya. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan itu, tewas dengan luka parah di kepala. Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S mengatakan, berdasar keterangan beberapa saksi, diduga aksi nekat korban karena masalah rumah tangga. Apalagi beberapa jam sebelum bunuh diri, korban terlibat pertengkaran dengan istrinya.
"Keterangannya, Jumat (23/7) sekitar pukul 18.00 atau setelah salat magrib korban cekcok dengan istrinya. Pertengkaran itu didasari isu perselingkuhan yang membuat korban merasa malu karena selalu jadi bahan pembicaraan warga sekitar," kata AKP Widiarti kemarin. Kemudian sekira pukul 21.00, korban pamit kepada istrinya untuk keluar rumah
sambil meminta istrinya agar tidak ke mana-mana dan sambil titip menjaga keluarga. Sekitar satu jam berselang, istri korban didatangi tetangganya. Diinformasikan jika suaminya telah meninggal dunia bunuh diri. Menurut keterangan Wadam, penjaga menara mercusuar, terdengar suara orang menangis di luar asramanya. Setelah itu ia mendengar bunyi seperti ada orang jatuh. "Saya kemudian lari keluar ruangan mencari tahu. Saya lihat korban sudah meninggal tergeletak berlumuran darah di bagian kepala," sebutnya ketika memberi keterangan
FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR
Upaya pemadaman kebakaran lahan di sisi akses jalan Jembatan Suramadu.
Nelayan Mamburit Terjun dari Ketinggian 40 Meter
TKP bunuh diri.
kepada aparat. "Penjaga menara kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepala dusun dan pihak
kepolisian. Lalu personel Polsek Arjasa bersama warga mengantar korban ke rumahnya," tandas AKP Widi. (aan/epe)
ke lokasi kebakaran langsung melakukan pemadaman. Tapi menurut AKP Widi, proses pemadaman terlambat karena api sudah menjalar ke tumpukan serabut kelapa. Sehingga air sulit menembusnya. "Angin juga bertiup kencang sehingga api cepat merambat. Apalagi sebelum damkar datang, pemadaman terkendala ketersediaan air di sekitar lokasi," tandas AKP Widiarti. Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Sumenep, Fajar Santoso memperkuat penjelasan AKP Widiarti. Bahkan ia mengatakan, kebakaran terjadi karena korsleting panel pada mesin pres. “Kebakaran tersebut menimpa timbunan serabut kelapa
sawit yang ada di luar ruangan dan siap untuk dieskpor, tidak hanya itu ada dua mesin pres yang hangus terbakar,” ujarnya. Ia menyebutkan, pemasahan bahkan terus dilakukan hingga beberapa jam. “Sampai pukul 12.30 petugas berusaha memastikan api benar-benar padam, karena sabut kelapa mudah terbakar dan bertumpukan, sehingga petugas terus melakukan pembongkaran sabut,” tambahnya. Fajar juga mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan. Karena sudah memasuki musim kemarau. Sedangkan bagi pengelola pabrik sabut kelapa, diharap lebih diperhatikan lagi saat meninggalkan tempat, khawatir kejadian ini terulang. (aan/epe)
FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Dipicu Isu Selingkuh
Transportasi
Wajib Vaksin di Terminal Arya Wiraraja Sumenep, Memorandum Semua penumpang bus yang berangkat dari Terminal Arya Wiraraja Sumenep, wajib menunjukkan keterangan sudah divaksin dan swab antigen. Kepala Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Bus tipe A Arya Wiraraja, Imam Handoko menjelaskan, selama penerapan PPKM pihaknya tetap melayani penumpang. Namun, dengan beberapa syarat. ”Penumpang harus menyertakan tanda bukti swab antigen dan bukti vaksinasi,” katanya kemarin. Selain itu, kata dia, armada bus yang hendak mengangkut penumpang juga diharuskan menyertakan tanda bahwa dirinya telah divaksin dan swab antigen dari rumah sakit setempat. Syarat dan ketentuan itu, kata dia, berdasarkan Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 51 Tahun 2021 tentang Transportasi Darat. ”Penerapan itu dikeluarkan sejak (19/7) sebagai antisipasi mobilisasi pergerakan masyarakat,” jelasnya. Jika tidak memenuhi syarat dan ketentuan, maka penumpang dan armada bus tidak diperbolehkan berangkat (diputar balik). ”Kami menyiapkan empat petugas di terminal untuk melakukan pengecekan kelengkapan syarat armada dan penumpang sebelum berangkat,” sebutnya. Namun, pengawasan itu relatif ringan. Sebab, sejak PPKM diberlakukan, jumlah penumpang turun hingga 80 persen setiap harinya. "Kalau normal, bisa mencapai 300 orang per hari pulang-pergi ,” tambah Imam Handoko. Itu untuk penumpang bus antar kota dalam provinsi (AKDP). Nasib miris justru untuk bus antar kota antar provinsi (AKAP). Tujuan Sumenep-Jakarta biasanya mencapai 100 orang sekali berangkat, saat ini hanya kisaran 18 orang. “Kadang pulangnya dari Jakarta ke Sumenep kosong (tidak ada penumpang sama sekali),” ujarnya. (*/uri/epe)
Vaksinasi
Dosis Ketiga untuk Nakes Pamekasan, Memorandum Tenaga kesehatan (nakes) di Pamekasan akan menjalani vaksinasi Covid-19 dosis ketiga. Hal itu berdasarkan Surat Edaran Kementerian Kesehatan nomor HK.02.01/I/1919/2021 tentang Vaksinasi Dosis Ketiga Bagi Seluruh Tenaga Kesehatan dan Tenaga Penunjang yang Bekerja di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Plt Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan dr Achmad Marzuki mengatakan, setidaknya ada 3.000 nakes yang mendapat dosis ketiga. “Saat ini masih persiapan,” katanya kemarin. Ia belum bisa memastikan kapan vaksinasi dosis ketiga itu dimulai. Namun, vaksinasi dosis ketiga bagi nakes penting dilakukan agar meningkatkan daya tahan tubuh. Mengingat varian B16172 Delta yang terjadi sekarang. “Daya tahan tubuh agar lebih meningkat karena tenaga kesehatan sering kontak dengan pasien Covid-19,” imbuhnya. Ia menegaskan jika vaksinasi dosis ketiga ini hanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan bukan masyarakat umum. (*/sjk/epe)
Petugas Damkar berupaya memadamkan api yang membakar gudang serabut kelapa.
Gudang Serabut Kelapa Warga Korea Selatan Terbakar Sumenep, Memorandum Gudang serabut kelapa PT Korma Jaya milik Byongun Kwak (55), di Dusun Pandian, Desa Lombang, Kecamatan Batang-Batang ludes terbakar, Minggu (25/7). Akibatnya, warga Korea Selatan tersebut ditaksir merugi hingga Rp 1 miliar. Penyebabnya diduga akibat korsleting listrik dalam musibah yang tidak menimbulkan korban jiwa itu. Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, kebakaran itu pertama kali diketahui Surahmo
dan Rahem sekitar pukul 09.00. Dua pekerja gudang tersebut, tengah melakukan pengepakan serabut kelapa di dalam gudang ketika api muncul. Mereka tersentak mendengar teriakan teman kerjanya di luar gudang. Spontan, keduanya menoleh ke belakang. Ternyata kabel listrik dari arah panel menuju mesin pengepakan di dalam gudang sudah terbakar. "Sebagian kabel itu ditumpuki serabut kelapa sehingga dengan cepat seluruh tumpukan serabut kelapa dan bangunan
gudang yang terbuat dari bambu ludes terbakar," tutur AKP Widiarti. Kebakaran itu sontak menarik perhatian warga. Sebagian ada yang melapor ke Polsek Batang-Batang yang menerjunkan personel ke tempat kejadian perkara (TKP). Sembari mobil pemadam kebakaran (damkar) datang, aparat dibantu warga sekitar, mencoba melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Pada pukul 09.50 WIB, empat mobil damkar datang
Rezeki dari Pandemi, Toko Nur Diserbu Pembeli Pamekasan, Memorandum Di Kecamatan Kota Pamekasan, sebuah toko yang khusus menjual jamu herbal menarik perhatian banyak warga. Apalagi sejak pandemi Covid-19 melanda kabupaten berjuluk Bumi Gerbang Salam ini, Toko Nur dijubeli pembeli. Menyediakan jamu tradisional dan obat-obatan herbal warisan turun temurun, toko jamu yang berdiri sejak 1900 ini, selalu ramai pembeli. Apalagi lokasinya tepat di belokan perempatan traffict light jalan kabupaten dan Jalan KH Amin Jakfar. Pemilik toko, Arif Rahman Syah ketika ditemui, mengakui fenomena ini. Namun, ada rahasia lain yang dibeber sehingga produknya laris. Yakni menjaga kualitas dengan hanya membuat jamu dan obat herbal dari bahan terbaik. Ia menjelaskan, jamu yang sering dibeli sejak pandemi Covid-19 di antaranya, jamu salekarang (sekalor), jamu makjun, jamu bangkes, prebi-
otik G8 dan G14, qustul hindi habbatussauda, sehat bugar, dan beberapa jenis lainnya. Kata dia, jamu herbal ini banyak dibeli masyarakat karena memiliki khasiat dapat meningkatkan stamina memperlancar peredaran darah dan membuka sel serta memperbaiki sel syaraf yang kurang sehat jadi sehat serta menjaga penuaan tubuh (awet muda). Tak hanya itu, ia juga menjual jamu spesial yang berhubungan dengan vitalitas pria dan wanita. "Selain itu jamu dan obat herbal yang kami jual itu banyak yang disarankan sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW, yaitu madu asli murni alami khas Pamekasan, yang telah dijelaskan dalam salah satu surat di Alquran sebagai penyembuh segala macam jenis penyakit," sebutnya, Minggu (25/7). Bisa disebut, Toko Nur panen di masa pandemi Covid-19. Namun, Arif menegaskan tetap menjaga harga
FOTO: MEMORANDUM/SUJAK
FOTO: MEMORANDUM/IST
memorandum.co.id
Pembeli memadati Toko Nur yang kian ramai sejak pandemi Covid-19 melanda.
produknya ramah di kantong pembeli. "Harga tentunya sangat terjangkau, karena tempat kami menjadi tempat kulakan jamu dan obat herbal asli Madura yang sudah lama dikenal di Pamekasan," ucap Arif.
Tak hanya itu, menurut Arif, Toko Nur ini merupakan satu-satunya toko jamu tradisonal di Pamekasan yang memiliki apoteker pribadi. Untuk saat ini, biasanya pelanggan setia yang membeli jamu her-
bal di Toko Nur berusia menengah 40 tahun ke atas. "Kalau 40 tahun ke bawah biasanya beli kosmetik atau suruhan seseorang," katanya sembari menyebut layanan tetap mematuhi prokes. (sjk/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
SENIN PON, 26 JULI 2021 HALAMAN 6 - 7
Polsek-Koramil Galis Gencar Kampanye Prokes Cegah Varian Delta Bangkalan, Memorandum Kapolsek Galis Iptu Bagus Setioko Darmawan nampaknya tidak ingin kebobolan dalam menangani covid varian B16172 Delta. Virus ini harus dicegah agar tidak menyebar di kecamatan yang memiliki 21 desa itu. Kegiatan pamwas dan wastib dalam rangka pendisiplinan PPKM darurat level 4 di pos jaga RSUD Dr Mohamad Saleh.
AKBP Jauhari: Disiplin Individu Kunci Sukses PPKM Darurat Efektif Probolinggo, Memorandum Disiplin individu adalah kunci sukses PPKM darurat level 4 di tengah pandemi Covid-19. Hal itu sangat penting dalam menekan kenaikan kasus covid maupun memutus rantai penyebarannya. Pernyataan itu diungkapkan Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari melalui Kasi Propam Ipda Rudi saat melaksanakan Pamwas dan Wastib anggota jaga Pos RSUD Dr Mohamad Saleh, Kota Probolinggo dalam rangka pendisiplinan PPKM darurat level 4 Kota Probolinggo.. Rudi mengingatkan, agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Peran individu sangat penting dalam pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan ma-
syarakat (PPKM) darurat level 4. “Kesuksesan PPKM darurat level 4 ini muaranya adalah kita masingmasing, individu, kita sebagai masyarakat,” ujar Ipda Rudi. Tak hanya itu, Rudi menegaskan bahwa disiplin ini harus dimiliki oleh setiap individu untuk menerapkan protokol kesehatan, menjaga kesehatan maupun membatasi mobilitas. Terkait dengan pergerakan individu. “Kami meminta warga untuk tetap di rumah jika tidak mendesak. Apabila memang mendesak untuk keluar rumah, kita harus menaati protokol yang berlaku,” tandasnya. Dikatakan Rudi, jika hal itu diterapkan secara disiplin, kebi-
jakan akan efektif sebagai ikhtiar untuk menekan penyebaran Covid-19. “Kuncinya adalah disiplin terhadap proses dan disiplin terhadap aturan PPKM Darurat ini, kesuksesan program ini ditentukan oleh kita semua, pemerintah TNI Polri dan seluruh masyarakat kita,” tuturnya. Sehingga pembatasan mobilitas masyarakat yang diterapkan Polri dapat maksimal jika dibantu masyarakat. “Tentunya tidak bisa maksimal jika tidak didukung oleh masyarakat. Mohon kiranya masyarakat mendukung sepenuhnya apa yang kita terapkan bersama,” pungkas Rudi. (mhd/yud/mik)
“Berbagai langkah antisipasi terus kami upayakan agar ruang gerak sebaran covid tidak melebar ke mana-mana,” kata Iptu Bagus, Minggu (25/7) siang. Dalam sepekan terakhir ini dimaksimalkan Polsek Galis sebagai bagian dari tim satgas kecamatan untuk kampanye prokes. Termasuk bagi-bagi masker gratis rajin dilakukan setiap hari. “Dalam beberapa hari terakhir ini, kami sudah nyambangi dan menyisir beberapa desa dan perkampungan penduduk,” tandas Iptu Bagus. Di antaranya Desa Banjar, Lantek Barat, Lantek Temor, Blateran dan Desa Paterongan. Terakhir, Sabtu (26/7) dan Minggu (25/7) pagi, Tim Satgas dimpimpin langsung Kapolsek Bagus Setioko Darmawan menyisir sepanjang jalan raya Desa
Galis. Deretan panjang pertokoan, rumah makan, kafe, warung dan lapak pedagang lesehan digilir satu persatu. “Kompleks pasar tradisional Galis yang di tepi jalan raya, juga kami sisir. Tidak hanya di luar pasar, tetapi deretan kios dan lapak pedangang di dalam pasar, kami sambangi pula satu persatu,”ungkapnya. Di dua lokasi padat keramaian publik itu, edukasi prokes santer dikampanyekan. Yakni disipliplin penerapan 5-M. Termasuk ajakan agar warga ikut vaksinasi, swab antigen dan PCR massal, dan kepatuhan menekuni aturan PPKM darurat. ”Melalui rutinitas kegiatan ini, kami berharap sebaran covid di Gals bisa kami tekan seminimal mungkin,” pungkas Iptu Bagus. (ras/mik)
Satgas polsek dan Koramil Galis gencar kampanyekan disiplin prokes dan sebar masker di jalan raya depan kompleks Pasar Galis.
Polisi Borong Dagangan Milik PKL saat Patroli Skala Besar
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto menyalurkan bansos ke masyarakat.
Pandemi, Kapolresta Makota Bagikan Bansos Anggota polisi dan aktivis GMNI membagikan beras kepada warga.
Gandeng GMNI, Polres Bojonegoro Salurkan Paket Beras ke Warga
Bojonegoro, Memorandum Polres Bojonegoro menggandeng kalangan mahasiswa untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa paket beras kepada masyarakat tidak mampu yang terdampak PPKM darurat, Minggu (25/7) pukul 09.00. Penyaluran bantuan tersebut dipusatkan di kawasan Jalan Pondok Pinang atau Rel Bengkong (RBK). Dalam penyaluran bantuan ini, polisi bersama mahasiswa mendatangi rumahrumah warga. Kegiatan penyaluran bansos dipimpin Kasatbinmas AKP Sujono berserta anggota Satbinmas dan perwakilan mahasiswa yang tergabung Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)
Bojonegoro. Kasatbinmas AKP Sujono, menyebutkan, sda 30 paket beras yang disalurkan kepada warga yang tidak mampu. “Penyaluran bansos ini untuk warga yang tidak mampu. Kita (Polres Bojonegoro) menggandeng mahasiswa yang tergabung GMNI. Ada 30 paket beras yang kita salurkan,” ujar AKP Sujono, kemarin. Sementara itu, Ketua Umum GMNI Bojonegoro Angga Nur Cahaya Putra mengatakan, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Polres Bojonegoro dan GMNI Bojonegoro memberikan bantuan paket beras kepada masyarakat. Ke g i a t a n n y a t a dalam melakukan
s support secara moril terhadap sesama manusia yang terkena musibah ini menurutnya, dapat cepat sembuh dan perekonomian masyarakat yang terdampak dari PPKM dapat membaik. “K i t a s a l u rk a n d i pemukiman ini hampir rata-rata warga pekerja buruh dan tukang becak. Harapannya, bantuan ini bisa meringankan beban terdampak dari Covid-19 dan dapat menggugah pemerintah dan pengusaha untuk saling membantu dan meringankan beban warga yang terdampak pandemi. Bagaimana pun PPKM ini m diperuntukkan untuk memutus Cov vid-19,” rantai penyebaran Covid-19,” pungkas Angga. (top/ha ar/mik) (top/har/mik)
Malang, Memorandum Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto memberikan bantuan paket sembako kepada berbagai elemen masyarakat lintas profesi. Di antaranya kepada serikat pedagang pasar, ojek online (ojol), travel, ojek pangkalan, dan serikat sopir Indonesia di halaman Mapolresta Malang Kota, Sabtu (24/7). Bantuan yang disalurkan dari Menko Marves (51 ton beras), Kapolri (5 ton beras), Juragan 99 corp (2.000 paket), Budda Tzu Chi (5,1 ton beras). Bantuan ini menunjukkan kehadiran pemerin-
tah di tengah pandemi. “Kami selalu siap menggelontorkan bantuan kepada masyarakat, khususnya Kota Malang. Tidak hanya saat ini, kami juga memberikan bantuan saat melaksanakan operasi yustisi. Baik itu. malam hari ataupun siang hari,” terang AKBP Budi Hermanto. Beberapa elemen masyarakat yang juga mendapat bantuan termasuk pedagang kaki lima, tukang becak, dan masyarakat yang membutuhkan. Juga, para ojol yang sangat terdampak dengan adanya pandemi dan pember-
lakuan PPKM Darurat karena orderan makin menurun. Buher, sapaan akrab Budi Hermanto menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan. Di antaranya Juragan 99, Rejoso, Manis Indonesia Pintar, Sinar Mas, Wings food, Oasis. Ia pun terus mengajak agar pengusaha lainnya untuk bersinergi membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Selain itu, bantuan itu pun diharapkan bisa berjalan dengan berkesinambugan. (edr/mik)
Mojokerto, Memorandum Patroli skala besar yang digelar petugas gabungan di Kabupaten Mojokerto pada Sabtu (24/7) malam, ada yang berbeda. Polisi justru memborong dagangan PKL saat patroli PPKM level 3 agar pedagang menutup lapaknya. Disela patroli gabungan, petugas juga memberikan bingkisan sembako terhadap para pedagang kaki lima (PKL) yang masih nekat membuka dagangannya di atas pukul 21.00. Secara humanis, petugas juga memberikan edukasi dan sosialisasi terkait adanya kelonggaran sejak diperpanjangnya PPKM darurat sampai 25 Juli. Dalam kegiatan ini, petugas gabungan dari Polres Mojokerto, Kodim 015, Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto memulai patroli skala besar PPKM Level 3 dari Mako Polres Mojokerto. Kemudian petugas melintas di jalan Gajah Mada Mojosari dan sekitarnya. Sasaran patroli adalah tempattempat keramaian malam dan para pedagang yang masih nekat menjual dagangandi atas jam yang sudah ditentukan. Namun, saat melintas di Jalan Gajah Mada tepatnya di depan pasar Lego, Mojosari, petugas gabungan masih banyak menemukan sejumlah pedagang yang nekat membuka da-
AKBP Dony Alexander membagikan sembako kepada para PKL.
gangannya. Melihat kedatangan petugas, sejumlah pedagang langsung merapikan dagangannya. Beberapa PKL nampak ketakutan ketika didatangi polisi. Namun mereka mengurungkan niatnya karena dihentikan petugas. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander langsung menghampiri sejumlah pedagang yang terlihat memiliki dagangan yang masih banyak. Kapolres lalu memberikan pengertian agar pedagang ikut bersamasama mengikuti pemberlakukan PPKM level 4. Setelah dagangannya diborong, pedagang harus segera menutup
Polres Gresik Gandeng Mahasiswa dan Ormas Sukseskan Vaksinasi
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menyerahkan bantuan kepada peserta vaksinasi.
Gresik, Memorandum Berbagai upaya dilakukan Polres Gresik untuk menyukseskan percepatan vaksinasi Covid-19. Diantaranya dengan merangkul elemen masyara-kat untuk turut serta dalam program pemerintah tersebut. Mulai dari organisasi masyarakat (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM) hingga organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek). Mereka diajak menjadi contoh bagi masyarakat untuk divaksin. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto didampingi Kasatintelkam AKP Nurdi-
antt Wartono mengajak seluruh elemen a an anto m masyarakat untuk segera vaksinasi C Covid-19. Supaya pembentukan herd i immunity secepat mungkin terealisasi. “Ini juga merupakan program Kab bupaten Gresik bahwa vaksinasi untuk s semua,” ujar AKBP Arief Fitrianto saat meninjau vaksinasi massal di Wahana Ekspresi Poesponegoro. Ia mengungkapkan, program ini akan terus dilakukan. Tujuannya agar kekebalan komunal (herd immunity) bisa cepat tercapai. “Kita terus bersinergi dengan seluruh
Polres Malang Bergerak Bagikan Bansos ke Masyarakat Malang, M Ma a alang, Memorandum Jajaran Polres Mal Malang mela terus bergerak melakukegia kan berbagai kegiatan untuk memperce mempercepat penanganan Covid Covid-19. Di antaranya me membagikan bantuan ssosial (bansos) dan jjuga pelaksanaan va vaksinasi massal untuk un menambah ket ketahanan tubuh b bagi masyarakat. Bantuan so sosial yang disalur disalurkan ke masyara masyarakat dilakukan po polsek jajaran deng dengan memberikan seKapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono HK bersama Dandim 0818 Letkol Inf Yusub Dody Sandra turun cara langsung ke melakukan penanganan Covid-19.
lapaknya. Kemudian mengikuti aturan menutup lapak sampai batas waktu yang ditentukan. “Kita tidak melarang mereka berjualan. Para pedagang ini bisa tetap berjualan namun harus dibungkus,” jelas Dony. Dia menegaskan operasi PPKM level 3 ini bukan bermaksud membatasi kegiatan masyarakat dalam mencari nafkah. Melainkan, ini sebagai ikhtiar pemerintah dalam melindungi masyarakat. Dalam patroli skala besar, petugas membagikan 100 bingkisan bantuan sosial berupa sembako juga vitamin. (no/mik)
penerima yang secara kriteria telah memenuhi persyaratan mendapatkan bantuan. Bantuan yang yang diatangani 30 polsek jajaran Polres Malang ini diantaranya bantuan sosial beras sebanyak 52 ton dari Kementrian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Marves). Setiap polsek jajaran akan membagikan sebanyak 1.730 kg, sedangkan Polsek Kepanjen membagikan dengan jumlah lebih banyak, 1.800 kg. Puluhan ton beras ini diberikan dalam bentuk kemasan. Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono HK menyampaikan, bantuan sosial untuk masyarakat di Kabupaten Malang ini diberikan secara langsung melalui polsek jajaran dan pihak terkait.
“Kami akan menyalurkan bantuan ini dengan penuh tanggungjawab,” ujarnya. Secara teknis, bantuan ini didistribusikan melalui polsek jajaran yang telah memiliki data penerima sehingga bantuan ini tepat sasaran sesuai dengan harapan. Dengan dilakukan pembagian secara langsung maka dapat diketahui kelayakan penerimanya. Untuk itu, dalam pembagian harus memperhatikan kriteria penerima agar tidak menimbulkan persoalan baru atau gejolak di masyarakat. Kapolres berharap, petugas di masing-masing polsek yang sudah mengetahui kondisi di lapangan perlu menjaga situasi kondusif selama pelaksanaan pembagian. (*/ari/mik)
masyarakat. Minimal masyarakat tervaksin 70 persen, harapannya Gresik bisa segera keluar dari pandemi Covid-19,” tambahnya. Usai vaksinasi, Polres Gresik memberikan bansos berupa beras 5 kilogram sebagai upaya meringankan beban masyarakat yang terdampak penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). “Dengan bantuan ini semoga bisa sedikit membantu meringankan beban masyarakat di tengah pelaksanaan PPKM,” pungkas mantan Kapolres Ponorogo tersebut. (and/har/mik)
Polres Kediri Gelar Patroli PPKM Darurat sambil Bagi Bansos
Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono memberikan bantuan beras kepada pedagang.
Kediri, Memorandum Jajaran Polres Kedirii bersama TNI, dan Satpol PP Kabupaten Kediri melakukan patroli skala besar di wilayah Kota Pare, Kabupaten Kediri. Patroli skala besar tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung aktifitas dan kepatuhan masyarakat terhadap pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4. Dalam pelaksanaan patroli, juga dibarengi pembagian bantuan sosial kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kediri AKBP Lukman
Cah Cahyono menyapa sejumlah p pedagang dan mengimbau agar masyarakat patuh dalam menerapkan protokol kesehatan guna menekan laju penyebaran C Covid-19. Kapolres berharap, patroli skala besar pembagian bansos ini dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19 di wilayah Kabupaten Kediri. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat di masa pandemi saat ini,” pungkas Kapolres Lukman. (mis/mik)
Kapolresta Pastikan Rusunawa untuk Isoman Miliki Fasilitas Memadai Sidoarjo, Memorandum Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro meninjau tempat isolasi mandiri (isoman) bagi warga terpapar Covid-19 di Rusunawa Tambak Kemerakan, Kecamatan Krian, Jumat (23/7) malam. Ia memastikan tempat isolasi yang dikhususkan bagi orang tanpa gejala (OTG) yang menyediakan 54 ruang ini memiliki fasilitas yang memadai bagi masyarakat yang menjalani isolasi mandiri. “Alhamdulillah tempatnya ini jika saya lihat, fasilitasnya lebih dari cukup,” ujar Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro ketika meninjau Rusunawa bersamaan dengan giat patroli sekala besar penerapan PPKM level 4. Kusumo menyebut, orang yang melakukan isoman akan menempati kamar di salah satu ruangan rusunawa dengan fasilitas seperti kamar mandi
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro melihat kondisi ruangan observasi di rusunawa.
dalam, ruang observasi, serta persediaan tabung oksigen, yang akan dipantau kesehatannya oleh tenaga medis yang sudah disiapkan. “Kalau masyarakat yang terpapar Covid-19 dengan gejala OTG, silakan bisa melakukan isolasi mandiri di sini,” sambung kapolresta. Selain melakukan penin-
jauan ruang isoman, Kapolresta Sidoarjo juga membagikan beras kepada 23 kepala keluarga (KK) penghuni rusunawa. Mantan Kapolres Banyuwangi ini juga berpesan kepada warga penghuni rusunawa untuk tetap menjaga kesehatan di masa pandemi Covid-19 dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Sementara itu, penghuni ru-
sunawa mengaku sangat bersyukur dengan adanya bantuan yang dibagikan oleh Polresta Sidoarjo. Bantuan tersebut bisa dipergunakan untuk mencukupi kebutuhan pokok di masa pandemi Covid-19 ini. “Terima kasih Pak Kapolresta atas bantuannya,” ujar Armini, nenek parubaya penghuni rusunawa. (bwo/jok/mik)
Forkopimda Tuban Dampingi Mensos Bagikan BST Tahun 2021 Tuban, Memorandum Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini melakukan kunjungan ke Kabupaten Tuban, kemarin. Kedatangan Risma disambut oleh Forkopimda Tuban. Risma ke Tuban untuk menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) Hadir dalam acara itu Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Wakil Bupati Tuban Riyadi, Ketua DPRD Tuban Miyadi, Kapolres Tuban AKBP Darman, Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon, dan lainnya. Dalam acara itu Risma melakukan penyaluran bantuan sosial tunai tahun 2021 kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di wilayah Kabupaten Tuban. BST yang dibagikan di seluruh Indonesia periode bulan Juli-Agustus berupa 10 Kilogram
Mensos Tri Rismaharini didampingi jajaran Forkopimda Tuban dan pihak Pos Indonesia saat memberikan sambutan.
beras dan uang tunai Rp 600.000. Uang tersebut dilarang Risma untuk dibelikan rokok, lebih baik ditabung atau dibelikan makanan yang sehat. “Uang BST jangan dibelikan rokok. Lebih baik ditabung atau untuk membeli makanan sehat,” ujar Risma di Kantor Pos Tuban dihadapan 120 penerima BST secara simbolis.
Risma menambahkan, pemerintah telah menyalurkan berbagai macam jenis bantuan untuk rakyat Indonesia. Tujuannya agar semuanya selesai menghadapi wabah corona. Ada bantuan tersebut berasal dari Kemensos, Kemendes, Kemenaker, dan bantuan subsidi listrik maupun gas. Pemerintah telah menyalur-
kan berbagai macam bantuan untuk seluruh masyarakat. Ia berharap, dengan bantuan ini, masyarakat terbantu terutama dari segi ekonomi. “Solusi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini yaitu dengan disiplin prokes, gunakan masker setiap saat dan rajin cuci tangan,” pungkas Risma. (top/har/mik)
Kapolres Blitar Pimpin Patroli Skala Besar Sekaligus Bagikan Sembako Blitar, Memorandum Petugas gabungan dari Polres Blitar,TNI, Banser, dan relawan menggelar patroli skala besar di wilayah Kabupaten Blitar dipimpin langsung Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela. Selain yustisi, petugas juga memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada pedagang maupun warga yang terdampak pandemi dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4. Bansos tersebut berasal dari pemerintah melalui Kemenko Marves dan Polda Jatim. Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, selama PPKM level 4, patroli berskala besar rutin dilaksanakan setiap hari sesuai perintah Kapolri. “Adapun rincian paket bansos yang dibagikan kepada masyarakat sebanyak 200 paket. Rinciannya beras 1.000 Kg, mie instan 50 dos, minyak goreng 100 liter, gula pasir100 kg, serta masker sebanyak 200 pcs,” jelas Leonard. Sejak beberapa hari ke belakang, Polres Blitar gencar menyalurkan bansos berupa beras dengan total 51 ton secara selektif bekerja sama dengan 3 Pilar kepada warga Kabupaten Blitar yang terdampak pandemi covid. Utamanya akibat pemberlakuan PPKM
Petugas gabungan membagikan paket sembako kepada warga.
level 4 dan belum mendapat bantuan dari pemerintah karena tidak terdata dalam PKH, BLT tunai maupun BLT dana desa. “Saya minta bantuan ini disalurkan kepada mereka yang memang membutuhkan, dan jangan sampai tumpang tindih dengan bantuan yang lain, terutama yang sudah berjalan selama pandemi,” sambung kapolres.
Selain penindakan pelanggar prokes, juga terus dilakukan imbauan ke warga untuk disiplin menerapkan 5M serta mematuhi intruksi Mendagri Nomor 22 Tahun 2021 dan SE Bupati Blitar. Yakni pembatasan kegiatan sampai dengan pukul 20.00. Untuk pedagang makanan diupayakan pelanggan tidak makan ditempat atau take away. (pra/mik)
Kapolres Sumenep Bersama Ormas Bagikan Sembako kepada Warga Terdampak Covid Sumenep, Memorandum Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya bersama Organisasi Masyarakat PC GP Ansor Sumenep membagikan sembako kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19 di masa PPKM darurat, Jumat (23/7) pukul 20.00. al Kegiatan bakti sosial n (baksos) tersebut diberikan a secara door to door kepada g masyarakat serta pedagang kaki lima dan tukang becak. Hal itu sebagai bentuk ep kepedulian Polres Sumenep asa kepada masyarakat di masa PPKM darurat. Pada kegiatan pembagian sembako, Kapolres AKBP Rahman Wijaya didampingi Wakapolres Kompol Palma Fitria Pahlevi dan para PJU Polres Sumenep. Serta sejumlah ang-
Wakapolres Sumenep Kompol Palma Fitria Fahlevi didampingi pengurus Ansor membagikan sembako.
go gota PC GP Ansor Sumenep. “Bantuan yang diberikan kepada masyarakat berupa beras 5 Kg. Pembagian beras ini adalah salah satu wujud perhatian Polri kepada masyarakat. Kami berharap dapat membantu meringankan beban warga terdampak
Covid-19,” ujar AKBP Rahman. Pihaknya menegaskan, akan terus memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan selama masa pandemi. Harapannya tidak ada masyarakat yang kekurangan pangan sampai pandemi
berakhir. “Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumenep,” tandas Kapol Rahman. (aan/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SENIN PON, 26 JULI 2021 HALAMAN 8
Pengedar Sabu dan Pil Grasak Bangoan Keok
Selama PPKM, Puluhan Jukir Nganggur Pasuruan, Memorandum Selama dilaksanakannya PPKM darurat, puluhan juru parkir (jukir) di beberapa ruas jalan di Kota Pasuruan yang dilakukan penyekatan menganggur. Mereka yang terdampak penyekatan sejak PPKM darurat hingga level 4 saat ini di antaranya yang bertugas di Jalan KH Wachid Hasyim dan Jalan Niaga, kawasan alun-alun. Kendaraan roda dua dan empat tak diizinkan masuk. Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Pasuruan Andriyanto menuturkan, selama penyekatan ada 46 jukir terpaksa kami istirahatkan. Sebab, jalan memang ditutup, kendaraan dari luar tidak boleh masuk. Jukir yang bertugas di lokasi ini sudah paham konsekuensinya. “Puluhan jukir ini terdiri dari 4 yang bertugas siang dan malam serta 42 jukir reguler. Dishub belum bisa memastikan kapan puluhan jukir itu bisa kembali bertugas menjaga titik parkir,” katanya. Andrianto menjelaskan, masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat terkait berakhirnya PPKM. Penyekatan yang dilakukan saat ini mengikuti kebijakan dari pusat. “Selama ini, para jukir menerima honor Rp 600 ribu setiap bulan. Dishub memastikan para jukir akan tetap menerima honor secara utuh,” tutup Andrianto. (rsk/lis)
api, 184 butir pil grasak, uang tunai Rp 529 ribu, sebuah handphone, dan beberapa barang lainnya. “Un t u k t e r s a n g k a d a n barang buktinya, saat ini sudah diamankan di Mapolres Tulungagung guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” terangnya. Akibat perbuatannya itu, kini tersangka harus mendekam di sel tahanan dan terancam pasal 114 ayat (1) subs pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dan atau pasal 197 subs pasal 196 jo pasal 98 ayat (2) UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, jo pasal 60 ke 10 UU RI nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. (mad/lis)
FOTO: MEMORANDUM/MAD
Suasana Alun-Alun Kota Pasuruan sebelah selatan terlihat sepi.
Kasatreskoba Polres Tulungagung AKP Andri Setya Putra melalui Paur Subbag Humas Iptu Nenny Sasongko mengatakan, penangkapan tersangka ini berkat informasi dari masyarakat, yang menyebutkan di wilayah Desa Bangoan sering dijadikan transaksi narkoba. “Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan pendalaman, akhirnya petugas m e n a n g k a p t e r s a n g k a ,” ujarnya, Minggu (25/7). Adapun barang bukti yang ditemukan, lanjut Nenny, di antaranya yaitu satu paket sabu 0,08 gram, satu pipet kaca berisi sisa sabu 1.08 gram, satu pipet kaca kosong, sebuah timbangan digital, satu alat bong sabu, korek
Tersangka beserta barang buktinya.
Penuhi Target, Gerai Vaksin Presisi Layani Warga Jember Jember, Memorandum Meski hari libur, Gerai Vaksin Presisi Polres Jember tetap memberikan layanan penyuntikan vaksin untuk memenuhi target 500 dosis per hari bagi masyarakat umum, Minggu (25/7) Un t u k m e l a y a n i d a n memfasilitasi masyarakat yang belum disuntik vaksin Covid-19 tahap 1, warga yang terdaftar bisa langsung datang ke lokasi Gerai Vaksin Presisi di Gedung Bhayangkara, Jember. Ps. Kasi Humas Polres Jember
Iptu Brisan Imman menjelaskan, pelaksanaan Gerai Vaksin Presisi merupakan instruksi Kapolri yang memerintahkan seluruh jajaran di polda, polres, dan polsek di seluruh Indonesia, termasuk Polres Jember. Menur utnya, kegiatan tersebut menjadi upaya percepatan vaksinasi Covid-19. Harapannya, vaksinasi Covid-19 segera merata di kalangan masyarakat Kota Jember. “Kegiatan ini akan rutin dilakukan, sembari melihat jumlah stok vaksin yang
tersedia,” tambahnya. Sementara itu, pada vaksinasi kali ini pihaknya bekerja sama dengan STIKES RS Dr Soebandi dan menerjunkan 5 0 p e r s o n e l Po l r i u n t u k mengawal protokol kesehatan Cov i d - 1 9 d a n m e n c e g a h terjadinya kerumunan. Pelaksanaannya juga diatur secara bergelombang mulai pukul 08.00-15.00. (edy/lis)
FOTO: MEMORANDUM/EDY
FOTO: MEMORANDUM/RSK
Tulungagung, Memorandum Satreskoba Polres Tulungagung menangkap Heri Santoso alias Boneng (33), warga Dusun Karangarum, Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, karena tanpa hak menawarkan, menjual, membeli, memiliki, menyimpan, dan menjadi perantara jual beli sabu-sabu serta pil grasak atau pil dobel L (LL). Tersangka ditangkap di Desa Bangoan tanpa perlawanan dengan sejumlah barang buktinya.
Anggota Polres Jember mempersilakan warga yang mau vaksin.
SMKN Winongan Terima 3 Siswi Papua Pasuruan, Memorandum SMKN Winongan menerima 3 siswi Papua yang mengikuti program ADEM (afirmasi pendidikan menengah) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Ketiganya adalah Deseliana Tigau, Salomina Munumop, dan Kornelia Rosalina Papara yang berasal dari Jayapura dan Intanjaya. Kepala SMKN Winongan Evi Ristiana mengaku mendapatkan kepercayaan dari Direktorat Jenderal (Dirjen) SMK untuk menjemput ketiga siswi dari Papua. “Tepatnya awal bulan ini, saya dan kepala sekolah lain di Jatim juga ikut menjemput sekitar 160-an anak papua yang mengikuti ADEM di Jawa Timur. Jadi kami terbang ke Papua bersama-sama,” kata Evi. Dijelaskannya, untuk menjemput para siswa hingga sampai di SMKN Winongan, protokol kesehatan wajib diterapkan dengan ketat. Bahkan, berbagai prosedur harus dilalui. Salah satunya uji swab antigen demi dapat memastikan bebas dari virus corona. “Mulai berangkat, kemudian mau kembali ke Pasuruan swab lagi, dan Alhamdulillah hasilnya negatif. Baik saya dan guru pendamping, serta 3 anak Papua yang ikut ADEM di SMKN Winongan, semuanya dinyatakan bebas Covid-19,” terangnya. Begitu sampai di sekolah, ketiga siswi Papua ini langsung menuju kos atau boarding house yang lokasinya tak jauh dari SMKN Winongan. Menurut Evi, para siswi peserta
ADEM ini akan diajak untuk mengenal lebih jauh budaya masyarakat Jawa, khususnya di lingkungan sekitar sekolah. “Kami tempatkan di kos yang setiap tahunnya menerima anak Papua. Kebetulan bapak kosnya betul-betul sabar dan telaten untuk membuat anak-anak Papua jadi terbiasa dengan lingkungan di Pasuruan,” ungkapnya. Seperti diketahui, program ADEM merupakan salah satu upaya pemerintah dalam pemerataan pendidikan, khususnya bagi anakanak Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Para siswa itu disiapkan agar memiliki kemampuan belajar yang setara dengan anak-anak di Jawa dan Bali. Diungkapkan Evi. program ADEM ada sejak 2013. Di mana siswa mendapatkan fasilitas pendidikan, biaya hidup, dan biaya kesehatan. Tak hanya itu saja, selain belajar akademis mereka berkesempatan mengembangkan bakat olahraga. “Pada 2020 SMKN Winongan menerima 5 siswa dan 2019 menerima 2 siswa. Dan tahun ini kita menerima 3 siswi,” imbuhnya. Sa a t i n i , k e t i g a n y a s u d a h mengikuti pembelajaran di kelas AKL (akuntansi keuangan lembaga) meski secara daring (dalam jaringan). Dalam hal pengawasan pembelajaran, Evi
tetap memantaunya melalui whatsapp, video call atau menelpon secara langsung apabila ada hal yang harus dikomunikasikan. Dengan harapan agar siswa dapat belajar dengan sungguh-sungguh, plus membangun jejaring dan bisa berorganisasi. “ Te n t u n y a s a y a m e n g h a r a p k a n para siswi tersebut agar dapat belajar
dengan sungguh-sungguh, membuka wawasan dari berbagai sumber belajar, aktif membangun jejaring dengan
RALAT PENGUMUMAN LELANG
Menunjuk Pengumuman Lelang Kedua Eksekusi Hak Tanggungan yang terbit pada tanggal 23 Juli 2021 pada point 1 sd 3 (data nama nasabah beserta obyek lelang) di Surat Kabar Harian Memorandum terdapat kesalahan yaitu : Tercatat : 1. Nama Nasabah : FAIZAH ZULFIAH Obyek Lelang : Sebidang tanah dan bangunan berikut segala sesuatu yang berdiri, tertanam dan ditempatkan diatasnya baik yang telah ada, maupun yang akan ada, yang menurut sifat dan peruntukannya, atau menurut hukum dianggap sebagai benda tetap sesuai dengan SHM No. 849, yang terletak di Desa Krian, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Propinsi Jawa Timur, dengan luas tanah 101 M2, tertulis atas nama FAIZAH ZULFIAH. Dengan Nilai Limit Lelang sebesar Rp. 110.000.000,- dan uang jaminan sebesar Rp. 22.000.000,2. Nama Nasabah : HANUM TRI BUDI WARDANI Obyek Lelang : Sebidang tanah dan bangunan berikut segala sesuatu yang berdiri, tertanam dan ditempatkan diatasnya baik yang telah ada, maupun yang akan ada, yang menurut sifat dan peruntukannya, atau menurut hukum dianggap sebagai benda tetap sesuai dengan SHM No. 152, yang terletak di Kelurahan Dermo , Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Propinsi Jawa Timur, dengan luas tanah 400 M2, tertulis atas nama HANUM TRI BUDI WARDANI. Dengan Nilai Limit Lelang sebesar Rp. 319.000.000,- dan uang jaminan sebesar Rp. 63.800.000,-
3. Nama Nasabah : INDRA YUSTIANINGSIH Obyek Lelang : Sebidang tanah dan bangunan berikut segala sesuatu yang berdiri, tertanam dan ditempatkan diatasnya baik yang telah ada, maupun yang akan ada, yang menurut sifat dan peruntukannya, atau menurut hukum dianggap sebagai benda tetap sesuai dengan SHM No. 093, yang terletak di Desa Kedungwonokerto, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, dengan luas tanah 157 M2, tertulis atas nama INDRA YUSTIANINGSIH. Dengan Nilai Limit Lelang sebesar Rp. 365.000.000,- dan uang jaminan sebesar Rp. 73.000.000, Seharusnya : 1. Nama Nasabah : FAIZAH ZULFIAH Obyek Lelang : Sebidang tanah dan bangunan berikut segala sesuatu yang berdiri, tertanam dan ditempatkan diatasnya baik yang telah ada, maupun yang akan ada, yang menurut sifat dan peruntukannya, atau menurut hukum dianggap sebagai benda tetap sesuai dengan SHM No. 849, yang terletak di Desa Krian, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Propinsi Jawa Timur, dengan luas tanah 101 M2, tertulis atas nama Nona FAIZAH ZULFIAH. Dengan Nilai Limit Lelang sebesar Rp. 110.000.000,- dan uang jaminan sebesar Rp. 22.000.000,-
PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan di Surat Kabar Harian Memorandum tanggal 25 Mei 2021 dan berdasarkan Pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 Th. 1996, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Surabaya Manukan, akan melaksanakan Lelang Ulang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap barang jaminan debitur ; No. Nama Debitur
1.
CV Sani Putra Jaya
2. Nama Nasabah : HANUM TRI BUDI WARDANI Obyek Lelang : Sebidang tanah dan bangunan berikut segala sesuatu yang berdiri, tertanam dan ditempatkan diatasnya baik yang telah ada, maupun yang akan ada, yang menurut sifat dan peruntukannya, atau menurut hukum dia nggap sebagai benda tetap sesuai dengan SHM No. 152, yang terletak di Kelurahan Dermo , Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Propinsi Jawa Timur, dengan luas tanah 400 M2, tertulis atas nama HANUM TRI BUDI WARDANI, Sarjana Pendidikan. Dengan Nilai Limit Lelang sebesar Rp. 319.000.000,- dan uang jaminan sebesar Rp. 63.800.000,3. Nama Nasabah : INDRA YUSTIANINGSIH Obyek Lelang : Sebidang tanah dan bangunan berikut segala sesuatu yang berdiri, tertanam dan ditempatkan diatasnya baik yang telah ada, maupun yang akan ada, yang menurut sifat dan peruntukannya, atau menurut hukum dianggap sebagai benda tetap sesuai dengan SHM No. 93, yang terletak di Desa Kedungwonokerto, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, dengan luas tanah 157 M2, tertulis atas nama INDRA YUSTIANINGSIH. Dengan Nilai Limit Lelang sebesar Rp. 365.000.000,- dan uang jaminan sebesar Rp. 73.000.000,-
PT. PNM (Persero) &DEDQJ 6XUDED\D
Surabaya, 26 Juli 2021
KPKNL Sidoarjo
berorganisasi serta dapat melanjutkan b e l a j a r m e re k a d i S M K N Wi n o n g a n sampai lulus,” tutupnya. (rsk/lis)
Keterangan Sebidang Tanah dan Bangunan, Sesuai SHM No 1194, LT 197 m2 an; Nyonya ANNISA AGUSTINA NUGRAHENI, terletak di Jl. Penjaringan Asri XV/39 (PS I-C No.30), Kelurahan Penjaringansari, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Propinsi Jawa Timur.
Harga Limit (Rp)
1.516.200.000,-
Jaminan (Rp)
303.240.000,-
KERANGAN:
Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. Uang Jaminan harus sudah diterima oleh KPKNL paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. PERSYARATAN LELANG:
1. Memiliki AKUN yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website diatas. 2. Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya as is dengan segala konsekuensi biaya tertunggak atas obyek lelang. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi obyek lelang dan bertanggung jawab atas obyek lelang yang dibeli, karena itu peserta lelang diwajibkan untuk mengetahui / memeriksa objek yang akan dilelang dengan baik dan teliti. 3. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan lelang terhadap barang jaminan tersebut diatas, pihakpihak yang berkepentingan / peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Surabaya dan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Surabaya Manukan, berkantor di jalan Manukan Taman No. 208 Surabaya. Closed Bidding (dengan mengakses url http://www.lelang.go.id/), tata cara mengikuti lelang E-Auction dapat dilihat pada menu ”Tata Cara dan Prosedur” dan ”Panduan Penggunaan” pada domain tersebut. Batas akhir penawaran lelang Senin, 2 Agustus 2021, pukul 13.40 waktu server E-Auction (sesuai WIB) Penetapan pemenang Setelah batas akhir penawaran 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Pelunasan lelang 2% (dua persen) dari harga lelang (harga terbentuk) Bea lelang pembeli PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Surabaya Tempat pelaksanaan lelang Manukan , Jalan Manukan Tama No. 208 Surabaya. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Surabaya Manukan , Jalan Manukan Tama No. 208 Surabaya.
FOTO: MEMORANDUM/RSK
Cara penawaran lelang
Surabaya, 26 Juli 2021 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Kantor Cabang Surabaya Manukan
KPKNL Surabaya
Kepala SMKN Winongan Evi Ristiana menjemput 3 siswa Papua.
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Direktur Utama: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III Choirul Shodiq SH MH No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Pemimpin Perusahaan: Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
Jember, Memorandum Petugas gabungan dari polres, TNI, dan satpol PP gencar melaksanakan patroli pada penerapan PPKM level 3 di Kabupaten Jember. Petugas menyisir tempat usaha, PKL, dan warung kopi (warkop) yang masih beroperasional melebihi jam malam, Sabtu (24/7) malam. Selain melakukan penertiban kerumunan, petugas juga membagikan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako. Bansos dibagikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Kegiatan patroli berkeliling menyisir warkop yang masih buka serta rumah warga kurang mampu. Dalam patroli menyisir di Jalan PB Sudirman dan Jalan Moch. Soerodji Kecamatan Patrang, petugas sesekali berhenti menghampiri pedagang makanan pinggir jalan. Mereka diberikan imbauan secara humanis terkait peraturan PPKM level 3 dan disiplin protokol kesehatan. “Kami lakukan pendekatan humanis dalam menyampaikan imbauan PPKM level 3. Kami membagikan 400 paket sembako, semoga dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” jelas Ps Kasi Humas Polres Jember Iptu Brisan Imman Nulla. Samsul, salah satu PKL mengaku senang dan bersyukur dengan adanya bansos dari pemerintah yang dibagikan polisi. Bantuan sembako sangat membantunya di tengah masa pandemi sekarang. “Jualan saat musim corona sepi sekali pak, hasilnya minim. Tadi sempat takut. Saya kira akan kena denda atau dibubarin petugas. Malah didatangi dan dinasehati baik-baik lalu dikasih beras. Terima kasih, sangat bermanfaat,” tandasnya. (edy/lis)
Satpol PP Tulungagung Luncurkan PAM Online Tulungagung, Memorandum dum Satpol PP Kabupaten Tulungagung kan yang membidangi penegakan ian perda dan perbup, kemudian enteraman ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, membidangi perlindungan masyarakat,, n serta pemadam kebakaran telah meluncurkan program baru. Yaitu pusat aduan masyarakat (PAM) berbasis online. Kabid Penegakan Perda dan Perbup A Nindya Putra Satpol PP Tulungagung A Nindya Putra mengatakan program berbasis online ini untuk memudahkan pelaporan masyarakat. “Dengan sistem itu maka akan mempercepat respons petugas ketika ada aduan dari masyarakat,” ujar dia, kemarin. Menurut Genot, sapaan akrab A Nindya Putra, pusat pengaduan online tersebut bisa diakses melalui media sosial Instagram maupun YouTube. “Juga bisa diakses melalui satpolpp.tulungagung.go.id atau lewat WA (WhatsApp) di nomor 081336580145 atau telepon (0355) 323655. Kita terima aduan dan laporan 24 jam,” terangnya. Kemudian, lanjut Genot, khusus untuk pemadam kebakaran, bisa langsung menghubungi nomor telepon (0355) 321113. Pihaknya berharap program baru ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Tulungagung. Yaitu dengan cukup menelepon atau WA, serta melampirkan foto identitas diri asli, foto pendukung lainnya, serta lokasi kejadiannya. “Setelah menerima laporan, petugas pasti akan langsung merespons dan meluncur ke lokasi kejadian,” tegasnya. Genot menambahkan, selain sebagai jalur pelaporan kejadian, melalui program ini, masyarakat juga dipersilahkan memberi kritik dan saran kepada Satpol PP Tulungagung. “Masyarakat dipersilahkan juga memberikan kritiknya terhadap kinerja satpol PP,” pungkasnya. (fir/mad/lis)
Setidaknya ada tiga tempat isolasi yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan bagi orang tanpa gejala (OTG). Yakni di Balai Latihan Kerja (BLK) Rejoso, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Pandaan, dan Hotel Permata Biru, Prigen. “Saya mohon tidak ada lagi isoman, karena tidak ada pengawasan. Bisa jadi mereka keluar rumah. Maka isoman harus dihilangkan, tetapi harus isolasi terpusat. Terutama ASN dan karyawan di Pemkab Pasuruan untuk menekan penyebaran klaster perkantoran,” tegas Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf pada saat memimpin rapat percepatan vaksinasi dan persaiapan isolasi terpusat di kecamatan, Sabtu (24/7) sore. Digelar secara video conference di beberapa tempat terpisah, yakni Gedung Segoropuro, command center, juga di kantor masing-masing kepala organisasi perangkat daerah (OPD),
bupati meminta kepada seluruh camat untuk menginventarisir gedung yang layak dijadikan sebagai tempat isolasi terpusat. Tentunya dengan memperhatikan beberapa hal yang telah ditentukan, berkaitan dengan standar kelayakan gedung isolasi bagi masyarakat terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala. “Pertama, kesiapan dari isolasi terpusat di masing-masing kecamatan. Saya mohon kepala sekolah dan para pamat juga kadinkes mengawasi penentuan isolasi terpusat di kecamatan harus memperhatikan beberapa hal. Pertama, berkaitan dengan sarpras, toiletnya bagaimana, sirkulasi udara dan listriknya juga. Tidak kalah pentingnya, dukungan masyarakat sekitar,” jelas Irsyad Yusuf. Persiapan lainnya yang juga tidak kalah pentingnya harus dipersiapkan
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Sembari Patroli, Polres Jember Bagikan Bansos
Pasuruan, Memorandum Untuk menurunkan kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan, semua masyarakat yang terkonfirmasi positif tidak diperkenankan isolasi mandiri di kediaman masing-masing. Mereka wajib melakukan isolasi secara terpusat di tempat yang telah disediakan.
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf
adalah ketersediaan sarana dan prasarana pendukung operasional gedung karantina. Maka dari itu, agar ada koordinasi yang baik antara dinas kesehatan dengan seluruh puskesmas di Kabupaten Pasuruan. “Berikutnya, sarpras pendukung lainnya seperti bed-nya. Dukungan alkes, misal oksigen, harus koordinasi dengan puskesmas. Untuk menghambat kasus aktif, disperindag bisa bersinergi dengan perusahaan-perusahaan dalam hal karantina bagi karyawannya yang
Ketua PKK Lamongan Bagikan Paket Sembako Lamongan, Memorandum Ketua TP PKK ( Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Kabupaten Lamongan Anis Kartika Yuhronur Efendi turun langsung bersama kelompok dharma wanita dan Bank Jatim Cabang Lamongan, untuk membagikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak dalam pelaksanaan PPKM Level 4, Sabtu (24/7). Anis mengungkapkan, bahwa dalam kegiatan penyaluran sembako yang bekerja sama dengan Bank Jatim Cabang Lamongan ini disalurkan 200 paket sembako yang berisikan beras, minyak, gula, serta mi instan. Sasaran kegiatan ini adalah pedagang asongan, pedagang kaki lima (PKL), serta tukang becak di Pasar Sidoharjo. “Ini adalah kegiatan Dharma WanitaPKK Kabupaten Lamongan, yakni membagikan 200 paket sembako yang mana paket tersebut kita mendapatkan bantuan dari Bank Jatim Cabang
Ketua TP PKK Lamongan Anis Kartika Yuhronur Efendi membagikan sembako kepada pedagang pasar.
Lamongan. Alhamdulillah, sasarannya untuk pedagang yang tidak memiliki kios,”
terangnya. Dengan adanya bantuan yang
Pasuruan, Memorandum Polres Pasuruan Kota bersama Kodim 0819, satpol PP, dan dishub menggelar patroli skala besar sembari membagikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di masa PPKM, Sabtu (24/7) malam. Dalam arahannya, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman menyampaikan bahwa ini merupakan kegiatan serentak yang digelar oleh seluruh jajaran kepolisian bersama TNI. “Adapun rute pembagian bantuan sosial ini yakni di Jalan Sultan Agung Kota Pasuruan yang diperuntukkan kepada warga yang berjualan,” kata Arman. Arman berharap patroli skala besar yang dibarengi dengan pembagian bansos ini nantinya dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat di tengah pandemi. Bansos disalurkan
kepada masyarakat yang paling terdampak ekonominya seperti para pedagang kaki lima (PKL). “Pe m b e r i a n b a n s o s i n i bertujuan untuk membantu beban masyarakat. Seperti diketahui pemerintah tengah menerapkan PPKM level 4 dengan harapan bisa menekan laju penyebaran Covid-19,” jelasnya. Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar bisa mengikuti aturan yang berlaku selama PPKM. Masyarakat diminta tidak keluar rumah bila tidak dalam kondisi mendesak. ”Semisal terpaksa keluar rumah harus menerapkan protokol kesehatan,” tutup Arman. (rul/lis)
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman memberikan bantuan kepada pedagang.
PA R A N O R M A L
KEHILANGAN
KEHILANGAN
Jual Rumah Baru ukuran 4x17 Kedung Mangu Rel Sidotopo Wetan Kec.Kenjeran Hub:081233344412.
Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung e ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0812 29729706/085785938383. (tdk terima SMS).
Hilang STNK Spd Motor Honda Thn 2013 L-5316-ID An.Mulyadi D/a. Gayungan Manggis 10 Sby.
HILANG STNK P 5892 KY NK. 7831 NS. 1237 AN. LORESTA PUTRI NUSANTARA KASIH D/A DSN KRAJAN BANGSALSARI JBR
AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 0 8 510 0 9 9 5 0 9 8 / 0 31- 5 0124 81 Persewaan AC.
KEHILANGAN Hilang STNK Spd Motor Honda Thn 2008 6046IF A/N: Regina Nathasya Andrijanto D/A: Koala Regency Blok D/27.
REVA PIJAT
REVA PIJAT Call To Hotel 0822 4505 1290 SABAR
terus diberikan Pemerintah Kabupaten Lamongan pada masa PPKM Level 4 ini, Anis berharap masyarakat dapat tetap sejahtera dan tidak merasakan kekurangan, utamanya dalam kebutuhan konsumsi sehari-hari. “Seperti kita tahu, adanya pembatasan ini tentunya sedikit banyak berpengaruh pada pendapatan masyarakat, apalagi pedagang. Kami berharap, bantuan yang sudah disalurkan ini dapat benar-benar bermanfaat, membantu mengurangi beban masyarakat. Jangan sampai ada orang di sekitar kita merasa kekurangan bahkan kelaparan di masa pandemi ini,” tambahnya. Anis juga mengajak seluruh tim penggerak di kabupaten maupun desa serta warga masyarakat Kabupaten Lamongan untuk terus memiliki semangat gotong royong dan kepedulian terhadap warga lain dalam masa pandemi, dengan melakukan gerakan memberi seikhlasnya dan mengambil seperlunya. (*/asw/lis)
Kapolres dan Forkopimda Kota Pasuruan Sebar Bansos
RUMAH DIJUAL
ELEKTRONIK DIJUAL
terpapar Covid-19,” tutur Irsyad dalam forum diskusi dan evualasi penanganan Covid-19 yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron dan Sekretaris Daerah Anang Syaiful Wijaya. Irsyad Yusuf juga meminta kepada seluruh kepala OPD agar lebih maksimal dalam mengendalikan penyebaran Covid-19 di lingkungan kantor masingmasing. “Tidak ada cara lain, yaitu dengan melakukan percepatan 3T. Tracing, testing, dan treatment,” pungkasnya. (ion/lis)
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Anggota Polres Jember dan satpol PP berpatroli sembari membagikan sembako kepada PKL.
Warga Terkonfirmasi Covid-19 Diminta Isolasi Terpusat
FOTO: MEMORANDUM/ASW
FOTO: MEMORANDUM/EDY
JAWA TIMUR
SENIN PON, 26 JULI 2021 HALAMAN 9
HILANG STNK HONDA BEAT W 2865 ZD ROCHMAD HIDAYAT 081906675070. HLG STNK Spd Mtr Vario L4622WG a/n:Surani Jl. Tmbk Dlm Bru 3/20A Sby.
[Kehilangan stnk R2 merk Honda tahun 2019 nopol W 6377 CG an Tonggo sianturi, DRS da Jl. Baja 18/12 Rt. 003 Rw. 006 Ds. Suci Kec. Manyar Kab. Gresik HILANG STNK SPD MTR: S-5452MG. NK.MH1JFM211EK290481. NS. JFM2E1293154. AN. REJO D/a: DS.SUMBERSARI RT/RW. 03/02 KEC.SAMBENG KAB. LAMONGAN HILANG STNK P 5981 TW NK. 6987 NS. 3527 AN. ANANG ERFANTORO D/A PERUM GRIYA MANGLI KALIWATES JBR
HILANG STNK P 4986 QL NK. 9398 NS. 8376 AN. WATI ASTUTI D/A JL MAYAR PATRANG JBR PROMO TOYOTA Juli Special AGYA 1.2 Dp. 8jt angs 3.7xx CALYA 1.2 Dp. 8jt angs 3.8xx AVANZA Dp. 21jt angs 4.4xx YARIS Dp. 35jt angs 5.8xx Bonus : - Cover Jok - Karpet Dasar - Kaca Film - Payung - dll
* Terima tukar tambah dan KTP luar kota Hubungi : 0813 4333 8030
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
SENIN PON, 26 JULI 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
KEJAKSAAN SIDAK APOTEK DAN RUMAH SAKIT
Siap Tindak Penimbun Obat FOTO: ISTIMEWA
Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho membagikan sembako.
Patroli PPKM Darurat, Polisi Gelontor Sembako ke PKL Jombang, Memorandum Polres Jombang menggelar patroli skala besar PPKM darurat di sejumlah jalan protokol Kabupaten Jombang. Patroli menyasar Jalan KH Wahid Hasyim dan Jalan Raya Tembelang dan dipimpin langsung Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho. Penertiban kepada para pedagang yang masih nekat buka melebihi pukul 20.00 tersebut dilakukan oleh petugas gabungan dengan cara humanis. “Petugas mengedukasi pedagang terkait PPKM darurat yang diperpanjang sampai 25 Juli. Selama pembatasan mobilitas masyarakat yang kini disebut PPKM Level 3, pedagang diizinkan berjualan sampai pukul 20.00 saja,” jelas AKBP Agung Setyo Nugroho, kemarin. Dalam kesempatan itu, Kapolres memberikan bantuan beras 5 kg ke masing-masing PKL sembari meminta mereka segera menutup lapaknya. “Dengan cara yang lebih santun terbukti jitu karena para pedagang langsung menuruti arahan petugas,” ujar Kapolres. Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah dan disiplin mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Jombang. “Kami mengimbau kepada para pedagang untuk tertib dan selalu menjaga protokol kesehatan terutama di tempat umum,” pungkas Kapolres. Supriyanto (40), salah satu penjual gorengan di jalan raya Tembelang mengaku diuntungkan dan berterima kasih dengan cara penertiban yang dilakukan oleh petugas. (wan/yok)
FOTO: ISTIMEWA
Salah satu pengusaha wisata di Pacet mengibarkan bendera putih.
Pengelola Wisata Gelar Aksi Kibarkan Bendera Putih Mojokerto, Memorandum Dampak pemberlakuan PPKM daurat, sejumlah pengelola wisata di Kabupaten Mojokerto mengibarkan bendera putih, Minggu (25/7). Pengibaran bendera putih tersebut dilakukan lantaran mereka merugi akibat penutupan tempat wisata selama PPKM darurat. Perwakilan penggerak wisata se-Kabupaten Mojokerto, Wiwit Haryono mengatakan, pengibaran bendera putih merupakan bentuk keprihatinan para pengelola atau pelaku usaha pariwisata atas macetnya pendapatan selama hampir satu bulan. “Jadi, hastag (tagar) kami adalah mengetuk pintu hati Bupati dan Presiden Jokowi karena kami bagian dari masyarakat Indonesia yang amat sangat terdampak langsung secara ekonomi dari adanya kebijakan penutupan-penutupan usaha kami,” katanya. Menurut pemilik wisata air panas Jacuzzi, Pacet ini, tak hanya pendapatan, modal usaha dan rusaknya barang-barang yang ada di tempat usaha akibat tidak dipergunakan juga dikeluhkan. “Dampak penutupan ini kita rugi di barang dagangan dan segi pendapatan, sedangkan kewajiban kami seperti membayar pajak tetap,” ungkapnya. Sejumlah wisata Mojokerto raya telah mengibarkan bendera putih yakni Trawas, Jatirejo, Tanjungan, Trowulan, Pacet, dan sekitarnya. Para pelaku usah tersebut menuntut pemerintah untuk bisa mendukung pelaku usaha pariwisata terus beraktivitas dan memberikan bantuan sosial. “Seharusnya ada kebijakan untuk membantu teman-teman ini, entah itu bentuknya sembako atau apalah untuk meringankan beban hidup,” tandasnya. Hal senada juga diungkapkan oleh Irwanto, pengelola Bumdes yang membawa wisata di Desa Katapanrame, Kecamatan Trawas. “Tempat wisata ditutup, pendapatan tidak ada, padahal kami harus membayar karyawan, pajak, listrik, dan operasional lainnya,” ujarnya. (war/yok)
Mojokerto, Memorandum Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto kembali menggelar sidak ketersediaan obat-obatan di sejumlah apotek dan rumah sakit, Minggu (25/7). Sidak yang dilakukan bersama Kepolisian, BPOM, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP setempat untuk mengantisipasi kelangkaan obat untuk Covid-19, vitamin, serta oksigen. Sejumlah apotek menjadi sasaran sidak, di antaranya Apotek Kasih Ibu di Jalan Masjid Mojosari, Apotek Ndaru Husada Farma di Jalan Gajah Mada Mojosari, dan Rumah Sakit Sido Waras di Jalan Raya Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto Gaos Wicaksono mengatakan, sidak obat-obatan ini untuk melakukan pengecekan ketersediaan dan peredaran, serta harga jual obat-obatan dan alat kesehatan (alkes) yang sering digunakan dalam penanganan Covid-19. Kegiatan ini dilakukan sesuai perintah Jaksa Agung dalam mendukung pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat
FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR
Kajari Kabupaten Mojokerto Gaos Wicaksono menggelar sidak di apotek dan rumah sakit.
dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 sebagaimana Instruksi Menteri Dalam Negeri RI Nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM darurat di wilayah Jawa-Bali. “Dari hasil pengecekan ketersediaan dan peredaran serta harga jual obat-obatan yang digunakan dalam masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Mojokerto masih aman dan kondusif,” kata Gaos Wicaksono. Lebih lanjut dikatakannya,
pihaknya akan menindak sesuai hukum yang berlaku jika terjadi penimbunan obat, alkes serta penjualan obat di atas harga eceran tertinggi (HET). Dari pantauan di salah satu rumah sakit, akibat permintaan oksigen dan obat yang cukup tinggi saat lonjakan kasus Covid-19 seperti saat ini, rumah sakit melalui Dinkes melakukan koordinasi dengan sejumlah rumah sakit di wilayahnya untuk memenuhi kebutuhan
obat tersebut. “Kejaksaan akan terus berkontribusi aktif membantu saran maupun tindakan agar tidak terjadi kelangkaan obat maupun alkes,” ujarnya. Sementara itu Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dr Ulum Rokhmawan menambahkan, saat ini stok obat masih terkendali. Kelangkaan obat maupun vitamin akan terjadi apabila masyarakat terlalu panik sehingga membeli
vitamin dan obat dalam jumlah banyak. Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik. Untuk mencukupi vitamin dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan mengonsumsi sayur dan buah-buahan. “Untuk obat dan vitamin masih terkendali, karena ada banyak jenis merek obat dan vitamin yang bisa digunakan sebagai alternatif pengganti,” pungkasnya. (war/yok)
Ketua DPD PAN Jombang Salurkan Sembako di Dusun Terpencil Jombang, Memorandum Selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat berlangsung, anggota DPRD Kabupaten Jombang melihat terjadinya penurunan perekonomian masyarakat yang signifikan. Dari kondisi itu, sejumlah anggota dewan berusaha meringankan beban masyarakat dengan memberikan sembako gratis. Seperti yang dilakukan Dukha, Ketua DPD PAN Kabupaten Jombang yang juga anggota DPRD ini, menggelar kegiatan penyaluran beras ke masyarakat di Dusun Nampu, Desa Pojok Klitih, Kecamatan Plandaan, Minggu (25/7). Dukha menuturkan, meski tidak seberapa beras itu diberikan bagi warga yang tidak bisa bekerja dan tak mempunyai penghasilan karena PPKM darurat. “Beras saya beli langsung ke kelompok tani. Harapannya dapat sedikit membantu perekonomian mereka,” ungkap pria yang akrab dipanggil Ji Dukha ini. Ia mengaku merasa tergerak
“
Beras saya beli langsung ke kelompok tani. Harapannya dapat sedikit membantu perekonomian mereka,”
DUKHA
Ketua DPD PAN Kabupaten Jombang untuk membantu karena PPKM darurat berdampak besar bagi perekonomian warga di Dusun Nampu. Bukan tanpa sebab meski dusun tersebut tidak terdampak langsung namun Dusun Nampu, Desa Pojok Klitih, dengan jumlah penduduk 46 KK merupakan salah satu dusun terpencil di wilayah Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang yang harus mendapat perhatian. Untuk mencapai lokasi tersebut berjarak sekitar 20 km dari Desa Pojok klitih dan cukup melelahkan sebab dibutuhkan
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Ketua DPD PAN Jombang Dukha menyerahkan beras ke warga Dusun Nampu.
waktu kurang lebih sekitar 2 jam. Itupun hanya kendaraan tertentu yang bisa menembusnya. Selain medan yang terjal dan jalanan yang rusak untuk sampai di tujuan. “Ini pertama kali saya ke Dusun Nampu, betul-betul membutuhkan tenaga yang prima,” terang Dukha. Selain itu, kata Dukha melanjutkan, kedepan perlu adanya koordinasi antara pe-
merintah daerah dan Perum Perhutani untuk memikirkan bagaimana Dusun Nampu bisa memiliki akses jalan meski nantinya dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Apalagi jalan yang dilalui di musim kemarau sangat sulit dijangkau pada musim hujan. “Jalannya betul-betul rusak dan sangat melelahkan serta menembus hutan,” imbuhnya. Dukha menambahkan, praktis
untuk kebutuhan warga setempat berbelanja saat musim hujan lebih dekat ke pasar Sukorame kabupaten Lamongan, sebab menurut keterangan warga jika musim hujan dari desa ke dusun praktis terputus dan tidak bisa dilalui dengan kendaraan apapun. “Saya tidak bisa membayangkan kalau mereka mau mengurus surat atau keperluan ke desa saat musim hujan,” pungkasnya. (wan/adv/yok)
Wali Kota Bagikan Bansos Warga Terdampak Covid-19 Mojokerto, Memorandum Bantu warganya yang terdampak akibat pandemi Covid-19 dan PPKM darurat, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari membagikan sembako. Pemberian berbagai paket bantuan sosial (bansos) sebagai wujud keberpihakan dan kepedulian membantu meringankan beban masyarakat. “Meski dengan segala keterbatasan, saya pastikan Pemkot hadir. Tidak ada warga yang akan kami biarkan dalam kondisi terpuruk akibat pandemi Covid-19,” kata Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (23/7). Wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut memberikan bansos Covid-19 dengan berbagai ragam, di antaranya sembako terdampak Covid-19, sembako terkonfirmasi Covid-19, serta sembako dampak PPKM. Selain bansos sembako, Pemkot juga memberikan pembebasan retribusi bagi para pedagang di area Pasar Benteng Pancasila (Benpas) dan Rest Area Gunung Gedangan. Secara keseluruhan, alokasi anggaran bansos dari pos Dinas Sosial P3A Kota Mojokerto yang bersumber dari APBD 2021 yang terfokus untuk dampak Covid-19 sebesar Rp 13,14 Miliar. Sedangkan yang sudah terserap hingga bulan Juli 2021 sebesar Rp 8,31 Miliar atau sekitar 63,2 persen,” ungkapnya. Data Dinas Sosial P3A Kota Mojokerto menyebutkan, bantuan ‘Sembako Terdampak Covid-19’ yang sudah diberikan kurun Januari hingga Juli 2021 untuk 9.326 KPM (keluarga penerima manfaat). Kemudian bantuan ‘Sembako Terkon-
FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR
Wali Kota Ika Puspitasari membagikan bantuan sosial.
firmasi Covid-19’ selama bulan Januari hingga Juli 2021 sebanyak 884 paket. Lalu ‘Makanan Siap Saji Terkonfirmasi Covid-19’ untuk 491 orang warga yang menjalani isoman berupa nasi kotak tiga kali sehari selama 10 hari. Menyusul kemudian mulai tanggal 28 Juli mendatang akan disalurkan bantuan ‘Sembako Dampak PPKM’ sebanyak 3.000 paket. Sedangkan pembebasan retribusi Pasar Benpas diberikan kepada 131 pedagang selama 24 hari, untuk 25 pelaku usaha di stand Rest Area Gunung Gedangan dibebaskan sewa selama satu bulan. Selain bansos Covid-19 yang bersumber dari APBD, sebanyak
11.844 jiwa juga mendapat bansos Covid-19 yang berasal dari Kemensos dan PKH untuk 3.163 jiwa Sedangkan bantuan reguler yang dikucurkan setiap tahun antara lain bansos BPNT APBD e-warung untuk 2.500 sasaran, bantuan sembako untuk 600 tukang becak, bantuan uang tunai untuk 347 anak yatim masing-masing Rp 1 juta dan 1.467 lansia kurang mampu masing-masing Rp 500 ribu. Juga bansos sembako untuk 300 disabilitas. Selain itu dari Kemensos yakni BPNT APBN e-warung untuk 5.349 sasaran dan PKH untuk 2.665 sasaran. Ning Ita berharap, pemberian sembako dampak PPKM dan relaksasi
retribusi bagi pedagang itu bisa meringankan beban warga yang terdampak akibat kebijakan PPKM darurat. Kendati demikian, ia tidak menginginkan kebijakan PPKM darurat terus berlanjut karena berdampak sosial-ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat. Ditegaskan Ning Ita, pelaksanaan PPKM darurat merupakan kewenangan pemerintah pusat. Ia pun mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan 5M. Yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi. (war/adv/yok)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL
Kapolda Bagi Beras dan Rendang ke Driver Ojol
Tertunda gegara Lockdown Terbatas Perkara Pembunuhan Member Gym Segera Dilimpahkan ke PN
Nico mengatakan, pembagian sembako itu terus dilakukan selama PPKM darurat. Terlebih, sasaran penerima bantuan adalah masyarakat yang menggantungkan hidupnya di jalan. Seperti driver ojek online (ojol). Nico memaparkan, selain membagikan beras pihaknya juga menginstruksikan anggota satbrimob bekerja sama dengan rumah makan padang untuk proses pengolahan daging rendang. “Kemudian jumlah bantuan yang dibagikan hari ini yakni sebanyak 250 paket isi beras 5 kilogram, ditambah 2.750 boks rendang siap saji, sehingga
diharapkan nanti penerima bisa masak beras dan lauknya dengan rendang,” pungkas Nico, Sabtu (24/7). Sementara itu, Satmoko, salah satu driver ojol mengaku senang mendapatkan bantuan beras dan rendang. Dia mengatakan, sejak PPKM dirinya menjadi sulit mencari pendapatan. Selain jalan banyak yang ditutup, masyarakat juga lebih banyak memilih memasak di rumah dari pada menggunakan jasanya. “Kalau jalan-jalan ditutup tentunya semakin susah saya cari rejeki. Selain itu, mutarnya terlalu jauh. Saya sangat berte-
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
kan hal tersebut. “Belum kita limpahkan. InsyaAllah minggu depan kita limpahkan ke pengadilan,” tutur Eko Budisusanto saat dikonfirmasi via pesan WhatApps (WA), Minggu (25/7). Ditambahkan Eko, untuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menyidangkan perkara pembunuhan korban bernama Fardy itu adalah Sulfikar dan dirinya sendiri. “Jaksanya saya dan Sulfikar. Yang menyidangkan nanti Jaksa Sulfikar,” imbuh Eko. Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa proses pelimpahan tertunda akibat adanya pemberlakuan lockdown terbatas yang diberlakukan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. “Karena kemarin PN Surabaya lockdown jadi tertunda sementara,” jelasnya. Sedangkan untuk pasal yang didakwakan, Eko menyebutkan ada tiga pasal yang dijeratkan terhadap Eren. “Atas perbuatannya, Eren dalam kasus ini dijerat pasal berlapis. Yakni pasal 340, 338, 351 ayat 3 dan Undang-Undang nomor12 tahun 1951,” tandas dia. Seperti diketahui, pembunuhan terjadi berawal dari tersangka Eren mendatangi Fardy yang sedang latihan di fitnes Araya Family Club lantai 2, Jalan Arif Rahman Hakim, pukul 07.00, Senin 26 April 2021 lalu. Di sana pelaku marah kepada korban karena sering mem-bully dan menghina dirinya. Setelah cekcok, pelaku membeli pisau di swalayan sekitar lokasi. Dengan membawa pisau yang ia persiapkan, Eren lalu kembali menghampiri Fardy yang saat itu berada di halaman depan hendak pulang usai latihan. Dari arah belakang Eren menarik korban dan memiting lehernya kemudian menusuk punggung dan leher Fardy berkali-kali. Korban mengalami luka tusukan sebanyak 17 kali, hingga pisau yang digunakan Eren bengkok. (mg5/nov)
Surabaya, Memorandum Polda Jatim membagikan beras dan daging kepada masyarakat terdampak PPKM darurat. Sebanyak 250 paket beras berukuran 5 kilogram, 2.750 boks daging rendang dibagikan langsung oleh Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta.
Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta membagikan beras kepada driver ojol.
rima kasih karena dapat membantu anak istri saya dengan
bantuan beras dan rendang itu. Semoga Bapak Kapolda Jatim
Petugas mengevakuasi jenazah Rono ke ambulans.
Surabaya, Memorandum Kakek sebatang kara ditemukan tewas tergeletak di kamar kosnya di Jalan Banyuurip Kidul VI-G. Identitas korban, Rono (83), asal Mojoanyar, Mojokerto. Informasi yang dihimpun, kali pertama korban ditemukan oleh anak anak angkatnya, Septian (26), yang tinggal di Jalan Banyuurip Kidul, pada Sabtu (24/7) malam.
Ketika itu, dia hendak mengantar makanan kepada korban. Namun saat pintu dibuka, dia melihat bapaknya tergeletak di kamar dan kondisinya sudah meregang nyawa. “Saya langsung melapor ke pengurus kampung setempat dan command center,” kata Septian kepada petugas. Setelah diidentifikasi petugas inafis, jenazah Rono dievakuasi ke RSUD dr Soetomo guna
Raup Rp 7,5 Juta Makan di...
Sambungan dari halaman 1
lehkan buka seperti biasa dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. “Dan pasar rakyat yang jual selain kebutuhan sehari-hari bisa buka kapasitas maksimum 50 persen sampai dengan pukul 15.00, di mana pengaturan lebih lanjut dilakukan pemda,” tegasnya. Adapun untuk pedagang kaki lima, toko kelontong, agen voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha-usaha kecil yang sejenis diizinkan buka sampai pukul 21.00. Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan, dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka, ditegaskan Jokowi diizinkan buka dengan prokes ketat sampai pukul pukul 20.00. “Dan maksimal setiap pengunjung bisa makan 20 menit. Hal-hal teknis lainnya akan dijelaskan oleh menko dan menteri terkait untuk mengurangi beban masyarakat akibat pandemi Covid-19 ini,” kata Jokowi. (*/fer/nov)
Sering Lakukan
Sambungan dari halaman 1
yang pas awal gitu masih dibuka. Jadi sebenarnya masih bisa pulang,” ujar Fanny saat ditemui di Gedung Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini. “Tapi aku pilih nggak karena ya buat nurutin ajalah pemerintah gitu. Kan kita juga mau kasih contoh yang baik kan,” lanjut Fanny lagi. Meski begitu, Fanny Ghassani mengaku bukan masalah untuk menjalin hubungan jarak jauh dengan suaminya. Hal itu sering ia lakukan dan sudah terbiasa. Fanny bahkan berharap bisa bertemu dengan suaminya lagi jika nanti pandemi sudah mereda. Ia berharap pertemuannya dengan suami dengan keadaan sehat dan tanpa terpapar COVID-19. “InsyaAllah ketemu dalam keadaan sehat. Nauzubillah tidak ada apa-apa,” tuturnya. “Aku pikir yaudahlah ya, biasa ketemu sebulan sekali (dengan suami) gitu, ha ha,” sambung Fanny sambil tertawa. Sebelumnya, sang suami disebut sudah menawarkan diri untuk kembali ke Jakarta pada awal PPKM diterapkan. Tapi, Fanny Ghassani melarangnya. Hal itu karena memang niat Fanny Ghassani yang ingin pergi menyusul suaminya di Bali. Makanya Fanny menegaskan segera menyusul suaminya usai PPKM dilonggarkan. Ia pun turut menyampaikan hal ini pada suaminya itu. “Jadi suami aku memang ngomong, ‘kalau kamu nggak pulang nanti aku yang pulang’ gitu,” jelasnya. “Cuma aku pikir memang aku niat ke sana. Nanti aku ke sana setelah PPKM. Kan PPKM sampai tanggal 25 nih, mudah-mudahan nggak ada perpanjangan lagi ya, mau pulang ke Bali maksudnya,” pungkas Fanny Ghassani. (dth/nov)
am memesan tabung oksigen melalui FB milik Hari dengan akun Meriang Hati untuk saudaranya yang sedang sakit pada Rabu (21/7). Setelah terjadi kesepakatan meski di luar harga normal, korban mentransfer uang sebesar Rp 7,5 juta ke rekening atas nama Hanafi Umar.
Namun setelah ditunggu dua hari, ternyata tabung oksigen tidak kunjung dikirim ke rumahnya di Mulyorejo. Merasa diperdaya oleh Hari, William selanjutnya melapor ke Satreskrim Polrestabes Surabaya. Petugas kemudian melacak akun FB milik tersangka.
Diketahui jika posisi Hari berada di Gresik. Anggota segera bergerak ke lokasi dan menangkap Hari tanpa perlawanan. Hingga kini, polisi masih melakukan pengembangan terhadap tersangka untuk mengetahui kemungkinan ada korban lain yang juga ditipu. Selain mengamankan ter-
sangka, petugas juga menyita HP dan uang sebesar Rp 2,5 juta. “Kami masih dalami lagi kasusnya, apakah ada korban-korban lain yang juga ditipu dengan modus penjualan tabung oksigen fiktif dengan harga tidak wajar,” pungkas Oki. Sementara itu, Hari meng-
Diamuk Massa tersangka pada Sabtu (24/7). “Saat itu, ada anggota berada tidak jauh dari lokasi. Mendengar ada kerumunan, kami langsung mendatangi sumber keramaian itu dan mengamankan tersangka ke mapolsek,” kata Kanitreskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Pranoto, Minggu (25/7).
Arie menjelaskan, aksi Ansory bermula sekitar pukul 09.30. Awalnya, dia berniat membeli tempe di pasar tersebut. Tidak lama kemudian, korban datang dengan mengendarai motor. Tersangka lalu membayar barang belanjaannya dan berniat pergi. Hanya saja, tersangka sem-
pat melihat HP milik korban tergeletak di dashboard motor. Dari sana, muncul niat jahat Ansory. Dia langsung membawa kabur HP merek OPPO Reno 5 warna hitam milik korban. Namun, aksinya tidak berjalan mulus. Meski sudah berhasil mengantongi barang hasil curiannya,
korban ternyata memergoki perbuatan pelaku. “Korban berteriak hingga mengundang perhatian pengunjung pasar dan berhasil mengamankan dengan cara menghadang tersangka,” pungkas mantan Panitreskrim Polsek Tegalsari itu. Sementara itu, di hadapan
bekas dan semakin membesar. Petugas pemadam kebakaran (damkar) yang mendapat laporan tiba di lokasi dan secepatnya melakukan pemadaman sehingga tidak menjalar ke tempat lain. “Yang terbakar sampah dan ban bekas,” terang Kapolsek Karangpilang Kompol Samsul Hadi
Jatim itu. Seperti yang diberitakan, anggota resmob membekuk Chroirul Rofik, satu dari dua pelaku penganiayaan yang menyebabkan tewasnya Slamet Mahmud (54), warga Jalan Gembong Sawah Tengah, di lantai II Blok P Pasar Kapasan, Kamis (24/7). Diketahui Choirul merupakan karyawan salah satu toko jaket di Pasar Kapasan. Pemicu dari pembacokan karena pelaku
Ikin lantas mengode Memorandum untuk masuk ke ruang dalam, sepertinya untuk menauh dari Hasan. Setelah agak jauh, katanya kemudian, “Pak Hasan penderita pascastroke. Mentalnya sering labil. Bisa saja dia terlalu tergesa-gesa dalam bertindak dan mengambil keputusan. Tolong bantu memberi pengertian.” Memorandum lantas kembali menemui Hasan dan mengajaknya berbincang. Semen-
penyidik, pria yang tubuhnya dipenuhi tato itu mengaku baru sekali melakukan pencurian. Meski demikian, petugas tidak begitu saja percaya pengakuan Ansory. “Baru sekali Pak saya melakukan ini. Karena kerja di parkiran sepi makanya gelap mata,” ujar tersangka. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 kepada Memorandum. Sebanyak 7 unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api di lahan seluas 10 x 30 meter persegi tersebut. Sedangkan yang terbakar di area 6 x 20 meter itu menghanguskan tembok gudang dan beberapa pohon pisang. “Kami terima laporan pukul
14.03 dan tiba di lokasi pada pukul 14.08. Unit Tempur Rayon 4 Wiyung di tempat kejadian perkara (TKP) langsung melakukan pemadaman. Api pokok padam sekitar pukul 14.21. Pembasahan selesai dan dinyatakan kondusif pukul 14.54,” kata Bambang. Ternyata 3 menit kemudian,
Sakit Hati Dipukul Sapu royok dan membacok korban hingga tewas di dalam tokonya,” ungkap Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian, Minggu (25/7). Namun, Oki enggan menyebutkan sejauh mana pengejaran terhadap MLK karena masuk ranah penyelidikan anggota. “Yang pasti masih kami kejar. Mudah-mudahan dapat tertangkap secepatnya,” tandas mantan Kasubdit Jatanras Polda
aku sebenarnya tidak punya tabung oksigen yang ditawarkan kepada korban. Dia memang sengaja mencari untung dengan berpura-pura menjual untuk mendapatkan uang haram. “Saya tidak punya tabung oksigen Pak, karena tujuannya memang menipu,” ujar Hari. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1
Tumpukan Ban Kemlaten Terbakar pilang. Penyebab timbulnya api gegara membakar sampah. Kejadian itu bermula ketika Irianto membakar sampah di lahan kosong tepat di samping gudang. Tidak lama kemudian, Irianto menyirami sampah tersebut kemudian ditinggal. Ternyata masih ada bara lalu api merembet ke tumpukan ban
divisum dengan menggunakan ambulans. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Sawahan Iptu Ristitanto membenarkan adanya laporan penemuan jenazah di kamar kos Jalan Banyuurip Kidul tersebut. Hasil identifikasi, petugas tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Rono. “Korban meninggal karena sudah tua,” kata Ristitanto kepada Memorandum, Minggu (25/7). (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1
kebakaran juga terjadi di alang-alang, lahan PT Jasa Marga tepatnya di pintu tol masuk Gunungsari. “Kami dapat laporan pukul 14.31. Dua unit mobil damkar meluncur ke lokasi. Api pokok dapat dijinakkan petugas sekitar pukul 14.41. Luas yang terbakar 10 x 10 meter,” tandas Bambang. (alf/nov)
Sambungan dari halaman 1 sakit hati terhadap korban karena menegur dan memukulnya dengan sapu saat berjualan. “Motifnya tersangka tidak terima dipukul sapu. Dengan alasan karena dia (Choirul) bersiul ketika berjualan di Pasar Kapasan,” ungkap Oki. Apa yang dilakukan korban, masih kata Oki, diadukan Choirul ke pamannya, MLK. Setelah mendengar cerita tersebut, mereka lantas mendatangi
toko milik Slamet dengan maksud mengklarifikasi. Ternyata sesampai di lokasi, Choirul dan Slamet terlibat cekcok dan akhirnya duel sama-sama memakai senjata tajam (sajam). “Korban pakai celurit, sedangkan tersangka pakai pisau,” jelas Oki. Mengetahui Choirul berkelahi, MLK datang membantu lalu mengeroyok dan menyabet pisau ke tubuh Slamet secara
Tabungan untuk Modal Usaha raian. Sendirian. Tanpa pamit keluarga. “Tadi pagi dia datang kemari,” kata pengacara Hasan, sebut saja Ikin, tiba-tiba dari ruang lain. Ikin mengaku menyarakan Hasan berbicara baik-baik dulu dengan srinya sebelum mengambil keputusan cerai. Sebab, siapa tahu sebenarnya tidak ada apa-apa antara istrinya dan Amin. Hanya ada kesalahpahaman.
selalu lancar serta sukses selalu,” ucapnya. (fdn/nov)
Penghuni Rumah Kos Banyuurip Tewas FOTO: MEMO RANDUM/RIO
Eko Budisusanto
Surabaya, Memorandum Berkas perkara Eren (38), telah dinyatakan lengkap (P21). Tersangka dalam kasus pembunuhan member pusat kebugaran (gym) itu juga sudah menjalani proses tahap ll (penyerahan tersangka dan barang bukti) beberapa pekan yang lalu. Kini, perkaranya akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Kasipidum Kejari Tanjung Perak Surabaya Eko Budisusanto saat dikonfirmasi Memorandum membenar-
SENIN PON, 26 JULI 2021 HALAMAN 11
membabi buta. Akibatnya Slamet terkapar bersimbah darah menderita luka parah di kepala dan di pinggang. Setelah puas, Choirul dan MLK kabur mengendarai motor ke Jedih, Bangkalan. Sedangkan korban dilarikan ke RS Soewandi menggunakan becak. Tapi nahasnya, setelah beberapa jam mendapat perawatan medis nyawa Slamet tidak tertolong. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 tara itu, Ikin menemui klien lain. Maka, meluncurlah cerita seperti tertulis di atas. Kalau merasakan gaya bicara Hasan yang kadang disertai tatapan kosong, bisa jadi pendapat Ikin benar. Situasi kejiwaan Hasan tidak stabil. Kami lantas bicara ngalor ngidul untuk mengarahkan pikiran Hasan lebih focus pada situasi keluarganya. Pada saat kami sedang gayeng, mendadak tanpa kami sadari muncul dua
orang di dekat kami. Hasan yang menyadari terlebih dulu menyadari kehadian mereka. “Ngapain kalian kemari?” tanya Hasan sewot. Ternyata mereka Amin dan putra sulung Hasan, sebut saja Doni. Amin menjelaskan bahwa tadi ditelepon Doni, yang memberi tahu ayahnya diam-diam pergi dari rumah. Amin lantas nyamperin Doni, kemudian melacak keberadaan Hasan dengan bertanya ke sana-kemari.
Mendengar itu, Hasan diam saja. “Ngapian kamu ke sini San?” tanya Amin kepada Hasan. “Mau ceraiin Yuni?” imbuh Amin. Hasan diam. “Kenapa? Cemburu sama aku?” imbuhnya lagi. Hasan masih diam. “Yuni yang cerita sama aku, San. Katanya kamu cemburu lihat kami dekat-dekatan. Begitu?” Hasan masih juga diam. Amin lantas mengaku kecewa atas sikap Hasan yang begitu mudah memvonis dirinya seba-
gai perebut istri orang (petrior). “Kamu anggap apa aku ini? Kita berteman sudah sangat lama, San. Sudah sejak kecil. Mana mungkin aku punya pikiran kotor seperti itu?” Hasan bergeming pada sikap diamnya. “Ayo kita pulang. Kamu harus berterima kasih punya istri seperti Yuni yang kuat bertahan di sisimu di saat kau jatuh. Yuni bahkan rela tabungannya untuk modal demi kelangsungan roda keluarga.”
Amin kemudian menjelaskan bahwa akhir-akhir ini Yuni memang minta tolong diajari cara berbisnis online. Dengan sabar Amin pun mengajari Yuni menjalankan usaha resailer yang tidak membutuhkan modal besar. Amin membantunya full. “Demi kamu San. Kamu. Demi keluarga teman,” tegas Amin. Hasan masih diam. Dia lantas meraih tangan Amin untuk dijabat. “Maafkan aku, Min,” katanya lirih. (jos, habis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SENIN PON, 26 JULI 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
APBD Bojonegoro Terserap 25 Persen Nurul Azizah
Bojone Bojonegoro, Memorandum Hingga Hi Juli ini, APBD Bojonegoro 2021 baru terserap sekitar 25 persen. Serapan itu pos beters lanja di 70 organisasi perangkat daerah (OPD) lan baru terealisasi Rp 1,463 triliun. Padahal jumlah ba total anggaran Rp 6,204 triliun. to Diketahui, a anggaran besar a adalah dinas
pekerjaan umum bina marga dan penataan ruang. Dari anggaran belanja sebesar Rp
1,533 triliun baru terealisasi Rp 174,59 miliar atau 11,38 persen. Kemudian, pos belanja di badan pengelolaan keuangan dan aset daerah sebesar Rp1,115 triliun, dan terserap Rp 286,49 miliar atau 25,68 persen. Pos belanja bagian pemerintahan dari anggaran Rp 3,495 miliar, baru terealisasi Rp 210,85 juta, atau 6,03 pers-
en. Disusul dinas ketahanan pangan dan pertanian dari anggaran Rp 157,714 miliar, terserap Rp10,193 miliar atau 6,46 persen Bagian pengadaan barang/jasa dengan pos belanja Rp 1,524 miliar, terserap Rp 142,787 juta, atau 9,37persen. Dinas perumahan kawasan permukiman dan cipta karya,
dari pos belanja Rp 604,703 miliar, baru terserap 57,193 miliar atau 9,46 persen. Sedangkan serapan pos belanja tertinggi di dinas kesehatan. Dari anggaran Rp 381,055 miliar, terealisasi Rp172,658 miliar, atau 45,31 persen. Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Bojonegoro sekaligus Sekda Bojone-
goro Nurul Azizah menyampaikan, penyerapan anggaran sampai saat ini mencapai 25 persen. Karena proyek fisik belum terserap. Dipastikan apabila proyek fisik (infrastruktur) sudah selesai maka sarapan anggaran bisa maksimal. “Insyaallah di akhir tahun bisa terealisasi maksimal,” bebernya. (top/har/udi)
FOTO: MEMORANDUM/ DOK
FOTO: ILUSTRASI/ISTIMEWA
Anak Dicabuli, Orang Tua Lapor Polisi
Lamongan, Memorandum MHS, warga Kecamatan Paciran dilaporkan ke Polres Lamongan. Lelaki berumur 54 tahun ini diduga mencabuli anak yang masih berusia 6,5 tahun. Perbuatan MHS ini terungkap saat ibu korban yang sedang bersih-bersih di rumah dan melihat gelagat berbeda dari sang anak. Saat itu, sang ibu melihat anaknya dengan raut wajah yang beda dari biasanya sehingga ia pun mencoba bertanya ke sang anak. Dengan wajah yang bingung, korban berinisial MJ kemudian menceritakan apa yang dialaminya kepada sang Ibu. Korban bercerita diajak masuk ke rumah kosong kemudian diajak foto bersama menggunakan HP milik MHS. Kemudian korban dicabuli oleh kakek itu. Mendengar pengakuan sang anak, ibu korban tidak terima dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lamongan. Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Lamongan Iptu Estu Kwindardi membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, bahwa saat ini polisi sedang menindaklanjuti kasus ini setelah orang tua korban melaporkannya. “Pihak kepolisian saat ini sedang menindaklanjuti, karena laporannya baru masuk Jumat (23/7),” terang Iptu Estu Kwindardi, Minggu, (25/7). Estu mengungkapkan, kasus pencabulan anak dibawah umur tersebut kini sedang dalam penanganan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lamongan. “Penyidik juga sedang melakukan pemeriksaan dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya. (nas/har/udi)
Bupati Ajak Warga Donor Plasma Konvalesen Bojonegoro, Memorandum Unit Donor Darah (UDD) I) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro mulai gencar melakukan proses donor plasma konvalesen. Sejak alat diluncurkan beberapa waktu lalu, sudah ada 7 pendonor plasma konvalesen. Bupati Bojonegoro Anna Muawanah menjelaskan, alatt FOTO: MEMORANDUM/ DOK apheresis yang diberikan Anna Mu’awanah oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ini harus dimaksimalkan. Salah satu caranya mendata para penyintas Covid-19 yang telah sembuh. Ia mengajak para warga yang sudah sembuh dari Covid-19 untuk melakukan donor darah. “Yuk, kita semua yang telah sembuh dari Covid-19 mari mendonorkan darah plasma konvalesen. Bantuan dulur- dulur sangat berarti di masa sulit seperti sekarang ini,” ajak Anna, kemarin. Diketahui, pengambilan plasma darah konvalesen ini berbeda dengan donor darah biasa. Untuk mengambil plasma darah, digunakan alat apheresis untuk memisahkan antara sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan plasma konvalesen. (top/har/udi)
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Aparat gabungan membagikan sembako ke warga pesisir.
Warga Pesisir Digelontor Bantuan Gresik, Memorandum Warga pesisir, khususnya di area Pelabuhan Gresik dapat sedikit bernapas lega. Di tengah penerapan PPKM level 4, aparat gabungan dari TNI, Polri, dan pihak terkait menggelontor bantuan sosial. Bantuan untuk menjaga ketahanan pangan selama kebijakan tersebut diberlakukan. Satu paket yang dibagikan tersebut berisikan kebutuhan pangan. Mulai beras, minyak goreng, mi instan, obat, vitamin, hingga susu pelengkap nutrisi
untuk memperkuat imun tubuh. Paket itu disalurkan ke rumah warga yang terdampak Covid-19. Untuk menyukseskan penyaluran bantuan ini, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menggerakkan bhabinkamtibmas polsek jajaran untuk menyentuh langsung masyarakat yang menjadi prioritas menerima bantuan. Berkolaborasi dengan babinsa dan pemerintah kecamatan. Seperti dilakukan jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan
Gresik. Bersama anggota KSOP Gresik dan Pelindo III Gresik menyambangi satu per satu rumah warga. Mereka yang dinilai terdampak pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM darurat langsung digelontor bantuan. Mayoritas warga mengaku pendapatan sehari-hari turun drastis akibat pendemi yang tak kunjung berlalu. Sehingga, bantuan berupa sembako ini dinilai sangat membantu, minimal dalam hal ketahanan pangan. “Bantuan sosial ini adalah
bentuk kepedulian Polri terhadap warga terdampak pandemi Covid-19,” ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gresik AKP Nur Sugeng Ari Putra mewakili kapolres Gresik. Tidak hanya di area pesisir pelabuhan, kegiatan yang sama juga dilakukan serentak di seluruh polsek jajaran. Apalagi Polres Gresik telah menggelontorkan 52 ton beras untuk diserahkan kepada warga yang terdampak virus asal Wuhan, China. Selain membagikan bantu-
an, aparat juga mengimbau warga membatasi mobilitas diiringi disiplin mematuhi protokol kesehatan. Selama PPKM level 4, warga lebih baik di rumah saja agar memperkecil risiko terpapar Covid-19. “Gresik jangan kemana-mana.Nang omah wae atau Gresik Jaman Now. Gerakan bersama yang apabila dikolaborasikan dengan PPKM level 4, kami optimis mampu menurunkan sebaran Covid-19,” tegas mantan Kapolsek Duduksampeyan tersebut. (and/har/udi)
Mitigasi Covid-19 Tingkat Puskesmas Diperkuat Gresik, Memorandum Sejumlah strategi penanganan Covid-19 diramu untuk mengentaskan pandemi dari Kota Pudak. Pemkab Gresik bersama pemangku kepentingan tengah memperkuat upaya mitigasi di tingkat puskesmas. Puskesmas didorong menjadi pelayanan pertama untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Tentunya didukung dengan fasilitas-fasilitas yang telah disediakan. Hal ini diyakini dapat mengurai penumpukkan
pasien di rumah sakit (RS). “Upaya mitigatif di tingkat puskesmas semakin kami perkuat. Bersinergi dengan posko-posko darurat yang telah didirikan. Tabung-tabung oksigen juga terus kita distribusikan. Begitu pun logistik bantuan sembako, obat dan multivitamin,” ungkap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Pihaknya juga memasifkan konsolidasi bersama para relawan. Baik itu relawan tenaga kesehatan (nakes) maupun relawan
Kondisi posko darurat di puskesmas.
sosial. Sinergitas dan koordinasi menjadi penting dalam upaya keluar dari pandemi yang sudah berjalan dua tahun ini. “Tentu butuh koordinasi, butuh sinergitas. Mulai kabupaten sampai desa/kelurahan, RT dan RW. Dengan kebersamaan, insyaAllah kita bisa melalui pandemi ini,” tegas bupati 36 tahun tersebut, kemarin. Peninjauan posko darurat dan puskesmas juga intens dilakukan. Bahkan, bupati dibuat terharu saat mendatangi posko darurat di Puskesmas Sidayu, kemarin. Menyaksikan para nakes melayani pasien di hari libur. Ia berharap semangat ini tetap terjaga. “Syukurlah, setelah didirikan tenda-tenda darurat di beberapa puskesmas prioritas Covid-19, perlahan kami bisa
“
Upaya mitigatif di tingkat puskesmas semakin kami perkuat. Bersinergi dengan posko-posko darurat yang telah didirikan. Tabungtabung oksigen juga terus kita distribusikan. Begitu pun logistik bantuan sembako, obat dan multivitamin,
FANDI AKHMAD YANI Bupati Gresik mengurai beban penanganan Covid-19 tidak lagi terpusat di RS. Ada 15 puskesmas yang kami tetapkan sebagai pelayanan
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Covid. Lima di antaranya untuk ibu hamil,” tegas mantan ketua DPRD Gresik tersebut. Selain penguatan mitigasi di tingkat puskesmas, Pemkab Gresik juga meminta peran aktif para kepala desa (kades). Mereka harus mampu membangun koordinasi dengan RT dan RW. Termasuk dalam hal pendataan dan pendampingan terhadap masyarakat yang menjalani isolasi mandiri (Isoman). Kades sebagai tingkatan yang terdekat dengan masyarakat diminta lebih pro aktif. Saat ini, desa diberi kewenangan penggunaan minimal 8 persen anggaran dana desa untuk penanganan Covid-19. Ini harus dioptimalkan agar penanggulangan virus berjalan optimal. Utamanya di sektor hulu. (and/har/udi)