SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id memo me mora rand ndum um.co co.id id
memorandumredaksi@gmail.com memo me mora rand ndum umre reda daks ksi@ i@gm gmai aill.co com m
HARGA A Rp 3.500,-
FOTO: MEMO RANDUM/ALFIN
JUMAT LEGI, 17 SEPTEMBER 2021
ABG Curi Motor Warga Wisma Lidah Kulon
FOTO: MEMO RANDUM/ALFIN
FOTO: MEMO RANDUM/JAKA
Kapolsek Lakarsantri Kompol Arif Sasmito menunjukkan tersangka dan barang bukti hasil curian.
Terdakwa tiga polisi mendengarkan dakwaan JPU via video teleconference di PN Surabaya, Kamis (16/9).
Surabaya, Memorandum Gegara butuh uang, seorang anak baru gede (ABG) nekat mencuri motor. Sebagai korbannya adalah tetangga teman pelaku yang tinggal di Jalan Wisma Lidah Kulon. Akibat ulahnya, tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai pengantar galon isi ulang itu harus berurusan dengan polisi. Pelaku adalah Rudi Santoso (19), asal Kara, Torjun, Sampang, Madura. Dia akhirnya ditangkap anggota Reskrim Polsek Lakarsantri saat nongkrong di warkop wilayah Bangkalan, Madura. Kini, remaja tersebut telah dijebloskan tahanan mapolsek. Sementara itu, sebagai pemilik
PESTA SABU DI HOTEL, TIGA POLISI JADI PESAKITAN
BB MILIK TERSANGKA YANG KABUR
Bersambung ke halaman 11
Di kamar hotel para terdakwa menghubungi Chinara Christine Selmantuk mengkonsumsi sabu-sabu dengan alasan untuk menunggu waktu sahur. Rakhmad Hari Basuki Jaksa Penuntut Umum
Surabaya, Memorandum Sebagai anggota polisi seharusnya ikut memberantas peredaran narkotika dan menangkap para tersangkanya. Mulai bandar, pengedar, kurir, hingga penggunanya. Namun, bagaimana jika petugas malah ikut dalam mengonsumsi barang haram tersebut?. Iptu Eko Julianto, Aipda Agung Pratidina, dan Brigpol Sudidik, anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (16/9). Mereka didudukkan sebagai terdakwa setelah ditangkap Divisi
Propam Mabes Polri karena pesta narkotika jenis sabu. Sebelum ditangkap, aksi tak terpuji itu dilakukan para terdakwa di kamar 1701 dan 1702 Hotel Midtown Residence yang beralamat di Jalan
RK menunjukkan laporan polisi kejadian penjambretan di Jalan Karah.
KORBAN SEMPAT MENGEJAR
Ngagel. Padahal, dari sisi pengetahuan hukum sebagai aparat negara semestinya mereka menjadi contoh bagi masyarakat bukan malah sebaliknya. Apalagi kasus narkotika di Indonesia masuk dalam salah satu kasus lex specialis. Juga diatur dalam UU khusus sebagai lex
HP Murid SD Dijambret di Jalan Karah Surabaya, Memorandum Aksi penjambretan menimpa seorang murid SD di Jalan Karah Gang V. Saat kejadian, korban berinisial RK sedang memainkan HP sambil berjalan. Mendadak muncul pelaku mengendarai Beat langsung merampas HP dari tangan korban dan langsung kabur. Perbuatan pelaku tunggal pada Rabu (15/9) sekitar pukul 17.00 itu sempat terekam CCTV di lokasi. Dalam rekaman tersebut tampak RK berjalan masuk
Bersambung ke halaman 11
Ada Beking
Bersambung ke halaman 11
Banyak RHU Buka Diam-Diam meski Disegel
Umar Sholahudin
KENIKMATAN
S
empat lama tak tampil di televisi rupanya Zaskia Gotik sedang sibuk merawat anaknya, Arsila Bungalia Sirkiani. Memang menurut Zaskia Gotik sang buah hati adalah anugerah terindah dari Allah. “Ya pastinya masih menikmati terus dan terus karena aku punya baby kan karena memang keinginan aku. Dan Alhamdulillah Allah kasih cepat disyukuri,” kata Zaskia Bersambung ke halaman 11
-
-
Meng, dewan dalami aduan praktik jual-beli bangku SMP negeri. Isu titipan-titipan, didalami juga nggak?
Si Mameng (Panitia PPDB SMPN)
Surabaya, Memorandum Kedapatan nyabu di gubuk Jalan Sidorame, 2 pria digerebek anggota Reskrim Polsek Simokerto. Seorang diringkus, satu lainnya berhasil kabur. Tersangka adalah Sony (27), warga Jalan Arimbi, Sidotopo. Sedangkan yang melarikan diri berinisial F. Di lokasi, petugas menyita barang bukti separangkat alat isap sabu (bong) dan 1 pipet kaca yang masih terdapat sisa pakai seberat 1,95 gram. Guna pengembangan lebih lanjut, petugas membawa tersangka ke Mapolsek Simokerto. “Tersangka kami tangkap saat nyabu di gubuk. Saat ini, kami fokus mengejar temannya. Identitasnya sudah kami kantongi, ce-
Sony diamankan di Polsek Simokerto dan barang bukti yang disita polisi.
pat atau lambat pasti kami tangkap,” kata Kanitreskrim Polsek Simokerto Iptu Ketut Redana, Kamis (16/9). Informasi yang dihim Bersambung ke halaman 11
Sudiman Sidabukke
Lalai, Tabrak Penyeberang Jalan
Nyabu di Gubuk Sidorame, 1 Ditangkap, 1 Kabur
FOTO: MEMO RANDUM/RIO
ZASKIA GOTIK
Bersambung ke halaman 11
Rekaman CCTV yang memperlihatkan kejahatan pelaku menjambret HP milik RK.
Surabaya, Memorandum Tan Budi Santoso didakwa lalai dalam mengendarai kendaraan bermotor. Akibatnya terjadi kecelakaan lalu lintas hingga membuat Iwan Widyanta Sinduraharja menderita luka berat dan tidak dapat melakukan aktivitas lagi. Awalnya, pada Minggu 09 Agustus 2020 sekira pukul 22.00, dengan mengendarai Yamaha Aerox, terdakwa melaju dari selatan ke utara di Jalan Undaan Kulon. Terdakwa memacu dengan kecepatan sekitar 50-60 km/jam saat menuju ke rumahnya. “Saat di depan warung soto Hartono terdakwa melihat ada saksi Iwan Widyanta Sinduraharja yang sedang menyeberang jalan dari barat ke timur di zebra cross. Namun terdakwa
Cinta di Simpang Keimanan (1)
Agama hanya untuk Nikah
A
ra (samaran) sangat mencintai suaminya, sebut saja Anton. Selain ganteng dan lembut, Anton murah hati, suka menolong, dan sangat setia.
FOTO: MEMO RANDUM/JAKA
FOTO: MEMO RANDUM/FERRY
Surabaya, Memorandum Puluhan rekreasi hiburan umum (RHU) di Surabaya banyak yang disegel Satgas Covid-19 selama masa PPKM. Tercatat mulai Januari-September ada sekitar 52 RHU yang harus didenda. Apakah RHU yang telah disegel tersebut mencuri start alias buka secara diam-diam, serta dibekingi dari instansi, menurut pakar hukum pidana Sudiman Sidabukke,
Bersambung ke halaman 11
Terdakwa Tan Budi Santoso mendengarkan dakwaan JPU, Kamis (16/9).
tidak mengurangi kecepatan kendaraan atau berhenti sejenak,” tutur Jaksa Penuntut Umum (JPU) Furkon Adi saat membacakan dakwaannya di PN Surabaya, Kamis (16/9). Furkon menambahkan, Bersambung ke halaman 11
ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
JUMAT LEGI, 17 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Penyuluhan Bimbingan Jabatan BKK Khusus SMK
FOTO: MEMORANDUM/FJR
Sidoarjo, Memorandum Penyuluhan bimbingan jabatan bursa kerja khusus (BKK) dengan sistem antar kerja lokal (AKL), antarkerja antardaerah (AKAD) dan antarkerja antarnegara (AKAN) bagi siswa SMK dimulai. Acara ini diadakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sidoarjo dan dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Ahmad Zaini di SMK TPI Gedangan.
FOTO: MEMORANDUM/BWO
di Jawa Timur. Yakni mencapai 10,97 persen. Kontr ibusi terhadap tingkat pengangguran disumbang lulusan SMK dan SMA. “Karena itu, akses temanteman SMK untuk lapangan kerja baru harus diprioritaskan dan menjadi PR bersama,” ucapnya. Sebenar nya, Pemkab Sidoarjo menurut Fenny lebih memilih lulusan SMK bisa
menjadi pengusaha. Sebab, dengan menjadi pengusaha bisa menciptakan lapangan kerja baru. “Kalau jadi pengusaha, satu orang bisa mengajak temannya bekerja, sehingga multiplier effect terhadap penurunan tingkat pengangguran terbuka akan lebih efektif,” ucapnya. Kepala SMK TPI Gedangan Ashari SPd mengatakan,
kegiatan seperti ini bisa memberikan pengalaman dan bimbingan anak didiknya saat memasuki dunia kerja. Selain itu lewat penyuluhan seperti ini akan memberikan peluang siswanya untuk dapat bekerja selepas lulus nantinya. “Insyaallah tahun mendatang siswa kami bisa magang ke Jepang,” ucapnya. (bwo/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Roadshow penyaluran bansos oleh TP PKK Kabupaten Sidoarjo, sudah menjangkau 38 desa di sembilan kecamatan. Terakhir, Ketua TP PKK Hj Sa’adah Ahmad Muhdlor didampingi Wakil Ketua dr Hj Sriatun, menyambangi warga Kecamatan Waru. Sebanyak 200 paket sembako dibagikan kepada warga dari empat desa. Yakni Desa Berbek, Janti, Kedungrejo, dan Medaeng pada 15 September 2021. Paket bantuan berisi 10 kg beras, minyak goreng, dan mi instan itu, kata Ning Sasha sapaan akrab istri bupati, diperuntukkan bagi warga kurang mampu yang terdampak pandemi Covid -19. Bantuan itu dihimpun dari sumbangan para stakeholder, seperti perusahaan swasta dan lainnya. Ning Sasha membenarkan TP PKK hanya sebagai perantara. Karena itu, bantuan diberikan merata kepada warga kurang mampu terdampak pandemi Covid-19. “Kami para pengurus TP PKKhanyasebagaiperantara.Kami ingin semua dapat merasakan kehadiran pemerintah di saat masa sulit. Kami dari TP PKK berharap semoga bantuan ini bisa sedikit membantu kebutuhan sehari-hari,” ujar Ning Sasha ketika membagikan bantuan di Balai Desa Medaeng. Bantuan itu juga merupakan salah satu wujud kepedulian TP PKK Kabupaten Sidoarjo. Kendati kini sudah masuk zona kuning, Ning Sasha berharap warga tidak kendor dengan tetap menjaga protokol kesehatan (prokes). Khususnya
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Sidoarjo, Memorandum Camat Sedati Abu Dardak melantik lima anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tambakcemandi, periode 2021-2027, di pendopo balai desa, Kamis (16/9). Merek ayang dilantik yakni Suderajat, Agus Setiawan, M Nazaruddin Muzakki, Abdullah Fatoni, dan Nur Mazida Inayati. Dalam sambutannya, Abu Dardak menekankan kepada lima anggota baru itu, bahwa tugas dan fungsional BPD bukan hanya memantau pembangunan dan menampung aspirasi masarakat. Namun harus bersinergi dengan pemerintah desa (pemdes) dalam membangun desa. “BPD adalah sebagian dari pemerintah daerah, maka harus bisa bersinergi dengan pemdes,” ujarnya. Kades Tambakcemandi Amat Amin berharap, dengan adanya BPD baru ini, pemdes bisa bersama-sama bersinergi membangun dan mengawal roda pemerintahan desa. “Termasuk menampung dan menyalurkan usulan masyarakat,” tandasnya. (fjr/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Untuk mendukung percepatan vaksinasi Covid-19 pemerintah, Kepala Desa (Kades) Watesari, Kecamatan Balongbendo, Sukisno terus dorong warganya untuk ikut vaksin bagi yang belum. Dorongan itu dibarengi edukasi terkait pentingnya vaksinasi. Sukisno sangat mendukung dan mengapresiasi kesadaran warganya yang sudah peduli akan pentingnya vaksinasi Covid-19, tanpa paksaan. “Selama kegiatan vaksinasi Covid-19 ini saya selalu pantau terus untuk memastikan warga sekitar agar semuanya tervaksin,” terangnya, Kamis (16/9). Menurutnya, meski sudah divaksin, masyarakat tetap diwajibkan menerapkan protokol kesehatan (prokes). Sebab, vaksin tidak membuat seseorang tidak bisa tertular Covid-19, namun vaksin akan memberikan herd immunity yang membuat tubuh seseorang tidak sakit parah jika terinfeksi. “Mudah-mudahan dengan adanya vaksinasi ini bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dan terus menekan jumlah kasus positif sampai ke zona hijau,” ungkapnya. Suci, warga yang sukarela ikut vaksinasi, mengaku senang ada program ini. Sebab, menurutnya, dengan mengikuti kegiatan vaksin ini herd imunnity tubuhnya akan segera terbentuk. Sebanyak 200 dosis sudah disuntikan kepada masyarakat dengan rincian terbagi rata untuk dosis pertama dan kedua. (bwo/jok/epe)
terjalin, Insyaallah kompetensi anak-anak itu pasti bagus,” ucapnya. Kepala Disnaker Feny Ap r i d a w a t i m e n g a t a k a n , penyuluhan ini untuk mewujudkan visi dan misi bupati dan wakil bupati menciptakan 100 ribu lapangan kerja baru. Dikatakannya, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Sidoarjo tertinggi
Ning Sasha menyerahkan bantuan sembako bersama pengurus TP PKK kepada warga dari empat desa di Kecamatan Waru.
memakai masker di setiap aktivitas. “Penyebaran sudah melandai tapi jangan sampai meningkat lagi karena kita kendor prokesnya,” tutur Ning Sasha. Usai membagikan sembako secara simbolis, dua istri bupati dan wakil bupati (wabup) berinisiatif mendatangi Surti dan Harti. Dua lansia yang diketahui hidup sebatang kara.
Keduanya selama ini memenuhi kebutuhan hidup dari uluran tangan tetangga. Kondisi ini menurut Ning Sasha, harus jadi perhatian Pemerintah Desa (Pemdes) Medaeng dan desa lainnya. Yakni jangan sampai abaikan nasib warga yang benar-benar membutuhkan uluran tangan. Hal itu juga yang melatari TPPKK roadshow ke desa-desa
untuk menyalurkan bantuan. “Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat. Membantu kesulitan yang dialami warga. Ini komitmen kami dan seluruh anggotaTP PKK,” kata Ning Sasha. Kepala Desa Medaeng Abdul Zuhri, mengapresiasi bantuan itu. Apalagi di masa sulit, sekecil apapun sangat berarti bagi warga tidak mampu. “Saya berterima kasih banyak,
bantuan sembako dari PKK Kabupaten ini sangat berarti bagi warga kami,” ucap Abdul. Selain membagikan bantuan sembako, Ning sasha b e s e r t a ro m b o n g a n j u g a meninjau vaksinasi Covid-19 di Desa Kepuhkiriman dan secara simbolis memberikan bantuan 100 hazmat ke Puskesmas Waru dan Puskesmas Medaeng. (bwo/jok/epe)
Mamak Geber Strategi dengan Bentuk Skuat Muda
FOTO: MEMORANDUM/JOK
Camat Sedati Lantik BPD Tambakcemandi
Kades Watesari Dorong Warga Vaksinasi Covid
Sekda Ahmad Zaini meninjau peralatan mesin yang dipersiapkan untuk bimbingan jabatan bursa kerja khusus sekolah kejuruan.
TP PKK Salurkan Sembako dan Hazmat ke 4 Desa
Camat Sedati mengambil sumpah jabatan anggota BPD Tambakcemandi.
Warga Watesari mengikuti vaksin Covid-19.
Sekda mengatakan, kegiatan ini untuk memfasilitasi lulusan SMK terjun ke dunia kerja. “Sehingga siap kerja di lokal Sidoarjo, antar daerah, kabupaten, kota dan antar negara. Ini peluang kerjanya, dan itu sudah di-range disnaker,” ucapnya, Kamis (16/9). Disnaker bahkan sudah menghimpun data peluang kerja. Termasuk perusahaan mana saja yang menerima pegawai. Saat ini bahkan sedang dijajaki kerja sama dengan dua perusahaan di Jepang. Namun, lanjut Ahmad Zaini, lulusan SMK harus lebih meningkatkan kompetensinya jikaingin bisa menembus dunia kerja. Faktor peningkatan kompetensi siswa SMK itu, selain peran guru juga dari sarana dan prasarana sekolah. Seperti terdapat fasilitas praktik di dalam dan luar sekolah. “Sehingga bisa dipraktikkan langsung. Kalau itu sudah
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Sekda: 2 Perusahaan Jepang Siap Kerja Sama
M Zein Al Hadad (kiri) dan CEO Deltras Amir Burhanuddin menukangi The Lobster mengarungi kompetisi Liga 3 Regional Jatim.
Sidoarjo, Memorandum Nama besar M Zein Al Hadad ketika masih berkiprah sebagai striker NIAC Mitra dan Timnas Indonesia di era 1980-an, diharap menginspirasi skuat muda Deltras yang memastikan berlaga di Liga 3 Regional Jatim. Pertimbangan itu yang menjadi dasar manajemen The Lobster merekrut Mamak, sapaannya sebagai head coach. Apalagi pada 2008, Mamak juga yang membawa Deltras menggapai prestasi. “Manajemen yakin betul menunjuk Alhadad sebagai pelatih kepala agar prestasi Deltras seperti di masa jayanya,” kata CEO Deltras Amir Burhanudin. Hanya saja, tantangan kali ini tidak mudah di banding ketika Mamak membawa Deltras menempati posisi empat besar di Copa Dji Sam Soe yang terakhir menjadi turnamen Piala Indonesia itu. Kala itu, Mamak bahkan
dinobatkan sebagai pelatih terbaik. Kini, dengan dua asisten Nurul Huda dan Agung Prasetiyo, praktis Mamak hanya punya persiapan tak kurang dari 2 bulan. “Ini bukan kendala tapi justru jadi tantangan saya. Persiapan mepet dan masih harus mencari skuat. Saya yakin, bisa menjawab tantangan yang diberikan manajemen asal semua kerja keras,” kata Mamak setelah resmi diperkenalkan sebagai pelatih kepala di Stadion Jenggolo (15/9). Informasinya, besok akan digelar seleksi terbuka di Stadion Jenggolo. Namun, ada bocoran jika kerangka tim sebenarnya sudah ada. Yakni eks Bhayangkara FC U-20. Hal itu menjadi keuntungan tersendiri bagi Mamak. Dia tinggal mencari kekurangan dari skuat yang pernah nangkring di posisi empat besar Elite Pro Academy Liga 1 2019. (jok/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
JUMAT LEGI, 17 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 3
DIHADANG ATURAN PPKM AGLOMERASI
ATURAN PPKM INMENDAGRI NOMOR 26 TAHUN 2021
Status Level 1 Percuma
BERIKUT ATURAN PPKM YANG PERLU DITERAPKAN BAGI DAERAH LEVEL 1: 1. Pekerjaan non-esensial 75 persen kerja dari kantor atau work from office (WFO) jika sudah divaksin. 2. Pekerjaan esensial beroperasi 100 persen dengan dibagi menjadi 2 shift dengan protokol kesehatan ketat. 3. Toko atau pasar kebutuhan sehari-hari bisa buka dengan kapasitas 75 persen. 4. Pasar rakyat selain kebutuhan sehari-hari bisa buka dengan kapasitas 75 persen. 5. Pusat perbelanjaan seperti mal dan plaza bisa buka dengan kapasitas 75 persen dan tutup pukul 21.00. 6. Pedagang kaki lima (PKL), barbershop dan sejenisnya bisa buka sampai pukul 20.00. 7. Warung makan, PKL, lapak jajanan di ruang terbuka boleh beroperasi dengan kapasitas 75 persen dan buka hingga pukul 21.00. Sementara pengunjung yang makan di tempat diberi batas waktu maksimal 30 menit. 8. Restoran di ruang tertutup bisa buka dengan kapasitas 75 persen. 9, Kegiatan belajar mengajar 50 persen daring dan 50 persen tatap muka. 10. Tempat ibadah dibuka dengan kapasitas 50 persen dan protokol kesehatan ketat.
Surabaya, Memorandum dum Assessment situasi Covid-19 yang dirilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 14 September ember 2021, Kota Surabaya ditetapkan berstatus level 1. Namun, berdasarkan asarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 42 Tahun 2021, Kota Surabaya masih berada di level 3. Tentu saja hal ini yang ang membuat bia, apakah harus ngung warga Surabaya, erdasarkan level menjalankan aktivitas berdasarkan 1 atau level 3. Sehingga Pemkot Surabaya uran tersebut dan pun harus tegas untuk aturan eresahan di tengah tidak malah membuat keresahan 9 seperti ini. masa pandemi Covid-19 ta Surabaya Eri Dikatakan Wali Kota Cahyadi, bahwa alasan masih di level 3 berdasarkan Inmendagrii karena Surabaya memiliki keterkaitan dengan wilayah resik, Sidoarjo). aglomerasi (Surabaya, Gresik, emendagri yang “InsyaAllah aturan Kemendagri baru itu juga ditambah terkait capaian a Eri, Kamis (16/9). vaksinasi,” kata Wali Kota m aturan InmendIa menjelaskan, dalam agri yang baru itu, total capaian vaksinasi dosis 1 dan vaksinasi dosis 1 lanjut usia (lansia), juga menjadi salah satu indikator nurunan level kabupapenilaian level. Untuk penurunan njadi level 1, capaian total ten/kota dari level 2 menjadi al 70 persen dan capaian vaksinasi dosis 1 minimal vaksinasi dosis 1 lansia di atas 60 tahun minimal sebesar 60 persen. “Vaksinasi dosis 1 di Kota Surabaya telah n (peserta vaksinasi warga mencapai 101,32 persen aya), sedangkan vaksinasi Surabaya dan luar Surabaya), dosis 2 mencapai 64,67 persen. Kemudian, untuk dosis 1 lansia mencapai 90,10 persen dan dosis 2 Bersambung ke halaman 4
EW A
BERIKUT ATURAN PPKM YANG PERLU DITERAPKAN BAGI DAERAH LEVEL 3:
RA
S I:
IST
IM
1.
ILU
ST
2.
3.
4.
5.
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
6.
Eri Cahyadi
Level satu di Kota Surabaya tidak mempengaruhi kami pedagang, karena tidak bisa bebas berjualan. Sebab terpengaruh dengan kondisi kabupaten penyangga di sekitar Surabaya. Sehingga status level 1 percuma, kalau aturannya tetap menggunakan level 3. KUSNAN Ketua Paguyuban Pedagang Makanan dan Minuman Surabaya
Kota Pahlawan Posisi Tersandera UPAYA pemulihan dan pembenahan ekonomi selama pandemi Covid-19 terus dilakukan kabupaten/kota. Meski upaya itu, nampaknya tidak bisa berjalan mulus karena tidak semua kebijakan diterapkan merata di semua pemerintah daerah. Seperti Kota Surabaya yang warganya sudah divaksin mencapai 95 Bersambung ke halaman 4
Kalau dari hasil assessment Kemenkes, memang pantas Surabaya level 1. Assessment ini yang terbaik yang kita punya sekarang, karena sesuai dengan acuan WHO. Berbeda dengan dulu ketika masih pakai warna-warni, itu lebih tidak fair. Kalau yang sekarang ini sudah bagus. DR WINDHU PURNOMO Pakar Epidemiologi Unair
Andri Arianto
7.
8.
10.
Pekerjaan non-esensial kerja dari rumah atau work from home (WFH). Pekerjaan esensial beroperasi 100 persen dengan dibagi menjadi 2 shift dengan protokol kesehatan ketat. Toko atau pasar kebutuhan sehari-hari bisa buka dengan kapasitas 50 persen dan tutup pukul 20.00. Pasar rakyat selain kebutuhan sehari-hari bisa buka dengan kapasitas 50 persen dan tutup pukul 15.00. Pusat perbelanjaan seperti mal dan plaza bisa buka dengan kapasitas 25 persen dan tutup pukul 17.00. Pedagang kaki lima (PKL), barbershop dan sejenisnya bisa buka sampai pukul 20.00. Warung makan, PKL, lapak jajanan di ruang terbuka boleh beroperasi dengan kapasitas 25 persen dan buka hingga pukul 20.00. Sementara pengunjung yang makan di tempat diberi batas waktu maksimal 30 menit. Restoran di ruang tertutup hanya melayani take away/delivery Kegiatan belajar mengajar 100 persen daring. Tempat ibadah dibuka dengan kapasitas 25 persen dan protokol kesehatan ketat.
Disdik Kesulitan Cari Anak Putus Sekolah Surabaya, Memorandum Memberantas anak putus sekolah menjadi salah satu perhatian serius Pemkot Surabaya. Bahkan, hingga kini, pemkot melalui dinas pendidikan (disdik) fokus mencari keberadaan anak-anak tersebut. Kepala Disdik Kota Surabaya Supomo menyatakan, pihaknya terus concern mencari keberadaan anak putus sekolah di Kota Pahlawan. Bahkan, ia sangat berterima kasih apabila ada laporan dari masyarakat yang menemukan keberadaan anak putus sekolah. “Kita terus mencari apakah masih
ada anak putus sekolah di Surabaya. Kalau ada pasti segera kami tindaklanjuti,” ujar Supomo, Kamis (16/9). Menurutnya, apabila ada pihak yang menyatakan di Surabaya banyak anak putus sekolah, maka data tersebut seharusnya juga disampaikan ke disdik. Melalui data tersebut, pihaknya memastikan langsung menindaklanjutinya. “Kalau ada (anak putus sekolah), datanya itu mana? Kita ini malah uber-uber, dalam arti mencari anak putus sekolah. Kalau ketemu, kita pasti sekolahkan dengan berbagai macam cara,” jelasnya. Bersambung ke halaman 4
Kalau ada (anak putus sekolah), datanya itu mana? Kita ini malah uber-uber, dalam arti mencari anak putus sekolah. Kalau ketemu, kita pasti sekolahkan dengan berbagai macam cara. SUPOMO Kepala Disdik Kota Surabaya
Tim voli putra bertekad mempertahankan kampiun di Papua. FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Surabaya, Memorandum Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua akan segera dimulai. Untuk cabang olahraga basket, akan digelar di Mimika. Di kategori putra, tim Jawa Timur berada di pool B, dengan lawan-lawan yang berat. Mereka dituntut untuk berjuang lebih keras selama babak penyisihan. Jawa Timur merupakan peraih medali perak untuk bola basket putra pada PON edisi 2016 di Jawa Barat. Meski begitu, tidak bisa dengan mudah untuk bisa lolos ke fase knock-out bila melihat hasil drawing bulan lalu. Jatim akan berada satu grup dengan Bali, Sulawesi Utara, Bangka Belitung, dan Papua. Daerah-daerah tersebut tidak bisa dipandang sebelah mata. Bangka Belitung misalnya, mereka punya Antoni Bersambung ke halaman 4
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Tim Basket Jatim Tidak Boleh Lengah
Para pemain basket putra Jatim yang diharapkan dapat mengukir prestasi.
Tim Voli Putra Pertahankan Gelar Juara Surabaya, Memorandum Penyandang medali emas pada PON XIX Jabar 5 tahun lalu, tim voli putra Jatim bertekad mempertahankan kampiun pada laga PON XX Papua.
Dengan komposisi pelatih dan pemain yang tidak banyak berubah, tim yang masih diarsiteki Ibarsyah Djanu Tjahjono di ajang PON XX Papua ini memadukan Bersambung ke halaman 4
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
JUMAT LEGI, 17 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 4
PrakƟk Jual Beli Bangku Sekolah
PDI-P Pastikan Beri Sanksi bila dari Kader Sekretaris FPDI-P DPRD Kota Surabaya Abdul Ghoni mengatakan, PDI-P serius ingin membantu menyelesaikan permasalahan yang menimpa Mat Arifin, warga Tambakasri, yang mengaku tertipu oleh oknum berinisial PWD dan BW. Aksi penipuan ini berkedok mampu memasukkan putranya ke SMPN 9 dengan syarat menyerahkan uang sebesar Rp 7,5 juta. FPDI-P DPRD Kota Surabaya pun mengutus Wakil Ketua Bidang
Kehormatan Partai DPC PDI-P Kota Surabaya Syukur Amaludin untuk melakukan investigasi lebih lanjut terkait permasalahan ini. “Akan dilakukan penyelidikan oleh Abah Syukur, yang kita rekomendasikan untuk menyelesaikan permasalahan ini,” jelasnya saat ditemui di ruang FPDI-P DPRD Surabaya. Dia juga menyebutkan bahwa FPDI-P selalu siap membantu warga masyarakat yang memiliki permasalahan. Seperti adanya ijazah yang
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Surabaya, Memorandum Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDI-P) DPRD Kota Surabaya menindaklanjuti aduan warga terkait adanya dugaan penipuan dengan menjanjikan mampu memasukkan siswa ke SMP Negeri, dengan memberikan uang pelicin. Fraksi PDI-P menerima aduan warga tentang dugaan penipuan.
tertahan, pungutan iuran seragam, dan berbagai persoalan lain yang menyusahkan masyarakat. Adanya kasus dugaan penipuan ini, menurut Ghoni akan dilakukan pendalaman dan secepatnya menyampaikan bagaimana progresnya. “Ya nanti kan tergantung pendalaman dari Abah Syukur. Nanti kita tanyakan progresnya seperti
apa,” katanya. Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai DPC PDI-P Kota Surabaya Syukur Amaludin mengatakan, penyelidikan akan dilakukan untuk memastikan siapa orang yang melakukan dugaan penipuan ini. “Kalau memang ini berkaitan dengan partai maka tidak menutup kemungkinan oknum yang melakukan
hal-hal negatif atau yang berkaitan dengan pidana itu kami akan memberikan sanksi,” jelasnya. Abah Syukur sapaan akrab Syukur Amaludin juga mengatakan akan menyampaikan hasil penyelidikan secepatnya ke Ketua DPC PDI-P. Memastikan apakah oknum yang bersangkutan termasuk dalam kader PDI-P atau bukan.
Jika oknum ini merupakan kader partai maka partai siap memberlakukan sanksi maupun pemecatan terhadap oknum tersebut. “Sangsi pun ada bermacam-macam, ada sangsi yang memang dijatuhkan oleh ketua partai di tingkat DPC, tapi ada juga sangsi itu yang dikeluarkan DPP kalau sampai sangsi itu di tingkat pemecatan,” tegasnya.(mg3/tyo)
Kasub Kogartap 0831/ST Mayor POM Librianus Rimpin menyerahkan bantuan.
Kodim Surabaya Timur Bagi Paket Sembako Surabaya, Memorandum Kodim Surabaya Timur menggelar bakti sosial (baksos) membagikan sembako ke warga sekitar. Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak PPKM, serta memperingati HUT ke-76TNI, Kamis (16/9). Dansugar Kodim Tipe A 0831/Surabaya Timur Kolonel Inf Agus Faridianto diwakili oleh Kasub Kogartap 0831/ST Mayor POM Librianus Rimpin mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk
membantu warga yang terdampak Covid-19 serta mendukung progam pemerintah. Pembagian ini dilakukan secara simbolis kepada perwakilan warga penerima sembako, “Semoga dapat di manfaatkan sebaik mungkin serta dapat membantu di tengah wabah pandemi Covid - 19 ini,” ujar Librianus Rimpin. Sedangkan untuk bingkisan lainnya, selanjutnya akan dibagikan melalui door to door oleh babinsa beserta ketua RT dan RW setempat.(tyo/day)
Surabaya, Memorandum Pemerintah kota belum memaksimalkan pendapatan daerah melalui realisasi di sektor penagihan piutang pajak daerah dan retribusi daerah. Untuk itu DPRD Kota Surabaya mendesak pemkot untuk lebih maksimal dalam merealisasikan pendapatan daerah tersebut. “Kami mempertanyakan berapa nilai piutang pajak daerah dan retribusi daerah yang belum tertagih sampai dengan triwulan II tahun 2021. Dan apa yang sudah dilakukan pemkot untuk mengupayakan realisasi tersebut,” papar, anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya Fatkur Rohman yang menjadi juru bicara penyampaian PU fraksi PKS. Menurutnya, potensi-potensi pendapatan yang masih bisa digali harus dioptimalkan, termasuk terkait piutang daerah. Sementara objek pendapatan yang terkait langsung dengan rakyat justru harus direlaksasi. Program relaksasi maupun insentif pajak tidak boleh disamaratakan, namun disesuaikan dengan kondisi sektor terkait. Berdasarkan Permendagri nomor 130 tahun 2018 tentang Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan, juga menjadi sorotan fraksi PKS. Hal ini kaitannya dengan penguatan institusi kelurahan sebagai garda terdepan pelayanan publik.
Disdik Kesulitan Cari Anak Putus Sekolah Ia mencontohkan, misalnya ketika ditemukan anak putus sekolah yang melebih batas umur, maka disdik akan memfasilitasi pendidikannya melalui pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM). Namun, jika umur anak tersebut masih memenuhi persyaratan, tentu akan difasilitasi pendidikan reguler. “Oh misal ini masuk PKBM, karena umur sudah kelewatan. Tapi kalau umur memenuhi syarat, kita masukkan ke sekolah reguler. Kalau ketemu anak putus sekolah yang benar-benar memang tidak ingin sekolah, kita fasilitasi ke balai pelatihan kerja,” katanya. Supomo juga memastikan telah menyiapkan berbagai solusi agar tidak ada lagi anak putus sekolah di Surabaya. Salah satunya
menggandeng lembaga/perusahaan melalui CSR untuk memberikan akses gratis pendidikan khususnya bagi anak dari keluarga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Itulah solusi-solusi di dalam rangka menghadapi persoalan warga tadi. Kalau ada datanya mana? Kita sekolahkan. (Selama ini) tidak ada aduan, kalau ada pasti langsung kita tindaklanjuti agar bisa sekolah,” terangnya. Bahkan, dalam upaya memberantas anak putus sekolah di Surabaya, pemkot juga menggandeng pilar-pilar sosial. Seperti, Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) hingga RT/RW. “Kita ini kerja sama dengan IPSM dan TKSK
Tim Basket Jatim Tidak Boleh Lengah Erga dan Alexander Franklyn. Dua bintang muda tim IBL Satya Wacana Saints Salatiga. Bangka Belitung juga diasuh oleh head coach Efri Meldi. Sementara Papua juga sama, mereka punya beberapa pemain yang pernah mencicipi IBL. Pelatih Papua adalah Jerry Lolowang. Bali sekarang punya pembinaan basket putra yang bagus, setelah Bali United Basketball mulai terjun ke IBL sejak tahun 2021. Otomatis para pemain muda Bali juga ikut berkembang. Fakta-fakta di lapang-
Sambungan dari halaman 3
an, membuat tim Jatim tidak boleh lengah. Mereka harus berjuang lebih keras, untuk bisa mengulang sukses edisi sebelumnya. “10 tim yang lolos di PON nanti merupakan tim-tim terbaik. Mereka punya materi yang luar biasa dan punya tradisi di PON. Pemainnya sendiri juga ada yang bersaing di liga,” ungkap Kencana Wukir selaku headcoach tim putra Jatim. Menurut Kencana, persaingan kali ini bakal ketat. Kalau untuk peluang, pihaknya belum bisa berbicara
yang ada di masyarakat. Kemudian, komunikasi dengan Pak lurah beserta RT/RW,” ujarnya. Di sisi lain, Supomo juga mempertanyakan data anak putus sekolah yang disampaikan oleh pihak terkait. Menurut dia, data tersebut seharusnya juga disampaikan beserta jenjang pendidikannya. Namun, meski anak putus sekolah itu kategori jenjang SMA/SMK, tentu pemkot tak akan menutup mata. “Karena prinsip kita itu melihatnya dari sisi warga. Kalau warga putus sekolah SMA/ SMK, tetap kita bantu komunikasikan dengan provinsi. Karena itu kewenangan ada pada provinsi. Nah, kalau SD-SMP kita bisa lebih masif lagi mengkomunikasikan dengan pihak-pihak sekolah,” pungkasnya.(fer/tyo)
Sambungan dari halaman 3 di sini. Namun, Kencana akan jalani pertandingan demi pertandingan. Soal persiapan tim, Kencana mengaku bahwa timnya sudah masuk tahap akhir. Mereka hanya tinggal pemantapan strategi dan menjaga kondisi badan saja. “Saat ini sudah masuk tahap akhir. Maintenance kondisi fisik, pemantapan tak-tik, dan penajaman akurasi. Kami lakukan itu selama latihan jelang keberangkatan ini,” pungkas dia.(fdn/tyo)
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Pemkot Belum Maksimal Tagih Piutang
Fatkur Rohman
“Selama ini, kami masih sering mendengar banyak keluhan perihal kualitas aparat kelurahan dalam proses pelayanan publik. Mulai dari kurangnya standar pelayanan prima hingga penguasaan pelayanan masalah tertentu seperti pelayanan permasalahan tanah,” jelas Fatkur. Fatkur Rohman yang juga Wakil Ketua Fraksi PKS ini menambahkan, bila kelurahan juga seringkali tak mampu memetakan kondisi warga beserta segala potensi yang dimiliki warga di wilayahnya. Misalnya potensi ekonomi berupa berbagai keterampilan warga yang semestinya bisa dilakukan pemberdayaan dan dijadikan UMKM. “Penguatan institusi kelurahan dengan memberikan program-program riil kepada
RT dan RW sangat dibutuhkan. Ini kita yakini akan mampu menyejahterakan dan membahagiakan warga secara nyata dan terasa. Semoga Ini bisa direalisasikan oleh Pemerintah Kota Surabaya,” tegas dia. Di akhir pemaparan PU, fraksi PKS juga mengingatkan agar program bantuan sosial bisa dilanjutkan hingga Desember 2021. Jika bantuan dari pemerintah pusat tidak lagi memenuhi, maka harus ada solusi salah satunya menggunakan sumber dana APBD atau CSR swasta. Sebab, pandemi Covid-19 masih melalang buana. Selain itu, fraksi PKS juga meminta agar pembangunan infrastruktur memprioritaskan penanganan Covid-19 beserta dampak ekonominya. Misalnya, program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) yang harus segera direalisasikan. Ini karena berdampak langsung pada kesejahteraan warga. “Kami mendorong agar anggaran yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat seperti ini untuk segera direalisasikan,” tegasnya. “Terakhir, walaupun level PPKM semakin rendah dan menuju zona hijau, penguatan terhadap protokol kesehatan juga tidak berhenti dilakukan. Di samping upaya tracing, testing PCR masif dan penanganan (treatment) harus terus ditingkatkan,” tuntas Fatkur. (mg3/tyo)
Tim Voli Putra Pertahankan Gelar Juara bermateri pemain senior dan junior yang pernah mengenyam sebagai pemain nasional. Deretan nama seperti Rendy Febrian Tamamilang, Rivan Nur Mulqi, Yudha Mardiansyah Putra, Hernanda Zulfi, Fahreza Rakha Abhinaya, Agil Angga Anggara, Hadi Suharto, Alfin Danil Pratama ,Yoga Tegar Sujiwo, Anang Sugiarto, dan Boby Adi Setiawan masih menjadi tulang punggung untuk mempertahankan status terbaik. Pelatih tetap memberikan instruksi untuk tidak memandang remeh kekuatan tim lawan, namun yang perlu ekstra diwaspadai adalah tim Jabar saat ini yang diasuh
mantan pelatih Sea Games dan juga bercokol eks pemain nasional, sedang pemain top lainnya juga memperkuat tim Jateng, DKI Jakarta, dan DI Yogyakarta. “Tekad pertahanan medali emas, kita melihat saat ini tim voli Jabar menjadi lawan tangguh yang juga diwaspadai tim Jateng, DKI dan Yogyakarta, serta tuan rumah Papua semua harus diwaspadai,” papar Ibarsyah, Rabu (15/9). Untuk menjaga atmosfir bertanding, saat ini para pemain lebih banyak diberikan uji tanding dan simulasi sehingga target emas PON XX Papua terpenuhi dan jika tercapai jadi medali emas ke 6 untuk cabor voli putra Jatim selama PON.(fdn/tyo)
Kota Pahlawan Posisi Tersandera persen, masih tersandera Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Aglomerasi. Karena tidak didukung capaian vaksin di kabupaten penyangga Kota Surabaya. Pengamat sosial UINSA Andri Arianto MA menyampaikan, tergantungnya daerah terhadap daerah lainnya. Karena capaian vaksin yang tidak merata menjadi tanggungjawab siapa? “Kota Pahlawan posisi tersandera PPKM aglomerasi, siapa yang bertanggung jawab perkenomian harian warga,” tutur Andri.
Lanjut Andri penambahan indikator tingkat capaian vaksinasi menetapkan aglomerasi Surabaya Raya pada PPKM level 3. Sementara Kabupaten Gresik, Lamongan, Bangkalan, dan Sidoarjo belum mencapai 50 persen. “Evaluasi PPKM oleh pemerintah pusat dilaksanakan setiap minggunya dan selalu ada indikator baru yang menjadi syarat penurunan level PPKM. Seharusnya jadi prioritas gubernur Jatim khususnya untuk wilayah aglomerasi di Jatim dalam
Status Level 1 Percuma mencapai 78,76 persen,” ungkap dia. Meski secara aturan Inmendagri capaian vaksinasi di Kota Surabaya telah memenuhi, namun status level yang dirilis Inmendagri, Surabaya masih berada di level 3. Ini dikarenakan wilayah aglomerasi juga menjadi indikator penilaian. Artinya, capaian vaksinasi di wilayah Surabaya Raya (Surabaya, Gresik dan Sidoarjo) juga menjadi indikator penurunan level. Oleh sebab itu, Wali Kota Eri menyatakan, telah berkoordinasi dengan Bupati Gresik dan Sidoarjo untuk membantu percepatan pelaksanaan vaksinasi. Bagi dia, wilayah Surabaya Raya ini saling keterkaitan dan tidak
Sambungan dari hal 3
Sambungan dari halaman 3 bersinergi dengan bupati dan wali kota,” tutur dia. Pemprov Jatim sebagai penanggung jawab antar wilayah (kabupaten/kota), maka harus ada pembicaraan kebijakan tentang giat perekonomian di tingkat lokal per kota/ kabupaten masing-masing. “Jika sudah memenuhi indikator level 1 maupun level 2. Keseimbangan antara penanggulangan pandemi dengan pemulihan ekonomi harus sejalan. Jika hari ini tidak bekerja berarti tidak bisa makan,” tegas Andri.(day/tyo)
Sambungan dari halaman 3 bisa dipisahkan. “Kami juga koordinasi dengan Gresik dan Sidoarjo, karena kita aglomerasi. Sehingga kita akan bantu ke sana nakesnya (tenaga kesehatan) dengan vaksin yang mungkin akan ditambahkan oleh Kemenkes. Saya yakin, tidak lama (capaian vaksin) aglomerasi ini. Karena Surabaya bergantung pada Gresik, Sidoarjo dan sebaliknya,” ungkap dia. Meski demikian, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini kembali mengajak masyarakat maupun seluruh elemen agar berjuang bersama mewujudkan zona hijau. Ia berharap, dalam waktu singkat, Surabaya bisa
segera berada di zona hijau, sehingga kehidupan maupun roda perekonomian dapat kembali normal. “Terima kasih warga Surabaya. Kita terus berjuang bersama agar bisa zona hijau, harus kita wujudkan dalam waktu tidak lama. Agar ekonomi Surabaya bangkit dan semua normal kembali. Sehingga kebahagiaan warga Surabaya terwujud dan tidak lagi terhambat Covid-19,” jelasnya. Aturan pemerintah yang masih menggunakan level 3 meskipun Surabaya sudah masuk level 1, tentu saja membuat resah pedagang Kota Surabaya. Karena pemulihan ekonomi selama pembatasan level ini mempengaruhi kebebasan pedagang
menggelar usahanya. Ketua Paguyuban Pedagang Makanan dan Minuman Surabaya Kusnan, mengaku kecewa dengan kebijakan level, terutama dalam PPKM aglomerasi dari pemerintah pusat. “Level satu di Kota Surabaya tidak mempengaruhi kami pedagang, karena tidak bisa bebas berjualan. Sebab terpengaruh dengan kondisi kabupaten penyangga di sekitar Surabaya. Sehingga status level 1 percuma, kalau aturannya tetap menggunakan level 3,” tegas Kusnan. Lanjut Kusnan, Kota Surabaya tersandera PPKM aglomerasi. Karena wilayah aglomerasi, ketentuan ca-
kupan vaksin masih mengacu pada kabupaten/kota terendah. Sementara itu, Pakar Epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Dr Windhu Purnomo mengatakan, berdasarkan hasil assessment Kemenkes, Surabaya memang pantas masuk ke level 1, karena kalau dilihat dari kapasitas respons dan transmisi komunitasnya sudah memenuhi semuanya dan di bawah standart atau level 1 semuanya. “Kalau dari hasil assessment Kemenkes, memang pantas Surabaya level 1. Assessment ini yang terbaik yang kita punya sekarang, karena sesuai dengan acuan WHO. Berbeda dengan dulu ketika masih pakai war-
na-warni, itu lebih tidak fair. Kalau yang sekarang ini sudah bagus,” kata Dr Windhu. Selama ini, lebih lanjut, jumlah pasien di RS ini menjadi salah satu indikator penentuan assessment level oleh Kemenkes. Namun, pasien yang dimaksud di RS tidak memandang daerah asal pasien. Padahal, pasien yang dirawat di Kota Surabaya kebanyakan merupakan kiriman dari luar daerah. Apalagi, beberapa RS di Surabaya menjadi rujukan utama di wilayah Indonesia Timur. “Di kota-kota besar lain juga kasus rawat inapnya lebih besar dari kasus konfirmasinya karena jadi rujukan daerah-daerah lain,” ujarnya.(fer/day/tyo)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
JUMAT LEGI, 17 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 5
FOTO: MEMORANDUM/URI
Sumenep, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus berupaya menekan lonjakan pengangguran baru dengan berbagai cara. Selain memperbanyak lapangan kerja melalui kerja sama dengan investor, juga membidik generasi muda dan santri melalui program wirausaha muda pemula. Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Edy Rasiyadi mengatakan, pemkab membidik pemuda dan santri untuk meningkatkan kreativitas sesuai kemampuannya melalui program wirausaha muda pemula yang saat ini kegiatannya sudah berjalan. “Program wirausaha muda pemula adalah salah satu visi misi bupati dan wakil bupati Sumenep dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pembekalan skill individu pemuda dan santri di berbagai bidang usaha UMKM,” ujar Edy, Kamis (16/9). Program tersebut, menurut Edy Rasiyadi, sebagai terobosan untuk mencetak pemuda dan santri agar memiliki jiwa entrepreneurship menghadapi peluang ekonomi global secara digital. Harapannya secara umum bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis kawasan dari hulu ke hilir. “Kami ingin para pemuda dan santri mampu mengelola segala potensi di sekitar lingkungannya menjadi peluang usaha produktif. Sehingga mampu meningkatkan indeks pembangunan kepemudaan dan mengatasi munculnya pengangguran baru pada usia muda,” urai mantan kepala dinas PU Bina Marga tersebut. Pihaknya menyampaikan, saat ini sudah memasuki era persaingan SDM yang semakin ketat. Sehingga guna meningkatkan daya saing pemuda dan santri, pemkab punya tanggung jawab menyiapkan mereka untuk menguasai berbagai hal khususnya di bidang ekonomi.(aan/epe)
Kondisi lahan TPA yang dipersiapkan mengantisipasi peningkatan volume sampah di Sumenep.
TPA Baru Antisipasi Peningkatan Volume Sampah Sumenep, Memorandum Setiap tahun, volume sampah di Kabupaten Sumenep terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan tingginya daya beli konsumen. Terhitung sejak 2018, per hari sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) berkisar 20 sampai 21 ton. Sedangkan tahun ini, volume sampah per harinya mencapai 27-28 ton yang masuk ke TPA. “Tren lonjakan volume sampah di Sumenep memang berkaitan dengan bertambahnya jumlah penduduk dan meningkatnya daya beli konsumen,” terang Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, Agus Salam, Kamis (16/9). Maka dari itu, perlu ada langkah terpadu dari hulu ke hilir. Untuk warga, diminta mengelola sampah secara mandiri. Sedangkan DLH, mendaur ulang beberapa jenis sampah dengan melibatkan semua pihak. Selain mempersiapkan lokasi TPA baru. Sebab, TPA lama di Desa Torbang, Kecamatan Batuan, diprediksi overload tahun depan. Hanya saja, persiapan TPA baru yang disebutkan menempati lahan seluas 9 hektare, belum ada kejelasan untuk diteruskan atau tidak menyusul situasi pandemi Covid-19. (uri/epe)
Polisi Kesulitan Ungkap Tragedi Kelbung Berdarah Bangkalan, Memorandum Pelaku pembunuhan di Desa Kelbung, Kecamatan Galis pada Senin (30/8) malam, hingga kini belum menemukan titik terang. Aparat kepolisian kesulitan mengungkap pelakunya hingga kini. Namun, Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino menegaskan, personelnya terus menyelidiki agar bisa terungkap misteri di balik kekerasan sadis yang berujung pada tewasnya satu korban. “Kita terus coba memperdalam keterangan dan mencari saksi di lapangan,” kata dia setelah menemui Kepala KSP Moeldoko. Alith mengatakan, polisi tidak boleh gegabah dalam mengambil tindakan mengingat situasi tempat kejadian perkara (TKP) dan minimnya saksi-saksi. “Tentunya kita banyak analisa, penyelidikan, dan mengumpulkan saksisaksi di lapangan,” tambahnya. Menurut Alith, penyidik telah meminta keterangan S, satu-satunya korban selamat dalam kejadian itu. Namun kata Alith, yang bersangkutan juga tidak tahu pasti siapa pelakunya. “Karena kondisi pas kejadian malam dan terjadi sangat cepat,” ujarnya. Menurut Alith, kendala utama dalam mengungkap tragedi berdarah Kelbung yang menyebabkan N tewas dan S luka parah memang karena minimnya saksi. “Kendalanya di keterangan saksi itu,” tutupnya. (*/ras/epe)
Dalam kunjungan itu, Diah mendorong pemkab untuk percepatan penyelenggaraan mal pelayanan publik (MPP). “Karena Kabupaten Bangkalan menjadi salah satu dari 38 pemerintah daerah yang telah menandatangani komitmen pembangunan MPP pada Maret 2021 lalu,” terang Diah. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati (Wabup) H Mohni mengatakan, bahwa MPP Bangkalan telah di-soft launching pada 3 September 2020. “Letaknya di lantai 3 Bangkalan Plaza dengan memiliki 95 jenis layanan dari 20 instansi organisasi perangkat
daerah (OPD) Pemkab Bangkalan,” sebutnya. Usai meninjau pelayanan pada MPP Bangkalan, Diah juga mengunjungi pelayanan SIM dan SKCK pada Polres Bangkalan. Polres Bangkalan menjadi salah satu dari 28 Polres/Polrestata/Polrestabes yang dievaluasi pelayanan publiknya di lingkup Polda Jawa Timur. “Sejumlah sarana prasarana, standar pelayanan, hingga survei kepuasan masyarakat tak luput dari tinjauan,” kata Diah. Hasilnya, ia berharap Kabupaten Bangkalan dapat meningkatkan upaya perbaikan kualitas pelayanan
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan
Ke b i j a k a n d a n Ev a l u a s i Pelayanan Publik II Kementerian PANRB Noviana Andrina, serta jajaran terkait. Sehari sebelumnya, Bangkalan juga didatangi Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko. Kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi dengan para ulama dan pengurus pondok pesantren itu ditempatkan di pendopo agung pemkab. Moeldoko menyampaikan kedatangannya untuk membawa komitmen Presiden Joko Widodo tentang dana abadi untuk pesantren yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. “Hadirnya pemerintah akan memberikan bentuk konkret terhadap penyelenggaraan pendidikan di pondok pesantren,” ujarnya. (*/ras/epe)
BBM di POM mini. Mendadak, muncul letupan dan percikan api yang menyulut POM mini. Api kemudian membesar dan menjalar ke mana-mana. “Api sulit dipadamkan karena warga saat itu hanya menggunakan alat seadanya,” terangnya. Mo b i l p e m a d a m b a r u datang setelah seluruh bangunan nyaris ludes. Jarak lokasi siaga pemadam yang mencapai 45 Km ke TKP, jadi kendala selain kondisi jalan yang sempit. Sialnya, di
tengah perjalanan satu mobil pemadam bahkan sempat ngadat. “Ketika kami tiba di TKP, kobaran api sudah m e m b e s a r,” k a t a Ka b i d Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Rahmad Ansori. Api dapat dipadamkan dua jam setelah mobil pemadam tiba di lokasi. Petugas kepolisian memberikan garis pembatas guna mempermudah melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus kebakaran tersebut. (ras/epe)
Serah terima kenang-kenangan Diah Natalisa dengan Kapolres AKBP Alith Alarino setelah meninjau pelayanan SIM dan SKCK di Mapolres Bangkalan.
publik yang ada sehingga dapat menjadi role model pelayanan publik prima khususnya di kawasan Pulau madura.
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Tekan Pengangguran Baru, Latih Wirausaha Pemuda dan Santri
Bangkalan, Memorandum Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Kamis (16/9).
Upaya pembasahan POM mini yang merembet ke toko sembako di Desa Srabi Timur.
Rp 200 Juta Amblas gegara Korsleting Kebakaran di Srabi Timur Bangkalan, Memorandum Si jago merah berkobar dengan cepat pasca terjadi korsleting pada POM mini dan dan toko sembako di Desa Srabi Timur, Kecamatan Modung. H Kholis, warga Dusun Karanganyar, Desa Srabi Timur, pemilik toko sembako
d i p e rk i ra k a n m e n g a l a m i kerugian hingga mencapai ratusan juta. Sebab, selain POM mini dan motor konsumen yang terbakar, isi toko sembako juga ludes jadi abu. “Kejadiannya Rabu (15/9). Info yang saya terima dari petugas damkar di lapangan,
hanya ada dua warga mengami luka bakar ringan. Yakni pekerja POM mini dan pemilik motor,” kata Kepala Satpol PP Bangkalan Irman Gunadi kemarin. Kapolsek Modung AKP Suwaji menjelaskan, beberapa saat sebelum kejadian, ada pengendara motor mengisi
Rumah Bambu Maryati Direhab Satgas TMMD Ke-112 Pamekasan, Memorandum Rumah bambu Maryati (30), warga Dusun Malakah, Desa Rangperang Daya, Kecamatan Palengaan, jadi sasaran per tama Satgas TMMD Ke-112 Kodim 0826 Pamekasan. Rumah yang dindingnya terbuat dari gedek, ditembok keliling. Ditemui Memorandum, Maryati mengungkapkan rumah peninggalan mendiang orang tuanya itu, sudah puluhan tahun tidak pernah diperbaiki. “Saya tinggal di rumah tersebut sejak lahir sampai sekarang, orang tua kami sudah meninggal, saya sendiri sekarang sudah berkeluarga punya anak satu, suami saya juga tidak punya pekerjaan tetap. Itu yang membuat kami kesulitan m e m p e r b a i k i r u m a h ,” ungkapnya, Kamis (16/9). “Alhamdulillah sekarang saya dapat bantuan perehaban rumah dari satgas TMMD, saya sangat bersyukur sekali. Terima kasih bapak-bapak TNI,” lanjutnya Salah satu personel satgas TMMD, Arif Rahman Syah menyebutkan, rehab dilakukan gotong royong bersama warga. Di awali dengan menurunkan kuda-kuda, gording, usuk
FOTO: MEMORANDUM/SUJAK
Sejumlah pemuda mengikuti pelatihan las listrik.
Kementerian PANRB Dorong Percepatan MPP Bangkalan FOTO: MEMORANDUM/RAS
FOTO: MEMORANDUM/AAN
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Pembuatan dinding tembok menggantikan gedek rumah Maryati.
(kaso), dan reng selama pra TMMD. Kini, sudah tinggal pembuatan dinding setelah pondasi rumah diperkuat. “Semua dilakukan dengan
cepat karena bergotong royong,” katanya. Targetnya, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) itu, selesai tepat sebelum
TMMD berakhir. “Karena itu, dibutuhkan kerja sama yang solid antara TNI dan warga maupun unsur pendukung unsur lainya. Semangat
masyarakat bergotong royong tampak jelas pada kegiatan ini saya bisa lihat begitu antusias,” kata Dandim 0826 Letkol Inf Tedjo Baskoro. (adv/sjk/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
JUMAT LEGI, 17 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 6 - 7
Polsek Asemrowo Jaring 17 Pelanggar Prokes Masker Tiga tersangka pengedar narkoba diamankan di Mapolsek Ngadiluwih.
Komplotan Pengedar Dobel L Digulung Polisi Ngadiluwih Kediri, Memorandum Anggota Unit Reskrim Polsek Ngadiluwih menangkap tiga komplotan pengedar narkoba. Dari tangan ketiga pelaku, petugas menyita 440 butir pil dobel L, dua ponsel, dan uang Rp 50 ribu. Ketiga pelaku yang diamankan itu adalah Agus Trianto (46), Gunawan Wibisono (45), keduanya warga Dusun Pagak, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih dan Ahmad Syafi’i (31), warga Desa Slumbung, Kecamatan Ngadiluwih. Kapolsek Ngadiluwih AKP Iwan Setyo Budi mengatakan,
ketiga pelaku tertangkap dalam operasi Tumpas Narkoba 2021. “Awalnya, kami mengamankan Agus di rumahnya. Saat dilakukan penggeledahan di rumah Agus, ditemukan 25 butir pil dobel L disimpan dalam bawah kasur tempat tidur,” ucap AKP Iwan. Dihadapan petugas, Agus mengaku mendapat pil dobel L itu Gunawan. Petugas pun langsung menuju ke rumah Gunawan. Gunawan yang pada saat itu berada di rumah langsung ditangkap. “Saat dilakukan penggele-
dahan di rumah Gunawan, kami menemukan 60 butir pil dobel L yang disimpan dibawah kursi. Selain itu kami juga mengamankan barang bukti lainnya berupa 1 ponsel dan uang Rp 50 ribu,”tutur AKP Iwan. Kedua pelaku yang berusia hampir separuh abad ini mengaku saling kenal. Karena mereka tetangga. Sementara itu, saat diinterogasi petugas, kedua pelaku mendapatkan pil dobel L itu dari Ahmad Syafi’i, warga Desa Slumbung. Tak ingin buruannya kabur petugas kemudian berusaha
menangkap Ahmad Syafi’i. Ahmad Syafi’i yang berada di rumahnya Desa Slumbung langsung disergap. “Barang bukti yang kami amankan dari Imam Syafi’i sebanyak 355 butir dan 1 ponsel. Barang bukti pil dobel L itu disimpan didalam lemari,” terang AKP Iwan. Lebih lanjut AKP Iwan, mengungkapkan, ketiga pelaku kemudian diamankan di Mapolsek Ngadiluwih. “Saat ini ketiga pelaku dimintai keterangan guna pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Kapten Iwan. (mis/mik)
Surabaya, Memorandum Operasi penertiban masker dilaksanakan Polsek Asemrowo, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, di Jalan Asem Raya, Kamis (16/9) pagi. Tujuh belas orang pelanggar protokol kesehatan (prokes) harus menerima sanksi. Operasi ini dilaksanakan sebagai wujud implementasi Inpres nomor 6 tahun 2021 tentang pendisiplinan masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan serta Inmendagri nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM Darurat Untuk Memutus Rantai Penyebaran Covdi-19 dan Perwali nomor 10 tahun 2021 tentang pencegahan penyebaran Covid-19. Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.25 ini dipimpin Ipda Bambang, Kanitbinmas Polsek Asemrowo yang diikuti personel gabungan. Adapun personel yang dilibatkan terdiri dari 10 anggota Polsek Asemrowo, 1 anggota Koramil dan 5 anggota Satpol PP Kecamatan Asemrowo. Pelaksanaan operasi ini menyasar para pengguna jalan. Baik pejalan kaki, pengendara sepeda motor, mobil dan lain-lain. Saat itu didapati sebanyak 17 orang yang tidak menggunakan masker sama
617 Santri Sabilunnajah Disuntik Dosis Dua Sinovac Bojonegoro, Memorandum Santri dan santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilunnajah Simo, Desa Simorejo, Kecamatan Kanor milik KH Anwar Zahid, mengikuti vaksinasi massal program Polres Bojonegoro di lingkungan pesantren, Kamis (16/9). Kapolsek Kanor AKP Nugroho Basuki yang memimpin pengamanan kegiatan vaksinasi di Pondok Pesantren Sabilunnajah ini untuk memberikan keamanan, ketertiban dan kelancaran.
Kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan oleh tim petugas vaksinator dari Puskesmas Kecamatan Kanor. Suntikan vaksin Sinovac dosis kedua ini diperuntukkan bagi 617 santri dan santriwati. “Kegiatan vaksinasi di lingkup pondok pesantren adalah upaya mendukung segera terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok,” terang AKP Nugroho. Sementara itu, pengasuh Ponpes Sabilunnajah KH Anwar Zahid mengucapkan terima kasih kepada semua pihak serta mengapresiasi program vaksinasi bagi
kalangan pesantren. Sebab hal tersebut adalah bentuk kepedulian Pemerintah kepada pesantren. “Kami selaku pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah Simo mengucapkan terimkasih kepada pihak kepolisian khusunya Polsek Kanor atas terselenggarannya vaksinasi untuk Santri dan Santriwati,” ucapnya. Personel yang terlibat pengamanan kegiatan tersebut antara lain Aipda Arika Fuadi, Aipda Siswanto, dan Bripka Hendra Tri P. (top/har/mik)
sekali dan memakai masker tidak dengan benar. Hukuman yang diberikan bervariasi. 10 orang diantaranya dijatuhi
sanksi fisik berupa push up dan 7 orang dijatuhi sanksi sosial melafalkan teks Pancasila. Kapolsek Asemrowo Kompol Hari
Malang, Memorandum Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono, Bupati Malang H Sanusi dan Kasdim 0818 Malang-Batu Mayorr si Joko meninjau pelaksanaan vaksinasi fa’i Covid-19 di Pondok Pesantren Al-Rifa’i 2, Desa Ketawang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Kamis (16/9). Kapolres Bagoes Wibisono menjelaskan, kedatangannya kali ini terkait dengan vaksinasi serentak Pondok Pesantren dan Rumah Ibadah. Untuk di Kabupaten Malang kemarin, dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Rifa’i 2, Gondanglegi. “Hari ini (kemarin,red) jatahnya sekitar 750 dosis vaksin sinovac untuk pelajar Pondok Pesantren Al-Rifa’i 2,” kata Bagoes. Vaksinasi ini sebagai upaya mendorong program pemerintah dalam percepatan vaksinasi khususnya para pelajar dan para santri Pondok Pesantren. “Kami jajaran Forkopimda akan terus mengawal percepat vaksinasi di wilayah Kabupaten Malang, termasuk vaksinasi bagi para pelajar dan santri Pondok Pesantren,” ujar Kapolres
M Malang. Adapun tahapan-tahapan dalam proses v vaksinasi yaitu pertama pendaftaran deng gan menyerahkan kartu identitas yang m masih berlaku, yang kedua screening atau pem pemeriksaan kondisi kesehatan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan. Setelah itu peserta antri untuk disuntik vaksin, selanjutnya bagi peserta yang telah selesai disuntik vaksin akan memasuki ruangan observasi selama 30 menit sampai 1 jam, hal ini penting dilakukan karena bertujuan untuk mengetahui apakah ada gejala gangguan kesehatan pasca mendapatkan vaksin. Bupati Malang HM Sanusi menyampaikan Forkopimda Kabupaten Malang siap mensukseskan program vaksinasi bagi santri Pondok Pesantren yang berada di wilayah Kabupaten Malang. “Semoga Kabupaten Malang dapat segera mencapai target vaksinasi yang telah dicanangkan Ibu Gubernur yaitu 70% masyarakat telah tervaksin pada bulan Desember nanti,” terangnya. (ari/mik)
Pendekar Silat Pagar Nusa Divaksin Sidoarjo, Memorandum Akselerasi vaksinasi Covid-19, juga dilakukan Polresta Sidoarjo dengan menyasar ke sejumlah perguruan silat. Kamis (16/9), bertempat di Urkes Polresta Sidoarjo, puluhan pendekar Pagar Nusa menjalani vaksinasi. Kegiatan vaksinasi bersama Pagar Nusa tersebut dihadiri Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro dan Ketua Pagar Nusa Sidoarjo Hari Purwono. Dalam waktu dekat akan diselenggarakan vaksinasi massal dengan peserta pesilat Pagar Nusa dalam jumlah lebih banyak. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro mengapresiasi antuasias mapatkan syarakat untuk mendapatkan 19. suntikan vaksin Covid-19. iTermasuk yang telah diolakukan komunitas-komunitas di wilayah Kabu-paten Sidoarjo. an“Kali ini ada dari rekanrekan pesilat Pagar Nusa. Sebanyak 500 dosis vaksin sudah kami sediakan,” ujar Kapolresta Kusumo. Selain mengimbau untuk tetap menjaga protokol kesehatan, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran
Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono bersama Bupati Malang HM Sanusi dan Kasdim 0818 Malang-Batu Mayor Joko meninjau vaksinasi Ponpes Al-Rifa’i 2, Gondanglegi
Kurniawan mengatakan, kegiatan operasi penertiban masker rutin dilaksanakan setiap hari. “Dengan melaksanakan kegiatan
ini diharapkan masyarakat semakin disiplin bermasker sehingga penyebaran Covid-19 dapat terus ditekan,” ujarnya. (alf/mik)
C Covid-19. Kapolresta Sid Sidoarjo juga mengajak pesilat-pesilat Pagar Nusa turut mensukseskan program vaksinasi. Masyarakat yang belum disuntik vaksin diimbau agar segera mendatangi gerai-gerai vaksin yang sudah disiapkan. “Capaian vaksinasi kita
masih kurang dari target. Karenanya mari datangi gerai-gerai vaksin yang ada. Dengan semakin banyak yang divaksin, maka secepatnya herd immunity terbentuk,” imbau Kapolresta Sidoarjo. M Zakariya Dimas, dari pesilat Pagar Nusa mengaku senang dengan sinergitas ber-
sama Polresta Sidoarjo dalam menjalankan vaksinasi Covid-19. “Anggota Pagar Nusa sangat antusias ikut vaksinasi. Kami berharap setelah disuntik vaksin dapat terbentuk imunitas bersama dan selalu sehat semua,” ungkapnya. (bwo/jok/mik)
menjadi lebih baik, lebih taat kepada agama serta dapat terhindar dari Covid-19. “Semoga dengan kegiatan apel pagi dilanjutkan berjemur dan Binrohtal dapat menjadikan personel selalu sehat dan dapat mencegah Covid-19,” harapnya. Selain itu, wakapolres juga menyampaikan pesan Kapolres Jauhari agar seluruh personel mematuhi prokes dengan baik. Usai arahan wakapolres, kegiatan dilanjutkan kultum oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo, Ustaz Yusron. Ustaz membawakan tema tausiyah dengan mengambil inti sari surah Adz-Dzariyat ayat 56, yang berbunyi ‘Wa ma khalaqtul jinna wal insa illa liya’budun,”. Yang artinya
aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku. “Semoga kita selalu diberikan safaat dari Allah Swt dan kita semua dapat menjalankan amanah yang diberikan kepada kita semua,” tegasnya. Ia berterima kasih kepada jajaran Polres Probolinggo Kota, karena situasi Kamtibmas di Kota Probolinggo sangat kondusif. “Tanamkan dalam diri apapun tugas yang kita laksanakan, landaskan dengan keikhlasan hati hanya untuk mencari ridho Allah SWT. Setiap amalan tergantung pada niatnya, maka dalam melaksanakan apapun baik tugas maupun ibadah tekankan pada niat terlebih dahulu,” ajak ustaz. (mhd/mik)
Tuban, Memorandum Polres Tuban Kembali kehilangan putra terbaiknya, Aiptu Ahmad Bastari, anggota Satlantas Polres Tuban. Ia meninggal dunia setelah hampir satu bulan mendapatkan perawatan di rumah sakit Bhayangkara Polda Jatim. Kecelakaan lalu lintas itu dialami Aiptu Bastari saat bertugas dalam pengalihan arus lalu lintas pada malam renungan suci pertengahan bulan lalu. Rabu (16/9), Bastari mengembuskan nafas. Upacara persemayaman jenazah almarhum Aiptu Bastari dipimpin oleh Wakapolres Tuban Kompol Priyanto, dan dihadiri oleh para pejabat utama serta anggota Polres Tuban di rumah duka Perumahan Karang Indah. Usai upacara persemayaman, selanjutnya jenazah diberangkatkan menuju tempat pemakaman umum Kelurahan Kebonsari untuk dilaksanakan prosesi pemakaman jenazah secara dinas kepolisian. Upacara pemakaman dipimpin Kapolres Tuban AKBP Darman.
“Kita merasa sangat kehilangan salah satu anggota terbaik polres Tuban. Upacara ini sebagai penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum selama dinas di kepolisian,” ucap AKBP Darman. “Kami atas nama Polres Tuban mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum, semoga amal ibadahnya diterima disisi Tuhan Yang Maha Esa,” imbuh kapolres. Seperti diketahui, Aiptu Ahmad Bastari mengalami kecelakaan lalu lintas saat sedang melaksanakan pengalihan arus di jalan pahlawan pada kegiatan malam renungan suci pada (16/8) lalu. Aiptu Bastari ditabrak mobil Suzuki Ertiga nomor polisi S 1262 EF yang dikemudikan oleh seorang perempuan berinisial A (25), warga Desa Batok, Kecamatan Cibungbulan, Kabupaten Bogor. Akibat kejadian tersebut, almarhum mengalami patah tulang leher dan harus dirawat hampir satu bulan lamanya. Rabu kemarin, ia menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit Bhayangkara Polda Jatim. (top/har/mik)
Personel Polres Probolinggo Kota mengikuti kegiatan siraman rohani.
Polsek Sukolilo Beri Pembinaan dan Penyuluhan Prokes Door to Door
Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno meninjau vaksinasi.
Ribuan Santri dan Karyawan Pabrik Manyar Ikut Vaksinasi Gresik, Memorandum Ribuan santri dan karyawan pabrik mengikuti vaksinasi Covid-19 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE dan PP Mambaus Sholihin Kecamatan Manyar, Kamis (16/9). Penyuntikan dosis vaksin dikawal langsung jajaran forkopimcam setempat. Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mewakili Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan, kegiatan ini sebagai ikhtiar mencapai target herd immunity. Dosis vaksin yang digelontorkan merupakan
jenis Sinovac. “Kami berkoordinasi dengan UPT Puskesmas Manyar dan Sukomulyo untuk melakukan serbuan vaksinasi masyarakat dan santri ini,” terang mantan KasatSabhara Polres Gresik itu, kemarin. Selain jajaran Polsek Manyar, vaksinasi juga dikawal Koramil 0817/06 dan perangkat kecamatan. Pantauan di lapangan, antusiasme masyarakat tampak sangat tinggi. Sedari pagi mereka sudah datang ke lokasi. “Alhamdulillah 350 karyawan juga warga sekitar JIIPE
dan 1.500 santri Ponpes Mambaus Sholihin hari ini telah menerima vaksinasi Covid-19. Besok, Jumat 17 September 2021 ada 1.500 santri lagi yang bakal mendapat jatah suntikan vaksin,” rinci Windu. Terpisah, Kepala UPT Puskesmas Sukomulyo dr Shinta Puspita Sari menyebut pelaksanaan vaksinasi akan berlangsung selama dua hari. “Target total di Ponpes Mambaus Sholihin sebanyak 3.000 santri. Selama dua hari mereka menerima dosis pertama vaksin Sinovac,” katanya. (and/har/mik)
Polres Tuban Beri Penghormatan Terakhir Aiptu Ahmad Bastari
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro meninjau vaksinasi bagi pendekar silat. Ka
Probolinggo, Memorandum Ratusan personel Polres Probolinggo Kota berjemur di bawah terik matahari di lapangan apel, Kamis (16/9). Ritual ini diyakini bisa menambah daya tahan tubuh untuk menanggulangi corona. Aksi ini sebagai pengganti kegiatan rutin pembinaan rohani dan mental (binrohtal) serta kuliah tujuh menit (kultum) yang biasanya dilakukan di masjid. “Binrohtal rutin setiap kamis biasanya digelar di Masjid Amanah kompleks mapolres. Namun di masa pandemi ini sengaja dilaksanakan di lapangan apel sambil berjemur,” ujar Wakapolres Kompol Mohammad Khoiril, kemarin. Kegiatan binrohtal ini menurut wakapolres, mampu membuat mental personel
Pelanggar prokes menjalani sanksi push up.
Polres Malang Siapkan 750 Dosis Vaksin untuk Santri
Polisi mengamankan vaksinasi di pondok pesantren.
Personel Jadikan Binrohtal sebagai Wahana Melatih Mental
Kapolres Tuban AKBP Darman menghadiri pemakaman Aiptu Ahmad Bastari.
Bangkalan, Memorandum Setiap kali ada peluang dan kesempatan, anggota Polsek Sukolilo rutin memberikan pembinaan dan penyuluhan (binluh) berbasis edukasi protokol kesehatan (prokes) melalui giat door to door system (DDS). “Rutinitas seperti itu rajin kami kembangkan secara bergilir dari desa ke desa,” tegas Kapolsek Sukolilo AKP M Bahrudi, Kamis (16/9) siang. Kapolsek menargetkan, kegiatan binluh ini harus menyentuh 13 desa di wilayah hukum polsek setempat. Untuk itu, Kapolsek Bahrudi tidak pilihpilih tempat dalam memberikan edukasi. Kadang di masjid, balai desa, rumah warga, pasar tradisional, kompleks pertokoan, obyek wisata, dan lainnya. Targetnya, personel polsek harus rutin menanamkan pemahaman dan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya disiplin penerapan prokes. Termasuk ajakan warga untuk menyukseskan vaksinasi serentak oleh tim satgas penanganan Covid-19. Seperti kegiatan Rabu (15/9) malam, Kapolsek Bahrudi mengamanahkan tugas kepada Ps Kanit Binmas Aiptu Sugina dan beberapa anggota polsek untuk sambangi tokoh agama (toga),
Ps Kanit Bimas Aiptu Sugina dan personel Polsek Sukolilo berdialog dengan warga di Desa Sukolilo Timur.
tokoh masyarakat (tomas) dan warga di Desa Sukolilo Timur. “Kegiatan binluh tadi malam, kami kemas dalam bentuk dialog di rumah seorang tomas setempat,” kata Aiptu Sugina. Belasan toga, toma dan warga, ikut ambil bagian dalam forum binluh berbasis edukai
prokes itu. Materi yang dikembangkan menurut Aiptu Sugina, masih tetap fokus pada penanaman, pemahaman dan ajakan untuk tetap disiplin menerapkan prokes selama pandemi Covid-19. Utamanya kegiatan 5-M, yakni rajin mencuci tangan,
memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta meminimalisir mobilitas kegiatan. Termasuk ajakan agar warga ikut aktif menyukseskan program 3T (tracing, testing dan treatment), utamanya kegiatan vaksinasi massal dan imbauan warga untuk menjaga stabilitas kamtibmas. (ras/mik)
Polisi Kesamben Beri Bantuan Sembako Korban Bencana Alam Blitar, Memorandum Polsek Kesamben jajaran Polres Blitar melakukan pengamanan dan pendampingan pemberian bantuan berupa sembako kepada korban bencana alam di Dusun Plampangan, Desa Jugo, Kabupaten Blitar, Kamis (16/9). Pembagian sembako bagi warga yang rumahnya rusak akibat hujan deras dan angin kencang itu dari BPBD Kabupaten Blitar secara simbolis diterima oleh Muspika Kecamatan Kesamben. Polsek Kesamben yang dipimpin Kapolsek Kesamben Iptu Eko Soedjoko turun langsung membagikannya ke korban yang terdampak. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban bagi warga yang terkena musibah. Ada yang rumahnya rusak, kandang ayamnya roboh dan sebagainya,” jelas Kapolsek Eko. Selanjutnya bantuan disalurkan oleh tiga pilar Desa Jugo kepada warga yang terdampak. Secara umum kegiatan berjalan dengan aman lancar dan kondusif dan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Kapolsek Eko mengimbau juga kepada masyarakat agar berhati hati dan waspada akan adanya pohon tumbang maupun tanah longsor dalam musim hujan yang disertai angin cukup kencang. Sekadar diketahui, saat terjadi bencana
Anggota Polsek Kesamben memberikan sembako kepada korban terdampak bencana.
di Desa Jugo, warga secara gotong royong membersihkan material kerusakan akibat terjangan angin puting beliung. Angin puting beliung juga merusak
tiang listrik hingga mengakibatkan aliran arus listrik warga putus. Akibat bencana ini warga mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. (pra/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
JUMAT LEGI, 17 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 8
Capaian Vaksin Belum Penuhi Target
Tulungagung Tertahan di Level 3 Tulu Tulungagung, Memorandum Tulungagung T menjadi salah satu kabupaten di Jawa Timur yang masih stagnan berada di level 3 penyebaran CoTim vid-19. Kondisi ini menjadi perhatian serius Satgas Covid-19 vid Tulungagung yang terus berupaya agar secepat-cepatnya Tu bisa menurunkan ke level 2. bis Ketua Satgas Covid-19 Tul Tulungagung Maryoto Birow rowo mengatakan, secara
Bupati Maryoto Birowo Bupat
umum prosentase kesembuhan dan pengendalian penambahan kasus terkonfirmasi di wilayahnya sudah baik. Namun hal mendasar yang masih belum bisa membuat Tulun Tulungagung turun ke level
2 adalah capaian vaksinasi dosis pertama. “Kita capaian vaksinnya yang masih belum memenuhi target,” ujarnya, kemarin. Maryoto menyebut untuk bisa ke level 2, prosentase capaian vaksinasi tahap pertama minimal 50 persen. Sedangkan capaian vaksinasi di Tulungagung ada di angka 35 persen. “Kita ada di angka 35 persen. Makanya ini terus kita kejar. Besok Sabtu (18/9) ada serbuan lagi jumlah vaksinnya sampai 5.000 dosis lebih targetnya,” jelas Maryoto.
Pihaknya menyebut, kendala utama yang dihadapi Satgas Covid-19 Tulungagung dalam hal vaksinasi adalah ketersediaan vaksin itu sendiri. Dan kondisi ini yang mempengaruhi capaian vaksinasi Covid-19 di masyarakat. Maryoto menegaskan, antusias masyarakat Tulungagung untuk mendapatkan vaksin cukup tinggi. Terbukti dari setiap even vaksinasi yang digelar selalu dipenuhi pemohon. Bahkan jumlah yang datang melebihi dosis yang disiapkan. “Antusias tidak ada
masalah. Masalah kita itu adalah stok vaksin,” ucapnya. Berdasarkan data yang dimilikinya, dalam sehari satgas Covid-19 mampu memberikan vaksin kepada 6.000 sampai 8.000 orang di Tulungagung. Oleh sebab itu pihaknya berharap, dalam waktu dekat, penurunan level penyebaran Covid-19 bisa segera terjadi dan relaksasi kegiatan masyarakat mulai diberlakukan. “Semoga seminggu ke depan tercapai 50 persen dan penurunan ke level 2 bisa segera terjadi,” pungkasnya. (fir/mad/lis)
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Hari Ulang Tahun Ke-74
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Yonif Raider 509 Kostrad Ziarah dan Bagi Sembako
Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf menyerahkan bantuan JPS secara simbolis.
270 Anak Yatim Korban Covid-19 Terima Bantuan JPS Pasuruan, Memorandum Sedikitnya 270 anak di Kabupaten Pasuruan yang orang tuanya meninggal dunia karena terpapar Covid-19 menerima bantuan JPS (jaring pengaman sosial). Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf kepada 5 anak perwakilan di sela-sela acara Khotmil Quran virtual di Gedung Segoropuro, Kamis (16/9). Di hadapan anak-anak yang kini menjadi yatim piatu, Gus Irsyad sapaan karib bupati Pasuruan ini berpesan agar mereka tak lupa untuk mendoakan orang tuanya yang telah tiada akibat terinfeksi virus corona. Selain itu, ia juga memotivasi anak-anak tersebut untuk tetap kuat dan semangat dalam mewujudkan mimpi dan cita-citanya. “Harus kuat ya. Doakan ayah atau ibunya yang telah berpulang husnul khotimah. InsyaAllah setiap doanya akan terus mengalir meski tak bisa kita lihat,” ucapnya. Dengan bantuan yang diberikan, Gus Irsyad berharap dapat membantu meringankan beban anak-anak setelah ditinggal orang tuanya untuk selama-lamanya. “Minimal untuk meringankan beban anak-anak untuk memenuhi kebutuhan selama beberapa hari. Semoga bermanfaat meskipun tidak banyak,” terangnya. Sementara itu Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan Suwito Adi menjelaskan, bantuan JPS berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Di mana setiap anak menerima uang tunai Rp 200 ribu yang bisa langsung diambil di Bank Jatim. “Bantuan ini sekali saja dan diberikan kepada 270 anak di Kabupaten Pasuruan dengan nilai Rp 200 ribu. Bisa langsung diambil di Bank Jatim,” jelasnya. (rul/lis)
Jember, Memorandum Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Yonif Raider Kostrad 509/ Balawara Yuda, Danyonif Raider Kostrad Letkol Inf Syafrinaldi bersama jajaran serta anggota persit berziarah ke taman makam pahlawan (TMP) dan membagikan paket sembako, Kamis (16/9). Di pagi yang cerah, prosesi tabur bunga yang dipimpin Danyonif Raider Kostrad Letkol Inf Syafrinaldi di makam Letkol dr Soebandi pahlawan kebanggaan masyarakat Jember, makam mantan Danyonif Raider Kostrad 509/BY pertama Brigjen TNI Jaffioedin, dan makam mantan anggota Raider Kostrad 509/BY yang gugur di
Aceh Kopral TNI Supraun serta makam para pahlawan. Di atas pusara para pendahulunya, Danyonif Raider Kostrad 509/BY didampingi Ketua Persit Ratih Amelia tampak berdiri cukup lama sambil menundukkan kepala memanjatkan doa dan diakhiri dengan pemberian hormat. Letkol Inf Syafrinaldi menyusuri beberapa blok taman makam pahlawan menuju makam para pahlawan revolusi dan pahlawan nasional pejuang kemerdekaan sambil menabur bunga. Letkol Inf Syafrinaldi menerangkan, ziarah ke TMP sebagai wujud untuk mengenang jasa para pahlawan, sehingga semua
bisa memetik jiwa pejuang dari para pahlawan yang telah gugur untuk bangsa dan negara. “Dalam rangka memperingati HUT ke-74 Yonif Raider Kostrad 509/BY telah melaksanakan berbagai kegiatan. Kali ini melaksanakan ziarah dan tabur bunga ke TMP Patrang dan TMP Ambulu serta ke Pagar Gunung tempat cikal bakal lahirnya Yonif Raider Kostrad 509/BY,” papar pria lulusan Akmil 2002 tersebut. “Sebagai prajurit harus mengetahui sejarah cikal bakal berdirinya Yonif Raider 509 Kostrad. Di dalam wilayah karesidenan Besuki terdapat 2 Batalyon Alap-Alap yang dipimpin Mayor Mochamad Seruji dan Batalyon Garuda Putih dipimpin Mayor Syaifudin,” ujar
Letkol Inf Syafrinaldi. Lebih jauh Syafrinaldi menceritakan, kedua batalyon terlibat perang sengit melawan tentara Belanda yang terus melakukan agresinya. Namun perlawanan 2 batalyon dapat dipatahkan. “Dengan berjalannya waktu agresi militer Belanda yang terjadi pada 17 September 1947 di Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Jember, kedua batalyon digabungkan menjadi satu dengan nama Gorila VIII. Peristiwa itu diperingati sebagai Hari Jadi Yonif Raider 509/Kostrad,” jlentrehnya. Selain tabur bunga juga dilaksanakan bagi-bagi 50 paket sembako untuk warga terpencil
di Dusun Blater (Teratai Pagar Gunung), Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo. Sementara itu Camat Tempurejo Rachman mewakili warga desa setempat menyampaikan terima kasih atas pemberian paket sembako dari Yonif Raider Kostrad 509/ BY. Semoga dapat meringankan beban ekonomi warga di masa pandemi Covid-19 ini. “ Tentunya pembagian paket sembako merupakan bentuk kepedulian TNI AD Yonif Raider Kostrad 509/BY kepada masyarakat pedesaan hutan di Dusun Blater (Pagar Gunung), Curahnongko. Ini bukti TNI bersama rakyat jaya,” katanya. (adv/edy/lis)
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Danyonif Raider Kostrad 509/BY Letkol Inf Syafrinaldi didampingi Ketua Persit Ratih Amelia menyerahkan sembako secara simbolis kepada warga usai tabur bunga.
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 tahun 1996, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Mojokerto dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang akan melaksanakan Lelang Hak Tanggungan terhadap : No Nama Debitur Hendry 1 Suprayitno Utomo
Obyek Lelang & Alamat Agunan Harga Limit (Rp) Sebidang tanah dan bangunan, SHM No.222, LT. 309 m2, an. Hendry Suprayitno Utomo, terletak di Ds. 1.070.560.000 Dukuhdimoro, Kec. Mojoagung, Kab. Jombang
Jaminan (Rp)
214.112.000
Deskripsi Persyaratan Lelang : - Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id - Nominal jaminan lelang disetorkan ke rekening Virtual Account (VA) sesuai yang dipersyaratkan harus sudah efektif diterima KPKNL Malang paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. - Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. - Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada domain tersebut di atas. - Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya dengan segala konsekuensi atas obyek lelang. Peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami letak dan kondisi obyek lelang sehingga apabila terjadi gugatan, tuntutan, pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap obyek tersebut, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Malang dan PT. BRI (Persero), Tbk. Cara penawaran lelang Batas akhir penawaran lelang Pembukaan penawaran dan penetapan pemenang lelang Pelunasan lelang Bea lelang pembeli Tempat pelaksanaan lelang Informasi lebih lanjut
Tanpa kehadiran peserta lelang (Closed bidding) yang dapat diakses pada alamat https://www.lelang.go.id Jumat, 1 Oktober 2021, Pukul 14.00 Waktu Server aplikasi lelang internet berdasarkan Waktu Indonesia Barat (WIB) Jumat, 1 Oktober 2021, setelah batas akhir penawaran 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 2% (dua persen) dari harga lelang KPKNL Malang, Jl. S. Supriyadi No. 157 Malang PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. (0321) 322402, 081231681422 (Andre), 082244449543 (Yudha)
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan pasal 6 UU Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996, PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk. Cabang Malang akan melakukan lelang eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember, melalui jasa pra lelang PT. Power Asetindo Selaras terhadap barang jaminan debitur atas nama Alex Syarifuddin berupa : Sebidang tanah seluas 103 m2 sesuai Sertifikat Hak Milik No. 1578 atas nama Alex Syarifuddin, berikut bangunan yang berdiri diatasnya, terletak di Perum Wisma Pengadengan Sejahtera 3 Kavling 0-1, Desa Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Harga Limit : Rp. 293.200.000,- Uang Jaminan : Rp. 60.000.000,Pelaksanaan Lelang : Ͳ Cara Penawaran: Closed Bidding (dengan mengakses website www.lelang.go.id) Ͳ Pelaksanaan Lelang : Jumat / 01 Oktober 2021 Ͳ Batas Akhir Penawaran : Pukul 10.00 waktu server Aplikasi Lelang Internet (sesuai WIB) Ͳ Penetapan Pemenang : Setelah batas akhir penawaran Ͳ Batas Waktu Pelunasan : 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Ͳ Bea Lelang Pembeli : 2% dari harga terbentuk lelang Ͳ Tempat Lelang : KPKNL Jember, Jl. Slamet Riyadi No. 344 A, Patrang, Jember
Keterangan : Ͳ Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan Ͳ Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Jember selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang Ͳ Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Ͳ Barang dijual dalam kondisi apa adanya (as is). Calon peserta lelang dianggap dengan sungguh - sungguh sudah mengetahui segala bentuk kekurangan/ kerusakan, bertanggung jawab atas segala resiko yang mungkin timbul di kemudian hari baik dari aspek fisik maupun juridis/legal, termasuk segala bentuk tunggakan/biaya-biaya yang harus dibayar sesuai ketentuan yang berlaku.
Persyaratan Lelang : ϭ͘ Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id Ϯ͘ Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas. ϯ͘ Info lainnya hub. PT.Bank Muamalat Indonesia,Tbk. Cabang Malang Telp: 0341-556029 dan PT. Power Asetindo Selaras, Hendra 082 117 069 069
Mojokerto, 17 September 2021
Malang, 17 September 2021 ttd
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero),Tbk KPKNL Jember
PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk
PT. Power Asetindo Selaras
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Direktur Utama: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III Choirul Shodiq SH MH No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Pemimpin Perusahaan: Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
JUMAT LEGI, 17 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 9
Petugas berjaga di sekitar jembatan yang ditutup.
Jembatan Boro Ditutup hingga Desember 2021 Tulungagung, Memorandum Pengguna jalan yang melintas di jembatan Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru arah Kecamatan Karangrejo dan sebaliknya harus memilih jalur lain. Itu setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung memastikan penutupan terhadap jembatan tersebut. Penutupan dilakukan hingga Desember 2021 mendatang. Kepala Dinas Perhubungan Tulungagung Galih Nusantoro mengatakan penutupan dilakukan karena proses perbaikan lantai jembatan tersebut. “Ditutup sementara untuk perbaikan lantai jembatan,” ujarnya, kemarin. Galih menyebut, pengerjaan ini dilakukan oleh Dinas PUPR Tulungagung dan sesuai dengan jadwal yang ada. “Jadwalnya itu selesai awal Desember. Nanti kita lihat perkembangannya,” jelas Galih. Dengan penutupan ini maka pihaknya melakukan pengalihan arus lalu lintas dan rekayasa lalu lintas bagi pengguna jalan. Untuk kendaraan besar langsung dialihkan dan diarahkan ke jalur lain. Sedangkan untuk kendaraan roda dua akan diarahkan ke simpang empat yang ada di dekat jembatan. “Kendaraan besar jelas tidak bisa melintas. Kalau kendaraan roda dua bisa melintas dan diarahkan ke simpang empat di dekat jembatan,” ucapnya. Galih mengakui dengan rekayasa lalu lintas ini maka potensi kemacetan bisa saja terjadi di beberapa titik. Namun pihaknya meyakini kemacetan bisa terurai dan tidak sampai menghambat lalu lintas, terutama di dalam wilayah kota. “Kami yakin kemacetan tidak akan sampai di wilayah kota,” pungkas dia. (fir/mad/lis)
Di samping itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan melalui dinas kesehatan terus mengoptimalkan sosialisasi 3T yakni pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment). Termasuk 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilisasi, dan interaksi). Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron menuturkan, hal itu masih cukup efektif untuk mengurangi pertambahan kasus setiap harinya. Tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat. “Vaksinasi di desa yang banyak terkonfirmasi kasus positif merupakan langkah percepatan dari Pemkab Pasuruan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di masyarakat. Meski demikian kita juga tetap sosialisasikan 3T dan 5M,” tuturnya, Kamis (16/9). Dijumpai di sela-sela kesibukannya, Gus Mujib demikian
Gus Mujib meninjau pelaksanaan vaksinasi.
pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini tersebut disapa juga menyampaikan terkait stok vaksin yang diterima oleh Pemkab Pasuruan. Jumlah dosisnya masih belum bisa dipastikan karena mekanisme pembagiannya tergantung dari pemerintah pusat. Maka dari itu, Pemkab Pasuruan bersinergi dengan forkopimda untuk mendapat-
kan stok vaksin jenis Sinovac yang dibutuhkan. Baik melalui Kapolres Pasuruan yang ditujukan kepada Kapolri maupun Dandim 0819/Pasuruan kepada Panglima TNI. “Vaksin yang kita peroleh juga menunggu dari Kemenkes. Pak Kapolres juga mengusahakan vaksin melalui Kapolri dan Pak Dandim melalui Panglima TNI. Semuanya berusaha men-
dapatkannya untuk upaya percepatan vaksinasi di Kabupaten Pasuruan,” terang Gus Mujib. Diketahui, selama pelaksanaan vaksinasi yang digelar di beberapa Desa dengan banyak jumlah kasus Covid-19 serta pondok pesantren (ponpes), wakil bupati Pasuruan intens meninjau dan monitoring pelaksanaannya di lapangan. Seperti yang dilakukan pada
saat vaksinasi di dua desa dan ponpes di Kecamatan Gempol dan Beji. Berikut beberapa kegiatan vaksinasi sebelumnya yang juga tak pernah absen dipantau. Hingga saat ini, vaksinasi yang diterima masyarakat masih dosis pertama. Targetnya dapat segera terselesaikan 100 persen untuk kemudian dilanjutkan dengan vaksinasi dosis kedua. (rsk/lis)
Hadapi Era Emas 2045
Ajak Mahasiswa Siapkan Diri dengan Literasi Lamongan, Memorandum Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menjadi pemateri dalam webinar Mastama (Masa Ta’aruf Mahasiswa) ITB (Institut Teknologi dan Bisnis) Ahmad Dahlan Lamongan mengajak mahasiswa untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi Indonesia emas 2045 dengan memperkaya diri melalui literasi, Kamis (16/9). Literasi sendiri menurutnya tidak hanya membaca. Literasi ini dapat terdiri dari 6 hal, yakni bahasa, numerasi, sains, digital (teknologi informasi dan komunikasi), finansial, serta budaya dan kewarganegaraan. Melalui materi yang disampaikan terkait membangun karakter pemimpin yang berdaya saing, Yuhronur mengungkapkan persiapan generasi emas 2045 sangatlah penting. Ia juga mengungkapkan bahwa mega tren 2045 dapat memberikan pengaruh pada tatanan kehidupan masyarakat, mempengaruhi perubahan peradaban, serta mempertegas fenomena abad kreatif. “Untuk mengatasi mega tren ini kita harus siap, siap dalam segala hal, siap untuk berkompetisi di dunia,” ujarnya.
FOTO: MEMORANDUM/ASW
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Pasuruan, Memorandum Vaksinasi di desa-desa yang memiliki kasus aktif Covid-19 merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron menyikapi agenda percepatan vaksinasi yang menyasar masyarakat perdesaan.
FOTO: MEMORANDUM/RSK
Vaksinasi Pemkab Pasuruan Sasar Warga Perdesaan
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberikan paparan webinar.
Yuhronur juga mengajak mahasiswa untuk menjadi pemimpin yang driving force untuk menggerakkan kekuatan yang berdaya saing. “Agar kita menjadi pemimpin yang lebih baik, kunci utamanya adalah inovatif, kreatif, mampu beradaptasi, dan mempersiapkan diri sesuai tren. Yang lebih penting kita tidak
boleh menjadi generasi yang expired,” terangnya. Selain itu, Yuhronur memiliki ekspektasi bahwa pemuda-pemudi Lamongan akan mampu bersaing menghadapi era 2045. Untuk mampu bersaing, gerakan literasi harus terus digaungkan dan konsisten dilaksanakan, karena gerakan
ini sangat penting dalam memberikan kemudahan dalam berdaptasi dan menghadapi persaingan global di masa yang akan datang. “Dalam rangka mempersiapkan SDM unggul di bidang pendidikan, Pemerintah Kabupaten Lamongan menyusun program Perintis (pendidikan berkualitas dan gratis), menguatkan literasi, dan pendidikan karakter. Indonesia emas 2045 persiapkanlah mulai dari sekarang, perkaya diri dengan literasi. Literasi tidak hanya membaca buku, tapi juga bisa berasal dari pengalaman, pengalaman berinteraksi dengan lingkungan, dengan teman-teman, dan sebagainya. Dan ingat, jangan takut gagal, karena kegagalan merupakan bagian dari keberhasilan,” pungkasnya. Sementara Rektor ITB Ahnad Dahlan Lamongan Mu’ah mengungkapkan, tema mastama ini adalah kepemimpinan pemuda dalam era disrupsi. Mastama ini diikuti oleh 325 mahasiswa secara daring. “Tema mastama ini adalah kepemimpinan pemuda dalam era disrupsi, jadi pemuda (mahasiswa) harus dipersiapkan sejak dini agar ke depannya dapat diperoleh pemimpin yang memiliki jiwa dan karakter yang baik,” katanya. (*/asw/lis)
Merasa Ditipu, Mantan TKW Laporkan Guru Honorer Tulungagung, Memorandum Mantan TKW berinisial LE (41), warga Banyuwangi mendatangi Mapolres Tulungagung, Kamis (16/9) siang. LE mengadukan salah satu oknum guru honorer di Tulungagung berinisial FA, yang selama ini dikenalnya melalui media sosial hingga 2019 lalu. Begitu akrabnya, keduanya setiap hari berhubungan melalui sambungan telepon. Namun setelah kedok FA terbongkar, kini media sosial dan nomor handphone FA tak
bisa dihubungi. Ditemui tim liputan, LE mengaku kenal dengan FA sejak dirinya bekerja di Hongkong. Kemudian keduanya semakin akrab dan tanpa disadarinya beberapa kali LE mengirimkan uang kepada FA hingga mencapai Rp 126 juta. “Jadi saya itu ngirim uang karena melihat ketekunan dia untuk punya usaha kolam ikan, usaha ternak sapi, dan lain-lain,” ucapnya. Pada 2019 lalu LE sempat pulang ke Indonesia untuk bertemu dengan FA dan melang-
sungkan nikah siri. Kala itu LE yakin setelah FA menunjukkan bukti bahwa dirinya sudah menjadi duda. Namun kecurigaan muncul setelah LE tidak pernah diajak ke rumah FA. Bahkan saat singgah di Tulungagung, keduanya hanya menginap di hotel dan tidak pulang ke rumah FA. “Saya itu ditunjukkan bukti kalau dia sudah duda makanya saya mau nikah siri, walaupun keluarga saya menentang dan marah sama
saya. Kemudian saya dibawa ke Tulungagung tapi tidak pernah diajak ke rumah, hanya diinapkan di hotel,” ucapnya. Kecurigaan itu berlanjut ketika LE tanpa sepengetahuan FA datang ke rumah laki- laki tersebut secara diam-diam. Rupanya benar, FA masih berkeluarga dan belum bercerai. Sejak saat itu dirinya memilih untuk tidak lagi mengindahkan bujuk rayu FA yang berusaha kembali mendekatinya. “Saya sudah tidak mau mikir lagi, tapi kian lama kok kepikiran
terus. Akhirnya ini coba saya laporkan ke polisi,” ungkapnya. Kini setelah melapor ke polisi, dirinya berharap segera ada solusi atas masalah yang dialaminya. Sementara itu Kanitpidum Polres Tulungagung Ipda Awalu Burhanudin membenarkan adanya laporan tersebut. “Kita dalami. Kita tengah berkoordinasi dengan polsek jajaran untuk memantau keberadaan FA,” terangnya. (fir/mad/lis)
RUMAH DIJUAL
LOWONGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
RMH Tingkat SHM Uk:8x12 di Ploso 9D/9. WA: 0838 3106 6650.
Dicari Sales Tetap + Freelance, Kendaraan sendiri, Prdk Lampu bergaransi. Kirim Riwayat hidup ke WA 0895366875498.
Hilang STNK Honda Th’2017 L-2966-GO An.Marsuli D/a.Jl Dukuh Kupang Gg Lebar No.26 Sby.
Hilang Buku Kir L.9622UP/ SB.245589.K PT. SRIKANDI MULTI RENTAL JL.PECINDILAN 46-48 SBY.
HILANG STNK P 2298 PM NK. 0925 NS. 7408 AN. MEIRAWATI D/A DSN KRAJAN JENGGAWAH JBR
Sopir Truk Tronton Wingbox SIM B2 Umum Max.50Th Pengalaman Kota2 Jatim+Jabar ,081330994567.
Hilang STNK Honda Vario Th’2013 Pol : L-4157-BS An.Zuhri Novianto D/a.Bogen I/14-A Sby.
Hilang Buku Kir L.8447.AR/ SB.238632.K SUHARTONO JL.SIMO SIDOMULYO 4/22 SBY.
Hilang BPKB Asli Mbl Nissan X Trail Th’03 L-1215-CW An.Moch Anif Jl Pumpungan 5/68 Sby. Nk.T30AG4347. Sin. QR25099033.A.
Hilang STNK Spd Mtr Honda Th’2014 L-3126-OX An.Kartiatim D/a.Tambak Wedi Baru 7/58 Sby.
Hilang Buku Kir L.9043.C/ SB.258226.K PT. REPAR SILINDER KARYA JL. PERGUDANGAN MUTIARA TAMBAK SBY.
CV. SETIA JAYA PROPERTI PROMO KHUSUS PPKM !!! TANAH KAVLING SIAP BANGUN Harga 28 Juta - 30 Juta Menjadi 23 - 25 Juta an Lokasi Ds. Sedaput Klagen Benjeng - Gresik 100 % RESMI !!! WA / Tlp : 0812 3200 3191 LANGSUNG PEMILIK !
JUAL RUMAH / TANAH PANDAAN JUAL RUMAH & TANAH LUAS 640 M2 SERTIFIKAT JLN. BULU KANDANG TAMANDAYU PANDAAN HARGA 200 JUTA (NEGO) HUB : Hp. 0823 4310 0735 LANGSUNG PEMILIKNYA
D I J U A L PA B R I K / G U D A N G Dijual Pabrik Luas Tanah 1 Hektar (10.000m2) Gudang 4000 m2 lokasi Gempol - Pasuruan Hub; 082343100735 (WA Pemilik)
MAKANAN Bismillahirohmanirrahim.. Dengan niat ibadah, menyediakan paket makanan bsh/krg/nasi/mcm2 roti/kripik tempe, dll. Ins dpt hadiah dunia akhirat.. Hubungi 081257034371.
PA R A N O R M A L BUNDA KELANA AHLI NUJUM RAMAL BERPENGALAMAN SEJAK THN 79”
TERIMA KONSULTASI SEGALA MACAM KECUALI JUDI. BISA KURSUS KILAT MEMBACA KARTU LENORMAND, KONSUL DATANG ATAU ONLINE VIA WA, TRANSFER BCA. * RAMALAN MADAM KELANA YOUTUBE *
WA : 0822 5211 1195 Phone : 0852 8311 1195 Lokasi : Jl. Sekawan anggun 5 blok D no 25 Bumi citra fajar sidoarjo
P I J AT K E B U G A R A N Ryan Pijat Kesehatan untuk keluarga. Mengatasi capekcapek, pegal, lelah, dan letih. Susah tidur, keseleo, dan kecetit, dll. Hub:083831424978.
PIJAT MASSAGE PAK AGUS Hub. TLP 081322389995
SURABAYA
P E N G O B ATA N
KEHILANGAN Hilang STNK Kawasaki Ninja 250 FI, Atas Nama: Sulistyo, NoPol: L- 6704-CY, Nosin: EX250LEAD9351, Noka: MH4EX250LHJP 12471. Hilang BPKB Asli Sedan Mazda Capella Th’93 S-1362-HF An.Agus Salim Jl Dsn Djedug Rt.02 Rw.05 Tuban. Nk.GE10S1ME 000158 Sin.FS219384. Hilang BPKB Asli Mbl Daihatsu S401RV Th’14 L-9853-AK An.PT Lancar Indo Makmur Jl Rungkut Megah Raya Blok H/10 Sby. Nk.MHKB3BA1JEK03696 Sin. ME10408. HLG BPKB L1207 DG TOYOTA THN 2015 NETTI HERLINA GALAKSI BUMI PERMAI E NOKA MHFKT9F31F6051703 NOSIN 1NZZ25395. Hilang STNK Spd Mtr Honda Th’2014 L-4397-KQ An.Nurul Fadli D/a.Gadukan Utara 03 B/07 Sby.
Hilang STNK Spd Motor Yamaha Thn 2014 L4638LM A/N: Kasmiatun D/A: Kalijudan 10/82 Blk. HLG STNK AG-5725-DM AN.MAUN DS.PADANGAN KEC. KAYEN KIDUL KAB. KEDIRI. HLG SERTEFIKAT BUKU KIR L-9586-VX AN.SLAMET SEMEMI JAYA 8A RT01 RW01 KEL. SEMEMI KEC.BENOWO SBY. Hilang Buku Kir L.8247.UI/ SB.270325.K PT.LNA TRANS JL.DARMO HARAPAN 3.EC-41 SBY. Hilang Buku Kir L.9947.UD/ SB.224886.K PT.RATNA JAWA TRANSINDO JL.PUCANG SEWU 8/45 SBY. Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.264908.K PT.JATIM PETROLEUM TRANS JL.TELUK KUMAI TIMUR 133 SBY.
HILANG STNK HONDA SCOOPY 2016 W 5699 PK SULIS SETYOWATI 081334840359. HILANG STNK YAMAHA MIO 2010 W 6953 NAC RIDMAN H. DAENG PAREBBA 081259506889. HILANG STNK HONDA BEAT 2019 W 3603 XG SUGIARTO DWI CAHYONO 085737359795. HILANG STNK SUZUKI SATRIA W 5329 NBD MOH. GIGIH TRIPUTRA R 081553561692. HLG BPKB HONDA N 5974 SS A/N: DWI ASTUTI REINDRAWATI d/a: Perum Pilang Permai E-48 .probolinggo. HLG STNK AG-5066-EBY AN.WASI.ATUL HABIBAH DS.WATES KEC.PAGU KEDIRI.
HLG STNK AG-6238-FL AN.SUPRIYONO DS/KEC. KANDANGAN KEDIRI. Hilang Buku Kir L.9098. UJ PT.NUSA JAYA TRANS JL.SOMBO 1/43-49 SBY. Hilang Buku Kir L.9412. UT/SB.226381.K MU’ARIB JL.KALILOM LOR 3/54 SBY. Hilang Buku Kir TEMPELAN JKT.754886 TOMMY SUMARTONO JL.SURABAYA. HILANG STNK MOBIL MITSUBISHI PICK UP W 9473 NV H. MULYADI 085646241212. HILANG STNK HONDA BEAT MERAH W 6184 VR LAURENTISA F. N 081336481675. HILANG STNK P 6319 LX NK. 7309 NS. 2198 AN. INDAH NILASARI D/A DSN BABATAN JENGGAWAH JBR HILANG STNK P 5549 TM NK. 0730 NS. 7332 AN. SUTARNO D/A JL KALINGGA III SUMBERSARI JBR
Kehilangan STNK R2 merk Honda tahun 2004 nopol W 5313 CG An Muhammad ilyas Da Ds. Randu padangan Rt. 016 Rw. 006 Kec. Menganti Kab. Gresik
KEHILANGAN HILANG /RUSAK SURAT LETTER C, NO. 9681. Ps. 119 kls D-II. LUAS +630 M2. ATAS NAMA KINUN. HILANG TERTANGGAL 16-08-2021. JL. LONTAR TELAGA INDAH NO. 20. RT.06 RW.02. KEL. LONTAR, KEC. SAMBIKEREP SURABAYA.
KEHILANGAN Surat Tanah Kutipan Letter C No. 3878 Persil 47.S.II Luas 39M2. Atas nama ENNY. Lokasi Tanah Tambak Wedi Baru Gg 18-A Utara No. 16 Surabaya. KEHILANGAN 1. Surat Pernyataan Jual Beli Tanah antara Sdr. MARHATIP / H. ZAINAL ARIFI (disebut pihak ke-I) dan H. AZIZAH LASMAH (disebut pihak ke-II) Register No. 590/068/402.94.03.01/91 Tgl 15 Maret 1991. 2. Surat Petok D No. 2195 An. H. AZIZAH LASMAH Persil 17 Kelas dtr. II Luas 0. 040 HA. Alamat Bendul Merisi Baru No. 5 Surabaya.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
JUMAT LEGI, 17 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
POLRES JOMBANG LUMPUHKAN SPESIALIS PEMBOBOL SEKOLAH
Sasar Barang Elektronik Sarana Pendidikan Jombang, Memorandum Setelah menyatroni sedikitnya 23 sekolah di Kota Santri, Moch Jinar Ridwan (37), warga Dusun/Desa Grogol, Kecamatan Diwek, diringkus Satreskrim Polres Jombang. Bahkan lantaran berusaha kabur saat hendak dibekuk, polisi terpaksa memuntahkan timah panas hingga melubangi kaki tersangka. Dipaparkan Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, tersangka telah beraksi sejak Januari 2021 lalu, dan berhasil menyatroni 23 sekolah di 14 kecamatan. Yang menjadi sasaran yakni barang elektronik yang digunakan sebagai sarana pendidikan. “Sasaran tersangka ini barang-barang elektronik milik sekolahan mulai dari SD sampai SMP. Di antaranya komputer, hard disk, LCD proyektor, printer, serta barang elektronik lainnya,” paparnya dalam pres rilis, Kamis (16/9). Dirinci Kapolres, lokasi kejahatan di antaranya di Kecamatan Jogoroto, Mojowarno,
Tembelang, Peterongan, Sumobito, Kesamben, Kudu, Gudo, Bareng, Diwek, Perak, Jombang, Kabuh, dan Ngoro. Sebelum menjalankan aksinya, tersangka terlebih dulu berkeliling ke sejumlah sekolah. Lalu pada malam harinya mulai menjalankan aksi. “Aksi tersangka ini dilakukan pada dini hari sekitar pukul 01.00. Dengan merusak gembok pagar kemudian mencongkel jendela dan masuk ruangan untuk mengambil barang berharga,” urainya. Untuk menghilangkan jejak, sambung Kapolres, tidak lupa tersangka juga membawa kabur mesin CCTV. Dan selama men-
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho menunjukkan barang bukti.
jalankan aksi, ia beroperasi sendiri. “Untuk menghilangkan jejak, tersangka juga membawa kabur mesin CCTV. Setelah berhasil, ia
lalu memasukkan barang hasil jarahan ke dalam karung yang telah dibawa,” sambungnya. Diakui kapolres, ada petun-
juk yang didapati polisi sehingga berhasil membekuk tersangka. Yakni saat Ridwan membobol SDN Podoroto, Dusun
Kedungboto, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, pada Senin (13/9) lalu. Saat itu dirinya berhasil membawa kabur
3 buah proyektor, 1 buah layar monitor CCTV, 2 buah speaker aktif, 1 buah laptop, 2 buah printer, sebuah sepatu merek Vladio dengan tafsiran kerugian sebesar Rp 30 juta. “Hasil kejahatan ini dijual ke penadah di wilayah Jombang dan Surabaya. Sedangkan uang hasil penjualan untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkas Agung. Masih di lokasi yang sama, Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Teguh Setiawan menambahkan, tersangka adalah spesialis pembobol sekolah yang memanfaatkan kondisi sekolah yang sepi lantaran tidak ada kegiatan belajar mengajar di masa pandemi Covid-19. “Tersangka ini asalnya dari Malang kemudian menikah dengan orang Jombang. Awalnya jualan pentol cilok, karena pandemi sepi pembeli sehingga melakukan pencurian. Setiap satu minggu sekali dia melakukan pencurian di sekolah,” tuturnya. (wan/yok)
Dua Budak Sabu Dikerangkeng
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Polisi mengolah TKP kecelakaan.
Pemuda Sekar PuƟh Korban Tabrak Lari
Polisi Buru Pengemudi Truk Mojokerto, Memorandum Kecelakaan lalu lintas hingga menelan korban jiwa kembali terjadi di Mojokerto. Kali ini seorang pria asal Kota Mojokerto diduga menjadi korban tabrak lari. Insiden kecelakaan maut itu dialami Ahmad Nasifan (23), warga Sekarputih, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Peristiwanya di jalan bypass Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Rabu (15/9) malam. Korban tewas di lokasi kejadian usai terlibat tabrakan dengan sebuah kendaraan yang tidak diketahui identitasnya. Saat kejadian korban diketahui melaju seorang diri mengendarai Honda CBR nopol W 5021 QL. Dari informasi yang diperoleh di lokasi kejadian, kecelakaan itu bermula saat korban akan menyeberang masuk Perumahan Tirta Suam jalan bypass. Namun, saat menyeberang jalan itu, korban tiba-tiba ditabrak kendaraan berjenis box. “Saya tahunya sudah terlindas truk box itu,” kata Riatin salah seorang warga sekitar. Menurut dia, kecelakaan itu terjadi cukup cepat dan keras hingga mengakibatkan korban tewas di lokasi kejadian, sementara motor korban ringsek. Warga menyebut, korban saat itu hendak pulang kerja. “Orang daerah sini dia. Biasanya pulang kerja. Setelah ditabrak itu truknya langsung bablas,” paparnya. Sementara, Kanitlaka Satlantas Polres Mojokerto Kota Ipda Lukman Basoni menyebut hingga kini masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan mencari identitas kendaraan yang melarikan diri. “Informasinya tabrak lari. Ini anggota sedang mencari CCTV,” tegasnya. (no/yok)
Mojokerto, Memorandum Satreskoba Polres Mojokerto membekuk dua budak narkotika jenis sabu-sabu. Dialah Joko Susanto (41), asal Desa Sumengko, Kecamatan Wringin Anom, Kabupaten Gresik, yang kos di Desa Sumberwono, Kecamatan Bangsal. Seorang lagi Moh. Atok Ilah (25), warga Dusun Bangon, RT 06/RW 02, Desa Bleberan, Kecamatan Jatirejo.
Kasubbag Humas Polres Mojokerto Iptu Tri Hidayati mengatakan, penangkapan Joko dilakukan di rumah kos, Kamis, (16/9). Dalam penangkapan tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) satu paket sabu yang diisolasi dengan plastik klip kertas putih, dengan berat 0,24 gram, 0,46 gram, 0,24 gram, 0,22 gram, dan satu unit HP. Sedangkan penangkapan
Atok di rumahnya saat ia asyik pesta sabu-sabu. Dalam penangkapan tersebut petugas berhasil mengamankan BB sepoket sabu dengan kemasan plastik klip seberat 0,26 gram dan 1,69 gram, satu pipet kaca yang ada sisa sabu, satu set alat isap, serta satu buah korek api. Dihadapan petugas Atok mengaku bahwa barang haram tersebut didapat dari Gunawan
alias Takrip. Atas informasi tersebut polisi terus memburu pemasok barang haram itu. “Joko melanggar pasal 114 ayat 1 subs pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Sedangkan tersangka Atok melanggar pasal 114 ayat 1 subs pasal 112 ayat 1 Jo pasal 127 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” jelas Tri. (no/yok)
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Salah seorang tersangka yang diamankan polisi.
Komisi D Gelar Komisioning
Pastikan Ada Tambahan Rp 2 Miliar untuk Pengadaan Kain Seragam Jombang, Memorandum Dialihkannya anggaran pengadaan kain seragam gratis untuk penanganan Covid-19, menuai sejumlah kekecewaan dari berbagai kalangan. Pasalnya, s e -
lain menjadi salah satu janji kampanye pasangan Bupati Mundjidah Wahab dan Wakil Bupati Sumrambah yang seharusnya direalisasi direalisasikan, namun dengan tiadanya bantuan ini bagi peserta didik b baru, dipastikan menimbulkan beban berat muri kepada wali murid. kond itu, KomiDengan kondisi Kab si D DPRD Kabupaten Jombang menggelar komisioning dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). selai kepastian Hasilnya, selain progr bahwa program tersebut dila bakal dilanjutkan tade hun depan, dipastia tambahan kan ada Ketua Komisi D DPRD Jombang Erna Kuswati
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
anggaran sebesar Rp 2 miliar yang diperuntukkan mengganti kain yang seharusnya diterima di tahun ini. “Intinya kami memperjuangkan agar pengadaan kain seragam gratis harus dapat dilanjutkan. Hasilnya, di tahun depan program tadi dilanjutkan dengan adanya tambahan anggaran,” papar Ketua Komisi D Erna Kuswati, Kamis (16/9). Dijelaskan, sesuai dengan gambaran dari Disdikbud Jombang, total anggaran yang dibutuhkan untuk kain seragam gratis tahun ini sebesar Rp 8,4 miliar. Namun karena kebutuhan penanganan Covid-19, realisasinya harus dialihkan. “Sesuai dengan gambaran dari dinas pendidikan, tahun ini anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 8,4
miliar. Namun semuanya gagal direalisasikan karena harus dialihkan untuk penanganan Covid-19,” jelasnya. Karena anggaran di Perubahan Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (P-APBD) sudah habis, maka program kain seragam baru dapat diberikan di tahun depan. “Sebab PAK (P-APBD, red) kan sudah habis, maka kain seragam baru dapat diberikan pada tahun depan. Untuk penyalurannya di bulan Januari dan Februari tahun 2022,” ujar Politisi PKB itu. Selain anggaran Rp 8,4 miliar tadi, sambung Ketua Komisi D, dipastikan pula bakal ada tambahan Rp 2 miliar lagi. Hal itu sesuai dengan permintaan Disdikbud, yang nantinya bakal digunakan untuk mencover
kebutuhan seragam pengganti. “Kemarin kan kami juga sudah bertanya kepada dinas, kebutuhan anggaran tambahan yang dibutuhkan untuk seragam pengganti. Dan jawabannya, yakni sebesar Rp 2 miliar,” sambungnya. Selain kepastian adanya sumber anggaran yang bakal digunakan, wakil rakyat menyebut jika bagi siswa yang saat tahun ini batal mendapat kain seragam, untuk tidak berkecil hati. Sebab, di semester kedua mereka akan menerimanya. “Jadi seragam pengganti diberikan bagi semua peserta didik tahun ini. Namun realisasinya dilakukan pada semester 2, atau tepat pada bulan Januari dan Februari tahun 2022,” pungkas Erna. (wan/adv/yok)
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Ning Ita menyerahkan bantuan secara simbolis.
Ning Ita menyapa salah satu penerima bantuan bedah rumah.
Ratusan Warga Kota Mojokerto Terima Bantuan Rumah Swadaya Mojokerto, Memorandum Sebanyak 140 kepala keluarga di Kota Mojokerto mendapat bantuan proyek Bantuan Rumah Swadaya (BRS) dari Pemkot Mojokerto. Program yang dikenal dengan bedah rumah tersebut sebagai wujud komitmen pemerintah Kota Mojokerto untuk memberikan rumah layak huni kepada warganya. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan Pemkot Mojokerto sengaja mempercepat pelaksanaan program BRS tersebut, mengingat sebentar lagi sudah memasuki musim penghujan. Jadi meskipun saat ini masih dalam proses penyerahan buku tabungan, namun sudah banyak rumah yang progres pengerjaannya sudah mencapai 50 hingga 100 persen.
“Percepatan ini agar warga sudah menikmati rumah layak huni saat memasuki musim hujan. Jadi nanti menjelang musim hujan tiba seluruh proyek BRS sudah selesai dan tidak ada lagi rumah warga yang bocor,” kata wali kota yang akrab disapa Ning Ita, saat penyerahan buku tabungan program BRS di Kecamatan Prajurit Kulon, Kamis (16/9). Lebih lanjut dikatakannya, selain program bedah rumah, Kota Mojokerto juga memiliki program lain yang berkaitan dengan peningkatan pola hidup bersih dan sehat warga. Di antaranya program Ipal Komunal atau pembangunan jamban di masing-masing kelurahan yang diperuntukkan bagi 70 kepala keluarga, program septic ko-
munal untuk 39 keluarga dan program jamban keluarga. “Program ipal komunal yakni kotorannya tidak boleh dibuang di selokan secara sembarangan. Jadi harus dibuang di septic tank yang memenuhi standar kesehatan, sehingga tidak mencemari sumur tetangga,” paparnya. Kepala Dinas PUPR Kota Mojokerto Mashudi menambahkan, jumlah penerima BRS di Kota Mojokerto sebanyak 140 orang. Jumlah tersebut terbagi dalam tiga kecamatan, yakni Kecamatan Prajurit Kulon sebanyak 95 penerima, Kecamatan Kranggan sebanyak 9 penerima, dan Kecamatan Magersari sebanyak 36 penerima. Dari jumlah 90 penerima bantuan yang bersumber dari DAK, pencairan
tahap pertama sejumlah 23 penerima telah progres fisik 100 persen. Sedangkan bersumber dari DAU, sebanyak 9 penerima bantuan di Kecamatan Kranggan sudah progres fisik sebesar 50 persen. Kecamatan Prajurit Kulon, tiga rumah sudah progres fisik 100 persen, 5 rumah mencapai progres 60 persen, dan 3 rumah sedang dalam proses pengerjaan. Untuk Kecamatan Magersari pencairan tahap pertama sejumlah 10 penerima bantuan, 4 rumah telah progres fisik 100 persen, 4 rumah 50 persen, dan sisanya 2 rumah sedang dalam proses pengerjaan. “Dalam pelaksanaan kegiatan bantuan rumah swadaya, penerima bantuan didampingi oleh Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL),” pungkasnya. (war/adv/yok)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL
FOTO: MEMO RANDUM/ALFIN
Surabaya, Memorandum MSU (25) warga Jalan Mastrip, Karang Pilang, ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Karangpilang karena kedapatan membawa dua poket sabu-sabu. Kapolsek Karang Pilang Kompol Eko Sudarmanto melalui Kanitreskrim Iptu Irwan Nugroho mengatakan, pengungkapan itu berdasarkan informasi dari masyarakat. Bahwa tersangka sering kali menggelar pesta sabu di rumahnya. “Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka dapat kita amankan. Saat digeledah ditemukan dua poket sabu. Satu poket di saku celana dan satunya MSU diamankan di Mapolsek di dalam bungkus rokok,” Karangpilang. terang kapolsek, Kamis (16/9). Hasil penyidikan, tersangka mengaku beli sabu dari seseorang yang berinisial GO, yang juga warga Mastrip. “Orang yang berperan sebagai penjual sabu adalah GO. Masih dalam proses pengejaran,” pungkas Eko yang menerangkan dari tersangka, polisi mengamankan barang bukti 2 poket sabu seberat 0,56 gram dan 1 HP. (alf/nov)
ABG Curi Motor...
Sambungan dari halaman 1
Beat L 2434 LU yang digasak tersangka adalah M Arfan, warga Kesatrian Sawunggaling, Wonokromo. Waktu beraksi, kejahatan tersangka ternyata terekam CCTV. Informasi Memorandum, sebelum mencuri, Rudi usai mengantarkan galon ke pelanggannya. Nah, saat melintas di lokasi, dia melihat kendaraan korban dengan kunci kontak yang masih menempel. Mendadak niat jahat pelaku muncul. Rudi selanjutnya segera membawa motor operasional di tempat kerjanya. Remaja ini lalu balil lagi ke lokasi untuk menggondol Beat korban. Kapolsek Lakarsantri Surabaya Kompol Arif Sasmito menuturkan, petistiwa itu terjadi pada Senin lalu (13/9) sekitar pukul 08.00. Ketika itu, Arfan bermain di rumah temannya yang mempunyai warkop di Jalan Wisma Lidah Kulon. “Korban memarkir motornya di depan warkop. Kemudian ditinggal masuk ke rumah temannya. Ternyata kunci kontaknya masih menempel di kendaraan. Ketika keluar, ia mendapati motornya sudah tidak ada,” kata Arif, Kamis (16/9). Melihat Beat-nya raib, korban sempat mencari tahu kepada orang-orang di sekitar lokasi. Karena tidak membawa hasil, ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lakarsantri. Selanjutnya petugas mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan. Berdasar keterangan saksi dan diperkuat dengan rekaman CCTV, identitas pelaku terungkap. Hingga Rudi berhasil ditangkap pada Selasa (14/9) pukul 01.00 saat nongkrong di warkop wilayah Bangkalan. setelah di interogasi, Rudi mengaku motor hasil kejahatannya masih disimpan di rumahnya, daerah Sampang, Madura. “Dengan mengeler tersangka, anggota juga mengambil motor korban yang disembunyikan,” beber Arif. Rudi mengatakan, terpaksa melakukan pencurian karena butuh uang. Jika hanya mengandalkan gaji dari pengantar galon saja, tidak akan cukup. “Saya mencuri motor karena butuh uang Rp 1,9 juta Pak untuk membayar utang,” ujarnya di mapolsek. (alf/nov)
Kenikmatan
Sambungan dari halaman 1
saat ditemui di di Studio Trans TV, Gedung Transmedia, Kawasan Mampang Jalan Kapten P Tendean Jakarta Selatan. Bahkan sebagai ibu baru, Zaskia merasakan kenikmatan dan tak terbebani dalam mengurus anaknya. Zaskia juga tak merasakan kesulitan karena dibantu babysitter. “Ternyata jagain baby itu nikmat masyaAllah. Kalau kesulitan mengurus baby sih nggak ya, karena ada yang ngebantu ya babysitter. Cuma aku memang 24 jam juga sama babysitter dan baby aku,” bebernya. “Jadi tugas aku buat makanan, yang jagain ada babysitter, tidur bareng sama aku,” tambahnya. Zaskia juga makin bahagia dan senang karena tumbuh kembang anaknya semakin bagus. “Semakin ke sini makin pintar ini anak. Apa ya, jadi senang ngeliat ini anak. Dari mulai mau tumbuh gigi, mau merangkak, bawel, dan sebagainya itu kita jadi senang banget,” ungkap Zaskia. Sementara itu Zaskia juga mengaku suaminya Sirajuddin turut membantu dalam merawat anaknya. Terkadang untuk menjaga anak Zaskia dan Sirajuddin bergantian. “Pasti kerja sama. Karena suami yang sering keluar, dia kan kerja, terus aku yang harus jaga di rumah. Walaupun aku keluar, suami yang ada di rumah gitu. Jadi jangan sampai kita dua-duanya keluar,” ungkap Zaskia. (dth/nov)
5 Jam Diperiksa, Ditetapkan Tersangka Kasus Kredit Fiktif Bank Jatim Cabang Kepanjen Rp 23 M Surabaya, Memorandum Satu lagi seorang berinisial CF ditetapkan tersangka oleh penyidik Pidsus Kejati Jatim. Penetapan tersangka terhadap CF tersebut diumumkan pada Kamis (16/9) sekira pukul 17.05. CF dipersangkakan atas kasus kredit fiktif di Bank Jatim Cabang Kepanjen senilai Rp 23 miliar setelah menjalani pemeriksaan selama 5 jam. Menurut Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, Riono Budi Santoso, tersangka CF merupakan salah satu debitur yang membobol Bank Jatim Cabang Kepanjen. Modusnya CF memalsukan
dokumen dokumen pengajuan kredit bekerja sama dengan petugas Bank Jatim Cabang Kepanjen. “Perbuatan tersangka mengakibatkan kerugian negara kurang lebih 23 miliar,” sebut aspidsus dalam siaran persnya, Kamis (16/9). Usai ditetapkannya CF sebagai tersangka, menurut Riono, pihak penyidik akan melakukan penahanan selama 20 hari ke depan
FOTO: MEMO RANDUM/JAKA
Pengguna SS Mastrip Diringkus
Tersangka CF setelah menjalani pemeriksaan di Kejati Jatim, Kamis (16/9).
di Rutan Kejati Jatim.” Terhadap tersangka dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan,” im-
buhnya. Lebih lanjut, Riono mengatakan bahwa penahanan terhadap
BB Milik Tersangka yang Kabur specialis derogat legi generalis yang merupakan asas penafsiran hukum yang menyatakan bahwa hukum yang bersifat khusus (lex specialis) mengeyampingkan hukum yang bersifat umum (lex generalis). Kembali ke fakta persidangan, kasus yang menjerat tiga polisi aktif tersebut terjadi pada 28 April 2021. Di mana pada saat itu para terdakwa mem-booking dua kamar yang terhubung sekaligus. “Di kamar hotel para terdakwa
menghubungi Chinara Christine Selmantuk mengkonsumsi sabu-sabu dengan alasan untuk menunggu waktu sahur,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rakhmad Hari Basuki dalam dakwaannya. Sampai akhirnya, sambung Hari, Tim Propam Mabes Polri melakukan penggrebekan di kamar hotel tersebut. Ketika dilakukan penggeledahan ditemukan sabu seberat 2,47 gram. “ Selain itu ditemukan pula 4 butir ekstasi
total seberat 1,45 gram, 1 butir obat benzoate penenang, dan 8 butir Happy Five,” imbuhnya. Lebih lanjut, Hari menjelaskan, saat dilakukan pengembangan di laci meja kerja terdakwa di Polrestabes Surabaya, Jalan Sikatan 1, berhasil ditemukan dan diamankan sabu puluhan gram, ekstasi puluhan butir, serta ratusan butir pil Happy Five. “Ketika dilakukan interogasi, terdakwa mengakui narkotika tersebut dari mengambil seba-
gian barang bukti yang berhasil diamankan dari beberapa tersangka (target operasi) yang melarikan diri,” tandas Hari. Atas dakwaan itu, ketiga terdakwa yang di dampingi penasihat hukumnya, Budi Sampurno tidak melakukan eksepsi atau bantahan atas dakwaan jaksa. “Kami tidak melakukan eksepsi, Yang Mulia. Langsung saja ke pembuktian,” ujar Budi Sampurno. Majelis hakim yang diketuai
Korban Sempat Mengejar gang. Baru beberapa meter melintas, tiba-tiba dari belakang muncul pelaku mengendarai Beat putih motif biru. Beberapa saat kemudian, setelah kendaraan pelaku melaju beriringan dengan korban, HP yang ada di tangan RK langsung
dirampas pelaku. Meski kaget, bocah yang masih duduk di kelas 5 SD itu sempat mengejar pelakunya. Namun, penjahat tersebut berhasil kabur setelah menggeber gas motornya. Hanya saja, dalam rekaman yang beredar itu tidak terlihat
jelas nopol kendaraan yang dipakai sebagai sarana pelaku itu. Sedangkan ciri-ciri penjahatnya yakni memakai jaket hitam, bermasker, dan mengenakan helm merah. Ketika dikonfirmasi, Kanitreskrim Polsek Jambangan Iptu Hadi
Ismanto membenarkan kejadian penjambretan yang menimpa murid SD di wilayahnya. “Benar dan korban sudah melaporkan apa yang dialaminya tersebut,” kata Hadi, Kamis (16/9). Hadi menambahkan, pihaknya masih melakukan penyeli-
rupsi karena memberikan suap. Pemberi dan penerima suap bisa kena,” ujarnya. Pertanyaan sekarang, tambah Sudiman Sidabukke, kenapa tidak ada penindakan terkait hal tersebut. “Barangkali karena adanya keterbatasan sumber daya pengawasan, kongkalikong (beking) dan ada tutup mata,” pungkas Sudiman Sidabuke. Sementara itu, Umar Sholahudin, Dosen Sosiologi Hukum Fisip Universitas Wijaya Kusuma Surabaya menambahkan, bahwa secara normatif memang ketika pandemi ini berlangsung semua tempat hiburan harus taat peraturan yang sudah ditentukan pemkot. “Saya bisa memahami RHU
mencuri start dalam tanda kutip, tekanan-tekanan sosial, tekanan ekonomi itu sangat berat. Kalau saat ini kondisinya sudah kondusif, kita tahun Surabaya sudah masuk zona kuning dan Jatim level 1 pertama Indonesia dari assessmen kemenkes sehingga memang ruang aktivitas ekonomis masyarakat untuk diperlonggar dan tetap menjaga protokol kesehatan,” jelasnya. Disingung soal dugaan beking dari instansi, Umar mengatakan tidak tahu persis tetapi kalau itu RHU ada relasi usaha atau relasi politik dengan pemkot atau DPRD ada relasi khusus. “Misalnya RHU itu miliknya si fulan, anggaota dewan itu punya hubungan dengan pemkot, itu
bisa saja ada semacam curi start akses-akses informasi atau akses-akses politik baik itu dengan dewan atau pemkot,” tegas Umar. Namun, demikian Satgas Covid-19 harus tetap tegas terhadap pelanggar yang telah ditentukan kebijakan oleh pemkot. ”Harus tegas karena ini terkait dengan keselamatan masyarakat,” pungkas Umar. Terpisah, Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Mahfudz mengatakan, manakala ada RHU di tengah pandemi Covid-19 yang masih nekat buka secara sembunyi-sembunyi, ini menandakan ada oknum yang bisa diandalkan. “Karena sejak PPKM itu, pemkot tidak berani mengizinkan RHU untuk dibuka. Kalau hari
dua pria sedang asyik nyabu. Polisi langsung menggerebek dan berupaya menangkap kedua budak sabu tersebut. Bahkan mereka berupaya melarikan diri. “Tersangka (Sony) yang kami tangkap hanya bisa
melongo dan pasrah karena tidak bisa kabur. Sedangkan temannya berhasil lari ke gang sempit permukiman warga,” beber Ketut. “Kedua tersangka sepertinya sengaja datang (andok) di
Furkon, korban mengalami luka memar pada tungkai bawah kanan, luka robek pada telinga kanan, tungkai bawah kanan. “ Luka- luka tersebut telah menimbulkan penyakit atau halangan untuk menjalankan pekerjaan, jabatan atau pencaharian untuk sementara waktu,” kata JPU dari Kejari Surabaya tersebut. Selain itu, dijelaskan bahwa
saja Azis, menjelaskan bahwa wanita muslimah tidak boleh menikah dengan lelaki nonmuslim. Hukumnya haram. Di sesi tanya jawab, Ara mengacungkan jari. Dia bertanya apakah dirinya termasuk ke dalam golongan ini? Ara lantas berkisah bahwa dia dan suaminya dulu menikah secara Islam. “Sebelumnya suami saya pengikut Nasrani yang taat. Tapi sebelum akad nikah, dia dituntun mengucapkan
ini ada yang bisa buka, berarti ada yang bisa diandalkan, " katanya, kemarin. Bahkan politisi dari PKB itu bertanya-tanya jika ada pajak yang dihasilkan dari RHU, padahal RHU tutup dan tidak beroperasi lama. “Ketika RHU ada yang buka, itu pajaknya ikut siapa? Kan jelas pemkot melarang. Tapi kalau ada pajak yang masuk ke pemkot, berarti ada apa?” cetusnya. Saat disinggung terkait kemungkinan adanya anggota DPRD Surabaya yang ikut mem-backup operasional RHU, Mahfudz tegas membantah dan tidak mau berandai-andai.“Saya sangat yakin enggak ada lah anggota dewan yang seperti itu. Nggak mungkin,” tuntasnya. (fer/mg3/nov)
Sambungan dari halaman 1 gubuk itu. Ketika kami gerebek pengedarnya juga berhasil kabur. Kemungkinan sudah dipantau dari kejauhan,” sambung Ketut. Saat diinterogasi, Sony mengaku berniat membeli
Lalai, Tabrak Penyeberang Jalan saat korban menyeberang jalan itu, terdakwa menghindari dengan melaju mengambil lajur kanan.” Karena jarak antara sepeda motor dan korban terlalu dekat, bagian sepeda motor sebelah kiri akhirnya menabrak korban terjatuh,” imbuhnya. Akibat kurang hati-hati dan lalai dalam mengemudikan sepeda motornya tersebut, kata
dikan dari kejadian itu. Terutama memburu pelakunya. “Kami juga akan memintai keterangan sejumlah saksi-saksi di lokasi penjambretan. Juga mendalami rekaman CCTV sebagai petunjuk untuk menangkap pelaku tunggal itu,” tandasnya. (alf/nov)
Sambungan dari halaman 1
Nyabu di Gubuk Sidoreme, 1 Ditangkap, 1 Kabur pun, penggerebekan bermula saat anggota mendapat informasi jika gubuk di dekat sungai sering dijadikan tempat nyabu. Selanjutnya petugas menindaklanjuti dengan mengecek ke lokasi. Ternyata didapati
Johanis Hehamony menutup persidangan dan dilanjut pada Minggu depan dengan agenda pemeriksaan saksi. “Sidang kami tutup” ucapnya sembari mengetuk palu sidang. Sementara itu, perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (mg5/nov)
Sambungan dari halaman 1
Ada Beking kemungkinan ada. “Tentu tidak menutup kemungkinan hal-hal itu bisa saja terjadi. Berdasarkan fakta yang ada tetapi kalau kita mengatakan kongkalikong begiu kita mengatakan hanya kemungkinan saja. Kenapa kata mungkin, karena itu harus dibuktikan. Tapi layak orang curiga, ada apa?,” tegas Sudiman Sidabukke, Kamis (16/9). Dikatakan pakar hukum pidana ini, jika hal itu terjadi maka bisa masuk dalam tindak pidana korupsi. “Tindak pidana korupsi itu terjadi karena ada penyuapan kepada pejabat yang mengeluarkan izin. Tindak pidana korupsi bukan dalam arti kata merugikan negera, tapi tindak pidana ko-
tersangka dilakukan untuk mempercepat penyelesain perkara dan berdasarkan syarat objektif dan subjektif telah memenuhi syarat untuk ditahan,” katanya. Sementara itu, Fathur Rohman, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan.” Benar,” singkatnya Untuk diketahui, penyidik Kejati Jatim sebelumya telah menahan 4 tersangka yang terdiri dari 2 pegawai Bank Jatim Cabang Kepanjen serta 2 orang debitur dan perkara tersebut telah memasuki persidangan. (mg5/nov)
Sambungan dari halaman 1
sabu dan mengonsumsinya di gubuk yang telah disediakan pengedarnya. “Saya tidak kenal Pak. Yang mengenal pengedarnya adalah F. Saya hanya diajak dan patungan Rp 150 ribu per poket,” ujarnya. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 berdasarkan kesimpulan dalam visum et repertum nomor : RM 12.93.04.73 tanggal 9 Agustus 2020 yang diterbitkan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soetomo, akibat dari tabrakan tersebut saksi Iwan Widyanta Sinduraharja mengalami retak tulang leher ruas ke 5 sehingga leher, tangannya tidak dapat digerakkan dan harus dilakukan
perawatan serta operasi. “ Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 310 Ayat (2) dan (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” jelasnya. Atas dakwaan JPU, Romel Penasihat Hukum (PH) terdakwa memohon agar diberikan berkas
Agama hanya untuk Nikah Sayang, semua kebaikan itu menjadi tiada berarti karena Anton terpaksa harus Ara tinggalkan. Ada lelaki yang lebih berhak dia cintai dibandingkan Anton. Dan, ini baru dia sadari setelah mendengarkan tausiyah sebuah di majelis taklim. “Saya akhirnya memutuskan menggugat cerai,” kata Ara di kantor pengacara di sekitar Pengadilan Agama (PA) Surabaya, beberapa waktu lalu. Waktu itu sang ustaz, sebut
JUMAT LEGI, 17 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 11
acara penyidikan lengkap kepada JPU.” Selain itu, kami selaku PH akan mengajukan penangguhan penahanan untuk klien kami,” ujar Romel. Usai sidang, JPU Furkon, saat dikonfirmasi apakah ada perdamaian antara korban dan terdakwa, menyatakan tidak ada.” Tidak ada perdamaian,” tandasnya. (mg5/nov)
Sambungan dari halaman 1 dua kalimat syahadad oleh Pak Penghulu,” kata Ara. Masalahnya, selepas akad nikah, Anton tak pernah sekali pun menjalankan ibadah sebagai muslim. Tidak pernah salat, walau juga tidak lagi ke gereja seperti sebelum menikah. Berbagai cara dilakukan agar suaminya mau salat. Namun, Anton selalu menolak dengan alasan bahwa dia dulu mengucapkan dua kalimat syahadad karena terpaksa agar bisa meni-
kah dengan Ara. “Yang penting aku mencintaimu,” begitu alasan Anton seperti diungkapkan Ara. Sejak itu pasangan ini tidak lagi mempermasalahkan perbedaan agama di antara mereka. Agamamu agamamu, agamaku agamaku. Walau begitu, didorong ganjalan di hati, suatu saat Ara pernah mempertanyanyakannya ke seorang teman. Jawaban teman waktu itu, Ara diminta mendoakan sang
suami agar suatu ketika dilimpahi hidayah. “Namun, bertahun-tahun lewat, hidayah itu tidak pernah datang,” keluh Ara. Diam-diam kabarnya Anton malah kembali aktif beraktivitas ke gereja. Semula Ara tidak percaya. Apalagi, setiap ditanya, Anton juga tidak mengakui tuduhan itu. “Dia sampai bersumpah di depan saya,” kata Ara. Hingga suatu saat Ara memergoki sendiri Anton keluar
dari halaman gereja di jalan yang dia lewati sepulang berbelanja di pasar. Waktu itu Anton berjalan bersama saudara-saudaranya. Namun, lelaki tersebut masih tidak mau mengakui tuduhan Ara kalau kembali aktif ke gereja. Meskipun Ara menjelaskan bahwa dia melihat dengan mata kepala sendiri Anton bersama saudara-saudaranya keluar dari halaman gereja. Anton beralibi bahwa waktu
itu dia kebetulan lewat jalan depan gereja sepulang menghadiri undangan rapat di kantor. “Paginya Mas Anton memang sempat pamit ke kantor karena ada rapat koordinasi kantor cabang se-Jatim,” kata Ara. Ternyata kejadian serupa tidak terjadi hanya dua-tiga kali. Melainkan berkali-kali. Tapi, berkali-kali pula Anton mengelak dan meyakinkan Ara bahwa dia tidak akan berbohong. (jos, bersambung)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
JUMAT LEGI, 17 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
FOTO: MEMORANDUM/ NASIH
Polisi menunjukkan barang bukti dan para tersangka di Mapolres Lamongan.
2 Pekan, 15 Tersangka Narkoba Diringkus Lamongan, Memorandum Satreskoba Polres Lamongan meringkus 15 tersangka dari 12 kasus tindak pidana narkoba. Ini hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021 yang dilaksanakan 1-12 September. Ke 15 orang tersangka tersebut adalah, MA, FN alias Nabil, HS alias Kaji Badros, ZN alias Salak, RN, DS, TS, AS, EE alias Kembet, KO alias Kis, TW alias Kutil, IKD, MDF, OAPP, dan DAI.
Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana mengatakan, dari 15 tersangka yang berhasil diamankan, 2 diantaranya adalah residivis kasus yang sama. “Para tersangka tersebut
dibekuk di tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda di wilayah Lamongan,” ungkap kapolres Lamongan saat konferensi pers di Mapolres Lamongan, Kamis (16/9). Barang bukti yang berhasil diamankan dalam Operasi Tumpas Semeru 2021 ini yaitu sabu-sabu dengan berat total 9,63 gram, 2.638 butir pil dobel L. Selain itu ada uang tunai Rp 4.115.000, sembilan HP berbagai
macam merek, serta enam motor berbagai macam merek. Para tersangka dijerat Pasal 112 ayat 1 dan Pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana paling berat bagi pelaku perkara Narkoba adalah ancaman hukuman mati, dan atau denda paling berat sebesar Rp 10 miliar. “Tentunya ini menjadi pelajaran bagi kami bersama tentang penin-
dakan peredaran narkoba. Kami akan mempertimbangkan hukuman bagi 2 residivis, agar ke depannya tidak lagi mengulangi perbuatannya,” urainya Sementara itu, salah satu tersangka yang merupakan residivis berinisial AS mengaku, mendapat dari teman. Namun, ia enggan mengungkapkan lebih lanjut. “Saya dapatkan melalui teman. Saya dua kali memperolehnya dengan harga satu juta dua ratus ribu per satu
gramnya. Tapi tidak tahu si teman itu mendapatkan darimana,” ujarnya. Diketahui, tersangka AS ini merupakan residivis yang pernah ditangkap pada tahun 2016 dengan kasus yang sama. Setiap harinya, AS mengatakan, dirinya bekerja serabutan untuk bisa membeli barang haram itu, “Saya dulu pernah ditangkap dan 11 bulan jadi tahanan. Lalu setelah bebas, saya memakai lagi di rumah,” akunya. (nas/har/udi)
Selamatkan Giri Tirta, DPRD Bahas Raperda Penyertaan Modal
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis bersama Ketua PCNU Gresik KH Chusnan Ali.
Kapolres Silaturahmi ke Forkopimda dan Toga Gresik, Memorandum Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melanjutkan agenda roadshow silaturahmi untuk memperkuat sinergitas bersama semua pihak, Kamis (16/9). Harapannya, terbangun kolaborasi apik dalam ikhtiar menciptakan Kota Santri yang aman, tertib, dan terkendali. Rabu (15/9) kemarin, lulusan Akpol 2002 itu telah menemui Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Juga Ketua PN Gresik Wiwin Arodawanti, Kajari Gresik Heru Winoto dan Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq. Didampingi Kasatlantas AKP Engkos Sarkosi dan Kasatreskrim Iptu Wahyu Rizki Saputro, kapolres Gresik silaturahmi ke PCNU Gresik. Bertemu KH Chusnan Ali selaku ketua, bersama kiai-kiai sepuh lainnya. Kemudian menemui Kepala Kantor Kemenag Gresik Markus, Ketua DPRD Gresik Much. Abdul Qodir dan Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim. Roadshownya berlanjut dengan mengunjungi sejumlah toga dan tomas. Nur Azis, sapaan akrabnya mengatakan, roadshow silaturahmi ini dengan maksud memperkenalkan diri sekaligus membangun sinergitas. Mengingat ia baru dilantik menjadi kapolres Gresik sejak 13 September 2021. “Silaturahmi ini akan terus kami lakukan. Baik ke jajaran forkopimda juga seluruh tokoh masyarakat dan tokoh agama. Yang paling utama adalah untuk memperkenalkan diri dan membangun sinergitas,” jelas perwira menengah Polri dengan dua melati di pundak itu. Dengan silaturahmi yang baik, pihaknya ingin menghadirkan situasi kamtibmas yang kondusif. Nur Azis berharap kolaborasi dengan seluruh stakeholders terbangun secara apik agar Gresik tetap aman, tertib dan terkendali. “Kami juga mohon dukungan seluruh masyarakat Gresik. Semoga terwujud Gresik baldatun toyyibatun warabbun ghofur,” pungkasnya. Terpisah, Ketua PCNU Gresik menyambut hangat niat silaturahmi kapolres Gresik yang baru bersama jajaran. Kiai sepuh itu berharap kolaborasi dan sinergitas selalu terjaga. Begitupun dengan situasi keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. (and/har/udi)
Gresik, Memorandum Rapat paripurna DPRD dan Pemkab Gresik memutuskan pembahasan tiga rancangan peraturan daerah (raperda) usulan eksekutif, Kamis (16/9). Satu di antaranya terkait upaya penyelamatan Perumda Giri Tirta dengan penyertaan modal. Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengatakan, tiga usulan raperda itu terdiri dari Raperda Perubahan Kedua Atas Perda No. 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan Perangkat Daerah. Dan Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW ) Kabupaten Gresik 2020-2040. Serta, Raperda Perubahan Modal Dasar dan Penambahan Penyertaan Modal Daerah pada Perumda Giri Tirta. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani telah menyampaikan usulan tiga raperda tersebut di hadapan wakil rakyat. Untuk kemudian dibahas lebih lanjut. Terkait urgensi raperda penyertaan modal, politisi PKB itu memaparkan kondisi Pe-
rumda Giri Tirta. Menurutnya, perusahaan daerah itu butuh perhatian dan penanganan ekstra. Banyak keluhan masyarakat karena air sering mampet juga terkait infrastruktur yang butuh perbaikan. “Kami sadar betul, kinerja Giri Tirta belum optimal, sehingga banyak keluhan pelanggan. Tapi, kami di DPRD masih yakin ini tidak boleh dibiarkan. Perusahaan daerah yang menjadi hajat hidup masyarakat ini harus tetap diselamatkan. Salah satu upaya yang kami dorong dengan perda ini,” urai Much Abdul Qodir. Seperti diketahui, Giri Tirta berpotensi terus mengalami kerugian. Ini dikarenakan banyaknya pipa yang bocor karena usang yang mengganggu distribusi ke masyarakat. Imbasnya pelanggan menjerit dan mengeluh. Bahkan, kebocoran pipa itu diperkirakan menyumbang kerugian Rp 2 miliar. “Giri Tirta tidak mungkin lagi bisa memperbaiki infrastruktur
Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dan Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim.
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
dan sarana penunjang kalau tidak ada penyertaan modal. Tapi perlu dicatat, penyertaan modal tidak murni dari APBD. Dalam draft raperda ada Rp 113 miliar yang diajukan. Tentunya ada bussiness plan dan ada perbaikan di internal,” imbuhnya. Oleh karenanya, perda penyertaan modal ini dinilai sangat penting. DPRD Gresik berkomitmen menyelamatkan perusahaan milik daerah yang menjadi penyokong kebutuhan air masyarakat tersebut. Bahkan wakil rakyat sudah menyiapkan
ang. Juga terkait pembenahan di internal atau manajemen. Perumda Giri Tirta bisa terus merugi karena air tersebut dibeli dan disuplai dari Umbulan. “Harapannya skema ini bisa memperbaiki Perumda Giri Tirta, baik dari segi infrastruktur maupun manajemen. Sehingga ke depan bisa menjadi penyumbang pendapatan asli daerah (PAD). Saat ini airnya sudah melimpah, namun infrastruktur dan manajemennya perlu dibenahi,” tegas politisi Golkar itu. (adv/and/har/udi)
Sambang Desa, Cara Bupati Bojonegoro Lebih Dekat dengan Warga Bojonegoro, Memorandum Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah melakukan sambang desa, di balai Desa Pojok, Kecamatan Purwosari, Kamis (16/9). Kegiatan tersebut sebagai cara bupati untuk lebih dekat dengan warga sembari menyerap aspirasi mereka. Sebelumnya acara sambang desa sempat terhenti beberapa saat karena tingginya kasus penyebaran Covid-19. Saat ini dengan semakin melandainya Covid-19 dengan status level 2, acara itu diharapkan dapat memulihkan kondisi ekonomi masyarakat. Kegiatan itu tentu dengan memeperhatikan pro-
FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Bupati Anna Mu’awanah pada acara sambang desa di Balai Desa Pojok.
tokol kesehatan secara disiplin. Melalui acara itu Pemkab Bojonegoro berupaya menjaring aspirasi masyarakat sebagai upaya peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat. Bupati Bojonegoro Anna
Mu’awah mengingatkan kepada masyarakat bahwa penurunan kasus Covid-19 perlu dijaga bersama dan terus ditekan. “Mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat untuk tetap patuh dan disiplin menerapkan pro-
Komisi B DPRD Jatim Dorong Pelaku Usaha Bangkit Lamongan, Memorandum Dampak pandemi Covid-19 membuat berbagai sektor usaha kelimpungan. Untuk itu, pemerintah pusat dan daerah memberikan dukungan terhadap sektor usaha yang terdampak pandemi Covid-19. Anggota Komisi B DPRD Jatim Amar Syaifudin menyampaikan, saat ini pemer-
segala skema. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim menyebut Perumda Giri Tirta akan mendapat supporting dari pemerintah pusat terkait kesiapan pendistribusian sumber air Umbulan. Hal tersebut masuk dalam skema PEN (pemulihan ekonomi nasional). Oleh karenanya ada sejumlah yang harus disiapkan. Pihaknya tidak memungkiri jika kinerja perusahaan air minun itu masih banyak kekurangan. Seperti pipa bocor dan pipa us-
intah khususnya Provinsi Jatim berusaha semaksimal mungkin bisa membantu para pelaku usaha agar mampu bertahan dan bangkit pada masa pandemi Covid-19 ini. “Kami bersama pemerintah ingin memberikan kemudahan pelaku usaha. Khususnya UMKM di Kabupaten Lamongan, dan pada umumnya di Jawa timur. Pada masa pandemi ini banyak sekali temanteman pelaku usaha yang kesulitan,” ucapnya saat sosialisasi program Kredit Dana Bergulir di Lamongan, Kamis, (16/9). Amar menambahkan, bahwa Amar Syaifudin
FOTO: MEMORANDUM/ NASIH
problem utama pelaku usaha adalah permodalan. Apalagi saat ini usaha sedang lesu dan banyak yang gulung tikar. Seperti para peternak ayam petelur yang sedang diuji akibat harga telur yang anjlok dan terancam gulung tikar. “Tujuan kami adalah untuk membantu membukakan akses permodalan. Makanya kami menggelar sosialiasi kredit dana bergulir karena selama ini masyarakat belum mengerti ada program ini. Kami menyampaikan kembali,” ujarnya. Diakui oleh Amar, Pemrov Jatim saat ini sedang mengupayakan sektor ekonomi kembali menggeliat. Untuk itu, pemerintah pada masa pandemi ini akan selalu hadir di tengah para pelaku usaha untuk membantu mereka menjaga eksistensi usahanya agar sebisa mungkin usaha di ikut-ikutan kollaps. “Jadi program kredit dana bergulir ini menyangkut beberapa sektor seperti pertanian, UMKM, koperasi, peternakan, perikanan, kelautan dan lainnya. Dengan adanya kemudahan kredit dana bergulir ini, semoga Bisa membangkitkan
lagi perekonomian di Jawa Timur,” paparnya. Amar berharap masyarakat yang sedang diuji, khususnya usaha masyarakat yang sedang terdampak untuk terus bersemangat pantang menyerah. Karena pelaku usaha inilah ujung tombak baik buruknya ekonomi nasional. “Kami harapkan mereka ini untuk kuat. Jangan pantang menyerah. Walaupun kondisi pandemi banyak yang menghambat usaha mereka dan banyak yang sudah merugi. Kami siap membantu dengan akses permodalan yang saya kira cukup mudah syaratnya asal semuanya lengkap. Nanti untuk kelengkapan persyaratan pihak Bank Jatim yang menilai,” urainyanya. Program Kredit Dana Bergulir tersebut merupakan salah satu langkah untuk bisa menghidupkan sektor ekonomi yang terpuruk akibat terdampak pandemi Covid-19. “Saya yakin program ini bisa tersampaikan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan permodalan. Semoga ini bisa membantu dan masyarakat bisa memanfaatkan ini,” pungkasnya. (nas/har/udi)
“
Untuk mengantisipasi anjloknya harga jual hasil pertanian, kami mencoba membentuk BUMD yang nantinya membeli hasil panen petani,"
ANNA MU’AWANAH Bupati Bojonegoro tokol kesehatan dan tidak boleh terlena,” pinta bupati. Anna Mu’awanah menyam-
paikan bahwa orientasi pemerintah ke depan adalah memfasilitasi sektor pertanian dengan infrastruktur perairan, khususnya daerah tadah hujan. Selain itu, Pemkab Bojonegoro juga telah merencanakan untuk membentuk BUMD, sebagai upaya meningkatkan pendapatan petani. “Untuk mengantisipasi anjloknya harga jual hasil pertanian, kami mencoba membentuk BUMD yang nantinya membeli hasil panen petani. Teknisnya, BUMDes akan membeli hasil panen petani dan akan dikirimkan ke BUMD untuk selanjutnya di beli ke BUMN,” jelas Bupati Anna. (top/har/udi)