Skip to main content

Memorandum Edisi 22 Agustus 2020

Page 1

memorandum.co.id

SABTU KLIWON, 22 AGUSTUS 2020

HARGA Rp 3.500,-

Pria Wiyung Cabuli Dua Murid SD

Bahrudin di Mapolrestabes Surabaya.

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Surabaya, Memorandum Perbuatan Bahrudin, muazin musala di Jalan Kramat Wiyung, sungguh tidak terpuji. Pria ini tega mencabuli dua bocah yang masih berstatus murid SD. Ironisnya aksi bejat pria 53 tahun itu dilakukan saat kedua korban berada dalam musala. Alhasil, pria kelahiran Dusun Marparen, Kecamatan Sreseh, Sampang Madura itu, harus berurusan dengan pihak berwajib. Dia dibekuk di rumah kontrakannya, Jalan Wiyung Tengah Gang I, Senin (10/8). Penangkapan itu setelah korbannya, AL dan SY menceritakan ke orangtuanya dan melanjutkan melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Surabaya.  Bersambung ke halaman 11 

Dikebiri atau Dilenyapkan? FOTO: MEMORANDUM/DANNY

P ER S WAN DE

SERTIFIKA T

memorandumredaksi@gmail.com com

Sapta Aprilianto

PUTUSAN pengadilan yang menjerat dua predator anak di Mojokerto dan Surabaya dengan pidana tambahan kebiri kimia, tidak membuat takut pelaku asusila lainnya. Buktinya, masih saja predator anak tersebut mengincar anak di bawah umur dengan iming-iming barang atau uang untuk memuluskan aksinya. Apakah  Bersambung ke halaman 11 

SUPRA TABRAK PIKAP DI JALAN KEDUNG COWEK

ISTRI TEWAS, SUAMI DAN ANAK TERLUKA Surabaya, Memorandum Sekeluarga asal Pepelegi II-B, Waru, Sidoarjo, mengalami kecelakaan di Jalan Kedung Cowek. Kejadian itu persis di depan gudang nomor 235 pada Jumat (21/8) sekitar pukul 05.00.

MATA HATI Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi

Menunggu Jurus Pamungkas Pilwali Surabaya

Honda Supra X 125 W 2776 ZQ yang dikendarai Niran (60), bersama Masrupah (38), dan anaknya, IS (8), menabrak pikap W 8671 NX yang disopiri M Fauzi (30), asal Dusun Medali, Kecamatan Puri, Mojokerto.  Bersambung ke halaman 11 

P

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

emilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun ini tak ada bedanya dengan tahun-tahun sebelumnya. Panas-dingin suhu politik, tensinya mirip. Kadang memanas, kadang mendingin. Meski begitu, perhelatan akbar politik per lima tahunan di negara ini tidak pernah liar. Semua terkendali karena kedewasaan masyarakat sipil pemilik suara.  Bersambung ke halaman 2 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

IS mendapat perawatan dari tim medis di lokasi kejadian.

Anggota Damkar berjibaku memadamkan api di Keputran Panjunan Gang I.

Sehari, Api Melahap Empat Rumah

Satpam dan Pengawas Proyek Gagal Nyabu Surabaya, Memorandum Anggota Unit Idik I Satreskoba Polrestabes Surabaya menggagalkan dua pria yang hendak nyabu di proyek kawasan Jalan Taman Golf, Citraland. Mereka adalah Beni Risdiyanto (29), asal Desa Singorojo, Kecamatan Mayong, Jepara dan Dimas Aprilian (19), warga Jalan Made Selatan. Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti satu poket berisi sabu seberat 0,44 gram, satu pipet kaca yang sedianya akan digunakan serta seperangkat alat isap  Bersambung ke halaman 11 

Motor Dibawa Kabur Kerabat FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Anya Geraldine

Diisukan Putus SATU lagi hubungan asmara selebritis diisukan putus. Hal itu menerpa Anya Geraldine dan kekasihnya, Ovi Rangkuti. Keduanya terlihat tidak saling mengikuti di instagram masing-masing.  Bersambung ke halaman 11 

+ Meng, pertunjukan seni di Balai Pemuda Dihentikan karena ada kerumunan. -

Coba rekrut panitia konser BPIP, 17 Mei 2020 lalu, pasti beres!

Si Mameng (Epen organiser)

Kebakaran yang terjadi di Ketabang Magersari II.

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Surabaya, Memorandum Kebakaran yang melahap empat rumah terjadi di dua lokasi wilayah Kecamatan Genteng, Jumat (21/8) pagi. Kebakaran pertama terjadi di Jalan Keputran Panjunan Gang I, sekitar pukul 07.30. Disusul kebakaran kedua di Jalan Ketabang Magersari II, sekitar pukul 10.00. Akibat peristiwa itu, empat rumah ludes dilahap api. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.  Bersambung ke halaman 11  Beni Risdiyanto dan Dimas Aprilian bersama petugas.

Surabaya, Memorandum Seorang perempuan jadi korban penggelapan motor kerabatnya. Hal itu dialami Fajaria Susilowati, warga asal Perumahan Grand Rose Regency, Sidoarjo. Kejadian yang menimpa wanita berusia 40 tahun itu terjadi saat dirinya sedang makan di warung Gubeng Pojok. Akibatnya Beat L 2596 miliknya dibawa kabur pelaku. Saat dikonfirmasi Memorandum, Achmad, saudara korban menuturkan, bahwa saat kejadian, Fajaria sedang makan di lokasi. Sesaat kemudian, pelaku yang juga kerabat jauh korban tiba-tiba menghampiri.  Bersambung ke halaman 11 

CINTA SUCI YANG MENEMBUS DUNIA JIN DAN DUNIA MANUSIA Έ23Ή

Pangeran Diponegoro Ditangkap Sekeluar dari Goa Selarong Pada penglihatan berikut, Ghadi mendapati dirinya berdiri di tengah pertempuran dahsyat. Sebuah bayonet, senjata api laras panjang berujung belati, nyaris merobek dada andai tidak segera dihindari. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Ghadi kayang. Ujung bayonet—entah milik siapa—menyapu tempat kosong di atas tubuh. Serangan berikutnya datang. Sebuah tendangan keras. Kali ini tepat mengenai kepala. Des. Ghadi nggliyeng. Untung tidak sampai menyebabkan jatuh dan tersungkur. Secepat yang ia mampu, santri Kiai Akhyat Mentikan, Jalan Brawijaya, Mojokerto, ini

menjadikan tangan kiri sebagai tumpuan. Selanjutnya Ghadi memutar tubuh seperti gangsing miring dan mendaratkan kaki di tanah. Matanya menyelidik penyerangnya. Ternyata seseorang berpakaian serdadu Belanda seperti dalam film-film yang dibintangi Suzana. Tapi lucunya, pemilik tubuh  Bersambung ke halaman 11 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SABTU KLIWON, 22 AGUSTUS 2020 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan, H Darianto, Heriyaman. PEMASARAN/IKLAN: Afin Maulidin, Suprianto. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Penjaga Perlintasan KA Jadi Tersangka

23 Napi Reaktif Diisolasi di Ruang Khusus

Sidoarjo, Memorandum Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo menetapkan, David, petugas penjaga palang pintu perlintasan kereta api (KA)Tawangsari, Gilang, Kecamatan Taman, sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan kereta api yang terjadi 17 Agustus 2020. David bahkan langsung dijebloskan ke tahanan mapolresta karena kelalaiannya. Kanit Laka Lantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono menuturkan, penetapan tersangka itu setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap beberapa

saksi yang ada di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan yang ada, palang pintu kereta terbuka saat kereta api melintas. “Saat kecelakaan maut itu, palang

nyimpulkan, jika ada kelalaikan di perlintasan KA Tawangsari, Gilang Taman. Akhirnya, Kamis (20/8), polisi menetapkan petugas penjaga palang pintu perlintasan KA di TKP sebagai tersangka. David dijerat pasal 359 dan 360 KUHP. “Iya jadi dengan hukuman ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun,” tegasnya. Dalam kecelakaan tragis itu, Toyota Kijang warna biru bernopol L 1197 KA ditabrak KA SriTanjung yang

pintu memang terbuka sehingga membuat satu mobil tertabrak dan mengakibatkan korban jiwa,” katanya, Jumat (21/8). Selain meminta keterangan saksi mata yang ada di sekitar lokasi, Sugeng menjelaskan, jika pihaknya juga telah melaksanakan gelar perkara. Hasilnya, sejumlah palang pintu yang ada di wilayah barat, atau sebelum TKP sudah menutup palang pintu perlintasan saat KA melintas. Hasil gelar perkara itu me-

Warga Tanyakan Legal Formal Modin Sidokerto Sidoarjo, Memorandum Sejumlah warga Desa Sidokerto, Kecamatan Buduran, menggeruduk kantor balai desa setempat, Selasa (18/8). Mereka mempertanyakan kinerja kasi kesejahteraan masyarakat (kasi kesra) atau modin agar lebih bertanggung jawab dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Informasinya, warga yang datang berasal dari RW 05 untuk mempertanyakan kinerja Kasi Kesra Moch Candra Rizky yang dianggap telah mengabaikan tugasnya. Sebab, sudah beberapa kali saat ada warga yang mening-

gal dunia, kerap mangkir dan tidak datang untuk memimpin pengurusan jenazah dan prosesi pemakaman. Mereka menyampaikan delapan aspirasi. Salah satunya menanyakan legal formal dari sertifikat yang dimiliki Candra. Ingin melihat secara langsung atas kepemilikan sertifikat tersebut ke dalam bentuk praktik. “Nantinya yang menilai adalah para tokoh agama dan tokoh masyarakat,” ujar salah satu warga. Moch Candra Rizky dikonfirmasi Rabu (19/8), menjelaskan,

bahwa pada saat itu ada salah seorang warga yang meninggal sedang dia tidak ada di desa. Alasannya tengah menyervis handphone. Selain itu, jabatan modin itu baru diembannya per 27 Desember 2019. Selama menjabat, dia mengaku sudah 3 kali tidak hadir saat ada warga yang meninggal.“Waktu itu saya sedang membetulkan handphone. Saya riwa-riwi gak ada warga yang memberi tahu kalau ada orang meninggal, bahkan tidak ada telepon sama sekali,” ujar Candra. Anggota Badan Permusyawa-

Warga mendatangi Kantor Desa Sidokerto.

ratan Desa (BPD) Sidokerto M Ikwan dikonfirmasi mengatakan, akan menyikapinya dengan melakukan koordinasi internal dulu. “Karena fungsi BPD itu menampung dan menggali aspirasi masyarakat,” ujar Ihwan. Ia menyebutkan, sebelumnya

Menunggu Jurus Pamungkas Pilwali Surabaya Namun, dinamika antarpartai politik (parpol) “pemain” pilkada tetap bertensi tinggi. Apalagi yang menyangkut pergerakan, manuver, atau sikap Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P), pasti parpol lain fokus dan serius menghadapi partai berlogo banteng moncong putih itu. Sebagai partai pemenang dan partai penguasa di negara ini, semua parpol selalu menganggap PDI-P sebagai musuh besar dan berat. Lihat yang terjadi di Surabaya,

konstestasi politik di daerah tingkat dua berjuluk Kota Pahlawan ini sangat panas. Saking kuat dan terlalu tangguhnya, PDI-P ramai-ramai dikeroyok delapan parpol yang berkoalisi mencalonkan satu calon yang dianggap kuat dan mampu menandingi calon PDI-P pada pemilihan wali Kota Surabaya. Sikap ini cukup lucu bin aneh-kalau tidak mau disebut panik dan ketakutan. Betapa tidak, hingga kini pun PDI-P belum memutuskan dan menetapkan calon

melintas dari arah barat ke timur. Akibatnya mobil terseret beberapa meter dan membuat mobil rusak berat. Tak hanya itu empat dari lima orang penumpang yang masih sekeluarga tewas. Tiga tewas di TKP dan satu ketika dirawat di rumah sakit. Yakni Mahendra Wicaksono (39) dan istrinya Nina Pramudianasari (38), Azam (4), dan Abizal (3), warga Jojoran 3A, Blok 2/2 B RT 14/RW 12 Mojo, Gubeng, Kota Surabaya. (ags/jok/epe)

FOTO: MEMORANDUM/BWO

FOTO: MEMORANDUM/LUD

Sidoarjo, Memorandum Sedikitnya ada 23 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Surabaya di Porong Sidoarjo yang dinyatakan reaktif setelah dilakukan rapid test. Uji laboratorium kesehatan itu dilakukan pasca ditemukannya dua napi yang terinfeksi covid-19. Dokter Kesehatan Lapas Kelas I Surabaya di Porong, dr Harjo Santosa mengatakan pihaknya Gun Gun Gunawan melakukan tracing terhadap warga binaan lainnya yang dimungkinkan pernah berinteraksi dengan kedua napi tersebut. Dari hasil tracing, kemudian dilakukan rapid test. “Tracing-nya ke napi satu blok, kemudian di-tracing lagi ke teman akrabnya. Hasilnya, ada sekitar 23 orang yang reaktif,” jelas dr Harjo, Kamis (20/8). Sedangkan kedua napi yang positif tengah diisolasi di RSUD Sidoarjo. Saat ini, mereka dipisahkan dan ditempatkan di blok khusus kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19. “Khususnya WBP yang punya gejala seperti batuk dan sesak napas,” ujar dia. Kepala Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Gun Gun Gunawan menyebutkan masalah ini tidak menganggu aktivitas layanan dan pembinaan narapidana. Semuanya masih tetap berjalan sebagaimana mestinya. Namun pihaknya semakin memperketat interaksi dengan pihak luar termasuk penitipan barang untuk warga binaan. Selain itu seluruh staf lapas juga diukur suhu tubuhnya setiap hari. “Koordinasi dengan dinas kesehatan dan gugus tugas penanganan kabupaten juga intens dilaksanakan,” sebut Gun Gun. Ia mengapresiasi kinerja Dinkes Sidoarjo yang proaktif memberikan bantuan berupa APD, disinfektan hingga ke blok-blok hunian sampai alat uji cepat untuk petugas maupun WBP.(lud/jok/epe)

pihaknya sebagai BPD sudah diajak koordinasi, bahwa modin yang masih baru tersebut, meminta waktu selama 2 bulan untuk belajar cara pengurusan jenazah dan prosesi pemakaman. Karena itu, meminta didampingi modin lama yang sudah berhenti.(bwo/jok/epe)

Sambungan dari halaman 1

wali kota dan calon wakil wali kota, tapi parpol lain sudah bermanuver memunculkan nama mantan Kapolda Jawa Timur Machfud Arifin sebagai jagonya. Memang, dalam beberapa kesempatan PDI-P atau sebut saja relawannya, suka-suka memamerkan nama Eri Cahyadi sebagai calon wali Kota Surabaya (penerus Tri Rismaharini) dan Armuji sebagai calon wakil wali kota, atau Wisnu Sakti Buana sebagai calon wali kota, parpol pendukung Machfud Arifin su-

dah terlihat dag-dig-dug dan sangat kelimpungan. Bisa dibuktikan pada pekan ini, mereka sibuk mencari calon wakil wali kota dari berbagai sosok untuk menandingi manuver PDI-P yang tetap bungkam tidak segera mengeluarkan kartu trufnya--menetapkan calon. Bukti lain, sepekan terakhir delapan parpol koalisi sampai memunculkan beberapa nama seperti Cak Lontong, Mas Azrul Ananda, Mbak Puti menjadi wakil wali kota untuk mendampingi

Machfud Arifin yang diyakini sukses menjadi wali Kota Surabaya. Jadi, tidak heran hampir semua parpol gemas menghadapi sikap partai pimpinan Megawati Soekarno Putri. Lantas bisa dibayangkan, jika pada menit-menit terakhir penetapan calon wali kota dan calon wakil wali Kota Surabaya tiba-tiba PDI-P memunculkan nama Gus Ipul (Saifullah Yusuf) sebagai wali kota atau wakil wali kota, pasti kegemasan parpol pendukung Machfud Arifin terhadap PDI-P

makin terlihat jelas. Di beberapa daerah juga demikian. Banyak parpol dibuat gemas dengan manuver-manuver PDI-P hingga beberapa di antara mereka lebih memilih berkoalisi untuk mengusung calon yang sama dengan calon PDI-P meski ada juga yang memilih melawan untuk menumbangkan dominasi kekuatannya. Tak hanya itu, suka tidak suka, senang tidak senang, PDI-P adalah partai yang sangat militan. Partai solid dengan pen-

dukung yang teguh memegang ajaran-ajaran Bung Karno, sang proklamator Indonesia. Itulah yang membedakan PDI-P dengan parpol lain. Alhasil, kurun dua dekade terakhir partai merah ini selalu memetik kemenangan dalam kontestasi politik mulai tingkat kota, provinsi, bahkan nasional hingga partai ini kian diperhitungkan kekuatannya. Nah, melihat fenomena ini PDI-P cukup pantas disebut partai pemenang.(*)

Pakai Bio FK Fuel Additive, Mesin Mulus Hemat Fulus

J Indrawan

Dan yang terpenting adalah mampu membersihkan kerak dan kotoran endapan tangki dan mesin. “Jadi setelah pakai Bio FK Fuel Additive, jangan kaget kalau akselerasi motor dan mobil anda akan jauh lebih enteng,” ujar Indra lagi. Semua keunggulan dari produk ini sudah dibuktikan melalui berbagai even otomotif. Diantaranya aksi Sunday Morning Riding yang melibatkan ratusan bikers dari beberapa daerah di Jawa Timur, Minggu (16/8). Dengan penggunaan Bio FK Fuel Additive yang langsung dicampurkan ke dalam tangki bensinnya, para generasi Ali Topan itu gagah meluncur di jalanan dari Surabaya menuju Karang Jati Pandaan. “Koefisiennya 1 ml BioFK untuk setiap liter bensin saja. Itu sudah cukup untuk mendapatkan semua manfaat tersebut,” imbuh Indra. Yang lumayan ekstrem adalah aksi para bikers yang tergabung dalam Komunitas AERO 155 Riders Club Indonesia (ARCI )yang memanaskan jalanan

aspal dari Jakarta hingga Bromo PP yang ditempuh sejak 14 hingga 20 Agustus. Kuda-kuda besi itu terbukti berdaya banting hebat usai mengoplos bensinnya dengan Bio FK Fuel Additive. Padahal jalur yang mereka tempuh di even Touring Kemerdekaan itu tergolong ngeri. Tak hanya mengaspal di medan landai, mereka juga mengetes performa mesinnya di jalanan menanjak yang membuat kinerja mesin meningkat tajam. Buktinya akselerasi mereka lancar saja tanpa ngos-ngosan meski harus mendaki tanjakan menuju pegunungan Dieng di Kabupaten Wonosobo yang kemudian makin ditegaskan dengan kemampuan mereka menaklukkan medan berat di lautan pasir Bromo. “Saya dan tim mengawal terus perjalanan 10 orang bikers itu untuk menguji keampuhan formula Bio FK Fuel Additive ini. Buktinya tak ada jalanan yang tak bisa mereka taklukan,” ujar Indra bangga. Bahkan endurance mesin motor dari negeri Sakura itu tetap ciamik meski sudah diperah habis-habisan selama sepekan penuh. “Intinya Bio FK Fuel Additive ini hadir untuk membantu Indonesia agar pulih lagi perekonomiannya akibatan hantaman pandemi covid-19 melalui dua cara,” ujar pria yang murah senyum ini kala ditemui di salah satu cafe di Sidoarjo. Yang pertama adalah mampu mengepras pengeluaran karena kemampuannya menghemat bensin dan menjaga kualitas mesin tetap prima sehingga tak perlu sering-sering merogoh kocek untuk ke bengkel. Dan yang kedua adalah menambah pundi-pundi keluarga semakin gemuk jika mau bergabung sebagai re-seller produk ini. “Bio FK Fuel Additive ini laku keras lho. Besaran keuntungannya pun lumayan bisa membuat anda merdeka dari masalah ekonomi,” tukas Indra. Pasalnya produk yang telah teruji di Laboratorium PPSDM Cepu Minyak dan Gas itu bisa dipakai untuk aneka mesin. Bukan cuma untuk penggerak kendaraan bermotor saja tetapi juga ok banget untuk mesin-mesin pabrik berbahan bakar solar bahkan kapal laut.(*/lud/jok/epe)

J Indrawan bersama bikers yang ikut touring dari Surabaya ke Pandaan. Kru teknis mencampurkan Bio FK Fuel Additive ke tangki BBM peserta touring.

FOTO: MEMORANDUM/LUD

Sidoarjo, Memorandum Pandemi covid-19 yang melanda hampir seluruh belahan dunia termasuk Indonesia ini tidak hanya memukul sektor kesehatan tetapi juga sosial dan ekonomi masyarakat. Turunnya pendapatan keluarga lazim terjadi lantaran pemutusan hubungan kerja, pemotongan upah bahkan jatuhnya omzet perdagangan karena jatuhnya daya beli publik terhadap berbagai komoditas. Untuk menyikapi kondisi ini perlu kiat-kiat khusus. Salah satunya dengan mengurangi pos-pos pengeluaran, khususnya untuk kebutuhan-kebutuhan yang bersifat tersier bahkan sekunder. Namun saat ini berkat teknologi yang dikembangkan Bio FK Fuel Additive, kebutuhan primer seperti penggunaan bahan bakar (BBM) kendaraan bermotor maupun mesin lainnya bisa dihemat antara 50% - 80% tanpa mengurangi aktivitasnya. Bukan hanya itu, cairan penghemat BBM yang terbuat dari 100% bahan-bahan organik tersebut juga mampu menggenjot performa mesin mobil maupun motor serta menjadikan mesin menjadi halus dan adem. Penggunaan secara teratur dan tepat takaran juga mampu meningkatkan efisiensi dan energi pembakaran sekaligus menurunkan koefisien gesekan piston pada mesin namun tetap aman untuk tunggangan anda serta ramah lingkungan. Cairan ini sangat aman digunakan pada mesin dalam jangka panjang, bahkan justu menjadikan mesin kendaraan bermotor akan jah lebih awet dan tahan lama. Distributor Bio FK Fuel Additive untuk JawaTimur, J Indrawan mengatakan, penggunaan produknya dapat meningkatkan oktan atau RON bahan bakar. “Cara kerja utamanya adalah memecah molekul BBM sehingga menghasilkan pembakaran yang sempurna,” jelasnya. Tak hanya itu, juga memberikan efek lubrikasi alias pelumasan pada piston sehingga gesekan piston jadi menurun. Keuntungan lain yang bisa didapatkan dari penggunaan Bio FK Fuel Additive ini adalah menambah kadar oksigen pembakaran serta nitrogen yang berfungsi mendinginkan temperatur mesin.

J Indrawan bersama bikers yang ikut touring dari Surabaya ke Pandaan.

Dataran tinggi Dieng pun tertaklukkan oleh performa mesin prima.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SABTU KLIWON, 22 AGUSTUS 2020 HALAMAN 3

Tindakan Tegas Tumpul, Kejahatan Jalanan di Surabaya Meningkat

Pantaskah Penjambret Ditembak Mati? Maraknya aksi penjambretan di Surabaya akhir-akhir ini sangat meresahkan warga. Hampir setiap hari di semua wilayah terjadi kejahatan jalanan. Seluruh pengguna jalan was-was, terutama bagi wanita dan ibu-ibu yang setiap hari beraktivitas mulai sore hingga malam hari. BAHKAN, pelaku acap kali bertindak brutal dalam memperdaya korbannya. Akibatnya bukan hanya barang berharga yang dijarah, tapi juga membuat korban terluka karena terjatuh dari motornya gegara mempertahankan diri. Penjambret tak segan-segan menendang motor korban karena nekat melawan. Lebih sadis lagi jika pelaku melukai sasarannya dengan senjata tajam (sajam). Ironisnya pihak ken ora polisian menyikapi masalah p a L itu hanya biasa-biasa saja. Kesannya cuma menunggu laporan saja jika ada kejadian, selanjutnya akan mengecek tempat kejadian perkara (TKP), selesai. Tindakan tegas yang semestinya dilakukan kepada para penjahat jalanan terasa tumpul. Padahal, polisi khususnya anggota reskrim yang notabene memburu pelaku dibekali dengan senjata api (senpi) meski pemakaiannya tetap harus prosedural. Jadi, pantaskah penjambret ditembak mati?. Dampak yang paling terasa dari lemahnya kinerja anggota di lapangan adalah kejahatan jalanan meningkat tajam. Sebaliknya jumlah korban yang dijahili pelaku terus bertambah. Sehingga banyak masyarakat yang memilih menghakimi penjahat jalanan yang tertangkap, karena sudah tidak percaya lagi dengan aparat kepolisian. Sebagai contoh dalam kurun waktu sejak Juli tahun ini tercatat sudah ada 10 kali aksi pen-

jambretan di wilayah Surabaya. Pertama pada Kamis (2/7) dini hari, seorang wanita berusia 45 tahun jadi korban di Jalan Banyuurip ketika hendak jualan di Pasar Asem. Selanjutnya kejadian sama terulang di Jalan Lontar pada Selasa (7/7). Saat itu, dua wanita yang sedang berboncengan motor tas dirampas pelaku. Namun, keduanya berasil mempertahankannya. Akibatnya mereka terjatuh dan menderita luka-luka. Kemudian, pada Minggu (30/7), para pelaku jambret beraksi di dua lokasi. Korbannya pasangan suami istri (pasutri) di Jalan Banyuurip dan dua mahasiswi di Jalan Ngagel Jaya Selatan. Dua hari berikutnya, seorang wanita juga menjadi korban jambret di Jalan Kupang Indah depan Hotel Somerset. Tak sampai seminggu, dua kali aksi penjambres su tan kembali terjadi di Jalan Khu Margomulyo. Selain itu, dua wanita muda juga diperdaya di Jalan Ketabang Kali pada Selasa (4/8) malam. Kejadian terakhir pada peringatan HUT ke-75 RI atau pada Senin (17/8). Dalam sehari itu, para penjambret beraksi di dua lokasi di antaranya di Jalan Demak yang korbannya seorang wanita 21 tahun dan pasutri di Jalan Sukomanunggal depan Kejaksaan Negeri Surabaya. Meski beberapa pelaku telah diamankan anggota Polrestabes Surabaya maupun Polda Jatim, tapi kejahatan ini tak ada hentinya menghantui Surabaya. Sementara itu, Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Kompol Oki Ahadian Purwono menuturkan, bahwa pihaknya saat ini mem-back up Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk menangkap para pelaku jambret. “Kami sudah koordinasi dengan Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk menangkap pelakunya. Masing-masing memiliki kelompok sendiri. Kadang beda lokasi pelakunya sama terkadang juga berbeda,” kata Oki Ahadian. Disinggung mengenai perlukah tindakan te-

S U S AP

L

Sebulan Tak Sampai 10 SPDP Diterima Kejaksaan BERKAS perkara jambret yang dikirim ke kejaksaan ternyata tidak sebanding dengan kejadian yang sebenarnya. Faktanya dalam sehari begal jalanan ini bisa beraksi di Surabaya lebih dari tiga kali di tempat kejadian perkara (TKP) FOTO: MEMORANDUM/FERRY yang berbeda. Eko Budisusanto Farriman Isandi Siregar Bahkan, surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) yang nuari (7 perkara), Februari (5 perkara), dikirim penyidik, mulai dari Satreskrim Maret (8 perkara), April (6 perkara), Mei Polrestabes Surabaya maupun Satres- (7 perkara), Juni (12 perkara), dan Juli krim Polres Pelabuhan Tanjung Perak (4 perkara). Jumlah perkara yang hampir sama tidak sampai sepuluh SPDP. Seperti yang dikatakan Kasi Pidum juga diterima di Kejaksaan Negeri Kejaksaan Negeri Surabaya Farriman (Kejari) Tanjung Perak. Dikatakan Kasi Isandi Siregar, bahwa yang masuk di Pidum Kejari Eko Budisusanto, SPDP kejaksaan rata-rata tujuh SPDP per yang diterima dari penyidik kepolisian bulannya. “Dari polisi (SPDP, red) per tidak sampai sepuluh SPDP. “Rata-rata bulan rata-rata tujuh perkara,” jelasnya lima hingga delapan SPDP yang diterima dari penyidik,” jelas Eko. kepada Memorandum. Lanjut Eko, dari data Januari hingLanjutnya, dari semua SPDP yang diterima hingga pelimpahan tahap ga Agustus ada 71 kasus yang diterima dua dan dilanjutkan ke pengadilan di pidana umum. Dengan rincian, 29 tidak banyak bergeser tiap bulan- kasus pelaku anak-anak dan 42 kasus nya. “Rata-rata tujuh perkara yang dengan pelaku dewasa. “Dari perkaradilimpahkan ke pengadilan,” imbuh -perkara itu, korbannya yang meninggal ada tiga orang,” tambah Eko. Farriman. Tambahnya, selama menangani Farriman menambahkan, terkait tuntutan ke pelaku jambret berkisar 3 kasus jambret sudah ada lima perkara tahun hingga 5 tahun penjara. “Kalau yang dituntut tujuh tahun penjara. korban sampai meninggal, bisa lebih “Apalagi kalau korbannya meninggal. tinggi lagi. Karena sangat meresahkan Ada satu perkara yang saat ini masih menunggu putusan, korbannya masyarakat,” tegasnya. Untuk perkara yang dilimpahkan meninggal saat dijambret HP-nya,” ke Kejari Surabaya tahun ini yaitu Ja- pungkas Eko. (fer/nov)

Simbol Kebanggaan dalam Pergaulan (korban) untuk lebih mudah MARAKNYA aksi kriminal minal (korb mendapat hasil,” ungkapnya. di kalangan pelajar dan reem Lebih jauh, lanjut Bamaja di Surabaya, meru-gong, pergeseran tindakan pakan bentuk kenakalan kriminal pelajar juga bisa yang bergeser ke ranah didorong oleh simbol kekriminalitas. Hal ini dibanggaan di dalam pergategaskan pakar Sosiologi ulan. “Seperti anak bonek Fakultas Ilmu Sosial dan n u Suroboyo lebih bangga Ilmu Politik Universitas aksinya lebih bonek dari Airlangga (Fisip Unair) FOTO: MEMORANDUM/WAHYU Prof Dr Bagong Suyanto. Prof Dr Bagong Suyanto temannya. Misalkan jika temannya melempar batu “Artinya ini bukan sekadar penyimpangan tapi sudah kecil, dia melempar batu yang lebih besar. masuk wilayah kriminal. Sehingga Lebih terdorong melakukan hal berbahaya aksi yang dilakukan pelajar tersebut dan berisiko karena simbol jagoan kepamenunjukkan pergeseran dan bisa da teman lainnya,” papar Bagong. Oleh karena itu, Bagong Suyanto disebut tindakan kejahatan,” terang Bagong Suyanto melalui sambungan mendorong ke aparat kepolisian wajib bertindak tegas melumpuhkan (menemtelepon, Selasa (18/8). Tren pergeseran aksi kriminalitas bak, red) terhadap penjambret dan pelaku pelajar, menurut Guru Besar Fisip kejahatan jalanan lainnya. “Ini masuk Unair itu disebabkan adanya momen- ranah adu stamina serta sikap tegas polisi tum pandemi Covid-19 yang memicu. menghadapi keberanian anak-anak dan Artinya latar belakang keluarga yang remaja yang terlibat kriminalitas,” ujarnya. Menurut Bagong, bahwa pelaku mendorong mereka berbuat kriminal. “Istilah kriminologi disebut keja- jambret sekarang ini makin terpola. hatan instrumental. Yaitu kejahatan Selain bermain kasar, mereka juga yang motifnya ekonomi. Jadi anak- akan beraksi dengan cepat. Jika tidak -anak ini juga dipengaruhi oleh gaya maka risikonya akan tertangkap hingga hidup pergaulan komersial. Makanya diamuk massa, dan juga kemungkinan mereka memilih memangsa ibu-ibu bisa mati sia-sia. (why/nov)

GRAFIS: AZIZ

gas terukur agar membuat pelaku jera, Oki menjelaskan bahwa penindakan tegas terukur itu tergantung situasi di lapangan saat melakukan penangkapan. “Untuk tindakan tegas tergantung situasi di lapangan. Kalau pelaku melawan ya kami berikan tindakan tegas sesuai prosedur. Jika tidak melawan, kami lakukan penangkapan seperti biasa,” pungkas alumni Akpol 2003 itu. Sikat Habis Semua Jenis Kejahatan Sementara itu, beberapa waktu lalu Satreskrim Polrestabes Surabaya menduduki peringkat pertama se-jajaran Polda Jatim ungkap Operasi Sikat Semeru 2020. Dalam kurun waktu 16 hari, sejak tanggal 6 Juli hingga 17 Juli, total ada 381 penjahat jalanan yang berhasil diamankan. Bahkan, sejak kepemimpinan Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Edisson Isir, beberapa pelaku terpaksa ditembak mati. Dua di antaranya merupakan pembobol rumah yang sempat meresahkan warga beberapa waktu lalu. Rata-rata, para pelaku yang ditangkap

dalam Operasi Sikat Semeru adalah kejahatan pencurian biasa, pencurian dengan pemberatan, hingga pencurian dengan kekerasan atau jambret. Hanya saja, kasus kejahatan jalanan khususnya Jambret, hampir setiap hari selalu ada. Apalagi kapolrestabes berjanji akan menyikat habis semua jenis kejahatan di Surabaya. Dari informasi yang dikutip, beberapa dari kasus tersebut sudah berhasil diungkap. Namun beberapa kejadian juga masih menjadi PR pihak kepolisian. Selasa (4/8), lalu, ada tiga aksi penjambretan secara bersamaan. Dua kali di wilayah Genteng, sementara satunya di wilayah Tandes. Parahnya aksi tersebut terjadi di waktu yang hampir bersamaan antara pukul 21.00 hingga 21.30. Meski demikian, unit pimpinan Iptu Agung Kurnia Putra juga terlihat geram dengan aksi kejahatan jalanan itu. Beberapa kali, anggotanya akhirnya mampu melumpuhkan komplotan jambret. Awal 2020 lalu, petugas menembak empat anggota komplotan jambret yang beraksi di 31 tempat kejadian perkara. Para tersangka masing-masing adalah Achmad Rizal (23), warga Jalan Rembang Selat-

an; Agam Maulana(20), warga Jalan Genting; Hery Setiawan alias Gembel (23), warga Jalan Gundih Rel; serta Gilang (19), warga Jalan Sememi Jaya. Tidak lama, petugas kembali melumpuhkan kaki empat anggota komplotan jambret yang dikenal cukup sadis. Empat butir timah panas anggota menembus betis tiga dari empat bandit ingusan tersebut. Mereka adalah Chaidir Ali (19), warga Jalan Dupak Bangunrejo Gang I; Fathor Rosi (21), warga Jalan Tambak Asri; Sahrullah (20), warga Jalan Tambak Asri XXIX; dan NA (17), warga Jalan Krembangan. Meski terlihat banyak kasus kejahatan yang sudah diungkap kepolisian, Isir menyebut jika perang melawan pelaku kejahatan tidak berhenti di sini. Pihaknya akan terus menginstruksikan anggotanya untuk menganalisa bagaimana kejahatan itu bisa terjadi. “Kenapa bisa terjadi salah satunya ada kesempatan. Maka kepolisian terus melakukan patroli baik terbuka maupun tertutup untuk menutup ruang gerak para pelaku kejahatan,” pungkas Isir. (iah/fdn/nov)

Menjambret karena Butuh Uang HUKUMAN yang paling menakutkan bagi penjambret adalah ditembak mati. Hal itu diucapkan Moch Zainal Arifin, pelaku perampasan di Jalan Darmo Harapan pada Juni tahun ini. Dalam aksinya, residivis itu gagal merampas tas, tapi mengakibatkan korbannya, Daru Ardya Wiati (40), driver ojek online warga Dukuh Kupang Barat, tewas. Meski begitu tidak membuat Zainal menyesal telah melakukan perampasan. Dia kembali merampas tas seorang wanita di Jalan Sukomanunggal beberapa

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Moch Zainal Arifin hari setelah kejadian pertama. Setelah berhasil, Zainal yang beraksi seorang diri tersebut kabur dan akhirnya tertangkap

polisi dibantu warga di depan gang rumahnya. Zainal mengaku, saat ini dia sangat menyesal, tapi tidak kemungkinan akan melakukan perampasan lagi di jalanan. “Saya melakukan perampasan karena butuh uang untuk makan sehari-hari,” ungkap Zainal kepada Memorandum. Kesehariannya, laki-laki berperawakan gempal ini mengerjakan instalasi listrik ikut kakeknya. Tapi jika ada orderan saja, setelah itu dia akan menganggur lagi. Selain itu, dari membantu kakeknya tersebut, Zainal mendapat komisi sebesar Rp 50 ribu dan

dirasa kurang. “Saya tidak punya uang, ya akhirnya njambret Pak,” bebernya. Zainal mengaku, sasaran penjambretan yang dilakukan mayoritas adalah wanita karena dianggap lemah, tidak melawan dan terkadang sering ceroboh saat membawa HP atau tas. “Saya tidak punya trik khusus saat menjambret. Hanya bermodal keberanian saja,” tutur Zainal. Meski penjahat jalanan, Zainal, merasa takut jika dirinya ditembak mati. Bahkan, dia keder meski hanya dilubangi kakinya dengan timah panas. “Saya takut kalau di-

tembak mati Pak,” ucap Zainal, warga Jalan Donowati, Sukomanunggal ini. Zainal beralasan, para penjahat jalanan merampas tas karena tidak punya dan butuh uang, pun mereka juga pengangguran. Hingga jalan satu-satunya agar memiliki uang yakni menjambret. Sebenarnya, Zainal ingin meminta maaf kepada keluarga korban yang tewas gegara perbuatannya. “Saya hanya mengincar barangnya saja dan tidak berniat mencelakai. Saya juga tidak mengetahui jika korban meninggal setelah apa yang saya lakukan,” imbuhnya. (rio/nov)

Trauma Diperdaya Penjahat hingga Pingsan GADIS Rahayu (35), korban penjambretan di Jalan Sukomanunggal Jaya, tepatnya di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya pada Senin (17/8) malam, mempunyai jiwa yang luhur. Meski wanita berhijab ini pernah dijambret hingga membuatnya tersungkur dan pingsan, ia tetap memaafkan pelakunya. Waktu itu, pelaku, Romy Adrian (31), warga Jalan Manukan Krido, berhasil ditangkap dan dihajar massa. Sedangkan pelaku lain yang menjadi pemetik (eksekutor) berhasil melarikan diri ke permukiman warga. Dari penuturan Gadis, ia ma-

sih dilindungi Allah karena kejadian itu tidak sampai merenggut nyawanya. Meski begitu, wanita ini harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Muji Rahayu untuk mendapat perawatan medis karena menderita memar di kepalanya. “Tapi penjambretan itu membuat saya trauma sampai sekarang,” kata ibu dua anak ini saat ditemui di rumahnya, Rabu (19/8). Wanita berkaca mata ini mengungkapkan kejadian yang dialaminya. Waktu itu, korban usai jalan-jalan dengan suaminya, Muchamad Nur Salim (35), dan kedua anaknya mengendarai motor di daerah

Manukan. Sialnya, dalam perjalanan pulang, tepatnya di depan Kejari Surabaya, Jalan Sukomanunggal, tiba-tiba dipepet dua pelaku yang mengendarai Beat. Selanjutnya seorang pelaku merampas tas cokelat yang dipangku korban. Tarikan keras itu, membuat Gadis terjatuh dari motor bersama anaknya. Mengetahui istrinya dijambret, suaminya spontan berteriak jambret. Pengguna jalan dan warga setempat yang mengetahui kejadian itu langsung mengejar para pelakunya. Hal itu membuat pelaku panik hingga menabrak tiang listrik yang

Deteksi Wajah Pelaku dengan CCTV Face Recognition orang itu siapa (pelaku), PEMASANGAN closed losed maka circuit television (CCTV) TV) ma dapat di-zoom wajahnya lalu kami hudi persimpangan jalan, n, ja bungkan dengan data tidak hanya sebatas keb kependudukan,” kata pentingan lalu lintas, Irvan Wahyudrajat. namun juga demi keDiakui, ketika teramanan masyarakat. jadi peristiwa di jalanTerutama untuk menj an deteksi tindak kejahatan n a seperti kecelakaan atau tindak kejahatan di jalanan. Apalagi Pemkot kot ata FOTO: ISTIMEWA jalanan, aparat kepolisian Surabaya mengembangngjala kan CCTV berbasis face Irvan Wahyudrajat langsung berkoodinasi dengan pihaknya. “Kami recognition untuk menunjang sistem keamanan dan kenya- diminta rekaman data oleh polisi,” cetus dia. manan kota. Dari data perekaman itu, imbuh Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat menga- Irvan, memunculkan informasi kentakan, teknologi ini diharapkan juga daraan, mulai dari pelat nomor, warna membantu pekerjaan petugas pen- kendaraan, hingga jenis kendaraan. jaga keamanan, baik itu dari pemkot, Bahkan, kamera CCTV Dishub Surakepolisian maupun TNI. Teknologi ini baya ini juga dilengkapi dengan tekmampu menangani berbagai masa- nologi face recognition atau pengenal wajah. Masih lanjut Irvan, fitur ini lah yang terjadi di jalan raya. Misalnya saja jika terjadi kecela- bisa mengidentifikasi gerak-gerik kaan tabrak lari atau penjambretan, pelaku yang mencurigakan sekaligus maka kejadian itu dapat tertangkap mengenali wajahnya. Tidak menutup kamera yang terkoneksi dengan kemungkinan ke depannya teknologi database kependudukan. “Jadi kele- ini juga digunakan untuk mencegah bihannya di situ, kan kita tidak tahu tindak kejahatan lain. (udi/nov)

terletak di pinggir Jalan dan pengendara motor lain. Setelah terjatuh, kedua pelaku tidak menyerah. Dengan meninggalkan motornya, mereka lari berpencar. Tapi, upaya Romy yang bertugas sebagai joki tak membuahkan hasil. Dia tertangkap massa saat bersembunyi di gorong-gorong, sedangkan temannya lolos. “Saya berdoa agar penjambretan ini menjadi yang pertama dan juga kali terakhir,” harap Gadis. Meski begitu, tidak membuat Gadis sakit hati terhadap para pelakunya. Lantas apakah ia setuju jika pelaku yang tertangkap ditembak mati polisi?.

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Gadis Rahayu “Saya tidak setuju kalau ditembak mati, kasihan. Lebih baik ditembak kakinya saja sebagai efek jera,” pintanya. Alasan Gadis, mungkin pelakunya khilaf. Selain itu, imbuh korban, kejahatan timbul karena ada kesempatan. (rio/nov)

Bisa Dijerat Pasal Pembunuhan bahwa MOTIF Kejahatan mebahw tindakan tegas adalah kewenangan polisi rupakan dorongan sikap ap dalam implementasidan batin pelaku untuk k d nya. melakukan kejahatan. n “Tindakan tegas seperti tembak mati Tindak pidana bisa beratau upaya paksa motif dari mana saja, lain menjadi kewesalah satunya karena nangan polisi, biasakemiskinan atau kesemn nya patan. Penegakan hukum m n berdasarkan pada penilaian subyektif. Se yang tidak tegas juga dapat pat pe lama tidak melanggar menjadi sebab terjadinya a l FOTO: ISTIMEWA kejahatan. Riza Alifianto Kurniawan hukum dan sesuai prosedur tindakan Lemahnya penegakan hukum oleh kepolisian dan ren- tegas pasti menjadi pilihan untuk dahnya putusan hakim dapat meng- diterapkan,” jelas Riza. Mengenai kasus jambret yang akibatkan kekecewaan masyarakat. Sehingga mereka tidak lagi percaya menyebabkan korbannya tewas dapat dengan proses hukum dengan hasil dijerat dengan pasal 365 ayat (3) KUHP yang tidak memberikan efek jera. (pencurian dengan kekerasan yang Pun tidak menimbulkan rasa takut mengakibatkan orang lain meninggal) dengan ancaman pidana penjara bagi yang lain. Pelaku kejahatan narkoba di- paling lama lima belas tahun. Tetapi apabila kematian kortembak mati kadang terdengar biasa, namun jarang terdengar penjam- ban pada kejadian penjambretan bret atau pembegal juga ditembak disengaja sebelumnya oleh pelaku, mati. Padahal aksi penjahat jalanan maka perbuatan tersebut bisa dijerat tersebut berdampak korbannya ter- dengan pasal pembunuhan yang luka parah hingga nyawa melayang. diikuti, disertai atau didahului oleh Dosen Fakultas Hukum (FH) suatu perbuatan pidana sebagaiUniversitas Airlangga (Unair) Riza mana diatur dalam pasal 339 KUHP. (mg1/nov) Alifianto Kurniawan menjelaskan,


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SABTU KLIWON, 22 AGUSTUS 2020 HALAMAN 4

Pemkot Sembrono Gelar Festival Seni Surabaya, Memorandum Gelaran kesenian di kompleks Balai Pemuda Surabaya, Jalan Gubernur Suryo, mendapatkan kritikan tajam berbagai kalangan masyarakat Kota Surabaya. Meski sudah dihentikan sejak Jumat (21/8), Pemkot Surabaya dinilai sembrono menggelar acara pada pandemi Covid-19. Tidak konsistennya Pemkot Surabaya ini, karena menggelar acara berkesenian tidak menyesuaikan protokol kesehatan. Apalagi wilayah Surabaya masih zona merah penyebaran corona. Ketua Dewan Kesenian Surabaya (DKS) Chrisman Hadi mengungkapkan, Pemkot Surabaya dalam hal ini dinas budaya dan pariwisata (disbudpar) tidak konsisten dan sembrono karena menggelar acara pada masa pandemi Covid-19. Padahal, pada 10 Agustus 2020 telah terbit surat edaran dari Sekretaris Daerah Kota Surabaya yang meminta warga Surabaya tidak boleh membuat acara perayaan 17-an karena berpotensi menimbulkan kerumunan. “Lha mereka sendiri malah bikin acara besar-besaran. Maka seharusnya pejabat disbudpar dicopot karena tidak cakap membuat kebijakan pertunjukan kesenian di masa pandemi,”

tegas Chrisman Hadi yang juga sebagai Sekjen Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT). Ia menambahkan, seharusnya acara berkesenian tersebut bisa menyesuaikan dalam situasi pandemi. Caranya dengan memanfaatkan medsos. “Seperti musik daring peduli musisi DKS dan perform Cak Pardiartin dan Friends yang diunggah di YouTube,” ucap dia. Di media sosial sendiri, ramai berbagai komentar dari warga net terkait pelaksanaan pentas kesenian di Balai Pemuda pada masa pandemi Covid-19. Apalagi sekarang ini Surabaya kembali masuk zona merah yang sebelumnya sempat zona oranye. Ada beberapa komentar

FOTO: ISTIMEWA

Chrisman Hadi

warga net seperti, Tumpeng malam 17-an gak boleh, lah sampean mala gawe acara di balai kota;Bikin event tidak dibolehin, cangkruk gak dibolehin, bikin lomba gak dibolehin, tasyakuran di kampung tidak dibolehin. Trus iki opo?. Sementara itu dengan adanya sorotan tajam dari berbagai kalangan dan memunculkan kerumunan dalam acara tersebut, akhirnya akun instagram Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya mengumumkan pembatalan acara Tampilan Kesenian di Alun-Alun Suroboyo

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Penonton berjubel di pedestrian ketika pergelaran seni di kompleks Balai Pemuda Surabaya.

(Plaza Balai Pemuda). Terhitung sejak tanggal 19 hingga 25 Agustus, gelaran bermacam kesenian dapat dinikmati warga kota dan itu bagian dari soft opening pembukaan plaza atas Balai Kota Surabaya. Menyikapi hal ini, Kepala Disbudpar Kota Surabaya Antiek Sugiharti tidak bisa dihubungi. Ditelepon mau pun lewat lewat pesan, tidak direspon. Sementara itu Wakil Sekreta-

ris Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto, meminta maaf kepada masyarakat yang belum melihat gelaran kesenian karena sudah dihentikan. “Kami minta maaf dan terima kasih atas antusiasme warga untuk melihat Alun-Alun Surabaya. Ke depannya kami evaluasi lagi operasional alun-alun terkait operasional alun-alun itu,” ungkap Irvan Widyanto yang juga

sebagai kepala BPD dan Linmas Kota Surabaya, Jumat (21/8). Ia menambahkan wali kota sendiri juga sudah memerintahkan untuk pagelaran seni sementara dihentikan dulu. Dan ini dimulai nanti Jumat malam sudah tidak ada lagi pagelaran seni. Irvan menegaskan alun-alun tempatnya terbuka. Meski begitu jika ada kerumunan pihaknya tidak perbolehkan mereka berkerumun di pedes-

trian. “Yang jelas kalau untuk masuk ke alun-alun untuk sementara nggak usah dulu. Kalau mau cari, hari yang lain saja,” tegas dia. Di akui posisi alun-alun sendiri masih terbuka, maka pihaknya akan mengevaluasi kalau ada pengunjung untuk masuk bergantian dan tidak lama. Dan tidak boleh berkerumun di pedestrian dan sebagainya. “Yang jelas kami sudah lakukan pembatasan. Cuman ketika kami melakukan pembatasan timbul masalah baru dengan mereka menumpuk, berkerumun di luar alun-alun, tepatnya di pedestrian,” ungkap dia. Salah satu formulasi yang sampai saat ini masih terus dikaji adalah pagelaran seni yang dilakukan tanpa penonton, seperti pertandingan sepak bola Liga Champions, motoGP, balap mobil F1, dan beberapa olahraga lainnya yang tetap dilakukan meski tanpa penonton. “Nah, formulasi-formulasi semacam ini masih terus kami kaji di saat evaluasi ini,” ujarnya. (udi/day/tyo)

Dewan: Kegiatan Politik Pandemi Tingkat Madya WAKIL Ketua DPRD Surabaya A Hermas Thony mengaku diwaduli para seniman. Mereka mengaku kecewa karena undangan dari pemkot tiba-tiba dibatalkan. Thony menilai kegiatan yang digelar pem-

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Wakil Ketua DPRD Surabaya A Hermas Thony

kot di kompleks Balai Pemuda ini ada unsur politik. “Saya membaca ini bukan kegiatan beneran. Ini kegiatan politik pandemi tingkat madya yang patut dibaca. Memiliki sasaran bidik lanjutan,” ungkap Thony, Jumat (21/8). Politisi Partai Gerindra ini menduga kegiatan pemkot yang menimbulkan kerumunan memang disengaja dan dijadikan argumentasi. Di mana seolah-olah betapa masyarakat sulit untuk dikendalikan, dan masyarakat Surabaya tidak patuh dengan protokoler Covid-19. “Ini loh, kegiatan yang dilakukan seperti masyarakat sulit

dikendalikan. Apalagi di rekreasi hiburan umum. Makanya RHU tetap ditutup. Jangan sampai ada politisasi. Saya berharap bahwa tidak ada politisasi di pertunjukan seni,” lanjut Thony. Konsep tersebut, sambung Thony, sepertinya sengaja dibuat dengan tidak siap. Diframing seperti ini, bahwa pagelaran yang dilakukan pemkot itu dengan menerapkan protokol Covid-19 setengah hati. “Setengah hati itu dalam rangka untuk membenarkan bahwa tempat hiburan dan pelaku seni untuk tidak terus berkegiatan. Sehingga pemerintah bisa melakukan tindakan

lebih represif dengan dalih untuk mengendalikan persebaran Covid-19. Kalau memang itu tujuannya pemkot, maka kami menyayangkan. “ imbuh Thony. Sebelumnya, para pegiat seni Kota Pahlawan ini lega karena ada lampu hijau oleh pemkot setelah diberikan ruang untuk kembali beraktifitas setelah sebelumnya fakum. “Pemkot ibarat lagu kau yang memulai kau yang mengakhiri. Artinya pemkot menggelar kegiatan, lalu dibubarkan sendiri,” kata Thony. Pemerintah Kota Surabaya terlihat plin-plan karena pagelaran kesenian di kompleks Balai

Pemuda yang diusungnya tiba-tiba dihentikan dengan dalih akibat kerumunan pengunjung. Padahal, pertunjukan seni sudah terjadwal selama enam hari berturut-turut. Politisi asli Surabaya ini mengungkapkan, seharusnya pemkot memiliki konsep supaya kegiatan yang diselenggarakan di masa pandemi tidak menimbulkan persoalan. Menurutnya, protokol kesehatan menjadi acuan utama. “Aneh kalau acara yang diselenggarakan pemkot modelnya seperti ini. Karena pemkot adalah pihak yang tahu persis bagaimana protokol Covid-19

dilaksanakan,” jelasnya. Menurut Thony, pemkot juga harus mempertimbangkan bagaimana ekonomi masyarakat yang hidupnya di ranah seni dan hiburan bisa tetap jalan. Pihaknya menyarankan supaya pemkot bisa kembali menggelar kegiatan tersebut. “Tapi dengan catatan dengan kesiapan protokol Covid-19 yang tetap dan baik. Setelah itu dijadikan patron. Kalau perlu undang pelaku hiburan. Supaya melihat tata cara menerapkan protokol kesehatan yang baik dan benar di ruang hiburan,” pungkas Thony. (alf/day)

Kartar Wonokromo Ciptakan Kampung Sayur Ngagelrejo Surabaya, Memorandum Pandemi Covid-19 mendorong Karang Taruna (Kartar) Kecamatan Wonokromo menciptakan kampung sayur di Kelurahan Ngagelrejo. Kegiatan ini sebagai upaya ketahanan pangan. Ketua Karang Taruna Kecamatan Wonokromo Roby Hidayat mengatakan, pandemi Co-

vid-19 ini mengajarkan banyak hal kepada masyarakat. Ketika pemerintah mengimbau warga Surabaya untuk diam di rumah saja.“Dengan diam di rumah justru pemuda Kartar Kecamatan Wonokromo menginisiasi lahirnya kampung sayur di RT 1/RW 2, Kelurahan Ngagelrejo,” kata Roby, Jumat (21/8). Menurut Roby, gerakan 10

ribu polybag hasil dari kolaborasi 68 penggerak kampung sayur, salah satunya keterlibatan Kartar Kecamatan Wonokromo. Roby berharap gerakan kampung sayur sangat bermanfaat untuk ketahanan pangan di tengah pandemi. “Kebetulan kampung sayur di Kelurahan Ngagelrejo dipilih untuk kegiatan seremonial gerakan 10 ribu

Informasi pasang iklan : Kurnia : 081259584829 ANEKA KEBUTUHAN

RUMAH DIJUAL

SURABAYA ELEKTRONIK DICARI AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/031-5012481 Persewaan AC.

LOWONGAN

PARANORMAL Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS)

Service Panggilan 24 Jam. HP.0822 3433 6481. Ahli Kulkas, AC, Msn Cuci, P.Air, K.LPG, Whiter, Shocise TV, dll. WA: 0821 4058 6819. Melayani Dlm/Luar Kota. Brgaransi.

KEHILANGAN

BUNDA MASSAGE CALL 0812. 3289. 2171.

79.5/8-04/9

38.7/08-8/09

38.23/07-29/08

PROMO SUZUKI 2020 Carry Pick Up DP 8 Jt Carry Pick Up AC PS DP. 10 Jt Ertiga DP 19 jt XL7 DP. 29 Jt

75 38.11/08-17/09

085104409688 WA,TLP AKTIF

40 17/1 17/2

PENGOBATAN

38.21/07-28/08

MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek

KEHILANGAN

KEHILANGAN Kehilangan BPKB 2724 Kehilangan BPKB nopol 2724 Hilang STNK spd motornopol HondaLLnf100se YH AN.Habibi Maulana Afandi YH AN.Habibi Afandi L6191IA A/N Agus DwiMaulana Santoso D/A Pandugo AL. AL. Kedinding Kedinding Lor Lor Palem Palem 4/ 4/ 22 22 V-A/16. Kel.Tanah Kel.Tanah Kali Kali Kedinding Kedinding Kec. Kec. Hlg BPKB L-1419-OD An.Arief Priambodo Kenjeran Kenjeran SBY. SBY. D/a.Irian Barat 19-I Sby. H:081234193577. HILANG STNK HONDA MIO 2010 HILANG STNK HONDA MIOSILVER 2010 HILANG STNK HONDA REVO 2008 HITAM W 4320 TN (IKHSANUDIN) HITAM W 4320 TN (IKHSANUDIN) W 5845 UM (SUPARDI) 081934691602. 081330228676. 081330228676. Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.168971.K HILANG STNK HONDA BEAT ARRIBATH MUHAMAD JL.SURABAYA. HILANGRIZAL STNK HONDA BEAT 2016 MERAH PUTIH W 3382 NH 2016 MERAH PUTIH W 3382 NH Hilang Buku Kir L.8130.FE / SB.97429.K (ELLIS PRAFENTI WULANDARI) (ELLIS PRAFENTI WULANDARI) SUSILOWATI JL.JAMBU.99.SBY. 085816493778. 085816493778. Hilang BPKB W3692WV Mtr Honda HILANG STNK TRAILSpd KAWASAKI HILANG TRAIL Y1GO2NO2LO AT 2015 PutihKAWASAKI a/n Sutoyo. LX 150 H STNK 2018 W 3632 OJ (DRS. LX 150 H MPD) 2018(081332147672 W 3632 OJ (DRS. SUSANTO wa). SUSANTO MPD) (081332147672 wa). HILANG STNK HONDA KHARISMA HILANG STNKWHONDA KHARISMA 2004 HITAM 5945 ZR (Kartini) 2004 HITAM W 5945 ZR (Kartini) 085815088043 (Whatsapp). SURABAYA TENGAH 085815088043 (Whatsapp). Hilang STNK Motor Beat nopol Jetis 8289784 LHilang 3621Kulon HEI/32An ElsiBeat Andriany STNK Motor nopol Hub:081232780697. L Simo 3621Gunung HE Baru An 24Elsi 5685065 Andriany Hub:081232780697. Hilang STNK Mobil Toyota Innova

W-3615-OS (DWI WAHYU HARTATIK)

BAHAN BANGUNAN Dijual Tanah Luas 8538m2 (Lebar 40 meter Zona Kuning Permukiman) Kota Pasuruan. URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu Hub:081330651367 - 081937057027. uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensia koral, Bata Merah/Bata Pres TANAH KAVLING MRH/Bata Umpak/Bata Kombang Tuban Dll. PROMO murah tanah kavling siap bangun hanya 24jt-25 jt-an Percolt Pick up / Borongan Wil Sby Timt. Lokasi desa Balong Mojo Hub: 081331583815/085102880022. Benjeng -Gresik Resmi langsung pemilik hub: Telp/WA 081232003191 (P.Yudi)

PROSES MUDAH

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Hilang Buku Kir L.8033.UZ/ Hilang STNK Buku HILANG HONDAKir REVOL.8033.UZ/ 2010 L-4750SB.237445.K SB.237445.K PT.MAKMUR PT.MAKMUR JAYA WT A/N SABAR WAHYUDI - JL.BANYUJAYA URIP BERKAT BERSAMA JL.MARGO BERKAT BERSAMA JL.MARGO 334-B SBY. MULYO MULYO JAYA JAYA B-7 B-7 SBY. SBY.

Kehilangan STNK Mtr Yamaha MIO L-2222-

38.20/06-24/07

PIJAT KEBUGARAN

TANAH DIJUAL

Gerakan 10 ribu polybag tanaman sayur yang diikuti Kartar Kecamatan Wonokromo.

Hilang Buku L.8807.UV/ Hilang Buku Kir Kir Ploso L.8807.UV/ DO a/n: Hermanto d/a: V / 168 ML.25646.K TWIYANTONO ML.25646.K TWIYANTONO Surabaya Hub:081244094718. INDRAMIANTO JL.GREGES INDRAMIANTO JL.GREGES HILANG HONDA TIMUR 3/2-B SBY. TIMURSTNK 3/2-B SBY.BEAT 2017 HITAM

SERVICE

PASURUAN

dicontoh dan dikembangkan di 6 kelurahan di Kecamatan Wonokromo. Sangat bagus di masa pandemi, bercocok tanam bermanfaat untuk ketahanan pangan bagi warga Ngagelrejo,” pungkasnya. (why/tyo)

IKLAN PAS

PROPERTI Jual Rumah SHM LT.128 m2. LB.80. Bangunan 1 lantai dg 2 KT. 2KM + Gudang. A.Yani 081253423160 Air PDAM 2200watt Telpn. Hrg 1.6M (nego) Hub:089631542404.

polybag di dalam memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI dengan menanam 11 jenis tanaman sayur,” ungkap Roby. Sementara itu, Sekcam Wonokromo Ali Rusbianto mengapresiasi langkah Karang Taruna Kecamatan Wonokromo yang menginisiasi lahirnya kampung sayur di Kelurahan Ngagelrejo. “Kampung sayur ini patut

Kebal Bacok (langsung dites), Tumbal Usaha, Bisnis, Penglaris, Memisahkan PIL/WIL, Pacar Lari, Susah Jodoh dll. Sedia: Bulu Perindu,Bedak Cleopatra, Gurah Hidung, Gurah Vagina, dll.

Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani

Pijat Refleksi Totok Saraf

HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104

Telp/WA. 085100644266 38 22/06 25/07 38 7/08-15/09

HILANG BPKBBPKB ASLI MBL LHND MOBILIO kehilangan 3565 CX TH.15 W.1475.RW SPD HONDA AN.SAMSUL 2014 JL.DSN. HITAM TAMBAK TUGU RT.02 RW.01 KREMBUNG AMI KUSNAWATI GUBENG JAYA SIDOARJO.NK.MHRDD487FJ456499.SIN.L1 LANGGAR 6-A MH1JB K111EK11 5Z11202616. 7254 JBK1E1117527 HILANG BPKB ASLI MTR HND EIF02N. TH. Hilang STNK honda megapro (GL) 16.L.5475.MMhitam AN IKA WIDAYATI JL.WARU L6166WR silver an Rias GUNUNG RT.01 RW.01 SBY. Nugrahini hub.081230788440 NK. MH1JFV114GK461962. SIN.JFV1E1470877. Hilang STNK th’2016 ASLIDaihatsu MTR SZKFD125XSD HILANG BPKB Nopol L-1781-TA An.Luki Taningsih TH.05 L.3902.VJ AN.MIRAN JL.UKA 6/40 D/a. Panglima Sudirman 60 Sby. BENOWO.NK.MH8FD12X5J596375.SIN.F40 Hilang Kartu Kir Elektronik No.SB 31D596446.

288588 K Nopol L-9543-BV Hlg STNKB HONDA SCUPY 2019 MERAH An.Abdul Karim D/a.Jl Banyu HITAM N 3454 TDK A/N: MUSYOFAHUrip D/a: Lor 8/5-a Sby DSN PANDEAN RTO1/14 KEJAPANAN GEMPOL PASURUAN. Hilang STNK Motor Honda Revo,Th Nopol.L FE114 4817 th»96 HD, Hilang BPKB2010, Truck Mitsubishi An Gunawan S-8056-P An.SutikListiyo D/a. DsnCahyono, Kalitangi Jl Ngagel Mulyo 16/103,Hub: Rw.01/01 Ds.Watesumpak . Gunawan 0817-5295-846. Hilang STNK Mbl Mitsubishi Truck Box Hilang Buku An.SB KirBintang L.8090.UU/ th»2004 L-8302-BK Mandiri PT SB.227726.K PT.MAKMUR D/a.Tenggilis Permai A 17 Rw.03 Rt.02 Sby. JAYA BERKAT BERSAMA Hilang STNK Spd Mtr YamahaJAYA th»2014 Nopol JL.MARGOMULYO B-7 L-3925-PJ An.Endang Rusmana D/a. Jl. SBY. Ketabang Magersari 2/9 Sby. HilangSTNK Buku Kir Honda L.9751.UX/SB.5149.G Hilang Mobil Brio th»2019 Nopol PT.LOOKMAN DJAJA TRANS L-1703-ZU An.Akhmad Suhardian D/a. JL.MAYJEND SUNG KONO SBY. Ambengan Batu 6/15 Rt.08 Rw.04 Sby.

Hilang Buku Hilang Buku Kir Kir L.8818.UU/BJM. L.8818.UU/BJM. 081332756595. 32813.DL 32813.DL PT.MAKMUR PT.MAKMUR JAYA JAYA Hlg BPKB mobil Honda HRVJL.MARGO 2015 L 85 DP BERKAT BERKAT BERSAMA BERSAMA JL.MARGO no mesin L15Z61007033 an PT Garam H: MULYO JAYA MULYO JAYA B-7 B-7 SBY. SBY.

081803551617.

Hilang Hilang Buku Buku Kir Kir L.9858.UB/ L.9858.UB/ Hilang Buku Kir N.8172.UT/PS.13419 PT. SB.248830.K SB.248830.K PT.GAJAH PT.GAJAH MAS MAS KUDAMAS JAYA TRANSINDO JL.SIMPANG ANTARNIAGA JL.MASTRIP ANTARNIAGA JL.MASTRIP DARMO GUNUNG PERMAI SELATAN 15/38 SBY. WARU GUNUNG 31 SBY. SBY. WARU 31

Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.192311.K

Hilang Buku Kir L.8362.UP/ L.8362.UP/ Hilang Buku Kir PT.SURARAYA INTI JL.PERAK BARAT 125 SB.163175.K PT.SBS PT.SBS JL.PERAK JL.PERAK SB.163175.K SBY. TIMUR 220 220 SBY. SBY. TIMUR

Hilang Buku Kir L.8209.UN PT.MAHAMERU

HILANG STNKJL.DARMO HONDA SUPRA SUPRA HILANG STNK HONDA XX LINTAS ABADI PERMAI 2007 L-4202-WU A/N CHUSAERI CHUSAERI 2007 L-4202-WU SELATAN 10/48 SBY.A/N SIMO POMAHAN POMAHAN 3/36 3/36 SBY SBY -- SIMO

Hilang Buku Kir BM.9678.AD / PBR.27880

Hilang STNK AG 4295 4295 DB AN Hilang STNK AG DB AN SUTRISNO JL.SIDOTOPO WETAN MULIA ROSALIA HIDAYAH JL. JL. SLAMET SLAMET ROSALIA 3/38 SBY. HIDAYAH NO. 15 15 KEL KEL // KEC KEC PARE PARE KEDIRI. KEDIRI. NO.

Hilang Buku Kir L.9418.UI / SB.274765.K

PT.MAKMUR JAYA BERKAT Hilang STNK AG 3483BERSAMA EK AN AN Hilang STNK AG 3483 EK USWATUN CHASANAH JL. USWATUN CHASANAH JL.MARGOMULYO JAYA B-7 SBY. JL. SUMATRA DSspdGEDANGSEWU GEDANGSEWU SUMATRA DS Kehilangan STNK mt Yamaha th 2019 PARE KEDIRI. KEDIRI. PARE

a/n.Naufal Isoma d/a.Kapasari Pedukuhan Temb 5 SBY.STNK HILANG STNK AVANZA AVANZA 2017 2017 HILANG PUTIH W MTR 1707HND SZ NF100SE (SUSANTO) PUTIH W 1707 SZ (SUSANTO) HLG STNK TH.08 082131999272. 082131999272. L.6146.VL AN.SOENGKOWO NUGROHO JL.BANYU URIPSTNK KIDUL 1/10 HONDA SBY. HILANG STNK HONDA HILANG SCOPY 2012 MERAH PUTIH Hilang STNK spd motor HondaPUTIH Scoopy SCOPY 2012 MERAH W 6701A/N VESoepriyanto (LINDA D/A JARMIATIN) W 6701 VE (LINDA JARMIATIN) L4069DL Ploso Timur 081231333385. 081231333385. 1/51. HilangSTNK STNK Yamaha 2014 Hilang spd motor Honda 2014 nf100 Hilang STNK Yamaha L-4813-ZQ An Mei Mei Martini,Wisma L2328CN A/N Solikah Tukiyem D/A Pandugo L-4813-ZQ An Martini,Wisma Lidah Kulon Blok Blok B-22 B-22 Sby. Sby. Lidah V-A/16.Kulon

KEHILANGAN Kehilangan stnk R2 merk honda Hilang Mobil Toyota Innova HLG STNKSTNK L-1599-QC An.Agus Mulyadi D/a. L1195CM A/Nong Erly thn 2015 nopol W 3619 CS a.n Jl Kebonsari LVK 1/9-C Sby. Wangsa Wibawaamaliah D/A Lebak Indah norma DA Timur Jl. Sunan Hilang STNK daihatsu XENIA nopol L-18821/10.06/22 giri Ds. Kawisanyar kec. AO an.MUGIkab. hub.082333307782. Kebomas Gresik Hilang BKPB Spd Mtr Honda Hilang STNK Yamaha W-4835-UO NC11B3C AT 2015 warna Kehilangan StnkthnVega W2652CZ th. An.Masayu Handayani Hub:085607771691 hitamAn. noka:MH1JF5119AK413493 2019 Apin Sasongko Jl. Dr. nosin:JF51E1402894 Asmin,Ir D/a.Jl.Pepelegi E/8A/N Waru Sda.1/1 Wahidin SHDIndah 38A/17 RT D/A Rungkut Kebomas Barata 12/64. Randuagung Gresik

GRESIK

HLG STNKstnk TOSSA 2004th.L-2473 Kehilangan W2247BX 2019 KEHILANGAN ZO Syaiful W.HTM AN.BAMBANG An. Arif Jl. Akim mayat 7E/3 RT 3/6 Kel.Stnk Sukorame Gresik DJULIANTO MANUKAN Kehilangan W5977AX th. 2008 An. WASONO III BLK 23-B/5Krajan SBY. RT Syaiful Arif Ds. Pongangan Kehilangan stnk W4117JI th. 2014 An. Sri Mistiani Dsn. sari 2/1 Manyar Gresik Kehilangan stnk R2Ngepung merk honda RT Ds. Morowudi Gresik thn1/5 2013 nopol S Cerme 3594 FZ a.n Eva Elfi ana Dsn. Kedung Rt. 002 Kehilangan stnk W4012AY th. 2017 Rw.Sutiah 007 Dsn. ds. Kedungsoko An. Sawahan RT kec. 2/8 Plumpang kab. Tuban Ds. Gedang kulut Cerme Gresik

LAYANAN IKLAN PAS

Ngagel Dadi III/1 08819504155 L1195CM A/Nong Erly Wangsa Manyar Sabrangan 9i/94 70241128 Wibawa D/A Lebak Timur Indah 1/10. Semampir Kelurahan 39 0315920722

Hilang BKPB Spd BARAT Mtr Honda SURABAYA NC11B3C AT thn 2015 warna hitam noka:MH1JF5119AK413493 Petemon Barat 70235999 nosin:JF51E1402894 A/N Asmin,Ir Manukan Tengah 19N/1 7405142 D/A Rungkut Barata 12/64. Adityawarman 46A 2004 5663195 HLG STNK TOSSA L-2473 ZO SURABAYA W.HTM AN.BAMBANG UTARA DJULIANTO MANUKAN WASONO BLK 23-B/5 SBY. Karang AsemIIIIV/47 3894874 KedindingTghBarustnk 10/7 R2 merk 3773148 Kehilangan honda thnLebak 2013 S 359438205709 FZ a.n Rejo nopol 34 Eva Elfiana Dsn. Kedung Rt. 002 Rembang Sel 41B 3573859 Rw. 007 ds. Kedungsoko kec. Simolawang I/82 SbyTuban 085100380511 Plumpang kab.

Kehilangan stnkW3581F R2 merk SURABAYA TIMUR Kehilangan stnk th. honda 2009 thn 2015 nopol W 3619Drs. CS Ds. a.n An. H. Moh. Ghufron, Kedung Baru 104Panceng norma amaliah DA 8792004 Jl. Gresik Sunan Sumurber RTNo. 22/7 giri 06/22 Jedong I/ 20 Ds. Kawisanyar 5039948 kec. Kehilangan stnk Gresik W2649MF th. 2002 Kebomas kab. Pucangan 5023819 An. Ma’rufVII/26 Ds. Petisbenem RT 4/2 Kec. Duduk Sampeyan Gresik Pucang Anom 41 5025002 Kehilangan stnk W5170B th. 2008 SURABAYA SELATAN An. Nuryatin Dsn. Bangsalsari RT 1/1 Ds. Banyuurip Ujung Pangkah Gresik Taman Waru Permai A/67 8550709 Blimbing X/111 P.Candra 8674774 th. Kehilangan stnk W3885KG 2013 Sudirno Dsn.8721742 Gunung RungkutAn. Mapan Sel Blok CI-1 Anyar RT 1/1 Ds. Kedung anyar Jemur Wonosari Lbr 65 8491289 Wringin Anom Gresik Kutisari Indah Utr 7/48

8481219

Kehilangan stnk W818ET th. 2011 SIDOARJO An. Bibit Wijayanto Jl. Intan 2.9/ O-24 KBD RT 4/13 Ds. Petiken Masangan Kulon 6S 7877390 Driyorejo Gresik Buduran Sda

8969925

Kehilangan stnk W2785CC th. LAMONGAN 2009 An. Jumiati Dsn. Sumberwaru RT Ds.Kombes Sumberwaru Wringin DIDIK4/2 NEW Pol M.Duriyat 42 Anom Gresik 085100711819


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SABTU KLIWON, 22 AGUSTUS 2020 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

FOTO: MEMORANDUM/TYO

Shogun vs Beat Adu Banteng, Satu Tewas Sumenep, Memorandum Jalan Raya Desa Kapedi, Kecamatan Bluto, tepatnya di simpang tiga Pasar Kapedi, jadi saksi bisu tabrakan hebat adu banteng antara Honda Beat dengan Suzuki Shogun, Jumat (21/8) pagi. Sama-sama dipacu kencang membuat satu nyawa melayang.

Bersama tiga pilar Semampir, babinsa memberikan imbauan tertib protokol kesehatan.

Babinsa Operasi Masker di Pasar Wonokusumo

Pamekasan, Memorandum Laporan Kesatuan (Lapsat) di Gedung Ksatria Mapolres Pamekasan, dihadiri kapolres lama, AKBP Djoko Lestari dan penggantinya AKBP Apip Ginanjar, serta para pejabat utama dan kapolsek jajaran. Kegiatan itu sekaligus perpisahan terakhir AKBP Djoko Lestari dengan seluruh personel Polres Pamekasan. Salah satu materi lapsat adalah paparan AKBP Djoko Lestari tentang situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Pamekasan kepada kapolres baru. Hal itu dilanjut dengan penyerahan buku Laporan kesatuan. “Serah terima jabatan (sertijab) dilakukan di Polda Jatim sebelum dilanjutkan dengan menggelar lapsat pada Rabu (19/8),” terang Kasubbag Humas Polres Pamekasan AKP Nining Dyah PS kemarin. (sjk/epe)

Polisi melakukan olah TKP di Jalan Raya Desa Kapedi.

kedua motor dipacu kencang. “Namun yang bawa Shogun terlihat tidak memperhatikan arus lalu lintas dari depan. Dia langsung mau belok ke kanan arah ke barat,” terang Irwan, salah satu pengunjung pasar yang kebetulan tengah bersiap untuk pulang ketika kecelakaan terjadi. “Yang nyetir Shogun langsung terpental sekitar 3 meteran. Lukanya parah. Sedangkan yang bawa Beat masih sempat duduk sebelum pingsan,” tambahnya. Penelusuran Memorandum, Sidik Sigit langsung dibawa ke Puskesmas Bluto. Kecelakaan ini ditangani aparat kepolisian setempat.(uri/epe)

Bangkalan Masuki Zona Kuning Bangkalan, Memorandum Gebrakan Tim Satuan Tugas (Satgas) Pemkab Bangkalan untuk mempercepat putusnya mata rantai penyebaran covid-19 hasilnya mulai terlihat. Setelah lima bulan, penyebaran virus corona terdeteksi melambat. Bahkan pada awal Agustus, status Bangkalan turun dari zona merah menjadi zona oranye (risiko sedang). “Alhamdulillah, mulai Kamis (20/8) kemarin, Kabupaten Bangkalan statusnya kembali turun jadi zona kuning atau risiko rendah,” kata Jubir Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangkalan

Agus Zein Sugianto kemarin. Perubahan status itu, menurut Agus didukung validitas data yang kongkrit. Di antaranya, tiga pekan terakhir angka pertambahan warga terpapar didominasi nihil kejadian. “Dalam cacatan saya, hanya ada tiga hari sempat ada tambahan warga. Itupun hanya 1 sampai 5 orang saja. Selebihnya kosong,” tandas kepala dinas komunikasi dan informatika tersebut. Pasien sembuh juga meningkat setiap hari. “Saat ini, total jumlah pasien yang sembuh sudah mencapai 264 orang,” tandas Agus Zein. Jadi angka warga yang

Hamid Ali Munir Ketua

masih terpapar kini hanya tersisa 135 orang. Itupun sudah termasuk pasien yang meninggal. “Ke depan, tim satgas akan mulai merintis jalan menuju tatanan hidup dalam status zona hijau,” tandasnya. Untuk itu, satgas kini sibuk mempopulerkan gerakan “Jatim dan Bangkalan Bermasker”. Termasuk mulai disiplin menerapkan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 yang mengamanatkan adanya sanksi hukum.“Warga yang terdeteksi tidak memakai masker di tempat umum akan kena sanksi denda,” pungkas Agus Zein. (ras/epe)

Faizal Muhklis Wakil Ketua

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Lapsat, Tindak Lanjut Sertijab Kapolres Pamekasan

FOTO: MEMORANDUM/URI

Surabaya, Memorandum Pasar Wonokusumo menjadi sasaran operasi masker kepada penjual dan pembeli dalam rangka mencegah penyebaran covid-19. Agenda ini dilakukan Babinsa Kelurahan Wonokusumo, Koramil Semampir, Serda Eko Wicaksono, Bhabinkamtibmas Wonokusumo Aiptu Hary, Kasatgas Linmas Kelurahan Wonokusumo Khotip, serta dua staf kelurahan, Mansyah dan Sulaiman. Hasilnya masih ada yang tidak melaksanakan protokol kesehatan. “Masih ada pedagang dan pembeli yang tidak menggunakan masker,” ujar Serda Eko, Jumat (21/8). Dilanjutkan Eko, bila masyarakat yang melanggar disanksi menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan mengucapkan Pancasila. “Setelah diberi sanksi selanjutnya diberikan masker kepada yang tidak memakai masker,” pungkas Eko.(tyo/epe)

Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S dikonfirmasi, membenarkan kejadian di hari pertama tahun Islam tersebut. “Dari arah berlawanan kedua pengedara kehilangan konsentrasi sehingga terjadi tabrakan. Satu pengendara meninggal. Yang bawa Suzuki Shogun,” terangnya. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula ketika Mutammat mengendarai Suzuki Shogun dengan nopol M 3420 NC dari utara hendak berbelok ke arah barat. Dari arah berlawanan, Sidik Sigit mengendarai Honda Beat bernopol F 5671 FCE. Beberapa saksi mata menyebut,

Bupati R Abdul Latif Amin Imron dan Ketua TP PKK Zaenal Zuraidah bagi-bagi masker ke warga.

Ahmad Salim Wakil Ketua

Indra Wahyud Wahyudi Wakil Ketua

DPRD Sumenep Komitmen Kawal Tata Niaga Tembakau

Tembakau rajang di salah satu pabrikan.

kerugian. “Kasihan masyarakat, target kami harga tembakau lebih baik dan berpihak kepada masyarakat. Karena harga kebutuhan pokok terus naik sementara harga tembakau murah. Upaya kami nanti setelah koordinasi, harus ada kesimpulan yang harus kita sepakati bersama. Kami akan selalu berkomitmen melakukan pengawasan,” tukas Haji Idi. Sementara itu, anggota Komisi II Holik, berharap Pemerintah Kabupaten Sumenep hadir dan memberikan solusi dengan adanya ketidakpastian harga tembakau musim ini. Apalagi petani mulai resah dengan kondisi cuaca yang fluktuatif menjelang masa panen.

“Kalau hujan masih turun meski kemarau ini berpotensi membuat harga tembakau anjlok lagi. Sehingga Pemkab Sumenep harus memberikan solusi terkait masalah yang dihadapi petani tembakau,” desak dia. Politisi Partai Gerindra itu secara khusus meminta bupati Sumenep segera mengumpulkan pabrikan untuk membeli tembakau petani. Karena jika tidak ada campur tangan pemerintah, ia khawatir tata niaga tembakau akan dipermainkan. “Tahun ini jika cuaca tidak stabil banyak tembakau yang berpotensi tidak terserap. Pemerintah daerah harus memberikan terobosan-terobosan untuk

menyelamatkan ekonomi petani tembakau. Saya yakin bupati pasti bisa mengumpulkan dan mendesak pabrikan untuk m e n ye ra p tembakau dengan harga maksimal,” harap Holik. (adv/ aan/epe)

Ketua Komisi II H Subaidi

Anggota Komisi II Holik

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Sumenep, Memorandum DPRD Kabupaten Sumenep terus berupaya menjaga stabilitas harga tembakau. Sehingga legislatif dalam waktu dekat akan mengundang seluruh pihak terkait untuk membahas tata niaga tembakau menghadapi masa panen. Ketua Komisi II DPRD Sumenep H Subaidi mengatakan, legislatif telah mengundang seluruh stakeholder mulai pabrikan, dinas terkait hingga perwakilan petani tembakau untuk membahas harga menjelang panen raya. “Kami sudah menghubungi semua pihak untuk berkoordinasi cuma waktunya belum ditentukan. Intinya pekan ini kami akan duduk bersama membahas harga tembakau agar berpihak kepada petani,” ujar H Subaidi, Jumat (21/8). Menurut legislator yang akrab disapa Haji Idi tersebut, pemerintah harus hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat terutama di sektor pertanian tembakau. Berdasarkan aspirasi masyarakat, para petani berharap ada perbaikan regulasi tata niaga tembakau yang menguntungkan petani. “Masyarakat berharap ada pendapatan dari pertanian tembakau tahun ini karena musim kemarin banyak yang rugi. Sehingga komisi II wajib mengundang seluruh stakeholder untuk membahas tembakau,” tegas dia. Politisi PPP tersebut juga menekan pabrikan agar harga tembakau tidak terlalu murah walaupun tidak ada regulasi yang pasti dari sisi harga. Tapi pihaknya mengaku tetap memperjuangkan masyarakat agar usaha tani tembakau yang berbulan-bulan tidak mengalami


HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

FOTO: MEMORANDUM/WAR

Dalam sidak di tempat wisata Trawas dan Pacet, Kamis (20/8/2020), petugas berhasil menjaring sejumlah pengunjung tidak mengenakan masker. Sejumlah pengunjung tempat wisata air panas padusan Pacet yang kedapatan tidak mengenakan masker langsung diberikan sanksi oleh kapolres. “Beberapa pengunjung tidak bermasker terpaksa harus menyapu tempat wisata. Ada juga pengunjung yang diberikan sanksi fisik berupa pushup,” terang Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander. Lebih lanjut dikatakannya, usai menjalani sanksi, petugas langsung membagikan masker merah putih sambil memberikan edukasi pentingnya disiplin protokol kesehatan. “Kami berharap dengan penerapan sanksi tersebut akan menambah kesadaran masyara-

Sejumlah pelanggar sedang menjalani sanksi sosial membersihkan tempat wisata.

merupakan implementasi Inpres Nomor 6 Tahun 2020. “Saya ingatkan, Inpres itu mengamanatkan ada beban sanksi denda bagi warga yang terdeteksi petugas tidak menggunakan masker saat keluyuran di tempat umum,” pungkas Rama. (ras/dwi/mik)

Kerja Tanpa Henti, Satlantas Tegakkan Disiplin Protokol Kesehatan

Jajaran Satlantas Polres Probolinggo Kota mengedukasi pengendara.

sesuai inpres. Harapan kita, partisipasi kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat terkait protokol kesehatan juga meningkat,” tandas Tavip. Penegakan protokol kesehatan secara

Seorang polisi mengedukasi masyarakat yang tidak memakai masker.

bisa menekan laju penularan penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota dan masyarakat bisa hidup tenang,” tutup Arman.(*/rul/mik)

internal di lingkungan Satlantas Polres Probolinggo Kota juga ditegakkan. “Ada sanksi tegas, bagi personel tidak mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (mhd/yud/mik)

Surabaya, Memorandum Demi percepatan penanganan Covid-19, segala upaya dilakukan Polrestabes Surabaya. Salah satunya adalah menindak anggota serta aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas dan tidak bermasker. Anggota Propam tidak segan untuk menyuruh push up bagi yang tidak bermasker. Sejumlah anggota disiagakan di beberapa titik pintu masuk Mapolrestabes Surabaya. n, Selain di lapangan, pemeriksaan juga dilakukan di setiap ruang kerja n seperti, Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT),, fasilitas umum, kantin ser-ta tempat pelayan SIM di Satpas Colombo. Bahkan, di setiap ruang pelayanan publik Polrestabes serta 23 Polsek jajaran telah dilengkapi tempat cuci tangan dan juga disediakan sabun serta hand sanitizer guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Pasuruan, Memorandum Untuk menjaga imun dan kesehatan bagi seluruh personel di tengah pandemi Covid-19, Polres Pasuruan melakukan gowes dan bagi-bagi masker serta minuman probiotik kepada masyarakat Kabupaten Pasuruan, Jumat (21/8). Dalam kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan didampingi Wakapolres Pasuruan Kompol Muhammad Harris serta diikuti oleh PJU dan seluruh anggota. Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, kegiatan ini sudah dilakukan sebanyak empat kali yang digelar setiap Jumat pagi sambal mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan wajib bermasker. “Hari ini kami bersama anggota dan PJU Polres Pasuruan mengambil rute dari depan Wisma Polres Pasuruan menuju simpang tiga purwosari hingga finis di kebun raya purwodadi,” terang Rofiq. Rofiq menjelaskan, Bila dalam perjalanan menjumpai

Anggota propam menindak anggota polisi yang tidak bermasker. A

“Kami sengaja mengadakan kegiatan ini dengan cara dadakan. Kalau tidak dimulai dari anggota polrinya sendiri bagaimana mau menerapkan ke masyarakat,” kata Kasi Propam Polrestabes Surabaya Kompol Marjdoko. Mantan Kepala SPKT itu juga

mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya anggota Polrestabes Surabaya untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Disiplin protokol kesehatan dan rajin berolahraga merupakan salah satu vaksin utama dalam pencegahan virus corona ini,” pungkas dia. (fdn/mik)

Kombespol Sumardji memakaikan masker kepada warga.

Sidoarjo, Memorandum Dalam rangka mendisiplinkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan (prokes), seperti tercantum dalam Inpres Nomor 6 Tahun 2020, petugas gabungan dari Polri, TNI, dan Satpol PP di Sidoarjo melakukan patroli ke sejumlah tempat kerumunan massa. Sasaran patroli pendisiplinan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, antara lain kafe, warung kopi, warung makanan,

nja, dan rental game, pusat belanja, tempat hiburan. jo Kapolresta Sidoarjo eKombespol Sumardji menmimpin langsung jalann, nya patroli gabungan, Selasa (18/8) malam. Ia bau nampak juga mengimbau k kepada pengelola cafe dan warkop, agar menyediakan tempat cuci tangan, cairan hand sanitizer, melayani pengunjung dengan jumlah 50 persen dari kapasitas daya tampung,

menjaga kebersihan lokasi maupun kary karyawannya, serta mewajibkan m memakai masker baik kepada pe pengunjung maupun penge gelola. “Penggunaan masker, jaga ja jarak, cuci tangan harus wajib dila dilakukan, kami dari Polri, TNI jjuga S Satpol PP tidak akan pernah lelah dalam mengedukasi kepada seluruh masyarakat Sidoarjo, arti pentingnya protokol kesehatan,” terang Kombespol Sumardji.

Ditambahkannya, edukasi pendisiplinan protokol kesehatan terhadap masyarakat sebagai implementasi dari Inpres nomor 6 tahun 2020, akan dilakukan hingga 23 Agustus 2020. “Sedangkan mulai tanggal 24 Agustus 2020 sampai sebulan kemudian, akan dilakukan penindakan tegas terhadap masyarakat yang melanggar protokol kesehatan yaitu dengan pemberian sanksi, baik dari sanksi sosial maupun sanksi administrasi,” tegasnya. (ags/her/jok/mik)

tian, Kapolres juga memberikan bantuan beras masing-masing 10 kilogram. “Apa yang kami berikan ini, semoga bermanfaat bagi seluruh anggota PSHT,” pungkas Dedy Millewa. Sementara itu, Ketua PSHT Kabupaten Lumajang, Hariyanto mengaku senang dan bangga atas kunjungan orang nomor satu di Polres Lumajang itu. “Hari ini (kemarin,red) adalah suatu kebanggaan tersendiri bagi kami terutama seluruh pengurus dan anggota PSHT Lumajang, bisa dikunjungi Bapak Kapolres,” pungkasnya. (tri/mik)

Lamongan, Memorandum Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat diberbagai lapisan, Kapolres Lamongan AKBP Harun menyalurkan bantuan masker dan Sembako kepada para mahasiswa dan anggota perguruan silat dalam apel bakti sosial di halaman mapolres, Jumat (21/8). Wakapolres Kompol Dies Ferra Ningtias dan para pejabat utama serta perwakilan mahasiswa dan perguruan silat ikut serta dalam gelaran Apel Bhakti Sosial dan Penyerahan Sembako tersebut. Dalam amanatnya, Kapolres Lamongan menjelaskan terkait digelarnya kegiatan kemanusiaan ini. “Kegiatan Bhakti sosial ini merupakan wujud kepedulian dalam masa pandemi covid-19. Tujuan kegiatan ini adalah dapat meringankan beban masyarakat dalam masa pandemi covid- 19,” kata Harun. Kapolres berharap, dengan adanya bantuan ini dapat bermanfaat dan dapat mengurangi beban selama masa pandemi Covid-19. “Jangan dilihat dari nominalnya, tapi niat tulus ikhlasnya. Kita harus tetap peduli dengan masyarakat sekitar sehingga dapat menanggulangi penyebaran covid-19 di sekitar kita,” tutupnya. Ada 195 Box Paket Sembako yang dibagikan ke elemen maAKBP Harun memberikan bantuan sembako dan masker kepada mahasiswa dan pesilat. hasiswa. (and/har/mik) FOTO: MEMORANDUM/AND

Satlantas Polresta Makota Lakukan Aksi Nyata Masa Pandemi

AKP Yanto Mulyanto bersama Kanitturjawali Ipda Darwoyo membagikan masker ke wisatawan.

disiplin pola hidup sehat untuk melawan Covid-19. Karena meskipun kota pudak sudah memasuki zona orange, tapi tidak menutup kemungkinan penyebaran masih terus terjadi.(and/har/mik)

Malang, Memorandum Satlantas Polresta Malang Kota menunjukkan aksi nyata dalam pencegahan dan penyebaran Covid-19 di masa pandemi dengan melakukan pendidikan masyarakat (Dikmas) penerapan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pendisiplinan Masyarakat di bidang protokol kesehatan. “ Untuk di Kota Malang dilakukan di kawasan jalur protokol. Tepatnya di ruas jalan Jalan Merdeka Timur, Jalan Basuki Rahmad dan Jalan JA Suprapto. Semuanya, ada di kawasan Polsek Klojen. Ini akan dilakukan terus-menerus,” terang AKP Ramadhan Nasution, Kamis (20/8). Sosialisasi itu dengan membentangkan spanduk pendis-

AKP Ramadhan Nasution menyosialisasikan inpres penegakan kedisiplinan protokol kesehatan. FOTO: MEMORANDUM/PRA

iplinan, papan imbauan protokol kesehatan yang wajib dipatuhi, patroli gabungan dengan intansi lain hingga pembagian masker. “Sosialisasi ini dilakukan sampai 24 Agustus. Agar nantinya, saat inpres diberlakukan, masyarakat tidak kaget ketika ada penindakan penegakkan hokum,” lanjut Rama. Tidak berhenti di situ, di

beberapa jalur Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL), khusunya di pemberhentian lampu merah dibuat batasan jarak pengguna jalan saat berhenti. Bentuknya, seperti tanda start pada pelaksanaan moto-GP. “Di Kota Malang, ada 6 titik dibuat seperti tanda jarak berhenti untuk motor. Karena, pengguna motor tidak terhalang

bodi seperti mobil. Sehingga, saat lampu merah tidak ada kerumunan masa yang berpotensi penularan Covid-19,” pungkasnya. Sementara itu, Kasubbag Humas Polresta Malang Kota Iptu Ni Made Seruni Marhaeni menyebutkan sosialiasi ini untuk menekan penyebaran Covid-19 dengan mengedukasi masyarakat. (edr/mik)

Polres Blitar Kota Konsentrasi Pengamanan PSHT

AKBP Rofiq Ripto Himawan memberikan masker kepada warga.

kerumunan warga masyarakat yang tidak menggunakan masker, atau kegiatan masyarakat akan berhenti membagikan masker. Serta penertiban sosialisasi penerapan Protokol kesehatan. “Setiap perjalan dalam gowes kami juga memantau masyarakat, apabila tidak memakai masker kami akan singgah dan membagikan masker dan memberikan minuman probiotik serta memberikan himbauan kepada

masyarakat,” jelas Rofiq. Di simpang tiga Purwosari, kapolres bersama PJU juga membagikan masker kepada pengendara dan masyarakat sekitar. “Kami berharap dengan kegiatan seperti bisa memberikan hal yang positif bagi masyarakat. Kami juga berpesan kepada agar selalu memakai masker saat keluar rumah dan mengikuti protokol kesehatan,” tutup Rofiq.(*/rul/mik)

Blitar, Memorandum Aparat kepolisian akan menjaga ketat empat jalur utama akses masuk ke Kota Blitar, bagi warga perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) dari luar daerah, Jumat (21/8). Penyekatan itu dilakukan sebagai bentuk pelarangan masuk ke Blitar. Sebab, di Blitar akan dilaksanakan pengesahan warga baru PSHT. Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, penyekatan rdilakukan di empat titik yakni perbatasan Kediri, Tulungagung, dan Kabupaten Malang. “Penyekatan ini juga untuk menghindari hal-hal yang tidak ndiinginkan dan menghindari penita umpukan massa. Sebagaimana kita tahu saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19,” ungkap Leonard. Dikatakan olehnya, petugas kepolisian dan TNI akan menindak tegas jika ditemukan anarkisme dan aksi konvoi ugal-ugalan. “Tindakan tegas dan tindakan hukum

AKBP Leonard M Sinambela bersama jajaran melakukan koordinasi penyekatan akses masuk Blitar.

akan ka kami berikan bila ada yang melanggar. Bila ada konvoi nanti akan kami kawal sampai tempat tujuan. Ini upaya kami agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya. Untuk diketahui, ada 994 warga baru PSHT yang akan melaksanakan pengesa-

han di empat lokasi. Meliputi di Kecamatan Udanawu, di Padepokan Kanigoro, Kademangan, dan Garum. Sebagai upaya menjaga kondusifitas wilayah, pengamanan ini melibatkan 1.400 personel gabungan dari Polres Blitar, Polres Blitar Kota, Brimob dan TNI. (pra/mik)

Jaga Silaturahmi, Forkopimda Kabupaten Malang Olahraga Bersama FOTO: MEMORANDUM/ARI

FOTO: MEMORANDUM/AGS

Sanksi Siap Dijalankan, Warga Diimbau Taati Prokes

bulan rawan timbulnya gesekan antar perguruan silat di Jatim. “Berita seperti itu tidak bisa dijadikan patokan karena tidak jelas sumber beritanya. Kami berharap, seluruh anggota PSHT jangan muda terprofokasi dengan berita hoax yang isinya mengadu domba,” pinta kapolres. Selain itu, Kapolres berpesan untuk turut aktif berpartisipasi melaksanakan Inpres No 6 tahun 2020 dan menyukseskan kegiatan ‘Jatim Bermasker’ sesuai anjuran pemerintah. Sebagai bentuk kepedulian dan perha-

Baksos, Kapolres Lamongan Bantu Mahasiswa dan Pesilat

Kapolres Pasuruan Bagikan Masker dan Minuman Probiotik

Polrestabes Surabaya Tindak Anggota dan ASN Tak Bermasker

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Probolinggo, Memorandum Satlantas Polres Probolinggo Kota terus intens melakukan penegakan disiplin protokol kesehatan guna mendukung kebijakan Pemerintah Kota Probolinggo agar segera kembali ke zona hijau, yaitu bebas Covid-19. Kasatlantas Polres Probolinggo Kota AKP Tavip Haryanto di dampingi Kanit Laka Ipda A Tohari, PS Kanit Dikyasa Bripka Eko, dan Unit Opsnal Sat Lantas kembali turun langsung untuk penerapan Inpres No 6/2020, guna menekan kasus Covid-19 dan melawan penyebarannya di traffict light Jalan Soekarno-Hatta Kota Probolinggo, Jumat (21/8). “Sebagai pelayan masyarakat Polres Probolinggo Kota terus berkomitmen bekerja, guna menegakkan disiplin protokol kesehatan. Khususnya, wajib pakai masker, jaga jarak, rutin cuci tangan, hindari keramaian dan lainnya,” ujar Kasatlantas AKP Tavip Haryanto. Dengan penegakan displin protokol kesehatan, bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk sama-sama berperang melawan Covid-19. Guna memutus mata rantai penyebaran. Satlantas juga memberikan masker kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. “Polri tidak bisa bekerja sendiri, kita selalu bersinergi dengan TNI dalam rangka penegakkan disiplin protokol kesehatan

Gresik, Memorandum Rombongan Satlantas Polres Gresik mendatangi salah satu tempat wisata di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujung Pangkah, Jumat (21/8). Kedatangan rombongan tersebut untuk penegakan protokol kesehatan sesuai Inpres 6/2020 serta Perbup 22/2020 Kabupaten Gresik. Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan koordinasi dengan pihak pengelola tersebut. Kasat Lantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto P, meminta agar pengelola tidak segan memberikan peringatan atau teguran kepada pengunjung dalam penerapan protokol kesehatan. Yanto pun turun langsung menghampiri para pengunjung. One by one, mantan Kanit Regident Polrestabes Surabaya itu memberikan arahan kepada pengunjung agar menaati peraturan pemerintah yang sudah ditetapkan. Seperti halnya memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan dengan menggunakan sabun. “Kami juga bagikan sejumlah masker gratis kepada masyarakat yang berkunjung,” ujarnya. Ia berharap, masyarakat dapat menjalankan

FOTO: MEMORANDUM/FDN

membagi-bagi masker. Tak terkecuali, Camat Klampis Abdul Malik, ikut membantu. Bagi-bagi masker ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat agar patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Terlebih, ketentuan wajib pakai masker yang

kat untuk disiplin protokol kesehatan.Sehingga pandemi Covid -19 cepat berakhir,” ujarnya. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres uga membagikan masker merah putih kepada masyarakat maupun pedagang yang berada di tempat wisata. “Dalam melaksanakan peningkatan disiplin kepada masyarakat terkait protokol kesehatan Polres Mojokerto bersinergi dengan Kodim 0815 Mojokerto dan Pemda Kabupaten Mojokerto,” tambah Kapolres. Dalam penerapan disiplin protokol kesehatan, sejumlah sanksi telah menanti bagi merekeka yang melanggar diantaranya menyapu jalan, menyanyikan lagu Garuda Pancasila dan membaca Pancasila. “Penerapan disiplin protokol kesehatan akan kami tingkatkan terus,” pungkasnya.(war/mik)

FOTO: MEMORANDUM/AND

Anggota polwan membantu memasangkan masker kepada pedagang di Pasar Klampis.

Pasuruan, Memorandum an Polres Pasuruan Kota melakukan kegiatan apendisiplinan terhadap masyarakat di Kota Pan suruan untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) penanganan Covid-19, Jumat (21/8). Kepolres Pasuruan Kota AKBP Arman mengatakan, setiap hari pihaknya melakukan operasi pendisiplinan protokol kesehatan terutama penggunaan masker. “Hal ini kami mulai dari personel Polres Pasuruan Kota dan jajarannya terlebih dahulu hingga kami lanjutkan kepada masyarakat Kota Pasuruan,” kata Arman. Menurut Arman, operasi pendisiplinan ini sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020, yang mengatur soal kedisiplinan melakukan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. “Dalam melakukan operasi pendisiplinan itu, jajaran Polres Pasuruan Kota melakukan pengecekan pendisplinan penggunaan masker di tempat kerumunan masyarakat. Hal ini dalam peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan demi pencegahan dan pengendalian virus Corona,” ujar Arman. Ia juga menambahkan, sanksi yang diberikan kapada masyarakat Kota Pasuruan berupa teguran dan bersih - bersih di sekitaran operasi serta menyanyikan lagu kebangsaan. “Diharapkan dengan operasi pendisiplinan ini

Lumajang, Memorandum Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa bersilaturahmi dengan ketua dan pengurus Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) Kabupaten Lumajang di Desa Jambearum, Kecamatan Pasrujambe. Jumat (21/8). Pada kesempatan itu kapolres mengajak seluruh anggota PSHT untuk ikut berperan dan bergandengan tangan menjaga situasi kamtibmas di Lumajang agar tetap kondusif. Kapolres juga meminta anggota PSHT tidak mudah termakan berita hoax yang memberitakan bahwa bulan Suro adalah

Datangi Objek Wisata, Kasatlantas Tegakkan Inpres 6/2020

FOTO: MEMORANDUM/RUL

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Polres Pasuruan Kota Gencar Operasi Masker

pengunjung ini,” kata Ketua Cabang Bhayangkari Bangkalan, Ny dr Nova Rama Putra. Lebih dari tiga jam, Kapolres bersama puluhan polwan, anggota Bhayangkari dan Ibu-Ibu PKK, harus memeras keringat untuk blusukan

Kapolres Lumajang Ajak PSHT Turut Jaga Kamtibmas

Mojokerto, Memorandum Menindaklanjuti Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Disiplin Protokol Kesehatan, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander terus melakukan sidak ke sejumlah tempat di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Peringati HUT Polwan, 1.000 Masker Dibagikan Gratis Bangkalan, Memorandum Tekad Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra untuk mempercepat putusnya mata rantai penyebaran Covid-19 di Bangkalan, tak kenal surut. Meski Bangkalan sudah berubah dengan status dari zona merah menjadi oranye, tetapi pandemi Covid-19 belum berakhir dan perlu diwaspadai. ”Itu sebabnya kita tidak boleh lengah. Edukasi protokol kesehatan harus tetap jalan,” tegas Rama, Jumat (21/8). Untuk itu, dalam rangka memperingati HUT ke-72 Polwan, Rabu (19/8) lalu, Rama menerjunkan trio kemitraan polwan, anggota Bhayangkari dan Ibu-Ibu PKK untuk bagi-bagi masker gratis di pasar induk Kecamatan Klampis. ”Targetnya, ada 1.000 masker yang harus tuntas kami bagibagikan kepada pedagang dan masyarakat di pasar tradisional yang kesehariannya padat

AKBP Deddy Foury Milewa foto bersama jajaran dan pesilat di padepokan PSHT.

FOTO: MEMORANDUM/RUL

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Sosialisasi penerapan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, diterapkan kepada anggota Polri. Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia, meminta seluruh anggotanya wajib menegakkan aturan penggunaan masker di masa pandemi. “Sudah saya perintahkan kepada semua anggota untuk menegakkan aturan penerapan physical distancing ini. Bagi mereka yang melanggar akan diberikan teguran lisan dan sanksi tentunya,” ucapnya, Jumat (21/8). Sedangkan bagi masyarakat, para pengguna jalan yang masih melakukan pelanggaran langsung ditegur dan disanksi. “Kemarin kita lakukan bersama sama di Simpang Empat Kelurahan Jepun. Kita lakukan sosialisasi dan razia penggunaan masker,” terang Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Aristianto Budi Sutrisno. Para pelanggar ini pun langsung mendapatkan teguran dan peringatan, serta diminta menyanyikan lagu Indonesia Raya guna membangkitkan semangat nasionalisme. Sebelumnya, Kamis (18/8) malam, petugas gabungan dari Polres Tulungagung, Kodim 0807/Tulungagung, dan satpol PP merazia masker dan razia jam malam. Hasilnya, ditemukan 50 pemuda tak bermasker, dan 10 pelanggar jam malam. Paur Humas Polres Tulungagung, Iptu Neni Sasongko mengatakan, mereka dikenakan hukuman push up di tempat karena melanggar prokes. Sedangkan 10 orang pelanggar jam malam diamankan dan menjalani penerapan sanksi kerja sosial. “Mohon dipahami, jadi upaya ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” tegasnya. (fir/mad/mik)

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Kapolres Mojokerto Beri Sanksi Pengunjung Tanpa Masker

Polres Tulungagung Terapkan Sanksi Bagi Pelanggar Prokes

Para pelanggar masker diberikan sanksi push up.

SABTU KLIWON 22 AGUSTUS 2020 HALAMAN 6-7

Anggota Forkopimda Kabupaten Malang berada di kebun teh Wonosari.

Malang, Memorandum Jajaran forkopimda melakukan senam dan jalan sehat bersama di area kebun teh Wonosari, Dusun Bodean Putuk, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (21/8). Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan silaturahmi dan menjaga kesehatan. Hadir pada kegiatan itu Bupati Malang HM Sanusi, Ketua DPRD Didik Gatot Subroto, Kapolres Malang AKBP Hendri

8/ Kab Umar, Dandim 0818/ ol Inf Malang - Batu Letkol Yusub Dody Sandra SIP bun MIPol, Manager Kebun sari Teh PTPN XII Wonosari Nelson Limbong. n Di area kebun a the, Forkopimda a Kab Malang beserta rombongan melaksanakan senam bersama. Selanjutnya, jalan sehat keliling kebun teh dengan jarak tempuh sekitar 2 Km.

Bupati Malang HM Sanusi m menyampaikan, kegiatan setiap sa satu bulan ini untuk menjaga silatu turahmi sekaligus untuk mencegah pe penyebaran virus dan meningkatka kan imun. “Acara ini nantinya juga akan m mengundang berbagai pihak u untuk bisa bersama -sama berolah raga,” katanya. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan kegiatan olahraga bersama ini cukup positif.

“Melalui kegiatan ini hubungan silaturahmi dapat terjaga dengan baik,” ujarnya. Selama pandemi Covid-19, jajaran Forkopimda Kabupaten Malang telah bergerk bersama melakukan penanganan Covid- 19 agar tidak menyebar terlalau luas di wilayah Kabupaten Malang. Kini, juga sedang digiatkan kampanye penggunaan masker untuk mencegah penyebaran Covid-19. (*/ari/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

Bupati Bondowoso Bantu Korban Puting Beliung Bondowoso, Memorandum Sedikitnya 65 korban puting beliung di Desa Sukosari, Tamanan, menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Secara simbolis bantuan tersebut diserahkan oleh Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako dan uang stimulan perbaikan kerusakan rumah berkisar antara Rp 1 juta hingga Rp 5 juta. Penyerahan bantuan disampaikan langsung oleh Bupati Salwa Arifin didampingi Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz, dan Komandan Kodim 0822 Letkol Inf Jadi di Aula Sanggar Desa Sukosari, Rabu (19/8). Salwa Arifin dalam sambutannya mengatakan bahwa pemberian bantuan dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap korban bencana alam yang mengalami kerusakan tempat tinggal. Tentu melalui bantuan yang diberikan, Bupati Salwa Arifin mengharapkan para korban bisa bangkit dari keterpurukan akibat musibah yang dialami. “Musibah ini hendaknya juga menjadi peringatan untuk kita meningkatkan ibadah kita,” ungkapnya. Untuk informasi, bencana puting beliung terjadi di Desa Sukosari, Kecamatan Tamanan, lima hari lalu, Sabtu (15/8). Akibatnya, enam rumah rusak berat dan 26 lainnya rusak ringan. Ketua Pelaksana BPBD Bondowoso Kukuh Triatmoko menerangkan, kalau di Bondowoso hampir di semua wilayah bisa berpotensi puting. Karena memang kondisi geografis Bumi Ki Ronggo yang terletak di dataran tinggi. “Kami menyarankan kepada masyarakat agar pohon-pohon yang tinggi dan tua ditebang,” ujarnya. Sebelumnya diberitakan, BPBD Bondowoso menyebut bahwa Kabupaten Bondowoso disebut saat ini tengah mengalami kemarau basah. Karena mengalami hujan di saat musim kemarau berjalan. Meski bulan Agustus ini sebenarnya puncak musim kemarau. Namun, memang terjadi hujan sesekali. Diprediksi kondisi ini akan berlanjut hingga bulan Oktober mendatang. (abr/lis)

Pasuruan, Memorandum Sejumlah ruas jalan rusak di Kabupaten Pasuruan bakal dibenahi. Anggaran sebesar Rp 24 miliar disiapkan untuk pembenahan jalan di wilayah setempat. Informasi yang dihimpun menyebutkan, setidaknya ada 36 titik ruas jalan kabupaten rusak yang akan diperbaiki. Ruas jalan rusak itu tersebar di sejumlah lokasi. Seperti Orobulu-Rembang; Jalan Raya Blarang, Kecamatan Tutur; dan sejumlah ruas jalan rusak lainnya. Plt Sekretaris Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Eko Bagus menguraikan, anggaran besar untuk pembenahan jalan rusak tersebut bersumber dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) 2020. Dana tersebut sudah siap digunakan setelah sempat di-pending lantaran refocusing anggaran. Sejauh ini, proses pembangunan

jalan setempat masih tahap lelang. Ia mengestimasi, akhir Agustus 2020 sudah dimulai pengerjaannya “Ada 36 paket pekerjaan yang akan digarap dari DBHCHT. Sebagian besar lelang dan lainnya ada yang penunjukan langsung karena di bawah Rp 200 juta,” papar Eko Bagus. Ia menyampaikan, pelaksanaan pembangunan jalan tersebut bakal memakan waktu hingga tiga bulan. Pengerjaan pembangunan jalan itu sudah harus diselesaikan Desember mendatang. “Waktunya tiga bulan. Ada yang hotmix. Ada pula yang pavingisasi,” ulas Eko. Menurut Eko, pembenahan jalan ini diharapkan bisa membuat kondisi jalanan di Kabupaten Pasuruan nya-

Tulungagung, Memorandum Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengapresiasi kinerja anggotanya dan kepedulian masyarakat yang bersama-sama menciptakan situasi kondusif selama perayaan Suro di Kota Marmer. Dikatakan EG Pandia, guna mengantisipasi situasi ratusan anggota dari berbagai satuan tetap disiagakan pada perayaan tahun baru Hijriah atau jamak disebut Suroan, kemarin. “Kita kemarin siagakan pasukan

AKBP Eva Guna Pandia

bulu-Rembang. Di mana kondisi jalan setempat rusak parah. (rul/lis)

FOTO: MEMORANDUM/ABR

Bupati Bondowoso Salwa Arifin meninjau lokasi pengisian SPPBE.

adaptasi kebiasaan baru,” sambungnya. Informasi yang diperoleh dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Bondowoso, rata-rata perusahaan sudah beroperasi kembali setelah new normal. Secara keseluruhan, terdapat 863 perusahaan di Bondowoso. (abr/lis)

FOTO: MEMORANDUM/CW1

Wabup Irwan Bachtiar Rahmat menghadiri acara pemuda pelopor.

wancara dan presentasi. Kemudian kunjungan lapangan atau fact finding. Menurutnya, para juara ini selanjutnya akan mewakili Kabupaten Bondowoso dalam ajang pemuda pelopor tingkat Provinsi Jatim. Sementara itu, Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat mengatakan, pencanangan pemuda pelopor ini merupakan bentuk pengakuan dan penghargaan terhadap pemuda Indonesia, khususnya Bondowoso oleh pemerintah daerah. “Pengakuan atas prestasi dan kontribusi di berbagai bidang,” katanya.

Ia berharap agar apa yang dilakukan oleh pemuda pemudi pelopor ini bisa menginspirasi dan memotivasi bagi pemuda lainnya. “Memotivasi secara nyata. Meneladani kegiatan yang sudah dibuat oleh pemuda pelopor dimaksud,” ungkapnya. Menurutnya, kegiatan penganugerahan pemilihan pemuda pelopor ini juga mempunyai peran sebagai penggerak perubahan paling ditunggu oleh masyarakat. “Karena perubahan dan kepeloporan adalah napas dari kepemudaan itu sendiri,” pungkasnya. (cw1/lis)

memang untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat Tulungagung,” ujar Pandia, Jum’at (21/8). Kapolres Pandia mengungkapkan, petugas patroli juga dipusatkan di berbagai pusat keramaian dan obyek vital di Tulungagung. “Aman tidak ada kendala. Kita juga mendapat dukungan dari masyarakat yang cukup kondusif dan tidak melakukan kegiatan yang merugikan,” terangnya. Pandia mengingatkan, di

tengah pandemi seperti ini agar masyarakat tetap tertib menaati aturan penerapan protokol kesehatan. Mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menerapkan jaga jarak ketika di keramaian. “Meskipun Tulungagung penyebaran Covid-19 sudah rendah, namun kita ingatkan, supaya masyarakat tetap taat menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi,” pungkas dia. (fir/mad)

Bupati Maryoto Sosialisasikan BPNT Dampak Covid-19

Pemuda Pelopor sebagai Napas Kepemudaan Bondowoso, Memorandum Belasan pemuda dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Bondowoso dinobatkan sebagai Pemuda Pelopor Bondowoso 2020. Mereka merupakan juara 1 hingga 3 untuk lima kategori yang dilombakan dalam kompetisi tahunan yang digelar Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bondowoso. Penyematan dan penyerahan piagam, trophy, serta hadiah kepada belasan pelajar itu diserahkan langsung Wakil Bupati (Wabup) Irwan Bachtiar Rahmat di GOR Pelita, dalam Malam Penobatan Pemuda Pelopor Bondowoso 2020. Plt Kepala Disparpora, Retno Wulandari, menerangkan bahwa total ada 54 pemuda-pemudi dari berbagai wilayah di Bondowoso. Mereka unjuk gigi berbagai inovasi dan kreativitas sebagaimana kategori yang diikuti oleh masing-masing. Kategori dimaksud yakni bidang pengelolaan sumber daya alam, sosial budaya, tekonologi tepat guna, pangan, serta bidang pendidikan. “Mereka berkompetisi sejak Maret 2020 lalu,” ungkapnya. Para peserta mengikuti berbagai tahapan seleksi. Di antaranya wa-

man. Beberapa jalan yang ada memang mengalami kerusakan. Seperti di Oro-

Suroan Aman, Kapolres Apresiasi Kekompakan Aparat dan Masyarakat

Bupati Salwa Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan di Perusahaan Bondowoso, Memorandum Bupati Bondowoso Salwa Arifin terus mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan di perusahaan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19. Bupati Salwa memantau secara langsung kedua perusahaan, yakni stasiun pengisian dan pengangkutan bulk elpiji (SPPBE) dan PT Indah Karya Polywood. Bupati Salwa menyatakan jika dipastikan seluruh perusahaan telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Yakni seluruh karyawan sudah memakai masker dan jaga jarak. “Di sini sudah bagus. Sudah memenuhi protokol kesehatan. Karyawannya sudah jaga jarak, tidak desak-desakan,” jelasnya usai memantau aktivitas perusahaan di SPPBE, Rabu (19/8). Bupati Salwa berharap Kabupaten Bondowoso akan segera menjadi zona hijau dan tidak ada lagi penambahan pasien Covid-19. Untuk mewujudkan hal itu, masyarakat diimbau terus disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam rangka adaptasi kebiasaan baru. Dia juga mengatakan jika kunci sukses dalam mencegah Covid-19 adalah dengan meningkatkan rasa disiplin dan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dalam segala aktivitas. “Mari bersama lindungi diri sendiri dan keluarga. Bersama-sama kita menerapkan

Ilustrasi jalan rusak di Ketanireng, Prigen.

Tulungagung, Memorandum Bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, beberapa waktu lalu dilaksanakan sosialisasi dan koordinasi program bansos sembako atau bantuan pangan nontunai (BPNT) dampak Covid-19 di Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini dibuka langsung Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, diikuti sekitar 150 peserta. Hadir dalam kegiatan itu tim dari Kementerian Sosial RI, tim koordinator kabupaten, kecamatan, pendamping tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK), perwakilan keluarga penerima manfaat (KPM), suplier, dan perwakilan agen penyalur BPNT. Bupati Maryoto menyampaikan, pemkab sengaja mengundang tim dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI guna meluruskan dan menjelaskan mengenai pelaksanaan dan penyaluran program BPNT. Sebab di Tulungagung belakangan ini terjadi multitafsir. “Sebelumnya terjadi multitafsir dalam pelaksanaan BPNT. Kini biar semuanya jelas, kami menghadirkan tim dari Kementerian Sosial RI agar menjelaskan semuanya,” ujar Bupati Maryoto Birowo, usai membuka sosialisasi. Menurut Bupati Maryoto, meskipun pedoman umum (pedum) pelaksanaan BPNT sudah ada, namun yang terjadi di lapangan, perbedaan menafsiran itu masih ada. Padahal tim koordinasi (timkor) dari kabupaten maupun kecamatan, sudah mensosialisasikan kepada pihak-pihak terkait dan masyarakat. Maka dari itu, lanjut Bupati Maryoto, dengan hadirnya tim dari Kemensos RI kiranya bisa menjelaskan secara gamblang. Sehingga pelaksanaan program BPNT di Kota Marmer berjalan sesuai peraturan dan bisa diterima oleh semua pihak. “Ini yang hadir dari Kemente-

FOTO: MEMORANDUM/MAD

Bupati memberikan bantuan kepada korban puting beliung.

Pemkab Pasuruan Siapkan Rp 24 M untuk Rehab 36 Titik Jalan Rusak

FOTO: MEMORANDUM/FIR

FOTO: MEMORANDUM/ABR

JAWA TIMUR

SABTU KLIWON, 22 AGUSTUS 2020 HALAMAN 8

Bupati Maryoto Birowo

rian Sosial RI, diwakili Kepala Sub Direktorat Bantuan Stimulan Sosial dan Penataan Lingkungan Direktorat Pelayanan Fakir Miskin Wilayah III Mangara Simanjuntak. Biar beliau menjelaskan kepada semua pihak, supaya pelaksanaan BPNT di Tulungagung lebih mantap. Makanya kita mendatangkan ahlinya. Agar dijelaskan langsung dan tidak terjadi banyak penafsiran di tengah masyarakat,” pungkasnya. Senada, Mangara Simanjuntak juga mengatakan kegiatan ini digelar untuk menjelaskan kembali mengenai aturan penyaluran BPNT. “Harapannya setelah acara ini tidak ada lagi penafsiran yang keliru dalam pelaksanaan program BPNT,” ucap dia. Menurutnya, pelaksanaan BPNT sudah dijabarkan di dalam pedoman umum (pedum) yang sudah ada. “Penyaluran program BPNT itu harus mengacu pada

pedum. Dari pedum, timkor kabupaten membuat aturan ataupun sistem turunannya. Namun tetap mengacu pada pedum. Sebab setiap daerah memiliki dinamika tersendiri, sehingga tidak bisa disamakan,” jelas dia. Pihaknya berharap, usai acara ini timkor kabupaten melakukan evaluasi. Sehingga penyaluran program BPNT bisa lebih baik lagi. “Nanti kami akan menunggu hasil evaluasi itu,” tutupnya. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung Suyanto menyampaikan setelah ini akan segera menggelar rapat, menindaklanjuti hasil pencerahan dari kemensos. “Setelah ini kami akan segera mengagendakan rapat bersama timkor. Kemungkinan bulan depan sistem baru sudah ada. Namun menunggu dulu bagaimana hasil rapat timkor kabupaten nanti,” terangnya. (mad/lis/*)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Aris Setyoadji S Sos, Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Noor Arief Prasetyo S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Rahmat Hidayat S Sos, Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu, Indra Anugrah Hardiantoko, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Direktur: Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Choirul Shodiq SH MH Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031Pemimpin Perusahaan: 8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

Dua Tahun Buron, Pemerkosa Anak Kandung Diringkus Bondowoso, Memorandum AS (51), pelaku pemerkosaan terhadap anak kandungnya di Bondowoso ditangkap polisi setelah DPO (daftar pencarian orang) selama hampir dua tahun. Berdasarkan keterangan yang digali polisi, pelaku mengelabui korban dengan dalih hendak mengeluarkan makhluk halus dari tubuhnya. Kejadian tersebut bermula ketika korban meminta kerok kepada pelaku. Di saat kerokan, pelaku menyatakan bahwa korban sedang dirasuki makhluk halus. Dengan beralasan hendak mengeluarkan roh jahat dari tubuh korban, pelaku kemudian meminta korban untuk memejamkan mata sembari berbaring di atas ranjang. “Pengakuan tersangka, anaknya ini sempat diberitahu bahwa di badan korban terdapat roh jahat yang menempel,” demikian disampaikan Kasatreskrim Polres Bondowoso, AKP Agung, Kamis (20/8). Setelah korban menuruti permintaan terselubung itu, pelaku kemudian terdengar

membacakan mantra. Berbanding terbalik dengan harapan ingin sembuh, justru korban mengaku pusing hingga tak sadarkan diri. Di saat korban sudah tak berdaya, pelaku mulai melancarkan nafsu bejatnya. “Pelaku sempat membaca doa-doa untuk korban agar roh jahat di badan korban pergi,” ujarnya. Sementara Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz menambahkan, setelah istri pelaku mengetahui perilaku bejat suaminya, lantas melapor ke Polres Bondowoso. Sayangnya, pada 2018 lalu itu pelaku lebih dulu telah kabur. “Hampir dua tahun jadi DPO, sekarang berhasil ditangkap,” ungkapnya. (abr/lis)

FOTO: MEMORANDUM/ABR

FOTO: MEMORANDUM/UDI

Daftar Pilwali, ASN Harus Serahkan Surat Pengunduran Diri

Tersangka menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Bondowoso.

Usai Salat Jumat, Kapolsek Lumbang Bagikan Minuman Probiotik

Kapolsek Lumbang mengawasi pembagian minuman mobil probiotik untuk para jemaah.

Peringati 1 Muharam 1442 H, Korem 081/DSJ Doa Bersama Madiun, Memorandum Korem 081/DSJ menggelar doa bersama dalam rangka memperingati 1 Muharam 1442 H/2020 M di Masjid Jenderal Sudirman, Makorem, Kota Madiun, Kegiatan yang dipimpin Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho bertemakan Dengan semangat Tahun Baru Islam 1442 H/2020 M, kita tingkatkan sinergitas TNI bersama seluruh komponen bangsa menuju tatanan kehidupan baru. Melalui peringatan itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho mengatakan, pihaknya mengajak untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan senantiasa berupaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Dengan memasuki tahun baru Islam kali ini, Waris turut mengimbau

untuk mengoreksi diri terkait berbagai amalan-amalan yang pernah dilakukan. “Bila yang kita lakukan sudah mencerminkan kebaikan, maka kita berusaha untuk meningkatkan amalan tersebut. Namun jika sebaliknya, maka hendaknya kita berusaha dengan optimal untuk melangkah ke arah yang lebih baik,” terangnya, Rabu (19/6). Lebih lanjut Waris mengingatkan, kalau waktu di dunia mempunyai arti yang sangat penting dalam kehidupan ini. Untuk itu ia ingin anggotanya dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Ia berpesan, memasuki tahun baru agar dapat membuka lembaran-lembaran baru, dengan berbagai amalan-amalan yang baik dan diridhoi Allah SWT. (alv/lis/*)

FOTO: MEMORANDUM/ALV

FOTO: MEMORANDUM/ABR

Bondowoso, Memorandum Kabupaten Bondowoso tengah mengusulkan Kawasan Strategis Pariwisata Kabupaten (KSPK) Ijen Raung Geopark menjadi kandidat Global Geopark Unesco. Dalam proyek ini, Kabupaten Bondowoso bekerja sama dengan Banyuwangi sebagai strategi untuk menguatkan sektor pariwisata Ijen Raung di mata dunia. Plt Kadis Pariwisata Retno Wulandari saat dihubungi melalui Kepala Bidang Pariwisata Dinas Retno Wulandari Pariwisata Pemuda Dan Olahraga (Disparpora) Bondowoso Arif Setyo Raharjo menjelaskan, pengusulan itu dikirim secara resmi mewakili Pemerintah Republik Indonesia kepada Unesco. Kedua kabupaten telah sepakat dan Pemprov Jatim yang telah ditandatangani gubernur untuk diajukan kepada pemerintah pusat dan Unesco. Bahkan, nama Geopark Banyuwangi sebelumnya, kini akan diubah menjadi Geopark National Ijen, termasuk logonya. “Sekarang lagi proses untuk penyusunan dokumen aplikasi pengajuan Geopark Indonesia ke Unesco. Bondowoso dan Banyuwangi bareng Pemprov Jatim,” jelasnya, Jumat (21/8). Adapun areanya, terang Arif, terdapat tiga konten dalam penetapan Goepark yakni bio, geo, dan culture. Di Bondowoso, ada 14 titik yang direncanakan masuk dalam kawasan Geopark. Untuk situs Geologi di antaranya Kawah Ijen, Kalipahit, Air Terjun Gentongan, Kawah Wurung, Air Panas Blawan, Puncak Megasari, Batu Soon Solor, dan Air Terjun Tol-tol. Dari situs Biologi, terdapat Hutan Pelangi, Kopi Arabika, dan Kebun Strawberry. “Adapun untuk yang budaya, kita masukkan situs-situs megalitikum yang ada di Kecamatan Cermee maupun Sumber Wringin. Juga tari Molong Kopi, Singo Wulung, dan Pojien,” ujarnya. Dikatakannya, pemilihan spot-spot wisata untuk diajukan ke UGG tersebut karena tidak semua daerah memiliki peluang dan karakteristik konten Geopark. Sehingga, hal ini menjadi momen tepat untuk Bondowoso dan Banyuwangi dalam mengakselerasi penguatan branding pariwisata di kancah internasional. Untuk informasi, UGG merupakan area geografis terpadu di mana situs dan lanskap geologi internasional dikelola dengan konsep perlindungan holistik, pendidikan dan pembangunan berkelanjutan melalui pendekatan bottom-up. Tahun ini, ada dua Geopark yang diajukan oleh pemerintah RI yakni Geopark Ijen dan Geopark Natuna. Namun, Natuna mengundurkan diri sehingga akhirnya diganti oleh Geopark Kabupaten Maros. (abr/lis)

“Kegiatan pemberian minuman probiotik tersebut akan kami lakukan dengan cara bertahap dan di setiap kegiatan masyarakat,” ucapnya. Selain itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat sesuai dengan Inpres Nomor 6 Tahun 2020, yang mengatur soal kedisiplinan melakukan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. “Mengingat wilayah Kecamatan Lumbang masih dalam status zona hijau. Dengan membuat kegiatan seperti ini agar imunitas tubuh warga kami tetap dalam kondisi sehat dan juga kami sarankan untuk berolahraga,” terang Nanang. (rul/lis)

Doa bersama memperingati 1 Muharam 1442 H di Masjid Jenderal Sudirman, Makorem 081/DSJ.

Gus Hans Bermanuver ke PDI-P Surabaya, Memorandum Dinamika politik menjelang Pilwali Kota Surabaya makin memanas. Spekulasi sejumlah partai politik terus bermunculan, salah satunya, munculnya Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans menjadi bakal calon wakil wali kota (bacawawali) untuk menjadi pendamping Machfud Arifin di Pilkada Surabaya yang kini bermanuver (merapat) ke PDI Perjuangan. Ketika di konfirmasi Memorandum, apakah Gus Hans mempunyai rencana mendaftarkan diri sebagai bacawawali ke DPD PDI-P. Cawawali yang diusung Partai Golkar ini mengatakan, bahwa keputusan belum final, tapi yang jelas dirinya sudah melakukan berbagai proses politik dan diketahui masyarakat. Di antaranya adalah silaturahmi dan safari politik di berbagai parpol. Menurut Gus Hans, dirinya sudah mengikuti mekanisme di Partai Golkar dan juga mengikuti berbagai parpol yang membuka pendaftaran. “Dengan PDI Perjuangan. Alhamdulillah sejak awal kita juga berkomunikasi, memang suasana politik Surabaya sangat dinamis. Tentunya untuk peluang semuanya ada,” kata Gus Hans, Jumat (21/8). Wakil Ketua ISNU Jatim ini menyebutkan, koalisi parpol belum tentu permanen

dan tidak ada yang bisa permanen. Karena itu, dirinya menyakini koalisi politik setiap saat bisa berubah. “Dinamika di Surabaya sangat menarik dan masyarakat Surabaya sudah siap untuk menerima dinamika tersebut,” ujarnya. Soal namanya disebut dan disodorkan sebagai pendamping Machfud Arifin oleh Gerinda, NasDem, dan PSI. Bahkan dari rekom dia dapat dari Partai Golkar Surabaya, dirinya menjelaskan bila semua ada prosesnya. “Tapi semua ini kan berproses, yang jelas dalam hal ini sudah saatnya aliran Nahdliyin bukan hanya sebagai pendukung saja serta sorak-sorak bergembira tetapi harus betul-betul terlibat di dalamnya,” terangnya. Oleh karena itu, lanjut Gus Hans menegaskan, dirinya jangan sampai proses kepemimpinan Kota Surabaya tidak ada keterlibatannya dari Nahdliyin. “Tapi walaupun saya Nahdliyin tidak melibatkan NU secara lembaga. Tentunya saya siap mengundurkan diri dari Wakil Ketua ISNU Jatim,” ujarnya. Terpisah Wakil Ketua DPD PDI-P Jatim Bidang Pemenangan Pemilu Deni Wicaksono menegaskan, bahwa informasi Gus Hans mendaftarkan Bacawawali di DPD PDI-P Jatim itu benar. “Infonya seperti

FOTO: MEMORANDUM/WHY

Bondowoso Ajukan Geopark National Ijen ke Unesco

Pasuruan, Memorandum Untuk menjaga imunitas tubuh kepada warga binaannya agar terhindar dari virus Covid-19, Polsek Lumbang membagikan minuman probiotik kepada para jemaah usai salat Jumat. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Lumbang Iptu Nanang Abidin didampingi anggotanya serta diikuti anggota Koramil Lumbang, Jumat (21/8). Kapolsek Lumbang Iptu Nanang Abidin mengatakan, memberikan minuman probiotik secara gratis kepada jemaah salat Jumat di Masjid Baiturohman, Desa Cukurguling, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan.

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Surabaya, Memorandum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya akan membuka pendaftaran pasangan calon (paslon) yang berlaga dalam Pilwali Surabaya pada 4 hingga 6 September. Maka, bagi paslon untuk mempersiapkan segala persyaratan yang dibutuhkan. Soeprayitno, anggota KPU Surabaya Soeprayitno mengatakan ada persyaratan khusus bagi calon berstatus sebagai anggota DPRD, DPD, DPRD, TNI-Polri, ASN, bupati, wakil bupati, wali kota wakil, wali kota, pejabat bupati atau pejabat wali kota, pejabat BUMN, dan kepala desa. Ini diatur dalam PKPU 1/2020 tentang Pencalonan. “Yang bersangkutan harus menyerahkan surat pengunduran sudah masuk bersamaan dokumen pendaftaran ke KPU,” tegas mantan wartawan ini. Ia menambahkan selain itu, mereka juga menyerahkan keputusan pemberhentian dari pejabat yang berwenang kepada KPU provinsi/kabupaten/kota, paling lambat 30 hari sebelum pemungutan suara, tepatnya 9 November 2002. “Setelah itu baru menyerahkan SK pengunduran yang dikeluarkan instansi terkait,” kata dia. Senada diungkapkan komisioner KPU Jatim M Arbayanto. Ia menambahkan, hal berbeda bagi petahana kepala daerah yang akan mencalonkan kembali. Para petahana tidak perlu mundur dari jabatan saat mengikuti pilkada. Melainkan cukup cuti di luar tanggungan negara. “Namun jika petahana mencalonkan di luar daerah, maka harus mengundurkan diri,” katanya. Arba pun telah memastikan jajarannya di tingkat KPU kabupaten/kota di 19 daerah penyelenggara pilkada untuk mewaspadai hal ini. Pihaknya telah rapat koordinasi awal pekan lalu. Sedangkan Jawa Timur ada sejumlah ASN yang mencalonkan diri di pilkada. Mereka juga telah mendapat sejumlah rekomendasi partai.Di antaranya, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur, Setiajid (Calon Bupati Tuban), Kepala Bakorwil Pamekasan, Fatah Yasin (Calon Bupati Sumenep), hingga Sekretaris Daerah (Sekda) Lamongan Yuhronur Efendi (Calon Bupati Lamongan). Sedangkan untuk jajaran DPR, di antaranya anggota DPRD Jatim Aditya Halindra Faridzky (Calon Bupati Tuban), anggota DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani (Calon Bupati Gresik), dan beberapa calon lainnya. (udi/day/lis)

SABTU KLIWON, 22 AGUSTUS 2020 HALAMAN 9

Deni Wicaksono bersama Gus Hans (kanan).

itu, tapi kita masih melakukan koordinasi. Kami meminta kepada Gus Hans atau timnya berkoordinasi dengannya. Untuk datang ke DPD PDI-P,” tandas Deni yang juga anggota DPRD Jawa Timur. Sedangkan, Sekretaris DPD PDI-P Jatim Sri Untari mengatakan, bahwa dikabarkan Gus Hans datang ke Gedung DPD PDI-P Jatim. “Memang ada kabar “slenting-slenting” begitu bahwa Gus Hans katanya ke DPD PDI-P,” jelas Sri Untari. Menurutnya, jika Gus Hans betul-betul daftar langsung saja ke DPP, karena di DPD sudah tutup sejak bulan

Maret-April kemarin. “Tapi potensi Gus Hans untuk mendaftar di DPP masih bisa, karena otoritas penuh hanya di DPP. Dan, Waktunya pendaftaran tinggal hari Sabtu besok terakhir. Ya, kalau mau silakan saja,” ucapnya. Soal peluang Gus Hans di Pilkada Surabaya, Lanjut Untari, siapapun nama paslon dari PDI-P untuk peluang Pilkada Surabaya sudah diolah oleh DPP. “Perkara sejauh mana peluang Gus Hans bahwa ilmu politik tidak bisa dihitung dengan matematika, karena keputusan sudah di atas,” pungkasnya. (why/day/lis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SABTU KLIWON, 22 AGUSTUS 2020 HALAMAN 10

PeringaƟ Tahun Baru Islam

Polres Jombang Gelar Pengajian dan Santunan Anak Yatim Jombang, Memorandum Polres Jombang menggelar pengajian di Masjid Junnatul Fua’dah, Jumat (21/8) sekitar pukul 08.00. Kegiatan rohani diikuti Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, Wakapolres Kompol Wahyu Pristha Utama, serta jajaran pejabat utama Polres Jombang, dan jajaran kapolsek kota santri. Kegiatan itu juga dilakukan santunan kepada anak yatim. Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho menjelaskan, pengajian peringatan tahun baru 1442 Hijriah digelar untuk meningkatkan ketakwaan terhadap sang pencipta, dan sebagai upaya mendukung Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi personel kepolisian yang unggul. “Peringatan tahun baru Islam 1442 Hijriah, kami berharap semua personel Polres Jombang menjadi pribadi yang lebih unggul,” papar AKBP Agung Setyo Nugroho, Jum’at,(21/8). Pengajian peringatan tahun baru Islam 1442 diisi KH Nur Hadi atau yang akrab disapa Mbah Bolong. Sebelumnya diawali hadrah yang dilanjutkan dengan sholat dhuha berjamaah. Untuk lebih meningkatkan rasa cinta kepada rasul, jamaah pengajian juga melantunkan sholawat nabi yang disambung dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. “Selain melantunkan sholawat nabi serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Dalam kegiatan ini pula kami juga menggelar Istighotsah,” sambung Kapolres. Terakhir, siraman rohani kepada semua personel polres yang hadir disampaikan Mbah Bolong. Seluruh rangkaian pengajian ditutup dengan pemberian santunan kepada anak yatim. “Selain sebagai momen untuk lebih memperbaiki diri, pada bulan Muharram juga merupakan waktu yang baik untuk meningkatkan amal ibadah. Salah satu caranya, dengan memperbanyak berbagi kepada saudara yang kurang beruntung,” pungkas Agung. (wan/day)

Mojokerto, Memorandum Tertangkap tangan menjadi pengedar sabu-sabu, mengantar Fatkhur Abdullah (34), warga Dusun Dateng, Desa Mojotamping, Kecamatan Bangsal, merasakan pengapnya penjara. Kasat Reskoba Polres Mojokerto, AKP Yogig Ardi Khistanto, mengungkapakan tersangka diringkus di rumahnya seusai melakukan transaksi barang haram tersebut. “Tersangka kami

amankan di rumahnya, setelah melakukan transaksi dengan salah satu pelanggan. Sejumlah barang bukti turut diamankan,” ungkap AKP Yogig Ardi Khistanto, Jum’at,(21/8).

Lanjut Yogik Ardi Khistanto, Man diringkus Satreskoba Polres Mojokerto, Senin (17/8) sekitar pukul 14.00. Diamankan dari tangan tersangka dua paket sabu seberat 2,66 gram, satu bendel plastik klip, sebuah sekop kecil, serta sebuah handphone yang digunakan sebagai sarana melakukan transaksi. Membongkar jar ingan narkotika yang melibatkan

tersangka, saat ini Fatkhur menjalani pemeriksaan intensif kepolisian. Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 1 subs pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, dan denda paling banyak 10 miliar rupiah,” tandas Yogig. (no/day)

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

AKBP Agung Setyo Nugroho memberikan santunan kepada anak yatim.

Pengedar Sabu Mojotamping Dicokok Fatkhur Abdullah alias Man

Polres Mojokerto Kota Sosialisasikan Wajib Masker Mojokerto, Memorandum Polres Mojokerto Kota bersama tim gabungan mengedukasi peningkatan disiplin kesehatan ke warga Kota Mojokerto untuk mencegah pengendalian pandemi Covid-19. Sosialisasi ini sesuai Inpres Nomor 06 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Dalam sosialisasi tersebut petugas dilapangan juga membagikan 1.350 masker, 350 handsanitizer, dan 500 kilogram beras. Selain sosialisasi terhadap ketaatan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan. Satgas gabungan polisi dan TNI ini juga siap menindak setiap orang yang nekat tidak memakai masker di Kota Mojokerto. Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi, mengatakan, Satgas ini dibentuk untuk menindaklanjuti Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disipilin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi memakaikan masker kepada pengguna jalan.

dan Pengendalian Covid-19. “Sosialisasi maupun edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya bermasker. Mulai tanggal 18 sampai 28 Agustus

sosialisasi dan edukasi penggunaan masker terus dilakukan,” ujarnya Kapolres Jumat (21/8). Menurutnya, pembagian masker juga beras kali ini se-

bagai langkah awal mengingatkan, agar setiap warga di Kota Mojokerto benar-benar mendisiplinkan diri sendiri dalam penggunaan masker

sebagai kebiasaan sehari-hari. Terlebih sejak tanggal 24 September 2020 nanti, penerapan penegakkan hukum terkait Inpres tersebut sudah akan dilaksanakan di Kota Mojokerto. “Sehingga kami menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa rajin menggunakan masker ketika aktifitas di luar rumah,” tambahnya. Nantinya jika masih terdapat masyarakat di Kota Mojokerto tetap membandel tak mengenakan masker hingga pemberlakuan penegakkan hukum pada 24 September 2020. Pihaknya tak segan akan memberikan sanksi. Dalam tahap sosialisasi kali ini, Polres Mojokerto Kota bersama Kodim 0815 Mojokerto membagikan masker dengan sasaran jalan protokol hingga pasar tradisional di Kota Mojokerto. Ribuan masker, ratusan handsanitizer, dan ratusan kilogram beras di bagikan kepada tukang becak, dan pengguna jalan di beberapa jalan protokol di Kota Mojokerto. (war/day)

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab didampingi Wakil Bupati Jombang Sumrambah serta Ketua DPRD Jombang Mas’ud Zuremi menandatangani Perda P-APBD Jombang.

DPRD Jombang Gelar Sidang Paripurna Pengesahan P-APBD Tahun Anggaran 2020 Jombang, Memorandum APBD Kabupaten Jombang resmi turun Rp. 193,7 miliar setelah perubahan. Itu setelah Peraturan Daerah (Perda) tentang Perubahan Anggaran pendapatan dan belanja daerah (P-APBD) tahun anggaran 2020 disahkan DPRD Jombang. Pendapatan di APBD murni mulanya adalah Rp 2.678.663.347.458,31. Namun setelah perubahan berkurang 7.23 persen atau Rp 193.760.344.423,26, sehinggga menjadi Rp 2.484.903.003.035,05. Sedangkan belanja yang mulanya Rp 2.854.663.347.458,31. Setelah perubahan naik 4,83 persen atau bertambah Rp 137.784.966.116,03 sehingga menjadi Rp 2.992.448.313.578,34. Meski sudah disahkan menjadi perda, hal tersebut masih menuai catatan dari fraksi-fraksi. Salah satunya fraksi demokrat. Yang meminta pemkab lebih menghemat dan melakukan pembelanjaan dengan skala prioritas, utamanya untuk menekan laju penyhebaran Covid-19 di Jombang. “Disisi belanja hendaknya dilakukan penghematan serta prioritas-prioritas yang sangat mendesak utamanya untuk menekan atau mencegah laju penyebaran Virus Covid 19 serta pemulihan perekonomian untuk mrngurangi beban masyarakat,” ungkap Heri Purwanto, dari fraksi Demokrat.

Hal yang sama juga disampaikan fraksi PKS Perindo, yang menyarankan P-APBD 2020 seharusnya lebih diarahkan pada pemulihan ekonomi masyarakat. “Dengan mengalokasikan anggaran untuk pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya saing masyarakat,” ungkap Mustofa, dari Fraksi PKS Perindo. Selain tentang P-APBD, ada dua perda lagi yang kemarin juga disahkan. Diantaranya adalah Perda Pencabutan Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 7 tahun 2019 tentang pembentukan dana cadangan pembangunan mal pelayanan publik Kabupaten Jombang dan Perda Pembentukan dana Cadangan untuk Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Jombang 2024. Perda Pencabutan Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 7 tahun 2019 tentang pembentukan dana cadangan pembangunan mal pelayanan publik Kabupaten Jombang, dinilai sebagian fraksi adalah sebuah keharusan yang dilakukan pemkab Jombang ditengah situasi Covid-19 ini. Namun dengan catatan pemkab tak boleh lalai dan tetap berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Kami ingin pemkab Jombang agar melakukan inovasi pelayanan kepada masyarakat yang efektif dan efesien,” ungkap Muhammad Muhaimin, dari

fraksi PKB. Sedangkan untuk Perda Pembentukan dana Cadangan untuk Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Jombang 2024, rencananya akan dianggarkan Rp 60 miliar per tahun, sehingga tiga tahun kedepan, anggaran sudah cukup untuk menggelar Pilkada Jombang. “Kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten Jombang untuk melakukan kajian yang komperhensif terkait kebutuhan pemilihan umum bupati dan wakil bupati, sisi mana yang dirasa kurang anggaran, dan sisi mana yang anggarannya dapat dilakukan efisiensi. Dengan demikian pesta demokrasi pada tahun 2024 tersebut dapat berjalan sesuai harapan masyarakat,” pungkasnya. Sementara itu, Mas’ud Zuremi, kepala DPRD Jombang meminta, Pemkab Jombang untuk tetap memperhatikan dan mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir. Termasuk pemulihan dampak ekonomi pada masyarakat. Ia juga meminta P-APBD segera dilaksanakan dengan baik ketika sudah selesai melakukan evaluasi. “Segera realisasikan, karena P-APBD waktunya hanya tiga bulan, tadi semua fraksi setuju dan menetapkan tiga raperda menjadi perda,” pungkas Mas’ud. (adv/wan/day)

Mojokerto, Memorandum DPRD Kota Mojokerto menggelar sidang paripurna pengesahan Kebijakan Umum APBD dan rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) tahun anggaran 2021, Rabu (19/8). Paripurna digelar berdasarkan hasil rapat kerja antara Badan Anggaran DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kota Mojokerto. Paripurna bersama Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari tersebut dilaksanakan terpisah dengan menggunakan teleconverence. Ketua DPRD Kota Mojokerto Sunarto mengatakan, pembahasan KUA PPAS antara dewan dengan pemkot telah menyepakati beberapa persoalan pokok dan program prioritas anatara lain, kebijakan umum APBD tahun anggaran 2021, dalam penyusunan APBD tahun anggaran 2021 belum mengalokasikan pendapatan dan belanja yang sumber dananya dan transfer yang bersifat mengikat DAK dan DID. Selain itu juga dibahas struktur belanja daerah berdasarkan peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, terdiri dari dari belanja operasi pegawai, belanja barang dan jasa, belanja bunga, belanja hibah, belanja subsidi serta belanja bansos. Selain itu ditambah belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer. Dalam penganggaran belanja hibah dan bantuan sosial, dianggarkan pada perangkat daerah terkait alokasi penganggaran penanganan covid-19, sejumlah Rp 29 872 538 400. “Pemanfaatan belanja menganut prinsip akuntabilitas, efektif dan

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

DPRD Kota Mojokerto Sahkan KUA PPAS Tahun 2021

Pimpinan DPRD Kota Mojokerto menandatangani pengesahan KUA dan PPAS 2021.

efisien dalam rangka mendukung penerapan anggaran berbasis kinerja,” kata Sunarto, Jumat (21/8). Sementara itu juru bicara Badan Anggaran DPRD Kota Mojokerto Udji Pramono menambahkan, prioritas plafon aanggaran sementara (PPAS) tahun anggaran 2021 meliput pendapatan daerah untuk tahun 2021 direncanakan sebesar Rp 771.318. 822. 950. yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 201.145.000.080. Pendapatan transfer sebesar Rp 550.142.843.000 dan pendapatan lain -lain sebesar Rp20.030.899.950. Sedangkan belanja daerah direncanakan sebesar Rp 948.882.804.596 rupiah. Belanja tersebut meliputi belanja operasi sebesar Rp 784.708.890.696 rupiah, terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp 288.826.566.000, belanja barang dan jasa sebesar Rp 457.182.723.196, be-

lanja hibah sebesar Rp 22.672.955.500, belanja bantuan sosial sebesarRp 16.026.646.000, belanja modal sebesar Rp163.173.913.900, belanja tidak terduga sebesar 1 milyar rupiah, defisit sebesar Rp 177.563.981.646, pembiayaan sebesar Rp 177.563.981.646 rupiah. Berdasarkan kondisi yang ada, efisiensi anggaran yang dilakukan oleh Tim Anggaran hendaknya tidak mengurangi program-program prioritas dan juga tetap memperhatikan asas kepatutan dan taat terhadap asas hukum yang berlaku. Karena hals tersebut salah satu cara untuk menggerakkan perekonomian rakyat adalah dengan memperbanyak program pembangunan yang padat karya, yang banyak menyerap tenaga kerja. “Sehingga dengan program tersebut pembangunan yang dilaksanakan dapat mengurangi kemiskinan,” pungkasnya.(war/adv/day)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

SABTU KLIWON, 22 AGUSTUS 2020 HALAMAN 11

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

53 Peserta Berebut Jabatan Perangkat Desa Jember, Memorandum Sebanyak 53 orang calon perangkat desa mengikuti ujian tes tulis di pendopo Kecamatan Puger, Kamis (20/8). Mereka merebutkan tujuh jabatan perangkat desa yang sekarang ini kosong.

Bupati Jamin Tidak Ada Pungli Perizinan bagi Pengembang FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Jabatan kosong itu meliputi kepala seksi, kepala urusan, dan kepala dusun. Dan ini tersebar di lima desa, yakni Desa Mojosari, Desa Puger Kulon, Desa Grenden, Desa Bagon, dan Desa Wringintelu. Camat PugerWinardi mengapresiasi antusiasme para calon perangkat yang kesemuanya berasal dari kalangan generasi muda. Ia juga mengaku puas atas suksesnya pelaksanaan ujian karena tahapan demi tahapan berjalan lancar. Meski kompetisi kali ini berjalan lancar, dirinya tetap akan melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan ujian perangkat desa ke depannya. “Pertama kepada para warga yang ingin mengikuti tes di peluang berikutnya, pandai-pandai menbaca situasi lawan. Contoh tadi ketimpanganya nilai 47 bisa lulus, ” kata Winardi. Dalam menjalankan tugas, jelas Winardi, pihaknya mempunyai unsur pengawasan di unit kerja masing-masing. Ini dilakukan berjenjang mulai dari kecamatan hingga ke muspika. “Kalau hanya sebatas ketidakmampuan dan kelalaian itu bisa ditolerir. Namun kalau sudah menyangkut etika sosial kemasyarakatan melanggar norma-norma kami tidak ada toleransi disitu,” tegasnya. Sementara Kepala Desa Grenden Suyono berharap, perangkat desa

Bupati Jember Faida memberikan sambutan.

Sebanyak 53 peserta mengikuti ujian tulis di pendopo Kecamatan Puger.

terpilih nantinya bisa bersinergi dan mampu menjalankan program pemerintah dan visi misi kepala Desa. “Saya berharap bisa membantu kepala desa dalam melaksanakan tugas pokok program pemerintah dan visi misi kepala desa, yaitu melayani masyarakat Desa Grenden dengan sebaik-baiknya, ” katanya. Hasil pelaksanaan ujian perangkat desa, dengan nilai 74 adalah Antok Eko Cahyono tampil sebagai peraih nilai tertinggi dengan menyingkirkan 6 lawan kandidatnya. Atas hasil tersebut ia berhak menduduki kursi jabatan

Istri Tewas, Suami dan Anak Terluka Akibat tabrakan itu menyebabkan Masrupah tewas karena mengalami cedera otak. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Soewandhi, tapi dalam perjalanan nyawanya tidak tertolong. Sedangkan Niran selamat, hanya saja pria ini juga dilarikan ke rumah sakit karena tangan kirinya patah. Begitu juga IS, menderita patah tulang kaki kiri serta pergelangan tangan kirinya. Kini kasus tersebut sudah ditangani Unitlaka Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Peristiwa tragis ini bermula

saat Niran naik motor berboncengan dengan istri dan anaknya melaju dari selatan ke utara di Jalan Kedung Cowek. Setiba di tempat kejadian perkara (TKP), di depannya terdapat pikap yang disopiri Fauzi, yang berhenti mendadak. “Pikap berhenti karena disetop anak-anak punk yang hendak numpang,” ungkap Niran kepada petugas. Karena berhenti mendadak, membuat Niran kaget dan tidak bisa menghindar sehingga motornya menabrak pikap hingga terjatuh. Pengguna jalan dan warga setempat yang menge-

Diisukan Putus Tak hanya saling unfollow, di laman instagram Ovi Rangkuti juga tak ditemukan foto Anya Geraldine. Namun sebaliknya, foto Ovi masih terpajang rapi di instagram Anya. Selain itu, beberapa waktu lalu Ovi juga terlihat mengunggah sebuah foto dengan keterangan kesulitan dalam hidup. Dan karena hal ini, natizen pun menyimpulkan bahwa pasangan ini sudah putus. Padahal sebelumnya, Ovi sempat menyampaikan pandangannya tentang pernikahan. Saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, belum lama ini Ovi menyampaikan jika pernikahan itu harus di persiapkan dengan baik. Karena ia ingin agar dirinya dan Anya bisa siap 100 persen untuk melaju ke jenjang pernikahan. “Kalau gue tuh simpel aja, nikah

tahui adanya kecelakaan, segera menghampiri korban untuk memberikan pertolongan. Sebagian warga lain menghubungi petugas command center. Setelah petugas datang, para korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk secepatnya mendapat perawatan medis. Takdir berkata lain. Di tengah perjalanan, Masrupah menghembuskan napas terakhirnya. Selanjutnya, jenazah perempuan tersebut dibawa ke RSU dr Soetomo. Sementara itu, Kanitlaka Satlantas Polres Pelabuhan Tan-

Sambungan dari halaman 1 melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian,” tutur Achmad. Sementara itu, ketika dikonfirmasi Kanitreskrim Polsek Tambaksari Iptu Didik Ariawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. “Masih kami lakukan pengejaran. Ciri-ciri pelaku sudah kami kantongi berdasar keterangan korban. Doakan cepat tertangkap,” harap Didik. (iah/nov)

Sehari, Api Melahap Empat Rumah Kabid Pembinaan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya BambangVistadi mengatakan, kebakaran pertama terjadi di Keputran Panjunan I, di rumah Abdul Munip. Dua rumah yang masih satu atap tersebut terbakar dengan cepat. Petugas pemadam kebakaran (damkar) yang mendapat informasi langsung ke lokasi dan segera memadamkan si jago merah. Api diduga berasal dari bagian atap rumah tersebut. “Kami padamkan dari atap rumah korban. Dua rumah yang terbakar masih satu atap,” kata Bambang. Karena di lingkungan padat penduduk membuat petugas gerak cepat memadamkan api dan melokalisirnya. Total ada 15 unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api. “Dua rumah tetangga korban yang terdampak, namun hanya 20 persen bagian atap saja,” lanjutnya. Sementara, kebakaran yang terjadi di Jalan Ketabang Magersari, menyebabkan dua rumah

Sambungan dari halaman 1

kan 20 pesaingnya. Sedangkan Wahyu Dwi Nurhendra berhak sebagai kepala dusun karena dari lima peserta yang mengikuti ujian, ia meraup nilai tertinggi yaitu 74. Sedangkan Desa Wringintelu dari tiga peserta kepala dusun yang terdaftar hanya dua orang yang mengikuti ujian dan satu peserta dianggap gugur karena tidak masuk dan pemenangnya adalah Muhammad Nurul Hidayat dengan poin 65. Dengan hanya raihan nilai minim 47, Ahmad Junaidi bisa melenggang jadi kepala dusun di Desa Bagon. (edy/udi)

jung Perak Iptu Dodik Susanto mengatakan, pihaknya masih mencari saksi-saksi di TKP yang mengetahui kecelakaan

tersebut . Menurut Dodik, informasi dari saksi, pikap memang berhenti mendadak karena

dihadang anak-anak punk yang hendak menumpang. “Jumlahnya ada enam orang, saat ini kami masih mencari keberada-

Dikebiri atau Dilenyapkan? hukuman kebiri itu sudah termasuk efek jera dan harus diterapkan oleh penegak hukum. Di mata Sapta Aprilianto, salah satu pengajar hukum acara pidana Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, bahwa hal tersebut masih kontroversi karena tidak diketahui secara pasti tujuan dari kebiri itu sendiri seperti apa. “Kalau tujuannya sebagai efek jera sebagai pelaku, efek jera hukuman pidana sudah memberikan efek jera. Pengumumuan kepada publik sebagai pelaku setelah dia keluar, itu sudah cukup,” jelas Sapta, Jumat (21/8).

sabu. Oleh tersangka, barang bukti tersebut disembunyikan dalam bungkus rokok yang disimpan di tas pinggang. “Kami sergap kedua tersangka saat hendak menggelar pesta narkoba jenis sabu-sabu. Tersangka Dimas merupakan satpam sedangkan Beni mengaku pengawas proyek,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, kemarin Jumat (21/8).

Lanjut Sapta, jika hukuman kebiri itu diberlakukan maka harus ada komitmen dari pemerintah. Karena dalam praktiknya hal tersebut terkait tubuh seseorang. “Di sini artinya dari hak kesehatan. Di mana setiap orang dijamin kesehatannya, hak pelayanan kesehatannya, tindakan medis. Dan tingkat darajat kesehatan yang setinggi-tingginya adalah kewajiban negara,” ujar dosen di Departemen Hukum Pidana terkait kejahatan terhadap nyawa dan hart kekayaan serta hukum kesehatan ini.

Memo menjelaskan, pengungkapan kasus itu bermula dari informasi masyarakat yang menyebut adanya dua pria yang akan mengonsumsi sabu di lingkungan proyek. Dari keterangan tersebut, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan hingga menangkap keduanya. Memo menyebut, satu diantara dua tersangka merupakan pengedar sabu. “Tersangka Beni atau pengawas proyek

Pria Wiyung Cabuli Dua Murid SD Sambungan dari halaman 1

warga hangus. Masing-masing rumah milik Sugik dan milik Saluki. Dua rumah tersebut sudah terbakar hebat saat petugas damkar datang. Sedikitnya 17 unit mobil damkar dikerahkan dalam kebakaran itu. Selain itu, juga mengerahkan mobil Bronto Skylift 42 meter untuk membantu pemadaman. “Kami bergerak cepat agar api tidak merembat ke lokasi lain,” tandas Bambang. Hingga saat ini, Bambang belum mengetahui pasti penyebab kebakaran tersebutr. Namun, diduga kuat penyebabnya adalah korsleting listrik. “Beruntung tidak ada korban jiwa. Untuk penyebabnya masih diselidiki. Kami berkordinasi dengan Polsek Genteng,” pungkas Bambang. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Sutrisno menegaskan jika kebakaran di dua lokasi tersebut murni karena korsleting listrik. “Ya benar Mas gegara korsleting (listrik),” singkat Sutrisno. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 bisa kapan aja sekarang juga bisa. Cuman harus dipertajam adalah hubungan antara gue dan Anya, kalau udah sama-sama siap 100 persen kita nikah dan untuk nikah pun nggak semudah itu,” ungkap Ovi Rangkuti. Selain itu, Ovi pun juga menyampaikan dirinya punya target menikah akan tetapi sudah lewat cukup jauh. Sehingga saat ini ia masih mempersiapkan diri untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius karena ia menegaskan tak mau main-main dalam menjalin hubungan. “Gue (target) umur 25 sekarang 30, udah lewat jauh. Sebelum sama Anya nggak jadi nikah karena nggak cocok dan buat apa dipaksain. Jadi sekarang dipersiapin dulu baru ngelangkah, karena gue nggak mau main-main,” pungkasnya. (kpl/nov)

“Dari hasil laporan dan keterangan korban dengan didampingi kedua orangtuanya, kami melakukan penyelidikan. Selanjutnya tersangka ditangkap di rumah kontrakannya,” kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Fauzy Pratama, Jumat (21/8). Fauzy menjelaskan, aksi bejat tersangka bermula pada pertengahan Mei lalu. Saat itu, AL dan SY berangkat untuk mengaji di musala. Sehari-hari, kedua korban dan beberapa anak lain memang rutin mengaji setiap pukul 16.00. tapi waktu itu, kedua korban datang terlalu siang. Sembari menunggu guru ngajinya

datang, mereka duduk di dalam musala. Tidak lama kemudian, tersangka datang untuk menjalankan kewajibannya sebagai muazin. “Dia (tersangka, red) menghampiri korban lalu meraba bagian vitalnya,” lanjut Fauzy. Setelah puas melancarkan aksi bejatnya, Bahrudin mengancam korban untuk tidak bercerita kepada siapapun. Karena ketakutan, keduanya pun menuruti keinginan tersangka. Tiga bulan kemudian, Bahrudin kembali mengulangi perbuatannya. Hanya saja yang menjadi korban hanya AL. Seperti sebelumnya, tersangka meremas (maaf ) payudara korban sebanyak lima kali. Tidak hanya itu, Bahrudin juga

Pangeran Diponegoro Ditangkap Sekeluar dari Goa Selarong yang terbalut seragam serdadu itu berkulit cokelat kehitam-hitaman. Kumuh. Dekil. Ghadi memperkirakan dirinya berada di tengah perang pada zaman penjajahan. Perkiraan itu makin kuat setelah dia melihat sesosok pria berjubah dan bersorban putih mengamuk menghadapi musuh. Ia seperti menari-nari lincah di atas kuda yang gagah mirip Petir dan Bledek. “Pangeran Diponegorokah dia?” batinnya. Ghadi yang hendak menyabetkan tombak ke penyerangnya mengurungkan niat. “Kasihan. Mereka hanya begundal penjilat penjajah. Serdadu-serdadu bayaran,” batinnya sambil memutar senjata di tangan. Bukan ujung runcing yang dipakai menyerang, tapi gagang pegangan. Sang penyerang langsung roboh. Tidak mati, hanya pingsan. “Mundur. Mundur. Mundur.” Sebuah teriakan keras terdengar. Ghadi surut. Dia menghentikan segala

lainnya, pengembang perumahan bisa menghubungi Komisariat REI di Jember, untuk dikomunikasikan dengan Pemkab Jember. Ketua DPD REI Jawa Timur Soesilo Efendi, mengatakan selama ini REI telah bekerja sama secara baik dengan Pemkab Jember. “Jember ini jadi percontohan bagi kami, disorot dengan hal yang positif,” kata Soesilo. Menurutnya, pasca-pandemi Covid-19 sudah ada geliat pertumbuhan properti. Ada 58 pengusaha realestat menjadi anggota REI di Jember dan 15 perusahaan di Banyuwangi. “Saya berharap tahun depan semakin banyak properti yang bisa direalisasikan,” imbuhnya. Sebagai informasi, selama tiga tahun sejak 2017, Pemkab Jember dan REI Jember telah bekerja sama dalam program penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Mulai dari 1.001 rumah, 2.002 rumah, hingga 3.003 rumah. (edy/udi)

an mereka,” tandas Dodik yang juga telah mengamankan sopir pikap ke mapolres untuk dimintai keterangannya. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1

Satpam dan Pengawas Proyek Gagal Nyabu

Motor Dibawa Kabur Kerabat “Jadi setelah ketemu lalu mengobrol sebentar. Kemudian dia (pelaku) pinjam motor dengan dalih menjemput ceweknya di Delta,” kata Achamd, Jumat (21/8). Namun setelah ditunggu beberapa jam, motor korban tak kunjung dikembalikan. Setelah dihubungi beberapa kali ternyata nomor HP pelaku malah di nonaktifkan. “Sudah kita hubungi tapi tidak aktif. Karena tidak ada niatan baik dari pelaku, akhirnya korban

sebagai kepala seksi pemerintahan di Desa Mojosari. Sementara Desa Puger Kulon ada dua posisi yang diperebutkan oleh 16 peserta. Kekosongan posisi kepala urusan tata usaha dan umum diisi Rama Martha Satria dengan nilai 83, tertinggi di antara tujuh pesaingnya. Sementara kekosongan jabatan kepala seksi pelayanan diduduki Eko Yudianto dengan nilai tertinggi disbanding tujuh pesaing lainnya, yakni 84 poin. Desa Grenden, kepala urusan tata usaha dan umum direbut Angga Dika Pratama, meraup angka 83 mengalah-

Jember, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember memberikan kemudahan perizinan bagi pengembang. Hal tersebut diungkapkan Bupati Jember dr Faida MMR ketika pelantikan DPD Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Komisariat Jember dan Banyuwangi masa bakti 2020-2023. “Kami berharap perusahaan Realestat Indonesia tetap bekerja. Yang bisa dilakukan tetap dijalankan. Sekiranya ada yang perlu dibantu oleh pemerintah, dari kami siap bersinergi,” kata Bupati Faida, Rabu (19/8). Bupati pun menjamin tidak ada pungutan liar atau pungli. “Untuk perizinan, di Jember ini tidak ada biaya-biaya lain, kecuali biaya resmi,” tegas Bupati Faida, Apabila ada pungli, bupati meminta untuk melaporkannya. “Tidak ada biaya ekstra selama kepemimpinan saya,” tegasnya. Bila merasa kesulitan dalam hal perizinan atau ada masalah

gerakan sambil membaca situasi. “Kita merapat ke Selarong,” kata sosok di sebelahnya. Seorang lelaki bercelana hitam gombrong dan berbaju lurik. Ghadi menurut. Melompat mengikuti orang tadi dan baru berhenti di tepian hutan. “Kita terdesak. Kalau perang ini diteruskan, kita akan habis,” kata lelaki bernama tadi. Dia berkata banyak pemimpin yang menyerah, seperti Pangeran Mangkubumi dan Panglima Sentot Alibasya. Kiai Mojo malah sudah ditangkap. “Sedadu Jenderal De Kock sudah mengepung. Perang tidak mungkin diteruskan. Sebagian besar saudara kita menemui syahid,” imbuhnya. Dalam rapat di Selarong, sosok yang disebu-sebut sebagai Pangeran Diponegoro menyatakan mungkin akan menyerah. Ini dilakukan demi keselamatan para mujahid dan rakyat. Tapi dengan syarat, sisa pasukan yang ada harus dibebaskan.

Tambahnya, jika memang tujuannya hanya untuk memberikan efek jera, apakah hal itu emosional atau rasional. “Kalau emosional, saya tidak setuju. Tapi kalau rasional, harus dijelaskan itu tindakannya bagaimana, yang melakukan siapa, dampak bagaimana, ke depannya seperti apa itu harus jelas,” tegasnya. Jika masalah kebiri itu dimasukkan ke macam-macam pemidanaan, masuk kategori yang mana. Karena di hukuman pokok ada hukuman tambahan, tidak termasuk kualifikasi keduanya. (fer/nov)

Sambungan dari halaman 1 itu diduga kuat juga menjual sabu. Saat ini masih kami kembangkan,” pungkas Memo. Di hadapan penyidik, Dimas mengaku baru coba-coba mengonsumsi sabu. Dia berdalih pernah mendengar cerita dari temannya jika mengonsumsi kristal haram itu mampu menambah stamina. “Hanya sekadar mencoba buat tambah stamina Pak,” ujar Dimas. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 menciumi bibir AL hingga tiga kali. Puas melancarkan aksinya, pria ini lalu memberi uang Rp 3 ribu ke korban. Dia juga meminta AL agar tidak cerita ke siapapun. “Karena ketakutan, korban kemudian berlari menuju rumahnya. Sambil menangis, bocah ini menceritakan apa yang terjadi ke orangtuanya. Dari sana, ibu AL melaporkan ke polisi,” tandas alumni Akpol 2015 itu. Di hadapan penyidik, pria yang sudah lama ditinggal mati istrinya ini mengaku melakukan aksi tersebut hanya bercanda. Dia berkilah, tidak ada sedikitpun nafsu kepada kedua korban. “Hanya bercanda saja Pak,” ujar Bahrudin. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 “Kalau Ndoro benar-benar menyerah, bisakah janji Belanda dipercaya? Ndoro akan dibunuh,” kata seorang pejuang. “Kita serahkan semuanya kepada Allah. Kita sudah berusaha semampu kita. Saya yakin sepeninggal kita akan lahir pejuang-pejuang baru sampai bangsa ini bebas merdeka,” kata Pangeran Diponegoro. Dengan berat hati, sisa-sisa pasukan menerima keputusan tersebut. Namun belum sempat penyerahan diri dilakukan, Pangeran Diponegoro ditangkap tidak lama setelah melangkah keluar dari pintu goa. Para pejuang tak bisa berbuat banyak. Hanya menangis menyaksikan pemimpinnya digelandang serdadu Belanda. “Kasihan. Beliau pasti akan dibunuh,” kata seorang pemuda . “Tidak,” sahut Ghadi, “Beliau akan meninggal di pengasingannya di Makassar.” “Kisanak tahu dari mana?” (bersambung)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SABTU KLIWON, 22 AGUSTUS 2020 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK: Timotius Devan Nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

4.700 Guru Ngaji Bojonegoro Terima Tunjangan FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Bojonegoro, Memorandum Pemkab Bojonegoro telah mencairkan tunjangan kinerja untuk guru ngaji (ustaz). Total hingga Agustus 2020 ini ada 4.700 ustaz dan ustazah se-Kabupaten Bojonegoro yang menerima tunjangan. gajar TPA (taman pendidikan Alquran) dan diniyah. Jadi tidak boleh dobel. Harus memilih salah satu. Karena diniyah sudah dapat tunjangan sendiri,” beber Sahari, Jumat (21/8). Sahari menjabarkan tunjangan yang diperoleh para

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Sahari

Kabag Kesra Pemkab Bojonegoro Sahari mengatakan, pemerintah menargetkan 5.000 tunjangan untuk ustaz dan ustazah. Tapi, setelah dilakukan verikasi ternyata ada 300 ratus guru ngaji yang kerja dobel. “Sebagian ada yang men-

ustaz dan ustazah Rp 100 per bulan. Tapi, biasanya dicairkan 2 bulan sekali setelah menjalankan pekerjaan. “Insentif ini sudah diberikan sejak 2019 sudah klir,” ujarnya. Selain itu, Pemkab Bojonegoro juga akan telah memberikan intensif kepada 3.476 petugas masjid atau marbot. “ Setahun (per marbot) Rp1,5 juta. Target 4000 marbot yang mendapatkan intensif. Dan bisa cair per 2 bulan sekali,” beber dia. (top/har/tyo)

Agus Porwanto dan barang bukti di Mapolsek Driyorejo.

Gresik, Memorandum Pengembangan kasus pencurian tiga motor di indekos milik Umi Iyah, di Jalan Raya Larangan, Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, terus dikembangkan. Hasilnya, anggota Satreskrim Polsek Driyorejo meringkus Agus Porwanto (31), penadah motor curian, warga Desa Simpang, Kecamatan Prambon, Sidoarjo. “Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari tersangka curanmor Teguh Kurniawan, pemuda asal Kabupaten Nganjuk,” ujar Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin. Masih menurut Wavek, dalam kasus ini Agus membeli motor Suzuki Spin S 2417 RN pada Teguh dilakukan secara online. “Tersangka kami tangkap di depan pertokoan Ramayana, Krian,” lanjut Wavek. Tersangka tidak berkutik karena kedapatan membawa motor hasil curian tersebut. Akhirnya, bersama barang bukti satu unit motor dan satu buah HP Evercoss hitam, tersangka dibawa ke Mapolsek Driyorejo. (and/har/tyo)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Dua Hari, Tiga Rumah Terbakar

Petugas satlantas mengolah TKP.

Disenggol Avanza, Kakek Tikung Tewas Gresik, Memorandum Kecelakaan antara Toyota Avanza dengan motor Honda Beat terjadi di Jalan KH Syafi’i, Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Kamis (20/8) petang. Akibatnya, Saim (74), yang dibonceng, warga Desa Takeranklating, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, tewas di lokasi. Kanitlaka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy menerangkan, kecelakaan bermula saat mobil nopol KT 1481 LA yang dikemudikan Sutrisno (30), warga Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, melaju dari barat menuju timur dengan kecepatan sedang. Saat di lokasi kejadian, Sutrisno berusaha mendahului motor nopol W 6075 MJ yang dikendarai Sutono (51), warga Desa Suci, Kecamatan Manyar, yang membonceng korban. “Pengemudi mobil saat mendahului mengambil haluan yang terlalu dekat, sehingga menyenggol bagian setir motor,” beber Yossy. Kecelakaan pun tak terhindarkan. Akibatnya, Sutono mengalami luka di bagian tangan kirinya. Sedangkan korban tersungkur di tepi jalan. “Yang diuduk diboncengan meninggal dunia di lokasi, dan jenazahnya dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Ibnu Sina,” lanjut Yossy. Di lanjutkan Yossy, bila motor dan mobil kemudian diamankan ke markas Satlantas Polres Gresik guna kepentingan lebih lanjut. (and/har/tyo)

Bojonegoro, Memorandum Dua hari terakhir ini, tiga kali kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Bahkan terjadi dua kali kebakaran dalam satu hari. Yaitu di Desa Jampet, Kecamatan Ngasem, dan Desa Penganten, Kecamatan Balen. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Bojonegoro Ahmad Gunawan mengatakan, kerugian akibat kebakaran yang meminpa dua rumah warga di Ngasem yaitu Warijan (68), dan Rubiatun (65), total kerugian mencapai Rp 220 juta pada , Kamis (20/8). “Dugaan penyebab timbulnya api akibat korsleting,” ujar Gunawan, Jumat (21/8). Dari data yang didapat, Warijan menderita kerugian sekitar Rp 205 juta. Karena dalam kejadian tersebut rumah ukuran 12 X 24 meter ludes, sertifikat tanah, 30 karung gabah, dan uang Rp 700 ribu, juga ikut terbakar. Sedangkan Rubiatun merugi Rp 15 juta, karena rumah semi permanen ukuran 5 x 15 meter terbakar 30 persen. Lalu, di hari yang sama terjadi kebakaran kandang milik Dakelan (59), seorang pensiunan PNS asal Desa Penganten, Kecamatan Balen. Korban merugi Rp 5 juta akibat kandang berukuran 5×10 meter miliknya ludes terbakar. “Kebakaran berawal dari membakar sampah dan menjalar ke kandang,” jelas Gunawan. Sebelumnya, lanjut Mantan Kepala Satpol PP Bojonegoro ini, pada Rabu (19/8), terjadi kebakaran pada dapur milik Khoiri (52), warga Desa Sedeng, Kecamatan Kanor. Kebakaran ini desebabkan api dari elpiji yang menjalar ke dinding dapur milik korban. Masih menurut Gunawan, dari 3 kejadian kebakaran itu rata-rata disebabkan karena faktor kelalaian. “Tidak secara langsung karena cuaca,” ujarnya. (top/har/tyo)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Polsek Driyorejo Gerebek Penadah Motor Curian

Petugas damkar melakukan pembasahan di salah satu rumah yang terbakar.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Memorandum Edisi 22 Agustus 2020 by memorandum - Issuu