memorandum.co.id
SENIN PAHING, 20 JULI 2020
HARGA Rp 3.500,-
Komitmen Memenangkan Machfud Arifin secara Bermartabat Sambang ke Warga Pagesangan Surabaya, Memorandum Calon Wali Kota Surabaya Irjenpol (purn) Machfud Arifin melakukan sambang ke warga Pagesangan bersama Gerakan Pendukung Machfud Arifin (Gardu MA). Kegiatan yang dipusatkan di wisata kuliner Al Madinah pada Minggu (19/7) itu diikuti ratusan pendukung Machfud Arifin.
Mereka berkomitmen memenangkan Machfud Arifin secara bermartabat di Pilwali 9 Desember 2020. Sementara itu, Machfud Arifin menjelaskan dirinya bersama Ketua Tim Machfud Arifin, KH Amirul Mukminin (Gus Amik) dan super tim lainnya terus memanaskan mesin politik melalui kegiatan sapa warga. “Semua bergerak bersama menyampaikan visi misi Machfud Arifin ke masyarakat. Sehingga Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
P ER S WAN DE
SERTIFIKA T
memorandumredaksi@gmail.com com
Machfud Arifin bersama Gardu MA di kegiatan massa Pagesangan.
JASAD BAYI PEREMPUAN DIBUANG DI PINTU AIR MENUR PUMPUNGAN
LEHER TERLILIT RAFIA
Surabaya, Memorandum Warga Jalan Menur Pumpungan digegerkan penemuan jasad bayi perempuan di dekat pintu air, Minggu (19/7). Bayi malang itu ditemukan dalam kardus, terbungkus handuk dan plastik hitam dengan kondisi leher terlilit rafia.
H
ari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah. Tidak bisa pisah dengan masakan Padang,” katanya. Saya pun ingat. Istri saya, tadi pagi, masak mirip masakan Padang. Mirip rendang. Bukan daging biasa, tapi bagian dalam pipi sapi. Dokter Andani pun masuk mobil saya. Bersama Alghozi Ramadhan, si Melinial Nakal. Saya yang mengemudikan mobil. Mereka tidak tahu akan dibawa ke restoran mana. Keduanya memang lagi di Surabaya. Mereka diajak Letjen Doni Monardo ke Surabaya. Ketua BNPB itu memang prihatin akan keadaan Surabaya. Yang lagi dinyatakan sebagai daerah merah-hitam. Bersambung ke halaman 2
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Dari keterangan Abudin Salim, ketua RW 03 setempat, penemuan jasad bayi tersebut bermula saat anak-anak kecil menemukan sebuah kardus di bawah pagupon (kandang merpati) sekira pukul 12.00. Karena curiga isi kardus tersebut, warga melarang ketika akan dibuang ke sungai. Bersambung ke halaman 11
Kasatreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Moch Yasin menunjukkan barang bukti dan tersangka.
Penyuplai 193 Ribu Pil LL Dibekuk Surabaya, Memorandum Seorang residivis narkoba sekaligus penyuplai 193 ribu pil LL dibekuk anggota Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Tersangka adalah Amir Machmud (41), warga Jalan Bendul Merisi Jaya Gang Ma-
kam. Dia ditangkap di rumah kerabatnya di Lamongan setelah dua bulan buron. “Saat penangkapan pertama, dia berhasil melarikan diri meloncat dari atap rumahnya,” ungkap Kasatreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Moch
Surabaya, Memorandum Sepak terjang komplotan spesialis pembobol showroom mobil, toko elektronik, gudang, hingga warung kopi, akhirnya berakhir di tangan polisi. Mereka adalah Antoni (40), warga Jalan Pogot Baru III dan Ismail (35), warga Jalan Kedungmangu Timur Gang VI. Keduanya diamankan anggota Unit Resmob Satreskrim Bersambung ke halaman 11
Dianggap Galak KEHIDUPAN Maia Estianty, mantan istri pentolan Dewa 19 Ahmad Dhani, tetap menarik untuk diperbincangkan. Belum lama ini, Maia buka-bukaan mengenai kehidupan pribadinya di video youtube Melaney Ricardo. Bersambung ke halaman 11
+ Meng, resto sop janda di Jalan Rungkut terbakar. -
Mudah-mudahan barang berharganya terselamatkan.
Si Mameng (Pelanggan misterius)
Kelima tersangka dipamerkan dalam konferensi pers. FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Masih kami periksa saksi-saksinya. Anggota juga masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku pembuang bayi tersebut. IPTU ZAINUL ABIDIN
KANITRESKRIM POLSEK SUKOLILO
Yasin, Minggu (19/7). Amir ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO), setelah polisi berhasil menangkap dua pengedar pil LL yang menjadi jaringannya, yakni Arichi Mudi Asmoro dan Moch Fachrur Rozi. Bersambung ke hal 11
Resmob Libas Komplotan Pembobol Showroom Mobil Maia EsƟanty
Petugas mengevakuasi jasad bayi perempuan dari lokasi menuju ambulans.
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Risma Andani
Ahmad Ibyari Adnan dan YHD alias Kentheng di ruang Unit Idik III Satreskoba Polrestabes Surabaya.
Pengedar Putat Jaya Jualan Sabu Murah Surabaya, Memorandum Tergiur keuntungan dari menjual sabu membuat Ahmad Ibyari (23), dan YHD alias Kentheng (18), malas bekerja. Sejak dikeluarkan dari pekerjaannya tiga bulan lalu, kedua penghuni kos-kosan di Jalan Putat Jaya Gang Sekolahan itu memutuskan berjualan narkoba. Bersambung ke halaman 11
LIKUͳLIKU CINTA LAKIͳLAKI YANG HATINYA LUKAͳLUKA AKIBAT DUSTA Έ3Ή
Hanya Sesaat Memiliki Istri Sesuai Kriteria Idaman, lantas…? Nanang menyebut Lucinta Luna, Solena Chaniago, Dena Rachman, Julia Robex, dan Dorce Gamalama sebagai artis cantik yang sebenarnya ganteng. Sebab, mereka memang tidak dilahirkan sebagai perempuan, melainkan sebagai lelaki. Yuli Setyo Budi, Surabaya
“Kebetulan saya pernah bertemu mereka semua. Cantik-cantik. Memang ada sih yang nggak begitu cantik. Bahkan masih menyisakan kegantengannya. Tapi minimal sudah memenuhi standar sebagai perempuan,” kata Nanang, disambung tawa lepas. “Lantas kriteria yang cocok buat Mas Nanang?” potong Memorandum
agar arah pembicaraan tidak menyimpang lebih jauh. Nanang terdiam. “Yang seperti Shireen atau Nia-lah,” katanya setelah merenung cukup lama. “Keturutan?” “Keturutan. Tapi hanya sesaat kumiliki sebagai istri.” “Sesaat?” Nanang mengangguk. Keceriaan Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SENIN PAHING, 20 JULI 2020 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Afin Maulidin, Suprianto. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Demo Penolakan Pabrik Pengolahan Bulu Ayam Berbuntut Panjang
Sidoarjo, Memorandum Tokoh masyarakat Desa Kletek, Kecamatan Taman, H M Yusuf (52), dilaporkan ke Polresta Sidoarjo dalam kasus penganiayaan Agus Mudhoffar. Penganiayaan terjadi setelah aksi demo penolakan pendirian pabrik pengolahan bulu ayam. Diduga, kejadian itu akibat HM Yusuf tak mampu mengendalikan emosi sehingga menghajar Agus
Mudhoffar (40), warga RT 08/RW 04 Desa Kletek, yang terhitung masih tetangganya sendiri. Akibat peng-
aniayaa itu, Agus Mudhoffar mengalami pendarahan pada hidungnya. Korban menceritakan peristiwa itu terjadi ketika ada aksi demo, Kamis (16/7). Ketika itu korban berjalan menuju ke gudang miliknya. Di depan gudang ada saksi yang bernama Heri. Karena saling mengenal korban menyapa, meskipun Heri adalah salah satu warga
yang ikut unjuk rasa. Entah dasar apa, setelah menyapa Heri, korban dipukulYusuf. “Pertama dipukul kena bahu, kedua hidung saya ditandukYusuf hingga berdarah,” beber Mudhoffar, Minggu (19/7). Lanjut korban, kontak fisik itu langsung dilerai petugas. Tahu hidung korban berdarah, petugas
yang melakukan pengamanan demo melakukan pertolongan. Diantar ke rumah, setelah itu ke polsek dan rumah sakit untuk menjalani visum. Setelah hasil visum keluar, korban didampingi kerabatnya diarahkan Polsek Taman membuat laporan ke Polresta Sidoarjo. “Iya langsung laporan ke SPKT Polresta Sidoarjo, dan lapor-
an sudah diterima,” terangnya. Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo Ipda Try Novi membenarkan laporan penganiayaan yang menimpa Agus Mudoffar. Sekarang masih dalam proses penyelidikan pihak-pihak yang terkait. “Iya laporan korban sudah diterima, sekarang masih proses penyelidikan,” tegasnya.(wa/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/WA
Tokoh Masyarakat Kletek Dipolisikan Agus Mudoffar menunjukkan surat laporan dari Polresta Sidoarjo.
TKP perampasan di jalan raya Diponegoro.
Jambret Gentayangan di Tengah Kota FOTO: MEMORANDUM/BWO
Sidoarjo, Memorandum Dalam upaya mempercepat Kabupaten Sidoarjo menjadi zona hijau dari covid-19, Polresta Sidoarjo mengadakan pertemuan dengan Forkopimka Krembung, para perangkat desa, dan tokoh masyarakat setempat di Bumi Perkemahan Tanjekwagir, Krembung, Minggu (19/7). Hadir memimpin pertemuan,Wakapolresta AKBP Deny Agung Andriana dan Camat Krembung Abdul Muid. Wakapolresta AKBP Deny Agung Andriana datang ke lokasi bersama pejabat utama Polresta Sidoarjo dengan bersepeda. Pada kesempatan ini, mantan Kapolres OKU Selatan tersebut menyampaikan agar semua pihak terlibat guna mempercepat menekan penyebaran covid-19. “Saat ini target kita adalah percepatan Kabupaten Sidoarjo menjadi zona hijau dari covid-19. Warga yang sembuh dari penyakit ini juga terus bertambah. Karenanya kita jangan lengah, harus disiplin menerapkan protokol kesehatan,” pesannya. Ia juga berharap agar keberadaan Kampung Tangguh Semeru terus menjadi penggerak dalam mencegah pertambahan covid-19 di desa-desa. Elemen tiga pilar didukung berbagai pihak lainnya harus bekerja keras untuk mengedukasi masyarakat. Bahwa disiplin adalah vaksin utama menangkal wabah ini. Terkait kondisi terakhir covid-19 di Kecamatan Krembung, Abdul Muid optimistis bisa menjadi zona hijau pertama di Sidoarjo. “Sekarang sudah ada 12 desa yang masuk zona kuning. Mudah-mudahan angka kesembuhan warga kami terus meningkat, sehingga kami dapat menjadi zona hijau pertama di Kabupaten Sidoarjo,” ujarnya.(bwo/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/WA
Polresta Sidoarjo Silaturahmi dengan Forkopimka Krembung
Silaturahmi Wakapolresta AKBP Deny Agung Andriana ke Krembung dilakukan dengan bersepeda ke Bumi Perkemahan Tanjekwagir.
Sidoarjo, Memorandum Pemerintah Desa (pemdes) Pejangkungan, Kecamatan Prambon, salurkan bantuan langsung tunai dari dana desa (BLT-DD) tahap III kepada warga miskin yang terdampak covid-19, di pendopo balai desa setempat, Jumat (17/7). Pantauan di lokasi, penyaluran BLT-DD kepada 144 keluarga penerima manfaat (KPM) melalui petugas BPR Delta Artha kemudian dilanjutkan pemdes. Prosesnya terlihat tertib dan mematuhi
protokol kesehatan. Seperti wajib mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan hand sanitizer yang disediakan oleh Pemdes Pejangkungan. “Masing-masing KPM penerima mendapat Rp 600 ribu,” ujar Pejabat Kepala Desa (Pj kades) Pejangkungan, Sudirman. Sudirman juga menegaskan, penerima BLT-DD merupakan warga yang tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial lainnya seperti non-PKH, BST, bantuan
pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. “Alhamdulillah pembagian berjalan dengan tertib dan baik. Semua yang mengambil BLT-DD juga sudah kami wajibkan menggunakan protokol kesehatan,” ujar Sudirman. Sementara itu, salah satu warga Desa Pejangkungan merasa sangat bersyukur dan sangat terbantu dengan pencairan BLT-DD tahap III. Karena bisa untuk menambal kebutuhan hidup sehari-hari di masa sulit pandemi covid-19.
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Bagikan BLT-DD, Pemdes Pejangkungan Tak Abaikan Protokol Kesehatan
Sidoarjo, Memorandum Kejahatan jalanan kembali terjadi di tengah kota Sidoarjo. Tepatnya di Jalan Raya Diponegoro. Kriswandono (42), warga Perum PPG II RtT 01/RW 16, Kelurahan Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo jadi korban jambret ketika hendak beli makan malam. Peristiwa itu terjadi Jumat (17/7) sekitar pukul 21.20, ketika korban bersama istrinya setelah memarkir mobil di salah satu rumah makan di lokasi kejadian. Korban menyebutkan, pelaku yang diketahui berboncengan motor, dengan cepat merampas tas yang dibawa. Padahal situasi relatif ramai. “Usai parkir, saya mau ambil masker. Mendadak, dijambret dan pelaku langsung kabur ke utara atau arah Surabaya,” terang Kriswandono kemarin. Akibat kejadian itu, dia merugi Rp 15 jutaan. Sebab, selain berisi surat-surat berharga seperti STNK, KTP, dan ATM, juga terdapat handphone dan uang. Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo Ipda Try Novi membenarkan jika telah menerima laporan terkait tindak kejahatan jalanan yang menimpa Kriswandono. Lokasinya terjadi di Jalan Raya Diponegoro yang masuk wilayah Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Sidoarjo. “Jajaran sudah kami kerahkan untuk mengungkap dan mengejar pelaku,” cetusnya. Kejahatan jalanan di pusat kota Sidoarjo memang rawan terjadi akhir-akhir ini. Hal itu menjadi atensi Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji beberapa waktu lalu. Dia bahkan instruksikan jajarannya untuk tidak segan melakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku.(wa/jok/epe)
Pembagian BLT-DD kepada warga Pejangkungan.
“Kami sampaikan terima kasih kepada Pemdes Pejangkungan ka-
rena bantuan ini sangat membantu kami,” ujarnya.(bwo/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Penyaluran BLT-DD Sesuai Regulasi
Pj Kades Kedungwonokerto Suyatim Aji memantau pembagian BLT-DD tahap III.
Sidoarjo, Memorandum Memasuki masa new normal pandemi covid-19, Pemdes Kedungwonokerto, Kecamatan Prambon, membagikan bantuan langsung tunai dari dana desa (BLT-DD) tahap III kepada 91 warga yang berhak menerima, Jumat (17/7). Penyaluran ini tanpa ada pemotongan sepersen pun, sesuai
dengan regulasi yang mengatur tentang penyaluran BLT-DD. “Disalurkan melalui BPR Bank Delta Artha, berhubung petugasnya ada deadline jadwal pembagian BLT-DD ke desa lain, maka kami yang melanjutkan,” ujar Sekretaris Desa KedungwonokertoYanto. Pj Kades Kedungwonokerto Suyatim Aji berharap, dengan dibagikannya BLT-DD dapat
dimanfaatkan masyarakat penerima dengan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan sembakonya. “Kami juga mengimbau warga penerima untuk meningkatkan pola hidup sehat dalam menghadapi pandemi covid-19 serta beradaptasi menjelang masuknya masa new normal yang dicanangkan pemerintah,” sebutnya.(bwo/jok/epe)
Risma Andani Hari kedua, mestinya dr Andani ikut Letjen Doni ke Makassar. Tugasnya sudah selesai --mesti tidak tuntas. Andani sudah bertemu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Memang ia juga ingin bertemu wali kota Surabaya. Tapi ia sudah sempat ”tidak ada harapan” untuk bisa bertemu Tri Rismaharini hari itu. Malam itu di kantor Harian DI’s Way, Dokter Andani sudah pamit saya. Ia akan ikut ke Makassar keesokan harinya. Tapi di halaman ia dicegat Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti. Yang dari PKS itu. Dia lagi berusaha mencari hubungan dengan sang wali kota. Dokter Andani tidak jadi ke Makassar. Siapa tahu masih
Sambungan dari halaman 1 bisa bertemu wali kota. Harapan sering seperti doa. ”Besok jam 7 pagi saya diterima Bu Risma”, tulis Andani di WA-nya. ”Semoga berkah,” balas saya. Dokter Andani harus tambah dua malam di Surabaya. Alhamdulillah. Puji Tuhan. Amitohu. Rahayu. Begitu selesai pertemuan dengan Bu Risma itulah ia merasa lapar. Langsung minta masakan Padang tadi. Dokter Andani lega sekali. Ia memberi pujian yang tinggi pada Bu Risma. ”Beliau langsung setuju dan langsung action,” ujar Andani. Langsung action-nya itu yang membedakan Bu Risma dengan banyak lainnya.
Pertemuan itu berlangsung di rumah dinas wali kota. Sampai lama sekali. Lebih dari dua jam. Bahkan, setelah pertemuan, Dokter Andani langsung diajak ke satu lokasi, agak di pinggir kota. Itulah lokasi yang akan dijadikan laboratorium baru untuk Covid-19 Surabaya. Yang mengantar ke lokasi itu adalah Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya sendiri, dr. Febria Rachmanita. Di Surabaya Febria memang dikenal sangat dekat dengan Bu Risma. Dialah yang pagi itu menemani Bu Risma dalam pertemuan dengan Andani. Pagi itu juga, banyak sekali yang langsung dilakukan
Febria. Dia sama cekatannyi dengan Bu Risma. Dia pimpin sendiri percepatan penyelesaian laboratorium baru itu. Surabaya tetap belum punya rumah sakit. Tapi setidaknya akan punya laboratorium sendiri. Yang manajemennya akan didukung penuh Andani dan BNPB. Dokter Andani menilai bangunan untuk lab itu sudah cukup bagus. BNPB, katanya, pasti siap membantu alat apa saja. Termasuk mesin PCR. Pun akan membantu pengadaan reagan yang kini harganya kian mahal. Selesai pertemuan dengan Bu Risma itu, Andini juga langsung berkomunikasi dengan Letjen Doni Monardo.
Dari hasil komunikasi itulah ia bisa menjamin: bantuan peralatan dari pusat itu akan segera tiba di lab baru milik Kota Surabaya. Saya ikut terharu ketika dokter Andani menceritakan perasaan Bu Risma. ”Beliau itu ibaratnya ingin sekali mengatasi Covid-19 di Surabaya. Surabaya itu punya segala-galanya. Tapi tidak punya rumah sakit,” ujar Andani. Yang membuat Andani juga lega adalah ini: adanya kesepahaman bahwa angka positif nanti akan naik drastis. Dan itu tidak apa-apa. Tidak akan merasa malu. ”Sikap seperti ini penting sekali untuk mengatasi penularan Covid-19,” ujar Andani.
Maka Bu Risma pun membuat putusan cepat. Agar sebanyak mungkin tes PCR dilakukan di Surabaya. Bisa dimulai seminggu lagi. Kapasitas lab akan dinaikkan drastis secara bertahap. ”Akhirnya akan bisa mencapai 4.000 - 5.000,” sehari. Maka jangan kaget kalau angka-angka baru penderita Covid-19 akan melonjak di Surabaya. Tapi itulah kenyataan yang riil. Yang tidak perlu disembunyi-sembunyikan. Dengan memperbanyak tes seperti itu --meski pun pahit-- rantai penularan bisa diputus. Ketika angka positif di Surabaya nanti melonjak, daerah lain jangan sampai mencemo-
oh dulu. Bisa jadi daerah lain itu lebih parah --hanya saja masih tersembunyi. Memang memperbanyak pemeriksaan itu tidak bisa jalan sendiri. Harus diikuti dengan sistem monitoring yang ketat. Monitoring secara manual tidak mungkin lagi. Itulah sebabnya saya juga salut bahwa Alghozi, si Melinial Nakal itu, masih bertahan di Surabaya. Siapa tahu ia juga akan dibutuhkan. Kombinasi perbanyak tes dan teknologi monitoring adalah pedang dua mata yang paling ditakuti Covid-19. Tapi banyak di antara kita sendiri ternyata masih takut menggunakannya. -- Surabaya! (*)
memorandum.co.id
KOTA SURABAYA 32 RHU Jadi Tumbal Perwali 33 Surabaya, Memorandum Perwali Nomor 33/2020 lebih tegas daripada perwali sebelumnya yaitu Perwali 28/2020 masih memberi kelonggaran hiburan malam buka dengan protokol kesehatan ketat. Pelaksanaan perwali ini sudah menindak tegas sedikitnya 32 RHU (rekreasi dan hiburan umum). Ini dikatakan oleh Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Surabaya Piter Frans Rumaseb. Piter menjelaskan, karena kondisi pandemi Covid-19, personel gabungan terus memantau tempat hiburan malam. “Mulai dari tempat karaoke, diskotek hingga tempat pijat yang kedapatan melanggar, kita
tindak,” tegas Piter. “Kita pasang stiker pelanggaran dan kami terus pantau. Jika mereka tetap melanggar, tidak menutup kemungkinan kita akan usulkan pencabutan izin permanen,” kata Piter kepada wartawan di Kantor Satpol PP Kota Surabaya, Minggu (19/7) dini hari. Pemkot Surabaya akan
Demokrat Deklarasikan Dua Nama Pendamping MA Surabaya, Memorandum DPC Partai Demokrat Kota Surabaya mengajukan dua nama calon wakil wali kota untuk mendampingi bakal calon wali Kota Surabaya Machfud Arifin dalam Pilwali 9 Desember 2020. Dua nama tersebut Siti Anggraenie Hapsari (SAH) dan Moch Machmud. Ini disampaikan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya Lucy Kurniasari di kantor DPC Demokrat Surabaya, Minggu (19/7). Menurut perempuan yang disapa Ning Lucy ini, dua kandidat itu diajukan karena punya kekuatan dalam mendulang suara untuk membantu memenangkan Machfud Arifin pada Pilwali, 9 Desember 2020. “Karir mereka sangat mendukung untuk menjadi calon walikota Kota Surabaya,” tegas Anggota Komisi IX DPR RI ini. Ning Lucy menjelaskan, Siti Anggraenie Hapsari (SAH) menamatkan studi strata dua Program Studi Spesialis I Notaris Unair. Di kampus yang sama, SAH menyelesaikan studi Magister Hukum Bisnis. Selain itu, SAH juga sebagai alumni LEMHANAS Angkatan Pertama tahun 2018. SAH memulai karir sebagai Head Legal Mortgage Departement PT Bank Bira. Karier SAH di bidang notaris dimulai tahun 1995 ketika diangkat sebagai Notaris/PPAT di Kabupaten Lumajang. Pada tahun 1999 hingga sekarang, SAH diangkat menjadi Notaris/PPAT di Kota Surabaya. SAH sangat berpengalaman dalam berorganisasi. Pernah menjadi Ketua Pengurus Daerah ikatan notaris Indonesia (INI) Surabaya (2016-2019), Wakil Ketua INI Jatim-Badan Litbang (2016-2019), Koordinator Kewilayaan Jatim Pengurus Pusat IPPAT (2018-2021), Anggota Litbang Pengurus Pusat INI (2016-2019), Anggota Bidang Hubungan Luar Negeri Pengurus Pusat INI (2019-2022), dan Ketua Pengurus Wilayah Jatim (2019-2022). Sementara Moch Machmud, ungkap anggota DPR RI dari Dapil Jatim I (Surabaya dan Sidoarjo) ini, meniti karir politik melalui Partai Demokrat sejak 2008. Pria yang pernah menjadi wartawan, redaktur, dan Pemimpin Redaksi Harian Pagi Memorandum ini sudah menjabat selama tiga periode (2009 -2014; 2014 -2019; dan 2019-2024) di DPRD Kota Surabaya. (why/rif)
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Petugas merazia tempat hiburan malam di Surabaya dan menemukan pelanggaran.
menggelar razia untuk memastikan aturan dalam perwali
tersebut dijalankan. Razia juga akan dilakukan berulang-ulang
selama masa pandemi Covid-19. “Tadi (kemarin-red) salah satu masih ada yang beroperasi. Pada saat petugas datang mereka tutup,” sebut Piter. Bahkan, konsekuensi harus diterima pengusaha hiburan malam tersebut sebab di lokasi tersebut petugas juga menyita perangkat alat musik karena diketahui melanggar. “Mengacu Perwali 33, mereka harus tutup 24 jam. Kecuali restoran atau rumah makan yang telah dilakukan pembatasan sampai jam 10 malam,” imbuh Piter. Perlu diketahui, sesuai Perwali 33/2020, yang diperbolehkan buka hanya tempat-tempat
rekreasi dan hiburan terbatas pada destinasi wisata, arena permainan, salon atau barbershop, dan gelanggang olahraga. Sektor gelanggang olahraga pun ada pengecualian untuk kolam renang, basket, futsal, dan voli. Dalam razia Sabtu malam, sejumlah tempat nekat buka dengan mengelabui petugas. Seperti yang dilakukan oleh Diskotek Athena di Jalan Pasar Kembang dan Colors Pub dan Restaurant di kawasan Jalan Sumatera. Dianggap menyalahi aturan, petugas kemudian menempelkan stiker pelanggaran terkait Perwali No 33 Tahun 2020. Ketua Himpunan Pengu-
memorandumredaksi @gmail.com
SENIN PAHING, 20 JULI 2020 HALAMAN 3
saha Rekreasi Hiburan Umum (Hiperhu) Surabaya George Handiwiyanto mengatakan, pada dasarnya, pihaknya mendukung sepenuhnya atas segala kebijakan pemerintah kota. "Seperti yang saya katakan beberapa waktu lalu, perwali (33) yang baru ini belum ada kepastian kapan bisa buka lagi," ujar George. Padahal, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah protokol kesehatan setelah diakhirnya PSBB (pembatasan sosial berskala besar). "Tapi kita memahami karena memang pandemi covid ini melanda sedunia," katanya. (alf/rif)
Pantau Protap di Pasar Tradisional Surabaya, Memorandum Pemerintah Kota Surabaya terus menggelar inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional. Sidak dilakukan untuk mengetahui protap kesehatan di tempat transaksi yang memiliki peluang besar penyebaran virus corona. Camat Wonokromo Tomi Ardianto bersama Satpol PP terus gencar sidak beberapa pasar tradisional. Ini sebagai upaya agar tidak sampai pasar tradisional sebagai klaster baru penyebaran Covid-19. Untuk itu dianggap perlu terus melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan baik bagi pengunjung pasar maupun penjual. “Kita bekerjasama dengan pengelola pasar, tapi kita melihat dulu bahwa pasar itu ada dua, pasar yang di kelola oleh PD Pasar Surya dan pasar krempyeng atau tradisional yang dikelola oleh RW/RT. Kita bisa mengatur, menerapkan disiplin terkait dengan protokol kesehatannya itu untuk pasar-pasar rakyatnya itu,” jelasnya. Disinggung evaluasi penerapan protap kesehatan di pasar, Tomi mengaku, aturan tersebut sudah dijalankan baik oleh pedagangnya maupun pengunjung. “Bagus, justru kita mengapresiasi para pengelola pasar, ya intinya bahwasannya kita sama-sama punya tanggung jawab gitu lo. Ketika terjadi
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Sidak penerapan protokol kesehatan di pasar oleh petugas.
permasalahan munculnya konfirm positif di lingkungan pasar tersebut atau di pedagangnya ataupun pembelinya itu Pemerintah Kota mempunyai kebijakan langsung menutup pasar tersebut selama empat belas hari,” cetusnya. “Itu tentunya tidak diinginkan kita semua, merugikan masyarakat, pembeli, juga para
pedagang. Oleh karenanya kita harapkan pengelola pasar terus memberikan edukasi bagi para pembeli maupun pedagangnya,” imbuh Camat Wonokromo. Sementara hal serupa juga dilakukan di pasar tradinional di wilayah Bubutan. Disampaikan Kasi Trantib Satpol PP Kelurahan Alun-Alun Contong, Umi Harti, kegiatan ini dilakukan sesuai
instruksi dan perintah Pemkot Surabaya guna meminimalisir penularan Covid-19 di tengah interaksi penjual dan pembeli. “Jika menemukan pedagang atau pembeli yang tidak menggunakan masker maka tim memberikan sanksi dengan penyitaan KTP,” katanya. Dengan dilaksanakannya sidak ini, maka akan dilakukan
koordinasi dan evaluasi lebih lanjut. Menurut Umi, penerapan protokol kesehatan yang ada di pasar-pasar di wilayahnya sudah lengkap, baik penggunaan masker oleh penjual dan pembeli, jarak antar pedagang, dan juga penyediaan alat cuci tangan. “Kita terus lakukan evaluasi untuk protokol kesehatan ini,” imbuhnya. (alf/rif)
Banyak Kasus Covid-19
Risma Sasar Perumahan Mewah FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Arif Fathoni
Agoeng Prasodjo
Restrukturisasi Golkar, Arif Fathoni Libatkan Kaum Milenial Surabaya, Memorandum Beberapa hari pasca dilantik menjadi Ketua DPD II Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni mulai bersiap untuk merestrukturisasi internal Partai. Ini untuk menjawab tantangan politik ke depan yang semakin kompleks. Konsepnya, kaum milenial menjadi prioritas yang akan mengisi jabatan strategis dalam kepengurusan partai. “Tantangan pemilu ke depan itu semakin kompleks, saya punya gambaran, 60 persen ini harus diisi oleh wajah-wajah baru dalam dunia perpolitikan di Surabaya,” jelasnya, Minggu (19/7). Dominasi 60 persen kaum milenial ini, menurut Thoni sapaan akrabnya, menunjukkan bahwa saat ini Partai Golkar sangat terbuka untuk menampung masyarakat yang ingin melakukan kerja politik melalui Golkar. “Sebagai partai yang inklusif, Golkar memang terbuka terhadap setiap warga Surabaya yang mau berkarya di partai politik melalui Partai Golkar,” katanya. Ia menargetkan, dalam seminggu ke depan, struktur kepengurusan Partai Golkar Surabaya hingga di tingkat akar rumput akan dibentuk. “Seminggu mendatang kita akan merampungkan semua kepengurusan, lalu kita ajukan permohonan SK kepada provinsi, setelah SK turun, baru kemudian kita akan melakukan proses konsolidasi ke tingkat kecamatan,” tuturnya. Selain itu, keterwakilan perempuan di dalam kepengurusan Partai juga menjadi prioritas Thoni. Ia pun menargetkan 40 persen pengurus Golkar diisi oleh perempuan. Sebelumnya, Ketua demisioner Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Agoeng Prasodjo mengatakan, komposisi golkar Kota Surabaya akan diisi oleh kombinasi millenial dan koloneal. Millenial memiliki ide-ide baru, sementara koloneal mempunyai segudang pengalaman berharga. “Bayangan saya nanti ada kalangan mudanya, bila peru banyak yang muda, tapi tidak menghilangkan senior,” ujar. Sekretaris Komisi C DPRD Surabaya ini menjelaskan, generasi koloneal atau senior sebagai peletak dasar, mereka yang lebih tahu sejarah dan cita-cita partai serta pengalaman. Sedangkan generasi millenial idenya yang bagus bisa menjadi modal yang segar. (why/rif)
Surabaya, Memorandum Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat memakai masker, tiada henti Wali Kota Tri Rismaharini sosialisasi ke kampung hingga perumahan mewah. Minggu (19/7), Wali Kota Risma bersama sejumlah pejabat Pemkot Surabaya blusukan di wilayah Kenjeran, Mulyorejo, dan sekitarnya. Wilayah yang disasar Wali Kota Risma ini adalah yang angka kasus Covid-19 masih terbilang tinggi. Tidak hanya perkampungan, perumahan mewah pun disasarnya bersama rombongan. Salah satunya di perumahan Nginden Intan Tengah, RW 09, Kelurahan Nginden Jangkungan, Kecamatan Sukolilo.
Di perumahan yang dijaga ketat oleh satpam dan satgas Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo itu, ia terus memberikan imbauan tiada henti. “Sekarang kalau mau ke luar kota tolong lebih hati-hati. Gunakan masker, lengan panjang, pakai kaca mata, dan selalu sediakan hand sanitizer. Karena saya melihat data yang masih banyak terkena adalah warga menengah ke atas, jadi tolong lebih hati-hati,” tegas Wali Kota Risma berkali-kali melalui megaphonenya itu. Selama blusukan itu, ia tak segan-segan turun dari sepeda motornya untuk sekadar memberikan imbauan jangan bergerombol dan meminta tertib pakai masker. Bahkan,
jika menemui warga yang tidak menggunakan masker, ia langsung minta jajarannya untuk memberikan masker dan diminta pula untuk langsung memakainya. “Tolong itu diberi masker. Minta tolong langsung dipakai ya pak,” pinta Wali Kota Risma kepada salah satu pengendara motor yang tidak pakai masker. Bapak itu pun langsung berhenti dan langsung memakai masker yang diberikan oleh Wali Kota Risma bersama jajarannya. Bahkan, di salah satu warung kopi, Wali Kota Risma menemui pengemudi ojek online yang bergerombol dan ada pula yang tidak menggunakan masker. Ia pun minta mereka
FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN
Wali Kota Risma bersama jajarannya menyosialisasikan masker kepada warga.
untuk tidak bergerombol serta meminta pelayan warung kopi itu untuk selalu mengingatkan pengunjungnya yang tidak pakai masker. “Tolong jangan bergerombol, kasihan anak dan istri kalian kalau nanti tertular dan sakit, tolong dipakai maskernya itu,” tegasnya.
Wali Kota Risma berkomitmen untuk terus menyosialisasikan tertib pakai masker dan patuh pada protokol kesehatan. Menurutnya, sosialisasi ini penting untuk terus dilakukan supaya warga sadar bahwa pandemi ini belum selesai. (udi/rif )
Pendaftar Salat Iduladha di MAS Capai 2.000 Jemaah Surabaya, Memorandum Umat muslim yang berniat Salat Iduladha di Masjid Al Akbar Surabaya (MAS) agar segera mendaftar via online. Sebab, jemaah Salat Iduladha tahun ini dibatasi hanya 5.000 orang. Humas Masjid Al Akbar Surabaya Helmy M Noor mengatakan, sejak 3 Juli hingga sekarang ini masyarakat yang mendaftar sudah mencapai 2.000 orang. Untuk berapa jumlah jemaah lelaki dan perempuan, ia menambahkan perlu mengecek dulu. Helmy menambahkan untuk mencegah membeludaknya pendaftar, pihaknya akan menutup pendaftaran pada Jumat, 24 Juli. “InsyaAllah pendaftaran online ditutup Jumat depan,” tegas Helmy, Minggu (19/7). Ia menambahkan agar masyarakat segera mendaftarkan diri, pihaknya Senin (20/7) ini akan masif memasang spanduk. Direncanakan dipasang
FOTO: ISTIMEWA
Penerapan physical distancing dalam salat di Masjid Al Akbar.
di beberapa lokasi. “Mereka yang mendaftar secara online akan mendapatkan ID card. Sedangkan yang tidak memiliki ID card tidak diperkenankan Sa-
lat IdulAdha di Masji Al Akbar,” tegas Helmy. Dalam pelaksanaan Salat Iduladha pada masa pandemi Covid-19 ini, Masjid Al Akbar
Surabaya menerapkan sistem ID card bagi calon jemaah. Tujuannya untuk memastikan penerapan protokol kesehatan, khusunya physical distancing.
Seperti diketahui, kapasitas Masjid Al Akbar Surabaya sebanyak 40 ribu jemaah. Sedangkan untuk memenuhi protokol kesehatan, jemaah salat Iduladha akan dibatasi maksimal 5 ribu jemaah. Dengan perincian 2.691 jemaah laki-laki dan 2.309 jemaah perempuan. Calon jemaah salat Idul Adha dapat mendaftar melalui link, https://s.id/daftarshalatiduladhamasLK (khusus laki-laki) dan https://s.id/ daftarshalatiduladhamasPR (khusus perempuan). Ketika sudah terverifikasi, jemaah akan mendapat nomor kuota yang tercantum pada ID card. ID Card bisa diambil di Masjid Al Akbar pada Jumat dan Sabtu (24-25/7) dengan menunjukan KTP atau KK asli untuk verifikasi data. Sekaligus mereka harus mematuhi protokol kesehatan seperti mengenakan masker, physical distancing, dan lainnya. (udi/rif)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SENIN PAHING, 20 JULI 2020 HALAMAN 4
Forkompimda memberikan imbauan kepada warga Rowogempol.
Forkompimda Semprotkan Disinfektan di Desa Rowogempol Pasuruan, Memorandum Setelah adanya penjemputan jenazah Covid-19 di wilayah Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman bersama Forkompimda Kabupaten Pasuruan menyemprotkan disinfektan dan memberikan imbauan kepada warga, Sabtu (18/7). Dalam kegiatan tersebut nampak hadir Wakil Bupati Pasuruan KH Ach Mujib Imron didampingi Asisten 1 Pemkab Pasuruan Anang Saiful Wijaya dan Dandim 0819 Pasuruan serta Muspika Kecamatan Lekok. “Kami melakukan penyemprotan disinfektan dan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat Desa Rawagempol agar paham tentang bahaya tertularnya Covid-19,” ucap Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman. Arman menambahkan, agar kejadian kemarin tidak terulang kembali, harus digelorakan bersama edukasi kepada masyarakat jangan melakukan pengambilan paksa jenazah atau pasien Covid-19. “Seperti kita ketahui bersama bahwa jenazah kemarin hasil swab ternyata positif. Sehingga berapa banyak masyarakat yang terpapar akibat melakukan pengambilan jenazah secara paksa dari dalam peti mati,” jelasnya. Arman berharap kepada seluruh masyarakat yang berada di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota agar peristiwa seperti tidak terulang kembali. (rul/lis)
Tulungagung, Memorandum Anggota Satreskoba Polres Tulungagung mengamankan dua tersangka kepemilikan sabu-sabu. Keduanya merupakan oknum aparatur sipil negara (ASN) aktif yang berdinas di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung. “Mereka WP (37), warga Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, dan FD (37), warga Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo. Keduanya ditangkap setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan,” terang Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Kasatreskoba AKP Suwancono, Minggu (19/7). Dari tangan keduanya polisi mengamankan dua poket sabu 0,60 gram, satu pipet kaca berisi sisa sabu berat 1,58 gram, sebuah sedotan plastik berbagai ukuran, dan sebuah timbangan digital. Kemudian dua ponsel merk Samsung, sebuah kotak hitam tempat menyimpan sabu, empat lembar plastik klip bekas sabu, dua buah alat hisap sabu (bong),
sebuah korek api, dan sebuah tas kecil. “Sudah kita amankan di Mapolres Tulungagung guna proses lebih lanjut,” ujar Suwancono. Terungkapnya kasus ini, lanjut Suwancono, bermula dari pendalaman polisi setelah menerima informasi masyarakat yang resah, dengan kegiatan di salah satu rumah di Kelurahan Tamanan, Kecamatan Tulungagung. Informasi tersebut kemudian dikembangkan, dan hasil pendalaman mengarah pada tersangka WP, hingga akhirnya diamankan beserta barang bukti satu pipet kaca berisi sabu 1,52 gram. Dari pengembangan, FD diamankan di sekitar Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu. Polisi melakukan pengge-
FOTO: MEMORANDUM/FIR
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Budak Sabu, Dua ASN Pemkab Tulungagung Dibekuk
Kedua tersangka diamankan di Mapolres Tulungagung.
ledahan di rumah tersangka ini, dan berhasil menemukan beberapa barang bukti. “Kedua tersangka, akibat perbuat-
annya dijerat dengan pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) UURI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Suwancono. (fir/mad/lis)
Kolaborasi Kunci Sukses Penanganan Covid-19 di Tulungagung dukungan semua pihak, termasuk masyarakat yang sudah disiplin menerapkan protokol kesehatan,”ujarnya, Minggu (19/7). Maryoto meminta agar masyarakat tidak terlena dengan capaian ini. Namun sebaliknya semakin mendisiplinkan diri serta tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada, sehingga gelombang kedua penyebaran corona tidak terjadi. Selain itu dalam adaptasi kebiasan baru ini, protokol kesehatan adalah syarat utama yang harus dipenuhi, agar masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa tanpa takut dengan keberadaan Covid-19.
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Tulungagung, Memorandum Data terbaru, capaian kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Tulungagung menembus angka 98 persen. Tentu ini bukan pekerjaan semalam saja. Namun, diperlukan strategi tepat untuk menganalisa dan menangani pandemi yang menyebar ke seluruh dunia ini. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan, kerja sama semua pihak termasuk kepedulian masyarakat yang disiplin menerapkan protokol kesehatan, menjadi kunci capaian ini. “Kerja sama semua pihak adalah kuncinya. Saya juga mengucapkan terima kasih atas
Bupati Maryoto Birowo
“Protokol kesehatan terus dilakukan, jangan berhenti sampai di sini saja. Dalam AKB nanti juga tetap dilakukan protokol kesehatan,” tuturnya. Sementara Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung Supriyanto mengatakan, kolaborasi semua pihak adalah kunci keberhasilan penanganan covid-19 di Kota Marmer. Tidak hanya diindikasikan melalui tingginya prosesntase kesembuhan saja, namun juga prosentase angka kematian yang hanya 0,1 persen, dan angka kesakitannya sekitar 1 persen. “Angka ini tertinggi se-Jawa Timur,” ucapnya.
Supriyanto menjelaskan, dalam menangani penyebaran Covid-19, semua elemen di Kabupaten Tulungagung mampu bergerak seirama. Sehingga semua berjalan ke tujuan yang sama. Tenaga medis tetap menjadi pihak paling depan memastikan pencegahan penyebaran dan pengobatan kepada terkonfirmasi yang sakit. Namun TNI-Polri, pemkab, dan masyarakat selalu mendukung dan mendorong sehingga terciptalah kolaborasi yang baik. “Tenaga medis tetap menjadi yang paling depan. Sedangkan lainnya mendorong, men-support dan memberikan dukungan dari semua lini, termasuk masyarakat,” pungkas dia. (fir/mad/lis)
Depresi, Pembunuh Balita Kejayan Dibawa ke RSJ Pasuruan, Memorandum Setelah ditetapkan menjadi salah satu tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan balita asal Kejayan, membuat Ifa Maulaya (19) depresi. Perempuan pengantin baru itu pun dibawa anggota Satreskrim Polres Pasuruan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang. Kasubbaghumas Polres Pasuruan AKP Hardi mengungkapkan, tersangka dibawa ke RSJ Lawang, Jumat (17/7) pagi. Tujuannya, untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan. Sebab, sejak ditahan di tahanan khusus wanita Mapolres Pasuruan, tersangka sering berteriak-teriak. Bahkan, warga Klompang, Desa Tanggulangin, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, itu pingsan. “Dia sempat pingsan. Ia juga sering teriak-teriak di tahanan,” ungkap Hardi. Karena kondisinya, diduga tersangka depresi. Pihak kepolisian pun kemudian mengambil inisiatif membawanya ke RSJ Lawang. “Kalau riwayat gangguan jiwa memang tidak. Tapi, dia punya riwayat yang lain yakni epilepsi. Nah, untuk mengecek kondisi kejiwaannya itulah, petugas kemudian membawanya ke RSJ Lawang tadi pagi (kemarin, Red),” beber Hardi. Hardi belum mengetahui pasti berapa lama pemeriksaan para tersangka akan dilakukan. Ia pun tak mau berspekulasi atas kasusnya, seandainya tersangka memang mengalami gangguan jiwa. “Tunggu saja hasilnya seperti apa,” sambung Hardi. Sebelumnya diketahui, Raisya (5), warga Tembero, Desa Tanggulangin, Kecamatan Kejayan, ditemukan tewas di sebuah parit, Selasa (7/7) sore. Sepasang suami-istri yang baru menikah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga membunuh korban. Mereka adalah Moch Tohir (27) dan Ifa Maulaya (19). Sebelum membunuh korban, Tohir bahkan memperkosa korban. Dalam dugaan pembunuhan itu, tersangka Ifa ikut serta merampas perhiasan emas yang dipakai korban. Dia juga yang menyediakan balok untuk memukul korban. Kepada petugas saat pemeriksaan, Ifa mengaku mau dilibatkan oleh suaminya dalam peristiwa sadis itu. Sebab, dia takut dicerai kalau tidak menuruti perintah suaminya. “Pengakuan tersangka Ifa, kalau tidak mau menuruti perintah suaminya, ia akan dicerai,” tambah Hardi. (rul/lis)
FOTO: MEMORANDUM/ARI
Tersangka Ifa Maulaya dibawa ke RSJ Lawang karena depresi.
Malang, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan pentingnya menggunakan masker untuk mencegah penyebaran Covid-19, sehingga semua masyarakat harus memiliki kesadaran untuk bermasker. “Hal itu penting dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan masker dalam rangka menekan penyebaran virus Covid-19,” kata Gubernur Jatim Khofifah dalam rapat upaya percepatan penanganan Covid-19 Malang Raya di Kantor Bakorwil Malang, Kota Malang, Sabtu (18/7). Berdasarkan hasil penelitian Thomas Pueyo, 60 persen dari populasi yang ada mau menggunakan masker, maka transmission rate dapat turun di bawah angka 1 sehingga infeksi dapat terkontrol. “Di New York, Amerika, ketika warga mau menggunakan masker maka kurva penularan virus juga menurun dan kasus baru pun langsung menurun. Bukti bahwa masker adalah kunci pengendalian pandemi ini,” paparnya. Untuk itu, tambahnya, saya ingin Malang Raya menggencarkan kampanye bermasker melalui media-media yang dapat dimengerti masyarakat dengan mudah, terutama bagi Kota Malang yang menjadi tempat berkumpulnya generasi muda kreatif. Sementara itu, Wali Kota Sutiaji menanggapi secara positif arahan dari Gubernur Jatim tersebut. “Kota Malang akan terus menggencarkan kampanye
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan pentingnya menggunakan masker.
penggunaan masker agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya masker di era hidup dengan tatanan baru aman dan produktif bebas Covid-19,” ujarnya. Meski selama ini, lanjut Sutiaji, Pemkot Malang juga terus melakukan
sosialisasi pada masyarakat bahkan program 1 ASN wajib melakukan sosialisasi pada 10 KK untuk penerapan protokol kesehatan juga masih terus berlangsung; namun kedepan kampanye bermasker juga akan menjadi
upaya bersama untuk menekan penyebaran virus ini. “Butuh kerja sama dan dukungan berbagai pihak melalui pilar pentahelix untuk mengatasi hal ini, seperti instruksi Ibu Gubernur tadi,” jelasnya. (*/ari/lis)
Ketua Persit Korem 081/DSJ Tekankan Pendidikan Anak
FOTO: MEMORANDUM/ALV
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Gubernur Jatim Kampanyekan Pakai Masker
Ketua Persit KCK Koorcab Rem 081 PD V/Brawijaya Dewi Waris Ari Nugroho mengikuti vicon kelas orang tua.
Madiun, Memorandum Pendidikan adalah sesuatu hal yang sangat penting bagi kemajuan suatu negara. Semakin baik pendidikan di suatu negara, maka akan melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan bermoral baik. “Setiap anak akan mendapatkan haknya untuk mendapatkan pendidikan yang baik. Baik itu di lingkungan sekolah maupun di lingkungan keluarga, kata Ketua Persit KCK Koorcab Rem 081 PD V/Brawijaya Dewi Waris Ari Nugroho.
Terkait pendidikan, Dewi Waris meyakini, baik di sekolah maupun di keluarga adalah tempat yang terbaik untuk anak-anak mendapatkan berbagai ilmu pendidikan dan pengetahuan. “Agar peran dan kepedulian dari orang tua dalam membimbing dan membina anaknya di rumah harus dapat dilakukan secara baik,” tuturnya. Terlebih di tengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan proses belajar mengajar di sekolah diliburkan. Ia mengimbau kepada instansi terkait, para guru, dan orang
tua, dapat mencarikan solusi terbaik bagi mereka. Hal itu disampaikan Ibu Dewi Waris Ari Nugroho setelah mengikuti video conference kelas orang tua berbagi dukungan psikologis awal pada saat belajar dari rumah, di Ruang Media Center Makorem, Kota Madiun, Sabtu (18/7). Turut mendampingi dalam kegiatan yang diselenggarakan Kemendikbud tersebut adalah pengurus yayasan dan guru serta perwakilan orang tua TK Kartika IV-15 dan TK Kartika IV-17 Madiun. (alv/lis/*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SENIN PAHING, 20 JULI 2020 HALAMAN 5
KPSP Setia Kawan Nongkojajar Diminta Berinovasi
FOTO: MEMORANDUM/CW1
Bondowoso, Memorandum Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso bersama Satlantas Polres dan Kodim 0822 membuat starting grid di dua titik lokasi traffic light dalam kota Bondowoso, Minggu (19/7). Itu sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 sekaligus menyongsong adaptasi kebiasaan baru. Dua titik lokasi pembuatan starting grid tersebut berada di traffic light atau simpang empat Pos dan Giro Jalan Re Marthadinata dan simpang empat Gor Pelita Jalan Diponegoro. Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz menyampaikan, pembuatan starting grid di beberapa tempat pemberhentian (lampu merah) untuk pembatas jaga jarak atau phisycal distancing bagi pengendara bermotor saat berhenti di traffic light. Ia mengimbau kepada para pengguna jalan, khususnya sepeda motor mematuhinya demi kepentingan dan keamanan bersama. “Kami harapkan adanya kesadaran masyarakat. Karena ini untuk keamanan kita bersama,” pinta Erick. Senada disampaikan Kasatlantas Polres Bondowoso AKP Haryanto, meminta para pengendara motor dan masyarakat untuk tetap membiasakan jaga jarak aman di manapun berada. “Semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu, sehingga kehidupan benar-benar berjalan dengan normal,” harapnya. (cw1/lis)
Haeriyah Yuliati
Dikbud Bondowoso Berlakukan Pembelajaran Daring Bondowoso, Memorandum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bondowoso memberlakukan proses belajar mengajar secara daring. Hal itu karena masih berada pada masa pandemi Covid-19, sehingga model pembelajaran dan MPLS masih dilakukan secara daring (dalam jaringan). Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso Haeriyah Yuliati mengatakan, tahun ajaran baru 2020-2021 di Bondowoso telah dimulai. Pelajar dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga SMP telah memulai pembelajaran, dan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Ia menerangkan untuk teknik MPLS dikembalikan ke pihak sekolah. Mereka memiliki teknik-teknik tersendiri untuk kemudian diinformasikan. “Kami tidak menganjurkan melakukan MPLS. Jadi MPLS tetap secara daring. Jadi, pengenalan sekolah itu secara daring oleh pihak panitia,” jelasnya. Haeriyah menerangkan, jika ada beberapa sekolah yang mengundang para siswa atau peserta didik baru untuk datang ke sekolah. Hal itu untuk melakukan daftar ulang saja. “Bukan masa orientasi atau pengenalan lingkungan sekolah, tidak,” terangnya. Sementara itu, untuk sekolah yang berada di daerah terpencil yang tidak memungkinkan untuk MPLS dan pembelajaran secara daring, maka bisa dilakukan secara luring. “Bisa dengan luring, luar jaringan istilahnya. Mereka menggunakan akses yang diberikan Kementerian yakni di RRI dan TVRI. Juga ada paket buku,” pungkasnya. (cw1/lis)
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Cegah Corona, Tiga Pilar Kompak Bikin Starting Grid
kekinian,” tegasnya. Khofifah menegaskan, pengembangan prosuk sangat penting dilakukan dalam rangka mengatasi penurunan konsumsi produk susu. Berdasarkan data yang ada sebelum pandemic Covid-19, konsumsi produksi susu mencapai 113,5 ribu liter per hari. Sedangkan saat pandemi mencapai 105,5 ribu liter per hari. “Saya lihat KPSP Setia Kawan sudah melakukan diferensiasi produk olahan susu. Seperti permen susu, kerupuk susu, dan minuman susu dengan berbagai varian rasa. Ini inovasi yang luar biasa,” jelas gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut. Dengan kunjungannya kali ini, Khofifah berharap agar Koperasi Setia Kawan ini berpotensi menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Pasuruan. Selain itu, masyarakat bisa lebih berdaya dengan kerja sama keanggotaan hasil ternak, yakni susu. “Para peternak harus kompak untuk bagaimana bisa mengembangkan sapi yang berkualitas. Pengembangan cara produksi yang intinya bisa menghasilkan susu dan daging yang berkualitas dan sehat,” ungkapnya. Untuk diketahui, populasi Sapi Perah di Jawa Timur mencapai 287.197 ekor dan kontribusinya terhadap nasional 51 persen. Sedangkan di Kabupaten Pasuruan,
Gubernur Khofifah meninjau kandang ternak sapi perah.
populasi sapi perah mencapai 92.931 ekor. Sedangkan, produksi susu di Jatim sebanyak 523.203.000 liter/tahun. Sementara itu, Ketua Umum KPSP Setia Kawan HM Koesnan menjelaskan, selama pandemi Covid-19, pihaknya terus menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Di antaranya, dengan menyediakan tempat cuci tangan, mewajibkan peternak memakai masker saat menyetor susu di pos penampungan, dan memasang berbagai poster cara pencegahan penularan Covid-19. Koesnan menambahkan, pihaknya juga akan terus memperluas kemitraan
dan berupaya menurunkan harga susu kemasan di tingkat masyarakat umum. Selain itu, pihaknya juga mengembangkan produk olahan susu untuk memberi nilai tambah. Meski demikian, selama masa pandemi Covid-19 pemasaran ke PT Indolakto mengalami penurunan hingga 7.6 persen. “Dengan menerapkan kebijakan protokol kesehatan, memperluas kemitraan, menurunkan harga jual susu segar kepada masyarakat umum serta mengembangkan produk olahan kami harap pandemi Covid-19 ini tidak begitu mempengaruhi kinerja bisnis kami,” harapnya. (rul/lis)
Lestarikan Flora dan Fauna Lamongan Lewat Gowes Tangguh
Bupati Fadeli bersama forkopimda mengikuti Gowes Tangguh Semeru.
Lamongan, Memorandum Berangkat dari depan Pendopo Lokatantra dan finish di Lapangan Tembak Kodim 0812, Bupati Fadeli bersama Kapolres AKBP Harun dan Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono mengikuti Gowes Tangguh Semeru. Kegiatan Gowes Tangguh Semeru tersebut diikuti oleh berbagai komunitas sepeda, di antaranya komunitas sepeda Road Bike, komunitas sepeda MTB, komunitas sepeda lipat, komunitas sepeda minion, dan komunitas sepeda kuno, Sabtu (18/7). Jajaran Forkopimda tersebut tidak hanya sekedar bersepeda, namun juga menanam flora khas Lamongan seperti
melati, bidara, dan kayu putih serta membudidayakan fauna khas Lamongan yakni burung puter. “Tak hanya berolahraga, mari kita semua bersama TNI, Polri, dan masyarakat menjaga flora dan fauna khas Lamongan meskipun di masa pandemi seperti ini,” ujar Bupati Fadeli. Kegiatan tersebut menurut Fadeli untuk menyosialisasikan hobi dan olahraga bisa dilakukan dengan memerhatikan protokol kesehatan. Sebelum berangkat seluruh rombongan di cek kesehatannya. Setiap peserta melengkapi diri dengan perlengkapan protokol kesehatan, masker, hand sanitizer, dan botol minum sendiri. (*/asw/lis)
Pemprov Incar Wisatawan Domestik dengan Protokol New Normal Surabaya, Memorandum Di tengah kondisi persebaran Covid-19 yang belum stabil, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur berupaya menyasar calon wisatawan domestik. Ini untuk mendorong industri pariwisata pada masa tatanan kenormalan yang baru. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, tatanan normal baru memberikan harapan bagi industri pariwisata Jatim untuk bangkit setelah terpuruk karena virus corona. Selama fase tersebut, Jatim bakal lebih agresif mengincar wisatawan domestik untuk memulihkan sektor pariwisata, terutama Kawah Ijen dan Kawasan Bromo Tenger Semeru (BTS). “PR (pekerjaan rumah) kita adalah menarik sebanyak-banyaknya turis domestik namun dengan sejumlah persyaratan ketat. Karena jangan sampai ini menimbulkan persoalan baru,” ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi. Khofifah menyebut selama pandemi terjadi penurunan drastis angka kunjungan wisata di Jatim. Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) ke Jatim turun dari 17.047 kunjungan pada Juni 2020 menjadi 0 kunjungan pada Juni 2020.
Sementara pergerakan jumlah wisatawan domestik, hingga Juni 2020 diketahui menurun hingga 79 persen jika dibandingkan Juni 2019 lalu. Pada Juni 2019 lalu, jumlah wisawatan domestik mencapai 44,4 juta orang, sementara Juni 2020 jumlahnya melorot hingga 9,4 juta. “Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang sangat terdampak akibat pandemi ini. Tidak cuma tempat wisatanya saja, tapi juga instrumen pendukung lain seperti hotel, tempat oleh-oleh, pelaku UMKM, transportasi wisata, dan lain sebagainya,” paparnya. Khofifah mengatakan, Jawa Timur saat ini dalam masa transisi menuju normal baru. Beberapa destinasi wisata sudah mulai beroperasi meski jumlah pengunjung dibatasi hanya berkisar 10 - 20 persen dari kapasitas maksimum. Objek wisata yang kembali beroperasi, lanjut dia, diwajibkan menerapkan protokol kesehatan atau tata cara pencegahan virus corona (Covid-19). Pemprov Jatim terus berupaya meyakinkan publik bahwa penanganan virus corona ini dilakukan dengan baik. “Kami berharap kuartal ketiga 2020 pandemi ini bisa teratasi seluruhnya sehingga promosi
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Pengendara motor berhenti tepat di markah starting grid.
Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, saat berkunjung ke KPSP Setia Kawan Nongkojajar, Minggu (19/07) siang. Menurutnya, KPSP Setia Kawan merupakan sentra peternakan yang menyediakan susu, daging, dan telur yang dikirim sesuai pangsa pasar. Selain sebagai sentra peternakan, kebutuhan makanan bergizi juga tersedia di minimarket dan outlet KPSP Setia Kawan. Dalam artian bisa dijangkau masyarakat sekitar maupun pengunjung yang datang ke Kecamatan Tutur. “Saya melihat peluang ini sangat strategis dan harus dimanfaatkan KPSP Setia Kawan. Dalam satu tempat, masyarakat bisa terpenuhi kebutuhannya dalam memperoleh makanan bergizi sehingga secara tidak langsung akan membuat masyarakat hidup lebih sehat,” katanya. Dijelaskan Khofifah, dengan adanya peluang sebagai pusat penyediaan bahan makanan bergizi, KPSP Setia Kawan diminta untuk terus melakukan pengembangan dan inovasi produk olahan susu. Termasuk memperhatikan pengemasan, promosi dan pemasarannya. “Setiap produk harus terus baru. Bisa dalam bentuk packaging atau kemasan. Bisa juga dalam hal promosi maupun pemasaran yang harus terus berinovasi, menyesuaikan kebutuhan masyarakat
FOTO: MEMORANDUM/ASW
FOTO: MEMORANDUM/CW1
Pasuruan, Memorandum Keberadaan Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan di Desa Nongkojajar, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, mampu menjadi pusat penyediaan makanan bergizi, utamanya daging dan susu.
Objek wisata Kawasan Bromo Tengger Semeru yang masih diminati wisatawan lokal dan mancanegara.
wisata bisa kembali dilakukan dan angka kunjungan wisata bisa meningkat,” tuturnya. Khofifah menambahkan, Pemprov Jatim tidak mematok target tertentu terhadap angka kunjungan wisata. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah pemulihan ekonomi masyarakat dengan protokol kesehatan yang harus dijaga.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jatim Sinarta mengatakan, ada beberapa derah di Jatim yang menyatakan kesiapannya kembali membuka tempat wisata setelah tutup akibat wabah Covid-19. Di antara yang menyatakan siap adalah Kabupaten Banyuwangi, Kota Batu, Kabupaten Pacitan, dan Blitar. “Dari hasil koordinasi
dengan kabupaten/kota, sampai hari ini sudah ada 111 daya tarik wisata yang sudah kembali buka,” ujarnya. Kami berharap dengan dibukanya objek-objek wisata di Jatim, ekonomi masyarakat dapat bisa segera pulih, tetapi protokol kesehatan merupakan kewajiban pokok,” tambah Sinarta. (yok/lis)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Aris Setyoadji S Sos, Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Noor Arief Prasetyo S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Rahmat Hidayat, Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu, Indra Anugrah Hardiantoko, Prawoto Sadewo (Blitar). Direktur: Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Choirul Shodiq SH MH Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah AMD SE AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color Konsultan Hukum: (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Noer Fattah Syafi’i Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Mangestuti Agil
HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
SENIN PAHING 20 JULI 2020 HALAMAN 6-7
Tulungagung, Memorandum Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia meresmikan Cafe Hakui di Jalan Raya Panjerrejo, Kecamatan Rejotangan, menjadi salah satu kafe tangguh semeru, Minggu (19/7). Selain percepatan penanganan corona, geliat pertumbuhan ekonomi masyarakat juga menjadi salah satu tujuan GTPP Covid-19. Kafe tangguh semeru ini merupakan kafe dan warung kopi modern pertama di Tulungagung yang menerapkan protokol kesehatan dengan maksimal. Pengelola kafe mewajibkan pembelinya menggunakan masker, mengetatkan physical dan social distancing. Dan menerapkan pembayaran cashless guna meminimalkan kontak antara pembeli dan pelayan. “Di sini pembayaranya cashless, terus ada teknologi pager messengernya, untuk mendukung penerapan protokol kesehatan,” kata Pandia, kemarin. Pandia menjelaskan, menggunakan pager messengger, maka pemesan bisa mengambil sendiri pesanannya ketika sudah siap. Artinya potensi interaksi antara pemesan dan pelayan bisa diminimalkan. Pengelola kafe juga memasang mika transparan di meja kasir sampai meja pembeli, sehingga potensi terjadinya droplet
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Aparat gabungan membubarkan ajang balap motor di sepanjang Jalan Raya Bancaran.
warga. Tim lalu melakukan penyekatan jalur di Jalan Raya Bancaran (Ki Lemah Duwur) di sisi Utara dan Selatan, serta jalan Raya Sekep di sisi timur agar pelaku balap liar tidak punya cela untuk kabur. Setelah pengepungan diperkirakan sudah rapi dan
aman, barulah penyergapan dilakukan aparat. Mendapati ada petugas datang, pelaku kocar-kacir berusaha kabur. Para pembalap dengan motor modif mencoba kabur dari segala penjuru arah. Tetapi semua pintu sudah disekat petugas, dan mereka bisa dengan mudah diamankan. (ras/mik)
Polres Blitar Kota Support Warga yang Menjalani Isolasi Mandiri FOTO: MEMORANDUM/FDN
Kompol Nur Halim memberikan vitamin dan sembako kepada warga.
Sementara itu, Kapolsek Sananwetan Kompol Mujianta mengatakan, selain memberikan bantuan vitamin dan roti untuk tenaga medis.
Kombespol Jhonny Eddison Isir memberikan masker ke pedagang pasar pagi Tugu Pahlawan.
Polrestabes Surabaya Gandeng Bonek
Bagikan 1 Juta Masker
“Polres Blitar Kota juga memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak pandemi virus corona,” pungkas Kompol Mujianta. (pra/mik)
Kapolres Lumajang Hadiri Silaturahmi Paguyuban Taji Semeru
Surabaya, Memorandum Demi mempercepat penanganan pandemi Covid-19, Polrestabes Surabaya bersama Bonek Mania membuat aksi gerakan #WANIMASKERAN. Sebagai sasaran pertama, Bonek didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Eddison Isir membagikan masker ke pedagang dan
pengunjung pasar pagi Tugu Pahlawan, Minggu (19/7) pagi. Gerakan #WANIMASKERAN ini serentak dilaksanakan oleh seluruh
Bonek di Surabaya. “Ini salah satu bukti bentuk kontribusi dan gotong royong dari kawan Bonek. Dan saya di sini untuk mendukung Gerakan Satu Juta Masker ini,” ujar Kombespol Jhonny Edison Isir, kemarin. Gerakan ini juga bisa disebut den-
gan gerakan Tri Wani. Artinya, masyarakat harus wani maskeran, wani cuci tangan, dan wani jaga jarak. Gerakan ini digaungkan semata-mata guna mencegah penyebaran Covid-19. “Dengan ini, semoga Kota Surabaya khususnya bisa kembali zona hijau,” tandas Isir. Sementara itu, koordinator Tribun
Kidul, Devara Noumanto atau akrab yang disapa Sinyo, menegaskan jika gerakan ini bertujuan menghijaukan kembali Kota Surabaya dari zona merah Covid-19. “Kami membagikan 3.000 masker. Di sekitaran Pasar pagi Tugu Pahlawan karena di pasar rentan dengan kerumunan,” kata dia. (fdn/mik)
bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif di masingmasing tempat tinggalnya. “Tidak banyak yang kami lakukan pada acara tersebut. Kami hanya mengajak berdialog dengan para undangan yang hadir tentang seni dan budaya, juga tentang seputaran keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang ada di lingkungan masing-masing,” tuturnya. Dikatakan olehnya, ke-
amanan itu adalah kesepakatan bersama. Untuk itu agar lingkungan masyarakat menjadi aman, maka harus dilakukan kesepakatan bersama diantaranya adalah menghidupkan kembali sistim keamanan lingkungan (siskamling) dengan cara berjaga bergantian. “Jika ingin lingkungan aman, maka masyarakat harus membuat kesepakatan bersama,” pungkasnya. (tri/mik)
FOTO: MEMORANDUM/RUL
tuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar Sugeng. Kapolsek menambahkan, bahwa kampung tangguh semeru perlu partisipasi dan peran serta dari masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. an “Kami berharap, dengan kita berikan semua fasilitass ditiap Kampung Tangguh Semeru, agar masyarakat sehat dan bisa menerapkan protokol kesehatan,” jelas Sugeng. Sementara itu, Kepala Desa
AKP Sugeng Prayitno memberikan ember kepada Kepala Desa Kurung.
Kurung Musyafa mengatakan, “Kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Kapolres Pasuru-
an dan Bapak Kapolsek yang sudah memberikan bantuan kepada desa kami,” ujarnya. (*/rul/mik)
syara syarakat menggunakan masker d dan mematuhi protokol kes kesehatan,” terangnya. Imbauan bukan hanya ke pengunjung, p tetapi para p pemilik dan pengelola kafe ju diimbau untuk mejuga m matuhi protokol kesehata agar dapat menekan an penyebaran Covid-19. Di antaranya penggunaan masker, jaga jarak dan mencuci tangan. Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko menyampaikan, razia ini dilakukan secara rutin di beberapa tempat. “Harapannya, masyarakat akan semakin patuh terhadap protokol kesehatan,” terangnya. (*/ari/mik)
AKBP Hendri Umar memantau razia tim gabungan di salah satu kafe.
4 Titik Traffic Light Jadi Kawasan Physical Distancing
Kapolsek Kejayan Salurkan Bantuan Kapolres untuk KTS Desa Kurung Pasuruan, Memorandum Polsek Kejayan, Polres Pasuruan memberikan bantuan keperluan untuk Kampung Tangguh Semeru (KTS) di Desa Kurung, guna meminimalisir penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polres Pasuruan, Sabtu (18/7). Kapolsek Kejayan AKP Sugeng Prayitno mengatakan, bantuan yang diberikan berupa bilik semprotan disinfektan, prebiotik untuk disinfektan, prebiotik untuk diminum, beras, dan APD adalah bentuk kepedulian kapolres pada masyarakat. ”Intinya Kampung Tangguh Semeru yang di singkat KTS ini adalah keperdulian masyarakat un-
tara lain Cafe Jemblung, Ngesis ian’s Cafe II, Oksigen Café, Bian’s Café, Foto Copy Café dan enFocus Café. Petugas menafe ertibkan pengunjung kafe n yang tidak menggunakan masker. n Bersamaan dilakukan g rapid test pada pengunjung dan pengendara motor di area tersebut sebanyak 60 orang. Tes ini untuk mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19 sehingga dapat dilakukan cegah dini. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan, kegiatan ini untuk menertibkan penggunaan masker dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan. “Kami mengimbau agar ma-
FOTO: MEMORANDUM/ARI
kami sengaja datang di acara silaturahmi paguyuban Taji Semeru untuk saling mengenal satu sama lainnya,” ujar Deddy, Minggu (17/7). Adapun maksud dan tujuan menghadiri acara tersebut, lanjut kapolres, untuk bersilaturahmi dan menjalin pesaudaraan sesama umat manusia. Tak lupa, ia juga mengajak para undangan yang hadir untuk
Malang, Memorandum Untuk mencegah penyebaran Covid-19, tim gabungan melibatkan Forkopimda Kabupaten Malang melakukan patroli cipta kondisi penegakan disiplin protokol kesehatan masa adaptasi kebiasaan baru. Kali ini, patroli menyasar wilayah Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Sabtu (18/7) malam. Kegiatan ini dipantau langsung para pemangku wilayah seperti Dandim 0818/ Kab Malang – Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, Pj Sekda Kab MalangWahyu Hidayat. Tim gabungan menyasar kafe di kawasan Kecamatan Dau, an-
Malang, Memorandum Empat titik lokasi traffic light (lampu lalulintas) di Kota Malang, dibuat menjadi kawasan physical distancing. Lokasi itu meliputi kawasan Rajabally Jalan Semeru, depan Hotel Savana Jalan S Parman, perempatan lapangan Rampal Jalan Mayjend Wiyono, serta depan PLN di Jalan Basuki Rahmad. Pembuatan titik physical distancing ini, dengan mengecat jalan berbentuk huruf U. Pada cat yang berbentuk huruf U itu merupakan titik henti sepeda motor disaat lampu merah. Sehingga mirip dengan garis start ajang balap motorGP. “Pembuatan titik physical distancing ini, untuk mendukung masa transisi menghadapi new normal life. Sebab salah satu potensi terjadinya kerumunan masyarakat itu di traffic light,” terang Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Ramadhan
Nasution. Sebelumnya, kawasan perempatan Rajabally menjadi lokasi pertama yang dilakukan pengecatan. Prosesi dilakukan malam hari, untuk meminimalisir kemacetan terhadap para pengguna jalan. Dalam pembuatannya, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Perhubungan dan Kodim 0833 Kota Malang. Setiap pengendara motor yang berhenti di traffic light wajib mematuhi aturan physical distancing ada tanda cat yang sudah disiapkan. “Pengendara sepeda motor, harus berhenti pada titik yang telah ditentukan. Karena sudah berjarak. Mengingat, pengguna sepeda motor, tidak terlindungi dan terhalang oleh body kendaraan,” sambung Rama. (edr/mik)
AKP Ramadhan Nasution memberikan sosialisasi di s salah satu titik physical distancing.
Pasuruan, Memorandum Untuk meminimalisir angka kejahatan, balap liar, dan penyebaran Covid-19, Polres Pasuruan Kota bersama Kodim 0819/ Pasuruan, Dishub, dan Satpol PP melaksanakan kegiatan public address di wilayah Kota Pasuruan, Sabtu (18/7). Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Priyanto mengatakan, patroli malam Minggu ini dilaksanakan sebagai kegiatan sosialisasi kepada masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan yang ketat dalam mengahadapi new normal life. “Bila kita menemukan masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesahatan (tidak memakai masker), maka kita berikan hukuman sosial yaitu membersikan halaman di sekitar mereka berada,” ucap Priyanto. Sasaran patroli dengan rute sebagai berikut dengan diawali dari Jalan Gajah Mada - Jalan Panglima Sudirman - Jalan Untung Suropati - Jalan Setia Budi
Kompol Priyanto didampingi Kasatlantas AKP Achmadi mengimbau para pemuda agar menerapkan physical distancing.
- Jalan Patiunus - Jalan Sultan Agung - Jalan Dr. Wahidin SH Jalan Pahlawan - Jalan Balaikota - Jalan Komodor Yos Sudarso Jalan Soekarno Hatta - Jalan KH Wachid Hasyim - Jalan Gajah Mada Mapolres Pasuruan Kota. “Selain menindak yang ti-
dak mentaati protokol kesehatan. Kami juga melakukan penindakan terhadap pengendara yang tidak mempunyai surat - surat dan knalpot brong, ada 50 Unit kendaraan yang tidak mempunyai surat kelengkapan,” jelas Priyanto.
“Kami berharap, untuk masyarakat kota Pasuruan agar mentaati protokol kesehatan, wajib memakai masker. Karena sampai saat ini masih ada beberapa masyarakat yang mengabaiakan anjuran pemerintah,” tambah Priyanto. (*/rul/mik)
Probolinggo, Memorandum Sinergitas Polres Probolinggo Kota bersama Kodim 0820/ Probolinggo, direalisasikan dalam membuat markah pembatas di empat kawasan traffic light, Minggu (19/7). Langkah tersebut diikuti tiga pilar Mayangan dan Kanigaran membuat dua garis marka pembatas di kawasan simpang empat umbul jalan Soekarno Hatta, simpang empat King, Jalan Panglima Sudirman dan simpang empat Kecapan. “Upaya apa saja yang dirasa berguna untuk mencegah penyebaran Covid-19 boleh dilakukan asal tidak menyalahi aturan. Membuat marka jalan sebagai batas berhentinya kendaraan pada saat lampu merah adalah untuk protokol kesehatan yakni physical distancing atau jaga jarak aman,” ujar Kapolsek Mayangan Kompol Bambang Ponco Utomo, kemarin. Hal senada disampaikan Danramil 01/0820/ Probolinggo Kapten Cpl Eko Saputro. Ia mengatakan, setiap pengendara yang berhenti di traffic light wajib mema-
Anggota tiga pilar Mayangan mengecat jalan di traffic light.
tuhi aturan physical distancing. Markah pembatas juga memisahkan antrian antara kendaraan roda dua dan roda empat saat berhenti di traffic light. “Jadi semua itu untuk mendukung masa transisi ini menghadapi New Normal Life. Sebab salah satu potensi terjadinya kerumunan masyarakat itu di traffic light,” tuturnya.
Camat Kanigaran Agus Riyanto sangat mendukung pembuatan markah pembatas jalan kendaraan di setiap traffic light. Selain dapat memberikan jarak antar pengendara untuk mendukung physical distancing, pemberlakuan markah jalan pembatas terebut juga akan memberikan kesan lalu lintas yang rapi dan tidak semrawut. (mhd/yud/mik)
Kapolresta Optimistis Sidoarjo Zona Hijau dari Covid-19
FOTO: MEMORANDUM/EDR
AKBP Deddy Foury Millewa bersama para undangan di acara silaturahmi.
antara pembeli dan pelayan, penerapan pager messenger juga bisa meminimalkan penambahan karyawan. “Kalau kayak gini, begitu pesanannya ready langsung bisa diambil. Kan artinya bisa mengurangi jumlah karyawan juga, sehingga ongkos produksi bisa ditekan dan penghentian karyawan di masa pandemi juga bisa dihindari,” tuturnya. (fir/mad/mik)
3 Pilar Mayangan Buat Markah Pembatas Kendaraan
Kapolres Malang Tertibkan Disiplin Bermasker FOTO: MEMORANDUM/TRI
Lumajang, Memorandum Komunitas masyarakat suku Tengger, Bromo, yang ada di Kabupaten Lumajang, Pasuruan, dan Probolingo, menggelar acara silaturahmi paguyuban Taji Semeru, Minggu (19/7). Kegiatan yang digelar di Desa Karangsari, Kecamatan Sukodono itu, dihadiri Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury bag, Millewa bersama para kabag, kasat dan pejabat lainnya.. Adapun tujuan acara ini adalah untuk memperkuat tali silaturahmi sesama warga yang tinggal di lereng Gunung Bromo untuk menjaga keru-kunan umat beragama. g Kapolres Lumajang Deddy Foury Millewa mengatakan, silahturahmi tidak hanya dilakukan kepada manusia. Selain itu, silaturahmi juga tidak boleh memandang ras, golongan, etnis mupun agama. “Tetapi silaturahmi itu bisa dilakukan kepada manusia maupun alam semesta. Siang ini,
juga bisa diminimalkan. “Bisa kita lihat juga ada pembatas mika antara pembeli dan karyawannya dan di meja pembeli juga dipasang mika yang sama. Ini bisa menjadi contoh warungwarung lainnya sebagai alternatif menuju adaptasi kebiasaan baru (AKB),” jelasnya. Owner Hakui, Mohamad Rosid menuturkan, selain bisa meminimalkan kontak
Polres Pasuruan Kota Patroli Skala Besar Antisipasi Covid-19
FOTO: MEMORANDUM/PRA
Blitar, Memorandum Polres Blitar Kota memberikan bantuan tiga kardus vitamin dan roti bernutrisi sekaligus men-support kepada warga Kelurahan Rembang, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, yang sedang menjalani isolasi mandiri pencegahan corona, Sabtu (18/7). Rombongan Wakapolres Blitar Kota Kompol Nur Halim berserta PJU dan tim kesehatan Polres Blitar Kota langsung menuju Posko Covid-19 Al Huda, Kelurahan Rembang. Bantuan vitamin dan roti bernutrisi itu untuk menambah stamina para warga yang menjalani isolasi mandiri. Penyerahan bantuan itu diberikan langsung oleh Wakapolres Blitar Kota Kompol Nur Halim. “Kami mewakili Kapolres Blitar Kota menyerahkan bantuan vitamin dan roti kepada para warga yang sedang melakukan isolasi mandiri,” ujar Nur Halim. Ia mengatakan, bantuan vitamin dan roti bernutrisi itu untuk menjaga stamina para warga yang dalam tes reaktif dan saat ini diwajibkan untuk menjalani isolasi mandiri.
AKBP Eva Guna Pandia memotong pita peresmian kafe tangguh.
FOTO: MEMORANDUM/RUL
liar di Jalan Ki Lemah Duwur sepanjang kurang lebih 300 meter. “Ternyata informasi itu benar adanya,” kata Wahyudi. Sekitar pukul 02.20 seusai apel siaga, puluhan anggota gabungan segera melucur ke lokasi. Seperti biasanya, ajang balap liar itu menjadi tontonan
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Bangkalan, Memorandum Tim gabungan razia 21 Polres Bangkalan terdiri dari anggota satlantas, satsabhara, satintelkam, dan satreskrim, menggelar operasi skala besar ajang balap liar di sepanjang Jalan Raya Lemah Duwur, Kelurahan Bancaran, Minggu (19/7) dini hari. Sebanyak 28 motor roda dua yang digunakan untuk balapan diamankan. Selain mengamankan motor, petugas juga mengamankan puluhan peserta balap liar. Mereka lalu dibawa ke Mapolres Bangkalan guna pemeriksaan lebih lanjut. Kabag Ops Kompol Wahyudi mengatakan, kegiatan razia ini berlangsung mulai pukul 01.00 s/d 03.00, dengan dibantu oleh Kasatlantas AKP Andhika Mizaldy Lubis, Kasatreskrim Agus Sobarnapraja, dan sejumlah PJU. Malam itu, kata Wahyudi, anggotanya mendapat informasi bahwa Minggu dini hari bakal digelar ajang balap motor
Kafe Tangguh Semeru Diresmikan Kapolres Pandia
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Tim Gabungan Polres Bangkalan Amankan 28 Motor Balap Liar
Sidoarjo, Memorandum Untuk menggelorakan pola hidup sehat dari Covid-19, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji terus mengampanyekan kebiasaan untuk berolahraga, Sabtu (18/7). Kapolresta bersama pejabat utama, kapolsek jajaran, dan pengurus Bhayangkari Cabang Kota Sidoarjo, olahraga bersepeda dari Mako Polresta Sidoarjo menuju Balai Desa Kedungkendo, Candi. “Ayo olahraga dan tetap jaga jarak, jangan lupa pakai maskernya,” sapa Sumardji mengajak warga yang ditemui. Sesampainya di Balai Desa Ke-
Kombespol Sumardji dan pejabat utama bersepeda dari mapolresta menuju ke Desa Kedungkendo, Candi. FOTO: MEMORANDUM/LUD
dungkendo, rombongan mengecek Posko Kampung Tangguh dan melakukan kegiatan bakti sosial bersama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur dengan membagi 240 paket sembako dan masker. “Semua harus turun bergerak
ar cepat. Mari bersama gencar omenerapkan disiplin protomis, kol kesehatan. Kami optimis, d 19 di angka kesembuhan Covid-19 desa, kemudian kecamatan hingga kabupaten dapat secepatnya terwujud. Sehingga Sidoarjo segera menjadi
zona hijau,” ujarnya. Ketua PMII Jatim Abdul Ghoni, juga mendukung upaya pemerintah dan TNI-Polri dalam menggelorakan disiplin penerapan protokol keseha kesehatan. S Sementara itu, Kepala Desa Kedu dungkendo Hartoyo mengatakan, di desanya peran Kampung Tanggu guh Semeru (KTS) sebagai salah sa satu percontohan di Kecamatan C Candi. KTS di Candi ini, masih terus aktif m menjalankan program-program penangkalan Covid-19. Termasuk menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan. (lud/jok/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SENIN PAHING, 20 JULI 2020 HALAMAN 8
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Sumenep, Memorandum Suhu politik di Kabupaten Sumenep jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun ini memanas. Kendati pendaftaran calon bupati-wakil bupati sesuai jadwal KPU berlangsung pekan pertama September 2020, namun rekomendasi dari DPP (dewan pimpinan pusat) beberapa partai, sudah panasi suhu politik. Apalagi nama yang muncul berbeda keinginan antara pusat dengan daerah. dan bacawabup Kiai Ali Fikri juga sudah resmi diusung PKB dan Demokrat. Termasuk kemungkinan PPP yang surat rekomendasi dari DPP juga menyebut kedua nama tersebut. Dikonfirmasi SK yang sudah dikantongi dari Hanura, Fattah Jasin membenarkan. “Kenapa ramai? Insyaallah benar. Tanya saja sama yang bawa rekomnya,” ujar Fattah Jasin kepada Memorandum, Minggu (19/7). Atas tambahan dukungan dari Hanura,
tidak logis kalau tiba-tiba turun sama orang lain,” tegas Nyai Eva. Sementara polemik rekomendasi nama yang berbeda juga berpotensi melanda PPP. DPC bahkan sudah menggelar rapat pimpinan cabang (rapimcab) yang memutuskan KH Moh Shalahuddin A Warits (Ra Mamak) sebagai bacabup. “Itu sesuai hasil Rapimcab PPP Sumenep yang digelar beberapa waktu lalu. Ra Mamak diusung sebagai Bacabup Sumenep 2020-2025,” kata Ketua Desk Pilkada DPC PPP Sumenep K Ahmad Salim. Sedangkan informasi yang beredar, DPP PPP justru memberikan rekom kepada pasangan Fattah Jasin-Kiai Ali Fikri. Jika itu terjadi, potensi koalisi besar yang digadang-gadang dibangun untuk memenangkan Fattah Jasin-Kiai Ali Fikri bisa tergerus. Sama dengan Nyai Eva, Ra Mamak berstatus ketua DPC PPP Sumenep saat ini. (*/aan/epe)
SK DPP Hanura yang hanya berselang sehari dengan keluarnya rekom dari DPP PPP menjadi polemik di tingkat DPC.
FOTO: MEMORANDUM/TYO
Dalam dua hari beruntun, dua rekomendasi dari DPP Partai Hanura dan DPP PPP, jadi pembicaraan di Sumenep. DPP Partai Hanura misalnya, mengeluarkan surat keputusan mendukung Fattah Jasin dan Kiai Ali Fikri di Pilkada Sumenep 2020. Padahal kader sekaligus ketua DPC Hanura Sumenep, Nyai Hj Dewi Khalifah saat ini menjadi bacawabup (bakal calon wakil bupati) mendampingi cabup dari PDI Perjuangan, Achmad Fauzi. Selain Hanura, bacabup Fattah Jasin
Fattah Jasin mengaku sangat bersyukur atas amanah yang diberikan. “Ini amanah dari Allah. Rekomnya sudah saya terima,” tegas bacabup yang saat ini menjabat kepala Bakorwil IV Madura. Jawaban berbeda muncul dari ketua DPC Hanura, Nyai Hj Dewi Khalifah. Dia mengaku belum mengetahui rekomendasi Hanura turun kepada rival politiknya, Fattah Jasin. Menurut Nyai Eva, jika rekomendasi Hanura sudah turun mestinya ia lebih awal yang mengetahui selaku ketua DPC Sumenep. Tapi sampai saat ini pihaknya mengaku tidak menerima tembusan rekomendasi tersebut. Pengasuh Pondok Pesantren Aqidah Usymuni Tarate itu menegaskan, hingga sekarang rekomendasi Hanura secara resmi belum turun. “Intinya DPC Hanura Sumenep sudah mengirimkan nama calon ke DPP. Yaitu pasangan Fauzi-Eva. Sangat
FOTO: MEMORANDUM/IST
Rekom Berseliweran, Suhu Politik Sumenep Memanas
Anggota Koramil 0830/06 Benowo, Kodim Surabaya Utara, dibantu warga lakukan pengecatan markah jalan starting grid.
Ala MotoGP, Cegah Penyebaran Covid-19
FOTO: MEMORANDUM/URI
Surabaya, Memorandum Upaya pencegahan dan memutus rantai penyebaran Covid-19 terus dilakukan berbagai pihak, seperti yang dilakukan Koramil 0830/06 Benowo dengan membuat markah jalan starting grid ala motoGP di beberapa traffic light. Pengecatan markah jalan khusus itu untuk pemberhentian kendaraan roda dua. “Dibuat berjarak sekitar 1 meter sesuai protokol kesehatan covid-19,” ujar Danramil Benowo Mayor Hendi, Sabtu (18/7) malam. Dijelaskan Hendi, pembuatan markah jalan ini ini untuk menekan penyebaran covid-19 yang terus terjadi sesuai arahan Pangdam V/Brawijaya. “Untuk pelaksanaannya kami berkoordinasi dengan forkopimka yang ada di wilayah,” lanjut Hendi. Dandim 0830/Surabaya Utara Kolonel Inf Sriyono menyampaikan, pengecatan markah jalan ini juga harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat agar tetap mengedepankan protokol kesehatan termasuk di jalan raya. “Harapannya agar sebaran covid-19 di wilayah Surabaya dapat ditekan,” ujar Sriyono.(tyo/epe) Kaum hawa mulai diincar jadi kaki tangan jaringan narkoba di Sumenep.
Ilustrasi anak kecanduan game online.
Orang Tua Resah Game Online Pamekasan, Memorandum Sunarmi (44), warga Desa Tebul Barat, Kecamatan Pegantenan, tidak dapat menahan luapan emosinya. Penyebabnya, sehari dia harus berkeliling kampung 3-4 kali mencari anaknya yang kecanduan game online. Padahal A (8), baru duduk di kelas 2 SD. Beberapa waktu lalu, bahkan sempat tidak pulang hingga larut malam. “Kalau sudah main game online, bisa dari pagi sampai malam. Lupa makan lupa mandi tidak pulang-pulang sama teman-temannya,” keluh Sunarmi. Karena itu, dia tak kuasa menahan marah ketika menemukan A masih asyik dengan layar gadget ketika diajak pulang. Ponsel yang dibuat bermain game online itu akhirnya jadi sasaran. Dibanting hingga rusak. “Anak saya sudah kecanduan game di handphone sejak sekolahnya ditutup. Sehari-hari kegiatannya ya bermain game online dari pagi sampai malam,” tambahnya. Terhitung, kondisi itu sudah berjalan sejak 3 bulan terakhir atau ketika kegiatan pendidikan diputuskan dilakukan secara daring mengantisipasi penyebaran wabah covid-19. Sunarmi bersama ibu-ibu lainnya di Tebul Barat bahkan berencana turun ke jalan menuntut sekolah dibuka kembali. “Saya takut anak saya bodoh, makanya saya ikut kalo ada demo menuntut sekolah dibuka lagi,” ungkap dia.(sjk/epe)
Sumenep, Memorandum Masifnya penyalahgunaan narkoba, khususnya jenis sabu, membuat Kapolres Sumenep AKBP Darman berang. Dia menabuh genderang perang dengan melakukan pengawasan ekstra, termasuk di wilayah kepulauan guna memberangus jaringan pengedar kristal haram tersebut kendati dihadang
keterbatasan personel. “Banyak jalur tikus ditambah keterbatasan personel kepolisian sehingga jalur-jalur rawan sulit terpantau. Kendati demikian, jajaran polsek di kepulauan banyak melakukan pengungkapan kasus. Ini harus diapresiasi,” terang kapolres, Minggu (19/7). Statemen itu merujuk pada
kondisi geografis Sumenep yang terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan. Namun, kendala itu tidak menyurutkan AKBP Darman untuk memerangi peredaran narkoba. “Itu merupakan komitmen kami dalam memberantas peredaran narkoba tidak hanya di kepulauan melainkan di daratan juga,” imbuhnya.
Kapolres berharap, komitmen ini didukung masyarakat untuk bersama menjaga Sumenep dari kaki tangan peredaran narkoba yang diketahui banyak berasal dari luar daerah. “Sangat memprihatinkan. Maraknya peredaran narkoba ini harus dihentikan dengan bahu membahu semua elemen. Masyarakat harus ikut
serta dalam melakukan pencegahan,” terang kapolres. Luasnya wilayah yang harus di-cover, memang tidak bisa dengan hanya mengandalkan jajaran personel polisi. Peran masyarakat disebut kapolres jadi salah satu solusi memerangi narkoba. Khususnya di masa pandemi covid-19 ini.(uri/epe)
Pasien Tanpa Gejala Diisolasi Mandiri Sumenep, Memorandum Pasien positif covid-19 dan orang tanpa gejala (OTG), saat ini tidak selamanya harus dirawat di rumah sakit atau pusat karantina. Mereka juga dapat mengajukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Hal itu sesuai surat keputusan (SK) Kementerian Kesehatan (kemenkes) Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang pedoman pencegahan dan pengendalian Coronavirus Diseases 2019 (Covid-19). Dalam surat keputusan itu, ada perubahan istilah orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), dan orang tanpa gejala (OTG) menjadi kasus suspect, kasus konfirmasi (bergejala dan tidak bergejala), dan kontak erat. Selain itu, terdapat penyesu-
FOTO: MEMORANDUM/URI
FOTO: MEMORANDUM/SJK
Banyak Jalur Tikus, SDM Terbatas
Rapid test yang dilakukan tim medis dalam rangka memutus penyebaran virus corona di Sumenep.
aian ketentuan pasien yakni pasien dianggap sehat atau selesai menjalani isolasi hanya dengan sekali pemeriksaan swab kecuali
disertai penyakit penyerta dan masih belum dimungkinkan untuk pulang dari rumah sakit. “Kalau pasien suspek OTG
diarahkan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing tentu tetap dengan pengawasan tenaga medis,” terang Humas
Satgas Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, Minggu (19/7). Perkembangan kasus suspect terbaru kemarin, mengalami penambahan delapan kasus. Meski ada tambahan kasus pasien sembuh di hari yang sama sebanyak 12 pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD dr H Moh Anwar Sumenep. Adanya tambahan kasus dan pasien sembuh jumlah kasus di kabupaten Sumenep menjadi 174 pasien angka kesembuhan berjumlah sembuh 87 pasien. Masyarakat tetap diimbau mematuhi protokol kesehatan. “Karena itu kunci utama dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Sumenep,” tutup Ferdiansyah. (uri/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
TRENGGALEK
SENIN PAHING, 20 JULI 2020 HALAMAN 9
KABIRO TRENGGALEK: Hamzah Abdillah. WARTAWAN: Agus Purwanto, Ahmad Yulis. ALAMAT : Jalan Wr Supratman Gang Parangjanoko no 4, Kelurahan Sumbergedong, Kec/Kab Trenggalek.
Bidan Miliki Peran Penyelamatan Ibu dan Anak Trenggalek, Memorandum Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini meminta bidan mengambil peran penting untuk menyelamatkan ibu dan anak. Hal itu disampaikan ketika membuka Muscab VII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Trenggalek di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Minggu (19/7). Suasana sidang paripurna di gedung DPRD Trenggalek.
LKPj Bupati Berjalan Mulus Trenggalek, Memorandum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek menggelar sidang paripurna, Jumat (17/7). Kali ini penyampaian jawaban bupati atas pertanyaan fraksi-fraksi DPRD terkait LKPj Tahun Anggaran 2019. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Agus Cahyonoyang memimpin sidang paripurna itu menjelaskan, jawaban Bupati Trenggalek terhadap LKPj 2019 berjalan mulus. “Apalagi laporan keuangan APBD tahun ini mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK,”tuturnya. “Meskipun dianggap wajar, fraksi-fraksi DPRD memberikan penekanan terhadap beberapa hal. Seperti mengenai besaran deviden yang ditransfer ke kas daerah dari penyertaan modal yang dilakukan,”tuturnya. Beberapa pertanyaan diajukan Fraksi DPRD sebelumnya yang terbagi ke dalam klasifikasi pendapatan dan belanja daerah. “Seperti halnya penggalian sumber pendapatan mengingat transfer dana bagi hasil dari pusat yang berkurang tajam,”tegasnya. Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menerangkan, pihaknya sudah sampaikan semua jawaban dan semua fraksi dalam tanggapannya dapat menerima jawaban ini. “Ada beberapa pertanyaan yang perlu dikonfirmasi dari beberapa investasi kami di beberapa bank daerah seperti Bank Jatim, BPR Jwalita, dan BPR Jatim,” ungkap Nur Arifin. Arifin melanjutkan, pi-
haknya akan klarifikasi dari beberapa teknik, sebenarnya berapa saham yang dipunyai. Terus berapa yang di transfer ke rekening kas dan berapa laba yang ditahan. “Ini sebagai penguatan modal,” jelasnya lebih lanjut. Bupati Trenggalek ini berjanji akan melakukan evaluasi mulai dari proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan sehingga serapan belanja bisa lebih optimal dan
dampaknya dapat segera dinikmati oleh masyarakat. “Kami akan melakukan langkah-langkah pengembangan dan penggalian sumber-sumber pendapatan, perbaikan manajemen pengelolaan, meningkatkan promosi wisata baik melalui media cetak maupun online. Melakukan penambahan atraksi wisata dan fasilitas umum di destinasi wisata,”pungkas Mochamad Nur Arifin. (gos/ham/udi)
“Selama ini kerja IBI juga lumayan cukup luar biasa. Yang perlu saya tekankan di new normal atau sebelum new normal, angka kematian ibu bayi di Kabupaten Trenggalek juga tidak sedikit,” ungkapnya. Ada yang karena hipertensi, kurang gizi, dan sebagainya. Ditambah lagi kondisi di era new normal ini mengambil peran penting untuk menyelamatkan ibu dan anak. “Baik itu di masa awal kehamilan hingga kelahiran bisa selamat,” ungkap Novita. Selain keselamatan ibu dan anak, Novita Hardini ini juga menyinggung mengenai pentingnya edukasi pranikah kepada remaja. Para remaja ini tidak gegabah dalam pergaulan
Ketua TP PKK Novita Hardini membuka Muscab VII IBI Kabupaten Trenggalek.
dan mampu menata kehidupan kelaknya dengan baik dengan perencanaan yang matang. “Bagaimana tentang pembuahan dan kehamilan yang aman. Masa mengurusnya sampai anak itu lahir. Begitu juga dengan pengasuhannya bagaimana,” imbuhnya. Disinggung perbedaan antara IBI dan PKK, Novita dengan
PROPERTI
RUMAH DIKONTRAKKAN
PARANORMAL
ANEKA KEBUTUHAN
SURABAYA
Rumah Dikontrakkan / Kantor Persil, Jln Raya Demak (Purwodadi Utara) Hub:
Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS)
SURABAYA
RUMAH DIJUAL Dijual Rmh+Toko+Gudang LT:9x70m Sbelah RM Gempol Asri(murah siapa cpt pasti dpt) Hub:Bpk.Misdi 082245776551 WA 081259751946 Jual rumah. UK: 7,5 x 16 m,2 lantai, SHM, Jl. Semolowaru Utara 1, Sukolilo SBY, Mobil Masuk. Hub: 081905023580 ( tlp/Wa)
081216842204 - 0811337368.
TANAH DIJUAL DIJUAL TANAH 5X20, SHM. Jl.Tambakwedi Jaya III/70.Rp400Jt.Nego.HP 0812-1770-3657 (wa).
KOS-KOSAN Kost Single Jl.Jemur Ngawinan 1/45K Belakang TPA Barokah No. 59, Daerah IAIN, A.Yani 081253423160.
PIJAT KEBUGARAN Kebal Bacok (langsung dites), Tumbal Usaha, Bisnis, Penglaris, Memisahkan PIL/WIL, Pacar Lari, Susah Jodoh dll. Sedia: Bulu Perindu,Bedak Cleopatra, Gurah Hidung, Gurah Vagina, dll.
Pijat Refleksi Totok Saraf Telp/WA. 085100644266
MALANG
ELEKTRONIK DICARI
38.22/06-25/07
MASSAGE FOR WOMEN HUB: WA 08223034-4471.
WORO-WORO!!!
Rumah Pijat 27 sudah buka lagi seperti biasa!!! Tetap ada diskon mandi uap free protokol kesehatan, Anda Wajib pake masker cuci tangan masuk ke bilik steril suhu badan diukur thermo gun tangan / punggung disemprot dengan sanitazi dll.
Semua sudah kami siapkan agar aman & nyaman ! Hub: Jl. Petemon Timur 27 Sby
TANAH DIJUAL
telp. 031-5465030
Jual Tanah Kavling luas 410m2 dekat daerah wisata pasar Lawang.300 Jt AJB terpasang Listrik 1.300 watt WA:081335776262,
LOWONGAN
SALON MOBIL 38.22/06-25/07
38.20/06-24/07
SHOW ROOM
EDY TRAPY
RATU PENAKLUK CINTA
BAHAN BANGUNAN
Menangani selaga problem sulit JODOH, dan rejeki, dan juga SUSUK buat segala keperluan. BUKA AURA UNTUK BISNIS, BEDAK PELET, PENGLARIS, dan juga TERAPI segala PENYAKIT. Perum Griya Karya Sedati Permai Blok BA No.1 RT 29 RW 12 Sedati Gede Juanda
URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensia koral, Bata Merah/Bata Pres MRH/Bata Umpak/Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick up / Borongan Wil Sby Timt. Hub: 081331583815/085102880022.
DJIAJENG.S (Mahar 50 rb)
SEMBUHKAN : SAKIT MOTOR BEKAS + BARU NYERI SENDI, URAT KEJEPIT, Segala Merk Sport & Bebek KANGKER, Kredit KTP LuarMAAG, Kota, KostDLL. bisa dilayani HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya HUB: TLP/SMS : 085337010407 031-5043081 -5048607 - 085100583104 38.11/07-15/08
KURSUS Bimbingan Belajar Matematika,Kimia,Fisika NIMA Sby Hub : 081216894862.
SEDOT WC Jitu Ahli Sedot Saluran Air & Sedot WC Mampet, Tanpa Bongkar Kimia, Terima Kuras Sumur, Tandon, Kolam, Sedot WC, Dorongan. Kenjeran:031-5150.3330 Rungkut: 0851.0877.7759 Mayjen:0851.0777.7715.
KEHILANGAN
081333477677.
PENGOBATAN
CV.TOP Ahli Pendinginan AC Split Cuci 45 Freon 75, Bongkar 125 / Pas 175. Ahli kipas, msn cuci, Central/Chiler, Casetta, Whiter, Dispenser, P.air, TV, DVD, dll.J/B AC bekas. Kjrn:031-5150.3333 Rkt:0851.0777.7754 Myjen 031-5150.3332.
Tlp.081332933195 WA 087732541691
HILANG BPKB ASLI spd MTR mt HND TH.00 Kehilangan STNK Jepang L.2051.DN AN.EDDY SUHANDA nopol L-5729-QM a/n IchaJL.TAMAN Mariska KENDANGSARI 11A SBY8A-71 KA.NZ125Td/a Kedinding Tengah SBY. S1055818 SIN.NZ125TSE1055818. HLG STNK AG-1319-DL AN HILANG BPKB ASLI TRUCK DYNA TH.00 SALAM DSN. PESANTREN DS. L.8096.UX HENRY LIMANTARA JATI KEC.AN.LIEM PURWOASRI KEDIRI. JL.SULUNG 89 D/16 SBY KA.MHF31BYHilang STNK Yamaha Vixion 43Y0046377w.hitam SIN.14B1657810. th’2013 W-4146-UJ HILANG BPKB ASLI MTR HND TH.08 An.Haris Supribadi D/a.Tebel Tengah Rw.05/01 Ds.Tebel L.6325.BU AN.RAGIL SRISda. WANCONO JL.RUNGKUT TENGAH 1C/24 SBY KA.MH1Kehilangan stnk W4095JO th. 2014 JB91178K382242 An. Riamat Ds. SIN.JB91E1381766. Ngepung RT 3/1 Kedamean Gresik HILANG BPKB ASLI MBL NISSAN TH.03 L.1215.CWstnk AN.MOCH ARIF DA. Kehilangan W4231KM th. 2014 PUMPUNGAN 5/68 SBY An. Agus Cahyoko Ds.KA.T30AO4347 Lebani Suko SIN.QR25099033A. RT 15/4 Wringin Anom Gresik Hilang BPKB No.H02199451 Mbl Truck merk Kehilangan stnk W2335MD th. Mitsubishi An.PT.Agnugra 2007 An.B-9241-PDA Anwari Ds. UjungsariKimia RT Ariwidya D/a.Jl. P Jayakarta Blk B 1/8 JP 6/1 Randuboto Sidayu73A Gresik Hilang STNK Spd MtrW6894HI Honda th»2010 Nopol Kehilangan stnk th. 2010 L-6213-DC An.Anita Da.wonokromo An. Rif’an Ds. Mauliyah Setrohadi RT 3/1 1/3 Rt.04 Rw.06 Sby.Gresik Duduk Sampeyan
tegas hal ini memang beda lini sehingga perlu ada kolaborasi yang baik, misalnya dengan PKK. “IBI punya bidang garap sendiri, PKK juga punya bidang sendiri,” tegasnya. Sebetulnya jika dilihat gabungan PKK, IBI, maupun beberapa organisasi wanita akan memudahkan dalam melakukan perannya untuk terjun
ke masyarakat. “Ketika memberikan edukasi ke masyarakat, semua pintu sudah dibuka. Ibu ada, PKK ada terus sektor kesehatan, ekonomi, pendidikan dari Himpaudi, IGTKI dan beberapa organisasi lain yang ikut andil memberikan edukasi kepada masyarakat,” tutup istri Mochamad Nur Arifin ini.(gos/ham/udi)
memorandum.co.id
MOJOKERTO-JOMBANG Residivis Tamiajeng Kembali Masuk Bui
memorandumredaksi @gmail.com
SENIN PAHING, 20 JULI 2020 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Kuli Bangunan Kurir Sabu
Mojokerto, Memorandum Satreskoba Polres Mojokerto membekuk seorang kurir narkotika jenis sabu-sabu yaitu Arjun Firmansyah (25), warga Perum Permata Indah, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri. Kasatreskoba Polres MoFOTO: MEMORANDUM/SUPARNO jokerto AKP Yogig Ardi Krish Arjun Firmansyah Tanto mengatakan, penangkapan tersangka merupakan hasil tindak lanjut dari masuknya informasi masyarakat tentang bakal terjadinya transaksi barang terlarang yang terjadi di Jalan Raya Dusun Tawangsari, Desa Ngrowo. “Merespon informasi tersebut, tim lalu bersiaga di lokasi. Hasilnya, satu tersangka berikut barang bukti berhasil diamankan,” ungkapnya, Minggu (19/7). Setibanya di lokasi, sambung kasatreskoba, petugas mendapati seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan. Gerak-gerik tadi, dengan terus mondar-mandir seperti layaknya telah menunggu seseorang. Yakin ialah kurir dimaksud, upaya penangkapan serta penggeledahan seketika dilakukan. “Selain tersangka kita amankan pula sejumlah barang bukti berupa sebuah paket sabu, serta sebuah handphone yang digunakan sebagai sarana melakukan transaksi,” sambungnya. Di hadapan Polisi, tersangka mengaku jika barang haram yang diantarnya diperoleh dari Cumaidi (23), yang juga berprofesi sebagai kuli bangunan, warga Desa Wunut, Kecamatan Mojoanyar. “Akibat perbuatannya, tersangka kita kenakan pasal 114 ayat 1 atau 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 10 miliar,” jelas Yogig. (no/rif)
Tak Bosan Tiga Kali Dipenjara
Mojokerto, Memorandum Sudah keluar masuk bui sebanyak tiga kali, namun masih saja tidak membuat jera Nanda Risky Dwi Kurniawan (24), warga Desa Tamiajeng, RT 04/RW 02, Kecamatan Trawas. Bagaimana tidak, ia justru kembali tertangkap Unit Reskrim Polsek Trawas pada Jumat (17/7) sekitar pukul 16.30. Sang residivis kembali berurusan dengan hukum lantaran telah mencuri sebuah tas milik korban Akhmad Busthomi (18), asal Dusun Sekolahan, Desa Klenong Ekor, RT 14/RW 04,
Kecamatan Banyu Anyar, Kabupaten Probolinggo. Kanitreskrim Polsek Trawas Ipda Bambang Sunandar mengatakan, tersangka diamankan saat bekerja sebagai tukang
parkir di Puncak Penanggungan, Kecamatan Trawas. “Saat ini perkaranya, sudah dalam tahap penyidikan lebih lanjut,” ujarnya, Minggu (19/7). Dijelaskan olehnya, aksi kejahatan yang dilakukan oleh tersangka berawal saat korban berniat melaksanakan Salat Ashar di Musala Baitussalam, Desa Tamiajeng. Setibanya di lokasi, korban meletakkan tas pinggang miliknya di teras tempat ibadah. “Selesai salat, korban bergegas menuju teras untuk mengambil tas pinggang miliknya, namun sudah tidak ada. Sementara di dalamnya
terdapat sebuah power bank, sebuah headset bluetooth, sebuah cas, serta uang tunai Rp 1,5 juta,” jelasnya. Sadar telah menjadi korban pencurian, korban pun melaporkan kejadian ke Polsek Trawas. Sementara itu, polisi yang langsung melakukan penyelidikan berhasil membekuk tersangka berselang beberapa jam setelah aksinya. Di hadapan penyidik, tersangka mengaku telah bolak-balik menghuni jeruji besi. Di antaranya pada tahun 2013 selama empat bulan dengan kasus perkelahian. Tahun 2016
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Nanda Risky Dwi Kurniawan.
dalam kasus pencurian uang, menjalani kurungan delapan bulan. Lalu menjalani kurangan selama satu tahun pada tahun 2019, dalam perkara pencurian handphone. “Tersangka kita kenakan pasal 362 KUHP, tentang pencurian. Dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” tegas Bambang. (no/rif)
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Petugas mengolah TKP di lokasi korban terjatuh.
Jatuh dari Jembatan Kedung Cinet, Pesepeda Meregang Nyawa Jombang, Memorandum Seorang pesepeda dilaporkan terjatuh di Jembatan Kedung Cinet Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Minggu (19/7) sekitar pukul 08.30. Korban adalah Sugeng Widiyanto (61), purnawirawan TNI AD warga Perumahan Candi Indah, RT 03/RW 09, Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang. Sesaat setelah terjatuh dari ketinggian 15 meter ke sungai sedalam 8 meter, korban masih dapat berenang. Namun ketika hendak dibawa ke RSUD Ploso, nyawanya tidak tertolong. Dipaparkan Kapolsek Plandaan AKP Akwan, saat kejadian, korban bersama 22 orang temannya bersepeda menuju Tempat Wisata Kedung Cinet Desa Klitih, Kecamatan Plandaan. Demi tujuan tersebut, rombongan berangkat dari Jombang menuju lokasi. “Korban beserta rombongan berangkat dari Jombang menuju lokasi,” paparnya, Minggu (19/7). Setelah gowes beberapa jam, sambung kapolsek, rombongan pun tiba. Lalu mereka melewati Jembatan Kedung Cinet. Nahas, saat giliran korban melintas melewati jembatan. Tiba-tiba ia terjatuh dari atas sepeda dan langsung terjun ke arah sungai. “Tidak hanya itu, ia juga seketika menghujam ke sungai yang memiliki jarak ketinggian kurang lebih 15 meter,” sambungnya. Mengetahui rekannya terjatuh, sontak anggota rombongan berniat untuk memberikan pertolongan. Bahkan dari keterangan sejumlah saksi, diketahui korban sempat berenang ke tepian. Selanjutnya, karena kondisi korban yang cukup memprihatinkan. Mereka langsung melarikan Sugeng ke RSUD Ploso untuk segera mendapatkan perawatan tim medis. Polisi yang tiba tak lama setelah mendapat laporan, langsung melakukan olah TKP, minta keterangan sejumlah saksi, sekaligus memintakan visum untuk kepentingan penyelidikan. “Hasil dari pemeriksaan luar diketahui tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Karena keluarga menerima kejadian sebagai musibah, jenazah langsung kami serahkan untuk segera dimakamkan,” pungkas Akwan. (wan/rif)
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mendampingi Kapolda Jatim Irjenpol Mohammad Fadil Imran di Rusunawa Cinde Kota Mojokerto.
Wali Kota: Dua Pekan Keluar Zona Merah Mojokerto, Memorandum Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menargetkan Kota Mojokerto masuk dalam zona hijau dalam dua minggu. Ini disampaikannya kepada Kapolda Jatim Irjenpol Mohammad Fadil Imran saat meninjau lokasi observasi di Rusunawa Cinde, Jumat (17/7). Kota Mojokerto saat ini, kata wali kota yang akrab disapa Ning Ita, telah masuk peringkat ke enam di Jawa Timur yang dinyatakan sebagai daerah zona merah. Karena saat ini, zona
merah di Jawa Timur tinggal menyisakan enam daerah. Yakni, Sidoarjo, Surabaya, Gresik, Bojonegoro, serta Kabupaten dan Kota Mojokerto. “Segala upaya telah kami lakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus, mulai dari rapid test massal dan door to door, penyemprotan disinfektan secara berkala, menyediakan tempat cuci tangan di area publik, hingga memberikan ramuan herbal probiotik. Untuk itu, kami menargetkan dua Minggu Kota Mojokerto bisa masuk zona
hijau,” tegas Ning Ita. Wali kota perempuan pertama di Mojokerto ini pun yakin, dapat menurunkan angka pasien terkonfirmasi serta mampu meningkatkan angka kesembuhan pasien positif. Pasalnya, selama ini pasien terkonfirmasi positif di Kota Mojokerto banyak didominasi dari kasus konfirmasi tanpa gejala. Dimana, dari hasil rapid test yang menunjukkan reaktif, para pasien tersebut harus menjalani swab test sebanyak dua kali atau lebih. “Setelah adanya peruba-
han aturan dari Kementerian Kesehatan, kami yakin angka kesembuhan pasien terkonfirmasi akan meningkat dengan pesat. Karena selama ini, kasus konfirmasi tanpa gejala itu merupakan orang yang sehat secara klinis. Namun harus menjalani swab test sampai dua kali berturut-turut dengan hasil negatif, baru dinyatakan bersih dari Covid-19. Padahal, menunggu hasil dengan jarak pengulangan tes selanjutnya itu butuh waktu,” jelasnya. Sementara itu, dari data ter-
baru kasus Covid-19 di Kota Mojokerto tanggal 17 Juli 2020, untuk orang dalam resiko (ODR) menjadi 6.093 orang, orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 802 orang, orang tanpa gejala (OTG) 165 orang, dan pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 19 orang. Untuk jumlah PDP yang meninggal hingga saat ini berjumlah 10 orang. Sedangkan kasus pasien terkonfirmasi, bertambah menjadi 160 orang, 74 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 6 orang meninggal, dan 22 masih dirawat. (war/rif)
Progres Mencapai 30 %
Dinas Perkim Salurkan Upah DAK Bantuan Rumah Swadaya di Desa Made Jombang, Memorandum Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Jombang menyalurkan dana alokasi khusus (DAK) bantuan rumah swadaya tahun 2020, di Desa Made, Kecamatan Kudu, Kamis (16/7) siang. Penyerahan dilakukan di balai desa setempat dengan dihadiri puluhan penerima bantuan. Dipaparkan Kepala Dinas Perkim Kabupaten Jombang Heru Widjajanto, di tahun 2020, total ada 99 rumah tidak layak huni yang dibenah. Adapun pelaksanaannya dilakukan dengan metode padat karya tunai (PKT). “Tahun ini sebanyak 99 rumah tidak layak huni yang ada di Desa Made, Kecamatan Kudu, dibenahi dengan DAK bantuan rumah swadaya. Karena realisasinya dengan metode PKT, kemarin kami menyerahkan upah kepada penerima,” paparnya, Minggu,(19/7). Dijelaskan olehnya, selain berasal dari Kementerian PUPR, program DAK bantuan rumah swadaya 2020 merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah untuk menghuni rumah layak. Sekaligus membuka lapangan pekerjaan sebagai tukang untuk rehabilitasi rumah. “Jadi program ini kita harapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat, dan nyaman,” jelasnya. Lebih lanjut ia menjelaskan,
masing-masing penerima bantuan mendapatkan Rp 17,5 juta. Adapun rinciannya, Rp 15 juta untuk bahan material bangunan. Sedang Rp. 2,5 juta untuk ongkos tukang. Jadi bentuk bantuan yang diberikan tidak berupa uang tunai melainkan bahan bangunan yang digunakan untuk memperbaiki rumah. “Metode penyaluran bantuan dana DAK bantuan rumah swadaya ini, dilakukan melalui kerja sama dengan Bank Jatim Cabang Jombang. Jadi penerima bantuan menerima buku tabungan yang telah terisi saldo Rp 17,5 juta,” tandasnya. Ditambahkan Kepala Bidang (Kabid) Perumahan Abdul Hafid, khusus pembelanjaan material bangunan sebesar Rp 15 juta, penerima bantuan bisa berbelanja bahan bangunan senilai Rp 15 juta sesuai dengan material yang dibutuhkan. Sedang toko bangunan sendiri telah ditunjuk. “Untuk material, toko bangunan tempat penerima berbelanja telah ditunjuk. Sedangkan ongkos tukang Rp 2,5 juta, dicairkan dua tahapan,” imbuhnya. Sementara, lanjut Kabid Perumahan, agenda di Desa Made kemarin merupakan penyerahan ongkos tukang tahap pertama. Estimasinya sebesar 50 % atau sebesar Rp 1.250.000,. Syaratnya, ongkos tukang tahap pertama setelah pelaksanaan bedah rumah mencapai 30 persen. “Progres realisasi program di
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Tim Dinas Perkim Jombang memberikan paparan sebelum penyerahan upah di Balai Desa Made, Kecamatan Kudu.
Desa Made telah mencapai 30 %. Kami optimis semua bakal selesai sesuai target karena batas akhis sampai bulan Desember,” lanjutnya menjelaskan. Terakhir, Kabid Perumahan membeber total anggaran dana DAK bantuan rumah swadaya 2020 didesa Made sebanyak Rp 1.732.500.000. “Kami berharap program DAK bantuan rumah swadaya 2020 ini bisa bermanfaat langsung bagi warga Desa Made. Tujuan tak lain agar mereka (penerima) bisa memiliki rumah yang sehat sekaligus layak huni,” pungkas Hafid. (adv/wan/rif)
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWA
Penyerahan upah kepada penerima bantuan rumah swadaya.
NS
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
DEWI RENGGANIS
SENIN PAHING, 20 JULI 2020 HALAMAN 11
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Wabup Muqit Arief menyerahkan SK kepada Ketua Dewas PDAM Edi Budi Susilo.
Wabup: Dewas PDAM dan PDP Kahyangan Bergerak Aktif Jember, Memorandum Wakil Bupati (Wabup) Jember Drs KH A Muqit Arief melantik tiga anggota Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Jember dan tiga anggota Dewas Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan. Pelantikan berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha. Dewas PDAM Jember diketuai oleh Edy Budi Susilo dengan anggota Yessiana Afifa dan Moh Hasan. Sedang ketua Dewas PDP Kahyangan dijabat Arif Wicaksono dengan anggota Gautama Budi Arundati dan Ari Faizasyam Putra Nusantara. Wabup Muqit Arief mengatakan, dewas baru di dua perusahaan daerah itu diharapkan dapat menambah energi dan membawa sesuatu yang produktif apabila pengawasan betul-betul dilaksanakan. “Sehingga, dari hal-hal yang kurang baik menjadi lebih baik,” tutur wabup, Jumat (17/7). Wabup berpesan, pelantikan ini supaya tidak hanya formalitas belaka, melainkan momen untuk bekerja keras. Mengabdi bagi Jember dan masyarakat Jember. Pengawasan, menurut wabup, merupakan sebuah kewajiban agar dapat berjalan sesuai dengan harapan bersama. Keberadaan pengawas bukan dalam pengertian pasif. Pengawas harus bergerak aktif, memonitor dari jajaran direksi hingga staf. Apabila ditemukan sesuatu yang tidak produktif, lanjut wabup, hendaknya diberikan saran dan dilaporkan kepada bupati untuk menentukan kebijakan selanjutnya. Kedua perusahaan daerah ini sangat diinginkan menjadi perusahaan yang sehat dan mendatangkan profit. Ketua Dewas PDP Kahyangan Arif Wicaksono menyatakan, dalam kinerjanya akan melakukan pengawasan perusahaan, pengawasan kerja direksi, dan mengevaluasi. “Saya optimis PDP menjadi lebih baik lagi. Segala prioritas kami akan membuat suatu peningkatan kompetensinya pada level struktur organisasi di PDP,” ujarnya. Bekerja sama dengan direksi atas petunjuk pemegang saham akan jadi skala prioritas. “Bila SDM tidak kami bangun dengan baik, tentunya perusahaan di dalam tuntutan dinamika bisnis banyak kendala,” ulasnya. (edy/udi)
Komitmen Memenangkan Machfud Arifin secara Bermartabat warga paham dan semakin solid memberikan dukungan,” terang Machfud. Mantan Kapolda Jatim ini mengingatkan massa pendukungnya untuk selalu menjaga diri dari penularan pandemi Covid-19. “Ikuti aturan protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, sering cuci tangan. Agar
kita terhindar dari penyebaran Covid-19. Saya doakan kita semua dijauhkan dari wabah tersebut,” kata Machfud sambil mengingatkan warga selalu menerapkan social distancing. Mahfud juga menyinggung bahwa dirinya akan melanjutkan kepemimpinan Wali Kota Tri Rismaharini. Sebab
Leher Terlilit Rafia “Kardus di bawah pagupon itu yang menemukan adalah anak-anak kecil. Karena hendak dibuang ke sungai tapi dilarang seorang warga hingga akhirnya dilaporkan ke saya,” kata Abudin kepada Memorandum, kemarin. Selanjutnya, Abudin berinisiatif melaporkan penemuan kardus mencurigakan tersebut ke Mapolsek Sukolilo. Sewaktu petugas datang ke tempat kejadian perkara (TKP), didampingi warga untuk bersama-sama membuka isi kardus tersebut. Saat dibuka, warga kaget karena isinya ternyata sesosok bayi yang kondisinya telah meninggal dengan leher terlilit rafia, dibungkus plastik hitam. “Warga kaget setelah melihat ada bayi kondisi meninggal di dalam kardus. Sepertinya berusia 2 minggu. Juga ada sisa perawatan berarti bayi tersebut sudah pernah dirawat,” tutur Abudin. Ketika ditanya terkait siapa pembuang bayi
Penyuplai 193 Ribu Pil LL Dibekuk Dari penggerebekan di rumah kos, Jalan Wonokromo VI, petugas menyita 40 kantong plastik berisi 40 butir pil LL dan 153 kantong plastik berisi 153 ribu butir pil LL. Saat diinterogasi, kedua pengedar tersebut mengaku kepada petugas, jika barang disuplai Amir Machmud. “Amir setelah kami tangkap, mengaku barang disuplai dari seorang napi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Porong,” beber Yasin. Bahkan, Amir berterus terang napi tersebut bernama Aripin. Dia membelinya seharga Rp 600 ribu untuk 1.000 butir obat daftar G berlogo LL. “Kemudian saya jual lagi dan mendapatkan keuntungan Rp 100 ribu per 1.000 butirnya,” jelas Amir, yang sudah setahun menjadi penyuplai pi LL ini.
Dianggap Galak Perkara anak, kehidupan pribadinya, bahkan sampai kehidupannya setelah menikah pun dibahas tuntas di situ. Salah satu obrolan yang cukup menarik, yakni saat Melaney bertanya kepada Maia, apakah sampai saat ini masih ada yang menggodanya. Karena sebagai wanita, Maia Estianty bisa dibilang masih cukup menarik. “Tapi masih ada yang godain gak setelah menikah dengan mas Irwan?” tanya Melaney Ricardo kepada Maia. “Gak ada yang berani. Gak ada lah, gila lo,” jawab Maia tegas. Mantan istri Ahmad Dhani ini mengungkapkan, sebelum menikah dengan Irwan Mussry, masih banyak laki-laki yang menggodanya, apalagi saat itu ia masih menyandang status janda.
Rismaharini sudah dua periode memimpin Surabaya. Karena itu, lanjut mantan Ketua Tim Pemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin ini, berjanji menggandeng warga kota untuk membantu lebih maju kotane dan makmur wargane. “Saya mendukung usaha mandiri warga. Kita akan membantu
Sambungan dari halaman 1 menyelesaikan masalah kota dengan membuat Surabaya lebih baik,” kata Machfud. Lanjut Machfud, untuk itu keterlibatan warga Surabaya mengawal dirinya menuju Wali Kota Surabaya sangat penting. Agar dirinya dapat menata kota lebih baik. Di hadapan ratusan
warga Pagesangan, Machfud Arifin menjanjikan akan memperbaiki sarana transportasi massal, perbaikan jalan seluruh Surabaya, mengatasi banjir, dan penataan pasar milik Pemkot Surabaya. Untuk itu dari semua program yang diajukan, masih
kata Machfud Arifin, yang terpenting adalah memenangkan Machfud Arifin di Pilwali tanggal 9 Desember 2020 secara bermartabat. Pada kesempatan itu, Ketua Gardu Muhammad Rahman Arip juga menyampaikan dukungan terhadap Machfud Arifin akan dimaksimalkan.
Pengedar Putat Jaya Jualan Sabu Murah Sambungan dari halaman 1 tersebut, Abudin menjelaskan, menurut kesaksian warganya sekira pukul 11.00 terlihat seorang wanita yang memasuki kampung tersebut dengan membuang sebuah kardus. Diduga kuat wanita itu merupakan pelaku pembuangan bayi malang tersebut. “Kemungkinan wanita itu yang membuangnya. Kalau melihat dari ciri-cirinya sepertinya bukan warga kita,” imbuh Abudin. Setelah dievakuasi, jasad bayi tersebut segera dibawa ambulans ke RSU Dr Soetomo. Sementara itu, ketika dikonfirmasi Kanitreskrim Polsek Sukolilo Iptu Zainul Abidin menjelaskan, saat ini pihaknya masih memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian. “Masih kami periksa saksi-saksinya. Anggota juga masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku pembuang bayi tersebut,” kata Zainul. (iah/nov)
Sambungan dari halaman 1 Amir diketahui sebagai residivis dan pernah ditangkap polisi pada 2017 lalu atas kasus yang sama. Akibat perbuatannya, dia dihukum dua tahun enam bulan di Lapas Pasuruan. Pria ini juga mengetahui ketika Arichi dan Fachrur Rozi tertangkap polisi. Sebelum ikut ditangkap, dia memilih melarikan diri ke Madura dan Surabaya. Terakhir, tersangka mampir ke rumah kerabatnya di Babat, Lamongan, karena kangen dengan keluarganya. Petugas yang mendapatkan informasi keberadaan Amir, segera menuju ke lokasi dan menangkapnya. “Uang hasil penjualan pil LL, saya pakai untuk kebutuhan hidup sehari-hari,” ujar Amir yang mengaku juga sebagai pengguna sabu. (rio/nov)
Sayang, bisnis haram Ahmad dan Kentheng tidak berjalan lama. Kini keduanya harus mendekam di balik jeruji besi. Mereka disergap anggota Unit Idik III Satreskoba Polrestabes Surabaya, Selasa (14/7) pagi. Saat diamankan, mereka sedang mengemas sabu menjadi ukuran paket hemat (pahe). Dari penangkapan itu, petugas menyita barang bukti empat poket sabu dengan ukuran bervariatif. Jika ditotal, sabu tersebut memiliki berat 1,14 gram. Barang bukti
lain yang disita adalah sebuah timbangan elektrik, satu bendel plastik klip dan uang hasil penjualan sebesar Rp 600 ribu. Bahkan, tersangka menyimpan sabu tersebut di balik dinding kos-kosan. Keduanya sengaja memodifikasi dinding yang terbuat dari batako itu untuk menyimpan sabu maupun peralatan lainnya. “Disimpan di dalam batako yang diletakkan di dinding,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian. Di hadapan penyidik, tersangka meng-
Sambungan dari halaman 1 aku sudah beberapa bulan terakhir menjalankan bisnis haramnya. Dia berdalih, bisnis narkoba cukup mudah dan memiliki keuntungan cukup banyak. Dalam bisnisnya, Ahmad dan Kentheng cenderung menjual sabu dengan harga lebih murah dari pengedar lain. Cukup dengan Rp 150 hingga Rp 200 ribu, para budak sabu bisa menikmati barangnya. “Keuntungan cukup banyak Pak, meski saya jualnya murah. Rata-rata pembelinya dari kalangan menengah ke bawah,” ujar Ahmad. (fdn/nov)
Resmob Libas Komplotan Pembobol Showroom Mobil Polrestabes Surabaya di rumahnya masing-masing. Selain dua eksekutor, petugas juga menyergap tiga penadah barang hasil curian. Ketiganya yakni Khoirul Anam (29), warga Dukuh Kupang Utara II A; Zaenudin (34), warga Jalan Arimbi III. Satu penadah lain adalah Khoirul Anam (43), warga Jalan Gembong II DKA. “Ketiga tersangka merupakan penadah langganan yang kerap menerima barang hasil curian Antoni, Ismail dan DH yang saat ini masih buron,” kata Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksono, Minggu (19/7) siang. Arief menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan pencurian dengan pemberatan yang terjadi di showroom mobil kawasan Gubeng Kertajaya beberapa bulan lalu. Dalam aksinya, komplotan tersebut berhasil membawa kabur mobil jenis Toyota Altis. Berbekal CCTV, pihaknya kemudian
melakukan penyelidikan. Hasilnya, petugas berhasil mengidentifikasi identitas Antoni sebagai otak komplotan. “Kami amankan tersangka bersama barang bukti motor sarana, gunting baja, vapor hasil pencurian, serta beberapa potong jas mewah,” lanjut Arief. Dari keterangan Antoni, petugas kemudian mengamankan satu persatu tersangka lain termasuk para penadah tersebut. “Masih ada satu eksekutor berinisial DH. Saat ini anggota masih memburu yang bersangkutan,” terang Arief. Dari hasil penyidikan terungkap, selain membobol showroom mobil, komplotan ini juga beraksi di tiga lokasi lain. Bermodal gunting baja itu, mereka berhasil membobol gudang distributor baju mewah di kawasan Kenjeran. Dari pencurian itu, mereka berhasil membawa kabur puluhan potong jas mewah serta bahan setengah jadi. Setelah itu, mereka juga beraksi membobol gudang rokok elektrik di Jalan Ma-
Sambungan dari halaman 1 nyar. Dari toko itu, mereka berhasil menggondol puluhan rokok elektrik atau lebih dikenal sebagai vapor. “Sebagian barang sudah dijual ke Madura. Adapula vapor yang mereka gunakan secara pribadi,” tandas alumni Akpol 2013 itu. Tidak hanya menyasar ruko besar, komplotan ini juga mengincar warung kopi di Jalan Granting. Meski hasilnya tidak seberapa, Antoni cs berhasil membawa kabur rokok hingga uang yang ada di dalam laci kasir. “Antoni dan kawan-kawan ini cukup lihai. Sebelum mengangkut barang curian, mereka terlebih dulu membongkar rekaman CCTV. Itu selalu dilakukan di semua tempat kejadian perkara (TKP),” pungkas Arief. Di hadapan penyidik, Antoni mengaku sudah empat kali melakukan aksi tersebut di Surabaya. Dia berdalih, nekat menjadi pencuri karena usianya tidak lagi muda sehingga sulit mencari pekerjaan. “Usia sudah tua Pak. Jalan satu-satunya ya mencuri saja,” ujar Antoni. (fdn/nov)
Hanya Sesaat Memiliki Istri Sesuai Kriteria Idaman, lantas…? Sambungan dari halaman 1 Namun, sejak menikah dengan Irwan, sampai saat ini tak ada laki-laki yang berani menggodanya. “Kalau dulu sih iya, kalo sekarang gak beranilah. Gila lo,” ujar ibu 3 anak itu. Tak hanya melulu tentang hubungannya dengan Irwan, Maia juga mengungkapkan tentang citra dirinya. Banyak yang menganggap bahwa wanita 44 tahun ini sosok yang galak. Nyatanya, Maia mengaku justru ia adalah orang yang santai banget. “Orang kan imej gue kesannya kaya galak ya. Itu imej yang dipotretkan, misalnya di ajang penjurian karena gua galak. Memang itu imej yang dipotretkan, padahal aslinya enggak. Bahkan gue mungkin orang yang santai banget,” tukasnya. (kpl/nov)
yang tadi melingkupi suasana makan siang tiba-tiba meredup oleh ekspresi wajah Nanang. “Ya. Hanya sesaat. Tapi sebelum itu saya sempat menikmati kecantikannya selama beberapa kali pertemuan.” “Cuma sesaat dan beberapa kali pertemuan? Maaf-maaf, saya bingung,” kata Memorandum, yang kali ini benar-benar super bingung. Hubungan apa yang sebenarnya terjadi antara Nanang dan istrinya, sebut saja Nany. Sikin yang sedari tadi sibuk dengan makanan dan minuman di depannya segera menyahut, “Ceritanya agak panjang.” Kata Sikin, karena sampai usia 30, Nanang belum juga menemukan pasangan, orang tua akhirnya turun tangan. Nanang
dijodohkan dengan gadis dari kalangan keraton. Satu per satu mereka didatangkan ke rumah. Diundang dalam jamuan makan malam, Nanang dipertemukan gadis-gadis tadi. Untuk itu, Nanang harus bolak-balik Surabaya-Solo. Sangat sering. Sebanyak jumlah calon yang diajukan orang tua. “Sudah lebih dari 20 orang dan tidak ada satu pun yang cocok,” sela Nanang. Walau begitu, orang tua Nanang tidak berputus asa. Masih selalu saja ada gadis yang diundang makan malam dan harus dipilih Nanang. Total sudah lebih dari 30 gadis. “Dan belum ada yang cocok,” imbuh Nanang, yang menambahkan bahwa hatinya mulai galau. Dia risau karena tidak tega
Apalagi sosok Machfud Arifin memiliki banyak pengalaman di kepolisian. “Kepemimpinan Machfud Arifin akan membuat Surabaya lebih maju dan makmur wargane,” terang Muhammad Rahman Arip di hadapan massa pendukung Machfud Arifin. (day/nov)
Sambungan dari halaman 1
melihat orang ruanya harus berjuang tanpa lelah untuk menemukan jodoh baginya. Sampai kapan? Sebab, faktanya memang belum ada satu pun yang nyanthol di hati. Bahkan sampai melewati usia 35 tahun, Nanang belum menemukan seorang pun perempuan yang sesuai dengan hatinya. “Ini pilihan untuk seumur hidup. Aku tidak mau main-main dan gagal di tengah jalan. Lebih baik tidak daripada iya tapi pada akhirnya tidak,” kata Nanang. Tegas. Tapi, prinsip Nanang akhirnya dipatahkan keluhan ibundanya. “Si ibu dan Rama sudah tua, Le (panggilan ibu-bapak Nanang untuk anak tunggalnya ini, red). Kalau kowe tidak segera menikah, aku khawatir kami segera kapundut. “ (bersambung)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SENIN PAHING, 20 JULI 2020 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK: Timotius Devan Nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Gus Yani menerima rekom DPP NasDem.
NasDem Usung Pasangan Gus Yani-Neng Min Gresik, Memorandum Pasangan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah, atau yang dikenal pasangan Gus Yani-Ning Min, resmi mendapat rekomendasi dari Partai NasDem sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gresik periode 2020-2025, Minggu (19/7). Acara deklarasi tersebut digelar di Kantor DPD Nasdem Gresik, Jalan Veteran, Sidomoro, Kebomas. Dalam surat keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang dibacakan oleh Sekretaris DPW Jatim Partai NasDem Aminurokhman, Partai NasDem tentang persetujuan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gresik dalam penyelenggara pemilu. Dalam surat tersebut memberikan persetujuan kepada pasangan Gus Yani dan Neng Min sebagai calon bupati dan wakil bupati dari Partai NasDem, yang ditandatangani oleh Ketua Umum DPP NasDem Surya Paloh dan Sekretaris Jenderal Johnny G Plate. “Siang ini kita dewan pimpinan DPD Partai NasDem Gresik sepat untuk mendukung Gus Yani-Ning Min sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2020-2025. Ini semua untuk meraih kemenangan, berjuang untuk NIAT,” ujar Aminurokhman. Gus Yani mengucapkan terima kasih setelah diberikan kepercayaan dari Partai NasDem. Gus Yani juga berjanji akan membuat perubahan pada Gresik salah satunya menekan angka kemiskinan dan pengangguran. “Kita bisa membuat perubahan,” ucapnya (dev/har/tyo)
Gresik, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, dan Kapolda Jatim Irjenpol Muhammad Fadil Imran meninjau kesiapan Pondok Rehabilitasi dan Relaksasi Gelora Djoko Samudro (Gejos) di Kabupaten Gresik, Minggu (19/7). Dalam kunjungan tersebut, Khofifah memberikan apresiasi atas langkah cepat yang dilakukan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto. Karena menurut Khofifah, dengan adanya tempat tersebut dapat memberi relaksasi bagi rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 yang ada di Gresik. Selain memberi relaksasi kepada RS lain, relaksasi fisik dan mental juga sangat penting bagi para pasien. “Inisiasi yang luar biasa dilakukan oleh bupati, terutama melakukan zonasi untuk mengklasifikasi pasien sesuai tingkat kesehatan. Karena dalam proses penyembuhan pasien Covid-19 relaksasi merupakan hal yang sangat penting,” ujar Khofifah. Khofifah mencontohkan tingkat kesembuhan yang ada di Pondok Rehabilitasi dan Relaksasi RS Darurat Lapangan Surabaya. “Di sana tingkat ke-
sembuhannya seratus persen. Hari ini yang sudah dipulangkan mencapai delapan puluh lima persen,” sebut Khofifah. Selain itu, gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga memberi beberapa catatan untuk pondok tersebut untuk diberi fasilitas tambahan. “Memberi fasilitas kafe, ruang olahraga di luar jam olahraga bersama di pondok. Karena ini sangat membantu tingkat kesembuhan pasien. Saya harap bisa menjadi masukan yang baik,” pungkas Khofifah. Sementara, Fadil Imran memberi tambahan untuk bupati bila gugus tugas Covid-19 yang menangani penyebaran pandemi ini memberi treatment bagi para pasien. “Treatment di pondok rehabilitasi dan relaksasi seperti ini merupakan langkah yang sangat tepat. Karena dapat menutup titik penularan,” kata Fadil Imran. (dev/har/tyo)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, dan Kapolda Jatim Irjenpol M Fadil Imran mengunjungi RS Darurat Gejos.
Bangun Waduk Pejok, Pemkab Siapkan Lahan 147 Hektare Bojonegoro, Memorandum Dinas PU Sumber Daya Air Pemkab Bojonegoro dalam waktu dekat akan membangun Waduk Pejok di Kecamatan Kepohbaru. Untuk bisa mewujudkan keinginan petani ini, pemkab sudah menyiapkan lahan 147 hektare.
Kepala Dinas PU Sumber Daya Air Pemkab Bojonegoro Tedjo Sukmono menjelaskan, pihaknya akan menyelesaikan mega proyek ini pada akhir 2021. Dipaparkan Tedjo bila waduk itu mememiliki daya tampung air 6,5 juta meter kubik, dengan volume efektif sebesar 3,7
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ TIM
Kejanggalan BPNT Juga Terjadi di Gresik Utara Gresik, Memorandum Indikasi ketidaksesuaian penyaluran dana bantuan pangan nontunai (BPNT) juga terjadi di Gresik utara khususnya wilayah Kecamatan Ujung Pangkah. Dari penuturan inisial RA, salah seorang keluarga penerima manfaat (KPM), bantuan yang diterima di Juli yakni beras sekitar 14 Kg (karena tidak ada netto-nya), 1/4 Kg kacang hijau, 8 butir telur, apel, dan jagung muda. RA mengaku mengambil paket sembako untuk Juli pada minggu lalu. Ia menceritakan bahwa persoalan ketidaksesuaian penyaluran BPNT di wilayahnya sudah menjadi pembahasan umum. “Bila dihitung sepertinya kurang dari dua ratus ribu rupiah, dan itu sempat menjadi pertanyaan penerima bantuan,” ujar RA. Sementara itu, di Kecamatan Manyar, Memorandum kembali menemui kejanggalan. Fakta ketidaksesuaian penyaluran BPNT semakin bertambah. Secara sistematis, mekanisme penyaluran dengan tidak berpatokan pada pedoman umum (pedum) dilakukan. Salah seorang Kepala Urusan Kesejahteraan Masyarakat (Kaur Kesra) di salah satu desa di Kecamatan Manyar mengungkapkan, pihaknya terima beres terkait penyaluran BPNT. Ketika paketan sembako sudah tiba di balai desa, pihaknya tinggal mendistribusikan kepada masyarakat. Dirinya tahu bahwa seharusnya pengambilan sembako dilakukan di e-warong atau agen terdekat. Namun, karena di wilayahnya tidak ada, maka agen luar yang melayani pendistribusian sembako, dan agen di setiap desa sudah ditentukan. “Agennya orang GKB (Gresik Kota Baru) namanya Bu Ida,” katanya saat ditemui di rumahnya, Minggu (19/7). Ia menceritakan bahwa penerima BPNT ada grup untuk komunikasi. Yang di dalamnya berisi para penerima, perangkat desa yang bertugas dan pihak tim koordinasi kecamatan. Biasanya seminggu sebelum penyaluran BPNT, pengumuman sudah disampaikan ke masyarakat lewat grup itu oleh pihak kecamatan. “Di grup itu nanti diumumkan, hari apa, jam berapa, ke siapa (agen, red),” imbuhnya. Padahal, dalam pedoman, seharusnya KPM bisa memilih sendiri agen untuk membeli sembako menggunakan kartu keluarga sejahtera (KKS).
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ DEVAN
Gubernur Jatim Apresiasi Pondok Rehabilitasi dan Relaksasi Gejos
Salah satu rumah KPM di wilayah Gresik utara.
Namun realitasnya, kemana KPM harus mengambil paket sembako dan agen yang dituju sudah ditentukan. Dari hal itu, indikasi penyaluran BPNT yang tidak sesuai dilakukan secara sistematis. Di desa itu sendiri, menurutnya, Ida tidak menyuplai seluruh komoditi sendirian. Sebagai agen, dia hanya menyuplai bahan pangan beras. Sedangkan suplier telur adalah pihak dari yang tinggal di Perumahan Permata Suci (PPS). Suplier kacang hijau dan suplier buah belum diketahui orang dan asalnya dari mana. “Mereka yang menyuplai paketan sembako, kalau salah satu telat datang maka belum bisa dibagikan,” lanjutnya. Ia menambahkan, pernah kejadian buahnya rusak karena datang lebih awal dari komoditi lainnya. Sedangkan untuk paket sembako Juli di desanya, mereka mendapat beras, kacang hijau, kentang, dan buah. Namun ia tidak tahu pasti berapa ukurannya. “Kalau ukuran kilo kurang tau, tapi beras katanya 15 Kg. Tapi belum pernah menimbang,” pungkasnya. Sebelumnya, tim sudah menghubungi pihak Bank BNI Gresik dan Dinas Sosial Kabupaten Gresik, dan mendapat penjelasan bahwa setiap agen tidak mendapatkan fee dari kerja sosial ini. Namun, dari setiap transaksi EDC
yang dilakukan KPM, agen akan memperoleh fee. Selain itu agen juga diperbolehkan mengambil untung dari kegiatan penyaluran bantuan sembako BPNT ini, asal tidak terlalu tinggi. Begitu juga di daerah Cerme, Ketua Tim Koordinator (Tikor) Kecamatan Cerme Dedi Hartadi memberikan tanggapan, bila pihaknya tidak mengetahui tentang fee untuk agen. Menurutnya tugas tikor adalah mengkoordinasikan, melaksanakan, pemantauan, dan evaluasi dengan pihak terkait yaitu TKSK. Sehingga pendamping PKH, agen, bank penyalur, serta pihak desa agar program BPNT, atau yang sekarang dikenal sebagai Bantuan Sembako Pangan (BSP) ini bisa berjalan sesuai dengan pedum. “Yaitu memenuhi prinsip 6T, tepat sasaran, tepat harga, tepat kualitas, tepat kualitas, tepat waktu, tepat jumlah dan tepat administrasi guna meminimalisir penyimpangan”, ujarnya. Untuk merealisasikan hal itu, pihaknya mengaku selalu mengingatkan pada saat rapat koordinasi sebelum penyaluran agar semua tetap menjaga kualitas dan kuantitas komoditi pangan yang akan disalurkan kepada KPM. Namun, dari hasil penelusuran, di Kecamatan Cerme pada Juni kemarin beberapa penyimpangan terjadi seperti masalah kualitas dan jumlah komoditi. Seperti yang pernah diberitakan. (tim/tyo)
juta meter kubik. “Waduk itu nantinya mampu mengairi sawah seluas kurang lebih 3.600 hektare hingga maksimal 5.000 hektare,” ujar Tedjo, Minggu (19/7). Tedjo menambahkan bahwa waduk tersebut dirasa sangat perlu, karena untuk memenuhi kebutuhan air bagi warga di Bojonegoro wilayah timur. Mengingat warga di wilayah Kecamatan Kepohbaru, dan sekitarnya mayoritas adalah petani. “Jadi sangat perlu sekali adanya pembangunan waduk, sehingga saat
kemarau, sawah warga tidak kekeringan. Selain itu, di kala musim hujan dapat menampung air sehingga tidak banjir,” lanjut Tedjo. Sehingga, masih menurut Tedjo, dengan adanya waduk tersebut diharapkan bisa menyediakan air baku pertanian bagi warga di Wilayah Kecamatan Kepohbaru dan sebagian Baureno. “Tentunya keberadaan waduk ini nantinya diharapkan juga memudahkan masyarakat mendapatkan air untuk kebutuhan rumah tangga,” tandas Tedjo. (top/har/tyo)