memorandum.co.id
RABU WAGE, 26 AGUSTUS 2020
memorandumredaksi@gmail.com com
HARGA Rp 3.500,-
SERTIFIKA T
P ER S WAN DE Kapolsek Asemrowo AKP Hary Kurniawan menunjukkan tersangka Muchammad Taufik dan Oktavia Windati.
PASUTRI ASEM MULYA BISNIS JUALAN NARKOBA
KEUNTUNGAN BUAT NYABU Tinggalkan Surat, Diadopsi Anggota TNI
Surabaya, Memorandum Seorang istri disuruh suaminya menjadi kurir sabu. Apesnya saat mengantarkan barang ke pemesannya di warkop Jalan Asem Mulya, dia disergap polisi.
Tersangka yakni Oktavia Windati (19), ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Asem Mulya. Ternyata dia diringkus bersama temannya, Muchammad Taufik (22), warga Jalan Petemon Timur. “Keduanya adalah kurir sabu. Tersangka wanita jadi kurir karena disuruh suaminya inisial RI (buron),” kata Kapolsek Asemrowo AKP Hary Kurniawan didampingi Kanitreskrim Iptu Rizkika Atmadha, Selasa (25/8). Bersambung ke halaman 11
Bayi Perempuan Dibuang di Depan Rumah Warga Sumur Welut AMD Surabaya, Memorandum Surab S W Warga Sumur Welut AMD, Lakarsantri, digegerkan penemua bayi perempuan yang kondisinya masih hidup. Bayi m muan mal malang itu diletakkan di depan rumah pasangan suami istri (pas (pasutri) Cipto Roso (45), dan Sutin (41). Informasi yang dihimpun Memorandum, kali pertama bay yang diperkirakan berusia tiga hari itu, ditemukan bayi Ra’ tetangga Cipto pada Senin (24/8), sekitar pukul 23.00. Ra’i, Sak ini semula mengantar istrinya, Seni, ke kamar mandi. Saksi Set Setelah itu, ia keluar di depan rumahnya. Pria ini kaget lantaran mendengar suara tangisan bayi, yan ternyata berada di kursi bambu (amben) di depan yang rum Cipto. “Mertua (Ra’i) saya mengira suara kucing,” rumah Bersambung ke halaman 11
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Y
ang laki-laki lulus dengan predikat magna cum laude dari Harvard University, Boston. Yang perempuan lulus juga dengan predikat magna cum laude dari Trinity University Washington DC. Mereka kawin. Anak mereka, masih remaja, 15 tahun, jadi TikToker. Mereka punya 4 anak. Yang pertama kembar. Claudia dan George. Cewek dan cowok. Yang cewek itulah yang kini top sebagai TikToker –khusus untuk menyerang Presiden Donald Trump. Serangan pada Trump itu ampun-ampun: khas remaja, tidak ada takutnya. Sangat brutal –sampai sungkan mengutipkannya di sini. Bersambung ke hal 2
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Keluarga TikTok
Serka Suwarsu melihat bayi perempuan yang diadopsinya. Surat yang ditemukan di samping bayi.
Tegur Tak Pakai Masker, Dihajar FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Surabaya, Memorandum Gegara emosi ditegur tidak memakai masker, Julius Sugiarto hajar Christian Russel hingga kacamatanya pecah dan pelipis mata berdarah. Bukan hanya sekali saja terdakwa menganiaya korban. Saking banyaknya pukulan terdakwa tidak ingat ketika jaksa menanyakan saat sidang, Selasa (25/8). Bersambung ke halaman 11
Pencuri Motor Gentayangan di Kutisari Utara
Julius Sugiarto mendengarkan keterangan saksi.
Surabaya, Memorandum Aksi pencurian motor kembali terjadi di Surabaya. Kali ini, para pelaku beraksi di parkiran warung kopi (warkop), Jalan Kutisari Utara. Akibatnya Beat W 4961 SR berhasil digondol pelaku. Kendaraan tersebut milik IM. Korban menceritakan motornya tersebut hilang saat dirinya menghadiri acara ulang tahun temannya pada Minggu (23/8). Menurut IM, kendaraan diparkir sekira pukul 20.00. Bersambung ke halaman 11
Pengemudi Kijang Tewas Dalam Mobil Seb Sebelum kejadian, Welly mengemudikan mobil seorang diri. ng Setiba di lokasi, korban menghenSet tikan kendaraannya karena traffic light menyala merah.
KRONOLOGI KEJADIAN
Dewi Perssik
Memukau PENAMPILAN Dewi Perssik menyanyikan lagu Lathi di acara kontes dangdut begitu memukau. Ketika video Dewi Perssik melantunkan Lathi diunggah kembali ke laman YouTube, sejumlah komentar pujian berdatangan buat Dewi. Bersambung ke halaman 11
+ Meng, karyawan pemkot wajib ganti baju sesampai kantor dan sebelum pulang. -
Sesampai rumah, cukup copot baju, gantinya ntar-ntar duluuu...
Si Mameng (Suami/istri siaga)
GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ
Sesaat kemudian, lampu menunjukkan warna hijau. Namun, mobil tidak kunjung melaju. Setelah dicek, ternyata tubuh Welly tidak bergerak dengan kondisi mulut berbusa.
Surabaya, Memorandum Seorang pria yang sedang mengemudikan mobil di Jalan Polisi Istimewa ditemukan tewas pada Selasa (25/8) pagi. Korban adalah Welly (52), warga Jalan Raya Nginden. Saat dijemput ajal, korban dalam kondisi terkunci di dalam kendaraan jenis Toyota Kijang N 1106 YR. Bersambung ke halaman 11
CINTA SUCI YANG MENEMBUS DUNIA JIN DAN DUNIA MANUSIA Έ26Ή
Darah Mengucur, Sebuah Anak Panah Menembus Tumit Kaki Kiri Entah berapa lama dalam kondisi trans, Ghadi menyadari keberadaan dirinya tergeletak di tengah hamparan lautan pasir. Panas membakar. Sepi. Hanya terdengar desir angin padang. Mendesing-desing. Yuli Setyo Budi, Surabaya
Ghadi menoleh ke kanan dan ke kiri. Daerah yang sangat asing. Ghadi mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi. Pikirannya buntu. Otak dan memorinya memang terasa penuh sesak, tapi tidak ada satu pun yang dia ingat. Memori-memori yang berjejal di dalam otaknya seolah berebut ingin keluar. Tapi justru karena terlalu ingin
mengingat itulah, semua memori lambat laun melemah dan kehilangan power untuk mengekspresikan diri. Ghadi akhirnya pasrah. Berusaha menenangkan pikiran dan hati dengan duduk bersimpuh. Memusatkan fokus hanya ke Sang Pencipta Segala. Sang Penguasa Segala. Sang Murbeng Dumadi. Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
RABU WAGE, 26 AGUSTUS 2020 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Afin Maulidin, Suprianto. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Warung Pos Ketan Legenda Dibobol Karyawan FOTO: MEMORANDUM/AGS
Sidoarjo, Memorandum Tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) kembali terjadi di masa pandemi. Kali ini di Pos Ketan Legenda yang berada di Ruko Graha Anggrek Mas Blok A No 45 Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran.
TKP curat di Pos Ketan Legenda di Ruko Anggrek Mas Regency.
Curat itu terjadi pada Senin (24/8) dini hari. Akibat dari pembobolan itu, pemilik usaha Nazaruddin merugi jutaan rupiah. Kejadian itu lantas dilaporkan ke Polresta Sidoarjo. Laporan ini dibenarkan Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo Ipda Tri Novi Handono.
Dia menjelaskan jika tindak pidana pencurian dengan pemberatan terjadi sekitar pukul 03.00. “Iya, laporan curat itu sudah di terima petugas, dan sekarang dalam proses penyelidikan,” jelasnya, Selasa (25/8). Berdasarkan laporan kor-
ban, curat bermula ketika korban menutup ruko miliknya yang menjadi tempat usaha Pos Ketan Legenda pada Minggu (23/8) sekitar pukul 22.00. Hal ini menyusul pemberlakuan jam malam yang mewajibkan semua tempat usaha menghentikan kegiatan pada waktu yang sudah ditentukan. Ruko tempat usaha itu ada dua lantai. Lantai 1 digunakan untuk tempat usaha Pos Ketan Legenda, sedangkan lantai dual ditempati dua karyawan. Setelah menutup ruko, Nazaruddin
pulang ke rumahnya di daerah Taman. Ketika membuka ruko pada Senin pagi, dia kaget melihat uang tunai sisa hasil penjualan dan handphone di dalam laci meja kasir hilang. Selanjutnya, korban mencari informasi kepada kedua karyawannya yang tidur di lantai dua. Namun kedua karyawannya tersebut mengaku tidak tahu menahu ada kejadian curat di lantai satu. “Saya akhirnya melihat rekaman CCTV yang terpasang di
ruangan. Dalam rekaman terlihat ada seseorang yang mirip dengan HF, salah satu karyawan saya datang ke ruko sekitar jam 03.00. Dia terlihat mengambil uang dan handphone dalam laci meja kasir,” beber Nazaruddin. Usai melihat rekaman CCTV, korban langsung menelpon HF. Namun handphone-nya sudah tidak aktif. Setelah dicari ternyata karyawannya tersebut sudah kabur. Pencurian itu akhirnya dilaporkan ke Polresta Sidoarjo guna diproses lebih lanjut.(ags/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Sekretaris Desa (sekdes) Gagang Kepuhsari, Kecamatan Balongbendo, Mulyoadji mengajak warganya agar lebih mandiri menghadapi new normal di masa pandemi covid-19. Upaya tersebut dilakukan agar setiap warga bisa
saling membantu, tidak semuanya dibebankan pada pemerintah. “Jadi harus sadar bahwa saat ini memang mendapat ujian sangat besar. Harusnya masyarakat mulai sadar. Jikapun ada kegiatan, kita harus tetap menggunakan masker,” harap Mulyoadji, Selasa
(25/8). Ia menjelaskan, mekanisme yang akan dijalankan di masa new normal ini, pihaknya akan terus bersinergi dengan bhabinkamtibmas dan babinsa dalam mengedukasi masyarakat untuk menanggulangi penyebaran virus
corona. Tidak hanya itu, pihaknya juga terus menekankan kepada masyarakat untuk saling mengingatkan pentingnya menggunakan protokol kesehatan. “Kami terus bersinergi dengan tiga pilar yakni, kades, babinsa, dan bhabinkamtibmas.
Tidak hanya menggantungkan dari pemerintah, masyarakat harus bisa bangkit lagi untuk berupaya memenuhi kehidupan sehari hari,” pungkasnya. Camat Balongbendo Puguh Santoso ketika me-launching Kampung Tangguh Semeru
(KTS), berharap mata rantai penyebaran covid-19 di wilayahnya segera terputus. Apalagi sudah terbentuk Posko Kampung Tangguh di 20 desa. “Dan wilayah yang belum terjangkit agar tetap menjadi zona hijau dari covid-19,” ujarnya.(fjr/bwo/jok/epe)
Keluarga TikTok Padahal ibu Claudia adalah orang penting di Gedung Putih: Kellyanne Conway, 54 tahun. Sang Mama juga dikenal sebagai pembela Trump yang mati-matian. Bahkan sang mama-lah yang menjadi ketua tim kampanye yang berhasil membuat Trump terpilih menjadi presiden tahun 2016. Kellyanne pun tercatat dalam sejarah sebagai konsultan wanita pertama yang berhasil menjadikan seseorang sebagai presiden Amerika. Itu karena Kellyanne berhasil memperbaiki citraTrump di mata wanita. Kellyanne ini, kemudian meraih doktor ilmu hukum dari George Washington University. Suaminyi, George Conway, lantas juga berhasil meraih gelar doktor ilmu hukum dari Yale University. Ideal sekali. Sama-sama pintar. Sama-sama ahli hukum. Cantik dan ganteng. Tapi keduanya berbeda kubu.
FOTO: MEMORANDUM/FJR
Sekdes Gagang Kepuhsari Ajak Warga Mandiri Hadapi New Normal
Sekdes Mulyoadji
Sambungan dari halaman 1 Kalau sang istri menjadi pejabat penting di Gedung Putih, sang suami menjadi penghancur Gedung Putih. Sang suami berhenti sebagai aktivis Partai Republik. Ia langsung mendirikan organisasi Lincoln Institute: khusus untuk menyerang Trump. Dengan misi utama jangan sampai Trump terpilih kembali menjadi presiden. Si anak terjepit di tengah. Terutama Claudia. Mereka tahu media menjadikan mama-papa mereka bulan-bulanan. Suatu saat Claudia masih bisa mengatakan 'mereka memang beda kubu, tapi mereka adalah suami istri yang hebat. Orang tua yang baik'. Claudia minta agar media berhenti menghujat mereka –yang pro Trump menghujat bapaknyi, yang anti Trump menghujat mamanyi. Tapi Claudia akhirnya berubah. Tiba-tiba dia menjadi sangat
anti-Trump. Bukan karena ikut bapaknyi. Dia ikut pikiran umum remaja Amerika. Claudia pun sangat aktif di TikTok. Jadi TikToker yang populer. Ayah maupun ibunyi mencoba mengendalikan putri mereka. Tapi malah berontak. Kelihatannya orang tua Claudia sampai menyita ponsel Claudia. Terbukti Claudia sempat menulis: ini adalah TikTok terakhir. Kita tidak tahu apa yang kemudian terjadi.Yang jelas seminggu kemudian Claudia kelihatan mendapatkan kembali ponselnyi. Claudia kembali jadi TikToker. Minggu lalu sang ayah bikin pengumuman: ia mengundurkan diri dari Lincoln Institute. Bukan berarti mau pindah ke kubu Trump. Ia berhenti demi keluarga dan demi anak-anaknya. Di hari yang sama, sang istri juga bikin pengumuman: mengundurkan diri dari Gedung Putih. Alasannyi pun sama: demi keluar-
ga dan anak-anak. Sang suami awalnya berkarir di kementerian kehakiman. Lantas menjadi jaksa. Ia pernah menangani perkara-perkara penting. Karirnya terus menanjak. Ia termasuk dalam daftar pendek calon pejabat penting di kementerian kehakiman. Tapi George Conway III ini pilih berhenti. Justru pilih jadi aktivis anti-Trump. Ia melihat kejujuran dan keadilan dalam bahaya. Itu ia lihat jelas dalam proses impeachment terhadap Trump. Biarpun ia anggota Partai Republik, hukum dan kejujuran harus dijunjung tinggi. Bagaimana hukum bisa ditegakkan kalau saksi-saksi penting dilarang bersaksi di parlemen. Misalnya, bagaimana saksi sepenting John Bolton tidak ngotot untuk bersaksi. Itu berarti ada kebenaran yang disembunyikan. Sang suami punya orang tua unik. Ayahnya seorang pengusaha
kontraktor listrik. Ibunya seorang wanita asal Filipina. Sang istri, si Kellyanne, keturunan Jerman-Inggris-Irlandia. Dibesarkan di daerah pertanian di New Jersey –antara New York dan Washington DC. Waktu umur 3 tahun orang tua mereka bercerai. Sang anak dibesarkan ibunyi lewat penanaman budaya kerja keras. Di Amerika orang tidak sekadar kerja keras, tapi berbudaya kerja keras. Dan budaya itu ditanamkan sejak kecil. Dalam kasus Kellyanne budaya kerja keras itu ditanamkan lewat pertanian. Keluarga ini menanam blackberry. Meski remaja wanita, Kellyanne lantas bisa menjadi petani blackberry yang andal. Bahkan dia terpilih sebagai 'Miss Blackberry' di New Jersey. Dia memang cantik. Setelah lulus universitas, Kellyanne mendirikan usaha di bidang konsultan politik. Sekaligus penyelenggara polling. Kekhu-
susan usahanyi adalah: perilaku pemilih wanita. Setelah menjadi konsultan politikus tingkat lokal dan calon anggota DPR, Kellyanne menjadi konsultan Capres Ted Cruz, lawan Trump di tingkat pendahuluan. Budaya kerja keras yang terbentuk di pertanian blackberry terus dia bawa ke lahan politik. Itulah kunci suksesnyi. Waktu Ted Cruz mundur di tengah jalan, mulailah kubu Trump memintanyi bergabung. Sampai kemudian membuat sejarah itu. Semua pejabat tinggi di Gedung Putih harus mempunyai kode rahasia. Kellyanne memilih kata 'berry' sebagai kode rahasianyi. Sebentar lagi 'berry' tidak lagi di Gedung Putih. Kini semua berlalu. Suami-istri ini memilih meninggalkan hiruk-pikuk politik. Kellyanne bisa membayang-
kan betapa besar lubang yang dia tinggalkan di Gedung Putih. Apalagi Pilpres tinggal 3 bulan lagi. Tapi Kellyanne tidak memilikirkan lubang itu. Dia hanya tidak mau lagi lihat postingan TikTok Claudia yang kian ganas. Terakhir Claudia mem-posting kata-kata yang menggetarkan hati Kellyanne: perkawinan orang tua saya sudah gagal. Mulai 1 September nanti Kellyanne akan bersatu kembali dengan suami di rumah saja. Mereka akan mengurus anak-anak saja. Yang semuanya memang sudah mulai meningkat remaja. "Sampai musim dingin depan pun anak-anak masih harus sekolah dari rumah," ujar Kellyanne. "Anak-anak perlu bimbingan keluarga," tambahnyi. Kalau saja sebuah film, maka temanya adalah: TikTok telah membuat keluarga bersatu kembali. (*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
RABU WAGE, 26 AGUSTUS 2020 HALAMAN 3
Hadapi 8 Parpol Koalisi Besar
PDI-P Gotong Royong Rebut Kursi Balai Kota
“
Surabaya, Memorandum Pilwali Kota Surabaya dipastikan PDI-Perjuangan akan mengusung calon wali kota-calon wakil wali kota sendiri. Upaya ini untuk menghadapi Cawali Irjenpol (purn) Machfud Arifin (MA)- Cawawali Mujiaman Sukirno yang didukung delapan koalisi besar partai politik Kota Surabaya. Sampai saat ini, mantan Kapolda Jatim ini mendapat dukungan Partai Gerindra, PKB, PAN, PKS, Partai Golkar, Nasdem, Demokrat, dan PPP. Menghadapi sendirian di pilkada dianggap biasa sejumlah kader PDI-P. Parpol bergambar kepala banteng dengan moncong putih ini siap gotong royong menanggung biaya kebutuhan mesin politik selama pelaksanaan pilkada. Termasuk menguatkan mesin politik di
Pilwali Kota Surabaya. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD PDI-Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menyampaikan, menghadapi kekuatan lawan politik di Pilwali Kota Surabaya 9 Desember 2020 mendatang, PDI-P melaksanakan agenda
MA Terlalu Berjudi
Seperti biasa, PDI-P melakukan gotong royong mengawal rekomendasi dari DPP. Keputusan apapun dari DPP PDI-P akan kita kawal bersama-sama,”
Deni Wicaksono Ketua Bapilu DPD PDI-P Jatim gotong royong. Terkait teknis gotong royong seperti apa yang dilakukan, Deni yang juga ang-
FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
Deni Wicaksono
Sayuli Sukardiono
gota DPRD Jawa Timur ini menegaskan masih membicarakan secara teknis dengan jajaran DPD, dan DPP DPI-P. “Seperti biasa, PDI-P melakukan gotong royong mengawal
rekomendasi dari DPP. Keputusan apapun dari DPP PDI-P akan kita kawal bersama-sama,” tandas Deni. Deni juga menyebutkan, Bersambung ke halaman 4
PENGAMAT politik dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) Umar Sholahudin mengungkapkan calon wali kota (cawali) Machfud Arifin (MA) dalam Pilwali Surabaya masih ada peluang untuk menang. Peluang ini dipengaruhi dua faktor yaitu paslon yang diusung PDI-P yang hingga kini belum diumum. Dan faktor kedua ada calon wakil wali kota (cawawali) yang digandeng MA. Menurut dia, dengan digandenganya Mujiaman Sukirno sebagai cawawali atau L2, MA Bersambung ke halaman 4
FOTO: ISTIMEWA
Umar Sholahudin
Tolak RUU Omnibus Law
Ratusan Buruh Kepung Dewan Jatim
FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
Aksi ratusan buruh menolak RUU Omnibus Law di depan gedung DPRD Jawa Timur.
FOTO: ISTIMEWA
Mahasiswa kedokteran yang tergabung dalam kelompok PMM 28 UMM.
FK UMM Mengabdi untuk Masyarakat Surabaya, Memorandum Di masa pandemi seperti sekarang ini kegiatan mahasiswa sangatlah dibatasi. Semua kegiatan beralih dengan metode dalam jaringan (daring), tak terkecuali di bidang pengabdian masyarakat oleh mahasiswa atau kuliah kerja nyata (KKN). Akibat adanya pandemi ini, mekanisme KKN harus berubah menjadi KKN online. Namun, kondisi ini tidak menyurutkan semangat mahasiswa
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (FK UMM) ini untuk mendedikasikan dirinya dalam menjalani Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM). Arif Roisul, Bening Dewi, Iqbal Kresna, M. Rizal Hidayat, dan Zaim Tsaqif yang tergabung dalam kelompok PMM 28 UMM ini memutuskan untuk menjadi bagian dari Tim Tanggap Covid-19 Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah
Malang (RSU UMM). Selain menjadi salah satu program kerja KKN, bergabungnya PMM 28 UMM dalam Tim Tanggap Covid-19 RSU UMM ini sekaligus menjadi sarana untuk mengaplikasikan ilmu-ilmu kedokteran yang telah dipelajari semasa perkuliahan. Kegiatan ini dilaksanakan sejak Senin (20/7) hingga Selasa (18/8) di Poli Pinere RSU UMM. Mereka bertugas untuk me Bersambung ke halaman 4
Kemarau, 1.039 Desa Terancam Kekeringan Surabaya, Memorandum Kemarau tahun ini di Jatim akan terjadi peningkatan potensi desa kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim mencatat bila kesulitan air bersih itu akan terjadi di 31 dari 38 kabupaten/kota. “Wilayah kekeringan tersebut meliputi 272 kecamatan dan 1.039 desa,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Jatim Suban Wahyudiono, Selasa (25/8). Masih menurut Suban kenaikan terjadi mengacu dari data desa terdampak kekeringan 2019 hanya sebanyak 233 kecamatan dan 817 desa. Namun, untuk katagori desa mengalami kering kritis di 31 kab/kota pada 2020 mengalami penurunan. “Data tahun 2019 untuk katagori kering kritis sebanyak 579, sedangkan 2020 terdapat
FOTO: ISTIMEWA
BPBD Jatim droping air bersih di Lamongan.
561 desa. Sehingga mengalami penurunan sebesar 18 desa dalam setahun,” lanjut Suban. Suban mengaku, dari analisa Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), awal
kemarau terjadi pada April dan puncak kemarau terjadi pada Agustus. “Puncak kemarau tahunan ini, kami telah melakukan tin Bersambung ke halaman 4
Surabaya, Memorandum Ratusan buruh mengepung akses masuk gedung DPRD Jawa Timur, Selasa (25/8). Dalam aksi menolak RUU Omnibus Law ini dikuti seluruh serikat pekerja, seperti FSPMI, SPKEP, PERDA KSPI Jawa Timur, dari Kabupaten Gresik, Pasuruan, Mojokerto dan Sidoarjo, dan Kota Surabaya. Ketua PERDA KSPO Jawa Timur, Apin Sirait menegaskan, RUU Omnibus Law harus dibatalkan. Karena undang-undang itu merugikan kepentingan pekerja. Partai politik mana yang mewakili rakyat, karena sejauh ini tidak ada pembelaan terhadap nasib buruh. “Seharusnya DPR dan pemerintah fokus terhadap penanganan pandemi. Karena tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga ke perekonomian di Indonesia,” Bersambung ke halaman 4
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
RABU WAGE, 26 AGUSTUS 2020 HALAMAN 4
Disnakertrans Temukan Perusahaan Abaikan Protokol Kesehatan Surabaya, Memorandum Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur Himawan Estu Bagijo mengimbau agar perusahaan wajib mematuhi protokol Covid-19. Sebab, sejumlah perusahaan masih mengabaikan protokol kesehatan. “Memang masih ada perusahaan yang mengabaikan protokol kesehatan, tapi kami tidak menyebut secara rinci berapa perusahaan yang masih
melanggar,” kata Himawan, Selasa (25/8). Himawan menegaskan telah meminta perusahaan yang belum menerapkan protokol
kesehatan segera memperbaiki sesuai dengan standar. Sehingga ketika diterapkan era tatanan hidup baru, baik perusahaan maupun pekerja merasa terlindungi. “Karena bagaimana pun ketika ada klaster (penularan Covid-19) di perusahaan yang tak bagus, maka tanggung jawab ada di perusahaan,” tegas Himawan. Lanjutnya, yang intinya Disnakertrans Jatim sudah membu-
at komitmen tersebut. Jika perusahaan yang kedapatan menjadi klaster penyebaran baru Covid-19 tentu menanggung seluruh beban pemulihan kondisi, baik itu karantina karyawan hingga penyembuhan mereka yang terinfeksi Covid-19. “Kami sudah bikin komitmen, makanya di perusahaan jangan sampai terjadi klaster baru. Tentunya akan menjadi beban berat bagi perusahaan
kalau kemudian ditutup,”imbuh Himawan. Menurutnya, dari informasi yang diterima Disnakertrans Jatim, perusahan yang diduga mengabaikan protokol kesehatan itu tersebar di Pasuruan, Mojokerto, dan Surabaya. “Itu merupakan hasil temuan pemeriksaan pada awal Juni lalu,” ungkap Himawan. Disnakertrans telah memetakan daerah industri menurut
peta sebaran Covid-19. Himawan memberikan label warna merah bagi perusahaan yang berada di episentrum penularan virus tersebut. Sedangkan warna kuning bagi yang berada di wilayah tidak banyak pasien terjangkit. “Peta ini untuk mempermudah identifikasi serta antisipasi perusahaan dalam menyongsong era tatanan hidup baru,” pungkas Himawan. (why/tyo)
PDI-P Gotong Royong Rebut Kursi Balai Kota upaya ini dilakukan agar tidak ada kesulitan di lapangan saat menggerakkan mesin politik parpol bergambar kepala banteng dengan moncong putih. Tentunya selain elaktabilitas, popularitas, serta kebutuhan lain mengerakkan mesin politik menjadi perhatian seuluruh kader PDI-P, termasuk kebutuhan finansial. “Kami gotong royong memberikan kekuatan mesin dukungan. Beberapa kali pilkada PDI-P sudah biasa
melakukan itu,” tegas dia. Terkait berapa besar berapa besar yang dibebankan anggota DPRD asal PDI-P mendukung mesin politik pilkada di Jawa Timur, Deni yang juga alumni Fisip Unair ini, menyampaikan belum membicarakan secara teknis dengan jajaran pengurus kandang banteng. Sedangkan, Sekretaris DPC PDI-P Surabaya, Baktiono, mengaku tidak mempermasalahkan siapapun paslonnya
FK UMM Mengabdi untuk Masyarakat lakukan screening awal pada pasien dan melakukan rapid test yang bertujuan untuk mengklasifikasikan pasien risiko rendah, sedang, atau tinggi terpapar Covid-19. Banyak dukungan yang diterima oleh kelompok ini, salah satunya dari dr Thontowi Djauhari Nur Subchi, MKes selaku Kepala Tim Tanggap Covid-19 RSU UMM sekaligus Wakil Direktur RSU UMM. “Saya sangat senang mahasiswa FK UMM turut andil untuk terjun ke lapangan walaupun dalam situasi pandemi
Sambungan dari halaman 3 yang akan maju melawan PDI-P. “DPC PDI Perjuangan tidak ada permasalahan siapapun pasangan yang bukan dari PDI Perjuangan,” kata Baktiono. Baktiono yang juga Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya ini juga menjelaskan, dengan ragam paslon yang mengikuti kontestasi Pilwali Kota Surabaya, sehingga masyarakat bisa leluasa melilih pemimpin yang cocok untuk memimpin Kota Pahlawan ini.
Sambungan dari halaman 3
seperti sekarang,” ujar pria yang akrab disapa dr Tomi ini. Hadirnya mahasiwa FK UMM ini dapat meringankan beban rumah sakit yang membutuhkan tenaga ekstra di masa pandemi seperti ini. Tak hanya itu, mereka juga bekerjasama dengan Laboratorium Biomedik FK UMM dalam memproduksi hand sanitizer dan face shield. “Kurangnya kesadaran masyarakat akan upaya pencegahan terhadap infeksi corona virus menjadi alasan utama kami dalam melaksa-
nakan kegiatan ini,” ujar Ketua PMM 28 UMM Arif. Hasil produksi hand sanitizer dan face shield ini langsung dibagikan kepada para pedagang, beberapa fasilitas umum seperti masjid, klinik swasta, institusi pendidikan, bahkan rumah sakit. Kelompok PMM 28 UMM berharap kegiatan ini dapat menjadi sebuah kontribusi dalam membantu upaya pencegahan dan penanggulangan dampak penyakit koronavirus baru di Indonesia. Ulurkan tangan, selamatkan jiwa! (*/tyo)
Kemarau, 1.039 Desa Terancam Kekeringan
Sambungan dari halaman 3
dakan-tindakan jangka pendek dan jangka panjang. Untuk jangka pendek BPBD Jatim memberikan tandon air dan droping air bersih di daerah. Bahkan, langkah jangka panjang kita buatkan bor sumur
bagi desa katagori kering kritis,” papar Suban. Kasubag Umum BPBD Jatim Kemal Faruk menambahkan, beberapa daerah di Jawa Timur sudah ada yang meminta droping air bersih. “Daerah yang
Ratusan Buruh Kepung... kata Apin Sirait. Ia menegaskan, RUU Cipta Kerja berpotensi hilangnya upah minimum, hilangnya pesangon, kontrak kerja tanpa batas waktu. “Termasuk hilangnya sanksi pidana untuk pengusaha yang melanggar peraturan ketenagakerjaan,” tegas ia. Pada kesempatan yang sama Sekretaris PERDA KSPI
segera kami droping air bersih yakni Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Bondowoso,” ujar Kemal. (why/tyo)
RUMAH DIJUAL
SERVICE CV.TOP Ahli Pendinginan AC Split Cuci 45 Freon 75, Bongkar 125 / Pas 175. Ahli kipas, msn cuci, Central/Chiler, Casetta, Whiter, Dispenser, P.air, TV, DVD, dll.J/B AC bekas. Kjrn:031-5150.3333 Rkt:0851.0777.7754 Myjen 031-5150.3332. Service Panggilan 24 Jam. HP.0822 3433 6481. Ahli Kulkas, AC, Msn Cuci, P.Air, K.LPG, Whiter, Shocise TV, dll. WA: 0821 4058 6819. Melayani Dlm/Luar Kota. Brgaransi.
38.23/07-29/08
PROMO SUZUKI 2020 Carry Pick Up DP 8 Jt Carry Pick Up AC PS DP. 10 Jt Ertiga DP 19 jt XL7 DP. 29 Jt PROSES MUDAH 085104409688 WA,TLP AKTIF 38.21/07-28/08
Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani
HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104 00.21/07-27/08
LOWONGAN
38.20/06-24/07
MA Terlalu Berjudi terlalu berjudi. Sebab, track record Mujiaman belum jelas, apalagi popularitas, dan elektabilitasnya. “Mestinya mencari L2 yang setidaknya punya popularity tinggi untuk menopang L1. MA dan Mujiaman, keduanya adalah nonparpol. Ini bisa menjadi kelemahan MA, karena tak ada calon dari parpol,” beber Umar, Selasa (25/8). Soliditas parpol pendukungnya bisa lemah. Masih lanjut dia, ini karena tidak ada calon dari parpol. Ini akan sedikit memperlemah soliditas dalam meraih suara pemilih. Akhirnya parpol hanya jadi loket tiket kendaran bagi orang nonparpol. “Ini tidak sehat. Demokrasi nggak sehat. Karena tak ada calon yang lahir dari parpol. Padahal parpol merupakan pilar ketiga dalam berdemokrasi,” beber Umar. Ia menambahkan adanya
nangan,” ujar Sayuli. Lanjut Sayuli, Partai Gerindra mengawal keputusan dan intruksi DPP Partai Gerindra. Sebelumnya Gus Amik ketua Tim Machfud Arifin menyampaikan, proses mengandeng Mujiaman Sukirno merupakan proses panjang. Bahkan sudah mendapat restu kiai, tokoh masyarakat, menyampaikan dukungan ke pimpinan partai politik. (day/udi/tyo)
Sambungan dari halaman 3 dukungan dari delapan parpol, Umar melanjutkan, memang kelihatan besar dan dapat meraih popular vote yang banyak. “Tapi ingat, dalam pilkada ada yang memilih orang yang bukan parpol. Dan itu perlu dilihat bahwa lebih pada performance orangnya bukan parpolnya,” tegas ia. Sementara itu Wakil Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPW Partai NasDem Jatim Vinsensius Awey menyatakan terpilihnya Direktur Utama (Dirut) PDAM Surya Sembada Kota Surabaya Mujiaman Sukirno adalah orang yang tepat atas pilihan MA, maka NasDem mendukung penuh. Menurut dia, figur Mujiaman memiliki kapabilitas, manajerial, leadership yang mampuni sebagai profesional Dari semula dan di berbagai kesempatan, masih lanjut dia, NasDem sejak awal sudah
Pada hari SELASA, tanggal 25 Agustus 2020, Saya FERRY ISYONO PURWOWIRAWAN,SH.MH. Jurusita pada Pengadilan Negeri Surabaya dan atas perintah Ketua /Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya TELAH MEMANGGIL KEPADA : MEILANY SURYANINGSIH, beralamat di Wisma Lidah Kulon Blok C 104 RT.003 RW.004 Kelurahan Lidah Kulon Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, selanjutnya disebut sebagai TERGUGAT. Guna hadir pada persidangan Pengadilan Negeri Surabaya di Jalan Raya Arjuno No.16-18 Surabaya pada : Hari: SENIN, tanggal 26 Oktober 2020, Jam 09.00 WIB. Pemeriksaan Perkara Perdata Nomor 234/Pdt.G/2020/PN Sby dalam perkara antara : BAMBANG SUGIANTO, sebagai PENGGUGAT, lawan MEILANY SURYANINGSIH, sebagai TERGUGAT. Adapun pekerjaan ini saya jalankan melalui Media Masa Surat Kabar Harian dengan tujuan agar dapat diketahui olehnya atau siapapun yang mengenalnya sehingga panggilan ini dapat tersampaikan kepada Tergugat. JURUSITA FERRY ISYONO PURWOWIRAWAN,SH.MH NIP. 197 40905 199403 1 002
menyatakan mengusung MA sebagai cawali di kontestasi Pilkada kota Surabaya 2020 ini. Sejak semula NasDem telah menyerahkan kewenangan penuh kepada MA untuk memilih cawawali. Siapapun pilihannya, pihaknya akan menghormati, mendukung penuh, dan tentunya NasDem juga akan all out memenangi kontestasi pilwali ini. “NasDem pernah mengusulkan cawawali, itupun atas permintaan MA sendiri kepada semua parpol pengusungnya untuk masing masing mengajukan satu nama,” urainya. Dan keputusan akhir tentu ada di tangan MA apakah memilih satu di antara sejumlah nama usulan dari parpol pengusung dan atau tidak. Itu semua kewenangan MA. Pilihan MA, tentu tidak bisa memuaskan semua pihak, papar Awey, namun masing-masing adalah tugas pengurus
partai yang telah berkomitmen secara gentlemen, agreement, sehingga antara cita-cita, pemikiran, perkataan, dan perbuatan harus selaras sejalan. Menurut mantan anggota DPRD Surabaya periode 2014-2019 ini, semua partai pengusung telah mengajukan bakal calon wakil, namun yang jadi pertimbangan MA adalah bakal calon yang memiliki resistensi rendah atau paling sedikit, baik secara hukum maupun politik. Sedangkan Ketua DPD PAN Kota Surabaya Hafid Suadi menegaskan, PAN solid mendukung MA menjadi Wali Kota Surabaya menggantikan Tri Rismaharini. “Kami, segenap pengurus PAN Surabaya tetap berkomitmen mendukung, memperjuangkan, dan menghantarkan MA menjadi Wali Kota Surabaya,” tandasnya. (udi/alf/tyo)
PARANORMAL
KEHILANGAN
KEHILANGAN
HLG STNK HONDA BEAT 2016 L-4489 ZC W.HTM AN.MISBAHUL MUBIN. SONO INDAH 1/17 SBY. Hilang Buku Kir L.9597.US / SB.220493.K MEYLUAEATI HARTONO LIM JL. SURABAYA. Hilang Buku Kir L.9964.UZ PT.PUTRA WAHYU PERSADA JL.TANJUNG TOROWITAN 39 SBY. Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.153254.K PT.DEWI SRI PUTRA JL.TANJUNG PRIOK 29 E-11 SBY. Hilang Buku Kir L.8648.UM / DB.39630 PT.SUMBER MULTI REJEKI JL.JEMUR HANDAYANI 11.A SBY. Hilang Buku Kir L.9505.UO / SB.258741.K PT.JAYA UTAMA PUTRA TRANSINDO JL.TELUK KUMAI TIMUR SBY. HILANG STNK HONDA REVO 2011 HITAM W-5239-TU ( NUNIK MUSTAINI. SE ) 081233055097. HILANG STNK YAMAHA MIO 2006 MERAH W-6767-ZG ( ELLYS DWI RETNOWATI ) 085850130226. HILANG STNK HONDA SCOPY 2019 MERAH HITAM W-5890-SM (MUSAMMAH) 081252187431. HILANG STNK HONDA BEAT 2018 BIRU PUTIH W-2087-OA (AGUS PRIBADI) 081230667531. HILANG STNK SCOPY NOPOL L-2179-HD a/n DJAENAP Hub: 082245049964. Hilang Buku Kir L.9792.UU/JKT.543368 PT. LESTARI SARANA INDAH JL.SURABAYA. Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.209550.K SUNDARU NOVIANTO JL.SURABAYA.
Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.207930.K SUNDARU NOVIANTO JL.SURABAYA. Hilang Buku Kir L.8063.UK/280717.K PT. BHIRAWA.MS JL.HAYAM WURUK 52.A SBY. Hilang STNK Honda Vario»2014 W-6997-XZ a/n Elmi Izzatil Maisyah Hub.081310306984. HILANG STNK HONDA PCX 2019 HITAM W-5057-RX ( SUMAATI ) 085236013131. HILANG STNK HONDA VARIO 2016 MERAH W-2544-YA ( MUSAMMAH ) 081252187431. HILANG STNK HONDA GLX W-2205-XG (SUPARTINI) 081334653205. HILANG STNK HONDA CBR W-4314-OS (YUASA) 081334653205. HILANG STNK HONDA BEAT 2015 W-4875QQ (TRI WAHYUNI) 081 232 933 198.
Kebal Bacok (langsung dites), Tumbal Usaha, Bisnis, Penglaris, Memisahkan PIL/WIL, Pacar Lari, Susah Jodoh dll. Sedia: Bulu Perindu,Bedak Cleopatra, Gurah Hidung, Gurah Vagina, dll.
Pijat Refleksi Totok Saraf
PARANORMAL
Telp/WA. 085100644266
Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706 (tdk terima SMS).
SEDOT WC Jitu Ahli Sedot Saluran Air & Sedot WC Mampet, Tanpa Bongkar Kimia, Terima Kuras Sumur, Tandon, Kolam, Sedot WC, Dorongan. Kenjeran:031-5150.3330 Rungkut: 0851.0877.7759 Mayjen:0851.0777.7715.
BUNDA MASSAGE CALL 0812. 3289. 2171. URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensia koral, Bata Merah/Bata Pres MRH/Bata Umpak/Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick up / Borongan Wil Sby Timt. Hub: 081331583815/085102880022.
40 17/1 17/2
38 22/06 25/07 38.7/08-15/09
79.5/8-04/9
PIJAT KEBUGARAN
38 11/08 17/09
RELAAS PANGGILAN SIDANG Nomor : 589/Pdt.G/2020/PN. Sby
BUDI MULYONO,SH.
Pada hari SELASA, tanggal 25 Agustus 2020, Saya Dra. DWI HASTUTI,SH., Jurusita Pengganti pada Pengadilan Negeri Surabaya, atas perintah Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri tersebut; TELAH MEMANGGIL KEPADA : LO FENG YUAN., beralamat Ploso Timur 6/82, Kota Surabaya, Sekarang tidak diketahui alamatnya. Selanjutnya disebut sebagai........................... TERGUGAT; Agar supaya ia menghadap dipersidangan Pengadilan Negeri Surabaya di Jalan Raya Arjuno No.1618 Surabaya , nanti pada : Hari: KAMIS, tanggal 24 SEPTEMBER 2020, JAM 09.00 WIB. Perlunya hadir untuk didengar keterangannya dalam pemeriksaan perkara perdata register Nomor: 589/Pdt.G/2020/PN.Sby dalam perkara antara : MARTINUS HUNSRJO DJAJA PRANOTO..... sebagai.... PENGGUGAT; LAWAN LO, FENG YUAN................. sebagai .............. TERGUGAT ; Demikian dengan mengingat ketentuan-ketentuan Hukum yang berlaku, maka panggilan ini saya lakukan melalui Mass Media Harian Memorandum JURUSITA Pengganti tsb, Dra. DWI HASTUTI, SH
Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS)
KEHILANGAN 38.7/08-8/09
BAHAN BANGUNAN MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek
dikomunikasikan dengan parpol pengusung, termasuk Partai Gerindra. “Surat tugas kepada Pak MA, sekitar 4-5 bulan lalu. Isinya Partai Gerindra sepakat untuk mengusung Pak MA selaku calon wali kota. Kemudian pak MA ditugasi untuk mencari wakil. Pak MA memang sudah diberikan keleluasaan untuk memilih wakil, dengan catatan bisa membantu suara peme-
IKLAN PAS
Jual Rumah SHM LT.128 m2. LB.80. Bangunan 1 lantai dg 2 KT. 2KM + Gudang. Air PDAM 2200watt Telpn. Hrg 1.6M (nego) Hub:089631542404.
PROMO murah tanah kavling siap bangun hanya 24jt-25 jt-an Lokasi desa Balong Mojo Benjeng -Gresik Resmi langsung pemilik hub: Telp/WA 081232003191 (P.Yudi)
wawali. “Kami tidak keberatan Mujiaman Sukirno dipilih menjadi pendamping di posisi wakil wali kota untuk mendampingi Machfud Arifin,” tegas Sayuli Sukardiono pada Memorandum. Keputusan mengandeng perwakilan profesional ini, lanjut Sayuli patut mendapat dukungan 8 parpol pengusung pak MA. Apalagi koalisi Machfud mengandeng Mujiaman sudah
RELAAS PANGGILAN Nomor : 234/Pdt.G/2020/PN Sby
Jatim Jazuli menambahkan, mendorong dibentuknya unit reaksi cepat (IRC) mencegah PHK sepihak, deteksi dini, monitoring, dan pemeriksaan awal terhadap perusahaan yang berpotensi melakukan pelanggaran tenaga kerja. IRC diamanatkan dalam perda 8/2016 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan,” kata Jazuli. (day/tyo)
ANEKA KEBUTUHAN
TANAH KAVLING
“Semakin banyak calon semakin baik dan warga Kota Surabaya semakin banyak pilihan siapa yang layak bisa memimpin Kota Surabaya,” pungkasnya. Terpisah Sayuli Sukardiono, Wakil Ketua Gerindra Kota Surabaya yang juga pendukung MA maju kursi Pilwali Kota Surabaya, menyampaikan dukungan penuh terhadap putusan MA. Termasuk munculnya nama Mujiaman Sukirno sebagai ca-
Sambungan dari halaman 3
Informasi pasang iklan : Kurnia : 081259584829 PROPERTI
FOTO: MEMORANDUM/DOKUMENTASI
Himawan Estu Bagijo
75
Hilang BPKB Mobil Daihatsu Feroza th»1993 L-1471-WA An.Grahana Dian Surya S D/a. Pdk Benowo Inda Blok BV/02 Sby. Hilang STNK Mobil Grandmax Van/Box L9256-J An.Muhamad Danial D/a.Kebraon Indah Permai Blok I/21 Sby. KEHILANGAN STNK SPD MT HONDA GL MAX NOPOL L-2667-FX A/N.MUHAMMAD ARIFIN D/A PACAR KEMBANG V / 59 SBY. Hilang STNK Spd Motor Honda 2020 L4837DT A/N Ratna Indah Anitasari D/A Kalikepiting Jaya 5/18. Hilang STNK spd motor Honda 2006 L4945LG A/N Asnaeni Budisuwasih D/A Semolowaru Utara 1/119.
GRESIK KEHILANGAN Kehilangan Stnk W4765AR th. 2017 An. Deny Rahman Dsn. Medangan RT 6/2 Ds. Metatu Benjeng Gresik Kehilangan stnk W4430CR th. 2002 An. Ahmad Yani Ds. Sumput RT 6/2 Driyorejo Gresik Kehilangan stnk W6730JS th. 2011 An. Sumarlin Ds. Hulaan RT 2/1 Menganti Gresik Kehilangan stnk W3472CN th. 2014 An. Much. Hidayat Jl. Jaksa Agung Suprapto RT 4/4 Gresik Kehilangan stnk W2174A th. 2016 An. M. Didik Ihwanto Ds. Pereng wetan RT 15/7 Ds. Melirang Bungah Gresik
GRESIK KEHILANGAN Kehilangan stnk W2972AI th. 2016 An. Dede Wijaya Jl. Ra. Kartini VI/56 RT 1/ 4 Kel. Sidomoro Kebomas Gresik Kehilangan stnk W9736C th. 2015 An. PT. Sentral Harapan Jaya Jl. Kepatihan industri II/03 Ds. Kepatihan Menganti Gresik Kehilangan stnk W4083JW th. 2014 An. Putri Riska permata Dewi Ds. Balong Panggang RT 1/3 Balong Panggang Gresik Kehilangan stnk W6703JC th. 2010 An. Mita Ambar Setiowati Jl. Gub. Suryo 279 RT 3/6 Kel. Tlogo pojok Gresik Kehilangan stnk W1403K th. 2009 An. M. Athoillah Ds. Bendungan RT 3/1 Duduk Sampeyan Gresik Kehilangan stnk W2644BU th. 2019 An. Abdul Ghani Al Rafi Jl. KH. Kholil 2/31 RT 2/3 Kel. Kebungson Gresik
PENGUMUMAN HILANG SERTIFIKAT SHM No HAK: 27, Nama: TI»AH BOK MUSTAHAL, Luas 1.175 m2, Bagi Pembaca Yg Menemukan Hub: mas Ribut Hp.081332063481, ada ImbaLan
PENGUMUMAN HILANG KUTIPAN LETTER CI PETOK NOMOR 1988.PERSIL 29 SU LUAS Ø 75 Meter persegi ATAS NAMA SUPRIYADI. LETAK TANAH DI SEMEMI JAYA 5 UTARA. BLOK. 2.KEL.SEMEMI.KEC.BENOWO.SBY. REGRESTASI DI KELURAHAN SEMEMI. NOMER. 593/633/402.94.04.03/1988.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
RABU WAGE, 26 AGUSTUS 2020 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Hari Ini Inpres Nomor 6 Tahun 2020 Diterapkan
Satlantas Imbau Pengguna Jalan Bermasker Bintara Muda Dibekali Materi Teritorial Surabaya, Memorandum Enam bintara muda mendapatkan pembekalan teritorial di Kodim 0832/ Surabaya Selatan. Materi yang diberikan yakni CMI (cara memberikan instruksi), metode binter (pembinaan teritorial), dan lima kemampuan teritorial. “Sebagai prajurit TNI yang bertugas di teritorial, tentunya selaku babinsa juga harus bisa mengenal wilayah binaannya dan berkomunikasi dengan masyarakat,” ujar Pasiter Kapten Inf Kasrun, Selasa (25/8). Maka, masih menurut Kasrun bila bintara remaja tersebut memang perlu mendapatkan materi cara memberikan instruksi. “Dengan materi CMI, diharapkan bintara remaja yang nantinya jika bertugas sebagai babinsa, diharapkan dapat berkomunikasi efektif dan bisa meyakinkan masyarakat,” ucap Kasrun. Wadanramil 0832/04 Wonokromo Kapten Inf Ali Imron juga menambahkan dalam materi metode binter, bahwa babinsa harus bisa menyesuaikan pada saat di wilayahnya. “Pada saat babinsa di wilayah teritorialnya harus bisa menyesuaikan dan mengaplikasikan binter. Sikap teritorial tidak boleh keluar dari Sumpah Prajurit, Sapta Marga, dan 8 Wajib TNI,” tegas Ali Imron. Dalam materi lima kemampuan teritorial, Mayor Arh Iwan Apwan Panca Putra juga menambahkan, bahwa seorang babinsa harus bisa menyelesaikan permasalahan yang ada di wilayahnya. “Tentunya sesuai peraturan hukum yang berlaku dengan menggandeng bhabinkamtibmas, dan berbuat baik kepada rakyat,” harap Danramil 0832/01 Sawahan tersebut. Perlu diketahui, sebelum kembali ke Korem 084/ Bhaskara Jaya untuk disebar ke jajaran, para babinsa temaja tersebut akan mendapatkan pembekalan dari Kodim 0832/Surabaya Selatan, selama tujuh hari (24-30 Agustus 2020).(tyo/epe)
Inpres tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian covid-19 itu didukung dengan keluarnya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 55 Tahun 2020 yang mewajibkan pengendara meng-
gunakan masker. Sebelum inpres dan perbup diterapkan hari ini, satlantas sudah melakukan sosialisasi kepada pengguna jalan secara door to door sekaligus membagikan masker secara gratis ke pengguna jalan. “Kami sudah
FOTO: MEMORANDUM/URI
Pembekalan bintara muda di Kodim Surabaya Selatan.
AKP Deddy Eka Aprianto
lakukan sosialisasi edukasi melalui patroli dan kegiatan satlantas serta bagi-bagi masker gratis,” terang Kasatlantas AKP Deddy Eka Aprianto kemarin. Untuk sanksi yang tidak menggunakan masker, penindakannya dilakukan petugas dari Pemerintah kabupaten (pemkab) Sumenep. Kepolisian hanya mengawal dengan melakukan operasi gabungan setiap malam minggu. Dengan diterapkannya inpres maupun perbup itu, semua
pengguna jalan wajib memakai masker dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19 dan penerapan adaptasi new normal. “Kalau diwajibkan tentu saja kami tambah senang. Karena pandemi ini belum tahu kapan berakhirnya. Saya berharap semua warga Sumenep mentaati penerapan aturan ini untuk kepentingan kita semua,” tandas Abdul Ghofur, warga Kecamatan Kota terkait rencana pemberlakuan aturan ini.(uri/epe)
Legislatif Desak PT Garam Serap Garam Rakyat
FOTO: MEMORANDUM/AAN
FOTO: MEMORANDUM/TYO
Sumenep, Memorandum Satlantas Polres Sumenep mengimbau semua pengguna jalan mematuhi protokol kesehatan. Imbauan itu menyusul pemberlakuan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 mulai hari ini, Rabu (26/8).
Aktivitas petambak garam di Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget yang berharap-harap cemas hasil panennya bisa diserap.
Sumenep, Memorandum Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep, Akis Jazuli menyoroti keberadaan PT Garam yang dinilai tidak memberikan manfaat bagi petambak garam lokal. Alasannya, meski BUMN yang bergerak di bidang produksi garam itu pindah kantor dari Surabaya ke Sumenep, tapi sampai sekarang belum sepenuhnya memperhatikan garam rakyat. “Setiap musim panen garam, petambak selalu khawatir tidak terserap. Meskipun terserap harganya jauh di bawah harapan karena yang membeli sebagian besar adalah tengkulak. Seharusnya PT Garam menyerap maksimal garam rakyat dengan harga tinggi,” harap Akis, Selasa (25/8). Menurut ketua Fraksi Nasdem Hanura Sejahtera tersebut, saat ini serapan garam rakyat rendah dan harganya belum sesuai harapan. Padahal menurutnya, garam lokal kualitasnya cukup bagus. Selama ini menurut Akis, PT Garam hanya fokus pada produksi garam yang dikelola sendiri. Sementara petambak garam terkesan dianaktirikan. Dampaknya, garam rakyat lebih banyak dijual ke perusahaan lain meski harganya di bawah standar. “Sebagai perusahaan negara PT Garam jangan hanya berorientasi pada keuntungan semata. Karena ia juga memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan ekonomi petambak garam. Seharusnya BUMN memberi perhatian khusus pada garam rakyat,” desak politisi muda tersebut. Akis mengungkapkan, saat ini petambak garam banyak yang kesulitan karena stok garamnya banyak tidak terserap. Sehingga sementara harus ditimbun dulu menunggu harga bagus. “Kasihan petani. Meski sekarang cuaca bagus, serapan garam dan harganya belum stabil,” tandas kader Partai Nasdem tersebut. (aan/epe)
Covid-19 di Bangkalan Mulai Landai
Disiplin Penerapan Protokol Kesehatan Kini Jadi Modal Menuju Zona Hijau
Didampingi kapolres dan dandim, bupati meresmikan kampung tangguh.
Bupati R Abdul Latif Amin Imron menyematkan rompi kepada para relawan Tim Satgas pasca pencanangan Inpres Nomor 6 Tahun 2020.
bangkalankab.co.id kelolaan dinas kominfo, menyebutkan total warga terpapar covid-19 mencapai 408 warga, sedangkan angka pasien sembuh tercatat 301 orang. Jadi sisa pasien covid-19 yang kini masih menjalani karantina dan perawatan di RSUD Syamrabu hanya berkisar belasan warga saja. Sebab dari total 107 sisa warga terpapar, ada puluhan yang meninggal. Itu sebabnya, hingga kini Kabupaten Bangkalan, masih kokoh berada dalam kordidor zona kuning bersama 9 kabupaten dan kota lainnya di Jawa Timur. Seperti Trenggalek, Situbondo, Lumajang, Tulungagung, Ponorogo, Pamekasan, Sampang, dan Kota Kediri. Hanya Kota Surabaya dan Sidoarjo yang masih menyandang status zona merah. Selebihnya, 26 kabupaten dan kota lainnya sudah bergeser ke zona oranye. Lebih detil, Agus Zein menjelaskan, akumulasi perubahan status dari zona merah, oranye dan kini memasuki status zona kuning, tidak serta merta berubah secara alamiah. Sebaliknya, perubahan status bisa tergapai berkat perjuangan optimal dari tim satgas yang sebelumnya bernamaTim GugusTugas
Percepatan Penanganan Covid-19. Tim Satgas yang dinakhodai langsung Bupati R Abdul Latif Amin Imron, mulai berjibaku maksimal sejak pandemi covid-19 mulai menggedor Kabupaten Bangkalan pada kisaran Maret 2020 lalu. Selama lima bulan penuh,Tim Satgas yang terdiri dari unsur Dinas Kesehatan, RSUD Syamrabu, TNI, Polres, Satpol-PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Dinas Kominfo dan OPD terkait lainnya, intent berusaha dengan ragam daya dan upaya untuk mempercepat putusnya mata rantai penyebaran covid-19. “Edukasi tetang disiplin penerapan protokol kesehatan, seperti jangan sering keluar rumah, rajin cuci tangan, jaga jarak ideal jika sedang berkomunikasi dengan orang, wajib pakai masker dan lainnya, terus digelorakan dari hari ke hari,” ungkap Agus. Itupun tidak hanya fokus di ibu kota kabupaten. Tetapi digeber di 18 kecamatan. Bahkan Ra Latif, sapaan akrab bupati, bersama Kapolres AKBP Rama Samtama Putra, Dandim 0829 Letkol Kav Ari Setyawan Widodo, Danlanal Batuporon Lantamal V Letkol Laut (P) Dodi Hermanto, dan Ketua DPRD H Muhamad Fahad, setiap malam minggu
rutin turun langsung membubarkan kerumunan massa yang tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan. Itu rutin mereka lakukan di kompleks Stadion Gelora Bangkalan (SGB), kompleks alun-alun kota, serta sebaran cafe, rumah makan, warung lesehan dan simpul-simpul tempat nongkrong yang bertebaran di pusat kota. “Tindakan tegas semacam itu, juga rutin dilakukan polsek, koramil, dan tim satgas kecamatan,” tegas Agus Zein. Tidak hanya itu, diprakarsai oleh Kapolres Bangkalan sebagai inisiator, sepanjang April sampai Mei, Ra Latif bersama tim satgas, juga berjibaku membentuk Kampung Tangguh Covid-19 Semeru. Sedikitnya sudah terbentuk 56 kampung tangguh di 18 kecamatan. Kreativitas itu kemudian ditindak lanjuti oleh pembentukan ponpes tangguh, industri tangguh, mal tangguh, pasar tangguh, dan bahkan membentuk mobil patroli tangguh. Itu juga merata di 18 kecamatan setelah RSUD Syamrabu memiliki perangkat tes SWAB-PCR. “Alhamdulillah, perjuangan mereka mulai membuahkan hasil positif. Bangkalan kini sudah berubah status menjadi zona kuning,” tandas Agus
FOTO: MEMORANDUM/ADV
Bangkalan, Memorandum Ada kabar menggembirakan berhembus dari Kabupaten Bangkalan. Penyebaran corona virus desease (covid-19) terdeteksi mulai landai. Bahkan sejak Kamis (20/8), kabupaten di ujung barat Pulau Madura itu, sudah memasuki koridor zona kuning (risiko rendah), setelah dua pekan sebelumnya sempat kokoh dengan status zona oranye (risiko sedang). Padahal sepanjang Maret sampai akhir Juli 2020 lalu, kabupaten berpenduduk 986.000 jiwa lebih itu dipatok sebagai kawasan zona merah (risiko tinggi). Proses penyebaran covid-19 tersebar masif di 18 kecamatan. Akumulasi pertambahan warga positif terpapar berdasar hasil tes swab berekskalasi cukup fantastis. Setiap harinya bertambah 5 sampai 30 warga terpapar. “Alhamdulillah, memasuki awal Agustus, penyebaran covid-19 mulai melandai (menurun, Red),” kata Jubir Tim Satgas Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Pemkab Bangkalan, Dr Agus Zein Sugianto MPd, Selasa (25/8). Bahkan hanya dalam tempo kurang dari dua pekan, Kabupaten Bangkalan mengalami dua kali perubahan status. Yakni dari zona merah menjadi zona oranye dan berujung pada zona kuning. Perubahan itu menggembirakan itu merata terjadi di 18 kecamatan. Keberhasilan tim satgas pemkab untuk meminimalisir proses penyebaran didukung data, sejak awal Agustus angka pertambahan warga terpapar rata-rata hanya bergerak pada kisaran 1 sampai 3 orang per hari. Bahkan kerap kali zero alias tidak ada tambahan. Di sisi lain, angka pertambahan pasien terkonfirmasi sembuh berdasar hasil tes swab naik fantastis. Sinyalemen positif ini mulai mengemuka ketika Bupati R Abdul Latif Amin Imron, melepas kepulangan 37 pasien sembuh dari tempat karantina pasien di balai diklat kelolaan BKPSDA, 21 Juli 2020. “Realita positif ini patut kita syukuri bersama,” tandas Agus Zein. Data terkini sebaran covid-19 per Senin (24/8) malam yang diakses dari laman resmi
Ketua TP-PKK disaksikan bupati membagikan masker kepada warga.
Zein. ke depan, tim satgas pemkab tengah merintis jalan menuju terminal zona hijau. Atau risiko terkontrol. Itu sebabnyab Bupati selaku ketua satgas, rutin mengingatkan seluruh warga untuk tidak lengah. Sebab Bangkalan belum aman dari ancaman covid-19. Faktanya, pemerintah cuma menyerukan anjuran agar seluruh rakyat di republik ini, harus mulai mencoba untuk hidup berdampingan dengan covid-19. “Caranya, seluruh rakyat termasuk di Kabupaten Bangkalan, harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan agar ke depan tidak lagi mudah terpapar covid-19,” kata Ra Latif, sesuai mengikuti upacara peringatan detik-detik proklamasi. Untuk itu, seusai upacara Ra Latif, didampingi Ketua TP-PKK Zaenab Zuraidah, anggota forkopimda dan ketua DPRD, membagikan ribuan masker gratis kepada ratusan PKL dan warga di kompleks alun-alun kota. Tujuannya,
selain untuk menyukseskan gerakan Jatim dan Bangkalan bermasker, juga untuk memotivasi warga agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Puncaknya, Senin (24/8) sore, bupati mencanangkan pelaksanaan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, di pendopo agung. Ditandai penyematan secara simbolis rompi ke anggota tim satgas dan relawan covid-19. Ra Latif berharap, pemberlakukan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 harus segera mungkin disosialisasikan secara serentak. “Patut saya tegaskan di sini, tidak ada sanksi denda finasial dalam pelaksanaan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 ini. Yang ada adalah sanksi sosial, seperti bersih-bersih taman, pasar, terminal, dan lainnya. Itupun setelah melalui tahapan teguran lisan dan tertulis,” pungkas Ra Latif. (adv/ras/epe)
HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
RABU WAGE 26 AGUSTUS 2020 HALAMAN 6-7
Kapolsek Purworejo Amankan Pembagian Uang Tunai Dampak Covid-19
Kompol Agus Mukhlison mengamankan jalannya pembagian bantuan Covid-19.
Polresta Makota Bekuk Pemain Senpi dan Sajam
Malang, Memorandum Dua sindikat senjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam), dibekuk anggota Satreskrim Polresta Malang Kota, di kawasan Lapangan Rampal, Kota Malang, Kamis (20/8). Adalah Fajrin Purtra R (29), asal Palembang, tinggal di Jalan Merdeka, Desa Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Ka-
Bangkalan, Memorandum Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengajak insan pers yang tergabung dalam wadah PWI, KWB, AJIB, Wartatama, dan AJB, untuk ikut menyukseskan Inpres No 6 Tahun 2020 di masyarakat melalui karya jurnalistik (pemberitaan, red). “Untuk itu, saya ajak rekanrekan wartawan untuk berjuang bersama Polres, TNI, Satpol-PP, dan para relawan tim satgas, untuk mempercepat putusnya mata rantai penyebaran covid 19. Caranya, ya mari
Petugas gabungan masuk ke ruang kelas mengimbau murid untuk disiplin protokol kesehatan.
sanakan uji coba kegiatan belajar mengajar tatap muka dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Sementara itu, Kasubbag Humas Iptu Achmad Rochan mengimbau dan meminta
bupaten Malang dan Robiardiansyah (38), warga Jalan Kluwe, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang,
Kota Malang Fajrin diketahui pemilik sekaligus kolektor senpi. Sementara Robiansyah berperan meng-upgrade senjata hingga menjualnya. Keuntungan dari penjualan itu antara Rp 1juta - Rp 5 juta per unit. “Penangkapan tersangka berawal dari pengaduan masyarakat. Pada saat itu, tersangka FP langsung berhasil di-
masyarakat taat pada pendisiplinan protokol kesehatan. “Ini tak terkecuali di lingkup area sekolah. Karena ini semua kunci pencegahan penyebaran Covid-19,” pungkasnya.(pra/mik)
kita sukseskan amanah dari inpres itu,” pinta Kapolres Rama, Selasa (25/8). Di a k u i o l e h n y a , jika saat ini Kabupaten Bangkalan memiliki kabar menggemberikan. Sebab, pandemi Covid-19 yang menyebar mulai Maret s/d Juli mulai landai. Bahkan 18 kecamatan yang dalam lima bulan terakhir berstatus zona merah, sejak Kamis (20/8) sudah zona kuning. ”Alhamdulillah, sekarang status Bangkalan sudah men-
j jadi kawasan zona kuning,” sambung kapolres. Data terakhir hingga Senin (24/8) malam, jumlah total warga terpapar berdasar hasil test SWAPPCR mencapai 408 orang. ” Tetapi angka pasien covid 19 yang terkonfirmasi sembuh juga naik signifikan menjadi 301 orang,” tandasnya. Menurut Rama, kondisi ini jangan sampai membuat lengah berbagai pihak. Tekad dan disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan harus digelorakan. (ras/dwi/mik)
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Pelatihan psikologi anggota Polri di Gedung BKD Lumajang.
Ratusan Anggota Polres Lumajang Jalani Tes Psikologi mana kewaspadaan anggota ketika melaksanakan tugas di lapangan maupun di ruangan. “Bagi angota yang memegang senjata api, jangan sampai surat izinnya kedaluarsa atau tidak berlaku. Dalam tes psikologi ini, kami juga mendatangkan tim dari Polda Jatim,” terang Khusnul. Dalam tes psikologi senpi di antaranya psikologi semping termasuk anggota yang
bermasalah. Ada beberapa sanksi yang diberikan kepada anggota yang memegang senpi jika pada tes psikologi tidak lolos atau tidak memenuhi syarat. “Sementara waktu yang bersangkutan tidak diperbolehkan membawa senpi. Namun, bila ditemui ada anggota yang bermasalah, maka senpi akan ditarik kembali,” pungkas Khusnul. (tri/mik)
AKBP Rama Samtama Putra didampingi Kasubbag Humas AKP M Bahrudi menggelar pertemuan rutin dengan komunitas wartawan.
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Tak Bermasker, Disanksi Ucapkan Kata Selalu Pakai Masker
Pengendara yang tidak bermasker diberikan masker setelah menjalani sanksi.
Probolinggo, Memorandum Satlantas Polres Probolinggo Kota punya cara beda untuk menindak pengendara tak bermasker sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020. Pelanggar protokol kesehatan yang tak bermasker diminta mengucapkan kata ‘selalu memakai masker’ sebanyak sepuluh kali, Selasa (25/8). “Tindakan berupa mengucapkan selalu pakai masker ini kami lakukan guna memberikan pelajaran kepada pengendara untuk selalu taat pada protokol kesehatan guna memutus penyebaran Covid-19,” ujar Kasatlantas AKP Tavip Hary-
senpi, sajam serta beberapa atribut yang mengesankan militer. Kedua tersangka dikenakan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat RI No 12 Tahun 1951, dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara. “Sedangkan untuk OC dan WW, ditetapkan DPO dan masih dilakukan pengejaran,” pungkasnya. (edr/mik)
AKBP Harun bersama Letkol Inf Sidik Wiyono memimpin pengamanan.
Kapolres dan Dandim Kawal Pengesahan PSHT Sukodadi Lamongan, Memorandum Pengawalan dan pengamanan prosesi pengesahan warga baru PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) terus dilakukan oleh jajaran Polres Lamongan sejak Senin (24/8) malam hingga Selasa (25/8) dini hari. Bahkan, Kapolres Lamongan AKBP Harun terjun langsung bersama Dandim 0812/ Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono memimpin pengamanan. Kali ini, pengamanan dilakukan di seputaran Jl. Raya Babat-Jombang tepatnya di Dusun Mojorembun, Desa Mojodadi, Kecamatan Kedungpring serta di Jl. Raya Lamongan-Babat. Kapolres bersama dandim nampak melekan bersama sejumlah personel.
Kapolres bersama Dandim dan sejumlah personel nampak memperketat pengamanan di Desa Mojodadi lantaran adanya sedikit gesekan antara para pesilat dari PSHT dengan masyarakat sekira pukul 20.30. Meski begitu, persoalan bisa dicairkan petugas gabungan. Personel gabungan pun terus melakukan pengawalan dan pengamanan secara mobile menyusuri Simpang Tiga Sukodadi, Jalan Raya Babat-Lamongan hingga mengawal kepulangan warga baru dari Padepokan PSHT Jalan Raya Menongo No. 22 Ds. Menongo Kecamatan Sukodadi menuju masing-masing ranting. “Kegiatan ini merupakan bentuk antisipasi untuk mencegah terjadinya gesekan antara pesilat dengan masyarakat,” tegas Harun. (and/har/mik)
Mantapkan Pelaksanaan Inpres, Polres Tulungagung Bentuk 4 Satgas
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Tim Psikologi Polda Jatim AKP Ahmad Fani Rakhim ini, merupakan kegiatan rutin berkala kepada setiap anggota yang memegang senjata api maupun anggota bermasalah. Kabagsumda Polres Lumajang Khusnul Khotimah mendampingi Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa menjelaskan, bahwasannya tes psikologi tersebut, dapat diketahui sejauh
tangkap,” terang Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus H Simarmata, Selasa (25/8). Setelah berhasil menangkap FP, petugas lalu menangkap Robiansyah. Ia biasa menjual barang senjata kepada orang yang dikenal dekat. Beberapa barang bukti adalah pistol, air soft gun yang dikonversi menjadi
anto menirukan ucapan Kapolres Probolinggo Kota Ambariyadi Wijaya, kemarin. Lanjutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka pendisiplinan pengendara. Acara tersebut sekaligus pembagian masker di beberapa titik jalan protokol di wilayah Kota Probolinggo. “Kegiatan ini dalam rangka pendisiplinan dan pengawasan protokol kesehatan oleh masyarakat,” sambungnya. Tavip Haryanto mengatakan, pihaknya akan terus ke lapangan untuk mengecek, mengawasi,
dan memastikan masyarakat betulbetul disiplin bermasker dan protokol kesehatan. Rata-rata mereka yang tidak menggunakan masker karena lupa. Kebanyakan menggunakan masker, namun tidak benar pemakaiannya. “Tugas kami untuk mengingatkan, dan tidak akan bosan mengingatkan,” pungkasnya. Pengendara yang melanggar, lanjutnya, hanya disanksi sosial. Petugas belum bisa menilang. Penilangan hanya dilakukan bila pelanggaran itu berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. (mhd/yud/mik)
Tulungagung, Memorandum Implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, diterapkan di Kabupaten Tulungagung. g dengan g ditandataPelaksanaan itu seiring uran Bupati (Perbup) Tulungnganinya Peraturan 5 Tahun 2020 tentang agung Nomor 55 plin dan Penegakan Penerapan Disiplin Hukum ProtokollKesehatan Kesehatan Sebagai vid-19. Pencegahan Covid-19. ujudkan dan meGuna mewujudkan ementasi aturan mastikan implementasi res Tulungagung tersebut, Kapolres AKBP Eva Guna Pandia mengaku uk empat satgas. telah membentuk satgas. “Ada 4 satgass yang kita bentuk, egakan hukum, satyakni satgas penegakan as pembinaan,dan gas patroli, satgas pendisiplinan serta satgas pengawasan,” terang 25/8). Pandia, Selasa (25/8). emSelain mempat bentuk keempat satgas, Pandia menggandeng TNI dan satpol PP FOTO: MEMORANDUM/FIR
dalam pelaksanaan pengawasan protokol kesehatan di masyarakat. Kemudian bersama TNI dan pemkab, Polri terus meningkatkan patroli imbauan dan edukasi protokol kesehatan. “Tentu kita bersinergi dengan TNI, Pemkab gg gjjuga g elemen masyarakat Tulundan menggandeng instr gagung untuk menyukseskan instruksi presiden,” tuturnya. Sementara Bupati Tulung Tulungagung Maryoto Birowo mengungkapkan, dalam perbup yang telah ditandatangani ditandatang itu dicantumkan sanksi bagi pela pelanggar protokol kesehatan. Mulai dari teguran lisan, tertulis hingga penutup ijin usa usaha bagi pemiik mener usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan. tegura lisan sampai “Sanksinya dari teguran beru melakukan tertulis hingga sanksi berupa kerja sosial,” pungkasnya. pun (fir/ mad/mik)
FOTO: MEMORANDUM/FDN
melanggar protokol kesehatan. “Ini kami lakukan dengan melibatkan sub satgas dan relawan juga,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Eddison Isir, Senin (25/8) malam. Isir menegaskan, nanti-
nya ada petugas yang melaksanakan patroli. Terhitung setelah dicanangkan makan kegiatan ini akan dilaksanakan seterusnya. Ini untuk mempercepat penanggulangan persebaran Covid-19 di Surabaya. (fdn/mik)
Kapolres dan Dandim Malang Dialog Bareng Organisasi Kepemudaan
Kapolres Ajak Insan Pers Sukseskan Inpres 6/2020
FOTO: MEMORANDUM/PRA
Blit Memorandum M d Blitar, Dalam rangka mencegah dan mengendalikan Covid-19 di wilayah Kota Blitar, Polres Blitar Kota melaksanakan pencanangan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 yang menitikberatkan pada peningkatan disiplin dan penegakan protokol kesehatan. Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela menjelaskan, ia akan melaksanakan pendisiplinan terutama di sekolah-sekolah. “Tentunya kegiatan ini lebih ditekankan pada pendisiplinan dan penegakan hukum. Prinsipnya kita sudah laksanakan. Selama ini upaya untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan sudah kita lakukan,” jelas Leonard, kemarin. Dengan inpres tersebut, merupakan payung hukum, baik itu TNI maupun Polri atau juga pemerintah pusat dan daerah dalam melaksanakan pendisiplinan maupun penegakan hukum. Khusus di Kota Blitar juga telah ada peraturan wali kota atau perwali yang efektif dilaksanakan selama ini dengan sasaran di tempat-tempat umum maupun masyarakat yang dinilai tingkat kedisiplinannya rendah. Untuk di sekolah sendiri, saat ini dilak-
FOTO: MEMORANDUM/EDR
Kombespol Leonardus H Simarmata menunjukkan barang bukti dan kedua tersangka, Fajrin Purtra dan Robiardiansyah.
m mulai dari pembatas antara pembeli dan penjual dan beberapa kelengkapan lain. Petugas akan dibagi mulai dari untuk memberikan sosialisasi, pengawasan hingga penegakkan hukum bagi yang
Malang, Memorandum Empat organisasi kepemudaan melakukan dialog dengan Kapolres Malang dan Dandim 0818/Kabupaten Malang – Batu, di Kafe Metro, Kepanjen, Senin (24/8) malam. Empat organisasi itu GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, GM FKPPI, dan Pemuda Pancasila, dengan mengambil tema ‘Kopi Kemerdekaan Pemuda dan Konsolidasi Kebangsaan’. Hadir pada acara dialog Ketua FKPPI Agusto Arie Frianto, Ketua MPC Pemuda Pancasila Priyo Bogank Sudibyo, Dewan Pembina Perkumpulan Gerakan Kebangsaan Kab Malang Muhlis Ali, Ketua PAC Pemuda Ansor, Ketua Pemuda Muhammadiyah, FKPPI, dan Pemuda Pancasila Rayon Kepanjen. Ketua GP Ansor Kabupaten Malang Husnul Hakim Saydad mengatakan, kegiatan ini untuk menguatkan silaturahmi. “Meskipun baju kita berbeda tapi semangat nasionalisme, visi kita menjaga kesatuan dan keutuhan NKRI,” katanya. Organisasi pemuda dalam pencegahan
FOTO: MEMORANDUM/ARI
Kapolsek juga mengibau masyarakat penerima bantuan untuk selalu memakai masker saat keluar rumah dan mencuci tangan pakai sabun. “Harapan kami, protokol kesehatan bisa diikuti dan diterapkan di keluarga masing – masing,” tutup Agus. (*/rul/mik)
Irj Irjenpol Mohammad Fadil Imran didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Eddison Isir, dan Wali Kota Tri Rismaharini memberikan masker kepada pedagang Pasar Keputran. d
AKBP Hendri Umar dan Letkol Inf Yusuf Dody Sandra foto bersama dengan para tokoh pemuda.
Covid-19 juga melakukan kegiatan sosial bersinergi dengan TNI-Polri. Sinergitas ini menjadikan situasi tetap kondusif untuk mengimplementasikan penerapan Inpres Nomor 6 Tahun 2020. Dandim 0818 Malang - Batu Letkol Inf Yusuf Dody Sandra mengharapkan untuk selalu berkolaborasi menjaga keamanan di
Kabupaten Malang. Sedang Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan, kegiatan ini wujud sinergitas dengan organisasi kepemudaan. “ Ini harus dijaga untuk menciptakan situasi kamtibmas aman dan kondusif,” harapnya. (*/ari/mik)
Pemkab Lumajang Komitmen Tekan Peredaran Rokok Ilegal Lumajang, Memorandum Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen untuk terus menekan peredaran rokok ilegal. Dengan menjalin sinergitas bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) serta OPD terkait, pemerintah terus melakukan sosialisasi dan operasi terhadap peredaran rokok ilegal, termasuk cukai ilegal. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Yoga Pratomo usai menghadiri kegiatan Pemusnahan Barang Hasil Penindakan Operasi Gempur Rokok Ilegal Tahun 2020, di Halaman KPPBC Tipe Pabean C Probolinggo, Selasa (25/8). “Kami terus mengimbau kepada masyarakat agar tidak membeli rokok yang tidak memiliki ijin, atau ilegal yang tidak memiliki cukai resmi,” terangnya. Selain itu, menurutnya adanya rokok ilegal dapat berpengaruh pada pendapatan negara serta berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Yoga mengimbau agar para pengusaha rokok mengurus ijin usahanya. Dirinya meyakinkan bahwa pengurusan ijin usaha tidak sulit asal sesuai dengan prosedur dan memenuhi persyaratan sesuai aturan. Sementara dalam acara tersebut, Kepala KPPBC TMP C Probolinggo Andi Hermawan menyampaikan terima kasih atas sinergitas yang dibangun oleh masingmasing daerah dalam menekan peredaran
Pemusnahan ribuan pak rokok ilegal dengan cara dibakar di halaman KPPBC Tipe C Probolinggo.
rokol ilegal. “Kami haturkan terima kasih dan apresiasi atas kerjasamanya selama ini, utamanya dari Probolinggo dan Lumajang. Kami harap sinergi ini terus berlanjut dengan baik dalam sosialisasi rokok ilegal maupun penindakannya,” ujarnya. Dari hasil operasi gempur rokok ilegal selama Bulan Juli, sekitar 500 ribu batang lebih rokok ilegal dan 385 gram tembakau iris dimusnakan pada kegiatan tersebut.
Ada juga minuman mengandung etil alkohol sebanyak 88 liter dan 364 keping pita cukai yang turut dimusnakan. Diperkirakan, negara mengalami kerugian sebesar 219 juta. Andi Hermawan mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi melaporkan apabila ada temuan peredaran rokok ilegal disekitar tempat tinggalnya. Masyarakat tidak perlu takut karena identitas pelapor dirahasiakan. (kom/adv/tri/mik)
FOTO: MEMORANDUM/KOM
09.00-10.30 untuk Kelurahan Pohjentrek dan Sekargadung, jam 10.30 - 12.00 untuk Kelurahan Purutrejo dan Kebonagung, Jam 12.00 - 13.30 untuk Kelurahan Wirogunan, serta jam 13.30 - 15.00 untuk Kelurahan Purworejo,” sambung Agus.
FOTO: MEMORANDUM/AND
tujuh kelurahan meliputi Kelurahan Tembokrejo, Pohjentrek, Sekargadung, Purutrejo, Kebonagung, Wirogunan, dan Purworejo. “Pembagian uang tunai dibagikan dengan cara bertahap. Jam 08.00 -09.00 untuk Kelurahan Tembokrejo, jam
Polres Blitar Kota Terapkan Protokol Kesehatan di Sekolah
Lumajang, Memorandum Sekitar 200 anggota Polres Lumajang, baik perwira, bintara, dan ASN Polri mengikuti pelatihan psikologi, sekaligus pembinaan bagi anggota yang terkena konseling di Gedung Badan Kepegawaian Daerah (BKD), di Jalan Ahmad Yani, Selasa (25/8). Acara yang digelar Bagian Sumber Daya Polres Lumajang bekerja sama dengan Kepala
Surabaya, Memorandum Penerapan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 resmi dilaksanakan di Surabaya. Polrestabes Surabaya bersama Pemkot Surabaya, Polda Jatim, Kodam V/Brawijaya, dan Pemprov Jatim mulai menerapkan sejak di-launching pada Senin (24/8) malam. Inpres percepatan penanggulangan persebaran Covid-19 ini mulai diterapkan baik di pasar, tempat perbelanjaan hingga kafe maupun warung. Kegiatan yang dilaksanakan di Taman Keputran ini,, merupakan gabungan dari kepolisian, TNI, dan stakeholder lain. Nantinya, petugass m yang terbentuk dalam satgas ini, akan melak-sanakan tindakan preemtif terlebih dulu. Mereka mendata salah satu stand penjual sayuran di pasar tersebut. Satu persatu kelengkapan protokol kesehatan didata
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Pasuruan, Memorandum Polsek Purworejo, Polres Pasuruan Kota, melaksanakan pengamanan pembagian langsung uang tunai dampak Covid-19 di Kantor Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Selasa (25/8). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Purworejo Kompol Agus Mukhlison dengan didampingi dua anggota dari Polsek Purworejo. Kapolsek Purworejo Kompol Agus Mukhlison mengatakan, bahwa kegiatan pengamanan bantuan merupakan tugas pokok Kepolisian yang harus dilaksanakan guna menciptakan situasi aman dan kondusif. “Pengambilan btersebut dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan wajib menggunakan masker untuk menghindari persebaran Covid-19,” ucap Agus, kemarin. Agus menyebutkan, Kecamatan Purworejo meliputi
Bentuk Satgas, Tegakkan Inpres di Pasar Keputran
AKBP Eva Guna Pandia Ribuan pak rokok ilegal yang diamankan.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
RABU WAGE, 26 AGUSTUS 2020 HALAMAN 8
PPL Diminta Rubah Pola Pikir Petani Bondowoso
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Bondowoso, Memorandum Bupati Bondowoso Salwa Arifin meminta penyuluh pertanian lapangan (PPL) memberikan pemahaman dan wawasan kepada petani tentang pertanian mutakhir agar petani di Bondowoso lebih maju. Salwa menilai bahwa sebagian besar petani di Bondowoso masih bertahan dan menggunakan pola-pola bertani cara yang lama, sehingga tidak mau mengikuti perkembangan zaman. “Petani harus merubah pola pikirnya, dengan mengikuti petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh PPL,” katanya saat memberikan sambutan di acara panen raya Jagung Hibridadi di Desa Maskuning Kulon, Pujer. Sebaliknya, Salwa juga meminta kepada petani untuk selalu menaati dan menjalankan bimbingan dari PPL. Petani diharapkan bisa menerima seluruh masukan yang diberikan. “Petani harus terima dengan masukan yang diberikan. Jangan selulu berpedoman kepada pengalaman istilah ‘Dari dulu sudah begitu’,” pintanya. Pengasuh PP Mambaul Ulun Tangsil Wetan itu mengingatkan, bahwa perkembangan teknologi pertanian telah memberikan banyak kemudahan bagi petani. Sehingga ketika hal tidak termanfaatkan dengan baik, maka akan merugi. “Teknologi sudah mempermudah petani. Termasuk anak muda tidak lagi lesu untuk bertani,” pungkasnya. (abr/lis)
Ratusan ribu rokok ilegal hasil penindakan yang dilakukan KPPC Tipe Madya Pabean C Probolinggo dimusnahkan.
Pandemi, Rokok Ilegal di Probolinggo Marak
Bupati Bondowoso Salwa Arifin
Probolinggo, Memorandum Di masa pandemi Covid-19, rokok ilegal di wilayah Probolinggo dan Lumajang marak. Dalam kurun waktu Januari-Agustus 2020, negara rugi Rp 1.606.686.645 akibat penjualan rokok tanpa cukai tersebut. Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Probolinggo Andi Hermawan mengatakan, jumlah kerugian
Tulungagung, Memorandum Implementasi penerapan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, mulai dilaksanakan di Kabupaten Tulungagung. Hal ini ditandai dengan disahkannya Peraturan Bupati (Perbup) Nomer 55 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengandaian Covid-19. Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menyampaikan hal tersebut di hadapan forkopimda dan tamu undangan yang hadir, dalam pencanangan pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengandalian Covid-19, di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Selasa (25/8). Bupati Maryoto mengatakan, sesuai hasil diskusi dengan Forkopimda Kabupaten Tulungagung, perbup yang saat ini sudah ditandatangani bisa dilaksanakan. Bahkan jika diperlukan untuk membuat peraturan daerah (perda) guna menguatkan perbup yang sudah ada, pihaknya siap mengakomodasi hal tersebut. “Jika diperlukan menjadi peraturan daerah, kita bisa membuatkan peraturan. Namun saat ini dengan adanya perbup sudah bisa melaksanakan instruksi presiden,” ujarnya. Maryoto meminta agar masyarakat tidak resah dan takut dengan penetapan perbup ini. Sebab aturan yang ada di dalamnya dibuat untuk melindungi masyarakat dari paparan Covid-19 yang
Bupati Maryoto memberikan keterangan pers.
sampai saat ini belum hilang dan masih menjadi pandemi. “Peraturannya dibuat untuk melindungi masyarakat dari penyeberan Covid-19, masyarakat tidak perlu khawatir dan resah selama mengikuti protokol kesehatan (prokes) yang ada dan tidak mengabaikannya,” ucapnya. Dalam perbup tersebut diatur sanksi bagi pelaku pelanggar protokol kesehatan di masyarakat. Sanksi yang diberikan berupa teguran lisan, teguran tertulis, hingga sanksi penutupan izin usaha bagi pemilik usaha yang tidak menerapkan prokes, dan sanksi menjalankan kerja sosial bagi individu yang melanggar aturan tersebut. “Untuk sanksi yang diterapkan itu teguran lisan, tertulis, sampai penegakan aturan menjalankan kerja sosial. Untuk pemilik
usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan juga bisa kita beri sanksi hingga penutupan izin usahanya,” ungkapnya. Maryoto mengakui dalam peraturan bupati itu belum diatur soal penerapan sanksi denda bagi pelanggar. Namun jika dirasa perlu, maka pihaknya juga akan membahasnya dengan forkopimda. “Untuk sanksi denda tidak kita terapkan. Nanti akan dibahas dengan forkopimda. Jika diperlukan ditambahkan nanti bisa saja ditambahkan, kita lihat perkembanganya,” tutur dia. Bupati Maryoto meminta warga masyarakat Tulungagung tidak mengabaikan penerapan protokol kesehatan, kendati kesembuhan terkonfirmasi Covid-19 di Kota Marmer tergolong tinggi di atas 95 persen. (fir/mad/lis)
setiap pelanggaran dibidang cukai. “Kami harapkan masyarakat yang memang memiliki usaha rokok agar memiliki ijin yang legal sesuai NPPBKC, karena legal itu mudah, sehingga tidak lagi menjual rokok ilegal,” pintanya. Sementara itu, Wali Kota Hadi Zainal Abidin mengatakan, keberadaan rokok ilegal selain merugikan negara tentunya ada dampak untuk kesehatan, yakni masalah kandungan tar dan nikotin yang tidak terkontrol. “Ini sangat berbahaya bagi konsumen sehingga tidak ada lagi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di masyarakat khususnya di wilayah Kota Probolinggo. Kami mengajak masyarakat untuk bisa bersama-sama melaporkan jika ditemukan adanya peredaran rokok ilegal,” tuturnya. “Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi terjadi peredaran rokok ilegal khususnya di wilayah Kota Probolinggo. Jadilah pengusaha yang taat terhadap ketentuan di bidang cukai,” pungkas Hadi Zainal Abidin. (mhd/yud/lis)
Kendarai Sepeda Unta, Bhabinkamtibmas Infokan Prokes
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Perbup Disahkan, Pelanggar Prokes di Tulungagung Disanksi
didapat dari estimasi nilai barang bukti hasil penegakan hukum jajarannya. “Selama Januari hingga Agustus 2020, 17 kasus penindakan rokok ilegal sebanyak 3.514.705 batang rokok jenis SKT, SKTF, dan SKM,” kata Andi Hermawan, di sela-sela pemusnahan rokok ilegal di KPPC Tipe Madya Pabean C Probolinggo, di Jalan Tanjung Tembaga Timur, Kota Probolinggo, Selasa (25/8). Andi Hermawan menjelaskan, selain rokok ilegal, potensi kerugian negara itu juga disumbang peredaran
385 gram tembakau iris (TIS), 88 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA), dan 364 keping pita cukai dengan total perkiraan nilai barang senilai Rp 499.758.795. “Perkiraan kerugian negara sebesar Rp 219.821.495, setelah petugas melaksanakan operasi di wilayah Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Lumajang. Kegiatan operasi ini tetap dilaksanakan dengan menggunakan protokol kesehatan penyebaran Covid-19,” tandasnya. Menurutnya, operasi gempur rokok ilegal merupakan wujud komitmen Bea Cukai Probolinggo untuk menekan peredaran rokok illegal menjadi sekitar 3 persen sesuai dengan target yang diberikan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Lebih jauh Andi Hermawan mengatakan, pemusnahan rokok ilegal diharapkan mampu menurunkan jumlah peredarannya serta sebagai sarana sosialisasi agar masyarakat memahami bahwa bea cukai akan menindak tegas
Tulungagung, Memorandum Di zaman modern ini penggunaan alat transportasi berupa sepeda unta atau sepeda turonggo sudah bukan lagi pilihan utama. Namun, Bhabinkamtibmas Desa Pelem, Polsek Campurdarat, malah memilih sepeda tersebut untuk keliling kampung. Dilengkapi pengeras suara sederhana, Bripka Dodik mengayuh sepedanya pelan-pelan dan menginformasikan pentingnya protokol kesehatan kepada masyarakat. Polisi satu ini bahkan tak segan-segan berhenti di simpang empat maupun titik kumpul massa, dengan harapan pesan yang disampaikan bisa diterima masyarakat. Aksinya kemudian didokumentasikan melalui video dan di-upload Humas Polres Tulungagung melalui media sosialnya. Tak ayal, video itu mendapatkan respons baik dari masyarakat. Paur Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko mengakui, video tersebut adalah dari Bripka Dodik, salah satu anggota Polsek Campurdarat. “Iya benar memang itu anggota Polres Tulungagung, Bhabinkamtibmas Desa Pelem, Polsek Campurdarat,” ujarnya, Selasa (25/8). Nenny mengatakan, yang dilakukan Bripka Dodik merupakan salah satu perintah dari pimpinan. Yakni mewajibkan masing-masing anggotanya untuk menyosialisasikan pentingnya penerapan protokol kesehatan di masa pandemi. Mulai dari mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah, cuci
tangan sebelum beraktivitas, dan menerapkan physical dan social distancing selama masa pandemi. “Sesuai dengan perintah pimpinan terutama bagi bhabinkamtibmas memang diminta menyosialisasikan program dan kebijakan seperti penerapan protokol kesehatan ini,” jelas Nenny. Pihaknya menyebut, dalam menyosialisasikan protokol kesehatan tidak harus menggunakan sepeda seperti yang dilakukan Bripka Dodik, namun bersepeda dianggap sebagai cara unik dan harapannya masyarakat bisa lebih mudah menerima dan memahaminya, serta p e s a n yang disampaikan bisa diterima dengan baik. “Harapannya itu tadi, biar bisa diterima masyarakat dan pesannya juga sampai ke masyarakat,” pungkas N e n n y. (fir/mad/ lis)
FOTO: MEMORANDUM/FIR
FOTO: MEMORANDUM/ABR
Negara Rugi Rp 1,6 Miliar
Bripka Dodik
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Aris Setyoadji S Sos, Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Noor Arief Prasetyo S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Rahmat Hidayat S Sos, Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu, Indra Anugrah Hardiantoko, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Direktur: Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Choirul Shodiq SH MH Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031Pemimpin Perusahaan: 8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
FOTO: MEMORANDUM/ALV
Madiun, Memorandum Korem 081/DSJ menyosialisasikan Keputusan Kasad Nomor Kep/480/V/2020 tentang Juknis Kapwabku di lingkungan TNI-AD, di Aula Jenderal Sudirman Makorem, Kota Madiun, Selasa (25/8). Kegiatan yang dipimpin Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, dihadiri para pejabat pembuat wabku di lingkungan atau jajaran Korem 081/DSJ. Dalam sambutannya Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho mengimbau agar para pejabat pembuat wabku di setiap satuan dapat bekerja lebih baik lagi dan sempurna. Ia juga menghendaki, terkait pembuatan wabku jangan sampai ada kekurangan, yang nantinya dapat berdampak dari adanya temuan pada saat pemeriksaan nanti. Untuk itulah, terkait sosialisasi yang diberikan hari ini, Danrem menekankan agar dapat segera ditindaklanjuti dan disesuaikan dengan ketentuan-ketentuan terbaru yang ada di dalamnya. Karena ia menilai, sebaik apapun perencanaan program dan kegiatan lainnya, namun apabila dalam pembuatan wabku masih tidak sesuai dan tidak tertib, maka akuntabilitasnya juga dapat diragukan. (alv/lis)
Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho memeriksa kesiapan prajurit Yonif 511/DY.
Danrem Kunjungi Yonif 511/DY Blitar Blitar, Memorandum Selain meninjau Latihan Posko I Kodim 0808/Blitar, dalam kunjungannya di Kota Patria itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho juga mengunjungi Yonif 511/DY di Jalan Maluku, Kota Blitar, Senin (24/8). Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho disambut Danyonif 511/DY Letkol Inf A Wakhid Dedy Setyawan dan berkesempatan untuk berkeliling melihat kondisi atau lingkungan satuan yang terkenal dengan sebutan Badak Hitam itu menggunakan rantis (kendaraan taktis). Selain itu, Waris juga memberikan arahan kepada para perwira yang salah satunya untuk berupaya memelihara dan meningkatkan kebersihan satuan. “Agar dapat lebih aktif sebagai perwira dan peduli, baik terhadap satuan maupun anggotanya,” katanya. Terkait masih adanya personel Yonif 511/DY yang masih bertugas dalam penanganan Covid -19 di Jawa Timur, ia mengimbau kepada personel yang tidak terlibat dan tinggal di satuan juga dapat berbuat yang terbaik. Tak ketinggalan, di tengah pandemi Covid-19, Waris menekankan agar terus berupaya menjaga kesehatan dan imunitas tubuh, yang salah satunya dengan rajin berolahraga dan mengkonsumsi makanan yang bergizi. (alv/lis)
“6 DPO sudah menyerahkan diri diantar keluarganya. Kini, tinggal satu DPO yang belum menyerahkan diri dan pihak keluarganya tidak tahu keberadaannya,” jelas Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota Iptu Rahmad Ridho Satrio. Ridho menjelaskan, 6 DPO tersebut berinisial HSN, MSL, SLMT, NR HD, STHR, EKSN, dan saat ini pihaknya tengah melengkapi berkas sambil menunggu satu DPO diamankan. Namun, pihaknya tidak melakukan penahanan kepada mereka. Mereka hanya dikenakan wajib lapor, “Mereka
mengajukan penangguhan penahanan dan kooperatif. Ketika berkas dilimpahkan mereka akan dibawa ke kejaksaan,” terang Ridho. Sebelumnya, warga Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, merebut peti jenazah pasien Covid-19 dari petugas, saat akan dimakamkan di tempat pemakaman umum ( TPU), Kamis (16/7). Peti jenazah kemudian dibongkar dan jenazah dikeluarkan lalu dimakamkan. Peti jenazah lalu dibakar. Empat pelaku diamankan polisi, Senin (20/7) bulan lalu. (rul/lis)
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Korem 081/DSJ Sosialisasikan Keputusan Kasad
Pasuruan, Memorandum Enam pelaku pembongkar peti jenazah pasien Covid-19 di Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, yang sempat menjadi daftar pencarian orang (DPO) akhirnya menyerahkan diri ke Mapolres Pasuruan Kota.
Konferensi pers di Mapolres Pasuruan Kota, Senin (20/7), bulan lalu.
Cegah Covid-19, Dispendukcapil Beri Layanan Cepat Malang, Memorandum Mendukung program pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Kabupaten Malang berinovasi dengan memberikan pelayanan kilat khusus administrasi kependudukan dan kartu identitas anak (KIA). “Layanan ini khusus bagi perbaikan KTP dan KIA serta pengurusan baru KIA,” terang Plt Dispenduk Capil Kab Malang Shirath Aziez, Selasa (25/8). Teknik pelayanan secara jemput bola dengan menggunakan kendaraan bus dengan lima petugas yang siap melayani
Pelayanan cetak ulang KTP dan KIA di Kabupaten Malang.
pemohon. Mereka mengendarai bus akan berkeliling di setiap desa yang telah dijadwalkan. Dengan mendatangi pemohon pada setiap desa diharapkan tidak sampai terjadi antrean, sehingga program pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 diharapkan bisa tercapai. Di samping itu juga memberi kemudahan pada pemohon sebagai aplikasi peningkatan pelayanan pada masyarakat. “Apalagi kita sebagai dinas pelayan harus memberi kemudahan serta kenyamanan apalagi terkait Adminduk, disamping itu juga memutus rantai penyebaran Covid-19,” kata Shirath.
Dijelaskan, dalam pelayanan ini pemohon masih tetap berada di atas kendaraan dan hanya turun saat menyerahkan berkas permohonan dan tak berapa lama permohonannya selesai. “Sehingga tidak sampai ada antrian pemohon,” jelas Shirath. Pelayanan ini menurutnya selesai di tempat, karena layanan yang diberikan untuk KTP hanya perbaikan untuk salah nama, rusak bukan untuk perekaman. Sedangkan untuk KIA cetak ulang serta permohonan baru. “Masyarakat tidak perlu kawatir untuk semua permohonan tidak dipungut biaya (gratis, red),” pungkas Shirath. (kid/lis)
Bupati Salwa Panen Raya Jagung Hibrida Bondowoso, Memorandum Bupati Bondowoso Salwa Arifin memimpin panen raya jagung hibrida betras 1 di lahan seluas lima hektare di Desa Masuking Kulon, Pujer, Selasa (25/8). Selain bupati, turut hadir Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat, perwakilan kadisperta Provinsi Jatim, Presdir PT Benih Citra Asia, wakapolres serta dandim 0822. Usai melangsungkan panen secara simbolis, Bupati Salwa menyatakan bahwa sektor yang paling bisa diandalkan di tengah pandemi Covid-19 adalah sektor pertanian. Sebab, sektor pertanian masih terus tetap berjalan tidak seperti sektor lain yang sempat akibat corona. “Petani harus berbangga. Ketika sektor usaha melemah. Sektor pertanian
tetap unggul,” kata bupati usai panen raya. Salwa menegaskan jika sektor pertanian Bondowoso harus terus dikembangkan, berinovasi guna memacu produktifitas pertanian. Menurutnya, upaya tersebut sudah didukung dengan bantuan mesin alsintan (alat mesin pertanian), sehingga petani tak perlu banyak mengeluarkan tenaga. “Pertanian di Bondowoso hari ini, harus lebih maju lagi. Petani bisa meningkatkan produksinya. Tepat sekali sektor pertanian kita pacu,” papar politisi PPP tersebut. Sementara Kepala Dinas Pertanian Bondowoso M Halil me-
ngatakan bahwa varietas jagung yang dipanen merupakan bibit unggul. “Kokoh batang, akar tidak mudah roboh, biji terisi penuh, penutupan keopak bagus, tongkol besar, terdiri dari 16 hingga 18 baris serta biji tidak mudah pecah,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut juga diberikan bantuan langsung benih unggul kepada kelompok tani. Benih yang diberikan untuk 1.000 hektare lahan yang disebar di lima kecamatan. Yakni Sukosari, Sumber Wringin, Prajekan, Klabang, dan Cermee. (abr/lis)
FOTO: MEMORANDUM/ABR
Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho memaparkan keputusan kasad tentang juknis kapwabku.
6 DPO Pembongkar Peti Jenazah Covid-19 Menyerahkan Diri
FOTO: MEMORANDUM/KID
FOTO: MEMORANDUM/ALV
JAWA TIMUR
RABU WAGE, 26 AGUSTUS 2020 HALAMAN 9
Bupati panen jagung hibrida varietas unggul.
PENGUMUMAN PERTAMA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 UU Hak Tanggungan No 4 Th. 1996, P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya HR Muhammad akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap barang jaminan debitur: No
Nama Debitur
Obyek Lelang
Harga Limit
Uang Jaminan
Batas Akhir Penawaran Lelang / Pembukaan Penawaran dan Penetapan Pemenang Lelang
1
Felix Heriyanto Soenarjoko
Tanah seluas 54 m2 atas nama Felix Heriyanto Soenarjoko, Sarjana Seni sesuai SHGB No. 2481 berikut bangunan di atasnya, terletak di Komp. Ruko Surya Inti Permata I Blok B No. 28, Jl. HR Muhammad Kel. Pradah Kalikendal, Kec. Dukuh Pakis, Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur
Rp. 2.000.000.000,-
Rp. 400.000.000,-
Rabu, 09 September 2020 Pukul 10.00 WIB (Melalui server e-auction sesuai WIB)
2
Fendy Kurniawan
Tanah seluas 93 m2 atas nama Fendy Kurniawan sesuai SHM No. 155/K berikut bangunan di atasnya, terletak di Jl. Simokerto No. 39 Kel. Simokerto, Kec. Simokerto, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur
Rp. 1.800.000.000,-
Rp. 360.000.000,-
Rabu, 09 September 2020 Pukul 10.00 WIB (Melalui server e-auction sesuai WIB)
3
Fahad Anis Bahasuan
Tanah seluas 198 m2 atas nama Fahad Anis Bahasuan sesuai SHM No. 3465 berikut bangunan di atasnya, terletak di Jl. Semolowaru Elok M 8, Kel. Semolowaru, Kec. Sukolilo, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur
Rp.1.350.000.000,-
Rp. 270.000.000,-
Rabu, 09 September 2020 Pukul 10.00 WIB (Melalui server e-auction sesuai WIB)
4
PT. Dwi Karya Mitra
Tanah seluas 96 m2 atas nama SRI WAHJUNI sesuai SHGB No. 1014 berikut bangunan di atasnya, terletak di Desa Bambe, Kec. Driyorejo, Kab. Gresik, Provinsi Jawa Timur
Rp. 275.000.000,-
Rp. 55.000.000,-
Rabu, 09 September 2020 Pukul 10.00 WIB (Melalui server e-auction sesuai WIB)
5
Sarah Susanti
Tanah seluas 153 m2 atas nama Nona SARAH SUSANTI sesuai SHGB No. 3465 berikut bangunan di atasnya, terletak di Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur
Rp.700.000.000,-
Rp. 140.000.000,-
Rabu, 09 September 2020 Pukul 10.30 WIB (Melalui server e-auction sesuai WIB)
KETERANGAN: 9 Nominal uang jaminan yang disetorkan ke rekening Virtual Account (VA) masing-masing peserta dan jumlahnya harus sama dengan nominal uang jaminan yang dipersyaratkan, Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis kepada masing-masing peserta lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan valid; 9 Uang jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan Lelang; 9 Segala biaya yang mungkin timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Cara penawaran lelang
Closed Bidding (dengan mengakses url http://www.lelang.go.id/), tata cara mengikuti lelang E-Auction dapat dilihat pada menu ”Tata Cara dan Prosedur” dan ”Panduan Penggunaan” pada domain tersebut. Pelunasan lelang 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Bea lelang pembeli 2% (dua persen) dari harga lelang (harga terbentuk) Tempat pelaksanaan lelang KPKNL Surabaya, Gedung Keuangan Negara I, Jl. Indrapura No. 5, Surabaya Informasi lebih lanjut dapat menghubungi P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya HR Muhammad, Jl. HR Muhammad Kav. 41 Gedung Halim Sakti Lantai 1 Surabaya Telp. (031) 7382090/ 7329714 atau KPKNL Surabaya, Jl Indrapura No. 5 Surabaya Telp. (031) 3523516 Surabaya, 26 Agustus 2020 ttd. P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya HR Muhammad
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
RABU WAGE, 26 AGUSTUS 2020 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Gagal Selundupkan Ribuan Pil Koplo ke Lapas
ing-masing 190 butir pil dobel L,” jelas Kasat Reskoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid, Selasa (25/8). Lanjut Moch Mukid, pelaku merupakan istri dari salah satu warga binaan lapas dalam kasus narkoba. Pelaku diamankan setelah beberapa jam menerima pelimpahan di petugas lapas. “Informasi petugas Lapas terkait identitas terduga pelaku, akhirnya polisi langsung melakukan pelacakan. Hasilnya, bersangkutan berhasil diamankan pukul 15.30, di rumah orang tuanya di Nganjuk,” papar AKP Moch Mukid. Obat keras berbahaya
Dua Pengedar Sabu Keok Mojokerto, Memorandum Tepergok mengedarkan sabu, membuat dua warga Mojokerto harus pasrah digiring masuk jeruji besi penjara. Mereka adalah Eris Wahyu Slamet alias Karnaton (24), tenaga keamanan kawasan NIP Ngoro, warga Dusun Gadon, RT 01/RW 04, Desa Kutogirang, Kecamatan Ngoro. Serta Sholikhin alias Unyil (49), warga Dusun Kering, RT 01/RW Salah satu tersangka diamankan Polisi. 02, Desa Centong, Kecamatan Gondang. Kanit Reskrim Polsek Jatirejo, Ipda Suyanta menjelaskan kedua tersangka kini menjalani pemeriksaan intensif petugas. “Mereka ditangkap dalam operasi tumpas yang digelar Polsek Jatirejo setelah mendapat informasi dari masyarakat,” terang kanit reskrim, Selasa (25/8). Dikatakan Ipda Suyanta, kedua pelaku ditangkap saat bertransaksi barang haram di Jalan Raya Dinoyo, Minggu (23/8) lalu. Barang bukti diamankan dari tangan kedua tersangka adalah sabu 0,35 gram, serta sebuah handphone dari tangan Eris. “Dari penangkapan ini kami langsung melakukan upaya pengembangan kepada tersangka lain. Dalam pengembangan tadi, kami mendapati peran satu orang lagi yang masih dalam satu jaringan,” beber kanit reskrim. Tersangka Sholikhin berhasil diringkus di rumahnya, setelah petugas melakukan pengembangan dari keterangan Eris. Dari tangan Sholikhin polisi menyita sabu seberat 0,38 gram, satu unit hanphone, buku tabungan BRI atas nama tersangka, dua lembar tanda bukti transfer, satu unit motor Jupiter MX L 3873 WQ. “Kedua tersangka kami kenakan pasal 114 ayat 1 subs 112 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tegasnya. (no/day)
Desember 8 Desa Gelar Pilkades Serentak Jombang, Memorandum Desember 2020 Pemkab Jombang menyelenggarakan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahap 2. Tercatat delapan desa plus satu Desa Banjardowo tahun lalu sempat tertunda pelaksanaan pilkadas. Penjelasan ini, disampaikan Sholahudin Hadi Sucipto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang, Selasa (25/8). ”Masa habis jabatan delapan kepala desa ini pada awal tahun 2021,” ujar Sholahudin Hadi Sucipto, Selasa (25/8). Delapan desa itu diantaranya Desa Pacarpeluk dan Desa Balonggemek, Kecamatan Megaluh. Desa Kedungotok, Kecamatan Tembelang, Desa Blimbing Kecamatan Gudo, Desa / Kecamatan Kesamben, Desa Kauman, Kecamatan Ngoro, Desa Plabuan, Kecamatan Plandaan. ”Yang terakhir Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh masa jabatannya berakhir sekitar tanggal 7 Januari 2021,” paparnya. Diakui Sholahudin, teknis pelaksanaan pilkades serentak dalam tahap pembahasan. Dirinya menargetkan, akhir tahun pelaksanaan berjalan lancar. ”Kami masih telaah dan sampaikan ke bupati terkait pelaksaan pilkades serentak,” bebernya. Sholahudin mengaku belum bisa memastikan kapan pelaksanaan pilkades serentak tersebut dimulai. Ia juga mengungkapkan, apabila pilkades serentak ini digelar pada tahun ini. Maka satu desa yang gagal pada pilkades tahap satu kemarin, yakni Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang akan dilaksanakan juga. ”Kalau memang nanti dilaksanakan ya Banjardowo juga diikutkan. Tapi kapannya masih belum tahu. Yang jelas masih kami sampaikan ke bupati termasuk dengan aturan baru dan kondisi seperti apa,” tegasnya. Ia juga mengungkapkan, apabila pilkades serentak tidak dilakukan pada tahun ini. Maka kepala desa akan diisi dengan penjabat (Pj). ”Ya nanti kalau masa habis akan diisi Pj seperti di Desa Banjardowo,” pungkas Sholahudin.(wan/day)
(wartel) di dalam lembaga pemasyarakatan Kelas IIB Jombang. Mendapat orderan atau perintah tadi, barulah dia mempersiapkan modus penyelundupan untuk mnegelabuhi petugas. “Tersangka dijerat Pasal 196 UU RI Nomor 3 Tahun 2009, tentang kesehatan, ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, dan denda paling banyak Rp 1 miliar,” pungkas Mukid. Diperoleh informasi, petugas Lapas Kelas IIB Jombang berhasil menggagalkan penyelundupan ribuan butir pil setan ke warga binaan. Karena ketatnya pengawasan selama protokol pemeriksaan. Apalagi muncul kebijakan tidak ada besuk tatap muka untuk mengantisipasi penyebaran virus covid-19. Sehingga penyeludupan barang haram itu, diketahui siapa pengirimnya. (wan/day)
AKP Moch Mukid menunjukkan tersangka bersama barang bukti ribuan dobel L dikemas di buah salak.
Kapolres Lepas 8 Anggota Polisi Purna Bhakti Jombang, Memorandum Polres Jombang menggelar apel jam pimpinan dan pelepasan purna bhakti anggota di lapangan mapolres, Selasa (25/8) pagi. Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho memimpin pelepasan 8 anggota polri yang memasuki masa purna bhakti bulan Juli dan Agustus 2020. AKBP Agung Setyo Nugroho, menyampaikan penyelenggaraan apel pelepasan janganlah dianggap sebagai formalitas belaka. Karena itu, Agung Setyo Nugroho berharap nilai membangkitkan semangat setiap personil sebagai abdi masyarakat terus digelorakan. Dimana tugas utama Polri adalah memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan
dan penegakan hukum pada masyarakat. “Dengan ini, maka visi dan misi Polri bisa diwujudkan melalui sosok aparat yang profesional, bermoral dan modern dalam melakukan penegakan hukum, perlindungan dan pengayoman serta pelayanan kepada masyarakat yang tetap menghormati dan menjunjung tinggi hak asasi manusia,” ucap kapolres pada peserta upacara pelepasan dan 8 anggota Polri yang memasuki masa purna bhakti bulan Juli dan Agustus 2020. “Saya ucapkan terimakasih pada anggota yang telah berhasil meniti karier sampai puncak yaitu purna bhakti. Atas dedikasi dan sumbangsihnya kepada kepolisian negara republik Indonesia khu-
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Ibu rumah tangga (RT) ini menjalankan modus kejahatan dengan memasukkan ribuan pil jenis dobel L ke dalam kulit buah salak yang direkatkan dengan lem. Ia gagal memasukkan ke dalam lapas, karena petugas penjagaan Lapas Kelas IIB Jombang curiga dengan perilaku ibu tiga anak ini. Dari tangan pelaku petugas mengamankan 32 buah salak. 9 buah di antaranya berisikan obat terlarang. Oleh pelaku setiap buah salak diisi 190 butir pil koplo. “Total buah salak yang dikirim ke Lapas ada 32. Dari jumlah tadi ada sebanyak 9 buah yang berisikan mas-
(Okerbaya) jenis dobel L yang diamankan berjumlah 1.815 butir berhasil diamankan. Sementara pemeriksaan intensif dilakukan petugas terhadap Vina Nove Setyaningsih, bahwa paket obat berbahaya itu dikirim ke suaminya Hermanto (35) kini menjalani hukuman 2 tahun di Lapas Jombang. Perempuan asal Kesamben tersebut mengakui aksi kejahatannya sudah dua kali dijalankannya. Berhasil memasukkan dobel L ke dalam buah salak, Vina mengulangi aksinya kedua kali. “Interogasi awal, pelaku mengakui sudah dua kali melakukan pengiriman ke Lapas. Yang pertama modusnya juga dengan buah salak,” sambung Kasat Reskoba. Vina dihadapan petugas mengaku mendapatkan pesanan melalui telepon dari suami melalui warung telpon
AKBP Agung Setyo Nugroho memberikan cinderamata kepada personel yang telah merampungkan masa pengabdian.
susnya pada Polres Jombang,” tuturnya. Kepada anggota yang purna bhakti, AKBP Agung Setyo Nugroho juga memohon tetap memberikan konstribusinya kepada Polri. “Harapan kami, saudara tetap bisa menjaga kekerabatan. Dan selalu mendapat lindungan dan bimbingan dari Allah SWT,” pungkas Agung. Dari 8 anggota yang merampungkan masa pengabdiannya diantaranya AKBP. (Purn) Sunardi. Lalu AKBP (Purn) Pandi, Kompol (Purn) Untung Sugiarto, Kompol (Purn) Sugianto. Ipda (Purn) Ismail, Ipda (Purn) Endah Hariyani, Aiptu (Purn) Sutadji serta Penata (Pens PNS) Sulton. (wan/day)
Forkompimda Kawal Protokol Kesehatan FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Jombang, Memorandum Ny Vina Nove Setyaningsih (33), asal Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, ditangkap Satreskoba Polres Jombang. Ia tepergok menyelundupkan 1.815 butir pil koplo ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Jombang.
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Ibu Tiga Anak Dibui
AKBP Deddy Supriadi bersama Ika Puspitasari mencanangkan Inpres 06 Tahun 2020.
Polres Mojokerto Kota Siapkan Satgas Protokol Kesehatan Mojokerto, Memorandum Polres Mojokerto Kota bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto serta Forkopimda menggelar Pencanangan Inpres No 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Protokol Kesehatan. Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi, mengatakan pihaknya membentuk 4 Satgas. Yaitu Satgas Pengawasan, Satgas Patroli, Satgas pembinaan dan Pendisiplinan serta Satgas Penegakkan Hukum. Dalam Inpres Nomor.6 tahun 2020 tercantum sanksi sosial, sanksi denda, penutupan tempat dan pencabutan ijin. Lebih lanjut ia mengatakan,
dari sudut pandang masyarakat tentunya ada pro dan kontra dalam menyikapi beberapa sanksi, khususnya terkait sanksi denda bagi pelanggar disaat perekonomian belum normal. Menegakkan disiplin, sanksi harus dilakukan. Rencananya mulai tanggal 24 Agustus 2020 secara serentak akan diberlakukan penindakan dan penegakaan hukum terhadap masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan terutama yang tidak memakai masker. TNI-Polri dan instansi pemerintah mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk pengamanan, mengawal dan menjalankan Inpres Nomor 6 tahun 2020. Sementara itu, Wali Kota
Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, Inpres No 6 Tahun 2020 ini sebagai acuan dalam penegakan kedisiplinan protokol kesehatan. “Sebenarnya penegakan protokol kesehatan sudah diatur melalui Perwali. Kemudian dengan adanya Inpres ini ada acuan dalam penegakan kedisiplinan protokol kesehatan,” ujar Ika Puspitasari, Selasa (25/8). Usai memberikan sambutan seluruh jajaran Forkopimda dan penyematkan rompi secara simbolis kepada relawan dan rombongan Forkopimda Kota Mojokerto dilanjutkan dengan kunjungan kampung tangguh serta sidak penertiban disiplin di jalan benteng pancasila. (war/day)
Jombang, Memorandum Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahabmemimpinapelpencanangan pelaksanaan Intruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020, di Lapangan Makodim/0814 Jombang. Apel diikuti pasukan Gabungan dari Anggota Kodim 0814/ Jombang, Polres Jombang, Dishub Dan Satpol PP Jombang serta perwakilan dari Ormas. Saat memimpin Apel Ini Bupati didampingi Dandim 0814/Jombang Letkol Inf Triyono Dan Kabagops Polres Jombang Kompol Syamsul Mu’arif. Bupati Jombang, dandim Dan kabagops Polres Jombang melakukan pemasangan rompi dan ban lengan penanganan Covid-19 secara bersama sama. setelah Apel selesai, pasukan gabungan pencegahan dan penanganan Covid-19 diberangkatkan secara serentak. Hj Mundjidah Wahab menjelaskan, tindak lanjut Inpres No 6 tahun 2020 yang telah diterbitkan Presiden RI Joko Widodo. Pada 4 Agustus 2020, presiden juga
mengeluarkan Intruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019 (Covid-19). Inpres ini diterbitkan untuk menjamin kepastian hukum, memperkuat upaya dan meningkatkan efektivitas pencegahan dan pengendalian Covid-19. Saat memimpin Apel, Bupati Jombang mengatakan bahwa selama ini Pemkab Jombang belum berani tegas karena belum ada payung hukum. Karena itu Inpres ini akan membuat pemkab percaya diri dalam penegakkan hukum. “Dengan adanya Inpres ini, kita bisa persuasi dengan kampanye menggunakan masker besar-besaran. TNI dan POLRI juga akan ikut menegakkan aturan di lapangan, dan Pemkab Jombang juga akan merumuskan sanksi sesuai kerarifan lokal dan berpedoman mengacu pada payung hukum inpres nomor 6 tahun 2020,” tutur bupati, Selasa (25/8). (wan/day)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
DEWI RENGGANIS
RABU WAGE, 26 AGUSTUS 2020 HALAMAN 11
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Prajurit 509/Raider dicek suhu oleh petugas di Jember Sport Garden.
381 Prajurit 509/Raider Dikarantina di JSG Jember, Memorandum Sebanyak 381 prajurit 509/Raider pulang tugas dari perbatasan Papua Nugini (PNG), Selasa (25/8). Mereka tidak langsung ketemu keluarga, namun dikarantina terlebih dahulu di Jember Sport Garden (JSG). Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin menyambut kedatangan para prajurit yang bertugas sejak
Juli 2019 di sana. Letkol Inf La Ode M Nurdin menyampaikan, 381 prajurit 509/Raider yang telah melaksanakan tugas dari perbatasan PNG, selama satu tahun lebih telah kembali ke barak. Namun, sebelum ketemu dengan keluarga mereka harus menjalani karantina. “Sebelum mereka pulang dan ketemu dengan keluarga diharuskan terlebih dahulu menjalani karantina selama empat belas hari ke depan. Karena, ancaman Covid-19 ini belum berakhir, tentunya kami harus
tetap waspada,”ujar Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. La Ode menambahkan, kesiapan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jember untuk mengecek ruang dan fasilitas tempat tinggal sementara untuk prajurit dalam menjalani karantina. “Telah dibersihlan dan penyemprotan disinkfektan dan disiapkan minum kesehatan yakni Milagros dan Probiotik untuk menjaga imun anggota agar tetap terjaga,”pungkas lulusan Akmil tahun 2001. (edy/udi)
Jember, Memorandum Bupati Jember dr Faida MMR didampingi Kapolres AKBP Aris Supriyono dan Komandan Kodim/ 0824 Letkol Inf La Ode M Nurdin mencanangkan pelaksanaan Inpres no 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019, Senin (24/8) petang. Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jember Faida didampingi Wakil Ketua Aris Supriyono dan La Ode M Nurdin secara simbolis memasang tanda plakat satgas di pundak perwakilan personel TNI, Polri, satpol PP, dinas perhubungan, dan BPBD. Bupati Faida menjelaskan, Inpres tersebut dikeluarkan untuk menegaskan dan memberikan sinyal kepada masyarakat bahwa protokol kesehatan merupakan hal yang serius untuk dipatuhi. “Karena itu pemerintah mengambil langkah yang lebih serius dengan melakukan upaya untuk menegakkan protokol kesehatan dilembagakan dalam bentuk Inpres,” ujar Faida. Menurut Faida, Inpres ini dikeluarkan pemerintah dalam kondisi untuk menghidupkan kembali roda perekonomian. Untuk itu Kabupaten Jember mengeluarkan peraturan bupati “Inpres ini merupakan suatu hal yang harus dilakukan, maka pemerintah meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Kalau kami mau mengurangi risiko dan mau produktif, maka langkahnya cuma itu,” jelasnya.
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Satgas Covid-19 Sanksi Warga Tak Bermasker
Satgas Covid-19 berkeliling di Pasar Tanjung meminta warga mematuhi protokol kesehatan.
Kata Faida, bahwa dalam perbupnya ada 3 sasaran. Pertama individu, utamanya harus bermasker saat di luar rumah. Jika kedapatan tidak bermasker, satgas penegakan disiplin akan menegur. Ketika di pasar, pedagang tidak bermasker maka akan disuruh tutup dahulu untuk mengambil masker. Bagi pembeli, tidak pakai masker maka akan disuruh putar balik sampai memakai masker. “Kedua, pelaku usaha dan ketiga, pengelola penyelengara fasilitas umum,” ucap Faida. Dalam penegakkan ini Bupati tegaskan tidak ada sanksi atau denda administratif berupa nominal rupiah. Dalam perbup, ia menjelaskan bagi pelaku usaha wajib menyediakan masker bagi karyawan dan menyediakan sarana cuci tangan, serta jaga jarak. Aturan yang sama diberlakukan juga bagi pengelola usaha. Jika ditemui tidak mematuhi
Tinggalkan Surat, Diadopsi Anggota TNI ungkap Andik (32), menantu Ra’I, ditemui di lokasi kejadian, Selasa (25/8). Merasa penasaran, Ra’i lalu menghampiri bungkusan kain jarik yang diyakini asal suara
tangisan bayi. Begitu dibuka, saksi kaget karena bungkusan tersebut berisi bayi perempuan yang juga diselimuti kain merah. Di dekat kepala bayi terselip
Pengemudi Kijang Tewas Dalam Mobil
Sambungan dari halaman 1 surat yang diduga ditulis orangtua si bayi. Selanjutnya, Ra’i mengetuk pintu rumah Cipto untuk memberitahu temuan bayi ini. Meski begitu, Cipto dan istrinya, Sutin serta Ra’i, tidak
Sambungan dari halaman 1
Brigadir Muchamad Khanib, anggota Satlantas Polrestabes Surabaya yang mengetahui peristiwa tersebut, terpaksa memecahkan kaca mobil bagian kanan sisi depan. “Kaca mobil dipecahkan untuk mengevakuasi jenazah korban. Karena posisinya terkunci dari dalam,” terang Kanitreskrim Polsek Tegalsari Iptu I Made Sutanaya, kemarin. Made menjelaskan, kejadian itu bermula sekitar pukul 11.00. Sebelum ditemukan tewas, korban mengemudikan mobil seorang diri. Setiba di lokasi, Welly, menghentikan mobilnya karena lampu menyala merah. “Kendaraan korban ada di barisan paling belakang,” lanjut Made. Sesaat kemudian, traffic light menunjukkan warna hijau. Namun, mobil Welly tidak kunjung melaju. Hal itu memancing perhatian para pengguna jalan lain. Terlebih, tidak ada respons sedikitpun dari korban meski ditegur. Sampai akhirnya, seorang penguna jalan melaporkan peristiwa itu ke anggota yang sedang berjaga di Pos Lantas 1.7 tidak jauh dari lokasi. Dari informasi itu, Brigadir Muchamad Khanib kemudian mendatangi untuk memeriksa mobil
korban. “Mendapati korban tidak bergerak dengan kondisi mulut berbusa, anggota itu berupaya menyelamatkannya dengan memecahkan kaca. Tapi ternyata pengemudi Kijang sudah meninggal,” tandas Made. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih belum bisa memastikan penyebab kematian Welly. Namun, kuat dugaan kematian korban karena sakit. Hal itu diperkuat dari bukti buku berobat yang ditemukan dalam mobil. “Belum tahu Mas. Tapi saya temukan buku berobat di mobil,” pungkas mantan Kanit Idik I Satreskoba Polrestabes Surabaya itu. Sementara itu, Toni, seorang saksi mata yang saat itu berada di sekitar Gereja Katedral menyebutkan, kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 11.00. Saat itu, traffic light menyala merah sehingga seluruh kendaraan berhenti. Ketika lampu menyala hijau, mobil yang dikemudikan korban tetap berhenti. “Kendaraan di depannya sudah jalan, tapi mobil korban tidak melaju sama sekali,” terangnya. (fdn/nov)
Tegur Tak Pakai Masker, Dihajar
Sambungan dari halaman 1
Julius pun tidak ada niatan untuk meminta maaf, meski korban, Christian Russel sempat menawarkan mediasi untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. “Begitu memukul dan tahu saya berdarah, dia langsung kabur. Saya lalu memeriksakan ke rumah sakit dan lapor ke Mapolsek Dukuh Pakis,” jelas Christian Russel ketika dihadirkan sebagai saksi oleh jaksa penuntut umum (JPU) Suwarti bersama saksi Saiful, sekuriti di ATM BCA KCP Jalan Simpang Darmo Permai Utara. Dalam kesaksian Christian, bahwa dirinya waktu itu sudah berada di depan ATM. Karena melihat terdakwa tergesa-gesa dan mentransfer, maka saksi mempersilakan lebih dulu. “Ternyata cukup lama. Sampai sepuluh menit belum selesai-selesai, saya ingatkan kok lama. Apalagi tidak pakai masker,” jelas saksi.
Ternyata, begitu dia (terdakwa, red) keluar, tambah saksi, langsung memukul wajahnya berkali-kali hingga kacamata minusnya pecah. “Sempat dipisah sama sekuriti lalu dia kabur,” pungkas Christian. Kesaksian korban dibenarkan oleh sekuriti. “Saya lihat korban berdarah di wajahnya,” singkat sekuriti Saiful. Sementara itu, JPU Suwarti menanyakan kepada terdakwa apa yang menjadi penyebab terdakwa menganiaya korban. “Saya ditegur sampai tiga kali oleh korban dengan kalimat sik suwe ta (masih lama, red),” jawab Julius yang disidang secara telekonferensi itu. Disinggung soal berapa kali memukul, Julius tidak ingat lagi. “Saya lupa berapa kali memukul. Iya benar, wajah korban berdarah,” ujar Julius kepada JPU Suwarti. (fer/nov)
Memukau “DP (Dewi Perssik) ini konsisten totalitasnya saat live perform. Salut banget suara stabil padahal sambil nge-dance,” kata pemilik akun Avianto Gunawan di YouTube. Komentar lain juga dilayangkan oleh pemilik akun Lulu Chanel. Dia menuliskan, “Wah, Depe memang artis dangdut love-ku. Dia memang diva. Beda sama yang lain.” Sementara pemilik akun X-Tradisi Channel juga mengungkapkan rasa kagumnya pada penampilan Dewi Perssik membawakan lagu Lathi. “Dewi Perssik emang diva bintang panggung yang luar biasa. Aura Dewi di panggung tidak ada yang menandingi,” ungkapnya. Pada acara tersebut, Dewi Perssik membawakan Lathi sambil menari diiringi sejumlah penari latar. Selain Dewi Perssik, dalam acara
maka sanksi akan dikenakan berupa teguran tertulis tiga kali dan maksimal tiga hari. Setelah itu dikenakan sanksi penghentian usaha selama tujuh hari kerja. Acara dilanjutkan dengan sosialisasi penegasan dan tidakan bagi pedagang dan pembeli di Pasar Tanjung. Rombongan dipimpin oleh Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono, dan jajarannya serta Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin beserta jajarannya, kepala satpol PP. “Rombongan satgas sekali lagi mengimbau agar masyarakat tertib memakai masker. Jika besok didapati tidak memakai masker maka satgas akan menindak tegas,” ujar Komandan Kodim 0824 Jember La Ode M Nurdin. “Jadi selama ini pemda belum berani tegas karena belum ada payung hukum. Karena itu inpres ini akan membuat pemda percaya diri dalam penegakkan hukum,” tegas mantan Dandim 0831 Surabaya Timur. (edy/udi)
Sambungan dari halaman 1 itu tampil pula Judika membawakan lagu Pamer Bojo milik mendiang Didi Kempot. Lathi memang menjadi lagu yang begitu populer. Kesuksesan lagu Lathi berhasil memberikan ketenaran bagi Weird Genius dan juga Sara Fajira. Menurut salah satu personel Weird Genius, Gerald Liu, kepopuleran Lathi tidak lepas karena adanya nuansa yang berbeda yang mereka coba suguhkan lewat lagu tersebut. “Daya tariknya mungkin ada sesuatu yang baru juga dari Weird Genius. Kami kan memang selalu keluar dari zona nyaman. Mungkin ada yang menganggap Weird Genius mencampurkan musik tradisional, ada gamelan dan sinden, sama musik EDM. Itu sudah kami lakukan di lagu yang pertama,” jelas Gerald ketika dihubungi melalui sambungan telepon saat itu. (dtc/nov)
berani menyentuhnya. Mereka lalu memanggil warga lain yang sedang jaga kampung. Selanjutnya, temuan bayi ini dilaporkan ke Mapolsek Lakarsantri dan Babinsa Koramil Lakarsantri Serka Suwarsu, yang sekaligus sebagai Ketua RW 01 Sumur Welut. Suwarsu kemudian membawa bayi itu ke rumahnya untuk dirawat. Bahkan, ia berkeinginan mengadopsi bayi perempuan tersebut. Menurut Andik, sekitar pukul 23.00, beberapa warga sempat meminta iuran konsumsi jaga kampung di sekitar lokasi, tapi belum melihat bungkusan yang berisi bayi yang diletakkan di depan rumah Cipto. Baru
setengah jam kemudian, Ra,i keluar rumah hingga menemukan bayi itu menangis. “Saya menduga pelaku meletakkan bayi di rumah Cipto sekitar pukul 23.00 hingga pukul 23.30,” ucap Andik. Sedangkan Sutin, penghuni rumah sekaligus lokasi ditemukannya bayi tak berdosa itu mengaku, sedang tidur di dalam dan tidak mendengar suara apa-apa. “Saya tidak tahu dan atau mendengar suara tangisan bayi. Tahunya setelah pintu diketauk dan diberitahu warga,” jelas Sutin. Terpisah, Suwarsu mengungkapkan keinginannya mengadopsi anak perempuan.
Sebab, sejak tahun 1997 menikah dengan istrinya, Yamyuna, hingga sekarang belum dikaruniai momongan. Sebelumnya ia sudah mengadopsi anak laki-laki dari saudara istrinya mulai kecil himgga sekarang sudah besar. Hingga akhirnya ada kejadian penemuan bayi yang dibuang dan setelah melihatnya, Suwarsu ingin mengadopsi bayi perempuan tersebut. Saat ini, ia masih menunggu proses pengesahan dari pihak kelurahan, dinas sosial, dan kepolisian. “Saya sudah mantap untuk mengadopsinya. Mungkin ini jalan hidup dan menjadi anugerah keluarga kami,” kata Suwarsu.
Pencuri Motor Gentayangan di Kutisari Utara Dua jam kemudian korban berniat pulang. Tapi, ia mendapati Beat-nya sudah tidak berada di lokasi semula. “Setelah keluar warkop, saya lihat motor sudah hilang. Selanjutnya mencoba tanya ke pengunjung lain namun tidak ada yang mengetahuinya,” kata IM, Selasa (25/8) IM menuturkan, ketika diparkir motornya dalam kondisi dikunci setir. “Motor
sudah terkunci setirnya. Kuncinya juga saya bawa. Tapi pelaku tetap bisa mencurinya,” tuturnya. Ditanya soal CCTV di lokasi, korban mengaku sempat menanyakan kepada pimelik warkop. Ternyata peralatan tersebut semuanya dalam kondisi mati. “Keterangan pemilik warkop CCTV-nya mati saat itu,” tandas IM.
Sambungan dari halaman 1 Korban telah melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Tenggilis Mejoyo. Terpisah, ketika dikonfirmasi Kapolsek Tenggilis Mejoyo Kompol Kristiyan Beorbel Martino membenarkannya. Ia menuturkan, pihaknya sedang menyelidiki kasus tersebut. “Iya benar, korban sudah laporan. Masih kami selidiki,” singkat Kristiyan melalui jawaban whatsapp-nya. (iah/nov)
Keuntungan buat Nyabu Dari tangan mereka, petugas juga menyita satu poket sabu seberat 0,78 gram yang disimpan dalam bungkus rokok. Hary menjelaskan, penangkapan bermula ketika anggotanya mendapat laporan adanya transaksi narkoba di sekitar Jalan Asem Mulya. Kemudian laporan tersebut direspons petugas dengan mengecek ke lokasi yang disebutkan. “Ternyata benar, setelah diintai anggota, terlihat seorang wanita menyerahkan sabu ke temannya,” beber Hary. Khawatir sasarannya lebih dulu kabur, polisi langsung menyergap keduanya
Sambungan dari halaman 1 tanpa perlawanan berikut menyita barang buktinya. Usai penangkapan, Oktavia selanjutnya dikeler ke rumahnya tak jauh dari warkop untuk menangkap RI, suaminya. Tapi setiba di rumah Oktavia, suami tersangka telah melarikan diri sebelum polisi membekuknya. Di hadapan penyidik, Oktavia mengaku awalnya diajak nyabu oleh RI. Kebiasaan itu lama-kelamaan membuat wanita ini ketagihan. Sampai akhirnya, Oktavia dan suaminya tidak mampu lagi membeli sabu tersebut karena tidak mempunyai uang sama sekali. Apalagi, keduanya tidak bekerja sama sekali
alias pengangguran. “Suami lalu memutuskan jualan sabu agar mendapatkan uang. Agar bisnis berjalan lancar, saya juga disuruh mengantar barang ke pemesan. Tapi baru kali ini saya melakukannya Pak,” ujar Oktavia. Alasan lain wanita bertubuh kurus itu mau mengantar sabu, karena dekat dengan rumahnya. Tapi yang lebih penting, keuntungan akan dibelikan sabu lagi untuk dipakai berdua. “Saya tidak mendapat bayaran karena yang menyuruh suami. Pokoknya kami bisa nyabu setiap hari,” ucapnya di mapolsek. (rio/nov)
Darah Mengucur, Sebuah Anak Panah Menembus Tumit Kaki Kiri Panas yang membakar berangsur dingin. Embus angin kering yang mengelupaskan berangsur menyepoi-poi. Ghadi tenggelam dalam belaian ketenangan. Satu per satu ingatannya pulih. “Laila.” Nama itu yang pertama berkecamuk di benak, “Ke mana dia?” Ghadi kemudian memusatkan konsentrasi untuk mendeteksi keberadaan sang istri. Gelap. Kosong. Tidak ada sinyal sama sekali. Dia alihkan titik fokus pencarian ke Paman Karim. Memang ada sinyal, tapi terputus-putus. “Ke mana mereka?” batin Ghadi. Demikian juga ketika mencoba mendeteksi keberadaan Pakde Limin. Ada sinyal, tapi putus-nyambung seperti gaya pacaran remaja era 2000-an. Cinta rantas. Cinta methel. “Sebaiknya aku kembali ke rumah atau
Bayi perempuan yang dibuang ternyata sudah diberi nama. Terungkapnya nama bayi diketahui dalam isi surat yang ditinggalkan pelaku yakni Arsyila Romeesa Farzana. Orangtuanya ingin anaknya dipanggil Zana. Inti dari isi surat itu sengaja menitipkan kepada warga Sumur Welut. Diharapkan bisa merawat dan mendidik bayi tersebut dengan baik. Orangtuanya juga memohon agar tidak diproses ke pihak yang berwajib. Dengan alasan sangat mempercayai keluarga yang merawatnya. Dia juga meminta minta maaf karena tidak bisa merawat bayinya dengan baik. (rio/nov)
warung Emak,” pikir Ghadi, yang segera merapal doa melipat bumi. Cling! Bukannya mendarat di tempat yang dituju, Ghadi malah mendapati diri di pelataran Candi Borobudur. “Sebenarnya aku sedang berada di dunia manusia apa di dunia jin?” tanya hatinya. Tidak mau larut dalam kebingungan, Ghadi lantas merapalkan doa melipat bumi dengan tujuan tempat kali pertama bertemu Putri Laila. Cling. Tapi kembali Ghadi kecewa. Dia malah mendapati diri berada di tengah pertempuran dahsyat. Sebuah gerakan cepat menyenggol lengan kanan. Ghadi spontan menoleh. Entah kapan memasangnya dan siapa pemasangnya, tiba-tiba dia melihat di ujung lengannya terlilit panji hitam bertuliskan kalimat tauhid. “Panglima! Kita terdesak. Kita harus
Sambungan dari halaman 1
mundur. Kita atur strategi,” teriak sebuah suara, yang tidak jelas diucapkan oleh siapa dan ditujukan kepada siapa. Ghadi tidak bereaksi. Suara serupa terdengar lagi. Tapi kali ini jelas ditujukan kepada siapa. Ternyata dirinya. Ghadi. “Panglima Ghadi, kita mundur ke goa Selokarang,” teriak suara tadi sambil meloncat sangat tinggi dan menghilang. Ghadi hendak menyusul, tapi kaki kirinya terasa perih. Loncatannya mental ketika baru melayang dua-tiga meter. Seperti membentur langit-langit beton neser. Dia lirik kaki yang terasa nyeri. Sebuah anak panah menembus tumit. Serangan tidak berhenti. Sebuah anak panah lain meluncur ke arah kaki kanan. Cepat dan tidak terhindarkan. Memang tidak sampai menancap, tapi berhasil membuat luka robek. Darah mengucur. (bersambung)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
RABU WAGE, 26 AGUSTUS 2020 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK: Timotius Devan Nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Motor Dihentikan, Pemuda Magersari Buang Sabu
Indah Lailatul Maghfiroh Arrahman
Gadis Kalitidu Dilaporkan Hilang
Kejari Bojonegoro Panggil 4 Saksi Ahli Bojonegoro, Memorandum Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro terus mengumpulkan kelengkapan alat bukti dari tersangka Bambang Sigit Minggarjono, yang terjerat kasus korupsi dana pembangunan peningkatan jalan Taji-Bakalan, Kecamatan Tambakrejo. Kali ini, penyidik memanggil empat saksi ahli dari beberapa perguruan tinggi. Kasi Pidsus Kejari Bojonegoro M Fauzan mengatakan, hingga saat ini berkas untuk diajukan sebagai alat bukti dipersidangan di pengadilan tipikor belum lengkap 100 persen. Sehingga, hingga saat ini belum bisa menentukan kapan tersangka bisa disidangkan. “Jadi penetapan tersangka kemarin belum sepenuhnya lengkap bukti-buktinya. Cuma, dulu pada saat penetapan tersangka diketahui memang melakukan perbuatan melawan hukum,” beber M Fauzan, Selasa (25/8). Masih menurut Menurut, bila pihaknya mendatangan saksi ahli itu untuk membantu mendapatkan bukti-bukti yang akurat. Seperti dugaan pemalsuan tandatangan dan manipulasi laporan. “Jadi ahli nanti bisa melihat bukti tandatangan tersangka di laporan pembangunan jalan Taji-Bakalan,” lanjut Fauzan. Diketahui, pria yang juga Direktur Utama CV Bhadra Raya, asal Sidoarjo, ini diduga korupsi dan mengakibatkan kerugian negara Rp1,3 miliar. Atas perbuatan itu tersangka diancam hukuman 20 tahun penjara. Sementara anggaran pembangunan jalan Taji-Bakalan itu sekitar Rp 5,5 miliar. Tersangka disangkakan pasal 2 (1) juncto (jo) pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pasal 3 jo pasal 18, pasal 7 ayat 1 huruf a jo pasal 18. Tersangka sebelumnya diduga memalsukan dokumen sepengetahuan konsultan dan pengawas, dokumen diubah untuk syarat pencairan proses keuangan dari Dinas PU Bina Marga Bojonegoro. (top/har/tyo)
M Salam Setiawan memegang barang bukti.
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Gresik, Memorandum Masyarakat wilayah Desa Jono, Kecamatan Cerme, dan sekitarnya bisa sedikit bernapas lega. Sebab, proyek pembangunan tanggul pengendalian banjir Kali Lamong di Desa Jono telah dibuka oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Selasa (25/8). Proyek tersebut dibangun sebagai upaya antisipasi bencana banjir. Sebab, setiap kali musim penghujan tiba selalu membawa dampak banjir bagi kawasan di sepanjang sungai. Meskipun tidak keseluruhan. Hal itu disebabkan kondisi sungai dan tanggul yang tidak mampu menampung debit air ketika hujan. Apalagi jika ditambah air kiriman dari hulu. Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Isgiyanto menuturkan, banyak tanggul sungai yang sudah tidak dapat menampung debit air ketika hujan. Akibatnya, air meluap dan menyebabkan banjir yang menggenangi permukiman, tambak, dan sawah warga. Namun untuk melakukan upaya antisipasi bahaya banjir melalui pembangunan tanggul Kali Lamong, pihaknya mengaku masih mengalami kendala. Salah satu kendala besarnya adalah pembebasan lahan. “Untuk itu mohon bantuan dari pemkab khususnya terkait pembebasan lahan,” ujarnya. Selain itu, ia juga berharap ada respons positif dari masyarakat terkait kendala tersebut. Masyarakat diharapkan mengikhlaskan dan merelakan lahannya untuk dijadikan penghalang tanggul penahan air. Masih menurut Isgiyanto, tanggul yang terletak di Desa Jono tersebut sangat penting untuk dibangun. Mengacu pada kejadian awal 2020, tanggul sempat
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto membuka keran semen disaksikan para undangan.
jebol dan air menggenangi hingga ke Desa Tambakberas, Semampir, bahkan sampai ke Desa Banjarsari. Akibatnya perekonomian masyarakat terganggu. Sementara itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menekankan pembangunan parapet akan sangat bermanfaat bagi tanggul Desa Jono yang saat ini masih terbuat dari tanah. Ia pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak BBWS yang telah berupaya membangun tanggul di sana. Selain di Desa Jono, pembangunan tanggul tersebut juga akan dilakukan di kawasan lain yang memiliki potensi bencana
yang sama. Karena Kali Lamong melintasi sedikitnya empat kecamatan di Kabupaten Gresik.Yakni Kecamatan Balongpanggang, Menganti, Cerme, dan Kebomas. Dari total 103 KM panjang sungai, setengahnya atau lebih tepatnya 58 KM melintasi Kota Pudak. “Untuk proyek pembangunan tanggul Kali Lamong ada sekitar 149 hektare lahan yang harus dibebaskan. Serta Rp 150 miliar anggaran yang akan digelontorkan,” bebernya. Sedangkan untuk di Desa Jono sendiri tanggul yang akan dibangun sepanjang lebih kurang 100 meter. Diperkirakan menelan biaya pembangunan sebesar Rp
1,5 miliar. Sambari menegaskan, proyek normalisasi Kali Lamong tidak akan pernah berhasil ketika seluruh stakeholders tidak bekerja sama. Perlu adanya sinergitas antar instansi maupun antar wilayah. “Dalam pembangunan tanggul Kali Lamong tidak bisa berdiri sendiri dan harus saling bekerja sama dengan kabupaten lain yang juga dilewati sungai tersebut. Yakni Kabupaten Lamongan, Mojokerto, dan Surabaya,” tegasnya. Secara simbolis, di akhir acara Sambari didampingi para undangan menekan tombol sir-
ine dan membuka keran semen yang digunakan untuk membuat pondasi. Sebagai tanda proyek pembangunan tanggul Kali Lamong, Desa Jono resmi dilaksanakan. Untuk diketahui, selain Bupati Gresik dan Kepala BBWS Bengawan Solo dalam kesempatan tersebut hadir juga beberapa pihak. Antara lain Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, anggota DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala Bakorwil II Bojonegoro Diah Wahyu Ermawati, dan Kepala Dinas PU dan Tata Ruang Provinsi Jatim Abduh. (and/har/tyo)
Berharap Pemkab Tidak Keluarkan IMB PT GJT
Warga Tiga Desa Himpun Tanda Tangan Gresik, Memorandum Sebagai tindak lanjut aksi penolakan di gedung dewan terhadap operasional bongkar muat batu bara di pelabuhan yang dikelola PT Gresik Jasa Tama (GJT). Kini warga dari Desa Kroman, Kemuteran, dan Lumpur secara door to door mengumpulkan tanda tangan keberatan terhadap pengeluaran izin mendirikan bangunan (IMB) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Hal itu disampaikan Munir, salah seorang warga. Sebab jika izin tersebut diturunkan, GJT akan beroperasi kembali, dan apa yang dikhawatirkan warga terkait bahaya debu batu bara akan hadir lagi. “Kami muter-muter tiap RT. Seluruh warga tiga desa menandatangani penyataan itu. Dan akan kami kawal sampai benar-benar pindah,” ujar Munir. Sedangkan menurut Kepala
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Korupsi Pembangunan Jalan Taji-Bakalan
namun anggota mengetahuinya,” ujar Hery. Ketika disuruh mengambil bungkus rokok tersebut, pelaku menolak dan mencoba berkelit. “Akhirnya bungkus rokok tersebut diambil pelaku, dan ketika disuruh membuka ternyata di dalamnya ada satu poket sabu,” lanjut Hery. Un t u k m e n g e m b a n g kan kasus ini petugas juga menyita Hp Samsung J2 milik pelaku, dan motor yang kini dijadikan barang bukti. “Kami masih mengembangkan kasus ini,” pungkas Hery.(and/har/tyo)
Antisipasi Banjir, Bupati Sambari Bangun Tanggul Kali Lamong
Bojonegoro, Memorandum Indah Lailatul Maghfiroh Arrahman (17), gadis asal Kecamatan Kalitidu, dilaporkan hilang. Korban meninggalkan rumah sejak empat hari yang lalu. Kapolsek Kalitidu AKP Harjo mengatakan, ciri-ciri korban tinggi badan 153 centimeter, tubuh gemuk, hidung bulat, rambut panjang sepinggang, mata biasa, kulit sawo matang, dan berhijab. “Ketika meninggalkan rumah, menurut keterangan dari keluargan, yang bersangkutan mengenakan baju lengan panjang kuning, dan celana kain cokelat kotak kotak garis hitam,” ujar Harjo, Selasa (25/8). Harjo berharap kepada masyarakat jika menemukan atau mengetahui korban dengan ciri-ciri yang telah disebutkan, agar melapor ke polsek terdekat atau ke Polsek Kalitidu. “Kami masih terus mencari dan juga melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bojonegoro,” lanjut Harjo. Sebelumnya, kabar gadis hilang itu adalah Desa Panjunan, Kecamatan Kalitidu, ini juga telah tersebar di media sosial Facebook. Sekadar diketahui di waktu yang sama juga viral di Facebook, jika ada gadis asal Kecamatan Baureno dikabarkan hilang. Namun belum ada laporan di ke pihak kepolisian.(top/har/tyo)
M Fauzan
Kasatreskoba Polres Gresik AKP Hery Kusnanto mengungkapkan, penangkapan ini berawal dua anggota Reskrim Polsek Balongpanggang sedang berpatroli di wilayah hukumnya. Ketika berada di jalan poros Desa Karangsemanding, mereka melihat dua orang berboncengan motor Honda Vario 125 nopol W 4174 ZF, dengan gelagat mencurigakan. “Karena curiga, anggota menghentikan laju motor pelaku. Mengetahui yang menghentikan polisi, tampak pelaku kebingungan sambil membuang bungkus rokok,
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Gresik, Memorandum M Salam Setiawan (20), warga asal Jalan Joko Tole, Desa/ Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, dibekuk anggota Reskrim Polsek Balongpanggang. Tersangka sempat membuang narkoba berbentuk kristal putih tersebut dengan harapan bisa lepas dari jeratan hukum.
Warga berkumpul untuk menandatangani surat pernyataan keberatan.
Bidang Pelayanan Perijinan Tata Ruang, Bangunan, dan Lingkungan, Dinas Pelayanan Terpadu
Satu Pintu Gresik Yuson Lawupa Maleo menjelaskan, sampai hari ini GJT belum mengurus berkas
permohonan izin. Sempat beberapa kali ke kantor PTSP Gresik tapi han-
ya sekedar konsultasi. Tidak mengurus berkas perizinan. “Beberapa kali ke sini, 2019 dan awal 2020. Tapi hanya sekadar konsultasi,” bebernya. Ia menambahkan, pihak perusahaan tidak bisa menunjukkan alas hak atau sertifikat tanah. Hal itu yang ditenggarai menjadi kendala pengurusan izin mendirikan bangunan. Saat hendak dikonfirmasi mengenai persoalan itu, sambungan telepon kepada pimpinan PT GJT Edi Hidayat dan GM Pelindo III Sugiono tidak mendapat jawaban. Di sisi lain, meskipun nantinya IMB perusahaan sudah dikantongi. Nampaknya masyarakat masih akan menolak operasional tersebut. Karena di beberapa kali audiensi didapatkan kesepakatan bongkar muat batu bara harus dihentikan dan direlokasi ke tempat lain.(and/har/tyo)