SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id
SABTU LEGI, 20 MARET 2021
memorandumredaksi@gmail.com
HARGA Rp 3.500,-
PENGENDARA MOTOR LAWAN 2 PENJAMBRET
Mata Hati Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi
Kisruh Demokrat Ciptaan Koalisi Terselubung
P
artai Demokrat (PD) hancur. Kalimat ini pasti tidak enak didengar. Tegasnya, menyesakkan dada. Paling tidak bagi anggota atau simpatisan partai biru ini, pada dua bulan terakhir. Tak dipungkiri, mau tidak mau, suka tidak suka, drama kisruh berujung kehancuran PD saat ini
PELAKU HANYUT DI SUNGAI Surabaya, Memorandum Pihak kepolisian dibuat bekerja ekstra untuk mengungkap kasus penjambretan di Jalan Jagir, Kamis (18/3) malam. Setelah berhasil merampas tas, dua penjahat berhasil kabur. Seorang lari ke perkampungan, sedangkan pelaku lain nekat menceburkan diri hingga hanyut di Sungai Jagir. Aksi perampasan itu menimpa Baiq Nesya Nyuniar Azzahra (18), asal Jalan Diponegoro, Kecamatan Lumajang Kota, Lumajang. Tas berisi sejumlah uang tunai dan barang berharga lain berhasil digondol ke-
Bersambung ke halaman 2
Bersambung ke halaman 11
-
Meng, kata pakar psikolog pendidikan, pembelajaran online bikin nilai normatif siswa hilang.
-
Gampang. Yang hilang bisa dicari asal ada dananya.
Setelah terjatuh, satu pelaku nekat menceburkan diri ke sungai. Seorang lagi kabur masuk ke perkampungan. Mereka meninggalkan motornya di lokasi.
Si Mameng (Gurunya dukun)
Baiq Nesya Nyuniar A Korban
Anggota Pemadam Kebakaran Kota Surabaya membantu pencarian pelaku jambret yang menceburkan diri ke Sungai Jagir, memakai perahu karet.
Tak Ditemukan PERISTIWA terjunnya seorang penjambret di Sungai Jagir membuat pihak kepolisian berupaya mencarinya. Semua pihak dilibatkan dalam pencarian pelaku tersebut. Tidak hanya tim pemadam kebakaran, tim search and rescue (SAR) pun ikut dikerahkan.
1
Bersambung ke halaman 11
2 3
GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ/PUNTADEWA
Awalnya Baiq Nesya berboncengan motor dengan temannya menuju ke Terminal Bungurasih. Saat di perjalanan, teman korban lebih dulu akan mengirim paketan ke kawasan Rungkut. Takut tertangkap dan diamuk massa, kedua pelaku langsung melarikan diri. Satu pelaku kabur masuk perkampungan, pelaku lain nekat menceburkan diri ke sungai dan menghilang.
Ketika di jembatan Jagir, kedua korban dipepet dua pelaku yang juga berboncengan motor lalu merampas tas milik Nesya. Teman korban berhasil menghentikan motor pelaku dengan cara ditendang.
Penabrak Kabur, CCTV Tak Berfungsi
VIDEO klip Via Vallen yang berjudul ‘Kasih Dengarkanlah Aku’ sempat bikin heboh. Saat itu single yang dibawakan bersama Dyrga Dadali itu dianggap menjiplak video klip IU. Via Vallen dalam podcast Deddy Corbuzier bicara soal cap plagiat yang ditujukan kepada dirinya dari para fans K-pop. Via Vallen mengakui dirinya banyak mendapat serangan dari para penggemar K-pop. “Duh gimana ya? Jadi gimana ya, maksudnya jadi kayak sosmed dan lain-lain jadi ikutan diserbu gitu lo. Terakhir aku sempat upload di TikTok. Kayaknya iya (banyak yang serang). Mungkin karena yang paling atas komentarnya. Bersambung ke halaman 11
Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Dituding Plagiat
hanya menderita luka ringan. Pria itu telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Kanitlaka Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Dodik Soesanto mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pikap yang dikemudikan Sumbri hilang kendali karena ditabrak kendaraan lain dari belakang. “Dugaan ada mobil yang belum diketahui identitasPetugas damkar mengevakuasi pikap yang terlibat kecelakaan di Jembatan Suramadu pada Jumat (19/3).
Terpincut Kupu-Kupu Malam, Istri DiƟnggal Minggat (2)
Astrid Melihat Wanita Cantik Membuka Pintu Pagar
ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS
FOTO: MEMORANDUM/FDN
Via Vallen
Surabaya, Memorandum Pikap L 8094 PF terbalik setelah menghantam pembatas jalan di Jembatan Suramadu, Jumat (19/3) sekitar pukul 05.15. Saat kejadian, mobil dikemudikan Sumbri (47), asal Desa Kemuning, Kecamatan Traga Bangkalan, Madura ditemani istrinya, Nurhasanah (39). Nahasnya gegara benturan yang cukup keras membuat Nurhasanah tewas di lokasi. Sedangkan Sumbri selamat dan
Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko bersama Wadirkrimum AKBP Nasrun Pasaribu menunjukkan barang bukti kasus prostitusi.
Belum Setahun Kerja Pengakuan Muncikari Pemandu Lagu Rumah Karaoke
Setelah usaha pencariannya tak kunjung membuahkan hasil, Astrid akhirnya memutuskan kembali ke rumah orang tuanya. Pikirannya kacau. Ada rasa cemas, curiga, dan ma-
Surabaya, Memorandum Berdalih terhimpit ekonomi, Indah Sulistiani alias Bunda, rela menjadi muncikari atau mami pemandu lagu di Next KTV, Jalan Veteran, Kecamatan Kepanjen Ki-
Bersambung ke halaman 11
Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SABTU KLIWON, 20 MARET 2021 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan, Agus Sutopo, Assahid. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Sidoarjo, Memorandum Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) 2021, dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) 2022. Dalam pembukaan acara yang digelar di salah satu hotel di Sidoarjo tersebut, Wakil Bupati (Wabup) H Subandi berharap, banyak masukan yang didapat sebelum menjadi rancangan akhir RKPD. Apalagi, musrenbang ini erat kaitannya dengan kondisi pandemi saat ini. Mengangkat tema "Mempercepat Wabup H Subandi Pemulihan Ketahanan Ekonomi Masyarakat dengan Fokus pada Pelayanan Dasar Industri Perdagangan Investasi dan infrastruktur publik di Kabupaten Sidoarjo", pemilihan prioritas program kegiatan berdasarkan sumber pembiayaanya serta pemilihan prioritas program kegiatan yang telah dirumuskan dalam musrenbang tingkat kecamatan dan Forum Perangkat Daerah (FPD) Kabupaten Sidoarjo. "Sehingga program-program prioritas benar-benar tepat sasaran," kata wabup ketika membuka acara, Kamis (18/3) malam. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sidoarjo, Heri Susanto membenarkan arahan itu. Dari kegiatan ini diharapkan hasil yang diantaranya adanya rumusan prioritas pembangunan daerah sebagai masukan dalam rangka penyempurnaaan rancangan RKPD tahun 2022. Selain itu rancangan renja perangkat daerah menjadi rancangan akhir renja perangkat daerah serta program/kegiatan perangkat daerah menurut sumber pembiayaan dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi dan APBN serta sumber pendanaan lain yang sah. "Bappeda akan melakukan penyempurnaan terhadap rancangan RKPD tahun 2022 dan Perangkat Daerah menyempurnakan rancangan renja perangkat daerah tahun 2022 untuk dilakukan verifikasi pasca musrenbang kabupaten," ujar Heri. Wabup sebelumnya menyebutkan, RKPD 2022 nanti akan memuat rencana kerja dalam rangka mendukung visi misi dan 17 program kerja prioritas Bupati dan Wakil Bupati. Di samping itu juga untuk mewujudkan sinergitas pembangunan antara Pemeritah Kabupaten Sidoarjo, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Pusat. "Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus berupaya melakukan perbaikan dan pembenahan pada segala aspek pembangunan guna mewujudkan Kabupaten Sidoarjo menjadi lebih baik, untuk itu dibutuhkan semangat kerjasama semua pemangku kepentingan dan kerja keras kita bersama," katanya. (stp/bwo/jok/epe)
Kolaborasi Surabaya Raya
Komitmen Bupati Wujudkan Ekosistem Investasi Kelas Dunia Sidoarjo, Memorandum Bupati Ahmad Muhdlor Ali terus bergerak menggaet investasi. Hal ini ditegaskan ketika bertemu dengan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI Bahlil Lahadalia, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dan anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam, di rumah dinas wali kota Surabaya, Kamis (18/3) malam. Muhdlor mengatakan, pertemuan tersebut digelar untuk memperkuat kolaborasi dalam rangka peningkatan investasi. “Kami ingin investasi terus ditingkatkan, termasuk oleh UMKM. Sehingga lapangan kerja kembali terbuka luas untuk masyarakat, karena pengangguran Sidoarjo meningkat selama pandemi ini dan itu menjadi concern saya,” sebut pejabat yang baru dilantik pada 26 Februari 2021 tersebut. Dalam pertemuan itu, sambung bupati, disepakati untuk mengintensifkan kerja sama tiga daerah di Surabaya Raya (Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo) dalam menjaring investasi. “Ada banyak potensi yang bisa dikerjasamakan. Sidoarjo, Surabaya, Gresik harus membentuk ekosistem investasi terpadu. Misalnya di Sidoarjo akan ada kawasan industri halal yang
FOTO: MEMORANDUM/STP
Wabup Minta Masukan untuk Susun Rancangan Akhir RKPD
Bupati Ahmad Muhdlor Ali bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berbincang akrab dengan Kepala BKPM RI Bahlil Lahadalia dalam rangka peningkatan investasi.
didorong Gubernur Jatim, tentu itu juga bisa disinergikan,” ujar bupati muda tersebut. Ia melobi BKPM untuk mendorong investasi di Sidoarjo dengan berbagai potensi yang ada, mulai industri pengolahan, pertanian, peternakan, hingga jasa. “BKPM sepakat untuk mendorong investasi di Sidoarjo sebagai bagian dari pemulihan ekonomi masyarakat. Kami punya dukungan
SDM, infrastruktur penunjang, hingga perizinan yang sangat mudah,” paparnya. Dia menambahkan, pengembangan investasi ke depan juga harus berbasis pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Bagaimana kita mengembangkan UMKM, industri, termasuk SDM-nya, bagaimana rantai pasoknya, semua harus diintegrasikan antara investasi besar dan UMKM. Sehingga
dampak ekonomi ke warga bisa semakin optimal,” papar Muhdlor. “Itulah mengapa kemarin saya juga meluncurkan Kredit Sayang dengan bunga hanya 3 persen per tahun. UMKM bisa ekspansi dengan modal murah itu, sehingga bisa membuka lapangan kerja,” imbuh alumnus Universitas Airlangga tersebut. Muhdlor menegaskan komitmennya untuk mewujudkan
Kisruh Demokrat Ciptaan Koalisi Terselubung memunculkan kesan demokrasi di Indonesia sedang tercabik-cabik. Dan terancam. Minimal bagi merekayangmemahamidemokrasitidak harus dijalankan secara brutal. Atau bagi mereka yang mengilhami demokrasi sebagai gentlemen agreement, kisruh PD yang dipicu lewat kongres luar biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara, menggariskan cerita buruk demokrasi negara ini. Apalagi aksi kader partai berlambang Mercy itu (pengakuan
mereka peserta KLB) memahami langkah KLB bernilai strategis dalam pengembangan demokrasi di Indonesia, kian menggiring opini tentang kebenaran arti demokrasi di negara ini, bebas sebebas-bebasnya berpendapat dan bertindak. Termasuk, boleh mencaplok partai orang lain. Alhasil, kader lain (kader yang masih bernaung di bawah kepemimpin Agus HarimurtiYudhoyono—AHY) jantungnya langsung “copot” dan “mendidih” menilai
Sidoarjo sebagai daerah dengan ekosistem investasi berkelas dunia. “Pembenahan total akan dilakukan. Sistemnya sepenuhnya akan digital. Sidoarjo harus menjadi daerah yang memberi kesempatan berusaha seluas-luasnya untuk rakyat, yang bisa menyerap lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan, mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang merata,“ jelasnya. (stp/bwo/jok/epe)
Sambungan dari halaman 1 KLB sebagai langkah abal-abal dan ilegal hingga membelah PD menjadi dua bagian kuat. Satu kubu AHY satu lagi kubu Moeldoko (kubu KLB). Inilah fakta kehancuran PD, partai yang pernah berjaya dan sempat menjadi partai penguasa di negara ini. Tegasnya, partai yang pernah mengantarkan sosok Jenderal Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 10 tahun memimpin negeri kolam susu ini, kini terancam tinggal kenangan.
Terbukti, kedua kubu kini saling menyerang. Saling melaporkan ke aparat kepolisian. Saling mengumbar komentar membentuk opini yang berujung pada perebutan hak dan kepantasan kubu mana yang boleh menyandang status pemegang PD yang kini jadi pokok persoalan. Bukti lain lebih tajam lagi, kedua kubu sama-sama berani mengklaim seakan kubunya yang berjalan sesuai perarturan hukum maupun peraturan keorganisasian
yang diatur undang-undang. Terlepas dari semua pertikaian itu, muncul tudingan kencang kehancuran partai yang dikenal luas dengan sebutan Partai Cikeas itu akibat campur tangan pemerintah yang kini dipimpin Presiden Joko Widodo. Tudingan pemerintah sebagai dalang kehancuran sejujurnya tidak berlebihan. Ini karena faktor Moeldoko yang dipilih dalam KLB adalah seorang kepala staf kepresidenan (KSP).
Nah muncul pertanyaan, apa itu yang sebenarnya terjadi? Apa tidak sebaliknya, KLB sengaja digulirkan PD agar pamor Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) naik hingga mudah dijual pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024? Atau, hiruk pikuk PD sengaja diciptakan “koalisi terselubung” untuk mengelabuhi publik agar lupa mengawasi kerja perwakilan rakyat yang (mungkin) sedang menyiapkan langkah mulus kepentingan Joko Widodo menjabat
kembali presiden RI untuk periode ketiga? Semua masih buram. Bahkan pekat. Yang pasti pengalaman menegaskan, penyelesaian urusan pertikaian partai politik memakan waktu panjang. Dan bisa jadi waktu perhelatan pilpres jatuh tempo pada 2024 pertikaian di PD belum juga kelar hingga banyak merugikan partai ini, dan malah menyisakan kemudahan bagi partai lain, terutama partai yang kini menjadi koalisi pemerintah. (*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SABTU KLIWON, 20 MARET 2021 HALAMAN 3
Konflik Pemkot dan Persebaya Kembali Memanas
G10N TIDAK BISA DIGUNAKAN HOME BASE
Surabaya, Memorandum Konflik Persebaya dan Pemkot Surabaya kembali memanas. Sebab lampu hijau dari Wali Kota Whisnu Sakti Buana untuk Persebaya bisa menggunakan Stadion Gelora 10 November (G10N) sebagai home base, kini tidak berlaku lagi. Sehingga tim sepak bola kebanggaan warga Surabaya ini harus mengikuti semua aturan perda retribusi yang ada. Di mana sesuai dengan Perda Nomor 13 Tahun 2010 yang telah diubah dengan Perda Nomor 2 Tahun 2013, di mana secara insidentil itu bisa digunakan dengan aturan penggunaan dengan cara retribusi. Bersambung ke halaman 4
R A ND U M/ FER
RY
FOTO: ISTIMEWA
Sama dengan saat ini tidak ada perubahan aturan terkait pemakaian sarana olahraga G10N dan GBT. Silakan ajukan, kepada siapapun pemohon dan kita tidak membeda-bedakan. Aturan perdanya yang harus dipahami.
ME M O
M AFGHANI WARDHANA Kadispora Surabaya
FO
TO :
Suatu Kesalahan Besar
Ram Surahman
MENANGGAPI keputusan pemkot bila harus kembali sesuai aturan dan G10N tidak bisa digunakan sebagai home base, Sekretaris tim Persebaya Ram Surahman mengatakan sangat menyayangkan. Namun pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Bersambung ke halaman 4
FOTO: MEMORANDUM/FERRY FOTO: MEMORA MEMORANDUM/FERRY ANDUM/FERRY
Ram Surahman: Terserah yang Punya Rumah
SEDANGKAN pentolan Bonek Mania, Tubagus Dadang Kosasih mengatakan, bahwa ini suatu kesalahan besar dari dispora. “Apapun alasannya Persebaya itu milik Surabaya,” ujarnya. Satu contoh, lanjut Pak Po, sapaan Tubagus Dadang Kosasih, seperti G10N katanya diperbaiki tapi tim lain bisa bermain di situ. “Tapi Persebaya tidak boleh, tinTubagus Dadang Kosasih dakan kebodohan yang dilakukan dispora itu sendiri,” jelasnya. Pak Po berharap, ada kebijakan pemkot dan Persebaya tidak dianaktirikan seperti itu. “Kalau niat menghancurkan Persebaya jangan dengan cara seperti. Tolonglah yang benar, jangan tebang pilih. Harus riil Persebaya adalah milik Surabaya,” pungkas Pak Po.(fer/tyo)
D i ki Dari kiri, i Yusuff Ekodono, k d Kadispora di Surabaya S b M Afghani f h i Wardhana, dh Kabid bid S Sarpras Di Dispora Surabaya S b Edi di S Santoso, d dan Anang Ma’ruf.
SOP RHU Tidak Berpayung Hukum
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
arti ada unsur melawan perbuatan hukumnya. Asas hukum aturan yang lebih rendah tidak boleh mengalahkan aturan yang lebih tinggi,” katanya. Saat disinggung terkait wacana agar pemilik RHU menyerahkan uang deposit sebesar Rp 100 juta ke khas daerah, Fathoni berujar setuju. Menurutnya, itu bukan soal nominal yang memberatkan atau tidak. “Deposit Itu lebih kepada titik equilibrium baru atau titik tengah antara pemkot dan pemilik RHU. Agar ketika sektor RHU dibuka tidak menciptakan klaster baru,” pungkasnya. Sementara itu, dikatakan Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara, bahwa perwali tentunya akan diubah. Sebab, ada beberapa yang diatur di Perwali 67/2020 seperti RHU dan taman. “Beberapa tempat yang kemarin diatur di Perwali 67 ketika nanti diizinkan buka maka akan disesuaikan perwalinya,” singkat Febri, sapaan Febriadhitya Prajatara. (mg3/fer/tyo)
Beberapa masyarakat yang memasukkan berkas lamaran kerja di Pemkot Surabaya.
Beredar Broadcast Hoax Rekrutmen Pegawai
Pelamar Ber-KTP Surabaya Serbu Pemkot
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Surabaya, Memorandum Rencana dibukanya kembali tempat rekreasi hiburan umum (RHU) di masa pandemi Covid-19, saat ini Pemkot Surabaya masih membahas standar operasional prosedur (SOP). Sedangkan untuk penerapannya, pemkot harus merevisi peraturan wali kota (perwali), agar mempunyai payung hukum. “SOP RHU kan tidak ada payung hukumnya, Perwalinya saja masih melarang RHU untuk buka,” ujar anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni, Jumat (19/3). Menurut Ketua Fraksi Golkar ini, rencana relaksasi RHU ini hanya diibaratkan sebagai oase di gurun pasir saja. Jika pemkot serius, maka harus merevisi perwali terlebih dahulu. Untuk itu, kata dia, Perwali 67/2020 harus direvisi, dan SOP dinilai sebagai aturan turunan yang menjadi acuan pelaku usaha RHU yang harus dipedomani dengan keseriusan. “Kalau SOP (RHU) itu dikeluarkan tetapi perwalinya tidak direvisi, ber-
Petugas menyegel salah satu RHU yang melanggar perwali.
Surabaya, Memorandum Ruang administrasi di lantai 1 Balai Kota Surabaya, Jumat (19/3), berbeda dari biasanya. Ruangan untuk menerima surat untuk OPD dan nonOPD itu diserbu warga ber-KTP Surabaya yang hendak memasukkan berkas lamaran kerja. Mereka yang datang dengan membawa berkas lamaran kerja itu, mengaku bila sebelumnya mendapat informasi dari pesan berantai di WhatsApp (WA) tentang rekrutmen pegawai di beberapa dinas. Sedangkan pihak pemkot menjelaskan bila informa-
“
Jadi, kami pastikan informasi itu tidak benar (hoax), itu bukan broadcast dari pemkot, bukan informasi dari Pemkot Surabaya. FEBRIADHITYA PRAJATARA Kabag Humas Pemkot Surabaya
si tersebut hoax. Salah satunya pelamar adalah Aprilia. Ia yang mengirimkan surat permohonan pekerjaan ke Bagian Umum Surabaya itu siap bersaing dengan pencari kerja lainnya. “Informasi yang saya dapat hari ini penyerahan (berkas) terakhir,” ujar Aprilia. Tambah Aprilia, ia datang ke pemkot ini imbas dari sejumlah informasi lowongan kerja di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterimanya khusus warga ber-KTP Surabaya. Warga hanya cukup mendaftar melalui RT. “Syaratnya umum. Cuma ha-
rus menyertakan surat dari RT dan RW yang berisi permohonan lamaran pekerjaan yang harus ditulis tangan,” jelasnya. Selain itu, pelamar lainnya Desi yang juga antre ikut memasukkan berkas ke lamaran pekerjaan ke pemkot. “Saya juga tahunya dari WA. Yang menentukan adalah pemkot,” katanya. Sama halnya dengan Aprilia, Desi pun sebenarnya tak mengetahui keabsahan pesan tersebut. “Pihak petugas menerima berkas kami dengan memberikan tanda terima,” tambah Desi. Bersambung ke halaman 4
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SABTU KLIWON, 20 MARET 2021 HALAMAN 4
Pengembang Tidak Serahkan Fasos dan Fasum
Surabaya, Memorandum Adanya permasalahan tidak diserahkannya fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) perumahan oleh pengembang ke pemkot, menurut Persatuan Pengusaha Realestat Indonesia (REI) disebabkan aturan pemkot yang memberatkan. FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Danny Wachid
lahan itu, di samping pengembang perlu mengurus sertifikatnya, juga diwajibkan menyelesaikan jalan yang harus sudah dipaving, drainase yang optimal sehingga jangan sampai mudah banjir, Di situlah yang berat,” beber Danny. Menurutnya, pemkot harus rileks dan menerima dengan tangan terbuka. Niat baik pengembang yang ingin menyerahkan 40 persen asetnya mestinya diterima dengan kekurangan dan kelemahannya. Namun terlepas dari itu, Danny melihat tidak sedikit pengembang
80’an, lantas Danny pun menawarkan untuk menjembatani. Namun, pemkot perlu turun tangan dan jemput bola. “Libatkanlah REI, duduk bersama dan koordinasi. Kita akan bantu cari di database. Developernya di mana, sertifikat PSU-nya di mana pasti nanti ketemu, kalau terus menyalahkan dan menunggu pengembang, solusi akan sulit datang,” pungkasnya. Sementara itu, Kabid Pemetaan
Prajurit Kodim Surabaya Utara Latihan Menembak
TMMD Ke-110 Kodim Bojonegoro
didampingi Irdam V Brawijaya Brigjen TNI Arie Subekti, dan Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf M Dariyanto. Setibanya di lokasi di Desa Ngrancang, Tim Wasev PJO TMMD langsung menerima laporan hasil pelaksanaan program yang sudah dilaksanakan selama 18 hari oleh Komandan SSK TMMD ke-110 Kodim Bojonegoro Lettu Ckm Suroto. “Kegiatan TMMD ini ada beberapa objek di antaranya adalah pengaspalan jalan, pembangunan rumah, dan sekolah, serta normalisasi sungai,” ujar Benny Susianto.(top/har/tyo)
FOTO: ISTIMEWA
Pengerjaan Fisik Mencapi 65 Persen Bojonegoro, Memorandum Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Kodim Bojonegoro di Desa Ngrancang dan Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, sudah memasuki hari ke-18. Sedangkan sasaran kegiatan fisik pengerjaannya sudah mencapai 65 persen. Sebagai tindaklanjut pertanggungjawaban pelaksanaan TMMD yang telah dikerjakan tersebut, Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD dipimpin Letjen TNI Benny Susianto meninjau lokasi
Tim Wasev PJO meninjau lokasi sasaran TMMD.
Ram Surahman: Terserah yang Punya Rumah Ram menjelaskan mengapa pihaknya perlu G10N. Sebab, skuad Persebaya musim ini skuad muda, sehingga G10N ini tidak semata ngomong bicara lapangan, di sana ada nilai historis. “Cikal bakal Persebaya ada di situ, zaman dulu pada waktu Pak Pur di situ sarat prestasi. Kenapa penting, ini untuk mental pemain-pemain muda kita. Kita akan doktrin, bahwa di sini, buka
dan Tata Ruang Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Kota Surabaya Reinhart dikonfirmasi terkait fasos dan fasum di Surabaya belum bisa dikonfirmasi. Memorandum yang mendatangi kantor sekitar pukul 09.00 dan ditemui oleh staf di lobi bernama Arsyad mengatakan, bahwa Reinhart tidak ada di ruangan dan sedang rapat. “Tidak ada di ruangan, sedang rapat,” ujar Arsyad.
Meski sudah dihubungi baik lewat HP maupun pesan elektronik WhatAppss (WA) tidak diangkat meski ada nada sambung dan langsung terputus. Pesan yang dikirimkan via WA juga tidak ada jawaban. Memorandum kemudian menghubungi Plt Kepala DPRKPCKTR Kota Surabaya Lilik Arijanto. Saat dihubungi melalui telepon tidak diangkat, dan langsung terputus. Sempat berkirim WA dan menyarankan untuk ke Reinhart. “Ke Pak Reinhart mas,” jawabnya singkat.(mg3/fer/tyo)
Sambungan dari halaman 3
soal lapangan tapi ada nilai historis yang tidak dimiliki oleh lapangan lain,” tegasnya. Lanjut Ram, pihaknya sebetulnya sudah berdebat panjang dengan pemkot tentang masalah ini. “Kita tidak perlu basa-basi, Persebaya ini simple saja. Kalau memeng boleh ya bagaimana. Surat-surat terdahulu juga mengatakan waktu zaman pak Whisnu, mengirimkan
surat diperbolehkan sewa sesuai regulasi. Tetapi surat kemarin mementahkan itu,” ujarnya. Ram menegaskan, mengacu surat terbaru dari pemkot sudah jelas, dan hingga saat ini pihaknya mengikuti aturan yang ada sesuai regulasi perda. “Kalau kita sewa GBT dan di mana-mana selalu begitu. Saya sih terserah, terserah yang punya rumah.”pungkas Ram.(fer/tyo)
Surabaya, Memorandum Keterampilan dan kemahiran menembak adalah salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh prajurit. Untuk itu prajurit Kodim Surabaya Utara rutin latihan menembak pistol P1 dan senapan SS1 V1, di lapangan tembak Yonif 500/Raider, Jumat (19/3) pagi. “Latihan menembak ini diikuti 83 personel yang terdiri dari tingkat perwira, bintara, dan tamtama,” ujar komandan latihan Kapten Inf Sugiharto. Lebih lanjut dijelaskan perwira yang juga menjabat Seksi Operasi Kodim Surabaya Utara ini, dalam latihan me-
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Hal ini disampaikan Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Realestat Indonesia (REI) Danny Wachid, ketika menanggapi tentang terbatasnya gerak pemkot untuk memperbaiki saluran warga Perumahan Gunung Sari Indah. Di mana warga mengeluh karena penyempitan saluran tersebut, menyebabkan banjir ketika hujan lebat. “Penyerahan fasum dan fasos itu hal mutlak, bahkan ada sanksinya jika tidak diserahkan. Kita banyak yang patuh, tetapi jika ada yang belum menyerahkan itu karena aturan yang memberatkan,” ujarnya, Jumat (19/3). Dia mencontohkan lahan seluas satu hektar. Jika dipecah maka 60 persen dikelola oleh pengembang untuk perumahan, sementara sisanya 40 persen untuk prasarana, sarana, dan utilitas (PSU), yang kemudian itu diserahkan ke pemkot. “Artinya, dalam penyerahan
ngat yang merawat PSU dengan sangat nnya baik tanpa perlu menyerahkannya mperke pemkot. Dirinya juga mempertanyakan apakah pemkot juga siap merawat. e“Beberapa perumahan mewah dan elit kan PSU-nya me-reka yang rawat sendiri. Nah pertanyaannya, kalau itu diserahkan ke pemkot, mampukah a pemkot merawat rumputnya g yang indah, pohonnya yang asri, dan yang bagus-bagus di ang dalamnya itu?” tandasnya yang isasi juga sebagai penasihat organisasi REI Jatim ini. uduk Dia berharap pemkot mau duduk ersobersama dan mengentaskan persoh Eri alan yang seperti ini. Terlebih mpat Cahyadi masih muda serta sempat ugas menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Cipta Karya dan baya. Tata Ruang (DCKTR) Kota Surabaya. gapi Sementara itu, menanggapi a Pepersoalan yang melanda warga rumahan Gunung Sari Indah, Danny menyebut seharusnya pemkot tidak perlu bertele-tele. “Pemkot tinggal panggil saja asosiasi yang membawahi, di Indonesia saat ini ada 18 termasuk REI salah satunya yang paling tertua dan sudah berdiri sejak 1972,” paparnya. Melihat Gunung Sari Indah yang terbilang perumahan lawas dan diperkirakan sudah dibangun tahun
ILUSTRASI: ISTIMEWA
REI: Aturan Main Pemkot Meberatkan
Prajurit Kodim Surabaya Utara latihan menembak di lapangan tembak Yonif 500/Raider.
nembak, anggota diharuskan dapat memahami teknik dan taktik menembak. Tidak kalah penting tentang karakteristik senjata yang digunakan. Dalam latihan ini Kasdim Surabaha Utara Letkol Arh Ad-
Pelamar Ber-KTP Surabaya Serbu Pemkot Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara memberikan klarifikasi tentang broadcast rekrutmen pekerjaan khusus warga yang ber-KTP Surabaya. Broadcast ini banyak menyebar di grup-grup WA dengan berbagai macam bentuk, yang intinya ada rekrutmen pekerjaan khusus warga yang ber-KTP
Sambungan dari halaman 3
Surabaya dan daftarnya di RT. “Jadi, kami pastikan informasi itu tidak benar (hoax), itu bukan broadcast dari pemkot, bukan informasi dari Pemkot Surabaya,” tegas Febri, sapaan Febriadhitya Prajatara. Febri juga meluruskan informasi tersebut. Ia memastikan saat ini Pemkot Surabaya tengah mendata masyarakat berpenghasilan
rendah (MBR). Pendataan MBR plus kali ini lebih rinci dibandingkan data yang lama. Sebab, petugas tidak hanya melihat kondisi rumah warga. Namun juga memelototi di dalam satu kepala keluraga (KK) berapa yang bekerja dan bekerja di mana saja, berapa pendapatan atau penghasilannyadalamsatubulan.(fer/tyo)
G10N Tidak Bisa Digunakan Home Base Sehingga stadion milik pemkot, di mana sarana dan prasarana (sarpras) olahraga itu baik di G10N, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), bisa disewa bila tidak digunakan pemkot. “Karena kamipun juga ingin menggunakan stadion tersebut untuk latihan, karena ini menyongsong pekan olahraga provinsi (porprov) di
P I J AT K E B U G A R A N
J.rmh MEDOKAN SEMAMPIR INDAH XI/3b uk.3x10. H.250jt nego. Bonus AC, kulkas.T.081217025311
Feri Massage Keluarga Pijat Kesehatan buat Keluarga Wanita dan Pria. Menghilangkan Capek2 Lelah dan Letih, Ramah Tamah dan Profesional. Hub:081358022468.
MOBIL DIJUAL J.Mobil Mazda 1991 MR Nopol Gresik Harga Nego. HP.08123522343 (WA) Kec. Rungkut Sby.
Sambungan dari halaman 3
Jatim yang diselenggarakan di Jember, Bondowoso. Ada kegiatan puslatcab yang termasuk di dalamnya akademi (pusat pendikan sepak bola),” ujar Kadispora Surabaya M Afghani Wardhana, Jumat (19/3). Tambah Afghani, menjawab surat yang pernah dikirimkan kepada PT Persebaya sudah sangat jelas,
RUMAH DIJUAL
PA R A N O R M A L Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031-5490592/081229729706 (tdk terima SMS).
nan, juga menekankan pada prajuritnya jika dalam latihan menembak harus dilaksanakan dengan semangat. “Utamakan faktor keamanan dan nabitepi (nafas bidik tekan picu),” jelas Adnan.(tyo/fer)
bahwa siapapun bisa mengajukan permohonan untuk penggunaan sarana olahraga yang dikelola pemkot melalui dispora. “Sama dengan saat ini tidak ada perubahan aturan terkait pemakaian sarana olahraga G10N dan GBT. Silakan ajukan, kepada siapapun pemohon dan kita tidak membeda-
KOST Terima kost bujang fas. tmpt tidur, lemari, (625/bln) di kedungsari smpg Giant JL. Surabayan 3/34 hub. Bu Rina telp 081229729706/0857
85938383 (tidak terima SMS) KEHILANGAN Hilang BPKB Asli Mtr Hnd NF125 Th’05 L-4898-AY An.Ferry Surya wan Jl. Barata Jaya 5/32 Sby. NK. MH1JB22145K397699. NS. JB-22E1396754. Hlg BPKB L-1787-AJ Suzuki Thn 2008 An.Hanny M.Kartosen Dr Da.Manyar Tirtoasri 1/40 Sby. Noka.MHYEZC21S8J105730. Sin M15A1A605424.
-bedakan. Aturan perdanya yang harus dipahami,” tegas Afghani. Lanjutnya, untuk latihan selain di G10N dan GBT masih banyak lapangan yang tersebar di Surabaya. Ada sekitar 36 lapangan hingga 40 lapangan, dan semuanya visible. “Lapangan Jambangan, Kebonsari, Karangilang, Kolombo, Sumberejo,
KEHILANGAN HLG STNK YMH SOUL 2012 L-6124 XS W.HTM AN.RUSMANITA AMALIA.S WISMA LIDAH KULON XD/1B SBY. Hilang Buku Kir L.9870.UZ / SB.231 665.K JUVENTIUS.S. MULYONO JL.ROYAL PARK 2 TK 3/10 SBY. Hilang Buku Kir L.9772.UJ/ SB.180731.K PT. SERASI AUTORAYA JL.RAYA JEMURSARI 224 SBY. Hilang Buku Kir L.9955.UP / SB.181909.K PT.EMKL.RAGIUS MULTI TRANS JL.TELUK KUMAI BARAT 91 SBY.
Hlg STNK Honda Beat L-6901-EX An.Ria Sovi Revianti S.HUM D/a. Gununganyar Tambak IV Kav 26.
Hilang Buku Kir L.9559.UT / SB.183114.K PT.EMKL RAGIUS MULTI TRANS JL.TELUK KUMAI BARAT 91 SBY.
Hlg STNK Yamaha 2005 L-6848ZT An.Dian Ekawati D/a.Kedungsroko Langgar No.12 Sby.
Hilang Buku Kir L.8557.UU / SB.257430.K PT.RADHA PANGGIH TATALAKSANA JL. SURABAYA.
dan Keputih. Semuanya bisa dimanfaatkan dan visible. Sebenarnya banyak pilihan, dan kalau di luar Tambaksari dan GBT malah gratis. Karena tidak ada perda retribusinya jadi ini yang harus dipaahami,” pungkas Afghani. Sedangkan Kabid Sarpras Dispora Surabaya Edi Santoso mengatakan,
bahwa pihaknya tidak mengetahui secara juklak dan juknis terkait homebase. “Tetapi kalau memakai stadion sudah ada perwali, ikuti aturan itu selesai. Kita tidak bisa bicara boleh atau tidak, tidak bisa. Yang penting stadion itu untuk Surabaya dan anak Surabaya. Tetapi sesuai aturan perda dan perwali,” singkat Edi.(fer/tyo)
KEHILANGAN
KEHILANGAN
Hilang Buku Kir L.8823.UW / SB.247852.K EDWARD SOENARJO JL.PRAPEN INDAH BLOK B-6 SBY.
Hlg BPKB L-4777-XQ Yamaha Thn 2011 An.Soedjianto Da.Kedung Doro 7/21 Sby. Nk. MH328D30CBJ652676 Ns.28D2652493.
Hilang Buku Kir L.9916.B DENY SUSILO JL.KLAMPIS HARAPAN 2/5 AA-14 SBY.
Hilang Buku Kir L.9746.AE / SB.132858.K PIETER TUHUTERU JL.DARMO HARAPAN 3/ EF-8 SBY.
HILANG STNK HONDA BEAT 2017 HITAM L-3499-UG HARIANI 083805327221.
KEHILANGAN
Hilang Buku Kir L.8237.UV / ML.19201.K PT.JAVA EXPO ASIA JL.WIGUNA SELATAN 14/68 SBY. Hilang Buku Kir L.8779.UH / SB.275762.K PT.MAHAMERU LINTAS ABADI JL.DARMO PERMAI SELATAN 10/48 SBY.
HILANG STNK GRANMAX L-9917-AY MOCHAMAD ARIEF 08563005008. HILANG STNK HONDA SCOOPY 2020 COKLAT W 4713 RP AHMAD ZAIDIN. HILANG STNK YAMAHA XEON 2010 PUTIH W-2661-TC PUJI ASTUTIK.
Hilang Buku Kir L.8732.US / SB.280970.K PT.MITRA SARANA TRANSPORTASI JL. SURABAYA.
Hilang Buku Kir L.9687.UJ/ SB.228931.K PT. BHIRAWA.MS JL.HAYAM WURUK 52.A SBY.
Hilang Buku Kir L.9367.UC / SB.161324.K PT.KAJAR MAS MOTOR JL.KALONGAN BELOK 2 SBY
Hilang Buku Kir L.8979.UO/ JKT.619524 PT. PUMA LOGISTICS INTERNL JL.SURABAYA.
Hilang Buku Kir L.8527.UA PT.PRAMA TRANS JAYA JL.PERAK TIMUR 512 SBY. Hilang Buku Kir L.9802. UN / MKD.76 JOESWANTO JL.PLAMPITAN 11/03 SBY. Hilang Buku Kir L.9729.UM / SB.252191.K PT.HIMALAYA JAYA JL.SURABAYA. Hlg BPKB L-5113-BT Honda Thn 2013 Sari Dewi Griya Kebraon Barat XV 1/20 Sby Nk. MH1JB124DK100413 Ns.JFB1E2056161. Hilang BPKB Nopoll L-2145-LP a/n Wahyuning Kusuma Dewi Nosin: JM51E1068840 Noka: MH1JM511XJK068187 d/a Mojoranu Kec. Tikung Kab. Lamongan
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SABTU KLIWON, 20 MARET 2021 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Tiga Alap-Alap Curanmor di Warkop Dibekuk Ternyata, aksi itu dilakukan tiga kawanan. Yakni Moh Azmiar bin Ahmad Rifai alias Asmi (22), warga Dusun Lengkong Dajah, Desa Bragung Kecamatan Guluk-guluk; Ahmad Isabdur Rofik bin Marsuki alias Mamat (23), warga Dusun Guluk-guluk Timur, Desa/Kecamatan Guluk-guluk; dan Agus Saini bin Marsum alias Agusuj (25), warga Dusun Kandibas, Desa Guluk-guluk Tengah, Kecamatan Guluk-guluk. Dikonfirmasi, Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti membenarkan penangkapan ini. Ia menceritakan kronolis penangkapan berawal ketika unit resmob menerima informasi motor yang dicuri dipakai salah satu tersangka. Kebetulan posisinya ada di rumahnya setelah sempat menghilang. "Kamis (18/3) sekitar pukul 16.00,
FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR
Sumenep, Memorandum Kawanan pencuri kendaraan bermotor di depan warung kopi (warkop) di Desa Pandian, Kecamatan Kota beberapa waktu lalu, dibekuk Unit Resmob Polres Sumenep. Termasuk mengamankan barang bukti motor Yamaha Vega.
Ketiga tersangka dan barang bukti motor yang dicuri diamankan di Mapolres Sumenep.
unit resmob mendapat informasi keberadaan Agusuj di rumahnya. Informasi itu ditindaklanjuti dengan menyanggong dan menangkap tersangka," bebernya kemarin. Ketika diinterogasi, Agusuj
mengaku menerima motor itu dari rekannya, Azmi. Ia sempat mengelak ketika ditanya keterlibatannya dalam jaringan curanmor di Sumenep. "Saya menerima motor itu dari Azmi. Ndak tahu kalau ternyata hasil
curian," cetusnya. Berbekal keterangan itu, aparat lantas mengejar keberadaan Azmi. "Ketika didapat informasi tersangka Azmi ada di SPBU Ganding, kami langsung melakukan penangkapan,"
tambah Widi. Dari interogasi singkat, Azmi ternyata juga mengakui saat beraksi ditemani Mamat. Tanpa kesulitan berarti, mamat pun dibekuk di rumahnya. “Saat ini tersangka dan barang bukti
sepeda motor tanpa nomor polisi dibawa ke Mapolres Sumenep untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 362 Subs 363 ayat (1) ke-5e KUHP,” tandas AKP Widi. (aan/epe)
Kapolres Minta Warga Waspadai Peredaran Tembakau Gorila
Program Jatah Makan Lansia Masuk Verfal Tahap II
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Pamekasan, Memorandum Bupati Baddrut Tamam melalui dinas sosial (dinsos), memastikan program pemberian makan dan jaminan kesehatan bagi warga lanjut usia (lansia) akan terlaksana dalam waktu dekat. Hal ini dibenarkan Kepala Dinsos Moch Tarsun. Sekarang tengah masuk verifikasi awal (verfal) tahap kedua terhadap para penerima manfaat. Sebab, data yang diusulkan pemerintah desa melalui kecamatan, banyak yang tidak sesuai dengan kriteria yang tertuang dalam peraturan bupati (perbup). Menurutnya, data usulan yang diterima dari dea/kelurahan mencapai 4.240 lansia. Setelah dilakukam verfal tahap I berkurang drastis menjadi 2.800 lansia. Karena jumlahnya masih terlalu tinggi sedangkan anggaran yang disediakan hanya Rp 4 miliar untuk jatah makan dua kali sehari dan jaminan kesehatan, makan dilakukan verval tahap II. "Anggaran Rp 4 miliar tersebut untuk 400 lansia yang tersebar di 13 kecamatan. Namun, jumlah itu bisa bertambah, sebab bupati memberi peluang untuk dianggarkan dalam ABPD-P 2021," bebernya, Jumat (19/3). Tarsun melanjutkan, setelah verfal kedua selesai akan dilanjutkan tahap ketiga dengan mengunjungi langsung rumah calon penerima manfaat untuk memastikan tepat sasaran. "Tapi saya pesankan ke tim jangan terpaku ke 400 orang, tapi semua lansia yang masuk pada kriteria di perbup itu masukkan semua. Pak Bupati masih membuka ruang, seandainya lebih dari 400 lansia mungkin masih bisa di-PAK (perubahan anggaran keuangan) atau dikoordinasikan dengan BUMN, BUMD atau para dermawan, swasta bisa bergabung," tandasnya. (sjk/epe)
Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto menunjukkan barang bukti tembakau gorila yang diamankan dari tersangka.
Bangkalan, Memorandum Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto mengimbau masyarakat mewaspadai peredaran narkoba jenis tembakau gorila. Ada indikasi, barang haram yang berbahan baku ganja varietas baru itu, mulai masuk Bangkalan. “Fakta itu terungkap setelah R (23), salah seorang pemakai narkoba jenis baru itu, diringkus oleh satreskoba ketika menerima tembakau gorila pesanannya lewat jasa ekspedisi,” kata kapolres, Jumat (19/3). Dari tangan tersangka yang beridentitas warga Bogor, Jawa Barat tersebut, disita barang bukti tembakau gorila seberat 04,20 gram. "Dia ada di Bangkalan karena berkunjung ke salah satu kerabatnya,” tandas Didik.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku tembakau gorila itu dipesan secara online. Sayangnya, setelah ditelusuri, konten online pengedarnya sudah tidak terlacak. Mungkin sudah tahu kalau salah satu pemesannya tertangkap di Bangkalan. Terungkapnya kasus ini menurut kapolres, berawal dari informasi warga akan ada kiriman tembakau gorila melalui jasa ekspedisi. Kapolres menyebutkan, pengetahuan warga akan tembakau gorila juga jadi indikasi penguat jika peredarannya sudah merambah Bangkalan kendati masih kecil. “Untuk itu, kapolsek jajaran termasuk masyarakat, harus mulai intens mengawasi peredaran narkoba jenis baru ini,” harap Didik. (ras/epe)
Bupati Baddrut Tamam
Pamekasan, Memorandum Puluhan jur nalis yang tergabung dalam Paguyuban Insan Jurnalis Pamekasan (PIJP), menggelar aksi damai di selatan area Monumen Arek Lancor, Jumat (19/3). Aksi itu bentuk solidaritas pada jurnalis di Situbondo yang mendapat perlakuan tidak mengenakkan ketika meliput kegiatan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Salah satu pengawal pribadinya mendorong, bahkan nyaris memukul wajah wartawan TV tanpa alasan yang jelas. Ketua PIJP Sujak Lukman mengecam ulah pengawal menteri itu yang diilainya tidak patut dilakukan. Apalagi kepada jurnalis yang bertugas. "Itu tidak pantas dilakukan apalagi oleh seorang pengawal pribadi menteri. Wartawan bertugas itu dilindungi UU Pers," sebutnya Ia menegaskan, kekerasan dalam bentuk apapun tidak diperbolehkan terhadap wartawan. Bahkan siapa saja yang sengaja menghalangi tugas
FOTO: MEMORANDUM/SUJAK
FOTO: MEMORANDUM/SUJAK
PIJP Gelar Aksi Solidaritas Kekerasan dan Pelecehan Jurnalis
Wartawan yang tergabung dalam PIJP menggelar aksi solidaritas kekerasan terhadap wartawan oleh pengawal Menteri Kelautan dan Perikanan ketika kunjungan kerja ke Situbondo.
wartawan akan mendapatkan sanksi khusus. "Kalau dengan
sengaja menghalang-halangi tugas wartawan, sanksinya
memang telah diatur khusus dalam UU Pers Nomor
4 0 Tahun 1999," sebutnya. (sjk/epe)
Sumenep, Memorandum Ketua DPRD Sumenep Hamid Ali Munir telah menyelesaikan vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Puskesmas Pandian Kecamatan Kota, Jumat (19/3). “Alhamdulillah tidak sulit, bahkan lebih mudah karena sudah melakukan vaksin yang pertama. Vaksin pertama dulu juga di Puskesmas Pandian. Banyak informasi di medsos yang menyatakan vaksin ada efeknya, tapi tidak ada bagi saya. Saya justru sehat, selama ini tidak
ada batuk, flu, dan penyakit lainnya,” tuturnya. Ia mengaku, vaksinasi tahap pertama dulu dijadwalkan di pendopo bersama forkopimda, tapi waktu itu sedang mengalami penyakit jantung dan hipertensi, sehingga vaksinasinya ditunda. “Vaksin kedua menciptakan ketahanan tubuh dari Covid-19. Jadi saya berharap kepada masyarakat yang beraktivitas banyak, hendaknya mendaftar ke puskesmas untuk melaku-
kan vaksinasi guna memutus penyebaran Covid-19. Berita di medsos membuat orang tersesat padahal kenyataannya vaksin tidak ada efek apa-apa,” urai Hamid. Politisi PKB tersebut berharap, seluruh masyarakat mendukung program vaksinasi, karena bagian dari ikhtiar untuk mencegah penyebaran Covid-19. Ketika pandemi berakhir, menurut Hamid semua aktivitas masyarakat termasuk ekonomi akan berjalan dengan maksimal.
“Tidak hanya persoalan ekonomi tapi ibadah saja terganggu. Termasuk mau umrah ke Mekkah juga terkendala. Dengan adanya usaha, jika semuanya mendukung pasti Covid-19 segera berakhir. Saya yakin semua penyakit ada obatnya. Semoga kita semua bisa segera beraktivitas dengan normal,” tandas Hamid. (aan/epe) Ketua DPRD Sumenep saat divaksin di Puskesmas Pandian.
FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR
Ketua DPRD Sumenep Divaksin Tahap Kedua
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
SABTU KLIWON, 20 MARET 2021 HALAMAN 6-7
Pengguna yang Tertangkap Ngaku Dapat Sabu dari Lapas
Malang, Memorandum Dua pemuda, YZ (27), warga Jalan Mergan XXI, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun dan VA (20), warga Jalan Bandulan Baru, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang harus meringkuk di sel tahanan Polsekta Blimbing. Keduanya diamankan Satreskrim Polsek Blimbing atas dugaan kepemilikan barang terlarang narkotika jenis sabu. Kepada petugas, tersangka mengaku dapat barang dari lembaga pemasyarakatan (lapas). Kapolsek Blimbing, Kompol Hery Widodo menerangkan, kronologi penangkapan tersangka dari informasi masyarakat. “Awalnya, kami mendapatkan informasi tentang adanya
Kapolsek Blimbing Kompol Hery Widodo bersama kedua tersangka dan barang bukti.
Gresik, Memorandum Mengawali tugas sebagai Kapolsek Driyorejo, AKP M Zunaedi melakukan silaturahmi bersama tokoh agama (toga) dan tokoh masyarakat (tomas), Jumat (19/3). Silaturahmi ini untuk menguatkan sinergitas dalam saling menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban di masyarakat (kamtibmas). Seusai ibadah salat jumat, Kapolsek Driyorejo menyempatkan berkomunikasi bersama KH Choiruddin, tokoh agama setempat. Dalam kesempatan itu, kapolsek memperkenalkan diri sekaligus memohon restu agar
Anggota Polres Bojonegoro membagikan nasi kotak.
Petugas meminta warga memakai masker saat kegiatan yustisi di Alun-Alun Kota Sumenep.
Subdenpom V/4 Sumenep 2 personel, anggota Kodim 0827 Sumenep 7 personel, anggota Satpol PP Kabupaten Sumenep 18 personel, anggota BPBD Sumenep 10 personel, dan 3 personel Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep. “Saat ini adalah masa peralihan dari
zona kuning menuju hijau di Kabupaten Sumenep. Meski sebagian besar kecamatan sudah zona hijau, kami berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah. Selalu hidup bersih dan jangan lupa memakai masker,” imbau Kapolres Darman. (aan/mik)
mannya di dalam lapas. Caranya, memesan melalui telepon. Barang ditaruh dengan cara sistem ranjau. “Tersangka VA ini pemakai dan penjual. VA menjual seharga Rp 200 ribu per klip. Dan VA mulai memakai sabu itu sejak bulan Januari,” pungkas Kompol Heri. Kedua pemuda tersebut dikenakan Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35/ 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 4 - 12 tahun. Sementara tersangka VA, dikenakan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35/ 2009 dengan ancaman 5 - 20 tahun. (edr/mik)
Sambangi Toga-Tomas, Kuatkan Sinergitas untuk Jaga Kamtibmas
Polres Sumenep Gelar Apel dan Operasi Yustisi Sumenep, Memorandum Polres Sumenep menggelar apel gabungan dilanjutkan dengan operasi yustisi di sisi barat Taman Bunga atau Alun-Alun Kota Sumenep, Kamis (18/3) pukul 21.0022.00. Operasi yustisi gabungan melibatkan anggota Polri, TNI, Satpol PP Sumenep, dan BPBD tersebut dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) sesuai Inpres Nomor 6 Tahun 2020 dan Keputusan Bupati Sumenep nomor 71 Tahun 2021. Apel gabungan itu dipimpin KBO Satnarkoba Polres Sumenep Ipda Suwandi serta diikuti 62 personel Polres Sumenep. Dari operasi yustisi tersebut, masih banak yak ditemukan masyarakat yang tidak memakai masker saat beraktivitas di area publik. Peserta apel gabungan dan operasi yustisi antara lain: Iptu Siswantoro Pawas Polres Sumenep, Ipda Suwandi KBO Satnarkoba Polres Sumenep, Ipda Haryono Kanit Dalmas Sabhara Polres Sumenep, Kasi Trantibum Satpol Sumenep. Anggota pleton II Polres Sumenep melibatkan 22 personel, Unit Hartib
peredaran narkoba. Dari informasi itu, kami pun melakukan penyelidikan,” terangnya, Kamis (18/3). Dari penyelidikan, dapat ditangkap tersangka YZ di rumahnya. Barang bukti yang diamankan, satu klip plastik berisi sabu seberat 0,02 gram dan satu buah pipet kaca yang dimasukkan ke dalam bungkus rokok. Kemudian, petugas terus melakukan penyelidikan lebih
lanjut dan interogasi. Pengakuan YZ, sabu untuk konsumsi pribadi. Barang dibeli dari seseorang berinisial VA, dengan harga Rp 200 ribu. Mendapatkan informasi dari tersangka, petugas akhirnya menangkap tersangka VA di rumahnya. “Dari penggeledahan di rumah tersangka VA, ditemukan barang bukti beberapa klip plastik kosong dan dua klip plastik berisi sabu 0,37 gram dan 0,18 gram. Pangakuanya, dapat barang dari Lapas,” lanjut Kapolsek. Dari keterangan tersangka VA, sabu diperoleh dari te-
Satlantas Bojonegoro Sediakan Etalase Nasi Gratis Bojonegoro, Memorandum Satlantas Polres Bojonegoro punya banyak cara untuk berbuat baik sekalipun caranya sederhana. Seperti yang terlihat di Jalan KH Hasyim Asyari. Persis di depan Unit Laka Satlantas Polres Bojonegoro, akan didapati sebuah lemari kaca yang nampak seperti tempat berjualan makanan pada umumnya. Tetapi bila dicermati lebih teliti, di bawah estalase tersebut bertuliskan “Tempat Nasi Gratis”. Etalase nasi gratis ini merupakan program yang digagas satlantas yang disediakan untuk masyarakat kurang mampu. “Tidak ada tujuan lain kecuali hanya untuk bersedekah, terutama pada hari Jumat,” terang Kasatlantas AKP Heru Sudjio Budi Santoso, Jum’at (19/3). Pantauan awak media, etalase tersebut dikerumuni oleh warga yang terlihat sedang antre mengambil nasi bungkus. Salah satu pengantre, Rusmini(40), seorang
penjual sayur ini mengaku merasa bersyukur dengan adanya program sedekah semacam ini. “Alhamdulillah pak, ada orang yang mau bagikan nasi kotak gratis, saya bersyukur nian pak, semoga Allah membalas semua ini pak,” ujar Rusmini. Lanjut AKP Heru Sudjio Budi Santoso, kegiatan ini terinspirasi dari rasa ingin berbagi kepada siapa pun dengan cara menyediakan outlet nasi gratis dan siapa pun orangnya boleh mengambilnya. Kita gelorakan program Polres Bojonegoro “Agunge Sikap Tulung Tinulung” (ASTUTI). Etalase nasi gratis bernilai positif karena menjadi wadah bagi anggota kepolisian dan masyarakat yang ingin berbagi rezeki dengan orang kurang mampu. “Kita gelorakan ASTUTI “Agunge Sikap Tulung Tinulung”. Setiap hari Jum’at kita sediakan ratusan nasi gratis ini untuk siapa pun, silahkan ambil. Nasi gratis ini sederhana, tapi sangat bermakna,” pungkas AKP Heru Sudjio. (top/har/mik)
dalam mengemban amanah dilancarkan dan dimudahkan. Mengingat, tugas polisi adalah sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat sekaligus penegakan hukum di wilayah Kecamatan Driyorejo. “Sehingga dapat mewujudkan situasi kamtibmas wilayah yang aman kondusif,” tutur mantan Kasatbinmas Polres Gresik itu. Menurutnya, tanpa dukungan dari masyarakat, polisi tidak bisa berbuat banyak. Melalui para tokoh pihaknya menitipkan pesan – pesan kamtibmas. “Kita jalin silaturahmi, komunikasi dan koordinasi kamtibmas agar situasi wilayah
Driyorejo aman kondusif,” tegasnya. Ditambahkan, bahwa polisi harus senantiasa menggandeng semua elemen masyarakat. Melalui jalinan komunikasi dan koordinasi bersama masyarakat niscaya situasi kamtibmas aman kondusif dapat terwujud. Karena itu, diharapkan agar masyarakat dapat menjadi polisi bagi dirinya sendiri. Seusai silaturahmi ke toga, AKP Zunaedi bersilaturahmi dengan perangkat desa. Sama, ia mengajak bersama-sama dan bersinergi mewujudkan wilayah Driyorejo yang aman dan kondusif. (and/har/mik)
Polsek Gedangan Bakti Sosial
Sidoarjo, Memorandum Memperingati Isra Mikraj 1442 H, jajaran personel Polsek Gedangan menggelar bakti sosial membersihkan lingkungan Masjid Al Hidayah, Gedangan, Kamis (18/3). Kegiatan yang melibatkan sekitar 25 personel polsek serta para takmir masjid besar
maAl-Hidayah ini, bersaman sama membersihkan halaman, teras, toilet,, dan tempat wudhu. Kapolsek Gedan-gan Heri Siswoko men-gatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendekatakan diri dengan masyarakat sekitar.
“Dengan adanya keg giatan ini, agar anggota P Polri dengan masyarak menjalin silaturahkat m dan sinergitas yang mi b baik serta terciptanya situ situasi asjid yang bersih, aman untuk jama’ah yang akan melaksanakan beribadah,” kata Heri Siswoko.
Kegiatan ini berlangsung hampir satu jam dan berjalan dengan lancar, pengurus masjid Al-Hidayah pada kesempatan ini juga menyampaikan terimakasih kepada jajaran Polsek Gedangan yang telah meluangkan waktu untuk membersihkan lingkungan Masjid ini. (jok/mik)
Kapolres Yudhi menyampaikan pentingnya protokol kesehatan kepada anggota.
Tim Mabes dan Polres Sosialisasi Perajin Senapan Angin Kediri, Memorandum Untuk mengantisipasi penyalahgunaan senapan angin, tim dari Mabes Polri terus melakukan pembinaan dan penyuluhan hukum kepada perajin senapan angin di Desa Bendo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jumat (19/3). Kegiatan yang diikuti sekitar 30 perajin ini dilakukan sebagai upaya untuk menyosialisasikan kepada masyarakat agar tak merakit senjata api ilegal. Anggota Badan Intelkam dan Keamanan Mabes Polri Kompol Marzuki mengatakan, kepolisian mempunyai kewajiban untuk mengedukasi masyarakat terutama berkaitan penyuluhan hukum. “Di Kabupaten Kediri ini mempunyai banyak perajin senapan angin. Namun, sebagai upaya untuk pencegahan tindakan kriminalitas kami mempunyai tugas untuk menyampaikan bahwa senapan angin ini hanya untuk olahraga,” ujar Kompol Marzuki, Jumat (19/3).
Sosialisasi hukum tentang penggunaan senapan angin.
Sambung Kompol Marzuki, berdasarkan Undang - Undang No 12 tahun 1951 dan Peraturan Kapolri No 8 tahun 2012 bahwa ada aturan main mengenai senapan angin hanya boleh
digunakan untuk kegiatan olahraga dan bukan untuk berburu binatang yang dilindungi sesuai UU No 5 tahun 1990 tentang lingkungan hidup. “Jangan sampai mencoba-coba un-
tuk merubah senapan angin melebihi kaliber 4,5 mm. Apalagi sampai merakit menjadi senjata api,” papar Marzuki. Kompol Marzuki menambahkan, bagi yang melanggar kita jerat den-
g gan Undang - Undang Darurat No 12 tahun 1951 ancaman hukuman sampai 20 tahun penjara. Sementara Kasatintelkam Polres Kediri AKP Cecep Wahyudi mengatakan, kali ini perajin yang diundang hanya sebagian menggingat masih dalam pandemi Covid 19. Sementara itu, Komarudin salah seorang perajin asal Pare Kabupaten Kediri menyampaikan terimakasih kepada Mabes Polri, Polres Kediri dan instansi terkait yang telah melakukan penyuluhan hukum soal senapan angin. “Sehingga kami sekarang sudah tahu dan mengerti tentang aturan hukum yang telah menjadi domain tentang pembuatan senapan angin. Apalagi tadi disampaikan untuk senapan angin tak boleh lebih dari kaliber 4,5 mm,” jelasnya. (mis/mik)
Kapolres Malang Sosialisasi Cegah Suporter Datangi Stadion
Malang, Memorandum Menjelang Piala Menpora 2021, berbagai persiapan pengamanan di Stadion Kanjuruhan semakin dimantapkan agar selama kegiatan berlangsung kondisinya aman dan lancar. Sekaligus mematuhi protokol kesehatan (prokes). Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan agar sedini mungkin disosialisasikan pada suporter maupun pecinta sepakbola agar tidak mendatangi Stadion
Kanjuruhan, Kabupaten Malang. “Seluruh suporter agar dicegah agar tidak datang ke stadion,” kata Kapolres Hendri dalam pertemuan dengan berbaia elemen sepakbola, Jumat (19/3). Selain pencegahan untuk tidak datang ke stadion, juga disosialisasikan agar tidak menggelar nonton bareng (nobar) yang berpotensi terjadinya kerumunan sehingga tidak mematuhi prokes. Ini dilakukan agar kegiatan ini terlak-
sana dengan baik dan juga tetap menciptakan situasi yang aman dan nyaman serta dapat mengendalikan penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, diharapkan semua masyarakat dapat mematuhinya. Dalam pengamanan ini akan melibatkan personel sesuai dengan kebutuhan yang batasan maksimal 299 personel. Harapannya pertandingn tidak ada gejolak, tidak ada kerumunan dan tidak ada konflik.(*/ari/mik)
Kapolres Jauhari Ajak Personel Tingkatkan Imtak Probolinggo, Memorandum Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari mengajak semua personel untuk meningkatkan iman dan takwa (imtak), khususnya salat lima waktu sesuai yang didapat Rasulullah Muhammad SAW dari Allah SWT saat perjalanan Isra Mikraj. Ajakan tersebut disampaikan dalam peringatan Isra Mikraj yang digelar di Masjid Amanullah Polres Probolinggo Kota, Jumat (19/3). Kegiatan sederhana yang mengambil tema “Dengan hikmah Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad S.A.W Kita Tingkatkan Disiplin Beribadah Dan Bekerja Guna Mewujudkan Polri Yang Presisi, diikuti oleh sejumlah PJU dan anggota Serta PNS Polres Porobolinggo Kota serta menghadirkan penceramah Drs. H. Paeni, MH. “Tujuan pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan agar para anggota Polres Probolinggo Kota dapat memaknai peringatan Isra’ Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Kapolres AKBP
Kapolres Jauhari memberikan sambutan di acara Isra Mikraj yang digelar sederhana.
RM Jauhari. Peringatan Isro Miroj, kata Jauhari, akan membawa nikmat iman dan islam serta keikhlasan yang dimiliki tentunya akan menjadi pembangkit kinerja di dunia sebagai bekal menuju kelak di akhirat. “Niatan kita bekerja adalah sebagian dari ibadah menjadi barokah lancar diridhoi Allah SWT. Menjadi pembangkit kinerja di dunia sebagai bekal menuju
kelak di akhirat,” tandas Kapolres. Sementara Paeni Efendi dalam tausiyahnya mengatakan, peristiwa Isra Mikraj merupakan peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW untuk mendapatkan perintah langsung dari Allah SWT yaitu melaksanakan salat lima waktu. Begitu pentingnya perintah Sholat ini hingga Allah memerintahkan langsung kepada Nabi Muhammad SAW.
“Melalui peringatan Isra Mikraj ini mari kita laksanakan perintah Sholat 5 waktu sesibuk apapun saudara dalam melaksanakan tugas kepolisian, karena Sholat menjadi ruh kemuliaan kita dan kelak di akherat amalan yang pertama kali diperhitungkan adalah Sholat,” tuturnya. Menurutnya, Polri sebagai bagian komponen negara yang kelak akan diganjar surga oleh Allah karena banyak sekali tugasnya, khususnya masa pandemi Covid-19 ini. (mhd/mik)
Kapolres Blitar Sambangi Anggota yang Sakit Menahun
Kapolsek Driyorejo AKP M Zunaedi silaturahmi dengan tokoh agama.
Kapolres Yudhi Ajak Masyarakat Disiplin Prokes Anggota Polsek Gedangan foto bersama usai bersih-bersih di lingkungan masjid.
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar foto bersama usai sosialisasi persiapan pengamanan sepakbola Piala Menpora 2021.
Blitar, Memorandum Kapolres Blitar Kota AKBPYudhi Hery Setiawan mengajak seluruh anggota serta semua elemen ma-n syarakat untuk tetap disiplin kes) protokol kesehatan (prokes) dalam rangka pencegahan penularan virus corona. “Meskipun sebagian masyarakat telah mendapatlan vaksin, kami mengharapkan tetap menjaga disiplin 5M. Yakni mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, mengenakan
m masker, menghindari kerumunan dan melakukan vaksinasi,” pinta Yudhi, Jumat (19/3). Kapolres menambahkan, apel kebersamaan sinergitas ini gabungan dari berbagai elemen a antara pemerintah kota, TNI dan elemen masyarakat lainnya agar masyarakat tetap disiplin menerapkan prokes. “Dengan kegiatan ini, kami berharap sinergitas antara Polres Blitar Kota dan Pemkot Blitar dalam pelaksanaan tugas keseharian maupun
penanganan Covid-19 betul-betul terpadu,” kata Yudhi. Untuk itu, ia berharap tiga pilar meliputi TNI, Polri, dan Pemkot Blitar harus saling bahu membahu dalam penanganan pandemi Covid-19 di Kota Blitar. “Kami berharap kegiatan apel bisa menjadi ajang saling memberi motivasi antara Polres Blitar Kota untuk menyosialisasikan secara menyeluruh ke semua elemen masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (pra/mik)
Blitar, Memorandum Jajaran Polres Blitar dipimpin Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela melaksanakan kegiatan silaturahmi ke rumah salah satu personel yang sudah sakit menahun dan tidak bisa melaksanakan kegiatan dinas, Jumat, (19/3). Kegiatan silaturahmi diawali dengan berkunjung ke kediaman Bripka Agus Siswanto di Jalan Widas, Perum Griya Sakinah Pakunden, Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Kemudian rombongan melanjutkan ke kediaman Brigadir Andri Yuliastono di Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar. “Jangan sampai kita putus tali persaudaraan dan silaturahmi, mereka semua yang ma belum bisa bertugas kembali bersama kita juga tetap menjadi bagian dari kita,” pesan Kapolres Leonard, kemarin. Dalam silaturahmi ke rumah personel Polres Blitar yang mena galami sakit menahun, Kapolres serta rombongan juga turut memberikan tali asih dan bantuan berupa sembako. Selain Kapolres, turut hadir juga dalam rombongan Kasat Sabhara Polres Blitar AKP Rudy Prabowo, S.I.K., M.M., Kasubagpers Bag Sumda AKP Zaenal Arifin, KRI Satlantas
Kapolres Leonard Sinambela bersama rombongan silaturahmi ke anggota yang sakit menahun.
Po Polres Blitar IPDA Irwan Rizki Prakoso , S.Tr.K., KBO Satreskrim Polres Blitar IPDA C. Rudi, KBO Satnarkoba Polres Blitar IPDA Iskandar, serta Paurkes Bag Sumda Polres Blitar AIPTU Robig. Sementara itu di kesempatan yang sama Kasubagpers Bag Sumda AKP Zaenal Arifin
3 Pilar Edukasi Prokes Tuan Rumah Pemilik Hajatan
Sinergitas tiga pilar Kecamatan Bangkalan Kota menyambangi warga yang berencana menggelar hajatan pernikahan.
Bangkalan, Memorandum Kiat untuk mencegah penyebaran coronavirus disease(Covid-19) di Kecamatan Bangkalan Kota terus dikembangan dengan berbagai upaya. Kali ini, sinergitas tiga pilar dari unsur Kasatbimas Polres Iptu Suyitno, Danramil Kota Kapten CAJ Siswanto, Kepala Puskesmas drg Titin Tresnawati, dan Camat Bangkalan Kota Cicik Fidiyah, menyambangi warga Kelurahan Kraton yang berencana menggelar hajatan resepsi pernikahan. “ Tadi pagi kami sudah ketemu langsung dengan keluarga kedua belah pihak tuan rumah yang berencana menggelar hajatan,” kata Kasat Binmas Polres Bangkalan Iptu Suyitno, Jumat (19/3). Silaturahmi dengan misi edukasi penerapan disiplin penerapan prokes, bergulir dalam dialog
santai sarat kekeluargaan. Kepada kedua belah pihak keluarga, kasatbinmas, camat, danramil dan kepala puskesmas, menjelaskan detail protap penerapan disiplin prokes yang harus dijalanlan. Diantaranya tuan rumah harus menerapkan beberapa kewajiban yang harus dipatuhi. Di sini, baik panitia resepsi, tamu undangan, pramusaji, atau siapapun yang terlibat langsung saat handzanitizer. Mereka, termasuk semua tamu yang hadir, wajib mamakai masker. Tidak boleh tidak. “Untuk itu, tuan rumah penyeleggara hajatan, kami anjurkan agar menyediakan masker dan handzanitizer di pintu masuk,” tandas Iptu Suyitno. Di sini, panitia penerima tamu di pintu masuk, berkewjiban untuk
menyodorkan masker gratis jika ada tamu undangan yang lupa atau alpa tidak membawa masker. Tak kalah pentingnya, sinergitas tiga pilar Kecamatan Bangkalan Kota, juga mengingatkan agar prosesi resepsi pernikahan harus diatur sedimikian rupa agar tidak menimbulkan simpul-simpul kerumunan. Semua ketentuan itu merupakan amanah dari Ipres Nomor 6 Tahun 2020. Jadi wajib dipatuhi. Syukurlah, tuan rumah memahami dan menyetujui semua ketentuan itu. Kerumunan dipastikan tidak akan terjadi, karena acara digelar dalam koridor jam bebas. Para tamu dijamin tidak akan datang bergerombol.Tetapi datang satu persatu dalam limit waktu yang sudah ditentukan. (ras/mik)
menambahkan, “Ini adalah salah satu bentuk kepedulian pak Kapolres kepada para anggotanya. Kita harus saling bahu membahu dan terus memberikan support mental maupun material kepada sesama,” pungkas Zaenal. (pra/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR Pasuruan, Memorandum Anggota Reskrim Polsek Lekok dibantu Resmob esmob Polres Pasuruan Kota memburu pelaku yang membacok Sutoyo (39), asal Dusun Krajan, RT 02/RW 04, Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok. Korban tewas usai dipukul dan dibacok paha kirinya dengan pisau di depan warung, Kamis (18/3).
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto menjelaskan, awalnya korban dicari dua orang tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor. Karena pada waktu itu korban sedang tidak ada di tempat, (sedang membeli material bangunan berupa besi), akhirnya kedua orang itu menunggu korban di warung. “Setelah menunggu lama, akhirnya korban datang. Kemudian Korban mendatangi dua orang tersebut, sempat terjadi cekcok mulut. Akhirnya korban dipukul oleh salah satu orang beberapa kali hingga jatuh,” kata Endy. Orang satunya lagi, lanjut Endy, langsung mengeluarkan sebilah pisau dan sabetkan ke paha
Kapolsek Lekok melihat kondisi korban di Puskesmas Lekok.
kiri korban hingga bersimbah darah. “Setelah melihat korban tergeletak, kedua orang itu melarikan diri sambil membawa pisau yang masih banyak bercak darah,” tuturnya. Kemudian korban ditolong oleh para saksi dan dibawa ke Puskesmas Lekok dengan becak motor, “Karena darah terus mengalir deras, mengakibatkan korban kehabisan darah dan meninggal dalam perjalanan menuju Puskesmas Lekok,” ungkap Endy. “Kini unit Reskrim Polsek Lekok dibantu Unit Resmob Polres Pasuruan Kota masih melakukan pengejaran (lidik) k e b e ra d a a n k e d u a p e l a k u ,” pungkas Endy. (rul/lis)
Lamongan Komitmen Wujudkan Pembangunan Berprespektif Gender Pemkab Lamongan untuk mengurangi kesenjangan gender. Hal tersebut harus masuk dalam proses penyusunan formulasi kebijakan yang berprespektif gender,” ujarnya. Ia menambahkan, p a d a
lumnya. “IPM Kabupaten Lamongan masuk dalam kategori tinggi dan berada di peringkat 16 dari 38 kabupaten/ kota di
0,22. Peningkatan IPM perempuan yang sedikit lebih tinggi dibandingkan laki-laki ini menunjukkan bahwa keterlibatan
FOTO: MEMORANDUM/ASW
Lamongan, Memorandum Dalam rangka evaluasi pelembagaan dan pelaksanaan PUG (pengarusutamaan gender), Bupati Yuhronur Efendi memaparkan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan Lamongan yang berprespektif gender di Hotel Double Tree by Hilton Surabaya, Jumat (19/3). Kegiatan tersebut dihadiri Deputi PUG Bidang Politik dan Hukum Dermawan, verifikator penilaian APE (Anugerah Parahita Ekapraya), Kepala Dinas P3AK Jatim Andriyanto, serta fasilitator PUG Jatim Lilik Hamidah, Dikatakan Yuhronur, menanggapi Inpres Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional, pada 2019 Pemerintah Kabupaten Lamongan telah menyusun Perda tentang pengarusutamaan gender dalam pembangunan daerah, serta telah menerbitkan Perbup Lamongan No 22 tahun 2020 tentang petunjuk teknis penyusunan perencanaan dan penganggaran responsif gender. “Berbagai kebijakan terus dilakukan secara optimal oleh
Bupati Yuhronur Efendi memaparkan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan Lamongan.
2020 jumlah penduduk perempuan di Lamongan 49,89 persen. IPM (indeks pembangunan manusia) laki-laki di Kabupaten Lamongan mencapai 77,56 sementara IPM perempuan 68,71. Meningkat dibandingkan tahun sebe-
Jatim. Bahkan dalam lima tahun terakhir IPM Lamongan selalu di atas IPM Jatim dan nasional,” terang Yuhronur. Tren peningkatan IPM laki-laki pada 2020 tidak mengalami perubahan, sedangkan IPM perempuan meningkat
perempuan dalam pembangunan daerah semakin meningkat dan menuju keadilan gender. Pada 2020 capaian IPG (indeks pembangunan gender) di Lamongan juga mengalami peningkatan, yakni mencapai 88,59.
“Peningkatan peran perempuan dalam pembangunan di Lamongan terutama dalam bidang perekonomian dan politik terus naik. Hal ini ditunjukkan dengan capaian IDG (indeks pemberdayaan gender) yang meningkat sebesar 6,42 poin, dari 67,95 di 2018 menjadi 74,57 di 2019,” papar Yuhronur. Pelaksanaan PUG memiliki 7 syarat, yakni komitmen, kebijakan, kelembagaan PUG, SDM dan anggaran, data sistem informasi dan KIE (komunikasi informasi dan edukasi), metode dan tool, juga peran serta masyarakat. Ketujuh syarat ini telah dijalankan di Kabupaten Lamongan. Sebagai komitmen penguatan kelembagaan dalam mewujudkan tujuan pengarusutamaan gender di Lamongan, Pemerintah Daerah telah membentuk kelompok kerja (Pokja) PUG, tim penggerak PUG, dan focal point. “Kami berkomitmen untuk terus memberdayakan perempuan Lamongan, karena kami percaya tidak ada pemberdayaan yang kekal tanpa ada pelibatan perempuan,” pungkas Yuhronur. (*/asw/lis)
TMMD Ke-110 Kodim Bojonegoro
Bojonegoro, Memorandum Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro bersama Satgas TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) menggelar posyandu (pos pelayanan terpadu) kesehatan bagi para remaja di Desa Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo, kemarin. Pj PTM Dinkes Bojonegoro Nina Erlina, menyampaikan, Posyandu Remaja merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat termasuk remaja dalam penyelenggaraan pembangunan Kesehatan. Guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahaan dalam memperoleh pelayanan kesehatan bagi remaja untuk meningkatkan derajat kesehatan dan keterampilan hidup sehat remaja. “Posyandu remaja untuk mempercepat upaya perbaikan gizi, mendorong remaja untuk beraktivitas fisik, deteksi dini dan pencegahan penyakit tidak menular
FOTO: MEMORANDUM/DOK
Gelar Posyandu untuk Remaja
Petugas dinkes pada acara posyandu.
(PTM), dan meningkatkan kesadaran remaja dalam pencegahan kekerasan,” ungkapnya. Sasaran kegiatan Posyandu Remaja adalah remaja usia 10-18 tahun, laki-laki dan perempuan dengan tidak memandang status pendidikan dan perkawinan termasuk remaja dengan disabilitas. Sedangkan untuk sasaran petunjuk
pelaksanaan terdiri dari petugas kesehatan, pemerintah desa/kelurahan (termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan lainnya), pengelola program remaja, keluarga dan masyarakat, serta kader kesehatan remaja. Komandan SSK TMMD ke-110 Lettu Ckm Suroto menjelaskan, kegiatan
Posyandu Remaja tentu memiliki manfaat bagi remaja itu sendiri. Dalam kegiatan posyandu ini remaja akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang meliputi beberapa hal, seperti kesehatan reproduksi remaja, masalah pencegahan kekerasan pada remaja. “Kegiatan posyandu ini juga mempersiapkan remaja untuk memiliki keterampilan hidup yang sehat. Ketiga, sebagai aktualisasi diri dalam kegiatan peningkatan derajat kesehatan remaja,” ujarnya. Tidak hanya membawa manfaat bagi remaja, Posyandu Remaja juga memberikan bantuan kepada pihak keluarga dan masyarakat. Keluarga dan masyarakat akan terbantu dalam membentuk mental anak yang mampu berperilaku hidup bersih, sehat, dan memiliki keterampilan sosial yang baik. “Sehingga anak dapat belajar dan tumbuhkembang secara harmonis dan optimal untuk menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. (top/har/lis)
FOTO: MEMORANDUM/FAI
Kasatlantas Polres Lumajang membagikan nasi kotak kepada warga.
Polisi Lumajang Bagikan Nasi Kotak kepada Warga Lumajang, Memorandum Satlantas Polres Lumajang melaksanakan kegiatan Jumat Berkah di sekitar Alun-alun, Jumat (19/3) pagi. Kasatlantas AKP Bayu Halim Nugroho bersama srikandi satlantas membagikan paket nasi kotak kepada tukang becak dan warga. Bayu Halim Nugroho menyampaikan, kegiatan tersebut rutin dilakukan untuk sedikit meringankan beban masyarakat. Sekaligus membina kedekatan dengan masyarakat untuk menumbuhkan sinergi antara Polri dan rakyat. “Untuk sedikit membantu masyarakat, karena sudah sepatutnya kita juga harus berbagi kepada mereka yang berada di sekitar kita”, ujarnya. Bayu Halim menambahkan, pihaknya turut mengedukasi masyarakat tentang hidup sehat dengan menerapkan protokol kesehatan dan membagikan masker bagi yang tidak memakai. “Jadi kami lakukan itu sambil berpatroli. Kami juga mengimbau agar masyarakat tertib berlalu lintas dan tetap patuh pada protokol kesehatan demi terwujudnya kamseltibcarlantas di tengah mewabahnya Covid-19,” pungkasnya. (fai/lis)
FOTO: MEMORANDUM/EDI
Polisi Buru Pembacok Warga Lekok
SABTU KLIWON, 20 MARET 2021 HALAMAN 8
Satgas TMMD mengerjakan pembangunan MCK.
Kebut Pengerjaan Pembangunan Fisik Jember, Memorandum Tidak mengenal lelah dan waktu serta cuaca panas dan hujan, Satgas TMMD ke-110 Kodim 0824/Jember terus memacu sejumlah pekerjaan fisik yang masih tersisa. Di antaranya sasaran fisik rumah tidak layak huni (rutilahu), pos kamling, dan musala, serta jambanisasi maupun MCK di Dusun Sumberlanas Timur RT/RW 02/29, Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo. Proses pembangunan mandi cuci kakus (MCK) di Masjid Nur Hidayah, Desa Harjomulyo, saat ini sudah mencapai 70 persen. Anggota satgas bersama-sama warga memacu pekerjaan, mengingat waktu TMMD hanya tinggal 12 hari lagi. Sementara Dansatgas TMMD Ke Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin mengatakan, pembangunan jamban dan MCK serta pos kamling, maupun musala pelaksanaannya terus dikebut. “Dikebut pengerjaannya agar dapat selesai tepat waktu dan segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya, Jumat (19/3) Masih kata Lulusan Akmil 2001 ini, proses pembangunan fisik rata-rata sudah hampir mencapai 70 persen. “Anggota TNI akan terus bersama masyarakat bersinergi untuk menyelesaikan pekerjaan yang ada,” ucapnya. Menurut Komandan Kompi TMMD Kapten Inf Sugiono, pelaksanaan semua pengerjaan sasaran TMMD ini memang sedang dilakukan percepatan, lebih baik selesai lebih awal daripada kita meninggalkan tunggakan pekerjaan. “Untuk itu sesuai arahan dari Dansatgas TMMD, seluruh pengerjaan sasaran diperintahkan untuk dilakukan percepatan,” tegasnya. (edy/lis)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. GresikTuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Direktur Utama: Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Choirul Shodiq SH MH Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Pemimpin Perusahaan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SABTU KLIWON, 20 MARET 2021 HALAMAN 9
Tulungagung, Memorandum Selama Februari hingga Maret ini, Satreskrim Polres Tulungagung hanya mengungkap 4 kasus tindak kejahatan menonjol di wilayah Kota Marmer dan menangkap 7 tersangkanya. “Ada 4 kasus yang kita ungkap dengan 7 orang tersangka yang kita tangkap. Tentu akan kita kembangkan, mengingat ada nama-nama lain yang disebut oleh tersangka,” ujar Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto di halaman mapolres, Jumat (19/3). Handono menyebut, 4 kasus tersebut adalah pengungkapan pencurian tas berisi uang dan handphone di wilayah hukum Polsek Kalidawir. Dari kejadian tersebut diamankan Parni (47), residivis asal Kecamatan Ngunut. Kemudian penipuan dengan tersangka Adi Putra (39), warga Kabupaten Jember yang menipu korbannya dengan berpura-pura menjadi petugas PLN. “Tersangka ini tidak menun-
FOTO: MEMORANDUM/DOK
Polres Tulungagung Pamer 7 Tersangka FOTO: MEMORANDUM/FIR
jukkan ID card pegawai PLN. Hanya saja dengan bersenjatakan tespen, langsung masuk ke rumah korban dan berpura-pura melakukan pemeriksaan tetapi sambil mencuri,” jelasnya. Dua kasus lainnya adalah pengungkapan pemerasan yang dilakukan tiga tersangka. Yakni Adi Indra (35), Dany (37) dan Sujianto (44), ketiganya warga Tulungagung. Dalam menjalankan aksinya mereka nyaru sebagai aparat dan memeras korban-korbannya. “Jadi pengakuannya ada yang hanya mendobrak pintu saja, ada yang menakut-nakuti dan mengaku anggota polisi. Kita akan kembangkan ini. Termasuk ada nama lain yang disebut juga dalam kasus ini,” terang Handono.
Letjen TNI Benny Susianto menjenguk Mbah Surati.
TMMD Ke-110 Kodim Bojonegoro
Irjenad Mabes AD Sambangi Mbah Surati Kapolres Tulungagung AKBP Handono menunjukkan barang bukti.
Sedangkan kasus lainnya adalah peredaran uang palsu dengan tersangka Yoyok (39), warga Tulungagung dan Tusaonah (37), warga Lampung. “Total uang palsu yang telah dibelanjakan itu sudah lebih dari Rp 9 juta. Makanya masyarakat harus waspada juga,” ungkapnya.
Handono menjelaskan, peredaran uang palsu menjadi atensi pihaknya mengingat sebentar lagi memasuki momen Ramadan dan Lebaran. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pemkab Tulungagung, guna mengantisipasi peredaran uang palsu di masyarakat. Bahkan
pihaknya juga menggandeng pihak perbankan, untuk mengkoordinasikan lokasi penukaran uang menjelang Lebaran nanti. “Kita koordinasikan dengan pak bupati, juga dengan BI untuk antisipasi ini. Apalagi ini kan mau puasa dan Lebaran,” pungkasnya mengakhiri press release. (fir/mad/lis)
Parkir Sembarangan, 7 Mobil Ditilang Pasuruan, Memorandum Petugas gabungan dari dishub, satlantas, dan CPM menertibkan kendaraan roda empat yang parkir di badan jalan di KTL (kawasan tertib lalu lintas) Kota Pasuruan. Jumat (19/3) Kanit Dikyasa Satlantas Polres Pasuruan Kota Aipda Breni Raharjo menjelaskan, kendaraan yang terparkir di badan jalan yang berada di kawasan KTL perlu ditertibkan. “Razia ini sudah dilakukan selama 3 hari. Banyak kendaraan yang pakir di badan jalan dan mengabaikan rambu-rambu lalu lintas, sehingga dapat mengganggu keselamatan pengendara lainnya,” katanya. Sebelum razia parkir liar, pihaknya juga sudah memberikan imbauan dan woro-woro kepada masyarakat Kota Pasuruan, mulai dari toko hingga kantor bank. “Kami bersama Dishub Kota Pasuruan sudah mendatangi tempat-tempat tersebut yang memasuki kawasan KTL, agar tidak parkir di badan jalan dan tidak mengganggu keselamatan pengendara,” ujarnya. Jalan yang masuk kawasan KTL yaitu Jalan Panglima Sudirman dan Jalan Pahlawan. “Ada 7 kendaraan yang kami berikan tindakan tilang dengan barang bukti 4 STNK dan 3 SIM,” papar Breni saat berada di lokasi. Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Pasuruan Andriyanto menuturkan, selain razia kinerja juru parkir di lapangan juga menertibkan dan menindak pelanggaran parkir di tepi jalan umum. “Apabila para juru parkir melanggar akan ditindak dan diberikan pembinaan. Apabila tidak mengenakan seragam dan atribut secara lengkap, maka kami berikan teguran secara tertulis,” tegasnya. (rul/lis)
komunikasi dan silaturahmi antara Panti Asuhan Baitussalam dengan Yonif 511/ DY,” harapnya. Menurut Ratna Wakhid kegiatan baksos ini merupakan bentuk kepedulian Persit Kartika Chandra Kirana kepada santri Panti Asuhan Baitussalam. Apalagi di masa pandemi Covid-19 yang Anggota Persit KCK Cabang XXIV Yonif 511 bermain desampai saat ini ma- ngan anak panti asuhan. sih belum mereda. “Kehadiran Peruntuk 33 santri. Semoga bisa bermansit Kartika Chandra Kirana di tengah- faat karena di panti asuhan tidak ada -tengah santri panti asuhan. Semoga donatur tetap. bisa dirasakan manfaatnya oleh para “Terima kasih kepada Yonif 511/ santri dan kegiatan seperti ini akan DY yang sering menyumbangkan terus berlanjut ke wilayah lain,” kata rezekinya kepada panti asuhan kami. Ratna. Semoga keluarga besar Yonif 511/DY Sementara itu, Ustaz Adi, pengasuh tetap dalam lindungan-Nya dalam Panti Asuhan Baitussalam mengu- setiap melaksanakan tugasnya seharicapkan terima kasih atas bantuannya -hari,” ucapnya. (*/alv/lis)
Bupati Maryoto Serahkan CSR Bank Jatim kepada MBR Tulungagung, Memorandum Bank Pembangunan Daerah Jatim menyerahkan bantuan corporate social responsibility (CSR) berupa rehabilitasi 17 unit rumah tidak layak huni (RTLH), kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), di Balai Desa Sukowidodo, Kecamatan Karangrejo, Rabu (17/3). Hadir dalam acara itu Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung Siyuk Rihayati Maryoto Birowo, Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Busrul Imam, segenap kepala OPD, Forkopimcam Karangrejo, kepala desa se-Kecamatan Karangrejo, serta penerima CSR. Bupati Maryoto menyampaikan terima kasih kepada Bank Jatim dan semua pihak yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut. “Atas nama pemerin-
tah daerah kami sampaikan terima kasih kepada Bank Jatim atas terbangunya 17 unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah di 6 desa di Kecamatan Karangrejo. Di antaranya Desa Karangrejo, Sembon, Babadan, Sukowidodo, Tanjungsari, dan Sukorejo. Sehingga rumahnya menjadi layak huni,” paparnya. Maryoto berharap ke depan lebih banyak lagi rumah tidak layak huni (RTLH) yang dapat terbangun atau diperbaiki melalui CSR Bank Jatim. “Karena dengan adanya CSR Bank Jatim dapat menciptakan hubungan yang harmonis, serta memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” paparnya. Sementara Kepala Desa Sukowidodo Supardi merasa bangga dan berterima kasih kepada bupati maupun pimpinan Bank Jatim, serta para pihak terkait lainnya. Sehingga pihaknya dipercaya ditempati untuk pe-
nyerahan CSR dari Bank Jatim melalui pemkab yang dikelola tim penggerak PKK kabupaten. “Bantuan ini sangat diharapkan oleh masyarakat, utamanya bagi yang kurang mampu. Ka-
rena dengan bantuan seperti ini bisa merehab rumah tidak layak huni menjadi layak huni. Sehingga kemudian ditempati bisa aman, sehat, dan nyaman,” ungkapnya.
Sekedar diketahui, pada kesempatan itu juga diberikan paket bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. (adv/kin/mad/lis)
FOTO: MEMORANDUM/ADV
Petugas menilang pengemudi mobil yang bandel.
Blitar, Memorandum Memperingati hari ulang tahunnya ke-75, Persit KCK Cabang XXIV Yonif 511 melaksanakan kegiatan bakti sosial, doa bersama, dan pemberian paket sembako serta pemberian alat tulis kepada Panti Asuhan Baitussalam, Desa Sumber Agung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jumat (19/3). Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Persit KCK Cabang XXIV Yonif 511 Ratna Wakhid didamping Wadan Yonif 511/ DY Kapten Inf Aditya Kurnia Rahman. Wadan Yonif 511/DY Kapten Inf Aditya Kurnia Rahman dalam sambutannya menegaskan, kegiatan ulang tahun Persit dilakukan setiap tahunnya dengan melaksanakan berbagai kegiatan, yaitu bakti sosial dan doa bersama. “Mudah-mudahan apa yang telah diberikan Yonif 511/DY kepada santri panti asuhan bisa berguna dan bermanfaat. Kehadiran Yonif 511/DY dan Persit bisa memberikan manfaat yang berguna kepada masyarakat Blitar, khususnya santri panti asuhan Baitussalam. Semoga ke depan tetap terjalin
FOTO: MEMORANDUM/ALV
FOTO: MEMORANDUM/RUL
HUT Ke-75, Persit Yonif 511 Kunjungi Panti Asuhan
Bojonegoro, Memorandum Kehadiran Irjenad (Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Darat) dari Mabes AD Letjen TNI Benny Susianto untuk melakukan pengawasan dan evaluasi (wasev) di lokasi TMMD di Desa Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo, mendapatkan sambutan warga, pemerintah desa, Pemkab Bojonegoro, serta penerima manfaat rehab rumah Aladin (atap, lantai, dan dinding). Ketika di rumah Mbah Surati, salah satu warga yang mendapatkan program Aladin TMMD Kodim 0813/Bojonegoro, Letjen TNI Benny Susianto, menyampaikan bahwa upaya yang dilakukan satgas sungguh luar biasa. Sehingga memberikan hasil karya terbaik bersama rakyat untuk para pemilik RTLH (rumah tidak layak huni) yang mendapatkan program. “Setelah saya melihat langsung hingga ke dalam rumah milik Surati yang saat ini pengerjaan mencapai 90 persen sangat luar biasa. Ibu Surati sebentar lagi akan menempati rumah yang baru setelah dikerjakan oleh anggota Satgas TMMD,” tutur Letkol TNI Benny Susianto, kemarin. Benny Susianto juga melihat langsung proses pengerjaan rumah milik Surati yang masih dalam tahap penyelesaian pengecatan dan pembersihan. Selain itu, ia juga meminta kepada satgas TMMD agar menyelesaikan rehab rumah Surati hingga 100 persen. “Semoga Bu Surati senang dan juga bisa menjadikan rumah hasil karya TMMD ini menjadi tempat tinggal yang nyaman dan aman,” pungkasnya. Sementara itu di hadapan Irjenad Mabes TNI, Surati menyampaikan ungkapan terima kasih tak terhingga telah mendapatkan bantuan rumah layak huni dari program Aladin. “Saya tidak mengira jika akan dapat bantuan rumah sebagus ini. Terima kasih banyak pak tentara yang telah mengerjakan dan memperbaiki rumah kami menjadi yang sangat bagus mulai dinding dan lantai dari keramik,” ujarnya. (top/har/lis)
Bupati Maryoto menyerahkan paket bantuan kepada warga.
Pacitan, Memorandum Perbukitan berkapur menjadi ciri khas wilayah Desa Widoro, seperti kebanyakan daerah lainnya di Kabupaten Pacitan. Selain terkenal dengan wisata goanya, Pacitan juga memiliki potensi wisata berupa pantai, seperti Pantai Klayar yang terkenal. Selain Pantai Klayar, jangan lupakan pula keindahan Pantai Buyutan dan Banyu Tibo di Desa Widoro yang letaknya juga tidak terlalu jauh. Pemandangan indah pantai itu membuat orang betah berlama-lama. Apalagi pasirnya putih dan ombaknya tidak terlalu tinggi. “Sebenarnya pantai ini sangat potensial dikembangkan sebagai wisata unggulan. Sayangnya selama ini akses jalan menuju lokasi belum memadai,” kata Kades Widoro Mahmudi. Ka re n a i t u , Ma h m u d i menyambut positif program TMMD ke-110 yang diselenggarakan di desanya. Di mana salah salah agendanya pengerjaan rabat jalan sepanjang 1.900 meter yang menjadi akses menuju Pantai Buyutan dan Banyu Tibo. Diakui Mahmudi, kondisi jalan yang selama ini belum
FOTO: MEMORANDUM/ALV
TMMD Ke-110 Asa Bangkitnya Pariwisata di Pacitan
Anggota satgas bersama warga menata material untuk perbaikan jalan.
memadai, menjadi salah satu keengganan masyarakat untuk datang berkunjung. “Akses terdekat adalah melewati jalan yang dirabat ini, yang kondisinya sangat sulit dilalui roda empat dan berlumpur jika habis turun hujan,” bebernya. Untuk itu, dirinya mewakili warga Desa Widoro mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya TMMD ke-101 yang telah merabat jalan di desanya tersebut. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Kadis-
parpora) Kabupaten Pacitan Tengku Andi Faliandra juga menyambut baik pembukaan akses jalan menunju kedua destinasi wisata tersebut. Tengku berharap, keberadaan akses jalan baru itu nantinya dapat lebih memajukan sektor pariwisata di Pacitan. “Semoga berkat adanya TMMD ke-110 pariwisata di Pacitan akan bangkit dan semakin maju,” ucapnya. Diungkapkapnya, sekor pariwisata mempunyai peran penting dan potensial bagi pendapatan daerah Pemkab Pacitan
saat ini. Di mana salah satunya dengan keberadaan Pantai Buyutan yang dikelola langsung Pemkab Pacitan. Tengku mengatakan, dengan adanya pandemi saat ini sangat berdampak dan mempengaruhi sektor pariwisata di Pacitan, termasuk Pantai Buyutan. “Dulu Pantai Buyutan dengan tiket Rp 10.000 mampu memberikan pendapatan sebesar 700-800 juta per tahun. Namun semenjak pandemi angkanya berkurang hingga 70 persen,” bebernya. Dirinya optimistis, berkat adanya akses jalan yang semakin baik setelah dirabat melalui program TMMD, nantinya Pantai Buyutan dan Banyu Tibo akan semakin banyak dikunjungi wisatawan. Terkait program TMMD yang diharapkan dapat menyentuh sektor pariwisata di Pacitan agar semakin baik, Kapenrem 081/Dhirotsaha Jaya Kapten Arm Nurwahyu Sujatmiko pun turut memberikan apresiasi. “Tentunya ini bagus sekali dan sesuai dengan harapan kita bersama,” tuturnya. Ditegaskannya, TNI berupaya untuk dapat hadir dalam
mempercepat pembangunan di pedesaan melalui TMMD serta membantu setiap kesulitan masyarakat. Nurwahyu berharap, de-
ngan bangkit dan majunya pariwisata di Pacitan juga berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar. Sesuai dengan sasaran dan tujuannya,
program TMMD diharapkan mampu menyentuh berbagai sektor kehidupan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*/alv/lis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
SABTU KLIWON, 20 MARET 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
6 Anggota Jaringan Sabu Kota Santri Digulung Jombang, Memorandum Satreskoba Polres Jombang menangkap enam anggota sindikat sabu jaringan kota santri. Aparat juga menyita barang bukti 13 paket sabu siap edar, enam handphone, sisa sabu dengan berat kotor 2,14 gram, dan uang penjualan sabu Rp 2.787.000. Ke enam tersangka adalah M Zidny Mubarok alias Zezen (42), warga Desa Brudu, Kecamatan Sumobito; I Putu Arya
Bayu Prayudha (22), warga Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung; Awang Hermanto (20), warga Desa Mojotrisno, Keca-
matan Mojoagung; Fizal Fanda Syaifulloh alias Kucing (23), warga Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung; M Alvi Roziqi alias Alvi (21), asal Desa Pakis, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto;Widya Narsita Saputri alias Putri (23), warga Desa Simogirang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo. “Kesemua tersangka kami amankan di sejumlah loka-
si,” kata Kasat Reskoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid, Jum’at,(19/3). Ditegaskan AKP Moch Mukid, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya 13 paket sabu siap edar, 6 unit handphone, pipet kaca yang masih terdapat sisa sabu dengan berat kotor 2,14 gram, dan uang hasil penjualan Rp 2.787.000,.
“Tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Jombang,” sambung Kasat Reskoba. Disampaikan AKP Moch Mukid, ke enam tersangka dijerat pasal 114 ayat 1 yo pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. “Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, dan denda paling banyak Rp10 miliar,” pungkas Mukid. (wan/day)
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Fizal Fanda Syaifulloh alias Kucing dan M Alvi Roziqi alias Alvi.
Kapolres Jombang Pimpin Sertijab Kasat dan Kapolsek Jajaran
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Kedua tersangka yang diamankan.
2 Budak Sabu Dicokok Mojokerto, Memorandum Satraskoba Polres Mojokerto beserta Reskrim Polsek Pungging menangkap dua budak sabu. Mereka adalah Muchammad Yogig Setiawan (26) asal Perum ABM, Desa Sekar Kurung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, dan Moh Khoirul Arif alias Kayen (29) tinggal di Desa Kebangsari, Kecamatan Jatirejo. Polisi juga mengamankan barang bukti sabu 1,12 gram dan satu buah alat tes urine. Kapolsek Pungging AKP Margo Sukwandi menyampaikan, penangkapan setelah muncul informasi bisnis haram ke dua tersangka. Petugas menangkap Yogig di warung makan bebek Desa Ngrame, Kecamatan Pungging. “Barang bukti sabu 1,12 gram dan satu buah alat tes urine,” terang Kapolsek. Dari pengakuan Yogig, petugas kembali menangkap Khoirul di area SPBU Pekingan, Desa Sumbersono, Kecamatan Dlanggu. Dari tangan Khoirul, polisi mengamankan barang bukti satu poket sabu, handphone, timbangan digital. “Pengakuan tersangka, sabu didapat dari Puzar (46) DPO warga Desa Pandan, Kecamatan Pacet,” tegas dia. Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Mojokerto Iptu Tri Hidayati mengatakan penangkapan ke dua tersangka adalah hasil kerjasama Polres Mojokerto dan Polsek Pungging. “Kedua tersangka kini ditahan dan dijerat pasal 114 ayat 1 subs pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” jelas Tri. (no/day)
Jombang, Memorandum Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho memimpin serah terima jabatan (Sertijab) kasat dan kapolsek jajaran di Gedung Graha Bhakti Bhayangkara (GBB), Jumat (19/3) pagi. Hadir dalam sertijab, jajaran pejabat utama, perwira, serta staf Polres JJombang. g Se j u m l a h p o s i s i y a n g bergesernya adalah Kasat Reskrim, Kasat Lantas, Kapolsek Mojoagung, Kapolsek Supo
mobito, Kapolsek Bareng dan Kapolsek Kesamben AKBP Agung Setyo Nugroho mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama dan selamat menjalankan tugas di tempat yang baru. Serta mengucapkan selamat datang kepada pejabat baru. “Saya ucapakan terima kasih y yang sebesar-besarnya kepada pej pejabat lama atas dedikasi dan loy loyalitasnya selama bergabung dan menjabat di Polres Jomban Kepada pejabat baru, saya bang. uca ucapkan selamat datang dan sel selamat bergabung di Polres Jom Jombang ini,” ujar AKBP Agung Set Nugroho. Setyo
Menurut kapolres, mutasi di lingkungan Polri merupakan hal biasa dan rutin dilaksanakan. Ia menyampaikan dinamika kehidupan organisasi sebagai wujud dari pembinaan karier yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tuntutan tugas yang dihadapi. Kapolres juga menbapresiasi Kasat Reskrim AKP Cristian Kosasih, Kasat lantas AKP Haris Darma Sucipto, Kapolsek Mojoagung Kompol Paidi, Kapolsek Bareng AKP M Akasah, Kapolsek Sumobito AKP Nanang Sujianto dan Kapolsek Kesamben AKP Slamet Hariyana. “Atas nama
pribadi dan Keluarga besar Polres Jombang mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan selama menjabat dan mengabdi di Polres Jombang,” sambungnya. Sementara, bagi pejabat baru Kasat Reskrim AKP Teguh Setiawan, Kasat Lantas AKP Rudi Purwanto, Kapolsek Mojoagung Kompol Purwo Admojo Rumantyo, Kapolsek Bareng AKP Nanang Sujianto, Kapolsek Sumobito AKP Miftahul Amin dan Iptu Nunung Damayanti Artisa, ia secara khusus menitipkan pesan. “Khusus bagi pejabat
baru agar segera menyesuaikan diri di tempat tugas. Kenali dan pahami situasi wilayah Jombang yang dikenal sebagai kota Santri,” tuturnya. Kapolres juga meminta pejabat baru melakukan upaya pembinaan dan meningkatkan kemampuan profesionalisme personil. “Disamping itu lakukan upaya terobosan baru dalam rangka menumbuhkan semangat soliditas dan kebersamaan yang kokoh dengan anggotanya, agar pelaksanaan tugas berjalan dengan baik dan lancar,” pungkas Agung. (wan/day)
Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho memimpin sertijab di Gedung GBB. FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
HARI DONGENG SEDUNIA
Ning Ita Dongengkan Asal Muasal Majapahit di Hadapan Siswa “Hingga suatu hari Raden Wijaya menyampaikan keinginannya meminta lahan di hutan Tarik yang ada di wilayah Kediri. Hutan yang semula dipenuhi dengan tumbuhan, kini berubah menjadi pemukiman penduduk. Suatu ketika, seorang yang semangat bekerja merasakan kehausan, dia memetik dan memakan buah yang serupa dengan jeruk tapi kulitnya lebih halus. Rupanya, buah yang pahit ini bernama Maja. Sejak saat itu, Raden Wijaya menamakan wilayah Tarik sebagai Majapahit”
B
egitulah sekelumit cerita asal muasal Majapahit yang didongengkan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dihadapan para siswa, guru, Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kota Mojokerto dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Peringatan Hari Dongeng Nasional, di Pendopo Rumah Rakyat, Jumat (19/3). Pagi itu, anak-anak sekolah dasar masih lengkap menggenakan seragam Pramuka datang berkelompok menghadiri pagelaran seni budaya yang diselenggarakan Dewan Kebudayaan Daerah Kota Mojokerto. Mereka duduk manis, mengikuti
Wali Kota Ika Puspitasari mendongeng di depan pelajar.
arahan dari para guru pendamping. Raut wajah antusias, nampak jelas dari wajah-wajah mereka yang ingin segera mendengarkan cerita rakyat dari para pendongeng. Benar saja, anak-anak ini begitu bahagia ketika mendapatkan instruksi langsung dari wali kota perempuan pertama di Mojokerto, untuk mendekat di panggung. Merekapun, duduk melingkar tanpa mengurangi aturan dari protokol kesehatan Covid-19. Jaga jarak dan memakai masker. Penuh semangat, para siswa SD dari beberapa sekolah di Kota Mojokerto tampak serius mendengarkan cerita rakyat yang dibawakan wali kota. Benar saja, sesekali wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini melemparkan pertanyaan. Para siswa pun dengan sigap menjawab. Suasana yang begitu meriah pada Peringatan Hari Dongeng Nasional ini, membawa kebahagiaan tersendiri bagi siswa SD yang selama ini telah menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat pandemi covid-19. Puncaknya, Ning Ita memberikan hadiah kepada mereka yang mampu menjawab pertanyaan yang diberikan. Peringatan hari dongeng di Kota Mojokerto, tahun ini sedikit berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Mengusung konsep pagelaran seni budaya, para pendongeng dari kalangan pelajar hingga guru, turut meramaikan Peringatan Hari Dongeng Nasional
2021 dengan berbagai cerita-cerita rakyat maupun fiksi yang menarik. Lengkap dengan atribut dan alat peraga pendukung, mereka yang tampil pada parade dongeng berhasil mencuri perhatian Ning Ita dan para tamu undangan. Baik secara langsung maupun daring. “Dongeng itu kan, bagian dari kebudayaan yang saat ini sedikit tergredagasi. Artinya dengan moment ini, kita mengingatkan kembali bahwa dongeng itu masih layak, masih memiliki nilai untuk terus kita budayakan di era kekinian. Meskipun dengan metode yang berbeda. Apapun metodenya. Apakah dengan cara yang konvensional atau menggunakan teknologi informasi yang penting substansi dari dongeng itu adalah kita menyampaikan pesan-pesan moral kepada anak-anak melalui sebuah cerita. Karena, pesan-pesan moral itu akan tertanam lebih kuat dalam pikiran mereka,” ungkap Ning Ita. Pada kesempatan ini pula, Ning Ita juga memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada keluarga almarhum tokoh penulis cerita dongeng Kota Mojokerto. Penghargaan tersebut, diberikan kepada perwakilan keluarga almarhum Ismaniasita dan Trio F Rony. Berkat cerita dongeng Kota Mojokerto yang ditulis oleh keduanya, anak-anak generasi saat ini bisa mengetahui cerita budaya Kota Mojokerto yang selama ini belum pernah diketahui. (war/adv/day)
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab memaparkan responsif gender.
Pemkab Jombang Optimistis Raih APE Tingkat Mentor Jombang, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pamkab) Jombang memaparkan program permasalahan responsif gender dihadapan tim verifikasi lapangan Kementerian Pemberdayaan Perempuan di Surabaya, Kamis (18/3). Paparan ditengah pandemi Covid-19 ini dilaksanakan secara daring tetap menerapkan Protokol Kesehatan. Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab memimpin langsung paparan yang berkaitan dengan ‘Anugerah Parahita Ekapraya’ (APE) tahun 2020 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (PPPA) RI. Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender Bidang Politik dan Hukum Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dermawan, mengaplikasi Pemkab Jombang yang telah melengkapi data informasi PUG kesetaraan gender dan hari ini siap untuk diverifikasi lapangan oleh tim. “Berpulang dari hasil verifikasi dan validasi, tentunya hari ini diharapkan para kepala OPD juga dapat memberikan data tambahan yg relevan”, terangnya. Sementara itu, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Jombang sangat serius dan berkomitmen dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi dan menitikberatkan pada Pengaru-
sutamaan Gender (PUG). Mulai dari kebijakan serta komitmen, kelembagaan, SDM, Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG), Focal Point PUG di SKPD, metode tool, data sistem informasi serta partisipasi masyarakat, dunia usaha hingga inovasinya disampaikan oleh Bupati perempuan pertama di Kabupaten Jombang ini. Sementara DR Yusuf Supiandi dari tim verifikator menyampaikan paparan kepada Kepala OPD, juga perwakilan Kepala Desa untuk mendapatkan tambahan informasi sekaligus data pendukung. “Verifikasi ini merupakan bagian dari proses menentukan kabupaten mana yang berhak mendapatkan
penghargaan APE,” kata DR Yusuf Supiandi. Menurutnya, evaluasi data dan evaluasi yang telah diberikan merupakan ukuran apakah kebijakan yang telah diterbitkan di tingkat Pusat dapat diimplementasikan di daerah. Apabila sudah diterapkan, lanjutnya, apakah kebijakan yang selama ini dibuat sudah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, atau ada yang perlu ditindaklanjuti lagi. Sebelumnya Kabupaten Jombang telah berhasil meraih penghargaan APE tingkat Utama. Nah untuk tahun 2020 Kabupaten Jombang sangat optimis untuk dapat menuju ke APE Mentor. (wan/day)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL
SABTU LEGI, 20 MARET 2021 HALAMAN 11
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Surabaya, Memorandum Unit II Satreskoba Polrestabes Surabaya meringkus Rudi Satriyo (36), juru parkir (jukir) dalam sebuah penggerebekan di rumahnya, Jalan Kedung Tarukan. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menyita barang bukti dua poket sabu, delapan plastik klip, dan HP yang dijadikan sarana komunikasi. “Tersangka selain pengguna sabu, juga pengedar,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Jumat (19/3). Memo mengungkapkan, penangkapan berawal anggotanya sedang memantau peredaran narkoba
Belum Ditemukan..
Sambungan dari halaman 1
Pantauan di lokasi, tim yang identik dengan warna oranye itu menggunakan perahu karet dalam proses penyisiran. Tidak tanggung-tanggung penyisiran dilakukan hingga ke sisi barat Pintu Air Jagir. Sejumlah petugas lain terlihat mencari keberadaan pelaku di kolong jembatan. Namun demikian, upaya tersebut hingga saat ini masih belum membuahkan hasil. “Belum ditemukan, upaya pencarian juga sempat dihentikan,” terang perwira pengawas Polsek Wonokromo Ipda Imam di lokasi. Dijelaskan Imam, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan anggota reskrim untuk mencari keberadaan pelaku. Salah satu modal penyelidikan adalah motor pelaku yang diamankan. “Dari nopol (nomor polisi) mudah-mudahan bisa dilacak para pelakunya,” pungkas dia. Sementara itu, Kabid Pembinaan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya Bambang Vistadi mengaku proses pencarian pelaku berjalan kurang lebih satu jam. “Satu jam Mas. Akan tetapi belum ditemukan. Diduga sudah kabur ke daratan,” kata Bambang Vistadi. (fdn/nov)
Barang bukti sabu yang diamankan dari tersangka.
Pelaku Hanyut di Sungai dua pelaku. “Kasusnya masih dalam pemeriksaan (penyelidikan, red),” kata Kapolsek Wonokromo Kompol Rini Pamungkas, Jumat (19/3). Informasi yang dihimpun, penjambretan itu terjadi sekitar pukul 23.00. Saat itu, Nesya berniat pulang ke Lumajang naik kereta api (KA) di Stasiun Pasar Turi. Korban diketahui baru saja mendaftar di salah satu perguruan tinggi kawasan Surabaya. Setiba di Stasiun Pasar Turi, gadis yang baru saja lulus SMA itu ternyata ketinggalan jadwal keberangkatan KA. Dia lantas menghubungi temannya untuk meminta mengantar ke Terminal Bungurasih. Ketika di perjalanan, teman Nesya
ingat jika memiliki janji untuk mengirim paketan ke kawasan Rungkut. Saat di Jembatan Jagir, keduanya mengambil jalur kiri untuk melintas ke arah timur. Belum tuntas melalui jembatan, kedua korban mendadak dipepet oleh para pelaku. “Di depan toko bendera pas ujung jembatan, tas saya dirampas oleh dua orang yang mengendarai motor. Isinya uang Rp 100 ribu, charge HP dan kartu ATM BCA,” ungkap Nesya sewaktu dikonfirmasi melalui pesan singkat, kemarin. Tidak terima dengan aksi para pelaku, teman korban berupaya mengejar dan menggeber gas motornya ke timur. Hasilnya, teman korban ber-
Sambungan dari halaman 1
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Rudi Satriyo
di Kedung Tarukan. Saat itulah polisi mendapatkan laporan jika tersangka selain jukir juga pengedar sabu. Tak menunggu lama kemudian anggota melakukan penggerebekan di rumahnya. Benar saja, saat anggota mendapati tersangka sedang menunggu pembeli. Ketika digeledah di saku celananya ditemukan dua poket sabu. Selain dua poket, di kamarnya
juga ditemukan delapan kantong plastik klip kosong dan HP berisi chat dengan pengedar sabu. “Dua poket dikemas dalam dua plastik kecil berisi 0,75 gram dan 0,45 gram,” tandas Memo. Temuan ini dirasa cukup bagi petugas untuk membuktikan jika Rudi adalah pengedar sabu. Selanjutnya, petugas menggiring tersangka berikut barang buktinya ke mapolrestabes guna diproses hukum. Pengakuan Rudi, dia membeli sabu ke temannya, Samad yang kini masih dalam pengejaran petugas. “Saya beli ke Samad, Pak,” ujarnya. (rio/nov)
FOTO: MEMORANDUM/RIO
Polisi Gerebek Rumah Pengedar Sabu
Petugas menyiapkan perahu karet untuk menyisir sungai.
hasil menghentikan motor pelaku dengan cara ditendang. “Kendaraan dan pelaku jatuh setelah ditendang teman saya,” imbuhnya.
Takut jadi amukan massa, kedua pelaku memilih melarikan diri. “Setelah terjatuh, satu pelaku nekat menceburkan diri ke sungai. Seorang lagi kabur
Belum Setahun Kerja dul, Kota Blitar. Tidak sekadar menawarkan sebagai teman karaoke, Bunda juga membuka tawaran layanan esek-esek ke pelanggannya. Sayang, bisnis haram Bunda tidak bertahan lama. Belum sempat menikmati keuntungan banyak, warga Dusun Pojok, Kecamatan Gerum, Blitar itu harus berurusan dengan pihak berwajib. Dia disergap anggota Unit III Asusila Subdit IV Renak-
Sambungan dari halaman 1 ta Ditreskrimum Polda Jatim. Wanita 39 tahun itu digelandang dengan barang bukti dua buah celana dalam milik pemandu lagu dan pria hidung belang. Selain itu, turut menjadi barang bukti alat kontrasepsi (kondom) bekas pakai. “Mereka baru saja melakukan transaksi seks,” kata Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko, Jumat (19/3). Gatot menjelaskan, sebelum
menetapkan Bunda sebagai tersangka, penyidik juga sempat memeriksa enam orang lain. Mereka masing-masing SKM (20), MEI (22), EF (30), YNT (24), sebagai pemandu lagu. Sementara DW (29), selaku kasir dan VK (41), manajer Next KTV. “Kami periksa sebagai saksi,” kata Gatot. Indah mengaku, jika dia melakoni bisnis lendir ini karena terhimpit kebutuhan ekonomi.
Dia memiliki lima anak buah yang dipekerjakan sebagai pemandu lagu sekaligus pelayan hasrat lelaki hidung belang. “Terhimpit ekonomi. Baru kali ini kerja di rumah karaoke dan belum dapat setahun,” aku dia. Bunda juga mengaku, sejak awal bisnis prostitusi, dia memiliki beberapa panggilan khusus antara dia, pria hidung belang, dan para pemandu lagu. “Manggilnya Papi, Mas,” ujar Bunda.
Seperti diketahui penggerebekan di rumah karaoke Next KTV dilakukan pada Rabu (10/3) sekitar pukul 00.30. Selain di tempat karaoke, polisi juga menggerebek Patria Palace Hotel yang berada di Jalan Mastrip. “Penggerebekan berdasarkan informasi masyarakat selanjutnya kita tindak lanjuti. Karena pada saat ini kita masih melakukan penerapan PPKM sehingga menindaklanjuti secara cepat,”
imbuh Wadirkrimum Polda Jatim AKBP Nasrun Pasaribu. “Saat petugas mendatangi lokasi karaoke untuk dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan petugas mendapati dua orang pria dan perempuan keluar dari karaoke. Petugas kemudian membuntuti dan menuju hotel,” sambung Nasrun. Dari hotel itu, lanjut Nasrun, pihaknya mendapati barang bukti kondom bekas
Penabrak Kabur, CCTV Tak Berfungsi nya menabrak bodi belakang pikap,” tutur Dodik. Setelah musibah itu, lanjut Dodik, pihaknya segera melakukan proses pencarian identitas mobil yang menabrak pikap tersebut. Salah satunya dengan mengecek rekaman
CCTV di sekitar lokasi. Sayangnya, lanjut dia, dari beberapa CCTV yang ada di jembatan dan pintu keluar arah Surabaya semuanya mati. “Kami masih mencari CCTV lain untuk mengetahui identitas penabrak,” jelasnya.
Dodik mengatakan, dari keterangan keluarga jika kedua korban biasa berangkat subuh untuk berjualan buah-buahan. Mereka pulang pergi dari Bangkalan ke Surabaya setiap hari. “Mereka hendak berjualan di Pasar Pabean jadi
berangkatnya selalu pagi,” terang Dodik. Sementara itu, evakuasi mobil yang terbalik tersebut dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya. Sekitar 40 menit pikap baru bisa diangkat. Akibat insidem itu, jalur
mobil dari arah Madura-Surabaya sempat ditutup sementara untuk proses evakuasi. “Jalur sempat ditutup sementara untuk proses evakuasi, “ pungkasnya. Kabid Operasional Damkar Kota Surabaya Bambang Vis-
tadi menambahkan, pihaknya menerima peristiwa mobil terbalik tersebut sekitar pukul 06.06. “Unit Rescue Besar Tim Rescue tiba di lokasi langsung koordinasi dan melakukan evakuasi,” kata Bambang. Imbuh Bambang, pikap yang
dikemudikan korban melintas di Jembatan Suramadu di titik 1-500. Mobil bermuatan buah itu tiba-tiba oleng hingga menabrak pembatas dan langsung terbalik. “ Evakuasi selesai dan dinyatakan kondusif sekitar pukul 06.47,” tutupnya. (alf/nov)
Sambungan dari halaman 1 plagiat, tukang copy paste. Nggak tahu,” aku Via Vallen. “Kasusnya aku kayak gitu (mengikuti label), tapi mereka malah bilang, ‘Masa sih Via Vallen sekelas IU nggak tahu?’ Lah memang nggak tahu, mungkin aku pernah lihat, cuma kalau video klipnya aku nggak tahu,” jelasnya. Meskipun Via Vallen sudah memberikan klarifikasi dan menurunkan video klipnya dari YouTube, tetap saja serangan
itu dia dapatkan. Banyak penggemar IU tak percaya Via Vallen tak mengenal musisi dari Korea Selatan itu. “Mereka bilang, ‘IU tuh solois terkenal, divanya Korea fansnya banyak banget masa kamu nggak tahu video klipnya ini ini? Jadi mereka tuh maksa aku buat tahu. Kadang kita tahu wajahnya tapi nggak tahu namanya lo, kadang aku artis-artis K-pop gitu tahu wajahnya nggak tahu namanya,”
tuturnya. Ketika video klipnya menimbulkan polemik, Via Vallen mengaku hanya diam karena kesal. Bahkan produsernya kala itu tak tahu video klip mengambil referensi dari musik video IU. “Produsernya pun akhirnya marah-marah sama sutradaranya itu. Ini kan kesalahan kamu, kamu harus bertanggung jawab dibikin ulang lagi kalau sampai hasilnya nggak bagus katanya sih
bakal putus kerja,” kataViaVallen. Via Vallen menyayangkan tindakan ceroboh sutradara yang membuat video klipnya saat itu. Via Vallen sadar kesalahan kecil apa pun yang dia lakukan akan menimbulkan reaksi. Selain dituding menjiplak video klip IU, tahun lalu Via Vallen juga mengalami hal yang kurang mengenakkan. Bagaimana tidak, mobil mewah yang dia beli dari hasil jerih
payahnya dibakar orang yang mengaku sebagai penggemar.“Jangan sampai yang lain ngalamin kayak gitu. Aku sih nggak percaya kalau dia nge-fans,” ucap Via Vallen kepada Deddy Corbuzier. Deddy Corbuzier sendiri menggoda Via Vallen sebagai satu-satunya artis yang mobilnya dibakar oleh penggemar. Via Vallen kala itu tertawa dan mengaku masih menunggu hasil proses hukum kejadian tersebut.
Astrid Melihat Wanita Cantik Membuka Pintu Pagar rah kepada Johan. “Perasaanku campur aduk. Aku benar-benar kebingungan. Semua cara untuk mencarinya terasa sia-sia. Saya takut dia kenapa-kenapa,” katanya, sedih. Selama hampir enam bulan Astrid mencari Johan. Ia gunakan uang tabungan yang diberikan Johan selama ini untuk mencari suaminya itu. Setiap mendapat informasi dari beberapa teman Johan, selalu dia datangi. “Aku sampai sewa mobil. Yang nyetir sepupuku. Aku diantarnya ke mana saja sesuai infirmasi dari teman Johan,” ucapnya. Sempat teman Astrid menyarankan agar lapor ke polisi terkait laporan orang hilang. Tapi, ia takut. Akhirnya ia memutuskan
pakai. Tak hanya itu, petugas juga mendapati satu laki-laki dan perempuan usai berhubungan intim di dalam kamar hotel tersebut. “Setelah kita tanya si perempuan mengaku sebagai ladies companion (LC) di karaoke tadi. Dan kita selanjutnya melakukan penggeledahan lagi di karaoke dan akhirnya kami mintai keterangan sejumlah saksi,” pungkas Nasrun. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1
Dituding Plagiat Nggak (dibalas) cuma dua orang aja yang dibalas, yang seru-seru aja nggak yang marah-marah,” aku Via Vallen dilihat, Jumat (19/3). Serangan banyak menuding Via Vallen sengaja menjiplak video klip artis K-pop, IU.ViaVallen sendiri sebagai penyanyi padahal hanya mengikuti storyboard yang diberikan oleh sutradara.“Mereka bilang gara-gara video klip itu jadi dibilang tukang jiplak, tukang
masuk ke perkampungan. Mereka meninggalkan motornya di lokasi,” terang dia. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut berjupaya mencari kedua pelaku tersebut. Tak lama kemudian, petugas linmas dan polisi juga membantu mencari di sekitar lokasi. Bahkan, Tim Rescue Dinas Kebakaran Surabaya juga rela terjun ke Sungai Jagir. Hanya saja, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Setelah dilakukan penyisiran menggunakan perahu karet pelaku belum juga ditemukan. Sementara setelah kejadian, korban bersama temannya diarahkan ke Mapolsek Wonokromo untuk melapor dan dimintai keterangannya. (fdn/nov)
untuk melakukan pencarian sendiri. “Temanku kasih saran agar aku ke polisi, buat orang hilang. Tapi kupikir tidaklah. Biarlah kucari sendiri, sampai kapan pun akan kucari sendiri,” katanya. Di tengah keputusasaannya dan uang tabungan yang semakin menipis, Astrid sempat berpikir untuk berhenti melakukan pencarian. Ia merasa sudah tak mampu mengahadapi cobaan hidup yang menerpa. “Aku sempat berpikir berhenti. Aku sudah capek. Capek pikiran, capek tenaga. Rasanya nggak sanggup lagi,” ungkapnya. Hingga akhirnya, pada suatu hari telepon Astrid berdering. Setelah diangkat, ternyata yang menelepon teman sekantor Johan. “Menurut teman suamiku
itu, Johan berada di Malang. Dia bahkan memberikan alamat lengkap Johan. Kata dia, Johan telah menikah lagi dengan salah satu pemandu karaoke di Surabaya. Betapa kagetnya aku saat itu,” kesalnya. Teman Johan mengatakan bahwa selama ini Johan telah selingkuh. Ia merasa kasihan dengan Astrid. Karena itu ia memberitahukan kelakuan Johan kepadanya. Walaupun sempat shock, Astrid berusaha tenang. “Meski belum tahu kebenarannya, aku sangat bersyukur dan berterima kasih atas informasi dari teman Johan itu,” ujarnya. Keesokan harinya, dengan sisa-sisa tenaga dan uang tabungan, Astrid berangkat ke
ViaVallen menegaskan tak terima jika pelaku pembakaran terhadap mobilnya disebut sebagai salah satu penggemarnya. “Sudah ditangkap. Jadi masih mau sidang ditunda karena Covid-19. Aku nggak terima kalau dia dibilang fans nggak akan menyakiti juga apalagi merugikan. Kenapa yang dibakar harus mobil itu? Nggak mobil yang lain?” beber Via Vallen seraya tertawa. (dth/nov)
Sambungan dari halaman 1 Malang pada pagi buta. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1,5 jam, ia akhirnya sampai di alamat yang diberikan teman Johan. “Aku tak langsung turun. Tapi mengintai dari dalam mobil yang aku sewa. Aku melihat rumah yang sesuai alamat yang diberikan teman Johan itu, ternyata juga tidak terlalu besar,” paparnya. Setelah hampir dua jam menunggu, kira-kira pukul 08.00 Astrid melihat pintu pagar dibuka seorang wanita. Cantik juga dan tubuhnya seperti terawat. Tak lama kemudian, muncullah Johan. Astrid tersentak, ternyata benar apa yang dikatakan teman Johan. “Saat aku sudah tak tahan menahan emosi dan hendak
beranjak keluar mobil, keponakanku melarangnya. Ia menyarankan untuk mengikuti ke mana Johan pergi. Begitu Johan pergi bersama mobilnya. Kami langsung membuntutinya dari belakang,” beber Astrid. Rupanya Johan tidak sadar kalau dia sedang dibuntuti. Setelah setengah jam, akhirnya Johan sampai di sebuah showroom mobil yang berada di tengah kota. “Kami berhenti. Aku didampingi keponakanku menghampirinya saat ia baru keluar dari mobilnya. Ia terlihat kaget waktu itu,” jelasnya. Setelah bertemu, Astrid menyampaikan ingin berbicara dengan Johan. Ingin rasanya Astrid meluapkan amarahnya saat itu. Tetapi ia tidak mau
mempermalukan Johan dan tidak mau orang yang berada di situ menganggap ia sebagai wanita tak berpendidikan. “Kami akhirnya bertemu di restoran yang saat itu masih sepi. Di situ saya meminta penjelasan darinya. Dan Johan mengakui meninggalkan aku gara-gara wanita malam yang kini telah menjadi istrinya. Langsung secara refleks aku tampar dia, dan bilang, ‘Kita cerai’, setelah itu ak pergi sambil menangis.” Dalam perjalanan pulang, Astrid tak henti-hentinya menangis. Air mata yang selama ini dibendungnya kini tertumpah semuanya. Pikirannya tak karu-karuan. Ia tak mengira Johan tega berkhianat dan meninggalkannya hanya demi perempuan
malam. “Sesampaidi Surabaya, mataku terlihat sembab. Namun, aku berusaha menutupinya dari kedua orang tuaku. Aku langsung masuk kamar dan tidur,” ujarnya. Keesokan harinya baru Astrid menyampaikan semua yang terjadi dalam rumah tangganya. Ia juga mengaju berencana menggugat cerai Johan. Ibu Astrid hanya bisa menangis mendengarnya. “Setelah menyampaikan semua kepada orang tua, aku persiapkan semua berkas dan dokumen untuk mengurus perceraian,” tuturnya. Proses cerai itu kini sedang digelar di Pengadilan Agama Surabaya dengan agenda pemeriksaan saksi. (mg5/jos, habis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SABTU KLIWON, 20 MARET 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA
Warga melihat cairan di jalan.
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Anggota bhabinkamtibmas menyerahkan bantuan kepada petugas PPKM mikro.
Kapolres Salurkan Minuman Penambah Imun ke PPKM Mikro Gresik, Memorandum Guna mendukung kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menyalurkan bantuan, Jumat (19/3). Sejumlah teh penambah imun dan semangat dibagikan kepada petugas yang berjaga di lapangan. Kapolres Gresik mengatakan, untuk menyukseskan PPKM mikro hingga ke tingkat desa butuh sinergi yang baik dari semua pihak. Bekerja sama dengan TNI, tenaga kesehatan, tantrib serta perangkat desa setempat. Ini penting untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19. Korps Bhayangkara peduli terhadap jerih payah petugas PPKM mikro di tingkat desa. Mereka menjadi garda terdekat dengan masyarakat dalam penerapan kebijakan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran corona. Melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana mengatakan, AKBP Arief Fitrianto menerjunkan bhabinkamtibmas untuk menyalurkan bantuan berupa teh penambah imun dan semangat. Minuman itu disalurkan ke posko-posko PPKM mikro yang ada di Kecamatan Manyar. “Posko PPKM mikro yang tersebar di 23 desa se Kecamatan Manyar tidak ada yang luput dari penyaluran kepedulian kapolres Gresik tersebut,” ungkapnya. Kepedulian ini salah satu bentuk apresiasi terhadap kinerja petugas posko PPKM mikro di tingkat desa. Mereka yang selama ini berjibaku bersama TNI-Polri menggencarkan ikhtiar keluar dari covid-19. Selain membagikan bantuan, bhabinkamtibmas yang turun lapangan juga mewanti-wanti terkait protokol kesehatan 5M. Petugas diminta untuk selalu disiplin memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan. Petugas harus jadi teladan terdepan. “Penyaluran minuman penambah imun dan semangat ini wujud kepedulian korps bhayangkara atas dedikasi petugas PPKM Mikro di setiap desa,” pungkas dia. (and/har/udi)
Jalan Roomo Semburkan Cairan Berlendir Gresik, Memorandum Warga RT 4/RW 2, Jalan Raya Desa Roomo, Kecamatan Manyar, digegerkan dengan semburan cairan berlendir, Jumat (19/3). Semburan itu muncul dari celah-celah retakan aspal dan membuat jalan menggelembung. Warga sekitar, Sinta mengungkapkan, semburan kali pertama diketahui sekitar pukul 10.00. Tiba-tiba aspal retak dan mengeluarkan cairan berwarna coklat susu. Teksturnya kental, berlendir dan ada bercak putih. Diduga cairan tersebut akibat kebocoran saluran limbah di bawah tanah. “Pertama kali muncul sekitar pukul 10.00 pagi tadi. Lalu saya video terus sebarkan di media sosial. Tapi, saya tidak tahu semburan itu apa dan berasal dari mana, takutnya berbahaya,” ujar Sinta. Ditambahkan, perangkat desa sudah mengambil sampel cairan semburan. Rencananya akan dicek di laboratorium untuk memastikan kandungan cairan yang meresahkan itu. Ketika didatangi Memorandum, lokasi semburan dijaga oleh sejumlah orang berpakaian pabrik/proyek. Mereka membawa alat penyerok untuk mengarahkan cairan ke selokan. Ketika cairan lengket itu sudah keluar cukup banyak, petugas bergegas membuangnya ke selokan.
Saat dicek, semburan berwarna coklat susu itu berlendir namun tidak berbau. Sesekali membawa bercak putih. Teksturnya pun seperti air yang tercampur dengan minyak atau oli. Warga lain, Lilik Farida mengaku khawatir dengan kemunculan semburan tersebut. Pasalnya, semburan tersebut hanya berjarak sekitar dua meter di depan tokonya. Semburan itu juga tidak seperti air pada umumnya. Perempuan kelahiran 1977 itu pun teringat insiden semburan lumpur di Porong, Sidoarjo. “Saya tidak tahu ini sumbernya dari mana. Tapi khawatir juga soalnya airnya keruh dan kental tak seperti air pada umumnya,” ucap Lilik. Masih menurut Lilik, di depan tokonya itu pernah ada penanaman pipa sekitar 2011. Meski begitu, ia tidak tahu pasti pipa tersebut menjadi saluran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) atau milik perusahaan lain. Ia berharap semburan itu segera ditangani oleh pihak terkait.
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Petugas membersihkan cairan yang meluber di jalan.
Sementara itu, Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik Baktiar Gunawan Hutabarat membantah bahwa semburan itu kebocoran limbah. Menurutnya, semburan itu muncul akibat adanya proyek penanaman pipa PDAM Gresik yang tidak jauh dari lokasi. “Ada luberan air berasal dari aktivitas kegiatan pengeboran untuk pemasangan pipa PDAM. Pada saat drilling atau pengeboran tersebut
Satlantas Daftarkan 2 CCTV ETLE ke Korlantas Polri
FOTO: MEMORANDUM/ DOK
Sekda Nurul Azizah (memakai batik) meninjau lokasi TMMD.
Sekda Bojonegoro Apresiasi Satgas TMMD Ke-110 Bojonegoro, Memorandum Operasi bakti TNI dilaksanakan secara terpadu dan lintas-sektoral TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Selain dalam rangka membantu percepatan pembangunan di wilayah, tujuan dari kegiatan tersebut juga dalam rangka mengatasi kesulitan rakyat serta sebagai sarana untuk menumbuhkembangkan semangat gotong royong dan merawat kemanunggalan TNI dan rakyat. Dalam rangka menyukseskan kegiatan tersebut, diperlukan adanya peran serta unsur-unsur yang terkait. Mulai dari pemerintah desa (pemdes), pemerintah kabupaten (pemkab), serta instansi lainnya. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro Nurul Azizah turut memberikan apresiasi terhadap kerja keras para personel Satgas TMMD Kodim 0813/Bojonegoro dari tiga matra, yaitu angkatan darat, laut, dan udara. Para satgas ini tak kenal lelah terus membangun sasaran fisik dan nonfisik program tersebut. “Tentunya, kami sangat mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Tim TMMD Kodim 0813/ Bojonegoro serta seluruh komponen masyarakat atas kerja sama dalam mendukung kelancaran kegiatan program yang sedang berjalan ini,” beber dia kemarin. Dirinya berharap, agar segala upaya yang tengah dijalankan di TMMD ini, pengerjaannya bisa selesai tepat waktu dan sesuai target. Yakni, memberikan dampak yang positif kepada masyarakat, baik pembangunan infrastruktur maupun pembangunan sumber daya manusianya. “Program TMMD ke-110 2021 ini tentu akan menunjang program-program pembangunan dan juga memberikan manfaat yang lebih untuk masyarakat dan Pemkab Bojonegoro,” pungkas sekda. Kegiatan TMMD, sinergi antara pemkab dan Kodim 0813/Bojonegoro akan berlangsung hingga tanggal 31 Maret 2021 mendatang. Berbagai agenda kegiatan baik fisik maupun non fisik dilakukan pada program ini. Di antaranya normalisasi sungai, rehab ruang kelas gedung SD, pembangunan jalan aspal, pembangunan saluran drainase. Selain itu ada renovasi rumah tidak layak huni program atap, lantai dan dinding (Aladin). Serta pembinaan, sosialisasi, pelatihan, dan bantuan sosial dalam rangka pemberdayaan masyarakat guna peningkatan kesejahteraan. (top/har/udi)
untuk memudahkan proses dilakukan dengan menambahkan air bersama chemicals yang ramah lingkungan yang berfungsi membuat tanah di sekeliling pipa menjadi lubang yang bulat dan kuat,” tutur Baktiar Gunawan Hutabarat. Namun, terjadi freak out atau luberan. Hal itu disebabkan kepadatan tanah di sekitar pengeboran yang labil. Sehingga air dari proses pengebiran mengalir ke titik luberan. (and/har/udi)
FOTO: MEMORANDUM/ JIHAN
Wakil Bupati Aminatin Habibah menghadiri verifikasi lapangan menuju penghargaan APE.
Gresik Masuk Nominasi Mentor APE Gresik, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik masuk nominasi mentor APE (Anugerah Parahita Ekapraya). Penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas komitmen daerah dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dari Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. Sebelumnya, Gresik pernah meraih APE pada 2016 dengan predikat madya (pengembangan) dan predikat utama (peletakan dasar dan keberlanjutan). Perlu diketahui ada empat katagori tingkat APE. Yakni, tingkat pertama, madya, utama dan tingkat tertinggi ialah mentor. Jumat (19/3) kemarin, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menghadiri verifikasi lapangan menuju penghargaan APE di Hotel Double Tree, Surabaya. Dalam kesempatan tersebut, Bu Min, sapaan akrab wabup menyampaikan, komitmennya untuk membuat Gresik menjadi daerah yang menjunjung tinggi keadilan gender. Ia memaparkan indeks pencapaian pemkab sebagai wujud nyata program. Di antaranya nilai peduli HAM Gresik 100%,
“
Terimakasih kepada seluruh OPD terkait yang sudah saling koordinasi untuk pengarusutamaan gender di Kabupaten Gresik. Juga kepada masyarakat dan wartawan yang terus menggaungkan program kesetaraan gender," DR ADI YUMANTO Kadis KBPP dan PA Gresik indeks pembangunan gender 89,7% dan indeks Reformasi birokrasi 88,96%. Selain itu, ia juga memaparkan berbagai regulasi Pemkab Gresik yang mendukung kesetaraan gender yaitu Perda 17/2011 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan, Perbup 24 /2018 tentang Kebijakan Pengawasan Daerah, dan SE Bupati no 470/1657/437.79/2091 tentang Pencegahan dan Penghentian Perkawinan Anak. Sementara itu anggaran
responsif gender Pemkab Gresik pada 2020 sebesar Rp 900 juta. Besaran tersebut jika diprosentasikan yakni 0,6 % dari total APBD 2020. Sedangkan Kepala Dinas KBPP dan PA (Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Gresik dr Adi Yumanto menyampaikan untuk mencapai mentor APE merupakan hal yang berat. Termasuk di antaranya perlengkapan dokumen dan regulasi yang harus dipenuhi. Namun ia berharap Gresik dapat meraih penghargaan mentor APE tahun ini. “Berat untuk ke sana. Kami masih harus melengkapi dokumen yang kurang, serta beberapa regulasi," terangnya. Ia juga mengucapkan terimakasih atas dukungan seluruh OPD (organisasi perangkat daerah), masyarakat dan wartawan yang turut membantu Gresik sampai masuk dalam nominasi mentor APE. “Terimakasih kepada seluruh OPD terkait yang sudah saling koordinasi untuk pengarusutamaan gender di Kabupaten Gresik. Juga kepada masyarakat dan wartawan yang terus menggaungkan program kesetaraan gender," tutupnya. (han/har/udi)
Lamongan, Memorandum Dua kamera CCTV electronic traffic law enforcement (ETLE) atau tilang elektronik (e-tilang) telah terpasang di Lamongan. Kamera tersebut juga didaftarkan Satlantas Polres Lamongan untuk ikut diresmikan oleh Korlantas Polri, Selasa (23/3) mendatang. Kasatlantas Polres Lamongan AKP Fybrien Senja Indah Lestari mengatakan, jika Lamongan akan ikut serta dalam pelaksanaan tilang elektronik (e-tilang). Dua kamera CCTV telah terpasang di ruang Jalan Lamongrejo dan Jalan Jaksa Agung Suprapto. “Dua CCTV elektronik tilang yang dipasang di dua jalan tersebut mulai difungsikan minggu depan,” kata AKP Fybrien Senja Indah Lestari saat dikonfirmasi, Jum’at (19/3) Penggunaan kamera CCTV untuk tilang elektronik ini, lanjut Fybrien, kendaraan yang melintas di dua jalan tersebut harus menaati peraturan lalu lintas. Jika tidak mematuhi rambu, seperti tidak membawa helm atau berboncengan lebih dari dua, akan dikenakan sanksi tilang secara elektronik. “Jadi potret lalu lintas warga Lamongan terlihat di dini. Ternyata dari hasil ujicoba masih banyak yang melanggar marka,” lanjutnya. Secara teknis, jelas Fybrien, setiap kali jaga, akan ada ggota yang disiapkan anggota di Command Center Polanggota res Lamongan. Mereka yang melanggar, ntinya dikirimi nantinya rat penindakan surat ke alamat pemilik ndaraan berkendaraan otor tersebut. motor “Sampai saat ini kami terus meukan sosialisasi lakukan pada pengguna kepada an agar mejalan etahui dan ngetahui tib berlalu tertib tas,” punglintas,” snya. (tri/ kasnya. r/udi) har/udi)
AKP Fybrien Senja Indah Lestari FOTO: ISTIMEWA