SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id
JUMAT WAGE, 17 JULI 2020
memorandumredaksi@gmail.com com
HARGA Rp 3.500,-
Machfud Arifin Siap Pilih Cawawali Arifin saat menggelar cangkrukan bersama wartawan Kota Surabaya di Hotel Mercure, Kamis (16/7). Mantan Kapolda Jatim sudah mengantongi delapan partai politik (parpol) pendukung dan menjadi super tim pemenangan Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin. Delapan parpol pendukung Machfud Arifin adalah PKB, PAN, Partai Golkar, Partai Gerindra, PPP, NasDem, Demokrat, PKS. Se-
mua parpol menyodorkan nama cawawali. Meski kedelapan parpol berkomitmen akan mengikuti apapun keputusan Machfud Arifin terkait siapa yang bakal mendampinginya sebagai cawawali. Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
Surabaya, Memorandum Calon Wali Kota Surabaya Irjenpol (purn) Machfud Arifin mengaku siap memilih calon wakil wali kota (cawawali) yang akan mampu mendulang suara saat kontestasi pilwali digelar 9 Desember 2020. “Syaratnya calon wakil wali kota harus bisa ikut mendulang suara saya. Begitu juga jika terpilih, cawawali juga ikut mengawal pembangunan Surabaya,” tegas Machfud
Machfud Arifin didampingi Ny Lita Machfud Arifin memberi keterangan pers usai cangkrukan bersama media.
DUA BANDIT MOTOR DIMASSA
TERJATUH SETELAH TABRAK PEMOTOR
Arang Galang
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
I
nilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya sudah benar. Ia sudah teruji. Dalam hal memberikan komitmen. Sejak lulus D3 politeknik Institut Teknologi 10 November (ITS), Galang Romadhon Diyah Wahyudi tidak mau jadi pegawai negeri. Ia coba segala macam bisnis. Mulai jualan empon-empon sampai bikin pagar besi. Semua gagal. Sebagai milenial ia tahu Alibaba. Ia cari peluang dari website milik Jack Ma itu. Ia ingin mendapat kontak bisnis di luar negeri. Ia ingin jadi eksporter. Tapi semua kontak bisnis di Alibaba dikunci. Bersambung ke halaman 2
Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko menunjukkan tersangka dan BB didampingi Kasubdit Siber Ditreskrimsus AKBP Catur Cahyono Wibowo.
Surabaya, Memorandum Dua bandit babak belur dihajar massa setelah tepergok menggasak motor di Jalan Simo Kalangan II. Beruntung, nyawa Kholil Yatim (30), warga Jalan Tenggumung Wetan V, dan Zainul Hasan (31), warga Omben,
Sampang, Madura dan tinggal di Jalan Lasem, itu tertolong dan dilarikan ke Rumah Sakit Bersambung ke halaman 11
POLDA JATIM BEKUK KOMPLOTAN MANIPULASI EMAIL
Diotaki Karyawan PT Trias Sentosa Surabaya, Memorandum Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim meringkus tiga pelaku manipulasi informasi elektronik melalui email yang merugikan perusahaan hingga Rp 8,6 miliar.
Ketiga pelaku yang diringkus di rumahnya masing-masing itu yakni Reza Hernanda dan Syahrudin Noor, warga Kota Surabaya, serta Denny Anggriawan, asal Kalimantan. Sementara perusahaan yang mengalami kerugian
yakni PT Trias Sentosa di Jalan Mayjen Yono Suwoyo. Dari informasi dihimpun, Reza yang bekerja di PT Trias Sentosa memiliki peran sebagai pembobol data Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Buron Perampok Sadis Diringkus
Muhammad Nawawi digiring petugas Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.
Surabaya, Memorandum Pelarian Muhammad Nawawi (29), perampok sadis asal Bugul Kidul, Pasuruan, akhirnya berakhir di tangan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim. Tersangka merupakan buronan selama dua tahun pasca membobol rumah di kawasan Jogoroto, Jombang, hingga pemilik, Suyanto akhirnya tewas saat dianiaya komplotan perampok yang mempersenjatai diri dengan celurit, tali rafia, hingga kawat yang digunakan untuk mengikat korban. Bersambung ke halaman 11
Kholil Yatim babak belur dihajar massa di Jalan Simo Kalangan II.
KRONOLOGI KEJADIAN GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Aniaya Korban hingga Tewas
Karena panik dikejar warga, motor lalu menabrak pemotor lain dan terjatuh. Mereka lalu dihajar massa hingga kritis.
Ayu Ting Ting
Hamil AYU Ting Ting bikin heboh. Hal itu terlihat dalam Instagram miliknya. Dalam Instagram miliknya, Ayu Ting Ting terlihat mem-posting testpack dengan garis dua. Bersambung ke halaman 11
+ Meng, pakar epidemiologi sebut penerapan rapid test tidak boleh jadi dasar pengambilan keputusan. -
Kalau jadi dasar pengambilan keuntungan? Boleh?
Si Mameng (Pharmaceutical realtor)
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Maling Ranmor Satroni Kalianyar Wetan Surabaya, Memorandum Aksi pencurian motor terjadi di Jalan Kalianyar Wetan II, Rabu (15/7). Dari rekaman closed circuit television (CCTV), pelaku berjumlah dua orang pria yang mengenakan helm dan jaket. Beruntung, meski sempat merusak empat rumah kunci motor, aksi keduanya gagal. Bersambung ke halaman 11
Kholil Yatim dan Zainul Hasan beraksi di rumah Sutji Hermin Driyati. Ketika menuntun motor dipergoki korban lalu kabur dengan motor sarana ke arah Pasar Simo.
Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi kedua pelaku.
LIKUͳLIKU CINTA LAKIͳLAKI YANG HATINYA LUKAͳLUKA AKIBAT DUSTA Έ1Ή
Terlalu Serius Mengembangkan Bisnis sampai Lupa soal Asmara Nanang (samaran) ganteng. Keren. Maco. Pekerjaannya mapan. Di tubuh pemilik belasan outlet makanan cepat saji ini mengalir darah biru. Leluhurnya dari trah keraton Solo. Yuli Setyo Budi, Surabaya
Memorandum bertemu Nanang di sebuah resto ketika diajak seorang teman lama. Seorang pengacara, sebut saja Sikin. “Dia asli Solo. Tapi sudah sejak tahun 2000-an tinggal di Surabaya,” kata Sikin saat memperkenalkan temannya itu. “Waktu masih kuliah,” sahut Nanang. “Sekarang sudah berumah tangga?” tanya Memorandum, yang memperkirakan
usia Nanang sekitar 40-an. Mendadak Nanang tertawa. Renyah. Tapi kecut. Masam. Memorandum spontan melirik wajahnya. Ternyata tidak secerah waktu kami bersalaman. Terlihat nuansa galau meliputi. “Baru saja dimulai dan segera berakhir,” tutur Nanang. Memorandum tiba-tiba tersedak. Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
JUMAT WAGE, 17 JULI 2020 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Afin Maulidin, Suprianto. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Sidoarjo, Memorandum Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo, menggelar sidang lanjutan terdakwa Budi Prasetyo dengan agenda pembacaan replik, Kamis (16/7). Jaksa penuntut umum (JPU) menegaskan Anoek Ekawatie, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana memaksa masuk ke dalam pekarangan milik Mudjiono. Anoek membacakan replik yang menjelaskan dirinya menolak atau tidak sepakat dengan duplik sebelumnya yang dibacakan oleh dosen salah satu perguruan tinggi dan penasehat hukumnya itu. “Berdasarkan bukti yang ada bahwa saksi Mudjiono telah membeli tanah kavling tersebut yang statusnya sekarang Sertifikat
Hak Milik (SHM) Nomor 1193 atas nama Mudjiono, dibuat dihadapan notaris Yuli Ekawati,” ujar Anoek. “Mudjiono, meminta terdakwa keluar meninggalkan objek tanah. Karena tidak bersedia meninggalkan, Mudjiono melakukan somasi kepada terdakwa. Bahwa saat disomasi terdakwa lantas
mengatakan sudah mentransfer uang sebesar Rp 30 juta ke rekening Mudjiono. Dalam pengakuan pemilik tanah, merasa heran dari mana mengetahui nomor rekening pribadinya, ternyata terdakwa mendapatkan dariYusuf Setyo yang merupakan adik terdakwa,” lanjutnya. Dengan begitu sewa menyewa tersebut tidak sah karena tidak ada surat perjanjian yang menunjukan adanya kesepakatan. Apalagi terdakwa tidak bisa membuktikan kebenaran transfer yang dilakukan Budi Prasetyo atas permintaan Mudjiono. “Namun tidak adanya saksi yang menyaksikan kebenaran
FOTO: MEMORANDUM/WIN
Sidang Replik, JPU Tegaskan Budi Prasetyo Bersalah
Jalannya persidangan dengan agenda pembelaan pledoi kemarin.
terkait sewa menyewa baik lisan atau tertulis. Seperti kata saksi ahli
hukum pidana Prof Nur Basuki Winarno. Sewa menyewa tidak
sah dikarenakan tidak adanya kata sepakat,” tegas Anoek. Dalam akhir pembacaan replik atas pledoi terdakwa, JPU mengatakan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana. “Melawan hukum dan atas permintaan yang berhak atau suruhannya, tidak pergi dengan segera. Diancam pidana pasal 16 ayat 1 KUHP. Menjatuhkan pidana penjara 8 bulan,” ungkapnya. JPU menyodorkan bukti yang memperkuat tuntutan berupa surat somasi pengosongan lahan tanah tertanggal 20 Juni 2016 dan surat somasi pengosongan lahan tertanggal 29 Juni 2016. Berikutnya, jawaban
somasi surat undangan 18 Juli 2016, surat undangan 25 Juli 2016, copy SHM nomor 1193 dan copy akte jual beli nomor : 147/2016 tertanggal 29 Desember 2016, dikembalikan kepada saksi Mudjiono. Mudjiono kepada Memorandum, berharap majelis Hakim menghukum dengan maksimal karena dampaknya tidak dapat menggunakan tanah miliknya. “Agar tidak terulang kejadian seperti kisah saya. Saya berjuang melawan ketidakadilan atas perbuatan terdakwa. Saya sendiri sedangkan terdakwa dibantu tiga pengacara,” pungkas Mudjiono. (win/jok/epe)
tersebut dengan palu besar dan setelah itu mereka pergi begitu saja. Namun sekitar pukul 12.30, mereka kembali datang meneruskan perusakan itu. Aksi anarkis tersebut membuat istri Sujali, Dewi Laminah (46) juga anak dan ketiga cucunya yang masih balita ketakutan. Mereka hanya bisa menangis ketika rumah yang mereka tinggali dirobohkan beberapa orang yang didampingi seorang berbadan tegap. Tak cukup membongkar, mereka juga mengeluarkan semua
barang milik korban dari rumah. Aksi itu terus berlangsung sampai rumah sepenuhnya roboh. “Kami hanya meminta perlakuan yang adil atas kejadian ini,” sebut Hendra Setyawan. Menurut Hendra yang dipermasalahkan adalah perusakan yang dilakukan terlapor. “Yang kami ajukan adalah pasal 200, 170, 406 dan 335 KUHP tentang perusakan,” ujar pengacara muda asal Porong Sidoarjo itu. Sayangnya, pihak Rumeni yang coba dikonfirmasi enggan memberikan pernyataan. (try/lud/jok/epe)
110 Warga Lambangan Terima BLT-DD Terakhir
PJ Kades Muliyantoro memberikan sambutan.
BLT-DD meski nilainya tidak begitu besar, namun diharapkan bisa membantu meringankan beban masyarakat miskin terdampak. “Semoga bantuan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat miskin yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi ini,” ujarnya.(fjr/bwo/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Pemdes Simpang, Kecamatan Prambon kembali mengucurkan BLT-DD tahap III, Rabu (15/7). Bantuan yang bersumber dari Dana Desa TA 2020 itu diberikan kepada 44 warga yang tidak terdaftar sebagai penerima bantuan lain seperti BST, BPNT maupun PKH, dan sebagainya melalui BPR Delta Artha. Kades M Soleh menekankan kepada warga penerima bantuan untuk membelanjakan seefisien mungkin dan yang sesuai dengan kebutuhan sehari hari yang lebih penting. “Saya mohon dengan sangat uang itu dimanfaatkan sebaik mungkin. Bijaklah dalam penggunaan. Saya juga mohon untuk selalu menjaga kesehatan keluarga masing-masing agar terhindar dari bahaya pandemi penularan covid-19,” ujar M Soleh di hadapan warga. Aspin (55), warga RT 7/RW 2 mengaku bersyukur atas cairnya bantuan ini. Kendati jumlahnya tidak seberapa, namun sangat membantu ekonomi keluarganya ketika sumber penghasilan lesu akibat pandemi. “Ya sangat terasa sekali bagi
Kades M Soleh membagikan BLT-DD III kepada warga penerima.
kami bisa untuk biaya sekolah anak dan kebutuhan keluarga kami yang lainnya,” tutur Aspin yang tidak kerja setelah proyek tempatnya jadi kuli terhenti. (bwo/jok/epe)
Pembagian BLT-DD Keboguyang Lancar
FOTO: MEMORANDUM/ZAE
BLT-DD Tahap III Bungurasih Rampung Dibagikan Sidoarjo, Memorandum Pemdes Bungurasih, Kecamatan Waru, merampungkan pembagian bantuan langsung tunai dari dana desa (BLT-DD) tahap III, Kamis (16/7). Pembagian dilakukan secara simbolis kepada 176 keluarga penerima manfaat (KPM) terdampak covid-19 di pendopo balai desa setempat. Kepala Desa (kades) Bungurasih Hj Eni Rosada Hartiwi menjelaskan, sebenarnya banyak warga Bungurasih yang terdampak covid-19. Namun dari hasil musyawarah desa khusus (musdesus) beberapa waktu lalu, disepakati hanya 176 KPM yang berhak menerima. “Jumlah tersebut sudah diverifikasi dan hasilnya memang mereka dianggap layak sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Tidak ada tumpang tindih dengan program bantuan sosial lainnya. Semoga bantuan ini bisa membantu meringankan beban warga Bungurasih yang terdampak wabah,” ujar dia. Bendahara Desa, H Muhammad Ali mengatakan, tek-
Pekerja suruhan Rumeni membongkar rumah yang ditinggali Sujali.
Bagikan BLT-DD, Kades Simpang Harap Penerima Bijak
FOTO: MEMORANDUM/FJR
Sidoarjo, Memorandum Upaya meringankan dampak secara ekonomis kepada warga, terus dilakukan Pemdes Lambangan, Kecamatan Wonoayu. Salah satunya melalui pencarian BLT-DD tahap III di pendopo balai desa oleh BPR Delta Arta yang dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, BPD, babinsa, dan bhabinkantibmas setempat, Kamis (16/7). Pj Kades Muliyantoro menjelaskan, masyarakat antusias dengan pembagian BLT-DD ini. Dia juga sangat berterima kasih dengan adanya program dari pemerintah pusat ini. Sebab dengan adanya bantuan BLT-DD ini diharapkan bisa meringankan beban warganya.“Terutama beban masyarakat miskin yang terdampak covid-19,” katanya. Muliyantoro menjelaskan, dengan BLT-DD sebesar Rp 1,2 juta diharapkan bisa dimaksimalkan KPM penerima. “Meski BLT-DD itu sifatnya bebas digunakan untuk apa saja bagi penerima namun kami berharap digunakan untuk pemenuhan kebutuhan pokok saja,” kata dia. Sekdes Lambangan Suyanto menambahkan, pembagian
Hendra Setyawan
FOTO: MEMORANDUM/BWO
mengklaim rumah itu telah lunas dibeli. Karena itu, Rumeni meminta Sujali bersama enam orang anggota keluarganya angkat kaki. Sempat terjadi pertentangan di antara mereka, namun tiba-tiba Rumeni melakukan perusakan terhadap rumah semi permanen itu. Kejadian itu diulangi lagi dua hari berikutnya (8/7) sekitar jam 8 pagi. Namun kali ini yang datang adalah Setiawan (40) dan Aris (33). Keduanya bersama beberapa orang lainnya langsung menghancurkan dinding rumah
Kades Bungurasih Hj Eni Rosada Hartiwi memberikan BLT-DD.
nis pembagian dilakukan secara berkala mulai pukul 10.00 hingga 13.00. Hal ini untuk mengantisipasi kerumunan massa. Pihaknya juga mengimbau agar menggunakan dana bantuan ini dengan baik. “Utamakan dipakai untuk membeli kebutuhan pokok,” cetusnya.(zae/bwo/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Pemdes Keboguyang, Kecamatan Jabon telah membagikan BLT-DD tahap III, di pendopo balai desa setempat melalui BPR Delta Artha, Selasa (14/7). Sekretaris Desa Supeno mengatakan, ada 168 keluarga penerima manfaat (KPM) yang mendapatkan BLT-DD tahap III. Namun prioritasnya tetap warga yang kurang mampu. “Alhamdulillah pembagian BLT-DD Selasa kemarin berjalan lancar,” katanya, Kamis (16/7). Supeno mengatakan, setiap penerima BLT-DD sudah diverifikasi tim relawan covid-19, BPD, perangkat desa, kepala dusun, dan dibahas hingga hasilnya diputuskan di musyawarah desa khusus (musdesus). Pejabat Kepala Desa (Pj kades) H Iskandar mengingatkan warga penerima bantuan agar bijak dalam menggunakan. Utamakan untuk membeli kebutuhan pokok dan keperluan penting di masa pandemi ini. “Bantuan ini bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat miskin yang terdampak pandemi covid-19 secara ekonomiMa-
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Sidoarjo, Memorandum Sujali, warga RT 12/RW 2 Desa Wunut, Kecamatan Porong, mendatangi Polresta Sidoarjo ditemani pengacaranya, Hendra Setyawan. Ia melaporkan perusakan rumahnya yang dilakukan Rumeni, tetangganya, Kamis (16/7). Dalam keterangannya, Hendra mengatakan perusakan rumah yang telah ditempati puluhan tahun itu terjadi Senin (6/7) siang. Terjadi ketika Rumeni, warga Dusun Kesamben RT 15/RW 3 Desa Wunut datang. Rumeni disebut secara sepihak
FOTO: MEMORANDUM/TRY
Rumah Dirusak, Warga Wunut Ngadu ke Polisi
Warga Keboguyang antre menunggu pembagian BLT-DD.
syarakat tetap harus taati peraturan pemerintah dengan menggunakan protokol kesehatan agar terhindar dari virus corona,” sebutnya.(bwo/jok/epe)
Arang Galang Email dan nomor telepon mereka disamarkan. Ia baru bisa mendapatkan nomor kontak itu kalau jadi member Alibaba. Artinya: harus membayar Rp 27 juta/tahun. Ia belum punya uang. Galang pun hanya bisa mencatat nama-nama pengusaha luar negeri di market place Alibaba itu. Hanya nama. Ia ingin mencari jalan memutar untuk bisa sampai ke nama itu. Ia jelajah semua aplikasi. Akhirnya ketemu satu nama: Mohamad Kasim Alkanatra. Identitas lengkap nama itu ia temukan di aplikasi Linkeld. Galang mencoba WA ke nomor ponsel Kasim. Enam jam kemudianWA-nya dijawab. Kasim memerlukan arang. "Apakah Anda bisa memasok?" tanya Kasim. "Bisa," jawab Galang. Kasim pun bertanya berapa harganya. Cocok. Bagaimana cara pembayarannya. Cocok. Galang minta uang muka 40 persen. Kasim hanya mau 20 persen. Akhir-
Sambungan dari halaman 1 nya bertemu di angka 30 persen. Galang pun diminta mengirim rekening bank. Beres. Gampang. Ups... Tidak mudah. Kasim tidak mau mengirim uang muka ke rekening pribadi seperti itu. Kasim minta yang rekening perusahaan. Rupanya Kasim khawatir terjadi penipuan. Galang belum punya nomor rekening perusahaan. Ia memang punya perusahaan tapi sangat kecil. Kali ini mau tidak mau perusahaan kecil itu harus punya rekening bank. Galang pun membuka rekening di Bank Muamalat. Uang muka 30 persen pun dikirim. Seminggu kemudian baru bisa dicairkan. Kini Galang harus mencari arang. Tidak banyak. Hanya 2 kontainer 40 feet. Ia buka-buka internet. Ketemulah produsen arang di Jombang. Ia datangi orang itu. Terjadilah transaksi. Uang muka dari Kasim ia serahkan semua ke produsen arang
itu. Masih ditambah seluruh uang tabungannya. Ludes. Ketika tiba waktunya, arang yang dijanjikan tidak datang. Ketika ditanya, yang datang adalah alasan. Ditanya lagi alasan lagi. Alasan itu sampai mencapai seribu. Ketika Galang sedikit mengancam, si pemasok balik mengancam. Lebih galak. Setiap ditingkatkan ancaman itu galaknya juga naik. Galang gagal mendapat kepercayaan dari luar negeri. Justru karena ia terlalu percaya pada orang lain. Galang tidak bisa lagi mencari pemasok lain. Ia sudah tidak punya uang. Rumahnya pun nunut di mertua-indah. Ia infokan persoalan itu ke Kuwait. Galang mulai dicurigai — tidak beda dengan kasus penipuan sebelumnya. Apalagi janjinya untuk mencari pengganti tidak kunjung dapat. Enam bulan kemudian Galang punya firasat buruk. Kasim
pasti akan mengadu ke kedutaan Indonesia di Kuwait. Pagi itu Galang mencari nomor kontak kedutaan kita di Kuwait. Ia berhasil menghubungi atase perdagangan di sana: ibu Haimah Mukaromah. Galang menceritakan kegagalannya memenuhi janji dengan Kasim. Benar saja, siangnya Kasim menghubungi kedutaan. Bu Haimah sudah tahu. Bu Haiman ikut meyakinkan Kasim bahwa Galang bukan penipu. Tapi sampai tiga bulan kemudian Galang belum bisa dapat arang yang dijanjikan. Kasim sudah tidak percaya. Galang akan diadukan ke polisi. Kasim menyewa pengacara di Jakarta. Ketika dihubungi pengacara itu Galang menjelaskan sekali lagi persoalannya.Tapi pengacara tetap pengacara. Galang akan ditangkap. "Saya jangan ditangkap. Saya akan menyerahkan diri sendiri ke Polda Jatim," ujar Galang kepada pengacara itu —seperti yang diu-
capkan lagi untuk pembaca DI'sWay. Setelah bertemu Galang, sang pengacara meyakinkan Kasim bahwa Galang bukan orang jahat. Galang pun diberi waktu lagi untuk memenuhi komitmennya. Ketika untuk pertama pengacara itu akan ke Surabaya Galang pamit pada sang istri: hanya akan pulang seminggu sekali. Ia pamit mencari kerja di Surabaya. Ia tidak ingin istrinya tahu kalau akan ditangkap. Galang nunut tidur di rumah temannya di Surabaya. Saat berangkat dari rumah seolah lagi mau bekerja. Pengacara itu ia temui di Surabaya. Ia tidak ingin didatangi di rumahnya di Balong Bendo, antara Krian dan Mojokerto. Jalan pun harus ada ujung. Dewa-penyelamat Galang datang tiba-tiba. Saat itu browsing di internet. Ia ingin cari peluang apa saja. Ia menemukan orang yang lagi mencari bengkel. Yang bisa membuat ujung skru. "Saya bisa mengerjakannya,"
balas Galang. Tentu Galang bisa mengerjakannya. Sebagai lulusan D3 ITS ia punya alat perbengkelan seadanya. Ia ambil pekerjaan itu. Yang tidak ia duga adalah: pemesan skru itu ternyata lagi punya persoalan: dapat pesanan arang dari luar negeri. Pemesan arang itu membatalkan transaksi. Padahal ia sudah telanjur memproduksi arang. Sudah 3 kontainer. Di rumahnya di Kediri. Galang mengecek spesifikasi arang itu. Grade tengah-tengah. Cocok dengan permintaan Kasim. Pemilik arang pun setuju dibayar tiga bulan. Daripada tidak laku-laku. Berangkatlah ekspor perdana arang dari eksporter baru: Galang Romadhon. Setelah itu, Kasim memesan dua kontainer lagi. Lalu dua kontainer ketiga. Galang hampir saja bisa bernafas. Datanglah Covid-19. Ekspor keempatnya tertunda lagi. "Semoga akhir Juli ini sudah bisa
ekspor yang keempat," katanya. Atau sekaligus dengan yang kelima. "Ada juga permintaan dari Qatar. Saya janjian dikirim akhir Juli juga," tambahnya. Galang pun terus ingat masa sulitnya. "Saya tidak pernah lari. Saya juga tidak pernah tidak membalas telepon atau WA Mr. Kasim," kata Galang. "Sekarang beliau adalah pembeli utama dan langganan terpercaya kami," katanya. "Padahal kami belum pernah temu muka." Sang istri baru tahu belakangan kalau ada drama di balik upaya suaminya mencari rezeki. Sang istri, yang memberinya anak dua orang, jualan di online. Apa saja. Galang ternyata harus melewati jalan berliku untuk bisa jadi pengusaha. Hampir semua pengusaha mengawali hidup mereka dari jatuh bangun. Ada yang setelah jatuh bangun lagi. Ada juga yang setelah jatuh terus menikmati kejatuhannya. (*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
JUMAT WAGE, 17 JULI 2020 HALAMAN 3
Polemik Perwali Nomor 33 Tahun 2020
RHU-Buruh Mengeluh, Pakar Tuding tak Tepat Surabaya, Memorandum Baru diterapkan sehari, Perwali Nomor 33 tahun 2020 tentang perubahan atas Perwali Surabaya Nomor 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru pada kondisi pandemi corona virus disease 2019 (covid-19), mendapat reaksi dari beberapa pihak. Mulai dari pengelola RHU (rekreasi hiburan umum), buruh, sampai dengan pakar penyakit menular. Keluhan ini dikatakan oleh Ketua Himpunan Pengusaha Rekreasi Hiburan Umum (Hiperhu) Surabaya George Handiwiyanto. George mengatakan, sebenarnya teman teman pengusaha RHU sudah siap mengikuti aturan Perwali Nomor 28 Tahun 2020. “Namun sekarang keluar lagi perwali (33) yang baru, ini seperti kita (pengusaha RHU-red) diombang-ambingkan,” ujar George. Sejak PSBB (pembatasan sosial berskala besar) hingga dikeluarkan Perwali No 28 tahun 2020, pengusaha sudah melakukan persiapan. Tapi ternyata tidak boleh kembali buka melalui aturan Perwali nomor 33 Tahun
2020. “Tapi kita memahami karena memang pandemi covid ini melanda sedunia,” katanya. Menurut George, perlu ada pemetaan tempat hiburan malam masih banyak yang tutup karena melihat situasi perkembangan pandemi covid-19 yang semakin luar biasa. “Tetapi selalu dikambinghitamkan jika ada permasalahan. Berarti bukan karena tempat hiburan malam,” ungkap dia. Keluhan lain dikatakan dari kalangan buruh yang juga terdampak perwali ini. Dalam perwali, diatur pekerja luar daerah yang bekerja di Surabaya diwajibkan menunjukkan hasil rapid test nonreaktif. Karenanya,
Wakil Ketua DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jatim Nuruddin Hidayat menolak jika biaya tes tersebut dibebankan kepada pekerja. “Seharusnya cek kesehatan termasuk rapid test atau screening Covid-19 menjadi tanggung jawab perusahaan yang diintegrasikan ke dalam sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (SMK3),” terangnya. Ia menambahkan dalam waktu dekat ini akan mengambil sikap terhadap kebijakan tersebut. “Secara resmi FSPMI Kota Surabaya akan bersurat ke wali Kota Surabaya terkait hal tersebut. Karena biaya rapid test memberatkan pekerja. Maka kami tidak akan melaksanakan perwali tersebut selama rapid test dengan biaya sendiri,” tegas Nuruddin Hidayat, Kamis (16/7). Kalangan akademisi juga memberikan tinjauan revisi perwali tersebut. Salah satunya adalah pakar penyakit menular (epidemiologi) Universitas Airlangga (Unair) dr Windhu
Purnomo. Menurutnya, hasil rapid test seharusnya tidak boleh menjadi dasar pengambilan keputusan seperti isi dari perwali nomor 33 yang merupakan revisi dari Perwali 28 tahun 2020 tentang pedoman tatanan normal baru di masa pandemi Covid-19. “Jadi rapid test itu sangat keliru kalau dipakai untuk pengambilan keputusan dalam menetapkan orang tertular atau tidak. Tentu tidak adil,” kata Windhu kepada Memorandum, Kamis (16/7). Menurut Windhu, perlu diketahui, rapid test kegunaannya hanya untuk sero surveilans atau monitoring terus-menerus secara epidemiologi. Selain itu juga bisa digunakan sebagai kepentingan screening (penyaringan). “Misalnya kebijakan Kementerian Perhubungan yang mensyaratkan rapid test bagi penumpang kerata api dan pesawat. Kalau hasil rapid test nonreaktif diangap bebas Covid-19 dan bisa berpergian.
FOTO: ISTIMEWA
George Handiwiyanto
Nuruddiun Hidayat
dr Windhu Purnomo
Ini kan tidak benar,” imbuhnya. Bisa saja, lanjut Windhu, jika hasilnya nonreaktif itu bisa saja karena baru tertular. Antibodi bisa keluar tujuh hari kemudian setelah tertular. Jadi orang yang nonreaktif belum tentu negatif. “Justru mungkin dia sedang punya virus itu belum sampai tujuh hari kan nonreaktif. Ketika mendapat surat berpergian dia bisa menularkan di sekitarnya. Sebaliknya orang yang reaktif belum tentu positif, karena jika hasilnya reaktif harus dilanjutkan PCR belum juga hasilnya positif,” ungkap Windhu.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto perwali mengatakan perwali nomor 33 ini menyempurnakan perwali sebelumnya. Termasuk beberapa tambahan baru yang sebelumnya tidak diatur. Dalam pasal 12 ayat (2) huruf f, ada ketentuan wajib menunjukkan hasil pemeriksaan rapid test dengan hasil non reaktif atau swab dengan hasil negatif yang dikeluarkan dokter RS/puskesmas. “Hal ini dikhususkan bagi pekerja yang berasal
dari luar daerah yang berlaku 14 hari pada saat pemeriksaan,” ujar Irvan. Perubahan juga ada pada pasal 15 ayat (3) huruf k tentang pedoman tatanan normal baru pada kegiatan di restoran/ rumah makan/kafe/warung/ usaha sejenis, untuk karyawan. Ketentuan serupa (wajib menunjukkan rapid test non reaktif atau swab test negatif ) juga diwajibkan bagi karyawan toko swalayan, toko dan pusat perbelanjaan, bagi pemilik gerai atau stan. Lalu karyawan hotel, dan apartemen. (udi/why/alf/rif)
Kejari Surabaya Fokus Pelayanan Publik Jalin Sinergitas dengan SKH Memorandum
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Kajari Surabaya Anton Delianto foto bersama perwakilan pimpinan SKH Memorandum.
Surabaya, Memorandum Kejari Surabaya terus berinovasi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satunya dengan membuat SOP (standard operating procedure) pelayanan publik agar masyarakat puas. Ini disampaikan Kajari Surabaya Anton Delianto kepada perwakilan pimpinan Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum saat bertandang di Kantor Kejari Surabaya, Kamis (16/7). Kepada pimpinan SKH
Memorandum yang diwakili Pemimpin Perusahaan Yoyok Khayatullah, Pemred Arief Sosiawan, dan Redpel online memorandum.co.id Agus Supriyadi, orang nomor satu di Kejari Surabaya menegaskan bahwa dengan SOP yang dibuat bisa mengetahui batasan kepuasan dari masyarakat. “Kami minta pendapat masyarakat secara langsung. Dengan SOP yang kita buat nanti, mereka bisa puas,” terang Anton. Lanjut Anton, pihaknya juga sudah melakukan audiensi dengan perguruan tinggi (PT) terkait SOP tersebut. “Jadi kami akan meningkatkan pe-
layanan masyarakat. Soalnya, saat ini masyarakat jarang yang mau mengisi keluhan di kotak saran tapi lebih memilih menuangkannya di medsos. Ini yang kita minimalisir dengan melakukan pendekatan yang baik,” jelasnya. Untuk itu, ke depan, dukungan dari media massa juga menjadi salah satu faktor dalam penilaian untuk menuju predikat pelayanan publik (yanlik). “Salah satunya SKH Memorandum, yang selama ini sudah bekerja sama dan saling mendukung,” pungkas Anton. Sementara itu, Yoyok Khayatullah mengatakan bahwa
kedatangan kali ini untuk silaturahmi. Seperti sebelumnya sudah dilakukan dengan Kajati Jatim Mohamad Dofir. “Kami berterima kasih diterima Bapak Kajari. Kedatangam kami hari ini untuk silaturahmi,” ujar Yoyok. Hal sama juga diutarakan Pimred Arief Sosiawan. Selain silaturahmi, pihaknya juga berencana untuk lebih intens lagi bekerja sama dengan Kejari Surabaya. “Selama ini hubungan antara SKH Memorandum dan Kejari Surabaya sudah baik. Kami ingin kerja sama ini tetap dijaga,” ujar Wawan, sapaan Arief Sosiawan. (fer/rif)
Gencarkan Operasi Pakai Masker, Blusukan hingga Turunkan Semua Jajaran Operasi pakai masker atau operasi patuh masker di tengah pandemi Covid-19 terus digencarkan di Kota Surabaya. Bahkan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sampai blusukan ke pasar-pasar dan perkampungan untuk sekadar sosialisasi patuh menggunakan masker. Semua jajaran di tingkat kecamatan dan kelurahan juga dikerahkan untuk operasi pakai masker ini. SELAMA pandemi ini, Wali Kota Risma seringkali blusukan ke kampung-kampung dan pasar-pasar untuk mengetuk hati warga Kota Surabaya dalam menaati protokol kesehatan, terutama patuh menggunakan masker dan selalu jaga jarak. Bahkan, setiap akhir pekan, dia rutin blusukan ke gang-gang sempit di perkampungan dibonceng motor. Berbekal megaphone yang dibawanya, tak henti-henti dia mengingatkan warganya untuk selalu menggunakan masker dan jaga jarak. Suaranya yang nyaring dan khas, seakan memecah keheningan kampung dan bahkan menghentikan ramainya pasar. “Bapak, Ibu, ayo dipakai maskernya, masih banyak yang dirawat di rumah sakit.
Jangan ditambah lagi,” kata Wali Kota Risma melalui megaphonenya itu. Suara ayo pakai masker seringkali mengagetkan warga yang ada di perkampungan atau pun yang ada di pasar. Mereka kemudian buru-buru membetulkan masker yang dipasang di dagunya. Tak sedikit pula warga yang langsung mengambil masker di dalam sakunya, lalu dipakai. “Ini pak, masker. Tolong langsung dipakai ya,” ujar Wali Kota Risma sambil memberikan masker kepada warga Tambaksari yang tidak pakai masker. Blusukan semacam ini terus dilakukan Wa l i Kota Risma ke wi-
layah-wilayah yang tingkat kasusnya masih tinggi, seperti di wilayah Kecamatan Tambaksari, Sawahan, Rungkut, dan beberapa wilayah lainnya. Menurutnya, sosialisasi semacam ini akan terus dilakukan supaya warga bisa care dan sadar bahwa pandemi ini belum selesai. “Jadi, saya minta warga untuk selalu hati-hati dan selalu mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Saya mencoba mengetuk hati warga Kota Surabaya dengan sosialisasi ke kampung dan pasar-pasar,” tegas Wali Kota Risma. Selain itu, Presiden UCLG ASPAC ini juga memastikan bahwa jajaran kelurahan dan kecamatan juga diturunkan untuk sosialisasi patuh pakai masker ini. Mereka dibagi sesuai dengan wilayahnya masing-masing. “Semuanya turun untuk sosialisasi dan edukasi warga. Ini akan terus kami lakukan supaya Surabaya cepat terbebas dari Covid-19,” kata dia. Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto
Wali Kota Tri Rismaharini blusukan di pasar.
mengatakan, gerakan masif operasi pakai masker ini terus dilakukan bersama jajaran kecamatan, kelurahan, koramil, polsek, babinsa, bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta satgas-satgas Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo di wilayah mereka masing-masing. “Jadi, sekarang ini lebih masif gerakannya, karena semua karyawan kecamatan dan kelurahan turun seca-
Wali Kota Tri Rismaharini blusukan ke Pasar Paing, Rungkut.
ra serentak,” kata Irvan di kantornya. Dalam operasi ini, mereka harus memastikan terbentuknya Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo di masing-masing wilayah RW dan memastikan Satgas Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo (Wani Sehat, Wani Sejahtera, Wani Jogo, Wani Ngandani) berjalan sesuai tugas masing-masing, terutama yang ada di zona merah. “Nanti mereka juga harus memastikan dan melakukan blocking area di wilayah yang terdapat pasien terkonfirmasi positif Covid-19,” ujarnya. Yang terpenting, operasi ini juga akan melakukan pembagian ribuan masker kepada warga Kota Surabaya. Sasarannya adalah seluruh area permukiman penduduk, terutama permukiman penduduk yang terdapat pasien terkonfirmasi Covid-19. “Kami membagikan sekitar 150 ribu masker, baik masker medis maupun masker kain,” tegasnya. Irvan juga memastikan bahwa operasi pakai masker ini juga terus dilakukan di berbagai bidang lainnya, seperti di pasar-pasar tradisional, moda transportasi darat, warung-warung atau tempat-tempat makan dan tempat nongkrong, dan semua wilayah permukiman atau perkampungan di seluruh penjuru Kota Surabaya. “Nah, karena ini perwali perubahan (Perwali nomor 33 tahun 2020) sudah terbit, yang mana salah satu poinnya adalah penerapan jam malam, operasi selanjutnya adalah pelaku usaha yang masih buka di atas pukul 22.00. Termasuk beberapa RHU (rumah hiburan umum) yang tidak boleh beroperasi dulu. Penertiban
dan sosialisasi ini akan dilakukan oleh teman-teman satpol PP dibantu TNI-Polri,” katanya. Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto memastikan mulai hari ini akan mengintensifkan operasi di RHU karena memang beberapa RHU tidak boleh buka dulu. Jika mereka masih buka di atas pukul 22.00, mereka akan langsung diberhentikan aktivitasnya, karena ini sudah diatur dalam Perwali perubahan. “Kami juga sudah minta OPD (organisasi perangkat daerah) lain untuk bersama-sama menertibkan dan sosialisasi perwali perubahan ini. Jadi, ke depan operasinya akan semakin masif,” tegas Eddy. Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan data rekap operasi patuh masker, hingga saat ini tingkat kepatuhan warga dalam menggunakan masker sekitar 95 persen, dan 5 persen sisanya belum patuh menggunakan masker. Bagi mereka yang tidak menggunakan masker, langsung disita KTP-nya, sedangkan yang tidak membawa KTP langsung diberi sanksi sosial seperti menyapu jalan hingga membantu memberikan makan penghuni Liponsos. “Yang disita KTP-nya sebanyak 271 orang dan yang diberi sanksi sosial sebanyak 722 orang. Ternyata warga yang tidak pakai masker itu karena ada yang tertinggal di rumah dan ada pula yang bawa tapi tidak dipakai. Artinya, jika melihat fakta di lapangan, warga sudah mulai sadar bahwa ketika keluar rumah harus pakai masker, warga sudah sadar itu. Alhamdulillah,” pungkasnya. (adv/udi/rif)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
Hakim Tolak Praperadilan Kasus Penganiayaan Seperti disampaikan Juru Bicara Pengadilan Negeri Tulungagung Sri Peni Yudawati, Kamis (16/7) kemarin di kantornya. Permohonan praperadilan yang diajukan pemohon dinyatakan gugur. Sebab menurut hakim tunggal Florence Katarina yang memimpin sidang ini, pokok perkara atas praperadilan ini telah disidangkan. Sementara pemeriksaan permintaan praperadilan belum selesai. Sehingga sesuai pasal 82 ayat (1) huruf d, Undang Undang nomer 8 tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana, serta putusan Mahkamah Konstitusi nomor 102/PUU/VIII/2016 maka, permohonan praperadilan atas nama pemohon Marita Ernawati dinyatakan gugur. “Sesuai dengan KUHP, dinyatakan
permohonan praperadilan gugur, karena sidang pokok perkara sudah berlangsung sebelum sidang praperadilan diputus,” kata Sri Peni. Sri Peni menyebut, persidangan perdana kasus ini sudah dilakukan pada Rabu (8/7) lalu. Kemudian sidang kedua dengan agenda pembacaan dakwaan dilakukan pada Rabu (15/7) kemarin. Sementara itu menanggapi putusan tersebut, Kuasa Hukum Pemohon Heri Widodo mengatakan, secara umum pihaknya bisa menerima putusan majelis hakim yang menggunakan dasar putusan Mahkamah Konstitusi nomor 102/PUU/ VIII/2016, sebagai landasan menggugurkan permohonan praperadilan kliennya. “Kami bisa menerima keputusan
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Tulungagung, Memorandum Upaya hukum Marita Ernawati, istri tersangka Agus Purnomo alias Gaguk (38), warga Pucanglaban, Tulungagung, yang mempraperadilankan Polres Tulungagung dan Kejaksaan Negeri Tulungagung atas penangkapan, penahanan, dan penetapan tersangka Gaguk akhirnya dinyatakan gugur pihak Pengadilan Negeri Tulungagung.
Suasana sidang praperadilan.
hakim dalam praperadilan ini. Karena memang kita sepakat dengan putusan Mahkamah Konstitusi nomor 102/PUU/ VIII/2016,” jelasnya. Masih menurut Heri Widodo, meskipun menerima keputusan hakim, namun pihaknya tetap akan melanjutkan kasus yang menjerat suami kliennya ini. “Kita akan lanjutkan karena kami temukan
banyak kejanggalan,” pungkas dia. Diberitakan sebelumnya, kasus ini menjerat Gaguk ketika jaga malam. Saat itu ada seseorang yang mencurigakan berjalan membawa sajam. Oleh tersangka, orang tersebut dijegal kakinya hingga kepalanya membentur aspal yang kemudian menyebabkan meninggal dunia. (fir/mad/lis)
Kunjungi Polres Batu, Kompolnas Apresiasi Omah Ayom Batu, Memorandum Untuk meningkatkan layanan terbaik kepada masyarakat, tim Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengunjungi Mapolres Batu, Kamis, (16/7). Tim juga berdialog dengan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) dalam memberikan pelayanan sebagai bentuk perlindungan terhadap perempuan dan anak yang menjadi korban kejahatan dan penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan. Dalam dialog ini tersampaikan mengenai adanya Omah
Ayom yang disiapkan Polres Batu bersama Pemkot Batu, dalam hal ini Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan. Tim Kompolnas Andrea H Poeloengan menyampaikan, kunjungannya ini menindaklanjuti terkait adanya Omah Ayom di wilayah hukum Polres Batu yang dalam perannya khusus pada pelayanan perempuan dan anak yang terkait dengan kasus yang dialami. “Kalau dikaji memang kelihatannya biasa adanya Omah Ayom ini, akan tetapi bila didalami ini sangat luar biasa dan sa-
ngat perlu untuk diperhatikan. Kami melakukan sharing program Omah Ayom,” terangnya. Dengan adanya ‘Omah Ayom’ ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi perempuan dan anak yang mengalami persoalan hukum. “Untuk itu mendatang dapat dimanfaatkan dengan baik,” harapnya. Sementara itu, Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama menyampaikan Omah Ayom sebenarnya sudah ada sejak 2017. “Terbentuk 2017 untuk membantu pemulihan
FOTO: MEMORANDUM/NIK
FOTO: MEMORANDUM/CW1
Terapkan PTSP untuk Mudahkan Pelayanan Masyarakat Bondowoso, Memorandum Dalam rangka meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat pencari keadilan, Pengadilan Agama Bondowoso menerapkan standar Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk mempermudah pelayanan. Kepala Pengadilan Agama Bondowoso Nur Chozin menjelaskan, terkait Nur Chozin pelayanan dan kebutuhan pemohon sudah tersedia di kantor pengadilan. Mulai dari pihak pos selaku penyedia materai, perbankan, hingga bantuan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan. “Semua sudah tersedia di dalam. Jadi masyarakat tak perlu lagi harus kesana-kemari,” terang Nur di ruang kerjanya, Kamis (16/7). Menurutnya, pihaknya terus bekerja keras untuk melayani masyarakat yang melakukan proses permohonan cerai. Memberikan pelayanan yang cepat, terukur, serta mengedepankan hukum yang proporsional bagi masyarakat. Oleh sebab itu, selain PTSP, Pengadilan Agama Bondowoso juga melayani dengan program layanan serba lima menit yang kemudian disebut dengan ‘Laser Bali’. “Kami juga menerapkan beberapa inovasi di samping PTSP,” jelasnya. Tak cukup hanya dengan memberikan pelayanan ektra, pihaknya juga berupaya mewujudkan zona integritas bebas korupsi dengan program Taruna Tanglora, yakni tangkal calo perkara dengan sistem yang transparan tentang biaya perkara. “Jadi selain pihak yang berkepentingan dilarang masuk. Di pintu masuk dijaga oleh satpam. Kalau dulu kan semua masih beleh masuk. Sekarang tidak lagi begitu,” paparnya. Nur Chozin mengimbau masyarakat yang hendak mendaftarkan perkara cerai agar tidak percaya kepada oknum yang mengatasnamakan PA maupun oknum yang mengaku kenal dengan orang dalam untuk memuluskan perkaranya. “Karena sudah kami sediakan layanan bank serta pos yang bisa membayar secara langsung tampa perantara, ini gunanya untuk menangkal para calo,” pungkasnya. (cw1/lis)
JUMAT WAGE, 17 JULI 2020 HALAMAN 4
Tim Kompolnas menyambut hangat inovasi di Kota Batu.
korban yang ditangani Unit PPA, yaitu yang mendapatkan kekerasan pascaputusan sidang dan saat menjalankan proses lidik dengan berbagai tahapan untuk memang tempatnya di-
rahasiakan.Ini tujuannya agar mereka akan nyaman saat bersinggungan dengan hukum dan mendapatkan konseling PPT2A dan dinas terkait lainnya,” paparnya. (nik/lis)
Lamongan, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melalui Dinas Kesehatan membuat sebuah program untuk menekan jumlah kasus kematian akibat Covid-19. Terobosan tersebut adalah Program Perlindungan Comorbid Covid-19 (PPCC). Hal itu disampaikan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dr Taufik Hidayat yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan. “Jadi kita membuat PPCC. Comorbid yang dimaksud yakni penyakit penyerta yang biasanya adalah penyakit tidak menular (PTM),” ungkap Taufik. Dia menjelaskan, PTM telah menjadi masalah besar di masyarakat selama pandemi Covid-19. Menurutnya, PTM menjadi comorbid atau pemberat dari covid19 sehingga sebagian besar pasien yang meninggal dengan positif covid19 adalah orang yang mempunyai comorbid berupa hipertensi (HT), diabetus melitus (DM), kanker (Ca). “Orang-orang yang mempunyai comorbid harus berada dalam pantauan rutin
FOTO: MEMORANDUM/ASW
Dinkes Lamongan Tekan Kasus Kematian Covid-19
Petugas puskesmas memeriksa kondisi kesehatan warga.
kontrol dan minum obat. Oleh karena itu kita lakukan PPCC ini yakni suatu program perlindungan kepada masyarakat beresiko atau rentan dalam menghadapi adaptasi kebiasaan baru,” ungkap Taufik. Dia juga menjelaskan, PPCC ini akan menyaring orang-orang yang mempunyai
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang – Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. BNI Multifinance akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo, dengan jasa Pra Lelang PT. Balai Mandiri Prasarana terhadap aset jaminan debitur PT. Fajar Tomayuna Utama, sbb : Alamat Uang Obyek / Harga Limit Jaminan Keterangan No Jaminan (Rp) (Rp) Lelang -Nominal jaminan yang Tanah, SHM disetorkan ke Rekening “ VA” No. 199, Lt. (Virtual Account) harus sama 2.345 M2, an. dengan Nominal Jaminan yang Insinyur disyaratkan. Hendro -Jaminan harus sudah efektif 1.556.200.000 311.240.000 diterima oleh KPKNL selambat 1. Suratman, terletak di Ds. – lambatnya 1 (satu) hari Cemandi, sebelum pelaksanaan lelang. Kec. Sedati, -Segala biaya yang timbul Kab. Daerah sebagai akibat mekanisme Tingkat II perbankan menjadi beban Sidoarjo. peserta lelang. Syarat Lelang : 1.Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id 2.Syarat dan Ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “ Tata Cara dan Prosedur” dan Panduan Penggunaan” pada domain tersebut di atas. 3.Barang yang dilelang menurut keadaan apa adanya (as is where is basis) pada saat ini, kami menganjurkan peminat untuk melihat obyek lelang sebelum mengikuti pelelangan. 4.Apabila terjadi pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang karena suatu hal maka peserta tidak diperkenankan melakukan tuntutan apapun kepada KPKNL Sidoarjo, PT. BNI Multifinance dan PT. Balai Mandiri Prasarana. Info Hubungi : 082131877470. Pelaksanaan Lelang : 1.Cara Penawaran : Closed Bidding. 2.Hari : Senin. 3.Tanggal : 03 Agustus 2020. 4.Batas Akhir Penawaran : Pukul 10.00 WIB (waktu server). 5.Domain : www.lelang.go.id. 6.Penetapan Pemenang : Setelah batas akhir penawaran. 7.Pelunasan harga lelang : 5 (lima) hari kerja setelah lelang. 8.Bea Lelang Pembeli : 2% dari harga lelang. 9.Tempat Lelang : KPKNL Sidoarjo, Jl. Erlangga No. 161, Sidoarjo. Sidoarjo, 17 Juli 2020 PT. BNI Multifinance
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang - Undang Nomor 4 Tahun 1996, PT.Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk selaku pemegang Hak Tanggungan peringkat pertama akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tangungan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya melalui perantara jasa pra lelang PT. Balai Lelang Internusa Perwakilan Surabaya dengan cara penawaran melalui internet (Open Bidding) terhadap objek jaminan debitur atas nama KHING SWIE (PANGESTU HARJONO), berupa : • Sebidang tanah berikut bangunan Rumah Tinggal terletak di Villa Sentra Raya A6 No.8, Kel. Sambikerep, Kec. Sambikerep, Kota Surabaya, Luas Tanah 134 M2, SHGB No. 4812/Kel. Sambikerep DAN Luas Tanah 26 M2, SHGB No.5034/Kel. Sambikerep, Luas Bangunan 220 M2, keduanya an. Nyonya MEGAWATI, dengan Kondisi Apa Adanya. ( Nilai Limit Rp. 2.889.000.000,Jaminan Lelang Rp. 1.400.000.000,- ) Keterangan : • Nominal jaminan yang disetorkan ke Rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. • Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat – lambatnya 1 (satu) hari Kalender sebelum pelaksanaan lelang. • Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Aanwijzing : Calon peserta dapat melihat objek yang akan dilelang sejak pengumuman lelang di terbitkan dan dapat menghubungi PT.Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Regional Remedial & Recovery Surabaya, KPKNL Surabaya dan PT. Balai Lelang Internusa Perwakilan Surabaya. Persyaratan Lelang: 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH www.lelang.go.id 2. Syarat dan ketentuan serta tatacara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website diatas. Pelaksanaan Lelang: Cara Penawaran Hari / Tanggal Waktu Penawaran Waktu Penetapan Tempat Lelang Pelunasan Harga Lelang Bea Lelang Pembeli
: : : : : : :
Open Bidding (dengan mengakses url www.lelang.go.id) Senin, 03 Agustus 2020 Pukul 14.00 sampai dengan 16.00 Waktu Server (sesuai WIB) Setelah batas akhir penawaran KPKNL Surabaya ( Jl. Indrapura No. 5, Kota Surabaya ) 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 2 % (dua persen) dari harga terbentuk lelang
PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk Regional Remedial & Recovery Surabaya
PENGUMUMAN PENGESAHAN PERDAMAIAN (HOMOLOGASI) PT. HOTROX INDONESIA PUTUSAN No. 43/Pdt.Sus-PKPU/2019/PN.Niaga.Sby Menunjuk ketentuan Pasal 288 Undang - Undang nomor. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dengan ini Pengurus PT. HOTROX INDONESIA (dalam PKPU) Mengumumkan Putusan Pengesahan Perdamaian (Homologasi) berdasarkan Putusan Pengadilan Niaga Pada Pengadilan Negeri Surabaya Nomor : 43/Pdt.Sus-PKPU/2019/ PN.Niaga.Sby tertanggal 01 Juli 2020 Yang amar putusannya seperti tertulis di bawah ini : MENGADILI: 1. Menyatakan sah Perdamaian yang dilakukan antara Pemohon Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT. HOTROX INDONESIA dengan Para Kreditornya, sebagaimana yang telah disepakati bersama pada hari Selasa 02 Juni 2020 ; 2. Menyatakan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT. HOTROX INDONESIA demi hukum berakhir ; ----------------------------------------------------------------------------------------------3. Menghukum Debitor dan Para Kreditor untuk mentaati isi perdamaian tersebut ; --------------4. Menghukum Debitor/Pemohon PKPU untuk membayar imbalan jasa Pengurus sebesar : Rp 1.070.000.000,00 (satu miliar tujuh puluh juta Rupiah) : ---------------------------------------------5. Menghukum Pemohon PKPU untuk membayar biaya Perkara yang sampai hari ini ditetapkan sejumlah : Rp 4.225.000,00 (empat juta dua ratus dua puluh lima ribu Rupiah) ; Selanjutnya berdasarkan Putusan tersebut diatas yang telah berkekuatan hukum tetap serta berdasarkan ketentuan Pasal 288 Undang-Undang no. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), maka Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT. HOTROX INDONESIA dalam Perkara Nomor : 43/Pdt.Sus-PKPU/2019/PN.Niaga. Sby, telah Berakhir dengan Perdamaian dan Tugas Pengurus telah berakhir serta membebaskan Pengurus dari segala tanggung jawab Kepengurusan; Pengumuman ini berlaku juga sebagai pemberitahuan kepada Debitur, para Kreditur dan Pihak - Pihak Lain yang berkepentingan untuk menjalankan Putusan Pengesahan Perdamaian (Homologasi); Demikian pengumuman ini disampaikan untuk diketahui Khalayak umum Surabaya, 17 Juli 2020 PENGURUS PT. HOTROX INDONESIA (dalam PKPU) RYAN MARTINO HARTONO, S.H.
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Lamongan akan melaksanakan Lelang Eksekusi berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya terhadap barang jaminan milik Debitor: H. M SHOLEH MAKSUM Tanah dan bangunan berikut segala sesuatu diatasnya, SHM Nomor 147, luas tanah 226 m2, atas nama H. Ma’shum Sholeh, terletak di Desa Bapuhbandung, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, - Harga Limit Lelang: Rp. 250.000.000,- Uang Jaminan Lelang: Rp. 75.000.000,- Pelaksanaan Lelang: Senin, 03 Agustus 2020, Pukul 10.15 WIB (waktu server). A. NURWAHID Tanah dan bangunan berikut segala sesuatu diatasnya, SHM Nomor 47, luas tanah 354 m2, atas nama A. Nurwahid, terletak di Desa Sendangagung, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, - Harga Limit Lelang: Rp. 2.000.000.000,- Uang Jaminan Lelang: Rp. 600.000.000,- Pelaksanaan Lelang: Kamis, 03 Agustus 2020, Pukul 10.25 WIB (waktu server). PELAKSANAAN LELANG: Cara Penawaran Penetapan Pemenang Pelunasan Lelang Bea Lelang Pembeli Tempat Lelang
Closed Bidding dgn mengakses https://www.lelang.go.id Setelah batas akhir penawaran 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 2 % dari harga lelang BRI Cabang Lamongan, Jl Basuki Rakhmad No 86, Lamongan
KETERANGAN: Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan, dan harus sudah diterima oleh KPKNL paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. PERSYARATAN LELANG: 0HPLOLNL $.81 \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH ZZZ OHODQJ JR LG 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWD FDUD PHQJLNXWL lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website diatas. 2. Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya as is dengan segala konsekuensi biaya tertunggak atas obyek lelang. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi obyek lelang dan bertanggung jawab atas obyek lelang yang dibeli, karena itu peserta lelang diwajibkan untuk mengetahui / memeriksa objek yang akan dilelang dengan baik dan teliti. 3. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan lelang terhadap barang jaminan tersebut diatas, pihak-pihak yang berkepentingan / peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Surabaya dan PT. BRI (Persero) Tbk. Cabang Lamongan. Lamongan, 17 Juli 2020 PT. BRI (Persero) Tbk. Kantor Cabang Lamongan
Surabaya, 17 Juli 2020 PT. Balai Lelang Internusa Perwakilan Surabaya 08113055999 / 081235915557
aktivitas tinggi bekerja di kerumunan dan mempunyai potensi comorbid PTM agar mereka siap dan bisa bertahan di era new normal sehingga mereka bisa tetap sehat dengan stabilnya comorbid. “Kami menyasar tempat kerumunan mata pencaharian seperti pasar, semua
warga yang mempunyai riwayat PTM dan atau berusia 50 tahun ke atas, pengunjung tetap (penjual, pembeli rutin berbelanja) serta yang kondisi imun menurun (lemas, pucat),” jelas Taufik. Taufik Hidayat mengungkapkan, Juni telah dilakukan screening sebanyak 1.862 orang di 33 pasar yang dilakukan di 33 puskesmas dengan hasil 199 orang HT, 389 orang DM, dan 33 orang keduanya (HT dan DM). Mereka dirujuk dan kontrol di puskesmas untuk selanjutnya diberi obat diminum secara teratur serta disarankan mengikuti program pengelolaan penyakit kronis (prolanis). Periksa sebulan sekali dan boleh beraktivitas atau berjualan dengan memakai masker, sering cuci tangan, rajin periksa ke puskesmas, dan meningkatkan pola hidup sehat. Dari data yang telah dihimpun per Rabu (15/7) terdapat kenaikan yang cukup banyak pada angka kesembuhan pasien positif Covid-19 yakni 20 orang sehingga total pasien sembuh menjadi 146 orang dari 277 pasien positif covid19. Sisanya 89 pasien masih dalam perawatan dan 42 lainnya meninggal. (*/asw/lis)
KPKNL Surabaya
Keterangan hubungi: PT. BRI (Persero) Tbk. Cabang Lamongan Jl. Basuki Rachmad No 86, Lamongan. 0322 318888, 0322 312255, 0322 312256 / Arif 082245259612
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
JUMAT WAGE, 17 JULI 2020 HALAMAN 5
Polres Lumajang Berlakukan Traffic Distancing Lumajang, Memorandum Di masa pandemi Covid-19, Satlantas Polres Lumajang mulai menerapkan etika baru dalam berlalu-lintas, Kamis (16/7). Social Distancing tidak hanya bagi mereka yang ada di rumah mupun tempat kerja, melainkan juga di perjalanan. Salah satunya di traffic light juga harus tetap menjaga jarak. Pengecatan markah traffic distancing di dua lokasi berbeda, di antaranya simpang empat lampu merah ST dan simpang empat lampu merah Adipura Jalan PB Sudirman. Kasatlantas Polres Lumajang AKP I Putu Angga Feriyana mengatakan, hal itu dilakukan dengan tujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan menjaga jarak kendaraan roda dua saat berhenti di lampu merah. Nantinya ketika berhenti saat lampu merah, pengendara motor menempati sisi-sisi garis yang telah ditentukan, dengan jarak yang tentunya aman dari pengendara yang satu dengan yang lain. “Selain pengecatan markah traffic distancing, kami bersama petugas gabungan dari Kodim 0821 dan Dishub Lumajang juga sosialisasi penggunaan masker, etika berlalu-lintas, dan safety driving, serta pencegahan Covid-19 di era adaptasi kebiasaan baru,” terangnya. Pemberian pemahaman kepada masyarakat, kata I Putu Angga, sangat perlu, karena saat ini semua pihak harus adaptasi kebiasaan baru. “Mulai dari pola hidup bersih dan sehat, pakai masker, jaga jarak, dan sebagainya. Guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera,” pungkasnya. (tri/lis)
Kajari Kota Probolinggo Yeni Puspita menyebutkan, BB yang dimusnahkan itu meliputi perkara yang melanggar UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, UU No 36 tahun 2009 tentang kesehatan, UU No 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak, pencurian baik itu dengan kekerasan maupun pencurian biasa, penipuan, penggelapan, dan beberapa perkara lain. Barang bukti tersebut, diantaranya sabu-sabu 46,94 gram, pil trihexiphnidyl 2.193 butir, pil dextro 1.221 butir, pil Yarido 1.350 butir, trihexiphnidyl holi 90 butir, kosmetik dengan berbagai merk
dan jenis 4.004 buah, 33 HP, 7 sajam, dan alat hisap sabu berupa pipet, bong, dan BB lainnya. “Ini merupakan suatu permasalahan yang sangat besar untuk generasi muda di Kota Probolinggo. Walaupun jumlah narkotika terbilang sedikit yang dimusnahkan. Namun bukan jumlah yang menjadi ukuran tetapi banyaknya anak-anak, saudara-saudara, dan keluarga kita yang menggunakan,” tandas Yeni. Rekapitulasi penerimaan negara bukan pajak hasil dari Kejari Kota Probolinggo yang berasal dari pelanggaran lalin
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Para pengendara motor wajib berhenti di markah yang disiapkan.
Probolinggo, Memorandum Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Probolinggo memusnahkan berbagai barang bukti (BB) hasil kejahatan yang disita dari para pelaku tindak pidana, Kamis (16/7). Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Hadi Zainal Abidin beserta unsur Forkopimda Kota Probolinggo.
Pemusnahan barang bukti kejahatan di Kejari Kota Probolinggo.
sekitar Rp 234 juta, tindak pidana lain sekitar Rp 4,5 juta, penjualan barang sitaan Rp 548 juta, biaya perkara Rp 2,3 juta. Pemusnahan barang bukti dilakukan dengan tiga cara. Obat-obatan diblender
dan dicampur air; pakaian, plastik dan lainnya dibakar; handphone dipalu; kosmetik dan barang bukti lainnya dihancurkan dengan dilindas dengan alat berat. (mhd/yud/lis)
Danrem 081/DSJ Kunjungi Markas Yonif 511/DY Blitar, Memorandum Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho mengunjungi markas Yonif 511/ DY yang merupakan satu-satunya satuan tempur di bawah jajarannya. Dalam kunjungannya itu, Danrem memberikan berbagai arahan kepada ratusan prajurit di Lapangan Sepak Bola Yonif 511/DY, Jalan Maluku 34, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Rabu (15/7). Dalam arahannya, Ia menyoroti tentang adanya anggota yang telah terpapar Covid- 19. Untuk itu Danrem menyampaikan, jika Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Wi-
FOTO: MEMORANDUM/ALV
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Kejari Kota Probolinggo Musnahkan BB Kejahatan
Danrem 081/DSJ Kolonel Waris Ari Nugroho memberikan arahan kepada pasukan tempurnya.
dodo Iryansyah telah memerintahkan agar Yonif 511/DY dilakukan lockdown. Selain itu, Danrem memerintahkan agar hanya satu pintu yang dipergunakan sebagai akses keluar masuk dan memerintahkan Denpom untuk menjaga pintu tersebut. “Agar seluruh anggota Yonif 511/DY beserta keluarganya dapat menyadari dengan selalu menjalankan protokol kesehatan, seperti dengan menggunakan masker, jaga jarak, dan sering mencuci tangan,” kata Waris. Ia turut mengimbau supaya sementara waktu seluruh anggota dapat menjaga diri untuk tidak keluar dari satuan dan
memerintahkan piket untuk aktif melakukan pengecekan. Dalam penanganan terhadap temuan kasus positif Covid-19 itu, Danrem juga ingin mereka dapat belajar dari Yonif 500 Raider/Sikatan dalam penanganannya, serta mengkoordinir secara baik kebutuhan logistik dan berbagai program latihan yang harus dilaksanakan. Jebolan Akmil 1991 itu juga mengungkapkan, jika dalam waktu dekat akan ada perlombaan beladiri piala Kasad. Untuk itu ia meminta mereka dapat berlatih dan menyiapkannya dengan baik, agar nantinya mampu berprestasi dan membawa nama harum satuan. (alv/lis/*)
FOTO: MEMORANDUM/MTR
Terlibat Pengadaan Masker, BK DPRD Kabupaten Pasuruan Berikan Peringatan
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan M Sudiono Fauzan dan Badan Kehormatan membacakan Surat Keputusan No 1/2020.
Pasuruan, Memorandum Salah satu anggota DPRD Kabupaten Pasuruan yang terlibat kasus dugaan pengadaan Masker 2020 akhirnya diberikan sanksi oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD. Yakni dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan No 1/2020, tentang dugaan pelanggaran sumpah janji sebagai anggota dewan atas keterlibatan pengadaan masker yang dirilis kepada media. Dalam memberikan keterangan pers, Ketua DPRD M Sudiono Fauzan didampingi tiga wakil ketua, yakni Andri Wahyudi, H Rusdi Sutejo, dan Rias Judika Drastika menjelaskan, dari hasil laporan investigasi dan bukti-bukti yang sudah disampaikan oleh BK kepada Pimpinan DPRD, memang yang bersangkutan tidak terbukti secara sah dan terlibat dalam pengadaan masker di dua OPD (organisasi perangkat daerah) yakni Dinas Koperasi dan Usaha Mikro serta Disperindag. Meski tidak ada bukti, saudara Agus Suyanto ikut cawe- cawe dalam pengadaan masker. Bukti yang dimiliki BK berupa video saat mereka melakukan investigasi
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan memberikan keterangan pers.
Para awak media yang hadir dalam konferensi pers .
menjadi dasar untuk mengeluarkan sanksi berupa teguran ringan. Sementara soal dugaan rangkap jabatan sebagai pembina di asosiasi HIAS, yang disandang oleh Agus perlu dilakukan pembuktian. “Pasalnya, jabatan pembina sesuai de-
ngan bukti yang dimiliki oleh BK berdasarkan keterangan dari ketua HIAS tersebut, perlu dilakukan pembuktian,” jelas politisi PKB ini. Dasar BK memberikan sanksi teguran ringan dalam proyek pengadaan penutup
mulut ini, yakni bukti video dimana Agus Suyanto sedang menyablon masker- masker. Bila perbuatan yang sama dilakukan lagi, maka tidak menutup kemungkinan BK juga akan memberikan sanksi yang lebih berat. Sudiono setelah menyampaikan keterangan kepada awak media hasil keputusan
soal dugaan keterlibatan anggota dewan dalam pengadaan masker, pimpinan dewan secepatnya akan menyampaikan hasil keputusan kepada semua fraksi/ketua DPC partai serta kepada delapan anggota dewan yang diduga ikut terlibat dalam pengadaan masker. (adv/mtr/lis)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Aris Setyoadji S Sos, Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Noor Arief Prasetyo S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Rahmat Hidayat, Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu, Indra Anugrah Hardiantoko, Prawoto Sadewo (Blitar). Direktur: Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Choirul Shodiq SH MH Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah AMD SE AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color Konsultan Hukum: (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Noer Fattah Syafi’i Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Mangestuti Agil
HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
JUMAT WAGE 17 JULI 2020 HALAMAN 6-7
Kapolres Bagi Sembako pada Nelayan Perairan Selat Madura
AKBP Rama Samtama Putra membagikan sembako kepada para nelayan.
yak memilih tutup sementara waktu,”kata Rama. Dampaknya, hasil tangkapan para nelayan dijual di pasaran umum atau dijajakan diperkapungan penduduk dengan harga ala kadarnya. Contohnya, harga rajungan yang biasanya dijual ke pengepul Rp 70.000 s/d Rp 90.000 per-kg, terpaksa dijual Rp 30.000 s/d Rp 40.000. (ras/mik)
Satreskoba Polrestabes Surabaya Ciptakan Mobil Urine Narcotic Test
Kapolres Blitar Kota Peduli Pedagang Pasar Blitar, Memorandum Dalam pandemi Covid-19 ini, Polres Blitar Kota sangat peduli terhadap masyarakat. Hal ini tercermin seperti rutinitas yang biasa dilakukan polres sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona di Kota Blitar. Seperti dengan melakukan rapid test massal, pembagian masker, pembagian APD kepada pedagang maupun pembeli di pasar, serta pembagian bantuan bagi warga yang terdampak wabah corona.
Polres Lamongan Siapkan Launching Tilang Elektronik
Dukung Belajar dari Rumah, Polres Tulungagung Luncurkan Mobil Pintar Tulungagung, Memorandum Belajar dari rumah selama pandemi menjadi pilihan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 guna memastikan peserta didik tetap memperoleh pendidikan. Namun, tetap meminimalkan potensi klaster baru penularan corona antar peserta didik. Untuk mendukung hal tersebut, Polres Tulungagung bersama Pemkab, dan BRI meluncurkan mobil serta sepeda motor pintar anak tangguh semeru, Kamis (16/7). Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, peluncuran mobil dan sepeda motor ini dilakukan untuk mendukung peserta didik agar tetap belajar di masa pandemi. “Kita mendukung pelaksanaan pembelajaran model daring, dengan meluncurkan mobil dan sepeda k motor pintar ini, untuk n anak-anak yang kesulitan n mengikuti pembelajaran secara daring,” ujarnya. Sebanyak 10 unit sepeda motor dan 2 unit mobil berisi 1500 buku pelajaran dan beberapa jenis buku lainnya, yang merupakan koleksi dari Perpustakaan Tulungagung bakal menjadi bahan bacaan bagi anak-anak peserta didik, terutama mereka yang ada di daerah terpencil. “Kita bekerja sama dengan
Malang, Memorandum Untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Malang, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar berdialog sekaligus bersilaturahmi dengan para Dai Kamtibmas jajaran Polres Malang, di Gedung Sanika Satyawada, Kamis (16/7). Kapolres menyampaikan, peran penting dai dalam mencegah penyebaran Covid-19 akan sangat membantu. “Saya memohon kepada para Bapak Dai Kamtibmas agar memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan dengan cara cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak dalam kegiatan sehari-hari,” kata Hendri. Untuk menjaga situasi yang aman dan nyaman diperlukan kerja sama. Di mana, Polri bersama TNI dan pemerintah daerah bergerak bersama untuk melawan Covid-19. Dukungan para dai sangat penting. Karena di beberapa tempat masih ditemukan masyarakat yang belum mematuhi protokol kesehatan. Disampaikan pada 9 Desember 2020 mendatang, juga akan digelar pilkada, yaitu pemilihan Bupati Malang dan sudah pentahapan. “Saya berharap Bapak Dai Kamtibmas dapat memberikan pemahaman masyara-
FOTO: MEMORANDUM/ARI
Kapolres Malang Ajak Dai Wujudkan Kamtibmas
AKBP Hendri Umar menyerahkan bingkisan kepada Dai Kamtibmas.
kat di Kabupaten Malang,” ujarnya. Sementara itu, Koordinator Dai Kamtibmas KH Imam Makruf menyampaikan, awal pembentukan Dai Kamtibmas di wilayah Malang ini karena banyak polemik tentang banyaknya pemahaman agama Islam dan munculnya aliran sesat. “Saya menyampaikan pada Kapolres
mulai dari tahun 1998 dulu para dai kamtibmas di wilayah Kabupaten Malang hanya dari NU maka dari usulan para dai agar dibentuk lagi dai kamtibmas dari Muhammadiyah supaya nantinya dapat memberikan wawasan kepada dai dan bertukar pendapat dalam menghadapi situasi yang saat ini,” jelasnya. (*/ari/mik)
Probolinggo, Memorandum Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya didampingi pejabat utama melakukan asistensi Kampung Tangguh Semeru (KTS) Berkelas di Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, untuk mengobarkan semangat memasuki new normal, Kamis (16/7). “KTS Berkelas Kelurahan Pakistaji harus lebih disiplin serta mematuhi protokol kesehatan dalam rangka antisipasi dan memutus penyebaran Covid 19. Obat terampuh untuk
memutus penyebaran Covid 19 yaitu perlakuan yang disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan,” terang AKBP Ambariyadi Wijaya. Kegiatan asistensi tersebut, kata Ambariyadi Wijaya, bertujuan untuk mengecek secara langsung pelaksanaan kampung tangguh serta memberikan masukan dan perbaikan kekurangan yang ada. “Jaga kekompakan, ayo kita bersama-sama memutus penyebaran Covid 19. Warga juga harus membiasakan pola hidup
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Kapolres Probolinggo Kota Kobarkan Semangat untuk KTS
AKBP Ambariyadi Wijaya meninjau lokasi KTS Berkelas.
sehat, berolahraga, dan tetap menjaga kondisi tubuh tetap fit,” tandasnya.
Sementara itu, Kasatbinmas Polres Probolinggo Kota AKP Retno Utami menjelaskan, ber-
bagai terobosan yang diterapkan adalah untuk mendukung keberlanjutan penanganan Covid-19 di KTS. “Secara keseluruh telah dicek oleh tim. Beberapa bidang yang dirasa perlu pembenahan sudah disarankan kepada satgas untuk segera dilakukan perbaikan,” jelasnya. Menurutnya, ada tiga hal yang menjadi prioritas dalam pembentukan KTS. Meliputi ketahanan pangan/ekonomi, ketahanan medis dan ketahanan lingkungan. (mhd/yud/mik)
Kapolres Silaturahmi ke Batalyon Inf 527/BY Lumajang Lumajang, Memorandum ma Keharmonisan dan sinergitas sesama pimpinan lembaga, terus dilakukan Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa. Salah satunya dengan bersilaturahmi ke Mabes Batalyon Infanteri i, 527/BY Lumajang, di Jalan Ahmad Yani, Kamis (16/7). Pada kesempatan itu, Kapolres Lumajang didampingi Kasatlantas Polres Lumajang AKP I Putu Angga Feriyana bersama Kanitpropam Polres Lumajang Ipda Budi Wasono, disambut langsung Komandan Batalyon Infantry 527/BY, Letkol Inf Totok Prio Kismanto di dampingiWakil Komandan Batalyon Inf 527 Mayor Infantri Yoyok Widianto. “Ada dua jenis silaturahmi yang kami lakukan. Dalam hal ini pertama silaturahmi alam dan yang kedua silaturahmi ke tokoh masyarakat maupun tokoh agama,” terang kapolres mengawali perbincangan santai dengan Memorandum di ruang kerjanya, kemarin. Adapun silaturahmi yang dimaksud adalah,
AKBP Memo Ardian (kanan) berada di mobil urine narcotic test yang hendak diujicobakan.
unt menyatukan apa yang sudah menjadi untuk ha harapanharapan masyarakat untuk dikom munikasikan agar bersinergi. Terutama dalam hal pelayanan mupun keamanan. “Silaturahmi yang kami lakukan itu untuk menyajikan apa yang menjadi tuju dari pemerintah daerah biar berjalan juan singk singkron,” ujarnya. Karena selama ini, lanjut Deddy Millewa, sebelum pandemi corona kepolisian selalu menjalin komunikasi dengan sesama pimpinan maupun lembaga di Lumajang. Salah satunya dengan berolah raga dan dzikir bersama. “Oleh karena kitu kami berharap, jangan karena pandemi corona ini, kita jarang berkomunikasi dan merasa jauh. Untuk itu, kami hadir untuk menyamakan visi dan missi,” tuturnya. Lanjut Deddy Millewa, kedekapan antara polisi dengan Batalyon 527 terjalin sangat erat terutama dengan Dandim 0821/Lumajang yang bangunan fisiknya berdampingan dan hampir setiap hari selalu bertemu. (tri/mik)
dengan jadwal yang telah disepakati, akan diadakan penyegaran bahan bacaan setiap sebulan sekali. Kemudian bhabinkamtibmas yang ditunjuk akan bekerja sama dengan guru literasi di daerah yang didatangi, guna mengkoordinir peserta didik dalam memanfaatkan mobil dan sepeda motor pintar ini. (fir/mad/mik)
AKBP Deddy Foury Millewa didampingi AKP I Putu berbincang dengan Letkol Inf Totok Prio.
Cucu Temukan Kakek Tewas di Ruang Tamu Sidoarjo, Memorandum Ketenangan warga Perum Green Park, Kelurahan Sekardangan, Kecamatan Kota Sidoarjo, terusik. Sebab, warga dikejutkan dengan penemuan mayat pria di ruang tamu rumah Blok G, Kamis (16/7). Korban diketahui bernama Soebandono (65), warga Dupak Bangunsari RT 19/RW 09, Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan.
Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol Anggono Jaya mengatakan, korban meninggal pertama kali diketahui cucunya, Rajendra Bisma (24). Saat itu Rajendra hendak mengantarkan makanan untuk sang kakek. “Kemungkinan korban sudah beberapa hari meninggal. Badan sudah membengkak, hampir membusuk,” kata Anggono, kemarin. Lanjut Anggono, setibanya di
h saksi k i mendapati d ti depan rumah, pintu pagar rumah dalam keadaan terkunci. Rajendra beberapa kali memanggil kakeknya, namun tidak ada jawaban. Rajendra curiga, karena pagar dalam keadaan terkunci. Ia langsung melompat pagar rumah kakeknya, dan melihat kakek sudah meninggal. “Meninggal di atas kasur lantai yang ada di ruang tamu,” sambung Anggono.
di wilayah Surabaya, terlebih menyasar adanya kerumunan massa saat malam hari. “Untuk mobil ceria kami siapkan hadiah bagi yang menggunakan masker. Untuk mobil satunya ini untuk tes narkoba,” terang Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Eddison Isir melalui Kasatreskoba AKBP Memo Ardian, Kamis (16/7). Memo menjelaskan, mobil tes urine akan dioperasikan atau dijalankan olehnya dengan pendampingan perwira pertama Satreskoba. Jika ada kerumunan anak muda yang mencurigakan akan dites di lokasi. Mobil ini dilengkapi alat tes khusus hanya dengan mengambil air liur mereka yang terjaring razia. Cukup air liur yang diambil selanjutnya akan keluar hasilnya. “Jika positif kami akan sidik dan kami kejar sampai ke akar-akarnya,” pungkas alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2002 itu. (fdn/mik)
Bapenda Apresiasi Kesadaran WP Resto
AKBP Eva Guna Pandia membaca buku bacaan siswa.
p pemkab, kemudian Perp pusataan Tulungagung dan Bank BRI, jumlah mobilnya sebanyak 2 unit dan 10 sepeda motor berisi 1500 eksemplar buku untuk anak-anak di 9 desa yang sudah memiliki kampung tangguh dulu, kemudian kita kembangkan untuk desa-desa lain,” terangnya. Pandia menjelaskan, untuk memperkaya bacaan, sesuai
secara acak akan melakukan tes urine di tempat. Bagi siapa saja yang menjalani tes dengan hasil positif menggunakan narkoba, akan dibawa untuk dilakukan penyidikan. Mobil tersebut, akan berkeliling secara acak
“Kami mengimbau masyarakat wajib memakai masker, rajin cuci tangan, dan menjaga jarak saat beraktivitas di pasar,” lanjut Leonard. Sementara itu, Kasubbag Humas Aipda PrasetyoYunianto menambahkan, “Petugas juga terus melakukan patroli untuk mendisiplinkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan di pasar,” tutup Prasetyo. (pra/mik)
FOTO: MEMORANDUM/FIR
langsung (blokir sementara ketika surat konfirmasi dikirim). Sistem E-TLE atau lebih dikenal dengan tilang elektronik ini sementara yang berlaku di Polda Jatim, pengiriman konfirmasi dikenakan biaya flat Rp 7.000 seluruh Jawa Timur dan untuk blokir akan terbuka secara otomatis dari sistem setelah denda E-TLE dibayarkan. (and/har/mik)
maup pembeli harus menerapkan maupun p protokol kesehatan saat beraktivitas di pasar. “Dengan dibentuk Pasar Tangguh, harapannya masyarakat semakin disiplin menerapkan p protokol kesehatan saat beraktivita di pasar. Aktivitas di pasar tetap tas d produktif dan bebas dari penyebaran Covid-19,” kata Leonard.
FOTO: MEMORANDUM/TRI
FOTO: MEMORANDUM/AND
Kali ini, Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela bersama dengan jajarannya melakukan pembagian masker dan bansos di pasar-pasar di Kota Blitar. Menurutnya, pasar menjadi salah
n cosatu klaster media penyebaran rona di beberapa daerah. Tapi, di sisi lain, di masa new normal atau normal g baru, keberadaan pasar penting mi untuk menggerakkan ekonomi rlu di tingkat desa. Untuk itu, perlu bagai dibentuk Pasar Tangguh sebagai d upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di pasar. Masyarakat pasar baik pedagang
san baru kembali diluncurkan. Markas kepolisian yang ada di Jalan Sikatan I membuat mobil Urine Narcotic Test. Seperti mobil Bahagia, mobil Urine Narcotic Test merupakan ide dari Satreskoba Polrestabes Surabaya. Nantinya, mobil ini
Malang, Memorandum Berbagai kebijakan terkait keringanan pajak telah diberikan Pemerintah Kota Malang selama pandemi Covid-19. Juga, memberikan bermacam stimulus bagi wajib pajak (WP) di masa transisi menuju ‘kebiasaan baru’ ini. Banyaknya usaha anyar yang bermunculan menjadi perhatian Pemkot Malang untuk mendorong adanya geliat perekonomian. “Dalam rangka sosialisasi kebijakan gsekaligus memberi support langsung pada pelaku usaha, Pemkot Malang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda, red) mengunjungi sejumlah instansi yang membina usaha dan menjadi perpajakan padaWajib Pajak. Kuninspirasi bagi WP lain, termasuk jungannya ini disambut langsung BAPENDA KOTA MALANG sejumlah usaha di sektor kuKomandan Denpom V/3 Letkol liner,” kata Kepala Bapenda Kota CPM Erwien Ferry Sunarno. Malang, Ir Ade Herawanto MT, Rabu (15/7) Ade menyampaikan kesadaran penmalam. gelola kafe mendaftar sebagai Wajib Pajak Dua pekan terakhir, Bapenda mencatat Restoran patut menjadi teladan bagi penbelasan kafe baru yang didata sebagai WP. gusaha kuliner lain di Kota Malang untuk “Hebatnya, mereka dengan penuh berkontribusi meningkatkan Pendapatan kesadaran mendaftarkan diri sebagai WP Asli Daerah (PAD). Resto dan langsung memiliki NPWPD dari “Mereka juga menjadi teladan dan Bapenda,” lanjut Sam Ade d’Kross, sapaan panutan karena mengedepankan protokol akrab Kepala Bapenda Kota Malang. Covid-19 dalam operasional usahanya,” Sebagai bentuk apresiasi pada pengelo- bebernya. la usaha itu Sam Ade mendatangi sejumlah Letkol Erwien Ferry Sunarno mengaprkafe baru. Selain Cafe ‘Jagogan Jail’ binaan esiasi kehadiran Sam Ade sebagai bentuk Lapas Kelas 1 Lowokwaru, juga mengun- support langsung dari Pemkot Malang jungi Cafe Adhyaksa di halaman Kantor dan menyebutkan Cafe GMT ini selain Kejaksaan Negeri Malang dan Rabu (15/7) sebagai tempat usaha juga sebagai sarana malam, giliran Cafe Gajah Mada Trail (GMT) semakin merekatkan kekompakan TNI binaan Detasemen Polisi Militer (Denpom) dengan rakyat. V/3 di kawasan Kesatrian. “kafe ini juga menjalankan usaha Dengan gaya sosialisasi yang santai penyewaan trail untuk umum dalam medan gayeng, Sam Ade menyampaikan nikmati destinasi wisata di wilayah Malang silaturahmi ini juga untuk mengedukasi Raya, seperti destinasi ke Kota Wisata Batu,
Kepala Bapenda Kota Malang Ir Ade Herawanto MT mengunjungi Cafe GMT untuk memberikan support dan mengedukasi usaha baru mengenai perpajakan daerah.
kawasan Bromo hingga Pantai Selatan,” terangnya seraya menyebutkan motto ‘Sopan di Jalan, Ganas di Jalur’. Apresiasi khusus disampaikan Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika yang menganggap Bapenda lebih berkreasi dan berinovasi meningkatkan PAD Kota Malang. “Yang dilakukan Bapenda lewat sering turun sidak ke kafe-kafe baru adalah langkah positif mencari sumber PAD baru,” urainya. Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Malang Andi Dharmawangsa SH menyampaikan upaya Bapenda ini patut diapresiasi. “Dengan berbagai upaya dan kreasinya guna meningkatkan PAD dari sektor pajak di Kota Malang, mengingat saat ini ekonomi kita melambat, sehingga diperlukan pemimpin yang kreatif untuk meningkatkan PAD. Ini bukan hanya sebuah strategi dan inovasi, namun sebuah langkah nyata. Kami sebagai mitra kerja sangat mengapresiasi,” paparnya. (*/ari/mik)
FOTO: MEMORANDUM/WA
Kompol Dies Ferra Ningtias didampingi AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro mengecek persiapan launching sistem E-TLE.
menjelaskan fungsi dan pembagian regu. “Operator verifikator dari sistem ETLE ini akan dibagi menjadi tiga regu. Setiap regu ada dua personil yang terdiri dari satu personel regident dan satu personel patroli,” kata Dies Ferra. Selain itu, sistem pelaporan juga harus dibuat setiap hari berupa rekapan kasus yang terverifikasi dalam 1x24 jam karena berhubungan dengan blokir
Surabaya, Memorandum Inovasi-inovasi positif terus diciptakan jajaran Polrestabes Surabaya. Setelah berhasil membuat Mobil Bahagia guna memberikan reward kepada masyarakat akan patuh protokol kesehatan, kali ini terobo-
FOTO: MEMORANDUM/PRA
AKBP Leonard Sinambela memasangkan masker kepada seorang anak yang berada di pasar.
Lamongan, Memorandum Wakapolres Lamongan Kompol Dies Ferra Ningtias didampingi Kasatlantas AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro melakukan pengecekan persiapan launching sistem E-TLE (electronic traffic law enforcement) di Gedung Satlantas dan Gedung Command Center, Kamis (16/7). Dalam arahannya, Wakapolres
Ketiga pelaku judi bola dan barang bukti di mapolsek.
Petugas mengevakuasi korban Soebandono.
Rajendra langsung meminta tolong kepada Anas Fauzi (50), warga perumahan setempat. Selanjutnya, Anas melaporkan kejadian itu ke Polsekta Sidoarjo. “Bersama tim Inafis Polresta Sidoarjo, kami menuju ke lo-
kasi dan melakukan olah TKP,” terangnya. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Namun dari pengakuan pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit vertigo. (wa/jok/mik)
FOTO: MEMORANDUM/ARI
ribuan nelayan dari 10 kecamatan meliputi Kecamatan Tanjung Bumi, Sepulu, Klampis, Arosbaya, Bangkalan, Socah, Kamal, Labang, Kwanyar dan Modung, patut diperhatikan. “Selama pandemi, penghasilan para nelayan menurut drastis. Sebab perusahaan berskala ekspor yang jadi jujukan pemasaran mereka ban-
FOTO: MEMORANDUM/FDN
Kegiatan itu, kapolres d didampingi Wakapolres Kompol Dekky Hermansyah, Kabag Sumda Kompol Abdul Kholik dan Kasubag Humas AKP M Barudi. Sedikitnya 100 paket sembako berisi 5 kg beras, 2 kg gula, minyak goreng, kopi bubuk, 5 bungkus mie instant, dan susu kaleng ludes. Menurut Rama, nasib
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Pasuruan, Memorandum Unit Reskrim Polsek Pohjentrek, Polres Pasuruan Kota, berhasil meringkus tiga pelaku judi bola di sebuah warung di Dusun Bunguran, Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Kamis (16/7). Informasi yang dihimpun Memorandum, ketiga tersangka bernama US (48), warga Kelurahan Petamanan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan;, MR (48) warga Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, dan W (39) warga Donomulyo, Kabupaten Pasuruan. Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto membenarkan penangkapan ketiga tersangka tersebut. “Saat dilakukan penggrebekan oleh petugas. Ketiga pelaku sedang asik bermain perjudian jenis bola angka, yang saat itu para pelaku telah kedapatan sedang bermain judi jenis bola angka dengan menggunakan uang sebagai taruhannya,” ucap Endy. Kini. pelaku bersama barang bukti diamankan di Mapolsek Pohjentrek, Polres Pasuruan Kota, guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. “Barang bukti yang berhasil kami amankan berupa Uang tunai Rp 513.000, sebuah meja bola angka yang dijadikan sebagai media bermain judi, empat buah bola kecil berbahan karet, dan dua buah alas kain,” jelas Endy.(*/rul/mik)
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Bangkalan, Memorandum Komunitas nelayan dari sembilan wilayah kecamatan di pesisir perairan Selat Madura terdampak Covid-19, tak luput dari perhatian Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra untuk diberikan santunan. Rabu (15/7) siang, dengan menggunakan kapal patroli Satpol Airud dari pangkalan Pelabuhan Kamal, kapolres menyisir perairan Selat Madura untuk membagi-bagikan sembako. ”Kegiatan kemarin iyu, Bapak Kapolres ingin bagi-bagi sembako kepada nelayan yang kebetulan sibuk melaut,” kata Kasubag Humas Polres AKP M Barudi, Kamis (16/7). Sasarannya, adalah para nelayan asal Desa Sukolilo, Kecamatan Labang, yang keseharian berburu ragam jenis biota laut di sekitar bentang tengah Jembatan Suramadu. Bahkan, sebagian nelayan dari kecamatan lain yang ikut melaut di lokasi, juga tak lepas dari kepedulian kapolres.
Polsek Pohjentrek Ringkus 3 Pejudi Bunguran
Kafe adalah salah satu yang berkontribusi meningkatkan PAD.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
JUMAT WAGE, 17 JULI 2020 HALAMAN 8
FOTO: MEMORANDUM/TYO
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Kegiatan binsiap apwil dan puanter di Makodim Tipe A 0831/Surabaya Timur.
Bupati: Dewan Riset untuk Ketahui Kebutuhan Warga Pamekasan, Memorandum Pemerintah Kabupaten (pemkab) Pamekasan menggandeng dewan riset daerah bentukan DPRD yang hasilnya akan menjadi landasan kajian dalam pembangunan. Bupati Baddrut Tamam menyatakan, salah satu yang sedang digarap dewan riset adalah desa tematik. “Ini orientasinya desa pembangunan agar program prioritas bisa maksimal. Adanya riset misalnya perpaduan menu ini dengan menu yang menjadi baru, membuat semua hal yang berkaitan dengan program pembangunan tidak asal-asalan,” terangnya, Kamis (16/7). Hasil riset akan jadi pegangan secara berkala pemkab untuk melihat kebutuhan masyarakat agar lebih komprehensif. Ketua DPRD Pamekasan Kadarisman Sastrodiwirjo menyatakan, pihaknya sudah bergerak menyusun dokumen untuk diriset dan menjadi dasar pijakan pembangunan ke depan. Termasuk menggandeng 16 perguruan tinggi untuk menjadi mitra dalam program dengan slogan ‘riset untuk rakyat’ ini. “Sehingga bisa diketahui apa kebutuhan rakyat dan apa yang mesti dibangun pemkab yang disesuaikan dengan RPJMD yang diinginkan. Ini adalah riset yang aplikatif, sebab itu dewan riset bergerak dengan perguruan tinggi untuk membangun daerah bersama,” ungkapnya. Sebab, pemkab memang dituntut menuntaskan prioritas utama dalam mengentaskan kemiskinan, mendongkrak ekonomi masyarakat, dan program-program lain tetap berjalan di masa pandemi.(sjk/epe)
Pasien Covid-19 Sembuh Meningkat
FOTO: MEMORANDUM/URI
Sumenep, Memorandum Meski penambahan kasus mengalami kenaikan, tren pasien positif covid-19 sembuh juga mengalami kenaikan. Per Kamis (16/7), tercatat tujuh sembuh namun ada tambahan 13 kasus baru. Hingga total kasus positif 157 dan, 53 pasien sembuh. Penambahan kasus berasal dari Kecamatan Kalianget (3), Kota (2), dan Ferdiansyah Tetrajaya Ganding, Guluk-guluk masing-masing satu orang. Delapan pasien 145 sampai 152 mereka telah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Islam (RSI) PT Garam Kalianget. Sedangkan tujuh pasien sembuh dihari sama setelah hasil swab dua kali berturut-turut negatif ketujuh pasien diperbolehkan pulang. “Meski sudah dinyatakan sembuh namun pasien tetap diminta melakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” kata Humas Gugus Tugas Covid-19 Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya.(uri/epe)
Masif di Masa Pandemi, Rekrut IRT Jadi Kurir 7 Bulan, Ungkap 52 Kasus Sabu Sumenep, Memorandum Terhitung Januari hingga Juli 2020, Polres Sumenep telah ungkap 52 kasus narkotika jenis sabu dengan menahan 76 tersangka, empat di antaranya perempuan. Mirisnya, jaringan pengedar kristal haram seperti menemukan momen ketika wabah covid-19 mulai menyerang kabupaten di ujung timur pulau Madura ini. Konsentrasi aparat kepolisian yang dituntut ikut mencegah penyebaran akibat virus corona, dimanfaatkan jaringan narkoba luar daerah untuk memaksimalkan pemasaran sejak Maret 2020. Indikasi itu terlihat dari total barang bukti 246,89 gram, cukup besar untuk wilayah Kabupaten Sumenep, mayoritas didapat dari hasil
pengungkapan Maret hingga Juli. Dari jumlah itu, sebanyak 35 kasus diungkap satreskoba dan 17 kasus diungkap polsek jajaran. “Ada 76 tersangka terdiri 15 orang pengedar, 32 kurir, dan 29 sebagai pemakai. Kalau bandar memang jaringan terputus harus butuh kerja ekstra. Ke depan, anggota kami akan dimaksi-
Ada 76 tersangka terdiri 15 orang pengedar, 32 kurir, dan 29 sebagai pemakai. Kalau bandar memang jaringan terputus harus butuh kerja ekstra. Ke depan, anggota kami akan dimaksimalkan untuk mencari bandar yang memasok ke Sumenep. AKBP Darman Kapolres Sumenep
malkan untuk mencari bandar yang memasok ke Sumenep,” tegas Kapolres Sumenep AKBP Darman, Kamis (16/7). Menurutnya, peningkatan kasus selama pandemi karena semua orang fokus ke covid-19 sehingga jaringan merasa lebih leluasa. Maka dari itu, peran masyarakat penting dalam memerangi peredaran narkoba. Pengakuan para tersangka rata-rata sabu didapat dari Sampang. Untuk memutus jaringan itu, Polres Sumenep terus berkoordinasi dengan polsek seluruh Madura dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumenep yang membawahi wilayah Pamekasan, Sampang, Sumenep. “Peredaran sabu di
Sumenep didominasi di wilayah kota yang kemudian menyebar ke seluruh kecamatan dan pedesaan,” beber kapolres. Sebagai pimpinan baru di Polres Sumenep, AKBP Darman berkomitmen terus memerangi peredaran narkoba yang kian memprihatinkan. Sebab, tidak hanya kalangan anak muda yang disasar. Tren yang didapat, sudah bergeser ke ibu-ibu rumah tangga (IRT). Menurutnya, pergeseran jaringan pelaku peredaran sampai menjerat ibu rumah tangga didasari karena keuntungan yang menggiurkan. Sehingga mengambil jalan pintas untuk memenuhi kebutuhan ekonomi di masa pandemi.(uri/epe)
RSUD Syamrabu Segera Operasionalkan Alat Tes SWAB-PCR Mandiri Bangkalan, Memorandum Bupati R Abdul Latif Amin Imron memastikan RSUD Syamrabu dapat melakukan tes SWAB-PCR secara mandiri dalam waktu dekat.Termasuk ruangan dan tenaga kesehatan yang akan menjadi operator sudah siap bertugas, setelah mengikuti pelatihan di Dinas Kesehatan Provinsi Jatim. Kesiapan itu diungkap Ra Latif, panggilan akrabnya ketika meninjau RSUD Syamrabu, Selasa (14/7). Direktur RSUD, dr Nunuk Kristiani dan wakil direktur dr Farhat Suryaningrat, bupati sempat blusukan mencermati kesiapan RSUD pelat merah kelolaan pemkab itu dalam melakukan tes swab mandiri. Mulai dari kondisi ruangan, alat PCR dan perangkat pendukungnya, termasuk kelengkapan alat medis lainnya, diperiksa bupati. Jika ada yang mengganjal, Ra Latif tak segan menanyakan ke dr Nunuk dan dr Farhat. Terutama untuk memahami mekanisme dan manajemen pengoperasian alat tes SWAB-PCR bantuan Pemprov Jatim itu. Menurut Ra Latif, ketika bantuan alat tiba di RSUD tidak serta
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Bupati Baddrut Tamam mendengarkan paparan dewan riset.
Kapolres Sumenep AKBP Darman beberkan barang bukti yang diamankan jajarannya dari para tersangka yang terlibat jaringan narkoba sepanjang Januari-Juli 2020.
Bupati Ra Latif didampingi Direktur RSUD Syamrabu dr Nunuk Kristiani meninjau kesiapan ruang lab dan perangkat tes SWAB-PCR.
merta langsung digunakan. Sebab masih dibutuhkan tambahan beberapa perangkat alat pendukungnya. “Harganya sekitar Rp 800 juta. Syukurlah, kebutuhan alat tambahan itu juga sudah terpenuhi,” ungkap bupati. Sebelumnya, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Co-
vid-19 Pemkab Bangkalan, masih tergantung kepada sejumlah rumah sakit di Surabaya. “Menurut informasi, hasil dari tes PCR ini sudah bisa diketahui dalam waktu 30 menit sampai satu jam saja,” ungkap Ra Latif. Pada awal pengoperasian nanti, tenaga operator dari RSUD
Syamrabu sementara masih didampingi tenaga ahli yang didatangkan dari Jakarta. Bupati juga menegaskan, layanan alat tes SWAB-PCR digratiskan bagi semua pasien atau warga terduga covid 19. Termasuk yang rujukan dari tiga kabupaten di Madura lainnya. Direktur RSUD Syamrabu dr
Nunuk Kristiani menambahkan, dalam aplikasinya nanti, pelaksanaan tes SWAB-PCR akan dioperasikan 24 jam dengan dua sif. Kebijakan itu dilakukan karena pengambilan contoh spesimen dahak dengan metode swab dari pasien jika banyak, jelas butuh waktu. Jika contoh spesimen yang masih masuk dalam daftar tunggu, akan disimpan di lemari pendingin bersuhu di bawah 0 derajat celcius. “Jadi lemari es ini bisa menyimpan contoh spesimen dalam jangka waktu lama,” tandas dr Nunuk. Dia juga menjelaskan, tes swab hanya diberlakukan kepada pasien yang hasil rapid test-nya reaktif. Bagi yang hasil rapid test-nya non reaktif tetapi sudah menunjukkan gejala klinis covid-19, juga bisa diterapkan tes swab. “Tes swab juga akan kami lakukan kepada pasien dalam kondisi kritis. Penting karena jika pasien kritis itu meninggal, kami bisa menyimpulkan apakah yang bersangkutan terpapar atau tidak. Ini akan berkait erat dengan proses pemulasaran jenazah dan pemakamannya,” pungkasnya. (ras/epe)
KPU Sumenep Rapid Test Semua PPDP Sumenep, Memorandum KPU Sumenep menggelar rapid test serentak kepada seluruh petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) sebelum melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih, Kamis (16/7). Tes itu bersifat wajib bagi seluruh PPDP sebelum mendatangi rumah-rumah warga, dilakukan di masing-masing kecamatan. Komisioner KPU Sumenep Rafiqi Tanziel menjelaskan, Pilkada (pemilihan kepala daerah) 2020 berbeda dari sebelumnya lantaran saat ini Indonesia terjadi pandemi
covid-19. Karena itu dituntut serba hati-hati. Apalagi pesta demokrasi lima tahunan ini melibatkan banyak orang. Sehingga pada tahapan pencocokan data pemilih yang dilakukan petugas harus mengikuti protokol kesehatan penanganan covid-19 yang dianjurkan pemerintah. Salah satunya PPDP wajib mengikuti rapid test. “Rapid test harus dilakukan untuk mengetahui petugas yang akan turun ke masyarakat benar-benar sehat. Jika nanti ditemukan ada petugas yang reaktif maka akan diberhentikan dan diganti
FOTO: MEMORANDUM/AAN
FOTO: MEMORANDUM/SJK
Surabaya, Memorandum Kodim Tipe A 0831/Surabaya Timur menggelar acara pembinaan kesiapan aparat kewilayahan dan kemampuan teritorial (binsiap apwil dan puanter) triwulan III tahun 2020. Kegiatan di makodim ini dihadiri oleh para perwira staf dan para babinsa. Dandim Tipe A 0831/ST Kolonel Inf Agus Faridianto menyampaikan, kegiatan ini merupakan kegiatan program komando atas yang dilaksanakan setiap triwulan pada setiap tahunnya. Tujuannya untuk menyiapkan aparat komando kewilayahan dalam rangka pelaksanaan tugas binter. “Kegiatan pembinaan kesiapan aparat kewilayahan dan kemampuan teritorial bisa meningkatkan bekal kemampuan bagi personel dalam pelaksanaan binter. Sehingga diperoleh kesamaan pola pikir dan kemampuan dalam mendeteksi, mengenali, serta mengambil tindakan terhadap perubahan dan perkembangan dinamika di wilayah,” papar Agus. Aparat kewilayah dalam hal ini babinsa, ditegaskan Agus merupakan garda terdepan dalam tugas kewilayahan TNI-AD. Sehingga wajib meningkatkan kesiapan kewilayahan, dan kemampuan teritorial dalam pelaksanaan tugas sesuai dengan situasi kondisi saat ini. “Jadikan momentum ini untuk menimba ilmu agar dapat dijadikan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” pungkas Agus.(tyo/epe)
FOTO: MEMORANDUM/URI
Garda Terdepan, Babinsa Dituntut Peka
Rapid test PPDP di salah satu kecamatan.
petugas yang lain. Agar petugas yang bekerja sehat, karena mereka akan bertemu dengan masyarakat,” terang Tanziel. Pelaksanaan rapid test, menurut Tanziel bagian dari ikhtiar KPU agar petugas PPDP dan masyarakat tidak terpapar covid-19.“Nanti seluruh panitia yang terlibat dalam tahapan pilkada akan di-rapid,” tegas dia. Selain itu, dalam menjalankan tugas PPDP akan dilengkapi alat pelindung diri (APD). Seperti, masker, disinfektan, hazmat, faceshield, dan vitamin. (aan/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
TRENGGALEK
KABIRO TRENGGALEK: Hamzah Abdillah. WARTAWAN: Agus Purwanto, Ahmad Yulis. ALAMAT : Jalan Wr Supratman Gang Parangjanoko no 4, Kelurahan Sumbergedong, Kec/Kab Trenggalek.
JUMAT WAGE, 17 JULI 2020 HALAMAN 9
Wali Murid SDN 3 Sumurup Keluhkan Potongan PIP Trenggalek, Memorandum Sejumlah wali murid SDN 3 Sumurup, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, mengeluhkan adanya potongan dana dari Program Indonesia Pintar (PIP) oleh pihak sekolah setempat. Salah satu wali murid, sebut saja Toni (25) mengaku, dana PIP yang diterimanya beberapa minggu lalu dipotong oleh oknum yang mengaku suruhan dari pihak sekolah. “Besaran potongannya beragam mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 50 Ribu,” ungkapnya, Kamis (16/7). Dilanjutkan dia, misalnya ada transferan PIP sebanyak Rp225 ribu, maka potongan yang dilakukan oknum tersebut sebesar Rp 25 ribu. Sedangkan yang Rp 200 ribu bisa dinikmati untuk kebutuhan siswa yang berhak mendapatkan itu. “Sedang siswa yang mendapatkan Rp 450 ribu, maka potongannya yang harus disetor kepada oknum sebanyak Rp 50 Ribu,” lanjutnya. Ia sendiri sempat mempertanyakan adanya potongan uang PIP. “Saya sempat tanyakan dan katanya uang itu akan dipergunakan untuk membangun perpustakaan sekolah,”terangnya. Sementara itu oknum suruhan SDN 3 Sumurup, Y (35 )
Sekda Joko Irianto memberikan pengarahan dalam apel pagi.
Sekda Minta ASN Disiplin Trenggalek, Memorandum Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Trenggalek Joko Irianto menekankan pentingnya disiplin aparatur sipil negara (ASN). Ini diungkapkan pada apel pagi di Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Trenggalek, Kamis (16/7). “Karena disiplin menurutnya modal utama bagi aparatur menjalankan profesionalitas dalam bekerja,” ungkap Joko Irianto. Joko Irianto senang, meskipun mendekati hari libur akhir pekan, tingkat kehadiran ASN dalam apel ini cukup tinggi. Dilaporkan, dari ratusan aparatur yang ada hanya satu orang yang izin tidak mengikuti apel pagi, dengan alasan sakit.“Kami cek tadi, hanya satu pegawai yang izin karena sakit,” tandasnya. Dilanjutkan Joko Irianto, iklim yang baik di lingkup disdikpora ini agar terus dipertahankan. Kepada kepala dinas baru, Joko berharap pemangku kebijakan ini mau serius menegakkan disiplin pegawai. “Bila yang tidak disiplin didiamkan, tentunya akan mempengaruhi kinerja yang lain,” kata dia. Sekda Trenggalek juga mengimbau jajarannya untuk bisa mengimplementasikan inovasi menghadapi era new normal dengan baik. “Pemkab Trenggalek berhasil menyabet juara nasional tentang inovasi menghadapi new normal. Bahkan juara 1 nasional di tiga kategori PTSP, perhotelan dan rumah makan. Juga juara 3 nasional di kategori pariwisata,” pungkas Joko Irianto.(gos/ham/udi)
Informasi pasang iklan : Kurnia : 081259584829 PROPERTI SURABAYA RUMAH DIJUAL Dijual Rmh+Toko+Gudang LT:9x70m Sbelah RM Gempol Asri(murah siapa cpt pasti dpt) Hub:Bpk.Misdi 082245776551 WA 081259751946 Jual rumah. UK: 7,5 x 16 m,2 lantai, SHM, Jl. Semolowaru Utara 1, Sukolilo SBY, Mobil Masuk. Hub: 081905023580 ( tlp/Wa)
mengaku hanya disuruh Mashudi, Kepala SDN 3 Sumurup. Ia hanya menerima setoran dari wali murid di sekolah itu yang sudah menerima transfer dana PIP.“Saya hanya disuruh Kasek Mashudi menerima setoran itu,” ungkapnya. Masih menurut Y, dana itu menurut keterangan Mashudi akan digunakan untuk membangun gedung perpustakaan sekolah.“Katanya mau ganti gedung perpus yang lama . Dimana kini sudah digunakan untuk kantin sekolah,”tuturnya. Saat dikejar pertanyaan
tidak tahu dan mengembalikan perkara itu kepada yang menyuruhnya yakni Kepala SDN 3 Sumurup. Sementara Kepala SDN 3 Sumurup Mashudi menyangkal terkait aduan dari wali murid atau orang tua siswa terkait pemotongan dana PIP. “Itu tidak benar. Pihak sekolah hanya meminta kepada orang tua siswa atau wali murid untuk menyumbang seikhlasnya guna pembangunan kantin sehat di sekolah dan tidak menarget,” terangnya.
Ia menambahkan dana PIP merupakan anggaran yang dicairkan oleh pemerintah pusat melalui rekening siswa masing-masing. Besarannya juga tergantung kelas. Siswa kelas satu akan mendapat Rp 225 ribu, sedangkan siswa kelas dua dan enam mendapat Rp 450 ribu. “Buku rekening juga dipegang oleh siswa atau wali murid. Hal ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Salah satunya, seperti pemotongan,” pungkasnya. (gos/ham/udi)
Mashudi
apakah yang dilakukannya itu benar secara aturan, Y mengaku
PENGUMUMAN Kehilangan surat berharga sebagai berikut: 1. Seporadik (Letter C) a/n. Riduanto Dolok Saribu 2. Surat kutipan tanda pendaftaran sementara tanah milik Indonesia kutipan dari buku pendaftaran huruf C luas 10x20m2 3. Surat pernyataan persaksian Hak Milik Tanah bekas Yasan surat Keterangan nomor : 593.2/277./436.11.22.4/2012 4. Surat pernyataan penguasaan fisik bidan tanah (sporadik) sket lokasi : Kec. Gunung Anyar Kel. Gunung Anyar Tambak Surabaya Hub telp : 081333354828 Riduanto Dolok Saribu
IKLAN PAS
RUMAH DIKONTRAKKAN
PARANORMAL
SURABAYA
KEHILANGAN
KEHILANGAN
Rumah Dikontrakkan / Kantor Persil, Jln Raya Demak (Purwodadi Utara) Hub: 081216842204 - 0811337368.
Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS)
ELEKTRONIK DICARI
HILANG STNK HONDA GENIO 2019 HITAM W 5986 RO (MIFTACHUL HUDA) 085850433468.
Kehilangan stnk W4291AC th. 2016 An. Wahyu Deli Permadi Ds. Bandung Sekaran RT 9/5 Balong Panggang Gresik
TANAH DIJUAL DIJUAL TANAH 5X20, SHM. Jl.Tambakwedi Jaya III/70.Rp400Jt.Nego.HP 0812-1770-3657 (wa).
PIJAT KEBUGARAN
KOS-KOSAN
MASSAGE FOR WOMEN HUB: WA 08223034-4471.
Kost Single Jl.Jemur Ngawinan 1/45K Belakang TPA Barokah No. 59, Daerah IAIN, A.Yani 081253423160.
Jual Tanah Kavling luas 410m2 dekat daerah wisata pasar Lawang.300 Jt AJB terpasang Listrik 1.300 watt WA:081335776262, 081333477677.
LOWONGAN
ANEKA KEBUTUHAN SALON MOBIL
38.20/06-24/07
SHOW ROOM
PENGOBATAN RATU PENAKLUK CINTA
HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104
HUB: TLP/SMS : 085337010407 38.11/07-15/08 00.30/04-5/05
Bimbingan Belajar Matematika,Kimia,Fisika NIMA Sby Hub : 081216894862. Jitu Ahli Sedot Saluran Air & Sedot WC Mampet, Tanpa Bongkar Kimia, Terima Kuras Sumur, Tandon, Kolam, Sedot WC, Dorongan. Kenjeran:031-5150.3330 Rungkut: 0851.0877.7759 Mayjen:0851.0777.7715.
MALANG
SEMBUHKAN : SAKIT MOTOR BEKAS + BARU NYERI SENDI, URAT KEJEPIT, Segala Merk Sport & Bebek KANGKER, MAAG, DLL. Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani
KURSUS
SEDOT WC
TANAH DIJUAL
EDY TRAPY
CV.TOP Ahli Pendinginan AC Split Cuci 45 Freon 75, Bongkar 125 / Pas 175. Ahli kipas, msn cuci, Central/Chiler, Casetta, Whiter, Dispenser, P.air, TV, DVD, dll.J/B AC bekas. Kjrn:031-5150.3333 Rkt:0851.0777.7754 Myjen 031-5150.3332.
DJIAJENG.S (Mahar 50 rb)
Menangani selaga problem sulit JODOH, dan rejeki, dan juga SUSUK buat segala keperluan. BUKA AURA UNTUK BISNIS, BEDAK PELET, PENGLARIS, dan juga TERAPI segala PENYAKIT. Perum Griya Karya Sedati Permai Blok BA No.1 RT 29 RW 12 Sedati Gede Juanda
Tlp.081332933195 WA 087732541691
BAHAN BANGUNAN URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensia koral, Bata Merah/Bata Pres MRH/Bata Umpak/Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick up / Borongan Wil Sby Timt. Hub: 081331583815/085102880022.
KEHILANGAN HLG STNK HONDA BEAT 2018 L-3791-UG W.MERAH PUTIH AN.NOFAN NUR SAPUTRO REJOSARI RT03 RW03 KEL. BENOWO KEC.PAKAL SBY. HLG BPKB AG 983 DR AN.AGUSTIA DWI PAMUJIATI DS MENANG PAGU KEDIRI. Hilang STNK Spd Mtr L 3181 OX An. Sugeng Santoso D/a.Jalan Tanah Merah 3 Nomer 11 (sebelas), Kec.Kenjeran, Kel.Tanah Kali Kedinding, Surabaya. Hilang STNK Spd Mtr Yamaha th»2003 Mrh L-2710-VL An.Sri Lestari Wahyuniarsi D/a. Kupang Krajan V/88 A Sby. Hilang STNK spd motor L 5222 CB SOUL GT 2012 a/n SUTONY YANUAR Tambaksari Gg. 2 no. 25. HILANG STNK HONDA SCOPY 2018 MERAH HITAM W 2348 UW (TOSCA INTAN HERMAWAN) 082233786020. HILANG STNK HONDA BLADE 2013 HITAM MERAH W-2637-VO ( SUPRIHADI ) 089654725168 / 08979386888.
HILANG STNK YAMAHA VIXION 2010 MERAH MARUN W 2256 QJ (MUHAMMAD AGUS HIDAYAT) 085731927898. HILANG STNK MOBIL MITSUBISHI XPANDER 2018 HITAM MIKA W 1167 PO (IRZIQ UHSI AMDIKE) 085655038322. HILANG STNK HONDA BEAT 2014 L-6410CU A/N.LILIS SUGIANI - SIMO GUNUNG BARAT TOL I/13 SBY. Hilang STNK spd motor Honda NF100 L2612FY A/N: Sugianto Halim D/A: Kapas Lor Wetan 3/2. Hilang STNK R2 HND nopol L 3606 OY an. Siti Mu»awanah jln. Putat Jaya Barat 9 B / 26 A Sby. Hilang STNK R2 HND nopol L 2447 VE an. Heru Susanto jln. Putat Jaya Barat 9 B / 26 A Sby. HLG STNK HONDA SCOOPY 2018 L-2633UE W.MERAH HTM AN.DUL HADI, KANDANGAN 3 B17 BENOWO SBY. Kehilangan STNK spd mt Honda Vario biru dop nopol L-5998-R a/n Husnan d/a Kalianyar Wetan XVIII No 20 SBY. Kehilangan STNK spd mt Honda white blue nopol L-5083-TB a/n Salima d/a Seng 53-A SBY. Hilang STNK Honda Vario 125 Hitam L 4694 HO An.Boby Irawan D/a.Griya Kebraon Tengah Blok W no.1 Surabaya. Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.172936.K JL.SURABAYA. Hlg STNK mtr Honda Scoopy L 6889 LC an. Diniatul Aulia, Jl Wonokromo 5/1A Sby.
Kehilangan stnk W2995CC th. 2019 An. Nurul Khasanah Jl. Sunan Giri XIII RT 2/3 Kel. Sidomukti Kebomas Gresik Kehilangan stnk W3784AA th. 2016 An. Lazuardi imani Muhammad Jl. Raya Morowudi RT 2/1 Cerme Gresik Kehilangan stnk W3469BW th. 2019 An. Nur Thoifah Jl. Kapten Darmo Sugondo XVI/26 RT 1/3 Indro Kebomas Gresik Kehilangan stnk W870BV th. 2009 An. Ornanda P. Dsn. Lingsir RT 37/6 Ds. Slempit Kedamean Gresik Kehilangan stnk W6131BQ th. 2018 An. Lailatul Wahyuni Jl. KH. Kholil 12/14 RT 1/2 Ds. Pekelingan Gresik Kehilangan stnk W6880HN th. 2010 An. Mar»atun Ds. Sumurber RT 10/3 Panceng Gresik Kehilangan stnk W3810JD th. 2014 An. Sarotin Ds. Sumurber RT 1/1 Panceng Gresik Kehilangan stnk W1805CV th. 2018 An. Kopkar PT. Barata Indonesia luhur sejati Jl. Veteran No. 241 RT 2/1 Ds. Segoromadu Kebomas Gresik Kehilangan stnk W6098KJ th. 2011 An. Irawan bagus Pambudi Dsn. Sumber agung RT 1/1 Ds. Pangkah kulon Ujung Pangkah Gresik Kehilangan stnk W3530AF th. 2016 An. Chotidjah perum giri asri blok AA 05 RT 5/2 Kel. Ngargosari Kebomas Gresik
memorandum.co.id
MOJOKERTO-JOMBANG
memorandumredaksi @gmail.com
JUMAT WAGE, 17 JULI 2020 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Penanganan Korupsi di Kejari Jombang Stagnan Jombang, Memorandum Puluhan aktivis Projo Jombang menggelar aksi demo di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, Kamis (16/7) siang. Aktivis menilai penanganan perkara korupsi di Jombang jalan di tempat (stagnan,red). Sambil membentangkan sejumlah poster tuntutan, massa mendesak korps adiyaksa jujur dan transparan mengusut tuntas semua aduan masyarakat. Koordinator Aksi Joko Fattah Rochim membeberkan, penanganan kasus yang tak tuntas yang paling banyak ditemukan Projo yaki terkait kasus penyelewengan anggaran dana desa (DD). Sejak tahun 2019, tercatat ada sekitar 30 lebih desa di Jombang yang telah dipanggil kejaksaan, namun hasilnya tak tuntas. “Banyak yang tidak dikerjakan tapi LPJ nya sudah semua,” ujarnya, Kamis,(16/7).
Menjadi ironis, sambung Fattah, setelah LPJ selesai disetorkan, banyak ditemui proses pengerjaan bangunan fisik. “Setelah LPJ selesai pekerjaan belum selesai, tapi hari ini ada yang dikerjakan padahal laporan itu sudah masuk ke Kejaksaan,” imbuh Joko, di sela-sela aksi demo. Menanggapi tudingan pendemo yang menggelar unjuk rasa, Kepala Kejaksaan
Negeri (Kajari) Jombang Yulis Sigit Kristanto memastikan, semua penanganan dugaan kasus korupsi tetap berjalan sesuai kaidah. Yuga berjanji akan menangani semua laporan masyarakat hingga tuntas. Beberapa kasus yang masih berjalan, dia membeber, seperti dugaan penyelewengan dana hibah ditubuh KONI Jombang. “Juga di dispora dan perpustakaan. Yang di desa ini ya terkait perpustakaan, informasinya kan ada penyimpangan. Ini sedang kami teliti dan semua masih berjalan, nanti kalau sudah saatnya akan kami rilis di media,” pungkasnya. (wan/rif) Aksi demo yang digelar Projo di depan Kantor Kejari Jombang. FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Polemik THR PT SGS, 38 Buruh Dirumahkan
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Wakapolres Kompol Hanis Subiyono mewakili kapolres bersama bupati meresmikan kampung tangguh.
Kapolres Mojokerto Kota dan Bupati Resmikan Kampung Tangguh Mojokerto, Memorandum Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi yang diwakili Wakapolres Kompol Hanis Subiyono bersama Bupati Mojokerto Pungkasiadi meresmikan beberapa kampung tangguh di dua kecamatan utara Sungai Brantas, Kamis (16/7). Dua kecamatan tersebut adalag Kecamatan Kemlagi (Desa Kedungsari, Ponpes Tangguh Nurul Huda Beratkulon, Beratkulon, Tanjungan, dan Mojowono), serta Kecamatan Gedeg (Desa Gempolkrep, Pagerluyung, dan Balongsari). Wakapolres Kompol Hanis Subiyono mengatakan, saat ini kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan semakin baik. Bahkan menurutnya, patuh bermasker ketika beraktivitas mampu membantu menekan angka penyebaran Covid-19. “Kesadaran penerapan protokol kesehatan sudah membaik. Bahkan memakai masker, dinilai mampu membantu mencegah penularan. Tentunya dengan mengikuti protokol yang lain seperti rajin cuci tangan, jaga jarak, juga sedia hand sanitizer,” kata Kapolres. Sementara Bupati Mojokerto Pungkasiadi menambahkan, angka sebaran Covid-19 di Kabupaten Mojokerto saat ini sudah tercatat mencapai 348 orang. Namun, angka kesembuhan juga terus menunjukkan perkembangan cukup baik, dengan catatan pasien sembuh mencapai 163 orang. Maka dari itu, bupati tidak pernah lelah mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan. Selain menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, PHBS, Germas juga harus dilaksanakan. “Pandemi ini baru pertama, saya tidak mau ada yang ke dua dan selanjutnya. Kita upaya terus menerus, agar pandemi cepat selesai,” tambahnya. Harus selalu diingat juga bahwa, new normal adalah adat baru dalam masa pandemi Covid-19. Adat baru tersebut adalah menekankan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Antara lain memakai masker, menjaga jarak, rajin cuci tangan, di rumah saja jika tidak ada kepentingan, penyemprotan disinfektan, serta menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Pentingnya memahami secara benar arti new normal, tak lupa disampaikan bupati dalam kesempatan ini. “New normal tidak berarti semua sudah normal. Kita bahkan tidak tahu kapan Covid-19 selesai. New normal saat ini adalah harapan kita agar hidup tetap produktif, aman, namun tidak sampai tertular Covid-19 dan ekonomi cepat pulih,” pungkas bupati. (war/rif)
Jombang, Memorandum Belasan buruh PT Sumber Graha Sejahtera (SGS), Diwek, yang belum dibayar THR ini kembali berdemo. Kali ini aksi dilakukan di depan perusahaan, Kamis (16/07) pagi. Aksi unjuk rasa ini merupakan buntut panjang polemik pembayaran tunjangan hari raya (THR) buruh PT SGS. Bahkan, puluhan buruh yang belum mendapatkan THR ini harus dirumahkan oleh perusahaan karena menunggu hasil klarifikasi di tingkat provinsi. “Pertama tidak dibayarkannya THR 32 karyawan beserta
dendanya. Bayarkan upahnya karyawan yang dirumahkan,” ungkap Hadi Siswanto, salah satu buruh yang aksi di depan PT SGS, Kamis (16/7). Hadi menjelaskan, pada awal ada 38 orang buruh yang dirumahkan. Namun setelah ada perundingan kini tinggal 19 orang yang belum terbayarkan upahnya. Alasan dirumahkannya karyawan ini lantaran dampak pandemi covid-19 sehingga perusahaan mengalami kerugian dan harus merumahkan karyawan. “Tapi perusahaan tidak bisa menunjukkan bukti laporan keuangan
seperti pada waktu demo THR,” jelasnya. Ia mengaku, sejumlah buruh juga mengalami intimidasi agar buruh mau tandatangan terkait upah kesepakatan. Sedikitnya ada 19 orang buruh yang belum tanda tangan. “Bentuk intimidasinya kalau mereka tidak mau tanda tangan THR, mereka tidak menerima THR ini disampaikan staf Kabag dan kadiv bagian masing-masing,” imbuhnya. Ia merinci bahwa seharusnya buruh yang dirumahkan menerima pesangon sebesar Rp 43 juta. Namun, pihak perusahaan mencicil pembayaran upah
selama satu setengah tahun. “Pesangonnya dicicil sampai Desember 2021, saat ini sudah dibayar baru dua bulan. Mulai bulan Juni, Juli dan besarannya sekitar Rp 1.350.000,” paparnya. Penjelasan Kasi Personalia HRD PT SGS, Heri Satrio, apa yang dilakukan perusahaan selama ini sudah sesuai prosedur. “Kalau THR itu mekanisme ini sudah berjalan, namun tidak ada titik temu. Dan semua mekanismenya sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sesuai dengan kondisi saat ini,” ucapnya. Disinggung mengenai adanya PHK pada sejumlah buruh,
ia mengaku pihak perusahaan tidak pernah melakukan PHK, hanya sebatas merumahkan karyawan. “Kalau status dirumahkan ya sesuai dengan surat yang diterima oleh masing-masing buruh. Dan itu statusnya kan dirumahkan bukan PHK, dan statusnya masih karyawan,” katanya. Dan status ini, lanjut Heri, status ini akan bergantung pada kondisi perundingan. “Kalau belum ada titik temu ya statusnya begini, kalau nanti sudah ada proses titik temu bisa saja statusnya berubah,” ucapnya. (wan/rif)
Serap Aspirasi Masyarakat, Ketua DPRD Kota Mojokerto Gelar Reses Mojokerto, Memorandum Pimpinan dan anggota DPRD Kota Mojokerto kembali memasuki masa reses di Juli 2020 ini. Reses atau jaring aspirasi masyarakat merupakan forum pertemuan antara anggota dewan dengan warga di masing-masing daerah pemilihan (dapil). Namun lantaran masih dalam masa tanggap darurat covid-19, reses digelar dengan penerapan protokol kesehatan. Seperti pembatasan jumlah warga yang diundang dan wajib bermasker bagi peserta reses. Ketua DPRD Kota Mojokerto Sunarto mengatakan, masa reses menjadi media bagi anggota dewan untuk menyerap aspirasi menerima pengaduan dan gagasan-gagasan yang berkembang di masyarakat. “Reses murni untuk menjemput
aspirasi masyarakat. Memberi solusi terhadap permasalahan yang ada di masyarakat,” kata Ketua DPRD Kota Mojokerto, Sunarto, Kamis (16/7). Menurut politisi dari PDI Perjuangan DPRD Kota Mojokerto tersebut, reses merupakan komunikasi dua arah antara setiap anggota legislatif dengan kontituennya. Setiap anggota dewan turun secara langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi serta mengkomunikasikan apa yang telah dilakukan, tindak lanjut reses sebelumnya serta agenda strategis yang akan dilakukan ke depan. Keterlibatanmasyarakatdalam reses akan memberi hasil yang lebih aktual berdasarkan fakta di lapangan sehingga mudah untuk dikonfirmasi atau diklarifikasi ketika ada informasi yang membutuhkan penjelasan teknis dari
peserta reses,” jelasnya. Nantinya hasil reses tersebut menjadi pokok-pokok pikiran dewan yang disampaikan dalam usulan program yang akan dibawa ke Musrenbang tahun anggaran 2021. Namun karena kondisi saat ini masih terdampak masa pandemi covid-19, program pembangunan yang masuk dalam pokok pikiran atau pokir, digeser dalam kontek refocusing anggaran sehingga program yang merupakan usulan dari warga jadi tertunda realisasinya. Menurutnya, dalam kesempatan inilah (reses) yang perlu diluruskan, bahwa dalam kondisi pandemi covid -19. seperti saat ini usulan program bukannya dihapus, tetapi realisasinya ditunda karena dana yang ada digeser dimasukkan dalam anggaran tak terduga
FOTO: ISTIMEWA
Ketua DPRD Kota Mojojerto Sunarto menggelar reses.
untuk penanganan covid-19. Digeser artinya bukan dipakai, tapi untuk cadangan atau antisipasi menghadapi covid-19. “Makanya kita harapkan dalam P-APBD 2020 semua usulan program yang tertunda bisa terealisasi,” ujarnya.
Hasil dari semua aspirasi yang diserap oleh seluruh anggota dewan berikutnya akan disampaikan dalam agenda paripurna. “Aspirasi para konstituen ini akan diperjuangkan untuk direalisasikan,” pungkasnya. (adv/war/rif)
Dengar Keluhan Warganya, Ning Ita Lapor Kemensos Mojokerto, Memorandum Keresahan warga Kelurahan Jagalan yang akan menerima bantuan sosial tunai (BST) dari pemerintah namun terblokir, akhirnya terjawab. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari langsung menemui warga untuk memberikan pemahaman terkait terblokirnya nama penerima bantuan dari Kementerian Sosial RI di ruang pertemuan kantor Kelurahan Jagalan, Rabu (15/7). Wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini menjelaskan, daftar penerima bantuan yang terblokir saat ini sedang diusahakan Pemerintah Kota Mojokerto bersama instansi terkait untuk dapat diakses kembali. Namun, ia mohon kepada warga agar bersabar lantaran pembukaan blokir tersebut membutuhkan waktu lama karena antrean yang menumpuk dari seluruh Indonesia. “Sebenarnya, bukan kami sengaja memblokir
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Ning Ita menerima keluhan warga.
nama-nama penerima bantuan sosial tunai senilai Rp 600 ribu tersebut, namun pemblokiran ini terjadi karena adanya kesalahpahaman dari fasilitator d dengan perangkat di lingkungan
setempat. Seharusnya, warga yang berhak menerima bantuan justru distop, dan sebaliknya warga yang telah distop justru mendapatkan bantuan,” jelas Ning Ita.
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Warga wadul Ning Ita terkait bantuan sosial tunai.
Mengetahui adanya kesalahpahamam tersebut, Ning Ita kemudian mengirimkan surat permohonan sekaligus berkoordinasi langsung dengan Kementerian Sosial RI untuk membuka kembali nama-nama penerima bantuan sosial tunai yang terblokir tersebut. Namun, permohonan yang telah diajukan oleh pemerintah daerah harus menunggu karena antrean dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. “Kami telah berkoordinasi langsung dengan Kementerian Sosial, namun kami juga mohon kesabarannya dari warga karena membuka blokir tersebut langsung terpusat dari kementerian. Namun, kami telah mengambil kebijakan jika dalam waktu yang ditentukan kementerian masih belum membuka blokir, bantuan tersebut akan kami alihkan dengan jenis bantuan lainnya, yakni sembako. Sehingga, warga tetap berhak menerima bantuan namun dengan jenis yang berbeda,” jelasnya. Seperti diketahui, dalam percepatan penanganan Covid-19 yang telah berlangsung beberapa bulan terakhir, pemerintah telah memberikan berbagai bantuan kepada warga terdampak. Bantuan-bantuan tersebut berasal dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah hingga institusi atau lembaga swasta. Bantuan yang diberikan oleh pemerintah, terbagi menjadi beberapa kategori yang diberikan selama masa pandemi. Melalui bantuan tersebut, diharapkan dapat menopang kehidupan masyarakat selama kondisi Covid-19 berlangsung. (adv/war/rif)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
DEWI RENGGANIS
JUMAT WAGE, 17 JULI 2020 HALAMAN 11
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Petugas melakukan rapid test kepada santri yang difasilitasi Pemkab Jember.
Balik ke Ponpes, Santri Jalani Rapid Test Jember, Memorandum Wakil Bupati Jember Drs KH A Muqit Arief melepas 202 santri Ponpes Sidogiri untuk kembali ke pondok setelah menjalani rapid test yang difasilitasi Pemkab Jember. Kegiatan ini di Ponpes Nurul Quran, Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji, Rabu (15/7). “Kegiatan ini merupakan wujud dari progam Pemerintah Kabupaten Jember. Bahwa seluruh santri dari Jember yang akan kembali ke pondok harus mengikuti rapid test dulu demi keselamatan mereka,” terang Wabup
Muqit Arief. Selain itu, para santri dibekali dengan sajadah supaya mudah dicuci. Dibekali vitamin untuk sebulan, masker, serta difasilitasi alat transportasi yang mengantar langsung ke ponpes. Selama ini, lanjutnya, kehidupan santri selalu berkumpul, mandi dan tidur pun di tempat yang sama atau digunakan bersamaan. Karena itu, para santri diharapkan betul-betul memperhatikan pola hidup bersih selama di pondok pesantren. “Rapid test ini hanya salah satu pencegahan Covid-19. Untuk diketahui reaktif atau non reaktif guna diambil tindakan lanjutan sebelum diberang-
katkan,” imbuhnya. Para santri juga diharapkan menghindari saling ganti tempat makan, tukar menukar pakaian. Itu demi keselamatan bersama. Santri juga diharapkan memutus interaksi di luar ponpes, termasuk dengan orang tua, karna sangat mengkhawatirkan. “Sampai saat ini masih belum ada santri yang reaktif dan masih berjalan sesuai dengan harapan,” kata wabup. Para pengasuh ponpes di Jember juga diharapkan betul-betul mengontrol, mengondisikan para santri, melakukan protokol kesehatan, dan pola hidup bersih dan sehat. (jun/udi)
Jember, Memorandum Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Jember memanfaatkan teknologi informasi pada masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Ke depan, penyampaian mata pelajaran dengan aplikasi Zoom. Sekolah yang berlokasi di Jalan Cendrawasih 22, Slawu, Kecamatan Patrang, ingin mengembangkan pembelajaran yang efektif dan efisien. Ini untuk menyiasati pandemi Covid-19 agar tidak menjadi penghambat di dunia pendidikan. Kepala SMPN 7 Jember Syaiful Bahri menyatakan sekolah ini sebelumnya selalu kekurangan murid itu. Untuk itu, ia berusaha meningkatkan prestasi di bidang akademik dan olahraga. Maka, jumlah siswa mencapai 960 orang. Khusus kelas tujuh ada 320 siswa baru. Sejak pertengahan Maret, Pemkab Jember meniadakan pertemuan pembelajaran di sekolah. Itu bukanlah menjadi penghalang bahkan menjadikan motivasi dan inovasi pembelajaran di masa pandemi Covid-19. “Berawal pembelajaran dengan memaksimalkan grup WhatsApp dan model Google Classroom. Yang kali ini tambah maju dengan daring menggunakan aplikasi Zoom bisa diikuti oleh lima ratus lebih siswa,” ujar Syaiful Bahri. Karena ancaman sebaran Covid-19 belum berakhir, lanjut Syaiful, sesuai dengan ketentuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, masih tidak membolehkan pertemuan dan bergerombol orang banyak. “Pelaksanaan MPLS pada siswa baru tahun ajaran 2020/2021, tidak dilakukan pertemuan langsung melainkan dengan pembelajaran daring menggunakan aplikasi Zoom. Ini diikuti khusus kelas tujuh (siswa baru, red) sebanyak
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
FOTO: MEMORANDUM/MARJUNI
SMPN 7 Gelar MPLS Daring
Murid baru SMPN 7 mengikuti MPLS dengan aplikasi Zoom secara berkelompok.
320 murid,” beber Syaiful. MPLS ini berupa penyampaian kebijakan umum sekolah, pengenalan lingkungan sekolah, kegiatan ekstra kurikuler. Di sana juga ada tata krama siswa dan tata tertib di sekolah serta apa yang harus dilakukan dan apa yang dilarang setelah menjadi murid. Dengan aplikasi zoom memudahkan peserta meeting lebih dari lima ratus siswa bisa menerima power poin (rangkuman materi) secara langsung. Sementara kendala yang terjadi, ada siswa belum mempunyai handphone android. Selain itu kendala jaringan dan data (paketan internet) sehingga disarankan untuk bergabung dengan temannya. Lantaran banyak siswa yang bertempat tinggal di Dusun Karangbaru, Karanganyar, Karangsu-
Diotaki Karyawan PT Trias Sentosa serta membuat email fiktif yang semirip mungkin dengan perusahaan tempatnya bekerja. Sedangkan Syahrudin berperan sebagai perantara antara Reza dan juga Denny yang memiliki perusahaan yang dipergunakan untuk menerima hasil kejahatan tersebut.
Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, praktik manipulasi email itu bermula saat PT Trias Sentosa menjalin kerja sama jual beli produk plastik dengan PT Toyobo Jepang pada Februari 2020. Setelah produk terkirim, PT Trias Sen-
Terjatuh Setelah Tabrak Pemotor Bhakti Dharma Husada (BDH) oleh anggota Reskrim Polsek Sukomanunggal. Hingga Kamis (16/7), kedua tersangka masih dirawat di rumah sakit karena kondisinya kritis. “Kedua tersangka masih kritis. Kami belum bisa memintai keterangan,” ujar Kanitreskrim Polsek Sukomanunggal Iptu Hadi Ismanto. Menurut keterangan korban, Sutji Hermin Driyati (40), motor Honda Beat L 5653 IJ diparkir teras. Pada Rabu (15/7) sekitar pukul 04.30, terdengar anjingnya mengonggong. Karena curiga, ia mengecek keluar. “Saya melihat motor yg diparkir di depan rumah sudah menyala dan dituntun orang tidak dikenal,” ungkap Sutji kepada petugas. Spontan korban berteriak maling. Kejadian
Pada kesempatan itu, Machfud Arifin mengajak warga Kota Surabaya, dan warga Jawa Timur serta seluruh Indonesia untuk berdoa bersama selama 60 detik menghadapi pandemi Covid-19. Penegasan ini disampaikan Machfud Arifin karena prihatin angka masyarakat yang terpapar virus corona masih tinggi. “Kita mengajak warga untuk berdoa bersama agar Surabaya dan Jawa Timur, bahkan Indonesia bisa terbebas dari Covid-19,” terang Machfud Arifin. Akibat tingginya warga yang terpapar covid-19, lanjut Machfud membuat rumah sakit penuh, banyak tenaga medis bertumbangan ka-
Hamil Jika diartikan, testpack dengan garis dua berarti seseorang bertanda hamil. Sontak saja postingan itu membuat banyak orang bertanya-tanya. “Alhamdulillah Aku punya kabar baik nih,” buka Ayu Ting Ting dalam Instagram miliknya seperti dikutip detikcom. Postingan itu langsung saja mendapatkan banyak komentar dari netter. Banyak dari netizen yang mengira jika Ayu Ting Ting benar-benar mengandung anak lagi. “Kirain bunting lagi kak..,” kata akun yab***. “Sumpah ya gue kaget bangettt kakaaaaaa... gue kirain itu beneran hamil looo,” tukas akun hay***. “Blm px suami kok mau hamil lg yuuuk dosa,” jelas akun nay***. “Sumpaah deh kaget abis kirain beneran hamil gitu buuuu ayuuu,” tukas akun beb***. Namun ternyata postingan itu hanya endorse yang di-posting Ayu Ting Ting. Dalam keterang selanjutnya, Ayu Ting Ting mempro-
Sambungan dari halaman 1 tosa mengirimkan tagihan atau invoice melalui email. Saat kedua perusahaan itu membahas transaksi pembayaran melalui email. Reza memotong komunikasi tersebut. Selanjutnya, ia menggunakan email palsu yang telah dibuat semirip mungkin seperti PT Tri-
Sambungan dari halaman 1 ini diketahui Imam Mustaqim (45), keamanan kampung setempat yang juga petugas linmas dan mengejarnya bersama warga. Mengetahui itu, salah satu pelaku yang bertugas eksekutor mengurungkan niatnya membawa kabur motor korban dan meninggalkan di lokasi lalu lari menuju temannya yang menunggu di motor Honda Vario dan tancap gas ke arah Pasar Simo. Sialnya, karena panik terus dikejar warga, motor tersangka menabrak motor lainnya dan terjatuh. Warga yang melihat itu langsung menangkap dan menghajarnya hingga babak belur. Polisi yang mengetahui ada maling tertangkap warga langsung mengamankan dan membawanya ke rumah sakit. (rio/fer)
Machfud Arifin Siap Pilih Cawawali
kun, dan Dusun Kasmaran, Desa Kelurahan Bintoro, merupakan daerah terpencil yang sulit terjangkau jaringan internet. Ke depan akan membentuk kelompok ketua kelas cluster untuk mempermudah wilayah terpencil lainnya yakni di Desa Slawu, Desa Klungkung, Karang Pring, dan Banjar Sengon, bisa menerima materi pembelajaran siswa. “Kami masih merumuskan metode penyampaian mata pelajaran dengan aplikasi zoom. Sehari memberikan materi kelas tujuh, dua mapel dan seterusnya bergantian, akan dijadwalkan serta menyiapkan materi lebih dulu. Terobosan ini dilakukan untuk mengurangi pertemuan dan bergerombol karena ancaman sebaran Covid-19 masih di depan mata,”pungkas Syaiful. (edy/udi)
as Sentosa guna memberitahu PT Toyobo Jepang bahwa telah terjadi perubahan rekening penerima pembayaran. “Karena rekeningnya diubah, PT Toyobo Jepang mentransfer uang senilai kurang lebih Rp 8,6 miliar ke rekening PT Kalimantan Kuasa Karya milik Denny sesuai pesan dari email fiktif yang dibuat Reza,” kata Trunoyudo Wisnu Andiko, Kamis (16/7). Trunoyudo menambah-
kan, kejahatan yang dilakukan komplotan diduga telah dipersiapkan sejak dua tahun lalu. Ia pun mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menggunakan email terutama saat transaksi elektronik. “Ini telah dipersiapkan sejak dua tahun lalu. Jadi untuk perusahaan maupun perseorangan yang ingin bertransaksi melalui email, diusahakan lebih berhati-hati sebab dapat terjadi tindak kejahatan email atau
disebut email pitching,” ujar Trunoyudo. Sementara itu, Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Catur Cahyono Wibowo menambahkan, bila pihaknya telah melakukan pembekuan di semua rekening milik tersangka. “Sudah kami bekukan. Dari uang Rp 8 miliar sudah digunakan Rp 2 miliar. Sehingga saat kami bekukan tinggal Rp 6 miliar. Untuk TPPU (tindak
Maling Ranmor Satroni Kalianyar Wetan Terlihat dari rekaman video berdurasi 2 menit 43 detik itu, sebelum beraksi, kedua pelaku terlebih dulu membagi tugas di ujung gang. Satu pelaku bertindak sebagai joki. Sembari duduk di atas motor, sang joki terlihat mengamati situasi sekitar. Sementara itu, pelaku lain sebagai eksekutor. Meski wajahnya tidak tampak jelas dalam CCTV, terlihat pria tersebut mengenakan setelan pakaian celana pendek, kaus warna gelap, yang dirangkap jaket. Sang eksekutor terlihat berusaha merusak rumah kunci motor yang berderet secara sejajar di
gang itu. Jika diperhatikan, total ada empat motor yang berusaha dicurinya. Sayang, aksi eksekutor tidak berjalan mulus. Meski sudah berupaya berganti-ganti motor, dia tidak berhasil membawa kabur satu pun motor. Bahkan, di upaya terakhirnya, aksi sang eksekutor nyaris tepergok warga yang melintas. Tidak ingin ambil risiko, kedua pelaku memilih kabur. Ditemui di lokasi, Ismail, salah satu warga membenarkan aksi percobaan pencurian tersebut. Ismail juga mengakui, jika salah satu motor akan dicuri itu milik adiknya.
pidana pencucian uang) masih kami periksa,” tutur Catur. Di hadapan penyidik, Reza mengaku membobol email milik perusahaannya bekerja saat terjadi transaksi. Di mana ia memutus komunikasi tersebut. “Saya dapat memutus komunikasi kedua PT tersebut. Lalu saya kirim rekening yang baru melalui email yang sudah saya palsukan dan ternyata tetap dikirim oleh PT Toyobo dari Jepang itu,” jelas Reza. (iah/fer)
Sambungan dari halaman 1 “Menimpa adik saya lebih tepatnya. Lokasi di gang rumah,” kata Ismail. Ismail menyebut, kasus pencurian motor kerap terjadi di wilayah tempat tinggalnya. “Beberapa tahun lalu pernah terjadi. Kalau bulan di gang I yang hilang katanya. Kemarin siang kejadian di gang 2,” pungkas dia. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Sutrisno mengaku akan menindaklanjutinya. “Kami akan tindaklanjuti,” singkat Sutrisno dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, Kamis (16/7) siang. (fdn/fer)
Sambungan dari halaman 1
rena kelelahan. “Lahan permakaman berpotensi jadi masalah. Padahal lahan makam yang memungkinkan untuk korban Covid-19 hanya ada di Tempat Permakaman Umum (TPU) Keputih dan TPU Babat Jerawat. Machfud menegaskan, mengingatkan harus ada kebersamaan seluruh warga menjaga protokol kesehatan. “Harus gotong royong menjaga protokol kesehatan,” tegas dia. Machfud juga menegaskan, bahwa Kota Surabaya butuh pembangunan lebih cepat. Sehingga menjadi kota terdepan. “Maju kotane, makmur wargane,” tegas dia. (day/fer)
Sambungan dari halaman 1 mosikan program hamil. “SIAPA DISINI YANG LAGI PROGRAM HAMIL? Cobain ihtiar promil dengan paket promil kurma muda, habatussauda dan buah zuriat dari @tinaashop123 . Ini dipercaya bagus untuk program hamil karna bisa membantu kesuburan suami istri. Sudah banyak yang mencoba dan berhasil coba aja cek testimoninya di @ tinaashop123 ada ribuan loh,” sambung Ayu Ting Ting. “Ini promil nya alami banget, dan harganya di jamin g bikin kantong jebol. Dari manfaat yg ada, G ada salah nya kita berikhtiar. Langsung aja kepoin ig nya,” kata Ayu Ting Ting lagi. “Aduh bu Atu, pilah pilih endorse sesuai fakta aja dlu bu yg real,,, mhn maaf,” ucap akun im**. “Yaelah kirain beneran hamil deh ternyata ini prank ajah,” beber akun tak***. “Cantikkk kirain beneran hamil dehhh taunya ahahahah ngeselin banget yaaa,” jelas akun pal***. (*/fer)
Buron Perampok Sadis Diringkus Dari catatan kepolisian, tersangka juga merupakan residivis kasus perampokan toko emas di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Hingga saat ini polisi baru membekuk dua di antara enam pelaku perampokan itu. Pelaku yang diringkus kali pertama yakni Syaifulloh (30), warga Tamansari, Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Ia dibekuk saat kabur ke Kota Batam, Kepulauan Riau, pada 2018. Sementara empat tersangka lain, Dayat, Sukur, Ajin dan Sin masih buron. Dari informasi dihimpun, kejadian pembobolan rumah pada 8 November 2017 dilakukan pada dini hari. Saat itu pemilik rumah, Ny Mundziroh melihat TV di ruang tengah, sementara suaminya, Suyanto tidur di kamar.
Tiba-tiba para pelaku yang berjumlah enam orang masuk ke rumah korban dengan cara membobol pagar menggunakan linggis. Selanjutnya, para pelaku menyekap kedua korban. Bahkan, salah satu pelaku juga tidak segan membacok korban bila melawan. “Jadi setelah menyekap dua korbannya, para pelaku berhasil menggasak perhiasan emas dengan total 95 gram beserta uang senilai Rp 50 Juta, motor Kawasaki Ninja, dan satu unit truk,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko di ruang Press Conference Mapolda Jatim, Kamis (16/7). Lanjut Trunoyudo, akibat penyekapan itu kondisi Suyanto kritis hingga tidak
Sambungan dari halaman 1 sadarkan diri. Meski sempat dilarikan ke puskesmas terdekat nyawa korban tetap tidak tertolong. “Kejadian perampokan ini membuat salah satu korbannya tewas,” tutur Trunoyudo. Sementara itu di hadapan petugas, Nawawi mengaku memiliki peran mengancam korban dengan celurit. Namun, ia sama sekali tidak melukai korbannya. Dari hasil perampokan itu, Nawawi mendapat bagian uang Rp 10 juta. “Saya perannya hanya mengancam. Untuk masalah menjual barang hasil perampokan, itu urusan teman-teman. Saya hanya dapat bagian Rp 10 juta,” aku Nawawi. (iah/fer)
Terlalu Serius Mengembangkan Bisnis sampai Lupa soal Asmara Begitu saja. Tanpa sebab. Tenggorokan seperti tertutup entah apa. Usaha melepaskan sedakan itu dengan cara berdehem tidak mempan. Dengan cara batuk, juga tidak mempan. Nanang mengulurkan sebotol sedang air mineral. “Maaf. Kaget ya?” tanyanya. “Mas Nanang ini merasa tertipu oleh istrinya,” sela Sikin. Sikin lantas bercerita bahwa Nanang adalah tipe orang yang serius. Tidak suka main-main, apalagi mempermainkan atau dipermainkan. Karena itu, pada masa lajangnya Nanang memegang prinsip tidak akan menikah sebelum punya pegangan yang kokoh. “Mas Nanang tidak ingin bergantung dan berada di bawah bayang-bayang leluhur. Dia bertekad bisa mandiri di usia
muda,” kata Sikin. “Makanya sejak kuliah di Surabaya (Nanang menyebutkan nama perguruan tinggi papan atas, red) aku belajar mandiri. Cari duit sendiri,” sela Nanang. Waktu itu Nanang masih duduk di bangku semester dua. Untuk menunjukkan tekad mandirinya, Nanang berjanji tidak akan membebani orang tua. Dia lantas melamar kerja dan diterima sebagai waiters sebuah rumah makan cepat saji. Nanang cepat belajar. Dalam waktu singkat dia sukses menduduki posisi supervisi dan terus beranjak naik. Walau begitu Nanang tidak meninggalkan bangku kuliah. Kerja terus jalan, kuliah pun tetap jalan. Tidak ada yang dinomorsatukan atau dinomorduakan. Berjalan seiring seperti
Sambungan dari halaman 1
serasinya langkah kaki. Akhirnya Nanang lulus. Cum laude. Dia juga berhasil menyisihkan hasil kerjanya untuk membuka usaha kecil-kecilan. Mengadopsi usaha yang pernah ditekuni sebelumnya, Nanang menyewa sudut sebuah mal yang baru dibuka. “Saya tahu risikonya sangat besar. Membuka usaha di mal yang baru buka, yang belum tahu perspektifnya. Tapi saya yakin dengan ketekunan, keyakinan dan doa, dan ikhtiar, kesuksesan pasti bisa diraih,” tutur Nanang. Saking konsentrasinya membesarkan usaha, yang ternyata berkembang sangat pesat, Nanang sampai seperti lupa terhadap urusan asmaranya. “Sampai orang tua-orang tua sering menegur,” kata Nanang. (bersambung)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
JUMAT WAGE, 17 JULI 2020 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK: Timotius Devan Nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Bantuan Nontunai di Gresik Disunat? (5)
Gresik, Memorandum Mencuatnya dugaan penyunatan bantuan pangan nontunai (BPNT) di Kabupaten Gresik ternyata sudah terdengar Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. Korps Adhiyaksa mengaku bahwa sudah banyak laporan yang masuk tentang masalah ini, dan kejaksaan tidak pernah diajak koordinasi. “Memang baru-baru ini banyak laporan yang masuk namun belum bisa mengambil langkah lebih jauh. Salah satu penyebabnya karena proses penyaluran masih berjalan,” ungkap Kepala Seksi Intelijen Kejari Gresik R Bayu Probo Sutopo, Kamis (16/7). Sehingga, masih menurut Bayu bila kejaksaan kini masih memantau hingga semua an-
ggaran digelontorkan. Setelah masa anggaran tahun ini berakhir, kejaksaan baru bergerak. Selain itu, ketika kasus ini digulirkan sekarang, otomatis masyarakat akan berhenti menerima bantuan karena paketan akan disita. Ia menambahkan, dalam penyelenggaraan BPNT ini tidak ada komunikasi antara pihak penyelenggara dengan Kejari Gresik. Ketika hal itu terjadi akan membuat fungsi pengawasan dari kejari menjadi tidak optimal. “Kita dari pihak kejaksaan tidak pernah diajak koordinasi untuk mengkaji dari sisi hukumnya,” tambah Bayu. Bayu juga menanggapi tentang permasalahan penunjukan distributor, suplier, dan agen atau e-warong yang ada di
lapangan. Ke depan pihaknya akan menelusuri apakah dalam penentuan e-warong atau agen itu menggunakan indikator atau kualifikasi yang sesuai dengan peraturan. “Penunjukan itu (e-warong atau agen, red) itu ada SK (surat keputusan) dari Kepala Dinas Sosial,” ungkap pria kelahiran 1986 itu. Sementara itu, Bank BNI wilayah Jawa Timur selaku penyalur dana BPNT menjelaskan dalam rilisnya memeparkan bahwa dalam penunjukan agen atau e-warong, calon agen mendaftarkan diri ke Bank BNI. Artinya harus menjadi nasabah. Petugas bank melakukan verifikasi persyaratan dan jika memenuhi persyaratan maka dilanjutkan dengan penan-
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ TIM
Kejaksaan Tidak Pernah Diajak Koordinasi
Kepala Seksi Intelijen Kejari Gresik R Bayu Probo Sutopo
datanganan perjanjian kerja sama (PKS) Agen46.
Untuk diketahui, dari yang dirilis BNI Jatim syarat menjadi
Agen46 yakni seorang warga Negara Indonesia, memiliki reputasi, kredibilitas, dan integritas yang baik, memiliki rekening BNI, memiliki usaha berupa toko, memiliki HP dan email yang aktif dan menandatangani PKS Agen46. Agen46 akan mendapatkan komisi dari setiap transaksi yang dilakukan sesuai dengan transaksi yang telah tercantum dalam PKS Agen46. B a n k B N I Ja t i m j u g a menanggapi terkait adanya temuan saldo nol di lapangan. Menurutnya itu adalah murni karena permasalahan teknis. Terdapat kode error ketika terjadi permasalahan pada KKS milik KPM. Permasalahan itu biasanya berkaitan dengan NIK yang dimiliki KPM.
Contoh, kode error 06 dengan keterangan NIK tidak valid. Dan kode error 14 dengan keterangan nama yang terdaftar sebagai KPM tidak ada di data bayar. Pihak BNI kemudian menjelaskan terkait mekanisme cara mengurusnya. Untuk mengurus Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) saldo nol, masyarakat harus membawa buku tabungan, KK, KTP, dan surat keterangan kehilangan dari kepolisian, serta melampirkan surat keterangan yang ditandatangani oleh pihak dinsos yang menandakan bahwa KPM adalah penerima bantuan. Hal itu bisa dilakukan KPM dengan cara mendatangi Bank BNI terdekat dengan didampingi petugas pendamping sosial. (habis/and/har/tyo)
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Debu beterbangan dihempas laju kendaraan yang melintas di jalan raya Cerme.
Pengendara Keluhkan Jalan Cerme Rusak
Gresik, Memorandum Hati-hati bagi masyarakat yang sedang melintas di jalan raya Banjarsari, Kecamatan Cerme, tepatnya setelah pintu tol menuju Krian. Sebab, kondisi jalan sepanjang 500 meter itu kondisinya rusak. Dari pantauan di lapangan, tanaman dan bangunan yang ada sekitar jalan rusak itu diselimuti debu. Kondisi jalan yang selalu padat itu, mengundang keluhan dari masyarakat. Karena debu yang beterbangan, bisa mengganggu pernapasan dan penglihatan ketika melintas. Di masa yang serba digital ini, keluhan masyarakat banyak muncul di sosial media. Salah satunya dari unggahan Instagram @riyaaaku dan @danaputraaaaaa.
“Jalanan uda gelap karna debu, ditambah truk-truk bermuatan besar. Gimana ga parnoo tiap lewat sini,” unggah akun @riyaaaku dalam instastory-nya. Caption berbeda dituliskan @ danaputraaaaaa, dalam cuitannya ia menyebut “Gresik Berkabut”. Bila dilihat dari foto yang diunggah, saat itu ia melintas dan debu beterbangan memenuhi jalan. Sebenarnya jalan itu akan dibangun, dan akan memakan rentang
waktu 20 Juni-20 September 2020. Saat pelaksanaan pembangunan, rencananya jalan raya Cerme itu akan ditutup dan lalu lintas dialihkan. Namun sampai hari ini Kamis (16/7), kondisi jalan masih seperti sedia kala, rusak dan berdebu, dan belum ada perbaikan. Kepala Dinas Perhubungan Gresik Nanang Setiawan melalui Kabid Lalu Lintas Ronny S menuturkan, bila kelanjutan rencana pembangunan jalan Cerme masih akan dirapatkan. “Masih dirapatkan besok,” ujar Ronny singkat, Kamis (16/7). Dalam surat undangan, rapat akan digelar Jumat (17/7) pukul 13.30 di Balai Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme.(and/har/tyo)
Bojonegoro, Memorandum Forkopimda menggelar rakor dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, di Pendopo Malowopati, Kamis (16/7). Evaluasi itu menyusul lonjakan kasus positif Covid-19, sehingga masih masuk zona merah. Kegiatan itu dihadiri Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah; Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan; Dandim 0813/Bojonegoro Letkol Inf Bambang Hariyanto, Kajari Bojonegoro, Sutikno; Juga diikuti tim gugus tugas tingkat kebupaten. Bupati Anna menjelaskan, Bojonegoro masih masuk 15 besar se-Jawa Timur dalam kasus Covid-19. Oleh karena itu perlu kerja sama dan gotong royong dari semua pihak, baik dari TNI-Polri serta seluruh elemen masyarakat, untuk bisa menekan angka Covid-19 di Bojonegoro. Menurut Anna, Bojonegoro mer-
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Forkopimda Bojonegoro Evaluasi Gugus Tugas Covid-19
Bupati Anna Mu’awanah memimpin evaluasi gugus tugas Covid-19 bersama Kapolres AKBP M Budi Hendrawan, dan Dandim 0813 Letkol Inf Bambang Hariyanto.
upakan Kota Migas yang harus dilakukan tracking terhadap para pekerja yang berasal dari luar kota, maupun dari lokal di kawasan migas. Dijelaskan bupati bila di kecamatan-kecamatan tingkat mobilisasi masih meningkat karena saat ini sudah memasuki new normal. “Padahal saat ini keadaan di Bojonegoro mengkhawatirkan penyebaran Covid-19. Bojonegoro sendiri ma-
sih dalam zona merah,” ujar Anna Mu’awanah. Sementara Kapolres Bojonegoro M Budi Hendrawan menyampaikan, ada 3 kecamatan yang saat ini sebagai penyebaran Covid-19 masih tinggi, yaitu wilayah kota, Dander, dan Baureno. “Di ke 3 kecamatan ini perlu adanya 3 T, testing, tracing, dan treatment untuk menekan jumlah kasus Covid-19,” harapnya. (top/har/tyo)
Gresik, Memorandum Iuran bulanan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di masa pandemi Covid-19 dirasa semakin berat. Akibatnya, 100 peserta BPJS Kesehatan Gresik mengajukan turun kelas. Kabid Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Gresik Dani Setiawan mengatakan, semenjak adanya pandemi Covid-19 pengajuan turun kelas sangat drastis. “Dari 100 peserta yang turun kelas sebagia besar dari peserta mandiri,” ujar Dani, Kamis (16/7). Selama pandemi Covid-19 dan masa transisi ini juga terjadi penurunan peserta. Selain itu BPJS Kesehatan Gresik juga melakukan perubahan pelayanan. Langkah ini diambil guna menghindari kerumunan massa karena dikuatirkan bisa
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ DEVAN
Peserta BPJS Kesehatan Gresik Ajukan Turun Kelas
Dani Setiawan
menularkan virus. “Ada dua pelayanan yang kami lakukan secara tidak langsung. Per-
tama, pelayanan langsung dan pelayanan terbatas,” lanjut Dani. Kedua pelayanan itu antara lain pelayanan langsung. Yakni, melayani administrasi, penambahan kepesertaan, perubahan kepesertaan, update data identitas, dan perbaikan data ganda. Sementara pelayanan terbatas di antaranya terdapat pelayanan yang membutuhkan kesehatan segera. Yang dimaksud adalah peserta BPJS yang membutuhkan pelayanan kesehatan, atau urgent harus segera ditangani. Dani menambahkan, selama enam tahun berjalan. Institusinya telah mengeluarkan pembiayaan manfaat pelayanan kesehatan sebesar Rp 1,1 miliar. “Jumlah itu, untuk meng-cover seluruh biaya pelayanan kesehatan,” jelasnya. (dev/har/tyo)