Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 21 September 2020

Page 1

memorandum.co.id

SENIN KLIWON, 21 SEPTEMBER 2020

memorandumredaksi@gmail.com com

HARGA Rp 3.500,-

Banser Total Dukung MA-Mujiaman Minggu (20/9) sore. Ketua Koordinator relawan Sahabat Lama Surabaya Subandi mengatakan, bahwa warga nahdliyin total dukung Cak Machfud – Mujiaman. Karena komitmen keduanya menghidupkan kembali situs-situs religi Islam di Kota Surabaya. Sahabat Lama merupakan gabungan dari beberapa elemen, Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, IPNU dan Badan Otonomi (Banom) Nahdliyin lainnya. “Kami memberikan dukungan, karena harapan kami Cak Mahfud- Mujiaman  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/PENDIK

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

Surabaya, Memorandum Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU) Kota Surabaya totalitas mendukung bakal calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin dan bakal calon Wakil Wali Kota Mujiaman Sukirno. Sekitar 30.000 suara warga nahdliyin siap memenangkan Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno (MA-Ju) di Pilwali Surabaya pada 9 Desember mendatang. Sementara itu, deklarasi dukungan ini diikuti 150 perwakilan Banser NU Surabaya saat silaturahmi dengan Machfud Arifin di Hotel Mercure, Jalan Raya Darmo,

Machfud Arifin dan Mujiaman bersama relawan warga nahdliyin di Hotel Mercure Surabaya.

SISWA SMP SAKIT HATI

Perang Intel

SABET TEMAN

Surabaya, Memorandum Gegara sakit hati dengan temannya membuat RE (16), kalap. Siswa SMP yang tinggal di Jalan Bulak Banteng Wetan ini, nekat menyabet MD (17), memakai pisau. Meski ditangkis, tangan kiri remaja warga Jalan Bulak Banteng Wetan VII tersebut, tetap terluka.

I

ni seperti kisah spionase saja. Dan memang ini adalah operasi intelijen: bagaimana Amerika mengawasi Tiongkok, pun sampai ke bawah laut. Dan ini adalah bukti kematangan demokrasi di Amerika: bagaimana sebuah operasi intelijen dibuka kepada wartawan. Padahal ini adalah operasi intelijen yang gagal total. Kalau pun tidak dibuka ke media, kegagalan operasi ini akan bocor juga dengan sendirinya. Itu karena CIA, badan intelijen Amerika, akhirnya mengundang keluarga intelijen yang hilang itu. Untuk diberitahu mengapa sampai sekarang anak dan suami mereka tidak pulang. Ada empat orang yang hilang itu: Stephen Stanek, Michael Perich, Jamie McCormick, dan Daniel Meeks.  Bersambung ke halaman 2 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

 Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIZ

RE didampingi petugas sambil menunjukkan pisau yang dipakai untuk melukai korban.

Kontrak Rumah demi Bisnis Narkoba

Surabaya, Memorandum Pengedar sabu yang indekos di Jalan Dukuh Gemol I, Wiyung, menyerah di tangan polisi. Haryo Manton Tontonan (30), warga Jalan Dukuh Bulak Banteng Sekolahan III, diringkus anggota Reskrim Polsek Sawahan di kos-kosannya.  Bersambung ke halaman 11 

Faried Seto Gumilang serta barang bukti sabu dan ganja yang disita.

Penghuni Rumah Kos Tewas di Kamar Mandi FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Susan Sameh

Sempat Diragukan SIAPA saja bisa menjadi budak cinta (bucin). Seperti pengakuan Susan Sameh, kalau dirinya dulu sempat jadi bucin. Bahkan, Susan juga ambil bagian meramaikan film Bucin yang tayang di Netflix. Kisah film ini diakui Susan berhubungan dengan kisah asmaranya dulu.  Bersambung ke halaman 11 

+

Meng, 75 persen orang tua ingin pembelajaran tatap muka.

-

Kabarnya 100 persen siswa SMA ingin belajar tatap bibir.

Si Mameng (Penonton film AADC)

Petugas mengevakuasi jenazah Kusnan ke ambulans.

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Surabaya, Memorandum Bisnis sabu dan ganja yang dijalankan Faried Seto Gumilang selama ini memiliki keuntungan besar. Pria 30 tahun itu pun rela mengontrak rumah demi melancarkan bisnis haramnya tersebut. Sayang, usaha warga Jalan Banjar Sugihan itu tidak bertahan lama. Kurang lebih satu tahun menikmati keuntungan berlimpah, Faried harus berurusan dengan pihak berwajib. Dia disergap anggota Unit Idik III Satreskoba Polrestabes Surabaya.  Bersambung ke halaman 11 

Ringkus Pengedar Sabu Dukuh Gemol

Haryo Manton Tontonan dan Amelia Andriyati.

Surabaya, Memorandum Kusnan (36), ditemukan tewas di kamar mandi rumah kosnya, Jalan Dukuh Kali Kendal 9, Dukuh Pakis pada Minggu (20/9). Saat ditemukan, kondisi warga asal Jalan Brotojoyo Utara, Kelurahan Panggung Kidul, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, itu tergeletak di lantai kamar mandi. Tubuh kurus pria ini telentang  Bersambung ke halaman 11 

AKHIR PERJALANAN MAHASISWI CANTIK PEMUJA IDEOLOGI PANCACINTA Έ6Ή

Eli Menyerah, Pasrah Jadi Istri Kedua Sakh Rukh Khan KW Dalam perjalanan pulang dari undangan, Eli melihat pemandangan mengejutkan: Agus bergegas keluar gereja dengan menenteng tas kecil. Jalannya seperti dikejar hantu. Ngibrit tanpa menoleh ke kanan dan ke kiri. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Hati Eli gundah. Ia jadi ragu: benar-benarkah Agus dalam ber-Islam? Atau hanya pura-pura Islam untuk bisa menikah dengannya? Tapi kok sampai dikucilkan keluarga? Atau Agus memang sempat jadi muslim tapi kembali murtad? Ketika bertemu di rumah, Agus yang tidak menyadari bahwa Eli mengetahui dia kembali aktif di gereja

bersikap seperti tidak terjadi apa-apa. Eli juga masih menahan sikap. Tapi, sejak itu Eli menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi pada sang suami. Fakta yang Eli dapatkan, Agus memang pernah menjadi mualaf, namun sekarang sudah kembali ke agamanya semula. Fakta lain, kenyataan ini  Bersambung ke halaman 11 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SENIN KLIWON, 21 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan, Agus. PEMASARAN/IKLAN: Afin Maulidin, Suprianto. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Usut Penyunat Dana PKH Sidoarjo, Memorandum Perkara penyunatan dana bantuan pemerintah keluarga penerima manfaat (KPM) dari program keluarga harapan (PKH) bakal berbuntut panjang. Sebab, setelah diadukan ke DPRD Sidoarjo, perkara itu juga didalami kejaksaan negeri (kejari). Kasi Intelijen Kejari Sidoarjo Idham Chalid memaparkan, pihaknya mengusut perkara

pemotongan dana bantuan pemerintah untuk KPM ini bukan karena jadi sorotan masyarakat

saja. Namun juga didorong instruksi dari pusat untuk mengusut tuntas pemotongan bantuan di masa pandemi. “Kami sudah mendapat kabar tentang dugaan penyelewengan itu. Dan tentu, kami akan melakukan pendalaman untuk mengungkapnya,” katanya, Minggu (20/9). Pihaknya sudah berusaha dengan menelaah dan mengum-

pulkan data yang bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga bisa mengambil langkah lanjutan dengan tepat. Apalagi potensi perbuatan melawan hukum dalam tindak pidana korupsi pasti ada. “Jika nanti terbukti bersalah, ancaman hukuman sangat berat,” tandasnya. Sebagaimana pasal 2 ayat (2) UU No 31 tahun 1999 Jo UU No 20 tahun 2001

tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Dalam hearing di DPRD Sidoarjo terungkap, ada potongan dana untuk setiap rekening penerima bantuan itu. Setiap warga penerima dipotong Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu. Ironisnya, dalam hearing juga mengungkap pemotongan sudah berlangsung lama, sejak 2019.

Pada pertemuan itu disampaikan bahwa pemotongan tersebut diduga dilakukan oleh oknum petugas agen penyaluran bantuan dari Bank BNI di Kecamatan Tanggulangin. Bantuan yang dipotong tersebut dari berbagai macam jenis. Termasuk bantuan pangan nontunai (BNPT) dan bantuan untuk program PKH.(ags/jok/epe)

FOTO: MEMORANDUM/AGS

Kejaksaan Terjunkan Tim Khusus

Idham Chalid

Peduli Covid-19, KKSS Family Bagikan 5.000 Masker FOTO: MEMORANDUM/AGS

Sidoarjo, Memorandum Banyak elemen yang patut dicontoh karena meskipun dalam kondisi sulit seperti di masa pandemi ini, masih memiliki kepedulian dan kepekaan yang tinggi. Seperti yang dilakukan KKSS (Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan) Family Sidoarjo. Mereka peduli Covid-19 dengan cara membagi-bagikan masker ke masyarakat pengguna jalan di alun-alun, Minggu (20/9) pagi. Koordinator aksi Andi Tabusassa mengatakan, aksi bagi masker meru-

Anggota KKSS foto bersama setelah menggelar aksi peduli korban corona.

Pj Kades Lambangan Mulyantoro

terus menekankan kepada masyarakat untuk saling mengingatkan pentingnya menerapkan protokol kesehatan. “Kami terus bersinergi dengan tiga pilar yakni, kades, babinsa, dan bhabinkamtibmas. tidak hanya menggantungkan dari pemerintah, masyarakat harus bisa bangkit lagi untuk berupaya memenuhi kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. Plt Camat Wonoayu H Gundari juga mendorong semua kepala desa untuk lebih serius menangani dan memutus penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Apalagi sudah terbentuk posko kampung tangguh di 23 desa Se-Kecamatan Wonoayu. Ia berharap kampung tangguh tersebut agar terus dilestarikan. “Dan wilayah yang belum terjangkit agar tetap nihil dari Covid-19.” ujarnya.(fjr/jok/epe)

Pj Kades Moh Yusuf memberikan masker kepada ketua RT 11.

penting, dengan cacatan harus melapor ke RT setempat. Ketua RT 11 Nawawi, mengucapkan terima kasih atas pembagian masker gratis ini. Ia mengakui, adanya sosialisasi gencar oleh Pemdes Pilang menambah

pengetahuannya tentang bahayanya Covid-19. “Karena adanya sosialisasi yang dilakukan pemdes, kami menjadi tahu tentang bahaya dan penyebarannya sekaligus cara penanggulangannya,” tandasnya.(ned/jok/epe)

FOTO: MEMORANDUM/NED

HIPPA Kepuhkemiri Garap Irigasi

Pelaksanaan musrenbangdes di gedung serbaguna Desa Popoh.

Termasuk dalam perbaikan tertib administrasi yang akan melibatkan semua unsur masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan. Plt Camat Wonoayu H Gundari menjelaskan, musrenbangdes merupakan tahapan yang harus dilakukan untuk menentukan pembangunan dan usulan kegiatan 2021 yang tercakup dalam rencana pembangunan. Berbagai usulan dari desa yang dihasilkan

Sidoarjo, Memorandum Sebagai bentuk kepedulian kepada warganya untuk mencegah penyebaran Covid- 19, Pemdes Pilang, Kecamatan Wonoayu membagikan masker gratis kepada warganya. Pembagian masker gratis yang berlangsung Rabu (15/9), menurut Pj Kades Pilang H MuhammadYusuf mengatakan, dilakukan di semua dusun melalui ketua RT. Dengan di bagikan masker ini semoga bisa dimanfaatkan dengan baik. “Saya berharap semoga masyarakat bisa membantu pemerintah dengan mentaati imbauan yang telah dikeluarkan pemerintah karena semua imbauan itu sifatnya untuk kemaslahatan seluruh masyarakat,” ujar Yusuf kemarin. Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk mematuhi kebijakan pemerintah untuk tidak berpergian keluar rumah maupun keluar kota, kecuali kalau itu dianggap benar-benar

FOTO: MEMORANDUM/NED

Pemdes Pilang Bagikan Masker

Tampung Aspirasi, Musrenbangdes Popoh Digelar Sidoarjo, Memorandum Untuk menyepakati rencana kerja pembangunan (RKP) Pemerintah Desa (pemdes) Popoh, KecamatanWonoayu, melaksanakan agenda tahunan musyawarah perencanaan pembangunan desa (musrenbangdes) di gedung serbaguna desa, Jumat (18/9). Musrenbangdes itu dihadiri Forkopimka Wonoayu, BPD, LPMD, ketua RT/RW, pendamping desa, tokoh masyarakat, dan warga. Pj Kades Popoh Muslika mengatakan, musrenbangdes merupakan forum perencanaan (program) yang dilaksanakan oleh lembaga publik. “Dalam hal ini pemerintah desa bersama dengan warga dan para tokoh masyarakat serta pemangku kepentingan lainnya. Terima kasih atas peran masyarakat dalam pelaksanaan musrenbangdes karena momen ini sangat menentukan arah pelaksanaan pembangunan desa mendatang,” sebutnya. Lanjut dia, dalam pelaksanaan kinerja, pemdes akan transparan dan menjalankannya sesuai prosedur.

bat acara ini patut diacungi jempol,” paparnya. Andi menambahkan, aksi bagi-bagi masker ini untuk mendukung Pemkab Sidoarjo dalam rangka mengatasi penyebaran Covid-19 sekaligus kepedulian sebagai warga Sidoarjo. Pihaknya menghimbau agar masyarakat selalu berperilaku disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan. “Sesuai dengan hastag maskermu melindungiku, maskerku melindungimu,” pungkasnya. (ags/jok/epe)

melalui musrenbandes tentunya juga disesuaikan dengan ketentuan penggunaan, pemanfaatan dan pelaksanaan pembangunan desa melalui dana desa (DD), maupun alokasi dana desa (ADD). “Jadi dalam musrenbangdes ini menyerap usulan, yang kemudian masuk dalam perencanaan dan disesuaikan pelaksanaan pembangunannya melalui anggaran DD maupun ADD,” tandasnya.(ned/jok/epe)

Sidoarjo, Memorandum Anggota Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Sumber Bahagia Desa Kepuhkemiri, Kecamatan Tulangan, membangun jaringan irigasi sepanjang 250 meter di areal persawahan setempat. Kucuran APBN 2020 sebesar Rp195 juta untuk Desa Kepuhkemiri, memang sengaja dialokasikan untuk membangun jaringan irigasi. Karena proyek itu sangat penting untuk meningkatkan nilai produksi pangan petani. Pembangunan irigasi tersebut menggunakan pekerjaan pasangan berupa batu, dengan susunan batu muka menggunakan campuran semen pasir yang dibentuk sesuai dengan gambar pelaksanaan. “Pembangunan jaringan irigasi sepanjang 250 meter ini merupakan program kegiatan HIPPA Desa Kepuhkemiri sebagai upaya menjaga ketersediaan pengairan untuk pertanian lahan persawahan warga desa,” kata Kades Kepuhkemiri Nunuk Fentya Rahayu, Minggu (20/9). Dia menyebut, selain untuk menjaga ketersediaan pengairan lahan

FOTO: MEMORANDUM/BWO

Sidoarjo, Memorandum Pj Kades Lambangan, Kecamatan Wonoayu, Mulyantoro mengajak warganya agar lebih mandiri menghadapi new normal di masa pandemi Covid-19. Upaya tersebut dilakukan agar setiap warga bisa saling membantu, tidak semuanya dibebankan pada pemerintah. “Jadi harus sadar bahwa saat ini memang mendapat ujian sangat besar. harusnya masyarakat mulai sadar, Jika pun ada kegiatan, kita harus menggunakan masker,” ujar Mulyantoro, Minggu (18/9). Ia menjelaskan, mekanisme yang akan dijalankan di masa new normal, pihaknya akan terus bersinergi dengan bhabinkamtibmas dan babinsa dalam mengedukasi masyarakat untuk menanggulangi penyebaran virus corona. Tak hanya itu, pihaknya juga

FOTO: MEMORANDUM/FJR

Warga Lambangan Diajak Mandiri Hadapi New Normal

pakan bentuk kepedulian KKSS Family dalam upaya memutus mata rantai Covid-19. “Dalam kondisi seperti saat ini, semua pihak harus bekerja sama dan saling mendukung untuk mengurangi penyebaran virus corona,” terangnya. Andi menegaskan, pihaknya memberikan apresiasi kepada masyarakat yang terlibat dalam gerakan tersebut. Baik donatur yang menyisihkan sebagian hartanya maupun anggota yang menyumbangkan tenaga dalam aksi kemanusiaan ini. “Mereka yang terli-

Bangunan irigasi HIPPA Sumber Bahagia masih dalam proses pengerjaan.

pertanian warga, pembangunan irigasi tersebut juga diharapkan bisa meningkatkan produk hasil pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional. “Sekaligus sebagai sarana penunjang dalam mengelola lahan pertanian, untuk dapat meningkatkan hasil produksi pertanian, guna mendukung program

ketahanan pangan nasional,” terang pejabat yang akrab dipanggil Fenty tersebut. Ia membeberkan, pengerjaan irigasi direncanakan selesai satu bulan ke depan. “Agar semua fungsi dapat digunakan dan dinikmati petani Desa Kepuhkemiri di awal musim tanam nanti,” tutupnya.(bwo/jok/epe)

Perang Intel Keluarga mereka pun selama ini tidak tahu apa pekerjaan empat orang tersebut.Tahu mereka, lokasi tempat kerja mereka di pinggir pantai. Di dekat kota kecil Panama di Florida. Letak kota ini di pinggir pantai Teluk Meksiko. Kegiatan mereka sehari-hari tidak ubahnya seperti penyelam. Banyak perahu di lokasi itu. Kadang mereka mengatakan lagi melakukan jual beli perahu. Sebenarnya itu adalah persiapan untuk tugas rahasia mereka: menyelidiki kegiatan angkatan laut Tiongkok di LautTiongkok Selatan. Mereka dibekali sebuah kapal yang panjangnya 40 meter. Perahu

Sambungan dari halaman 1 ini cukup besar untuk diTeluk Meksiko, tapi tidak ada artinya kalau diterjunkan ke Samudera Pacific. Perahu itu dilengkapi perahu kecil untuk tugas yang lebih rahasia. Tugas mereka dimulai dari sebuah pelabuhan di Malaysia. Dari situlah kapal diluncurkan. Tujuan kapal itu ke Jepang. Dokumen-dokumen kapal pun disiapkan dengan rapi: bahwa itu adalah kapal komersial. Yakni yang akan mengambil barang dari pelabuhan Jepang. Tentu banyak juga peralatan penyelam, tapi semua alat selam itu yang biasa dipakai para penyelam profesional. Tidak ada

tanda-tanda operasi militer yang bisa terlacak. Rute dari Malaysia ke Jepang memang harus melalui Laut Tiongkok Selatan. Yakni wilayah yang oleh Tiongkok lagi dibangun kekuatan militer. Termasuk membangun pulau buatan. Pulau buatan itu cukup besar. Bisa dibangun bandara militer di situ. Amerika selalu gelisah dengan gerak-gerik Tiongkok di Laut China Selatan. Amerika ingin tahu banyak apa yang dilakukan Tiongkok di situ. Tugas empat orang tersebut adalah memasang "alat" intelijen di sebuah batu karang di dasar laut.

Alat itu akan merekam seluruh aktivitas Tiongkok di kawasan itu. Setelah pemasangan beres, empat orang tersebut akan meneruskan perjalanan ke Jepang –negara sekutu Amerika paling utama di Asia Timur. Setelah beberapa bulan di Jepang, empat orang tersebut akan kembali ke Laut China Selatan. Mereka akan mengambil alat yang dipasang di bawah laut itu. Untuk dilihat hasil rekamannya. Tugas itu tidak pernah selesai. Bahkan tidak pernah ada kabar lanjutan. Pun tidak diketahui di mana kapal 40 meter tersebut. Adakah mereka dipergoki

tentara Tiongkok? Kemudian dilenyapkan tanpa bekas? Atau karena ada musibah alam? Misalnya badai laut? Yang memang sering mengganas di wilayah itu? Amerika sudah minta Jepang untuk mencari jejak empat orang tersebut: tidak menemukannya. Pun serpihan baju atau sekadar pelampung tidak ada. Tiongkok membantah telah menangkap mereka. Bahkan Tiongkok menunjukkan bukti lain: Tiongkok menemukan peralatan intelijen Amerika di bawah laut.Termasuk drone bawah laut. Tapi tidak ada hubungannya dengan yang

dipasang empat orang tersebut. Amerika minta agar Tiongkok mengembalikan peralatan itu. Dan Tiongkok mengembalikannya –mungkin setelah dibongkar semua isinya. Kalau punTiongkok menangkap empat orang itu, mereka mengatakan, pasti juga akan mengembalikan ke Amerika. Setelah lebih 10 tahun tidak ada kabar dari empat orang tersebut, CIA-pun mengundang keluarga mereka. Sekaligus untuk menyaksikan penempelan bintang jasa mereka di salah satu dinding di markas besar CIA. Media di Amerika pun ramai-ramai memberitakan kisah kega-

galan itu –yang menjadi sumber penulisan Disway hari ini. Kini aktivitas militer di Laut Tiongkok Selatan justru berkembang menjadi lebih provokatif. Kapal-kapal perang Amerika ada di situ. Demikian juga pesawat-pesawat tempur dan intelijennya. Tiongkok tidak takut sama sekali. Tiongkok juga mengerahkan kapal dan pesawat tempur ke kawasan itu. Kita pun bisa membayangkan betapa riuhnya kegiatan intelijen di bawah lautnya.Vietnam, Malaysia, Filipina, dan Indonesia hanya bisa jadi penonton –yang mungkin akan kena serpihan kacanya. (*)


memorandum.co.id

KOTA SURABAYA

memorandumredaksi @gmail.com

SENIN KLIWON, 21 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 3

Kapan Kami Bisa Kembali ke Sekolah?

Guru Beri Tugas tanpa Penjelasan Surabaya, Memorandum Proses belajar-mengajar online selama pandemi Covid-19 sudah berjalan enam bulan. Keluhan-keluhan pun bermunculan, baik dari orang tua, maupun siswa.

“

Ya pengennya cepetan masuk sekolah, bisa fokus belajarnya, ketemu temen-temen,”

Lalu kapankah generasi muda Muhammad Nazamuddin bangsa ini bisa kembali merasakan bangku sekolah untuk mengikuti Siswa SMP Pondok Assalafi Al-Fithrah proses pembelajaran tatap muka, dan orang tua bisa sedikit bernafas lega ka- gak cuma ngasih tugas tanpa memrena dengan pembelajaran daring ini beri penjelasan materi dengan jelas,” mereka mendapat beban tambahan. harap Subhan. Seperti yang dirasakan Muhammad B e g i t u juga yang dirasakan Subhan (14), salah satu siswa SMK PGRI Muhammad Nazam10 Surabaya ini, mengaku kesulitan uddin, salah satu sissaat diterapkan sekolah wa SMP Pondok Asvia daring. Dirinya salafi Al-Fithrah, Kes dinding, Kenjeran. merasa pembelau s hu jaran daring yang Nazam pangilan nK a r sudah dijalani saat akrabnya menjelaso Lap ini kurang efektif kakan bahwa selama pembelarena tujuan pembelajaran online banyak kendala dihadapi, jaran yang akan dicapai salah satunya susah memahami materi tidak dapat diterima secara maksimal. yang disampaikan oleh guru secara “Kesusahannya itu bingung, online, karena fokus yang mudah terkadang guru memberi tugasnya ke- ganggu oleh aktivitas di rumah. banyakan. Terus waktunya itu gak me“Kurang bisa konsentrasi, soalnya nentu. Bisa dikasih pagi, kadang juga di rumah ramai orang jadi banyak dikasih waktu malam,” ujar Subhan. gangguan. Selain itu karena gak bisa Untuk masalah jaringan dan si- ketemu langsung sama guru jadi tidak nyal, Subhan merasakan kesusahan maksimal. Selama online juga bakarena mahalnya kuota. Namun nyakan pemberian materi tugasnya,” dirinya sedikit beruntung karena bisa keluh Nazam. menggunakan wifi tetangga untuk Ia mengaku akan lebih senang masuk kelas online dan mengerjakan bila diberlakukan pembelajaran tasemua tugas yang telah diberikan guru. tap muka lagi. “Ya inginnya cepetan “Penyampaian pelajaran oleh masuk sekolah, bisa fokus belajarnya, guru kurang bisa dipahami, terutama bertemu teman-teman,” ujar Nazam. jika jaringan internet lemah. Harapan Lain lagi dengan pedapat Qurrota saya bisa sekolah normal, pelajaran Ayun Anandia, siswi SMP Iskandar lebih masuk ke otak, terus gurunya Said ini mengatakan bahwa kesulitan

S U S AP

L

belajar yang dia alami dikarenakan materi yang diberikan sangat minim. Selain itu, siswi kelas 8 ini juga mengatakan bahwa tidak adanya pendamping untuk membantunya belajar membuatnya semakin kesusahan menyelesaikan tugas sekolah. Saat ditanya perihal materi apa saja yang sudah dibekali oleh guru dirinya menjawab jika belum pernah mendapat materi. “Biasanya suruh langsung mengerjakan tugas di LKS (lembar kerja siswa). Sedangkan LKS menurutnya, hanya sedikit sekali materi belajarnya,” kata Ayun. Sedangkan dari sisi orang tua, khususnya para ibu-ibu seperti seperti yang diutarakan Pratiwi (51), warga Simo Magerejo ini, menganggap pembelajaran daring merupakan cara alternatif yang mau tidak mau harus dijalani. Karena penyebaran Covid-19 yang tidak dapat dicegah, belajar di rumah harus dilakukan. “Kalau hambatannya ya paling jaringan. Bukan jaringan internet pada murid aja, tapi pada guru juga. Kalau waktu ngajar terus putus-putus jadi gak jelas juga kasihan anaknya, kasihan juga gurunya,” ucap ibu beranak

dua tersebut. Pratiwi menambahkan bukan hanya masalah jaringan saja. Tetapi pendampingan yang ekstra perlu dilakukan oleh orang tua ketika anak memegang smartphone. Karena kerap kali anaknya tidak fokus pada pelajaran dan sering membuka situs komik ataupun nge-games. “Harapannya sih buat dinas pendidikan kalaupun pandemi belum selesai ya pembelajaran daring punya aturan yang jelas. Tapi kalo harapan asli ya anaknya bisa sekolah kayak biasanya,” ungkapnya. Begitu juga yang diutarakan Sunarti, warga Semampir, mengeluh kepada guru yang banyak memberikan tugas kepada siswa tanpa memberikan materi penjelasan terlebih dahulu. Hal itu yang membuat orang tua lebih banyak berpikir dalam memberikan arahan pembelajaran anak. “Ini yang membuat orangtua kesulitan, guru memberi tugas tanpa penjelasan dulu ke anak-anak. Sehingga orang tua yang kewalahan mencari jawabannya dan menjelaskan pada anak. Belum lagi banyaknya tugas sebagai ibu rumah tangga,” tutur Sunarti yang

FOTO: MEMORANDUM/DOKUMENTASI

Wakil Ketua DPRD Reni Astuti

Guru Harus Kreatif agar Siswa Tidak Jenuh DI MASA pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya harus mencari solusi terbaik untuk pendidikan. Sehingga pembelajaran secara daring ini harus terus diperbarui agar siswa tidak bosan. “Harus ada solusi terbaik pada sektor pendidikan di saat pandemi. Guru harus kreatif agar murid tidak jenuh,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti. Tentu, mewabahnya virus corona dampaknya dirasakan dunia pendidikan. Termasuk di Surabaya. Yang semula pembelajaran dilakukan di kelas. Untuk menekan penyebaran Covid-19, materi pembelajaran disampaikan melalui daring (dalam jaringan). Namun yang terjadi saat ini, sejumlah anak sekolah malah asik keluyuran di luar rumah. Hal ini justru lebih berbahaya dan punya risiko tinggi terpapar corona atau menularkan virus terhadap orang disekitarnya. “Ini menjadi PR kita,” sebutnya. Selain itu yang perlu menjadi perhatian Pemkot Surabaya dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Surabaya adalah terkait materi pembelajaran. Harus disesuaikan dengan pembelajaran di situasi sekarang. Memang diakui Reni, hampir sebagian besar merasa kegiatan pembelajaran jarak jauh lebih sulit ketimbang pembelajaran konvensional. Tak hanya itu, materi pembelajaran jarak jauh juga dinilai lebih sulit daripada materi pembelajaran tatap muka. “Untuk itu, materi pembelajaran melalui daring harus terus diperbarui supaya siswa tidak jenuh, dan bisa nyaman mengikuti proses belajar daring. Jangan sampai di massa pandemi materi pembelajaran terlalu berat,” papar Reni. Selain itu, pendidikan jarak jauh secara daring selama pandemi virus corona masih menyisakan sejumlah persoalan. Yakni banyak dikeluhkan orang tua siswa adalah keterbatasan biaya untuk mengakses internet. “Saya minta pemkot jemput bola. Supaya anak-anak se-Surabaya bisa terakomodir,” harap Reni. (alf/tyo)

dak menampik bahwa pendidikan terakhirnya yang hanya sampai sekolah menengah pertama, membuatnya kesulitan mengawal anaknya yang kini duduk di bangku sekolah dasar. “Ya pokoknya semoga cepat sekolah langsung, nggak enak sekolah online gini. pemerintah cepet-cepet aja buka sekolah biasa biar anak saya gak makin ketinggalan pelajaran,” ucapnya. (mg1/x1/x2/tyo)

hambatan-hambatan tentang sekolah online ini selain dari kuota internet juga kurangnya edukasi yang ia miliki. Ia juga ti-

GRAFIS: AZIZ

75 Persen Orang Tua Ingin Pembelajaran Tatap Muka PROSES belajar mengajar (PBM) secara daring ternyata banyak dikeluhkan wali murid. Dan kebanyakan mereka meminta segera digelar PBM tatap muka di sekolah dengan melaksanakan protokol kesehatan ketat. Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Pendidikan Kota Surabaya Martadi. “Tiga minggu lalu, kami memmbelajaran jabuat kajian soal pembelajaran uncul keluhan rak jauh. Di situ muncul arapan ke dewali murid dan harapan tadi yang juga pan,” ungkap Martadi ersitas Negeri pengajar di Universitas Surabaya (Unesa), Jumat (18/9). Dalam kajian tersebut menak dan orang nampilkan sisi anak ul juga rasa tua. Di situ muncul bosan dari sang anak. ang Sedangkan orang an tua mengeluhkan et soal kuota internet i, yang harus dibeli, jaringan internett yang sering ngadat, hingga pembelajaran daring yang terbanyak selalu menger-

merupakan orang tua dari anak kelas 2 SD di daerah Semampir. Diungkapkan Sunarti bila tidak sedikit orang tua yang mengerjakan tugas anaknya agar mendapat nilai bagus. “Selain nilai bagus, juga tidak butuh waktu lama,” ungkapnya. Tidak jauh beda yang diutarakan Arik wulandari, perempuan 35 tahun tinggal di Benowo ini mengatakan,

jakan soal. Meski pun di Surabaya ada beberapa variasi daring, seperti lewat WA, Google meet, lihat TV, LKS, kunjungan rumah, atau kuis. “Kami dorong tidak hanya daring, tapi ada modifikasi seperti baca buku dan praktikum di rumah. Sehingga nanti banyak interaksi orang tua dengan anak di rumah. Selain itu daring tidak setiap hari,” jelas dia. Yang perlu diingat, ada keterbatasan Martadi

orang tua dalam mendampingi anak saat belajar daring. Sebab, tidak semua orang tua di rumah karena bisa saja disibukkan dengan pekerjaan. Orang tua juga belum tentu memiliki kemampuan mendampingi anak belajar. “Melihat kondisi ini, maka orang tua harus diberi pelajaran parenting. Maka dinas terkait menyediakan buku panduan atau klinik pendidikan. Kalau tak beri solusi akan membuat orang tua semakin stres,” ungkap dia. Ia melanjutkan pihaknya telah menyurvei soal pembelajaran daring, Hasilnya, 75 persen orang tua menginginkan belajar tatap muka di sekolah dengan tetap memakai protokol Covid-19. “Selama pandemi, proses belajar tatap muka tidak seperti sebelum pandemi. Masuk dikurangi sehingga tiga kali pertemuan dalam seminggu. Jam belajar dikurang dan protokol kesehatan dilakukan dengan ketat. Sebab, orang tua juga mengkhawatirkan keselamatan dan kesehatan anaknya,” beber dia. (udi/tyo)

Berdampak Buruk pada Karakter Anak DI MASA pandemi saat belajar dengan posisi sekarang ini sistem yang tidak tepat, dan pembelajaran diguru yang menghalaksanakan meladap laptop berjam lui online. Namun jam membuat mata akibat perubahterasa pedih,” taman sistem belajar bah Dewi. mengajar ini dapat Dalam kondisi berdampak buruk mendadak ini, pengajar FOTO: MEMORANDUM/MG2 pada karakter anak. sering kali menge“Perlu disadari luhkan partisipasi Dr Dewi Retno Suminar MSi bahwa perpindahanak didik ketika an sistem belajar yang dulu semula pembelajaran daring berlangsung. luring (luar jaringan) menjadi ke Pengajar kesulitan memastikan apasistem daring amat mendadak kah anak didiknya mengikuti pemmembuat para guru pun tidak siap. belajaran dengan serius atau tidak. Sehingga tidak sepenuhnya memaKarena sering terjadi, dalam hami,” ujar Pakar Psikologi Unair pembelajaran daring, ada anak Dewi Retno Suminar. didik yang sengaja memasang Menurut Dewi, seharusnya video yang sudah direkam, agar guru mempunyai pola pikir ten- seolah-olah mengikuti proses pemtang pembelajaran daring, bukan belajaran, namun ternyata mereka memindahkan semua konsep melakukan hal lain. “Yang dikhawaoffline ke online. Sehingga guru tirkan jika pandemi ini berlangsung dapat memilah yang harus wajib lama, dan pembelajaran daring diladiketahui oleh anak didiknya. kukan selama setahun penuh atau Masih menurut Dewi bila pem- mungkin lebih, efek generasi muda belajaran daring juga menimbulkan 10 tahun kedepan akan terbiasa berbagai efek yang sangat berpenga- dengan berbagai kemudahan yang ruh kepada siswa maupun guru. "Tu- tak mendidik dan mendewasakan,” buh anak menjadi terasa sakit karena ungkap Dewi. (mg2/tyo)

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Kesehatan Guru, Siswa, dan Keluarga yang Utama UNTUK menyelenggarakan proses belajar mengajar dengan tatap muka dalam kondisi pandemi Covid-19, membutuhkan kehati-hatian dan proses yang cukup panjang. Sebab, kesehatan guru, siswa, dan keluarga adalah yang utama. Sehingga dalam penerapan belajar tatap muka, SOP protokol kesehatan dilakukan secara ketat. Memang sekarang ini Pemkot Surabaya berencana menggelar proses belajar mengajar secara tatap muka. Namun diperuntukkan bagi siswa SMP dan itu pun hanya 21 SMP negeri maupun swasta yang dianggap memenuhi persyaratan. Sedangkan ratusan lembaga pendidikan lainnya belum bisa dilakukan. Sedangkan untuk siswa SD belum ada rencana. Kepala Dinas Pendidikan Supomo mengatakan, di masyarakat sendiri, khususnya wali murid memang ada yang meminta tatap muka, namun banyak juga yang menghendaki daring. Tentu hal ini harus disikapi secara bijaksana. Maka sekarang ini pihaknya terus menggodok rencana proses belajar mengajar tatap muka. Setelah dilakukan simulasi beberapa waktu lalu di dua SMPN, maka kini pihaknya melakukan finalisasi penyusunan SOP (standar operasional prosedur) dengan mengajak in-

FOTO: MEMORANDUM/DOKUMENTASI

Simulasi proses belajar-mengajar tatap muka di SMPN beberapa waktu lalu dan Supomo (inset).

stansi terkait, di antaranya Fakultas Kesehatan Masyarakat Univeritas Airlangga (Unair). “Setelah menerima masukan dari para ahli dan organisasi, kami juga harus mempertimbangkan SKB empat menteri. Di situ diatur zona mana saja selama pandemi yang bisa menggelar proses belajar mengajar secara tatap muka,” ungkap Supomo. SKB empat menteri tersebut adalah Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri RI sebagai panduan pelaksanaan pendidikan di daerah. Di situ

diatur pelaksanaan pembelajaran di zona merah dan oranye tidak boleh ada pembelajaran tatap muka. Zona kuning dan hijau dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat. Diakui, untuk menuju proses belajar tatap muka ini memang cukup panjang dan berliku. Selain menggelar simulasi, pihaknya juga masih menggelar tes swab 40 ribu guru swasta dan negeri. Setelah itu seluruh siswa SMP. Setelah itu harus meminta persetujuan dari wali murid. Kalau wali murid tidak mengizinkan, maka

murid tetap belajar daring. Kalau mengizin, akan diperbolehkan ikut belajar tatap muka. Dan ini penting untuk menentukan berapa murid yang siap belajar tatap muka. Yang tak kalah penting lagi, ada jaminan dari wali murid untuk aktif mengantar dan menjemput anaknya sekolah. “Kami ingin anak-anak tidak mampir kemana-mana. Itu risikonya tinggi jika mampir,” tegas dia. Sementara dalam penerapan belajar tatap muka, SOP protokol kesehatan benar-benar dilakukan secara ketat. Sebelum masuk gerbang sekolah, peserta didik wajib

dicek suhu tubuhnya menggunakan thermo gun. Kemudian, mereka diarahkan petugas untuk cuci tangan dengan sabun, dan masuk antrean ke bilik disinfektan. SOP protokol kesehatan tak hanya diterapkan saat peserta didik mengikuti belajar di kelas. SOP juga telah dirancang ketika peserta didik ingin ke toilet atau melakukan aktivitas lain. Bahkan ketika mereka peserta didik pulang sekolah juga ada SOP. Ketika belajar di sekolah itu berjalan, kapasitas jumlah peserta didik setiap kelas beserta jam pelajaran juga dikurangi. Pihak sekolah mengutamakan mata pelajaran yang dinilai esensial. Artinya, tidak harus seluruh mata pelajaran. Jam pelajaran tidak harus 45 menit, namun bisa 25 menit. Kemudian yang masuk (peserta didik) tidak perlu 100 persen,bisa 25 persen, atau 50 persen tergantung kesiapan sarana prasarana sekolah. Sekolah juga wajib memberlakukan protokol ketat bagi warga yang masuk ke lingkungan sekolah. Tak hanya bagi peserta didik, guru maupun karyawan yang memiliki penyakit penyerta dilarang masuk ke sekolah. Hal ini semata-mata untuk mengantisipasi terjadinya kasus Covid-19 di lingkungan sekolah. (udi/tyo)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

PILKADA 2020

Pilwali Surabaya, Warga Surat Ijo Netral

Opo Jare

Surabaya, Memorandum Komunitas Pejuang Surat Ijo Surabaya (KPSIS) memutuskan tidak terlibat dalam aksi dukung-mendukung dalam Pilwali Surabaya 2020. Organisasi yang menaungi ribuan warga pemegang surat ijo ini lebih memilih bersikap netral.

FOTO: MEMORANDUM/MG2

Ozzy Andriani

Tegas dan Tanggap OZZY Andriani warga Pondok Rosan Wiyung berharap pemimpin Kota Surabaya selanjutnya lebih tegas dan tanggap keluh kesah warganya. Serta adanya perhatian lebih kepada warga Surabaya yang jauh dari tengah kota. “Kami yang tinggal di pinggir kota juga warga Surabaya, seharusnya juga mendapat perhatian,” ujar Ozzy. Dirinya juga mendukung pemerintah dengan menintak tegas pelanggar protokol kesehatan. Dirinya berharap pemerintah jangan tertalu sering merubah peraturan dan sosialisasinya kurang. “Kebijakan pemerintah sering berubah-ubah dan membuat warga bingung,” pungkas Ozzy. (mg2/tyo)

Atasi Permasalahan Sampah Plastik HARAPAN untuk Wali Kota Surabaya mendatang, Kurniawati, warga Jalan Nginden II, berharap supaya lebih memperhatikan lingkungan. Khususnya dengan permasalahan sampah plastik. “Agar bersih, asri, dan lebih hijau. Jadi biar tidak hanya beton yang berdiri kokoh, pohonnya juga diperhatikan,” kata perempuan berusia 23 tahun ini. Kurniawati juga ingin pemerintahan kedepan lebih memotivasi dan sosialisasi penggunaan plastik dapat dikurangi. Sampah plastik dikenal sangat sulit untuk diurai, butuh ratusan tahun plastik bisa terurai secara alami. “Semua makhluk hidup di semesta ini akan merasakan dampaknya. Kalau tidak bisa bersihkan sampah plastik, g minimal bagaimana mengurangi sampah plastik,” lanjut dia. (alf/tyo)

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Kurniawati

“Berdasarkan keputusan bersama yang diambil ketika menggelar rapat dengan anggota, kami memutuskan untuk netral,” tegas Ketua Umum KPSIS Harijono, Minggu (20/9). Ia menambahkan, pihaknya sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengurus maupun anggota KPSIS untuk memper-

RUMAH DIJUAL Jual Rumah SHM LT.128 m2. LB.80. Bangunan 1 lantai dg 2 KT. 2KM + Gudang. Air PDAM 2200watt Telpn. Hrg 1.6M (nego) Hub:089631542404.

gunakan hak suara dalam Pilwali Surabaya sebaik mungkin. “Kami menyerahkan sepenuhnya hak politik sesuai pilihan hati dan nurani masing-masing,” kata Harijono. Langkah ini diambil agar pemegang surat ijo tidak terpecah belah. Selain itu juga dari kedua pasangan calon yang ikut pilwali, semuanya hanya berjanji. Pada-

Surabaya, Memorandum Ketua tim pemenangan Ma-Ju, Miratul Mukminin meyakini tahap verifikasi persyaratan administrasi pasangan calon wali kota Surabaya Machfud Arifin dan calon wakil wali kota Surabaya Mujiaman Sukirno (Ma-Ju) tidak ada kendala. Karena itu, pasangan mantan Kapolda Jatim dengan mantan Dirut PDAM Surya Sembada ini semakin mantap berkompetisi di Pilwali Surabaya 9 Desember 2020 mendatang. “Ya, sudah beres,” jelas Gus Amik sapaan Miratul Mukminin di konfirmasi Memorandum, Minggu (20/9) sore. Tahapan pemeriksaan kesehatan, juga bebarengan dengan

Surabaya, Memorandum 1.500 kader dan pengurus PDI-P mengikuti rapat kerja cabang khusus (rakercabsus) yang digelar DPP PDI-P secara virtual. Acara kali ini untuk menyosialisasikan pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya, Eri Cahyadi-Armuji (Er-Ji). Ketua DPC PDI-P Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan, sebagai partai pengusung, PDI-P telah memantapkan soliditas kekuatan. Tujuannya tak lain untuk memenangkan pasangan Eri-Armuji di Pilwali Surabaya 2020, ditargetkan pasangan Er-Ji meraup suara 70 persen.

verifikasi adminstrasi (vermin). “Verifikasi kesehatan (VerMin) bersamaan pemeriksaan kesehatan (Rikes),” terang Komisiner KPU Kota Surabaya Suprayitno, Sabtu (19/9). Sebelumnya, Ma-Ju telah menjalani tes psikologi dan kesehatan di RSUD dr Soetomo, Jumat (18/9). Humas RSUD dr Soetomo Surabaya dr Pesta Parulian menjelaskan jika pasangan Ma-Ju sudah menjalani tes kesehatan. “Benar. Tes mulai jam 8 pagi. Ada (bakal calon) dari Sidoarjo dari Surabaya, dan Lamongan. Semuanya dijadwalkan sampai Sabtu pemeriksaannya,” ujar Pesta. (mg1/day/tyo)

“Soliditas merupakan syarat penting bagi PDI Perjuangan Kota Surabaya untuk memenangkan

Surabaya, Memorandum Warga yang tinggal di Jalan Tenggumung Baru Mulya Gang 2, menjalani tes swab. Kegiatan tes swab ini dalam rangka penerapan new normal yang diatur dalam keputusan Menteri Kesehatan. “Ini dalam rangka mendukung usaha pemutusan mata rantai Covid-19,” ujar Babinsa Kelurahan Pegirian, Koramil Semampir Sertu Hatif. Masih menurut Hatif, pelaksa-

naan tes swab ini dilakukan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Pegirian, dan kesempatan itu petugas juga memberikan pemahaman pentingnya tes swab “Kami memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya

FOTO: MEMORANDUM/MG1

Eri-Armuji,” kata Awi sapaan akrab Adi Sutarwijono, Minggu (20/9). Rakercabsus ini diikuti mulai

pejabat teras DPP PDI Perjuangan hingga kepengurusan di tingkat anak ranting atau di level RW. PDI Perjuangan Surabaya saat ini memiliki 896 anak ranting dari 1.400 RW. Dalam kesempatan itu juga, juga diserahkan KTA PDI-P kepada Eri Cahyadi. Sebelumnya Eri telah mengikuti sekolah partai calon kepala daerah yang diselenggarakan DPP PDI-P. Awi menambahkan saat ini seluruh kekuatan PDI-P Surabaya pada kondisi yang sangat solid untuk memenangkan Eri-Armuji. “Ini menunjukkan, begitu rekomendasi Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri

turun, maka semua akan menyatu. Solid bergerak,” kata Adi. Dalam kesempatan itu, Eri berkomitmen menjaga keberlanjutan pembangunan Kota Surabaya yang semakin maju dan menyejahterakan rakyat terlebih memperhatikan kesejahteraan wong cilik yang tidak mampu dan berdaya. “InsyaAllah amanah,” ungkapnya. Dalam Rakercabsus ini hadir Wali Kota Risma, sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kebudayaan. Lalu ada Calon Wali Kota Eri Cahyadi dan Calon Wakil Wali Kota Armuji, serta Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (alf/tyo)

tes swab. Sedangkan yang mengikuti 41 orang warga yang ber-KTP Surabaya,” tambah Hatif. Kapuskesmas Pegirian dr Evi Susanti menambahkan, masyarakat tidak perlu takut dengan tes swab, dan tidak perlu malu bila positif. Sebab bisa dilakukan penanganan dini. “Selain menyelamatkan diri sendiri, juga menyelamatkan keluarga dan masyarakat sekitar,” ujar Evi. (tyo/fer)

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Petugas melakukan tes swab kepada warga.

IKLAN PAS PARANORMAL

TANAH DIJUAL Dijual Tanah 8000 m2 dipinggir jalan aspal. Hubungi 081330700794 dari Ngoro menuju Trawas.

ANEKA KEBUTUHAN ELEKTRONIK DICARI

Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS)

ANDA TELAT BULAN???

SOLUSI CEPAT 3 JAM LANGSUNG LANCAR AMAN BUAT KESEHATAN DANGARANSISAMPAIKELUAR HUB: 085735777688

TANAH KAVLING

SHOWROOM MOTOR

75

38.5/09-9/10 38 23/07 29/08

MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani

HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104 00.21/07-27/08

LOWONGAN

RUMAH DIJUAL Jual Rmh Raya Petemon Barat No.44 Sby Cocok utk buka sgl usaha, jln bs utk 2 arah brsimpangan LT.498m2 Srt SHM. Jual Villa utk ush rmh penginapan 10 KT+KM, Dkt Pasar Indah & Hotel Surya Tretes. Lok Strategis Hub: 087761330545 ; 031-5354557.

(SHM). Dalam rapat tersebut juga pihaknya membuat surat pernyataan yang isinya terdiri empat poin. Pertama, mendukung sikap

Calon wali Kota Surabaya Machfud Arifin dan calon wakil wali Kota Surabaya Mujiaman Sukirno.

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

38.11/09-15/10

MOJOKERTO

hal, pihaknya meminta mereka untuk membuktikan bisa membantu warga surat ijo agar tanah yang didiami puluhan tahun itu bisa menjadi sertifikat hak milik

DPP PDI-P menggelar rapat kerja cabang khusus.

38.16/09-20/10

Jual Cepat Toko Jln Strategis. Jln Raya Pasar Kembang & Rumah Jln Kupang Krajan LT.330 LB.450 KT.7 Kam.3 SHM. Hub: 081230222797 / 5310794.

Ketua Umum KPSIS

FOTO: ISTIMEWA

Babinsa Pegirian Dampingi Tes Swab Gratis

BUSANA

TOKO DIJUAL

Harijono

tegas aparat kepolisian dan TNI untuk menjamin terselenggaranya Pilwali Surabaya yang aman, langsung, umum, bebas, rahasia. Kedua,mendukung langkah Polri dan TNI untuk menindak tegas setiap upaya yang berpotensi mengganggu jalannya pilkada. Ketiga, KPSIS berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan persatuan dan kesatuan. Keempat, menuntut Pemkot Surabaya untuk menjamin keselamatan jiwa raga seluruh petugas dan seluruh calon pemilih dalam pilkada kota Surabaya dari penularan virus Covid-19. (udi/tyo)

Kader Banteng Target Raup 70 Persen Suara

AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/031-5012481 Persewaan AC.

PROMO murah tanah kavling siap bangun hanya 24jt-25 jt-an Lokasi desa Balong Mojo Benjeng -Gresik Resmi langsung pemilik, Free balik nama!! pemilik hub: Telp/WA 081232003191 (P.Yudi)

“

Kami menyerahkan sepenuhnya hak politik sesuai pilihan hati nurani masing-masing,”

Verifikasi Administrasi Ma-Ju Tidak Ada Kendala

Informasi pasang iklan : Kurnia : 081259584829 PROPERTI

SENIN KLIWON, 21 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 4

Kebal Bacok (langsung dites), Tumbal Usaha, Bisnis, Penglaris, Memisahkan PIL/WIL, Pacar Lari, Susah Jodoh dll. Sedia: Bulu Perindu,Bedak Cleopatra, Gurah Hidung, Gurah Vagina, dll.

Pijat Refleksi Totok Saraf 38.20/06-24/07

Telp/WA. 085100644266

KEHILANGAN PENGOBATAN

KKEEHHIILLAANNGGAANN KEHILANGAN KEHILANGAN

Hilang stnk spd motor honda thn 2018 L2989BO A/N: Kevin styanugrah D/A: Medokan asri utara MA3 blokE 22

Kehilangan Stnk W9ZA th.2015 2015 Kehilangan Stnk W9ZA th. 2015 HLG STNK YMH VEGA 2013 L-6713 YJ Kehilangan Stnk W9ZA th. An.Abdus Abdus SalamDs. Ds. Lingkungan An. Abdus Salam Ds. Lingkungan W.HTM AN.TRISGIANOOR ABDIRAKHMAN, An. Salam Lingkungan Gelora RT LOR 1/34D/33 Ds.SBY. Panceng Gelora RT 1/3 Ds. Panceng Gelora RT 1/3 Ds. Panceng SE. MANUKAN Gresik Gresik Gresik Hilang STNK mobil Toyota Sedan thn 2001 L-1286-SV A/N:Tribagus Wahyudi D/A: Kehilangan stnk W6165EG W6165EG th. Kehilangan stnk W6165EG th. Kehilangan stnk th. Nginden 95. 2007 An. Wajib Ds. MengantiRT RT 2007 An. Wajib Ds. Menganti RT 2007 An. Wajib Ds. Menganti 33/11STNK Ds.Menganti Menganti Gresik 33/11 Ds. Menganti Gresik Hilang spd motor Gresik Suzuki thn 2003 33/11 Ds. L2639EQ A/N: Asmadi D/A: Semampir Kehilangan stnk stnk W2069MU W2069MU th. th. Kehilangan stnk W2069MU th. Kehilangan Selatan 2-A/141. 2008 An. An. Basuki Basuki Jl. Jl. Ir. Ir. Ibrahim Ibrahim 2008 An. Basuki Jl. Ir. Ibrahim 2008 Hilang STNK spd11B/13 motor Honda 2014Kel. Lzahier GG 11B/13 RTthn 3/4 Kel. zahier GG RT 3/4 zahier GG 11B/13 RT 3/4 Kel. 2818-CX A/N: Diah Purnamawati D/A: Singosari Kebomas Gresik Singosari Kebomas Kebomas Gresik Gresik Singosari Penjaringan Timur XII/PL-23. Kehilangan stnk W1243AP th. Kehilangan stnk W1243AP th. Kehilangan W1243AP th. Hilang spdstnk motor Honda thn 2015 L2007STNK An. Pemerintah Pemerintah Kab. Gresik 2007 An. Kab. Gresik 2007 An. Pemerintah Kab. Gresik 6813-EW Ayuna Silvana Karang Jl. Dr. Dr.A/N: Wahidin SHD.D/A: No. 245 Jl. Wahidin SHD. No. 245 Jl. Dr.25.Wahidin SHD. No. 245 Gayam Kebomas Gresik Kebomas Gresik Kebomas Gresik HILANG STNK HONDAVARIO 2015 HITAM Kehilangan(THOATUL stnk W2271JL W2271JL th. Kehilangan stnk th. W-3749-WW MAR’AH) 0857 Kehilangan stnk W2271JL th. 2006 An. Sawon Ds. Gredek RT 20061102. An. Sawon Sawon Ds. Ds. Gredek Gredek RT RT 3010 2006 An. 10/3 Duduk Duduk Sampeyan Gresik 10/3 Sampeyan Gresik 10/3 Duduk HILANG STNKSampeyan HYUNDAI i 10Gresik 2011 HITAM Kehilngan(WINDA stnk W3702CF W3702CF th.2013 2013 W-1082-PT KRISTINA KURNIA Kehilngan stnk th. Kehilngan stnk W3702CF th. 2013 An. Mulyono Ds. Glanggang RT PUTRI) 081232990806. An. Mulyono Mulyono Ds. Ds. Glanggang Glanggang RT RT An. 5/2 Duduk Duduk Sampeyan Gresik2011 5/2 Sampeyan Gresik HILANG STNK SUZUKI HAYATE

HILANG BPKB MOBIL MITSUBISHI DUMP TRUCK 2012 KUNING W-8302-UW (ACH-MAD NOVI SEPTIAWAN) 085731916641.20SD050-0000504

GAANN KKEEHHIILLAANNG

KEHILANGAN HILANGKEHILANGAN STNK HONDA SUPRA Hilang STNK Spd Mtr Suzuki Hilang BPKB Beat Merah Nopol W-5327-US Hilang STNK Spd Mtr Suzuki 2007 HITAM MERAH W.2107. Hilang STNK Spd Mtr Suzuki Smash '2007 Nopol Nopol L-4419-GI Nosin.JF21E1116299 Noka.MH1JF21148KUA (SEDANA) 0812308986520Smash '2007 Nopol L-4419-GI Smash '2007 L-4419-GI An.Hira Duhita Satyasari D/a. SD050-0000503 116365. An. Iin Rahmawati Jl.Cendrawasih An.Hira Duhita Satyasari D/a. An.Hira Duhita Satyasari D/a.

KrukahSelatan Selatan 14-B/3Sby. Sby. Krukah Selatan 14-B/3 Sby. Bundaran 68 Waru.14-B/3 Krukah Hilang STNK Spd Mtr Suzuki Hilang BPKB Honda Brio Merah Nopol WHilang '2007 STNKNopol Mobil L-4419-GI Chevrolet Smash Hilang STNK Mobil Chevrolet Hilang STNK Mobil Chevrolet 1211-NX Nosin.L12B31408054 Noka.MHRDD 1.4L M/T th'2010 L-1664-UX An.Hira Duhita Satyasari D/a. 1.4L M/T M/T th'2010 L-1664-UX 1.4L th'2010 L-1664-UX 1770DJ481958 An.Ida14-B/3 Ediah An.PTCipaganti Cipaganti CitraJl.Cendrawasih GrahaD/a. D/a. An.PT Cipaganti Citra Graha D/a. Krukah Selatan Sby. An.PT Citra Graha Bundaran 68 Waru. RayaArjuna Arjuna No.113Sby. Sby. Raya Arjuna No.113 Sby. Raya No.113 Hilang STNK Mobil Chevrolet Kehilangan BPKB L1976 Daihatsu thn HilangM/T Buku Kir WC SB.208931.K Hilang Buku Kir SB.208931.K 1.4L th'2010 L-1664-UX Hilang Buku Kir SB.208931.K 2010 Sunarto Darmo Indah Asri AD.42 Sby. Mbl Chevrolet 1.4L M/T th'2010 Mbl Chevrolet Chevrolet 1.4L M/T th'2010 An.PT Cipaganti1.4L CitraM/T Graha D/a. Mbl th'2010 Noka. MHKV3BA3JAK009300 Nosin. DFL-1664-UX An.PT Cipaganti Citra L-1664-UX An.PT Cipaganti Citra Raya ArjunaAn.PT No.113Cipaganti Sby. L-1664-UX Citra 82434. Graha D/a.Raya Arjuna No.113 Graha D/a.Raya D/a.Raya Arjuna Arjuna No.113 No.113 Graha P E NBPKB G L-8304-LJ U M U Frod M thn A 2003 N Sby. Sby. Kehilangn Sby. Kehilangan AJB No.230/ Alberet Panca Sidosermo Indah 2/7 Sby. HILANG STNK SPD MOTOR HILANG STNK SPD MOTOR VII/ WNCL / 2001. Dibuat di HILANG STNK SPD MOTOR Noka.MNBLSFE403W356135 Nosin.WLATHONDA VARIO PUTIH S-5574HONDA VARIO VARIO PUTIH S-5574hadapan Notaris PPATS-5574Hj. R. HONDA PUTIH 420825. TG (a.n GALUH) 081217694554. TG(a.n (a.nGALUH) GALUH) 081217694554. AY Sri HarƟ ni SH. Pada Hari TG 081217694554. Hlg BPKBtanggal no.pol L-3761-ZT Gatot Kamis 05 Julia.n2001 Hilang STNK spd motor Honda Hilangd.a STNK spd motor motor Honda Siswoyo Banjarsugihan 4-B/25 05/04 Hilang STNK spd Honda Surabaya (08123273816) thn 2009 L5536HX A/N: Thornton thn2009 2009 L5536HXA/N: A/N:Thornton Thornton thn L5536HX Tandes Surabaya. Tanaja D/A: Jemur Andayani Tanaja D/A: D/A: Jemur Jemur Andayani Andayani Tanaja Hilang Buku Kir L.8404.UC HARTONO 12/21. M A L A N G 12/21. 12/21. GUNOHARDJO JL.PUCANG SEWU 8/19

R D SBY. P E MNO TO G U MI JUU AML A N PP EE NN G G UU M M UU M M AA NN Kehilangan Surat hak guna bangunan Hilang Buku Kir L.8810.UK / SB.281286.K Kehilangan Surat hak guna guna bangunan Kehilangan Surat bangunan Jual Honda SUPRA Xverponding 125CC TR asal dari tanah hakhak opstal No asaldari dari tanahhak hak opstalverponding verponding No PT.JAYA LINGKUNGAN HIDUP asal tanah opstal No 1791, &SAKTI Kwitansi Pelunasan Lelang No.28 2014 akhir 9,1 jt/nego plat W/Sda. 1791, Kwitansi Pelunasan Lelang No.28 1791, &&Kwitansi Pelunasan Lelang No.28 th 1972. Kehilangan tersebut telah JL.GRAHA CITRA BLOK E-2/53 SBY. th 1972. Kehilangan tersebut telah th 1972. Kehilangan tersebut telah dilaporkan kepada berwajib. Motor ada di Kotapihak Malang. STNK dilaporkanpengumuman kepadapihak pihakini berwajib. dilaporkan kepada berwajib. Demikian utk dpt Hilang Buku Kir L.8161.UJ/238025.K PT. sampai 2024 089 Demikian pengumuman ini615 utk dpt dpt Demikian pengumuman ini utk diketahui dg baik WA 081 diketahui dgbaik baik NIAGA TRANS SENTOSA JL.KALIMAS diketahui dg 666. Surabaya 18 september 2020 Surabaya 18september september 2020 surabaya PT.Bank Rakyat Indonesia Cab.Rajawali Surabaya 18 2020 BARAT 18-C SBY. PT.Bank Rakyat IndonesiaCab.Rajawali Cab.Rajawalisurabaya surabaya PT.Bank Rakyat Indonesia

5/2 Duduk Sampeyan Gresik

PUTIH BIRUSTNK W-5331-TT M.MUCHTAR ) HILANG SPD(MTR: MTR: S-2402HILANG STNKSPD SPD S-2402HILANG MTR: S-2402ID. NK.STNK MH1JM511XJK091825. 085334612251. ID. NK. MH1JM511XJK091825. ID. NK. BPKB MH1JM511XJK091825. NS.JM51E1091779. AN. EFENDI Kehilangan L-1835-BL thn NS.JM51E1091779. AN. Toyota EFENDI NS.JM51E1091779. AN. EFENDI .D/a: DS.BANJAREJO RT/ 2012 Alfianti Wonorejo Sby Noka. .D/a:Betta DS.BANJAREJO RT/ .D/a: DS.BANJAREJO RT/ RW.01/04 KEC.SUKODADI KAB. RW.01/04 KEC.SUKODADI KAB. MHFXW42G5C2216146. Nosin.1TR7261040. RW.01/04 KEC.SUKODADI KAB. LAMONGAN LAMONGAN Hilang STNK Spd Mtr Honda th’2015 Nopol LAMONGAN M A L A N G I/53 Sby. L-6615-KF An.Susiyanti M A L AD/a.Karah NG HLG BPKB M OAG-5973-DF TO R D I J UAN.SUBUR AL M O TO R D I J U A L SASMITO DS.TRETEK KEC.PARE KEDIRI. MOTO R DIJUAL Jual Honda SUPRA X 125CC TR JualBPKB Honda SUPRAAN.H X 125CC TR HLG LUKMAN 2014Honda akhirAG-4507-E 9,1 jt/nego plat W/Sda. Jual SUPRA X 125CC TR 2014 akhir 9,1 jt/nego plat W/Sda. HAKIM DS.NGINO KEDIRI. Motorakhir ada9,1 di KEC.PLEMAHAN Kota Malang. STNK 2014 jt/nego plat W/Sda. Motor ada di Kota Malang. STNK sampai 2024 WA 081 615 089 Hlg STNK Vario W-4732-NJ An.Ima Motor ada di Kota Malang. STNK sampai 2024 WA 081 615 089 666. 2024 Nuknimah D/a.Ketegan 013/003 sampai WA 081 615 089 666. Sda. Taman 666.

KEHILANGAN Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.150862.K ERLIM DHENNY GUNAWAN JL.SURABAYA. Hilang Buku Kir L.8660.UF/SB.138218.KALI MUSTOFA JL.PANDEGILING 1/18 SBY. Hilang Buku Kir L.9397.US/SB.166979.K PT. BHIRAWA.MS JL.HAYAM WURUK 52.A SBY. HILANG STNK HONDA GL PRO 2005 MERAH W 6180 QJ (ASBUDI) 031-8967284. Kehilangan Stnk W3923BM th. 2018 An. Suharno Jl. Intan 2.8/27 KBD RT 5/13 Petiken Driyorejo Gresik

Kehilangan stnk W4187JZ th. 2014 An. Susetyorini Pasar cerme 31 RT 2/1 Cerme lor Cerme Gresik Kehilangan stnk W4223AZ th. 2017 An. Moh. Azar Pamungkas Ds. Sembungan Kidul RT 3/2 Dukun Gresik Kehilangan stnk W6134KX th. 2011 An. David Wahyudi Ds. Dadapkuning RT 3/2 Cerme Gresik Kehilangan stnk W4557LN th. 2015 An. Fatimah Ds. Kawistowindu RT 2/1 Duduk Sampeyan Gresik

LAYANAN IKLAN PAS SURABAYA TENGAH

SURABAYA TIMUR

Wonorejo I/63

5460513

Kedung Baru No. 104 8792004

Jetis Kulon I/32

8289784

Jedong I/ 20

Simo Gunung Baru 24 5685065 Ngagel Dadi III/1 08819504155 Manyar Sabrangan 9i/94

70241128

Semampir Kelurahan 39

0315920722

5039948

Pucangan VII/26 08970324411 Pucang Anom 41

5025002

SURABAYA SELATAN Taman Waru Permai A/67 8550709 Blimbing X/111 P.Candra

8674774

Karang Rejo VI/25

8280245

Jemur Wonosari Lbr 65

8491289

Manukan Tengah 19N/1 7405142

Kutisari Indah Utr 7/48

8481219

Adityawarman 46A

SIDOARJO

SURABAYA BARAT Petemon Barat

70235999 5663195

SURABAYA UTARA Karang Asem IV/47 KedindingTghBaru10/7 Lebak Rejo 34

3894874

Masangan Kulon 6S Buduran Sda

7877390 8969925

3773148

Avia 192 Kwadengan

8964135

38205709

Rembang Sel 41B

3573859

Simolawang I/82 Sby

085100380511

LAMONGAN DIDIK NEWS Kombes Pol M.Duriyat 42 085100711819


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SENIN KLIWON, 21 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Wilayah Kepulauan Zona Merah Narkoba

Maka perlu penanganan serius untuk menekan peredaran sabu di kepulauan. Tugas itu tidak hanya kepolisian, masyarakat juga kami minta proaktif melakukan pengawasan dan pencegahan dengan memberikan informasi kepada kami.

Banyak Jalan Tikus, Minim Aparat

AKBP Darman

Sumenep, Memorandum Peredaran narkotika di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep, kian memprihatinkan. Selama 2020, dari 106 kasus yang terungkap, sekitar 45 persen tercatat dari wilayah kepulauan, sehingga dinilai sebagai zona merah narkoba. tangkap sejau ini hanya pengguna dan pengedar. Namun dari hasil penyelidikan, narkoba jenis sabu khususnya, berasal dari luar Madura. Dugaan itu semakin diperkuat adanya kasus baru yang melibatkan mahasiswa. Tersangka datang dari luar kepulauan kemudian berniat mengedarkan barang haram di Sapeken. “Maka perlu penanganan serius untuk menekan peredaran sabu di kepulauan. Tugas itu tidak hanya kepolisian, masyarakat juga kami minta proaktif melakukan pengawasan dan

FOTO: MEMORANDUM/URI

Jumlah ini meningkat drastis di banding periode tahun-tahun sebelumnya. Tak heran, Kapolres Sumenep AKBP Darman menilai situasi itu sudah zona merah. Butuh perhatian serius dari semua pihak. Mulai jajaran kepolisian, masyarakat hingga elemen lainnya agar bisa membendung peredaran narkoba di kepulauan. “Iya, peredaran narkoba akhir-akhir ini cukup mengkhawatirkan di kepulauan sesuai dengan hasil ungkap kasus yang kami lakukan,” bebernya, Minggu (20/9). Lanjutnya, semua yang di-

Kapolres Sumenep

Rilis penyalahgunaan narkoba Polres Sumenep yang mengungkap fakta merebaknya kasus di wilayah kepulauan.

pencegahan dengan memberikan informasi kepada kami,” pinta AKBP Darman. Polres Sumenep dan jajaran bukannya kurang maksimal. Namun banyak celah yang bisa dimanfaatkan jaringan pengedar narkoba. Pengawasan ketat yang dilakukan selama ini terbentur pada luasnya wilayah. Terutama di kepulauan. Imbasnya, jarah tempuh dari pusat kecamatan ke pulau-pulau lain cukup jauh ditambah cuaca yang kadang tidak menentu. Dengan total 126 pulau, memang hanya 38 persen yang berpenghuni. Sehingga jalur tikus untuk lepas dari penga-

wasan aparat sangat terbuka. Semisal posisi Pulau Karamian di Kecamatan Masalembu. Jadi pulau terluar di sisi utara, jaraknya justru lebih dekat dengan daratan Kalimantan Selatan di banding Pelabuhan Kalianget. “Tidak berhenti di situ, karena luasnya wilayah kendala kami yang terutama adalah kekurangan personel. Sehingga ketika melakukan mapping (pemetaan, red) jalur tikus yang ada di kepulauan harus menunggu pergeseran personel atau sarana dan prasarananya untuk mobile,” timpal Kasatreskoba AKP Jaiman. (uri/epe)

Bupati Baddrut Tamam mengawasi proses sidang di tempat bagi warga yang tidak bermasker.

Tidak Bermasker, Langsung Didenda Rp 20 Ribu Pamekasan, Memorandum Operasi yustisi untuk penegakan protokol kesehatan Covid-19 di Kabupaten Pamekasan dilakukan di sepanjang ruas jalan Monumen Arek Lancor, Minggu (20/9). Tim gabungan TNI,Polri, dan Satpol PP Pamekasan bahkan telah bersiap di lokasi sejak pukul 14.30. Sasarannya, pengguna jalan yang tidak mengenakan masker. Warga yang terjaring langsung didata, hingga dijatuhi hukuman tilang KTP, dan diharuskan membayar denda sebesar Rp 20 ribu per orang. Bupati Baddrut Tamam mengatakan, operasi yustisi memang dikhususkan pada operasi patuh masker (OPM). “Karena di Pamekasan masih ada sebagian warga yang masih lalai dengan aturan pakai masker,” terangnya. Karena itu, dia meminta kepada seluruh warga untuk selalu mengikuti protokol kesehatan agar Covid-19 di Pamekasan cepat usai. “Kita harus hadapi pandemi ini bersama-sama, mari patuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker,” ungkapnya. Apalagi Instruksi Presiden (inpres) Nomor 6/2020 tentang Peningkatan Disipilin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 sudah dikeluarkan. Otomatis, operasi yustisi punya payung hukum lebih tegas dari sekedar imbauan. Sanksi yang tidak hanya bagi pelanggar perorangan, namun juga untuk pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat, dan fasilitas umum. “Sanksi dapat berupa teguran lisan atau tertulis, kerja sosial, denda administratif, hingga penghentian atau penutupan sementara penyelenggaraan usaha sesuai ketentuan isi Inpres,” tegas bupati. Sumiati, salah satu warga yang terjaring operasi yustisi kemarin, mengaku sebenarnya telah mengetahui aturan wajib penggunaan masker. Namun dia berkilah tergesa-gesa ketika keluar dari rumah. “Saya lupa, tadi keluar terburu-buru karena mau belanja untuk makan keluarga. Kalau aturannya, kami memang sudah tau kalau sudah diwajibkan pakai masker,” katanya. (sjk/epe)

Sumenep, Memorandum Dalam kunjungan safari kepulauan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Bupati A Busyro Karim meminta masyarakat aktif melakukan pengawasan pembangunan. Warga di kawasan kepulauan harus ikut andil memberikan pengawasan dalam proses pembangunan di daerahnya sendiri. Sehingga kualitas pembangunan dapat terlaksana sesuai dengan keinginan masyarakat. Dengan adanya pengawasan maka proses pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah tepat sasaran dengan kualitas konstruksi sesuai dengan perencanaan. “Maka saya meminta masyarakat mengawasi semua pelaksanaan pembangunan yang ada dikepulauan,” harap bupati, Minggu (20/9). Permintaan itu, tambah bupati tidak hanya untuk warga kecamatan Pulau Sapudi, Raas, Kangean, dan Sapeken. Semua warga di kepulauan lainnya juga diminta melakukan pengawasan untuk meningkatkan kebanggaan sebagai satu kesatuan dalam program pembangunan Kabupaten Sumenep. Dalam kunjungan safari kepulauan tahun ini, bupati tidak hanya memberikan bantuan sosial namun juga meresmikan

FOTO: MEMORANDUM/URI

FOTO: MEMORANDUM/SJK

Bupati: Masyarakat Harus Kawal Pembangunan di Kepulauan

Bupati A Busyro Karim meresmikan pembangunan pesantren di Kalianget.

beberapa sarana prasarana pembangunan fisik, infrastruk-

tur jalan, tangkis laut, GOR, pasar tradisional, polindes, dan

juga rumah sakit. “Maka jika program pembangunan tidak

sesuai perencanaan, laporkan!” tandas bupati. (uri/epe)

KPU Ingatkan Sanksi Pidana Pelanggar Prokes Sumenep, Memorandum KPU Kabupaten Sumenep mengingatkan semua pihak untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) pada penyelenggaraan Pilkada 2020. “Bila abai terhadap protokol kesehatan, ada sanksi pidana menanti,” tegas Komisioner KPU Kabupaten Sumenep, Rafiqi Tanzil kemarin.

Larangan dan sanksi, kata dia, berlaku pada setiap tahapan penyelenggaraan pilkada.“Semua telah diatur di PKPU Nomor 6 tahun 2020 pasal 11 ayat 1 dan 2 tentang protokol kesehatan,” jelasnya. Larangan diterbitkan mengingat pelaksanaan pilkada serentak tahun ini bertepatan dengan situasi pandemi Covid-19 dan kasusnya

terus bertambah. Termasuk di Kabupaten Sumenep.“Maka kami antisipasi adanya klaster baru Covid-19 yang diakibatkan kerumunan massa. Masyarakat dikhawatirkan terpapar Covid-19 dan enggan datang ke TPS,” katanya. Bila terdapat para pihak yang melanggar protokol kesehatan yang dimaksud dalam ayat (1),

PPK dan PPS bisa menegur yang bersangkutan untuk mematuhi aturan yang berlaku. “Kemudian, di ayat (2) juga dijelaskan bahwa jika tetap tidak mengindahkan pada peraturan, PPK dan PPS melakukan koordunasi dengan Bawaslu kota, kecamatan untuk penerapan sanksi dengan ketentuan peraturan perundang-undang-

an yang ada,” urainya. Pihaknya menjelaskan, PKPU nomor 4 tahun 2017 pasal 74 menyatakan, bila melakukan pelanggaran kampanye atas larangan pasal 68, akan masuk pada tiga kategori penindakan. “Pidana, peringatan tertulis dan penghentian kampanye,” katanya mengingatkan.(*/uri/epe)

FOTO: MEMORANDUM/IST

Polisi Bubarkan Dangdutan Kamal, Viral di Medsos

Panggung orkes dangdut tanpa izin yang lengang setelah dibubarkan polisi.

Bangkalan, Memorandum Pertunjukan orkes dangdut di Desa Tanjung Jati, Kamal, Sabtu (19/9) malam, viral di media sosial WhatsApp. Bukan karena terlalu seronok melainkan diabaikannya prokes di hajatan itu. Potongan video memperlihatkan warga berkerumun dan menyawer penyanyi yang berjoget mengikuti alunan musik. Padahal Bangkalan masih menjadi salah satu zona risiko tinggi di Madura. Setidaknya, potensi penyebaran Covid-19

sangat besar di acara itu ada orang tanpa gejala (OTG) yang ikut nyawer. Itu terlihat dari aktivitas mereka yang tidak menerapkan jaga jarak. Dari rekaman video itu, dangdutan itu terjadi pukul 21.00. Hanya berselang 1 jam, orkes dangdut itu akhirnya dibubarkan Polres Bangkalan setelah menerima laporan masyarakat. Kapolsek Kamal AKP Abdul Kadir membenarkan ada kegiatan dangdutan di wilayahnya atas laporan Polres Bangkalan. Dia mene-

gaskan, pihaknya tidak pernah memberikan izin acara yang mengumpulkan massa ketika pandemi Covid-19 ini masih mengancam. “Kami tidak pernah memberikan izin pada acara tersebut. Apalagi orkes dangdut, selama tidak memenuhi protokol kesehatan,” ungkapnya. Karenanya, dia akan memberikan sanksi kepada warga yang melanggar, ataupun tidak mematuhi protokol kesehatan. Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra me-

negaskan, kejadian ini tidak akan ditolerir lagi. Dia juga tak segan-segan untuk membubarkan langsung acara yang mengundang keramaian. Ini mengacu isi Inpres Nomor 6/2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona. “Pertunjukan organ tunggal langsung kita bubarkan meskipun kebanyakan pengunjung tadi menggunakan masker,” paparnya. (*/ras/epe)


HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA Gresik, Memorandum Operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 terus digencarkan tim gabungan. Kali ini operasi menyasar kerumunan warga di area Stadion Gelora Joko Samudro, Kebomas, Sabtu (19/9) malam.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, pelaksanaan operasi yustisi ini diharapkan bisa memberikan efek jera kepada ma-

syarakat yang tidak disiplin prokes sesuai Inpres 6/2020, Perda 2/2020 dan Perbup 22/2020. Dalam operasi ini, tim gabungan

y yang turun terdiri dari Polres, Kodim 08/17, Satpol PP, Kejaksaan Negeri dan Pengadilan N Negeri Gresik. Mereka memeriksa masyarakat yang berkerumun dan tidak menaati prokes di kawasan Jalan Veteran, langsung disidang di tempat. “Kami lakukan operasi yustisi dengan humanis,” ucap mantan Kapolres Ponorogo itu.

Dari operasi tersebut, didapati masih ada masyarakat yang abai prokes. Salah satunya tidak menggunakan masker. Hasilnya 40 pelanggar ditindak petugas. Mereka diperiksa kartu identitasnya untuk didata dan diberi sanksi untuk membayar denda atau melakukan kerja sosial. “34 pelanggar memilih membayar denda. Sisanya memilih sanksi kerja sosial,” imbuhnya. Rinciannya sebanyak 21 pelang-

Tulungagung, Memorandum Penerapan operasi yustisi untuk menegakkan aturan protokol kesehatan (prokes) dilaksanakan maksimal oleh petugas gabungan di Tulungagung. Sejak pertama kali dilaksanakan pada Jumat (18/9) hingga Minggu (20/9), tercatat ratusan warga terjaring dalam operasi ini. Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia yang memantau jalannya operasi yustisi menegaskan, saat ini tak ada kompromi lagi bagi pelanggar prokes di Tulungagung. Sebab sosialisasi yang dilakukan sejak awal pandemi dirasa sudah cukup. “Sekarang sudah tidak ada toleransi. Pelanggar langsung ditindak sesuai a aturana yang ada. Kita ada perda provinsi, pergub dan perbup,” terangnya. Jika operasi yustisi dilakukan di wilayah kota, Pandia tetap meminta anggota di polsek jajaran ikut melakukan hal sama, agar kesadaran masyarakat semakin

gar membayar denda sebesar Rp. 150 ribu di tempat. 13 pelanggar memilih membayar dengan melalui transfer bank. Alumnus Akpol 2001 satu itu menegaskan, pihaknya akan terus menggencarkan upaya pendisiplinan prokes covid-19 dalam masyarakat. Bahkan, operasi yustisi tersebut juga digelar oleh pihaknya bersama tim gabungan sampai ke tingkat kecamatan. (and/har/mik)

Kapolres Hadiri Launching Pilkada Lamongan Ayem Tentrem

FOTO: MEMORANDUM/AND

Polrestabes Surabaya Tindak Kafe Bandel

AKBP Harun salam covid bersama pejabat KPU.

pilkada serentak tahun 2020 nantinya tidak menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19. (and/har/mik)

tempat. Rombongan yang datang ke Mapolres Malang ini disambut langsung Kapolres g bersama PJU Polres Malang Malang. Selanjutnya menuju lokasi monumen untuk melakukan chek listt dan inventarisir peninggalan sejarah Polri tersebut. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan, kegiatan Tim Pusjarah Polri ini untuk melihat

dan meninjau secara langsung monumen Polri di seluruh Indonesia untuk digunakan sebagai dokumen dan arsip di j Pusjarah Mabes Polri. “Salah satunya be berada di wilayah Polres Malang Malang,” jelasnya. Saat kunjungan tim melakukan pendataa pendataan pada monumen tersebut untuk selanjutnya dijadikan arsip mengenai kesejarahan Polri. Keberadaan monum monumen ini tentunya akan meng menguatkan dan memperkaya mat materi kesejarahan Polri. (*/ari/m (*/ari/mik)

Tim Pusjarah Polri berada di Tugu Brimob di Kabupaten Malang.

Surabaya, Memorandum Polrestabes Surabaya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim terus gencar melaku-kan penindakan terhadap pelanggarr protokol kesehatan (prokes). Dari hasil hunting di lapangan, masih saja ada sejumlah kafe yang nekat membuka tempat usahanya dan tidak mengindahkan protokol kesehatan (prokes). Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo menegaskan, tanpa adanya tebang pilih semua tempat hiburan malam yang masih nekat akan ditindak langsung. Sebab, selama pandemi ini pihak kepolisian bersama Forkompimda telah mengimbau semua

untuk bekerjasama agar wabah Covid-19 ini segera selesai. “Kami mendapatkan laporan dari w warga terkait sejumlah kafe masih nekat b buka hingga larut malam. Saya tegaskan, kita t tidak main-main jika masih ada yang buka. Karena ini sudah termasuk menghalangi pencegahan Covid 19,” kata Hartoyo. Hartoyo menambahkan, pihaknya tidak melarang adanya kafe yang buka. Namun tetap mematuhi peraturan yang berlaku. “Kita akan tetap menindak karena kita telah mengimbau untuk tetap lakukan jaga jarak namun mereka tidak lakukan hal tersebut ini termasuk kategori menambahkan penyebaran virus,” pungkas dia. (fdn/mik)

Senada, Kabid Penegakan Perda Satpol PP Tulungagung, Artistya Nindya Putra mengatakan, operasi ini akan terus dievaluasi dan dilaksanakan rutin di lokasi-lokasi pusat berkumpul masa. “Total 112 orang warga yang terjaring, alasannya sebagian be-

sar karena lupa tidak bawa masker. Kemudian ada yang bawa tapi tidak dipakai,” jelasnya. Ganot, sapaan akrab Artistya Nindya Putra menjelaskan, dalam Operasi Yustisi pihaknya turun bersama Polri, TNI, kejaksaan dan pengadilan. (fir/mad/mik)

Kombespol Sumardji memberikan arahan di lapangan.

Kapolresta Sidoarjo Pimpin Operasi Yustisi Sidoarjo, Memorandum asi Dalam rangka pelaksanaan operasi yustisi penegakan disiplin masyarakatt n terhadap protokol kesehatan pencegahan Covid-19, petugas gabungan TNI-Polrii a Kabupaten Sidoarjo, melakukan razia masker, Sabtu (19/9) malam. Razia kepatuhan masyarakat untuk penggunaan masker, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Virus Corona tersebut dilakukan di kawasan Taman Pinang Indah dan AlunAlun Sidoarjo, dipimpin langsung Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji. “Di akhir pekan biasanya banyak aktifitas warga di luar rumah. Melalui kesempatan ini kami lakukan Operasi Yustisi penegakan disiplin terhadap warga yang melanggar protokol kesehatan. Lokasi tidak hanya tidak di wilayah Kota

Sidoa Sidoarjo saja, namun juga dilakukan serentak se seluruh jajaran,” jelas Kombespol.Sumardji d di lokasi. Hingga saat ini, menurutnya massyarakat Sidoarjo semakin patuh disiplin p protokol kesehatan. Kombespol Sumardji ju terus mengimbau agar masyarakat juga t t masif membantu pemerintah juga TNIturut Polri, guna mempercepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Contohnya adalah selalu memakai masker saat berada di luar rumah. Pada Operasi Yustisi di malam minggu kemarin, didapati pelanggar tidak memakai masker sebanyak 20 orang. Kepada mereka petugas melakukan tindak pidana ringan dengan menyita KTP. Untuk kemudian pelanggar harus mengikuti sidang pada Kamis (24/9) di GOR Sidoarjo.(ags/her/jok/mik)

Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo memberikan instruksi ke manajemen dan keamanan kafe.

Kombespol Leonardus Simarmata bersama Team Mobile Covid Hunter menyisir jalan.

Malang Priyadi mengungkapkan, jika telah melakukan beberapa penindakan. “Selama kegiatan mulai pukul 21.00 hingga 23.00 ini telah melakukan beberapa penindakan dan penerapan sanksi. Bentuknya, penyitaan KTP dan sanksi sosial,”

jelasnya. Bagi yang disita KTP-nya, maka pelanggar harus datang ke kantor Satpol PP untuk mengambil KTP. Namun, diwajibkan membayar denda sesuai Perwali No 30 Tahun 2020,” terangnya. (edr/mik)

Tim Forkopimda Blitar Tindak Pelanggar Masker

FOTO: MEMORANDUM/FDN

Ke Ketua Tim Pusjarah Polri B Brigjen Pol Apriastini Bakti tibugiansri. Adapun angg gota tim adalah Kombep Franky, y, Kombespol p spol Joko S, AKBP E Purnawan dan AKP Afan PW. Tim didampingi Kalres Malang AKBP polres ndry Umar bersama Hendry aran Polres Malang, di jajaran taranya Kabag Sumda antaranya res Malang Kompol Cicik Polres rwati, Kapolsek GondanDarwati, gi Kompol Agus siswo glegi riyadi dan Muspika seHariyadi

FOTO: MEMORANDUM/AGS

Tim Pusjarah Polri Datangi Tugu Brimob Malang, Memorandum ng Tugu Brimob yang at berada di Jalan Putat l, Kidul, Desa Putat Kidul, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, merupakan bagian dari tonggak sejarah Polri yang berada di wilayah hukum Polres Malang. Keberadaan monumen ini pun sangat penting sehingga Mabes Polri menurunkan tim Pusjarah Polri untuk meninjau langsung di lokasi, Jumat (18/9). Tim ini dipimpin langsung

tu tumbuh dan mengerti, bahw penggunaan masker wa m merupakan hal yang sangat diperlukan saat ini. “Sama. Polsek jajaran juga kita perintahkan melakukan penegakan disiplin menjalankan prokes,” ungkap dia.

Malang, Memorandum Kafe Loading Resto & Lounge dan Kafe Backroom by Triangle masingmasing didenda Rp 1 juta karena tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19 saat terjadi operasi yustisi, Sabtu (19/9) malam. Saat itu juga, Team Mobile Covid Hunter pemburu pelanggar prokes, meminta agar kafe itu segera ditutup. Bahkan, memberi sanksi penyitaan KTP dari penanggungjawab tempat usaha. Dari pantauan, para pengunjung saling duduk berhimpitan tanpa mengindahkan physical distancing (jaga jarak). “Kami ingin masyarakat patuh menggunakan masker dan bagi tempat usaha untuk selalu menerapkan physical distancing,” terang Kapolresta Malang Kota Kombespol Loenardus Simarmata. Lanjutnya, upaya ini sesuai dengan Inpres 6/2020, Perda Provinsi Jatim 2/2020, Pergub 53/2020 dan Perwali 30/2020. Usai dari kafe, tim melanjutkan penertiban di kawasan Taman Krida Budaya Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Besar Ijen. “Selama 14 hari ini, kami akan terus melakukan operasi penegakan hukum. Dan insyallah hasilnya akan berbanding lurus dengan penurunan jumlah positif Covid-19 di Kota Malang,” lanjutnya. Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota

AKBP Arief Fitrianto memantau pendataan pelanggar protokol kesehatan.

Bupati Lamongan meminta KPU untuk terus melakukan sosialisasi pelaksanaan Pilkada yang sehat agar dalam pelaksanaan

AKBP Eva Guna Pandia memantau penerapan sanksi bagi pelanggar prokes.

Dua Kafe Terjaring Yustisi Prokes

FOTO: MEMORANDUM/AND

Lamongan, Memorandum Gerakan bersama mewujudkan pilkada aman dan sehat ditunjukkan jajaran Forkopimda Lamongan dengan melaunching maskot Si Momi (Lamongan Memilih) dan tagline serta hastag #Pemilihan 2020 Lamongan Ayem Tentrem di Pendopo Lokatantra, Pemkab Lamongan, Sabtu (19/9) malam. Launching dihadiri Bupati Lamongan H Fadeli, Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono, Kapolres Lamongan AKBP Harun, Komisioner KPU Jatim Divisi teknis Ikhsan, Komisioner KPU Jatim Divisi Data Nurul Amalia, Ketua KPU Lamongan Mahrus Ali, Ketua Bawaslu Lamongan Miftahul Badar, Perwakilan Parpol, dan lainnya. Ketua KPU Lamongan menyatakan, penyelenggaraan Pilkada saat ini harus patuh pada protokol Kesehatan. “KPU Lamongan mengusung hastag #Pemilihan 2020 Lamongan Ayem Tentrem. Masing-masing calon harus memegang teguh prinsip siap menang dan siap kalah. Mari bersama-sama menjadi pelopor Pilkada damai dan patuh protokol kesehatan,” kata Mahrus Ali.

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Kapolres Pimpin Yustisi, Jaring 40 Pelanggar Prokes

Pasuruan, Memorandum Polres Pasuruan Kota bersama Kodim/0819 Pasuruan, Dishub, dan Satpol PP Kota Pasuruan, melaksanakan operasi yustisi protokol kesehatan sesuai Inpres 6/2020, Perda 2/2020 dan Pergub Jatim 53/2020. Dalam kegiatan tersebut dipimpin langsung olehWakapolres Pasuruan Kota Kompol Priyanto didampingi Kapolres AKBP Arman, dihadiri oleh PJU, serta seluruh anggota. Dalam sambutannya, Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Priyanto mengatakan, pelaksanakan yustisi tersebut sesuai dengan Inpres No. 6, Perda No. 2 serta Pergub Jatim No. 53 Tahun 2020. “Selain memberikan sanksi berupa hukuman sosial yaitu menyanyikan lagu wajib dan hukuman fisik serta sanksi Administrasi berupa denda Uang sebesar Rp. 250.000,- yang akan di berlakukan mulai hari Senin 21 September 2020,” ucap Priyanto. Priyanto menjelaskan, Operasi yustisi malam hari ini di laksanakan di 3 titik yaitu, Alun-alun Kota Pasuruan, Stadion Untung Suropati Kota Pasuruan dan Gor Untung Suropati Kota Pasuruan. “Dari tiga titik lokasi tersebut, kami berhasil menjaring 97 orang yang tidak patuh dalam protokol kesehatan,” jelas Priyanto. Dari 97 orang yang terjaring opetasi yustisi tersebut, terdiri dari tiga titik lokasi diantaranya, di Alun-alun Kota Pasuruan 39 orang, di Stadion Untung Suropati Kota Pasuruan 20 orang dan di Gor Untung Suropati Kota Pasuruan 38 orang. (*/rul/mik)

FOTO: MEMORANDUM/EDR

AKBP Arman memberikan imbauan kepada masyarakat yang nongkrong.

Ratusan Pelanggar Prokes Ditindak Tegas

Blitar, Memorandum Tim gabungan satuan pengamanan Forkopimda Blitar melakukan operasi yustisi dan sidang ditempat bagi masyarakat yang tertangkap saat keluar rumah tanpa menggunakan masker. Selain itu, operasi ini yang menyasar masyarakat abai protokol kesehatan ini dalam rangka untuk menertibkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 di Kota Blitar. Kepala Satpol PP Kota m Blitar, Hadi Maskum yang juga bersama dengan rombongan Kapolres Blitar Kota mengatakan, operasi ini berdasarkan Per-wa aturan Gubernur Jawa Timur Nomor 53/2020. “Masyarakat yang tidak memakai masker atau tidak mematuhi aturanakan didenda sesuai putusan sidang. Besaran denda yang bisa dikenakan antara Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu,” ujar Hadi.

FOTO: MEMORANDUM/PRA

FOTO: MEMORANDUM/RUL

97 Warga Terjaring Yustisi Forkopimda

SENIN KLIWON 21 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 6-7

AKBP Leonard Sinambela bersama jajaran memantau pelaksanaan operasi yustisi.

Sementara itu, Kapolres Blitar Kota AKBP L Leonard M. Sinambela menjelaskan, bahwa penertiban yang ini diharapkan dapat membuat masyarakat semakin tertib mematuhi protokol kesehatan. “Ini merupakan salah satu upaya untuk menekan angka

penyebaran virus corona yang dari ke hari justru bertambah,” terang kapolres. “kita mengacu pada Perda no 2 tahun 2020 dan Pergub no 53 tahun 2020. Selebihnya nanti akan disidangkan diputuskan oleh Hakim, jadi nanti diputuskan berapa, yang bersangkuan harus mem-

bayar denda sesuai putusan,” sambung Leonard. Rencananya Operasi Yustisi akan dilakukan secara berkala setidaknya 4 kali dalam seminggu. Ia juga mengungkapkan operasi ini akan dilakukan secara merata ke berbagai area di wilayah Kota Blitar. (pra/mik)

FOTO: MEMORANDUM/ARI

Tahanan Polres Lumajang Di-Hydro Oxy M Maret adanya wabah pagebluk tahanan kami berstatus non reaktif ketika di periksa,” ujar Ipda Suharti. Pihaknya berpesan kepada tahanan agar mematuhi segala aturan yang ada dan jalani dengan ihklas. Jangan malah menambah persoalan yang merugikan diri dan keluarga dengan berupaya kabur. Kepada petugas jaga, pawas juga menekankan agar selalu waspada. periksa dan cek setiap saat, termasuk pintu ataupun kunci dan tetap berhatihati dengan mengutamakan keselamatan. (tri/mik)

Para tahanan menjalani penyemprotan hydro oxy.

Probolinggo, Memorandum Polsek Mayangan, Polres Probolinggo Kota bersama tiga pilar dan sukarelawan Kampung Tangguh Semeru (KTS) Asabri menyemprotkan disinfektan di permukiman warga, tepatnya di Kelurahan/ Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Minggu (20/9). “Kami akan terus berupaya untuk melakukan pencegahan virus corona ini dengan melakukan penyemprotan disinfektan. Sasarannya permukiman warga dan lokasi-lokasi fasilitas umum, serta rumah,” kata Bhabinkamtibmas Kelurahan Kanigaran, Bripka Andi Eko. Fasilitas umum dan rumah ibadah ini, kata Andi Eko, merupakan lokasi yang

sering dikunjungi masyarakat sehingga sangat rawan terjadinya penyebaran virus di lokasi tersebut. “Karena itu, diperlukan gerakan preventif secara masif untuk meminimalisir tingkat penyebaran covid. Kami lakukan bersama tiga pilar sembari memberi imbauan untuk berpola hidup sehat dengan protokol kesehatan,” tandasnya. Sementara itu, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya, melalui Kapolsek Mayangan Kompol Bambang Ponco Utomo mengatakan, sebagai Bhabinkamtibmas harus memberikan contoh kepada masyarakat dan mengimbau pola

hidup sehat. “Bh a b i n k a m t i b m a s melakukan penyemprotan disinfektan secara langsung untuk memberikan spirit kepada masyarakat,” terang AKP Bambang Ponco. Selain itu, masyarakat diimbau rajin mencuci tangan sebagai perbuatan yang mengurangi resiko masuknya virus ke dalam tubuh, dan physical distancing sebagai langkah antisipasi untuk prosentase tertularnya Covid-19. “Ayo kita semua tertib Protokol Kesehatan dan semoga Covid-19 segara dapat teratasi di wilayah hukum Polsek Mayangan,” pungkasnya. (mhd/yd/mik)

FOTO: MEMORANDUM/MHD

g Millewa, bahwa perwira yang bertugas sebagai pawas setiap hari harus mengecek tahanan setiap saat guna meningkatkan kewaspadaan. Selain mengecek juga memeriksa setiap sudut ruangan, pawas juga melihat kondisi para tahanan dan berpesan agar selalu menjaga kesehatan, kebersihan ruangan, tidak membawa masuk barang-barang yang dilarang. “Apalagi sekarang Covid-19 para tahanan wajib menggunakan masker, jika ada yang membandel ada sanksi tersendiri. Biasanya saya suruh push-up 50 kali, alhamdulillah mulai dari Bulan

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Lumajang, Memorandum Kasattahti Polres Lumajang Ipda Suhartiningsih bersama anggota mengecek ruang tahanan, sekaligus memberikan hydro oxy guna menjaga imunitas bagi para tahanan agar tidak terpapar virus corona, Sabtu (19/9). Selain itu, upaya tersebut untuk meningkatkan pengamanan dan pengawasan ruang tahanan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. “Tadi kasatreskrim yang memberikan , lalu saya berikan ke para tahanan. Penyemprotan tersebut dilakukan sehari dua kali,” ujar polwan berhijab itu. Kegiatan tersebut sesuai petunjuk Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury

3 Pilar Rutin Semprotkan Disinfektan di Permukiman

Penyemprotan cairan disinfektan yang dilakukan tiga pilar Mayangan.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SENIN KLIWON, 21 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 8

Listrik Padam gegara Layang-Layang

Pasuruan, Memorandum Dalam tiga hari terakhir, 93 warga Kabupaten Pasuruan dinyatakan sembuh dan bebas dari Covid-19. Dari catatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, mereka yang sembuh merupakan pasien yang dirawat di tempat berbeda. Rinciannya, 50 orang yang menjalani isolasi mandiri; 7 orang dirawat di RSUD Grati; 3 orang di SKB Pandaan; 4 orang di Permata Biru; 1 orang di BLK Rejoso; 5 orang di RS Pusdik Polri Porong; 1 orang di RSSA Malang; 1 orang di RSU National Hospital; 1 orang di RS Prima Husada; 1 orang di RS PHC; 5 orang di RSUD Bangil; 1 orang di RS Lavalette Malang; 1 orang di RS Kristen Mojowarno; 1 orang di RS Wonolanang; 2 orang di RS Purut Kota Pasuruan; 4 orang di RSUD Sidoarjo; 3 orang di RS Siloam Surabaya; dan 1 orang di RS Islam Aisyiah Malang. Dengan bertambahnya 93 orang sembuh, maka setidaknya sudah ada 1.005 warga Kabupaten Pasuruan yang sudah dinyatakan bebas dari Covid-19. Apabila diprosentasekan, maka jumlah warga yang sembuh mencapai 74, 22 persen dari 1.348 orang yang terpapar corona di Kabupaten Pasuruan. Meski semakin banyak, Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf menegaskan bahwa Kabupaten Pasuruan masih berstatus zona merah. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas di tengah pandemi. “Bukan berkurang, tapi masih bertambah jumlah warga yang terinfeksi virus corona. Oleh karena itu, kewaspadaan harus terus ditegakkan demi dapat menekan wabah corona,” kata Irsyad. Sedangkan untuk warga yang sudah dinyatakan bebas corona, Irsyad mengimbau agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas dan menjadi motor penggerak dalam menyosialisasikan pentingnya 5M. “Jangan lupa untuk menyampaikan pentingnya 5M, yakni memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak aman, meningkatkan imun, dan memperbanyak berdoa kepada Allah SWT. Semoga Allah SWT segera menyudahi wabah ini,” pungkasnya. Sementara itu, jumlah warga yang meninggal dunia akibat Covid-19 mencapai 151 orang. (rul/lis)

Petugas PLN mencari penyebab putusnya aliran listrik.

Hari Lalu Lintas

Kasatlantas Polres Tulungagung Ciptakan Lagu Sang Raksyaka Tulungagung, Memorandum Beragam cara dilakukan Polres Tulungagung untuk menyambut Hari Lalu Lintas yang jatuh pada 22 September mendatang. Tidak hanya kegiatan sosial seperti donor darah dan bagi-bagi masker. Kali ini Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Aristianto Budi Sutrisno juga menciptakan lagu berjudul Sang Raksyaka. Kepada Memorandum, Aris sapaan akrab kasatlantas mengatakan, judul Sang Raksyaka diambil dari tulisan di seloka logo Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dalam seloka tertulis Dharmakerta Marga Raksyaka. Dharmakerta menunjukkan kerja tulus dan ikhlas dengan penuh kesadaran, kepedulian, dan tanggung jawab. Kemudian Marga adalah jalan raya dan para pengguna jalan. Sedangkan Raksyaka berarti memberi

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Anggota baru Penrem 081/DSJ belajar mengoperasikan drone. menegaskan, jika pembelajaran yang dilakukan itu merupakan salah satu upayanya untuk dapat meningkatkan SDM anggotanya. Ia menilai, selain dihadapkan dengan tantangan tugas ke depan yang harus dapat menyesuaikan dengan adanya kemajuan teknologi. “Setiap personel penerangan tidak boleh gaptek atau tidak paham akan teknologi dan wajib terus berupaya meningkatkan kemampuannya,” ujarnya. (alv/lis)

AKP Aristianto Budi Sutrisno

perlindungan, pengayoman, dan pelayanan. “Itu diambil dari tulisan di seloka lambang satlantas yang artinya memberi perlindungan, pengayoman, dan

pelayanan,” ujar dia, kemarin. Aris mengaku lagu tersebut merupakan kado spesial untuk perayaan HUT Lalu Lintas ke65. Lagu itu menggambarkan kondisi keseharian seorang

polisi lalu lintas (polantas) yang harus siap dicaci maki untuk tetap bisa menjalankan tugasnya melayani masyarakat. “Kami ini sering dicaci, dituduh mencari-cari dalam

bekerja. Padahal itu kita lakukan demi keselamatan bersama,” jelasnya. Butuh waktu lebih kurang satu bulan untuk menciptakan lagu Sang Raksyaka dan melengkapinya dengan aransemen yang mumpuni. Aris menjelaskan, selain diciptakan bersama dengan momen HUT lalu lintas, lagu ini juga dipersembahkan untuk warga masyarakat Tulungagung agar terus menaati aturan demi keselamatan. “Lagu ini untuk warga Tulungagung agar semakin tertib berlalu lintas dan mentaati aturan,” ungkapnya. Menurutnya, lalu lintas merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Harapannya dengan tertib berlalu lintas dan menjaga etika berlalu lintas, maka potensi fatalitas kecelakaan bisa diminimalkan. “Mari kita jaga bersama sama, dengan mentaati aturan yang berlaku,” pungkasnya. (fir/mad/lis)

Pengarahan Uji Siap Tempur Tingkat Kompi Yonif 511/DY

Anggota Penrem 081/DSJ Asah Kemampuan Madiun, Memorandum Guna menjawab berbagai tantangan tugas ke depan dan mengoptimalkan hasil pencapaian tugas, Penrem 081/ DSJ senantiasa berupaya meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) anggotanya. Seperti yang terlihat saat Bati Alpal Penrem 081/DSJ Serka Ganang Wahyu memberikan atau berbagi ilmunya tentang mengoperasikan atau menerbangkan drone kepada rekan-rekannya yang lain di Lapangan Mojorejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Jumat (18/9). Dengan sabar dan piawai, Serka Ganang Wahyu yang merupakan jebolan dispenad itu memberikan ilmunya tentang dasar-dasar mengoperasikan alat drone. Sertu Demin anggota Penrem 081/ DSJ baru yang sebelumnya bertugas di Sopsad Mabesad Jakarta itu juga mengaku senang dan bangga dapat menerima bekal ilmu tersebut. “Sebagai anggota penerangan yang baru, saya harus dapat segera menyesuaikan dan membekali dirinya dengan berbagai ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidang penerangan,” katanya. Dikonfirmasi, Kapenrem 081/DSJ Kapten Arm Nurwahyu Sujadmiko

FOTO: MEMORANDUM/FIR

93 Warga Kabupaten Pasuruan Sembuh dari Covid-19

Kerugian tidak hanya dirasakan ratusan pelanggan. Pihak PLN juga harus mengganti salah satu trafo, karena hubungan arus pendek akibat layang-layang yang tersangkut. “Kalau sampai ganti trafo, kemarin sempat juga harganya ratusan juta,” tutur Adi. Sementara Manager Unit Pelayanan PLN Rayon Tulungagung Timbar Imam Priadi mengatakan, pihaknya bersama pemkab dan polres telah bekerja sama, memberikan imbauan agar masyarakat berhati-hati saat bermain layang-layang. Karena jika lalai bisa diancam pidana. Kejadian di Majan, PLN dan petugas dari kepolisian berhasil melacak dan menemukan pemilik layang-layang. Namun kali ini hanya disanksi membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya. “Kemarin pemiliknya kita minta buat surat pernyataan di balai desa diketahui perangkat dan warga,” tegasnya. (fir/mad/lis)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tenaga kesehatan berfoto bersama salah satu pasien yang sembuh dari Covid-19.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata penyebab pemadaman ini karena ada laying-layang tersangkut di tiang listrik Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru. Petugas Pelayanan Teknik PLN Tulungagung Adi Prayitno mengatakan perlu waktu untuk membersihkan layang-layang dari jaringan PLN. “Biasanya begitu kita menerima laporan langsung kita padamkan bagian gardunya untuk proses pencarian lokasi kerusakan dan proses perbaikannya,” ujarnya. Adi menjelaskan, layang-layang penyebab listrik padam kali ini berukuran panjang 2 meter dengan lebar 2,5 meter. “Tadi kita langsung lakukan evakuasi dan kita turunkan layang layangnya,” jelasnya. Pihaknya mencatat, sebulan terakhir ini lebih dari 10 kejadian pemadaman listrik karena ada layang-layang tersangkut di jaringan PLN.

Tulungagung, Memorandum Guna meningkatkan kemampuan prajurit dan satuannya, Yonif 511/DY akan melaksanakan uji siap tempur (UST) tingkat kompi di Perkebunan Kaligentong Komplek, Tulungagung. Uji siap tempur diikuti dua kompi dari Yonif 511/DY secara resmi akan dimulai Senin (21/9) hari ini dan ditinjau langsung Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho. Guna menyukseskan kegiatan UST tersebut, Korem 081/DSJ selaku penyelenggara terlebih dulu menggelar briefing penyelenggara di kantor Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Minggu (20/9). Pasilat Rem 081/DSJ Kapten Inf Z M Hasan selaku kepala tim penilai yang memimpin jalannya briefing tersebut

mengatakan, jika latihan itu nantinya akan dilaksanakan hingga 24 September mendatang. Kepada tim wasit atau penguji, pasilat mengimbau selama pelaksanaan nanti agar tidak lagi memberikan arahan atau koreksi karena dalam latihan kali ini sifatnya adalah uji atau penilaian. “Harapannya kemampuan para prajurit benar-benar dapat diuji dan terlihat saat nenyelesaikan berbagai persoalan yang sudah disiapkan,” tegas Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho Ia menambahkan, se-

lain menggelar briefing penyelenggara juga akan dilakukan briefing pelaku yang

diikuti seluruh personelYonif 511/DY yang terlibat dalam UST tersebut. (alv/lis)

FOTO: MEMORANDUM/ALV

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Tulungagung, Memorandum Pemadaman aliran listrik di sebagian wilayah Kabupaten Tulungagung kembali terjadi. Ini seperti yang terjadi pada Sabtu (19/9) malam. Akibatnya, ratusan pelanggan di dua kecamatan harus menikmati kegelapan hingga 2,5 jam.

Pengarahan uji siap tempur tingkat kompi Yonif 511/DY.

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Indra Anugrah Hardiantoko, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH Direktur: MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Choirul Shodiq SH MH Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Pemimpin Perusahaan: Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Yoyok Khayatullah AMD SE Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

Dewan Minta Rumah Karantina Dievaluasi

Bupati Minta Duta Antinarkoba Berkarakter sejak Dini

FOTO: MEMORANDUM/KOM

Pasuruan, Memorandum Penanganan Covid-19 di Kota Pasuruan terus menuai sorotan seiring meningkatnya jumlah pasien terkonfirmasi positif. Terakhir, DPRD Kota Pasuruan menyoal kelayakan rumah karantina bagi pasien yang terpapar corona. Anggota DRPD Kota Pasuruan Mukhammad Ruddy Salam mengatakan, kelayakan rumah karantina di kompleks Gradika perlu dievaluasi. Ia menilai selama ini penanganan pasien di rumah karantina kurang manusiawi. “Ada perlakuan yang kurang manusiawi kepada pasien yang 31,” ujar Ruddy. Hal itu, menurut Ruddy, dikarenakan beberapa hal. Seperti fasilitas tempat

tidur dan minim ventilasi udara. Selain itu, fasilitas kamar mandi dan menu makanan yang diberikan kepada pasien karantina masih kurang layak. “Bahkan, kami mendengar ada pasien yang sampai memesan teh panas saja pakai go food,” ujarnya. Karenanya, pihaknya berharap agar Gugus Tugas Covid-19 Kota Pasuruan, bisa mengevaluasi kelayakan rumah

karantinanya. Supaya, para pasien merasa lebih nyaman. Dengan begitu, kondisi psikologi mereka lebih stabil dan imunitas tubuhnya terjaga. “Kalau kondisinya tetap seperti sekarang, tentu semakin membuat stres pasien karantina,” terang dia. Koordinator Tracing dan Kuratif Gugus Tugas Covid-19 Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat mengatakan, pihaknya terus mengevaluasi kelayakan rumah karantina. Sejauh ini, ia memastikan rumah karantina sudah memenuhi standar untuk menangani pasien yang terpapar virus korona. “Tentu kalau ada sarana yang kurang layak, selalu kami evaluasi.

Dengan segera akan dibenahi dan selama ini sudah berjalan,” katanya. Dia juga menegaskan, kebutuhan dasar para pasien seperti makan dan minum sudah dipenuhi. Pihaknya menyebutkan, menu makanan yang diberikan kepada pasien juga dengan pertimbangan kesehatan. Sehingga makanan yang diberikan bisa untuk menunjang kesehatan mereka. “Tetapi, kalau ada yang ingin di luar yang disediakan, ya memang silahkan memesan sendiri. Tetapi, kalau kelayakan makanan yang disediakan di sana, itu sudah sesuai untuk menunjang kesehatan,” jelasnya. (rul/lis)

Malang, Memorandum Mendorong pembangunan pariwisata, Bupati Sanusi meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang dalam waktu tiga tahun mendatang dapat mengelola potensi wisata sehingga dapat memberikan kontribusi PAD (pendapatan asli daerah). Selama ini belum bisa berkontribusi pada PAD, tetapi pengeluaran anggaran setiap tahun cukup besar. “Tiga tahun ke depan sudah harus sumbang PAD karena sektor pengungkit dalam waktu dekat sudah tersedia,” terang Bupati Malang Sanusi. Selama ini kegiatan yang

dilakukan dinas kebudayaan dan pariwisata hanya mempromosikan potensi wisata di wilayah Kabupaten Malang yang menyedot begitu banyak anggaran. Padahal sebagian besar lokasi wisata yang dipromosikan tidak dalam pengelolaan Kabupaten Malang, tetapi dikelola oleh perhutani dan itu menjadi kendala terbesar. Diharapkan pengelolaan tempat wisata tersebut dilakukan secara kerja sama sehingga saling mendapatkan nilai manfaat. Disamping itu Pemkab Malang bisa melakukan pembangunan pada infrastruktur jalan masuk sebagai bentuk komitmen

bersama dalam memajukan perekonomian rakyat di sekitar lokasi wisata. “Selama ini pemkab tidak mendapatkan apapun dari lokasi wisata, terutama yang ada di sepanjang JLS karena sebagian besar di bawah pengelolaan perhutani,” kata Sanusi. Ke depan sudah ada peraturan daerah (perda) sebagai payung hukum penataan pembangunan bagi lokasi wisata. “Memang saat ini masih dalam rangka pembahasan oleh DPRD untuk menjadi perda,” ujar Sanusi. Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang Made Arya

Wedantara menyampaikan siap menjalankan instruksi bupati. “Dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, sektor pengungkit untuk pemasukkan PAD sangat terbuka. Saya optimistis bisa sumbang PAD karena ke depan sudah ada dua hotel di wilayah Kepanjen,” paparnya. Adanya dua hotel berbintang di Kepanjen dan bersamaan dilakukan penataan wilayah, maka memberi peluang untuk investor berinvestasi. “Apalagi tahun depan akan ada jalan tol Malang-Kepanjen dapat dipastikan investor akan banyak masuk di wilayah Kepanjen,” terangnya. (kid/lis)

FOTO: MEMORANDUM/KID

Genjot PAD Sektor Wisata Kabupaten Malang

Destinasi wisata di Kabupaten Malang yang memiliki panorama indah.

Gubernur Minta UMKM dan Koperasi Kuatkan Jaringan sebab itu, pergerakan ekonomi mepenjuru Jatim, Khofifah mengatalalui koperasi juga menjadi bagian kan, memakai masker adalah salah yang penting untuk menyinergikan satu hal sederhana namun memiliki dengan kekuatan ekonomi yang dampak yang besar bagi pemutus lain. “Sinergitas, kolaborasi adalah mata rantai penyebaran Covid-19. sebuah keniscayaan yang harus kita Masyarakat bisa tetap produktif bangun hari ini,” ungkapnya. namun aman dan terlindungi dari Pada kesempatan yang sama, KhoCovid-19 jika disiplin pakai masker fifah juga pesan agar pelaku UMKM yang benar. dan koperasi terus menguatkan ja“Edukasi terus kami tingkatkan. ringan serta meningkatkan keteramKalau dulu cukup gunakan masker pilannya untuk menjual secara online. kalau sekarang gunakan masker yang Gubernur Khofifah hadir pada peringatan HUT ke-44 Teknis promosi dan format pro- Koperasi Kerab. aman dan benar. Berarti itu jangan di duk yang ditawarkan lengkap dengan bawah hidung apalagi di bawah dagu. legalitas izinnya agar dilengkapi. Kemudian gunakan masker yang seproduk UMKM dan koperasi kita makin Maka koordinasi dengan disperindag kabu- meningkat. cure yang betul-betul bisa melindungi diri paten serta provinsi menjadi penting agar Sementara itu, terkait kampanye pakai kita dan orang-orang yang ada di sekitar kemampuan manajerial dan daya saing masker yang terus digalakkan di seluruh kita,” tegasnya. (yok/lis) FOTO: MEMORANDUM/YOK

Surabaya, Memorandum Peranan koperasi di tengah pandemi Covid-19 disebut Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bisa membangkitkan perekonomian. Karena itu Khofifah meminta ke depan harus ada peningkatan manajemen koperasi agar bisa berdaya saing. Ini disampaikan Khofifah saat menghadiri HUT ke-44 Koperasi Kareb di Gedung Koperasi Kareb, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (20/9). Pada kesempatan tersebut, Khofifah berharap agar eksistensi koperasi bisa terus mendorong pertumbuhan ekonomi di Bojonegoro dan Jawa Timur, bahkan Indonesia agar lebih produktif. Dirinya menjabarkan, keberadaan UMKM dan koperasi sendiri berkontribusi terhadap 54 persen PDRB Jawa Timur. Oleh

Apa Itu Gejala Sinusitis Maksilaris

FOTO: MEMORANDUM/KOM

Lumajang, Memorandum Bupati Lumajang Thoriqul Haq berharap agar program pemilihan Duta Antinarkoba dapat membawa konsolidasi yang positif dan produktif. Sehingga nantinya dapat membentuk karakter sejak dini agar Cak Thoriq memberikan sambutan. beraktivitas yang positif dan tidak ada lagi pikiran narkoba di hati anak-anak muda. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara malam puncak Grand Final Duta Antinarkoba 2020 bersama Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati, yang bertemakan Sadar, Sehat, Produktif, dan Bahagia, di halaman belakang Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Sabtu (19/9) malam. Bupati Lumajang yang akrab disapa Cak Thoriq ini menyampaikan, banyak permasalahan narkoba itu diawali dengan problem anak muda yang pergaulannya tidak terkontrol. Oleh karena itu, Pemkab Lumajang konsen untuk bersinergi dengan BNN Kabupaten Lumajang menangani permasalahan tersebut. “Kami mengapresiasi BNN Kabupaten Lumajang yang membuat wadah buat anak muda untuk berkegiatan sebagai duta antinarkoba. Pastinya, kepala BNN berpikir agar terselenggaranya kegiatan ini dapat membawa anak-anak muda di Kabupaten Lumajang agar berkegiatan positif,” ujarnya. Selain itu, lanjut Cak Thoriq, dirinya berkeinginan untuk menjadikan program prioritas berikutnya terkait adanya tempat rehabilitasi narkoba di Kabupaten Lumajang. Mengingat, di Jawa Timur masih belum ada tempat rehabilitasi narkoba. “Ini menjadi angan-angan kami. Walaupun sebenarnya tidak dalam waktu dekat menjadi prioritas kami. Tetapi, kalau itu ada di Kabupaten Lumajang, kami bisa menggabungkan antara konsep rehabilitasi medis untuk teman-teman yang berkeinginan melakukan rehabilitasi narkoba dengan konsep kepariwisataan, dengan suasana social, dan alam yang mendukung serta terdapat alat-alat kesehatan,” kata dia. Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Jawa Timur Brigjenpol Bambang Priyambadha mengungkapkan, bahwa BNN mempunyai tagline hidup seratus persen, dan itu sesuai dengan tema yang diambil dalam Grand Final Duta Antinarkoba Tahun 2020 di Kabupaten Lumajang. Menurutnya, hal itu berkaitan dengan pandemi Covid-19 saat ini. Dengan begitu, maka harapannya dapat membuat masyarakat sadar bahwa hidup harus berjuang dan pandemi saat ini harus ditangani. “BNN tidak bisa berdiri sendiri tanpa adanya bantuan dari semua masyarakat dan pemerintah untuk ikut andil dalam mencegah serta memberantas narkoba. Oleh sebab itu, peran serta masyarakat dan pemerintah sangat diperlukan,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Lumajang AKBP Indra Brahmana dalam laporannya menjelaskan, grand final duta antinarkoba tahun ini tidak bisa digelar seperti tahun-tahun sebelumnya. "Saat ini masih dalam masa pandemi sehingga kegiatan harus tetap mengedepankan protokol kesehatan, sesuai dengan instruksi dari pemerintah," katanya. (kom/tri/lis)

SENIN KLIWON, 21 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 9

Bupati Lumajang bercengkerama dengan para petani di Desa Sukosari.

Cak Thoriq Tanggapi Kebutuhan Infrastruktur Pertanian Lumajang, Memorandum Bupati Lumajang Thoriqul Haq menanggapi keluhan masyarakat soal pertanian di Desa Sukosari, Kecamatan Kunir. Infrastruktur yang belum memadai di area persawahan Dusun Sukolilo menjadi salah satu persoalan. Bupati menyebut adanya Covid-19 menjadi salah satu penghambat pembangunan infrastruktur. Selain itu, persoalan pupuk subsidi juga menjadi permasalahan yang disampaikan masyarakat kepada bupati yang akrab disapa Cak Thoriq tersebut. Namun demikian, pihaknya akan tetap melakukan koordinasi dengan jajaran terkait untuk penyelesaian permasalahan yang dihadapi masyarakat, termasuk berkoodinasi dengan jajaran pemerintah pusat. “Nanti akan saya koordinasikan dengan pak kades, soal pengecoran jalan juga. Tahun ini memang berat, perencanaan anggaran sudah tidak normal, nanti tetap akan diupayakan untuk penyelesaiannya,” ujar Cak Thoriq saat menghadiri kegiatan padat karya normalisasi saluran irigasi di Desa Sukosari, Kecamatan Kunir, Jum’at (18/9). Cak Thoriq menilai sudah banyak kemajuan dan pengembangan pertanian di Sukosari selama kurun waktu satu tahun terakhir. Untuk itu, bupati mengapresiasi kinerja pemerintah desa dan partisipasi masyarakat dalam mencukupi kebutuhan sektor pertanian. Di sisi lain, Kepala Desa Sukosari Iswanto mengatakan dirinya dan masyarakat sering melakukan kegiatan bersama. Keterlibatan masyarakat dirasa mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap apa yang sudah dibangun. Soal pertanian, Iswanto menyebutkan sudah banyak perubahan baik, misalnya ketersediaan air untuk irigasi persawahan. “Sukosari banyak kemajuan, dulu disini itu barongan, alhamdulillah sudah banyak dibangun saluran irigasi, pengairan sudah lancar,” terangnya. Meskipun demikian, masih ada beberapa sarana yang masih butuh dilakukan pembangunan seperti jalan rabat, pengecoran saluran irigasi dan penerangan jalan. Semua itu, sudah direncanakan melalui musyawarah desa, namun pelaksanaanya dilakukan secara bertahap sesuai dengan perencanaan. (kom/tri/lis)

Pernahkah anda merasa pusing yang berulang dan kambuh pada saat sore hari setelah aktivitas? Sinusitis merupakan suatu proses peradangan pada mukosa atau selaput lendir sinus paranasal yang dapat berupa sinusitis frontalis, etmoidalis, maksilaris, sfenoidalis. Sinus maksilaris adalah sinus yang paling sering terinfeksi oleh karena merupakan sinus yang paling besar dan dasar sinus adalah berhubungan dengan akar gigi geraham atas sehingga infeksi gigi dapat menyebabkan terjadinya sinusitis maksilaris.

Sinus maksilaris adalah ruang atau rongga berbentuk piramida

terbalik yang berada disamping hidung kita atau di daerah pipi kanan dan kiri. Faktor predisposisi yang mempermudah terjadinya sinusitis adalah kelainan anatomi hidung, pembesaran konka hidung misalkan akibat influenza, polip hidung, dan rhinitis alergi. Terjadinya sinusitis dapat merupakan perluasan infeksi (virus, bakteri, jamur) dari hidung, gigi dan gusi, amandel, dan lain-lain. Dapat diklasifisikasikan menjadi tiga yaitu akut (terjadi kurang dari 4 minggu); subakut (terjadi 4 minggu sampai 3 bulan); dan kronis (terjadi lebih dari 3 bulan). Gejala sinusitis maksilaris sendiri dapat berupa demam, nyeri kepala sebelah saat sore hari namun pagi harinya mereda,wajah terasa bengkak dan penuh, gigi terasa nyeri saat gerakan kepala secara mendadak (naik turun tangga), nyeri pipi yang khas yang tumpul dan menusuk, secret mukopurulen (riak kehijauan) yang keluar dari hidung dan berbau busuk. Pengobatan tergantung dari penyebabnya, terbagi menjadi konservatif dan aktif. Secara konservatif di antaranya pemberian antibiotik untuk sinusitis yang dicurigai oleh infeksi bakteri, jika penyebabnya virus umumnya tidak diperlukan

(mastoiditis atau petrositis), labirinitis (infeksi pada kanalis semisirkularis), kelumpuhan pada wajah, tuli, dan peradangan pada selaput otak (meningitis). Tanda-tanda terjadinya komplikasi antara lain sakit kepala, tuli yang terjadi mendadak, vertigo (perasaan berputar), dan demam serta menggigil. Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan telinga dengan otoskop. Untuk menentukan organisme penyebabnya dilakukan pembiakan terhadap nanah atau cairan lainnya dari telinga. Infeksi diobati dengan antibiotika per-oral (melalui mulut). Pilihan pertama adalah amoxicicilin, tetapi untuk penderita dewasa diberikan penisilin dosis tinggi. Obat flu yang mengandung phenliephrine bisa membantu membuka tuba eustacius dan jika terdapat alergi bisa diberikan antihistamin. Miringotomi dilakukan jika nyerinya menetap atau hebat, demam, mual, muntah atau diare jika gendang telinga menonjol. Pada prosedur ini dibuat sebuah lubang pada gendang telinga untuk mengeluarkan cairan dari telinga tengah. Pembuatan lubang ini tidak akan mengganggu fungsi pendengaran penderita dan nantinya akan menutup kembali dengan sendirinya. (*/lis)

Mengenal Lebih Dekat Tentang OƟƟs Media Akut

Oleh: dr Samuel Wawirahi Wahono antibiotik, analgetik untuk meredakan nyeri, dan istirahat yang cukup. Secara aktif dapat dilakukan tindakan drainage sinus secara berkala. Tindakan yang lebih invasif adalah dengan pembedahan. Pencegahan merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk menghindari faktor penyebab ataupun faktor risiko dari penyakit itu sendiri, misalnya: jika terserang infeksi saluran pernafasan atas segera berobat ke dokter, perawatan gigi yang bolong atau perawatan berkala ke dokter gigi, menghindari faktor alergi jika mengidap rhinitis alergika (pilek yang disebkan oleh faktor alergi seperti debu, serat kain, dan lain-lain) dan yang paling penting adalah kenalilah gejala-gejala secara dini dan jalani pola hidup sehat. (*)

RALAT PENGUMUMAN LELANG

Otitis media akut adalah infeksi telinga oleh bakteri atau virus. Otitis media akut bisa terjadi pada semua usia, tetapi paling sering ditemukan pada anak anak terutama usia 3 bulan-3 tahun. Penyebabnya adalah bakteri atau virus. Biasanya penyakit ini merupakan komplikasi dari infeksi saluran pernafasan atas (common cold). Virus atau bakteri dari tenggorokan bisa sampai ke telinga tengah melalui tuba eustacius atau kadang melalui aliran darah. Otitis media akut juga bisa terjadi karena adanya penyumbatan pada sinus atau tuba eustachius akibat alergi atau pembengkakan amandel. Biasanya gejala awal berupa sakit telinga yang berat dan menetap. Bisa terjadi gangguan pendengaran yang bersifat sementara. Anak-anak yang lebih muda bisa mengalami mual, muntah, diare, dan demam sampai 40,5 derajat celcius. Gendang telinga mengalami peradangan dan menonjol. Jika gendang telinga robek, akan keluar cairan yang pada awalnya mengandung darah lalu berubah menjadi cairan jernih dan akhirnya berupa nanah. Akibatnya timbul komplikasi yang serius seperti infeksi pada tulang di sekitar telinga tengah KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BADAN PERTANAHAN NASIONAL KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN SITUBONDO JAWA TIMUR

Jalan.PB. Sudirman No. 22 A Situbondo 68312, Telp. (0338) 674880 – 671597email : kab-situbondo@atrbpn.go.id

Sehubungan dengan pengumuman lelang non eksekusi barang milik daerah Pemerintah Kabupaten Tuban yg terbit di harian Memorandum pada tanggal 18 September 2020 dengan ini kami sampaikan bahwa : ¾ Pelaksanaan lelang tersebut akan dilaksanakan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, Jalan Indrapura Nomor 5 Surabaya.

PENGUMUMAN NO : 958/300/35.12/IX/2020

NO .

1 1

Demikian ralat ini dibuat.

1. Memenuhi Ketentuan Pasal 28 ayat (2) Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional Nomor 11 Tahun 2016 dan Surat Keputusan Kepala Kantor Pertanahahan Kabupaten Situbondo Nomor SK/57.1/Pbt/VII/2020. Tentang Pembatalan Perubahan Data Sertipikat Hak Milik Nomor 693/Kesambirampak atas nama Hasyim As’ari sebagai Tindak lanjut putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, dengan ini diumumkan pada masyarakat halͲhal sebagai berikut : GAMBAR SITUASI IDENTITAS PEMOHON LETAK TANAH / SURAT UKUR a. Nama STATUS HAK PENGGUNAAN KETERANGAN a. Tanggal a. Desa / Kelurahan b. Umur b. Nomor b. Kecamatan c. Pekerjaan c. Luas c. Kabupaten d. Alamat 2 3 4 5 6 7 a. SRI MULYANINGSIH a. Kesambirampak Pekarangan di Hak Milik Nomor a. 05Ͳ10Ͳ2005 Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Situbondo Nomor b. 55 Tahun b. Kapongan atasnya berdiri 693/Kesambirampa b. 9/2005 SK/57.1/Pbt/VII/2020 tanggal 16 Juli 2020. 2 c. Wirawasta c. Situbondo satu unit k atas nama c. 655M Diktum kesatu menyatakan batal Perubahan Data pada Sertipikat Hak Milik Nomor d. Jl. Raya Banyuwangi HASYIM AS’ARI bangunan 693/Kesambirampak atas nama HASYIM AS’ARI dan statusnya kembali dalam keadaan KP. Gudang RT. tembok. semula menjadi atas nama MAKSUM ALI. 02/RW. 05 Desa Menyatakan Sertipikat Hak Milik Nomor 693/Kesambirampak atas nama HASYIM AS’ARI Kapongan tidak berlaku lagi sebagai tanda bukti hak atas tanah yang sah. D

Situbondo, 16 September 2020 GFGFGFGFGFGFG KEPALA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN SITUBONDO ttd AGUS SALIM, S.H., M.H. NIP. 19680817 199403 1 003

Tuban, 21 September 2020 Ttd PANITIA LELANG

Dokumen ini sah dan telah ditandatangani secara elektronik melalui e-Office ATR/BPN. Untuk memastikan keasliannya, silakan pindaiKode QR dan pastikan menuju ke alamat https://eoffice.atrbpn.go.id/ v 1.01

Melayani, Profesional, Terpercaya


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG Buron Krian Tewas Tenggelam SENIN KLIWON, 21 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 10

Kapolres menindak pelanggar protokol kesehatan.

86 Pelanggar Protokol Kesehatan Terjaring Mojokerto, Memorandum Petugas gabungan TNI-Polri dan Satpol PP Kota Mojokerto mengamankan 86 warga yang melanggar protokol kesehatan, Sabtu (19/9) malam. Mereka ditindak sesuai Perda Provinsi Jawa Timur nomor 2 tahun 2020 dan Perwali Kota Mojokerto nomor 55 tahun 2020. Operasi Yustisi dipimpin Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi SIK MIK, menyasar sejumlah super market, kawasan PKL sepanjang jalan Benteng Pancasila. “Diketemukan 21 pelanggar protokol kesehatan,” tutur AKBP Deddy Supriadi. Dilokasi Futsal Center jalan Raya Kedungsari ditemukan pelanggar protokol kesehatan 5 anak di bawah umur. Mereka ditindak dengan hukuman teguran. Sejumlah tempat hiburan malam dan karaoke, petugas mengamankan 4 pelanggar. Lanjut Deddy Supriadi, razia dilanjutkan ke alun-alun Kota Mojokerto ditemukan 10 anak dibawah umur melanggar protokol kesehatan dihukum teguran. Sedangkan 15 orang dewasan ditindak dengan perda. Hingga razia selesai pelanggar protokol kesehatan yang ditindak sebanyak 50 orang. Sementara itu, polsek jajaran meninda 36 warga pelanggar protokol kesehatan. Total jumlah pelanggar protokol kesehatan yang dilakukan sebanyak 86 orang. AKBP Deddy Supriadi mengatakan, operasi yustisi dilakukan sebagai upaya agar Kota Mojokerto terbebas dari pandemi Covid-19. Untuk itu, dirinya mengingatkan protokol kesehatan bukan karena dipaksa. Tetapi menjadi kewajiban setiap warga untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Mojokerto. “Warga yang keluar rumah tidak memakai masker akan ditindak,” tegas Deddy Supriyadi. (war/day)

25 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Pacet Mojokerto, Memorandum Operasi yustisi menyasar pengunjung ke objek wisata Pacet mengamankan 25 warga yang melanggar protokol kesehatan. Operasi gabungan ini, dilakukan di Bunderan Taman Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander menjelaskan, 25 pelanggar protokol kesehatan ditindak karena tidak menggunakan masker. Mayoritas pelanggar protokol kesehatan adalah pengunjung wisata dan anak baru gede (ABG). “Operasi Yustisi ini ditujukan untuk penindakan agar masyarakat mentaati protokol kesehatan,” ungkap Dony Alexander, Minggu (20/9). Tidak hanya pengunjung wisata yang terjaring razia. Warga setempat yang terpergok tidak mengenakan masker dan melanggar protokol kesehatan juga ditindak petugas. Mereka disanksi tidak pidana ringan (Tipiring) sesuai Peraturan Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur Nomor 2 Tahun 2020. “Operasi yustisi protokol kesehatan untuk penegakan mendisiplinkan masyarakat dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 khususnya di Kabupaten Mojokerto,” tutur Dony Alexander. Bagi pelanggar protokol kesehatan akan diberikan sanksi tipiring sesuai Perda 2 Tahun 2020 dan denda maksimal Rp500 ribu. Rencananya, lanjut Kapolres, sidang tipiring akan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto pada, Senin (21/9). Namun untuk ABG tidak dikenakan sanksi tipiring lantaran usianya dibawah 17 tahun. “Anak-anak diminta membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi, sehingga mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya. Selain itu, Dony Alexander meminta pengelola wisata diharapkan memberikan imbauan untuk memberikan edukasi terhadap pengunjung agar patuh terhadap protokol kesehatan. Jika diketahui melanggar perda, petugas operasi yustisi akan menindak dari teguran, hingga penutupan lokasi wisata. “Ada juga beberapa tempat usaha yang kita tutup lantaran tidak mematuhi protokol kesehatan karena tidak menyiapkan tempat cuci tangan dan disegel oleh Satpol PP. Upaya ini dilakukan agar tidak muncul kluster baru,” tegasnya. (no/day)

Mantan petinju ini, ditemukan mengambang di Sungai Porong, DusunTuri, Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, pukul 15.26. Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Rifaldy Hangga Putra membenarkan Suhari merupakan daftar pencarian orang (DPO) Polres Mojokerto. Suhari juga menjadi buruan Polres Jombang. “Pelaku juga residivis Polres Nganjuk dalam kasus pencurian dan pemberatan. Jasad pelaku ditemukan, Sabtu (19/9),” terang AKP Rifaldy Hangga Putra. Keterangan warga, tewasnya pelaku pencurian dan pemberatan (Curat) ini berawal sedang berkunjung ke rumah istrinya yang berjarak kurang lebih 500 meter dari lokasi kejadian. Suhari berupaya kabur dari kejaran polisi dengan cara melompat ke bantaran Sungai

Porong. “Setau saya dia dikejar polisi, lalu kabur menceburkan diri ke arah sungai,” ucap warga setempat yang engan disebut namanya. Ti d a k l a m a b e r s e l a n g banyak anggota kepolisian yang datang ke lokasi kejadian mengepung dan memburu pelaku. “Tadi dengar ada tembakan memang. Tetapi saya tidak mengetahui pasti dia ini mati karena apa,”tambahnya. Mendapat kabar Suhari ditemukan sudah menjadi mayat, petugas kembali mendatangi lokasi kejadian. Dibantu anggota Satsabara Polres Mojokerto jasad korban kemudian dievakuasi oleh potensi relawan yang ada di Mojokerto ke RS Bhayagkara Pusdik Porong, Sidoarjo untuk lakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian pelaku. (no/day)

Petugas mengevakuasi jasad Suhari dari bantaran Sungai Porong.

P-APBD 2020 Kota Mojokerto Digedok

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Petugas menghentikan pengendara yang melanggar protokol kesehatan.

Mojokerto, Memorandum Suhari (50), warga Ngingas Babat, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, ditemukan tewas tenggelam pada saat menjadi buron Satreskrim Polres Mojokerto.

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

FOTO: MEMORANDUM/ANWAR

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

sih ada satu orang mendaftar,” tegasnya. Terpisah Sholahudin Hadi Sucipto kepala DPMD Jombang membenarkan anggaran pilkades yang sudah disiapkan melalui P-APBD masih belum bisa dicairkan. “Masih dalam tahap proses,” ujarnya. Sholahudin Hadi Sucipto belum bisa memastikan kapan anggaran diserahkan ke mas-

ing-masing desa yang melaksanakan pilkades serentak akhir tahun 2020. “Secepatnya kita bagikan ke masing-masing desa,” ungkapnya. Namun begitu, lanjut Sholahudin memastikan pelaksanaan pilkades terus berjalan. Tahap pendaftaran cakades dimulai tanggal 15-25 September.“Setelah itu verifikasi untuk penetapan,” pungkasnya. (wan/day)

Ketua DPRD Kota Mojokerto Sunarto menandatangani pengesahan P-APBD 2020.

2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2020. Serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 35/PMK.07/2020, tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2020 dalam rangka penanganan pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) dan Permenkeu Nomor 36/ PMK.07/2020, tentang penetapan alokasi sementara kurang bayar dana bagi hasil tahun anggaran 2019 Rincian penyesuaian pendapatan dari pos lain-lain yakni dana bagi hasil pajak dari propinsi dan pemerintah daerah lainnya, semula sebesar Rp 70.586.672.000, susut menjadi Rp 48.142.138.290. Kemudian, dana penyesuaian dan oto-

nomi khusus, semula sebesar Rp 29.560.987.000, menjadi Rp 28.495.701.000 atau turun sebesar 3,60 persen. Penyesuaian pendapatan sesuai amanah surat keputusan bersama (SKB) Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan Nomor: 119/2813/SJ dan Nomor : 177/KMK.7/2020 tanggal 09 April 2020 dalam rangka penanganan corona virus disease 2019 (Covid-19). “Ada tiga pos pendapatan daerah yang mengalami penyesuaian dalam P-APBD Kota Mojokerto 2020 yakni, sektor pajak dan retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah dan pendapatan asli daerah lain-lain,” tetang Budiarto. Sementara faktor ketiga penyebab sisutnya anggaran karena adanya penurunan an-

Anggaran Pilkades Serentak Tak Cair Jombang, Memorandum Anggaran pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Jombang terganjal. Lantaran dana yang diplot melalui P-APBD masih belum bisa dicairkan. Agar tahapan pendaftaran calon kepala desa tidak terganggu, panitia pilkades harus mencari dana talangan. Su p e n o k e t u a Pa n i t i a Pilkades Ngrimbi mengaku harus berhutang pada Pemerintah Desa Ngrimbi agar pelaksanaan pilkades tetap berjalan sesuai tahapan. “Panitia

ggaran pada P-APBD 2020 bersumber dari lain-lain pendapatan daerah yang sah. Dari semula dianggarkan Rp 118.949.459.000 turun 18,84 persen menjadi Rp 96.541.198.290. Lebih lanjut disampaikannya, dalam P-APBD 2020 ini pos belanja daerah mengalami penurunan dari semula Rp 1.014.496.026.400, pada Perubahan APBD 2020 turun menjadi Rp 993.808.690.627,97. Pengurangan itu berasal dari komponen belanja langsung dari Rp 620.513.984.600, susut menjadi Rp 497.223.360.180,35. “Penur unan belanja langsung disebabkan adanya refocusing dan realokasi belanja pegawai, barang dan jasa serta anggaran modal ke belanja tidak terduga. Anggaran tersebut

untuk mendanai penanganan dampak pandemi Covid-19,” bebernya. Di sisi lain, anggaran belanja tidak langsung justru naik akibat realokasi anggaran tadi, dari Rp 393.982.041.800 menjadi Rp 496.585.330.447,62 pada Perubahan APBD Tahun 2020. Namun demikian, pos lain pada belanja tidak langsung tetap mengalami penurunan. Belanja pegawai misalnya, semula dialokasikan Rp 367.385.780.800, turun 5,81 persen menjadi Rp 346.035.903.834,81. Kemudian, belanja hibah semula sebesar Rp 21.063.761.000, setelah perubahan menjadi Rp 17.393.991.000 atau turun sebesar 17,42 persen. Lalu belanja bantuan sosial tetap seperti pagu semula sebesar Rp 4.682.500.000. Akibat proyeksi penerimaan pendapatan daerah yang lebih kecil dari belanja daerah, maka selisih defisit dalam pembiayaan daerah bengkak Rp 59,2 miliar atau 46,17 persen. Semula sebesar Rp 128.680.178.400.000, setelah perubahan menjadi Rp 187.947.189.828,97 yang masuk Sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA). Sementara penerimaan piutang daerah tetap Rp 300 juta. “Jumlah defisit anggaran akan diimbangi dengan pembiayaan netto dengan melakukan penyesuaian terhadap jumlah sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya,” pungkasnya. (war/adv/day)

FOTO: MEMORANDUM/ANWAR

Mojokerto, Memorandum Pe r u b a h a n A n g g a r a n Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kota Mojokerto Tahun Anggaran (TA) 2020 digedok DPRD Kota Mojokerto, Jumat (18/9). Potensi P-APBD 2020 turun akibat pandemi Covid-19 yang semula Rp 885.815.848.000 ditaksir turun 9,03 persen menjadi Rp 805.861.500.799, sedangkan anggaran belanja Rp 1.014.496.026.400 turun menjadi Rp 993.808.690.627,97. Jur u bicara pimpinan gabungan Komisi DPRD Kota Mojokerto Budiarto menyebutkan, penyesuaian pendapatan asli daerah (PAD) memperhitungkan potensi pajak dan retribusi daerah sebagai akibat menurunnya kegiatan perekonomian di masa pandemi Covid-19. Penurunan ini disebabkan beberapa faktor. Pertama, penerimaan PAD dari proyeksi semula Rp 205.935.512.000 susut menjadi Rp 199.507.695.383 atau turun 3,12 persen. Faktor kedua, susutnya pendapatan daerah pada P-APBD 2020 berasal dari dana perimbangan. Sektor yang semula ditaksir menyumbang Rp 560.930.877.000, kini mengalami penurunan menjadi Rp 509.812.607.126 atau turun 9,11 persen. Penurunan dana perimbangan ini akibat penyesuaian berdasar Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun

pilkades sudah dibentuk dan dilantik 7 September kemarin,” ujar Supeno, Minggu (20/9). Supeno menjelaskan saat ini tahap pendaftaran cakades, namun anggaran yang dijanjikan oleh pemkab belum juga cair. Untuk mengantisipasi agar tahapan tidak terganggu, panitia pilkades meminjam ke Pemerintah Desa Ngrimbi. “Anggaran pilkades belum dicairkan,” terangnya. Memenuhi kebutuhan sosialisasi, seperti priter, kertas, pembelian banner dan admisitrasi, lanjut Supeno harus

menggunakan dana talangan dari pemerintah desa. “Memang keperluan masih belum banyak. Masih menghabiskan Rp 1 juta,” katanya. Menurut Supeno, dirinya belum mengetahui kapan anggaran dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang kapan dicairkan. Karena hingga saat ini masih belum ada laporan. “Untuk penggantiannya kapan ini saya belum tahu,” katanya. Hingga berita ini ditulis, masih ada satu orang mendaftar cakades Desa Ngrimbi. “Ma-


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

SENIN KLIWON, 21 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 11

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Mantu Massal, Bupati Serahkan Buku Nikah Jember, Memorandum Setelah menggelar sidang isbat nikah 1.000 pasangan suami-istri (pasutri) pada akhir Agustus, Pemkab Jember menggelar resepsi di pendopo Wahyawibawagraha dan 11 tempat lain, Sabtu (19/9). Acara digelar secara daring dan luring. Dalam acara tersebut, Bupati Jember dr Hj Faida menyerahkan buku nikah dan akta perkawinan nonmuslim kepada pasutri.Dari seribu pasang itu, buku nikah yang sudah bisa diserahkan sebanyak 836. “Hari ini spesial sekali karena bupati mantu 1000 pasang,” kata Bupati Faida di pendopo. “Kami juga melayani pengantin nonmuslim, dalam layanan catatan sipil dari Dispenduk. Layanan ini diteruskan di masa yang akan datang,” ucap Faida. Bupati Faida menjelaskan, Peme-

rintah Kabupaten Jember memberi layanan isbat nikah gratis kepada masyarakat, supaya terdata di pemerintah, sehingga memiliki buku nikah dan hak sipil. “Mereka menikah puluhan tahun hanya secara agama, tetapi belum tercatat di pemerintah. Jadi kami jemput bola bersama perangkat desa, kecamatan, dan Dispendukcapil melayani dari hulu ke hilir, bahkan menyiapkan buku nikahnya,” terang Bupati Faida. Layanan isbat nikah yang berlangsung serentak di 31 kecamatan 18 hakim itu sempat mendapat apresiasi dari Muri sebagai sidang isbat nikah on the spot secara daring terbanyak di Indonesia, “Layanan ini luar biasa, karena tidak diselenggarakan di gedung pengadilan agama, tetapi para hakim melayani di tempat,” imbuhnya. Kegiatan sidang isbat nikah massal itu merupakan program tahunan Pemerintah Kabupaten Jember. Ini karena di Jember ada ribuan pasang-

an suami istri yang sudah menikah puluhan tahun secara agama dan belum tercatat resmi di pemerintah. Maryono dan Novi, yang menjadi pasangan termuda mengaku kaget mendapatkan undangan dari Bupati Faida. Selain kaget, keduanya merasa bahagia. “Ya kaget, karena saya kira langsung ke dispenduk, ternyata diundang untuk mengikuti acara bersama bupati,” tutur Novi yang nikah pada Januari 2020 lalu. Maryono, sang suami, merasa mendapatkan kehormatan dari Bupati Faida dengan resepsi yang diikutinya itu. Ia berharap ke depan masih dilaksanakan, sehingga masyarakat bisa merasakan bahagia bertemu bupati. “Rasanya kaget, senang, terharu, bahagia, dan kehormatan bagi kami. Tidak menyangka ikut resepsi massal di pendopo. kebanggaan bagi kami bertemu dengan bupati,” tutur Maryono, yang menjadi salah satunya pasangan nonmuslim. (edy/jun/udi)

Bupati Jember dr Faida menyerahkan buku nikah kepada pasutri yang dinikahkan.

Operasi Protokol Kesehatan Terus Digencarkan Jember, Memorandum Peringatan bagi masyarakat Jember yang keluar rumah dengan tidak memakai masker. Kini petugas gabungan dari polisi, TNI, dan satpol PP menggelar operasi penegakan protokol kesehatan. Operasi masker digelar di Alun-Alun Jember, Sabtu (19/9) malam. Di sana banyak warga belum disiplin memakai masker. Akibatnya, mereka disidang di tempat.

Warga yang tidak memakai masker disanksi kerja sosial.

Kepala Satpol Jember Suprapto mengatakan, operasi ini dalam rangka memutus mata rantai Covid-19.”Kami masih bersyukur, Jember tidak terlalu bila dibandingkan dengan daerah lain yang bisa mencapai ribuan seperti DKI,” jelas Suprapto. Ia mengatakan operasi kali ini memasuki hari ke empat.”Operasi yang kami gelar disesuaikan dengan kondisi yang ada. Harapan masyara-

kat sadar lah bahwa Covid-19 jangan diremehkan, begitu kena sangat berbahaya,” kata dia. Selain itu mengingatkan masyarakat pakai masker, sering cuci tangan dan jaga jarak. Sebabitu itu kebiasaan sebagai hidup baru. Prapto menegaskan dalam Perbup 47/2020 itu tidak ada sanksi denda karena berupa kerja sosial. “Pelanggar membersihkan fasilitas umum, “ ucap kasatpol PP. (jun/udi)

Sabet Teman medis. “Korban sudah pulang dan hanya rawat jalan setelah ditangani,” kata Kapolsek Kenjeran Kompol Esti Setija Oetami, Minggu (20/9). Informasi yang dihimpun Memorandum, bermula MD usai mengikuti pengajian di masjid yang letaknya persis di depan rumahnya. Ia kemudian mampir membeli pentol. Secara kebetulan, terlihat RE sedang duduk-duduk di atas motornya di depan masjid.

Kontrak Rumah demi Bisnis Narkoba “Kami sergap di rumah kotrakannya, Perumahan La Diva Green Hill, Menganti Gresik,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Minggu (20/9). Dari tangan Faried, lanjut Memo, pihaknya menyita satu poket sabu dengan berat 0,38 gram. Selain itu, turut diamankan satu poket ganja dengan berat total 3,44 gram berikut satu buah timbangan elektrik yang digunakan untuk menimbang barang dagangannya. Memo menjelaskan, penangkapan tersangka bermula dari informasi adanya pengedar di Perumahan La Diva Green Hill, Menganti. Pihaknya kemudian menginstruksikan anggota untuk menyelidiki ke lokasi. Hasilnya, petugas berhasil

Sempat Diragukan “Tingkat kebucinan aku itu sampai aku kalau ada tawaran main film, mesti nanya dulu nanya dulu sama dia (buat diambil apa nggak),” aku Susan Sameh dalam jumpa pers virtual beberapa waktu lalu. Susan mengungkapkan, namun kisah asmaranya itu sudah berlalu. Mengaku kini jomblo, namun ia menyerap pesan dari film Bucin yakni tentang bagaimana mencintai diri sendiri. Terlibat dalam proyek film ini menjadi pengalaman baru bagi Susan yang sudah membintangi sejumlah film layar lebar. “Dari deretan film yang pernah aku peranin, ini yang unik sih. Aku senang terlibat di film ini,” ungkapnya. Dalam Bucin, Susan Sameh berperan sebagai karakter bernama Vania. Ia diceritakan

Sambungan dari halaman 1

mengidentifikasi rumah tersangka. Polisi lalu menggerebek rumah Faried saat bersangkutan berada di dalam. Petugas kemudian menggeledah lokasi tersebut dan menemukan sabu. Polisi juga menemukan satu poket berisi ganja di saku celana tersangka. Faried mengaku, memang menjual sabu dan ganja tersebut. Dia biasa menjual ke pelanggannya. Tidak hanya di sekitar rumahnya saja, tapi juga tersebar di sejumlah wilayah di Surabaya. Dalam bisnisnya, Faried melakukan transaksi dengan cara ranjau. Itu setelah, calon pembeli mentransfer uang ke rekeningnya. “Kalau sudah transfer, saya baru beritahu lokasi ranjaunya. Pokoknya saling percaya Pak,” ujar Faried. (fdn/nov)

Banser Total Dukung MA-Mujiaman menghidupkan kembali situs-situs religi di Surabaya. Sebab Kota Surabaya merupakan salah satu kiblat warga nahdliyin,” kata Subandi. Lanjut Subandi, Banser yang merupakan Banom Nahdlatul Ulama ini menyatukan tekad sebagai garda terdepan memenangkan Cak Machfud dan Mujiaman. Sekitar 30.000 suara dipersiapkan memenangkan MA-Ju di Pilwali Surabaya pada 9 Desember nanti. “Sekitar 30.000 suara tersebar di 26 kecamatan sebagai satuan koordinator kecamatan (satkorcam) Sahabat Lama dari beberapa elemen, Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, IPNU dan masih banyak lagi,” tandas Subandi kepada Memorandum saat ditemui usai acara. Machfud Arifin menyampaikan, Kota Surabaya merupakan salah satu pusat perkembangan Islam di tanah Jawa. Namun ia menyebutkan, ke-

RE lalu menghampiri MD. Setelah ngobrol, kedua remaja ini akhirnya adu mulut. Melihat RE dan MD cekcok, dua teman korban yang kebetulan di depan masjid berhasil melerai. “Setelah dilerai, akhirnya pelaku dan korban pulang,” imbuh Esti Setija Oetami. Satu jam kemudian, MD kembali ke masjid untuk menemui teman-temannya membahas proposal. Saat berkumpul itulah, mendadak RE bersama

Sambungan dari halaman 1

beradaan situs-situs religi Islam di Kota Surabaya masih kurang nyaman bagi wisatawan. “Surabaya adalah markas pendiri-pendiri Islam dan juga lahirnya tokoh Islam seperti Wali Songo. Namun, suasana tidak nyaman dirasakan pengunjung di situs religi ini. Seperti di Bungkul seharusnya dibangun lahan parkir di bawah. Bagian atas dipakai tempat jualan. Sehingga jalanan tidak difungsikan parkir. Di Masjid Ampel masuknya susah harus lewat jalan sempit. Itu semua harus diperbaiki,” tandas Machfud. Selain itu, Machfud Arifin menegaskan akan all out maju di Pilwali Kota Surabaya. Mantan Kapolda Jatim ini memegang prinsip sekali layar terkembang pantang surut mundur. “Bagi saya tempat bersandar hanya kepada yang di atas (Allah),” pungkas Machfud. (mg1/mg2/day/nov)

Sambungan dari halaman 1 menjadi seorang psikolog yang membuka kelas antibucin di mana Andovi hingga Jovial Da Lopez menjadi pasien mereka. “Ini bukan karakter mudah sih buat aku peranin. Banyak ngobrol sama Kak Chandra (Chandra Liow) dan pemeran lainnya karakter ini mesti diapain dan sebagainya. Tapi Alhamdulillah film ini akhirnya jadi juga,” ungkap Susan. Diakui Susan, kemampuan aktingnya untuk memerankan karakter Vania dalam film ini sempat diragukan. Hal itupun dibenarkan Andovi Da Lopez. “Ya, jujur gue dulu ragu awalnya ragu dia bisa jadi Vania, tapi alasannya nggak bisa gue bocorin,” kata Andovi seraya tertawa dalam kesempatan wawancara yang sama. (dtc/nov)

rekan-rekannya dengan mengendarai motor mendatangi MD. Kedua remaja ini melanjutkan cekcoknya. Hanya saja mampu diredam teman-temannya. Masih tak terima dan merasa sakit hati, RE menemui korban seorang diri dengan berjalan kaki sambil membawa pisau sepanjang 40 centimeter. Kebetulan MD berada di depan

rumahnya. RE langsung menghampiri korban dan menyabet ke arah kepalanya. Meski kaget, MD berhasil menangkis memakai tangan kiri meski terluka. “Seorang teman korban berupaya melindungi MD dari amukan RE, sedangkan teman satunya berteriak meminta pertolongan ke warga sekitar,” ungkap Esti.

Setelah warga datang, korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. RE berhasil diamankan dan selanjutnya dibawa polisi ke mapolsek. “Karena tersangka masih di bawah umur, kami masih koordinasi dengan pihak balai pemasyarakatan (bapas),” jelas mantan Kapolsek Krembangan ini.

Ringkus Pengedar Sabu Dukuh Gemol Saat disergap, Haryo ternyata usai nyabu bareng dengan kakak iparnya, Amelia Andriyati (33), warga Jalan Kutai II. Selain sebagai pengguna, Haryo juga mengaku sebagai pengedar sabu. Terbukti, ketika digeledah di kamarnya, petugas menemukan 3 klip berisi sabu masing-masing seberat 1,42 gram, 2 pipet kaca berisi sisa sabu dan 2 unit HP. “Tersangka wanita (Amelia) diketahui residivis dan pernah ditangkap Satreskoba Polrestabes Surabaya atas kasus yang sama empat tahun lalu,” beber Kapolsek Sawahan AKP Wisnu Kuncoro Setiawan melalui Kanitreskrim Iptu Ristitanto, Minggu (20/9). Penangkapan dilakukan anggota berdasarkan laporan yang masuk. Bahwa di rumah kos Haryo kerap dijadikan transaksi dan pesta narkoba. Berbekal informasi itu, polisi mengintai

di sekitar kos-kosan tersangka. Diduga ada aktivitas yang mencurigakan, petugas langsung menggerebek lokasi tersebut. “Saat anggota mengerebek kos-kosan itu, mereka usai pesta sabu dan sedang makan,” tandas Ristitanto. Kemudian dilakukan penggeledahan di kamar kos dan ditemukan sejumlah barang bukti. “Saat dites urine kedua tersangka positif narkoba,” kata Ristitanto. Dalam pemeriksaan, Haryo tidak mengelak usai nyabu bersama kakak iparnya. “Saya selain pengguna juga pengedar sabu Pak,” aku Haryo kepada petugas. Selama menjadi pengedar, sabu dibeli dari seseorang di Jalan Kunti melalui Amelia. “Barang selanjutnya saya kemas lagi menjadi beberapa bagian dan dijual ke pelanggan dengan harga paket hemat (pahe),” imbuh Haryo. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1

Barang bukti yang diamankan petugas.

Penghuni Rumah Kos Tewas di Kamar Mandi dengan hanya mengenakan sarung, kaus kaki, dan kaus kutang. Pun dari mulutnya juga mengeluarkan darah. Informasi yang dihimpun Memorandum, kali pertama jenazah Kusnan ditemukan pemilik kos, Sukeri (70), sekitar pukul 10.00. Saat itu, kakek tersebut hendak ke kamar mandi dan mendapati korban sudah dalam kondisi tak bernyawa. “Saya temukan korban

di dalam kamar mandi dengan posisi telentang,” ungkap Sukeri kepada petugas. Temuan itu, saksi segera melaporkan ke pengurus kampung setempat. Kemudian diteruskan melapor ke Polsek Dukuh Pakis dan jajaran samping. Setelah diidentifikasi petugas, jenazahnya kemudian dilarikan ke RSU dr Soetomo untuk divisum. “Sehari-hari korban bekerja sebagai polisi cepek dan memunyai riwayat

Eli Menyerah, Pasrah Jadi Istri Kedua Sakh Rukh Khan KW sudah diketahui orang tua Agus, dan mereka sangat mendukung langkah anaknya. Orang tuanyalah yang selama ini menyokong keuangan Agus, dengan syarat suatu saat harus sanggup mengajak Eli mengikuti agama Agus. Namun, meski sudah mengetahui fakta ini, Eli sengaja tidak semena-mena menegur Agus. Eli menunggu waktu yang benar-benar tepat. Dan, kesempatan itu datang saat suatu malam Agus mengajak Eli berhubungan intim. “Kini aku tidak bisa melayani kamu, karena kamu sudah tidak seiman lagi. Kamu paham kan?” tanya Eli dengan tenang. Agus sempat terkejut, tapi segera me-

Dari hasil pemeriksaan, RE mengaku sakit hati dengan perkataan korban saat bertemu di depan Masjid Muhajirin sebelumnya. RE bercerita, jika korban mempunyai pacar tapi sudah putus. Kini mantannya itu pacaran dengannya. “Saya emosi dengan kata-kata korban lalu mengambil pisau di rumah dan kembali menemuinya,” ujar RE. (rio/nov)

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Warga yang mengetahui kejadian di depan rumah MD, segera melerai dan mengamankan RE. Peristiwa itu juga dilaporkan ke Polsek Kenjeran. Polisi yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) akhirnya mengamankan pelaku ke mapolsek berikut pisau yang dipakai melukai MD. MD yang terluka tangannya sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) dr Soewandhi untuk mendapatkan perawatan

Sambungan dari halaman 1

nyadari kenyataan yang sedang terjadi. “Maafkan aku,” kata Agus. Singkat, tapi benar-benar mampu menggambarkan bahwa dia sudah menyerah pada keadaan. Agus yang terbiasa hidup serba berkecukupan tak mampu setiap hari harus diterpa kekurangan. Kepapaan seolah tak pernah berhenti mengujinya selama mengarungi samudera rumah tangga bersama Eli. Dia ngotot agar Eli tetap mempertahankan rumah tangga, walaupun harus berpijak pada agama masing-masing. Agus menganggap cinta telah menyatukan hati, maka jangan dipisahkan hanya karena agama. Demi Pancacinta, kata Agus.

Sambungan dari halaman 1 penyakit paru-paru,” jelas Sukeri. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Dukuh Pakis AKP Haryoko Widhi membenarkan adanya laporan penemuan jenazah di kamar mandi kos-kosan di Jalan Dukuh Kali Kendal. Berdasar hasil pemeriksaan petugas inafis, korban memang menderita penyakit paru-paru dan liver. “Ketika berada di kamar mandi, diduga penyakitnya kambuh lalu terjatuh,” jelas Haryoko. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 “Kita bisa saling toleransi,” tutur Agus. Tapi, Eli yang kini sudah sadar bagaimana harus bersikap terhadap nonmuslim dalam syariah bergeming. “Sudahlah, biarlah kita berjalan di rel masing-masing. Aku memang mencintai kamu, tapi aku lebih cinta kepada Allah,” tegas Eli seperti ditirukan As. Menurut As, Eli akhirnya menemui orang tuanya dan menyatakan menyerah. Pasrah. Dia menyatakan bersedia dinikahkan vs Sakh Rukh Khan KW. “Tapi Raja sudah nikah. Dua bulan lalu,” kata ayah Eli. “Bersediakah kamu jadi istri kedua?” imbuh sang ayah. Eli mengangguk pelan, “Ya.” (habis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SENIN KLIWON, 21 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK: Timotius Devan Nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

ABK Mati di Kapal Kapal yang mengangkut jasad korban tiba di Pelabuhan Gresik dan dievakuasi petugas Satpolairud Polres Gresik, Sabtu (19/9) malam. Dikatakan Kasatpolairud Polres Gresik AKP Masyhur Ade, dari keterangan pihak kapal, pria yang bertugas sebagai kru Bosun SPOB Gaharu Oleum 18 itu ditemukan seorang oiler tidak sadarkan diri di dalam kamar sekitar pukul 21.30

WITA, Kamis (17/9). Oiler yang mengetahui korban tak sadarkan diri lalu memberitahukannya kepada Masinis 2 yang langsung disambungkan ke Nakhoda dan Mualim 1. Selanjutnya, tubuh korban digotong keluar kamar dengan harapan bisa menghirup udara segar. Pertolongan pertama diberikan dengan cara mengoleskan minyak angin dan minyak gosok agar almar-

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Gresik, Memorandum Muchtar Evendy Simatupang (52), anak buah kapal (ABK) PT Gaharu Pelayaran Internasional asal Desa/Kecamatan Mustikajaya, Padang Sidempuan, tewas di kapal dalam pelayaran dari Pelabuhan Tanah Merah menuju Pelabuhan Jakarta.

Petugas Satpolairud Polres Gresik mengevakuasi jenazah Muchtar Evendy Simatupang.

hum sadar, sembari dipijit. “Tak lama kemudian, sekitar 10 menit korban kembali sadar. Sempat membuka mata namun tidak bicara sama sekali,” beber Masyhur. Karena sempat sadar,

petugas mengecek tekanan darah dan memantau secara berkala kondisi korban. Melihat korban yang tak kunjung pulih, kapal pun terus berupaya mencari pelabuhan terdekat yang memiliki fasilitas kes-

ehatan memadai. Dalam pelayaran tersebut kondisi Muchtar terus dipantau petugas. Bahkan Jumat (18/9) sekitar pukul 08.30 WITA dirinya masih sempat makan dan masih bisa merespons ketika diajak berbicara. Namun selepas itu ternyata kondisi korban semakin parah. Akhirnya pihak kapal memutuskan untuk melakukan deviasi ke pelabuhan terdekat yakni Gresik. Namun belum sampai di Pelabuhan Gresik, korban tewas. “Pada Jumat (18/9) sekitar pukul 21.46 WITA, korban meninggal,” ujar Masyhur. Jasad korban tiba di Pelabuhan Gresik pada

Sabtu (19/9), dan dievakuasi dibantu jajaran Satpolairud Polres Gresik. Saat ditanya terkait penyakit bawaan atau indikasi Covid-19, perwira dengan tiga balok di pundak itu mengatakan korban tidak memiliki penyakit bawaan. Selain itu juga tidak terindikasi Covid-19. “Tidak ada (penyakit bawaan atau indikasi Covid-19, red). Diduga karena stroke,” pungkas Masyhur. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan pihak keluarga. (and/har/fer)

PENGUMUMAN BERITA ACARA PENAWARAN

Gresik, Memorandum Un t u k m e n y o s i a l isasikan protokol kesehatan (prokes) Covid-19, hunting fotografi digelar di pusat perbelanjaan Icon Mall bersama Yuyung Abdi, seorang fotografer profesional, Minggu (20/9). Dalam kegiatan itu hadir juga pemilik Rumah Sakit Fathma Medika Gresik Asluchul Alif serta pimpinan Icon Mall, Rere. Kegiatan itu dihadiri ratusan puluhan peserta, acara pun berjalan meriah. Dokter Alif, sapaan akrab Asluchul Alif mengatakan, lomba hunting fotografi ini digelar dengan harapan bagaimana fotografer bisa menghasilkan foto yang bagus pengunjung yang mentaati protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan mencuci tangan. “Posenya yang berhubungan dengan Covid-19 terkait protokol kesehatan. Agar masyarakat melihat bahwa mematuhi protokol kesehatan adalah suatu hal yang keren,” ujar pria yang maju di Pilkada Serentak 2020 mendampingi Moh Qosim itu. Selain itu juga terkait protokol kesehatan lain

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Ikuti Hunting Fotografi Yuyung Abdi, Dokter Alif Sosialisasikan Prokes

Peserta hunting fotografi foto bersama Asluchul Alif dan Yuyung Abdi.

seperti jaga jarak, cuci tangan, jaga daya tahan tubuh, dan rajin berolahraga. Alief menegaskan, keikutsertaan pihaknya dalam agenda ini merupakan salah satu bentuk keikutsertaan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Bahwa Covid-19 benar-benar nyata dan harus dihadapi dengan menaati protokol kesehatan. “Ini bentuk keikutsertaan kita untuk mengedukasi masyarakat bahwa

Covid-19 benar adanya. Untuk itu mari kita patuhi protokol kesehatan dan semoga kita selalu dalam kondisi sehat,” tegasnya. Hal serupa dinyatakan oleh petinggi Icon Mall, Rere. Kegiatan tersebut bisa menjadi dukungan bagi pemerintah daerah dalam menegakkan protokol kesehatan di tempat umum. “Sekaligus campaign protokol kesehatan, sebagai dukungan kepada pemerintah. Serta bisa menun-

jukkan kepada masyarakat bahwa menaati protokol kesehatan adalah keren,” pungkasnya. Di acara yang memberdayakan sebanyak delapan talent model tersebut, Yuyung Abdi memberikan tips bagaimana mengambil foto yang bagus. Menurutnya, perlu sebuah ketenangan dan kesenangan ketika memfoto sebuah objek serta kreatifitas. “Dibuat tenang dan happy saja ketika mengambil

photo. Dan selalu berpikir kreatif, agar hasil foto tidak seperti itu-itu saja. Bisa manfaatkan benda-benda di sekitar,” ujarnya. Dalam kesempatan itu juga, dokter Alif mendapatkan kesempatan diajari langsungYuyung Abdi untuk melakukan fotografi. Dengan membawa kamera DSLR, dokter Alif yang saat ini masih menjadi anggota DPRD tersebut dengan lincah ikut memfoto talent. (and/har/fer)

BupaƟ Anna Sidak Jalan Cor di Kecamatan Malo

7.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Dari 51 Titik, Baru Selesai 24 Paket Proyek Bojonegoro, Memorandum Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah terus memantau program pembangunan jalan cor sepanjang 121 kilometer. Dengan total 51 titik paket pengerjaan jalan cor untuk poros kecamatan tahun 2020. Beberapa hari lalu, Bupati Anna meninjau jalan cor di Kecamatan Malo. Sesuai informasi yang dihimpun, dari 51 titik pembangunan jalan cor tersebut mengalami progress yang baik di mana sudah 24 paket selesai. Diketahui, total anggaran pembangunan jalan poros utama kecamatan (PUK) di 51 titik itu, senilai Rp 488 miliar lebih. Rinciannya, 51 paket pembangunan jalan rigit beton itu adalah Kalianyar-Ngumpakdalem. Balen Sugihwaras, Kepohbaru-Gunungsari. Kemudian, Ngumpakdelem-Ngujo, Baureno-Kepohbaru. Lalu, Drokilo-Kepohbaru, Kedaton-Tanjungharjo, Simorejo-Baureno, Sumberrejo-Kanor, Kapas-Sampang. Selanjutnya, Bojonegoro-Kunci, Sumberrejo-Kepohkidul, Bandungrejo-Setren. Kemudian, Nglinggo-Kepohbaru, Talok-Malo, Sambeng-Tambakromo, Jelu-Gayam, Malo-Selogabus. Ditambah, Kalitidu-Ngasem, Taji-Tinggang, Margomulyo-Bulaklo, Sobontoro-Margomulyo. Kemudian, Kumpulrejo-Bendo, Senganten-Pragelan, Mojosari-Becok. Lalu, Ngraho-Taji, Jalan Pemuda-Semanding, Glagah-Ngambon, Ngasem-Bandungrejo. Selanjutnya, Prayungan-Mlinjeng, Kabunan-Sidobandung, Kapas-Glendeng, Kedungadem-Nglinggo, Prutu-Jepang, Talun-Sumberwangi. Dilanjut, Tikusan-Sambiroto, Betek-Senganten, Kenep-Penganten. Lalu, Ngasem-Trenggulunan, Gayam-Beged, Sidodadi-Kumpulrejo, Tegalkodo-Semenkidul. Kemudian, Balenrejo-Kedungdowo, Tangungan-Pandan, Nglampin-Bodol, Glagah-Turi, Sumberarum-Payanam, Jono-Sugihwaras, Sukowati-Bangkalan, Watujago-Ngelo dan Sroyo-Nglinggo. Lalu, ada empat paket yang belum bisa dikerjakan pada 2020 adalah Bobol-Karangjati, Ngambon-Bobol, Klino-Sekar dan Sambeng-Kedewan. Bupati Anna menegaskan pada 2021 nanti pembangunan jalan cor antarkecamatan ditargetkan selesai. (top/har/fer)

Pada hari ini : Senin tanggal 21 September 2020, jam 09.00 WIB, melalui media massa/koran Memo Randum, saya JINO. SH.MH Jurusita pada Pengadilan Negeri/Hubungan Industrial Gresik Kelas IA, atas perintah Panitera Nomor : 142/PAN/2020/PN.Gsk, tanggal 8 September 2020 dalam rangka untuk melaksanakan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Hubungan Industrial Gresik Kelas IA Nomor : 1 /Cons/2020/PN.Gsk,Nomor:2Cons/2020/PN.Gsk,Nomor:3/Cons/2020/PN.Gsk,Nomor:4/Cons/2020/PN.G sk,Nomor:5/Cons/2020/PN.Gsk,Nomor:6/Cons/2020/PN.Gsk,Nomor:7/Cons/2020/PN.Gsk,Nomor:8/Cons /2020/PN.Gsk,Nomor:9/Cons/2020/PN.Gsk,Nomor:10/Cons/2020/PN.Gsk,Nomor:11/Cons/2020/PN.Gsk, Nomor:12/Cons/2020/PN.Gsk tanggal 5 Agustus 2020 dalam perkara permohonan penitipan uang ganti kerugian yang diajukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Bina Marga, Direktorat Jalan Bebas Hambatan dan Perkotaan, Satuan Kerja Pengadaan Tanah Jalan Tol Wilayah I – Tim Pengadaan Tanah Jalan Tol Krian – Legundi – Manyar, yang diwakili oleh LINDA KRISNI SUSANTI, S.AP, M.AP, Bertindak untuk dan atas nama Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Tanah Jalan Tol Krian – Legundi – Manyar berdasarkan surat keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakya Nomor : 300/KPTS/M/2020 tanggal 30 Maret 2020, Untuk melakukan Penawaran pembayaran kepada para Termohon, masing - masing : 1. Nama :NN; Pekerjaan :Alamat : alamat dan pemilik bidang tidak diketahui ; Bukti kepemilikan : NIS 158 ; No perkara : 1 /Cons/2020/PN Gsk Uang sejumlah Rp. 36.838.816.00,-(tiga puluh enam juta delapan ratus tiga puluh delapan ribu delapan ratus enam belas rupiah) untuk pembayaran ganti kerugian atas tanah dan berikut bangunan diatasnya yang terletak di Desa Sembung Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik dengan luas 32 M2 ; 2. Nama : RENI HANDAYANI ; Pekerjaan :Alamat : dulu berdomisili di Desa Sembung Kec. Wringinanom Kab. Gresik sekarang tidak diketahui ; Bukti kepemilikan : NIS 161 ; No perkara : 2 /Cons/2020/PN Gsk Uang sejumlah Rp. 36.021.132.00,-(tiga puluh enam juta dua puluh satu ribu seratus tiga puluh dua rupiah) untuk pembayaran ganti kerugian atas tanah dan berikut bangunan diatasnya yang terletak di Desa Sembung Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik dengan luas 31 M2 ; 3. Nama : YUSWANTO ; Pekerjaan :Alamat : dulu berdomisili di Desa Sembung Kec.Wringinanom Kab.Gresik sekarang tidak diketahui ; Bukti kepemilikan : NIS 157 ; No perkara : 3 /Cons/2020/PN Gsk Uang sejumlah Rp. 52.794.332.00,-(lima pulu dua juta tujuh ratus sembilan puluh empat ribu tiga ratus tiga puluh dua rupiah) untuk pembayaran ganti kerugian atas tanah dan berikut bangunan diatasnya yang terletak di Desa Sembung Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik dengan luas 61 M2 ; 4. Nama : ABDULLAH ; Pekerjaan :Alamat : dulu berdomisili di Desa Sembung Kec.Wringinanom Kab.Gresik sekarang tidak diketahui ; Bukti kepemilikan : NIS 156 ; No perkara : 4 /Cons/2020/PN Gsk Uang sejumlah Rp. 54.840.247.00,-(lima puluh empat juta delapan ratus empat puluh ribu dua ratus empat puluh jutuh rupiah) untuk pembayaran ganti kerugian atas tanah dan berikut bangunan diatasnya yang terletak di Desa Sembung Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik dengan luas 65 M2 ; 5. Nama : SUPRIYATIN ; Pekerjaan :Alamat : dulu berdomisili di Desa Sembung Kec.Wringinanom Kab.Gresik sekarang tidak diketahui ; Bukti kepemilikan : NIS 155 ; No perkara : 5 /Cons/2020/PN Gsk Uang sejumlah Rp. 91.764.851.00,-(sembilan puluh satu juta tujuh ratus enam puluh empat ribu delapan ratus lima puluh satu rupiah) untuk pembayaran ganti kerugian atas tanah dan berikut bangunan diatasnya yang terletak di Desa Sembung Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik dengan luas 66 M2 ; 6. Nama : ZAENAL HASAN ; Pekerjaan :Alamat : dulu berdomisili di Desa Sembung Kec.Wringinanom Kab.Gresik sekarang tidak diketahui ; Bukti kepemilikan : NIS 154 ; No perkara : 6 /Cons/2020/PN Gsk Uang sejumlah Rp. 55.529.351.00,-(lima puluh lima juta lima ratus dua puluh sembilan ribu tiga ratus lima puluh satu rupiah) untuk pembayaran ganti kerugian atas tanah dan berikut bangunan diatasnya yang terletak di Desa Sembung Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik dengan luas 66 M2 ;

Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah menyapa pedagang dan memberikan masker.

Kunjungi Bojonegoro, Khofifah Bagikan Masker kepada Warga Bojonegoro, Memorandum Gubernur Jatim Khofif a h In d a r Pa ra w a n s a berkunjung di Kabupaten Bojonegoro, Minggu (20/9). Khofifah dalam kunjungan tersebut mengajak gowes bareng Forkopimda Jatim, jajaran Bakorwil Bojonegoro, dan Forkopimda Bojonegoro. Gubernur Jatim membagikan masker kepada masyarakat di Bojonegoro. Mantan Menteri Sosial ini juga mengajak warga selalu menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan. “Ada puluhan ribu

masker dan ribuan sembako yang kita bagikan untuk masyarakat Bojonegoro,” beber Khofifah. Membagikan masker, lanjut dia, merupakan salah satu upaya untuk mengedukasi kepada masyarakat, agar tetap mematuhi protokol kesehatan salah satunya memakai masker. “Tadi ada dua titik untuk bagi-bagi masker dan sembako yaitu di Jalan Trunojoyo di sekitar Pasar Kota Bojonegoro dan di depan Stasiun Bojonegoro, Jalan Gajah Mada,” teran-

gnya. Selain gowes, rombongan juga sempat singgah di salah satu radio untul siaran langsung menyosialisasikan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Bahkan, pada kesempatan itu, Gubernur juga memberikan sejumlah alat cuci tangan, masker, dan sejumlah alat protokol kesehatan lainya. “Dengan disiplin bermasker maka upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 akan dengan mudah dilakukan,” pungkas Khofifah. (top/har/fer)

Nama Pekerjaan Alamat

:RADI; :: dulu berdomisili di Desa Sembung Kec.Wringinanom Kab.Gresik sekarang tidak diketahui ; Bukti kepemilikan : NIS 151 ; No perkara : 7 /Cons/2020/PN Gsk Uang sejumlah Rp. 56.255.076.00,-(lima puluh enam juta dua ratus lima puluh lima ribu tujuh puluh enam rupiah) untuk pembayaran ganti kerugian atas tanah dan berikut bangunan diatasnya yang terletak di Desa Sembung Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik dengan luas 66 M2 ; 8. Nama :ROKY; Pekerjaan :Alamat : dulu berdomisili di Desa Sembung Kec.Wringinanom Kab.Gresik sekarang tidak diketahui ; Bukti kepemilikan : NIS 149 ; No perkara : 8 /Cons/2020/PN Gsk Uang sejumlah Rp. 55.529.351.00,-(lima puluh lima juta lima ratus dua puluh sembilan ribu tiga ratus lima puluh satu rupiah) untuk pembayaran ganti kerugian atas tanah dan berikut bangunan diatasnya yang terletak di Desa Sembung Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik dengan luas 66 M2 ; 9. Nama :NN; Pekerjaan :Alamat : alamat dan pemilik bidang tidak diketahui ; Bukti kepemilikan : NIS 81 ; No perkara : 9 /Cons/2020/PN Gsk Uang sejumlah Rp. 55.529.351.00,-(lima puluh lima juta lima ratus dua puluh sembilan ribu tiga ratus lima puluh satu rupiah) untuk pembayaran ganti kerugian atas tanah dan berikut bangunan diatasnya yang terletak di Desa Sembung Kec. Wringinanom Kab. Gresik dengan luas 66 M2 ; 10. Nama : SISMANTO ; Pekerjaan :Alamat : dulu berdomisili di Desa Sembung Kec. Wringinanom Kab.Gresik sekarang tidak diketahui ; Bukti kepemilikan : NIS 79 ; No perkara : 10 /Cons/2020/PN Gsk Uang sejumlah Rp. 55.904.901.00,-(lima puluh lima juta sembilan ratus empat ribu sembilan ratus satu rupiah) untuk pembayaran ganti kerugian atas tanah dan berikut bangunan diatasnya yang terletak di Desa Sembung Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik dengan luas 66 M2 ; 11. Nama :NN; Pekerjaan :Alamat : dulu berdomisili di Desa Sembung Kec.Wringinanom Kab.Gresik sekarang tidak diketahui ; Bukti kepemilikan : NIS 77 ; No perkara : 11 /Cons/2020/PN Gsk Uang sejumlah Rp. 56.409.437.00,-(lima puluh enam juta empat ratus sembilan ribu empat ratus tiga puluh tujuh rupiah) untuk pembayaran ganti kerugian atas tanah dan berikut bangunan diatasnya yang terletak di Desa Sembung Kec.Wringinanom Kab.Gresik dengan luas 49 M2 ; 12. Nama :NN; Pekerjaan :Alamat : dulu berdomisili di Desa Sembung Kec.Wringinanom Kab.Gresik sekarang tidak diketahui ; Bukti kepemilikan : NIS 76 ; No perkara : 12 /Cons/2020/PN Gsk Uang sejumlah Rp. 222.386.399.00,-(dua ratus dua puluh dua juta tiga ratus delapan puluh enam ribu tiga ratus sembilan puluh sembilan rupiah) untuk pembayaran ganti kerugian atas tanah dan berikut bangunan diatasnya yang terletak di Desa Sembung Kec.Wringinanom Kabu.Gresik dengan luas 187 M2 ; Penawaran pembayaran uang ganti kerugian melalui umum ini juga saya sertakan 2 (dua) orang saksi, masing masing bernama : 1. Sugeng Agung Siswoyo, SH.,MH 2. Rini Susanti Keduanya adalah pegawai Pegawai Pengadilan Negeri/Hubungan Industrial Gresik Kelas IA, dan bertempat tingal di Gresik ; Selanjutnya selain pengumuman penawaran ganti rugi ini dilaksan lewat koran, Pengumuman Kliping/potongan koran ini juga melalui Kepala Desa akan ditempelkan dipapan pengumuman Kantor Desa Sembung Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gersik supaya khusus warga desa setempat lebih cepat membaca dan mengetahuinya ; Demikian penawaran pembayaran ganti kerugian kepada para termohon melalui koran memo randum ini dibuat, dan ditanda tangani oleh saya selaku Jurusita Pengadilan Negeri/Hubungan Industrial Gresik Kelas IA dan saksi saksi ; Saksi saksi, ttd 1. Sugeng Agung Siswoyo, SH.,MH ttd 2. Rini Susanti

Jurusita ttd

ttd Jino, SH.MH


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 21 September 2020 by memorandum - Issuu