memorandum.co.id
SABTU LEGI, 17 OKTOBER 2020
memorandumredaksi@gmail.com
HARGA Rp 3.500,-
Ancam Korban Pakai Sajam online (ojol) yang menjadi korban pembegalan di Jalan Margomulyo. Motor Beat L 6263 CD korban digondol setelah diancam senjata tajam (sajam). Laporan tersebut, kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Hingga petugas mengantongi identitas Edi Mustofa, warga Jalan Tambak Pring Timur. Pengejaran Bersambung ke halaman 11
Surabaya, Memorandum Anggota Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak meringkus seorang begal motor. Bahkan, pelaku telah beraksi di 12 tempat kejadian perkara (TKP). Dia adalah Edi Mustofa (32), warga Jalan Tambak Pring Timur IV. Penangkapan terhadap pelaku setelah polisi mendapatkan laporan dari driver ojek
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
SERTIFIKA T
P ER S WAN DE
Begal Spesialis Driver Ojol Dibekuk
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum menginterogasi para tersangka curanmor.
GEGARA CEMBURU, TETANGGA DIHABISI DI DEPAN RUMAH MERTUA
DICELURIT DARI BELAKANG Pemimpin Redaksi
Surabaya, Memorandum Kampung Wonosari Wetan gempar. Dua pria bertetangga terlibat pertikaian, Jumat (16/10) sekitar pukul 10.03. Sampai akhirnya, seorang dari mereka tewas setelah dicelurit di sekujur tubuhnya.
Suara Sampah Demokrasi, Suara Tuhan
Korban adalah Achmad Suhandi (55). Sedangkan pelaku yakni Mat Nadim (55), yang memilih kabur usai membantai tetangganya. Pria itu kini masih dalam pengejaran anggota Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Diduga kejadian berdarah tersebut dilatarbelakangi pelaku yang cemburuan. Bersambung ke halaman 11
MATA HATI Oleh: Arief Sosiawan
A
lih-alih mereda, kemarahan rakyat atas pemberlakuan Omnibus Law UUD Cipta Kerja justru meningkat. Sebagai bukti, Selasa (13/10) yang disimbolkan 131020, muncul kembali gelombang demonstrasi penolakan atas undang-undang itu. Bersambung ke hal 2 FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Rumah korban yang digaris polisi.
Gagal Edarkan 14 Ribu Butir Happy Five
GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ
Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Surabaya, Memorandum Peredaran pil happy five yang dijalankan Suyatno akhirnya kandas di tangan polisi. Pria 37 tahun itu ditangkap anggota Unit III Satreskoba Polrestabes Surabaya di Jalan Jemursari. Dari penangkapan warga Desa Watu Agung, Kecamatan Prigen, Pasuruan, itu petugas menyita barang bukti 14.750
Jenazah Achmad Suhandi dievakuasi ke ambulans.
Suyatno
1 Sebelum kejadian, Suhandi, bersiap-siap
akan menjemput istrinya ke Pasar Wonokusumo. Pria ini lalu menghidupkan mesin motornya di depan rumah.
2 Mendadak, muncul Mat Nadim yang
telah membawa celurit. Pelaku kemudian membacok korban dari belakang hingga mengenai tangannya.
3 Suhandi sempat menyelamatkan diri. Namun, pelaku terus mengejarnya. Bahkan, Nadim terus menyerang dan membacok korban hingga tewas karena luka parah di wajah dan dadanya.
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Pasutri Berkelahi, Istri Tewas Olla Ramlan
Marah-Marah
Petugas mengevakuasi Liem Tjie Tjhioe yang terluka.
OLLA Ramlan mencurahkan isi hatinya dalam instagram stories miliknya. Ungkapan wanita itu bernada marah-marah. Kenapa? Bersambung ke halaman 11
+
Meng, JPS 8.921 guru madin dan guru ngaji Bangkalan dicairkan.
-
Mudah-mudahan tidak sempat beku dan mengalir ke tempat yang lebih tinggi.
Si Mameng (Pengusaha es batu)
Foto semasa hidup Go Rilk Hwie.
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
KRONOLOGI KEJADIAN
Surabaya, Memorandum Diduga salah paham, pasangan suami istri (pasutri) lanjut usia yang tinggal di Jalan Sutorejo Utara, cekcok hingga berkelahi, Jumat (16/10). Suami terluka cukup parah, sedang sang istri tewas. Dari informasi yang dihimpun, pasutri tersebut adalah Liem Tjie Tjhioe (74), dan Go Rilk Hwie (73). Untuk motif penyebab perkelahian tersebut hingga kini masih dalam penyelidikan kepolisian “Iya Mas, memang benar ada peristiwa tersebut di Sutorejo Utara. Saat ini sedang diselidiki anggota reskrim,” kata Bersambung ke halaman 11
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum memamerkan barang bukti.
Polisi Ungkap Penyelundupan Ratusan Satwa Lindung Surabaya, Memorandum Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama BKSDA Jatim menggagalkan penyelundupan satwa lindung, Jumat (16/10). Selain mengamankan Taufik (42), warga Jalan Kalimas Timur, polisi juga menyita 131 ekor burung. Bersambung ke halaman 11
PANAH ASMARA YANG MENEMBUS DUA TITIK SASARAN BERBEDA Έ4Ή
11:12:13 vs Suami Almarhumah Asanti vs Almarhum Suami Susanti Indra mengaku sebenarnya sudah lama merasa tidak ada kecocokan lagi vs Nana. Sejak perempuan itu bersikap bossy setelah jabatannya semakin tinggi dan gajinya semakin wow… Yuli Setyo Budi, Surabaya
Indra mengakui pedapatan Nana makin jauh meninggalkan pendapatannya sebagai sopir taksi online. “Tapi, seharusnya dia ingat kalau kenaikan pangkatnya selalu memakai uang sogokan hasil perasan keringatku yang harus lembur sehari nyaris 24 jam,” kata Indra. Pemilik luka baret di pipi karena sabetan tukang palak ini mengaku sema-
kin hari semakin tidak kerasan berada di rumah. Sudah tidak ada anak, setiap bertemu istri pasti diwarnai kemarahan dan kemarahan. Indra merasa dirinya tidak lebih dari seorang kacung yang harus rela disuruh-suruh dan disalah-salahkan, Bahkan dibentak-bentak. Yang membuat Indra kesal. Kini Nana punya Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SABTU LEGI, 17 OKTOBER 2020 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan, Agus. PEMASARAN/IKLAN: Afin Maulidin, Suprianto. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Satgas TMMD Salat Jumat Bersama Warga
FOTO: MEMORANDUM/EKO
Sidoarjo, Memorandum Anggota Satgas TMMD ke-109 Kodim 0816/Sidoarjo, melaksanakan salat Jumat bersama warga di salah satu masjid terdekat dari lokasi TMMD Desa Kedungkembar, Kecamatan Prambon. Prajurit TNI yang berseragam membaur dengan warga untuk beribadah. Sementara personel yang nonmuslim menggunakan kesempatan itu untuk beristirahat. “Kita harus menghormati antara agama satu dengan yang lain, karena dengan kepercayaan masing-masing ini merupakan hak mereka dalam menentukan pilihan ajaran yang dianutnya,” kata Pelda Jupri Umar, salah satu anggota Satgas TMMD. (bwo/jok/epe)
Pelaku lain Kalvin Kristianto (18), warga Kecamatan Waru, dilaporkan kekasihnya yang juga masih di bawah umur setelah dikerjai di rumah kosong. Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP AmbukaYudha mengatakan, dalam kasus pertama modusnya memanfaaatkan kepercayaan keluarga korban setelah dikenalkan sebagai dukun oleh kerabat orang tuanya. Akibatnya anak dan asisten rumah tangga (ART) keluarga jadi korban kebejatan warga Perum Satelit Indah Menganti tersebut. Khodar dengan dalih memberi jimat dan ramuan kepada korban yang masih berusia 16 tahun, dengan alasan agar terhindar dari gangguan pria iseng atau mahluk halus.“Peristiwa itu berawal ketika pakdhe korban berkunjung dan mengenalkan tersangka yang berprofesi sebagai paranormal ke orang tua korban. Katanya bisa membantu permasalahan keluarga,” katanya. Setelah dikenalkan, Khodar
Iskak (tengah) dan Komisioner KPU Sidoarjo lainnya.
Sidoarjo, Memorandum Program ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas pasangan calon (paslon) nomor urut 03, Kelana Aprilianto-Dwi Astutik. Program ketahanan pangan untuk masyarakat Sidoarjo, menurut calon wakil bupati (cawabup) Dwi Astutik, lantaran sumber daya alam (SDA) sangat mendukung. Menurutnya, besarnya potensi SDA di Sidoarjo harus diberdayakan dengan maksimal. Bunda Dwi, panggilan akrabnya bersama Kelana Aprilianto akan membantu memberikan akses bagi para petani dan peternak ikan di tambak untuk mendapatkan pupuk dan pakan ikan dengan harga terjangkau. Sehingga keuntungan yang didapat bisa lebih maksimal. “Potensi besar di Sidoarjo dan sudah menjadi ikon seperti bandeng dan udang. Saya bersama Pak Kelana akan mengupayakan mengangkat potensi produk-produk asli Sidoarjo, untuk peningkatan dan ketahanan pangan,” ujarnya. Cawabup yang juga Wakil Sekretaris Muslimat Jatim ini, menambahkan bahwa untuk mengolah SDA dibutuhkan SDM yang terampil. Dengan begitu akan menghasilkan produk yang unggul dan layak jual untuk meningkatkan perekonomian. Selaras dengan program paslon nomor 03, Qurota’ayun yang merupakan hafidza juga petani dan peternak ikan Sidoarjo mengungkapkan, akan mendukung paslon memiliki program spektakuler untuk ketahanan pangan di Sidoarjo.
Suara Sampah Demokrasi, Suara Tuhan Di berbagai daerah, ribuan rakyat turun ke jalan menyuarakan ketidaksetujuan terhadap undang-undang itu. Mereka merasa memiliki alasan kuat berdemo lantaran undang-undang itu dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Puncaknya, mereka merangsek bergerak ke bundaran HI di Jakarta. Kelompok yang terdiri dari berbagai elemen (mahasiswa, buruh, pelajar) menyuarakan satu tujuan: menolak keras pemberlakuan UU Cipta Kerja. Sayang, apa pun yang mereka lakukan, nasib rakyat tetap saja sama: terkalahkan! Jangankan didengar suaranya, rakyat pendemo malah dicap sebagai perusuh. Bahkan dilabeli sampah demokrasi seperti pernyataan tenaga ahli utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin. Ibarat anak nakal, rakyat (pendemo) diperlakukan kasar dan keras. Tepatnya, seperti terlihat di berbagai tayangan video yang cukup viral, mereka dibuat tak berdaya. Dideskripsikan sebagai bagian yang layak. Selanjutnya secara represif karena dinilai mengganggu ketenangan pe-
Tersangka pencabulan ABG dan ART dikawal aparat bersenjata.
Kapolresta Kombespol Sumardji menginterogasi Kalvin yang tega merusak masa depan kekasihnya.
Kelana-Astutik Maksimalkan SDA Ketahanan Pangan
Pemilih di Pilkada Diperkirakan Naik 100 Ribu Sidoarjo, Memorandum Meski belum diputuskan, namun jumlah pemilih dalam Pilkada Sidoarjo 2020 diperkirakan tidak terpaut jauh di banding pemilihan presiden maupun legislatif 2019. “Sekarang ini masih diplenokan, jadi belum diputuskan jumlah pastinya. Namun kisarannya sekitar 1,45 juta orang,” ujar Ketua KPU Sidoarjo, Mukhamad Iskak jelang rapat pleno rekapitulasi daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPTHP) dan penetapan daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada 2020, di Hotel Luminor, Jumat (16/10). Jumlah warga Sidoarjo yang tercatat dalam DPT pilpres dan pileg 2019 sebanyak 1.397.570 orang. Ini berarti kenaikannya berada di kisaran 100 ribu orang saja. Dijelaskannya, upaya pemutakhiran jumlah pemilih tersebut sudah melalui proses yang cukup panjang dan penuh dinamika. Ada banyak masukan, koreksi dan tanggapan yang diterima KPU dari berbagai pihak terkait hal itu. “Karena itu kami mengucapkan terima kasih pada teman-teman PPK (petugas pemilihan kecamatan) yang sudah berdarah-darah untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan dan memperbaiki data sebelumnya,” ujarnya. Ucapan serupa juga disampaikannya untuk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sidoarjo, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan juga dari tim pemenangan paslon serta kelompok-kelompok masyarakat lainnya. Iskak menambahkan, KPU Sidoarjo selalu berusaha untuk mengakomodir semua masukan dan koreksi yang disampaikan padanya untuk memastikan semua warga yang sudah memenuhi persyaratan mendapatkan hak pilihnya. Membuka pleno kemarin, KPU memberikan kesempatan pada tiap-tiap perwakilan PPK di semua kecamatan untuk menyampaikan laporannya terkait hasil pemutakhiran data pemilih yang dilakukan beberapa waktu lalu. “Memang ada kesempatan untuk menanggapi masukan tersebut jadi ada kemungkinan data yang telah disiapkan itu berubah dan diubah. Karena itu angka pastinya baru akan muncul setelah rapat,” pungkas Iskak. (eko/jok/epe)
kerap bertamu sampai keluarga korban menganggap seperti saudara sendiri. Kepercayaan itu dibalas dengan akal bulus. Khodar meyakinkan korban bisa membantu melindungi dari godaan dengan cara memberi jimat berbentuk cemeti terbuat dari tembaga. Jimat itu dikatakan sudah diisi makhluk halus sebagai penjaga.“Tersangka menyuruh korban menyimpan jimat itu,” paparnya. Setelah itu, korban diajak membeli bunga dan daun sirih di pasar Porong. Ketika kembali, tersangka mengajak korban masuk ke kamar sembari melontarkan ajakan untuk membetulkan alat vitalnya agar tidak diganggu. “Ajakan itu sempat ditolak korban namun tersangka tetap memaksa,” terangnya. Petaka itu akhirnya datang. Korban yang menurut diberi air putih untuk minum yang diduga sudah dicampur dengan obat penenang. Indikasinya, korban langsung pusing dan setengah sadar ketika mengetahui Khodar
melucuti baju dan celananya sebelum dicabuli.“Pengakuan korban, tidak bisa bergerak tapi tahu apa yang dilakukan Khodar. Setelah pengaruh minumannya hilang, korban melapor ke kakaknya yang langsung diteruskan ke Polresta Sidoarjo,” beber Ambuka. Dalam pemeriksaan, ternyata ada dua korban yang sudah dicabuli Khodar. Sebelumnya, akal bulusnya sudah memperdayai sebut saja Mawar (41), ART rumah korban juga dengan modus dan cara yang sama tapi kali ini dalihnya untuk penglaris warung makannya. “Tersangka akan dijerat dengan pasal perlindungan anak yang ancamannya paling sedikit 3 tahun dan paling lama 15 tahun,” pungkasnya. Sementara kasus pencabulan kedua dengan tersangka Kalvin Kristianto (18), warga Waru. Dia mencabuli kekasihnya yang masih berusia 16 tahun, asal Sedati di sebuah bangunan kosong di Desa Tambak Oso. Modusnya, tersangka mengajak korban minum-minuman keras. Setelah terpengaruh alkohol, korban bahkan sempat dicekik ketika enggan menuruti nafsu tersangka. “Saya khilaf terpengaruh minuman keras,” ucap Kalvin ketika ditanya media dalam rilis kasus kemarin. (ags/her/jok/epe)
merintahan yang sah. Dari sudut pandang penguasa, rakyat pendemo dinilai tidak memahami isi UU Cipta Kerja. Sehingga, mereka dianggap tidak murni menyuarakan kepentingan rakyat banyak. Buruknya lagi, gerakan mereka malah dituding menjalankan pesanan dari “dalang” yang menginginkan agar ketenangan pemerintah dalam menjaga kenyamanan rakyat hidup bernegara terganggu di tengah kondisi pandemi yang masih mendera negara ini. Kini muncul pertanyaan, benarkah rakyat (pendemo) seperti itu? apakah mereka memang sampah demokrasi? Menjawab itu, sepertinya perlu dilihat apa sebenarnya esensi dari demonstrasi. Kenapa rakyat berdemo. Apa alasan kuat mereka yang tidak setuju UU Cipta Kerja diberlakukan, berunjuk rasa. Pasti akan terungkap, di negara kita yang bersendi pada demokrasi, pendemo sah melakukan aktivitasnya. Mereka dijamin oleh UUD (Undang-Undang Dasar), dimana tiap warga negara mempunyai hak bicara, hak
FOTO: MEMORANDUM/AGS
Anggota satgas dan warga mendengarkan khotbah Jumat.
Sidoarjo, Memorandum Polresta Sidoarjo menangani dua kasus pencabulan dengan mengamankan dua tersangka, Jumat (16/10). Salah satunya Moh Khodar (53), warga Menganti, Kabupaten Gresik, dibekuk setelah dilaporkan korban, yang salah satunya masih di bawah umur.
FOTO: MEMORANDUM/AGS
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Dukun dan Pemuda Cabul Terancam 15 Tahun Penjara
Cawabup Dwi Astutik ketika menemui wakil elemen masyarakat.
Sebab, selama ini yang menjadi permasalahan adalah suplai pupuk yang terlambat dan harganya yang tidak terjangkau untuk sektor pertanian. Sedangkan
Sambungan dari halaman 1 kerja, dan hidup yang layak. Artinya, tanpa harus disuruh, tidak diminta—apalagi didalangi siapa pun saja—ketika merasa butuh beraktivitas menyuarakan kepentingan rakyat akibat ada kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat, lebih elok jika pemerintah atau penguasa memilih mendengarkan suara hati mereka (rakyat). Tidak sebaliknya, membuat diksi-diksi yang makin membuat nilai kepercayaan rakyat kepada pemerintah semakin merosot. Karena pada dasarnya demokrasi itu bersih. Dalam demokrasi, bahkan ada penilaian bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan. Sebab, demokrasi itu selalu berjalan di atas kepentingan rakyat, bukan kepentingan sekelompok rakyat tertentu, atau segolongan tertentu. Nah, kalau semua menyadari dan memahami kenapa ada penolakan terhadap UU Cipta Kerja, dipastikan ada ketidakberesan dalam undang-undang itu meski pemerintah mati-matian ngotot untuk memberlakukannya. Bagai nila setitik, rusak susu sebelanga. (*)
di sektor peternak ikan di tambak, harga pakan mahal kerap jadi momok, dan ini perlu solusi dari pemerintah daerah. “Saya mendukung program Pak Kelana
dan Bunda Dwi, ke depan kami berharap ada kemudahan akses baik untuk mendapatkan pupuk atau pakan ikan,” ujar Qurota’ayun. (ags/jok/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SABTU LEGI, 17 OKTOBER 2020 HALAMAN 3
Penegakan Perwali 33/2020 Tebang Pilih
Beda Tempat Beda Penindakan Surabaya, Memorandum Sejak diberlakukannya Perwali Nomor 33 Tahun 2020, satpol PP dibantu TNI-Polri menindak tempat hiburan yang tetap beroperasi. Masalahnya, muncul pertanyaan apakah yang mereka lakukan murni penegakan hukum atau perlakuan berdasar like and dislike. Ketua Badan Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila Nurdin Longgari meragukan keadilan penegakan hukum perwali tersebut dalam praktiknya. Hal itu nampak ketika penindakan antar pengusaha rumah hiburan umum (RHU) di Surabaya yang berbeda. “Kalau bern bicara murni peora negakan hukum, Lap saya masih meragukan, cenderung ada diskriminasi, antara pengusaha RHU bertaraf menengah ke bawah dengan RHU menengah ke atas. Rata-rata izin yang dicabut adalah RHU kecil,” ujar Nurdin kepada Memorandum, Kamis (15/10). Nurdin menilai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparta) Pemerintah Kota Surabaya dan satpol PP tebang pilih dalam melaksanakan penutupan Ada yang tetap buka, tempat hiburan. “Ada kemungkinan kecil mereka (satpol PP) tidak tahu,” ungkapnya. S e l a i n i t u , Nu rd i n mengaku, disparta tidak pernah melakukan pemanggilan kepada u pengpemilik atau usaha RHU yang melanggar, tetapi langsung membuat berita acara pemeriksaan (BAP) dan mencabut izin usaha. “Sangat disayangkan, disparta hanya
berani mencabut izin pengusaha RHU yang berkategori kecil. Padahal banyak RHU besar yang melanggar Perwali 33 dan sudah pernah disegel tapi izin nya nggak dicabut, Aneh kan?,” Jelas Nurdin. Sedangkan efisiensi pemberlakuan s su u jam malam, samh K bung Nurdin, dinilai kurang tepat jika diberlakukan jam malam pada pukul 22.00, sebab masih menguntungkan pihak lain seperti mal. “Kalau pemerintah mau adil lakukan pemberlakuan jam malam pada pukul 18.00 atau jam malam ditiadakan saja, karena tidak ada fakta akademis bahwa virus corona hanya keluar di malam hari saja,” pungkasnya.
S U S AP
L
Nurdin Longgari
Bukan Disebabkan RHU Di lain sisi, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Rekreasi dan Hiburan Umum (Hiperhu) George Handiwiyanto mengatakan, RHU n sudah siap melaksanakan simulasi protokol kesehatan. “Bukan sekedar coba-coba tapi anggota himpunan kami benar-benar siap untuk mengikuti protokolnya,” ucapnya. George mengaku sudah bersurat kepada Wali Kota Surabaya yang direspon dan ditindaklanjuti oleh disparta dan sempat berdialog. Ditegaskan George
bila peningkatan angka penyebaran Covid-19 di Surabaya bukan disebabkan oleh RHU. “Buktinya Covid-19 masih naik turun persentasenya, padahal sudah sekian lama RHU tutup. Kita juga prihatin, memang virus ini tidak nampak, pengunjung tempat hiburan pasti juga memperhatikan kesehatannya,” tandas George. Selain itu, penutupan tersebut berdampak pada peningkatan angka pengangguran, pihaknya berharap perwali tersebut segera direvisi. Karena disamping mencegah penyebaran Covid-19 juga perlu memperhatikan masalah perekonomian. “Jangan sampai mereka (karyawan, red) mati karena tidak bisa makan, Jadi kami meminta pertimbangannya untuk mereka yang juga mencari nafkah,” pungkas George.
Petugas membubarkan pengunjung tempat hiburan malam di wilayah Kenjeran.
Tidak Ada Solusi Riil Senada dengan George, Ketua Gabungan Pengusaha Rekreasi Hiburan Umum (Gaperhu) Dwi Heri Mustika menyampaikan bila perwali tersebut kurang tepat, sebab tidak adanya solusi r i i l
yang ditawarkan. “Sasaran perwali ini memang umum, namun yang paling terdampak adalah RHU karena permasalahan internal yang kompleks, sehingga kami menuntut solusi
FOTO: MEMORANDUM/DOKUMENTASI
riil dari pemerintah,” ujar Dwi. Dwi mengakui bahwa dampak terbesar dari perwali ini adalah beban moral kepada karyawannya yang tidak bisa bekerja. “Bagi kami, beban
GRAFIS: AZIZ
FOTO: MEMORANDUM/MG1
Zona Kuning, RHU Boleh Buka MESKI jumlah penderita Covid-19 menunjukkan tren terus menurun menuju zona kuning, Satpol PP Kota Surabaya bersama polisi dan TNI terus menggelar razia penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes). Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Cristijanto mengungkapkan, masih terjadi pelanggaran Perwali 33/2020 meski sekarang ini jumlahnya jauh menurun dibandingkan beberapa waktu lalu. Ia menambahkan bila pemberlakuan jam malam yang terakhir pukul 22.00, namun masih juga dilanggar, terutama di ruang publik, kafe, restoran, dan warkop. “Kami bersama polisi dan TNI menertibkan setiap hari di lokasi tersebut dan memang ada pelangar,” ujar dia. Terkait dengan pelanggaran yang dilakukan rumah makan, adalah social distancing. Ini bisa dilihat dengan banyaknya kursi pengunjung sehingga tak ada jarak. Maka pihaknya terus sosialisasi agar mereka mengurangi jumlah kursi. “Rumah makan yang melanggar prokes, akan dibuatkan surat BAP dan teguran. Mereka diminta memperbaiki prokes dengan mengurangi jumlah kursi. Setelah ada perbaikan, maka akan diperbolehkan beraktivitas,” beber dia. Soal sampai kapan diberlakukan perwali, ia menegaskan sampai masa pandemi selesai. Selain itu pihaknya juga menunggu pemerintah pusat untuk memberikan petunjuk. “Kami tetap menjaga Surabaya agar tetap terkendali,” tegas dia. Terkait tempat usaha lain sudah buka, namun tempat rekreasi dan hiburan umum (RHU) belum juga buka, Eddy menegaskan ini karena berdasarkan rekomendasi IDI dan ahli epidemiologi. Sebab, tidak mungkin tempat usaha tersebut bisa menjaga jarak ketika RHU dibuka. Apalagi jumlah RHU mencapai 300 lebih. “Memang penutupan RHU ini berpengaruh terhadap ekonomi. Secara pendapatan asli daerah itu sedikit tapi efeknya bisa besar. Sampai kini ada empat RHU yang izinnya dicabut,” jelas dia. Diakui ada saja RHU yang buka diam-dia diam-diam, dan pihaknya poli dan TNI terus bersama aparat polisi m mengawasi. Jika melanggar langsung pihakn melaporkan ke di BAP dan pihaknya da Pariwisata Kota Dinas Budaya dan Surabaya. “Kalau buka, tentu me3 Perwali 33/2020 langgar pasal 30 menyataka yang menyatakan RHU tidak boleh Eddy buka,” kata dia. Cristijanto menamba Ia menambahkan kapan RHU buk kembali, maka bisa buka harus menunggu Surabay sudah zona kubaya nin Dan RHU yang ning. ke kemungkinan bisa bu yang memiliki buka r risiko kecil, seperti p panti pijat, karaoke keluarga, dan spa. “Semoga Surabaya dinyatakan masuk zona kuning,” hara dia. (udi/tyo) harap FOTO: HUMAS
materi mungkin bisa dicarikan solusi, tapi kalau beban moral karyawan kami itu berat,” lanjut Dwi. Dwi mengungkapkan, revisi Perwali 33/2020 menjadi harapan besar bagi pihaknya, dengan tetap mengacu penerapan protokol kesehatan. (mg1/tyo)
Dewan: Perburuk Perekonomian, Harus Dicabut TERBITNYA Perwali No 33 Tahun 2020 ditentang banyak pihak. Sebab, perwali pengganti no 28 tahun 2020 itu dianggap menghambat perekonomian di Kota Surabaya. Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Mahfudz, mendesak agar perwali 33 dicabut. Karena diterbitkannya perwali tersebut justru malah membatasi ruang gerak sektor ekonomi tertentu. Padahal, di masa pandemi, perekonomian masyarakat terganggu. Justru dengan pemberlakuan perwali 33 malah memburukkan keadaan. “Saya sebagai sekretaris komisi B, meminta secara baik -baik kepada wali kota. Supaya perwali 33 segera dicabut,” tegas Mahfudz, Kamis (15/10) Bahkan, anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB ) ini mencatat bahwa penerapan perwali 33 tebang pilih. Ini menjadi sorotan pihaknya. “Penerapan perwali 33 tebang pilih. Ada yang diberlakukan di sini. Tapi di sana tidak diberlakukan. Ini yang
“
Penerapan perwali 33 tebang pilih. Ada yang diberlakukan di sini. Tapi di sana tidak diberlakukan. Ini yang kita sayangkan,”
MAHFUDZ Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya kita sayangkan,” ungkapnya. Kendati, dinamika perekonomian dalam masa pandemi menggerus sektor ekonomi rakyat yang sangat signifikan. Seharusnya perwali harus mampu menunjang stimulus ekonomi masyarakat, bukan malah menghambat. “Karena perwali 33 memang benar-benar membunuh perkonomian di Surabaya,” paparnya. Mahfudz menegaskan bila sektor
ekonomi lesu selama 7 bulan. Adanya perwali 33 mematikan pelaku usaha tertentu. Pengusaha dan pekerjanya bisa mati kelaparan bukan karena corona. "Lebih baik dicabut g y aja lah perwali 33,” tegasnya. k segera menKalau pemkot tidak cabut perwali tersebut, dikhawatirkan an di Surabaya Mahfudz, perekonomian n pulih seperti akan sulit bangkit dan sediakala. “Kita tidak akan pernah bisa ak akan bisa merangkak lagi, tidak ali 33 ini manaik lagi, kalau perwali napa? Karena sih diberlakukan. Kenapa? pergerakan ekonomi dibatasi, “ tandasnya. a perwali Mahfudz meminta gawasan ini lebih tepat jika pengawasan ng diperprotokol kesehatan yang ruskan ketat. Tapi tidak diharuskan adanya pemberlakuan membatasi ruang gerak usaha seperti isi perwali 33. Mahfudz mengaku lebih setuju dengan perwalii 28.
Karena lebih longgar. Tapi tetap memperhatikan protokol kesehatan ketat. “Saya sepakat, karena perwali 28 perusahaan masih boleh usaha, dengan menerapkan protokol kesehatan. Atau bikin p perwali lagi, tapi yang lebih longgar, jangan membatasi ruang gerak pengusaha,” pungkasnya. (alf/tyo)
Mahfudz FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Chika: Kerja untuk Anak dan Pengobatan Ibu DIANGGAP melanggar Perwali Nomor 33 Tahun 2020, Santoso Resto, di Jalan Kenjeran harus disegel satpol PP. Santoso Pujiyanto (73), pemilik resto, berharap segel tersebut bisa segera dibuka. Menurut Santoso, penyegelan tersebut memang wewenang satpol PP, namun yang menjadi pertanyaan Santoso, mengapa penindakan langsung disegel tanpa ada peringatan. Akibat penyegelan pada Senin (5/10) itu, kini belasan karyawannya harus kehilangan pekerjaan. “Izin restoran saya lengkap dan itu sudah saya perlihatkan, dan dalam operasional kami menerapkan protokol kesehatan. Akibatnya karyawan saya terpaksa saya rumahkan,” kata Santoso. Menurut salah satu pegawai, Fitri (30), bahwa kronologi penyegelan tersebut sekitar pukul 16.10, satpol PP datang ke resto lalu menghentikan kegiatan. “Saya kira cuma operasi yutisi seperti biasa, namun
FOTO: MEMORANDUM/MG2
Karyawati Santoso Resto bersama Ketua RW 02 Donokerto Maryono.
ternyata berbeda karena penyegelan, waktu itu hanya ada dua pengunjung,” ujar Fitri. Fitri menambahkan ketika bekerja para karyawan melakukan prokol kesehatan seperti memakail masker dan face shield, selain itu juga ada batas plastik antara kasir dan pengun-
jung. “Pengunjung ketika datang juga memakai masker, dan cuci tangan,” lanjut Fitri. Akibat penutupan ini Fitri bingung harus bekerja di mana. “Anak saya harus makan apa, cari kerja dengan kondisi seperti ini juga susah,” ungkap Fitri.
Senada dengan Fitri, Chika (27), yang menjadi tulang punggung keluarga, karena harus memenuhi kebutuhan kedua orang tua dan anaknya. “Saya tinggal dengan kedua orang tua saya dan satu anak saya, suami saya pergi meninggalkan saya,” lanjut Chika dengan mata berkaca-kaca. Chika mengungkapkan bila kini ibunya sedang dirawat di rumah sakit Unair karena terkena stroke. “Saya harus mencari uang untuk makan serta biaya pengobatan ibu,” terang Chika pada Memorandum sambil meneteskan air mata. Ketua RW 02 Donokerto, Maryono mengatakan, bahwa Santoso Resto ini sudah berdiri sejak lama sekitar 10 tahun. “Saya RW yang tau kondisi di sini. Bahwa tidak ada purel maupun pemandu lagu, yang ada hanya pelayanan untuk mengantar makanan dan minuman. Selama ini dari pihak warga Donokerto tidak pernah ada aduan maupun pelaporan,” terang Maryono. (mg2/tyo)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
PILKADA 2020
SABTU LEGI, 17 OKTOBER 2020 HALAMAN 4
KIPP Pertanyakan Netralitas Bawaslu
Keikutsertaan Wali Kota Bukan Pelanggaran Surabaya, Memorandum Ketua Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jatim Novli Thyssen mendatangi Kantor Bawaslu Surabaya, Jumat (16/10). Mereka mempertanyakan netralitas Bawaslu Surabaya dalam penyelenggaraan pemilihan Wali Kota Surabaya. “Kedatangan kami untuk menanyakan perihal dugaan tak netralnya wali kota pada Pilwali Surabaya,” ujar Novli. Novli mengungkapkan kekecewaan, karena laporan tersebut ternyata tidak dapat ditindaklanjuti dengan alasan tidak ditemukan pelanggaran. Bahkan terkait hal ini Bawaslu Surabaya sudah mengambil keputusan dengan mengeluar-
kan surat nomor 260/K.JI-38/ PM.06.02/X/2020. “Dalam surat tersebut baswalu memutuskan bahwa laporan tersebut bukan pelanggaran,” lanjut Novli. Novli menjelaskan seharusnya bawaslu bergerak ketika ada aktivitas politik yang melanggar aturan dan menjadi sorotan publik, tak perlu menunggu laporan dari masyarakat. Novli juga mempertanya-
ZAHRA Putri, gadis asal Kalijudan, Kecamatan Mulyorejo, mengatakan bila Wali Kota Surabaya ke depan haruslah figur yang punya pengalaman dan sudah teruji kepemimpinannya, visioner, dan mempunyai jaringan baik nasional maupun internasional. Sehingga nantinya Kota Surabaya makin pesat kemajuannya. “Wali kota ke depan jangan FOTO: ISTIMEWA kaleng-kaleng, haruslah figur yang punya komZahra Putri petensi yang sudah teruji, punya networking yang luas jadi bisa membawa Surabaya lebih berkembang dengan pesat,’’ ujar Zahra. Menurutnya, Walikota Surabaya haruslah orang yang mempunyai latar kekuatan sosial yang besar sehingga pantas diperhitungkan dan haruslah sosok yang dekat dengan rakyat. (mg1/tyo)
Surabaya Jangan Kendor
Surabaya, Memorandum Pasangan Calon Wali Kota Eri Cahyadi dan Calon Wakil Wali Kota Surabaya Armuji (Er-Ji) membagi tugas terjun ke kampung-kampung untuk menyampaikan programnya di masa mendatang. Eri Cahyadi menyapa warga Sukomanunggal, dengan sasaran kampung produksi tempe. Pertemuan itu berjalan ganyeng. Eri Cahyadi mendengarkan banyak keluhan warga. Eri kemudian menawarkan beberapa solusi jika dirinya terpilih memimpin Kota Pahlawan bersama Armuji. Seperti pemerataan penerangan jalan umum (PJU), hingga pasar tumpah bisa terakomodir. “Terkait persoalan pasar tumpah, kami menawarkan solusi agar pedagang bisa
RUMAH DIKONTRAKKAN Dikont Rmh 2 Lantai Uk : 5x10 di Ploso Timur 10/108 - Hub: 081330909792.
TANAH K O S T DDIJUAL IJUAL
PARANORMAL
MOJOKERTO
Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS)
Dijual.Tanah Pusat Kota. Nol jalan. SHM. Dijual rmh kost’an 2 lntai 8 kamar Ls.1465 m. H:082140895783 Uk 4.70x14 HGB 475 nego Hub 082234261666 (Eny).
ANEKA KEBUTUHAN TANAH DIJUAL EL E K T8000 R Om2 N Idipinggir K D I Cjalan A Raspal. I Dijual Tanah Hubungi 081330700794 dariBerkwalitas, Ngoro menuju AC...AC...Dingin!!! AC Split =1Jt (05-3/4- 1PK- 2PK) Trawas. 350 watt Hub: 085100995098/031SHOWROOM 5012481 PersewaanMOTOR AC.
38.5/09-9/10 38 23/07 29/08
Kebal Bacok (langsung dites), Tumbal Usaha, Bisnis, Penglaris, Memisahkan PIL/WIL, Pacar Lari, Susah Jodoh dll. Sedia: Bulu Perindu,Bedak Cleopatra, Gurah Hidung, Gurah Vagina, dll.
rakat di Kejawan mengatakan, pihaknya bukan masyarakat bunglon, artinya tidak keliatannya saja mendukung paslon yang datang, tetapi kami benar-benar mendukung MA. “Namun jangan juga membohongi masyarakat kami,” ujar Sohib. Menanggapi hal itu, Machfud Arifin berjanji akan menye-
ditampung dengan fasilitas memadahi,” ujar Eri. Sementara, Armuji bertemu dengan mahasiswa di salah satu hotel di Surabaya Selatan. Dalam arahannya, Armuji berjanji akan menaikkan beasiswa bagi pelajar. Sehingga, nantinya ke depan akan banyak pemuda Surabaya yang berkualitas. Salah satu mahasiswa Unesa berharap kepada calon wakil wali kota yang akrab disapa Cak Ji itu memberikan pelatihan bagi mahasiswa. “Saya berharap pemerintah kota bisa memberikan pelatihan bagi kami, sehingga ke depan bisa mendapatkan pengalaman untuk mencari pekerjaan,” harapnya. Menjawab pertanyaan tersebut, Armuji menyatakan, pihaknya akan menyiapkan
38.25/09-30/10
MALANG
Pijat Refleksi Totok Saraf
MOTOR K E H I L ADIJUAL NGAN
Telp/WA. 085100644266
Hilang STNK Spd Mtr Honda HONDA th’2017 An.Nur Jual HondaNopol SUPRAL-3154-RF X 125CC TR 2014 akhir Halifah SH D/a.Kalianyar Wetan 4 9,1 jt/nego plat W/Sda. Motor ada di Kota Tengah Sby. Malang. STNK sampai 2024 WA081 615 089 Hilang STNK Spd Mtr Honda th’2009 666. L-4582-VL An.Ni’matul Baroroh D/a. KEHILANGAN Banyu Urip Jaya 4/65 Sby. Hilang STNK Vario 110cc whitedaiyatsu L 5160 QC Hilang BPKB Hilang STNK L1568.G spd motor Honda an. Afiatinnisa Sukma thn 2003 Lainufar Ariff Budijono 2018 L3103BO A/N:(Icha Safarudin Bratang Gede 3 /26.sby noka. 087813130202) D/A: JL Kedung Baruk XII/15-A. m h k wSTNK 3 c aYamaha 2 j 9 k 0 Jupiter 0 0 5 7Z2CW . n oth’2010 sin. Hilang Hilang STNK spd motor Honda dbd8596 L-3409-KI An.Agung Setyo D/a.Panjang2016 L2601AW A/N:Budi Achmad Arjiwo II/21BPKB Sby.Kalijudan Hilang L1998.BW Nissan ies D/A: JL 12/58. thn.2008 Idabaguswirawan Hilang motor Honda 2019 Hilang STNK STNKspdspd motor Semolowaru Tengah 16/5PHonda Sby. L3572PX A/N: Rahma D/A: JL 2015 L6507EQ Dona A/N:FitriMulyono Noka.mhbf2cg3f8j000764.Nosin. D/A: JL BumiAsem Wonorejo Asri blok Wisma Kedung Indah J-23. mr20001171r B2-30.
17/09-22/10
Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani
HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104 00.21/07-27/08
PENGOBATAN Pengobatan Mengatasi Telat Bulan. Konsultasi gratis Wa/tlp 081294626507. 38.11/09-15/10
75
FOTO: MEMORANDUM/MG2
Machfud Arifin sambangi warga Kejawan Lor, Kenjeran.
KLLOWONGAN EOHW I LOANNGGAANN
MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek
TANAH KAVLING
TANAH PROMO murahDIJUAL tanah kavling siap bangun hanya Dijual.Tanah Pusat Kota.24jt-25 Nol jalan.jt-an SHM. Lokasi desa Balong Mojo Ls.1465 m. H:082140895783 Benjeng -Gresik Resmi langsung pemilik, Free balik nama!! pemilik Tanah Ls.600m2 Telaga Golf Blok hub: Telp/WA 081232003191 T Citraland hub 08124555563. (P.Yudi)
FOTO: MEMORANDUM/MG1
Ketua KIPP Jatim Novli Thyssen di kantor bawaslu.
lesaikan masalah ini dan berkoordinasi di setiap elemen. “Saya pastikan apa yang diinginkan masyarakat dapat terpenuhi, karena selama ini yang datang bukan yang diminta warga,” jelas Machfud Arifin. Di lain tempat, Mujiaman menanggapi masih banyak warga yang belum menerima bantuan dari pemerintah,
misalnya bantuan langsung tunai (BLT), bantuan pangan nontunai (BPNT), dan program keluarga harapan (PKH). “Maka dari itu Ma-Ju mempunyai program jangka pendek memberikan bantuan kepada keluarga yang terdampak pandemi dengan memberikan program BLT Rp 1 juta setiap KK bagi masyarkat yang belum
tersentuh program nasional dan provinsi,” tutur Mujiaman. Selain itu mujiaman juga mengatakan bahwa sekolah swasta sering dianggap anak tiri padahal pendidikan adalah hak semua warga. “Nantinya Ma-Ju akan membantu semua baik sekolah negeri dan swasta,” pungkas Mujiaman. (mg1/mg2/tyo)
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Armuji bersama mahasiswa di salah satu hotel di Surabaya Selatan.
pelatihan bagi pelajar. Sehingga, nantinya pemkot bisa membantu untuk mencarikan pekerjaan bagi lulusan maha-
siswa untuk segera mendapatkan pekerjaan. “Kita siap membantu lulusan pelajar yang nantinya
bisa dimasukkan ke beberapa perusahaan di Surabaya. Baik itu bekerja di hotel maupun di perkantoran,” kata Armuji. (alf/tyo)
IKLAN PAS
Informasi pasang iklan : Kurnia : 081259584829 RUMAH DIJUAL
kan netralitas bawaslu sebagai badan pengawas dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah. “Kami sampaikan catatan buruk Bawaslu Surabaya, pada tahun 2019, bawaslu pernah dikenakan sanksi oleh
Er-Ji Tawarkan Solusi Pasar Tumpah dan Beasiswa
MENURUT Rafi Amrullah (21), warga Ketintang Baru III, mengatakan bahwa Surabaya sudah terkenal sampai kancah internasional. “Surabaya sering dapat penghargaan, serta minggu lalu juga Surabaya dipercaya menjadi tuan rum rumah World y ujar mahasiswa mah Habitat Day,” Unair tersebut. k Rafi berharap kepada peSura mimpin Kota Surabaya selanmempertah jutnya mempertahankan dan prest Kota melanjutkan prestasi p Surabaya, untuk perkemSura bangan Kota Surabaya harus semang semangat. “ “”Jangan terl terlena de dengan apa ya sudah yang a ada, ke d depan pemimpin Surabaya h harus bisa m menambah pr prestasi, jang sampai jangan kend kendor,” lanjut FOTO: ISTIMEWA Rafi. (mg2/tyo) Rafi Amrullah
Jual Rmh Raya Petemon Barat No.44 Sby Cocok utk buka sgl usaha, jln bs utk 2 arah brsimpangan LT.498m2 Srt SHM. Jual Villa utk ush rmh penginapan 10 KT+KM, Dkt Pasar Indah & Hotel Surya Tretes. Lok Strategis Hub: 087761330545 ; 031-5354557. Dijual Rumah SHM LT/LB 330/450 (Lokasi Strategis) Jln Kupang Krajan. Dijual Toko HGB Jln. Raya Pasar Kembang No.124-C (Lokasi Strategis) Hub:081230222797 - (031) 5310794. Tanpa Perantara. Djual.Rumah Manyar Kertoadi. Lt/Lb. 200/340. SHM. Hdp Selatan. 2,5 lantai. 5kt.3km. 2k pbntu. Garasi. H:081330793248.
Ketua KIPP Jatim
Surabaya, Memorandum Pasangan Calon Wali Kota Machfud Arifin dan Wakil Wali Kota Surabaya Mujiaman Sukirno (Ma-Ju) terus bergerilya menyerap dan menjawab aspirasi masyarakat Surabaya. Kali ini mereka menyambangi warga Pesapen, Kelurahan Sumur Welut, Lakarsantri, dan warga Kejawan Lor, Kenjeran, keduanya menyoroti tentang bantuan pemerintah yang masih belum merata. Pada saat di Kejawen Lor, salah satu warga Tiani, mencurahkan isi hatinya bahwa selama pandemi dirinya tidak mendapat bantuan sama sekali. Tiani tinggal bersama anak dan suami yang sudah tua sebagai nelayan, anaknya pun juga dirumahkan dari pekerjaannya. Ia mengaku, pengahasilan hariannya hanya Rp 50 ribu. “Saya tidak dapat BLT maupun BPJS gratis, padahal saya sudah ikut BPJS selama 2 tahun, saya sampai heran,” terang tiani. Sohib selaku tokoh masya-
Networking Wali Kota Penting
PROPERTI
NOVLI THYSSEN
yang menjadi prosedur. “Kalau memang kita tidak netral, kalau ada bukti-buktinya silahkan dilaporkan, itu hak setiap warga negara kalau memang merasa kita dianggap tidak netral. Tentunya KIPP yang bisa menilai itu,” ucap Yaqub. Ditambahkan Yaqub terkait informasi bahwa wali kota cuti resmi pada saat penggunaan fasilitas negara, Taman Harmoni sebagai acara penetapan calon, hal itu menjadi informasi yang dikecualikan. “Kalau keberatan silahkan disengketakan di divisi penyelesaian sengketa,” pungkas Yaqub. (mg1/mg2/tyo)
Ma-Ju: Bantuan Pemerintah Masih Belum Merata
Opo Jare
SURABAYA
“
Kami harap Bawaslu Jatim dan RI melakukan evaluasi kinerja Bawaslu Surabaya,”
DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) yaitu sanksi peringatan keras terakhir karena pernah terbukti ada keberpihakan terhadap satu calon legislatif,” papar Novli. Untuk selanjutnya Novli berharap agar Bawaslu Provinsi Jatim dan Bawaslu RI untuk melakukan supervisi ke Bawaslu Surabaya. “Kami harap Bawaslu Jatim dan RI melakukan evaluasi kinerja Bawaslu Surabaya,” ungkapnya. Menanggapi hal itu, Komisioner Divisi Hukum, Data, dan Informasi Bawaslu Surabaya Yaqub Baliyya mengatakan bahwa pihaknya merasa sudah berjalan sesuai dengan aturan
KK EEHHIILLAANNG GAANN KEHILANGAN
KEHILANGAN K EHILANGAN
KEHILANGAN K EHILANGAN
Hilang STNK Spd SUPRA Mtr Honda HILANG HONDA 2012 WHilang STNK spd motor Honda th'2003 NopolA/N: W-4059-DG 2018 L2179BE Titik ati 2763-TX (DRS.KASMAN AROY) 0878Alfi 1947 An.Raudatul D/A: JL Medayu Hasanah Utara 17-70. D/a. 1640. Kepuh Legundi Rt.10/1 Gresik.
HLG STNK HONDA REVO 2008 L-4955 MZ Hilang Buku Kir TEMPELAN W.HTM AN.TRI PT. SUPARWONO SB.289139.K RAHAYU JETIS PERDANA I/40 TRANS KULON SBY. JL. SURABAYA.
KEHILANGAN STNK SPD MT HILANG BKPB ASLI MBL TOYOTA INNOVA Hilang STNK Vario 110cc white L JEPANG NOPOL L-5276-TB A/N 5160 QC an. Afi atinnisa Lainufar TH.05 L.1455.VJ AN.PT.ASIAN PROFILE HANIZAH D/A BULAK JAYA 7/38 (Icha Sukma 087813130202) INDOSTEEL JL. MARGOMULYO PERMAI SURABAYA. Hilang STNKB+Buku Kir Mits NO.32 SBY. NK.MHFX341C551501225. Hlg STNK Honda Colt T120SS 1,5Beat PUL-6149-JO L.4929. SIN.2KC9562559. An.Nuriah D/a.Wiyung Pasar BD Hitam'2019 An. Gg Roedjito No.15 001/004 Wiyung Sby. Soebjanto Sby HILANG STNKKranggan HONDA BEAT7-11 2016 HITAM 081703887788 HLG STNK YMH ABIDIN) MIO J0878 2013 LW-6284-NC (KHOIRUL 5764 HILANG HONDA VARIO 5357-YU STNK W.UNGU AN.FITRIYAH 4492. 2010 MERAH TANDES LORHITAM I/9 SBY.W 5798 SV (H. ZAINUDDIN) 0851 0268 HILANG STNK SUZUKI SPIN 1250484. HITAM
Hilang KTP,SIM, STNK Honda Nopol LHILANG STNK&HONDA VARIO 2016 MERAHAn. WAkbar 3332Adinegoro SY (WIWIK HIDAYA3179-SL D/a.Kalimas TUR ROHMAH) 085259831913. Baru III/15 Hub: 0818582479. HILANG STNK Th.2017 HONDA Hlg STNK S-5119-OJ a/n: VARIO WINAR2011 HITAM SILVER W-6303-TM SIH d/a: Dsn.Genengan Rt.02 1056. Rw.01 Ds. (SUTRISNO) 0821 3939
HILANG STNK MOBIL DAIHATSU 2014 Hilang Buku Kir L.9429.NK/ PUTIH W 1531 P (RIONO) 08563141905. SB.259106.K PT.ML JL.TEH Hilang KirSBY. L.8735.UB / SB.153552.K BLOKBuku BA-1 PAWITRO TJOADOKO Kehilangan stnk JL.SURABAYA. W6414BT th.
W 2470 ZF (NISFU SYAHRO) Hlng STNK Buku Honda Megapro 3575 KL a.n 085774264617. Hilang Kir LL.8459.UP
Hilang Buku Kir L.8098.GR/ SB.191687.K SARANA Simo Gunung PT.ADI Baru 24 5685065 ARMADA JL.SURABAYA.
Hilang Buku Kir L9143UV/SB.19 2008 W-6947-RH (M. YASIN JONET) HILANG HONDA 1211.K PT. LNASTNK TRANS JL.DARMO SCOOPY 08113330025. HARAPAN 32014 EC-41HITAM SBY. BEIGE
PT.NOAGA TRANS SENTOSA Rejeki Agung Saputro d.a Dkjarsono 01/01 HILANG STNK YAMAHA VISION JL.KALIMAS SBY. 2014 PUTIH BARAT W 366718.C ZG (MOCSurabaya. HAMMAD NAFIS)Kir 0857 7426 4617. HilangBukuBuku Hilang Kir L.8705.UW /L.9415.UM/ SB.147853.K SB.267050.K PT. PUTRA ANUHILANG STNK HONDA ADI TADJUN ADI SUDJANA JL.PURI WIDYA GRAH 2009 PERSADA JL.DARMO VARIO VIOLET SILVER PERMAI 32/43 SELATAN SBY. AHMAD W-6096-SG (NUR KENCANA SBY. SYAIFULLAH) 085648048494. Hilang BukuSTNK Kir L.9264.UZ / SB.253151.K HILANG HONDA SCOOPY HILANG BPKB / STNK MO2018 MERAH HITAM WPT.SARANA RINTAS1976 INDAH JL.LAKSDA BIL COROLA BIRU W 3392-OE(ETIK SUBAN-DINI) 1720 NJ (MUHAMMAD IRM.NASIR 114 SBY. 085733101759. FAN) 087757767900.
Genengan Jasem Kec.Kabuh Kab.Jombang. Hilang STNK Honda Supra ‘04 Hlg STNK Hnd An ’09 L-2115-CA L-3291-BV Jimmy An.Roni RolandAsih G H:0895346211408. D/a.Gubeng Kertajaya IV-C/8 Sby. Hilang STNK Honda Revo L.5085. GW a.n Slamet d.a Warugunung 005/003 Surabaya.
2018 An. Anang Lestariono Kehilangan STNK Karsit W 6864 BA† †th Ds. An.Hendrik Kembangan Rt Setiyawan 8/2 Kel. 2016 Anandra Kembangan Kec. Kebomas Dsn. Balong Tambak Rt 20 RwGresik 6 Ds. Glindah Kec.Kedamean Kab.Gresikth. Kehilangan stnk W6380DG 2020 An. Redho surya putra Ds. Kehilangan STNK† 3576Rt DD3/2 th Randuagung Gg. W 28/12 2015 An. Hendrik Kebomas GresikAnandra Setiyawan Dsn. Balong Tambak Rt 20 Rw 6 Ds. Kehilangan stnk W4252BQ th. Glindah Kec. Kedamean Kab. Gresik 2018 An. Tomi Cahya Anugrah Jl. Kapten Darmo Sugondo No. 5 Rt 2/8 Kel. Sidorukun Gresik
LAYANAN IKLAN PAS
Ngagel Dadi III/1 08819504155
Hilang Buku Kir L.9997.UU Semampir Kelurahan 39 0315920722 PT.SAMI DJAJA TRANS JL.PERAK BARAT 1457405142 SBY. Manukan Tengah 19N/1 Hilang Buku 46A Kir L.9568.UK/ Adityawarman 5663195 SB.235533.K PT. BHIRAWA.MS KedindingTghBaru10/7 3773148 JL.HAYAM WURUK 52.A SBY. Lebak Rejo 34
38205709
Hilang Buku Kir L.9016.UL/ Rembang Sel 41B 3573859 SB.186483.K PT. BHIRAWA.MS JL.HAYAM WURUK 52.A SBY.
kehilangan stnk W6867HT th 2010 An.Dewi Meinita A Ds.Suci Rt 2 Rw 4 Kec.Manyar Kab. Gresik Kedung Baru No. 104 8792004
Jedong I/ 20 Kehilangan
STNK 5039948 W 6864
BA th Anom 2016 An.Hendrik Anandra Pucang 41 5025002 Setiyawan Dsn. Balong Tambak Taman Waru Permai A/67 8550709
Rt 20 Rw 6 Ds. Glindah Kec.
Blimbing X/111Kab.Gresik P.Candra 8674774 Kedamean Masangan Kulon 6S 7877390 Kehilangan STNK W 3576 DD Buduran Sda 8969925 th 2015 An. Hendrik Anandra
DIDIK NEW Kombes Pol M.Duriyat 42 Setiyawan Dsn. Balong Tambak Rt 20 Rw 6 Ds.085100711819 Glindah Kec. Kedamean Kab. Gresik
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SABTU LEGI, 17 OKTOBER 2020 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Program Kerakyatan
Tampil di TV Nasional, Ra Baddrut Ngomong PCC
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Pamekasan, Memorandum Nonton bareng (nobar) di Jalan Bhayangkara, Kamis (15/10) malam, dipadati ratusan pemuda. Mereka terlihat antusias kendati bukan nobar acara olahraga. Melainkan nobar Bupati Baddrut Tamam ketika menjadi bintang tamu di acara talkshow salah satu TV nasional. Ra Baddrut, panggilan karibnya, menjabarkan tentang program Pamekasan Call Care (PCC) yang jadi salah satu terobosannya untuk mewujudkan keinginan sejahtera bersama rakyat. “PCC merupakan program inovasi untuk percepatan pelayanan masyarakat Pamekasan di bidang kesehatan. Waktu itu, saya berpikir bagaimana mencapai pelayanan yang prima, excellent, profesional, dan cepat. Akhirnya, saya membuat Pamekasan Call Care,” kata bupati. Khoirul, inisiator acara nobar, mengaku bangga bupati mereka tampil di TV nasional. Sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja pemerintah, jadi kita sebagai pemuda ikut menghargainya,” katanya. Bupati muda itu, pantas dijadikan contoh baik bagi generasi muda. Baik secara sikap dan cita-citanya dalam membangun Pamekasan. “Iya bagi pemuda Pamekasan menjadi contoh baik,” tambahnya. (sjk/epe)
Bupati R Abdul Latif Amin Imron ketika menyerahkan JPS.
JPS 8.921 Guru Madin dan Ngaji Dicairkan Bangkalan, Memoradum Ribuan guru madrasah diniyah (madin) dan guru ngaji di Kabupaten Bangkalan menerima dana insentif untuk 6 bulan sekaligus. Dana itu sebagai bantuan warga terdampak ekonomi akibat Covid-19 yang namanya masuk dalam daftar jaring pengaman sosial (JPS). “Jadi pencairan dana ini insentif kali ini, diniati sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk membantu warga terdampak ekonomi akibat pandemi. Termasuk diantaranya guru madin dan guru ngaji,” kata Kepala Dinas Pendidikan (disdik) Bangkalan H Bambang Budi Mustika, Jumat (16/10). Ke depan, jika pandemi sudah berakhir, istilahnya kembali menjadi dana insentif. Penyerahan JPS digelar di pendopo agung pemkab oleh Bupati R Abdul Latif Amin Imron, Kamis (15/10). Momentum itu dihadiri dan disaksikan oleh pimpinan OPD di lingkungan pemkab, perwakilan guru madin dan ngaji, tim verifikasi kabupaten, dan koordinator tim verifikasi dari 18 kecamatan. Dalam laporannya, Bambang menjelaskan, pencairan JPS ini tahap kedua untuk 8.921 orang. Rinciannya, guru madin 4.183 dan guru ngaji 4.738 orang. Masing-masing menerima Rp 200 ribu per bulan untuk enam bulan langsung (April-September 2020). “Bantuan JPS ini sepenuhnya bersumber dari APBD Pemkab Tahun Anggaran 2020 di dinas pendidikan,” tandas Bambang. Ra Latif, sapaan akrab bupati usai penyerahan JPS, menyebutkan total ada lebih dari 24 ribu guru madin dan guru ngaj di Bangkalan. Tidak semuanya menerima bantuan insentif. Hasil kajian tim verifikasi kabupaten dan koordinator tim verifikasi kecamatan, tercatat 9.342 menerima JPS tahap pertama untuk tiga bulan (Januari-Maret). Di tahap kedua, jumlahnya berkurang setelah ada pencoretan 421 penerima. “Itu terjadi karena beberapa pertimbangan. Di antaranya, data penerima yang ada di disdik, harus disesuaikan dengan data penerima bantuan JPS yang ada di dinas sosial,” tegas Ra Latif. Ke depan, utamanya setelah pandemi covid 19 berakhir, tim verifikasi kabupaten dan koordinator tim verifikasi tingkat kecamatan, akan terus melakukan pedataan di lapangan. Targetnya, secara bertahap, sebagian besar guru madin dan guru ngaji bisa menerima bantuan. “Termasuk, 421 nama yang sementara tercoret, akan didata ulang agar bisa kembali terdaftar sebagai penerima setelah pandemi Covid-19 mereda,” pungkas bupati. (ras/epe)
Sumenep, Memorandum Dua organisasi mahasiswa, PMII dan GMNI, kompak menggelar unjuk rasa di Mapolres Sumenep, Jumat (16/10). Uniknya, kali ini semua pesertanya aktivis perempuan. Mereka memprotes dugaan persekusi melalui platform media sosial, di antaranya status WhatsApp yang disebut-sebut dilakukan anggota polisi dan akun TikTok, salah satunya bernama Ovi. Dugaan persekusi itu berupa gambar dan cuplikan video orator aksi kader Kopri PMII Sumenep saat melakukan orasi pada demo penolakan Omnibus Law bersama GMNI Sumenep di depan Kantor DPRD Sumenep, 12 Oktober 2020. “Video orasi itu dipotong dan disambung dengan kata-kata kotor dan tidak pantas,” kata Ketua DPC GMNI Sumenep, Maskiyatun. Ada sekitar 10 barang bukti screenshot, baik gambar maupun
video yang dikantongi oleh aktivis sahabati dan sarinah tersebut. “Kita punya itu (screenshot), tapi maaf bukan untuk dikonsumsi publik,” ujar Maskiyatun. Dugaan kepemilikan akun TikTok oknum polisi, kata dia, diperkuat dengan foto profilnya menggunakan seragam polisi. “Itu jelas pelecehan dengan cara bullying,” tegasnya. Sementara, Ketua Kopri Cabang PMII Sumenep, Saidah Salamah menyampaikan, aksi yang dilakukan hari ini tidak mendapatkan jawaban memuaskan dari Kapolres Sumenep. Maka, pihaknya mengancam akan menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa
FOTO: MEMORANDUM/URI
Bupati Baddrut Tamam menjabarkan program PCC di acara TV nasional.
Mapolres Sumenep Didemo Kader Perempuan PMII-GMNI
Aksi mahasiswi di Mapolres Sumenep menuntut pelaku persekusi diusut.
lebih besar.“Kami akan turun jalan lagi,” tandasnya. Sedangkan aparat kepolisian yang menyambut kedatangan aksi pengunjuk rasa, menyambutnya dengan membaca Asmaul Husna dari balik kawat berduri yang menutupi Jalan Urip Sumoharjo. Kawat berduri di pasang dari pintu
keluar bagian barat Mapolres Sumenep hingga Utara jalan. Selain itu, satu kompi pasukan Brimob lengkap dengan kendaraan taktis water cannon serta dalmas terpantau siaga. Pemasangan kawat berduri membuat peserta aksi semakin kecewa. “Kami ingin menyampaikan aspirasi, kenapa
kami dihadang dengan kawat berduri,” teriak orator aksi. Kendati sempat bernegosiasi, namun kawat berduri tetap menjadi penghalang demonstran dengan Kapolres AKBP Darman. “Kami tidak ingin memperpanjang masalah. Hadirkan oknum pelaku bullying itu, kita klarifikasi, apa maksud dan tujuannya,” ujar orator aksi. Kapolres sendiri menegaskan, klarifikasi bisa dilakukan jika sudah melalui proses pembuktian. Karena itu, dia menyarankan pengunjuk rasa membuat laporan ke Polda Jatim. “Laporannya jangan ke kita, kalau ke kita dikiranya tidak netral. Gak ada masalah dilaporkan ke Polda,” katanya. Jika ada anggota Polres Sumenep yang terbukti melakukan seperti yang disampaikan aktivis PMII dan GMNI Sumenep, kapolres berjanji akan memberi sanksi tegas. (*/uri/epe)
KPU Bentuk Relasi, Strategi Tingkatkan Keikutsertaan Pemilih Sumenep, Memorandum KPU Sumenep mengukuhkan 50 orang Relawan Demokrasi (Relasi), Jumat (16/10). Mereka akan bertugas membantu KPU melakukan sosialisasi pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati, 9 Desember mendatang. Mereka akan bertugas sampai pelaksanaan pencoblosan pilbup Sumenep. Tugasnya adalah sosialisasi terhadap sedikitnya 10 basis relawan demokrasi. Antara lain,
keluarga, pemilih pemula, pemilih muda, perempuan, penyandang disabilitas, berkebutuhan khusus, kaum marginal, basis komunitas, keagamaan, dan warganet. “Pembentukan relasi merupakan bagian dari strategi KPU Sumenep dalam meningkatkan antusiasme dan keikutsertaan masyarakat dalam penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati 2020. Serta membangun kepercayaan publik terhadap pro-
FOTO: MEMORANDUM/AAN
FOTO: MEMORANDUM/SJK
Demo Penolakan Omnibus Law
Pengukuhan Relawan Demokrasi oleh KPU Sumenep.
ses demokrasi,” ujar Komisioner KPU Sumenep Rafiqi Tanziel.
Menurut dia, relasi harus mampu menjadi mitra bagi KPU
Sumenep dalam melaksanakan agenda sosialisasi dan pendidikan pemilih, khususnya sesuai sasaran utamanya yaitu 10 basis pemilih strategis. “Pilbup tahun ini memiliki tantangan yang cukup berat, karena harus menerapkan protokol kesehatan sekaligus dituntut mampu meningkatkan angka partisipasi pemilih minimal 77,5 persen. Sehingga relasi harus bekerja ekstra membantu KPU,” tegas Tanziel. (aan/epe)
HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
Kapolres Puji Inovasi Terminal Edukasi Sistem Daring Karya Dishub
Kombespol Jhonny Eddison Isir bersama ormas, beberapa tokoh agama, dan masyarakat mendeklarasikan penolakan anarkisme.
Polrestabes Surabaya, Ormas, dan Tokoh Agama Tolak Aksi Anarkis Surabaya, Memorandum Deklarasi dan Pernyataan sikap menolak keras aksi anarkis di Jatim dilaksanakan di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (16/10) pagi. Kegiatan menolak aksi anarkis ini diikuti oleh Pemuda Pancasila, MUI (majelis ulama Indonesia), Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kepala Dinas Kota Surabaya, dan provinsi, Banser, DMI, dan Komando Kesiapsiagaan Muhammadiyah (KOKAM). Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Eddison Isir mengatakan, deklarasi
pernyataan sikap ini melambangkan spirit semangat dan komitmen dari semua elemen yang ada di kota Surabaya untuk menolak dan tidak setuju tidak toleransi terhadap berbagai aksi anarkisme. Ketika ada penyampaian pendapat di muka umum artinya boleh saja melakukan penyampaian pendapat di muka umum. Namun tetap sejalan dengan undangundang UU No. 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum adalah penjaminan terhadap salah satu hak asasi manusia. “Penyampaiannya tetap menjaga dan
menghormati hak dan kebebasan orang lain sesuai dengan aturan moral yang berlaku termasuk yang di Surabaya ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan menjaga ketentraman dan ketertiban umum,” kata Isir. Dengan mematuhi undang-undang dan menjaga keutuhan persatuan kesatuan bangsa karena Indonesia negara demokratis. “Monggo kalau mau menyampaikan aspirasi namun tetap dalam UndangUndang Nomor 9 tahun 1998 dan tidak anarkis,” pungkas dia. (fdn/mik)
Jalin Kemitraan, Kapolres Malang Dialog dengan Suporter Aremania
Malang sudah turun di tingkat 9. “Saya berharap tidak euforia tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan,” katanya. Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko menyampaikan pertemuan ini untuk membangun silaturahmi dengan suporter. “Untuk menjaga stabilitas kamtibmas,” terangnya. (*/ari/mik)
Tulungagung, Memorandum Di sela kunjungannya bersama Bupati Maryoto Birowo ke Pantai Bayem, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia menyempatkan diri mengunjungi sejumlah keluarga terkonfirmasi Covid-19 di Kecamatan Campurdarat, Kamis (15/10). Kapolres Pandia juga mengajak Wakapolres Kompol Yhogi Hadisetiawan, Kasatlantas AKP Aristianto Budi Sutrisno, serta Kapolsek Campurdarat Iptu Triyanto dan beberapa anggotanya. Kapolres mengatakan, ada tiga keluarga yang dikunjungi pada kesempatan ini. Mereka adalah keluarga terkonfirmasi Covid-19 yang saat ini menjalani karantina di Rusun Mahasiswa IAIN Tulungagung. Pandia mengungkapkan,
AKBP Eva Guna Pandia memberikan bantuan kepada warga.
FOTO: MEMORANDUM/AGS
Masyarakat Sidoarjo Deklarasi Damai Tolak Anarkisme di Dalam Demo
Deklarasi damai menolak dan mengecam aksi anarkisme dalam unjuk rasa di Mapolresta Sidoarjo.
Blitar, Memorandum Polres Blitar Kota mengadakan bakti sosial dan bakti kesehatan di Desa Sumberejo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Jumat (16/10). Kegiatan ini dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif pada pentahapan pilkada serentak 2020 mendatang. m Hadir dalam acara itu Kompol Nur Halim Wakapolres Blitar Kota dan Camat Sanankulon Dodot Darudono serta ratusan masyarakat desa setempat. at Di sela-sela acara, Camat no Sanankulon Dodot Darudono mengucapkan banyak terima kasih kepada Polres Blitar Kota yang sangat peduli terhadap masyarakat Desa Sumberejo ini. “Apalagi saat ini dalam suasana pandemi Covid-19 yang sangat mempengaruhi perekonomian dan kondisi kesehatan masyarakat,” kata Dodot. Lebih lanjut Dodot Darudo-
FOTO: MEMORANDUM/EDR
Wakapolres bersama jajaran membagikan bantuan sosial.
n menjelaskan, no dalam bakti sosial dan bakti kesehatan ini selain memberikan bantuan 50 paket sembako untuk warga yang membutuhkan juga melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis terhadap ratusan masyarakat yang hadir di Kantor Desa Sumberejo, Kecamatan Sanankulon ini.
Kepada masyarakat yang sakitnya sudah parah dikunjungi tim baksos dan Bakkes ke rumahnya masing-masing sambil memberikan bantuan. Camat Sanankulon menambahkan, tim baksos dan Bakkes juga mengunjungi rumah Ilyas (70) dan Suwandi (68), keduanya warga Dusun Ngadipuro yang terkena stroke. Kompol Nur Halim, Waka-
polres Blitar Kota turut bersyukur akan kunjungannya pada kesempatan ini. “Akhirnya kami dan tim yang mengunjungi ke rumah warga sambil silaturahmi, bantuan ini betul-betul dibutuhkan masyarakatnya. Sehingga masyarakat khususnya Sumberejo sehatsehat semua dan bisa tercukupi kebutuhan hidupnya,” pungkasnya. (pra/mik)
Kapolres Pandia Rutin Sambangi Keluarga Terkonfirmasi Covid-19
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Arema. Kecintaan terhadap Arema tidak bisa ditawar lagi,” katanya. Disampaikan, Liga 1 rencana akan bergulir namun dibatalkan mengingat masa pandemi Covid. Semoga bulan depan kompetisi akan dimulai. Saat ini perkembangan Covid-19 sudah turun, Malang Raya sudah turun dan untuk Kab
nya, hal itu bisa menumbuhkan persatuan antar kelompok suku ras agama yang berbeda. Menurutnya, hal itu bisa menyejukkan suasana dan mempersatukan dari berbagai elemen. “Saya merinding juga ya, menyanyikan lagu bersama. Ini yang lebih bisa menguatkan kebersamaan dari keberagaman. Karena itulah sebenarnya kekuatan negara kita,” ujar Leonardus. (edr/mik)
Kapolres AKBP Rama Samtama Putra didampingi Kepala Dishub Moawi Ariefin mencoba perangkat KBM dengan sistem daring.
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar dan Kasubdit Binpolmas Polda Jatim Kompol Wiwid Adi Satriya mengajak suporter Aremania menjaga kamtibmas.
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan, silaturahmi ini untuk menguatkan hubungan jajaran kepolisian denganmasyarakat dan supporter sepak bola Aremania. “Aremania memang berbeda-beda dalam segala hal, akan tetapi berkat Arema yang bisa menyatukan dan semua luntur menjadi satu, yaitu bagian dari
memberikan apresiasi kepada petugas. Namun menurutnya, hal itu sudah menjadi tugasnya. “Ya, apa yang kami lakukan ya menjalankan tugas dan kewajiban saja. Terima kasih apresiasinya. Karena ini sudah yang ke duakalinya. Sebelumnya juga komunitas Malang Bersatu,” terangnya. Ia mengaku, dirinya sempat merinding saat menyanyikan lagu-lagu nasionalis. Menurut-
Bakti Sosial, Polres Blitar Turun ke Rumah Warga
FOTO: MEMORANDUM/ARI
Malang, Memorandum Memasuki masa adaptasi kebiasaan baru (AKB), Polri berdialog dengan komunitas suporter sepakbola Aremania, di lobi Stadion Kanjuruhan, Kec Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (16/10). Kegiatan ini merupakan program Kemitraan Polisi (Polda Jatim - Polres Malang) dengan masyarakat dan supporter sepak bola Aremania dalam rangka Harkamtibmas dan Sosialisasi Covid-19 untuk mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Kegiatan ini dihadiri Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, Kasubdit Binpolmas Polda Jatim Kompol Wiwid Adi Satriya SH SIK MT, Kasat Bimas Polres Malang AKP Nunung Anggraeni, Kepala Dispora Kab Malang Atsalis, Kabid Sarpras Dispora Abdul Haris, Komunitas Cak Bimo (Cangkrukan Bimas Modern), 75 orang perwakilan korwil Aremania Aremanita se Malang Raya.
lagu nasional yang menumbuhkan semangat nasionalisme, persatuan dan kesatuan antar anak bangsa. Mengingat, di dalam komunitas tersebut terdiri dari beragam agama. Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata menyambut baik apresiasi tersebut. Awalnya, dirinya mengetahui jika ada yang melakukan audiensi. Namun ternyata, malah
FOTO: MEMORANDUM/PRA
Terlebih, proses pembelajaran bertajuk Terminal Edukasi di Jalan Soekarno-Hatta, Desa Bilaporah, Kecamatan Socah itu, tidak hanya dilengkapi peralatan tehnologi IT seperti Wifi. Beberapa unit laptop serta ruang belajar cukup representatif, juga disediakan. ”Itu berlaku bagi siswa dari lembaga pendidikan manapun mulai pukul 07.00 s/d 17.00,” kata Kepala UPT LLAJ Terminal Bangkalan, Abdul Wahab, Jumat (16/10). Lanjutnya, sistem KBM daring yang dikembangkan itu dioperasionalkan secara gratis bagi kalangan siswa SMP,MTs, SMA, SMK, dan MA, serta siswa dari sekolah setara lainnya. Tak pelak lagi, terwujudnya operasional KBM sistem daring di komplkes terminal itu jadi viral dan menuai pujian dari komunitas masyarakat. Terminal edukasi itu, sebelumnya secara resmi di-launching Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, Kamis (15/10) siang. ” Saya salut atas terwujudnya Inovasi Terminal Edukasi berbasis KBM sistem daring yanng digagas oleh Kepala UPT LLAJ Terminal Pak Abdul Wahab,” puji Rama, saat acara peresmian. Inovasi semacam ini jelas amat membantu bagi dunia pendidikan di tengah gejolak pademi Covid-19 yang masih berkempanjangan. Terutama ketika Dinas Pendidikan belum mengijinkan terlaksananya proses pembelajaran tatap muka disemua tingkatan sekolah. ”Sebagai gantinya, hingga kini proses KBM disemua tingkatan lembaga pendidikan, diganti dengan sistem daring,” tandas Rama. (ras/mik)
Komunitas Malang peduli demokrasi mendatangi Mapolresta Malang Kota.
Sidoarjo, Memorandum Menyikapi terjadinya aksi anarkis di dalam demonstrasi menolak Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) di sejumlah wilayah tanah iir, mengundang keprihatinan seluruh elemen masyarakat Sidoarjo. Mereka menggelar deklarasi damai menolak dan mengecam aksi unjuk rasa yang diikuti berbagai ormas, tokoh lintas agama (FKUB), mahasiswa, pelajar, dan seluruh elemen masyarakat Sidoarjo di Mapolresta Sidoarjo, Jumat (16/10). Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sidoarjo Idam Kholid menjelaskan, deklarasi seperti ini sangat penting karena selama ini
ang semua unjuk rasa yang us menolak UU Omnibus Law yang telah disah-kan DPR RI itu disertaii dengan aksi anarkis. “Untuk antisipasii ka kejadian serupa, maka semua FKUB dan elemen masyarakat di Sidoarjo menggelar deklarasi damai menolak dan mengecam aksi anarkis saat ada unjuk rasa,” kata Idam Kholid. Ia menambahkan, penyampaian aspirasi masyarakat itu ada aturannya. Tidak bisa menyampaikan aspirasi dengan anarkisme, karena anarkisme bagian dari residu demokrasi. “Kami menolak cara-cara penyampaian aspirasi dengan cara anarkisme, karena
past ada penunggang gelap pasti da dalam anarkisme,” tamb bahnya. Sementara itu, K Kapolresta Sidoarjo K Kombespol Sumardji m mengatakan, untuk mengantisipasi kegiatan unjuk rasa yang berujung anarkis, pihaknya akan melibatkan elemen masyarakat dalam pengawasan saat unjuk rasa. “Tugas mereka mengawasi apabila ada pengunjuk rasa atau penumpang gelap dalam unjuk rasa tersebut. Untuk segera menangkap selanjutnya diserahkan ke pihak polisi untuk dilakukan penindakan,” pungkas Kombespol Sumardji. (ags/her/jok/mik)
pihaknya menyerahkan sembako dan obat herbal untuk ketahanan fisik keluarga di rumah, serta mengingatkan pentingnya menerapkan protokol kesehatan untuk meminimalkan potensi penyebaran Covid-19 di lingkungan sekitar. “Ini wujud dukungan Polri kepada warga dengan memberikan dukungan moral agar segera bangkit,” ucapnya. Harapannya, kata Pandia, masyarakat bisa terus bangkit dengan adanya kunjungan dan perhatian seperti ini. Sehingga mereka tidak patah semangat. Pandia juga memerintahkan Bhabinkamtibmas di masing-masing kelurahan
/ desa terus memantau dan memastikan keluarga terkonfirmasi mendapatkan pelayanan yang baik, menerapkan protokol kesehatan dan tidak mendapatkan stigma negatif, serta seluruh lingkungan mendukung dengan menggerakkan gerakan masyarakat sehat demi kepentingan bersama. “Anggota kita juga terus kita perintahkan untuk memastikan memantau kondisi warganya yang sedang menjalani karantina,” tuturnya. Pandia menyebut, tanpa dukungan dari masyarakat, maka program pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan tidak akan bisa berjalan maksimal. (fir/mad/mik)
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Jumat (16/10). Barang tersebut dijajakan kepada Didik Syarif Hidayat yang juga telah diamankan oleh polisi. Keduanya dijebloskan ke dalam
Bangkalan, Memorandum Kreativitas Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan menyulap salah satu ruang di lantai dua kompleks Terminal Tangguh Covid-19 Kabupaten Bangkalan dapat pujian Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra. Ruang tersebut dijadikan basis kegiatan belajarmengajar (KBM) sistem daring.
FOTO: MEMORANDUM/FDN
“Tersangka telah mengedarkan satu plastik klip yang di dalamnya berisi kristal warna putih sabu-sabu dengan berat 0,46 gram,” beber Kasatreskoba,
Malang, Memorandum Komunitas Malang Peduli Demokrasi (MPD) mengapresiasi langkah Kepolisian Polresta Malang Kota dalam menangani aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Malang, Jumat (16/10). Sehingga dengan penanganan yang sigap dari petugas, aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh, tidak sampai meluas. asih “Kami berterimakasih dengan langkah Polresta Malang Kota, dalam penanganan aksi unjuk rasa. Karena, sebagian dari kami ini, sedang melakukan pameran D UMKM di gedung DPRD Kota Malang,” terang Ki Wahyu Hidayat saat turut hadir di acara tersebut. Pada kesempatan itu, komunitas memberikan beberapa bunga sebagai simbol kedamaian. Bunga tersebut diterima langsung Kapolresta Malang Kota. Juga pembacaan puisi Rossa Romlah, dari Perempuan Kebaya Malang Raya. Selain itu, dinyanyikan lagu-
Deklarasi digelar di depan gedung Pemkab Lumajang.
Lintas Agama dan Ormas Deklarasi Tolak Anarkisme Lumajang, Memorandum Berbagai tokoh lintas organisasi masyarakat (ormas) di Kabupaten Lumajang yang menggelar deklarasi pernyataan sikap n menolak tindakan kekerasan b dan anarkisme di depan Pemkab Lumajang, Jumat (16/10). Ormas itu terdiri dari terdiri dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Diknas SMA, Banser NU, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Pancasila (PP), dan beberapa organisasi masa lainnya. Ketua PD Muhammadiyah Lumajang H Suharyo dalam orasinya dihadapan peserta deklarasi menyampaikan, bahwa Indonesia harus aman, tentram, serta tertib damai, dan nyaman. Sehingga harus tercipta kondusifitas
da tidak ada anarkisme di Lumajang. dan “Kami menolak adanya anarkisme, atau aksi aksi kekerasan dalam gerakan unjuk rasa ataupun gerakan apapun yang dapat memecah belah bangsa, karena a agamapun melarang adanya perpecahan d dimasyarakat,” ujarnya. Selain itu, Sekretaris Pemuda Pancasila Ahmad, meminta kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kebersamaan dan jangan sampai terprovokasi informasi dalam bentuk apapun, sehingga menyebabkan perpecahan masyarakat dan bangsa. “Lumajang adalah bagian dari NKRI, harus tetap aman dan kita semua selaku warga masyarakat harus tetap menciptakan rasa aman,” kata Ahmad. Adapun dalam deklarasi tersebut, Para
Peserta Deklarasi secara bersama sama menyampaikan pernyataan sikap di antaranya, 1.Mendukung TNI – POLRI dalam mengamankan dan menindak tegas segala bentuk aksi Anarkis.2. Mengecam dan mengutuk keras segala bentuk aksi anarkhis yang dilakukan massa aksi Unjuk Rasa atau siapapun yang mengakibatkan kerusakan fasilitas umum dan kerugian lain 3. Menghimbau untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid 19 dengan tidak berkerumun sehingga tidak menibulkan klaster baru. “Pernyataan ini kami dibuat untuk mejaga kamtibmas kedamaian dan persatuan demi bangsa dan keutuhan NKRI,” tandasnya. (tri/mik)
KTS Batik Tawangsari Ikuti Zoom Meeting Bareng Kapolda Probolinggo, Memorandum Kampung Tangguh Semeru (KTS) Batik Tawangsari, di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, mendapat kesempatan mengikuti kegiatan zoom meeting bersama Kapolda Jawa Timur dalam kegiatan reses Komisi III DPR-RI dari Mapolda Jatim, Kamis (16/10). Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya yang diwakili Kasatbinmas AKP Retno Utami. Dihadiri juga oleh Kapolsek Mayangan Kompol Bambang Ponco, Danramil
Mayangan Kapten Ifantri Eko Hartono, Camat Mayangan M Abbas, Lurah Jati Endah Kumalasari, Pamit Binmas dan anggota Bhabinkamtibmas, serta Ketua dan Relawan KTS Tawangsari Tomy Wahyu Prakoso. Giat sore itu, peserta dan para undangan lebih banyak mendengarkan paparan yang disampaikan Komisi III tentang perkembangan Covid 19 dan
bagaimana penanganannya. Sedangkan dari Kapolda Jawa Timur Irjenpol M Fadil Imran lebih banyak memberikan arahan tentang kamtibmas di wilayah masing masing terutama di wilayah yang sedang melaksanakan pesta demokrasi atau pilkada. Us a i g i a t , Ka p o l re s Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya, melalui Kasat Binmas AKP Retno Utami menjelaskan, Kapolda Jatim juga menyoroti perlunya anggaran untuk desa di KTS guna memutus mata rantai Covid-19.
Bahkan, meminta bhabinkamtibmas harus bisa mengatasi problem solving, deteksi dini, dan pendekatan masyarakat sehingga jika ada suatu permasalahan cepat, tepat, dan mudah diatasi. “Intinya Kapolda Jatim meminta untuk mempergunakan dana penyerapan agar digunakan secara maksimal dan cepat dimanfaatkan agar warga sejahtera. Harus waspada dan hati - hati setiap gerakan yang dilakukan polri dalam menjalankan tugas sehari - hari,” ujar AKP Retno Utami. (mhd/mik)
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Wakjo dan Hisyam alias Neo.
rutan Polres Gresik untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Selain mengamankan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp. 1 juta yang diduga sebagai hasil dari transaksi jual beli barang haram. Serta satu buah HP Vivo warna gold. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Neo dijerat dengan pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Sedangkan Wakjo dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Subsider pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Hingga saat ini kasus masih terus dikembangkan untuk mencari potensi adanya pelaku lain,” pungkas perwira dengan tiga balok itu. (and/har/mik)
Amankan Unras, Polresta Malang Kota Terima Apresiasi
FOTO: MEMORANDUM/RAS
FOTO: MEMORANDUM/AND
Satreskoba Polres Gresik Bekuk Dua Budak Sabu Gresik, Memorandum Jajaran Satreskoba Polres Gresik meringkus dua tersangka penjual dan pembeli sabu jaringan peredaran narkoba di jalan sekitar Kelurahan Tambak Osowilangun, Kecamatan BenowoSurabaya di rumahnya. Tersangka yang menjadi pengecer diketahui bernama Hisyam alias Neo (30), warga kelurahan Tambak Osowilangun RT 1/RW 1, Kecamatan Benowo - Surabaya. Ia harus berurusan dengan aparat kepolisian setelah kedapatan menjajakan barang narkotika jenis sabu-sabu. Kasatreskoba Polres Gresik AKP Hery Kusnanto mengungkapkan, tersangka ditangkap sekitar jam 16.00 di kediamannya. Ia tidak bisa mengelak dan mengakui perbuatannya.
SABTU LEGI 17 OKTOBER 2020 HALAMAN 6-7
Perwakilan KTS Batik Tawangsari mengikuti zoom meeting bersama kapolda dalam reses Komisi III DPR RI dari ruang Rupatama Mapolda Jatim.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SABTU LEGI, 17 OKTOBER 2020 HALAMAN 8
Pasuruan, Memorandum Pengendara dibuat tidak nyaman saat melintas di jalan penghubung Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok, dan Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Ruas jalan penghubung antarkecamatan ini rusak parah. Pantauan di lokasi, ruas jalan yang rusak ini masih berupa jalan makadam sepanjang 500 meter. Jalan setempat sangat tidak nyaman untuk dilewati. Utamanya saat malam hari. Karena penerangan minim, maka harus ekstra hati-hati agar tidak terjatuh. “Kondisi ini semakin parah kalau musim penghujan. Karena jalannya makadam,
kalau habis hujan pasti becek dan meyulitkan pengguna jalan. Kalau malam juga. Bagi warga setempat mungkin tidak terlalu masalah karena terbiasa tapi kalau warga luar yang melintas pasti kesulitan,” ungkap Darsono, salah satu warga setempat. Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Eko Suryono menyebut, pihaknya berharap agar ruas jalan setempat segera
mendapatkan perhatian berupa perbaikan. Sebab, jalan ini merupakan akses utama bagi warga Alastlogo yang hendak menuju Pasar Nguling. Kerusakan jalan ini pun bisa berimbas pada ekonomi warga setempat. Jika jalan baik maka ekonomi masyarakat dapat terangkat “Banyak warga setempat yang berjualan ke Pasar Nguling menggunakan jalan milik kabupaten ini. Kalau diperbaiki, tentunya pasti akan berimbas positif pada perekonomian warga. Memang sudah agak lama tidak mendapatkan perbaikan. Dengan rehab tentu semua akan diuntungkan,” pungkasnya. (rul/lis)
Bupati Maryoto Audiensi dengan Mahasiswa
Jalan Alastlogo-Sumberanyar yang menjadi penghubung antarkecamatan rusak.
Bupati Kediri Dampingi Gubernur Jatim Kunjungi Kampung KB Ringinrejo
FOTO: MEMORANDUM/FIR
bagaimana, draft-nya ada beTulungagung, Memorandum berapa, mau draft mana yang Demi untuk menjaga kedijadikan patokan,” terangnya. tertiban dan ketenteraman Sementara Bupati Maryodaerahnya, Bupati Maryoto to Birowo menjelaskan, tanda Birowo mendukung kesetangan yang diberikannya pakatan Aliansi Mahasiswa dalam kesepakatan terseTulungagung. Puluhan mabut artinya mendukung agar hasiswa menghadiri audipermintaan mahasiswa Tuensi dengan Bupati Maryoto lungagung untuk memohon Birowo di Pendopo Kongas pemerintah memperhatikan Arum Kusumaning Bongso, kembali Undang Undang kemarin. Omnibus Law Cipta Kerja. Audiensi ini dilakukan “Ini kan masih permosekaligus sebagai upaya buhonan. Kita mendukung itu pati memastikan kondusifipermohonan kepada presitas Kabupaten Tulungagung den agar kembali mempertetap terjaga pasca-unjuk hatikan aturan yang telah rasa selama dua hari teradibuat,” ungkapnya. khir menuntut pemerintah Hal ini, lanjut Bupati membatalkan Omnibus Law Maryoto, dilakukan karena Undang Undang Cipta Kerja. Bupati Maryoto bersama perwakilan mahasiswa respons masyarakat terhaBagus, perwakilan peserta Tulungagung. dap undang undang tersebut audiensi mengapresiasi sisangat keras, dan dikhawatirkap bupati Tulungagung yang Selain itu, tuntutan penolakan masih memikirkan nasib rakyatnya tersebut dilakukan dengan jalan kan bisa mengganggu kondusifitas dengan menyetujui tuntutan maha- meminta pemerintah mengeluarkan masyarakat Tulungagung. “Karena kita melihat kondusisiswa. “Artinya pak bupati ini masih peraturan pemerintah pengganti memikirkan kepentingan rakyat yang undang undang (perpu) atau me- fitas masyarakat saat ini terhadap menginginkan undang undang terse- nunda pelaksanaan Undang Undang undang undang itu,” pungkasbut ditunda atau dibatalkan,” ujarnya. Omnibus Law. “Mau judicial review nya. (fir/mad/lis/*)
FOTO: MEMORANDUM/ALV
Korem 081/DSJ Serahkan Hibah Keramik untuk Masjid Al Baroya Madiun, Memorandum Guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat di wilayah binaannya, Korem 081/DSJ menunjukkan kepeduliannya dengan menyerahkan bantuan berupa hibah keramik untuk Masjid Al Baroya di Desa Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Kamis (15/10). Secara simbolis diserahkan langsung Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho kepada Ketua Takmir Masjid Al Baroya Marjoko. Danrem mengatakan, jika hibah keramik yang diberikan itu sudah merupakan program dari komando atas yang diperuntukkan untuk tempat ibadah, khususnya masjid. Ditambahkan, dengan adanya bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat pembangunan yang tengah dilakukan. “Saya berharap masyarakat setempat dapat segera mempunyai tempat ibadah yang semakin nyaman dan membuat mereka semakin rajin beribadah, khususnya dalam salat berjamaah,” kata Waris. Waris mengajak untuk sama-sama berdoa agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan, serta supaya pandemi Covid-19 dapat segera berakhir dan dapat menjalani kehidupan secara normal kembali. Sementara itu, Marjoko mewakili masyarakat lainnya yang ada di sana, mengucapkan terima kasih atas bantuan hibah keramik yang diberikan tersebut. “Semoga bantuan yang diberikan itu nantinya menjadi amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir,” katanya. (*/alv/lis)
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Jalan Penghubung Lekok-Nguling Rusak
Kediri, Memorandum Dalam kunjungan kerjanya di Kediri, pada 4 Oktober 2020, rangkaian akhir kegiatan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Pawaransa adalah mengunjungi dan monitoring Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Desa/Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Di kampung KB itu Gubernur Khofifah didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Sukaryo Teguh Santoso serta Bupati Kediri Haryanti Sutrisno, dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Rombongan Gubernur Khofifah dan Bupati Haryanti tiba di Kampung KB Ringinrejo sekitar pukul 16.30. Sesampainya di sana Gubernur Khofifah dan Bupati Haryanti langsung membagikan 100 paket sembako dan 500 masker kain gratis kepada warga. Gubernur meminta agar masyarakat menjaga jarak dan tidak berkerumun, supaya tidak ada penyebaran virus corona dalam kegiatan ini. Didampingi Bupati Haryanti, Gubernur Khofifah juga memberikan bantuan mesin jahit kepada kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) Kampung KB Ringinrejo. “Di sini merupakan salah satu dari 82 Kampung KB di Kabupaten Kediri. Tentunya Kampung KB harus dibangun secara spesifik. Bukan hanya terkait pengendalian angka
Bupati Kediri bersama Gubernur Khofifah membagikan bantuan di kampung KB.
kelahiran, tetapi bagaimana hidup secara harmoni. Bagaimana membangun keluarga yang berkualitas. Dan ini akan menjadi satu kesatuan,” kata Khofifah. Pihaknya berharap, Kampung KB Ringinrejo menjadi referensi kampung yang produktif. “Apalagi di sini akan didirikan desa wisata Kali Bendo. Selain itu terus ikut serta dalam upaya menekan kasus Covid-19 dengan selalu memakai masker di mana pun berada. Karena edukasi akan lebih efektif jika dilakukan sampai ke bawah. Kerukunan warga Desa Ringinrejo ini akan menjadi contoh bagi kita semua. Pada saat kondisi pandemi Covid-19 war-
ganya tetap hidup rukun dan saling menghargai, serta menghormati antara yang satu dengan lainnya,” tuturnya. Di tempat sama, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Sukaryo Teguh Santoso menyampaikan dibentuknya Kampung KB adalah untuk meningkatkan kesejahteraan warganya. “Yang terpilih menjadi Kampung KB adalah desa yang memerlukan perhatian lebih intensif dari pemerintah. Sehingga kesejahteraan warganya akan meningkat,” ujarnya. Sementara itu Bupati Kediri Haryanti Sutrisno mengatakan, di sini
bantuan-bantuan yang diberikan pemerintah merupakan stimulus, supaya warga bisa bekerja dengan lebih baik lagi. “Kami tidak hanya sekedar membantu, tetapi juga memberikan motivasi dan mendorong agar warga lebih produktif dalam segala hal. Tujuannya demi kemajuan ekonomi,” terangnya. Pihaknya berharap melalui Kampung KB, akan berdampak pada pengendalian angka kelahiran. “Semoga kampung KB di Kabupaten Kediri selalu sukses. Dan harapan saya dapat mengendalikan angka kelahiran di Kabupaten Kediri,” pungkas Haryanti. (kominfo/mad/lis)
Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho menyerahkan hibah keramik. BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA PENGUMUMAN: KANTOR PERTANAHAN KOTA SURABAYA II (Tentang Sertipikat hilang) PROVINSI JAWA TIMUR JL KREMBANGAN BARAT NOMER 57 SURABAYA, TELP (031)3531476, FAX (031)3531477
Nomor: 1471/300-35.80/X/2020
Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa: No
NAMA ALAMAT PEMOHON
1
Nasikin, S.PD Bertindak untuk dan atas nama JAM’IYAH NAHDLATUL ULAMA KECAMATAN TENGGILIS MEJOYO (dahulu RUNGKUT) Jl.Kendangsari Gang 4/28, Surabaya.
LETAK JALAN NIB TERDAFTAR TANGGAL a. JALAN HAK ATAS TANAH JENIS & ATAS NAMA PEMBUKUAN b . DESA/KEL. NOMOR HAK c. KEC. Hak Wakaf No. 1 Kel. Kendangsari Kec. Tenggilis Mejoyo Luas: 328 m2
-
JAM’IYAH NAHDLATUL ULAMA KECAMATAN RUNGKUT
KETERANGAN
- Surat Pernyataan di Bawah Sumpah Tanggal 30-04-1992 a. Kendangsari 27-08-2020. b. Kendangsari c. Tenggilis Mejoyo - Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan
Tanggal 09-09-2019 Nomor: SKTLK/B/3557/ IX/TUK.7.2.1/2019/SPKT/RESTABES SBY dari Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Timur Resort Kota Besar Surabaya Jalan Taman Sikatan No.1 Surabaya.
Dalam waktu 30 (Tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (Tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi.
Menjadi Pria Perkasa di Padepokan Ciptarasa Padjadjaran Lewat terapi Minyak Sari Sanggar Buana, Impotensi dijamin Sembuh BANYAK problem rumah tanggal muncul ketika seorang pria ingin mem bahagiakan dan memuaskan pasanganya. Hal ini tentu saja tidak bisa dianggap sepele dan diremahkan. Karena semakin dibiarkan dan tidak ada tindakan maka bukan mustahil akan semakin bertambah parah dan menjadi berbagai permasalahan. Hal ini akan berpengaruh terhadap keharmonisan pasa ngan suami istri. Namun jika memiliki masalah seperti itu, tidak perlu khawatir cukup datang ke salah satu pengo batan tradisional atau klinik yang memberi penyelesaian atas problem pria yang tak mampu memberikan istri kebahagiaan atau kepuasan sewaktu diranjang. Klinik itu milik Muh
Yusuf dan Mbah Udin Sidik dari Banten Kidul. Klinik ini beralamatkan di Jl. Ngagel Rejo Kidul Gg Bratang IC/8 Surabaya telepon 081 1320074445 085730074443 Menurut Muh. Yusuf dan Mbah Udin Sidik, Pria yang mengalami problem atau masalah kejantanan biasanya mengalami penyumbatan atau penyem pitan syaraf-syaraf dan peredaran darah di saluran alat vital tersebut. Untuk itu perlu dilakukan terapi secara khusus untuk mengatasinya. Terapi yang dilakukan terdadap pasien yang mengalami gangguan keper kasaan atau ejakulasi dini pertama kali akan dipijat dengan menggunakan minyak sari sanggar buana. Pijatan dilakukan disemua anggota badan sampai ketelapak kaki dan menuju kebagian alat vital. Tujuannya untuk membuka atau memperbaiki syaraf -syaraf
alat vital yang tersumbat atau terjepit dan menyempit. Selain pengobatan secara terapi pemijatan atau alternatif yang mengunakan ramuan tradisional dalam mengobatati juga disertai do'a khusus. Setelah pengobatan pasien dilarang mencucu atau memberikan alat vital tersebut selama 3 jam dan tidak boleh berhubungna suam istri selama 3 hari. Reaksi baru bisa dirasakan insya Allah setelah 40 menit setelah terapi "aman 100% tidak ada efek samping" karena tidak memakai bahan kimia. Tanpa disuntik silikon bebas untuk semua ras dan agama. Muh. Yusuf dan Mbak Udin Sidik beliau siap membantu dengan terapi dan dibantu dengan do'a-do'a khusus. Insya Allah dengan pernuh keyakinan atas rahmat dari kuasanya segala penyakit bisa terobati (Adv)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Indra Anugrah Hardiantoko, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH Direktur: MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Choirul Shodiq SH MH Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Pemimpin Perusahaan: Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Yoyok Khayatullah AMD SE Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR Puskesmas Ranuyoso Gencar Sosialisasi Pencegahan Covid-19 warga yang terkonfirmasi, namun sekarang sudah sembuh. Itupun warga yang datang dari luar kota,” terang Kepala Puskesmas Ranuyoso dr Mieke Dwi Hayuningtiyas ketika ditemui Memorandum, Jumat (16/10). Mieke menjelaskan, hampir setiap hari pihaknya selalu berkomunikasi dengan Forkopimcam Ranuyoso untuk melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19
Wisata Budaya Persit Korem 081/DSJ
dari satu desa ke desa lainnya. “Beberapa hari terakhir ini kami dengan Forkopimcam Ranuyoso mela-
kukan operasi yustisi di beberapa tempat yang sudah disepakati,” pungkas Mieke. (adv/tri/lis)
FOTO: MEMORANDUM/KOM
Bunda Indah turut menyerahkan bantuan bedah rumah dari Baznas Kabupaten Lumajang.
disampaikan secara cepat agar masyarakat di Kabupaten Lumajang memiliki kehidupan yang layak. Di sisi lain, Kepala Desa Nguter S Leman menyampaikan pihaknya bersama Pemerintah Desa Nguter akan turut membantu pelaksanaan bedah rumah. Dirinya juga memastikan bantuan yang diberikan akan disampaikan secara terbuka dan transparan. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan sembako dari Dinas Sosial Kabupaten Lumajang. (kom/tri/lis)
Sharing Pembahasan Raperda APBD 2021
FOTO: MEMORANDUM/ALV
Madiun, Memorandum Sebagai Ketua Persit KCK Koorcab Rem 081 PD V/ Brawijaya, Dewi Waris Ari Nugroho terus berupaya untuk meningkatkan kebersamaan di antara anggotanya. Berbagai upaya Anggota Persit Korem 081/DSJ di lodilakukan untuk kasi wisata Tangkuban Perahu. mewujudkannya, mulai dengan kegiatan olahraga dan belajar membatik. Salah satu upaya lain yakni dengan wisata budaya ke Gunung Tangkuban Perahu yang syarat akan nilai budaya, karena merupakan cerita rakyat yang terkenal dari daerah Jawa Barat. Ditemui di sela kegiatan yang dilakukannya, Dewi Waris mengungkapkan tujuan dan harapannya untuk lebih meningkatkan lagi kebersamaan dan kekompakan. Dirinya menilai hal itu sangat diperlukan guna lebih mengoptimalkan peran dan tugas mereka sebagai anggota persit. “Sebagai anggota persit, tentunya selain mempunyai peran dan tanggung jawab di dalam keluarga, juga dituntut untuk melaksanakan berbagai tugas kepersitan. Salah satunya hadir membantu masyarakat, seperti dengan berbagai kegiatan baksos yang sering kami lakukan,” jelasnya di Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu, Lembang, Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/10). “Meski kami harus balance dalam melakukan peran dan tugas kami, namun hal itu menjadi kebanggaan dan pengabdian kami sebagai istri seorang prajurit,” pungkasnya. (*/alv/lis)
Gedung Puskesmas Ranuyoso lengkap dengan fasilitas kesehatannya.
Lumajang, Memorandum Wakil Bupati Indah Amperawati bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lumajang memberikan bantuan bedah rumah kepada salah satu warga Dusun Krajan Tengah, Desa Nguter, Kecamatan Pasirian, Kamis (15/10). Wabup yang akrab disapa Bunda Indah itu berharap bantuan yang diberikan melalui Baznas Kabupaten Lumajang bisa menjadi manfaat bagi keluarga penerima bantuan. “Mudah-mudahan bermanfaat dan membawa kebaikan untuk semuanya,” terangnya. Bunda Indah juga meminta agar kepala desa Nguter yang juga hadir dalam kesempatan itu memantau warganya yang kurang sejahtera. Sementara, Ketua Baznas Kabupaten Lumajang Atok Hasan Sanusi menyampaikan terima kasih atas informasi yang diberikan oleh masyarakat, sehingga salah satu warga Desa Nguter bisa menerima bantuan dari bedah rumah. Dirinya berharap, informasi demikian, bisa
Legislator Kabupaten Madiun Kunjungi DPRD Kabupaten Blitar Blitar, Memorandum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar menerima kunjungan komisi D DPRD Kabupaten Madiun, Senin (5/10). Kunjungan ini dalam rangka sharing terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2021. Kedatangan para wakil rakyat dari Kota Gadis diterima Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Edy Sutikno didampingi Sekretaris Komisi III Panoto. Hadir pula dalam agenda tersebut anggota komisi III DPRD Kabupaten Blitar. Ketua DPRD Kabupaten Madiun H Feri Sudartono mengungkapkan, kedatangan komisi D DPRD Kabupaten Madiun ke DPRD Kabupaten Blitar adalah dalam rangka mencari masukan dan data terkait raperda pembahasan APBD Tahun Anggaran 2021. “Kami dari DPRD Kabupaten Madiun datang dengan jumlah 19 orang. Tujuan kami ke sini (Blitar) dalam rangka
mencari masukan dan data data terkait raperda pembahasan APBD Tahun Anggaran 2021,” ungkapnya. Sementara itu, Sekretarias Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Panoto menyampaikan, untuk Kabupaten Blitar terkait APBD 2021 masih masuk pada tingkat KUA PPAS belum ke tingkat raperda. “Sesuai jadwal baru minggu depan bupati menyampaikan raperda APBD 2021,” jelasnya. Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Madiun Feri Sudartono menyampaikan, untuk Kabupaten Madiun terkait pelaksanaan pembangunan dan kegiatan fisik agak molor. Namun demikian Kabupaten Madiun sudah menyelesaikan Renja Tahun 2021. “Harapan kami kedepan perencanaan bisa lebih awak. Agar pelaksanaan pembangunan dan kegiatan fisik di Kabupaten Madiun tidak molor,” pungkasnya. (adv/nus/lis)
FOTO: MEMORANDUM/NUS
Untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, mayoritas warganya adalah berprofesi sebagai petani dan pedagang. Herannya, di masa pedemi seperti sekarang ini, hampir seluruh warga Kecamatan Ranuyoso tidak terkorfirmasi Covid-19. Hal itu dikarenakan masyarakatnya selalu patuh dengan protokol kesehatan (prokes) yang telah ditetapkan oleh pemerintah. “Kemarin sempat ada satu
bekerja sama dengan kepala desa. Adapun edukasi yang diberikan kepada masyarakat adalah tentang protokol kesehatan (prokes). Salah satunya adalah, mematuhi 3 M. Mencuci tangan menggunakan sabun, memakai Masker serta menjaga jarak, dan jauhi kerumunan. “Alhamdulillah, hingga saat ini masyarakat Ranuyoso masih patuh dengan aturan yang kami berikan sehingga mereka terbebas dari Covid-19,” tuturnya. Dijelaskan pula, sosialisasi kepada masyarakat Ranuyoso tersebut selalu dilakukan minimal dua hari sekali dengan tempat yang berpindah pindah
Baznas Serahkan Bantuan Bedah Rumah
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Lumajang, Memorandum Selama masa pandemi, Puskesmas Ranuyoso rajin mengedukasi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 bagi masyarakat. Ini dilakukan bekerja sama dengan forkopimcam.
SABTU LEGI, 17 OKTOBER 2020 HALAMAN 9
Kunjungan Komisi D DPRD Kabupaten Madiun di DPRD Kabupaten Blitar
Semangat Satgas TMMD Ke-109
FOTO: MEMORANDUM/TYO
Kapendam V/Brawijaya: Menyentuh Rute Napak Tilas Jenderal Sudirman
Anggota satgas dan warga Desa Tebluru istirahat siang.
Pernah Gagal Jadi TNI Lamongan, Memorandum Di tengah-tengah istirahat bekerja, Muhajirin warga Desa Tebluru, Kecamatan Solokuro, bercerita kepada satgas TMMD ke-109 Kodim Lamongan, kalau dirinya pernah mendaftar TNI. “Dulu saya pernah mendaftar sebagai prajurit TNI, namun sayangnya saya gagal. Dan saya sudah mencoba beberapa kali pun hasilnya sama,” kata Muhajirin. Ia mengatakan, menjadi seorang TNI itu merupakan cita-cita yang sangat ia
damba. Namun, Muhajirin menganggap takdirnya tidak menjadi seorang TNI. “Menjadi TNI memang cita-cita saya sejak lama. Selain untuk membanggakan orang tua, menjadi TNI juga sebagai pengabdian saya. Tapi nasib berkata lain, saya tidak lolos penerimaan walaupun sudah beberapa kali saya ikuti,” katanya. Mendengar hal itu, anggota satgas Sertu Deby mengatakan, semuanya itu ada hikmahnya. “Mungkin Allah punya rencana lain yang lebih baik lagi untuk bapak,” ujar Deby. (tyo/lis)
Surabaya, Memorandum Jajaran Kodam V/Brawijaya melaksanakan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 tahun 2020 yang difokuskan di tiga titik. Salah satu sasarannya merupakan tempat bersejarah, karena lokasi tersebut merupakan rute gerilya Jenderal Sudirman dalam memperjuangkan kemerdekaan. Lokasi yang dimaksud yakni di Dusun Magersari, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. “Untuk wilayah TMMD KodamV/Brawijaya difokuskan tiga titik, yakni di Kabupaten Nganjuk, Lamongan, dan Sidoarjo. Untuk lokasi yang di Nganjuk ada nilai sejarahnya, bahkan sampai sekarang ada kegiatan napak tilas gerilya Jenderal Sudirman,” ujar Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) V/Brawijaya Kolonel Arm Imam Haryadi. Ditambahkan Imam, dengan adanya TMMD ini diharapkan dapat membawa perubahan di segala bidang. Salah satunya warga desa dapat meningkatkan ekonomi keluarganya, seperti halnya dengan desa lain yang sudah lebih maju. Sedangkan pembangunan fisik yang dilakukan di Nganjuk yakni peninggian badan jalan sepanjang 2,5 Km dengan lebar jalan 3 meter. “Selain jalan di Nganjuk juga dilakukan program rumah tidak layak huni, dan kegiatan nonfisik,” lanjut perwira dengan pangkat tiga melati di pundak ini. Adanya TMMD ini otomatis dusun yang sebelumnya tampak lengang ini, kini diwarnai dengan banyaknya pasukan berbaju doreng. Namun itu malah membuat warga sangat senang, bahkan mereka mengizinkan rumahnya di tempati oleh satgas TMMD, salah satunya Mbah Painem. “Mbah Painem merasa senang melihat adanya TNI yang sekarang ini membangun dusunnya, ditambah lagi dirinya mengingat bagaimana orang tuanya dulu pernah bercerita bahwa Panglima Besar Jenderal Sudirman pernah singgah di Desa Bajulan, berserta para prajuritnya,” lanjut Imam. Sedangkan untuk TMMD Kodim Sidoarjo pengerjaan fisik berfokus di Desa Kedungkembar, Kecamatan Prambon. Satgas bersama masyarakat terus mempercepat pembangunan di tujuh lokasi sasaran fisik. Dipaparkan Imam, bila pada hari ke-18 proyek pembangunan secara umum telah mencapai 75 persen. “Ada tiga lokasi program pembangunan TMMD yang beberapa hari
Satgas bersama warga bergotong royong mengecor jalan desa.
lagi rampung, yakni pembangunan pagar sekolah SDN 4, normalisasi Kali Avor, dan penyangga jalan dari Kedungkembar sampai Desa Simpang,” papar Imam. Begitu juga TMMD yang dilaksanakan di wilayah Kodim Lamongan, pengerjaan fisik yang difokuskan di Desa Tebluru, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, ini tidak lama lagi sudah bisa dinikmati masyarakat. Perwira yang pernah menjabat sebagai Wakil Asisten Intelijen Kasdam Brawijaya ini mengambil contoh pengerjaan bak pembagi air berukuran 2,5 x 2,5 meter. “Kebutuhan air di Desa Tebluru ini sangatlah penting bagi rumah tangga maupun persawahan. Sebab mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani,” lanjut Imam. Dalam pengerjaan proyek fisik ini, ditegaskan Imam bila satgas bersama masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan untuk memutus penyebaran Covid-19. Seperti halanya, sebelum ke lapangan mereka mengukur suhu tubuh, dan selama melaksanakan tugasnya tetap menggunakan masker. “Petugas kesehatan selalu siap 24 jam
Kapendam V/Brawijaya Kolonel Arm Imam Haryadi
untuk memberikan pertolongan apabila ada anggota maupun warga setempat yang kurang sehat,” tambahnya. Sebagaimana diketahui, program TMMD 109 ini menyasar desa terisolir yang ada di lima kodim jajaran Kodam V/ Brawijaya. Karena pelaksanaannya di tengah pandemi Covid-19, sehingga TMMD 109 difokuskan di tiga wilayah, yakni Kabupaten Lamongan, Sidoarjo, dan Nganjuk. Sedangkan anggaran dua wilayah yang seharusnya turut dalam TMMD 109, dialihkan membantu upaya penanganan Covid-19 di wilayah Jawa Timur. (pendam5/lis/*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
SABTU LEGI, 17 OKTOBER 2020 HALAMAN 10
Mojokerto, Memorandum Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria memimpin rapat terbatas (Ratas) percepatan penanganan Covid -19. Ratas bersama tim gugus tugas juga dihadiri Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi juga melibatkan pakar epidemiologi Covid-19 Dr Windu Purnomo, dr MS melalui video conference, Kamis (15/10). Rapat digelar ruang rapat RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, untuk menentukan strategi tindaklanjut percepatan penanganan corona virus disease 2019 di Kota Mojokerto. Achmad Rizal Zakaria meminta masyarakat tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak. “Saat ini secara umum situasi cukup baik.Tapi tetap harus diwaspadai, karena belakangan sering terjadi demo dan kampanye yang bisa menjadi penyebaran virus. Testing harus tetap dilakukan dan hasil harus segera dilaporkan sebagai bahan pengambilan kebijakan,” tegas Achmad Rizal Zakaria. Lanjut Achmad Rizal Zakaria, wabah virus corona yang berkepanjangan memang telah menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat. Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasinya. Baik terhadap penyebaran virus itu sendiri maupun dampak sosialnya. Sementara Dr Windu Purnomo dr MS menyampaikan, percepatan penanganan Covid-19 akan berhasil bilamana semua pihak disiplin didalam pelaksanaan protokol kesehatan. Setiap kriteria zona memiliki langkah penanganan yang berbeda pula. Misalnya untuk daerah dalam zona merah maka masyarakat harus berada di rumah, dilarang ada perjalanan dan pertemuan publik,tempat umum harus ditutup, sekolah dilakukan secara daring dan lain-lain. “Secara prinsip, bila ada satu orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 maka resikonya adalah bisa menulari satu orang lain atau bahkan lebih,” ucapnya. Pada kesempatan itu, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi mengatakan, pencegahan penyebaran virus Covid -19, polisi bersama pemerintah telah mengkampanyekan disiplin protokol kesehatan. Bahkan tim gabungan terus menggelar operasi yustisi menindak warga yang tidak disiplin. Disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan bukan karena dipaksa tapi memang sudah menjadi kewajiban setiap warga dalam era pandemi Covid-19. “Mari bersatu padu bersama pemerintah memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan,” pungkas kapolres. (war/day)
Ribuan APK Paslon Bupati Mojokerto Melanggar Mojokerto, Memorandum Ribuan alat peraga kampanye (APK) pasangan calon Bupati Mojokerto dan Wakil Bupati Mojokerto melanggar aturan. APK ini ditertibkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto bersama Satpol PP Kabupaten Mojokerto, Jumat (16/10). Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto Aris Fahrudin Ashat mengatakan, banyak APK tidak tertib aturan di 18 kecamatan se Kabupaten Mojokerto. Dirinya masih menemukan APK yang dipaku di pohon, pemasangan APK di kantor pemerintah, tempat ibadah, lembaga pendidikan, termasuk fasilitas umum. “Jumlah APK melanggar dan ditertibkan mencapai ribuan,” ungkap Aris Fahrudin Ashat. Penertiban APK dilakukan berkala setiap 10 hari sekali selama tahapan kampanye. Hasil temuan APK menjadi bahan rekomendasi penanganan pelanggaran oleh KPU Kabupaten Mojokerto terhadap pasangan calon kepala daerah. “Hasil pengawasan panwas desa dan panwascam di inventarisir dan registrasi sebagai penanganan pelanggaran. Setelah itu Bawaslu menggelar pleno untuk rekomendasi ke KPU,” tandasnya Sementara Kepala Satpol PP Kabupaten Mojokerto Noerhono menambahkan, penertiban APK sesuai permintaan Bawaslu. Karena yang mengetahui bentuk pelanggaran APK adalah Bawaslu. Petugas mencopot APK yang dipasang ngawur, dan merusak keindahan dan pemandangan di sepanjang jalan.(war/day)
Keempat pelaku adalah Achmad Fauzi (19), warga Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Rochim (44), warga Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya, Dera Mei Faris (24), warga Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, dan Muhammad Sandi Novianto (25), warga Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. Kapolsek Gedeg AKP Edy Purwo Santoso mengatakan, komplotan sabu antarkota itu terbongkar berawal dari penangkapan Achmad Fauzi (19) di warung kopi Taman Brantas Indah (TBI) Jalan Raya Lespadangan, Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto,
AKP Edy Purwo Santoso menunjukkan tersangka dan barang bukti.
Kamis (8/10) lalu. Dari tangan pelaku Achmad Fauzi, petugas mengamankan barang bukti sabu seberat 0,28
gram tersimpan dalam bungkus rokok kosong, dan satu handphone merk Vivo V5. Dari keterangan Achmad
Fauzi, petugas kembali meringkus Rochim (44), Sabtu (10/10) di kamar kos di Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg,
Kabupaten Mojokerto, sekira pukul 12.00. Dari tangan Fauzi, polisi mengamankan barang bukti sabu dengan berat 0,33 gram, serta alat hisab. “Rochim ditangkap saat mengkonsumsi sabu,” ungkapnya. Menangkap dua tersangka, polisi terus mengembangkan pemeriksaan. Hasilnya Dera Mei Faris (24) dan Muhammad Sandi Novianto (25) ikut diamankan polisi. Keduanya ditangkap, Sabtu (10/10) sekira pukul 19.00. “Kedua pelaku juga diamankan barang bukti sabu seberat 0,15 gram sisa dikonsumsi,” terangnya. Lanjut AKP Edy Purwo Santoso, keempat pelaku kini mendekam di penjara kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan. “Karena perbuatanya, 4 pelaku dijerat Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman 4 tahun penjara,” tandas Edy Purwo Santoso. (no/day)
Polres Jombang Bersama Ormas Kota Santri Deklarasi Antianarkisme Jombang, Memorandum Polres Jombang menggelar deklarasi anti anarkisme, Jumat (16/10) pagi. Deklarasi dengan tema ‘Jaga Persatuan dan Kesatuan’ dipimpin Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho diikuti ormas kota santri, diantaranya GP Ansor, Pemuda Pancasila, Banser, FKDM, Kokam, serta per wakilan dinas pendidikan. AKBP Agung Setyo Nugroho mengungkapkan, deklarasi ini bertujuan menjaga kota santri dari aksi kerusuhan serta anarkisme. “Polri bersama elemen masyarakat menolak aksi anarkis yang ditimbulkan adanya aksi unjuk rasa seperti terjadi di Surabaya, Jakarta dan wilayah lainnya. Jadi kita sama-sama menjaga agar di Kabupaten Jombang ini menciptakan situasi aman d a n k o n d u s i f ,” u j a r n y a , Jum’at (16/10). Kapolres Jombang menghimbau seluruh masyarakat tidak termakan berita hoax untuk mengacaukan situasi keamanan dan ketertiban. “Alhamdulillah, aksi unjuk rasa di Jombang berjalan aman. Kami juga berpesan agar tidak terprofokasi berita-berita yang tidak benar,” pungkasnya. Bentuk komitmen men-
jaga Jombang, ormas yang hadir melakukan penandatanganan kesepakatan anti anarkisme. Dimana berisikan 6 poin, diantaranya menolak segala bentuk tindak kekerasan anarkisme. Tidak mudah terhasut / terprovokasi dari pihak manapun juga. Menjalin kerukunan antar umat beragama, persatuan dan kesatuan bangsa demi keutuhan NKRI. Poin ke empat sampai enam berbunyi, Ikut ber-
peran aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Memetuhi protokol kesehatan dalam setiap kegiatan untuk mencegah sebaran Covid-19, serta Bersama-sama ciptakan suasana masyarakat Jombang Beriman yang sejuk, damai dan berkarakter. (wan/day)
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN
Wawali Pimpin Ratas Penanganan Covid-19
Mojokerto, Memorandum Jajaran Polsek Gedeg membongkar empat pelaku sindikat sabu antarkota,Jumat (16/10).
Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho memimpin deklarasi antianarkisme.
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Wawali Achmad Rizal Zakaria bersama kapolres rapat penanganan Covid-19.
Sindikat Sabu Antarkota Dibongkar
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
FOTO: MEMORANDUM/ANWAR
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyerahkan secara simbolis sertifikat di Desa Pengampon.
Program PTSL Desa Pengampon
Bupati Jombang Bagikan Ribuan Sertifikat Jombang, Memorandum Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyerahkan sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) kepada warga Desa Pengampon, Kecamatan Kabuh, Kamis (15/10). Orang nomor satu di Pemkab Jombang ini didampingi kepala BPN Jombang Tutik Agustiningsih, asisten I, staf ahli, kabag humas dan jajaran Forkopimcam Kabuh. Total 1.062 sertifikat dibagikan kepada warga. Mundjidah Wahab mengatakan, program PTSL massal membantu warga dalam mengurus dan mendapatkan sertifikat tanah dengan mudah dan cepat. Sehingga ke depan tidak akan terjadi perselisihan tanah dimasyarakat. Apalagi tanah warisan rentan terjadi perselisihan. “Program PTSL merupakan sarana yang tepat bagi warga untuk mendapatkan sertifikat tanah dengan mudah dan cepat. Hal ini sangat penting, untuk menghindari perselisihan persoalan atas tanah dimasyarakat,” ujar Mundjidah Wahab, Kamis (15/10). Mundjidah Wahab mewanti-wanti warga penerima sertifikat untuk menyimpan dan menjaga dengan baik. “Apabila sertifikat dijadikan agunan di bank untuk membuka usaha atau menyekolahkan anak, pastikan tidak asal dalam memilih bank. Lebih baiknya di simpan di bank resmi milik pemerintah,” pesan bupati.
Bupati Mundjidah Wahab berharap pembagian sertifikat mendorong Desa Pengampon semakin maju, aman, tentram dan sejahtera warganya. “Semoga setelah memperoleh sertifikat tanah, Desa Pegampon semakin maju. Aman, tentram, dan sejahtera seluruh warganya,” pungkas Mundjidah. Sementara itu Kepala BPN Jombang Tutik Agustiningsih menyatakan, program PTSL di-launching, ada program Prona. Namun Prona tidak bisa menyelesaikan sertifikat lebih banyak. Karena terkait dengan ketersediaan anggaran negara. “Sebelumnya kepala desa merasa tidak yakin akan merealisasikan sertifikat sebanyak ini secara wajar. Karena program Prona anggarannya tidak sebesar sekarang. Namun program PTSL anggarannya sudah diperbanyak sehingga BPN bisa merealisasikan jumlah sertifikat lebih banyak, semoga ini bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya. (hms/adv/day)
Hj Mundjidah Wahab
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
DEWI RENGGANIS
SABTU LEGI, 17 OKTOBER 2020 HALAMAN 11
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Bencana Alam Hidrometeorologi
Jember, Memorandum Memasuki musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melaksanakan apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana hidrometeorologi, Jumat (16/10). Hadir dalam apel tersebut Plt Bupati Jember Drs KH Abdul Muqit Arief, Dandim 0824 Letkol Inf La Ode M Nurdin, PMI Jember Zaenal Marzuki, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo, perwakilan polres, dan semua instansi terkait sebanyak 120 orang. Abdul Muqit Arief mengatakan, di wilayah Kabupaten Jember ada beberapa titik daerah berpotensi bencana. Seperti, di Kecamatan Panti ada tanah longsor dan banjir, serta puting beliung di daerah Kalisat. Pihaknya mempersiapkan lebih awal penanggulangannya. “Kalau dulu kami bersikap reaktif, tetapi sekarang bersikap preventif. Sebelum terjadi bencana, kami bersiaga seawal mungkin dengan melibatkan seluruh komponen baik TNI, Polri, BPBD, PMI, relawan, dan lainnya,” ungkap dia. Dalam apel siaga bertempat di halaman Makodim 0824/Jember, Plt Bupati Abdul Muqid Arif didampingi Komandan Kodim 0824/Jember Let-
kol Inf La Ode M Nurdin memastikan kesiapan personel dan peralatan pendukung untuk penanganan bencana alam di Kabupaten Jember. “Apel ini dilakukan sebagai bentuk dari kewaspadaan terhadap bencana alam di wilayah Kabupaten Jember. Alat yang digunakan harus dipersiapkan, mulai dari kendaraan, peralatan, dan personel. Harus ada kontrol secara berkala oleh instansi terkait,” urai Abdul Muqit Arief. Ia menambahkan semoga Jember diselamatkan serta dijauhkan dari bencana. “Semoga kita semua dijauhkan dari bencana,” harap dia. Sedangkan Dandim 0824/Jember Letkol Inf Laode M Nurdin menyampaikan, edukasi kepada masyarakat yang berada atau tinggal di daerah rawan bencana. Tujuannya, agar mereka sadar, mengerti, memahami dan waspada serta tanggap, tindakan apa yang harus dilakukan tatkala terjadi bencana termasuk juga pasca bencana. “Kami sudah membuat peta kera-
Dicelurit dari Belakang Ironisnya, Suhandi menderita luka bacok hingga roboh bersimbah darah persis di depan rumah mertuanya, Jalan WonosariWetan IIE/5. Informasi yang dihimpun Memorandum, selama ini korban dan pelaku memang sering cekcok. Tapi ketika nyaris duel, keduanya berhasil dilerai dan diredam warga setempat. “Korban dan pelaku memang sudah lama bermusuhan dan
Sambungan dari halaman 1
sering cekcok hingga nyaris berkelahi. Namun selalu gagal karena dipisah warga,” ungkap MH, tetangga korban. Ditanyakan apa motif pembacokan itu, MH, menduga pelaku cemburu dan curiga terhadap korban dan khawatir istrinya direbut. Puncaknya, saat kampung dalam keadaan sepi, pelaku mendatangi rumah korban. MN yang telah membawa celurit langsung membacok
Suhandi dari belakang. “Kebetulan waktu kejadian, kampung sepi dan tidak ada orang. Bahkan, yang melihat pembantaian itu adalah anak korban. Menurut dia, posisi ayahnya sedang menghidupkan motor. Kemudian dibacok dari belakang,” beber MH. Pemuda ini mengungkapkan, kali pertama Mat Nadim membacok Suhandi, berhasil mengenai tangannya. Kaget
Polisi Ungkap Penyelundupan Ratusan Satwa... Di antaranya tiga ekor kakak tua dan satu ekor bayan hijau. “Modus tersangka menyimpan burung-burung itu di dalam paralon,” ungkap Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum. Terbongkarnya kasus ini, setelah polisi melakukan penggerebekan di rumah tersangka, Jalan Kalimas Baru. Di lokasi tersebut ditemukan tiga ekor burung kakak tua jambul kuning dan seekor burung bayan hijau. “Tersangka ini memelihara burung-burung tersebut di rumahnya,” jelas Ganis. Taufik mengaku, jika ratusan burung-burung langka itu diselundupkan dari Makassar memakai kapal motor (KM) Dharma Kencana. Laporan dari Taufik ini, selanjutnya ditindaklanjuti polisi bersama BKSDA untuk mencari keberadaan kapal itu di Pelabuhan Tanjung Perak.
Ancam Korban Pakai Sajam dilakukan dan menangkap Edi di rumahnya. Ketika penggeledahan di rumah pelaku, ditemukan dua motor hasil kejahatannya. Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum mengungkapkan, keterangan Edi, yang menjadi sasaran pembegalan memang para drivel ojol. “Ketika diinterogasi tersangka telah beraksi di 12 TKP. Di antaranya Surabaya dan Gresik,” ungkap Ganis. Kejahatan yang dilakukan Edi, dimulai dirinya berangkat dari Bangkalan, Madura, dengan bekal sajam jenis celurit dan rantai besi. Sesampai di Surabaya, dia lalu memesan ojol untuk mengantarkannya ke suatu tempat. “Sasaran tersangka adalah driver ojol. Ia selalu memesan secara
Marah-Marah “Bikin tik tok!!!! duh duh!!!! kasian deh!!!! makiiiiiiinnn susaaaaah hidupnyaaa aminnnn!!! no job!! no job!! kaciannn!!! mending gebuk-gebukan yuk biar makin penyok hidung lo!!!!,” tulis Olla Ramlan dalam instagram stories miliknya. “A: ada berapa banyak sih orang terdekat kamu???” B: sebentar.... saya hitung ketika dapat musibah.... Ali bin Abi Thalib. A: Olla ada berapa banyak sih orang terdekat kamu??? B: Banyak sih tapi sebentar jumlahnya gue kurangin dulu nih dari personel grup WA yang ngejelekin gue,” tulis Olla Ramlan lagi. Tak hanya itu, Olla Ramlan juga menuliskan tentang seseorang yang meninggalkannya. Dia juga menyebut seseorang tersebut adalah pengkhianat. “Hai kalian para pengkhianat yang sadarlah siapa aja...Ni ya gue sumpah!!! sumpah kalian ancur seancur-ancurnya!!! hahahaha sumpah
wanan dan mendirikan posko-posko kebencanaan dan sudah berjalan di kodim serta masing-masing koramil. Kami akan pelihara datanya, karena data update dibutuhkan,” terangnya. Sementara itu Heru Widagdo menerangkan dalam penanggulangan bencana ada yang disebut pentaheli atau corong petugas pentaheli itu meliputi masyarakat dan media yang memberikan informasi kepada masyarakat yang benar dan tidak memberikan kepanikan pada warga. “Kami bergerak menurut mekanisme. Bagaimana kami menggerakkan warga dalam rangka pendampingan. Fasilitator pada warga, memberikan informasi,” ucapnya. Ketika ditanya apakah sudah ada petugas BPBD yang dipersiapkan di lokasi yang berpotensi bencana, Heru menjawab tidak ada. Itu karena keterbatasan personel BPBD Jember. Selama ini menggunakan potensi yang ada seperti relawan. “Seperti di daerah Puger ada relawan Rimba Laut. Di daerah Watu Ulo ada relawan Beranjang alas dan banyak lainnya. Itu yang kami gunakan untuk mengambil tindakan yang lebih cepat,” pungkas dia.(edy/udi)
Sambungan dari halaman 1
Ternyata benar, setelah menemukan kapal tersebut juga didapati ratusan burung yang disimpan dalam kardus dan sejumlah barang untuk mengelabuhi petugas. “Burung diselundupkan dan hendak dijual ke pemesan yang ada di wilayah Solo, Tasikmalaya, Bandung, dan Jawa Timur,” beber Ganis. Untuk pengirimannya, tersangka menggunakan jasa ekspedisi dengan memasukkannya ke paralon agar tidak ketahuan. Ganis mengatakan, burung-burung langka ini diambil dari alam liar untuk diperjualbelikan. Untuk harga di pasar internasional bisa mencapai Rp 30 juta. Pengakuan Taufik, burung dijual seharga Rp 1 juta hingga Rp 2 juta. “Harga termahal adalah burung tuwu dewasa seharga Rp 2 juta per ekornya,” terang Taufik kepada petugas. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 offline,” beber Ganis. Seperti yang dialami korban terakhir. Awalnya ia disuruh disuruh mengantarkan pelaku ke Margomulyo. Ketika berada di tempat sepi, korban dipaksa turun sambil diancam memakai celurit. Karena takut, korban menyerahkan motornya tanpa bisa berbuat apa-apa. “Jika melawan, tersangka tidak segan-segan melukai korbannya,” pungkas Ganis. Edi mengaku, dirinya beraksi di 12 lokasi berbeda. Setiap berhasil, motor langsung dijua ke penadah di Madura. Harganya bervariasi antara Rp 2 juta hingga Rp 3 juta. “Selain merampas motor, saya juga pernah menggelapkan kendaraan sebanyak tiga kali,” akunya. (rio/nov)
Sambungan dari halaman 1 gue tahu kan pasti kejadian!!!” papar Olla Ramlan lagi. Saat tengah berbincang dengan salah satu makeup artis, Olla Ramlan juga bicara mengenai masalah teman yang meninggalkannya. “Ya kalau nggak mau nungguin nggak apa-apa, karena cinta itu nggak bisa dipaksa, rasa itu nggak bisa dipaksa,” buka Olla Ramlan. “Haha nggak bisa dipaksa, di kamu yeay cinta itu direbut bukan dipaksa,” jawab sang makeup artis. “Bolehkah aku merebut cintamu? jadi mau pulang cepet nih? sudah lama nggak ketemu, setahun nggak ketemu, aku kan ditinggalin banyak orang nih masa kamu mau ninggalin aku juga sih, berani sih sebut nama bentar lagi aja,” kata Olla Ramlan. “Coba sebut siapa namanya,” beber sang makeup artis.
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Pemkab Siapkan Penanggulangan Lebih Awal
Plt Bupati Jember KH Abdul Muqit Arief didampingi Dandim 0824 Letkol Inf La Ode M Nurdin mengecek peralatan penanggulangan bencana.
dan tidak siap serangan pelaku, korban berupaya menghindar dengan berlari meski menahan sakit. Hanya saja, Nadim tetap mengejar dan membacok korban secara membabi buta. Akibatnya, wajah dan dada kanan korban kali ini yang terkoyak terkena bacokan. Terluka parah membuat kondisi Suhandi terhuyung-huyung lalu roboh. Mendapati musuhnya tidak berdaya, Mat Nadim segera melarikan diri. Anak korban yang kebetulan melihat bapaknya berdarah-darah seketika histeris. Warga yang mendengar teriakan itu, bergegas menghampiri rumah korban dan menghubungi pihak kepolisian. Setelah
diidentifikasi petugas, jenazah Achmad Suhandi selanjutnya dibawa ke RSU dr Soetomo. Ketua RT setempat, Abdul Rohim (52), mengatakan saat kejadian korban hendak ke Pasar Wonokusumo menjemput istrinya yang berbelanja. Suhandi, kemudian mengeluarkan motor dan menghidupkan mesinnya. Mendadak muncul pelaku dan membacoknya dari belakang. Abdul menambahkan, keterangan seorang warganya, anak korban yang masih di bawah umur ketika melihat bapaknya dibacok, segera lari ke rumah saudaranya menggunakan sepeda di Tenggumung untuk meminta bantuan. Setelah itu,
saudara korban, Soim, yang mengetahui Suhandi tewas secepatnya melapor ke Polsek Semampir hingga diteruskan ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Abdul mengatakan, sebelum membacok Suhandi, pelaku mondar-mandir di sekitar rumah korban. “Setelah membacok korban, pelakukabur sambil menenteng celurit keluar gang ke arah Wonokusumo dengan berjalan kaki. Yang tahu malah anak-anak kecil,” ujarnya. Abdul tidak bisa menguraikan secara detail apa penyebab Mat Nadim menghabisi Suhandi. Sebab, kebanyakan warga yang tinggal di sini, pernah dicemburui pelaku.
Gagal Edarkan 14 Ribu Butir Happy Five butir pil happy five. Oleh tersangka, barang bukti tersebut disimpan di dalam koper berwarna cokelat. Dari hasil interogasi, dia mengaku masih memiliki barang bukti lain di rumahnya. “Untuk kepentingan pengembangan, kami keler tersangka ke rumahnya. Hasilnya, kami temukan satu poket sabu, tujuh buah timbangan elektrik, satu bendel plastik klip dan tiga buah HP,” terang Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Jumat (16/10) siang.
Memo menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang menyebut adanya peredaran narkoba jenis pil happy five. Dari petunjuk itu juga, diketahui jika tersangka bukan warga Surabaya. “Tersangka hanya mengedarkan di sini (Surabaya, red),” lanjut Memo. Berbekal itu, penyelidikan petugas meruncing ke kawasan Jemursari. Di lokasi tersebut, Suyatno diketahui hendak meletakkan ranjau di pinggir jalan. Tidak
Sambungan dari halaman 1 ingin kehilangan target, petugas langsung membekuk pria ini tanpa perlawanan. “Tersangka sempat berupaya melarikan diri,” jelas alumni Akpol 2002 itu. Suyatno mengaku, bisnis haramnya dikendalikan dari seorang napi di Lapas Banyuwangi. Oleh napi berinisial DN itu, Suyatno diperintah untuk mengedarkan sekaligus mengirim pil happy five maupun sabu-sabu. “Dari pengiriman narkoba itu, saya mendapat upah lumayan besar Pak,” ujar tersangka. (fdn/nov)
Pasutri Berkelahi, Istri Tewas Kapolsek Mulyorejo Kompol Enny P Rustam saat dikonfirmasi melalui HP-nya, kemarin. Ketika Memorandum ke lokasi, seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya menjelaskan, bahwa pasutri tersebut tinggal di rumah anaknya. “Itu rumah anaknya. Infonya yang mengetahui keduanya terluka adalah anaknya ketika pagi hari. Kemudian berteriak meminta bantuan warga,” ucap
Sambungan dari halaman 1 pria tersebut. Ditanya mengenai penyebab kejadian tersebut, pria ini enggan menjelaskan secara rinci, sebab ia juga tak tahu pasti kronologi pertengkaran yang berujung tewasnya Go Rilk Hwie. “Saya tidak berani Mas, biar polisi saja yang menjelaskannya. Yang saya tahu ada sebuah palu ukuran sedang di lokasi,” ujarnya.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi Kanitreskrim Polsek Mulyorejo Iptu Harun mengaku masih menyelidiki kejadian tersebut. “Iya mereka pasutri. Ini masih kami selidiki. Untuk terlapornya sang suami masih dirawat di rumah sakit. Sedangkan korban yang tewas telah dibawa ke ke kamar jenazah RSU dr Soetomo,” tutur Harun. (iah/nov)
11:12:13 vs Suami Almarhumah Asanti vs Almarhum Suami Susanti kebiasaan baru: selalu mengancam minta cerai setiap bertengkar. Suatu hari, setelah terlibat pertengkaran besar-besaran dengan Nana, Indra berjalan tak tentu arah sampai ke gerbang perumahan. Ia mendekati rombong bakso dan duduk di bangku kecil yang disediakan si abang bakso. Indra memindahkan pentolan-pentolan bakso dari mangkuk di tangan kirinya ke mulut tanpa merasakan panas-dinginnya kuah. Tanpa merasakan pedasnya sambal. Bahkan tanpa menyadari kehadiran seorang perempuan yang dia kenal. “Assalamualaikum,” sapa perempuan itu. Susanti. Indra bergeming. Tidak menolah, apalagi menjawab. “Assalamualaikum, Pak Indra,” kata Susanti mengulangi sapaannya. Indra masih belum merespons. Dia menyendok pentol bakso terakhir dari mangkuknya dan hendak memasukkan ke mulut. “Pak, disapa Bu Dewanti ini lho,” kata
Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum membenarkan kejadian pembacokan yang menyebabkan tewasnya korban. “Identitas pelaku sudah kami kantongi dan saat ini masih dalam pengejaran anggota. Pelaku memang bertetangga dengan korban,” kata Ganis. Hal senada juga dikatakan Kapolsek Semampir Kompol Agus Aryanto. Anggotanya juga masih memburu pelaku karena kabur setelah membunuh korban. Pihaknya juga memintai keterangan saksi-saksi di lokasi. “Pelaku ini memang terkenal cemburuan. Selain itu, juga kerap cekcok dengan korban,” jelas Aryanto. (rio/nov)
penjual bakso sambil menepuk pundak Indra. Gragap… Indra terkejut. Tangannya bergerak tak terkontrol hingga sendok berisi pentol tadi menyenggol dagunya dan terjatuh. “Maaf,” katanya sambil memandang Susanti lekat-lekat. “Monggo pinarak Bu,” tambahnya sambil bergeser, menyisakan jatah tempat duduk untuk satu orang di bangku kecil yang didudukinya. Pulang dari tukang bakso, mereka berjalan kaki pulang. Berduaan. Tempat tinggal mereka memang searah. Cuma, rumah Indra lebih jauh ke dalam, sedangkan rumah dan tempat usaha Susanti hanya berjarak beberapa langkah dari gerbang. Sesampai di depan rumahnya, Susanti memersilakan Indra mampir. Mungkin sekadar iseng, tapi di telinga Indra ini seperti kesempatan yang sudah lama dia nanti-nantikan. Mereka ngobrol di ruang depan, yang sengaja didesain terbuka untuk menerima para pelanggan laundry. Susanti menemani
Sambungan dari halaman 1
ngobrol Indra sambil mempersiapkan segala sesuatu untuk menerima kedatangan pelanggan. Setelah obrolan ngalor-ngidul, ngetan-ngulon, sampailah pembicaraan pada masa kecil mereka. Indra menceritakan masa kecilnya di Trenggalek bersama Dewanti Asanti, saudara kembar Dewani Susanti. Banyak kenangan indah yang diungkapkan Indra, dan Susanti dengan penuh perhatian mendengarkan. Sesekali Susanti menyela dengan menyatakan sikapnya sangat mirip dengan sikap kakak kembarnya. Bahkan tipe lelaki idaman mereka pun tidak jauh berbeda. “Kalau Pak Indra kurang percaya, lihat foto ini,” kata Susanti sambil memperlihatkan dua lembar foto pengantin. Foto pasangan Dewanti Susanti vs almarhum suaminya dan foto pasangan almarhumah Dewanti Asanti vs suaminya. Melihat foto-foto itu, Indra merasa bahwa lelaki yang berdiri di samping Susanti dan Asanti adalah dirinya sendiri. Mereka bertiga memang 11:12:13. (bersambung)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA Puluhan Tokoh Gresik Deklarasi Antianarkis
SABTU LEGI, 17 OKTOBER 2020 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA
nan yang telah berhasil dilakukan dan telah dirasakan masyarakat harus terus dijaga. Jangan sampai ada tindakan anarkisme dari oknum tertentu yang bisa mengganggu kenyamanan masyarakat. “Maka dirasa perlu secara bersama-sama saling menjaga serta antisipasi atas tindakan maupun kegiatan oknum yang mengganggu kondusifitas kamtibmas,” ujar mantan Kapolres Ponorogo. Selain itu, alumnus Akpol 2001 itu juga mengajak semua pihak untuk memerangi pemberitaan hoax. Seiring dengan maraknya berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan tersebar kepada masyarakat. “Jangan terprovokasi, mari kita antisipasi pemberitaan hoax. Jaga kondusifitas Kabupaten Gresik,” tegas perwira dengan dua melati. Sementara itu Pj Sekda Gresik yang mewakili Bupati Sambari Halim Radianto secara tegas mendukung deklarasi antianarkis. Dengan harapan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam masyarakat. “Jangan sampai terjadi kerusuhan di mana-mana, khususnya di Kabupaten Gresik,” tutur mantan kepala Bakorwil Bojonegoro itu.
Pria Lamongan Tewas di Kontrakan
Pembacaan deklarasi antianarkis oleh para tokoh Kabupaten Gresik.
Ia juga mengapresiasi, sejauh ini TNI-Polri beserta masyarakat dan instansi lain secara gotong-royong
mencegah terjadinya penyebaran Covid-19. Maka dari itu, di tengah kondisi krisis kesehatan yang meng-
arah pada krisis ekonomi ini, asisten III Pemprov Jatim itu berharap kondisi kamtibmas Kota Pudak tetap terjaga.
Komisi C Minta Siswa SMP dan SMA Masuk Sekolah Bojonegoro, Memorandum Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro Natasha Devianti meminta pembelajaran tatap muka bagi siswa SMP dan SMA sederajat segera dilaksanakan. Sebab, pihaknya mendengar banyak para wali murid ingin anaknya belajar di sekolah. Untuk belajar tatap muka, ada beberapa syarat yang harus dilakukan. Salah satunya orang tua harus membuat surat pernyataan telah memberikan izin bila anaknya belajar di sekolah. “Selain itu kami juga meminta dinas pendidikan memberlaku-
Gresik, Memorandum Penemuan mayat semakin sering terjadi di Kabupaten Gresik. Kali ini Heri Agus Supriyadi (44), warga Desa Rejotengah, Kecamatan Deket, Lamongan, ditemukan tewas di kontrakannya, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kamis (15/10) petang. Saat ditemukan, Heri hanya mengenakan celana pendek berwarna merah marun. Tergeletak dengan posisi tertelungkup di dekat kasur. Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti mengungkapkan, penemuan jasad korban diketahui pertama kali oleh warga sekitar. Saat itu saksi Bambang Cahyono Yunanto (52), curiga lantaran seharian korban tidak kelihatan. Saat itu kontrakan korban kondisi tertutup. Karena penasaran, saksi lantas membuka pintu belakang. “Setelah pintu terbuka, diketahui korban sudah tak bernyawa dalam posisi telungkup ke lantai,” beber Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti. Oleh saksi, peristiwa tersebut dilaporkan ke RT setempat. Kemudian diteruskan ke aparat kepolisian guna melakukan penyelidikan lebih lanjut. Masih menurut Bima, dari pemeriksaan luar dan identifikasi Polres Gresik tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dari keterangan saksi dan keluarga, Heri memiliki riwayat penyakit asma. “Berdasarkan data dari Puskesmas Manyarejo, korban tidak terpapar Covid-19,” ujar dia. Selanjutnya, jasad korban dibawa ke RSUD Ibnu Sina Kebomas guna kepentingan visum et repertum.(and/har/udi)
kan belajar tatap muka secara bergantian dan tidak ada jam istirahat,” beber Sasa sapaan akrabnya, Jumat (16/10). Dia menceritakan, para orang tua bahkan ada yang protes ke kepala sekolah. Sebab, mereka merasa telah membiayai anaknya untuk sekolah, tapi tidak kunjung ada belajar tatap muka. Politisi PDI-P ini menegaskan komisi yang membidangi pendidikan dan kesehatan itu tatap muka itu tidak berlaku bagi siswa TK dan SD. “Mereka, khususnya anak TK, kadang masih susah pakai masker,” kata dia.(top/har/udi)
Natasha Devianti bertemu warga saat reses DPRD Kabupaten Bojonegoro.
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ TYO
Raperda Belum Disahkan, E-Parkir Dioperasikan
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ HAN
Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo memberikan masker kepada masyarakat.
Sambil Gowes, Danrem Bagikan Masker Surabaya, Memorandum Danrem 084/ Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo gowes bareng bersama para pejabat utama korem dan dandim jajaran, Jumat (16/10). Dalam kegiatan tersebut juga membagikan masker kepada masyarakat. Sebelum berangkat, danrem dan peserta harus menjalani prosedur pemeriksaan kesehatan. Di antaranya pengecekan tekanan darah, serta pemanasan sebelum bersepeda. “Pemanasan tersebut untuk menghindari jangan sampai terjadi cedera otot selama perjalanan,” ujar Kapnerem Mayor Inf Agung Prasetyo Budi. Dijelaskan Agung, gowes tersebut menempuh jarak sekitar 25 Km, dengan berakhir di Makodim Sidoarjo. “Sambil gowes, danrem membagikan masker kepada masyarakat yang berada di check point yang sudah ditentukan,” pungkas Agung.(tyo/udi)
“Tetap jaga kerukunan. Jaga Jawa Timur, Jaga Gresik,” pungkasnya. (and/har/udi)
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Hadir dalam acara itu Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Pj Sekda Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno, dan Kasdim 0817 Mayor Inf Sugeng. Dari kalangan organisasi perangkat daerah (OPD) ada Kepala Kesbangpol Gresik Darman, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim cabang Gresik Puji Hastuti, serta perwakilan Dispendik Gresik Kasdari. Sementara dari elemen organisasi kemasyarakatan dari Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) KH Ni’am, Pemuda LDII Heriawan, Pemuda Pancasila I Made Agus, Ketua Senkom Gresik Putut Edi, Formateur PC GP Ansor Gresik Abdul Rokhim, dan Banser NU Gresik Erik. Mereka secara bersama-sama membacakan dua poin deklarasi antianarkis yang dipimpin KH Ni’am. Dua poin tersebut terkait kesediaan menjaga kondusifitas kamtibmas di Kabupaten Gresik. Serta mengutuk keras segala bentuk anarkisme dan vandalisme karena tidak sesuai dengan budaya dan cita-cita luhur bangsa Indonesia. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto sebagai leading sector deklarasi mengatakan, semangat pembangu-
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Gresik, Memorandum Puluhan tokoh dari berbagai elemen masyarakat menggelar deklarasi antianarkis di ruang Mandala Bakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Jumat (16/10). Deklarasi ini bertujuan menciptakan kondisi aman,tertib, dan kondusif di Gresik.
Mesin e-parkir di depan Pasar Gresik.
Gresik, Memorandum Penggunaan mesin elektronik parkir (e-parkir) di Pasar Gresik belum dioperasikan secara resmi. Sebab, masih menunggu pengesahan raperda tentang e-parkir. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik Nanang Setiawan menjelaskan, pihaknya masih menunggu raperda disahkan. Ini terkait untuk mengoperasikan e-parkir, dibutuhkan juru parkir resmi. Sedangkan alokasi untuk dana jukir belum tertera di aturan. “Kami butuh aturan untuk mengakomodirnya. Pada 2019 sudah kami serahkan drafnya” ujar Nanang Setiawan, Jumat (16/10) Sampai saat ini Nanang juga tidak mengetahui alasan molornya pengesahan raperda tersebut. Nanang memperlihatkan chat WathsApp dengan seorang anggota dewan untuk menanyakan jadwal paripurna terkait pengesahan raperda yang sudah selesai diproses. Dan jawabannya masih belum. Tidak hanya sekali, pada beberapa kesempatan, ia mengaku pertanyaan yang sama juga diajukan. Selain itu, nantinya tarif parkir pun juga akan berubah dan akan menggunakan klasifikasi sistem zonasi. “Nanti ada zonasi standar, zonasi A dan zonasi B. Untuk standar roda dua dikenakan tarif Rp 2.000, zonasi A Rp 3.000, sedangkan zonasi B Rp 2.500. Lebih lanjut nantinya akan diatur dalam perbup.” tambahnya.
Selebihnya, Nanang mengaku urusan lainnya sudah beres. Utamanya terkait kerja sama dengan Bank Jatim, BCA dan Bank Mandiri. Ia menjelaskan, nantinya pembayaran e-parkir akan menggunakan e-money dan flazz BCA. Sementara itu, saat ini fasilitas parkir di pasar Gresik masih menggunakan sistem lama, yakni bayar di tempat kepada Jukir. Bedanya, sembari menunggu raperda disahkan, mesin e-parkir di operasikan oleh jukir. Para Jukir yang mengenakan rompi dari Dishub membeli kepada dishub karcis e-parkir senilai Rp 1 juta. “Kami membeli karcis ke dishub Rp 1 juta. Jadi kami yang isi saldo. Nanti habis, isi lagi. Ya istilahnya nalangi dulu. Nanti masyarakat bayarnya masih seperti biasa, secara langsung,” tutur jukir Pasar Gresik yang tidak mau disebutkan namanya. Ia menambahkan sampai saat ini jukir tidak mendapat gaji dari dishub. Melainkan mendapat uang lebih dari tarif parkir. Sementara itu Nanang sendiri membenarkan jika sampai saat ini para Jukir di pasar Gresik memang tidak mendapat gaji dari Dishub, hal itu dikarenakan belum adanya peraturan yang mengatur terkait alokasi dana untuk gaji Jukir. Ia baru menunggu raperda disahkan. “Mereka, kami bekali rompi sebagai tanda bahwa mereka itu jukir dari dishub,” kata Anang. (han/har/udi)
33 Ribu Pedagang Digelontor Pinjaman Lunak Bojonegoro, Memorandum Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro memberikan pinjaman tanpa agunan kepada pedagang. Mereka akan mendapatkan Rp 25 juta per orang dengan bunga ringan. Selain itu pedagang dibekali dengan kartu pedagang produktif (KPP). Total sudah ada 33 ribu atau tepatnya 33.300 pedagang yang
diberikan KPP. Kepala Dinas Perdagangan Bojonegoro Sukaemi mengatakan, KPP bertujuan untuk pemberdayaan UMKM. Pemegang kartu nantinya diberikan fasilitasi akses bantuan permodalan maksimal Rp 25 juta dengan bunga ringan dan tanpa jaminan. Menurut dia, tujuan program KPP adalah sebagai
upaya pemberdayaan usaha mikro. Seperti melalui pelatihan, pendampingan, bantuan fasilitasi permodalan dan perbaikan sarana prasarana perdagangan. Hal itu dalam rangka menumbuhkan iklim usaha, pengembangan usaha, pembiayaan dan kemitraan. Lebih lanjut menurut dia, bunga bantuan permodalan sangat ringan dan tanpa jaminan. Dalam sebulan bunga
hanya 0,5 persen. Sasaran KPP tersebut yakni perorangan atau badan usaha perorangan. “Kalau dalam setahun bunganya hanya 6 persen saja,” tegas dia, Jumat (16/10). Pinjaman Rp 25 juta itu melalui BPR Bojonegoro. “Untuk persyaratan kami permudah. Seperti surat keterangan usaha satu desa cukup satu saja,” kata dia. (top/har/udi)
Sukaemi