Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 24 Juli 2021

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

SABTU LEGI, 24 JULI 2021

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

DUEL MAUT DI PASAR KAPASAN, JURAGAN PAKAIAN TEWAS

Oleh: Dahlan Iskan

K

ALI ini yang mendapat giliran meninggal karena Covid adalah ulama perempuan: Prof Dr Huzaemah Tahido Yanggo, 77 tahun. Beliau guru besar ilmu fikih Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Juga Rektor Institut Ilmu Al Quran (IIQ) Jakarta. Beliau doktor pertama wanita Indonesia lulusan Al-Azhar, Kairo, Mesir. “Kini sudah lebih 900 ulama Islam yang meninggal karena Covid-19,” ujar Prof Dr Cholil Nafis di live Zoom pemakaman almarhumah kemarin siang. Prof Cholil adalah guru besar di UIN dan juga salah satu ketua majelis ulama pusat.

Surabaya, Memorandum Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengidentifikasi para pelaku pembunuhan di lantai II Pasar Kapasan. Dari kejadian berdarah itu, Slamet Mahmud (54), warga Jalan Gembong Sawah Tengah yang juga pemilik toko pakaian Surya Mas tewas dengan luka bacok di kepala dan punggungnya.

 Bersambung ke halaman 11 

-

-

Meng, ditolak warga, isoman di sekolah pindah lokasi. Ke pitrad aja. Udah ada bilik-biliknya. Seks aseks-aseks...

Si Mameng (Pelanggan Pitrad Jeng Ningsih)

FOTO: MEMO RANDUM/RIO

 Bersambung ke halaman 11 

Pemberitaan Tabung Oksigen Palsu di Tulungagung Surabaya, Memorandum Satgas Gakkum Polda Jatim memastikan beredarnya pemberitaan dugaan oksigen palsu di Tulungagung tidak benar. Hal itu disampaikan Dirreskrimsus Polda Jatim Kombespol Farman didampingi Kabidhumas Kombespol Gatot Repli Handoko, Jumat (24/7). “Hari ini dilakukan pres rilis tentang dugaan tabung  Bersambung ke halaman 11 

Pernah Memukul Karyawan Toko Lain KASUS pembacokan terhadap Slamet di tokonya masih menjadi perbincangan hangat para pedagang lain di Pasar Kapasan. Pantauan Memorandum, Jumat (23/7) sekitar pukul 12.00 situasi di pasar tersebut terlihat cukup ramai. Tampak para pedagang melakukan jual beli seperti biasanya. Tak terkecuali pedagang di sekitar lokasi pembacokan yang menewaskan Slamet Mahmud. Menurut Ina (20), pedagang pakaian di sekitar toko korban, pembunuhan itu diduga dilatarbelakangi dendam. Karena Slamet pernah memukul salah satu karyawan toko lain sehingga menimbulkan sakit hati. “Kabarnya korban pernah memukul karyawan toko yang tak jauh dari tempat jualannya. Dugaannya ada keterkaitan dengan itu yakni motif dendam,” ujar Ina sembari menunjuk toko milik Slamet. Ina mengaku masih trauma karena dia kebetulan melihat kejadian berdarah tersebut. Apalagi jika mengingat aksi brutal yang dilakukan dua pelakunya. “Saat kejadian, dua orang menghampiri toko korban. Sempat terdengar cekcok,” ungkap Ina. Tidak lama kemudian, ia melihat pelaku membawa senjata tajam jenis celurit dan pisau. Saksi pun ketakutan hingga lari terbirit birit. “Pelaku yang membawa celurit lalu membacok kepala korban sebelah kanan, kiri, dan depan. Korban akhirnya tersungkur. Bahkan, pelaku dengan membabi

Toko Surya Mas di lantai II Blok P nomor 154 Pasar Kapasan, lokasi korban dibantai hingga tewas.

Terdakwa Wempi Dermapan mendengarkan Dakwaan JPU secara virtual di PN Surabaya.

Bos KSU Cendrawasih Lestari Diadili Penyalahgunaan Dokumen Angkutan Hasil Hutan Surabaya, Memorandum Wempi Dermapan didakwa menyalahgunakan dokumen angkutan hasil hutan jenis kayu merbau. Bos Koperasi Serba Usaha (KSU) Cendrawasih Lestari dari Maluku tersebut akhirnya diadili atas perbuatannya di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Terdakwa yang juga merupakan aparatur sipil negara (ASN) mempunyai tugas dan kewenangan mengendalikan jalannya roda koperasi. KSU Cendrawasih Lestari mem Bersambung ke halaman 11 

 Bersambung ke halaman 11 

Polrestabes Buka Vaksinasi Tahap II Surabaya, Memorandum Gerai vaksin Polrestabes Surabaya melaksanakan vaksinasi kedua pada Jumat (23/7). Vaksin diberikan kepada masyarakat terutama keluarga besar anggota Polri yang sudah menerima vaksin pertama pada 1925 Juni 2021. Kabagsunda Polrestabes Surabaya AKBP Sri Andriany melalui Kasubbag Humas Kompol Muchamad Fakih mengatakan, vaksinasi kedua yang diadakan pada hari ini diperuntukkan hanya untuk masyarakat yang sudah menerima vaksin dosis pertama. “Jika yang menerima vaksin dosis pertama di atas 25 Juni 2021 dan masyarakat umum akan diberitahukan informasi lebih lanjut tentang vaksinasi kedua,” jelas Fakih. Sementara itu, vaksinasi kedua dilakukan secara per sesi sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Karena hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan akibat antrean. Pelaksanaan vaksinasi tahap kedua ini akan dilakukan secara bertahap dan ber-

ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS

Sahabat Kenthel Banget (3) FOTO: MEMO RANDUM/RIO

S

ELEBGRAM Marissa Brigitta tengah butuh bantuan dan stres dengan kondisi saat ini. Adik Celine Evangelista itu mengaku terdampak sekali dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Untuk menghilangkan kebosanan, Marissa Brigitta memilih untuk ngamen secara online. Yang menarik, ia menyertakan nomor rekeningnya bagi yang mau nyawer karena dirinya siap bernyanyi sesuai permintaan. “Dari pada stres #dirumahaja mending ngamen online aja bund. BCA 0181812411 an Marissa Brigitta

POLISI PASTIKAN TAK ADA

FOTO: MEMO RANDUM/JAKA

Dari hasil pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan circuit closed television (CCTV) yang terpasang di beberapa stan toko. Terlihat jelas ketika dua pelaku mengeroyok hingga membacok Slamet dengan memakai senjata tajam (sajam) jenis parang. Sesuai rekaman CCTV itu, petugas juga mencocokan keterangan beberapa saksi yang sudah diperiksa hingga didapat kesimpulan sebagai acuan melakukan penangkapan terhadap pelakunya. Hal itu, diungkapkan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian. Evi, kerabat korban.

Ngamen Online

Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko bersama Dirreskrimsus Kombespol Farman menunjukkan barang bukti tabung oksigen.

AKBP Oki Ahadian

 Bersambung ke halaman 2 

MARISSA BRIGITTA

FOTO: MEMO RANDUM/DANNY

MOTIF DENDAM

Ulama Wanita

Petugas kesehatan melakukan screening terhadap peserta vaksinasi di Mapolrestabes Surabaya.

gelombang. Mulai dari jam 07.00 hingga selesai di gedung Bharadaksa Mapolrestabes Surabaya dan tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat. Persyaratan yang harus dibawa ke gerai vaksin Polrestabes Surabaya yakni

bukti surat vaksin dosis pertama dan foto kopi KTP. Masyarakat juga akan mengisi formulir tentang data diri dan untuk melakukan screening kesehatan sebelum vaksin kedua. “Formulir ini nantinya akan diberikan saat melakukan registrasi,” pungkas Fakih. (rio/nov)

Tuduh Istri Selingkuh

P

IKIRAN negatif langsung menyerang otak Hasan. Dia mencurigai istrinya ada main dengan Amin. Ngapain pria itu pagi-pagi sudah nyamperin Yuni dan berdiri mesra di

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

 Bersambung ke halaman 11 

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SABTU LEGI, 24 JULI 2021 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Bupati Ahmad Muhdlor Ali memberangkatkan penyaluran perdana bantuan beras PPKM 2021.

Sidoarjo Digerojok 830 Ton Bantuan Beras Sidoarjo, Memorandum Pemerintah pusat menggelontorkan bantuan beras dampak pandemi Covid-19. Salah satunya kepada Kabupaten Sidoarjo yang mendapatkan 830 ton beras. Beras itu akan dibagikan kepada 83 ribu KPM (keluarga penerima manfaat), masing-masing mendapatkan 10 kg. Penyaluran perdana bantuan beras PPKM 2021 tersebut diberangkatkan Bupati H Ahmad Muhdlor di Kantor Bulog Sub Divre Buduran, Kamis, (22/7). Penyaluran perdana ke Kelurahan Urangagung, Kecamatan Sidoarjo. Kepala Bulog Sub Divre Buduran M. Nur Juliansyah Rahman dan Kepala Dinas Sosial Sidoarjo Tirto Adi hadir mendampingi bupati dalam penyaluran perdana bantuan beras menggunakan 5 truk tersebut. Bupati mengatakan bantuan seperti ini bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat terdampak Covid-19. Hampir seluruh masyarakat merasakan dampak pandemi kali ini. Dampak ekonomi yang paling berat dirasakan masyarakat saat ini. Pemerintah kabupaten (pemkab) sendiri juga akan menambah bantuan seperti ini. Telah disiapkan 100 ribu paket bagi KPM yang ada. Dalam waktu dekat bantuan dari APBD Kabupaten Sidoarjo tersebut akan dibagikan. "Kita akan bagi secara bertahap, pertama 35 ribu dalam pekan ini, kemudian 35 ribu dan 30 ribu," ucapnya kemarin. Gus Muhdlor sapaanya, mengatakan pemkab akan terus melihat perkembangan PPKM Darurat yang saat ini menjadi PPKM Level 4 bagi Kabupaten Sidoarjo. Apabila 25 Juli 2021 masih menunjukkan peningkatan grafik kasus Covid-19, maka dirinya akan kembali melakukan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19. "Pasti saya akan tambahkan lagi, saya yakin seratus ribu itu belum semua mendapatkannya," ucapnya. Sementara data KPM diperoleh dari Bulog pusat yang berasal dari data Kemensos RI. Sehingga penyalurannya dipastikan by name by address. (bwo/jok/epe)

Sidoarjo, Memorandum Menunjang target Presiden Republik Indonesia terkait pelaksanaan target vaksinasi Covid-19 satu juta per hari dan instruksi Kapolri, dalam upaya penanganan pandemi melalui pemaksimalan vaksinasi di seluruh wilayah. Polisi bersama TNI dan instansi terkait terus membuka Gerai Vaksin Presisi. Begitu halnya di Kabupaten Sidoarjo. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, akan terus melayani kebutuhan masyarakat akan pemenuhan vaksinasi Covid-19, melalui gerai vaksin presisi. “Hari ini masyarakat yang kami layani vaksin di gerai vaksin presisi di Desa Pilang, Kecamatan Wonoayu dan Gedangan, total ada 1.300 dosis vaksin diberikan secara gratis dan syaratnya pun mudah hanya menunjukan KTP atau surat keterangan domisili,” jelasnya, Jumat (23/7). Yuli, salah seorang warga Pilang, mengaku senang sudah divaksin. Apalagi persyaratan juga cukup mudah. “Terima kasih Polresta Sidoarjo yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, warga di sini juga banyak yang ikut demi kesehatan bersama,” ungkap ibu rumah tangga yang mengaku tidak merasa takut ketika disuntik. Gerai vaksin presisi menurut kapolresta, merupakan program yang dicanangkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menginstruksikan kepada seluruh jajaran di polda, polres, dan polsek untuk mempercepat terbentuknya herd immunity. Karenanya,

FOTO: MEMORANDUM/BWO

FOTO: MEMORANDUM/BWO

Gerai Vaksin Presisi Layani Warga Wonoayu dan Gedangan

Petugas kesehatan memeriksa warga yang hendak mengikuti vaksinasi di gerai vaksin presisi.

gerai ini nanti akan melayani masyarakat yang belum vaksin

agar lebih mudah terlayani. “Diimbau juga kepada ma-

syarakat meski sudah divaksin agar tetap mematuhi protokol

Ulama Wanita Saya mengikuti live Zoom pemakaman itu sampai selesai: pukul 14.00. Yang dimulai sejak pukul 09.00. Sejak jenazah masih di rumah sakit umum daerah di Serang, Banten. Begitu jauh beliau dirawat. Tidak ada satu pun rumah sakit di Jakarta yang masih punya kamar. Lebih 17 orang ikut berbicara di Zoom kemarin. Mereka para doktor yang pernah beliau bimbing. Termasuk yang sedang di Mesir, London, dan Kuala Lumpur. Juga tokoh-tokoh di luar UIN. Tampil juga murid beliau seperti Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba. Beliau lebih banyak menangis di depan layar. Giliran orang luar tampil: Rektor UI Prof Dr Ari Kuncoro. Ketika dipersilakan tampil ternyata sudah tidak ada di Zoom. Prof Dr Raden Syarif Rahmat, sesama guru besar di UIN, juga terus terisak. Kumisnya yang sangat tebal dan rambutnya yang dibiarkan panjang hampir sebahu membuat beliau seperti kehilangan keangkerannya. Beliau begitu sedih. “Prof Huzaemah itu puncaknya ulama wanita Indonesia,” katanya. “Dua anak perempuan saya sekarang kuliah di Al-Azhar juga karena Prof Huzaemah,” ujarnya. Sedang anak perempuannya yang satu lagi kuliah di Maroko. Prof Dr Abd Rahman Dahlan bercerita tentang nasib mereka yang sama-sama terkena Covid. Sama-sama guru besar di UIN. Waktu itu tanggal 26 Juni 2021. “Saya bertemu beliau di RS UIN,” ujarnya. “Saya ke RS karena badan panas dan demam. Saya ingin PCR. Ternyata positif,” kata Prof Abd Rahman. “Beliau juga lagi panas dan demam. Tapi beliau lebih mengeluhkan sakit di pinggang. Kata beliau tidak tertahankan,” ujarnya. Prof Huzaemah lahir di

kesehatan,” tutup kapolresta. (bwo/jok/epe)

Sambungan dari halaman 1 Donggala, Sulteng. Dia masuk sekolah di Al-Khairat, Palu. Sejak SD, sampai perguruan tinggi. Juga mengajar di Al-Khairat –sehingga sehari-hari dipanggil Ustadzah. Lalu kuliah lanjutan di Al-Azhar, Kairo. Disertasi S-3 Huzaemah adalah tentang perbandingan mazhab dalam Islam. Dia meraih gelar doktor dengan predikat cum laude. Buku-bukunyi, terutama Pengantar Ilmu Perbandingan Madzhab, terus jadi pegangan mahasiswa. Prof Dr Euis Nurlaekawati, yang juga tampil di Zoom menyebut Prof Huzaemah adalah pendiri prodi perbandingan madzhab di UIN Jakarta. Saat predikat itu disampaikan di depan orang banyak, Prof Huzaemah bilang, “Itu tidak benar, saya hanya memberi saran”. Di kalangan cendekiawan Islam ,Prof Huzaemah dikenal sebagai ulama dua kaki. Dia setuju dengan peran lebih bagi wanita di zaman modern ini. Tapi wanita tidak boleh meninggalkan peran tradisionalnya sebagai istri dan ibu. Ketika Megawati Soekarnoputri akan menjadi calon presiden, Prof Huzaemah tidak mempersoalkan. “Wanita boleh menjadi pemimpin. Asal dijamin lebih banyak manfaatnya bagi agama dan negara. Kan dibantu para menteri,” ujar Prof Dr Amany Lubis, mengutip pendapat almarhumah. Prof Amany Lubis adalah perempuan pertama menjadi rektor UIN Jakarta. Prof Amany sangat dekat dengan almarhumah. Apalagi sama-sama lulusan Kairo, Mesir. Bahkan Prof Amany sejak SMP sudah di Mesir. Mendapat beasiswa. Sampai di Universitas Kairo. Gelar doktornya pun di sana. Dengan disertasi: Sistem Politik Dinasti Mamluk. Itulah dinasti yang berkuasa selama tiga abad di dunia Arab. Yang kekuasaannya sampai Iraq, Syria, dan Mesir. Setelah dinasti Mamluk runtuh, mu-

lailah berkuasa dinasti Truky Usmani (Ottoman). Prof Amany boleh dibilang ‘’Putri Mesir’’. Ia lahir di Mesir. Dari rahim ibu seorang wanita Mesir: Nabilah. Saat dikawini ayahnyi, Nabila belum bisa membayangkan Indonesia itu seperti apa. Amany pun lahir di sana. Nabilah dan bayinyi lantas diboyong ke Indonesia. Nabila ahli di bidang perpustakaan –yang masih langka di Indonesia saat itu. Ayahanda Prof Amany, Prof Burhanuddin Lubis, memang kuliah di Mesir. Lalu kecantol wanita di sana. Agak banyak yang seperti itu –waktu itu. Termasuk Harun Nasution –kelak di tahun 1980-an juga menjadi profesor, doktor, dan rektor UIN. Nabilah sendiri, di Indonesia, akhirnya juga menjadi profesor dan doktor. Juga pernah menjabat Wakil Rektor Institut Ilmu Al Quran Jakarta. Di samping, tentu, menjadi guru besar di UIN Jakarta. Kalau Prof Huzaemah rektor wanita pertama di IIQ, Prof Nabilah adalah wakil rektor pertama IIQ. Bekalangan memang banyak wanita menjadi pimpinan perguruan tinggi Islam. Di IAIN Lampung, Bukittinggi, Kendari, Majene, Ponorogo, rektornya perempuan. Prof Amany sendiri punya jaringan internasional yang kuat. Kemampuannyi berbahasa Arab, Inggris, dan Prancis membuat dia sering keliling dunia. Saya sempat melihat YouTube ketika Prof Amany berpidato di depan raja Maroko. Ada lambang merah putih di bagian dadanyi. Prof Amany memutuskan agar Prof Huzaemah dimakamkan di pemakaman khusus di kampus UIN. Dari RSUD Banten, jenazah dibawa ke kampus IIQ dulu di Sawangan, Depok. Lalu dibawa ke pemakaman. Sudah banyak guru besar

UIN dimakamkan di situ: Prof Thoha Umar, Prof Sadali, Prof Harun Nasution... Bagaimana Prof Huzaemah sampai meninggal di RSUD Banten yang begitu jauh? “Malam itu kami sudah keliling 11 rumah sakit di Jakarta. Semua penuh,” ujar Dr Syarif Hidayatullah, satu-satunya putra beliau. Ketika Syarif masih mencari rumah sakit yang lain lagi, kadar oksigen Prof Huzaemah terus menurun. Menjadi 80. Turun lagi ke 70. Turun terus ke 60 dan berlanjut ke 50-an. Syarif belum juga mendapat rumah sakit. Malam semakin larut. Penanggalan sudah pindah ke 14 Juli 2021. Kadar oksigen Prof Huzaemah turun lagi tinggal 40-an. Diputuskanlah agar beliau dibawa ke mana pun. Asal mendapatkan rumah sakit. Yang masih ada jauh sekali: di Banten. Maka beliau dilarikan ke Banten. Tidak menunggu Syarif pulang dari keliling Jakarta. Khawatir keburu kian buruk. Cari ambulans pun tidak dapat. Yang ada mobil Kijang Innova lama. Syarif minta tolong temannya mengemudikan mobil itu. Sang ibu dinaikkan ke kursi tengah. Berbaring di situ. Dipangku keponakan. Mobil pun meninggalkan Jakarta. Menuju Banten. Pukul 03.00 menjelang subuh Prof Huzaemah baru tiba di sana. Sembilan hari kemudian Prof Huzaemah meninggal dunia. Jumat pagi kemarin. Sang suami, Prof Dr Abd Wahab Abd Suhaimi, juga guru besar di UIN Jakarta, menunggu jenazah tiba di Jakarta. Aman. Tidak terjangkit Covid. Prof Huzaemah menyelesaikan S-1 di Universitas Al-Khairat, Palu, dengan S-2 dan S-3 di Mesir. Sang suami mendapat S-1 di Mesir dengan S-2 dan S-3 di UIN Jakarta. Tapi suami-istri ini sama-

sama asal Sulteng. Sama-sama warga Al-Khairat. Sama-sama mengajar di Universitas AlKhairat. Mereka menikah di Palu. Setelah meraih doktor di Mesir pun Huzaemah kembali mengajar di sana. Suami-istri ini pengabdi yang sesungguhnya untuk Al Khairat. Ke t i k a g u r u b e s a r A l Khairat sakit, keduanya masih di pesantren itu. Yang saya maksud dengan guru besar adalah ulama terkemuka yang mendirikan Al-Khairat di tahun 1930: Habib Sayyid Idrus bin Salim al-Jufri. Habib Idrus lahir di Hadramaut (sekarang: Yaman). Al

Khairat pun menjadi organisasi keagamaan terbesar di Indonesia Timur. Anggotanya 16 juta orang. Cabangnya di seluruh Indonesia, pun sampai ke Malaysia. Suami-istr i ini begitu mencintai dan dicintai sang Habib. Dari Habib Idrus lah semua ilmu mereka dapat. Mereka akan selalu hormat. Selamanya. Ketika Prof Abd Wahab dan Prof Huzaemah membangun rumah di dekat UIN, mereka mengkhususkan membangun 1 kamar depan untuk sang guru besar. “Setiap beliau ke Jakarta tidur di kamar depan itu. Tidak

ada orang lain yang pernah tidur di situ,” ujar Syarif. Itu ketika Habib Idrus masih hidup. Kebiasaan itu diteruskan oleh putra Habib Idrus ketika sang pewaris AlKhairat itu ke Jakarta. Demikian juga ketika kepemimpinan Al-Khairat kini dipegang sang cucu: Habib Saggaf bin Muhammad bin Idrus bin Salim al-Jufri. Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sekarang, Habib Salim Al Jufri, adakah juga cucu pendiri AlKhairat. Begitu langka ulama besar wanita. Covid tega benar mensyahidkannyi. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SABTU LEGI, 24 JULI 2021 HALAMAN 3

WARGA TOLAK KEBIJAKAN WALI KOTA

Gedung Sekolah Jangan Dijadikan Isoman Surabaya, Memorandum Kebijakan yang diambil Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk menggunakan gedung sekolah sebagai lokasi isolasi mandiri (isoman) di masing-masing kelurahan menuai penolakan warga, Jumat (23/7). Warga meminta pemkot mencari lokasi lain, yang dianggap lebih aman.

FOTO: ISTIMEWA

Seperti halnya warga Wonokusumo Kidul yang melayangkan protes, ketika mengetahui SDN Pegirian II hendak disulap menjadi ruang isoman bagi pasien Covid-19. Sehingga warga dari RT 01, RT 02, dan RT 04, RW 06 Wonokusumo Kidul, yang tidak setuju kompak mendatangi Lurah Pegirian, Jumat (23/7). “Kami tidak setuju, karena sekolah yang menjadi tempat isolasi ini berdekatan dengan permukiman warga. Sehingga kami tegas menolak,” kata Ketua RT 01 Fihri Bachmid. Diakui Fihri, selama ini wilayah Wonokusumo Kidul aman dari paparan Covid-19. Manakala SDN Pegirian II menjadi ruang isolasi, pihaknya khawatir warganya akan terpapar Covid-19. “Wilayah kami ini dari awal sampai saat ini tidak ada masalah tentang Covid-19. Selama ini bersih, kalau sampai jadi ruang isolasi pasien Covid-19, maka wilayah kami akan jadi zona merah,” tegas Fihri. Dalam pertemuan itu, warga diminta oleh lurah untuk membuat surat tidak setuju pasien Covid-19 diisolasi di SDN Pegirian II. “Terima kasih warga sudah mau turun untuk memperjuangkan nasib kami semua. Kami juga berterima kasih karena lurah mau mempertimbangkan aspirasi kami,” pungkas Fihri. Sementara itu, Lurah Pegirian Menik Hartawanta mengaku akan meneruskan aspirasi warganya ini ke pemangku kebijakan yang lebih tinggi. “Saya tidak bisa memutuskan. Aspirasi warga akan saya sampaikan ke Kecamatan Semampir dan Satgas Covid-19 Kota n Bersambung ke halaman 4

Warga Wonokusumo Kidul mendatangi kantor Kelurahan Pegirian.

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Poster penolakan warga yang dipasang di pagar tembok SDN Banyu Urip III.

Bangunan aset milik pemkot di Jalan Nias sebagai alternatif pengganti SDN Gubeng I/204 yang sebelumnya akan dijadikan sebagai tempat isoman.

Banyak Aset Pemkot Tidak Dipakai

FO

TO

: M

EM OR

AN DU

kung langkah pemkot maka ada opsi lainnya. “Carilah secara prioritas, yang pertama gedung olahraga, kedua kantor yang tidak pakai, ketiga fasos lainnya termasuk tempat rekreasi, taman, dan yang terakhir adalah sekolah,” terang Ajeng. Selain itu, legislator Gerindra ini juga menyinggung soal transparansi data Covid-19 yang perlu disampaikan di tingkat RT/RW. “Langkah strategis baiknya yaitu meningkatkan transparansi data Covid-19 pada RT dan RW agar masyarakat semakin teredukasi,” desaknya. n Bersambung ke halaman 4

I N TA NG

Ini harus dikaji ulang,” kata Ajeng saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Jumat (23/7). Dia menegaskan, dalam memilih tempat isoman seharusnya pemkot perlu memikirkan secara prioritas terkait gedung yang akan ditentukan, dan tidak menargetkan gedung sekolah di setiap kelurahan. Sebab masih banyak asset milik pemkot yang tidak terpakai, dan lebih aman bila digunakan sebagai lokasi isoman. Menurutnya perlu ada kriteria yang dipakai pemkot untuk membuat RS darurat Covid-19. Sehingga manakala warga sekitar tidak mendu-

M/B

RENCANA Pemkot Surabaya ingin menjadikan gedung sekolah sebagai tempat isolasi mandiri (isoman) pasien Covid-19, akan semakin banyak menuai protes, sebelumnya sudah diprediksi oleh anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya M Machmud. Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati, bila gedung sekolah harusnya menjadi pilihan terakhir. “Pemkot melakukan segala upaya untuk menambah tempat isoman. Tetapi jangan mencari sekolah untuk jalan pintas karena aset pemerintah.

Pemkot melakukan segala upaya untuk menambah tempat isoman. Tetapi jangan mencari sekolah untuk jalan pintas karena aset pemerintah. Ini harus dikaji ulang. AJENG WIRA WATI Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya

Reni Astuti berdialog dengan siswa saat memantau vaksinasi di SMPN 44.

Orang Tua Terpapar Covid-19

Kebutuhan Anak Wajib Diperhatikan Pemerintah Surabaya, Memorandum Di tengah situasi pandemi, Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti melihat anak-anak masa kini menghadapi sejumlah persoalan. Salah satunya tak sedikit yang mengalami problem pengasuhan saat orang tuanya terpapar positif Covid-19. “Prinsipnya adalah tentang bagaimana program penanganan Covid-19 juga memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang anak. Memastikan kebutuhan anak-anak n Bersambung ke halaman 4

Surabaya, Memorandum Pemkot Surabaya menyiapkan eks Gedung Kantor Kelurahan Mulyorejo menjadi rumah sehat. Gedung tersebut, bakal dimanfaatkan sebagai tempat pelayanan warga sekitar yang terpapar Covid-19, supaya segera pulih dan dapat kembali beraktivitas. Sebelum difungsikan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau Griya Mulyorejo Sehat yang berada di Jalan Mulyorejo Utara ini, Jumat (23/7). Tinjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan dan ketersediaan sarana prasarana di rumah sehat tersebut. Eri mengatakan, bahwa di setiap kelurahan harus ada tempat sehat untuk pemulihan bagi warga yang terpapar Covid-19. Ruang tersebut dimanfaatkan sebagai pengganti tempat perawatan di rumah untuk mencegah klaster di lingkungan keluarga. “Selalu saya sampaikan bahwa setiap kelurahan itu ada tempat untuk sehat dari Covid-19. Jadi istilahnya kalau di sini adalah Griya Mulyorejo Sehat. Jadi ketika di Kelurahan Mulyorejo ada warga tes rapid antigennya positif, maka dia bisa di Griya Mulyorejo Sehat,” kata Eri di sela tinjauannya itu. n Bersambung ke halaman 4

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Eks Gedung Kelurahan Mulyorejo Jadi Rumah Sehat

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melihat tempat tidur yang dimanfaatkan sebagai tempat pelayanan warga di Griya Mulyorejo Sehat.

Staf Ahli Menkes Kunjungan Kerja

Wali Kota Mengeluh Kekurangan Vaksin FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memaparkan penanganan Covid-19 kepada rombongan staf ahli Menkes.

Surabaya, Memorandum Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyambut kedatangan kunjungan kerja Staf Ahli Menteri Kesehatan (Menkes) Dokter Andani Eka Putra beserta rombongannya di ruang kerja wali kota, Jumat (23/7). Dalam pertemuan itu Eri mengeluh tentang Surabaya yang sempat kehabisan vaksin.

Pada kesempatan itu, Eri menjelaskan banyak hal tentang penanganan Covid-19 di Surabaya. Ia menjelaskan ketika kasus Covid-19 di Surabaya naik dan rumah sakit mulai penuh, ia bersama jajarannya mencari alternatif untuk membuat rumah sakit lapangan. Akhirnya, dibuatlah Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT) di Kedung Cowek.

“Setelah itu, kita siapkan juga tempat isolasi di setiap kelurahan, dan mulai hari ini kami sudah mengoperasionalkan rumah sakit lapangan di GOR indoor GBT. Jadi, sekarang di wilayah Surabaya Utara dan barat sudah ada tempat isolasi yang lumayan besar,” kata Eri dalam pertemuan tersebut. n Bersambung ke halaman 4


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SABTU LEGI, 24 JULI 2021 HALAMAN 4

Tangani Covid-19 dengan Gotong Royong

Surabaya, Memorandum Sejak awal pandemi Covid-19 masuk Kota Pahlawan, Pemkot Surabaya tak kenal lelah menangani dan menyelamatkan warga. Bahkan, pemkot memanfaatkan tradisi lokalnya yaitu gotong-royong dalam menangani Covid-19, sehingga dari awal hingga saat ini, Pemkot Surabaya bekerjasama dengan warga bersama-sama dan bahu membahu menangani pandemi global ini. Pakar Komunikasi Unair Suko Widodo memastikan, peran serta warga dalam mengatasi pandemi Covid-19 ini sangat penting. Karena ini perang semesta yang tidak mungkin hanya dilakukan oleh tenaga dari Pemkot Surabaya saja. Apalagi, tradisi Surabaya itu tolong menolong dan

gotong-royong dalam segala hal. “Sehingga apabila pemkot meminta bantuan kepada warga melalui Surabaya Memanggil dan Surabaya Peduli untuk selalu bergotong-royong dalam menangani Covid-19, itu hal yang biasa dan lumrah,” ujar Suko Widodo.

FOTO: ISTIMEWA

Suko Widodo: Inilah Pancasila yang Sebenarnya Wali Kota Eri Cahyadi bersama Relawan Surabaya Memanggil.

Saat ini, lanjut dia, Indonesia dan termasuk Surabaya memasuki keadaan darurat Covid-19, sehingga ini adalah momentum untuk bersama-sama mengatasi Covid-19 di Surabaya. Bahkan, ia juga memastikan bahwa banyak elemen masyarakat yang berbondong-bondong membantu pemerintah dalam menangani Covid-19, termasuk IKA Unair, Universitas Gadjah Mada

(UGM), dan komunitas serta elemen masyarakat lainnya yang meminta bantuan dana dari masyarakat, lalu disalurkan untuk membantu penanganan Covid-19. “Kalau banyak pihak yang membantu, ini akan semakin mempercepat keadaan ini. Justru menurut saya, inilah Pancasila yang sebenarnya,” ujarnya. Sementara itu, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan,

pada dasarnya penanganan Covid-19 di Kota Surabaya selain mengandalkan kemampuan keuangan pemerintah, juga menggerakkan partisipasi publik. Bahkan, rakyat itu diminta atau tidak, pasti akan mengeluarkan pembiayaan, entah untuk menjaga kampungnya, melakukan tracing dan juga untuk berbagi makanan dan sebagainya. “Itu yang saya tahu sejak setahun

terakhir ini, sehingga kalau pemerintah kota sekarang menghimpun seluruh sumber daya di masyarakat, itu ya wajar-wajar saja, karena memang sejak awal penanganan Covid-19 itu selain bertumpu pada penanganan pemerintah, juga harus disangga secara gotong-royong dari masyarakat, terutama bagi mereka yang bersedia menyumbangkan sebagian harta yang dimilikinya,” kata dia.(fer/tyo)

Sumbat Sumber Munculnya Penyebaran Covid-19

Surabaya, Memorandum Dalam menghadapi pandemi Covid-19 dilaksanakan kegiatan bakti sosial (baksos). Kali ini Dandim Tipe A 0831/ Surabaya Timur Kolonel Inf Agus Faridianto melaksanakan baksos di balai RW IV Bulak Banteng Kidul, Jumat (23/7). Kegiatan baksos ini dalam rangka membantu masyarakat kurang mampu yang terdampak pandemi Covid-19. “Kami membagikan sembako secara langsung kepada warga secara door to door,” ujar Agus. Ditambahkan Agus, dengan sistem door to door ini, selain bisa membuat semakin dekat dengan masyarakat juga untuk menghindari kerumunan. “Diharapkan dengan kegiatan

Surabaya, Memorandum Anggota Komisi A DPRD Surabaya Fatkur Rohman, prihatin dengan masih meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Surabaya. Tidak hanya itu, dia juga menyebut, para tenaga kesehatan (nakes) di rumah sakit dan puskesmas banyak yang terpapar, kewalahan, dan sebagiannya bahkan gugur. Karenanya, mengentaskan pandemi Covid-19 ini, menurutnya perlu dilakukan penanganan dari sisi hulu bukan hanya berkutat di sisi hilir. “Saya mengapresiasi langkah-langkah yang sudah diambil oleh pemkot namun terobosan yang bersifat hulu justru kuncinya, bukan hilir,” ucap Fatkur Rohman, dalam hearing bersama Humas Pemkot Surabaya, Jumat (23/7). Akhir-akhir ini, menurut Fatkur, Pemkot Surabaya telah banyak menelurkan terobosan inovatif untuk menyelesaikan masalah Covid-19. Mulai dari kebijakan tracing, pembatasan mobilisasi, rekrutmen relawan, hingga operasional puskes-

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Dandim Surabaya Timur Membagi Sembako

Dandim Tipe A 0831/Surabaya Timur Kolonel Inf Agus Faridianto menyerahkan beras kepada warga di wilayah teritorialnya.

baksos ini, sembako yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat,” lanjut Agus. Dalam kesempatan itu, Agus juga menyosialisasikan tentang disiplin prokes, un-

tuk memutus penyebaran Covid-19. “Meskipun sudah divaksin, jangan kendor dengan disiplin prokes. Sayangi diri, keluarga, dan kota kita,” pungkas Agus.(tyo/day)

Eks Gedung Kelurahan Mulyorejo Jadi Rumah Sehat Tak hanya sekadar menyiapkan rumah sehat. Sebab, Eri mengaku, pihaknya juga melengkapinya dengan sarana prasarana agar warga yang menjalani pemulihan di rumah sehat itu tidak bosan. Seperti menyediakan fasilitas olahraga meja pimpong, bulu tangkis, hingga menghadirkan instruktur senam. “InsyaAllah di sinilah nanti kita jadikan tempat untuk berkumpul bersama dengan bahagia. Kita sediakan tempat untuk bulu tangkis, ada untuk meja pimpong, setelah itu nanti ada guru senam,” ungkap dia. Bagi Eri, menyediakan rumah sehat di setiap

kelurahan ini dilakukan sebagai upaya kuratif dan preventif untuk mencegah klaster Covid-19 di lingkungan keluarga. Karena, ketika ada warga yang sakit dan kemudian menjalani perawatan di rumah dengan kondisi tidak layak, maka hal ini tentu akan berimpact buruk terhadap kondisi kesehatan keluarganya. “Ketika Covid-19 ini terjadi, jangan sampai ketika rumah tidak memenuhi syarat, maka akan muncul klaster keluarga. Itulah (warga yang sakit) yang kita ambil, sehingga semuanya bisa menjadi satu di sini (rumah sehat),” terangnya.(fer/tyo)

Banyak Aset Pemkot Tidak Dipakai Dia juga meminta pemkot lebih intens menjalin komunikasi dengan pejabat kampung maupun tokoh masyarakat setempat soal status penyebaran Covid-19. “Kedua, mengadakan musyawarah kepada RT dengan zona merah, saya yakin banyak yang akan kooperatif karena menyangkut kebutuhan bersama. Ketiga, mencari fasos yang memadai untuk dijadikan tempat isoman. Sehingga tempat isoman bersifat efektif dan efisien, perlu ada persiapan yang matang,” ungkapnya. Tidak kalah penting, Ajeng mendorong Pemkot Surabaya untuk bekerja sama dengan Pemprov Jatim dalam membuat ruang isoman. “Yang terbaik adalah

Sambungan dari halaman 3

Sambungan dari halaman 3 sinergi dengan provinsi. gedung SMA dan SMK yang dimungkinkan sebagai tempat isoman, itu juga bisa menjadi opsi,” pungkas Ajeng. Sebelumnya, seperti diberitan SKH Memorandum terbitan kemarin, Jumat (23/7), M Machmud yang menyarankan bila kebijakan tersebut sebaiknya disertai persetujuan dari warga sekitar, dan pemkot tidak grusa-grusu (terburu-buru, gegabah). “Harus mempertimbangkan aspek lingkungan. Karena sekolah ini banyak yang berada di permukiman warga. Jadi harus izin RT dan RW setempat, setuju tidak sekolah tersebut menjadi penampungan pasien Covid-19,” tegas Machmud, Kamis (22/7).(mg3/tyo)

mas 24 jam. Hingga yang terbaru mencari tempat untuk isoman per kelurahan. “Namun yang dilakukan pemkot itu semuanya penanganan bersifat hilir, yaitu penanganan setelah seseorang bergejala dan terpapar Covid-19,” tegasnya. Padahal, masih menurut Fatkur, problem utama adalah di sebabnya, di hulunya, yaitu bagaimana memastikan semua pihak mematuhi regulasi dan menjaga prokes dengan penuh kesadaran bukan dipaksa-paksa yang justru kontraproduktif. Untuk itu, dia meminta humas ikut berperan dalam penguatan mindset ke masyarakat Surabaya. Seperti melakukan edukasi dan sosialiasi secara viral dan masif, melibatkan akademisi hingga praktisi medis untuk bicara, serta memanfaatkan teknologi. Bahkan jika diperlukan, kata Fatkur, ada support tambahan anggaran untuk merealisasikan penanganan dari sisi hulu ini. “Terobosan inovatif hilir tetaplah dilanjutkan namun terobosan yang bersifat

hulu harus diberikan perhatian lebih, kita sumbat sumbernya,” paparnya. Selain itu, Fatkur juga menyinggung soal fakta yang terjadi di lapangan saat ini. Bahwa tidak sedikit warga Surabaya yang masih malu ketika tahu kalau terpapar Covid-19. Persepsi yang muncul saat seseorang dicap positif Covid-19 adalah sebuah aib. Sehingga lanjut Fatkur, hal inilah yang membuat mereka memutuskan di rumah saja dengan pengobatan seadanya dan enggan di-swab atau diperiksa padahal kondisi makin memburuk. “Kondisi rumah yang tidak memungkinkan mengisolasi diri, ventilasi udara yang kurang bagus, dan berdekatan makin memperparah munculnya klaster keluarga akhir-akhir ini. Inilah problem hulu, problem mindset, pengetahuan dan kesadaran,” imbuhnya. Lantas pihaknya sangat berharap kepada humas untuk mengambil peran ini. Bersinergi secara masif dengan semua pihak termasuk media.(mg3/tyo)

Kebutuhan Anak Wajib Diperhatikan Pemerintah kita saat ini terpenuhi, baik pendidikannya dan juga perlindungan kesehatannya. Utamanya bagi anak-anak yang orang tuanya terpapar atau yang wafat di masa pandemi,” jelas Reni. Bagi Reni, peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ini sebagai wujud kepedulian terhadap hak-hak anak demi mewujudkan perkembangan mereka secara wajar, baik jasmani, rohani, maupun sosial. Selain itu juga sebagai upaya mendorong keluarga menjadi tempat pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak.

Politisi perempuan PKS ini juga mendorong agar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam hal ini Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) supaya memastikan kondisi anak-anak dari keluarga yang tengah isolasi mandiri, isolasi di tempat yang disiapkan pemerintah, ataupun yang tengah dirawat di rumas sakit. “DP5A Pemkot Surabaya semestinya melakukan pendataan dan pendampingan anak-anak yang orang tuanya kini sedang menjalankan isoman, isolasi di tempat yang disiapkan pemerintah

Sambungan dari halaman 3 atau penanganan di RS. Jadi, dipastikan kondisi anak-anaknya seperti apa, baik kebutuhan makanan dan kesehatannya agar tumbuh kembangnya optimal. DP5A Pemkot Surabaya harus benar-benar memberikan perhatian dan memastikan betul,” tegasnya. Reni mengatakan bahwa perlindungan kepada anak tentu akan semakin optimal ketika pandemi ini segera berlalu. Maka, penanganan yang serius dan sungguh-sungguh serta upaya perbaikan penanganan Covid-19 akan membawa kebaikan untuk anak-anak.(mg3/tyo)

Wali Kota Mengeluh Kekurangan Vaksin Selain itu, ia juga menjelaskan tentang vaksinasi yang terus digeber hingga saat ini. Vaksinasi massal sudah beberapa kali digelar di Surabaya, hingga akhirnya Surabaya sempat kehabisan vaksin. “Kami juga sudah mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk vaksinasi ini, semoga segera dikirim lebih banyak lagi,” ujar Eri. Setelah itu, ia juga menjelaskan tentang kecepatan tracing yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya. Bahkan,

ia juga memastikan bahwa seluruh staf di organisasi perangkat daerah (OPD) diminta untuk menjadi tracer. “Jadi, saat ini di Surabaya sudah ada sekitar 1.000 tracer, jadi tracingnya kita masif,” imbuhnya. Setelah mendengar berbagai penanganan Covid-19 di Surabaya, Dokter Andani menjelaskan, bahwa pertemuannya dengan Wali Kota Eri itu untuk terus meningkatkan kapasitas tracing, yang harus diikuti pula oleh peningkatan

Sambungan dari halaman 3 tracing. Makanya, ia melihat persiapan daerah-daerah yang aglomerasi, seperti di Surabaya Raya, Malang Raya, Jakarta, Yogyakarta. “Itu akan jadi target peningkatan tracing. Nah, peningkatan tracing itu akan ada efeknya, yaitu jumlah yang akan dites akan semakin banyak. Nah, ketika dites banyak, tentu lab dan tempat isolasinya juga harus siap, sehingga target tracing itu bisa jadi optimal,” kata Dokter Andani.(fer/tyo)

Gedung Sekolah Jangan Dijadikan Isoman “Ya tidak apa-apa, yang namanya warga kadang takut dijadikan tempat untuk isolasi walau itu hanya untuk OTG dan terpusat dan nanti dijaga. Kita mengakomodir keberatan warga itu dan sudah dialihkan,” jelas Iin. Lanjut mantan Lurah Pacar Kembang ini, pihaknya yang sudah menyosialisasikan kepada warga, dan memintan lokasi isoman di di belakang kantor Kelurahan Gunungsari. “Mungkin dekat dengan permukiman dan memang juga tidak terlalu lebar dan sudah dialihkan ke lapangan futsal (lapangan olahraga) belakang kantor Kelurahan Gunungsari,” lanjut Iin. Di Kecamatan Dukuh Pakis yang terdir dari empat kelurahan, lanjut Iin, selain SDN Gunungsari I yang dialihkan tersebut, juga menggunakan bangunan sekolah lain dan semua diterima oleh warga. “Ada SDN Pradah Kalikendal I, SDN Dukuh Pakis I, dan SDN Dukuh Kupang II,” pungkas Iin. Sementara itu, Plt Camat Gubeng Dedik Arianto mengatakan, bahwa pihaknya, Kamis (22/7) malam, mengumpulkan warga di Kelurahan Gubeng untuk mencari solusi terkait

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Surabaya. Kami upayakan solusi yang terbaik,” jelas Menik. Saat disinggung terkait pencarian opsi lain, Menik menyebut wilayahnya minim aset pemkot yang dapat difungsikan menjadi ruang isolasi. “Ada lapangan sepak bola namun itu di dalam kuburan tentu tidak layak. Ada bangunan lain tapi akses jalannya sempit dan kecil. Karenanya kami juga kebingungan mencari opsi lain. Sehingga sementara ini kami akan menunggu solusi dari pemkot,” paparnya. Penolakan serupa juga dilakukan warga yang tinggal di sekitar SDN Gunungsari I, dan SDN Gubeng I/204, SDN Barata Jaya, SDN Banyu Urip III. Seperti halnya warga Wonokusumo Kidul, mereka takut bila wilayahnya akan rentan dengan penyebaran Covid-19. Untuk itu pihak kelurahan langsung mencari tempat alternatif sebagai gantinya. Seperti dikatakan Camat Dukuh Pakis Iin Trisnoningsih, bahwa pihaknya mengakomodir keberatan warga dan mengalihkan rencana SDN Gunungsari I sebagai tempat isoman OTG.

Sambungan dari halaman 3

Sarana olahraga di belakang Kelurahan Gunungsari sebagai pengganti lokasi isoman.

penolakan SDN Gubeng I/204. “Saya bersama tiga pilar dan memberikan sosialisasi,” jelas Dedik. Lanjut Dedik yang juga Kadis Pemadam Kebakaran Kota Surabaya ini, bahwa ada satu hal prinsip yang disampaikaan mereka dan menurut

analisa bahwa itu masuk akal. “Salah satunya akses melalui pasar terutama kalau sore, mobil kesulitan untuk masuk. Kami pertimbangkan, dikhawatirkan kalau sewaktu-waktu pasien itu dilakukan tindakan medis yang segera, ambu-

lans susah masuk maka setelah pertimbangan itu kami membatalkan lokasi tersebut,” jelasnya. Tambah Dedik, warga mengusulkan satu lokasi yang memenuhi kriteria yaitu di Jalan Nias 110. Rumah lama milik aset pemkot yang sudah

mangkrak dua tahun dan kondisinya kotor, dan warga siap bahu membahu kerja bakti menondisikan agar layak sebagai tempat isolasi “Tadi pagi, bersama-sama warga dengan pemkot membersihkan lokasi dan InsyaAllah siang ini sudah siap,” tambah Dedik. Penolakan lainnya warga sekitar SDN Barata Jaya, padahal lokasi sangat layak. Selain jalan lebar, belakang ada lapangan kosong. Tapi warga egonya tetap tidak mau dan menolaknya. “Warga sekitar SDN Barata Jaya sudah kita kumpulkan. Sosialisasikan dan keluhan sudah diberikan penjelasan, mereka menerima. Tapi hanya RT 3 yang berketempataan itu tetap menolak tanpa alasan apapun. Pokoknya menolak, dan mengaku psikis takut dan menolak,” imbuh Didik. Selain di SDN Gubeng I/204, dan dan SDN Barata Jaya, Didik menjelaskan ada sekolah lain yang digunakan isoman dan warga menerima, yakni SDN Airlangga (dekat Kecamatan Gubeng), SDN Pucang Jajar, SDN Pucang Windu, SDN Mojo 6.(mg3/fer/tyo)


memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SABTU LEGI, 24 JULI 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Masjid Dilarang Umumkan Orang Meninggal Pamekasan, Memorandum Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan Fathor Rohman, melarang seluruh pengurus masjid dan warga mengumumkan ada orang meninggal melalui pengeras suara. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mengendalikan psikologis masyarakat, menyusul tingginya angka kematian akhir-akhir ini.

Mahasiswa IAIN Madura membentangkan spanduk berisi protes pada rektor.

Mahasiswa Demo Rektor IAIN Madura Pamekasan, Memorandum Dinilai tidak memihak terhadap kepentingan mahasiswa, Rektor IAIN Madura didemo. Selama beberapa jam sejak demo dimulai, massa mengepung kompleks kampus negeri yang berada tepat di pinggir jalan nasional di Pamekasan tersebut. Kedatangan ratusan mahasiswa tersebut untuk menuntut Rektor IAIN Madura memihak mahasiswa. Sebab semua masih terdampak pandemi Covid-19, lalu ditambah pemberlakuan PPKM. Awalnya, Aksi demontrasi tersebut digelar di depan pintu masuk kampus IAIN Madura, Jalan Panglegur KM 4 Pamekasan, selama sehari pada Kamis (22/7). Salah satunya, tentang tuntutan agar uang UKT mahasiswa baru dikembalikan. Pasalnya semua evaluasi sistem pembelajaran sudah secara daring selama ini. Dalam orasinya mereka meminta kepada Rektor IAIN Madura Mohammad Kosim untuk kembali mempertimbangkan surat keputusan tersebut. “Lagi-lagi keputusan sangat tidak memanusiakan kepada kami, kami juga meminta kepada rektor IAIN Madura bagaimana kembali mempertimbangkannya, karena ini tidak menguntungkan bagi orang tua kita,” teriak Abdul Latif, orator aksi kemarin. Selang beberapa jam aksi, Rektor dan Warek II IAIN Madura menemui massa aksi. Namun respons dari rektor tetap dinilai tidak sesuai tuntutan mahasiswa. Sebelumnya, Rektor IAIN Madura telah mengeluarkan surat edaran tentang ketentuan pembayaran UKT Program Sarjana dan SPP Program Magister Dasar Nomor : B- / in.38/R/PP/00.9/07/2021. Namun surat edaran tersebut langsung ditolak DEMA IAIN Madura karena keputusan itu, dinilai tidak berpihak kepada orang tua mahasiswa saat pandemi. (*/sjk/epe)

Sumenep, Memorandum Antisipasi penularan Covid-19, Satpolairud Polres Sumenep melaksanakan operasi yustisi hingga pengamanan di Pelabuhan Penyeberangan Kalianget-Kepulauan Sumenep. Operasi yustisi dilakukan kru Kapal Polisi X-1034 sekaligus melaksanakan monitoring kawasan area sekitar pelabuhan dengan membagi-bagikan masker gratis kepada para penumpang kapal dan nelayan. Personel memberikan tindakan teguran lisan kepada penumpang maupun nelayan yang tidak menggunakan masker sekaligus mengingatkan untuk mematuhi prokes saat beraktivitas. “Sosialisasi agar saat berlayar selalu siapkan safety keselamatan di atas kapal seperti pelampung life jacket, ring buoy juga dilakukan,” terang Kasatpolairud Iptu Agung Widodo, Jumat (23/7). Selain monitoring area pelabuhan sekaligus operasi yustisi, personel juga rutin melaksanakan pengamanan pelabuhan bersama Pospam Pelka dan instansi yang terlibat melaksanakan pos pengamanan Pelabuhan Kalianget. Pengamanan pelabuhan dilakukan dalam rangka penyekatan antisipasi hilir mudik baik lokal maupun luar Sumenep di masa PPKM level 4 terhadap calon penumpang yang akan ke kepulauan untuk mencegah penyebaran Covid-19. (uri/epe)

Dinas Koperasi dan UKM

Ajukan 8.009 Orang Terima BPUM Pamekasan, Memorandum Dinas Koperasi dan UKM (Diskop-UKM) Kabupaten Pamekasan, mengajukan sebanyak 8.009 orang yang akan menerima bantuan produksi usaha mikro (BPUM). Hal itu disampaikan Plt Kepala Diskop-UKM Pamekasan Abdul Fata. Ia mengatakan bantuan itu akan diberikan kepada pelaku UMKM dengan besaran Rp. 1,2 juta per orang. “Pada tahun 2021 ini akan diusulkan penerima BPUM sebanyak 8.009 orang, merupakan data pengusul bantuan per April-Juni 2021,” ujarnya kemarin. Menurutnya, dari data yang diusulkan sebagai penerima, nantinya akan melalui proses cleansing terlebih dahulu untuk memilih penerima bantuan yang dinilai layak. Melalui proses cleansing itu, terdapat kriteria yag tidak termasuk dalam penerima bantuan berupa NIK ganda, NIK invalid, atau sudah menerima bantuan lain. “Persyaratan pendaftaran BPUM, cukup datang ke kantor dinas koperasi dan UKM dengan membawa fotokopi KTP, KK, foto usaha, surat keterangan usaha dari desa atau kelurahan,” jelasnya. (*/sjk/epe)

seperti kelelahan. Namun sebagian ada pula yang mendadak sesak. Terkait fenomena ini, anggota DPRD Pamekasan Ali Maskur sudah meminta dinas kesehatan menurunkan ahli untuk lakukan kajian. "Jika ada peristiwa di luar nalar, pemerintah sebenarnya bisa menurunkan tim dari perguruan tinggi untuk meneliti tentang pandemi dan cara mengantisipasinya," kata Maskur. Menurutnya, persoalan kematian di tengah pandemi tidak cukup dengan masalah spiritual. Pemerintah harus ber-

ikhtiar dengan cara hal-hal yang ilmiah. "Karena kalau membaca beberapa informasi, hampir di semua desa angka kematian cukup melonjak drastis. Bahkan angka kematian di Pamekasan bisa jadi melebihi Bangkalan kemarin," ujarnya. Data per Kamis (22/7), tujuh dari total 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan, tercatat sebagai zona kuning alias zona dengan kategori rendah Covid-19. Ini menunjukkan kenaikan dalam sebulan terakhir. Ketujuh kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Batumar-

mar, Galis, Kadur, Pagantenan, Pakong, Palengaan dan Waru. Sedangkan zona orange, meliputi Larangan, Pademawu, Pamekasan (Kota), Pasean, Proppo dan Tlanakan. Bahkan untuk situasi sebaran Covid-19 di wilayah Jawa Timur, Pamekasan bersama dua kabupaten lain di Madura, yakni Sampang dan Sumenep, terdata sebagai zona orange sebaran Covid-19. Dengan total angka kasus pasien positif Covid-19 di Pamekasan sebanyak 1.751 orang sejak awal pandemi. (*/sjk/epe)

Peringati HAN, Bupati Sumenep Santuni Anak Yatim Sumenep, Memorandum Bupati Sumenep Achmad Fauzi memiliki cara tersendiri dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 23 Juli 2021. Ia merayakannya dengan memberikan santunan kepada puluhan anak yatim. Karena di masa pandemi dan PPKM, Bupati Achmad Fauzi mengemas santunan anak yatim dengan cara sederhana tanpa kegiatan seremonial. Yaitu hanya dengan mengirim amplop berisi uang kepada anak yatim di beberapa daerah. “Kami sengaja tidak mengumpulkan anak yatim di satu tempat karena saat ini kita masih dalam suasana pandemi Covid-19 dan masa PPKM Darurat,” bebernya kemarin. Bupati Fauzi mengaku, santunan yang diberikan tidak seberapa tapi ia berharap bantuan tersebut minimal dapat membantu anak-anak yatim dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu berharap para anak yatim di Sumenep tetap semangat menatap masa depan meskipun sedang situasi

FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR

Satpolairud Gelar Operasi Yustisi di Pelabuhan Kalianget

Peta penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pamekasan.

Anak yatim terlihat semringah menerima santunan dari Bupati Achmad Fauzi.

sulit seperti sekarang. Sehingga Fauzi meminta agar pihak-pihak lainnya tetap memperhatikan nasib mereka. “Anak-anak hari ini termasuk anak yatim, adalah aset dan masa depan bangsa. Sebab

merekalah yang akan menjadi generasi bangsa berikutnya. Oleh karena itu memperhatikan nasib mereka merupakan kewajiban bersama,” urai Fauzi. Suami Nia Kurnia itu juga berharap anak-anak mendapat

bekal akhlak dan pendidikan yang baik, harapannya mereka menjadi generasi yang hebat di masa depan, bahkan lebih hebat dari generasi terdahulu dan yang sekarang. “Kami juga meminta kepada

anak-anak yatim untuk ikut berdoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir dan situasi kembali normal serta ekonomi nasional segera bangkit. Karena doa anak yatim akan mustajab,” tandas Bupati Fauzi. (aan/epe)

Enam Gedung Baru Puskesmas Dilengkapi Fasyan Canggih Bangkalan, Memorandum Kiat Pemkab Bangkalan meningkatkan kualitas layanan kesehatan terus dipacu. Untuk itu, pengadaan sarana dan prasarana (sapras) kesehatan, terutama kelengkapan alat kesehatan (alkes) dan pembangunan gedung puskesmas baru, menjadi bagian dari strategi untuk bisa menggapai misi itu. “Alhamdulillah, sepajang Tahun Anggaran 2019 hingga akhir Juli 2021 ini, dinas kesehatan sudah tuntas merehab total enam dari 22 gedung puskesmas yang tersebar di 18 kecamatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan H Sudiyo, Jumat (23/7). Yoyok sapaan akrabnya, mengungkap anggaran yang dihabiskan berkisar Rp 7 miliar lebih untuk setiap gedung. Sepenuhnya bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) Afirmasi Kementerian Kesehatan. Gedung hasil rehab terbaru yang diresmikan bupati adalah Puskesmas Modung. Gedung

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Personel Satpolairud Polres Sumenep mengedukasi prokes warga.

untuk mengantisipasi kepanikan warga di tengah lonjakan kasus aktif Covid-19. "Bukan berarti kami melarang ini, bacaan selawat dan azan juga dilarang, tidak! Sebisa mungkin orang meninggal tidak usah diumumkan lewat pengeras suara masjid, cukup disampaikan lewat telepon demi menjaga ketenangan masyarakat," ujarnya. Syafiuddin bahkan mengimbau, masyarakat agar bahu membahu menegakkan protokol kesehatan. Artinya masyarakat diharapkan dapat menyadari aturan pandemi Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah. Hasil penelusuran Memorandum, informasi orang meninggal di perdesaan akhir-akhir ini memang meningkat. Fenomena ini hampir menyebar di seluruh wilayah. Bahkan di salah satu desa, warga meninggal mencapai 50 orang dalam dua pekan. Beberapa dari mereka meninggal tanpa disertai penyakit

FOTO: MEMORANDUM/IST

Fathor Rohman

"Sebab kami berpandangan bawah tidak semua warga desa yang meninggal itu karena gejala atau terpapar Covid-19, sekarang musim pancaroba banyak penyakit bawaan lain di luar Covid-19," kata Fathor dihubungi Memorandum, Jumat (23/7). Wakil rakyat dari PPP tersebut mengungkapkan, banyak keluhan yang dia terima. Terutama di perdesaan, tentang warga sakit mendadak panik ketika mendengar siaran orang meninggal. Akibatnya, psikologis warga yang sakit tertekan karena disuguhi kabar kematian berulang kali dalam sehari. "Guna memberitahu sanak keluarga dan tetangga sekitar, kan bisa dengan menggunakan handphone atau disebarluaskan melalui pesan singkat sekaligus sebagai bentuk ucapan bela sungkawa," sarannya. Namun, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan Syafiuddin mengungkapkan, sepengetahuannya larangan itu tidak mengikat. Kebijakan yang dibuat itu hanya sebagai saran

FOTO: MEMORANDUM/SYAMSURI

FOTO: MEMORANDUM/IST

memorandum.co.id

Bupati R Abdul Latif Amin Imron meresmikan gedung baru Puskesmas Modung.

mentereng dua lantai ini dibangun di atas lahan seluas 3.000 m2 dengan luas bangunan fisik 1.214 m2.Total biayanya mencapai Rp 7,2 miliar.

Sebelumnya, fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang sudah tuntas di antaranya Puskesmas Galis, Kwanyar, Sepulu, Tongguh (Arosbaya), Ko-

nang, dan Puskesmas Modung. Masing-masing puskesmas, masih kata Yoyok, baik luas maupun kualitas bangunannya setara. Jadi tidak ada pilih

kasih. Sebab dinkes memang mengemban misi untuk meningkatkan kualitas layanan publik pada level yang sama di setiap puskesmas. Termasuk dalam kelengkapan alkes yang lumayan lengkap dan canggih, sesuai standari kementerian kesehatan. Semua kelengkapan itu dikonsentrasikan di lantai dasar. Detailnya, di lantai dasar enam puskesmas itu ada ruang poli rawat jalan, ruang rawat inap, ruang UGD, dan IGD. Termasuk dua unit ambulans baru. Itupun, masih didukung dengan pengadaan alat modern untuk poli gigi, USG, dan lainnya. “Sedangkan di lantai dua, dioperasikan untuk aktivitas administrasi perkantoran,” papar Yoyok. Ke depan, seusai harapan Bupati R Abdul Latif Amin Imron, proyek rehab skala besar dan bentuk pembangunan gedung baru dua lantai itu masih akan terus berlanjut. Targetnya, 16 puskesmas yang tersisa, secara bertahap harus ketiban giliran dapat jatah. (ras/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

SABTU LEGI, 24 JULI 2021 HALAMAN 6 - 7

Polres Blitar Vaksinasi Tahanan

Kapolres Malang Bagikan Bansos untuk PHL dan Aremania Malang, Memorandum Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono HK membagikan bantuan sosial sembako pada pegawai harian lepas

(PHL) di jajaran Polres Malang dan Aremania, Jumat (23/7). Penyerahan untuk PHL dilakukan di Lapangan Satya Haprabu Mapolres Malang. Sedangkan untuk 200 Aremania dan aremanita dis-

erahkan di area Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. AKBP R Bagoes Wibisono HK menyampaikan, bantuan sosial untuk meringankan b e ban d i

Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono HK menyerahkan bantuan sosial di halaman Mapolres Malang.

masa pandemi Covid-19. “Bantuan sembako ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah,” kata Bagoes saat prosesi penyerahan. Diharapkan untuk menekan penyebaran Covid-19, seluruh masyarakat mematuhi protokol kesehatan (prokes). Hal ini juga dapat disosialisasikan oleh semua elemen masyarakat. “Karena untuk menangani Covid- 19 butuh dukungan masyarakat. Karena itu penting selalu menggunakan masker dan mematuhi prokes,” ujar Kapolres Malang. Bantuan ini mendapatkan sambutan hangat penerima. Seorang PHL bernama Hendri Sam menyampaikan terimakasih bantuan sosial yang diberikan. “Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami,” tutur Hendri. (kid/ari/day)

Warga yang melanggar protokol kesehatan menjalani sidang di tempat.

Polres Tuban Sidang di Tempat 30 Pelanggar Prokes Tuban, Memorandum Polres Tuban bersama instansi terkait menggelar operasi yustisi penegakan hukum protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Tidak kurang 30 warga yang melanggar prokes harus menjalani sidang di tempat dilaksanakan di depan Kantor Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding, Jumat (23/7). Kabagops PolresTuban Kompol Budi Santoso menjelaskan, sebanyak 30 orang yang melanggar protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker ditempat umum harus menjalani siding di tempat. Warga yang melanggar membayar denda Rp 50 ribu.

Pelaksanaan operasi yustisi juga melibatkan TNI- Polri, serta Satpol-PP Kabupaten Tuban. “Sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban,” terang Kompol Budi Santoso. Kompol Budi Santoso menambahkan, Polri bersama instansi terkait melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di wilayah Jawa dan Bali. “Penegakan hukum bagi pelanggar yang tidak menjalankan protokol kesehatan harus mengikuti sidang di tempat,” tegas dia. Pelaksanaan siding di tempat

diikuti penyidik Polres Tuban, dan JPU Kejari Tuban serta Hakim Pengadilan Negeri Tuban sesuai Peraturan Daerah Provinsi Jatim No 2 tahun 2020 , Pasal 27 c huruf b juncto Pasal 49 ayat 1 dan 4. Sementara itu, Kapolres Tuban AKBP Darman mengatakan, masih banyaknya masyarakat yang kurang sadar akan pentingnya penerapan protokol kesehatan. Terbukti saat puluhan pelanggar terjaring saat pelaksanaan operasi yustisi sidang ditempat. "Masih banyak masyarakat yang abai protokol kesehatan. Mungkin karena faktor kejenu-

han dari masyarakat tapi semua demi menjaga agar terhindar dari virus ini, tidak tertular dan juga tidak menularkan," beber AKBP Darman. Lebih lanjut orang nomor satu di Polres Tuban itu menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat selama pelaksanaan PPKM level 4. Ia juga berharap kepada masyarakat untuk tetap patuh protokol kesehatan selama Pandemi belum berakhir. "Kami berharap masyarakat bisa mematuhi aturan dan tetap terapkan protokol kesehatan," tandasnya. (top/har/day)

AKBP Pandia Bersama Mahasiswa Bagikan Bansos ke Pengusaha Kecil dan Ojol Bojonegoro, Memorandum Dampak PPKM darurat pada pedagang kaki lima (PKL), warung mamin dan ojek online di wilayah Kabupaten Bojonegoro jadi korban. Berkurangnya mobilitas warga serta pembatasan jam operasional, berpengaruh pada kegiatan semua usaha. Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia bersama Mahasiswa PC PMII Kabupaten Bojonegoro membagikan bantuan sosial (bansos) paket sembako kepada para pelaku usaha kecil dan ojek online di kawasan Taman Bengawan Solo (TBS), Kecamatan Kota Bojonegoro, Jum’at (23/7). “Kami berharap bantuan sosial dapat meringankan beban para pelaku usaha kecil dan ojek online yang terdampak pemberlakuan PPKM darurat,” terang AKBP Pandia. AKBP Pandia menegaskan, situasi pandemi, diperlukan Agunge Sikap Tulung Tinulung (ASTUTI) kepada sesama untuk saling berbagi. Kapolres juga memberikan himbauan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Seperti menjaga jarak, selalu memakai masker saat beraktivitas, dan bekerja sama membantu pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Bojonegoro. (top/har/day)

Personel Polres Sumenep diterjunkan untuk mengamankan tradisi Nyadar sekaligus mengantisipasi pelanggaran prokes.

126 Personel Polres Sumenep Amankan Tradisi Nyadar

Sumenep, Memorandum Polres Sumenep melakukan pengamanan ketat pada pelaksanaan tradisi Nyadar di Desa Kebundadap Barat Kecamatan Saronggi, Jumat (23/7). Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di acara tahunan tersebut. Terdapat 126 personel yang dilibatkan dari unsur kepolisian yaitu dari tim Jokotole Polres Sumenep dan Polsek Saronggi, didukung oleh unsur TNI, satpol PP, dinas perhubungan, dan pihak terkait

lainnya. Untuk menghindari kerumunan yang biasa terjadi, Polres Sumenep melakukan penyekatan di dua titik yang menjadi akses menuju lokasi Nyadar.

Yaitu di Desa Pinggir Papasm Kecamatan Kalianget dan Desa Kebundadap Barat. Guna memastikan pengamanan atau penyekatan berjalan maksimal, Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya turun sendiri ke lapangan. “Penyekatan ini telah melalui koordinasi dengan tokoh masy adat, tokoh masyarakat, kepala desa, dan Forkopimcam Saronggi. Semuanya m bersepakat untuk melakukan penutupan Nyad guna menghindari ke akses lokasi Nyadar tera kapolres. kerumunan,” terang

vid-19 tidak melonjak lagi di Sumenep,” imbuh Rahman. AKBP Rahman berterima kasih kepada masyarakat yang mendukung terlaksananya PPKM,. Khususnya masyarakat setempat yang rutin melakukan tradisi Nyadar. “Tanpa dukungan masyarakat, maka program pemerintah untuk mengatasi pandemi tidak akan maksimal. Kami juga meminta para tokoh adat saat Nyadar mendoakan agar pandemi cepat berakhir,” tandasnya. (aan/epe)

Gerai Presisi Vaksinasi Sekolah Pacu Herd Immunity

Polres Kediri Tingkatkan Operasi Yustisi Kediri, Memorandum Mengantisipasi lonjakan penyebaran Covid-19 dilakukan Polres Kediri dengan meningkatkan operasi yustisi. Petugas juga membagikan masker kepada masyarakat. Operasi yustisi ini juga melibatkan petugas gabungan dari TNI dan Satpol PP. Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono SIK mengatakan, operasi yustisi dilaksanakan selama pandemi Covid-19. Masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker terjaring operasi yustisi harus mendapatkan hukuman untuk pendisiplinan. Petugas gabungan juga memberikan masker kepada masyarakat. "Operasi yustisi ini rutin kami lakukan. Tujuan kami untuk mencegah penyebaran virus Covid-19," tutur AKBP Lukman. AKBP Lukman menghimbau

Rahman menegaskan, gelaran tradisi Nyadar hanya dilakukan oleh tetua adat dan tokoh masyarakat yang berkepentingan, masyarakat umum dilarang mengikuti karena masih dalam masa PPKM. Tapi syaratnya, masyarakat yang ingin memasuki lokasi Nyadar harus melakukan tes swab dan mematuhi protokol kesehatan (prokes). “Jika tidak mau di-swab maka dilarang masuk lokasi. Ini demi menjaga masyarakat agar kasus penyebaran Co-

syarakat selalu mematuhi masyarakat tokol kesehatan. "Jangan protokol mpai bosan untuk mematuhi sampai tokol kesehatan. Mari protokol kita bersama-sama ncegah pemencegah baran virus nyebaran vid-19," Cov gkap Kaungkap res Kedipolres ri. (mis/ y) day)

Bangkalan, Memorandum Gagasan Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino untuk meningkatkan cakupan herd immunity di lingkungan sekolah, mulai menorehkan hasil signifikan. Terbukti, sekitar 300 siswa mengikuti vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Bangkalan Kota. “Dalam beberapa hari terakhir ini, gerai presisi vaksinasi yang ditangani Unkes Polres Bangkalan, setidakya sudah menggelar kegiatan vaksinasi massal di SMPN 01, SMPN 02, SMAN 01, dan MAN Bangkalan,” kata kapolres, Jumat (23/7). Besarnya respons pelajar juga diapresiasi Bupati R Abdul Latif Amin Imron. Bersama forkopimda dan pimpinan OPD terkait, bupati kerap turun lang-

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono

AKBP Pandia memberikan sembako ke ojek online.

penanganan Covid-19. Polres Gresik juga siap mendukung suksesi kebijakan tersebut. Alumnus Akpol 2001 ini mengimbau para kades aktif koordinasi mendata masyarakat yang menjalani isolasi mandiri (isoman). Setelah terdata, sesegera mungkin dibantu kebutuhannya. “Baik kebutuhan pangan maupun obat multivitamin agar mereka cepat sembuh,” jelasnya. Ia berharap, PPKM di tingkat desa benar-benar dijalankan dengan baik. Selain itu masyarakat juga diimbau agar selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari

kerumunan. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjelaskan, kades maupun Satgas Covid-19 tingkatt g desa aktif mendata pasien yang sedang isoman. Bupati juga diminta menyuplai obat maupun vitamin di puskesmas untuk disalurkan ke pasien. Serta menyiapkan tim untuk membantu pemulasaran jenazah. Sementara itu, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismailm menyampaikan, seluruh elemen harus bersama-sama bekerja keras menekan penyebaran Covid-19. “Sehingga dapat mengurangi penyebarannya,” tegas. (and/har/day)

Satlantas Bagikan Sembako untuk Penyandang Disabilitas

Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota AKP Roni Faslah memberikan bantuan sembako kepada penyandang disabilitas terdampak pandemi dan PPKM Darurat Level 4.

Probolinggo, Memorandum Satlantas Polres Probolinggo Kota terus mengabdi tanpa batas untuk melayani masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Selama kebijakan PPKM Level 4 Satlantas Polres Probolinggo Kota membagikan sembako ke pedagang kreatif lapangan (PKL), pedagang jalanan, dan ojek online. Kasatlantas Polres Probolinggo Kota, AKP Roni Faslah mengatakan, secara estafet Satlantas Polres Probolinggo Kota menyentuh ratusan penyandang disabilitas di wilayah Kota Probolinggo. Mereka mendapatkan bantuan sosial dampak PPKM darurat Level 4, dihalaman Mapolres, Jumat (23/7). AKP Roni Faslah menyampaikan

untuk meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid -19 terutama bagi para penyandang cacat yang terdampak pandemi dan PPKM Level 4. “Para penyandang disabilitas juga tak lepas dari pantuan kami. Karena mereka juga sangat terdampak dengan adanya pandemi Covid-19, dan PPKM Level 4 ini. Satlantas memberikan bantuan sembako yang merupakan kebutuhan paling dasar bagi mereka dan keluarga,” kata AKP Roni Faslah. Secara ekonomi, kata Roni Faslah, semoga bantuan tersebut bisa meminimalisir beban mereka dan keluarga untuk beberapa hari ke depan teru-

tama dampak PPKM Level 4 sehingga mereka bisa tetap stay at home dengan aman. Selain itu, juga menghimbau pada seluruh penyandang disablitas untuk tetap mematuhi peraturan pemerintah. “Bagi penyandang disablitas saya harap patuhi himbauan pemerintah. Mari bersama-sama memutus penyebaran Covid-19 dengan menggunakan masker kapanpun dan dimanapun, jaga jarak dan cuci tangan yang bersih," pinta Kasat Lantas. Dikatakan Kasat Lantas, bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin Jum'at Berkah yang dilaksanakan oleh Satlantas dalam membantu warga yang mengalami kesulitan ekonomi

khususnya ditengah mewabahnya pandemi Covid-19 dan PPKM Darurat Level 4 saat ini. “Kami Berbagi, jadi setiap minggunya kita membagikan bantuan sosial berupa sembako kepada warga yang membutuhkan. Kami tersentuh melihat warga khususnya penyandang disabilitas, mereka pasti membutuhkan uluran tangan kita. Semasih kita mampu, mari berbagi kepada mereka,” tutur Roni Faslah. Penyandang disablitas Fiddunnya (30), tidak kuasa menahan air mata kala karena bersama teman senasibnya menerima bantuan. "Ini hal luar biasa bagi kami. Kami sebenarnya butuh dukungan. Kami ingin menjadi diri yang berguna bagi negara ini," terangnya. (mhd/yud/day)

an, paling Dari 84 tahanan, banyak tahanan narkoba dan titipan dari Kejaksaan egeri yang dan Pengadilan Negeri elalui darpersidanganya melalui ti (Tahing dari Ruang Tahti anan dan Barang Bukti) ncian Polres Blitar. Rincian tahanan titipan Kejaksaan sebanyak 13 orang, titipan PN Blitar 6 orang, ang setitipan BNN 1 orang an terdiri dang kasus tahanan ana Umum dari 21 kasus Pidana ang meru(Pidum) dan 43 orang pakan tahanan kasus Narkoba. ahanan Seseorang tahanan 5) terbernama Mt (35) sangka narkoba harus dirayu Iptu Musaneb (Kasi Tahti) untuk berani k vaksin. "Saya takut suntik pak,sejak kecil tidak pernah suntik. Kalau sakit saya beli obatan di toko obat, semoga

Petugas mendampingi tahanan mendapatkan vaksin.

teman temanku sehat, terima kasih pak kapolres dan pak polisi yang jaga. Saya dan teman teman di vaksin. Semoga

keluarga saya dan keluarga teman teman (sesama tahanan) di rumah sehat semua," tutur Mt. (pra/day)

Kapolsek Tanggulangin AKP Masyhur Ade membagikan bantuan sembako ke warga.

Gandeng Forkopimcam, Kapolsek Tanggulangin Bagikan Sembako

Sidoarjo, Memorandum Bersama jajaran forkopimcam, Kapolsek Tanggulangin AKP Masyhur Ade bagi-bagi sembako kepada warga terdampak pandemi Covid-19, Jumat (23/7). Paket berisi beras dan mi Instan ini dibagikan di Kantor Camat Tanggulangin. Masyhur Ade mengatakan,

kegiatan ini menindaklanjuti perintah Kapolresta Sidoarjo agar membantu ketahanan pangan warga. “Karena saat ini, warga sedang kesulitan dampak dari adanya pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM,” katanya. Menurutnya, bantuan ini dapat bermanfaat dan men-

gurangi beban warga. Ia juga mengajak masyarakat untuk berdoa agar kondisi ini cepat berlalu sehingga dapat kembali dengan aktivitas seperti biasa. “Semoga bantuan tersebut bermanfaat bagi warga,” pungkasnya. Kegiatan tersebut sangat diapresiasi warga masyarakat

dengan penuh rasa syukur dan ucapan terima kasih dari para penerima bantuan. Gerakan bakti sosial tersebut sebagai bentuk kepedulian bagi warga terdampak Covid-19. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini,” ujar Sulika, salah satu warga penerima bantuan. (bwo/jok/epe)

Kapolsekta Blimbing Wafat, Kapolresta Makota Berduka Kapolres AKBP Alith Alarino memantau giat vaksinasi massal di SMPN 02 Bangkalan.

sung memantau giat vaksinasi massal dihelat adi baik pemkab, TNI, dan “Jadi gai ujung tombak Satgas sebagai d-19 di Bangkalan, kompak Covid-19 atu untuk menyukseskan bersatu

gerakan vaksinasi massal di lingp sekolah,” tandas AKBP Alith. kup ( r a s / epe)

Polres Gresik Sinergi Bareng Kades Tangani Covid Gresik, Memorandum Polres Gresik bersama forkopimda bersinergi bersama kepala desa (kades) dalam penanganan Covid-19. Kades diminta memaksimalkan deteksi dini pandemi mulai akar rumput. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama Bupati Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail bersama Kepala Inspektorat Edi Siswoyo, Kadis PMD, Farida, Kasat Pol PP Kabupaten Gresik, Abu Hassan, forkopimcam dan perwakilan kepala desa berkoordinasi menguatkan sinergitas. AKBP Arief Fitrianto mengapresiasi kebijakan Bupati Gresik dalam

Blitar, Memorandum Polres Blitar menggelar vaksinasi pada tahanan. Puluhan tahanan menjalani vaksinasi di ruang besuk tahanan, Jumat (23/7). Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela SH SIK MH mengatakan, tahanan menjalani vaksinasi di ruang besuk tahanan. “Para tahanan juga mempunyai hak untuk sehat. Puluhan tahanan yang jalani vaksinasi untuk cegah virus corona,” ujar Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela pada wartawan. Tahanan yang mendapat vaksinasi sejumlah 84 orang. Mereka bergiliran setiap 5 orang tahanan bertempat di lorong ruang besuk tahanan. Sebelum di vaksin, mereka dilakukan tester suhu badannya dan mendapatkan makanan kecil berupa roti untuk persiapan vaksin.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama forkopimda.

Malang, Memorandum Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto beserta seluruh keluarga besar Polresta Malang Kota berduka atas wafatnya Kapolsekta Blimbing Kompol Hery Wahyu Widodo, Jumat (23/7). AKBP Budi Hermanto menyampaikan sang berduka setelah ditinggal salah satu sangat angg anggota terbaiknya. Saat isolasi di kawasan VED Arjosari, Kota Malang, Buher sapaan VEDC, Budi Hermanto, selalu berkomunikasi denp gan pihak keluarga almarhum. “A “Almarhum orang baik. Tipe pekerja keras Kami semua, keluarga Polresta Malang keras. Kota tentu ikut berduka sedalam dalamKota, nya, terang Budi Hermanto saat ditemui nya," pe di pemakaman kawasan TPU Samaan Kota Mala Malang. M Menurut Budi Hermanto menyampaik paikan, pihak keluarga almarhum serta kelu keluarga Mako Polresta Malang Kota telah beru berusaha memberikan yang terbaik bagi yan bersangkutan. “Sampai tadi malam, yang say masih komunikasi ke pihak keluarga. saya Me Memberikan pengobatan terbaik, hingga dir dirujuk ke rumah sakit. Tapi itulah, jika Allah sudah berkehendak lain, kita tidak bisa me mencegahnya," lanjut Buher. Senada Wali Kota Malang Drs H Sutiaji men menyampaikan almarhum adalah orang baik dan pengabdi. “Beliau orang baik. Anak buah buahnya Pak Kapolresta. Pengabdi, tidak banb yak bicara, namun banyak kerja,” terangnya. A Almarhum Kompol Hery Wahyu Widodo meninggal dunia di usia 57 tahun di RS Unis-

Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto bersama Wali Kota Malang H Sutiaji takziyah di TPU Samaan Kota Malang.

ma Malang. Dari informasi yang diperoleh, almarhum positif Covid-19. Prosesi pemakaman menggunakan protokol Covid-19. Hery Wahyu Widodo dinyatakan positif dari hasil swab, Minggu (18/7). Almarhum yang aktif di kegiatan sosial ini merupakan sosok yang baik dan pekerja keras. Peduli dengan masyarakat dan anggotanya. Bersama Forkopimcam Blimbing, ia turun langsung membagikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat yang terdampak PPKM Darurat.

Ia pernah meraih penghargaan Kapolda Jatim Award 2021 pada Kamis (11/2) karena berhasil mengarahkan dan membentuk Kampung Tangguh Semeru (KTS) RW 5 Kelurahan Purwantoro. Sehingga KTS ini menjadi contoh bagi KTS lain. Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pemakaman Umum Dinas Lingkungan Hidup (UPT PPU DLH) Kota Malang, Taqruni Akbar membenarkan pemakaman ini. “Iya, hari ini almarhum dimakamkan di TPU Samaan,” jelasnya. (edr/day)

Bocah Mojokembang Semangati Polisi-TNI Blusukan Bagi Bansos Mojokerto, Memorandum Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander memilih blusukan ke pelosok Kecamatan Pacet membagikan bantuan sosial (bansos) ke warga terdampak pandemi COVID-19. Saat blusukan di Desa Mojokembang, Kecamatan Pacet bertemu bocah kecil yang menyemangati dirinya untuk memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat. Meski kondisi tangan kanan bocah berusia 4 tahun ini cacat. Kepada Dony, bocah ini menyampaikan cita-citanya ingin menjadi dokter. Didampingi anggota Kodim 0815 dan kepala Desa Mojokembang, perwira dengan dua melati dipundak ini mendatangi rumah-

rumah warga tidak mampu dengan berjalan kaki. Secara door to door, Dony Alexander membagikan paket sembako, vitamin, dan obat-obatan ke warga yang terdampak pandemi COVID-19. "Saatnya kita bahu membahu bersama-sama meningkatkan empati untuk meringankan beban masyarakat. Mudah-mudahan masyarakat tetap sabar mematuhi anjuran pemerintah dengan di rumah saja. Semoga kita segera terbebas dari pandemi COVID-19," kata AKBP Dony Alexander kepada wartawan, Kamis (22/7). Mantan Kapolres Pasuruan Kota ini juga membagikan uang tunai ke warga. Saat itu, AKBP Dony Alexander diajak ke rumah bocah tersebut.

"Kami diajak ke rumahnya, kami lihat kondisinya. Meski mempunyai sedikit kekurangan, yang bersangkutan mempunyai semangat menjadi dokter. Apabila jadi dokter dia ingin mengobati masyarakat yang terkena virus Corona," terangnya. Bocah cilik ini tinggal bersama bapak dan ibunya di sebuah rumah sederhana di Desa Mojokembang. Sehari-hari, orang tuanya mencari nafkah dengan membuka warung makan di kampung tersebut. Pandemi COVID-19 dan PPKM darurat membuat penghasilan mereka turun drastis. Dony bersama anggota Kodim 0815 Mojokerto pun memberikan paket sembako, vitamin, dan uang ke keluarga ini. Ia mengaku

mendapatkan motivasi dari gadis kecil tersebut. "Ini menjadi salah satu penyemangat kami untuk memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat. Di mana seorang anak kecil mempunyai semangat dan jiwa untuk bisa membantu sesama," cetusnya. Selama PPKM darurat, Polres Mojokerto telah menyalurkan bantuan beras 25 ton ke warga terdampak pandemi COVID-19. Begitu juga Kodim 0815 Mojokerto. Bansos disalurkan hingga ke desa-desa di wilayah hukum masing-masing. "Dampak pandemi ini bisa kita hilangkan bersama-sama agar masyarakat tetap semangat melawan COVID-19," tandas Dony. (no/day)

Kapolres AKBP Dony Alexander berdialog dengan bocah Desa Mojokembang untuk membagikan sembako.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU LEGI, 24 JULI 2021 HALAMAN 8

Jalan Lumba-Lumba Gelap dan Berlubang

Pasuruan, Memorandum Selain tak lagi menerima kunjungan tatap muka, setiap makanan yang dibawa keluarga untuk para warga binaan di Rutan (Rumah Tahanan) Kelas IIB Bangil juga harus melewati penyinaran UV. Kepala Rutan Bangil Tristiantoro Adi Wibowo mengatakan, langkah ini dilakukan agar setiap makanan yang masuk ke rutan betul-betul steril dan bebas bakteri. Sehingga tak perlu dikhawatirkan akan penyebaran virus corona melalui makanan. “Yang pasti ketika makanan dibawa oleh pengunjung, maka langsung kita sinar UV agar tidak ada bakteri atau virus yang masuk dan membuat para warga binaan menjadi sakit. Apalagi sekarang lagi tinggi-tingginya kasus Covid-19. Termasuk di Kabupaten Pasuruan,” kata Adi di sela-sela kesibukannya, Jumat (23/7) siang. Lalu bagaimana teknis penyinaran UV, Adi menjelaskan bahwa tidak dilakukan pada satu persatu makanan yang datang. Melainkan hingga terkumpul banyak, kemudian dijadikan satu di dalam ruangan tersendiri di ruang tunggu pengunjung. “Penyinarannya selama 1 jam. Kalau waktunya sudah pas, maka penyinarannya bisa berhenti sendiri. Karena setting-annya alat seperti itu,” jelasnya. Ditambahkannya, inovasi penyinaran UV pada makanan yang dibawa pengunjung, baru saja diterapkan seminggu lalu. Kata Adi, setiap pengunjung tak lagi antre di ruang pelayanan publik/tunggu antrean. Melainkan cukup di batas gerbang depan dengan hanya menyertakan identitas lengkap pengunjung maupun warga binaan. “Layanan sekarang sudah kita berlakukan drive thru. Jadi pengunjung hanya sampai di gerbang saja kemudian menitipkan makanan. Nah, makanannya langsung kita kumpulkan jadi satu di ruang tunggu dan kita sinar UV sampai 1 jam lamanya,” terangnya. Sementara itu, saat ditanya berapa jumlah kunjungan keluarga warga binaan dalam satu hari, Adi menegaskan bahwa di hari-hari tertentu seperti senin dan kamis, jumlah kunjungan mengalami peningkatan bila dibanding hari biasa. “Bisa sampai 50 orang sehari pas Senin atau Kamis. Mereka yang datang ke Rutan Bangil terus kami awasi. Terutama dalam penerapan protokol kesehatan selama di dalam kawasan rutan,” tutupnya. (ion/lis)

Kejari Blitar Bantu Pengisian Oksigen ke RSUD Ngudi Waluyo

Jember, Memorandum Sebagai bentuk kepedulian Batalyon Raider 509/BY di bawah komando Letkol Inf Syafrinaldi menggelar bakti sosial (baksos) membagikan nasi kotak gratis kepada masyarakat dampak penerapan PPKM darurat. Sedikitnya 3.865 nasi kotak didistribusikan dan untuk menghindari kerumunan, pembagian dilaksanakan di 5 titik pasar tradisional. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh yang bisa diikuti oleh instansi atau masyarakat lainnya dengan meningkatkan semangat kepedulian terhadap sekitar, sehingga dapat menjadi dukungan bagi sesama.

Kajari Blitar Bangkit Sormin membantu pengisian tabung oksigen RSUD Ngudi Waluyo.

Danyonif Raider 509/ BY Letkol Inf Syafrinaldi mengatakan, pembagian ini mengusung tema Jumat Berkah Kostrad Peduli, kepedulian Batalyon Raider 509/BY kepada masyarakat di masa PPKM darurat. “Ini merupakan baksos dari TNI AD di masa PPKM darurat. Memberikan nasi kotak secara gratis untuk masyarakat di wilayah Kabupaten Jember yang terdampak PPKM darurat ini,” ucapnya, Jumat (23/7). Untuk pemerataan dan menghindari kerumunan, ribuan nasi kotak telah disebar dengan sasaran tukang becak, pedagang kaki lima, dan masyarakat yang kurang

kecil yang dibawa 2 personel kejari menggunakan 1 bus tahanan, 4 personel dari polres menggunakan 2 truk, dan 2 personel dari BPBD Kabupaten Blitar menggunakan 1 truk,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Blitar Bangkit Sormin. Adapun pengisian tabung gas oksigen ini dimulai pukul 12.30. Rombongan tim gabungan berangkat menuju PT Samator Gas Industri Malang dan tiba di RSUD Ngudi Waluyo Blitar pada pukul 20.30 dilanjutkan dengan penurunan tabung oksigen yang dipimpin langsung Kajari Blitar

Bangkit Sormin. “Kegiatan tersebut selasai pada pukul 21.00 dan berjalan lancar serta aman,” imbuhnya. Bantuan kendaraan tahananan tersebut dalam rangka percepatan ketersediaan oksigen di RSUD Ngudi Waluyo yang sudah menipis. Dan untuk memenuhi kebutuhan 2-3 hari ke depan “Ke t e r s e d i a a n o k s i g e n d a r i distributor mencukupi kebutuhan, namun terdapat keterbatasan armada pengangkutan atau truk untuk distribusi ke rumah sakit,” tutur pria berbadan tegap ini. (adv/nus/lis)

mampu. “3.865 nasi kotak dibagikan di sekitar home base, Pasar Sukorejo, Desa Sumbersari, Pasar Mangli dan Kecamatan Kaliwates, Pasar Sabtuan dan Pasar Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Terminal Pakusari, Kecamatan Pakusari, hingga Pasar Mayang,” beber Letkol Inf Syafrinaldi. “Tidak lupa kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan. Selalu mengikuti peraturan yang ada, kalau tidak penting sekali tetap di rumah saja karena sekarang sedang diberlakukan PPKM darurat,” tutupnya. (edy/lis)

Danyonif Raider 509/BY Letkol Inf Syafrinaldi meninjau persiapan pendistribusian nasi kotak.

Pemkab Jember Alokasikan Rp 83 M untuk Bansos dan Pemulihan Ekonomi

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Pemberangkatan bansos PPKM darurat.

dibagi setiap paket berisi 5 kg dan diprioritaskan kepada warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah. Sementara Pengurus Yayasan Buddha Tzu Chi Valentino menyampaikan, penyaluran bansos PPKM darurat ini sebagai upaya mendukung pemerintah untuk

Blitar, Memorandum Kejaksaan Neger i (Kejar i) Blitar memberikan bantuan mobil operasional untuk bergabung dengan tim dari polres dan BPBD guna isi ulang tabung oksigen RSUD Ngudi Waluyo ke depo pengisian di PT Samator Gas Industri Singosari, Malang. “Sejumlah 197 tabung gas oksigen besar dan 17 tabung gas oksigen

Batalyon Raider 509/BY Bagikan 3.865 Nasi Kotak di 5 Pasar

Ribuan Paket Bansos Disalurkan ke Masyarakat Tulungagung, Memorandum Bertempat di halaman Kodim 0807 Tulungagung, dilaksanakan penyaluran bantuan sosial (bansos) pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat kepada warga terdampak Covid-19, Jumat (23/7). Kegiatan tersebut melibatkan Pemkab Tulungagung, Polres Tulungagung, Kodim 0807, dan Yayasan Buddha Tzu Chi, yaitu organisasi nirlaba yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan. Komandan Kodim 0807/ Tulungagung Letkol Inf Mulyo Junaedi mengatakan, bansos tersebut akan disalurkan ke masyarakat melalui babinsa dan bhabinkamtibmas. “Bansos ini akan disalurkan ke 19 kecamatan di wilayah Tulungagung. Isinya ada beras, vitamin, obat-obatan, dan masker,” terangnya kepada awak media. Data dihimpun, kali ini jumlah bansos mencapai 5 ribu paket. Kemudian untuk beras

FOTO: MEMORANDUM/JUN

Warga minta Jalan Lumba-Lumba yang berlubang-lubang segera diperbaiki.

FOTO: MEMORANDUM/EDY

Makanan dari Pengunjung di Rutan Bangil Wajib Disinar UV

Selain gelap dan berlubang, bagi pengendara motor harus ektra hati-hati agar selamat,” pesan Aziz. Sementara Camat Kaliwates Bambang Saputro saat ditemui di kantornya menyampaikan, bahwasannya jalan di seputaran kampus STIA dan SMK Setya Candika sudah dilaporkan ke pihak terkait dan sepertinya sebentar lagi akan diperbaiki atau ditutup lubangnya. Menurut Bambang, lubang jalan sudah ditandai dengan cat putih menandakan bahwa akan segera diperbaiki. “Memang hampir sepanjang jalan banyak lubang yang sangat membahayakan pengendara, sehingga yang melintas harus berhati-hati. Sebentar lagi pasti akan diperbaiki,” pungkasnya. (jun/lis)

meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19. “Tidak hanya di Tulungagung, kita juga melakukan hal sama di daerah-daerah lain. Semoga ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang t e rd a m p a k Cov i d - 1 9 ,” ujarnya. (fir/mad/lis)

Jember, Memorandum Bupati Hendy Siswanto, Wakil Bupati KH MB Firjaun Barlaman, dan Dandim 0824 Letkol Inf La Ode M Nurdin, serta Kajari Jember Zullikar Tanjung mengikuti rapat secara virtual bersama gubernur Jawa Timur dan menteri desa serta beberapa instansi terkait dari Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (22/7). Rapat tersebut m e m b a h a s p e rc e p a t a n realisasi bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak pandemi Covid-19. Pemer intah Kabupaten (Pemkab) Jember menyiapkan anggaran Rp 83 miliar yang bersumber dari BTT (belanja tidak terduga) untuk bansos Covid-19 ini. Bupati Jember Hendy Siswanto menjelaskan, setiap paket bantuan senilai Rp 250.000 dengan rincian setiap paket berupa uang tunai Rp 100.000 dan sembako senilai

FOTO: MEMORANDUM/JUN

Petugas lapas mengecek makanan untuk warga binaan.

Jalan yang berada di Wilayah Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, tersebut tidak hanya berlubang, namun juga gelap ketika malam. “Akses jalan sepanjang hampir 1 kilometer ini ketika malam gelap gulita, sehingga sangat membahayakan pengendara motor yang melintas. Sebab jalan aspalnya berlubang. Apalagi setelah hujan tertutup genangan air sehingga lubang tidak tampak dan sering pengendara motor terjatuh,” ungkap Aziz, warga setempat. Jumat (23/7). Priayangberprofesiojekopangdan sering mangkal di simpang tiga Jalan Lumba-Lumba ini mengingatkan, kalau melintas memang harus hati hati karena hampir sepanjang jalan banyak lubang. “Ini merupakan jalan alternatif menuju Desa Dukuh Mencek atau ke desa Sukorambi. Namun dengan adanya PPKM lampu PJU kalau malam dimatikan.

FOTO: MEMORANDUM/NUS

FOTO: MEMORANDUM/ION

Jember, Memorandum Semenjak diberlakukannya PPKM darurat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mematikan seluruh penerangan jalan umum (PJU), sehingga masyarakat yang melintas di Jalan Lumba-Lumba harus ekstra hati-hati.

Forkompimda dan jajaran OPD terkait mengikuti rapat secara daring bersama Gubernur Jawa Timur dan Menteri Desa.

Rp 150.000. Bansos ini akan dibagikan kepada 100.000 rumah dengan target selesai maksimal pertengahan Agustus 2021 mendatang. Dia pun menginstruksikan untuk membuat pokja (kelompok kerja) yang akan fokus pada pekerjaan ini

dengan ketua yaitu kepala dinas sosial dan sekretarisnya kepala dinas kesehatan dan bupati Jember sebagai penanggungjawab. “Tidak boleh lama-lama dan tentunya konsepnya harus sesuai aturan,” pesan Hendy. Dalam kesempatan

tersebut, Hendy menyampaikan keinginannya untuk sistem belanjanya dilaksanakan secara langsung tanpa tender. Dia menginginkan untuk isi sembako bansos tersebut belanjanya langsung kepada masyarakat. “Saya menginginkan berasnya itu kita borong langsung padi dari masyarakat Jember, sekarang kan musim panen padi. Lalu untuk lainnya seperti mi instan, sarden kalengan, kecap, itu kita langsung beli ke tokotoko kelontong, toko kecil secara merata. Dengan sistim ini maka perputaran ekonomi bisa berjalan di masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini,” imbuhnya. Namun untuk pertanggungjawabannya, Hendy masih akan berkonsultasi dengan pihak terkait mengenai sistem belanja langsung ke masyarakat. (jun/lis)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Direktur Utama: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III Choirul Shodiq SH MH No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Pemimpin Perusahaan: Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU LEGI, 24 JULI 2021 HALAMAN 9

Tingkatkan Pelayanan Publik, Gus Ipul Paparkan Kinerja ASN Pasuruan, Memorandum Kompetensi aparatur sipil negara (ASN) di kabupaten/kota saat ini perlu pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk menunjang kinerja peningkatan pelayanan publik. Baik melalui diklat maupun pendidikan yang lebih tinggi. Oleh karena itu dalam forum rapat koordinasi secara daring Wali Kota Saifullah Yusuf memaparkan kondisi ASN di Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan saat ini, Kamis (22/7). “Saat ini Kota Pasuruan masih belajar. Contohnya pada saat mutasi masih dilakukan secara manual, sehingga data terkait dengan pegawai belum terinformasikan secara maksimal. Ketika kita menerima usulan maka paling tidak kita menerima track record atau perjalanan karir pegawai,” kata Wali Kota Pasuruan yang karib disapa Gus Ipul. Gus Ipul menyampaikan, pengembangan SDM di lingkup Pemkot Pasuruan mempunyai beberapa tujuan, yang pertama untuk menciptakan transformasi layanan publik yang mudah dan cepat. “Yang kedua memujudkan birokrasi yang dinamis dan ketiga terwujudnya tata kelola yang baik. Sasaran yang diharapkan yang pertama menciptakan birokrasi yang kekinian, kedua membangun kapasitas manajemen pemerintah yang adaptif dan profesional dan ketiga penigkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan,” jelasnya. Gus Ipul juga menuturkan, pendidikan ASN di Pemkot Pasuruan dengan jumlah 3.122 orang yang mana untuk SD 2,04%, SMP 3,62%, SMA 20,17%, D1 0,22%, D2 1,92%, D3 14,63%, D4 0,99%, S1 48,3%, dan S2 8,07%. Inilah gambaran ASN Kota Pasuruan, untuk itu perlu diketahui terkait data potensinya. Lebih lanjut dijelaskan, analisa pengembangan ada faktor internal, yang pertama belum berjalannya pola karier penataan ASN. Kedua belum optimalnya penerapan standar kompetensi ASN. Ketiga belum tersedianya tenaga pendidik dan keempat belum optimalnya penganggaran pengembangan kopotensi ASN. Kemudian faktor eksternal, yang pertama belum optimalnya pemanfaatan aplikasi. Kedua penyederhanaan birokrasi. Ketiga pada masa pandemi Covid-19 adanya pembatasan kegiatan. Keempat IKM data dan informasi yang diperoleh dari pengukuran secara kuantitatif dan kualitatif. Kelima pengukuran indeks profesionalitas ASN dan peningkatan daya saing SDM. “Kesimpulan yang diambil, pertama penataan SDM aparatur, kedua menerapkan standar kompeteni jabatan, ketiga mengalokasikan anggaran kompetensi, keempat penegakkan disiplin ASN, kelima penyederhaan birokrasi, dan keenam pengembangan aplikasi peningkatan pelayanan masyarakat,” pungkasnya. (rul/lis)

sudah penyidikan,” tegas Agung Tri. Pihaknya menambahkan, hingga sekarang pihak kejaksaan belum menetapkan satupun tersangka dalam perkara tersebut. “Untuk tersangka belum ditetapkan, nanti perkembangannya kita sampaikan ke temanteman media,” tutur dia. Seperti pernah diberitakan beberapa waktu lalu, Kejaksaan Negeri Tulungagung melakukan penyelidikan dan penyidikan beberapa proyek PUPR 2018. Proyek dikerjakan tidak sesuai spesifikasi, sehingga diduga merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah. Proyek itu adalah pekerjaan ruas jalan di Sendang-Penampihan dan Jeli-Picisan. Adapun anggarannya mencapai miliaran rupiah. Rekanan yang mengerjakan proyek tersebut kemudian dipanggil kejaksaan untuk dimintai keterangan. Karena terindikasi melakukan kesalahan, mereka kemudian mengembalikan uang kelebihan bayar proyek, dengan harapan kasusnya tidak dilanjutkan. (fir/mad/lis)

Kejari Trenggalek Dukung Percepatan Penanganan Covid-19 Trenggalek, Memorandum Peringatan ke-61 Hari Bakti Adhyaksa (HBA) yang jatuh pada 22 Juli 2021, Kejaksaan Negeri (Kejari) Trenggalek siap melaksanakan perintah Jaksa Agung utamanya mendukung program pemerintah, khususnya pemerintah kabupaten (pemkab) dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Kepala Kejaksaan Negeri Trenggalek Darfiah SH MH mengatakan, peringatan HBA ini merupakan kali kedua di masa pandemi Covid-19, sehingga suasana ulang tahun ini penuh dengan keterbatasan dan keprihatinan. “Sesuai perintah Jaksa Agung kami membantu sepenuhnya dan mendukung seluruh kebijakan Pemkab Trenggalek bersama jajaran forkopimda termasuk TNI/ Polri mengatasi wabah yang kini menjadi bencana kesehatan internasional,” ucapnya di aula Kantor Kejari Trenggalek, Kamis (22/7). Ditambahkan Darfiah, Trenggalek

termasuk salah satu daerah zona merah. Di mana saat ini daerah penghasil keripik tempe tersebut melaksanakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. “Kami setiap hari selalu turun langsung ke lapangan guna mengecek perangkat penanganan Covid-19 ,” imbuhnya . Perangkat tersebut seperti halnya ketersediaan ruang pasien Covid-19 di rumah sakit dan puskesmas, asrama covid (ascov), ketersediaan oksigen, serta obat-obatan. “Pun halnya tenaga kesehatan seperti tenaga medis dan dokter,” tandasnya. Sementara itu, kata Darfiah, dalam peningkatan kinerja pada institusi yang dipimpinnya, dia akan lebih mengoptimalkan pola pembinaan di bidang intel, pidum, pidsus, dan barang bukti. “Kami telah menyiapkan tahap penuntutan terhadap 3 kasus korupsi,” jelasnya. Tiga kasus korupsi di Kabupaten

Tulungagung, Memorandum Untuk mendorong percepatan ekonomi masyarakat, Pemerintah Desa Karanganom, Kecamatan Kauman, mengembangkan potensi desa dengan membangun pasar. Lokasinya di persawahan Dusun Gender. Kepala Desa Karanganom Drs Sukar mengatakan, desanya memiliki luas 314 hektare yang diapit oleh 4 desa. Sebelah utara Desa Kates, sebelah barat Desa Pucangan, sebelah selatan Desa Bolorejo, dan sebelah timur Desa Mojosari. Desa Karanganom terdiri dari 5 kasunan dengan jumlah penduduk mencapai 3.841 jiwa. “Dengan padatnya jumlah penduduk dan jarak berdekatan desa tetangga yang juga memiliki penduduk banyak, maka pasar desa sangat berpotensi untuk berbelanja, yang berdampak peningkatan ekonomi warga desa Karanganom,” kata Sukar, Jumat (23/7). Sukar melanjutkan, letak yang sangat strategis, pasar desa dibangun berdampingan dengan balai pendopo. “Sebelah barat kita bangun sarana olahraga berupa lapangan bola voli. Nantinya pasar ini diperuntukan bagi warga Karanganom yang mempunyai usaha dagang kuliner masakan

tradisional khas desa. Seperti sompil, getuk, kicak, nasi pecel, nasi tiwul, nasi jagung, dan yang lainya. Dan tentunya para penghobi gowes akan berdatangan ke pasar ini,” papar dia. Untuk balai pendopo, lanjut Sukar, saat ini juga sudah dibangun. Nanti peruntukannya bisa dipakai untuk segala kegiatan masyarakat. Seperti pentas seni, pertemuan, dan sebagai ajang menggali potensi anak-anak muda dan lain sebagainya. Sukar berharap pasar desa maupun sarana yang sudah ada ini bermanfaat dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakatnya. “InsyaAllah ke depan pemerintah desa akan terus menggenjot perekonomian masyarakat. Yaitu dengan mengembangkan area wisata desa di sekitar kawasan pasar desa ini, dengan icon wisata jeruk,” pungkasnya. Bambang (40), salah satu warga Desa Karanganom sangat senang dibangunnya pasar desa tersebut. “Dulu sebelum dibangun pasar desa tempat ini sangat sepi. Tetapi setelah ada pasar dan balai pendopo, di sini jadi ramai,” terangnya. Pihaknya berharap wisata desa yang direncanakan oleh pemdes

PA R A N O R M A L

KEHILANGAN

Jual Rumah Baru ukuran 4x17 Kedung Mangu Rel Sidotopo Wetan Kec.Kenjeran Hub:081233344412.

Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung e ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0812 29729706/085785938383. (tdk terima SMS).

Hilang STNK Motor Honda Beat, Atas Nama: Yanuar Rivelino, NoPol: N-5620-BAQ, Nosin: JFP1E2702165 Noka: HH1JFP124GK 682367.

AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 0 8 510 0 9 9 5 0 9 8 / 0 31- 5 0124 81 Persewaan AC.

KEHILANGAN Hilang STNK Spd Motor Honda Thn 2014 Nopol AE3775LF A/N: Sutrisno D/A: Dsn Belik Watu Ngawi.

REVA PIJAT

REVA PIJAT Call To Hotel 0822 4505 1290 SABAR

ntaranya dugaan Trenggalek tersebut di antaranya merintah Desa korupsi dana desa di Pemerintah matan Durenan; (Pemdes) Pandean, Kecamatan n ternak pada dugaan korupsi bantuan angun Desa progam Sarjana Membangun (SMD) pada program Kementrian eyelewengan Pertanian; dan dugan peyelewengan ayan di Desa dana hibah kelompok nelayan ulimo. Sawahan, Kecamatan Watulimo. gkapkan, Darfiah mengungkapkan, upsi yang untuk kasus dugan korupsi yelidikan masih dalam tahap peyelidikan salah satunya adalah dugaan hgunaan tindak pidana penyalahgunaan m Jaring wewenang pada program asmas) Aspirasi Masyarakat (Jasmas) a angota yang melibatkan beberapa alek. DPRD Kabupaten Trenggalek. “A d a 1 2 a n g g o t a D P R D Tre n g g a l e k y a n g t e l a h k a m i Kepala Kejaksaan Negeri Trenggalek mintai keterangan,” pungkasnya. Darfiah SH MH (adv/gus/ham/nus/lis)

Karanganom Bangun Pasar Desa

RUMAH DIJUAL

ELEKTRONIK DIJUAL

Petugas menunjukkan barang bukti uang pengembalian proyek.

Hilang BPKB Motor Yamaha Th’2018 Nopol L-4245-SI An.Slamet Bulak Banteng Baru Gg Kenanga 3/68 Sby. Hlg STNK Vario’19 L-6310-TM w.Htm Merah an WINARTI - Kalibuh Timur 2 No.1 Sby.

Hilang BPKB Motor Honda Vario, Atas Nama: Syahrul Endarto, NoPol: W-3450-TT, Nosin: JF91E1436925 Noka: MH1JF9110 BK442146. HILANG STNK SUZUKI SHOGUN 2005 L-2621-GI A/n MOCHAMMAD ANWARI - WONOKITRI I/7-A Hub.085853875651.

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Gus Ipul mengikuti rapat secara daring.

“Proyeknya dari dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) tahun 2018 Jeli - Picisan,” ujar Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tulungagung Agung Tri Radityo, kemarin. Agung menjelaskan, awalnya pihaknya melakukan penyelidikan dan penyidikan umum terkait kasus kelebihan bayar di beberapa proyek PUPR di Sendang-Penampihan dan Jeli-Picisan. Hal itu juga berdasarkan dari hasil temuan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Kemudian rekanan sudah mengembalikan uang kelebihan bayar itu ketika awal kasus ini disidik kejaksaan. “Waktu itu yang satu sudah mengembalikan dengan cara ditransfer, kira-kira sekitar Rp 600 jutaan,” ucapnya. Sedangkan yang mengembalikan uang hari ini, lanjut Agung Tri, adalah proyek lainnya dan merupakan pelunasan, karena sebelumnya juga sudah mengembalikan sebagian. “Meskipun sudah mengembalikan uang tersebut, namun proses hukumnya tetap berjalan. Apalagi ini

FOTO: MEMORANDUM/ADV

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Tulungagung, Memorandum Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung merilis pengembalian uang proyek dari salah satu rekanan atau kontraktor sebesar Rp 711 juta, Jumat (23/7). Uang yang dikembalikan tersebut dari pekerjaan proyek 2018.

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Kejari Tulungagung Terima Pengembalian Uang Proyek

Kades Sukar dan ketua BumDes meninjau pembangunan pasar.

d i t e r u s k a n . Sehingga warga masyarakat bakal mendapatkan manfaat karena memperoleh penghasilan. (adv/ kin/mad/lis)

KEHILANGAN HILANG STNK W-4021-XT TASRIP 085934773054.

SUZUKI EFENDI

HILANG STNK HONDA SCOOPY W-3774-XT INDAH FATMAWATI 083844686997. HILANG STNK HONDA SCOOPY W-4945-UM SARIYAM 083844686997. HILANG STNK MEGAPRO W-2979-QJ AGUS SETIAWAN 085706178392.

Hilang STNK Spd Mtr Th’2017 L-3180RG An.Achmad Fatoni D/a.Dukuh Bulak Banteng Patriot 3/27 Sby.

Hlg BPKB mbl nopol W-1971-SB an.Imade Sidi Sastra da. Puri Surya Jaya Boston K6-38 SDA.

HILANG STNK HONDA BEAT 2015 W-3877-NAV IRA IRMAWATI 081234941824.

Kehilangan stnk Spd motor Honda th. 1981 Warna Merah Nopol W5771AH An. Sri Suhartono Jl. Proklamasi Rt 7 Rw 3 Kec. / Kab. Gresik

PENGUMUMAN Berdasarkan Penetapan No.13/Pdt.Sus-Pailit/2019/PN.Niaga.Sby tertanggal 23 Juli 2021, Dengan ini Kami umumkan kepada Khalayak Ramai bahwa Daftar Pembagian tertanggal 22 Juli 2021 yang telah disetujui Hakim Pengawas telah disediakan dan dapat dilihat di Kepaniteraan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya beralamat di Jalan Raya Arjuna No.16-18 Surabaya. Bagi pihak-pihak yang berkepentingan dapat menggunakan haknya sebagaimana ditentukan dalam pasal 192 ayat 2 UU Kepailitan dalam waktu 3 (Tiga) hari sejak tanggal pengumuman ini. Surabaya, 24 Juli 2021 Kurator PT. SINAR DJAJA CAN ( Dalam Pailit ) Ttd JULIANTO PICTOR HASIHOLAN,S.H., M.H.


memorandum.co.id

MOJOKERTO-JOMBANG

memorandumredaksi @gmail.com

SABTU LEGI, 24 JULI 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

SEKOLAH DISULAP MENJADI RUANG ISOLASI COVIDͳ19

Tampung Pasien 10 Desa Jombang, Memorandum Sejumlah ruang kelas di sekolah yang akan dijadikan tempat isolasi bagi pasien Covid-19 di Kabupaten Jombang mulai disiapkan. Seperti pantauan di SMPN 1 Jombang, sejumlah bed dari pemdes sudah mulai berdatangan. Pantauan di lokasi, beberapa ambulans desa sudah berdatangan ke sekolahan di Jalan Bupati R Sudirman ini. Ambulans ini terlihat datang dengan membawa dua kasur yang nantinya akan digunakan pasien isolasi. Sementara pihak sekolah sendiri juga sudah mulai bersiap. Sejumlah bangku dan kursi sudah terpantau dikeluarkan. Kertas bertuliskan ruangan isolasi juga sudah mulai ditempel di sejumlah kelas yang akan digunakan. “Jadi setelah kita adakan rapat koordinasi, hari ini

(kemarin, red) kita siapkan sesuai dengan kebutuhan,” terang Alim, Kepala SMPN 1 Jombang, Jumat (23/7). Alim menjelaskan, di sekolahnya itu pihaknya telah menyiapkan enam ruangan kelas yang kini telah dikosongkan. Masing-masing adalah kelas VII E, VII F, VII G, VII H, VII I dan VII J. “Ada enam ruangan kelas di sisi selatan yang sudah kami siapkan,” tambahnya. Lokasi enam kelas itu, disebut Alim juga menempati lokal terpisah dari bangunan lokal lainnya. Sejumlah fasilitas MCK

juga sanitasi disebutnya juga sudah ada. “Akses masuknya juga berbeda dengan akses umum yang dipakai guru, petugas sekolah hingga tamu. Jadi menurut kami aman saja, dan guru bisa tetap masuk nantinya,” katanya. Rencananya, sejumlah ruangan ini akan difungsikan untuk 20 pasien isolasi mandiri. Sementara desa yang direncanakan menggunakan sekolah ini, ada 10 desa. “Seluruhnya dari wilayah Kecamatan Jombang bagian selatan. Yang jelas kita menyiapkan saja, kalau dipakainya kapan kami kurang tahu pasti,” pungkasnya. (wan/yok) Persiapan lokasi isolasi di SMPN 1 Jombang.

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Tangani Korban Kecelakaan, Satlantas Tunjuk Tiga RS Mojoke Mojokerto, Memorandum U Upaya dalam menga gantisipasi kembali a adanya penolakan terhadap korban kecelakaan di Mojokerto, polisi menunjuk tiga rumah sakit bisa menangani korban kecelakaan. Kanitlaka Satlanta Polres Mojokerto tas Ipd Wihandoko meIpda ngatakan, upaya penFOTO: MEMORANDUM/SUPARNO anganan terhadap korban kecelakaan Kanitlaka Ipda Wihandoko telah dilakukan dengan melakukan koordinasi pada sejumlah rumah sakit di wilayah Kabupaten Mojokerto. Di antaranya rumah sakit Dian Husada yang berlokasi di Kecamatan Sooko, Sidowaras, Kecamatan Bangsal, kemudiam rumah sakit Kartini yang berlokasi di Kecamatan Mojosari. “Tiga rumah sakit ini telah kita ajak koordinasi, InsyaAlloh mereka (rumah sakit, red) bisa menerima,” ungkapnya, Jumat (23/7). Meski demikian, pihaknya juga meminta mayarakat bisa saling memahami terkait kondisi rumah sakit yang saat ini memang memiliki prioritas tersendiri dalam melakukan upaya perawatan terhadap orang sakit. Mengingat, sampai saat ini kondisi Mojokerto yang masih dalam level 4 penyebaran Covid-19. Bukan hanya itu, upaya lain dalam mengantisipasi adanya penolakan korban kecelakaan untuk segera mendapatkan perawatan, pihaknya melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Dan tak menutup kemungkinan pihaknya akan menyediakan rumah sakit darurat penanganan awal korban kecelakaan. “Selasa (27/7) besok kita akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, dan juga rumah sakit yang memiliki MoU dengan kita akan kita ajak koordinasi,” terangnya. Dari data yang diperoleh di lapangan, sejak berlangsungnya PPKM darurat setidaknya terdapat tiga kejadian penolakan perawatan oleh sejumlah rumah sakit terhadap korban kecelakaan di Kota/Kabupaten Mojokerto. Rata-rata penolakan tersebut berdalih rumah sakit penuh. “Kalau sesuai data yang kita ketahui itu ada dua kali, pertama yang dialami oleh petugas PMI Kabupaten Mojokerto saat melakukan proses evakuasi korban kecelakaan di Puri, lalu yang kedua dialami oleh relawan ISM saat melakukan evakuasi korban kecelakaan,” jelasnya. Meski sempat dilakukan penolakan, polisi juga berupaya untuk mencarikan alternatif rumah sakit agar bisa menerima dan merawat korban kecelakaan. “Kemarin saat ada penolakan itu, kita juga tidak diam, kita terus melakukan upaya dengan mencarikan alternatif,” tandasnya. (no/yok)

Pemkab Jombang Bangun Rumah Sehat Jombang, Memorandum Guna mengoptimalkan penanganan terhadap warga yang terpapar Covid-19, Bupati Jombang memastikan persiapan untuk sejumlah ruang isolasi terpusat yang disebutnya rumah sehat ini akan terus dikebut. Bahkan menurut Bupati, seluruh ruangan ditarget akan sudah bisa digunakan pekan depan. “Insya Allah hari Minggu (siap semua, red), hari ini kan sudah mulai ya persiapannya. Nanti Sabtu kita akan monitoring semuanya,” terang Mundjidah Wahab, Bupati Jombang, Jumat (23/7). Bupati menjelaskan, sekolah-sekolah yang dipilih untuk jadi lokasi isolasi terpusat itu adalah sekolah yang sudah dilakukan survei dan pendataan. Beberapa syarat seperti lokasi dan akses menuju puskesmas terdekat disebut jadi pertimbangan utama. “SMPN ini kan biasanya di kecamatan. Kita memilihnya yang paling dekat dengan pusk-

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Hj Mundjidah Wahab

esmas, kalau SD kan jauh di desa biasanya. Jadi ini lebih kepada kedekatan dengan akses kesehatan untuk mempermudah pengawasan,” lanjutnya. Sebelum dibawa ke rumah sehat yang disiapkan pemkab, Bupati juga menyebut nantinya setiap pasien positif yang kini menjalani isoman akan diskrining terlebih dahulu. Penilaian kelayakan lokasi isoman akan diperiksa Satgas Penanganan Covid-19. “Kalau isoman ini

rumahnya tidak memenuhi syarat harus masuk ke rumah sehat yang sudah kita siapkan,” tambah Mundjidah. Sementara untuk anggaran masing-masing rumah sehat ini, pihaknya menyebut akan diambilkan dari sejumlah pos baik di dinas, kecamatan hingga Dana Desa. Misalnya untuk dana mamin pasien Covid-19, menurutnya akan diambilkan dari anggaran di Dinas Kesehatan dan Puskesmas. “Kalau untuk obat, vitamin, APD, dan lainnya nanti bisa dari DD, jadi kita kumpulkan DD se-kecamatan untuk mendanai itu nanti,” pungkasnya. Seperti diketahui setelah banyaknya pasien isoman yang meninggal dunia karena pengawasan yang minim, Pemkab Jombang mulai merencanakan pembuatan lokasi isolasi terpusat. Para pasien OTG atau mereka dengan gejala ringan hingga sedang, akan menghuni sejumlah ruang kelas di 23 SMP Negeri di tiap-tiap kecamatan yang telah ditunjuk. (wan/yok)

Capaian Vaksinasi di Kota Mojokerto Tertinggi Mojokerto, Memorandum Capaian vaksinasi tahap satu dan dua Kota Mojokerto menjadi yang tertinggi di Jawa Timur. Dasboard KCPEN pada 20 Juli 2021, vaksinasi di Kota Mojokerto mencapai 86,50 persen. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, capaian vaksinasi Covid-19 dan tingkat kepatuhan selama penerapan PPKM darurat di Kota Mojokerkan apresiasi dari to mendapatkan n Ma’ruf Amin dan Wakil Presiden wa Timur Khofifah Gubernur Jawa nsa. Indar Parawansa. aksinasi yang telah Capaian vaksinasi dilakukan di Jawa Timur karena termasuk yang tertinggi di n Kota Mojokerto Indonesia dan adalah yang tertinggi di Jawa n capaian vaksinasi Timur dengan ain tentang capa86, 50%. Selain i, dalam rakor ini ian vaksinasi, a warga Kota Mojokerto juga dinilai memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi dalam menggunakan masker dan menjaga ja-h rak yaitu lebih dari 93%.

Terhadap capaian ini Wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut sangat berterima kasih kepada kepada semua warga masyarakat yang sudah taat protokol kesehatan dan bersedia untuk divaksin. Ning Ita juga menyampaikan terima kasihnya kepada segenap tenaga kesehatan yang telah bekerja keras untuk melakukan vaksinasi agar segera terbentuk herd immunity di Kota Mojokerto. Dengan rujukan capaian tersebut, Ning Ita berharap bahwa Kota Mojokerto yang masih ditetapkan dalam PPKM Level 4 pada rapat koordinasi PPKM darurat di Jawa dan Bali yang dipimpin oleh Menteri Koordinator

Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan akan mendapatkan relaksasi aturan PPKM di tanggal 26 Juli nanti. Lebih lanjut Ning Ita menyampaikan bahwa untuk saat ini dengan sangat terpaksa PPKM Level 4 di Kota Mojokerto harus diperpanjang hingga tanggal 25 Juli mendatang sesuai dengan Imendagri nomor 22 tahun 2021. Oleh karena itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meminta kerja sama dari seluruh elemen masyarakat agar bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam menekan angka kenaikan kasus Covid-19. Salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan diimbangi melaksanakan vaksinasi. (war/yok) Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Kapolres Mojokerto Kota membagikan paket sembako kepada PKL.

Terdampak PPKM Darurat, PKL Terima Bansos Mojokerto, Memorandum Polres Mojokerto Kota bagikan bansos berupa sembako kepada para PKL, Jumat (23/7). Sembako yang dibagikan langsung oleh Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan di Mapolres merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarkat terdampak pandemi Covid-19 dan PPKM darurat. Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, kegiatan baksos dengan membagikan bansos merupakan program rutin setiap hari Jumat yang dikemas dalam program Jumat Berkah (Jubah). Karena saat ini masih dalam masa pandemi dan beberapa hari lalu, kita semua mendengarkan pernyataan Presiden RI pada press conference tanggal 20 Juli 2021, terkait pelaksanaan PPKM darurat di Pulau Jawa dan Bali yang semula sampai dengan 20 Juli 2021, dan diperpanjang hingga 25 Juli 2021 dengan tujuan untuk menekan penyebaran Covid-19 yang dewasa ini terus melonjak. Tentu saja pembatasan ini sangat berpengaruh terhadap pendapatan para PKL. Untuk meringankan beban masyarakat maka Polri hadir dengan membagikan bansos kepada teman-teman PKL. “Kami hadir memberikan bantuan sosial ini, Semoga dari bantuan sosial ini, hari ini kami membagikan 200 paket bisa bermanfaat untuk warga yang terdampak pandemi Covid-19,” ucap AKBP Rofiq Ripto Himawan. Sata memberikan bantuan sosial berupa sembako, obatobatan, vitamin, hand sanitizer dan masker, Kapolres juga memberikan semangat kepada para seluruh PKL yang hadir. “Ingkang sabar lan tetep manut prokes nggih (yang sabar ya dan tetap mengikuti prokes),” sapa Kapolres dalam bahasa Jawa. Sementara itu Kasubbag Humas Polres Mojokerto Kota Ipda MK Umam menambahkan, kegiatan pembagian bansos ini suatu bentuk kepedulian dan perhatian Polres Mojokerto Kota bersama Pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. “Diharapkan dengan adanya kegiatan bantuan sosial dapat meringankan beban masyarakat khususnya warga Mojokerto,” imbuhnya. (war/yok)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL

SABTU LEGI, 24 JULI 2021 HALAMAN 11

Surabaya, Memorandum Vaksinasi drive thru untuk driver ojek online (ojol) digelar Polres Pelabuhan Tanjung Perak di depan mako pada Jumat (23/7). Kegiatan itu, dilaksanakan sekaligus pemberian paket sembako bantuan sebagai dampak penerapan PPKM darurat.

Sementara itu, tampak ratusan driver ojol mengantre giliran untuk mendapatkan vaksin. Mereka mengikuti semua rangkaian dan proses vaksinasi

dengan tetap berada di atas kendaraan masing-masing. Giat vaksinasi tersebut dihadiri ojol dari Gojek, Grab, dan Sophie Food. Mereka mengawali

dengan proses registrasi, lanjut screening kesehatan yang meliputi cek suhu badan, cek tekanan darah, dan cek riwayat kesehatan sebelum dilakukan penyuntikan vaksin jenis Sinovac. Para driver ojol itu mengantre dengan tertib. Selanjutnya usai menjalani vaksinasi, para mereka diberi bingkisan langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum dibantu Kasatlantas

AKP Eko Adi dan para personel lainnya. Menurut Ganis, pemberian vaksin itu adalah upaya menyukseskan program pemerintah perihal memutus rantai penyebaran Covid-19. “Untuk pemberian bantuan sembako adalah kepedulian kami kepada masyarakat yang merasakan dampak dari penerapan PPKM darurat. Termasuk para driver ojol,” pungkasnya. (alf/nov)

FOTO: MEMO RANDUM/ALFIN

Driver Ojol Divaksin dan Diberi Sembako Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum memantau acara vaksinasi dan pembagian sembako untuk driver ojek online (ojol).

Seorang polwan memberi paket sembako dan vitamin kepada anggota yang sedang isolasi mandiri (isoman).

Salurkan Vitamin untuk Anggota Isoman Surabaya, Memorandum Sebagai bentuk dukungan, Polrestabes Surabaya membagikan paket sembako dan obat-obatan kepada anggotanya yang melaksanakan isolasi mandiri (isoman), Jumat (23/7). Kapolrestabes Surabaya Kombespol Johnny Eddizon Isir mengatakan, menyalurkan sejumlah paket yang berisi masker, oximeter, suplemen, vitamin, dan paket sembako kepada anggotanya yang melaksanakan isoman. Hal itu, sebagai bentuk kepedulian serta empati untuk memberi motivasi kepada anggota. Sementara itu, Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo menambakan, pemberian bantuan ini sebagai kepedulian pimpinan terhadap anggotanya yang sehat dan ketika sedang sakit. “Karena apa, jangan sampai kita hanya bisa menyuruh pada saat mereka sehat, sedangkan mereka yang sakit juga karena melaksanakan dinas. Maka harus kita perhatikan juga,” ujar Hartoyo. Penyaluran bantuan tersebut sebagai penyemangat sekaligus motivasi pimpinan kepada anggota. Dan diharapkan mereka sabar dalam menjalani isoman. (rio/nov)

FOTO: MEMO RANDUM/DANNY

FOTO: MEMO RANDUM/RIO

Sterilkan Mapolsek dengan Fogging Disinfektan

Kapolsek Tambaksari Kompol Muhammad Akhyar mendampingi petugas fogging mensterilkan mapolsek.

Surabaya, Memorandum Berbagai upaya dilakukan pihak kepolisian untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya. Salah satunya dilakukan Kapolsek Tambaksari Kompol Muhammad Akhyar. Dia menggandeng tukang fogging untuk memastikan seluruh ruangan steril dari virus corona, Jumat sore (23/7). “Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dalam rangka memutus rantai penyebaran covid-19. Kami melakukan fogging dengan bahan disinfektan di sejumlah ruangan untuk memastikan situasi steril. Alhamdulillah situasi ber-

jalan kondusif dan aman terkendali,” kata Akhyar. Mantan Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya itu menegaskan, kegiatan serupa akan terus berjalan secara berkala. “Kalau kegiatan seperti ini saya kira akan berjalan terus secara rutin. Akan saya koordinasikan lagi nanti kalau memang dibutuhkan,” tegas dia. Meski demikian, pihaknya tetap mewajibkan anggota Polsek Tambaksari serta warga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes). “Masyarakat juga harus sama-sama mendukung dan mematuhi prokes untuk kebaikan kita bersama,” pungkas Akhyar. (fdn/nov)

Motif Dendam Oki menambahkan, pembunuh Slamet berjumlah dua orang. Hingga kini, anggota resmob dan jatanras sudah dikerahkan untuk memburu para pelaku. Sedangkan untuk motif, dugaan kuat karena balas dendam. “Kami sudah identifikasi pelakunya dan masih dalam pengejaran anggota di lapangan,” kata Oki, Jumat

Sambungan dari halaman 1 (23/7). Terpisah, menurut Evi, kerabat Slamet Mahmud, terakhir ketemu korban di Balai RW Gembong Sawah Tengah saat mengambil bantuan langsung tunai (BLT ) beberapa waktu lalu. “Waktu itu yang ngomong suami saya (Samsul). Tanya kenapa korban tidak pernah sambang ke ru-

mahnya,” ungkap Evi kepada Memorandum. Menurut Evi, selama ini dia tidak pernah ngomong banyak dengan Slamet karena memang orangnya tertutup. Selain itu, korban juga diam meski punya permasalahan. Evi menilai korban sebagai pekerja keras dan sudah lama berjualan pakaian di Pasar

Kapasan. “Biasanya yang jaga toko setiap hari istrinya, tapi saat kejadian kok yang jaga Slamet,” tutur Evi. Ditanya apakah mengetahui penyebab pembacokan yang menewaskan Slamet, wanita berhijab tersebut mengaku tidak mengetahui. Pihak keluarga besarnya juga masih bingung. “Korban orangnya

Pernah Memukul Karyawan Toko Lain buta juga menyabet punggung Slamet,” beber Ina yang menyaksikan peristiwa itu dari kejahuan. Setelah terkapar bersimbah darah, pelaku bergegas melarikan diri. Orang-orang sekitar selanjutnya melarikan Slamet

ke rumah sakit. “Saat itu, tidak ada yang berani mendekat karena takut,” imbuhnya. Disinggung siapa pelaku yang menganiaya Slamet hingga meregang nyawa, Ina mengaku tidak mengenalinya. Apalagi waktu kejadian pelaku

Sambungan dari halaman 1 mengenakan helm dan jaket. “Yang pasti keduanya masih muda,” jelasnya. Sementara itu, di Toko Surya Mas lantai II blok P nomor 154 Pasar Kapasan masih tercium aroma anyir darah korban akibat dibantai para pelakunya

pada Kamis siang (22/7). “Iya masih bau amis karena darah korban belum sepenuhnya dibersihkan di dalam toko,” ujar seorang pedagang yang enggan menyebut namanya. Saat ini, toko dalam keadaan tertutup setelah duel

Polisi Pastikan Tak Ada Ngamen Online

Sambungan dari halaman 1

yahh. Mohon bantuannya,” tulis Marissa di Instagram Stories. Tak lama kemudian, Marissa Brigitta mengunggah bukti transferan netizen. Di situ, ia dikasih uang Rp 10 ribu untuk diminta menyanyikan lagu permintaannya. “Langsung aku pelajari lagunya padahal aku gak bisa tetap aku profesional @zzziiee. Yuk yang belakang kalau mau request atau nyanyi bareng kita di sini masih bisa ya,” ujar Marissa. Bukan cuma satu, tapi Marissa Brigitta mendapat beberapa saweran yang diterima di rekeningnya. Ia pun berusaha bernyanyi sebisanya sesuai permintaan warganet tersebut. “Gapopo tak turuti mesio lagunya geje buat manten anyar nyidam pentol jare (Gak papa saya turuti meski lagunya gak jelas buat pengantin baru yang ngidam pentol katanya) . Ketinggian banget suaranya maaf agak ngotot banget,” tutur Marissa. “Iya iya aku nyanyiin kopi dangdut kayanya sisa saldonya sampe segitunya bilangannya,” lanjut dia. Kemudian Marissa Brigitta ditanya soal penghasilan ngamen online. Ia membeberkan daftar mutasi rekeningnya. Marissa Brigitta bersyukur para netter membantu kondisinya saat ini. Ia tak masalah hasilnya sedikit, tapi dapat uang halal. Marissa Brigitta lalu mengajak semua orang yang terdampak pandemi virus corona dan PPKM agar mereka terus berusaha. “Banyakin bersyukur aja deh di masa PPKM gini harus terus berusaha buat cari duit halal. Dikit-dikit lama lama menjadi bukit kok. Terus berusaha ya,” kata Marissa. (dth/nov)

oksigen palsu yang terjadi di Tulungagung. Barang bukti yang diamankan adalah tabung gas ukuran enam meter kubik dan tabung gas satu meter kubik,” kata Farman. Dia menjelaskan, bahwa kemarin ada berita viral adanya dugaan oksigen palsu. Tim dari Satreskrim Polres Tulungagung, Satreskrim Polres Pacitan dan di-back up Ditreskrimsus Polda Jatim sudah melakukan penye-

lidikan. Bermula dari informasi kelangkaan tabung oksigen pada 17 Juli lalu di Pacitan. Menanggapi hal itu, maka kompresor yang ada di BPBD yang selama ini digunakan untuk mengisi tangki selam dapat digunakan untuk penanganan pertama pasien. Dari kesepakatan pada waktu itu, BPBD mengisi enam dan 32 tangki ukuran satu meter kubik. Kemudian dari tangki

Sebab, terdakwa merupakan atasan Melinda. “Kayu yang diangkut berupa kayu gergajian 10.0156 meter kubik. penerbitan 28 Januari sampai 21 Februari dengan alat angkut berupa Kapal Darlin Isabet. Juga ada daftar kayu olahan (DKO) pada 27 Januari sebanyak sembilan lembar,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ubaydillah, Kamis (22/7). JPU menambahkan, satu lembar DKO yang diterbitkan pada 27 Januari 2020 ternyata tidak dilengkapi dengan SKSHH-

ukuran enam meter kubik, salah satunya dibawa ke Tulungagung yang selanjutnya digunakan oleh Rifai penjual ikan untuk diisi ke plastik yang menyebabkan ikan koi miliknya mati. “Setelah dilakukan pengecekan, bahwa dalam tangki tersebut ada kandungan oksigen dengan kadar 21,13 dan yang satu lagi 22,68. Artinya bahwa tabung oksigen atau oksigen dalam tabung tersebut bukan oksigen

palsu,” jelas Farman. Namun, lanjut dia, kadar oksigen yang ada di dalam tabung ukuran enam meter kubik tersebut yang dipakai untuk ikan koi tidak memenuhi standard berkadar 99,5 persen yang digunakan untuk medis. Biasanya para petani ikan koi biasanya dalam mengirim ikan-ikan tersebut menggunakan oksigen yang biasa dipakai untuk medis dengan kadar 99,5.

Lantaran tidak memenuhi standar, menyebabkan ikan tersebut mati lemas. Karena harusnya kadar oksigen yang digunakan 99,5, ternyata faktanya yang dimasukkan dalam plastik itu oksigen dengan kadar 22,68. “Hasil dari penyelidikan di BPBD Pacitan, dari 32 plus lima tabung besar yang sudah diisi di BPBD. Sudah digunakan di RSUD maupun di puskesmas,” pungkasnya. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 -KO. Kondisi itu, rupanya sudah diketahui oleh Tim Operasi Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat (SPORC) pembalakan liar. “Sehingga, mereka melakukan operasi di Pelabuhan Tanjung Perak. Kapal Darlin Isabet lalu menjadi sasaran mereka. Sebab, menurut informasi yang mereka dapatkan, kapal itu memuat kayu yang tidak sesuai dengan dokumennya,” imbuhnya. Lebih lanjut, saat kapal bersandar di pelabuhan tersebut, kapal yang mengangkut kayu

tadi tidak langsung membongkar muatan mereka. Karena dari ekspedisi sudah mengetahui kasus tersebut. “Sehingga mereka tidak mau mengambil risiko. Namun, setelah ada kesepakatan antara balai pengamanan dan penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (BPPHLHK Jabalnusra) akhirnya kayu tersebut diangkut ke PT Anugrah Jati Utama,” urai Ubaydillah. Setelah itu, Tim SPORC tadi langsung mengamankan kayu

Tuduh Istri Selingkuh belakang istrinya. Ngapain juga tangannya gentayangan di depan dada istrinya? Secara halus Hasan lantas mengusir Amin. Dikatakan bahwa dia, Yuni, dan anak-anak akan sambang orang tua di Mojokerto. Begitu Amin pergi, Hasang langsung memarahi istrinya. Berjuta kecurigaan disampaikan. Berjuta caci maki dilontarkan. Untungnya Yuni tidak menanggapi dengan emosi. Dengan

maut tersebut. Tidak ada garis polisi di lokasi. Di tokonya, Slamet dikenal sebagai penjual celana pendek dan hem batik di stan ukuran 2x2 meter itu. “Sudah lumayan lama korban jualan di sini,” tandas Ina. (alf/nov)

Sambungan dari halaman 1

Bos KSU Cendrawasih Lestari Diadili punyai kerja sama dengan PT Anugrah Jati Utama dalam jual beli kayu gergajian. Perusahaan itu berada di Pasuruan. Sebelum dilakukan pengiriman kayu ke perusahaan tersebut, Melinda Lelapary, sebagai tenaga teknis menerbitkan dokumen surat keterangan sahnya hasil hutan kayu olahan (SKSHH-KO). Saat itu, Melinda tidak melihat langsung atau menghitung jumlah kayu. Ia percaya saja kalau data yang diberikan terdakwa melalui telepon itu benar.

tertutup, jadi kami juga tidak tahu ada masalah apa dan hanya sekadar menduga-duga saja,” katanya. Evi juga mengungkapkan, bila jenazah Slamet sudah dimakamkan keluarganya di tempat permakaman umum (TPU) di Bangkalan, Madura pada Kamis (22/7) sekitar pukul 21.00. (rio/nov)

tersebut. Dalam dokumen SKSHH-KO, hanya ada DKO-nya saja. Yaitu kayu gergajian merbau sebanyak 1.231 keping dengan volume 3.1697 meter kubik. Sehingga terdakwa dinilai telah melakukan penyalahgunaan dokumen angkutan hasil hutan kayu yang diiterbitkan oleh pejabat yang berwenang. Atas perbuatannya, terdakwa didakwa dengan pasal 88 ayat (1) huruf c junto pasal 15 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. (mg5/nov)

Sambungan dari halaman 1 santai dia jelaskan bahwa tadi Amin sedang mengajarinya menjalankan bisnis online, bagaimana mengoperasikan aplikasi-aplikasi di internet dan lain-lain. Hasan tidak percaya begitu saja. Darahnya membara. Apalagi, dia ingat-ingat pernah mendengar Amin memuji-muji Hasan yang pandai memilih istri. Sudah cantik, baik hati lagi. “Jujur aku cemburu,” tegas Hasan. Kecemburuan Hasan sema-

kin menjadi-jadi ketika suatu saat menemui Yuni dan Amin jalan bersama di jalan masuk kompleks perumahan. Meski mereka tidak bergandengan, tapi posisi jalannya mepet banget. “Yuni langsung kutarik menjauh. Aku sendiri sampai hampir jatuh tersandung kaki kananku yang pincang,” kata Hasan, kemudian tersenyum kecut. Waktu itu Hasan sedang jalan pagi muter-muter kompleks perumahan.

Diperlakukan seperti itu Yuni tersinggung. Ia balik memerahi suaminya, lalu pergi begitu saja. Tinggal Hasan dan Amin yang sama-sama diam. Amin bahkan spontan pamit dan balik kucing, entah ke mana. Di rumah, kemarahan Hasan masih berkobar. Dia kata-katai Yuni dengan hal-hal yang tidak sopan. Tapi, rupanya Yuni sudah bisa menjinakkan amarah. Apalagi di depan anak-anak.

Pelan-pelan Yuni menjelaskan bahwa kecemburuan Hasan sangat tidak logis. Tidak mungkin Amin tega bermain api dengannya (Yuni) di belakang Hasan. Sangat tidak mungkin. “Tadi aku ke (Yuni menyebutkan nama minimarket, red) dekat gerbang kompleks perumahan untuk beli gula. Kebetulan di toko itu aku ketemu Mas Aman, yang katanya akan dolan ke rumah. Makanya kami jalan bareng,”

begitu Yuni memberi penjelasan kepada Hasan. Penjelasan Yuni ternyata tidak diterima Hasan begitu saja. Beberapa keramik hias dibanting dengan kasar. “Aku memang sudah loyo. Tidak seperti dulu. Tapi jangan menyeleweng di depan mata,” teriak Hasan, yang menjelaskan bahwa waktu itu ungkapkannya sangat kasar dan keras. Yuni diam saja. Dia bahkan

balik badan dan mengajak anak-anak menjauh. Berpindah ke ruang tengah rumah meninggalkan Hasan termangu-mangu sendirian. Hasan semakin dongkol dan merasa tidak dihargai sama sekali. Dia masuk kamar, membanting pintu keras-keras, dan melemparkan tubuh ke atas kasur. Dia bertekad bakal menceraikan istrinya. “Besok aku akan ke PA,” katanya bertekad. (jos, bersambung)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SABTU LEGI, 24 JULI 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Galian Ilegal Digerebek Gresik, Memorandum Tambang galian C di Desa Jatirembe dan Desa Jatiroboh, Kecamatan Benjeng, digerebek polisi lantaran nekat beroperasi tanpa mengantongi izin. Dua orang ditahan dan sembilan kendaraan berat disita. FOTO: ISTIMEWA

Kepala Kemenag Tuban Sahid (kiri)

60 Calon Pengantin Tunda Nikah Dampak PPKM Darurat Tuban, Memorandum Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat membuat banyak calon pengantin yang menunda akad nikah. Tidak tanggung-tanggung, jumlahnya ada 60 calon pengantin. Sesuai data, pada Juli ini ada 350 pasangan calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan. “Namun akibat dari pemberlakuan PPKM darurat, pelaksanaan pernikahannya banyak yang ditunda,” ujar Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tuban Sahid, Jumat (23/7). Menurutnya, dari data yang dikirim oleh Kantor Urusan Agama (KUA) di 20 kecamatan, ada 60 pasangan calon yang menunda pernikahannya. Alasannya beragam. Ada calon pengantin terkonfirmasi Covid-19, ada yang takut swab antigen, atau menunggu situasi aman dulu. “Banyak pasangan yang memilih menunda pernikahannya. Hanya menunda, tidak membatalkan,” imbuh Sahid. Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Tuban Mashari menyatakan, pada masa penerapan PPKM darurat ini apabila hendak melangsungkan pernikahan kedua colan pengantin, wali, dan dua orang saksi wajib melakukan swab antigen. ”Nikahnya tidak dilarang, tapi para pihak dari calon pengantin harus sehat semua yang dibuktikan dengan swab antigen 1x24 jam sebelum pelaksanaan akad nikah,” ujar Mashari. Dijelaskannya, imbauan itu sudah tertera dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor : SE.P.001/DJ.III/ Hk.007/07/2021, Tanggal 7 Juli 2021 dan sudah disosialisasikan kepada masyarakat. ”Kalau SE menag itu sudah jelas. Ketika proses akad nikah harus swab antigen. Itu wajib dan menerapkan prokes ketat. Selain itu yang hadir saat akad terbatas hanya 6 orang,” paparnya. Dia berharap, SE tersebut dapat diterima dan dilakukan masyarakat yang hendak melangsungkan pernikahan. Hal itu bertujuan sebagai bentuk upaya menekan persebaran dan penularan Covid-19. Sebab, saat ini banyak kasus meninggalnya para penghulu akibat terpapar Covid-19. “Semoga tidak ada klaster baru dari peristiwa pernikahan. Persyaratan ini jangan dianggap memberatkan tapi demi menjaga kesehatan kita bersama,” pungkas Mashari. (top/har/udi)

Informasi yang dihimpun Memorandum, galian ilegal ini beroperasi sejak dua pekan yang lalu. Kedua tambang ilegal ini mampu menghasilkan 38 rit tanah uruk yang dijual dengan harga Rp 100 ribu per truk. Jumlah ini terbilang sedikit lantaran pandemi Covid-19. Penggerebekan dilakukan Unit Pidter Sat Reskrim Polres Gresik, Kamis (22/7) petang. Saat didatangi aparat, sejumlah alat berat sedang bekerja

menggaruk tanah untuk dimasukkan ke dalam bak truk. Saat ditanyai aparat, baik pekerja maupun pemilik tambang tidak mampu menunjukkan surat-surat yang harus dimiliki atas aktivitas penambangan tersebut. Selain itu, galian di tengah area persawahan tersebut merusak alam. Dari penggerebekan ini, polisi mengamankan tujuh unit dump truck dan dua unit excavator leng-

kap dengan surat-surat dan nota. Alat berat itu dipasangi garis polisi. Selain itu uang Rp 1,9 juta juga disita. Sedangkan pemilik tambang diamankan ke Mapolres Gresik. Belakangan diketahui, pemilik kedua tambang ilegal itu berinisial M dan K. Keduanya nekat menjalankan operasional galian C meskipun belum mengantongi izin. Alhasil, mereka harus berurusan dengan kepolisian. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto saat dikonfirmasi membenarkan adanya penggerebekan tersebut. M dan K disangkakan Pasal 158 Jo Pasal 35 Undang-undang RI nomor 03 tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-und a n g

Polisi menggerebek area tambang ilegal. FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Pendaftaran CASN Diperpanjang

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Kapolsek Manyar AKP Bima Sakti Pria Laksana menunjukkan barang bukti dan para tersangka.

Kasus Pengeroyokan, Pasutri dan 4 Orang Dikecrek FOTO: MEMORANDUM/ NASIH

Pedagang cabai di Pasar Sidoharjo Lamongan.

Harga Cabai Meroket Lamongan, Memorandum Tidak hanya kenaikan kasus pandemi Covid-19, harga cabai rawit juga mengalami kenaikan drastis. Yang semula Rp 30.000 kini mencapai Rp 59.000 per Kg. Pedagang di Pasar Sidoharjo, Lamongan, ikut merasakan dampak kenaikan harga cabai. Pedagang merisaukan kondisi naiknya harga komoditas cabai tersebut. Ditambah lagi adanya masa PPKM Level 4, yang otomatis akan berdampak pada pengunjung pasar. Hal tersebut membuat puyeng pedagang. “Iya mas, cabai naik hampir 100 %. Ini yang membuat risau, apalagi masih PPKM banyak warga yang kesulitan makanya agak sepi pembeli,” terang Rokhimah (35), pedagang cabai di Pasar Sidoharjo. Sementara itu, menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, Muhammad Zamroni memang ada kenaikan yang signifikan terhadap harga cabai. “Harga cabai rawit memang naik, karena pasokan kurang di saat tingginya permintaan bertepatan suasana Idul Adha,” terangnya, Jumat, (23/7). Selain karena pasokan kurang, naiknya harga cabai ditenggarai akibat kondisi cuaca yang tidak menentu. Kondisi itu menyebabkan sebagian besar petani di daerah penghasil cabai hasil panennya tidak maksimal. Hal tersebut berpengaruh pada minimnya pasokan ke pedagang, sehingga harga pun menjulang. “Hal itu berarti pasokan cabai rawit di tingkat pedagang berkurang. Maka yang terjadi adalah hukum ekonomi pasar. Namun, kenaikan di harga itu masih relatif aman,” ujar mantan Kabag Humas Pemkab Lamongan ini. Berdasarkan data Disperindag dari empat pasar induk di Lamongan, yaitu Pasar Sidoharjo, Pasar Babat, Pasar Blimbing, dan Pasar Mantup, harga kebutuhan pokok dan sembako masih relatif stabil. Meski ada beberapa bahan dapur yang mengalami lonjakan harga. Seperti harga cabai sekarang per kilo berkisar antara Rp 57.000 hingga 59.000, dari sebelumnya hanya 30.000 per kilo gram. Tidak hanya cabai, bawang merah juga naik dari Rp 20.000 menjadi Rp 27.000 per kilo gram. Sedangkan harga bawang putih masih stabil dikisaran Rp 28.000 per kilo gram. “Kami mengupayakan agar pasokan lancar untuk mengatasi kondisi ini dan menstabilkan harga. Namun saat ini saya kira masih aman,” pungkasnya. (nas/har/udi)

Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. “Kami melakukan penertiban galian ilegal atau ilegal mining. Yang jelasjelas perbuatan melanggar hukum dan merusak alam sekitar,” ungkap kapolres Gresik. Dijelaskan, tanah galian itu rencananya dipasarkan ke daerah-daerah yang membutuhkan urukan tanah. “Kedua pelaku kini masih menjalani proses penyidikan guna pengembangan kasus. Dan lokasi tambang ilegal langsung kami pasangi police line,” pungkasnya. (and/har/udi)

Gresik, Memorandum Polisi bergerak cepat menangkap pelaku pengeroyokan terhadap pengunggah video kerumunan di Manyar, Gresik. Pasangan suami-istri (pasutri) dan empat orang dibekuk dan ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah pemilik gantangan yang merupakan pasutri, Muhammad Basofi dan Diah Ayu Putri Hadifia. Pasutri itu dibantu Bryan Zuhri warga Pongangan, Manyar. Tiga tersangka lain yakni Muhammat Margono, warga Telogopojok, Gresik. Kemudian, Muhamad Aditya Prassetiyo asal Desa Dadapkuning, Cerme, dan Aries Rachman Apriyanto, warga Desa Kedanyang, Kebomas. Usut punya usut, mereka tidak terima karena lomba burung kicau yang digelar pasutri itu diunggah korban, Ahmad Ari Afandi, ke media sosial. Sebab, unggahan korban yang memperlihatkan kerumunan dianggap memicu kedatangan Satgas Covid-19. Saat itu, petugas gabungan TNI dan Polri dan Pemerintah Kecamatan Manyar langsung membubarkan lomba di arena gantangan burung Desa Peganden, Kecamatan Manyar tersebut. Acara para pecinta burung itu pun bubar. Kapolsek Manyar AKP Bima Sakti Pria Laksana mengungkapkan, aksi pengeroyokan dan penganiayaan tersebut dipicu emosi. Lomba gantangan burung kicau disebar ke media sosial. Lomba tersebut telah melanggar kebijakan PPKM darurat. Pasalnya, diikuti puluhan

orang yang menimbulkan kerumunan. Bahkan tidak sedikit peserta yang berasal dari luar daerah. Seperti Surabaya dan Madura. “Video yang diunggah korban ke media sosial ditindaklanjuti oleh tim Satgas Covid-19 Kecamatan Manyar. Kemudian kami bubarkan,” ujar Bima saat jumpa pers, Jumat (23/7). Bima menambahkan, setelah acaranya dibubarkan, para pelaku emosi dan mencari pengunggah video yang tak lain adalah korban. Mereka lalu mendatangi rumah kos korban yang tidak jauh dari lokasi gan-

tangan dan melakukan penganiayaan. Para tersangka menganiaya korban dengan tangan kosong dan sejumlah benda. Polisi telah mengamankan balok kayu dan pipa shochbreaker sebagai barang bukti. Bahkan tersangka perempuan sempat meludahi korban dan mengeluarkan umpatan. “Untuk mempertanggungjawabkan ulahnya, ke enam pelaku telah kami tetapkan sebagai tersangka. Mereka dikenakan pasal 170 KUHP, ancaman hukuman maksimal 5 tahun 6 bulan,” pungkasnya. (and/har/udi)

Bojonegoro, Memorandum Pendaftaran calon aparatur sipil negara (CASN) diperpanjang hingga 26 Juli. Hal ini disambut gembira masyarakat. Kabid Pengadaan dan Pemberhentian Aparatur Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Joko Tri Cahyono menjelaskan, pihaknya hanya meneruskan bahwa ada perpanjangan pendaftaran ASN khususnya di lingkungan Pemerintah FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO Kabupaten Bojonegoro. Perpanjangan pendaftJoko Tri Cahyono aran CASN ini salah satunya karena para peserta kesulitan mengurus berkas persyaratan. Sebab, kondisi masih pandemi Covid-19 dan banyak instansi terkait yang tutup. Sebelumnya, kata dia, jadwal pendaftaran ASN dibuka mulai 30 Juni hingga 21 Juli 2021. Kini, diperpanjang selama lima hari yakni hingga 26 Juli 2021. Perubahan jadwal ini sudah diumumkan di website BKPP Bojonegoro.”Untuk perubahan atau perpanjangan jadwal pendaftaran ASN, para peserta bisa mengunjungi website atau Instagram,” ungkapnya, kemarin. Dia menambahkan, perkembangan peserta yang telah mendaftar dan mengisi formulir untuk CASN sebanyak 3.717 peserta. Sedangkan, untuk PPPK ada 1.684 peserta telah mengisi formulir. “Untuk peserta ketika yang mengikuti seleksi baiknya belajar dengan serius. Sebab, untuk nilai akan langsung keluar saat ujian berlangsung,” bebernya. (top/har/udi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook