memorandum.co.id
SABTU PAHING, 20 JUNI 2020
memorandumredaksi@gmail.com com
HARGA Rp 3.500,-
TERPENGARUH FILM PORNO, SUAMI JUAL ISTRI RP 300 RIBUͳRP 900 RIBU
SERTIFIKA T
P ER S WAN DE
KORBAN DIAKUI HIPERSEKSUAL
Surabaya, Memorandum Akibat terpengaruh film porno, membuat fantasi seks Sudarmono (35), menjadi liar. Demi menuruti hawa nafsunya, pria warga Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom Gresik itu, tega menjual istri yang dinikahi secara sah berinisial SK (26). Bersambung ke halaman 11
MATA HATI Oleh: Arief Sosiawan
Hiburan Malam Phoenix Ditutup Abaikan Protokol Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19 Surabaya, Memorandum Satu tempat hiburan malam di Kota Surabaya ditutup karena mengabaikan ketentuan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19, Kamis (18/6) malam. Petugas juga membawa pengunjung karena kedapatan tidak mengenakan masker serta identitas berupa KTP. Pelanggaran Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
3
Kapolsek Wonocolo Kompol Masdawati Saragih menginterogasi dua tersangka pencurian kendaraan bermotor.
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Via Vallen
Dikucilkan Tetangga
-
Nggak salah tah? Kabarnya cuma sewa, kok. HGB, hak guna barang!
Si Mameng (Pemilik rent car)
GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ
KRONOLOGI KEJADIAN
Keduanya lalu diamankan. Beberapa warga yang emosi sempat menghajar pelaku dan melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.
1 Awalnya kedua pelaku lebih dulu mencari
sasaran dengan berkeliling memakai motor sarana. Hingga berhenti di depan pagar rumah korban.
2
Berhasil mendorong motor Satria hasil curiannya, ternyata mereka tepergok seorang warga yang kebetulan melintas di lokasi.
Pencuri Motor Terekam CCTV
+ Meng, pria Wringinanom menjual istrinya.
SUDARMONO PELAKU PENJUAL ISTRI
Pengunjung di Phoenix yang melanggar aturan protokol kesehatan (foto atas). Malam itu juga petugas menutup operasional Phoenix di Jalan Kenjeran.
Dua Residivis Tepergok Curi Motor Surabaya, Memorandum Pengapnya penjara tidak membuat Ervan (19), warga Jalan Gembong DKA, dan Fikri Abdillah (19), warga Jalan Pulosari, jera. Keduanya kembali menjadi penghuni jeruji besi setelah gagal mencuri motor milik Ronggo Warsito (53), warga Jalan Bendul Merisi Besar Timur. Kedua tersangka diamankan anggota Unit Reskrim Polsek Wonocolo dibantu warga setempat. “Setelah memperoleh laporan, kami dibantu warga berhasil mengamankan tersangka di sekitar lokasi pencurian,” kata Kapolsek Wonocolo, Kompol Masdawati Saragih, Jumat (19/6). Bersambung ke halaman 11
MESKI pemerintah telah menetapkan new normal, ternyata pandemic Covid-19 masih terus berlangsung. Bahkan, jumlah penderita di Indonesia pun masih terus mengalami peningkatan. Bersambung ke hal 11
Awalnya saya menjajakan lewat Facebook (FB), kemudian menawarkan melalui twitter. Jadi selain dapat kepuasan seks, saya juga dapat uang untuk kebutuhan hidup.
Pelaku pencurian motor di minimarket, Jalan Setro Baru terekam CCTV.
Surabaya, Memorandum Meski sedang masa transisi menuju new normal, pencurian motor tetap marak di Surabaya. Kali ini, seorang pelaku curanmor terekam CCTV saat beraksi di minimarket, Jalan Setro Baru VI . Dalam rekaman yang dibagikan akun Facebook dengan nama Syamri II itu, pelaku dengan cepat menggasak motor Honda Vario L 5793 CM. Terlebih kunci kontak masih menempel di kendaraan tersebut. Ketika dikonfirmasi Memorandum melalui messenger, Syamri belum menjawab. Namun di kolom ko Bersambung ke halaman 11
Gagal Jual HP Palsu, Masuk Bui Surabaya, Memorandum Dua warga Tambak Wedi Baru I berurusan dengan polisi setelah terlibat penipuan di Jalan Balongsari Tama Blok 2D. Modus Kedua tersangka, Mat Soleh (54), dan Parman (46), nekat menawarkan HP palsu dan membawa kabur uang pembelian barang itu sebesar Rp 650 ribu. Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
N
egara ini ribut soal RUU HIP (Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila). Ribut seribut-ributnya. Riuh seriuh-riuhnya. Menggegerkan dunia perpolitikan kelas nasional hingga masyarakat awam sempat terseret dalam arus kebingungan dan kebimbangan. Keributan ini, jika diibarat di kebun binatang, seluruh penghuninya mengeluarkan bunyi bunyian yang berbeda sesuai kekhasan bunyi aslinya. Yang burung mencuit. Yang harimau mengaum. Si monyet mencicit. Sang ular mendesis. Dan lain sebagainya. Terkesan semua ikut bersuara seolah kepentingannya sama, yaitu minta RUU itu diperhatikan! Bersambung ke halaman 5
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
RUU HIP; Antara Pancingan dan Tantangan
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Pemimpin Redaksi
Parman dan Sholeh menunjukkan barang bukti.
DATA SEMENTARA SEBARAN COVID 19 JATIM JUMAT, 19 JUNI 2020
9.046
DENGAN RINCIAN
SEMBUH 2.664 DIRAWAT 5.532 MENINGGAL 701 Sumber: Kominfo Jatim
MEMBURU RESTU ORANG TUA PASCAHAMIL DI LUAR NIKAH Έ6Ή
Histeris Hanya karena Pesan WA-nya Centang Dua dan Hijau Dua kali keguguran menjadi pelajaran bagi Sulis, Agus, dan keluarga. Untung Sulis tidak trauma. Ia menganggap peristiwa itu sebagai kecelakaan. Harus ada upaya lebih maksimal. Yuli Setyo Budi, Surabaya
Kini mereka lebih hati-hati. Untuk menjaga agar tidak terulang kejadian serupa, Sulis diminta istirahat total di rumah. Tidak boleh berbelanja walau hanya di depan rumah. Tidak boleh bekerja. Tidak boleh mengerjakan pekerjaan rumah. Dll. Dst. Dsb. Apalagi setelah diketahui hamil lagi, Sulis hanya boleh berdiam diri di dalam kamar. Semua diladeni. Sulis menganggap
ini terlalu berlebihan, namun Agus bersikeras ini harus dilakukan. Ia didukung orang tuanya. Sulis diperlakukan bagai ratu. Pekerjaan apa pun tidak boleh dilakukan sendiri. Agus bahkan secara khusus mengambil seorang asisten rumah tangga. Padahal, selama ini mereka tidak pernah melakukan itu. Semua pekerjaan dibagi. Semua. Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SABTU PAHING, 20 JUNI 2020 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Agus M, Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Kristion,Afin Maulidin, Suprianto, Iswin Afrizal. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Partisipasi Publik di Pilkada, KPU Pasang Target 77 Persen
FOTO: MEMORANDUM/ALI
FOTO: MEMORANDUM/LUD
Sidoarjo, Memorandum Meski digelar di tengah pandemi covid-19, namun KPU Sidoarjo optimis partisipasi masyarakat dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) mendatang bisa mencapai 77 persen. “Angka itu target dari KPU Pusat. Dan kami berusaha keras untuk memenuhi target tersebut. Insha Allah bisa tercapai,” ujar Ketua KPU Sidoarjo, Muhammad Iskak ditemui di ruang kerjanya, Jumat (19/6). Pihaknya sendiri Ketua KPU Sidoarjo, M Iskak. sudah memiliki beberapa langkah untuk meraih target partisipasi publik dalam pesta demokrasi lokal yang rencananya digelar 9 Desember 2020 itu. Di antaranya dengan memanfaatkan kekuatan media sosial sebagai wahana sosialisasi program, kegiatan sekaligus ajakan pada masyarakat untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS), dan menyalurkan aspirasi politiknya dengan memilih pasangan calon bupati/wakil bupati yang dikehendakinya. “Sampai saat ini responnya lumayan bagus. Minimal bisa menjadi informasi bagi teman-teman di berbagai grup Whatsapp. Selain itu staf kami juga membagikannya ke beberapa aplikasi medsos lainnya,” imbuhnya. Tak hanya itu, KPU Sidoarjo juga berencana memperbanyak sosialisasi pada warga melalui media massa. “Belanja iklannya akan kami perbanyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” kata Iskak. Adapun anggaran biayanya akan diambil dari pos dana jalan sehat dan konser musik yang sudah tidak mungkin lagi digelar demi ikut menunjang program pemerintah mencegah penularan covid-19 di Sidoarjo. “Aturannya kan nggak bisa bikin acara yang mengumpulkan massa secara langsung. Jadi anggarannya dialihkan untuk iklan di media cetak maupun elektronik. Saya kira ini juga cukup efektif,” papar mantan Ketua PMII Sidoarjo itu. Inovasi program sosialisasi lainnya adalah memberikan kesempatan pada pasangan calon (paslon) bupati/wakil bupati untuk membuat dan memasang media sosialisasi luar ruang seperti spanduk, banner, baliho dan lainnya. “Ketentuannya, 150 persen dari media sosialisasi yang dibuat KPU di tiap-tiap desa. Jadi kalau di desa itu ada 2 baliho, paslon diperbolehkan menambah 3 unit lagi sehingga pilkada ini bisa lebih meriah,” katanya. Terkait masa kampanye, KPU memberikan rentang waktu 71 hari mulai 26 September sampai 5 Desember mendatang pada setiap paslon untuk menyampaikan program maupun visi dan misinya pada publik.(lud/jok/epe)
Zainab membuat laporan ke Mapolresta Sidoarjo.
Kehilangan Uang Tabungan dalam Rentang 5 Hari
Rekening Guru SD Dibobol Sidoarjo, Memorandum Keamanan informasi teknologi (IT) di Bank Syariah Mandiri (BSM) dipertanyakan setelah rekening atas nama nasabah Zainab, seorang guru sekolah dasar (SD) dibobol hanya dalam rentang lima hari. Dampaknya, korban kehilangan jutaan. Zainab yang mengajar di SD Islam ternama di Surabaya, melaporkan kalau rekeningnya dibobol seseorang yang mengaku bernama Taopik Hidayat dalam beberapa kali tarikan mulai 4 sampai 9 Juni hingga isi rekeningnya habis terkuras. “Saya baru tahu kalau rekening saya dibobol pada Jumat (12/6) ketika mau mengambil uang dan saya cek di ATM ternyata duitnya tinggal Rp 167 ribuan. Terus terang saya kecewa de-
ngan BSM, kok mudah dibobol rekeningnya,” papar warga Candi Sidoarjo itu, Jumat (19/6). Dikatakan, rekening tersebut dibuat di BSM Jembatan Merah, Surabaya secara massal dikoordinir sekolah sebagai rekening penerima gaji karyawan. “Sabtu (13/6) saya telepon call center dan rekening langsung diblokir. Saya diperintahkan untuk melapor ke BSM terdekat,” tambahnya. Instruksi itu langsung dila-
kukan pada Senin (15/6) dengan melaporkan apa yang dialaminya ke BSM cabang Sidoarjo di Jalan Jenggolo. “Saya tanyakan kepada petugasnya yang namanya Silvi. Kenapa IT BSM mudah dibobol begini. Kita kan sangat dirugikan. Dia hanya minta maaf dan mengatakan akan dikoordinasikan dengan BSM pusat di Jakarta. Karena menurutnya ini ada kaitannya dengan bank lain yang dipakai pembobol rekening saya,” ungkapnya. Akibat pembobolan itu, Zainab mengatakan uang yang dibobol itu sekitar Rp 5 jutaan. “Nilai totalnya Rp 5 jutaan. Pengambilannya itu bervariasi mulai Rp 1.270.000, Rp 865.000, sampai terendah Rp 225.000 dan diambil antara 4-9 Januari. Sehari bisa
lebih dari sekali pengambilan. Semua ditransfer ke rekening bank lain, jadi bukan ke sesama rekening BSM,” jelasnya. Ditambahkan, karena sampai Kamis (18/6) tidak ada perkembangan informasi dari BSM Sidoarjo maka hari itu juga dia mendatangi lagi kantor tersebut. “Nah ini yang membuat saya kecewa. Sama petugasnya, saya kok malah disuruh ngurus sendiri ke Taopik Hidayat yang membobol rekening saya. Ini saya sudah dirugikan masih harus mengurusnya ke bank lain lagi,” paparnya. Gerah, Zainab lantas melaporkan kasus itu ke Polda Jatim kemarin. Laporan diterima Brigradir Pol Denny dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus
Polda Jatim. Karena nilainya di bawah Rp 10 juta, maka laporan diarahkan ke Polresta Sidoarjo. Di Polresta Sidoarjo, laporan Zainab diterima Kurnia, bagian pelayanan dan konseling, Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). “Akan segera kita proses setelah nanti kelengkapan dari pelaporan ini sudah lengkap,” ujar Kurnia. Menurut Zainab, kejadian ini dilaporkan dan di-share ke media bertujuan agar orang lain lebih hati- hati dan sering kontrol terus rekeningnya terutama yang memiliki M-Banking. “ Semua supaya hati hati. Agar tidak tiba-tiba hilang semua duitnya di rekening tanpa kita ketahui kalau ternyata rekening sudah dibobol orang,” pungkas Zainab.(ali/jok/epe)
Transaksi COD, Berbuntut Perampasan Motor dan HP Sidoarjo, Memorandum Hati-hati bagi warga Sidoarjo yang sering melakukan transaksi cash on delivery (COD). Bisa jadi COD adalah modus para penjahat untuk mencari mangsa. Seperti yang dialami Rosidin Rahmatullah (19) dan Dimas (19), warga Gisik RT 01/RW 03 Kelurahan Wirobiting, Kecamatan Prambon. Keduanya harus merelakan handphone (HP) dan motor yang dibawanya saat sedang bertransaksi melakukan jual beli HP secara COD, di depan SMKN 3 Buduran. Dari informasi yang berhasil dihimpun, awalnya korban Rosidin Rahmatullah bersama Dimas Abdul Rohman hendak membeli HP Xiaomi 4A secara COD. Ia tertarik dengan HP yang dijual melalui grup jual beli HP di Facebook itu karena harganya murah, hanya Rp 600 ribu. Sepakat COD dan ketemuan dengan penjual di depan SMKN 3 Buduran, kedua korban menuju ke Jalan Jenggolo. Keduanya mengendarai Honda Beat Nopol W-6643OE. Sesampai di lokasi, keduanya tidak bertemu penjual HP. Malah didatangi dua pria yang mengendarai motor sambil menuduh korban telah membawa kabur adik perempuan pelaku. “Saat itu saya dibawa oleh salah satu orang untuk dipertemukan dengan adiknya,” kata Rosidin. Korban dibawa dengan mengendarai Yamaha Nmax warna putih hitam. Dalam perjalanan, korban ternyata diturunkan pelaku di depan Posko Kampung Tangguh Desa Kemiri, Kecamatan Sidoarjo. Kemudian pelaku kembali ke depan SMKN 3 Sidoarjo dan giliran Dimas yang diajak dengan mengendarai motor milik korban. Saat itu, pelaku beralasan agar teman korban dapat bertemu dengan orang tua pelaku. Tapi justru diturunkan oleh pelaku di depan lapangan futsal di Jalan Kesatrian Desa Sidokerto, Buduran. Sebelum kabur, pelaku merampas HP milik Dimas dengan alasan sebagai barang bukti. Akibat kejadian itu, kedua korban mengalami kerugian sekitar Rp 10 jutaan. Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo, Ipda Novi Tri mengatakan jika korban sudah melapor ke Mapolresta Sidoarjo. “Para korban sudah melapor, masih proses lidik,” ujarnya. (wa/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/WA
TKP korban modus COD di SMKN 3 Buduran.
Sidoarjo, Memorandum Masyarakat Sidoarjo kini tidak perlu resah jika ingin melakukan rapid test dan pengambilan swab. Pemkab menyediakannya secara gratis. Wakil Bupati (wabup) H Nur Ahmad Syaifuddin selaku Ketua Gugus Tugas Kabupaten Sidoarjo me-launching polymerase chain reaction (PCR) mobile, di parkir barat GOR Delta Sidoarjo, Kamis (18/6). Kepala Dinas Kesehatan dr Syaf Satriawan mengungkapkan, alat PCR ini sudah datang 13 hari sebelumnya, kiriman dari BPBD Provinsi Jawa Timur atas gagasan Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji. “Mesin PCR yang datang dalam bentuk 3 container, dan kami memilih tempat yang leluasa yaitu di GOR
Wabup menunjukkan mesin Swab-PCR.
ini,” terangnya. Untuk operasionalnya semua ditanggung oleh vendor, jadi pemkab tidak mengeluarkan biaya apa pun. Begitu juga tim dokter yang menangani juga sudah terbentuk. Masih menurut dr Syaf, saat ini ada sekitar 438 orang yang posisinya menunggu tes swab, 215 orang menunggu tes swab 1 dan 2, serta 223 orang menunggu tes swab 3 dan 4. “Dengan adanya mesin PCR di GOR ini dan nanti juga akan dibantu mesin PCR juga dari RSUD Sidoarjo, ke depan masyarakat Sidoarjo tidak perlu rapid test tapi bisa langsung di swab dan tidak ada lagi keluh kesah dari masyarakat. Hasilnya juga bisa diketahui dalam 1-2 hari usai swab,” sambungnya.(wa/jok/epe)
Nila Perempuan Bendotretek, Sembuh Berkat Motivasi Melawan Covid-19 Sidoarjo, Memorandum Nila, begitu sapaan akrab Nila Maulina, warga RT 06/ RW 01 Desa Bendotretek, Kecamatan Prambon. Perempuan yang kesehariannya sebagai perawat ini berhasil sembuh dari serangan virus corona, setelah menjalani perawatan di ruang isolasi di salah rumah sakit selama sebulan. Nila menceritakan, sebagai seorang perawat di salah satu rumah sakit, kesehariannya merawat termasuk pasien terpapar covid-19. Dia menduga sakit yang diderita berawal dari penularan pasien yang dirawat. Awalnya, hanya gejala tenggoroan sakit. Saat itu pula dilakukan rapid test dan pertama kali dia dinyatakan reaktif, kemudian dia langsung diisolasi dan tidak boleh pulang oleh pihak rumah sakit untuk melakukan perawatan dan menunggu hasil tes swab selanjutnya.
“Saya langsung diisolasi dan dinyatakan tidak boleh pulang pada hari itu juga, saya MRS-nya tanggal 4 bulan 5,” ujar Nila saat testimoni peluncuran Kampung Tangguh Semeru, di pendopo Balai Desa Bendotretek, Kamis (18/6). Nila melanjutkan, pada minggu pertama dan kedua dirawat di rumah sakit, tekanan mental sangat terasa. Apalagi setiap pasien yang terkonfirmasi positif, menurut dia sangat membutuhkan motivasi. Baik dari keluarga maupun orang terdekatnya. “Motivasi itu sangat penting, apalagi motivasi dari keluarga. Jika mental kuat, otomatis imun juga kuat,” ungkap Nila. Sejak dinyatakan negatif setelah melakukan dua kali tes swab , Nila menyampaikan agar tidak ada lagi diskriminasi kepada pasien yang terkonfirmasi positif covid-19. Sebab dia merasakan pasien yang
FOTO: MEMORANDUM/BWO
FOTO: MEMORANDUM/WA
Pemkab Gratiskan Pemeriksaan Swab
Nila Maulina saat menyampaikan testimoni pada acara peluncuran Kampung Tangguh Semeru.
terkonfirmasi positif membutuhkan semangat untuk bertahan hidup, bukan malah didiskriminasi yang malah akan memperburuk keadaan pasien itu. “Dan Alhamdulillah saya dinyatakan sembuh tanggal 1 Juni kemarin,” pungkasnya. Wakil Bupati (wabup) Sido-
arjo H Nur Achmad Syaifuddin saat menyimak testimoni Nila Maulina pada peluncuran Kampung Tangguh Semeru di Desa Bendotretek dan Jati Alun-alun, Kecamatan Prambon itu, menyampaikan apresiasinya atas perjuangan tiada henti melawan covid-19.
Termasuk bertahan di ruang isolasi selama sebulan penuh. Dia berpesan kepada masyarakat agar bisa mengambil pelajaran dari kisahnya Nila, jika tidak ingin menjadi korban wabah selanjutnya, agar selalu menerapkan protokol kesehatan. “Mari kita selalu menerapkan protokol kesehatan, agar diri ini terhindar dari covid-19,” ujarnya. Kepala Desa Bendotretek, Anang Darmawan juga mengapresiasi warganya yang sudah berjuang melawan covid-19. Sebab, selain Nila ada 3 warga lainnya yang sudah dinyatakan sembuh oleh pihak terkait. Dari 7 orang yang dikonfirmasi positif, 2 meninggal, 4 sudah dinyatakan sembuh, dan 1 masih dirawat di rumah sakit. “Alhamdulillah warga kami sudah sembuh, dan yang satu masih dirawat di rumah sakit semoga segera sembuh juga” ujarnya.(bwo/jok/epe)
memorandum.co.id
KOTA SURABAYA Tolak Surabaya PSBB Lagi
“
Surabaya, Memorandum Anggota DPRD Surabaya dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Josiah Michael tidak setuju apabila diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) lagi di Kota Surabaya. Menurut dia, hal terpenting adalah tata cara penanganan Covid-19. “Beberapa usulan kami mengenai micro lockdown telah dilakukan pemkot dalam versi Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo. Yang perlu digenjot lagi adalah melakukan swab test ke masyarakat, jangan rapid test. Karena, tingkat akurasinya beda. Saya sudah usulkan untuk
Beberapa usulan kami mengenai micro lockdown telah dilakukan pemkot dalam versi Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo. Yang perlu digenjot lagi adalah melakukan swab test ke masyarakat, jangan rapid test,”
menambah minimal tiga mesin PCR atau kalau memang terlalu mahal, bisa menggunakan mesin modifikasi mesin test TBC yang lebih murah,” kata Josiah Michael, Jumat (19/6). Lebih jauh, dia mengatakan, jumlah test PCR yang menjadi syarat minimal WHO adalah
Josiah Michael Anggota Fraksi PSI
1/1000 per minggu dan banyak daerah yang masih jauh dari syarat minimal tersebut, termasuk Surabaya. “Selain itu, mungkin yang perlu menjadi perhatian utama Pemkot Surabaya adalah masalah isolasi mandiri. Kita bisa melihat sepertinya masyarakat tidak paham mengenai tata cara isolasi mandiri yang benar, sehingga penularan dalam keluarga juga menjadi faktor yang besar,” ungkapnya. Josiah Michael yang juga Ketua DPD PSI Kota Surabaya mengaku, sebenarnya sangat besar peluang menularkan Co-
vid-19 ini adalah para orang tanpa gejala (OTG) karena bisa bergerak kemana saja dan menularkan kepada siapa saja, tentu ini harus menjadi perhatian khusus. Para OTG ini akan mudah terdeteksi apabila tes dapat dilakukan secara masif dengan swab test. “Dengan adanya tes secara masif tentu akan meningkatkan angka positif. Tapi kita tidak perlu khawatir, karena dengan diketahui sejak dini maka bisa segera dilakukan tindakan penanganannya dan ke depan tidak akan melonjak lagi, karena
FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Ketua Dewan: Biaya Rapid Test Ditanggung APBD Surabaya, Memorandum Adanya permintaan menyertakan dokumen rapid test untuk warga yang melakukan perjalanan menggunakan transportasi umum membuat gerah kalangan DPRD Jawa Timur. Sebab masyarakat yang menggunakan tranportasi umum jarak jauh harus membayar biaya rapid test. Biaya polymerase chain reaction (PCR) dan rapid test tersebut masih sangat mahal, sementara belum ada regulasi kebutuhan tersebut dicover APBD. Rapid test ini adalah salah satu syarat kelengkapan dokumen yang harus dimiliki penumpang untuk bisa mengunakan sarana umum jarak jauh, seperti penerbangan udara, kapal laut, dan kereta api. Ketua DPRD Jatim Kusnadi menyampaikan, kalau memang sudah menjadi kebijakan pemerintah maka rapid test bisa dibiayai APBD. Dirinya berharap masyarakat tidak dibebani dengan biaya polymerase chain reaction (PCR) dan rapid test yang cukup mahal. Seharusnya pemeriksaan tersebut digratiskan untuk masyarakat mengingat pemerintah yang bertanggungjawab dalam pemberantasan Covid-19 dan dananya pun ada di pemerintah. Penangan masyarakat yang menyebutkan biaya PCR mencapai Rp 2,5 juta dan rapid test Rp 600 ribu. “Ya harus siap, kalau memang rapid test menjadi kebijakan pemerintah untuk pelaksanaan perjalanan mengunakan angkutan umum,” tegas Kusnadi pada Memorandum, Jumat (19/6). Kusnadi yang juga ketua DPD PDIP Jatim ini menbahkan, adanya uji rapit test dengan munculnya sejumlah biaya oleh lembaga kesehatan patut disayangkan. Ia minta di tengah penderitaan rakyat, tidak sepatutnya pelayanan rapid test terkesan dijadikan ajang bisnis. “Apalagi tarifnya tidak sama di tempat satunya dengan tempat lainnya. Saya juga mengalami,” beber Kusnadi. Dirinya mendorong disituasi serba sulit ini, APBD harus siap menyokong kebutuhan untuk warganya. “Ya harus siap,” kata Kusnadi. (day/rif)
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Pemeriksaan suhu tubuh sebelum mengikuti kegiatan.
Korem Gelar Silaturahmi dengan KBT Surabaya, Memorandum Korem Tipe A 084/Bhaskara Jaya menggelar acara silaturahmi dengan keluarga besar TNI tahun 2020 dengan tema Aksi Nyata Bela Negara Keluarga Besar TNI (KBT) di Era Kekinian. Acara ini diikuti perwakilan dari FKPPI, Hipakad, dan PPM wilayah Surabaya, di aula makorem, Jumat (19/6). Sambutan Danrem Tipe A 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo yang dibacakan oleh Pasi Komsos Mayor Inf Atjep Hindarjah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja TA 2020, dan merupakan wujud nyata untuk menjaga silaturahmi dengan keluarga besar TNI (KBT) sehingga tetap solid. Disampaikan Atjep bahwa kondisi saat ini di mana persatuan dan kesatuan harus senatiasa selalu kita jaga dan rawat. Keluarga Besar TNI merupakan mitra kerja TNI yang memiliki anggota cukup banyak dan tersebar di seluruh wilayah. Sehingga sangatlah tepat apabila TNI dan KBT selalu bersinergi dalam rangka menghadapi setiap tantangan yang muncul dan menerpa bangsa ini. Tantangan mulai dari radikalisme, terorisme, pergaulan bebas, narkoba sampai yang terkini kasus merebaknya virus Covid-19, kesemuanya itu bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Setelah kegiatan dibuka dilanjutkan dengan pemberian materi wawasan kebangsaan oleh pasi komsos, di mana wasbang di era kali ini merupakan harus berorientasi untuk menyiapkan ideologi dan wawasan kebangsaan dalam menyambut generasi emas bangsa Indonesia. “Belajar dari sejarah, kita bisa mengambil hikmah, agar bisa bertahan dan mampu mengatasi segala rintangan yang akan mengancam persatuan di era yang akan datang,” ujar Atjep. Atjep mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara besar dengan kekayaan potensi sumber daya alam luar biasa, sehingga menjadi sorotan dan rebutan bangsa-bangsa lain. Akan tetapi apabila bisa mengolahnya sendiri maka akan menjadi negara super power. Setelah selesai semua materi untuk menyegarkan dan memupuk kebersamaan dilaksanakan kegiatan permainan outbond,” pungkas Atjep. (tyo/rif)
memorandumredaksi @gmail.com
SABTU PAHING, 20 JUNI 2020 HALAMAN 3
angka pasti penderita sudah didapat. Seperti di Singapura kurva menanjak tajam, karena mereka melakukan tes secara masif, tapi kemudian bisa kita lihat kurvanya hampir flat,” jelas dia. Dia juga mengingatkan warga untuk berdisiplin, karena saat ini dia melihat kedisiplinan masyarakat sangat rendah, baik dalam penggunaan masker maupun physical distancing. “Karena ini adalah kunci utama memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkas dia. (why/rif)
Sebulan Rapid Test, 3.000 Orang Reaktif Surabaya, Memorandum Rapid test massal hari ke-22 atau hampir satu bulan yang digelar Badan Intelijen Negara (BIN) hingga Jumat (19/6) menemukan 3.000 orang reaktif. Head of Medical Intelligence dr Sri Wulandari menambahkan, 4.146 menjalani swab. Sedangkan pada Jumat (19/6), tersedia 2.000 kouta yang disediakan bagi peserta rapid test di dua lokasi yakni di halaman Lapangan Hockey, Jalan Dharmawangsa, dan Jalan Utama Kertopaten, Simokerto. “Tiap titiknya 1.000 kouta. Sedangkan total peserta yang ikut rapid test massal hari ini (kemarin, red) jumlahnya hampir 2.000,” jelasnya. Menurutnya, rapid test dan swab massal akan terus digelar hingga jumlah penderita Covid-19 di Jawa Timur menurun. “Kami ingin sesegera mungkin memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Jatim, khususnya Surabaya,” kata dr Wulan. Antusiasme masryarakat yang ingin mengetahui potensi penularan Covid-19 masih tinggi. Ini terlihat banyaknya mereka yang datang untuk mengikuti rapid test. Sejak pagi, warga antusias mengikuti proses rapid test massal yang diselengga-
Rapid test massal di halaman Lapangan Hockey, Jalan Dharmawangsa, Gubeng.
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
rakan di jalan protokol tersebut. Pelaksanaan rapid test massal dimulai tepat pukul 07.00 Rapid test massal tetap mengikuti
protokol kesehatan dengan tetap menjaga jarak dan mencuci tangan. Alur pemeriksaan dimulai dari pengambilan nomor antrian, registrasi, dilanjutkan
Langgar Hasan Gipo Didorong Jadi Cagar Budaya Surabaya, Memorandum Belakangan masyarakat ramai membicarakan keberadaan Langgar Hasan Gipo. Termasuk di media sosial. Pasalnya, langgar atau musala yang berada di Kalimas Udik I, sekitar kawasan religi Makan Sunan Ampel itu memiliki nilai sejarah yang tinggi bagi warga Nahdlatul Ulama (NU). Di langgar itu bukan hanya terukir sejarah NU karena ada jejak KH Hasan Gipo, Ketua Umum PBNU pertama, tapi juga bagi bangsa Indonesia karena tokoh-tokoh pahlawan kemerdekaan seperti HOS Tjokro Aminoto dan Soekarno pernah memanfaatkan langgar itu untuk merancang perjuangan kemerdekaan. Langgar Gipo berdiri di atas lahan sekitar 100 meter persegi, tepatnya di Jalan Kalimas Udik I. Dulu, nama jalan ini bernama Jalan Gipo. Entah apa yang diinginkan Pemerintah Kota Surabaya, yang kemudian mengganti namanya jadi Jalan Kalimas Udik. Namun kondisi Langgar Gipo saat ini kurang terawat. Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah menaruh perhatian pada keberadaan Langgar Hasan Gipo ini. Menurut Laila bila melihat nilai sejarahnya, Langgar Hasan Gipo ini adalah bangunan bersejarah atau bagian dari situs sejarah karena layak dijadikan cagar budaya. “Langgar Hasan
FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Laila Mufidah meninjau bunker pasukan perang bersejarah Langgar Hasan Dipo.
Gipo menjadi tonggak sejarah pengembangan keagamaan, sekaligus ruang diskusi melawan penjajah. Maka sudah sepatutnya Pemkot Surabaya menjadikannya sebagai cagar budaya,” tutur Laila Mufidah, Jumat (17/6). Politisi PKB ini mengungkapkan, jejak sejarah bangunan Langgar Hasan Gipo begitu tinggi nilainya. Mulai sebagai tempat ibadah, ruang diskusi (pengembangan ilmu, sosial, budaya, ekonomi) serta politik (strategi melawan penjajah). Bahkan pernah menjadi tempat asrama haji pertama, sebelum diberangkatkan dengan kapal laut melalui Pelabuhan Tanjung Perak. Karena itu, pihaknya berharap pada pemerintah Kota Surabaya intervensi melakukan revitalisasi dengan menfungsikan kembali Langgar Hasan
Gipo sebagai tempat ibadah, sekaligus cagar budaya. Dengan begitu dapat menjadi referensi sejarah yang bisa diketahui oleh seluruh masyarakat, sekaligus akan membuka akses perekonomian sekitarnya. Salah satu jemaah Langgar Hasan Gipo Toni mengapresiasi kepedulian Wakil Ketua DPRD Surabaya mendorong Langgar peninggalan KH Hasan Dipo untuk dijadikan cagar budaya Surabaya. “Memang sudah lama usulan jemaah langgar bersejarah ini sudah saat dijadikan cagar budaya,” kata Toni. Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata (Disparta) Surabaya Dayu membenarkan ada permintaan dari pemilik Langgar Hasan Dipo kepada Disparta Surabaya untuk dijadikan cagar budaya Surabaya. (why/rif)
pemeriksaan rapid test. Jika hasil test no-reaktif, warga diperbolehkan pulang. Jika reaktif, warga harus melakukan swab di tempat yang sama. (alf/rif)
Pengunjung KBS Dibatasi Surabaya, Memorandum Penutupan sementara Kebun Binatang Surabaya diperpanjang hingga 25 Juni. Soal kapan akan dibuka kembali meski pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sudah dicabut, belum ada kejelasan. Kalau pun nanti dibuka ada pembatasan jumlah pengunjung. Humas Perusahaan Daerah Taman Satwa dan Kebun Binatang Surabaya (PDTSKBS) Wini mengatakan, pihaknya sekarang ini menunggu instruksi apakah diperpanjang atau dibuka. “Kami memang tidak rencana buka pada 18 Juni kemarin. Meski penutupan hingga tanggal sekian, belum tentu tanggal itu dibuka,” beber Wini Hustiani, kemarin. Ia menambahkan, perpanjangan penutupan hingga 25 Juni, belum berani KBS langsung dibuka. Memang diakui, banyak orang mengira setelah batas penutupan selesai, langsung dibuka. “Kami buka menunggu instruksi dari kepala departemen dulu. Setelah itu pimpinan KBS dan pimpinan di Pemkot,” kata dia. Terkait kesiapan KBS buka untuk menyongsong new normal, masih lanjut dia, pihaknya mempersiapkan protokol. Tujuannya agar pengunjung bisa merasakan kenyaman, keamanan, dan kesehatan. Untuk itu pihaknya terus melakukan kajian. Sebab, kondisi sekarang ini berbeda sebelum terjadi pandemi. Maka pihaknya menata lagi seperti pintu bisa jadi satu pintu, rute di dalam KBS juga akan diubah. “Untuk wahananya, tidak semua dibuka untuk umum,” kata dia. Yang pasti pihaknya melakukan physical distancing di dalam areal KBS. Maka jumlah pengunjung akan dikurangi pada masa new normal ini. Untuk hari biasa, Senin hingga Jumat, masih lanjut dia, jumlah pengunjung yang bisa masuk 500 hingga 1.000 orang dalam masa new normal. Disinggung adanya kebijakan pengurangan jumlah pengunjung hingga setengah, memang diakui berdampak terhadap pemasukan. Meski begitu pihaknya tetap tidak akan menaikkan tarif dan tetap Rp 15.000. “Kami bukan semata-mata mencari keuntungan, namun demi keselamatan dan kesehatan bersama,” tegas dia. Sementara itu Kabag Perekonomian dan Usaha Daerah Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan untuk membuka kembali KBS diperlukan simulasi. “Kalau nanti dibuka akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di antaranya jaga jarak. Maka nanti jumlah pengunjung akan dibatasi,” kata dia. (udi/rif)
Perlu Kajian Pembukaan CFD Surabaya, Memorandum Sudah hampir empat bulan kegiatan car free day (CFD) ditiadakan karena pandemi Covid-19. Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya masih melakukan kajian untuk bisa menggelar kembali CFD di era new normal. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Eko Agus Supiadi mengatakan, untuk menggelar CFD memang perlu kajian. “Untuk sekarang belum ada rencana pembukaan,” kata Eko Agus Supiadi. Tidak segeranya digelar CFD karena banyak hanya yang perlu diperhatikan. Sebab, CFD yang digelar di jalan raya ini banyak
pintu keluar-masuk, tentu perlu pengawasan yang ketat. Termasuk keberadaan PKL yang pasti meramaikan kegiatan tersebut dan itu perlu mendapatkan perhatian khusus. Ketika didesak lagi, kapan ada rencana untuk digelar lagi mengingat banyak masyarakat yang melakukan olah raga pada Minggu di areal Taman Bungkul, Eko mengatakan kemungkinan Juli. “Mungkin Juli. Soal konsepnya seperti apa perlu dirapatkan,” kata dia. Dengan adanya fenomenan banyaknya masyarakat berolah raga di sana meski belum ada CFD, Eko mengatakan Taman Bungkul hingga sekarang masih
tutup. “Mereka hanya di jalan dan tidak boleh di taman,” kata dia. Peniadaan sementara CFD sejak pertengahan Maret itu untuk melindungi warga Surabaya dan mencegah penularan virus corona. Salah satunya yakni dengan meminimalisir kegiatan-kegiatan yang dapat mendatangkan kerumunan massa. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surabaya Ikhsan mengatakan, keputusan peniadaan CFD Ini merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan dan keamanan masyarakat. Di samping itu, Ikhsan menyatakan, tim dokter yang menangani Covid-19 di Surabaya juga merekomendasikan agar
FOTO: MEMORANDUM/DOKUMENTASI
CFD di Jalan Darmo beberapa waktu sebelum ditiadakan sementara.
meminimalisir kegiatan-kegiatan yang dapat mengumpulkan massa, salah satunya yakni CFD. Namun begitu, pihaknya memastikan akan terus berkoordinasi dengan mereka hingga
kegiatan seperti CFD ini dinyatakan aman. “Kita juga lakukan evaluasi terus, mana yang kegiatan ditunda dan mana yang tetap dilaksanakan,” jelasnya. (udi/rif)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR Palsukan Gelar, Kades Tarokan Divonis 1 Tahun Penjara Dalam putusannya, ketua mejelis hakim Guntur Pambudi Wijaya menyatakan terdakwa terbukti melang-
gar pasal 28 ayat 7 Undang-Undang nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, dan Undang-Undang
nomor 8 tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana serta peraturan perundang-undangan lain. “Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tambahan. Menggunakan gelar akademik dan menjatuhkan pidana terhadap terdakwa tersebut dengan pidana penjara selama 1 tahun dan pidana denda sejumlah
Rp 5 juta dengan ketentuan, apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan,” kata Ketua Majelis Hakim Guntur Pambudi Wijaya, kemarin. Atas putusan itu, pihak jaksa penuntut umum (JPU) dan terdakwa Supadi yang berada di Lapas Klas 2 Kediri didampingi penasehat hukum-
FOTO: MEMORANDUM/MIS
Kediri, Memorandum Terdakwa Supadi, Kepala Desa Tarokan, akhirnya dijatuhi hukuman satu tahun penjara karena terbukti bersalah memalsukan gelar akademik SE (sarjana ekonomi) dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri secara virtual.
SABTU PAHING, 20 JUNI 2020 HALAMAN 4
Supadi (kiri) lesu usai dijatuhi hukuman.
nya Prayoga Laksono menyatakan pikir-pikir. “Kami penasehat hukum terdakwa meminta kesempatan untuk pikir-pikir,” ujar Prayogo. Kini Supadi harus melanjutkan sisa masa penahanan selama 8 bulan ke depan di Lapas Kediri. Sebelum-
nya, Supadi mulai ditahan di Polres Kediri Kota sejak 20 Februari 2020 lalu. Supadi tinggal menunggu keputusan dari Bupati Kediri atas jabatannya sebagai Kepala Desa Tarokan. Apakah akan tetap menjabat, atau sebaliknya. (mis/mad/lis)
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Madiun, Memorandum Korem 081/DSJ menyelenggarakan kegiatan komsos dengan komponen masyarakat (kommas) di aula Jenderal Sudirman Makorem, Kamis (18/6) siang. Kegiatan yang dilaksanakan dengan protokol kesehatan Covid-19 bertujuan mengajak masyarakat untuk bergandengan tangan membangun negeri memperkokoh persatuan dan kesatuan. Plh Kasrem 081/DSJ Letkol Inf Udjiono mengatakan, sasaran dalam kegiatan tersebut adalah terwujudnya pemahaman dan kesamaan persepsi, serta kerja sama yang erat antara TNI dengan seluruh komponen masyarakat. Selain itu, menumbuhkan sikap
Resmikan ponpes tangguh, Bupati Maryoto potong pita.
Bupati Maryoto Resmikan Pesantren Tangguh
Pejabat Korem 081/DSJ dalam kegiatan komsos bersama anggota kommas.
Madiun, Memorandum Guna mencegah dan menangkal berkembangnya bahaya laten komunis (Balatkom) dan radikalisme, Korem 081/ DSJ memberikan menyosialisasikan kepada para anggota, baik prajurit, ASN, dan Persit, di aula Jenderal Sudirman Makorem, Jumat (19/6). Plh Kasrem 081/DSJ Letkol Inf Udjiono mengatakan, tujuan kegiatan dengan tema “Waspada Komunisme dan Paham Radikal Demi Keselamatan NKRI” itu agar seluruh prajurit, ASN, dan Persit Korem 081/DSJ senantiasa waspada. “Mampu mengambil langkah-langkah yang tepat dalam mengamankan dan menjaga keselamatan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari segala bentuk ancaman, terutama bangkitnya kembali bahaya laten komunis dan paham radikal,” ujarnya. Terkait gerakan komunis gaya baru
FOTO: MEMORANDUM/ALV
Tangkal Balatkom dan Radikalisme
Letkol Inf Udjiono memberi penjelasan tentang tangkal balatkom dan radikalisme.
yang telah banyak menyusup ke berbagai elemen masyarakat, Udjiono menegaskan, komunis di Indonesia merupakan bahaya laten yang tidak pernah mati, tapi hanya berubah bentuk dan akan terus berkembang dengan strategi gaya baru. “Begitu juga dengan paham radikal yang selalu berupaya untuk menggunakan kedok syariat islam dalam sendi-sendi keagamaan dan kenegaraan yang dapat mengganggu solidaritas kerukunan antar umat beragama, serta persatuan dan kesatuan bangsa dalam wadah,” jelas Udjiono. Untuk itu, guna menangkal gerakan komunis gaya baru dan paham radikal, ia senantiasa mengajak untuk dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila, serta upaya deteksi dini dan cegah dini. (alv/lis/*)
Kasus Dugaan Korupsi Mantan Kadisbudpar Bojonegoro Berlanjut
FOTO: MEMORANDUM/TOP
Tulungagung, Memorandum Jika sebelumnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tulungagung telah meresmikan kampung tangguh dan pabrik tangguh, kini giliran Pondok Pesantren PPHM Sunan Pandanaran Ngunut diubah menjadi pondok pesantren (ponpes) tangguh. Secara resmi, kemarin Bupati Maryoto Birowo sebagai Ketua GTPP Tulungagung bersama Wakapolres Kompol Yhogi Hadisetiawan meresmikan ponpes yang berada di Desa/Kecamatan Ngunut itu. Bupati Maryoto Birowo mengatakan, menghadapi new normal, fungsi pesantren sebagai lembaga pendidikan harus kembali diaktifkan, namun dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Mulai dari pemeriksaan kesehatan dengan menunjukkan bukti nonreaktif rapid test oleh santri dari luar daerah, hingga penerapaan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari santri di dalam pondok. “Dipastikan santri dari luar kota harus memiliki surat sehat. Begitu juga sesampainya di sini, harus menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya. Bupati Maryoto berharap dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, maka perilaku hidup sehat yang diterapkan di dalam pondok bisa mendisiplinkan santri-santrinya agar menerapkan disiplin hidup sehat saat berada di luar pondok. Sehingga potensi penyebaran corona bisa diminimalkan. “Harapannya, penyebaran corona di pesantren tidak terjadi karena protokol yang dijalankan,” terang Maryoto. Sementara Wakapolres Tulungagung Kompol Yhogi Hadisetiawan menambahkan, dengan ditetapkannya pesantren tangguh, diharapkan semua elemen yang ada di dalamnya mampu mendukung ketangguhan yang ada. Mulai dari tangguh menghindari penularan dan penyebaran corona, tangguh dalam menerapkan protokol kesehatan, sehingga fungsi pesantren sebagai lembaga pendidikan bisa tetap dilaksanakan dan tidak menjadi sumber penyebaran corona. “Mulai dari tangguh menghindari penularan dan penyebaran, tangguh menjalankan protokol kesehatan yang harus dilaksanakan dengan disiplin. Karena disiplin adalah vaksin,” ucapnya. Protokol kesehatan seperti cuci tangan menggunakan sabun, penggunaan masker saat beraktifitas, menjaga jarak dengan physical dan social distancing dan protokol kesehatan lainnya, menjadi kunci pesantren ini menjadi pesantren tangguh. Yhogi juga berharap, pesantren lain yang ada di Tulungagung bisa segera bersiap menuju new normal dan menjadi pesantren tangguh. “Semoga pesantren lain bisa meniru langkah yang diambil pesantren ini, dan bersiap menjadi pesantren tangguh,” pungkasnya. (fir/mad/lis)
dan perilaku serta kecintaan tetap tegak dan utuhnya NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 juga merupakan salah satu sasaran yang hendak dicapai. Ia juga menilai, komsos semacam itu sangat efektif guna menumbuhkan jiwa nasionalisme di tengah-tengah terjadinya degradasi (penurunan) nilai-nilai kejuangan, serta semangat patriotisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Lebih lanjut Udjiono menjelaskan, komsos dengan kommas juga sebagai salah satu upaya satuannya untuk lebih meningkatkan hubungan dan komunikasi yang harmonis dengan seluruh komponen masyarakat. (alv/lis/*)
FOTO: MEMORANDUM/ALV
Korem 081/DSJ Perkuat Persatuan dan Kesatuan
Sutikno (tengah) didampingi para kasi dalam acara coffee morning.
Bojonegoro, Memorandum Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro terus melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Amir Syahid. Kasus ini terus dikembangkan. Ke p a l a Ke j a r i ( Ka j a r i ) Bojonegoro Sutikno menjelaskan jika pihaknya masih mencari bukti-bukti dugaan kasus tersebut. “Kasus itu adalah (dugaan) pungutan bukan retribusi. Tapi pungutan asuransi (dari retribusi,
pengunjung pariwisata) yang dibuat oleh mereka,” ujar Sutikno, Jumat (19/6) saat coffe morning dengan para awak media di Kejari Bojonegoro. Kasus itu, tegas Sutikno, masih terus berlanjut. Tapi hingga saat ini belum ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut. Padahal mantan Kepala Disbudpar Amir Syahid sudah dipanggil Kejari Bojonegoro untuk dimintai keterangan, Rabu (13/5) lalu. Kasi Pidsus Kejari Bojonegoro Achmad Fauzan menambahkan kasus itu
berkaitan dengan asuransi yang di-include-kan di pembayaran retribusi tempat pariwisata yang dikelola Disbudpar. Kemudian, Amir Syahid dicecar 24 pertanyaan. “Ini kan arahnya terkait uang asuransi. Sisa yang bisa disetor,” katanya. Fauzan menambahkan jika hal itu masih proses penyelidikan. Pihaknya sudah memanggil 10 saksi. Di antaranya ada yang dari Disbudpar, BPKAD, Inspektorat serta pihak asuransi Jiwasraya. (top/har/lis)
Malang, Memorandum Menyambut penerapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 akan terus dilakukan secara bertahap di lingkungan Pemerintah Kota Malang, Jumat (19/6) telah dilaksanakan apel pagi sekaligus senam bersama di halaman depan Balai Kota Malang. Wawali Sofyan Edi menyatakan, senam pagi dengan penerapan protokol Covid-19 dapat dilakukan dengan tujuan peningkatan imunitas tubuh. “Mengawali
aktivitas, ada baiknya kita mulai dengan olahraga pagi seperti senam yang kita gelar. Tujuannya untuk menambah kebugaran tubuh serta peningkatan imun,” jelasnya. Ditambahkan, dengan olahraga pagi maka tubuh akan terus bergerak dan merilekskan sendi-sendi yang kaku. “Kita semua harus sehat dan terhindar dari corona,” ujarnya kepada para pegawai di Balai Kota Malang. Sofyan berpesan agar ASN tertib dan selalu disip-
lin menggunakan masker, menjalankan protokol kesehatan, serta menjaga physical distancing. “Dan yang terpenting adalah kita harus selalu happy dan berpikir positif agar imunitasnya selalu terjaga” tandasnya. Sementara itu, Wali Kota Sutiaji mengatakan bahwa sebagai ASN harus bisa menjadi panutan bagi masyarakat. “Minimal bagi orang-orang terdekatnya dalam rangka mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan,” ujarnya. (*/ari/lis)
FOTO: MEMORANDUM/ARI
ASN Kota Malang Senam Pagi Bareng
Kegiatan senam bersama di Balai Kota Malang.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
Tim Saber DLH Lumajang Bersihkan Fasum Lumajang, Memorandum Sebagai upaya menjaga area permakaman agar tetap bersih, Tim Saber (sapu bersih) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang membersihkan fasilitas umum 9fasum). Salah satunya area tempat pemakaman umum (TPU) di Kelurahan Jogoyudan. “Tim Saber Dinas Lingkungan Hidup membersihkan jalan menuju TPU di Kelurahan Jogoyudan, sehingga area permakaman terlihat lebih bersih dan peziarah jadi merasa nyaman,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang Yuli Harismawati melalui postingannya pada akun media social platform facebook @Yuli Haris, Kamis (18/6). Yuli Haris mengungkapkan, TPU Jogoyudan adalah permakaman yang berada di tengah kota. Dan, setiap hari Jumat Legi atau Jumat Manis selalu ramai dikunjungi peziarah. Menurut dia, menjaga lingkungan agar tetap bersih dari sampah, khususnya di tempat umum maupun fasilitas publik lainnya akan terus dilakukan, dan tentunya membutuhkan kerja sama dari masyarakat. “Bukan hanya fasilitas publik, tetapi sekitar rumah tinggal juga harus bersih dan bebas dari sampah. Untuk itu, mari kita bersama-sama menjaga area pemakaman dan fasilitas public lainnya agar tetap bersih, dengan tidak membuang sampah sembarangan, seperti saluran air maupun sungai,” pungkasnya. (kom/tri/lis)
Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat, selaku majelis etik mengaku akan segera menyelesaikan rekomendasi sanksi bagi Kadisparpora Harry Patriantono. Menurutnya, ada dua opsi sanksi yang bakal disodorkan kepada Bupati Salwa untuk kemudian dipilih salah-
-satunya. “Ada dua opsi yang akan dipilih, untuk diberikan sanksi,” kata Wabup saat dikonfirmasi, Jumat (19/6). Namun, Irwan enggan menyebutkan dua rekomendasi tersebut. Saat ditanya, politisi PDI-P itu menyarankan agar ditunggu saja. “Nanti aja,” katanya. Usai bupati memilih sanksi, lanjut
Irwan, hasilnya lebih dulu akan dikirim ke KASN sebagai laporan. Baru akan dilakukan penjatuhan sanksi setelah ada konfirmasi lanjutan dari KASN. “Baru kita eksekusi di lapangan,” terangnya. Dalam sidang yang telah digelar, selain memanggil Harry, Majelis Etik juga memanggil Ayu Ismail, sosok perempuan yang tampak menemani Harry menari. Setelah dimintai keterangan, Ayu Ismail mengaku hanya sebatas rekanan atau teman kerja. “Tapi ada laporan dari masyarakat itu, kita jadikan pertimbangan,” jelasnya. (cw1/lis)
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Pasuruan, Memorandum Adanya pandemi Covid-19 membuat sejumlah proyek fisik di Kota Pasuruan ikut terdampak. Salah satunya rencana pemasangan rambu di Jalan Kyai Mansyur, Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo. Dinas Perhubungan (Dishub) menyebut rencana pemasangan markah di ruas jalan ini bakal diajukan kembali tahun depan. Kabid Lalu Lintas (Lalin) Dishub Kota Pasuruan Andriyanto mengungkapkan, pihaknya berniat memasang sejumlah rambu di Jalan Kyai Mansyur tahun ini. Untuk itu, pihaknya sudah menyiapkan
Kondisi arus lalu lintas di Jalan Kyai Mansyur Kota Pasuruan.
anggaran Rp 300 juta melalui dana alokasi khusus (DAK) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Rambu yang akan dipasang adalah guardrail serta penunjuk jalan. “Rencana pemasangan markah di Jalan Kyai Mansyur urung dilakukan. Sebab, anggaran yang bersumber dari DAK ditarik pusat untuk penanganan Covid-19,” ungkap Andriyanto. Andri mengaku, pihaknya akan mengajukan kembali pemasangan markah ini tahun depan. Sebab, ia menilai ruas jalan di lingkar selatan ini cukup padat dilewati kendaraan setiap harinya. Penambahan rambu ini
Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i
untuk mempermudah pengendara saat lewat di jalur ini. Utamanya, saat malam hari. Dimana pencahayaan lebih minim dibandingkan siang hari. Namun, kepadatan arus masih cukup tinggi. Apalagi Jalan Kyai Mansyur berlokasi di dekat jalur utama Probolinggo Malang dan berada di perbatasan dengan Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. “InsyaAllah kami akan mengajukan kembali tahun depan. Sebab, keberadaan markah di ruas jalan ini sangat penting, menilai kepadatan arus lalu lintasnya setiap hari,” sebut Andri. (rul/lis)
Madiun, Memorandum Dirut PT INKA (Persero) Budi Noviantoro bertemu Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki di ruang transit Makorem, Jalan Pahlawan 50 Kota Madiun, Kamis (18/6) sore. Danrem Bersama staf menyambut baik kunjungan Dirut PT INKA tersebut. Dirut PT INKA Budi Noviantoro mengatakan, silaturahmi semacam ini sangat baik untuk meningkatkan hubungan yang
harmonis, komunikasi yang baik, serta memperkuat persatuan dan kesatuan. Sementara itu Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki menyampaikan harapannya dari silaturahmi tersebut diharapkan terjalin komunikasi yang baik guna meningkatkan peran serta dalam memajukan dan membangun bangsa. “Semoga dapat terjalin komunikasi yang baik dan hubungan yang harmonis,” katanya. (alv/lis/*)
FOTO: MEMORANDUM/ALV
Dirut PT INKA Temui Danrem 081/DSJ
Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki dan staf berbincang bersama Dirut PT INKA.
Bupati Tuntaskan Polemik Tambang Pasir Pandanarum
Ratusan warga penambang manual menolak kedatangan alat berat.
Lumajang, Memorandum Bupati Lumajang Thoriqul Haq menuntaskan polemik penambang tradisional yang menolak adanya alat berat di area tambang pasir Sungai Mujur, Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh, Kamis (18/6) siang. Cak Thoriq sapaan akrab Bupati Lumajang menerangkan, terdapat puluhan penambang pasir menolak alat berat masuk ke lokasi dan beraktivitas di daerah tersebut. Ia menilai dengan adanya alat berat jenis excavator backhoe itu dapat merugikan warga setempat yang berprofesi sebagai penambang pasir tradisional. “Kita menyelesaikan yang diminta masyarakat Desa Pandanarum, yakni alat berat tidak diperkenankan di wilayah pertambangan pasir Kali Mujur, karena masyarakat sekitar merasa terganggu,” terangnya.
RUU HIP; Antara Pancingan dan Tantangan Begitu RUU HIP “dilemparkan” MPR RI (Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia), beragam tanggapan muncul sesuai misi dan visi kelompok masing-masing. Ada pro, ada yang menolak. Tegasnya, RUU HIP memicu keresahan dan kegusaran, serta kebingungan di ranah stakeholder yang ada di negeri ini. Pandangan yang pro, RUU HIP bertujuan memperkuat ideologi bangsa Indonesia, yakni Pancasila. Gampangnya, RUU HIP merupakan pedoman bagi semua lapisan masyarakat dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara hingga dapat memperkuat ideologi dan kelembagaan.
Irwan Bachtiar
Pemasangan Rambu Jalan Kyai Mansyur Gagal
FOTO: MEMORANDUM/KOM
FOTO: MEMORANDUM/CW1
FOTO: MEMORANDUM/KOM
Tim Saber DLH sedang membersihkan jalan di area TPU Jogoyudan.
Bondowoso, Memorandum Majelis Etik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso sedang membahas sanksi yang akan diberikan kepada Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Kadisparpora) Harry Patriantono. Ini akibat unggahan tiktoknya yang viral beberapa waktu lalu.
FOTO: MEMORANDUM/CW1
Majelis Etik Bahas Sanksi Tiktok Kadisparpora Bondowoso
Pembagian Rapor Terapkan Protokol Kesehatan Bondowoso, Memorandum Pembagian buku rapor bagi para pelajar di Kabupaten Bondowoso tetap menggunakan protokol kesehatan Covid-19. Siswa tetap berada di rumah, sementara rapor diambil orang tua. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kerumunan di sekolah. “Setiap orang tua yang hendak mengambil raport diwajibkan menggunakan masker, dan dalam pembaHaeriyah Yuliati giannya tetap harus menjaga jarak dengan lainnya,”ujar Plt Kepala Dinas Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bondowoso Haeriyah Yulianti, Jumat (19/6) Bahkan, kata Haeriyah, sekolah bisa memberlakukan pengambilan dengan model bertahap. “Menghindari kerumunan sehingga, wali murid diundang secara bertahap. Jadi waktunya ditentukan,” katanya. Selanjutnya, menakala ada wali murid yang tak bisa hadir untuk mengambil buku rapor. Pihaknya, mengimbau sekolah untuk mengantar secara langsung ke rumah murid. Menurutnya, kebijakan itu sebagai upaya kita untuk menyelematkan anak-anak dari kerumunan orang dalam skala besar. Sekaligus ingin lingkungan sekolah tetap bersih dan anak-anak tetap sehat. Adapun untuk kebijakan belajar di rumah, masih tetap tak berubah. Karena, berdasarkan imbauan dari Kemendikbud yang boleh beraktivitas sekolah seperti biasa hanya wilayah yang masuk zona hijau. “Bondowoso kan baru zona kuning. Jadi aktivitas belajar di rumah masih tetap,” ungkapnya. Pantauan di lapangan, SD Negeri Kembang 1 telah membagikan buku rapor dengan memperhatikan protokol kesehatan. Sementara Astuti, wali murid kelas IV menceritakan bahwa semua wali murid diwajibkan menggunakan masker untuk mengambil rapor. Bahkan, pengambilan terbagi dalam dua sesi. “Tadi yang nomer absen 1-15 itu jadwal ambilnya jam. 08.00 sampai jam 08.30. Terus, yang nomer absennya 1530 ambil jam 08.30 sampai jam 09.00,” tuturnya. (cw1/lis)
SABTU PAHING, 20 JUNI 2020 HALAMAN 5
Tak hanya itu, Pancasila adalah pedoman bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyelenggara negara, dalam menyusun dan menetapkan perencanaan serta evaluasi terhadap semua kebijakan. Bagi yang menolak, mencuatnya RUU HIP dipandang seperti ada upaya keras kelompok tertentu ingin mengembalikan dan mengembangsuburkan lagi paham komunis di negeri ini. Mereka beranggapan seperti itu, karena ada beberapa hal yang jadi sorotan tajam di RUU HIP akibat tidak mencantumkannya Tap MPRS Nomor 25/MPRS/1966 Tahun 1966 tentang Pembubaran PKI, pernyataan
Cak Thoriq akan memberikan solusi antara penambang tradisional dengan pengusaha tambang pasir yang memiliki izin pertambangan, agar kedua belah pihak tidak ada yang merasa dirugikan serta mendapatkan kesepakatan yang terbaik. Namun, dalam situasi itu dirinya tetap akan membela aspirasi dan hak-hak masyarakat yang berprofesi sebagai penambang pasir tradisional. “Prinsip dasarnya bahwa saya sebagai bupati akan berpihak kepada masyarakat, apa yang diharapkan dan diinginkan masyarakat itu yang utama,” tegasnya. Untuk diketahui, dalam kejadian dilokasi tersebut, situasinya masih kondusif dan pihak yang memiliki kompetensi juga sudah dilakukan mediasi, agar mendapatkan solusi yang terbaik tentang masalah tambang pasir di Sungai Mujur. (kom/tri/lis)
Sambungan dari halaman 1 sebagai organisasi terlarang di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia bagi Partai Komunis Indonesia. Alhasil, kondisi seperti itu dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap fakta sejarah memilukan yang pernah dilakukan Partai Komunis Indonesia (PKI) . Mereka juga menganggap RUU HIP telah mendistorsi substansi dan makna nilai-nilai Pancasila, sebagaimana yang termaktub dalam Pembukaan dan Batang Tubuh UUD 1945 yang dimaknai dan dipahami bahwa pembukaan UUD 1945 dan batang tubuhnya telah memadai sebagai tafsir dan penjabaran paling otoritatif dari Pancasila.
Sehingga adanya tafsir baru dalam bentuk RUU HIP justru telah mendegradasi eksistensi Pancasila. Ada juga penilaian RUU HIP memeras Pancasila menjadi Trisila lalu menjadi Ekasila yakni “Gotong Royong” justru nyata-nyata merupakan upaya pengaburan dan penyimpangan makna dari Pancasila itu sendiri, dan secara terselubung ingin melumpuhkan keberadaan Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa yang telah dikukuhkan dengan Pasal 29 Ayat 1 UUD 1945, serta menyingkirkan peran agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Keributan ini akhirnya memaksa peme-
rintah menunda RUU HIP menjadi UU HIP. Namun, penundaan itu dipastikan tidak bisa menyelesaikan persoalan. Sebab, yang kontra tidak meminta ditunda, tapi ditolak. Tegas! Nah, inilah jadi persoalan baru, karena bagi masyarakat yang menolak RUU HIP tidak ingin kembali ada lelucon (baca: sandiwara) RUU. dimana RUU HIP senasib UU KPK hingga UU Minerba yang awal kemunculannya ditentang keras masyarakat, kemudian ditunda oleh pemerintah, tapi hasil akhirnya diputuskan sebagai undang-undang. Jadi, posisi RUU HIP kini bisa dikata antara pancingan dan tantangan.(*)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Noor Arief, Syaifuddin, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu, Indra Anugrah Hardiantoko, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
Setubuhi Siswi SMP Hingga Hamil, Pemuda Sumbersoko Dikerangkeng
FOTO: MEMORANDUM/TRI
AKBP Deddy Foury Millewa bersama istri ikut berpartisipasi mendonorkan darah.
Lumajang Budi Santoso mengucapkan terimakasih pada Polres Lumajang yang telah melaksanakan kegiatan ini. “Terima kasih yang sebesarbesarnya kami sampaikan untuk Bapak Kapolres Lumajang, AKBP Deddy Foury Millewa atas kerja samanya untuk membantu sesame,” yang membutuhkannya,” ujarnya. (tri/mik)
Fedrik Suharto, Plt Camat Porong Imam Mukri beserta jajaran Forkopimka Porong, perwakilan dari seluruh desa se-Kecamatan Porong, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Plt Camat Porong Imam Mukri menyampaikan, sebagai upaya menekan laju peyebaran Covid-19 di wilayahnya, ia dengan warga bergerak cepat membentuk posko kampung tangguh beserta check point
di beberapa titik dengan SOP ketat. Posko di wilayah Porong juga ditopang dengan ruang kesehatan, ruang isolasi, lumbung pangan, dan upaya-upaya lainnya sebagai langkah pencegahan. “Karenanya semoga ikhtiar kami ini dapat dengan cepat menekan penyebaran Covid-19,” ujar Imam Mukri. Penjabat Kepala Desa
(Pj Kades) Kedungboto Munir Nanang Setyowandi mengatakan, dengan adanya peluncuran kampung tangguh semeru ini dia berharap, warga Kedungboto tidak ada lagi yang terdampak. Tetap melakuakan anjuran pemerintah dengan selalu menggunakan protokol kesehatan agar segera selesai dan masyarakat bisa beraktivitas seperti sebelumnya. (wa/bwo/jok/mik)
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Anggota polres mengikuti kegiatan binrohtal di mapolres.
Pasuruan, Memorandum Hari pertama menjabat Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman melakukan kunjungan kerja ke Kajari Kota Pasuruan dan Plt Wali Kota Pasuruan dalam rangka perkenalan sekaligus membangun sinergitas antara forkopimda dengan Polres Pasuruan Kota, Jumat (19/6). Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman mengatakan, kunjungan ini untuk meningkatkan hubungan silaturahmi bersama forkompimda serta meningkatkan harkamtibmas. “Silaturahmi semacam ini diharapkan ke depannya dapat menjalin hubungan kekeluargaan antara Polisi dan Pemkot. Saya berpikir kita ini keluarga besar yang saling mengingatkan dan menegur sapa untuk menjaga Kota Pasuruan bersama-sama menjadi lebih kondusif,” ucap Arman, kemarin.
FOTO: MEMORANDUM/EDR
Kapolresta Makota Resmikan Kampung Tangguh Tanjungrejo Polri dan aparatur negara mengucapkan banyak terimakasih karena telah menciptakan kampung tangguh Semeru di Kelurahan Tanjungrejo ini,” terangnya saat memberikan sambutan, kemarin. Sementara itu, pengurus Kampung Tangguh Semeru RW 02, Kelurahan Tanjungrejo Hamas, menyampaikan terimakasih atas dukungan Kapolresta Malang Kota beserta rombongan yang meresmikan kampung Tangguh.
“Kampung tangguh dibuat karena dampak Covid-19. Untuk itu warga harus bisa membantu sesama warga yang kurang mampu. Termasuk untuk menyusun dan menjalankan program. Sehingga bisa tangguh pangan, kesehatan serta keamanan,” terangnya. Bersamaan itu diberikan bantuan dari Polresta Malang Kota yaitu beras 100 kg, mie instan 3 dos, masker 50 biji, dan hand sanitizer 10 botol. (edr/mik)
Surabaya, Memorandum Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Edisson Isir melakukan kunjungan ke Mapolsek Rungkut, Jumat (19/6) pagi. Kunjungan itu, dalam rangka mengecek kesiapan Ksatria Tangguh Semeru sekaligus memberikan arahan terkait transisi menghadapi new normal. “Kunjungan ini dalam rangka memastikan persiapan Ksatria Tangguh Semeru dalam menghadapi normal baru atau new normal beberapa hari mendatang,” kata Isir. Selain itu, alumnus terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 itu juga wa menyampaikan bahwa sebagai kesatria Tangguh.. Di mana setiap ang-gota baik yang bertugas di mako ataupun di lapangan tetap komitmen dan disiplin menjalankan tugasnya. Terlebih menghadapi pandemi Covid-19.
Dalam kunjungan tersebut, AKBP Arman disambut langsung oleh Kajari Kota Pasuruan Drs Mohammad Soffan, S.H., M.H. dan Plt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo, ST., di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan Jalan Panglima Sudirman 53, Kota Pasuruan. “Saya juga berharap tali silaturahmi ini akan berjalan tak hanya di dalam markas namun saya juga berharap di lapangan pun harus tetap betegur sapa antar personel juga dalam mengatasi permasalahan masyarakat dengan bersama-sama,” terang Arman. Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto mengatakan, ini adalah kunjungan hari pertama Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman kepada Forkompimda Kota Pasuruan. (*/rul/mik)
AKBP Arman bersama Plt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo.
tugas dan tanggungjawab. Binrohtal ini banyak sekali manfaatnya dalam menunjang kinerja anggota,” beber Kompol Teguh Santoso, kemarin. Peserta binrohtal, lanjut Teguh, tidak hanya personel yang beragama Islam. Tetapi mereka yang memeluk agama lain juga melaksanakan binrohtal di tempat yang berbeda. “Selain sebagai wahana untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, melalui binrohtal juga bisa
FOTO: MEMORANDUM/PRA
mengimbau hidup bersih untuk mencegah corona,” ujarnya. Selain pemeriksaan gratis, juga diberikan masker, obat dan vitamin. “Semoga di usia Polri yang ke-74 tahun, kepolisian Indonesia semakin sukses dan seluruh anggota kepolisian selalu diberikan kelancaran dan kemudahan dalam bertugas dan selalu diberi perlindungan Allah SWT,” pungkasnya.(pra/mik)
AKBP Arief Fitrianto membersihkan makam di TMP di Jalan Pahlawan bersama anggota. A
Ja l a n K H Wa c h i d Hasyim, Pekauman, dan kelompok kedua melakukan kerja bakti di Taman Makam Pahlawan (TMP) Jalan Pahlawan. Saat berada di TMP Gresik, kapolres mengatakan, kerja
bakti ini dalam rangka menumbuhkan sikap peduli dalam diri personel Polri terhadap kondisi kebersihan lingkungan sekitar. Khususnya di area makam tokoh pahlawan bangsa. “Kegiatan dalam rangka menjelang HUT Bhayangkara
ke-74 ini sebagai upaya untuk meningkatkan rasa hormat kepada para pahlawan dan para alim ulama atas jasa-jasa yang telah diberikan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme,” ungkap Arief. (and/har/mik)
Desa Wonokitri Disemprot Disinfektan, Keluarga PDP Diberi Probiotik Pasuruan, Memorandum Bhabinkamtibmas Wonokitri, Bripka Kusuma Negara bersama Muspika Tosari melaksanakan penyemprotan disinfektan di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pasuruan, Selasa (16/6). Kapolsek Tosari, Polres Pasuruan AKP Bambang Tri S mengatakan, penyemprotan dilakukan bersama Muspika Kecamatan Tosari guna memutus penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polsek Tosari. “Di wilayah kami terdapat pasien PDP bernama Warilah (51), warga Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Maka dilakukan penyemprotan disinfektan,” ucap
Anggota Polsek Tosari bersama penyemprotan disinfektan.
Bambang. Penyemprotan disinfektan kali ini diikuti bersama Dinas
jajaran
muspika
melakukan
Kesehatan Puskesmas Tosari dan anggota Kecamatan Tosari dengan mengunakan satu
un unit mobil tangki dan m memberikan probiotik kepada keluarga PDP. “Menurut informasi yang kami terima dari Dinas Kesehatan Pu Puskesmas Tosari sudah dilakukan swab dengan hasil negatif dan keadaan pasien saat ini juga sudah membaik,” jelas Bambang. Penyemprotan disinfektan ini membawa tangki berkapasitas 6000 liter untuk disemprotkan di sekitar rumah pasien PDP. “Termasuk menyemprot pendopo agung, Resort Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, jalan desa, rumah warga Desa Wonokitri,” pungkasnya. (*/rul/mik)
Polsek Blega Edukasi Warga Karang Panasan untuk Tangkal Covid-19 K Kombespol Jhonny Eddison Isir bersama AKP Hendry Ibnu Indarto melihat kondisi Mapolsek Rungkut. m
“Jadi semua anggota baik di mako ataupun di lapangan harus tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti menggunakan APD kesehatan,
jaga jarak, menggunakan masker setiap bertugas,” pungkas perwira yang pernah menjabat sebagai ajudan Presiden RI Joko Widodo itu. (fdn/mik)
Wujudkan Polisi Promoter, Polres Probolinggo Kota Gelar Binrohtal Probolinggo, Memorandum Polres Probolinggo Kota bertekad untuk membentuk pribadi personel Polri menjadi profesional, modern, humanis, dan terpercaya (promoter) melalui pembinaan rohani dan mental (binrohtal), Jumat (19/6). Wakapolres Kompol Teguh Santoso mengatakan, binrohtal dilakukan rutin seusai apel pagi dan wajib diikuti setiap anggota Polres Probolinggo Kota. “Tujuan program ini untuk memupuk sikap jujur dan disiplin personel. Sehingga mampu mendukung revolusi mental agar ikhlas dalam menjalankan
Hari Pertama Jabat Kapolres, AKBP Arman Silaturahmi dengan Forkopimda
Kapolrestabes Surabaya Minta Anggota Komitmen dan Disiplin Menjalankan Tugas
FOTO: MEMORANDUM/BWO
AKBP Deny Agung Andriana membagikan bantuan.
FOTO: MEMORANDUM/AND
AKBP Harun menginterogasi M Sutiono.
Kombespol Leonardus H Simarmata meresmikan kampung tangguh ditandai dengan pemukulan rebana.
Malang, Memorandum Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus H Simarmata mengapresiasi kesiapan warga RW 02, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, dalam menciptakan Kampung Tangguh Semeru, Jumat (19/6). Ia mengajak warga masyakarat untuk tangguh keamanan, tangguh keimanan, tangguh informasi dan tangguh psikologi. “Kami semua aparat TNI dan
Gresik, Memorandum Serangkaian kegiatan menyambut HUT Bhayangkara ke-74, jajaran Polres Gresik sudah mulai digulirkan. Kali ini, sejumlah personel melakukan kerja bakti bersih-bersih di Taman Makam Pahlawan (TMP) Gresik dan Masjid Jami Gresik, Jumat (19/6). Kerja bakti ini dipimpin langsung Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto bersama Wakapolres Kompol Dhyno Indra Setyadi, PJU, perwira, bintara dan ASN Polres Gresik. Dalam kerja bakti ini, para personel Polres Gresik dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama melakukan kerja bakti di Masjid Jami Gresik
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Kegiaatan donor darah ini sudah yang kedua kali. Sebelumnya, donor darah dilaksanakan di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang. “Semoga apa yang kita laksanakan ini bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan setetes darah kita, dapat membantu sesama,” paparnya. Sementara itu, Ketua PMI
d dari keluhan penyakit yang diderita,” im imbuhnya. Sementara itu, Priyono (52), peserta assal Ponggok, Blitar mengaku senang dan berterimakasih dengan adanya pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis ini. “Adanya pemeriksaan kesehatan ini, dapat membantu warga sekitar untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Saya sendiri memeriksakan tekanan darah. Petugas juga
HUT Bhayangkara Ke-74, Kapolres Pimpin Kerja Bakti di Taman Makam Pahlawan dan Masjid Jami
mempererat hubungan silaturahmi antar personel,” sambungnya. Binrohtal lanjutnya, dapat meningkatkan iman dan taqwa bagi anggota Polri. Binrohtal sendiri sebagai wadah untuk membentuk karakter pribadi lebih humanis, sehingga citranya di mata masyarakat menjadi lebih baik. Sementara itu, KH Abdul Hanan Fauzi Sirot selaku pemuka agama menyampaikan, bahwa dalam hidup ada tiga hal yang menyelamatkan
manusia, baik hubungan dengan Allah SWT maupun hubungan dengan sesama manusia. Ketiga hal tersebut di antaranya adalah merasa takut kepada Allah SWT baik saat sendirian maupun di depan banyak orang. “Berlaku adil, memberikan hak kepada siapapun yang berhak menerimanya, tidak perlu memandang apakah orang tersebut baik atau mempunyai kesalahan. Kita harus bisa menjaga hubungan dengan sesama manusia maupun alam,” pungkasnya. (mhd/mik)
FOTO: MEMORANDUM/RAS
iatan ini,” terang Kapolres Deddy. Meski dihadiri banyak orang, lanjut Deddy, kegiatan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19. Petugas kesehatan maupun peserta donor darah tetap menggunakan APD. Namun sebelum itu, mereka harus dicek suhu tubuh, mencuci tangan dengan sabun dan tidak lupa mengenakan masker.
A AKBP Leonard M Sinambela bersama rombongan memberikan bantuan di acara pengobatan gratis.
FOTO: MEMORANDUM/AND
gagung AKP Aristianto Budi mengatakan, screening room yang ada ini melengkapi fasilitas lain di Satpas SIM yang telah bersiap menuju new normal. Mulai dari penyediaan tempat cuci tangan lengkap dengan hand sanitizer, dan petugas SIM yang menggunakan face shield selama bertugas memberikan pelayanan. (fir/mad/mik)
FOTO: MEMORANDUM/FDN
k kat yang dirugikan. Karena pelayanan ttetap berjalan dengan mengetatkan protokol kesehatan. “Kita punya ruang isolasi, yang suhu tubuhnya melebihi akan kita minta isolasi dulu kemudian kita datangkan tim medis ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan,” terang Pandia. Sementara Kasatlantas Polres Tulun-
AW (14), disetubuhi hingga melahirkan anak perempuan. Kasus ini, kini sedang ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lamongan. Kapolres Lamongan AKBP Harun saat merilis kasus di ruang tunggu satreskrim pada Jumat (19/6) membeberkan, persetubuhan itu terjadi selama lima hari berturut-turut sejak Agustus 2019 di rumah pelaku. “Persetubuhan dan perbuatan cabul ini mengakibatkan seorang korban hamil dan melahirkan anak perempuan,” beber Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2001, kemarin. Kapolres juga membeber modus operandi pelaku dalam melancarkan aksinya. Yakni, dengan mengajak korban ke rumah tersangka dengan alasan akan dikenalkan dengan orang tuanya. “Sesampainya di rumah pelaku, korban dipaksa untuk masuk ke dalam kamar dengan cara menarik tangan korban. Saat sudah di dalam kamar, korban disetubuhi dengan bujuk rayu,” sambung Harun. Alasan bahwa hubungan mereka sudah disetujui oleh ibu pelaku, persetubuhan itu dilakukan pelaku berkali-kali. Setelah melakukan persetubuhan, pelaku mengancam akan membunuh dan menyebarkan aib bila korban sudah tidak perawan apabila berani bercerita kepada siapapun. Kasatreskrim Polres Lamongan AKP David Manurung menambahkan, penangkapan pelaku berdasar laporan orang tua korban. Atas perbuatan itu, pelaku dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. (and/har/mik)
Ps Kanit Provos Bripka Muji dan Brigpol Erik dari Polsek Blega sambangi Kampung Tangguh Semeru Covid-19 di Perumahan Taj Mahal, Desa Karang Panasan.
Bangkalan, Memorandum Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra terus memacu 17 polsek jajaran untuk membantu tim gugus tugas mempercepat putusnya mata rantai penyebaran Covid-19. Seperti pada Kamis (18/6) malam, Ps Kanit Provos Polsek Blega Bripka Muji dan Brigpol Erik menyambangi kompleks Perumahan Istana Taj Mahal di Desa Karang Panasan. Mereka mengedukasi warga agar semakin patuh dan disiplin melakukan protokol kesehatan guna menangkal Covid-19 sejak pemerintah menerapkan kebijakan new normal pada Minggu (1/6) lalu.
“Warga diwanti-wanti agar lebih patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tegas Kapolsek Blega AKP Edy Cahyono Putro. Bripka Muji dan Brigpol Erik, juga aktif memotivasi tokoh masyarakat dan warga agar membentuk kampung tangguh dan merekrut relawan. Data terakhir hingga Kamis (18/6) malam, di Kecamatan Blega tercatat ada 2.311 warga dengan status orang dalam risiko (ODR), 67 warga berstatus orang dalam pantauan (ODP), 3 warga dengan status pasien dalam pengawasan (PDP), serta 5 warga positif terpapar covid 19, 4
meninggal dunia. Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP M Barudi mengatakan, Kapolres Bangkalan mengamanatkan agar jajaran polsek bekerja seoptimal mungkin membantu tim gugus tugas kecamatan. “Lebih dari itu, Bapak Kapolres juga menekankan agar para kapolsek dan anggotanya aktif mengedukasi warga desa tentang protokol kesehatan selain juga ikut ambil bagian mengawal kamtibmas dari ancaman kejahatan curat, curas dan curanmor di tengah pembelakuan new normal,” tandas M Barudi. (ras/mik)
Kapolres Malang Dorong Pendirian Kampung Tangguh Semeru Malang, Memorandum Kampung Tangguh Semeru (KTS) merupakan upaya nyata yang melibatkan masyarakat dengan berbagai inovasi untuk meningkatkan ketahanan dalam menghadapi berbagai persoalan. Salah satunya pandemi Covid-19. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengharapkan masyarakat bergerak bersama untuk menekan penyebaran Covid-19 agar terwujud siatuasi aman dan nyaman. “Kampung Tangguh Semeru ini merupakan upaya untuk melakukan pencegahan terhadap penyebaran
ngalaCovid-19 sehingga tidak mengalaumat mi penambahan,” ujarnya, Jumat (19/6). Untuk itu, masyarakat pelu alam didorong dan didukung dalam h pendirian kampung tangguh di Semeru yang sudah i menjadi m program nasional dan program Provinsi Jawa Timur ini. Banyak nilai positif yang ada dalam kampung tangguh ini, di antaranya semakin kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong untuk saling membantu sesama sehingga kerukunan dan kepedulian ini dapat mewujudkan
stabil stabilitas kamtibmas dan ketangguh baik masyarakat maupun guhan lingk lingkungan sekitarnya. “ “Kami harapkan kampung tangg ini memiliki ketangguhan tangguh SD pangan, informasi, budaSDM, ya pisikologi dan keamanan. Seya, hi hingga keberadaannya memiliki nilai manfaat bagi masyarakat dalam meningkatkan ketahanan diri dan lingkungan sekitarnya,” urai Hendri. Program tangguh ini menurutnya, bukan hanya terbatas pada lingkungan kampung. Namun juga pada tempat lain seperti pasar tangguh, kasawan
industri tangguh dan pondok pesantren tangguh. Sebab, tempat-tempat itu perlu konsep tangguh karena terjadi keramaian yang perlu penerapan protokol kesehatan agar tidak terjadi penyebaran virus. Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko menyampaikan Polres Malang akan terus memberikan dukungan terhadap KTS. “Tujuannya agar masyarakat makin tangguh dan dapat menangkal penyebaran Covid-19,” jelasnya. (*/ari/mik)
FOTO: MEMORANDUM/ARI
FOTO: MEMORANDUM/FIR
AKBP Eva Guna Pandia memotong pita tanda diresmikannya screening room Satpas SIM.
Wakapolresta: Kampung Tangguh Bisa Membuat Tangguh Keamanan di Masyarakat Sid j Memorandum M d Sidoarjo, Keseriusan warga di tingkat desa dalam menekan penyebaran Covid-19 melalui pembentukan Kampung Tangguh Semeru terus berlanjut. Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana menganggap bahwa manfaat dari Kampung Tangguh Semeru begitu banyak. Tidak hanya efektif menekan laju penyebaran Covid-19 secara maksimal, Kampung Tangguh Semeru juga membuat tangguh segala hal. Termasuk keamanan di tengah masyarakat. “Karena ketangguhan inilah yang harus dibentuk dari kedisiplinan kita sendiri. Dan disiplin itu adalah kunci keberhasilan melawan Corona,” tegas Deny di sela peluncuran posko Kampung Tangguh Semeru di Desa Kedungboto, Porong, Rabu (18/6). Hadir dalam kegiatan itu Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sidoarjo
Blitar, Memorandum Sebagai wujud kepedulian Polres Blitar Kota terhadap masyarakat di bidang kesehatan, Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela meninjau bakti sosial gratis di Ponggok, Kota Blitar, Jumat (19/6). Kegiatan ini, sekaligus menyambut Hari Bhayangkara ke-74 tahun 2020. Kegiatan dilaksanakan di rumah Kasun Sumbernanas, Desa Ponggok, Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. Kapolres menjelaskan, kegiatan ini merupakan upaya Polri hadir di tengah masyarakat anan yang langsung memberikan pelayanan kesehatan, terutama penanganan Covid-19. “Semoga bakti sosial kesehatan ini dapat bermanfaat bagi warga seki-ak tar yang membutuhkan. Mereka tidak uarperlu jauh-jauh datang dan mengeluarngahkan biaya. Biarlah kita yang hadir di tengahi tengah masyarakat,” ujar Leonard, kemarin. Warga yang melakukan pemeriksaan ratarata menderita penyakit ispa, dermatitis, gastritis, febris, faringitis, hipertensi, dan mialgia. “Setelah dilakukan pemeriksaan tim kesehatan, warga dicek kesehatannya dan yang sakit diberikan obat sesuai dengan gejala yang diderita. Kami berharap, mereka bisa sembuh
Lamongan, Memorandum M Sutiono (25), pemuda Dusun Sumbersoko, Desa Pamotan, Kecamatan Sambeng, Lamongan, diringkus polisi karena menghamili siswi SMP Kelas VII, Jumat (12/6) pukul 16.30 di rumahnya.
Polres Lumajang Gelar Bakti Sosial Donor Darah dan Rapid Test Lumajang, Memorandum Masih dalam rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-74 tahun 2020, Polres Lumajang menggelar bakti sosial donor darah dan cek kesehatan termasuk rapid test di halaman Mapolres Lumajang, Jumat (19/6) pagi. Acara yang dipimpin Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa ini, diikuti para kabag, kasat, kasi, ASN (aparatur sipil negara), polsek jajaran, anggota bhayangkari, purnawirawan, Saka Bhayangkara, TNI, satpam, dan Pramuka. Pagi kemarin, kapolres bersama istri selaku Ketua Bhayangkari Polres Lumajang berkesempatan melakukan tes kesehatan, donor darah termasuk rapid test. “Acara donor darah pagi ini (kemarin,red) masih dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-74 tahun 2020. Kami bekerja sama dengan PMI Kabupaten Lumajjang g untuk menyuksekan y keg-
Kapolres Blitar Kota Tinjau Pengobatan Gratis HUT Bhayangkara
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Polres Tulungagung Miliki Screening Room di Satpas SIM Tangguh Semeru Tulungagung, Memorandum Polres Tulungagung terus berbenah menuju persiapan new normal. Terbaru, polres secara resmi memamerkan Satpas SIM Tangguh yang baru saja di-launching. Inovasi yang ditonjolkan oleh Satpas SIM adalah pengaktifan screening room. Pemohon SIM harus melewati lorong sebelum masuk ke area pendaftaran. Secara otomatis suhu tubuh pemohon SIM akan terbaca melalui digital thermo gun yang terpasang sensor. Sensor akan menyalakan alarm jika ada pemohon yang suhu tubuhnya di atas 37,5 derajat selsius. Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, dengan adanya screening room tersebut meminimalkan potensi pertemuan antara petugas dengan pemohon. “Dengan screening room, pertemuan petugas dengan pemohon a kan sangat minim sekali. Sehingga g sesuai protokol kesehatan seperti yang diharapkan,” ujarnya, Jumat (19/6). Pandia menjelaskan, bagi pemohon yang suhu tubuhnya melebih 37,5 derajat selsius langsung disarankan menjalani isolasi terlebih dahulu. Pihaknya yang akan menghubungi petugas medis untuk memberikan tindakan. Dengan adanya kerja sama semacam ini, diharapkan proses menuju new normal bisa dilalui dengan tepat dan tidak ada masyara-
SABTU PAHING, 20 JUNI 2020 HALAMAN 6-7
AKBP Hendri Umar bersama Forkopimda Kabupaten Malang foto bersama.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SABTU PAHING, 20 JUNI 2020 HALAMAN 8
FOTO: MEMORANDUM/RAS
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Ferdiansyah Tetrajaya
Pasien Pertama Sembuh Setelah 7 Kali Tes Swab
Bangkalan, Memorandum Penerapan lockdown di Kampung Sattoan pasca meninggalnya tiga bersaudara terpapar covid-19, dipantau Bupati R Abdul Latif Amin Imron. Didampingi anggota forkopimda dan tim Gugus Tugas Covid-19, Ra Latif, sapaan akrab Bupati, meninjau suasana perkampungan padat penduduk itu. Bupati bersama rombongan bahkan sempat mendatangi rumah duka di Jalan Tronojoyo Gang VII, Kelurahan Pejagan, Kecamatan Bangkalan. Di rumah berlantai dua itu, Ra Latif sempat berdialog panjang lebar dengan pihak keluarga. Bersama Kapolres AKBP Rama Samtama Putra, bupati juga sempat titip beberapa pesan dan harapan. Tidak hanya kepada keluarga ketiga almahumah. Tetapi juga kepada ketua dan pengu-
rus RT/RW di Kampung Sattoan. “Mari kita upayakan untuk semakin rajin cuci tangan dengan sabun di atas air yang mengalir. Jaga jarak setiap kali berdialog dengan orang lain, juga harus dipatuhi,” harap Ra Latif. Tak terkecuali wajib pakai masker jika keluar rumah, serta hindari terjebak dalam kerumunan, juga ketentuan lain yang harus diterapkan dalam protokol kesehatan. Targetnya, agar warga Kam-
pung Sattoan dan sekitarnya, tidak mudah tertular dan terpapar lagi. Atau dengan kata lain, mengutip istilah Kapolres, Ra Latif menegaskan bahwa optimalisasi penerapan protokol kesehatan, pada hakekatnya meupakan vaksin penangkal covid-19. Kapolres menambahkan, kebijakan lockdown yang dilakukan pengurus RT/RW dan tokoh masyarakat, merupakan kebijakan tepat. Terlebih kemudian ditinjak lanjuti dengan penyemprotan disinfektan di setiap rumah dan tempat umum. “Apa lagi di Kampung Sattoan sekarang sudah terbentuk Kampung Tangguh Semeru Covid-19. Ini merupakan strategi yang paling tepat untuk memutus mata rantai penyebaran
Sumenep, Memorandum Kasus pengadaan alat peraga edukasi (APE) untuk pendidikan anak usia dini (PAUD) yang diduga fiktif, mulai ditelaah Kejaksaan Negeri (kejari) Sumenep. Kasus ini mencuat setelah aktivis Sumenep Independen (SI) melaporkan ke kejaksaan beberapa waktu lalu. Proses pemeriksaan dokumen lampiran laporan kasus dugaan pengadaan fiktif APE ini dibenarkan Kasi Pidsus Kejari Sumenep, Herpin Hadad. “Kami telaah laporan SI apakah dokumen-dokumen yang dilampirkan pelapor sudah memenuhi formal surat laporan atau tidak,” ungkapnya, Jumat (19/6). Kasus tersebut akan ditindaklanjuti sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), salah satunya yakni terlebih dahulu menelaah semua lampiran dokumen laporan SI. Ketua Lembaga SI Syahrul Gunawan, meminta kejari serius menindaklanjuti kasus itu. Apalagi, sebagai pelapor dia sudah menyerahkan bukti pendukung maupun tambahan seperti yang diminta kejaksaan. Seperti rekaman lembaga penerima dan bukti transfer pihak ketiga. Syahrul meyakini kasus terdapat kerugian uang negara. “Maka secepatnya Kejari pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan kasus APE fiktif itu dan mengusut secara tuntas,” pintanya. Lembaga SI melaporkan kasus ini ke Kejari Sumenep pada 20 April 2020 lalu. Dalam prosesnya, pelapor dimintai bukti tambahan yang diserahkan pada Kamis (11/6). (uri/epe)
visi kegiatan dalam manajemen kerja kampung tangguh. “Saya menilai warga Kampung Sattoan sudah cukup optimal menerapkan protokol kesehatan melalui berbagai cara dan upaya. Sikap disiplin seperti ini, akan menjadi media paling ampuh untuk mengamputasi penyebaran covid-19,” terang Kepala Dinas Kesehatan H Sudiyo yang ikut dalam kunjungan kemarin. Berdasar hasil tracing, 8 keluarga ketiga almarhumah, terdiri dari adik dan anak-anak mereka, juga tengah menjalani isolasi mendari di rumah, setelah menjalani rangkaian tes kesehatan. Mereka masih menunggu hasil tes SWAB-PCR-nya yang belum turun. (ras/epe)
TNI-Polri Perketat Penjagaan RSUD Smart
FOTO: MEMORANDUM/SJK
Aktivis SI ketika mendatangi Kejari Sumenep.
Kasus APE PAUD Mulai Diproses
covid-19 di kampung ini dan sekitarnya,” tandas Rama, sapaan akrab kapolres. Rombongan forkopimda juga menyalurkan bantuan kepada keluarga korban. Di antaranya berupa paket sembako, multivitamin, suplemen, masker, dan handsanitizer. Sebanyak 81 paket bantuan serupa, juga dibagikan kepada warga terdampak ekonomi di sekitarnya. Usai takziah, bupati blusukan meninjau Kampung Sattoan. Termasuk melihat penyekatan di pintu keluar masuk sisi selatan, utara, barat, dan timur. Selain itu, kesigapan relawan kampung dalam pos check point kesehatan, juga jadi perhatian orang nomor satu di Bangkalan tersebut. Demikian pula, kesiapan enam di-
Marak Pengambilan Paksa Jenazah
FOTO: MEMORANDUM/URI
Sumenep, Memorandum Menjalani isolasi perawatan selama 55 hari di RSUD dr H Moh Anwar, pasien pertama yang dinyatakan positif covid-19 di Kabupaten Sumenep, akhirnya dinyatakan sembuh. Status itu didapat setelah hasil tes swab ke 6 dan 7 menyatakan negatif. Pasien nomor 01 yang dinyatakan sembuh merupakan klaster tenaga kesehatan haji Indonesia (TKHI) yang pernah bertugas di Surabaya. Bersangkutan dinyatakan terkonfirmasi positif pada 25 April lalu. Selama menjalani perawatan, hasil swab kerap berubah sebelum dua tes terakhir hasilnya berturut-turut negatif. “Pasien sudah diperbolehkan pulang namun wajib melakukan isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari,” kata Humas Satgas Covid-19 Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, Jumat (19/6). Pasien pria berusia 35 tahun tersebut berasal dari Kecamatan Kota. Dia merupakan petugas kesehatan haji Sumenep yang mengikuti pelatihan TKHI di Surabaya, 9-18 Maret 2020. Namun ada kabar duka yang disampaikan Ferdiansyah. Yakni, meninggalnya satu pasien dalam pengawasan (PDP) berjenis kelamin pria berusia 50 tahun. Pasien tersebut masuk rumah sakit pada 15 Juni 2020 dengan riwayat keluhan batuk, demam, dan sesak nafas selama 10 hari. “Foto thorax menunjukkan gejala covid-19. Hasil rapid test-nya juga reaktif. Tanggal 16 Juni diuji swab, hasilnya hingga sekarang belum diketahui,” sebutnya. Pihak rumah sakit kemudian melakukan koordinasi dengan keluarga terkait pemulasaraan serta penguburan jenazah yang tetap menggunakan protokol covid-19. (uri/epe)
Bupati Tinjau Lockdown Kampung Sattoan
Dr Syaiful Hidayat memberikan imbauan kepada warga yang masih memaksa mengambil jenazah pasien positif covid-19.
Pamekasan, Memorandum Video viral pengambilan paksa jenazah yang terindikasi terpapar covid-19 oleh warga di Pamekasan, menjadi tantangan otoritas setempat untuk memberikan pemahaman kepada warga mengenai protokol pemakaman pasien. Bupati Baddrut Tamam melalui juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 RSUD dr Slamet Martodirjo (Smart), dr Syaiful Hidayat menjelaskan, ancaman yang menimpa tim medis yang menangani pasien covid-19 bukan di Kecamatan Waru saja. Pernah juga terjadi di Proppo ketika tim hendak menjemput pasien. “Kami berharap, kasus-kasus seperti itu tidak akan terulang lagi,” ucap Syaiful, Jumat (19/6). Karena itu, langkah selanjutnya yang dilakukan pemerintah
kabupaten (pemkab) adalah melibatkan TNI-Polri dalam pengamanan fasilitas kesehatan maupun penjemputan jenazah. “Personel gabungan kini ditugaskan untuk melakukan pengawasan dan pengawalan bagi para petugas medis yang menjemput pasien covid-19. Termasuk memperketat penjagaan di RSUD Smart,” kata Syaiful. Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari membenarkan hal itu. “Kini masing-masing rumah sakit dan puskesmas di Pamekasan dijaga tim gabungan TNI-Polri,” sebutnya. Terkait kasus pengambilan paksa jenazah positif Covid-19 di RSUD Smart pada 12 Juni 2020, polisi telah meminta keterangan sejumlah pihak. Antara lain petugas medis yang mengantar jenazah dan pihak keluarga yang meninggal dunia. (sjk/epe)
Gerebek Transaksi Narkoba, 2 Anggota BNN Terciduk Kepala BNNK Sumenep: Dalam Rangka Penyelidikan dan Dibekali Surat Tugas Sumenep, Memorandum Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep, Bambang Sutrisno angkat suara terkait kabar penangkapan dua anggotanya oleh tim gabungan Polres Pamekasan dalam penggerebekan di salah satu caffe and resto di yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba, Selasa (16/6) malam. Dia membenarkan diamankannya dua anggota BNNK Sumenep. Namun, anggota tersebut tengah dalam tugas penyamaran dan dibekali surat
tugas penyelidikan berdasarkan informasi masyarakat yang menyebutkan akan ada transaksi narkoba di tempat itu. Apalagi wilayah kerjanya juga meliputi Pamekasan dan Sampang. “Kalau ada di tempat kejadian iya, tapi mereka dalam rangka melaksanakan tugas dalam rangka penyelidikan dan itu dibuktikan dengan surat tugas atau sprint,” jelasnya. Penelusuran Memorandum, dari 15 orang yang diamankan dalam penggerebekan itu, dalam prosesnya kemarin tinggal 12 orang. Namun Bam-
bang menegaskan, tidak akan main-main jika ada anggota BNN yang terjerumus dalam peredaran narkoba. Terkait kabar penggerebekan caffe and resto di Tlanakan itu, Ketua LSM KOMAD Zaini, meminta institusi di atasnya untuk melakukan kroscek. “Polda Jatim dan BNNP Jatim harus melakukan kroscek kebenaran 2 anggota BNNK Sumenep. Jika benar mereka iktu dalam jaringan peredaran narkoba, bisa memberikan citra buruk terhadap upaya pemberantasan narkoba,” sebutnya. (aan/sjk/epe)
FOTO: MEMORANDUM/AAN
FOTO: MEMORANDUM/URI
Bupati R Abdul Latif Amin Imron bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 menyambangi rumah duka di Kampung Sattoan.
Kartu identitas 12 orang yang digerebek di sebuah caffe and resto di Tlanakan, Pamekasan.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
TRENGGALEK
SABTU PAHING, 20 JUNI 2020 HALAMAN 9
KABIRO TRENGGALEK: Hamzah Abdillah. WARTAWAN: Agus Purwanto, Ahmad Yulis. ALAMAT : Jalan Wr Supratman Gang Parangjanoko no 4, Kelurahan Sumbergedong, Kec/Kab Trenggalek.
FOTO: MEMORANDUM/AGUS PURWANTO
Pilbup Trenggalek
H Moch Nur Arifin
Bupati Perbolehkan Pekerja Seni Beraktivitas Kembali Trenggalek, Memorandum Bupati Trenggalek H Mochamad Nur Arifin mempersilahkan para pekerja seni untuk kembali beraktivitas pada new normal. Para pekerja seni harus tetap mematuhi protokol kesehatan. “Yang penting menjaga jarak, cuci tangan, dan memakai masker. Tetap harus menjadi prioritas itu mencegah penyebaran virus corona tidak semakin meluas,” tutur bupati yang disapa Gus Ipin, Jumat (19/6). Gus Ipin mengatakan pihaknya akan melakukan percontohan miniatur hajatan atau protokoler kegiatan seperti apa pada masa tatanan baru ini. “Jadi, besok kami akan lakukan percontohan di pendopo aturannya seperti apa jadi nanti bisa menjadi acuan kepada masyarakat sesuai dengan aturan daerahnya masing-masing,” katanya. Masih kata pemimpin muda ini, untuk peralatan seperti dekorasi, perias, dan teknisi pihaknya berupaya agar melibatkan pekerja seni setempat. “Satu misal alat alat atau teknisi dan dekorasi, perias nantinya harus diambil dari pemilik lokal dan tidak boleh di datangkan dari luar daerah,” kata dia. Orang nomor satu di Pemkab Trenggalek ini menilai kebijakan new normal tersebut bukan berarti masyarakat dibebaskan seperti biasa untuk melakukan aktivitas, akan tetapi merupakan salah satu kelonggaran. “Kelonggaran yang diberikan itu masyarakat dapat beraktivitas di luar rumah,” lanjutnya. Dengan demikian, dirinya hanya berharap dalam fase ini masyarakat harus tetap meperhatikan kesehatan guna melindungi diri dari paparan wabah virus corona yang dapat mematikan tersebut. “Hal ini guna mencegah penularan wabah virus corona agar tidak semakin meluas mengingat daerah Trenggalek telah ditemukan sebanyak enam belas pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19,” pungkasnya.(gos/ham/udi)
Hanura dan PKB Bantah Dukung Alfan dan Panca Rahmadi Trenggalek, Memorandum Suhu politik di Trenggalek semakin memanas. Partai Hanura dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membantah memberikan dukungan kepada pasangan Bacabup Alfan Riyanto dan Bacawabup Panca Rahmadi dalam Pilbup Trenggalek 2020. Bantahan ini muncul seiring dengan postingan di salah satu akun facebook. Isinya berbunyi Alhamdulillah sudah ada satu pasangan kandidat cabup-cawabup yang sudah positif diusung koalisi PKB-Golkar-Hanura. Di situ ada foto Alfan Rianto dan Panca Rahmadi. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Trenggalek Husni Taher Hamid menjelaskan pihaknya hingga kini belum pernah menerima rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hanura di Jakarta. “Kok rekom. Berkas kelima bakal calon malam ini masih kami susun untuk kita kirim ke Jatim dan pusat,”ucapnya di Kantor DPC Hanura Kabupaten Trenggalek. Jalan Kanjeng Jimat, Surodakan, Kamis (18/6) malam. Adanya postingan tersebut merugikan Partai Hanura sekarang intens
Murkam
Husni Taher Hamid
membangun komunikasi politik degan calon dan partai yang lain. “Ini merugikan kami selaku kepanjangan amanah rakyat sehingga perlu saya tegaskan itu berita hoax,” tuturnya. Disebutkan pria yang bergelar doktor hukum ini, pihaknya sudah menyiapkan langkah-langkah strategis agar tidak merembet pada persoalan yang lain. Utamanya kepada kepercayaan dan integritas partai yang dipimpinnya. “Postingan di Facebook sudah kami klarifikasi 5 menit kemudian setelah muncul postingan itu dan menegaskan bila itu berita hoax,”tegasnya. Ditambahkan Puguh Purnomo Sek-
retaris DPC Partai Hanura Kabupaten Trenggalek melalui akun yang berinisial BS dengan 1449 teman di FB nya akan dijadikan barang bukti untuk diusut agar terang benderang maksud serta tujuan akun itu menggungah berita hoax.“Kami masih mengumpulkan bukti yang lain dan secepatnya kemungkinan besar akan menempuh jalur hukum,” pungkasnya. Terpisah, Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Trenggalek Murkam secara tegas mengisyaratkan partainya hingga kini belum mendapatkan paslon yang diusung, termasuk Alfan-Panca Rahmadi.
“Belum ada satu atau dua nama yang benar-benar resmi diusung partai kami,” ucapnya di Kantor DPC PKB Kabupaten Trenggalek, Jalan Veteran, Kelurahan Ngantru, Jumat (19/6). Murkam mengatakan PKB masih melanjutkan uji kepatutan dan kelayakan kepada 10 bakal calon yang belum sempat mengikuti di tahapan pertama. “Yang 8 person sudah mengikuti di Surabaya,”lanjutnya. Tahapan tersebut menurut dia, harus dilakukan sesuai ketetapan DPP sehingga sebelum dibukanya pendaftaran di KPU setempat. “Usai nanti fit and proper test, maka DPP lah yang menentukan dan kami selesai melaksanakan penjaringan sebagai bagian dari tugas,” tuturnya. Masih diterangkan Murkam, dengan adanya postingan yang ada FB tersebut merupakan berita bohong. “Berita tersebut bohong,” cetus dia. Maka itu, pihaknya kini telah melakukan koordinasi di internal agar tidak terprovokasi dengan postingan di medsos. “Kami saat ini konsentrasi melanjutkan tahapan di internal yang belum selesai dan sekaligus melakukan komunikasi serta silaturahmi politik baik dengan parpol begitu juga paslon yang ada,” pungkas Murkam.(gos/ham/udi)
Trenggalek, Memorandum Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Trenggalek menggandeng ojek online (ojol) untuk memaksimalkan layanan administrasi kependudukan (aminduk) di tengah pandemic Covid-19. Kepala Dispendukcapil Trenggalek Suprapti, mengatakan pasukan ojol lokal tersebut ditugaskan mengantar berbagai dokumen kependudukan yang telah jadi, ke masing-masing desa pemohon. Dengan layanan antar itu, masyarakat maupun petugas desa tidak perlu datang langsung ke dispendukcapil. “Pihak tinggal menunggu dokumen diantar ke kantor desa, dan tidak perlu mengambil ke kantor. Nantinya perangkat desa tinggal menyerahkan ke warga yang mengajukan,” kata Suprapti, beberapa waktu lalu. Sebagaimana dilansir detik.com, dia menjelaskan program layanan antar tersebut sesuai dengan arahan dari Direktorat Jenderal Dukcapil Kemendagri. Sebab, dispendukcapil dilarang memberikan pelayanan yang mengumpulkan massa. Suprapti menjelaskan, selama musim pandemi Corona ini, layanan di kantornya dilakukan pengetatan secara maksimal. Warga dilarang datang langsung ke kantor untuk mengurus adminduk, namun cukup diwakilkan ke perangkat desa. Selain itu seluruh petugas yang berinteraksi langsung dengan masyarakat atau pemohon juga dilengkapi dengan pakaian hazmat dan pelindung wajah.”Jadi proses pengajuannya secara kolektif oleh pemerintah desa dan selanjutnya dibawa ke dispendukcapil. Nah, warga yang boleh ke sini hanya untuk pengurusan dokumen yang sifatnya darurat, misalkan menyangkut kesehatan,” ujarnya.(*/udi)
RUMAH DIJUAL
ELETRONIK DICARI
FOTO: MEMORANDUM/AGUS PURWANTO
Dispendukcapil Kirim Berkas Libatkan Ojol
Tim monitoring dan pengawasan dari Polres Trenggalek sidak di Polsek Kampak.
Tim Monitoring Kunjungi Polsek Kampak Trenggalek, Memorandum Kondisi administrasi internal kepolisian rupanya tak luput dari pengawasan dan monitoring pimpinan. Setelah Polsek Gandusari, dilanjutkan Polsek Kampak yang mendapat kunjungan dari tim yang dipimpin Kabagren Kompol Purwo Atmojo, Rabu (18/6). “Tujuannya untuk melihat rencana kerja polsek dan me-
meriksa hasil pelaksanaan tugas serta penyerapan anggaran dan kondisi sarana dan / peralatan dinas,” tegas Kabagren Kompol Purwo Atmojo. Dari hasil yang dihimpun, tim yang beranggotakan PS Kasubbag Sarpras Iptu Kasmari, Kanit Propam Ipda Sanusi, dan anggota Siwas Bripka Firman Dodik Perdana tersebut kemarin siang mengunjungi Polsek
RUPA-RUPA RUPA-RUPA
PIJAT KEBUGARAN PIJAT KEBUGARAN MASSAGE FOR WOMEN HUB: WA 0822-3034-4471.
Jual Rmh yk.10x12 m2 KT.5 SHM Ada Garasi Mobil. Jl Rajawali No.26 (Perum Rewwin) Sidoarjo. Hrg 1 Milyar (Bs Nego) Listrik 1300 watt. PDAM + AC. Hub: 0813 3222 4306 0822 2351 1599.
AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK- 2PK) 350 watt Hub: 0851009 95098/ 031-5012481 Persewaan AC.
Cari Teman WNA USA/ASIA/ PRIB UMI Ada Bisnis Internasional.085299969354.
SERVICE
TANAH DIJUAL DIJUAL TANAH 5X20, SHM. Jl.Tambakwedi Jaya III/70. Rp400Jt.Nego.HP 0812-17703657(wa).
CV.TOP Ahli Pendinginan AC Split Cuci 45 Freon 75, Bongkar 125 / Pas 175. Ahli kipas, msn cuci, Central/Chiler, Casetta, Whiter, Dispenser, P.air, TV, DVD, dll.J/B AC bekas. Kjrn:031-5150.3333 Rkt:0851.0777.7754 Myjen 031-
AHLI Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031-5490592/ 081229729706 (tdk terima SMS).
MALANG TANAH DIJUAL Jual Tanah Kavling luas 410m2 dekat daerah wisata pasar Lawang.300 Jt AJB terpasang Listrik 1.300 watt WA:081335776262, 081333477677.
WORO-WORO!!!
PARANORMAL
MOTOR DIJUAL
38.10/6-10/11
BHN BANGUNAN
LOWONGAN
Dicari Customer Service dan design Kirim lamaran ke Prima Advertising Jl.Ngagel Jaya Selatan No.102 Sby.
Rumah Pijat 27 sudah buka lagi seperti biasa !!! Tetap ada diskon Mandi uap free Protokol kesehatan . Anda wajib pake masker cuci tangan masuk ke bilik steril suhu badan diukur thermo gun Tangan/ punggung disemprot dengan sanitazi dll Semua sudah kami siapkan agar aman & nyaman ! Hub 031 5465030
38.10/6-15/07
URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensia koral, Bata Merah/Bata Pres MRH/Bata Umpak/Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick up / Borongan Wil Sby Timt. Hub: 081331583815/085102880022.
RATU PENAKLUK CINTA
Dijual Motor Bekas Honda th’2007 (Supra Fit New 2007) Masa berlaku pajak 2023. Kondisi Mesin Bagus & Mulus. Cp. Bp Samsuri 0823-1070-9573. Pakis Gunung Gg 1C No.24 Sby.
DJIAJENG S (Mahar 50 rb) Menangani segala problem sulit JODOH, dan Rejeki dan juga SUSUK utk segala keperluan BUKA AURA UTK BISNIS,BEDAK PELET PENGLARIS, dan juga TERAPI segala PENYAKIT.
Tak lama berselang, tim langsung melakukan pengecekan administratif juga hal-hal yang berkaitan dengan teknis di lingkungan Polsek Kampak. Seperti kondisi fisik kendaraan bermotor dinas, kondisi senjata api dan ruangan tiap unit. Tak hanya melakukan monitoring yang bersifat administratif, evaluasi kinerja tak luput dari pengecekan
KEHILANGAN
KEHILANGAN
HILANG BPKB ASLI MBL NISSAN TH.07 L.1560.FU AN.ERLLYN PANGETJL.NGIN-DEN INTAN BARAT 4/C4 30A SBY KA.MH-BG1CG2F7J002466 SIN MR18014682R. HILANG BPKB ASLI MBL T. SIENTA TH.17 L.1267.WU AN.M AGUSALIM JL.KALONGAN 4/31 SBY KA.MHFZ28H38H0022889 SIN. 2NRX107213. HILANG BPKB ASLI MBL T.RUSH TH.18 L.1838.AM AN.ARYS LESMANA PT JL.MULYOSARI BPD 50 SBY KA.MHKE-8FA2JJK001273 SIN.2NRF658428. HILANG BPKB ASLI MBL T.FORTUNER TH.19 W.870.PL AN.ARIES YULI SETIAWAN HILANG BPKB ASLI MBL T.FORTUNER TH.19 W.870. PL AN.ARIES YULI SETIAWAN JL.BALONGSARI RW3/RT11 SDA KA.MHF-GBBGS6K0899808 SIN.2GDC587519.
Perum Griya Karya SedaƟ Permai Blok BA No.1 RT 29 RW 12 SedaƟ Gede Juanda 38.20/06-23/07
Kampak. “Kami melakukan pengecekan kelengkapan administrasi, sarana dan prasarana dinas seperti kendaraan dan senjata api,”imbuhnya. Tim tersebut tiba di Mapolsek Kampak sekitar pukul 13.00. Timwas langsung disambut oleh Kapolsek Kampak Iptu Andi Salbi, Wakapolsek Kampak Ipda Henri Agus, para kanit dan kasi.
TELP. 087732541691 00.15/6-18/07
Hilang STNK spd mtr Suzuki Nex th 2012 w.putih L4208DB a.n Lisa Astini, Dra Wisma Kd Asem Indah blok J-22 Sby. Tlp 081231991399. Hilang STNK Spd Mtr Honda Grand th’2002 L-3913-YO An.Poniman D/a.Jalan Simo Jawar Gg 4/149 Sby.089539819363. Hilang STNK Motor Yamaha th’2011 Nopol L-2700-VU An.Rendi Siska Kinasih Jl.Tambak Asri 1/8 Sby. Kehilangan STNK spd mtr Jepang GL 160D Nopol L2438-RA. A/n Moch Hodiri D/a Irawati 3/11 SBY.
Polres Trenggalek. Kapolsek Kampak Iptu Andi Salbi menanggapi tujuan kunjungan tim dari polres tersebut. “Melalui kegiatan supervisi ini ke depan diharapkan personel Polsek Kampak semakin profesional dalam melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” pungkas Iptu Andi Salbi.(gos/ham/udi)
KEHILANGAN HILANG BPKB ASLI MBL T.INNOVA TH.16L.88.ECAN.MASAYUESAAISJAH JL.KETIN TANG MADYA 3/34A SBY KA.MHFAB3M8G0001973 SIN.M04437055. Kehilangan STNK spd mtr Yamaha putih Nopol L-6443-NX. A/n Mustakim D/a Kalilom Lor Indah Gg Anggrek 82 SBY. Hilang KTP + SIM C An.Gatot Supriyadi Jl.Petemon 4/55 Sby. Hilang STNK Motor Honda th’2016 Nopol L-6570-XJ An.Pramuji Jl.Gresik PPI 6/5 SBY. HILANG STNK HONDA VARIO W-6890-VT (BAMBANG SU-
ISMAYA ) 081330630135.
memorandum.co.id
MOJOKERTO-JOMBANG
memorandumredaksi @gmail.com
SABTU PAHING, 20 JUNI 2020 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Tim Hunter Dinkes Mojokerto Rapid Test On The Spot Mojokerto, Memorandum Pemkab Mojokerto menunggu hasil swab untuk menindaklanjuti banyaknya warga Mojokerto yang reaktif setelah adanya rapid test on the spot yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto bersama Tim Hunter Dinkes Provinsi Jawa Timur. Termasuk keputusan penutupan pasar. Selama empat hari berturut turut, petugas percepatan gugus tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto setidaknya telah melakukan rapid tes terhadap 1.792 warga yang digelar di lima pasar dan dua desa. Hasilnya, 112 warga reaktif dua di antaranya merupakan warga Kabupaten Jombang dan Pasuruan. Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto mengatakan, rapid test on the spot yang dilakukan oleh tim gabungan tak lepas dari upaya pemerintah dalam mendeteksi secara dini adanya pasien Covid-19 di Kabupaten Mojokerto. “Ini juga bentuk untuk menyambut new normal,” ungkap Ardi saat ditemui di kantornya, Jumat (19/06). Selama empat hari, setidaknya ada lima pasar dan dua desa yang dilakukan rapid test dengan jumlah warga yang ikut rapid test sebanyak 1.792 warga, sebanyak 112 warga diantaranya dengan hasil reaktif. Kata Ardi, rapid test on the sport yang dilakukan tentunya menyasar para pedagang dan pembeli karena disinyalir pasar merupakan pertemuan massa dari segala penjuru. “Hasil tertinggi ada di Pasar Sawahan dengan jumlah pedagang dan pembeli di-rapid test sebanyak 373 peserta, sebanyak 78 peserta reaktif,” terangnya. Tak hanya pasar, tim juga melakukan rapat di dua desa dua desa yakni Desa Wunut, Kecamatan Mojoanyar dan Desa Sumolawang, Kecamatan Puri. “Dua desa tersebut kita rapid karena tingkat terkonfirmasi tinggi, sedang pasar sebagai pusat keramaian dan potensi bertemunya orang,” paparnya. Kata Ardi, untuk menindaklanjuti warga dengan hasil reaktif petugas akan melakukan uji swab untuk memastika masyarakat dengan hasil reaktif terkonfirmasih Covid-19 atau tidak. Sebab rapid test hanya mendeteksi virus tapi tidak diketahui virus apa sehingga pihaknya menunggu hasil swab. Ardi berharap, dilakukannya uji swab terhadap warga yang reaktif nantinya bukan terpapar Covid-19. Sehingga untuk menutup pasar tentunya tidak akan menjadi kajian khusu oleh tim Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kabupaten Mojokerto. “Seminggu lagi hasil baru turun. Setelah itu, kita baru akan melakukan kajian dengan tim gugus tugas. Sehingga pasar tetap beroperasi, tidak ada penutupan karena menutup pasar dampaknya luar biasa. Ada aspek sosial, ekonomi, kesehatan. Untuk new normal, kurva landai, turun, banyak sembuh, dan memenuhi syarat baru bisa untuk new normal,” tegasnya. (no/rif) FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Ardi Sepdianto
Gugas Usulkan Rapid Test Tambahan Jombang, Memorandum Seiring munculnya sejumlah hasil reaktif saat rapid test massal, gugus tugas (gugas) mencanangkan 200 kuota penambahan program dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Meskipun masih ada beberapa kendala masyarakat tidak ingin dilakukan tes sejak dari kemarin (18/6), pelaksanaan tersebut FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S mencapai sekitar 9.200 orang. Agus Purnomo “Sampai sekarang tidak ada penolakan dan lancar, dan sejauh ini di Jombang, gugus tugas sudah melakukan rapid test sekitar 9200 orang, ini mulai awal kita melakukan rapid. Kita hari ini tuntas dan dapat tambahan kuota 200 yang kita usulkan,” ungkap Kordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, Jumat (19/6). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang itu juga menambahkan. Sasaran tracing rapid test tersebut mengikuti hasil dari data dinkes kepada warga (orang) yang pernah melakukan kontak langsung dengan pasien terkonfirm positif. Di antaranya seperti kemarin, di Pasar Peterongan dan hari ini juga jadwalnya di Pasar Sumobito dan sejumlah tempat lainnya seperti di Plosokerep. Agus menambahkan, dengan rapid test tersebut, rekam jejak penularan terhadap pasien positif ini bisa terdeteksi, dengan latar belakang profesi tempat pekerjaannya. Sebagai Kordinator Bidang Pencegahan GTPP Covid-19, dirinya juga mengapresiasi Pemprov Jatim yang telah memberikan kuota seribu dari rapid test sejak kemarin. “Alhamdulillah selama 3 hari kita mendapat kuota seribu, dan Insyaallah hari ini hari terakhir,” terangnya Sementara itu, Kepala Puskesmas Jogoloyo, Sumobito, dr Riski Kurniawati saat berada di lokasi tes di dua desa di Kecamatan Sumobito juga menyampaikan, dari target 225 orang, yang hadir hanya 88. Selebihnya, sebanyak 137 orang mangkir tanpa alasan, kedua lokasi di hari terakhir ini yang disasar petugas adalah Desa Badas dan Plosokerep, Kecamatan Sumobito, sejak pagi para petugas nampak mengenakan APD (alat pelindung diri) lengkap menunggu puluhan warga yang sudah dijadwalkan mengikuti tes. (wan/rif)
“
Ini tadi laporan dari dinkes, 700 orang rapid test, 40 orang reaktif. Yang reaktif ini nanti akan dilakukan uji swab, waktunya masih dijadwalkan,” Hj Mundjidah Wahab Bupati Jombang
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab memantau rapid test.
700 Jalani Rapid Test, 40 Reaktif Jombang, Memorandum Sebanyak 700 warga Jombang kemarin mengikuti rapid test massal, 40 di antaranya dinyatakan reaktif dan akan menjalani isolasi terpusat di rumah isolasi Tennis Indoor. Uji swab kini dijadwalkan bagi yang rapid test-nya menunjukkan reaktif. “Ini tadi laporan dari dinkes, 700 orang rapid test, 40 orang reaktif. Yang reaktif ini nanti akan dilakukan uji swab, waktunya masih dijadwalkan,” ungkap Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, Kamis (18/6). 700 orang yang menjalani rapid test tadi, tersebar dari rapid test massal yang dilakukan di beberapa tempat. Mulai di kecamatan Peterongan,
kecamatan Diwek, Kecamaan Sumobito, Kecamatan Jombang dan kecamatan Jogoroto. “Prioritasnya memang hanya untuk lima kecamatan yang sebarannya paling tinggi di Jombang,” tambahnya. Sementara itu, 40 orang yang dinyatakan reaktif ini kemudian harus mengikuti aturan yang sudah ada. Yaitu menjalani isolasi di rumah isolasi Tennis
Indoor dan menjalani uji swab yang dilakukan bidang penanganan gugas Covid-19. Bupati Mundjidah kemarin memantau rapid test massal di Puskesmas Jelakombo Kecamatan Jombang. Di sana 80 orang menjalani rapid tes, termasuk orang yang memiliki riwayat kontak dengan pasien positif asal kecamatan Jombang. 300 alat rapid test sisanya akan dipakai di sejumlah pondok pesantren untuk kebutuhan rapid test di sana. Sementara dr Pudji Umbaran, Koordinator Bidang Penanganan Gugas PP Covid-19 di Jombang mengatakan belum semua orang yang reaktif men-
jalani isolasi di rumah isolasi Tennis Indoor. “Mungkin yang hasilnya keluar dua hari lalu sudah, tapi yang hari ini belum tahu, karena masih harus ada persiapan penataan dan lain sebagainya,” ungkap dr Pudji. Uji swab juga akan dilakukan kepada warga yang dinyatakan reaktif. Hanya saja Pudji belum bisa memastikan kapan, pasalnya PCR yaitu alat yang dipakai untuk memeriksa uji swab masih dalam uji fungsi dan memastikan kevalidan. Validasi masih terus dilakukan dengan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya. Empat hari lalu,
21 sampel sudah dikirimkan. “Kabarnya hari ini (kemarin) diproses, mudah-mudahan hasilnya segera keluar, kalau PCR kita dinyataklan valid, bisa kita gunakan untuk memeriksa orang yang reaktif-reaktif ini dengan lebih cepat,” tambahnya. Ia juga menjelaskan jika sudah melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan Jombang, kemungkinan pemeriksaan juga dilakukan dengan menghadirkan mobil PCR keliling milik provinsi. “Kemungkinan nanti mendatangkan mobil PCR keliling, kemarin dapat info ibu kepala dinas sudah koordinasi dengan pihak provinsi,” pungkasnya. (wan/rif)
Kapolda Pimpin Sertijab Kapolres Mojokerto Kota Mojokerto, Memorandum Kapolda Jatim Irjenpol Dr M Fadil Imran MSi didampingi PJU Polda Jatim memimpin sertijab kapolres jajaran Polda Jatim dengan menerapkan protokol kesehatan, Kamis (18/6). Prosesi sertijab pejabat utama (PJU) dan empat kapolres jajaran Polda Jatim, dilaksanakan di Gedung Patuh lantai 2 Mapolda Jatim. Sejumlah pejabat utama yang dirotasi yakni dirsamapta, dirpamobvit, kabid TIK dan Dirtahti Polda Jatim. Sedangkan empat Kapolres antara lain Kapolres Mojokerto, Kapolres Mojokerto Kota, Kapolres Sumenep dan Kapolres Pasuruan Kota. Jabatan Kapolres Mojokerto Kota diserah terimakan dari AKBP Bogiek Sugiyarto SH SIK MH kepada AKBP Deddy Supriadi, SIK, MIK yang sebelumnya menjabat Kapolres Sumenep. Selanjutnya AKBP Bogiek Sugiyarto SH SIK MH mengem-
ban tugas baru sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY. Kapolda Jatim Irjenpol Dr M Fadil Imran, M.Si menyampaikan apresiasinya kepada pejabat lama dalam pengabdiannya di Polda Jatim dalam menyukseskan program “Kampung Tangguh Semeru” di tengah pandemi Covid-19 di Jawa Timur. Selain itu, kapolda juga mengucapkan selamat datang kepada pejabat baru yang bertugas di Jatim. Diharapkan, para pejabat tersebut segera beradaptasi karena banyak tugas yang harus dikerjakan. Kapolda Jatim menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dilakukan di lingkungan organisasi Polri yang bertujuan untuk menjaga dinamika operasional dan penyegaran proses manajerial organisasi dalam melaksanakan
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Sejumlah kapolres menjalani sumpah jabatan.
misi untuk mencapai visi yang telah ditetapkan yaitu “Promoter” (profesional, modern dan terpercaya). “Saya berharap kepada pe-
DPRD Gelar Paripurna Istimewa HUT Ke-102 Kota Mojokerto Mojokerto, Memorandum Di tengah Pandemi Covid-19, DPRD Kota Mojokerto menggelar paripurna istimewa secara virtual dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-102 Kota Mojokerto, Jumat (19/6). Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, Paripurna digelar secara sederhana dengan mengikuti protokol kesehatan dengan memanfaatkan virtual video converence. Dalam paripurna tersebut pimpinan dan anggota DPRD menggelar sidang di gedung dewan dan terhubung melalui video dengan wali kota dan sejumlah pejabat Pemkot Mojokerto di ruang Nusantara, Pemkot Mojokerto. Ketua DPRD Kota Mojokerto Sunarto mengatakan, meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19, makna hari jadi terus dijunjung tinggi dengan nilainilai positif dan semangat tidak pernah luntur, tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan di masa pendemi saat ini. “Makna di hari jadi ini, marilah kita junjung tinggi nilainilai postif untuk membuat daerah kita lebih baik, baik dari sektor pembangunan, pendidikan dan kesehatan,” ujar Sunarto. Tidak lupa Sunarto mengucapkan selamat hari jadi Kota Mojokerto yang ke-102, semoga semakin jaya, tentram,
FOTO: ISTIMEWA
Sunarto
dan maju kota kita tercinta ini. Di tahun pertama keanggotaan DPRD Kota Mojokerto periode 2019-2024 dihadapkan dengan pandemi yang berdampak bagi seluruh dunia. Lebih lanjut disampaikannya, kita dapat melihat bersama bagaimana imbasnya di masyarakat mulai dari dampak sosial maupun ekonomi. Setelah beberapa bulan bahu membahu melewati wabah tersebut akhirnya kita semua sadar bahwa ke depan suka atau tidak suka kita akan hidup beriringan dengan covid-19. “Kita harus bangkit gotong royong bersama agar kita dapat hidup bersama dengan virus tersebut namun jangan sampai kita
maupun orang-orang yang kita sayangi terinfeksi,” ucapnya. Semua harus beraktifitas kembali agar ekonomi dari hulu kehilir kembali normal seperti sedia kala. Namun tentu saja harus kita perhatikan bersama adaptasi baru ditengah hidup bersama virus ini. Janganlah tersinggung ketika kita biasanya bersalaman saat bertemu satu dengan yang lain, janganlah tersinggung ketika berbicara dengan rekan kerja maupun atasan/bawahan dengan menjaga jarak dan memakai masker. Jangan malu untuk saling mengingatkan akan pentingnya cuci tangan. Semua dilakukan untuk kebaikan kita bersama. Jika kita merasa daya tahan tubuh kita kuat jangan lupa kita berinteraksi dengan banyak orang terutama keluarga dirumah yang kita tidak tahu bagaimana daya tahan tubuh mereka saat itu. Akhirnya pandemi ini tidak bisa kita tolak dan usir kehadirannya namun kita harus menerima kehadirannya tentu saja dengan penyesuaian kebiasaan kita. “Mari seluruh masyarakat Kota Mojokerto dihari yang berbahagia ini kita harus menyesuaikan dengan melakukan gotong royong bangkit dari covid-19, kita semua sehat, SDM hebat, dan ekonomi kembali kuat,” pungkasnya. (adv/war/war)
jabat baru segera menyesuaikan diri terutama dalam penguatan Kampung Tangguh Semeru di wilayahnya masing-masing, Selain itu para pejabat baru
juga dapat melakukan inovasi terkait penanganan Covid-19 sesuaikan dengan karakteristik daerah” pungkas Kapolda. (war/rif)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
DEWI RENGGANIS
SABTU PAHING, 20 JUNI 2020 HALAMAN 11
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
HADAPI COVIDͳ19
Bupati Ajak Masyarakat Bersyukur, Ikhtiar, dan Berdoa
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Jember, Memorandum Setelah h tiga bulan memasuki masa transisi ke e tatanan dan kehidupan baru, pengajian rutin malam Jumat Manis di Pendapa Wahyawibawagraha kembali digelar. Sebelumnya, ebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemkab) Jember meniadakan segala a macam bentuk pertemuan tanpa terkecuali, kecuali, termasuk pengajian rutin tersebut. ebut.
Suasana pengajian virtual di Pendopo Wahyawibawagraha Jember.
Korban Diakui Hiperseksual Akibat perbuatan tersebut, Sudarmono harus berurusan dengan pihak berwajib. Dia dibekuk anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya. Praktik ini dibongkar setelah polisi menggerebek sebuah kamar hotel di wilayah Karang Pilang. Penggerebekan dilakukan saat sang istri melayani pelanggan dalam kondisi telanjang bulat. Dari kasus ini, SK, istri tersangka ditetapkan sebagai korban tindak pidana perdagangan
Sambungan dari halaman 1
orang (human trafficking). “Suaminya (Sudarmono), kami tetapkan tersangka karena terbukti menjual istrinya. Kami juga menyita uang Rp 500 ribu dari tangan pria tersebut,” kata Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Ardian Satrio Utomo, Jumat (19/6). Dalam bisnis haram itu, Sudarmono menjual istrinya dengan kisaran harga Rp 300 ribu hingga Rp 900 ribu. Dia menjual dengan menawarkannya melalui media sosial (medsos). Setelah
Pencuri Motor Terekam CCTV mentarnya ia menjawab termasuk membenarkan adanya pencurian motor tersebut. Sayangnya, ia tidak mengetahui nama pemilik motor yang menjadi korban. “Benar, ada curanmor kejadiannya di parkiran minimarket Setro Baru pada Kamis (17/6) sore. Untuk nama korbannya saya kurang tahu. Hanya tahu ia seorang wanita,” tulis Syamri di komentar postingan. Syamri kembali menuliskan sebuah komentar yang menyebut, bila korban lupa mencabut kunci motor sehingga membuat pelaku dengan mudah melancarkan aksinya. “Iya terlalu terburu-buru masuk ke minimar-
Gagal Jual HP Palsu, Masuk Bui Merasa ditipu, korban, Silahudin (30), penjual bakso asal Dusun Ngambek, Desa Ngambek, Kecamatan Pucuk, Lamongan, melaporkannya ke Mapolsek Tandes. Kejadian bermula ketika kedua tersangka mencari sasaran dengan mengendarai Mio pelat L 5566 RY. Sesampai di lokasi, mereka melihat korban sedang berjualan bakso. Keduanya lalu menghampiri Silahudin dan menawarkan HP merek Oppo seharga Rp 1 juta. Setelah dicek, kondisi HP asli dan masih bagus. Hingga disepakati dijual dengan harga Rp 650 ribu. “Uang pembelian diberikan kepada kedua tersangka dan HP diserahkan ke korban,” jelas Kanitreskrim Polsek Tandes Ipda Gogot Purwanto, Jumat (19/6).
Dikucilkan Tetangga Covid-19 juga menyerang keluarga selebriti, yakni adik pedangdut cantik asal Sidoarjo, Via Vallen. Mei lalu, adik Via dinyatakan positif mengidap Covid-19. Keluarganya lantas dikucilkan para tetangga. Setelah jalani perawatan dan karantina mandiri, adik Via akhirnya sembuh. Hal itu diketahui dari unggahan Instagram Via Vallen pada Kamis (18/6) kemarin. Dalam foto tersebut, Via bersyukur sang adik sudah negatif Covid-19. “Alhamdulillah hasil swab kedua dan ketiganya adikku udah negatif dan sudah bebas karantinanya,” tulis wanita 28 tahun ini. Dalam foto tersebut, Via tampak bahagia berkumpul bersama keluarga. Rupanya mereka sedang gelar pesta barbeque setelah sebelumnya sempat tumpengan. “Jadi tadi siang di rumah abis ngadain
ada peminat, tersangka selanjutnya mulai mengatur tempat dan sistem pembayarannya. Setelah disepakati tempatnya, Sudarmono kemudian membonceng istrinya memakai motor ke lokasi. “Sebelum istrinya melakukan hubungan intim dengan pelanggan, tersangka lebih dulu meminta pembayaran,” lanjut alumni Akpol 2006 itu. Sampai akhirnya, polisi yang mengetahui praktik tersebut segera mengecek ke lokasi. Petugas langsung mengamankan
Sambungan dari halaman 1 ket korbannya, sehingga lupa melepas kunci motornya. Tapi pelaku sepertinya sudah pengalaman karena gerakannya cepat sekali,” tulisnya lagi. Sementara itu, ketika dikonfirmasi Kanitreskrim Polsek Tambaksari Iptu Didik Ariawan, membenarkan adanya video pencurian tersebut. Tapi pihaknya akan mengecek apakah korban telah melapor atau belum ke SPKT. “Saya cek dulu mas. Dengan adanya rekaman CCTV, setidaknya kami bisa mengetahui ciri-ciri pelaku curanmor tersebut. Saya juga mengimbau agar masyarakat jangan sampai lupa mencabut kunci motor sebab hal itu mengundang seseorang berbuat jahat,” ucap Didik. (iah/nov)
Sambungan dari halaman 1 Namun, saat Silahudin akan mengecek HP, tiba-tiba Parman dan Mat Soleh melarikan diri. Merasa curiga, korban tangannya reflek memegangi sadel motor tersangka hingga keduanya terjatuh, dan selanjutnya diamankan warga. Kemudian dilaporkan ke polisi. “Setelah dicek, HP yang dijual ternyata sudah diganti dengan yang palsu. Sedangkan HP aslinya yang dijual ke korban ditemukan di dalam kantong celana seorang tersangka,” jelas Gogot. Di hadapan penyidik, kedua tersangka memang berniat melakukan penipuan dengan modus menjual HP palsu. “Kami baru kali pertama melakukan penipuan ini. Jika berhasil uangnya akan dibagi dua,” jelas Parman diamini Sholeh di mapolsek. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 syukuran (tumpengan) dan sekarang ngadem sambil barbeque-an tipis-tipis,” tulis pelantun lagu Meraih Bintang ini. Tak salah jika saking senangnya Via Vallen sampai menggelar syukuran. Masih bisa diingat kala pertama kali kabar sang adik mengidap Covid-19 beredar, para tetangga sampai mengucilkan keluarga Via. “Pas aku posting soal kondisi keluargaku beberapa tetangga ngejauh seperti lihat setan kalo anggota keluargaku lewat,” kata Via Vallen seperti dilansir dari instagram @lambe turah. Nggak cuma dijauhi, Via Vallen bahkan mengaku kalau rumahnya hampir didemo warga yang merasa takut tertular corona. Padahal selama ini tak pernah ada kejadian yang merugikan. (kpl/ nov)
Kegiatan n yang dilakukan pada Kamis am ini masih mengguna(18/6) malam kol kesehatan, yaitu kan protokol tual. Masyarakat bisa dengan virtual. nya secara langsung mengikutinya uran YouTubee dan melalui saluran Facebook milik Pemkab Jember. Bupati Jember dr R mengucap Faida MMR rena kembasyukur karena sama untuk li bisa bersama berselawat dan berdoa. andemi ini “Situasi pandemi memang berat, tetapi kmahnya,” tubanyak hikmahnya,” turnya. Salah satunya, bermunculan kampung tangg royong menjaga guh, gotong kebersihan semakin meningbih banyak waktu kat, dan lebih eluarga. “Mungkin bersama keluarga. tkan kembali oleh kita diingatkan Allah SWT untuk pandai yukur, jaga menjaga syukur, aan,” lanpersaudaraan,” jutnya. “Untuk bisa selamat dari wabah ni perlu Covid-19 ini an berkekompakan
Sudarmono yang saat itu menunggu istrinya di sekitar hotel. Dari pengakuan tersangka ini, polisi akhirnya mengetahui kamar tempat istrinya melayani pria hidung belang. Petugas terpaksa memaksa masuk, hingga menemukan SK bersama tamunya masih melakukan persetubuhan dalam keadaan tanpa sehelai benang.
sama. Tidak ada yang bisa hidup sendiri-sendiri,” imbuhnya. Saat ini kehidupan ditata kembali. Pasar ditata rapih, fasilitas umum bersih. Orang yang kesusahan banyak yang menjenguk. “Orang-orang jadi lebih sayang satu sama lain,” tuturnya. Karena itu, bupati mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap ingat dan kembali bersyukur kepada Allah SWT. “Terkadang kita diberi sehat wal afiat tidak berasa. Diberi kehidupan yang merdeka, tidak berasa. Diberi kehidupan di negeri yang damai, tidak berasa, dan ketika diberi ujian semuanya menjadi terasa,” kata bupati. Maka, hendaknya kita semua menguatkan doa dan ikhtiar yang sudah dilakukan. “Mudah-mudahan Allah segera mengangkat wabah ini, dan kehidupan kembali seperti sediakala,” katanya. “Hidup harus tetap berjalan. Ikhtiar harus tetap dilakukan. Tawakal dan berdo’a kepada Allah adalah sesuatu yang tidak bisa digantikan,” tutup bupati. (edy/ udi)
Bupati Jember dr Faida MMR
“Kami menyita uang, bill hotel, celana dalam dan bra sebagai barang bukti,” tandas Ardian. Hasil penyelidikan terungkap, tersangka sudah menjual istri sahnya sejak awal 2019 lalu. Tidak hanya di Surabaya, dia juga menjajakan istrinya di beberapa kota di Jawa Timur. “Selain di sini (Surabaya, red), dia juga menjual istrinya di Pacet dan beberapa
kota lain sejak 2019,” pungkas mantan Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak itu. Di hadapan penyidik, Sudarmono mengaku menjual istrinya karena kepepet kebutuhan hidup. Selain itu, tersangka juga mengaku jika sang istri memiliki hasrat seks berlebihan (hiperseksual). Hal itu yang akhirnya membuat dia berinisi-
Hiburan Malam Phoenix Ditutup itu ditemukan petugas gabungan ketika merazia sejumlah rekreasi dan hiburan umum (RHU) dalam penerapan protokol kesehatan yang diatur dalam Perwali nomor 28 tahun 2020. Penyisiran yang dilakukan petugas gabungan dari Satpol PP Kota Surabaya, Satpol PP Provinsi Jatim, Polrestabes Surabaya, Garnisun dan organisasi masyarakat (ormas), dimulai pukul 21.30. Saat melakukan razia, petugas mendapati pelanggaran di tempat hiburan malam Phoenix di Jalan Kenjeran. Setelah dicek, ternyarta protokol kesehatan tidak dijalankan sepenuhnya. Untuk diketahui, dalam Perwali nomor 28 tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru pada Kondisi Pandemi Covid-19, protokol kesehatan menjadi ketentuan yang harus dilakukan di berbagai sektor. Namun ditemukan pelanggaran di tempat hiburan ini. Satu di antaranya tidak ada tempat cuci tangan sebelum pintu masuk. Di sana hanya disediakan satu botol hand sanitizer saja. Di bagian resepsionis juga ditemukan pelanggaran. Karyawan yang bertugas se-
harusnya mengenakan alat pelindung diri (APD) untuk menekan potensi penyebaran virus corona, yakni memakai masker, face shield, dan sarung tangan. Namun prosedur itu tidak dijalankan sama sekali. Kemudian juga tidak dilengkapi sekat pembatas semacam tirai dari mika untuk mengurangi risiko penyebaran virus corona saat transaksi. Pelanggaran itu diperparah saat di dalam ruangan, pengunjung tak ada jarak. Para pengunjung yang datang saling berdempetan dan tak memperhatikan physical distancing. Antarpengunjung nyaris tak berjarak. Bahkan, petugas juga menemukan 7 pengunjung yang tidak mengenakan masker. Untuk itu dilakukan penindakan dengan penyitaan KTP. Sedangkan bagi 4 pengunjung lain yang kedapatan tidak mengenakan masker dan tidak membawa identitas, diangkut kendaraan Satpol PP untuk diamankan serta didata guna penanganan lebih lanjut. “KTP tersebut bisa diambil pelanggar setelah 14 hari kemudian di Kantor Satpol PP Kota Surabaya. Pelanggar juga diminta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak akan mengulangi,” kata Kabid Ketertib-
Dua Residivis Tepergok Curi Motor Masdawati menjelaskan, aksi pencurian yang dilakukan tersangka pada Mei lalu itu bermula sekitar pukul 15.00. Sebelum memutuskan untuk mencuri motor milik Ronggo, kedua pelaku lebih dulu mencari sasaran dengan memakai motor sarana. “Setelah memastikan rumah pelapor sepi, kedua pelaku berhenti di depan pagar. Fikri yang berperan sebagai eksekutor. Dia merusak rumah kontak dengan menggunakan kunci T yang dibawanya,” lanjut Masdawati.
Meski sempat berhasil mendorong motor Satria hasil curian, aksi keduanya tidak berjalan mulus. Mereka tepergok seorang warga yang kebetulan melintas di lokasi. Beruntung warga tidak main hakim sendiri. Kendati ada satu dua warga yang melontarkan bogem mentahnya, mereka tetap memilih untuk melaporkan ke pihak berwajib. “Keduanya kemudian kami giring ke mapolsek untuk kepentingan penyidikan dan pengembangan,” pungkas mantan Kapolsek Simokerto itu.
Histeris Hanya karena Pesan WA-nya Centang Dua dan Hijau Seluruh anggota keluarga kebagian tanggung jawab sesuai kekuatan fisik dan mental masing-masing. “Saya benar-benar sangat dimanja,” tulis Sulis. Alhamdulillah upaya ini akhirnya berhasil. Gol. Sulis melahirkan seorang bayi lelaki yang ganteng dan sehat. Wajahnya sangat mirip dengan kakeknya. Ayah Sulis. Triyoko. Hari itu juga Sulis menyampaikan kabar baik tersebut kepada ayah dan ibunya. Tidak ada respons. Sulis tidak berputus asa. Setiap hari dia mengirimkan foto bayi yang diberi nama—sebut saja—Wawan itu via WA (WhatsApp). Tetap tidak ada respons.
Sebulan berlalu. Usaha Sulis belum membuahkan hasil. Agus tidak berpangku tangan. Dia terus memberi semangat agar Sulis tidak patah arang. Demikian juga kedua mertua. Ketika Wawan berumur enam bulan dan harus kontrol ke rumah sakit, mereka mencoba mampir ke rumah Triyoko. Pagar terkunci rapat. Tapi, Sulis sempat melihat ayahnya mengintip dari balik korden yang sedikit disingkap. Juga ibunya. “Sudahlah. Kita pulang dulu. Nak Sulis dan Agus, yang sabar ya. Besok atau lusa kita kembali lagi,” kata ayah Agus. Belum seratus meter mobil berjalan,
atif menawarkan ke pria hidung belang untuk memuaskan SK dan juga menyalurkan fantasi seksnya. “Awalnya saya menjajakan lewat Facebook (FB), kemudian menawarkan melalui twitter. Jadi selain dapat kepuasan seks, saya juga dapat uang untuk kebutuhan hidup,” ujar Sudarmono di mapolrestabes. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 an Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Surabaya Pieter Frans Rumaseb, di sela-sela razia. Sedangkan bagi tempat hiburan yang melanggar, Satpol PP melakukan tindakan tegas untuk ditutup saat itu juga. Pengunjung yang lain pun, terpaksa dipulangkan. “Kami tutup, sampai pihak manajemen melengkapi kekurangan terkait protokol kesehatan. Selanjutnya tim akan mengecek dan jika sudah terpenuhi semua, mereka bisa beroperasional lagi,” jelas Pieter Frans Rumaseb. Sementara itu, Kepala Satpol PP Jatim Budi Santosa, yang ikut serta dalam razia tersebut mengatakan dalam transisi new normal ini, setiap daerah di Surabaya Raya harus mengikuti regulasi yang telah diatur masing-masing. Sedangkan, menurut Agus, pengawas hiburan malam Phoenix di Jalan Kenjeran yang tidak diizinkan beroperasional sebelum memenuhi ketentuan yang dimaksud, mengaku tidak paham mengenai tatanan baru RHU buka saat new normal. “Kalau itu belum tahu. Kami akan segera urus surat-suratnya,” kata Agus di lokasi kepada Memorandum. (alf/nov)
Sambungan dari halaman 1 Dari hasil penyelidikan terungkap, kedua tersangka merupakan residivis. Fikri merupakan residivis kasus penjambretan. Dia bebas setelah divonis 2 tahun pada 2016 lalu. Sementara Ervan merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor. Pada 2017 lalu, dia mendekam di tahanan dan baru bebas beberapa bulan lalu. “Ya Pak saya pernah ditahan dalam kasus jambret. Waktu itu saya ditahan Polsek Karangpilang dan divonis 2 tahun pada 2016 lalu. Saya kapok Pak,” ujar Fikri. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 tiba-tiba Sulis berteriak histeris. Dia menunjukkan layar HP-nya ke Agus dan kedua mertuanya. Agus yang sedang menyetir sampai kaget dan kebingungan. Demikian juga ayah dan ibunya, tidak mengerti maksud Sulis. “Ada apa?” tanya ibu mertuanya kemudian. “Foto kiriman saya ke WA Ayah sudah centang dua. Sudah hijau. Berarti sudah dilihat,” kata Sulis terdendat-sendat. Air mata mengalir dari ujung-ujung mata. “Mudah-mudahan hati Ayah sudah luluh,” tutur Sulis. Agus dan kedua orang tuanya mengaminkan. (habis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SABTU PAHING, 20 JUNI 2020 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK: Timotius Devan Nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Kenalan via Facebook
Siswi SMP Disetubuhi Empat Remaja
Tawaran Harga Tiket Kapal Diajukan kepada Bupati Gresik, Memorandum Berdasarkan hasil rapat antara dinas perhubungan (dishub) dengan pihak operator pelayaran, Jumat (19/6). Tarif maksimal tiket kapal Gresik-Bawean dirasa terlalu rendah. Perlu ada pengkajian ulang untuk mempertimbangkan biaya operasional. Dalam rapat itu, Kepala Cabang Express Bahari (EB) Gresik Revan Syah Putra mengaku, penurunan harga tiket yang ditawarkan pemkab masih terlalu rendah. “Tiga puluh lima persen sepertinya masih sulit. Untuk bahan bakar saja sudah menelan biaya operasiona tiga puluh persen,” katanya. Selain dari biaya operasional, pihak EB sebelumnya menaikkan harga tiket hingga 43 persen. Hal itu juga berdasarkan perhitungan dari jumlah penumpang. “Selain biaya operasional, minat penumpang saat ini juga menurun. Ditambah frekuensinya hanya seminggu sekali dan kapasitas dikurangi jadi 50 persen,” sambung Revan. Maka, Revan melanjutkan, jika kenaikan harga tiket hanya diperbolehkan mencapai 35 persen, pihaknya tidak akan sanggup untuk memenuhi biaya operasional. “Kalau memang segitu, ya kami minta maaf tidak bisa membantu, tidak bisa memenuhi permintaan. Kami siap tidak beroperasi dulu karena biaya operasional yang terlalu tinggi,” ujarnya. Pandangan itu pun dilihat juga oleh Kabid Angkutan Dishub Gresik Muhammad Amri. Sejauh yang ia lihat, minat masyarakat untuk berpergian menurun drastis. “Perhitungan saya, dari situasi normal saat ini minat penumpang menurun hingga 30 persen,” jelas Amri. Amri juga mengatakan, keberatan yang diajukan pihak operator nanti akan disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) kepada Bupati Gresik. “Hasil rapat ini nanti akan dikomunikasikan lagi antara pak kadishub dengan bupati. Apakah jumlah kapasitas yang ditambah 70 persen atau tarif maksimal dibulatkan menjadi 40 persen,” kata Kabid Angkutan Dishub Gresik itu. Sementara itu, Ketua Fraksi NasDem DPRD Gresik Musa merekomendasikan kenaikan tarif dikisaran 20-25 persen, atau Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu per tiket, selama masa new normal. Kemudian kembali ke tarif normal ketika situasi kembali seperti semula. “Berdasarkan pengaduan warga, mereka keberatan atas penyesuaian tarif yang dirasa cukup tinggi. Info yang kami terima ada penyesuaian tarif hingga Rp 75 ribu atau lima puluh persen dari tarif normal, semula Rp 145 ribu menjadi Rp 220 ribu. Karena itulah mereka menyampaikan keberatan penyesuain harga tiket hingga naik 50 persen,” papar politisi asal Pulau Bawean itu. Pihaknya berharap agar pemkab meninjau kembali masalah kenaikan harga tiket ini. (dev/har/fer)
Kapolres AKBP M Budi Hendrawan menginterogasi para tersangka.
para tersangka. “Ini kasus pemerkosaan, persetubuhan di bawah umur. Korban umur 15 tahun dan masih sekolah SMP. Tersangka dikenakan Undang-undang perlindungan anak. Atau pasal 285 KUHP dan 265 KUHP ancaman hukuman minimal
5 tahun, maksimal 15 tahun,” ujar Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan didampingi Kasatreskrim AKP Iwan Hari Poerwanto, Jumat (19/6). AKBP Budi mengimbau kasus seperti ini sudah terjadi dua kali (sebelumnya, oknum guru yang memfoto bugil 25 model
dan memerkosa 3 gadis, red). “Imbauan kepada orang tua, bahwa kasus ini sama-sama berawal dari medsos. Maka dari itu agar orang tua memperhatikan anaknya. Terlebih saat ini banyak anak yang sudah memegang gadget. Orang tua harus mengawasi,” pungkas AKBP Budi. (top/har/fer)
61 Pelanggar Menyapu Jalan Gresik, Memorandum Tepat satu minggu Perbup nomor 22 tahun 2020 tentang Pedoman Masa Transisi New Normal disosialisasikan. Sebanyak 61 orang kedapatan melanggar aturan wajib memakai masker seperti yang tertera pada pasal 8 ayat 1 dalam perbup tersebut. Sesuai dengan aturan yang mulai diterapkan itu, Kasatpol PP Kabupaten Gresik Abu Hassan mengatakan, pihaknya sejak pagi sudah turun ke Pasar Baru dan menemukan sejumlah pelanggar yang tidak menggunakan masker. Tidak berhenti sampai di situ. Ia bersama petugas di lapangan langsung bergeser ke pasar kota hingga alun-alun. Alhasil, dalam operasi yang dlakukan oleh petugas dari Satpol PP, dinas perhubungan (dishub), dinas koperasi perindustrian dan perdagangan (diskoperindag), dinas lingkungan hidup (DLH), Asisten II, dan TNI-Polri ini menemukan 61 orang yang tidak menggunakan masker. “Dari Pasar Baru geser ke Pasar Kota, kemudian geser ke Jalan Samanhudi, lanjut ke Jalan Raden Santri, hingga finish di AlunAlun Kota,” ujar Agus. Para pelanggar itu pun diberi rompi hijau dengan tulisan pelanggar perbup 22 tahun 2020. “Sesuai dengan sanksi yang ada, mereka diberikan pilihan dengan membayar denda Rp 150 ribu atau kerja sosial dengan membersihkan fasilitas umum. Namun seluruh pelanggar memilih menyapu,” lanjutnya. Pihaknya pun langsung memberikan rompi serta sapu lidi kepada pelanggar. Dengan terpaksa mereka menyapu sampah atau dedaunan tepi jalan. Abu Hassan juga mengatakan, seluruh pelanggar memilih sanksi menyapu lantaran merasa denda Rp 150 ribu terlalu berat untuk tidak memakai masker. “Hukuman seperti ini juga sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli dengan protokol kesehatan. Terutama melindungi diri dengan hal yang paling dasar menggunakan masker,” ujar Abu Hassan. Lebih lanjut, pihak penegak disiplin peraturan bupati itu juga mengatakan ke depannya ia akan terus melakukan penegakkan aturan, terutama di pusat keramaian. “Kita sediakan 200 rompi pelanggar Perbup 22 tahun 2020,” pungkas Abu. (dev/har/fer)
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ DEVAN
Belum Ada TiƟk Temu
perdayai korban hingga akhirnya mau diajak ketemuan. Mereka pada 8 Juni lalu, janji ketemuan di SPBU Medalem, Sumberrejo. Kemudian korban diajak jalan-jalan oleh Sahroni ke taman dan pertigaan Grogol di Kecamatan Kanor. Kemudian Sahroni mengajak korban ke Tanggul Bengawan Solo di Desa Piyak, Kecamatan Kanor, sekitar pukul 22.00 saat kondisi sepi. Di sana, korban diperkosa secara bergiliran dengan tiga tersangka lain yang menyusul karena telah diberitahu Sahroni. Setelah diperkosa, korban diantarkan pulang ke rumah oleh salah satu tersangka. Kepada orang tuanya korban mengaku diperkosa. Tak terima dengan kejadian itu, orang tua korban melapor ke Mapolsek Kanor. Tak butuh waktu lama. Keesokan harinya polisi mengamankan
Pelanggar yang dikenakan sanksi menyapu jalan.
Pedagang Nasgor Njambret
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Rapat pembahasan harga tiket kapal.
Gegara percaya dengan teman yang dikenalnya via medsos facebook, Bunga, menjadi korban pemerkosaan teman mayanya tersebut. Bejatnya lagi, tidak hanya teman yang baru dikenalnya itu, ada tiga pria lainnya yang juga memerkosanya. Keempat tersangka itu adalah Ahmad Sahroni (25), dan Mohammad Abdul Aziz (25), keduanya asal Desa Tejo, Kecamatan Kanor. Kemudian Luqman Khotibi (23) dan Moh Roem Assidiqi (23), keduanya warga Desa Kabalan, Kecamatan Kanor. Awalnya, Ahmad Sahroni yang menjadi otak pemerkosaan berkenalan dengan korban melalui facebook. Tersangka meminta kepada korban untuk bertukar nomor WhatsApp (WA). Ahmad Sahroni hanya butuh waktu sehari untuk mem-
Tidak Pakai Masker
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Gresik, Memorandum Anggota Satreskoba Polres Gresik kembali ungkap kasus persebaran narkoba di wilayah Kabupaten Gresik. Kali ini polisi menciduk Niko Aditya alias Tekos, pengedar sabu asal Desa Pasinan Lemah Putih, Kecamatan Wringinanom, Gresik. Dikatakan Kasatreskoba Polres Gresik AKP Hery Kusnanto, penangkapan pria lulusan SMA itu berawal dari keterangan Moch Khoiruddin alias Kentung (24), tersangka yang sebelumnya sudah diamankan. “Dari keterangan Khoiruddin, kami berhasil menangkap Niko dengan barang bukti 0,20 gram sabu,” ujar Niko Aditya alias Tekos Hery, Jumat (19/6). Lanjut Hery, tersangka sendiri diamankan polisi pada Kamis (11/6), atau sehari setelah penangkapan Kentung. Dari penangkapan Tekos, polisi membawa barang bukti plastik hitam yang berisi satu pak plastik klip, satu sekrop, satu alat isap, dan HP. “Setelah melakukan penangkapan terhadap Tekos, diperkirakan masih ada jaringan lain di atasnya,” pungkas Hery. Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (and/har/fer)
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ANDIKA P
Pemuda Pasinan Edarkan Sabu
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Bojonegoro, Memorandum Ini peringatan bagi orang tua agar selalu mengawasi anaknya yang sering menggunakan jejaring media sosial (medsos). Seperti yang dialami, sebut saja Bunga (15, bukan nama sebenarnya), asal Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro.
Kapolres AKBP M Budi Hendrawan didampingi Wakapolres Kompol Rendy Surya Aditama ketika rilis.
Bojonegoro, Memorandum Entah apa yang ada di pikiran Ahmad Rofi’i (26), penjual nasi goreng (nasgor) asal Desa Nganjuk, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Niatnya jalan-jalan ke Kota Bojonegoro malah digunakan untuk menjambret. Akibat ulahnya kini tersangka meringkuk di Mapolres Bojonegoro. Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan mengatakan, kronologi kejadian berawal pada 31 Mei 2020, sekitar pukul 00.30 di Jalan WR Supratman, Kota Bojonegoro. Kala itu kondisi jalan sepi. Tiba-tiba korban RA, asal Desa Wedi, Kecamatan Kapas, melintas di jalan tersebut mengendarai motor sendirian dan membawa tas (dompet). “Tersangka merampas dompet
korban,” ujar AKBP M Budi Hendrawan, Jumat (19/6) saat rilis di Mapolres Bojonegoro. Dompet yang dirampas korban berisi uang Rp 2 juta dan dan dua HP. Setelah mendapat laporan korban, pada 16 Juni 2020, tersangka berhasil diamankan. “ Tersangka dijerat pasal 365 dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara,” ujar Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 ini. Kapolres mengimbau agar masyarakat berhati-hati saat di jalan yang sepi. Dan ketika membawa tas untuk ditaruh di jok. “Jangan ditaruh di samping atau di depan badan. Agar tidak terjadi seperti hal tersebut,” pinta AKBP Budi didampingi Wakapolres Kompol Rendy Surya Aditama. (top/har/fer)