Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 26 April 2021

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

SENIN PAHING, 26 APRIL 2021

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

Oleh: Dahlan Iskan

W

ira. Ananta. Rudira. Semua awak kapal selam harus punya jiwa itu: tabah sampai akhir. Termasuk 53 prajurit TNI-AL yang meninggal bersama di dalam kapal selam Nanggala 402 itu. Pun para penyelam. Mereka adalah bukan manusia biias a a –seperti –sep perti saya ini. in ni. biasa Para pahlawan pah ahla l wan Nanggala Na Para adal alah manusia man anusia itu adalah khusu us dengan deng gan khusus jiwa

g yang sangatt khus kh usus. khusus. pe erAda empat persyar sy arat atan untuk bisa bis isa a disedi syaratan but punya jiwa ‘’tabah sampai akhir’’: ia harus cerdas, ia harus ulet, ia harus berani, dan satu ini yang jarang dimiliki siapa pun: ia harus tabah. Dalam pengertian yang sebenarnya. Maka jangan bayangkan kondisi mereka di detik-detik akhir hidup mereka seperti kita-kita ini. Terutama ketika tahu kapal selam mereka tiba-tiba ‘’mogok’’ dan terdampar di kedalaman 800 meter. Apakah mereka panik? Terutama ketika tahu bahwa mereka tidak bisa lagi mengirim sonar ke permukaan laut? Apakah mereka panik ketika tahu sinyal darurat mereka tidak lagi berfungsi –lantaran hanya bisa dikirim dari kedalaman maksimum 100 meter?

PELAKU BELUM DITANGKAP

Petugas mengevakuasi jenazah FJ dari lokasi yang diduga kuat sebagai pencuri motor di Jalan Jagir Lapangan I.

Foto semasa hidup Zainal Fatah.

Surabaya, Memorandum Nahas menimpa Zainal Fatah (25), warga Jalan Kalimas Baru 2 Buntu. Niat ingin meluruskan masalah adik tetangganya yang masih pelajar SMP, yang dipukuli di Jalan Kalimas Pasar, malah berujung petaka. Korban yang berstatus mahasiswa Stikosa AWS semester 4 itu, malah dikeroyok di Jalan Kalimas Baru 3 pada Senin (19/4) sekitar pukul 02.00. Akibatnya Zainal menderita luka parah hingga dilarikan ke RS Al Irsyad. Takdir berkata lain,

setelah 5 hari dirawat, korban akhirnya menghembuskan napas terakhirnya, Jumat (23/4) siang.

Satiah (40), ibu korban yang mengetahui kabar duka tersebut menangis histeris. Perempuan ini tidak menyangka bahwa anaknya meregang nyawa dengan kondisi tubuh babak belur karena dikeroyok dan dihajar. “Saya berharap para pelakunya cepat tertangkap dan dihukum seadil-adilnya,” kata Satiah, Minggu (25/4). Ia mengungkapkan, bahwa insiden yang menimpa putranya tersebut terjadi pada Senin. “Tahunya

Ditemukan Tewas Mengapung Pelaku Curanmor yang Tenggelam di Sungai Jagir Surabaya, Memorandum Setelah lebih dari 24 jam tenggelam di Sungai Jagir, FJ (17), maling motor di Jalan Jagir Lapangan Gang I ditemukan mengapung dengan kondisi tidak bernyawa. Jenazah FJ ditemukan kali pertama oleh Kardi, Ketua RW Bersambung ke halaman 11

Bersambung ke halaman 11

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Tabah Sampai Akhir

FOTO: MEMO RANDUM/DANNY

MAHASISWA TEWAS DIHAJAR DI KAMPUNG KALIMAS BARU 3 BUNTU

Petugas mengevakuasi jenazah Moch Suud dari lokasi menuju ambulans.

1 Tewas, 1 Patah Tulang Innova Tabrak Motor di Jalan Kupang Indah

Bersambung ke halaman 2

Surabaya, Memorandum Kecelakaan melibatkan Innova L 1488 W dengan Vario L 9950 AN di Jalan Kupang Indah, tepatnya di depan Hotel Verwood, Minggu (25/4) sekitar pukul 16.05. Bersambung ke halaman 11

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Anak Baik

Anggota Respatti Satsabhara Polrestabes Surabaya mengamankan para pemuda yang terlibat pesta miras.

Puluhan Pemuda Pesta Miras Surabaya, Memorandum Bukannya banyak beribadah selama Ramadan, malah berbuat dosa. Tim Respon Cepat Tindak (Respatti) Satsabhara Polrestabes Surabaya mengamankan 28 pemuda yang sedang pesta minuman keras (miras), Minggu (25/4).

KEMATIAN Zainal Fatah dengan cara dikeroyok dan dipukuli membuat Bambang Suwito (53) paman korban sangat kaget. “Saya tidak menduga jika keponakan saya dihajar hingga meninggal,” kata Bambang ditemui di rumah duka, Minggu (25/4). Menurut Bambang, anak pertama dari dua bersaudara itu dikenal baik dan pendiam. “Kalau pulang kerja ya langsung istirahat ke rumah. Anaknya tidak pernah aneh-aneh. Anaknya sangat baik,” imbuh Bambang. Pihaknya berharap agar kepolisan mengusut tuntas aksi kekerasan yang menimpa keponakannya tersebut. “Saya minta pelaku segera ditangkap. Dan dihukum sesuai dengan perbuatannya,” harapnya. (alf/nov)

1

Kron Kronologi: Sebelum kejadian, Zainal mendatangi Jalan Kalimas Baru 3 Buntu karena diajak Supriadi, kakak Mahfud. Tujuannya untuk menyelesaikan permasalahan dengan pemuda di sana gegara Mahfud dikeroyok saat di Kalimas Pasar. ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS

Rumah Tangga yang cuma Bertahan 2.280 Jam (1)

2 Setelah terjadi cekcok, Zainal dan teman-temannya terlibat perkelahian. Karena kalah jumlah, Supriadi bersama rekannya kabur. Sedangkan Zainal gagal hingga dikeroyok lalu dipukuli dan terluka parah. Lima hari dirawat di RS Al Irsyad, Zainal akhirnya tewas.

Wow...Sorot Mata Tajam Itu... Bodi Tegap Itu... Awal pernikahan sering menjadi momen paling membahagiakan bagi pasangan suami-istri. Besar harapan mereka untuk dapat hidup bahagia dan sejahtera. Namun, rupanya harapan Febby

Bersambung ke halaman 11

Bersambung ke halaman 11 GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ/PUNTADEWA

Ajak Ngaji Tahanan -

Meng, dewan soroti pelanggaran ASN. Katanya kasus tidak masuk kerja tertinggi.

-

Wkwkwk wcwcwc. Sama. Gedung dewan juga sering suuueeepiii!

Si Mameng

Kapolsek Sukomanunggal Kompol Esti Setija Oetami

(Rakyat bosnya dewan)

SELAMA Ramadan, Kapolsek k Sukomanunggal Kompol Esti Setija Oetami mengajak seMu M Mutiara uttiia arra mua tahanan di mapolsek mengaji, membaca selawat, dan surat Yasin sekaligus memberikan kuliah tujuh menit (kultum). k Nuansa religius di Polsek Sukomanunggal itu untuk memberikan motivasi kepada tahan-

a an yang terjerat sejumlah kas sus. Dengan mengajak mereka lebih dekat kepada Allah SWT, diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan agar keluar dari permasalahan yang menderanya. Program selama Ramadan Bersambung ke halaman 11

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SENIN WAGE, 26 APRIL 2021 HALAMAN 2

Personel Polsek Krembung cek keamanan pintu masuk pura dalam peringatan Hari Raya Kuningan.

Polsek Krembung Jaga Umat Hindu Peringati Kuningan Sidoarjo, Memorandum Polsek Krembung mengamankan perayaan Hari Raya Kuningan umat Hindu yang sekaligus jadi peringatan ulang tahun Pura Penataran Agung, di Pura Margo Wening, Desa Balonggarut, Sabtu (24/4). Selain melakukan pengamanan, Polsek Krembung juga memberikan imbauan penerapan disiplin protokol kesehatan. Acara ini diawali peresmian bangunan balai pembinaan umat, dilanjutkan acara hari jadi pura yang biasa di sebut pio dalan. Kasi Humas Aiptu Ismail mengatakan, dalam pelaksanaan kegiatan ini SOP yang dilakukan Polsek Krembung sama dengan pengamanan bagi umat beragama lainnya dengan tujuan menciptakan kamtibmas di masyarakat. “Termasuk pengamanan bagi umat Hindu yang sedang memperingati hari raya kuningan ini,” ujar Ismail. Kapolsek Krembung AKP Imam Yuwono menegaskan, menjaga, melindungi, dan mengayomi semua masyarakat adalah tanggung jawab aparat kepolisian. Termasuk masyarakat yang sedang menjalankan hari raya keagamaannya. “Maka memberikan rasa aman dan nyaman di masyarakat tetap harus didahulukan,” tegasnya. Humas Pura Margo Wening Made Budi Astike berharap, dengan adanya kegitan ini bisa membentuk keseimbangan alam, baik dengan manusia maupun alam. Supaya toleransi beragama bisa ditingkatkan lebih baik. “Semoga di perayaan hari raya kuningan ini, semua umat khususnya Hindu, bisa sehat semua,” katanya. (bwo/jok/epe)

Motor Tabrak Pikap, Bocah 8 Tahun Tewas Sidoarjo, Memorandum Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Wonoayu. Diduga mengendarai motor dalam kondisi mengantuk, AR (18), warga Desa Karangpuri, menabrak pikap yang terparkir di tepi jalan. Akibatnya sangat fatal. IA (8) yang dibonceng meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). “Kejadiannya Sabtu (24/4). Bermula ketika pengendara motor dari timur hendak menuju ke arah Krian. Tepat di lokasi kejadian, diduga mengantuk, mendadak menabrak pikap parkir yang dikemudikan Supriadi (31), warga Sukomoro, Ngajuk,” kata Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono kemarin. Indikasi mengantuk itu terlihat dari dampak yang ditimbulkan. Kerasnya benturan, membuat bodi motor menempel di bagian belakang bodi pikap. “Saking kerasnya tabrakan, pengendara motor beserta IA yang dibonceng, jatuh terpental di badan jalan. IA meninggal dunia di lokasi kejadian diduga akibat

FOTO: MEMORANDUM/BWO

FOTO: MEMORANDUM/BWO

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

AR menjalani perawatan di RS Anwar Medika setelah terlibat kecelakaan yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia.

kerasnya benturan,” tambah AKP Sugeng. Tak hanya itu, AR juga mengalami luka cukup serius. Hingga kini, ia masih menjalani perawatan di rumah sakit. Untuk kepentingan

pemeriksaan, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan di Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo. Sementara kedua korban baik yang meninggal maupun luka, masih berada di Rumah

Sakit Anwar Medika. Beberapa warga yang ada di sekitar lokasi ketika insiden terjadi, mengaku mendengar suara cukup keras. “Suaranya cukup keras. Saya tahu ada kecelakaan setelah banyak orang

mendatangi TKP. Ada anak kecilnya yang sudah tergeletak di jalan. Sepertinya meninggal,” terang Agung, warga Mojokerto yang kebetulan sedang mengantar order ke Wonoayu. (bwo/jok/epe)

Menhub Budi Karya Sumadi sidak layanan uji GeNose di Bandara Juanda.

Masa Pengetatan Mudik

Layanan Uji GeNose Bandara Juanda Disidak Menhub Sidoarjo, Memorandum Seiring masa pengetatan mudik yang diberlakukan mulai 22 April 2021, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sidak lokasi uji tes GeNose di Lobi Terminal Baru Bandara Juanda, Sabtu (24/4) pagi. Didampingi dirjen perhubungan udara, dan sejumlah

pejabat di lingkungan Angkasa Pura I Surabaya dan Lanudal Juanda, menhub melihat secara langsung bagaimana layanan uji tes GeNose. Menhub juga melakukan screening Covid-19 melalui alat GeNose yang ada di bandara. Menurut menhub, saat ini ada 21 bandara di Indonesia

yang telah menyediakan layanan screening Covid-19 melalui uji tes GeNose. Menurut rencana, seluruh bandara di Indonesia akan dilengkapi layanan ini. “Saat ini memang baru 21 bandara. Ke depan seluruh bandara dapat memberikan layanan uji tes GeNose,” kata menhub. (bwo/jok/epe)

Sidoarjo, Memorandum Datangnya bulan ramadan tidak menyurutkan niat pasangan mesum dan pekerja seks komersial (PSK) yang kerap beroperasi di kawasan Bungurasih, untuk berhubungan seks dan menjaring pelanggan. Buktinya, dari hasil razia penginapan dan panti pijak yang digelar Polresta Sidoarjo, Sabtu (24/4) dini hari, terjaring 11 orang yang terdiri dari 7 PSK dan dua pasangan mesum yang tertangkap basah asyik berhubungan seks di kamar hotel. KapolsekWaru Kompol Bunari mengatakan, mereka yang terjaring langsung dibawa ke mapolsek untuk menjalani proses pemeriksaan. “Kami sengaja menggelar razia ini, sebagai upaya untuk mencegah penyakit masyarakat yang muncul di tengah bulan ramadan,” tegasnya kemarin. Salah satu pasangan me-

FOTO: MEMORANDUM/BWO

FOTO: MEMORANDUM/BWO

Obok-Obok Bungurasih, Jaring Pasangan Mesum

Aparat meminta keterangan pasangan mesum yang terjaring razia.

sum yang terciduk, diketahui merupakan warga Seruni, Sidoarjo. Ia mengaku kenal dengan

pasangan mesumnya melalui Facebook. “Sudah tiga kali berhubungan di penginapan yang

Tabah Sampai Akhir Apakah mereka panik ketika tahu –berdasar perhitungan mereka yang cerdas itu-- tidak akan ada pertolongan –karena yang akan menolong tidak tahu di mana posisi kapal selam itu. Apakah mereka panik ketika tahu oksigen di kapal selam itu hanya cukup untuk dihirup 53 orang selama tiga hari? Lalu tinggal dua hari? Tinggal 1 hari? Tinggal 12 jam? Tinggal 1 jam? Tinggal 30 menit? Apakah mereka saling menyalahkan? Terutama kalau misalnya ada yang berbuat keliru dalam mengoperasikan kapal itu? Apakah mereka emosi dan marah-marah? Terutama ketika mereka tahu sekian menit lagi mereka akan meninggal dunia? Orang memang tidak tahu kapan akan meninggal. Tapi 53 orang itu tahu. Kapan, jam berapa, berapa menit lagi. Tapi mereka bukan orang biasa seperti kita. Mereka punya watak dan kejiwaan yang luar biasa. Ditambah dengan doktrin kejuangan keprajuritan TNI-AL. WiraAnantaRudira. Tabah Sampai akhir. Dalam doktrin itu ketenangan adalah kuncinya. Emosi dan marah hanya akan membuat oksigen cepat habis. Saya ingat peristiwa para pemain bola junior Thailand yang terjebak dalam gua. Peristiwa itu mengajarkan banyak hal. Sampai-sampai saat ke Bangkok dulu saya perlukan berkunjung ke gua itu –di perbatasan dengan Myanmar. Saat itu, pelatih mereka mengumpulkan para pemain di satu tempat yang tidak tergenang air di dalam gua itu. Sang pelatih mengarahkan para remaja itu untuk tetap tenang.

sama. Janjiannya ya lewat Facebook,” ujar pria 4 anak tersebut. (bwo/jok/epe)

Sambungan dari halaman 1 Padahal sama sekali tidak ada makanan. Mereka hanya minum dari air yang menetes di dalam gua. Mereka dibuat yakin akan ada penolong yang datang. Yang ternyata baru bisa masuk gua di hari ketiga. Di kapal selam itu sebaliknya. Banyak makanan dan minuman. Cukup. Tapi kemungkinan kedatangan tim penolong sangat kecil. Mereka tahu Indonesia tidak punya kapal penolong kapal selam. Singapura punya satu buah. Malaysia punya satu buah. Demikian juga negara-negara yang punya kapal selam. Maka komandan kapal selam itu, HeriOktavian, letnan kolonel pelaut, menjadi penentu apa yang masih bisa dilakukan. Semua akan tunduk pada komandan. Bayangan saya, mereka terus mengusahakan apa pun yang masih bisa diperbaiki. Sampai pun hari ketiga daya oksigen itu habis. Dengan tenang. Tanpa kepanikan. Siapa tahu detik terakhir kapal itu bisa bergerak lagi. Bayangan saya yang lain, semua prajurit berdinas di tempat masing-masing. Terutama merawat persenjataan. Seolah mereka sedang berada di medan tempur. Mereka tahu akan meninggal. Tapi mereka juga tahu harus meninggal di medan pertempuran –bukan di tempat tidur. Itulah jiwa prajurit. Maka saya setuju mereka itu meninggal dalam status sedang bertempur. Kelak, kalau kapal itu ditemukan, akan diketahui di mana saja posisi 53 prajurit itu. Apakah semua di tempat tidur atau di tempat tugas masing-masing. Atau di tempat yang lain. Mungkinkah kapal itu ditemukan? Tentu sangat mungkin. Singapura, Malaysia dan Tiongkok sudah mengirim

kapal khusus untuk mencarinya. Kapal jenis itu tidak bisa diharapkan tiba sebelum oksigen habis. Perjalanan dari Singapura ke kawasan Bali Utara memerlukan waktu tiga hari. Itu bukan kapal cepat. Apalagi dari Hainan di Tiongkok. Kapal penolong itu membawa ‘kapsul’ berisi 6 orang –ada ‘kapsul’ sejenis yang berisi 8 orang. Kapsul itu diturunkan dari kapal untuk ditenggelamkan menuju lokasi kapal tenggelam. Kapsul itu bisa dikendalikan untuk menuju lokasi yang diperkirakan. Kapsul itu bertugas mendeteksi keberadaan kapal selam kita. Kalau saja kapsul itu bisa menemukan, maka ia akan menuju pintu darurat kapal selam kita. Ukuran pintu di kapsul itu dibuat sama dengan pintu darurat kapal selam. Sudah ada kesepakatan internasional mengenai ukuran pintu darurat kapal selam. Dengan demikian penolong dari negara mana pun bisa cocok untuk kapal selam milik siapa pun. Masalahnya: Nanggala-402 berada di kedalaman 800 meter. Mungkin cara pertolongan seperti itu sudah tidak bisa dilakukan. Untuk kedalaman seperti itu kapsul tersebut harus diturunkan ke dasar laut tanpa awak. Ia dikendalikan dari permukaan laut. Dari kapal penolong. Saya tidak tahu jenis yang mana kapsul milik Singapura dan Malaysia itu. Saya juga tidak tahu apakah kapsul milik Singapura bisa diterjunkan sampai kedalaman 800 meter. Yang saya ketahui, Prancislah yang punya kapsul sejenis yang paling hebat di dunia: bisa diterjunkan sampai kedalaman 2.000 meter. Mohon ada pembaca Diswayyang membetulkannya kalau itu salah.

Itu di masa yang lewat. Kini Tiongkok lah ‘’juara dunianya’’. Tiongkok punya kapsul sejenis yang bisa diterjunkan sampai kedalaman 3.000 meter. Kapsul itu bisa dikendalikan dari permukaan laut untuk menuju pintu darurat kapal selam. Proses menempelkan pintu kapsul itu ke pintu darurat kapal selam bukanlah urusan mudah. Arus laut sangat menyulitkan. Membuat kapal bisa bersandar di pelabuhan saja sulit. Apalagi menempelkan pintu ke pintu di dasar laut. Tabah Sampai Akhir Tapi kapsul tersebut dilengkapi jenis metal tertentu. Yang ketika sudah menempel di kapal selam tidak terlepas oleh kekuatan arus. Arus di dalam laut itu seperti hati wanita –sulit ditebak. Ada kemungkinan kapal selam Nanggala juga kewalahan ketika didorong arus deras yang datang dari selat Bali. Saya tahu: kabel listrik bawah laut di selat Bali terlalu sering putus akibat arus yang dahsyat di situ. Mungkin posisi Nanggala akan ditemukan –suatu saat nanti. Tapi apakah kapalnya akan bisa diangkat? Sulit sekali. Mahal sekali. Rasanya tidak perlu. Tidak akan ada gunanya. Siapa yang akan bisa mengangkat kapal seberat itu dari kedalaman 800 meter. Maksimum, yang bisa dilakukan, adalah membuka pintu darurat itu. Lalu memasukkan kamera untuk merekam seluruh keadaan di dalam kapal selam.Itu pun kalau kapal selam Nanggala masih utuh. Ada kemungkinan kapal itu pecah. Berkeping. Akibat tekanan 85 atmosfer. Sampai hari ini sebenarnya belum diketahui kepastian ini: di mana kapal selam itu. Bahwa diduga di utara Bali adalah dugaan –berdasar

perhitungan. Bahwa di kedalaman 800 meter juga baru dugaan –dari serpihan yang terdeteksi, itu pun kalau benar itu serpihan kapal selam. Bahwa 53 orang tersebut sudah meninggal dunia juga baru dugaan –berdasar ketersediaan oksigen. Kepastiannya masih menunggu kapsul dari negara mana yang menemukannya. Yang tahu pasti sebenarnya komandan kapal itu sendiri. Sang komandan selalu melihat indikator di kapal itu: di derajat mana posisi kapal, di kedalaman berapa, dan lagi di kecepatan berapa atau lagi berhenti. Tapi sang komandan tidak bisa mengirimkan data itu ke pusat kendali. Kedalaman 800 meter membuat sonar tidak bisa dikirim. Kedalaman 800 meter itu juga yang membuat mereka tidak akan membuka pintu darurat. Agar bisa keluar dari kapal. Lalu memanggul tabung oksigen untuk mencapai permukaan. Mereka tahu ini: begitu keluar dari kapal badan mereka akan hancur. Bentuk badan sih tetap utuh, tapi jaringan tubuh manusia langsung remuk. Tekanan atmosfer tidak kuat ditahan tubuh manusia. Seperti dipresto. Di kedalaman 800 meter tekananatmosfernya 85. Tidak ada tubuh yang kuat di tekanan atmosfer setinggi itu. Kita ini, di permukaan bumi ini, biasa hidup dengan tekanan 1 atmosfer. Kalau kita masuk ke dalam ruangan yang tekanan atmosfernya 6 saja, semua jaringan tubuh kita mengecil. Termasuk paru-paru. Juga urat darah. Maka para penyelam itu punya disiplin atmosfer yang tinggi. Menyelam itu hanya boleh maksimum 30

meter. Itu pun sudah hebat. Itu pun harus dicapai secara bertahap. Tidak boleh langsung menuju kedalaman 30 meter. Ketika masuk ke 3 meter harus berhenti dulu. Biar jaringan dan organ menyesuaikan diri. Lalu berhenti lagi di kedalaman 6 meter. Berhenti lagi di kedalaman 10 meter. Dan seterusnya. Demikian juga ketika selesai menyelam. Untuk menuju permukaan harus beberapa kali berhenti. Setiap berhenti harus selama sekitar 5 menit. Kalau tidak, saluran darah bisa pecah. Saya bukan penyelam. Saya bukan orang yang bisa disiplin dan tabah seperti itu. Maka terjawablah mengapa 53 prajurit di kapal selam Nanggala tidak membuka pintu darurat. Itu sama dengan bunuh diri. Kapal selam adakah kapal yang ukurannya serba dibatasi. Untuk kepentingan kecepatan dan kemampuan jelajah. Bagi yang sudah masuk kapal selam di museum kapal selam di dekat mal Surabaya Plaza bisa membayangkan itu. Tidak banyak ruang di situ. Tempat tidur harus ditumpuk agar bisa dua susun. Itu pun harus dilipat kalau lagi bukan jam tidur. Demikian juga meja makan. Hanya bisa digunakan kalau lagi jam makan. Setelah itu harus dilipat –agar terbentuk ruangan. Maka salat di kapal selam pun harus dilakukan sambil telentang. Di lantai. Atau di tempat tidur. Karena itu kalau kapal lagi berhenti di pangkalan, banyak awak yang memilih salat di atas kapal –seperti foto yang banyak beredar. Kapal selam tenggelam, adalah berita dunia. Maka nama Indonesia kini jadi pembicaraan global. Ini memang tragedi yang sangat menyentuh hati dunia. Juga hati kita semua. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SENIN PAHING, 26 APRIL 2021 HALAMAN 3

Masa Pengetatan Jalur

Warga Masih Bisa Mudik FOTO: MEMORANDUM/ROZAAQ

Surabaya, Memorandum Terminal Purabaya tetap beroperasi pada masa pengetatan masyarakat untuk perjalanan antardaerah. Namun, larangan mudik masih berlaku dan tidak ada moda transportasi yang beroperasi pada 6-17 Mei 2021 sebagaimana SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021. “ Pa k N y o n o (Kadishub Jatim, red) kemarin mengatakan kalau adendum itu bukan perpanjangan larangan mudik, tetapi dimulainya masa pengetatan untuk masyarakat yang mudik lebih awal. Yang diperketat syarat perjalanannya,” ujar Kepala Unit Terminal Purabaya a Imam Hidayat, Minggu (25/4).  Bersambung ke halaman 4 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

FOTO: MEMORANDUM/ROZAAQ

Calon penumpang menjalani tes GeNose di Stasiun Pasar Turi.

Terminal Purabaya masih beroperasi meski memperketat persyaratan calon penumpang, khususnya antarprovinsi.

Surabaya Irvan Widyanto, bahwa pihaknya sudah mempersiapkan tempat karantina bagi pemudik di Asrama Haji, Sukolilo. “Kami siapkan di Asrama Haji untuk karantinanya,” ujarnya, Minggu (25/4). Tambah Irvan, yang juga Kepala Bakesbang Linmas Kota Surabaya ini, bah-

Tampak depan Masjid Baitul Haq.

Masjid Baitul Haq, Jalan Ahmad Yani

Pandemi Bukan Alasan Tidak ke Masjid SELAMA bulan suci Ramadan, Masjid Baitul Haq, yang berada di Jalan Ahmad Yani, menyajikan program Pesan Ramadan setelah salat Tarawih. Sajian itu sama halnya seperti kuliah tujuh menit (kultum). “Ya seperti siraman rohani

kepada para jemaah dengan materi yang berbeda-beda setiap harinya. Singkat saja antara 10 menit sampai 15 menit. Setelah itu salat Witir,” ujar staf takmir masjid Ridwan.  Bersambung ke halaman 4 

mana yang dekat dengan situ (kecamatan, red). Teknisnya seperti itu,” pungkas Irvan. Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga mengatakan, bahwa ada pengetatan mudik yang telah ditentukan oleh Polda Jatim, termasuk wilayah Surabaya.  Bersambung ke halaman 4 

Irvan Widyanto

Dewan SoroƟ Pelanggaran ASN

Kasus Tidak Masuk Kerja Tertinggi Surabaya, Memorandum Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Surabaya tengah menyoroti kasus pelanggaran disiplin aparatur sipil negara (ASN) di jajaran pemkot. Untuk itu dewan mengajak pihak inspektorat untuk membuat format menanggulangi setiap pelanggaran. “Jika para ASN ini lalai dengan tidak menaati atau aturan tertulis itu dilanggar, maka akan berujung dengan hukuman disiplin. Hal itu sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010,” ujar anggota Komisi A Fatkur Rohman, Minggu (25/4). Lebih lanjut dijelaskan Fatkur, bila saat rapat koordinasi terkait disiplin pegawai bersama Inspektorat Surabaya secara virtual, dibeberkan ada sebanyak 30 permasalahan terkait kasus disiplin pegawai di lingkungan pemkot,” lanjut legislator dari Fraksi PKS ini. Indisipliner yang dilakukan ASN beraneka ragam, di antaranya pelanggaran sedang maupun berat seperti kasus korupsi, perselingkuhan, penyalahgunaan wewenang, kasus perbuatan asusila, cerai tidak izin

Fatkur Rohman

atasan, dan KDRT. “Dalam 5 tahun terakhir sejak tahun 2015, angka paling tinggi adalah tidak masuk kerja yakni 38 kasus,” ujar Fatkur. Untuk itu, DPRD Surabaya mendorong agar ada analisis untuk kasus-kasus pelanggaran yang sering terjadi. Pemkot harus mengevaluasi, upaya apa saja yang sudah dilakukan untuk

menanggulangi pelanggaran tersebut. “Nanti kita akan siapsus antara kan waktu khusus sama Koinspektorat bersama has rekamisi A membahas apping 10 pitulasi dan mapping rbanyak pelanggaran terbanyak langgardari 30 item pelanggarta harus an yang ada. Kita a. Misal, bedah bersama. khir ini kenapa akhir-akhir banyak muncul permangkuhan salahan perselingkuhan N, kita ingin di kalangan ASN, kar masalahtahu apa sih akar nya,” tuturnya. Tidak hanya itu, Wakil Keurabaya ini juga tua Fraksi PKS Surabaya menyampaikan bahwa KPI (Key dicator) r semestiPerformance Indicator) nya difungsikan untuk mengukur gawai di masingkedisiplinan pegawai -masing OPD. ing untuk dilihat, “KPI itu penting jangan-jangan pelanggaran n itu tidak yang dilakukan ntisipasi secara tegas terantisipasi g dibuat dalam KPI yang  Bersambung ke hal 4 

Kunjungi Keluarga Awak KRI Nanggala-402

Wali Kota: Suami Ibu adalah Patriot Surabaya, Memorandum Wali Kota Eri Cahyadi mengunjungi para keluarga awak kapal selam KRI Nanggala-402 yang tinggal di Surabaya, Minggu (25/4). Dalam kunjungan tersebut wali kota didampingi istri, Rini Indriyani. Para keluarga kru KRI Nanggala-402 tersebut tinggal di sejumlah kecamatan, di antaranya Wonokromo, Karangpilang, Dukuh

Pakis, Tandes, Semampir, Kenjeran, Bulak, Tambaksari, dan Sukolilo. Tercatat ada 12 kru KRI Nanggala-402 yang tinggal di Surabaya. ”Yang sabar nggih, Ibu. Kita doakan suami ibu bersama-sama. Suami ibu adalah patriot bangsa. Kota Surabaya, Kota Pahlawan ini, bangga sekali memiliki warga seperti suami ibu. InsyaAllah semuanya kembali dengan selamat,” ujar Cak Eri menyapa salah seorang

istri prajurit. Tangis pecah di ruang tamu rumah prajurit TNI AL tersebut, Cak Eri sendiri terlihat tidak cukup mampu melanjutkan kata-katanya. Berkemeja putih lengan panjang dan songkok hitam, Cak Eri juga memimpin doa di rumah keluarga yang beragama Islam. ”Ikhtiar fisik sudah dan terus dilakukan TNI secara  Bersambung ke halaman 4 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di kediaman keluarga kru KRI Nanggala-402.

ILUSTRASI: ISTIMEWA

Mimba Masjid

wa selain di Asrama Haji, ada beberapa hotel di masing-masing kecamatan yang merupakan daerah perbatasan kota yang akan difungsikan sebagai lokasi karantina lainnya. “Hotel di masing-masing kecamatan. Contoh, di Kecamatan Lakarsantri, hotel di

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

PEMKOT Surabaya ekstra ketat dalam pengamanan pemudik yang akan masuk ke Kota Pahlawan ini. Bahkan pemudik harus siap dikarantina lima hari, sambil menunggu hasil PCR. Seperti yang dikatakan Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Pemkot Sediakan Hotel Karantina


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SENIN PAHING, 26 APRIL 2021 HALAMAN 4

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Hindari Klaster Baru, Taman Bungkul Masih Ditutup FesƟval Ramadan 2021

Pemacu Kebangkitan UMKM Surabaya Surabaya, Memorandum Sebagai bentuk kepedulian terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19, Asa Karya Indonesia menggelar acara dengan tajuk Festival Ramadan UMKM Surabaya 2021. Diharapkan dengan acara ini menjadi pemacu kebangkitan ekonomi. Acara yang digelar di lapangan parkir Maspion Square, Jalan Ahmad Yani ini, menyediakan 100 tenant lebih yang diisi oleh para pelaku UMKM di sektor kuliner, griya, hingga fashion. “Festival ini kami inisiasi karena prihatin melihat sektor perekonomian, khususnya para pelaku UMKM yang mengalami penurunan pendapatan yang drastis setahun ke belakang. Untuk itu, diharapkan festival ini dapat menjadi titik balik kebangkitan ekonomi bagi para pelaku UMKM,” tutur Indah Wijaya, pendiri sekaligus Pembina Yayasan Asa Karya Indonesia, Minggu (25/4).

Dijelaskan Indah, bila kegiatan tersebut akan diselenggarakan hingga 2 Mei mendatang. Tidak hanya sajian bazar kuliner saja, namun juga akan ada lomba fashion muslim anak, lomba mewarnai anak, lomba marawis, pentas seni hingga bagi-bagi takjil gratis. “Bagi yang ingin datang, festival dibuka mulai pukul 14.00 sampai pukul 21.00. Dan jangan lupa untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan serta menggunakan masker,” pesan Indah yang juga owner Java Cafe dan Java Pujasera ini. Di samping ada bazar dan sajian program acara. Festival yang terbuka untuk umum ini juga akan memberikan hadiah door prize senilai jutaan rupiah bagi pengunjung yang datang. “Harapan saya dengan adanya Festival UMKM yang pertama kali digelar sejak pandemi ini, para pelaku usaha rakyat khususnya di wilayah Surabaya dapat kembali bangkit seperti sedia kala,” pungkasnya. (mg3/tyo)

Seperti yang dikatakan Plt Kepala DKRTH Kota Surabaya Anna Fajriatin, bahwa hingga saat ini belum ada wacana membuka kembali taman aktif di yang lainnya. “Belum ada, sementara yang sudah dibuka Taman Pelangi, Taman Harmoni, Taman Kebun Bibit Wonorejo, Taman PUPR, Taman Sejarah, Taman Prestasi, Taman Flora Bratang,

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Surabaya, Memorandum Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya mengevaluasi delapan taman aktif yang sudah dibuka sejak Sabtu (10/4) lalu. Meski sudah berjalan dua minggu, DKRTH belum ada wacana membuka kembali taman lain, salah satunya Taman Bungkul.

Suasana Festival Ramadan UMKM Surabaya 2021 di lapangan parkir Maspion Square.

Taman Harmoni tampak dari atas.

dan Taman Cahaya,” ujar Anna, Minggu (25/4). Namun, lanjut Anna, pihaknya hanya menambah waktu sore hari terhadap delapan taman aktif tersebut. “Sebelumnya hanya buka pukul

06.00-11.00. Sekarang ditambahi waktu hari Rabu dan Sabtu, yaitu pukul 15.00-17.00,” jelas mantan Camat Gunung Anyar ini. Tambahnya, meski ada tambahan waktu sore, tetapi penerapan proto-

kol kesehatan tetap ketat. Termasuk jumlah pengunjung yang masuk juga dibatasi sampai 50 persen. “Pembatasan 50 persen dan batas minimal.Kitaevaluasidarisituuntukmenghindari klaster baru taman,” tegas Anna. Disinggung untuk taman aktif lainnya seperti Taman Bungkul, Anna menegaskan bahwa belum ada rencana untuk membuka yang lainnya. “Untuk Bungkul belum, karena tidak ada pembatasnya. Jadi taman aktif yang besar belum,” pungkas Anna. Seperti diketahui, pemkot terus melakukan sterilisasi. Yaitu, dengan menyemprotkan disinfektan di semua fasilitas taman, seperti bangku, tempat bermain anak, hingga toilet. Bahkan, meskipun taman itu ditutup, pemkot secara continue membersihkan. Termasuk kursi-kursi di pedestrian. (fer/tyo)

Wali Kota: Suami Ibu adalah Patriot optimal untuk melakukan pencarian. Sampai saat ini juga berlangsung. Kita bantu dengan ikhtiar doa, semoga Gusti Allah SWT memberi kemudahan bagi semuanya,” ujar Cak Eri. Cak Eri mengatakan, setiap minggu di rumah dinas juga dilakukan doa bersama anak-anak yatim untuk kebaikan Kota Pahlawan, termasuk mendoakan para kru KRI Nanggala-402.

Sambungan dari halaman 3

”Suami ibu adalah patriot. Sekali seorang itu menjadi patriot, selamanya dia akan menjadi patriot. Anak-anak bangga, keluarga Ibu bangga, Kota Surabaya bangga, Indonesia bangga kepada suami ibu,” ujar Cak Eri kepada salah seorang istri kru KRI Nanggala-402, yang lagi-lagi membuat suasana haru. Cak Eri mengatakan, pengabdian para kru KRI Nanggala-402 layak

diteladani oleh seluruh masyarakat, khususnya anak-anak muda Kota Pahlawan. Dari para kru, Cak Eri belajar tentang pengabdian tanpa kenal takut, pengabdian tanpa kenal tawar-menawar, dan pengabdian hingga tuntas. ”Para patriot itu menjalankan kewajiban tanpa berpikir apapun. Bagi beliau-beliau, menjaga laut Indonesia adalah segalanya. Wira Ananta

Rudira, tabah sampai akhir, sebuah pengabdian yang dijalankan hingga tuntas dengan penuh keteguhan. Masyarakat, terutama saya pribadi, menjadikan beliau-beliau sebagai teladan,” ujarnya. Cak Eri juga mengajak warga Surabaya untuk terus mendoakan seluruh awak kapal. ”Kita harus terus berdoa, kita tidak tahu apa yang terjadi,” urainya. (fer/tyo)

Surabaya, Memorandum Danramil Simokerto Mayor Chb (K) Saimah cangkrukan bersama warga di Balai RW 13, di Jalan Sidoyoso Wetan Kali Tebu. Kegiatan blusukan kampung ini selain menyosialisasikan pencegahan penyebaran Covid-19, juga menjalin silaturahmi dengan warga di wilayah teritorial. “Dalam pertemuan tersebut, kami menje-

laskan tentang pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar Saimah. Untuk itu, danramil mengimbau pada warga untuk menggunakan masker saat beraktifitas, menjaga jarak sosial, rajin mencuci tangan, dan sebisa mungkin untuk menghindari kerumunan. Selain

Pemkot Sediakan Hotel Karantina “Sampai tanggal 5 Mei, bisa masuk tetapi menggunakan antigen atau PCR yang berlaku 1 x 24 jam,” jelasnya. Selanjutnya, tambah Cak Eri, sapaan Eri cahyadi, ketika sudah masuk maka akan ada isolasi salama lima hari. “Kami juga konsentrasi terhadap pendatang dari luar negeri yang akan ke Surabaya,”

itu danramil juga berpesan agar masyarakat segera memberikan informasi bila di wilayahnya ada hal yang meresahkan. “Dengan komunikasi yang baik sehingga kondisi wilayah bisa kondusif. Untuk itu masyarakat jangan takut untuk melapor, sehingga kami bersama kepolisian dan pemerintah dapat melakukan deteksi dini dan cegah dini,” pungkas Saimah.(tyo/fer)

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Danramil Simokerto Blusukan Kampung Sidoyoso

Danramil Simokerto Mayor Chb (K) Saimah berbincang dengan warga di Balai RW 13, Jalan Sidoyoso Wetan Kali Tebu.

Pandemi Bukan Alasan Tidak ke Masjid

Sambungan dari halaman 3 ujarnya. Pihaknya sudah koordinasi dengan PMI, bahwa pendatang dari luar negeri yang akan melewati Surabaya akan diangkut bus dan diantarkan ke daerah asalnya. “Jadi tidak ada yang berhenti di Surabaya. Mereka langsung diantar ke asalnya dengan bus dari Juanda,” pungkas Cak Eri. (fer/tyo)

Begitupun dengan bagi-bagi takjil, masjid berlantai 2 ini tetap menyediakan. Setiap hari, hingga 200 nasi bungkus yang bisa dibagikan kepada para jemaah. “Di samping itu juga ada tadarus tapi diikuti hanya 2 orang saja. Jadi tidak semeriah seperti sebelum ada pandemi

Sambungan dari halaman 3

Covid-19. Biasanya juga banyak program yang kita selenggarakan di luar itu,” katanya. Ridwan berpesan, Ramadan di tengah-tengah pandemi seperti ini tetap jangan dijadikan alasan untuk tidak ke masjid.

“Mungkin masyarakat masih resah, tapi asalkan tetap menerapkan protokol kesehatan tidak masalah. Selebihnya, Ramadan tahun ini sebagai ajang untuk terus meningkatkan iman kita dan mempererat kepada Allah SWT,” pungkasnya.(mg3/tyo)

Kasus Tidak Masuk Kerja Tertinggi atau memang implementasinya yang kurang tegas atau ada faktor lain, artinya ini perlu dibedah serius,” tegas Fatkur. Sementara itu, Sekretaris Inpsektorat Surabaya Dahliana Lubis

Sambungan dari halaman 3

membenarkan, bahwa memang masih banyak indisipliner yang dilakukan oleh jajaran pegawai Pemkot Surabaya. “Sesuai dengan PP 53/2010, pemkot sudah melakukan beberapa

pendampingan dan penindakan baik untuk jenis hukuman ringan dengan teguran lisan maupun tertulis,” papar Dahliana. Lanjutnya, adapun untuk jenis hukuman sedang dengan penunda-

an kenaikan gaji berkala selama satu tahun, penundaan kenaikan pangkat, bahkan penurunan pangkat. Bila itu hukuman berat, bisa sampai pembebasan dari jabatan, pemberhentian dengan hormat, bahkan pemberhen-

tian dengan tidak terhormat sebagai ASN. “Kami secara umum setuju membedah 30 item pelanggaran dan meranking mana yang masuk the best ten. Permasalahan yang sering

muncul kami akan tampilkan dalam bentuk grafik perbandingan dari tahun ke tahun agar terlihat mana yang naik dan mana yang turun. Akan segera kami tindaklanjuti,” pungkas Dahliana. (mg3/tyo)

Warga Masih Bisa Mudik Imam menambahkan bahwa selama masa pengetatan tidak ada penyekatan di daerah-daerah. Penyekatan tetap akan dilakukan mulai tanggal 6 Mei 2021. Dan mulai tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021 tidak ada angkutan darat, laut dan udara yang beroperasi. “Jadi dalam rentang masa pengetatan 22 April sampai 5 Mei masih boleh mudik. Ketika penyekatan

Sambungan dari halaman 3

sudah dimulai semua jenis kendaraan dilarang keluar daerah, yang nekat akan diminta putar balik,” terang Imam. Pantauan Memorandum, di lapangan memang belum ada penyekatan. Di depan Terminal Tambak Osowilangon dari arah Kabupaten Gresik misalnya, tidak ada pemeriksaan surat ataupun syarat perjalanan. Di gerbang Waru masuk

Surabaya, terpantau pembagian lajur untuk kendaraan roda dua dan empat, namun kendaraan plat luar Surabaya masih diperbolehkan untuk melintas. Begitu pula perjalanan darat menggunakan kereta api juga masih beroperasi hingga 5 Mei mendatang. Hanya, persyaratan naik kereta api jarak jauh mengalami perubahan, masa berlaku hasil tes bebas Covid-19

dari yang sebelumnya 3x24 jam kini menjadi maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan. Aturan ini berlaku untuk tes PCR, rapid test antigen, dan GeNose C19, untuk keberangkatan pada masa lengetatan pramudik mulai 24 April hingga 5 Mei 2021, serta pada kurun pengetatan pascamudik18-24 Mei 2021. Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman

Arif menjelaskan, pihaknya telah menindaklanjuti adendum yang dikeluarkan Satuan Tugas Penanggulangan Covid Nasional. ”Addendum tetap kita patuhi, itu sebagai upaya pengetatan dalam melakukan perjalanan. GeNose juga masih tetap dilakukan pada hari H keberangkatan. Perubahannya pada masa berlaku. Sekarang berlaku 1×24 jam,” ujar Luqman,

RUMAH DIJUAL

PA R A N O R M A L

P E N G O B ATA N

KEHILANGAN

KEHILANGAN

Dijual Rmh 2KT.1KM LT:90m2, PLN, PDAM, SHM Hrg.850Jt Nego Lebak Timur Asri 77. Hub:087854442479.

Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031-5490592/ 081229729706 (tdk terima SMS).

TARIDY Terapi. Sembuhkan Darah Tinggi, Diabetes, Nyeri Sendi, Kanker, Maag, dll. Hub:085337010407.

Hlg BPKB L-8210-NK Toyota Thn 2012 Djaya Kusuma Pandigiling 3/28 Sby. Noka MHFC1JUX1C5010600 Nosin W04DRPJ30269.

HILANG BPKB TOYOTA INNOVA VENTURER NoPol L 1553 TJ Noka: MHFAW8EMXII0204799 Nosin: 1TRA233753 An: FAZAR ALFANI

CV. SETIA JAYA PROPERTI PROMO OPENING TANAH KAVLING Hrg 23 - 25 Juta. Lokasi DS. DELIK SUMBER BENJENG - GRESIK. Resmi 100% Resmi 1 KM dari Jalan Raya

ELEKTRONIK DIJUAL AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.

LANGSUNG PEMILIK WA/TLP. (081232003191)

KEHILANGAN HLG STNK MOBIL TRUCK 2002 L-8537-UW W.HIJAU AN.NUR WAHYU SATRIYANTO. SH. KR KLUMPRIK UTARA G SEJAHTERA RW06 RT10 WIYUNG SBY.

MOBIL DIJUAL J.Mobil Mazda 1991 MR Nopol Gresik Harga Nego. HP.08123522343 (WA) Kec. Rungkut Sby.

LOWONGAN Toko Jam di Surabaya, cari : 1.Tukang Service Jam tangan, beker, jam dinding ; 2.Karyawan/ wati toko Surat Lamaran bisa dikirim ke jl. Darmo Permai Selatan 8/1 Surabaya.

HILANG STNK HONDA CBR MERAH W-4668-OM SUPARMAN 089654921585. HILANG STNK HONDA SUPRA 125 W 3673 TF WIHARYONO 082257179139.

HLG BPKB L-1696-BT Daihatsu Thn 2006 Agus Giyanto SH Pacar Kembang 2/105 Sby. Noka MHKFMREEJ6K029994 Nosin DN34559. Hlg BPKB L-1520-YN Toyota Thn 2000 Huda Santoso Gadukan Baru 3/229F Sby. Noka MHF11LF80Y0023148 Nosin 2L9590290. Hlg BPKB L 1236 QN Toyota Innova 2006 Silver Mtl An.Tjiong Sen Giong Tambak Bayan Tgh 39-41. Nk.MHFXR42G860002114 Ns.2KD9701724.

Hilang STNK Spd Motor Suzuki thn 2013 L4758FQ A/N: Sunariadi D/A: Gunung Anyar SURAT KETERANGAN TANDA LAPOR KEHILANGAN

Segel Surat Pernyataan Hibah Sebuah Rumah dan Hak Menempati Tanah yang dibuat di Hadapan Kepala L i n g k u n g a n Darmo I t g l 2 0 - 0 8 - 1 9 5 4 t e r d a f t a r no 056/A.R./VIII/1945 diketahui Asisten Wedono Kupang tgl 15-09-1954 no.511/R/54 dan Terdaftar di Surabaya Tgl 25-09-1954 No.1244, atas Kepemilikan sebuah Bangunan di Jl. Kupang Panjaan 4/67 Surabaya.

Minggu (25/4). Pihaknya mengungkapkan bahwa volume penumpang terus menurun selama 10 hari Ramadan, dalam sehari hanya sebanyak 12.000 dari seluruh stasiun di Surabaya. ”Okupansi hanya 70 persen. Sedangkan jumlah penumpang per hari sekitar sekitar 12 ribu, normalnya bisa 3 kali lipat dari itu,” katanya. Jumlah keberang-

katan juga menurun, dari normalnya 42 keberangkatan menjadi 20 keberangkatan di masa pandemi Bulan Ramadan ini. Mayoritas, rute jarak dekat,” pungkas Luqman. (mg1/tyo)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SENIN WAGE, 26 APRIL 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Pilkades Serentak Bangkalan

Kapolres: DPT 12 Desa belum Klir

LPPNU Pamekasan Dorong Pesantren Wujudkan Pertanian Terintegrasi Pamekasan, Memorandum Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatih di Desa Klampar, Kecamatan Proppo, menerapkan sistem pesantren terintegratif. Sistem itu membuat wali santri tidak perlu lagi bingung pembiayaan anaknya. Cukup menitipkan satu sapi kepada pengasuh. Sapi yang dititipkan kepada pengasuh tersebut bukan otomatis hilang, melainkan akan dikembalikan dalam kurun lima tahun. Bahkan, satu sapi milik wali santri tersebut akan dikembalikan kepada pemiliknya dalam jumlah yang lebih banyak. Yakni 3 sampai 4 ekor sapi selama kurun lima tahun. Sebab, sapi-sapi milik orang tua santri tersebut dikelola melalui koperasi pondok pesantren. “Alhamdulillah, Pesantren Al Fatih sudah menyediakan lahan guna dimanfaatkan buat memelihara sapi dari wali santri. Konsekuensi positifnya, kebutuhan makan harian santri dijamin oleh pesantren,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Al Fatih KH Ilzamuddin, Minggu (25/4). Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pamekasan itu menambahkan, lahan yang disediakan saat ini cukup untuk 200 ekor sapi tanpa ngarit. Pesantren juga melakukan perluasan lahan untuk akses roda empat untuk kepentingan pengangkutan sapi. “Pesantren Al Fatih juga memiliki lahan pertanian. Hasil pertanian inilah yang membuat pesantren berdaya, tidak perlu beli beras, jagung, dan sayuran. Semuanya sudah tersedia,” terangnya. Dikatakan, kotoran sapi dari peternakan pesantren dimanfaatkan untuk pupuk pertanian milik pesantren juga. Sehingga kotoran sapi tidak terbuang sia- sia, namun diolah menjadi pupuk kandang. “Itulah yang dinamakan pertanian terintegratif. Kami juga menginisiasi penanaman porang, jagung dan rumput gajah. Pupuknya dari kotoran sapi. Limbah pertanian tersebut bisa untuk pakan sapi,” urainya. Dia melanjutkan, pertanian terintegratif itu tidak hanya memenuhi kebutuhan makan harian santri atau berkaitan dengan investasi para wali santri saja. Melainkan pertanian integratif menjadikan tanah tidak bergantung pada pupuk kimia. Melalui pemanfaatan pupuk kandang, tanah menjadi subur dan sehat kembali. “Kita tentu mengakui betapa pupuk kimia membuat tanah rusak, petani juga punya ketergantungan tinggi terhadap pupuk kimia tersebut. Biaya pertanian menjadi membengkak,” lanjut dia. Pertanian terintegratif, lanjutnya, bisa menekan biaya produksi petani dan petani mandiri. Pihaknya berusaha agar pertanian terintegratif juga menjadi tradisi aktif dalam kehidupan warga nahdliyin. Dari hasil pertanian inilah yang membuat pesantren berdaya saing kuat. Tidak perlu beli beras, jagung, dan sayuran. “Semuanya sudah tersedia,” ungkap alumnus SMPN 4 angkatan 91 tersebut. (sjk/epe)

188.45/103/Kpts/433.013/2021 tentang Penundaan Pilkades Dlambah dan Tanah Merah Laok. Kedua surat itu diteken Bupati R Abdul Latif Amin Imron pada 8 dan 16 April 2021. Keputusan itu dikeluarkan karena sejak awal pembentukan P2KD oleh BPD di kedua desa, disinyalir sudah cacat hukum. Kinerja dari P2KD dari tahapan ke tahapan lainnya, juga terindikasi tidak netral. “Kami nilai, keputusan penundaan langkah tepat. Sebelumnya, semua anggota forkompimda memang menyarankan pemkab agar menunda Pilkades Dlambah dan Tanah Merah Laok. Jika tidak, atau terpaksa dilanjutkan, kami khawatir akan timbul kericuhan yang akan sulit dianti-

Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto.

sipasi,” tandas Didik. Sementara untuk 10 desa lainnya, penetapan DPT masih terganjal. Namun Didik optimis, P2KD untuk 9 desa diantaranya, diyakini akan mampu menga-

tasi masalah. “Mudah-mudahan hari ini sudah klir,” harap Didik. Hanya saja, khusus penetapan DPT di Desa Lomaer, Kecamatan Blega, cukup rumit. Apalagi ada 15 bacakades yang mendaftar. Pada-

hal aturannya, pilkades maksimal hanya boleh diikuti lima calon. “Nah, situasi jadi kian panas ketika tahapan Plkades di Desa Lomaer memasuki tahapan penetapan DPT oleh P2KD. Silang pendapat soal DPT antar pendukung cakades sulit diredam dan diselesaikan,” ungkap Didik. Jika kondisi itu berlarut, tidak menutup kemungkinan Pilkades Lomaer juga ditunda seperti dua desa lainnya. Karena itu, kapolres berharap jelang coblosan pilkades, jangan ada oknum atau kelompok masyarakat yang menyulut konflik. “Demi keamanan dan stabilitas kondusifitas wilayah, aparat keamanan kami instruksikan untuk menindak tegas mereka yang bikin onar dan kerusuhan,” tegas Didik. Untuk mengamankan pilkades serentak 2021, kapolres sudah menyiapkan sedikitnya 2.000 personel gabungan TNI-Polri. “Insya Allah, kami juga akan menurukan minimal dua batalion BKO Brimob dari Polda Jawa Timur,” pungkasnya. (ras/epe)

Tak Sengaja Bakar Kandang Sapi Sendiri Sumenep, Memorandum Sulhan, warga Dusun Guluk-Guluk Tengah, Desa/ Kecamatan Guluk-Guluk, bernasib apes setelah niatnya membakar rumput sisa pakan sapi, malah membakar seluruh kandang. Kebakaran itu berawal ketika nenek tua itu membersihkan sisa-sisa rumput yang berceceran dan ditumpuk dan dibakar di sebelah sapi. Tujuannya untuk mengusir nyamuk. Setelah selesai, ia pun pergi mencari rumput segar. Tak lama berselang, Sulhan melihat kepulan asap dari kandangnya. Khawatir terjadi sesuatu, ia kembali memeriksa. Ternyata, separuh kandang sapinya sudah terbakar. Bergegas, ia pun mencari pertolongan. “Sapinya juga terbakar, untungnya masih bisa diselamatkan warga sekitar,” tutur Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, Minggu (25/4). Menurut Widi, penyebab api membesar ternyata bukan hanya dari sisa rumput, tapi dari tumpukan kulit jagung kering yang disimpan di dalam kandang. Ketika diperiksa, korban mengakui bahwa proses pembakaran rumput kering memang dekat dengan tumpukan kulit jagung. “Total kerugian ditaksir mencapai Rp 3,5 juta. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” tandasnya. (aan/epe)

FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR

Kiai Ilzam menerangkan prasarana di peternakan sapi miliknya.

Termasuk penetapan DPT (daftar pemilih tetap). “Jadi masing-masing cakades di 108 desa itu kini sudah memasuki tahapan masa kampanye sebelum disusul coblosan pada 2 Mei nanti,” kata kapolres kemarin. Semua tahapan ini berdasar hasil analisa lapangan forkopimda dan hasil laporan terkini dari polsek jajaran. Sedangkan untuk 12 desa penyelenggara pilkades, masih berjalan. “Khusus Pilkades Dlambah dan Tanah Merah Laok, semuanya di Kecamatan Tanah Merah. Sudah pasti tertunda tidak digelar tahun ini,” tandas Didik. Kepastian itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor 188.45/100/ Kpts/433.013/2021 dan

FOTO: MEMORANDUM/RAS

FOTO: MEMORANDUM/SUJAK

Bangkalan, Memorandum Sebagai penanggung jawab utama pengamanan wilayah, Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto menjelaskan, tahapan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 120 desa yang sudah berjalan 90 persen. Diharapkan pada 2 Mei 2021 semua tahapan yang dilakukan panitia pemilihan kepala desa (P2KD) sudah tuntas secara prosedural dan proporsional.

Warga menunjukkan kondisi kandang sapi yang tinggal puing-puing.

Silaturahmi dan Bukber, Bupati Pamekasan Tetap Terapkan Prokes Pamekasan, Memorandum Bupati H Baddrut Tamam SPsi menggelar silaturahmi dan buka bersama (bukber) bersama forkopimda, OPD, ormas Islam, dan tokoh masyarakat di Pendopo Agung Ronggo Sukowati.

Dalam acara itu, jadi momen bupati membeberkan tahapan-tahapan program prioritas yang sedang dilaksanakan. “Termasuk kesiapan menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi yang diperkirakan dihadiri ribuan orang.

Sehingga butuh persiapan khusus, terutama menyangkut akomodasi,” kata bupati, Minggu (25/4). Karena ketersediaan kamar hotel dan penginapan tidak mencukupi, solusi yang diambil pemerntah kabupaten

(pemkab) dengan menyewa kamar atau rumah warga. “Sehingga nantinya akan dibentuk kampung musabaqah tilawatil quran,” tambahnya. Tidak hanya itu, bupati juga menjabarkan program beasiswa pendidikan yang terus

ditambah. Dia menginginkan, generasi muda Pamekasan nanti bisa menggapai posisi tertinggi di segala bidang. Karena itu, beasiswa dikerjakan berbarengan dengan kerja sama perguruan tinggi kedinasan. (adv/sjk/epe)

Sampang, Memorandum Aksi balapan liar mobil di jalan nasional, tepatnya di depan Lapangan Wijaya Kusuma, Jumat (24/4) dini hari, dibubarkan Polres Sampang. Beberapa mobil terlihat berjejer di Jalan KH Wachid Hasyim, Kabupaten Sampang. Sebagian mobil melakukan aksi balap liar yang mengganggu masyarakat sekitar dan pengguna jalan lainnya. Abdur Rohim (35) salah satu warga setempat merasa terganggu dengan adanya balapan liar mobil tersebut. Selain menganggu arus lalu lintas juga bisa menyebabkan kecelakaan. “Benar-benar sudah kelewatan mas. Ini jalan raya, jalan umum untuk semua orang. Seharusnya kalau mau balap ya dilintasan balap, jadi tidak mengganggu pengguna jalan yang lain,” tuturnya. Para pembalap liar mobil tersebut harus dihentikan. Selain merusak citra daerah juga mengusik ketentraman masyarakat. Kasatlantas Polres Sampang AKP Ayip Rizal belum memberikan tanggapan saat dihubungi melalui seluler. Sementara salah satu anggota Satlantas Polres Sampang membenarkan kejadian tersebut dan telah dilakukan pengamanan terhadap kendaraan yang terlibat balap liar setelah ada laporan dari masyarakat. “Kalau laporan detailnya tunggu Kasat saja mas, nanti Saya disalahkan,” pungkasnya. (*/hs/epe)

FOTO: MEMORANDUM/SUJAK

Balapan Liar di Jalan Nasional Diobrak

Penerapan prokes pada silaturahmi dan bukber Bupati Baddrut Tamam dengan forkopimda, OPD, ormas, dan tokoh masyarakat.


POLISI KITA

Zona Oranye, Polres Gresik Intens Gelar Operasi Yustisi Gresik, Memorandum Polres Gresik gencar menggelar operasi yustisi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro guna mengendalikan penularan virus corona. Mengingat saat ini, Kabupaten Gresik kembali masuk zona oranye penyebaran Covid-19 yang kian meresahkan masyarakat. Sabtu (24/4) malam misalnya, personel gabungan TNIPolri dan Satpol PP menyisir area yang ditengarai berpotensi terjadi pelanggaran protokol kesehatan.

Utamanya tidak mengunakan masker, berkerumun dan melanggar jam malam. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas AKP Yanto Mulyanto P menyampaikan, operasi yustisi digelar secara humanis dengan sasaran kepada masyarakat yang tidak disiplin protokol kesehatan Covid-19.

Operasi ini sekaligus dalam rangka memastikan kamtibmas selama R Ramadan. “Kita laksanakan operasi y yustisi sekaligus patroli skala besar gabungan dan razia serta penyekatan antisipasi kriminalitas menjelang idul fitri,” kata Kasatlantas Polres Gresik. Ada pun rute operasi yustisi mulai Mapolres Gresik Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo – Jalan Raya Sumber Kembangan – Jembatan Layang Desa Prambangan – Jalan Darmosugondo – JalanVet-

eran – Jalan Kartini dan kembali ke Mako Polres Gresik. “Kita terus edukasi masyarakat untuk mematuhi prokes guna meminimalisir penyebaran covid 19.pungkas yanto,” imbuhnya. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan dan memberikan imbauan kepada pengendara R2 maupun R4 yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan hasil. Sanksi teguran simpatik dilayangkan kepada tiga orang, serta empat tindakan tegas berupa tilang. (and/har/mik)

Polres Bareng Kodim Patroli Prokes dan Antisipasi Kriminalitas Blitar, Memorandum Patroli gabungan dalam rangka harkamtibmas dan kepatuhan protokol kesehatan (prokes) di sejumlah wilayah Kabupaten Blitar kembali digelar di beberapa lokasi. Patroli dalam bentuk show of force ini sebagai pemeliharaan keamanan dan ketertiban di masyarakat. Sekaligus antisipasi menekan kriminalitas yang meningkat menjelang Lebaran. Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela menjelaskan, sasaran patroli R2 ini adalah tempat-tempat keramaian seperti di Alun-Alun Pemkab Blitar, Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, dan Alun-Alun Lodoyo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. “Kami juga memberikan imbauan kamtibmas dan meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan. Jika ada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan, kami langsung berikan sanksi,” tegas Leonard, kemarin. Kapolres Bllitar menambahkan, selain menjaga kamtibmas petugas juga melaksanakan kegiatan sosialisasi dan mengajak warga untuk mendukung langkah pemer-

Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengimbau pengendara untuk disiplin prokes.

intah terkait penerapan PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) skala mikro untuk mencegah penyebaran Covid-19. “Kegiatan ini merupakan upaya bersama dalam memberikan imbauan kepada warga agar selalu mematuhi prokes dalam kesehariannya guna mengendalikan laju covid. Terutama di wilayah yang angka warganya positif

covid tinggi, seperti Kanigoro dan Sutojayan,” pungkas Leonard. Ikut dalam patroli tersebut Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela, Pgs Dandim 0808 Blitar Letkol Arm. M. Muslikh, dan personel gabungan TNI-Polri. Kegiatan ini juga turut dihadiri para PJU Polres Blitar, personel Polres Blitar, personel patroli Srikandi, serta anggota Kodim 0808. (pra/mik)

Polisi Sosialisasi Larangan Mudik dari Masjid ke Masjid Bojonegoro, Memorandum Untuk mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran virus corona di Indonesia, pemerintah telah mengeluarkan aturan yang berkaitan dengan larangan mudik Lebaran 2021. Hal ini diungkapkan Kapolsek Sumberrejo AKP Imam Khanafi saat memberikan imbauan Larangan Mudik 2021 kepada jemaah di Masjid Miftahul Ulum, Dukuh Pacul, Desa Kayu Lemah, Kecamatan Sumberrejo, kemarin. Kapolsek Sumberrejo AKP Imam Kanafi menegaskan, hal n ini dimuat dalam Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021 tentang peniadaan mudik hari raya Idul Fitri tahun 1442 Hijriyah dan upaya pengendalian penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) selama bulan suci Ramadan 1442 H dan UU Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan. “Larangan mudik ini sudah

AKP Imam Khanafi memberikan imbauan kepada jemaah salat.

diterbitkan oleh pemerintah. Untuk itu, masyarakat diminta untuk mengikuti aturan ini, guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19,” jelas AKP

Imam Kanafi. Diakui olehnya, kegiatan mudik lebaran ini sudah menjadi salah satu tradisi masyarakat Indonesia dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri yaitu melaksanakan

kegiatan mudik lebaran. Namun, lanjut Imam Kanafi, dalam masa pandemi Covid-19 yang merebak di Indonesia ini, dan tingkat penyebarannya masih dinilai tinggi, sehingga pemerintah mengambil langkah-langkah dengan mengeluarkan aturan yaitu dengan melarang mudik. “Tradisi mudik saat lebaran memang sudah sangat melekat terhadap masyarakat kita, yaitu dijadikan sebagai ajang pertemuan, silaturahmi, mengunjungi keluarga dan mengobati kerinduan suasana lebaran di kampung halaman, tetapi bagaimanapun kita harus mengikuti peraturan pemerintah dan untuk menahan diri bertemu dengan keluarga di lebaran tahun ini,” katanya. Ia mengimbau kepada masyarakat khususnya Kecamatan Sumberrejo untuk mendukung aturan larangan mudik tersebut dengan tidak berat hati demi kebaikkan bersama. (top/har/mik)

Forkopimda Dampingi Anggota DPR RI Dapil Malang Tinjau Lokasi Gempa Malang, Memorandum Bencana alam di Kabupaten Malang memantik perhatian banyak pihak. Anggota DPR RI dapil Malang Raya dari PDI Perjuangan, Krisdayanti, turun ke lokasi bencana bersama jajaran forkopimda. Kunjungan Krisdayanti ke Dusun Sumbermanggis, Desa Jogomulyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Sabtu (24/4), menyita perhatian warga sekitar. Kunjungan Krisdayanti didampingi HM Sanusi MM (Bupati Malang), Letkol Inf Yusuf Dody Sandra SIP MIPol (Dandim 0818 Kab Malang - Batu), dan AKBP Hendri Umar (Kapolres Malang). Juga hadir Didik Gatot Subroto (Wabup Malang), Wahyu Hidayat (Sekda Kab Malang), Kepala BPBD Kab Malang Bambang Istiawan, Muspika Tirtoyudo dan puluhan warga setempat. Kini, jajaran Forkopimda Kabupaten Malang selalu siaga di lokasi terdampak bencana untuk

membantu dan memantau proses pemulihan lokasi terdampak. Setiap kali ada kunjungan atau penyerahan bantuan, jajaran Forkopimda Kab Malang ini selalu hadir dan memberikan fasilitas sehingga bantuan dapat segera tersampaikan pada warga terdampak. Dalam kunjungan ini, rombongan juga meninjau proses pembangunan rumah tunggu dengan ukuran 4 x 6 M yang diperuntukkan warga terdampak korban gempa. Diharapkan, wilayah terdampak bencana dapat segera pulih dan masyarakat kembali melakukan aktivitas seperti semula. junUsai melakukan kunjunmgan di lokasi bencana, romkasi bongan meninggalkan lokasi uju terdampak bencana menuju RSUD Kanjuruhan, Keca-matan Kepanjen, Kabu-paten Malang. Ka s u b b a g Hu m a s Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko menyampaikan, kunjun-

memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SENIN PAHING, 26 APRIL 2021 HALAMAN 6-7

Polres Jombang Siapkan 4 Titik Penyekatan Sambut Lebaran Jombang, Memorandum Wakapolres Jombang Kompol Arie Trestiawan membeber serangkaian pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H yang masih dalam masa pandemi Covid-19. “Khusus untuk pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 hijriah, sejumlah upaya telah kami lakukan. Hal ini dilakukan, untuk mendukung program pemerintah utamanya larangan mudik,” papar Arie Trestiawan, Jumat (23/4) malam, saat menghadiri agenda ngobrol pintar (ngopi) bareng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jombang di Kantor PWI Jalan Wahid Hasyim, Jombang. Upaya pengamanan itu diantaranya menyiapkan 4 titik penyekatan yang dipastikan bakal dijaga ketat petugas. Seperti Exit Tol Tembelang, pos penyekatan kedua di exit Tol Bandarkedungmulyo.

Polisi menindak tegas pengguna jalan.

Bawa 180 Dobel L, Warga Kapolres Batu dan Bhayangkari Sepawon Dibekuk Satreskoba Blusukan Bagi Takjil dan Beras Kediri, Memorandum Petugas kemudian melakukan ), warga Desa Sepawon, Keca- serangkaian penyelidika Suparmin (38), penyelidikan, kemun, Kabupaten Kediri, dian mencurigai salah seorang matan Plosoklaten, pelaku yakni Suparmin. ditangkap buser Satreskoba Polres enyimpan dan “Mendapat info Kediri karena menyimpan informasi rkoba jenis pil pelaku berada di ruma mengedarkan narkoba rumah, petugas langsung melaku dobel L. melakukan penangkapan. Pada saa Kasubbag Humas Polres saat dilakukan moko Budi Larpenggeledahan diru Kediri AKP Ratmoko dirumah pelaku, petugas n, dari tangan menemukan barang bukti pil dobel L yang tono mengatakan, disimpan pelaku,” sam Suparmin petugass menyita barang sambung AKP Budi. Dihadapa bukti pil dobel L yang siap dieDihadapan petugas, pria yang hanya tam darkan. tamatan sekolah dasar (SD) ti yang itu men “Barang bukti mengakui bahwa barang bukti pi diamankan 180 butir pil dobel L itu miliknya. alam Kemud pil jenis dobel L dalam Kemudian petugas membawa cap bersert 9 plastik klip,”ucap berserta barang bukti ke Maggu polres Kediri. AKP Budi, Minggu “P (25/4). “Pelaku saat ini menjalani KP peme Sambung AKP pemeriksaan guna penyelian dikan lebih lanjut. Diduga Budi, penangkapan in masi pelaku Suparmin masih ada pelaku lainnya,” orpungk bermula dari inforpungkas Ratmoko Budi LarSuparmin at tono masi masyarakat. tono. (mis/mik)

3 Pilar Getol Imbau Warga Tak Mudik untuk Tekan Covid Mojokerto, Memorandum Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander bersama Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Wakil Bupati Muhammad Albarraa, dan Forkopimda Mojokerto getol mengedukasi masyarakat untuk tidak mudik saat Lebaran. Imbauan larangan mudik dan protokol kesehatan (prokes) itu dilakukan saat forkopimda membagikan takjil dan masker kepada warga yang melintas di sekitar lokasi, Sabtu (24/4). “Kita juga sosialisasikan ke masyarakat terkait larangan mudik pada Lebaran tahun ini. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari lonjakan kasus covid,” terang Kapolres Dony, kemarin. Lebih lanjut dikatakannya, larangan mudik tertuang dalam surat edaran Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid 19 Nonor 13 Tahun 2021 tentang peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijiriyah dan upata pengendalian sebaran Covid 19 selama bulan Ramadan. “ Kita berharap masyarakat mematuhi aturan dari pemerintah demi kebaikan bersama,”ujar Dony. Untuk mengantisipasi arus mudik petugas dari TNI/Polri maupun pemerintah daerah melakukan penyekatan tiga jalur yang rawan dimanfaatkan untuk arus mudik yakni di Kecamatan Trowulan, Kecamatan Ngoro dan

Batu, Memorandum Kapolres Batu AKBP Catur C Widodo bersama Ketua Bhayangkari Polres Batu blusukan di tengah masyarakat untuk membagikan takjil dan makanan buka puasa di ar sekitar Alun-Alun Kota Ba t u , Jumat (23/4).. Kegiatan sosial di bulan a Ramapuasa ni membagidan ini kan sebanyak 100 paket makanan buka a, dan bantuan puasa, sosial berupa 50 paras seberat 5 kg. ket beras apolres Batu Kapolres ampaikan kegmenyampaikan iatan sosial ini untuk

berbagi dan membantu meringankan beban sesama. “Bertepatan dengan bulan puasa Ramadan ini Polres Batu melakukan kegiatan peduli dan berbagi,” katanya. Pembagian dilakukan pada masyarakat yang berada di seputaran Alun-alun Kota Batu. Diantaranya, pedagang di pasar sayur Kota Batu,

tukang ojek, badut jalanan di simpang 4 Lippo Plaza Batu, kaum duafa di kawasan Jalan Imam Bonjol, pedagang asongan dan badut jalanan di simpang 4 Pesanggrahan, kusir dokar, jukir dan pengguna jalan. Kegiatan yang dilaku dilakukan dengan menerapkan prot protokol kesehatan (proke (prokes) ini juga untuk memberimem kan sosialisasi p pada masyarakat un untuk bersama-s bersama-sama mence mencegah penyeb penyebaran Covid Covid-19 wil di wilayah hukum B Polres Batu. (nik/ari/ mik) Kapolres Batu Catur memberikan makanan takjil untuk mengawali buka puasa.

Kasatlantas Kompol Ramadhan Nasution membagikan masker dalam kegiatan SIM keliling ngabuburit.

Satlantas Polresta Makota Sosialisasi Diskon Ramadan Kapolres Dony dan Bupati Ikfina membagikan takjil dan masker.

Kecamatan Trawas. Sementara itu Ketua Satgas Covid 19 yang juga Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati menambahkan, jika ada yang tetap melanggar atau nekat mudik lebaran akan dikenakan sanksi karantina. Saat ini Kabupaten Mojokerto telah menyiapkan 299 tempat karantina yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto. Bupati juga mengajak semua untuk berupaya memperbaiki zona sebaran Covid-19 Kabupaten Mojokerto. Bersama 3 Pilar dalam program “Mesra” dibantu

dengan komitmen masyarakat, Bupati Ikfina kembali mengingatkan pentingnya protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan) “Zona kita sekarang kuning (risiko rendah). Kita berusaha agar cepat hijau (risiko terkendali). Kita sudah sepakat bahwa salat jemaah di masjid, kapasitasnya dibatasi maksimal 50 persen saja. Aturan ini harus dipatuhi, jangan sampai kita melanggar prokes sehingga memicu lonjakan kasus dan jadi warna merah (risiko tinggi),” tegas bupati.(war/mik)

Malang, Memorandum Satuan Lalu Lintas Polresta Malang Kota menyosialisasikan kegiatan Operasi Keselamatan Semeru 2021 di Jalan Simpang Balapan, Kota Malang, Minggu (25/4). Dalam kegiatan ini, satlantas bekerja sama dengan Dispenda. “Sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2021 ini dengan memberikan imbauan keselamatan dengan membagi brosur. Juga imbauan agar masyarakat tidak mudik Lebaran 2021, sesuai anjuran pemerintah,” ujar Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Ramadhan Nasution, kemarin. Bersamaan juga dilaksanakan program Samsat Diskon Ramadan dengan menghadirkan layanan Samsat Keliling (Samling), Sim Keliling (Simling) ngabuburit. Masyarakat dapat melakukan pembuatan perpanjangan SIM serta pembayaran pajak kendaraan bermotor. “Kami hadirkan Samling dan Simling untuk

masyarakat Kota Malang. Untuk perpanjangan SIM maupun pembayaran pajak bermotor bisa dilakukan. Apalagi saat ini, ada program diskon Ramadan di Samsat,” terangnya. Momentum ini dimanfaatkan masyarakat yang antre melakukan perpanjangan SIM serta pembayaran pajak kendaraan. Kegiatan ditutup dengan pembagian takjil buka puasa untuk para pengguna jalan yang melintas di lokasi. Sementara itu, Administrasi Pelaksana (Adpel) Kantor Bersama Samsat Kota Malang Sulaiman menerangkan saat ini ada program dari pemprov Jatim tentang diskon pembayaran pajak untuk kendaraan bermotor. “Diskon 15 persen untuk kendaraan roda dua dan roda tiga. Sementara, diskon 5 persen untuk kendaraan roda empat atau lebih. Program ini sampai 24 Juni 2021,” jelasnya. (edr/mik)

Satlantas Polres Sumenep Bersihkan Balap Liar Jelang Sahur

K Kapolres Malang AKBP Hendri Umar dan Dandim 0818 Letkol Inf Yusuf Dody Sandra di lokasi bencana. Y

g gan anggota DPR RI ini untuk melihat kondisi di wilayah terdampak bencana alam.

“Setelah mengunjungi lokasi terdampak gempa, rombongan menuju ke RSUD Kanjuruhan,” terangnya. (*/ari/mik)

Sumenep, Memorandum Satlantas Polres Sumenep melakukan patroli dan razia untuk mengantisipasi konvoi dan balap liar di sejumlah titik dipimpin Kasatlantas AKP Toni Irawan, Minggu (25/4) dini hari. Selain itu, Satlantas Polres Sumenep bersama tim gabungan yang terdiri dari Satsabhara, Intelkam, Satreskrim, dan tim Jokotole juga melakukan penjagaan di sejumlah titik. Seperti di pertigaan jalan Trunojoyo, Lingkar Barat, Lingkar Timur, dan Lingkar Utara. Giat patroli dan razia dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2021 tersebut, puluhan motor bodong dan yang

Anggota satlantas berjaga-jaga setelah membubarkan peserta balap liar.

menggunakan knalpot brong berhasil

diamankan dari sejumlah lokasi.

“Kami memang rutin patroli setiap malam di bulan Ramadan dari pukul 24.00 sampai menjelang subuh untuk menjaga kamtibmas masyarakat yang istirahat menjelang sahur. Khususnya di titik yang sering dipakai balap liar atau tempat nongkrong anak muda,” ujar Kasatlantas Polres Sumenep, AKP Toni Irawan. Puluhan motor yang diamankan ra rata-rata tidak memenuhi standar, k karena menggunakan knalpot brong, ban kecil dan tidak memiliki STNK. Semua motor tersebut, menurut AKP Toni akan diamankan di Map polres Sumenep selama satu bulan. N Nanti pengambilannya harus mem-

bawa STNK dan harus diganti ke standar sebelum dibawa pulang. Patroli gabungan tersebut juga menyasar komunitas motor atau geng motor yang sedang berkumpul untuk memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada anggota komunitas agar tidak melakukan kegiatan balapan liar yang merugikan diri sendiri dan meresahkan masyarakat. “Razia balap liar kami lakukan secara rutin untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas juga mengganggu pengendara lain. Komunitas motor juga kami berikan peringatan agar tidak melanggar aturan lalu-lintas,” tandas AKP Toni. (aan/mik)

Pos penyekatan ketiga di depan Koramil Mojoagung dan pos penyekatan keempat di Simpang 3 Sukorame tepatnya di Jalan Raya Sukorame, Kecamatan Kabuh. “Kami juga berkoordinasi dengan personil dari Gugus Tugas Covid-19 Jombang untuk menjaga pos penyekatan. Termasuk dari Kodim 0814 Jombang, Dinkes, Dishub dan Satpol PP,’’ ujarnya. Dijelaskan, sesuai dengan addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021. Ada dua periode terkait peniadaan mudik Lebaran serta pengendalian penyebaran covid selama Ramadan. “Periode pertama 14 hari menjelang masa peniadaan mudik 6-17 Mei, yang berlaku sejak tanggal 22 April. Periode kedua atau H +7 pasca peniadaan mudik yang efektif dari tanggal 18 sampai 24 Mei,” jelasnya.

Khusus di empat titik penyekatan, petugas gabungan akal menerapkan sebakal ngkaian langkah ketrangkaian at.. Diantaranya di exit toll Tembelang, setiap endaraan yang kekendaraan ar bakal dihentikan luar di depan pos check oin Operasi Ketupat poin meru 2021. Semeru Kadishub Jombang, Har tono enjelaskan, menjelaskan, suai Persesuai menhub Nom o r 3 Ta13 h u n 2021. Adapun nis jenis

kendaraan yang dilarang pada saat peniadaan mudik. “Diantaranya kendaraan bermotor umum, dengan jenis mobil bus dan mobil penumpang, kendaraan bermotor perseorangan, dengan jenis mobil penumpang, mobil bus dan motor, kapal angkutan sungai, danau dan penyeberangan,” ujarnya. (wan/ mik)

Kompol Arie Trestiawan

Kapolresta Sidoarjo Pastikan Imbauan Larangan Mudik Sudah Disebar Sidoarjo, Memorandum Imbauan larangan mudik hari raya Idul Fitri 2021 mulai 22 April hingga 24 Mei terus disosialisasikan oleh jajaran personel Polresta Sidoarjo. Imbauan dari berbagai sarana media ini sudah dipasang di sejumlah titik di Sidoarjo. Salah satu contoh, imbauan larangan mudik bagi masyarakat yang dipasang di kawasan Terminal Bus Bungurasih Waru, stasiun kereta api, ruas jalan raya, tempat ibadah, pasar tradisional, balai desa dan lainnya. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji mengatakan, pihaknya memastikan aturan pemerintah tentang peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H itu akan terus disosialisasikan oleh jajarannya. Tujuannya supaya masyarakat teredukasi jika tidak mudik adalah upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Larangan mudik kembali digulirkan dengan berkaca pada kejadian gelombang kedua lon-

Imbauan larangan mudik yang disebarkan jajaran personel Polresta Sidoarjo.

jakan kenaikan kasus Covid-19 di India, akibat mobilitas masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Karena itu, pemerintah kita berupaya kejadian di India tidak terjadi di Indonesia, mengingat kasus Covid-19 di wilayah kita sudah terus menurun,” jelas Sumardji, Minggu (25/4). Pihaknya akan menggandeng berbagai pihak, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga media massa. Tokoh agama asal Krian, HM

Nur Hadiq menyambut baik adanya larangan mudik sebagai langkah pengendalian Covid-19. Situasi saat ini menurutnya sudah membaik. “Kita juga tidak tahu apakah pulang ke kampung halaman menyambung tali silaturahmi dalam tubuh kita terjangkit virus atau tidak. Sebab itu, dengan tidak mudik merupakan salah satu cara mencegah penyebaran virus corona,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah melalui Satgas

Penanganan Covid-19 terus melakukan pengetatan mobilitas pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) terkait larangan mudik guna menekan penyebaran virus corona. Pengetatan mobilitas tersebut tertuang dalam addendum Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah. (bwo/jok/mik)

Polsek Arosbaya Pantau Objek Wisata Religi Bangkalan, Memorandum Volume kunjungan peziarah ke beberapa objek wisata religi favorit di Kabupaten Bangkalan selama Ramadan terus meningkat. Tak terkecuali obyek wisata religi Pasarean Aermata, di Desa Buduran, Kecamatan Arosbaya, yang selalu dipenuhi peziarah dari dalam maupun luar kota. Maklum, di dalam kompleks situs purbakala peninggalan abad ke 16 itu bersemayam makam para raja Madura Barat dari dinasti Panembahan Cakraningrat. Bahkan di ujung paling depan situ kuno itu, bersemayan makan Kanjeng Ratu Syarifah Ambami, permaisuri dari Raden Praseno alias Cakraningrat I (1614-1648). Meningkatnya arus kunjungan peziarah ke salah satu situs purbakala ini tak lepas dari pantauan Kapolsek Arosbaya AKP Moch Rifai. “Tatanan tradisi keagamaan ini patut kita pelihara kelestariannya. Namun, peziarah harus tetap mematuhi disiplin penerapan prokes. Sebab, pandemi covid 19 hingga kini belum reda,” kata Moch Rifai, Minggu (25/4). Itu sebabnya, hampir setiap sore selepas Asyar, Kapolsek Rifai meminta beberapa anggota rajin memantau kompleks Pasar-

Anggota Polsek Arosbaya berpatroli di Pasarean Aermata.

ean Armata. Tidak hanya sekadar memantau, mengamati dan menjaga keamanan, petugas diminta selalu mengingatkan untuk disiplin prokes. “Ini amanah Ipnres Nomor 6 Tahun 2020,” tandas Rifai. Tidak hanya para peziarah. Para pengelola, petugas dan juri kunci Pasarean Aermata rutin diingatkan petugas untuk tetap menjaga prokes. Tujuannya, agar mereka membantu aparat memberikan pemahaman kepada para peziarah agar mematuhi kententuan

prokes. Minimal giat 3M, yakni cuci tangan pakai sabun sebelum masuk, wajib pakai masker, serta jaga jarak ideal ketika berziarah. Tidak boleh berkerumun. Targetnya, AKP Moch Rifai, tidak ingin agar keramaian peziarah yang tawasul ke kompleks Pasarean Aermata, menjadi epinsentrum baru penyebaran dan penularan virus corona. ”Terlebih, dalam sebulan terakhir ini, ada tanda-tanda pandemi covid 19 di Kabupaten Bangkalan mulai melandai,” pungkas Kapolsek Moch Rifai. (ras/mik)

Antisipasi 3C, Polsek Mayangan Sasar Area Wisata Probolinggo, Memorandum Jajaran Polsek Mayangan, Polres Probolinggo Kota melakukan patroli rutin di lokasi wisata Taman Wahana Study Lingkungan (TWSL) dan Bee Jay Bakau Resort (BJBR), Minggu (25/4). Dua tempat wisata itu, memiliki daya tarik yang sering dikunjungi masyarakat sehingga rawan akan kejahatan. Alasan itulah yang membuat korps baju cokelat intens patroli untuk mencegah segala peluang kejahatan di area wisata. “TWSL dan BJBR ini yang menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung dan rawan akan kejahatan. Sehingga perlu dilakukan patroli rutin untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan, sehingga dapat mencegah dan meminimalisir peluang kejahatan,” ujar Kanitbinmas Polsek Mayangan Aiptu Gatoet Ary, kemarin. Selain itu, kata Gatoet Ary, petugas juga menemui pengelola tempat wisata sembari mem-

Anggota polsek melakukan patroli sekaligus mengedukasi protokol kesehatan pengunjung tempat wisata.

berikan pesan agar 5M selalu diterapkan. “Tempat wisata wajib mematuhi protokol kesehatan. Wajib meneraapkan 5M, guna mencegah penyebaran Covid-19,” tandasnya. Kepada pengunjung, polisi juga menitipkan pesan serupa. Juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada para pengunjung wisata.

“Jika mendengar atau mengetahui informasi sekecil apapun tentang potensi ancaman gangguan Kamtibmas, kami berharap warga segera menghubungi pihak kepolisian,” ucap Gatoet. Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari, melalui Kapolsek Mayangan Kompol Eko Hari Suprapto mengatakan dengan dilaksanakan patroli diharapkan

dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung obyek wisata dan masyarakat sekitar sehingga pengunjung tidak khawatir untuk menikmati wisata tersebut. Bahkan, ia mengimbau masyarakat yang berpergian ketempat obyek wisata agar tidak memakai perhiasan yang berlibihan, parkir ditempat yang aman dan memasang kunci pengaman ganda untuk mencegah kejadian curanmor. “Giat sambang patroli dilaksanakan sebagai giat preemtif guna meningkatkan partisipasi dan peran serta masyarakat dan tokoh masyarakat disekitar tempat-tempat wisata dalam menciptakan dan memelihara situasi kamtibmas wilayah hukum Polsek Mayangan Polres Probolinggo Kota agar tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (mhd/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR FOTO: MEMORANDUM/EDY

FOTO: MEMORANDUM/ANI

SENIN PAHING, 26 APRIL 2021 HALAMAN 8

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin menyerahkan piagam penghargaan kepada pemenang.

Jember, Memorandum Lomba Ekspresi JemberSAE sesi 3 yang diinisiasi Polres Jember dan Universitas Jember melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat terus mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat. Lomba ini tidak hanya digandrungi masyarakat Jember saja, melainkan dari seluruh penjuru tanah air. Meskipun awalnya untuk masyarakat Jember, namun kini layaknya ajang lomba nasional. Turut hadir dalam acara malam penganugerahan Lomba Ekspresi JemberSAE sesi 3 Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin, Rektor Universitas Jember Dr Ir Iwan Taruna, Perwakilan Kepala OJK Jember, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jember, dan Bupati Jember yang diwakili HM Rofi’i. Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin dalam sambutannya di Aula Rupatama Mapolres Jember, Sabtu (24/4) malam, mengatakan bahwa pada sesi ketiga ini memang peserta dari segi jumlah menurun dari sebelumnya. Tapi secara kualitas jauh lebih baik dari periode sebelumnya. “Dan ternyata bukan hanya dari Jember yang mengikuti lomba JemberSAE, akan tetapi dari beberapa daerah di luar dari pulau Jawa. Target kita memang ingin memperkenalkan Kabupaten Jember. Alhamdulillah mulai tercapai,” ungkapnya. Ketua Panitia Lomba Ekspresi JemberSae Didik Suharijadi mengakui tak sedikit atensi pelaksanaan JemberSAE. Dan memang terus memperluas jangkauannya. Dirinya kemudian mengatakan, topik yang diusung pada periode ini terdiri dari dua topik yang di antaranya lingkungan bagian penting dari kehidupanku dan pemanfaatan pembayaran nontunai untuk usaha kreatif berbasis lingkungan. “Awalnya kami sangat ketir-ketir, kira-kira masyarakat Jember mampu tidak dengan tema yang agak berat ini, dan ternyata di detik terakhir ada yang menampakkan kemauan untuk belajar,” ucap Didik. Meski sedikit menurun jumlah peserta lomba pada sesi 3 ini sebanyak 146 peserta. Pihaknya juga mengaku bangga pada masyarakat Jember, di mana di tengah hiruk pikuk masyarakat mempersiapkan pendidikan masih menyempatkan diri untuk ikut berpartisipasi dalam menciptakan Jember Hebat. Senada juga disampaikan oleh Rektor Universitas Jember Dr Ir Iwan Taruna dalam sambutanya mengatakan, hal-hal yang positif harus terus didorong di Kabupaten Jember. Dirinya sangat mengapresiasi apa yang telah diinisiasi oleh Kapolres Jember untuk membangun citra Jember lebih baik. “Tentunya (JemberSAE) menjadi media bagi masyarakat Jember untuk berekspresi. Ekspresi yang positif yang bisa membawa kebaikan, saya yakin apa yang diinisiasi oleh Kapolres Jember ini bukan semata-mata untuk menutup atau menghentikan kekritisan dari masyarakat Jember, akan tetapi hal-hal yang baik perlu diangkat dan yang buruk perlu dikritisi itu adalah wajar jika ingin Jember lebih baik,” jelasnya. (edy/lis)

Kelima pelaku diamankan di Mapolres Lumajang.

Sindikat Pembobol PT Purim Sejahtera Wood Digulung Lumajang, Memorandum Tim gabungan Unit Reskrim Polsek Klakah dan Unit Resmob Satreskrim Polres Lumajang menggulung sindikat pembobol PT Purim Sejahtera Wood (PSW) II, Sabtu (24/4) malam. Seorang pelaku berinisial M merupakan otak sindikat. Saat beraksi, pria 50 tahun itu merupakan karyawan aktif perusahaan yang berada di Desa Kudus, Kecamatan Klakah. Pelaku M

diamankan bersama empat tersangka lain. Mereka AF (20), warga Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung. Pelaku lainnya berinisial H (30), dan S (50), warga Desa

Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung; A (32), warga Desa Sruni, Kecamatan Klakah. “Satu pelaku berinisial K alias A masih buron,” kata Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Sutomo, Minggu (25/4). Dari tangan kelima tersangka itu, petugas menyita barang bukti 140 biji decroll milik perusahaan PT PSW. Jika ditotal, barang tersebut memiliki nilai

anggota resmob dalam pencarian. “Dari koordinasi itu, kami berhasil mengamankan empat eksekutor dan satu penadah. Mereka diamankan tanpa perlawanan. Setelah diintrogasi dan mengakui perbuatannya, kelima tersangka dibawa ke Mako Polres Lumajang untuk kepentingan pemeriksaan,” pungkas Fajar. (ani/lis)

Disbudpar Gelar Tulungagung Moslem Fashion Festival 2021 Tulungagung, Memorandum Bertempat di GOR Lembu Peteng, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Tulungagung menggelar Tulungagung Moslem Fashion Festival 2021, Sabtu (24/4). Peragaan busana muslim mengambil tema “Batik Tulungagung” ini kembali digelar setelah setahun sebelumnya sempat terhenti akibat pandemi Covid-19. Hadir dalam pembukaan event tahunan tersebut, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bambang Ernawan, segenap kepala OPD terkait, serta perwakilan Dekranasda Tulungagung. Di hadapan hadirin dan peserta lomba peragaan busana, Bupati Maryoto Birowo mengatakan, Tulungagung Moslem Fashion Festival merupakan wujud nyata dukungan pemerintah kepada UKM dan penggiat batik serta kreator, yang ada kaitannya dengan perkembangan fashion batik.

“Ada dua krisis yang saat ini dialami masyarakat. Yakni krisis kesehatan dan krisis ekonomi. Ini wujud nyata pemerintah untuk menanggulangi krisis ekonomi itu,” ujarnya. Maryoto menuturkan, event tahunan seperti ini diharapkan bisa menjadi ajang peningkatan dan persaingan kreatifitas antarpenggiat batik yang ada di Tulungagung. “Harapannya bisa meningkatkan persaingan kreatifitas, sehingga batik karya Tulungagung bisa semakin diperhitungkan,” ucapnya. setelah membuka event ini, Maryoto tak langsung pergi meninggalkan pameran dan peragaan busana. Dia menyempatkan diri menikmati pameran. Maryoto mengapresiasi kreativitas yang ditunjukkan perajin dan kreator batik di Tulungagung. Dirinya yakin, batik Tulungagung bisa sejajar dengan batik dari daerah lain. “Tadi bisa dilihat sendiri kan, kreatifitas yang ditunjukkan begitu luar biasa,” jelasnya.

a Kepala Dinas Sementara Kebudayaan dan Pariwisata Tulungagung, Bambang Erucap syukur nawan mengucap aranya event atas terselenggaranya Terima kasih tahunan ini. “Terima mua pihak atas dukungan semua nya event tahunterselenggaranya an ini. Tahun kemarin sempat tertunda dan dilaksanakan lagi arnya. tahun ini,” paparnya. a bagi kreator baTidak hanya tik, menurut Bambang, event isa menjadi langtersebut juga bisa kah awal bagi bakat-bakat muda g untuk berekspresi. di Tulungagung lam event tersebut Mengingat dalam terbagi dalam beberapa kelas, mulai dari jenjang PAUD hingga kelas umum. g dilombakan dari “Kelas yang K, SD, SMP, SMA, tingkat PAUD, TK, hingga umum, semuanya ada,” pungkas Bambang. (fir/mad/lis)

FOTO: MEMORANDUM/YOK

Jatim Surplus Beras 3,5 Juta Ton Surabaya, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap suplai beras yang dilakukan Kabupaten Ngawi kepada Provinsi DKI Jakarta melalui PT Food Station Tjipinang Jaya semakin mendapatkan akses yang lebih luas di Jakarta. Untuk itu, dirinya berharap kerja sama yang dilakukan antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemkab Ngawi semakin diperluas ke daerah lain. “Kami berharap kerja sama ini semakin memperluas akses pasar beras Provinsi Jatim di Provinsi DKI Jakarta, karena surplus beras di Jatim mencapai 3,5 juta ton per tahun,” kata Gubernur Khofifah saat menyaksikan penandatangan nota kesepakatan antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemkab Ngawi di Dusun Alas Pecah, Desa Geneng Kab. Ngawi, Minggu (25/4). Hadir di acara tersebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo, serta beberapa Kepala OPD Pemprov Jatim dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Makmur Ngawi. Lebih lanjut Khofifah menjelaskan, selain memasok kebutuhan

kurang lebih Rp 42 juta. Selain itu, turut diamankan mobil pikap yang digunakan sebagai sarana. Fajar menjelaskan, pengungkapan kasus itu bermula dari proses penyelidikan yang dilakukan anggota unit Reskrim Polsek Klakah terkait laporan pencurian di gudang PT PSW. Karena kesulitan mencari para pelaku, pihaknya menerjunkan

Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama Gubernur DKI Anies Baswedan meninjau stok beras di Kabupaten Ngawi.

beras, Kabupaten Ngawi bersama PT Food Station Tjipinang Jaya kembali melebarkan sayap. Keduanya, kata Khofifah, kembali menjalin kerja sama dengan Gapoktan Sido Rukun Ngawi. Skema kolaborasi tersebut, lanjut Khofifah, yakni Pemkab Ngawi dan Gapoktan Tani Sido Rukun berperan menyiapkan pengadaan lahan dan petaninya. Sementara Pemprov DKI melalui PT Food Station Tjipinang Jaya melakukan beragam pendampingan kepada petani dan off taker produk pertanian. “Jadi, beras dan padi yang dipro-

duksi seluruh gapoktan petani bisa bertemu market (pasar) yang luas. Ini menjadi bagian yang sangat penting sehingga petani makin berkepastian saat panen tiba,” ujarnya. “Ada gabah kering panen (GKP), gabah kering giling (GKG) lalu beras pecah kulit (PK), kemudian beras premium. Ini varian produk yang sangat solutif untuk bisa menjadi akses pasar bagi para petani melalui gapoktan-gapoktan yang ada,” imbuhnya. Dengan adanya kerja sama tersebut, mantan Menteri Sosial RI itu berharap, ke depan terbangun proses

saling melengkapi dan menguntungkan kedua wilayah. “Ada profit bagi petani dan peternak di Jatim. Karena selain beras, Jatim juga surplus daging ayam dan telur. Begitu pula upaya membangun ketahanan pangan di DKI Jakarta akan terjaga,” tandasnya. Adapun kerja sama Gapoktan Sido Rukun sendiri memiliki luas lahan 200 hektar dengan produktifitas 5,7 ton hingga 6 ton per hektarnya. Dengan potensi hasil 1.140 ton gkp dan 604 ton beras. Di kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menambahkan, kerja sama lintas provinsi di bidang ketahanan pangan membawa keuntungan dan berkeadilan bagi pemerintah maupun petani. “Berkeadilan karena kegiatan kerja sama dengan Daya Tani Sembada dan Kelompok Tani Sido Rukun ini menjadi upaya kami untuk memastikan ketersediaan pasokan beras untuk warga Jakarta dan juga menghidupkan perdagangan antar daerah,” tandasnya. Sementara itu, Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo menuturkan, kunjungan kerja yang dilakukannya adalah dalam rangka pengelolaan Gudang SRG Daya Tani Sembada dan kerjasama penyedian

Bupati Maryoto Birowo

beras pecah kulit dan beras premium dengan Penggilingan Padi Daya Tani Sembada. “Kerja sama dengan SRG Daya Tani Sembada sudah terjalin sejak 2015. Dua tahun terakhir 600 ton, adapun target tahun 2021 sejumlah 1.000 ton. Terkait kerjasama Pe n g g i l i n g an Daya Tani Sembada sejak 2019 sebesar 234 ton, lalu di tahun 2020 sebanyak, 6.508 ton. Sementara target tahun ini sekitar 2.250 ton,” jelasnya. Sedang kerja sama dengan Gapoktan Sido Rukun, sambung Pamrihadi, PT Food Station Tjipinang Jaya akan stanby buyer dan menyerap hasil panen Gapoktan Sido Rukun. “Kerja sama ini untuk

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Lomba Ekspresi JemberSAE makin Berkualitas

memastikan ketersediaan pasokan dan harga beras yang terjangkau untuk warga Jakarta. Apalagi dalam waktu dekat kita semua akan menyambut Idul Fitri 1442 Hijiriah,” pungkasnya. (yok/lis)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. GresikTuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Direktur Utama: Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Choirul Shodiq SH MH Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Pemimpin Perusahaan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SENIN PAHING, 26 APRIL 2021 HALAMAN 9

Bacok Tetangga, Warga Bangunmulyo Diamankan Tulungagung, Memorandum Anggota Unit Reskrim Polsek Pakel menangkap Begi Nurjianto (30), warga Desa Bangunmulyo, Kecamatan Pakel, karena membacok pasangan suami-istri tetangganya, Yusman (70) dan Sumarmi (65).

Prajurit Kodim 0824 Jember Donor Darah Jember, Memorandum Meski bulan puasa Ramadan, tidak menghalangi Kodim 0824/Jember menggelar aksi sosial donor darah yang dilaksanakan usai Salat Tarawih yang diikuti 150 prajurit, Sabtu (24/4). Gerakan donor darah ini melibatkan petugas Unit Donor Darah UDD Palang Merah Indonesia (PMI) Jember. Ketua PMI Jember EA Zaenal Marzuki berterima kasih dengan dilaksanakannya bakti sosial donor darah ini. Sebab, pihaknya harus memiliki stok yang cukup dalam menyediakan darah bagi beberapa rumah sakit, baik di Jember dan sekitarnya. “Kita sangat berterima kasih dengan TNI melalui Dandim 0824/Jember yang selama ini menjadi pendonor terbanyak. Kegiatan ini akan berlanjut di beberapa kesatuan TNI di Kabupaten Jember, yang sangat membantu kami dalam penyediaan darah,” papar Zaenal. Sementara Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin, usai menjalani donor darah menyampaikan, bahwa di bulan Ramadan ini sengaja melaksanakan kegiatan bakti sosial. Di samping meningkatkan amal ibadah, juga sebagai wujud kepedulian TNI terhadap ketersediaan darah di PMI Jember. “Bulan Ramadan bukan tentang puasa saja, tapi di dalamnya umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan-amalan sunnah lainnya, bulan yang penuh berkah. Mari kita bersama-sama tebar seribu kebaikan untuk warga Jember,” ajaknya. Untuk itu pada kesempatan tersebut dandim berpesan dan mengajak anggota keluarga serta semua pihak untuk sama-sama peduli terhadap upaya kemanusiaan dengan menjadi pendonor darah. Untuk menjamin ketersediaan darah bagi kesembuhan saudara yang sedang sakit dan membutuhkan darah. “Kali ini juga diikuti anggota TNI AD dan keluarga termasuk wartawan juga melakukan pengisian formulir donor darah total 93 orang, namun yang lolos 55 orang,” jlentreh lulusan Akmil 2001 ini. (edy/lis)

Begi diamankan di Mapolsek Pakel. FOTO: MEMORANDUM/FIR

Gubernur: Kami Berduka, Prajurit Mayoritas Warga Jatim

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Kedua pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolsek Purworejo

yang membawa senjata tajam jenis celurit,” ucap Agus, Minggu (25/4). Menurut pengakuan Rusdianto, lanjut Agus, ia menghampiri pemuda berinisial H dan langsung memiting leher korban sambil meminta HP miliknya. Namun, korban melakukan perlawanan sehingga terjadi pertengkaran. T terima kalah saat bertengkar, “Tak akhir akhirnya Rusdianto pulang mengambil celu celurit untuk menemui korban. Saat hen hendak mencari korban Rusdianto

ngat proses pencairan dan ap evakuasi yang masih tetap dilakukan dengan melibat-kan kapal-kapal bantuan negara lain. Seperti diketahui, kapal selam KRI NangGubernur Khofifah Indar Parawansa gala-402 hilang kontak pada Rabu (21/4) dini hari. KRI Nanggala-402 diperkirakan hilang mengatakan, KRI Nanggala-402 di perairan sekitar 60 mil atau sekitar yang hilang di perairan utara Bali 95 kilometer dari utara Pulau Bali, telah tenggelam. Hadi mengatakan, sekitar pukul 03.00 waktu setempat. isyarat subsunk (tenggelam) untuk Kapal selam ini membawa 53 KRI Nanggala-402 dinyatakan setelah orang yang terdiri dari 49 ABK, se- melakukan pencarian selama 72 jam. orang komandan satuan, dan tiga “Semoga para prajurit KRI Nangpersonel senjata. Kapal hilang kontak gala selamat dan bisa kembali bersaat komandan pelatihan hendak kumpul kembali dengan keluarga. memberikan otoritas penembakan Mohon bantu doa dari seluruh warga terpedo. Jatim untuk keselamatan para prajuPanglima TNI Hadi Tjahjanto rit,” harap Khofifah. (yok/lis)

FOTO: MEMORANDUM/YOK

Pasuruan, Memorandum Rusdianto (22), pemuda asal Dusun Tawangsari, RT 01/RW 02, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran kedapatan membawa senjata tajam setelah kalah saat hendak merampas handphone (HP). Insiden perampasan HP tersebut terjadi pada Kamis (22/4) sekira 21.00, di depan Kantor Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Kapolsek Purworejo Kompol Agus Mukhlison menjelaskan, pihaknya mengamankan pemuda tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat ada pemuda membawa sajam yang mencari warga setempat. “Usai menerima laporan tersebut, kami bersama anggota langsung menuju TKP. Saat dilakukan penyelidikan kami meringkus dua pemuda tersebut

KRI Nanggala Dinyatakan Tenggelam

Surabaya, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 menjadi duka mendalam bagi warga Jawa Timur. Pasalnya, dari total 53 orang prajurit yang berada di dalam kapal tersebut, 47 orang di antaranya adalah warga Jawa Timur. “Mayoritas adalah warga kami (Jatim-red). Ada yang dari Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Bojonegoro, Lamongan, Bangkalan, Madiun, Probolinggo, Tulungagung, Nganjuk, Kediri, Tuban, dan Banyuwangi,” ungkap Khofifah di sela-sela kunjungan di Madiun untuk peluncuran program KUR Porang, Minggu (25/4). Khofifah mengatakan, meski dinyatakan tenggelam pihaknya masih berharap adanya mukjizat. Mengi-

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Dewan Beri 14 Rekomendasi di LKPj Wali Kota Probolinggo Probolinggo, Memorandum DPRD memberikan 14 rekomendasi kepada Pemerintah Kota Probolinggo untuk ditindaklanjuti. Rekomendasi tersebut keluar setelah anggota dewan melakukan pembahasan secara intensif dan detil terhadap LKPj wali kota 2020. Rekomendasi DPRD itu antara lain bidang pendidikan terkait penyerapan pagu anggaran minimal 75 persen dari total yang sudah ada. Di bidang kesehatan, dewan merekomendasikan pemkot melakukan evaluasi pada penyerapan anggaran yang tersedia terutama untuk pemulihan dari pandemi Covid-19, pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang belum tercover UHC serta optimalisasi penggunaan mobil ambulans siaga dalam penanganan situasi kegawatdaruratan. Selanjutnya kepada RSUD dr Mohamad Saleh, agar memberikan tunjangan kinerja bagi ASN di rumah sakit pelat merah itu serta melakukan peningkatan kualitas mutu dan pelayanan kepada pasien. Di bidang infrastruktur, dewan merekomendasikan untuk segera merealisasikan pembangunan pasar baru, melakukan seleksi kembali pola pemilihan kualifikasi konsultan perencana pada pemeliharaan lingkungan serta memanfaatkan anggaran swakelola untuk memperbaiki jalan berlubang.

Trisakti menambahkan, usai aksinya diketahui warga, kemudian tersangka berjalan pulang ke rumah dengan membawa sebilah celurit yang digunakan melukai korban. Polisi yang mendapat laporan segera bertindak dan mengamankan tersangka. “Pelakunya sudah diamankan. Ini motif nya masih didalami,” terangnya. Informasi dihimpun, selama ini Begi tinggal di rumah sendirian setelah kedua orang tuanya meninggal dunia. Sementara saudara-saudaranya telah berumah tangga dan tinggal di tempat lain. Begi biasa tetingkah aneh seperti mengalami gangguan jiwa. Namun sejauh ini belum pernah diperiksakan oleh keluarganya. “Polisi menunggu hasil tes kejiwaan yang bersangkutan,” pungkas Trisakti. Sementara itu, kedua korban saat ini masih dalam perawatan medis di RSUD dr Iskak. (fir/mad/lis)

Residivis Jambret Kalirejo Diringkus

FOTO: MEMORANDUM/EDY

Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin dan anggota donor darah.

Kasubbag Humas Polres Tulungagung Iptu Trisakti Saiful Hidayat mengatakan, penganiayaan ini pertama kali diketahui para tetangga yang lain setelah mendengar jeritan korban. “Kejadiannya Sabtu (24/4) pas pulang buka bersama. Tetangga ada yang dengar suara minta tolong dari korban,” ujarnya, Minggu (25/4). Curiga dengan jeritan meminta tolong tersebut, akhirnya para tetangga langsung mencari sumber suara, dan mendapati korban Yusman sudah tergeletak bersimbah darah di tepi jalan. Sedangkan korban Sumarmi dalam keadaan yang hampir sama. “Korban Yusman itu mengalami luka di kepala. Sedangkan Sumarmi ada luka di bagian kepala dan jempol kirinya putus,” jelasnya.

Suasana rapat paripurna DPRD Kota Probolinggo.

Berikutnya rekomendasi kepada satpol PP agar melakukan penindakan dengan tegas terhadap potensi-potensi pelanggaran perda atau perwali. Rekomendasi keenam kepada dinas sosial tentang kartu program keluarga harapan dipegang oleh masing-masing KPM (keluarga penerima manfaat). Sementara bagi yang belum mendapatkan bantuan agar segera diajukan ke Kementerian Sosial, pengadaan shelter untuk penanganan gelandangan, kaum terlantar, anak dan orang dengan gangguan jiwa. Sedangkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja, salah satu rekomendasinya melakukan pendampingan kepada para tenaga yang mengalami permasalahan di tempat kerja. Sejumlah rekomendasi lain juga membahas tentang pemanfaatan bedak di Pelabuhan Penangkapan Ikan (PPI), retribusi, pajak parkir, pe-

rawatan taman, pembinaan UMKM hingga pengisian jabatan yang kosong Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin memberikan tanggapan positif atas rekomendasi DPRD tersebut. “Rekomendasi ini sangat bagus, sangat penting untuk perbaikan-perbaikan sehingga bisa lebih menyempurnakan apa yang dipandang perlu ada perhatian dan keseriusan,” tuturnya. Wali kota menjelaskan, ada beberapa program yang tidak terlaksana karena adanya refocusing anggaran untuk penanganan pandemi Covid 19. Kendala-kendala yang kemarin ada, mungkin karena refocusing, karena pandemi Covid-19, fokusnya kepada pelayanan kesehatan dan sosial itu yang paling penting. “Beberapa rekomendasi DPRD semua menjadi prioritas Pemerintah Kota Probolinggo untuk ditindaklanjuti. Semuanya bagus semua ya, prioritas semua dalam arti untuk kebaikan,” tegas Habib Hadi. (mhd/yud/lis)

bertemu rekannya bernama Nahrul Hayat (17), warga Jalan MT Hariyono Gang 12, RT 03/RW 02, Kelurahan Mandaranrejo, Kota Pasuruan, diajak mencari korban. Namun tak dijumpai,” jelasnya. Masih kata Agus, dari pengakuan Rusdianto kepada petugas sudah tiga kali melakukan tindak pidana penganiayaan dan jambret. “Pelaku ini sudah tiga kali melakukan tindakan yang sama seperti ini yaitu, pada 2017 melakukan penganiayaan

dengan senjata tajam dan telah menjalani hukuman selama 10 bulan. Pada 2019 pernah menjambret HP dan telah menjalani hukuman selama 1 tahun dan awal April 2021 telah melakukan penganiayaan dengan senjata tajam, namun telah di mediasi secara kekeluargaan,” tuturnya. Kini kedua pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolsek Purworejo Polres Pasuruan Kota guna penyelidikan lebih lanjut. (rul/lis)


memorandum.co.id

MOJOKERTO-JOMBANG

memorandumredaksi @gmail.com

SENIN PAHING, 26 APRIL 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

3 Budak Sabu Dibekuk

Nekat Mudik, Warga Diancam Karantina 5 Hari Jombang, Memorandum Satgas Preemtif Satlantas Polres Jombang siap mengkarantina masyarakat yang ketahuan mudik Lebaran 2021. Selama lima hari karantina, pemerintah tidak menanggung biaya hidup pemudik. Kasatlantas Polres Jombang, AKP Tudi Purwanto menjelaskan, bagi masyarakat yang nekad mudik melanggar aturan pemerintah, akan ditindak tegas. Karena itu, Polres Jombang melakukan penyekatan di 4 titik. Pertama di exit Tol Tembelang, titik kedua di exit Tol Bandarkedungmulyo. Pos penyekatan ketiga di depan Koramil Mojoagung, dan pos penyekatan keempat di Simpang tiga Sukorame tepatnya di Jalan Raya Sukorame, Kecamatan Kabuh. “Masyarakat yang terjaring diharuskan menjalani karantina mandiri selama 5 hari, dengan biaya sendiri. Kendati mereka lolos dari 4 titik penyekatan yang telah disediakan,” papar AKP Tudi Purwanto, Minggu (25/4). Kasatlantas memastikan kondisi mudik berbeda dengan momen Lebaran tahun sebelumnya. Sebab saat itu, kewajiban karantina dibiayai oleh Pemerintah. “Tahun ini pemudik bakal mebiayai sendiri karantina selama 5 hari,” tegasnya. Ditekankan AKP Tudi Purwanto upaya serius Kabupaten Jombang membuahkan hasil membanggakan. Turunnya trend pasien terpapar Covid-19. Hingga menyisakan di beberapa wilayah. “Demi kepentingan bersama, masyarakat harus benar-benar mematuhi anjuran pemerintah,” ujarnya. Satgas Preemtif Satlantas Polres Jombang terus menggelar sosialisasi dengan menggunakan beragam media. Baik itu Cetak, Online, Radio, hingga media sosial. Upaya mendatangi sejumlah titik yang menjadi tempat berkumpulnya massa dilakukan agar kesadaran hidup sehat dan menjalankan protokol kesehatan secara ketat. “Terus mensosialisasikan upaya preemtif, kami menggunakan berbagai macam media. Termasuk pula dengan mendatangi sejumlah titik berkumpulnya masyarakat, Kasatlantas guna menyampaikan Polres Jombang larangan mudik,” AKP Rudi pungkas Rudi. Purwanto (wan/day)

Jombang, Memorandum Unit Reskrim Polsek Bareng membekuk tiga budak sabu. Aparat mengamankan barang bukti serbuk sabu, handphone, timbangan digital, uang tunai hasil penjualan Rp 200.000. Ketiga tersangka itu Muhammad Amin (20) asal Dusun Arjosari, Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, tinggal di Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng; Anton Agus Saputra (20), warga Dusun Serning, Desa Tebel, Kecamatan Bareng; Achmad Zainal Romadhon (22), warga Jalan Redoso, Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno. Ka p o l s e k Ba re n g A K P Nanang Sujianto menjelaskan, ketiganya ditangkap petugas pada waktu berbeda. Pertama polisi mengamankan Muhammad Amin. Dari hasil pemeriksaan, akhirnya petugas menangkap Anton Agus Saputra, dan Achmad Zainal Romadhon. “Dari tangan mereka, kami temukan sejumlah barang bukti,” ungkap AKP Nanang

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Tersangka Anton dan Achmad diapit petugas Mapolsek Bareng.

Sujianto, Minggu,(25/4). Barang bukti yang diamankan dari tersangka adalah sabu berat 0,57 gram dikemas dalam

plastik klip, handphone dari tangan Muhammad Amin. Sementara barang bukti dari tangan Anton Agus Saputra serta

Gelapkan Uang Ratusan Juta, IRT Sawahan Dilaporkan Polisi Mojokerto, Memorandum Diduga menipu dan menggelapkan uang rekan bisnis, ibu rumah tangga (IRT) Ida Nur Yanti (39), warga Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mojosari, dilaporkan ke polisi oleh Nurudin, warga Griya Pekukuhan Asri, Kecamatan Mojosari. Korban menderita kerugian ratusan juta rupiah. Menurut Nurudin, aksi penipuan bermula bulan Februari 2020, Ida Nur Yanti (terlapor) datang ke tempat korban untuk menawarkan kerja sama di

bidang vener. Saat itu, Ida Nur Yanti menjanjikan jaminan keuntungan di bagi masingmasing lima puluh persen. Karena percaya, korban mengajak terlapor datang ke Bank Jatim Mojosari mentransfer uangnya ke rekening terlapor Rp 375 juta. Setelah waktu yang dijanjikan, ternyata korban hanya mendapat janji. Terlapor juga tidak bisa menunjukkan tempat usaha yang pernah dijanjikan. Mengejutkan lagi, ternyata uang dari korban digunakan menut-

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Achmad Zainal Romadhon, polisi mengamankan paket sabu berat 0,22 gram, sebuah timbangan digital, uang tunai hasil penjualan Rp 200.000, serta handphone yang digunakan sebagai sarana melakukan transaksi. “Tersangka mengaku membeli sabu dari salah seorang pengedar yang tinggal di Desa Menganto, Kecamatan Mo-

jowarno seharga Rp 600 ribu rupiah,” sambung kapolsek. Lanjut kapolsek, ketiga tersangka dijerat pasal pasal 114 ayat 1 jo pasal 112 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. “Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, dan denda paling banyak 10 miliar rupiah,” tandas Nanang. (wan/day)

up hutang pribadi terlapor. “Terlapor berkilah akan mengembalikan uang korban setelah rumahnya terjual, tetapi saat ini uang tersebut belum di kembalikan juga,” tutur Nurudin saat lapor ke Polres Mojokerto. Kasubbag Humas Polres Mojokerto IPDA Tri Hidayati membenarkan laporan tersebut. Saat ini, polisi memanggil saksi untuk dimintai keterangan. “Barang bukti yabg disita tiga lembar slip kertas laporan dari Bank Jatim,” tutur Tri Hidayati. (no/day)

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Jajaran pengurus Yayasan Budi Utomo menggelar gathering.

Pengurus Yayasan Budi Utomo foto bersama.

Yayasan Budi Utomo Gelar Silaturahmi dan Media Gathering Yayasan Budi Utomo Gadingmangu, Kecamatan Perak, menggelar silaturahmi dan gathering dengan insan media di Hotel Yusro Jalan Soekarno-Hatta Nomor 25, Nglungge, Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Sabtu (25/4) sore.

K

etua Yayasan Pendidikan Budi Utomo, Ir H Wildy Imstiror menyampaikan, silaturrahmi sebagai wadah menjalin komunikasi. Pada kesempatan itu, pengurus yayasan membeber prestasi peserta didik di tengah pandemi. Ir H Wildy Imstiror menegaskan, capaian prestasi peserta didik, meliputi jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), serta Sekolah Menengan Kejuruan (SMK). Bukan hanya capaian akademik, tifak kurang 17 prestasi membanggakan juga di bidang non akademik di level Nasional, maupun Internasional. “Prestasi tingkat Nasional hingga Internasional sudah merupakan sebagian kecil prestasi yang kita capai. Ke depanya kita berusaha meningkatkan kualitas dan kuantitas peserta didik Yayasan Pendidikan Budi Utomo,” ungkap Ir H Wildy Imstiror, Sabtu (25/4). Wildy Imstiror menegaskan, Yayasan Budi Utomo tidak hanya hanya memiliki siswa-siswi dari Pulau Jawa. Tetapi peserta didik

menyebar dari berbagai wilayah di Indonesia. Wildy Imstiror bangga menyebut Budi Utomo adalah miniatur Indonesia, dengan Bhinneka Tunggal Ika-nya. “Siswa di Yayasan Pendidikan Budi Utomo ini mewakili Bhinneka Tunggal Ika. Insya Allah siswa yayasan Budi Utomo mewakili Irian sampai Sumatera, Kalimantan, Jawa. Karena kita merupakan miniatur dari Indonesia,” paparnya. Secara khusus, Ketua Yayasan Budi Utomo mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh undangan yang hadir. Semoga hubungan baik ini terus terjalin dan sering dilakukan pertemuan untuk ke depanya. “Kami mengucapkan syukur alhamdulillah. Kesempatan ini,saya ucapkan terimakasih khususnya temanteman media yang kesedianya hadir bersilaturrahim. Kita jadwalkan menjalin hubungan baik,” tuturnya. Wabah Covid-19 melanda dunia tanpa terkecuali Indonesia, menjadi tantangan besar semua elemen, termasuk dunia pendidikan. Semua sa-

tuan pendidikan diharuskan menggelar kegiatan belajar megajar (KBM) secara daring. Namun tantangan di masa pandemi dijawab murid Budi Utomo dengan mengukir prestasi sepanjang tahun 2020-2021. Torehan prestasi tadi diantaranya, SMA Budi Utomo menyabet Juara 2 tingkat Internasional lomba komik digital bahasa Jerman di Lithuania, atas nama Nady Evania Putri Aptanta kelas XI IPA14. Siswi asal Tanah Bumbu Kalimantan Selatan ini juga menjadi juara 1 lomba bercerita bahasa Jerman se-Jawa-Bali di Universitas Negeri Yogyakarta. Adinda Sofia Zahra, XI MIPA 10, ASAL Gadingmangu. Juara 2 lomba bercerita Bahasa Jerman se Jawa-Bali di Universitas Negeri Yogyakarta, Nada Yaftaril Khoir, XI IPS 7, asal Bandung. Juara 3 lomba bercerita Bahasa Jerman se Jawa-Bali di Universitas Negeri Yogyakarta, Adellyna Cantica Febyanti, XII IPS 4, asal Krian Sidoarjo menjadi juara 3 lomba baca puisi Bahasa Jerman se Jawa-Bali di Universitas Negeri Yogyakarta, Zidan Ardiansyah, X MIPA 2, Asal Jakarta juara 3 Lomba English Speak Contest 2020 SMA/MA/SMK se-Jombang di UNIPDU atas nama Merry Isnayanti. Juara 1 Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Kabupaten Jombang Cabang

Lomba Desain Poster atas nama Nady Evania Putri Aptanta kelas XI IPA14 siswi asal Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Juara 2 FLS2N Tingkat Kabupaten Jombang Cabang Lomba Komik Digital atas nama Emirah Soffie Sholihat, XI MIPA 7, asal Bekasi. Juara 2 FLS2N Tingkat Kabupaten Jombang Cabang Lomba Seni Kriya, atas nama rara Dea Alberta XI MIPA 8, asal Ngawi. Juara 3 FLS2N Tingkat Kabupaten Jombang Cabang Lomba Baca Puisi atas nama (Rifqi Qonita Hafidzoh, X MIPA 7, asal Sumedang. Juara Harapan 1 FLS2N Tingkat Provinsi Jawa Timur cabang Lomba Desain Poster atas nama Nady Evania Putri Aptanta kelas XI IPA14 siswi asal Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Juara 2 SMA AWARDS Jawa Timur 2020 Cabang Lomba Pencak Silat Seni Tunggal, atas nama M Kevin Prastya, XI IPS 2, asal Gadingmangu. Serta Juara 1 Lomba Desain Poster Digital Provinsi Jawa Timur di STIKES Pemkab Jombang atas nama Cinta Amelia Amru, X MIPA 13, asal Gadingmangu. Dari SMK Budi Utomo, Juara I Lomba Digital Training & Games Season 1 SMA-SMK se-Jawa Timur, atas nama Diva Aqila Alfianka Hadi dan Intan Nur Sabila, pelajar kelas XII MM3 SMK Budi Utomo. Juara Hara-

pan I Lomba Digital Training & Games Season 1 SMA-SMK se-Jawa Timur, atas nama Ananda Regita Romadhona dan Anggi Oktavia Melani pelajar kelas XII MM3 SMK Budi Utomo. Terakhir, dari SMP Budi Utomo, Juara I Pencak Silat Jurus Tunggal Putra di Gelanggang Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) yang digelar pada Bulan Maret 2021, atas nama Ridwan Ardiansyah pelajar kelas VII D.Juara Harapan III Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Cabang Lomba Desain Poster Kabupaten Jombang, atas nama Affifa Aulia Royani pelajar kelas 7 J . Adapun slogan posternya ‘Maskerku Melindungimu, Maskermu Melindungiku’. Diakui oleh Ketua Yayasan, selain KBM yang digelar secara daring sesuai dengan ketentuan Pemerintah. Kegiatan Ekstrakurikuler di tiga satuan pendidikan masih terus berjalan baik. Tapi, dilanjut olehnya, rangkaian kegiatan yang sama sekali tidak terhubung jaringan internet (Luring) tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Ini supaya minat dan bakat siswa-siswi di Yayasan Budi Utomo Gadingmangu tetap terasah dan terjaga. “Alhamdulillah siswa-siswi terus antusias dan penuh semangat dalam mengikuti ekstrakurikuler

sesuai bidang yang diinginkan siswa. Pembinaan ekstrakurikuler yang intensif di masa pandemi Covid-19 lahirlah para juara-juara pada berbagai lomba mulai tingkat kabupaten sampai internasional di tahun 2020,” katanya. Dijelaskannya, Yayasan Pendidikan Budi Utomo Gadingmangu memiliki lima unit lembaga pendidikan yaitu TK Budi Utomo, SMP Budi Utomo Perak, SMA Budi Utomo Perak, SMK Budi Utomo Perak dan SMK Budi Utomo Kertosono. Budi Utomo adalah wadah pendidikan yang lengkap dengan 3 target yang dicanangkan. Yakni, mewujudkan Generasi Penerus yang Alim dan Faqih. Membentuk Generasi Penerus yang Memiliki Akhlaqul Karimah. Mewujudkan Generasi Penerus yang Mandiri. Untuk mewujudkan tiga target tersebut, Yayasan Pendidikan Budi Utomo Gadingmangu bermitra dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Gadingmangu. Sehingga ilmu dunia untuk bekal hidup di dunia tercapai, dan Ilmu akhirat untuk bekal hidup di akhirat juga didapatkan. “Jadi selain membekali peserta didik dengan ilmu dunia, kami juga membekali mereka dengan bekal ilmu untuk akhirat,” pungkas Wildy. (wan/adv/day)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL

SENIN PAHING, 26 APRIL 2021 HALAMAN 11

Berkas Jaksa Gadungan Dinyatakan P21 FOTO: MEMO RANDUM/JAKA

Surabaya, Memorandum Penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya menyatakan berkas perkara tersangka Abdussamad telah sempurna (P21). Pria asal Kalimantan itu berurusan dengan hukum karena menyaru sebagai jaksa di lingkungan Kejari Surabaya dan melakukan penipuan yang merugikan korban hingga ratusan juta rupiah.

Kasipidum Kejari Surabaya Farriman Isandi Siregar.

Farriman Isandi Siregar, Kepala Seksi Pidana Umum (Ka-

sipidum) Kejari Surabaya saat dikonfirmasi membenarkan hal

tersebut. “Berkas sudah dinyatakan lengkap oleh penuntut umum (P21), selanjutnya penyidik polrestabes akan melimpahkan tersangka dan barang bukti ke penuntut umum. Tinggal menunggu rencana penyidik melimpahkan,” tutur Farriman, Minggu (25/4). Untuk diketahui, penangkapan terhadap tersangka

bermula dari laporan dari pihak manajemen sebuah hotel di Surabaya terkait adanya oknum jaksa Kejari Surabaya yang menginap selama 2 bulan dan menolak untuk membayar. Atas laporan tersebut, pihak kejari menindaklanjuti dengan meminta manajemen hotel memancing tersangka untuk bertemu. Sebab, sebelumnya,

tersangka mengancam pihak hotel akan menutup dan mencabut izin operasinya dan menuntut permintaan maaf dari pihak hotel karena menyuruh tersangka pergi. Tim Intelejen Kejari Surabaya akhirnya menangkap Abdussamad di hotel di kawasan Surabaya Barat. Pria kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat tersebut ditangkap saat mengi-

nap bersama istri dan anaknya. Tak hanya hotel, menurut informasi yang didapat untuk korban lain juga banyak. Modusnya tersangka bisa meloloskan pendaftaran CASN (calon aparatur sipil negara). Kerugiannya per orang ada yang Rp 300 hingga Rp 400 juta. Total ada 2 korban dari Abdussamad yang telah melapor dan dirugikan Rp 720 juta. (mg5/nov)

Gelapkan Rp 1,3 M, Dituntut 2,5 Tahun

Sambungan dari halaman 1

FOTO: MEMO RANDUM/RIO

Puluhan...

Barang bukti yang disita petugas dari lokasi.

Petugas mendapati puluhan pemuda itu sedang pesta miras di Jalan Bintoro dan Jalan Darmo. Sebanyak empat botol arak bali, botol paloma, dan satu botol arak ciu disita dari lokasi. “Pesta miras itu diketahui ketika tim respatti melakukan patroli rutin,” kata Kasatsabhara Polrestabes Surabaya AKBP Herman Priyanto. Setelah melakukan patroli di wilayah yang disinyalir rawan tindak kriminalitas, petugas yang berpatroli di kedua jalan tersebut mendapati puluhan pemuda yang bergerombol. Saat didatangi ternyata mereka sedang pesta miras. Dari puluhan pemuda itu, dua di antaranya adalah wanita yang ikut serta dalam pesta miras tersebut. “Anggota menemukan ada puluhan pemuda bergerombol dan kebetulan sedang pesta miras,” ungkap Herman. Selain mengamankan puluhan pemuda, anggota juga menyita barang bukti mirasnya. Mereka selanjutnya dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk dilakukan pembinaan dan pendataan. Mereka dimintai keterangan dan dikenakan pasal tindak pidana ringan (tipiring). Pihaknya juga masih menyelidiki dari mana mereka membeli miras tersebut Setelah dimintai keterangan, para pemuda itu akhirnya diperbolehkan pulang dengan menandatangani surat perjanjian agar tidak mengulanginya lagi. “Kalau memang terbukti ada tindak pidana lain, maka akan kami proses,” pungkas Herman. (rio/nov)

Ajak Ngaji...

an ke rekening perusahaan atas nama Sudiyono. Namun oleh terdakwa tanpa izin dan tanpa sepengetahuan dari saksi Uswatun Hasanah yang merupakan Direktur CV SASS Produksi telah melakukan pengalihan pencarian bilyet giro ke rekening atas nama terdakwa. Terdakwa yang telah mendapatkan uang milik CV SASS Production dari pembayaran PT Nipsea Paint dan Chemicals Gresik, tidak mengirimkan keseluruhan uang yang diterima. Sehingga terdapat selisih uang yang tidak disetorkan kepada perusahaan.

Setelah berhasil mendapatkan selisih uang milik CV SASS Production kemudian tanpa seizin saksi Sutikno sebagai Manajer Operasional CV SASS dan saksi Uswatun Hasanah sebagai Direktur CV SASS menggunakannya untuk keperluan pribadi terdakwa. Atas perbuatannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suwarti menyatakan terdakwa dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 374 KUHP. “Memohon kepada maje-

lis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Nurul Isnawati dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan,” ucap Suwarti. Adapun hal yang memberatkan dalam pertimbangan penuntut umum, terdakwa telah menyebabkan PT SASS Production mengalami kerugian sebesar Rp 1.304.202.338 serta terdakwa telah menikmati hasil kejahatannya. “Hal yang meringankan terdakwa mengakui perbuatannya dan belum pernah dihukum,” tandasnya. (mg5/nov)

FOTO: MEMO RANDUM/JAKA

gihan, dan mengelola keuangan perusahaan. Bahwa dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai administrasi, terdakwa bermaksud memiliki uang milik CV SASS Production dengan cara apabila terdapat pembayaran yang dilakukan oleh PT Nipsea Paint and Chemical Gresik setelah diberikan kuitansi berikut surat jalan kepada PT tersebut. Kemudian diberikan tanda terima, pada saat jatuh tempo maka terdakwa menukar tanda terima denga bilyet giro pembayaran lalu dilakukan pembayar-

Terdakwa Nurul Isnawati mendengarkan tuntutan JPU di PN Surabaya.

Pelaku Belum Ditangkap setelah diberi tahu tetangga, bahwa anak saya dikeroyok di Jalan Kalimas Baru 3 Buntu,” jelas Satiah. Sebelum meninggal, Satiah sempat menanyakan kronologi penyeroyokan itu terhadap anaknya. Waktu itu, korban bersama temannya mendatangi kampung sebelah di Jalan Kalimas Baru 3 Buntu. Dia bermaksud meluruskan permasalahan dengan para pemuda setempat. Menurut pengakuan Zainal kepada ibunya, adik temannya dikeroyok di Jalan Kalimas Pasar. “Anak saya itu hendak mencari tahu karena ada anak tetangga yang masih SMP dikeroyok di kampung sebelah,” imbuh Satiah. Namun kedatangan korban di lokasi justru menimbulkan masalah besar. Zainal dikeroyok dan dihajar sekelompok orang. “Kenapa kedatangan anak saya

untuk menanyakan masalah itu, malah dikeroyok hingga luka parah,” terang dia. Beberapa warga setempat yang mengetahui jika yang dihajar adalah Zainal yang tinggal di kampung sebelah, sempat melerai aksi pengeroyokan tersebut. Saat melihat kondisi korban babak belur dan luka parah, warga segera melarikan Zainal ke RS Al Irsyad dengan menggunakan motor. “Ketika saya di lokasi, Zainal dengan kondisi penuh luka telah dibawa ke rumah sakit. Saya pun bergegas menyusul ke RS tersebut,” imbuh Satiah. Setelah 5 hari menjalani perawatan, ternyata nyawa Zainal tidak tertolong. Pemuda ini menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 12.00. “Setelah opname 5 hari di RS. Anak saya akhirnya meninggal,” tutur Satiah dengan wajah murung.

Sambungan dari halaman 1

FOTO: MEMO RANDUM/ALFIN

Surabaya, Memorandum Nurul Isnawati dituntut selama 2 tahun dan 6 bulan penjara oleh penuntut umum Suwarti dari Kejari Surabaya. Ia dinyatakan telah terbukti melakukan penggelapan dalam jabatan di CV SASS Production sebesar Rp 1,3 miliar. Perusahaan beralamat di Jalan Pulo Wonokromo itu melaporkan terdakwa yang saat itu bekerja sebagai administrasi. Terdakwa mempunyai tugas bertanggung jawab menerima order, pembelanjan, pengaturan jadwal keluar masuk pengiriman barang, pena-

Ibu Korban.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Gananta menyebut kasus ini masih dalam penyelidikan pihaknya. “Masih dalam proses penyelidikan anggota,” ucapnya. Gunanta menjelaskan, bahwa kejadian tersebut bermula ketika Mahfud (anak SMP) yang tergabung kelompok Sumur

Tengah (kampung Kalimas Baru 2 Buntu), yang juga tetangga korban membangunkan sahur di Jalan Kalimas Pasar. Setiba di lokasi, Mahfud dan teman-temannya dihadang kelompok Al Amin (kampung Kalimas Baru 3 Buntu). Kemudian Mahfud dipukuli dan selanjutnya pulang memberitahu kejadian tersebut ke kakaknya, Supriadi. Dilapori adiknya, Supriadi mengajak Alvin, Zainal, dan teman lainnya ke Kalimas Baru 3 Buntu untuk menyelesaikan masalah tersebut. Saat di lokasi, Supriadi langsung memiting Hendra alias Gendon, dan menanyakan ke kelompok Al Amin, siapa yang memukul Mahfud, adiknya. Belum ada jawaban, mendadak ada yang memukul Ghofur, yang merupakan kelompok Al Amin hingga kemudian terjadi perkelahian.

1 Tewas, 1 Patah Tulang Kecelakaan itu, menyebabkan korban, Moch Suud (51), pengendara motor warga Jalan Rungkut Tengah, tewas. Sedangkan yang dibonceng, Moch Khoiron (52), warga Jalan Gunung Anyar Tengah, selamat dan menderita patah tulang kaki kanan. Sementara pengemudi mobil, Lanywati Koesnaedi IR (57), warga Jalan Kupang Indah, telah diamankan anggota Unitlaka Satlantas Polrestabes

Surabaya untuk dimintai keterangan. Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat mobil dan motor yang dikendarai korban melaju dari utara ke selatan di Jalan Kupang Indah dengan kecepatan tinggi. Sesampai di tikungan depan Hotel Verwood, tiba-tiba mobil menabrak motor hingga dua pendarantya terpental. Akibatnya, Suud tewas di lokasi sedangkan temannya, Khoiron

Sampai akhirnya, Supriadi dan teman-temannya melarikan diri karena kalah jumlah. Sialnya, Zainal saat itu tidak berhasil lolos seperti yang dilakukan rekan-rekannya. “Ketika lari korban terjatuh dan akhirnya dikeroyok. Dari kejadian itu, Korban menderita luka di sekujur tubuhnya,” terang kasatreskrim, kemarin. Atas kasus ini, pihaknya telah memanggil saksi-saksi. Di antaranya tiga orang dari kelompok Al Amin. Namun, ketiganya masih ditetapkan sebagai saksi. Korban yang sempat dimintai keterangan juga mengaku tidak mengetahui pasti siapa yang memukulinya. “Kami sudah meminta keterangan saksi-saksi dan korban setelah kejadian. Anggota juga masih mengumpulkan bukti-bukti untuk mengetahui siapa saja pelaku pengeroyokan tersebut,” pungkas Gananta. (alf/nov)

Sambungan dari halaman 1 patah tulang kaki kanannya. “Setelah menabrak motor, mobil menghantam pembatas jalan dan posisinya melintang. Pengendara motor terpental hingga menabrak penerangan jalan umum (PJU),” ungkap Hendi, saksi mata sekaligus pengendara motor yang kebetulan melintas di tempat kejadian perkara (TKP). Beberapa saat kemudian, anggota Unitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya dan jajaran

samping datang ke TKP. Setelah dinyatakan tewas, selanjutnya petugas membawa jenazah Suud ke RSUD dr Soetomo guna divisum menggunakan ambulans. Sedangkan Khoiron dibawa ke RS Bhakti Husada Utama (BDH) Benowo. Sementara itu, Kanitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya AKP M Fakih membenarkan kecelakaan di Jalan Kupang Indah tersebut. Menurut keterangan saksi, pengendara

motor melaju dari utara ke selatan. “Diduga melaju terlalu ke kanan sehingga ditabrak mobil yang melaju dari selatan ke utara,” ungkap Fakih. Lanjut Fakih, pengemudi dan mobil sudah diamankan ke mako Satpas Colombo untuk dimintai keterangan perihal kecelakaan yang membuat satu orang tewas tersebut. “Masih kami mintai keterangan dan telah menyita semua barang buktinya,” katanya. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1

tersebut sekaligus sebagai upaya pembinaan bagi para tahanan agar segera bertaubat. Bukan hanya mengajaknya mengaji, melainkan juga memberikan pencerahan dengan kultum ke hati nurani setiap tahanan. Dengan begitu, tahanan bisa menyadari bahwa yang dilakukannya mulai mencuri, merampas, dan berbuat kejahatan yang mereka lakukan adalah salah. “Dalam program ini, tahanan yang beragama Islam wajib salat lima waktu dan mengaji. Bagi tahanan yang belum bisa akan dibimbing dan diajarkan hingga bisa menjalaninya,” ungkap Esti. Mantan Kapolsek Kenjeran ini menambahkan, tujuan program ini tidak lain agar tahanan lebih dekat dengan Allah SWT dan mohon ampunan atas dosa-dosa yang diperbuatnya. “Ya harapannya setelah mereka bebas nanti dapat kembali ke masyarakat tentunya dengan pribadi yang lebih baik lagi,” harap Esti. Nanti, masih kata Esti, setelah selesai menjalani masa tahanan dan kembali di tengah-tengah masyarakat agar tidak melakukan perbuatan melanggar hukum lagi. Bahkan, agar lebih khusyuk, Esti mengundang Ustaz Umar Khotib untuk mengajari tahanan mengaji sekaligus memberikan kultum. Bahkan, program yang dijalankan kepada para tahanan itu dipuji oleh Ustaz Umar dan mengapresiasinya. Dia berharap program yang dilakukan Polsek Sukomanunggal, bisa ditiru seluruh polsek jajaran yang berada di wilayah hukum Polrestabes Surabaya. Kegiatan di Polsek Sukomanunggal selama Ramadan itu, ternyata juga membuahkan hasil. Esti mengungkapkan, seorang dari 19 tahanan tersebut ada yang menjadi mualaf. “Ada satu tahanan curanmor yang menjadi mualaf,” kata Esti. (rio/nov)

Ditemukan Tewas Mengapung Nginden Jangkungan. Saat itu tubuh FJ tersangkut rumput di sekitar Sungai Panjang Jiwo setelah hanyut. Kanitreskrim Polsek Sukolilo Iptu Zainul Abidin membenarkan jika jenazah tersebut merupakan FJ. Hal itu diperkuat dari keterangan satu tersangka lain yang saat ini mendekam di tahanan Polsek Wonokromo. “Untuk memastikan, kami tunjukkan foto ke rekannya. Dia mengakui jika yang bersang-

kutan memang temannya,” kata Abidin, Minggu (25/4). Saat ditemukan, FJ mengenakan baju lengan panjang warna hitam, jam tangan warna hitam di tangan kiri dan gelang tasbih. “Tersangka juga menggunakan sikep (jimat, red) tiga warna, yakni merah, hitam dan hijau. Jimat itu diikat di perut,” tandas Abidin. Abidin menjelaskan, penemuan jenazah FJ bermula sekitar pukul 12.30. Saat itu,

Sambungan dari halaman 1 Kardi yang berada tidak jauh dari lokasi, mendengar laporan warganya tentang jenazah yang mengapung. Dia kemudian mendatangi lokasi yang disebut. Setelah memastikan benda yang mengapung itu adalah jenazah manusia, Abidin lantas melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Sukolilo. “Kami berkoordinasi dengan Tim Inafis Polrestabes Surabaya mendatangi lokasi,” pungkas

mantan Kanitreskrim Polsek Tegalsari itu. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Pranoto menyebut jika korban yang ditemukan mengapung merupakan tersangka FJ. Setelah dilakukan identifikasi, terdapat kemiripan hampir 90 persen. “Ya benar Mas itu adalah satu pelaku yang kabur kemarin (Sabtu, red),” terang Arie. Diberitakan sebelumnya, lagi-lagi Sungai Jagir menjadi

Wow... Sorot Mata Tajam Itu... Bodi Tegap Itu... (nama samaran) berbeda dari orang kebanyakan. Kepahitan cobaan di awal pernikahan justru yang dia dirasakan. Febby harus berpisah tak lama setelah berumah tangga. Hanya empat bulan. Hanya 120 hari. Hanya 2.280 jam. Ini menyakitkan. Sebab, perceraian adalah hal yang tidak pernah terpikirkan oleh wanita berparas cantik itu. Indahnya bahtera rumah tangga kini hanya

menjadi impian bagi Febby. “Waktu dinikahi mantan suamiku, Hanto (nama samaran juga), waktu itu tahun 2020,” kenang Febby. Perkenalan Febby dengan Hanto terjadi di sebuah acara ulang tahun teman Febby. Sorot mata tajam, bodi tegap, dan wajah rupawan Hanto cukup menggetarkan hati Febby yang saat itu bersatus jomblo. “Wow... Jujur aku

sangat tertarik kepadanya. Tampilannya sungguh meluluhkan hatiku. Namun, yang membuat aku sedikit canggung, Hanto datang dengan seorang wanita,” cerita Febby. Setelah pertemuan pada acara itu, Febby tak dapat melupakan wajah Hanto. Febby lantas mencari tahu siapa Hanto melalui teman-temannya. Dia seperti tergila-gila. “Akhirnya kutanya-

pilihan penjahat jalanan menghilangkan jejak dari kejaran warga. Beberapa waktu lalu, satu jambret ditemukan tewas mengapung setelah terjun ke kali yang dikabarkan angker itu. Upaya serupa dilakukan tersangka berinisial FJ (17), dan SA (16), asal Kejayan, Pasuruan. Keduanya nekat menceburkan diri ke Sungai Jagir setelah tepergok warga mencuri motor di Jalan Jagir Lapangan I, Sabtu (24/4) dini hari. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 kan siapa wanita yang bersama dia waktu datang ke acara itu,” ucap dia. Upaya Febby ternyata tak sia-sia. Suatu hari, ponsel Febby berdering tanda ada sebuah pesan aplikasi WhatsApp masuk. Di dalam pesan tersebut hanya terdapat nomor tanpa foto profil ddab tulisan, “Hai.” “Aku penasaran. Lalu kujawab seadanya. ‘Iya, siapa ini,’ jawabku

saat itu. Ternyata dia langsung menjawab balasanku. Dan yang membuat aku kaget. Balasanya tertulis Hanto,” kata Febby. Seperti mimpi di siang hari, wajah Febby langsung sumringah. Orang yang selama ini dicarinya ternyata menghubunginya. “Untung saja saat itu aku berada di kantor. Kalau tidak, mungkin aku sudah meloncat kegirangan,” jelasnya. (mg5/jos, bersambung)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SENIN PAHING, 26 APRIL 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA

Tak Dijatah, Paman Cabuli Keponakan Tuban, Memorandum Diduga istri sakit sehingga jarang mendapat jatah hubungan badan, Pakeh (56), warga Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, gelap mata. Pakeh nekat mencabuli keponakannya sendiri, Bunga (13, bukan nama sebenarnya). Tak tanggung-tanggung Pakeh su- Adhi Makayasa, Minggu (25/4). dah mencabuli keponakannya hingga Saat ini anggota Satreskrim Polres 15 kali. Bahkan beberapa di antaranya Tuban sudah mengamankan pelaku. sampai menyetubuhi siswi SD ini. Pakeh tak bisa mengelak soal pencabulKasatreskrim Polres Tuban AKP Adhi an dan persetubuhan yang dilakukan Makayasa menjelaskan, perbuatan be- terhadap keponakannya. Saat ini Pakeh jat itu pertama kali terbongkar karena mendekam di tahanan Polres Tuban korban sakit dan mengadu kepada untuk mempertanggung jawabkan tetangga. perbuatan bejatnya itu. Ia menambahkan, korban ini tingPelaku di hadapan penyidik, lanjut ndiri karena ibunya kasat, perbuatan itu dilakukan untuk gal di rumah sendiri meninggal dunia dan bapaknya nikah melampiaskan nafsu birahinya. Sebab, lagi dan tinggal di rumah istri baru. istri pelaku sudah bertahun-tahun sakit. Petugas mengamankan Sehingga, korban ini dititipkan kepada nya yang rumahnya barang bukti selemkeluarga pamannya bar sprei dan baju. bersebelahan. (top/har/udi) Menurut AKP Adhi Makayasa, ayah kan kasus asusila korban melaporkan tersebut, setelah mendengar pengepada penyidik akuan korban. Kepada an, pencabulan korban mengatakan, n itu terjadi di dan persetubuhan at melancarkan rumah sendiri. Saat aksinya, pelaku selalu man dari pintu suk rumah korban samping. at ditanya “Korban sempat tadi ada kalau 15 kali (di tama cabuli, red). Pertama kali itu pada awal Desember 2020. Dan terin. akhir Maret kemarin. rKorban setelah cerita ke tetangga jadii korban pamannya itu, langsung pindah tidur di FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO rumah familinKasatreskrim Polres Tuban AKP Adhi Makayasa ya,” terang AKP

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Bupati Fandi Akhmad Yani bersama Mensos Tri Rismaharini mengunjungi keluarga kru KRI Nanggala 402.

Bupati Yani Sambangi Keluarga Kru KRI Nanggala 402 Gresik, Memorandum Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyambangi keluarga kru KRI Nanggala 402 yang berdomisili di Kota Pudak, Minggu (25/4). Kedatangannya sebagai wujud dukungan moril dan belasungkawa atas hilangnya kapal selam beserta kru di perairan utara Pulau Bali beberapa waktu lalu. Dari 53 kru yang berada di dalam kapal buatan Jerman itu, ternyata ada yang domisili Gresik. Yaitu Kapten Laut (E) Yohanes Heri, Kapten Laut (P) I Gede Kartika, Letda Laut (E) Adhi Laksmono, Serda Lis Syahwi Mapala, Serda Lis Hendro Purwoto, dan Serda Ttu Harmanto. “Pagi ini saya mengunjungi keluarga awak kapal selam KRI Nanggala 402 yang berdomisili di Kabupaten Gresik. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” kata bupati Gresik. Apresiasi setinggi-tingginya ia berikan kepada seluruh awak

“

Bagi saya seluruh awak kapal selam KRI Nanggala 402 adalah prajurit-prajurit terbaik bangsa,”

FANDI AKHMAD YANI Bupati Gresik kapal. Menurutnya, mereka hilang saat bertugas artinya penuh kehormatan. Utamanya bagi kru kapal yang berasal dari Kota Santri. “Bagi saya seluruh awak kapal selam KRI Nanggala 402 adalah prajurit-prajurit terbaik bangsa,” tegasnya haru. Doa dari lubuk hati terdalam pun terhaturkan. “Hormat dan doa saya selalu mengiringi. Selamat menjalankan patroli laut selamanya. Semoga perjalanan ini

menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT,” pungkasnya. Dalam kunjungan itu, Fandi Akhmad Yani tidak sendirian. Ia bersama Menteri Sosial RI Tri Rismaharini, istri Panglima TNI Hanny Hadi Tjahyanto, istri KSAL Veronica Yudo Margono serta Dandim 0817/ Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Sementara itu Bupati Bojonegoro Anna Muawanah mengunjungi kediaman keluarga Kopda Khoirul Faizi di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander dan Serda Setyo Wawan di Desa Kecamatan Tambakrejo. Keduanya adalah kru kapal Selam Nanggala 402. Bupati memberikan dukungan moral kepada keluarganya Bupati menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas musibah ini. “Saya hanya bisa mengucapkan jangan putus asa, tetaplah kuat dan bersabar, jangan berhenti berdoa, semoga ada keajaiban dari Allah SWT, sehingga semua selamat seperti yang kita harapkan bersama,” ucap bupati.

Istri Khoirul Faizin, Alifatus Zuhria (35) mengaku, terakhir dirinya dan sang suami berkomunikasi melalui WhatsApp (WA) pada Senin ketika mau berangkat menjalankan tugas. Wanita yang juga sebagai guru di SD Muhammadiyah II Bojonegoro ini baru tahu kapal selam yang ditumpangi suaminya bersama dengan 52 kru lainnya hilang kontak dari grup WhatsApp istri prajurit TNI AL. Bahkan ia mengaku tidak ada firasat apapun tentang peristiwa yang sedang dialami suaminya. Namun dirinya punya keyakinan bahwa sang suami dalam keadaan sehat. “Saya yakin, suami saya dalam keadaan sehat,” ujar ibu tiga anak ini. Sekedar diketahui, KRI Nanggala 402 hilang kontak di perairan utara Bali pada Rabu (24/4) lalu. Saat menggelar latihan penembakan torpedo. Kemarin, kapal itu secara resmi dinyatakan subsunk atau tenggelam. (and/top/har)

Nekat Operasi, 16 Pemandu Lagu Dirazia Lamongan, Memorandum Sebanyak 16 pemandu lagu diamankan di kantor Satpol PP Lamongan Mereka dijaring petugas satpol PP karena nekat beroperasi saat Ramadan. Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Lamongan Umar Syahid membenarkan pihaknya telah mengamankan 16 pemandu lagu dari kafe yang nekat beroperasi pada Ramadan meski sudah ada larangan. “Ada informasi ada kafe di Babat yang masih nekat beroperasi saat Ramadan. Maka, kami bersama anggota bergerak ke lokasi dan mengamankan sebanyak 16 wanita muda pemandu lagu,” ungkap Umar Syahid, Minggu (25/4). FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Polisi mengolah TKP kecelakaan tunggal.

Kecelakaan Tunggal

Suami Luka, Istri Tewas Gresik, Memorandum Pasangan suami-istri (Pasutri) mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Minggu (25/4) dini hari. Sang istri tewas dalam insiden ini. Mereka adalah Khulafaur Tosyidin (27) asal RT 2/ RW 3 Desa Morowudi, Kecamatan Cerme dan Anita Fika Sari (24) asal RT 3/RW 2 Desa Karangrejo, Kecamatan Ujungpangkah. Saat kejadian, keduanya tidak menggunakan helm. Kanit Laka Satlantas Polres Gresik membenarkan kejadian tersebut. Dijelaskan, pasutri tersebut melaju dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan sedang. “Sesampainya di lokasi, Khulafaur Rosyidin tidak bisa mengendalikan setir hingga terjatuh ke kanan dan membentur aspal,” terangnya. Karena tidak mengenakan helm, kedua pasutri itu mengalami luka parah di bagian kepala. Mereka dilarikan ke RSUD Ibnu Sina. Suami selamat, sedangkan sang istri tewas seketika. Informasi yang dihimpun, saat kejadian TKP sedang sepi. Lokasinya tidak jauh dari exit tol Cerme. Masih sangat sedikit kendaraan yang lalu lalang. “Kami masih menunggu korban Khulafaur Rosyidin siuman agar bisa dimintai keterangan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaannya. Kami juga meminta keterangan saksi-saksi,” tutupnya. (and/har/udi)

Belasan pemandu lagu ini dibawa ke kantor Satpol PP Lamongan untuk didata dan diwajibkan membuat surat pernyataan bermeterai yang isinya tidak akan melanggar aturan yang diberlakukan. “Setelah didata, kami serahkan ke dinsos,” terang dia seraya menambahkan pihaknya juga mengamankan miras di sana. Belasan purel yang diamankan ini jelas Umar, kebanyakan adalah pendatang. Beberapa di antaranya datang dari Bandung, Pasuruan, Bojonegoro, Mojokerto, Tuban dan beberapa luar daerah lainnya. “Rata-rata dari luar Lamongan, tapi ada beberapa yang juga warga Lamongan asli,” jelasnya.

Purel yang diamankan di Kantor Dinas Sosial Lamongan.

FOTO: ISTIMEWA

Untuk mengelabui warga dan petugas, lanjut Umar, modus yang dipakai kafe ini cukup rapi. Pasalnya, dari depan terlihat tidak beroperasi alias tutup. Nyatanya, ketika masuk ke dalam, masih tetap beroperasi. Dari hasil

lidik, kafe tersebut sudah buka sejak H+2 Ramadan hingga dirazia oleh petugas satpol PP. “Ancamannya, sesuai aturan kafe bisa ditutup. Langkah awal, pemilik kafe sudah kami minta datang ke kantor untuk dipe-

riksa. Untuk penjualan miras akan kami sidangkan dengan pasal atau perda tersendiri, mungkin nanti dengan Perda tindak pidana ringan,” tegas Kabid Penegakan Perda, H Safari menambahkan. (tri/har/udi)

Mudik, Warga Diminta Putar Balik Gresik, Memorandum Polres Gresik akan berkolaborasi dengan Polres Lamongan untuk menyukseskan kebijakan larangan mudik Idul Fitri 1442 Hijriah. Kedua polres itu mendirikan posko bersama di wilayah perbatasan dan melakukan penyekatan. “Sesuai arahan pimpinan, saat penyekatan nanti, pos Polres Gresik dan pos Polres Lamongan nanti digabung. Jadi hanya satu pos saja di setiap perbatasan. Kolaborasi,” ungkap Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kabag Ops Kompol Zaenal Arifin. Ada dua titik pendirian posko bersama. Yakni di perbatasan Duduksampeyan-Deket dan

perbatasan Panceng-Paciran. Di sana, polisi dan pihak terkait akan melakukan penjagaan dan penyekatan selama larangan mudik 6-17 Mei 2021. “Pos-pos itu berfungsi untuk pemeriksaan pengendara. Mereka yang terindikasi hendak mudik, dengan terpaksa akan kami minta untuk putar balik. Kecuali yang akan melaksanakan tugas dinas/kantor dengan dibuktikan surat tugas dan bebas Covid-19,” imbuhnya. Wilayah perbatasan dengan Kabupaten Lamongan memang menjadi prioritas. Sebab, titik tersebut merupakan sisi terluar dari wilayah aglomerasi gerbang Kertasusila (Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan Mojokerto) yang

berbatasan dengan Gresik. Sehingga dilakukan penyekatan. Meski demikian, Polres Gresik juga menentukan enam titik tambahan. Antara lain di daerah yang berbatasan langsung dengan Surabaya dan Sidoarjo. Fungsinya untuk melakukan pemantauan dan memperketat arus keluar masuk ke Kota Pudak. Sementara itu, KBO Satlantas Polres Gresik Iptu Khoirul Alam menyebut pendirian pos pengamanan penyekatan sudah mulai digenjot. Pos ini sekaligus persiapan jelang Operasi Ketupat Semeru 2021. “Posko untk pra ops ketupat sudah berdiri di dua titik. Yakni area Nippon Paint (Simpang 4

Polisi menyosialisasi ke pengguna jalan. FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Segoromadu, red) dan depan kantor dinas PUTR (exit tol Kebomas, red),” pungkasnya. Pendirian posko ini akan terus digenjot hingga masa larangan mudik berlangsung. Di samping itu, pihaknya ter-

us menggencarkan sosialisasi larangan mudik kepada masyarakat. Baik secara langsung menemui pengendara, menyebar meme hingga memasang banner-banner imbauan di beberapa titik. (and/har/udi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 26 April 2021 by memorandum - Issuu