Skip to main content

Memorandum Edisi 18 Juli 2020

Page 1

memorandum.co.id

SABTU KLIWON, 18 JULI 2020

memorandumredaksi@gmail.com com

HARGA Rp 3.500,-

BANDIT CURANMOR DIMASSA DI SURAMADU

POLISI

Surabaya, Memorandum Sial menimpa Sub Edi (25), warga Desa Jrangoan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura. Aksinya mencuri motor di Jalan Gembong Gang II, berhasil digagalkan korban dan polisi.

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

CARI SASARAN BERBONCENGAN TIGA

Pemuda yang tinggal di rumah kos Jalan Wonokusumo Jaya Baru II, babak belur dihajar massa saat ditangkap anggota Reskrim Polsek Simokerto di pintu masuk Jembatan Suramadu. Sedangkan, dua pelaku lain berhasil lolos ke Madura dari sergapan polisi.   Bersambung ke hal 11

1 Sub Edi didampingi anggota Tim Antibandit Polsek Simokerto.

3

2

Sub Edi dan dua pelaku mencuri motor Ratnawati di depan musala Jalan Gembong Gang II.

Korban yang kehilangan motor lapor ke polisi dan ditindaklanjuti dengan menyanggong bersama di Jembatan Suramadu.

Ketika melihat motornya melintas, Ratnawati lalu berteriak dan polisi berhasil meringkusnya. Namun, massa yang di TKP menghajarnya saat tersangka dibawa ke Mapolsek Simokerto.

MATA HATI Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi

Menunggu Jurus Mematikan Lawan PDI-P

J

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

umat (17/7) DPP PDI-P (Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan) kembali mengumumkan kader terbaik untuk dijagokan sebagai bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota. Jagoan Partai Merah itu direkomendasikan dengan target memenangkan pemilihan. Dengan kata lain, tidak boleh kalah. Apalagi kalau kalahnya mutlak. Jangan sampai!  Bersambung ke halaman 5 

Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksono memamerkan tersangka dan barang bukti.

Residivis Penculikan Bobol Toko Elektronik

Surabaya, Memorandum Belum sempat menikmati hasil curian, Marsam (24), pembobol toko elektronik di Jalan Siwalankerto, dibekuk anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya setelah mengonsumsi sabu di rumah kosnya Jalan

Banyuurip Kidul V. “Kami sergap sehari setelah kejadian. Kami juga mengamankan sejumlah barang bukti hasil kejahatan serta seperangkat alat isap sabu,” kata Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksono,

Jumat (17/7). Arief menjelaskan, dalam aksinya, tersangka asal Kompleks Sidotopo Dipo Barat VI, terlebih dulu mencari sasaran toko elektronik secara acak. Setelah memutuskan Toko Joss  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Surabaya, Memorandum Dua maling murai di Jalan Tanah Merah, berhasil ditangkap warga. Mereka adalah RB (17), dan Farid Wahyudi (20), keduanya warga Jalan Lebak Jaya. Saat ini keduanya yang gagal beraksi di rumah Suheryanto (34), mendekam di Mapolsek Kenjeran.  Bersambung ke halaman 11 

Jenazah Agus Tri Haryadi dievakuasi petugas ke ambulans.

Tunggu Penumpang, Sopir Lin Tewas FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Catherine Wilson

Terseret Narkoba CATHERINE Wilson menambah panjang daftar artis yang terseret narkoba. Polisi menemukan barang bukti berupa dua paket sabu di rumah Catherine Wilson.

Farid dan FR diamankan di Mapolsek Kenjeran.

Surabaya, Memorandum Agus Tri Haryadi (35), sopir lin TA L 1505 US ditemukan tewas di angkotnya di depan City of Tomorrow (Cito), Jumat (17/7). Jasad pria yang tinggal di Jalan Tembok Dukuh IV, Bubutan, kali pertama ditemukan pengguna jalan yang melintas dan dilaporkan kepada Siswanto (45), petugas Satpol PP

Surabaya yang tidak jauh dari lokasi tersebut. “Saya diberitahu pengguna jalan bahwa ada sopir lin kuning yang kondisinya tidak bergerak,” ungkap Siswanto kepada petugas. Setelah diidentifikasi petugas Inafis Polrestabes Surabaya, jenazah Agus dibawa ke RSUD dr Soetomo.  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Dua Pemuda Curi Murai Tentara Kapolsek Tenggilis Mejoyo Kompol Kristiyan Beorbel Martino menginterogasi pelaku.

Gelapkan Motor, Dibekuk Keluarga Korban Surabaya, Memorandum Pelaku penggelapan motor ini tidak sadar kalau dijebak keluarga korban dan akhirnya diserahkan ke Mapolsek Tenggilis Mejoyo. Ia diamankan di kawasan SIER, Rungkut. Sayangnya, identitas pelaku hingga kini belum diketahui karena diserahkan ke  Bersambung ke halaman 11 

LIKUͳLIKU CINTA LAKIͳLAKI YANG HATINYA LUKAͳLUKA AKIBAT DUSTA Έ2Ή

 Bersambung ke halaman 11 

Ingin Pasangan yang Berkecantikan Alami, Bukan yang Dempulan + Meng, DPD PDI-P turunkan rekom calon kepala daerah enam kabupaten/kota di Jatim, khusus Surabaya belum. -

Mungkin mesin penghitung uangnya masih bermasalah.

Si Mameng (Teller bank thithil)

Sampai usia 30, Nanang belum juga memiliki teman dekat seorang perempuan. Kalau sekadar teman sih banyak. Kleleran. Tapi, tidak ada satu pun yang menurut Nanang laik dijadikan istri. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Teman kuliah. Teman paguyuban pengusaha kuliner. Teman penghobi ikan koi. Dll. Dst. Dsb sangat banyak. “Tapi sampai usia saya menginjak kepala tiga, belum satu pun yang berkenan di hati,” kata Nanang. “Tidak ada yang cantik?” pancing Memorandum. “Banyak. Tapi itu bukan kriteria utama saya. Dan saya tidak mau cantik yang

abal-abal.” “Memangnya ada cantik yang tidak abal-abal?” Nanang tersenyum. “Mas Yuli tahu Nagita Slavina istri Raffi Ahmad? Terus Nia Ramadani istri Ardhi Ardibakrie? Shireen Sungkar istri Teuku Wisnu?” tanya Nanang. Memorandum mengangguk. Nanang mengaku salut kepada mereka.  Bersambung ke halaman 11 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SABTU KLIWON, 18 JULI 2020 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Afin Maulidin, Suprianto. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Wartawan diberi kesempatan Mas Kelana untuk menyampaikan pertanyaan di forum.

Para kordes dan korcam Kelana Centre.

Temui Pendukung, Mas Kelana Janji Wujudkan Aspirasi Warga Sidoarjo Sidoarjo, Memorandum Ada lebih dari 700 orang yang hari itu, Kamis (16/7), bergerombol di depan rumah H Amak Junaedi di Desa Grabagan, Kecamatan Tulangan. Mereka kompak mengenakan seragam kaos putih bergambar Calon Bupati (cabup) Kelana Aprilianto yang mengusung tagline ‘Terlanjur Cinta Sidoarjo’. tas olahraga di GOR Gelora Delta Sidoarjo bagi kelompok-kelompok masyarakat yang membutuhkan demi mengangkat prestasi olahraga di Kota Delta. Disampaikan pula keluhan-keluhan tentang rencana Pemkab Sidoarjo membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di wilayah barat serta gedung kesenian yang tak kunjung terealisasi hingga saat ini. Momen itupun dijadikan ajang curhat terkait ketidakjelasan penjadwalan ulang pilkades serentak yang terpaksa diundur akibat wabah covid-19. Bergantian para mantan kades dari berbagai kecamatan itu menyampaikan pertanyaan maupun pernyataan sikapnya pada Mas Kelana. “Kalau pak Kelana ada channel di depdagri (departemen dalam negeri), tolong ditanyakan bagaimana nasib pilkades serentak di Sidoarjo ini. Soalnya kami juga sudah capek menunggu tanpa adanya kepastian,” ujar salah seorang kades dari Kecamatan Tulangan. Kelana pun menyanggupi hal itu. “Sebenarnya, harusnya ini pekerjaannya wakil bupati (wabup) yang sekarang.Tapi saya akan bantu bapak-bapak sekalian. Saya punya teman di depdagri sana yang bisa saya hubungi,” janjinya. Terkait permintaan warga tadi, Kelana mengatakan Pemkab Sidoarjo punya modal besar untuk bisa sejahterakan warganya. Termasuk memenuhi semua kebutuhan infrastruktur seperti jalan, gedung sekolah, dan sebagainya. “Dengan APBD sebesar Rp 5,2 triliun di tahun ini, sebenarnya semua tuntutan warga tersebut bisa saja dipenuhi. Sidoarjo ini potensinya besar, hanya saja salah kelola,” ujar pria yang sudah puluhan tahun malang melintang di dunia politik itu. Karena itu, ia berjanji akan memenuhi semua permintaan masyarakat tersebut dalam tempo sesingkat-singkatnya jika terpilih setelah dilantik menjadi Bupati Sidoarjo periode lima

Mas Kelana (dua dari kanan) bersama Presiden Topi Kwalik, H Dondik AS (tengah) dan koordinator Kelana Centre Amak Junaedi (dua dari kiri).

Mas Kelana foto bersama mantan kepala desa dan Ketua PAC PDI-P Tanggulangin, Zainul Arifin.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/LUD

“Acaranya koordinasi dengan para kordes (koordinator desa) dan korcam (koordinator kecamatan) Kelana Centre. Tapi ini belum semuanya. Kalau tidak saya batasi, yang datang bisa dua atau tiga kali lipat. Tapi saya khan harus menjaga protokol kesehatan di tengah wabah covid-19 ini,” jelas Koordinator Kelana Centre, Amak Junaedi ditemui sebelum acara. Menurut Amak, para sukarelawan itu berasal dari berbagai elemen masyarakat. Mulai dari para kepala desa (kades), Forum BPD, PKK, karang taruna, guru, seniman, aktivis LSM, serta para mantan tim sukses caleg dari lintas partai politik. Pertemuan yang dimulai pukul 16.00 itupun menjadi ajang curhat para pendukung calon bupati yang mendaftarkan diri di PDI-P dan PAN itu. Berbagai persoalan yang mereka alami terkait kebijakan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Sidoarjo saat ini, mereka disampaikan. Misalnya masalah anak-anak mereka yang tidak tertampung di sekolah negeri, baik level SMP maupun SMA sebagai imbas penerapan pola zonasi. “Kalau nanti Pak Kelana jadi bupati, tolong dibangunkan SMP dan SMA negeri diTulangan, kalau perlu di semua kecamatan,” pinta salah seorang warga Tulangan. Dalam sesi tanya jawab tersebut, para pendukung yang hadir juga mengeluhkan soal kondisi jalan di Sidoarjo yang menurut mereka tidak terawat dengan baik dan kualitasnya sangat jauh jika dibanding dengan Mojokerto. Begitu pula dengan masalah PDAM yang disebut-sebut sulit diakses warga desa dan kalaupun bisa, kualitas airnya tidak terlalu bagus. Pun dengan klub sepak bola kebanggaan warga Sidoarjo, Deltras yang diminta untuk dihidupkan kembali. Ada juga warga yang meminta agar Kelana membebaskan biaya sewa fasili-

Mas Kelana menjawab dengan diplomatis semua pertanyaan dan keluhan yang disampaikan pendukungnya.

Koordinator Kelana Centre, Amak Junaedi memberikan orasi politik.

Para mantan kades dari berbagai kecamatan yang ikut hadir dan memberikan dukungan atas pencalonan Mas Kelana sebagai Cabup Sidoarjo.

tahun mendatang. “Tapi menangkan saya dulu, supaya harapan-harapan itu tidak terus menjadi angan-angan,” kata entrepreneur di berbagai sektor usaha tersebut. Kelana juga berjanji siap diberi masukan, ide, saran bahkan dikritik jika memang nantinya dianggap belum bisa memenuhi harapan masyarakat Sidoarjo untuk menjadikan Kota Delta ini menjadi lebih baik dibanding hari ini karena dirinya sudah terlanjur cinta pada Sidoarjo.

“Saya kira semua yang ada di sini sudah tahu, bahwa saya ini aslinya dari Kota Pasuruan dan sekarang tinggal di Surabaya. Tapi saya akan segera pindah ke Sidoarjo, yakni di pendopo kabupaten,” serunya yang disambut tepuk tangan meriah para pendukungnya. Menutup kegiatan itu, Amak Junaedi menambahkan, sekarang saatnya untuk mengembalikan Pendopo Delta Wibawa menjadi milik rakyat Sidoarjo yang majemuk sebagaimana sebelumnya.(lud/bwo/jok/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SABTU KLIWON, 18 JULI 2020 HALAMAN 3

Tarik Ulur Rekom PDI-P Untuk Surabaya PeneliƟ: Akan Kehilangan Waktu Surabaya, Memorandum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) siap bersaing dalam pemilihan kepala daerah di sejumlah kota/kabupaten di Jawa Timur. Ini dibuktikan dengan dikeluarkannya rekomendasi oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI-P untuk enam kabupaten/kota di Jawa Timur yang tahun ini menggelar pilkada. Tapi beberapa kota/ kabupaten lainnya belum diputuskan. Termasuk untuk pemilihan wali Kota Surabaya. Kendati batas waktu pendaftaran pasangan calon (paslon) hingga 6 September 2020, siapa yang akan menjadi pemegang mandat partai yang dipimpin Megawati Sukarnoputri ini, menjadi perhatian di Surabaya. Terlebih setelah sebelumnya juga diwarnai dengan kabar tentang mundurnya Armudji dari bacawawali. Kabar mundurnya Armuji ini masih belum diakui karena secara administrasi, surat pengunduran belum diserahkan kepada partai. Sejumlah pakar menjelaskan, pertempuran dan kontes meraih rekom di internal PDIP memang tidak akan mudah dan akan berlangsung sengit. Ini juga akan melibatkan banyak kekuatan dan relasi kuasa baik di tingkat lokal maupun nasional sekaligus akan menjadi tolok ukur kekuatan relasi kuasa kader PDIP di hadapan Ketua Umum PDIP Megawati

Soekarnoputri. Menurut peneliti Surabaya Survey Center (SSC) Surokim Abdussalam, tak kunjung turunnya rekom untuk Pilwali Surabaya menunjukkan bahwa interplay (tarik ulur) di DPP untuk kandidat di Surabaya masih alot, sengit, dan juga unik. Apalagi jika melihat waktu yang kian mendesak dan peta kontes di Surabaya sejatinya sudah clear dan relatif jelas. “Menurut saya, PDI-P super hati-hati dan jika melihat konteks pilkada di era pandemi yang banyak keterbatasan, semakin lama diumumkan akan semakin bisa merugikan calon yang diusung. Khususnya dalam hal persiapan,” ujar Surokim. Disampaikannya, memang strategi last minutes (menit terakhir) bisa menyembunyikan kekuatan. Tetapi dalam konteks pemilu yang singkat, menurut Surokim, PDI-P akan semakin

“

Semakin lama diumumkan akan semakin bisa merugikan calon yang diusung. Khususnya dalam hal persiapan,”

Surokim Abdussalam

FOTO: ISTIMEWA

Peneliti Surabaya Survey Center

Surokim Abdussalam

Andri Arianto

Imam Syafi’i

Kusnadi

kehilangan waktu bila semakin lama menunda penunjukan siapa yang akan dijagokan. Terlebih, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Trunojoyo ini juga mengakui bahwa PDI-P bisa jadi alot karena memiliki beban harus menang. Sementara kompetitor relatif cukup kuat dan bisa jadi itu juga menjadi pertimbangan. Bagaimanapun, sambungnya, menghadapi pilkada kali ini, sikap kewaspadaan DPP PDI-P harus berhadapan dengan waktu dan menurutnya karena peta kian terang seharusnya tidak mengambil last minutes (menit terakhir). “Lebih cepat lebih baik karena pemilu kali ini tidak biasa dan situasinya tidak normal banyak penyesuaian-penyesuaian yang harus dilakukan oleh kandidat dan pemenangan,” pungkasnya. Hal sedikit berbeda di-

katakan oleh Andri Arianto, pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Andri mengatakan sebenarnya tidak menjadi problem apakah cawali Surabaya yang direkom DPP PDI-P dikeluarkan sekarang atau tidak. Sebab, pendaftaran cawali berubah jadwal dampak dari pandemi Covid-19. ”Apalagi sekarang Surabaya menjadi perhatian nasional dalam penanganan pandemi Covid. Saya menyakini juga bahwa PDI-P Surabaya juga berkonsentrasi dalam penanganan pandemi, mengingat Bu Risma adalah kader PDI-P,” beber dosen Fisip (fakultas Ilmu Sosial dan Politik) UINSA, Jumat (17/7). Disinggung apakah ini ada tarik ulur di internal partai tentang siapa yang bakal maju

dalam Pilwali Surabaya, Andri menegaskan domain rekomendasi cawali ada di tangan DPP Jakarta. “Saya kira semua kader PDI-P akan mengerti hal ini. Justru ini saatnya semua kader, anggota, simpatisan bersatu melawan Covid-19. Saya yakin siapapun yang direkomendasi, PDI-P masih kuat menjalankan mesin partai untuk pemenangan,” kata dia. Soal di saat daerah lain paslon dari PDI-P sudah diumumkan, mantan aktivis 98 ini menyatakan memang tidak perlu terburu-buru. “Ini langkah terbaik menurut saya ketika PDI-P tidak terburu-buru mengeluarkan rekomendasi cawali Surabaya,” tegas dia. Belum turunnya rekom PDI-P dalam pilwali Surabaya juga menjadi perhatian dari bacawali yang sudah mulai bergerak, Machfud Arifin (MA).

Salah satunya adalah Direktur Komunikasi dan Media Tim Pemenangan MA, Imam Syafi’i. Tapi Imam mengatakan, hal tersebut tidak terlalu berpengaruh pada langkah politik tim MA. “Kami sampai saat ini, sudah kerja politik menyapa warga Surabaya. Sehingga keputusan apapaun dari DPP PDI-P, tim MA akan siap,” katanya. Disampaikan Imam, kapan rekomendasi PDI-P diturunkan, pihak tim MA akan menunggu untuk berkontestasi di Pilwali Surabaya. “Tentu akan menjadi bahan untuk bergerak bila kita juga sudah tahu siapa yang mendapat rekom. Sementara, kami sekarang bekerja untuk rakyat,” terangnya. Terkait dengan kemungkinan akan berkoalisi, dijelaskan Kusnadi, Ketua DPD PDI-P Jatim, pihaknya akan berkoalisi, termasuk dalam Pilwali

Kota Surabaya. “Kami akan berkoalisi,” terang Kusnadi usai penyerahan rekom pilkada di 6 kab/kota di Jawa Timur. Kusnadi menegaskan, koalisi bukan hanya pada partai politik, begitu didesak wartawan terkait rekom Pilwali Kota Surabaya. “Kami bisa saja berkoalisi dengan ormas atau organisasi lainnya selain parpol,” terang Ketua DPRD Jawa Timur ini. Di hadapan wartawan, Kusnadi juga menyampaikan rekomendasi untuk Kota Surabaya akan disampaikan DPP PDI-P di tahapan berikutnya. Sebab saat ini masih tersisa rekomendasi 10 calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah (termasuk rekomendasi Pilwali Kota Surabaya). “Perkiraan akhir Agustus sisanya. Tetapi semuanya tergantung DPP,” pungkas Kusnadi. (udi/day/alf/rif )

6 Daerah di Jatim Sudah Turun UNTUK pilkada di Jawa Timur, 6 daerah yang menggelar pemilihan kepala daerah sudah mendapat lampu hijau dari DPP PDI Perjuangan. Keenam daerah tersebut adalah Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kota Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Trenggalek. Hingga kemarin, Sidoarjo dan Surabaya yang masih belum ditentukan siapa pemegang rekomendasi dari partai berlogo banteng moncong putih. Wakil Ketua DPD PDI-P Jatim Bidang pemenangan

Pemilu Deni Wicaksono mengatakan, DPD PDI-P mengumumkan kebijakan partai tersebut untuk dijadikan pedoman bagi kader partai di daerah tersebut. “Sedangkan rekomendasi dari DPP untuk Kota Surabaya belum turun. Jadi kita masih menunggu dari DPP, “ kata Deni Wicaksono ketika dikonfirmasi Memorandum. Persiapan DPD PDI-P Jatim menjelang pilkada 2020. Deni Wicaksono mengaku, bahwa pada intinya DPD PDIP Jatim telah menyiapkan struktur

Pembukaan KBS Tunggu Instruksi Pemkot Surabaya, Memorandum Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang waktu lalu diwacanakan akan buka awal Juli, kenyataannya molor. Kali ini penutupan diperpanjang hingga Minggu 26 Juli. Meski begitu, KBS tidak bisa memastikan akan buka pada Senin 27 Juli, lantaran harus menunggu instruksi pemerintah kota. Kasi Humas KBS Wini Hustiani menjelaskan, dalam upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19, Perusahaan Daerah (PD) Taman Satwa KBS memperpanjang waktu penutupan mulai Jumat (17/7) sampai dengan Minggu (26/7) mendatang. Meski begitu, jika Senin (27/7), wisata yang menjadi ikon Kota Surabaya ini belum tentu buka. Bahkan bisa diperpanjang lagi mengingat kondisi pandemi Covid-19. Saat ini KBS masih menunggu kabar dari pemerintah kota untuk pengoprasian wisata ini di masa new normal. “Kami tidak bisa langsung buka karena juga menunggu instruksi dari pemkot,” kata Wini. Wini mengimbau kepada masyarakat agar bersabar yang berencana menikmati wisata KBS. Pihaknya nanti akan memberi pengumuman kepada masyarakat jika KBS akan segera dibuka. “Kalau pun buka, kami memberi pemberitahuan. Selama kami belum ada pengumuman, KBS belum buka,” jelas dia. Sembari menunggu instruksi pemkot, KBS terus mematangkan protokol kesehatan. Sehingga apabila diperintah untuk buka, KBS sepenuhnya sudah siap. Dikatakan jika KBS buka di massa pandemi Covid-19, ada protokol kesehatan yang wajib ditaati pengunjung. Bahkan kouta wisatawan juga dibatasi. Dirut PDTS KBS Choirul Anwar sebelumnya menjelaskan bahwa standar operasiomal prosedur (SOP) tentang protokol keehatan KBS sudah dibuat. Pengunjung dibatasi dan yang utama adalah mengedepankan protokol kesehatan. Selain itu, KBS juga sudah menyiapkan infrastruktur seperti wastafel cuci tangan lengkap dengan sabun dan air menggalir. Jika infrastruktur penunjang untuk pembelian tiket dan tempat antrenya juga sudah dipersiapkan. Setelah memasuki KBS, nanti pengunjung akan disambut oleh tim guide yang akan mengarahkan para pengunjung untuk selalu mengikuti petunjuk arah anak panah. Semua petunjuk anak panah itu sudah terpasang di dalam KBS mulai dari kedatangan hingga keluar dari KBS. (alf/rif)

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Deni Wicaksono

Achmad Hidayat

mesin dan jaringan untuk siap tempur. “PDI-Perjuangan juga dalam waktu ini sedang mela-

kukan strukturisasi organisasi. Jadi mulai pengurus anak ranting, ranting, dan anak cabang

kita bentuk baru. Yang baik kita pertahankan dan yang kurang baik kita evaluasi untuk menyiapkan mesin tempur kita dalam menghadapi pilkada,” ungkap Deni. Intinya PDI-Perjuangan siap hadapi pilkada di sejumlah wilayah di Indonesia dan Jawa Timur khususnya. Deni juga menjelaskan bila proses tahapan pendaftaran, fit and proper test, survei, pemetaan, mapping, dan lain-lain sudah dilewati oleh DPD. “Jadi, semua sudah kita kirim ke DPP. Sekarang tinggal DPP PDI-P yang

memutuskan. Salah satunya rekom untuk Kota Surabaya yang belum turun,” ujarnya. Apakah Eri Cahyadi masuk dalam penjaringan nonkader PDI-P, Deni mengungkapkan, secara transparansi bahwa proses pendaftaran di PDI-P ada tiga jalur. Yakni pendaftaran bisa dilakukan ke jalur DPC, DPD, dan DPP. “Sepengetahuannya, di jalur DPC dan DPD nama Eri Cahyadi tidak mendaftar. Tapi bisa jadi dia mendaftar di jalur DPP karena beberapa calon yang lain juga mendaftar lang-

sung di DPP. Jadi siapapun yang direkomendasi DPP untuk surabaya, kami komitmen tegak lurus dalam pemenangan Pilwali Surabaya,” tandasnya. Sementara itu, Sekretaris DPC PDI-P Kota Surabaya Achmad Hidayat juga menyampaikan bila sampai saat ini rekomendasi belum diterima serta belum mengetahui. “Saat ini fokus kami menyiapkan supaya mesin partai serta kerja kerja kerakyatan. Jadi begitu rekom untuk Surabaya turun, kami sudah siap langsung bekerja,” pungkasnya. (why/rif )

Yasin-Gunawan Tunggu Rekap Kota Surabaya, Memorandum Nasib pasangan calon independen M Yasin-Gunawan dalam Pilwali Surabaya 2020 ditentukan Senin (20/7) depan. Ini sesuai dengan jadwal KPU Surabaya, Senin depan akan dilaksanakan rekapitulasi hasil verifikasi faktual (verfak) tingkat kota. “Jadwal rekap hasil verfak tingkat kota sesuai PKPU 5 /2020, bisa dilaksanakan 20 dan 21 Juli. Kami melakukan pada 20 Juli siang di Kantor KPU Surabaya dengan mengundang 31 ketua PPK (panitia pemilihan kecamatan, red),” beber anggota KPU Surabaya Soeprayitno, kemarin. Lelaki yang sapa Nano itu

menambahkan, verfak calon independen di tingkat kelurahan tuntas pada 8 Juli. Untuk 16 Juli, semua PPK akan menggelar pleno terbuka rekapitulasi hasil verfak tingkat kecamatan. Pada kesempatan ini akan dilakukan tindak lanjut bila ada saran, perbaikan administrasi dari panwascam atau bapaslon. Saran harus dikuatkan bukti pendukung. Dari 31 kecamatan, masih lanjut Nano, sudah ada 30 kecamatan yang terlaksana. Khusus untuk Kecamatan Gubeng, pleno verfak sempat dibuka kemudian ditunda seiring KPU menerima surat Bawaslu Surabaya tertanggal 16 Juli 2020

yang minta Ketua KPU Surabaya untuk memerintahkan PPS Mojo melakukan verfak pada beberapa warga yang namanya masuk dalam B.1.1-KWK pendukung Yasin-Gunawan. “Surat bawaslu juga minta KPU untuk memerintahkan PPK Gubeng menggelar pleno tingkat kota paling lambat 19 Juli 2020 atau batas akhir rekap tingkat kecamatan sebagaimana PKPU 5/2020,” ungkap Nano. Sementara itu Gunawan, paslon independen yang bergandengan M Yasin, ketika dihubungi terkait dengan hasil verfak tingkat kelurahan, ia mengatakan secara keseluruhan, pihaknya belum

FOTO: ISTIMEWA

Kantor KPU Surabaya di Jalan Adityawarman.

mendapatkan angka pastinya. “Kemarin kami tempatkan 31 LO

untuk mengikuti rekap verfak di 31 kecamatan,” kata dia. (udi/rif)

Dewan Minta Perwali 33/2020 Dikaji Ulang Surabaya, Memorandum Dokter Akmarawita Kadir, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Surabaya yang membidangi Kesra, menyoroti terbitnya Perwali No 33 Tahun 2020 tentang perubahan atas Perwali No 28 Tahun 2020 Tentang Pedoman Tatanan Normal Baru. Salah satu yang disoroti adalah penerapan jam malam dan persyaratan membuka perekonomian. “Contohnya rekreasi hiburan umum (RHU), ada beberapa memang masih tidak diperbolehkan (buka) di Perwali nomor 33 ini. Yang awalnya sudah berjalan (buka) perekonomian, ternyata di Perwali 33 ini malah tidak diperbolehkan (buka), karena itu termasuk perkecualian,” ujar Akmarawita Kadir, Jumat (17/7). Sekretaris Fraksi Golkar ini berpendapat, seharusnya perwali tidak memunculkan perkecualian. “Kalau memang tidak boleh (buka) tentu untuk semuanya. Memang sedikit sulit karena protokol kesehatan ini kontradiksi dengan keinginan untuk menumbuhkan ekonomi khususnya di Kota Surabaya,”

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

dr Akmarawita Kadir

Mahfudz

tandasnya. Oleh karenanya, Akmarawita berpendapat jika seharusnya perwali perubahan tetap memperbolehkan tempat hiburan membuka usahanya namun dengan memperketat protokol kesehatannya. Ada tiga hal yang harus diperhatikan yakni ventilasi, durasi, dan jarak (VDJ) yang disingkat dengan protokol kesehatan VDJ. Pada prinsipnya, semua protokol kesehatan berbasis ilmiah yang sudah diteliti oleh para pakarnya. “Jadi Perwali (33) ini harus mengikuti basis basis ilmiah, bisa

berkoordinasi dengan akademisi, ahli ekonomi dan lain sebagainya,” tutur Akmarawita. Demikian juga dengan jam operasional, menurut Akmarawita, durasinya dibatasi. Misalkan biasanya tutup jam 2 malam bisa dibatasi sampai jam 24.00. “Terakhir adalah jarak, bagi pengunjung datang biasanya 50 orang bisa dibatasi 25 orang dengan waktu (durasi) yang dibatasi juga, 25 orang dulu selesai keluar lalu 25 orang lagi masuk jadi seperti itulah yang harus diatur dalam perwali,” jelasnya. Pasalnya, lanjut dia, jika tem-

pat usaha ditutup tidak boleh beroperasi maka seluruh karyawannya tidak bisa bekerja dan bisa berdampak kepada anak-anaknya saat sedang masuk sekolah. “Kalau tingkat stres tinggi maka mudah tertular penyakit. Bisa saja angka covidnya tinggi gara gara stres tinggi. Jadi kalau bisa itu (perwali) ditinjau kembali. Karyawan ini punya keluarga dan kehidupan, kalau tidak bekerja, dari mana mereka bisa memenuhi kebutuhan anak anaknya sekolah dan sebagainya,” tandasnya. Sekretaris Komisi B Mahfudz mengatakan, seharusnya semua RHU Surabaya dibuka namun dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Karena selain pengusaha, di sisi lain masyarakat butuh pemasukan dan kita juga butuh PAD sebenarnya,” kata Mahfudz. Semakin dibatasi warga yang punya usaha, menurut Wakil Ketua Fraksi PKB ini semakin banyak masyarakat yang menganggur. Apalagi masyarakat tidak tahu pertimbangan pemerintah kota seperti apa terkait Perwali Nomor 33 itu. “Sebelumnya, Perwali No

28 tahun 2020 diterapkan kemarin sebenarnya sudah bagus,” ungkap Mahfudz. Lanjutnya, karena klaster covid bukan dari RHU, justru perwali baru ini membatasi ruang gerak roda perekonomian Surabaya. “Saya enggak tahulah pertimbangannya pemkot seperti apa dengan perubahan perwali tersebut,” kata Mahfudz. Perubahan Perwali Nomor 28 tahun 2020 menjadi Perwali Nomor 33 tahun 2020, menurutnya, seakan mengebiri dunia usaha maupun roda perekonomian surabaya, sehingga banyak terjadi PHK dan penggangguran lagi. “Apakah bisa pemerintah kota memberikan stimulus atau apalah. Lek cuma gawe perwali tok kan susah nantinya,” tandasnya. Kabag Hukum Pemkot Surabaya Ira Tursilowato mengatakan, Perwali No 33 Tahun 2020 sudah melalui kajian kajian dari pakar kesehatan, namun ia mengaku tidak bisa memberikan penjelasan secara detail. “Itu ranahnya disparta mas. Bukan saya,” singkat Ira ditemui di DPRD Kota Surabaya. (why/rif)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU KLIWON, 18 JULI 2020 HALAMAN 4

Anggota Kodim 0833 Kota Malang mengecat markah di perempatan Rajabally.

Simpang Rajabally Terapkan Physical Distancing Malang, Memorandum Untuk meningkatkan kepatuhan pengendara motor terhadap protokol kesehatan dan mencegah penyebaran Covid-19, tim gabungan dari Polresta Malang Kota, Kodim 0833 Kota Malang, dan Dinas Perhubungan Kota Malang mengecat markah jalan dengan konsep physical distancing di Jalan Kahuripan dan Jalan Semeru, Kota Malang, Kamis (16/7) malam. Pengecatan markah itu membuat area tersebut mirip gelanggang MotoGP. Markah ini mengatur pengendara motor agar berjarak ketika sedang berhenti di area traffic light tersebut. Nampak hadir dalam kegiatan tersebut Pasi Intel Kodim 0833 Kota Malang Kapten Arh Imran, Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Ramadhan Nasution, Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Handi Priyanto serta personel dari masing-masing instansi. Pasi Intel Kodim 0833 Kota Malang Kapten Arh Imran menyampaikan pembuatan markah jalan physical distancing tersebut merupakan salah satu upaya memutus rantai penularan Covid-19 yang juga rawan terjadi pada saat mengendarai kendaraan, khususnya sepeda motor. “Oleh karena itu maka pada saat berhenti di lampu merah, para pengendara dapat berhenti di marka jalan physical distancing yang telah dibuat agar tidak terlalu dekat dengan pengendara motor yang lain sehingga mengurangi potensi penularan dari pengendara motor yang mungkin telah terpapar Covid-19,” ungkapnya. (*/ari/lis)

Pasuruan, Memorandum Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kenep, Kecamatan Beji, terus menggunung. Hal itu tak lepas dari volume sampah yang terus bertambah. Kondisi itu membuat gunungan sampah berisiko longsor. Terlebih tidak adanya dinding penahan di sekitarnya. “Untuk itulah, kami berencana memasang pagar di sekililing TPA Kenep,” kata Heru Ferianto, Kepala DLH Kabupaten Pasuruan. Heru menambahkan, TPA Kenep memang menjadi satu-satunya TPA yang saat ini dimanfaatkan di Kabupaten Pasuruan. Sebab, TPA lain tengah disiapkan, yakni TPA Wonokerto belum juga difungsikan hingga pertengahan Juli ini. Karena itulah, pengoptimalan TPA yang ada tersebut berdampak terhadap kapasitas tampungnya. Akibatnya, tumpukan sampah kian menggunung. Hal itu tentu

berisiko terjadinya luberan sampah. Tidak hanya ke lingkungan masyarakat. Tetapi, juga ke jalan tol yang ada di Sidowayah, Kecamatan Beji. Menurut Heru, pemasangan pagar keliling itu tidak bisa direalisasikan tahun ini. Namun, baru akan diusulkan pada 2021. Rencana itu bakal menelan anggaran cukup besar. Estimasinya sekitar Rp 2 miliar untuk membangun pagar tembok TPA Kenep. “Kami akan usulkan anggarannya melalui DBHCHT (dana bagi hasil cukai hasil tembakau). Tapi, tidak tahun ini bisa direalisasikan. Kami upayakan tahun depan,” jelas Heru. (rul/lis) Sampah di TPA Kenep yang menggunung.

FOTO: MEMORANDUM/RUL

FOTO: MEMORANDUM/ARI

Tanpa Penahan, Gunungan Sampah di TPA Kenep Kerap Ambrol

Tulungagung, Memorandum Setelah memenuhi tujuh kriteria yang meliputi kesiapan protokol kesehatan, ketahanan pangan, keamanan, tempat belajar anak, dan lainnya, Kamis (16/7) kemarin, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia meresmikan Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo. menjadi Kampung Tangguh Semeru (KTS). Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, KTS tidak hanya sebagai simbolis, namun juga harus benar-benar mampu mencegah penyebaran Covid-19 sekaligus mampu menanggulangi dampaknya secara mandiri. “Satu lagi ada desa yang menjadi Kampung Tangguh Semeru. Kami mengapresiasi Desa Kradinan, karena meskipun letaknya di pinggiran, namun

FOTO: MEMORANDUM/MAD

Kapolres Resmikan Desa Kradinan Jadi Kampung Tangguh Semeru

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia di lokasi belajar anak tangguh KTS Desa Kradinan.

semua warganya dan pemerintah desanya solid, sehingga bisa menjadi kampung tangguh,”

ujarnya. Di KTS Desa Kradinan, Pandia bersama rombongan dari

unsur TNI dan Pemkab, serta Muspika Pagerwojo berkeliling melihat fasilitas-fasilitas yang ada. Mulai dari kegiatan relawan pemulasaraan jenazah, sektor perekonomian, pertanian, tempat belajar anak Tangguh, dan juga lokasi wisata Tunggul Manik. Pandia berharap, dengan berbagai fasilitas yang ada, serta kesiapan semua elemen warga, Desa Kradinan bisa menjadi salah satu contoh KTS di Tulungagung, khususnya di Kecamatan Pagerwojo. Sementara itu, Kepala Desa Kradinan Eko Sujarwo berterima kasih karena desanya resmi menjadi Kampung Tangguh Semeru. “Terimakasih kami sampaikan kepada bapak Kapolres Pandia karena sudah meresmikan Desa Kradinan menjadi

Kampung Tangguh Semeru. Ini akan menjadi pelecut bagi kami dan warga untuk bersama mencegah penyebaran virus corona,” ungkapnya. Eko Sujarwo juga berterima kasih kepada semua pihak, yang sudah turut berjuang mewujudkan Kradinan menjadi Kampung Tangguh Semeru. “Dengan diresmikan kampung tangguh ini, warga siap mematuhi protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, cuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, dan siap untuk memenuhi ketahanan pangan secara mandiri. Kradinan adalah penghasil susu sapi, ada tanam padi, jagung, dan lainnya. Sekali lagi, Kradinan siap bersama pemerintah mencegah penyebaran Covid-19 sekaligus menanggulangi dampaknya,” pungkasnya. (mad/lis)

Bondowoso, Memorandum SMK Pertanian Pembangunan Negeri I Tegalampel, Bondowoso, meluncurkan Business Center Agro Purnama di lingkungan sekolah, Jumat (17/7). Adapun unit dalam business center tersebut berupa cafe, produk olahan pertanian, dan pusat produk teknologi pertanian. Kepala Sekolah SMK PP Tegal Ampel Anik Sudiartini mengungkapkan, terobosan tersebut sebagai upaya meningkatkan kompetensi belajar mengajar peserta didik. Sebab, dalam manajemennya melibatkan siswa-siswinya secara langsung ke dalam dunia usaha. Anik menjelaskan, business center menampung seluruh produk siswa. Baik yang berada di jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) dan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP). Selain pemasaran produk melalui cafe, business center juga memamerkan produk teknologi pertanian yang sudah meraih prestasi. “Ini bisa diakses masyarakat umum. Di sini mengajarkan dua hal. Yakni wirausaha dan prestasi,” terangnya. Adanya Business Centre diharapkan mampu meningkatkan perekonomian di Bondowoso. Sebab, Ia optimistis ke depan juga akan menyerap produk milik desa-desa sekitar. “Nanti juga akan kami libatkan produk desa setempat,” harapnya. Sementara Kacabdin Dinas Pendidikan Jatim Sugiyono Eksantoso yang hadir dalam peluncuran tersebut mengapresiasi upaya SMK PP Negeri I Tegalampel. Ia berharap terobosan tersebut menjadi inspirasi untuk direplikasi oleh SMK pertanian yang lain. “Ini sungguh lompatan yang luar biasa. Ini bukan hanya kebanggaan SMK PP tapi juga masyarakat Bondowoso. Bahkan kalau perlu warga Jawa Timur,” paparnya. Kadis Pendidikan Provinsi Jawa Timur, lanjutnya, pasti bangga. Hingga dalam beberapa waktu depan dipastikan akan berkunjung dan melihat secara langsung “Kalau perlu gubernur harus tahu. Ini tidak kalah dengan cafe-cafe yang lain,” terangnya. (cw1/lis)

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Tingkatkan Kompetensi Siswa Melalui Pelatihan Bisnis

tegasnya. Waris berharap tidak ada anggota Kodim 0806/Trenggalek dan keluarganya yang tertular Covid-19, serta menghendaki berbagai program kegiatan dapat diselenggarakan dengan menggunakan prosedur protokol kesehatan. Selanjutnya Waris berpesan agar anggota dapat menempatkan diri di tengah-tengah kehidupan masyarakat dengan selalu membantu dan berguna bagi masyarakat. Mengenai pelaksanaan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan di penghujung tahun, Danrem meminta untuk terus dimonitor selama proses pentahapannya dan menekankan jangan ada yang ikut berpolitik dengan mendukung salah satu pasangan calon. (alv/lis/*)

Danrem 081/DSJ Kolonel Waris Ari Nugroho memberikan arahan di Kodim/0806 Trenggalek.

Curi Sepeda, Residivis Ngemplak Dibekuk

Kapolsek Sukorejo AKP Achmad Sukiyanto menunjukkan pelaku dan barang bukti.

Pasuruan, Memorandum Unit Reskrim Polsek Sukorejo meringkus Munir Mulyono (34), warga Dusun Ngemplak, Desa Tanjungarum, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, karena mencuri di rumah Suparlan (43), warga setempat. Kapolsek Sukorejo AKP Achmad Sukiyanto mengatakan, pelaku diringkus setelah menerima laporan dari kor-

ban bahwa pelaku menjual barang hasil curian di media sosial. “Setelah menerima laporan tersebut, Kami bersama anggota melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku pada Rabu (15/7) sekitar jam 11.00 di rumah pamannya dan sedang tertidur pulas,” ucapnya. Achmad Sukiyanto menjelaskan, pelaku memasuki

rumah korban dengan memanjat pagar. Dengan menggunakan kapak, pelaku merusak pintu samping rumah korban. “Dari tangan pelaku kami menyita barang bukti berupa sebuah sepeda merek Polygon, sebuah handphone, sebuah playstation 2, sebuah kapak, dan obeng,” jelasnya. Sukiyanto menambahkan, pelaku merupakan re-

sedivis pencurian dengan pemberatan di wilayah hukum Polres Pasuruan, “Pelaku melakukan aksinya di daerah Sukorejo dua kali pada 2019 dan 2020, serta di wilayah Prigen sebanyak dua kali,” tuturnya. Kini pelaku mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Sukorejo guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. (rul/lis)

Wabup Bentuk Satgas Selidiki Reklame Bodong Bondowoso, Memorandum Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat membentuk satuan tugas (Satgas) penertiban reklame tak berizin di Kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP dan Naker), Jum’at (17/7). Irwan menjelaskan, selain penertiban reklame tak berizin, tim Satgas tersebut juga mencari kemungkinan dugaan oknum-oknum yang bermain bersama vendor nakal dalam mengeruk keuntungan melalui reklame bodong. “Karena vendornya aja nakalan. Dia memanfaatkan, bekerja sama dengan oknum sehingga disewakan uangnya masuk ke pribadi-pribadi. Yang seharusnya itu menjadi aset daerah, uang sewanya ke daerah, pajaknya juga ke daerah,” ujarnya

FOTO: MEMORANDUM/CW1

Siswa mengembangkan kompetensi di bussines centre agro.

Trenggalek, Memorandum Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho berkunjung ke Kodim 0806/ Trenggalek. Dalam arahannya Danrem menyampaikan bahwa sebagai satuan teritorial sangat riskan tertular Covid-19 karena sering berhubungan dengan masyarakat. Kolonel Inf Waris Ari Nugroho mengimbau, untuk memutus mata rantai penyebarannya agar terus dilakukan penyemprotan disinfektan di berbagai tempat umum dan perkantoran. Jangan ada pembiaran dan harus cepat dalam mengambil langkah. “Kalau kita lambat tidak menutup kemungkinan akan terjadinya klaster baru. Untuk itu, tanggung jawab kita terhadap wilayah perlu ditingkatkan,”

FOTO: MEMORANDUM/RUL

FOTO: MEMORANDUM/CW1

Danrem 081/DSJ Ingatkan Prajurit Jangan Berpolitik

Wabup Bondowoso Irwan Bachtiar bersama Nunung, Kepala DPMPTDP. usai memberikan pengarahan kepada DPMPTSP. Adapun anggota Satgas tersebut terdiri dari DPMPTSP dan Naker, Bapenda, serta satpol PP. Selanjutnya tim Satgas tersebut

akan diberikan Surat Keputusan. “Tinggal meng-SKan. Nanti akan diinventarisasi dinas perizinan duduk bersama dengan Bapenda. Sehingga satpol PP dalam melakukan penertiban, sudah ada dasar,”

jelas Politisi PDI-P itu. Ia menerangkan jika terbukti ada hal-hal yang sifatnya mengarah pada kolusi (kerja sama rahasia untuk maksud tidak terpuji), maka Satgas tersebut melakukan penataan terhadap oknum tersebut. “Ada oknum-oknum yang kita lihat, ini yang akan kita cari dengan satgas nanti,” urainya. Sementara itu, Kepala DPMPTSP dan Naker Nunung Setianingsih melalui Kepala Seksi Bidang Perizinan Achmad Rahmadi menerangkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bapenda untuk mengetahui reklame tak berizin. Namun, hingga Juli 2020 ini ada sekitar 40-an lebih reklame yang berizin. Lokasinya mayoritas berada di kawasan Kecamatan Bondowoso. “Kita cek, kita sesuaikan data yang kita miliki. Nanti baru ketemu mana yang tak berizin,” pungkasnya. (cw1/lis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

Lumajang, Memorandum Warga Dusun Karanganyar, Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir, digegerkan dengan penemuan Dasir (65), warga setempat yang meninggal dunia dengan cara gantung diri di tempat budi daya jamur, Kamis (16/7) sore. Informasi yang didapat dari warga bernama Sunarto (52), sore itu hendak mencari rumput dan sempat bertemu dengan korban yang mondar-mandir di dekat tempat budi daya jamur. “Ketika saya pamit, yang bersangkutan tidak menjawab,” terangnya. Sekitar pukul 16.30, Sunarto pulang ke rumahnya dan menaruh rumput di kandang.

Kemudian Sunarto melihat korban Dasir seperti duduk di pojok kandang. Karena penasaran, Sunarto kemudian mendekati korban dan diketahui sudah meninggal dunia gantung diri menggunakan tali tampar yang diikat pada bambu. Mengetahui ada orang meninggal dengan cara kendat, Sunarto lalu memberitahukan kepada

warga setempat dan saudara korban. Tak lama kemudian, warga bersama keluarga korban melepas tali yang mengikat di leher korban yang kemudian membawa jasad korban untuk dimakamkan. Informasi yang didapat dari pihak keluarga korban, jika korban sudah lama mengalami sakit stroke dan sesak nafas. Diduga karena penyakitnya yang tak sembuh-sembuh itulah, akhirnya korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Sementara itu, pihak keluarga menolak dilakukan visum dengan alasan sudah mengikhlaskan kepergian korban. Sebagai bukti

penolakan, pihak keluarga membuat surat pernyataan yang ditanda tangani pihak kades setempat. Kapolsek Kunir, Iptu Suhariyono membenarkan tentang warga yang meninggal dengan cara gantung diri itu. Menurutnya, jasad korban sudah disemayamkan pada sore hari itu juga oleh pihak keluarganya. “Dari hasil olah TKP yang dilakukan anggota, korban memang murni meninggal dengan cara gantung diri. Ditemukan luka bekas jeratan tali tampar di lehernya, telinga mengeluarkan sedikit darah, alat kelamin mengeluarkan air mani,” jelasnya. (tri/lis)

FOTO: MEMORANDUM/TRI

JAWA TIMUR Sakit Tak Kunjung Sembuh, Warga Kabuaran Gantung Diri

SABTU KLIWON, 18 JULI 2020 HALAMAN 5

Jasad korban berada di rumah duka.

FOTO: MEMORANDUM/MTR

Dugaan Pengadaan Masker Telah Selesai

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan M Sudiono Fauzan dan Badan Kehormatan membacakan Surat Keputusan No 1/2020.

Pasuruan, Memorandum Salah satu anggota DPRD Kabupaten Pasuruan yang terlibat kasus dugaan pengadaan masker 2020 akhirnya diberikan sanksi oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD. Yakni dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan No 1/2020, tentang dugaan pelanggaran sumpah janji sebagai anggota dewan atas keterlibatan pengadaan masker yang dirilis kepada media. Dalam memberikan keterangan pers, Ketua DPRD M Sudiono Fauzan didampingi tiga wakil ketua, yakni Andri Wahyudi, H Rusdi Sutejo, dan Rias Judika Drastika menjelaskan, dari hasil laporan investigasi dan bukti-bukti yang sudah disampaikan oleh BK kepada Pimpinan DPRD, memang yang bersangkutan tidak terbukti secara sah dan terlibat dalam pengadaan masker di dua OPD (organisasi perangkat daerah) yakni Dinas Koperasi dan Usaha Mikro serta Disperindag. Meski tidak ada bukti, saudara Agus Suyanto ikut cawe- cawe dalam pengadaan masker. Bukti yang dimiliki BK berupa video saat mereka melakukan investigasi

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan memberikan keterangan pers.

Para awak media yang hadir dalam konferensi pers .

menjadi dasar untuk mengeluarkan sanksi berupa teguran ringan. Sementara soal dugaan rangkap jabatan sebagai pembina di asosiasi HIAS, yang disandang oleh Agus perlu dilakukan pembuktian. “Pasalnya, jabatan pembina sesuai de-

ngan bukti yang dimiliki oleh BK berdasarkan keterangan dari ketua HIAS tersebut, perlu dilakukan pembuktian,” jelas politisi PKB ini. Dasar BK memberikan sanksi teguran ringan dalam proyek pengadaan penutup

mulut ini, yakni bukti video dimana Agus Suyanto sedang menyablon masker- masker. Bila perbuatan yang sama dilakukan lagi, maka tidak menutup kemungkinan BK juga akan memberikan sanksi yang lebih berat. Sudiono setelah menyampaikan keterangan kepada awak media hasil keputusan

Menunggu Jurus Mematikan Lawan PDI-P Mereka dipilih setelah melewati proses panjang. Proses rekrutmen hingga penggodokan nama dengan banyak pertimbangan dan penilaian yang cukup melelahkan. PDI-P sebagai partai yang kini sedang berkuasa tentu tidak ingin kecolongan. Berbagai cara dan upaya yang dikomandoi sang mahadewi Megawati Soekarno Putri pasti mengeluarkan jurus-jurus andalan untuk menjaga kekuasaan. Tegasnya, dengan cara apa pun kemenangan di semua daerah yang kini sedang menjalani pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020 harus dibidik dan direbut. Pun sebagai partai besar di negeri NKRI

(Negara Kesatuan Republik Indonesia), PDI-P pasti akan menjaga gengsi kadernya meski harus melewati berbagai perlawanan dari jago-jago partai lain. Itulah alasan mereka (kader yang dijagokan) tidak boleh kalah. Di Jawa Timur, jago PDI-P di enam daerah diumumkan. Kabupaten Trenggalek: Moch Nur Arifin-Syah Muhammad Natanegara, Kabupaten Mojokerto: Titik Masudah-H Pungkasiadi, Kota Blitar: Santoso-Tjutjuk Sunario, Kabupaten Kediri: Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Mariya Ulfa, Kota Pasuruan: Raharto Teno Prasetyo-Moch Hasjim Asjari, Kabupaten Blitar: H Rijanto-Marhaenis UW. Melihat nama-nama itu (boleh jadi)

soal dugaan keterlibatan anggota dewan dalam pengadaan masker, pimpinan dewan secepatnya akan menyampaikan hasil keputusan kepada semua fraksi/ketua DPC partai serta kepada delapan anggota dewan yang diduga ikut terlibat dalam pengadaan masker. (adv/mtr/lis)

Sambungan dari halaman 1 membuat partai lawan di semua daerah keder. Ketokohan mereka tak diragukan lagi. Elektabilitas mereka rata-rata tinggi hingga partai berani menjadi botoh bagi mereka. Tapi aneh. Pada pengumuman Jumat keramat (17/7) tidak muncul nama jago untuk pemilihan wali kota yang masyarakatnya lebih suka disebut bonek. Padahal, mereka sudah tidak sabar menunggu. Nah, kondisi ini membuat kalkulasi menang di kota berjuluk pahlawan bagi partai berlambang banteng moncong putih itu seperti meredup. Alasan apa pun, tak segera bisa memutuskan siapa jago yang ditampilkan di perebutan kursi wali Kota Surabaya

seakan menjawabnya. Apalagi di kotanya “Risma” sudah ada calon atau jago yang didukung seabrek partai politik, namanya Machfud Arifin atau biasa disapa Cak Machfud. Akhinya muncul dugaan berbau pertanyaan, PDI-P belum berani mengumumkan jago karena faktor Cak Machfud? Atau PDI-P sengaja mengulur waktu karena diinternal belum solid mengingat masih bercokol banyak nama yang saling sikut berebut rekomendasi? Semua jawaban itu bergantung pada faksi-faksi yang ada di PDI-P Surabaya sendiri. Mau usung dan dukung Whisnu Sakti Buana, atau menggelindingkan Eri Cahyadi

si “anak emas” Risma, atau pilihan lain yang ketokohannya tak terbilang. Atau, tidak segera diumumkannya jago PDIP-P untuk bacawali dan bacawawali Kota Surabaya disengaja agar tidak gaduh hingga akhirnya PDI-P merapat dan bergandeng tangan dengan Cak Machfud yang tak lain adalah “orangnya” Joko Widodo yang juga petugas partai PDI-P sebagai presiden negeri ini. Bisa jadi, inilah taktik Partai Merah menjaga kemenangan dan kekuasaan di Kota Surabaya, kota kedua terbesar di Indonesia. Bisa juga ada jurus mematikan lawan yang dikeluarkan pada saat-saat injury time. Kita tunggu. (*)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Aris Setyoadji S Sos, Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Noor Arief Prasetyo S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Rahmat Hidayat, Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu, Indra Anugrah Hardiantoko, Prawoto Sadewo (Blitar). Direktur: Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Choirul Shodiq SH MH Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah AMD SE AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color Konsultan Hukum: (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Noer Fattah Syafi’i Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Mangestuti Agil


HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

Polres Blitar Kota Gencar Blusukan Pasar Tradisional

sstandar operasional ketika adaptasi kebiasaan baru (AKB) diberlakukan. Dia menambahkan, sesuai arahan GGTP, pihaknya akan membuat simulasi gelaran hajatan yang sesuai prosedur. Sehingga, roda ekonomi tetap berjalan dan tidak mengenyampingkan protokol kesehatan. Sementara Kapolres Tu-

lungagung AKBP Eva Guna Pandia menyampaikan, dengan tingginya prosentase kesembuhan Covid-19, persiapan untuk aktivitas seperti hajatan dan sebagainya perlu dilakukan. “Ini kan masih belum kuning, belum ada permohonan juga untuk warga yang hajatan, kalau sudah kuning nanti akan kita evaluasi,” ungkap dia.

Pandia mendukung paguyuban membuat simulasi penyelenggaraan hajatan yang baik. Kemudian simulasi tersebut akan disampaikan kepada warga agar diterapkan. “Nah, nanti pemilik hajat ini kan ditunjukkan video simulasinya dan bisa mempedomaninya sebagai panduan untuk pelaksanaan hajatan,” ucapnya. (fir/mad/mik)

Malang, Memorandum Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengapresiasi prestasi Polres Malang yang disampaikan Ketua Tim Kompolnas Andrea H Poelongan saat kunjungan kerja di Mapolres Malang, Jumat (17/7). Ini tentu akan semakin mendorong kinerja Polres Malang dalam mengemban amanah dan memberikan pelayanan public terbaik. Kedatangan tim ini disambutWakapolres ng meMalang Kompol Toni Kasmiri yang endri wakili Kapolres Malang AKBP Hendri diri Umar yang sedang menghadiri kegiatan di TNBTS Bromo. rea Ketua Tim Kompolnas Andrea H. Poelongan mengapresiasii Polres Malang telah memilikii beragam prestasi. “Banyak prestasi yang su-dah diraih Polres Malang dan kami sangat megapresiasi pencapaian tersebut,” katanya. Lebih lanjut, akan dilakukan pengumpulan data terkait raihan prestasi dan juga inovasi yang dilakukan Polres Malang dalam meningkatkan layanan kepolisian kepada masyarakat. Sementara itu, Wakapolres Malang Kompol Toni Kasmiri menyampaikan, Polres Malang telah mendapat predikat WBK dan WBBM yang akan terus dipertahankan.

FOTO: MEMORANDUM/ARI

Kompolnas Apresiasi Prestasi Polres Malang

Kompol Toni Kasmiri mendampingi Ketua Tim Kompolnas Andrea H Poelongan (kiri).

“Kami berkomitmen untuk mempertahankan prestasi ini,” katanya. Disampaikan, di masa pandemi Covid-19 ini Polres Malang mengedepankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan hingga kini tidak ada anggota yang terindikasi Covid-19. Wakapolres menyampaikan, bahwa dalam penanggulangan Covid-19 ini Polres Malang menjadi inisiator Kampung Tangguh Semeru (KTS) dengan mengedepankan POP (Problem Oriented Policing). Bersamaan itu, disampaikan keber-

hasilan dan inovasi Polres Malang. Seperti inovasi Satlantas antara lain pembuatan marka jalan physical distancing, program Rujak Limpung (Seruan Bayar Pajak Keliling Kampung), Bakso Bakar (Bayar Pajak Turut Deso KB Samsat Karangploso). Dari satreskrim menyampaikan perbandingan crime total dan crime clearance 2018 – 2020 dan pengungkapan kasus serta pembuatan aplikasi Wadool untuk transparansi pelaporan tindak kejahatan KDRT. Sedangkan, Satreskoba menyampaikan keberhasilan ungkap kasus. (*/ari/mik)

ioner Kompolnas RI ini adalah dalam rangka memantau kesiapan pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2020 di surabaya,” terang Dr Benedictus B Nurhadi, saat memberikan sambutan di ruang M Yasin Polrestabes Surabaya. Sementara itu, Kombespol

Jhonny Edisson Isir menyampaikan selamat datang kepada rombongan. Pihaknya juga mengucapkan terimakasih atas kepercayaan Kompolnas menjadikan Polrestabes Surabaya sebagai salah satu polres jajaran Polda Jatim yang dijadikan

tempat pelaksanaan kunjungan kerja. “Saya ucapkan selamat datang bagi rombongan. Saya mewakili Polrestabes Surabaya berterima kasih atas kepercayaan menjadikan markas kami sebagai tujuan kunjungan kerja,” pungkas Isir. (fdn/mik)

Anggota Polres Blitar Kota memeriksa suhu badan pemotor di sekitar Pasar Pon Kota Blitar.

Da l a m ra z i a i t u , P Polres Blitar Kota juga b membagikan masker dan face shield kepada para pedagang di

pasar tradisional. Menurutnya, aktivitas tinggi di pasar tradisional membuat para pedagang rentan tertular virus corona atau

Covid-19. Dalam kesempatan itu, Kasubbag Humas Aipda Prasetyo Yunianto menambahkan, jika

baru-baru ini WHO juga merilis penyebaran Covid-19 juga bisa melalui udara. “Untuk itu, masyarakat

harus wajib memakai masker dan face shield untuk melindungi mulut, hidung, dan mata,” pungkasnya. (pra/mik)

Satlantas Imbau Warga Disiplin saat Berkendara Pasuruan, Memorandum Anggota Satlantas Polres Pasuruan Kota kembali menggelar pengamanan dan imbauan untuk mematuhi aturan pyhsical distancing dan protokol kesehatan saat berkendara, Jumat (17/7). Puluhan anggota Satlantas Polres Pasuruan Kota nampak berjaga di setiap markah yang bentuknya seperti area balap MotoGP. Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Achmadi mengatakan, dengan diterjunkan langsung beberapa anggota lantas untuk mengimbau masyarakat agar mematuhi markah yang dibuat. “Kami juga berpesan kepasa seluruh anggota yang melakukan pengamanan dan himbauan untuk mengedepankan 3S, senyum, sapa, dan salam agar masyarakat merasa nyaman saat berkendara,” jelas Achmadi. Menurutnya, setiap perempatan dan sim-

pang tiga yang berada di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota sudah kami berikan marka jalan physical distancing dengan secara bertahap. Dari pantauan Memorandum, nampak petugas kepolisian dari Satlantas Polres Pasuruan Kota juga memberikan imbauan akan pentingnya dalam mengikuti anjuran pemerintah. Seperti, wajib memakai masker saat keluar rumah dan cuci tangan setelah keluar rumah. “Intinya kita mengharapkan kesadaran masyarakat ada petugas dan tidak ada petugas untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas. Baik memakai helm standart SNI maupun perlengkapan yang lain, serta disiplin dalam mematuhi anjuran pemerintah selalu pake masker dan jaga jarak. Rajin cuci tangan sesuai protokol kesehatan untuk mencegah tersebarnya Covid-19 khususnya di kota Pasuruan,” tutur Achmadi. (*/rul/mik)

sebagai pejabat baru di lingkungan Polres Gresik. Mutasi menurut Kapolres lulusan Akpol 2001 adalah hal yang biasa terjadi di lingkungan Polri. “Mutasi akan terus ada karena sudah menjadi kebutuhan organisasi sekaligus pengembangan karir personel Polri”, ujarnya, kemarin. (and/har/mik)

AKBP Dony Alexander mendampingi Irjenpol Mohammad Fadil Imran.

bhabinkamtibmas. Dalam percakapan dalam video call itu, kapolda selalu menanyakan kondisi masyarakat yang terpapar virus covid, dan sudah mendapatkan obat, serta sejauh mana penanganan bhabinkamtibmas di masyarakat yang terpapar Covid-19. Selain bhabinkamtibmas, kapolda juga menekankan kepada Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander agar turun langsung memantau perkembangan Covid-19 di

lapangan. “Saya ingin kapolres turun kemasyarakat bantu masyarakat ,” tandas kapolda. Kapolda mengajak seluruh anggota jangan pernah ragu, jangan pernah bosan melakukan optimalisasi dengan masyarakat dengan cara menyapa warga, bantu masyarakat. “Jangan lupa terapkan protokol kesehatan, agar kita tetap waspada dan terhindar dari virus Covid-19,” pungkasnya.(war/mik)

Polres dan Dishub Jatim Launching Cettar Terminal Tangguh Covid-19

A AKBP Arief Fitrianto memimpin sertijab kasatreskrim dan kasatllantas.

Dalam momen itu, kepada AKP Panji dan AKP Erika, AKBP Arief Fitrianto menyampaikan apresiasi dan penghargaannya terhadap dedikasi yang telah diberikan selama menjabat di Polres Gresik. Selain itu ucapan selamat datang juga disampaikan Arief kepada AKP Bayu dan AKP Yanto

Mojokerto, Memorandum Kapolda Jawa Timur Irjenpol Mohammad Fadil Imran didampingi Wakapolda Jatim Brigjenpol Slamet Hadi Supraptoyo melakukan sidak kesiapan Bhabinkamtibmas Polres Mojokerto Raya dalam menangani Covid -19, Jumat (17/7). Dalam kesempatan itu kapolda bertatap muka langsung dengan seluruh bhabinkamtibmas se-Polres Mojokerto Raya, di Graha Bina Sehat, Stikes PPNI, Mojokerto. Dalam arahannya, kapolda memberikan pengarahan kepada seluruh bhabinkamtibmas dan Kapolsek se-Mojokerto Raya, serta Kapolres Mojokerto dan Kapolres Mojokerto Kota. Untuk terus memperhatikan kasus Covid-19 di daerah masing-masing. Dalam pemaparannya, Kapolda menghimbau agar semua bisa satu suara, satu langkah dalam menganai kasus Covid-19. “Dalam menangani covid -19, kita harus satu suara,” ujar Mohammad Fadil Imran. Dalam kesempatan itu juga, Kapolda Jatim melakukan interaksi langsung dengan masyarakat untuk mengetahui kesiapan bhabinkamtibmas dalam membanu masyarakat. Bahkan, kapolda melakukan video call secara langsung dengan masyarakat untuk memastikan kesiapan dan pelayanan

FOTO: MEMORANDUM/WAR

Kapolda Cek Kesiapan Bhabinkamtibmas Polres Mojokerto Raya

Kapolres Gresik Pimpin Sertijab 2 Jabatan Strategis Gresik, Memorandum Dua jabatan strategis, Kasatreskrim dan Kasatlantas Polres Gresik resmi berganti usai serah terima jabatan (sertijab) di Aula Parama Satwika 98 Polres Gresik, Jumat (17/7) pagi. Upacara sertijab dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Didampingi PJU Polres Gresik, kapolres melaksanakan amanah Surat Telegram Kapolda Jatim Nomor ST/1128/ VI/KEP./2020 tertanggal 26 Juni 2020 tentang mutasi jabatan di jajaran Kasatreskrim dan Kasatlantas Polres Gresik. Sesuai ST , perwira polisi yakni AKP Panji Pratistha Wijaya sebagai Kasatreskrim Polres Gresik mendapat promosi jabatan baru dan dipindah tugaskan sebagai Kasubbagpangkat Bagbinkar To SDM Polda Jatim. Untuk kemudian posisi Kasat Reskrim Polres Gresik diisi lulusan S2 STIK PTIK angkatan 8 tahun 2020 AKP Bayu S2 Febrianto Yoga, yang sebelumnya mengemban amanah sebagai Pama Polda Jatim. Di jabatan lain, Kasatlantas Polres Gresik AKP Erika Purwana Putra ditugaskan dalam jabatan baru sebagai Kaurbinpam Subdit Paminal Bidpropam Polda Jatim. Posisinya digantikan oleh AKP Yanto Mulyanto yang sebelumnya mengisi jabatan di Kanit Regident Satlantas Polrestabes Surabaya.

Kombespol Jhonny Edisson Isir dan jajaran foto bersama tim dari Kompolnas RI.

Anggota satlantas mengimbau warga ketika berkendara mengikuti markah seperti MotoGP.

Bangkalan, Memorandum Untuk menggagas terwujudnya upaya dan strategi dalam mempercepat putusnya mata rantai penyebaran Covid-19, Polres Bangkalan dan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur me-launching terbentuknya Cettar Terminal Tangguh di Kabupaten Bangkalan, Kamis (16/7). Momentum launching Cettar Terminal Tangguh ini mengangkat tema “ Disiplin Adalah Vaksin Corona” itu, dikukuhkan langsung oleh Kepala Dishub Provinsi Jawa Timur Dr Nyono,ST MT. Hadir dalam acara yang dihelat di kompleks Terminal Bangkalan itu antara lain Ketua DPRD Muhammad Fahad,Wakil Bupati Drs H Mohni dan anggota Forkopimda dan pimpinan OPD terkait. Kepala Dishub Provinsi Jatim Dr Nyono mengungkapkan rasa salut dan apresiasi kepada Kapolres AKBP Rama Samtama

FOTO: MEMORANDUM/RAS

FOTO: MEMORANDUM/FIR

AKBP Eva Guna Pandia dan forkopimda memberangkatkan arak-arakan di Alun-Alun Tulungagung.

Blusukan di pasar ini untuk razia pendisiplinan penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 virus corona bagi pedagang maupun pembeli di pasar yang masuk kategori kerumunan. Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela memimpin langsung razia di pasar dengan terus memperingatkan pedagang dan pembeli wajib memakai masker saat beraktivitas di pasar. Dari pantauan di lapangan, kapolres masih menemukan sejumlah pedagang yang tidak memakai masker saat beraktivitas di pasar. “Kami terus gencarkan razia masker di tempat umum, khususnya di pasar tradisional. eli waPedagang dan pembeli k jib pakai masker untuk mencegah penyebaran Covid-19. Akan kami berikan sanksi tegas n untuk pedagang maupun pembeli yang masih meatan langgar protokol kesehatan ambela ini,” kata Leonard Sinambela, kemarin.

FOTO: MEMORANDUM/FDN

Blitar, Memorandum Polres Blitar Kota kembali mendatangi dua pasar tradisional di wilayah Kota Blitar, Pasar Templek dan Pasar Pon, Jumat (17/7).

Polres dan Forkopimda Sosialisasi Prokes dengan Paguyuban Sound Tulungagung, Memorandum Lima ribu pekerja profesional yang berhubungan dengan acara hajatan di masyarakat yang tergabung dalam Paguyuban Sound Jenangan Tulungagung (PSJTA), menjadi salah satu komunitas yang terdampak Covid-19. Mereka menyambut gembira hasil kerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tulungagung, yang menjadikan kabupaten ini di posisi teratas dalam capaian kesembuhan pasien covid. Ditemui usai mengikuti sosialisasi protokol kesehatan (prokes) yang digelar Pemkab Tulungaa gung, Polri, dan TNI pada n Jumat (17/7), perwakilan PSJTA, Darmo mengapresiasi GTPP. “Kita sudah beberapa waktu lalu bertemu Bupati dan menyampaikan beberapa hal. Pada intinya kami mendukung langkah GTPP, sekaligus kami juga mempersiapkan diri agar sesuai dengan protokol kesehatan,” ujarnya. Darmo juga siap bekerja sama dengan membuat simulasi penerapan hajatan, sesuai

Surabaya, Memorandum Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Polrestabes Surabaya dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2020, Jumat (17/7). Kunjungan dari tim Kompolnas RI dipimpin langsung oleh ketua Dr Benedictus B Nurhadi dan rombongan masing-masing Fitriani dan Monika Juniarti Ar Rasid. Kedatangan Tim monitoring Kompolnas tersebut disambut langsung oleh Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Eddison Isir didampingi Wakapolrestabes AKBP Hartoyo dan jajaran pejabat utama (PJU). “Kunjungan kerja Komis-

FOTO: MEMORANDUM/PRA

raksi di rumah Riki Irawan Suastadarma, warga Dusun Timur Persil, Desa Seklok Anyar, Pasirian,” terang Kasatreskrim

Pada saat ayah korban dikalungi sabit, tiba-tiba dari d a l a m r u m a h t e rd e n g a r teriakan maling dari kakak korban, Lailatul Fitria. Mendapat teriakan, kedua pelaku kabur ke timur tanpa membawa motor korban yang ada di halaman. Pelaku hanya berhasil membawa HP Nokia. “Bedasarkan laporan itu, akhirnya kami berhasil menangkap tersangka, Efendi Pradana. Sedangkan M. Nasir kabur selama kurang lebih 3 bulan,” terang AKP Masykur. Barang bukti yang disita 1 unit motor Yamaha Fino 2014 warna merah nopol L-6932-ZU, papan jendela dari kayu serta 1 buah ketapel besi. (tri/mik)

FOTO: MEMORANDUM/RUL

M Nasir

Pol Polres Lumajang AKP M Masykur mendampingi Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa,Jumat (17/7). Saat beraksi, lanjut Masy Masykur, kedua pelaku masuk ke rumah korban dengan menjebol jendela kamar menggunakan ketapel besi yang ujungnya dipipihkan. Kemudian, mereka menuju ke ruang tengah tempat sepeda motor korban diparkir. Setelah itu, pelaku mengeluarkan motor dan ditaruh di halaman. Sayangnya, aksi keduanya diketahui ayah korban, Samsudin, yang kemudian diancam pakai sabit.

Kompolnas RI Pastikan Polrestabes Surabaya Siap Hadapi PAM Pilkada

FOTO: MEMORANDUM/AND

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Tim Kuro Satreskrim Lumajang Bekuk DPO Curanmor Lumajang, Memorandum Setelah buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Lumajang kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), M Nasir (25), warga Dusun Kampung Renteng, Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, dibekuk Tim Kuro Satreskrim Polres Lumajang, Rabu (15/7) malam. Penangkapan terhadap tersangka ini, adalah hasil pengembangan dari penangkapan tersangka Efendi Pradana (31), asal Dusun Kebonan, Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian yang ditangkap lebih dulu beberapa saat setelah terjadi pencurian. “Saat itu, keduanya be-

SABTU KLIWON 18 JULI 2020 HALAMAN 6-7

AKBP Rama Samtama Putra menandatangani prasasti pengukuhan terminal tangguh.

Putra yang menjadi inisiator Cettar Terminal Tangguh Covid-19 di Bangkalan.

“Itu sebabnya, melalui keberadaan terminal tangguh ini, mari kita jaga setiap terminal di

Jawa Timur sebaik mungkin,” harap Nyono. Targetnya, agar kompleks terminal yang kesehariannya menjadi salah satu basis keramaian publik tidak akan menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. ”Saya berharap, terbentuknya terminal tangguh ini, bisa di-cloning oleh 26 teriminal tipe B di seluruh Jatim,” pungkasnya. Untuk diketahui, gagasan untuk membentuk Terminal Tangguh Covid-19 di Bangkalan, diilhami dari terbentuknya 54 kampung tangguh yang sudah tersebar di 18 kecamatan. ”Terminal Bangkalan ini menjadi filter utama bagi keluar masuknya warga pendatang dari dalam dan dari luar Pulau Madura,” kata Kapolres Rama. Melalui peran dan fungsi terminal tangguh ini, Rama berharap penerapan protokol kesehatan sesuai dengan SOP. (ras/mik)

Kapolda Berharap Pabrik Tangguh Semeru Tersebar di Jatim

Kapolresta Beri Penghargaan Anggota Reskrim dan Satreskoba

Wakapolres Salurkan Air Bersih ke Warga Cukurguling

Probolinggo, Memorandum Polres Probolinggo Kota terus melakukan penguatan segala lini di Kampung Tangguh Semeru (KTS) Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jumat (17/7). Kampung tangguh ini dibuat bukan hanya soal penanggulangan gotong royong pemutusan rantai penyebaran pandemi Covid-19. Namun digambarkan, mampu menjabarkan berbagai tantangan di masa depan. “Ini bukan karena covid, tapi untuk ketangguhan semua lini. Ekonomi, sosial dan stabilitas keamanan, serta aspek lainnya,” kata Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya, melalui Kasatbinmas AKP Retno Utami, kemarin. Lanjutnya, sosialisasi penerapan protokol kesehatan ini dikhususkan bagi warga yang datang dari luar kota ketika memasuki KTS Bayeman. Skema perkuat kampung tangguh Semeru di segala lini, kata Retno Utami,

Sidoarjo, Memorandum Tidak hanya wilayah perkampungan atau desa yang dibuat tangguh menghadapi adaptasi kebiasaan baru. Sektor industri juga diharapkan dapat berperan aktif menekan engan penyebaran Covid-19 dengan semenerapkan protokol kesehatan. a Jumat (17/7), Kapolda Jatim Irjenpol Moham-mad Fadil Imran didamm pingi Wakapolda Jatim S, Brigjenpol Slamet HS, atim pejabat utama Polda Jatim dan Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji melakukan kunjungan kerja ke pabrik PT Santos Jaya Abadi (Kapal Api), di Taman, Sidoarjo. “Sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19, di masa adaptasi kebiasaan baru ini, kami pastikan sektor industri menjadi Pabrik Tangguh Semeru dengan menerapkan proto-

Malang, Memorandum Sejumlah anggota polisi Kota Malang yang berprestasi mendapat penghargaan dari Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus H Simarmata saat memimpin prosesi pemberian penghargaan, Jumat (17/7). Beberapa personel yang mendapatkan penghargaan adalah Kompol Rizky Tri Putra (Kapolsek Lowokwaru), Ipda Zainul Arifin (Panit 1 Reskrim), Aiptu Ghojali PS (Panit 2 Reskrim), Bripka Yosef Dhony Kristianto, Bripka Bakhtiar Arief, Brigader Totok Agus Arianto, Brigadir Galih Luhur Perdana, Brigadir Moh. Rheza Firmansyah, Briptu Mochamad Tohir S, Bribda Tyo Yoga Yogiswara yang kesemuanya anggota Polsek Lowokwaru. Selain dari Reskrim, juga dari Satuan Reskoba. Mereka adalah Ipda Didik Sri Purwanto (Kasubnit 1 Unit 2), Aiptu Puguh Rukiyanto, Aiptu Budi Prasetyo, Aipda Arianto, Aipda Atok Triwijay-

Pasuruan, Memorandum Polres Pasuruan melaksanakan bakti sosial (baksos) pembagian air bersih kepada warga yang berada di wilayah hukum Polres Pasuruan dengan dibantu Polsek Lumbang, Kamis (16/7). Dalam kegiatan baksos yang dipimpin Wakapolres Pasuruan Kompol Muhammad Harris, diikuti oleh seluruh PJU serta anggota, Kapolsek Lumbang. Dalam sambutannya Wakapolres Kompol Muhammad Harris mengatakan, air bersih yang dibagikan sebanyak dua watercanon milik Satsabhara Polres Pasuruan “Air bersih yang kami berikan kepada warga kurang lebih 600 orang,” jelas Harris. Kecamatan Lumbang yang memiliki letak geografis pegunungan, sangat sulit menemukan sumber air bersih dari tanah. Kecuali hanya mengandal-

Anggota Binmas Polres Probolinggo Kota memberikan bingkisan kepada pengurus KTS Bayeman.

FOTO: MEMORANDUM/MHD

menerapkan pola gotong royong. Tiap warga saling dilibatkan untuk membantu antar warga lainnya. Di kampung ini tersedia di antaranya mulai dari lumbung pangan yang disediakan oleh warga. Warga membawa bahan-bahan kebutuhan yang disediakan di tempat khusus.Warga lain yang membutuhkan bisa mengambil sesuai kebutuhan. “Jangan lupa bapak ibu, untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangannya

sesering mungkin serta menerapkan physical distancing dan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Retno Utami. Sementara itu, Tim Dokes Polres Probolinggo Kota, dr. Norman menjelaskan, pemerintah telah mengimbau agar masyarakat bersiap untuk new normal alias hidup berdampingan dengan COVID-19 sambil menjalani aktivitas seperti biasa. Namun, tetap ada batasan-batasannya. (mhd/yud/mik)

FOTO: MEMORANDUM/WA

Kampung Tangguh Semeru Diperkuat dari Segala Lini

Irjenpol Mohammad Fadil Imran mengunjungi pabrik Kapal Api.

ko kesehatan di lingkungan kerkol jany ujar Fadil Imran, kemarin. janya,” Di pabrik Kapal Api, Fadil mengecek langsung bagaimana proses screening terhadap karyawan atau para tamu yang masuk dengan menggunakan alat deteksi penyakit serta pengukur suhu tubuh. Bila ada yang ditengarai sakit, maka akan dimasukan ke dalam poliklinik pabrik. Selain itu, sterilisasi dalam penge-

masan produk juga menjadi prioritas. Didukung dengan pola penerapan physical distancing para karyawan pabrik. Beberapa pola protokol kesehatan yang sudah dilakukan pabrik Kapal Api tersebut, diharapkan dapat diterapkan perusahaan-perusahaan lainnya. Sehingga di Jawa Timur, semakin banyak Pabrik Tangguh Semeru. (wa/lud/jok/mik)

Kombespol Leonardus H Simarmata memberikan penghargaan kepada anggota berprestasi.

FOTO: MEMORANDUM/EDR

anto, Briptu Qosim Riyadi serta Briptu Galang Gusti Buono. Kapolresta Malang Kota mengapresiasi kinerja yang telah dilakukan sehingga mendapatkan penghargaan. “Dalam sistem pembinaan karir di kepolisian, pola pembinaan reward and punishment. Dan hari ini, kita memberikan reward kepada yang berprestasi,” terangnya. Ia menambahkan, bahwa nama

pribadi dan kesatuan, Kapolresta Malang Kota mengucapkan selamat kepada anggota yang menerima penghargaan. Ia meminta, semua anggota mawas diri, bekerja profesional dan akuntabilitas. “Saya minta, para penyidik untuk melaksanakan tugas dengan profesional, jangan melakukan yang kontraproduktif sehingga tidak menguntungkan,” lanjutnya. (edr/mik)

Kompol Muhammad Harris menuangkan air ke jeriken milik warga.

FOTO: MEMORANDUM/RUL

kan kiriman air dari dataran rendah. “Semoga bantuan air bersih bantuan Polres Pasuruan dapat membantu warga Desa Cukurguling yang pada saat ini mengalami kesulitan air bersih,” tutur Harris. Sementara itu, Kepala Desa Cukurguling Amali mengucapkan teri-

makasih yang sebesar-besarnya kepada kapolres atas bantuan air bersih tersebut. “Yang mana bantuan air bersih sangat-sangat membantu warga Cukurguling pada saat ini. Manfaatnya sangat dirasakan oleh warga Cukurguling,” tutup Amali. (*/rul/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SABTU KLIWON, 18 JULI 2020 HALAMAN 8

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Bangkalan, Memorandum Satreskrim Polres Bangkalan kembali membongkar kasus pemerkosaan T (15), gadis di bawah umur asal Desa Pangpajung, Kecamatan Modung oleh 5 pemuda. Mirisnya, aksi bejat itu ternyata didalangi MF, pacar korban. “Pacar korban sudah ditangkap Rabu (15/7). Dua hari setelah keluarga korban melapor,” kata Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, Jumat

(17/7). Berdasar keterangan keluarga korban dan tersangka MF, penyidik kemudian berhasil mengungkap nama dan jati diri

empat tersangka lainnya yang masih buron hingga kini. Kapolres optimistis, empat tersangka yang ikut menggilir korban T segera tertangkap. “Sebab nama, ciri-ciri, dan alamat rumah mereka sudah kami kantongi,” tandas kapolres kelahiran Sidoarjo itu. Kapolres juga meminta tokoh masyarakat, tokoh pemuda, atau siapapun warga Desa

Pangpajung yang mengendus keberadaan atau persembunyian keempat tersangka, menginformasikan kepada aparat jika mengetahui keberadaan mereka yang membuat korban kini hamil 3 bulan. “Salah satu kunci keberhasilan mengungkap kasus pemerkosaan lain oleh delapan pemuda di Desa Bandang Laok’, Kecamatan Kokop, juga berkat

kerja sama antara kepala desa, tokoh masyarakat, dan komunitas mahasiswa Kecamatan Kokop dengan polisi. Saya harap itu jadi contoh kepedulian warga,” tandasnya. Kasatreskrim AKP Agus Sobarnapraja menerangkan, pemerkosaan itu terjadi sekitar April 2020, bertepatan dengan bulan ramadan. Namun, versi keluarga korban, MF meru-

pakan pelaku pertama yang melakukan berulangkali. Untuk melepas tanggung jawab setelah korban diketahui hamil, diduga MF menyodorkan korban ke rekan-rekannya. Termasuk kakak kandung MF. “Kami masih mendalami kejadian ini, baik dari keterangan tersangka MF, korban maupun dari para saksi,” tutur AKP Agus Sobarnapraja. (ras/epe)

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Pacar Dalangi Pemerkosaan ABG Pangpajung AKBP Rama Samtama Putra

Waspadai Penyebaran Covid-19

Anggota babinsa mengantarkan bingkisan sembako ke rumah warga.

Koramil Benowo Ringankan Beban Warga Miskin Surabaya, Memorandum Babinsa Koramil Benowo menyebar di daerah binaannya untuk menyalurkan sembako bagi warga yang kurang mampu. Bantuan itu diharap bisa meringankan beban warga di tengah pandemi covid-19. “Dampak pandemik wabah virus corona sangat berpengaruh pada kehidupan sosial dan ekonomi warga masyarakat,” ujar Babinsa Kelurahan Romokalisari Sertu Arief SA. Agar tidak salah sasaran, sebelum pembagian babinsa sudah berkoordinasi dengan perangkat kampung untuk mendata warga yang membutuhkan bantuan. Selain memberikan bantuan, para babinsa juga mengimbau masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan. “Kami mengimbau pada masyarakat agar tidak berkerumun, tetap menggunakan masker, dan sering cuci tangan. Sehingga hal ini bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona,” lanjut babinsa lainnya, Sertu Kusman.(tyo/epe)

Pamekasan, Memorandum Pemerintah Kabupaten (pemkab) Pamekasan bekerja sama dengan kepolisian dan TNI, mengedukasi penerapan physical distancing pengendara kendaraan bermotor di tempat umum untuk meminimalkan risiko penularan covid-19. Edukasi ini digelar di perempatan jalan depan pendopo wakil bupati (wabup), di Jalan Jokotole, Jumat (17/7) pukul 08.30. Bupati H Baddrut Taman SPSi dalam sambutannya, menyebutkan penyebaran virus corona masih tinggi. Sehingga pihaknya terus mengedukasi masyarakat guna memutus mata rantai penyebaran virus yang pertama kali muncul di China. “Kita harus mengedukasi masyarakat karena masa pandemi masih terus menjadi kewaspadaan bagi kita semua,” katanya. Ra Baddrut, sampaan akrabnya, menegaskan semua pemangku kebijakan punya kewajiban memberikan edukasi keselamatan bagi pengguna jalan. Dengan terus mendorong penerapan jaga jarak di tempat publik maupun tempat yang lain, merupakan salah satu tugas penting yang bisa dilakukan di masa pandemi. “Sangat penting bagi masyarakat agar tetap terus menjaga jarak termasuk di jalan umum,” sebutnya. Mengenai pemberian sanksi bagi pengendara yang tidak disiplin mematuhi protokol kesehatan, bupati mengaku masih sedang dalam diskusi dan kajian bersama. Namun dia berharap warga Pamekasan mematuhi aturan pemerintah karena itu untuk kepentingan bersama. (adv/sjk/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ADV

FOTO: MEMORANDUM/TYO

Bupati Pamekasan Edukasi Pengendara Motor

Bupati Baddrut Tamam mengedukasi pengendara kendaraan bermotor untuk tetap menerapkan physical distancing.

Sumenep, Memorandum Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek pembangunan. Kali ini adalah proyek jalan lingkar utara, Kamis (16/7). Tujuannya untuk memastikan data laporan dinas terkait sesuai dengan kondisi di lapangan. Ketua Komisi III DPRD Sumenep, Dulsiam mengatakan, pihaknya ingin melihat apakah ada kesinkronan di lapangan atau tidak dengan sajian data yang disampaikan Dinas PU Bina Marga Sumenep selaku leading sector proyek jalan lingkar utara. “Kami mendatangi lokasi kegiatan proyek Tahun Anggaran 2019 yang dilanjutkan tahun ini. Tahun 2019 ada persoalan di jalan lingkar utara. Misalnya jalan ambruk, sebelum kami datang ke sana ternyata sudah diperbaiki, tidak tahu kapan diperbaiki. Selian jalan juga urukan, tanah di sini kan tidak bisa dibuat urukan,” ujar Dulsiam. Menurut dia, anggaran pembangunan jalan raya yang menghubungkan Desa Kebunan dengan Desa Parsanga di Kecamatan Kota itu, sebesar Rp 15 miliar pada 2019. Kemudian dilanjutkan di Tahun Anggaran 2020, sekitar Rp 22 miliar. Sehingga totalnya Rp 37 miliar. Anggaran itu belum termasuk fasilitas penunjang lainnya. Berdasarkan laporan, menurut Dulsiam, ada pekerjaan proyek Tahun Anggaram 2019 yang ambruk dan berlubang. Sebelum diperbaiki ternyata sudah diterima proyeknya oleh dinas terkait. Sehingga Komisi III DPRD Sumenep ingin memastikan apakah masalah itu benar atau tidak. Ternyata saat legislatif melakukan sidak tidak ada temuan kejanggalan di lapangan karena sudah selesai diperbaiki. “Saat ini kami turun lapangan karena bertepatan dengan momentum pembahasan perhitungan APBD 2019. Sebenarnya kami belum merasa puas sebagai masyarakat Sumenep karena pekerjaan jalan lingkar utara kurang maksimal. Ini tanggung jawab dinas kenapa diterima. Seharusnya kalau proyeknya tidak bagus jangan diterima,” imbuh Dulsiam. Politikus PKB tersebut mengungkapkan, ketika proyek jalan lingkar utara ambruk berarti ada pekerjaan yang salah. “Nanti akan kami hitung apakah ada kerugian negara atau ketidaksinkronan di laporan realisasi 2019 dengan di lapangan. Kami sudah punya gambaran,” tukas politisi asal Kepulauan Sapeken tersebut. Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Eri Susanto mengatakan, proyek jalan lingkar utara sepanjang 3,8 kilometer. Proyek itu sudah selesai 1,5 kilometer pada 2019. Sisanya 2,3 kilometer ditarget selesai Desember 2020. “Tahun 2021 jalan lingkar utara sudah bisa dipakai,” tutur Eri. (adv/aan/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ADV

DPRD Sumenep Sidak Proyek Jalan Lingkar Utara

Beberapa kondisi proyek jalan lingkar utara ketika dicek Komisi III DPRD Sumenep.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

TRENGGALEK

SABTU KLIWON, 18 JULI 2020 HALAMAN 9

KABIRO TRENGGALEK: Hamzah Abdillah. WARTAWAN: Agus Purwanto, Ahmad Yulis. ALAMAT : Jalan Wr Supratman Gang Parangjanoko no 4, Kelurahan Sumbergedong, Kec/Kab Trenggalek.

Pemotongan PIP Dihentikan Trenggalek, Memorandum Tidak dibenarkan melakukan pemotongan anggaran Program Indonesia Pintar (PIP) oleh pihak sekolah. Hal ini ditegaskan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Trenggalek Siti Zaenab.

setempat. Besaran potongan beragam mulai dari Rp 25 Ribu hingga Rp 50 Ribu. Siti Zaenab mengungkapkan membenarkan jika Y bukan sebagai bagian dari sekolah. Secara kebetulan, perempuan paro baya itu ditunjuk untuk mengumpulkan setoran dari wali murid yang memperoleh dana pusat itu.

FOTO: MEMORANDUM/AGUS PURWANTO

FOTO: MEMORANDUM/IST

“Kami tidak pernah melakukan perintah agar dana PIP yang dari pemerintah pusat itu dipotong,”ujar Siti Zaenab, Jumat (17/7). Sebelumnya, sejumlah orang tua siswa atau wali murid SDN 3 Sumurup, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, mengeluhkan adanya potongan PIP oleh sekolah

Siti Zaenab

Masih lanjut dia, kasek sendiri mengaku telah melakukan kelalaian dan pihak sekolah telah mendatangi pihak keluarga Toni serta sudah saling memaafkan. “Kami lakukan pembinaan terhadap kasek serta telah menghentikan kegiatan pemotongan itu,” tegasnya. Sementara itu Komisi IV DPRD Kabupaten Trenggalek masih akan mengkaji permasalahan di SD tersebut dan akan menindaklanjuti melalui rapat-rapat formal.“Tentu itu akan kami telaah lebih jauh karena itu jelas melanggar,” kata Mugiyanto, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Trenggalek. (gos/ham)

Warga yang tidak memakai masker dihukum keliling untuk sosialisasi protokol kesehatan.

Tak Pakai Masker, Dihukum Sosialisasi Protokol Kesehatan

FOTO: MEMORANDUM/IST

Trenggalek, Memorandum Satpol PP Trenggalek tidak memberlakukan hukuman fisik terhadap warga yang tak memakai masker di tempat keramaian. Mereka diminta sosialiasi keliling menggunakan pengeras suara kepada warga lain. Kepala Satpol PP Trenggalek Triadi Atmono mengatakan, selama beberapa pekan terakhir pihaknya melakukan razia gencar yang dilakukan di beberapa pusat keramaian, seperti alun-alun, pasar hingga lokasi wisata. Hasilnya masih ditemukan sejumlah warga yang tidak tertib untuk menggunakan masker. “Kami tidak memberikan hukuman fisik seperti push up, kerja sosial atau denda. Kami langsung memberikan teguran secara lisan. Kemudian mengajak mereka untuk menggantikan posisi kami dalam melakukan sosialisasi,” kata Triadi, Jumat (17/7). Sebagaimana dilansir detik.com, satpol PP membekali warga yang tidak tertib dengan pengeras suara dan plakat sosialisasi Covid-19. Selanjutnya Satpol PP meminta pelanggar berkeliling di tempat keramaian untuk memberikan imbauan kepada warga lain yang tidak menggunakan masker atau tidak jaga jarak. “Tapi sebelum memberikan hukuman, kami berikan juga masker. Saat menjalani hukumannya, warga harus keliling sampai menemukan warga lain yang tidak pakai masker,” ujarnya. Triadi menilai hukuman sosialisasi akan lebih efektif dan memberikan dampak positif. Karena akan muncul rasa tanggung jawab untuk saling mengingatkan antara warga satu dengan yang lain. Di sisi lain Triadi berharap masyarakat untuk tetap tertib dalam menerapkan protokol kesehatan, sebab pandemi Corona di Indonesia maupun Trenggalek masih belum berakhir. Dengan kedisiplinan masyarakat maka tingkat penyebaran Covid-19 dapat ditekan semaksimal mungkin.”Disiplin ini harus kita mulai dari diri sendiri, kami semua tentu ingin agar pandemi ini segera berakhir dan bisa hidup normal lagi,” kata Triadi. Sementara itu data di Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Trenggalek, jumlah warga yang terpapar virus Corona mencapai 54 orang. Penambahan terakhir mengalami peningkatan signifikan dari semula 42 kasus menjadi 54 kasus. (*/udi)

Marka jaga jarak antar pengendara di jalan raya.

Polres Trenggalek Terapkan Jaga Jarak di Jalan Raya Trenggalek, Memorandum Satu lagi terobosan yang dilakukan Polres Trenggalek dalam upaya mencegah dan meminimalisir penyebaran Covid-19. Di traffic light simpang empat Widowati terdapat marka berjarak bagi pengendara seperti layaknya starting grid MotoGP. Pengecatan marka dilaksanakan oleh Polres Trenggalek bersinergi bersama Kodim 0806, Dinas Pehubungan dan Satpol PP Kabupaten Trenggalek. Sedikitnya puluhan personel dilibatkan dalam proses pengerjaannya.

Informasi pasang iklan : Kurnia : 081259584829 RUMAH DIKONTRAKKAN

PARANORMAL

SURABAYA

Rumah Dikontrakkan / Kantor Persil, Jln Raya Demak (Purwodadi Utara) Hub: 081216842204 - 0811337368.

Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS)

RUMAH DIJUAL

dara mungkin kaget dan terlihat aneh. Seiring berjalannya waktu, pihaknya yakin masyarakat akan terbiasa dan menyadari bahwa hal tersebut perlu dilakukan demi keamanan dan keselamatan bersama dalam meminimalisir terpapar Covid-19. “Untuk sementara masih di simpang empat widowati sekaligus sebagai media sosialisasi kepada masyarakat. Kedepan, progres kita di tiap simpang yang terdapat traffic light akan dibuat markah serupa,” imbuhnya Pihaknya berharap dengan markah berjarak tersebut se-

tidaknya mampu berkontribusi positif dalam menekan

penyebaran virus berbahaya tersebut. (*/udi)

IKLAN PAS

PROPERTI

Dijual Rmh+Toko+Gudang LT:9x70m Sbelah RM Gempol Asri(murah siapa cpt pasti dpt) Hub:Bpk.Misdi 082245776551 WA 081259751946 Jual rumah. UK: 7,5 x 16 m,2 lantai, SHM, Jl. Semolowaru Utara 1, Sukolilo SBY, Mobil Masuk. Hub: 081905023580 ( tlp/Wa)

Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Randy Asdar menuturkan, pembuatan marka tersebut merupakan salah satu upaya untuk mencegah penularan Covid-19, khususnya bagi pengendara roda dua.“Jadi, masing-masing kendaraan kita berikan jarak aman (physical distancing) saat berhenti di lampu merah,” jelas AKP Randy sebagaimana dilansir polrestrenggalek.com. Masih kata AKP Randy, jarak antarkendaraan sudah diatur sedemikian rupa sesuai dengan batasan protokol kesehatan antara 1 sampai 2 meter. Pada awalnya masyarakat khususnya pengen-

TANAH DIJUAL DIJUAL TANAH 5X20, SHM. Jl.Tambakwedi Jaya III/70.Rp400Jt.Nego.HP 0812-1770-3657 (wa).

KOS-KOSAN Kost Single Jl.Jemur Ngawinan 1/45K Belakang TPA Barokah No. 59, Daerah IAIN, A.Yani 081253423160.

Pijat Refleksi Totok Saraf Telp/WA. 085100644266

MALANG

38.22/06-25/07

MASSAGE FOR WOMEN HUB: WA 08223034-4471.

WORO-WORO!!!

Rumah Pijat 27 sudah buka lagi seperti biasa!!! Tetap ada diskon mandi uap free protokol kesehatan, Anda Wajib pake masker cuci tangan masuk ke bilik steril suhu badan diukur thermo gun tangan / punggung disemprot dengan sanitazi dll.

Semua sudah kami siapkan agar aman & nyaman ! Hub: Jl. Petemon Timur 27 Sby

TANAH DIJUAL

telp. 031-5465030

Jual Tanah Kavling luas 410m2 dekat daerah wisata pasar Lawang.300 Jt AJB terpasang Listrik 1.300 watt WA:081335776262, 081333477677.

LOWONGAN

38.22/06-25/07

38.20/06-24/07

SHOW ROOM

EDY TRAPY

RATU PENAKLUK CINTA

BAHAN BANGUNAN

Menangani selaga problem sulit JODOH, dan rejeki, dan juga SUSUK buat segala keperluan. BUKA AURA UNTUK BISNIS, BEDAK PELET, PENGLARIS, dan juga TERAPI segala PENYAKIT. Perum Griya Karya Sedati Permai Blok BA No.1 RT 29 RW 12 Sedati Gede Juanda

URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensia koral, Bata Merah/Bata Pres MRH/Bata Umpak/Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick up / Borongan Wil Sby Timt. Hub: 081331583815/085102880022.

DJIAJENG.S (Mahar 50 rb)

SEMBUHKAN : SAKIT MOTOR BEKAS + BARU NYERI SENDI, URAT KEJEPIT, Segala Merk Sport & Bebek KANGKER, MAAG, DLL. Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya HUB: TLP/SMS : 085337010407 031-5043081 -5048607 - 085100583104 38.11/07-15/08 00.30/04-5/05

KEHILANGAN

SURABAYA

Kehilangan STNK spd mt Honda putih nopol L-4846-QJ a/n Mudjiati d/a Jatisrono Barat 3/2 SBY. Kehilangan STNK spd mt Honda magenta hitam nopol L-4736-QB a/n Jasiri d/a Kalimas Baru 2 Timur 12 SBY. Kehilangan BPKB Spd Mtr Honda w.Putih No Pol L-2724-YH A/n.Habibi Maulana Afandi D/a.Jl Krembangan Jaya Utara 8/50. Hlg STNK AG 6988 ER an Tugimin ds. Wonorejo Trisula Kec Plosoklaten Kediri. KH.S 2517 NAE/Mukh.Jihadurrasidin Dwi Candra/Dsn.Wonoasri RT/RW 04/ 03.Ds Kejagan Trowulan Mjkt.

CV.TOP Ahli Pendinginan AC Split Cuci 45 Freon 75, Bongkar 125 / Pas 175. Ahli kipas, msn cuci, Central/Chiler, Casetta, Whiter, Dispenser, P.air, TV, DVD, dll.J/B AC bekas. Kjrn:031-5150.3333 Rkt:0851.0777.7754 Myjen 031-5150.3332.

KURSUS Bimbingan Belajar Matematika,Kimia,Fisika NIMA Sby Hub : 081216894862.

SEDOT WC Jitu Ahli Sedot Saluran Air & Sedot WC Mampet, Tanpa Bongkar Kimia, Terima Kuras Sumur, Tandon, Kolam, Sedot WC, Dorongan. Kenjeran:031-5150.3330 Rungkut: 0851.0877.7759 Mayjen:0851.0777.7715.

KEHILANGAN

SALON MOBIL

PENGOBATAN

KEHILANGAN HLG STNK AG 3532 E5 AN.MUHAMMAD MARIONO DS TUNGLUR KEC BADAS KEDIRI. HILANG STNK YAMAHA MIO 2009 MERAH MARUN W-3576-SC (ENNY PURWANDARI) 081233724029. HILANG STNK SUZUKI SATRIA 2015 HITAM W-6391-WW (CITRA AYU JUSTITIA) 085708842238. Hilang STNK spd motor Honda 2006 L6602IB A/N: Miswadi D/A: Kedung Asem IX/34. Hilang STNK spd motor Yamaha L3288FA A/N: Suwardiyanto D/A: Kedung Pengkol 5/30-E.

ELEKTRONIK DICARI

PIJAT KEBUGARAN Kebal Bacok (langsung dites), Tumbal Usaha, Bisnis, Penglaris, Memisahkan PIL/WIL, Pacar Lari, Susah Jodoh dll. Sedia: Bulu Perindu,Bedak Cleopatra, Gurah Hidung, Gurah Vagina, dll.

ANEKA KEBUTUHAN

Tlp.081332933195 WA 087732541691

HILANG BPKB ASLI MTR HND TH.00 L.2051.DN AN.EDDY SUHANDA JL.TAMAN KENDANGSARI 11A SBY KA.NZ125TS1055818 SIN.NZ125TSE1055818. HILANG BPKB ASLI TRUCK DYNA TH.00 L.8096.UX AN.LIEM HENRY LIMANTARA JL.SULUNG 89 D/16 SBY KA.MHF31BY43Y0046377 SIN.14B1657810. HILANG BPKB ASLI MTR HND TH.08 L.6325.BU AN.RAGIL SRI WANCONO JL.RUNGKUT TENGAH 1C/24 SBY KA.MH1JB91178K382242 SIN.JB91E1381766. HILANG BPKB ASLI MBL NISSAN TH.03 L.1215.CW AN.MOCH ARIF DA. PUMPUNGAN 5/68 SBY KA.T30AO4347 SIN.QR25099033A. Hilang BPKB No.H02199451 Mbl Truck merk Mitsubishi B-9241-PDA An.PT.Agnugra Kimia Ariwidya D/a.Jl. P Jayakarta 73A Blk B 1/8 JP Hilang STNK Spd Mtr Honda th»2010 Nopol L-6213-DC An.Anita Mauliyah Da.wonokromo 1/3 Rt.04 Rw.06 Sby.

KH.S 4773 PJ/Andri Dwi Winarto/Dsn Kejagan RT RW 006/002 Ds Kejagan Trowulan Mjkt

LAYANAN IKLAN PAS SURABAYA TENGAH

SURABAYA TIMUR

Jetis Kulon I/32

8289784

Kedung Baru No. 104

8792004

Simo Gunung Baru 24

5685065

Jedong I/ 20

5039948

Ngagel Dadi III/1 Manyar Sabrangan 9i/94 Semampir Kelurahan 39

08819504155

Pucangan VII/26

5023819

70241128

Pucang Anom 41

5025002

0315920722

SURABAYA BARAT Petemon Barat

70235999

SURABAYA SELATAN Taman Waru Permai A/67

8550709

Blimbing X/111 P.Candra

8674774

Rungkut Mapan Sel Blok CI-1

8721742

Jemur Wonosari Lbr 65

8491289

5663195

Kutisari Indah Utr 7/48

8481219

SURABAYA UTARA

SIDOARJO

Manukan Tengah 19N/1

7405142

Adityawarman 46A

Karang Asem IV/47

3894874

KedindingTghBaru10/7

3773148

Lebak Rejo 34 Rembang Sel 41B Simolawang I/82 Sby

38205709 3573859 085100380511

Masangan Kulon 6S Buduran Sda

7877390 8969925

LAMONGAN DIDIK NEW Kombes Pol M.Duriyat 42 085100711819


memorandum.co.id

MOJOKERTO-JOMBANG

memorandumredaksi @gmail.com

SABTU KLIWON, 18 JULI 2020 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Atur Jam Layanan Puskesmas Mojokerto, Memorandum Masih tingginya penyebaran virus Covid-19 di Kota Mojokerto, membuat pemerintah setempat mengatur jadwal pelayanan di puskesmas. Pembagian jam layanan puskesmas untuk meminimalisir risiko agar tenaga kesehatan (nakes) tidak terpapar virus Corona. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, pemkot mengatur sistem pelayanan di masa pandemi Covid–19. Di antaranya menerapkan pendaftaran secara online yang bisa diakses melalui handphone, termasuk mengatur pembagian waktu

layanan di puskesmas. Ada tiga kelompok layanan puskesmas yang dibagi berdasarkan tingkat kerentanan pasien. Menurut Ning Ita, untuk pelayanan saat awal dibukanya puskesmas dikhususkan hanya untuk ibu hamil alias bumil dan anak-anak. “Anak-anak dan ibu hamil kategori yang rentan terpapar Covid-19 makanya didahulukan,” ujar wali kota. Sedangkan layanan sesi kedua, jam layanan diperuntukkan bagi kategori mudah terpapar tapi tidak terlalu beresiko. Kelompok itu kata Ning Ita, berasal dari pasien lanjut

usia (lansia). Serta yang memiliki penyakit bawaan tapi tidak menular. Seperti diabetes melitus, penyakit jantung hipertensi, maupun kolesterol. Sedangkan untuk jam terakhir layanan dikhususkan bagi kelompok yang memiliki resiko tinggi terpapar Covid-19. Setelah melakukan pelayanan sesi akhir ini, maka masing-masing puskesmas akan dilakukan penyemprotan disinfektan. Sebab meskipun sudah memenuhi standar operasional prosedur (SOP) dengan memakai alat pelindung diri (APD), namun para tenaga medis ma-

sih tetap berpotensi terinfeksi virus corona. Selain itu Pemkot Mojokerto juga berupaya agar tidak kembali melakukan penutupan terhadap pelayanan di fasilitas kesehatan (faskes). Seperti yang sebelumnya dilakukan di Puskesmas Wates, Kecamatan Magersari, karena ada dua petugas yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga dengan kepatuhan protokol kesehatan oleh warga pengguna layanan dan proteksi terhadap nakes, akan semakin memperkecil resiko penularan di fasilitas kesehatan. (war/rif)

FOTO: MEMORANDUM/HUMAS

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari rakor penanganan covid-19.

Tebang Tebu Bablas Akhirat FOTO: ISTIMEWA

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Kepala Dinas Pendidikan Amin Wachid.

Masa Pandemi Covid-19

Mojokerto, Memorandum Diduga kecapekan, seorang petani di Kabupaten Mojokerto, pingsan di area persawahan Dusun Dusun Bulakwangan, Desa Suru, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto dan hingga akhirnya meninggal. Korban diketahui memiliki riwayat sakit paru-paru. Kapolsek Dawarblandong AKP Made Artajaya mengatakan, korban diketahui atas nama

Sujono (48), warga Dusun Taluk

Brak, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. “Korban ditemukan pingsan di area persawahan tanaman tebu sekira pukul 08.30,” ungkapnya, Jumat (17/7). Masih kata Kapolsek, korban sebelumnya menebang (panen) tanaman tebu di area persawahan

di Dusun Bulakwangan, Desa Suru, Kecamatan Dawarblandong. “Korban kecapekan. Jadi selesai menaikan tebu ke atas truk kemudian istirahat di bawah pohon. Tak lama, korban ini pingsan dan tidak lama ditemukan meninggal. Pihak keluarga meminta untuk tidak dilakukan otopsi sehingga langsung dibawa ke rumah duka,

Pemkot Mojokerto Gratiskan Internet bagi Pelajar Mojokerto, Memorandum Masa pembelajaran daring (dalam jaringan) alias online saat pandemi covid -19, Pemkot Mojokerto menggratiskan kuota internet bagi pelajar SD hingga SMP. Bantuan paket data internet tersebut nantinya hanya bisa untuk mengakses 11 aplikasi berbasis pelajaran. Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto Amin Wachid mengatakam, tidak menutup kemungkinan terdapat beberapa sumber belajar dari rumah lainnya yang bisa dijangkau oleh paket data yang diberikan kepada 16.000 siswa SD dan SMP negeri. Tenaga ahli informasi teknologi IT, juga akan dilibatkan untuk mengantisipasi adanya kendala. Amin Wachid, Kepala Dispendik Kota Mojokerto mengatakan, pembatasan sejumlah akses internet harus dilakukan untuk efektivitas bantuan paket data. Sebab sebelumnya, bantuan serupa pernah diterapkan pada akhir tahun ajaran baru 2019-2020 lalu. Setidaknya terdapat 387 siswa yang membutuhkan diberikan bantuan paket internet senilai Rp 50.000 per bulan. “Tapi setelah dievaluasi, ternyata itu tidak efektif karena kontrol penggunaan tidak ada. Paket internet itu justru dipakai untuk mengakses konten yang tidak berkaitan dengan pembelajaran,” ujar Amin, Jumat (17/7). Untuk itu kata Amin, bantuan paket internet di tahun ajaran baru 2020-2021 ini bakal dilakukan pembatasan akses internet melalui pemasangan Chipset. Apalagi bantuan kali ini akan diberikan kepada seluruh siswa SD SMP negeri se-Kota Mojokerto. Apalagi sumber anggaran dialokasikan melalui dana bantuan operasional sekolah atau BOS. Sebab di masa pandemi Covid-19 ini, Kemendikbud telah memberi kelonggaran penggunaan dana BOS untuk kebutuhan pencegahan covid-19 maupun pembelajaran daring. “Setidaknya ada 11 aplikasi yang direkomendasikan untuk bisa diakses selama PC atau pembelajaran jarak jauh,” paparnya. Hal itu sebagaimana Surat Edaran (SE) Nomor 15 tahun 2020 tentang pedoman penyelenggaraan belajar dari rumah dalam masa darurat penyebaran covid 19. Jika dinilai ada sumber pembelajaran daring yang diperlukan, akan disesuaikan dengan kebutuhan. Karena bersumber dari dana BOS, pengelolaan akan sepenuhnya menjadi tanggungjawab sekolah. Saat ini dispendik bersama seluruh kepala SD dan SMP negeri se-Kota Mojokerto masih merumuskan formulasi PJJ,yang tepat untuk diterapkan. Rencananya hari ini rancangan itu akan difinalkan. Secara umum menggambarkan pemberian bantuan akan diberikan dalam bentuk paket data internet untuk masing-masing siswa. Jenjang SD dijatah kuota internet sebesar 8 GB dan siswa SMP sebesar 15 GB per bulan. “Dalam hal ini, pihak sekolah bisa memilih provider sesuai dengan kebutuhan,” pungkasnya. (war/rif)

ini dibuktikan dengan surat pernyataan dari anak korban,” ujarnya. Kapolsek menambahkan, tidak ada tanda-tanda kekerasaan di tubuh korban. Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas mengevakuasi jenazah korban ke rumah duka dengan mobil ambulans. (bjt/rif)

Korban dievakuasi ke ambulans dan dibawa ke rumah duka.

FOTO: ISTIMEWA

Penjual Miras Diwek Diobrak Jombang, Memorandum Sat Sabhara Polres Jombang menggelar giat tindak pidana ringan (tipiring), Kamis (16/7) malam. Hasilnya, dari dua lokasi yang didatangi masing-masing di warung kawasan pabrik pengolahan kayu Kecamatan Diwek serta area Taman Kebon Rojo, polisi mengamankan satu penjual minuman keras (miras) serta menciduk 5 pemuda tanggung yang ketahuan menenggak barang haram. “Dalam giat tim tipiring yang kami gelar di dua lokasi kemarin, kami mengamankan satu penjual serta 5 remaja yang mengonsum-

si miras. Termasuk, kita sita pula barang bukti dalam operasi tadi,” terang Kasatsabhara AKP Dwi Basuki Nugroho, Jumat (17/7). Dijelaskan olehnya, dari lokasi pertama yang disasar team tipiring, petugas mengamankan Muhammad Nailuddin Almansyur (50), warga RT 002/RW 003, Jalan Kemuning Gang II, Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang, selaku penjual miras. “Termasuk kita sita pula barang bukti berupa 6 botol besar bekas air mineral ukuran 1,5 liter berisi arak putih, 7 botol Bir Bintang, serta 8 botol Bir Hitam Guinness,” jelasnya.

Lepas dari lokasi pertama, ti kembali bergerak untuk melanjutkan kegiatan. Tidak berselang lama, petugas mendapati informasi jika di kawasan Taman Kebon Rojo terdapat pemuda bergerombol. “Merespons informasi tersebut, tim langsung bergerak menuju lokasi. Hasilnya didapati 5 pemuda tengah mengonsumsi miras, serta menyita ¼ liter arak,” sambung kasatsabhara. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, penjual serta penikmat miras harus menjalani pendataan petugas. Sekaligus terancam bakal di-

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Penjual miras (tengah) diapit petugas berikut barang bukti.

ganjar sesuai dengan putusan sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Jombang. “Tersangka dijerat dengan pasal 7 ayat

4 Perda Kabupaten Jombang Nomor 16 Tahun 2009 tentang pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol,” tandas Dwi. (wan/rif)

Merespons Keluhan Pasien, Komisi D Gelar RDP Jombang, Memorandum Setelah pada kesempatan sebelumnya menerima keluhan dari puluhan keluarga pasien yang menjalani karantina, Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang menggelar rapat dengar pendapat (RDP), Jumat (17/7) siang. Hadir dalam agenda ini, kepala dinas kesehatan (dinkes) serta Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ploso. Dipaparkan Ketua Komisi D DPRD Jombang Erna Kuswati, RDP ini digelar sebagai tindaklanjut dari keluhan kerabat pasien corona beberapa waktu lalu. Mereka mengeluhkan ketidakjelasan prosedur penanganan bagi anggota keluarganya yang hingga kini masih menjalani karantina. “Agenda ini kami gelar sebagai tindak lanjut dari keluhan yang masuk beberapa waktu lalu. Intinya, mereka mempertanyakan kejelasan prosedur penanganan anggota keluarganya,” paparnya, Jumat (17/7). Dijelaskan olehnya, rata-rata anggota keluarga yang kemarin mengadu ke wakil rakyat didominasi lamanya proses karantina yang harus dijalani. Bahkan memasuki puluhan hari. “Dengan fakta tersebut, sudah tentu kondisinya benar-be-

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Suasana RDP yang digelar Komisi D dengan dinkes dan RSUD Ploso.

nar berdampak,” jelasnya. Diakui ketua Komisi D, selain lamanya proses karantina di gedung tennis indoor, ketika proses tadi dijalani, tidak satupun bantuan diterima pihak keluarga. Sedangkan, selain mengaku kehilangan sumber pendapatan, ada pula yang harus meninggalkan 5 anaknya. “Karena kalau teralu lama juga sangat kasihan bagi mereka. Maka dalam forum ini kita ingin bermediasi dengan pihak terkait guna menyelesaikan keluhan

itu,” tandas Erna. Masih di lokasi yang sama, Direktur RSUD Ploso dr Achmad Iskandar Dzulqarnain mengaku cukup menyayangkan lambannya hasil uji swab bagi pasien yang karantina. Padahal, hasil uji tadi dibutuhkan untuk menentukan seseorang dapat dinyatakan negatif atau tidak. “Dengan kondisi itu, kami telah menyampaikan kepada pusat maupun provinsi terkait hal itu,” tuturnya. Menjadi pertimbangan ka-

rena pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi memiliki sumber daya pemeriksaan laborat. Sudah tentu, apabila PCR atau polymerase chain reaction berada di Jombang, lambannya waktu menunggu hasil uji dapat dipangkas. “Bahkan dapat kami sampikan jika hari ini masuk, paling lambat besok sudah diketahui hasilnya,” tegas Iskandar. Sementara itu, perwakilan puluhan keluarga pasien, Joko Fattah Rachim mengatakan, jika banyak ketidakjelasan prosedur

penanganan yang harus diterima oleh warga yang kerabatnya menjalani karantina. Mulai dari lamanya waktu yang dibutuhkan, hingga prosesnya yang terkesan tebang pilih. “Selain membutuhkan waktu yang lama, prosedur penanganan juga patut dipertanyakan. Belum lagi, dalam perjalanannya kewajiban karantina terkesan tebang pilih,” bebernya. Lamanya waktu tadi, sambungnya, mencapai puluhan hari hingga hitungan bulan. Selama rentang waktu tersebut, mereka (keluarga,red) terus diombang-ambing terkait kejelasan status. Belum lagi tiadanya bantuan yang diberikan untuk meringankan beban seperti yang dijanjikan. “Inilah yang membuat kondisi keluarga menjadi sangat miris. Sudah diombang-ambing, mereka juga tidak mendapat bantuan yang pernah dijanjikan,” lanjutnya. Dengan semua akumulasi tadi, prosedur penanganan karantina juga terkesan tebang pilih. Contoh nyata, ada dua kepala desa (kades) di Jombang yang dinyatakan positif corona. “Justru mereka diberikan keistimewaan dengan menjalani karantina mandiri di rumah,” pungkas Fattah. (adv/wan/rif)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

SABTU KLIWON, 18 JULI 2020 HALAMAN 11

MELIPUTI MELIPU UTI TI W WILAYAH ILLAY IL AYYAH AH JJEMBER. EEM MBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marju Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Bupati Jember dr Faida menggendong Wulandri (6), disabilitas berat asal Wirolegi, Kecamatan Sumbersari.

Sambung Rasa BupaƟ Faida

Beri Sentuhan dan Semangat Keluarga Disabilitas Berat

BANDIT MOTOR SEKARAT DIMASSA DI SIMO KALANGAN

Pelaku Baru Bebas Asimilasi Surabaya, Memorandum Dua bandit motor yang dihajar warga di Jalan Simo Kalangan, masih dirawat di Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada (BDH) Benowo, Jumat

(17/7). Kedua pelaku itu, Kholil Yatim (30), warga Jalan Tenggumung Wetan V, dan Zainul Hasan (31), warga Omben Sampang, Madura, yang ting-

Tunggu Penumpang, Sopir Lin Tewas Sementara itu, Abdul (42), rekan sesama sopir angkot menduga korban meninggal karena penyakit yang diidapnya. “Mungkin sakit paru-paru atau jantung,” ujar Abdul. Tambah Abdul, korban hampir setiap hari tidur di kawasan Terminal Joyoboyo. “Setiap hari tidur di (Terminal) Joyoboyo,” jelasnya. Lanjutnya, korban bukanlah sopir tetap dari lin L 1505 US itu. Karena kebetulan sopir aslinya berhalangan. “Ini sopir cadangan. Karena sopir

Terseret Narkoba Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Yusri Yunus menjabarkan Catherine Wilson ditangkap hari ini, Jumat (17/7) di rumahnya di Jalan Damai, Ciganjur, Jakarta Selatan. “Dari pengakuannya, dia sudah mengakui dua paket itu miliknya,” kata Yusri Yunus seperti dikutip detikcom. Ditangkapnya Catherine Wilson berdasarkan laporan dari masyarakat. Saat dilakukan penggeledahan sekitar pukul 10.00, polisi menemukan dua paket kecil sabu. “Ditemukan dua paket sabu diduga jenis sabu. Dugaan sementara itu adalah dua paket kecil,” beber Yusri. Catherine Wilson langsung dimintai keterangan saat penangkapan. Saat ini yang model dan bintang film itu masih dalam proses pemeriksaan. Yang bersangkutan diambil keterangan saat penangkapan. Mungkin sore ini kita lakukan pemeriksaan,” jelasnya. Catherine Wilson dikenal sebagai supermodel. Mengawali karier sebagai model, Catherine Wilson punya bentuk tubuh dan paras yang menarik.

Sambungan dari halaman 1

aslinya dua hari tidak kerja, terus dikasih ke Agus,” jelasnya. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Gayungan Ipda Hedjen Oktianto mengungkapkan, sebelum tewas korban sedang mencari penumpang. Diduga saat itu penyakitnya kambuh dan berhenti di depan Cito namun tidak ada yang mengetahuinya. “Dari keterangan teman sesama sopir lin, sebelum meninggal sempat mengeluh sesak nafas,” ungkap Hedjen. (rio/fer)

Residivis Penculikan Bobol Toko Elektronik Com yang akan dijarah, tersangka tidak langsung beraksi. Ia terlebih dahulu memantau situasi selama dua hari. Setelah dipastikan waktu yang tepat untuk beraksi, tersangka mulai menuju lokasi dengan cara memotong gembok gerbang menggunakan gunting besi besar. Tidak tanggung-tanggung, tersangka menguras habis laptop dan aksesoris dagangan di etalase toko. “Tersangka juga membawa kabur uang toko sebesar Rp 2 juta,” lanjut dia. Dari hasil penyidikan terungkap, selain di Jalan Siwalankerto, tersangka juga pernah beraksi di lima lokasi lain. April 2020, tersangka membobol toko di kawasan Sidosermo. Satu bulan kemudi-

gal di Jalan Lasem, Krembangan. Kanitreskrim Polsek Sukomanunggal Iptu Hadi Ismanto mengatakan, saat ini keduanya masih dirawat di rumah

Sambungan dari halaman 1

an, tersangka membobol dua toko di kawasan Lakarsantri dan Menganti Gresik. “Dua kali di Lakarsantri,” terang dia. Tidak hanya di Surabaya dan Gresik, maling kawakan ini juga beraksi di Tulungagung Juni lalu. Selain itu, tersangka juga merupakan residivis kasus penculikan pada 2010. “Ia pernah ditahan karena kasus penculikan di wilayah Magelang,” pungkas alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2013 itu. Di hadapan penyidik, pria yang berjualan pentol keliling itu mengaku nekat mencuri karena terdesak kebutuhan ekonomi. Istri dan ayah dirawat karena sakit kronis. “Butuh uang buat perawatan. Dagangan sepi,” aku Marsam. (fdn/fer)

Sambungan dari halaman 1 Namun, setelah menikah Catherine Wilson seperti melipir dari dunia hiburan. Mengaku rindu menjadi model, Catherine Wilson sempat berujar siap melakukan diet untuk kembali mendapatkan tubuh yang proporsional. Namun, nasib berkata lain. Catherine Wilson saat ini justru tersangkut kasus dugaan kepemilikan narkoba. Selain narkoba, Catherine Wilson jadi perbincangan ketika terseret kasus korupsi Tubagus Chaeri Wardana. Dalam kasus Wawan, Catherine Wilson berstatus sebagai saksi bersama dengan beberapa artis lainnya, salah satunya Jennifer Dunn dan Irwansyah. Mengaku nama baiknya rusak gara-gara kasus Wawan, Catherine Wilson menegaskan dirinya sudah bersih dari masalah tersebut. Nama Catherine Wilson juga sempat tersangkut dalam masalah prostitusi artis. Wajah dan namanya dicatut dalam daftar prostitusi artis. Akan tetapi, hal itu sudah dibantah oleh Catherine Wilson. Tidak terlibat prostitusi artis, Catherine Wilson mengaku seringkali mendapat ajakan dari pria hidung belang. (*/fer)

sakit dan pihaknya belum bisa memberikan perkembangan secara detail. “Kami belum bisa meminta keterangan kedua tersangka secara detail karena masih dirawat,” kata Hadi kepada Memorandum. Tapi salah satu pelaku, Zai-

bisa menyebabkan penyebaran virus corona (Covid-19). “Penyandang disabilitas berat merupakan saudara kita. Ada baiknya mereka yang normal hendaknya berperan aktif memanusiakan mereka,” ujar dia. Ia menambahkan boleh kekurangan, tapi yakinlah pasti ada kelebihannya. Memanusiakan penyandang disabilitas merupakan amanah undang-undang. “Berkaitan dengan tugas pengawasan undang-undang itu, kita perlu memperhatikan mereka,” imbuhnya. Bupati menguak cerita sisi lain saat menyalurkan bantuan kemanusiaan tersebut. Bagaimana seorang ibu salah satu penerima bantuan tidak sanggup antarjemput. Kemudian ia putuskan kalau kelak sekolah aktif, akan diantar ojek khusus yang dibayarkan oleh pemerintah daerah. Dan, ojeknya adalah pamannya sendiri yang notabene juga kurang mampu. Para penyandang cacat itu mendapatkan sentuhan dan perhatian Bupati Jember perempuan pertama yang memilih maju perseorangan (independen) dalam kontestasi pilkada berpasangan

nul Hasan, sudah bisa duduk dan diajak bicara pelan-pelan. “Hasan ini merupakan residivis,” ungkap Hadi. Hasan, sendiri baru keluar dari Rutan Medaeng pada Mei karena mendapatkan asimilasi dari Kemenkumham. Hasan mendekam di Medaeng setelah

dengan Dwi Arya Nugraha Oktavianto (Vian), dengan wajah haru. “Ini merupakan program yang dibuat oleh Pemkab Jember guna membantu dan meringankan biaya sehari-hari mereka. Sebab, mereka membutuhkan biaya yang cukup ekstra, di masa pandemi Covid-19,” tandasnya. Penerima bantuan asal Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, bernama Rahmawati menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh bupati. Rahmawati sendiri memiliki anak bernama Wulandri (6). Putri sulungnya ini mengalami cacat lahir dengan kedua tangannya kurang sempurna dan hanya satu kaki sebelah kiri. “Terima kasih banyak karena Bupati Faida telah memberikan perhatiannya dan mengunjungi Wulandri. Sebelumnya Wabup Kiai Muqit menyerahkan langsung adminduk anak, sekarang bupati menyerahkan bantuan,” urainya. Tambah Rahmawati, tentunya bantuan di tengah pandemi Covid-19 yang diberikan sangat membantu keluarga untuk keperluan sehari-hari dan merawat Wulandri. (edy/udi)

tertangkap anggota Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak atas kasus curanmor. Akibat perbuatannya itu, dia dihukum penjara setahun. “Namun hanya menjalani 8,5 bulan karena mendapatkan asimilasi akibat dampak virus corona,” pungkas Hadi. (rio/fer)

Cari Sasaran Berboncengan Tiga “Kami bersama korban menyanggong di Suramadu dan berhasil meringkus satu tersangka. Dua pelaku masih dalam pengejaran, “ kata Kanitreskrim Polsek Simokerto Iptu Sukram, Jumat (17/7). Sukram menjelaskan, aksi Edi dan dua pelaku (DPO) bermula sekitar pukul 03.00. Sebelum memutuskan mencuri motor milik Ratnawati, mereka mencari sasaran secara acak dengan berboncengan tiga mengendarai satu motor. Ketika melintas di Jalan Gembong,

mereka melihat motor Ratnawati terparkir di depan musala. “Edi bertugas sebagai eksekutor, sementara dua pelaku lain menunggu di motor sambil mengamati situasi,“ terang dia. Mendapati motornya lenyap, Ratnawati didampingi warga melapor ke Mapolsek Simokerto. Berbekal laporan itu, petugas bersama korban menuju Jembatan Suramadu. “Baru beberapa menit menunggu, tiba-tiba korban berteriak jika motor yang

membuat warga curiga, sebab sekarang ini lagi tren sepeda untuk olahraga di tengah Covid-19 ini. Saat melintas di depan rumah korban, tersangka melihat murai di dalam sangkar yang ditaruh di teras. Karena yakin itu yang diincar, tersangka lalu menghentikan sepeda sambil mengawasi situasi. Karena dirasa aman, salah satu tersangka lalu mengambilnya dengan

dicuri melintas. Saat itu kami mengejar dan berhasil menangkapnya. Kebetulan massa terlalu banyak dan sempat menghajar tersangka,” pungkas mantan Kasubnit Tipidkor Satreskrim Polrestabes Surabaya itu. Sementara itu, Sub Edi mengaku akan membawa motor curian itu ke kampung halaman. Sedianya, motor akan dijual kepada penadah yang sudah menjadi langganan. “Baru akan dijual pak. Teman saya sudah duluan,” aku Edi. (fdn/fer)

Sambungan dari halaman 1 menggunakan kayu seppanjang 1 meter. Apesnya, ketika berhasil mencuri murai dan hendak kabur, tiba-tiba pemiliknya keluar rumah. Mengetahui rumahnya disatroni maling, lalu berteriak maling sambil mengejarnya. Keduanya tidak bisa kabur karena keburu ditangkap warga. Untuk menghindari amuk massa, korban lalu menghubungi Mapolsek Kenjeran. (rio/fer)

Gelapkan Motor, Dibekuk Keluarga Korban Mapolsek Kenjeran berdasarkan lokasi kejadian. “Jadi setelah diinterogasi, ternyata TKP-nya di Kenjeran. Pelaku kami serahkan ke Mapolsek Kenjeran,” kata Kapolsek Tenggilis Mejoyo Kompol Kristiyan Beorbel Martino, Jumat (17/7). Kristiyan menjelaskan, pelaku menggelapkan motor seorang wanita di Jalan Nambangan. Lantaran, keluarga korban tidak terima, akhirnya mencari keberadaan

pelaku. Hingga diketahui pelaku mempunyai usaha jual beli barang di kawasan SIER Rungkut. Mengetahui itu, keluarga korban lalu menyamar sebagai pembeli. Ketika bertemu pelaku, keluarga korban tidak hanya menanyakan soal barang tetapi juga motor yang digelapkan pelaku. Karena merasa terdesak, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya. “Jadi pelaku ini kenal dengan kor-

Sambungan dari halaman 1 bannya. Ketika bertemu, pelaku berdalih meminjam motor korban dan malah membawanya kabur. Untuk lebih lengkapnya tanyakan ke Polsek Kenjeran,” ujar Kristiyan. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Kenjeran Iptu Soeryadi dikonfirmasi terkait penangkapan pelaku penggelapan membenarkannya. “Masih kami periksa. Untuk perkembangannya akan kami sampaikan lagi,” singkat Soeryadi. (iah/rio/fer)

Ingin Pasangan yang Berkecantikan Alami, Bukan yang Dempulan Cantik dan mampu mempertahankan kecantikan alaminya. Memang kadang-kadang tampil dengan polesan, tapi polesan mereka tidak berlebihan. “Saya pernah bertemu mereka. Ngeten,” kata Nanang sambil menunjukkan jempol tangan kanannya. “Kalau cantik yang abal-abal, Mas Nanang bisa memberikan contoh?” tanya Memorandum. Nanang kembali tertawa. Dia sadar bahwa dirinya dipancing. Toh begitu, Nanang tetap memberikan jawaban. “Berat ketemu wartawan. Ke mana-mana bawa pancing dan umpan,” kalakarnya, “Saya dulu pernah mengagumi seorang perempuan yang menjadi kepala daerah. Orangnya cantik. Setiap tampil di muka

publik, dia sanggup menghipnotis massa melalui kecantikannya. Wajahnya tersebar di lembar-lembar media cetak, layar-layar televisi, dan monitor-monitor HP.” Memorandum spontan membayangkan sosok-sosok Srikandi Indonesia yang memegang jawaban puncak suatu daerah. Ya bupati. Ya wali kota. Ya gubernur. Satu per satu melintas di layar imajinasi. Yang kecantikannya pas-pasan dan minus pun turut melintas. “Tapi apa yang terjadi ketika dia ditangkap aparat keamanan karena terlibat kasus korupsi?” tanya Nanang, disambung dengan senyum, “Ketika beritanya muncul disertai foto atau video, masya Allah… wajahnya tidak rata. Bopeng-bopeng.”

Zainul Hasan

Sambungan dari halaman 1

Dua Pemuda Curi Murai Tentara “Korban merupakan anggota tentara,”kata Kanitreskrim Polsek Kenjeran Iptu Soeryadi, Jumat (17/7). Sementara itu, kepada penyidik, Farid mengaku rencananya murai seharga Rp 500 ribu itu akan dijual. “Hasilnya akan kami bagi berdua,” tutur Farid, kemarin. Informasinya, malam itu, kedua tersangka yang mencari sasaran secara acak dengan mengayuh sepeda. Modus ini tidak

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Bantuan diberikan berupa paket bahan pokok yang terdiri dari beras 5 kilogram, susu, diapers, alat kesehatan bila diperlukan. Masing-masing disabilitas juga mendapatkan uang tunai Rp 2,4 yang disalurkan kepada154 orang. Bagi Bupati Faida ini menunjukkan bahwa penghormatan, jaminan perlindungan, dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di Jember diwujudkan atau dilaksanakan tepat sasaran. “Penyaluran bantuan ini menarik karena dikemas sambung rasa yang menyasar kelompok-kelompok yang suaranya relatif tidak terdengar di masyarakat. Seperti, para penyandang disabilitas berat,” ujar perempuan pertama yang menjadi Bupati Jember. Bupati Faida menyampaikan, penyaluran bantuan dilakukan dengan mengantarkannya langsung ke setiap rumah penyandang disabilitas berat. Hal itu terkait upaya untuk mencegah terjadinya kerumunan yang

Dokter Faida mengelus kepala anak disabilitas berat. Para penyandang cacat itu mendapatkan sentuhan dan perhatian dari Bupati Jember ini.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Jember, Memorandum Bupati Jember dr Hj Faida MMR klesotan (duduk di atas lantai) bersama para penyandang disabilitas berat yang ada di tiga kecamatan wilayah kota, Sumbersari, Patrang, dan Kaliwates, Kamis (16/7). Bupati juga menyalurkan bantuan kemanusiaan yang diambilkan dari pos bantuan tidak terduga (BTT ) untuk penanganan Covid-19.

Sambungan dari halaman 1

Nanang mengaku tidak bermaksud merendahkan mereka, tapi sekadar memberi contoh bahwa ada perempuan yang memiliki kecantikan abal-abal. Kalau arek Suroboyo biasa mengistilahkan raine dempulan. Plasu… eh palsu. Nanang menambahkan contohnya. Beberapa artis yang sebenarnya sudah cantik tapi kurang mensyukuri kecantikan yang dikaruniakan untuknya. Antara lain, Nita Thalia, Nikita Mirzani, Bella Shofie. “Itu hanya antara lain. Aslinya teramat sangat banyak sekali. Bahkan ada pula yang kabarnya artis yang tidak memiliki kecantikan sama sekali lalu menyulap dirinya menjadi cantik. Sangat cantik. Dan seksi,” kata Nanang. Siapa? (bersambung)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SABTU KLIWON, 18 JULI 2020 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK: Timotius Devan Nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Ibnoe Soeyoeti

Target Retribusi PBB Bojonegoro Kurang Rp 28,6 Miliar

“Karena agennya dari desa sebelah (Desa Sedagaran, red), kadang suplier juga ikut,” ujar Mahrus, Jumat (17/7). Dari penuturannya, paket sembako yang disalurkan bulan ini kualitasnya jauh lebih baik dari tiga bulan sebelumnya terutama kualitas beras. “Sebelumnya sangat jelek bahkan ada kutunya,” ungkap Mahrus. Mendapati hal itu, ia mengaku pernah melayangkan protes kepada pihak suplier. Namun bukannya mendapat sambutan baik untuk mengganti atau sekadar memberi penjelasan baik. Namun, ia malah mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari suplier. “Saya pernah protes untuk minta ganti, karena kondisinya sangat jelek dan hampir keseluruhan. Lah, malah dia balik mengancam dengan mengaku orang dekat bupati dan pejabat,” tutur Mahrus. Padahal, upaya tersebut dilakukan Mahrus agar masyarakatnya memeroleh sembako dengan kualitas dan kuantitas yang sesuai. Memenuhi kriteria sebagai sumber kebutuhan protein nabati dan hewani, karbohidrat, vitamin, serta mineral. Ia mengeluhkan, jika paket sembako yang diterima mas-

Masyarakat mengambil paket sembako BPNT di Balai Desa Raci Tengah.

yarakat tidak sesuai baik secara kualitas atau kuantitas, yang bakal kena omel masyarakat adalah jajaran bawah, seperti halnya pihak desa. “Yang jadi sasaran protes tentu saja orang yang di bawah, tidak jarang kami mendapat keluhan, kadang harus nemplongi dulu. Mau gimana lagi,” imbuhnya. Kejadian seperti itu, tidak membuat KPM menerima. Jika bantuan datang, masyarakat berebut memilah dan memilih bantuan terlebih dahulu. “Karena sudah dipaketkan. Merekapun saya perbolehkan memilih sesuai kehendak,” lanjut Mahrus. Hal itu mungkin dilakukan masyarakat untuk mencari paket

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Bojonegoro, Memorandum Kesadaran warga untuk membayar pajak masih kurang. Terbukti, realisasi pembayaran pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Bojonegoro, hingga Juli 2020 atau sikitar 6 bulan ini baru Rp12,7 miliar. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro Ibnoe Soeyoeti menjelaskan jika target pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi PBB adalah Rp 41,4 miliar. Artinya masih ada kekurangan sebesar Rp28,6 miliar yang belum dibayarkan wajib pajak. “Kita akan jemput bola untuk menagih ke seluruh desa,” ujar Ibnoe, Jumat (17/7). Menurut ia dari 28 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro baru 50 persen kecamatan yang tuntas pembayarannya. Padahal target pembayaran PBB-P2 hingga bulan Agustus 2020. Namun dengan adanya pandemi Covid-19 ini, bapenda memberikan keringanan pembayaran hingga Desember 2020. Diketahui, kecamatan yang pembayaran PBB-P2 terbanyak adalah Kecamatan Margomulyo. Dengan jumlah persentase pembayaran sudah mencapai 61,99 persen dari total yang harus dibayar mencapai Rp 475 juta. “Kita terus mendorong agar pembayaran PBB-P2 sesuai target,” lanjut Ibnoe. Sementara ia mencontohkan PBB-P2 di Kecamatan Gayam, termasuk tanah yang berada di sekitar lapangan migas, Banyu Urip, Blok Cepu, masih terus dilacak keberadaan pemilik tanah atau wajib pajak. “Kita belum menemukan keberadaan si pemilik tanah,” pungkas Ibnoe. (top/har/tyo)

Gresik, Memorandum Keluhan bantuan pangan nontunai (BPNT) terus berkembang. Kali ini, Kepala Desa (Kades) Raci Tengah Mahrus mengaku didamprat salah satu suplier ketika meminta ganti paket bantuan yang dianggap tidak layak.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ TIM

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Komplain Kualitas BPNT, Kades Raci Tengah Didamprat

Kernet pikap menuntun sapi yang lepas.

Sapi Lompat dari Pikap, Kejutkan Pedagang Pasar Krempyeng Gresik, Memorandum Menjelang Iduladha, seperti biasa pedagang hewan baik sapi maupun kambing berdatangan ke Kabupaten Gresik. Ada kejadian menarik dalam proses pengirim hewan menjelang Hari Raya Kurban tahun ini. Seperti yang terjadi di depan pasar krempyeng, Kecamatan Gresik, Kamis (16/7) tengah malam. Sebuah pikap yang melaju dari arah barat membawa dua ekor sapi jantan cokelat kemerahan dan putih. Sesampainya di depan pasar, salah satu sapi melompat dari bak mobil, sehingga membuat kaget dan geger pedagang pasar. Saat kejadian itu, sopirnya tidak sadar kalau hewan yang diangkutnya itu lompat. Beruntung ketika melompat tidak ada pengguna jalan di sekitar mobil pikap, sehingga tidak ada yang terluka. “Sapinya tertinggal mobil kurang lebih 50 meter, mobil berhenti setelah sopirnya diteriaki orang-orang pasar,” ujar Muhammad Arif Rahman warga yang ada di sekitar lokasi kejadian. Selanjutnya kernet pikap turun untuk mengamankan sapinya. Setelah sapi dinaikkan ke pikap, sopir melanjutkan perjalanan.(and/har/tyo)

yang masih segar atau mencari kuantitas yang paling banyak. Terutama dalam memilih jenis buah atau sayur. Jika ada pilihan, pihaknya berharap mendapat paketan sembako denga kualitas terbaik. Sesuai ketentuan. “Gak papa gak dapat lauk, yang penting berasnya kualitas top. Jumlahnya juga sesuai dengan nominal Rp 200 ribu,” harap Mahrus. Di Desa Raci Tengah sendiri tercatat sebanyak 143 KPM. Setelah sebelumnya hanya 115 KPM, karena ada pandemi Covid-19 akhirnya jumlah penerima ditambah. Mahrus juga mengaku sering terjadi saldo nol di wilayahnya. Di Desa Raci Tengah selama Juni ada dua KPM dengan saldo

nol. “Hari ini ada kasus saldo kosong lagi, jumlahnya lima orang,” pungkas Mahrus. Munculnya, dugaan BPNT di Kabupaten Gresik yang disunat kian santer di media massa. Belakangan, muncul informasi mengenai salah satu KPM inisial M dari Desa Morowudi, Kecamatan Cerme. yang akan dicoret dari daftar penerima bantuan. Namun informasi tersebut dibantah oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik Sentot Supriyohadi. “Tidak ada KPM yang dicoret. Permasalahan paling banyak ya saldo nol. Itu pun karena berbagai macam penyebab,” tegas Sentot. Sentot pun menjelaskan mekanisme jika memang ada

KPM yang namanya dicoret dari daftar penerima bantuan. Hal itu bisa saja karena nama KPM tersebut mendapat bantuan ganda. Ia mencontohkan KPM yang mendapat bantuan BPNT, dan JPS secara bersamaan. Jika itu terjadi, secara otomatis namanya akan tercoret dari daftar penerima bantuan JPS yang bersumber dari dari APBD. “Kalau untuk bantuan ganda aturannya sudah jelas, tidak boleh,” tegas Sentot, Jumat (17/7). Sentot menambahkan, informasi mengenai nama KPM yang dicoret bisa juga dampak perpindahan bantuan oleh KPM. Kali ini ia mencontohkan, penambahan penerima BPNT hingga empat belas ribu KPM semenjak pandemi Covid-19 merebak. “Nama mereka pasti dicoret dari daftar penerima JPS, dan prosesnya lumayan panjang. Mungkin itu yang dimaksud,” sebut Sentot ketika ditemui di ruangannya. Ketika dimintai keterangan tentang data agen penyalur BPNT yang ada di Gresik, Sentot mengaku belum menerima data terbaru. Namun ia juga memastikan, hingga kini jumlah agen yang tersedia masih kurang dari rata-rata banyaknya KPM. Sedangkan mengenai rekomendasi agen ke BNI, seperti keterangan yang dikeluarkan oleh pihak bank sendiri. kepala dinas sosial itu merasa tidak pernah mengeluarkan surat rekomendasi.“Belum pernah mengeluarkan. Rekomendasi itu hasil musyawarah dengan tim koordinasi. Ia menambahkan, pihaknya hingga kini masih menargetkan para agen mendapat pembinaan.(tim/tyo)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook