Skip to main content

Memorandum Edisi 17 Juli 2021

Page 1

BACA EDISI KHUSUS

HARI BHAKTI ADHYAKSA KE-61 TERBIT 22 JULI 2021 memorandum.co.id

SABTU WAGE, 17 JULI 2021

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi

T

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

iga hari lagi, tepatnya Selasa (20/7) atau 10 Zulhijah 1442 H, umat Islam seluruh dunia memperingati Iduladha. Umat diharapkan meneladani sikap Nabi Ibrahim AS yang diminta Allah SWT menyembelih sang putra tercinta, yang masih belia. Ismail. Ismail pun akhirnya diangkat juga sebagai nabi dan rasul. Tegasnya, peringatan Iduladha tak hanya ritual penyembelihan hewan kurban belaka. Tapi, juga

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Iduladha Tak Ditiadakan Petugas mengevakuasi jenazah Isfan dari dalam kamar.

PENGHUNI RUMAH KOS LONTAR MEREGANG NYAWA

Petugas mengevakuasi jenazah Yermia di Jalan Jagir, Wonokromo.

PEMOTOR ASAL PEPE, SIDOARJO TEWAS TABRAK TIANG PJU JAGIR

PENYAKIT JANTUNG KAMBUH

Surabaya, Memorandum Penghuni kos-kosan di Jalan Lontar Telaga Indah ditemukan tewas di dalam kamar. Identitas korban korban, Isfan (56), asal Dusun Kagulan, Kelurahan Janti, Kecama Janti, Kecamatan Mojoagung, Jombang. Informasi yang dihimpun, kali pertama je jenazah Isfan diketahui oleh Nurul Anam (41), pemilik kos y yang saat itu hendak mengirim makanan ke kamar korban pada Kamis malam (15/7). “Korban sudah seminggu men mengeluh tidak  Bersambung ke halaman 11

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

 Bersambung ke halaman 2 

Petugas gabungan mengevaku mengevakuasi jenazah Nawawi di ruk ruko Jalan Nias.

Warga Gubeng Kertajaya Mati di Halaman Ruko

Ya, ada informasi jika penyakit jantung korban kambuh saat melintas di lokasi. Surabaya, Me Memorandum andum Kecelakaan Kecelakaa merenggut erenggut satu nyawa terjadi di Jalan Jagir ir Wonokromo, Jumat sore (16/7). Korban Korban, Yermia rmia Sugiharto (51), warga perumahan Ja Jaya Regency, Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Sidoarjo. arjo. Dia tewas di lokasi setelah motorny motornya menabrak enabrak tiang penerangan jalan umum ((PJU)..

AKP Heru Sudjio Kanitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya

Surabaya, Memor Memorandum tida menyangRuspandi tidak so merupaka jika kemarin sore terakhirn bertegur kan hari terakhirnya N sapa dengan Nawawi (45), Gu warga Jalan Gubeng Kertajaya. Ruspandi juga masih sempat melihat N Nawawi beraktivitas seperti b biasa. be Saat kembali bertemu pada Kamis (15/7) sekitar pukul 18.00, Ruspandi mendapati korban sudah tergeletak di teras rumah toko (ruko) Jalan Nias. Meski a awalnya mengira Nawawi tertidur, saksi akhirnya menaruh curiga. Dia mendekati korban dan berniat membangunkan.

Maria Vania Diduga kuat, pemotor ini kehilangan konsentrasi gegara penyakit jantungnya kambuh. “Ya, ada informasi jika penyakit jantung korban

M

 Bersambung ke halaman 11 

-

Meng, M tabrak b k tiang i PJU di Jagir, J i pengendara motor tewas. tewas

-

Tabrak tiang estri di makam Kembang Kuning, tiang jaler disuruh bayar.

Si Mameng (Hans Ip)

TIDAK TERBIT  Sehubungan dengan libur mempe-

ringati Hari Raya Iduladha 1442 H, Surat Kabar Harian (SKH) MEMORANDUM pada Minggu, Senin, Selasa (18,19,20 Juli 2021) tidak terbit.  MEMORANDUM Kembali terbit seperti biasa pada hari Rabu, 21 Juli 2021. Mohon pembaca dan relasi iklan memaklumi. Penerbit

Kantor Dinas Pendidikan Kota Surabaya, dia mendadak kehilangan konsentrasi.  Bersambung ke halaman 11 

Mengantuk, Pengendara Scoopy Masuk Tol

FOTO: MEMORANDUM/JAKA

aria Vania bikin heboh lagi. Kali ini lewat video di TikToknya, Maria terlihat membuat video soal dirinya yang sedang membuka baju. Dengan menggunakan kaus berwarna pink, Maria pun mengaku sudah sangat siap untuk melakukan olahraga. Saat melakukan video buka baju itu, Maria Vania terlihat menggunakan sport bra. “Vania udah siap banget nih!

dian bermula sekitar pukul 14.00. Ketika itu, korban melaju dari barat menuju timur mengendarai Yamaha Vega L 5843 HN. Setiba di depan

Terdakwa Khilfatil M Muna Dan Yano Oktavianus Albert Manopo mendengarkan vonis von hakim di PN Surabaya, Jumat (16/7).

Dua Terdakwa Penipuan Divonis Beda, JPU Banding Surabaya, Memorandum Khilfatil Muna dan Yano Oktavianus Albert Manopo (berkas terpisah) divonis berbeda. Mereka dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana penipuan bersama-sama terhadap korban, Nasuchah. “Mengadili, menyatakan terdakwa Yano Oktavianus Albert Manopo dan terdakwa Khilfatil Muna telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur

Surabaya, Memorandum Firli diamankan anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jatim di exit tol Dupak II, Jumat pagi (16/7). Itu setelah, wanita yang diperkirakan berusia 20 hingga 25 tahun tersebut nekat masuk ke jalan tol dengan mengendarai motornya.

Lebih parahnya, Firli juga tidak mengenakan helm dan masker saat itu. “Kita amankan yang bersangkutan di pintu Dupak II,” kata Panit PJR Jatim II Ipda Mathius Jaka, Jumat pagi (16/7). Informasi yang dihim Bersambung ke halaman 11  ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS

Rezeki Anak Saleh (3)

dan diancam pidana dalam pasal 378 KUHP junto pasal 55 KUHP,” tutur Ketua Majelis Hakim Johanis Hehamony, Jumat (16/7). Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan sependapat dengan pertimbangan Jaksa Penuntut Umum ( JPU) I Gede Willy Pramana dalam penuntutan. Menurut majelis, tidak ada alasan pembenar dan pemaaf atas perbuatan yang telah  Bersambung ke halaman 11 

 Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Buka Baju

kambuh saat melintas di lokasi,” kata Kanitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Heru Sudjio, kemarin. Heru menjelaskan, keja-

Disuruh Pilih, Ibu atau Istri

S

esampai di rumah, Hendar tidak tahu apa yang harus dilakukan. Dia berubah jadi pemurung dan pendiam. Berhari-hari. Tentu ini memicu Siti menanyakan alasan Hendar

Anggota PJR Ditlantas Polda Jatim mengamankan pengendara motor yang nyelonong di jalan tol.

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

 Bersambung ke halaman 11 

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SABTU WAGE, 17 JULI 2021 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

2.500 Santri Ponpes Al Amanah Divaksin Gubernur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Ahmad Muhdlor Ali dan pengasuh Ponpes Modern Al Amanah Junwangi meninjau vaksinasi 2.500 santri.

Sidoarjo, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, didampingi Bupati Ahmad Muhdlor Ali meninjau langsung proses vaksinasi 2.500 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Al Amanah Junwangi Sidoarjo, Jumat (16/7). Pengasuh Ponpes Modern Al Amanah Junwangi Sidoarjo KH Nur Kholis Misbah beserta pengurus mendampingi vaksinasi santri yang sudah dimulai sejak pagi. Vaksinasi digenjot guna meningkatkan herd immunity civitas pondok dari paparan virus Corona. “Vaksinasi santri Pondok Pesantren Modern Al Amanah Junwangi ini bagian dari ikhtiar dari upaya yang dua hari lalu sudah diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo untuk bisa maksimalisasi vaksinasi bagi pelajar dan santri,” kata Khofifah. Ditegaskannya, saat ini vaksinasi di Jatim sudah memasuki tahap ketiga. Tahap pertama untuk SDM kesehatan sudah 100 persen tercapai. Kemudian

untuk tahap kedua yaitu untuk lansia dan pelayanan publik sudah berjalan dan terus berprogres. Sedangkan untuk tahap ketiga ini, yaitu untuk masyarakat umum ditambahkan dengan kategori pelajar. “Di Jawa Timur ini, siswa SMA, SMK, SLB dan MAN kira-kira 1,3 juta. Kalau kumulatif remaja dari umur 12 tahun kira-kira 3,5 juta. Nah sekarang ini harus dibangun proses percepatan oleh seluruh bupati/wali kota se-Jawa Timur untuk ayo kita gercep (gerak cepat),” ujar gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut. Oleh sebab itu, Khofifah menegaskan, Pemprov Jatim sudah mengkoordinir secara kumulatif SD, SMP, SMA, dan juga dari kalangan pesantren

untuk dilakukan vaksinasi secara terpadu. Demi percepatan dan perluasan sasaran vaksinasi. Lebih lanjut, Khofifah juga menegaskan, bahwa semangat bersama dibangun agar pada 17 Agustus 2021 terwujud herd immunity. Minimal 70 persen warga Jatim sudah divaksin. “Saat ini capaian vaksinasi Covid-19 Jatim adalah 21 persen. Nah sekarang memang kami berharap ada percepatan supply vaksin dari pusat karena masing-masing kabupaten/kota ini semangatnya luar biasa masyarakat juga semangat yang luar biasa,” tegas Khofifah. Dropping vaksin menjadi kendala utama dalam percepatan vaksinasi. Oleh sebab itu pihaknya bertekat meminta percepatan dropping bagi Jatim. “Saya rasa Jakarta juga sedang berikhtiar jadi mudah-mudahan kita bisa segera mendapatkan suplai vaksin baru untuk bisa mewujudkan percepatan,” pungkas gubernur. (bwo/jok/epe)

PPKM Darurat, Kades Sedenganmijen Imbau Warga Patuhi Aturan Sidoarjo, Memorandum Menyikapi PPKM Darurat, Kades Sedenganmijen M Hasanuddin mengimbau warganya untuk mematuhi aturan. Salah satunya dengan tetap tinggal di rumah. "Saya imbau, warga desa tetap di rumah, mohon ditahan dulu segala bentuk aktivitas di luar rumah, kecuali ada keperluan yang sangat mendesak," kata Hasanuddin kemarin. Ia yakin, warga desa juga tidak ingin ada pandemi Covid-19 di Indonesia. "Kasus Covid-19 semakin meningkat. Saya yakin, semuanya tidak menginginkan hal ini terjadi. Jika semuanya ingin pandemi Covid-19 ini segera berlalu, mari kita mulai dari diri sen-

M Hasanuddin

diri," kata dia. Ia mengatakan, salah satu cara agar pandemi Covid-19 segera berlalu, jika warga desa mulai tertib dan patuhi protokol kesehatan. Hasanuddin juga selalu mengimbau agar warga desa selalu jaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas di luar rumah. "Tetap waspada, jaga kesehatan, patuhi protokol kesehatan; cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Selalu pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan, kurangi mobilitas dan jangan lupa senantias memanjatkan doa agar pandemi segera berlalu dan perekonomian kembali bangkit," ungkap dia. (fjr/jok/epe)

Kades Klurak Ingatkan Warga Patuhi Prokes Sidoarjo, Memorandum Pemerintah Desa (Pemdes) Klurak, Kecamatan Candi terus mengingatkan warganya agar tetap tenang dan mematuhi aturan protokol kesehatan (prokes). Imbauan ini terkait makin meningkatnya kasus Covid-19 di sejumlah daerah. Hal ini dilakukan guna tidak terjadi penyebaran dan kepanikan masyarakat. “Kami imbau semua warga jangan panik, tetap tenang, tetap waspada dan saling berperan aktif dalam pencegahan virus Corona," ujar Kepala Desa Klurak H Siswoko, Jumat (16/7). Dia juga meminta warga untuk memberikan pemahaman kepada setiap anggota keluarganya tentang pentingnya menaati anjuran pemerintah. Terutama menggunakan

masker setiap keluar rumah. Sebab, menurutnya saat ini menggunakan masker dengan baik dan benar bisa melindungi diri dari serangan Covid-19. "Jika ada anggota keluarganya yang mengalami demam, batuk dan sesak nafas, segera periksakan ke fasilitas kesehatan agar segera mendapat penanganan medis,” ucapnya. Dia juga berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan semua bisa kembali normal. Dan bersama-sama saling waspada, saling menjaga, saling mengingatkan dan berperan aktif dalam pencegahan Covid-19 untuk diri kita, keluarga, desa dan bangsa Indonesia. "Semoga rahmat dan perlindungan Allah SWT selalu menaungi kita semua,” pungkasnya. (bwo/jok/epe)

Iduladha Tak Ditiadakan memberi pelajaran penting tentang arti kesabaran yang dicontohkan oleh sikap Nabi Ibrahim AS beserta istri tercinta, Siti Hajar, maupun Nabi Ismail AS, atas perintah sang pencipta. Peringatan hari raya ini juga disebut hari raya haji. Aktivitasnya ditandai dengan wukuf atau berdiam diri di Padang Arafah tepat pada 9 Zulhijah. Aktivitas lain yang menyertai hari raya haji ini seperti tawaf (berjalan mengelilingi Kabah), sai (berjalan atau lari-lari kecil antara Bukit Shofa ke Bukit Marwa), melempar batu (jumrah) dan tahalul atau bercukur. Bagi seorang muslim, menjalankan ibadah haji ini sangat penting. Penting untuk mengukur ketakwaan atau keimanan sekaligus keislaman. Sebab, ritual yang dilakukan sepanjang pelaksanaan haji mengandung nilai-nilai

H Siswoko

Sambungan dari halaman 1 ketakwaan dan keimanan seseorang muslim. Sehingga, tak kaget jika rakyat Indonesia (negara kita) yang mayoritas penduduknya beragama Islam, selalu ingin melaksanakan ibadah ini. Bahkan! selalu berbondong-bondong dalam jumlah yang besar mencapai kisaran ratusan ribu orang. Sayangnya, dengan berbagai alasan, sejak dua tahun terakhir umat muslim Indonesia tak dapat menunaikan ibadah haji. Alasan demi alasan pelarangan menyertainya. Ada yang mengatakan akibat merajalelanya virus corona (Covid-19). Ada pula yang menegaskan umat muslim Indonesia tak dapat berhaji karena pemerintah Arab Saudi menyetop kuota kedatangan untuk orang Indonesia. Alhasil, beberapa alasan itu oleh banyak kalangan umat Islam dianggap

tidak masuk akal. Faktanya jutaan orang umat Islam Indonesia setiap tahun telah membayar agar dapat menunaikan ibadah haji, ibadah yang paling istimewa bagi umat muslim. Lantas apa masalahnya kok umat Islam Indonesia dua tahun terakhir ini tidak dapat menunaikan ibadah haji untuk memenuhi kebutuhan keimanannya? Alasan kuat apa yang mampu meyakinkan umat muslim Indonesia dapat menerima “pencekalan” haji? Tentu kini jawaban itu tak akan mungkin diperoleh. Suka tak suka, senang tak senang, umat Islam Indonesia dipaksa untuk sabar dan ikhlas menjaga ketakwaan dan keimanan seperti dicontohkan Nabi Ibrahim AS yang ujian kesabaran dan keihlasannya tak dapat dibandingkan dengan umat Islam saat ini.(*)

Plh Kades Panggreh: Kita Harus Bersama-sama Perangi Covid-19 Sidoarjo, Memorandum Pemdes Panggreh, Kecamatan Jabon mengimbau kepada warganya agar tenang dan tetap mematuhi aturan protokol kesehatan (prokes) terkait makin meningkatnya kasus Covid-19. “Kami imbau warga jangan panik, tetap tenang, tetap waspada, dan saling berperan aktif dalam pencegahan virus Corona,” ujar Plh Kades Panggreh H Mustoin, Jumat (16/7). Mustoin mengajak masyarakat untuk mendukung program pemerintah guna pencegahan penularan Covid-19. Seperti apa yang dilakukan pemerintah sekarang ini yaitu menerapkan aturan PPKM Darurat. Salah satu ketentuan selama aturan itu berlaku, warga diminta tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak. "Untuk sementara ini agar warga tetap di rumah saja, sampai pandemi betul-betul bisa ditanggulangi," ujar dia. Mustoin juga mengajak warga untuk saling menjaga protokol kesehatan, dengan mematuhi anjuran tindak berkerumun, menjaga jarak dan selalu menggunakan masker dengan baik dan benar. “Mari kita bersama-sama saling waspada, saling menjaga, saling mengingatkan, berperan aktif dalam pencegahan virus Corona untuk diri kita, keluarga, desa dan bangsa Indonesia. Semoga rahmat dan perlindungan Allah SWT selalu menaungi kita semua,” pungkasnya. (bwo/jok/epe)

H Mustoin


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SABTU WAGE, 17 JULI 2021 HALAMAN 3

Tiadakan Salat Iduladha

MAS Tetap Sembelih Hewan Kurban Surabaya, Memorandum Masjid Al Akbar Surabaya (MAS) memastikan untuk tahun ini tidak menggelar salat Iduladha. Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran mata rantai Covid-19. Namun untuk penyembelihan hewan kurban akan tetap dilaksanakan pada H+1 atau Rabu (21/7) mendatang.

FOTO: ISTIMEWA

Seperti yang dikatakan Humas Masjid Al Akbar Surabaya Helmy M Noor, bahwa seperti tahun sebelumnya yang sama masih pandemi Covid-19 tetap menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes). “Ada (penyembelihan hewan kurban, red), pelaksanaannya H+1. Untuk salat id tidak ada,” ujar Helmy kepada Memorandum, Jumat (16/7). n Bersambung ke halaman 4

FOTO: ISTIMEWA

Satgas TMMD berdiskusi di teras rumah warga Desa Siwalan.

TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik

Tetap Waspada Covid-19

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan kurban sapi kepada Helmy M Noor dari Masjid Al Akbar Surabaya tahun lalu.

Potong Kemas Rp 2,5 Juta Per Ekor MENJELANG Iduladha, Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian sudah menerima 129 ekor hewan kurban untuk disembelih. “Semuanya sapi, dari masyarakat perorangan maupun kolektif yang dikoordinir masjid. Diperkirakan masih akan terus bertambah, mengingat Iduladha masih kurang sekitar empat hari lagi,” tutur Plt Direktur Utama PD RPH Kota Surabaya Mohamad Faiz, Jumat (16/7). n Bersambu Bersambung ke halaman 4

Dampak Pandemi, Pembeli Sedikit FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Gresik, Memorandum Program TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik yang dilaksanakan di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, kini sudah selesai dan warga sudah menikmati hasilnya, Jumat (16/7). Satgas TMMD Serda Wira mengatakan, ketika sedang melaksanakan kegiatan TMMD, dirinya tak segan-segan terus mengingatkan warga desa agar patuhi protokol kesehatan (prokes) untuk menghindari Covid-19. “Walau tinggal di desa, kita tidak pernah tahu virus itu di mana. Lebih baik waspada dan tetap patuhi protokol kesehatan cegah Covid-19,” ujar Wira. Ditambahkan Wira, selama menyelesaikan sasaran fisik dan nonfisik, personel satgas TMMD diharuskan tinggal bersama warga desa. Sehingga mereka bisa semakin akrab dengan warga.(tyo/day)

Pedagang hewan kurban Amir Viqih menunjukkan sapi dagangannya.

DAMPAK dari adanya pandemi Covid-19 turut dirasakan oleh pedagang hewan kurban di Surabaya. Seperti dialami Amir Viqih, pedagang hewan kurban di Jalan Ahmad Yani. Dia mengaku pendapatannya tahun ini merosot. “Omzet turun sekitar 30 persen. Sementara harga sapi naik sekitar Rp 3 juta, tetapi peminat turun. Tahun ini pembeli tak sebanyak sebelum pandemi,” ujar Amir, Jumat (16/7). n Bersambung ke halaman 4

DPRD Kota Surabaya Ringankan Beban Persoalan Rakyat

Adi Sutarwijono: Optimalkan Penanganan Covid-19 DPRD Kota Surabaya terus menjalankan ffungsi pandemi Copengawasan terhadap penanganan pande vid-19. Di satu pihak, menangani dan menyerap bermen bagai kesulitan yang sedang dihadapi warga warg masyarakat, dan memberikan saran-saran serta rekomenr dasi kebijakan kepada Pemerintah Kota Surabaya. Su “Di tengah merajelalanya wabah Covid-19, secara taktis dan teknis masing-masing pimpinan dan anggota dewan terus aktif membantu menangani warga yang terpapar positif Covid-19 dan keluarganya. Termasuk urusan ambulans dan pemakaman jenazah,” kata Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono.

Adi Sutarwijono Ketua DPRD Kota Surabaya

segena kemampuDengan segenap berupay terus untuk an, dewan berupaya beb persoalan meringankan beban pa rakyat di tengah pandemi. Terlebih ketika varian b baru Covid-19, del merebak di terutama varian delta, masyarakat. Mulai mengedukasi men warga sampai menangani warga hing pemakamyang terpapar, hingga an jenazah. “Kami menilai ssituasi pandemi Covid-19 saat iini luar biasa, membu sehingga membutuhkan langextra kah-langkah extraordinary atau dala penanganluar biasa pula dalam Upaya-upa menyelaannya. Upaya-upaya har dilakukan matkan rakyat harus ekstra kerja keras keras,” kata Adi. ex Langkah extraordinary sat itu, salah satunya, upaya Wali Kota Eri Cahyadi dan jajaran Pem Pemkot Surabaya, yang ttelah mengoordinasi ordinasikan berbagai sumbe sumber daya untuk memb membuka Rumah Saki Sakit Lapangan Tem Tembak (RSLT)

Pemkot Surabaya terus melakukan serbuan vaksinasi sebagai salah satu upaya memutus penyebaran Covid-19.

di Kedung Cowek. Saat ini RSLT telah beroperasi untuk menampung pasien ringan dan sedang. “Keberhasilan menyulap lapangan tembak menjadi rumah sakit telah memberikan kelegaan, di tengah sulitnya mencari bed rumah sakit di Surabaya akibat sudah melebihi kapasitas, dan daftar antrean yang mencapai puluhan pasien,” kata Adi. Dikatakan Adi, DPRD Kota Surabaya meminta kepada Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji, serta jajaran Pemerintah Kota Surabaya, terus mencari terobosan untuk menyulap lapangan atau tempat kosong lain sebagai rumah sakit darurat. “DPRD Kota Surabaya men-

dukung sepenuhnya langkah taktis wali kota yang telah membuka puskesmas 24 jam, termasuk Minggu dan hari libur, untuk penanganan darurat. Ini semakin memberikan harapan masyarakat, bahwa warga yang terpapar Covid-19 semakin tertangani dengan baik. Optimalkan penanganan Covid-19,” lanjut Adi. Masih menurut Adi, yang harus dipastikan adalah kesiapan tenaga-tenaga kesehatan, kalau perlu menambah personel di semua puskesmas di Surabaya untuk melayani pasien darurat Covid-19. Juga kesiapan peralatan medis yang dibutuhkan, seperti oksigen dan obat-obatan yang dibutuhkan pasien. “Sehing-

ga puskesmas menjadi tempat jujukan pasien ketika keadaan darurat,” imbuh Adi. Begitu pula tidak mudahnya mencari obat-obatan dan oksigen, juga menjadi sorotan DPRD. Karena terdapat sejumlah kasus warga yang positif Covid-19, dan saturasi oksigen rendah di bawah 95 sebagai ambang batas, namun kesulitan mencari oksigen. Begitu pula dengan obat-obatan, yang stok terbatas di tengah kebutuhan besar masyarakat, baik obat medis maupun obat alternatif. Seperti salah satu obat cacing yang sudah diizinkan oleh Balai POM untuk obat Covid-19. Obat ini sulit dicari. “Kami mendukung aparat penegak hukum dan Pemkot Surabaya bertindak untuk mengatasi kebutuhan oksigen dan obat-obatan yang hari-hari ini sangat dibutuhkan warga masyarakat,” kata Adi. DPRD juga memuji langkah yang tidak biasa Pemkot Surabaya, dengan melakukan vaksinasi massal, seperti di Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari. “Seluruh daya upaya dilakukan untuk menangani pandemi Covid-19, serta menciptakan kekebalan masyarakat (herd immunity),” pungkas Adi.(*/mg3/tyo)

Testing, Tracing, Treatment, dan Disiplin Prokes SELASA lalu, Komisi D Bidang Kesehatan DPRD Kota Surabaya mengundang rapat virtual epidemilog Dr dr Windhu Purnomo MSi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Salah satu rekomendasi kebijakan untuk mengendalikan pendemi Covid-19 di Surabaya adalah memperbanyak testing, tracing, dan treatment. Serta penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes). “Testing, tracing, dan treatment untuk melokalisir warga yang terpapar Covid-19, dan tidak menulari yang lain. Terlebih yang tanpa gejala atau gejala ringan agar disiplin menjalani karantina, sampai sembuh. Tidak keluar rumah,”

kata Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono, mengutip Windhu Purnomo. Penegakkan disiplin prokes harus dipergencar. Memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Ini efektif mencegah transmisi atau penularan virus. “Bahkan, menghadapi varian baru delta yang ganas, mudah menular dan menyebar, sekarang sudah banyak yang memakai masker dobel,” kata Adi. Untuk tracing dan penegakan disiplin prokes, DPRD mendorong Pemkot Surabaya untuk melibatkan masyarakat dan pengurus kam-

pung. Surabaya punya “Kampung Wani” sebagai model dari kampung tangguh, untuk memutus rantai penyebaran dan penularan Covid-19. Melibatkan pengurus RT, RW, LPMK, tokoh, dan warga masyarakat. “DPRD Kota Surabaya mendukung Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji untuk memperkuat kampung tangguh. Keterlibatan masyarakat adalah solusi tepat untuk melakukan tracing dan monitoring warga yang terpapar,’’ lanjut Adi. Sementara untuk testing, kata Adi, DPRD Kota Surabaya mengapreasi respons cepat Wali Kota Eri Cahyadi terhadap lamanya hasil

swab PCR dari puskesmas-puskesmas. Respons wali kota itu, yakni dengan mengakomodasi swab antigen sebagai petunjuk keadaan kesehatan seseorang. Hasil swab antigen lebih cepat keluar. Kalau hasilnya positif, warga bisa mendapatkan obat-obatan dari puskesmas, dilakukan monitoring dan pengawasan, serta bisa mendapatkan intervensi kebijakan dari pemkot. Seperti karantina di Hotel Asrama Haji, atau karantina di tempat lain yang disediakan Pemkot Surabaya. Termasuk dirawat di Rumah Sakit Lapangan Tembak Kedung Cowek. “Tepat! Kebijakan ini agar pasien Covid-19 dapat segera tertangani,” kata Adi.(*/mg3/tyo)

RSLT Kedung Cowek beroperasi untuk menampung pasien ringan dan sedang.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SABTU WAGE, 17 JULI 2021 HALAMAN 4

Jemput Bola, 18.623 Pelajar SMP Divaksin

FOTO: MEMORANDUM/M FERRY

Surabaya, Memorandum Berbagai upaya dilakukan Pemkot Surabaya untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi massal bagi pelajar. Untuk itu dinas kesehatan (dinkes) terus kebut vaksinasi bagi pelajar jenjang SMP yang berlangsung di masingmasing sekolah.

Para siswa SMP divaksin di sekolah masing-masing.

Forkopimcam Asemrowo dan relawan sebelum melakukan Jiwa Co-19.

kuning, merah, oranye ditiadakan untuk salat berjemaah,” papar Bambang. Disinggung soal wilayah Kecamatan Asemrowo yang berzona hijau, Bambang menegaskan bahwa hal tersebut tidak ada. “Zona hijau tidak ada, karena lebih dari dua kasus. Untuk itu semua ditiadakan untuk sementara. Termasuk takbir keliling juga ditiadakan,” tambah Bambang.

Terkait penyembelihan hewan kurban, Bambang menegaskan akan berdasarkan ketetapan. “Itu dari ketentuan dengan adanya surat edaran,” tegas Bambang. Masih menurut Bambang, bila para relawan yang sudah dibagi berdasarkan divisi, dan di masing-masing kelurahan sudah melakukan sosialiasi untuk tidak melakukan kegiatan salat Jumat.

“Jihad sepanjang prokes, Jumat ini diawali di masjid-masjid untuk tidak melakukan salat Jumat di masjid, dan agar melaksanakan sendiri-sendiri di rumah,” ujarnya. Yang dilakukan ini juga berikhtiar dan masyarakat juga merasa ikut memiliki, harus turun gunung dan ikut bersama-sama aparat di lapangan. “Kami mobile dan berkeliling seluruh RW, per divisi-divisi korlapnya dan bergabung dengan lurah. Gool-nya menjelang Iduladha dan berani memutus penyebaran mata rantai Covid-19,” pungkas Bambang. Sementara itu, Kapolsek Asemrowo AKP Hari Kurniawan menambahkan, program yang diinisiasi tiga pilar ini merupakan wujud kepedulian terhadap keselamatan warga Asemrowo. “Dengan adanya program Jiwa Co-19 ini diharapkan penanganan Covid-19 jadi lebih maksimal. Terutama relawan yang terjun membantu operasional puskesmas selama 24 jam,” ujarnya. “Kita semua dan seluruh elemen masyarakat diharapkan saling bekerja sama menangani lonjakan sehingga wilayah Asemrowo dan Surabaya dapat kembali landai,” pungkasnya.(fer/mg3/tyo)

FOTO: ISTIMEWA

Surabaya, Memorandum Forkopimcam Asemrowo terus berinovasi dalam memutus penyebaran mata rantai Covid-19. Terbaru, mereka membentuk relawan dengan nama Jiwa Co-19 (Jihad Relawan Covid-19). Tujuan dibentuknya Jiwa Co-19 ini, untuk mengajak masyarakat Asemrowo turut serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Caranya dengan membentuk relawan. Relawan yang sudah siap hari ini dari LPM Suramadu,” ujar Camat Asemrowo Bambang Udi Ukoro, Jumat (16/7). Di mana, para relawan ini melaksanakan sosialisasi terhadap protokol kesehatan (prokes), dan sosialisasi terhadap ketentuan edaran wali kota terkait pelaksanaan Iduladha. “Door to door ke masjid. Yang sebelumnya diawali dengan mengundang Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Asemrowo, kita juga undang MUI Kecamatan Asemrowo, tokoh agama Kecamatan Asemrowo. Dalam sosialisasi itu ada kesepakatan untuk dibuatkan surat edaran (SE) tiga pilar. “Iduladha berdasarkan zona yang ditetapkan. Untuk zona hijau boleh, zona

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Putus Mata Rantai Covid-19, Asemrowo Berjihad

Sertu Didik memberi makan sapi ternak milik Badi.

TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik

Satgas Memberi Makan Ternak

MAS Tetap Sembelih Hewan Kurban Lanjut Helmy, seperti tahun sebelumnya untuk sapi sumbangan dari presiden dan gubernur juga disembelih pada H+1. “Yang jelas sapi dari presiden dan gubernur di Masjid Al Akbar Surabaya. InsyaAllah, Minggu ini dikirim,” jelas Helmy. Untuk penyembelihan sendiri, melibatkan petugas dari RPH

(rumah pemotongan hewan) dan dibantu panitia. “InsyaAllah untuk lokasi sangat luas dan dipastikan penyembelihan tetap prokes. Dan seperti tahun sebelumnya, melibatkan petugas dari RPH. Dan dipastikan lokasi lebih baik,” ujar Helmy. Disinggung untuk jumah hewan yang sudah diterima MAS

Petugas Koramil Krembangan mengganti masker warga dengan yang baru.

Sambungan dari halaman 3 untuk tahun ini, Helmy belum bisa memastikan karena belum masuk semuanya. “Total belum masuk semua. Untuk tahun kemarin, 26 ekor sapi dan 62 ekor kambing. Dan itu disembelih H+1 semuanya. Nanti yang tahun ini juga sama, dalam waktu sehari itu,” pungkas Helmy.(fer/tyo)

Potong Kemas Rp 2,5 Juta Per Ekor Masih menurut Faiz, pihaknya sudah menyiapkan 80 tukang jagal untuk melayani penyembelihan hewan kurban. Faiz menegaskan, baik RPH Pegirian maupun RPH Kedurus siap melayani masyarakat. Hal ini sejalan dengan imbauan pemerintah yang menganjurkan penyembelihan hewan kurban diserahkan ke RPH di wilayah masing-masing. “Kami sudah siapkan delapan tim penyembelih. Setiap tim terdiri dari 10 orang,” papar Faiz. Selain itu, RPH juga mengerahkan sebanyak 100 orang anggota tim kemas yang terbagi dalam 10 kelompok. Masing-masing tim tersebut mengerjakan setiap penyembelihan hewan

kurban hingga pengemasan, yang prosesnya sekitar 40 menit per ekor. Dijadwalkan penyembelihan hewan kurban Iduladha tahun ini berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 20 hingga 24 Juli mendatang. Di RPH Pegirian Surabaya, berbekal pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya, Faiz meyakini bisa menyembelih 100 ekor hewan kurban setiap hari. “Kegiatannya pagi sampai sore. Kalau tanggal 20 Juli, dikerjakan setelah salat Iduladha. Selanjutnya pada Hari Tasrik, tanggal 21 - 23 Juli, penyembelihan dimulai pukul 05.00 sampai menjelang sore, karena kita ingin melayani maksimal kepada masyarakat.

Gresik, Memorandum Salah seorang prajurit TNI yang tergabung dalam TMMD ke-111 Kodim 0817/ Gresik Sertu Didik, bergerak begitu sigap membantu peternak sapi Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, yang sedang memberikan rumput kepada ternaknya. Badi (50), yang merupakan peternak sapi tersebut, merasa tersanjung dengan bantuan dari Didik. “Sama sekali saya tidak menyangka kalau Pak Didik mau membantu langsung memberi makan ternak di kandang,” ujar Badi, Jumat (16/7). Sementara itu Peltu Wiyono, rekan Didik mengatakan, tindakan yang dilakukan oleh Didik patut untuk dicontoh dalam membantu orang lain. Karena dengan bergotong royong, pekerjaan berat akan terasa ringan. “Jadi sikap–sikap seperti inilah yang terus dilakukan agar dalam kehidupan tolong menolong itu harus dilakukan terus oleh setiap warga,” ujar Wiyono.(tyo/day)

Dampak Pandemi, Pembeli Sedikit Terkait hewan kurban yang dijual, pria asal Wonokromo ini, membandrol sapinya kisaran Rp 15-Rp 30 juta. Sementara untuk kambing dibandrol Rp 2,5 sampai Rp 5 juta. Harga sapi maupun kambing ditentukan beratnya. “Apalagi dengan adanya PPKM darurat ini semakin jarang pembeli yang datang. Akhirnya saya mengandalkan

pelanggan tetap,” lanjut pria yang sudah lebih dari 10 tahun berdagang hewan kurban ini. Selain itu, dia juga mengaku terkendala oleh beberapa jalan protokol yang disekat. Otomatis pengiriman hewan kurban menghabiskan bahan bakar lebih banyak. “Biaya transport biasanya Rp 50

Sambungan dari halaman 3 ribu, sekarang kita naikkan jadi Rp 100 ribu. Kita mencari opsi jalan lain dengan memutar. Di mana-mana disekat,” keluh Amir. Amir berharap tahun depan penjualan hewan kurban bisa kembali terang benderang. Sebab keuntungan tahun ini dirasakannya kembang kempis.(mg3/tyo)

Sambungan dari halaman 3 Sehingga sore hingga sebelum pukul 20.00 masyarakat bisa mengedarkan daging kurban kepada yang berhak menerimanya,” urai Fais. RPH Surabaya menyediakan dua paket penyembelihan hewan kurban Iduladha. Masing-masing adalah paket kemas, yaitu penyembelihan serta dikemas dalam kantong setiap 1 kilogram seharga Rp2,5 juta per ekor sapi. Selain itu paket sontor, yaitu penyembelihan dan lepas tulang saja tanpa dikemas seharga Rp1,8 juta per ekor sapi. “Sedangkan untuk hewan kurban kambing hanya menyediakan paket kemas, seharga Rp300 ribu per ekor,” tutupnya.(mg3/tyo)

FOTO: ISTIMEWA

Inf Suwadi. Ditambahkan Suwadi, bila masih ditemukan pelanggar akan diberikan sanksi tegas. Termasuk mereka yang melanggar protokol kesehatan. Seperti tidak memakai masker, berkerumun, dan lain sebagainya. “Penerapan PPKM darurat ini ditujukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 yang saat ini mengalami lonjakan yang signifikan. Kita menyosialisasikan PPKM darurat agar masyarakat memahami dan bisa mematuhi aturan yang diterapkan ini,” pungkas Suwadi.(tyo/day)

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Gelar Operasi Yustisi di Pasar Kalianak Surabaya, Memorandum Tiga pilar Kecamatan Krembangan menggelar operasi yustisi guna penegakan protokol kesehatan Covid-19, serta pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, Jumat (16/7) pagi. Kegiatan yang dipusatkan di pasar Kalianak ini dimulai pukul 08.30 hingga pukul 09.30. “Dalam kegiatan itu, kami mengimbau kepada para pedagang dan pembeli agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Serta mengenai aturan PPKM darurat yang membatasi aturan semua operasional kegiatan,” ujar Danramil Krembangan Mayor

Kadinkes Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, pelaksanaan vaksinasi serentak ini diikuti para pelajar mulai dari kelas VII-IX. Selain itu, Febria memastikan pelaksanaan vaksinasi serentak bagi pelajar ini, Jumat (16/7), diikuti 28 sekolah yang tersebar se-Surabaya. “Kita terus lakukan percepatan ya. jadi supaya lebih cepat kita jemput bola, dengan melakukan vaksin di sekolah masing-masing dengan prokes ketat,” kata Febria. Feny, sapaan akrab Febria Rachmanita menjelaskan, untuk vaksinasi pelajar ini masih dengan dosis pertama. Artinya, pelajar yang disuntik belum pernah mendapatkan vaksin Covid-19 sebelumnya. Sehingga kadinkes memberikan jumlah vaksin sesuai dengan kebutuhan di masing-masing sekolah. “Kita bagi ya sebisa mungkin merata. Agar pelajar berusia 12-17 tahun semuanya bisa tervaksin,” ungkap dia. Tidak hanya itu, Feny menghitung hingga hari ini total pelajar yang sudah divaksin per 15 Juli 2021 mencapai 18.623 pelajar. Dari angka itu, dia memastikan bakal terus memasifkan vaksin bagi belajar berusia 12 tahun ke atas hingga masyarakat umum. “Kita akan terus memaksimalkan ini sampai seluruh cakupan terpenuhi,” urainya. Senada dengan itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 58 Moh Sulistiyohadi menambahkan, antusias pelaksanaan vaksin dinilai luar biasa. Buktinya, dia menyebut, pelaksanaan hari pertama, jumlah siswa yang divaksin tersebut mencapai 400 pelajar. Mereka datang silih berganti sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan di masing-masing kelasnya. “Hari ini pun masih banyak ya, kalau kemarin didominasi oleh pelajar kelas IX. Sekarang kalau dilihat banyak kelas VII. Kalau targetnya hari ini sekitar 336 anak,” kata Sulistiyohadi.(fer/tyo)

Suasana rumah potong hewan milik Pemkot Surabaya di Jalan Pegirian.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SABTU WAGE, 17 JULI 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Setiap Hari Ada Saja Pelanggar Prokes Satgas Covid-19 Bangkalan Gencarkan Ops YusƟsi Bangkalan, Memorandum Kepala Satpol PP Irman Gunadi, selaku koordinator lapangan Operasi Yustisi Satgas Penanganan Covid-19 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, mengakui masih ada temuan warga yang melanggar protokol kesehatan (prokes). Namun, ia mengisyaratkan tingkat kesadaran masyarakat untuk mematuhi disiplin penerapan prokes sebagaimana amanat Inpres Nomor 6 Tahun 2020, mulai berkembang. gas dengan cara menyekat jalan raya baik di ibu kota kabupaten dan kecamatan, masih saja ada warga yang melanggar prokes,” ungkapnya. Sepekan terakhir misalnya, penyekatan di simpang empat Jalan A Yani, jalan kembar Soekarno-Hatta, serta Jalan Trunojoyo di jantung Kota Bangkalan, masih ada saja warga yang terjaring. “Berdasar laporan tertulis dari lapangan, di setiap lokasi penyekatan, rata-rata menjaring 3-5 warga pelanggar prokes,” ungkap Om Gun. Kondisi serupa juga dilaporkan dari operasi yustisi kecamatan. Sehingga jika diakumulasi, setiap hari rata-rata bisa mencapai puluhan pelanggar. Padahal, pelanggar prokes berpeluang jadi penyebar virus. Belum lagi indikasi varian B16172 Delta yang disebut-sebut ahli kesehatan, penularannya 10 kali lipat lebih cepat dibanding varian awal. Karena itu, satgas tetap menindak tegas warga yang terjaring melanggar prokes yang umumnya ngeyel tidak memakai masker. Tidak lagi sebatas sanksi sosial ringan, seperti push up atau menyapu jalan. “Kami mulai menerapkan sanksi denda. Siapapun yang terjaring melanggar prokes kena denda Rp 50 ribu per orang," tegasnya. Hanya, ketegasan ini masih saja ada yang berpandangan lain. Seperti puluhan orang yang

Ops Yustisi gabungan menyekat simpang empat Jalan A Yani di Kecamatan Bangkalan Kota.

tergabung dalam Persatuan Pedagang Bangkalan (PPB) ketika mendatangi Kantor Satpol PP Bangkalan kemarin. Mereka menilai satpol PP tebang pilih dalam penindakan ketika penerapan PPKM Darurat. “Satpol PP sangat arogan dan tebang pilih pada proses pembatasan jam buka tempat usaha, sehingga terjadi kecemburuan sosial di kalangan pedagang,” kata korlap aksi Nasirudin, dalam orasinya. Bentuk arogansi yang dilakukan petugas Satpol PP, di antaranya, ada salah satu petugas yang menggembosi ban motor

pengunjung dan mengambil charger handphone. “Seharusnya humanis,” ujarnya. Selain itu, imbas penerapan PPKM, kata dia, para pedagang semakin tercekik. Saat mencari nafkah, petugas selalu mengejar dan dipaksa menghentikan aktivitas pada pukul 20.00. Menurut pedagang, penerapan PPKM tidak diiringi dengan solusi. Tidak ada bantuan apapun bagi pedagang. Terkait tudingan itu, Om Gun dengan tegas membantah. “Kenyataannya, kami tidak pernah menutup, kami hanya memberi teguran kepada para pedagang.

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Tidak hanya di lingkup perkotaan. Tetapi juga di perdesaan yang jauh dari pusat pemerintahan. "Itu bisa kita cermati di lapangan. Hampir semua warga kini sudah rajin memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah,” kata Om Gun, sapaan akrabnya, Jumat (16/7). Selain itu, keterlibatan warga untuk ikut vaksinasi massal, tes swab antigen-PCR sebagai implikasi program 3T (tracing, testing, treatment), juga menggembirakan. Itu bisa diamati di puskesmas, pendopo kecamatan, atau gerai kegiatan serupa yang dihelat hampir setiap hari. Baik oleh pemkab, TNI, Polri, maupun institusi lain. “Artinya, tingkat kesadaran mayoritas rakyat Kabupaten Bangkalan untuk ikut andil dalam upaya memutus mata rantai lonjakan kasus Covid-19 sudah meningkat masif dan mendekati maksimal,” tandas Om Gun. Bagusnya, sinyalemen positif terjadi di tengah lonjakan kasus harian Covid-19 yang masih relatif tinggi. Jika kondisi ini bertahan, mendukung program satgas untuk mengontrol risiko penyebaran pandemi. Hanya saja, Om Gun menegaskan, pihaknya tetap meningkatkan operasi yusitisi untuk memperketat pemberlakuan PPKM Darurat yang berakhir pada 20 Juli 2021. “Faktanya, operasi yustisi gabungan yang setiap hari dikembangkan sat-

Pelanggar prokes yang terjaring operasi yustisi langsung menjalani sidang di tempat.

Kami juga tidak pernah tebang pilih, semua kami datangi terutama

yang lebih dari tiga orang kami tegur, bagi penjual atau pembeli

Dua Nakes Meninggal

Iduladha 2021

Ubah Jam Operasional selama PPKM Darurat Sumenep, Memorandum Banyak sektor yang harus beradaptasi selama penerapan PPKM Darurat yang berakhir 20 Juli 2021. Salah satunya seperti yang diterapkan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Sumenep. Selama PPKM Darurat, jam operasional diubah. “Sekarang layanan mulai pukul 08.00 sampai 12.00,” kata Pengelola Data Pelanyanan Perpajakan Samsat Sumenep Abdur Rohman, Jumat (16/7). Layanan tersebut berlaku Senin-Kamis, dan Sabtu. Sedangkan layanan Jumat berakhir lebih cepat satu jam. “Sampai pukul 11.00. Kami imbau masyarakat tidak berkerumun dan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Masyarakat bisa membayar pajak kendaraan bermotor melalui Indomaret, BumDes, dan Kantor Pos Indonesia,” katanya. (*/uri/epe)

Vaksinator didampingi aparat kepolisian mendatangi warga untuk divaksin.

Vaksinasi Presisi Door To Door Mudahkan Warga Pamekasan, Memorandum Polres Pamekasan melaksanakan vaksinasi presisi secara door to door ke rumah-rumah warga, Jumat (16/7). Kegiatan ini sebagai upaya percepatan terbentuknya herd immunity melalui serbuan vaksinasi di tengah pandemi Covid-19.

Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar mengatakan, vaksinasi door to door khusus dilakukan kepada warga yang belum melakukan vaksinasi.“Warga yang akan divaksin tinggal menunjukan KK dan KTP untuk dilakukan pendataan, Vaksinasi diberikan sesuai SOP vaksin berupa protokol kesehatan,

screening awal, pelaksanaan vaksin, dan observasi selama 15 menit,” terangnya. Kapolres juga terus mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Kendati sudah divaksin, prokes tetap harus dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. (sjk/epe)

Pamekasan, Memorandum Pemkab Pamekasan mengonfirmasi dua tenaga kesehatan (nakes) meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona penyebab Covid-19, Kamis (15/7) malam. Dengan demikian, total pasien Covid-19 di Pamekasan yang meninggal dunia tercatat 136 orang dari total 1.598 kasus positif sejak awal pandemi. “Dokter yang meninggal dunia itu bernama dr Lilik Fauziyah, sedangkan tenaga kesehatan yang meninggal dunia bernama Ali Wafa,” kata Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pamekasan Arif Rachmansyah. Lilik Fauziyah merupakan dokter yang bertugas di Rumah Sakit Waru, sedangkan Ali Wafa merupakan Kepala UPT Puskesmas Bandaran, Kecamatan Tlanakan. Ia menjelaskan bahwa dr. Lilik Fauziyah merupakan dokter kedua di Pamekasan yang meninggal dunia akibat Covid-19 sejak pandemi. Menurut Arif, Satgas Covid-19 Pemkab Pamekasan telah melakukan pelacakan terhadap warga yang pernah berhubungan dengan dokter itu, termasuk yang pernah berhubungan dengan kepala Puskesmas Bandaran Pamekasan. “Untuk sementara ini, puskesmas dilakukan sterilisasi dengan cara ditutup untuk sementara waktu,” kata Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Pamekasan dr Syaifuddin. (*/sjk/epe)

Lulus Kuliah ketika Pandemi Melanda, Buka Peluang Usaha dengan Jualan Online Sumenep, Memorandum Pandemi Covid-19 yang melanda sejak awal 2020, sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat. Apalagi, nyaris seluruh aktivitas warga dibatasi guna mencegah penyebaran virus Corona. Tapi selalu ada peluang usaha di tengah kesulitan ekonomi yang berhasil ditangkap oleh seorang perempuan kelahiran 1998, Fitri. Padahal dia baru lulus kuliah saat pandemi menggila. Bukannya luruh, aktivis mahasiswi seperti terpacu semangatnya untuk mencari peluang usaha guna memenuhi kebutuhan hidup. Alumnus STKIP PGRI Sumenep tersebut mencoba membuka usaha dengan meman-

faatkan media sosial. Beragam produk dia tawarkan via online, mulai dari jajanan lokal hingga buket atau karangan bunga. “Apa yang menjadi peluang pada saat ini seperti wirausaha secara online saya mencobanya. Yang penting tidak putus asa. Saya awalnya tawarkan jajanan dan buket bunga ke teman-teman dekat, lambat laun banyak orang tahu produk yang saya jual," kata Fitri kepada Memorandum beberapa waktu lalu. Menyandang status S1, Fitri berusaha untuk memberikan contoh kepada teman, tetangga, dan generasi muda untuk tetap semangat mencari peluang usaha meski kondisi sedang tidak mendukung imbas pandemi

FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR

Samsat Sumenep

FOTO: MEMORANDUM/SUJAK

Imbau Penyembelihan Dilakukan di RPH Pamekasan, Memorandum Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Pamekasan, menyarankan penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 2021 dilaksanakan di rumah potong hewan (RPH). Kabid Kesehatan Hewan DKPP Pamekasan Slamet Budi Harsono mengatakan, Peraturan Menteri Agama Nomor 17 tahun 2021 berisi saran tentang penyembelihan hewan kurban agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) di tengah PPKM Darurat. “Jika pada tahun-tahun sebelumnya daging kurban diberikan kepada penerima melalui kupon yang telah diberikan sebelummya. Maka, tahun ini cukup panitia yang ditunjuk saja yang mengantarkan kepada yang berhak agar tidak terjadi kerumunan,” ungkapnya, Jumat (16/7). Menurutnya, dalam regulasi itu juga menyarankan agar proses penyembelihan hewan kurban dilakukan di RPH. Tetapi, apabila daerahnya jauh dari RPH, maka diperbolehkan menyembelih hewan tersebut di lapangan. “Syaratnya tidak boleh berkerumun, ketika proses penyembelihan tidak usah disaksikan, pasrahkan kepada panitia yang profesional dan amanah saja. Artinya, diwakilkan kepada panitia,” pintanya. Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga mewanti-wanti agar panitia benar-benar memperhatikan kebersihan petugas, alat potong serta kesehatan hewan yang akan disembelih agar daging yang dihasilkan aman untuk konsumsi masyarakat. “Penyembelihan hewan kurban bisa dilakukan dalam waktu tiga hari, yakni pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah untuk menghindari kerumunan,” pungkasnya. (*/sjk/epe)

yang tidak mematuhi prokes,” katanya. (ras/epe)

Fitri merangkai buket bunga sebelum dipasarkan secara online.

berkepanjangan. Fitri mengakui bahwa selama pandemi dan penerapan PPKM Darurat, mengalami banyak hambatan tetapi dia tidak ingin hanya rebahan me-

ratapi nasib. Justru menurutnya, kondisi saat ini masih banyak peluang yang harus dimaksimalkan untuk bertahan hidup dan mandiri secara ekonomi. “Saat pandemi ditambah

PPKM Darurat banyak aktivitas masyarakat dikerjakan di rumah. Jadi ini kesempatan untuk jualan online daripada HP hanya digunakan untuk hal-hal yang kurang berguna,” tuturnya. Perempuan asal Desa Legung Timur Kecamatan Batang-batang itu mengungkapkan, membangun usaha secara online juga sebagai solusi untuk menghilangkan kejenuhan di tengah pandemi, karena aktivitas di luar rumah dibatasi. “Daripada di rumah hanya tiduran lebih baik mencari peluang usaha yang modalnya kecil tapi hasilnya lumayan,” tandas Fitri yang ketika ditemui masih sibuk merangkai buket bunga yang sudah dipesan pembeli. (aan/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

Polresta Makota Gencar Vaksinasi Massal

SABTU WAGE, 17 JULI 2021 HALAMAN 6 - 7

Operasi Yustisi Beri Edukasi Masyarakat Pentingnya Prokes Tuban, Memorandum Upaya menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban terus dilakukan Polres Tuban bersama instansi pemerintah terkait. Salah satunya melakukan operasi yustisi dengan menggelar sidang di tempat terhadap pelanggar protokol kesehatan. Operasi yustisi dipimpin Kabagops Polres Tuban Kompol Budi Santoso, menjaring 26 orang yang kedapatan melanggar protokol kesehatan. Ratarata mereka tidak memakai masker di tempat umum, harus mengikuti sidang ditempat dan membayar denda masing-masing sejumlah Rp 50 ribu. “Operasi yustisi dilakukan untuk mendisplinkan masyarakat saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Covid-19,” terang Kompol Budi Santoso. Sidang ditempat operasi yustisi dilaksanakan di depan kantor Kecamatan Palang dengan melibatkan TNI/Polri, Satpol-PP serta Dinas Perhubungan Kabupaten Tuban. Sementara itu, Kapolres

Malang, Memorandum Polresta Malang Kota Kot terus melaksanakan vaksinasi massal untuk percepatan vaksinasi nasional Covid-19. Kali ini, vaksinasi ditujukan pada 220 aktivis orma ormas, mahasiswa dan masyarakat umum, di halaman Mapolresta Mala Malang Kota, Kamis (15/7). AKBP Budi HermanH to menjelaskan, va vaksinasi ko kepada para komunisebaga wujud tas sebagai perhatian untuk bersam bersama menst jaga stabilitas kamtib kamtibmas di Kota Malang. “Pelaksanaan vaksinasi massal un untuk perce cepatan va vaksinasi na nasional Co Covid-19. Arah dari Arahan Ka p o l r i d a n tindaklan tindaklanjut dari J Kapolda Jatim,” AKB Budi terang AKBP Hermanto. Ia menghimbau Kapolres Malang AKBP Budi Hermanto membantu seorang bapak warga Kota Malang yang ikut vaksinasi massal.

segera vaksin. Apalagi, vaksin ini gratis tidak perlu membayar. Selain itu, aman dan halal. “Vaksin ini gratis, aman dan halal. Dengan divaksin dapat meningkatkan kekebalan tubuh dari adanya virus virus,” lanjut kapolresta. Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Malang Kota Iptu Ni Made Seruni Marhaeni menjelaskan, vaksinasi di Polresta Malang Kota, telah berlangsung sejak Senin (12/7), dan berakhir Jumat (16/7). “Setiap hari sekitar 150 - 200 orang. Semuanya untuk mendukung program pemerintah, yakni percepatan vaksinasi nasional Covid-19,” terangnya. Hadir dalam kesempatan itu, Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto, Wakapolresta Malang Kota AKBP Deny Heryanto, Kasat Intelkam Polresta Malang Kota AKP M. Syuhada, para PJU, Urkes Polresta Malang Kota serta relawan tenaga kesehatan. Untuk peserta, dari Pemuda Pancasila 27 orang, Gab Serikat Pekerja 30 orang, Barigade Gusdur 20 orang, PMII sebanyak 42 orang, Senkom Mitra Polri 15 orang, PPM Al Kautsar 14 orang, PITI 4 orang, FKPPI 3 orang, mahasiswa Papua 10 orang dan umum 34 orang. (edr/day)

Kapolres Jauhari Gelontor Sembako untuk PKL Probolinggo, Memorandum Polres Probolinggo Kota menggelar aksi simpatik dengan membagikan paket sembako kepada pedagang kecil selama pelaksanaan PPKM darurat. Selain itu, mereka juga diingatkan untuk menaati protokol kesehatan (prokes). Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Raden Muhammad Jauhari, didampingi Wakapolres, Kompol Mohammad Khoiril, dan pejabat utama Polres Probolinggo Kota, beserta tiga pilar dari Kodim 0820 Probolinggo dan Satpol PP, menghimbau pedagang di depan Stasiun Kereta Api (KA), dan kawasan alun-alun, menjaga prokes. Kapolres RM Jauhari secara bergantian memberi bantuan paket beras dan masker pada para pedagang. Ia berharap bantuan sembako bisa sedikit membantu para pedagang yang terdampak pandemi Covid-19. “Kegiatan ini sebagai langkah bijak agar pedagang menutup lapak sesuai ketentuan. Karena mereka juga terdampak pandemi, kami memberi sembako agar bisa sedikit membantu,” kata AKBP RM Jauhari, Jum'at (16/7). Jauhari menjelaskan, bakti sosial pembagian sembako merupakan bentuk kepedulian Polres Probolinggo Kota terhadap warga Probolinggo. “Sebagai wujud perhatian kami, dengan turun langsung melihat kondisi warga di tengah PPKM darurat, bahwa pandemi Covid-19 yang belum berakhir,” tutur dia.

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono bersama Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan pengunjung kafe taat PPKM darurat.

Forkopimda Kediri Sidak Kafe dan Tempat Nongkrong Kediri, Memorandum Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bersama Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono, Komandan Kodim 0809, Letkol Infanteri Rully Eko Suryawan sidak sejumlah kafe dan tempat nongrong anak muda. Sebab selama penerapan PPKM darurat, masih banyak kafe menjadi tempat nongkrong. Bupati Kediri Haninditho Himawan

Pramana menyampaikan, bahwa warung makan atau kafe hanya diperbolehkan buka hingga jam delapan malam. Itupun harus melayani pembelian untuk dibawah pulang. Sidak kali ini difokuskan di kawasan Kampung Inggris Pare. Hasilnya bupati yang akrab disapa Mas Dhito mengaku masih mandapati pemilik kafe melanggar aturan PPKM darurat. “Mereka

memberikan layanan makan di tempat. Selain itu pembeli banyak yang tidak mengenakan masker serta berkerumun,” sesal bupati. Bupati sempat menghubungi pemilik kafe melalui telpon untuk menaati peraturan dan mengsosialisasikan aturan pemerintah. Karena karyawan kafe berdalih hanya pemilik kafe tetap buka.

bersama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan sosialisasi. Bupati yang akrab disapa Mas Dhito sempat memborong dagangan. Tujuannya agar bersedia menutup jam 8 malam. “Kami meminta masyarakat agar bersabar dan bisa menahan diri untuk tidak keluar rumah jika tak ada keperluan mendesak,” tutur Mas Dhito. (Mis/day)

Wujudkan Stabilitas Kamtibmas

Kapolres Malang Silaturahmi ke Ketua PCNU AKBP Raden Muhammad Jauhari berdialog dengan pedagang gorengan di stasiun KA Probolinggo.

Kegiatan ini, Polres Probolinggo Kota membagikan 500 paket sembako kepada warga untuk 10 titik di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota. Selain itu, petugas juga mengingatkan warga agar tidak keluar rumah. Kapolres berharap warga harus memahami situasi dan kondisi yang dialami.“Kami berharap masyarakat mau menahan diri dan mengendalikan diri untuk tinggal di rumah, dan kalau terpaksa keluar rumah selalu disiplin protokol kesehatan menggunakan masker," ucap Jauhari. Kapolres mengakui terjadi penurunan

mobilitas masyarakat selama PPKM darurat. Meski begitu harus diimbangi dengan disiplin protokol kesehatan 5 M. "Kami meminta agar penerapan PPKM darurat dimaksimalkan. Kita sama-sama bersinergi untuk mengikuti dan disiplin menerapkan protokol kesehatan," pinta Jauhari. Salah satu pedagang, Sarah (27), berharap aksi simpatik semacam itu terus berlanjut. Ia bersyukur mendapat bantuan sembako beras dan masker dari Kapolres Polres Probolinggo Kota, saat kondisi yang tidak menentu dan penghasilan semakin berkurang drastis. (mhd/yud/day)

Polsek Gedangan Gelar Vaksinasi Sidoarjo, Memorandum Polsek Gedangan menggelar vaksinasi Covid-19 di Pendopo Kecamatan Gedangan, kemarin. Kegiatan Vaksinasi ini merupakan suntik tahap pertama yang telah berlangsung tiga kali dengan target 200 warga. “Bagi yang mau ikut vaksin harus mendaftar dulu,” ujar Kapolsek Gedangan Kompol Heri Siswoko. Warga yang hendak vaksin memang harus mendaftar terlebih dahulu ke Mapolsek Gedangan. Dengan membawa beberapa persyaratan mudah, seperti foto kopi KTP dan mengisi blanko fomulir yang diseu per diakan, lalu dipanggil satu nsi satu guna untuk cek tensi si darah. “Apabila cek tensi h darah lagi tinggi tidak boleh mengikuti suntik vaksin,”” ungkapnya. gara Panitia penyelenggara suntikan Vaksinasi Ipda Dini

"Untuk kali ini hanya kami beri peringatan. Namun tetap melanggar aturan PPKM darurat, maka pemkab bersama kepolisian dan TNI akan ditindak tegas dengan memberikan sanksi penutupan tempat usaha," ujar bupati. Banyak warung dan kafe yang mengaku tidak mengetahui adanya larangan layanan makan ditempat. Pemkab Kediri, berkoordinasi dengan pihak desa,

Petugas memberikan sembako pada warga terdampak covid.

Polsek Ngasem Salurkan Beras kepada Warga Terdampak Covid-19

Warga mengikuti vaksinasi yang digelar Polsek Gedangan.

m menambahkan, vaksin yang disediakan sekitar 25 ampul. Undangan peserta

pengikut target vaksinasi total keseluruhan 220 orang warga masyarakat setempat. “Untuk

suntikan vaksinasi tahap kedua akan dilaksanakan minggu depan,” ujarnya. (bwo/jok/epe)

Bojonegoro, Memorandum Polres Bojonegoro terus menggencarkan kegiatan kemanusiaan saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. Polres Bojonegoro bersama polsek jajaran membagikan paket beras kepada masyarakat tidak mampu. Seperti Polsek Ngasem menggelar bhakti sosial dengan menyalurkan bantuan paket beras, Jumat (16/7). Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia melalui Kapolsek Ngasem, AKP Agus Elfauzi mengatakan, penerapan PPKM darurat berdampak pada sosial ekonomi warga yang tidak mampu.

m Untuk itu Polsek Ngasem menyalurkan paket beras untuk meringankan beban masyarakat. “Hari ini kita salurkan paket beras kepada warga tidak mampu disekitaran wilayah hukum Polsek Ngasem,” kata AKP Agus Elfauzi kepada wartawan. Pembagian paket beras diberikan pada warga tidak mampu yang terdampak Covid-19 secara finansial. “Ada 45 paket beras yang disalurkan. Alhamdulilah setidaknya bisa meringankan beban perekonomian di situasi saat ini,” ujarnya usai penyaluran paket sembako.

Satgas Covid-19 Konang Gencarkan Patroli Sambang Desa

Pelanggar prokes yang terjaring operasi yustisi Satgas Covid-19 Kecamatan Konang langsung disidang.

Bangkalan, Memorandum Meskipun lonjakan kasus Covid-19 di wilayahnya relatif kecil, namun Kapolsek Konang AKP Erwan Kurniawan, tidak ingin lengah. Itu sebabnya, selaku koordinator satgas penanganan Covid-19 kecamatan, mantan kanit laka satlantas Polres Sumenep tersebut, tetap bekerja keras mencegah pandemi meluas. “Kali ini, untuk memperketat pemberlakuan PPKM Darurat, setiap hari tim satgas gabungan, rutin patroli sambang desa,” kata AKP Erwan, Jumat (16/7).

Sepekan terakhir, mereka sebagai ujung tombak tim satgas kecamatan, bergerak secara door to door system ke beberapa desa terpencil. Seperti ke Galis Dajah, Sen-Asen, Genteng, Bato Kaban, dan Desa Durin Temor. Targetnya, ingin lebih menggalakkan edukasi prokes 5M di tengah pemberlakuan PPKM Darurat. Juga motivasi warga agar terlibat dalam kegiatan 3T (tracing, testing, treatment), serta meninjau efektif tidaknya PPKM Darurat di setiap desa. “Jumat pagi, kami bahkan

Selain menyalurkan bantuan paket beras, bhakti sosial juga digunakan untuk memberikan masker sekaligus imbauan kepada masyarakat. Warga diminta mentaati anjuran yang diberikan pemerintah. Seperti selalu menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan di air yang mengalir, tidak berkerumun serta mengurangi aktifitas diluar ruangan. "Anjuran dan larangan dari pemerintah harus dilaksanakan. Supaya kita tetap aman dan selalu jaga pola hidup bersih," terangnya. (top/har/day)

Malang, Memorandum Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono HK bersilaturahmi dengan Ketua PCNU Kabupaten Malang dr H Umar Usman MM, di kediamannya di Jalan Betet, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Bagoes bersama H Umar Usman membahas tentang wabah Covid-19 di Kabupaten Malang. “Saya akan terus berkomunikasi dengan pimpinan dan warga NU, khususnya dalam penanganan wabah Covid-19 di wilayah Kabupaten Malang,” ujarnya. Bagoes mengharapkan agar warga NU selalu bersinergi dengan kepolisian khususnya Polres Malang untuk menjaga stabilitas keamanan agar tetap kondusif dalam masa penanggulangan wabah Covid-19 ini . "Agar kita selalu bersinergi, untuk menjaga keamanan khususnya pada masa penanggulangan Covid-19 ini," harap Bagoes. Sementara itu, H Umar menyampaikan, bersama GP Ansor sudah beberapa kali melakukan kegiatan baksos selama penanganan wabah Covid-19 di wilayah Kabupaten Malang. Ia menyebutkan kegiatan baksos dalam bentuk penyemprotan di setiap masjid, musholla dan

pemukiman penduduk, hingga ke desa yang berada di wilayah Kabupaten Malang. “Kami warga NU khususnya GP Ansor, dari awal sudah melakukan penyemprotan disinfektan. Mulai dari masjid, musholla dan pemukiman penduduk di wilayah Kabupaten Malang," jelas Umar. Tak hanya itu, Umar juga menjelaskan dalam vaksinasi tokoh dan para ulama NU sudah banyak yang menerima dan didahulukan. Namun untuk warga dan jamaah NU memang belum semuanya mendapatkan. Umar menerangkan di Nahdlatul Ulama telah dibentuk kelompok dokter se Malang Raya, yang bertujuan untuk membantu pemerintah dalam hal penanganan Covid-19. Terkait percepatan vaksinasi Covid-19 yang kedepan akan memulai beberapa kegiatan, dengan salah satunya mempercepat vaksinasi terhadap warga NU yang berada di Malang Raya. "Sudah banyak Tokoh dan Ulama NU yang didahulukan dalam vaksinasi. Serta kami juga sudah membentuk kelompok dokter (Malang Raya) yang akan membantu percepatan penanganan Covid-19 di Malang Raya," jelasnya. (*/ari/day)

AKBP Darman bersama pejabat utama Polres Tuban memberi keterangan pers di acara gebyar vaksinisasi massal.

Tuban AKBP Darman mengatakan, operasi yustisi bertujuan mengedukasi masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan saat penerapan PPKM darurat. "Rata-rata pelanggar dikenakan denda Rp 50 ribu. Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat betapa pentingnya protokol kesehatan disaat PPKM Darurat

seperti ini," ucap AKBP Darman. Perwira polisi asal Demak itu menjelaskan bahwa lonjakan angka Covid-19 dan angka kematian di kabupaten Tuban cukup tinggi. Ia berharap kesadaran dari masyarakat untuk mematuhi aturan PPKM darurat. "Kalau kita lihat lonjakan angka Covid-19 di Kabupaten Tuban, angka kematian juga

cukup tinggi, masyarakat harus sadar bahwa pentingnya protokol kesehatan untuk dirinya masing-masing, disaat PPKM darurat diharapkan masyarakat mengurangi mobilitas diluar rumah, apalagi di malam hari masyarakat diarahkan untuk tinggal di rumah saja, resikonya cukup tinggi," terangnya. (top/har/day)

Operasi Yustisi Sadarkan Warga Blitar Blitar, Memorandum Apel kesiapan pelaksanaan penerapan operasi yustisi menindaklanjuti IMENDAGRI no 15 tahun 2021 digelar Polres Blitar di Kantor Kecamatan Binangun. Diharapkan kesadaran protokol kesehatan dan taat warga Blitar terhadap PPPKM darurat bisa maksimal. Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, operasi yustisi melibatkan kepolisian, hakim dan jaksa untuk melaksanakan sidang ditempat. Menurut Leonard, operasi yustisi menindak 2 orang yang tidak menggunakan masker, teguran tertulis pada 6 orang, karena tidak memakai masker dengan sempurna, dan petugas operasi yustisi memberikan teguran lisan pada 12 orang yang tidak memakai masker dengan sempurna. Pada kesempatan itu, petugas operasi yustisi membagikan masker dan paket sembako kepada masyarakat. "OperasiYustisi ini kan untuk membuat masyarakat semakin sadar dan disiplin, tidak harus dilakukan penindakan, pemakaian

Kapolres AKBP Leonard M Sinambela memberikan bantuan sembako pada korban terdampak pandemi.

masker itu sudah menjadi adaptasi kebiasaan baru, dan menjadi budaya di kehidupan sehari-hari." Jelas Leonard. Kapolres menambahkan, operasi yustisi dilanjutkan dengan terus meninjau tempat dilaksanakan kegiatan sidang di tempat melalui online atau daring. Kapolres juga menghimbau dan mensosialisasikan kepada pemilik warung makan dan pelaku usaha lainnya.

Sementara itu, Kasat Samapta AKP Nanang Budhiarto saat memimpin apel operasi yustisi menyampaikan petugas di lapangan untuk selalu menjalankan tugasnya secara humanis. Operasi yustisi digelar Polres Blitar Kota bersama jajaran TNI, polisi pamong praja, dan gugus tugas penanganan Covid-19 untuk mendisiplinkan masyarakat yang sedang beraktivitas diluar rumah.

Operasi yustisi disertai pembagian sembako kepada pelaku usaha yang terdampak pandemi covid digelar di berbagai wilayah, yaitu depan kantor Kecamatan Binangun, Simpang 4 Binangun, Pasar Binangun, Jalan depan Pabrik Gula RMI Rejoso, pertokoan dan warung makan depan Pabrik Gula PT RMI Rejoso, warung di hutan Ngembul Binangun, serta warung makan Pasar Ngembul. (pra/day)

Percepat Sasaran Vaksin, Polisi Datangi Sekolah Mojokerto, Memorandum Percepat sasaran vaksin di Kabupaten Mojokerto, petugas gabungan polisi, TNI dan dinas kesehatan mendatangi sekolah, Jumat (16/7). Pelajar SMA/SMK tersebut mendapat prioritas vaksin anak dalam gerai vaksin Presisi TNI-Polri. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, vaksinasi Covid-19 perdana untuk pelajar digelar di SMAN 1 Sooko, Jalan RA Basuni, Kecamatan Sooko. Dalam vaksin tersebut pihaknya melibatkan Nakes gabungan Urkes Polres Mojokerto dan Dinas Kesehatan menjadi vaksinator. "Sedikitnya ada 100 siswa yang menerima suntikan dosis pertama vaksin COVID-19 " kata Dony. Ia menargetkan, 1.300 siswa SMAN 1 Sooko divaksin dalam satu bulan ke depan. Tidak hanya itu, vaksinasi COVID-19 juga akan menyasar SMA/SMK lainnya di Kabupaten Mojokerto. "Kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas Kesehatan dan para kepala sekolah untuk kami gelar serentak menggunakan gerai vaksin Presisi TNI-Polri untuk percepatan vaksinasi di Kabupaten Mojokerto," terang Dony. Ia berharap strategi vaksinasi jemput

Kapolres AKBP Dony Alexander meninjau vaksin di sekolah.

bola ke SMA/SMK berjalan dengan baik. Sehingga seluruh pelajar di Kabupaten Mojokerto bisa divaksin melalui gerai vaksin Presisi TNI-Polri. "Harapan kami gerai vaksin Presisi TNI-

Polri bisa berjalan dengan baik, seluruh pelajar di Kabupaten Mojokerto bisa kami vaksin untuk membentuk herd immunity kepada para pelajar untuk menghadapi COVID-19," pungkasnya.(no/day)

TNI-Polri Terus Mendistribusikan Bantuan Covid-19 AKBP Bagoes Wibisono berdialog dengan dr H Umar Usman ketua PCNU Kab Malang.

Kapolres Sumenep Santuni Pedagang Ikan Bakar

Sumenep, Memorandum Su Instruksi Kapolri Jenderal Listyo Si igit Prabowo yang meminta pembeSigit rian bantuan sembako kepada masyarakat dimaa baru giat patroli dari Desa sifkan di tengah PPKM ksaBandung. Meninjau pelaksaDarurat, langsung na,” ungkap naan PPKM Darurat di sana,” dilaksanakan kapolsek. Kapolres ain bertemu Di Desa Bandung, selain Sumenep ara khusus perangkat desa juga secara AKBP Rahman da petugas memberikan arahan kepada Wijaya. arurat. “Aljaga dan relawan PPKM Darurat. Bersama hamdulillah, kepala desa, tokoh agaanak buahnn relawan ma, tokoh masyarakat, dan ya, kapolres si prokes meyambut baik giat edukasi berkeliling ke yang kami kembangkan,” pungkas Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya memberikan bantuan kepada seorang pedagang ikan bakar. sejumlah lokasi s/epe) AKP Erwan Kurniawan. (ras/epe)

mencari masyarakat yang membutuhkan bantuan. Khususnya warga yang paling terdampak penerapan PPKM Darurat. Ia menemukan beberapa pedagang ikan bakar di Jalan Lingkar Timur Kota Sumenep yang terpaksa tutup karena malam hari sepi pembeli. “Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Polres Sumenep kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Kami memberikan bantuan sembako kepada pedagang kaki lima yaitu pedagang ikan bakar di jalan Lingkar Timur,” ujar Rahman, Jumat (16/7). Mencari lokasi yang masyarakatnya terdampak penerapan PPKM Darurat untuk diberi bantuan sembako,

dilakukan setiap hari. Kapolres juga tak ingin ada masyarakat yang tidak bisa makan saat penerapan PPKM. “Bapak Kapolri sudah menegaskan, bahwa selain menerapkan aturan PPKM Darurat secara maksimal, kami juga harus memperhatikan masyarakat yang terdampak,” tandas AKBP Rahman. “Saya berterima kasih kepada pihak kepolisian yang peduli dengan nasib pedagang ikan bakar. Selama beberapa hari banyak pedagang tutup karena malam hari sepi setelah PPKM. Jadi alhamdulillah saya dan temanteman dapat bantuan sembako,” ujar Ahmawiya, salah seorang pedagang ikan bakar di Kota Sumenep. (aan/epe)

Petugas menyerahkan bantuan kepada masyarakat.

Gresik, Memorandum G TNI-Polri di Kabupaten Gresik terus men nyalurkan bantuan Covid-19. Melalui Bhabin nkamtibmas dan Babinsa, bantuan berupa ssembako rutin disalurkan kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Panceng, Jumat ((16/7). Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Panceng, AKP Jannah menyampaikan, pendistribusian bantuan sebagai wujud nyata dari bentuk kepedulian Polri serta TNI. Sejumlah warga kurang mampu, janda dan anak yatim di Desa Dalegan mendapat distribusi bantuan. Berupa beras, obat multivitamin dan bahan pokok lainnya. “Khususnya bagi masyarakat yang terdampak dan juga yang menjalani isolasi mandiri,” kata dia. AKP Jannah berharap, agenda rutin ini wujud nyata kepedulian polisi dalam membantu meringankan beban warga yang kurang mampu di tengah penerapan PPKM darurat. “Semoga bantuan yang kami berikan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban warga yang kurang mampu ini,” harapnya. (and/har/day)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR Tilap Barang di Swalayan, Wanita Malang Diamankan

Termakan Isu Tolak PPKM Darurat

149 Remaja Di-Swab Antigen, 23 Terpapar Covid-19

FOTO: MEMORANDUM/RUL

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Perempuan berinisial DJ (25), asal Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, yang sehari-hari kos di Perumahan Wisma Indah Tulungagung harus berurusan dengan polisi. Sebab, ketika hendak mencuri 19 barang dagangan di salah satu toko swalayan di Kelurahan Sembung, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung, aksinya ketahuan. Perbuatan DJ dipergoki pegawai swalayan. Kemudian saat diperiksa di dalam Iptu Trisakti tasnya terdapat 19 barang milik swalayan. Kasubbag Humas Polres Tulungagung Iptu Trisakti mengatakan, kini perkara tersebut telah diselesaikan di luar proses hukum dengan mengedepankan kekeluargaan. “Terduga pelaku ini dilaporkan oleh manajemen swalayan ke Polsek Tulungagung,” terang Iptu Trisakti, Jumat (16/7). Trisakti menambahkan, awalnya aksi DJ yang mencurigakan terekam kamera CCTV. Dalam rekaman tersebut diketahui bahwa DJ memasukkan barang- barang ke dalam tas, bukan ke dalam keranjang belanjaan. Saat dilakukan pemeriksaan ditemukan 2 pak celana dalam pria, minyak telon, sampo bayi, penyedap rasa, obat buang air besar, baterai, minyak kayu putih, dan sejumlah kosmetik keperluan bayi. “Di hari yang sama pihak swalayan membuat laporan. Terduga pelaku bersama barang bukti turut diserahkan ke polisi,” tutur Trisakti. Polisi yang menerima laporan ini langsung melakukan pendalaman, dan DJ sempat menjalani pemeriksaan. Kemudian dilakukan penghitungan jumlah kerugian. Selanjutnya atas pertimbangan pihak manajemen swalayan dan saran masukan dari pihak kepolisian, DJ diharuskan mengganti rugi barang-barang yang hendak dicurinya, dengan total tak lebih dari Rp 1 juta. “Dan akhirnya kasus ini bisa diselesaikan dengan kekeluargaan,” pungkasnya. (fir/mad/lis)

SABTU WAGE, 17 JULI 2021 HALAMAN 8

Ratusan remaja menunggu antrean swab antigen di mapolres.

Pasuruan, Memorandum Ratusan remaja yang diamankan di Mapolres Pasuruan Kota pada Kamis (15/7) kemarin, karena melakukan aksi bergerombol di Jalan Pahlawan yang diduga dipicu dari selebaran ajakan tolak PPKM Darurat, kini menjalani tes swab antigen, Jumat (16/7). Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman menjelaskan, re m a j a y a n g d i a m a n k a n tersebut berjumlah 149 orang.

“Dari hasil swab antigen 149 remaja tersebut, ada 23 yang hasilnya positif. Di antaranya 11 remaja dari Kota Pasuruan,

11 remaja dari Kabupaten Pasuruan, dan 1 remaja dari Probolinggo,” kata Arman, kemarin. Arman menuturkan, inilah yang dikhawatirkan apabila ada pihak-pihak yang memanfaatkan untuk keuntungan pribadi dengan mengumpulkan adik-adik yang gampang terprovokasi.

“Oleh karena itu, pasal yang kami sangkakan pun yaitu melawan petugas waktu mengurai untuk tidak berkumpul, dijuntokan dengan undang-undang kekarangtinaan kesehatan dan wabah penyakit menular,” jelasnya. Lebih lanjut, kata Arman, 23 remaja yang dinyatakan positif

dari hasil swab antigen akan dilakukan karantina di tempat masing-masing asal mereka. “Untuk yang negatif akan dipulangkan dengan dijemput pihak keluarga, RT/RW atau pihak sekolahnya. Supaya bisa memberikan edukasi kepada remaja tersebut dan tidak mengulangi perbuatannya,” tuturnya. (rul/lis)

Plt Kalapas Jember Ajak Sarapan Warga Binaan Jember, Memorandum Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Jember Sarwito mengunjungi warga binaan yang berada di blok B untuk memberikan pengarahan dan sarapan bersama. Kegiatan bertajuk “Jagongan dan Jumat Berkah” tersebut merupakan bagian dari sambang blok yang telah dilaksankan secara bergantian. Ini cara untuk mengenalkan dan mendekatkan diri serta dukungan sebagai pejabat baru menggantikan pejabat sebelumnya yang purna tugas. “Saya mengapresiasi keadaan blok B yang lebih bersih dan meminta peran serta seluruh warga binaan dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik lagi. Alhamdulillah, blok sekarang lebih bersih daripada saat pertama saya kontrol ke sini. Terimakasih,” ucap Sarwito. Jumat (16/7) di hadapan para warga binaan. Blok B ini, kata Sarwito, akan menjadi prioritas dalam pemeliharaan bangunan dan fasilitas yang akan dilakukan beberapa waktu ke depan. “Jadi kami minta dukungannya agar rencana rehab tersebut bisa terlaksana dengan baik, “ harap Sarwito yang juga merangkap sebagai Kalapas Bondowoso. Selain menjaga kebersihan, keamanan lingkungan, warga binaan pemasyarakatan tidak diperbolehkan memiliki atau menyimpan benda-benda tajam, tumpul, atau keras di dalam blok. “Saya minta masing-masing kepala kamar segera mengumpulkan benda-benda terlarang secara sukarela, sebelum petugas menyisir kamar,” pinta Sarwito. Selain mengingatkan kepada kepala kamar untuk ditindaklanjuti mengumpulkan barang yang dilarang tersebut, ia juga menyampaikan mengenai hak-hak sebagai warga binaan, seperti cuti bersyarat (CB), pembebasan bersyarat (PB), maupun asimilasi. “Bapak-bapak ini lebih baik fokus pada pidananya masing-masing. Tidak ada pihak yang bisa mempercepat CB, PB, maupun asimilasi sekalipun. Jadi jika bapak sekalian dimintai apapun dengan dalih kepengurusan hak-hak bapak sekalian, kalian dibohongi,” beber Sarwito. Hal tersebut kembali disampaikannya karena kabar praktik KKN dengan dalih kepengurusan hak warga binaan yang sedang santer diberitakan. “Saya tidak mau bapakbapak sekalian tidak mendapatkan hak sebagai warga binaan.” lanjutnya. Jagongan tersebut diakhiri dengan sarapan pagi kedua, di luar jatah makan dari dapur untuk narapidana di blok B. “Ayo sarapan bareng ini ada sedikit rezeki, jangan lihat isi dan lauknya, tapi untuk kebersamaannya” pungkas Sarwito. (edy/lis)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Plt Kalapas Kelas IIA Jember Sarwito memberikan pengarahan kepada warga binaan.

Tulungagung, Memorandum Pandemi yang belum selesai membuat pemerintah terus berupaya melakukan penyesuaian kebijakan di segala lini. Salah satunya adalah pemberian asimilasi kepada n a ra p i d a n a ( n a p i ) y a n g t e n g a h menjalani masa pidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tulungagung. Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung Tunggul Buwono yang ditemui pada Jumat (16/7) mengatakan, asimilasi yang berlangsung mulai Juli sampai Desember 2021 mendatang merupakan asimilasi tahap ketiga. Dari 606 narapidana di Lapas Kelas IIB Tulungagung, ada 8 orang yang masuk dalam syarat sebagai penerima asimilasi. “Ada beberapa yang memenuhi syarat mendapatkan asimilasi tahap ketiga ini. Mereka bisa menerima asimilasi tentu dengan syarat yang ketat,” jelasnya.

Tunggul Buwono (tengah).

Tunggul mengatakan, selama pelaksanaan asimilasi tahap pertama dan kedua yang telah berlangsung, hasilnya terdapat evaluasi yang

dijadikan pijakan untuk pelaksanaan asimilasi tahap ketiga ini. “Karena hasil evaluasi yang kita lakukan selama asimilasi tahap

pertama dan kedua kemarin, semakin ketat peraturan yang kita terapkan untuk penerima asimilasi,” ucapnya. Tunggul menjelaskan, narapidana yang terjerat sejumlah kasus seperti pembunuhan, kemudian tindak pidana asusila, penyalahgunaan narkoba dengan vonis hukuman lebih dari 5 tahun, lalu kejahatan tipikor dan kejahatan yang berpotensi terulang-terulang lagi mendapatkan pengecualian untuk memperoleh asimilasi. “Harapannya agar angka penerima asimilasi yang kembali dipenjara itu bisa ditekan, sehingga asimilasi tidak salah sasaran,” ucapnya. Pihaknya mengakui, dalam pelaksanaan asimilasi tahap pertama dan kedua kemarin, total terdapat 6 narapidana di Lapas kelas IIB Tulungagung yang kembali d i j e b l o s k a n k e p e n j a r a k a re n a berkasus lagi. (fir/mad/lis)

Bupati Lamongan Tinjau Percepatan Vaksinasi Anak Lamongan, Memorandum Bupati Yuhronur Efendi tak hentihentinya memastikan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Lamongan berjalan secara lancar tanpa kendala. Setelah sebelumnya vaksinasi anak pertama dilakukan di Markas Kodim 0812 Lamongan, kali ini dia meninjau pelaksanaan percepatan vaksinasi untuk anak yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Lamongan, Jumat (16/7). “Jadi sesuai arahan Bapak Presiden dan Ibu Gubernur, supaya juga memprioritaskan anak-anak sekolah, baik SMP maupun SMA, untuk Kabupaten Lamongan sudah memulai dari kemarin. Kemarin 500 anak, tempatnya di Kodim, saat ini di SMPN 1 Lamongan, yang selanjutnya nanti akan bergeser ke sekolah-sekolah lain yang sudah kami jadwalkan bersama dinas pendidikan dan dinas kesehatan. Ini terus kita lakukan penjadwalan agar percepatan vaksinasi pada anak mulai usia 12 tahun ini bisa kita laksanakan secara cepat,” terang Yuhronur. Yuhronur mengungkapkan, terdapat sekitar 500 siswa yang akan divaksinasi. Saat ini pelaksanaan vaksinasi di Lamongan untuk dosis 1 hampir 16 persen, belum ditambah dosis 2 yang sudah hampir sekitar 67 persen. “Seperti apa yang disampaikan Bu

Gubernur bahwa herd immunity yang kita harapakan di Agustus nanti bisa mencapai 70 persen. Mudah-mudahan di Lamongan bisa. Jadi selain anakanak sekolah ini, juga secara seiring masyarakat umum, kita lakukan vaksin secara terus-menerus. Saya yakin ini akan terus bertambah dalam hari-hari ini, dengan vantuan TNI-Polri dengan serbuan vaksinasi,” tambahnya. Terkait sekolah tatap muka setelah pelaksanaan vaksinasi, Yuhronur optimistis akan segera dapat terlaksana setelah terbentuknya kekebalan

kelompok secara nasional. “Saya Perindustrian dan Perdagangan) optimistis bahwa herd immunity ini Lamongan. Sidak ini dilakukan guna nanti dapat kita capai secara nasional, memantau pelaksanaan PPKM Darurat dan sekolah tatap muka pun juga bisa pada sektor esensial di Kabupaten segera dilaksanakan,” pungkasnya. Lamongan. (*/asw/lis) Usai melakukan p e n i n j a u a n pelaksanaan PENGUMUMAN RENCANA PENGALIHAN SAHAM DAN PENGAMBILALIHAN PERSEROAN vaksinasi, Yuhronur PT MULYA PUTRA SEJAHTERA BERSAMA melakukan sidak ͳʹͷ ͳʹ͹ ke Bank Daerah Ǧ ǤͶͲ ʹͲͲ͹ L a m o n g a n , ǣǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦ Tuan ARI SUNYOTO ͶͲΨ Bank Jatim, serta Tuan SUKEMI RUSLI ͳͲΨ Nona SHAFWAH ZAIMAH ZAHIDAH ǡǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦ Disperindag (Dinas

FOTO: MEMORANDUM/ASW

FOTO: MEMORANDUM/EDY

8 Napi Lapas Tulungagung Terima Asimilasi

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau pelaksanaan vaksinasi pada anak.

Nyonya SUNARTI ͷͲΨ Nona SHAFWAH ZAIMAH ZAHIDAH PT MULYA PUTRA SEJAHTERA BERSAMA, berkedudukan di Kabupaten Trenggalek ǤǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦ ͳͲͲΨ ǤǦǦǦǦ ǤǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦǦ ǣ Jalan Lapangan Desa Durenan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur Telp. (0355) 327446 Email. pt.mulyaputra@gmail.com ͳͶ ȋ Ȍ ǡ ͳʹ ʹͲʹͳ PT MULYA PUTRA SEJAHTERA BERSAMA

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Direktur Utama: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III Choirul Shodiq SH MH No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Pemimpin Perusahaan: Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU WAGE, 17 JULI 2021 HALAMAN 9

merawat pasien Covid-19. “Jadi nanti totalnya ada 19 RSDC,” katanya, Jumat (16/7). Sementara dengan adanya penambahan RSDC ini, lanjut dr Kasil, tidak ada penambahan suplai oksigen medis untuk wilayah Tulungagung. Menurutnya, hal ini yang mengkhawatirkan dan masih dicari solusinya. “Perhitungan kasarnya, saat ini dalam sehari rata-rata kami mendapat suplai 35 tabung oksigen dari 2 penyuplai oksigen medis,” terangnya. Masih menur ut Kasil, jika dibagi rata maka satu RSDC hanya mendapatkan 2 buah tabung oksigen medis. Padahal minimal pada satu RSDC terdapat 8 bed rawat inap. “Dapatnya 1 RSDC cuman dapat 2 tabung. Nah itu nanti bagaimana membaginya, jadi kalau

FOTO: MEMORANDUM/RSK

D a t a y a n g d i l a n s i r Sa t g a s Covid-19 Tulungagung, hingga kemarin jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 4.148 orang. Dengan rincian, 3.461 sembuh, 443 dirawat, dan 74 meninggal. Kemudian 14 hari sebelumnya, yakni pada 30 Juni 2021 ada 3.510 orang. Dengan r incian, 3.273 sembuh, 155 dirawat, dan 71 meninggal. Artinya, dalam dua pekan terakhir terjadi lonjakan 638 orang, atau dalam sehari rata-rata ada penambahan 45 kasus. Juru Bicara Satgas Covid-19 Tulungagung dr Kasil Rohmat mengatakan, saat ini ada 10 rumah sakit darurat Covid-19 (RSDC) di Tulungagung yang beroperasi untuk merawat pasien Covid-19. Dalam waktu dekat, kemungkinan ada tambahan 9 RSDC lagi yang kini tengah dipersiapkan untuk

barangnya langka itu tidak, tapi itu tadi kondisinya,” keluhnya. Kasil mengungkapkan, satgas Covid-19 sendiri tidak bisa berbuat banyak untuk mengatasi hal ini. Pihaknya hanya menunggu kebijakan pemerintah pusat untuk mendapatkan bantuan oksigen medis dari pihak atau negara lain. Sementara untuk ketersediaan oksigen medis untuk pasien Covid-19 di RSUD dr Iskak masih tercukupi. Sebab, RSUD memiliki tabung gas ukuran besar yang bisa menerima oksigen cair dari distributor dalam jumlah yang sangat banyak. “Kalau di RSUD itu cukup, karena RSUD punya tabung ukuran besar sekali dan distributor bisa langsung menyuplai oksigen ke dalam tabung tersebut,” katanya. Hanya saja saat ini di RSUD dr Iskak, lanjut Kasil, sedang mempercepat perluasan infrastruktur untuk membagikan oksigen-oksigen medis tersebut ke berbagai ruang rawat inap pasien Covid-19 di rumah sakit yang terus bertambah saat ini. (fir/mad/lis)

Suasana donor darah yang dilakukan Kejari Kabupaten Pasuruan.

Kejari Kabupaten Pasuruan Gelar Donor Darah Pasuruan, Memorandum Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-61 dan HUT ke-21 Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Kejaksaan Negeri (Kejar i) Kabupaten Pasur uan menggelar kegiatan donor darah. Donor darah kali ini dibatasi jumlah pesertanya lantaran masih dalam situasi pandemi Covid-19. K e p a l a K e j a k s a a n Ne g e r i Kabupaten Pasuruan Ramdhanu Dwiyantoro mengatakan, selain TNI gelaran donor darah juga diperuntukkan bagi para jaksa dan masyarakat umum yang spontan

datang ke lokasi, yakni di Posko Sa t g a s Pe n a n g a n a n Cov i d - 1 9 Kabupaten Pasuruan. “Dengan tema Berkaya untuk Bangsa, kami gelar donor darah untuk bisa membantu PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Pasuruan menyuplai darah dalam kantong,” kata Ramdhanu Dwiyantoro kepada Memorandum, Jumat (16/7). Dijelaskannya, panitia menyediakan 100 kantong darah kosong yang bisa diisi dengan darah dari para pendonor. Meskipun mencapai ratusan orang, tapi seluruh peserta tersebut diminta

RUMAH DIJUAL

PARANORMAL

Jual Rumah Baru ukuran 4x17 Kedung Mangu Rel Sidotopo Wetan Kec.Kenjeran Hub:081233344412.

Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34.

DJL Rmh TP. 45/96 Wil. Sedati hrg cash 300jt-an Bs KPR Ang 3jt. H: 082132261652

SHOWROOM

T:031-5490592/085785938383. (tdk terima SMS).

datang dengan jam yang sudah ditentukan. “Protokol kesehatan betul-betul kita tegakkan. Datangnya sesuai jam dan itu dilakukan. Alhamdulillah,” terangnya. Lebih lanjut Ramdhanu menegaskan bahwa donor darah dari masyarakat ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. “Dengan donor darah, tubuh kita akan terasa jauh lebih segar. Kalau tidak percaya, saya tantang untuk donor darah setiap 3 bulan sekali di PMI,” tegasnya. (rsk/lis)

PROMO TOYOTA Juli Special AGYA 1.2 Dp. 8jt angs 3.7xx CALYA 1.2 Dp. 8jt angs 3.8xx AVANZA Dp. 21jt angs 4.4xx YARIS Dp. 35jt angs 5.8xx Bonus : - Cover Jok - Karpet Dasar - Kaca Film - Payung - dll

* Terima tukar tambah dan KTP luar kota Hubungi : 0813 4333 8030

PIJAT KEBUGARAN Feri Massage Pijat Keluarga. Untuk Pria dan Wanita, untuk Capek dan Letih-letih. Muda, Bersih, dan Sopan santun. Hub: 081358022468.

REVA PIJAT

LOWONGAN Dicari Tukang Bubut, Selep As Kruk, Colter Berpengalaman. Jl Penghela No.25B

REVA PIJAT Call To Hotel 0822 4505 1290 SABAR

dr Kasil Rohmat (kiri).

Bupati Jember Gandeng Puslitkoka Tingkatkan Kemampuan Petani Kopi Jember, Memorandum Bupati Jember Hendy Siswanto membuka webinar yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) bertajuk “Pemulihan Ekonomi Masyarakat melalui Hilirisasi Kopi dan Kakao” secara daring dari Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (15/7). Kepala Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia Dr Agung Wahyu Susilo menyampaikan, kopi dan kakao merupakan komoditas berbasis kerakyatan, sehingga diharapkan melalui webinar tersebut dapat memberikan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat Jember. “Tren konsumsi kopi cukup meningkat dalam waktu satu dekade terakhir dengan rata-rata naik 8-10 % pertahun. Di mana secara nasional per kapita atau per orang itu mengonsumsi 1,3 kilogram kopi per tahun,” jelasnya Agung. Data ini menjadi peluang ekonomi kerakyatan untuk dimanfaatkan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan

warga Jember. Di mana Kabupaten Jember termasuk daerah penghasil kopi terbaik di Indonesia. Bu p a t i He n d y Si s w a n t o menyampaikan, Kabupaten Jember dengan topografinya yang beragam mulai dataran rendah hingga tinggi, sehingga memiliki potensi untuk ditanami bermacam jenis tanaman pangan dan holtikultura maupun perkebunan, termasuk di antaranya kopi dan kakao. “Sebagai negara penghasil kopi terbesar ketiga dunia, setelah Brazil dan Vietnam, Indonesia mampu memproduksi sedikitnya 768 ribu ton atau 6,6 persen dari produksi kopi dunia pada 2012. Dari data tersebut untuk kopi robusta mencapai lebih dari 601 ribu ton dan arabika mencapai lebih dari 147 ribu ton,” jelas Hendy dalam paparannya. Berdasarkan data pada 2020, Kabupaten Jember memiliki luas area tanaman kopi 4.658 hektare dengan produksi 2.369 ton dan produktivitas mencapai 11.859 kg/ hektare. “Ada beberapa permasalahan

dalam perkembangan ekonomi kopi di Jember, yaitu produksi kopi dihadapkan dengan rendahnya pengetahuan petani dalam budidaya kopi yang baik. Sekaligus proses panen dan pascapanen juga belum mengacu pada good manufacturing practice, sehingga belum bisa memberikan jaminan kualitas dan kuantitas yang berkelanjutan,” sambung Hendy. Tingginya permintaan kopi untuk kafe-kafe diharapkan berbanding lurus dengan permintaan biji kopi kepada petani lokal. Untuk itu, Hendy meminta para pemilik kafe dengan petani lokal untuk bersinergi. Hendy juga akan mendorong agar petani lokal tidak lagi menjual langsung biji kopi, namun sudah memiliki nilai tambah berupa produk kopi kemasan dengan harga yang lebih tinggi. “Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami, tentunya dibantu oleh Puslitkoka untuk peningkatan kemampuan para petani dalam mengolah atau menambah nilai kopi yang diproduksi petani lokal,” pungkasnya. (adv/jun/lis)

FOTO: MEMORANDUM/JUN

Tulungagung, Memorandum Lonjakan jumlah pasien positif Covid-19 yang tajam dalam dua pekan terakhir berdampak pada ketersediaan oksigen medis di Kota Marmer. Tentu saja kondisi ini memaksa Pemkab Tulungagung untuk memutar otak dan menghemat penggunaan oksigen.

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Pasien Melonjak, Oksigen Medis di Kota Marmer Menipis

Bupati Jember Hendy Siswanto mengikuti webinar.

PIJAT KEBUGARAN

KEHILANGAN

Yoga Atletis melayani massage vitalitas buat pria/pasutri bisa di panggil dan ditempat. Minat Hub 085230255020.

Hilang Buku Kir L.8693.UX/ SB.254131.K PT.CITRA TRANS JL.TANJUNG BATU 15 ZC SBY.

KEHILANGAN Hilang STNK Honda Scoopy ‘17 L-2072-ZO An.Eko Sudarmeianto Hub.085707570957 Simo Sidomulyo VII/41 Sby. HILANG STNK HONDA SCOOPY MERAH HITAM ACHMAD RUBIANTO W-6241-S 081246043839. Hilang STNK Spd Motor Suzuki UK125SC L6411DA A/N: Deny Kurniawan D/A Barata Jaya 18/48. Hilang Buku Kir L.8726.UH/ SB.139847.K PT.ALAMUI LOGISTIC JL.MARGOMULYO 9 SBY.

Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.153365.K SASTRO SUSENO JL.MANYAR TIRTOMOYO SBY. HILANG STNK HONDA SCOOPY W-5661-YE DWI ERINA WARDIANI 081335631602. Hilang Buku Kir L.9112.NC/ SB.233297.K SUHENDRI JL. SURABAYA. O

Hilang Buku Kir L.9217.AU ANTONIUS YULIANTO.G JL.PENGAMA K PON 12/11 SBY. Hilang STNK Spd Motor Honda. Vario L6689EW A/N: MuhammadL Rizal Ro¿k D/A: Pacar KembangT . 4/15.

PEMBERITAHUAN Kepada pembaca MEMORANDUM agar berhati-hati dalam melakukan transaksi melalui sarana iklan. Tetap waspada dan selalu cross check. MEMORANDUM tidak bertanggung jawab terhadap semua transaksi penayangan iklan. Atas perhatiannya kami sampaikan terimakasih. Ttd. Manager Iklan


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SABTU WAGE, 17 JULI 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

KASUS PENCURIAN MARAK DI KABUPATEN MOJOKERTO

Banyak Warga Teledor selama Pandemi Mojokerto, Memorandum Polres Mojokerto mencatat sebanyak 92 kasus pencurian dengan pemberatan (curat) terjadi di Kabupaten Mojokerto. 92 kasus tersebut terjadi hanya dalam kurun waktu 6 bulan. Data yang didapat dari pihak kepolisian, angka kriminalitas dalam kasus curat yang terjadi sejak awal bulan Januari hingga Juni 2021 ada sebanyak 92 kasus yang dilaporkan. Dikutip dari akun instagram resmi Satreskrim Polres Mojokerto, kasus yang paling menonjol adalah pencurian dengan modus masuk rumah

(pekarangan) yang tak dikunci oleh para pemiliknya. Kasus ini jumlahnya mencapai 30. Kemudian, disusul kasus pencurian dengan pemberatan dengan modus merusak kunci pintu/ pagar yang mencapai 21 laporan. Lalu kasus pencurian dengan pemberatan bermodus masuk melalui atap jendela 9 kasus, bobol tembok 9 kasus, dan dua kasus

lain dengan modus pecah kaca. Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Andaru mengatakan, kasus pencurian dengan pemberatan di Kabupaten Mojokerto rata-rata didominasi oleh masyarakat yang teledor dalam menjaga keamanan rumah. Terlebih lupa mengunci pintu atau gerbang sehingga memudahkan para pelaku kriminal dengan leluasa melakukan aksinya. “Ada beberapa modus yang dilakukan, namun persentase yang paling banyak adalah modus masuk pekarangan yang tidak dikunci (32%). Artinya apa?

Berarti masih banyak warga yang kurang peduli dengan keamanan barang miliknya sendiri karena rumah yang seharusnya menjadi istananya justru dinomorduakan dengan cara tidak dikunci,” ungkapnya, Jumat (16/7). Meski demikian, dengan masih tingginya angka kriminalitas di wilayah hukumnya, pihaknya terus berupaya melakukan penyelidikan dan pengejaran kawanan pelaku aksi kriminalitas. Selain itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat semakin waspada, terlebih saat ini dalam kondisi

pandemi yang belum usai. “Nah untuk menekan kasus kejahatan khususnya pencurian dengan pemberatan biar tidak tejadi, alangkah baiknya kita lebih waspada dalam mengamankan lingkungan dan rumah masing-masing,” paparnya. Pihaknya meminta agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan beberapa cara atau mencegah adanya aksi kriminalitas. Di antaranya selalu mengecek dan memastikan kondisi rumah (mengunci rumah) memasang alarm, atau memanfaatkan CCTV. “Dan kalaupun

ILUSTRASI ISTIMEWA

rumah harus ditinggalkan dalam keadaan kosong, pastikan rumah dalam keadaan terkunci berlapis-lapis. Jangan lupa juga mem-

beritahukan kepada tetangga dan Ketua RT setempat kalau rumah akan ditinggal untuk sementara waktu,” tegasnya. (no/yok)

Kendaraan Berstiker Boleh Melewati Penyekatan PPKM Darurat

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Personel Polsek Perak memantau proses vaksinasi warga Desa Kepuhkajang.

Polsek Perak Pantau Vaksinasi Desa Kepuhkajang Jombang, Memorandum Polsek Perak memberikan perhatian dalam setiap vaksinasi di wilayah hukumnya. Terbaru, guna memastikan kelancaran tahapan suntikan, Wakapolsek Perak Iptu Sudarsono melakukan pemantauan dan monitoring giat vaksinasi Covid-19 di pendopo Balai Desa Kepuhkajang, Jumat (16/7). Diungkapkan Kapolsek Perak AKP Dwi Retno Suharti, pihaknya secara khusus memberikan perhatian terhadap semua tahapan vaksinasi di semua desa yang ada di wilayah hukumnya. Sebab, vaksinasi merupakan salah satu upaya serius pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus. “Kami pastikan petugas hadir di setiap proses vaksinasi. Karena ini merupakan salah satu program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ungkapnya, Jumat (16/7). Diakuinya, giat vaksinasi di Desa Kepuhkajang merupakan bagian dari program pemerintah yakni satu hari satu juta vaksin. Dan kehadiran personel di lokasi suntikan semata-mata untuk memastikan semua tahapan dapat berjalan lancar. Termasuk warga yang mengikuti antrean tetap mematuhi protokol kesehatan. “Masih berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes), semua tahapan vaksinasi harus mematuhi ketentuan tadi. Turut pula kami sampaikan kepada mereka, bahwa vaksin aman jadi mereka tidak perlu khawatir,” ujarnya. Dibeber Kapolsek, sebelum mendapatkan suntikan vaksin, terlebih dulu warga yang datang menjalani registrasi. Setelahnya, mereka melalui screening menyangkut pemeriksaan suhu tubuh, tekanan darah, serta riwayat penyakit. “Setelah dinyatakan sehat, barulah warga mendapatkan suntikan. Tahap selanjutnya observasi selama 30 menit, untuk mengetahui gejala-gejala yang muncul pasca vaksinasi,” bebernya. (wan/yok)

Mojokerto, Memorandum Polres Mojokerto Kota memberi keleluasaan bagi sejumlah kendaraan untuk melintasi penyekatan PPKM Darurat di exit Tol Penompo. Kriteria kendaraan yang bebas lalu lalang menerobos sekat pembatasan tersebut yakni kendaraan sektor kritikal dan sektor esensial. Bahkan untuk memberi prioritas, Polres Mojokerto Kota menempelkan stiker pada kendaraan tersebut. Kasatlantas

Polres Mojokerto Kota AKP Fitria Wijayanti mengatakan, penempelan stiker tersebut dilakukan untuk memberikan pelayanan terhadap kendaraan yang melalui jalur tol agar menghindari putar balik yang disebabkan adanya penyekatan. “Perlunya stiker ini untuk digunakan kendaraan yang melewati pos penyekatan agar mendapatkan prioritas,”

ungkap Fitria, Jumat (16/7). Lebih lanjut dikatakannya, penempelan stiker mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 15 tahun 2021tentang PPKM Darurat Jawa dan Bali. Kendaraan yang sudah berber “Kendaraan stiker ini nantinya bisa melewati penyekatan di wilayah hukum Polres Mojokerto Ko t a ,” p u n g kasnya. (war/yok) FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

M Subaidi Muchtar

Maksimalkan Disiplin Prokes

PKB Dorong Pemkab Libatkan Satuan Tugas Masyarakat Anggota Satlantas Polres Mojokerto Kota memasang stiker di kendaraan. FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Bupati Imbau OTG Lakukan Isolasi di Puskesmas Mojokerto, Memorandum Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Mojokerto Bupati Ikfina Fahmawati, mengawasi langsung pasien Covid-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG) di Puskesmas. Hal tersebut agar tidak menjadi carrier (pembawa) dan menularkan virus kepada keluarga lainnya. Bupati Ikfina mengimbau agar OTG dengan gejala ringan segera melakukan isolasi di puskesmas tanpa ragu. “Saya harap yang OTG dengan gejala ringan, lebih baik isolasi di puskesmas saja, demi menekan risiko penularan ke keluarga yang sehat

di rumah. Pukesmas isolasi Gondang sangat layak untuk mempercepat kesembuhan pasien. Lingkungannya juga nyaman dan sejuk,” ujar bupati, saat meninjau Puskesmas Gondang, Kamis (15/7). Saat ditinjau bupati, sebanyak 23 pasien Covid-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG) di Puskesmas Gondang, melaksanakan kegiatan olahraga untuk meningkatkan imunitas dan mempercepat pemulihan kesehatan. “Supaya pasien tidak bosan, (pasien) harus ada jadwal aktivitas seperti olahraga. Kegiatan ini bisa meningkatkan imunitas

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Bupati Mojokerto memantau ruang isolasi pasien Covid-19.

demi kesembuhan. Saya juga titip, mohon dipantau terus asupan makanan bergizi seimbang untuk para pasien.

Jangan lupa juga untuk para nakes, tetap fit dan selalu jaga kesehatan,” pesan bupati. (war/yok)

Wali Kota Salurkan 1.000 Paket Sembako ke PKL Mojokerto, Memorandum Pemerintah Kota Mojokerto menyalurkan bantuan 1.000 paket sembako kepada PKL dan warung kecil yang terdampak pembatasan aktivitas di masa PPKM Darurat. Bantuan berupa kebutuhan pokok seperti beras, minyak, gula, dan mi instan tersebut berasal dari sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Forum Komunikasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Kota Mojokerto. Secara simbolis bantuan tersebut diserahkan Ketua Forum Komunikasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Kota Mojokerto Sugianto kepada Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Pendopo Rumah Rakyat, Jalan Hayamwuruk, Jumat (16/7). “Bantuan sembako sebanyak 1.000 paket merupakan bentuk kepedulian kami terhadap pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19,” kata Ketua Forum Komunikasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Kota Mojokerto Sugianto. Pengusaha besar ini berharap bantuan yang disalurkan forum yang

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Wali Kota Ning Ita bersama Ketua Forum Komunikasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Kota Mojokerto Sugianto, saat menyerahkan bantuan.

dipimpinnya dapat meringankan beban para pelaku UMKM. “Terima kasih kepada Wali Kota Mojokerto dan jajarannya yang telah memfasilitasi penyaluran bantuan ini. Kita semua pihak prihatin dengan pandemi Covid-19 hingga pemerintah harus memberlakukan PPKM Darurat. Semoga bantuan paket ini dapat meringankan beban UMKM,” ujar Sugianto seraya berharap agar para pelaku UMKM di Kota Mojokerto kembali bangkit di

tengah krisis Covid-19. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengapresiasi bantuan dari Forum Komunikasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Kota Mojokerto yang acap disebut Forum CSR ( corporate social responsibility) karena peduli terhadap kondisi pelaku UMKM. “Kami sangat mengapresiasi kepedulian forum CSR ini semoga dapat meringankan beban pelaku UMKM dalam menghadapi dampak Covid-19. Atas nama pribadi dan pemerintah, kami sangat

mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Untuk itu, kata orang nomor satu di Kota Mojokerto ini, pihaknya akan langsung mendistribusikan bantuan yang telah diberikan oleh forum tersebut. “Hari ini juga akan mulai kita distribusikan. Selain kepada perwakilan paguyuban UMKM yang hadir dalam kesempatan ini, juga akan kami bagikan kepada pedagang kecil di Alun-alun Kota Mojokerto,” ujar Ning Ita, sapaan karib Wali Kota Ika Puspitasari. (war/yok)

Jombang, Memorandum Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang duduk di Komisi B DPRD Jombang M Subaidi Muchtar, mendorong pemerintah kabupaten (Pemkab) agar memberdayakan satuan tugas masyarakat. Utamanya untuk terlibat dalam penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes). Hal itu perlu dilakukan, mengingat jumlah personel atau sumber daya yang dimiliki sangat terbatas. “Kami mendorong pemkab untuk secepatnya melibatkan satuan tugas masyarakat untuk menekankan kembali pada warga terkait prokes. Sebab sebagaimana diketahui bersama, jumlah personel yang dimiliki sangat terbatas,” papar M Subaidi Muchtar, Jumat (16/7). Satuan tugas tadi, sebutnya, dapat berasal dari organisasi kepemudaan. Salah satunya barisan ansor serbaguna (Banser). “Salah satu satuan tugas yang dapat dilibatkan yakni Banser. Kenapa hal ini sangat penting, sebab berkaitan dengan upaya new normal yang diinginkan semua pihak,” terangnya. Dicontohkan oleh Subaidi, metode melibatkan satuan tugas masyarakat diaplikasikan di Pulau Dewata Bali. Hasilnya, seperti yang diketahui bersama. Kendati disana merupakan daerah kunjungan wisata, angka pasien terpapar sangat minim. “Di Bali pemerintah setempat melibatkan pecalang sebagai garda depan disiplin prokes. Maka kendati disana merupakan wilayah kunjungan wisata, angka positif Covid-19 sangat minim,” urainya. Seiring dengan tidak berdayanya Pemkab dalam melakukan upaya pencegahan. Opsi tadi merupakan langkah yang jitu apabila ingin benar-benar melakukan pengendalian. Sementara untuk alokasi anggaran yang dibutuhkan, dapat dipikirkan bersama-sama. “Kondisi saat ini nampak jika Pemkab keteteran dalam melakukan upaya pengendalian. Sementara masyarakat kecil, kian terhimpit dengan adanya regulasi yang ditetapkan,” tegasnya. Selain mendesak pemberdayaan satuan tugas masyarakat, Fraksi PKB juga mendorong agar pasar sebagai sentra perekonomian dapat melakukan aktivitas seperti biasanya. Asalkan, semua pihak dapat berkomitmen mematuhi prokes. “Untuk memastikan ketaatan ini, maka keterlibatan satuan tugas tadi sangat diperlukan. Apabila berjalan, secara otomatis perekonomian dapat pula terdongkrak,” tandas Subaidi. (wan/yok)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL

SABTU WAGE, 17 JULI 2021 HALAMAN 11

Penyakit Jantung...Sambungan dari halaman 1 “Akibatnya pemotor itu tidak bisa mengendalikan setang kendaraannya dan menabrak tiang PJU di lokasi. Jenazah korban sudah dievakuasi menggunakan ambulans ke rumah sakit untuk kepentingan visum,” imbuh Heru. Lanjut Heru, penyidik Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban perihal kecelakaan tunggal itu. “Sudah koordinasi. Tadi anggota sudah menghubungi keluarga korban untuk dimintai keterangan sehubungan dengan kejadian tersebut,” pungkas Heru. (fdn/nov)

Warga Gubeng...

Sambungan dari halaman 1

Kecurigaan Ruspandi pun terjawab. Nawawi tidak sedikitpun merespons panggilannya. Dia akhirnya meminta bantuan warga untuk melapor ke pihak berwajib. Setiba di lokasi, korban sudah dinyatakan telah meninggal. Jenazah Nawawi akhirnya dievakuasi ke rumah sakit. “Dia (Ruspandi, red) minta tolong jadi saya dengan yang lain langsung ke sana mas. Ada seseorang yang kemudian lapor ke call center 112,” kata Bayu, seorang saksi lain yang melihat kejadian tersebut. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit untuk kepentingan visum. “Petugas pakai baju alat pelindung diri (APD) saat itu. Tidak ada yang tahu kematian korban karena apa. Hanya saja, dia tiba-tiba duduk kemudian lemas dan tidur,” lanjut pria 32 tahun itu. Terpisah, ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp (WA), Kanitreskrim Polsek Gubeng AKP Wardi Waluyo belum bisa memberikan tanggapan. Demikian pula dengan Kapolsek Gubeng Kompol Akay Fahli. “Saya cek ke anggota dulu Mas,” kata Akay, Jumat (16/7). (fdn/nov)

Buka Baju

Sambungan dari halaman 1

Yuk gym?” tulis Maria Vania dalam TikTok miliknya. Bahkan, tato yang ada di bagian belakang tubuh Maria Vania pun menjadi sorotan. Banyak netizen mengomentari tato dan aksi Maria Vania membuka baju itu. “Tatonya itu buat di mana nih kalau boleh tau,” jelas akun kejr****. “Salfok sama tatonya deh kak buat di mana ituuuu,” tutur akun ikrm****. “Tatonya sih kenapa keren banget,” ungkap akun heyr****. “Kece badai sih tatoonya ituuu sumpah dehhh,” lanjut akun tre****. Maria Vania sudah lebih dulu dikenal memiliki tubuh seksi dan ideal. Hal tersebut dikarenakan dirinya yang rajin berolahraga dan tidak pernah mengonsumsi nasi selama tujuh tahun. Kisah dietnya dengan tidak pernah mengonsumsi nasi selama tujuh tahun pernah menjadi salah satu yang ramai diperbincangkan. Menurut Maria Vania, dirinya memang membatasi asupan karbohidratnya. “Aku sudah nggak makan nasi putih selama tujuh tahun, terus olahraga seminggu lima kali. Aku biasanya ada puasa sehari 20 jam atau 18 jam, kayak gorengan aku kurangi sama makan makanan manis-manis juga aku nggak konsumsi banyak banget,” ungkapnya. Maria Vania pun mengutarakan makanan pengganti nasi. Tak hanya itu, ia juga rajin mengonsumsi air putih. “Makanan karbohidratnya selain nasi adalah roti gandum, kentang, ubi dan jagung juga sesekali makan nasi merah. Tak ketinggalan kebiasan minum segelas air jeruk nipis dan madu setiap hari sarapan, yang dilanjutkan dengan konsumsi untuk menjaga tubuh tetap sehat meski sedang diet,” terang Maria Vania. (dth/nov)

Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko memberikan instruksi kepada anggota bhabinkamtibmas dan babinsa sebelum mendistribusikan bantuan sembako.

Pemberian Bantuan ke Masyarakat Wajib Humanis

Surabaya, Memorandum Menindaklanjuti instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, polda memerintahkan anggota bhabinkamtibmas dan babinsa memberikan bantuan ke warga yang membutuhkan. Penyerahan bantuan berupa sembako itu diminta dengan cara humanis. Saat membagikan bantuan, petugas juga memberikan imbauan dan pesan edukasi tentang protokol Kesehatan

(prokes). Terlebih di saat penerapan PPKM darurat seperti sekarang ini. Selain bertujuan untuk mengurangi mobilitas,

tujuan bantuan itu untuk mengembalikan perekonomian akibat pandemi Covid-19. Instruksi kapolri yang dilaksanakan Polda Jatim direspons cepat oleh 23 polres jajaran. “Dikhususkan warga yang membutuhkan, selama PPKM darurat sesuai perintah dari kapolri,” kata Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko, Jumat (16/7).

Otak Kejahatan Sekaligus Eksekutor Pencuri Motor Tenggumung Wetan Didor Surabaya, Memorandum Achmad Ridhoi, (25), warga Jalan Tenggumung Wetan Gang Blewah yang ditembak anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya ternyata otak kejahatan sekaligus eksekutor. Hal itu, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pelaku. Untuk memuluskan aksinya, dia dibantu dua temannya BR dan BD (DPO). “Tersangka ini otak dari komplotan ini sekaligus eksekutor pencurian motor,” beber Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian, Jumat (16/7).

Ridhoi yang pernah dipenjara selama 17 bulan atas kasus pencurian pada tahun 2016 membuat pengalamannya bertambah. Terbukti, setelah keluar dari bui bukannya bertaubat malah semakin nekat. Terhitung ada empat motor di 4 TKP di Penjaringan, Rungkut, dan Bulak Banteng berhasil digasak selama setahun. “Rata-rata yang diincar motor matic yang diparkir di depan rumah dan dalam kondisi sepi. Komplotan itu selalu berbekal kunci T dalam aksinya,” imbuh Oki.

Achmad Ridhoi diamankan anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Penghuni Rumah Kos Lontar Meregang Nyawa enak badan, tadi saya akan memberi makan ke dia,” tutur Nurul. Setiba depan kamar Isfan, saksi mencoba mengetuk pintu tapi tidak ada jawaban atau respons. Ia kemudian membe-

ranikan diri membuka pintu tersebut yang kebetulan tidak terkunci. Alangkah kagetnya Nurul karena melihat kondisi korban yang sudah tidak bernyawa. “Saya mendapati kondisi Isfan

tergeletak di kasur” ujar Nurul. Selanjutnya Nurul memberitahu ke tetangganya dan disarankan melaporkan kejadian itu ke Polsek Lakarsantri. Setelah petugas inafis datang ke lokasi

serta memeriksa tubuh Isfan, kemudian jenazahnya dibawa ke RSUD dr Soetomo guna divisum. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Lakarsantri Iptu Suwono membenarkan adanya laporan

Dua Terdakwa Penipuan Divonis Beda, JPU Banding dilakukan oleh para terdakwa. “Oleh karena itu, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Khilfatil Muna dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 2 bulan. Sedangkan terdakwa Yano Oktavianus Albert Manopo dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan,” imbuh Johanis. Sebelum menjatuhkan vonis tersebut, majelis hakim mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan atas perbuatan para terdakwa. “Hal yang memberatkan, perbuatan para terdakwa telah merugikan korban sebesar Rp

488 juta dan sudah menikmati hasil kejahatannya. Sedangkan untuk hal yang meringankan terdakwa berlaku sopan dan mengakui perbuatannya,” kata Johanis. Atas putusan tersebut para terdakwa menyatakan terima. Lain halnya dengan JPU I Gede Willy Pramana. JPU dari Kejari Tanjung Perak Surabaya itu langsung menegaskan dirinya akan mengajukan banding. “Banding Yang Mulia,” tegas JPU yang akrab dipanggil Willy itu. Usai persidangan, saat ditemui, Willy menyampaikan alasan dirinya mengajukan

banding. Ia merasa lama pidana tidak sesuai dengan tuntutannya.” Pidananya tidak sesuai tuntutan kita Mas,” tandas Willy. Diketahui, JPU Willy sebelumnya menuntut kedua terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun. Perkara ini bermula pada Juni 2016 di rumah Nasuchah di Jalan Gunung Anyar Tengah, dia bertemu terdakwa Khifatil Muna dengan maksud meminjam sejumlah uang dengan jaminan SHM nomor 04275 Kelurahan Gunung Anyar. Rencananya, SHM tersebut untuk dijaminkan ke bank de-

Berbekal laporan itu, petugas menindaklanjuti dengan mengirim personel ke titik yang dilaporkan. Dari hasil interogasi awal,

“Sekarang terserah Mas Hendar. Pilih saya atau Ibu. Saya pasrah,” kata Hendar menirukan tanggapan Siti. “Tentu saja aku pilih kamu dan Ibu. Kalian tak terisahkan di hatiku,” tutur Hendar. “Baiklah. Aku mengerti arti pilihan itu. Kamu pasti dengan berat hati pilih Ibu. Aku paham,” ujar Siti. Lirih. “Aku tidak mau menjadi anak durhaka.”

penemuan jenazah penghuni kos di Jalan Lontar Telaga Indah tersebut. “Benar ada laporan itu. Korban meninggal karena sakit,” terang Suwono, Jumat (16/7). (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 ngan iming-iming uang Rp 25 juta dan angsuran ditanggung terdakwa. Kemudian, Khilfatil menemui Anis Fatul (DPO). Anis lalu menyampaikan kepada terdakwa Yano Octavianus Albert (berkas terpisah) bahwa Nasuchah bersedia memberikan sertifikat seolah olah sebagai jaminan, padahal dijual terdakwa Khifatil Muna dan Anis (DPO) dengan harga Rp 400 juta. Selanjutnya saksi Yano Oktavianus (berkas terpisah) mencari pembeli tanah dan rumah SHM no. 04275 yang ditawarkan ke saksi Joy Sanjaya Tjwa. Setelah sepakat dengan Yano, saksi

Mengantuk, Pengendara Scoopy Masuk Tol pun, kejadian itu bermula Ketika seorang pengemudi mobil mendapati wanita tersebut mengendarai motor di KM 4 tol Dupak arah Gresik.

Meski mengaku sudah empat kali, pihaknya tetap melakukan penyelidikan karena kemungkinan Ridhoi cs beraksi di tempat lain di wilayah hukum Polrestabes Surabaya. Selain itu, polisi juga masih memburu BR dan RD. “Identitas kedua pelaku sudah kami kantongi, cepat atau lambat pasti tertangkap,” tandas Oki. Seperti diberitakan sebelumnya, Ridhoi kembali ditangkap polisi setelah melakukan pencurian motor dan terekam kamera CCTV. Residivis ini sempat melarikan diri ketika disergap hingga terpaksa dilumpuhkan kaki kirinya. Sedangkan dua rekannya hingga kini masih dalam pengejaran petugas. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1

Joy pada 13 November 2016 menitipkan pembayaran ke Yano senilai 220 juta. Pada 5 Desember 2016 saksi Joy kembali menitipkan uang sejumlah Rp 180 juta ke Yano dengan total Rp 400 juta. Sementara, Nasuchah mengira sebagai syarat pinjaman ke bank. Namun, ternyata sebuah perjanjian jual beli. Nasuchah mengetahui setelah ditunjukan Ikatan jual beli yang dibuat di Notaris Eni Wahjuni, Jalan Kertajaya IX pada 17 Desember 2016. Atas perbuatan para terdakwa, Nasuchah mengalami kerugian sebesar Rp 488 juta. (mg5/nov)

Sambungan dari halaman 1 Firli mengaku jika dirinya tidak hafal jalan. Namun, kemudian dia mengaku jika mengantuk. “Semalaman tidak tidur dan kurang beristirahat. Alasannya

banyak pekerjaan. Akan kita dalami lagi,” terang Mathius. Petugas kemudian mengamankan barang bukti berupa motor Honda Scoopy L 4497 EX.

Disuruh Pilih, Ibu atau Istri berubah begitu. Dengan berbagai pertimbangan Hendar akhirnya berterus terang. Menceritakan semua yang terjadi antara dirinya dengan sang ibu. Semua diceritakan. Lengkap. Tidak dikurangi, tidak ditambah. Siti yang sudah mengenal betul sikap mertuanya hanya diam. Tidak merepons sama sekali. Baru keesokan paginya Siti berkata kepada sang suami.

mendapatkan bantuan itu.Wanita penjual kembang di Bungurasih tersebut tidak hentinya mengucapkan terima kasih kepada TNI-Polri dan pemerintah atas bantuan yang diberikan. “Alhamdulillah terimakasih Pak Polisi, Pak TNI, dan pemerintah Jawa Timur. Bantuan ini dapat meringankan kami, beras dapat kami gunakan untuk makan sampai seminggu,” ucap Latifa. (fdn/nov)

Gatot berharap, bantuan berupa beras itu dapat bermanfaat khususnya masyarakat yang terdampak dengan penerapan PPKM darurat. “Mudah-mudahan upaya ini sedikit membantu masyarakat khususnya warga terdampak langsung dengan penerapan PPKM darurat,” lanjut dia. Salah satu penerima bantuan, Latifa, sangat bersyukur bisa

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Surabaya, Memorandum Meningkatnya kasus Covid-19 yang tidak kunjung reda, rumah sakit membeludak, tenaga medis banyak yang tumbang, hingga kekurangan ambulans membuat prihatin anggota Polrestabes Surabaya Aiptu Adek. Sampai akhirnya mengusik hatinya memberikan sumbangsih ambulans gratis bagi warga Surabaya yang membutuhkan. Untuk mewujudkan bantuan kemanusiaan, Adek menggalang sejumlah dana operasional. “Alhamdulillah jalan Tuhan, ada seorang pengusaha yang menyumbangkan sebuah mobil gran max untuk dijadikan ambulans. ternyata masih ada orang-orang baik,” sebut Adek, Jumat (16/7). Setelah mendapatkan sumbangan mobil, Adek kemudian merangkul komunitas alumni Bintara Polri Jawa Timur angkatan 97-98, Dikmaba Sembilan Delapan dan Sembilan Delapan Sepolwan (DSD SDS). Niat luhur itu akhirnya sampai ke telinga Ketua DSD SDS Jawa Timur yang juga menjabat Kanitreskrim Polsek Tegalsari Iptu Marji Wibowo. Selanjutnya dia ikut memberikan sedikit rezekinya untuk menyulap gran max menjadi ambulans gratis dan dioperasionalkan membantu masyarakat di tengah pandemi Covid 19. Ambulans tersebut akhirnya beroperasi pada awal Juli tahun ini. “Dalam seminggu alhamdulillah kawan-kawan di DSD dan SDS memberikan sedikit rezekinya hingga terkumpul dana sumbangan untuk menyulap mobil grand max menjadi sebuah ambulans berstandar nasional,” ungkap Adek. Bagi masyarakat yang membutuhkan ambulans gratis ini dapat menghubungi nomor 0813-3292-0000 tanpa dipungut biaya sepeser pun. (rio/nov)

FOTO: MEMO RANDUM/DANNY

Anggota Polrestabes Sediakan Ambulans Gratis

Sementara untuk memberikan efek jera, pengendara akan dikenai sanksi tilang. “Sekarang diamankan di Kantor PJR Induk Jatim II,” pungkasnya. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 “Ya. Aku paham siapa Mas Hendar. Besok aku akan pulang ke orang tua di Gresik. Mas Hendar tunggu saja panggilan dari pengadilan agama (PA).” Semula Hendar mengira kalimat Siti tadi sebagai gertak sambal atas sikapnya yang kurang tegas. Ketika keesokan harinya tidak menemui sang istri di rumah dan hanya diberi pesan singkat WA, Hendar masih tenang. Pikirnya, Siti hanya minggat

sesaat dan pasti kembali. Kalau sampai tiga hari belum pulang, dia berniat akan menjemputnya ke Gresik. Ternyata benar. Tiga hari Siti tidak pulang. Pada hari keempat, ketika hendak berangkat ke Gresik, Hendar malah menerima surat dari Ikin, pengacara Siti. Hendar diminta datang ke kantornya untuk membicarakan rencana Siti menggugat cerai Hendar. Tentu saja Hendar kaget

dan bergegas ke kantor Ikin. “Begitulah garis besar ceritanya,” kata Hendar menerangkan latar belakang istrinya menggugat cerai. Ikin manggut-manggut, “Pak Hendar masih mencintai Bu Siti?” Kini giliran Hendar yang manggut-manggut. Bahkan lebih keras dan tegas. “Bersedia kalau saya usahakan agar Pak Hendar dan Bu Siti tidak usah cerai?”

Kembali Hendar manggut-manggut, “Tapi mungkinkah?” “Saya usahakan.” “Dengan tidak mengecewakan Ibu? Dengan tidak mengecewakan Siti, istri?” Untuk membantu memecahkan persoalan Hendar, istri, dan orang tuanya, Ikin mengaku akan mengundang ketiganya. Berbicara bersama satu meja. “Ini belum kalian lakukan kan?” Mendengar ungkapan Ikin,

Hendar terhenyak. Seolah-olah baru tersadarkan bahwa selama ini dia, Siti, dan sang ibu tidak pernah bersama-sama membahas masalah ini. Tapi, memang, apakah mungkin membahas masalah seperti ini bersama-sama. Hendar sadar siapa ibunya dan siapa Siti. Itu tidak mungkin terjadi. Mana mungkin ibu mertua minta menantunya rela dipoligami? (jos, bersambung)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SABTU WAGE, 17 JULI 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama forkopimda mengecek vaksinasi gotong royong dan dilanjutkan dengan membuka posko PPKM darurat di Kecamatan Kebomas.

Bupati Buka 5 Posko Darurat Covid-19 Gresik, Memorandum Pemkab Gresik membuka posko PPKM darurat, Jumat (16/7). Tersebar di lima titik yang gunanya untuk deteksi dini dan mendukung percepatan penanganan Covid-19. Satu posko mencakup beberapa kecamatan. Di wilayah utara meliputi Kecamatan Bungah, Dukun, Panceng, Sidayu dan Ujungpangkah. Wilayah kota terdiri dari Kecamatan Kebomas, Gresik Kota dan Manyar.

Kemudian di sisi barat meliputi Kecamatan Cerme, Duduksampeyan, Benjeng dan Balongpanggang. Di selatan ada Kecamatan Kedamean, Driyorejo, Menganti dan Wringinanom. Terakhir di Kepulauan Bawean mencakup Kecamatan Sangkapura dan Tambak. Kemarin, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara simbolis membuka posko PPKM Darurat di Kecamatan Kebomas. Didampingi Kapolres Gresik

AKBP Arief Fitroanto, Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail, Kadinkes Saifudin Ghozali, Ketua Relawan Sosial Zainal Abidin dan forkopimcam dari tiga kecamatan. “Saat ini sudah mulai aktivitasnya, baik untuk masyarakat yang menjalani isoman (isolasi mandiri,red) juga untuk yang terdampak PPKM darurat. Empat posko di daratan dan satu di Kepulauan Bawean,” kata Fandi Akhmad Yani.

Selain menyetok kebutuhkan sembako dan obat-obatan, posko ini nantinya juga dilengkapi tiga layanan. Yakni layanan konseling bekerja sama dengan IDI Gresik, layanan isoman, dan layanan evakuasi jenazah yang meninggal di rumah. Untuk optimalisasi posko, pihaknya menggandeng IDI Gresik yang sudah menyiapkan 13 orang dokter. Mereka akan memberikan konsultasi/konseling via seluler secara gratis.

Melalui callcenter yang sudah disediakan. “Kami akan koordinasi lebih jauh dengan pihak IDI. Nanti nomor hotlinenya akan kami berikan ke masing-masing posko agar bisa diketahui dan diakses masyarakat,” tegas Gus Bupati, sapaan akrab bupati Gresik. Dijelaskan, pendirian posko ini hasil kolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat. Setidaknya, ada delapan lembaga

yang ikut bergandeng tangan dalam percepatan penanganan Covid-19 ini. Untuk memperkuat mobilitas, posko juga dilengkapi 3 mobil dinas yang sudah disulap menjadi ambulans. Pemerintah juga merangkul relawan sosial, relawan tenaga kesehatan dan relawan pemulasaran jenazah. Tujuannya untuk memperkuat tempat rujukan Covid-19. Sementara itu, Zainal Abidin menyebut seluruh tim dan logis-

tik sudah siap. Saat ini logistik yang sudah ada sebanyak 6.100 paket sembako dan 4.000 paket obat-obatan. Terpisah, upaya percepatan vaksinasi gotong royong mulai bergulir. Diawali PT Garudafood di Kecamatan Driyorejo. Sebanyak 560 karyawan menjalani vaksinasi gratis yang disediakan perusahaan. Vaksin dipasok dari Bio Farma. Jenis Sinopharm dengan harga Rp 900 ribu per dosis. (and/har/udi)

Tinggal Sendiri, Wanita GKB Mati Gresik, Memorandum Siti Maysaroh (41) ditemukan mati di dalam rumahnya Jalan Malang, Perumahan GKB, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Jumat (16/7). Korban merupakan ibu rumah tangga (IRT) dan sedang tinggal seorang diri. FOTO: MEMORANDUM/ NASIH

Mohammad Aindra Imawan (tengah) memberikan jamu kepada nakes.

Nakes Digerojok Jamu Lamongan, Memorandum Pengusaha muda Lamongan membagikan jamu kepada tenaga kesehatan (nakes). Sebab, nakes adalah garda terdepan dalam menangani pandemi Covid-19. Pengusaha muda Lamongan Mohammad Aindra Imawan itu membagikan ratusan paket jamu berupa kunyit asam dan beras kencur dalam kemasan ke RSUD dr Soegiri Lamongan. Ini merupakan bentuk kepedulian dia terhadap para nakes yang tengah berjibaku menangani penderita Covid-19. “Saya prihatin dengan kondisi saat ini. Untuk itu saya menyisihkan sedikit rezeki, dengan memberikan minuman jamu untuk para nakes supaya lebih sehat,” ucapnya, Jumat (16/7). Tak hanya jamu tradisional, pria yang akrab disapa Cacak itu juga memberi ratusan paket roti. Menurutnya, pemberian bantuan berupa jamu tradisional dan roti itu merupakan salah satu bentuk dukungan kepada tenaga kesehatan. “Semoga para nakes tetap semangat melayani pasien Covid-19, sehingga tingkat kasus penyebaran Covid-19 di Lamongan ini bisa ditekan,” ujarnya. Jamu tradisional itu dikenal memiliki sejumlah manfaat yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Kandungan rempah-rempah dalam jamu diyakini bisa untuk menjaga imunitas dan kesehatan tubuh. “Jamu kunyit asam dan beras kencur memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan tubuh. Semoga para nakes bisa selalu fit dan maksimal dalam memberikan pelayanan kepada pasien,” imbuhnya. Rencananya aksi dukungan bantuan jamu tradisional tersebut tidak hanya dilakukan satu kali ini saja. Namun akan dilanjutkan kepada para nakes yang bertugas di semua puskesmas di Lamongan “Kami juga akan menyebarkan ke puskesmas. Sudah saatnya urun tangan semampu kita. Agar pandemi ini cepat selesai,” ujarnya. (nas/har/udi)

Jasad Siti Maysaroh kali pertama diketahui ketua RT setempat, Subardi. Mulanya saksi merasa janggal. Sekitar pukul 08.30, saksi hendak mengecek rumah korban lantaran sudah tiga hari tidak keluar rumah. Selama korban tidak terlihat, lampu rumah tersebut terus menyala. Ketua RT itu pun memberanikan diri membuka pintu rumah korban dan kebetulan tidak terkunci. Namun ada yang aneh ketika pintu terbuka, saksi mencium bau yang tidak sedap. Karena curiga, Subardi

mengurungkan niatnya dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Manyar. Aparat yang tiba di lokasi langsung merangsek ke dalam rumah untuk memastikan sumber bau tersebut. Benar saja, Siti Maysaroh ditemukan sudah tak bernyawa dan membusuk di dalam kamar. Kapolsek Manyar AKP Bima Sakti Pria Laksana mengungkapkan, diduga korban sudah meninggal lebih dari satu hari. Jasad langsung dievakuasi oleh petugas yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Korban dievakuasi petugas berpakaian APD lengkap.

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit diabet,” kata AKBP Bima Sakti Pria Laksana. Diketahui, korban sebenar-

nya tinggal bersama sang suami. Namun sejak Jumat (9/7) lalu, suaminya sakit dan hingga saat ini dirawat di Surabaya. Penemuan jasad Siti Maysaroh pun membuat geger warga sekitar. “Keluarga korban sudah

menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan takdir,” imbuhnya. Jasad pun tidak diautopsi dan langsung diurus pihak keluarga untuk keperluan pemakaman. (and/har/udi)

Stadion Letjen Soedirman Dikelola Dispora Bojonegoro, Memorandum Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Bojonegoro, menyerahkan pengelolaan Stadion Bojonegoro atau Stadion Letjen H Soedirman kepada dinas pemuda dan olahraga (dispora) setempat pada tahun ini. Kepala DPKPCK Kabupaten Bojonegoro Adie Witjaksono

menjelaskan, penyerahan pengelolaan stadion beserta fasilitas penunjang lainnya dan petugas keamanan serta kebersihan yang anggarannya melekat di kantor DPKPCK pada perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 juga diserahkan pada Dispora Bojonegoro. “Tugas dari kantor DPKPCK hanya membangun saja. Kalau

perawatan Stadion Bojonegoro seperti pengecatan dan perawatan rumput sudah menjadi wewenang dari Dispora Bojonegoro ke depannya,” terangnya, Jumat (16/7). Dengan diserahkannya Stadion Bojonegoro pada dispora, maka selanjutnya untuk urusan pendapatan asli daerah (PAD) Bojonegoro menjadi tanggung jawab dispora. (top/har/udi)

FOTO: MEMORANDUM/ DOK

Anna Mu’awanah meninjau Stadion Letjen Soedirman.

Bocah YaƟm Piatu Gredek

Dapat Jaminan Pendidikan hingga Sarjana Gresik, Memorandum Sorot mata Achmad Fakhrur Rozi (AFR) masih kosong. Bocah 11 tahun itu tampak belum bisa lepas dari kesedihannya. Kejadian memilukan ditinggal ayah dan ibu gegara Covid-19 membuatnya terpukul. Ini tampak saat ia diundang ke Kantor Bupati Gresik, Jumat (16/7). Selama bertemu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, bocah yang akra disapa Rozi itu hanya tertunduk. Sesekali matanya berkaca-kaca. Seolah masih belum percaya. Di usianya yang masih belia, ia sudah menjadi yatim piatu. Ayah dan ibunya meninggal hampir bersamaan karena Covid-19. Mazrotul Afiro (31) sang ibu bersama bayi yang dikandung meninggal pada Rabu (14/7). Selang sehari, giliran sang ayah Fahrudin (39) yang menyusul berpulang. Keduanya dimakamkan berdampingan di Desa Gredek, Duduksampeyan, Gresik. Untuk menjamin keberlangsungan

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan bantuan kepada Achmad Fakhrur Rozi berupa jaminan pendidikan dan kesehatan.

pendidikan Rozi sepeninggal orang tuanya, Pemkab Gresik memberikan beasiswa penuh. Tidak tanggung-tanggung, hingga jenjang perguruan tinggi. Saat ini, Rozi berada di bangku kelas V Madrasah Ibtidaiah.

“Kami beri jaminan pendidikan hingga sarjana, S1. Meskipun, tentu ini tidak sebanding karena orang tuanya meninggal. Tapi ini upaya pemerintah agar adik Rozi tidak putus sekolah,” kata Gus Bupati, sapaan akrab Fandi

Akhmad Yani ikut berkaca-kaca. Selain itu, pihaknya juga menjamin biaya kesehatan. Bupati 36 tahun itu menyebut Rozi sudah menjadi tanggungannya. Ia meminta kepala desa dan dinas terkait untuk mengawasi tumbuh kembang bocah mungil itu. Jika ada kendala, langsung dikomunikasikan. Gus Bupati menegaskan, jaminan serupa juga akan diberikan kepada semua anak di Kota Pudak yang ditinggal wafat orang tuanya karena Covid-19. Dinas terkait sudah diminta melakukan pendataan dan tindak lanjut. Sementara itu, Kades Gredek M. Bahrul Ghofar yang mendampingi Rozi tak kuasa membendung haru. “Saya hanya ingin menyampaikan terima kasih atas perhatian Bupati kepada warga saya. Baik saat membantu perawatan bagi ibunda Rozi, hingga saat ini,” ucapnya tersedu-sedu. (and/har/udi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Memorandum Edisi 17 Juli 2021 by memorandum - Issuu