Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 1 Maret 2021

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

SENIN LEGI, 1 MARET 2021

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

BUTUH UANG, SISWA MTS GABUNG DALAM KOMPLOTAN BEGAL

H

ampir saja penemuan ini masuk ke jurang kematian. Sekarang pun belum sepenuhnya keluar dari jurang itu. Sudah ada dewa penolong pertamanya: JICA dari Jepang. Tapi perlu beberapa dewa berikutnya –kalau bisa dari Indonesia. Dengan dewa pertama itu saja ITS sudah bisa melahirkan bayi I-Nose. Memang kalah cepat dari GeNose-nya Prof KuwatTriyana dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu. Tapi akan punya keunggulan tersendiri. Huruf I di depan Nose itu menandakan di mana ia lahir: ITS –Institut Teknologi 10 Nopember, Surabaya.

Surabaya, Memorandum Anggota Reskrim Polsek Rungkut terus mendalami pengungkapan komplotan begal anak baru gede (ABG). Dari kasus tersebut ada empat tersangka yang diamankan. Mereka adalah YNR (17), warga Jalan Rungkut Menanggal Gang I. Selanjutnya NUR (16), warga Jalan Rungkut Kidul Gang Pesantren, yang merupakan otak kejahatan. Lalu ALF (15), warga Jalan Brebek Kusuma Belakang Masjid, dan terakhir HBB (15), warga Jalan Rungkut Tengah Gang 1. Dari semua aksi begal yang dilakukan,

NUR selalu ada meski beda pasangan. Seperti keterangan HBB. Berdalih ingin membeli paket data internet untuk sekolah dalam jaringan (daring), membuat remaja ini menghalalkan segala cara. Siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTS)

Tak Minta Orangtua

 Bersambung ke halaman 2 

 Bersambung ke halaman 11 

1

HBB dan NUR di Mapolsek Rungkut.

di Rungkut itu nekat jadi begal. Modusnya, remaja 15 tahun itu mencari sasaran di media

2

sosial Facebook (FB).  Bersambung ke halaman 11 

Bukan Kenakalan tapi Kejahatan

SUDAH menjadi rahasia umum, jika wisata pasar malam di sekitar Korem 084 Bhaskara Jaya menjadi tongkrongan bagi sejumlah anak muda. Namun tidak semua remaja itu sekadar menghabiskan malam dengan menikmati suasana sekitar. Margaretha

M MODUS KEJAHATAN HBB: KE

PEMBEGALAN yang dilakukan remaja dianggap sebagai bagian dari proses pendewasaan. Hal itu menunjukkan rendahnya kemampuan kontrol sosial terhadap mereka, sehingga membiarkan

penyimpangan perilaku terjadi. Aksi tersebut telah melewati batasan kenakalan remaja, sehingga harus diperlakukan se Bersambung ke halaman 11 

3 4 5 6 7

Mencari sasaran di media sosial Facebook (FB) maupun secara acak di jalanan. Setelah mendapat kenalan sebaya, HBB mengajak korban pesta miras. Korban yang dipilih sembarang orang. Kebanyakan dituduh memiliki masalah dengan saudaranya Mengajak korban berkeliling dengan dalih menyelesaikan masalah tersebut. Setiba di jalan sepi, HBB merampas motor dan meninggalkan korban. Tersangka mendatangi kenalannya di Semampir untuk secepatnya menjual al motor milik korban. Hasil penjualan Rp 1,5 Juta a dibagi antara Rp 400 ribu hingga a Rp 600 ribu, sisanya dibubuat mabuk buk bersama. ma.

GRAFIS: MEMORANDUM/N&G

Oleh: Dahlan Iskan

FOTO: MEMORANDUM/FDN

Lembah Kematian

BUAT BELI PAKET DATA INTERNET

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Tiga Pria dan 1 Wanita Nyabu di Kamar Kos Surabaya, Memorandum Pesta sabu di kamar kos Jalan Tambak Asri XI digerebek polisi. Tiga pria dan satu wanita serta sejumlah barang buktinya diamankan anggota Unit Reskrim Polsek  Bersambung ke halaman 11 

Rumah sekaligus lokasi pencurian Vixion milik Setyono di Jalan Gundih II, Bubutan.

Catatan Hasil Kejahatan Tertinggal

Millen Cyrus

Positif Benzo

 Bersambung ke halaman 11 

-

Meng, mensos angkat bicara soal penghentian santunan kematian Covid-19.

-

Ati-ati, Buk. Ojok ngangkat sing berat-berat. Kengser lho...

Si Mameng (Dukun bayi)

Rumah Jalan Gundih Dibobol, Vixion Amblas Surabaya, Memorandum Sudah jatuh tertimpa tangga. Peribahasa itu cocok ditunjukkan kepada Setyono (31), warga Jalan Gundih II. Saat menunggui ibunya yang sedang sakit, pulang-pulang rumahnya dibobol dan motor Yamaha Vixion L 5861 HR amblas. Peristiwa itu kemudian dilaporkan korban ke Polsek Bubutan. “Pelaku mencongkel pintu pagar dan gemBuku yang tertinggal di kamar kos berisi catatan hasil kejahatan HS.

 Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Millen Cyrus selalu datang dengan kehebohan. Setelah sempat ditangkap terkait kasus narkoba pada November 2020 lalu, kini pemilik nama asli Millendaru itu kembali dibekuk karena kedapatan konsumsi benzo. Padahal sebelumnya Millen Cyrus sudah mengaku kapok pakai narkoba. Dia pun sudah membuat pengakuan itu setelah masuk panti rehabilitasi. Millen Cyrus dijaring polisi usai dirinya terbukti positif benzo. Millen terjaring razia prokes yang dilakukan aparat yang bekerja sama dengan Ditnarkoba Polda Metro Jaya. Razia tersebut dilakukan di kafe Brotherhood yang berada di kawasan Gunawarman, Senopati, Jakarta

Empat tersangka yang kedapatan pesta sabu di kos-kosan diamankan di Mapolsek Asemrowo dan barang bukti (inset).

Perempuan Jakarta Dijadikan Sapi Perahan Lelaki Hilang (3)

Di-Gedak Dilaporkan Polisi, Buru-Buru Kembalikan Berkas

S

Fakta tentang Koko dikantongi Nia. Walau begitu, perempuan lesung pipi ini tak berhenti mencari bukti lain. Dia membuntuti sendiri setiap langkah Koko setelah pamit berangkat kerja.

ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS

ekeluar kompleks perumahan, ternyata Koko mengarahkan kendaraan ke selatan. Itu artinya tempat kerjanya di kawasan Surabaya selatan, kalau tidak Sidoarjo. Masa ke Malang? Terlalu jauh. Nia mengikuti dari belakang dengan jarak agar tak dicurigai membuntuti. Sampai lampu merah Jalan Darmo sebelum Taman Bungkul, ternyata mobil Koko belok kanan.

Eits, berarti perkiraan Nia salah. Kini dia tidak lagi main tebak. Nia ikuti saja mobil Koko yang ternyata melewati Jalan Kutei, tembus Jalan Mastrip kea rah luar kota. Mojokerto? Atau? Ternyata Koko ke Driyorejo. Dari jauh Nia melihat mobil Koko masuk rumah mewah yang tampak baru separuh dibangun. Prejengan ru-

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

 Bersambung ke halaman 11 

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SENIN LEGI, 1 MARET 2021 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan, Agus Sutopo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Motor Adu Banteng di Geluran, Satu Tewas Korban meninggal diketahui bernama Daniel Septanto (53), warga Perum Taman Suko Asri Blok CC 44 RT 28/RW 07 Desa Suko, Kecamatan Sukodono. Musibah itu bermula ketika korban yang mengendarai Honda Supra bernopol W 6347 WJ dari selatan, tiba-tiba oleng ke kanan. Situasi ini tidak bisa diantisipasi Amirotul Zulfa (20) yang membawa Honda Revo W 3937 ZO dari arah berlawanan. Akibatnya, moncong motor warga

Perum Griya Bhayangkara No 12 A RT 49/RW 09 Desa Masangankulon, Kecamatan Sukodono tersebut langsung menghantam motor Daniel. "Sepeda motor korban dengan sepeda motor pengendara lain beradu tabrakan depan," ujar Kanit Laka Lantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono kemarin. "Kejadiannya itu Sabtu (27/2) dini hari. Sekitar pukul 00.30," tambahnya. Dari hasil olah tempat kejadian

perkara (TKP), Sugeng menyebutkan, penyebab kejadian ini diduga kurang berhati-hatinya pengendara. Apalagi di malam hari, penerangan jalan di sekitar lokasi kurang maksimal. Sehingga tidak menutup kemungkinan jalan kurang terang. "Karena itu, saya mengimbau semua pengguna jalan yang melintas untuk tidak mengurangi kewaspadaan. Korban yang mengalami luka ringan sudah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis," pungkasnya. (bwo/jok/epe)

FOTO: MEMORANDUM/BWO

Sidoarjo, Memorandum Dua pengendara motor terlibat tabrakan adu moncong di Jalan Raya Imam Bonjol, tepatnya depan Koperasi AR Rohmah, Kelurahan Geluran, Kecamatan Taman. Akibat kejadian itu, satu pengendara motor meninggal dan satu lainnya hanya luka ringan.

Polisi mengolah TKP kecelakaan yang mengakibatkan satu pemotor tewas.

Lembah Kematian Penemunya: Prof Drs Ec Ir Riyanarto Sarno MSc PhD. Ia Arek Suroboyo asli, lulusan e l e k t ro ( a r u s l e m a h ) In s t i t u t Teknologi Bandung (ITB). Saat memasuki semester 5, Riyanarto punya ide baru: mengendalikan parameter ekonomi lewat komputer. Maka ia pun masuk fakultas ekonomi Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung. Mulai lagi menjadi mahasiswa semester 1. Riyanarto pun lulus S-1 elektro ITB dan lantas menjadi sarjana ekonomi Unpad. Beasiswa dari IBM membuatnya ke Kanada. Gelar S-2 dan S-3 didapat di sana. Di University of New Brunswick. Yang kampusnya di ujung timur Kanada. Dekat perbatasan dengan negara bagian Maine, USA. Dari kampusnya itu sudah lebih dekat ke Boston daripada ke Toronto. Saat itu IBM baru memiliki super-computer untuk kali pertama. IBM meletakkannya di kampus tersebut -–karena ahlinya ada di situ. Riyanartoditawari bergabung ke tim super-computer itu. Mau. Pun meski syaratnya berat: padat dengan proyek penelitian. Itulah sebabnya Riyanar to mengajak sekalian istrinya ke Kanada. Anak-anaknya lahir di sana. Sekolah SD pun di sana. Ketika keluarga Riyanarto harus kembali ke Indonesia, anak-anaknya

Sambungan dari halaman 1 minta sekolah di sana. Maka anakanak itu balik ke Kanada. Ibu mereka menemani –sambil tetap menjadi istri jarak jauh. Sampai mereka lulus. Kini anak sulungnya tinggal di sana. Dapat istri wanita Kanada –wanita kulit putih. Putri bungsu bekerja di Jepang –menjadi penyelia guru bahasa Inggris. Hanya satu anak yang di Indonesia. Tinggal di Jakarta. “Saya kembali tinggal berdua dengan istri di Surabaya,” katanya. Du a t a h u n l a l u R i y a n a r t o mendapat penghargaan dari kementerian pendidikan dan ristek. Yakni sebagai guru besar yang paling produktif. Yang menghasilkan karya tulis hasil penelitian terbanyak di Indonesia: 270 karya tulis –sekarang menjadi 293. Banyak di antaranya yang dihasilkan bersama dosen lain saat masih di Kanada. Tapi penghargaan itu juga yang membuat Riyanarto gelisah. Apalagi setiap kali mendengar ejekan ini: peneliti Indonesia itu hanya bisa menghasilkan kertas. “Saya terus terganggu dengan ejekan seperti itu,” katanya. Setelah lama berlalu, saya bertemu lagi dengan Prof. Riyanarto kemarin. Di ‘’kerajaan’’ baru grup Samator di Surabaya. Ada tiga gedung pencakar langit di markas pusat grup bisnis bidang oksigen itu. Di situlah kemarin diadakan

vaksinasi masal untuk keluarga pengusaha. Khusus yang berumur 60 tahun ke atas. Bos grup Samator itu, AriefHarsono, adalah teman lama. Ia ketua Apindo, asosiasi pengusaha. Juga ketua Permabudi, persatuan masyarakat Buddha Indonesia. Menter i Kesehatan Budi GunadiSadikin hadir. ITS ikut memamerkan temuan Prof Riyanarto di situ: I-Nose. Saya pun ikut mendengarkan ketika dilakukan demo di depan Menkes. Lalu saya temui sendiri Prof Riyanarto setelah itu. Sejak menerima penghargaan itu kegelisahannya meningkat. Ia terus berpikir apa yang bisa dihasilkan. Apalagi ketika pandemi melanda dunia. Ia ingin berperan di dalamnya. Riyanarto terus melakukan riset terkait dengan test Covid tapi yang tidak berisiko tertular virus. Lalu ia menemukan ada video itu: bandara Dubai mengerahkan anjing untuk mendeteksi Covid-19. Lewat bau badan penumpang pesawat. Riyanarto tidak tahu dari mana referensi bahwa dari bau badan bisa dibedakan mana yang mengandung Covid dan mana yang tidak. Pada bau badan manusia yang paling terdeteksi adalah di ketiak. Maka Riyanarto memfokuskan penelitian lewat keringat dari ketiak

manusia. Riyanarto ingin tahu ada berapa variasi bau badan. Maka, untuk tahap awal, Riyanarto harus menjaring bau badan di spektrum yang luas: ia menggunakan 32 jenis sensor. Agar semua variasi bau badan terdeteksi. Dari bulan ke bulan Riyanarto kian tahu lebih spesifik. Ia menyisihkan jenis bau ketiak yang terlalu jauh dari indikasi Covid. Itu ia buang. Kini Riyanarto tinggal menggunakan 10 sensor. Dan finalnya nanti mungkin tinggal 8 sensor. Prof Riyanarto sadar benar bahwa dalam dunia invention ada yang dikenal dengan istilah ‘’lembah kematian penemuan’’. Begitu banyak penemuan yang terkubur di lembah jenis itu. Tidak sedikit hasil penelitian yang berakhir di lembah itu. Pun I-Nose. Kalau tidak ada JICA, penemuan Prof Riyanarto ini pun bisa terkubur di jurang itu. Ia sudah mencari dana ke mana-mana. Gagal. Lalu mengajukan ke lembaga kerjasama internasional milik Jepang itu. Berhasil. Sebenarnya sang dewa hanya mengucurkan dana USD 50.000. Tapi itu sangat menentukan. Bisa mengantarkan penemuan I-Nose ITS ini menapaki tebing jurang. Awalnya JICA pun berat: tidak ada referensi yang mendukung

penelitian ini. Tapi Riyanarto terus meyakinkan: ini memang hal baru di dunia. Akhirnya JICA setuju dengan dana sekitar Rp 700 juta itu –-duh betapa kecilnya dibanding, misalnya, ehm,bansos yang itu. I-Nose kini sudah kelihatan wujudnya. Tapi ia baru melewati tahap satu dari proses panjang menjadi penemuan yang final. Masih harus menghadapi tahap uji coba diagnostic. Lalu masih beberapa lagi. Setiap tahap itu memerlukan d u k u n g a n d a n a . Ti d a k b e s a r s e b e n a r n y a . Ta p i a d a s a j a penyebabnya. Padahal kalau dewadewa berikutnya tidak turun ke bumi bisa jadi I-Nose akan terguling lagi ke jurang kematian. Rumah Sakit Islam Surabaya sudah menyediakan diri untuk membantu penelitian ini. Tiga mahasiswa S-3 di informatika ITS membantu penuh: ShoffiIzzaSabilla, Kelly RossaSungkono, dan Irzal Ahmad Sabilla. Pasien Covid yang menjalani test PCR di RSI Surabaya juga dilakukan tes di I-Nose. Ketua Yayasan RS Islam itu, Prof Dr.Mohammad Nuh DEA, memberikan komitmen tertinggi. Ia adalah mantan mendiknas yang juga mantan Rektor ITS –sekarang masih menjadi ketua majeliswali amanat.

Kalau saja I-Nose nanti lolos dari “lembah-kematian-penemuan”, maka keunggulannya jelas: inilah test Covid yang tidak berisiko penularan. Tidak seperti yang dari cairan hidung/tenggorokan maupun yang dari napas. Dan murah sekali. Sekali test mungkin hanya Rp 10 ribu. Juga cepat: 3 menit ketahuan hasilnya. Yang pertama harus dilakukan adalah mengelap ketiak. Dengan tisu. Agar bersih. Lalu, ujung kabel yang ada kapasnya dimasukkan ketiak. Dikempit selama 2,5 menit. Sensor langsung membaca. Hasilnya, saat itu juga, dikirim ke HP kita –dalam bentuk QR yang bisa diverifikasi. Jadilah QR itu sejenis sertifikat. Yang bisa digunakan untuk naik pesawat atau kereta. Rumah-rumah sakit bisa juga menggunakannya untuk melihat tren kesembuhan pasien Covid. Ti a p h a r i p a s i e n b i s a d i t e s. Dengan mudah dan murah. Tidak menimbulkan masalah biaya maupun kekhawatiran penularan. Masalahnya: kapan I-Nose siap dipakai untuk umum. “Mungkin 6 bulan lagi,” ujar Prof Riyanarto. Itu pun kalau ada dewa yang datang. Setidaknya harus selalu ada harapan di negara ini. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SENIN LEGI, 1 MARET 2021 HALAMAN 3

Senam DI Style di Graha Pena

Antipikun Penuh Kegembiraan Surabaya, Memorandum Senam Dahlan Iskan (DI) Style yang digelar di halaman Graha Pena digaungkan sebagai kegiatan sederhana yang menumbuhkan kegembiraan dalam olahraga, Minggu (28/2) pagi.

Anggota senam DI Style mengikuti kegiatan dengan antusias yang digelar di halaman Graha Pena Surabaya.

Selain itu, senam ini juga sebagai senam antipikun. Hal itu terlihat dari ratusan anggota komunitas senam DI Style yang berpartisipasi, di antaranya nampak  Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Tim YusƟsi DKRTH Terapkan OTT

“ Kami ada tim yustisi dan tugasnya mengintai. Bagi warga yang kedapatan membuang sampah sembarang langsung di-OTT, jadi hampir sama seperti KPK,” ujar Plt Kepala DKRTH Kota Surabaya Anna Fajriatin, Minggu (28/2). Tambah Anna, petugas akan menyita KTP  Bersambung ke halaman 4 

KGC foto bersama usai “Ahad Memberi”

KGC Alumni Spemma Berbagi Antarsesama FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Surabaya, Memorandum Tim yustisi Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada warga yang membuang sampah sembarangan. Dalam penindakan, pelanggar akan disanksi denda Rp 75 ribu.

FOTO: MEMORANDUM/ROZAAQ

Buang Sampah Sembarangan Didenda Rp 75 Ribu Tim yustisi DKRTH menindak pelanggar yang membuang sampah sembarangan.

Surabaya, Memorandum Alumni SMP Muhammadiyah 5 (A-Spemma) Surabaya yang tergabung dalam Kudu Gowes Community (KGC) menggelar bakti sosial, Minggu (28/2). Dalam kegiatan bertema Ahad Memberi ini diharapkan dapat meringankan beban antarsesama di tengah pandemi Covid-19. Penanggung Jawab KGC, Dhani Putra

Perdana menjelaskan, gowes Ahad Memberi ini digelar dari alumni, untuk alumni, dan oleh alumni SMP Muhammadiyah 5 Surabaya dan alumni SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. “Karena arek KGC itu alumni SMP Muhammadiyah 5 dan SMA Muhammadiyah 2 Surabaya meski juga ada arek-arek  Bersambung ke halaman 4 

Ikhtiar Pemerintah untuk Rakyat

Anggota DPRD Jatim Divaksin Covid-19 Mendukung pemerintah membentuk kekebalan komunitas, mulai pimpinan, anggota, hingga staf DPRD Jawa Timur divaksin Covid-19. Mereka mengikuti program vaksinasi yang dilaksanakan pemerintah ini dalam kategori pelayan publik. Ketua DPRD Jatim Kusnadi menyampaikan, pelaksanaan vaksin sebagai upaya ikhtiar anggota dewan mendukung program pemerintah. “Tingginya aktivitas wakil rakyat ini, menjadi alasan anggota DPRD Jawa Timur melakukan vaksin bersama,” kata Kusnadi. Masih menurut Kusnadi bila Covid-19 ini sudah menyerang seluruh lapisan masyarakat. Tidak mengenal golongan, jabatan, atau pun kelompok tertentu. “Vaksin menjadi ikhtiar konkret pemerintah untuk segera mengantisipasi sekaligus mengakhiri pandemi,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini. Kusnadi menyampaikan, sebelumnya vaksin diikuti sejumlah

Forkompimda Jatim, dan tokoh Jawa Timur. “Upaya pelaksanaan vaksin, bahwa vaksin aman, dan halal. Sehingga masyarakat tidak perlu ragu untuk ikut vaksin,” tegas Kusnadi. Dengan divaksin tersebut ditambahkan Kusnadi, diharapkan muncul herd immunity. Di mana memunculkan konsep kekebalan komunitas yang bisa memperlambat laju penyebaran virus. “Kekebalan ini bisa dicapai dengan melalui vaksin dan alami,” tutur Kusnadi. Salah satu langkah untuk menghentikan pandemi Covid-19 adalah dengan mencapai herd immunity alias kekebalan kelompok. “Cara paling mungkin untuk mencapai kekebalan kelompok ini adalah de-

ngan memberikan vaksin Covid-19 kepada penduduk. Anggota dewan sebagai tokoh di Jawa Timur hadir lebih awal untuk memberikan contoh bahwa vaksin itu aman,” tegas Kusnadi. Kusnadi menegaskan, sebelumnya DPRD juga telah melakukan berbagai upaya sosialisasi protokol kesehatan, penyaluran bantuan bersama pemerintah, hingga doa bersama dan istigasah untuk memohon perlindungan. “Berbagai upaya telah dilakukan kami, pemerintah, bersama masyarakat untuk segera mengakhiri pandemi. Selesai pandemi, ekonomi dan sendi-sendi kehidupan yang lain diharapkan segera bangkit dan berjalan normal,”

Kusnadi menjalani vaksin Covid-19.

ujar Kusnadi. Sekretaris DPRD Jatim, Andik Fadjar Tjahjono, menambahkan bahwa seluruh anggota DPRD Jatim mengikuti vaksinasi tersebut. “Kami telah berkoordinasi dengan dinas kesehatan untuk vaksinasi bagi 150 orang. Selain Anggota DPRD, juga para staf ikut vaksin kali ini,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim Herlin Ferliana ikut memantau jalannya vaksin,

menargetkan 70 persen penduduk menerima vaksinasi Covid-19. Harapannya, tercipta kekebalan di seluruh kelompok masyarakat. “Kalau banyak, vaksinasi ini sebetulnya akan memberikan manfaat. Jadi, dari total penduduk itu harus bisa 70 persen agar kekebalan kelompok segera muncul,” papar Herlin. Jumlah ini dibagi menjadi beberapa kelompok masyarakat. Yakni tenaga kesehatan, profesi pelayanan

masyarakat, serta warga biasa. Pembagian kelompok tersebut didasarkan pada tingkatan risiko tertularnya Covid-19. Sebab jumlah vaksin Covid-19 Sinovac yang diterima Pemprov Jatim dikirimkan pemerintah pusat secara bertahap. ”Bukan berarti seseorang dilebihkan dari yang lain, namun ini dihitung berdasar risiko. Sehingga kita akan ngebut sekali,” tutur Herlin. (day/*/tyo)

Achmad Iskandar: Masyarakat Tetap Disiplin Prokes

Dukung Penuh Langkah Pemerintah

Anwar Sadad: Masyarakat Tidak Perlu Ragu

DALAM vaksinasi ini Wakil Ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar mendapatkan giliran pertama, sekitar pukul 13.00. Usai vaksin, politisi senior Partai Demokrat ini mengajak masyarakat tidak ragu mengikuti vaksin. Selama ini, banyak masyarakat khawatir dengan vaksin karena banyaknya isu tak benar yang beredar. Padahal, vaksin telah Wakil Ketua DPRD Jatim Achteruji menekan angka penularan. mad Iskandar ikut divaksin “Kalaupun saat ini banyak yang menolak, sebenarnya karena hoax saja yang banyak bermunculan. Untuk itu mari kita perangi hoax terkait vaksin. Yakinlah vaksin ini aman dan efektif,” tegasnya. Ia menjelaskan, vaksin juga diberikan pada lansia juga. “Termasuk saya yang umur di atas 60 tahun juga ikut vaksin,” katanya. Lebih lanjut, sekalipun telah mengikuti vaksin, bukan berarti masyarakat bebas melaksanakan kegiatan. Wakil Ketua Demokrat Jatim dua periode ini berharap masyarakat tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan. “Ingat vaksin tetap jalan, namun protokol kesehatan juga jalan. Jangan justru dikendorkan,” pungkasnya. (day/*/tyo)

ANGGOTA Fraksi Golkar DPRD Provinsi Jawa Timur Muhammad Bin Muafi Zaini mendukung penuh langkah pemerintah. Ia sebagai salah satu tokoh di Jawa Timur, berharap pemerintah bisa melakukan pendekatan lebih masif ke tokoh masyarakat di Jatim. Ia menjelaskan, bukan hanya kiai dan pondok pesantren bisa mendapatkan vaksin Covid-19. Namun semua tokoh di lapisan kelompok masyarakat. Pria yang akrab disapa Gus Mamak itu menjelaskan, selain kiai dan penghuni pondok pesantren, vaksin juga diberikan pada tokoh gereja, tokoh-tokoh yang memiliki massa pendukung Muhammad Bin Muafi Zaini fanatik. Vaksinasi melibatkan tokoh masyarakat bisa membantu program vaksin Covid-19. Alasan Gus Mamak, selain tokoh masyarakat sebagai publik figur yang ia yakini bakal diikuti massa pendukungnya. “Gerakan vaksin ini saya yakin akan masif. Jika tokoh masyakarat dan influncer ikut dilibatkan,” tegas dia. Tak hanya itu, Gus Mamak menilai, vaksinasi terhadap kiai dan penghuni pondok pesantren bisa membantu program vaksin Covid-19. (day/*/tyo)

WAKIL Ketua DPRD Jawa Timur Anwar Sadad mengatakan, masyarakat tidak perlu ragu dan takut untuk divaksin. Menurut Ketua DPW Partai Gerindra Jawa Petugas menyuntikkan vaksin ke Wakil Timur ini, vaksin Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad. kepada masyarakat adalah ikhtiar bersama pemerintah dan masyarakat. “Harapan saya kepada masyarakat agar tidak perlu takut dan ragu karena ini adalah ikhtiar untuk menurunkan angka Covid-19 terutama di Jawa Timur,” kata Anwar Sadad. Berbagai figur dari latar belakang telah bersama melakukan vaksin. “Ulama dan para kiai banyak juga divaksin,” lanjut Anwar Sadad. (day/*/tyo)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SENIN LEGI, 1 MARET 2021 HALAMAN 4

Operasi Prokes, 15 Pelanggar Disanksi Surabaya, Memorandum Tiga pilar Kecamatan Semampir menggelar operasi penegakan protokol kesehatan (prokes) di Jalan KH Mas Mansyur. Hasilnya, belasan pelanggar mendapatkan sanksi baik sosial dan tilang KTP. “Kegiatan yustisi ini dilakukan bersama tiga pilar dengan sasaran para pengguna jalan yang tidak menggunakan masker,” ujar Babinsa Koramil Semampir Serka Suhardi. Dipaparkan Suhardi, bila dalam operasi tersebut 15 orang pelanggar mendapat sanksi. Dua orang diberikan sanksi sosial melakukan push up dan membaca Surat Al Fatihah, kemudian 13 orang diberikan sanksi tilang KTP dan denda. “Kebanyakan pelanggar membawa masker namun mereka mengatakan lupa memakainya,” imbuh Suhardi. Kegiatan ini disamping memberikan efek jera kepada masyarakat yang tidak mematuhi prokes, juga membiasakan untuk mendisiplinkan masyarakat terutama dalam penggunaan masker. “Kami memberikan imbauan bila dengan menjalankan prokes dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dan pandemi bisa segera berlalu,” pungkas Suhardi. (tyo/fer)

Mensos Tri Rismaharini bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di balai kota. FOTO: MEMORANDUM/M FERRY

PenghenƟan Santunan KemaƟan Covid-19

Mensos: Kekurangan Anggaran dan Kesalahan Administrasi FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Surabaya, Memorandum Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini akhirnya angkat bicara terkait penghentian santunan kematian Covid-19 senilai Rp 15 juta. Menurut mantan Wali Kota Surabaya ini, bahwa ada kesalahan administrasi di mana yang mengeluarkan surat edaran adalah plt direktur, dan kekurangan anggaran.

Pelanggar prokes mendapat sanksi push up.

“Sebetulnya dulu itu ada yang terlampaui. Harusnya yang mengeluarkan kebijakan itu menteri, tapi saat itu yang membuat edaran pada Juni 2020 adalah plt direktur. Itu tidak boleh dan melampaui kewenangan dari direktur,” ujarnya, Minggu (28/2). Tambah Risma, kesalahan kedua tidak dihitung berapa jumlah korban yang akan

menerima santunan. “Tahun lalu saja kurang, tahun 2021 saya diminta dan tidak ada uangnya. Ada hanya beberapa ratus orang, dan itu tidak mungkin. Padahal anggaran di kementerian dipotong, terus dapat anggaran dari mana,” ujarnya usai menyerahkan bantuan Covid-19 ke Pemkot Surabaya ini. Lanjutnya, bahwa yang paling besar

adalah bantuan sosial (bansos) dan warga sudah menunggu dan tidak mungkin dipindahkan. “Kebutuhan untuk dana bagian transfer bantuan covid ke PT Pos belum ada. Dan mengurangi program untuk tangani penyaluran itu, kemudian dana dari mana,” lanjut Risma. Dipapar Risma, bila dihitung untuk 100 ribu pemohon saja jika dikalikan Rp 15 juta, kurang lebih harus menyediakan anggaran Rp 150 miliar. Sedangkan di Indonesia korban meninggal lebih dari itu. “Kalau ada santunan itu, tidak mungkin ada program lain. Karena santunan bencana alam untuk 3.000 orang, kurang

lebih Rp 9 miliar,” pungkas Risma. Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, bahwa untuk santunan Covid-19 akan dilihat dulu, mengingat ada kaitannya dengan anggaran di pemkot, pemprov, dan pusat. “Karena saling support anggaran. Buat saya memberikan uang Rp 15 juta, dilihat efeknya apa,” ujar Eri. Tambahnya, lalu untuk bantuan Covid-19 sebesar Rp 600 ribu terhadap yang sakit, ia melihatnya berupa bantuan tidak langsung. “Menurut hemat saya, apa yang diberikan pemkot adalah support agar Covid-19 bisa berkurang,” pungkas Eri. (fer/tyo)

TMMD Ke-110 Kodim Bojonegoro

Bojonegoro, Memorandum Terus manunggal bersama warga masyarakat menjadi aktivitas keseharian Satgas TMMD ke-110 Kodim Bojonegoro di lokasi tugas. Seperti yang dilakukan salah satu satgas, Koptu Aris yang mengunjungi rumah Suwarti (45), salah satu peternak lele di Desa Ngrancang, Tambakrejo. Dalam kunjungannya tersebut, Aris, menyampaikan bahwa di Desa Ngrancang

terdapat banyak UMKM potensi lokal sebagai potensi lokal desa baik sumberdaya alam maupun sumber daya manusia. “Kita sedang berada di rumah peternak lele untuk memberikan masukan guna pengembangan usaha ini ke depan,” jelas Aris. Aris menambahkan dengan hadirnya program TMMD ke-110 ini, semua potensi diharapkan bisa terus berkembang. Menurutnya, dengan berbagai terobosan baru, lele bisa

Antipikun Penuh Kegembiraan bersorak-sorai sembari menggerakkan badannya dengan gerakan yang mudah dilakukan. Dahlan Iskan mengungkapkan, senam ini semula terselenggara setiap pekan di Monas, Jakarta, sewaktu beliau menjadi menteri BUMN 2011 silam. Kemudian rutinitas senam ini diaplikasikan di Surabaya dan menjadi agenda harian dan sudah berjalan 4 tahun. “Kebanyakan yang ikut senam ini seperti saya, yang sudah memasuki usia tua. Karena dengan bersenam kondisi badan tidak hanya lebih sehat namun terhindar dari kepikunan,” tuturnya. Bagaimana tidak, ratusan pesenam yang didominasi oleh lansia (lanjut

menjadi alternatif kebutuhan gizi keluarga, sehingga ke depan usaha ini bisa lebih maju jika peternak kreatif dan inovatif. “Terima kasih support-nya Pak, Terima kasih TMMD, kita akan terus melakukan inovasi hingga pemasaran yang lebih baik ke depan,” ungkap Suwarti. Menurut perempuan ini, budidaya lele ini merupakan sumber penghasilan utama dirinya untuk menghidupi keluarga. (top/har/tyo)

Sambungan dari halaman 3

usia) kompak mengikuti gerakan instruktur. Gerakan badan ibu-ibu dan bapak-bapak itu terlihat luwes dan tak terputus. Padahal dalam durasi satu jam, sebanyak 20 lagu diputar dengan gerakan senam yang berbeda. “Inilah kenapa kemudian saya sebut olahraga senam ini sebagai senam anti pikun,” tandas Dahlan Iskan sembari tertawa. Bahkan rencana ke depan, akan menambahkan porsi senam dengan menghadirkan lagu bernuansa latina yang tentu akan memunculkan gerakan baru. “Hari ini kita senam dengan 20 lagu,

mulai dari musik bernuansa dangdut, pop, mandarin dan lain-lain itu. Yang belum ada ini lagu dengan genre latin, nanti kita akan menambahkan itu,” ungkapnya. Kegiatan senam ini juga dihadiri Direktur Utama Surat Kabar Harian Memorandum, Choirul Shodiq. Abah Shodiq panggilan akrabnya ini terlihat antusias selama senam dihelat. “Olahraga ini saya jadikan sebagai ibadah. Langkah ikhtiar saya dalam menjaga kondisi badan agar tetap sehat. Di lain sisi juga agar tubuh tidak kaku dan menambah kegembiraan dalam hati,” pungkas abah Shodiq. (mg3/tyo)

FOTO: ISTIMEWA

Dorong Pembudidayaan Lele Terpal

Satgas TMMD melihat kondisi kolam terpal untuk budidaya lele.

KGC Alumni Spemma Berbagi Antarsesama alumni sekolah lain,” ujar Dhani, seraya menjelaskan Ahad Memberi itu memiliki arti minggu membagi rezeki. Dengan mengambil rute Pucang Taman – Taman Bambu, Keputih, Surabaya, gowes yang diikuti alumni dari angkatan 1979 hingga angkatan 1998 ini membagi sembako kepada sekitar 30 alumni. “Semoga acara ini berkah buat alumni,” tegas Dhani. Namun tak sekadar itu, menurut Qodrat Arifin, inspirator KGC, banyak kegiatan yang akan dilakukan komunitas ini. “InsyaAllah KGC akan gowes ke Banyuwangi dua pe-

kan lagi. Di acara ini selain gowes, kami akan refreshing menjelajahi beberapa pantai di Banyuwangi,” ujar Qodrat. Qodrat menambahkan, gowes bareng yang berlangsung rutin seminggu sekali ini, tak berbatas hanya pada alumni SMP Muhammadiyah 5 Surabaya saja. Tapi anggotanya juga ada yang dari nonalumni dan alumni sekolah lain. “Anggotanya masih bisa terus bertambah. Untuk kegiatan berbagi saat gowes diusahakan rutin satu bulan sekali,” terang pria yang juga inisiator KGC ini. Hamzah alumni 1988 mengap-

Buang Sampah Sembarangan Didenda Rp 75 Ribu warga tersebut lalu diserahkan ke kantor dispendukcapil. “Kalau warga luar Surabaya kita serahkan ke dispendukcapil dan koordinasi dengan dispendukcapil yang bersangkutan. Kalau warga Surabaya, diserahkan ke camat,” jelasnya. Kasus yang pernah diungkap di kawasan Pandegiling. Pedestrian kosong diolah menjadi taman, lalu

TA N A H D I J U A L

sampah dibuang di depannya. “Orang dari Madiun yang kita amankan,” tambahnya. Untuk efek jera, lanjut Anna, mereka yang melanggar akan didenda Rp 75 ribu. “Denda ini sangat kecil, sehingga warga menganggap biasa. Lain kalau di luar negeri, mereka lebih patuh daripada didenda besar,” jelasnya. Anna memaparkan bahwa denda

SHOWROOM

JOMBANG TA N A H D I J U A L Tnh&Bangn LT600 LB462 Jl.Ploso-Babat Kedungdowo Ploso Jombang 081913136487.

M O J O K E R TO RUMAH DIJUAL

itu mengacu pada Perda Nomor 5 tahun 2014 dan Peraturan Wali Kota Nomor 10 Tahun 2017. Di mana terdapat denda Rp 75 ribu untuk sampah yang berjumlah kurang dari setengah meter kubik, Rp 150 ribu untuk sampah yang berjumlah setengah hingga satu meter kubik, dan Rp 750 ribu untuk sampah yang jumlahnya lebih dari satu meter kubik.

P E N O B ATA N

Rmh baru LB36/LT60 SHM 200jt/ Tdp 20jt@2jtan tepi exit toll mjkt gdk .wa 081335106941

“Contohnya orang yang membuang bongkaran bangunan sembarangan. Misalnya di samping TPS,” jelasnya. Disinggung jika orang yang OTT tidak membawa uang, Anna menambahkan, sebagai efek jera maka disita KTP-nya. “Berarti kalau mau ambil KTP, yang harus bayar denda administrasi,” pungkas Anna.

KOST

KEHIL ANGAN HLG STNK AG 5021 EAE AN. YAYUK SRIRAHAYU DS. KRENCENG KEC. KEPUNG KAB. KEDIRI.

Hlg STNK HD VARIO VIOLET SILVER 2010 N 3246 TBW a/n: ZULKIFLI d/a: DSN PENANGGUNGAN RT024/006 GEMPOL PASURUAN.

PROMO SUZUKI 2021 PICK DP 2 Jt ERTIGA DP 8 Jt XL 7 DP 8 Jt Proses mudah pasti ACC INFO & PEMESANAN HUB : BEN SUZUKI 0851 0440 9688 WA/TELP AKTIF

Hlg STNK Mobil Mits Box nopol L8525AH a/n PT Persada Yakult Indonesia D/a Jl Raya Ngagel 95 Sby.

P I J AT K E B U G A R A N

HLG BPKB YMH 2017 L-4804 QI W.HTM AN.FEBRI HARIANTO BULAK BANTENG KIDUL II/10 A SBY.

RICO ATLETIS MASSAGE. Melayani Pria. Khusus dipanggil. Hub: 085230255020.

Hilang STNK Spd Motor Honda Th’2015 W-5089-DE An.Ladi D/a. Dsn Masek RT.31 RW.03 Gresik.

PA R A N O R M A L

Lanjut Anna, untuk itu pihaknya akan koordinasi dengan satpol PP dan linmas untuk memperkuat penanganan hingga tingkat bawah. “Saat ini tim yustisi hanya 8 orang. Makanya kita koordinasi dengan satpol PP dan linmas, khan ada kasatgas dan kasi trantib,” pungkas Anna. Sementara itu, Kasatpol PP Eddy Christijanto menambahkan, pihak-

Terima kost bujang fas. tmpt tidur, lemari, kaca rias, meja kursi (625/bln) di kedungsari samping Giant JL. Surabayan 3/34 hub. Bu Rina telp 081229729706/0857 85930383 (tidak terima SMS)

KEHIL ANGAN

Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031- 5 49 0592 /08122972970 6 (tdk terima SMS).

resiasi kegiatan Ahad Memberi ini di mana gowes antar alumni tak hanya menumbuhkan kesehatan tubuh, tetapi juga kesadaran sosial. “Meskipun saya tidak ikut gowes, saya tetap datang. Berbagi minimal dengan sesama alumni ini harus dipertahankan,” ujarnya. Andiyati alumni 1979 juga demikian. Dia sangat senang dengan acara semacam ini. Apalagi dia adalah bagian dari sekitar 30 orang yang mendapatkan perhatian dari alumni. “Senang sekali, saya sangat terbantu dengan adanya teman-teman alumni ini,” pungkasnya. (mg-1/tyo)

Sambungan dari halaman 3

JUAL TANAH Lokasi Paras Kec. Lawang, dekat dengan pasar wisata Lawang 2 Menit, dekat dengan Wanawisata pemandian Krabyakan 3 Menit, depan perumahan Sky Park. Luas 410m2, terpasang listrik 1.300 Status AJB. Harga 350 Jt. Minat bisa cek lokasi Sabtu/Minggu, 081335776262

Sambungan dari halaman 3

HILANG BPKB ASLI.MBL ISUZU TBR54 PICKUP TH.02 L.8017. ML AN.ANTONIUS ADI WASISO JL.DARMO PERMAI TIMUR 14/41 SBY. NK.MHCTB54B2K105762 SIN.E1045762. HILANG STNK HONDA VARIO 150 2015 HITAM W 2729 UW MOH. INAYATULLAH 081234579064. HILANG STNK HONDA FERSA 2013 MERAH W 2472 VK AN. MARIA M. KARIYATUN.

Hilang STNK Spd Motor Honda th’2017 W-6532-OL An.Atok Sunarto D/a. Pondok Trosobo Indah G-11 Sda.

nya akan siap membantu petugas DKRTH yang melakukan OTT. “Kita bantu termasuk dari satpol kecamatan,” jelasnya. Lanjutnya, untuk di tingkat kelurahan, tambah Eddy, akan memberdayakan pengawasan. “Kelurahan tidak ada satpol, kita berdayakan pengawasan. Sedangkan proses yustisial melalui PPNS,” pungkas Eddy. (fer/tyo)

DESAIN RUANGAN BEBAS Virus Covid-19 Menjadikan Ruang Usaha/ Kantor/ Sekolah, Dll Bebas Virus/ Fresh Menggunakan Teknologi Terkini, Budget Terjangkau, Dipandu Team ARSITEK & DOKTER Berpengalaman Minat, Info & Konsultasi 08113088699 / 085772769040 FREE KONSULTASI


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SENIN LEGI, 1 MARET 2021 HALAMAN 5

FOTO: MEMORANDUM/SYAMSURI

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Warga menunjukkan dampak cuaca buruk yang melanda empat kecamatan di Kabupaten Sumenep.

Cuaca Ekstrem Mengamuk di Empat Kecamatan Sumenep, Memorandum Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan puting beliung menerjang beberapa kawasan di empat kecamatan, Sabtu (27/2) malam. Akibatnya, puluhan pohon tumbang dan sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Fenomena alam itu terjadi sekitar pukul 19.30. Diawali hujan dengan intensitas tinggi dan puting beliung beberapa menit berselang. Kejadian hujan lebat angin kencang disertai angin puting beliung. "Hujan deras sekali. Beberapa menit kemudian terdengar suara menderu seperti mesin

kendaraan berat. Ternyata itu angin yang datang," kata Pak Tomo, salah satu warga Kecamatan Lenteng. Di Lenteng, dampak paling parah dirasakan warga Dusun Meddelan Timur, Desa Madellan. Warga melaporkan angin kencang itu merusak kandang ternak. Bahkan ada kandang

kambing yang rusak total setelah tertimpa pohon tumbang. Sedangkan di Desa Sindir, gapura pintu masuk SD roboh dan atap kelas banyak yang jebol. Di Kecamatan Bluto, akses jalan sempat terganggu akibat beberapa pohon besar bertumbangan. Terutama di Desa Bungbungan. Selain itu, atap gedung SMA roboh akibat tertimpa pohon. Sedangkan di Dusun Ares Timur, Desa Palongan tiang listrik patah. Puting beliung juga mengakibatkan pohon tumbang di Desa Aengbaja

Raja dan menimpa rumah warga. sementara di Pakandangan Sangrah, atap gedung olahraga berhamburan akibat terjangan angin kencang. "Peristiwa Sabtu malam kemarin selain hujan lebat juga angin kencang. Sehingga menyebabkan beberapa sarana umum mengalami kerusakan dan banyak pohon yang tumbang," kata Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S kemarin. Dari laporan yang diterima Polres Sumenep, dampak kerusakan terparah terjadi Dusun Nangger, Desa Kam-

bingan Timur, Kecamatan Saronggi. Ada rumah warga yang rusak berat setelah tertimpa pohon tumbang. Begitu juga lapangan futsal. "Akses jalan warga juga terganggu karena ada pohon tumbang yang melintang di tengah jalan. Kini masih proses pemotongan dan pembersihan," tambah AKP Widiarti. Di Desa Talang, sedikitnya empat rumah mengalami kerusakan di bagian atapnya. Sementara di Desa Muangan, dilaporkan 10 rumah rusak, Desa Juluk 2 rumah, Nambakor satu

rumah roboh dan satu kerusakan di bagian atap. "Beruntung dalam peristiwa kemarin tidak ada korban jiwa hanya kerusakan fasilitas umum dan puluhan rumah tertimpa pohon," tutupnya. Kecamatan Batuan juga ikut terdampak fenomena alam ini. Polres Sumenep menerjunkan pleton siaga dibantu sejumlah personel TNI untuk melakukan evakuasi dan pembersihan lokasi. Akibat bencana alam ini, kerugian yang diderita mencapai ratusan juta. (uri/epe)

Disdik: Program Madin untuk Sekolah Negeri dan Swasta Sumenep, Memorandum Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep merencanakan program madrasah diniyah (madin) diberlakukan di semua sekolah. Baik negeri dan swasta. Selama ini kegiatan itu hanya diujicobakan di beberapa sekolah negeri. "Kami berharap tetap berlanjut. Semoga mendapat dukungan dari bupati yang sekarang. Program Madin ini kan program unggulan Bupati KH A Busyro Karim dulu," ujar Plt Kepala Disdik Mohammad Iksan, Minggu (28/2). Karena itu, disdik Iksan berharap program madin kembali masuk pada visi misi Bupati Sumenep yang baru dilantik, Achmad Fauzi. Jika berlanjut, Iksan mengaku akan menerapkan program itu ke semua sekolah baik negeri maupun swasta. "Program madin ini lahir dengan tujuan menerapkan pendidikan ala pesantren dalam kehidupan sehari-hari siswa. Sehingga usai belajar umum, siswa bisa belajar agama. Harapan kami melahirkan SDM yang agamis," imbuh Iksan. Sebelumnya, program madin hanya berlaku di lembaga pendidikan wilayah perkotaan sebagai percobaan. Karena anggarannya terbatas yaitu Rp 5 miliar, sehingga disdik hanya menyelenggarakan program sesuai kemampuan anggaran. "Kami berencana semua lembaga pendidikan negeri dan swasta di semua tingkatan nanti bisa menerapkan program madin. Agar anak didik bisa menguasai ilmu umum dan agama," tandas Iksan. (aan/epe)

kepada keluarga korban dan lembaga ini,” kata Risma sapaan akrab mantan Wali Kota Surabaya tersebut. Risma juga menyarankan, pengelola pondok mengosongkan asrama putri yang berdekatan dengan tebing agar musibah tidak terulang. Selain itu, ia mengingatkan warga agar waspadai curah hujan tinggi. Terutama bagi yang bermukim di lereng bukit. “Khusus di pesantren ini sebaiknya tidak dibangun lagi, karena lokasinya sangat dekat bukit. Saya titip kepada pemkab agar warga yang tinggal di lereng bukit diingatkan agar lebih waspada lagi,” katanya. Longsor yang menerjang Ponpes Annidhamiyah, terjadi Rabu (24/2) sekitar pukul 02.00. Lima santri putri meninggal pada kejadian itu. (sjk/epe)

Mensos Tri Rismaharini melihat kondisi pasca longsor yang menerjang Ponpes Annidhamiyah.

Vaksinasi Covid-19 Tahap Selanjutnya Prioritaskan Pelayan Publik Bangkalan, Memorandum Ketua Satgas Penanganan Covid 19 Pemkab Bangkalan, Bupati R abdul Latif Amin Imron menegaskan, siap memfasilitasi vaksinasi untuk jurnalis. Bupati bahkan menganjurkan wartawan yang siap divaksin segera mendaftar ke dinas kesehatan (dinkes). Vaksinasi di Kabupaten Bangkalan memasuki ranah lembaga pelayan publik. Termasuk komunitas insan pers yang tergabung dalam berbagai wadah organisasi. “Wartawan memang masuk target prioritas yang harus segara mendapat layanan vaksinasi,” tegas Ra Latif sapaan akrabnya, di sela peringatan HPN ke-75 di Polres Bangkalan, Jumat (26/2). Alasannya, para jurnalis sebagai penyaji informasi termasuk pelayan publik di garda terdepan. “Jadi, siapapun rekan-rekan jurnalis yang sudah siap

Bupati Bangkalan siap memfasilitasi vaksinasi untuk semua wartawan.

divaksinasi, silakan mendaftarkan diri. Kapan jadwalnya, nanti akan saya atur bersama dinas kesehatan,” terangnya. Kepala Dinkes Bangkalan H Sudiyo mengatakan, sasaran

Jumlah PKH Penerima Bantuan Berkurang Sumenep, Memorandum Penerima bantuan program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Sumenep, mengalami pengurangan tahun ini. Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Sumenep Moh Yasir

FOTO: MEMORANDUM/SUJAK

Siswa salah satu lembaga pendidikan ketika menerima pembelajaran ilmu agama.

Pamekasan, Memorandum Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini mengunjungi lokasi longsor yang menerjang Pondok Pesantren (Ponpes) Annidhamiyah, di Desa Bidang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (27/2). Kunjungan itu juga disertai pemberian bantuan kepada korban dan pengelola pondok. Rinciannya, keluarga korban meninggal menerima santunan masing-masing sebesar Rp 15 juta. Untuk korban terluka Rp 5 juta dan Rp 50 juta untuk pengelola ponpes. Mensos berharap, bantuan yang disampaikan pemerintah itu bisa meringankan penderitaan korban. “Saya menyampaikan titipan bapak Presiden, beliau ikut berbela sungkawa, dan saya juga menyampaikan santunan

FOTO: MEMORANDUM/RAS

FOTO: MEMORANDUM/AAN

Mensos Bantu Korban Longsor Pamekasan

menyebutkan, pengurangan jumlah penerima PKH diperkirakan mencapai 4.605 keluarga penerima manfaat (KPM). “Tahun 2020 tahap empat sebanyak 66.209 KPM, tahun 2021

menjadi 61.604 penerima pada tahap pertama,” katanya kemarin. Berkurangnya jumlah penerima program tersebut lantaran ada beberapa faktor. Di antaranya, tidak adanya komponen yang masuk kriteria

proses vaksinasi memang sudah masuk tahap selanjutnya. Setelah tahap pertama dan kedua bagi anggota forkopimda dan tenaga kesehatan (nakes) tuntas. "Saya jamin Jumat (26/2) hari ini

penerima. “Tidak masuk komponen itu karena sudah lulus SMA, dan juga dinilai sudah mampu dan sejahtera,” terangnya. Data penerima program PKH bisa mengalami perubahan sesuai dengan situasi dan kondisi. Namun, nominalnya tetap seperti semula. “Untuk anak yang jenjang pendi-

sudah tuntas 100 persen untuk vaksinasi tahap pertama dan kedua,” tegasnya. Proses vaksinasi perdana terhadap lembaga publik, menurut Yoyok panggilan akrab-

dikan SD Rp 900 ribu, SMP Rp 1,5 juta. Sedangkan tingkat pendidikan SMA/sederajat Rp 2 juta dalam setahun,” terangnya. Kriteria lain yang berhak mendapatkan program PKH yakni, lanjut usia di atas 60 tahun. “Itu maksimal satu orang dalam keluarga,” katanya.

nya, dilakukan kepada seluruh personel Polres Bangkalan dan jajaran. Selanjutnya, prajurit TNI AD Kodim 0829, Lantamal V Batuporon, kejaksaan negeri, pengadilan negeri, ASN pemkab, karyawan BUMD, organda, serta karyawan pasar tradisional. Termasuk insan pers di dalamnya. Yoyok optimis, stok persediaan vaksin cukup. “Saat ini, ketersediaan vaksin di Bangkalan terdata sebanyak 6.320 vial, setelah dapat dua kali pengiriman dari Bio Farma awal Februari lalu,” ungkap Yoyok. Selanjutnya, vaksinasi menyasar masyarakat umum. Jika distribusi vaksin dari pemerintah lancar, Yoyok memprediksi vaksinasi tuntas pada akhir 2021. "Pokoknya, kami akan berusaha semaksimal mungkin seluruh warga Kabupaten Bangkalan tuntas divasin,” harap Yoyok. (ras/epe)

Ia menjelaskan, program bantuan PKH dicairkan setiap tiga bulan sekali dalam empat tahap. Mulai dari Januari, April, Juli dan Oktober. “Itu dicairkan melalui Bank Himbara,” jelasnya. Jumlah total pencairan program PKH tahap satu 2021 di Sumenep mencapai Rp 39.079.550. (*/uri/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA Pembunuhan dan Perampokan di Desa Jatinom

Kapolres Pimpin Olah TKP Ulang Bareng Tim Labfor Polda Blitar, Memorandum Guna mengungkap kasus pembunuhan dan perampokan di Toko Bisri, di Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Polres Blitar sudah memeriksa 12 saksi. Para saksi itu terdiri dari pelayan toko dan pekerja bangunan di rumah korban. Dari beberapa saksi, ada yang memberikan keterangan janggal. Demi kepentingan penyelidikan, identitas para saksii belum diungkapkan ke publik. Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela memimpin langsung olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim Labfor Polda Jatim. Kapolres meminta masyarakat turut mendo-

Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela berkoordinasi dengan tim Labfor Polda Jatim saat olah TKP lanjutan.

k kinerja anggota Reskrim kan Polres Blitar agar segera bisa mengungkap kasus ini. “Mohon bantuan doanya dari komponen masyarakat Bli-

tar, agar kami segera mampu mengungkapnya. Untuk itu hingga hari ini kami sudah memeriksa sedikitnya 12 saksi,” ujar Leonard. Kapolres juga berharap, dari

temuan rekam jejak CCTV di rumah korban, polisi dapat terbantu dengan rekaman tersebut. “Sementara kami temukan beberapa CCTV yang ditutup saat peristiwa terjadi, sedangkan barang berharga yang hilang juga masih dalam penyelidikan lanjutan. Baik materi yang kami kumpulkan dari kemarin, semoga memberi petunjuk dalam pengungkapan kami,” lanjutnya. Kasus dugaan perampokan disertai pembantaian pemilik Toko Bisri itu, diketahui oleh para saksi yang hendak bekerja di toko. Para pekerja dikagetkan, dengan menemukan tewasnya sang manjikan dalam kondisi kedua kaki terikat dengan kepala berlumuran darah. (pra/mik)

4 Kapolsek di Bojonegoro Dirotasi Bojonegoro, Memorandum Rotasi perwira pertama (pama) di jajaran Polres Bojonegoro kembali digulirkan. Melalui Surat Telegram Kapolda Jawa Timur nomor: ST/380/II/ KEP/2021 tertanggal 26 Februari 2021, ada empat kapolsek berpindah tugas. Kapolsek yang diganti adalah Kapolsek Baureno Iptu Suwaji pindah tugas sebagai Kasubbagprogar Bagren Polres Bojonegoro. Sementara Kapolsek Baureno diganti oleh Iptu Matsuis Wanto. Sebelumnya Iptu Matsuis Wanto

menjabat sebagai Kaurbin-opsnal Satlantas Polres Bojonegoro. Lalu, Kapolsek Kedewan AKP Purwanto Suharyadi dimutasi sebagai Pama Polres Bojonegoro dalam rangka pensiun. Sementara Kapolsek Kedewan digantikan oleh AKP Yahban yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kapas. Kemudian, Kapolsek Kapas dijabat oleh AKP Mulyono yang sebelumnya menjabat Kapolsek Margomulyo. Kapolsek Mar-

g gomulyo dijabat oleh Iptu Eko Bambang Riyadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kanitreskrim Polsek Padangan. Kasubbag Humas Polres Bojonegoro AKP Sri Ismawati memberkan adanya pergeseran beberapa kapolsek di jajaran Polres Bojonegoro Polda Jawa Timur. “Iya benar, bergeser, “ ujar Isma dikonfirmasi, Minggu (28/2). Sementara itu, Iptu Matsuis Wanto berharap amanah yang

AKP Sri Ismawati

diberikan kepadanya ini menjadi berkah. “Amin.Semoga berkah bagi keluarga,” ujar Iptu MatsuisWanto. (top/har/mik)

Polres, Kodim, dan Tim Semprot Disinfektan Rumah Warga Positif Covid Blitar, Memorandum Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan bersama Pgs Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Arm M Muslikh beserta tim gabungan mengecek posko PPKM mikro dan dilanjutkan dengan apel gabungan di kantor Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan. Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan menyemprotkan cairan disinfektan di sekig tar rumah warga yang oterkonfirmasi positif Coatan vid-19 di wilayah Kecamatan Sananwetan. Penyemprotan dimulai dari kediaman Camat Wonodadi Tunggul Adi yang terletak di Jalan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog. Kemudian dilanjutkan di kediaman Heri, Ketua Rt 01/ Rw 06 Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Sananwetan, Keca-

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan bersama tim gabungan dan Satgas Covid-19 mengunjungi salah satu rumah pasien isolasi mandiri.

ma matan Sananwetan. Lalu penyemprotan dilanjutkan di Perumahan Tirto Madu, Kelurahan Karang Tengah Kecamatan Sananwetan, di kediaman Camat Nglegok Kabupaten Blitar, Aan Ernawanto. Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Heri Setiawan menyampaikan,

“Bahwa di Kecamatan Sananwetan banyak yang terkonfirmasi Positif Covid-19, satu keluarga berjumlah 7 orang. Di sana kita laksanakan penyemprotan di kawasan yang terdampak,” ujar Kapolres Yudhi. KapolresYudhi menambahkan, penyemprotan disinfektan di pemukiman penduduk ini

bertujuan untuk mencegah penyebaran virus corona agar pemukiman penduduk bersih dan srteril dari virus yang membahayakan kesehatan warga masyarakat. Selain melaksanakan penyemprotan disinfektan, Polres Blitar Kota juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan seperti selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir serta menjaga jarak. “Sebagai anggota Polri yang bertugas melindungi dan mengayomi masyarakat, kami akan melaksanakan tugas yang terbaik, dan selalu bersinergi dengan pihak, khususnya membantu setiap kesulitan warga, sehingga kehadiran kami memberikan sesuatu yang positif,” ungkap Yudhi.(pra/mik)

Cegah Penularan Corona di Pelabuhan, Polisi Rutin Patroli Gresik, Memorandum Guna mencegah penyebaran Covid-19 di area pelabuhan, polsek kawasan pelabuhan jajaran Polres Gresik gencar melakukan patroli saat pemberangkatan kapal, Minggu (28/2). Tujuannya untuk memberikan imbauan kepada penumpang agar disiplin protokol kesehatan (prokes) sekaligus membagikan masker gratis kepada para penumpang kapal. Dalam giat ini, korps Bhayangkara berkolaborasi bersama Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) serta Dishub Gresik. Sasaran yakni para penumpang kapal yang akan berangkat ke Bawean dengan menaiki kapal

KMP Ekspres Bahari. Kapolres Gresik AKBP Arif Fitrianto melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gresik AKP I Made Jatinegara mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengertian kepada masyarakat bahwa Covid-19 itu masih ada. Oleh karenanya, masyarakat harus tetap waspada dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. “Selama pelayaran, kami meminta dan mengim- bau kepada masyarakat untuk selalu menggunakan masker dan tidak berkerumunan serta mematuhi himbauan dari pemerintah

Polisi memasangkan masker kepada penumpang kapal. P

dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19,” ucapnya. I Made Jatinegara menambahkan, sejumlah masker juga dibagikan dalam giat tersebut.

Ini menjadi langkah konkrit. Selain memberikan imbauan, petugas memberi sarana untuk menegakkan protokol kesehatan. Utamanya dalam hal penggunaan masker. (and/har/mik)

Kapolres Mojokerto Terima Penghargaan PWI Award 2021 Mojokerto, Memorandum Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menerima penghargaan PWI Award 2021, Minggu (28/1). Kapolres menerima penghargaan kategori ‘Kapolres Inovatif’ dalam bidang kamtibmas penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) di masa pandemi Covid-19. Penghargaan tersebut diberikan oleh Ketua PWI Kabupaten Mojokerto Diak Eko Parwoto dalam puncak kegiatan tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) 2021 di aula Gedung DPRD Kabupaten Mojokerto Jalan RA Basuni, Sooko Mojokerto. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengucapkan terima kasih atas kepercayaan PWI Mojokerto atas pemberian penghargaan tersebut. “Penghargaan ini sebagai pemacu kinerja Polri dalam menegakkan kamtibmas dan tetap

AKBP Dony Alexander menerima penghargaan sebagai Kapolres Inovatif.

semangat untuk bekerja dalam menegakkan dan mengedukasi masyarakat dalam disiplin Prokes,” ujar Dony Alexander, kemarin. Lebih lanjut dikatakannya, dalam melaksanakan tugas edukasi maupun sosialisasi kepada masyarakat tak luput dari peran

media masa. “Sebagus apapun program kita tanpa peran media masa maka tidak akan sampai kepada masyarakat,” ucapnya. Ia juga menyampaikan, program penangulangan Covid 19 yang sudah dilaksanakan bersama pemerintah daerah yakni

dengan rutin menggelar Ops Yustisi serta terus memperbanyak kampung tangguh diwilayah hukummnya. Bahkan saat ini pihaknya juga melaksanakan program santri bermasker. “Cara ampuh mrenanggulangi virus Covid 19 dengan mengajak semuan lapisan masyarakat disiplin prokes,” tuturnya. Sementara Ketua PWI Mojokerto Diak Eko Prawoto mengatakan, peringatan HPN 2021 di masa pandemi Covid-19 ini, lebih mengarah pada penyaluran bantuan kepada yayasan anak yatim yang juga terdampak oleh pandemi. Selain itu PWI juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Forkopimda yang selama ini telah gigih menangani penekanan penyebaran virus Covid 19 di Mojokerto Raya ini. (war/mik)

SENIN LEGI, 1 MARET 2021 HALAMAN 6-7

Dua Bulan, Satreskoba Makota Gulung 73 Tersangka Malang, Memorandum Dalam kurun waktu Januari hingga Februari 2021, Polresta Malang Kota sudah menggulung 73 tersangka narkoba. Rinciannya, di bulan Januari menggulung 44 tersangka dan Februari meringkus 29 tersangka. Dari 73 tersangka itu, hanya satu tersangka perempuan. Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata menyampaikan, pihaknya sangat serius menindak peredaran gelap narkoba di Kota Malang. “Dari 73 tersangka ini, satuan reskoba mampu mengungkap sebanyak 65 kasus,” terangnya. Bulan Januari, telah diungkap sebanyak 37 kasus dan lainnya, sejumlah 28 kasus diselesaikan bulan Pebruari 2021. Adapun barang bukti, disita ganja seberat 3.255,66 gram, sabu-sabu seberat 693,485 gram, ekstasi sebanyak 31 butir, dan pil double L sebanyak 3.614 butir. “Kami terus berupaya memberantas dan memerangi peredaran gelap narkoba di Kota Malang. Kami tidak ingin masa depan para generasi muda hancur

akibat narkoba,” tandasnya seraya mengingatkan agar masyarakat lebih waspada terhadap peredaran gelap narkoba. Para tersangka ini menurutnya b berasal dari berbagai profesi, mulai dari pengangguran hingga karyawan swasta. Adapun usianya dalam kisaran 20 tahun dan beberapa tersangka berusia sekitar 30 tahun. Kasatreskoba Polresta Malang Kota Kompol Anria Rosa Piliang menjelaskan, ada juga tersangka yang ditangkap berasal pengembangan pelaku yang ditangkap sebelumnya. “Satu tersangka berinisial SH, yang ditangkap di Krian, Sidoarjo merupakan pengembangan dari penangkapan tersangka RND di TKP Sawojajar, Kota Malang,” jelas Rosa Piliang. (edr/mik)

Sumenep, Memorandum Kapolres Sumenep AKBP Darman meminta seluruh kapolsek jajaran di daratan dan kepulauan untuk mengawal realisasi dana desa (DD) yang digunakan untuk penanganan Covid-19. Kebijakan tersebut dikeluarkan oleh Kapolres Darman untuk memastikan setiap program penanganan Covid-19 di tingkat desa terlaksana dengan baik dan transparan sesuai peraturan perundangan-undangan. "Sesuai regulasi, saat ini dana desa juga diharuskan menggelontorkan anggaran untuk penanganan Covid-19, bisa dalam bentuk bantuan tunai dan lainnya. Teknisnya pemerintah desa yang lebih Kombespol Leonardus Simarmata dan Kompol Anria Rosa Piliang, menunjukkan tersangka dan barang bukti narkoba.

Polisi Berjibaku Bantu Warga Bersihkan Sisa Banjir

Kapolres Kediri Gencar Sosialisasi Bijak Bermedia Sosial

Probolinggo, Memorandum Puluhan personel Polres Probolinggo Kota membantu warga membersihkan sisa banjir setinggi 1,5 meter kiriman dari lereng Gunung Bromo yang merendam pemukiman warga di Jalan Prof Hamka, Kelurahan Karenglor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Minggu (28/2). Kegiatan karya bhakti langsung dibawah komando Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Teguh Santoso itu, dibantu personel Kodim 0820/Probolinggo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Tagana. "Personel kita bagi, agar pelaksanaan kegiatan hari ini bisa efisien dan cepat selesai. Kami juga masih standby sebagai langkah antispasi apabila hujan deras kembali datang," ujar Kompol Teguh Santoso, kemarin. Tak hanya itu, kata Teguh Santoso, jajaran BPBD akan menyelesaikan tumpukan pohon dan

Kediri, Memorandum Jajaran Polres Kediri mengimplementasikan perintah Presiden Joko Widodo kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengenai penanganan perkara Undang-Undang ITE dengan mengedepankan pendekatan humanis. Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono mengatakan, pihaknya sudah menerima instruksi berupa aturan baru soal pena penanganan perkara UU ITE. "Salah satu yang ya jadi aturan adalah saat ini kalau meras terceada yang merasa b markan nama baik, tak bisa diproses jika bukan dari korban b yang bersangkutan Selain kutan. ki akan itu kita kede kedepankan pen pendekatan re s t o ra s i justice, jika ada AKBP Lukman Cahyono

Anggota Polri dan TNI membersihkan permukiman warga yang terendam banjir.

sampah yang masih menggunung di pinggir jalan untuk segera di evakuasi dengan menggunakan alat berat.Sedangkan untuk jajaran TNI Polri, membantu kerja bakti membersihkan rumah warga yang masih dipenuhi dengan lumpur dan air kotor. Begitu juga, puluhan rumah di Jalur Lingkar Selatan (JLS) Kota Probolinggo banjir setelah diterjang hujan deras selama 3 jam pada, Jumat (26/2). Rumah-rumah yang ada di

Jalan Prof Hamka, di Kelurahan Kedupok, Kecamatan Kedupok, ini terendam sedalam 1,5 meter. Beberapa warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman dan meninggalkan harta bendanya. “Selain terjadi di wilayah Kota Probolinggo, di atas lereng Gunung Bromo juga hujan deras. Sehingga debit air hujan terus tinggi, hingga beberapa sungai tidak mampu menahan debit air dan meluap ke pemukiman hingga jalan raya,” tandasnya. (mhd/mik)

Kapolres dan Dandim Patroli Skala Besar Tertibkan Prokes Malang, Memorandum Kapolres Malang AKBP Hendri Umar turun dalam patroli skala besar Cipta Kondisi dan Penegakan Protokol Kesehatan (prokes) pada masa perpanjangan PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) berbasis mikro di Kecamatan Singosari, Karangploso dan Dau, Kabupaten Malang, Sabtu (27/2) malam. Dalam operasi ini, Kapolres Malang bergerak bersama Dandim 0833 Kab Malang – Batu Letkol Inf Yusub Dody Sandra didampingi Kabagops Kompol Hegy Renanta, Kasatreskrim AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, Kasatlantas AKP Ady Nugroho, Kasatsabhara AKP Koesmindar, Kasatreskoba AKP AntonWidodo, Kasatintelkam Iptu M Riza Rahman. Kabagops Polres Malang menyampaikan, kegiatan operasi yustisi ini melaksanakan patroli skala besar dengan sasaran kafe, warkop yang melebihi batas waktu operasional. Ini untuk mencegah penyebaran Covid-19

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar memimpin patroli PPKM mikro.

dan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap prokes. “Kita lakukan untuk kafe dan warkop yang buka melebihi batas ketentuan,” jelasnya. Patroli diawali dari apel di Kantor Satpas Singosari - Jalan Raya Mondoroko - Simpang Empat Karanglo - Jalan Raya Tunjungtirto - Jalan Raya Kepuharjo Jalan Raya Kertanegara - Simpang Tiga Karangploso - Jalan Raya P Sudirman Karangploso - Jalan Raya Sengkaling Dau - Jalan Sidomakmur Mulyoagung - Jalan Raya Dermo Mulyoagung Kecamatan Dau. Petugas melakukan sosialisasi

pada pengunjung dan pemilik kafe mengenai pentingnya mematuhi prokes. Juga dilakukan teguran lisan pada pengunjung kafe yang tidak memakai masker dan menjaga jarak. Bersamaan dilakukan pembubaran kerumunan massa pengunjung kafe yang melebihi batas kapasitas makan minum di tempat. Bagi pemilik kafe yang melanggar diberikan teguran keras agar mematuhi aturan pembatasan jam operasional pada masa PPKM Mikro yaitu sampai dengan pukul 21.00 serta kapasitas 50% makan atau minum di tempat. (*/ari/mik)

Polisi dan ASN Polresta Sidoarjo Disuntik Vaksin Covid Sidoarjo, Memorandum Personel Polri dan ASN Polresta Sidoarjo serta polsek jajaran menjalani vaksinasi Covid-19, Sabtu (27/2) di Gedung Serbaguna, Polresta Sidoarjo. ta Kabagsumda Polresta Sidoarjo Kompol Edi Santoso mengatakan, pelaksanaan vaksinasi ini Sidoarjo diseenggarakan pada 27 Februari 2021 dan 1 Maret 2021. “Ini merupakan komitmen dan langkah nyata kami dalam mendukung program pemerintah, yakni melalui vaksinasi Covid-19 agar dapat mencegah penyebaran virus corona,” ujar Kompol Edi Santoso. Salah satu perwira Polresta Sidoarjo yang ikut divaksin Co-

Suasana vaksinasi yang dilaksanakan di Polresta Sidoarjo.

vid-19 adalah Ipda Tri Novi Handono. Ia menjelaskan, saat disuntik vaksin ia tidak merasakan sakit. Bahkan setelah disuntik hingga setengah jam, merasa tidak ada efek samping. Sebelum disuntik vaksin, anggota Polri dan ASN di Polresta Sidoarjo serta polsek jajaran harus melalui tahapan screening juga

Kapolres Sumenep Imbau Kapolsek Kawal Dana Desa untuk Covid-19

Gedung Serbaguna

pengecekan kondisi kesehatan tubuh dengan protokol kesehatan (prokes) sangat ketat. Melalui vaksinasi Covid-19 pada anggota Polri, diharapkan dapat memotivasi masyarakat bahwa programVaksinasi Covid-19 merupakan langkah baik guna memutus mata rantai penyebaran Virus Corona. (jok/mik)

kasus seperti ini,” ujar AKBP Lukman Cahyono,Minggu (28/2). Masih kata Lukman Cahyono, bahwa pihaknya akan mengedepankan pencegahan agar tak ada kasus UU ITE di Kabupaten Kediri. “Oleh karena itu kami jajaran Polres Kediri terus mengedukasi masyarakat agar tak memosting ujaran kebencian melalui media sosial,” ucap Kapolres Kediri. Lukman Cahyono menambahkan, bahwa saat ini pihaknya mengajak masyarakat agar bersatu menangani pandemi Covid-19. “Kita punya masalah saat ini yakni pandemi Covid-19, tentu jangan sampai ada permasalahan lain, seperti ujaran kebencian yang berbau suku, ras dan agama,” tambahnya. Kapolres Lukman Cahyono mengatakan, pihaknya selalu aktif melakukan sosialisasi di berbagai macam kesempatan saat berjumpa dengan masyarakat. “Kita punya banyak satuan tugas di Polres Kediri, salah satunya adalah edukasi masyarakat mengenai bijak bermedia sosial,” pungkas Kapolres Lukman. (mis/mik)

Kapolres Sumenep AKBP Darman bersama anggota membagikan masker kepada warga.

paham. Kami hanya meminta kapolsek dan anggotanya untuk mengawal realisasinya, agar tepat sasaran," ujar Darman.

Jika ada temuan terkait penyimpangan program penanganan Covid-19 yang bersumber dari dana desa, Darman

meminta masyarakat untuk melapor ke pihak kepolisian. Ia tidak ingin bantuan untuk warga terdampak Covid-19 menjadi bancakan oknum perangkat desa. Apabila masyarakat tidak berani melapor secara langsung, Darman meminta agar korban menghubungi nomor kontak pusat pengaduan yang sudah disediakan di Polres Sumenep atau di setiap Polsek jajaran. “Jika ada penyimpangan bantuan Covid-19 di tingkat desa, saya yang akan turun sendiri untuk mengungkapnya. Makanya saya meminta Kapolsek untuk mengawal dengan ketat seluruh tahapan realisasi anggaran desa untuk penanganan Covid-19,” tandas Darman. (aan/mik)

Kapolres Pastikan Vaksin Sinovac Dijamin Aman dan Halal Bangkalan, Memorandum Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto menyerukan agar seluruh warga Kabupaten Bangkalan yang tersebar di 18 kecamatan dengan 273 desa dan 8 kelurahan, bersiap-siap menjadi target program vaksinasi sinovac. Pasalnya, proses vaksinasi di Kabupaten Bangkalan kini sudah mulai diterapkan bagi komunitas lembaga pelayan publik. Setelah itu, vaksinasi serentak akan diberlakukan bagi masyarakat umum. “Saya tegaskan, vaksin sinovac dijamin aman dan halal,” ujar Kapolres Didik, Minggu (28/2) pagi. Penegasan ini menurut Didik bukan isapan jempol belaka. Jaminan aman bisa dipertanggungjawabkan karena vaksin produk dari Negeri Tirai Bambu, Tiongkok itu, secara medis sudah menjalani ujicoba cukup panjang, dan sudah mendapat

rekomendasi dari Bio Farma maupun BPPOM. “Vaksin sinovac secara resmi juga sudah mendapat rekomendasi halal dari MUI Pusat,” tegas Didik. Untuk itu, Didik menyerukan agar seluruh warga Kabupaten Bangkalan, kompak pasang badan, atau bersedia menyodorkan diri untuk mendapat suntikan vaksin sinovac. Jaminan aman vaksin sinovac bagi kesehatan, menurut Didik, bukan tanpa bukti kongkrit. Faktanya, seluruh anggota forkompimda, termasuk Bupati R Abdul Latif Amn Imron,Wabub H Mohni, serta Ketua DPRD H Muhamad Fahad, tuntas menjalani vaksinasi tahap pertama dan kedua. Tidak hanya itu, proses vaksinasi tahap kedua bagi 3.753 nakes yang tersebar di RSUD Syamrabu, dua rumah sakit swasta, tiga klinik dan 22 puskesmas juga

Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto didampingi Kepala Dinkes H Sudiyo memberikan keterangan kepada wartawan.

sudah tuntas dilaksanakan. Termasuk 631anggota Polres dan Polsek jajaran di seluruh kecamatan yang sudah divaksin pada Kamis (25/2) dan Jumat (26/2) lalu, vaksis tahap pertama aman. ”Alhamdulillah, sejauh ini, tidak ada satupun dari mereka

yang sudah divaksinasi mengeluh soal adanya dampak negatif bagi kondisi kesehatan mereka,” timpal Kepala Dinas Kesehatan H Sudiyo, Skep Ns. Realita ini membuktikan bahwa vaksin sinovac benarbenar aman bagi kesehatan. (ras/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

Petugas menyerahkan bantuan sembako kepada warga.

Babinsa Koramil 0806/01 Dampingi Pembagian Sembako

Nganjuk, Memorandum Dampak banjir yang melanda sebagian wilayah di Nganjuk beberapa waktu lalu mengakibatkan bangunan rumah Jainem (70), yang berada di bibir Sungai Candi roboh. Sebab, tanah penopang rumahnya longsor terkikis banjir di Desa Candirejo, Kecamatan Loceret. Kondisi yang dialami Jainem itu didengar langsung Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho. Dengan besar hati dan kepeduliannya, ia berupaya untuk dapat membantu kesulitan yang dialami Jainem dan keluarganya. Upaya itu diwujudkan dengan menggandeng Panito, Direktur PT Exindo Wiratantra Perkasa dan Roy, pengusaha material di wilayah Nganjuk untuk turut peduli dan membantu membangunkan kembali rumah Jainem. “Kita ketahui, rumah Ibu Jainem ini berada di bibir sungai yang riskan terjadi longsor dan sebagian juga sudah longsor, sehingga diperlukan bantuan dari kita dan dibantu para pengusaha untuk membangunkan kembali rumahnya,” terang Danrem dalam keterangan persnya, Sabtu (27/2). Ditambahkan Danrem, jika lokasi pembangunan rumah Jainem yang baru sekarang tidak berada di rumah lamanya dan dipindahkan ke lokasi yang lebih aman milik saudara Jainem yang letaknya juga tidak jauh dari rumah lamanya. Dirinya berharap, pembangunan yang dilaksanakan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan rencana, serta mendapatkan keberkahan bagi Jainem beserta keluarganya. Tak lupa orang nomor satu di jajaran Korem 081/ DSJ itu turut menyampaikan ucapan terima kasih dan kebanggaannya kepada Panito dan Roy atas kepedulian dan bantuan yang diberikan dalam proses pembangunan rumah milik Jainem. (*/ack/alv/lis)

sudah kembali ke rumahnya masingmasing, meski kondisi kedalaman banjir masih mencapai 1,5 - 2 meter. “Saat ini sebagian warga sudah pulang ke rumah masing masing untuk mengecek barang barangnya. Jika seandainya nanti terjadi hujan lagi kami

akan segera mengevakuasi warga ke tempat yang lebih tinggi,” ujar Agus. Pantauan di lapangan, tak hanya banjir yang menyebabkan permukiman warga terendan air, tapi beberapa longsor juga terjadi di beberapa titik di antaranya di KM 56-60 Gladak Perak yang ada di

Kecamatan Candipuro dan di Dusun Kukun, Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Klakah, yang menyebabkan 13 kepala keluarga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman guna mengantisipasi agar tidak memakan korban jiwa dalam bencana tersebut. (ani/lis)

FOTO: MEMORANDUM/ASW

Lamongan, Memorandum Sehari menjabat sebagai Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi memulai tugas pertamanya dengan penuh semangat. Terbukti dengan kehadirannya di tengah-tengah para pendekar Lamongan saat latihan bersama antarperguruan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Lamongan di GOR Kodim 0812, Sabtu, (27/2). Di hadapan seluruh peserta, Bupati Yuhronur turut menularkan semangatnya untuk memompa para pendekar pencak silat untuk terus beprestasi. “Silat ini harus menjadi cabang olahraga andalan. Potensi besar untuk mendapat medali emas dan menorehkan prestasi baik tingkat regional, nasional bahkan internasional sangatlah tinggi. Saya yakin pencak silat bakal menjadi cabor andalan Lamongan,” tegasnya. Ke depannya, lanjut Yu h r o n u r, I P S I d a p a t memprogramkan dan mempersiapkan atlet-atlet yang berprestasi. Sehingga selain sepak bola, Lamongan memiliki olahraga unggulan di bidang pencak silat. “Kegiatan semacam

Bupati Yuhronur Efendi memukul gong tanda dimulainya latihan bersama antarperguruan IPSI Lamongan.

ini diharapkan agar terus dilanjutkan dan diprogramkan. Selain sebagai media silaturrahmi antarperguruan pencak silat, juga agar kita punya cabang olahraga nggulan selain sepak bola. Sehingga ke depan, ketika orang bertanya prestasi olahraga Lamongan apa? Dengan lantang kita jawab, silat,” terangnya.

Selain itu Yuhronur juga b e r h a ra p s e m u a c a b a n g olahraga di Kabupaten Lamongan turut berprestasi. “Saya ingin semua cabang olahraga di Lamongan bisa berprestasi,” harapnya. Sesuai visinya menjaga kesinambungan menuju kejayaan, Yuhronur menerangkan bahwa prestasi-

prestasi yang telah melekat pada Kabupaten Lamongan untuk terus dijaga. “Mari prestasi-prestasi di bidang apapun yang telah ditolehkan untuk terus kita jaga menuju kejayaan dan memberikan kemasyhuran bagi Kabupaten Lamongan,” ungkapnya. Sementara itu Ketua

Umum IPSI Lamongan Debby Ku r n i a w a n m e n j e l a s k a n , kegiatan yang berlangsung ditengah pandemi Covid-19 dilakukan dengan prosedur protokol kesehatan. “Kegiatan yang diikuti seluruh anggota IPSI ini dilakukan dengan prosedur protocol kesehatan. Seluruh peserta serta para official sudah melakukan swab antigen terlebih dahulu sebelum pelaksanaan pertandingan,” ungkapnya. Acara yang akan berlangsung hingga Minggu (28/2) ini diharapkan mampu menemukan bakat-bakat baru. Sehingga kedepannya IPSI Lamongan dapat memberi prestasi terbaiknya. “IPSI Kabupaten Lamongan di porprov, Alhamdulillah bisa mendapat medali emas. Atas dukungan seluruh pihak, kedepannya kami dapat memberikan prestasi terbaik,” kata Debby. Debby juga menginformasikan kepada seluruh perguruan pencak silat di Kabupaten Lamongan untuk mempersiapkan para atletnya, hal ini dikarenakan akan ada latihan bersama lagi dengan cakupan lebih luas. (*/asw/lis)

TMMD Ke-110 Kodim Bojonegoro

Satgas Ikuti Tradisi Sedekah Bumi Nglambangan

FOTO: MEMORANDUM/TOP

Danrem 081/DSJ Gandeng Pengusaha Perbaiki Rumah Jainem

Kondisi di Dusun Biting, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, yang terendam banjir.

Bupati Yuhronur Pompa Semangat Pendekar Lamongan

FOTO: MEMORANDUM/ACK

Roboh Diterjang Banjir

Lumajang, Memorandum Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur sebagian besar wilayah Lumajang pada Sabtu (27/2) kemarin, menyebabkan beberapa wilayah terendam banjir. Dampak terparah salah satunya di Dusun Biting, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, dengan kedalaman air hampir mencapai 1,5 - 2 meter. Ke p a l a B i d a n g Pe n c e g a h a n , Kesiaapsiagaan, dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang Wawan Hadi Siswoyo menyampaikan, banjir terjadi karena luapan air dari Kali Bondoyudo yang diakibatkan oleh intensitas hujan yang tinggi. Sehingga sungai tidak bisa menampung debit air dan meluap hingga ke permukiman warga. “Ketinggian air yang masuk ke permukiman warga diperkirakan mencapai 1,5 - 2 meter, sehingga warga harus kami evakuasi ke tempat yang lebih aman” ujarnya. Banjir terparah tak hanya dirasakan warga di sekitar Dusun Biting, Desa Kutorenon, tapi di sejumlah wilayah seperti Selok Besuki, Blukon, beberapa desa di Kecamatan Tekung, Desa Gogosan Kecamatan Kunir, serta Desa Darungan Kecamatan Yosowilangun, juga banjir akibat kenaikan debit air. Menurut salah satu relawan Pemuda Pancasila Agus Setiawan menyebutkan, untuk saat ini sebagian besar warga yang mengungsi di Balai Desa Kutorenon

Trenggalek, Memorandum Guna membantu memenuhi keperluan warga yang isolasi mandiri, Babinsa Koramil 0806/01 Kota jajaran Kodim 0806/Trenggalek Serda Suparman bersama aparatur pemerintah desa menyerahkan bantuan sembako kepada salah satu warga yang terkonfirmasi Covid-19 di RT 13/05 Desa Parakan, Kecamatan Trenggalek, Sabtu (27/2). Pemberian bantuan Sembako kepada pihak keluarga yang terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan bentuk kepedulian Aparatur Pemerintah Desa Parakan untuk membantu warga selama melakukan isolasi mandiri di masa pandemi. Serda Suparman saat dikonfirmasi awak media mengatakan, bantuan paket sembako tersebut merupakan wujud kepedulian dari pemerintah kepada warga yang terkonfirmasi Covid-19. Lebih lanjut, pemberian bantuan sembako tersebut bertujuan utnuk memenuhi kebutuhan hidup seharihari warga yang sedang menjalani isolasi mandiri dan diharapkan agar warga selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan guna memutuskan penyebaran Covid-19 dari klaster keluarga,” terangnya. “Kami juga memberikan semangat dan pemahaman tentang virus corona bagi warga yang terkonfirmasi. Semoga warga yang sedang isolasi mandiri karena terkonfirmasi Covid-19 bisa segera pulih kembali,” pungkas Serda Suparman. (*/alv/ack/lis)

Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho meletakkan batu pertama pembangunan rumah Jainem.

Luapan Sungai Bondoyudo Rendam Permukiman Warga

FOTO: MEMORANDUM/ANI

FOTO: MEMORANDUM/ALV

JAWA TIMUR

SENIN LEGI, 1 MARET 2021 HALAMAN 8

Anggota TNI mengikuti sedekah bumi.

Bojonegoro, Memorandum Budaya lokal mesti terus dijunjung tinggi agar warga tak kehilangan jati diri dalam kehidupan sosial. Seperti yang dilakukan warga dengan menggelar sedekah bumi di Dusun Nglambangan, Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, kemarin. Tetap menjaga protokol kesehatan di tengah pandemi, nampak begitu sederhana puluhan warga dan Satgas TMMD Kodim 0813/Bojonegoro berkumpul di Punden Mbah Sunari untuk memanjatkan doa bersama sebagai wujud syukur kepada Illahi atas nikmat bumi yang telah dikaruniakan kepada warga. Roso, Kepala Desa Jatimulyo, mengatakan bahwa tradisi ini harus tetap dijaga kelestariannya. “Ini tradisi

kita di sini. Kita akan terus mendukung dan melestarikannya bahkan untuk terus berkembang. Kami mengajak semua warga berdoa agar pandemi segera berlalu dan semua bisa kembali beraktivitas normal,” harap Roso. Pihaknya juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Tim Satuan Tugas TMMD ke-110 di desanya yang sudah bahu membahu bergotongroyong untuk pembangunan desa selama program ini ada untuk kemajuan Desa Jatimulyo. Sementara itu, Serda Lajahidin sebagai Satgas TMMD menyampaikan, dirinya merasa bangga bisa mengikuti agenda ini. “Semoga warga di sini semakin maju dan makmur atas berkah dari Tuhan YME, begitupun tradisi yang harus tetap dijaga,” ungkapnya. (top/har/lis)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Indra Anugrah Hardiantoko, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH Direktur Utama: MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Choirul Shodiq SH MH Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Pemimpin Perusahaan: Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Yoyok Khayatullah AMD SE Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SENIN LEGI, 1 MARET 2021 HALAMAN 9

Polisi Pastikan Residivis Ketanon Berencana Kirim Sabu ke Lapas

Anggota TNI bersama warga kerja bakti.

TMMD Ke-110 Kodim Bojonegoro

Satgas Gotong Royong Cor Pondasi Sekolah Bojonegoro, Memorandum Infrastruktur sarana dan parasarana gedung sekolah harus dalam kondisi baik. Untuk itu, agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu dengan kerusakan salah satu ruang kelas SDN Ngrancang IV Tambakrejo, maka langsung diperbaiki. Perbaikan sudah dimulai dengan pengecoran bangunan. Kerja gotong royong Satgas TMMD Kodim 0813 Bojonegoro bersama pihak sekolah dan warga terlihat begitu antusias, kemarin. “Alhamdulillah, pondasi sudah mulai kita lakukan pengecoran dengan gotong-royong bersama warga,” terang anggota Tim TMMD Serda Samsuri. Hadirnya program TMMD ke-10 Kodim 0813 Bojonegoro bersama pemkab setempat tentu membawa berkah tersendiri karena banyaknya infrastruktur yang akan segera di bangun di desa ini. Seperti program TMMD ke-10 Kodim 0813 Bojonegoro yang berkolaborasi dengan Pemkab Bojonegoro dan Desa Ngrancang membangun berbagai sarana infrastruktur, baik pendidikan, kesehatan, jalan, dan kegiatan non-fisik lainnya agar masyarakat dapat menikmati manfaatnya. Serda Samsuri berharap proses pengecoran pondasi segera selesai sesuai target. “Semoga segalanya lancar dan gedung sekolah segera berdiri, sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan lebih nyaman,” harapnya. (top/har/lis)

Kapolsek Kedungwaru AKP Siswanto mengatakan, awalnya yang bersangkutan tidak mengakui bahwa sabu yang disembunyikan di bawah paving block di sekitar lokasi kecelakaan tersebut adalah miliknya. Namun sesuai dengan perkembangan hasil penyelidikan dan penyidikan, akhirnya yang bersangkutan mengakuinya. “Sudah ngaku, sabu tersebut memang punya dia yang barusan diambil dan diserahkan ke seseorang. Ini masih didalami terus,” ujar Siswanto, Minggu (28/2). Kini, kata Siswanto, dua poket sabu dengan berat kurang dari 1 gram tersebut telah diamankan guna proses hukum lebih lanjut. Siswanto menambahkan, berdasarkan hasil penelusuran bukti chatting yang dideteksi dari handphone milik Mambaul, diperoleh bukti selama ini yang bersangkutan

berhubungan dengan seseorang di dalam lapas. Hingga akhirnya pada Kamis lalu Mambaul mengambil paket sabu yang di ranjau di sekitar Desa Ringinpitu. Kemudian setelah mengambilnya, paket sabu tersebut sedianya akan d i s e l u n d u p k a n d i l a p a s. Namun di tengah perjalanan yang bersangkutan mengalami kecelakaan. “Jadi paketnya itu di ranjau di Desa Ringinpitu, terus si MM ini ngambil dan akan dikirim ke Lapas, tapi kecelakaan di jalan,” jelasnya. Siswanto menduga, riwayat Mambaul yang merupakan residivis dan pernah dihukum 5 tahun dan baru bebas 3 bulan lalu, kemungkinan menjadi salah satu alasan dia memiliki jaringan di dalam papas. “MM inikan residivis, bisa saja dia punya jaringan di dalam lapas, ini masih kita dalami terus,” tegasnya. (fir/mad/lis)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

FOTO: MEMORANDUM/TOP

Tulungagung, Memorandum Unit Reskrim Polsek Kedungwaru memastikan motif Mambaul Huda (33), warga Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, residivis yang terlibat kecelakaan lalu lintas pada Kamis (25/2) lalu, berupaya mengirimkan sabu ke Lapas Kelas IIB Tulungagung.

Petugas menggiring Mambaul Huda ke kantor polisi.

FOTO: MEMORANDUM/ALV

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Pascalongsor, Bangun Jembatan Sementara di Tutur

Denpal V/1 Madiun Periksa Kendaraan Yonif 511/DY Blitar, Memorandum Yonif 511/DY menggelar apel kendaraan dinas di garasi angkutan Kota Blitar. Apel diawasi dari Denpal V/1 Madiun untuk mengecek kesiapan, kebersihan, dan kelengkapan kendaraan dinas yang digunakan untuk mendukung operasional setiap harinya. Mulai dari motor sampai dengan roda empat dan truk NPS. Kegiatan apel kendaraan dinas ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan para pengemudi maupun penanggungjawab kendaraan dalam melaksanakan ketentuan penggunaan kendaraan dinas. Pemeriksaan tersebut dilaksanakan staf Logistik Yonif 511/DY dan Denpal V/1 Madiun yang dipimpin langsung Pasilog Letda Inf Joni dan Letda Cpl Maulana. Pelaksanaan pemeriksaan dilakukan setelah kegiatan apel pagi. Pengecekan kendaraan dinas ini meliputi kelengkapan administrasi kendaraan maupun pengemudi seperti STNK, SIM serta kelengkapan kendaraan antara lain lampu penerangan, lampu sign, spion, sistem pengereman, aki, mesin, ban/roda dan sabuk pengaman kendaraan. Pemeriksaan kendaraan dinas akan terus berlanjut dengan tujuan untuk mengantisipasi terjadinya laka lalin, mewujudkan tertib berlalu lintas dan tertib berkendaraan di lingkungan prajurit TNI AD. Pasilog Letda Inf Joni berharap kepada anggota yang diberi kepercayaan menggunakan fasilitas kendaraan dinas untuk selalu senantiasa merawat dan memelihara kendaraan dinas agar selalu siap operasional. Agar setiap anggota pemegang kendaraan dinas mengetahui pentingnya kesiapan kendaraan operasional ini, mengingat tingkat operasional yang tinggi. Untuk itu selalu dilakukan pemeliharaan secara teratur sebagai langkah perawatan kendaraan yang ada, himbaunya. “Kepada personel peleton angkutan dan yang memiliki indeks kendaraan dinas agar mempertanggungjawabkan serta memelihara dengan baik, sehingga masa pakainya dapat bertahan lama,” kata Letda Inf Joni. (*/alv/ack/lis)

Pembangunan jembatan dan pemberian bantuan sembako untuk warga terdampak longsor.

dihadiri anggota DPRD K a b u p a t e n Pa s u r u a n H Juriyanto, Camat Tutur, Tiga Pilar Nongko Jajar, BPBD, perangkat desa, serta warga sekitar. Petugas bersama warga yang berada di lokasi bencana longsor, langsung membangun jembatan sementara yang terbuat dari pohon pinus dan bambu untuk akses jalan warga yang mulai semalam terisolir. “Untuk korban bencana tanah longsor langsung dilakukan pengecekan kesehatan oleh tim medis di rumah anaknya, karena tidak bersedia dibawa ke puskesmas mengingat hanya luka ringan,” ujar Iptu Jemari. BPBD Kabupaten Pasuruan juga menyerahkan bantuan sembako, selimut, matras, dan terpal, yang diterima oleh Kades Andonosari untuk korban terdampak bencana longsor. (rul/rdh/lis)

Pengelola Wisata Ajukan Permohonan Beroperasi di Masa Pandemi Tulungagung, Memorandum Sa t g a s C ov i d - 1 9 K a b u p a t e n Tulungagung merelaksasi pembukaan lokasi wisata di masa pandemi. Dan secara resmi menerima permohonan pembukaan lokasi wisata. Relaksasi ini dilakukan sebagai langkah untuk mendongkrak peningkatan ekonomi masyarakat di masa pandemi, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Wakil Juru Bicara Satgas Covid-19 Tu l u n g a g u n g G a l i h Nu s a n t o r o mengatakan, sejak dibuka beberapa waktu lalu sudah ada pengelola wisata resmi mengajukan permohonan untuk membuka lokasi wisatanya. “Sejak Minggu lalu hingga sekarang sudah ada beberapa yang mengajukan izin,” ujar Galih, Ahad (28/2). Namun untuk melengkapi berkas yang diperlukan, Galih meminta pengelola wisata mendapatkan izin resmi dari satgas tingkat desa, kemudian tingkat kecamatan, dan yang terakhir ada di satgas tingkat kabupaten. “Kita sudah mengizinkan pengelola wisata untuk memulai kembali,” ucap Galih. Setidaknya, masih kata Galih, terdapat 16 parameter yang harus dipenuhi oleh pengelola wisata untuk beroperasi kembali. Sebagian besar adalah penerapan protokol kesehatan di lokasi wisata. Pihaknya juga menyebut adanya syarat penambahan satu pintu bagi pengunjung. Kemudian ada petugas

tambahan yang terus berkeliling untuk mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan, hingga pemasangan poster imbauan di beberapa titik lokasi wisata. “Persyaratan ada semua dalam surat edaran Bupati,” tegas Galih. Menurut Galih, potensi ledakan peningkatan penyebaran Covid-19 pascapembukaan lokasi wisata bisa saja terjadi. Oleh sebab itu pihaknya mengakui, pilihan penutupan kembali lokasi wisata bisa saja dilakukan jika ada ledakan kasus Covid-19. (fir/mad/lis)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Pemeriksaan kendaraan Yonif 511/DY.

Pasuruan, Memorandum Setelah kejadian bencana tanah longsor di Dusun Krajan 1 Blok Sekar Kuning dan Blok Besuki, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, petugas langsung meninjau lokasi tersebut, Minggu (28/2). Diketahui pada Sabtu (27/2), di Kecamatan Tutur pukul 12.00 hujan mengguyur dengan deras, dan sekitar pukul 16.00 terjadi tanah longsor yang mengakibatkan 1 orang luka ringan. Rusaknya kandang sapi yang berisi 2 ekor sapi, bencana longsor juga memutus jalan yg mengakibatkan 30 KK Terisolasi. “Penanganan bencana longsor berupa membangun jembatan sementara, untuk memudahkan akses jalan bagi warga masyarakat blok sekar kuning, yang mulai semalam terisolir,” kata Wakapolsek Nongkojajar Iptu Jemari. Giat penanganan langsung

Salah satu destinasi wisata di Tulungagung.

RALAT PENGUMUMAN LELANG Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan yang terbit di harian Memorandum pada tanggal 17 Pebruari 2021, terdapat ralat yaitu pada penulisan ; Sebelummya tertulis: Batas Akhir Penawaran Lelang/ Pembukaan Penwaran dan Penetapan Pemenang Lelang

:

Kamis, 4 Maret 2021, Pukul 10.00 (Waktu Server E-Auction sesuai WIB)

:

Kamis, 4 Maret 2021, Pukul 10.00 (Waktu Server E-Auction sesuai WIB)

Seharusnya tertulis: Batas Akhir Penawaran Lelang Pembukaan Penwaran dan Penetapan Pemenang Lelang

Setelah batas akhir penawaran

Demikian ralat ini dibuat. Surabaya, 1 Maret 2021 P.T. Bank Shinhan Indonesia

PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk Pengumuman Lelang Ulang Eksekusi Hak Tanggungan tanggal 06 Januari 2021 terbit pada Surat Kabar Harian Memorandum serta Berdasarkan Pasal 6 Undang – Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk - Kantor Wilayah Surabaya akan melaksanakan Lelang Ulang Eksekusi Hak Tanggungan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Surabaya, dengan jasa Pra Lelang PT. Balai Mandiri Prasarana terhadap aset jaminan debitur CV. Wana Artha Sejahtera, sbb : Obyek / Harga Limit Uang Jaminan No Alamat Keterangan Jaminan Lelang (Rp) (Rp) -Nominal jaminan yang Tanah dan disetorkan ke Rekening “ Bangunan, VA” (Virtual Account) SHGB No. 165, harus sama dengan Lt. 1169 M2, an. Nominal Jaminan yang Nyonya Wahyu disyaratkan. Yuliani, terletak -Jaminan harus sudah efektif Perumahan 30.000.000.000 9.000.000.000 diterima oleh KPKNL 1. di Citraland, Jl. selambat – lambatnya 1 Bukit Golf (satu) hari sebelum Utama Blok F-1 pelaksanaan lelang. Kav. 12A, Kel. -Segala biaya yang timbul Lakarsantri, Kec. sebagai akibat mekanisme Lakarsantri, Kota perbankan menjadi beban Surabaya. peserta lelang. Syarat Lelang : 1. Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id 2. Syarat dan Ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “ Tata Cara dan Prosedur” dan Panduan Penggunaan” pada domain tersebut di atas. 3. Barang yang dilelang menurut keadaan apa adanya (as is where is basis) pada saat ini, kami menganjurkan peminat untuk melihat obyek lelang sebelum mengikuti pelelangan. 4. Apabila terjadi pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang karena suatu hal maka peserta tidak diperkenankan melakukan tuntutan apapun kepada KPKNL Surabaya, PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk dan PT. Balai Mandiri Prasarana. Info Hubungi : 082178882868, 082131877470. Pelaksanaan Lelang : 1. Cara Penawaran : Open Bidding. 2. Hari : Senin. 3. Tanggal : 08 Maret 2021. 4. Waktu Penawaran : Pukul 10.00 sampai dengan 12.00 Waktu Server (sesuai WIB). 5. Waktu Penetapan : Setelah batas akhir penawaran. 6. Domain : www.lelang.go.id. 7. Pelunasan harga lelang : 5 (lima) hari kerja setelah lelang. 8. Bea Lelang Pembeli : 2% dari harga lelang. 9. Tempat Lelang : KPKNL Surabaya, Jl. Indrapura No. 5, Surabaya. Surabaya, 01 Maret 2021 PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk – Kantor Wilayah Surabaya


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SENIN LEGI, 1 MARET 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Usai Layani Pelanggan, PSK Tewas Mojokerto, Memorandum Warga Dusun Pandansili, Desa Wonorejo, Kabupaten Mojokerto, digegerkan penemuan mayat Umbariani (51). Jasad pekerja seks komersial (PSK) itu ditemukan tak bercelana dalam (CD) di lokasi pembuatan batu bata (lingan) milik Ngatiman, Minggu (28/2) pukul 06.30. Penemunya Suroto, warga Pandansili Kapolsek Trowulan Kompol Subiyanto mengatakan, kepala warga Dusun Subentoro, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, ini bebercak darah. “Kelihatannya korban selesai berhubungan badan,” ujarnya.

Kapolsek Trowulan menjelaskan, jasad korban ditemukan Suroto, warga Pandansili sekitar pukul 06.30 di tempat pembuatan batu bata milik Ngatiman. Diduga korban meninggal usai melayani pelanggannya. Kompol Subiyanto menegaskan,

di lokasi kejadian ditemukan Honda Beat nopol S 6509 NAK, handphone, serta kartu identitas atas nama Umbariani. “Tidak ada luka (pada bercak darah di kepala). Mungkin darah tingginya kumat atau pecah,” paparnya. Usai olah TKP, lanjut perwira dengan satu melati di pundak ini, jasad korban dievakuasi oleh petugas dibantu potensi relawan Mojokerto. “Jasad korban dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husono, Kota Mojokerto untuk dilakukan visum,” tegas dia. (no/day)

Disdikbud Jombang Gelar Vaksin Covid-19 Jombang, Memorandum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang menggelar vaksin Covid-19 tahap II, Jumat (26/2). Vaksin diikuti 113 pegawai mulai dari sekretariat, bidang SD, SMP, PNF, serta Ketenagaan. Kepala Disdikbud Kabupaten Jombang, Agus Purnomo mengawali vaksin, sebelum diikuti ratusan pegawai Disdikbud Kabupaten Jombang. Khusus tenaga pengajar pelaksanaan vaksin berlangsung di wilayah kerja (wilker) yang tersebar di 21 Kecamatan. “113 pegawai di kantor disdikbud yang menjalani vaksinasi. Sementara tenaga pendidik total ada 13 ribu nantinya menjalani di wilker masing-masing,” kata Agus Purnomo. Disampaikan Agus Purnomo, sebelum vaksin, peserta menjalani skrining untuk mengetahui riwayat perjalanan maupun kesehatan mereka. “Ini upaya kita sebelum mempersiapkan proses belajar mengajar tatap muka. Vaksin juga upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus,” tegas Agus Purnomo. Disampaikan kadisdikbud, vaksin khusus tenaga pendidik di wilayah kerja, nantinya mengikuti jadwal yang telah ditetapkan dinas kesehatan. Ia berharap pelaksanaan vaksinasi

“

Acara Isra Mikraj sangat kita rindukan. Meski dilaksanakan di masa pandemi, dengan prokes yang ketat,”

IKFINA FAHMAWATI Bupati Mojokerto

Kepala Disdikbud Kabupaten Jombang, Agus Purnomo divaksin Covid-19 oleh petugas dinkes. FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

berjalan lancar dan tertib. Sehingga upaya menekan Covid-19 di lingkup pendidikan dapat dijalankan maksimal. "Harapan kita dapat memutus mata rantai Covid-19. Sehingga semua pendidik dan tenaga kependidikan bebas dari Covid-19,’’ harap kadisdikbud. Disampaikan Agus Purnomo bahwa vaksinasi untuk pendidik dan tenaga kependidikan dilakukan dua kali. Vaksin pertama Jum’at (26/2) kemarin. Vaksin kedua dilaksanakan 14 hari ke depan. ”Kami berharap hingga pelaksanaan dosis kedua nanti dapat berjalan lancar,’’ ujarnya. Vaksin digelar sesuai rencana pemerintah pusat yang memberlakukan pembelajaran tatap muka di bulan Juli tahun 2021. Memastikan kesiapan, pihaknya bakal melakukan evaluasi menyeluruh setelah vaksinasi bagi

guru maupun tenaga kependidikan rampung. ”Guru maupun tenaga kependidikan kan sudah mulai divaksin, setelah itu kita evaluasi secepatnya. Waktunya, kira-kira dua minggu lagi setelah vaksinasi dosis kedua selesai,’’ terangnya. Khusus bagi tenaga pengajar yang telah menjalani vaksinasi, Disdikbud segera memberikan izin mengajar. Sebab, dari sisi kesehatan mereka lebih siap. ”Mereka yang sudah divaksin tentu sudah memiliki imunitas yang mampu menangkal Covid-19 dari luar. Tapi dengan tetap patuh prokes secara ketat,’’ imbuhnya. Agus menyebut, semua sarana dan prasarana maupun teknis pelaksanakan pembelajaran tatap muka dinyatakan sudah siap. ”Sudah disiapkan jauh-jauh hari,’’ jelasnya. (wan/day)

Bupati Ikfina Hadiri Peringatan Isra Mikraj Target Madasa Menjadi Ikon Tempat Ibadah Umat Muslim Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyambut baik upaya mewujudkan Masjid Agung Darussalam (Madasa) sebagai ikon tempat ibadah umat muslim di Kabupaten Mojokerto. Hal ini disampaikan Ikfina Fahmawati saat mengikuti peringatan Isra Mikraj 1442 H di Masjid Agung Darussalam, Minggu (28/2) pagi.

B

upati Ikfina Fahmawati menegaskan pembangunan Masjid Agung Darussalam di Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, terus dilanjutkan sebagai ikon tempat ibadah Kabupaten Mojokerto. Masjid yang kini berumur 124 tahun ini, dibangun oleh Bupati Mojokerto Kromodjojo Adinegoro III di zaman kolonial Belanda. “Acara Isra Mikraj sangat kita rindukan. Meski dilaksanakan di masa pandemi, dengan prokes yang ketat,” tegas Ikfina. Ikfina Fahmawati menyampaikan, Pemkab Mojokerto bersama OPD terkait, berupaya mencari cara dengan aturan yang berlaku, agar masjid kita ini bisa menjadi ikon Kabupaten Mojokerto.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bersama KH Khusaini Ilyas.

“Pembangunan akan kita lanjutkan,” ujar dia. Orang nomor satu di Kabupaten Mojokerto tersebut, juga melihat sudut bangunan masjid. Dia jug memberi beberapa arahan serta saran-saran penting pada tim yayasan masjid. Sementara itu, Ketua Takmir Madasa, H Bunawi menginformasikan progress pembangunan masjid seluas 7.000 m2 tersebut bisa segera rampung. “Pembangunan sudah menyerap anggaran Rp 20 miliar dari APBD, dan Rp1 miliar dari infaq masyarakat,” tandas H Bunawi. H Bunawi melanjutkan, untuk menuntaskan pembangunan masjid masih diperlukan Rp 25 miliar. “Mohon kiranya agar pemda dapat membantu agar pembangunan segera rampung,” jabar H Bunawi. Masjid Darussalam tampil bangunannya tergolong sederhana. Namun, masjid ini menjadi saksi bisu perkembangan Islam di Mojokerto pada zaman penjajahan Belanda. Awal mula berdirinya Madasa dibangun oleh Bupati Kromodjojo Adinegoro III dengan nama kecil Raden Ersadan tahun 1893. Itu dibuktikan dengan prasasti pembangunan yang

KH Khusaini Ilyas

terpasang di dalam masjid. Peringatan Isra Mikraj juga dihadiri Pj Sekdakab Didik Chusnul Yakin, Forkopimda, OPD, Forkopimca Sooko, serta K.H. Khusaini Ilyas yang membawakan tausiyah bertema makna Isra’ Mi’raj. (war/adv/day)

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bersama takmir Masjid Agung Darussalam.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

SENIN LEGI, 1 MARET 2021 HALAMAN 11

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Bupati Hendy Blusukan ke Pasar Tradisional

Jember, Memorandum Sehari setelah dilantik, Bupati Jember Hendy Siswanto langsung blusukan ke pasar tradisional. Kali ini kegiatan orang nomor satu di Kota Karnaval itu memantau kondisi Pasar Tanjung dan Mangli, Sabtu (27/2). Dengan bersepeda (gowes) dari kediamannya di Jalan Sultan Agung, Hendy menuju ke Pasar Tanjung dan dilanjutkan ke Pasar Mangli. Selain melihat keadaan di dua pasar tradisional, Hendy juga membagikan masker kepada

Positif Benzo

para pedagang dan pengunjung di lokasi tersebut. Kunjungan bupati itu pun disambut antusias masyarakat setempat. Usai menyapa dan bagi-bagi masker di Pasar Tanjung dan Mangli, Hendy memberikan

Sambungan dari halaman 1

Selatan. Dari foto yang diterima detikcom saat razia berlangsung, Millen Cyrus menjadi salah satu pengunjung di kafe elit itu. Millen Cyrus tampak mengenakan pakaian casual tanpa lengan dan celana jeans. Tak sendiri, Millen dilaporkan tengah bersama tiga orang temannya yang juga positif benzo diketahui dari pemeriksaan urine oleh pihak kepolisian. Razia protokol kesehatan ini bermula saat petugas mendapatkan informasi adanya tempat hiburan malam yang masih beroperasi tidak sesuai aturan PPKM mikro yang sedang diterapkan. Dalam aturan itu tiap tempat usaha hiburan diketahui diperkenankan beroperasi hingga pukul 21.00. Selain Millen Cyrus dan tiga temannya yang terbukti positif benzo, polisi juga menetapkan satu di antara mereka dinyatakan juga positif amfetamin. Kini Millen Cyrus sudah berada di Polda Metro Jaya. Ia masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut hingga kini usau digiring polisi pada Minggu (28/2) dini hari dari lokasi razia prokes berlangsung. (dth/nov)

Di-Gedak...

Sambungan dari halaman 1

mah itu 11:12 dengan rumah-rumah artis yang sering muncul di televisi. Koko turun dari mobil dan nyamperin mobil yang sudah terparkir lebih dulu di halaman rumah. Koko masuk mobil tersebut. Sekilas Nia melihat di belakang setir duduk seorang perempuan. Tidak jelas wajahnya. Beberapa detik kemudian mobil perempuan tadi lewat di samping mobil Nia. Melesat secepat kilat. Wesss… Upaya Nia mengejar tidak kesampaian. Tertinggal sangat jauh hingga mobil di hadapannya ditelan pintu gerbang tol. Koko tidak pulang empat hari. Di rumah Nia sudah mempersiapkan penyambutan. Begitu tampak batang hidung Koko, Nia langsung menyambar dengan kalimat, “Kembalikan berkas-berkasku. Kalau tidak, aku akan lapor polisi. Aku punya bukti kopi berkas itu dan rekaman CCTV saat kau mengambilnya.” Koko cuek. “Kalau sampai besok pagi belum kau kembalikan, aku langsung ke polres,” ancam Nia. Ternyata sampai batas waktu habis, Koko tidak muncul. Nia pun berkemas ke polres. Tapi ketika kendaraan Nia baru hendak masuk perbang polres, HP-nya berdering. Dari Koko. Ketika diangkat, Koko dengan suara terbata-bata meminta Nia tidak meneruskan niatnya melapor. “Pulanglah. Aku akan serahkan semua berkas yang kubawa,” kata Koko. Nia tersenyum. Sebab, sebenarnya langkahnya ini hanya untuk nggedak Koko. Dia yakin ketika menuju kantor polisi, Koko mengikuti. Nia memutar balik mobilnya dan pulang. Ternyata benar. Tidak jauh dari gerbang kantor polisi, Nia melihat mobil yang beberapa hari lalu dikejarnya dan menghilang setelah masuk gerbang tol. Koko duduk di jok samping kiri sopir. Dia berusaha menunduk menyembunyikan wajah, namun Nia sempat melihat meski hanya sebentar. Di belakang setir duduk perempuan yang silhuet-nya tampak seperti perempuan yang di-samperin Koko di Driyorejo. Kali ini Nia melihat jelas wajahnya, karena kaca mobil itu sangat bening. “Wanita itu ternyata Kiki. Info yang kemudian didengar Nia, Koko adalah selingkuhan Kiki,” kata Ikin. (jos/habis)

penjelasan tentang hasil kunjungannya itu kepada wartawan yang mewawancarainya. Menurut Hendy, di PasarTanjung, ia mendapat keluhan dari pedagang tentang kondisi pasar yang kotor, atap bocor, kamar mandi yang tidak bisa dipakai, air macet, dan keluhan lainnya. “Ini semua harus kita benahi bersama-sama dan diperbaiki semuanya,” terang bupati. Hendy juga menegaskan, bahwa kunjungan pertamanya itu sebagai upaya memaksimal-

kan waktu agar mendapatkan manfaat semuanya. Tidak hanya pasar, Hendy juga menyebut akan mengunjungi fasilitas sarana penghubung desa (jembatan) yang diterjang banjir dan sarana lain yang memerlukan perhatian untuk mendapatkan perbaikan. Pada kesempatan tersebut, Hendy juga mengunjungi lokasi banjir. Yaitu di Kecamatan Bangsalsari dan Kecamatan Sukorambi. Banjir terjadi saat hujan deras pada Jumat (26/2) lalu. (edy/nov)

FOTO: MEMORANDUM/EDY

Dapat Keluhan dari Pedagang Bupati Jember H Hendy Siswanto mendatangi Pasar Tanjung dan membagikan masker ke para pedagang.

Kolega Notaris Johanes Limardi Bebas Surabaya, Memorandum Andika Waluyo kolega Notaris Johanes Limardi Soenarjo yang terjerat dalam kasus yang sama dinyatakan bebas. Dalam putusannya, Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi jaksa untuk perkara Andika Waluyo. Dari sistem informasi penelusuran perkara (SIPP) PN Surabaya disebutkan, majelis hakim yang diketuai Salman Luthan menyatakan bahwa Andika yang berperan sebagai jasa pengurusan pajak fiktif tersebut tidak bersalah berbuat tindak pidana korupsi.

Putusan kasasi tersebut menguatkan putusan Pengadilan Tipikor yang sebelumnya memutus onslag (putusan lepas dari segala tuntutan hukum). Andika terbukti melakukan perbuatan tetapi perbuatannya bukan tindak pidana korupsi. “Menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi/penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Surabaya,” ujar majelis hakim dalam amar putusannya. Sementara itu, MA belum memutus kasasi jaksa untuk perkara Joko Sutrisno, kolega

terpidana Johanes Limardi yang lainnya. Joko juga terlibat perkara yang sama dan sebelumnya divonis onslag oleh Pengadilan Tipikor Surabaya. Selain itu, jaksa juga tidak tercatat mengajukan kasasi untuk Edy Suyanto sehingga putusan onslag dari Pengadilan Tipikor Surabaya sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Kasi Intelijen Kejari Surabaya Fathur Rohman menyatakan bahwa pihaknya baru menerima putusan kasasi untuk terpidana Johanis Limardi. Sedangkan tiga lain belum ada

yang masuk ke meja jaksa. Dengan begitu, pihaknya belum bisa bersikap karena belum menerima putusannya. “Salinan putusan belum kami terima,” ujarnya, Minggu (28/2). Sebagaimana diberitakan, jaksa sebelumnya menjebloskan notaris Johanis Limardi ke penjara. Eksekusi terhadap pria 63 tahun tersebut dilakukan setelah jaksa menerima salinan putusan kasasi dari Mahkamah Agung pada 15 April 2019. Putusan kasasi itu menyatakan Johanes terbukti bersalah mengorupsi uang pajak secara

Buat Beli Paket Data Internet Akibat perbuatannya, HBB harus berurusan dengan pihak berwajib. Dia diamankan polisi di rumahnya, Jalan Rungkut Tengah Gang I. Penangkapan HBB merupakan pengembangan dari NUR yang terlebih dulu mendekam di jeruji besi. “Pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan dari tersangka NUR yang kami amankan sebelumnya. NUR ini

ternyata pernah beraksi bersama beberapa orang, salah satunya HBB,” kata Kanitreskrim Polsek Rungkut Iptu Djoko Soesanto, Minggu (28/2). Dari informasi yang diperoleh, HBB selalu mencari sasaran korban laki-laki di FB. Setelah berkenalan, tersangka mengajak korban salah satunya yakni M Rahman untuk pesta minuman keras (miras) di lokasi yang diten-

Sambungan dari halaman 1 tukan. Setelah di tempat kejadian perkara (TKP), HBB dan NUR lantas mengajak korban yang tinggal di Desa Tambakrejo,Waru berkeliling. Setiba di Jalan Kali Rungkut yang memang keadaan saat itu sepi, kedua tersangka kemudian merampas motor korban jenis Honda Beat. “Setelah menguasai barang incaran, para tersangka meninggalkan

korban di lokasi. Sampai akhirnya korban yang tampak kebingungan dibantu pengguna jalan yang melintas selanjutnya melaporkan kejadian itu ke mapolsek,” tandas Djoko. Di hadapan penyidik, HBB mengaku nekat menjadi begal motor karena butuh uang untuk membeli paket data internet. Sebab, sejak pandemi Covid-19 dia diwajibkan sekolah dalam

Tak Minta Orangtua Ada juga sebagian yang memanfaatkan lokasi tersebut untuk mencari sasaran kejahatan jalanan. Seperti yang diceritakan HBB dan NUR saat memberikan keterangannya di Mapolsek Rungkut. Berawal

dari kenalan di lokasi tersebut, HBB NUR, YNR dan ALF kompak membentuk komplotan begal dengan berbagai modus. Selain mencari sasaran secara acak, mereka juga menggunakan modus menuduh

korban memiliki masalah dengan saudaranya. “Dulu saya kenalnya ya ngobrol biasa. Sampai akhirnya saya diajak menenggak minuman keras (miras). Dan ketika tidak memiliki uang, kami sepakat untuk

membegal,” kata HBB. HBB menyebut, meski dirinya masih aktif sekolah, dia banyak sekali memiliki waktu luang dengan sistem sekolah secara daring. Dengan aksi begal itu, HBB juga bisa me-

besar kemungkinan perilaku ini akan terus berulang di masa mendatang. Menurut Margaretha, kejahatan sadis tidak boleh diabaikan dan dianggap sebagai bentuk kenakalan remaja biasa, karena perilaku menyimpang yang menyakiti orang lain sudah bisa digolongkan sebuah penyakit masyarakat. “Kalau kemudian diselesaikan dengan cara-cara perlindungan anak padahal tindakannya sangat keji dan brutal, aksi pembegalan bisa kembali terulang. Kalau dilakukan ber-

Sambungan dari halaman 1

Asemrowo. Tersangka adalah Kondori (51), asal Bojonegoro, indekos di Jalan Tambak Asri XI; Budiyanto (34), warga Jalan Tambak Dalam Indah; Abdul Muis (36), warga Jalan Tambak Asri Gang Bunga Rampai, dan Watik (26), asal Jember. Selain itu, polisi juga menyita satu poket sabu seberat 0,4 gram, bong dari bekas botol air mineral, pipet kaca, dan sebuah korek api. “Watik mengaku diajak, sehingga ia mau saja, “ jelas Kanitreskrim Polsek Asemrowo Iptu Rizkika Atmadha, Minggu (28/2). Penyergapan ini bermula ketika polisi mendapat informasi ada pesta sabu di sebuah rumah kos wilayah Tambak Asri. Petugas yang menyelidiki di lokasi sempat kesulitan hingga diketahui ada kamar yang dicurigai. “Kami gerebek ternyata ada empat orang dalam kamar. Mereka asyik pesta sabu saat kami tangkap,” ujar Rizkika. Dari pengakuan Kondori yang mempunyai ide mengonsumsi narkoba tersebut, ia memang yang mengajak teman-temannya termasuk Watik sebagai wanita panggilan. Ia membeli sabu dari seseorang berinisial A. Mereka membeli secara patungan. “Kondori dan Budiyanto patungan membeli sabu seharga Rp 200 ribu. Sedangkan Abdul dan Watik hanya ikut menikmati saja, “ kata kanitreskrim. (alf/nov)

boknya dibiarkan menggantung,” ungkap Setyono Minggu (28/2). Setyono mengungkapkan, kejadian yang dialami bermula dia sedang mengantarkan ibunya yang sakit ke Rumah Sakit (RS) William Booth, Jalan Diponegoro naik taksi online pada 16 Februari. “Saya antar ibu ke rumah sakit naik Grab karena ibu tidak bisa jalan,” jelas Setyono. Setyono menerangkan, ibunya sakit setelah terkena pecahan cobek dan terluka di kakinya. Jadi sampai di rumah sakit, diperiksa dokter dan katanya harus opname. “Kata dokter, ibu saya punya sakit diabetes dan lukanya parah, sehingga harus ngamar,” ungkap Setyono. Mengetahui ibunya harus opname, Setyono lantas meghubungi bapak dan adiknya. Selanjutnya menyusul ke rumah sakit untuk menunggui dan mengurus keperluan administrasi. “Bapak

dan adik menyusul ke rumah sakit pukul 15.30, jadi rumah dalam keadaan kosong,” ujar dia. Karena sudah ada yang menunggu, sekitar pukul 20.30, Setyono kemudian pulang naik motor. Alangkah terkejutnya, sampai di rumah melihat pintu pagar yang terbuat dari kayu sudah keadaan rusak dan gemboknya dibiarkan menggantung. “Saya lihat motor yang diparkir di teras sudah hilang,” tandas Setyono. Dia berusaha mencari informasi ke tetangga perihal kejadian ini, namun tidak ada yang tahu atau melihat pelaku saat membobol rumah dan membawa motornya. Setelah itu, malamnya juga hendak bertanya ke anak kos, HS, asal Madura, perihal motornya yang raib. Lagi-lagi, Setyono dibuat terkejut karena HS sudah tidak ada di kamarnya. Pintunya juga dalam keadaan tidak dikunci

nikmati uang tanpa meminta orangtua. Bahkan, HBB juga bisa membeli paket data internet untuk sekolah daring. “Buat beli paketan internet Pak. Kan sekarang sekolahnya dari rumah,” ujarnya. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 ulang tanpa perasaan bersalah, bukan lagi kenakalan tapi kejahatan,” ujarnya. Margaretha menyebutkan, penyimpangan ini diakibatkan oleh beberapa faktor, di antaranya adalah faktor internal dalam keluarga, faktor dari sekolah yang kurang kondusif, serta faktor dari masyarakat atau lingkungan sosialnya. “Kerusakan sistem moral akan mempengaruhi nilai-nilai estetika yang dimiliki pelajar (remaja, red). Selain itu, supremasi penegakan hukum yang lemah juga akan memicu pel-

ajar untuk berbuat kejahatan,” papar Margaretha. Pihaknya juga beranggapan bahwa tidak diberinya kesempatan untuk menampilkan atau mencari jati diri, membuat para pelajar dan remaja ini cenderung mencari identitas bagi dirinya sendiri dengan berbuat kejahatan. “Di sinilah peranan orangtua dan lingkungan sekitar, harus memberikan contoh-contoh yang baik agar kepribadian yang terbentuk baik juga, tidak lain tujuannya untuk kepentingan yang terbaik bagi anak,”

Catatan Hasil Kejahatan Tertinggal Tiga Pria...

jaringan (daring). Dia mengakui, jika sekali berhasil merampas motor, dia memperoleh uang Rp 400 ribu. “Dapat bagian Rp 400 ribu sekali jualan motor curian Pak. Buat beli paketan internet, sisanya untuk beli jajan dan patungan beli miras. Dulu kenal dia (NUR, red) sewaktu nongkrong di Pocan (Pondok Candra),” tutur HBB. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1

Bukan Kenakalan tapi Kejahatan bagai sebuah permasalahan kriminal dewasa. “Ini fenomena yang membuat hati kita miris. Tindakan mereka ini sudah merupakan hal yang melanggar hukum. Selama ini polisi selalu dipersulit status pelaku kejahatan yang masih di bawah umur,” ungkap Margaretha, pakar Psikologi Forensik Universitas Airlangga (Unair), Minggu (28/2). Jika tidak ditangani secara tepat, remaja yang melakukan kejahatan sadis ini akan belajar bahwa kejahatan adalah norma yang diperbolehkan, bahkan

bersama-sama. Johanes dihukum pidana 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan. Putusan tersebut membatalkan putusan Pengadilan Tipikor Surabaya yang sebelumnya memutus Johanes onslag. Johanes memang terbukti melakukan perbuatan, tetapi perbuatannya bukan tindak pidana korupsi. Johanes secara bersama-sama dengan Andika, Joko dan Edy terbukti memanipulasi setoran pembayaran pajak penjualan tanah PT Logam Jaya. (mg5/nov)

terang Margaretha. Bagi pelaku kejahatan di bawah umur, Margaretha meminta polisi untuk juga memberikan hukuman sosial terhadap orangtuanya. Jika ada anak yang terjerat kasus hukum, orangtua mereka pun harus dipanggil untuk ikut diperiksa. “Karena mereka harus konsisten dengan Undang-Undang Perlindungan Anak yang sudah diterapkan saat ini. Jika ada anak yang terlibat kasus hukum, sanksi sosialnya yang harus dikedepankan,” pungkasnya. (mg1/nov)

Sambungan dari halaman 1 serta barang-barangnya, seperti tas dan pakaian sudah dibawa. “Saat memeriksa kamar kosnya itulah, saya menemukan sebuah buku milik HS yang tertinggal,” beber Setyono. Pria ini kemudian melihat isi tulisan dan terdapat catatan HS, isinya mencengangkan. Ternyata selain mencuri motornya juga menggasak Honda Beat, Yamaha Mio, Vario, Suzuki Satria, Lexi. Motor-motor hasil kejahatannya itu, sudah dilakukan pelaku selama kurun waktu sebulan di beberapa kali tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, pelaku juga juga mencuri HP. Semua hasil kejahatannya itu sudah dijual.“Jadi dalam buku catatan tertulis daftar motor dan HP yang telah dicuri. Diduga sudah dijual dan hasil kejahatannya total mencapai Rp 63 juta dalam sebulan,” beber Setyono. Bahkan, pelaku juga menulis

puisi dan nama serta alamat rumahnya di daerah Karang Tembok. Akhirnya berbekal buku catatan ini, Setyono melapor ke Polsek Bubutan.”Anak ini memang pemain lama. Dan sudah berulang kali mencuri motor dan HP. Saya tidak menuduh anak yang kos di rumah saya Pak, tapi temuan buku catatan membuat saya curiga kepadanya,” ungkap Setyono. Setyono menambahkan, setelah laporan polisi datang ke rumahnya untuk mengecek dan memotret tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan buku catatan yang ditemukan sebagai barang bukti untuk menangkap pelakunya. Setelah kejadian motor hilang, kata Setyono, penghuni kos, HS tidak pernah kembali lagi. Dan hanya menyisahkan buku catatan hasil kejahatannya. Menurut Setyono, selama indekos di rumah-

nya, saat dimintai KTP HS selalu berkelit. “Dia alasan masih difoto kopi, masih dalam pengiriman ke Pamekasan, Madura, hingga kejadian ini,” bebernya. Imbuh Setyono, HS, baru indekos di rumah Setyono hanya seminggu, setelah itu ada kejadian hilangnya motornya. Aktivitas HS selama ini jika keluar malam dan biasanya ngopi di warung kopi di daerah Kranggan. “Ada tetangga yang pernah lihat, bahwa HS ini mantan napi narkoba. Bahkan HS ini saat ngopi mengaku ke penjaga kos sebagai bandar narkoba,” tukas Setyono. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Bubutan AKP Olloan Manulang saat dikonfirmasi kejadian ini mengatakan, akan mengecek ada dan tidaknya laporan curanmor di Jalan Gundih. “Saya cek dulu, ada tidak laporan curanmor tersebut,” kata Olloan, Minggu (2/2). (rio/nov)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SENIN LEGI, 1 MARET 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA

Sembunyikan Sabu di Bekas Kabel, Pria Malang Dibekuk FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Polisi mengolah TKP di pinggir tambak.

Hendak Panen Bandeng, Petambak Meninggal

“

Korban hendak memanen ikan bandeng di lahan tambak sewaannya. Saat hendak dilarikan ke puskesmas setempat, korban sudah meninggal dunia,”

AKP NUR SUGENG ARI PUTRA Kapolsek Duduksampeyan

Gresik, Memorandum Ashari (57), warga RT 2/ RW 1, Desa Tebaloan, Duduksampeyan, Gresik, tewas mendadak saat hendak memanen bandeng, Minggu (28/2). Diduga gegara sakit diabetes yang diderita korban kambuh. Insiden tersebut bermula sekitar pukul 08.00. Korban pergi ke tambak sewaan yang digarapnya di Desa Samirplapan, Duduksampeyan. Tidak ada angin tidak ada hujan, Ashari ambruk tidak lama setelah tiba di area tambak. Kapolsek Duduksampey-

an AKP Nur Sugeng Ari Putra mengungkapkan, korban sempat ditolong beberapa warga yang ada di sekitar lokasi. Nahas, nyawanya tidak tertolong. Pria tersebut menghembuskan napas terakhirnya di pematang tambak. “Korban hendak memanen ikan bandeng di lahan tambak sewaannya. Saat hendak dilarikan ke puskesmas setempat, korban sudah meninggal dunia,” bebernya, Minggu (28/2). Petugas Polsek Duduksampeyan yang mendapati informasi tersebut langsung

menuju ke TKP. Dari visum luar, tidak ditemukan luka atau tanda-tanda kekerasan pada tubuh Ashari. “Menurut keterangan pihak keluarga, korban mempunyai riwayat penyakit diabetes yang sudah parah,” imbuhnya. Diduga, diabetes korban kambuh. Tubuh korban sudah memucat pasi. Pihak keluarga pun sudah menerima peristiwa ini sebagai musibah. Tanpa diautopsi, jasad korban dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya dikebumikan. (and/har/udi)

Kelenteng Kwan Sing Bio Bagikan Sembako dan Masker Tuban, Memorandum Dalam rangka merayakan Cap Go Meh dan penutupan Imlek 2572, umat Konghucu dan pemuda lintas agama melakukan doa bersama dan membagikan ratusan sembako dan masker. Kegiatan tersebut bertempat di Tri Dharma TITD Kelenteng Kwan Sing Bio, Jalan RE Martadinata, Tuban, Minggu (28/02). Acara tersebut dihadiri oleh sekjen Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia, Dirjen Agama Budha, Kepala Pusbimdik Khonghucu, dan Ketua Umum Pemuda Lintas Agama Pusat. Ketua Penilik Kelenteng Kwang Sing Bio Tuban Alim Sugiantoro mengatakan, perayaan Imlek tahun ini berbeda karena pandemi. Sesuai dengan aturan dari pemerintah, tidak ada perayaan imlek, hanya sembahyang saja. “Saat ini sudah selesai, kami tutup dengan sembahyang mendoakan agar pandemi Covid-19 usai,” ungkap Alim Sugiantoro. Kho Alim sapaan akrabnya juga menambahkan, setelah pertemuan ini nanti akan dituangkan dalam penyelesaian antara semua agama di Tri Dharma. “Kami harus berbangga, soalnya ini yang datang juga seluruh pemuda lintas agama. Mereka mendukung untuk menyelesaikan masalah itu,” ujar Alim. Menurutnya, Imlek tahun ini disimbolkan dengan kerbau logam yang artinya harus giat untuk memerangi bencana Covid-19. “Kami harus bersama sama mendukung masalah vaksin juga, agar Covid-19 selesai,” imbuhnya. Dikatakan Alim, kebersamaan beragama itu adalah hikmah. Ia berterima kasih kepada pemuda lintas agama pusat, GP Ansor, per-

FOTO: MEMORANDUM/ CW1

Penyerahan sembako dan masker di Kelenteng Kwan Sing Bio.

wakilan dari umat Budha dan lainnya yang telah menyukseskan acara tersebut. Di tempat yang sama, Sekjen Kemenag RI Nizar Ali mengungkapkan dirinya hadir untuk mengapresiasi umat Konghucu yang kebetulan mengadakan Hari Raya Imlek dan tradisi leluhur mereka. “Dalam rangka memberikan apresiasi terhadap perayaan Imlek yang berjalan lancar, damai. Sehingga mereka merasakan hal ini sebagai kekuatan yang luar biasa, membangun kerukunan umat beragama,” terang Nizar Ali. Masih lanjut dia, membangun toleransi antar umat beragama, maka seluruh komponen komponen ini dikumpulkan di sini. Baik berbagai umat beragama mau-

pun representasi dari kepemudaan dan juga pemerintah dengan umat beragama. “Acara berjalan sangat khidmat dan akomodatif. Yang saya rasakan saat ini adalah bentuk toleransi di Tuban sangat tinggi. Kita hidup berdampingan dengan perbedaan agama lainnya, rukun antar sesama, dan hidup damai,” kata Nizar Ali dalam sambutannya. Sementara itu pemberian sembako dan masker ditujukan kepada SLB AC Jati WIjaya Dharma Tuban, PP Ash-Shomadiyah Makam Agung, Panti Asuhan Tunas Melati Muhammadiyah, Panti Asuhan Yamsi, Rumah Yatim dan Dhuafa Aspend Indonesia, serta Yayasan Nasyi’atul Banat. (cw1/har/udi)

Gresik, Memorandum Suroso (39), warga Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Malang, dibekuk jajaran Satreskoba Polres Gresik saat hendak mengedarkan sabu di Kota Santri. Modusnya dengan menyembunyikannya di bekas pembungkus kabel. Penangkapan Suroso ini merupakan hasil pengembangan. Sebelumnya, polisi membekuk Moch Sholahudin (31), warga Kenjeran, Surabaya, yang kedapatan menjajakan sabu di Desa Krikilan, Driyorejo, Gresik. Selidik punya selidik, Sholahudin memasok kristal putih itu dari Suroso. Tidak buang waktu, polisi meringkus pria Malang itu saat berada di Bypas Krian, Sidoarjo, Selasa (23/2). Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatreskoba AKP Hery Kusnango mengungkapkan, mulanya tersangka Suroso tidak mengakui perbuatan-

Lamongan, Memorandum Siswanto (65) korban pembacokan akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Ia dan istrinya menjadi korban pembacokan di rumah kontrakan di Desa Kebonsari, Kecamatan Sukodadi, beberapa waktu lalu. “Iya, korban atas nama Siswanto meninggal dunia,” kata KBO Satreskrim Polres Lamongan Iptu Turkhan Badri saat dikonfirmasi, Minggu (28/2). Setelah menjadi korban pembacokan, lanjut Turkhan, korban sempat perawatan medis di RS Muhammadiyah Lamongan secara intens karena mengalami luka bacok di bagian kepala. Selama dirawat, masih Thurkan, korban sempat menjalani operasi akibat luka-luka yang dideritanya. “Korban meninggal dunia di rumah sakit, Sabtu (27/2) pagi,” jelasnya. Untuk diketahui, warga Dusun Modo, Desa Kebonsari, Kecamatan Sukodadi, dihebohkan oleh kejadian penganiayaan yang menimpa pasangan suami-istri pada Rabu (17/2) yang dilakukan oleh Taufik (39). Akibat penganiayaan, Siswanto (65) dan Sukasri (50), warga Brondong yang mengontrak rumah di Dusun Modo itu mengalami luka berat sehingga menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Motif pembacokan karena pelaku mengaku sakit hati kare-

perwira dengan tiga balok di pundak itu. Atas ulahnya, Suroso kini harus mendekam di balik jeruji besi penjara. Ia dijerat dengan pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kasus ini masih terus dikembangkan guna mencari kemungkinan pelaku lain terkait. “Tidak ada kompromi bagi pengguna maupun pengedar narkoba di Kota Santri,” tutupnya tegas. (and/har/udi)

Bojonegoro, Memorandum Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Kodim 0813/Bojonegoro selalu berbaur bersama warga desa dan membantu penerima manfaat untuk membangun desa sasaran. Terlihat, tim satgas memperbaiki lampu penerangan jalan di Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, Minggu (28/2). “Warga memasang lampu penerangan jalan sepanjang 2 kilometer. Kami bergotong-royong agar pemasangan segera selesai,” terang Koptu Kasturi. Menurutnya, awalnya jalan desa ini adalah jalan paving, namun sudah rusak ditelan tanah. Satgas ini mengatakan sepanjang 2000 x 3 meter jalan aspal akan dibangun dalam program TMMD ke-110 Kodim 0813/Bojonegoro. Agar saat malam tiba, jalan mudah dilewati dan terang, ada pemasangan lampu dilakukan oleh desa. “Semoga ke depan Desa Jatimulyo akan lebih maju, karena akses warga tak sulit lagi dan jalan terang,” harap Marjudi, warga setempat. Seperti diketahui, TMMD membangun berbagai infrastruktur. Mulai jalan, sekolah, bedah rumah, dan infrastruktur fisik desa lainnya yang dikerjakan oleh satgas TMMD bersama warga setempat agar akses transportasi penduduk bisa lebih mudah dan murah. (top/har/udi)

FOTO: MEMORANDUM/ YOGA

TKP pembacokan di Desa Kebonsari, Kecamatan Sukodadi.

na korban tidak pindah-pindah dari rumah kontrakan yang

sebelumnya ditempati oleh tersangka itu. (tri/har/udi)

PENGADILAN NEGERI GRESIK

Kompak, Satgas Bersama Warga Pasang Penerangan Jalan

FOTO: MEMORANDUM/ DOKUMENTASI

nya. “Sempat berkelit. Namun anggota berhasil menemukan sepotong bekas pembungkus kabel berisi satu poket sabu siap edar,” bebernya, Minggu (28/2). Sabu seberat 0,38 gram itu disembunyikan di saku celana sebelah kanan tersangka. Selain itu, barang bukti lain berupa satu pipet kaca, sekrop dari sedotan plastik dan satu buah HP untuk transaksi. “Kami juga amankan uang tunai sebesar Rp. 200 diduga hasil penjualan barang haram tersebut,” beber

Sempat Dirawat, Korban Pembacokan Mati

TMMD Ke-110

Anggota TNI memasang lampu jalan.

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Suroso bersama barang bukti.

Jl. Raya Permata No. 06 Gresik Telp. ( 031 ) 51169931

PANGGILAN SIDANG NOMOR : 49/Pdt.Plw/2020/PN.Gsk

Pada hari ini Jumat tanggal 26 Pebruari 2021 saya KUSWANDI Jurusita Pengganti pada Pengadilan Negeri Gresik atas perintah Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gresik tersebut ; MEMANGGIL KEPADA : SUWARNI : Terakhir bertempat tinggal di Mojotengah RT 03 RW 01 Desa Mojotengah, Kecamatan Manganti Kabupaten Gresik, sekarang tidak diketahui tempat tinggalnya/keberadaannya. Sebagai : Terlawan/ semua Penggugat Supaya ia/mereka datang menghadap pada persidangan yang diselenggarakan di : Pengadilan Negeri : Gresik Jalan : Raya Permata No. 06 Gresik Hari/tanggal : Kamis / 18 Maret 2021 Jam : 09.00 Wib. Sehubungan dengan akan dilaksanakannya sidang dalam perkara tersebut antara : ENDANG KUSMIATI Sebagai Pelawan / semula Tergugat I Melawan SUWARNI Sebagai Terlawan / semula Penggugat Adapun alamat tergugat tidak diketahui maka panggilan ini saya laksanakan melalui Media Massa Koran Memorandum. Kemudian kepadanya saya minta untuk membubuhi tanda tangannya pada relas panggilan ini., untuk disiarkan / diberitakan pada hari Jumat tanggal 26 Pebruari 2021. Yang Memanggil/ Jurusita Pengganti 1. Nama Alamat

KUSWANDI


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 1 Maret 2021 by memorandum - Issuu