Skip to main content

Memorandum Edisi 17 Desember 2019

Page 1

RESIDIVIS CURANMOR DIDOR BACA DI HALAMAN 16

SELASA LEGI, 17 DESEMBER 2019

Tangan Ditusuk Kunci Motor

Penjual Cukrik Gadel dan Jatisrono Diberangus

Edoardus Uang

Cemburu, Janda Pakal Dihajar Pacar Surabaya, Memorandum Karena pacarnya punya kenalan baru, membuat Edoardus Uang (25), cemburu. Pria asal

Pondok Wage Indah, Taman, Sidoarjo, itu melampiaskan emosinya menghajar Alviah (33), yang  Bersambung ke halaman 7 

Surabaya, Memorandum Anggota Unit Reskrim Polsek Tandes menggerebek rumah Udi Utomo (51), di Jalan Gadel Timur karena menjual miras jenis arak (cukrik). Saat penggeledahan, petugas menemukan dua botol berisi cukrik dan juga puluhan bekas botol miras yang disimpan di dalam mesin cuci. Selanjutnya Udi berikut  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

P ER S WAN DE

SERTIFIKA T

HARGA Rp 3.500,-

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com .com

Udi Utomo bersama istrinya diinterogasi petugas dan arak yang disita.

ANAK PENGUSAHA KERUPUK TEWAS DIKEROYOK 10 PEMUDA CEPAK

Tawaf Terbalik

PERUT DITIKAM SAJAM

Sidoarjo, Memorandum Gegara emosi di jalan, nyawa M Andre Firmansyah (23), melayang. Pria warga Dusun Bendomalang, Desa Simo Angin-Angin, Kecamatan Wonoayu, dikeroyok 10 pemuda berambut cepak di depan Indomaret Wonoayu, Minggu (15/12) sekitar pukul 19.30.

Oleh: Dahlan Iskan

B

ajaj menuju Kuil Hanoman ini pun bergambar Hanoman --di kaca depannya. “Di rumah, Anda punya berapa dewa?” tanya saya pada sopir Bajaj itu. Ia orang asli kota suci Varanasi, pedalaman negara bagian Uttar Pradesh. “Punya dua. Dewa saya Hanoman. Dewa istri saya Shiwa,” katanya. “Kenapa Dewa istri Anda Shiwa?” tanya saya lagi. “Lho dia kan wanita,” jawabnya.  Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

 Bersambung ke halaman 7 

Kapolsek Simokerto Kompol Muljono didampingi Kanitreskrim Ipda Sutrisno memamerkan barang bukti termasuk paving yang dipakai menghajar korban.

KRONOLOGI KEJADIAN AM yang berjoget dengan kondisi mabuk tidak sengaja senggolan dengan Andik cs di dalam diskotek.

Karena gengsi, mereka sepakat untuk menyelesaikan di luar. Korban yang kalah jumlah bukannya kabur malah menyerang para tersangka.

Korban dihujami bogeman mentah, ditendang hingga dikepruk bongkahan paving oleh para tersangka.

Hamil 5 Bulan KEBAHAGIAAN pasangan suami istri (pasutri) semakin lengkap saat mendapatkan momongan. Tapi ada juga kehadiran sang buah hati tersebut harus menunggu lama.

 Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Chacha Frederica

AMALIA KHASANA Istri M Andre Firmansyah

Eksekutor Curanmor 10 TKP Keok

Gangguan Kamtibmas Hubungi Command Center Surabaya, Memorandum Bhabinkamtibmas Polsek Semampir, Polres Pelabuhan Tanjung Perak sosialisasi nomor telepon command center yang dapat dihubungi sewaktu-waktu saat terjadi gangguan kamtibmas di wilayahnya. Sosialisasi ini dilakukan Panit Binmas Polsek Semampir Ipda Munir saat sambang

Saya sempat mengingatkan suami agar tidak usah menghiraukan. Biarkan saja, ayo terus. Suami kemudian melajukan kendaraannya.

Panit Binmas Polsek Semampir Ipda Munir sosialisasi command center di warkop Jalan Pegirikan.

Surabaya, Memorandum Setelah mengamankan dua tersangka, Arta Fitra (27) dan KM (18) beberapa hari lalu, anggota Reskrim Polsek Genteng kembali mengamankan satu tersangka lagi. Dia dikenal sebagai bandit curanmor lintas kota. Tersangka, Abil (24), disergap ketika berada di kompleks  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Surabaya, Memorandum Bermula dari saling senggol di dalam diskotek Jalan Ngaglik, dua geng sempat baku hantam hingga berlanjut di SPBU Jalan Kenjeran. Akibatnya satu korban, AM (17), terpaksa menjalani perawatan intensif akibat luka parah di kepalanya gegara dikepruk paving.  Bersambung ke hal 7 

M Andre Firmansyah GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

Duel Dua Geng Pengunjung Diskotek

FOTO: ISTIMEWA

Dikepruk Paving, Dapat 15 Jahitan

Abil

 Bersambung ke halaman 7 

MENGEJAR KESAKTIAN, MENEMBUS TABIR DUNIA ANTAH BERANTAH Έ3Ή + Meng, Dishub Surabaya jadikan terminal Kedung Cowek multifungsi. - Asyiiik…bisa untuk tempat pijat, pacaran, janjian dengan selingkuhan, dan banyak lagi. Wow…

Si Mameng (Berpikir)

Nikah Sesama Teman setelah Kematian Pasangan Masing-Masing Setelah lulus SD kami menyebar. Ada yang masuk pondok pesantren. Ada yang masuk SMP swasta. Ada yang ke SMP negeri. Namun, ada juga yang hanya lulus SD dan langsung mendaftarkan diri sebagai tentara. Menjadi catam (calon tamtama). Yuli Setyo Budi, Surabaya

Hayong masuk pondok pesantren. Tapi bukan kemauan sendiri, melainkan dipaksa ayahnya yang modin kampung. Hayong diharapkan jadi guru ngaji, kiai, atau minimal pegawai KUA yang bisa mengawinkan orang. Sejak itu kami jarang bertemu. Terutama dengan Hayong. Kami hanya bertemu selama Ramadan karena pondok pesantren libur

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078

total. Dan setiap bertemu, Hayong tidak pernah bercerita apa pun selain tentang kesaktian. Kata Hayong, dia memiliki guru mengaji yang memiliki kesaktian tingkat tinggi. Guru tersebut, antara lain, bisa mengubah lembaran daun menjadi uang kertas, mengubah batu  Bersambung ke halaman 7 


SIDOARJO

SELASA LEGI, 17 DESEMBER 2019 HALAMAN 2

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: HM Darianto, HM Shoumu. PEMASARAN/IKLAN: Dedi, Iswin, Jim Darwin, Sulton, Medi. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com KEPA

Pengendara Motor Tewas Tertabrak Mobil

Supriyadi

Ratusan Warga Wonoayu Menerima Sertifikat Tanah Sidoarjo, Memorandum Warga Desa/Kecamatan Wonoayu bersuka ria. Karena Senin (16/12), sekitar pukul 16.00 mendapat undangan mengambil sertifikat massal gratis program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap). Sedikitnya 200 warga mendapat undangan pengambilan sertifikat di Pendopo Desa Wonoayu. Kepala Desa Wonoayu Supriyadi mengatakan, pembagian sertifikat gratis secara massal ini merupakan pembagian tahap ke-3. Tahap pertama dan kedua sudah dibagikan ke warga sebanyak 830 sertifikat tanah. “Pengajuan sertifikat massal PTSL ini sebanyak 1.300 bidang. Kalau sore ini (kemarin) dibagi sekitar 200 bidang, maka total yang sudah selesai sebanyak 1.030 bidang,” tegas Supriyadi. Sedangkan sisanya, Supriyadi tetap komitmen akan melakukan pengawalan sampai seluruh pengajuan tuntas dan sertifikat warga selesai semuanya. “BPN berjanji akan membagikan kembali sertifikat yang belum selesai, sebelum pilkades serentak 19 April 2020 berlangsung,” jelas Supriyadi. Untuk sertifikat warga Wonoayu dikerjakan oleh Tim 2 dari BPN Sidoarjo. “Meski jabatan saya sudah berakhir pada 24 Desember bulan ini, namun saya tetap optimis bekerjasama dengan petugas BPN Sidoarjo untuk menuntaskan sisanya,” ungkap Supriyadi. (dar/jok/pi)

FOTO: MEMORANDUM/DAR

Perum Griya Candra Mas Blok GD No17, RT 16/RW 15, Desa Pepe. Karena tidak sempat menghindari korban yang jatuh tepat di depannya, mobilnya menabrak korban di bagian kepala. Petugas dari Polsek Sedati yang tiba di lokasi, langsung mengevakuasi korban, membawanya ke rumah sakit. Namun saat di perjalanan kor-

Korban di lokasi kejadian sebelum dievakuasi petugas.

ban meninggal dunia. Untuk proses penyidikan, saat ini

kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan di Polresta

Bina Marga Bayar Ganti Rugi 7 Bidang Tanah Rp 20 Miliar Pembebasan Frontage Road Waru-Buduran

Kantor CV FSJM di Perum Istana Mentari Sidoarjo.

Satpol PP Koordinasi dengan DPMPTP Soal Pabrik Piala Belum Berizin Sidoarjo, Memorandum Pabrik piala, PT Funsinar Jaya Mandiri (FSJM), diduga belum memiliki izin lengkap untuk beroperasi. Pabrik ini, diketahui hanya mengantongi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP). “Seharusnya, pabrik itu harus memiliki Izin Industri Usaha, dan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) untuk bisa beroperasi,” tegas H Amak Junaidi, pihak yang melaporkan kasus tersebut, Senin (16/12). Izin berupa SIUP dan TDP itu, kata H Amak, itu pun diketahui setelah pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTP) Sidoarjo membalas surat yang dia kirimkan. Padahal, CV FSJM diketahuinya sudah beroperasi selama dua tahun. “Yang saya tahu, pabrik itu sudah beroperasi selama sekitar dua tahun. Berarti selama ini, pabrik piala itu beroperasi tanpa izin yang lengkap,” tandas dia. Meski tanpa mengantongi izin lengkap, CV FSJM tak bertambah kecil. Justru, pabrik itu bertambah

besar dan membuka cabang di sejumlah tempat di Sidoarjo. Perusahaan itu diketahui telah membuka dua perusahaan lain. Di Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo, sebanyak dua bangunan dan di Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo. Selain belum berizin resmi, CV FSJM, juga diduga tak memberikan fasilitas Badan Penyelnggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kepada karyawannya, yang berjumlah puluhan orang. Padahal untuk membuat piala itu butuh operator mesin. Dan setiap operator mesin, sangat rentan mengalami kecelakaan kerja. Apa konsekuensi dari perusahaan yang tidak memiliki izin lengkap? H Amak mengatakan, pabrik itu harus ditutup lebih dulu, dan mengurus izin-izinnya hingga lengkap, baru kemudian diperbolehkan beroperasi kembali. Untuk kepentingan itu, dia pun mengaku sudah berkirim surat ke sejumlah instansi Pemkab Sidoarjo yang berwenang mengurusi masalah tersebut.“Saya sudah berkirim surat ke Bupati Sidoarjo, DPMPTSP Sidoarjo, dan Dinas

Satpol PP Sidoarjo. Sekarang kita tinggal menunggu action mereka,” tegas H Amak. Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Sidoarjo,Yany Setyawan mengatakan, pihaknya akan melakukan penertiban terhadap CV FSJM yang diadukan oleh H Amak Junaidi. “Tadi yang bersangkutan (H Amak Junaidi) sudah datang ke sini. Memang benar, untuk dapat beroperasi izin perusahaan harus lengkap. Tidak hanya SIUP dan TDP. Tapi juga IMB dan surat izin usaha dari DPMPTSP. Kita akan segera koordinasi dengan pihak DPMPTSP,” jelas Yany Setyawan. Saat Memorandum mendatangi kantor CV FSJM di Perum Istana Mentari Blok B5-17 Sidoarjo, tampak beberapa karyawan kerja seperti biasa. Bahkan mereka tidak mengetahui saat diberitahu Memorandum bahwa perusahaan akan didatangi Satpol PP Sidoarjo, lantaran belum berizin. “Wah, kami tidak tahu Pak, itu urusan HRD perusahaan,” seru salah seorang karyawati. (sdm/jok/pi)

Sidoarjo, Memorandum Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPU BM dan SDA) Sidoarjo didampingi Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Seksi Datun) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, terus berusaha menuntaskan pembebasan lahan Frontage Road (FR). Pembayaran ganti rugi pengadaan tanah untuk pembangunan frontage road Waru-Buduran, itu diselesaikan bertahap. Pekan lalu, sudah tujuh bidang tanah yang sudah dibayar ganti ruginya. Kepada satu pemilik tanah di Desa Gedangan, dan dua pemilik tanah di Desa Tebel. Penerima ganti rugi tanah tersebut antara lain, Sugiono, pemilik letter c, dengan luas 512 m2 seharga Rp 4 miliar; Hauwanto Chandranata, pemilik SHGB seluas 1212 m2 seharga Rp 6,7 miliar; dan PT Panca Surya Abadi pemilik lahan SHGB seluas 1572 m2 seharga Rp 7,9 miliar. “Pembayaran ini sesuai dengan harga appraisal,” kata Jaksa Pengacara Negara Syafira Alien SH dan Anugerah Karina melaporkan dari BPN Sidoarjo Jalan Lingkar Timur. Pada Kamis 12 Desember

2019, Kasi Datun Kejari Sidoarjo, Khristiya Lutiasandhi SH MH bersama Jaksa Pengacara Kejari Sidoarjo, melaksanakan pendampingan hukum pembayaran ganti. Yakni pembayaran kepada Hani S (Desa Tebel, Kecamatan Gedangan) pemilik lahan seluas 62 m2 sebesar Rp 239.000.000; Wahyu. S (Desa Tebel) pemilik lahan seluas 74 m2 sebesar Rp 664.000.000; Muis selaku kuasa dr ahli waris Drs I Ketut Sedaya (Desa Tebel) pemilik lahan seluas 68 m2 sebesar Rp 383.000.000; dan Soedarman dari PT Pelangi Elasindo (Desa Sruni, Kecamatan Gedangan) pemilik lahan seluas 195 m2 sebesar Rp 776.000.000. Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA), Ir H Judi Tetrahastoto membenarkan pembayaran ganti rugi tersebut. “Dalam minggu ini kami akan membayar sebanyak 27 bidang. Milik warga Buduran sebanyak 21 bidang dan milik warga Desa Banjar Kemantren sebanyak 6 bidang. Detailnya besok dikantor,” terang Judi Tetrahastoto, Senin (16/12) kepada Memorandum. (dar/jok/pi)

FOTO: MEMORANDUM/DAR

FOTO: MEMORANDUM/DAR

miliki arena sepatu roda standar. Menurut Drs Joko, arena sepatu roda tersebut dinilai tidak representatif dan tidak maksimal dalam mendukung latihan para atlet sepatu roda di Sidoarjo. “Padahal banyak atlet sepatu roda dari Sidoarjo yang berprestasi, sehingga Sidoarjo sering menjadi juara umum,” jelas Joko, Senin (16/12). Kapan realisasinya? Joko hanya mengatakan dalam waktu dekat. Lapangan latihan sepatu roda yang akan dibangun, bakal sesuai standar yang ada. Diantaranya ada kemiringannya. Tidak landai seperti yang ada selama ini. “Pokoknya lapangan sepatu roda itu akan dibuat sesuai standar internasional,” tukasnya. H Bangun Wiarso ST, anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, dalam kesempatan yang sama ikut mengatakan, pendanaan di bidang keolahragaan menjadi bagian penting dalam memajukan keolahragaan di Sidoarjo. Menurut Ketua FPAN Sidoarjo tersebut, selain dana dari APBD, Pemkab Sidoarjo seharusnya juga bisa memanfaatkan dana corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan, untuk mendukung keolahragaan di Sidoarjo. ”Karena selama ini menurut saya, sarana untuk atlet sepatu roda di Sidoarjo masih belum maksimal,” kata dia. Sosialisasi Perda Keolahragaan ini tahun 2019 itu disosialisasikan, tujuannya agar penyelenggaraan keolahragaan di Sidoarjo bisa dipahami bersama. Misalnya, sanksi administrasi bagi atlet yang pindah daerah yang tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan berlaku. Juga, sanksi administratif, mulai dari peringatan teguran, tertulis, hingga kegiatan keolahragaan dari atlet yang bersangkutan tidak diakui. (sdm/jok/pi)

Keterangan yang diperoleh Memorandum, saat itu korban mengendaraai sepeda motor Yamaha Mio nopol P 3820 VG, melaju dari arah timur. Sesampainya di Jalan Raya Desa Pepe, Kecamatan Sedati, motor yang dikendarainya jatuh terpeleset. Dari arah bersamaan, melaju mobil Toyota Avanza nopol N 1579 WQ, dikemudikan Imam Muhsinin (51), warga

Sidoarjo. Kanit Laka Lantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiono, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan di depan rumah Syaiful di Jalan Raya Desa Pepe RT 11/RW 06 Kecamatan Sedati, Sidoarjo tersebut. “Saat itu arus sedang padat, korban berusaha menyalip kendaraan yang ada di depannya. Namun saat bersamaan, melaju kendaraan dari depan, hingga menyebabkan korban melakukan pengereman mendadak dan jatuh terpeleset. Kemudian tertabrak mobil dari arah yang sama,” kata AKP Sugeng, Senin (16/12). (dar/jok/pi)

Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA), Ir H Judi Tetrahastoto didampingi Seksi Datun Kejari Sidoarjo membayar ganti rugi lahan FR Waru-Buduran.

Dishub Dapat Tambahan 30 Kendaraan Operasional Sidoarjo, Memorandum Dinas Perhubungan/Dishub Kabupaten Sidoarjo mendapat tambahan kendaraan operasional sepeda motor. Ada 30 unit sepeda motor type sport yang siap digunakan. Sepeda motor operasional tersebut dijejer di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu lalu. Kepala Dishub Sidoarjo, Moh Bahrul Amig yang didampingi Kasi Pengendalian dan Operasional Dishub Sidoarjo Arie Prabowo SSTP, MPSDM ingin melakukan tasyakuran atas kendaraan tersebut. Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah dan H Nur Ahmad Syaifuddin hadir dalam kesempatan itu. Pecah kendi serta potong tumpeng dilakukan bupati Sidoarjo untuk keselamatan

FOTO: MEMORANDUM/DAR

Drs Joko Supriyadi

Sidoarjo, Memorandum Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo, Drs Joko Supriyadi mengatakan, pihaknya berjanji segera membangun tempat latihan sepatu roda di kawasan lingkar timur di Sidoarjo. Hal itu dilakukan agar atlet sepatu roda lebih meningkat prestasinya. Apalagi, tempat latihan yang ada saat ini, yakni di kawasan GOR Delta Sidoarjo belum me-

FOTO: MEMORANDUM/SDM

FOTO: MEMORANDUM/SDM

Bangun Arena Sepatu Roda Berstandar Internasional

Sidoarjo, Memorandum Tergelincir saat hendak menyalip kendaraan di depannya, Nuri Wulandari (40), warga Pondok Benowo Indah, Blok ES 17, RT 02/RW 12, Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal Surabaya, tewas.

Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah menyerahkan bantuan 30 unit sepeda motor operasional Dishub.

pemanfaatan kendaraan tersebut. Kasi Pengendalian dan Operasional Dishub Sidoarjo Arie Prabowo yang menerima potongan tumpeng dari bupati, mengaku bersyukur atas tambahan kendaraan operasional bagi anggotanya tersebut. Karena kendaraan tersebut sangat

dibutuhkan bagi kelancaran tugas anggotanya. Dikatakan, dengan tambahan tersebut Dishub Sidoarjo memiliki 55 unit sepeda motor operasional. Tahun lalu anggotanya mendapatkan 25 unit motor sejenis. “Tahun ini ditambah lagi 30 unit sepeda motor

operasional melalui anggaran tahun 2019,” kata Arie Prabowo. Pejabat lulusan STPDN tersebut juga mengatakan, saat ini dirinya hanya memiliki 56 anggota yang terjun ke lapangan. Jumlah tersebut belum ideal untuk seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo. Jumlah personil ter-

sebut hanya mencakup wilayah kota saja. Oleh karenanya dirinya berharap ada tambahan personil kedepan. Hal tersebut dibutuhkannya bagi kelancaran tugas pengaturan lalu lintas kendaraan di seluruh Kabupaten Sidoarjo. (dar/jok/pi)


EKBIS & PENDIDIKAN Jelang Nataru, Kemendag Sidak Pasar Wonokromo

SELASA LEGI, 17 DESEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL EMAIL:: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 3

Gubernur Khofifah melihat salah satu hasil karya dalam festival ekonomi milenial.

Festival Ekonomi Milenial Wadah Kreativitas Anak Muda

Surabaya, Memorandum Mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif oleh generasi muda di Jawa Timur, pemerintah provinsi menggelar Festival Ekonomi Millenials 2019. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap festival ini menjadi wadah kreativitas anak muda. Festival ini sekaligus menjadi pilot project Millennial Job Center (MJC) yang merupakan program unggulan Nawa Bhakti Satya. Hal ini untuk memfasilitasi para milenial agar bisa bersaing di era gig economy yang memunculkan para gig workers. Selain itu, Pemprov Jatim juga ingin mengenalkan produk-produk insan kreatif dan komunitas kreatif di Jatim kepada para investor. Baik yang berupa hard produk maupun soft produk seperti aplikasi, design, dan game. “Jawa Timur menjadi daerah yang mendapatkan bonus demografi lebih awal. Ini menjadi potensi besar kita untuk mendukung kegiatan ekonomi melalui kolaborasi dan sinergi yang baik dengan lintas sektor,” kata Khofifah dalam siaran pers di Surabaya, Senin (16/12). Sinergi dan kolaborasi ini penting. Karena pertumbuhan ekonomi Jatim sebesar 2-3 persen didongkrak sektor ekonomi kreatif. Karena itu, melalui MJC, Khofifah ingin lahir talenta baru yang memunculkan gig worker. Serta, memfasilitasi insan ekonomi kreatif Jatim untuk membangun jaringan yang kuat. “Harapannya, Festival Ekonomi Milenials dan Millennial Job Center menjadi sumber inovasi dan kreativitas para milenial Jawa Timur. Utamanya untuk memfasilitasi para pemuda memasuki era gig economy, dimana kecenderungannya millenial tidak suka dengan pekerjaan jangka panjang. Kita tentunya sangat mengapresiasi perusahaan yang memberikan kesempatan pada para talenta MJC,” papar Khofifah. Sementara road map pembangunan ekonomi kreatif telah disusun di Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jatim. Ini agar tahun mendatang menemukan cluster sub sektor potensial, yang membuat wajah ekonomi kreatif Jatim makin kuat dan dikenal di kalangan domestik dan internasional. Pameran perdana ini melibatkan 16 sub sektor ekonomi kreatif. Antara lain kuliner, musik, seni rupa, kriya, digital, dan sebagainya yang menampilkan produk ekonomi kreatif unggulan Jatim. Peserta acara pembukaan sebanyak kurang lebih 300 orang baik dari pemerintah provinsi, kabupaten kota, perwakilan perguruan tinggi negeri dan swasta, mentor client dan talent mjc, BUMN dan BUMD, investor, asosiasi, komunitas kreatif, dan insan kreatif Jawa Timur. (day/lis)

Mahasiswa S2 manajemen membawa tumbler untuk mengurangi sampah plastik.

Mahasiswa Perbanas Diet Sampah Plastik Surabaya, Memorandum Jumlah sampah plastik tingkat dunia saat ini kian mengkhawatirkan pencemarannya. Kondisi tersebut memantik semangat kepedulian dari berbagai pihak, tak terkecuali para mahasiswa Strata 2 (S2) Manajemen STIE Perbanas Surabaya. Mahasiswa S2 Angkatan 24 ini berinisiatif dan berkomitmen untuk mengurangi sampah plastik dengan membawa air dalam tempat minum atau tumbler sendiri. Gerakan ini dimulai saat mengikuti pembelajaran mata kuliah Manajemen Strategik di Ruang B208 Kampus 1 Jalan Nginden Semolo. Salah satu mahasiswa penggerak Eka Santoso menuturkan, semua ini bermula saat isu sampah plastik sudah dalam kondisi darurat. Melalui inisiatif itu, dirinya bersama rekannya ingin ambil bagian dalam mendukung anti sampah plastik. ”Melalui ketua kelas, kami diarahkan untuk berinisiatif membawa alat minum. Jadi, masing-masing lebih baik membawa air dalam tumbler sendiri dari rumah sehingga refill-nya ada dikampus. Jadi, saat perkuliahan sudah tidak ada lagi botol plastik,” terang Eka dalam rilisnya. Dengan adanya dukungan pihak kampus, Eka terus mendorong gerakan antisampah plastik ini bisa diikuti oleh setiap angkatan di Prodi Magister Manajemen dan semua mahasiswa S1 dan D3. Hal itu bisa melalui program-program yang dikorelasikan dalam kegiatan kampus. ”Harapannya, ya ide-ide program mengurangi sampah plastik ini bisa lebih banyak lagi,” harap Eka juga sebagai pelopor Gerakan Antisampah Plastik. Kemudian, One Arto Wiro Suprayogo, ketua kelas angkatan 24 turut berharap aksinya itu bisa menginspirasi khususnya di lingkungan lembaga pendidikan. Pihaknya pun juga meyakini bahwa mahasiswa diploma 3 dan sarjana bisa lebih kreatif dalam mengurangi sampah plastik. “Anak-anak yang lebih muda ini kami yakin ide-idenya pasti lebih banyak. Gerakan ini juga nantinya bisa menginspirasi teman S2 di lingkungan tempat kerja masing-masing agar selalu mengurangi penggunaan plastik,” ajak dia. Sementara itu, dosen pengampu mata kuliah manajemen strategik, Lindiawati, sangat mengapresiasi kepekaan mahasiswa dalam menangkap implikasi salah satu topik mata kuliah manajemen stratejik, yaitu CSR dengan mewujudkan tekad mengubah mindset untuk mengurangi sampah plastik. (alf/lis)

Surabaya, Memorandum Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020, Sekretaris Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (SesDaglu) Kemendag RI, sidak dan memantau secara langsung ketersediaan bahan pokok di Pasar Wonokromo, Senin (16/12). Marthin, melihat perkembangan dan ketersediaan stok maupun pasokan bahan pokok (bapok) beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, bawang putih bawang merah, cabe, dan berbagai sayuran. “Saya cek sendiri di pasar Wonokromo harganya cukup stabil dan terkendali,” ujar Marthin, Sekretaris Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (SesDaglu) Kemendag RI seperti dilansir infopublik.id. Dalam pemantauan tersebut Marthin mencatat harga bapok relatif stabil dan stok aman. Jawa Timur setiap tahun termasuk paling aman dibandingkan dari pada provinsi-provinsi lain di Indonesia. Menurut dia, dilihat dari bahan pokok (bapok) secara umum tidak ada kenaikan. “Hanya saja telur, bawang merah, bawang putih, dan harga gula sempat mengalami kenaikan. Sebab, gula secara nasional masih impor dan impornya mengalami keterlambatan. Jadi sedikit mengalami kenaikan, tetapi untuk Jawa Timur tidak masalah,” ungkap dia. Dari hasil pemantauan har-

Sekretaris Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Kemendag RI Marthin berdialog dengan penjual daging ayam.

ga daging sapi cukup stabil seperti daging sapi kualitas premium Rp 110.000/kg, untuk daging sapi biasa Rp 80.000/ kg-60.000/kg. Sementara daging ayam broiler masih dalam kisaran Rp 31.000-32.000/kg. Kemudian harga telur ayam rata-rata Jawa Timur Rp 24.000/ kg, minyak goreng tanpa merek kualitas baik Rp 13.000/kg, gula

pasir Rp 12.000/kg, dan bawang merah Rp 29.000/kg. “Kalau dalam seminggu ke depan tetap stabil, maka selanjutnya harga bapok di Jawa Timur akan tetap aman dan terkendali,” harap dia. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur dan Satgas pangan bersama Bulog serta dinas ter-

kait setiap hari menurunkan tim memantau untuk mengamati dan mengecek perkembangan harga bapok di 116 pasar di Jawa Timur. “Jika dalam minggu ini aman tidak ada gejolak kenaikan harga bapok berarti tidak ada masalah untuk melewati tahun baru 2020,” tutur dia. Oleh sebab itu, diimbau

kepada masyarakat jangan khawatir meskipun ada kenaikan seperti telur ayam ras dan bawang merah, Jawa Timur stoknya cukup tersedia banyak. Seperti telur ayam ras banyak tersedia di Blitar, Malang, Kediri dan Tulungagung. Sedangkan bawang merah di Jawa Timur banyak disuplai dari Nganjuk dan Probolinggo. (*/lis)

Tetapkan Selingkar Wilis Jadi Kawasan Strategis Surabaya, Memorandum Pembangunan di kawasan Gunung Wilis atau biasa disebut Selingkar Wilis ditetapkan sebagai kawasan strategis yang akan mendapatkan akselerasi pembangunan nasional. Hal ini seiring dengan telah diterbitkannya Perpres No. 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di kawasan Gerbangkertosusila-BTS-Selingkar Wilis, dan Lintas Selatan. Pembangunan Selingkar Wilis ini sendiri nantinya akan menghubungkan wilayah di sekitar Gunung Wilis yang terdiri dari 13 kabupaten/kota, dengan total penduduk mencapai hampir 10 juta jiwa. Di antaranya Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Madiun, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Kediri, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Tulungagung, Kota Kediri, Kota Madiun, dan Kabupaten Nganjuk. “Kita perlu memastikan bahwa dalam RPJMN kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan masuk sebagai kawasan strategis untuk mendapat percepatan pembangunan. Untuk itu, benar-benar dibutuhkan suatu strategi yang holistik,” tukas Emil sapaan akrab Wakil Gubernur Jawa Timur, Senin (16/12). Dijelaskan, dalam Perpres 80 tahun 2019 disebutkan berbagai program rencana pembangunan di kawasan Selingkar Wilis. Mulai dari pembangunan bandara di Kediri, dan jalan tol dari Kertosono sampai ke Tulungagung. Serta, pembenahan jalan Selingkar Wilis yang panjangnya mencapai 235 Km, dan penuntasan pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS).

Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak menyampaikan materi seminar.

Emil menambahkan, terkait penuntasan JLS rencananya akan dimulai tahun depan. Dengan selesainya JLS, maka jalan dari Tulungagung sampai ke Pelabuhan Prigi, Pacitan, sampai ke Jogjakarta akan bisa dilalui dari jalur selatan. Hal ini juga ditunjang, dengan selesainya jalan di Kab. Trenggalek mulai dari Panggul sampai ke Prigi. “InsyaAllah tahun ini jalan Kab. Trenggalek akan selesai. Dimana, jalan

tersebut akan menghubungkan mulai Panggul sampai ke Prigi. Serta, dari Prigi ke Popoh yang pembiayaan pembangunannya menggunakan lslamic Development Bank,” urai mantan Bupati Trenggalek ini. Emil berharap, dengan adanya percepatan pembangunan baik bandara, jalan tol maupun pelabuhan lintas selatan maka akan diikuti dengan pembangunan kawasan ekonominya.

Termasuk pembangunan kawasan wisata agroforestry atau agrowisata di Selingkar Wilis. Sehingga, dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. “Selingkar Wilis harapannya mampu menjadi destinasi wisata yang menarik berbasis agroforestry. Dengan demikian, akan mengungkit ekonomi masyarakat sekitar,” ujar Emil. Selain itu, lanjut Emil, dengan adanya kemudahan aksesibilitas kedepan kontribusi sektor jasa dan perdagangan juga akan meningkat. Karena, akan ada peningkatan perjalanan yang signifikan. Demikian juga, di sektor pertanian akan terjadi peningkatan modal. Utamanya karena adanya tambahan akses bagi pemodal yang berorientasi pada ekonomi rakyat, sehingga bisa bermitra dengan petani dan masyarakat. “Komoditas-komoditas pertanian yang membutuhkan teknologi dan daya dukung modal ini bisa berkembang. Sehingga, bisa mendorong pertanian tadi jadi bernilai tambah. Apalagi, jika bisa disnergikan dengan agrowisata,” tandas dia. Emil menyampaikan, pihaknya masih mengkalkulasikan anggaran yang dibutuhkan. Selain itu, juga menginventarisir untuk memasukkan dalam rencana penuntasan pembangunan. “Kita harap sekitar 3 tahunan, akan sudah terlihat dampak yang signifikan dalam pembangunan di Selingkar Wilis,” pungkas dia. (yok/lis)

Pemprov Raup Rp 846, 3 Miliar dari Pemutihan Pajak Surabaya, Memorandum Berakhirnya pembebasan denda pajak kendaraan bermotor (pemutihan) pada pekan ini, membawa angin segar bagi Pemprov Jatim. Dari sejumlah upaya serta pelayanan yang telah diberikan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim, tercatat pemasukan yang didapat sebesar Rp 846, 3 miliar. Pe n e r i m a a n t e r s e b u t didapatkan dari 1.751.837 wajib pajak yang memanfaatkan pemutihan selama lebih dari dua bulan itu. Kepala Bapenda Jatim Boedi Prijo Soeprajitno menjelaskan, penerimaan pajak yang diterima dari pemutihan tahun ini meningkat signifikan dari tahun lalu. Hasil pemutihan tahun lalu

hanya sebesar Rp 546,78 miliar dengan jumlah objek 1.269.000 wajib pajak. “Hasil yang maksimal tahun ini tidak lepas dari support ibu gubernur terhadap Bapenda untuk terus meningkatkan layanan kepada wajib pajak,” tutur Boedi Prijo didampingi Kabid Pajak Bapenda Purnomosidi saat dikonfirmasi. Tingginya angka penerimaan ini, lanjut Boedi, sekaligus menandai tingginya kesadaran masyarakat terhadap kewajiban untuk membayar pajak. Penerimaan pajak yang mencapai Rp 846,3 miliar selama pemutihan itu terdiri dari tiga jenis pembayaran. Di antaranya ialah pembebasan Bea Balik Nama (BBN) ke-II dari 212.338 wajib pajak sebesar

Rp 174,11 miliar, pembebasan denda 36.392 obyek sebesar Rp 13,28 miliar dan daftar ulang 1.503.107 objek dengan penerimaan sebesar Rp 658,89 miliar. Boedi mengakui, selama pemutihan pajak berlangsung terdapat potensi penerimaan pajak yang hilang (Lose) karena pembebasan. Lose akibat pemutihan itu sebesar Rp114,84 miliar yang terdiri dari pembebasan BBN-II sebesar Rp 110,7 miliar dan pembebasan denda Rp 4,09 miliar. Lebih lanjut Boedi menuturkan, tingginya kesadaran wajib pajak harus terus diimbangi dengan kualitas layanan yang baik. Di antaranya ialah dengan mendekatkan dan memudahkan layanan pembayaran pajak kepada wajib

pajak. Seperti halnya layanan Payment Point Online Bank (PPOB) di salah satu minimarket yang telah dimanfaatkan 9.330 wajib pajak selama pemutihan. Hasilnya, layanan PPOB tersebut telah berkontribusi terhadap penerimaan sebesar Rp 4,1 miliar. “ Ta n p a l a y a n a n y a n g berkualitas dan menyebar luas, kita tidak mungkin dapat optimal melayani masyarakat. Terbukti, pada hari terakhir pemutihan, Sabtu 14 Desember lalu kita mampu melayani 43.509 wajib pajak hanya sampai pukul 11.00 dan jumlah itu terus meningkat hingga malam hari,” tutur Boedi. Peningkatan layanan terhadap wajib pajak, kata dia, menjadi salah satu prioritas

yang ditegaskan Gubernur Jatim melalui tagline CETTAR (cepat, efektif, tanggap, transparan, akuntabel dan responsif). Selain penerimaan pajak, pemutihan ini diakui Boedi juga telah berhasil menarik kendaraan dari luar provinsi untuk masuk di Jatim. Selama pemutihan berjalan, sebanyak 19.984 objek kendaraan dari luar provinsi didaftarkan ke Jatim. Mutasi tersebut terdiri dari 4.935 unit kendaraan roda 2 dan 15.049 unit kendaraan roda 4. “Kita terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan. Baik yang melalui KB Samsat, Samsat drive thru, PPOB, Samsat Keliling, dan layanan jemput pajak lainnya yang langsung terjun ke masyarakat,” pungkas Boedi. (yok/lis)


AREMA

SELASA LEGI, 17 DESEMBER 2019 HALAMAN 4

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

FOTO: MEMORANDUM/ARI

Letkol Inf Tommy Anderson menyerahkan kunci RTLH kepada pemilik usai direnovasi.

Sinergi Kodim 0833-BRI, Serahkan Kunci RTLH

Malang, Memorandum Program renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) sinergi Kodim 0833 Kota Malang dengan BRI Malang membuahkan hasil. Ditandai dengan penyerahan kunci RTLH oleh Komandan Kodim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson dan Kepala BRI Malang Agus Suprihanto, di kantor BRI Martadinata Kota Malang, Senin (16/12). Sebelum menyerahkan kunci RTLH kepada para pemilik rumah, Dandim 0833 Kota Malang secara simbolis menerima plakat dana bantuan corporate sosial responsibility (CSR) dari BRI. Agus Suprihanto menjelaskan, BRI turut berperan dalam meringankan beban masyarakat yang kurang beruntung untuk memiliki rumah layak huni melalui dana CSR. “Tahun ini kita kucurkan dana sebesar Rp 400 juta untuk merehab RTLH, masing-masing rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp 40 juta. Untuk wilayah Kota Malang ada tiga rumah yang mendapatkan bantuan dengan bersinergi bersama Kodim 0833 Kota Malang,” katanya.

Usai penyerahan dana CSR secara simbolis, Agus Suprihanto bersama Letkol Inf Tommy Anderson menuju ke lokasi RTLH yang telah selesai dikerjakan prajurit Kodim 0833 dan siap diserahkan kembali kepada pemilik rumah. Rumah pertama yang dikunjungi adalah milik Legini di Jalan KH Malik Dalam, Dusun Baran, RT 03/RW 07, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Camat Kedungkandang Ahmad Mabrur mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih pada BRI dan Kodim 0833 Kota Malang yang telah bedah rumah warga. “Sehingga rumah warga kami hingga layak huni,” ujar

Mabrur. Bersamaan, Agus Suprihanto menyerahkan kunci rumah sebagai tanda selesai pelaksanaan bedah rumah, sementara Letkol Inf Tommy Anderson juga memberikan beberapa tali asih dari Kodim 0833 kepada pemilik rumah. “Semoga dengan bedah rumah ini bisa memperbaiki kualitas hidup dan juga kenyamanan para penghuninya untuk bisa bekerja lebih baik dan juga beribadah lebih baik lagi,” harap Letkol Inf Tommy Anderson seraya mengatakan bedah rumah ini merupakan wujud kegiatan bina teritorial yang dilaksanakan secara terpadu dan kali ini bersinergi dengan BRI Malang. Dua rumah lain yang dibedah adalah milik Subekan, warga Jalan Batubara RT 08/RW 09 Gang 5B, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing serta rumah Armini, warga Jalan Bola Volly RT 03/RW 01, Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru. (*/ari/epe)

SEPUTAR JATIM Bikin SIM A dan C Harus Sertakan Hasil Psikotes Blitar, Memorandum Pemohon SIM A dan C Kota Blitar wajib menyertakan surat lulus tes psikologis. Aturan baru ini akan berlaku mulai Senin (16/12) . Payung hukum aturan ini berdasarkan UU No 22 Tahun 2009 tentang persyaratan pemohon SIM perseorangan. Di Pasal 81 ayat 3 dituliskan, pemohon SIM harus memenuhi syarat kesehatan jasmani dengan menyertakan surat dari dokter. Dan sehat rohani dengan menyertakan surat lulus tes psikologis. “Di Polres Blitar Kota, aturan itu kami berlakukan mulai Senin, 16 Desember 2019 mendatang,” kata Kasat Lantas Polres Blitar Kota AKP Haris Darma Sucipta. Pelaksana teknis psikotes ini, lanjutnya, merupakan lembaga psikologi yang telah melaksanakan MoU dengan Ditlantas Polda Jatim. Yakni Lembaga Musa Perkasa Berjaya. Prosedurnya, lanjut Haris, sama seperti mendapatkan surat kesehatan. Jadi Satlantas hanya menjalankan apakah pemohon itu dapat rekomendasi sehat rohani untuk mendapat SIM. “Tujuannya untuk mengu-

rangi angka kecelakaan, karena faktor utama terjadinya laka lantas itu emosinya tidak stabil saat berkendara,” imbuh AKP Haris Darma Sucipta. Direktur Divisi Psikologi Musa Perkasa Berjaya, Silvester Stiven Moniaga menjelaskan, psikotes ini lebih sederhana, berbeda dengan psikotes untuk calon pegawai. Mereka telah memodifikasi satu alat, yang mengadopsi enam aspek pemohon bisa dinyatakan sehat rohani. “Enam aspek orang dinyatakan sehat rohani itu adalah kemampuan konsentrasi, kecermatan, pengendalian diri, kemampuan menyesuaikan diri, stabilitas emosi dan ketahanan kerja,” papar Stiven. Enam aspek itu akan dimunculkan dalam 30 pernyataan yang bisa dijawab pemohon sekitar 10 sampai 15 menit. Pemohon tinggal memilih ya atau tidak dari paparan pernyataan yang disajikan. Lalu bagaimana pemohon dinyatakan lulus psikotes ini? “Dari 30 pernyataan itu, pemohon betul menjawab 15 pernyataan atau lebih yang dinyatakan lulus tes psikologis,” tambah dia. (pra/pi)

Petugas Gabungan Geledah Lapas Blitar Temukan GunƟng dan Jepit Jenggot Blitar, Memorandum Petugas gabungan menggeledah Lapas Kelas IIB Blitar, dan melakukan tes urine secara acak ke beberapa napi dan tahanan. Hasilnya, tidak ditemukan penghuni lapas yang positif konsumsi narkoba. Namun beberapa benda berbahaya ditemukan diantara barang-barang milik warga binaan. Razia yang dilakukan pada Minggu (15/12), pukul 18.30 ini, sontak membuat penghuni lapas kaget. Petugas dari Polres Blitar Kota dan BNN Kota Blitar bergerak cepat memasuki semua ruangan sel secara bergantian. Di antara benda itu yang disita adalah sebuah gunting kecil dan 12 set kartu remi. Selain itu 20 korek bekas, dua hanger dan tiga jepit jenggot. Kepala Keamanan Lapas Klas IIB Blitar, Bambang Setiawan mengatakan, penggeledahan kamar hunian dan tes urine ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan Direktur Jendral Pemasyarakatan dan surat nomor: PAS-PK .02.10.011442. “Razia gabungan ini sebagai pencegahan dan penindakan ter-

hadap peredaran gelap narkoba di UPT pemasyarakatan. Tujuannya, meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi gangguan keamanan, dan ketertiban dalam merayakan Natal dan tahun baru,” kata Bambang, Senin (16/12). Penggeledahan kamar hunian, lanjut dia, untuk meminimalisir benda atau barang-barang yang dilarang dan berbahaya di dalam lapas berupa HP, narkoba dan senjata tajam. “Barang bukti hasil razia atau penggeledahan kamar diamankan untuk diadministrasikan dan dimusnahkan. Dan barang bukti razia berupa uang dimasukkan ke brizzi, namun dalam razia kali ini kami tidak temukan uang,” ungkap dia. Tak hanya razia, namun tes urine

Petugas menunjukkan sejumlah barang temuan saat menggelar razia di kamar hunian napi Narkoba di LP Kelas II B Blitar.

dilakukan secara acak kepada warga binaan. Sebanyak 20 warga binaan dipilih untuk melakukan tes urine. Mereka berasal dari beberapa sel dan ruangan yang berbeda. Namun

Tawaf Terbalik Sejak itu saya punya kebiasaan baru. Setiap kali naik Bajaj saya ajukan pertanyaan yang sama. Jawabnya pun sama. Laki-laki berdewa Hanoman. Perempuan berdewa Shiwa. Waktu kecil saya mengira Shiwa itu laki-laki. Akibat pengajaran agama dengan guru yang kurang membaca. Di India Dewa Shiva itu istri Parbheti. Salah anggapan saya lainnya: Dewa Shiwa itu tugasnya menghancurkan dunia. Di India Shiwa itu dewa cinta dan kesetiaan. Kesalahan saya yang lain: jumlah Dewa. Saya kira Dewa di agama Hindu itu hanya tiga: Brahma, Wishnu, dan Shiwa. Itulah yang diajarkan di sekolah. Setelah dewasa barulah saya tahu: Dewa dalam Hindu banyak sekali. Orang bisa berdewa satu --tapi umumnya berdewa banyak. Termasuk pohon di tengah jalan. Pelajaran sekolah tentang Hindu banyak yang tidak tepat --dulu.

diutamakan napi atau tahanan kasus narkoba. “Dari 20 warga binaan yang kami tes urine, semua hasilnya negatif,” pungkasnya. (pra/pi)

Sambungan dari halaman 1 Termasuk soal kasta yang empat. Ternyata di India ada lima kasta. Yang nomor lima adalah kasta Dalit --kelompok di bawah empat kasta. Rakyat jelata. Gembel. Istilahnya: tidak berkasta. Jumlah Dalit luar biasa besarnya. Apalagi di negara bagian Uttar Pradesh ini. Sampai pun pernah menang Pilkada. Beberapa kali. Dengan tokoh utama mereka: Mayawati. Saat Bajaj masuk ke jalan menuju Kuil Hanoman terlihat tenda usang di depan sana. Dengan meja kusam di bawahnya. Saya langsung saja berjalan menuju gerbangnya. Melewati pemeriksaan. Badan saya diraba. Ketika rabaan sampai di pinggul tangan itu berhenti. “Bawa ponsel ya?” katanya. Saya mengangguk. “Titipkan di sana,” ujar petugas itu. Seraya menunjuk meja di bawah tenda itu. Setelah beres saya pun kembali melewati gerbang. Ada koridor selem-

bar 1,5 meter menuju kuil. Kanan-kirinya tanah kosong. Dengan beberapa pohon besar. Monyet-monyet saling kejar di tanah lapang itu. Saling lompat. Lalu naik ke pohon. Turun lagi. Menyambar pisang hadiah dari pengunjung. Terlihatlah sepasang kuil kecil di ujung koridor itu. Di antara dua kuil itu ada pendopo kecil. Di balik pendopo itu ada bangunan berteras. Membentuk huruf U. Di sepanjang terasnya penuh manusia. Mereka duduk bersila sambil membaca kitab kecil di masing-masing tangan mereka. Atau melantunkan lagu. Menirukan lagu yang dinyanyikan sekelompok kecil penabuh gendang India. Tetabuhan itu terus berjalan keliling di komplek kuil. Menyanyi tiada henti. Teras itu penuh. Pendopo itu penuh. Yang antre menuju altar juga panjang. Sambil membawa bunga. Untuk diletakkan di altarnya.

Mendekati kuil saya melepaskan sepatu. Semua harus begitu. Ada lapak penitipan sepatu berbayar di situ. Sambil ikut antre saya tertarik pemandangan lain. Ternyata banyak orang yang berjalan mengelilingi kuil kecil itu. Saya pun keluar dari antrean. Ikut mereka mengelilingi kuil. Seperti orang yang lagi tawaf mengelilingi Ka’bah. Saya perhatikan apa saja yang mereka lakukan. Sambil berkeliling itu mulut mereka komat-kamit. Ada juga yang sambil membawa kitab kecil di tangan. Sesekali mereka berhenti. Tangan mereka mengelus-elus dinding kuil. Sambil membenamkan wajah di dinding itu. Meratap. Di bagian belakang kuil ada jendela yang selalu tertutup. Sebagian mereka pun berhenti di bawah jendela itu. Dengan tangan meraba-raba kayunya. Dan kusen kunonya. Seraya meratap-ratap.

Tiba di sisi barat mereka berhenti. Mencelupkan jari di cawan berisi cairan kental berwarna merah. Lalu menorehkan si kental di ujung jari ke dahi mereka. Tepatnya di antara dua alis. Saya berhenti memandangi adegan itu. Seseorang lantas menorehkan ujung jari merahnya ke dahi saya. Tepat di antara dua alis saya. “Ritual keliling ini harus berapa kali putaran?” tanya saya. “Boleh tiga kali, boleh lima kali,” jawab yang mengolesi dahi saya tadi --seorang wanita setengah tua. “Setelah selesai, lalu melakukan ini,” tambahnya. Ups, dia mengira saya sudah keliling lima kali. Saya lanjutkan memutar sekali lagi. Ingin tahu lebih banyak. Di satu tempat langkah mereka terhambat. Sampai berdesakan. Yakni saat terhambat banyak orang yang lagi berhenti --untuk menghormat Dewa Hanoman. Yang gambarnya ada di

dekat altar itu. Petugas meminta mereka segera bergerak lagi. Agar tidak menghambat yang lagi memutari kuil. Tapi ada saja yang menyembahnya berlama-lama. Sampai sujud segala. Pikiran saya melayang ke Makkah. Membayangkan saat saya tawaf memutari Ka’bah. Yang sesekali melihat wanita yang mengelus-eluskan tangan di dinding Ka’bah. Sambil juga meratap-ratap. Membayangkan juga tawaf yang kadang terhambat oleh orang yang memaksa bersujud di dekat Makom Ibrahim. Rombongan memutari kuil tidak ada hentinya. Datang dan pergi. Hanya saja di kuil Hanoman ini arah memutarnya kebalikan dari tawaf. Selesai putaran kedua saya kembali masuk antrean. Mendekati altar. Ingin tahu bagaimana akhir dari antrean itu. Lalu, saya meninggalkan kuil itu. Juga dengan sejuta rasa.(*)


TULUNGAGUNG

SELASA LEGI, 17 DESEMBER 2019 HALAMAN 5

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

SMKN Ratu Kandas oleh SMKN 2 Tulungagung Pertandingan Sepak Bola Liga Pelajar Tulungagung, Memorandum Dengan dukungan ribuan suporternya, tim sepak bola SMKN 1 Rejotangan atau lebih dikenal SMK Ratu tampil maksimal. Namun demikian, mereka belum berhasil mengalahkan lawannya. Pada pertandingan sepak bola Liga Pelajar, di babak penyisihan yang mempertemukan SMKN 2 Tulungagung versus SMKN 1 Rejotangan berakhir adu penalti. Kondisi lapangan yang becek kerena diguyur hujan, membuat pemain kedua tim tidak mampu menghasilkan gol. Bahkan sampai akhir pertandingan babak kedua, skor tetap 0 - 0. Kemudian untuk menentukan pemenangnya, dilakukan adu finalti. Skor 4 - 2 bagi SMKN 2 Tulungagung cukup untuk menghentikan langkah SMKN Ratu. Sehingga dengan demikian, tim sepak bola SMKN 2 Tulungagung lolos ke babak 16 besar. Menanggapi hasil pertandingan ini, Kepala SMKN Rejotangan, Masrur Hanafi tetap mengapresiasi kekalahan murid-muridnya. “Kami juga sangat mengapresiasi adanya sepak bola Liga Pelajar. Karena ini sebagai ajang ekspresi bakat siswa dalam olah raga sepak bola,” terangnya kepada Memorandum, Senin (16/12). Tak lupa Hanafi juga memberikan ucapan selamat kepada tim sepak bola dan suporter SMKN

Pertandingan sepak bola SMKN Ratu melawan SMKN 2 Tulungagung.

Ratu. “Meskipun kalah, kami bangga atas semangat anak-anak yang telah mendukung tim kesayanganya. Walaupun akhirnya berhenti di babak penyisihan, tapi anak-anak semua kompak, tertib dan penuh dengan kebersamaan. Baik itu dengan sesama teman di sekolahnya sendiri, maupun kepada suporter sekolah lain. Kemudian sebagai dampak positifnya, Liga Pelajar ini bisa mempererat tali silaturahmi antarsiswa

SMK, SMA, MA di Kabupaten Tulungagung,” paparnya. Masih menurut Hanafi, melalui Liga Pelajar, sekaligus ini sebagai sarana publikasi keberadaan sekolah pinggiran. Dan ternyata, murid-muridnya memiliki potensi tidak kalah dengan siswa yang bersekolah di kota. “Yang tentunya adanya Liga Pelajar, keberadaan SMKN Ratu semakin dikenali oleh masyarakat luas,” pungkasnya. (kin/mad/rif)

SEPUTAR JATIM

Penyelundupan Benih Lobster ke Banyuwangi Digagalkan Banyuwangi, Memorandum Upaya penyelundupan benih atau baby lobster (benur) senilai miliaran rupiah digagalkan Satreskrim Polresta Banyuwangi. Lima orang pelaku diamankan, 7.040 ekor baby lobster disita. Kapolresta Banyuwangi AKBP Arman Asmara Syarifuddin menjelaskan, baby lobster yang disita itu terdiri dari jenis mutiara sebanyak 1.000 ekor dan jenis pasir sebanyak 6.040 ekor. Semua disita dalam keadaan masih hidup. “Baby lobster yang diamankan 22 bungkus plastik total 7.040 ekor,” kata Arman dalam jumpa pers di Mapolresta Banyuwangi, Senin (16/12). Menurut Arman, terbongkarnya praktik ilegal itu berawal dari laporan masyarakat pada bulan November 2019. Informasinya, pada bulan Desember bakal ada transaksi benur di wilayah Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Dari informasi itu, Tim Satreskrim Polresta Banyuwangi dipimpin Kasatreskrim AKP MS Fery kemudian melakukan penyelidikan. Dan benar, benur yang berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB) itu ditransaksikan 12 Desember 2019 di sebuah SPBU di Kecamatan Wongsorejo. “Pada tanggal 12 Desember 2019, tim kami mendeteksi ribuan baby lobster asal NTB itu yang masuk ke Banyuwangi melalui Pelabuhan Ketapang menggunakan truk,” terang Arman. Di lokasi transaksi, lanjut Arman, timnya juga mendapati sebuah mobil Honda Brio. Diduga mobil tersebut digunakan untuk mengelabuhi petugas. Karena, kendaraan tersebut tergolong kecil. “Baby lobster itu diantar truk kemudian

masuk ke SPBU di Kecamatan Wongsorejo dan diambil oleh satu unit (Honda) Brio di lokasi,” bebernya. Selain menyita ribuan baby lobster, timnya juga menangkap lima orang, yaitu seorang wanita berinisial SLK (47), asal Kecamatan Pesanggaran bersama empat laki-laki berinisial SGT (38), warga Kecamatan Wongsorejo; MS (29), warga Lampung Timur; ENF (35) dan AW (35), warga Batang, Jawa Tengah. Dari lima pelaku, dua di antaranya adalah pasangan suami istri yang menjadi pemeran utama penyelundupan baby

lobster tersebut. Sedangkan dua lainnya berperan sebagai kurir dan satunya merupakan pembeli. Adapun barang bukti yang diamankan adalah 4 box styro-

foam, 22 kantong plastik berisi benih lobster, 1 set alat pengisi oksigen dan beberapa barang bukti lainnya. “Dari hasil pemeriksaan, dalam satu kantong plastik tersebut, berisi kurang

lebih sebanyak 320 ekor benih lobster,” ungkap Arman. Kelima tersangka dijerat Pasal 92 dan/atau Pasal 88 UU Nomor 45 tahun 2009 tentang

Perikanan juncto Pasal 2 dan Pasal 7 Permen KP RI Nomor 56/Permen-KP/2016 tentang larangan penangkapan dan/ atau pengeluaran lobster dari

wilayah NKRI. Sedangkan 7.040 benih lobster yang disita itu, rencananya akan dilepasliarkan kembali di perairan Pantai Bangsring. (net/rif )

PENGUMUMAN DAN PANGGILAN TERHADAP DEBITUR PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK KANTOR CABANG MALANG Menunjuk Perjanjian Kredit BTN antara Saudara dengan Bank BTN, maka dengan ini Bank BTN Kantor Cabang Malang yang berkedudukan di Jl. Ade Irma Suryani No.2-4 Malang, mengumumkan dan memanggil Saudara dengan deklarasi pernyataan sebagai berikut: 1. Bahwa Saudara telah wanprestasi/cedera janji dengan melanggar Perjanjian Kredit BTN yang telah disepakati bersama 2. Bahwa selanjutnya kami menagih dan memanggil Saudara untuk segera melunasi hutang Saudara paling lambat 7 hari kalender sejak pengumuman ini dipublikasi dan apabila Saudara mengabaikan, maka kami akan mengambil langkah penjualan agunan sesuai ketentuan Bank antara lain ; Lelang Eksekusi Hak Tanggungan, Pengalihan Piutang (Cessie) sebagaimana yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 3. Bahwa bersama ini pula, kami mengundang Investor baik perorangan maupun badan hukum untuk segera mengajukan surat penawaran minat pembelian barang agunan Bank tersebut. 4. Bahwa terhadap debitur yang akan menyelesaikan tunggakannya dapat menghubungi Kantor Bank BTN Cabang Malang dan bagi debitur yang telah menyelesaikannya mohon Pengumuman ini diabaikan. Adapun nama dan nomor debitur Kredit BTN yang kami panggil: NO DEBITUR

NAMA

1201040007132 AHMAD SUBHAN

ALAMAT PASURUAN TAPAAN CENTER B No. 8BUGUL KIDUL,PASURUAN

1201010166398 ERNAWATI

PERUM BUKIT ALAM Q No. 2SUKOREJO,PASURUAN

1201010078210 HENDRO WICAKSONO

MARTOPURO GREEN LAND B No. 05 MARTOPUROPURWOSARI, PASURUAN

1201010084384 RISKIYAH

TAMAN ASRI C1No. 19 WIROGUNAN,PASURUAN

1201010164451 MUHAMMAD ASGAR

ALAM REGENCY DAHLIA No. 10BEJI,PASURUAN

1201010171393 HUDDI BAGUSTINUS

JALAN KINIBALU III - No. 37KADEMANGAN,PROBOLINGGO

1201030079686 WIDARTO PRASETYO

JALAN HIMALAYA - No. 22KADEMANGAN,PROBOLINGGO

1201010172755 REZA YUDHA PERWIRA

RANGGA PERMAI KAVLING No. 15MAYANGAN,PROBOLINGGO

1201010165350 IMAM DARTOYO

HIMALAYA ASRI III - No. 09KADEMANGAN,PROBOLINGGO

1201010165481 KHOLID HIDAYATULLOH

JALAN PRIKSAN GANG JALAK KAVLING No. 3MAYANGAN,PROBOLINGGO

1201010176903 MULYANI

ALAM PESONA REGENCY C No. 12KRAKSAAN,PROBOLINGGO

1201010144786 YUDHA SUGAMA

PERUMAHAN GRIYA TGP ASRI A No. 14KANIGARAN,PROBOLINGGO

1201010122881 HENDRA SUPRIYADI

GRIYA HARAPAN INDAH II KAVLING No. 07KADEMANGAN,PROBOLINGGO

1201050019844 ADITYA HERU SISWANTO

GRAND MUTIARA RESIDENCE U No. 17KANIGARAN,PROBOLINGGO

1201050015002 HARRY MULYONO

JALAN KERTAREJASA - No. 23SINGOSARI,MALANG

1201010092832 DEDDY HARISANDY

PESONA SINGOSARI ENo. 19 ARDIMULYO,MALANG

1201010181673 WAHYUNING FADILATUL

NDALEM SINGOSARI C No. 2SINGOSARI,MALANG

1201030073169 ISMU DANARTO

SINGHASARI RESIDENCE A10 No. 25SINGOSARI,MALANG

1201020536444 SETIYO HADI CAHYONO

MALANG ANGGUN SEJAHTERAK2 No. 40 SUMBERPORONG,MALANG

1201020531355 NOVAN ARIS HERIATNA

MALANG ANGGUN SEJAHTERAK9 No. 08 SUMBERPORONG,MALANG

1201020494927 DWI ADITYA

BUMI MONDOROKO RAYA BC No. 21 WATUGEDESINGOSARI MALANG,MALANG

1201010172357 HERMAN OFA SUMARNO

ASRIAKTON INDAH F4 No. 06PAKIS,MALANG

1201010155208 AGY KOESRIAWANDI

BANDARA SANTIKA C2 No. 2PAKIS,MALANG

1201010142645 SRI WIDAYATI

GOLDEN HOUSE SEKARPURO C No. 4PAKIS,MALANG

1201010139016 PUSPITA CHANDRA PERD

JALAN DANUR WENDA III 6F No. 17PAKIS,MALANG

1201010124493 HERI SANTOSO

PERMATA PARAHYANGAN C No. 09PAKIS,MALANG

1201020571397 SUYANTI

TUREN INDAH REGENCY 5 KAVLING No. 31,TUREN MALANG

1201010142263 MOCH ANA MAHFUD LUTF BESTARI RESIDENCE KAVLING No. 2,DAU MALANG 1201050002871 NINIK DYAH PURWANDAR

VILLA KUSUMA AGRO NO.89 B No. SISIRBATU,MALANG

1201050022740 BAGUS PRASETYO

GREENLEAF RESIDENCE 2 HH No. 03,SUKUN MALANG


MOJOKERTO-JOMBANG

SELASA LEGI, 17 DESEMBER 2019 HALAMAN 6

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Pemuda Gedeg Edarkan Dobel L

Curi Motor, Pemuda Panggung Nyonyor

Jombang, Memorandum Tertangkap tangan mengedarkan sediaan obat keras berbahaya (okerbaya) jenis dobel L, Syaiful Choiri (28), asal Dusun Ngudi Lor, RT 01/RW 07, Desa Bandung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, harus berurusan dengan hukum. Tersangka diringkus anggota Reskrim Polsek Ploso, Minggu (15/12) sekira pukul 18.00. Tak hanya itu, dari penangkapan yang dilakukan petugas di depan sebuah toko modern yang ada di Desa Losari itu. Polisi menyita pula sejumlah barang bukti. Dipaparkan Kapolsek Ploso Kompol Sutikno, keberhasilan pihaknya meringkus tersangka merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat tentang transaksi pil setan yang akan terjadi di jalan raya, depan sebu-

ah toko modern di Desa Losari. “Tim lalu bererak untuk melakukan penelusuran lapangan. Hasilnya, satu tersangka berikut barang bukti langsung diamankan dari lokasi,” paparnya, Senin (16/12). Setibanya di lokasi, sambung kapolsek, informasi tadi terbukti kebenarannya. Diperkuat dengan munculnya gerak-gerik mencurigakan tersangka yang menyadari petugas. Yakin bah-

Kompol Sutikno Kapolsek Ploso

Syaiful Choiri diapit petugas di Mapolsek Ploso.

wa ialah pria yang dicari, upaya penangkapan dan penggeledahan seketika dilakukan. “Selain tersangka kita amankan pula sejumlah barang bukti berupa 20

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Pembongkaran bangunan liar di lokasi.

Peringatan Hari Ibu Kabupaten Mojokerto

Polres Mojokerto Kota Gelar Apel Gabungan Tanggap Bencana Mojokerto, Memorandum Polres Mojokerto Kota menggelar apel tanggap bencana banjir di halaman balai Dusun Balong, Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Senin (16/12). Apel gabungan diikuti anggota TNI/ Polri dan BPBD serta seluruh instansi terkait tersebut dipimpin Kapolres Mojokerto Kota AKBP Bogiek Sugiyarto SH SIK MH. Dalam amanatnya, kapolres menyampaikan kesiapan seluruh peserta apel dalam penanggulangan bencana yang setiap saat bisa menimpa masyarakat. Dipilihnya wilayah Dusun Balong sebagai tempat apel, karena setiap tahun saat musim hujan menjadi langganan banjir akibat luapan Sungai Lamong. “Kita berharap tidak terjadi banjir, namun jika terjadi banjir kita harus sigap membantu masyarakat,” terang kapolres, Senin (16/12). Lebih lanjut dikatakannya, untuk kesigapan dalam menangani daerah terdampak banjir, kapolres juga menghadirkan seluruh elemen masyarakat setempat seperti Kapolsek Dawarblandong AKP Made Artajaya SPd, Camat Dawarblandong Norman Hanandito SPi MPi, Danramil Dawarblandong yang diwakili oleh Letda Inf Hariyanto, Kepala Desa Banyulegi beserta perangkat Desa Banyulegi, dan masyarakat sekitar yang terbiasa terdampak banjir. Dengan apel ini kapolres berharap agar masyarakat bisa tanggap terkait adanya bencana banjir, mengingat sudah memasuki musim hujan. Dalam musim hujan ini, beberapa tempat sudah ada yang terdampak dengan turunnya hujan dan angin kencang serta banjir. Usai memimpin apel, kapolres mengecek perahu dan pasukan yang disiapkan untuk membantu evakuasi apabila terjadi bencana banjir. Polres Mojokerto Kota beserta instansi terkait termasuk BPBD dan dinas kesehatan akan mendirikan tenda-tenda untuk menampung para masyarakat yang terkena dampak banjir. (war/rif)

Mojokerto, Memorandum Ibu adalah arsitek peradaban dunia. Dari tangan dinginnya, anak-anak cerdas dan berkarakter bisa terbentuk. Apalagi mendidik anak di era 4.0, yang penuh tantangan sekaligus beriringan dengan peluang. Motivasi ini diangkat trainer sekaligus konsultan pengembangan diri Diah Gardenia pada Peringatan Hari Ibu ke-91 Kabupaten Mojokerto, Senin (16/12) siang di Pendapa Graha Majatama. Generasi 4.0 terhubung dengan big data. Artinya apapun itu sudah digital dan internet. Untuk memahami anak-anak kita, para orang tua juga harus paham dulu (4.0). “Namun lebih dari itu, seorang ibu harus bisa menanamkan respek pada anak. Bentuklah karakter anak Anda, karena Andalah arsiteknya,” kata Diah. Diah juga menyebut bahwa keberhasilan seseorang, 80% berasal dari softskill-nya. Softskill tersebut meliputi kemampuan berkomunikasi, penampilan, leadership, etika, etiket atau golden rules, juga karakter diri. Pada peringatan Hari Ibu ke91 tahun 2019 yang mengangkat tema “Perempuan Berdaya In-

donesia Maju”, Plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi yang diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Didik Chusnul Yakin turut menyampaikan beberapa pesan bermakna terkait Hari Ibu. Menurutnya, tema peringatan Hari Ibu tahun ini sangat tepat, mengingat posisi perempuan dan anak yang rentan menjadi objek kekerasan. Jadikan keluarga sebagai pilar pencegahan kekerasan. “Peran Ibu memang sangat diharapkan di tengah krisis moral dan maraknya kekerasan, pornografi, dan pornoaksi. Perempuan masa kini sudah setara dengan laki-laki,” kata Didik. Senada dengan Didik Chusnul Yakin, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Yayuk Ismawati Pungkasiadi, pada sambutannya juga menilai sosok ibu sebagai sosok pemikul tanggungjawab yang tidak terbatas. “Ibu tidak terbatas pada urusan rumah tangga. Ibu sekarang bisa membantu ayah mencari nafkah. Namun tetap berpegang teguh pada kodratnya,” kata Yayuk. Hadir pula pada acara ini Ketua DWP Diah Ratna Herry Suwito, ibu-ibu Persit, para Ketua

FOTO: MEMORANDUM/WAR

FOTO: MEMORANDUM/WAR

Tantangan di Era 4.0 Makin Kompleks

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Bogiek Sugiyarto memeriksa perahu karet.

butir pil dobel L, sebuah bungkus rokok, serta sebuah handphone yang digunakan sarana transaksi,” sambungnya. Guna kepentingan penyidik-

an lebih lanjut, baik tersangka maupun barang bukti langsung digelandang ke Mapolsek Ploso. Setibanya di kantor polisi, Syaiful langsung dijebloskan ke balik jeruji besi ruang tahanan. Upaya ini dilakukan, untuk membongkar jaringan okerbaya yang melibatkannya secara tuntas. “Tersangka kita jerat dengan pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009, tetang kesehatan. Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, dan denda paling banyak 1 miliar rupiah,” pungkas Sutikno. (wan/rif)

Bangli Bantaran Kali Sadar Ditertibkan

Mahasiswa Gondol Laptop Mojokerto, Memorandum Mencuri laptop di satu rumah kos, Kamis (12/12) sekitar pukul 01.30, seorang mahasiswa mendekam di penjara. Adalah M. Safri Haibah (21), asal Dusun Sumberanyar, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura. “Tersangka mencuri sebuah laptop di salah satu rumah kos. Saat ini perkaranya, sudah dalam tahap M. Safri Haibah penyidikan lebh lanjut,” terang Kasubag Humas Polres Mojokerto Ipda Teguh Kariyadi, Senin (16/12). Kejadian bermula saat korban Andika Rakhmad (19), asal Desa Ramban Kulon, Kecamatan Cerme, Kabupaten Bondowoso, didatangi oleh dua temannya. Masing-masing yaitu Saifullah alias Andri beserta Mar Didong. Berselang beberapa menit setelah ngobrol, salah satu teman pamit hendak mengantar undangan. “Sementara satu teman korban tinggal, lalu diajak membeli BBM,” sambung kasubag humas. Mengetahui kamar kos korban kosong, tersangka lalu balik mengambil laptop berikut sebuah karema yang disimpan di almari pakaian. Setelah berhasil, ia menghubungi temannya yang diajak membeli BBM oleh korban. Selanjutnya, perkarapun berlanjut ke ranah hukum. “Barang bukti berupa laptop berikut kamera kita amankan sebagai barang bukti. Atas perbuatannya, tersangka kita kenakan pasal 363 KUHP,” tegas Teguh. (no/rif)

Selain tersangka kita amankan pula sejumlah barang bukti berupa 20 butir pil dobel L, sebuah bungkus rokok, serta sebuah handphone yang digunakan sarana transaksi.

FOTO: MEMORANDUM/WAN

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Mojokerto, Memorandum Kepergok mencuri Honda Beat S 4971 PM milik Mat Sa’in (47), anggota linmas yang tinggal di Dusun Kendalsari, Desa Plososari, Kecamatan Puri, seorang maling nyonyor dimassa, Sabtu (14/12) sekitar pukul 22.00. Dialah Dimas Prayogo (25), warga Dusun Ngembul, Desa Punggul, Kecamatan Dlanggu. Dituturkan Kasubag Humas Polres Mojokerto Dimas Prayogo Ipda Teguh Kariyadi, kejadian bermula saat korban bersama temannya mengatur lalu lintas saat ada hajatan warga. Karena merasa kendaraan miliknya aman, korban meletakkan kunci motor di dasbor motor matic miliknya. Dalam hajatan tadi, tuan rumah memang mendatangkan hiburan kesenian Bantengan. Tak ayal, pertunjukkan menyedot pengunjung. Kurang lebih 20 menit menjalankan tugas, salah satu teman mendapati orang asing membawa kabur motor korban. “Saat tersangka membawa kabur motor korban, salah satu temannya melihat. Akhirnya sambil mengejar, tersangka diteriaki maling,” sambung kasubag humas. Diduga karena kebingungan aksinya dipergoki massa, tersangka tidak dapat kabur lebih jauh. Akhirnya, massa yang terlanjur geram langsung menghadiahinya dengan pukulan. “Tersangka terus menjalani penyidikan intensif. Akibat perbuatannya, kita kenakan pasal 363 ayat 1 ke 3 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan. Dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” kata Teguh. (no/rif)

Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto bersama pejabat usai kegiatan hari ibu di pendopo pemkab.

TP PKK kecamatan dan desa, kader PKK, juga anggota GOW, dan Perwosi. (war/rif)

Mojokerto, Memorandum Tim gabungan membongkar paksa sebuah bangunan permanen di bantaran Sungai (Kali) Sadar, Desa Tinggarbuntut, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Pembongkaran dikawal ketat Polres Mojokerto dan Satpol PP Provinsi Jawa Timur, Satpol PP Kabupaten Mojokerto, serta TNI. Pantauan di lokasi, tak sedikit masyarakat yang datang melihat pembongkaran padepokan yang sehari hari di gunakan untuk menimba ilmu serta pengobatan tersebut. Bahkan, sempat terjadi insiden penolakan dari sebagian masyarakat yang berusaha menghentikan pembongkaran. Kepala seksi Pengawasan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jawa timur yang juga tim BBWS Ruse Rante Pademme mengatakan, hasil eksekusi bangunan tak berizin di bantaran Sungai Sadar tidak lain untuk kepetingan pembagunan tanggul penahan air. “Dari 59 bangunan tak berizin di sepanjang sungai, semuanya

sudah dibongkar sendiri sendiri. Tinggal dua bangunan ini yang belum dibongkar, yakni milik Nur Kholis,” tuturnya. Sebelumnya, Nur Kholis mengajukan gugatan tapi ditolak. Selama ini, lanjut Ruse, proses pembangunan tangul pembatas air di Sungai Sadar yang merupakan anak Sungai Brantas sudah berjalan normal tetapi terkendala dua bangunan tersebut. Kuasa hukum pemilik rumah Prayugo Laksono akan melakukan gugatan kepada Pengadilan Negeri Kabupaten Mojokerto dan hearing ke DPRD untuk mendapatkan ganti rugi atas pembongkaran paksa bangunan milik Nur Kholis. “Hari ini sebenarnya kita sudah ajukan gugatan kepada pengadilan negeri Kabupaten Mojokerto. Artinya tanah beserta bagunan berstatus sengketa. Namun petugas memaksa membongkar paksa banguan. Maka dari itu kita akan melakukan upaya hukum lainya untuk memperjuangkan hal hal nur Kholis,” paparnya di sela sela proses pembongkaran. (no/rif)


HUKUM & KRIMINAL

SELASA LEGI, 17 DESEMBER 2019 HALAMAN 7

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019

Surabaya, Memorandum Pasca mengamankan 14 mobil mewah (supercar) berbagai merek, Polda Jatim kini menyelidiki dokumen resmi kendaraan roda empat tersebut, Senin (16/12). Ke-14 supercar tersebut yakni lima unit Ferrari, tiga unit McLaren, dua unit Porsche, satu unit Aston Martin, satu unit Lamborghini, satu unit Mini Cooper, dan satu unit Nissan GT-R . Mobil-mobil mewah itu disita dalam waktu kurang dari sepekan. Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan mengatakan, bahwa 14 mobil mewah itu diamankan karena para pemiliknya tidak bisa menunjukkan bukti atau surat-surat atas kepemi-

likan kendaraan tersebut. Surat yang dimaksud adalah buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK). “Beberapa mobil mewah ini kami amankan dalam operasi lalu lintas di jalan raya karena saat diperiksa mereka tidak dapat menunjukkan surat-suratnya dan hanya menunjukkan form A lewat foto HP. Sementara beberapa kendaraan lainnya kita amankan dari rumah-rumah berdasar informasi dari masyarakat,” kata Luki di basement gedung Patuh Mapolda Jatim, Senin (16/12). Lanjut Luki, untuk memastikan asal usul kendaraan tersebut, saat ini pihaknya mendatangkan teknisi

guna melakukan pemeriksaan intensif untuk mengecek nomor rangka (noka) dan nomor mesin (nosin) kendaraan mewah itu. Setelah diketahui noka dan nosin nomor mesin dan nomor rangkanya tersebut, nantinya para pemilik dapat mengambil kendaraan tersebut sembari menunjukkan STNK dan BPKB nya serta tidak mempunyai tunggakan pajak. Sementara itu, Kepala Bapenda Jatim Boedi Prijo S mengatakan, bahwa di Jawa Timur tercatat sebanyak 7.628 mobil mewah yang memiliki harga jual diatas Rp 700 Juta. Dari ribuan mobil mewah itu, Bapenda Jatim mencatat bahwa potensial pajak kendaraan yang masuk ke Jatim mencapai angka

Rp 125 miliar. “Dari 7.628 mobil, sebanyak 600 mobil atau sekitar delapan persen pajaknya belum dibayarkan. Nilai pajak dari 600 mobil yang belum terbayar itu mencapai Rp 10 miliar sehingga diharapkan untuk segera dibayar sampai batas akhir pada Senin (30/12),” ucap Boedi. Terpisah salah satu pemilik mobil mewah, Marcos menjelaskan, bahwa mobilnya tersebut diangkut menuju Polda Jatim karena mobilnya tersebut diubah warnanya dan ketika diperiksa petugas, surat-surat kendaraan tersebut sedang berada di Jakarta. “Beberapa hari lalu itu, mobil saya diambil dari bengkel karena mobil

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Polda Selidiki Dokumen 14 Supercar Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan memeriksa mobil mewah (supercar) yang diamankan.

diperiksa keabsahannya, sehingga mobil dapat diambil kembali,” kata Marcos. (x-3/tyo/nov)

ini saya rubah warnanya. Selain itu, surat-suratnya masih di Jakarta. Hari ini suratnya sudah ada dan tadi sudah

Perut Ditikam Sajam Putra pertama H Kusnadi, pengusaha kerupuk itu tak tertolong akibat luka tusuk senjata tajam (sajam) di perutnya. Menurut pengakuan istri korban, Amalia Khasana (25), warga Tlasih Kecamatan Tulangan, kejadian saat mereka perjalanan pulang dari Malang. Setiba di pertigaan Cemengkalang, Kecamatan Kota, belok ke arah kiri Pasar Suko, Innova W-1072 QD yang dikemudikan Andre dipepet Pajero warna putih (nopol tidak diketahui). Merasa dipepet, suaminya tidak terima hingga Pajero tersebut dikejar. Ketika sampai di Pilang, Pajero tersebut ternyata membawa

Sambungan dari halaman 1 teman-temannya mengendarai motor sekitar 10 orang. “Saya sempat mengingatkan suami agar tidak usah menghiraukan. Biarkan saja, ayo terus. Suami kemudian melajukan kendaraannya,” tutur Amalia Masih kata Amalia, sampai di Desa Jimbaran, mobil korban digedor-gedor para pelaku yang mengendarai motor. “Suami terus menjalankan mobilnya lalu saya suruh berhenti di Indomarwt Wonoayu. Mengapa saya suruh berhenti di situ karena teman suami di tempat itu banyak,” imbuh Amalia. Mobil Andre akhirnya berhenti di depan Indomaret sebelah selatan. Sedangkan Pajero warna putih ber-

henti di seberang jalan. Para pelaku lalu mengeroyok korban. Sementara motor diparkir di jalan dan tidak masuk ke halaman Indomaret. “Saat itulah suami saya turun lalu dikeroyok sepuluh orang. Ada yang menendang dan memukul. Siapa yang menusuk suami hingga terluka, saya tidak tahu. Padahal suami berada di dekat saya,”ungkap Amalia meneteskan air mata. Ketika terjadi pengeroyokan, pengemudi Pajero, masih kata Amalia, seorang pria berambut cepak mengenakan baju biru. Amalia juga melihat seorang perempuan berambut panjang berbaju putih menggendong bayi. Ternyata dia istri pengemudi

Pajero. “Istrinya saya ajak bicara, ini kok main keroyokan mbak. Tolong mbak, suami kita ini sedang emosi. Tolong sampean hentikan suami sampean, saya juga bisa menghentikan suami saya. Namun perempuan itu malah menyuruh terus melakukan pengeroyokan,” ungkap Amalia. Setelah mengeroyok dan menusuk Andre, para pelaku kabur ke arah barat. Sedangkan korban sempat masuk ke kamar kecil untuk mengusap luka di perutnya, kemudian dilarikan ke Puskesmas Wonoayu. Lantaran lukanya parah, Andre dirujuk ke RS Delta Surya. Setiba di RS Delta Surya langsung

dirawat di UGD. Sekitar pukul 22.15, korban dinyatakan meninggal. Pukul 23.00, jenazah Andre dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim. Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho bersama kasatreskrim dan anggotanya setelah kejadian langsung mengolah TKP hingga pukul 01.30, Senin (16/12). Pun rekaman CCTV di lokasi juga diperiksa. Terpisah, Kepala Desa Wonoayu Supriyadi membenarkan ada tragedi penusukan di depan Indomaret. Ia sebagai pimpinan desa hanya mendampingi polisi melakukan penyelidikan kasus tersebut. Sementara, Ketua Karang Taruna

Desa Simo Angin-Angin, Waluky kaget mendengar kabar Andre Firmansyah yang tak lain anak pertama H Kusnadi, pengusaha kerupuk di desanya meninggal. “Saya mengetahui Andre meninggal pada pagi hari. Saya sangat menyesalkan kejadian pengeroyokan tersebut. Saya berharap polisi dapat segera mengungkap dan menangkap para pelakunya,” tegas pria yang juga pengurus PAC PDI-P Wonoayu ini. Sedangkan di rumah duka, para pelayat dari kerabat, sanak saudara, serta para tetangga berdatangan untuk bertakziah. Sekitar pukul 09.00 jenazah Andre dimakamkan di permakaman umum desa setempat. (dar/jok/nov)

Dikepruk Paving, Dapat 15 Jahitan kah paving yang masih bersimbah darah serta flashdisk yang berisi rekaman CCTV bagaimana para pelaku menghajar korban,” kata Kapolsek Simokerto Kompol Muljono, Senin (16/12). Lebih lanjut, Muljono menjelaskan kejadian bermula pada pertengahan Oktober lalu. Saat itu, korban menerima undangan dari sejumlah

Tangan Ditusuk Kunci Motor indekos di Rejosari Makmur, Pakal. Pukulan tersangka secara membabi buta, mengakibatkan pelipis dan tangan janda tersebut terluka. Setelah mendapatkan perawatan medis dari rumah sakit, selanjutnya korban melaporkannya ke Mapolsek Pakal. Polisi pun menindaklanjuti dengan menangkap Edoardus di warkop di daerah Pakal dan menjebloskannya ke tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Penganiayaan dilatarbelakangi tersangka cemburu terhadap pacarnya (Alviah, red) karena punya kenalan pria dan pernah diajak ke rumah kosnya,” kata Kanitreskrim Polsek Pakal Ipda Sokhib, Senin (16/12). Saat pria kenalan korban diajak ke kos-kosannya ternyata diketahui Edoardus hingga membuatnya tidak terima. Puncaknya, Sabtu (14/12) pukul 03.30 dia menemui kekasihnya untuk menanyakan sejauh mana hubungana dengan lelaki tersebut. “Tersangka lalu mengendarai Vario kemudian pergi ke rumah kos di Jalan Rejosari. Sesampai di sana, dia diam-diam masuk melalui lubang ventilasi di atas pintu,” beber Sokhib.

Sambungan dari halaman 1 Tentu saja ulah Edoardus membuat korban kaget dan sempat cekcok. Pria ini lalu mendorong dan memukuli Alviah bertubi-tubi hingga pelipis kiri wanita ini terluka. Setelah puas, tersangka bergegas pergi ke warkop sambil membawa kunci motor korban. Merasa motornya dibawa, korban mengikuti Edoardus ke warkop untuk meminta kunci kendaraannya. Bukannya diberikan, tersangka malah kalap hingga kembali memukuli Alviah. “Saat rebutan kunci motor, tersangka kembali memukuli korban dan terakhir menusukkan kunci kendaraan yang dipegangnya hingga melukai tangannya (Alviah, red),” jelas Sokhib. Beruntung kejadian ini diketahui warga setempat hingga melerai perbuatan Edoardus dan melaporkannya ke Polsek Pakal. Tak lama kemudian polisi datang dan menangkap tersangka lalu mengamankannya ke mapolsek. Edoardus kepada petugas mengaku, menganiaya pacarnya karena cemburu. Ia memergoki Alviah memasukkan teman pria yang baru dikenalnya ke rumah kosnya. “Saya cemburu ke korban yang mempunyai kenalan laki-laki dan pernah datang ke kos-kosannya,” ujar Edoardus. (rio/nov)

Gangguan Kamtibmas Hubungi Command... warga di warkop Jalan Pegirikan. Ia menyampaikan kepada warga bila terjadi gangguan kamtibmas bisa menghubungi telepon command center Polres Pelabuhan Tanjung Perak di nomor 081813707070. Kapolsek Semampir Kompol Aryanto Agus mengatakan, bila warga sudah menghubungi nantinya petugas akan meluncur ke lokasi untuk mengatasi masalah gangguan yang dimaksud. “Sosialisasi nomor telepon command center ini terus dilakukan sebagai bagian dari upaya

Hamil 5 Bulan Seperti halnya pasangan Chacha Frederica dan suaminya, Dico Ganinduto. Setelah menikah sekitar 4 tahun, akhirnya mereka akan segera dikaruniai anak pertama. Saat ini, janin di kandungan Chacha diketahui sudah berusia hampir 5 bulan. Dalam syukuran empat bulanan yang digelar Chacha dan sang suami di kawasan Pakubuwono, Jakarta Selatan, Sabtu (13/12), perempuan berhijab itu mengaku tidak menyangka saat kali pertama mengetahui dirinya tengah mengandung. Malah ia baru berani untuk memeriksakan kondisinya tersebut ketika usia janin dalam kandungannya hampir dua bulan. “Aku kali pertama tahu hamil itu sudah nggak mau tahu sebenarnya karena dalam pernikahan aku itu, aku sudah pernah telat dua kali. Yang terakhir ini aku sudah nggak mau berharap,” ungkap Chacha Frederica. “Aku izin sama suami, aku mau ke dokter, tapi nggak bilang spesifik dokter apa, aku ke dokter kandungan. Pas dicek, lha ini mah sudah hamil. Sudah tujuh minggu. Jadi sudah telat banget,” tambah Chacha Frederica. Menjadi salah satu hal yang paling ditunggu di rumah tangganya dengan Dico, Chacha

temannya yang menggelar pesta di diskotek tersebut. Di waktu bersamaan, para tersangka yang berjumlah lebih dari lima orang juga mengadakan pesta di lokasi sama. Mereka duduk tidak jauh dari meja AM. “Saat jam menunjukkan pukul 01.45, kedua kubu sudah terpengaruh minuman keras jenis arak

Sambungan dari halaman 1

pengamanan wilayah,” kata Ariyanto Agus, Senin (16/12). Menurut Ariyanto, masyarakat bisa melapor jika terjadi gangguan kamtibmas. Seperti adanya tindak kriminalitas di wilayah Polres Pelabuhan Tanjung Perak atau menjadi korban pelaku kejahatan. “Masyarakat juga bisa melapor ke command center bila menemukan adanya peredaran narkoba. Dan kami pastikan identitas si pelapor akan dirahasiakan demi keamanan,” pungkas Ariyanto. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 mengaku sampai menangis terharu saat mengetahui ada anak di dalam kandungannya. “Rasanya pertama kali dengar detak jantung, itu sih yang pertama kali yang aku meneteskan air mata. Tapi aku malu ada dokter sama suster. Jadi berusaha menutupi,” jelas Chacha Frederica. Kabar Chacha Frederica yang tengah berbadan dua pun disyukuri oleh sang suami. Dico mengakui jika dirinya sangat berbahagia atas kabar tersebut. Di pernikahannya yang sudah menginjak usia 4 tahun, Dico mengatakan jika kehadiran anak memang hal yang sangat dinantikan. Bahkan, sedianya, ia dan sang istri berencana untuk menjalani program bayi tabung sebelum akhirnya mendapat kabar baik jika Chacha Frederica akhirnya hamil lewat proses alamiah. “Kami juga sudah empat tahun. Chacha dari dulu juga sudah risih. Kalau aku satu, dua tahun pertama masih ya sudahlah memang belum dikasih. Lama-lama sudah masuk tahun keempat, wah kayaknya sudah waktunya nih, harus. Aku sih dalam hati sudah sempat berpikir mau bayi tabung. Jadi sudah tahun keempat mau masuk tahun kelima nih insya Allah niatnya bayi tabung deh, tapi alhamdulillah diberi normal,” pungkas Dico. (*/nov)

oplosan. Ketika mereka berjoget, tanpa sengaja korban bersenggolan dengan tersangka. Karena menjaga gengsi mereka sepakat untuk melanjutkan masalah itu di luar,” imbuh Muljono. Setelah saling kejar dengan motor, mereka akhirnya memutuskan untuk menyelesaikan masalah itu di SPBU Jalan Kenjeran. Diduga ka-

lah jumlah, kelompok AM memilih melarikan diri. Sayang, korban yang terlanjur emosi tanpa pikir panjang memberanikan diri menyerang para tersangka. “Kenekatan korban malah berakhir petaka. Dari rekaman itu, AM berkali-kali dihujami bogeman mentah, ditendang hingga dikepruk bongkahan paving sebanyak dua

kali,” tandas mantan Kapolsek Sukomanunggal itu. Di hadapan penyidik, Andik yang diketahui sudah tidak bekerja alias pengangguran itu nekat menganiaya korban karena gengsi. Terlebih, saat itu dia juga terpengaruh miras yang ditenggaknya. “Saya emosi pak, dia nantang saya di diskotek,” ujar Andik di mapolsek. (fdn/nov)

Penjual Cukrik Gadel dan Jatisrono Diberangus miras dagangannya digiring ke mapolsek guna diproses tipiring. “Dia (Udi, red) sempat mengelak telah menjual miras dan sempat adu mulut dengan anggota,” ungkap Kanitreskrim Polsek Tandes Ipda Gogot Purwanto, Senin (16/12). Proses penggerebekan berawal informasi dari masyarakat bahwa Udi berjualan arak di rumahnya. Kemudian laporan itu, ditindaklanjuti anggotanya dengan menggerebek rumahnya. “Miras oleh pemiliknya disembunyikan di mesin cuci,” beber Gogot. Purwanto menambahkan, dua bulan lalu polisi juga menangkap Udi di rumahnya karena jualan miras. Todak kapok perbuatan itu ternyata diulangi lagi. “Hanya dikenakan pasal tipiring, pengadilan yang menentukan hukumannya,” imbuh Gogot. Saat diinterogasi, Udi mengaku mendapatkan kiriman miras dari seseorang

Sambungan dari halaman 1

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Total ada 15 jahitan di kepala depan remaja asal Jalan Jatipurwo itu. Menanggapi kejadian tersebut, anggota Reskrim Polsek Simokerto bergerak cepat hingga meringkus dua dari lima pelakunya. Mereka adalah Andik P (19), warga Jalan Gembong dan SV (16), warga Jalan Kapasari. “Selain dua tersangka, kami juga mengamankan satu bong-

Sambungan dari halaman 1

Muriyah menunjukkan cukrik yang dijual.

beberapa dos berisi miras. Kemudian dijual lagi di botol kecil Rp 15 ribu per botol, dan botol besar Rp 40 ribu per botolnya. “Cuma saya tidak kenal dengan orang yang mengirim. Katanya asal Tuban,” kata Udi kepada petugas. Terpisah, jelang Natal dan Tahun Baru (nataru), jajaran

Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga getol merazia penjual miras di wilayahnya masing-masing. Keseriusan ini, ditunjukkan Polsek Pabean Cantikan. Begitu mendapatkan laporan adanya penjual miras di Jalan Jatisrono I, segera menindaklanjuti dengan melakukan

Eksekutor Curanmor 10 TKP Keok parkir Rumah Sakit Hewan Kampus C Unair, Jumat (15/12). Dalam komplotan tersebut, warga Jalan Kranggan itu selalu berperan menjadi eksekutor di 10 lokasi termasuk lima kali di Lamongan. “Ya benar kami amankan satu tersangka lagi, tapi mohon waktu untuk kami kembangkan lebih lanjut,” kata Kapolsek Genteng AKP Anggi Salutra Ibrahim, Senin (16/12). Diberitakan sebelumnya, gaya hidup

glamor terkadang memaksa seseorang untuk berbuat apa saja. Seperti yang dilakukan Arta Fitra (27) dan KM (18), warga Jalan Ambengan Batu. Kebiasaan hidup di dunia malam menjadikan keduanya beralih dari bartender menjadi pencuri kendaraan bermotor. Tidak tanggung-tanggung, belasan motor curian sudah berhasil dijual dua tersangka dan para pelaku lain yang merupakan sindikat curanmor. Tak hanya di Surabaya, mereka juga tidak jarang beraksi

Sambungan dari halaman 1 di beberapa kota tetangga seperti Lamongan, Gresik, dan Sidoarjo. Dari catatan kepolisian, dua tersangka yang mengaku mantan bartender di salah satu tempat hiburan malam di kawasan Surabaya Selatan ini sudah menggondol 10 motor. Lima motor dicuri di Lamongan, sedangkan sisanya di Surabaya masing-masing Mulyorejo, Rungkut, dan Wiyung. Sebagai korban terakhir yang dikerjai tersangka yakni Nur Kholis. (fdn/nov)

Nikah Sesama Teman setelah Kematian Pasangan Masing-Masing bata menjadi emas lantakan. Belakangan Memorandum baru menyadari kesaktian guru Hayong itu ternyata tak lebih dari ilmu sulap dan ilusi. Hayong mengaku mempelajari ilmu tersebut, tapi sampai kami bertemu terakhir sekitar 25 tahun lalu, dia belum bisa menguasai. Padahal, dia sudah menjalani ritual yang disyaratkan si guru. Yaitu, harus puasa ngebleng hampir setahun penuh, berbulan-bulan menjalani tirakat patigeni, dan tak terhitung membaca wirid. Sejak itu pula kami tidak pernah bertemu. Sama sekali. Sampai sekarang. Teringat masa-masa lalu itu, Memorandum akhirnya menyempatkan diri pulang kampung ke Mojokerto. Mencari taman-teman SD. Terutama Hayong. Setelah hampir seharian di Mojokerto, Memorandum tidak sengaja bertemu Udin di warung kopi Pasar Kliwon. Warung itu milik Rumiyati, teman SD juga. “Jadi, kamu sudah 25 tahunan tidak ketemu Hayong?”

tanya Udin, yang brengosnya lebat dan kaku mirip sapu ijuk. Lucu, kayak sedang nyaponi bibirnya yang klomat-klamut. “Hayong sekarang sudah gini,” sela Nursiam, teman yang kebetulan ada di warug Rumiyati, sambil menemperlkan jari telunjuk di dahi dan menggeser-geserkannya maju mundur. “Masa?” tanya Memorandum tidak percaya. “Iya. Kondisinya tidak stabil. Kalau ketemu, tanyakan kepada Linda. Kau belum dengar ya, Linda jadi istri Hayong setelah kematian istrinya yang pertama,” kata Udin. Istri Hayong yang pertama meninggal karena kejatuhan pohon saat puting beliung. Ditambahkan Rumiyati bahwa Linda sempat menjadi pegawai negeri di Jogjakarta. Tapi, dia mengajukan pensiun dini setelah kematian suaminya. “Suami pertama Linda tepergok selingkuh,” tutur Rumiyati, yang menambahkan bahwa lelaki yang juga pegawai negeri itu terkena seran-

penggerebekan. Alhasil, petugas selain menangkap penjualnya, Muriyah (59), di rumahnya juga menyita barang bukti 45 bungkus plastik berisi arak jenis cukrik. untuk kepentingan pendataan, nenek tersebut akhirnya digiring ke mapolsek. “Penggerebekan ini kami lakukan jelang Nataru. Karena miras merupakan awal dari tindak kejahatan. Maka dari itu sudah menjadi atensi pimpinan untuk memberantasnya,” tegas Kanitreskrim Polsek Pabean Cantikan Iptu Endri Subandrio, kemarin. Sementara saat diinterogasi petugas, Muriyah mengaku membeli cukrik dari seseorang pria asal Tuban. Kemudian dijual lagi dengan dikemas menjadi beberapa bagian dalam bungkus plastik seharga Rp 15 ribu per plastik. “Yang beli biasanya para pemuda yang tinggal di sekitar Jatisrono,” tutur Muriyah. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1

gan jantung saat kamar hotel tempatnya berseligkuh digerebek. Linda ada di antara penggerebek itu. “Ayo kita ke sana (rumah Hayong vs Linda, red) bersama. Warungnya taktutupe disik,” kata Rumiyati sambil ngringkesi dagangan di meja dan menutup jendela-jendela. Belum selesai, tiba-tiba terdengar uluk salam, “Assalamualaikum…” Ternyata suara Linda. Dia muncul dari arah Jalan Mojopahit. Tangan kanannya membawa tas kresek besar. (bersambung)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

HUKUM & KRIMINAL Razia Lapas, Temukan Korek Gas dan HP WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

SELASA LEGI, 17 DESEMBER 2019

Kedatangan polisi yang didampingi Kepala Lapas Kelas II-B Probolinggo Edi Mulyono itu sempat membuat gaduh penghuni lapas. Sebab, mereka satu per satu digeledah per kamarnya. Buktinya, dalam razia malam itu ditemukan HP, korek gas, kabel, dan sejumlah benda lain

yang tidak semestinya berada di dalam lapas. “Hasil dari penggeledahan di kamar penghuni lapas dengan kasus narkoba tidak ditemukan narkoba. Petugas hanya menemukan korek gas, sendok, kabel, dan HP,” tutur Kasatreskoba Polres Probolinggo Kota AKP

Suharsono. Sementara, Kalapas Kelas II-B Probolinggo Edi Mulyono membenarkan razia tersebut. Edi menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi agenda rutin dan hasilnya ditemukan beberapa barang yang dilarang atau masuk ke dalam blok tahanan. Kalapas menyebut, kendati barang terlarang itu tidak digunakan, namun dinilai berpotensi membahayakan dan bisa

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Probolinggo, Memorandum Informasi adanya pengendalian narkoba dari lembaga pemasyarakatan (lapas) langsung ditindaklanjuti anggota Polres Probolinggo Kota. Seperti pada Minggu (15/12) malam, dengan dipimpin Kasatreskoba AKP Suharsono, petugas gabungan dari satreskoba, satreskrim, satsabhara, dan satintelkam Polres Probolinggo Kota merazia Lapas Kelas II-B Probolinggo.

HALA HALAMAN 8

Kasatreskoba Polres Probolinggo Kota AKP Suharsono didampingi Kalapas Kelas II-B Kota Probolinggo Edi Mulyono usai razia.

memicu kriminalitas. “Seperti korek gas, sendok

dan kabel, itu jenis senjata tajam yang bisa saja digunakan peng-

huni lapas dan itu sangat berbahaya. Belum lagi seperti HP, bisa saja digunakan penghuni lapas untuk melakukan hal-hal terlarang dari lapas melalui komunikasinya. Untuk itu kita selalu waspada dan antisipasi” terang Edi Mulyono. Lanjut Edi Mulyono, razia akan terus dilakukan untuk menjaga kondusivitas dan penghuni lapas bebas dari peredaran narkoba. “Alhamdulillah, dari hasil razia tidak menemukan narkoba, tapi razia ini akan terus kita lakukan secara rutin dan selalu bekerja sama dengan anggota Polres Probolinggo Kota untuk

menjaga kondusivitas di lapas,” tuturnya. Menurutnya, razia ini minimal mampu mengurangi kejadian peredaran, penyimpanan, dan penggunaan narkotika. Utamanya, penggunaan HP yang mengakibatkan terjadinya peredaran narkoba di dalam lapas. “Jadi ini memang perintah langsung dari pimpinan bahwa razia ini tak hanya dilaksanakan di Lapas Kelas II-B Probolinggo saja. Tapi diseluruh lapas se-Indonesia, ini kedua kalinya razia bersama dengan satreskoba. Jadi kami diberikan waktu baik lapas maupun rutan,” ungkap Edi Mulyono. (mhd/fer)

Teladani Pimpinan untuk Berbagi

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Kapolsek Umbulsari Iptu Murgianto berbagi dengan Nenek Saromah.

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

sembako dan santunan uang tunai untuk dirinya. ”Mengarungi relung hidup pemungut padi, mengajarkan Kita tentang kesabaran. Saat Kita bersyukur sudah diberi pangkat dan kedudukan yang berkecukupan, berbagi sedekah dengan beliau justru bagi kami beliau telah membagikan pelajaran tentang arti kesabaran,” tutur Kapolsek, Senin (16/12). Sesuai tuntunan dan panutan Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum, memberikan contoh sentuhan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan.(edy/fer)

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, Dandim Tulungagung Letkol Inf Wildan Bahtiar, dan Sekda Sukaji memeriksa pasukan siaga bencana.

Polres Tulungagung Gelar Apel Siaga Bencana

Pasuruan, Memorandum ngan Bersamaan dengan rt upacara korps raport Polres Pasuruan juga mewisuda purna bakti Polri periode Juli – Desember 2019 di halaman Mapolres Pasuruan, Senin (16/12). Upacara korps raport dan wisuda purna bakti dipimpin Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK SH MH berlangsung khusyuk dan semarak. Sebanyak enam anggota purna bakti menerima penghargaan berupa kenaikan pangkat pengabdian Polri sebelum memasuki masa pensiun. Mereka adalah Ipda Saberon Djamil, Ipda Moch Nur Arifin, Bripka Heru Pranata, Aipda Agus

sal salahan yang terjadi di w wilayahnya. Kami juga menyediakan kopi dan snack (makanan ringan) agar bisa dinikmati bersam ma-sama,” terangnya. Pada kesempatan itu, hampir seluruh para kapolsek mencurahkan semua permasalahan yang sekarang marak terjadi di wilayahnya. Mengingat, dalam minggu ini tepatnya Rabu (18/12) besok, akan digelar pilkades serentak di wilayah Lumajang. Maka tak heran, suasana mulai memanas karena terjadi dukung mendukung antarcalon kades.(tri/fer)

Kapolres Pimpin Jampine Mas

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH didampingi Wakapolres Kompol Mario Prahatinto SH SIK MSi memimpin Jampine Mas

wilayah hukum Polres Pasuruan Kota,” jelas Dony. Dalam kegiatan Jampine Mas para kabag, kasubbag, kasat dan kapolsek memberikan paparan dari minggu I Desember dibandingkan minggu II Desember. “Saya harap yang sudah

Punomo yang berhalangan hadir dikarenakan sakit da dua anggota dan aparatur sipil negara (ASN) Penata Tk I Triastutik, Penata Sumini, yang juga berhalangan tidak bisa mengikuti giat karena sakit. Seda dangkan satu anggota P l Polres Pasuruan yang juga naik pangkat pengabdian Aiptu ke Ipda yakni Ipda Jupriadi. “Selamat kepada tiga anggota yang purna bakti, dan terima kasih atas dedikasi selama bertugas menjadi anggota Polres Pasuruan. Menunjukkan pribadi yang baik dalam mengemban tugas,” ujar Rofiq. Kapolres Pasuruan juga mengatakan, kenaikan pangkat pengabdian merupakan suatu prestasi

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Polres Pasuruan foto bersama dengan purna bhakti.

dan penghargaan. Yang diberikan dari institusi Polri, kepada personel Polri menjelang purna tugas melalui proses mekanisme penilaian kinerja, dedikas, tidak cacat atau tidak pernah melakukan pelanggaran. Baik disiplin kode etik maupun pidana, memiliki tanda jasa Bintang Bhayangkara Nararya.

Serta memenuhi persyaratan yang sudah diatur dalam peraturan Kapolri nomor 3 tahun 2016 tetang Administrasi Kenaikan Pangkat anggota Polri. “Semoga kenaikan pangkat penghargaan ini akan menambah kesuksesan dan keberkahan bagi keluarga,” ungkap Rofiq. (*/rul/fer)

Nimbrung di Seminar Islamic FOTO: MEMORANDUM/RUL

Pasuruan, Memorandum Polres Pasuruan Kota melaksanakan kegiatan Jam Evaluasi Kamtibmas (Jampine Mas) untuk menyampaikan situasi kamtibmas dari minggu I Desember dibandingkan minggu II Desember, di gedung Rupatama Polres Pasuruan Kota, Senin (16/12). Kegiatan dipimpin Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH didampingi Wakapolres Kompol Mario Prahatinto SH SIK MSi, dan diikuti para kabag, kasubbag, kasat, KBO, kasipropam, kasattahti, dan kapolsek. Dony menyampaikan terima kasih kepada para kasat, kasi dan kapolsek yang memaparkan sitkamtibmas di wilayahnya masing-masing. “Bahwa pelaksanaan Jampine Mas merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Kapolres Pasuruan Kota, sebagai analisa dan evaluasi kinerja serta monitoring perkembangan situasi keamanan. Serta ketertiban di

“Ini yang harus menjadi antisipasi dan kesiapsiagaan kita bersama,” ujarnya. Disinggung mengenai potensi pendirian posko serupa di wilayah rawan bencana banjir dan puting beliung, Pandia mengakui masih akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. “Kenapa di sini (pendirian posko), karena Pagerwojo masuk kategori rawan bencana longsor. Sedangkan untuk lokasi lain nanti kita lihat perkembangannya,” jelas Pandia. Sementara Kepala BPBD Tulungagung Soeroto mengatakan seperti tahun-tahun sebelumnya, wilayah rawan longsor di Tulungagung ada di Kecamatan Sendang dan Pagerwojo. Kemudian wilayah rawan bencana banjir ada di Kecamatan Bandung, Besuki dan Campurdarat. Sedangkan wilayah rawan puting beliung ada di Boyolangu, Pakel, Sumbergempol, Karangrejo dan Ngantru.(fir/mad/fer)

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Pecahkan Masalah, Ajak Anggota Coffee Morning alakukan. Biasanya rapat koordinasi sep-erti ini dilakukan di tempat tertutup,” ujar Kapolres Lumajang AKBP Adiwira Negara Siregarr osaat ditemui Memorandum usai acara. Adapun maksud dan tujuan dari acara pagi itu kata Adewira, untuk menyampaikan uneg-uneg (permasalahan) atau kendala yang terjadi di wilayah masing-masing polsek yang ada di wilayah hukum Polres Lumajang. “Ditempat terbuka seperti ini, mereka tidak perlu tegang untuk menyampaikan perma-

Pandia mengatakan, perubahan dari kemarau ke musim penghujan seperti saat ini menjadi ancaman tersendiri bagi sebagian masyarakat Tulungagung. Terutama yang tinggal di wilayah rawan bencana. Oleh sebab itu, dalam apel ini pihaknya sekaligus secara resmi mendirikan posko siaga bencana, lengkap tenda pengungsian Polres Tulungagung Astuti di Lapangan Pagerwojo. Hal itu guna mengantisipasi imbas bencana tanah longsor yang kerap terjadi di wilayah Kecamatan Pagerwojo dan Sendang ketika musim penghujan. Pandia menjelaskan sesuai prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan terjadi pada minggu kedua Desember. Sedangkan puncak musim hujan terjadi pada Januari hingga Februari mendatang.

Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian

Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar memberikan paparan kepada para kabag, kasat, dan kapolsek yang hadir.

Lumajang, Memorandum Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar mengajak para kabag, kasat, dan para kapolsek untuk duduk bersama satu meja yang dikemas dengan Coffee Morning di teras halaman Mapolres Lumajang, Senin (16/12). Acara seperti itu baru kali pertama dilakukan. Biasanya, rapat koordinasi seperti itu dilakukan di tempat tertutup di lantai 2 Mapolres Lumajang. Agar tidak membosankan dengan kondisi tempat tertutup, maka untuk pagi itu dilakukan secara terbuka. “Ini baru kali pertama kami

Tulungagung, Memorandum Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia memimpin apel gelar pasukan siaga bencana yang dihadiri Sekretaris Daerah Pemkab Tulungagung Sukaji dan Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Inf Wildan Bahtiar, di Lapangan Pegerwojo, Senin (16/12). Apel pasukan siaga bencana diikuti oleh anggota BPBD Tulungagung, TNI, Polri, Satpol PP, dinas perhubungan, perwakilan pramuka, relawan serta kelompok masyarakat dari anggota beberapa perguruan pencak silat di Kecamatan Pagerwojo. Dalam amanatnya, Pandia mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan semua pimpinan di segala level, untuk bekerja sama mempersiapkan diri menghadapi bencana yang sewaktu- waktu bisa saja terjadi.

berjalan baik di polres ini tetap diteruskan, yang belum baik diupayakan agar menjadi baik,” ucap Dony. Lanjut Dony, kegiatan Jampine Mas akan terus dilaksanakan sebagai wujud monitoring, dan evaluasi kinerja para kasatker. “Sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan untuk meningkatkan kinerja Polres Pasuruan Kota ke depannya,” tutup Dony. (*/rul/fer)

Bangkalan, Memorandum Forum seminar Islamic dengan tema Meneguhkan Amaliyah Islam di Nusantara Dalam Bingkai Aswaja di Ponpes Al-Muttaqin, Desa Lantek Timur, dinilai Kapolsek Galis AKP Daky Dzulkarnain sebagai momentum yang tepat untuk titip pesan moral kebangsaan kepada para ulama. Maklum, forum seminar kemasan PC-IPNU dan PC-IPPNU Kecamatan Galis itu dihadiri oleh sederet kiai khos. Di antaranya tampak hadir Ketua MWC Cabang NU dan Ketua PCNU Bangkalan RKH Nasih Aschol dan KH Makki Nasir, serta KH RA Hasani Subair, pengasuh salah satu ponpes terbesar di Kota Bangkalan.

FOTO: MEMORANDUM/RAS

dan pa pasir. Agar beras yang dihasilk dihasilkan menjadi bersih. K Kala tidak ada musim pan panen padi, Saromah me menggantungkan nasib sibnya pada uluran tanga gan tetangga. Hanya sekadar untuk bisa makan, ia mengharapkan pemberian yang dilakukan secara bergantian. Sore itu Kapolsek Umbulsari Iptu Murgianto beserta anggota dan kepala dusun Jatisongo menghampiri kediaman Saromah, Seolah tak percaya, Polisi datang membawa kebutuhan

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Jember, Memorandum Saat musim panen, segudang senyum harapan dan wajah penuh semangat memancar dari seorang wanita paruh baya. Hidup menyendiri. Ia harus membanting tulang mengais rezeki demi menyambung hidup. Ia menjadi pemulung, memungut bulir-buliran padi (gabah). Itulah Nenek Saromah (75) , janda sebatangkara yang mendiami rumah bambu berukuran 3 x 4 meter di Dusun Jatisongo, RT 01/RW 01, Desa Tegalwangi, Kecamatan Umbulsari, Jember. Saat panen tiba, ia pergi ke hnya. sawah disekitar rumahnya. k padi Menjadi pengasak roterpaksa dijalani Sarormah agar dapat berpenghasilan buat makan. Ia berjuang mengumpulkan bulir bulir padi. Sebutir dua butir dikumpulul kan hingga terkumpul dimasukkan karung. Terkadang karena kesabarannya hingga satu karung gabah ia dapatkan. Sekarung gabah yang bercampur dengan butiran tanah dan pasir akibat terpungut bersama tanah sawah. Padi yang kotor itu harus dipisahkan dari tanah

Kapolsek Galis AKP Daky Dzulkarnain menghadiri seminar.

Selain itu, ratusan santri dan santriwati juga larut dalam seminar, Sabtu (11/12). “Giat seminar yang dihadri sederet ulama dan kiai khos seperti itu memamg merupkan momen yang strategis untuk titip pesan moral

berwawasan kebangsaan kepada para tokoh agama,” ujar Kasubbag Humas Polres Bangkalan Iptu Moh Buradi, Senin (16/12). Meski bukan sebagai pemateri, Kapolsek Galis AKP Daky Dzulkarnain menitipkan pesan moral kebangsaan secara face to face dengan sederet ulama

terkemuka itu. ”Tak kalah pentingnya, juga meminta bantuan kepada para kiai pengasuh ponpes, agar para santri dan santriwati tidak terpengaruh oleh seliweran paham radikal yang dikembangkan oleh kelompok tertentu,” tandas Buradi. Selain Kapolsek, belasan anggota Polsek Galis, juga ikut hadir dalam forum seminar ikut melakukan pengamanan. Targetnya, agar pelaksanaan seminar tidak tersentuh oleh adanya intrik gangguan kamtibmas. Keterlibatan anggota Polsek Galis untuk pengamanan itu, menurut Buradi, juga merupakan kesempatan emas untuk menjaring empati publik. “Alhamdulillah, kami dapat info forum seminar itu berjalan tertib, lancar, aman dan kondusif,” pungkas Buradi. (ras/fer)


KOTA SURABAYA

SELASA LEGI, 17 DESEMBER 2019 HALAMAN 9

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Caplok Fasum, Pengembang Graha Natura Diprotes Warga Surabaya, Memorandum Pembangunan perumahan Graha Natura diprotes warga Lontar Baru RT 04/RW 02, Kelurahan/Kecamatan Sambikerep. Sebab, pengembang PT Intiland diduga mencaplok lahan fasilitas umum (fasum), sekaligus menguruk saluran air yang berbatasan dengan perkampungan warga. Pantauan Memorandum di lokasi, Senin (16/12), jalan kampung berupa paving di lokasi perbatasan lahan Graha Natura memang sudah tersambung kembali. Luas jalan selebar satu unit mobil berukuran 5 x 17 meter. Hanya saja, kondisi sungai masih belum dikembalikan seperti sediakala. Kondisinya masih berupa tanah urukan kasar. Bahkan, sungai yang

berada di samping jalan belum difungsikan kembali oleh pengembang real estate tersebut. Terbukti, di sekitar lahan sudah terpasang patok-patok bertuliskan nomor-nomor yang akan dibangun perumahan Graha Natura. Selain itu, semula di lokasi tersebut terdapat kolam kubangan ikan di dekat sungai yang biasa digunakan warga sekitar untuk memancing juga

diuruknya. Warga RT 4/RW 2 Lontar Baru Iskandar mengatakan, pengembang mendirikan tembok di atas akses jalan umum yang berbatasan dengan Graha Natura tanpa ada pemberitahuan kepada warga sekitar. Tak lama setelah protes warga, lanjut dia, jalan umum yang ditutup kemudian dibuka kembali. Jalan paving yang sempat diuruk kemudian dipasang kembali seluas lebar 5 x 17 meter. “Tembok ditutup, jalannya juga diuruk tanpa ada izin ke warga. Baru tiga mingguan ini jalan sudah diperbaiki. Sebelumnya kami melapor ke pengembang sampai empat kali, na Bersambung ke halaman 10 

“

Kita sidak ternyata memang terbukti ada jalan kampung dicaplok sebagian oleh Intiland. Lahan itu ditutup menggunakan pagar. FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Warga Lontar Baru menunjukkan lahan fasum diduga dicaplok oleh pengembang PT Intiland.

Imam Syafi’i Anggota Komisi A DPRD Surabaya

FOTO: ISTIMEWA

Bangunan mangkrak di Jalan Embong Malang yang rencananya untuk apartemen.

Pemkot Laporkan ke Kejaksaan Dua Bangunan Mangkrak Nunggak PBB Miliaran Rupiah FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Jalan Siwalankerto Tergenang air berimbas penumpukan kendaraan hingga satu kilometer.

Hujan 2 Jam, Surabaya Tenggelam Surabaya, Memorandum Hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya, membuat sejumlah titik jalan raya tergenang. Selain akibat hujan, genangan juga disebabkan pendangkalan drainase yang membuat saluran air tersumbat.

Pantauan di lapangan, jalur yang digenangi air di antaranya di jalan Siwalankerto, Jalan Ketintang Baru, Jalan Ketintang, hampir sepanjang 1 km digenangi dengan ketinggian 30 cm. Kondisi banjir ini dikeluhkan pengguna jalan. Sebab, banjir ter-

jadi sejak dua jam terakhir terjadi penumpukan kendaraan di Jalan Siwalankerto maupun Jalan Ketintang. Bahkan, air mulai masuk ke gang-gang dan puluhan rumah di kawasan Ketintang dan Siwalankerto terendam, Senin (16/12) sore.

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Bupati bersama wabup ziarah ke situs Biting dilanjutkan menikmati tumpeng sego kelor bersama undangan.

Awali Prosesi Harjalu Ke-764, Bupati dan Wabup Ziarah ke Situs Biting Lumajang, Memorandum Mengawali puncak peringatan Hari Jadi Lumajang ( Harjalu ) ke-764, Bupati Lumajang Thoriqul Haq, bersama Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati, bersama forkopimda ziarah di Situs Biting, Minggu (15/12) pagi. Kegiatan yang dilakukan rutin setiap puncak Harjalu tersebut, merupakan bentuk penghormatan sekaligus mendoakan raja pertama Kerajaan Lamajang Tigang Juru, Arya Wiraraja, dan para petinggi kerajaan. “Ini menjadi agenda yang akan dilaksanakan di tahun-tahun mendatang, untuk dimulai dari hari ini kita ziarah ke makam raja pertama, arya Wiraraja, untuk mendoakan sekaligus memberi penghormatan,” jelas bupati yang akrab disapa Cak Thoriq. Cak Thoriq juga mengucakan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang tmenetapkan situs Biting menjadi kawasan cagar budaya sehingga pelestarian situs akan semakin terjaga. Sementara untuk menggali lebih dalam sejarah kerajaan Lamajang Tigang Juru, Cak Thoriq mengatakan, pemkab akan bekerjasama dengan Universitas Gajah Mada, Jogjakarta, dan Universitas Islam Surabaya. Harapanya, hasil penelitian tersebut bisa dijadikan refrensi sejarah Lumajang. Kembul Budjono Sego Kelor Warnai Tasyakuran Kemeriahan mewarnai prosesi peringatan Harjalu. Kali ini, Pemkab Lumajang mengadakan tasyakuran “Kembul Budjono” atau makan bersama sego kelor, bersama seluruh

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Bupati bersama wabup foto bersama forkopimda dan para penari latar.

lapisan masyarakat di Alun-Alun Lumajang, Minggu (15/12). Usai berziarah di situs Biting makam Raja Arya Wiraraja, rombongan bupati menikmati hidangan tumpeng sego kelor, yang merupakan makanan khas Kabupaten Lumajang. “Ini makanan kuliner Kabupaten Lumajang yang khas, dengan nasi yang diolah dengan daun kelor, yang nasinya warna hijau. Harapan kedepan menjadi masakan yang ada di warung-warung, sehinggga meningkatkan roda perekonomian masyarakat,” ujar Cak Thoriq. Cak Thoriq juga menjelaskan, acara tasyakuran Harjalu merupakan wujud rasa syukur terhadap nikmat dan anugerah yang diberikan Allah SWT kepada Kabupaten Lumajang. Serta sebagai amanah untuk terus melanjutkan tata kelola pemerintahan yang bertanggung jawab. Malam Puncak Prosesi Harjalu Berjalan Khidmat dan Meriah Beragam tarian khas budaya Ka-

bupaten Lumajang, seperti tari Godril, tari Bedoyo Sumunaring Lamajang, serta berbagai tarian budaya lainnya, menjadi daya tarik bagi ribuan masyarakat. Acara yang digelar di AlunAlun Lumajang berjalan khidmad dan meriah, Minggu (15/12) malam. Mengawali puncak prosesi, rombongan bupati berjalan dengan kawalan punggawa bedoyo dan cucuk lampah serta diterangi oleh obor yang dibawa pager ayu, diiringi oleh macapat, dan pranata lampah dari Pendopo Arya Wiraraja menuju Alun – Alun Lumajang. Pada kesempatan itu, Cak Thoriq juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempunyai harapan, kekuatan serta komitmen yang kuat untuk bekerjasama dengan tujuan utama membangun Lumajang yang lebih baik lagi. “Kami ikhtiar untuk bekerja sepenuhnya, kami bukan anti kritik, apapun saran-saran yang disampaikan oleh masyarakat kepada kami pemerintah kalau itu baik, kita akan laksanakan,” tuturnya. (adv/tri/tyo)

Salah seorang warga Siwalankerto Slamet mengatakan, sejak dua jam terakhir banyak pengguna jalan yang mengeluhkan banjir di jalan Siwalankerto. Apalagi pada hujan cukup lama, sehingga sejumlah kendaraan  Bersambung ke halaman 10 

Surabaya, Memorandum Dari belasan gedung yang mangkrak bertahun-tahun, kini tinggal dua yang belum ada tanda-tanda dilanjutkan kembali pembangunannya. Parahnya, kedua gedung tersebut menunggak pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) mencapai miliaran rupiah. Berdasarkan data dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD) Kota Surabaya, yang menunggak PBB cukup besar adalah gedung bertingkat

di Jalan Embong Malang 45-53 milik PT Mas Murni Indonesia. Nilai tunggakannya sebesar Rp 4.477.711.830 dengan sanksi Rp 1.908.340.676, maka total PBB yang harus dibayar Rp 6.386.052.506. Bangunan yang direncanakan untuk apartemen ini menunggak PBB selama 13 tahun. Yang kedua adalah bangunan di Jalan Ngagel 123 milik PT Surya Makarya Binangun yang rencananya untuk pusat perbelanjaan. Bangunan ini menunggak pajak selama dua tahun sebesar Rp 1.548.857.500 dengan sanksi Rp 111.908.600, maka total Rp 1.660.766.100. Kepala Bidang Penagihan  Bersambung ke halaman 10 


KOTA SURABAYA WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KONSULTASI OBAT TRADISIONAL PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Gagal Ginjal Tanya: Sebagai pasien gagal kedua ginjal pada usia 67 tahun, dokter tidak melarang mengonsumsi makanan kecuali sayur dan buah. Minum hanya dibolehkan air putih 600 ml. Cuci darah 3 kali seminggu. Setiap cuci darah saya minum jus buah. Apakah ada herbal yang bisa membantu mengatasi kerusakan ginjal?

Kisruh Pemilihan Ketua RW 05 Bumiarjo

Warga Serahkan Bukti Pelanggaran Perwali ke Dewan Surabaya, Memorandum Perwakilan warga RW 05 Bumiarjo, Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, menyerahkan berkas kepada DPRD Surabaya, Senin (16/12). Berkas tersebut berisi temuan fakta pelanggaran Peraturan Wali Kota (Perwali) 29/2019 dalam proses pemilihan ketua RW 05 Bumiarjo yang digelar di balai RW 05 Bumiarjo, Senin (18/11). “Sesuai kesepakatan perwakilan warga RW 05 Bumiarjo, kami telah menyerahkan berkas berdasarkan fakta temuan pelanggaran sejumlah enam item dalam proses pemilihan

ketua RW 05 Bumiarjo kepada DPRD Surabaya,” kata tokoh masyarakat Bumiarjo Sukarta kepada Memorandum, Senin (16/12). Dia berharap, wakil rakyat

tersebut segera menggelar rapat dengar pendapat dan memanggil sejumlah pihak dari dinas terkait untuk menyelesaikan permasalahan warga Bumiarjo. Yakni, panitia tiga telah meloloskan salah satu kandidat yang merangkap dua jabatan di lembaga kemasyarakatan tersebut. “Infonya dalam minggu ini dipanggil dewan mas. Kabarnya pemkot serta dinas terkait juga menunggu panggilan dari dewan,” tegas dia.

Sedangkan dua kali surat yang dilayangkan perwakilan warga Bumiarjo kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini hingga sekarang belum ada tanggapan. “Kami berharap pemkot segera menanggapi keluhan warga. Apakah seorang merangkap jabatan lembaga kemasyarakatan itu diperbolehkan oleh Perwali 29/2019 menjabat sebagai ketua RW?” ungkap dia. Kandidat RW 05 Bumiarjo Budi Mulya menjelaskan,

Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt

Jawab: Sudah terlambat. Ginjal adalah alat tubuh yang dapat diibaratkan seperti saringan teh yang biasa kita gunakan untuk mencegah daun teh ikut masuk ke dalam minuman teh. Kalau saringan itu buntu, maka biasanya kita membersihkannya dengan menggunakan sikat dan semprotan air agar kotoran dapat lepas dan lubang saringan terbuka kembali. Nah, kalau ginjal buntu atau bahkan selnya rusak, bagaimana cara membersihkannya? Apalagi kalau air putih sudah dibatasi dalam jumlah yang sangat kecil. Yang dapat dilakukan hanyalah menjaga agar kerusakan ginjal tidak makin parah. Caranya tentu dengan mengendalikan asupan makanan dan minuman. Janganlah karena dokter tidak melarang, maka kita tetap berpesta pora dengan makanan enak yang kaya penyedap rasa, pewarna, dan bahan kimia lain. Ubah sama sekali pola hidup melalui makanan sehat dengan rasa gembira dan bersyukur. Kalau tidak, maka anda pasti akan selalu berontak dan mencari makanan tidak sehat. Minum jus buah saat cuci darah menurut saya juga hanya memuaskan selera anda saja. Jangan minum sembarang obat, patuhi saja semua nasehat dokter dengan sebaik-baiknya. Jangan pernah mencoba obat herbal apapun, termasuk obat cina. (*)

Surabaya, Memorandum Untuk meramaikan Terminal Kedung Cowek, berbagai upaya dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub)Kota Surabaya. Ter minal yang berdekatan dengan Jembatan Suramadu ini difungsikan juga sebagai tempat parkir. Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat menegaskan, konsep terminal yang dikembangkan sekarang ini adalah multifungsi. Artinya, tidak sebatas sebagai tempat angkutan umum berhenti atau mencari penumpang, namun juga fungsi lainnya. “Konsep multifungsi sendiri sudah dilakukan di Terminal Kedung Cowek. apalagi di sekitar terminal kini dikembangkan sebagai pusat keramaian baru,” beber dia, Senin (16/12). Di sana, lanjut dia, ada pembangunan lapangan tembak

bertaraf internasional yang direncanakan beroperasi tahun depan. Tentu saja akan banyak pengunjung ke lapangan tembak sehingga kendaraan mereka bisa diparkir di Terminal Kedung Cowek. Selain itu, ada juga wisata baru berupa kereta gantung yang sekarang tahap pembangunan. Pengunjung yang menikmati pesona laut lewat kereta gantung, maka kendaraannya bisa parkir di terminal. Bahkan per 1 Desember lalu, Suroboyo Bus ngandang di Terminal Kedung Cowek. Menurut Irvan, terminal di sana dijadikan pool Suroboyo Bus untuk rute MERR dan timur-barat. Menurut dia, terminal multifungsi justru memaksimalkan fungsi terminal. Sebab, selain bisa digunakan angkutan umum untuk ngetem atau mencari penumpang, lahannya

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Kondisi Terminal Kedung Cowek yang lengang.

bisa dibagi untuk lahan parkir. “Kalau ada acara haul di sa-

lah satu pondok pesantren di sana, kendaraan jemaah banyak

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Suban Wahyudiono

terjadi pada November 2019. Sedangkan Desember 2019 memasuki hujan sedang hingga lebat, serta adanya cuaca ekstrem se-

perti puting beliung,”kata Kepala Pelaksana BPBD Jatim Suban Wahyudiono, Senin (16/12). Suban menjelaskan, upaya kesiagsiagaan menghadapi bencana ini juga diperkuat dengan surat keputusan (SK) Gubernur Jatim per 22 November 2019. Yang mana bupati dan wali kota diimbau untuk kesiapsiagaan menghadapi musim hujan 2019 dan 2020. Dan meminta bupati dan wali kota segera menerbitkan SK ketetapan siaga darurat bencana hidrometeorologi. Suban menambahkan,SK tersebut bisa ditingkatkan lagi

menjadi SK tanggap darurat apabila terjadi bencana hidrometeorologi. Gubernur juga mengimbau bupati dan wali kota segera berkoordinasi dan bekerjasama antar OPD, terkait fungsi penanggulangan bencana. Serta melibatkan unsur TNI, Polri dan relawan dalam kesiapsiagaan bencana. “Mulai dari personel, peran serta masyarakat, relawan, dunia usaha, dan mempersiapkan segala yang ada atau potensi logistik di daerah masing-masing dan membentuk pos siaga bencana,” jelas dia.

Caplok Fasum, Pengembang Graha Natura Diprotes Warga

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto dan Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho tabur bunga.

Tabur Bunga untuk Pahlawan Surabaya, Memorandum Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto beserta para dandim wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik mengikuti ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) 10 Nopember, Jalan Mayjen Sungkono, Senin (16/12). Ziarah ini dalam rangka menyambut HUT ke-71 Kodam V/Brawijaya yang jatuh pada, Selasa 17/12). Kegiatan ini tidak hanya tidak hanya diikuti dari unsur TNI AD saja, namun juga dari matra TNI lainnya, Polri, dan elemen masyarakat.“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud syukur dan penghormatan kepada para pendahulu, para pendiri Kodam Brawijaya,” ujar Sudaryanto. Keakraban sangat terlihat antara Sudaryanto dengan Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho. Hal ini menggambarkan bahwa semangat kebersamaan diantara dua institusi sangat penting guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tugas.(tyo/dhi)

Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

yang parkir di Terminal Kedung Cowek,” tegas dia. (udi/dhi)

BPBD Siap Hadapi Bencana Hidrometeorologi Surabaya, Memorandum Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim telah mempersiapkan sejak lama terkait pencegahan mitigasi kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi. Ini menyusul surat dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada 8 November 2019, perihal kondisi iklim Jatim di 2019 dan 2020. “Kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi sudah kami persiapkan jauh-jauh hari. Sesuai surat BMKG, hujan ringan ditambah angin kencang

Direktur: Choirul Shodiq

pada pertemuan dengan dewan nanti, pihaknya akan menyampaikan seluruh pelanggaran dalam Perda 4/2017 dan Perwali 29/2019 dalam proses pilihan Ketua RW 05 Bumiarjo tersebut. “Poin pelanggaran yang lain, panitia tiga dipilih oleh ketua RW lama bukan dipilih langsung oleh ketua RT. Tentunya, jika panitia tiga saja sudah cacat prosedur maka pelaksanaan pemilihan tersebut seharusnya cacat hukum dan tidak sah,” tegas dia. (why/dhi)

Dishub Jadikan Terminal Kedung Cowek Multifungsi

Rusdi, Surabaya

Komisaris: Mangestuti Agil

SELASA LEGI, 17 DESEMBER 2019 HALAMAN 10

mun tidak ada jawaban,”ungkap Iskandar sambil menunjukkan lokasi fasum yang dicaplok pengembang, Senin (16/12). Untuk itu, Iskandar meminta kepada pengembang perumahan segera mengubah fungsi aliran sungai di kawasannya. Akibat aliran sungai diurug bisa berdampak aliran air dari kampung menuju sungai tidak mengalir seperti sedia kala. “Alhasil, kampung warga terancam banjir bila hujan deras tiba. Selain itu, tadinya terdapat kolam kubangan ikan di dekat sungai yang biasa digunakan untuk resapan air hujan segera difungsikan kembali,” tegas Iskandar. Sementara marketing PT Intiland Rudi mengatakan, Intinya persoalan yang ada di wilayah RT 04/RW 02 Lontar Baru itu

bukan kewenangannya untuk menjawab dan mengklarifikasinya. Sebab, dirinya hanya bagian pemasaran atau penjualan properti PT Intiland. “Untuk klarifikasi persoalan tersebut, segera kami sampaikan pihak pimpinan. Jadi persoalan ini kita tampung dulu. Tolong ditinggali nomor telepon, nanti ada pihak yang menangani perizinan ditunjuk pimpinan untuk menjawab persoalan warga Lontar Baru,” pungkas dia. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Pertiwi Ayu Krishna, sebelumnya mengecek lokasi yang berdampingan dengan perumahan tersebut. “Ya, jangan sampai pengembang mencaplok fasilitas umum. Apalagi ini saluran air,” ucap Ayu. Warga Jalan Lontar Baru RT 4 /RW 2 yang persis berbatasan

Hujan 2 Jam, Surabaya Tenggelam bermotor terutama roda dua banyak yang mogok. “Saat hujan deras, selain pengguna jalan, warga juga terganggu. Sebab, air juga masuk ke rumah warga,” keluh Slamet. Dia berharap pemkot maupun dinas terkait segera melakukan pengerukan di sejumlah titik saluran di kawasan Siwalankerto.”Yang jelas banjir tak

surut-surut ini telah mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan. Kami sebulan lalu telah mengusulkan ke dinas terkait untuk melakukan pengerukan saluran, namun sampai sekarang hingga hujan turun belum ada tanggapan,”terang dia. Kepala Koordinator Rayon Jambangan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Surabaya

dengan lahan perumahan baru tersebut sebelumnya sempat mengadu ke komisi A. “Setelah kroscek di lapangan, kami temukan ada sungai dan akses jalan sudah diurug pihak pengembang,” ungkap dia. Selain tak lagi ada sungai, lanjut dia, warga juga tidak lagi menemukan kolam kubangan ikan di dekat sungai yang biasa digunakan warga sekitar untuk mancing. Politisi Partai Golkar ini berharap, pengembang mengembalikan fasum itu tetap sebagai saluran air. Apalagi sebelumnya juga ada jembatan kecil dan jalan bisa dilalui mobil. Harus ada aturannya sehingga bisa menutup sungai. Anggota komisi A lainnya, Imam Syafi’i mengatakan,komisi A akan meminta penjelasan

Sambungan dari halaman 9 Bagus mengatakan, setelah mendapat laporan dari warga Siwalankerto, dirinya akan melakukan survei lokasi saluran atau drainase yang tersumbat di Jalan Siwalankerto. “Kami akan segera menurunkan tim satgas pematusan ke lokasi untuk dilakukan giat pengerukan saluran tersebut,” pungkas dia. (why/dhi)

Untuk BPBD Jatim beserta BPBD kabupaten/kota, Suban memastikan kesiapan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi. Hal ini dibuktikan dengan menggelar uji kompetensi dan sertifikasi pelaku kebencanaan di TUK (tempat uji kompetensi) di Kantor BPBD Jatim, Selasa (10/12). “Seluruh peserta BPBD kabupaten/kota ini merupakan tenaga yang benar-benar teruji dan mampu dibidang penanggulangan bencana maupun penanganan kebencanaan,” tegas dia. (why/dhi)

Sambungan dari halaman 9 kepada pengembang perumahan Graha Natura dan dinas terkait, pekan depan. “Mereka akan kita panggil lagi karena permasalahan belum tuntas. Kita mau ada kesepakatan dengan warga disaksikan anggota dewan di komisi A. Ini agar kedua pihak tidak melanggar kesepakatan yang sudah dibuat,” ujar dia. Dia mengatakan, komisi A menemukan sungai yang sudah diuruk pengembang perumahan yakni PT Intiland. Sungai tersebut telah mengalami alih fungsi, yakni diganti menjadi saluran kecil berupa pipa oleh pengembang untuk ditembus-

Pemkot Laporkan... dan Pengurangan Pajak BPKPD Surabaya Agung Supriyo Wibowo mengatakan, pihaknya sudah memasang tanda silang pada kedua bangunan tersebut karena nilainya cukup besar. Sayangnya hingga sekarang pemilik kedua bangunan tersebut belum juga membayar. Apakah ada upaya agar wajib pajak beriktikad baik untuk membayar PBB, Agung Supriyo Wibowo menegaskan, pihaknya siap melaporkan penunggak pajak yang besar-besar tersebut kepada kejaksaan. “Soal kapan, kami masih menunggu. Sebab,

kan ke drainase perumahan. “Warga keberatan. Sebab, saluran air tersebut ditutup permanen. Ini menyulitkan warga untuk membersihkan saluran air,”jelas Imam. Selain peralihan sungai, ditemukan waduk hingga persil milik Pemkot Surabaya di area perumahan. Memang di lahan itu ada tulisan milik pemkot. Tapi dikhawatirkan lambat laun beralih tangan. “Kita sidak ternyata memang terbukti ada jalan kampung dicaplok sebagian oleh Intiland. Lahan itu ditutup menggunakan pagar,”papar Imam. (why/alf/dhi)

Sambungan dari halaman 9 pihak kejaksaan kan banyak yang dikerjakan,” ungkap dia. Dia mengaku, langkah ini diambil karena Pemkot Surabaya sudah menjalin kerja sama dengan kejaksaan. “Kan sudah ada MoU antara pemkot dengan kejaksaan,” tegas dia. Dalam kesempatan tersebut, Agung Supriyo Wibowo menyebutkan target PBB tahun ini sudah tercapai. PBB yang dikumpulkan mencapai Rp 1,1 triliun atau 107 persen. “Target itu sebenarnya sudah tercapai sejak Oktober,” ungkap dia. (udi/dhi)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kontributor Blitar: Prawoto Sadewo, Kontributor Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


MADURA

SELASA LEGI, 17 DESEMBER 2019 HALAMAN 11

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

BPBD Imbau Warga Waspadai Ancaman Bencana Alam

Kepala BPBD Bangkalan Rizal Morris

golangan, Kecamatan Burneh, juga tewas tertimbun longsoran bukit. Penambang pasir di dasar bukit Geger, Desa Geger, Kecamatan Geger, juga pernah meregang nyawa akibat musibah longsor. Agar tragedi serupa tidak terulang lagi, Rizal mengingatkan ada beberapa kawasan bukit tergolong rentan bencana longsor ketika musim hujan tiba. “Jadi para penambang dan warga yang berdomisili di sekitar kawasan rawan itu, saya harap selalu awas dan waspada,” harap Rizal. Kawasan rawan longsor itu di

Kondisi Kota Bangkalan pasca diterjang puting beliung beberapa hari lalu.

sekitar areal penambangan Bukit Buduran dan Bukit Buduran, Desa Buduran, Kecamatan Arosbaya. Bukit Gigir di Desa Paterongan, Kecamatan Galis. Bukit Pendabah di Desa Pendabah, Kecamatan Kamal. Bukit Kampek di Desa Pangolangan, Kecamatan Bureh. Bukit Jaddih di Desa Jaddih, Kecamatan Socah. Bukit Morombuh di Desa Morombuh, Kecamatan Kwanyar. Bukit Kampak dan Bukit Geger di Kecamatan Geger. “Beberapa areal penambangan bukit kapur yang tersebar di Keca-

FOTO: MEMORANDUM/ DOKUMENTASI

dalam operasi Lilin,” kata AKP Widiarti, Senin (16/12) Meski dipastikan tidak ada tempat rawan, pengamanan tetap akan dilakukan maksimal di tempat-tempat yang disebutkan. Personel kepolisian nanti akan ditempatkan di pos-pos pelayanan masyarakat. Tujuannya, untuk melayani masyarakat pada saat pelaksanaan Natal dan Tahun Baru berjalan lancar, tertib, aman, kondusif. “Kalau tempat rawan di Sumenep tidak ada, semuanya landai-landai saja. Tapi, kami tetap siaga” kata lagi. Pihaknya mengimbau masyarakat bersama-sama menjaga situasi yang

Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti.

kondusif. Terutama, pada perayaan pergantian tahun, untuk dapat menjaga diri. Apabila terjadi sesuatu, segera melapor kepada pihak kepolisian setempat.

“Kami juga berharap di perayaan pergantian tahun masyarakat bersama-sama menjaga keamanan di wilayahnya masing-masing,” tutup dia.(uri/udi)

FOTO: MEMORANDUM/SJK

Pemohon SIM Wajib Ikut Tes Psikologi Pamekasan, Memorandum Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pamekasan memberlakukan tes psikologi sebagai salah satu syarat pembuatan surat izin mengemudi (SIM). Syarat ini diberlakukan sejak Senin (16/12) . Permohonan SIM baru atau perpanjangan, dalam melakukan tes psikologi atas dasar Undang-Undang nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia, Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas, dan Peraturan Kapolri nomor 9 tahun 2009 tentang SIM. Materi dalam psikotes tersebut mengenai konsentrasi, kecermatan, pengendalian diri, kemampuan penyesuaian diri, stabilitas emosi dan ketahanan tubuh saat kerja mengendara. Tujuan psikotes tersebut untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas dan kejahatan pengemudi. Tes tersebut dilaksanakan oleh kalangan profesional yang sudah direkomendasikan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur. Kasatlantas Polres Pamekasan AKP Didik Sugiharto mengatakan, salah satu upaya Polri dalam menekan terjadinya laka lantas dan

bahaya bencana puting beliung, menurut Rizal sulit diprediksi. Artinya, sewaktu-waktu bisa saja terjadi di wilayah Kecamatan manapun. Terakhir, Rizal wanti-wanti jika sewaktu-waktu bencana alam benar-benar terjadi. Apapun bentuknya, warga di sekitar lokasi bencana agar secepatnya melapor kepada kades, camat atau anggota musipka atau juga bisa langsung kepada BPBD via telepon. “Tujuannya agar langkah-langkah antisipasi seperti evakuasi penduduk, penyaluran

Putri Indonesia Gunakan Batik Rato WMS di Sumenep Batik Festival 2019

200 Personel Polisi Amankan Natal dan Tahun Baru Sumenep, Memorandum Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020, Polres Sumenep menerjunkan 200 personel yang dipersiapkan untuk pengamanan. Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, mendekati Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020, sejumlah persiapan sudah dilakukan. Sebanyak 200 personel kepolisian akan disebar di beberapa titik yakni objek vital, pusat keramaian dan gereja yang ada di Kabupaten Sumenep. “Persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru sudah kami persiapkan

matan Konang, Kokop, Modung, Blega, Sepulu dan Kecamatan Tanah Merah, juga cukup rentan bencana longsor. Jadi patut diwapadai juga,” ungkap Rizal. Sementara peta wilayah rawan bencana banjir, jika merujuk pada kajadian tahun-tahun sebelumnya, menurut Rizal, juga tersebar di beberapa kecamatan. Yakni Kecamatan Blega, Kecamatan Sepulu, Kecamatan Klampis, Kecamatan Arosbaya, Kecamatan Socah, dan Kecamatan Bangkalan kota. Khusus

bantuan dan hal lain yang diperlukan, bisa secepatnya dilakukan di lokasi bencana,” pungkas Rizal. Sedangkan Kepala Dinas Perikanan Moh Zaini mengingatkan, agar nelayan di 10 kecamatan harus mewaspadai kemungkinan terjadinya terjangan badai. Biasanya pada Desember sampai Pebruari, tiupan kencang angin barat akan terjadi di Selat Madura dan Laut Jawa. “Selain arus di perairan Selat Madura dan Laut jawa sangat deras, ketinggian gelombangnya bisa mencapai sekitar 3 sampai 5 meter meter. Kadang juga diwarnai hujan lebat dan kilatan petir,” kata Zaini. Ini terjadi pada Desember 2016. Dua nelayan asal Kampung Lebak, Kelurahan Pangeranan, Kecamatan Bangkalan Kota, tewas tenggelam dan terseret arus deras, setelah perahu mereka terbalik akibat hempasan ombak. Demikian juga, tujuh nelayan Kecamatan Tanjung Bumi, juga hanyut tak ketahuan rimbanya, ketika perahu mereka karam pada 2014. Zaini mengingatkan agar para nelayan sebaiknya libur semantara waktu ketika tiupan kencang angin barat. Khususnya nelayan di Kecamatan Bangkalan, Tanjung Bumi, Sepulu, Klampis, Arosbaya, Socah, Kamal, Labang, Kwanyar dan Kecamatan Modung. “Kalaupun ada nelayan yang masih berani melaut, sebaiknya lakukan di sekitar kawasan pesisir pantai saja. Itupun kalau langit tidak sedang berselimut gumpalan mendung tebal dan pekat,” pungkas Zaini. (ras/udi)

Sumenep, Memorandum Putri Indonesia 2018 Sonia Fergina Citra menggunakan kostum berbahan dasar batik rato produksi Wirausaha Muda Sumenep (WMS) saat menjadi juri acara Sumenep Batik Festival 2019. Gaun batik bermotif kuda dan keris hasil rancangan desainer Imam Mustafa itu menambah keanggunan Putri Indonesia asal Bangka Belitung yang menjadi guest star festival batik tahunan Kabupaten Sumenep. Gadis cantik yang meraih top 10 Miss Universe 2018 itu mengaku sangat kagum dengan corak dan warna batik khas Sumenep, khususnya batik rato WMS yang bermotif kuda dan keris. Menurut dia, batik Sumenep sederhana dan perpaduan warnanya menarik. “Rasa penasaran saya terobati ketika melihat langsung batik khas Sumenep pada festival batik. Saya rasa batik Sumenep akan lebih baik lagi jika dipromosikan pada event internasional,” ujar Sonia. Selain Sonia, Sekda Kabupaten Sumenep Edi Rasiyadi bersama istri juga menggunakan batik rato WMS saat menghadiri grand final Sumenep Batik Festival 2019. Sementara itu, desainer Imam Mustafa mengatakan, dia merancang busana dengan ciri khas simpel elegan dan menampilkan karakter kuat dari batik WMS. Tema yang diambil kali ini adalah Melirik

n Melurik. Artinya menggabungkan a dua unsur etnik menjadi satu serta menjadi sesuatu yang baru. n “Lurik yang notabene tenun a yang bermotif sederhana ternyata bisa menjadi penghias yang man-n. is bagi batik yang saya gunakan. n Dress cantik berpotongan slim dan modern. Cocok untuk acara coctail.. Ternyata baju pesta juga bisa diper-cantik dengan batik,” ujar Imuss n mengomentari hasil rancangan busananya. Menurut dia, batik WMS sangatt k mampu bersaing dengan produk a batik lain di Indonesia. Kuncinya butuh regenerasi yang kreatif, dan hal itu sudah dimiliki batik rato WMS. “Karakter dan ciri khas dari batik WMS sudah kuat. Sekarang sudah sangat bisa bersaing dengan batik-batik lain,” tegas dia dengan nada optimis. Imus berharap pengelola batik rato WMS tidak menjadikan pencapaian yang diraih saat ini menjadi titik kepuasan. Dia minta WMS bisa memperkaya motif untuk bisa terjun di kancah nasional atau internasional. “Jadi perlu adanya pembaharuan-pembaharuan yang bisa membuat segar baik dari motif maupun warna,” tukas Imus. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sumenep Fajar Rahman bersyukur upaya Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mencetak ribuan wirausaha

Putri Indonesia 2018 Sonia Fergina Citra memakai batik rato WMS.

muda sudah menampakkan hasil. Salah satunya melalui kesuksesan batik rato WMS dalam memasuki persaingan di bidang fashion batik. “Selama beberapa tahun kami memang fokus mencetak ribuan wirausahawan muda. Salah satunya batik yang saat ini sudah mulai mandiri dalam berkarya. Selain mengurangi pengangguran dan regenerasi pengrajin, melalui batik kami berupaya mempromosikan Sumenep,” terang Fajar. (aan/udi)

Masyarakat yang antre untuk pembuatan SIM baru maupun perpanjangan.

fatalitas korban di jalan raya adalah melaksanakan pemeriksaan kesehatan, terutama kesehatan rohani. Hal tersebut sesuai dengan salah satu persyaratan dalam mendapatkan SIM. “Kesehatan itu kan dibagi dua yaitu kesehatan jasmani dan kesehatan rohani. Kesehatan rohani di dalamnya

termasuk aspek psikologi,” ungkap AKP Didik Sugiharto. Tes psikologi akan dilakukan secara tertulis yang materinya lebih mengedepankan persepsi terhadap risiko dan stabilitas emosi. Pembuatan SIM dengan tes psikologi. (sjk/udi)

FOTO: MEMORANDUM/ ISTIMEWA

“Merujuk pada pengalaman tahun sebelumnya, setiap kali musim hujan terjadi bencana alam. Seperti, angin puting beliung, banjir bandang, longsoran bukit dan keceelakaan laut, kerap kali terjadi di Kabupaten Bangkalan,” beber Rizal, Senin (16/12) . Ia menambahkan pada pertengahan Desember saat ini, musibah angin puting beliung sudah beberapa kali melanda Kabupaten Bangkalan. Di antaranya terjadi di Desa Burneh, Benangkah, dan Desa Langkap, enam kelurahan di Kecamatan Bangkalan, dan beberapa desa di Kecamatan Blega dan Modung. “Akibatnya, kerugian material tak terhinadarkan. Puluhan rumah, gedung sekolah, pertokoan dan infrastruktur umum lainnya mengalami kerusakan ringan, sedang dan berat,” tegas Rizal. Musibah tanah longsor, menurut Rizal, pernah terjadi di areal penambangan batu kapur Bukit Pendabah, Desa Pendabah, Kecamatan Kamal, 2016. Akibatnya, Mahmud (41), warga Dusun Sumur Darih itu tewas tertimpa material longsoran bukit. Tidak hanya itu, dalam beberapa tahun terakhir ini, musibah serupa juga terjadi di kabupaten Bangkalan. Di antaranya, dua penambang di kawasan Bukit Kampek, Desa Pan-

FOTO: MEMORANDUM/ RAS

Bangkalan, Memorandum Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan Rizal Morris menyatakan puncak musim hujan diprediksi pada Januari hingga April tahun depan. Untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam, masyarakat perlu mewaspadai.

Sekda Sumenep Edi Rasiyadi (tengah) memakai batik rato WMS.

Pernikahan Dini masih Tinggi di Pamekasan Pamekasan, Memorandum Pernikahan di usia muda masih banyak terjadi di Kabupaten Pamekasan. Ini bisa dilihat dengan masih adanya masyarakat yang mengajukan dispensasi nikah di pengadilan agama. Menurut Panitera Muda (Panmud) Hukum Pengadilan Agama Pame-

kasan, Hery Kushendar, pada tahun 2019, dari Januari hingga November, ada sekitar 32 perkara yang mengajukan dispensasi nikah. Namun dari jumlah itu, yang disetujui hanya sekitar 19 orang. Sedangkan rentang usia yang mengajukan pernikahan dini, terbilang bervariasi mulai dari usia 16 tahun

sampai 18 tahun. “Biasanya lebih banyak perempuan yang belum cukup umur yang mengajukan dispensasi nikah ke PA Pamekasan,” kata Hery Kushendar sebagaimana dilansir bangsaonline. com, Senin (16/12). Lebih lanjut Hery Kushendar mengimbau agar generasi muda di Pa-

mekasan jangan terburu-buru untuk menikah sebelum waktunya. Sebab dalam pernikahan itu banyak hal yang perlu dipikirkan dan dipersiapkan. Selain dari segi lahir dan batin juga dari segi ekonomi serta kesiapan mental dari kedua pasangan untuk hidup satu rumah harus dipikirkan secara matang.

“Ketika di meja persidangan mereka bilang sanggup. Namun, beberapa bulan kemudian ternyata mereka datang lagi ke PA (Pengadilan Agama) untuk mengajukan cerai,” ujarnya. “Mereka bilang sanggup hanya untuk dispensasinya dikabulkan. Nyatanya, ketika sudah berumah tangga mereka tidak siap dan cend-

erung sering berkonflik,” sambung dia. Tidak hanya itu, Hery Kushendar berharap kepada generasi muda di Pamekasan untuk tidak mendahulukan nafsu dalam memutuskan melakukan pernikahan. “Tunggulah dulu sampai matang usianya dan benar-benar siap menikah,” kata dia. (*/udi)


PASURUAN

SELASA LEGI, 17 DESEMBER 2019 HALAMAN 12

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Kajari Kabupaten Pasuruan foto bersama dengan peserta lomba cerdas cermat.

Kajari Kabupaten Pasuruan melakukan sesi foto bersama dengan peserta lomba pidato.

Kajari Kabupaten Pasuruan memberikan hadiah khusus dalam pertanyaan tanya jawab.

Kajari Kabupaten Pasuruan Ramdhanu Dwiyantoro SH mengucapkan selamat pada perwakilan SMPN 1 Gempol yang meraih juara 1 lomba pidato.

Kejari Pasuruan Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat

Tanam Karakter Antikorupsi Sejak Dini Pasuruan, Memorandum Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Harkodia) 2019 dengan mengusung tema “Generasi Milenial Anti Korupsi” Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan menggelar lomba pidato, dan cerdas cermat yang digelar di halaman kantor Kejari Pasuruan, Senin (16/12). Dalam pelaksanaan tersebut diikuti oleh peserta tingkat SMP se-Kabupaten Pasuruan. Ratusan peserta turut memeriahkan lomba pidato dan cedar cermat dalam rangka Hari Korupsi Sedunia. Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan Ramdhanu

Dwiyantoro SH mengatakan, sedini mungkin adik-adik bisa memahami makna kata apa itu korupsi. Sebuah kata yang tidak baik, dan membuat citra merugikan diri sendiri, apabila melanggar yang nantinya akan berurusan dengan pihak yang berwajib.

kannya kegiatan Dengan diadakannya a sama dengan tersebut, ia bekerja n dan Kemenag Dinas Pendidikan uan untuk menKabupaten Pasuruan ilenial agar tidak gusung generasi milenial empunyai sifat mewarisi atau mempunyai korupsi. “Kegiatan pembinaan, dan akter seperti ini pembentukan karakter ing. juga sangat penting. tu Sejak dini siswa itu n harus ditanamkan ,” sikap anti korupsi,” jelas Ramdhanu. Pelaksanaan lomba tersebut, di-

ha Terhitung mugelar selama 2 hari. Rabu-Ka lai hari Rabu-Kamis, yang diikuti, lomba pidato 35 peserta, dan certim Serta didampindas cermat 21 tim. gu dari 35 sekolah, gi para dewan guru lom tersebut hanya dua kategori lomba mengambil juara 1, 2, dan 3. “ o m b a p i d a t o, “L ju juaru 1 diraih oleh SM SMPN 1 Gempol, j u a ra d u a d i ra i h ol oleh SMPN 2 Pandaan, juara tiga diraih oleh SMPN Pand Pandaan. Untuk lom-

ba cerdas cermat, Juaru 1 diraih oleh SMPN 2 Rembang, juara dua diraih oleh SMPN 1 Sukorejo, juara tiga diraih oleh SMPN 1 Gondangwetan,” jelas Ramdhanu. Ramdhanu juga mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah menjuari lomba pidato, dan cerdas cermat dalam rangka Harkodia 2019. Semoga dengan kegiatan ini, para adik-adik bisa meningkatkan belajar serta bisa mengharumkan nama sekolah masing-masing,” tutup Ramdhanu. (rul/mas/tyo)

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

Probolinggo, Memorandum Pemkot Probolinggo dalam waktu dekat akan mereposisi pejabat dari eselon II hingga IV. Mutasi tersebut akan dilaksanakan dalam bulan ini. Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin mengatakan, mutasi di masa jabatannya tidak akan berlangsung diam-diam. “Akan saya umumkan, saya tidak ingin singit-singitan. Kepala OPD siapsiap menempati tempat yang baru dalam waktu dekat,” katanya. Mutasi selain sebagai tuntutan dalam gerak roda organisasi, juga memyesuaikan kebutuhan entitas lembaga. Karena di tahun depan, ada beberapa perangkat daerah di Pemkot Probolinggo yang dirampingkan. Seperti dinas pertanian melebur jadi satu dengan dinas perikanan. Bidang pemberdayan perempuan dan anak masuk ke dinas sosial.

FOTO: MEMORANDUM/YD

Pemkot Rencana Mutasi Pejabat

Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin

Bidang keluarga berencana masuk ke dinas kesehatan. Termasuk bagian humas melebur ke dinas komunikasi. “Tempat untuk kepala OPD akan kami tentukan, mudah-muda-

han sesuai kemampuan. Memang membutuhkan kejelian dan ketelitian untuk menempatkan posisi sebagai pimpinan instansi,” jelas Habib.(yd/hms/tyo)

Kejar Target Prolegda, Pansus Percepat Pembahasan Raperda Probolinggo, Memorandum Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Probolinggo, kini harus bekerja ekstra untuk menuntaskan target penyelesaian Program Legislasi Daerah (Prolegda). Karena memasuki tahun anggaran 2020, ada sejumlah raperda yang hingga kini masih dalam proses pembahasan. Dari sekian raperda yang masih dalam proses pembahasan, di antaranya Raperda tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan, Raperda perubahan atas Perda nomor 1 tahun 2016 tentang Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK). Selanjutnya, Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, dan Paperda tentang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro, Raperda tentang Kota Layak Anak (KLA), Raperda Tentang Perubahan atas Perda Nomor 16 tahun 2006 tentang Kendaraan Tidak Bermotor jenis becak, dan Raperda tentang Pengarusutamaan Gender. Khusus raperda inisiatif ekskutif tentang Pemberdayaan Usaha Mikro sudah memasuki rapat intern pansus. Proses perjalanan raperda itu, sudah

melakukan tahapan publik hearing dengan para pengusaha mikro. Pembahasan yang dikawal oleh Pansus I yang dipunggawai oleh Heru Istiadi diharapkan secepatnya menjadi Perda definitif. Sehingga di Kota Probolinggo ada aturan secara jelas dan berpihak untuk kepentingan usaha mikro. Ketua Pansus II, Heru Istiadi, mengatakan meminta pendapat atau dengar pendapat yang melibatkan semua unsur dan elemen pengusaha mikro itu, untuk menyempurnakan isi raperda, agar dapat selaras dengan peraturan dan ketentuan diatasnya. “Ya kita tetap berusaha sesuai konsideran yang berlaku jadi masukan-masukan pada saat publik hearing akan diselaraskan di rapat komisi bersama stakeholder dengan mengacu pada peraturan diatasnya. Jika nanti ternyata ada kendala dengan peraturan diatasnya kita tidak berani mengesahkan,” tuturnya, usai rapat intern Pansus II, Senin (16/12). Anggota Pansus II, Muhammad Bebun juga mengungkapkan hal senada. Menurutnya, keberadaan raperda pemberdayaan usaha mikro tersebut, sebagai upaya untuk mengawal dan

memberdayakan para pelaku usaha mikro agar bisa berusaha dengan baik untuk ikut mewujudkan pembangunan di Kota Probolinggo. “Inilah, yang akan kami realisasikan dengan menginisiasi melalui Raperda Pemberdayaan Usaha Mikro. Setelah mendapatkan masukan peserta publik hearing dari berbagai unsur dan elemen masyarakat, Pansus II DPRD Kota Probolinggo akan mengadakan rapat sinkronisasi bersama dinas terkait. Diketahui, Pansus I yang diketuai Mukhamad Jalal dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) bertugas membahas raperda tentang sistem penyelenggaraan pendidikan, Raperda perubahan atas Perda Nomor 1 tahun 2016 tebtang lembaga kemasyarakatan kelurahan (LKK). Sedangkan Pansus III yang dinahkodai Agus Riyanto dari Fraksi PDI Perjuangan, bertugas membahas 3 Raperda.Yakni, raperda tentang kota layak anak (KLA), raperda tentang perubahan atas Perda Nomor 16 tahun 2006 tentang kendaraan tidak bermotor jenis becak, dan raperda tentang pengarusutamaan gender.(mhd/tyo)


OLAHRAGA

SELASA LEGI, 17 DESEMBER 2019 HALAMAN 13

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

ASEAN Para Games 2020

Kontingen Indonesia Diperkuat 300 Atlet Incar 70 Emas Jakarta, Memorandum Sebanyak 300 atlet akan berlaga di ASEAN Para Games Tahun 2020 di Filipina. Mereka mematok target 100 medali emas untuk menjadi juara umum. ASEAN Para Games di Filipina berlangsung 18- 25 Januari di tiga klaster, yakni Manila, Clark, dan Subic. Dari 17 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, Indonesia mengikuti 16 cabor, satu yang tak diikuti adalah cabor ekshibisi obstacle run. Untuk tampil di ASEAN Para Games itu, Indonesia menurunkan 300 atlet. Mereka telah menjalani persiapan di Solo sejak Mei 2019. “Kami mengupayakan kontingen Indonesia agar bisa berhasil dalam mencapai perolehan tertinggi yakni juara umum lagi,” kata Andi dalam jumpa pers di Kantor Kemenpora, Senin (16/12). Dalam acara yang juga dihadiri Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto dengan beberapa deputi, serta Ketua NPC Senny Marbun, dan Wakil Sekretaris Jenderal NPC Rima Ferdianto, Andi menjelaskan posisinya sebagai CdM. “Saya bersyukur didukung sebagai CdM dan didukung penuh oleh bapak-bapak dari Kemenpora yang telah memberi dukungan baik fasilitas juga pembiayaan,” dia menjelaskan. “Dari 17 cabor kami ikut 16 cabang olahraga, satu sisanya para obstacle course, itu pun dijadikan cabang eksibisi. Sementara cabor-cabor yang diharapkan mendulang medali emas ada enam cabor yaitu tenis meja, catur, bulutangkis, atletik, angkat berat, dan renang. Dari enam itu setidaknya bisa 70 emas diraih,” kata Rima. “Sementara untuk cabang kejutan bisa dari paracycling M Fadli, boccia, dan beberapa cabor lainnya,” dia menambahkan. (*/epe)

Persija vs Persebaya

Menikmati Tekanan Macan Kemayoran Jakarta, Memorandum Peluang Persebaya finis di peringkat kedua Liga 1 musim ini memang masih ada kendati tipis. Syaratnya, laga sisa dimenangkan semua dan berharap Borneo FC maupun Persipura tergelincir. Namun, kunci utama ada di duel klasik kontra Persija di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (17/12). Tujuh laga sejak ditangani Aji Santoso, menjadi modal Persebaya tandang ke markas Macan Kemayoran, julukan tuan rumah. “Kami ingin meraih hasil positif dalam laga besok,” ujar Aji dalam konferensi pers sebelum laga di SUGBK kemarin. “Kalau bisa jangan ada kursi kosong. Terakhir kali Persija bertemu Persebaya di SUGBK adalah 10 tahun lalu. Pertandingan besok bakal seru,” tambah Aji. Menurut Aji, kedatangan puluhan ribu The Jakmania tidak akan membuat anak-anak asuhnya gentar. “Para pemain saya justru akan menikmati suasana itu,” tutur juru taktik yang dikontrak Persebaya sejak Oktober 2019 itu. Terkait panasnya rivalitas para pendukung kedua tim, Aji menganggap hal itu wajar selama masih berada dalam koridor sportivitas. Selain itu ada faktor lain

yang bisa jadi bumbu pendukung Persebaya tersenyum. Yakni tiga pertemuan terakhir, Persija belum pernah merasakan kemenangan. Selain itu, memori kekalahan terakhir Persebaya 3-4 di SUGBK, juga terjadi 10 tahun silam. Aji sendiri mengetahui laga tersebut, tetapi tidak memusingkannya. Yang jadi fokusnya adalah membawa anak-anak asuhnya melalui dua laga terakhir, yakni kontra Persija dan Badak Lampung (22/12) tuntas dengan hasil manis. “Kami mau memaksimalkan poin di pertandingan terakhir,” tutur Aji. Apalagi skuat Persebaya sudah siap bahu membahu menaklukkan tuan rumah Persija. Bek Persebaya Ruben Sanadi menegaskan semua pemain dalam kondisi fokus untuk laga tersebut, meski dia menyadari puluhan ribu suporter Persija, The Jakmania, ber-

Tekad kuat mengakhiri musim 2019 dengan status runner up jadi modal Persebaya melawat ke SUGBK.

potensi memberikan tekanan bagi skuat Bajul Ijo. “Walau ada tekanan dari suporter, teman-teman harus menikmati pertandingan besok,” tutur Ruben. Saat ini, Persebaya menduduki peringkat keempat klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2019 dengan mengumpulkan 48 poin dari 32 pertandingan. Sementara Persija ber-

Renang Indah

Jatim Incar Emas Pra-PON Jakarta, Memorandum Atlet renang indah Puslatda Jatim 100/IV mengincar medali emas di ajang Pra-PON XX 2019 di Kolam GBK Aquatiq Senayan Jakarta, 18-19 Desember. Pelatih Kistantono mengatakan, try out ke Malaysia sebelumnya, jadi modal utama. “Kami berharap hasil ikut even internasional di Malaysia mampu mendongkrak atlet

untuk meraih restasi terbaik. Mereka tampil dengan penuh percaya diri meski yang dihadapi atlet papan atas internasional,” harap Kistantono tentang perkembangan atlet Jatim jelang turun di pra-PON, Senin (16/12). Jatim memberangkatkan 6 atlet di pra-PON renang indah. Di nomor duet ada Livia Lukito dan Sabrina Septi Herlina, Putri Nia Mulyono, Carisa Maharani

Latif dan Intan Putri Adit Ria Pra-PON sendiri hanya menyediakan 3 emas yang terdiri dari nomor solo, duet, dan tim. Jatim mengandalkan nomor solo atas nama Livia Lukito. Namun peluang di dua nomor lainnya cukup terbuka kendati dua pesaing utama, DKI Jakarta dan Jabar, dipastikan menurunkan atlet terbaiknya. “Daerah lain yang ikut Sulsel, Kaltim, Bali,

Atlet renang indah Jatim yang akan berlaga di pra-PON di Jakarta.

dan DI Jogjakarta. Namun DKI dan Jabar selama ini menjadi pesaing,” sebut Kistantono. Salah satu hasil dari berguru

ke Malaysia yang diharapkan keluar adalah gerak dan keserasian atlet papan atas Asia yang bisa dicontoh Jatim. (*/epe)

tengger di posisi ke-12 klasemen setelah meraup 41 poin dari 32 laga. Dalam tiga laga terakhirnya

di Liga 1 2019, Persija menang satu kali dan menelan dua kekalahan. (*/epe)


DEWI RENGGANIS

SELASA LEGI, 17 DESEMBER 2019 HALAMAN 14

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Sakit Hati, Bakar Tiga Rumah Tetangga

Atap Kelas Ambruk

Siswa Kelas 6 SDN Keting 02 Ngungsi ke Musala Jember, Memorandum Ambruknya atap ruangan kelas di SDN Keting 02, Kecamatan Jombang, menambah persoalan baru. Siswa terpaksa melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) dipindahkan ke kelas atau ruangan lain. Bahkan siswa kelas 6 ngungsi ke musala sekolah kendati atapnya masih utuh namun dindingnya retak dan rawan ambruk. “Untuk sementara ini dilakukan pindah kelas, karena pertimbangan jumlah siswa. Maka dari itu kelas 3 yang jumlahnya lebih sedikit dipindah ke perpustakaan, karena ruang perpustakaan sekolah juga sempit,” kata Plt Kepala SDN Keting 02 Jember Satram, Senin (16/12). Dengan kondisi yang sangat mengkhawirkan ini, Satram, mengimbau untuk tidak mendekat ke lokasi kelas yang atapnya ambruk. “Karena dikhawatirkan akan jatuh lagi. Kami juga berharap agar pemerintah segera membangun yang lebih baik. Karena yang menempati gedung ini anak-anak , maka kualitasnya harus yang lebih baik,” ungkapnya. Masih kata Satram, siswa juga mengalami trauma. “Sehingga mungkin nantinya jika ada pendampingan untuk psikologis. Tapi kami dari semua guru, berusaha memberikan pemahaman dan penguatan kepada siswa ini, agar tidak terlalu trauma,” katanya. Atap ruang kelas 5 SDN Keting 02 ambruk saat siswa sedang melakukan kegiatan latihan upacara, Sabtu (14/12). Selain atap, ruangan kelas 6 juga butuh n perbaikan karena dindingnya yang retak dan rawan ambruk. (jun/edy/epe)

diketahui saksi yang mengetahui ada seseorang melempar sumbu api ke salah satu rumah,” ujar Kapolsek Kalisat AKP Sukari kepada Memorandum. Pelapor Sulikandi, sedang tidak berada dirumah, pelaku (Rahman) yang sebelumnya ada masalah dengan pelapor datang

Abdur Rahman

dan melempari rumah sambil berteriak-teriak menyuruh penghuni untuk keluar. Sedangkan di dalam rumah hanya ada istri, anak, dan menantu Sulikandi. Karena ketakutan, ketiganya langsung keluar. “Pada saat itu saksi melihat salah satu terlapor melemparkan sesuatu ke arah genteng dan langsung memercikkan api dan membakar atap rumah pelapor,” terang AKP Sukari. Melihat kejadian itu, ketiga orang dekat Sulikandi tidak bisa berbuat banyak. Apalagi kondisi

lingkungan masih sepi. Setelah Abdur Rahman dan teman-temannya pergi, baru ketiganya meminta bantuan tetangga. Nahas, api yang sudah terlanjur membesar justru merembet ke dua rumah lainnya yang berdekatan. Kobaran api menyulitkan warga melakukan pemadaman hingga datang mobil PMK Kalisat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta lantaran tiga bangunan rumah hanya menyisakan puing. (edy/epe)

Bergotongroyong, Warga Wujudkan Jembatan Penghubung Antardesa Jember, Memorandum Bupati dr Hj Faida MMR mengapresiasi upaya warga Desa Patemon dan Tanggul Kulon yang telah bergotongroyong membangun Jembatan Patelon sebagai sarana penghubung kedua desa. Apresiasi disampaikan saat pengajian umum yang diselenggarakan masyarakat Tanggul untuk menandai rasa syukur atas pembangunan Jembatan Patelon (Patemon-Tanggul Kulon), Minggu (15/12) malam. “Sejak tahun-tahun lalu masyarakat selalu bergotong-royong, dan tiga bulan terakhir ini dikerjakan sampai akhirnya selesai,” terang bupati. Jembatan ini sebelumnya merupakan jembatan gantung yang menghubungkan kedua desa. Dengan dana swadaya dan tenaga warga, jembatan permanen berhasil dibangun. Sebagai tindak lanjut apresiasi tersebut, bupati akan menuntaskan pembangunan jembatan yang belum selesai. Sebab, dari pengecekan oleh dinas terkait masih ada bagian yang perlu diselesaikan. Beberapa bagian tersebut diantaranya bagian sayap, plengsen-

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Siswa kelas 6 SDN Keting 02 belajar di musala sekolah menyusul ambruknya atap ruang kelas dan retak-retak dinding.

Abdur Rahman Als Rahman (38), warga setempat dikeler ke Mapolsek Kalisat untuk diperiksa terkait motif pembakaran dan kemungkinan adanya keterlibatan orang lain. “Ludesnya tiga rumah milik Sulikandi (42), Ririn (22), dan Sarip (55) pada Minggu (15/12),

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

FOTO: MEMORANDUM/JUN

Jember, Memorandum Polsek Kalisat mengamankan satu tersangka pembakar tiga rumah di Dusun Junggrang, Desa Patempuran, Kecamatan Kalisat, Senin (16/12).

Bupati Faida menandatangani prasasti peresmian Jembatan Patelon.

gan, alas, serta pagar jembatan. Semua bagian ini akan diselesaikan pemerintah.“Jembatan ini diperlukan oleh masyarakat,” tandasnya. Terkait dengan penyelesaian pengerjaan jembatan itu oleh pemerintah, bupati meminta

komitmen masyarakat untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia Jember. Salah satunya dengan tidak membiarkan anak putus sekolah. Para pemudanya harus sekolah,

minimal tingkat atas. Warga juga diminta untuk berkomitmen tidak menikahkan anaknya di usai yang sangat muda. Jika ingin melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi, pemeritah telah menyediakan

beasiswa. Selain itu, warga diminta untuk mendata anak yatim – piatu dan kaum duafa yang belum mendapat bantuan dari pemerintah. Menurut bupati, desa-desa lain perlu menerapkan nilai-nilai yang telah diwujudkan oleh masyarakat Patemon dan Tanggul Kulon. Yakni tidak berdiam diri menunggu bantuan, dengan bergotong royong. Bupati juga menyebutkan bahwa sebagian akses jalan di Desa Patemon dan Tanggul Kulon telah mendapat bantuan pengaspalan. Penjangnya sekitar 7 kilometer. Ada juga bantuan pemerintah berupa paving jalan lingkungan. Sementara itu, perwakilan panitia Khoriyus mengucapkan terima kasih kepada bupati karena telah hadir untuk meresmikan Jembatan patelon, yang asli hasilswadaya masyarakat. “Terima kasih juga atas dukungan dan gotong-royong semua pihak dan semua masyarakat, akhirnya jembatan ini dapat terbangun. Semoga masyarakat disini semakin rukun dan kompak,” tuturnya. (edy/hms/epe)

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan

Potensi Besar, Betrust Machine Merambah Madiun Madiun, Memorandum Perkembangan teknologi informasi juga berdampak besar pada aktivitas perekonomian. Bisnis yang dilakukan kini tidak hanya terpusat di kota-kota besar. Dengan genggaman informasi melalui handphone, semua individu bisa menggeluti bisnis meski di pelosok daerah sekalipun.

Hal ini yang ditekankan CEO Betrust Machine Adrian Wijaya. Perusahaan penyedia dan penyewaan perangkat lunak (software) serta alat bantunya untuk melakukan perdagangan valuta asing (valas). “Kami ingin memberikan

pemahaman kepada semua orang termasuk di daerah seperti Madiun dan sekitarnya, bahwa aktivitas bisnis dan perekonomian sekarang bisa dilakukan di semua tempat,” terangnya, Senin (16/12). Hal ini dibenarkan Marketing

Director Betrust Machine Dedy Susworo. “Software yang kami sediakan bisa memudahkan aktivitas pegiat valas di daerah. Sehingga sekarang tidak perlu repot ke kota-kota besar untuk memantau pergerakan mata uang asing,” sebutnya. (alv/mt/epe)

PT PASIFIK TEHNIKINDO INTERNASIONAL PERUSAHAAN YANG BERGERAK DIBIDANG PENYEWAAN PERANGKAT LUNAK ( SOFTWARE ) DAN ALAT BANTU UNTUK MELAKUKAN PERDAGANGAN VALUTA ASING

VISI Menjadi salah satu Perusahaan penyedia software AUTOTRADING berbasis TEHNOLOG terdepan dan terpercaya

PERANGKAT LUNAK INI TELAH DIUJI SELAMA 7 TAHUN, DIAWALI PADA TAHUN 2012 TELAH DIUJI COBA DIBEBERAPA PAIR ( MATA UANG ) DAN BERBAGAI KETAHANAN, BERBAGAI PERHITUNGAN, TEHNIK TRADING DAN MENGHABISKAN DANA SEKITAR 36 M

MISI ¾ Menyediakan produk AUTOTRADING yang berkualitas dan menjadi kebutuhan peningkatan perekonomian masyarakat ¾ Menjadikan seluruh mitra kerja menjadi individu yang berjiwa entrepreneur mand dan konsistensial ¾ Memberi nilai kenyamanan, kepastian , dan keamanan bagi seluruh mitra kerja d menjalankan bisnis betrust ¾ Menerapkan bisnis yang berbasis tehnologi digital market terdepan dan terperca ¾ Berinovasi untuk pertumbuhan dan perkembangan perusahaan, menciptakan peluang usaha yang menguntungkan dan nyaman untuk semua mitra perusahaa

KINI TERBUKTI BAHWA BETRUST MACHINE INI DAPAT MENGHASILKAN PROFIT KONSISTEN ANTARA 1 – 25 % PERBULAN DENGAN MARGIN YANG LEBIH TERJAGA Alamat Kantor Pusat Betrust : Perumahan Greenlake city Cluster EUROPE 3 No.28 Cipondoh, Tangerang FATWA DEWAN SYARI’AH NASIONAL MUI Nomor : 28/DSN-MUI/III/2001 Tentang : Jual Beli Mata Uang

PRODUK PROFILE CEO Betrust Machine Adrian Wijaya memberikan materi kelebihan software kepada peserta seminar trading di Surabaya beberapa waktu lalu.

PAMM ACCOUNT Adalah sebuah fasilitas interaktif yang dikeluarkan oleh perusahaan yang dimana jika anda belum cukup dana untuk melakukan sewa produk BETRUST MACHINE akan tetapi anda tetap dapat menikmati keuntungan dari hasil perdagangan dipasar mata uang dengan modal yang relative terjangkau, dengan pembagian hasil sesuai dengan paket yang anda pilih.

VISI Menjadi salah satu Perusahaan penyedia software AUTOTRADING berbasis TEHNOLOG terdepan dan terpercaya

FOTO: MEMORANDUM/ALV

MISI ¾ Menyediakan produk AUTOTRADING yang berkualitas dan menjadi kebutuhan peningkatan perekonomian masyarakat ¾ Menjadikan seluruh mitra kerja menjadi individu yang berjiwa entrepreneur mand dan konsistensial ¾ Memberi nilai kenyamanan, kepastian , dan keamanan bagi seluruh mitra kerja d menjalankan bisnis betrust ¾ Menerapkan bisnis yang berbasis tehnologi digital market terdepan dan terperca ¾ Berinovasi untuk pertumbuhan dan perkembangan perusahaan, menciptakan peluang usaha yang menguntungkan dan nyaman untuk semua mitra perusahaa

PAMM

ACCOUNT

PILIHAN PAKET PAMM ACCOUNT : PAKET

DEPOSIT

BAGI HASIL

KONTRAK

PREMIUM

$ 100 - $ 249

60 % - 40 %

350 %

PLATINUM

$ 250 - $ 499

65 % - 35 %

350 %

VIP

$ 500 - $ 10.000

70 % - 30 %

350 %

EMBAGIAN SHARING PROFIT ACCOUNT PAMM DILAKUKAN SETIAP 10 HARI KERJA ROBOT ( MINIMAL AUTO TRANSFER $ 10


LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

SELASA LEGI, 17 DESEMBER 2019 HALAMAN 15

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Menjelang Nataru Harga Cabe Melonjak Gresik, Memorandum Menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru 2020, sejumlah harga terpantau stabil. Bahkan, harga telur ayam boiler yang sebelumnya naik kini merosot menjadi Rp 3.029. Sehingga harganya menjadi Rp 20.757 per kilogram. Sayangnya, stabilitas harga komoditas tersebut tidak diikuti dengan harga cabe rawit per kilogramnya pada 12 Desember 2019 yang mencapai Rp 32.714. Padahal harga cabe rawit per 28 November 2019 lalu, hanya Rp 28.714 per kilogramnya. Namun karena naik Rp 1.714 pada 5 Desember 2019 harga cabe rawit yang terpantau mencapai Rp 30.429 per kilogramnya. Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) Pemkab Gresik Agus Budiono mengatakan, fluktuatifnya sejumlah harga komoditas tidak dapat diprediksikan. “Pasar tidak bisa diramal sesuai aturan teori probabiility semua bisa berubah tergantung ketersediaan dan permintaan kebutuhan pasar,” jelas Agus. Sementara itu, harga cabe jenis lain seperti cabe besar juga ikut naik dengan Rp 21.286 per kilogramnya. Per 5 Desember 2019 kemarin harga cabe besar masih Rp 18.143, sehingga kenaikannya cukup terlihat dengan Rp 3.143 per 12 Desember 2019. Sekadar diketahui, sejumlah harga kebutuhan pokok lain mulai beras premium terbilang setabil yakni Rp 12.643 per kilogram, beras medium Rp 11.071 per kilogram, beras biasa Rp 9.857 per kilogram, dan beras bulog Rp 6.214 per kilogram. Kedelai lokal meski naik, namun tidak seberapa sekitar Rp 8.643, ayam potong boiler Rp 33.571 dan jagung pipilan Rp 7.571 per kilogram. “Tetapi proyeksi dapat dikatakan tetap atau turun karena ketersediaan jelang hari raya Natal dan Tahun Baru 2020 pasti dilebihkan,” pungkasnya. (dri/har/mik)

LOWONGAN WARTAWAN Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN

Persyaratan: Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)

Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com

Sebab, baru-baru ini Heri Susanto (40), warga Dusun Priyoso Kulon, Desa Priyoso, Kecamatan Karangbinangun, tewas mengenaskan setelah meneguk miras oplosan. Ketua PCNU Lamongan KH Supandi menegaskan, jika dipandang dari segi apapun miras tetap tidak ada gunannya dan selalu merusak kehidupan manusia. Me n a n g g a p i k e j a d i a n meninggalnya warga Lamongan akibat konsumsi miras oplosan, ia mengaku miris, dan berharap ada tindakan tegas terukur dari aparat penegak hukum. “A s t a g h f i r u l l a h . Je l a s

menurut pandangan agama Islam minum keras itu haram hukumnya, termasuk miras oplosan,” ujar mantan Kepala Kemenag Lamongan ini, Senin (16/12) siang. Selaku pribadi dan ketua PCNU, ia berharap penyelesaiannya harus simultan dari semua lini antara regulasi atau aturan dari pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, guru di sekolah, serta orang tua, semua harus sinergi satu visi misi memberantas miras. Supandi meminta, ada upaya sungguh-sungguh dalam pencegahan. Baik secara preventif maupun persuasif, leb-

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Lamongan, Memorandum Pimpinan Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Lamongan sepakat peredaran minuman keras (miras) yang telah merusak sendi kehidupan masyarakat diberangus.

Ketua PCNU KH Supandi dan Ketua PDM Shodikin.

ih-lebih dari pihak keamanan begitu juga perlu ada pengawasan yang ketat dan hukuman yang tegas, bagi penyedia maupun pengedar. “Apa artinya dilakukan pencegahan bagi pengguna, kalau penyedia dan pengedar

dibiarkan liar begitu saja. Semoga Allah SWT memberikan hidayah kepada kita semua, amin,” tegasnya. Permintaan penindakan tegas juga disampaikan Ketua PDM Lamongan KH Shodikin yang berharap agar

dilakukan penyelidikan secara menyeluruh dan sistematis hingga ke akarnya. Tujuannya agar seluruh jaringannya terkikis habis. “Penegakan hukum kepada mata rantai yang menyebabkan kematian, mulai dari produsen, pemasok, penjual hingga peminum. Dan ke depannya secara sinergis seluruh elemen masyarakat harus dilakukan usaha preventif, dan pencegahan,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Lamongan ini. Shodikin mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Islam untuk menjauhi segala kegiatan yang tidak bermanfaat apalagi sampai merugikan diri sendiri dan orang lain. “Kita harus kembali ke agama, hindari khomer. Karena khomer itu adalah induknya dosa,” pungkas pria asal Kecamatan Kedungpring ini. (al/har/mik)

Polres Bojonegoro Gelar Apel Pasukan Operasi Aman Nusa II 2019 Bojonegoro, Memorandum Polres Bojonegoro melakukan Apel Gelar Pasukan Satgas Operasi Kotijensi Aman Nusa II dalam rangka antisipasi menghadapi bencana tahun 20192020, Senin (16/12), di lapangan Sosrodilogo, Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro. Apel Gelar yang dipimpin Kepala Satuan (Kasat) Brimob Polda Jatim Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika ini juga dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Bambang Hariyanto, Kapolres Bojonegoro AKBP Muchamad Budi Hendrawan, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bojonegoro KH Alamul Huda, Kepala Instansi Kapolsek Jajaran Polres Bojonegoro, Danramil Jajaran Kodim 0813 Bojonegoro, dan camat se-Kabupaten Bojonegoro. Sedangkan peserta gelar pasukan itu juga diikuti Sub Den POM Bojonegoro, Kodim 0813 Bojonegoro, Sat Brimob Polda Jatim, Sat Pol Air, Sat Sabhara, Polres Tuban, Polres Lamongan, BPBD Kabupaten Bojonegoro, Tagana Kabupaten Bojonegoro, Sie Propam, satlantas, satreskrim, satintelkam, RS Bhayangkara Bojonegoro, sat Pol PP, Dinkes, Dishub, Senkom,RAPI, Orari, dan Pramuka. Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika menyampaikan, bahwa bencana terjadi diakibatkan juga oleh masyarakat yang belum sadar bencana dan belum sadar lingkungan serta

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Pedagang pasar kota Gresik sedang meladeni pembeli.

NU-Muhammadiyah Minta Peredaran Miras Dibasmi Habis

Kombespol I Ketut Gede Wijatmika bersama para kapolres dalam acara persiapan Apel Pasukan Operasi Aman Nusa II 2019.

pengelolaan sumber daya alam yang kurang memperhatikan dan memperhitungkan dampak eksploitasi. Sehingga mengakibatkan terjadinya bencana yang menimbulkan kerugian yang cukup besar, baik jiwa raga, harta benda dan kerusakan lingkungan hidup. “Bencana terjadi akibat ulah

manusia yang masih belum sadar terhadap lingkungan sekitarnya sehingga sangat merugikan baik jiwa, harta benda dan kerusakan lingkungan,” jelas Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika. Sementara Kapolres Bojonegoro AKBP Budi Hendrawan mengaku apel ini sengaja ditempatkan di daerah rawan ben-

cana salah satunya Bojonegoro. Agar aparat bisa melihat secara langsung kondisi daerah. “Sengaja apel kesiapsiagaan ini kita tempatkan di lapangan pinggir Sungai Bengawan Solo. Sebab, selama ini Bojonegoro dikenal sering terkena musibah banjir luapan Sungai Bengawan Solo. Dan memang kita lihat

Pria Rungkut Curi HP untuk Kebutuhan Hidup Gresik, Memorandum Muhammad Dwi Prayogo harus berurusan dengan polisi. Lelaki asal Rungkut, Surabaya tersebut, tepergok mencuri handphone (HP) milik Hans Christofer di depan toko modern, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, kemarin. Pelaku mengaku mencuri HP korban karena ada kesempatan. Rencananya barang curian itu akan dijual kembali dan uangnya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” ujar Kapolsek Driyorejo AKP Wavek Arifin, Senin (16/12). Kronologis pencurian itu terjadi ketika korban datang ke salah satu toko modern di Jalan Batu Mulia, Desa Petiken, komplek Kota Baru Driyorejo (KBD) sekitar pukul 17.00. Korban menaruh handphone di dasbor depan. Lalu, ia lupa dan ditinggal masuk ke toko tersebut untuk membeli susu. Tidak berselang lama, Hans baru ingat jika handphone miliknya ketinggalan di motor Honda Vario W

Muhammad Dwi Prayogo diamankan di Mapolsek Driyorejo.

4436 JN itu. Ketika hendak mengambil HP, dia melihat seorang laki-laki yang mendekati motornya lalu pergi begitu saja. Setelah dicek, HP Vivo Y531 warga putih gold hilang. Korban berupaya mengejar hingga beberapa ratus meter. Dalam perjalanannya, ada petugas melakukan patroli wilayah. “Korban lapor anggota yang

sedang patroli selanjutnya dilakukan pengejaran dan berhasil diamankan,” sambung Wavek. Ditambahkan olehnya, tersangka dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian. Akibat pencurian tersebut korban mengalami kerugian Rp 1,9 juta. “Ini masih proses melengkapi berkas-berkasnya,” tandas mantan Kapolsek Menganti tersebut. (an/har/mik)

belakangan ini musibah angin kencang sering juga terjadi,” tambah kapolres. Namun dia berharap, bencana tidak terjadi. Namun jika terjadi, semua unsur akan bersinergi membantu masyarakat. “Kita berharap sinergi semua unsur hingga masyarakat jika ada bencana terjadi,” tegasnya. (top/har/mik)

Petani Terdampak Bencana Diminta Ikut Asuransi Pertanian

FOTO: MEMORANDUM/SAIFUDIN ANAM

FOTO: MEMORANDUM/ANDRIYANTO

Bojonegoro, Memorandum Seleksi lelang jabatan tujuh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Bojonegoro memasuki tes pembuatan makalah, Senin (16/12). Bertempat di Gedung Pemkab Bojonegoro, tes diikuti oleh 33 peserta. Rincian peserta yang mengikuti tes itu antara lain lima calon untuk jabatan Masirin Kepala Dinas Kesehatan, empat calon untuk jabatan Kepala Inspektorat, lima calon untuk Kepala Dinas Pendidikan, enam calon untuk Kepala Dinas Sosial, empat calon Kepala Dinas Peternakan, empat calon Kepala Dinas Perikanan, empat calon untuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Penataan Ruang, dan lima calon untuk Kepala Satuan Polisi Pamong Praja. Hal itu sesuai dalam surat nomer 09/PANSEL-JPTP/ BJN/2019. Penilaian Kompetensi Bidang dan Wawancara Akhir Seleksi Terbuka Pengisian JPT Pratama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Kabag Humas Pemkab Bojonegoro Masirin mengatakan, untuk kegiatan sendiri mulai Senin sampai Kamis tanggal 16-19 Desember 2019. Untuk hari Senin (16/12), peserta membuat makalah dan power point. Sedangkan untuk materi Selasa (17/12) sampai Kamis (19/12) itu ujian atau presentasi, akan diuji oleh lima penguji. Para penguji itu di antaranya Setyo Wahono mantan komisioner KPU Bojonegoro sekaligus adik dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Ridwan Hambali sebagai Rektor Unugiri, Nurul Azizah selaku Sekda, Boedy Irhadtanto Ketua Dewan TIK, dan Djoko Lukito sebagai Assisten 1. “Untuk hasil pengumuman sendiri masih belum tau” ujar Masirin. (top/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Seleksi 7 Calon Kepala OPD Masuk Tahap Pembuatan Makalah

Gresik, Memorandum Para petani di wilayah terdampak banjir menjadi perhatian serius Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Gresik. Petani diminta untuk mendaftar asuransi sebagai antisipasi jika petani mengalami gagal panen. Kepala Dinas Pertanian Eko Anindito Putro menjelaskan, jika petani menjadi peserta asuransi pertanian ketika ada bencana sehingga gagal panen (puso), petani akan mendapat ganti rugi. Disebutkan olehnya, dari sekitar 24 ribu hektar areal pertanian sesuai dengan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B), sekitar 2.000 hektar areal persawahan di Kabupaten Gresik masuk daerah rawan bencana kekeringan dan banjir. “Areal tersebut berada di sejumlah kecamatan seperti Benjeng, Cerme, Balongpanggang, Duduksampeyan hingga Dukun,” kata Eko sapaan akrabnya, Senin (16/12). Disampaikan, hingga saat ini Dispertan tengah fokus pada petani di wilayah rawan bencana ikut program tersebut. Pasalnya, pemerintah pusat sudah mensubsidi dengan membayar sebesar Rp 146 ribu. Sedangkan petani hanya memiliki kewajiban membayar sebesar Rp 36 ribu perhektar setiap musim tanam. Keinginan Dispertan Gresik mendapat dukungan dari kalangan wakil rakyat. Para petani sebab asuransi tersebut membantu petani ketika gagal panen. “Pertanian di Kabupaten Gresik sedang digenjot untuk komoditas yang memiliki nilai jual tinggi,” kata anggota Komisi II DPRD Gresik, Musa. (an/har/mik)


GRESIK-PANTURA

SELASA LEGI, 17 DESEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 16

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP

Pengguna Sabu Mojotengah Beli Sabu Ranjau Gresik, Memorandum Peredaran narkoba di wilayah Gresik selatan dibongkar anggota Polsek Cerme. Mujahidin, seorang pengguna asal Dusun Pakupari, Desa Mojotengah, dicokok polisi usai membeli sabu di tepi jalan Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti.

1.265 Pendaftar CASN Tidak Lolos Administrasi Gresik, Memorandum Ribuan pendaftar calon aparatur sipil negara (CASN) di Pemkab Gresik tidak memenuhi syarat (TMS) administrasi sehingga dinyatakan tidak lolos dan tidak bisa mengikuti tes selanjutnya, Senin (16/12). Jumlah yang tidak lolos administrasi mencapai 1.265 dari 10.273 yang mendaftar. Sehingga, bagi yang ingin komplain terkait hasil seleksi administrasi, pihak badan kepegawaian daerah (BKD) telah menyiapkan tempat untuk pendaftar melakukan sanggah. Kepala Bidang Data, Formasi dan Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Gresik Bahagiyo Santoso mengatakan, masa sanggah hanya diberikan waktu tiga hari. Jika melewati ketentuan itu, pendaftar dinyatakan gugur. “Masa sanggah dimulai Senin 16 sampai 19 Desember 2019. Pendaftar yang ingin sanggah telah kami fasilitasi di ruang computer assisted test (CAT) lantai IV BKD,” jelas Bahagiyo, kemarin. Sanggah ini diberikan bagi pendaftar yang ditetapkan TMS oleh panitia seleksi Daerah (Panselda), jika administrasi pendaftar dirasa telah memenuhi kualifikasi. Pendaftar yang tidak lolos tersebut rata-rata karena jurusannya tidak sesuai dengan formasi yang dituju. “Misalnya teknik industri tapi yang melamar manajamen rekayasa industri. Ada juga formasi pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) yang melamar sarjana pendidikan guru madrasah ibtidaiyah (PGMI),” terangnya. Sementara pada saat bersamaan pengumuman sudah ada 5 pendaftar yang TMS melakukan sanggah. “Ada pendaftar yang merasa sudah melengkapi syarat administrasi CASN. Namun saat dilihat oleh tim ternyata berkas salah input. Misalnya file lamaran diinput ke lampiran akreditasi jurusan Kampus,” sambungnya. Di samping itu, 9.008 pendaftar yang telah memenuhi syarat administrasi dinyatakan lolos dan selanjutnya akan mengikuti ujian tes, dipastikan akan mengikuti ujian yang berlangsung Februari 2020 mendatang. (dri/har/mik)

Mujahidin diamankan di Mapolsek Cerme beserta barang bukti.

Lamongan, Memorandum Residivis pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Solehudin alias Unyil (24), warga Desa Menganti, Kecamatan Glagah dilumpuhkan tim Jaka Tingkir Satreskrim Polres Lamongan ketika berada di rumah temannya di Desa Paseh, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Minggu (15/12) pukul 15.00. Pada tahun 2017, tersangka pernah ditahan selama 2,6 tahun karena melakukan pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polsek Jambangan, Polrestabes Surabaya. Tersangka dilumpuhkan dengan timah panas tepat di kaki kiri karena mencoba melarikan diri. Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung didampingi Kasatreskrim AKP Wahyu Norman Hidayat dalam konferensi pers, Senin (16/12) siang mengatakan, bahwa pengungkapan dan penangkapan dilakukan setelah petugas mendapatkan laporan dari para korban dan beberapa barang bukti sudah dikantongi. “Saat melakukan aksi di Pukesmas Turi, aksi tersangka terekam kamera

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Residivis Curanmor Didor

Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung didampingi Kasatreskrim AKP Wahyu Norman Hidayat dalam konferensi pers.

CCTV. Berdasar laporan dan rekaman CCTV itu, kemudian petugas melakukan penyelidikan dan mengamankan tersangka,” ujar perwira dengan dua melati di pundak ini. Dalam melancarkan aksinya, tersangka dibantu empat orang temannya yang saat ini sudah ditetapkan tersangka dan menjal-

ani proses hukum di Polrestabes Surabaya dalam kasus curanmor juga. “Ada tiga tersangka yang sedang menjalani proses hukum, sementara satu tersangka satu lagi yang kini masih menjadi buronan atau DPO kami,” tegas alumnus Akademi Kepolisian 1999 ini. Untuk memperdalam dan mengungkap kasus sampai tuntas, Feby mengaku akan memanggil tersangka lain yang

kini sedang menjalani proses hukum di Polrestabes Surabaya untuk dimintai keterangan. “Tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP terkait pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara selama 7 tahun kurangan penjara. Dan pastinya nanti akan lebih berat daripada hukuman sebelumnya,” pungkas pria kelahiran Sukabumi ini. (al/har/mik)

Antisipasi, Kapolres Tuban Ikut Apel Hadapi Bencana Alam Tuban, Memorandum Antisipasi bencana alam, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono bersama sejumlah anggota mengikuti apel gelar pasukan Satgas Operasi Kontijensi Aman Nusa II bersama polres jajaran Polda Jatim di Bojonegoro, Senin (16/12). Apel gelar pasukan yang ngka dihelat dalam rangka nmenghadapi benn cana itu, dipimpin n oleh Komandan a Satbrimob Polda Jatim Kombes Poll I Ketut Gede Wijat-mika. Dalam apel gelar pasukan ini juga diikuti Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan, Kapolres Lamongan AKBP Feby D.P. Hutagalung, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, Forkopimda Bojonegoro, BPBD, Basarnas, Tagana, dan potensi masyarakat lainnya. Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono mengungkapkan, catatan PNBP di mana sejak Januari hingga November 2019 telah terjadi 2.829 bencana di

“Apel gelar pasukan ini untuk kesiapan dan kesiagaan kita seandainya terjadi bencana. Mengingat terjadinya beberapa bencana akhir-akhir ini. Nah,

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono bersama KapolK re Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan dan Kapolres res Lamongan AKBP Feby D.P. Hutagalung dalam kegiatan apel antisipasi bencana.

antaranya puting beliung 880 kejadian, banjir 657 kejadian, tanah longsor 621 kejadian, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) 508 kejadian, kekeringan 118, gempa bumi 24 kejadian, gelombang pasang atau abrasi 14 kejadian serta letusan gunung api 7 kejadian. “Menyikapi hal tersebut, seluruh jajaran Polri bekerja sama dengan BNTB, BNTP, TNI, pemerintah beserta po-

tensi lainnya melaksanakan Operasi Kontijensi Aman Nusa II 2019 ini,” kata alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2000, kemarin. Operasi Kontijensi ini dimulai saat kejadian bencana hingga pasca bencana di seluruh wilayah melalui langkah penguatan dan pendampingan psikologi, pencarian, penyelamatan, perlindungan, pengamanan, dan evakuasi korban dan harta benda.

Kapolres Gresik Perintahkan Pengamanan Tahanan Ditingkatkan Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo memimpin apel pagi di halaman mapolres.

anggota yang meninggalkan tempat pengamanan,” imbuh alumnus Akpol 2000 itu. Disebutkan olehnya, koordinasi pengamanan Natal dan Tahun Baru (nataru) juga sudah dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi terkait. Pemetaan wilayah yang diang-

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Gresik, Memorandum Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo memerintahkan seluruh anggota polres dan polsek jajaran untuk meningkatkan pengawasan dan pengamanan tahanan di masing-masing mapolsek. Kendati saat ini sudah mendekati akhir tahun dan Ops Lilin, anggota tidak boleh lengah. Pengawasan tahanan tetap harus diperhatikan. “Setiap hari pastikan tahanan dicek,” pinta Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo disela-sela apel pagi, Senin (16/12). Orang nomor satu di Polres Gresik itu, bahkan meminta proses pemberkasan dipercepat. Sehingga para tahanan tersebut bisa dipindahkan ke Rutan Banjarsari, Cerme. Mantan Kapolres Jember itu juga menyampaikan, dalam waktu dekat aka ada libur panjang. Setiap anggota diminta tetap waspada dan selalu bady system. Pihaknya tidak ingin terjadi sesuatu. “Berdasarkan perintah dari pimpinan Polri, selama libur panjang tidak boleh ada

“Barang bukti sudah kami amankan,” ujar Kanitreskrim Polsek Cerme Bripka Mahrizal, kemarin. Dikatakan olehnya, usai menangkap tersangka di pinggir jalan, pihaknya langsung bertolak ke lokasi yang digunakan untuk mengonsumsi barang haram itu. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti. “Satu poket sabu 0,20 gram, satu pipet terbuat dari kaca

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

KEGEMARAN ngopi ini tidak hanya disukai oleh beberapa orang, melainkan banyak orang termasuk Kepala Desa Kandangan, Kecamatan Duduksampeyan, Miftahul Huda. Karena sebetulnya kebiasaan Miftahul Huda ngopi dijadikan orang sebagai wadah ngobrol santai dan paling enak untuk dibuat berdiskusi. Terkadang persoalan penting pun jika dibawa ke warung kopi akan ringan diselesaikan. Sebab banyak masukan atau keluhan dari masyarakat yang muncul dalam forum santai itu. “Banyak solusi yang kita dapatkan,” ujar nya. Ia menyontohkan persoalan air bawah tanah (sumber air, red) di wilayah desanya. Maka solusinya akan dibangun tampungan air yang mewadahi dan memperoleh air dari sungai sekunder desa sebelah menggunakan pipanisasi. “Setelah dari tapungan itu kita alirkan ke rumah-rumah warga,” kata dia. Jika sudah gemar ngopi tentu tidak sebentar waktu untuk ngopi. Biasanya tiap hari dia bisa ngopi tiga sampai empat kali. “Kalau cangkrukan itu yang sekarang kita obrolkan adalah bagaimana mencari solusi peningkatan produktifitas pertanian sebab kita terkendala keadaan wilayah perbukitan yang tidak ada sumber air dan tapungan air yanh kecil,” papar sarjana agama lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Raden Gresik ini. Karena selama empat tahun masyarakat disana mengalami gagal panen (puso). Solusinya yang baru dilakukan untuk peningkatan produktifitas tersebut yaitu dengan cara melakukan pemerataan elevasi menggunakan alat berat supaya air bisa tertapung dengan baik. “Dan itu baru kita lakukan uji coba tahun 2019 ini di saat musim kemarau kemarin. Semoga dengan hasil uji coba tahun 2019 bisa ada peningkatan musim panen pada 2020 mendatang,” pungkasnya. (dri/har/mik)

Lelaki 45 tahun tersebut digelandang ke mapolsek beserta barang bukti sabu dari pembelian sistem ranjau. Usai diperiksa, pria gempal itu dijebloskan ke penjara dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun. Penyergapan terhadap Mujahidin berlangsung pada Sabtu (14/12) lalu sekitar pukul 18.00. Pasca penangkapan, korps seragam coklat masih mengembangkan kasus tersebut.

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Solusi Ngopi

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

LAKONE

terdapat sisa sabu seberat 1,47 gram, satu alat hisap sabu terbuat dari botol plastik air mineral, satu skrop terbuat dari sedotan, tiga buah korek api gas,” kata Mahrizal. Berdasarkan keterangan tersangka, proses jual beli narkoba itu dilakukan dengan cara sistem ranjau. Dia membeli patugan dengan temannya yang kini masih DPO dengan harga Rp 200 ribu. “Yang DPO ada dua orang. Kali ini masih kami kembangkan terus kasusnya,” pungkasnya. Tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika. (an/har/mik)

gap rawan pun sudah dilakukan. Di mana, ada instruksi tertentu ketika melakukan patroli. Yakni menyalakan lampu sirine untuk mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas seperti curanmor dan yang lainnya. (an/har/mik)

apel ini dilaksanakan terkait kesiapan dan kesiagaan kita seandainya terjadi bencana,” tutur mantan Kasubdit Jatanras Polda Jawa Tengah. (top/har/mik)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Memorandum Edisi 17 Desember 2019 by memorandum - Issuu