Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 22 Juni 2022

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

RABU WAGE, 22 JUNI 2022

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

AJUKAN EKSEPSI SIDANG OFFLINE

Surat Cinta Oleh: Dahlan Iskan

A

DA Jalan Mas Trip, tapi tidak ada Jalan Dik Trip atau Mbak Trip. Kelihatannya tidak adil, tapi tidak ada yang keberatan. Persoalan baru muncul ketika nama Jalan Mas Trip itu dihapus. Diganti dengan Jalan Prabu Siliwangi. Salah satu yang ikut protes adalah seorang wartawan, dekat dengan saya, Nanang Purwono. Nanang memang mencintai sejarah. Gara-gara ikut protes inilah Nanang dekat dengan keluarga keturunan Mas Trip. Salah satunya seorang wanita, anak angkat istri Bung Karno yang ke-6: Hariyatie. Sang anak angkat bukan anak angkat  Bersambung ke halaman 11 

Sophia Latjuba

Perut Rata Sophia Latjuba menjadi inspirasi bagi para perempuan untuk tampil lebih fit. Di usianya yang sudah kepala lima, sang aktris dan model kawakan ini terlihat sehat dan awet muda.

O

lahraga tentu merupakan faktor penting yang membuat Sophia tetap menawan. Namun menjaga pola makan juga tak kalah penting, karena dengan nutrisi tepat tubuh akan terasa  Bersambung ke halaman 11 

HAKIM ITONG MINTA DIISTIMEWAKAN Surabaya, Memorandum Sidang kasus suap perkara pembubaran PT Soyu Giri Primedika (SGP) yang menyeret hakim nonaktif Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Itong Isnaeni Hidayat dkk mulai digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor) Surabaya, Selasa (21/6).

Dalam sidang pertama itu, usai mendengarkan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dalam eksepsinya Itong memohon kepada majelis hakim yang diketuai Tongani untuk menggelar sidang secara tatap

Itong Isnaeni Hidayat

muka atau offline. Itong yang dititipkan di Rutan Medaeng merasa tidak kondusif untuk sidang online. Alasan teknis juga  Bersambung ke  halaman 11

Dakwaan Kedua Ditolak FOTO: MEMORANDUM/JAKA

ITONG Isnaeni Hidayat, hakim nonaktif Pengadilan Negeri Surabaya menolak saat jaksa

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya menyidangkan terdakwa Itong Isnaeni Hidayat dkk.

 Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

Sidang Kakak Bunuh Adik

DITUDING PERMALUKAN KELUARGA Surabaya, Memorandum Kasus pembunuha a yang pembunuhan Ja a menggemparkan warga Jalan Ken dinding Lor digelar di Pen Pengadilan Surabaya , Selasa Negeri (PN) Surabaya, (21/6). Perbuatan terdakKusyan n yang wa Rudi Kusyanto menghabisii nyawa adikny y Rizki adiknya, Agus Sap u t r a d didakwa

melanggar pasal 44 ayat (1) dan (3) UU RI nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT). Peristiwa yang sempat menghebohkan itu bermula saat terdakwa membuat kopi di dapur dan mendengar korban berbincang dengan ibu kandung mereka yang berada di luar negeri melalui HP. Kemudian korban, memberikan HP kepada terdakwa sebab ibunya ingin berbicara kepada

FOTO: MEMORANDUM/JAKA

T d k Terdakwa Rudi R di Kusyanto K t (ki (kiri) i) mendengarkan dakwaan JPU via video call di PN Surabaya.

terdakwa. Dalam perbincangang tersebut, menurut surat dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Dewi Kusumawati, ibu terdakwa mengatakan ‘Cepat mandi dan kamu sebagai kakak jangan malu-maluin keluarga’. Lalu terdakwa menjawab perkataan ibunya dengan ‘iya’. Setelah mendapat telepon ter Bersambung ke halaman 11 

Penerapan UU PKDRT, Tak Cacat Fisik Cukup Ayat 4

Harus Di Restorative Justice Surabaya, Memorandum yangkara (Ubhara) Surabaya, UU PKDRT dibuat Perselisihan antara suuntuk mengatur, merukunkan dan meyatukan a ami istri sering terjadi rumah tangga. Bukan malah untuk mengda a dalam sebuah kehancurkan. Oleh karena harus benar lua a luarga. Terkadang penerapannya. keke e kekerasan fisik ikut “Makanya pasal-pasal pidana juga m menyertainya. itu jalan terakhir. Karena tidak Bisa su u suami terhamungkin suami istri bertengkar dap istrii ataupun seterus dilaporkan dipenjara. Ini baliknya.. Tak jarang bertentangan dengan tujuan akibatnya b bisa sampai dibuatnya UU KDRT itu,” jelas ke ranah hu k hukum karena M Sholehuddin saat dihubungi pelaku kekerasa a fisik dijerat kekerasan melalui sambungan telepon, Seundang-undang Penghapusan lasa (21/6). Kekerasan Dalam Rumah Tangga Bahkan, untuk kasus KDRT sen(PKDRT). diri menurut Sholehuddin harusnya FOTO: ISTIMEWA Menurut M Sh h Sholehuddin, pakar  Bersambung ke halaman 11  hukum pidana dari darr Universitas BhaM Sholehuddin

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Kantor KPU Kota Surabaya di Jalan Adityawarman.

Dugaan Penyelewengan Dana Pilwali 2020

Fokus Pemeriksaan Anggaran Surabaya, Memorandum Koordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur untuk membongkar dugaan penyelewengan dana Pilwali 2020 diharapkan bisa menjadi titik terang kasus ini. Sebab, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polrestabes Surabaya ingin mengetahui ke mana saja aliran anggaran dari dana

hibah senilai Rp 101,2 miliar tersebut. Untuk itu, polisi saat ini masih fokus dengan pemeriksaan penggunaan anggaran. “Sementara kami masih koordinasi dengan BPKP Jatim untuk penggunaan anggaran,” jelas Kanit Tipikor AKP Jonson kepada Memorandum, Selasa (21/6).  Bersambung ke halaman 11 

Gara-Gara Uang Belanja Berkurang Istri Selingkuh (2) -

-

Susah Payah Cari Nafkah Tidak Dihargai

Meng, dugaan penyelewengan dana hibah, komisioner KPU tak berani komentar.

Dua bulan berjalan sikap Dewi masih tetap sama. Yang membuat Deni sedih lagi, ia kini tak pernah mendapatkan ‘jatah’ layaknya suami istri.

Nunggu petunjuk dulu dong.

Si Mameng (Bos-e Big Bos)

Dia selalu beralasan capek. Lagi menstruasi dan apalah. Aku hanya bisa menerima semua itu. Karena aku sadar tak mencukupi kebutuhan keluarga secara penuh,” katanya sedih. Hingga pada suatu saat, aku

mendengar selentingan dari mulut tetangga bahwa rumah kontrakanku beberapa kali didatangi oleh lelaki. “Waktu aku di warung kopi  Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO Sehari setelah Pilkades, Warga Bogempinggir Luruk Kantor Desa

RABU WAGE, 22 JUNI 2022 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Pilkades di 84 Desa Aman

Gus Muhdlor: Syarat Kemajuan Kota Harus Kondusif Sidoarjo, Memorandum Pesta demokrasi pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang digelar di 84 desa berjalan lancar, aman, dan kondusif. Mekanisme pemungutan suara dalam pilkades tahun ini, Pemkab Sidoarjo menerapkan sistem pecah TPS. Tidak seperti sebelumsebelumnya, dimana pencoblosan dilakukan terpusat di kantor balai desa. Sekarang dilakukan terpisah, disebar menjadi beberapa TPS yang ditempatkan di lingkungan RW masing-masing. Sistem pecah TPS itu dilakukan selain menghindari kerumunan juga mempercepat proses pemungutan suara. Tim gabungan Gus Muhdlor pengamanan yang melibatkan Pemkab, TNI-Polri berjalan sewajarnya. Tidak berlebihan dalam melakukan pengamanan di desa. “Pilkades serentak berjalan lancar. Suasana kondusif ini harus dijaga bersama. Kemajuan sebuah kota syarat utamanya haruslah kondusif. Ini penting,” ujar Gus Muhdlor, Selasa (21/6). Sejauh ini, belum ada sengketa pilkades yang masuk ke Pemkab Sidoarjo. Ini menandakan warga Sidoarjo sudah dewasa dalam berpolitik. Meski berbeda pilihan lebih mengutamakan demokrasi. Perkembangan melek politik dan sadar demokrasi ini harus dipupuk terus agar kedepannya pesta demokrasi di skala yang lebih besar semakin baik.Kesadaran dalam berdemokrasi akan memunculkan pemimpin-pemimpin yang kompeten. Dengan konstituen yang sadar politik-demokrasi ada harapan besar bagi Kota Delta menjadi daerah yang maju. Karena modal penting yakni wargnya yang sudah melek politik menjadi aset berharga bagi kota ini. “Mendorong kepada masyarakat untuk melek politik, dewasa dalam demokrasi menjadi modal utama dalam pembangunan Sidoarjo. Dan Sidoarjo sudah ditahap itu,” jelasnya. Sebagai bentuk antisipasi kemungkinan yang terjadi pasca pilkades serentak. Pemkab Sidoarjo sudah siap apabila nanti ada sengketa gugatan pilkades. Karena itu bagian dari demokrasi yang harus dilindungi. Segala keberatan dalam proses pilkades sudah ada jalur penyelesaiannya secara hukum. Dan ini yang perlu disadari bersama oleh semua pihak. “Terjadinya sengketa dalam pilkades adalah hal yang wajar. Karena itu bagian dari demokrasi. Pemkab Sidoarjo juga sudah siap memfasilitasi apabila terjadi sengketasengketa pasca pilkades nanti,” pungkas Gus Muhdlor. (bwo/jok/mik) FOTO: MEMORANDUM/BWO

Puluhan warga memprotes panitia lantaran warga menilai panitia membiarkan salah satu calon diduga memakai akte palsu untuk persyaratan pendaftaran maju sebagai cakades. Koordinator warga, Totok mengatakan, aksi protes yang diikuti puluhan warga ini untuk menanyakan kepada panitia pilkades terkait adanyapenggunaan dugaan akte kelahiran palsu tersebut. “Permintaan warga ini ingin mengikuti langkah selanjutnya, apa yang akan dilakukan panitia terkait adanya akte palsu ini,” ujar Totok. Totok menyebut, tiga hari sebelum pelaksanaan pilkades, warga sudah mengadukan adanya dugaan akte kelahiran palsu ini ke panitia. Kemudian panitia menindaklanjuti dengan mengadakan klarifikasi atas permasalahan akte ini. Yang mekanisme saat itu untuk dilakukan scan barcode di akte kelahiran. Ternyata, yang muncul bukan nama data kelahiran calon, melainkan data kelahiran anak kecil yang keluar dari hasil scan. “Waktu itu calon yang bersangkutan ini ikut hadir, dan mengakui kalau aktenya

Pemdes Popoh Salurkan BLT-DD Sidoarjo, Memorandum Pemerintah Desa (pemdes) Popoh, Kecamatan Wonoayu, kembali membagikan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa (DD) untuk bulan April, Mei, dan Juni kepada warga yang terdampak Covid-19. Bantuan sosial ini dibagikan kepada 97 keluarga penerima manfaat (KPM) di aula kantor desa setempat, Kamis(16/6). Pembagian BLT-DD itu dihadiri babinsa desa, bhabinkantibmas desa, pendamping desa, dan KPM desa. Kepala Desa Popoh Sugini mengatakan, bahwa penerima BLT-DD ini telah memenuhi tiga kreteria. Yakni masyarakat berpenghasilan rendah dan belum mendapatkan bansos serta terdampak pandemi covid-19. “Tidak mudah mencari warga dengan kriteria tersebut. Sebab sebagian warga sudah ada yang mendapat bantuan lain dari pemerintah. Sebagai bentuk kehatihatian pendataan daftar penerima, kami lakukan dengan musyawarah desa,” terang Sugini. Berkaitan dengan data penerima BLT dari dana desa tidak ada yang ditutupinya. Semua dilakukan dengan transparan dan disaksikan oleh babinsa, bhabinkamtibmas, BPD, LPMD, dan pendamping desa. “Karena ini merupakan hak mereka akibat dampak Covid-19. Untuk pembagian BLT- DD tahun 2022, di bagikan 3 bulan sekaligus. Setiap KPM mendapat Rp 900 ribu,” bebernya. Sugini menambahkan, dengan adanya bantuan ini, ia berharap bisa bermanfaat bagi masyarakat selama masa pandemi Corona saat ini. “Kami selaku Pemerintah Desa Popoh merasa berterimakasih kepada pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah dengan mendukung penuh kegiatan ini,” pungkasnya. (zam/jok/mik)

Puluhan warga Bogempinggir mendatangi panitia pilkades di kantor desa.

memang palsu. Waktu itu saksinya BPD dan panitia, saya juga hadir waktu itu. Namun kenapa kok pelaksanaan ini terus dilanjut, dan tidak ada tindakan dari panitia,” terang Totok. Totok juga akan melakukan aksi dengan massa yang lebih besar, dan akan mengambil upaya hukum, jika permintaan warga terkait dugaan akte palsu yang digunakan salah satu calon

ini tidak segera ditindaklanjuti oleh panitia. Menanggapai aksi warga tersebut, Ketua Panitia Pelaksana Pilkades Bogempinggir, Gotok Yuswanto saat dikonfirmasi mengatakan, jika pihaknya hanya menjalankan pelaksanaan pilkades sesuai dengan tahapan yang sudah ditentukan. Ia mengakui, jika sebelum pelaksanaan pilkades memang

melakukan klarifikasi kepada calon kades yang bersangkutan terkait dugaan akte palsu. Namun untuk mengambil keputusan terkait hal tersebut, ia mengaku itu bukan wewenangnya. “Kami hanya melakukan s e s u a i t a h a p a n . Un t u k memutuskan langkah semua itu tergantung keputusan panitia kabupaten,” ujar Gotok. Terkait akte kelahiran

yang bersangkutan saat dibarcode keluar datanya anak kecil, Gotok mengakui jika pihaknya memiliki keterbatasan teknologi. Sehingga saat tahapan validasi data, pihaknya tidak bisa mendetekai keaslian akte yang digunakan para calon saat mendaftar calon kades. Pihaknya baru mengetahui saat ada pengaduan dari warga. (bwo/jok/mik)

Pembangunan Masjid SMAN 1 Tarik Dimulai Sidoarjo, Memorandum Pembangunan Masjid Baiturrahman di lingkungan halaman depan SMA Negeri 1 Tarik, mulai dilaksanakan. Hal ini ditandai peletakan batu pertama oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Sidoarjo, Lutfi Isa Ansori disaksikan beberapa guru, Selasa (21/6). Masjid yang berada halaman depan sisi selatan tersebut, dibangun atas dasar program SMAN 1 Tarik yang sudah direncanakan dan direalisasikan tahun ini. Selain dilakukan peletakan batu pertama, juga dilakukan peresmian papan nama SMAN 1 Tarik. Kepala SMAN 1 Tarik, Ropingi mengatakan, pembangunan masjid ini sudah menjadi program yang sudah direncanakan. Sebab, di dunia pendidikan bukan hanya untuk mengejar akademis, melainkan harus memaksimalkan ketrampilan. “Termasuk karakter anak juga yang harus kita maksimalkan,” ujar Ropingi. Selain itu, pembangunan masjid ini juga untuk hubungan sosial dengan masyarakat sekitar. Sehingga masjid ini nantinya tidak hanya digunakan siswa sekolah, melainkan warga sekitar juga bisa menggunakan fasilitas masjid yang ada di SMAN 1 Tarik ini, baik untuk salat lima waktu maupun salat Jumat dan kegiatan agama lainnya. “Karena sekitar sini masih jauh dengan tempat ibadah,” kata Ropingi. Ropingi juga menyebut, pembangunan masjid ini dananya dihimpun dari berbagai sumber. Selain dari pihak sekolah, anggaran pembangunan masjid ini juga dihimpun dari pihak komite sekolah dengan menggalang dana dari alumni maupun dari wali murid. Sementara itu, seusai melakukan peletakan batu pertama, Lutfi menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak sekolah dan kepala sekolah. Menurutnya, tanggungjawab pendidikan ini adalan tanggungjawab pemerintah dan masyarakat. Sedangkan tanggungjawab masyarakat bisa mengambil peran melalui komite sekolah. “Tentu saja ini bagian dari peran dan tanggungjawab masyarakat,” ujar Lutfi. Lutfi juga berharap, keluarga besar SMAN 1 Tarik, masyarakat, dan wali murid agar niat baik ini untuk didukung bersama-sama. “Tujuannya agar anak-anak bisa lebih nyaman beribadah di sekolah SMAN 1 Tarik ini,” pungkas Lutfi. (bwo/jok/mik)

FOTO: MEMORANDUM/BWO

Kacabdin Jatim: Ini Bagian dari Peran dan Tanggungjawab Masyarakat

FOTO: MEMORANDUM/ZAM

Kepala Desa Popoh Sugini memberikan BLT-DD kepada salah satu penerima.

FOTO: MEMORANDUM/BWO

Sidoarjo, Memorandum Sehari setelah pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades), puluhan warga Desa Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo, meluruk pendopo kantor desa, Senin (20/6).

Kepala Cabang Dindik Jatim Lutfi Isa Ansori foto bersama dengan guru SMAN 1 Tarik usai peletakan batu pertama.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA Legalitas Aset Pemprov Lemah

RABU WAGE, 22 JUNI 2022 HALAMAN 3

Ia menduga banyak aset milik Pemprov Jatim yang masih lemah legalitasnya. “Harusnya setiap aset milik pemprov diamankan dengan legalitas, seperti sertifikasi,” tutur Umar Sholehudin, Selasa (21/6). Umar yang juga pengajar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) mengatakan, dia sempat terlibat dalam tenaga ahli membahas Perda Nomor 10 Tahun 2017 tentang Barang Milik Daerah. Perda ini juga diperkuat Pergub Nomor108 Tahun 2018 tentang Penggelolaan Barang Milik Daerah. Kata Umar, jika legalitas hukum kepemilikan aset tidak kuat, maka sangat mungkin dimanipulatif. “Jangan sampai lemah legalitas hukumnya,” tegas dia. Umar juga mempertanyakan, sikap Pemkot Surabaya terhadap aset milik Pemprov Jatim tersebut. Kenapa ada persoalan sengketa yang muncul. Kalau misalnya aset milik Pemprov tidak disertifikatkan, sangat mungkin diambil alih. “Artinya dimanipulatif, karena tidak memiliki legalitas hukum,” kata dia. Karena itu, pakar anti korupsi Jawa Timur ini berharap

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Surabaya, Memorandum Kasus mangkraknya rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Gununganyar Tambak yang sempat berseteru juga dengan pihak ke tiga menjadi sorotan koordinator ParliamentWatch Jawa Timur, Umar Sholehudin.

Kondisi Rusunawa Gununganyar Tambak yang tidak terawat. Banyak kusen dan kaca pecah. Insert: Rusunawa terlihat dari luar yang ditumbuhi ilalang.

 Bersambung ke halaman 4 

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

IKO Tak Tercapai, Siap Angkat Kaki

Dari kiri: Direktur RSUD Soewandhie Billy Daniel, Kadinkes Surabaya Nanik, dan Direktur RSUD BDH Bisukma Kurniawati.

“Dengan formulasi rata-rata waktu yang dibutuhkan pasien untuk kontak pertama dengan tenaga kesehatan (nakes) sesuai dengan jadwal yang tercantum pada pendaftaran situs website E-Health,” kata Nanik, Selasa (21/6). Hal yang sama juga harus dilakukan oleh kedua RSUD tersebut. Bedanya dinkes bertanggung jawab atas pelayanan di puskesmas, sedangkan RSUD Soewandhie dan RSUD BDH memonitor pelayanan nakes di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan target waktu kurang dari empat menit. Selanjutnya, Direktur RSUD Soewandhie Billly Daniel Messakh me-

nuturkan, IKO kedua adalah waktu tunggu operasi elektif atau operasi yang terencana di poliklinik. Yakni, setelah pasien mendapat diagnostik dan dokter memutuskan untuk dilakukan operasi hingga pelaksanaan operasi, dengan waktu kurang dari dua hari kerja. IKO ketiga yang harus diperhatikan adalah waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium, dengan waktu yang dibutuhkan kurang dari 140 menit. “Ketika pasien diambil sampel sampai dengan menerima hasil yang telah dibaca oleh dokter. Adapun pelayanan laboratorium ini adalah

pelayanan pemeriksaan laboratorium rutin dan kimia darah,” ujar dia. IKO keempat mengenai waktu tunggu pelayanan obat. Tolok ukurnya pasien saat menunggu proses dari obat racikan, maupun obat non racikan. Adapun waktu tunggu bagi pasien yang akan menerima obat racik yakni, kurang dari 60 menit. Sedangkan pasien yang akan menerima obat non racik, kurang dari 30 menit. “Terhitung saat resep obat diterima oleh instalasi farmasi sampai dengan obat itu diterima oleh pasien. Selain itu, kami juga memiliki layanan antar obat ke rumah, khususnya untuk

 Bersambung ke halaman 4 

Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Mahasiswa ITATS Pasang PJU Solar Cell dian kepada masyarakat Mandiri yang dilaksanakan setahun sekali oleh dosen dan mahasiswa,” kata Trisnawati. Pemilihan Desa Cemandi sendiri, dikarenakan di lokasi tersebut, terdapat lokasi taman wisata binaan yang dilakukan oleh warga sekitar dan membutuhkan support. Menurut hasil survey, jika disekitar lokasi wisata masih kurangnya penerangan. Terdapat beberapa penerangan yang bersumber dari listrik warga sekitar, yang merupakan hasil swadaya mandiri. Dan terkadang sumber listrik sering di matikan. “Berlatar belakang dari masalah tersebut, jurusan teknik elektro ITATS, melakukan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) solar cell sebanyak 8 titik di lokasi (Desa Cemandi),” ujar  Bersambung ke halaman 4 

Surabaya, Memorandum Keterbukaan informasi publik di Era 4.0 tidak lepas dari peran kehumasan untuk membangun citra positif dan mengambil langkah-langkah strategis dalam menghadapi pemberitaan di media massa dan bisa dipertanggungjawabkan. Untuk itu, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya menggandeng lembaga profesi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim untuk bisa mewujudkan keterbukaan informasi publik dalam rangka transparansi melalui bidang kehumasan sebagai corong informasi. Mengambil tema ‘Diseminasi Peran Strategis Kehumasan dalam Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik di Era 4.0’ yang digelar di Hotel Shangri-La, Selasa (21/6), yang diikuti perwakilan UPT se-Korwil Surabaya, imigrasi berharap akuntabilitas dan pengelolaan pemerintahan yang semakin baik dapat memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Jatim Luthfil Hakim didampingi Machmud Suhermono Wakil Ketua Bidang Organisasi untuk memberi bekal dan wawasan bagi kehumasan

FOTO: MEMORANDUM/M SUJATMIKO

Imigrasi Surabaya Gandeng PWI Jatim

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Surabaya, Memorandum Sebanyak 40 mahasiswa dan beberapa dosen dari Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS), melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), di Desa Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Pembukaan kegiatan KKN tersebut, dibuka oleh Kajur Teknik Elektro, Dr. Riny Sulistyowati, STMT. Upaya bentuk pengabdian yang dilakukan mahasiswa itu, dibimbing langsung oleh Dosen Trisnawati, Spd MT. KKN mahasiswa ini sesuai peraturan dari Permendikbud, bahwa seluruh dosen pada perguruan tinggi, wajib melaksankan Tridharma yaitu, pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. “Jurusan Teknik Elektro ITATS memiliki program kegiatan KKN pengab-

Surabaya, Memorandum Sedikitnya ada lima Indeks Kinerja Operasional (IKO) yang harus dikawal dengan baik oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya bersama RSUD Dr Mohamad Soewandhie dan RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH). Kelima IKO tersebut harus tercapai selama 2022. Bila tak terealisasi sesuai kontrak kinerja, kepala dinkes hingga jajaran dan direktur RSUD Surabaya harus angkat kaki. Kadinkes Nanik Sukristina menyampaikan, lima target IKO yang harus tercapai itu salah satunya adalah respon pelayanan pasien di puskesmas kurang dari 25 menit.

Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim menjadi narasumber di acara yang digelar Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya.

di era kebebasan pers saat ini. Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, Hendro Tri Prasetyo mengatakan, pelayanan publik dan keterbukaan informasi juga didukung dengan adanya babak baru. “Seiring munculnya revolusi industri 4.0, yang sangat berdampak terhadap pelayanan publik dan keterbukaan informasi. Kami harus beradaptasi dengan era ini,” ujar Hendro. Menurutnya, sebagai garda terdepan dalam penyampaian informasi kepada publik, humas dalam organisasi merupakan bagian integral yang tidak dapat dipisahkan dari

Mahasiswa dan dosen di kantor Kepala Desa Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo.

suatu kelembagaan atau organisasi. “Humas pemerintah mempunyai peran penting dalam membuka ruang bagi publik untuk mendapatkan akses informasi. Dengan adanya kebijakan keterbukaan informasi, merupakan momentum bagi bidang kehumasan untuk menjalankan fungsi,” paparnya. “Dalam memberikan informasi kepada masyarakat tentang kebijakan, aktivitas, dan langkah-langkah pemerintah secara terbuka, transparan, jujur, dan objektif,” sambungnya. Baginya, informasi yang disampaikan kepada masyarakat, termasuk media bila tidak akurat,

dapat menyebabkan kebijakan pemerintah dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat, tidak informatif, dan tidak membumi. “Humas juga bertindak sebagai mediator yang proaktif dalam menjembatani kepentingan instansi pemerintah di satu pihak, dan menampung aspirasi serta memperhatikan keinginan-keinginan publiknya di lain pihak, dan berperan menciptakan iklim yang kondusif,” katanya. Sementara itu, Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim mengatakan, media memiliki peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Tentunya seorang wartawan harus bisa menyampaikan informasi yang betul-betul akurat tidak hoaks. Karena itu harus dibedakan antara produk jurnalistik dengan media sosial,” ujar Lutfil. Terpisah, Kakanim Chicco A Muttaqin menambahkan, tugas humas pemerintah tidak hanya sebatas untuk membangun citra positif dan mengelola reputasi lembaga, tetapi juga untuk mengelola kepentingan publik dan pemangku kepentingan. “Dengan adanya kegiatan diseminasi ini, diharapkan kita dapat saling bertukar wawasan dan informasi dalam membangun kehumasan agar lebih baik lagi dan kita dapat membangun kemitraan yang lebih baik dengan rekan-rekan media terutama media massa,” pungkasnya. (mik/ono)

Kisah Fithrotun Nisa JCH Termuda dari Sidoarjo

Doakan Almarhum Ayah dan Minta Kelancaran Kuliah di Tanah Suci

FOTO: MEMORANDUM/CITONING R

Fithrotun Nisa, jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Sidoarjo yang tergabung dalam kloter 25 ini akan segera pergi ke Tanah Suci di usia muda. Nisa, panggilan akrab remaja 18 tahun 2 bulan ini baru saja menamatkan pendidikan SMA di Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo ini, mengaku tak pernah membayangkan akan menunaikan rukun Islam ke-5 di usia muda.

Fithrotun Nisa JCH Termuda dari Sidoarjo.

Ciptoning Raharjo, wartawan SKH Memorandum Nisa berangkat haji untuk menggantikan ayahnya Ali Akbar yang meninggal pada pada Juli 2021 silam. Ayahnya meninggal dunia karena sakit mendadak di

usia 51 tahun. Sebagai anak tunggal, Nisa pun akhirnya menjadi ahli waris pengganti porsi ayahnya. “Ya kaget ketika harus menggan-

tikan ayah, soalnya kan saya anak tunggal, jadi ya yang jadi ahli warisnya,” tutur Nisa didampingi ibunya di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Selasa (21/6). Meski bakal menjadi haji termuda, Nisa mengaku siap beribadah di Tanah Suci bersama ibunda tercinta, Siti Kurnia. Sebelumnya, orang tua Nisa saat itu daftar haji sejak 2011 silam. “Saya sama mama ikut KBIH, ada yang bimbing ibadah di sana,” ungkap Nisa yang berdomisili di Sepanjang Sidoarjo ini. Nisa menuturkan, ketika ia ditetapkan sebagai ahli waris pengganti porsi ayahnya, ia pun mulai mempelajari segala hal terkait ibadah haji melalui video-video yang ada di internet. Tak lupa, ia juga mencari infor-

masi situs-situs bersejarah di Arab Saudi melalui kanal YouTube. “Saya tertarik, pingin ngunjungi situs-situs sejarah yang ada di sana, seperti Makam Ibrahim, Gunung Uhud dan lain-lain. Saya sering mencari videonya di YouTube,” ungkap gadis yang berencana akan melanjutkan studinya di bidang keperawatan itu. Nisa mengungkapkan keinginannya untuk mendoakan ayah yang ia sayangi ketika berada di tempat mustajab. “Saya ingin mendoakan ayah yang sudah meninggal dunia, mendoakan ibu juga agar selalu sehat. Saya juga berdoa semoga cita-cita saya kuliah bisa lancar,” ucapnya. Nisa berharap, sepulang dari Makkah  Bersambung ke halaman 4 


memorandum.co.id

Munculnya 2 Dewan Kesenian Surabaya, Memorandum Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya belum lama ini membentuk dan mengesahkan Dewan Kesenian Kota Surabaya (DKKS). Keberadaan DKKS ini otomatis menggantikan kedudukan Dewan Kesenian Surabaya (DKS) yang lebih dulu eksis sejak 1971. Hal ini lantas disesalkan oleh banyak pihak, termasuk Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT). Tidak hanya menyesalkan, DKJT juga mengecam upaya pemkot tersebut. DKJT menyatakan upaya pembentukan DKKS sebagai wujud mengaborsi kebudayaan terhadap lembaga kesenian. Ketua Koordinator DKJT M Taufik Hidayat mengatakan, munculnya dua dewan kesenian di Kota Pahlawan menunjukan bahwa Wali Kota Eri Cahyadi tidak mampu bersikap bijaksana. Sejak masalah ini bergulir, Taufik mengamati sikap pemkot terlalu angkuh dan kurang komunikatif. Hal itu terlihat mulai dari dialog di Komisi D DPRD Surabaya, lalu pertemuan dengan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Irvan Widyanto bersama Chrisman Hadi dan rombongan DKS, hingga Hoslih Abdullah yang secara tiba-tiba ditunjuk sebagai ketua panitia pembentukan DKKS. “Sebenarnya DKS sangat akomodatif terhadap kepentingan wali kota, namun wali kota tidak mampu bersikap bijaksana, adaptif, dan komunikatif terhadap DKS. Karena audiensi yang selama ini terjalin penuh tipu muslihat, semestinya disampaikan saja sejak awal,” kata Taufik, Selasa (21/6). Karena itu, pria yang lekat disapa Taufik Monyong ini menyayangkan sikap wali kota yang tidak akomodatif. Taufik bahkan mengibaratkan polemik ini seperti Belanda yang sedang masuk ke dalam ruang kerja

Wali Kota Surabaya. “Jadi, wali kota ini sudah menjadi Londo Blankonan, yang tak lagi mau menerima aspirasi masyarakat seniman. Saya kira Pak Eri tidak memahami sejarah itu, lalu dikompori, diberi bumbu micin dan garam oleh orang-orang yang punya kepentingan praktis, yang tidak mampu menjaga marwah kelembagaan,” selorohnya. Hal yang disampaikan Taufik bukan tanpa alasan. Sebab, DKS tak terlepas dari sejarah lahirnya lembaga dewan kesenian se-Indonesia. Taufik menjelaskan, berkat DKS yang muncul 1971 dan Dewan Kesenian Jakarta yang lahir tahun 1968, sehingga dapat memunculkan dewan kesenian yang lain. Bahkan sampai memicu digedoknya Inmendagri 5A tahun 1993 sebagai payung hukum dewan kesenian se-Nusantara. Taufik menekankan, secara de facto DKS diakui oleh publik dan seniman se-Surabaya. Karena itu, seluruh pegiat seni harus patuh terhadap kesejarahan yang telah terukir. “Kami besar itu karena DKS, kami besar itu karena adanya Balai Pemuda, itu jauh sebelum Eri Cahyadi jadi wali kota,” tandas dia. Menurut telaah Taufik, kehadiran DKKS dipaksakan. Hanya sebagai wujud aborsi kebudayaan terhadap kelembagaan. DKKS bukan lah lembaga yang dapat mengusir nilai-nilai DKS yang memiliki sejarah panjang. Sebagai informasi, Wali Kota mengeluarkan SK Wali Kota nomor

IKO Tak Tercapai, Siap Angkat Kaki kasus racikan obat yang membutuhkan waktu lebih lama. Selain itu, kami menawarkan untuk penghantaran obat secara gratis atau tanpa biaya,” papar Billy. IKO kelima mengukur pada Bed Occupancy Ratio (BOR) RSUD Soewandhie dengan target 84 persen. “Nilai BOR ini dihitung dari jumlah hari perawatan rumah sakit dibagi jumlah tempat tidur dan dikali jumlah hari dalam satu periode,” kata dia. Senada dengan hal itu, Direktur RSUD BDH Bisukma Kurniawati juga memiliki target IKO yang sama dengan RSUD Soewandhie. Namun terdapat sedikit perbedaan pada tingkat pemanfaatan tempat tidur rumah sakit (BOR). “IKO kelima kami BOR, yakni

prosentase pemakaian tempat tidur pada satuan waktu tertentu. Indikator ini memberikan gambaran mengenai tinggi dan rendahnya tingkat pemanfaatan tempat tidur rumah sakit, dengan target 60 persen,” tandas Bisukma. Selebihnya, Dinkes Surabaya juga memilik target IKO yang lain. Di antaranya mengenai temuan baru terduga Tuberculosis (TBC), dengan target temuan kasus sebanyak 60.804 orang dalam satu tahun. “TBC menjadi perhatian dan bagian IKO, karena kasus TBC selama ini banyak pasien atau pengidap yang menyembunyikan penyakitnya, serta jarang sekali mereka yang sadar untuk memeriksakan diri,” jelas Kadinkes Nanik.

Doakan Almarhum Ayah dan Minta... dan Madinah, ia bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi selamanya. Sementara itu, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Husnul Maram, selaku Ketua PPIH Embarkasi Surabaya menjelaskan, Fithrotun Nisa yang menggantikan ayahnya berangkat ke Tanah Suci setelah me-

lakukan pelimpahan porsi. Seperti melampirkan akta kematian dari Dinas Kependudukan dan catatan sipil, setoran awal, dan setoran lunas Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih). Selain itu, pengganti porsi juga melampirkan surat keterangan tanggung jawab mutlak yang ditandata-

188.45/282/436.12/2022 yang ditandatangani pada 25 April 2022 untuk membentuk DKKS. Lalu Komisi D DPRD Surabaya pada 20 Mei 2022 mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) untuk menyelesaikan polemik ini dengan mengundang DKS dan Pemkot Surabaya. Bambang menyayangkan disahkannya Surat Keputusan (SK) Wali Kota untuk membentuk DKKS sebelum adanya RDP. Ditambah lagi, SK itu tidak disinggung sama sekali dalam RDP. “SK walikota ini adalah informasi publik yang seharusnya terbuka untuk diakses oleh setiap warga negara. Sengaja menyembunyikannya dari masyarakat adalah palanggaran hukum. Saya menyayangkan cara musyawarah yang diciderai dengan hal seperti ini,” tuntasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya Wiwiek Widayati mengatakan, keberadaan DKS sudah selesai tahun 2019. Kini, yang diakui oleh Pemkot Surabaya adalah DKKS yang diketuai oleh Hery Suryanto alias Cak Suro. “Kepengurusan DKS sudah selesai di tahun 2019, masa baktinya 2014-2019,” ujar Wiwiek. Saat ini, pihaknya fokus mengembangkan para seniman di Kota Surabaya dengan bermitra bersama lembaga-lembaga kesenian yang ada. Dengan terbentuknya DKKS, Wiwiek berharap seniman di Surabaya semakin optimal, sehingga amanat UU Nomor 5 tahun 2017 bisa terpenuhi. Ketika disinggung pembentukan DKKS sebagai usaha menandingi DKS, Wiwiek menolak berkomentar banyak. Namun dia berjanji akan mengakomodir kebutuhan seniman Surabaya. “Tidak ada. Sudah kami sampaikan, kami akan mengakomodir kebutuhan seniman-seniman di Kota Surabaya,” pungkasnya. (bin/ono)

Sambungan dari halaman 3 Jamban juga menjadi target IKO, karena selama ini tidak sedikit masyarakat yang belum memiliki akses terhadap jamban. Sebab, jika masyarakat BAB (di sungai atau di selokan) sembarangan akan menimbulkan banyak penyakit yang merugikan masyarakat di sekitarnya. “Soal jumlah balita stunting yang mendapatkan asupan gizi sesuai standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) juga menjadi kontrak kinerja kami. Dengan target 1.444 balita bebas stunting pada 2022. Formulasinya adalah jumlah balita stunting tanpa kelainan kongenital atau penyakit bawaan yang memiliki tingkat kecukupan gizi makro minimal 80 persen dari AKG,” tuntas Nanik. (bin/ono)

Sambungan dari halaman 3 ngani oleh calon jemaah haji penerima pelimpahan. “Melampirkan juga surat kuasa penunjukan pelimpahan nomor porsi yang ditandatangani oleh ahli waris dan diketahui oleh RT/RW, lurah atau Kepala Desa, dan camat,” jelasnya.(ono)

RABU WAGE, 22 JUNI 2022 HALAMAN 4

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

KOTA SURABAYA Eri Tak Bijaksana

memorandumredaksi @gmail.com

Ratusan skaters mengenakan kostum superhero di Balai Kota Surabaya.

Pahlawan Super Main Skate di Balai Kota Surabaya, Memorandum Merayakan Hari Skateboard Sedunia yang jatuh pada 21 Juni 2022, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Komisi Indonesia Skateboard (KIS) dan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Surabaya menggelar Surabaya Go Skateboarding Day atau parade skateboard yang dimulai dari Halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (21/6). Untuk menandai peringatan Hari Skateboard sedunia, para skater itu mengangkat papan luncur mereka sambil bersorak-sorai. Ratusan skater juga terlihat sangat antusias. Para skater anak-anak tampak berseluncur di area Halaman Balai Kota Surabaya. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang mengekspresikan diri dengan mengenakan kostum superhero (pahlawan super). Pada perayaan Hari Skateboard Sedunia di Kota Surabaya, para skater melalui beberapa rute. Yakni, Taman Surya, Jalan Wali Kota Mustajab, Jalan Pemuda, Jalan Yos Sudarso, lalu finish di Skate and BMX Park Surabaya. Sebelum meluncur ke Skate and BMX Park Surabaya, Staf Ahli Wali

Kota bidang Ekonomi dan Keuangan Kota Surabaya, Hidayat Syah memberangkatkan para pecinta olahraga papan seluncur tersebut. Dalam sambutannya, dia mengatakan bahwa Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berpesan untuk selalu menjaga ketertiban. “Supaya masyarakat Surabaya yang lainnya tetap aman dan nyaman. Selamat merayakan Hari Skateboard Sedunia dan hati-hati saat meluncur di jalan raya,” kata Hidayat Syah. Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (DKKORP) Surabaya Wiwiek Widayati mengatakan bahwa, terdapat 500 peserta pecinta olahraga papan seluncur, yang mengikuti Surabaya Go Skateboarding Day. “Kami terus berusaha untuk mengakomodir semua kelompok olahraga. Usai Kejuaraan Skateboard Piala Wali Kota Tahun 2022, para skater ingin merayakan Skateboarding Day, Pemkot Surabaya mendukung kegiatan tersebut,” kata Wiwiek. Wiwiek menerangkan, para ska-

Mahasiswa ITATS Pasang PJU Solar Cell Trisnawati. Dengan pemasangan lampu PJU solar cell, diharapkan dapat membantu memfasilitasi lokasi taman di malam hari. Dengan adanya kegiatan ini, tentunya diharapkan dapat membuka peluang usaha bagi warga desa. “Selain pemasangan lampu

PJU, para dosen dan mahasiswa melakukan pemugaran wisata dengan pengecatan, pembenahan gapura, dan peremajaan tanaman,” Trisnawati. Kegiatan KKN tersebut, sangat bermanfaat bagi kedua belah pihak. Baik bagi masyarakat sekitar maupun bagi para mahasiswa ITATS sendiri.

Legalitas Aset Pemprov Lemah penataan aset lebih rapi. “Penting memiliki legalitas hukum. Makanya apakah Rusunawa tersebut memiliki legalitas hukum. Kalau sudah tersertifikasi sangat sulit berpindah tangan,” ungkap Umar. Karena itu, perolehan (pembelian) aset harus didapat secara sah. “Sehingga tidak berpotensi berpindah tangan,” kata Umar heran. Umar Solehudin berharap, jika Pemprov Jatim memiliki legalitas kuat terhadap kepemilihan aset Rusunawa Gununganyar Tambak. “Sehingga aset tersebut bisa dipastikan dikembalikan ke negara,” tutup Umar. Hidayat anggota Komisi D DPRD Jatim menjelaskan, harusnya aset milik pemprov dan aset PUPR tersebut

tidak berpindah tangan. Ia menyebut ada dua kergian negara. “Yaitu aset tanah dan aset bangunan,” kata Hidayat. Politisi Partai Gerindra Jatim ini menyampaikan, harusnya ada laporan terkait pengurangan aset jika memang ada gugatan pihak ketiga. “Ini kita konfirmasi ke dinas terkait,” tutur dia. Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Jatin Agung Mulyono menyampaikan segera melakukan sidak ke lokasi. “Kami akan segera sidak ke lokasi, dan memastikan informasi yang ada,” tegas Agung Mulyono. Terkait aset Rusunawa Gununganyar Tambak dikuasai pihak lain, Memorandum berupaya konfirmasi ke Biro Hukum Pemprov Jatim.

ter itu juga mengadakan berbagai permainan yang menyenangkan di Skate and BMX Park Surabaya, seperti Best Trick, Most Shove it and Kickflip, High and Long Ollie, Best Costum, dan Tic Tac Race. “Untuk tema tahun ini, teman-teman skater memilih tema superhero. Itu terlihat dari berbagai kostum superhero yang dikenakan oleh para skater muda Surabaya,” terang dia. Di temui di lokasi yang sama, atlet skateboard Kota Surabaya Eddo Ferdiyanto alias Eddo Gawat mengatakan, kegiatan Skateboarding Day tidak hanya digelar di Kota Surabaya, melainkan di seluruh dunia. Tak hanya itu, di tahun 2022 ini, kegiatan yang diinisiasi oleh para skater Kota Pahlawan juga mendapat dukungan penuh dari Pemkot Surabaya. Mulai dari perizinan, hingga pengawalan selama kegiatan tersebut berlangsung. “Skateboarding Day 2022 diikuti oleh usia 5 tahun hingga para bapak-bapak. Para peserta tidak hanya berasal dari kota Surabaya, melainkan dari seluruh wilayah di Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya. (bin/ono)

Sambungan dari halaman 3 Manfaat bagi mahasiswa, khususnya dapat meningkatkan kesadaran dan kreatifitas pentingnya pemeliharaan lingkungan agar bisa berguna sebagai wisata lokal. “Dan yang utama, mampu menerapkan ilmu yang didapat selama perkuliahan untuk masyarakat,” pungkas Trisnawati. (rio/ono)

Sambungan dari halaman 3 Terpisah Kepala Biro Dr Lilik Pudjiastuti, SH MH belum bisa menjelaskan terkait kasus mengkarknya Rusunawa Gununganyar Tambak. Ia mengatakan masih berada di Jakarta.” Maaf saya rapat di Kemendagri,” terang Lilik. Sebelumnya, temuan di lapangan Rusunawa Gununganyar Tambak mangkrak. Ada dugaan dua kerugian negara. Pertama APBD untuk membeli aset tanah, kedua aset bangunan. Sebab pembangunan Rusunawa Gununganyar Tambak menghabiskan dana yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) dan anggaran pendapatan belanja negara (APBN) hingga Rp 75 miliar.(day/ono)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA Tangkal PMK dan 3C, Polsek Konang Blusukan Desa

RABU WAGE, 22 JUNI 2022 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Bangkalan, Memorandum Dalam sepekan terakhir, jajaran Polsek Konang bergiliran rajin sambang kepala desa (kades), tokoh masyarakat (tomas), dan tokoh agama (toga) di wilayah hukum polsek setempat. mewabah di Indonesia,” sambung kapolsek. Di Kabupaten Bangkalan misalnya, sudah tersebar masif di 15 dari 18 kecamatan. Karenanya, dalam forum bincang-bincang santai di rumah Kades Moh Luthfi, AKP Rohman intens membahas tentang teknik pencegahan PMK agar tak sampai di Kecamatan Konang. Hal lain yang har us diwaspadai peternak, adalah gejala klinis jika ternak sapi atau kambing piaraan mereka dicurigai muai terpapar PMK. Diantaranya demam tinggi (39-41°C), keluar lendir dan busa berlebihan dari mulut, sariawan pada rongga mulut dan lidah, pincang, luka pada kaki, kukunya terlepas, nafsu makan rendah, lemas, gemetar, pernapasan cepat, semakin kurus, dan produksi susu menurun. “Ji k a g e j a l a i t u m u l a i terdeteksi, secepatnya harus melapor ke petugas Disnak“ pungkas AKP Rohman. (ras/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SUJAK

Senin (20/6) pagi, Kapolsek Konang AKP Rohman Haris bersama Bripka Budi dan Bripda Ainun Naim, sambang Desa Durin Timur. Di desa terpencil ini, rombongan diterima Kades Moh Luthfi dan beberapa tomas, toga berpengaruh desa setempat. “Selain untuk silaturahmi pasca Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah, saya dan anggota juga punya kepentingan lain terkait situasi dan kondisi terkini di Kabupaten Bangkalan,” kata AKP Rohman. Sesuai instruksi Kapolres KBP Alith Alarino, semua polsek jajaran harus rajin melakukan giat sosialisasi tentang penyakit mulut dan kuku (PMK). Selain itu, harapan untuk tetap intens menjaga kamtibmas dari gangguan 3C menjadi menu wajib yang harus disosialisasikan. “Amanah ini harus segera ditindak lanjuti. Pasalnya, jenis penyakit yang sedang menyerang hewan ternak seperti sapi, kerbau, kambing dan ternak kuda itu kini mulai

Bupati H Badrut Tamam melepas 417 jemaah calon haji (JCH) bersama Kepala Kantor Kemenag Pamekasan Mawardi dan Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto.

Sambut Bhayangkara, Polres Sumenep Gelar Bansos

FOTO: MEMORANDUM/URI

Sumenep, Memorandum Menyambut HUT ke-76 Bhayangkara, Mapolres Sumenep melaksanakan bakti sosial (bansos) ke Panti Asuhan Istiqomah, Baitul Arham, dan silaturahmi dengan Persatuan Keluarga Besar Purnawirawan Polri (PP Polri). Kegiatan menyambut Hari Bhayangkara yang dilaksanakan di mapolres setempat, dipimpin langsung Wakalpolres Kompol Soekris Trihartono dan beberapa pejabat utama kepolisan Sumenep. Lokasi pertama pemberian tali asih berupa sembilan bahan pokok (sembako). Kemudian dilanjutkan dengan bakti sosial ke masjid Baitul Arham serta, menyerahkan Al Qur’an serta perlengkapan kebersihan. “Kemudian kami melakukan silaturahmi PP Polri dan Warakawuri memberikan bingkisan,” kata Wakapolres Sumenep Kompol Soekris Trihartono, Senin (20/6). Silaturahmi sekaligus pemberian bingkisan kepada purnawirawan Polri serta dua orang warakawuri sebagai wujud apresiasi dan ucapan terimakasih pengabdian mereka kepada kepolisian. Tambahnya, kegiatan tersebut akan dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk menjalin tali silahturahmi dengan PP Polri dan, Warakawuri agar tidak terputus. Kegiatan tersebut disambut hangat oleh Purnawirawan Polri mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan dan silaturahmi rombongan jajaran Mapolres Sumenep “Terimakasih kunjungan jajaran Mapolres dan pak wakapolres kami terus mendukung kepolisian dalam memberikan pelayanan kemasyarakat maupun tugas polisi,” tutup AKP (Purn) Moh Fandi. (uri/mik)

Kegiatan bansos di Mapolres Sumenep.

niat dalam melaksanakan ibadah nanti di mekah dan madinah, karena tidak banyak orang yang dipanggil untuk melaksanakan ibadah haji,” pinta Bupati Baddrut Tamam. Ia menambahakan, pelaksanaan ibadah haji merupakan momentum tepat untuk memperbaiki diri dan bermunajah agar diberikan umur Panjang serta di jauhkan dari marah bahaya seluruh keluarganya. “Perlu kita ketahui bersama, bahwa ibadah haji ini bukan

urusan punya uang atau tidak punya uang, tetapi merupakan panggilan dan takdir dari Allah Subhahahu wa Ta’ala. Sehingga dari itu, kami sangat berharap agar ibadah haji yang kita laksanakan menjadi mabrur,” harapnya. Bupati berpesan kepada para JCH agar selalu menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Sehingga nantinya dapat melaksanakan ibadah dengan khusuk. “Kesempatan menjalankan ibadah haji dan suwan kepada

Nabi Muhammad Shaallahu ‘Alaihi wa Sallam, merupakan kesempatan emas bagi kita semua. Sehingga mulai hari ini mari bersihkan hati kita,” pesannya. Baddrut meminta kepada para jemaah untuk selalu m e n d o a k a n Pa m e k a s a n , agar menjadi kabupaten yang aman, makmur dan masyatakatnya sejahtera. Khususnya selama berada di Mekkah dan Madinah. “D o a k a n Pa m e k a s a n ini, mudah-mudahan

menjadi kabupaten baldatun thoyyibatun wa robbun ghafur. Mu d a h - m u d a h a n s e g a l a doa ajunan diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” pungkasnya. Diketahui, JCH Pamekasan pada tahun 2022, sebanyak 417 orang, terdiri dari sebanyak 414 orang jemaah, plus 2 orang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), serta 1 orang pembimbing, Dari jumlah tersebut, terdapat sebanyak 29 orang JCH mengundurkan diri karena alasan berbeda. (adv/sjk/mik)

Warga Pagerungan Melahirkan di Kapal

Warga binaan lapas melayani sparing dengan tim voli PBV Go Vast.

WBP Lapas Pamekasan Miliki Bakat Olahraga Voli Pamekasan, Memorandum Tim bola voli PBV NATO ( Napi Tobat) Lapas Pamekasan mendapat kehormatan untuk melakukan sparing dengan tim PBV Go Vast (club volley) dari Desa Sokobenah Tengah, Sampang. Dalam sparing ini, tim PBV NATO harus mengakui keunggulan tim tamu dengan kedudukan akhir 3-2. “Kegiatan ini bukan menitikberatkan pada

memburu kemenangan semata, melainkan juga sebagai bentuk pembinaan dan proses reintegrasi sekaligus rekreasi yang menyehatkan bagi WBP,” ujar Nicko Ari S, koordinator kegiatan yang dalam keseharian bertugas sebagai staf KPLP, Selasa (21/6). Dalam kegiatan tersebut menurutnya, terlihat bahwasanya banyak WBP yang memiliki bakat di bidang olah raga khususnya voli.

“Ini adalah kali kedua kami adakan kegiatan serupa setelah sebelumnya kami menjamu PBV Delta pada tanggal 29 Mei 2022 lalu. Kami akan upayakan agar kegiatan serupa akan teragendakan secara kontinyu,” tambah Ka KPLP Leksono Novan. “Alhamdulillaah kegiatan sore ini berjalan dengan aman, lancar dan tertib tanpa ada kendala suatu apapun,” pungkas Leksono. (sjk/mik)

Sumenep, Memorandum dan langsung memndapat Setelah sempat terombang perawatan di RSUD Abuya ambing di atas perahu di Kangean. tengah laut karena perahu In f o r m a s i n y a , p a s i e n yang ditumpangi bermasalah, menaiki perahu siaga desa Yanti Mulyana (38), perempuan ingin ke rumah sakit di daratan. asal Desa Pagerungan Kecil, Karena ada gangguan pada Kecamatan Pulau Sapeken, perahu dan sempat hilang Sumenep, tertolong. kontak, yang bersangkutan tidak Ia melahirkan secara cesar bisa melanjutkan ke rumah di atas kapal Rumah Sakit sakit rujukan ke RSUD dr. H. Terapung Ksatria Airlangga Moh. Anwar Sumenep, yang (RSTKA), Senin (20/6), setelah akhirnya terombang ambing di mendapat pertolongan dari KRI tengah laut. Surabaya 591 yang kebetulan Berdasarkan informasi, melintas di sekitar lokasi. kondisi Yanti dan bayinya saat “Informasinya as baling- ini sudah membaik, setelah baling perahu patah,” ujar mendapat perawatan medis di Ke p a l a Di n a s Ke s e h a t a n RSUD Abuya Kangean. Kabupaten Sumenep Agus “Mudah-mudahan tidak ada Mulyono, Selasa (21/6). rencana lanjutan untuk dirujuk Sebelum bersandar darurat ke rumah sakit ke daratan,” di pelabuhan Raas, Senin (20/6) pungkas Agus. (uri/mik) sekitar pukul 03.10, kapal siaga Desa Sapeken dan pasien dievakuasi oleh KRI Surabaya 591. Saat dievakuasi, kondisi pasien hamil sempat kejang kejang. “ Y a n g bersangkutan langsung dilakukan tindakan operasi cesar di atas kapal dan melahirkan dengan selamat,” sambung Agus Mulyono. Karena kondisi Yanti Mulyana kurang baik sejak sebelum proses operasi untuk mendapatkan perawatan maksimal, ia lalu dibawa ke P u l a u K a n g e a n Kondisi bayi setelah dilahirkan di atas kapal.

FOTO: MEMORANDUM/IST

Kapolsek Konang AKP Rohman Haris dan anggota sambangi kades, tomas, dan Toga Desa Durin Timur.

Pamekasan, Memorandum Sebanyak 417 jemaah calon haji (JCH) kloter 32 asal Kabupaten Pamekasan, dilepas oleh Pamekasan Bupati Badrut Tamam di depan Masjid Agung Asy-Syuhada, Minggu (19/6) pagi. Pelepasan JCH tersebut dilakukan bersama Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan Mawardi dan Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto. “Saya harap para jemaah calon haji agar memperbaiki

FOTO: MEMORANDUM/SUJAK

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Bupati Baddrut Lepas 417 JCH Pamekasan


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA Satreskrim Polres Bangkalan Ungkap Begal HP dan Curanmor

Empat Tersangka Digaruk

Bangkalan, Memorandum Upaya Satreskrim Polres Bangkalan mengungkap tindak kriminal kembali membuahkan hasil. Kali ini, di bawah kendali Kasatreskrim AKP Bangkit Dananjaya, tim buser ungkap dua kasus yaitu begal HP dan aksi curanmor di lokasi berbeda. “Dalam kasus kejahatan ini, 4 tersangka berhasil dibekuk anggota di lokasi terpisah,” tutur Bangkit, saat menggelar konferensi pers, Senin (20/6). Mereka adalah M (24) dan T (24) keduanya warga Desa Dlambah Dajah, Kecamatan Tanah Merah sebagai terduga pelaku begal HP milik Z (38), ibu rumah tangga asal Jalan KH Marzuki, Kelurahan Pangeranan, Kecamatan Bangkalan. Seharihari, korban merupakan guru SDN di Desa Ombul, Kecamatan Arosbaya. Sedangkan dua tersangka lain yang terjerat kasus curanmor yakni K (24), warga Desa Mangga’an, Kecamatan Modung serta A (33), warga Desa Durjan, Kecamatan Kokop. Mereka berperan pemetik dan penadah. Korban pemilik motor adalah M (49), warga Desa Durjan. Dalam kasus ini juga melibatkan pemetik berinisial S (33).“Tersangka adalah rekan K dan sekarang

masih buron alias daftar pencarian orang (DPO),” imbuh Bangkit. Dijelaskan Bangkit, aksi begal HP yang dilakukan M dan T terjadi pada Jumat (4/2) sekitar pukul 12.00 di jalan raya Desa Ombul, Kecamatan Arosbaya. Para terduga pelaku yang mengendarai motor ini mencegat Z yang baru pulang mengajar di SDN Ombul. Bahkan, mereka menodong Z dengan sajam jenis celurit. Semula M dan T berniat merampas motor milik korban. Namun karena situasi kurang mendukung, kedua bandit jalanan itu

hanya merampas HP merek Vivo tipe Y 12. Berkat kerja keras personel satreskrim, kasus begal HP akhirnya terungkap. Tiga bulan pasca kejadian, tim buser berhasil membekuk M pada Kamis (19/5). Hanya saja, tersangka utama, T sempat kabur. Namun kurang dari sebulan, tepatnya Kamis (16/6) lalu, dia berhasil ditangkap. “T kami tangkap di rumah kosnya, Kabupaten Kerawang, Jawa Barat,” ungkap Bangkit. Sedangkan kasus curanmor, sambung Bangkit, beraksi di

rumah M (49), di Desa Durjan, Kecamatan Kokop, Kamis (4/4) malam. K bersama S (32), nekat masuk rumah korban dengan cara merusak jendela. Keduanya lalu membawa kabur motor Yamaha RX King B 3773 TT milik M. Motor hasil jarahan itu kemudian dijual kepada penadah berinisial A (32), juga warga Desa Durjan. Namun akhirnya kasus curanmor ini terungkap. K dan A, sebagai penadah dapat dicokok anggota satreskrim. Meski A sempat buron, tapi dia berhasil dibekuk di PasarTangerang, Banten, Kamis (16/6) siang. (ras/nov)

Kasatlantas Polres Bojonegoro AKP Rizal Nugra Wijaya bersama anggota menghentikan pikap yang melanggar lalu lintas dan membahayakan pengendara lain.

Sasar 7 Pelanggaran, Satlantas Polres Bojonegoro Gelar Razia Hunting Sistem Bojonegoro, Memorandum Operasi Patuh Semeru 2022, Satlantas Polres Bojonegoro menggelar razia hunting sistem dengan sasaran 7 pelanggaran yang berpotensi kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Bojonegoro. Kasatlantas AKP Rizal Nugra Wijaya mengatakan, dalam Operasi Patuh Semeru 2022 ini, satlantas akan fokus dalam meningkatkan penindakan dan penegakan hukum terhadap tujuh pelanggaran yang menjadi

fokus road safety. Pertama, menggunakan HP saat berkendara; kedua, melawan arus lalu lintas; ketiga, melanggar rambu pengaturan lalu lintas; keempat, tidak memakai helm; kelima, melebihi batas kecepatan; keenam, pengemudi di bawah umur; ketujuh, tidak menggunakan sabuk keselamatan. Rizal menerapkan hunting sistem atau penindakan bergerak karena masih menemukan sejumlah pelanggar lalu lintas di jalan raya. “Melakukan penindakan terhadap pelanggaran

kasat mata yang berpotensi dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya. Rizal menambahkan, pihaknya telah menindak tegas pengendara yang nekat tidak menggunakan helm saat mengendarai roda dua di jalan raya. Penindakan juga dilakukan jika pengendara tidak memiliki STNK dan SIM. Selain itu, satlantas juga melakukan teguran terhadap kendaraan bak terbuka untuk tetap memperhatikan keselamatan orang lain saat membawa atau mengangkut barang bawaan

sehingga tidak menimbulkan laka lantas. “Ini merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan disiplin dalam berlalu lintas, selain melakukan penindakan berupa surat tilang, kami juga memberikan teguran dan imbauan,” tutur Rizal. Selain melalui teguran dan tindakan berupa surat tilang, Rizal juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyayangi diri sendiri. Sebab faktor utama penyebab kecelakaan diawali dengan pelanggaran lalu lintas. (top/har/nov)

Cegah Penyalahgunaan Narkoba serta Kenakalan, Polsek Widang Edukasi Remaja Tuban, Memorandum Wakapolsek Widang Iptu Ali Mas’ud menyampaikan edukasi kepada anak baru gede (ABG) tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Selain itu, juga larangan memuat berita hoax, pencegahan narkoba, dan kenakalan remaja. Ali menambahkan, penyimpangan yang dilakukan remaja bisa jadi merupakan akumulasi pengabaian sosial yang dilakukan terhadap mereka. Baik oleh keluarga, teman, atau lingkungan tempat tinggalnya. ”Guna mengantisipasi adanya potensi demikian, sedapat mungkin dari kepolisian berupaya mengambil peran dengan melakukan pembinaan dan edukasi,” ujar wakapolsek. Menurut Ali, kepedulian terhadap mereka sangat dibutuhkan di usia yang labil. Tak jarang penyimpangan dilakukan untuk menunjukkan eksistensi, begitu pula dengan pemahaman mau-

Timsus Polres Lumajang Libas Sindikat Pencurian Kendaraan Bermotor

Melawan, Satu Terduga Pelaku Ditembak Lumajang, Memorandum Genderang perang terhadap kejahatan jalanan hingga peredaran narkotika terus ditabuh Polres Lumajang. Bahkan, petugas tak segan-segan melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap semua pelaku kejahatan yang meresahkan.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Bangkit Dananjaya didampingi Kasihumas Iptu Sucipto menunjukkan barang bukti dan tersangka kasus begal HP dan curanmor.

Kali ini, timsus bentukan Kapolres AKBP Dewa Putu Eka Darmawan berhasil melibas sindikat curanmor yang kerap meresahkan warga Lumajang. Lima terduga pelaku diamankan dan masih dimintai keterangan untuk mendalami kasusnya. Satu tersangka yakni Abdul Rochim (34), asal Dusun Pondoksari, Desa Kaliboto Kidul Kecamatan Jatiroto, betisnya terpaksa ditembus timah panas. Sebab, saat polisi melakukan penangkapan, dia nekat melakukan perlawanan. “Kami terpaksa melakukan tindakan tegas keras dan terukur

karena terduga pelaku melakukan perlawanan saat anggota menangkapnya,” kata Dewa, Selasa (21/6). Sementara itu, dua terduga pelaku yang juga dibekuk adalah L dan DN (20) keduanya warga Desa Jatiroto. Sedangkan satu terduga lain masih dalam pengejaran polisi. “Satu masih buron dan masih dalam pengejaran. AR dan DN pernah melakukan aksi pencurian motor di area parkir Jalan Husni Tamrin. Tepatnya di dekat Rumah Sakit Umum (RSU),” ungkap Dewa. anjut Dewa, ada Selain itu, lanjut

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan memperlihatkan barang bukti dan tersangka di mapolres, Selasa (21/6).

dua tersangka lagi yang masih diperiksa. Mereka Ainul Rofik dan Tegar Isrananda. Dalam kasus tersebut, Rofik menerima gadai motor jenis Beat hasil curian g Rochim dan DN dibantu Tegar Isrananda.

tawuran, dan kebut-kebutan di jalanan, ” beber Ali. Dengan adanya kegiatan seperti ini, masih kata wakapolsek, diharapkan mereka

punya pengetahuan dan pemahaman yang benar. Tidak mudah terprovokasi dan terjerumus ke dalam hal yang bersifat negatif. (top/har/nov)

“Ini merupakan sindikat yang terorganisir. Selain mencuri dan menjual motor, Rochim juga tak jarang menerima motor dari hasil curian yang dilakukan Tegar dan g DN. Masih terus dikembangkan untuk membongkar semua jar-

ingannya,” imbuh Dewa. Dewa menjelaskan, aksi sindikat pencuri motor ini terjadi pada Senin (21/6). Saat itu, Rochim dan DN mencari motor sasaran secara mobile mengendarai motor sarana sekitar

pukul 17.30. Saat melintas di lokasi, kedua pelaku mendapati motor korban. “Setelah memastikan situasi aman, DN turun dari motor. Sembari mengawasi kondisi sekitar, dia mendekati motor milik korban. Setelah berhasil merusak rumah kontak, DN langsung menyalakan mesin dan kabur ke arah timur,” ucap Dewa. “Posisi saat itu, DN mengendarai motor hasil curian dikawal AR tepat di belakang dengan motor sarana, yang kami duga itu juga hasil kejahatan,” tegas mantan Kapolres Madiun Kota itu. Dari laporan tersebut, kata Dewa, pihaknya langsung membentuk tim khusus (timsus) dari unsur reskrim. Tim tersebut diminta untuk memburu tersangka. “Langsung saya bentuk timsus tersebut. Dan hasilnya alhamdulillah berhasil, berhasil,” tan tandas kapolres. (ani/nov)

Antisipasi Premanisme dan Kenakalan Remaja, Polsek Waru Intensifkan Patroli Blue Light Sidoarjo, Memorandum Un t u k m e n c e g a h ar maraknya aksi balap liar a dan premanisme, anggota Polsek Waru, Polresta Sido-troli arjo mengintensifkan patroli blue light pada Senin (20/6). Giat ini dimulai dari Mapolsek Waru menuju Jalan Letjen Suprapto, Jalan Raya Taman Sari, Jalan Raya Tropodo, pertokoan, swalayan, SPBU, dan kantong-kantong ATM, serta di permukiman penduduk. Selain antisipasi terjadinya aksi balap liar dengan mengintensifkan patroli blue light, hal itu juga bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya curat, curas, curanmor, serta perkelaian antarpemuda. Menurut anggota Polsek Waru yang berpatroli, Bripka Charis, patroli blue light merupakan patroli rutin yang dilakukan dengan menyasar tempat dan jam-jam rawan adanya tindak

kej kejahatan dan gangguan k kamtibmas lain, dengan m menggunakan mobil patro oli dinas serta menyalakan la lampu rotator warna biru. ”Jadi tadi kami mengimbau kepada remaja kalau nongkrong tidak boleh usil dengan wanita yang lewat, dilarang minum-minuman keras,” ujar Charis. Sementara itu, KapolsekWaru Kompol Bunari menegaskan, kegiatan patroli blue light ini juga merupakan langkah awal dalam memberikan rasa aman, nyaman, serta tertib kepada masyarakat yang merasa resah karena adanya balap liar dan perkelahian anak muda. “Patroli blue light ini merupakan wujud nyata upaya Polri khususnya Polsek Krian dalam memelihara kamtibmas guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tandas kapolsek. (bwo/jok/nov)

Anggota Polsek Waru melakukan patroli blue light di sejumlah ruas jalan untuk mencegah kenakalan remaja, premanisme, dan kejahatan lain.

Kapolres Madiun Sambangi Lansia Penderita Tumor Mata Madiun, Memorandum Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo SIK menyambangi kediaman Mbah Jani, penderita tumor mata di Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu setelah menjalani pengobatan, Selasa (21/6). Anton mengaku, pada awalnya menerima informasi dari masyarakat melalui program Lapor Pak Kapolres jika ada perempuan lanjut usia (lansia) warga Desa Nglambangan menderita tumor pada matanya. Mendapati laporan pada 13 Juni lalu, melalui inisiatif kapolres, Dokkes Polres Madiun mengantar Mbah Jani untuk menjalani pengobatan tumor di RS Haji Sukolilo, Surabaya. Usai mendapatkan pengobatan, Mbah Jani akhirnya diperbolehkan pulang. Begitu mendapatkan kabar Mbah Jani telah sembuh dan diperbolehkan meninggalkan rumah sakit, Anton bersama rombongan menjenguk kembali Mbah Jani guna memastikan pengobatan yang telah dilakukan di RS Haji, Sukolilo, Surabaya berjalan dengan baik. “Ini bentuk kepedulian kami (Polri) kepada masyarakat yang kurang beruntung terutama yang sedang diuji kesabarannya dengan diberi sakit. Tugas kami meringankan beban Mbah Jani, semoga bisa sehat kembali dan bisa beraktivitas seperti sedia kala,” harap Anton. Mantan Wakasat Narkoba Polrestabes Surabaya ini pun meminta kepada Dokkes Polres Madiun untuk terus memantau kesehatan Mbah Jani. Tujuannya, agar bisa diketahui ketika memerlukan tindakan yang cepat, syukur-syukur bersangkutan bisa sembuh. (iku/nov)

Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho menyempatkan berbincang dengan anggotanya yang sakit dalam giat anjangsana sebagai bentuk kepedulian pimpinan.

Kapolres Kediri Anjangsana ke Personel yang Sakit

Beri Semangat agar Lekas Sembuh Kediri, Memorandum Dalam rangka menyambut HUT ke-76 Bhayangkara, Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho SIK melakukan anjangsana (kunjungan) ke anggotanya yang sedang sakit, Senin (20/6). Anjangsana yang dilakukan guna menunjukkan bukti kepedulian pimpinan kepada perso-

nel yang sedang sakit, dii samping itu agar dapat memberikan motivasi dan semangat kepada anggota yang dikunjungi. “Anjangsana dilakukan di beberapa lokasi. Kami memberikan motivasi kepada anggota yang sedang sakit,” tutur Agung.

Kapolres mengungkapkan, kepada anggota yang sedang sakit maupun dalam pengobatan agar tetap semangat. Motivasi ini sebagai bentuk dukungan supaya mereka lekas sembuh. “Saya mendoakan agar anggota cepat sembuh dan kembali bertugas,” harap

Agung Dalam kunjungan kali ini, kapolres juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan pemberian tali asih. Agung juga mendoakan seluruh personelnya yang sakit semoga cepat sembuh, hinga dapat berkumpul lagi dengan rekanrekan dalam melaksanakan tugas sebagai Polri. (iku/nov)

Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo menyalami Mbah Jami di tempat tinggalnya usai menjalani operasi tumor mata di RS Haji, Sukolilo, Surabaya sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.

Sambut Hari Bhayangkara, Polres Gresik Helat Turnamen Badminton Gresik, Memorandum Menyambut HUT ke-76 Bhayangkara, Polres Gresik menggelar turnamen badminton tahun 2022. Kejuaraan berlangsung di lapangan badminton Desa Srembi, Kecamatan Kebomas dan dibuka Kapolres AKBP Mochamad Nur Azis, Selasa (21/6). Dalam ajang kali ini diikuti

32 tim dari perwakilan satker dan polsek jajaran Polres Gresik. Kapolres mengatakan, turnamen badminton ini dalam rangka menyambut HUT ke-76 Bhayangkara. “Kami ingin melihat potensipotensi danmencari bibit-bibit unggul yang ada di masing-masing personel Polres Gresik dan polsek jajaran,” ujar Azis.

Imbuh Azis, nanti yang telah lolos di babak kualifikasi badminton Kapolres Cup akan menjadi delegasi ke turnamen selanjutnya di tingkat polda untuk membawa nama Polres Gresik. “Ini merupakan rangkaian dalam menyambut HUT ke-76 Bhayangkara, tentunya yang menang ada piala yang akan kita berikan,” tutup kapolres. (and/har/nov)

Petugas memberi nasihat kepada para remaja untuk mengantisipasi timbulnya kenakalan dan tidak mudah terprovokasi ke hal yang bersifat negatif.

pun pengetahuan yang kurang. ”Kita berupaya mencegah mereka dalam penyalahgunaan narkoba, penyimpangan seks bebas, pornografi atau porno aksi,

RABU WAGE, 22 JUNI 2022 HALAMAN 6 - 7

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis membuka turnamen badminton dalam rangka menyambut HUT ke76 Bhayangkara.

Bupati Maryoto Birowo (tengah) bersama Wabup Gatut Sunu dan Dirjen Perbendaharaan Kanwil Jawa Timur Taukhid.

Tim Pamor Keris Polres Blitar memberikan edukasi kepada masyarakat yang dijumpai untuk mengenakan masker sebagai upaya pencegahan Covid-19.

Polres Blitar Tegakkan Pamor Keris di Tempat Umum Blitar, Memorandum Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom SIK melalui Kasihumas Iptu Udiyono berkomitmen secara masif menegakkan protokol kesehatan (prokes) di situasi yang masih rawan terjadinya Covid-19. Sampai saat ini, anggota Polres Blitar secara kontinyu bersama tim gabungan melaksanakan giat patroli motor penegakan prokes (pamor keris) dalam bentuk selalu mengimbau dan mengajak ma-

syarakat untuk selalu disiplin mematuhinya. Seperti yang dilaksanakan pada siang hari, Tim Pamor Keris Polres Blitar mendatangi Alun-Alun Wlingi, Selasa (21/6). Iptu C Rudy SH, selaku perwira pengendali (padal) menyampaikan bahwa kegiatan pamor keris ini dilaksanakan masif oleh tim gabungan TNI-Polri dan instansi pemerintah secara bersinergi. Dengan tujuan bersama-

sama mendisiplinkan masyarakat untuk melaksanakan prokes dengan baik dan benar sehingga dapat mencegah penyebaran Covid-19. Satu di antaranya membagikan masker kepada warga yang dijumpai yang tidak menggunakan masker. “Selanjutnya juga memberikan edukasi kepada masyarakat untuk selalu mematuhi prokes dan menerapkan pola hidup sehat agar bisa terhindar dari penyebaran Covid-19,” pungkas Rudy. (iku/nov)

Pemkab Tulungagung Tanda Tangani MoU dengan Kementerian Keuangan Tulungagung, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Keuangan RI. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo hadir bersama Wakil Bupati Gatut Sunu Wibowo, guna menandatangani nota kesepahaman dengan Dirjen Perbendaharaan Kanwil Jawa Timur Taukhid. Selain itu, beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Tulungagung juga nampak hadir dalam kegiatan tersebut. Bupati Maryoto Birowo

mengatakan, penandatanganan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Tulungagung untuk memastikan pengelolaan keuangan negara yang bisa memberikan imbas positif bagi kepentingan masyarakat. “Ini salah satu langkah kami agar pengelolaan keuangan yang bersumber dari anggaran negara bisa tepat sasaran untuk masyarakat,” terangnya. Bupati Maryoto melanjutkan, melalui hal ini maka penggunaan keuangan negara bisa kembali dirasakan dengan baik oleh masyarakat. “Imbasnya tentu akan dirasakan

masyarakat yang ada di daerah, sehingga pemanfaatannya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya. Di tempat sama, Dirjen Perbendaharaan Kanwil Jawa Timur Taukhid, mengapresiasi langkah yang diambil Pemkab Tulungagung untuk menandatangani nota kesepahaman ini. “Kami sampaikan terima kasih atas penandatanganan yang kita laksanakan hari ini,” ucapnya. Menurut Taukhid, di Jawa Timur sebelumnya sudah ada belasan kabupaten/kota yang melakukan perjanjian serupa dengan pihaknya. “Sudah ada

17 daerah yang telah menandatangani nota serupa. Di antaranya Malang Raya itu sudah. Kemudian ada Kediri, Lamongan, dan lain-lain,” terangnya. Taukhid menjelaskan, dengan adanya kesepakatan ini maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Tulungagung, untuk memaksimalkan pengelolaan keuangan publik dalam rangka pelaksanaan hubungan antara pemerintah pusat dan daerah. “Tentu kita akan lakukan koordinasi agar pemkab bisa memanfaatkan pengelolaan keuangan yang tepat sasaran,” pungkasnya. (adv/fir/mad/lis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

RABU WAGE, 22 JUNI 2022 HALAMAN 8

BPJS Kesehatan Maksimalkan Sosialisasi dan Layanan

Tingkatkan Jumlah Peserta di Tulungagung Tulungagung, Memorandum BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tulungagung terus memaksimalkan upaya untuk meningkatkan jumlah peserta di wilayah kerjanya. Berdasarkan data yang dimiliki oleh BPJS Kesehatan, sampai saat ini persentase jumlah peserta di Kabupaten Tulungagung 69,9 persen. Petugas balai penyuluh pertanian bersama kades Ngantru, perangkat desa, babinsa, bhabinkamtibmas, serta anggota Gapoktan Rukun Jaya.

Gapoktan Rukun Jaya IkuƟ Sosialisasi RDKK

Pahami Cara Dapatkan Pupuk Bersubsidi Tulungagung, Memorandum Bertempat di Taman Pancasila Pondok Pesantren Albadru Alaina, seluruh anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Rukun Jaya Desa/Kecamatan Ngantru yang berjumlah 50 orang, mengikuti sosialisasi rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK). Membahas rencana kebutuhan pupuk masa tanam tahun depan. Kegiatan itu menghadirkan narasumber dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Ngantru Nurul Huda Mustofa. Kemudian juga hadir kepala Desa Ngantru beserta perangkatnya, babinsa, dan bhabinkamtibmas. Di hadapan peserta sosialisasi, Nurul Huda Mustofa mengatakan, kegiatan ini untuk membahas rencana kebutuhan pupuk bagi kelompok tani Desa Ngantru masa tanam 2022-2023. “Diharapkan bagi petani yang belum segera mendaftar menjadi anggota kelompok tani (poktan), itu untuk mendaftarkan RDKK 2023. Karena RDKK 2023 adalah rencana definitif kebutuhan poktan terkait penebusan pupuk

bersubsidi pada 2023,” terangnya, kemarin. Sedangkan ketentuan pengajuan pupuk bersubsidi bagi petani, lanjut Nurul Huda, untuk tanaman padi per hektarenya mendapat pupuk urea 275 kg dan phonska 250 kg. Selanjutnya untuk tanaman jagung, per hektare pupuk urea 250 kg dan phonska 300 kg. Dan untuk tanaman tebu, per hektarenya memperoleh pupuk phonska 1.200 kg. Pihaknya menjelaskan, ada beberapa persyaratan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi. Pertama terdaftar dalam kelompok tani. Kedua sudah terdaftar di RDKK. “Kemudian, pupuk subsidi itu maksimal untuk lahan dua hektare. Jika lebih dari dua hektare itu tidak mendapat pupuk subsidi. Karena aturannya dibatasi maksimal dua hektare. Juga yang tidak mendaftarkan diri menjadi anggota poktan tidak mendapat pupuk subsidi,” paparnya. Nurul Huda menambahkan, di 2023 nanti pemerintah hanya memberikan subsidi pupuk urea dan phonska. Maka dari itu, pihaknya berharap petani di Kabupaten Tulungagung khususnya di Ngantru juga

menggunakan pupuk kandang. “Sehingga hasil tanamnya tetap maksimal sesuai harapan bersama,” pungkasnya. Sementara itu, Ketua Gapoktan Rukun Jaya Mesenan menyampaikan, Desa Ngantru memiliki ikon Kampung Pancasila yang ada monumen Pancasila raksasa. Dibangun di kawasan Pondok Albadru Alaina oleh Kiai Amu Sidik Amanah. “Adanya Taman Pancasila ini, kami ingin mengajak teman-teman petani mengisi acara kegiatan yang berkaitan dengan pertanian maupun kewirausahaan bersentral di Kampung Pancasila. Termasuk sosialisasi tentang RDKK 2023 seperti ini,” ungkapnya. Menurutnya, memilih tempat kegiatan di Taman Pancasila sangatlah tepat. Sebab, di antara lima sila dalam Pancasila, ada yang maknanya ketahanan pangan. “Kami berharap semua anggota gapoktan setelah ikut sosialisasi ini, bisa memahami tara cara mendapatkan pupuk subsidi yang benar dari pemerintah. Sehingga, nantinya tidak ada permasalahan terkait pupuk subsidi di kemudian hari,” pungkasnya. (kin/mad/lis)

Jumlah tersebut sama dengan jumlah kepesertaan di Kabupaten Trenggalek. Namun, lebih rendah dibandingkan dengan Kabupaten Pacitan yang ada di angka 72 persen. Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tulungagung Agung Priyono mengatakan, sebagian besar komposisi kepesertaan tersebut bersumber dari penerima bantuan iuran (PBI) yang dibiayai APBN maupun dari APBD. Lalu disusul peserta dari sektor pekerja penerima upah (PPU) dan pegawai negeri, Polri maupun TNI, serta karyawan swasta, dan kemudian peserta mandiri. Agung menjelaskan, sesuai dengan target yang ditetapkan Presiden Jokowi, pada 2024 mendatang jumlah kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ada di angka 98 persen. “Sesuai perintah Presiden, kita yakin bisa mencapai itu,” ujarnya, Selasa (21/6). Agung merinci, dengan kondisi yang ada sekarang ini, sektor yang paling bisa dikembangkan untuk mendongkrak jumlah peserta JKN adalah sektor informal, yakni peserta mandiri. Oleh sebab itu pihaknya akan semakin memaksimalkan sosialisasi kepada masyarakat yang belum masuk dalam kepesertaan JKN. “Sektor ini yang bisa kita manfaatkan dan kita ajak untuk ikut bergabung dalam kepesertaan JKN. Sosialisasi manfaat dan kemudahan akan kita lakukan secara masif,” jelas dia. Masih menurut Agung, selain memaksimalkan sosialisasi, pihaknya juga akan meningkatkan pelayanan kepada peserta. Termasuk dengan menerapkan tele medicine yang memungkinkan

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tulungagung Agung Priyono memberikan keterangan.

peserta JKN bisa mendapatkan layanan pengobatan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan, dan mendapatkan layanan melalui WhatsApp. “Kita terbuka untuk bisa memberikan penjelasan. Kita juga telah membentuk pilot pelaksanaan tele medicine berbasis hospital yang memungkinkan pasien mendapatkan layanan ke dokter spesialis tanpa harus ke rumah sakit,” terangnya. Lanjut Agung, pihaknya juga memberikan pelayanan lain. Seperti pendaftaran secara online, perubahan data peserta secara online, dan beberapa jenis layanan lainnya yang bisa dimanfaatkan oleh peserta JKN. “Layanan lain secara online juga sudah kita aplikasikan. Sehingga, masyarakat bisa mendapatkan layanan tanpa harus ke kantor kami,” pungkasnya. (fir/mad/lis)

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No.4 Tahun 1996, PT. Permodalan Nasional Madani Cabang Surabaya akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap jaminan nasabah sebagai berikut : Nama Nasabah : SUPIAH Obyek Lelang : Sebidang tanah dan bangunan berikut segala sesuatu yang berdiri, tertanam dan ditempatkan diatasnya baik yang telah ada, maupun yang akan ada, yang menurut sifat dan peruntukannya, atau menurut hukum dianggap sebagai benda tetap sesuai dengan SHM No. 04140 luas 66 M2 atas nama SUPIAH terletak di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya II, Provinsi Jawa Timur. Harga Limit : Rp.350.000.000,-, Uang Jaminan : Rp.100.000.000,Keterangan : Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. x Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. x Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Persyaratan Lelang: x

3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 %HUGDVDUNDQ 3DVDO 8QGDQJ XQGDQJ 1R 7DKXQ 88 +DN 7DQJJXQJDQ 37 %DQN 5DN\DW ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN %UDQFK 2ႈ FH 6XUDED\D -HPXUVDUL DNDQ PHODNXNDQ OHODQJ HNVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6XUDED\D WHUKDGDS DVHW MDPLQDQ GHELWXU 2EMHN /HODQJ 1LODL /LPLW 8DQJ -DPLQDQ %DWDV $NKLU 1R 1DPD 3HQDZDUDQ 'HELWXU VDWX ELGDQJ WDQDK GDQ EDQJXQDQ 6+0 1R DQ 5DEX -XOL 37 0(',.$ 3XUQRPR 7LUWDPXOLD SXNXO :DNWX 6(-$+7(5$ OXDV WDQDK P 5S 5S 6HUYHU ( $XFWLRQ 3851$0$ WHUOHWDN GL 3HUXP VHVXDL :,% *UL\D %DEDWDQ 0XNWL ;,9 %ORN 2 .HO %DEDWDQ .HF :L\XQJ 6XUDED\D 3URSLQVL -DZD 7LPXU

VDWX ELGDQJ WDQDK GDQ EDQJXQDQ 6+0 1R DQ )UDQG\ &9 685<$ OXDV WDQDK P &$+$<$ WHUOHWDN GL 3HUXP 5S *UHHQ /DNH %ORN 3(5.$6$ * .HO :RQRUHMR .HF 5XQJNXW 6XUDED\D 3URSLQVL -DZD 7LPXU

5S

5DEX -XOL SXNXO :DNWX 6HUYHU ( $XFWLRQ VHVXDL :,%

.HWHUDQJDQ 9 1RPLQDO XDQJ MDPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9LUWXDO $FFRXQW 9$ PDVLQJ PDVLQJ SHVHUWD GLNLULPNDQ VHFDUD RWRPDWLV NHSDGD PDVLQJ PDVLQJ SHVHUWD OHODQJ VHWHODK EHUKDVLO PHODNXNDQ SHQGDIWDUDQ GDQ GDWD LGHQWLWDV GLUL GLQ\DWDNDQ YDOLG 9 8DQJ MDPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ 6XUDED\D VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ 9 6HJDOD ELD\D \DQJ PXQJNLQ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ &ORVHG %LGGLQJ GHQJDQ PHQJDNVHV XUO ZZZ OHODQJ JR LG &DUD 3HQDZDUDQ OHODQJ WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ ( $XFWLRQ GDSDW GLOLKDW SDGD PHQX ³7DWD &DUD GDQ 3URVHGXU´ GDQ ³3DQGXDQ 3HQJJXQDDQ´ SDGD GRPDLQ WHUVHEXW 3HQHWDSDQ SHPHQDQJ 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3HOXQDVDQ +DUJD /HODQJ 3DOLQJ ODPEDW OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ %HD /HODQJ 3HPEHOL GDUL KDUJD OHODQJ 7HPSDW 3HODNVDQDDQ /HODQJ .3.1/ 6XUDED\D -O ,QGUDSXUD 1R 6XUDED\D ,QIRUPDVL OHELK ODQMXW GDSDW PHQJKXEXQJL 37 %DQN 5DN\DW ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN %UDQFK 2ႈ FH 6XUDED\D -HPXUVDUL -DODQ -HPXU $QGD\DQL 1R $ % .RWD 6XUDED\D 6XUDED\D -XQL 37 %DQN 5DN\DW ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN %UDQFK 2ႈ FH 6XUDED\D -HPXUVDUL

Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas. ͵Ǥ Objek lelang tersebut diatas dijual lelang dengan kondisi apa adanya dan kepada peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang. ͶǤ Apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa barang/obyek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Surabaya maupun PT. Permodalan Nasional Madani Cabang Surabaya. ͷǤ Informasi lebih lanjut dapat diperoleh pada PT Permodalan Nasional Madani Cabang Surabaya, berkantor di Jl. Margorejo Indah XX Blok D-327 Kota Surabaya, Telp. (031) 99843576 Fax. (031) 99843786 Pelaksanaan Lelang: ͳǤ ʹǤ

Cara Penawaran

Closed Bidding (dengan mengakses www.lelang.go.id)

Hari

Rabu

Tanggal

06 Juli 2022

Batas akhir penawaran

pukul 10.40 Waktu Server (sesuai WIB)

penetapan pemenang lelang

Setelah batas akhir penawaran

Pelunasan lelang

5 (lima) hari kerja sejak pelaksanaan lelang

Bea Lelang Pembeli

2% dari harga lelang

Tempat Pelaksanaan Lelang

KPKNL Surabaya Jl. Indrapura No. 5, Surabaya Surabaya, 22 Juni 2022

PT. PNM Cabang Surabaya

Ttd

KPKNL Surabaya

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos, Eko Yudiono S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah, Alif Bintang Timur H Ali S I Kom, Jaka Santanu Wijaya. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo Direktur Utama: SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida Choirul Shodiq SH MH S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/ Pemimpin Perusahaan: eks. Harga Iklan Pas: Rp. 25.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 20.000,-/mm kolom. Iklan Hitam Putih: Rp.30.000/mm kolom, Spot Warna Hal 1: Rp.50.000/mm kolom, Spot Warna Hal 3: Rp.40.000/mm kolom. Spot Warna: Rp. 39.000,-/ mm kolom. Kreatif Yoyok Khayatullah AMD SE Spot Warna: Rp. 37.000,-/mm kolom. Kreatif Colour/advetorial: Rp.35.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif/advetorial: BW Rp. 25.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR Embat Uang Nasabah Koperasi, Warga Silo Dibui

RABU WAGE, 22 JUNI 2022 HALAMAN 9

Jember, Memorandum Pria berinisial NU (25), harus meringkuk di ruang tahanan Polsek Pakusari karena menggelapkan uang nasabah Koperasi Simpan Pinjam Makmur Jaya. Warga Desa/Kecamatan Silo ini membuat kartu promis atau kartu pinjaman fiktif dan hasil keuangannya digunakan sendiri. Kapolsek Pakusari Iptu Hariyanto mengatakan, tersangka berinisial NU (25) diduga telah melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan

di tempat bekerjanya di Koperasi Makmur Jaya, Pakusari. “Modus tersangka (NU) telah membuat kartu promis atau kartu

pinjaman fiktif dan hasil keuangannya digunakan sendiri serta menggelapkan uang angsuran utang yang seharusnya disetorkan ke koperasinya,” ungkapnya, Selasa (21/6). Penggelapan tersebut terungkap setelah tidak ada setoran uang angsuran utang yang seharusnya disetorkan ke koperasinya. Jumlah kerugian Koperasi Makmur Jaya sebesar Rp 79.992.000.

Terduga pelaku NU menjalani pemeriksaan.

Dalam kasus tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa surat keputusan pengangkatan sebagai pegawai tetap. Satu bendel audit dari Koperasi Simpan Pinjam Makmur Jaya, empat lembar kartu promis. ‘’Tersangka akan kami sangkakan dengan pasal 374 KUHP tentang tindak pidana penggelapan dalam jabatan,’’ pungkas Hariyanto. (edy/lis)

PMI Jember Bagikan Rahasia Ilmu Jaga Stok Darah Jember, Memorandum Bukan menjadi rahasia umum keberhasilan PMI Cabang Jember dijadikan rujukan oleh kabupaten/ kota di Jawa Timur. Bahkan, inovasi Kampung Donor PMI Kabupaten Jember mendapatkan apresiasi dari Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Tim Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tranfusi Darah Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel bersama perwakilan delapn rumah sakit, secara khusus melakukan kunjungan ke PMI Jember. Ini lantaran PMI Jember aktif berinovasi menjaga stok darah di ruang penyimpanan unit donor darah (UDD). Salah satunya dengan mendukung penuh elemen masyarakat mendirikan Kampung Donor. Alhasil Kampung Donor bermunculan di Jember yang didirikan elemen masyarakat dengan didukung penuh UDD PMI. Salah satunya Kampung Donor di Desa Karangduren, Kecamatan Balung. Tak sekedar donor darah, pengurus yang rata-rata anggota Karang Taruna Desa Karangduren aktif melakukan berbagai inovasi agar para relawan pendonor juga aktif donor darah. Setidaknya dua bulan sekali di Balai Desa Karangduren. Berkat iuran pengurus dan para donatur yang tidak mengikat di Desa Karangduren dan sekitarnya, tak heran setiap ada donor darah sukarela, Kampung Donor hampir selalu ramai. Rata-rata ada sekitar 100 pendonor yang ambil bagian.

“Alhamdulillah Kampung Donor Karangduren aktif donor darah. Tokoh masyarakat setempat selalu inovatif dan kreatif dalam kegiatan donor darah, dengan sukarela bagi-bagi hadiah menarik bagi pendonor yang lolos,” kata Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki, Selasa (21/6). Dia menjelaskan, sudah ada beberapa kampung donor di Kabupaten Jember. Selain Karangduren, ada Kampung Donor Kidul Besuk, Kecamatan Ajung dan Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul. Kini pihaknya mendorong beberapa tempat yang aktif donor darah untuk menjadi Kampung Donor. Dengan Kampung Donor ini, lanjut Zaenal Marzuki, stok darah di UDD PMI Jember terjaga. Pasalnya, relawan pendonor di masing-masing Kampung Donor cukup banyak. “Kampung Donor sekarang menjadi motor untuk menyelenggarakan kegiatan donor darah sukarela di sejumlah desa,” imbuhnya. Zaenal Marzuki menuturkan, Kampung Donor merupakan satu inovasi dalam menghimpun darah untuk menjaga stok darah di UDD PMI Jem-

3(1*8080$1 /(/$1* .('8$ 1RPRU &$0' 5&$0 .', ,,, 9, 0HQXQMXN 3HQJXPXPDQ /HODQJ 3HUWDPD 1RPRU 6 &$0' 5&$0 .', ,,, 9, 7DQJJDO -XQL 37 %DQN 7DEXQJDQ 1HJDUD 3HUVHUR 7EN .DQWRU &DEDQJ .HGLUL GHQJDQ 3HUDQWDUDDQ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 0DODQJ DNDQ PHODNXNDQ SHQMXDODQ GL PXND XPXP OHODQJ HNVHNXVL WHUKDGDS REMHN KDN WDQJJXQJDQ GDUL GHELWXU -RNR 7UL $VPRUR 6HELGDQJ WDQDK VHOXDV Pð EHULNXW EDQJXQDQ \DQJ EHUGLUL GL DWDVQ\D 5XPDK 7LQJJDO VHVXDL 6+0 1R 7HQJJRQJ DWDV QDPD -RNR 7UL $VPRUR WHUOHWDN GL -DODQ 'HPXN 1R 'HVD .HO 7HQJJRQJ .HF 5HMRWDQJDQ .DE 7XOXQJDJXQJ 3URS -DZD 7LPXU +DUJD /LPLW 5S 8DQJ -DPLQDQ 5S :$.78 '$1 7(03$7 3(/$.6$1$$1 /(/$1* +DUL 7DQJJDO .DPLV -XOL %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ :,% :DNWX 6HUYHU $SOLNDVL /HODQJ 7HPSDW .3.1/ 0DODQJ -O 6 6XSULDGL 1R 0DODQJ 'RPDLQ ZZZ OHODQJ JR LG 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ 6\DUDW ± V\DUDW OHODQJ 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUGDIWDU GDQ WHUYHULNDVL SDGD ZHEVLWH www.lelang.go.id 0HPLOLK 2E\HN /HODQJ \DQJ DNDQ GLLNXWL SDGD ZHEVLWH GLDWDV 0HQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ OHODQJ PHODOXL virtual account \DQJ GLSHUROHK PHODOXL ZHEVLWH GL DWDV VHWHODK PHPLOLK GDQ PHQJLNXWL REMHN OHODQJ 1RPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9$ virtual account KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLV\DUDWNDQ GDQ MDPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD .3.1/ VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL NHUMD VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ 6HJDOD ELD\D \DQJ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ /HODQJ GLODNVDQDNDQ GHQJDQ SHQDZDUDQ VHFDUD WHUWXOLV WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ PHODOXL LQWHUQHW GHQJDQ DSOLNDVL \DQJ GL DNVHV SDGD DODPDW GRPDLQ www.lelang.go.id 7DWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW GL PHQX ³3URVHGXU /HODQJ (PDLO´ GDQ ³3DQGXDQ 3HQJJXQDDQ´ SDGD GRPDLQ WHUVHEXW 3HQDZDUDQ OHODQJ GLODNXNDQ VHFDUD Closed Bidding WHUWXWXS GDQ GLDMXNDQ PHODOXL DODPDW GRPDLQ GLDWDV VHMDN OHODQJ GLWD\DQJNDQ VDPSDL GHQJDQ EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3HPHQDQJ OHODQJ GLZDMLENDQ PHPED\DU SHOXQDVDQ KDUJD OHODQJ GLWDPEDK %HD /HODQJ GXD SHUVHQ GDUL KDUJD OHODQJ GDODP ZDNWX OLPD KDUL NHUMD .3.1/ VHWHODK GLWXQMXN VHEDJDL SHPHQDQJ OHODQJ DSDELOD SHPHQDQJ OHODQJ WLGDN PHOXQDVL NHZDMLEDQQ\D PDND GLQ\DWDNDQ ZDQSUHVWDVL GDQ XDQJ MDPLQDQ GLVHWRUNDQ NH .DV 1HJDUD VDWX KDUL NHUMD VHWHODK SHPEHOL GLQ\DWDNDQ ZDQSUHVWDVL 3HPHQDQJ OHODQJ GLZDMLENDQ PHPEDZD DVOL EXNWL VOLS VHWRUDQ XDQJ MDPLQDQ IRWRFRS\ LGHQWLWDV .73 6,0 )RWRFRS\ 1RPRU 3RNRN :DMLE 3DMDN 13:3 VHWHODK GLWXQMXN VHEDJDL SHPHQDQJ OHODQJ 3HVHUWD OHODQJ GLDQJJDS WHODK PHQJHWDKXL NHEHUDGDDQ GDQ NRQGLVL RE\HN OHODQJ 2EMHN OHODQJ GLMXDO GHQJDQ NHWHQWXDQ GDQ NRQGLVL DSD DGDQ\D VHKLQJJD DSDELOD NDUHQD VHVXDWX KDO WHUMDGL JXJDWDQ WXQWXWDQ SHPEDWDODQ SHQXQGDDQ SHODNVDQDDQ OHODQJ WHUKDGDS REMHN OHODQJ WHUVHEXW GLDWDV SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHPLQDW OHODQJ WLGDN GLSHUNHQDQNDQ XQWXN PHODNXNDQ WXQWXWDQ GDODP EHQWXN DSDSXQ NHSDGD .3.1/ 0DODQJ GDQ 37 %DQN 7DEXQJDQ 1HJDUD 3HUVHUR 7EN 3HPLQDW OHODQJ GDSDW PHOLKDW EDUDQJ \DQJ DNDQ GLOHODQJ SDGD DODPDW REMHN OHODQJ PXODL 3HQJXPXPDQ LQL WHUELW VDPSDL GHQJDQ VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ /HODQJ 2E\HN \DQJ DNDQ GLOHODQJ GDSDW GLWXQGD GLEDWDONDQ VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ DSDELOD DGD SHQ\HOHVDLDQ GHELWXU DWDX GDODP UDQJND SHQXQGDDQ VHVXDL NHWHQWXDQ 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWDFDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD DODPDW ZHEVLWH GL DWDV ,QIRUPDVL OHELK ODQMXW GDSDW GLSHUROHK SDGD 37 %DQN 7DEXQJDQ 1HJDUD 3HUVHUR 7EN .DQWRU &DEDQJ .HGLUL 7HOS H[W .HGLUL -XQL 37 %DQN 7DEXQJDQ 1HJDUD 3HUVHUR 7EN .DQWRU &DEDQJ .HGLUL

ber. “Ada gerai donor di Markas PMI Jember dan Klinik Pratama di Jubung agar pendonor tidak perlu jauh-jauh ke UDD PMI,” jelas nya PMI Jember juga membentuk Duta Pendonor yang berasal dari pemuda dari SMA/SMK atau mahasiswa. Mereka aktif mesosialisasikan pentingnya donor darah. Selain itu, juga mendorong sekolah dan pondok pesantren yang ada sekolah atau kampusnya memiliki Palang Merah Remaja (PMR) dan Korps Sukarela (KSR). Keduanya didorong untuk menyelenggarakan donor darah aktif. Khusus PMR, untuk menjaring pendonor darah pemula. Sementara Sumariaty Sofyan, kepala sub bagian tata usaha UPT Transfusi Darah Dinkes Kesehatan

Provinsi Sulawesi Selatan, mengapresiasi Kampung Donor di Desa Karangduren, Kecamatan Balung. UPT Transfusi Darah Dinkes Sulsel akan mendirikan Kampung Donor di Makassar. “Kampung Donor ini sangat inspiratif. Kami akan mendirikan Kampung Donor serupa untuk melestarikan pendonor di Makassar,” kata Sumariaty di sela sela kunjungan di Kampung Donor Karangduren, Selasa (21/6). Sumariaty mengakui banyak inovasi yang dilakukan PMI Jember. “Ternyata banyak inspirasi muncul dari PMI Jember. Tidak hanya Kampung Donor, tetapi juga inovasi lain seperti pelayanan mobil jenazah dan kehumasan juga,” imbuhnya. (edy/lis)

.3.1/ 685$%$<$

3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 37 %DQN 5DN\DW ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN .DQWRU &DEDQJ /DPRQJDQ DNDQ PHODNVDQDNDQ /HODQJ (NVHNXVL EHUGDVDUNDQ 3DVDO 8QGDQJ 8QGDQJ +DN 7DQJJXQJDQ 1RPRU 7DKXQ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6XUDED\D WHUKDGDS EDUDQJ MDPLQDQ PLOLN 'HELWRU 7,.12 +$1'2<2 8' +$6,/ .$5<$ 6HELGDQJ WDQDK GDQ EDQJXQDQ \DQJ EHUGLUL GLDWDVQ\D VHVXDL 6+0 1R DQ 0RUL\DQL /XDV P 7HUOHWDN GL 'HVD 1RJRMDWLVDUL .HF 6DPEHQJ .DE /DPRQJDQ +DUJD /LPLW /HODQJ 5S 8DQJ -DPLQDQ /HODQJ 5S

Ketua PMI Jember H EA Zaenal Marzuki bertukar cendera mata dengan Sumariaty Sofyan, kepala sub bagian tata usaha UPT Transfusi Darah Dinkes Sulsel.

.3.1/ 0$/$1*

3(1*8080$1 /(/$1* 8/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1

0HQXQMXN 3HQJXPXPDQ /HODQJ 8ODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ WDQJJDO PHODOXL 6XUDW .DEDU +DULDQ 0HPRUDQGXP GDQ %HUGDVDUNDQ 3DVDO 88 +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7DKXQ 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN DNDQ PHODNXNDQ OHODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6XUDED\D PHODOXL DSOLNDVL H $XFWLRQ WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ GHQJDQ MHQLV SHQDZDUDQ OHODQJ VHFDUD WHUWXWXS FORVHG ELGGLQJ \DQJ GDSDW GLOLKDW GL :HEVLWH '-.1 KWWSV OHODQJ JR LG DWDV EDUDQJ MDPLQDQ REMHN OHODQJ PLOLN 'HELWXU DWDV QDPD &9 3XWUD .DU\D EHUXSD 6HELGDQJ WDQDK VHOXDV P EHULNXW EDQJXQDQ GLDWDVQ\D WHUOHWDN GL -DODQ 'DUPR 3HUPDL 7LPXU ,9 1R .HOXUDKDQ 3XWDW *HGH .HF 7DQGHV .RWD 6XUDED\D -DZD 7LPXU VHVXDL GHQJDQ 6+0 1R D Q '21$/' '$5,86 580,17-$3 6DUMDQD (NRQRPL +DUJD /LPLW 5S XDQJ MDPLQDQ OHODQJ 5S 3HODNVDQDDQ /HODQJ +DUL 7DQJJDO 5DEX -XQL %DWDV DNKLU SHQDZDUDQ :DNWX 6HUYHU 6HVXDL :,% $ODPDW 'RPDLQ ZZZ OHODQJ JR LG 7HPSDW /HODQJ .3.1/ 6XUDED\D *HGXQJ .HXDQJDQ 1HJDUD *.1 , -O ,QGUDSXUD 1R 6XUDED\D 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3HVHUWD OHODQJ GLKDUDS PHQ\HVXDLNDQ GLUL GHQJDQ SHQJJXQDDQ ZDNWX VHUYHU \DQJ WHUWHUD SDGD DODPDW GRPDLQ GL DWDV 6\DUDW V\DUDW OHODQJ &DORQ SHVHUWD OHODQJ GDSDW PHOLKDW REMHN OHODQJ GL ORNDVL VHMDN GLXPXPNDQ /HODQJ GLODNVDQDNDQ GHQJDQ SHQDZDUDQ PHODOXL DSOLNDVL OHODQJ LQWHUQHW \DQJ GL DNVHV SDGD DODPDW GRPDLQ KWWSV OHODQJ JR LG &DORQ SHVHUWD OHODQJ PHQGDIWDUNDQ GLUL SDGD DSOLNDVL /HODQJ ,QWHUQHW DODPDW GRPDLQ EXWLU GLDWDV NHPXGLDQ PHQJDNWLINDQ DNXQ GDQ PHUHNDP VFDQ .73 GDQ 13:3 GDQ QRPRU UHNHQLQJ EDQN DWDV QDPD VHQGLUL 3HVHUWD \DQJ EHUWLQGDN VHEDJDL NXDVD EDGDQ XVDKD GLZDMLENDQ PHQJXQJJDK VXUDW NXDVD QRWDULDO DNWD SHQGLULDQ SHUXVDKDDQ GDQ SHUXEDKDQQ\D 13:3 SHUXVDKDDQ GDODP VDWX ¿OH 3HVHUWD /HODQJ GLZDMLENDQ PHQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ VHVXDL GHQJDQ SHQJXPXPDQ OHODQJ GDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI SDOLQJ ODPEDW VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ /HODQJ 8DQJ MDPLQDQ OHODQJ GLVHWRUNDQ NH QRPRU 9LUWXDO $FFRXQW 9$ SHVHUWD OHODQJ \DQJ DNDQ GLNLULPNDQ VHFDUD RWRPDWLV GDUL DODPDW GRPDLQ GL DWDV NHSDGD DNXQ SHVHUWD OHODQJ 3HQDZDUDQ OHODQJ GLPXODL GDUL QLODL OLPLW GDQ GDSDW GLDMXNDQ EHUNDOL NDOL VDPSDL EDWDV ZDNWX VHEDJDLPDQD WHUVHEXW GLDWDV 3HVHUWD OHODQJ \DQJ GLWXQMXN VHEDJDL SHPHQDQJ ZDMLE PHOXQDVL SHPED\DUDQ KDUJD SRNRN OHODQJ GLWDPEDK EHD OHODQJ SHPEHOL VHEHVDU SDOLQJ ODPEDW OLPD KDUL NHUMD VHWHODK OHODQJ MLND WLGDN PDND SDGD KDUL NHUMD EHULNXWQ\D SHPHQDQJ GLQ\DWDNDQ ZDQSUHVWDVL XDQJ MDPLQDQ DNDQ GLVHWRUNDQ VHOXUXKQ\D NH .DV 1HJDUD .RQGLVL REMHN OHODQJ DGDODK VHEDJDLPDQD DGDQ\D DV LV 3HPHQDQJ /HODQJ GLDQJJDS VXQJJXK VXQJJXK WHODK PHQJHWDKXL DSD \DQJ WHODK GLWDZDU GLEHOL ROHKQ\D $SDELOD WHUGDSDW NHNXUDQJDQ NHUXVDNDQ EDLN \DQJ WHUOLKDW DWDXSXQ \DQJ WLGDN WHUOLKDW PDND 3HPHQDQJ /HODQJ WLGDN EHUKDN XQWXN PHQRODN DWDX PHQDULN GLUL NHPEDOL VHWHODK SHPEHOLDQ GLVDKNDQ GDQ PHOHSDVNDQ VHJDOD KDN XQWXN PHPLQWD NHUXJLDQ DWDV VHVXDWX DSDSXQ MXJD OQIRUPDVL OHELK ODQMXW WHQWDQJ REMHN OHODQJ GDSDW PHQJKXEXQJL 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ ± 5HJLRQ 9,,, -DZD 7HOS DWDX .3.1/ 6XUDED\D 7HOS 6XUDED\D -XQL 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ ± 5HJLRQ 9,,, -DZD

3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1

%HUGDVDUNDQ 3DVDO 88 +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7DKXQ 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN DNDQ PHODNXNDQ OHODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 0DODQJ PHODOXL DSOLNDVL H $XFWLRQ WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ GHQJDQ MHQLV SHQDZDUDQ OHODQJ VHFDUD WHUWXWXS FORVHG ELGGLQJ \DQJ GDSDW GLOLKDW GL :HEVLWH '-.1 KWWSV OHODQJ JR LG DWDV EDUDQJ MDPLQDQ REMHN OHODQJ PLOLN 'HELWXU DWDV QDPD 7XUVLOD %XGL <XZDQD EHUXSD 6HELGDQJ WDQDK GDQ EDQJXQDQ VHVXDL GHQJDQ 6+0 1R D Q 7856,/$ %8', <8:$1$ VHOXDV P WHUOHWDN GL .HOXUDKDQ 7DPDQDQ .HFDPDWDQ 0RMRURWR .RWD .HGLUL -DZD 7LPXU +DUJD /LPLW 5S XDQJ MDPLQDQ OHODQJ 5S 3HODNVDQDDQ /HODQJ +DUL 7DQJJDO 5DEX -XOL %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ 3XNXO ZDNWX VHUYHU $SOLNDVL /HODQJ 0HODOXL ,QWHUQHW VHVXDL :,% $ODPDW 'RPDLQ KWWSV ZZZ OHODQJ JR LG 7HPSDW /HODQJ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 0DODQJ -DODQ 6 6XSULDGL 1R 0DODQJ 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ VHWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3HVHUWD OHODQJ GLKDUDS PHQ\HVXDLNDQ GLUL GHQJDQ SHQJJXQDDQ ZDNWX VHUYHU \DQJ WHUWHUD SDGD DODPDW GRPDLQ GL DWDV 6\DUDW V\DUDW OHODQJ &DORQ SHVHUWD OHODQJ GDSDW PHOLKDW REMHN OHODQJ GL ORNDVL VHMDN GLXPXPNDQ /HODQJ GLODNVDQDNDQ GHQJDQ SHQDZDUDQ PHODOXL DSOLNDVL OHODQJ LQWHUQHW \DQJ GL DNVHV SDGD DODPDW GRPDLQ KWWSV ZZZ OHODQJ JR LG &DORQ SHVHUWD OHODQJ PHQGDIWDUNDQ GLUL SDGD DSOLNDVL /HODQJ ,QWHUQHW DODPDW GRPDLQ EXWLU GLDWDV NHPXGLDQ PHQJDNWLINDQ DNXQ GDQ PHUHNDP VFDQ .73 GDQ 13:3 GDQ QRPRU UHNHQLQJ EDQN DWDV QDPD VHQGLUL 3HVHUWD \DQJ EHUWLQGDN VHEDJDL NXDVD EDGDQ XVDKD GLZDMLENDQ PHQJXQJJDK VXUDW NXDVD QRWDULDO DNWD SHQGLULDQ SHUXVDKDDQ GDQ SHUXEDKDQQ\D 13:3 SHUXVDKDDQ GDODP VDWX ¿OH 3HVHUWD /HODQJ GLZDMLENDQ PHQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ VHVXDL GHQJDQ SHQJXPXPDQ OHODQJ GDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI SDOLQJ ODPEDW VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ /HODQJ 8DQJ MDPLQDQ OHODQJ GLVHWRUNDQ NH QRPRU 9LUWXDO $FFRXQW 9$ SHVHUWD OHODQJ \DQJ DNDQ GLNLULPNDQ VHFDUD RWRPDWLV GDUL DODPDW GRPDLQ GL DWDV NHSDGD DNXQ SHVHUWD OHODQJ 3HQDZDUDQ OHODQJ GLPXODL GDUL QLODL OLPLW GDQ GDSDW GLDMXNDQ EHUNDOL NDOL VDPSDL EDWDV ZDNWX VHEDJDLPDQD WHUVHEXW GLDWDV 3HVHUWD OHODQJ \DQJ GLWXQMXN VHEDJDL SHPHQDQJ ZDMLE PHOXQDVL SHPED\DUDQ KDUJD SRNRN OHODQJ GLWDPEDK EHD OHODQJ SHPEHOL VHEHVDU SDOLQJ ODPEDW OLPD KDUL NHUMD VHWHODK OHODQJ MLND WLGDN PDND SDGD KDUL NHUMD EHULNXWQ\D SHPHQDQJ GLQ\DWDNDQ ZDQSUHVWDVL XDQJ MDPLQDQ DNDQ GLVHWRUNDQ VHOXUXKQ\D NH .DV 1HJDUD .RQGLVL REMHN OHODQJ DGDODK VHEDJDLPDQD DGDQ\D DV LV 3HPHQDQJ /HODQJ GLDQJJDS VXQJJXK VXQJJXK WHODK PHQJHWDKXL DSD \DQJ WHODK GLWDZDU GLEHOL ROHKQ\D $SDELOD WHUGDSDW NHNXUDQJDQ NHUXVDNDQ EDLN \DQJ WHUOLKDW DWDXSXQ \DQJ WLGDN WHUOLKDW PDND 3HPHQDQJ /HODQJ WLGDN EHUKDN XQWXN PHQRODN DWDX PHQDULN GLUL NHPEDOL VHWHODK SHPEHOLDQ GLVDKNDQ GDQ PHOHSDVNDQ VHJDOD KDN XQWXN PHPLQWD NHUXJLDQ DWDV VHVXDWX DSDSXQ MXJD OQIRUPDVL OHELK ODQMXW WHQWDQJ REMHN OHODQJ GDSDW PHQJKXEXQJL 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ 5HJLRQ 9,,, -DZD 7HOS DWDX .3.1/ 0DODQJ 7HOS 6XUDED\D -XQL 37 %DQN 0DQGLUL 3HUVHUR 7EN 5HJLRQDO 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HFRYHU\ ± 5HJLRQ 9,,, -DZD

3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 %HUGDVDUNDQ 3DVDO 8QGDQJ 8QGDQJ +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7DKXQ 37 '$1$ ,19(67$6, 6(-$+7(5$ %(56$0$ 6HODNX 3HPHJDQJ +DN 7DQJJXQJDQ DNDQ PHODNXNDQ SHOHODQJDQ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUDDQ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6XUDED\D PHODOXL MDVD SUDOHODQJ 37 %DODL /HODQJ +DUPRQL WHUKDGDS MDPLQDQ GHELWXU 7-,2 6$1'(56 6(7,-2 EHUXSD

7,.12 +$1'2<2 8' +$6,/ .$5<$ 6HELGDQJ WDQDK GDQ EDQJXQDQ \DQJ EHUGLUL GLDWDVQ\D VHVXDL 6+0 1R DQ 6XQGDUL /XDV P 7HUOHWDN GL 'HVD 1RJRMDWLVDUL .HF 6DPEHQJ .DE /DPRQJDQ +DUJD /LPLW /HODQJ 5S 8DQJ -DPLQDQ /HODQJ 5S

1LODL /LPLW 2EMHN OHODQJ 6HELGDQJ 7DQDK %HULNXW %DQJXQDQ \DQJ WHUOHWDN GL -O 3DOHP 6HPHPL 5D\D .HO 6HPHPL .HF %HQRZR .RWD 6XUDED\D 3URYLQVL -DZD 7LPXU 6HWHPSDW 'LNHQDO 3HUXPDKDQ 3DOP 5HVLGHQFH -O 3DOHP 6HPHPL 5D\D 1R 5S 6+*% 6HPHPL /XDV P DWDV QDPD 7-,2 6$1'(56 6(7,-2 7-,2 67$1/(< 6(7,-2 6HELGDQJ 7DQDK %HULNXW %DQJXQDQ \DQJ WHUOHWDN GL .DY % .HO .HMDZDQ 3XWLK 7DPEDN .HF 0XO\RUHMR .RWD 6XUDED\D 3URYLQVL -DZD 7LPXU 6HWHPSDW GLNHQDO .RPSOHN 3DNXZRQ &LW\ &OXVWHU 9LOOD 5LYLHUD -DODQ 5S /DJXQD .HMDZDQ 3XWLK 7LPXU ,9 %ORN % 1R 6+0 1R .HMDZDQ 3XWLK 7DPEDN OXDV P DWDV QDPD 7-,2 6$1'(56 6(7,-2

3(/$.6$1$$1 /(/$1* &DUD 3HQDZDUDQ Closed Bidding GJQ PHQJDNVHV KWWSV ZZZ OHODQJ JR LG 3HODNVDQDDQ /HODQJ 5DEX -XOL %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ 3XNXO :DNWX 6HUYHU 6HVXDL :,% 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3HOXQDVDQ /HODQJ OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ %HD /HODQJ 3HPEHOL GDUL KDUJD OHODQJ 7HPSDW /HODQJ .3.1/ 6XUDED\D -O ,QGUDSXUD 1R 6XUDED\D

-DPLQDQ /HODQJ

5S

5S

.HWHUDQJDQ 1RPLQDO MDPLQDQ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9$ YLUWXDO DFFRXQW GDQ KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLV\DUDWNDQ -DPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL NDOHQGHU VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ 6HJDOD ELD\D \DQJ WLPEXO VHEDJDL PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ +DUJD SHQDZDUDQ EHOXP WHUPDVXN EHD OHODQJ GDQ ELD\D ODLQQ\D VHVXDL NHWHQWXDQ %DUDQJ GLMXDO GDODP NRQGLVL DSD DGDQ\D as is 3HVHUWD OHODQJ GLDQJJDS GHQJDQ VXQJJXK VXQJJXK VXGDK PHQJHWDKXL VHJDOD EHQWXN NHNXUDQJDQ NHUXVDNDQ EHUWDQJJXQJ DWDV VHJDOD ULVLNR \DQJ PXQJNLQ WLPEXO GL NHPXGLDQ KDUL EDLN GDUL DVSHN ¿VLN PDXSXQ MXULGLV OHJDO WHUPDVXN EHUVHGLD PHPHQXKL VHJDOD EHQWXN WXQJJDNDQ ELD\D ELD\D \DQJ KDUXV GLED\DU VHVXDL NHWHQWXDQ \DQJ EHUODNX DSDELOD GLWXQMXN VHEDJDL SHPEHOL SHPHQDQJ OHODQJ /HODQJ GDSDW GLEDWDONDQ VHVXDL GHQJDQ NHWHQWXDQ GDQ SHVHUWD OHODQJ WLGDN EHUKDN PHQXQWXW JDQWL UXJL DWDX WXQWXWDQ GDODP EHQWXN DSDSXQ NHSDGD .3.1/ 6XUDED\D 37 'DQD ,QYHVWDVL 6HMDKWHUD %HUVDPD PDXSXQ 37 %DODL /HODQJ +DUPRQL .HWHUDQJDQ OHELK ODQMXW KXEXQJL 37 %DODL /HODQJ +DUPRQL WHOS DWDX +3

.(7(5$1*$1 1RPLQDO -DPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9$ YLUWXDO DFFRXQW KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLV\DUDWNDQ GDQ KDUXV VXGDK GLWHULPD ROHK .3.1/ SDOLQJ ODPEDW VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ 6HJDOD ELD\D \DQJ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ 3(56<$5$7$1 /(/$1* 0HPLOLNL $.81 \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH ZZZ OHODQJ JR LG 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD PHQX ³7DWD &DUD GDQ 3URVHGXU´ GDQ ³3DQGXDQ 3HQJJXQDDQ´ SDGD DODPDW ZHEVLWH GLDWDV 2E\HN OHODQJ GLMXDO GDODP NRQGLVL DSD DGDQ\D DV LV GHQJDQ VHJDOD NRQVHNXHQVL ELD\D WHUWXQJJDN DWDV RE\HN OHODQJ 3HVHUWD OHODQJ GLDQJJDS WHODK PHQJHWDKXL NRQGLVL RE\HN OHODQJ GDQ EHUWDQJJXQJ MDZDE DWDV RE\HN OHODQJ \DQJ GLEHOL NDUHQD LWX SHVHUWD OHODQJ GLZDMLENDQ XQWXN PHQJHWDKXL PHPHULNVD REMHN \DQJ DNDQ GLOHODQJ GHQJDQ EDLN GDQ WHOLWL $SDELOD NDUHQD VXDWX KDO WHUMDGL SHPEDWDODQ OHODQJ WHUKDGDS EDUDQJ MDPLQDQ WHUVHEXW GLDWDV SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHPLQDW OHODQJ WLGDN GDSDW PHODNXNDQ WXQWXWDQ GDODP EHQWXN DSDSXQ EDLN SLGDQD PDXSXQ SHUGDWD NHSDGD .3.1/ 6XUDED\D GDQ 37 %5, 3HUVHUR 7EN &DEDQJ /DPRQJDQ

'HVNULSVL 3HUV\DUDWDQ /HODQJ 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH ZZZ OHODQJ JR LG 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWD FDUD PHQJLNXWL GDSDW GLOLKDW SDGD DODPDW ZHEVLWH GLDWDV 'HVNULSVL 3HODNVDQDDQ /HODQJ &DUD 3HQDZDUDQ +DUL 7DQJJDO %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 7HPSDW /HODQJ 3HOXQDVDQ +DUJD /HODQJ %HD /HODQJ 3HPEHOL

/DPRQJDQ -XQL 37 %5, 3HUVHUR 7EN .DQWRU &DEDQJ /DPRQJDQ .HWHUDQJDQ KXEXQJL 37 %5, 3HUVHUR 7EN &DEDQJ /DPRQJDQ -O %DVXNL 5DFKPDG 1R /DPRQJDQ $ULI

,QWHUQHW closed bidding WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ PHODOXL DSOLNDVL OHODQJ LQWHUQHW GHQJDQ PHQJDNVHV ZZZ OHODQJ JR LG 5DEX -XOL 3XNXO :DNWX 6HUYHU 6HVXDL :,% 6HWHODK %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ .3.1/ 6XUDED\D *HGXQJ .HXDQJDQ 1HJDUD *.1 , -DODQ ,QGDSXUD 1RPRU 6XUDED\D OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ GXD SHUVHQ GDUL KDUJD OHODQJ

6XUDED\D -XQL WWG .3.1/ 685$%$<$ 37 '$1$ ,19(67$6, 6(-$+7(5$ %(56$0$ 37 %$/$, /(/$1* +$5021,

IKLAN PAS TA N A H D I J U A L

LOWONGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

Dijual Tanah Luas 3100m2 SHM Nol Jalan. Harga 1.5M Hub:082343100735. Pandaan

DICARI SEGERA Tukang Las Bidang Advertising Hubungi : 081358275552

HILANG STNK HONDA SUPER CUP 82 W 2284 TP SUKANDAR 085655016822.

HLG STNK MBL PEUGEOT TH’2002 L-1634-IJ AN. DEVI NOVITASARI ST D/A. GOLF 8/22 SBY.

HILANG STNK W 3134 UC 085645411335.

KHLGN STNK DAIHATSU SIGRA BE 1134 JB AN. AGUS TAUFIKUR ROHMAN SHI D/A. TANJUNG SARI RT/RW 05/01 DESA BUMIRAYA KEC ABUNG SELATAN LAMPUNG UTARA NS.1KRA420812 NK.MHKS6DJ1JHJ003135.

HLG BUKU KIR L.9139. GL/SB.143181.K KUNAENI JL.WIYUNG RW.04/RT.01 SBY.

DICARI SOPIR SIM A/B UNTUK TOKO BANGUNAN USIA MAX 45THN DAN SERABUTAN. DATANG LAANGSUNG DI JAGIR WONO KROMO NO.270 SURABAYA.

HILANG STNK SPD MOTOR HONDA VARIO125 L6545FB A/N: ESMA BAKTIAR D/A: KAMPUNG MALANG KULON 5/25-C.

HLG STNK SPD MTR HONDA TH’2017 L-2177-NM AN SOLIKAN D/A JL KALIMAS HILIR 1B / 5 SBY.

HLG BUKU KIR L.9832.WA/ SB.231874.K PT.KERANG SURABAYA INDAH JL.SURABAYA.

HLG STNK MBL TH’2016 L-9267NM AN KAROLUS BOROMEUS NUWA L.N D/A DINOYO TENGAH 37 SBY.

HLG STNK HONDA BEAT 2020 L-5164-RC AN FIQEH EKA SAPUTRI D/A TANDES LOR GG III / 15 SBY. HUB 082257444194.

ELEKTRONIK AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.

P E N G O B ATA N

KEHILANGAN HLG STNK AG 3027 QU AN SUMINTO DS/KEC. KAYEN KIDUL KEDIRI. HILANG STNK HONDA VARIO 150 DENGAN NO.POL : L 3884 T A/N ANIS SADJID. BAGI YANG MENEMUKAN BISA TLF KE 082141212938.

P I J AT K E B U G A R A N Pak Wahyu Massagge untuk kesehatan keluarga . Terima pijat untuk capek capek . lelah , letih dan lesu , bisa full body kerokan untuk masuk angin dll bisa di panggil rumah dan kost hub ; 083831424978.

DICARI STNK HILANG NOPOL: W6290 BQ ATAS NAMA: MUHAMMAD ALVON NUWARY JIKA MENEMUKAN HARAP HUBUNGI 081235258308. HILANG STNK HONDA VARIO W 5621 OH IKA FITRI YUNIATI,SH 081233552689. HILANG STNK HONDA SCOOPY W 3811 N ZAINAB USMAN 085646435404.

HONDA VARIO LILIN MARINI

HILANG STNK YAMAHA 25 V W 6601 WK SUSIANA 081331762638. HILANG STNK HONDA SUPRA W 2449 WQ TOYIB 081216091358. HILANG STNK YAMAHA MIO J W 5450 SD LAILA HAJJRIN MADANIA 0816562692. HILANG STNK HONDA SUPRA X W 6351 NU CHAMIM 081231144230.

HILANG STNK HONDA BEAT TH 2018 NOPOL L-6043-UH A/N JULAIKA - PETEMON 2/99 SBY. KEHILNGN BPKB MOTOR YUPITER BIRU THN 2010 L 5484 EH A/N ANI HUB : 081216280981. HLG STNK YAMAHA SOUL GT L 3905 IW TH 2014 A/N RACHMAD WIJAYA D/A DUKUH KUPANG GG LEBAR 11 B RT 01 RW 07.

HILANG STNK SEPEDA MOTOR W 2482 NCG TOHIR 085785073421.

HLG BUKU KIR L.9221.GL/ SB.271491.K KARDI SUWITO JL.SURABAYA.

HILANG STNK HONDA CBR 150 R W 6205 DC DJAENARSO 081717332862.

HLG BUKU KIR L.8336.UZ/ SB.82739.K MUHAMMADIN JL.REJOSARI RW.03/RT.02 SBY.

HILANG STNK SPD MOTOR HONDA SCOOPY L4102LU A/N: MUNAWARAH D/A: GUNUNG ANYAR EMAS J-2/148-A.

HLG BUKU KIR B.9830.HU/ JKT.662961 PT.TRANS UTAMA POSINDO JL.JAKARTA.

Hilang BPKB 9328 ux mitsubisih thn 2012 khing swie viLLa sentra raya a=6/08 sby noka mhmfe75p6 ck0216598 nosin 4d34t1135951

HLG STNK HONDA VARIO L 6147 TV AN. MAHARDIKA ANUGRAH GUSTI EMB D/A. JL GRIYA KEBRAON BARAT XVI CH 24 SURABAYA SELATAN HUB 082231979001.

HLG BUKU KIR L.8824.UD PUDJI DJUNFANDI.A JL.MANYAR TIRTOMOYO 8/36 SBY. HLG BUKU KIR L.9235.OC PUDJI DJUNFANDI JL.MANYAR TIRTOMOYO 8/36 SBY. HLG BUKU KIR L.8957.AK PUDJI DJUNFANDI JL.MANYAR TIRTOMOYO 8/36 SBY. HLG BUKU KIR L.8640. UC/SB.148352.K HAMJADI JL.WONOREJO SBY. HLG BUKU KIR TEMPELAN SB.243194.K PT.MEGA SAMUDRA TAMA JL.TANJUNG BATU 21.A/2 SBY. HLG BUKU KIR L.9615.UB/ SB.272410.K PT.SBS JL.PERAK TIMUR 172 SBY.

HLG STNK SPD MTR TH’2012 L-5818-RA AN. NURUL HIDAYATI D/A. DUKUH BULAK BANTENG SEKOLAHAN 3/49 SBY. HLG STNK SPD MTR SUPRA L-4417-LR AN. SUMBER D/A. RANDU TIMUR LEBAR 2/18-A SBY. HLG STNK HONDA SCOOPY TH’2018 L-4855-AM AN. YULIA RUCHANA D/A. JL JATIWANGI NO 39 SBY.

HLG STNK SPD MTR YAMAHA TH’2007 L-2094-OB AN. ADIT RIANTO SETIAWAN D/A. RANGKAH 6/92-B SBY. Hilang STNK. spd motor Honda Beat tahun 2011 warna merah muda. .NOPOL:W-5108-YO. an/ Nisha Nismara da/ Citra harmoni D3/19 Taman sda HILANG STNK P 6796 QR NK. 6478 NS. 5653 AN. KARTIKA LIESTYANINGRUM D/A PERUM PONDOK GEDE KALIWATES JBR

HLG STNK SPD MTR TH’2021 L-3062-KT AN. MARSINI D/A. PETUKANGAN TENGAH 51-A SBY.

HILANG STNK P 4991 IF NK. 3004 NS. 4589 AN. AGUNG ARIFANDI D/A DSN GAYAM KALIWINING RAMBIPUJI JBR

HLG STNK TOYOTA YARIS 2018 L-1230-JS AN MUHAMMAD ABDILAH JULIFIANTONO D/A BABATAN PRATAMA 12/I-51 SBY.

HILANG STNK AG 4335 AR NK. 8009 NS. 7909 AN. HERIAWAN D/A PESONA PUNCAK PERMAI E MOJOROTO KEDIRI KOTA


memorandum.co.id

MOJOKERTO-JOMBANG

memorandumredaksi @gmail.com

RABU WAGE, 22 JUNI 2022 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Warga Kenjeran Rekrut Jambret Pelajar

Terbongkar di Aksi Ketiga Mojokerto, Memorandum Miris, seorang pelajar berusia (14) diringkus Satreskrim Polres Mojokerto dalam kasus penjambretan pengendara motor. Kegiatan ekstra sekolah negatif itu terkuak ketika beraksi untuk ketiga kalinya.

Dalam beraksi, MRF dan AF selalu membuntuti korbannya. Kemudian sampai di jalan sepi kedua pelaku lantas menjambret dompet yang ditaruh di dashboard depan motor korban. AKP Gondam Prienggondhani Kasatreskrim Polres Mojokerto

Kedua terduga pelaku jambret yang kini diamankan di Mapolres Mojokerto Kota.

MRF yang masih duduk di kelas 2 SMP, beraksi bersama rekannya AF, (25) warga asal Kenjeran, Kota Surabaya. Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Gondam Prienggondhani mengatakan, sebe-

lum diamankan di rumahnya masing-masing pada 17 Juni 2022, kedua terduga pelaku melakukan aksi penjambretan di Jalan Raya Dlanggu dengan korban YWT (20). “Dalam beraksi, MRF

dan AF selalu membuntuti korbannya. Kemudian sampai di jalan sepi kedua pelaku lantas menjambret dompet yang ditaruh di dashboard depan motor korban. Mereka ini mencari sasaran secara mobile. Termasuk membagi peran sebagai eksekutor dan joki,” ungkapnya, Selasa (21/6). Hasil pemeriksaan, kedua terduga pelaku mengaku sudah tiga kali menjambret

di wilayah hukum Polres Mojokerto. Di antaranya di Kecamatan Puri dan Kecamatan Dlanggu. “MRF sudah tiga kali bersama AF menjambret, dia sebagai eksekutor. Sedangkan AF sudah 8 kali. Untuk sasaran kedua pelaku ini pengendara motor yang melintas di jalan sepi pada malam hari,” jelasnya. Saat ini kedua pelaku harus mendekam di sel tahanan penjara. Polisi juga menyita

sejumlah barang bukti. Yaitu 3 smartphone hasil menjambret, 1 dosbook ponsel, uang Rp 950 ribu, 2 kartu ATM, KIS, KIP, kartu pelajar, dan surat pembelian emas milik korban, serta Suzuki Satria FU tanpa pelat nomor yang jadi sarana menjambret. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku bakal di jerat dengan Pasal 365 dan atau Pasal 362 KUHP tentang Pencurian. (no/war/epe)

Bupati Tekankan Penurunan Angka Stunting Mojokerto, Memorandum Hadiri pelatihan peningkatan kapasitas TP PKK Desa se-Kecamatan Pacet, Selasa (21/6), Bupati Ikfina Fahmawati menekankan penurunan angka stunting di Kabupaten Mojokerto. “Program penurunan stunting ini bukan hanya program Pemkab Mojokerto, tetapi ini adalah prognas (program nasional), jadi ini dari pemerintah pusat, turun ke daerah-daerah,” ungkapnya. Bupati menjelaskan, TP PKK tingkat desa merupakan ujung tombak pemerintah dalam program itu. Karenanya, TP PKK desa masuk dalam tim percepatan penurunan stunting (TPPS). “Ketua TPPS desa adalah ketua TP PKK desa. Ketua TPPS desa yang nantinya langsung bersentuhan dengan masyarakat dalam hal percepatan penurunan stunting di Kabupaten Mojokerto,” tandasnya. Ia menyampaikan, hal itu juga bersinergi dengan komitmen Pemkab Mojokerto mencetak generasi emas menuju Indonesia Emas 2045. Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), lanjut bupati, angka stunting di Kabupaten Mojokerto sebesar 27,4 persen. Kendati de-

Aparat melakukan visum luar terhadap jasad AB yang ditemukan meninggal di atas makam istri.

Juragan Sepatu Gedeg Tenggak Racun Bupati Ikfina Fahmawati memaparkan program pelatihan peningkatan kapasitas TP PKK Desa se-Kecamatan Pacet.

mikian, jumlah real stunting di perlu dirinci ulang dengan memonitoring secara langsung melalui puskesmas atau posyandu. “Dari DAK sendiri, ada anggaran untuk alat pengukur panjang

badan. Diharapkan dengan alat ini nanti, petugas posyandu bisa melakukan pengukuran panjang badan balita secara menyeluruh. Agar data awal untuk bekal penanganan stunting ini real,” tandasnya.

Tak hanya itu, dalam percepatan penurunan stunting, seluruh tingkatan TPPS diharapkan mampu bersinergi sehingga pendataan bisa lebih fokus dan penanganan tepat sasaran. “Tahun 2022 sudah

ada lokus (lokasi fokus) yang telah ditetapkan, desa-desa yang masuk lokus ini yang menjadi prioritas TPPS.Targetnya, tahun selanjutnya desa-desa yang tercatat sudah keluar dari lokus,” katanya. (war/epe)

Dewan Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Mojokerto Mojokerto, Memorandum DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat paripurna istimewa Hari Jadi ke-104, Senin (20/6). Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Sony Basuki Rahardjo yang dihadiriWali Kota Ika Puspitasari beserta seluruh anggota dewan dan pimpinan OPD. “Selamat Hari Jadi ke-104 tahun Kota Mojokerto,” ucap Sony membuka rapat paripurna. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kota (pemkot) dan seluruh elemen masyarakat yang telah turut berpartisipasi dalam pembangunan Kota Mojokerto. Wali kota dalam sambutannya memaparkan makna tema hari jadi “Bangkit, Pesat, dan Hebat” pada rapat paripurna istimewa itu.

“Pada peringatan hari jadi tahun 2022 ini, kami mengusung tema 104 Kota Mojokerto bangkit, pesat, dan hebat, yang bermakna sebagai pemicu semangat agar kita bangkit dari pandemi Covid-19, dan bangkit dari segala keterpurukan,” ungkapnya. Ia mengajak seluruh elemen memanfaatkan waktu sebaik mungkin dalam rangka pemulihan di berbagai sektor kehidupan yang terdampak pandemi selama 2 tahun terakhir. Tema itu juga mengandung makna untuk memotivasi seluruh pihak senantiasa berinovasi. Dengan demikian Kota Mojokerto dapat tumbuh semakin berprestasi dan memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat. “Alhamdulillah, selama satu

Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto membacakan sambutan didampingi Wali Kota Ika Puspitasari dan unsur pimpinan legislatif lainnya dalam rapat paripurna istimewa.

tahun terakhir Kota Mojokerto telah mendapatkan sebanyak 24 peng-

hargaan, 13 penghargaan tingkat nasional, dan 11 tingkat provinsi.

Dari sejumlah raihan prestasi tersebut, semoga tidak lantas membuat kita berpuas diri. Melainkan terus berinovasi dan bersinergi lebih baik lagi,” ujar sosok yang akrab disapa Ning Ita ini. Lebih spesifik, ia meminta komitmen berbagai pihak untuk senantiasa memiliki semangat bergotong royong dan saling menguatkan satu sama lain. Sehingga berbagai persoalan mampu diselesaikan dan tujuan pembangunan lebih mudah diwujudkan. Setelah rapat paripurna, agenda dilanjutkan dengan ziarah ke makam sejumlah kiai dan pendahulu Kota Mojokerto. Sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa mereka atas dedikasi yang diberikan selama ini. (adv/war/epe)

Mojokerto, Memorandum Seorang juragan sepatu asal Dusun/Desa/Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, AB (46) ditemukan tak bernyawa, Senin (20/6). Ironisnya, jasad korban tergeletak di atas pusara istrinya di pemakaman desa. Korban diduga bunuh diri dengan menenggak racun pembasmi tikus. Korban awalnya ditemukan juru kunci makam Bambang Utomo (52), yang saat itu hendak menyalakan lampu penerangan kompleks makam islam tersebut. “Saat itu saya lihat masih hidup, dalam posisi bersila menghadap ke barat persis di sisi timur makam istrinya,” terangnya ketika diperiksa kesaksiannya. Namun tidak lama berselang, korban ditemukan sudah tergeletak. Berdasarkan keterangan Bambang, saat ditemukan badan korban tengkurap di atas makam mendiang istrinya yang meninggal karena Covid-19.“Denyut nadi di tangan sudah tidak ada. Tangannya sudah dingin, mulutnya mengeluarkan busa,” ungkapnya. Mengetahui hal tersebut, dirinya lantas memeriksa sembari memastikan keadaan korban. Namun tanpa disangka dirinya menemukan sisa racun serangga kemasan saset dan racun tikus yang diduga kuat habis ditenggak korban. Selain itu, Bambang juga menemukan sebuah gunting yang dipakai korban membuka bungkus racun. Di lokasi juga terdapat muntahan korban yang bercampur dengan darah. “Usai menemukan itu, saya langsung lapor ke perangkat desa dan kepolisian,” sebutnya. Petugas yang datang ke lokasi, kemudahan langsung melakukan oleh tempat kejadian perkara. Dibantu sejumlah relawan, jenazah korban dievakuasi ke RSUD RA Basoeni untuk divisum. Kanitreskrim Polsek Gedeg Aiptu Cahyono mengatakan, dugaan awal kematian korban disebabkan akibat menenggak racun. Meski demikian, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kematian korban. “Ada obat racun tikus, dugaannya meninggal karena bunuh diri,” tegasnya. (no/war/epe)

Dewan Soroti Progres Pemberian Obat Kedaluwarsa

2 Perawat Disanksi, Kepala Puskesmas dan Apoteker Justru Lolos Jombang, Memorandum Kasus pemberian obat kedaluwarsa kepada pasien balita di Puskesmas Bandarkedungmulyo, akhirnya berujung sanksi. Namun sanksi yang diberikan hanya kepada dua perawat honorer, tanpa menyentuh jajaran di atasnya. Pemberian sanksi ini dinilai sejumlah legislator tidak adil. Lantaran dalam pusaran polemik itu masih ada apoteker dan kepala puskesmas yang harusnya ikut bertanggungjawab. “Saya dapat laporan. Intinya dua perawat yang memberikan obat kedaluwarsa disanksi, keduanya diberi surat peringatan (SP) dan tidak diberikan japel (jasa pelayanan) selama sebulan,” kata anggota Komisi D DPRD Kabupaten Jombang Mustofa, Selasa (21/6). Sembari menunjukkan bukti kertas jadwal jaga, kedua perawat honorer itu tak lagi bertugas di Puskesmas Bandarkedungmulyo sejak Senin (13/6). Terlihat absen jadwal jaga keduanya kosong.

Menurutnya, pemberian sanksi itu salah alamat karena hanya dua petugas bagian ujung pelayanan. “Padahal kalau jeli, harusnya ada beberapa orang di atas mereka yang juga ikut bertanggungjawab, yakni apoteker dan kepala puskesmas,” lontarnya. Masih menurutnya, sanksi berupa SP serta tidak diberikan japel sangat keterlaluan. Padahal, dalam kasus ini yang ceroboh adalah apoteker sekaligus kepala puskesmas. “Menurut saya apoteker serta kepala puskesmas yang ceroboh dengan melakukan pembiaran oralit ED kedaluwarsa namun tidak dimusnahkan. Lambat dan ceroboh, padahal sudah badan layanan umum daerah (BLUD),” ujarnya. Diingatkan olehnya, khususnya dinas kesehatan (dinkes) serta kepala puskesmas, untuk jangan sekali-kali bermain-main dengan japel yang notabene hak tenaga medis. Hal ini selaras, dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 21

Tahun 2016. “Kita jangan pernah lupa, perkara korupsi yang menyeret bupati sebelumnya. Yakni, korupsi dana kapitasi JKN di Kabupaten Jombang,” tegas Mustofa. Apabila dirunut fungsinya, puskesmas adalah penyelenggara kesehatan masyarakat. Dalam realisasinya mereka harus mengedepankan unsur promotif serta preventif, bukan malah dominan ke kuratif. “Permenkes Nomor 43 Tahun 2019 telah mengamanatkan hal itu. Intinya, kami bakal melakukan evaluasi karena sudah berjalan 3 tahun,” tutur politisi PKS itu. Diantisipasi oleh wakil rakyat, adanya pemaksaan kesiapan fasilitas kesehatan (faskes) kepada masyarakat. Sehingga berujung, masyarakat juga yang kemudian dirugikan. “Jangan sampai pula terjadi kepala puskesmas menjadi raja-raja kecil dalam pengelolaan keuangan puskesmas,” sindirnya. Lebih jauh, Mustofa menyebut, mengacu pada berita acara yang kini sudah ditarik.

Mustofa

Isi yang termuat di dalam membuat semuanya menjadi bias. Poin bias tadi, meliputi penyusunan kronologi serta tindak lanjut tidak linier. Sebabnya, diisi oleh orang yang tidak berada di lokasi. Dalam hal ini, apoteker yang menyusun berita acara. “Kembali lagi mengacu pada sanksi yang diberikan kepada dua perawat, tindak lanjutnya bukanlah apoteker,” ulangnya. Dengan semua fakta tadi, apoteker harus bertanggungjawab penuh terkait keberadaan obat kedaluwarsa yang masih berada di rak.

“Sudah seminggu lagi kedaluwarsanya, kenapa masih ada di puskesmas? Kenapa tidak segera dimusnahkan?” ungkap dia. Sedangkan untuk kepala puskesmas, dinilai lalai mengontrol bawahannya. Sebagai puskesmas yang berstatus BLUD, harusnya dapat bertindak cepat mengatasi temuan obat kedaluwarsa. “Sudah tiga tahun jadi BLUD, kan mengelola uang sendiri? Kenapa lamban kerjanya. Kalau saya jadi kepala dinkes,

seharusnya ada sanksi sampai ke atas,” imbuhnya. Terlebih, dua perawat itu hanya tenaga honorer yang gajinya tidak seberapa dibanding apoteker dan kepala puskesmas. “Kalau mereka kehilangan haknya karena ada unsur kelalaian atasannya, kan ya tidak adil,” jelas Mustofa. Untuk itu, dinkes diminta kembali mengevaluasi penerapan kebijakan penerapan BLUD di sejumlah puskesmas. Jangan asal

memberikan status BLUD, sementara pelayanannya sangat kurang dan tidak maksimal. “BLUD boleh, bagus,

tapi pelayanannya ya harus baik, tidak asal jadi BLUD untuk ngejar japel saja,” pungkasnya. (wan/war/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SAMBUNGAN

RABU WAGE, 22 JUNI 2022 HALAMAN 11

Hakim Itong Minta Diistimewakan membuatnya tidak bisa menangkap suara di ruang sidang dengan jelas. Memang belum ada keputusan dari majelis hakim terkait eksepsi Itong. “Saya mohon offline, suasana di Medaeng tidak mendukung secara online,” kata Itong saat menjalani sidang di Tipikor Surabaya. Namun, jika itu dikabulkan maka ada kesan diistemewakan sosok hakim nonaktif PN Surabaya ini. Sebab, selama ini sidang kasus korupsi yang digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya semuanya digelar secara online. “Sebenarnya kalau mau fair semua perkara korupsi yang disidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya terdak-

wanya masih secara online. Hanya saksi-saksi saja yang offline. Tetapi keputusan ada di tangan hakim,” kata Jaksa KPK Wawan Yunarwanto, saat dikonfirmasi Memorandum, Selasa (21/6) malam. Sementara itu, Humas Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ketut Suarta saat diminta tanggapannya atas permohonan Itong mengatakan bahwa hal itu merupakan ranah majelis hakim yang memeriksa perkaranya. “Itu ranah majelis hakim, apakah permohonan sidang offline dikabulkan atau tidak itu wewenang dari majelis hakim yang menyidangkan perkaranya,” jelas Ketut. Disinggung apakah ada ke-

Dakwaan Kedua Ditolak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Gina Saraswati, membacakan dakwaan kedua. Padahal dakwaan tersebut berbeda dengan perkara dalam dakwaan pertama. Insiden tersebut terjadi saat Gina mulai membacakan dakwaan kedua di paragraf pertama. Belum selesai membacakan, Ketua Majelis Hakim Tongani meminta pada jaksa agar melewatkan uraian dakwaan yang hendak dibacanya. Namun, Jaksa Gina berupaya menjelaskan pada hakim bahwa perkara dalam dakwaan kedua yang hendak dibacanya berbeda dengan perkara dakwaan pertama. “Ini (perkara) berbeda...

ini berbeda...,” ujar jaksa Gina berkali-kali. “Sudah dilewatkan...lewatkan saja,” ujar hakim Tongani menyela. Permintaan hakim ini pun lalu dituruti oleh JPU Gina. Ia lalu hanya membacakan pasal yang dijeratkan pada hakim Itong atas dakwaan kedua tersebut. Jaksa Penuntut Umum (JP) dari KPK, Wawan Yunarwanto menjelaskan, dakwaan yang hendak dibacakan oleh jaksa Gina dan disela oleh ketua majelis hakim itu adalah perkara lain dari perkara suap dari PT Soyu maupun perkara penetapan waris. Perkara kedua itu, adalah dua kasus berbeda hasil pengembangan penyidikan

Fokus Pemeriksaan Anggaran Disinggung apakah ada hubungannya dengan dugaan gratifikasi empat unit mobil bantuan dari bank kepeda KPU Kota Surabaya atau ada dugaan proyek lain dalam penggunaan anggaran, Jonson mengaku masih belum mengetahui dan semuanya masih dalam proses penyelidikan. “Untuk sementara kami fokus penyelidikan penggunaan anggaran. Sehingga belum ada jadwal pemanggilan maupun pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain,” pungkas Jonson. Sementara itu di tempat terpisah, Komisioner Komisi

Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya Subairi memilih tak berkomentar lebih jauh terkait dugaan penyelewengan dana Pilwali 2020. Termasuk ketika disinggung Memorandum mengenai pemberian bantuan empat unit Toyota Avanza dari bank, ia kembali enggan menjawab. Subairi menilai ini bukanlah ranahnya untuk berkomentar. Menurut dia, hal-hal mengenai itu lebih tepatnya dijelaskan Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi. “Biar sama-sama enak langsung ke ketua,” kata dia kepada

Perut Rata bugar. Baru-baru ini Sophia Latjuba kembali menunjukkan hasil menjaga pola makan dan olahraganya di Instagram. Fotonya itu langsung mengundang decak kagum sekaligus rasa minder. Kok bisa? Ibu Eva Celia ini menyapa netizen dengan tatapan sayu ke arah kamera. Ia membiarkan rambut panjang bergelombang-

mungkinan dikabulkan permohonan Itong, Ketut belum berani menyebutkan. “Kita lihat saja perkembangan,” pungkas Ketut. Dalam sidang dakwaan, ketiga terdakwa (hakim nonaktif PN Surabaya Itong Isnaeni Hidayat, panitera pengganti nonaktif Moh Hamdan, dan kuasa hukum pemohon PT SGP RM Hendro Kasiono) disidang dalam berkas penuntutan terpisah. Sebab, Itong dan Hamdan didakwa sebagai penerima suap. Sementara, Hendro sebagai pemberi. Tak hanya itu, para penegak hukum tersebut juga didakwa melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama. Dalam surat dakwaan jaksa, Itong disebut telah menerima

Sambungan dari halaman 1 dari KPK. Uang suap dari perkara kedua ini, merupakan suap yang diterima oleh hakim Itong sendiri tanpa melibatkan kedua terdakwa lainnya. “Itu terkait penerimaan pak Itong, di luar (perkara) pak Hamdan. Jadi dia terima-terima sendiri, gratifikasi (lain),” katanya, Selasa (21/6). Sedangkan Mulyadi, pengacara Itong saat ditemui usai sidang mengatakan akan mengungkap kejanggalan-kejanggalan dalam surat dakwaan jaksa. “Nanti saya ungkap saat sidang eksepsi (keberatan). Untuk saat ini saya belum bisa menyampaikan,” tandasnya. (jak/fer)

Sambungan dari halaman 1 Memorandum, Selasa (21/6). Subairi berujar, dia sebagai komisioner tidak berani melampaui wewenangnya. “Saya tidak berani melampaui wewenangnya, soalnya kalau sudah eksternal karena lembaga ke ketua, kalau konsumsi berita ke ketua. Ke ketua ajalah lebih enak,” ujarnya berkali kali. Sedangkan, Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi saat dikonfirmasi belum merespons meski ada nada tersambung. Termasuk ketika Memorandum mengkonfirmasi melalui pesan WhatsApp (WA) juga belum dibalas. (rio/alf/fer)

Sambungan dari halaman 1 nya terurai. Sophia Latjuba tampil stunning mengenakan sports bra dan celana berwarna putih. Bagian perut dan lengannya terekspos, menampilkan proporsi tubuh yang fit. Bagian perut tampak rata dan kencang, hal yang tak biasa dimiliki mereka yang berusia setengah abad. Berbagai pujian banyak terlontar di kolom komentar.

Susah Payah Cari Nafkah Tidak Dihargai di depan rumah kontrakanku, penjaga warungnya berbisik kepadaku. Katanya ada seorang lelaki yang sering datang menemui Dewi,” papar dia. Mendengar laporan itu, Deni masih tak percaya. Ia tak pernah menaruh curiga kepada Dewi. Ia percaya bahwa istrinya itu bukan tipe wanita yang suka selingkuh. “Aku katakan kepada penjaga warung, mungkin itu adiknya atau saudaranya. Karena Dewi juga pernah bilang bahwa adiknya sering mampir ke rumah untuk membawakan makanan atau kebutuhan lainnya,” jelasnya. Sepulang dari warung kopi itu, Deni tak menegur Dewi. Dia masih menganggap itu hanya obrolan warung yang tak perlu ia tanggapi. Sebab, dirinya hanya konsen bagaimana mencukupi kebutuhan rumah tangganya. “Aku pikir itu hanya obrolan warung. Tidak aku tanggapi,” tukasnya. Lama setelah itu, Deni kembali mendapat kabar jika kedatangan laki-laki ke rumahnya menjadi pergunjingan tetangga sekitar. “Aku lalu berusaha menanyakan ke Dewi. Dia bilang itu sodaranya. Anak laki-laki dari pamannya. Terkadang juga adik laki-lakinya,” kata Deni. Mendengar pengakuan

Sambungan dari halaman 1

Dewi, Denipun hanya bisa percaya. Ia tak menaruh rasa curiga. Dia tak ingin konsetrasinya untuk mencari nafkah terganggu gara-gara isu istrinya selingkuh. “Pokoknya yang aku pikirkan hanya mencari uang. Gak pernah mikir macam-macam,” ungkapnya. Hari-hari pun berlalu, kabar perselingkuhan Dewi semakin santer terdengar. Pikiran Deni mulai terusik. Ia menjadi tak konsen dengan pekerjaannya. “Pada hari itu, aku resah. Pikiranku melayang-layang. Aku mulai kepikiran dengan omongan para tetangga. Akhirnya, aku memutuskan untuk kembali ke rumah lebih awal,” katanya. Setelah sampai di depan rumah kontrakannya, Deni melihat kondisi rumah dalam keadaan sepi. Pintunya tertutup rapat. Deni berpikir kemana istri dan anaknya. “Begitu aku masuk. Aku melihat anakku sedang asyik bermain sendiri sambil menonton televisi film kartun kesukaannya. Lalu aku masuk ke dalam untuk mencari Dewi. Saat itu aku sengaja tidak memanggil namanya,” ucapnya. Sesampainya di kamar belakang, Deni melihat pemandangan yang membuat darahnya berdesir. Dewi ternyata benar-benar selingkuh. Ia sedang melakukan hubungan intim dengan seorang pria.

Tak sedikit juga yang sampai speechless melihat aura Sophia dengan kostum olahraga dan tubuh fit-nya. Bahkan ada juga yang minder sampai mengucap hal-hal kocak. “Nyesel dah hbis makan nasi sepiring lihat ginian,’ kata salah satu netter. “Insecure lngsng abis mkn lontong,” sahut lainnya seperti dikutip fimela. com. (*/fer)

Sambungan dari halaman 1 “Dengan luapan emosi, aku langsung dobrak pintu kamar tempat dia bersama laki-laki itu. Dewi dan selingkuhannya terlihat sangat kaget akan kedatanganku. Segala umpatan ku ucapkan kepada mereka berdua. Lalu aku pergi ke anakku yang masih asyik bermain,” geramnya. Deni kemudian pergi meninggalkan rumah bersama buah hatinya. Anak semata wayangnya itu ia titipkan ke orang tuanya. Kemudian Deni kembali ke rumah dan mendapati Dewi sudah sendirian. “Setelah kembali ke rumah. Selingkuhan Dewi sudah tidak ada. Aku segera menuju ke kamar untuk mengemasi bajuku dan anakku. Dewi menghampiriku dan meminta maaf sambil menangis. Tapi tidak aku gubris. Setelah selesai mengemasi, sebelum keluar rumah aku bilang padanya, aku akan menceraikannya,” kata Deni. Mengetahui Deni mengucapkan kata cerai. Dewi langsung menarik tangan Deni. Tapi keputusan Deni sudah bulat. Ia merasa sangat dikhianati, hatinya hancur. Wanita yang selama ini ia perjuangkan ternyata selingkuh saat ia mencari nafkah dengan susah payah. “Aku tak bergeming saat ia memohon kepadaku. Tekadku sudah bulat. Aku ceraikan dia,” paparnya. (jak/ono/habis)

uang Rp 400 juta untuk memuluskan langkah pembubaran PT SGP dari kuasa pemohon Hendro. “Terdakwa mengetahui atau setidak-tidaknya patut menduga penerimaan uang sebesar Rp 400 juta dari RM Hendro Kasiono terkait dengan jabatan terdakwa selaku hakim pada Pengadilan Negeri Surabaya,” kata jaksa Wawan, saat membacakan surat dak-

waannya. Lebih lanjut, Wawan menjelaskan jumlah uang yang diberikan Hendro tersebut, diterima oleh Itong secara bertahap. “Tahap pertama diberikan sebesar Rp 260 juta dan tahap berikutnya menjelang putusan diberikan uang sebesar Rp 140 juta,” sambungnya. Atas perbuatannya, Itong dan Hamdan dijerat dengan pasal berlapis. Adapun jaksa

mendakwa keduanya melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan pasal 12 huruf c UU Tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Dakwaan kedua, pasal 11 UU Tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. “S e m e n t a r a t e rd a k w a Hendro Kasiono sebagai pemberi suap didakwa dengan dakwaan kesatu melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan pasal 6 ayat (1) huruf a

Dituding Permalukan Keluarga sebut, terdakwa mendengar korban mengeluarkan kalimat kepada terdakwa ‘kamu jangan malu-maluin, rokok minta tetangga, kamu malu-maluin keluarga saja’. Mendengar perkataan korban tersebut, terdakwa merasa sakit hati. Entah setan mana yang merasuki terdakwa secara spontan mengambil pisau dapur dan menuju ke ruang tamu. “Setelah bertemu korban, terdakwa langsung menusuk-

kan pisau ke korban ke arah wajah, perut, dada, lengan dan pergelangan tangan sebelah kiri,” tutur JPU Dewi Kusumawati saat membacakan surat dakwaannya di PN Surabaya. Akibat perbuatan terdakwa, sambung JPU, korban jatuh tersungkur bersimbah darah. Sementara pisau yang digunakan untuk menusuk korban diletakkan begitu saja di lantai. “Kemudian terdakwa pergi ke luar rumah menuju ke wa-

Sambungan dari halaman 1 rung giras di Jalan Kedinding Tengah untuk meminum kopi lalu terdakwa pergi menuju ke rumah mantan istri terdakwa di Lamongan,” sambung JPU. Lebih lanjut JPU menjelaskan, bahwa selang empat hari kemudian terdakwa ditangkap petugas Polres Pelabuhan Tanjung Perak pada Sabtu (5/3) sekitar pukul 20.30. “Terdakwa ditangkap saat berada di Dusun Ngembet, Desa Sukobendo Mantup, Lamongan,” tandas JPU.

Harus Di Restorative Justice di restorative justice (RJ) saja. “Seharusnya di RJ, baik di kepolisian dan kejaksaan,” ucapnya. Sedangkan saat diminta pendapat hukumnya terkait perbedaan pasal 44 ayat (1) dan ayat (4) UU PKDRT, Sholehuddin menerangkan dilihat

dari akibat kekerasan fisik (penganiayaan) yang dialami korban. “Kalau kekerasan fisik atau penganiayaan yang menyebabkan opname, menimbulkan luka berat dan atau cacat secara fisik bisa didakwa dengan (pasal

Terhadap dakwaan JPU, terdakwa saat diminta tanggapannya oleh ketua majelis hakim R Yoes Hartyarso tidak keberatan. “Benar Pak Hakim,” ujar terdakwa yang didampingi pengacaranya Victor Sinaga. Usai sidang, saat dikonfirmasi Victor membenarkan bahwa kliennya tidak keberatan dengan dakwaan JPU. “Intinya terdakwa tadi tidak keberatan atas dakwaan JPU,” tandasnya. (jak/fer)

Sambungan dari halaman 1 44) ayat 1. Tetapi apabila tidak menimbulkan itu semua maka ayat 4,” terangnya. Sementara apabila dikaitkan dengan salah satu kasus yang saat ini disidangkan di Pengadilan Negeri Surabaya, dimana korban tidak mengalami cacat

Surat Cinta biasa. Dia masih keponakan Hariyatie sendiri. Enny, si anak angkat itu, masih anak dari kakak Hariyatie sendiri. Salah satu rapat untuk memprotes penghapusan Jalan Mas Trip itu di rumah Enny, di Jalan Cipunegara, Surabaya. Nanang terperangah. Kok ada surat tulisan tangan ditaruh di pigura. Untuk hiasan dinding. Di rumah Enny. Tulisan tangan itu sangat dikenal Nanang. Juga dikenal oleh jutaan orang Indonesia: itulah tulisan tangan Bung Karno. Nanang pun –terakhir menjabat direktur dan Pemred JTV– mendekat ke dinding. Ia mengamati tulisan itu. Ups. Itu surat cinta. Surat cinta Bung Karno kepada Hariyatie. Dasar wartawan, Nanang mewawancari Enny. Ia tidak menyangka ‘’kesasar’’ ke rumah seorang yang bisa jadi sumber tulisan yang menarik. Nanang pun menggali lebih jauh soal surat cinta itu. Ternyata tidak hanya satu. Tidak hanya yang dipajang di pigura itu. Masih banyak yang lain. Semua disimpan di dalam album khusus. Lalu diamankan di dalam lemari. Di ulang tahun Bung Karno ke-121 tanggal 6 Juni lalu Nanang menuliskan temuannya itu di blog pribadinya. Saya pun tertarik dengan tulisan itu. Lalu bertanya pada Mas Nanang lebih banyak lagi. Ia pun tidak keberatan mewawancarai Enny sekali dua kali lagi. Nanang berpendapat penghapusan nama Jalan Mas Trip Surabaya itu sama dengan tidak menghargai sejarah perjuangan bangsa. Di jalan itulah tiga tentara pejuang tewas dibunuh Belanda. Mereka adalah pejuang yang mempertahankan Surabaya. Agar jangan jatuh ke tentara Belanda lagi. Lokasi tewasnya tiga Mas Trip itu di dekat dam Rolak Gunungsari. Di sebelah itu ada Hotel Singgasana yang dulu disebut Hotel Patra Jasa. Di belakang Patra Jasa ada Lapangan Golf A Yani. Kantor lama saya 1,5 km dari lokasi Mas Trip. Yang berinisiatif menghapus nama Jalan Mas Trip itu pun punya niat mulia. Niat damai. Rukun. Untuk mewujudkan persatuan nasional. Selama ini, tidak ada nama Jalan Siliwangi atau Pasundan di Surabaya. Demikian pula sebaliknya: tidak ada nama Jalan Gadjah Mada atau Hayam Wuruk atau Majapahit di Bandung. Seolah sentimen zaman masa nan silam masih harus dipertahankan. Akibat Perang Bubat. Yakni perang habis-habisan antara tentara Majapahit dengan tentara Prabu Siliwangi. Anda sudah hafal ceritanya –terbukti, Anda semua, bisa lulus SMA. Maka Gubernur Jatim So-

UU Tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Dakwaan kedua, dia diduga melanggar Pasal 13 UU Tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP,” jelas Wawan. Menanggapi dakwaan jaksa, terdakwa langsung mengelak. Ia menyatakan akan mengajukan eksepsi atas dakwaan JPU. “Semuanya tidak benar, saya akan ajukan eksepsi dan mohon waktu untuk itu,” tegasnya. (jak/fer)

fisik, luka berat, Sholehuddin mengatakan melihat dari fakta sidangnya. “Ya harus dilihat dulu fakta sidangnya bagaimana. Apa korban menderita luka berat, cacat fisik. Kalau tidak ya cukup ayat (4),” tandasnya. (jak/fer)

Sambungan dari halaman 1 ekarwo dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan sepakat mengakhiri sentimen lama itu. Soekarwo menjamin akan ada nama Jalan Prabu Siliwangi di Surabaya. Ahmad Heryawan akan membuat nama Jalan Hayam Wuruk di Bandung. Tapi tidak ada jalan baru di Surabaya. Harus salah satu nama jalan yang sudah ada dikorbankan demi persatuan itu. Dipilihlah Jalan Mas Trip. Perkiraan semula tidak akan ada yang keberatan. Toh tidak ada tokoh yang bernama Mas Trip. Beda kalau yang dihapus itu, misalnya, Jalan Ahmad Dahlan. Lalu siapa Mas Trip? Yang dibela Nanang dan keturunan Mas Trip itu? ‘’Mas’’ itu nama sebutan untuk laki-laki, yang belum waktunya dipanggil ‘’Pak’’, tapi sudah tidak pantas dipanggil ‘’Dik’’. Sedang ‘’Trip’’ itu singkatan dari Tentara Rakyat Indonesia Pelajar. Masih pelajar sudah jadi tentara. Masih SMP sudah angkat senjata. Masih kecil tapi sudah perang. Maka tidak layak lagi mereka dipanggil ‘’Dik’’, meskipun juga akan lucu kalau dipanggil ‘’Pak’’. Banyaknya Mas Bonek di Surabaya kelihatannya mewarisi semangat Mas Trip ini. Akhirnya terjadi kompromi. Nama Jalan Mas Trip tetap diganti Jalan Prabu Siliwangi. Soekarwo lantas membangun monumen Mas Trip di dekat dam Rolak Gunungsari itu. Yakni di pinggir Kali Mas yang membelah kota Surabaya. Kalau monumen itu berwujud tiga tentara, mereka itulah tentara pelajar yang tewas dulu. Beres. Nanang punya monumennya sendiri: berkat protes Mas Trip itu ia menemukan surat-surat cinta Bung Karno. Salah satunya dalam bahasa Inggris. Sangat romantis. Itulah surat seorang laki-laki berumur 62 tahun kepada seorang ning berumur 23 tahun. Saat menulis surat itu, sebenarnya, Bung Karno lagi di tengah kesibukan luar biasa: menyusun pidato kenegaraan tanggal 17 Agustus 1963. Toh ia sempatkan menulis surat cinta ini: “I am writing my speech for the 17th of this month. I try to concentrate my mind, to concentrate all my soul, on what I shall say to the people on that day. In doing so, I think of you every moment. Because you are my inspiration, you are my strength of soul. That is why I ask you, my darling, to always strengthen my heart, my mind, my soul. Make me strong, make me the king of kings. Oh darling, don’t cry in my presence, because it makes me confused. It makes me like a living corpse, it makes me like

having no ground. It makes me so weak, so weak, so weak. It makes me cry and weep in my heart.You are my only hold.You are my only strength. You are my only hope. Don’t make me weak and don’t make me have no hope in life. Remember always: you are my only love. I live in you, and you live in me. Again: In writing this speech (17th of August) I concentrate my mind intensely on what I shall say to the people, and on you. I repeat you are my inspiration, you are the bright star shining over me. Bukan main. Begitulah memang Bung Karno kalau lagi jatuh cinta. Juga Anda. Kan mirip itu juga suratnya pada istri keempat: Hartini. Juga pada istri kelima: Ratna Sari Dewi. Nanang memotret hampir seluruh koleksi Enny terkait dengan Bung Karno. Termasuk foto ketika Enny masih kecil, bersama Hariyatie dan Bung Karno yang lagi tiduran santai. Itu foto ketika Bung Karno lagi diam-diam ke Surabaya. Ke rumah Hariyatie. Di Jalan Comal. Rumah ini nyaris di tikungan sehingga terlihat jelas dari Jalan Raya Darmo, jalan paling utama di Surabaya. Nanang mengunjungi rumah itu kemarin. Masih seperti yang dulu. Tak berpenghuni. Terkunci. Telantar. Terbengkalai. Kotor. Rusuh. Penuh rumput liar. Diduga rumah di Jalan Comal itu pemberian Bung Karno. Keluarga Hariyatie tidak mungkin bisa membeli rumah di kawasan begitu elite. Hariyatie lahir di kampung Manyar Pumpungan, salah satu kampung miskin di Surabaya zaman itu. Di kampung itu Hariyatie ikut kelompok kesenian. Ia pandai menari. Tari Jawa. Seperti gandrung dan langendrian. Kelompok kesenian Manyar Pumpungan itu di bawah pimpinan Dwijo. Saya ingin melacak keberadaan kelompok tari ini. Kok begitu hebat. Sampai diundang menari di Istana Cipanas. Tampil di depan Presiden Bung Karno. Saat di Cipanas yang sejuk itulah Bung Karno tertarik pada Hariyatie. Lalu diperintahkan untuk pindah ke Jakarta. Diangkatlah dia menjadi pegawai di Sekretariat Negara –bagian kesenian. Bung Karno pun bisa tetap dekat dengan Hariyatie. Presiden sering titip surat cinta ke pegawai baru di Setneg itu. Surat cinta itu selalu ditulis tangan. Lalu dimasukkan amplop yang ada di dekat Presiden. Tanpa ditutup. Tanpa dilem. Amplop Istana Negara. Bung Karno seperti tidak peduli kalau pun surat itu dibaca oleh si kurir. Atau Bung Karno sangat percaya si kurir tidak akan berani mem-

bacanya. Akhirnya Bung Karno mengawini Hariyaie secara sah. Surat kawinnya pun masih tersimpan di album Enny. Nanang pun memotretnya. Kelihatannya, justru setelah resmi jadi istri Bung Karno, Hariyatie pulang ke Surabaya, ke Jalan Comal itu. Nanang menuliskan semua pengamatan di rumah Enny itu. Nanang lulusan Universitas Katolik Widya Mandala. Jurusan bahasa Inggris. Lalu jadi penyiar TVRI, siaran bahasa Inggris. Nanang sempat sekolah di Nottingham, Inggris, sebelum akhirnya diajak Imawan Mashuri mendirikan JTV. Saya tidak pernah mau menyebut apa kepanjangan JTV. “Biar saja seperti anak kecil diberi nama Abu saja,” kata saya selalu. Setelah besar nanti akan tahu sendri Abu-siapa. Kalau anak itu tumbuh menjadi orang baik kita akan panggil ia Abu Bakar. Atau ia jadi pelawak kita panggil Abu Nawas. Kalau ia jadi orang yang tidak jelas kita panggil Abu-abu. “JTV pun demikian. Kalau kelak maju kita sebut Jatim TV. Tapi kalau ternyata parah kita sebut Jancuk TV,” kata saya. Nanang terus berkarir di JTV. Sampai jadi direktur. Sampai pensiun dan kini jadi aktivis pembela sejarah. Nanang punya perkumpulan pecinta sejarah. Namanya Begandring. Diambil dari bahasa Belanda: ngoceh-ngoceh. Ia jadi ketuanya. Kelompok inilah yang vokal kalau ada peninggalan sejarah yang diganggu. Kesimpulan Nanang, Hariyatie hanya dua tahu menjadi istri Bung Karno. Tahun 1963 kawin. Tahun 1965 terjadi G30S/ PKI. Suasana politik tidak menentu. Tapi, tulis Nanang, Hariyatie baru cerai di tahun 1967. Berarti ketika Bung Karno sudah dalam status ‘’tahanan politik’’ Presiden Soeharto. Bung Karno lantas meninggal di tahun 1970. Yakni ketika Hariyatie masih berumur 30 tahun. Belum punya anak. Nanang menulis, Hariyatie lantas kawin lagi. Yakni dengan Sakri Sukirman. Ia masih orang dekat Bung Karno. Salah satu ajudan presiden. Dengan Sukirman, Hariyatie punya anak empat orang. Hariyatie sendiri belum lama meninggal. Tahun 2016. Makamnya di TPU Kebon Nanas Jakarta. Berarti, kini tinggal Ratna Sari Dewi yang masih hidup. Yang tinggal di Paris. Juga Jurike Sanger. Yang tinggal di dekat Los Angeles. Nanang tidak akan menemukan jenis surat-surat cinta seperti itu sekarang dan di masa yang akan datang. Kini banyak surat cinta yang langsung di-delete keesokan harinya. Atau ter-delete. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

RABU WAGE, 22 JUNI 2022 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Belum Temukan Indikasi Tindak Pidana

Kejaksaan Serahkan Dugaan Pungli DPMD ke Inspektorat

Bantuan Keuangan Desa

136 Desa Dapat Kucuran dari Pemkab Bojonegoro, Memorandum Pemkab Bojonegoro memberikan BKD (Bantuan Keuangan Desa) ke 136 desa yang tersebar di 28 kecamatan. Dana itu bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2022. Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Bojonegoro Triguno Sudjono Prio menjelaskan, jika 136 desa tersebut bakal menerima BKD dengan total anggaran kurang lebih sebanyak Rp 158 milliar. “Saat ini masih dalam proses pengajuan administrasi dari tiap desa penerima manfaat,” ucapnya, Selasa (21/6). Kemudian, untuk 280 desa penerima BKD 2021, pencairan tahap kedua Triguno Sudjono Prio secepatnya juga bakal direalisasikan. Tentunya setelah tahapan-tahapan prosedur pencairan terlampaui semua. “BKD sendiri dicairkan dalam dua tahap, yang mana tahap kedua untuk tahun anggaran 2021 juga bakal direalisasikan,” ujarnya. Menurutnya, adanya program BKD, untuk segala sesuatu pengelolaanya maupun pengerjaan murni dilaksanakan oleh pemdes (pemerintah desa) penerima manfaat. “Kiranya pemdes penerima manfaat dapat melaksanakan sesuai peraturan yang ada,” tuturnya. Dalam hal ini, bupati berharap program dapat berjalan lancar agar bermanfaat bagi warga desa penerima bantuan. (top/har/epe)

BPN Bojonegoro

Dapat Jatah 50 Ribu Sertifikat PTSL Bojonegoro, Memorandum Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bojonegoro tahun ini mendapatkan jatah 50 ribu lebih sertifikat pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). Sertifikat itu untuk dibagikan ke 46 desa. “Saat ini sudah tahap sosialisasi,” kata Kasi Penetapan Hak dan Pendaftaran (PHP) BPN Bojonegoro, Hilman Afandi, Selasa (21/6). Ia menyebutkan, jumlah sertifikat PTSL tahun ini memang mengalami penurunan. Hal itu lantaran Covid-19 yang melanda Indonesia. Sehingga berdampak pada jumlah sertifikat PTSL. Diketahui, program PTSL sendiri di Kabupaten Bojonegoro sudah dilakukan sejak Hilman Afandi 2017 guna mendorong bank data yang terintegrasi dan sesuai fungsi lahan maupun aset. Baik fungsi tempat tinggal, pertanian, maupun industri. Biaya PTSL sendiri jauh lebih murah. PTSL diharapkan bisa memberikan status kepemilikan lahan yang jelas, selain itu masyarakat juga memiliki bukti kepemilikan lahan atau aset yang dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. (top/har/epe)

Kasi Intelijen Kejari Gresik Deni Niswansyah dalam konferensi pers menunjukkan beberapa foto pelantikan kades.

cetak foto, dan pigura 16 R penyerahan SK Rp 250 ribu. Kemudian, ada cetak foto dan pigura penyematan emblem Rp 250 ribu, compact disk, dan lain-lain (cetak stiker nama serta tempatnya) Rp 40 ribu. Sehingga

totalnya mencapai Rp 900 ribu. Sebelumnya, Plt Kepala DPMD Suyono ketika hearing dengan Komisi I DPRD Gresik pada 17 Mei 2022, memaparkan bahwa tarikan dana itu merupakan hasil kesepakatan antar

kades terlantik. “Jadi kades yang meminta, sudah kesepakatan. Semangatnya adalah kebersamaan dan keseragaman demi kelancaran acara,” jelasnya. Itu sudah dibuktikan dengan adanya notulensi rapat.

Hal tersebut, tandas Suyono, tujuannya untuk mempermudah dan menyeragamkan atribut pelantikan. Serta sebagai dokumentasi pribadi masing-masing kades. Karena itu, ia menampik slentingan

DPMD berjualan atribut. Apalagi pungutan liar. “Karena kami bukan toko, kami hanya mengakomodir pengadaannya agar lebih mudah dan seragam. Yang jelas ini permintaan kades,” tutupnya. (and/har/epe)

Tak Punya Masjid dan Makam, Warga Green Garden Protes Developer Gresik, Memorandum Puluhan warga Green Garden Regency di dekat Iconmall Gresik melakukan aksi protes kepada pihak pengembang PT Raya Bumi Nusantara Permai (RBNP), Senin (20/6) malam. Mereka menuntut pihak developer segera menyediakan lahan masjid dan pemakaman yang sejauh ini belum ada kejelasan. Ketua RT 6/RW 4 Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Achmad Mujibur Rohman mengatakan, warga sudah habis kesabaran menanti janji developer merealisasikan. Menurutnya, dua fasilitas tersebut bukan lagi harapan, melainkan kebutuhan. “Di sini jumlah rumah yang aktif atau ada penghuninya hampir 150 KK (kartu keluarga). 90 persen, bahkan lebih adalah muslim sehingga masjid ini menjadi kebutuhan. Yang masjid ini sama sekali belum ada kejelasan, kalau untuk makam kami dengar

kabar terbaru sudah on progress. Semoga bisa segera terealisasi,” katanya. Mujib menyebut, berdasarkan siteplan awal pada 2007, pengembang sudah menjanjikan titik pembangunan masjid. Namun hingga kini tidak tahu jluntrungannya. Berjalannya waktu, siteplan berubah. "Memang ada musala, tapi sangat tidak representatif. Kecil dan di pojokan,” keluhnya. Kondisi itu membuat warga kebingungan menunaikan salat berjemaah. Khususnya saat salat jumat hingga harus keluar kompleks. Ia mengaku sudah duduk bersama pihak developer dan dinas terkait. Hasilnya, disepakati untuk pemenuhan dua fasilitas itu. “Lahan saja sudah cukup. Kami warga siap swadaya untuk membangun masjidnya. Dan pasti ini tidak hanya untuk warga, pengunjung mal dan ruko sekitar

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

seragam dan memudahkan saat acara. Sehingga dipasrahkan ke DPMD untuk pengadaan. Apalagi DPMD juga memiliki tugas untuk memfasilitasi. “Sejauh ini kami belum menemukan indikasi tindak pidana. Pasal korupsi, pungli maupun gratifikasi juga tidak ada yang masuk. Oleh karena itu kesimpulan kami, hasil pulbaket kami serahkan ke Inspektorat Pemkab Gresik yang mempunyai kewenangan pengendalian internal. Dalam waktu 2-3 hari akan kami serahkan,” tandas Deni. Seperti diberitakan, dugaan penarikan uang untuk atribut pelantikan 47 kades pada 20 April 2022, menjadi sorotan publik. Pasalnya, setiap kades harus mengeluarkan biaya Rp 900 ribu untuk keperluan atribut dan dokumentasi. Uang tersebut diperuntukkan untuk pembelian pangkat PD Rp 150 ribu, tanda jabatan PDU Rp 150 ribu, Korpri Rp 35 ribu, nametag Rp 25 ribu,

Pemasangan banner tuntutan di depan perumahan jadi tontonan warga.

lihan. Sebetulnya makam berada di blok C3 belakang, tetapi warga menolak. Makanya kami dari pihak pengembang berkordinasi dengan lurah setempat untuk mencari lahan,” bebernya. Sementara, lanjut David, untuk masjid sebetulnya siteplan yang dipakai sekarang ini sudah sesuai yang disetujui pemkab. “Tapi kan warga menuntut ke

bisa menggunakan masjid ini juga,” tegasnya. Dikonfirmasi terpisah, Direktur PT RBNP DavidYurianto menjelaskan, terkait permasalahan lahan pemakaman warga penghuni perumahan saat ini masih dalam proses penentuan lokasi. “Untuk makam sedang dikoordinasikan dengan pak lurah. Lagi cari-cari lahan dan sudah ada beberapa pi-

kita dan juga atas perintah Gus Yani (Bupati Gresik, red). Maka dari itu kami sedang berkoordinasi dengan kantor di Jakarta. Kami sedang melakukan perencanaan ulang layout, untuk peletakkan masjid tersebut ada beberapa hal yang mesti kita ubah juga. Maka dari itu kami butuh waktu,” tutupnya. (and/har/epe)

Kenalkan Warisan Budaya, Ratusan Siswa SMP Lukis Damarkurung Gresik, Memorandum Di atas kertas berukuran 20 x 30 centimeter, Wafiq Syarifah Maulidiyah tampak berhati-hati menggoreskan pensil warnanya. Siswi kelas VII SMPN 2 Gresik itu sangat antusias mewarnai dengan tinta primer untuk keperluan pembuatan damarkurung, sebuah warisan budaya lokal yang selama ini masih sangat awal baginya. Tidak sendirian, Wafiq mewarnai bersama 255 teman seangkatannya. Di momen menjelang libur pergantian tahun ajaran baru, pihak sekolah mengadakan lomba mewarnai corak damarkurung. Kegiatan yang kali pertama dilakukan sekolah di Kabupaten Gresik. “Saya belum pernah tahu, baru kali ini belajar sekaligus praktik langsung membuat damarkurung. Menarik karena dikerjakan bareng teman-teman,” kata siswi berusia 13 tahun itu. Satu kelompok berisi empat siswa. Masing-masing mewarnai satu kertas yang sudah memiliki corak. Dengan teliti, Wafiq menggores warna pada gambar orang sedang memanen pohon siwalan. Warna oranye, hijau, merah, dan lainnya dipilih untuk membuat gambar terkesan lebih hidup. “Pengalaman pertama, tentunya sangat berkesan. Bisa tahu warisan budaya di Kabupaten Gresik,” lanjutnya. Usai seluruh gambar terwarnai dengan baik, empat kertas itu ditempel mengelilingi kerangka

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Kasi Intelijen Kejari Gresik Deni Niswansyah mengatakan, pihaknya sudah meminta keterangan dari 54 orang. Antara lain, 47 kepala desa (kades) terlantik dan pihak DPMD. Kejaksaan juga melakukan perbandingan harga dan jenis atribut pelantikan di Kota Surabaya. Termasuk menganalisa perencanaan keuangan dalam pelantikan kades serentak itu. Deni menyebutkan, perbandingan atribut yang diperoleh di Kota Surabaya dengan atribut yang dipakai kades saat pelantikan kualitasnya memang sangat berbeda. “Pangkat yang kami dapat harganya Rp 30 ribu, sedangkan yang dipakai saat pelantikan seharga Rp 150 ribu. Tentu kualitasnya berbeda jauh,” katanya, Selasa (21/6). Selain itu, dari keterangan 47 kades secara daring, tidak ada yang merasa keberatan atas pembelian atribut pelantikan tersebut. Sebab, semua atas kesepakatan bersama supaya

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Gresik, Memorandum Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik membeberkan hasil pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) perkara dugaan pungutan liar (pungli) pelantikan kepala desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD). Hasilnya, tidak ditemukan indikasi tindak pidana. Perkara itu selanjutnya diserahkan ke Inspektorat Pemkab Gresik.

Dua siswi kelas VII SMPN 2 Gresik menunjukkan hasil menggambar di kertas damarkurung.

damarkurung yang berbentuk balok. Bagian atas dan bawah kerangka dibiarkan terbuka. Hanya dihiasi potongan kertas berbentuk segitiga di tiap sudutnya. Setelah jadi, damarkurung itu bisa digantung untuk menjadi hiasan. Pada bagian tengah diberi lampu yang membuatnya terlihat lebih indah dan cantik ketika malam. Coraknya yang khas menyelipkan cerita kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Gresik. Sedikit berbeda denganWafiq, Afifah Isnaini Amelia mengaku sudah pernah membuat damarkurung. Tapi itu sudah lama sekali. “Dulu pernah waktu masih TK. Senang sekarang bisa belajar lagi membuat damarkurung. Ini nanti mungkin dipajang di kelas buat

hiasan,” kata siswi yang juga kelas VII itu sembari tersenyum. Hadir dalam kesempatan itu, pegiat sejarah dan kebudayaan Gresik Kris Adji AW. Ia menuturkan, kendati hanya mewarnai para siswa bisa mengenal warisan budaya Gresik yang mendunia dan harus dilestarikan. Untuk itu, pihaknya mengapresiasi sekolah yang membuat kegiatan pengenalan seni budaya itu. Sebab, dari dunia pendidikan seni budaya itu akan mudah dikenalkan. Sebagai pegiat sejarah dan kebudayaan, ia juga berharap Dinas Pendidikan Gresik mengimbau sekolah-sekolah untuk melakukan kegiatan serupa. “Kegiatan seperti ini penting untuk penguatan kearifan lokal seni budaya di Gresik.

Apalagi damarkurung sudah menjadi warisan budaya Indonesia yang mendunia,” ucapnya. Dijelaskan, motif damarkurung khususnya yang dibuat Masmundari mempunyai ciri khas atau pakem ragam kehidupan Nusantara.Yakni spiritual dan provan kehidupan manusia.“Misalnya motif ritual peribatadan, orang memanen siwalan, dan lainnya. Dalam satu damarkurung ada yang berisi 8 gambar, sampai ada 12 gambar dari satu kotak lampion yang mengand-

ung sebuah cerita,” tutupnya. Kepala UPT SMPN 2 Gresik Bery Avita Prasetya mengatakan, kegiatan mewarnai ini khusus siswa kelas VII. Untuk kelas VIII dan IX harapannya sudah bisa menggambar. “Kegiatan ini untuk mengisi waktu luang usai UAS dan menunggu masa rapotan. Mewarnai damarkurung kami pilih untuk mengenalkan warisan budaya kepada para siswa. Harapannya bermanfaat,” tandasnya. (and/har/epe)

RELAAS PANGGILAN UMUM Nomor. 18/Pdt.G/2022/PN Bjn Pada hari ini SELASA, tanggal 21 Juni 2022 saya : JUPRIONO Jurusita pada Pengadilan Negeri Bojonegoro, atas perintah Ketua Majelis Hakim dalam perkara perdata Nomor 18/Pdt.G/2022/PN Bjn tanggal 07 Juni2022 ; TELAH MEMANGGIL DENGAN RESMI KEPADA : HERRYANTO Laki - laki,DAHULU bertempat tinggal diJalan Tri Tunggal Rt.012 Rw.002 Kel. Karangpacar Kec/Kab. Bojonegoro, Kel. Karangpacar, Bojonegoro, Kab. Bojonegoro, Jawa Timur, SEKARANG (sekarang tidak diketahui tempat tinggalnya secara pasti); Untuk menghadap persidangan di Pengadilan Negeri Bojonegoro yang diselenggarakan di : Jalan : Hayam Wuruk No. 131 Bojonegoro Hari : Senin Tanggal : 18 Juli 2022 Jam : 10.00 wib. Dalam perkara antara : MONICA PERMATASARI sebagai Penggugat;

Melawan HERRYANTO sebagai Tergugat; Panggilan ini saya laksanakan melalui media Koran. Dan diberitahukan kepadanya bahwa dirinya tidak hadir dalam persidangan maka siding tetap di lanjutkan dan di anggap tidak menggunakan hak – haknya. Demikian relaas panggilan ini saya laksanakan dengan mengingat sumpah jabatan.

Jurusita, Ttd. JUPRIONO NIP. 19680505 199303 1 001


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 22 Juni 2022 by memorandum - Issuu