KAMIS PON, 19 DESEMBER 2019
HARGA Rp 3.500,-
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com .com
POLDA GEREBEK KARAOKE DE BERRY BANYUURIP, AMANKAN PULUHAN LC
SERTIFIKA T
P ER S WAN DE
LAYANI PLUS-PLUS
Surabaya, Memorandum Diduga menjadi ajang prostitusi, Karaoke De Berry di Jalan Banyuurip digerebek anggota Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Selasa (17/12) malam.
Selain mengamankan puluhan wanita cantik memakai rok mini sebagai lady escort (LC), petugas juga menyita puluhan botol minuman keras (miras) berbagai merek. Bersambung ke halaman 7
Pemilik atau bos karaoke itu orangnya baik. Dia paling tidak suka kalau di karaokenya ada prostitusi. Tetapi bisa saja kalau ada pengunjung yang nakal terus bawa sendiri.
Indah Kumuh Oleh: Dahlan Iskan
PAKDE Warga setempat
S
Petugas menggiring para lady escort untuk dimintai keterangan terkait prostitusi di Karaoke De Berry. FOTO: MEMORANDUM/ARIS
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
etelah ke Kuil Hanoman saya ke masjid. Masih di kota suci Hindu Varanasi, negara bagian Uttar Pradesh. Saya ingin tahu kehidupan minoritas Islam di pusatnya Hindu ini. Terutama di saat Hinduism lagi pasang naik secara drastis sepuluh tahun terakhir. Saya juga ke masjid di Agra. Masih di negara bagian Uttar Pradesh. Lima jam naik mobil dari Varanasi. Masjidnya di sebelah pusat turis Taj Mahal. Tentu, saya juga ke masjid kuno di Old Delhi. Sisa peninggalan kejayaan Islam di India. Yang seumur dengan Bersambung ke halaman 4
Ditangkap di Hotel
Hanya Diberi Surat Peringatan
Janda Anak Satu Menipu dan Mencuri Dompet Driver Online Surabaya, Memorandum Penipu sekaligus pencuri terhadap driver online di salon Jalan Darmo Indah Baru Barat, diringkus
polisi. Pelaku, Swesti Yulita alias Lia (33), janda satu anak yang tinggal di Jalan Menur. Bersambung ke halaman 7
KRONOLOGI KEJADIAN Semula Lia pesan ojol melalui aplikasi HP-nya di daerah Gubeng. Kebetulan diterima korban, Ratna Oktaviyanti, sebagai driver-nya.
PENGGEREBEKAN dan penyegelan Karaoke De Berry di Jalan Banyuurip oleh polisi, juga melibatkan Pemkot Surabaya dalam hal pemberian sanksi. Apalagi tempat hiburan itu menyalahi aturan, bisa jadi izinnya dicabut dan lokasinya ditutup. Bersambung ke halaman 7
GR
AF
IS
:M
EM
OR
AN
DU
M
/A
ZI
Z
Lia meminta antar perawatan rambut ke salon di Jalan Darmo Indah Baru Barat. Bahkan, korban dipaksa ikut perawatan masker wajah.
Swesti Yulita alias Lia
Saat Ratna lengah, Lia mencuri dompet korban lalu kabur. Wanita ini ditangkap polisi di Hotel Griyo Avi, Jalan Bukit Darmo ketika check in.
Ferrari yang diamankan Polda Jatim.
Surabaya, Memorandum Pengidentifikasian supercar yang diamankan Polda Jatim terus bergulir. Bahkan, Ditreskrimsus Polda Jatim akan berkoordinasi dengan pihak bea cukai. Tujuannya untuk mengecek kebenaran surat keterangan mengenai pemasukan kendaraan bermotor impor yang sudah melunasi Bersambung ke halaman 7
Gelar Rakor Pengamanan Kamtibmas Nataru Maudy Ayunda
Penuhi Kriteria SUTRADARA film Habibie & Ainun 3 Hanung Bramantyo akhirnya memilih Maudy Ayunda sebagai pemeran Hasri Ainun Besari atau Ainun, karena memenuhi kriteria selain kemampuan aktingnya. Bersambung ke halaman 7
+ Meng, banyak orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) memilih bertahan di liponsos karena ditolak keluarga. -
Kecuali mereka bisa dan sudah menjadi anggota dewan, pasti dinanti keluarga.
Si Mameng (ODGU, orang dengan gangguan uang)
semata.
Kalau mengaku tidak digunakan di jalan raya atau sebagai hiasan saja, harus bisa menunjukkan bila benar-benar hanya asesoris
KOMBESPOL GIDION ARIF SETIAWAN Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim.
Suasana rapat koordinasi (rakor) bersama instansi samping jelang Natal dan tahun baru di gedung BJTI, Jalan Perak Barat.
Surabaya, Memorandum Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama instansi samping. Hal ini untuk membahas strategi-strategi mencegah gangguan kamtibmas jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Rakor yang dipimpin Kabagops Polres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Yulianto Bersambung ke halaman 7
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Dua Supercar Tidak Gunakan Form A
Darto menunjukkan barang bukti.
Sembunyikan SS di Dalam Rantang Surabaya, Memorandum Penjaga rumah kos di Jalan Simo Magersari nyambi edarkan sabu. Kedok Darto (35), warga Simo Gunung IV, terungkap setelah polisi menyamar mencari indekos lalu menangkapnya, Rabu (18/12) pukul 03.15. Bersambung ke halaman 7
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
MENGEJAR KESAKTIAN, MENEMBUS TABIR DUNIA ANTAH BERANTAH Έ5Ή
Manusia Kembali ke Masa Kegelapan, Tak Sadar Menyembah Berhala Jujur, Memorandum sama sekali tidak memercayai semua omongan Hayong. Saat hal ini hendak kusampaikan, Hayong terburu menutup mulut Memorandum dengan telapak tangan kirinya. Yuli Setyo Budi, Surabaya
“Jangan meragukan aku. Aku tahu kau ke sini membawa uang Rp 505.500.” Memorandum bergegas mengeluarkan dompet dan membuka isinya. Hanya 500 ribu. Empat lembar Rp 100 ribuan dan dua lembar Rp 50 ribuan, “Salah.” “Kau belum mengambil uang yang terselip di saku kiri belakang celana.” Memorandum merogoh saku yang
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078
dia maksud. Hanya ada Rp 5 ribu. “Salah.” “Ambil yang Rp 500 di saku kecil kanan celana. Bagian depan.” Ternyata benar. “Uang itu sudah hampir tiga tahun tersembunyi di situ. Tukang laundry-mu kurang teliti.” Memorandum akan berkomentar, tapi Hayong terburu berkata, “Sebentar Bersambung ke halaman 7
SIDOARJO
KAMIS PON, 19 DESEMBER 2019 HALAMAN 2
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: HM Darianto, HM Shoumu. PEMASARAN/IKLAN: Dedi, Iswin, Jim Darwin, Sulton, Medi. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com KEPA
Keluarga Andre Berharap Pelaku Cepat Tertangkap Sidoarjo, Memorandum Hari keempat kematian M Andre Firmansyah, motif dan siapa pelaku yang mengeroyoknya masih gelap. Suasana duka masih tampak di rumah anak pertama pengusaha kerupuk di Dusun Bendomalang RT 9/RW 3, Desa Simo Angin, itu. Diketahui, anak dari pasangan suami istri H Kusniadi dan Hj Enik Liachkmawati itu tewas ditikam senjata tajam (sajam) dan dikeroyok 10 pemuda tak dikenal, di depan Indomaret Wonoayu, Minggu (15/12), pukul 19.30. Peristiwa itu membuat syok kedua orangtua, istri korban dan seluruh keluarga. H Kusniadi merelakan dan ihklas putra sulungnya dipanggil sang khalik. Itu merupakan takdir dari Yang Maha Kuasa yang tidak bisa dihindari lagi. Hal itu agar nyawa anaknya diterima Allah SWT dengan membawa amalan yang baik disisi-Nya. Namun urusan duniawi, di mata hukum, H Kusniadi meminta para pelaku yang mengeroyok dan menikam perut anaknya, sampai merenggut nyawanya bisa segera ditangkap. “Urusan
duniawinya biar polisi yang mengungkapnya. Dan kami penasaran siapa para pelakunya dan motifnya apa sehingga tega menghabisi nyawa anak saya, dengan ditikam senjata tajam seperti itu,” kata H Kusniadi dirumahnya, Selasa (17/12) malam saat ditemui Memorandum. Saat melihat rekaman CCTV, pengemudi mobil warna putih dan istrinya yang memberi perintah teman-temannya memukili dan menikam sajam anaknya, seperti orang berpengaruh. H Kusniadi mengatakan, bahwa Andre usai ditusuk wajahnya dan seluruh tubuh pucat, seperti tak ada darahnya. Namun sempat masuk toilet Indomaret dengan sempoyongan. Anehnya, tidak ada darah menetes sama sekali di sekitar Indomaret dan sekitar baju
dan celana pendek Andre. “Anak saya mati di perjalanan menuju RS Delta Surya setelah dirujuk dari PuskesmasWonoayu. Setelah diautopsi di RS Bhayangkara Polda Jatim, dokter mengatakan darahnya menggumpal di dalam perut sebanyak 3,5 liter. Sajam yang digunakan ciri-cirinya tajam sebelah, atasnya tumpul. Namun aneh darahnya tidak sampai muncrat. Seperti pembunuh bayaran yang profesional,” jelas H Kusnadi. Hj Enik Liackhmawati, ibu korban, juga menganggap aneh penusukan yang dilakukan pada anak pertamanya yang baru setahun menikah itu tidak keluar darah. Sajam yang digunakan seperti sajam beracun. “Saya penasaran sekali, ingin para pelaku dan terutama pengemudi mobil warna putih, baju biru dan perempuan yang menggendong bayi itu segera ditangkap. Ingin tahu siapa mereka kok seperti orang berpengaruh bisa mengomando,” kata Hj Enik bernada sedih. Andre mempunyai dua adik
FOTO: MEMORANDUM/DAR
Penasaran MoƟf dan Pisau yang Digunakan
Amalia Khasana, Hj Enik Liachkmawati, dan H Kusniadi di rumah duka Dusun Bendomalang RT 9 RW 3 Desa Simo Angin-Angin, Kecamatan Wonoayu.
kandung, M Rafi Firmansyah (15), kelas 1 SMA di Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat KH Agoes Ali Mashuri (Gus Ali) Lebo Sidoarjo. Dan Zahra Aulia Rahma (10), kelas 4 SDN Al Islam Krian.
Andre meninggalkan istri Amalia Khasana (anak pengusaha kerupuk di Tlasih Tulangan) yang baru dinikahi setahun lalu, belum dikarunia anak. Istri Andre pun mendesak aparat kepolisian baik Polsek
Wonoayu dan Polresta Sidoarjo segera menangkap para pelaku yang membunuh suaminya. Dia yang mengetahui persis pemukulan dan pengeroyokan suaminya, hingga syok. “Saya tahu persis wajah-wajah para pelaku.Terutama
pengemudi mobil warna putih dan istrinya yang menggendong bayinya. Bahkan saya sudah dimintai keterangan okeh Kanit Reskrim Polsek Wonoayu Pak Seken untuk sketsa wajah para pelaku. Saya masih hafal,”tuturnya. (dar/jok/pi)
Dharma Lautan Utama Gelar Khitanan Massal Sidoarjo, Memorandum Untuk kesekian kalinya dalam 2019, PT Dharma Lautan Utama (DLU) menggelar kegiatan bakti sosial berupa khitanan massal, dan pengobatan gratis untuk masyarakat di Kota Delta. Kali ini, program Corporate Social Responsibility (CSR) itu digelar di Rusunawa Jalan Raya Ngelom Megare 88, Ngelom, Taman, Rabu (18/12). H Bambang Haryo selaku Owner dan Penasehat Utama PT DLU mengatakan, program CSR harus ada atau wajib dimiliki oleh perusahaan. Ketepatan kali ini kegiatan yang digelar adalah khitanan massal untuk puluhan anak dan pengobatan gratis untuk warga Rusunawa Ngelom dan sekitarnya. “Di musim seperti ini, biasanya kesehatan terganggu. Perhatian terhadap kesehatan masyarakat itu penting,” ujar Bambang Haryo. Selain khitanan massal dan pengobatan yang ke-10, perusahaannya juga memberikan santunan kepada anak-anak yang mengikuti khitanan massal, dan bantuan peralatan sekolah. “Adik-adik yang menuju dewasa ini adalah calon penerus bangsa. Mereka harus diberikan kesempatan sebaik-baiknya untuk belajar dan meraih cita-citanya,” imbuh Bambang. Masih kata mantan anggota DPR RI dari Partai Gerindra itu, program CSR wajib dimiliki oleh perusahaan apapun, sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat maupun lingkungan yang ada di sekitar perusahaan. (som/jok/pi)
Penghargaan BPR Delta Artha sebagai BUMD terbaik diterima Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum.
berharap, BUMD Award Jatim 2019 menguatkan peran BUMD di Jawa Timur sehingga memberikan dampak lebih besar yang dirasakan masyarakat.
“Pada BUMD Award malam ini, saya ingin menyentuh para Komisaris Utama, para Direktur BUMD. Ayo pemetaan bersama. Kita perlu menanamkan dalam
mindset kita, no one left behind,” ujar Khofifah. Khofifah menyampaikan, dia ingin seluruh pejabat BUMD, baik di Pemprov Jatim maupun
38 Pemkab/Pemkot se-Jatim, menanamkan jargon itu ke dalam mindset masing-masing. Tujuannya, supaya BUMD ini memiliki semangat untuk berkolaborasi, semangat bersinergi, mengentaskan masyarakat yang miskin, masyarakat yang masih belum teraliri listrik, stunting dan lain sebagainya. Usai menerima penghargaan, Bupati Saiful Ilah menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima Delta Artha sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah Propinsi Jawa Timur. Meski demikian, fokus kerja BUMD adalah mengembangkan usaha yang bisa menambah pendapatan asli daerah. “Adanya BUMD adalah untuk menambah pendapatan asli daerah, jika BUMD sehat maka akan memberikan kontibusi dalam meningkatkan perekonomi daerah,” papar Saiful Ilah. Kinerja BPR Delta Artha selama ini on the track, bagus, tambah Saiful Ilah yang baru saja menerima penghargaan sebagai Top Pembina BUMD 2019 di Jakarta beberapa waku yang lalu. (ton/jok/pi)
15 Kades dan Perangkat Ikuti Asistensi dan Evaluasi RAPBDes Sidoarjo, Memorandum Sebanyak 15 Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Jabon mengikuti rapat di Hotel Surya, Tretes, Prigen, Pasuruan, 17-18 Desember. Di sana mereka mendapatkan materi penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes) tahun anggaran 2020. Rapat Asistensi dan Evaluasi RAPBDes tahun anggaran 2020 itu dibuka oleh Camat Jabon, Moh Aziz Muslim. Selain diikuti 15 Kepala Desa se-Kecamatan Jabon, acara ini juga diikutii Sekdes, Bendahara, Perencanaan dan Kaur Keuangan. “Kegiatan Asistensi dan Evaluasi RAPDes tahun 2020, kita membentuk tim Asistensi dari kasi-kasi. Dalam hal ini kecamatan berfungsi sebagai pembi-
naan sesuai dengan Perbub 113 tentang pengelolaan keuangan,” kata Camat Jabon Moh Aziz Muslim kepada Memorandum, kemarin. Dikatakan, desa berkewajiban menyusun RAPBDesnya, dikomunikasikan dengan BPD, lalu pihak kecamatan melakukan fungsi asistensi yakni melihat program pembelanjaanya. Kades Kecungcangkring H Zainudin Fanani mengatakan, kegiatan rapat selama dua hari dengan pihak kecamatan itu membahas RAPBDes anggaran tahun 2020. Acara ini dianggapnya sangat bermanfaat sekali agar tidak ada kekeliruan dalam menyusun rencana anggaran dalam satu tahun. “Saya diundang sebagai narasumber, memberikan materi
FOTO: MEMORANDUM/ADV
Baksos pengobatan gratis dan khitanan massal yang digelar PT Dharma Lautan Utama.
Sidoarjo, Memorandum Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, BPR Delta Artha kembali meraih penghargaan kategori BPR BUMD Kabupaten/ Kota Terbaik Pertama Se-Jawa Timur. Penghargaan itu diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH Mhum, pada malam Anugerah BUMD Jatim Award 2019 di Hotel Shangrilla Surabaya, Selasa (18/12). Kegiatan itu diikuti sejumlah bupati dan wali kota serta perwakilan BUMD Provinsi Jatim, Pemkab dan Pemkot. Delta Artha berhasil menyisihkan puluhan BUMD Kabupaten/ Kota di Jatim. Ada beberapa indikator yang digunakan untuk menilai secara independen, objektif dan profesioanal. Di antaranya adalah aspek pemasaran, manajemen sumber daya manusia dan aspek meningkatkan perekonomian daerah yang berdampak pada masyarakat. Khofifah Indar Parawansa
FOTO: MEMORANDUM/TON
FOTO: MEMORANDUM/SOM
BPR Delta Artha BUMD Terbaik Se-Jatim
Camat Jabon Moh Aziz Muslim (nomor dua dari kiri) dan Kades Kedungcangkring H Zainudin Fanani (pegang mike).
tentang pengalaman menyusun anggaran agar tetap dan benar. Karena dalam penggunanan
dana desa, selain melibatkan tim pendamping desa dan tentunya hasil musyawarah atau
usulan dari masyarakat,” ujar Aba Caem, panggilan Kades Kedungcangkring. (adv/win/jok/pi)
Sidoarjo, Memorandum Sebanyak 20 anggota pengurus daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Sidoarjo masa bhakti 2019-2023 resmi dilantik. Pelantikan dipimpin Ketua Pengurus Himpaudi Provinsi Jawa Timur Imam Mahmud SSos, MPd. Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo Drs Ec Asrofi MM, turut hadir menyaksikan acara pelantikan yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (18/12).
Kegiatan diawali pengambilan sumpah dan janji oleh ketua pengurus Himpaudi Provinsi Jawa Timur. Dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan penyerahan bendera dan pataka Himpaudi ke Ketua Himpaudi Kabupaten Sidoarjo Chusnul Khotimah SSo SPd. Bupati Sidoarjo Saiful Ilah mengucapkan selamat atas dilantiknya seluruh pengurus Himpaudi Kabupaten Sidoarjo. Dia berharap, pengurus yang baru bisa menjalankan semua amanah dengan rasa tanggung jawab. Fungsi dari anggota Himpaudi ini harus memperjuangkan kesejahteraan,
perlindungan dan meningkatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas. “Himpaudi adalah organisasi paling mandiri dan bekerja tidak berorientasi pada materi. Belum ada organisasi se-mandiri Himpaudi. Semua anggotanya bekerja tanpa pamrih. Keistimewaannya adalah kemandirian yang luar biasa,” puji orang nomor satu di Sidoarjo ini. Bupati juga berpesan, agar para guru selalu mencintai anak didiknya sepenuh hati. Bukan hanya mengajar secara profesional, tetapi membangun hubungan batin antara guru dengan anak didik.
“Berikanlah cinta yang tulus untuk anak didik, seperti ibu-ibu mencintai anak sendiri. Selalu menyebut murid dalam setiap doa agar menjadi amalan jariyah, nanti pasti kita akan mendapat imbalan dari Allah,” tutur bupati. Untuk itu, tak hanya mengajarkan tentang ilmu pengetahuan, tetapi guru perlu mengajarkan anak anak tentang kemandirian. Bagaimana mengubah orientasi berpikir anak agar mau menjadi mandiri, dan pemberani, juga peduli terhadap sesama. “Ketiga hal ini penting. Saat ini banyak sarjana pintar lulusan perguruan tinggi terbaik se-In-
donesia, dan 95 persennya kebanyakan masih ingin menjadi pegawai. Hanya 5 persen saja yang mau mandiri, berani untuk menjadi pengusaha, membuka lapangan kerja. Hal ini yang perlu kita perbaiki,” ungkapnya. Untuk itu, mempersiapkan dari sekarang generasi muda Indonesia termasuk Sidoarjo agar bisa bersaing di tahun 2045, dimana Indonesia memiliki bonus demografi. Manfaatnya, akan banyak generasi emas yang bisa menjadi SDM unggul untuk membangun bangsa. Karena itu perlu membangun karakter anak sejak dini agar generasi emas di tahun
FOTO: MEMORANDUM/TON
Pengurus Himpaudi Periode 2019-2023 Dilantik
Pelantikan pengurus Himpaudi Kabupaten Sidoarjo.
2045 dapat tercapai. Dan ini adalah tugas para guru Paud. Sementara itu, Ketua Pengurus Himpaudi Provinsi JawaTimur Imam Mahmud mengatakan, Himpaudi akan terus berjuang
untuk memajukan pendidikan Indonesia, terutama di Kabupaten Sidoarjo. Meski guru Paud belum ada kesetaraan, tetapi Himpaudi tetap tegar dan akan selalu profesional. (ton/jok/pi)
EKBIS & PENDIDIKAN Pemprov Jatim Fokus Garap 218 Proyek Strategis
KAMIS PON, 19 DESEMBER 2019
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL EMAIL:: memorandumredaksi@gmail.com
HALAMAN 3
Santi Nainggolan menunjukkan performa Lenovo ThinkBook 14 dengan ThinkShield.
Surabaya, Memorandum Menjawab kebutuhan generasi bisnis modern, Lenovo sebagai salah satu merek PC terdepan di dunia meluncurkan ThinkBook 14 di Indonesia. Hal ini untuk memenuhi lingkungan bisnis yang serba cepat dengan efisiensi waktu menjadi faktor penting memberikan pengalaman kerja yang seamless. Santi Nainggolan, SMB Director Lenovo Indonesia mengatakan, perangkat ThinkBook 14 didesain sebagai laptop dengan performa powerful, kemampuan seamless untuk berkolaborasi dengan fitur bisnis modern masa kini. Sistem keamanan data yang terjamin dipadukan dengan tampilan desain stylish dan tipis, sehingga dapat mengakomodir gaya hidup serta memaksimalkan kinerja bisnis mereka. Santi Nainggolan menambahkan, generasi bisnis modern saat ini didominasi oleh kalangan milenial dan gen z dengan total lebih 50 persen dari jumlah angkatan bekerja saat ini. “Mereka dikenal memiliki pola piker dan cara pandang serta gaya bekerja yang tidak lepas dari kemudahan yang diberikan oleh teknologi dan juga fleksibilitas tempat bekerja,” terang Santi. Menurut riset internal Lenovo, 40 persen dari pelaku bisnis di Indonesia cenderung menggunakan laptop yang tidak didesain untuk kegiatan bisnis. Fakta tersebut bertolak belakang dengan aktivitas padat generasi bisnis modern yang membutuhkan perangkat dengan kemampuan multitasking yang powerful, serta gemar terkoneksi jaringan internet bebas sembari menyelesaikan pekerjaan mereka dimana saja dan kapan saja. Hal ini dapat menjadi landasan bahwa sudah saatnya pelaku SMB berinvestasi pada teknologi yang lebih pintar. “Dorongan untuk terus memberikan yang terbaik bagi generasi bisnis modern, menuntun Lenovo menghadirkan ThinkBook 14 yang menyeimbangkan desain dan performa. Perangkat tersebut dirancang untuk meningkatkan pengalaman karyawan, dan memberikan kinerja bisnis terbaik ditambah dengan keamanan data yang mudah diaplikasikan sehari-hari,“ kata Santi. Karena itu, lanjut Santi, ThinkBook 14 menghadirkan performa fitur bisnis terbaik dengan kemampuan kolaboratif yang lengkap dengan ekosistem bisnis modern saat ini. “Dukungan kualitas business-grade yang baik, fitur keamanan data terjamin, hingga tampilan desain yang stylish untuk menunjang gaya hidup generasi bisnis modern Indonesia, “ tegas dia. Survei kerja sama antara Lenovo dan Forrester Consulting menemukan bahwa 89 persen dari pengambil keputusan di Indonesia percaya bahwa perusahaan mereka telah menawarkan employee experience (EX) terbaik melalui solusi teknologi yang mereka tawarkan. Namun, hampir setengah dari responden karyawan menyatakan tidak setuju mengenai hal tersebut. Hasil survei tersebut juga turut menunjukkan bahwa karyawan yang lebih produktif adalah mereka yang ditenagai oleh perangkat yang tepat untuk meningkatkan kualitas kerja mereka . (day/lis)
2020 Ekonomi Jatim Kondusif Surabaya, Memorandum Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada 2020 diproyeksikan masih kuat dan kondusif. Kondisi ini pada rentang 5,3 persen hingga 5,8 persen dengan tingkat inflasi yang terjaga. Penegasan ini disampaikan Difi A Johansyah, Kepala Perwakilan BI Jawa Timur dalam pertemuan tahunan Bank Indonesia (PTBI) Jatim 2019. Sepanjang 2019, lanjut Difi, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tersebut ditopang oleh peningkatan sektor industri pengolahan, perdagangan besar, dan informasi komunikasi yang secara konsisten melebihi pertumbuhannya di skala Nasional. “Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada triwulan III-2019 tercatat sebesar 5,32 persen (yoy) lebih tinggi dibandingkan nasional yang sebesar 5,02 persen (yoy),” terang dia. Lanjut Difi, pertumbuhan ini didukung pula oleh inflasi yang terjaga dengan baik. “Hingga November 2019, inflasi Jatim tercatat sebesar 2,2 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan nasional (3,00 persen), dan sampai dengan akhir 2019 akan konsisten di bawah nasional yaitu pada level 2,1 persen,” tutur Difi. Seperti diketahui kontribusi Jawa Timur terhadap nasional didukung pula oleh kontribusi devisa Jawa Timur yang tidak hanya berasal dari dunia usaha namun juga dari remitansi Pegawai Migran Indonesia (PMI). “Devisa Hasil Ekspor (DHE) Jatim tercatat sebesar 94,8 persen dari nilai ekspornya, lebih tinggi di atas nasional yang sebesar 90 persen. Begitupun dengan remitansi PMI Jawa Timur yang merupakan kontributor terbesar remitansi nasional dengan tren yang terus meningkat,” tutur Difi. Sementara itu, Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, pekerjaan rumah Jatim seperti kemiskinan yang masih di atas rata-rata nasional, ketimpangan antara desa dan kota serta IPM yang masih di bawah IPM Nasional memerlukan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan dan dunia usaha. “Harapannya, pertumbuhan ekonomi juga mampu mendorong pengurangan angka kemiskinan,” jelas dia. Dituturkan Khofifah, dengan berpindahnya ibukota negara ke Kalimantan Timur, Jawa Timur memiliki peluang untuk menjadi sentra pertumbuhan ekonomi. “Kita bisa mendorong sumber pertumbuhan ekonomi baru, seperti sektor peternakan melalui kerjasama dengan provinsi lain,” jelas dia. (day/lis)
Sebagai informasi, dalam perpres tersebut percepatan pembangunan ekonomi akan dititikberatkan di wilayah kawasan Gerbangkertosusila meliputi Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan. Kemudian, BTS ialah Bromo-Tengger-Semeru.
Pembangunan ekonomi juga difokuskan di Selingkar Wilis, Lintas Selatan, Selingkar Ijen, kawasan Madura dan kepulauan. Saat ini, Pemprov Jatim tengah menyusul rencana detail mengenai seluruh proyek tersebut. “Pemerintah melalui APBN dan APBD hanya mampu mem-
biayai sekitar 14 persen dari total kebutuhan anggaran. Oleh karena itu, saya berharap bahwa kekurangan sebesar 86 persen tersebut bisa di-support dari berbagai lini, mulai dari perbankan maupun investor,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam pertemuan tahunan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur 2019. Untuk itu, Khofifah mengajak seluruh pelaku ekonomi Jatim untuk bersinergi dan berkolaborasi. Menurut dia, dua hal tersebut merupakan kunci jika ingin bertahan dan tidak tergilas di era disruptif.
“Kita hidup bukan di zaman monopoli yang berkompetisi untuk saling mengalahkan. Namun, kita berada di zaman kolaborasi. Zaman di mana kita harus saling mendukung, saling mensupport satu sama lain dan terus berinovasi,” ujar dia. Khofifah mengatakan, dengan sinergi, kolaborasi, dan inovasi, maka stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di Jatim akan tetap terjaga. Termasuk di antaranya menciptakan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Jatim. Perbankan, kata Khofifah,
memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan menggerakkan seluruh sektor. Utamanya dalam hal penyaluran kredit baik konsumsi, modal kerja atau pun investasi yang akan mendorong daya beli, gairah usaha dan masuknya arus investasi. “Hal ini memiliki dampak besar, antara lain penyerapan tenaga kerja, permintaan bahan mentah, kenaikan hasil produksi, peningkatan daya beli, kenaikan pembayaran pajak, dan lain-lain yang bermuara pada pertumbuhan ekonomi,” tutur dia. (yok/lis)
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Penuhi Kebutuhan Generasi Bisnis Modern
Surabaya, Memorandum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim sedang fokus pada realisasi pembangunan di sejumlah titik. Pembangunan itu seiring terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019. Sedikitnya terdapat 218 proyek strategis dengan total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 292,4 triliun.
Muhadjir Effendy (tujuh dari kiri) mengikuti sesi foto bersama setelah ujian terbuka promosi doktor Rohman Budijanto (delapan dari kiri).
Lulus Doktor Ilmu Hukum Unair
Rohman Budijanto Sabet Predikat Sangat Memuaskan Surabaya, Memorandum Program studi ilmu hukum Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair) meluluskan mahasiswa program doktor (S3). Kali ini yang berhasil menyandang gelar doktor adalah Rohman Budijanto yang juga Direktur Eksekutif The Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP). Ia dinyatakan lulus setelah menjalani ujian terbuka di Aula Pancasila lantai 3 Sayap Timur Gedung A Fakultas Hukum Unair, Rabu (18/12). Ada yang berbeda dari sidang ujian terbuka promosi Doktor Rohman Budijanto SH MH. Sebab dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Prof Dr Muhadjir Effendy MAP. Muhadjir Effendy hadir sebagai undangan akademik bersama dengan Dr Fauzan MPd mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang. Selain itu juga dihadiri Direktur Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum Choirul Shodiq dan undangan lainnya. Sidang ujian terbuka promosi doktor diketuai oleh Dekan Fakultas Hukum Unair Nurul Barizah SH LLM PhD. Pada gelar ujian terbuka doktor ke-417 Fakultas Hukum Unair tersebut, Rohman
Budijanto menyampaikan dan mempertahankan disertasi berjudul Pertanggungjawaban Pidana Media Massa Siber di Era Kebebasan Informasi. Rohman Budijanto yang juga Ombudsman Jawa Pos Group ini menjelaskan, disertasinya tersebut terinspirasi dari pengalamannya malang melintang di dunia media. Dalam pemaparannya, Rohman Budijanto menjelaskan bahwa media siber diatur dengan UU Pers dan UU ITE. Masalahnya, UU Pers tidak selalu sesuai dengan perkembangan media siber. UU ITE pun lebih fokus pada mengatur transaksi alih-alih media. Selain itu UU ITE cenderung terlalu cepat memidanakan orang. Rohman Budijanto mengusulkan agar media menjamin hak-hak subjek berita, salah satunya dengan penegakan right to be forgotten. Hak ini muncul karena berita yang diterbitkan meninggalkan jejak digital. Dengan right to be forgotten, subjek berita berhak agar beritanya dihapus dari pencarian internet dan direktori lainnya dikarena keadaan tertentu. Right to be forgotten sebenarnya sudah ada dalam UU ITE, tetapi belum dapat diterapkan karena belum ada peraturan yang mengatur pen-
erapannya. Menanggapi tema disertasi tentang media tersebut, Muhadjir Effendy menyinggung soal masalah akurasi berita. “Kadang yang diberitakan justru sebaliknya dari yang saya katakan, dan itu yang diviralkan,” ujar Muhadjir. Ia lantas menyatakan bahwa sekarang ini yang paling penting untuk ditegakkan adalah etika jurnalistik. Dalam ujian doktor terbuka itu, Rohman Budijanto dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan dengan IPK 3,82. Diharapkan, disertasi dan keilmuannya dapat membawa kemanfaatan pada media di Indonesia “Alhandulillah wasyukurillah, saya dapat menuntaskan disertasi berjudul Pertanggungjawaban Pidana Media Massa Siber di Era Kebebasan Informasi ini. Tak terkira rasa bahagia, karena bimbingan, jasa, serta doa orang-orang mulia sangat membantu menyelesaikan tugas akhir dalam studi doktoral di Fakultas Hukum Universitas Airlangga, almamater yang membanggakan. Saya mempersembahkan ungkapan terima kasih sehormat-hormatnya kepada semua yang terlibat dalam tugas saya,” syukur
Rohman yang juga redaktur senior Jawa Pos. Kemudahan dalam proses disertasi ini tentunya tidak lepas dari jasa pembimbing, yakni Prof Dr Muchammad Zaidun SH MSi Drs selaku promotor serta Prof Dr Didik Endro Purwoleksono SH MH dan Dr Aktieva Tri Tjitrawati sebagai ko-promotor. Selain itu, keberhasilan yang telah dicapainya itu akan terus kembangkan dalam berkarir. “Keberhasilan semua ini tidak terlepas dukungan dari semua keluarga,” ujar dia. Terlebih Rohman kembali memaparkan secara singkat mengenai penelitiannya tersebut. Penelitian ini mengkaji permasalahan yang berkaitan dengan sajian di media massa berbasis internet atau sibernetika atau media siber dengan judul Pertanggungjawaban Pidana Media Massa Siber di Era Kebebasan Informasi. Permasalahan untuk diurai dan dipecahkan dalam disertasi ini adalah, pertama prinsip-prinsip jaminan kemerdekaan pers dan kebebasan informasi serta pembatasannya dalam media siber di Indonesia. Kedua prinsip-prinsip dan bentuk-bentuk pertanggungjawaban media siber untuk menuju pertanggungjawaban hukum pidana sebagai ultimum remedium.(alf/lis)
Gubernur Jamin Stok Bapok Hasil Peternakan Aman Surabaya, Memorandum Menjelang Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjamin stok kebutuhan bahan pokok (bapok) hasil peternakan yang terdiri dari daging sapi, daging ayam, serta telur ayam ras dalam ketersediaan aman. Selain itu, harganya juga dipastikan stabil. Untuk itu, berbagai kesiapan telah dilakukan oleh Pemprov Jatim. Salah satunya yaitu dengan terus berkoordinasi dengan
pelaku usaha dan dinas di lingkup kabupaten/kota se-Jatim. Melakukan pemantauan harga di ritel maupun pasar tradisional hingga akhir tahun. Hingga melaksanakan bazaar hasil peternakan selama 2 hari pada 18-19 Desember. “Kami harap seluruh masyarakat Jawa Timur tidak perlu khawatir karena stok bapok hasil peternakan di Jatim aman. Serta harganya juga relatif stabil,” terang Khofifah, Rabu (17/12). Khofifah memaparkan, berdasarkan laporan realisasi
produksi dari Dinas Peternakan Jatim, ketersediaan daging sapi mencapai 10.165 ton sedangkan kebutuhan hanya 9.131 ton, sehingga sampai akhir Desember masih surplus 1.034 ton. Untuk daging ayam ketersediaan 43.855 ton dan kebutuhan 32.729 ton, sehingga stok sampai akhir Desember masih surplus 11.156 ton. Demikian pula untuk telur, ketersediaan mencapai 64.394 ton, kebutuhan 49.388 ton, sehingga stok sampai akhir Desember masih surplus
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Gubernur Khofifah meninjau peternakan sapi potong.
15.006 ton. “Dengan data tersebut kami yakin sampai akhir Desember 2019 stok bapok hasil peternakan Jatim sangat aman bahkan surplus. Karenanya, surplus
ini merupakan potensi yang bisa dikelola lebih lanjut untuk menambah nilai jualnya ataupun untuk mensuplai berbagai daerah di Indonesia,” urai orang nomor satu di Jatim ini.(yok/lis)
AREMA
KAMIS PON, 19 DESEMBER 2019 HALAMAN 4
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.
10 Tahun Menipu, Pasutri Magelang Dibekuk
Panen padi petani bersama anggota TNI.
TNI Dorong Ketahanan Pangan dan Keluarga Malang, Memorandum Untuk meminimalisir impor besar dan menguatkan ketahanan pangan, jajaran TNI di wilayah Kodim 0833 Kota Malang melakukan pendampingan pada petani agar lahan yang digarap mampu berproduksi maksimal. Seperti yang dilakukan Serma Hadi Sutoyo, Babinsa Koramil Kedungkandang. Dia turun gunung memanen padi di sawah seluas 0,6 hektar milik milik Tasmijan, warga RT 04/ RW 01, Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang. Diharapkan, hasil pertanian ini dapat dijual ke bulog (badan urusan logistik) sehingga dapat menyuplai ketersediaan bahan pangan yang dibutuhkan masyarakat. “Dengan menjalin kerja sama bersama mitra bulog, diharapkan petani lebih mudah menjual hasil panennya dan bisa menstabilkan harga gabah yang sebelum adanya program pendampingan dirasakan hasil penjualan tidak sesuai dengan harapan,” katanya, Rabu (18/12). Tasmijan mengakui peran serta babinsa sangat memotivasi petani. “Saya mengharapkan ini dapat dilaksanakan secara terus menerus sehingga diharapkan dapat membantu petani yang membutuhkan pendampingan,” ujarnya. Komandan Koramil Kedungkandang Kapten Inf Suryadi juga melakukan kegiatan untuk penguatan ketahanan keluarga, di aula KUA Kecamatan Kedungkandang kemarin. Ketahanan keluarga adalah kondisi keluarga yang memiliki keuletan dan ketangguhan serta mengandung kemampuan fisik, materil dan psikis mental spiritual sehingga hidup mandiri dan mengembangkan diri dalam kondisi harmonis serta sejahtera lahir batin. Disampaikan, ketahanan keluarga dapat tercipta apabila keluarga dapat melaksanakan 8 fungsi keluarga secara serasi, selaras, dan seimbang. “Melalui kegiatan ini diharapkan mampu membantu terwujudnya ketahanan di daerah yang dimulai dari ketahanan keluarga dalam upaya menciptakan keamanan di wilayah Kedungkandang,” terangnya. Adapun delapan fungsi keluarga, yaitu keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, melindungi, reproduksi, sosialisasi, pendidikan, ekonomi, dan pembinaan lingkungan. (*/ari/epe)
Malang, Memorandum Otak sindikat penipuan dan penggelapan, pasangan suami-istri (pasutri) AS (46) dan AA (37), warga Kampung Bali, Kalisari RT 03/RW 08, Kaliwates, Kecamatan/Kota Magelang, diringkus jajaran Satreskrim Polresta Malang Kota. Dalam aksinya, pasutri tersebut dibantu 2 pelaku lain yang masih buron, terbilang cukup unik. Mereka merayu korban dengan menyaru seolah pegawai bank. “Bersama dengan dua tersangka yang sudah kami masukkan daftar pencarian orang (DPO), merekamerayu korban agar mau menukar uang rupiahnya dengan uang asing milik tersangka. Utamanya mata uang dari Brasil dan Turki,” terang Kapolresta Malang Kota AKBP Leonardus Simarmata, Rabu (18/12). Sebelumnya, para tersangka datang ke Malang menggunakan mobil rental. Mereka mencari korban khususnya di kawasan sekitar bank. Bahkan, mereka membuat ID card perbankan palsu. Itu digunakan untuk mengelabuhi korban. “Saat tersangka merayu korban untuk menukar uanganya, dua orang yang masih DPO itu merapat. Dengan mengunakan atribut perbankan, mereka meyakinkan bahwa uang tersebut asli. Setelah korban masuk jebakan dan mau menukarkan uang
Kapolresta AKBP Leonardus Simarmata menunjukkan barang bukti yang diamankan dari pasutri tersangka penipuan asal Magelang.
dengan milik tersangka, korban ditinggalkan begitu saja,” lanjut Kapolresta. Leo menjelaskan, beberapa lembar mata uang asing tersebut menurut pengakuan tersangka memang asli, namun sudah kedaluwarsa. Sedangkanun-
tuk uang rupiah asli, tersangka menggunakan yang asli namun hanya bagian luar saja. Sementara, lipatan uang di dalamnya adalah kertas biasa yang sudah dipotong seukuran dan mirip seperti uang asli. “ Te r s a n g k a m e n g a k u
mendapatkan uang asing dari membeli di Jakarta. Hasil keuntungan dari penipuan itu banyak dibelanjakan untuk perangkat elektronik. Bahkan, tersangka mengaku hasilnya juga disumbangkan ke fakir miskin dan amal ke masjid,” jelas Leo.
Penangkapantersangkaberawal dari tiga laporan korban ke polisi. Ketiga korban merupakan warga Malang Raya. Total kerugian mencapai Rp 500 juta lebih. Kapolresta mengimbauapabilaadamasyarakat yang menjadi korban sebaiknya melapor ke petugas. (cr-3/ari/epe)
SEPUTAR JATIM Ratusan Siswa Peringati Hari Disabilitas Sidoarjo, Memorandum Hari Disabilitas Internasional diperingati siswa-siswi disabilitas di Kabupaten Sidoarjo dengan berbagai kegiatan. Sebanyak 600 lebih anak disabilitas ikut dalam jalan sehat yang diberangkatkan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, yang juga dihadiri Wakil Bupati H Nur Ahmad Syaifuddin, Rabu (18/12) pagi. Mereka dari 61 lembaga pendidikan yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Mulai dari TK sampai SMA. Kegiatan berlangsung di halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo. Bupati mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memiliki kepedulian yang tinggi terhadap pendidikan inklusif. Salah satu buktinya dengan dibentuknya Perda Kabupaten Sidoarjo nomer 13 tahun 2008 tentang penyelenggaraan pendidikan. Perda tersebut memberikan jaminan kepada anak berkebutuhan khusus untuk dapat mengikuti proses pendidikan sebaik-baiknya. “Saya memberi apresiasi yang tinggi terseleng-
garanya kegiatan seperti ini. Saya harap kegiatan semacam ini dapat terus ditingkatkan. Melalui kegiatan seperti ini akan mengembangkan keterampilan dan kreativitas seni para generasi penerus bangsa,” harap bupati. Pengawas Pendidikan Luar Biasa (PLB) Provinsi Jawa Timur yang juga ketua panitia penyelenggara kegiatan, Drs Saji M Pd, mengakui komitmen Kabupaten Sidoarjo terhadap pendidikan inklusif sangat tinggi. Tahun 2013 lalu Kabupaten Sidoarjo mendeklarasikan diri sebagai kabupaten pendidikan inklusif. Oleh karenanya bupati Sidoarjo patut dinobatkan sebagai pelopor bapak insklusif di Kabupaten Sidoarjo. Drs Saji mengatakan, kegiatan seperti ini sudah berlangsung ke 9 kalinya. Tahun ini tercatat 661 anak inklusif yang mengikutinya. Tujuannya untuk mengembangkan budaya masyarakat yang inklusif. Anggarannya secara mandiri. (ton/jok/pi)
Polisi Panen 11 Pengedar Narkoba B l i t a r, Me m o r a n d u m Satreskoba Polres Blitar Kota menangkap 11 pengedar narkoba selama dua pekan ini. Dari 11 pengedar itu, Satreskoba menyita barang bukti 2,8 gram sabu-sabu, 7.000 pil dobel L, dan obat-obatan tanpa izin. “Selama dua pekan, kami menangkap 11 pelaku. Pengungkapan ini merupakan bagian operasi cipta kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru ,” kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela. Dengan penangkapan sejumlah pengedar narkoba, dia berharap perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Blitar berjalan aman. Pihaknya juga menggencarkan razia preman-
isme di wilayah Kota Blitar. Dikatakan, dari sejumlah kasus narkoba yang diungkap, rata-rata pelaku sudah berusia dewasa. Para pelaku ini menyasar anak muda putus sekolah untuk mengedarkan narkoba. “Tidak ada anak di bawah umur. Sasaran mereka anak muda putus sekolah. Sebagian pelaku juga sudah residivis kasus serupa,” ujar AKBP Leonard M Sinambela. Seperti pengakuan salah satu pelaku, Bambang Adi (44), warga Sanankulon, Kabupaten Blitar. Dia sudah pernah masuk penjara terkait kasus narkoba pada 2016. Ketika itu, Bambang harus menjalani hukuman penjara
Polisi menunjukkan barang bukti dan para pelaku kasus narkoba di Mapolres Blitar Kota.
selama empat tahun. “Saya ditangkap lagi karena mengedarkan sabu-sabu,” aku Bambang. Pelaku lain, Arik Budianto
Indah Kumuh Taj Mahal. Bahkan dibangun oleh raja yang sama. Dengan arsitektur yang sangat mirip. Salat di Masjid Jama Old Delhi. Tiga masjid itu beraliran Sunni. Yang mereka juga lagi gelisah atas serbuan aliran Wahabi. Seminggu sebelum itu saya ke masjid Ahmadiyah. Di tempat lahir tokoh sentral mereka di Desa Qadian, Punjab: Mirza Ghulam Ahmad. Selama di India saya mendapat dua macam keterangan yang berbeda. Sebagian mengaku sekarang ini lebih tertekan. Sebagian lagi mengatakan biasa-biasa saja. Waktu di Varanasi, saya bertemu anak muda. Ia yang mengantar saya ke masjid. “Masjid ini baru tiga tahun,” katanya. “Dulunya kecil. Dibongkar. Dibangun baru,” tambahnya. Saya salat Zuhur di situ. Waktunya sudah lewat sedikit. Tidak bisa ikut berjemaah bersama penduduk setempat. Tapi masih ada tiga anak kecil yang bersila di karpet: belajar membaca Al-quran. Dengan Al-quran ditaruh di atas rehal. Seorang ustaz muda mengajari mereka. Saya pun duduk bersila di dekat mereka. Lalu ikut membawa Al-quran. Surah Yasin. Mungkin nada baca saya kedengaran aneh di telinga anak-anak
(20), warga Desa Ngadri, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, mengaku hanya mengkonsumsi pil dobel L. (pra/pi)
Sambungan dari halaman 1 India itu. Mereka berhenti belajar --memperhatikan cara saya membaca. Masjid ini berada di kampung Islam Varanasi. “Kampung kami ini berpenduduk sekitar 10.000 orang. Semua Islam,” ujar anak muda itu. “Di sekitar ini ada 15 masjid,” tambahnya. Masjid di kampung Islam Varanasi. Kampung ini juga dikenal sebagai kampung tekstil. Saya masuk-masuk gang di situ. Semua memproduksi kain. Termasuk sutra. Kampung ini cukup rapi dan bersih --untuk ukuran India. “Kami tidak merasakan kesulitan beragama. Biasa saja. Sejak dulu begini,” katanya. Ini agak berbeda dengan keterangan anak muda Islam di Kota Agra. “Kami khawatir akan ada UU baru. Yang membuat kami tidak akan mendapat izin bisnis,” katanya. “Juga tidak bisa menjadi pegawai pemerintah,” tambahnya. Memang sifatnya masih kekhawatiran. Tapi umat Islam di kotanya sudah sangat gelisah. Saya sendiri tidak tahu yang sebenarnya. Hanya kelihatannya tidak seburuk berita yang tersiar ke seluruh dunia. Atau seburuk itu --hanya saja saya tidak tahu. Misalnya soal perbedaan perlakuan hukum --yang sering terbaca di media. Yang jelas kini India punya UU
baru --yang sedang dilaksanakan: penertiban penduduk. Yang jadi korban adalah para pendatang gelap dari Bangladesh yang lebih miskin. Dan keturunan mereka. Yang sudah turun temurun di situ. Ditambah yang baru. Mereka itu jutaan jumlahnya. Terutama di negara-negara bagian yang berdekatan dengan Bangladesh --seperti Assam dan West Bengal. Mereka itu Islam. Terancam akan dipulangkan paksa ke Bangladesh. Lalu menjadi isu agama. Sebenarnya saya juga ingin ke lingkungan masyarakat Islam aliran Jemaah Tabligh. Yang mungkin lebih cocok untuk India-baru sekarang ini. Tapi waktu saya habis. Harus segera pulang untuk Tazkia di Malang. Saya sempatkan salat di masjid di sebelah Taj Mahal. Saya pikir masjid itu sudah ditutup. Keruwetan sebelah Masjid Jama. Di kanan-kiri Taj Mahal memang ada bangunan pendamping. Arsitekturnya mirip Taj Mahal. Hanya lebih kecil. Dan warna marmernya bukan putih --merah maroon. Bangunan yang kanan adalah tempat persinggahan raja --King House. Untuk istirahat saat raja berkunjung ke makam istrinya di Taj Mahal. Sekarang bangunan ini sudah tidak difungsikan.
Bangunan yang kiri adalah masjid. Masih berfungsi. Salat lima waktu masih berlangsung. Demikian juga salat Jumat. Saya sempat berbincang dengan imam masjid itu. Ayahnya juga imam di situ. Demikian juga kakeknya. Tentu saya juga masuk Taj Mahal. Sebentar sekali. Yang isinya hanya batu nisan raja yang membangun gedung itu. Dan istri ketiganya --setelah dua istri sebelumnya tidak memberinya anak. Batu nisan itu pun hanya replika. Yang asli ada di lantai bawah. Ditutup untuk umum. Saya tidak perlu bercerita tentang keindahan Taj Mahal. Sudah terlalu banyak tulisan tentang ini. Juga soal keistimewaan marmernya. Yang kalau diberi sinar berubah warna. Tapi teman saya itu sempat mengetes keislaman saya. “Coba tebak, hiasan di pintu masuk Taj Mahal itu apa?” tanyanya. Saya pun memperhatikan ukiran yang melengkung mengikuti bentuk gerbang itu. “Lho itu seperti tulisan Arab,” kata saya dalam hati. Saya pun lebih mendekat. Benar. Hiasan itu sebuah kaligrafi. Agak lama saya mencoba menghubung-hubungkan ukiran di marmer itu. Lalu mencari tahu apakah bisa dibunyikan. Dan dari mana tulisan itu dikutip.
“Oh... Itu surah Al Fajr,” kata saya pada teman itu. “Satu surah penuh dituangkan dalam kaligrafi di sini. Bukan main,” tambah saya. Di dalam masih ada satu kaligrafi dari Al Quran lagi: Ayatul Kursyi. Saya belum pernah tahu itu: bahwa di pintu masuk Taj Mahal ada kutipan Al-quran begitu banyak. Semua itu menandakan sebuah era bahwa Islam pernah jaya di India. Waktu tiba di Delhi pun saya ke masjid kuno di ibukota India itu. Indah di dalam, kumuh di luar. Lingkungan luar Masjid Jami ini sangat memprihatinkan. Bangunan masjidnya sendiri sangat indah. Dan anggun. Untuk masuk gerbangnya saja harus naik 30 trap. Di balik gerbang indah itu --antara gerbang dan masjid-terdapat plaza yang luas dan megah. Plaza itu bisa untuk luberan ketika yang salat mencapai 20.000 --di saat Idul Fitri atau Idul Adha. Keindahan masjid ini serupa dengan Taj Mahal. Banyak turis Barat ke masjid ini. Mereka harus mengenakan tambahan baju luaran panjang yang disediakan di teras samping. Pernah ada bom meledak di masjid ini. Sebagai protes. “Wanita setengah telanjang kok diizinkan masuk ke masjid,” begitu kritik ke pihak pengurus masjid.
Sejak itu pengurus menyediakan baju luaran untuk turis wanita. Tahun pembangunan masjid ini pun juga sama dengan pembangunan Taj Mahal: 1630-an. Yang membangun pun sama: Raja Shah Jahan. Saya salat Asar di situ. Masih banyak juga pengunjung yang salat di situ. Tapi lingkungan masjid ini benar-benar berantakan. Halaman yang mestinya
luas dan indah itu benar-benar berantakan. Kolam-kolam air mancur yang berjajar memanjang tidak ada airnya. Rusak. Berdebu. Ditempati kaki lima. Atau orang yang duduk-duduk sambil merokok. Pedagang asongan memadati depan masjid ini. Serba berantakan. Semrawut. Kumuh. Saya pun meninggalkan masjid ini dengan sejuta rasa. (*)
TULUNGAGUNG
KAMIS PON, 19 DESEMBER 2019 HALAMAN 5
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com
Tidak Perlu ke Kantor, Temui Petugas BPJS SATU! di RS
Tulungagung, Memorandum Di Terminal Gayatri, Rabu (18/12) pagi, puluhan anggota Satlantas Polres Tulungagung, dinas perhubungan, dan anggota BNN menggelar razia kendaraan dan pengemudi menjelang perayaan Natal dan tahun baru (nataru).
Petugas BPJS SATU! membantu pasien peserta BPJS Kesehatan.
Sehingga peserta bisa menghubungi petugas BPJS SATU! melalui telepon. “Di pusat informasi rumah sakit juga telah kami pasang CP (contact person,-red) petugas BPJS Satu. Karena petugas BPJS Satu tidak berada di satu tempat saja, sehingga itu (CP, -red) akan membantu apabila peserta membutuhkan informasi segera,” ucapnya. Petugas BPJS SATU! juga akan rutin melakukan customer visit. Yakni mengunjungi peserta JKN-KIS yang sedang rawat inap di rumah sakit. Petugas BPJS SATU! akan bertanya mengenai pelayanan kesehatan yang diperoleh selama rawat inap, menjelaskan tentang kepesertaan Program JKN-KIS, dan memberi kesempatan
peserta bertanya maupun menyampaikan keluhan. “Tidak hanya menunggu peserta, petugas BPJS SATU! juga akan melakukan customer visit. Secara rutin akan mengunjungi peserta yang sedang rawat inap. Jadi mereka bisa bertanya langsung maupun menyampaikan keluhan apabila ada,” tutur Hardi. Hardi berharap gerakan BPJS SATU! akan sangat bermanfaat bagi peserta JKN-KIS di rumah sakit. Kemudahan mendapatkan informasi dan penanganan keluhan bisa langsung teratasi tanpa peserta harus datang ke kantor BPJS Kesehatan. “Tidak perlu repot dan jauh-jauh ke kantor BPJS Kesehatan, bisa langsung menghubungi atau temui langsung petugas BPJS
SATU! semua teratasi,” tegasnya. Pelayanan BPJS SATU! ini bahkan sudah diapresiasi peserta. Salah satunya oleh Hariyati (45). Apresiasi ini dicetusnya ketika Petugas BPJS SATU! melakukan customer visit ke ruang rawat inap suami dari Hariyati, Mulyadi (54). Hariyati merasa senang dikunjungi, hal yang menjadi pertanyaannya sudah terjawab langsung oleh petugas BPJS SATU!. “Merasa senang, bisa berbagi, bisa mendapat informasi. Bagus sekali (BPJS SATU!,-red). Pasien terpantau, kalau ada pertanyaan bisa terjawab langsung,” ungkap warga Desa Pakel, Kabupaten Tulungagung ini, ketika ditemui di RSUD dr Iskak Tulungagung. (adv/ar/ck/rif )
Tidak hanya kelayakan kendaraan penumpang bus dan travel yang diperiksa, petugas gabungan juga memeriksa pengemudinya. Mereka diminta memeriksakan kondisi kesehatan dan mengikuti tes urine sebelum mengemudikan armadanya. Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Aristianto Budi Sutrisno mengatakan, pemeriksaan seperti ini sebenarnya secara rutin sudah dilakukan oleh dinas perhubungan. Namun menjelang perayaan Nataru seperti saat ini, intensitasnya semakin ditingkatkan. Hasilnya dari puluhan bus yang diperiksa, satu bus Tirto Agung jurusan Trenggalek–Blitar dipaksa pulang dan memindahkan penumpangnya, karena ban belakang sebelah kanannya retak parah dan bisa membahayakan penumpang. Bus itu diperbolehkan kembali beroperasi setelah mengganti bannya. “Satu tadi yang kita pulangkan karena kondisi bannya memang sudah tidak layak jalan, membahayakan penumpang dan pengendara lainnya,” terang Aris. Sementara Kabid Kelayakan Jalan Dinas Perhubungan Pemkab Tulungagung Wijanarko mengatakan, tidak hanya kelayakan armada bus, pihaknya juga telah menyisir pemilik kendaraan
travel di Tulungagung. Setidaknya 19 travel sudah didatangi dan diperiksa kondisi kesiapan kendaraan dan pengemudinya. Sejauh ini, para pengusaha travel sudah menyiapkan dan memperbaiki armadanya, agar bisa digunakan melayani penumpang saat perayaan Natal dan tahun baru. “Ada 19 travel yang sudah kita data dan kita datangi. Kita sisir mulai dari Kecamatan Bandung sampai Kecamatan Tulungagung,” jelasnya. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan potensi kecelakaan yang disebabkan karena kondisi kendaraan tidak layak, serta pengemudi kurang sehat. Kepala BNN Tulungagung AKBP Sudirman yang turut razia menyebut, dari 30 sopir bus dan travel, urine mereka tidak ada yang mengandung bahan berbahaya atau zat adiktif lainnya. Hanya saja ditemukan satu sopir bus yang tekanan darahnya terlalu tinggi. Untuk temuan itu, tim kesehatan memberikan obat dan meminta sopir beristirahat dulu sebelum melanjutkan perjalanan. “Hasilnya negatif. Tapi tadi ada yang tekanan darah tinggi dan sudah diminta untuk istirahat sebentar agar bisa melanjutkan perjalanan,” tuturnya. (fir/mad/rif)
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Tulungagung, Memorandum BPJS Kesehatan kini terapkan gerakan BPJS Siap Membantu (BPJS SATU!). Ciri petugasnya adalah mengenakan rompi berwarna kuning dan berlogo BPJS SATU!, gerakan yang telah diimplementasikan sejak tanggal 9 Desember 2019 ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit (RS). Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung Hardi Ariawan mengatakan, gerakan BPJS SATU! merupakan upaya BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit dengan menghadirkan petugas Pemberian Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) BPJS Kesehatan agar memudahkan peserta JKN-KIS mendapat informasi maupun menyampaikan keluhan terhadap pelayanan kesehatan maupun terkait kepesertaannya. “Peserta JKN-KIS yang membutuhkan informasi atau memiliki keluhan terkait pelayanan kesehatan di rumah sakit bisa langsung menemui petugas BPJS SATU!. Pasti akan dibantu dan diarahkan sesuai kebutuhan peserta,” ujar Hardi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (17/12). Oleh karena tugasnya, petugas BPJS SATU! tidak hanya diam di satu tempat. Namun peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir, kontak berupa nomor handphone petugas BPJS Satu sudah terpasang pada pusat informasi di setiap rumah sakit.
40 Bus Diperiksa, 1 Diminta Balik Garasi
AKP Aristianto memeriksa kondisi ban salah satu bus.
SEPUTAR JATIM Jelang Natal dan Tahun Baru
Patroli Skala Besar Digelar di Banyuwangi Banyuwangi, Memorandum Menjelang peringatan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru), operasi gabungan berskala besar digelar di Banyuwangi. Personel dari Polresta Banyuwangi, TNI Angkatan Laut, dan Angkatan Darat bersama satpol PP serta elemen masyarakat turun dalam kegiatan ini. Pembukaaan patroli skala besar ini diikuti Kapolresta Banyuwangi, AKBP Arman Asmara Syarifuddin, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal bersama jajaran forkopimda, Selasa (17/12) malam. Patroli ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan pengamanan perayaan Natal. Sekaligus keramaian dan kemacetan arus lalu lintas di musim liburan sekolah yang puncaknya pada malam tahun baru. Bupati Banyuwangi Abdullah
Azwar Anas mengapresiasi kegiatan pengamanan yang di-backup TNI dan elemen masyarakat. “Selama dua periode menjabat Bupati, baru kali ini dilakukan patroli skala besar untuk pengamanan Natal dan tahun baru. Terima kasih Bapak Kapolresta,” kata Anas dalam sambutan sebelum pemberangkatan patroli skala besar itu. Ia berharap, dengan patroli ini perayaan Natal dan tahun baru dapat terlaksana dengan aman, lancar, tanpa gangguan sedikitpun. “Kami berharap Banyuwangi yang sudah kondusif ini jadi semakin kondusif,” ujarnya.
Kapolresta Banyuwangi AKBP Arman Asmara Syarifuddin dan Bupati Abdullah Azwar Anas memastikan pengamanan Natal dan tahun baru.
Kapolresta Banyuwangi AKBP Arman Asmara Syarifudin mengatakan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Banyuwangi relatif aman dan kondusif. Sejumlah pos pengamanan di titik-titik vital dicek kesiapannya untuk memastikan kondusifitas selama Nataru. Meski demikian pihak kepolisian tetap harus melakukan antisipasi keramaian libur sekolah, libur natal, dan tahun baru dalam rangka memberikan kenyamanan kepada masyarakat. “Menjelang Nataru dan libur sekolah ini kita melihat mal-mal sudah mulai ramai, sehingga situasi seperti ini menimbulkan potensi gangguan, karena itu kita harus adakan pengamanan.
Pamit Cari Bonsai, Ditemukan Mati Banyuwangi, Memorandum Nasriadi, pria yang dilaporkan hilang di hutan Gunung Remuk, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, ditemukan tewas oleh Tim SAR gabungan, Selasa (17/12) petang. Pria 67 tahun warga Jalan Musi Gang Kenanga 19, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi itu dilaporkan hilang oleh keluarganya pada Senin (16/12) sore. Korban tak kunjung pulang setelah pamit mencari bonsai di Gunung Remuk pada Sabtu (14/12). Koordinator Pos SAR Banyu-
wangi Risky Putra mengatakan, Tim SAR gabungan menemukan korban pada koordinat 08°7’33” S 114°22’36” E dalam keadan meninggal dunia. “Jasad korban sudah menghitam, baik di bagian wajah, tangan dan di sebagian badannya,” terang Risky. Saat melakukan pencarian, Tim Search and Rescue Unit (SRU) 1, sempat kehujanan, sehingga tim memutuskan untuk kembali ke Posko, sekitar pukul 12.30. Sekitar pukul 13.30, SRU 3 berangkat ke titik yang ditentukan untuk melanjutkan pencarian. Setelah dua jam pencarian tim ini menemukan
jasad korban. “Setelah proses evakuasi selesai, korban kami serahkan kepada keluarganya untuk dibawa ke rumah duka dengan menggunakan ambulans,” ujar Risky. Proses pencarian korban dilakukan Tim Pos SAR Banyuwangi dibantu BPBD, polisi, TNI, Rapi, BSI, AKABA, Karang Taruna Kenduri Bangsa serta beberapa masyarakat. Nasriadi dilaporkan hilang di hutan Gunung Remuk, setelah sebelumnya pamit mencari bonsai di hutan itu. Korban yang merupakan warga Jalan Musi Gang Kenanga
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad pria yang dilaporkan hilang di Gunung Remuk, Banyuwangi.
19, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi itu pamit mencari bonsai ke hutan Gunung Remuk pada Sabtu (14/12). Karena tak kunjung pulang, keluarga melaporkannya ke Tim SAR Banyuwangi. “Korban hilang dilaporkan pada 16 Desember, jam
08.25 Wib dari Bapak Teguh, anak korban,” terang Risky, Selasa (17/12). Sebelum melaporkan, anak korban sempat menyusul ke salah satu rumah rekan ayahnya, Bonadi, di Dusun Paliran. Di sana, anak korban hanya mendapati motor Nasriadi. (net/rif)
Kita siapkan 1.800 personel,” kata kapolresta. Sejauh ini, kata Arman, polisi sudah membuat 23 pos pengamanan (pospam) perayaan Nataru. Adapun tempat yang menjadi obyek pengamanan adalah obyek-obyek vital. Seperti gereja, pusat perbelanjaan, jalur-jalur yang rawan macet seperti jalur tempat wisata, terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandara. “Malam ini kita cek kesiapan Pospam di Pelabuhan Ketapang. Karena memang yang paling banyak pergeseran masa dari Bali-Banyuwangi sebaliknya,” tandasnya. (net/rif )
MOJOKERTO-JOMBANG
KAMIS PON, 19 DESEMBER 2019 HALAMAN 6
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Waduk Long Storage Minta Korban
Angkut Limbah B3, Tiga Truk Diamankan Mojokerto, Memorandum Tiga buah dump truck diamankan Polres Mojokerto. Diduga ketiga dump truck tersebut digunakan untuk membuang limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Dusun Kecapangan, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, berupa bubuk kertas atau slug. Ketiga truk yang diamankan tersebut bernomor polisi T 9750 DA, T 9772 DC, dan T 9602 DB. Ketiganya diparkir di depan Mapolres Mojokerto guna penyelidikan lebih lanjut. Hal ini dibenarkan Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Dewa Putu Prima. “Kami mengamankan tiga truk. Warga menolak memberikan truk kepada kami. Setelah kami memberikan pengertian jika kami amankan untuk proses penyelidikan, akhirnya truks berhasil kami amankan,” ungkapnya, Rabu (18/12). Masih kata kasat, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto terkait dugaan limbah B3 yang dibuang di bekas galian di Dusun Kecapangan, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. “Untuk BB limbah, kami koordinasi dengan DLH cek TKP. Limbah tersebut berupa bubur kertas atau slug. Ketiga truk tersebut digunakan untuk membawa dan dibuang di bekas galian. Di TKP secara kasat mata terlihat limbah B3. Tapi hasil masih menunggu DLH untuk tindak lanjutnya,” katanya. Selain mengamankan tiga dump truk, pihaknya mengaku masih memeriksa ketiga sopir truk dan mendalami asal limbah yang diduga dari luar wilayah Mojokerto tersebut. “Untuk pemilik armada maupun perusahaan pengolah limbah belum diperiksa. Informasinya dari luar (Mojokerto) tapi kami pastikan lagi penyidikan lebih lanjut,” tegasnya. (no/rif)
menyeberang di Waduk Long Storage Kalimati dengan luasan kurang lebih 25 meter sekitar pukul 16.00. Di tengah tengah korban berusaha menyeberang diduga tidak kuat hingga akhirnya tengelam. “Tadi itu, dia (korban) bersama temenya ini memakai motor dari Sidoarjo ke Long Storage, selanjutnya keduanya mencoba menyebrang dengan cara berenang ke arah Leminggir,” paparnya. Menurut Anwar, saat keduanya mencoba berenang ke arah Leminggir di tengah tengah waduk, David diduga tak kuat, sedangkan temannya sudah sampai di seberang. “Temannya ini sempat berusaha menyelamatkan korban di kala mengetahui David
Pencarian di lokasi dan foto korban, Muhammad David Romadhoni(inset).
meminta tolong, namun karena tak kuat akhirnya temannya melepaskan David,” terangnya. Selama ini, Bendungan Long Storage yang berlokasi di perbatasan antara Kabupaten Mojok-
erto dengan Sidoarjo memang sering digunakan masyarakat sekitar untuk berwisata maupun berenang. “Padahal lokasi itu belum diresmikan, tapi masyarakat sudah banyak yang datang, kita
hanya mengimbau agar masyarakat tidak sembarangan mandi di lokasi tersebut. Nanti akan kita minta pihak yang bersangkutan untuk memberikan papan imbauan,” tandasnya. (no/rif)
Colt Diesel Seruduk Colt Diesel Jombang, Memorandum Akibat kurang dapat menjaga jarak aman, dua truk Colt Diesel terlibat kecelakaan di Jalan Raya Soekarno Hatta, Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Rabu (18/12) sekitar pukul 11.30. Kedua kendaraan yang terlibat masing-masing yaitu truk colt diesel S 9525 WB yang disopiri Slamet Mulyadi (38), warga Desa Dapurkejambon, Kecamatan Jombang dan truk colt diesel S 8059 UW, dikemudikan Sutarman (53), asal Dusun Jarak, RT 01/RW 01, Desa Jarakkulon, Kecamatan Jogoroto. Dipaparkan Kanitlaka Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan lalu lintas
yang terjadi di jalur Nasional Surabaya–Madiun itu. Hanya salah satu sopir menderita luka luar, akibat sempat terjepit body. “Saat ini perkaranya, sudah dalam tahap penyelidikan lebih lanjut,” paparnya, Rabu (18/12). Kejadian berawal saat kedua truk sama-sama berjalan dari arah timur menuju ke barat. Setibanya dil okasi, colt diesel yang dikemudikan Sutarman berhenti karena lampu menunjuk warna merah. Namun kondisi serupa tidak dilakukan kendaraan di belakangnya,” jelasnya. Petugas yang tiba di lokasi tak lama setelah mendapat informasi warga, segera melakukan olah TKP. Meminta keterangan
Bupati Jombang Resmikan Taman Wisata Keplaksari
FOTO: MEMORANDUM/ADV
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab memukul gong sebagai tanda peresmian.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Hadi Siswaji menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba memasak.
kreatifitas dan kedepannya mampu menjadi salah satu daya tarik yang dapat ditawarkan kepada tamu atau wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Jombang. Melalui ajang ini pula, makanan tradisional yang mulai ditinggalkan atau tidak dikenal dapat digemari lagi. Khususnya oleh para generasi muda. “Pengenalan makanan tradisional kepada generasi muda diharapkan dapat menjadi penguatan kreatifitas budaya lokal, agar kuliner tradisional tidak hilang,” katanya. Selain lomba makanan tradisional Mundjidah menyinggung dengan keberadaan Taman Wisata Keplaksari. Secara khusus ia mengatakan, Taman Keplaksari ke depannya akan dibangun yang lebih lagi termasuk perlu adanya rest area dan diharapkan banyak dikun-
jungi masyarakat. “Selain Keplaksari, di sebelah utara ada taman perdamaian yang ada di Kebon Ratu hal ini nantinya antara Keplaksari dan Kebon Ratu bisa menyambung sehingga bagi masyarakat punya alternatif jika berwisata.“Taman Keplaksari dan Kebon Ratu saling berdekatan sehingga memudahkan masyarakat untuk mengunjungi dua tempat wisata itu,” pungkasnya. Sementara itu, dalam kegiatan tersebut dilakukan pula penyerahan hadiah kepada pemenang lomba. Dari daftar penerima reward, masing-masing di antaranya Juara 1 diraih Horison Yusro Jombang; Juara 2 Gren Red Hotel; Juara 3 Kampoeng Jawi. Juara Harapan 1 diraih Aneka Rasa, Juara Harapan 2 Dapur Anggita, serta Juara Harapan 3 Mentari Jaya. (adv/wan/rif)
dari sejumlah saksi, sekaligus mengevakuasi korban dan ken-
daraan yang terlibat. “Kerugian materi yang ditimbulkan ditaksir
mencapai Rp. 5 juta,” pungkas Sulaiman. (wan/rif)
Pemkab Mojokerto Sosialisasikan Penanggulangan Bencana
Juga Panggung, Gapura, Gazebo, Pagar, dan Lampu Jombang, Memorandum Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab meresmikan panggung, gazebo, pagar, dan lampu yang berada di kawasan Wisata Keplaksari, Rabu (18/12). Turut hadir dalam acara tersebut di antaranya, ketua Tim penggerak PKK kabupaten Jombang Wiwin Sumrambah, jajaran forkopimda, serta kepala dinas. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olah Raga dan Pariwisata (Disporpar) Kabupaten Jombang Hadi Siswaji dalam sambutannya mengatakan, selain peresmian panggung dan gazebo, disporpar menggelar lomba memasak. “Untuk melestarikan makanan khas Kabupaten Jombang, kami menggelar Lomba Kuliner Tradisional Tingkat Kabupaten di area Tirta Wisata yang diikuti 25 peserta,” terangnya, Rabu (18/12). Hadi Siswaji melanjutkan, tujuan digelarnya lomba tak lain untuk menggali dan menjaga kuliner tradisional. Hasilnya nanti dapat dijadikan wadah untuk memilih kreasi dan kreatifitas sehingga diharapkan dapat menambah industri kreatif dan kepariwisataan yang ada di Kabupaten Jombang. “Untuk memperkenalkan keragaman kuliner tradisional yang ada di Kabupaten Jombang. Dari lomba kuliner ini diharapkan akan menghasilkan kuliner tradisional yang menjadi ikon Kabupaten Jombang,” katanya. Selain lomba memasak disporpar juga mengadakan lomba mewarnai bagi anak-anak PAUD (pendidikan anak usia dini), yang bertujuan memberikan edukasi bagi anak usia dini agar dalam lomba menggambar di alam terbuka mereka bisa menyatu dengan alam yang ada di sekitarnya, imbuh Hadi. Sementara itu Bupati Jombang Hj Munjidah Wahab mengatakan, seperti kita ketahui bahwa Pemkab Jombang melalui dinas kepemudaan olahraga dan pariwisata akan melakukan pembinaan pada salah satu sub sektor yaitu lomba kuliner. Pada Lomba Kuliner Tradisional ini diharapkan kegiatan ini dapat menjadi ajang memperkaya
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Tiga truk yang diamankan polisi.
Korban tenggelam saat berusaha menyeberang di lokasi wisata yang didatangi bersama teman-temannya itu. Kapolsek Mojosari AKP Anwar Sujito membenarkan adanya kejadian tersebut. Begitu memperoleh kabar terkait tenggelamnya korban, upaya pencarian terus dilakukan. Bahkan karena belum juga ketemu, prosesnya hingga malam hari. “Sampai pukul 21.40, korban masih belum ditemukan. Basarnas bersama petugas kepolisian dari Polres Mojokerto, Polsek Mojosari, bersama relawan masih berupaya melakukan penyisiran,” ungkapnya. Kata Anwar, tenggelamnya David berawal saat korban bersama temannya mandi dan
Mojokerto, Memorandum Kabupaten Mojokerto diidentifikasikan memiliki enam ancaman bencana alam. Yakni bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta erupsi gunung berapi. Berdasarkan data indeks resiko bencana Indonesia (IRBI) yang dirilis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2013, Kabupaten Mojokerto memiliki indeks resiko bencana sebesar 164 atau masuk dalam kategori tinggi. Analisa pemetaan ini dibahas bersama pada rapat koordinasi penanggulangan bencana Kabupaten Mojokerto, bersama Plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Rabu (18/12) di Gedung BLK Provinsi Jawa Timur. Mengingat saat ini memasuki musim hujan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto akan terus gencar mensosialisasikan penanggulangan bencana musim hujan kepada masyarakat. Hal ini dilaporkan Kepala Pelaksanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto Moh Zaini. “Penanggulangan bencana saat ini sistemnya tidak cukup dengan reaktif. Paradigma itu kita coba ubah menjadi proaktif. Artinya kebencanaaan saat ini menjadi urusan bersama, dan melibatkan semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat,” kata Zaini. Zaini juga menjabarkan jika hampir 50% dari yang dapat menghindari bencana ialah diri sendiri. Sehingga BPBD berupaya membekali masyarakat bagaimana cara menggulangi bencana. Pihaknya juga telah melakukan pembekalan di sekolah-sekolah maupun rumah sakit, guna meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana. Plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi, pada arahan rakor berpesan untuk tetap selalu memperhatikan korban bencana. “Pada saat tanggap darurat kita juga telah bahu-membahu menolong dan melayani saudara-saudara kita yang menjadi korban. Saya bangga dengan sikap ringan tangan dan kepedulian para relawan penanggulangan bencana, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, serta semua pelaku penanggulangan bencana di Kabupaten Mojokerto selama ini. Kita coba siapkan
Penyerahan mobil operasional rescue dan truk tangki air bersih BPBD Kabupaten Mojokerto 2019.
FOTO: MEMORANDUM/ADV
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Mojokerto, Memorandum Seorang remaja dilaporkan tenggelam di Waduk Long Storage atau juga disebut Kalimati di Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Selasa (17/12) sekitar pukul 16.00. Korban adalah Muhammad David Romadhoni (16), asal Dusun/Desa Kedung Gempol, Kecamatan Mojosari.
Plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi bersama anggota rescue dan BPBD.
semua (upaya penanggulangan), mulai dari DesaTangguh, juga KeluargaTangguh,” kata Pungkasiadi. Pungkasiadi juga mengaku bahwa Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah memploting anggaran kebencanaan dengan strategis. “Saya sudah berpikir panjang. Dari mulai bencana, hingga pasca bencana. Kalau yang besar-besar seperti bangunan (dampak kerusakan akibat bencana), kita coba anggarkan jauh-jauh. Namun begitu kita juga ada dua bantuan sosial tak terduga. Yakni bansos direncanakan dan bansos tak terduga. Ini ada di Dinas Sosial, nanti kita komunikasikan,” tambah Pungkasiadi. Kabupaten Mojokerto saat ini bekerjasama dengan LPH Pasuruan, mencoba memulai sebuah inovasi yang baru pertama kali dilakukan di Jawa Timur yaitu mitigasi penguatan lereng guna mencegah bencana tanah longsor. Aksi yang dilakukan yakni mela-
kukan penanaman rumput vetiver sebanyak 7.000 vetiver di lahan seluas 30 hektar, khususnya di wilayah Desa Duyung Kecamatan Trawas. Tanaman vetiver atau akar rumput wangi adalah sejenis rumput yang memiliki akar sepanjang 2-5 m di bawah tanah. Tanaman ini mempunyai banyak manfaat antara lain dapat memperbaiki kualitas tanah dan air sehingga dapat mencegah tanah longsor, banjir, dan erosi. Vetiver dapat ditanam di tebing-tinggi yang berada di samping pemukiman warga desa yang dimaksudkan untuk mengurangi tingkat rawan longsor. Kegiatan rakor ini dilanjutkan dengan penyerahan piagam Lomba Desa Tangguh Bencana tingkat provinsi Jawa Timur kategori Pertama yang diraih Desa Kalikatir. Dilanjutkan penyerahan mobil operasional rescue dan truk tangki air bersih BPBD Kabupaten Mojokerto tahun anggaran 2019. (adv/hms/rif)
HUKUM & KRIMINAL
KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
Copet Konser Grand City Diringkus
PUTRA KH HASYIM MUZADI TEWAS KECELAKAAN DI TOL PANDAAN
FOTO: ISTIMEWA
Pengemudi Ngantuk, Tabrak Truk Pasuruan, Memorandum Kecelakaan lalu lintas di tol Pandaan-Malang KM 63/A, yang mengakibatkan Hilman Wajdi, putra almarhum KH Hasyim Muzadi tewas diduga karena sopir mengantuk. Hal ini dikatakan Kasat PJR Polda Jatim Kompol Dwi Sumrahadi Rakhmano terkait penyebab kecelakaan antara mobil Innova N 1261 DX dengan truk BK 8006 DV sekitar pukul 03.00. “Bisa jadi mengantuk sehingga kurang konsentrasi,” jelas Dwi saat dikonfirmasi Memorandum, Rabu (18/12). Dwi menambahkan, dengan kondisi jalan yang sepi bisa membuat pengemudi memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. “Kalau kehilangan konsentrasi sedikit saja bisa berakibat fatal,” ujar Dwi. Seperti kondisi Innova yang ditumpangi Gus Hilman—sapaan Hilman Wajdi dengan sopir, Moch Izza Arroziq (23), asal Jalan Imam Bonjol, RT 01/ RW 02, Kedungbunder, Sutojayan, Kabupaten Blitar, yang ringsek di bagian kiri. Sehingga saat kejadian, pengasuh Pesantren Mahasiswa Al-Hikam, Kota Malang ini mengalami luka di kepala dan akhirnya tewas setelah dirawat di Rumah
Kondisi Innova yang ditumpangi Hilman Wajdi usai kecelakaan di tol Pandaan Malang KM 63/A.
Sakit (RS) Lawang Medika. Dari hasil olah TKP anggota Satlantas Polres Pasuruan, kecelakaan bermula saat Innova yang membawa Gus Hilman, warga Cengger Ayam, Desa Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang ini berjalan dari arah Pandaan ke Malang.
KAMIS PON, 19 DESEMBER 2019 HALAMAN 7
Saat itu, kendaraan melaju di lajur lambat dengan kecepatan tinggi. sewaktu mobil korban mendahului kendaraan lain yang berjalan di lajur cepat, pengemudi tidak dapat mengendalikan kendaraannya. “Diduga lantaran karena kurang menjaga jarak, sehingga
korban menabrak dari belakang truk yang berjalan searah,” ujar Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim. Tabrakan juga mengakibatkan Innova mengalami kerusakan di bodi samping kiri dan samping belakang serta kaca depan pecah dengan kerugian ditafsir Rp 20
juta. Sementara untuk truk yang disopiri Pujiarno (43), warga Dusun Pendowolimo, Desa Binangun, Kabupaten Lamongan, mengalami kerusakan di bak belakang pojok kanan, slebor roda belakang bengkok, pengaman samping bengkok dan lepas. (rul/fer/nov)
Surabaya, Memorandum Anggota Reskrim Polsek Genteng meringkus copet yang beraksi di konser musik di Grand City. Tersangka, Mochamad Tohe (30), warga Dusun Dajangan, Desa Jambu, Kecamatan Burneh, Bangkalan, ditangkap saat hendak menjual HP curiannya di Jalan Boulevard. Dalam aksinya, tersangka sengaja berkeliling di beberapa pusat perbelanjaan untuk mencari event. Bukan menikmati acara, tapi memanfaatkan keramaian pengunjung untuk melancarkan aksinya. Saat itu tepatnya akhir Desember, Tohe mendatangi Grand City untuk melancarkan aksinya. Pria pengangMochamad Tohe guran itu mengincar korban yang selalu mengoperasikan HP saat menikmati music di konser. Korban, Ferry Indriawan (20). HP merek Samsung yang disimpan dalam saku warga Wiyung itu sudah diintai tersangka. “Dengan menggunakan modus menyenggol, pria ini berhasil menguasai HP korban,” kata Kapolsek Genteng AKP Anggi Saputra Ibrahim, Rabu (18/12). Setelah menguasai HP korban, selanjutnya tersangka bergegas beranjak dari lokasi tersebut. Kemudian dia menawarkan barang itu melalui media sosial kepada orang lain. “Saat hendak janjian untuk menjual, anggota mengetahui posisi tersangka dan langsung meringkusnya,” pungkas alumni Akpol 2006 itu. (fdn/nov)
Ditangkap di Hotel Akibat perbuatannya, wanita tersebut rela mendekam di tahanan Mapolsek Sukomanunggal. Dia ditangkap saat check in di Hotel Griyo Avi, Jalan Raya Bukit Darmo. “Tersangka sudah kami amankan. Masih kita kembangkan, nanti perkembangannya akan kami beritahu,” kata Kanitreskrim Polsek Sukomanunggal Ipda Rochib saat dikonfirmasi Memorandum,
Sambungan dari halaman 1 Rabu (18/12). Informasi yang dihimpun, penangkapan terhadap Lia setelah mendapatkan laporan dari driver online, Ratna Oktaviani (29), warga Jalan Manukan Asri I. Bahwa wanita itu usai perawatan di salon selama tiga jam tidak membayar dan mencuri dompet berisi uang ratusan ribu miliknya. Modusnya, Lia menyuruh Ratna ikut maskeran wajah.
Dua Supercar Tidak Gunakan Form A bea masuk dan pajak atau biasa disebut Form A, dan agen tunggal pemegang merek (ATPM). “Jika mempunyai From A silakan mengurus, namun dalam Form A itu tidak ada siapa pemiliknya hanya nama ATPM. Tapi yang perlu pendalaman adalah Form B yakni keterangan yang dikeluarkan di luar ATMP,” beber Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim Kombespol Gidion Arif Setiawan. Sebab penerbitan Form B itu masih menurut Gidion, bisa mengatasnaman konsulat atau kedutaan. Ketika disinggung bila mobil tersebut tidak ada pemiliknya, Gidion menjelaskan bila bukan tidak ada pemiliknya, melainkan tidak sama pemilik pertama dan pengguna terakhir. “Sehingga baik itu Form A ataupun B kita akan telusuri dari mana mobil itu masuk hingga sampai ke pemilik terakhir. Kita fokus identifikasi kendaraan yang sudah teridentifikasi ada dua kendaraan yang menggunakan Form B,” lanjut dia. Masih menurut Gidion, bila tindakan yang
Penuhi Kriteria Dalam cerita tersebut, Maudy menghidupkan sosok istri almarhum BJ Habibie itu di usia mudanya di film ini. Tak lagi menggaet Bunga Citra Lestari, ada alasan Maudy Ayunda terpilih sebagai Ainun dari kacamata Hanung Bramantyo. “Cara kami memilih itu kriterianya, akting itu pasti. Kita tidak hanya memilih semata-mata karena popularitas. Bahkan pada saat Reza memainkan Habibie itu dia belum terlalu populer, tidak sepopuler sekarang,” ungkap Hanung Bramantyo belum lama ini. Ditambahkan Hanung, kemampuan acting memang menjadi faktor utamanya. Maudy dianggap memenuhi kriteria yang diinginkan dan dibutuhkan dalam cerita Habibie & Ainun 3. Sementara itu, Ainun merupakan sosok wanita yang cerdas. Ia diketahui dapat berbicara dalam beberapa bahasa. Hal ini yang kemudian dirasa tepat untuk menempatkan Maudy Ayunda tepat menjadi Ainun. “Karena di sini dia menggunakan bahasa Jerman, Belanda - sayang adegan itu dibuang- artinya dari keaktoran dan popularitas harus memiliki kemampuan berbahasa yang lebih. Itu makanya kita
Sambungan dari halaman 1
dilakukan Polda Jatim tujuannya untuk menjaga keseimbangan rasa keadilan di jalan raya. Karena kendaraan yang digunakan di jalan raya harus membayar pajak. “Sehingga ini melibatkan berbagai pihak baik badan pendapat daerah dan bea cukai,” tambah dia. Gidion mencontohkan ada yang mengaku pemilik dan menunjukan Form A tahun 2017, tapi kenyataan digunakan hingga tahun 2019. Harusnya bila menggunakan kendaraan tersebut harus melalui prosedur salah satunya membayar pajak. “Kalau mengaku tidak digunakan di jalan raya atau sebagai hiasan saja, harus bisa menunjukkan bila benar-benar hanya asesoris semata,” papar Gidion. Namun dalam kasus ini, Gidon masih enggan membuka dengan rinci pemegang terakhir mobil mewah yang disita dari beberap tempat tersebut. Sehingga sampai sekarang masih menjadi pertanyaan besar. (tyo/nov)
Gelar Rakor Pengamanan Kamtibmas Nataru digelar di Gedung PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI), Jalan Perak Barat, Rabu (18/12). Acara juga dihadiri perwakilan dari instansi samping dan stakeholder di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Di antaranya Kasdim 0830 Surabaya Utara, Kasdim 0831 Surabaya Timur, Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak, Syahbandar Tanjung Perak, PT Pelindo III Regional Jawa Timur, Pomal Lantamal V Surabaya, Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dan Satpol PP Kota Surabaya. Adapula Bakesbangpollinmas Kota Surabaya, Dinas PBK Tanjung Perak Surabaya, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya, RS PHC Surabaya, Port Security Tanjung Perak, Distrik Navigasi Kelas I Surabaya, dan KPLP Tanjung Perak Surabaya.
Namun, itu hanya akal-akalan Lia saja. Sebab, saat Ratna sedang dimasker wajahnya, Lia diam-diam mengambil dompet korban yang berisi uang. “Korban mau karena tersangka terus memaksa,” jelas Rochib. Setelah berhasil, Lia lalu berpamitan ke minimarket sebentar. Tapi ternyata wanita tambun itu melarikan diri dengan memesan taksi online yang dipesannya melalui OLX.
Sambungan dari halaman 1
Yulianto mengatakan, diadakannya rakor itu untuk menyamakan visi dan misi dalam rangka pengamanan wilayah menyambut Nataru.“Bagaimanapun juga pengamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tapi juga tanggung jawab kita bersama. Karena itulah rakor kita gelar hari ini,” ujar Yulianto. Mantan Kapolsek Sawahan ini juga menyampaikan tentang rencana didirikannya pos pengamanan (pospam) di beberapa titik, sebagai upaya memantau situasi kamtibmas. Adapun pospam yang dimaksud akan didirikan di Jalan S Memet, Kompleks TNI AL Kenjeran, Pospam Jalan Bunguran dan Pospam Jalan Tanjung Sadari. “Pendirian pospam juga dimungkinkan untuk melakukan pengalihan jalur guna mengurai kemacetan pada malam Nataru,” pungkas Yulianto. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 melihat Maudy punya kemampuan yang lebih,” papar Hanung Bramantyo. Habibie & Ainun 3 menjadi salah satu film Indonesia yang mengisi layar bioskop jelang akhir tahun. Film ini mulai tayang di bioskop pada 19 Desember 2019. Di film ini tak semata-mata membawa kisah tentang sosok Ainun. Secara keseluruhan ada tema nasionalisme yang dibawa dalam pesan film ini. Sempat ramai kabar tentang darah Indonesia belakangan, Habibie & Ainun 3 garis besarnya membawa tema tersebut di filmnya. Hal ini diungkapkan oleh Hanung Bramantyo. “Film ini akan mengingatkan kita tentang siapa kita yang tinggal di Indonesia dan mereka yang tak tinggal di Indonesia tapi berdarah Indonesia,” ungkap Hanung saat ditemui detikcom belum lama ini. Tema tersebut ditambahkan Hanung berhubungan dengan generasi muda saat ini. Hanung pun menyodorkan dua pertanyaan soal nasionalisme dari kisah Habibie & Ainun 3. “Apakah keindonesiaan itu masih relevan dengan saat ini atau keindonesiaan itu tidak perlu diglorifikasikan, atau apakah keindonesiaan itu akan tampak dari karya-karya yang ada,” kata Hanung. (*/nov)
Dengan kejadian itu, pihak salon dirugikan sebesar Rp 1 juta karena tidak dibayar Lia. Pun Ratna yang kehilangan dompet dan ongkos ojolnya juga belum dibayar pelaku. Setelah kejadian, Ratna Oktiviyanti bergegas menceritakan peristiwa yang dialaminya ke salah satu radio swasta di Surabaya, hingga didengar oleh pengemudi taksi online yang
dipesan Lia bernama Muji. Muji lalu mengabarkan bahwa penumpang wanita itu diturunkan di Hotel Griyo Avi, Jalan Raya Bukit Darmo. Berbekal laporan itu, seorang anggota Bamin Posko Sriti Polrestabes Surabaya Aiptu Adenan, segera meluncur ke TKP dan berhasil mengamankan Lia. Selanjutnya tersangka ini dibawa ke Mapolsek Sukoma-
nunggal. Saat diinterogasi, Lia mengaku tidak berniat kabur atau mencuri dompet milik driver online, melainkan terpaksa lari karena tidak mempunyai uang yang cukup untuk membayar perawatan di salon. “Saya bawa uang tapi tidak cukup,” kata Lia, ibu satu anak ini. Ternyata, Lia juga pernah ditangkap anggota Reskrim Polsek Sawahan terkait kasus
narkoba setelah digerebek di sebuah rumah saat pesta sabu bersama teman-temannya pada 2017 lalu. Selama ini, dia tidak mempunyai pekerjaan tetap dan tinggal di rumah pamannya di Jalan Menur. Sedangkan ia dan suaminya sudah bercerai lima tahun lalu. Dari pernikahannya dikaruniai satu anak dan sekarang tinggal di Lampung. (rio/nov)
Layani Plus-Plus
Sambungan dari halaman 1
Penggerebekan itu karena disinyalir para LC yang seharusnya hanya melayani tamu untuk memandu lagu, ternyata memberikan layanan plus-plus. “Selain pemandu lagu juga melayani plus-plus (prostitusi, red) di karaoke tersebut,” jelas Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Kompol Oki Ahadian Purnomo. Dalam penggerebekan yang dilakukan sekitar pukul 21.00, Oki menjelaskan telah mengamankan puluhan LC, dan manajer karaoke. Ketika disinggung apakah prostitusi tersebut dilakukan di ruang karaoke
atau ada tempat khusus, Oki belum bisa menjelaskan lebih rinci. Karena kasus ini masih dalam proses meminta keterangan saksi-saksi. Namun, selama proses penyidikan, tempat karaoke tersebut telah disegel. Sedangkan untuk lebih detail kasus tersebut, ditambahkan Oki nantinya diserahkan bidang humas. “Nanti humas yang akan menjelaskan lebih detailnya,” lanjut Oki. Sementara, menurut keterangan warga sekitar karaoke, sebelumnya tempat hiburan tersebut merupakan karaoke keluarga,
hingga kemudian menjadi karaoke umum. Terkait adanya prostitusi di dalamnya, pria yang akrab disapa Pakde ini mengaku kaget. Karena sepengetahuan dia, pemilik karaoke adalah orang baik. “Pemilik atau bos karaoke itu orangnya baik. Dia paling tidak suka kalau di karaokenya ada prostitusi. Tetapi bisa saja kalau ada pengunjung yang nakal terus bawa sendiri,” terang Pakde. Dari pantauan di lapangan, setelah digerebek polisi, karaoke yang memiliki ciri khas berwarna ungu tersebut diberi garis polisi di bagian rolling door-nya. (tyo/x-3/nov)
Sembunyikan SS di Dalam Rantang Saat penggrebekan, polisi menemukan sabu sebanyak 15 poket seberat 8, 48 gram yang disimpan di dalam rantang milik istrinya di kos-kosan. Ditemukan juga seperangkat alat isap sabu dan timbangan elektrik. “Saat kami tangkap, tersangka usai nyabu di samping istrinya yang tertidur pulas di rumah kos,” kata Kapolsek Asemrowo Kompol Nur Suhud melalui Kanitreskrim AKP Syaifuddin Jupri. Informasi yang dihimpun, Darto merupakan residivis atas kasus sabu dan pernah ditangkap anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya. Akibat ulahnya itu, dia menjalani hukuman kurang lebih lima tahun. “Ter-
sangka baru keluar dari penjara setahun lalu,” beber Syaifuddin. Usai bebas, tidak membuatnya jera melainkan malah kambuh. Diam-diam, Darto kembali mengedarkan barang haramnya. Untuk mendapatkan sabu, pria ini membelinya ke seorang pengedar besar di Madura. Sebelum berangkat, Darto lebih dulu menghubungi kenalannya tersebut via untuk memastikan barangnya ada atau habis. Bila ada, tersangka terkadang mengambil pesannya ke Madura dengan mengendarai motor atau naik bus. Setelah mendapatkan barang, ia kembali ke Surabaya untuk memilah-milah SS menjadi
Sambungan dari halaman 1 beberapa delapan poket untuk dijual ke pelanggannya dengan sistem paket hemat (pahe) Rp 200 ribu. “Sekali beli SS 1 gram seharga Rp 1 juta ke pengedarnya,” jelas Syaifuddin. Hingga bisnis haramnya terendus anggota Reskrim Polsek Asemrowo. Selanjutnya dilakukan penyelidikan untuk menangkap residivis tersebut. “Anggota lalu menyamar sebagai pencari kos di tempat tersangka bekerja, dan meringkusnya,” imbuh dia. Darto mengaku menjual sabu untuk tambahan biaya hidup istri dan tiga anaknya.“Hasil penjualan sabu lumayan untuk biaya hidup. Bila habis, saya bisa untung Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta,” ujar Darto ke petugas. (rio/nov)
Hanya Diberi Surat Peringatan Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengungkapkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Jatim terkait dengan razia terhadap Karaoke De Berry. Pihaknya akan meminta BAP agar bisa mengambil sikap terhadap tempat hiburan yang melakukan pelanggaran. “Dari BAP tersebut kami akan melayangkan surat peringatan pertama dan
sekaligus mengecek ke lokasi,” kata dia. Jika nantinya, masih ada pelanggaran lagi, maka pihaknya akan melayangkan surat peringatan kedua. Kalau masih melanggar alias mokong, maka dilayangkan surat peringatan ketiga dan sekaligus pencabutan izin dan penutupan. “Kalau penutupan, kami akan bekerja sama dengan Satpol PP,” tegas dia. Mengapa tidak langsung ditutup, Antiek
Sambungan dari halaman 1 mengatakan semuanya ada prosedurnya. “ Kami mengacu pada perda. Jadi semua berdasarkan prosedur,” imbuh Antiek. Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, pihaknya masih menunggu sikap dari disbudpar. “Jika nantinya disbudpar meminta bantip (bantuan penertiban, red) untuk melakukan penutupan, kami siap melaksanakan,” tegas Irvan. (udi/nov)
Manusia Kembali ke Masa Kegelapan, Tak Sadar Menyembah Berhala lagi Linda, kekasih kecilmu dulu itu, berdiri dan berjalan kemari untuk memaksa aku pulang. Tapi tidak jadi.” Memorandum melirik ke warung Rumiyati. Teman-teman sedang guyon. Cuma Linda yang tampak bersedih. Mendadak dia berdiri dan berjalan mendekat. Tapi, tak lama dia menghentikan langkah dan kembali, terus duduk. “Apa lagi yang kau ragukan dariku?” Memorandum diam.“Kudengar kau sempat jadi caleg ya? Ceritnya gimana?” tanya Memorandum akhirnya. “Ya. Sudah hampir jadi. Tapi aku diingatkan. Aku dibisiki agar tidak meneruskan niatku. Kalau ingin ingin tetap jadi orang jujur, jangan menjadi anggota dewan. Bukan di sana tempatnya. Memang ada orang-orang jujur, tapi jumlahnya sedikit. Amat sedikit,” tutur Hayong. Lirih. Hayong diminta tetap tinggal di rumah.
Rezeki akan datang sendiri. Melihat dan merasakan respons Hayong atas ucapan-ucapan Memorandum, terasa sekali bahwa lelaki murah tawa bukan sekadar senyum ini sehat wal afiat. Fisik dan mental. Namun, mengapa orang-orang menilai Hayong miring alias gila? Bahkan semua teman di masa kecil, termasuk istri sendiri, menilainya demikian. “Tidak usah kau pikirkan.” “Memang apa yang kupikirkan?” Hayong tertawa. Tawa yang renyah. Seperti biasa. Seperti tawanya di masa kecil, saat kami masih bersekolah menggunakan celana pendek. Tawa lepas. Tawa yang Menurut Hayong, hidup ini hanya sandiwara. Penuh kepura-puraan. Hampir semua orang tidak puas menjadi dirinya sendiri. Mereka menjalani hidup dengan menjadi pribadi orang lain. “Bahasa kasarnya, Yul. Banyak orang munafik. Banyak orang mengatakan ya, padahal
Sambungan dari halaman 1
hatinya menolak, banyak orang mengatakan tidak, tapi hatinya sangat berharap.” Ditegaskan Hayong bahwa sekarang adalah titik balik ke masa kegelapan. Menusia kembali ke zaman jahiliyah sebagai penyembah-penyembah berhala. Hanya, berhala sekarang bentuknya berbeda. “Kau sendiri mungkin termasuk penyembah berhala itu, tapi tidak kau sadari,” kata Hayong sambil menatap mata Memorandum. (bersambung)
Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih
SERTIFIKA T
P ER S WAN DE
HUKUM & KRIMINAL Karyawan Peternakan Edarkan Sabu
FOTO: MEMORANDUM/RUL
KAMIS PON, 19 DESEMBER 2019
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
Pasuruan, Memorandum Sepak terjang Sunardi (49), karyawan peternakan yang mengedarkan sabu di Pasuruan, harus dibayar dengan penjara. Anggota Satreskoba Polres Pasuruan meringkus pria asal Dusun Payaman, Desa Ketayu, Kecamatan Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan, ini dengan barang bukti 1,82 gram sabu.
Sunardi
“ Te r s a n g k a kami amankan di pinggir jalan. Dari penangkapan itu, kami mengamanka barang bukan k ti kantong plastik
HALA HALAMAN 8
klip sabu seberat 1, 82gram, HP merek Nokia hitam, dan uang Rp 500 ribu,” jelas Kasatreskoba Polres Pasuruan Iptu Sugeng Prayitno, Rabu (18/12). Ta m b a h Su g e n g , u n tuk memastikan barang itu dari mana, pihaknya masih mengembangkan kasus yang
diungkap di Desa Wadang, Kecamatan Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan ini. “Kami masih kembangkan. Termasuk dari mana tersangka mendapatkan barang itu lalu dijual kembali kepada pelangganya,” jelasnya. Disinggung apakah pelang-
gannya dari teman tersangka di peternakan, Sugeng tidak bisa membeberkannya karena masih dalam penyelidikan. “Untuk soal itu kami tidak bisa menjelaskan ke publik karena masuk ke ranah penyelidikan,” pungkas Sugeng. (*/rul/fer)
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Lumajang, Memorandum Guna memastikan apakah pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak gelombang ketiga tahun 2019 berjalan sesuai harapan, Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar bersama Forkopimda Kabupaten Lumajang mengecek dan memantau beberapa TPS, Rabu (18/12). Ikut dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati, Wakil Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Agama, Asisten Pemerintahan, Kepala Satpol PP, Kabagren Polres Lumajang serta Kasatlantas Polres Lumajang. Rombongan berangkat dari Kantor Pemkab Lumajang sekitar pukul 08.00 langsung menuju Balai Desa Ledoktempuro, Kecamatan Randuagung. Di desa itu, rombongan mengecek kelengkapan panitia serta mengajak komunikasi dengan warga yang akan memberikan suaranya. Usai memberikan sambutan dan arahan kepada panitia, rombongan bergerak menuju Desa Tegalbangsri, Kecamatan Ranuyoso. Hal yang sama juga dilakukan di TPS tersebut. Selanjutnya, rombongan kembali kerah selatan dan berhenti di TPS di Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono. Giat pemantauan itu diakhiri di Desa Sarikemuning, Kecamatan Senduro. Usai giat, Kapolres Lumajang AKBP Adewira Siregar ketika dikonfirmasi Memorandum mengatakan, secara umum situasi keamanan di wilayah Kabupaten Lumajang cukup kondusif terlebih di 158 desa yang sedang menggelar pilkades serentak. “Secara umum, bisa dikatakan cukup kondusif walaupun terdapat ada satu desa yang ada kejadian menonjol berupa penganiayaan dan perkelahian. Namun hal itu, tidak membatalkan hasil dari pelaksanaan demokrasi tersebut,” jelasnya.(tri/fer)
Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK Mhum memberikan sentuhan dan harapan penderita tumor tulang.
Jegeh Apike Jember
Tak Sekadar Beri Harapan, Boyong Evi untuk Berobat Jember, Memorandum Rasa empati orang nomor satu di Polres Jember terhadap siapapun yang mem membutuhkan sentuhan dan perhati hatian, bahkan butuh pengobatan den dengan biaya tinggi bukan menjadi ha halangan. Dengan sentuhan tangan dinginnya, untuk membangkitkan kembali semangat untuk hidup dan bersyukur, harapan itu diberikan pada Evi, penderita tumor tulang. Dua tahun sudah, Evi Aprilianti (27), warga Kranjingan, RT 18/ RW 03, Kecamatan Sumbersari, telah menahan masa pilunya, menahan rasa sakit yang menyiksa, semenjak serangan penyakit tumor tulang yang menyebabkan pundak kanannya membesar. Setiap hari ia manahan rasa perih . Sejak saat itu, kondisinya menurun drastis. Tubuhnya kurus dibalut kulit yang mengering, tampak pucat nan memutih. Evi memiliki seorang anak berusia 5 tahun. Suaminya hanya kuli bangunan. Kehidupan keluarga Evi memprihatinkan. Satu tahun belakangan Ia tinggal menumpang di rumah orang tuanya yang hanya seorang buruh batu bata. Buat biaya pengobatan pun sangat kesulitan. Namun bila tidak segera tertangani, sakitnya justru akan semakin parah, dan bisa mengancam nyawanya. Selasa (17/12), keluarga Evi mendapatkan kabar baik tentang bantuan pengobatan dan santunan dari Kapolres Jember. Siang itu, Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum mendatangi kediamannya bersama rombongan tim medis Urkes Polres Jember. Kedatangan pria berparas tampan asal sumenep, seolah menyalakan harapan pasien penderita tumor tulang. Mendadak senyap, sentuhan kemanusiaan pada tubuh yang lemah, harus pula menanggung beban sakit. Ia sedang menaruh harapan nasib hidupnya, pada pundak pucuk pimpinan Polres Jember yang hadir ingin menolongnya. Awalnya keluarganya hanya bisa berharap “ bertahan hidup “ saja, namun hadirnya Kapolres Jember mencoba meyakinkan keluarganya. Menyalakan kembali semangat untuk sembuh dan berikhtiar menjalani serangkaian perawatan medis.(edy/hms/fer)
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Imam Pauji memberi pesan kamtibmas jelang Nataru.
Wakapolres Hadiri Seminar MUI
Anggota Satlantas Polres Pasuruan Kota mengecek pengendara roda tiga yang melebihi muatan.
Empat Kapolsek Terima Reward Program DDS dan VCT Bangkalan, Memorandum Berbagai cara dikembangkan Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi untuk memotivasi semangat dan etos kerja seluruh anggota. Di antaranya, bagi mereka yang berprestasi baik personal atau institusi di tingkat polres maupun polsek jajaran akan diberikan reward (penghargaan). “Targetnya, ya agar seluruh anggota jadi semakin terpacu untuk meningkatkan kadar kualitas SDM dan profesionalisme kinerja mereka. Utamanya dalam mengawal kondusivitas daerah dari gangguan kamtibmas,” kata Kasubbag Humas Polres Bangkalan Iptu Moh Bradi, Rabu (18/12). Terakhir, dalam giat apel rutin tujuh belasan, Selasa (17/12) pagi di halaman mapolres, AKBP Rama Samtama Putra kembali menganugerahkan reward kepada empat kapolsek dari 17 polsek jajaran yang ada.Yakni Kapolsek Arosbaya, Kapolsek Galis, Kapolsek Modung dan Kapolsek Tragah. Dalam sambutannya, Rama menegaskan bahwa reward diberikan kepada empat kapolsek itu, karena mereka dinilai berprestasi dalam menciptakan, menjaga dan mengawal kamtibmas melalui program door to door
Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi menganugerahkan reward kepada empat kapolsek berprestasi di bidang kamtibmas.
system (DDS) dan viralisasi cyber troops (VCT). Kapolsek dan anggota di empat polsek itu, menurut Rama cukup hiperaktif menjaga dan mengawal kamtibmas di wilayah mereka melalui aplikasi program DDS. Yakni setiap anggota, dalam setiap harinya, menimal berkunjung secara door to door ke empat atau lima rumah warga. “Saat bertatap muka dengan warga itu, mereka bisa titip pesan untuk bersama-sama Polisi menjaga keamanan dan keteriban wilayah. Secara persuasif, juga bisa menanamkan pesan moral tentang wawasan kebangsaan,” kata Rama. Selain itu, melalui aktivitas VCT di media sosial, para anggota tiga polsek di antaranya, yakni Polsek Arosbaya, Polsek Galis dan Polsek Tragah, juga sangat aktif menjaring dan membentuk
opini publik. Sehingga empati dan kepercayaan masyarakat kepada polisi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat jadi meningkat. “Nah, jika empati dan kepercayaan itu sudah terbangung dengan baik, kita (polisi, red) akan lebih mudah menjalin kemitraan dengan tokoh agama, rokoh masyarakat, tokoh pemuda dan komunitas warga, untuk bersama-sama menciptakan dan menjaga kondusifitas daerah,” tandas Rama. Rama berharap, pemberian reward kepada anggota atau polsek berprestasi, bisa memotivasi dan memacu semangat seluruh anggota di lingkup polres mapun polsek jajaran yang lain untuk bisa menggalang prestasi serupa. Terlebih, menurut Rama, DDS dan VCT kini menjadi program prioritas Polri yang harus disukseskan olsek seluruh polda dan polres di tanah air. (ras/fer)
Probolinggo, Memorandum Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Imam Pauji hadir dalam seminar bertajuk “Kontribusi Religiusitas dan Sikap Multi Kulturalisme terhadap Fundamentalisme Agama di Kalangan Pelajar Kota Probolinggo” yang merupakan hasil penelitian Komisi Penelitian dan Pengkajian, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo, di Bale Hingil, Jalan Dr Sutomo, Kota Probolinggo, Rabu (18/12). Acara dihadiri Ketua Dewan Pimpinan MUI Kota Probolinggo KH Nizar Irsyad, Kemenag Kota Probolinggo Mufi Imron Rosadi, Staf Ahli Bidang Politik dan Kemasyaraatan Setda Kota Probolinggo Paeni Efendi, dan Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0820 Probolinggo. “Kota Probolinggo sangat kondusif. Situasi itu tidak datang begitu saja, karena rasa aman harus dilakukan dengan cara memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,” ucap Imam Pauji. Polres Probolinggo Kota, kata Imam Pauji, sudah melakukan langkah-langkah upaya membebaskan potensi kerawanan untuk menyiapkan hajat besar perayaan Natal dan Tahun Baru ini mempunyai potensi kerawanan dari tahun ke tahun, mulai terjadinya terorisme, kecelakaan lalu lintas. “Operasi Lilin Semeru 2019 ini kita bersama-sama tetap menjaga situasi aman dan kondusif bagi pemerintah untuk melaksanakan aktivitas,” tandas Wakapolres Probolinggo Kota ini. Lebih lanjut, Imam Pauji menyebutkan kejahatan extra ordinary crime terus diantisipasi, seperti masalah narkoba. Kemudian, termasuk kejahatan cyber crime dalam arti kejahatan dunia maya, kejahatan internet dengan modus modus penipuan melalui promo dan sebagainya. “Ancaman terorisme merupakan ancaman nyata kehidupan yang dipaparkan dengan paham ideologi radikal. Orang yang menginginkan perubahan dengan cara-cara kekerasan secara ekstrim dan seterusnya kalau sudah terpapar,” tutur Imam Pauji. Dikatakan Imam Pauji, kelompok mereka sedang melakukan eksekutor yakni menjadi pengantin atau menjadi pelaku ada tahapan-tahapan atau fase. “Kita memberikan pendidikan karakter berupa akhlak, sehingga kejahatan transnasional, terorisme dan narkoba dapat ditangkal. Kejahatan seperti ini bisa merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara,” sebut Imam Pauji. Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Probolinggo Mufi Imron Rosady mengatakan dalam sebuah penelitian adalah metode dilakukan, apakah kuantitatif atau kualitatif, purposif dan sampling. “Metode yang paling menentukan. Kalau misalnya satu-satunya yang mungkin akan lebih cepat akan sangat luar biasa karena tidak mengurangi kebermaknaan acara seminar ini,” tuturnya. Menurutnya, pemikiran fundamentalisme itu bagaimana tingkat kesadaran nasionalisme para siswa. Kesadaran bela negara di masyarakat tetap teratur antara agama dan negara secara seimbang. “Semua agama tidak mungkin atas kesalahan dan kekurangannya,” ungkap Mudi Imron. (mhd/fer)
79 Polisi Amankan Natal di GBI Rock Tulungagung, Memorandum Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia bersama pejabat utama dan Kapolsek Kedungwaru, serta 1.500 jemaat perwakilan gereja se-Kota Marmer mengikuti perayaan Natal di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rock, Selasa (17/12). Perayaan Natal dipimpin Pdt Gilbert Lumoindong dari Jakarta, spesialis Kebangkitan Kebangunan Rohani (KKR) dengan tema yang diusung The Messiah. Sebanyak 79 personel polisi diterjunkan dalam kegiatan ini, dipimpin oleh Kabagops Kompol Supriyanto. Untuk pengamanan terbuka dari unit sabhara menerjunkan 76 personel dan tiga personel pengamanan tertutup (pamtup) dari unit intelkam, serta backup empat personel TNI. Dalam kesempatan itu, Kapolres Tulungagung AKBP Eva
Guna Pandia menyampaikan pesan damai Natal kepada seluruh jamaat. Selain itu, Pandia juga mengingatkan kepada semua yang hadir, agar berperan dalam menciptakan kerukunan antarumat beragama di Tulungagung. “Kerukunan antarumat beragama adalah tanggung jawab kita semua, diperlukan peran semua pihak untuk tetap mempertahankannya,”ujar mantan Kasatlantas Polrestabes Surabaya ini. Pandia juga menyampaikan tentang pentingnya sikap tolong menolong. Seperti slogan Agunge Sikap Tulung Tinulung (ASTUTI)
yang selama ini diterapkan di Polres Tulungagung. Dengan tolong menolong dan saling asah, asih dan asuh diharapkan timbul sikap persaudaraan yang solid. Sehingga terwujud lingkungan yang damai, aman dan dinamis. Imbasnya kondusivitas keamanan dan ketertiban di wilayah akan terus terjaga. Pandia menambahkan, dengan keadaan yang aman, maka rasa tenang dan kenyamanan masyarakat bisa terwujud. Sehingga roda perekonomian bisa terus bergulir dan pertumbuhan ekonomi bisa diwujudkan. “Dengan saling asah, asih, dan asuh diharapakan mampu mewujudkan persaudaraan yang solid dan kuat,” terangnya. Pandia menegaskan, dalam perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini, pihaknya telah me-
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Kapolres Gandeng Forkopimda Pantau Pilkades Serentak
jajaran Satlantas Polres Pasuruan Kota. Anton menyampaikan, Operasi cipkon kali ini kita mengarah ke kendaran roda dua yang tidak standar misalnya knalpot brong, tidak memakai spion, kendaraan roda dua yang tidak standar. Dalam pelaksanaan cipkon, petugas berhasil mencatat 55
pelanggaran selama pukul 09.00 - 10.30, terdiri dari tidak memiliki SIM, tidak menggunakan helm standar, dan tidak menggunakan safety belt serta knalpot brong. “Harapan kami dalam operasi cipkon kali ini, anggota selalu mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan untuk tidak egois. Serta memberikan imbauan tertib berlalu lintas untuk melengkapi surat-surat kendaraan apabila mau bepergian,” ujar Anton. (*/rul/fer)
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar bersama forkopimda mengecek salah satu TPS di Kecamatan Senduro.
Pasuruan, Memorandum Menjelang Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020, Satlantas Polres Pasuruan Kota menggelar operasi cipta kondisi (cipkon) overdimensi dan overload dengan sasaran kendaraan tidak standar, di Pos Warung Dowo, Jalan Raya Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Selasa (17/12). Dalam pelaksanaan cipkon dipimpin Kanitpatroli Ipda Anton Hendro Wibowobeserta anggota
FOTO: MEMORANDUM/RAS
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Gelar Cipkon Sasar Knalpot Brong
Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia bersama jemaat GBI Tulungagung.
metakan strategi untuk memastikan keamaan aktivitas seluruh warga masyarakat. Yaitu dengan menerjunkan anggotanya ke lo-
kasi-lokasi rawan. Seperti rawan kriminalitas maupun rawan kemacetan lalu lintas dan rawan bencana. (fir/mad/fer)
KOTA SURABAYA 15 Ribu Balita Surabaya Menderita Stunting
KAMIS PON, 19 DESEMBER 2019 HALAMAN 9
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
Surabaya, Memorandum Meski menyandang status kota metropolitan, ternyata banyak balita di Surabaya yang menderita stunting atau kerdil. Jumlahnya mencapai belasan ribu. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Surabaya, pada 2018 jumlah balita menderita stunting mencapai 16 ribu balita. Artinya ada balita stunting 8, 9 persen dari jumlah balita yang ada di Kota Pahlawan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rahmanita mengungkapkan pada 2019
ini jumah balita penderita stunting mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Sekarang ini jumlahnya 15 ribu balita. Balita stunting ini, lanjut dia, karena kekurangan gizi kronis. Kondisi ini diperparah dengan adanya penyakit. “Pada saat masih bayi, bila ukuran
“
Pada saat masih bayi, bila ukuran kurang dari 47 cm dan berat badan rendah, maka kita harus curiga. Febria Rahmanita Kadinkes Kota Surabaya kurang dari 47 cm dan berat badan rendah, maka kita harus
curiga,” kata Febria Rahmanita usai penyelenggaraan kegiatan komitmen bersama percepatan pencegahan anak kerdil di Balai Pemuda yang dihadiri Wali Kota Tri Rismaharini, Rabu (18/12). Untuk itu, lanjut dia, dinkes sejak awal sudah melakukan pendampingan kepada calon pengantin dengan melibatkan puskesmas. Setelah dirasakan cukup, calon pengantin mendapatkan sertifikat layak nikah. Dia menambahkan sejak 2016, sekitar 60 persen ibu hamil Bersambung ke halaman 10 GRAFIS/AZIZ
Punya Lima Anak, Warga Tambak Asri Ikut Nikah Massal Surabaya, Memorandum Ada yang istimewa dalam resepsi pernikahan yang digelar di Convention Hall, Jalan Arif Rahman Hakim 101-103, Rabu (18/12). Yang menjadi pengan-
tin jumlahnya 59 pasang dan rata-rata tidak muda lagi. Apalagi banyak dari pasangan pengantin ini sudah memiliki anak. Bahkan, anakanak mereka juga hadir dalam
acara tersebut. Namun, itu semua tidak mengurangi kemeriahan acara nikah massal yang digelar Pemkot Surabaya. Suasana semakin semarak karena diadakan beberapa lom-
ba. Di antaranya, lomba fashion show, rias pengantin, serta pemberian penghargaan kepada mahasiswa pendamping. Salah satu pasangan yang tampak berbahagia Suyatno
(61) dan Susilowati (54), warga Jalan Tambak Asri. Pasangan paling tua ini mengenakan pakaian adat Jawa sehingga terlihat gagah dan cantik. Suyatno Bersambung ke halaman 10
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Hearing PD Pasar Surya dengan anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya.
Dewan Desak Plt Dirut PD Pasar Surya Mundur Tak Mampu Atasi Persoalan Pasar Tradisional Surabaya, Memorandum Komisi B DPRD Surabaya mengecam Plt Dirut PD Pasar Surya Muhibuddin karena tak mampu mengatasi persoalan pasar tradisional yang tersebar di Surabaya. Khususnya, Pasar Tunjungan yang kondisinya kian memprihatinkan. Anggota Komisi B DPRD Surabaya, John Thamrun mengatakan, dirut PD Pasar Surya dengan status Plt telah membuat berbagai kebijakan berdasarkan SK direksi, padahal masih ada aturan hukum lain yang melarang perusahaan daerah mencabut hak milik pedagang. “PD Pasar Surya mencabut kepemilikan stan pasar tanpa menggunakan dasar hukum yang ada, tetapi hanya berdasarkan kepentingannya sendiri. Pertanyaan saya, direksi ini mengerti hukum atau tidak. Kalau tidak, ya sudah semestinya dia (Plt Dirut PD Pasar Surya) harus Bersambung ke halaman 10
FOTO: ISTIMEWA
Warga Tambak Asri, Suyatno dan Susilowati, menjadi pasangan tertua yang ikut nikah massal.
PDI-P Dukung Gowes Spektakuler Sidoarjo, Memorandum Gowes spektakuler yang digelar Pemkab Sidoarjo dan Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum dalam rangka HUT ke-161 Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendapat dukungan luas. Kalangan politisi pun mendukung acara ini karena mengajak masyarakat sehat jasmani dan rohani. Paling tidak, dukungan penuh ini datang dari partai penguasa negeri ini, yakni Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo Drs H Sumi Harsono mengatakan, pihaknya mengapresiasi digelarnya acara ini (gowes spektakuler, red). “Ini memasyarakat olahraga dan mengolahragakan masyarakat,” ujar Bung Sumi, sapaan akrabnya kepada Memorandum. Mantan Wakil Ketua DPRD Sidoarjo yang kini dijagokan sebagai salah satu Calon Wakil Bupati (Cawabup) Sidoarjo dari PDI Perjuangan itu menyebutkan, kalau masyarakat sehat jasmani dan rohani, pembangunan Kota Delta bakal berlangsung dengan baik dan sesuai rencana.
FOTO: MEMORANDUM/JOK
Drs H Sumi Harsono (dua dari kiri) usai dilantik menjadi ketua DPC PDI-P Sidoarjo 2019-2024.
“Karena itulah kegiatan yang mengajak masyarakat berolahraga, mengajak masyarakat untuk sehat jasmani dan rohani, pasti akan kita dukung,” jelas politisi yang dikenal dekat dengan kalangan wartawan itu. Tidak hanya mengapresiasi, Bung Sumi juga berjanji mengajak kader dan simpatisan PDI Perjuangan Si-
doarjo yang gemar gowes untuk turut serta dan memeriahkan gowes spektakuler yang bakal digelar 26 Januari 2020. Apalagi acara itu terkait Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo. “Mari kita meriahkan hari jadi kabupaten tercinta,” tandas politisi yang lahir dan besar di Wonoayu itu. (jok/fer)
Brigade Nusantara dan Gerakan Bersama Rakyat Mancal Bareng Sidoarjo, Memorandum Gowes spektakuler yang digelar Pemkab Sidoarjo dan Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum mendapat dukungan dari kalangan LSM dan ormas. Brigade Nusantara (Brinus) Jawa Timur dan Gerakan Bersama Rakyat (Geber) Sidoarjo, misalnya. Mereka bakal mancal bareng sepanjang 20 km untuk memeriahkan gowes dalam rangka HUT ke-161 Kabupaten Sidoarjo, pada Minggu (26/1) mendatang. Rencana mancal bareng aktivis Brigade Nusantara Jawa Timur dan Geber Sidoarjo itu disampaikan H Amak Junaedi SE, kemarin. “Aktivis Brinus Jawa Timur dan Geber Sidoarjo itu banyak yang hobi gowes. Saya sendiri juga hobi gowes. Jadi kalau tidak ada aktivitas di luar kota, saya akan turut serta dalam acara itu (gowes spektakuler, red),” ujar H Amak Junaedi yang tercatat sebagai
FOTO: MEMORANDUM/JOK
Ketua Brigade Nusantara (Brinus) Jawa Timur dan Koordinator Gerakan Bersama Rakyat (Geber) Sidoarjo H Amak Junaedi SE.
Ketua Brinus Jawa Timur dan Koordinator Geber Sidoarjo itu.
Berapa massanya yang bakal turut serta dalam gowes spektakuler nanti? H Amak Junaedi belum bisa memastikan. Katanya, ia perlu membicarakan masalah ini dengan rekan-rekannya di Brinus Jawa Timur dan Geber Sidoarjo. “Setiap hari kita bertemu atau komunikasi lewat telepon. Nanti kita bicarakan dulu dan kita pastikan dulu, baru pesan tiketnya ke SKH Memorandum,” papar H Amak Junaedi. Namun lepas dari itu, pengusaha yang tinggal di perumahan Taman Tiara Green Cluster, Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran itu angkat topi dengan SKH Memorandum yang bekerja sama dengan Pemkab Sidoarjo menggelar gowes spektakuler. “Memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo dengan olahraga gowes layak diacungi jempol. Ini mengajak masyarakat sehat. Sehat jasmani dan rohani,” tandas pria yang lahir dan besar di Tulangan, Sidoarjo itu. (jok/fer)
KOTA SURABAYA ODGJ Bisa Pulang, Asal Diterima Keluarga
KAMIS PON, 19 DESEMBER 2019 HALAMAN 10
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
Liponsos KepuƟh Pulangkan 569 Orang Surabaya, Memorandum Latar belakang penghuni Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih beragam. Di antaranya, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Untuk bisa bebas, mereka harus bisa diterima keluarga. Namun faktanya, ODGJ yang dirawat di liponsos banyak yang memilih bertahan karena ditolak keluarganya. Ini disampaikan Kepala UPTD Liponsos Keputih Sugianto. Menurut dia, keluarga yang menolak itu di antaranya k a re n a t a k u t ODGJ mengamuk lagi.
“Ada juga keluarga yang belum bisa menerima ODGJ karena khawatir kalau dipulangkan mengganggu lingkungan sekitar. Kalau sudah ketemu keluarga, ODGJ bisa dipulangkan,” kata Sugianto kepada Memoran-
OBROLAN
dum, Rabu (18/12). Sementara, menjelang akhir tahun 2019, jumlah ODGJ di Liponsos Keputih mengalami penurunan. Semula jumlahnya 1.400 ODGJ, tapi kini menjadi 1.100. Adanya penurunan tersebut karena setiap bulan pihaknya memulangkan sekitar 60 ODGJ ke wilayah yang ada di Jatim, Jateng, Jabar, dan luar pulau. “Tahun ini ada 569 ODGJ yang dipulangkan ke daerah masing-masing,” jelas dia. Lebih jauh, dia menuturkan, selama di Liponsos Keputih, ODGJ tersebut menjalani pengobatan secara rutin. Baik menjalani rawat jalan maupun rawat inap di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur maupun RSJ Lawang. “Ada 35 hingga 40 ODGJ
yang menjalani rehabilitasi secara rutin atau rawat jalan di RSJ Menur. Sedangkan yang rawat inap ada 57. Sementara yang di RSJ Lawang, hingga Desember ada 88 ODGJ,” ujar dia. Setelah dirawat di RSJ Menur atau RSJ Lawang, lanjut Sugianto, ODGJ dikembalikan ke Liponsos Keputih selama sebulan, sebelum dipulangkan atau dipertemukan kepada keluarganya. “Tidak semua keluarga menerima ODGJ tersebut. Jika demikian, ini menjadi tanggung jawab daerah setempat,” tandas Sugianto seraya menambahkan setiap hari pasien ODGJ diberi makan tiga kali, mandi dua kali, dan ganti pakaian setelah mandi. (alf/dhi)
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Kepala UPTD Liponsos Keputih Sugianto meninjau pasien ODGJ.
Jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020
PEMB- ACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita
Pecandu Narkoba Tanya: Mau tanya, bagaimana ciri-ciri pecandu narkoba. Dan selama ini apa ada tempat untuk menampung mereka. Karena ini bisa dianggap sebagai aib keluarga atau sampah masyarakat. Terima kasih atas jawabannya. Yunan, warga Jalan Wonocolo, Surabaya Jawab: Hal inilah yang menjadi salah kaprah di masyarakat seorang pecandu bukanlah aib apalagi Brigjenpol Drs Bambang Priyambadha SH MHum sampah Kepala BNNP Jatim dalam masyarakat apalagi keluarga. Mereka adalah orang orang yang sedang sakit yang membutuhkan perawatan program rehabilitasi untuk memulihkan kondisi ketergantungannya. Tempat dan program rehabilitasi hanyalah tempat sementara untuk memulihkan kondisi ketergantungan. Setelah pulih, para pecandu akan kembali di tengah keluarga dan masyarakat. Peran penting keluarga dan masyarakat untuk membantu para pecandu untuk tetap pulih, produktif dan berfungsi sosial dalam masyarakat. (*/fer)
BPOM Intensifkan Pengawasan Pangan Surabaya, Memorandum Demi meningkatkan rasa aman kepada konsumen terhadap peredaran pangan yang tidak memenuhi ketentuan menjelang Natal dan Tahun baru 2020 (Nataru), Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya mengintensifkan pengawasan pangan terhadap sarana distribusi pangan. Ini seiring meningkatnya permintaan dan kebutuhan konsumsi pangan masyarakat
menjelang hari besar tersebut. Sebab, ini memungkinkan potensi pangan yang tidak memenuhi ketentuan baik dari expired date (ED) dan produk makanan tanpa izin edar (TIE). Kabid Infokom BPOM Surabaya Retno Chatulistiani mengatakan, intensifikasi ini dilakukan sejak awal Desember 2019 hingga Januari 2020 di sejumlah titik. Di antaranya, Surabaya, Malang, Bojonegoro, Gresik, dan Lamongan.
Retno menjelaskan, pengawasan ini dilakukan dengan pengecekan produk yang diperjualbelikan pada pertokoan, pasar, supermarket dan minimarket, terkait izin edar, tanggal kedaluwarsa, kemasan rusak/penyok, nomor batch dan sebagainya. “Lebih detailnya data keseluruhan temuan di BPOM, Senin (23/12) depan, akan diumumkan kepala BPOM. Sebab, sampai sekarang data dari teman-teman yang menyidak di lapangan be-
lum masuk secara keseluruhan,” ungkap Retno, Rabu (18/12). Lebih jauh, Retno menuturkan, pengawasan pada Nataru guna menjamin kualitas produk yang diperoleh konsumen untuk dikonsumsi adalah produk yang aman dan tidak membahayakan kesehatan. Dia berharap den gan adanya intensifikasi pengawasan pangan ini dapat mencegah peredaran produk makanan yang ilegal. Selain itu, juga men-
Disnaker Siapkan Keterampilan Pekerja Migran Surabaya, Memorandum Menyambut Hari Pekerja Migran Internasional yang jatuh pada 18 Desember 2019, Disnakertrans Provinsi Jatim memberikan kado istimewa berupa kerja sama dengan pihak ketiga untuk pelatihan calon pekerja migran Indonesia asal Jatim lebih kompeten. Melalui pola kerja sama public privat partnership, maka negara dan masyarakat Jatim lebih diuntungkan. Selain pelatihan yang sesuai kebutuhan pasar, kualitas instruktur dan kurikulum, juga adanya jaminan job order serta penempatan
kerja di luar negeri baik disektor informal maupun formal. Selain itu, purna kerja pekerja migran akan dibantu pengelolaan keuangan keluarga, berwirausaha atau kembali bekerja diperusahaan asing di Jatim. Uji coba pelatihan dilaksanakan di BLK Wonojati dan Singosari untuk penempatan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) ke Taiwan. Kepala Disnakertrans Jatim, Himawan Estu Bagijo mengatakan, pola kerja sama ini menjadi kali pertama yang dilakukan Pemprov Jatim melalui Disnakertrans Jatim.
“Up a y a i n i m e n j a w a b adanya kekurangan dan kendala keterbatasan anggaran, instruktur, dan tindak lanjut penempatan di luar negeri di BLK pemerintah, tanpa mengurangi peran pemerintah,” kata dia, Rabu (18/12). Himawan menjelaskan, pencari kerja atau siswa BLK yang telah dilatih dan mendapat sertifikat kompetensi melalui kerja sama tetap memiliki kebebasan untuk meneruskan proses pendaftaran dan penempatan ke luar negeri atau tidak memilih perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia
FOTO: ISTIMEWA
Kadisnakertrans Jatim Himawan Estu Bagijo dan Asisten CEO PT Eka International Consultant menunjukkan lembar MoU.
(P3MI) lainnya. Kerja sama ini, lanjut dia, juga mendatangkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sewa
Dewan Desak Plt Dirut PD Pasar Surya Mundur
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Personel Korem Bhaskara Jaya berolahraga bersama di lapangan makorem.
Kebugaran Modal Utama Prajurit Surabaya, Memorandum Segenap personel Korem Bhaskara Jaya dari perwira, bintara, tamtama, dan aparatur sipil negara (ASN) berolahraga bersama di lapangan makorem. Kegiatan ini dipimpin Kajasrem Bhaskara Jaya Kapten Arm Didit, Rabu (18/12). Kegiatan yang diawali dengan tensi, apel pengecekan, dan dilanjutkan pemanasan, sebelum melaksanakan olahraga. “Sebagaimana diketahui bahwa olahraga merupakan hal wajib yang harus dilakukan oleh setiap personel TNI,” ujar Didit. Masih menurut Didit, pencanangan wajib olahraga sebelum beraktivitas di kantor sudah menjadi rutinitas dan kewajiban. Sebab, kebugaran merupakan modal utama bagi tiap personel dalam melaksanakan tugas-tugas. “Dengan tubuh yang sehat maka pikiran jadi jernih,” imbuh Didit. (tyo/dhi)
Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i
jadi penguatan pengawasan terhadap para pelaku usaha untuk konsistensinya melaksanakan self regulatory control sesuai cara ritel dan cara distribusi yang baik. Di samping itu, lanjut dia, peran masyarakat dalam pengawasan ini juga diperlukan. “Kita harapkan masyarakat mampu menjadi konsumen cerdas dan teliti dalam memilih produk makanan yang aman dan berkualitas,” pungkas dia. (why/dhi)
mundur,” kata John Thamrun usai hearing, Rabu (18/12). Selain mencabut hak milik pedagang, lanjut John Thamrun, PD Pasar Surya juga meminta retribusi parkir dan retribusi stan di Pasar Tunjungan. Sayangnya lahan parkir tersebut digunakan untuk pengunjung mal atau beberapa toko di kawasan Jalan Embong Malang, dan Jalan Tunjungan. Dia menegaskan,dari tindakan tersebut, yang perlu diperhatikan adalah kondisi keuangan PD Pasar Surya. “Dari lapangan, komisi B mendapatkan laporan pemasukan keuangan lebih dari Rp 50 juta, namun pada laporannya hanya tertulis sekitar Rp 4 juta. Sisanya Rp 46 juta, sampai hari ini lapo-
rannya tidak diberikan. Sampai hari ini kami belum menerima,” ungkap politisi PDI-P ini. Dia menegaskan, komisi B akan membawa permasalahan ini ke ranah hukum jika PD Pasar tidak segera memberikan data keuangan dan merevitalisasi Pasar Tunjungan. Ini agar pedagang, anggota dewan, dan pemkot mendapatkan kebenaran dari peristiwa yang sudah berlangsung lama ini. Menurut dia, jika dewan tidak menggandeng penegak hukum, PD Pasar Surya tidak akan bergerak serius dalam menangani pasar tradisional di Surabaya. Bahkan, pada hearing mendatang, komisi B akan mengundang beberapa pihak yang berkaitan dengan aparat pen-
15 Ribu Balita Surabaya Menderita Stunting mendapatkan pendampingan. Anak-anak yang lolos pendampingan mendapatkan sertifikasi lolos 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Bagi anak balita yang diindikasi stunting, Pemkot Surabaya berupaya menggenjot pemberian vitamin, seperti minyak ikan untuk menunjang gizinya. “Mudah-mudahan jumlah (stunting, red) terus menurun,” harap Febria. Dia berharap balita stunting ini terus menurun jumlahnya di Surabaya. “Paling tidak bisa turun hingga 8 ribu. Dan mudah-mudahan tidak ada lagi kasus stunting,” tegas dia.
Untuk itu dinkes akan berkampanye di tingkat kecamatan, sekaligus pembentukan satgas. Satgas-satgas nantinya bertugas menghilangkan gizi buruk, kemudian mendampingi ibu hamil. Sedangkan perwakilan tim Program Percepatan Pencegahan Stunting dari Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) RI Saputera mengatakan, Kota Surabaya merupakan salah satu kota prioritas dalam program percepatan pencegahan stunting. Program percepatan pencegahan anak kerdil secara nasional dilaksanakan pada 2018-2024. Pada 2020, ada 260 kabupaten/
sarana dan prasarana yang secara teknis akan dibuatkan tersendiri sebagai tindaklanjut dari nota kerja sama ini. (why/dhi)
Sambungan dari halaman 9
egak hukum, di antaranya inspektorat wilayah, kepolisian, ombudsman RI, dan kemungkinan jaga akan melibatkan KPK. “Karena sikap PD Pasar nampak sekali tidak serius dan mengorbankan banyak pihak (pedagang), khususnya di Pasar Tunjungan sendiri,” jelas dia. Sementara Plt PD Pasar Surya Muhibuddin mengaku pada 2020 mendatang pihaknya belum memprioritaskan revitalisasi Pasar Tunjungan.“PD Pasar Surya saat 2017/2018 belum ada masalah keuangan. Setelah periode kami banyak sekali masalah keuangan yang harus kami tanggung,” kata Muhibuddin. Sedangkan untuk masalah data, Muhibuddin menyampaikan, pihaknya membawa
Sambungan dari halaman 9 kota yang menjadi prioritas nasional. Saputera menjelaskan, untuk penanganan stunting, kabupaten/kota mendapatkan bantuan operasional kesehatan (BOK) yang nilainya sekitar Rp 750 juta. Dia mengapresiasi program pemerintah kota dalam penanganan stunting, hingga pembentukan satgas stunting di lingkungan pemerintah kota. “Saya baru mendengar di kelurahan ada anggaran untuk penanganan stunting. Ini luar biasa. Saya pikir terobosan ini, belum ada di kabupaten kota lainnya,” pungkas dia. (udi/dhi)
data keuangan seluruh pasar tradisional di Surabaya. Sedangkan yang dibutuhkan anggota dewan hanya di Pasar Tunjungan. “Saya akan ajukan data hari Senin. Kebetulan saya tadi hanya membawa contoh apa benar yang dimaksud seperti ini.Ternyata oh iya seperti itu,” jelas dia. Sementara Sekretaris Perkumpulan Pedagang Pasar Tunjungan (P3T) Johniel Lewi Santoso mengungkapkan, atas kondisi Pasar Tunjungan yang mengenaskan tersebut, selama ini pedagang sangat menderita. “Kami di bawah kondisi yang tidak nyaman dan tidak
Punya Lima Anak... mengaku dirinya telah nikah siri sejak 1996. Dan, dirinya sudah mempunyai lima anak dengan usia paling tua 23 tahun. “Saya ucapkan terima kasih kepada Pemkot Surabaya yang telah memberikan fasilitas. Saya berharap ke depan masa depan anak-anak saya bisa lebih enak, baik sekolah maupun kerja,” kata Suyatno. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya Moh Suharto Wardoyo mengatakan, acara nikah massal ini rutin dilaksanakan tiap tahun dan diikuti masyarakat dari berbagai kalangan usia. Tujuannya untuk mengedukasi tentang pentingnya nikah secara resmi agar pasangan nikah tersebut bisa mendapatkan kepastian hukum
sangat manusiawi saat berdagang. Kami berharap agar Pasar Tunjungan segera direvitalisasi dan bisa dimanfaatkan kembali oleh pedagang,” kata John. Soal pernyataan direksi PD Pasar Surya terkait tidak adanya pernyertaan modal untuk revitalisasi Pasar Tunjungan, John mengaku itu seharusnya menjadi kewajiban direksi yang notabene pengelola pasar,bukan mengelola parkir atau reklame. “Kalau berubah menjadi PD Perparkiran atau PD Reklame kan sangat disayangkan, kan utamanya PD Pasar surya,” pungkas dia. (alf/dhi)
Sambungan dari halaman 9 yang sah. “Karena mereka selama ini kan kesulitan terkait surat-menyurat, sehingga kemudian Pemkot Surabaya memberikan fasilitas ini,” kata Anang sapaan akrabnya. Menurut Anang, kebanyakan pasangan pengantin tersebut mengikuti sidang isbat nikah tahap III dan sebagian besar pasangan nikah massal ini telah memiliki anak. Bahkan, ada juga yang sudah mempunyai cucu. Selain itu, beberapa pasangan juga merupakan pasangan isbat nikah yang dinikahkan kembali setelah dulunya menikah siri. “Jadi ini tujuannya untuk melegalitas pasangan yang sebelumnya belum punya akte nikah,” ujarnya. (udi/dhi)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kontributor Blitar: Prawoto Sadewo, Kontributor Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
MADURA
KAMIS PON, 19 DESEMBER 2019 HALAMAN 11
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
590 Koperasi Berbadan Hukum Mati Suri Bangkalan, Memorandum Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangkalan harus bekerja ekstra keras untuk merevitalisasi dan membenahi lembaga koperasi binaannya. Sebab, dari total 799 lembaga koperasi yang tersebar di 18 kecamatan serta 281 desa dan kelurahan, terdeteksi hanya ada sekitar 200 lebih Koperasi yang sehat, baik secara organisatoris, keanggotaan maupun aktivitas usahanya.
Ali Afandi SH MH
dan sehat kembali. Itu sebabnya, ke depan, jika ada lagi bantuan penyertaan modal dari pemerintah, dalam bentuk KUR (Kredit Usaha Rakyat), misalnya, Ali Afandi, tegas mengatakan batuan itu sepenuhnya akan dialamatkan kepada sekitar 200 lembaga kopersi yang masih sehat dan aktif. Untuk lembaga yang sempat mati suri dan berkehendak bangkit lagi, masih akan diawasi terlebih dahulu perkembangannya. Ada beberapa problem, mengapa upaya itu kurang membuahkan hasil yang signifikan. Di antaranya, petugas Dinas Koperasi Dan UMKM yang turun ke bawah melakukan pembinaan, sangat sulit untuk menemui para mantan pengurus, apa lagi bekas anggotanya. Selain itu, juga tidak lagi memiliki tempat untuk ngantor dan beraktifitas.
Sumenep, Memorandum Mewakili Kabupaten Sumenep, kontingen Pramuka Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Kabupaten setempat menyabet juara umum Jambore Anak Indonesia tingkat nasional yang dilaksanakan di Wonosalam Jombang. Pengasuh Pondok Pesantren At-Tughniyah, Desa Moncek Tengah sekaligus wakil ketua LKSA Kabupaten Sumenep Fauzi Toyyib mengatakan, dalam event Pramuka Jambore Anak Indonesia tingkat nasional, LKSA binaannya berhasil membawa pulang empat piala sekaligus. Anak didiknya berhasil juara pertama untuk penampilan kesenian tari tradisional, juara pertama yel-yel putra-putri dan juara dua kedisiplinan peserta. Dengan demikian Forum LKSA dinyatakan nominasi peserta terbaik sekaligus menjadi juara umum. “Awalnya kami mengikuti kegiatan itu karena baru pertama, hanya ingin memberikan wawasan kepada anak-anak. Namun, tanpa diduga mendapat empat piala dan menjadi juara umum,” ungkapnya, Rabu (18/12). Berhasil membuktikan diri membawa nama baik Sumenep di tingkat nasional, Fauzi Toyyib berharap pemerintah kabupaten (pem-
Kalaupun ada dan ditemukan, tetapi sudah tutup dan tinggal menyisakan pajangan papan nama saja. Lebih sulit lagi jika upaya revitalisasi dan pembenahan itu merujuk pada lembaga kopwan. Logikanya, semua mantan pengurus atau anggota kopwan itu, mestinya kaum wanita. “Tetapi, ketika kami turun ke lapangan, eehh… yang mau menemui kami malah kaum bapak-bapak (laki-laki-Red). Itupun, kadang tak paham tentang seluk-beluk koperasi. Jadi serba repot-lah,” urai Ali Afandi. Ali Afandi mengaku prihatin mencermati perkembangan kelembagaan koperasi di kabupaten Bangkalan akhir-akhir ini. Pada awal pendiriannya, para kreator penggagasnya, termasuk para pengurus terplihnya,
rata-rata selalu dibarengi dengan semangat menggebu. Namun pada akhirnya malah dibiarkan terlantar tak diurus lagi. Umumnya, mandegnya aktifitas dan kegiatan usaha lembaga Koperasi di lini Kecamatan, terlebih di lingkup pedesaan, dilatari oleh beberapa indikator penyebab. Di antaranya, para pengurus koperasi, rata-rata tidak memiliki etos semangat dan disiplin kerja yang maksimal, untuk bersungguh-sungguh mengembangkan lembaga Koperasi kelolaan mereka. Demikian juga para anggotanya. Pada akhirnya, lembaga koperasi kelolaan mereka lalu ditinggal begitu saja. ”Ujungnya, ya lalu jadi mati suri karena sudah tidak beraktifitas lagi,” tandasnya. Ke depan, Ali Afandi, menyarankan
agar lembaga koperasi yang sudah tidak bisa dibina, dibenahi dan direvitalisasi, secara resmi lebih bagus membubarkan diri. Ini penting, agar aura perkembangan lembaga koperasi di Kabupaten Bangkalan, tidak merujuk pada dikotomi penilaian yang kontradiktif. Di satu sisi, secara kuantitatif, realita perkembangan Kopersi bergulir bagus, tetapi dari sisi kualitasnya malah menuai penilaian negatif. “Namun, khusus lembaga koperasi yang mantan pengurus dan angotanya masih punya kemauan dan semangat untuk bankit kembai, kami akan tetap intent melakukan pembinaan, pembenahan dan upaya merevitalisasi mereka, agar lembaga dan kegiatan mereka bisa sehat kembali,” pungkas Ali Afandi. (ras/sr)
LKSA Sumenep menerima hadiah di Wonosalam, Jombang.
kab) setempat memperhatikan Forum LKSA. Karena yang tergabung dalam forum itu kebanyakan anak yatim, dan terlantar. “Keterlibatan pemerintah sangat kami butuhkan, terutama dalam support di pendanaan karena selama ini kami patungan,” katanya.
Kepada anak asunya dia, berharap meski berasal dari keluarga tidak mampu, anak yatim, untuk tidak berkecil hati dalam berprestasi berkarya di dalam forum LKSA Sumenep. Sebagai pengurus dirinya akan berusaha semampunya untuk melakukan pembinaan. (uri/adv/sr)
Animo Pengguna Jasa Penerbangan Sumenep-Pagerungan Tinggi Sumenep, Memorandum Animo pengguna jasa penerbangan perintis di jalur Sumenep-Pagerungan, Pulau Sapeken dan sebaliknya, cukup tinggi. “Jumlah penumpang pesawat perintis di jalur Sumenep-Pagerungan dan sebaliknya selalu penuh setiap kali terbang. Sebanyak 10 kursi selalu terisi,” kata Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, Indra Triyantono, Rabu (18/12). Penerbangan perintis di jalur Sumenep-Pagerungan dilayani oleh pesawat jenis Cessna Grand Caravan milik Susi Air sejak 25 September 2019. Pesawat perintis tersebut terbang dari Bandara Trunojoyo Sumenep ke Bandara Pagerungan di Pulau Sapeken dan sebaliknya, sekali dalam seminggu. “Sesuai laporan yang kami terima dari staf, jumlah penumpang pesawat perintis, baik di jalur Sumenep-Pagerungan maupun Pagerungan-Sumenep, selalu penuh sejak penerbangan perdana,” ujarnya seperti dikutip dari portalmadura. com. Bahkan, kata dia, rata-rata tingkat keterisian kursi pesawat perintis
Aula gedung pertemuan kelolaan PKPRI, salah satu lembaga koperasi yang semakin sehat dan hiperaktif di Kabupaten Bangkalan.
FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSUL
Pramuka LKSA Sumenep Juara Umum Jambore Anak Indonesia Tingkat Nasional
FOTO: MEMORANDUM/ RAS
lain sudah berbadan hukum, semua Kopwan itu pernah mendapat bantuan penyertaan modal antara Rp 25.000.000 s/d Rp 30.000.000 dari pemerintah pusat. Targetnya, agar setiap kopwan bisa mengembangkan bantuan modal itu menjadi dana bergulir bagi para anggotanya melalui unit usaha simpan-pinjam. ”Misi utama dari kegiatan kopwan ini sangat bagus. Yakni agar para ibu-ibu yang menjadi anggotanya, bisa memiliki modal untuk mengembangkan sektor usaha kecil-kecilan di desa mereka, dengan harapan bisa meningkatkan taraf kesejahteraan hidup keluarga mereka,” ungkap Ali Afandi. Sejatinya, untuk merevitalisasi (penyehatan kembali) sekitar 590 lebih lembaga Koperasi bermasalah itu, Dinas Koperasi dan UMKM sudah berulang kali turun ke bawah melakukan pembinaan, pembenahan dan upaya revitalisasi. Namun, akumulasi upaya itu kurang membuahkan hasil. Artinya, hanya sebagian kecil saja dari ratusan lembaga Koperasi yang mati suri itu yang berkehendak untuk bangkit
FOTO: MEMORANDUM/ AINUL ANWAR
Selebihnya, sekitar 590 lebih lembaga Koperasi yang ada, meski resmi berbadan hukum, tetapi sudah tidak aktif lagi. Mereka cenderung mati suri. Hanya menyisakan papan nama saja. ”Malah di antaranya banyak yang sudah tidak ada pengurusnya lagi. Jumlah anggotanya juga tidak jelas. Apa lagi aktivitasnya,” keluh Kepala Dinas Koperasi Dan UMKM Bangkalan Ali Afandi SH MH, Rabu (18/12) kemarin, di ruang kerjanya. Sedangkan sekitar 200 lembaga Koperasi yang masih aktif, bukan berarti tidak ada yang bermasalah. Di antara mereka, pada akhir tahun atau menjelang tutup buku, banyak yang merekayasa laporan sisa hasil usaha (SHU)-nya. Targetnya, untuk menghindar atau meminimalisasi beban pajak. Secara organisatoris, kebijakan semacam ini juga kurang sehat. Jadi harus dihindari. Sialnya, sekitar 350 dari 590 lebih lembaga koperasi yang kini mati suri itu, adalah lembaga koperasi wanita (kopwan) yang tersebar di 281 desa dan kelurahan di 18 kecamatan. Realita ini, menurut Ali Afandi, tergolong ironis. Sebab se-
Launching tabungan gaul iB di pendopo Keraton Sumenep, Rabu (18/12).
BPRS Bhakti Sumekar Launching Tabungan Gaul iB
Pesawat jenis Cessna milik Susi Air yang melayani jalur Sumenep-Pagerungan dan sebaliknya di Bandara Trunojoyo Sumenep.
itu sudah penuh pada dua minggu sebelum jadwal keberangkatannya atau dipesan lebih dulu oleh para calon pengguna jasa. Indra pun gembira atas tingkat keterisian kursi pesawat perintis di jalur Sumenep-Pagerungan dan sebaliknya yang selalu penuh. Kondisi tersebut menunjukkan program penerbangan perintis yang digagas oleh Kementerian Perhubungan betul-betul dimanfaatkan oleh warga. “Kami bersama pemerintah daerah merasa tidak sia-sia ketika mengusulkan jalur penerbangan pesawat perintis di
jalur Sumenep-Pagerungan dan sebaliknya. Ketika direalisasikan oleh Kementerian Perhubungan ternyata dimanfatkan secara maksimal oleh warga,” tambahnya. Waktu tempuh perjalanan udara dari Bandara Trunojoyo Sumenep ke Bandara Pagerungan dan sebaliknya oleh pesawat perintis sekitar satu jam. Sementara waktu tempuh jalur laut dari Pelabuhan Kalianget (Sumenep daratan) ke Pulau Sapeken, dalam kondisi normal sekitar 12 jam dengan kapal besi atau baja dan sekitar tujuh jam dengan kapal cepat. (*/sr)
Sumenep, Memorandum Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar menggelar launching tabungan Gaul (gerakan tabungan milenial) iB di pendopo Keraton Sumenep, Rabu (18/12). Sesuai namanya, sasaran dari tabungan syariah tersebut adalah generasi milenial. Sehingga pada peluncuran program itu dihadiri ratusan siswa dan mahasiswa di Kabupaten Sumenep. Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional IV Jawa Timur Mulyanto mengapresiasi terobosan yang dilakukan BPRS Bhakti Sumekar dalam mengembangkan keuangan syariah. Ia mengaku bangga dengan program BUMD Sumenep tersebut. “BPRS Bhakti Sumekar punya peran yang cukup bagus dalam tata kelola keuangan di wilayah Sumenep hingga tingkat nasional. Ke depan
BPRS harus terus memperbaiki SDM untuk memaksimalkan keuangan syariah,” ujar dia. Menurut Mulyanto, OJK selama ini fokus mengatur dan mengawasi keuangan syariah. Berdasarkan survei 2016, tingkat literasi keuangan syariah di Jawa Timur 29 persen. Ia yakin pertumbuhan itu akan mencapai 100 persen. “Dengan adanya program itu, kaum milenial di Sumenep harus gemar menabung,” harap Mulyanto. Direktur BPRS Bhakti Sumekar Novi Sujatmiko mengatakan, tabungan Gaul iB merupakan program tabungan syariah yang disiapkan untuk menghadapi era digital. Tabungan tersebut bisa tersambung ke BPRS seluruh Indonesia. Masyarakat yang ingin menabung menggunakan tabungan Gaul iB tidak harus datang ke kantor BPRS Bhakti
Sumekar tetapi cukup melalui smartphone berbasis android. Syaratnya, calon nasabah cukup scan KTP, selfie bersama KTP-nya, tanda tangan di atas kertas kemudian diupload. Setelah semua persyaratan lengkap, petugas akan melakukan verifikasi. Apabila data entrinya sudah cocok dengan dispendukcapil, maka akan diberikan nomor rekening. Setelah calon nasabah menerima nomor rekening, proses penyetorannya pun tidak harus pergi ke Bank BPRS. Tapi melalui transfer rekening antar bank dengan mengirimkan ke nomor rekening yang sudah ada di tabungan Gaul iB. Jika nasabah datang ke kantor-kantor cabang terdekat bisa bertransaksi secara paperless. Penyetorannya tidak memakai slip manual tapi menggunakan smartphone, termasuk penarikan uang. (aan/adv/sr)
PASURUAN
KAMIS PON, 19 DESEMBER 2019 HALAMAN 12
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.
FOTO: MEMORANDUM/ION
Polisi Buru Rekan Pelaku Curanmor di Lekok Siswa yang mengikuti pelatihan bidang elektro di Balai Latihan Kerja Kabupaten Pasuruan.
Mayoritas Lulusan BLK Diterima di Perusahaan Pasuruan, Memorandum Upaya pemerintah kabupaten untuk mengurangi jumlah pengangguran di Pasuruan terus digalakkan. Melalui disnaker, ratusan siswa atau masyarakat yang magang di UPT-LKD (latihan kerja daerah, red) diberi pelatihan dengan berbagai macam skill dan keterampilan. Ada beberapa keterampilan atau pelatihan yang bisa diikuti masyarakat. Seperti pelatihan bordir, pembuatan roti dan kue, sablon, tata rias, dan membatik. Selain lima jenis pelatihan yang sudah selesai dilaksanakan tersebut, UPT LKD Disnaker Kabupaten Pasuruan akan melaunching lima paket pelatihan yang berbeda. Di antaranya garmen, listrik, las listrik, operator mesin bubut, dan komputer. Kepala Disnaker Kabupaten Pasuruan Tri Agus Budiarto saat dikonfirmasi Memorandum
menuturkan, upaya pemerintah kabupaten untuk mengurangi jumlah pengangguran menjadi prioritas utama. Upaya tersebut dilakukan dengan cara memberikan pelatihan dan bimbingan skill bagi masyarakat, kelompok pengusaha secara gratis. “Rata-rata mereka yang lulus dari UPT-LKD di tampung di beberapa perusahaan. Ada 15 perusahaan skala besar yang setiap tahun merekrut mereka,“ jelas Agus. Untuk menumbuhkan jiwa wirausaha bagi masyarakat, utamanya bagi para pelaku usaha kecil yang tersebar di beberapa kecamatan, disnaker juga memberikan andil pelatihan “hand skill“ seperti pelatihan sablon, tata rias manten, dan kerajinan tangan. “Harapannya setelah mereka mendapatkan pelatihan dari UPT LDK, mereka bisa membuka usaha di rumah,” tutup Agus.(ion/adv/sr)
Pasuruan, Memorandum Aksi pecurian motor (curanmor) di Desa Pasinan, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, mendapat perhatian Polres Pasuruan Kota. Setelah membekuk dua tersangka pada Sabtu (14/12), kini petugas memburu satu rekan pelaku yang berhasil melarikan diri. Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto mengungkapkan, unit Reskrim Polsek Lekok masih menyelidiki curanmor yang menimpa M Said (52). Sebab, diketahui pelaku tidak melakukan aksinya sendiri. Dari keterangan yang berhasil penyidik didapatkan dari Abdul Wahab, pelaku yang berhasil tertangkap lebih dahulu itu melakukan aksi pencurian motor Honda Supra milik korban bersama satu rekannya. ”Rekannya ini bertindak membantu Abdul Wahab saat melancarkan aksinya. Dengan melihat dan menjaga situasi sekitar,” ungkapnya seperti dikutip dari radarbromo.co.id. Endy menjelaskan, pihaknya sendiri sudah mengantongi identitas satu rekan pelaku ini. Saat ini pihaknya masih memburunya dan sudah
ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Sebab, pelaku ini belum pulang ke rumahnya sejak peristiwa itu. “Unit Reskrim Polsek Lekok bersama Polres Pasuruan Kota masih memburu pelaku ini. Doakan cepat tertangkap,” terang Endy. Untuk diketahui, Abdul Wahab, 30, warga Desa Branang, Kecamatan Lekok dan Muhammad Sukron, 28, warga Desa Gerongan, Kecamatan Kraton, diamankan polisi. Abdul Wahab ditangkap lebih dahulu. Dari sini diketahui identitas penadah yakni M. Sukron. Dari rumah Sukron, unit Reskrim Polsek Lekok berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya motor Honda Supra nopol N 2333 TAV milik korban. Saat ini polres masih memburu satu rekan pelaku yang masih buron. (*/sr)
Tersangka Abdul Wahab (kanan) dan Sukron yang dibekuk Sabtu (14/12) lalu. Kini Polisi masih memburu satu rekan pelaku yang melarikan diri. KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BADAN PERTAHANAN NASIONAL KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN PASURUAN PROVINSI JAWA TIMUR Jl. Pahlawan No. 26 Pasuruan 67126 Telp. (0343) 424665 Faks. 0343Ͳ428252 : www.bpn.go.id PENGUMUMAN (TENTANG SERTIPIKAT HILANG) Nomor: 17/2019 Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai Pengganti Sertipikat yang Hilang, berdasarkan ketentuan Pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa : No
1
1.
Pemohon a.Nama b. Alamat
Hak atas Tanah jenis dan No. Hak
2
NIB
Terdaftar Atas Nama
4
5
3
ASMANIYAH Jalan Maluku 5 No. 24, RT 01 RW 04, Kelurahan Trajeng, kecamatan panggungrejo, kota pasuruan
Hak Milik No.353/ kel.Trajeng
-
Tanggal pembukuan
6
MOCH. IKSAN
Tgl. 26-051990
Letak Tanah a.Jalan b.Desa/kel c.Kecamatan 7
Keterangan
a.b. Trajeng c. Gadingrejo
- Surat Keterangan Tanda Laporan Kehilangan No.SKTLK/233/Xl/2019. Tgl.25-11-2019 - Surat Pernyataan Dibawah Sumpah / Janji Tgl.04-12-2019.
8
Dalam waktu tiga puluh (30) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah tiga puluh (30) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas, maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan Sertipikat yang hilang dinyatakan tidak berlaku lagi.
PASURUAN, 10 DEC 2019 Kepala Kantor Pertahanan Kabupaten Pasuruan Drs, Yuli Budiharto, M,Si NIP. 19650728 199003 1 002
PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.
(27/2) di Hotel Pangeran Beach, Padang, Sumatera Barat. “Penghargaan tersebut merupakan apresiasi dari ANRI kepada Kota Probolinggo yang sangat baik dalam penyelenggaraan kearsipan,” ucap Hadi Zainal Abidin. Tak berhenti di situ, lanjut Hadi Zainal Abidin, Pemkot Probolinggo meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK RI di auditorium BPK RI Perwakilan Jawa Timur, Jumat (17/5); Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Madya yang diterima dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise, Selasa (23/7) malam, di Four Points Makassar. Disusul Karya Terpilih Indonesia Enterpreneur TIK 2019, diberikan kepada Siskia Pro Cantik milik Dinas Kesehatan Kota Probolinggo kategori Sector dari Kementerian dan Informatika Republik Indonesia pada 10 Juli 2019. “Siskia Pro Cantik Mewakili Indonesia dalam ajang ASEAN ICT AWARD 2019 yang berlangsung diVientiene, LAO PDR,” sebut wali kota. Demikian juga, Penghargaan Riset and Rating Kota Cerdas Indonesia 2019 dari Institut Tekhnologi Bandung (ITB) kategori Rating Lingkungan Cerdas (Smart Environment); Penghargaan sebagai Pemerintah Daerah yang Berkomitmen Tinggi terhadap Pengelolaan Inovasi Administrasi Negara dari Lembaga Administrasi Negara (LAN). “Piagam penghargaan diterima Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin dari Kepala LAN Adi Suryanto, di Kantor LAN Jalan Veteran, Aula Prof Dr Agus Dwiyanto, di Jakarta, Selasa (6/8),” terang Hadi Zainal Abidin. Di sisi lain, Penghargaan UHC sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Probolinggo yang mendukung tercapainya Universal Health Coverage (UHC) Program JKN KIS tahun 2019; Penghargaan WTN; Penghargaan PPID
Wali Kota Hadi Zainal Abidin membeberkan capaian hasil kinerja tahun anggaran 2019. Award; Penghargaan Top 25 Kovablik Se-Jatim. “Kedua inovasi itu adalah ‘Tabung Beras’ Gapai Sanitasi Dasar Tuntas, garapan UPT. Puskesmas Jati, dan Mengungkit ‘Kademangan Bangkit’, Terbetik Kampung Tematik, garapan Kecamatan Kademangan, yang diterima oleh Wakil Wali Kota Mochammad Soufis Subri dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Selasa (3/12) di Hotel Bumi Surabaya,” terang wali kota. Terakhir, kata Wali Kota adalah Penghargaan East Java and Tourism Award yang berhasil meraih penghargaan dalam bidang pariwisata; penghargaan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi di Kecamatan Kademangan sebagai Unit Kerja penerima zona integeritas menuju WBK (Wilayah Bebas Korupsi) / WBBM (Wilayah Bebas Bersih Melayani; dan Penghargaan Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) Kota Probolinggo dinilai sebagai Kota yang peduli akan pemenuhan hak asasi manusia. “Penghargaan Kota Peduli Hak Asasi Manusia dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia diterima oleh Wakil Wali Kota Probolinggo, tanggal 10 Desember 2019 di Kota Bandung, Jawa Barat,” jelas Hadi Zainal Abidin. Demikian juga, Hadi Zainal Abidin memaparkan kegiatan yang dilakukan akhir tahun 2019 adalah Persa-
mi. Dilaksanakan di Pantai Permata Pilang, diikuti oleh seluruh kepala OPD. Semua Kepala OPD Wajib mengikuti kegiatan ini untuk meningkatkan nilai-nilai kegotongroyongan, kebersamaan, dan rasa saling memiliki untuk memajukan dan meningkatkan kinerja dalam mendukung percepatan kemajuan kota probolinggo. Tak ketinggalan juga, wali kota memaparkan rencana kinerja tahun 2020. Saat ini, jumlah Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kota Probolinggo berjumlah 40 instansi. Tahun depan, jumlah OPD hanya akan berjumlah 35 instansi. Ada beberapa OPD yang akan dimerger, seperti Dinas Tenaga Kerja dengan DPMPTSP; Dinas Perikanan dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan; Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan DPUPR, DP3AKB sebagian urusan ke Dinas Kesehatan, dan sebagian yang lain ke Dinas Sosia, Bagian Humas dan Protokol dengan Diskominfo dan Bagian Umum, Bagian Pembangunan dengan Bagian Perekonomian. “Bahkan, Sekretariat Daerah muncul Bagian baru, yaitu Bagian Keuangan dan Sarana Prasarana. Perubahan Nomenklatur Organisasi Perangkat Daerah Tahun 2020 sesuai Perda no 7 tahun 2016 serta perubahan Perda no 5 tahun 2019),” ungkapnya. (adv/mhd/sr)
Lumajang, Memorandum Panitia dan petugas pemungutan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kunir Kidul, Kecamatan Kunir, digemparkan dengan ulah para pendukung yang ribut di depan tempat pemungutan suara (TPS) di lapangan Desa Kunir Kidul, Rabu (18/12). Akibat keributan tersebut, dua orang mengalami luka tusuk dan seorang lagi kepalanya bocor. Ada pun identitas dari ketiga orang tersebut adalah, Roni, (45) mengalami luka tusuk dipunggung dan Paing (40), luka pada lengan bagian kiri serta perut samping, keduanya merupakan warga Desa Jatirejo kecamatan. Sedangkan H Khoir (62), warga Dusun Ketangi, Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir, mengalami luka bocor pada kepala. Keributan tersebut berawal dari Harianto (23), anak H Khoir memberikan
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Probolinggo, Memorandum Selama kurang lebih 10 bulan pemerintahan Hadi Zainal Abidin dan M Soufis Subri yang memimpin Kota Probolinggo, terus melakukan upaya besar dalam hal mewujudkan visi misinya. Dimana, visi misi tersebut tak hanya sebagai janji kampanye saja, namun masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Probolinggo 2019-2024 termasuk capaian indikatornya. Segala upaya, koordinasi dan konsultasi untuk menjadikan Kota Probolinggo, lebih baik dilakukan. Wali Kota mensyaratkan kepentingan masyarakat di atas segalanya. Dimana masyarakat harus tetap mendapat hak pendidikan, dan hak kesehatan. Sehingga dua urusan wajib pemerintah itu tetap menjadi prioritasnya. Dalam jumpa pers yang digelar kemarin (18/12) di lokasi Taman Wisata Studi Lingkungan ( TWSL) Kota Probolinggo, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidi didampingi Wakil Wali Kota HM Soufis Subri, dan jajaran OPD membeber capaian kinerja 2019. Capaian kinerja itu, di antaranya penghargaan Adipura 2019. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup karena Kota Probolinggo terus meningkatkan efektivitas pengelolaan persampahan, lalu meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau kawasan perkotaan (RTHKP). Penghargaan yang diterima pada awal 2019 mewakili pemerintahan saat itu. Selanjutnya, kata wali kota, penghargaan Akuntabilitas Kinerja Tahun 2018 dari Kementerian PAN RB dengan predikat nilai BB, penghargaan di bidang penyelenggaraan kearsipan dengan kategori baik diterima Wakil Wali Kota HMS Subri dari Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Mustari Irawan, Rabu
Ribut Antarpendukung Cakades Berujung Penusukan
Petugas mendatangi lokasi perkelahian.
uang rokok sebesar Rp 20 ribu kepada Hamzah (21) yang hendak mencoblos. Namun tiba-tiba Rony yang saat itu berada di depan tenda TPS langsung menyeret Hamzah ke luar TPS. Mengetahui hal itu, Harianto tidak terima lalu terjadi keributan antara Paing, dan Rony melawan Harianto yang dibantu kakak-kakaknya. Sementara H Khoir yang berada tak jauh dari lokasi keributan itu berusaha melerai, namun mendapat perlawanan dari Paing dan Rony. Dari situlah, akhirnya
terjadi penusukan yang dilakukan H Khoir kepada Paing dan Rony. Namun Paing tidak tinggal diam malah mengambil potongan bambu kemudian memukul kepala Khoir hingga robek. Polsi dan TNI bersama linmas yang berjaga di tempat tersebut bergegas melerai yang kemudian membawa ketiga korban itu ke UGD Puskesmas Kunir yang kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang. Info di lapangan menyebutkan H Khoir dan anak-anaknya
adalah mendukung calon kades nomer urut 2 atas nama Derajat Ali Fatoni. Sedangkan Paing dan Rony, adalah pendukung calon kades nomer urut 5 atas nama Bakar. Kapolsek Kunir, Iptu Hariyono belum bisa memberikan penjelasan pasti tentang kasus tersebut. Menurutnya, kasus perkelaian itu kini diambil alih oleh Polres Lumajang. ”Yang jelas, ketiga korban masih menjalani perawatan di rumah sakit sehingga belum bisa dimintai keterangan,” terang Hariyono. (tri/sr)
Kakek Gantung Diri di Pohon Randu Lumajang, Memorandum Warga Dusun Krajan, Desa Blukon, Kecamatan Kota Lumajang, dihebohkan dengan ulah kakek Tikar Rasad (72), warga setempat yang ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di pohon randu, Rabu (18/12) pagi. Pagi itu sekira pukul 04.30. Yuni (60) istri korban nampak kebingungan karena suaminya (korban –red) tidak ada di kamarnya. Bahkan ketika dicari di musala juga tidak ada. Selanjutnya, istri korban mencari di kandang kambing yang ada di belakang rumahnya. Setelah sampai di kandang kambing, Yuni menemukan suaminya sudah dalam kondisi tidak bernyawa menggantung di ranting pohon randu dengan ketinggian kurang lebih 2 meter mengunakan seutas tali tambang dari rafia. Mengetahui hal itu, spontan Yuni teriak sambil
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Wali Kota Beber Capaian Hasil Kinerja 2019
Petugas menunjukkan tempat korban menggantung diri.
minta tolong. Tetangga sekitar rumah yang mendengar teriakan tersebut keluar dan langsung mendatangi tempat kejadian lalu membantu menurunkan tubuh korban yang
kemudian membawa ke rumahnya. Petugas jaga Polsek Kota Lumajang yang mendengar laporan tentang orang meninggal dengan cara gantung diri, langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Awalnya, petugas akan membawa jasad korban ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. Namun pihak keluarga menolak dengan alasan sudah mengikhlaskan kepergian korban. Sebagai bukti penolakan, pihak keluaraga membuat surat pernyataan yang dutanda tangani pihak keluarga korban serta kades setempat. Kapolsek Kota Lumajang, Ipda Darmanto membenarkan tentang aksi gantung diri tersebut. Tetapi, ia sendiri belum tahu pasti motifnya. “Pihak keluarga korban tidak mau bercerita tentang penyebab kematian korban yang nekat gantung diri itu,” terang Darmanto. (tri/sr)
OLAHRAGA
KAMIS PON, 19 DESEMBER 2019 HALAMAN 13
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
Kandidat Terbaik Liga 1 2019
Gol Silva Masuk Nominasi Jakarta, Memorandum Fadil Sausu dari Bali United, Makan Konate dari Arema FC, dan Renan Silva dari Borneo FC diumumkan sebagai calon pemain terbaik Liga 1 musim ini oleh PT Liga Indonesia Baru (PT LIB). Pengumuman nominasi penghargaan individu itu dikeluarkan menjelang berakhirnya kompetisi Liga 1 yang menyisakan satu pekan lagi. Aksi duet peloncat indah senior Della Dinarsari dan Linar Betiliana di nomor sinkro papan 3 M putri berbuah medali emas pertama bagi Jatim di ajang IOAC 2019.
Pra-PON XX Loncat Indah
Start Mulus Raih 1 Emas pada Hari Pertama Jakarta, Memorandum Hari pertama Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2019 di Stadium Aquatic Senayan, Jakarta, Selasa (17/12) malam, jadi panggung atlet Jatim. Start mulus dilakukan tim loncat indah Jatim yang langsung meraih 1 medali emas di nomor Sinkro Papan 3 M putri atas nama Della Dinarsari dan Linar Betiliana. Kedua atlet senior Jatim di cabang olahraga (cabor) loncat indah ini memastikan naik podium sebagai jawara setelah loncatan kelima. Pada loncatan terakhir itu, mampu memberikan nilai signfikan sehingga total mengumpulkan 225.12 poin. Unggul tipis 4 poin atas wakil tuan rumah DKI Jakarta yang menempati posisi kedua dengan nilai 221.64. Manajer Puslatda Loncat Indah Jatim yang sekaligus pelatih, Ronaldy Herbintoro usai pengalungan medali, mengatakan di hari pertama ada
dua nomor final. Yakni Sinkro Papan 3 M putra dan putri. “Putranya hanya perak. Harus diakui di nomor putra kemampuan atlet daerah lain yang lebih senior, masih terbaik. Mereka sudah berpengalaman, kami patut bersyukur atas prestasi kedua atlet putri di hari pertama,” ujar Ronaldy. Menurut ASN Dispora Jatim ini, hasil hari pertama menjadi bukti kerja keras dan persiapan yang dilakukan atlet loncat indah Jatim menghadapi kejurnas yang sekaligus pra-PON XX 2019. Di hari kedua kemarin yang juga berlangsung hingga malam, Ronaldy berharap atlet Jatim terus meraih medali. Terutama di nomor tanding individu yang menjadi kualifikasi PON Papua 2020. Ada enam nomor individu yang diperebutkan untuk mendapat tiket ke PON. Sebelumnya, kuota loncat indah di PON 2020 dibatasi hanya 26 atlet. (*/epe)
Bali United yang menjuarai Liga 1 2019 mengirimkan dua wakil pada kategori pemain dan pelatih terbaik yakni Fadil dan Stefano Cugurra “Teco” Rodrigues, demikian catatan resmi PT LIB, Rabu (18/12). Teco akan bersaing dengan dua pelatih lainnya yakni Mario Gomez (Borneo FC) dan Jacksen F. Tiago (Persipura Jayapura). Selain mengumumkan pemain dan pelatih terbaik, terdapat dua nominasi lagi yakni pada kategori pemain muda terbaik dan gol terbaik. Nama-nama yang masuk nominasi penghargaan Liga 1 2019 berdasarkan hasil evaluasi dan rapor penampilan pemain selama satu musim yang dipantau langsung oleh empat panelis Tim Technical
Study Group ( TSG) yang beranggotakan Ansyari Lubis, Mustaqim, Supriyono Prima, dan Octavery Krisnandana. Salah seorang panelis Tim TSG, Mustaqim mengatakan bahwa penentuan nama-nama yang masuk tiap kategori telah melalui proses yang panjang dan detail. “Tiap pekan kami menganalisa nama-nama di tiap kategori tersebut. Kemudian pada akhir musim, kami diskusikan secara bersama. Semua berdasarkan fakta dan data yang komprehensif,” kata dia. Pemenang penghargaan akan diumumkan saat prosesi penyerahan trofi juara Liga 1 2019 usai laga Bali United kontra Madura United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, pada Minggu 22 Desember. (*/epe)
David da Silva dan Otavio Dutra merayakan gol yang dicetak pada laga melawan Arema FC.
Daftar Nominasi Penghargaan Liga 1 2019 Nominasi Pemain Terbaik: Makan Konate (Arema FC), Renan Silva (Borneo FC), Fadil Sausu (Bali United) Nominasi Pemain Muda Terbaik: Todd Rivaldo Ferre (Persipura Jayapura), Terens O Puhiri (Borneo FC), Asnawi Mangkualam Bahar (PSM Makassar) Nominasi Pelatih Terbaik: Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues (Bali United), Roberto Mario Carlos Gomez (Borneo FC), Jacksen Ferreira Tiago (Persipura Jayapura) Nominasi Gol Terbaik: Todd Rivaldo Ferre (vs Arema FC pekan 23), Bruno Matos (vs Madura United pekan 28), David da Silva (vs Arema FC pekan 32)
Arema FC Kehilangan Comvalius di Laga Pamungkas
Sylvano Comvalius
Malang, Memorandum Komposisi ideal Arema FC di laga pamungkas Liga 1 2019, kembali berkurang dengan cedera engkel kiri yang dialami striker asal Belanda, Sylvano Comvalius. Dia diprediksi absen ketika Arema dijamu Barito Putera di Stadion Demang Lehman, Martapura, Minggu (22/12). Cedera itu didapatkannya saat menghadapi Bali United (16/12). Ketika melepas tembakan di awal laga, engkel kiri yang jadi tumpuan, berputar kurang wajar. Dia sempat bangkit dan melanjutkan permain-
an, tetapi tak lama berselang, Comvalius ditarik keluar menit ke-17. Dia jadi pemain keempat di Arema setelah Dedik Setiawan, Jayus Hariono, dan Agil Menawar yang cedera sampai akhir musim. “Comvalius mengalami masalah di engkel kiri. Pemulihannya bisa 2-3 pekan karena ada masalah dengan ligamen lutut juga,” kata David Setiawan, sport terapi Arema. Kemarin, Comvalius melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan dokter tim Arema. Praktis, ini jadi musim yang kurang bagus untuk
Comvalius karena dia hanya tampil dalam 27 pertandingan dan mengemas lima gol. Permainannya kurang tajam karena beberapa kali diganggu cedera hamstring. Dia sempat melewatkan lima pertandingan beruntun bulan lalu karena cedera tersebut. Gangguan cedera itu juga yang membuat permainannya jauh di bawah ekspektasi. Padahal, pemain berusia 32 tahun itu diharapkan bisa jadi striker andalan Arema. Rapor kurang bagus itu membuat masa depan Comvalius di Arema jadi tanda tanya. Sekalipun dia masih punya
sisa kontrak satu tahun ke depan. Biasanya pemain dikontrak lebih dari semusim, tetapi tampil kurang gereget akan dilepas dengan status pinjaman. Saat dikonfirmasi hal tersebut, General Manager Arema, Ruddy Widodo, menyampaikan kebutuhan pemain musim depan sepenuhnya dipasrahkan kepada pelatih baru. “Manajemen akan sharing lebih dulu dengan pelatih baru. Jadi, siapa saja pemain untuk musim depan menjadi hak dia,” kata Ruddy.(*/epe)
DEWI RENGGANIS
KAMIS PON, 19 DESEMBER 2019 HALAMAN 14
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Ditangkap PJR Ditlantas Polda JaƟm
Kasus Residivis Narkoba Ditangani Polres Jember
Camat Kaliwates Beri Bantuan Warga Difabel Jember, Memorandum Pemkab Jember terus memberikan perhatian kepada kaum lansia, difabel, serta duafa, seperti yang dilakukan Camat Kaliwates Gatot Triyono. Bersama Lurah Kebonagung, dinas sosial, PKH, serta didampingi dua babinsa, rombongan mengantarkan kursi roda ke lingkungan Patihan RT 002/RW 010. Kendati lokasinya terpencil, bantuan tetap diberikan kepada Ami (69) tahun. Nenek yang tinggal sebatang kara ini begitu bahagia karena menerima bantuan yang selama ini hanya sekedar jadi mimpi karena keterbatasan ekonomi. Sebelumnya, Ami juga menerima bantuan uang tunai. Sedangkan alat kesehatan (alkes) berupa kursi roda merupakan janji Camat Kaliwates Gatot Triyono. “Setelah dari kunjungan pertama melihat kondisi Bu Ami sebagai penyandang difabel dan kita usulkan ke dinas sosial dan kita sampaikan pada bupati langsung mendapatkan perhatian untuk segera memberikan bantuan berupa kursi roda,” kata Gatot Triyono, Rabu (18/12) Selain bantuan alkes, Ami juga diusulkan mendapat beras sejahtera daerah (rastrada) dan katering lansia, yakni program bantuan nontunai Pemkab Jember kepada warga yang tidak ter-cover bantuan dari APBN maupun APBD provinsi. “Di wilayah Kebonagung sendiri untuk difabel terdata lima orang telah mendapatkan pantauan terus oleh puskesmas dan kecamatan. Saya berharap lurah, ketua RW hingga RT bisa membantu menginvestarisasi warganya yang memenuhi syarat agar tidak luput dari program pemerintah,” pungkasnya. (edy/epe)
mobil Ayla Nopol B 234 HES, yang dikendarai oleh tersangka GH. Petugas curiga karena nomornya janggal. Setelah dicek lewat aplikasi e-tilang ternyata nopol mobil memang tidak sesuai dengan data yang ada sehingga didahului dan hendak diberhentikan,” terang Iptu Agung Joko. Ketika dihentikan, Galih bukannya menuruti. Dia justru
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Camat Gatot Triyono bersama tiga pilar Kaliwates menyalurkan bantuan kursi roda dari Pemkab Jember kepada Ami.
Kasatreskoba Polres Jember Iptu Agung Joko Haryono pada Memorandum menerangkan, kasus ini merupakan penyerahan dari PJR Ditlantas Polda Jatim yang tidak disengaja menemukan barang bukti yang dibawa Galih Nugroho. “Berawal pada Selasa 17 Desember 2019 sekitar jam 13.30, tim PJR Ditlantas Polda Jatim beriringan dengan sebuah
Galih Nugroho membawa barang bukti sabu dan mobil yang digunakan setelah diperiksa di Mapolres Jember.
banting setir balik arah ke barat. Langkah Galih membuat JPR Polda Jatim kian curiga. Pengejaran pun dilakukan. Sesampainya di pertigaan Sadengan-Rowo
Tengah, Galih belok menuju Batu Urip. Dia bahkan sempat menabrak mobil PJR yang terus mengejar sebelum pelarian berakhir di gang buntu.
“Ketika diperiksa, di mobil GH petugas menemukan satu dompet hitam berisi 3 paket narkotika jenis sabu dengan berat bersih 0,17 gram, 1 set alat hisap, 1 buah pipet kaca, dan 1 buah korek api,” beber Agung Joko. Usai menerima penyerahan, personel satreskoba lantas menggeledah rumah Galih. Di sana, petugas menemukan satu alat suntikan tanpa jarum dan satu botol pewarna makanan. Pewarna itu ternyata digunakan Galih untuk mewarnai sabu. Dari sinilah, ada indikasi pelaku yang pernah tersandung kasus serupa hingga dijebloskan ke penjara juga berperan sebagai kaki tangan jaringan narkoba. Indikasi ini yang masih didalami petugas.(edy/epe)
PWI Pusat Jadikan Bupati Faida Narasumber Mimpi Tokoh Muda untuk Indonesia 2045 Jember, Memorandum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada Bupati Jember dr Hj Faida MMR sebagai pemimpin daerah inovatif dan visioner. Penghargaan itu diberikan usai bupati memaparkan konsep pembangunannya di Auditorium Adhiyana Wisma Antara, Jakarta, Rabu (18/12). Kedatangan Bupati Faida, diminta khusus menginspirasi pemimpin daerah lainnya di Indonesia, supaya bisa menyiapkan Indonesia Emas pada 2045. Bupati perempuan pertama di Kabupaten Jember terseut ternyata sudah lama dipantau gaya kepemimpinan dan integ-
ritasnya oleh PWI pusat. Hal ini diakui Ketua PWI Pusat Atal Sembiring Depari, yang menyebut memang sengaja mengundang kepala daerah visioner yang inspiratif. “Mereka orang-orang hebat, termasuk Ibu Bupati Jember,” katanya. Selain Bupati Jember, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko juga diundang panel jadi pemateri seminar bertajuk Mimpi Tokoh Muda untuk Indonesia 2045. Selain itu, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim serta Peneliti LIPI Andriana Elisabeth. Mereka semua berdiskusi di forumnya wartawan nasional dipandu mantan presenter TVOne Tina Talisa. Bupati Faida, menyampai-
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Jember, Memorandum Kasus yang membelit Galih Nugroho (37), warga Dusun Tekoan RT 02/RW 20, Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, akhirnya ditangani Satreskoba Polres Jember, Rabu (18/12). Residivis kasus narkoba jenis sabu yang baru keluar dari tahanan itu ditangkap Unit PJR (Patroli Jalan Raya) Ditlantas Polda Jatim setelah berusaha kabur dari kejaran sehari sebelumnya.
Bupati Faida memaparkan konsep pembangunan Kabupaten Jember di Auditorium Adhiyana Wisma Antara, Jakarta, dalam acara yang digelar PWI Pusat.
kan kunci pertama seorang pemimpin yang diperlukan bangsa ialah leader yang berani mengambil sikap jujur berani melawan korupsi yang disebutnya Tegak Lurus. “Kami pun terus
berjuang melakukan reformasi birokrasi di Jember,” katanya. Kata Bupati Faida, pelayanan tanpa pungli menjadi prioritas untuk mewujudkan performa terbaik bagi masya-
rakat. Supaya tak ada pungli di Jember, akar permasalahnya pun dicabutnya. “Open bidding kami pilih, supaya tidak pernah ada transaksi jual beli jabatan di Jember,” tegasnya. Semisal ditemukan pejabat nakal, tak segan Bupati Faida langsung mencopotnya. Dia pun blak-blakan mengakui, tak jarang melantik pejabat meski harus satu atau dua orang yang perlu diambil sumpah jabatannya untuk menggantikan pejabat nakal di Jember. Selain menyampaikan hal tersebut, pembangunan prioritas lainnya pun juga ikut disampaikan Bupati Faida. Dia pun mengundang PWI Pusat berkunjung ke Jember untuk ikut menyaksikan langsung upaya pembangunan yang dilakukan selama ini. (edy/epe)
MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan
SOSIALISASI PERATURAN BUPATI MAGETAN NOMOR 62 TAHUN 2019 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN BUPATI MAGETAN NOMOR 57 TAHUN 2018 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI KABUPATEN MAGETAN Menimbang : a. Bahwa dengan berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Pelaksanaaan Undang-Undang Nomor 6Tahun 2014 tentang Desa, beberapa ketentuan dalam Peraturan Bupati Nomor 57 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa di Kabupaten Magetan perlu disesuaikan; b. Bahwa berdasarkan pertimbangan dimaksud pada huruf a, perlu menetapkan Peraturan Bupati tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Magetan Nomor 57 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa di Kabupaten Magetan; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1950 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 41) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1965 tentang Perubahan Batas Wilayah Kotapraja Surabaya dan Daerah Tingkat II Surabaya dengan mengubah Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1965 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2730); 2. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5495); 3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679); 4. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2014 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5539) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 43Tahun 2014 tentang Pelaksanaaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6321); 5. Peraturan Pemerintah Nomor 60Tahun 2014 tentang Dana DesaYang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 168, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5558) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 8Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 57, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5864); 6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 2036) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 120 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 157); 7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa (Berita Negara Republik IndonesiaTahun 2018 Nomor 611); 8. Peraturan Bupati Magetan Nomor 57 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa di Kabupaten Magetan (Berita Daerah Kabu-
paten Magetan Tahun 2018 Nomor 57); MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN BUPATI TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN BUPATI NOMOR 57 TAHUN 2018 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI KABUPATEN MAGETAN. Pasal I Beberapa ketentuan dalam Peraturan Bupati Nomor 57 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa di Kabupaten Magetan (Berita Daerah Kabupaten Magetan Tahun 2018 Nomor 57), diubah sebagai berikut: 1. Ketentuan Pasal 17 ayat (3) dan ayat (6) diubah, dan ditambahkan 2 (dua) ayat yaitu ayat (7) dan ayat (8), sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 17 (1) Belanja desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (1) huruf b, yaitu semua pengeluaran yang merupakan kewajiban desa dalam 1 (satu) tahun anggaran yang tidak akan diperoleh pembayarannya kembali oleh Desa. (2) Belanja Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipergunakan dalam rangka mendanai penyelenggaraan kewenangan Desa. (3) Belanja Desa yang ditetapkan dalam APB Desa digunakan dengan ketentuan: a. Paling sedikit 70 % (tujuh puluh persen) dari jumlah anggaran belanja Desa untuk mendanai: 1. penyelenggaraan Pemerintahan Desa, termasuk belanja operasional Pemerintahan Desa dan insentif rukun tetangga dan rukun warga; 2. pelaksanaan pembangunan desa; 3. pembinaan kemasyarakatan desa; dan 4. pemberdayaan masyarakat desa. b. paling banyak 30 % (tiga puluh persen) dari jumlah anggaran belanja Desa untuk mendanai: 1. penghasilan tetap dan tunjangan Kepala Desa dan Perangkat desa;dan 2. tunjangan dan operasional Badan Permusyawaratan Desa;dan (4) Perhitungan belanja desa sebagaimana di maksud pada ayat (3) huruf b, diluar pendapatan yang bersumber dari hasil pengelolaan
tanah bengkok. (5) Hasil pengelolaan tanah bengkok sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dipergunakan untuk tambahan tunjangan Kepala Desa dan Perangkat Desa selain penghasilan tetap dan tunjangan kepala Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf b angka 1. (6) Dalam belanja desa sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a, dapat dialokasikan dana purna tugas dan uang duka bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa, dengan ketentuan: a. dana purna tugas paling banyak sebesar 4 (empat) kali penghasilan tetap;dan b. uang duka paling banyak sebesar 2 (dua) kali penghasilan tetap. (7) Dana purna tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (6) huruf a diberikan bagi Kepala Desa yang selesai masa jabatannya atau Perangkat Desa yang selesai masa tugasnya. (8) Besaran dana purna tugas atau uang duka ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa dengan memperhitungkan kemampuan keuangan Desa. 2. Ketentuan Pasal 18 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 18 Ketentuan besaran penghasilan tetap bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa diatur dengan Peraturan Bupati tersendiri. 3. Ketentuan Pasal 19 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 19 (1) Tunjangan Kepala Desa dan Perangkat Desa sebagaimana dimaksud pada Pasal 17 ayat (3) huruf b angka 1, antara lain: a. tunjangan kesehatan; b. tunjangan ketenagakerjaan;dan c. tunjangan kinerja. (2) Tunjangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan huruf b dialokasikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai jaminan kesehatan atau jaminan ketenagakerjaan. (3) Pemberian tunjangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c sesuai kemampuan keuangan Desa dengan besaran paling banyak sebesar penghasilan tetap. (4) Jenis dan besaran tunjangan Kepala Desa dan Perangkat Desa
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa. 4. Ketentuan Pasal 21 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 21 (1) Penggunaan Alokasi Belanja Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 ayat (3) huruf b sebagai berikut: a. paling sedikit 90 % (sembilan puluh persen) digunakan untuk penghasilan tetap dan tunjangan Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Urusan, Kepala Seksi, Kamituwo, dan Staf Kepala Urusan/ Kepala Seksi/ Kamituwo;dan b. paling banyak 10 % (sepuluh persen) digunakan untuk tunjangan dan operasional BPD. (2) Besaran tunjangan dan operasional BPD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa. 5. Ketentuan Pasal 37 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 37 (1) Penyertaan Modal sebagaimana dimaksud pada pasal 35 huruf b antara lain digunakan untuk menganggarkan kekayaan Pemerintah Desa yang diinvestasikan dalam BUM Desa untuk meningkatkan pendapatan desa atau pelayanan kepada masyarakat. (2) Penyertaan Modal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan kekayaan desa yang dipisahkan yang dianggarkan dari pengeluaran pembiayaan dalam APB Desa. (3) Selain berasal dari kekayaan Pemerintah Desa, penyertaan modal Desa pada BUMDesa dapat terdiri atas: hibah dari pihak swasta, lembaga sosial ekonomi kemasyarakatan dan/ atau lembaga donor yang disalurkan melalui mekanisme APBDesa; bantuan Pemerintah, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Daerah yang disalurkan melalui mekanisme APBDesa; kerjasama usaha dari pihak swasta, lembaga sosial ekonomi kemasyarakatan dan/atau lembaga donor yang dipastikan sebagai kekayaan kolektif Desa dan disalurkan melalui mekanisme APBDesa;dan aset Desa yang diserahkan kepada APBDesa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang Aset
Desa. (4) Penyertaan modal sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dalam bentuk tanah kas Desa dan bangunan tidak dapat dijual. (5) Penyertaan Modal pada BUM Desa melalui proses analisis kelayakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. (6) Penyertaan Modal kepada BUM Desa harus memenuhi persyaratan antara lain: a. terdapat Peraturan Desa tentang Pendirian BUM Desa; b. terdapat Organisasi pengelola BUM Desa; c. terdapat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga BUM Desa;dan d. memiliki unit-unit usaha. (7) Indikator dalam Penyertaan modal Desa pada BUMDesa meliputi: a. indikator penyertaan modal yang dapat disertakan;dan b. indikator analisa kelayakan penyertaan modal. (8) Indikator penyertaan modal yang dapat disertakan sebagaimana dimaksud pada ayat (7) huruf a meliputi: adanya sumber pendapatan yang dapat digunakan untuk penyertaan modal pada BUMDesa; dan/atau adanya sumber penerimaan pembiayaan yang dapat digunakan untuk penyertaan modal pada BUMDesa. (9) Indikator analisa kelayakan penyertaan modal sebagaimana dimaksud pada ayat (7) huruf b antara lain: adanya kajian mengenai proyeksi pendapatan, biaya operasional, dan keuntungan BUMDesa; unit usaha BUM Desa sudah berjalan dan memiliki kriteria sehat; memiliki unit usaha yang masih berjalan, usaha berbasis potensi desa dan didukung oleh masyarakat, Pemerintah Desa dan semua pihak yang ada di desa; melakukan pengelolaan keuangan dan perkembangan unit usaha secara rutin, tertib, transparan, akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan; telah memiliki modal yang diperoleh dari Pemerintah Desa, yang berkembang permodalannya dan/ atau bertambahnya aset BUM Desa;
memberikan dampak keuntungan usaha bagi masyarakat, penyediaan lapangan kerja, peningkatan daya beli masyarakat dan pelayanan kepada masyarakat Desa dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa;dan memiliki kemampuan menghitung laba dari semua kekayaan yang dimiliki, menghitung laba dari investasi yang dilakukan dan melakukan efiensi antara pendapatan dan belanja. (10) Penyertaan modal kepada BUMDesa ditetapkan dengan Peraturan Desa, yang memuat paling sedikit: a. tujuan penyertaan modal; b. jenis modal dan peruntukan penggunaannya oleh BUM Desa; c. besaran penyertaan modal; d. jangka waktu penyertaan modal;dan e. sumber dana penyertaan modal. 6. Lampiran Huruf A, Format Kode Rekening diubah, sehingga keseluruhan Lampiran Huruf A, Format Kode Rekening, menjadi sebagaimana tercantum dalam Lampiran dan merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Bupati ini. Pasal II Peraturan Bupati ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Bupati ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Magetan. Ditetapkan di Magetan pada tanggal 9 Desember 2019 BUPATI MAGETAN, TTD S U P R AW O T O Diundangkan di Magetan pada tanggal 9 Desember 2019 SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN MAGETAN, TTD BAMBANG TRIANTO BERITA DAERAH KABUPATEN MAGETAN TAHUN 2019 NOMOR 62 Salinan sesuai dengan aslinya KEPALA BAGIAN HUKUM JAKA RISDIYANTO, S.H., M.Si Pembina NIP.19740206 200003 1 004
Bersambung..., disosialisasikan Bagian Hukum Setdakab Magetan
LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO
KAMIS PON, 19 DESEMBER 2019 HALAMAN 15
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686
Bidan Trosono Tertipu Ratusan Juta Lamongan, Memorandum Nasib malang menimpa Ratna Dwi Setyorini (26), warga Desa Trosono, Kecamatan Sekaran. Perempuan yang berprofesi sebagai bidan itu menjadi korban penipuan melalui online hingga ratusan juta rupiah.
Kesetaraan Gender Masih Relevan Diperjuangkan Perempuan
Ratusan Polisi Bojonegoro Tes Urine Bojonegoro, Memorandum Seusai mengikuti apel pagi, ratusan personel Polres Bojonegoro langsung melakukan tes urine oleh tim Kesehatan RS Bhayangkara Wahyu Tetuko di Lapangan Mapolres Bojonegoro, Rabu (18/12). Hal ini dalam rangka deteksi dini dan antisipasi penyalahgunaan narkoba bagi internal Polri dan PNS Polri khuususnya Polres Bojonegoro. Dalam hal ini Polres bekerja sama dengan RS Bhayangkara Wahyu Tetuko Bojonegoro. “Ini semua antisipasi, supaya tidak ada anggota yang menjadi pemakai Narkotika,” kata Kasi Propam Ipda M Safi’I, kemarin. Ipda M Safi’i menjelaskan, Polres Bojonegoro sedang gencar memerangi peredaran semua jenis narkotika. Untuk mewujudkan hal itu, dia mengatakan di internal polres juga harus bersih terlebih dahulu. “Pemeriksaan urine ini dilakukan secara mendadak dengan maksud untuk mengetahui tingkat kepatuhan anggota terhadap peringatan-peringatan pimpinan Polri agar tidak ada lagi anggota yang terlibat penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. Di tempat yang sama, menurut tim Kesehatan RS
Anggota menyerahkan urinenya kepada petugas yang mengecek kandungan narkotika.
Bhayangkara Wahyu Tetuko Bojonegoro AKP Naf ‘an, dari tes urine yang dilakukan, menjelaskan semua hasilnya
negatif. “Dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap anggota, PNS Polri hasilnya negatif
LOWONGAN WARTAWAN Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN
Persyaratan: Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)
Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com
semua,” ujar AKP Naf ‘an. Sememtara Kapolres Bojonegoro AKBP Muchamad Budi Hendrawan menambah-
kan bila hal ini sewaktu-waktu akan dilakukan kembali. Guna mencegah narkoba. (top/har/mik)
3 Jabatan Dirut BUMD Bojonegoro Kosong
FOTO: MEMORANDUM/ANDRIANTO
Gresik, Memorandum Kesetaraan gender masih relevan diperjuangkan oleh perempuan. Sebab, kekerasan terhadap perempuan masih tergolong tinggi. Terutama perempuan miskin atau kaum minoritas yang menjadi korbannya. Dosen Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta Yulianti Muthmainnah mengatakan, perempuan dan laki-laki adalah sama sebagai hamba Tuhan. “Perempuan dan laki-laki adalah manusia yang diciptakan dari bahan dan melalui proses yang sama. Sehingga tidak ada mindset (pola pikir) bahwa perempuan itu nomor dua dalam segala urusan,” ujar Yulianti saat memberikan materi di workshop Dinas Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB PP PA) Pemkab Gresik, Rabu (18/12). Jika dilihat prevalensi kekerasan terhadap perempuan di Indonesia berdasarkan survei pengalaman hidup perempuan Nasional (SPHPN) 2016, yakni 1 dari 3 perempuan usia 15 hingga 64 tahun mengalami kekerasan fisik atau seksual oleh pasangan maupun bukan pasangan. Wakil Bupati Gresik Moh Qosim dalam sambutannya sebelum membuka workshop mengatakan, kuota perempuan di legislatif sebetulnya 30 persen. Tapi kenyataannya baru 20 persen perempuan yang menduduki kursi di DPR RI. Sedangkan di DPRD Provinsi Jatim dan Kabupaten Gresik hanya 18 persen. Jika dibandingkan dengan eselon IV Pemkab Gresik, sangat jauh sebab sudah ada 60 persen perempuan ada di posisi tersebut. “Kita sangat memberikan kesempatan kepada kaum perempuan. Saya berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan sumbangsih terhadap peningkatan peran perempuan dalam kapasitas menjadi pemimpin saat mengambil keputusan,” pungkas Qosim. (dri/har/mik)
membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan saat ini berkas sedang didalami tim Satreskrim Polres Lamongan. “Benar, kemarin malam korban didampingi keluarga melaporkan apa yang dialami ke Polres Lamongan. Berkas sekarang sedang di tangan penyelidik untuk dilakukan pendalaman,” ujar mantan Kasatreskoba Polres Lamongan, Rabu (18/12) siang. (al/har/mik)
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
Yulianti Muthmainnah memberikan materi kepada peserta workshop.
telepon dari seseorang yang mengaku dari petugas Bank BRI dengan memakai nomor HP 0818879088 dan no whatsapp 082176625874.
nomor kode sebanyak enam digitt diminta untuk memberitahukan kepada terlapor sampai berulang kali. Tidak disangka, setelah itu uang yang ada di dalam tabungan pelapor tertransfer ke rekening terlapor di antaranya nomor rekening BRI 662001031641538, atas nama Katini sebesar Rp 174 juta. Kasubbag Humas Polres Lamongan AKP Djoko Bisono
Eko Anindito Putro memeriksa hewan kurban sapi di Manyar pada peringatan Idul Adha 2019 lalu.
Pedagang Hewan Wajib Miliki SKKH Gresik, Memorandum Untuk meyakinkan pembeli hewan ternak, Dinas Pertanian Gresik mengeluarkan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) untuk hewan yang betul-betul dinyatakan sehat. Ironisnya, mulai Januari hingga November 2019, dinas hanya mengeluarkan 23 surat keterangan sehat. Padahal SKKH termasuk dokumen yang harus dilengkapi oleh pedagang hewan yang ingin menjual ternaknya, baik dalam kabupaten maupun luar kabupaten dalam provinsi. Jika tidak memiliki SKKH dikhawatirkan penyakit dari hewan yang dijual akan menular ke sejumlah hewan tersebut saat dikirim. Kepala Dinas Pertanian
Pemkab Gresik Eko Anindito Putro mengatakan penularan penyakit hewan bisa terjadi. Pasalnya hewan yang hendak dikirim ke tujuan pengiriman belum dilakukan pemeriksaan oleh dokter hewan. “Jika sudah dilakukan pemeriksaan maka hewan yang akan dikirim tersebut telah mengantongi SKKH. Sehingga dapat dipastikan hewan tersebut sehat dan aman. Harusnya pemilik hewan ternak tersebut meminta surat SKKH ke Dinas Peternakan. Supaya dapat dipastikan hewan tersebut benar-benar dalam kondisi aman dan sehat,” jelasnya. Kepala Seksi Kesehatan Hewan Bidang Peternakan Dinas Pertanian Pemkab Gresik, Her-
man Suprajitno mengatakan SKKH termasuk bagian Pemkab untuk mencegah penularan penyakit hewan terhadap hewan lain. Seperti antrak pada kambing, rabies pada anjing dan BEF (penyakit virus arbo) terutama pada sapi atau kerbau. “Terkait 23 SKKH tersebut di antaranya anjing maltese 1 ekor yang dikirim ke Bali pada Januari 2019 dan pada Februari 2019 ada 13 ekor ayam Bangkok dengan tujuan pengiriman Makassar Sulawesi Selatan,” terangnya. Kemudian ada 72 ekor lovebird, 650 ekor ayam potong, 4 sapi limousin, 1 kambing kacang dan kuda poni serta 31 ekor kerbau dan 1 ekor kucing Persia. (dri/har/mik)
Bojonegoro, Memorandum Hingga kini kekosongan tiga jabatan direktur badan usaha milik daerah (BUMD) milik Pemkab Bojonegoro, belum ada kepastian kapan terisi. Pada PT Asri Dharma Sentosa (ADS) misalnya. Santer diberitakan jika anggota DPRD ingin meminta penjelasan terkait dana Rp 100 miliar di perusahaan tersebut. Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro Nurul Azizah mengatakan, jika pengisian jabatan direktur BUMD yang kosong dilakukan dalam waktu dekat. Kini, pemkab masih melakukan persiapan. Menurutnya, pengisian jabatan direktur PT ADS masih menunggu hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ada beberapa temuan yang harus diselesaikan. “Setelah audit BPK akan kita lakukan RUPS (rapat umum pemegang saham),” ujar Nurul, Selasa (17/12). Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri memerkirakan pengisian direktur tiga BUMD itu tidak dilakukan tahun ini. “Sepertinya belum akan dilakukan pengisian tahun ini,” katanya. Ia meminta kekosongan jabatan direktur BUMD itu tidak dibiarkan terlalu lama. Sebab, hal itu mempengaruhi kinerja BUMD tersebut. “Karena itu harus segera dilakukan pengisian,,” ujar anggota DPRD d a r i Pa r t a i Amanat Nasional APAN) ini. Selain ja-
batan Direktur PT ADS, kekosongan jabatan lain adalah Dirut PDAM dan Dirut PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS). Menurut Lasuri, pemkab saat ini masih fokus penyelesaikan kegiatan akhir tahun. Akibatnya, pengisian direktur BUMD menjadi terbengkalai. Sebelumnya, pemkab melakukan proses pengisian direktur PT ADS. Namun, hingga kini belum ada progres lebih lanjut. Sehingga, jabatan direktur PT ADS kosong sejak 2018. Sedangkan direktur PT BBS dan PDAM kosong sejak November lalu. “Kemungkinan besar pengisian baru akan dilakukan tahun depan,”tuturnya. Dari tiga BUMD itu, hanya PT ADS yang belum setor pendapatan asli daerah (PAD). “Kalau setor PAD saya kira bisa. Tidak harus menunggu ada direktur baru,” ujar Lasuri. Sekadar diketahui, PDAM Bojonegoro tersandung isu miring. Diduga PDAM telah melakukan pengeboran air selama dua tahun beroprasi, belum memiliki izin. Menurut Plt Dirut PDAM Bojonegoro Joko Siswanto, bila pengurusan izin masih proses. (top/har/mik)
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
FOTO: MEMORANDUM/ANDRIYANTO
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Lamongan pada Selasa (17/12) pukul 23.00. Kronologisnya, sekitar pukul 17.00, pelapor mendapat
Terlapor atau pelaku memberitahukan bahwa poin pelapor sudah banyak dan disuruh menukarkan ke kantor BRI terdekat kemudiann diminta nomor digit yang tertera di kartu ATM dan selanjutnya pelapor diminta membuka aplikasi web BRI. Setelah itu pelapor disuruh mengganti pasword ATM oleh terlapor. Kemudian pelapor mendapat SMS dari BRI dan
Nurul Azizah
GRESIK-PANTURA
KAMIS PON, 19 DESEMBER 2019
WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com
HALAMAN 16
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP
TNI-Polri Larang Ormas Sweeping Nataru
Petugas dinas koperasi usaha mikro dan perindustrian perdagangan bersama dinas kesehatan, bagian perekonomian, dinas satpol-PP sidak di beberapa toko retail.
Jamin Keamanan Konsumen, Diskoperindag Sidak Toko Retail Gresik, Memorandum Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) bersama instansi terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Hypermart Gress Mall dan Transmart Icon Mall, Rabu (18/12). Sidak yang dilakukan untuk menjamin kepuasan dan keamanan para konsumen ini sasaran utamanya adalah produk makanan dan minuman (mamin) terkait izin edar, expired (kadaluwarsa), dan kondisi produk yang tidak layak beredar. Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) Pemkab Gresik Minhad mengatakan, sidak ini dilakukan untuk menjamin keamanan produk konsumen yang akan dibeli menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru 2020. “Tentunya di momen-momen hari besar tersebut kami mengupayakan untuk memantau kebutuhan pokok konsumen. Agar produk yang dibutuhkan konsumen dalam kondisi layak,” jelasnya, kemarin. Di Hypermart Gress Mall pihaknya telah menemukan enam jenis makanan dan minuman (Mamin) yang tidak layak konsumsi. Setelah ditemukan mereka bersama general manager Hypermart langsung memusnahkan produk tersebut di tempat. General Manager Hypermart Gress Mall Agus Setiawan mengatakan, ia sangat berterimakasih kepada Diskoperindag karena telah membina dan membantu memantau produk-produk yang tidak layak untuk costumer. “Seperti tadi misalnya mereka telah menemukan kemasan produk kami yang berkarat, penyok ataupun rusak khususnya pada minuman,” terangnya. Setelah ditemukannya produk yang tidak layak jual pihaknya akan memperketat lagi walaupun menurutnya sudah punya jadwal memantau kondisi barang-barang tersebut. (dri/har/mik)
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menjelaskan, arahan Panglima TNI dan Kapolri menambah semangat dan motivasi sebagai personel TNI - Polri di jajaran Jawa Timur. Di samping itu, ia meminta semakin bersinergi untuk menjamin keamanan kepada masyarakat yang merayakan natal dan tahun baru.
“Kami memastikan tidak ada ormas yang melakukan sweeping karena dapat memunculkan potensi konflik,” ujar alumnus Akpol 2000 tersebut, Rabu (18/12). Pihaknya menambahkan, akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk melaksanakan pengamanan bersama. Sehingga wilayah
Lamongan, Memorandum Dalam kurun waktu dua bulan, selama November sampai Desember, Satreskoba Polres Lamongan mengungkap delapan kasus peredaran gelap narkotika dengan total 11 tersangka. Dari total seluruh tersangka yang berhasil diamankan ada juga satu residivis pengedar dan pemakai sabu-sabu ikut ditangkap. Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung didampingi Kasatreskoba Iptu Ahmad Khusen menjelaskan, total barang bukti yang diamankan dalam operasi undercover ada 60,35 gram sabu-sabu, 10 gram ganja, 1.400 butir, pil carnopen, 1.530 butir pil dobel L dan 1.600 butir pil dextro. “Ya setelah mendapat informasi ada peredaran narkotika petugas langsung bergerak cepat dengan melakukan penangkapan pada 11 tersangka dibeberapa lokasi berbeda,” ujar perwira dengan dua melati di pundak ini dalam konferensi pers, Rabu (18/12). Seluruh tersangka, kata Feby, telah terbukti tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau
Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung didampingi Kasatreskoba Iptu Ahmad Khusen memberikan keterangan kepada wartawan dalam rilis ungkap kasus.
menyediakan, menawarkan, untuk dijualbelikan, menukar atau menyerahkan dan percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika dalam beberapa jenis narkotika. “Tersangka sabu dan pil carnopen kami jerat pasal 112 ayat 1 dan 114 ayat
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
1 undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800 juta,” terang pria kelahiran Sukabumi itu. “Sementara pengedar dobel L dijerat
PKB-PDI-P Sepakat Koalisi Pilkada 2020 Gresik, Memorandum Dua partai besar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Gresik, sepakat berkoalisi pada Pilkada Gresik 2020 mendatang, Rabu (18/12). Kedua kader partai ini optimistis langkah yang ditempuh ini akan memenangkan pesta demokrasi untuk merebut kursi Bupati dan Wakil Bupati. Hal itu terungkap saat deklarasi Koalisi Program Kerakyatan di salah satu rumah makan. Ketua DPC PDIP Gresik Mujid Ridwan mengatakan, PKB dan PDIP sangat cocok karena mempunyai tujuan yang sama. Inilah bentuk cikal bakal koalisi Pilkada 2020 mendatang. “Di MoU juga telah sepakat untuk menjalin koalisi,” katanya dalam konferensi pers, kemarin. Kesiapan partainya dan PDIP tidak perlu dipertanyakan. Dirinya juga menyadari, sebagai partai pemenang di parlemen 2019-2024, PKB mempunyai hak berada di posisi sebagai calon bupati (cabup). Apakah Fandi Ahmad Yani (Gus Yani) atau Moh
um Tuban, Memorandum Merayakan n malam pergantian tahun dengan kegiatan kebut-kebun tan menggunakan knalpot brong, hura-hura, mabuk-mabukan, dan main petasan, sudah b u k a n zamannya lagi. Penegasan ini disampaikan Kaporles Tuban AKBP Nanang Haryono, Rabu (18/12). “Mari kita jaga bumi wali ini agar situasi tetap kondusif,” tegas mantan Kasubdit Jatanras Polda Jawa Tengah, serius. “Kegiatan seperti itu hanya dapat memicu dan menimbulkan gangguan kamtibmas di wilayah Tuban.” tegas Nanang, kemarin. Kapolres Tuban berharap
FOTO: MEMORANDUM/ALI
Dua Bulan, Bekuk 11 Tersangka Narkotika
Ketua DPC PDI-P Gresik Mujid Ridwan dan Ketua DPC PKB Gresik Moh Qosim menunjukkan MoU koalisi pilkada 2020.
Qosim, Wakil Bupati Gresik. “Itu masalah internal PKB sendiri. Yang terpenting PDIP sebagai wakilnya. Dan saya siap bersama PDIP di belakang PKB, ” tegas Mujid Ridwan. Sementara itu, Ketua DPC PKB Gresik Moh Qosim menjelaskan, momen ini bukan hanya antara dirinya dengan Ketua DPC PDIP Mujid Ridwan. Namun, hingga ke PAC tingkatan paling bawah mengambil sikap yang sama. “Kalau PDIP dan PKB mempunyai niat yang sama, tidak ada salahnya kita melaku-
Tak Zaman Rayakan Tahun Baru dengan Kebut-kebutan
Himbauan Polres Tuban.
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menghadiri kunjungan panglima TNI dan kapolri.
aga masyarakat Bumi agar W Wali menyambut tah hun baru dengan b berdzikir dan berdoa s serta meramaikan t tempat ibadah. “Supaya Tuban aman, kondusif, dan masyarakatnya selalu diberikan rahmat dan hidayah dari Allah SWT,”sarannya. L e b i h l a n j u t Na n a n g menambahkan, menyambut Tahun Baru 2020 bisa diisi dengan kegiatan-kegiatan seperti itu agar dapat mencegah timbulnya gangguan kamtibmas. “Marilah kita jaga bersama-sama situasi Bumi Wali kita tercinta ini tetap aman dan kondusif,” harap Nanang berulang-ulang sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya. (top/har/mik)
kan kebaikan bersama-sama,” ujarnya. Isu yang akan diangkat dalam koalisi ke depan adalah persoalan kemiskinan dan penanggulangan banjir akibat luapan Kali Lamong. Hal itu tidak mungkin bisa ditangani oleh satu partai. Maka, PKB dan PDIP mengawali kerja bersama untuk masyarakat Gresik. “Jangan dimaknai koalisi ini hanya sebatas Pilkada Gresik 2020 saja. Tapi maknai sebagai kerja bersama untuk kerakyatan,” pungkas Moh Qosim. (an/har/mik)
FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO
Kiprah AKP Bambang Prakoso tak diragukan lagi di lalu-lintas. Ia mengakui jika posisinya ini sedikit meleset dari prediksi setelah di kepolisan ditugaskan di lalu-lintas. Sebab, saat sekolah dulu ia menekuni jurusan reserse kriminal (reskrim). “Kalau ada ide. Saran kasih tahu saya ya,” pinta Bambang, Kasatlantas Polres Bojonegoro ini tersenyum. Bambang Prakoso Mantan Kasatlantas Polres Ponorogo ini bercerita jika lalu-lintas di Bojonegoro lebih ramai dibanding dengan Kota Ponorogo. “Lebih ramai,” tutur mantan ajudan Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratiknyo ini. Alumni SMA Negeri 16 Surabaya ini sangat terbuka kepada teman-teman media. Bahkan, seolah tidak ada sekat dengan kawan-kawan media. “Saya sudah terbiasa dengan temen-temen media. Pokoknya kalau ada ide, kasih tau saya ya,” harap alumnus Akpol 2007 ini. Tapi, bapak satu anak ini akan menindak tegas warga yang melanggar lalu-lintas. Sebab, dengan demikian akan menjadi pelajaran bagi pengemudi lain agar tidak ikut-ikutan melanggar. (top/har/mik)
FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
Sedikit Meleset
FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM
LAKONE
gresik tidak ada konflik apapun. “Kami TNI - Polri terus berupaya menjamin keamanan masyarakat,” katanya. Ditambahkan, kapolri berpesan tetap perkuat sinergitas TNI - Polri, karena TNI - Polri merupakan benteng negara. Bahkan, Panglima TNI juga memberikan apresiasi bahwa kerjasama TNI - Polri selama ini mampu memperkokoh persatuan dan kesatuan. “Melaksanakan pengamanan dengan santun dan humanis, tegas, waspada dan harus sesuai dengan SOP,” imbuh mantan Kapolres Jember itu. (an/har/mik)
FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM
Gresik, Memorandum Perayaan Natal dan tahun baru semakin dekat. Prajurit TNI-Polri terus mematangkan persiapan pengamanan untuk memastikan dan menjamin keamanan masyarakat di Gresik. Selain itu, TNI - Polri melarang ormas melakukan sweeping saat Nataru tiba.
pasal 197 undang undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Serta sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp. 1.5 miliar,” pungkas alumnus Akademi Kepolisian 1999 ini. (al/har/mik)
Keempat tersangka diamankan di Mapolsek Duduksampeyan beserta barang bukti.
Taruhan Judi Biliar, 4 Warga Kandangan Ditahan Gresik, Memorandum Arena taruhan judi uang dengan media biliar, digerebek anggota Polsek Duduksampeyan, Selasa (17/12) malam. Keempat pelaku yang sedang asyik bermain biliar di warung milik Riyan di Desa Kandangan itu, dibawa ke mapolsek setempat. Mereka adalah Supendik (42), Aris Hidayah (26), Sholikun (39), dan Zainal Abidin (43) yang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena diduga melanggar Pasal 303 KUHP tentang Perjudian. “Keempat warga Kandangan ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka bahkan sudah dilakukan penahanan. Barang bukti berupa bola biliar dan sejumlah uang ikut disita,” ungkap Kanitreskrim Polsek Duduksampeyan Aipda Budiono, Rabu (18/12). Lanjut Budiono, para pejudi itu diringkus sekitar pukul 21.30 ketika anggota melakukan patroli wilayah dan mendapat informasi adanya perjudian di salah satu warung. Disampaikan olehnya, para tersangka mengaku bermain judi karena ingin mendapatkan penghasilan tambahan. Pasalnya, mereka sudah lama melakukan aksi perjudian tersebut. “Karena dianggap meresahkan, kami tindaklanjuti laporan warga tersebut,” sambung Budiono, kemarin. (an/har/mik)