Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 18 September 2020

Page 1

memorandum.co.id

JUMAT PAHING, 18 SEPTEMBER 2020

memorandumredaksi@gmail.com com

HARGA Rp 3.500,-

MAMI JESSICA TAWARKAN WANITA, MODUS SEWAKAN APARTEMEN VIA IG

Dua Pelaku Curanmor Terekam CCTV

Sebelum diamankan, Mami Jessica atau akrab dipanggil Chika, baru saja mempertemukan seorang wanita berinisial  Bersambung ke halaman 11 

Akun Mami Jessica

di Instagram.

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Surabaya, Memorandum Bisnis esek-esek yang dijalankan Jessica Velyza Febe alias Chika (21) akhirnya terbongkar. Perempuan asal Puri Safira Regency, Gresik, itu disergap tidak jauh dari kamar 2021 apartemen yang disewanya di kawasan Surabaya Timur.

FOTO: ISTIMEWA

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

40 Hari Alex

SEKALI KENCAN RP 1,6 JUTA Potongan rekaman dua pelaku curanmor yang menyasar toko buku Dukuh Setro.

Surabaya, Memorandum Aksi pencurian motor masih saja marak di Surabaya. Kali ini, dua pelaku curanmor terekam CCTV saat beraksi di parkiran toko buku Jalan Dukuh Setro VII. Rekaman berdurasi dua menit  Bersambung ke halaman 11 

K

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

emarin adalah 40 hari meninggalnya pendeta Abraham Alex Tanuseputra. Anak-anaknya tentu mulai membicarakan harta waris. Pun anaknya yang dulu tidak menyukai bapaknya itu. Bisa saja ada anak yang tidak suka bapaknya tapi suka warisannya. Apalagi Pendeta Alex yang hebat itu meninggal dunia tanpa meninggalkan wasiat. Sampai minggu lalu anak-anaknya tidak tahu itu. Ketika informasi itu saya sampaikan ke salah seorang anaknya, dia tampak 'seperti tidak menyangka'. Alex benar-benar tidak pernah menulis testamen. Juga tidak pernah meninggalkan dokumen. Khususnya tentang kekayaannya nanti untuk siapa saja.  Bersambung ke halaman 2 

Rino Yanuar AR dan Erwin M diapit anggota Polsek Genteng.

Gasak Sekotak Perhiasan Emas dan Uang beraksi, Erwin lebih dulu meng1 Sebelum gandakan kunci kamar dan memanfaatkan peluang saat korban dan istrinya keluar rumah.

2 Selanjutnya Erwin dan Rio masuk ke kamar

korban. Kedua pelaku berhasil menggondol sekotak perhiasan emas, dan langsung kabur.

3 Di pencurian sebelumnya, Erwin juga

menggasak sejumlah uang serta dua kamera DSLR merek Canon yang berada di laci ruang tamu.

Tyas Mirasih

Dituduh Pelakor WANITA perebut laki orang atau pelakor sangatlah dibenci kaum Hawa. Alasannya merusak rumah tangga seseorang. Belakangan, Tyas Mirasih dituduh sebagai pelakor. Namun dipastikan Tyas, pelakor hanya dilakukan di dalam berakting saja.  Bersambung ke halaman 11 

+

Meng, RT dan RW jadi mesin pendulang suara dalam pilwali Kota Surabaya.

-

Bahan bakarnya sembako.

Si Mameng (Mantan ketua RT)

DJ Sabu Divonis 7 Bulan, Jaksa Banding Surabaya, Memorandum Disk jockey (DJ) Fermenta Nouristana bisa tersenyum lega setelah dirinya divonis 7 bulan penjara, Kamis (17/9). Dalam amar putusan yang dibacakan Ketua

Majelis Hakim Yohannis Hehamony, bahwa terdakwa yang ditangkap dengan barang bukti 0,25 gram sabu di dompet itu terbukti dengan dakwaan kedua pasal 127 ayat 1.  Bersambung ke halaman 11 

IPTU SUTRISNO

Satlantas Polrestabes Surabaya Gelar Donor Darah HUT Ke-65 Polantas Surabaya, Memorandum Dalam rangka memperingati HUT ke-65 Polantas, sejumlah kegiatan digelar anggota Satlantas Polrestabes Surabaya. Kamis (17/9), sebanyak 130 personel mengikuti kegiatan donor darah. Hal itu bertujuan untuk memberikan sumbangsih dan kepedulian bagi yang membutuhkan di masa pandemi  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Sidang putusan disk jockey (DJ) Fermenta Nouristana di PN Surabaya.

Setelah memperoleh laporan, kami segera mengolah tempat kejadian perkara (TKP). Dari sana kecurigaan mengarah ke tersangka Erwin. Dia dibekuk di Pepelegi Indah, Sidoarjo. Tersangka masih kerabat korban. Makanya di aksi pertama dan kedua, tidak membuat curiga korbannya. KANITRESKRIM POLSEK GENTENG

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Surabaya, Memorandum Tidak puas dengan gaji yang diterima, Erwin M (40), nekat membobol rumah majikannya di Jalan Grogol. Dalam aksinya, pria yang tinggal tidak jauh dari korbannya itu tidak sendiri. Dia mengajak saudaranya, Rio Januar AR (38), warga Perumahan Pepelegi Indah, Sidoarjo. Akibat perbuatannya pada akhir Agustus lalu, Erwin dan Rio harus berurusan dengan pihak berwajib. Mereka  Bersambung ke halaman 11 

KRONOLOGI KEJADIAN

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

Karyawan Katering Bobol Rumah Majikan

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra berpartisipasi dalam kegiatan donor darah di Satpas Colombo.

AKHIR PERJALANAN MAHASISWI CANTIK PEMUJA IDEOLOGI PANCACINTA Έ4Ή

Kabur ke Rumah Pacar, Ditawari ke Gereja dan Ditanya Baptis Eli dan ayahnya saling ngotot. Mempertahankan harga diri masing-masing. Sama-sama emosi. Sama-sama panas. Sama-sama terbakar. Puncaknya, Eli kabur dari rumah. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Kini Eli bersama Agus. Meratapi nasib di Kenjeran. “Kamu pulang ke rumahku saja,” ajak Agus. Tidak ada jalan lain. Eli menurut. Dua hari Eli menginap di rumah Agus. Seluruh anggota keluarga baik. Amat baik. Orang tua Agus, kakak dan adik-adik, bahkan pembantu, semua memperlakukan Eli dengan baik. Hingga suatu Minggu pagi, mama Agus, sebut saja Nia, mendatangi Eli di

kamar, “El, bagaimana kalau kamu ikut kami ke gereja? Daripada di rumah hanya dengan pembantu.” Eli menolak dengan halus. Dia sekalian mau pamit hendak ke rumah pamannya di Malang. “Nggak enak lama-lama di sini Tante,” kata Eli. “Nggakpapa, El. Di rumah calon suami sendiri kok,” kata Nia sambil  Bersambung ke halaman 11 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

JUMAT PAHING, 18 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan, Agus. PEMASARAN/IKLAN: Afin Maulidin, Suprianto. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Komisi D Dorong Tempuh Jalan Hukum

FOTO: MEMORANDUM/AGS

BPNT Dipotong Rp 50 Ribu sampai Rp 100 Ribu

Pemakaman korban Covid-19 di Delta Praloyo Sidoarjo.

Ajuan Santunan Covid-19 Masih Rendah

Sidoarjo, Memorandum Komisi D DPRD Sidoarjo memanggil dinas sosial (dinsos) dan perwakilan dari pendamping program keluarga harapan (PKH) Sidoarjo terkait dugaan pemotongan bantuan pangan nontunai (BPNT) oleh oknum pegawai bank, Kamis (17/9).

Hearing DPRD Sidoarjo dengan dinsos dan perwakilan pendamping PKH.

Lebih lanjut, Iksan menjelaskan bahwa, pihaknya sudah menggelar rapat kordinasi bersama, tapi masih belum ada titik temu. Sementara pihak bank tidak bersedia memberi ganti rugi. “Kami saat ini, sedang mengupayakan untuk mediasi ke pihak bank,” jelasnya. Ketua Komisi D Dhamroni Chudlori menyebutkan, warning dari pemerintah pusat sudah jelas,

Musrenbangdes di pendopo Balai Desa Candinegoro.

potensi yang ada di Desa Candinegoro,” ujarnya kemarin. Kasi pembangunan Kecamatan

Fauzan Adim dan rohani. Jika nantinya dokter merekomendasikan keduanya layak secara medis, pasangan yang usung tagline Berkelas ituakan disertakan dalam tahapan penetapan serta pengundian nomor urut pada 24 September. Jika positif, maka Dwi Astutik harus kembali menjalani isolasi mandiri hingga 14 hari ke depan. Dengan begitu otomatis ia belum bisa ditetapkan dan belum boleh mengikuti kampanye yang diagendakan mulai 26 September hingga 5 Desember. (lud/jok/epe)

Sidoarjo, Memorandum Widayanti warga Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, harus mengurungkan mimpi memiliki properti idaman di Perumahan Villa Jati yang berlokasi di Dusun Prumpon, Desa Suruh, Kecamatan Sukodono. Rumah seharga Rp 435 juta yang sempat diangsur hingga Rp 51,5 juta itu, ternyata tak kunjung dibangun developer. Ironisnya, ketika ditelusuri lahan bakal perumahan ternyata masih milik petani. Merasa ditipu, Widayanti melaporkan PT Wiji Jati Lestari, developer perumahan ke Polresta Sidoarjo. Wakasatreskrim Polresta Sidoarjo, AKP Imam Yuwono mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan tindak pidana penipuan dan penggelapan dari korban. “Lokasi perumahan yang dilaporkan, di Sukodono, Desa Suruh dan kantor pemasarannya di Ruko Citra Garden, Desa Entalsewu, Buduran,” katanya, Kamis (17/9). Penuturan korban, lanjut Imam, bermula ketika Widayanti mendapatkan brosur dari marketing PT Wiji Jati Lestari yang menawarkan perumahan dengan lokasi yang dimaksud. Setelah melihat brosur itu, dan dengan berbagai pertimbangan, termasuk harga dan lokasi. Korban memutuskan untuk membeli rumah itu. “Korban langsung membayar tanda jadi Rp 1,5 juta, pada pertengahan September

FOTO: MEMORANDUM/AGS

Sidoarjo, Memorandum Bakal pasangan calon (bapaslon) Bambang Haryo Sukartono (BHS)-Taufiqulbar dan Muhdlor Ali-Subandi dinyatakan KPU telah memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan untuk maju dalam Pilkada Sidoarjo. Komisioner KPU Sidoarjo Divisi Sisdiklih, Parmas, dan SDM, Fauzan Adim melalui pesan Whastapp, mengatakan kedua bapaslon tersebut sudah memperbaiki semua kekurangan dan kesalahan administrasi dalam berkas pendaftaran yang disampaikan sebelumnya. Dengan begitu BHS-Taufiq yang berangkat dari koalisi Gerindra, Golkar, PKS, dan PPP sudah layak ditetapkan sebagai pasangan calon. Sama dengan pasangan yang diusung PKB Achmad Mudhlor Ali-Subandi, untuk ditetapkan sebagai kandidat resmi pada 23 September 2020. Sedangkan bapaslon Kelana Aprilinto-Dwi Astutik hingga saat ini belum didapatkan kepastian. “Tadi pagi baru swab ulang di RSUD dr Soetomo Surabaya. Mungkin malam nanti hasilnya keluar,” jelas Fauzan, Kamis (17/9). Ditambahkannya, jika hasilnya negatif, maka bapaslon yang berangkat dari PDI-P dan PAN tersebut diperkenankan untuk melanjutkan proses berikutnya, yakni pemeriksaan kesehatan jasmani

Wonoayu Joko Pitoyo menjelaskan, musrenbangdes merupakan forum antarkepentingan dalam rangka menyusun

rencana pembangunan desa untuk ke depannya. Musrenbangdes ini dapat menjadi sumber aspirasi warga untuk mengusulkan berbagai program pembangunan yang nantinya menjadi usulan pada musrenbang tingkat kecamatan. “Mudah-mudahan dengan musrenbangdes ini, usulan dan aspirasi masyarakat bisa tersampaikan,” kata Joko Pitoyo. Lanjut dia, berbagai program usulan dari desa akan menjadi masukan pada musrenbangdes yang nantinya disesuaikan dengan anggaran sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Berbagai usulan dari desa yang dihasilkan melalui musrenbangdes tentunya juga disesuaikan dengan ketentuan penggunaan, pemanfaatan, dan pelaksanaan program pembangunan melalui dana desa (DD) maupun alokasi dana desa (ADD). (ned/jok/epe)

Developer Perumahan Dipolisikan Warga Rungkut

Bapaslon Gerindra dan PKB Sudah Penuhi Syarat

FOTO: MEMORANDUM/NED

FOTO: MEMORANDUM/IUD

FBPD Pilih Wait and See di Pilkada

Sidoarjo, Memorandum Dalam rangka menyerap aspirasi warga, Pemerintah Desa (pemdes) Candinegoro, Kecamatan Wonoayu menggelar musyawarah perencanaan pembangunan desa (musrenbangdes) di pendopo balai desa, Rabu (16/9) malam. Acara itu dihadiri jajaran Forkopimka Kecamatan Wonoayu, BPD, LPMD, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga. Pj Kepala Desa Candinegoro Supriyadi mengatakan, musrenbangdes bertujuan untuk membahas program desa pada 2021 agar lebih baik dan bisa lebih maksimal untuk meningkatkan potensi yang ada. Seperti halnya pendidikan, kesehatan, serta peningkatan ekonomi melalui badan usaha milik desa (BUMDes) dan lainnya. “Jadi dengan kegiatan ini, kita harus bisa meningkatkan segala

FOTO: MEMORANDUM/NED

Musrenbangdes Candinegoro Serap Aspirasi Warga

Punya Potensi Kumpulkan Ratusan Ribu Suara

Sidoarjo, Memorandum Forum Badan Permusyawaratan Desa (FBPD) Sidoarjo belum memutuskan kepada siapa melabuhkan dukungan dalam perhelatan Pilkada (pemilihan kepala daerah), 9 Desember 2020. “Masih wait and see dulu. Mungkin pertengahan bulan depan lah baru akan sikap resminya,” jelas Ketua FBPD Sidoarjo dan Jatim, Sigit Setyawan Kamis (17/9). Sigit Setyawan Namun yang jelas, hasil rapat pengurus rutin beberapa waktu lalu memutuskan akan mendukung pasangan calon (paslon) yang punya kans besar meraih kemenangan dalam pesta demokrasi tersebut. “Patron BPD adalah harus seiring sejalan dengan pemerintahan di atasnya, dalam hal ini sudah pasti adalah bupati dan wakil bupati. Jadi tidak boleh bertentangan demi kemajuan masyarakat desa,” dalihnya. Hal ini didasarkan pada sebuah fenomena bahwa sebagian besar calon pemimpin di negeri ini masih latah politik. “Artinya begini kalau kemudian diketahui ada pimpinan desa, termasuk BPD, yang tidak mendukungnya dalam pilkada, lalu ditandai khusus yang kemudian berimbas pada kebijakan yang dibuat terhadap desa tersebut,” katanya. Meski secara institusional FPBD belum menentukan sikap, namun pihaknya tidak membatasi jika ada anggotanya yang bertindak secara pribadi. “Itu pilihan yang harus dihormati, namun sampai saat ini kami masih sepakat untuk satu komando,” ujar Sigit. Lebih lanjut dikatakannya, bahwa pihaknya tetap berharap akan muncul sosok pemimpin Sidoarjo masa depan yang berkualitas sehingga bisa menjadikan jauh lebih maju dari saat ini. Menurutnya, potensi FPBD sangatlah besar untuk menunjang pemenangan salah satu paslon dalam pesta demokrasi ini. Ia mengatakan saat ini saja ada 2.254 anggota BPD yang aktif bertugas di 322 desa. Jumlah personel anggota BPD Sidoarjo di desa bervariasi, antara lima sampai 9 orang. “Mereka ini sangat potensial untuk dipakai sebagai mesin pengumpul suara oleh tim pemenangan paslon pilkada,” sebutnya. Pasalnya, mereka adalah pelaku-pelaku politik di level desa yang sudah memiliki basis suara pendukung. Dan lagi, sebagai anggota BPD kadar ketokohan mereka di lingkungannya sudah terbukti. “Silakan dihitung saja sendiri. Saat pencalonannya dulu mereka rata-rata didukung tujuh RT. Kalau di tiap RT saja mereka kumpulkan 20-25 suara, pasti paslon pilkada yang didukungnya akan meraih kemenangan,” pungkas Sigit. (lud/jok/epe)

Kordinator Pendamping PKH Sidoarjo Tosan Iksan mengatakan, pemotongan bantuan tersebut diduga terjadi pada 2019. Itu diketahui setelah tim PKH Sidoarjo meminta print out rekening koran penerima BNPT dan PKH. “Pemotongannya Rp 50 ribu dan ada yang Rp 100 ribu, yang diketahui berpindah rekening,” katanya ditemui usai dipanggil komisi D.

FOTO: MEMORANDUM/AGS

Sidoarjo, Memorandum Bantuan untuk keluarga korban yang meninggal karena Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo sampai saat ini belum maksimal. Sampai sekarang bantuan senilai Rp 15 juta untuk keluarga korban, baru sekitar 40-an saja yang diajukan menerima dari total jumlah korban meninggal akibat wabah virus corona tersebut. Sekretaris Dinas Sosial (dinsos) Ahmad Misbahul Munir mengatakan, pihaknya sudah menyosialisasikan adanya bantuan itu kepada semua camat, untuk disampaikan ke jajarannya hingga tingkat desa dan warga. “Syarat mendapat bantuan, keluarga harus melengkapi surat keterangan ahli waris, kemudian surat kematian dari puskesmas atau rumah sakit,” katanya usai mengikuti hearing dengan Komisi D DPRD Sidoarjo, Kamis (17/9). Misbah menambahkan, lambannya pemberian bantuan juga disebabkan ketika mengurus keterangan ahli waris butuh proses cukup lama. Beberapa pemdes sebenarnya sudah mengurus secara kolektif. “Terakhir kemarin kami setorkan 28 itu. Terus berkala ada yang mengumpulkan kita ajukan,” jelasnya. Menanggapi hal itu, Ketua Komisi D Dhamroni Chudlori menduga ada kemungkinan terjadi miskomunikasi di bawah. “Kita harus cari miskomunikasinya di mana. Di camat atau di pemdes. Kita lihat kalau dari keseluruhan yang meninggal baru ada sekitar 40 orang yang ngumpulin, berarti khan baru segelintir orang yang tau adanya bantuan itu,” pungkasnya. (ags/jok/epe)

AKP Imam Yuwono 2019,” terangnya. Selang dua pekan usai membayar tanda jadi, Widayanti membayar Rp 25 juta. Dan bulan berikutnya dengan nominal yang sama. Dalam perjanjian awal antara user dan developer, unit rumah segera dibangun. Namun sampai setahun tak kunjung direalisasikan. Ternyata ketika menanyakan ke Pemdes Suruh, korban diberi informasi jika pelunasan lahan sawah belum penuh ke pemiliknya. “Sawah itu belum ada proses jual beli,” cetus Widayanti. Tambah Imam, PT Wiji Jati Lestari sudah sering dilaporkan. Karena itu, pihaknya akan mencari tahu siapa pemilik PT dan yang bertanggungjawab dalam kasus ini. (ags/jok/epe)

40 Hari Alex Semua dokumen aset Alex itu ada di tangan seseorang yang sangat dipercaya oleh Alex. Saya sudah bertemu dengan orang kepercayaan tersebut. Sebenarnya ketika Alex dalam suasana tersingkir dari anaknya, ia punya keinginan membuat testamen. Yakni agar sebagian kekayaannya diberikan kepada lembaga Alex's Ministerial. Yakni lembaga pelayanan Tuhan yang ia dirikan di Jakarta. Itu dimaksudkan untuk kelangsungan masa depan Alex's Ministerial dalam melayani Tuhan. Sudah jadi pengetahuan publik Alex tersingkir dengan tragis dari Bethany —Gereja besar yang dirintis dan dibesarkannya. Meski begitu Alex tidak mau mendirikan Gereja sendiri. Juga

bahwa siapapun yang bermain-main dengan bantuan sosial, maka hukumnya sangat berat, sampai pada hukuman mati. “Saya persilakan, kalau memang itu mau dibawa ke ranah hukum. Karena ini menyangkut haknya orang tidak mampu,” tegasnya. Legislator PKB tersebut bahkan berjanji akan mengevaluasi laporan temuan pemotongan bantuan sosial tersebut. “Nanti kita akan hadirkan perwakilan dari bank yang dilaporkan atas temuan tersebut, untuk selanjutnya kami persilakan kalau memang mau dibawa ke ranah hukum,” pungkasnya. (ags/jok/epe)

Sambungan dari halaman 1 tidak mau pindah ke gereja lain. Tidak pula mau mengajak sebagian anggota gereja Bethany untuk memihak padanya. Alex sangat mencintai Bethany dan umatnya. Pun ketika sudah tersingkir dari situ. Kebesaran Alex adalah kebesaran Bethany. Kebesaran Bethany adalah kebesaran Alex. Alex, menurut orang terdekatnya, sangat merana tersingkir dari Bethany. Sangat kesepian. Sangat sendirian. Tapi Alex tidak bisa untuk tidak melayani Tuhan. Itu adalah hidupnya. Itu adalah darah dagingnya. Dan itu adalah sumpahnya: untuk sepenuhnya melayani Tuhan seumur hidupnya. Terutama setelah kejadian tahun 1965, ketika ia berumur 18 tahun. Ketika mobil Mini Cooper-nya menabrak anak kecil di dekat Mojokerto,

tempat kelahirannya. Alex mencari jalan lain untuk bisa tetap melayani Tuhan. Bersama Elke Widjanarko dan tim doanya, Alex memilih mendirikan Alex's Ministerial. Yang bisa melayani semua gereja. Yang tidak memihak ke salah satu gereja. Beberapa kali Alex meminta pengacaranya untuk membuatkan dokumen testamen harta waris itu. Agar masa depan Alex's Ministerial terjamin. Agar Alex tetap bisa melayani Tuhan pun setelah ia meninggal dunia. Tapi sang pengacara menyarankan untuk tidak perlu membuat langkah seperti itu. Setiap kali ketemu pengacara itu Alex mengingatkan perlunya dokumen itu. Alex mengemukakan alasan bagaimana Alex's Ministerial bisa terus hidup kalau tidak diberi modal.

Tapi sang pengacara tetap mengulur-ngulurnya. Alex sangat percaya dengan pengacara ini. Elke-lah yang mencarikan pengacara ini untuk Alex. Yakni ketika Alex harus menghadapi banyaknya perkara pidana akibat diadukan oleh kelompok anak laki-lakinya. Testamen itu tetap tidak dibuat oleh si pengacara. Sampailah terjadi wabah pandemi. Pertemuan antara Alex dan pengacaranya semakin jarang. Sampai akhirnya Alex meninggal dunia. Sikap pengacara seperti itu juga sudah dibicarakan dengan Elke Widjanarko, ketua tim doa di Alex's Ministerial. Elke lah yang selama enam tahun terakhir terus mendampingi dan melayani Alex. Di saat Alex tersingkir dari Gereja yang didirikan dan dibesarkannya.

Juga di saat Alex dijauhkan dari anak-anaknya sendiri. Juga di saat Alex menghadapi istrinya yang sakit dan sudah sering lupa. Dan terutama di saat Alex tersiksa batin berkepanjangan karena harus menghadapi pemeriksaan-pemeriksaan polisi. Perkara-perkara pidana itu harus Alex hadapi akibat pengaduan dari kelompok anak laki-lakinya. Anak laki-laki itulah, David Aswin, yang diserahi Alex menggantikannya sebagai pemimpin tertinggi Gereja Bethany yang baru. Yang lantas memecat bapaknya itu. Dan melarang bapaknya memasuki gereja mana pun di lingkungan Bethany. Elke sependapat agar tidak perlu ada testamen tentang harta waris Alex untuk Alex's

Ministerial. Itu untuk menghindari fitnah. Ahli waris Alex kelak tentu akan mempersoalkan testamen itu —kalau ada testamen seperti itu. Apa pun keluarga Alex sudah telanjur menganggap Elke punya hubungan terlalu jauh dengan Alex. Terutama oleh anak laki-lakinya itu. Dan Alex's Ministerial sudah identik dengan Elke —sebagai motor penggeraknya. Elke bercerita panjang lebar soal bagaimana hubungannya dengan Alex —yang dia panggil sebagai Opa. Empat jam saya berbicara dengan Elke. Terlalu panjang ditulis di sini. Saya akan menuliskannya di Harian Disway yang terbit di Surabaya secara bersambung mulai edisi Sabtu lusa. Sebagai lanjutan dari serial Alex Putra Sang Penabur yang sudah terbit

bersambung sejak minggu lalu. Saya juga sudah bertemu Hanna, anak sulung Alex. Bahkan dua kali. Tentu saya juga dua kali bicara dengan pendeta Yusak, suami Hanna. Hanya saja saya belum berhasil bertemu David Aswin. Saya sudah berkomunikasi tapi belum bisa bertemu. Waktu itu alasannya karena ia lagi isolasi untuk menghindari Covid-19. Tapi ketika saya tawarkan via Zoom akhirnya Aswin memberi info untuk tidak perlu memberi keterangan apa pun. Saya masih akan terus berusaha menemuinya. Agar tulisan ini lebih berimbang dari segala pihak. Tapi saya juga maklum. Jangankan bertemu wartawan, bertemu kakak sulungnya sendiri saja tidak mau. Bahkan ketemu bapaknya pun. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

JUMAT PAHING, 18 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 3

Peresmian Labkesda Bukti Surabaya Serius Tangani Covid-19 Keseriusan penanganan Covid-19 terus ditunjukkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Terbaru, pemkot meresmikan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Surabaya di Jalan Gayungsari 124. SAAT meresmikan labkesda itu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini nampak sangat gembira. Kegelisahannya selama ini untuk melakukan testing sebanyak-banyaknya demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, perlahan mulai teratasi dengan hadirnya labkesda itu. Dengan kerja keras dan perjuangannya, akhirnya laboratorium kebanggan Surabaya itu diresmikan pada Selasa (15/9). Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti, dilanjutkan potong tumpeng, dan pemotongan untaian melati. Jauh hari sebelum labkesda itu diresmikan, ia mengaku berkali-kali meninjau laboratorium tersebut untuk mengecek keamanan gedung berikut perbaikannya. Sebab, dia tidak mau ketika membuat sesuatu ada kesalahan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan. “Makanya saya berkali-kali memonitor pembangunan ini. Mungkin hanya kita saja yang punya laboratorium seperti ini

untuk tingkat kota dan kabupaten, karena biasanya laboratorium seperti ini ada di tingkat provinsi,” kata Wali Kota Risma. Menurutnya, laboratorium ini akan menjadi tempat tes swab gratis bagi warga Kota Surabaya yang sering ke luar kota, seperti para sopir dan pengusaha yang sering ke luar kota dan terkadang pulangnya ke Surabaya malam-malam. Makanya, Wali Kota Risma berharap mereka itu bisa mampir dulu ke labkesda sebelum pulang ke rumahnya masing-masing. “Karena ini buka 24 jam, mereka itu kami sarankan untuk swab dulu di sini. Ini tujuannya untuk mem-preseve warga Surabaya. Supaya ketika pulang ke rumahnya, sudah dalam kondisi aman, kasihan nanti keluarganya kalau tertular,” beber dia. Ia juga memastikan bahwa saat ini jajaran Pemkot Surabaya sedang menyiapkan sistem supaya warga Surabaya yang ingin tes swab di labkesda, bisa langsung nyambung dengan

FOTO: HUMAS PEMKOT

Petugas bekerja di labkesda.

data kependudukan, sehingga tidak perlu lagi menyetorkan KTP. Kemungkinan, sistem itu nanti pakai kamera yang dapat mengidentifikasi identitas warga dan langsung terkoneksi dengan data kependudukan Surabaya. “Pokoknya warga Surabaya, tanpa syarat apapun. Kita masih siapkan sistem supaya nanti tidak perlu pakai KTP juga,” tegas dia. Selain itu, bagi warga luar Surabaya atau bukan KTP Surabaya, maka juga bisa tes swab di labkesda tersebut, namun dikenakan biaya sebesar Rp 125 ribu. Pengenaan biaya ini sesuai perda untuk biaya pemeriksaan. “Meskipun peralatannya kami diberi BNPB dan swasta, tapi dalam perda kami ada ketentuan biaya Rp 125 ribu itu. Saya kira itu sudah sangat murah sekali,” imbuhnya. Presiden UCLG ASPAC ini juga menjelaskan bahwa laboratorium itu dapat memeriksa sekitar 2.000-4.000 sampel setiap harinya. Kemudian untuk hasilnya, bisa diketahui 2-3 hari. Namun, khusus warga Kota Surabaya seperti para sopir atau pengusaha yang bolak-balik ke luar kota, maka akan difasilitasi tes swab gratis dan cepat. Bahkan, hasilnya bisa ditunggu karena hanya membutuhkan waktu 1 jam atau 1,5 jam. “Bagi mereka itu, nanti hasilnya bisa ditunggu. Nah, kalau hasilnya negatif silahkan pulang dengan tenang dan aman. Tapi kalau hasilnya positif, saran saya langsung ke Hotel Asrama Haji untuk melakukan isolasi. Apalagi di sana sudah ada dokternya, dan kalau ada komorbidnya akan langsung dibawa ke rumah sakit, tapi kalau tanpa gejala bisa di Asrama Haji itu,” ungkap dia. Oleh karena itu, Wali Kota Risma berharap kepada warga Kota Surabaya bisa mengetahui informasi ini dan bisa memanfaatkan laboratorium ini. Menurutnya, lebih baik mencegah penularan virus ini daripada harus mengobati orang yang sudah terkena virus ini. “Saya berharap laboratorium ini bisa mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus

FOTO: HUMAS PEMKOT

Wali Kota Tri Rismaharini menandatangani prasasti peresmian Labkesda Surabaya.

ini. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaatkan untuk siapa saja. Dengan adanya laboratorium ini, diharapkan penyakitnya tidak nambah, tapi diharapkan akan semakin turun,” imbuhnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, warga Surabaya yang melakukan perjalanan ke luar kota, diharapkan untuk mampir dulu ke labkesda sebelum pulang ke rumahnya masing-masing. Sedangkan bagi warga luar Surabaya dan hendak menginap selama tiga hari di Surabaya, baik itu menginap di hotel, kos maupun apartemen, atau bahkan menginap di rumah saudaranya, maka diwajibkan untuk datang ke labkesda demi melakukan tes swab dengan membayar Rp 125 ribu. “Syaratnya, kalau itu menginap di hotel maka harus menunjukkan KTP dan bukti reservasi hotel, dan kalau menginap di rumah saudara atau kos, termasuk para pelajar dan mahasiswa, maka harus menunjukkan KTP dan surat domisili yang dikeluarkan oleh RT/RW atau kelurahan setempat, karena nanti yang mengawasi para RT/RW dan kelurahan serta kecamatan,” beber Feny. Menurut Feny, program ini

diberlakukan di Kota Surabaya karena Wali Kota Risma tidak ingin ada lonjakan kasus dan peningkatan kematian di Kota Pahlawan. Apalagi jika melihat di beberapa daerah, kasusnya masih melonjak tinggi. Selain itu, kalau dilihat dari hasil tracing teman-teman puskesmas, ternyata warga Surabaya yang tertular itu karena baru pualng dari luar kota. Ia mencontohkan beberapa waktu lalu ada tiga orang sekeluarga yang positif setelah pulang dari silaturahmi ke keluarganya di luar kota, yang ternyata daerah tersebut masih zona merah. “Makanya Bu Wali meminta warga untuk tes swab bagi warga yang baru pulang dari luar kota,” kata dia. Di samping itu, ia menjelaskan bahwa jam pelayanan tes swab di labkesda 24 jam. Namun, jika masih jam kerja, dianjurkan untuk melakukan tes swab ke puskesmas terdekat. Selain itu, bisa pula ke Gelora Pancasila yang rutin melakukan tes swab setiap harinya. “Sengaja kami bagi supaya tidak menumpuk di satu tempat. Jadi, kalau jam kerja bisa ke puskesmas dan ada pula di Gelora Pancasila. Tapi kalau di luar jam kerja atau bahkan malam-malam, bisa langsung ke labkesda,” pungkasnya. (adv/udi/tyo)

Kota Pahlawan Barometer Nasional

Laila Mufidah: Surabaya Wajib Naik Kelas Kota Surabaya adalah ibu kota Provinsi Jawa Timur, dan Surabaya juga merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Bahkan beragam infrastruktur tak kalah komplit dan modern dari Jakarta. DENGAN apa yang ada di Kota Pahlawan ini sehingga merangsang pertumbuhan ekonomi dan juga sektor properti secara signifikan. Apalagi kota ini juga merupakan pintu dan jalur ekonomi bagi kawasan Indonesia Timur. Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah bila Surabaya adalah kota di Indonesia yang paling siap menjadi kota yang benar-benar menduduki peringkat terbaik di Indonesia. Apalagi, prasyarat dasar untuk menjadi sebuah kota yang modern telah dimiliki Surabaya. Bicara infrastruktur Surabaya, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengatakan, kota ini juga bisa dibilang sebagai pusat transportasi darat di bagian timur Pulau Jawa, pertemuan sejumlah jalan raya yang menghubungkan Surabaya dengan kota-kota lainnya. Itu pula sebabnya mengapa Surabaya dikenal sebagai perlintasan perekonomian dan perdagangan. Sehingga, warga di kota ini bukan hanya di-

li, namun juga tempati penduduk asli, abaya menubagi pendatang. Surabaya kan baromerutnya, juga merupakan ter daerah di Provinsi Jawa Timur, bahkan nasional. enting di Pelabuhan terpenting labuhan Surabaya adalah Pelabuhan g meruTanjung Perak yang pakan pelabuhan perdagangan, peti kemas,, dan penumpang terbesarr keelah dua di Indonesia setelah iok Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta. h “Surabaya adalah ki kota yang memiliki r, potensi sangat besar, pusat perdagangan,, dekat dengan pelabuhan, dekat bandara, infrastruktur yang lengkap, dan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah ibu kota Jawa Timur, maka sudah waktunya Surabaya dan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD)-nya, maka menurut naik kelas,” jelas Laila. Laila menjelaskan, kemampuan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya fiskal Kota Surabaya sangat tinggi. perempuan ini sudah saatnya Sura SuraTertinggi baik dari segibpendapat- baya menunjukkan diri sebagai kota an asli daerah (PAD) atau anggar- terbaik di Indonesia. Sehingga tidak an pendapatana belanja daerah ada lagi istilah Jakarta merupakan (APBD). Adapun PAD kota Surabaya kota terbaik nomor satu, dua, mencapai Rp 5,4 triliun, sedangkan dan tiga. “Surabaya harus benar-benar mewujudkan APBD-nya sebesar Rp 10,3 triliun. “Dengan kemampuan ini su- sebagai kota terbaik di dah saatnya Surabaya naik kelas,” Indonesia,” harapnya. (*/alf/tyo) terang Laila. Dengan besarnya pendapatan asli daerah (PAD)

Pemkot Harus Tingkatkan Pelayanan SURABAYA merupakan salah satu kota besar di Indonesia. Namun pelayanan publik terutama dalam pelayanan kesehatan, pendidikan, dan kelayakan hunian, masih buruk. Tiga sektor harus menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah menjelaskan, menurut data Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM), Surabaya menempati peringkat ke-19 di Jawa Timur. Sementara di tingkat nasional, Surabaya harus berpuas diri di angka 108. Sehingga, sudah waktunya wali kota memperhatikan kota lebih lanjut. Menurutnya, meski Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tinggi, bukan berarti IPKM menunjukkan angka yang sama. Sebab, IPKM merupakan data atas kebutuhan data masyarakat. “Padahal Surabaya semua wilayah terjangkau oleh infrastruktur. Dari 63 puskesmas hanya 21 yang memiliki sarana untuk rawat

Warga menikmati suasana ruang publik di kompleks Balai Pemuda. FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

FOTO: ISTIMEWA

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah bersama UMKM Surabaya, foto sebelum pandemi Covid-19.

inap. Kami di dewan sudah sering mengkritik, tapi tidak ada perubahan,” ungkap Laila Mufidah. Laila juga mengungkapkan, anggaran dinas kesehatan (dinkes) lebih kecil ketimbang dinas kebersihan kota. Tentu kondisi cukup kontraproduktif dari sisi pelayanan kebutuhan hajat dasar masyarakat. Apalagi aspek kesehatan menjadi amanat undang-undang No 36/2009. Sehingga, pelayanan kesehatan masyarakat harus dipenuhi. “Ini menjadi tolok ukur kepedulian pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya. Standar pelayanan harus lebih baik, terutama di kesehatan dan pendidikan,” jelasnya. Laila mewanti-wanti supya tidak ada perbedaan antara pendidikan negeri dan swasta. Ketersediaan sekolah negeri di Surabaya jenjang SMP hanya sejumlah 63 negeri, sedangkan SMP swasta jumlahnya lebih dari 200 sekolah. “Yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya sekolah negeri, tapi akses jangkauan kepada pendidikan. Bagaimana pemerintah bisa hadir untuk menaikkan kualitas sekolah swasta. Sehingga rakyat bisa memiliki kesempatan yang sama terhadap akses pendidikan yang bisa men-

cerdaskan masyarakat Surabaya,” imbuhnya. Menurutnya, Wali Kota Surabaya saat ini diakui banyak orang memberikan kemajuan di bidang keindahan. Namun, Surabaya dituntut naik kelas bukan hanya dari keindahan kotanya, tetapi juga kebutuhan dasar warga. Sementara itu, terkait aspek tempat tinggal, Laila bercerita banyak dijumpai masyarakat yang tinggal di rumah kurang layak huni. Hal ini diperparah dengan Covid-19, mengingat kondisi kumuh jauh dari standar kesehatan. “Rusun yang sudah dibangun baik, tapi harus ditingkatkan kelasnya, karena kapasitasnya hanya 200-300 KK (kartu keluarga). Padahal yang antri untuk menempati rusun lebih dari 8 ribu KK. Artinya ada desain rusun yang harus diperbaiki,” ujarnya iba. Kondisi ini mendorong Laila untuk terus memberikan evaluasi dan masukan. Apalagi kemampuan fiskal Surabaya cukup besar. Sehingga, kepala daerah wajib menggunakan APBD dengan tepat sasaran. “APBD dengan fungsi alokasi, distribusi, dan stabilisasi harus dijalankan dengan baik dan intensitas tinggi,” pungkasnya. (*/alf/tyo)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

PILKADA 2020

RT dan RW Jadi Mesin Pendulang Suara

Opo Jare

Surabaya, Memorandum Perebutan kursi Balai Kota Surabaya dipastikan bakal ketat. Sebab hanya ada dua pasangan calon (paslon), Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno (Ma-Ju) dan Eri Cahyadi-Armuji (Er-Ji). Kedua paslon akan saling mengunci suara di tingkatan rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) pada 154 kelurahan yang tersebar di 31 kecamatan.

FOTO: ISTIMEWA

Siti Muhaiminah

Pengurus Kampung Harus Profesional SITI Muhaiminah, warga Jalan Semut Kali, Bongkaran, Pabean Cantikan, dalam pilwali ini mengharapkan ketua RT/RW tetap menjalankan fungsinya sehingga harus profesional. Namun ketua RT/RW yang ikut kampanye harus atas nama pribadi, bukan jabatan. “Ketua RT/RW kan tokoh masyarakat, dalam struktur masyarakat kan dia membantu kelurahan. Ikut kampanye boleh, tapi jangan atas nama jabatan RT,” kata Siti. Jangan sampai ada ketua RT mengajak warga memilih salah satu pasangan calon dalam pilkada. Apalagi kalau ada ketua RT yang ikut menjadi tim kampanye atau tim sukses paslon. (alf/tyo)

Ketatnya pertarungan ini menurut pakar politik Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang, M Mubarok Muharam berpotensi terjadi politik uang. Upaya tersebut dilakukan untuk bersaing mendapatkan perhatian warga kota. Untuk itu, Mubarok mengingatkan warga Kota Surabaya semakin

cerdas untuk menentukan pilihanya siapa yang layak menuju balai kota. Sedangkan pasangan cawali dan cawawali harus bisa menjalankan politik santun dan bermartabat untuk mengedukasi warga kota pentingnya berdemokrasi. Sedangkan untuk mendulang suara kekuatan ketua RT dan RW

FOTO: ISTIMEWA

M Mubarok Muharam

sangat berpengaruh. “RT dan RW mempunyai hubungan langsung

dengan warga. Sehingga tidak jarang mereka menjadi mesin politik,” tegas Mubarok. Mantan aktivis Fisip Unair ini menjelaskan, kekuatan warga kota yang sudah memiliki kemampuan memilih yang cerdas membuat berbagai upaya pendekatan pasangan calon yang bertarung di Pilwali Kota Surabaya. “Kemampuan mesin politik RT/RW semakin memikat paslon. Apalagi jika mereka mampu ikut menjadi mesin pendulang suara pasangan calon,” tutur dia. Lanjut Mubarok yang juga Ketua Lembaga Transformasi Letram ini, menjelaskan tidak menutup

Surabaya, Memorandum Bakal calon wali kota (bacawali) Eri Cahyadi menyapa warga RW 06, Kelurahan/Kecamatan Tandes, Rabu (16/9) malam. Ternyata, sambutan masyarakat di sana sangat luar biasa. Di mata mereka, Eri dinilai warga sebagai sosok solutif yang bisa merespons permasalahan warga. Salah satu kerja terukur Eri adalah soal penataan kampung sewaktu menjadi kadis Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang Surabaya. Hal ini yang membekas di ingatan warga. Bahkan sebagai bentuk harapan warga Tandes kepada Eri, mereka memasang spanduk sederhana yang bertuliskan “Iki Penerusku Rek”. Dalam kesempatan itu digelar pertemuan dengan tertib dengan protokol kesehatan. Ketua Lembaga Pemberdayaan

Harapan saya khususnya untuk wilayah Tandes berbagai pembangunan terus ditingkatkan, seperti soal drainase untuk antisipasi banjir,”

Sutono Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Tandes Masyarakat Kelurahan (LPMK) Tandes Sutono mengatakan, pihaknya menyambut antusias kehadiran Eri Cahyadi. "Kami malam ini kedatangan tamu Pak Eri Cahyadi,” ujarnya. Warga pun menyampaikan harapan ke Eri bila kelak menjadi wali

kota Surabaya penerus Tri Rismaharini. "Harapan saya khususnya untuk wilayah Tandes berbagai pembangunan terus ditingkatkan, seperti soal drainase untuk antisipasi banjir,” ujarnya. Sementara itu Eri Cahyadi semakin bersemangat setelah bertemu dengan warga Tandes. Ia mengatakan selama ini program pro wong cilik seperti permakanan yang memberi makanan gratis tiap hari ke puluhan ribu warga. Selain itu ada beasiswa pendidikan, kesehatan gratis, pendidikan gratis ini sudah merata menyasar seluruh kawasan di Surabaya, termasuk di Tandes. “Itu ikhtiar yang selama ini kami kerjakan di Pemkot Surabaya. Jadi kalau bicara A sampai Z soal kampung, saya sudah di luar kepala. InsyaAllah tinggal tancap gas semakin kita kebut penataan kampungnya,” tegas Eri. (udi/tyo)

FOTO: ISTIMEWA

Jangan Uang, tetapi Program SUKAHAR, warga Kecamatan Genteng, berharap para calon membawa program ketika bertemu dengan warga, bukan hanya sekadar iming-iming yang sifatnya sesaat. “Menurut saya program dan visi misi mereka yang paling penting, karena dari situ kita bisa tahu apa yang mereka lakukan ketika memimpin Surabaya,” ujar Sukahar. Menurutnya kalau hanya mengumbar janji-janji manis tanpa diikuti program yang baik maka perlu dipertanyakan. “Janji-janji saja apa lagi memberi uang itu akan merugikan warga Surabaya, tanpa memberi uang kalau programmu baik pasti dipilih sama warga,” papar Sukahar. (mg1/tyo)

RUMAH DIJUAL

FOTO: ISTIMEWA

PARANORMAL

TANAH DIJUAL Dijual Tanah 8000 m2 dipinggir jalan aspal. Hubungi 081330700794 dari Ngoro menuju Trawas.

ANEKA KEBUTUHAN ELEKTRONIK DICARI

Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS)

SHOWROOM MOTOR

75

MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani

HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104 00.21/07-27/08

LOWONGAN

RUMAH DIJUAL Kebal Bacok (langsung dites), Tumbal Usaha, Bisnis, Penglaris, Memisahkan PIL/WIL, Pacar Lari, Susah Jodoh dll. Sedia: Bulu Perindu,Bedak Cleopatra, Gurah Hidung, Gurah Vagina, dll.

Pijat Refleksi Totok Saraf 38.20/06-24/07

PENGOBATAN

KEHILANGAN

38.5/09-9/10 38 23/07 29/08

Jual Rmh Raya Petemon Barat No.44 Sby Cocok utk buka sgl usaha, jln bs utk 2 arah brsimpangan LT.498m2 Srt SHM. Jual Villa utk ush rmh penginapan 10 KT+KM, Dkt Pasar Indah & Hotel Surya Tretes. Lok Strategis Hub: 087761330545 ; 031-5354557.

Keterangan: - Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan Nominal jaminan yang disyaratkan. - Jaminan HARUS sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. - Biaya yang timbul sebagai biaya mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang.

Syarat-syarat lelang : Memiliki akun yang telah terverifikasi pada alamat domain https://www.lelang.go.id, tata cara dan panduan mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Prosedur Lelang” dan “Panduan Penggunaan” pada domain tersebut. Objek lelang dijual dalam kondisi apa adanya. Berikut semua perkara yang ada bila terjadi gugatan dari pihak lain / debitur seusai lelang, maka pemenang lelang tidak akan melakukan gugatan kepada KPKNL Surabaya, Bank Mandiri, dan PT. Duta Balai Lelang. Termasuk juga bila terjadi pembatalan/penundaan lelang. Peminat lelang bisa melihat objek lelang pada masing-masing lokasi objek lelang dimulai pada saat pengumuman s/d 1 hari sebelum lelang. Info lainnya hub. PT. Duta Balai Lelang, Toni Liono 081 134 1000. Surabaya, 18 September 2020

IKLAN PAS

TANAH KAVLING

MOJOKERTO

bersama Mujiaman Sukirno mengikuti aturan yang ditetapkan KPU. “Kami mengikuti aturan yang ditetapkan KPU,” terang Machfud. Pada tahap swab ke dua ini, Machfud berharap sudah nonreaktif. Sehingga dirinya bisa melakukan komunikasi kembali. “Selama ini saya tidak terganggu, melakukan aktivitas seperti biasa saja,” tutur Machfud. Mantan Kapolda Jatim ini, mengingatkan semua lapisan masyarakat tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan. “Saya juga menjaga lingkungan, Alhamdulillah kondisi saya sudah sehat. Dan saya melakukan isolasi mandiri,” pungkas Machfud. (day/mg1/tyo)

Warga RW 06 Tandes bersama Eri Cahyadi.

38.11/09-15/10

Jual Cepat Toko Jln Strategis. Jln Raya Pasar Kembang & Rumah Jln Kupang Krajan LT.330 LB.450 KT.7 Kam.3 SHM. Hub: 081230222797 / 5310794.

Surabaya, Memorandum Sempat tertunda, kini Calon wali kota Surabaya Machfud Arifin dan calon wakil wali kota Mujiaman Sukirno (Ma-Ju) menjalani tes swab sebagai salah satu persyaratan tahapan pilkada, Kamis (16/9). Tes swab yang dilakukan di Graha Amerta RSU dr Soetomo ini dimulai pukul 08.00 dan berlangsung tidak lebih dari 5 menit. Komisioner KPU Surabaya Suprayitno menjelaskan, pemeriksaan kesehatan Ma-Ju ini bersama pemeriksaan dokumen. “Pemeriksaan dokumen Machfud Arifin - Mujiaman kita verifikasi bersamaan pemeriksaan kesehatan,” terang Suprayitno. Pada kesempatan ini, Machfud Arifin menjelaskan pihaknya

Pelaksanaan lelang: - Cara pelaksanaan: Closed bidding pada alamat domain https://www.lelang. go.id - Pelaksanaan lelang: Jumat, 25 September 2020. - Batas Akhir Penawaran: Pukul 09.10 Waktu Server (sesuai WIB). - Penetapan Pemenang: Setelah batas akhir penawaran - Tempat Pelaksanaan Lelang: KPKNL Surabaya, Jl. Indrapura No. 5 Surabaya. - Pelunasan Harga Lelang: 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. - Bea Lelang: 2% dari harga lelang.

BUSANA

TOKO DIJUAL

Sempat Tertunda, Ma-Ju Jalani Tes Swab

PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/031-5012481 Persewaan AC.

PROMO murah tanah kavling siap bangun hanya 24jt-25 jt-an Lokasi desa Balong Mojo Benjeng -Gresik Resmi langsung pemilik, Free balik nama!! pemilik hub: Telp/WA 081232003191 (P.Yudi)

FOTO: MEMORANDUM/DAYAT

Machfud Arifin dan Mujiaman Sukirno setelah melakukan tes swab.

Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan yang terbit melalui Harian Surabaya Pagi tanggal 16 Juli 2020 PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk selaku pemegang Hak Tanggungan I berdasarkan pasal 6 UUHT No. 4 Tahun 1996, dengan jasa pra lelang PT. Duta Balai Lelang akan melaksanakan pelelangan umum melalui perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya terhadap asset debitur an. Yusuf Mulyanto, berupa: Tanah dan bangunan, SHM No. 2372, luas 200 m2, an. Yusuf Mulyanto, terletak di Kel. Penjaringansari, Kec. Rungkut, Kota Surabaya (Harga Limit Rp. 1.829.000.000,-/Uang Jaminan Rp. 600.000.000,-)

Informasi pasang iklan : Kurnia : 081259584829 Jual Rumah SHM LT.128 m2. LB.80. Bangunan 1 lantai dg 2 KT. 2KM + Gudang. Air PDAM 2200watt Telpn. Hrg 1.6M (nego) Hub:089631542404.

kemungkinan RT maupun RW akan ikut menawarkan sesuatu kepada warganya sebagai upaya meraih dukungan suara dalam pilwali. Barok menyebutkan ada 2 tawaran yang disampaikan mesin pendulang suara ditingkatan akar rumput. Pertama, tawaran pragmatis atau jangka pendek yaitu politik uang. Kedua, tawaran jangka panjang yaitu program kerja. “Masyarakat harus cerdas agar memilih berdasarkan program. Jangan tergiur kepentingan sesaat. Namun setelah itu dibiarkan, dan warga menjadi korban,” pungkas dia. (day/tyo)

Warga Tandes Dukung Eri Cahyadi

Sukahar

PROPERTI

JUMAT PAHING, 18 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 4

Telp/WA. 085100644266 17/09 22/10

Hilang BPKB Beat Merah Nopol W-5327-US Nosin.JF21E1116299 Noka.MH1JF21148K116365. An. Iin Rahmawati Jl.Cendrawasih Bundaran 68 Waru. Hilang BPKB Honda Brio Merah Nopol W1211-NXNosin.L12B31408054Noka.MHRDD 1770DJ481958An.Ida Ediah Jl.Cendrawasih Bundaran 68 Waru. Kehilangan BPKB L1976 WC Daihatsu thn 2010 Sunarto Darmo Indah Asri AD.42 Sby. Noka. MHKV3BA3JAK009300 Nosin. DF82434. Kehilangn BPKB L-8304-LJ Frod thn 2003 Alberet Panca Sidosermo Indah 2/7 Sby. Noka.MNBLSFE403W356135 Nosin.WLAT420825. Hlg BPKB no.pol L-3761-ZT a.n Gatot Siswoyo d.a Banjarsugihan 4-B/25 05/04 Tandes Surabaya. Hilang Buku Kir L.8404.UC HARTONO GUNOHARDJO JL.PUCANG SEWU 8/19 SBY. Hilang Buku Kir L.8810.UK / SB.281286.K PT.JAYA SAKTI LINGKUNGAN HIDUP JL.GRAHA CITRA BLOK E-2/53 SBY. Hilang Buku Kir L.8161.UJ/238025.K PT. NIAGA TRANS SENTOSA JL.KALIMAS BARAT 18-C SBY.

KEHILANGAN HLG STNK YMH VEGA 2013 L-6713 YJ W.HTMAN.TRISGIANOORABDIRAKHMAN, SE. MANUKAN LOR 4D/33 SBY. Hilang STNK mobil Toyota Sedan thn 2001 L-1286-SV A/N:Tribagus Wahyudi D/A: Nginden 95. Hilang STNK spd motor Suzuki thn 2003 L2639EQ A/N: Asmadi D/A: Semampir Selatan 2-A/141. Hilang STNK spd motor Honda thn 2014 L2818-CX A/N: Diah Purnamawati D/A: Penjaringan Timur XII/PL-23. Hilang STNK spd motor Honda thn 2015 L6813-EW A/N: Ayuna Silvana D/A: Karang Gayam 25. HILANG STNK HONDAVARIO 2015 HITAM W-3749-WW (THOATUL MAR’AH) 0857 3010 1102. HILANG STNK HYUNDAI i 10 2011 HITAM W-1082-PT (WINDA KRISTINA KURNIA PUTRI) 081232990806. HILANG STNK SUZUKI HAYATE 2011 PUTIH BIRU W-5331-TT ( M.MUCHTAR ) 085334612251. Kehilangan BPKB L-1835-BL Toyota thn 2012 Betta Alfianti Wonorejo Sby Noka. MHFXW42G5C2216146. Nosin.1TR7261040. Hilang STNK Spd Mtr Honda th’2015 Nopol L-6615-KF An.Susiyanti D/a.Karah I/53 Sby. HLG BPKB AG-5973-DF AN.SUBUR SASMITO DS.TRETEK KEC.PARE KEDIRI. HLG BPKB AG-4507-E AN.H LUKMAN HAKIM DS.NGINO KEC.PLEMAHAN KEDIRI. Hlg STNK Vario W-4732-NJ An.Ima Nuknimah D/a.Ketegan 013/003 Taman Sda.

KEHILANGAN Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.150862.K ERLIM DHENNY GUNAWAN JL.SURABAYA. Hilang Buku Kir L.8660.UF/SB.138218.KALI MUSTOFA JL.PANDEGILING 1/18 SBY. Hilang Buku Kir L.9397.US/SB.166979.K PT. BHIRAWA.MS JL.HAYAM WURUK 52.A SBY. HILANG STNK HONDA GL PRO 2005 MERAH W 6180 QJ (ASBUDI) 031-8967284. Kehilangan Stnk W3923BM th. 2018 An. Suharno Jl. Intan 2.8/27 KBD RT 5/13 Petiken Driyorejo Gresik

Kehilangan stnk W4187JZ th. 2014 An. Susetyorini Pasar cerme 31 RT 2/1 Cerme lor Cerme Gresik Kehilangan stnk W4223AZ th. 2017 An. Moh. Azar Pamungkas Ds. Sembungan Kidul RT 3/2 Dukun Gresik Kehilangan stnk W6134KX th. 2011 An. David Wahyudi Ds. Dadapkuning RT 3/2 Cerme Gresik Kehilangan stnk W4557LN th. 2015 An. Fatimah Ds. Kawistowindu RT 2/1 Duduk Sampeyan Gresik

LAYANAN IKLAN PAS SURABAYA TENGAH

SURABAYA TIMUR

Wonorejo I/63

5460513

Kedung Baru No. 104 8792004

Jetis Kulon I/32

8289784

Jedong I/ 20

Simo Gunung Baru 24 5685065 Ngagel Dadi III/1 08819504155 Manyar Sabrangan 9i/94

70241128

Semampir Kelurahan 39

0315920722

SURABAYA BARAT

5039948

Pucangan VII/26 08970324411 Pucang Anom 41

5025002

SURABAYA SELATAN Taman Waru Permai A/67 8550709 Blimbing X/111 P.Candra

8674774

Karang Rejo VI/25

8280245

Jemur Wonosari Lbr 65

8491289

Manukan Tengah 19N/1 7405142

Kutisari Indah Utr 7/48

8481219

Adityawarman 46A

SIDOARJO

Petemon Barat

70235999 5663195

SURABAYA UTARA Karang Asem IV/47 KedindingTghBaru10/7 Lebak Rejo 34

3894874

Masangan Kulon 6S Buduran Sda

7877390 8969925

3773148

Avia 192 Kwadengan

8964135

38205709

Rembang Sel 41B

3573859

Simolawang I/82 Sby

085100380511

LAMONGAN DIDIK NEWS Kombes Pol M.Duriyat 42 085100711819


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

JUMAT PAHING, 18 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

4 Budak Sabu Kepulauan Diberangus Ungkap kasus dimulai Selasa (15/9). Berawal ketika Polsek Pasongsongan mendapat informasi ada pesta sabu di wilayahnya. Penyelidikan intensif kemudian dilakukan aparat kepolisian disebuah rumah kosong. Setelah dilakukan pengecekan H Matsiri (40), warga Dusun Benteng, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan yang menggelar pesta kristal haram tersebut. “Penggerebekan disertai penggeledahan dilakukan aparat

dilokasi ditemukan sejumlah barang bukti,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S kemarin. Sabu yang diamankan seberat 0,27 gram berikut seperangkat alat hisap, korek api, dan empat sedotan plastik. Di hari yang sama sekitar pukul 18.00, giliran Polsek Kangayan meringkus Nih Fajar (36), warga Dusun Kettep. Desa/Kecamatan Arjasa, dan Hairul Anam, warga Dusun Tellok, Desa Pagerungan Besar,

FOTO: MEMORANDUM/URI

Sumenep, Memorandum Peredaran narkoba jenis sabu di Kabupaten Sumenep semakin masif. Dua hari terakhir tiga pengedar dan satu pemakai diamankan jajaran Polres Sumenep di tempat berbeda.

Empat penyalah guna narkoba menunjukkan barang bukti yang diamankan aparat.

Kecamatan Sapeken. Bedanya, kedua budak sabu tersebut diduga kepanjangan dari mata rantai pengedar. Me r e k a d i t a n g k a p d i Pelabuhan Patapan, Desa

Kangayan. Penelusuran Memorandum, kedua tersangka diketahui kerap bertransaksi di wilayah itu. Bahkan tidak menutup kemungkinan, mobilitas memenuhi pesanan

konsumen dilakukan di beberapa wilayah kepulauan lainnya. “Setelah dilakukan penyelidikan dan dinyatakan A1 aparat langsung melakukan penangkapan disertai

penggeledahan,” beber AKP Widiarti. Hal ini diperkuat dari sabu yang diamankan yang mencapai berat 3 gram. Salah satu tersangka bahkan sempat

berupaya menghilangkan b a ra n g b u k t i s a b u y a n g disimpan di bungkus rokok dengan cara dibuang ke laut. Beruntung aparat lebih sigap. Pengakuan kedua tersangka, sabu itu miliknya. Namun hal ini masih dilakukan penelusuran lebih dalam. Pada Rabu (16/9), Ajib Abdul Malik (21), warga Dusun Mandar, Desa/Kecamatan Sapeken yang ditangkap di rumahnya. Dari tangan Ajib, disita satu paket sabu seberat 0,34 gram dan satu paket plastik yang masih sisa 0,1 gram. “Dari tersangka yang ditangani Polsek Sapeken juga disita uang Rp 200 ribu. Semua tersangka sudah diamankan di polsek masingmasing,” tegasnya. (uri/epe)

10 Staf Positif, Layanan RSUD Syamrabu Dipastikan Tak Terganggu Bangkalan, Memorandum Risiko besar tenaga kesehatan tertular covid terbukti di RSUD Syamrabu Bangkalan. Sebanyak 10 tenaga medis dan adminitrasi terkonfirmasi positif berdasar hasil tes swab. Salah satunya wakil direktur dr Farhat Suryaningrat. Dokter yang sekaligus ketua IDI Kabupaten Bangkalan tersebut kini dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya. Juru bicara Satgas Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Bangkalan, Agus Zein Sugiyanto membenarkan kabar ini. “Mereka ada yang berstatus tenaga medis dan ada yang bertugas di bagian administrasi,” terangnya, Kamis (17/9). Sembilan staf lainnya yang terpapar kini diisolasi di RSUD Syamrabu. Agus mengingatkan agar warga Bangkalan lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti diamanatkan Inpres Nomor 6/2020. “Terutama ketentuan wajib pakai masker jika berada di tempat umum, harus benar-benar dipatuhi,” tegasnya. Imbauan itu menyusul perkembangan pandemi dalam dua pekan terakhir di Kabupaten Bangkalan yang menunjukkan tren memburuk. Bahkan ada indikasi beberapa kantor OPD (organisasi perangkat daerah) menjadi klaster baru penularan. Sebab, selain RSUD Syamrabu juga ada seorang aparatur sipil negara (ASN) di kantor Kelurahan Pangeranan, Kecamatan Bangkalan, juga positif terpapar. “Jadi mari kita semakin waspada dan ekstra hati-hati. Patuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah,” harap Agus. Direktur RSUD Syamrabu dr Hj Nunuk Kristiani mengingformasikan, kondisi stafnya yang menjalani isolasi sudah semakin membaik dan stabil. Termasuk dr Fahat Suryaningrat. “Hanya satu yang butuh bantuan oksigen. Selebihnya hanya menjani isolasi dan perawatan medis biasa, karena kondisinya semakin membaik,” ungkapnya Dia menegaskan, situasi ini tidak menghambat pelayanan di RSUD Syamrabu. Proses layanan medis di semua poli dan instalasi rawat inap (irna) maupun warga yang rawat jalan tetap normal. Namun pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan diperketat. Untuk mencegah meluasnya penyebaran, seluruh ruangan setiap hari disemprot cairan disinfektan dan meniadakan jam besuk. “Jadi untuk sementara tidak boleh ada keluarga atau kerabat pasien yang menjalani rawat inap berkunjung ke RSUD,” pungkas wanita yang tidak pernah lepas dari jilbab tersebut. (ras/epe)

SIPKD Kabupaten Sampang Diretas Sampang, Memorandum Data SIPKD (sistem informasi pengelolaan keuangan daerah) Kabupaten Sampang, diretas. Pembobolan data terjadi beberapa hari lalu ketika hendak diperasikan petugas tidak bisa. Syarat untuk memulihkan atau pengembalian data SIPKD yang hilang, peretas meminta tebusan sebesar Rp 500 juta. Namun, pemkab memastikan menolak permintaan itu. “Hacker sempat minta tebusan, bukan berupa uang. Tapi kami diminta membeli koin atau apa istilahnya. Kami tolak dan lebih baik entri ulang,” ujar Sekretaris Daerah (sekda) Sampang, Yuliadi Setiyawan, Kamis (17/9). Pihaknya mengaku telah melakukan antisipasi untuk menyelesaikan semua data SIPKD dengan berbagai cara. Sehingga data yang hilang dari OPD dapat teratasi. “Sebetulnya, SIPKD sudah tidak ada masalah, hanya saja OPD harus lembur melakukan entri ulang sebagian data,” lanjutnya. Informasi yang diterima sekda, peretas diduga dari warga Amerika. “Hacker diketahui berasal dari Amerika dan lengkap dengan alamatnya,” katanya. Supaya peretasan data tidak terulang, pihaknya melakukan koordinasi dan memerintahkan dinas komunikasi dan informasi (diskominfo) untuk lebih meningkatkan keamanan server. “Setelah semua teratasi, kami langsung meminta diskominfo agar meningkatkan keamanan server,” tuturnya.(*/hs/epe)

FOTO: MEMORANDUM/IST

Pelayanan di RSUD Syamrabu tetap berjalan normal dan dr Hj Nunuk Kristiani (inset).

Sumenep, Memorandum Setelah menunggu puluhan tahun, masyarakat Kepulauan Kangean akhirnya memiliki rumah sakit umum daerah (RSUD) tipe D setelah diresmikan Bupati Sumenep A Busyro Karim, Rabu (16/9). Rumah sakit yang terletak di Kecamatan Arjasa Kepulauan Kangean itu, dibangun sejak 2016. Dalam waktu dekat sudah bisa dioperasikan meski sejumlah fasilitas atau bangunan masih dalam tahap penyempurnaan. Saat ini RSUD Kangean sudah memiliki 78 orang tenaga medis yang terdiri dari dokter umum, dokter gigi, dan analis farmasi. Ke depan rumah sakit itu masih membutuhkan dokter spesialis. “R S U D d i Ke p u l a u a n Kangean dibangun dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat kepulauan. Rumah sakit tipe D merupakan kebutuhan utama masyarakat kepulauan. Nanti semua keluhan kesehatan bisa ditangani di sini,” ujar bupati. Dengan keberadaan rumah sakit yang diberi nama RSUD Abuya tersebut, Bupati Busyro berharap bisa memberikan ruang kepada dokter, perawat atau tenaga kesehatan yang asli warga kepulauan untuk mengabdi di daerah sendiri. Menurut bupati, pembangunan RSUD sejak 2016

Bupati A Busyro Karim meninjau RSUD Abuya Kangean.

telah menghabiskan anggaran puluhan miliar. Dan saat ini pembangunan juga sedang berlangsung dengan anggaran

hampir Rp 25 miliar. “Setelah ada RSUD di Kangean nanti bisa dimanfaatkan oleh semua

pihak khususnya ASN (aparatur sipil negara) yang mau naik tingkat. Karena untuk mendapatkan surat keterangan

bebas narkoba bisa melakukan tes di RSUD Kangean. Tidak perlu ke daratan,” tandas bupati. (aan/epe)

PENGUMUMAN DAN PANGGILAN TERHADAP DEBITUR KPR BTN GRESIK Menunjuk Perjanjian Kredit KPR-BTN antara Saudara dengan Bank BTN, maka dengan ini Bank BTN Kantor Cabang Gresik yang berkedudukan di Komp. Multi Sarana Plaza Blok C No. 1 Jalan Gubernur Suryo Gresik, Telp : (031) 3973455, mengumumkan dan memanggil saudara dengan deklarasi pernyataan sbb : 1. Bahwa Saudara telah wanprestasi/cidera janji dengan melanggar Perjanjian Kredit KPR-BTN yang telah disepakati bersama. 2. Bahwa selanjutnya kami menagih dan memanggil Saudara untuk segera melunasi kewajiban Saudara paling lambat 7 hari kalender sejak diiklankannya pengumuman dan pemanggilan ini. Apabila Saudara mengabaikan maka kami akan mengambil langkah-langkah sesuai ketentuan Bank antara lain : lelang eksekusi Hak Tanggungan, Penjualan langsung dengan alas hak Surat Kuasa Menjual dan/atau Pengalihan Piutang (Cessie) sebagaimana yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata : Pasal 613). 3. Bahwa bersama ini pula, kami mengundang investor baik perorangan, maupun badan hukum untuk segera mengajukan surat penawaran minat pembelian barang agunan Bank tersebut. 4. Bahwa terhadap debitur yang akan menyelesaikan tunggakannya dapat menghubungi Kantor Cabang BTN Gresik dan bagi debitur yang telah menyelesaikan kewajibannya mohon pengumuman ini diabaikan. Adapun nama dan nomor debitur KPR BTN yang kami panggil : FOTO: MEMORANDUM/SJK

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Akhirnya Kangean Punya RSUD

Bupati Baddrut Tamam didampingi kapolres dan dandim sidak gudang tembakau.

Sidak Gudang

Bupati: Harga Sudah Untungkan Petani Pamekasan, Memorandum Bupati Baddrut Tamam inspeksi mendadak (sidak) dua gudang tembakau besar di Pamekasan. Da l a m s i d a k , d i a m e m a n t a u langsung proses transaksi pembelian tembakau milik petani, mulai penyortiran, penimbangan, hingga memutuskan harga. Sidak pada Rabu (16/9), dilakukan untuk memastikan proses pembelian tembakau di gudanggudang berpihak kepada petani. Hasilnya, bupati mengungkap jika harga yang diterima petani sudah sesuai dengan hasil pertemuan antara pihak pabrikan dengan petani tembakau yang dimediasi Pemkab Pamekasan. “Setelah melakukan sidak, harga terendah milik petani dengan kategori tembakau sawah Rp 36 ribu per kilonya. Kemudian juga ada Rp 42 ribu per kilonya,” ungkapnya. Dalam pertemuan sebelumnya, ada kesepakatan menentukan break event point (BEP) dengan tiga kategori. Hal itu untuk melindungi

petani agar tidak merugi. Tiga kategori meliputi tembakau sawah Rp 32 ribu/kg, kategori tembakau tegal Rp 41 ribu/kg, dan kategori tembakau gunung Rp 54 ribu/kg. “Berdasarkan BEP tersebut kami menemukan pembelian tembakau petani sudah melebihi BEP melebihi harga terendah yang ditetapkan Pemkab Pamekasan,” pungkasnya. Dua gudang yang jadi sasaran sidak adalah milik PT Djarum dan PT Alliance One Indonesia (AOI) di Jalan Raya Nyalaran. Bupati menegaskan, pemkab tetap berkomitmen untuk memberikan perlindungan pada petani dan pabrikan. Selain itu, pemkab juga membentuk tim khusus untuk memantau langsung beberapa gudang tembakau di Pamekasan. Ini sebagai langkah pengawasan pembelian dari pabrik ke petani. “Jadi jangan sampai ada tembakau yang bagus, namun pabrikan justru membeli dengan harga yang murah,” harapnya. (sjk/epe)

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59

NOMOR DEBITUR 6101020028955 6101020034867 6101050000692 6101030010269 6101020037718 6101020040567 6101020034558 6101020029977 6101020043701 6101010052354 6101020037124 6101050003917 6101030016639 6101010045323 6101010017273 6101010010548 6101010025527 6101010012045 6101020022551 6101010020878 6101020024511 6101020033340 6101010042668 6101010078392 6101010026476 6101020005240 6101030017708 6101030018885 6101050009840 6101010077469 6101010080810 6101020026393 6101010033384 6101010033392 6101030019784 6101020080397 6101050008399 6101020028468 6101050023187 6101020071500 6101010073261 6101030028034 6101050013815 6101050008682 6101030008678 6101020024464 6101010079487 6101020030790 6101170009186 6101020004993 6101020028175 6101020048214 6101010011879 6101020029082 6101020034760 6101010042676 6101050014594 6101030022606 6101030007533

NAMA DEBITUR BUDIANTO SURADI YUYUS EKO KRISBIANTO MUHAMMAD ARIFIN SONNY KURNIANTO AGUS SRI WIDODO SARI AGUNG HIRO PRAB NOFIK ISMANTO SARWO EDY HERMAN SETIADI EMBENG MUHAMMAD ALAMIN KURDI SAMSU PRAWITO SURAYA RUDY YULIANTOHADI WI ASEP SAYFUDIN SUGIANTO AMAN SUSANTO UTAMI YANTI SLAMET ATIM RONY KURNIAWAN MOCH CHOZIN ERNAWATI ACHMAD FAUSIQ SRI ISNAINI MOHAMMAD NURFATONI VIVIE ALFIYAH MUHAMMAD HALIM MUHAMMAD IQBAL ABDULLAH WAFIR KHUSNUN NIDLOM NURDIYANTO NURDIYANTO ACHMAD MUNAWAR MUHAMMAD ABDUL AZIZ SUHARDI EKO NUGROHO AHLIS MUAMMAR NURLATIPAH ZUNIA SUS ANANG PRIYONO ENDY MASRULI ENDANG SRI WAHYUNI BONA RAMANA NOVIANA WIBOWO HERMAN EFFENDY ANDIK YULISTIAWAN JOKO SASMITO KASLAN WIDODO NURDIYANTO ENDANG LESTARI BINTI MUAROFAH MUCHSIN SARNAM BEJA KUSTIANNA ASEP SAYFUDIN MOCH CHOZIN NEVADA DEWATA HERY PURWANTO SUNARKO

ALAMAT PURI DANDER ASRI L / 11 PERUM GRIYA PERMATA SEJAHTERA KAVLING 36 BOJONEGORO JL ARIF RAHMAN HAKIM NEW ELLA 6 DS WEDIGG BESAR KAPAS BOJONEGORO GRAHA SENTOSA A3 / 2 GRAHA SENTOSA C5 / 10 CEPU OMA INDAH MENGANTI G3/05A DS.BRINGKANG GRESIK GREEN MENGANTI B6/14 DS DRANCANG GRESIK PERUM TAMAN ANGGREK G/12 GRESIK GRAHA MENGANTI III 3 NO 02 GRESIK WRINGIN ANOM PERMAI B NO. 10 DS. SEMBUNG GRESIK GRIYA SUCI PERMAI BARU F-1A NO. 20 PERUM KOTA BARU DRIYOREJO JALAN GRANIT NI / 24 ISTANA REGENCY C4 / 24 BANJARSARI TAMAN ASRI AA / 33 DS.BANJARSARI PERUM BUKIT CEMARA WANGI C / 04 DESA SIDOJANGKUNG GRIYA KENCANA MENGANTI DC NO. 12 DS. MENGANTI PERUM ALAM BUKIT RAYA A-8 / 16 GRESIK PERMATA SIDAYU RESIDENCE BS / 166 GRESIK GRIYA SEKAR KEDATON J NO. 03 DS SIDOMUKTI GRIYA SUCI PERMAI BARU J1 NO. 03 GRAHA MENGANTI 2 K2 / 21 DS.PRANTI BHUMMI CERMAI APSARI B / 7 CERME GRESIK PERUMAHAN OMA INDAH MENGANTI F9 / 5 PERUM GRAHA MENGANTI 2 I4 / 02 DS. PRANTI PERUM BUMI CERME APSARI Q / 04 GRESIK WISMA SIDOJANGKUNG INDAH L / 10 GRESIK PERUM BANJARSARI ASRI 14 / 23 CERME PERMATA REGENCY A8 / 1 CERME TATA RESIDENCE C2 / 13 DRIYOREJO GRESIK THE QUEEN RESIDENCE D / 68 CERME GRESIK PONDOK PERMATA SUCI K / 367 DS.SUCI GRESIK MAJU MAKMUR BAGASANTI A / 15 MAJU MAKMUR BAGASANTI A / 15 PERUMAHAN DINARI A / 37 KEBOMAS GRIYA PERMATA INSANI E1/03 LAMONGAN VALENCIA RESIDENCE D/03 LAMONGAN GRAHA INDAH LAMONGAN AF NO. 10 GRIYA ASRI NUSANTARA I2 / 09 LAMONGAN GRIYA PERMATA INSANI C2 / 32 TIKUNG LAMONGAN GRIYA AGUNG PERMATA C / 36 BABAT LEMUJUT-SIDOARJO HEAVENLAND PARK SIDOARJO DIAMOND X NO. 10 KRIAN SEJAHTERA INDAH REGENCY B8 / 07 KRIAN PERUM PERMATA BONANG B2 NO. 14 PERUM PERBON PERMAI C4 / 24 PERUM MUTIARA SUGIHWARASI I / 3 PARENGAN TUBAN PERUMAHAN TASIK MADU II JL CEMARA B5 / 3 PALANG TUBAN DUSUN BRAK RT 003 RW 002 TEBALOAN DUDUK SAMPEYAN GRESIK PERUM DINARI TAHAP II E/232 DESA DAHANREJO GRESIK GREEN CERME C6/17 DS. KAMBINGAN GRESIK BHUMMI JATI PERMAI M/12A GRESIK GRIYA WIHARTA ASR B5 / 07 GRESIK OMAH INDAH MENGANTI H8 / 28 DS BRINGKANG GRIYA KENCANA MENGANTI DC NO. 12 DS. MENGANTI BHUMMI CERMAI APSARI B / 7 CERME GRESIK MADE GREAT RESIDENCE E3 / 01 LAMONGAN PERUM TASIKMADU JALAN BAMBU I/30 TUBAN PERUMAHAN MONDOKAN SANTOSO S / 17 Demikian Disampaikan untuk menjadi perhatian. Gresik, 18 September 2020 PT. BANK TABUNGAN NEGARA (Persero), Tbk KANTOR CABANG GRESIK


HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

Forkopimda Jatim Resmikan Tim Pemburu Pelanggar Prokes

mendapatkan arahan langsung dari Kapolda Jatim Irjenpol M Fadil Imran dan Pangdam V/ Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah. Kapolres Gresik menuturkan, pihaknya mendapatkan arahan untuk membuat mapping pelaksanaan operasi yustisi. Selain itu untuk mengoptimalkan team mobile

ccovid hunter yang telah dibentuk. Supaya kesadaran masyarakat untuk m mematuhi protokol kese ehatan Covid-19 semakin meningkat. “Kami diminta untuk melaksanakan anev/coffe morning setiap hari dengan lokasi di polsek atau koramil secara bergiliran khususnya di daerah rawan covid-19,” ujar

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Balap Lari Liar Dibubarkan Jajaran Polres Probolinggo Kota Prosesi pemberian penghargaan kepada anggota berprestasi.

tenant PT Tunas Artha Gardatama. Keduanya dianggap berhasil menggagalkan pencurian dengan kekerasan di ATM Mandiri, Jl Kawi Kota Malang. “Kami mengapresiasi atas kinerja para anggota. Ini prestasi yang luar biasa. Dalam kondisi pandemi, masih mengungkap kasus dengan barang bukti cukup besar,” terang

Leonardus. Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Malang Kota Iptu Ni Made Seruni Marhaeni menerangkan pimpinan selalu memberikan perhatian. “Penghargaan itu menjadi penyemangat dan motivasi bagi yang bersangkutan dan angota yang lain,” terangnya. (edr/mik)

Probolinggo, Memorandum Polres Probolinggo Kota meningkatkan intensitas patroli untuk kembali membubarkan balap lari liar di masa pandemi Covid-19, di kawasan Stadion Bayuangga Kota Probolinggo, Rabu (16/9) malam. “Preemptif ini kita beri imbauan kepada mereka semuanya bahwa itu adalah hal yang salah. Preventif nanti kita laksanakan patroli, akan kita bubarkan mereka semuanya karena dalam disiplin penegakkan protokol kesehatan. Sekarang berkerumun lebih dari

5 orang akan kita bubarkan,” kata Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Teguh Santoso didampingi Kabag Ops Kompol Hermawan Tjahjono, Kamis (17/9). Menurutnya, balap lari liar ini ada di Jalan dr Moh Saleh, hingga yang terbaru terjadi di Stadion Bayuangga, di Kelurahan Sukabumi Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. “Aksi balap lari liar yang viral dilakukan pada malam hari ini dinilai berbahaya. Hal tersebut karena aksi dilakukan di sekitar pemukiman umum yang meng-

gangu ketertiban umum,” ucap Teguh Santoso. Penertiban ini, kata Teguh Santoso, berawal dari informasi yang diberikan oleh warga yang merasa resah dengan banyaknya pemuda pemudi yang berkumpul tanpa memperhatikan protokol kesehatan. “Intinya janganlah ada kerumunan. Kalau mau viral tidak seperti itu. Corona ini belum tahu kapan berakhirnya. Kota Probolinggo, masih termasuk zona rawan penularan Covid-19,” kata Wakapolresta.(mhd/mik)

FOTO: MEMORANDUM/ARI

Polres Malang Bentuk Tim Khusus Pemburu Pelanggar Prokes

Jajaran forkopimda bersama-sama me-launching tim pemburu pelanggar prokes.

Malang, Memorandum Untuk penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Malang, Polres Malang me-launching Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan (Team Mobile Covid Hunter) di Lapangan Satya Haprabu, Rabu (16/9) malam. Secara resmi, launching dilakukan dengan penekanan tombol oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Malang dan menyalakan sirine kendaraan

“Mengajak masyarakat patuh untuk kebaikan kita semua, untuk kesehatan kita, perlindungan kita, keamanan kita, dan semuanya,” kata dia. (fdn/mik)

Arief. Alumnus Akpol 2001 itu menambahkan, TNI-Polri siap bahu-membahu untuk menyukseskan program penanganan Covid-19 di Jawa Timur. Kapolres dan Dandim pun terus diminta untuk melakukan imbauan kepada masyarakat, juga memberikan penindakan yang tegas bagi pelanggar covid-19. (and/har/mik)

AKBP Arief Fitrianto dan Letkol Inf Taufik Ismail mengikuti video conference.

Pusjarah Polri Kunjungi Tugu Sugeng Suprobo

Para peserta balap lari liar di Stadion Bayuangga dikumpulkan untuk dibina.

FOTO: MEMORANDUM/EDR

Malang, Memorandum Sembilan anggota Polsek Sukun mendapatkan penghargaan dari Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata, Kamis (17/9). Penghargaan itu diberikan atas prestasinya dalam mengungkap kasus narkotika. Kasus yang sangat menjadi atensi pimpinan serta meresahkan masyarakat. Dari pengungkapan kasus itu berhasil diamankan barang bukti 5,7 kg ganja. Selain itu, juga menangkap seorang tersangka narkotika. Penghargaan, juga dimaksudkan untuk membangun, memperkuat harapan dan keinginan terutama dalam memotivasi para personil. Kesembilan anggota itu, Kompol Suyoto SH MH, (Kapolsek Sukun), Iptu Ma’ruf SAP (Kanit Reskrim), Aiptu Eko Setyo Budi PS (Panit I Reskrim), Aiptu Lasmono (PS Panit II Reskrim). Selain itu, Aipda Musa Subana, Bripka Bagus Utoro SPsi, Bripka Randi Kusuma Affandi, Bripka Arif Fauzi dan Brigadir Sutanto. Kesemuanya adalah para adalah anggota Polsek Sukun. Selain anggota polisi, dua warga sipil yakni, Indra Kurnia Wardana Satpam PT Tunas Artha Gardatama dan Riko Yurizal Main-

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk patuh dari berbagai regulasi.

mobil dari Team Mobile Covid Hunter. Dan dilanjutkan pemberangkatan Team Mobile Covid Hunter dengan sasaran wilayah Kecamatan Gondanglegi. Hadir dalam kegiatan ini Bupati Malang HM Sanusi (Bupati Malang), Dandim 0818 Kab Malang - Batu Letkol Inf Yusuf Dody Sandra SIP MIPol, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar SIK MH, Kepala Kejaksaan Negeri Kab Malang Edi Handojo, Ketua PN Kab

Malang Ronald Salnofri Bya, Sekda Kab malang Wahyu Hidayat, Wakapolres Malang Kompol Toni Kasmiri. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan, kegiatan kali ini sudah kesekian kalinya dalam rangka pencegahan penyebaran virus covid. “Rekan-rekan yang hadir disini merupakan garda terdepan,” terangnya. Selama ini sedang dilakukan operasi yustisi dalam penegakan protokol kesehatan

agar meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan protokol kesehatan. “Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi efek jera pada seluruh masyarakat mematuhi protokol kesehatan khususnya saat melaksanakan aktivitas di luar,” pungkasnya. Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko menyampaikan launching ini untuk pencegahan Covid-19. “Agar masyarakat mematuhi aturan,” tuturnya. (*/ari/mik)

Lamongan, Memorandum Pusat Sejarah Kepolisian Republik Indonesia (Pusjarah Polri) mengunjungi Mapolres Lamongan, Kamis (17/9). Kunjungan yang dipimpin langsung Kapusjarah Polri Brigjenpol Apriastini Bakti Bugiansri beserta Kabid Pustaka Pusjarah Polri Kombespol Joko Sarwoko, Kabid Museum Pusjarah Polri Kombespol Frenky Yusandhy dan Kasubid Litbangrah Bid Rahtra Pusjarah Polri AKBP Edi Purnawan ini disambut Kapolres Lamongan AKBP Harun beserta jajaran.

FOTO: MEMORANDUM/TRI

irnya korban melaporkan aksi penggelapan itu kepada Polres Lumajang. Atas aksi penipuan tersebut, korban mengaku merugi sekitar Rp 260 juta. (tri/mik)

Team Mobile Covid-19 Hunter Jaring 20 Pelanggar Prokes Bangkalan, Memorandum Puluhan pelanggar protokol kesehatan (prokes), terjaring razia pasca Team Mobile Covid-19 Hunter di-launching oleh Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, Rabu (16/9). Tim gabungan terdiri dari Polri, TNI dan Satpol PP Pemkab Bangkalan ini, langsung menggiring 20 orang pelanggar prokes untuk menjalani sidang kilat di Pengadilan Negeri. 11 pelanggar prokes divonis menjalani sanksi sosial, dan sembilan pelanggar lainnya membayar denda Rp 50.000. ”Saya berharap, melalui giat ini, masyarakat bisa tergugah untuk lebih disiplin menerapkan prokes sesuai amanah Inpres 6 Tahun 2020,” pinta Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, Kamis (17/9). Lanjut Rama, gagasan baru sebagai tim pemburu warga yang melanggar protokol kesehatan ini sebagai upaya untuk meredam penyebaran Covid-19

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengamati sidang kilat bagi pelanggar prokes.

di Kabupaten Bangkalan. “Sesuai branded (namared) yang kami pakai, personal dalam squat Mobile Covid 19 Hunter itu akan rutin memburu para pelanggar protokol kesehatan. Utamanya mereka yang terdeteksi tidak memakai masker,” sambung Rama.

Dalam praktik di lapangan, tim setiap hari mulai pagi, siang dan malam, akan bergerak melakukan patroli keliling memburu para pelanggar prokes di keramaian publik. Mereka yang terjaring, akan diedukasi dan diberi blanko berisi bentuk pelang-

garan prokes dan harus menjalani sidang di Pengadilan Negeri oleh hakim, panitera dan jaksa. Tugas mereka untuk mengadili dan menjatuhkan vonis terkait bobot hukuman, seperti sanksi sosial atau membayar denda. (ras/mik)

Polres Mojokerto Luncurkan 2 Mobil Pemburu Pelanggar Prokes

Kapusjarah Polri menyatakan, kunjungan kerja ke Mapolres Lamongan ini dalam rangka peninjauan Tugu Sugeng Suprobo di Kecamatan Kedungpring. “Kita lakukan inventarisir seluruh jejak sejarah Polri di Indonesia, termasuk di Lamongan ini sebagai pengingat dan pendorong agar selalu memberikan yang terbaik bagi bangsa,” kata Apriastini. Kapolres Lamongan mengaku bangga dengan kunjungan tim Pusjarah Polri dan berharap jejak-jejak perjuangan Polri akan selalu dirawat. (and/har/mik)

Brigjenpol Apriastini Bakti Bugiansri beserta tim didampingi AKBP Harun di Polres Lamongan.

Abdul Halim

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Gresik, Memorandum Setelah tiga hari menjalankan operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan (prokes) Covid-19, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail mengikuti video conference (vidcon) evaluasi dan peningkatan operasi yustisi, Kamis (17/9). Dalam rapat virtual di aula Mapolres Gresik, keduanya

Ia berharap, masyarakat akan mematuhi peraturan protokol kesehatan sesuai dengan Inpres No 6 tahun 2020 dan warga membiasakan diri dengan menjalanlan 3 M, memakai masker, menjaga jarak,dan mencuci tangan agar kita terhindar dari Covid-19. (pra/mik)

Anggota Polsek Sukun dan Satpam Terima Penghargaan

Masker itu diharuskan membayar denda sebesar Rp 52 ribu, dengan rincian Rp 50 ribu untuk denda pelanggaran, dan Rp 2 ribu untuk biaya perkara.

FOTO: MEMORANDUM/AND

FOTO: MEMORANDUM/PRA

“Kegiatan kali ini mendapatkan hasil 2 buah tilang dengan barang bukti KTP pelanggar Pembinaan ditempat 41 orang, dan Tipiring 6 orang. Di harapkan dengan kegiatan Operasi Yustisi Ini masyarakat sadar dan tidak mengulanginya lagi,” pungkasnya.

Selanjutnya pelanggar dapat membayar denda di loket pembayaran yang telah di sediakan. Untuk pelanggar yang tidak mengenakan masker. Pelanggar

Kapolres-Dandim Gresik Ikuti Anev Operasi Yustisi

Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard Sinambela bersama jajaran turun dalam razia.

humanis aparat operasi y yustisi ini sasarannya adalah Pengendara R2 dan R4 yang melintas dan penertiban penggunaan masker. Apabila tidak mengenakan masker akanndi beri sanksi teguran dan tilang bagi yang melanggar aturan.

Kapolda Jatim Irjenpol Muhammad Fadil Imran didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Taman Bungkul.

F Fajar Zulfikar (30), warga Perum Puri Kartika Asri Blok W/2, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Awalnya terlapor menghubungi saksi Ahmad Rijal Alami, meminta bantuan untuk dicarikan persewaan mobil guna kelancaran bisnisnya. Selanjutnya, saksi mengubungi korban yang juga temannya untuk menanyakan ketersediaan unit mobil yang akan disewakan. Selanjutnya, korban bersama saksi mendatangi rumah terlapor untuk survey alamat dan usaha terlapor untuk memastikan proses sewa unit mobil tersebut diatas. Namun setelah jatuh tempo waktu sewa habis, terlapor meminta untuk perpanjangan kontrak sewa dan pembayarannya dilakukan di akhir sewa. Herannya, saat jatuh tempo terlapor tidak membayar sisa sewa yang dijanjikan. Selain itu terlapor menghilang serta tidak dapat di hubungi. Dari gelagat itulah, akh-

Mojokerto, Memorandum Polres Mojokerto meluncurkan Mobil Pemburu Pelanggar Protokol Covid-19. Peluncuran untuk meningkatkan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan serta pengendalian pandemi di wilayah setempat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexsander mengatakan, tujuan mobil pemburu pelanggar protokol kesehatan secara umum untuk penegakan protokol kesehatan sesuai Inpres Nomor 6 Tahun 2020 serta Perda Nomor2 Tahun 2020 dan Perbup Nomor 22 Tahun 2020. “Kami mendorong masyarakat membiasakan diri untuk melaksanakan 3M, yakni menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan,” katanya halaman Polres usai meluncurkan mobil pemburu protokol kesehatan, Kamis (17/9). Dony mengatakan, cara bertindak mobil pemburu ini dengan melaksanakan patroli

FOTO: MEMORANDUM/NO

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan operasi Yustisi di sejumlah titik di Kota Surabaya. Operasi tersebut bertujuan untuk menjaring pelanggar atau masyarakat yang tak patuh kesehatan. Kegiatan ini secara langsung dilepaskan oleh Kapolda Jatim Irjenpol Mohammad Fadil Imran didampingi pejabat Utama, Pangdam V Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah dan Sekda Prov Jatim, Heru Tjahjono di Mapolrestabes Surabaya. Operasi ini dilakukan secara serentak diseruluh kawasan Kota Surabaya, yang dibagi menjadi tiga tim. Untuk tim pertama bergerak di kawasan Surabaya Barat dan Utara. Tim dua, bergerak di kawasan Surabaya Selatan, dan tim ketiga, di kawasan Surabaya Timur. Hasilnya ratusan warga Surabaya terjaring razia yustisi oleh tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19. Selanjutnya para pelanggar di kenakan tilang KTP dan dibawa ke Taman Bungkul Surabaya, untuk dilakukan penegakan hukum protokol kesehatan. Di tempat tersebut sudah di siapkan tempat sidang yang dilengkapi dengan hakim dan panitera.

FOTO: MEMORANDUM/FDN

Surabaya, Memorandum Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur meresmikan Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19, Rabu (16/9) malam. Peresmian itu dilaksanakan di Lapangan A Mapolrestabes Surabaya.

Polres Blitar Kota Jaring Pelanggar Operasi Yustisi Blitar, Memorandum Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela, kembali ikut turun memimpin operasi yustisi penegakan hukum protokol kesehatan bersama tim gabungan tiga pilar jajaran kota. Polres Blitar Kota meliputi Polsek Kepanjenkidul, Polsek Sukorejo, dan Polsek Sananwetan serta Pemerintah Kecamatan Kepanjenkidul melaksanakan yustisi di JJalan Cemara, Kamis (17/9). “Akan terus kami laksanakan operasi yustisi secara rutin. Hal ini untuk terus men-at dorong agar masyarakat alu secara sadar terbiasa selalu mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang masih merebak ini,” kata Kapolres. Dalam kegiatan operasi yustisi yang dilaksanakan bersama ini mengedepankan sikap

Lumajang, Memorandum Abdul Halim (33), warga Dusun Timur Curah, Desa Bago, Kecamatan Pasirian, harus mendekam dibalik jeruji sel tahanan Mapolres Lumajang akibat aksi nekatnya menggelapkan mobil sewaan, Kamis (17/9). “Tersangka kami tangkap di parkiran Rumah Sakit Islam Lumajang usai menjenguk keluarganya yang sakit,” terang Kasatreskrim AKP Masykur mendampingi Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa,kemarin. tim gabungan terdiri dari Polri, TNI dan Satpol PP Pemkab Bangkalan, tim gabungan terdiri dari Polri, TNI dan Satpol PP Pemkab Bangkalan,Dari tangan tersangka, polisi mengamankan mobil Kijang Avansa warna Putin Nopol AE 1498 EX berikut STNK dari kendaraan tersebut dan surat surat perjanjian sewa menyewa. Penangkapan terhadap tersangka itu berdasarkan laporan dari korban Moch

FOTO: MEMORANDUM/AND

FOTO: MEMORANDUM/RUL

AKBP Arman mengikuti latihan menembak.

Desa Sumur Waru, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. “Tentu saya ingin melihat kemampuan para personel, sehingga apabila ada perlombaan anggota bisa ditunjuk secara langsung untuk mewakili Polres Pasuruan Kota dalam perlombaan menembak,” jelas Arman. AKBP Arman bersama PJU Polres Pasuruan Kota juga melaksanakan foto bersama dengan pimpinan serta PJU Puslatpur Grati, setelah melaksanakan latihan menembak bersama. “Dengan latihan menembak diharapkan personel yang sudah mempunyai izin pinjam pakai senjata api lebih bisa menguasai cara penggunaan senjata, mulai dari penguasaan teknik menembak secara benar sampai bagaimana cara mengatur emosi diri ketika mulai mencabut senjata,” tutup Arman. (*/rul/mik)

Tim Kuro Ringkus Pelaku Penggelapan Mobil Sewaan

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Aleksander sesaat setelah me-launching mobil pemburu.

di pusat keramaian, kemudian melakukan tindakan kepada warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan. “Untuk sanksi, tidak hanya diberikan kepada perseorangan tetapi juga pelaku usaha yang melanggar protokol Covid-19, sesuai Perbup 22/2020, dengan denda 25 ribu per orang, maksi-

mal 500 ribu,” katanya. Rencananya, Dua unit kendaraan Mobile Covid Hunter ini akan dipimpin oleh tim yang akan berpatroli memburu para pelanggar protokol kesehatan. “Kami harapkan dengan upaya ini masyarakat dapat menyadari dan semakin tertib, dan 3M menjadi pola hidup

baru,” katanya. Ia menjelaskan, mulai bulan Agustus pihaknya sudah melaksanakan serangkaian kegiatan yang membuat jera warga pelanggar protokol kesehatan. Di antaranya dengan sanksi sosial seperti membersihkan fasilitas umum hingga push-up. Namun sanksi itu dibuat bahan ejekan. (no/mik)

Tim Pemburu Pelanggar Prokes Tulungagung Diluncurkan Tulungagung, Memorandum Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan di Tulungagung dengan melibatkan tim gabungan secara resmi diluncurkan, Rabu (16/9) malam. Di dalam tim tersebut tidak hanya ada Polri dan TNI, namun juga ada Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung. Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, pembentukan unit pemburu pelanggar protokol kesehatan (prokes) ini merupakan wujud dari keseriusan pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19.

Terlebih jumlah penambahan terkonfirmasi positif Covid-19 di Tulungagung terus bertambah setiap harinya. Terdata hingga saat ini ditemukan 341 terkonfirmasi, di mana 303 lainnya sudah dinyatakan sembuh. “Penambahan terkonfirmasi covid itu ada setiap hari. Data terbaru hari ini jumlah terkonfirmasi di Tulungagung sudah 341 orang, dengan kesembuhan sebanyak 303. Itu artinya covid ini belum selesai,” ujarnya. Pandia menyebut, jika tidak ditangani dengan serius, maka pandemi ini akan memperburuk kondisi sosial ekonomi dan kesehatan masyarakat sendiri. Oleh sebab

itu penegakan aturan protokol kesehatan menjadi kunci di masa pandemi. “Sekali lagi penerapan protokol kesehatan itu ya untuk masyarakat sendiri,” jelasnya. Pandia berharap, tim ini secara bersama- sama melakukan sweeping ke lokasi lokasi kerumunan massa. “Siang malam akan kita perintahkan untuk terus bergerak, melakukan penegakan prokes di masyarakat,” tegas Kapolres. Pandia berharap, tim pemburu ini akan membuat kesadaran masyarakat menerapkan prokes bisa semakin maksimal. (fir/mad/mik)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Kapolres dan PJU Berlatih Menembak di Puslatpur Grati Pasuruan, Memorandum Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman bersama PJU polres menghadiri acara ngopi bareng dan latihan menembak di lapangan tembak Puslatpur Marinir Grati, Rabu (16/9). Kapolres Pasuruan Kota mengatakan, latihan dan ngopi bareng ini untuk meningkatkan kemampuan dalam menggunakan senjata api. “Selain itu, kegiatan tersebut untuk memonitoring kemampuan masing-masing personel dalam menembak sasaran, juga mempererat tali silaturrahmi antara TNI - Polri dan anggota bisa mewujudkan sinergitas lebih erat lagi dengan Puslatpur Grati,” terang Arman. Kedatangan AKBP Arman bersama PJU disambut hangat oleh Komandan Puslatsus Letkol Mar Mario pejabat baru didampingi Komandan Puslatsus MAyor Mar Abdilah pejabat lama di Mako Puslatpur Grati

JUMAT PAHING 18 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 6-7

Kapolres Bangkalan AKBP Eva Guna Pandia bersama forkopimda me-launching tim pemburu pelanggar prokes.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

Bupati Lumajang menerima kunjungan kepala bea cukai.

Banyak Disabilitas Belum Punya Hak Pilih Malang, Memorandum Ketua Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kabupaten Malang Imam Wahyudi menemukan banyak disabilitas yang tidak masuk dalam DPS (daftar pemilih sementara) untuk Pilkada Serentak Kabupaten Malang 2020.

Kunjungan Kepala KPP Bea Cukai

Bahas Ekspor dan Rokok Ilegal Lumajang, Memorandum

Menurut pria yang akrab disapa Yudi, dari DPS yang sudah ditetapkan oleh KPUD Kabupaten Malang pada 12 Agustus lalu, ternyata banyak para disabilitas yang tidak masuk dalam dalam daftar pemilih. “Itu temuan kami dari lapangan. Jadi ketika kami melakukan audensi, didapati banyak saudara kita yang kebetulan penyandang disabilitas namanya tidak masuk DPS. Jika ini dibiarkan tentu mereka tidak bisa mengunakan hak pilihnya dalam pilkada nanti, padahal mereka bisa secara sadar mengunakan hak politiknya,� ungkapnya, Kamis (17/9).

Bupati Thoriqul Haq berharap ada pengembangan ekonomi Kabupaten Lumajang melalui Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo. Banyaknya kegiatan ekspor yang dilakukan industri kayu di Kabupaten Lumajang akan semakin mudah jika Pelabuhan Tanjung Tembaga sudah memenuhi kapasitas bersandarnya kapal besar. “Saya punya harapan dengan adanya Pelabuhan Tanjung Tembaga. Kalau itu berkembang maka akan banyak produk kita yang bisa melewati jalur itu,� ujarnya saat menerima kunjungan kerja Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Pabean Tipe C Probolinggo di ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Rabu (16/9). Thoriqul Haq menjelaskan, ada beberapa industri besar di Kabupaten Lumajang yang sudah melakukan aktivitas ekspor menggunakan kapal yang saat ini hanya bisa diakses melalui Pelabuhan Tanjung Perak. Selain itu, terkait peredaran rokok ilegal yang tidak memiliki cukai resmi, Thoriqul Haq menyampaikan akan terus melakukan upaya sosialisasi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang untuk menekan angka peredaran rokok ilegal. Sementara Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lumajang Yoga Pratomo yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan dirinya akan berkoordinasi dengan OPD terkait untuk menekan peredaran rokok illegal. Salah satunya dengan mengajak para produsen rokok untuk mengurus izin dan cukainya. “Nanti akan kami koordinasikan. Kami akan mengajak para produsen rokok mengurus izin jadi home industry rokok. Nanti akan berpengaruh terhadap para pekerjaannya yang bisa mendapat jaminan, dan menghidupkan perekonomian sekitar,� terangnya. Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Pabean Tipe C Probolinggo Andi Hermawan mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal. Dirinya menjelaskan perizinan cukai rokok home industry berbeda dengan cukai industri besar. “Golongan home industry dan industri besar itu berbeda. Home industry ya lebih rendah cukainya, ya itu ide yang cukup bagus, nanti akan kita tindak lanjuti,� ujarnya. Sementara terkait ekspor, Andi Hermawan mengaku siap untuk membantu Pemerintah Kabupaten Lumajang, karena bagian dari fungsinya memberikan kemudahan pengembangan ekonomi melalui investasi dan ekspor. “Kami sangat siap sekali untuk membantu bapak, juga disuruh mengembangkan ekonomi melalui investasi terutama UMKM dan membantu pengusaha yang mau ekspor,� pungkasnya. (kom/tri/lis)

Tidak main-main, menurut data yang dimiliki lembaganya, Wahyudi mengklaim ada 10.000 penyandang disabilitas yang kemungkinan dalam pilkada serentak Kabupaten Malang tidak dapat menggunakan hak pilihnya. “Data kami seperti itu, tapi masih akan kami teliti lagi dengan menyelidiki langsung ke lapangan. Dari 10.000 itu berapa yang tidak masul dalam DPS. Kemarin kita sudah ke Kecamatan Lawang untuk melakukan sosialisasi. Kasus ini memang menjadi perhatian kami,� terangnya. Ditegaskan, setiap warga

negara yang sudah mempunyai hak pilih, dan sedang tidak dicabut hak politiknya oleh negara, serta tidak mengalami ganguan kejiwaan atau dibawah pemgampuan, berhak untuk mengunakan hak politiknya untuk memilih dalam pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang. “Untuk itu kami minta teman-teman dari KPU yang kemarin melakukan coklit agar lebih jeli lagi mendata di lapangan. Apa saja kategori disabilitas, itu harus dipahami. Saudara kita para difabel harus diakomodir hak politiknya, harus terdaftar dalam DPT nantinya, dan KPU harus bisa menyediakan pendamping khusus, maupun alat yang memudahkan untuk pencoblosan. Hal ini harus diperhatikan,� tegas Wahyudi. Menanggapi temuan dari bawaslu, Ketua KPU Kabupaten Malang Anis Suhartini menga-

FOTO: MEMORANDUM/KIN

Tulungagung, Memorandum Dua anggota Badan Permusyawaratan Desa Pengganti Antarwaktu (BPD PAW), Desa Picisan, Kecamatan Sendang, masa bakti sampai 2024 dilantik. Pelantikan berlangsung bersamaan dengan Rapat Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Des), Sabtu (12/9) lalu. Dihadiri kasi pemerintahan, Muspika Sendang, pendamping desa, kepala desa beserta perangkat desa, BPD, LPM, RT, RW, dan tokoh masyarakat, acara berlangsung khidmat dan lancar. Muselan, Kades Picisan mengatakan anggota BPD itu adalah Sinto yang mengundurkan diri digantikan Sujarwoko. Satunya lagi Puri Rahayu juga mengundurkan diri digantikan Umi Mayasaroh. “Dengan adanya dua anggota mengundurkan diri, maka perlu diganti. Namun prosesnya tetap melalui mekanisme. Salah satunya melalui usulan, kemudian diajukan ke pak Bupati lewat DPMPD. Selanjutnya mendapat SK dan Sabtu kemarin dilantik oleh Bupati diwakili oleh Camat Sendang Bapak Imam Suwoyo,� terang Muselan, Kamis (17/9). BPD ini, lanjut Muselan, memiliki

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Danrem 081/DSJ Bentuk Tim Gowes Ojo Kendor Madiun, Memorandum Guna menyalurkan kegemaran anggotanya dalam berolahraga sepeda, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho membentuk tim gowes yang diberi nama Ojo Kendor. Sejak dibentuk hampir dua bulan yang lalu, tim gowes Ojo Kendortelah melakukan aksi gowesnya hingga ke berbagai kota atau wilayah yang terdapat di jajarannya. Seperti kemarin, mereka melakukan gowes bareng dengan berkeliling ke berbagai pelosok Kota/Kabupaten Madiun yang menempuh jarak hampir 50 Km. Ditemui selesai gowes, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho mengungkapkan alasan yang melatarbelakangi dibentuknya tim gowes Ojo Kendor tersebut. “Selain untuk mewadahi kegemaran anggota dalam bersepeda, melalui tim gowes Ojo Kendor kami juga ingin mengajak masyarakat agar semakin gemar berolahraga, seperti dengan bersepeda,� ujarnya di Makorem 081/DSJ, Kota Madiun, Kamis (17/9). Karena ia menilai, terlebih di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, maka sangat penting untuk dapat menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat dan bugar, sehingga dapat berdampak pada semakin baiknya imunitas tubuh. “Jadi boleh dikatakan dengan menggiatkan budaya berolahraga, kita juga telah mengajak masyarakat untuk melawan dan menekan angka penyebaran Covid-19,� tegasnya. Ditanya tujuan lain dari dibentuknya tim gowes Ojo Kendor, Waris mengatakan, jika hal itu juga sebagai sarana untuk lebih mendekatkan diri dengan anggotanya dan memupuk kebersamaan di antara mereka. (alv/lis)

Ketua Bawaslu Kabupaten Malang Imam Wahyudi

DPT itu juga masih ada ruang untuk perbaikan, masyarakat bisa melakukan pengaduan,� pungkas Anis. (dia/lis)

Dua Anggota BPD PAW Desa Picisan Dilantik

Pelantikan dua anggota BPD PAW Desa Picisan.

tiga fungsi yaitu bersama kepala desa membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa, serta melakukan pengawasan kinerja pemerintah desa. “Harapan kami, ke depannya BPD yang baru dilantik segera bergabung dengan BPD yang lama untuk menyesuaikan diri dengan tugas-tugasnya. Karena masih banyak tugas yang harus dikerjakan, sehingga pembangunan di Desa Picisan bisa berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan masyarakat,� pungkasnya. Sementara itu, Puri Rahayu, anggota BPD PAW baru menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan menjadi anggota badan permusyawaratan desa. “Sebagai anggota BPD baru, saya masih perlu banyak belajar dari para senior. Saya berjanji akan melaksanakan tugas sesuai tugas pokoknya, demi kelancaran program pemerintah desa untuk mewujudkan pembangunan yang diharapkan masyarakat semuanya,� ungkap dia. (kin/mad/lis/*)

KPKNL SURABAYA

KPKNL SURABAYA

Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho bersepeda santai bersama tim gowes Ojo Kendor.

takan, coklit (pencocokan dan penelitian) daftar yang dilakukan KPU berdasarkan data kependundukan yang diterima dari pemerintah. “Pada prinsipnya coklit yang kami lakukan 15 Juli sampai 13 Agustus. Kita melakukannya berdasarkan data yang diturunkan pemerintah, dari DP-4, manakala ada yang belum masuk, dan kami sudah berproses menetapkan DPS 12 Agustus kemarin, tentu bisa difasilitasi dengan mengadakan perubahan,� ujarnya. Dia pun menjamin semua warga negara khususnya masyarakat Kabupaten Malang yang mempunyai hak pilih tetap akan bisa melakukan pencoblosan, termasuk para penyandang disabilitas. “Kami akan berkerja secara profesional, tentu akan kami akomodir, bahkan misalkan

FOTO: MEMORANDUM/DIA

FOTO: MEMORANDUM/KOM

JAWA TIMUR

JUMAT PAHING, 18 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 8

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

Berdasarkan Pasal 6 UU Hak Tanggungan No.4 Tahun 1996, PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk akan melakukan lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, melalui aplikasi e-Auction tanpa kehadiran peserta lelang dengan jenis penawaran lelang secara tertutup (closed bidding) yang dapat dilihat di Website DJKN : https://lelang.go.id atas barang jaminan (objek lelang) milik Debitur atas nama :

Berdasarkan Pasal 6 UU Hak Tanggungan No.4 Tahun 1996, PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk akan melakukan lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, melalui aplikasi e-Auction tanpa kehadiran peserta lelang dengan jenis penawaran lelang secara tertutup (closed bidding) yang dapat dilihat di Website DJKN : https://lelang.go.id atas barang jaminan (objek lelang) milik Debitur atas nama :

1. Sukanti Sebidang tanah seluas 218 m2 berikut bangunan diatasnya terletak di Desa Ngembung, Kec. Cerme, Kab. Gresik, Prov. Jawa Timur sesuai dengan SHM No. 382/Ngembung atas nama Sukanti (Harga Limit Rp. 207,000,000,- ; uang jaminan lelang Rp. 52,000,000,-)

1. Arlinah Sebidang tanah seluas 90 m2 berikut bangunan diatasnya terletak di Desa Sumengko, Kec. Wringinanom, Kab. Gresik, Prov. Jawa Timur sesuai dengan SHGB No. 473/Sumengko atas nama Arlinah (Harga Limit Rp. 137,000,000,- ; uang jaminan lelang Rp. 35,000,000,-)

Pelaksanaan Lelang : Hari/Tanggal Batas akhir penawaran Alamat Domain Tempat Lelang

Pelaksanaan Lelang : Hari/Tanggal Batas akhir penawaran Alamat Domain Tempat Lelang

: : : :

Jumat / 02 Oktober 2020 Pukul 11.00 Waktu Server (sesuai WIB) www.lelang.go.id Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Surabaya Jalan Indrapura No. 5 Surabaya Penetapan Pemenang : Setelah batas akhir penawaran Peserta lelang diharap menyesuaikan diri dengan penggunaan waktu server yang tertera pada alamat domain di atas. Syarat-syarat lelang : 1. Calon peserta lelang dapat melihat objek lelang di lokasi sejak diumumkan. 2. Lelang dilaksanakan dengan penawaran melalui aplikasi lelang internet yang di akses pada alamat domain: https://lelang.go.id. 3. Calon peserta lelang mendaftarkan diri pada aplikasi Lelang Internet alamat domain butir 2 diatas, kemudian mengaktifkan akun dan merekam (scan) KTP dan NPWP dan nomor rekening bank atas nama sendiri. 4. Peserta yang bertindak sebagai kuasa badan usaha diwajibkan mengunggah surat kuasa notarial, akta pendirian SHUXVDKDDQ GDQ SHUXEDKDQQ\D 13:3 SHUXVDKDDQ GDODP VDWX ÂżOH 5. Peserta Lelang diwajibkan menyetor uang jaminan sesuai dengan pengumuman lelang dan harus sudah efektif paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan Lelang. 6. Uang jaminan lelang disetorkan ke nomor Virtual Account (VA) peserta lelang, yang akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain di atas kepada akun peserta lelang. 7. Penawaran lelang dimulai dari nilai limit dan dapat diajukan berkali-kali sampai batas waktu sebagaimana tersebut diatas. 8. Peserta lelang yang ditunjuk sebagai pemenang wajib melunasi pembayaran harga pokok lelang ditambah bea lelang pembeli sebesar 2% paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah lelang, jika tidak maka pada hari kerja berikutnya pemenang dinyatakan wanprestasi, uang jaminan akan disetorkan seluruhnya ke Kas Negara. 9. Kondisi objek lelang adalah sebagaimana adanya (as is). 10. Pemenang Lelang dianggap sungguh-sungguh telah mengetahui apa yang telah ditawar/dibeli olehnya. Apabila terdapat kekurangan/kerusakan baik yang terlihat ataupun yang tidak terlihat, maka Pemenang Lelang tidak berhak untuk menolak atau menarik diri kembali setelah pembelian disahkan dan melepaskan segala hak untuk meminta kerugian atas sesuatu apapun juga. 11. lnformasi lebih lanjut tentang objek lelang, dapat menghubungi PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Regional Retail Collection & Recovery - Region VIII Telp. (031) 5661371-74 atau KPKNL Surabaya Telp. (031) 3523516 Surabaya, 18 September 2020 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Regional Retail Collection & Recovery - Region VIII

: : : :

Jumat / 02 Oktober 2020 Pukul 11.15 Waktu Server (sesuai WIB) www.lelang.go.id Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Surabaya Jalan Indrapura No. 5 Surabaya Penetapan Pemenang : Setelah batas akhir penawaran Peserta lelang diharap menyesuaikan diri dengan penggunaan waktu server yang tertera pada alamat domain di atas. Syarat-syarat lelang : 1. Calon peserta lelang dapat melihat objek lelang di lokasi sejak diumumkan. 2. Lelang dilaksanakan dengan penawaran melalui aplikasi lelang internet yang di akses pada alamat domain: https://lelang.go.id. 3. Calon peserta lelang mendaftarkan diri pada aplikasi Lelang Internet alamat domain butir 2 diatas, kemudian mengaktifkan akun dan merekam (scan) KTP dan NPWP dan nomor rekening bank atas nama sendiri. 4. Peserta yang bertindak sebagai kuasa badan usaha diwajibkan mengunggah surat kuasa notarial, akta pendirian SHUXVDKDDQ GDQ SHUXEDKDQQ\D 13:3 SHUXVDKDDQ GDODP VDWX ÂżOH 5. Peserta Lelang diwajibkan menyetor uang jaminan sesuai dengan pengumuman lelang dan harus sudah efektif paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan Lelang. 6. Uang jaminan lelang disetorkan ke nomor Virtual Account (VA) peserta lelang, yang akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain di atas kepada akun peserta lelang. 7. Penawaran lelang dimulai dari nilai limit dan dapat diajukan berkali-kali sampai batas waktu sebagaimana tersebut diatas. 8. Peserta lelang yang ditunjuk sebagai pemenang wajib melunasi pembayaran harga pokok lelang ditambah bea lelang pembeli sebesar 2% paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah lelang, jika tidak maka pada hari kerja berikutnya pemenang dinyatakan wanprestasi, uang jaminan akan disetorkan seluruhnya ke Kas Negara. 9. Kondisi objek lelang adalah sebagaimana adanya (as is). 10. Pemenang Lelang dianggap sungguh-sungguh telah mengetahui apa yang telah ditawar/dibeli olehnya. Apabila terdapat kekurangan/kerusakan baik yang terlihat ataupun yang tidak terlihat, maka Pemenang Lelang tidak berhak untuk menolak atau menarik diri kembali setelah pembelian disahkan dan melepaskan segala hak untuk meminta kerugian atas sesuatu apapun juga. 11. lnformasi lebih lanjut tentang objek lelang, dapat menghubungi PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Regional Retail Collection & Recovery - Region VIII Telp. (031) 5661371-74 atau KPKNL Surabaya Telp. (031) 3523516 Surabaya, 18 September 2020 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Regional Retail Collection & Recovery - Region VIII

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Indra Anugrah Hardiantoko, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH Direktur: MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Choirul Shodiq SH MH Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Pemimpin Perusahaan: Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Yoyok Khayatullah AMD SE Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

JUMAT PAHING, 18 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 9

Bacawali Pasuruan Tanggapi Tantangan Pembuktian Terbalik FOTO: MEMORANDUM/MTR

Pasuruan, Memorandum Tantangan Forum Komunikasi untuk Pemilihan Kepemimpinan yang Bersih (Formasi Kasih) tentang pembuktian terbalik kepada pasangan bakal calon wali (bacawali) Kota Pasuruan menuai pro dan kontra di mata tim pemenangan keduanya.

Raharto Teno P dan Gus Ipul

Seperti diungkapkan Bang Izul, perwakilan dari tim pemenangan pasangan bakal calon wali kota Teno-Hasjim (TEGAS) menjelaskan, masalah pembuktian terbalik seperti itu bukanlah hal prioritas untuk dilakukan oleh pihaknya. Sebab, menurutnya jika persyaratan yang diberikan kepada KPU Kota Pasuruan sudah diberikan dan diterima oleh KPU serta lengkap, menurutnya sudah anggap cukup. “Kita menghargai pendapat itu, yang penting kita menghormati dan menunggu saja hasil verifikasi data dari KPU. Nantikan bisa clear masalah ijazah tersebut ada masalah atau tidak. Toh itu bukan kewajiban bagi kita untuk

melakukan pembuktian terbalik,” paparnya. Ismail Marzuki Hasan, perwakilan dari tim pemenangan Gus Ipul-Adi Wibowo (GIAT) menjelaskan, mengenai pembuktian tersebut sebenarnya di pihaknya tidak ada masalah terkait gelar ataupun ijazah yang dibuat persyaratan calon di KPU. “Kalau dari kita, kapanpun temen-temen mau ke kita untuk lihat, kita persilahkan kok, yang penting sewaktu kita mendaftarkan Gus Ipul dan Mas Adi ke KPU tidak ada masalah,” ungkapnya. Diberitakan sebelumnya, Formasi Kasih terdiri dari 5 pembesar NGO (non-goverment

organization) yang terdiri dari LBIH Pijar, LSM Pusaka, Pasdewa, Laskar Merah Putih Indonesia, dan LSM Cinta Damai tersebut, menginginkan agar pilkada di Kota Pasuruan masyarakat tidak disuguhi informasi hoax, fitnah, atau polemik yang tidak menyehatkan. Lujeng Sudarto, perwakilan LBIH Pijar mengatakan, keinginan dari Formasi Kasih ini meminta agar masyarakat tidak selalu disuguhi polemik tidak sehat, akibat dari saling menghujat di media sosial (medsos) yang berujung saling membunuh karakter antarpendukung kedua bakal calon wali kota (Bacawali) Pasuruan. “Baru kali ini, kami mendengar polemik masalah ijazah dan sebagainya. Menurut saya, masing-masing pihak dari kedua pasangan calon berani melakukan pembuktian terbalik, lebih transparan, dan akuntabel,” ungkap, Rabu (16/9). (mtr/lis)

Probolinggo, Memorandum Wajah Untung Slamet tampak lesu penuh tekanan saat memasuki ruang Komisi III DPRD Kota Probolinggo. Kedatangannya menghadiri rapat dengar pendapat untuk membahas pengaduan nasibnya yang di PHK sepihak tanpa pesangon oleh PT Amak Firdaus Utomo (AFU) di Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Kamis (17/9). Komisi III menghadirkan Direktur PT AFU Rudianto dan HRD Zainuddin Zuhri, Kabid Hubungan Industrial pada DPMPTSP dan Naker Kota Probolinggo Nurjatim, dan Pengawas Tenaga Kerja Disnaker Provinsi Jawa Timur Ninuk Sri Lestari, beserta Ketua DPC SPSI Kota Probolinggo M Faisol. Untung Slamet yang bekerja sebagai driver loader di PT AFU sejak 15 September 2016 hingga 15 April 2020 dirumahkan tanpa pesangon setelah 3 tahun 7 bulan bekerja di perusahaan yang memproduksi asbes dan bata ringan itu. “Tiba-tiba tanpa alasan yang jelas, saya di PHK tanpa pesangon sejak akhir Juli 2020,” ujar pria asal Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo itu. Menurutnya, selama ini pihak perusahaan tidak memperlakukannya dengan baik. “Pas saya bertanya kepada HRD PT AFU Zainuddin Zuhri, kenapa di PHK sepihak. Sudah meminta untuk bertemu dan membicarakan soal tindakan PHK namun tidak diizinkan,” tandas Slamet. Selanjutnya, kata Slamet, ia berkirim surat pada 24 Agustus 2020 untuk melakukan perundingan guna mencapai kesepakatan. Namun keinginan tersebut tidak mendapat respons. Akhirnya berkirim surat yang kedua pada 31

Agustus 2020. Dalam surat itu menilai bahwa upaya perundingan secara bipartit sudah tidak memungkinkan alias gagal. “Ada tindakan pelanggaran yang dilakukan PT AFU. Saya bersama pekerja yang lain yang di PHK oleh PT AFU dirugikan sebesar Rp 26.677.654. Rinciannya, pesangon Rp 18.558.368, PMK Rp 4.639.592, dan BOP sebesar 15 persen dikalikan pesangon dan PMK Rp 3.479.694,” sebutnya. Merasa tindakan tersebut adalah pelanggaran dan menjadi korban bukan hanya dirinya, melainkan puluhan pekerja lainnya di Kota Probolinggo, Slamet mengadu ke dewan. “Saya mohon Komisi III DPRD Kota Probolinggo bisa membantu menyelesaikan dengan cara meminta PT AFU untuk menjalankan amanah UU Ketenagakerjaan dengan cara membayarkan pesangon kepada pekerja ter PHK yang memenuhi syarat mendapatkan pesangon,” pintanya. Menanggapi hal tersebut, Direktur PT AFU Rudianto, melalui HRD Syaifuddin Zuhri menjelaskan, konologis status Slamet Untung bekerja dengan status karyawan harian lepas, lamaran pekerjaan menjadi karyawan kontrak selama 6 bulan. Catatan menjalankan masa jeda tidak berstatus tenaga kerja. Sedangkan kontrak diperpanjang selama 18 bulan hingga 30 Maret 2020. PT AFU setelah menandatangani kontrak dengan PT Gentong Emas Mulia sebagai outsourching. “Terkait PHK memberikan tali asih sebesar 50 persen dari upah. Kita tidak ingin ada PHK. Namun

kondisi dan situasi pandemi Covid-19. Sehingga iklim usaha belum stabil. Karyawan ingin tetap bekerja dengan status karyawan harian lepas,” tegas Zainuddin. Di sisi lain, perusahaan melakukan penjadwalan perubahan kerja yang resikonya ada pengurangan karyawan sehingga ada 15 orang di bagian bata ringan yang statusnya harian lepas. “Sebelumnya sudah dikumpulkan seluruh karyawan yang akan di PHK. Bahkan, jika kondisi perusahaan sudah stabil dalam pandemi Covid-19, akan ada rencana pekerja Untung Slamet menjelaskan PHK sepihak yang dilakukan PT AFU dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPRD Kota Probolinggo. yang di PHK akan dipanggil oleh perusahaan,” tuturnya. Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG / BADAN PERTANAHAN NASIONAL KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN PASURUAN Kota Probolinggo Agus Riyanto DPRD Kota PROVINSI JAWA TIMUR Probolinggo mengatakan, pihaknya meminta Jl.pahlawan No. 26 pasuruan 67126 Telp. 0343Ͳ424665 Faks. 0343Ͳ428252 DPMPTSP dan Naker Kota Probolinggo segera ŵĂŝů ͗ ŬĂďͲƉĂƐƵƌƵĂŶΛďƉŶ͘ŐŽ͘ŝĚ WŽƐŝƐŝ ͗ ϳΣ ϯϴ͟ ϰϵ͘ϳϯ͟ >^ ϭϭϮΣ ϱϰ͛ ϯϮ͘Ϯϲ͟ d memediasi dan mempertemukan kedua belah PENGUMUMAN TENTANG SETIPIKAT HILANG pihak baik eks-pekerja maupun dari PT AFU. Nomor : 50/2019 “Kami minta DPMPTSP dan Naker upaUntuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang, berdasarkan ketentuan Pasal 59 ayat (2) yakan agar mereka segera dimediasi untuk Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa : mencari jalan keluar yang tidak saling merugikan kedua belah pihak antara eks pekerja Nama Pemegang TGL. KETERANGAN Data Fisik Nomor Hak NO. a.No SU/GS Hak PEMBUKUAN dan PT AFU,” pungkas Politisi PDI Perjuangan b.Tgl SU/GS c.Luas ini. (mhd/yud/lis) 1.

Nomor Berkas Nama Pemohon DI 301

No

Jenis Barang

1 2

Paket sepeda motor sebanyak 11 unit (scrap) Paket sepeda motor roda tiga sebanyak 4 unit (scrap) Honda Win tahun 1996 Nopol S 2070 EP (BPKB ada, STNK ada) Honda Win tahun 1994 Nopol S 3243 EP (BPKB ada, STNK ada) Honda Win tahun 2002 Nopol S 2468 EP (BPKB ada, STNK ada) Honda Win tahun 2002 Nopol S 2449 EP (BPKB ada, STNK ada) Honda Win tahun 1995 Nopol S 3364 EP (BPKB ada, STNK ada) Honda Supra/NF 100 tahun 2000 Nopol S 2104 EP (BPKB ada, STNK ada) Honda Supra/NF 100 tahun 2000 Nopol S 3756 EP (BPKB ada, STNK ada) Honda Supra/NF 100 tahun 2000 Nopol S 3393 EP (BPKB ada, STNK ada) Honda Supra/NF 100 tahun 2000 Nopol S 3753 EP (BPKB ada, STNK ada) Honda Win tahun 2004 Nopol S 3082 EP (BPKB ada, STNK tidak ada) Suzuki Thunder 125 tahun 2006 Nopol S 2553 EP (BPKB ada, STNK ada) Honda Revo/NF 100 TD tahun 2007 Nopol S 2579 EP (BPKB ada, STNK ada) Honda Supra tahun 2005 Nopol S 2557 EP (BPKB ada, STNK tidak ada) Honda Accord CP2A Vti AT tahun 2008 Nopol S 900 EP (BPKB ada, STNK ada) Dumptruck Toyota Dyna Rhino BU88 tahun 1991 Nopol S 8088 EP (scrap) Dumptruck Isuzu TLD58 tahun 1995 Nopol S 8103 EP (scrap) Dumptruck Hino FF172LA tahun 1987 Nopol S 8066 EP (scrap) Dumptruck Daihatsu V82H tahun 1997 Nopol S S8107 EP (scrap) Dumptruck Isuzu NKR 58 Arm roll tahun 1997 Nopol S 9988 H (scrap) Nissan Terrano tahun 1996 Nopol S 22 EP sekarang S 440 EP (BPKB ada, STNK ada) Suzuki Carry tahun 1996 Nopol S 320 EP (BPKB ada, STNK ada) Toyota Kijang KF 60 STD tahun 1997 Nopol S 9955 KB sekarang S 8032 EP (BPKB ada, STNK ada) Isuzu Panther tahun 1996 Nopol S 9403 K sekarang S 343 EP (BPKB ada, STNK ada) Toyota Kijang tahun 1993 Nopol S 9374 K sekarang S 8062 EP (BPKB ada, STNK ada) Kontainer sampah sebanyak 17 unit (scrap) Buku bekas seberat ± 28 ton

3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 17 18 19 20 21 22 23 24 25

26 27 28 29

Harga Limit (Rp) 1.539.000 1.692.000

Uang Jaminan (Rp) 600.000 650.000

Kantor BPPKAD Tuban Dinas PRKP Tuban

3.175.000

1.250.000

Kantor BPPKAD Tuban

2.710.000

1.000.000

Kantor BPPKAD Tuban

2.064.000

800.000

Kantor BPPKAD Tuban

2.202.000

800.000

Kantor BPPKAD Tuban

2.109.000

800.000

Kantor BPPKAD Tuban

687.000

250.000

Kantor BPPKAD Tuban

844.000

300.000

Kantor BPPKAD Tuban

844.000

300.000

Kantor BPPKAD Tuban

844.000

300.000

Kantor BPPKAD Tuban

1.903.000

750.000

Kantor BPPKAD Tuban

2.318.000

900.000

Kantor BPPKAD Tuban

2.125.000

850.000

Kantor BPPKAD Tuban

2.764.000

1.000.000

Kantor BPPKAD Tuban

100.450.000

40.000.000

Sekretariat Daerah

5.667.000

2.250.000

Dinas PRKP

5.667.000

2.250.000

Dinas PRKP

9.623.000

3.800.000

Dinas PRKP

5.667.000

2.250.000

Dinas PRKP

5.667.000

2.250.000

Dinas PRKP

17.028.000

6.000.000

Dinas PM,PTSP, Naker

Lokasi

5.464.000

2.000.000

Dinas PM,PTSP, Naker

14.455.000

5.500.000

Kantor Satpol PP

13.157.000

5.000.000

Dinas Koperindag

9.198.000

3.500.000

20.467.000 24.875.000

8.000.000 9.500.000

Puskesmas Prambontergayang Dinas PRKP Kecamatan Merakurak, Tuban dan Plumpang

PERSYARATAN LELANG : 1. MEMILIKI AKUN YANG TELAH TERVERIFIKASI PADA WEBSITE: HTTPS://WWW.LELANG.GO.ID;

11/10/2000

SURAT KETERANGAN TANDA LAPORAN KEHILANGAN TGL. 02/11/2018, NO,SKTL/773/IX/2018/POLRES. SURAT PERNYATAAN DIBAWAH SUMPA/JANJI, TANGGAL 21/01/2020

: 135388/2019 : DODIK HERMANIS : 12735/2019

PASURUAN, 21 Januari 2020 Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pasuruan BASKORO WALUYO, S.H.,M.H. NIP. 196306281983011001

PENGUMUMAN LELANG

a.315 b.09/10/2000 c.66 M2

Jika setelah tiga puluh (30) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas, maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan Sertipikat yang hilang dinyatakan tidak berlaku lagi.

Jalan Kartini No. 2 Telp. (0356) 321020 Pesawat 172, Nomor Fax (0356) 327985

BADAN PENDAPATAN, PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN TUBAN MELALUI PERANTARAAN KANTOR PELAYANAN KEKAYAAN NEGARA DAN LELANG (KPKNL) SURABAYA AKAN MENGADAKAN LELANG NON EKSEKUSI BARANG MILIK DAERAH BERUPA KENDARAAN DINAS RODA EMPAT SEBANYAK 11 (SEBELAS) UNIT, SEPEDA MOTOR SEBANYAK 24 (DUA PULUH EMPAT) UNIT, SEPEDA MOTOR RODA 3 SEBANYAK 4 (EMPAT) UNIT, KONTAINER SAMPAH SEBANYAK 17 (TUJUH BELAS) UNIT DAN BUKU BEKAS YANG DITETAPKAN UNTUK DIJUAL BERDASARKAN KEPUTUSAN BUPATI TUBAN NOMOR : 188.45/52/KPTS/414.031/2020 TANGGAL 12 FEBRUARI 2020 TENTANG BARANG MILIK DAERAH YANG AKAN DIJUAL BERUPA KENDARAAN DINAS OPERASIONAL DAN ASET LAINNYA DENGAN RINCIAN:

WAHYUDI HARTONO

Dalam waktu tiga puluh (30) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat.

PEMERINTAH KABUPATEN TUBAN BADAN PENDAPATAN, PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH TUBAN - 62311

HM. 414 PAGAK

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Dewan Mediasi PHK Buruh Pabrik Asbes dan Bata


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

JUMAT PAHING, 18 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Alap-Alap Motor Rumah Kos Dibekuk Kapolsek Ngoro AKP Jingga menjelaskan, kejahatan Muhammad Hafidz terbongkar setelah muncul laporan dari korban Sudarwanto, warga Desa Lolawang. Korban mengaku kehilangan motor sejak Mei 2020. “Dari laporan korban, akhirnya mengerucut pada pelaku,” terang AKP Jingga, Kamis (17/9). Sampai akhirnya Unit Reskrim bekerjasama dengan

Tim Resmob Polres Mojokerto mendapat informasi Muhammad Hafidz sedang berada di warung, Desa Curahdukuh, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Tidak menunggu lama, polisi melakukan perburuan dan berhasil membekuk pelaku sekitar pukul 14.00. “Dari tangan tersangka disita motor yang dipakai sarana pencurian,’’ paparnya. Pengakuan tersangka, tidak

kali ini saja mencuri dengan sasaran tempat-tempat kos. Dua kali pelaku berhasil lolos dari kejaran polisi. “Pengakuan pelaku sudah dua kali melakukan pencurian di kawasan Ngoro. Yang kedua dilakukan di rumah Kos Dusun Ngetrep, Desa Sedati, Kecamatan Ngoro pada Juni lalu,” terang kapolsek. Modus pelaku berkeliling mengendarai motor Honda vario 125 tanpa plat nomor polisi berkeliling di kawasan Ngoro mencari sasaran. Sasaran tempat kos yang kondisi gerbangnya tidak dikunci. Salah satu pelaku menyelinap masuk. Motor curian diambil paksa menggunakan kunci letter T, yang sudah mereka

siapkan. Sementara pelaku lainnya menunggu di atas motor untuk memudahkan melarikan jika aksiu kejahatan diketahui warga. ’’Satu sebagai eksekutor satu bertindak sebagai pengawas situasi. Saat beraksi pelaku pilih dini hari saat penghuni kos terlelap tidur,’’ pungkasnya. AKP Jingga menegaskan, satu unit sepeda motor hasil kejahatan disita Mapolda Jatim. “Saat beraksi, pelaku (Hafidz) bersama komplotannya (Shafa Kurnia) yang kini ditangkap Polda Jatim,’’ paparnya. (no/day)

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Mojokerto, Memorandum Alap-alap motor dengan sasaran rumah kos dibekuk anggota Polsek Ngoro. Muhammad Hafidz (23), warga Dusun Tampung Krajan, Desa Tampung, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, tepergok mencuri motor di rumah kos kawasan Ngoro.

Muhammad Hafidz diamankan petugas Polsek Ngoro.

Staf Dispendukcapil Terpapar Covid-19, Layanan Tutup Mojokerto, Memorandum Pelayanan administrasi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto, Jalan Raya Basuni, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto tutup. Hal ini setelah dua stafnya terkonfirmasi positif Covid-19. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto, Bambang Wahyuadi meminta warga bersabar. Karena kantor Dispendukcapil tidak melayani pelayanan administrasi secara tatap muka maupun online. Kata Bambang, dua stafnya terkonfirmasih positif Covid-19 setelah hasil swab keluar pada Rabu, (16/9) malam. Hanya saja, pihaknya resmi menerima surat pemberitahuan pada Kamis, (17/9) pagi. “Kedua staf inisial N (27) dan S (28) asal Surabaya dan Jombang. Saat ini keduanya melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing,” ungkapnya, Kamis,(17/9). Selain melakukan penutupan sementara sejak, Kamis, (17/9) hingga Minggu, (20/9) nanti. Pihaknya juga telah melakukan uji swab terhadap 60 orang petugas. “Ini sedang melakukan swab semuanya, untuk hasilnya kalau tidak besok atau lusa sudah ada. Nanti yang hasilnya negatif tetap masuk menerima pelayanan usai tutup sementara, yang positif isolasi di rumah. Saya harap masyarakat bisa bersabar, dan mohon doa biar bisa membaik dan di buka kembali,” imbuhnya. Babang menambahkan, Dispendukcapil berkordinasi dengan bupati dan juga Gugus Tugas. “Tadi pagi kita langsung di swab dan diminta melakukan penyemprotan. Saya harap masyarakat bisa bersabar, dan mohon doa biar bisa membaik dan di buka kembali,” tandasnya. (no/day)

Puluhan Ribu Siswa SMP Terima Seragam Gratis Jombang, Memorandum Setelah lolos uji kualitas dari balai besar tekstil Bandung, akhirnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang mulai membagikan kain seragam gratis ke 14.500 siswa untuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP). Pendistribusian dipusatkan di satu titik satuan pendidikan untuk menghindari terjadinya penumpukkan massa ketika proses pembagian. “Alhamdulillah, kami terus menyelesaikan pendistribusian kain seragam gratis bagi siswa jenjang SMP baik negeri maupun swasta,” papar Kepala Disdikbud Kabupaten Jombang, Agus Purnomo. Dijelaskan olehnya, pendistribusian dilakukan secara bertahap dan harus mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan oleh pemerintah. “Karena saat ini masih dalam masa pandemi, kami menekankan proses pembagian dilakukan secara bertahap,” jelasnya. Menghindari terjadinya penumpukkan massa, lanjut Agus Purnomo, proses pembagian kain dilakukan pada satu titik di setiap kecamatan. “Kami juga menghimbau kepada satuan pendidikan untuk melakukan secara bertahap,” lanjut Agus Purnomo. Mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Pemkab Jombang ini, menjelaskan kain gratis dibagikan pada 45.469 siswa baru mulai jenjang SD/MI dan SMP/MTs. Puluhan ribu peserta didik baru tadi, berhak untuk menerima bantuan. Rincian total 11.048 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN). Kemudian, 8.583 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) baik negeri maupun swasta. “Untuk jenjang SDN sebanyak 11.048 peserta didik yang menerima. Sementara siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) baik negeri maupun swasta, sebanyak 8.583,” bebernya. Sementara, untuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP) baik negeri maupun swasta sebanyak 14.500 siswa. Sedang siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) negeri maupun swasta yang akan menerima program, berjumlah 11.338 siswa. “Untuk penerima kain seragam yakni siswa kelas I dan VII. Total ada sebanyak kurang lebih 45.469 siswa yang ada di Kabupaten Jombang,” pungkas Agus merinci. (wan/day)

menegaskan, pilkada serentak tahun 2020 akan menjadi tonggak sejarah karena dilaksanakan pada saat terjadi pandemi Covid-19. Sebagai Prajurit TNI-Polri sepenuhnya menyadari bahwa tugas mengamankan penyelenggaraan pilkada serentak adalah kehormatan dan kebanggaan karena sama nilainya dengan menjaga keutuhan NKRI, menjamin terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat. “Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta perangkat pemerintahan sangat menguasai situasi di wilayahnya. Serta mampu menjaga stabilitas keamanan penyelenggaraan Pilkada tahun 2020,” terang kapolres. AKBP Deddy Supr iadi mengingatkan untuk menjaga netralitas TNI-Polri dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020. “Jalin sinergitas antara unsur pemerintah, TNI-Pol-

Ia mengingatkan semua unsur terlibat melakukan mapping, kenali dan netralkan potensi kerawanan, agar tidak berkembang dan mengganggu penyelenggaraan Pilkada serentak 2020. “Tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku terhadap pihak-pihak yang mencoba mengganggu kelancaran Pilkada serentak 2020,” ujar dia. Bhabinkamtibmas dan Babinsa, lanjut AKBP Deddy Supriadi diminta ikut serta menenangkan masyarakat agar tidak resah dengan menyebarnya berita-berita hoax serta menguatnya politik identitas yang dapat menggerus disintegrasi bangsa. “Tugas pengamanan Pilkada 2020 Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi memimpin apel gelar semoga menjadi amal ibadah pasukan kesiapan pengamanan Pilkada Mojokerto 2020. yang akan mendapatkan balasan pahala dari Tuhan Yang ri dan komponen masyarakat dan kelancaran dalam pelaksa- Maha Esa,” tutup Kapolres. untuk mewujudkan keamanan naan tugas,” tegas dia. (war/day) FOTO: MEMORANDUM/ANWAR

Kantor Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto, Memorandum Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi, SIK MIK pimpin apel gelar pasukan kesiapan pengamanan Pilkada Mojokerto Tahun 2020 di Lapangan Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kamis (17/9). Apel gelar pasukan ini, sebagai upaya lembaga keamanan menetralkan potensi kerawanan agar tidak mengganggu penyelenggaraan Pilkada serentak. Hadir dalam apel pasukan itu, Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, Bupati Mojokerto yang diwakili Asisten 1 Didik Qusnul Yakin serta unsur KPU dan Bawaslu. Selain itu turut hadir pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Mojokerto dan perwakilan par tai politik pengusung balon bupati dan calon wakil bupati Mojokerto. AKBP Deddy Supr iadi

Gunakan Aplikasi Zoom, Ning Ita Ajar Daring Siswa SD Mojokerto, Memorandum Program Ning Ita Mengajar, kembali digelar Dinas Pendidikan Kota Mojokerto. Kali ini, puluhan pelajar sekolah dasar (SD) mendapatkan pendidikan secara daring dari Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Rabu (16/9) pagi. Bertempat di Rumah Rakyat Hayam Wuruk 50, Magersari, Kota Mojokerto, puluhan pelajar tersebut mendapatkan materi Pendidikan Agam Islam melalui aplikasi Zoom. Dengan materi yang ringan dan santai, namun mengena, mereka yang masih duduk di bangku kelas empat SD ini nampak antusias. Kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh orang nomor satu di Pemerintah Kota Mojokerto ini, tidak hanya untuk pelajar SD negeri saja. Melainkan, pelajar SD swasta pun juga mendapatkan kesempatan yang sama. “Program Ning Ita Mengajar ini, merupakan inovasi untuk memberikan stimulus kepada anak-anak kami di tengah kondisi pandemi Covid-19. Karena, di usia yang masih sekecil ini mereka harus dihadapkan dengan kondisi yang berbeda,” ungkap Ning Ita. Maksud dari kondisi yang berbeda tersebut, lanjut Ning Ita adalah tidak adanya pembelajaran tatap muka di sekolah. Semua aktivitas pembelajaran dialihkan secara daring dari rumah masing-masing, serta tidak

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

TNI-Polri Siap Netralkan Potensi Kerawanan Pilkada

Wali kota didampingi kadindik memberikan materi pelajaran secara daring.

bisa bertemu dan bermain bersama teman di sekolah. Hal inilah, yang secara tidak langsung berdampak pada psikologis pelajar saat ini. “Hampir lima bulan para pelajar ini tidak bisa mengenyam pendidikan di sekolah. Tentu situasi ini, membawa dampak psikologi bagi mereka. Nah, agar mereka tetap semangat belajar kami memberikan motivasi melalui program Ning Ita Mengajar untuk mengatasi kejenuhan selama PJJ (pembelajaran jarak jauh),” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto Amin Wachid menambahkan program Ning Ita Mengajar, sebelumnya telah dilaksanakan untuk pelajar sekolah menengah pertama (SMP) pada

tanggal 8 Sepetember. Saat itu, antusias para pelajar SMP tak kalah dengan pelajar SD yang pada hari ini juga mendapatkan kesempatan diajarkan oleh Ning Ita. “Alhamdulillah, semangatnya anak-anak kami setelah diajarkan oleh wali kota langsung meningkat. Apalagi, hari ini giliran siswa SD yang distimulus dengan materi Pendidikan Agama Islam langsung dari Ning Ita. Semua pertanyaan dijawab dengan sangat baik oleh mereka, ini luar biasa,” terangnya. Dalam program Ning Ita Mengajar, Dinas Pendidikan telah menyiapkan gadget untuk pelajar yang mampu menjawab pertanyaan dari Ning Ita. Ada dua gadget yang disiapkan untuk dua orang

pelajar yang beruntung. “Tidak hanya pelajar yang mendapatkan hadiah, namun guru-guru juga mendapatkan hadiah dari Ning Ita, berupa Alquran yang dalat dimanfaatkan untuk pembelajaran Agama Islam di sekolah. Alquran tersebut, tidak hanya untuk guru sekolah negeri tapi juga diberikan kepada guru-guru diseluruh Kota Mojokerto,” katanya. Sementara itu, suasana tenang saat Wali Kota Ning Ita

memberikan hadiah gadget kepada salah seorang pelajar SDN Balongsari 5, tiba-tiba berubah menjadi riuh karena sikap polos bocah tersebut. Di tengah-tengah Ning Ita memberikan pertanyaan akan dipergunakan seperti apa gadget tersebut, pelajar yang bernama Achmad Farhan Putranda pun menjawab bahwa gadget tersebut akan digunakan untuk belajar. Namun, saat dipertegas lagi fungsi dari gadget itu oleh wali kota perempuan pertama di Mojokerto ini, bocah SD tersebut menjawab polos yang mengundang gelak tawa para kepala sekolah dan guru-guru yang hadir di Rumah Rakyat. “Ya, kalau tidak ada kegiatan (pembelajaran jarak jauh) mau dibuat main (main bareng/mabar),” ungkap Farhan kepada Ning Ita. Hal serupa juga dirasakan oleh Nayla Salsabila pelajar SDN Kranggan 2. Bocah kelas empat ini, berhasil menjawab pertanyaan dari Wali Kota Ning Ita tentang sikap jujur saat mengerjakan tugas dari rumah tanpa dibantu oleh orangtua. Ia pun berhak mendapatkan hadiah berupa gadget dari Ning Ita. (war/day)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

JUMAT PAHING, 18 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 11

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Ciptakan Mal Tangguh

Ekonomi Tetap Jalan dengan Protokol Kesehatan Covid-19 satgas Covid-19, memberikan sertifikat penghargaan kepada Roxy Square Jember yang diiterima Luis Santana dari manajemen mal tersebut. Ini setelah memeriksa kelengkapan fasilitas protokol kesehatan di sana. Bupati Faida menyebut pelayanan di Roxy Square sudah berbeda dari sebelumnya. Sebab, di tempat ini sempat viral pengunjung yang berjubel. Kini semua tertata dengan menerapkan protokol kesehatan. “Saat ini baik pengunjung dan karyawannya dengan kesadaran penuh menaati protokol kesehatan. Mereka menggunakan APD sangat baik,” terang Bupati Faida. Roxy Square Jember menjadi mal

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Jember, Memorandum Untuk menjaga perekonomian tetap berjalan pada masa pendemi Covid-19, mal tetap buka dengan menerapkan protokol kesehatan. Untuk itu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember mengecek Roxy Square, Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Rabu (16/9) petang. Saat berkunjung ke pusat perbelanjaan tersebut, Bupati Jember dr Faida MMR didampingi Luis Santana, manajemen Roxy Square Jember. Hadir juga Kapolsek Kompol Edy Sudarto, komandan koramil, dan Camat Asrah Joyo Widono. Bupati Faida sekaligus ketua Dan-

Bupati Jember Faida menyerahkan piagam penghargaan kepada Luis Santana, wakil manajemen Roxy Square Jember.

Bupati Faida didampingi Luis Santana bersama muspika mengecek fasilitas protokol kesehatan.

tangguh dan bersertifikat, menyusul Jadi Fashion yang pertama menjadi toko tangguh. Juga telah melakukan fakta integritas, bahwa Roxy Square memenuhi syarat-syarat sebagai mal tangguh. “Hari ini, kami bisa saksikan bahwa Roxy Square memenuhi standar protokol Covid-19 sebagai mal tangguh. Semua karyawan dan pengunjung disiplin yang tak lepas mengikuti ketentuan manajemen,” ungkap Bupati Faida. Menurutnya, manajemen Roxy Square sangat kooperatif dengan gugus tugas. Terbukti, mereka segera memperbaiki pelayanan serta meng-

atur alur pengunjung dengan baik. Gugus tugas pun menilai mal ini telah berkomitmen menjalankan protokol Covid-19. “Gugus tugas menyediakan pengawas protokol Covid-19 di tempat-tempat yang ramai, termasuk di mal Roxy Square ini,” terangnya. Mal, pertokoan, dan pasar tetap bisa beroperasi di masa pandemi berarti ekonomi tetap berjalan yang menjadi harapan bersama semua pihak. Penerapan protokol Covid-19 yang ketat di Jember diharapkan efektif menekan penambahan penularan. “Hingga pada saatnya nanti masuk

kepada zona kuning dan hijau,” tutup Bupati Faida. Manajemen Roxy Square Jember, Luis Santana menyampaikan, pihaknya telah menjalankan standar protokol Covid-19 sesuai instruksi dari Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Jember. “Seperti mulai dari pengunjung diwajibkan untuk menggunakan masker, tersedia fasilitas mencuci tangan sebelum masuk dan pengecekan suhu,” katanya. Untuk karyawan sendiri, pengecekan suhu tubuh juga dilakukan setiap hari. Kewajiban menggunakan masker dan face shield sangat

ditekankan. “Kami melayani supaya ekonomi tetap berjalan. Supaya tenaga kerja juga tetap bisa kerja, standar protokol kesehatan tetap akan kami ke depankan,” ujar dia. Alur jalan bagi pengunjung, dianggapnya tidak terlalu sulit. Sebab, mobilitas penduduk berkurang selama pandemi ini. “Di sini memang kebutuhan pokok yang dilayani menjadi utama. Ini juga alasan kenapa mereka masih ke Roxy,” terangnya. Jam operasional juga dibatasi pukul 21.00, pertokoan sudah ditutup. (jun/edy/udi)

Sekali Kencan Rp 1,6 Juta TR kepada pria hidung belang (pelanggan) di kamar yang ditempati. Selanjutnya dua makhluk lain jenis itu melakukan hubungan intim di tempat tersebut. “Kami sergap tersangka di depan kamar 2021 yang

Sambungan dari halaman 1

dihuninya. Di dalam, ternyata ada wanita dan pria sedang berhubungan intim,” kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Fauzi Pratama, Kamis (17/9) pagi. Fauzi menjelaskan, peng-

DJ Sabu Divonis 7 Bulan, Jaksa Banding “Terbukti menyalahgunakan narkotika terhadap diri sendiri. Mengadili, menjatuhkan pidana penjara selama tujuh bulan, dan melakukan perawatan medis di rehabilitasi,” ujar Yohannis Hehamony. Selain itu, tambah Yohannis, bukti adanya rehabilitasi medis didapat dari Rumah Sakit Wijaya dan rekomendasi asesmen terpadu dari BNNP Jatim. “Fermenta karena sakitnya ketergantungan, dan dijatuhi pidana yang setimpal. Terdakwa menjalani pengobatan rehabilitasi medis,” pungkas Yohannis. Atas putusan itu, terdakwa yang disidang secara telekonferensi dan penasihat hukumnya langsung menerima.“Saya terima Pak hakim,” ucap Fermenta. Lain halnya dengan jaksa penuntut umum (JPU) Rakhmawati Utami, yang langsung mengajukan banding atas putusan itu. Sebab, sebe-

Dituduh Pelakor Awalnya dalam Okay Bos Trans7, Billy Syahputra menyebut Tyas Mirasih seorang pelakor. Namun dipastikan Tyas, dirinya sebagai pelakor itu cuma ada di saat syuting. “Ini syuting dong,” kaya Tyas Mirasih. “Oh, pelakor itu syuting,” timpal Raffi Ahmad bersama Billy Syahputra. Kemudian Tyas Mirasih mengaku tak mau menjadi pelakor. Ia memastikan adegan yang terjadi saat dirinya syuting itu tidak bakal ada di kehidupan nyata. Tyas Mirasih menganggap komitmen suami istri adalah sesuatu yang sakral. Ia tidak mau menciderai hal tersebut. “Eh nggak ada sejarah aku ngerebut pacar atau suami orang. Nggak mau (jadi pelakor),” kata Tyas Mirasih. Lantas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

Sambungan dari halaman 1

lumnya JPU Kejati Jatim ini menuntutnya 7 tahun penjara. “Kami banding,” tegas Utami. Ditemui usai sidang, Utami menegaskan langsung mengajukan banding. “Langsung banding, di persidangan kita langsung banding,” jelasnya. Selain itu, Utami berpendapat bahwa putusan hakim tidak sesuai dengan dua pertiga tuntutan jaksa. Disinggung soal putusan 7 bulan penjara, Utami menjelaskan itu pertimbangan majelis hakim. “Tanya hakimlah,” pungkas Utami. Sementara itu, Agus Mulyo, penasihat hukum Fermenta mengatakan bahwa dirinya menerima. “Itu tadi jawabannya,” ujar Agus. Soal rehabilitasi medis yang diarahkan ke Yayasan Orbit, Agus menegaskan bahwa itu pertimbangan hakim. “Itu keputusan hakim,” pungkas Agus. (fer/nov)

Gasak Sekotak Perhiasan Emas dan Uang disergap anggota Tim Antibandit Polsek Genteng di rumah Rio. Itu setelah, korban sekaligus majikan pelaku, Bambang melapor kejadian yang dialami ke polisi. “Setelah memperoleh laporan, kami segera mengolah tempat kejadian perkara (TKP). Dari sana kecurigaan mengarah ke tersangka Erwin. Dia dibekuk di Pepelegi Indah, Sidoarjo,” kata Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Sutrisno, Kamis (17/9). Sutrisno menjelaskan, Erwin merupakan anak buah korban. Bahkan, dia juga masih memiliki hubungan darah. “Tersangka masih kerabat korban. Makanya di aksi pertama dan kedua, tidak membuat curiga korbannya,” lanjut Sutrisno. Dalam aksinya, Erwin dan Rio, sangat pintar mengelabui korban. Sebelum melakukan aksi pertama, Erwin lebih dulu menggandakan kunci kamar Bambang. Kebiasaan pelaku tinggal di rumah kerabatnya itu membuatnya hafal ketika korban dan istrinya keluar rumah.

ungkapan kasus pada Rabu (9/9) itu bermula dari informasi masyarakat yang menyebut adanya bisnis prostitusi di apartemen kawasan Surabaya Timur. Berbekal petunjuk itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan kasus tersebut

Sambungan dari halaman 1

Kesempatan itu yang dimanfaatkan Erwin dan Rio masuk ke kamar korban. Selanjutnya kedua pelaku menggondol sekotak perhiasan emas berisi gelang, kalung, liontin dan anting-anting. Di aksi sebelumnya, tersangka juga membawa kabur sejumlah uang serta dua kamera DSLR merek Canon yang berada di laci ruang tamu. Akibat perbuatan tersangka, korban mengalami kerugian hingga Rp 128 juta. “Perhiasan sudah dijual. Hasilnya sudah dibagi dua. Mereka menggunakan uang itu untuk foya-foya,” pungkas mantan Kanitreskrim Polsek Simokerto itu. Di hadapan penyidik, tersangka mengaku nekat melakukan aksi pencurian itu karena kebiasaan mengonsumsi minuman keras dan main wanita. Selain itu, mereka merasa gaji yang diterima kurang. “Hasil menjual perhiasan dan kamera buat foya-foya Pak,” ujar Erwin di mapolsek. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 bertanya mengapa dirinya mendapat peran pelakor. Menurut Tyas Mirasih itu benar-benar hanya tuntutan peran semata. “Nggak sebenarnya nggak jadi pelakor, lebih ke antagonis, kadang-kadang jadi pelakor. Ya nggak tahu, ya tanya sama Bu produser PH-nya, walaupun jadi ABG jutek doang,” beber Tyas Mirasih. Menurut Raffi Ahmad, persona Tyas Mirasih memang cocok memerankan karakter tersebut. “Nah dulu mah di PH yang ini teraniaya terus, tiba-tiba sekali dicoba antagonis kata Bu produsernya Tyas Mirasih nggak boleh jadi baik lagi,” lanjut Tyas Mirasih. Meski mendapatkan peran orang jahat saat berakting, Tyas Mirasih mengaku belum pernah mendapatkan pengalaman diperlakukan kasar oleh fans. (dtc/nov)

dengan melibatkan tim siber. “Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan, kami berhasil mengamankan tersangka, korban, dan seorang pria hidung belang. Untuk kepentingan penyidikan, mereka kami giring ke Mapolrestabes Surabaya. Dua orang kami jadikan saksi,” tandas Fauzi. Dalam bisnis esek-esek itu, Chika menawarkan korban (TR) dengan harga Rp 1,6 juta ke para pelanggan. Dari harga sekali kencan itu, Chika meng-

ambil keuntungan Rp 600 ribu. Sementara Rp 1 juta diberikan ke TR. “Si pelanggan juga harus mengeluarkan uang untuk menyewa kamar tersangka (Chika),” lanjut Fauzy. Dari kasus ini, petugas menyita uang tunai Rp 600 ribu dan sebuah HP merek Iphone X. Saat diperiksa, ada sejumlah percakapan transaksi dalam pesan di HP Chika. “Ada percakapan yang mengarah ke proses prostitusi di HP tersangka,” pungkas Fauzy.

Di hadapan penyidik, Chika mengaku sudah melancarkan bisnis haram itu sejak 2020 lalu. Sebelumnya, Chika hanya menawarkan booking kamar apartemen yang sudah disewanya setahun terakhir. “Awalnya memang sewa kamar harian atau bulanan saja Pak,” aku Chika. Chika berkilah, sejak pandemi Covid-19 mewabah, kamar miliknya kurang peminat. Itu yang menjadi alasan Chika untuk berinisiatif menawarkan

Dua Pelaku Curanmor Terekam CCTV dua puluh delapan detik itu dibagikan Zandaru Aditya. Sayangnya saat dikonfirmasi, ia hanya menjawab singkat dan tidak menyebut siapa pemilik motor yang dicuri tersebut. Hanya saja, ia menjelaskan bahwa di kawasan tersebut telah terjadi pencurian sebanyak dua kali dalam seminggu ini. “Sudah dua kali Mas, sebelumnya di daerah Lebak, sekarang toko buku daerah Setro. Yang selalu diincar adalah motor matic,” kata Zandaru, Kamis (17/9). Nampak dalam rekaman yang dibagikan Zandaru, mulanya kedua pelaku mendatangi lokasi dengan berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat. Selanjutnya keduanya memarkirkan motornya di samping Honda Beat korban. Guna menghindari kecurigaan pengunjung toko, seorang pelaku yang mengenakan

baju lengan panjang warna hitam masuk ke toko dan membeli minuman. Sedangkan pelaku lain yang memakai sweter beserta masker berpindah posisi ke motor korban. Sembari mengawasi situasi sekitar, pelaku terlihat berusaha merusak rumah kontak motor menggunakan kunci T. Setelah motor menyala, keduanya segera meninggalkan lokasi dengan masing-masing mengendarai satu kendaraan. Sementara itu, ketika dikonfirmasi Kanitreskrim Polsek Tambaksari Iptu Didik Ariawan menyebut bahwa pihaknya belum mengecek laporan korban. “Nanti coba saya cek Mas. Itu ada CCTV kan, disertakan saja saat membuat laporan supaya membantu kami menangkap pelakunya,” harap Didik. Terpisah, warkop di Jalan Jeruk tepatnya di samping puskesmas disatroni maling. Di aksinya itu, pelaku menggasak tas berisi dua

Sambungan dari halaman 1 unit HP dan STNK mobil, KTP, SIM A dan C milik korban, Rudi Susanto. Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Lakarsantri. “Kalau ditotal kerugian kami sekitar Rp 1,5 juta,” Lutfiyana, istri Rudi Susanto, Kamis (17/9). Kejadian bermula, saat Rudi menjaga warkop miliknya dan meletakkan tas di sampingnya. Sampai akhirnya Rudi tertidur dan bangun sekitar pukul 02.25. Pria ini kaget karena melihat tasnya sudah raib. Mengetahui tasnya hilang, Rudi bertanya ke tetangganya. “Pelakunya laki-laki menurut keterangan para tetangga,” imbuh Lutfiyana. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Lakarsantri Ipda Suwono saat dikonfirmasi masih mengecek ke petugas SPKT apakah ada laporan kejadian tersebut. “Saya cek dulu Mas, terima kasih informasinya,” jelas Suwono. (iah/rio/nov)

Satlantas Polrestabes Surabaya Gelar Donor Darah Covid-19 seperti ini. Selain donor darah, satlantas juga mengadakan bakti sosial dengan membagikan bantuan ke masyarakat terutama yang terdampak. “Satlantas Polrestabes Surabaya terus memberikan karya terbaik dan berkontribusi untuk sesama dengan menggelar donor darah. Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian kami kepada

masyarakat,” kata Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra. Teddy menjelaskan, selain anggota satlantas, acara donor darah juga diikuti polsek jajaran, TNI, dan elemen masyarakat. “Kegiatan donor darah kami lakukan dalam satu hari ini. Besok juga ada rangkaian kegiatan lain,” lanjut Teddy. Dalam pelaksanaan donor darah, masih kata Teddy, pihaknya menekankan untuk tetap

Sambungan dari halaman 1 mematuhi protokol kesehatan dalam mencegah persebaran serta penularan Covid-19. Para petugasdanpesertawajibmemakaimaskerdan sarung tangan untuk menjaga kesterilan diri. “Dengan kegiatan donor darah ini diharapkan dapat lebih mendekatkan antara anggota Polantas dengan masyarakat,” pungkas mantan Kasubdit Provos Bidpropam Polda Jatim tersebut. (fdn/nov)

Kabur ke Rumah Pacar, Ditawari ke Gereja dan Ditanya Baptis tersenyum. “Jadi kapan Eli bersedia dibaptis?” imbuh Nia. “Dibaptis?” kata Eli dalam hati, “Kenapa mama Agus bertanya begitu?” Hal ini lantas ditanyakan Eli kepada Agus. Apa jawaban Agus? “Aku ngomong ke Mama kalau kamu diusir papamu dari rumah. Aku juga ngomong hendak nikah sama kamu.” “Tapi itu bukan berarti aku mau masuk agamamu.” “Aku tahu. Itu hanya persepsi Mama. Maafkan Mama. Maafkan aku juga.” Akhirnya Eli pamit ke rumah paman di Malang. Dalam perjalanan, Eli mencoba menegaskan bahwa dia tetap akan memperjuangkan cintanya vs Agus asal pemuda

itu bersedia ber-Islam. Dua pekan berselang. Eli mendapat kabar bahwa Agus bertengkar vs kedua orang tuanya karena minta izin masuk Islam agar bisa menikah dengan Eli. Ceritanya hampir sama dengan Eli vs orang tuanya. Agus lari dari rumah. Mereka bersama-sama tinggal di rumah paman Eli di Malang. Seorang ustaz. Namanya sebut saja Azis. Untuk menghindari fitnah, Agus dan Azis dinikahkan. Saat kembali ke Surabaya, Agus dan Eli kembali mencoba memperjuangkan cinta mereka. Keduanya sekuat tenaga memengaruhi keluarga masing-masing, namun tidak juga berhasil. Hari berganti hari, minggu berganti minggu, ternyata hasib baik tidak mendu-

jasa esek-esek. “Sepi Pak sejak corona. Saya coba-coba tawari pelanggan dengan layanan begituan. Dan ternyata banyak peminat,” lanjutnya. Sejak pertama menjalankan bisnis terlarang hingga saat ini, Chika mengaku memiliki empat wanita yang siap diajak kencan. Salah satunya yakni TR yang saat penggerebekan sedang melayani pelanggannya. “Ada empat wanita yang saya tawarkan ke pelanggan Pak,” ujar Chika. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1

kung. Usaha yang mereka kelola lambat laun masuk jurang kebangkrutan. Tidak ada yang dimintai tolong, Agus akhirnya nekat kembali ke rumah untuk meminta bantuan orang tua. Tapi, jangankan menemui, orang tua Agus bahkan enggan membuka pintu. Hanya pembantu yang muncul dan berkata singkat, “Papa dan Mama tidak mau menemui Mas Agus,” ujar pembantu tadi. Perjuangan juga dilakukan Eli. Dia berusaha membujuk agar orang tua merestui pernikahan yang sudah telanjur dilakukan di Malang. Tapi hasilnya sama saja. Eli sudah diusir sebelum menginjakkan kaki di teras rumah. Dia masih berdiri di halaman. (bersambung)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

JUMAT PAHING, 18 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK: Timotius Devan Nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Warga Lamongan Mati di Area Makam Sunan Giri Gresik, Memorandum Kuswadi (55), warga Desa Gadingmangu, RT 01/RW 07, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, mati di area wisata religi makam Sunan Giri, Kecamatan Kebomas. Pria tersebut diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. Berdasarkan informasi yang dihimpun memorandum, pria tersebut berangkat ke Gresik bersama rombongan peziarah dengan jumlah 15 orang. Mereka berangkat dari Kabupaten Jombang sekitar pukul 06.30, Rabu (16/9) naik mini bus Elf

bernopol S 7793 W. Rombongan melaksanakan ziarah wali lima di tiga babupaten. Mereka berziarah dengan rute makam Sunan Bonang Tuban, makam Sunan Drajat Lamongan, Sunan Maulana Malik Ibrahim, dan terakhir di

makam Sunan Giri. Rombongan tiba di perbukitan makam Sunan Giri sekitar pukul 17.45. Saat memasuki area pemakaman, rombongan pun dicek suhu dan dinyatakan tidak melebihi batas ketentuan. Korban bersama rombongan lalu memasuki area pendopo makam Sunan Giri untuk melakukan ziarah dan zikir. “Sekitar pukul 18.15, pada waktu zikir, korban tiba-tiba terjatuh ke belakang dalam keadaan tak sadarkan diri,”

beber Kanitreskrim Polsek Kebomas Iptu Sujai, Kamis (17/9). Melihat korban terjatuh, Sutrisno yang berada tepat di sampingnya pun berusaha untuk menolong. Sedangkan istri korban Sofiktin menghampiri untuk memberikan segelas air putih. Namun, korban tidak mau meminumnya dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Kejadian itu pun dilaporkan kepada pihak yayasan pengelola makam Sunan Giri yang langsung menyambungkan ke

Polsek Kebomas. “Dari keterangan saksi, korban tidak dalam keadaan sakit saat berziarah wali lima. Namun mempunyai riwayat penyakit jantung,” tegas Sujai. Ditanya terkait kemungkinan korban terpapar Covid-19, perwira dengan dua balok di pundak itu masih belum memberikan keterangan lebih. Lantaran pihaknya belum menerima hasil tes dari rumah sakit. “Sekarang hasil tes belum turun,” pungkas dia.(and/har/udi)

Langgar Prokes, Puluhan Warga Disidang

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ARIS TYOAJI

Bojonegoro, Memorandum Puluhan warga menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro, Kamis (17/9). Mereka melanggar protokol kesehatan (prokes) saat beraktivitas di luar rumah. Humas PN Bojonegoro Isdaryanto menjelaskan, sebelum sidang tipiring, pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan pihak terkait soal penindakan pelanggar prokes Covid-19. Dalam rapat itu menghasilkan beberapa poin. Pertama, berlandaskan perda Provinsi Jawa Timur, akan dilakukan penegakan hukum, penindakan, dalam bentuk sidang tipiring terhadap siapa saja yang tidak mematuhi protokol pencegahan Covid-19. Kedua, penindakan tersebut dilanjutkan dengan persidangan tipiring yang akan dilaksanakan dengan 3 jenis persidangan. “Sidang konvensional di pengadilan, sidang di tempat, dan sidang melalui video conference (vidcon) untuk pelanggar di kecamatan-kecamatan jauh yang dari Kota Bojonegoro,” bebernya. PN Bojonegoro menyidangkan 35 warga yang melanggar prokes dan terjaring oleh pihak kepolisian. Rerata yang melanggar prokes adalah usia 20 tahun sampai 30 tahun. Kemudian sisanya umur sekitar 50 tahun. Mereka dijatuhi hukuman denda. “Denda yang tidak membawa masker Rp75 ribu, yang bawa tapi tidak dipakai Rp50 ribu,” jelas Isdaryanto. (top/har/udi)

Personel Kodim Surabaya Timur dan masyarakat memperbaiki plafon balai RW 08 yang rusak.

Kodim 0831 Renovasi Balai RW Surabaya, Memorandum Kodim 0831/Surabaya Timur menggelar kegiatan karya bakti satkowil di wilayah Dukuh Setro Selatan, Kamis (17/9). Sasarannya balai RW 08 Kelurahan Gading untuk direnovasi. Kegiatan karya bakti dibuka Kasdim 083/Surabaya Timur Chusnul Chuluk dengan dihadiri anggota Kodim 0831/ST, muspika setempat, dan berbagai elemen masyarakat. “ Kegiatan karya bakti ini seperti pengganti plafon yang rapuh, pengecatan dinding,” Chusnul. Chusnul menambahkan kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari pembinaan teritorial (binter) TNI AD. Tujuannya, untuk membangun kemanunggalan antara prajurit TNI dengan komponen pemerintah, serta komponen masyarakat. “Kegiatan ini juga merupakan bentuk kepedulian Kodim 0831/ST sebagai bentuk kepedulian aparat teritorial terhadap kesulitan masyarakat serta membantu pemerintah dalam hal mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” lanjut Chusnul.(tyo/udi)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Warga yang melanggar prokes disidang di PN Bojonegoro.

Gresik, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan ventilator untuk 17 rumah sakit (RS) rujukan Covid-19. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di Kantor Bupati Gresik, Jalan dr Wahidin Sudirohusodo, Kamis (17/9). Untuk Kabupaten Gresik, ada 15 rumah sakit yang mendapatkan bantuan ventilator. Terdiri dari 14 rumah sakit swasta dan satu rumah sakit milik pemerintah. Sedangkan dua lainnya diberikan kepada satu rumah sakit di Kabupaten Lamongan dan satu di Kabupaten Jombang. Hadir dalam acara tersebut Dirjen Kesehatan RI, Kemenag RI, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, dan jajaran Forkopimda Gresik serta beberapa pejabat Pemprov Jawa Timur. Gubernur Khofifah mengatakan ventilator tersebut merupakan hasil bantuan USAID. Ke depan pihaknya akan melakukan training kepada operator ventilator untuk memberikan pemahaman. “Kami berharap bantuan ventilator ini tidak digunakan. Artinya tidak ada pasien Covid-19 yang parah. Karena ventilator hanya dibutuhkan kepada penderita kasus Covid-19 yang sangat membutuhkan bantuan pernafasan. Semoga Gresik dan beberapa daerah di Jawa Timur tidak sampai membutuhkan ventilator,” harapnya. Mantan Mensos RI itu juga memuji keseriusan Bupati Gresik beserta jajaran dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19. Salah satunya terkait inovasi sanksi menggali kubur bagi pelanggar protokol kesehatan. Sebab, inovasi tersebut

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dalam acara penyerahan bantuan.

mendapatkan atensi dari dunia internasional. “Gresik merupakan satu-satunya kabupaten yang paling aktif dan tepat waktu dalam meng-update data covid. Gresik juga menjadi perhatian masyarakat secara nasional maupun dunia akan keseriusan terkait pencegahan Covid-19 terutama dalam pelaksanaan operasi yustisi,” imbuh perempuan pertama yang menjadi gubernur Jatim itu. Selain itu, kinerja Pemkab Gresik yang intensif membagi masker kepada masyarakat juga mendapatkan jempol dari Khofifah. Sebab, dalam masa pandemi ini masker menjadi sebuah kebutuhan. “Ba g i - b a g i masker itu suatu keharusan, karena masker sudah menjadi kebutuhan. Sesuai protokol kesehatan, era new normal ini masker bukan

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

15 RS Gresik Dapat Bantuan Ventilator

Ibnu Soeyoeti

Kemenkeu Gerojokkan Dana Insentif Rp 51 M Bojonegoro, Memorandum Kabupaten Bojonegoro mendapatkan dana insentif daerah (DID) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI sebanyak Rp 51 miliar. Dana itu telah ditransfer ke rekening Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro. Sesuai data dari Bapenda Bojonegoro, dana tersebut dibagi menjadi dua. Yang pertama, Rp36 miliar adalah reward dari kemenkeu atas prestasi Bojonegoro mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Yang Rp 15 miliar adalah apresiasi dari kemenkeu atas kinerja Pemkab Bojonegoro dalam menangani Covid-19. “Jadi total DID tahun 2020 sebesar Rp 51 miliar,” ujar Kepala Bapenda Bojonegoro Ibnu Soeyoeti, Kamis (17/9). Ibnu menambahkan untuk dana Rp15 miliar itu dikhususkan untuk menangani Covid-19. Sehingga dibagi ke OPD dan beberapa rumah sakit umum daerah (RSUD). Rinciannya adalah dinas kesehatan mendapat bagian Rp 3,1 miliar, RSUD Sosodoro Djatikoesoemo mendapat Rp 5,8 miliar. Kemudian RSUD Sumberrejo mendapat Rp 2,2 miliar dan RSUD Padangan mendapat bagian Rp 1,5 miliar. Selebihnya adalah badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) mendapat Rp 510 juta dan dinas sosial (dinsos) Rp 3,2 miliar. (top/har/udi)

hanya kewajiban tapi suatu kebutuhan. Saya berharap masker ini dijadikan salah satu dress code di era new normal ini” katanya. Pada kesempatan itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyampaikan terima kasih kepada gubernur atas bantuan ventilator ini. Bupati mengatakan bahwa selama ini pihaknya sudah intens dalam melaksanakan pencegahan Covid-19 ini. Bupati juga menyampaikan perkembangan penyebaran kasus Covid-19 di Gresik yang akhir akhir ini sudah menunjukkan data perbaikan. Sampai Rabu kemarin, jumlah yang terkonfirmasi positif menca-

pai 2.989 kasus dan 190 orang melaksanakan isolasi mandiri. “Saya sudah minta bantuan TNI dan Polri untuk memberikan pengawasan ekstra agar mereka yang sedang melaksanakan isolasi mandiri ini tidak berkeliaran dan menularkan ke yang lain” tandas Sambari. Gubernur juga menyerahkan bantuan masker, bantuan sembako, dan BLT-DD serta bantuan social yang lain. Serta pemberian sertifikat tanah dari Bupati Gresik kepada Kemenag RI. Setelah menyerahkan bantuan, Khofifah menuju PT Petrokimia Gresik. Kunjungan orang nomor satu di Jatim tersebut untuk mengecek persediaan pupuk bersubsidi menjelang

musim tanam Oktober 2020 Maret 2021. Sementara itu, Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyebut persediaan pupuk bersubsidi sejumlah 557.733 ton. Itu sudah melebihi ketentuan minimum pemerintah yang menargetkan di angka 491.518 ton. Dari jumlah tersebut nantinya akan didistribusikan di wilayah Jatim sebanyak 217.895 ton. Meliputi pupuk Urea, ZA, SP-36, NPK Phonska dan Petroganik. “Kewajiban dari Petrokimia Gresik adalah menyediakan dan menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai ketentuan atau penugasan dari pemerintah,” tegasnya optimis.(and/har/udi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 18 September 2020 by memorandum - Issuu