SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id
JUMAT PAHING, 15 JULI 2022
memorandumredaksi@gmail.com
HARGA Rp 5.000,-
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Kombespol Dirmanto
Korban SPI Bertambah 14 Orang Surabaya, Memorandum Satu per satu korban eksploitasi ekonomi melaporkan diri melalui hotline yang disediakan polisi, baik hotline di Polda Jatim maupun Polres Batu. Sampai Kamis (14/7) bertambah 8 orang, menjadi 14 orang. Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Dirmanto menyampaikan, sejak dibukanya hotline yang disediakan oleh Polda Jatim maupun Polres Batu, satu per satu korban eksploitasi ekonomi terhadap siswa SPI yang terjadi pada 2009, mulai melaporkan diri. “Sampai hari ini ada 8 orang, yang Bersambung ke halaman 11
Pevita Pearce
Ekspresi Lucu Aktris Pevita Pearce membagikan momen saat kali pertama mencoba makan durian. Momen itu dibagikan Pevita lewat unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya.
“
Trying durian for the first time (mencoba durian buat pertama kali),” tulisnya dalam unggahan seperti dikutip liputan6.com. Bersambung ke halaman 11
FOTO: ISTIMEWA
Terduga pelaku FE (kaus putih) diperiksa di Kejari Surabaya sebelum dijebloskan ke Rutan Kelas 1 Surabaya Cabang Kejati Jatim.
JUALͳBELI HASIL PENERTIBAN SATPOL PP, KABID TIBUM DITAHAN
SERET TERSANGKA LAIN Surabaya, Memorandum Kejari Surabaya akhirnya menetapkan FE, Kepala Bidang Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Surabaya a sebagai tersangka. FE diduga melakukan tindak pidana korupsi penjualan n barang bukti hasil penertiban Satpol PP Kota Surabaya senilai Rp 500 juta.
Namun, penyidik pidana khusus (pidsus) masih mendalami adanya dugaan keterlibatan tersangka lain dalam kasus ini. “Masih kita dalami. Kemungkinan ada, kemungkinan tidak proses penyidikan masih berjalan, nanti segera mungkin pemberkasan,” ujar Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Surabaya Ari Prasetya Panca Atmaja saat dikonfirmasi Memorandum, Kamis (14/7). Penetapan tersangka FE ini berdasar-
100 Persen Dipecat DITETAPKANNYA FE, sebagai terduga pelaku dalam kasus jual beli hasil penertiban satpol PP, membuat Wakil Wali (wawali) Kota Surabaya Armuji angkat bicara. Dikatakan Armuji, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan mengambil langkah tegas. Dia memastikan FE akan dipecat dengan tidak hormat.
kan Surat Perintah Penetapan Terduga pelaku Nomor : Print-05/M.5.10/ Fd.1/07/2022 tanggal 13 Juli 2022. FE ditahan di Rutan Kelas 1 Surabaya Cabang Kejati Jatim selama 20 hari. Disinggung apakah kemungkinan tersangka baru itu kasatpol PP atau atasan-
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Bersambung ke halaman 11
Armuji
FOTO: ISTIMEWA
Bersambung ke halaman 11
Terduga pelaku FE
Pemuda Lamongan Dihabisi di Musala
EMPAT LUKA TUSUK DI DADA
FOTO: ISTIMEWA
Surabaya, Memorandum Warga Dusun Ngares, Desa Ngaresrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, digegerkan dengan penemuan mayat pria dengan luka tusuk di dada di Musala Al Muhajirin, Kamis (14/7). Mayat pria yang akhirnya diketahui bernama Wahib Adi Saputro (27), asal Sampangan, Kecamatan Deket, Lamongan, itu kali pertama diketahui Umar (57) dan Zuhri (59) warga sekitar, yang hendak salat Subuh berjemaah. Dikatakan saksi, pria yang awalnya tidak diketahui identitasnya itu bersimbah darah di bawah kepala.
Jenazah Wahib Adi Saputro di Musala Al Muhajirin Dusun Ngares, Desa Ngaresrejo, Sidoarjo, dievakuasi petugas.
Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/RIO
Petugas mengecek lokasi ledakan apar di Jalan Lebak Rejo Utara III/5.
Tempat Pengisian Apar Meledak, 1 Karyawan Tewas
Luka Parah di Kepala Surabaya, Memorandum Kecelakaan kerja terjadi di rumah sekaligus tempat pengisian alat pemadam ringan (apar) di Jalan Lebak
Rejo Utara III/5, Kamis (14/7) sekitar pukul 13.00. Kejadian itu, menyebab Bersambung ke halaman 11
Korban Pesta Miras Bronggalan Sawah Bertambah
Polisi Bawa Bukti Miras ke Labfor Memoran Surabaya, Memorandum m Tragedi pesta miras di Jalan Bronggalan Sawah Gang I, kembali merenggut nyawa. Korban kelima ini adalah Arif Efen Efendi alias Renges (33), warga Jalan Kali Kepiting Jaya, men menyusul keempat temann temannnya setelah dirawat di Rumah Sakit Una Unair, Rabu (13/7) seki sekitar pukul 17.00. Kanitreskrim P Polsek Tambaksari Iptu Agus
Suprayogi membenarkan kabar kematian Arif. Beberapa hari yang lalu anggota Reskrim sempat meminta keterangan ketika dalam perawatan. “Hanya saja dia masih lemas, kepalanya pusing, dan mengalami gangguan penglihatan pada matanya,” ungkap Agus kepada Memorandum, Kamis (14/7). Dengan tewasnya Arif, maka korban tewas dalam pesta miras menjadi lima orang secara berturur-turut. FOTO: MEMORANDUM/RIO
Bersambung ke halaman 11
Polisi menggeledah rumah Ari Subagio di Bronggalan Sawah I dan rumah duka Arif Efendi di Jalan Kali Kepiting Jaya.
Perkawinan Beda Kasta yang Berlayar tanpa Kebahagiaan (1) -
Meng, atlet peraih perunggu porprov daftar kuliah di Unusa jalur prestasi.
-
Yang gagal raih medali silakan daftar jalur frustrasi.
Restu Orang Tua yang Tak Sempat Diberikan Pernikahan tanpa restu orang tua Miskan (samaran) vs Darsih menggoreskan lukisan rumah tangga yang carut marut. Amburadul di sana-sini.
Si Mameng (Atlet lari)
M
iskan tidak mampu mencukupi kebutuhan keluarga. Setiap bulan selalu didera kekurangan. Apalagi, sejak lahir anak semata wayang mereka. Restu dari orang tua Miskan tidak pernah diberikan hingga rumah
tangga mereka hancur. Karena itu, ketika ada penawaran kerja dari rekannya yang menjadi TKW (tenaga kerja wanita) di Arab Saudi, Darsih tidak menyia-nyi Bersambung ke halaman 11
ILUSTRASI: ISTIMEWA
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO Bisnis Sabu di Kos, 2 Pengedar Diamankan
JUMAT PAHING, 15 JULI 2022 HALAMAN 2
Ungkap 3 Kasus Cabul, Polisi Minta Masyarakat Tak Takut Lapor Sidoarjo, Memorandum Tiga kasus persetubuhan atau pencabulan terhadap anak di bawah umur, diungkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Sidoarjo. Ketiga perkara cabul di tiga lokasi berbeda itu terungkap karena korban menceritakan kejadian tersebut kepada ibu kandungnya. Ibu korban kemudian melapor ke polisi. “Kasus pencabulan dari tiga kasus itu dilakukan oleh bapak tiri korban,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro, Kamis (14/7). Tersangka pertama yang diamankan adalah YM (39), bapak tiri korban perempuan berusian 10 tahun. YM menikahi ibu korban pada April 2021, kemudian tinggal bersama di rumah kos termasuk dengan korban. Tindakan persetubuhan atau cabul dilakukan YM pada putri tirinya, bermula pada awal 2022 sampai Juni 2022. Kasus kedua, tersangka yang diamankan adalah BHC (43), bapak tiri korban yang berusia 16 tahun. Tindakan persetububan atau cabul dilakukan terhadap putri tirinya di dalam kamar rumah sebanyak dua kali. Lalu untuk kasus ketiga, tersangka yang diamankan polisi yakni RE (32). Tersangka ini merupakan bapak tiri korban usia 16 tahun. RE melakukan perbuatan terlarang pada putri tirinya sebanyak lima kali pada Desember 2021. “Motif ketiga tersangka bapak tiri korban berbeda-beda. YM melakukan perbuatan cabul dan menyetubuhi korban karena tersangka sering minum-minuman keras dan tidak bisa menahan nafsu kepada anak tirinya,” sambung Kusumo. Sementara BHC, karena sering melihat film porno sehingga terdorong oleh hawa nafsu. Sedangkan RE, melakukan perbuatan cabul dan menyetubuhi korban karena terdorong hawa nafsu. “Persangkaan pasal pada masing-masing tersangka adalah Pasal 81 ayat 3 atau Pasal 82 ayat 3, dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun ditambah sepertiga dari masa hukuman,” terangnya. Pada kesempatan ini, Kapolresta Sidoarjo berharap terkait maraknya kasus pencabulan agar pihak kejaksaan maupun pengadilan untuk dapat memberikan vonis seberat-beratnya bagi para pelaku cabul. Kemudian masyarakat juga diimbau agar tidak takut melapor bila ada tindak kriminal maupun perbuatan pencabulan. “Silahkan melaporkan kepada hotline Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo langsung di nomor 08113532009. Jangan takut lapor bila ada segala macam tindak kriminal, termasuk pencabulan di sekitar Anda,” imbuhnya. (jok/mik)
Sidoarjo, Memorandum Peredaran bisnis sabu-sabu yang dijalankan dari sebuah kamar kos di Desa Sambibulu, Kecamatan Taman, Sidoarjo, dibongkar jajaran Satreskoba Polresta Sidoarjo, Rabu (6/7) malam. Dari penggerebekan itu, petugas menyita barang bukti sabu, alat isap, dan mengamankan terduga pelaku, AAP, beserta empat bungkus plastik klip berisi berisi sabu-sabu (SS). Masing-masing sabu itu dengan berat 19,42 gram, 11,25 gram, 8,58 gram dan 5,00 gram ditimbang beserta bungkusnya, tiga pak plastik klip, dua lembar kertas rekap penjualan, dan sebuah handphone (HP). “Setelah memperoleh informasi adanya tersangka lain, yakni FBP, maka tim satresrkoba segera memburu dan menangkap FBP di rumahnya, wilayah Taman, Sidoarjo,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro kepada wartawan, Kamis (14/7). Awalnya, usai mengamankan AAP, polisi melakukan pemeriksaan mendalam kepada AAP. Kepada petugas AAP men-
FOTO: MEMORANDUM/JOKOSAN
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro merilis kasus cabul.
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro menginterogasi terduga pelaku narkotika.
gaku memperoleh sabu dari AA yang masih DPO. Oleh AA. barang tersebut diranjau di depan SPBU di kawasan Jalan Kenjeran, Surabaya. Setiap ada transaksi sabu,
AA mengirim barang cukup dengan sistem ranjau. Menurut keterangan AAP, FBP yang terakhir mendapat barang dari AA. Saat menangkap FBP, polisi mendapatkan barang bukti
satu bungkus plastik klip berisi diduga narkotika jenis sabu dengan berat 0,50 gram ditimbang beserta bungkusnya, satu buah pipet kaca, seperangkat alat iisap sabu, dan HP.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan penyalahgunaan narkoba, terduga pelaku terancama hukuman penjara 20 tahun dan paling singkat enam tahun. (jok/mik)
Rutan Surabaya Terima Tahanan KPK
Demi Keamanan, Hasan Aminuddin dan Istri Dipisah Sidoarjo, Memorandum Tahanan kasus korupsi Hasan Aminuddin (HA) dan istrinya, Puput Tantriana Sari (PTS), sudah dititipkan ke rumah tahanan (Rutan) di Surabaya, Kamis (14/7). Meski pasangan suami istri ini mejalani kasus sama, namun tahanan jaksa KPK ini tidak bisa disatukan dalam satu rutan. “Kami sudah punya rutan khusus perempuan, sehingga pelayanan kepada tahanan wanita bisa lebih optimal di sana. Salah satu pertimbangannya adalah faktor keamanan,” tegas Kakanwil Kemenkumham Jatim Zaeroji, Kamis (14/7). Lanjut Zaeroji, alasan pemindahan tempat penahanan ini karena PTS dan HA karena ingin dekat dengan anaknya yang masih berusia tiga tahun. Namun demikian, selama masih dalam masa karantina, PTS masih belum bisa dijenguk. “Rutan Perempuan sudah mulai buka kunjungan terbatas, tapi untuk tahanan baru, baru bisa dikunjungi setelah masa karantina,” tegas mantan Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi ini menambahkan. Untuk diketahui, Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng dan Rutan Perempuan Kelas II di Porong, Kemenkumham Jatim, menerima pelimpahan tahanan korupsi di hari yang sama. Istri HA, Puput Tantriana
Sari (PTS), Bupati Probolinggo nonaktif, dititipkan di Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya di Porong siang harinya. Pasutri ini terjerat kasus gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). “Setelah suaminya HA diserahkan ke Medaeng (Rutan Surabaya), istrinya diantar ke Porong (Rutan Perempuan Surabaya),” sambung Zaeroji. Lanjut Zaeroji, HA diserahkan langsung oleh Jaksa KPK Arif Suhermanto. Dan diterima langsung petugas registrasi rutan yang terletak di Desa Medaeng itu. Menurutnya, HA dilimpahkan dari Rumah Tahanan Negara Klas I Jakarta Timur Cabang Rutan KPK. Pelimpahannya tetap ke rutan, tepatnya Rutan Surabaya karena statusnya masih sebagai tahanan. “Karena masih ada upaya banding, statusnya masih sebagai tahanan A4 atau tahanan pengadilan tinggi,” beber Zaeroji. Sementara itu, Hendrajati menyebutkan bahwa penitipan ini bersifat sementara. Kendati demikian, Hendrajati menegaskan bahwa HA harus mengikuti SOP yang berlaku. Setelah diperiksa oleh petugas kesehatan, HA langsung dimasukkan ke blok isolasi mandiri selama minimal tujuh hari ke depan. Hendrajati tidak bisa memastikan sampai kapan HA di
Hasan Aminuddin
Rutan Surabaya. Namun, HA akan dipindah jika sudah ada putusan dari pengadilan dan tidak ada upaya hukum lagi. “Jika sudah tidak ada upaya hukum lanjutan, HA akan dipindah ke lapas, kemungkinan yang dekat dengan domisilinya,” terang Hendrajati. Sedang PTS, merupakan tahanan yang telah divonis 4 tahun pidana penjara, denda Rp 800 juta subsider 2 bulan, serta uang pengganti Rp 20 juta subsider 2 bulan ini masih dalam proses mengajukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi. Usai diserahterimakan, PTS langsung dilakukan penggeledahan badan dan barang bawaan,
FOTO: MEMORANDUM/JOKOSAN
FOTO: MEMORANDUM/JOKOSAN
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Puput Tantriana Sari memasuki Rutan Perempuan kelas II Surabaya.
kemudian dilakukan registrasi dan pemeriksaan kesehatan. Untuk sementara waktu, PTS akan menjalani isolasi selama 14 hari sebelum nantinya dibaurkan dengan warga binaan lainnya. Kepala Rutan Perempuan Surabaya Amiek Diyah Ambarwati mengungkapkan, tidak akan ada perbedaan perlakuan antara Bupati Probolinggo nonaktif dengan warga binaan lain-
nya. “Semua kami perlakukan sama sesuai SOP yang ada. Hak dan kewajibannya pun juga sama sesuai dengan yang tertera pada undang-undang,” tegasnya. Sesuai SOP, tahanan baru harus menjalani isolasi selama 14 hari dan berjemur di bawah terik matahari. Tujuannya untuk pencegahan virus COVID-19. (jok/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
JUMAT PAHING, 15 JULI 2022 HALAMAN 3
Jumadi Sebut Orang Jakarta Sekdaprov Dilantik Hari Ini Surabaya, Memorandum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim memastikan pelantikan sekdaprov definitif akan dilakukan hari ini, Jumat (15/7). Kepastian ini disampaikan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di acara tasyakuran kepulangan haji di Gedung Negara Grahadi, Kamis (14/7). Meski Gubernur Khofifah tidak menyebut secara terbuka siapa yang bakal dilantik sebagai sekdaprov, namun nama Adhi Karyono disebut sebagai orang yang bakal menggantikan Pejabat (Pj) Sekdaprov Wahid Wahyudi yang habis pada 12 April 2022 silam. Tengara ini terlihat ketika Memorandum menanyakan in-
formasi terkait akan dilantiknya Adhi Karyono, (Kepala Biro Perencanaan Kementerian Sosial) kepada Jumadi (Kepala Dinas Kehutanan Pemprov Jatim) yang juga pesaing Adhi. Via pesan WhatsApp, Jumadi menyampaikan yang terpilih menjabat sebagai sekdaprov adalah orang dari Jakarta. Sumber di Pemprov juga meFOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Bersambung ke halaman 4
Armuji segera memerintahkan lurah, camat, dan DLH. Dia tampak marah mendapati gunungan sampah di Jalan Tenggumung Baru.
Armuji: Lurah dan Camat Parah Gunungan Sampah di Sidotopo Wetan Surabaya, Memorandum Masalah sampah di Jalan Tenggumung Baru, Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran,
FOTO-FOTO: ILUSTRASI
Emil Dardak Atensi Ekonomi Selingkar Wilis Surabaya, Memorandum Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak memberikan atensi terkait pengembangan kawasan di sekitar Selingkar Wilis. Tujuan proyek Selingkar Wilis adalah mengnyinergikan pertumbuhan ekonomi. Sebagai sarana optimalisasi pengembangan potensi daerah baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. “Dengan terbukanya akses
jalan diharapkan dapat mendorong perkembangan bidang-bidang lain seperti kemudahan dalam mobilitas orang dan barang baik dalam satu wilayah kabupaten maupun ke kabupaten lain,” kata Emil Dardak. Emil menambahkan, pengembangan Selingkar Wilis yang saat ini dari Dana Alokasi Khusus (DAK) selingkar Wilis masuk dalam prioritas Perpres
“
"Dengan terbukanya akses jalan diharapkan dapat mendorong perkembangan bidang-bidang lain seperti kemudahan dalam mobilitas orang dan barang baik dalam satu wilayah kabupaten maupun ke kabupaten lain," Emil Dardak Wakil Gubernur Jatim
FOTO: MEMORANDUM/R DAYAT
Nomor 80 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik - Bangkalan - Mojokerto - Surabaya - Sidoarjo - Lamongan, Kawasan Bromo - Tengger - Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan. “Kita berkoordinasi Lingkar Wilis, untuk merubah pandangan bahwa gunung yang memisahkan 6 kabupaten yakni Nganjuk, Trenggalek, Madiun, Kediri, Ponorogo dan Tulungagung, maka perlu jalan Selingkar Wilis supaya terwujud,” jelas Emil. “Selain itu, akan mendorong pertumbuhan potensi daerah seperti jasa pariwisata, pertanian dan perkebunan,” imbuhnya. Diharapkan, jalur yang menghubungkan enam daerah di kaki gunung itu, mulai Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Madiun, Kabupaten Nganjuk, dan Kabupaten Kediri, menumbuhkan potensi ekonomi yang pesat. “Masyarakat yang sebelumnya merasa peluang ekonominya kurang, untuk selanjutnya bisa langsung terhubung, membangun potensi ekonomi di lingkar Wilis,” tuturnya. (day/ono)
terendus Wakil Wali (wawali) Kota Surabaya Armuji. Saat blusukan di kawasan pinggiran tersebut, Armuji mendapati sampah di trotoar yang
mulai menggunung dan berserakan, Kamis (14/7) siang. Tampak limbah rumah tangga, limbah pasar, kasur, bantal, potongan kain, hingga balok kayu tercecer. Gunungan sampah itu sudah empat hari dibiarkan membusuk. Bahkan
sampai memakan badan jalan. Armuji lalu turun dari mobil dinasnya. Dia melihat dari dekat. Pria yang akrab disapa Cak Ji ini geleng-geleng. Sesaat kemudian memasang Bersambung ke halaman 4
Pipa PDAM Bocor, Air ala Kopi Susu Surabaya, Memorandum Warga yang bermukim di Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri mengeluhkan kondisi air PDAM yang keruh. Selain itu, debitnya juga kecil. Seperti yang disampaikan Budi warga Lidah Kulon, dia mendapati air PDAM yang mengucur di kran kamar mandi layaknya kopi susu. eruh keabu“Airnya selain keruh u gak se-abuan, juga berbau arga dap,” ucap Budi warga iss Lidah Kulon, Kamis (14/7). Hal yang sama diungkapkan Dian, warga Lakarsantri. Kata pegawai swasta ini, air kotor seperti kopi susu. “Kita serumah jadi bingung. Kok airnya kotor begini,” urainya. Sementara itu, Diah Ayu Anggraeni selaku Sekretaris PDAM Surya Sembada Surabaya menjelaskan, permasalahan air keruh yang melanda warga Lakarsantri a disebabkan adanya ng pipa saluran air yang bocor. ampak “Ngapunten. Dampak perbaikan koneksi pipa dia-
meter 500 milimeter di Jalan Raya Bangkingan. Tadi pagi sudah selesai. Masih normalisasi. Semoga besok sudah jernih,” ujarnya. Diah menandaskan, bagi warga yang terdampak tidak ada ganti rugi. Hanya saja pihaknya menyediakan air bersih secara gratis. Adapun satu tanki air ber-
sih dapat mengintervensi 5-7 keluarga. “Warga terdampak kami berikan air tangki secara gratis,” ucapnya. Selain Lakarsantri, adanya perbaikan pipa bocor itu juga membuat distribusi air mengecil hingga tidak keluar di Kecamatan Karangpilang dan Kecamatan Tandes. (bin/ono)
FOTO-FOTO: ILUSTRASI
Peraih Perunggu Porprov Daftar Kuliah di Unusa Jalur Prestasi
Tantangan Baru di Dunia Kesehatan, Sejak Kecil Ingin Jadi Perawat Tanzil Amanulloh, atlet woodball peraih medali perunggu dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim mendaftar menjadi mahasiswa S1 Keperawatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) lewat jalur prestasi. Tanzil mengaku menjadi perawat adalah cita-cita sejak kecil.
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Alif Bintang Timur H Ali, wartawan SKH Memorandum
Tanzil Amanulloh saat mendaftar di Unusa.
Tanzil tidak bisa menyembunyikan kebahagiannya. Sebab, kemarin, ia resmi menjadi mahasiswa Unusa. Ia mengungkapkan, memiliki cita-cita untuk membantu orang lain di dunia kesehatan. Niat Tanzilpun mantap untuk
melanjutkan pendidikannya di Unusa. Terlebih, prodi S1 Keperawatan memperoleh akreditasi A. Dengan kondisi ini membuat dirinya mengenyam pendidikan perguruan tinggi di Unusa. “Saya pertamanya cari-cari
dulu sekolah keperawatan yang bagus. Dan akhirnya teman menyarankan saya untuk kuliah di Unusa. Jadi itu juga yang membuat saya penasaran untuk mencari kampus ini, lalu menemukan yang sesuai dengan keinginan saya,” ucapnya, Kamis (14/7). Berlatar belakang dari keluarga guru, membuat Tanzil ingin mencoba tantangan baru di dunia kesehatan. Hal ini dilakukan, karena dirinya ingin membantu memeriksa kesehatan masyarakat. “Awalnya ingin masuk kedokteran, tapi karena kuliahnya mahal jadi saya mencoba untuk masuk menjadi perawat,” ucap pria berusia 18 tahun itu.
Sebelumnya, Tanzil pernah mencoba ujian tulis berbasis komputer (UTBK) dengan memilih di Poltekes Surabaya, namun dirinya gagal. “Jadi saat direkomendasikan Unusa, saya lihat dulu di medsos dan internet ternyata sudah berakreditasi A. Jadi itu yang membuat saya mantap kuliah di sini,” jelas pria kelahiran 24 Oktober 2003 itu. Untuk diketahui, Tanzil merupakan salah satu atlet woodball berasal dari Kabupaten Bangkalan. Dengan melanjutkan kuliah di Prodi S1 Keperawatan, dirinya akan membagi waktu untuk melanjutkan karir dan kuliahnya bersama-sama.
“Yang pasti saya akan bilang pelatih untuk mengatur latihan saya untuk Porprov serta melanjutkan kuliah dengan baik,” jelasnya. Woodball merupakan olahraga yang sama persis seperti golf. Olahraga ini berasal dari Taiwan. Baru populer di Indonesia beberapa tahun lalu. Tanzil sendiri baru menggeluti olahraga ini sekitar setahun yang lalu. Tanzil juga masih memiliki impian untuk memperoleh medali emas di even Porprov bahkan PON ke depan untuk mewakili Jawa Timur. “Ini yang membuat saya giat berlatih untuk memperoleh impian saya itu,” tandasnya. (ono)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA Warga Bahagia dan Miliki Pendapatan
JUMAT PAHING, 15 JULI 2022 HALAMAN 4
Surabaya, Memorandum Program rumah padat karya yang digagas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memiliki filosofi dan harapan besar yang terkandung di dalamnya. Yakni, bagaimana masyarakat Kota Surabaya bisa mendapatkan pekerjaan dan memiliki penghasilan dengan cara gotong-royong. “Mimpi besar saya di program padat karya adalah semua masyarakat mendapatkan dan memiliki pekerjaan dengan bahu membahu, berjibaku bersama pemerintah kota, dengan berjalan secara gotong-royong memanfaatkan kebersamaan,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Kamis (14/7). Dia menyampaikan, berbagai bentuk program rumah padat karya
yang telah dibangun Pemerintah Kota un (pemkot) Surabaya adalah untuk mengajak masyarakat berjuang bersama dan bekerja dengan hati. Melalui rumah padat karya tersebut, ada sinergi yang dibangun antara
pemerintah kota dengan masyarakat, pihak swasta, hingga semua investasi yang masuk di Kota Pahlawan. “Dan kita bisa melihat, sudah ada sekarang gotong-royong yang ada di rumah padat karya. Jadi, mimpi besar kita adalah bagaimana masyarakat bisa bahagia ketika kita bekerja dengan hati, dengan mengedepankan dan mengutamakan jiwa gotong-royong masyarakat Surabaya,” jelasnya. Oleh karenanya, melalui program padat karya tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi berharap seluruh warga Surabaya bisa bahagia. Namun, sebuah kebahagiaan dikatakannya tak bisa
dilihat hanya dari satu sisi saja. “Tapi (kebahagiaan) dari semua sisi bisa dilihat. Nah, yang saya inginkan adalah seluruh warga Surabaya bisa mendapatkan penghasilan minimal Rp 4 juta atau yang saya inginkan adalah Rp 7 juta,” tutur dia. Tentu saja, Wali Kota Eri Cahyadi mengakui tak mudah ketika harus bekerja sendiri untuk mencapai kebahagiaan tersebut. Namun hal tersebut akan menjadi mudah apabila dikerjakan secara gotong-royong bersama masyarakat. “Ini akan menjadi mudah kalau kita bisa bekerja dan membangunnya dengan gotong-royong, dengan menggunakan sistem padat karya tadi, ekonomi kerakyatan,” kata Cak Eri panggilan lekat Wali Kota Surabaya. (bin/ono)
Wali Kota Eri Cahyadi meninjau salah satu program Rumah Padat Karya.
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Jumadi Sebut Orang Jakarta nyebutkan jika Nurkholis, (Kepala Dinas ESDM Jatim) sudah “menyerah” dalam perebutan kursi sekdaprov. Sumber tersebut juga menyebut, bahwa Adhi terpilih karena pernah menjadi tim sukses Khofifah. Ditambah lagi, Adhi Karyono adalah mantan staf Khofifah ketika menjadi Menteri Sosial (Mensos). Jadi gubernur tampaknya sudah sreg dan sehati dengan Adhi. “Tapi orangnya juga pintar. Misalnya, ketika di Kemensos, program keluarga harapan (PKH) adalah ide dan gagasan pak Adhi Karyono. Jadi bisa dibilang, meski bukan orang Jawa Timur, tapi dia cukup kompeten jika menduduki jabatan sebagai sekdaprov,” terang sumber yang namanya wanti-wanti tidak dikorankan. Di bagian lain, Khofifah mengatakan, sebelumnya, dia memerintahkan kepala BKD Jatim mengawal proses terbitnya surat keputusan (SK) Sekdaprov Jatim dari tim penilai akhir (TPA). “Sebelum berangkat haji, saya meminta kepala BKD Jatim mengawal proses surat keputusan (SK) sekda definitif,” tegas gubernur wanita pertama di Jatim itu. Untuk jamnya, gubernur meminta Kepala Biro Administrasi Pembangunan (AP) Setdaprov Jatim, Moh Ali Kuncoro. “ Untuk jam be-
rapa tanyakan ke pak Ali,” ungkap Khofifah. Sementara itu, Ali Kuncoro menyampaikan, pelantikan digelar di Gedung Negara Grahadi usai Salat Jumat. “Pelantikannya usai Salat Jumat,” jelas Ali Kuncoro. Hingga berita ditulis, suasana Gedung Negara Grahadi masih lenggang. Tidak terlihat persiapan khusus untuk pelantikan sekdaprov. Sejumlah informasi menyebutkan, undangan pelantikan dicetak jam 14.00, kemarin. Pelantikan akan diikuti Wakil Gubernur, Emil Dardak, seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jatim dan pimpinan DPRD Jatim. “Undangan mulai dicetak jam 14.00, karena harus disebarkan cepat,” ujar sumber Memorandum. Sementara itu, kabar lain menyebutkan, staf Mensesneg juga hadir di acara pelantikan hari ini. Mereka akan membawakan kuputusan presiden (keppres) pelantikan. “Keppres akan dibawa staf Mensesneg,” kata sumber lainnya. Terpisah 120 mahasiswa mengatasnamakan Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Indonesia (ILMIPSI), berencana menggelar aksi di depan Gedung Negara Grahadi. Mereka menolak Sekdaprov Jatim yang terindikasi korupsi suap bantuan sosial. “Hen-
Sambungan dari halaman 3 tikan budaya nepotisme di Jatim. Kami juga mendesak Kejati Jatim kembali selidiki kasus bansos yang menyeret nama Adhi Karyono,” ujar Korda Jatim Dandi Amar. Sebelumnya teka teki siapa yang bakal menjadi sekdaprov Jawa Timur belum juga terjawab. Bahkan kabar pelantikan sekdaprov defintif yang bakal digelar, Kamis (14/7) hari ini juga masih remang-remang. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Rabu (13/7) sekitar pukul 11.00 sudah mendarat di Bandara Juanda usai menjalankan ibadah haji. Info yang beredar, nama Adhy Karyono (Kepala Biro Perencanaan Kementerian Sosial) yang juga mantan staf Gubernur Khofifah ketika menjabat sebagai Menteri Sosial menjadi gaco utama. Selain itu, posisi sekdaprov juga mengerucut kepada Jumadi (Kepala Dinas Kehutanan Pemprov Jatim). Tapi jika nantinya Adhy Karyono yang terpilih menjadi sekdaprov bisa dibilang pengaderan di Jatim mandek. Pertanyaannya sederhana. Masak dari sekian pejabat di Jatim tidak ada yang kapabel menduduki jabatan sekdaprov sehingga harus mencari dari luar. Jika itu yang terjadi, jangan sampai pemilihan Sekdaprov Jatim seperti‘membeli kucing dalam karung’. (day/ono)
Koordinasi dengan Kapolda Dugaan Kekerasan di SMA SPI dan Ponpes Shiddiqiyyah Surabaya, Memorandum Kasus kekerasan seksual terhadap sejumlah siswa di SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu dan kasus dugaan pencabulan di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Kabupaten Jombang, enggan ditanggapi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Orang nomor satu di Pemprov Jatim ini mengungkapkan alasannya enggan menanggapi hal itu karena dirinya saat itu sedang menunaikan ibadah haji. Khofifah menyebutkan dalam Alquran Surat Al Baqarah Surat 147. “Maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. MasyaAllah ini ujian saya,” ujarnya Kamis, (14/7). Mantan Menteri Sosial ini mengatakan, pihaknya melakukan koordinasi dengan Polda Jatim. Ia mengaku khawatir jika dalam berkomentar maka akan termasuk dalam larangan dalam berhaji. “Kami terus berkoordinasi dengan pak Kapolda agar proses hukumnya berjalan,”
kerap membuang sampah persis di tikungan Jalan Tenggumung Baru. Hingga sekarang, belum ada upaya konkret pengentasan masalah sampah di lokasi. Berangkat dari sini, Wawali Armuji minta dengan tegas agar Lurah Sidotopo Wetan dan Camat Kenjeran memberi perhatian. Armuji menilai kedua pemangku wilayah itu kurang memperhatikan lingkungan sekitar. Buktinya, sampah sampai dibiarkan menggunung berhari-hari. “Melihat ini saya sangat marah. Ini jalan utama, jalan besar, terus ada sampah seperti ini. Kalau jajaran bilang setiap hari diangkut, ya saya percaya, tetapi kalau setiap hari seperti ini kan tidak bagus. Jadi pihak kelurahan dan kecamatan juga harus ikut menjaga. Ikut berperan serta memperhatikan lingkungannya. Jangan diam saja tanpa ada tindakan,” cetus wawali. Armuji lantas mendorong agar mengerahkan petugas yustisi dari DLH untuk berjaga di lokasi. Selain itu, jajaran satpol PP kecamatan juga diminta untuk turun membantu. Manakala ada warga yang kedapatan
KHOFIFAH INDAR PARAWANSA Gubernur Jawa Timur
katanya. Diketahui Julianto Eka Putra (JE) telah resmi ditahan atas dugaan kekerasan seksual terhadap sejumlah siswa di SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, Malang, Jawa Timur. Sementara polisi berhasil menangkap Moch Subchi Al Tsani alias MSAT (42) DPO tersangka kasus dugaan pencabulan santriwati di Ponpes Shiddiqiyyah. Pasca penangkapan, kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap 323 orang simpatisan pendukung MSAT. Dari ratusan simpatisan tersebut, polisi akhirnya menetapkan lima orang sebagai tersangka. (day/ono)
Mahasiswa Bisa Dapat Rp 750 Ribu per Bulan Beasiswa Pemuda Tangguh Surabaya, Memorandum Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya membuka pendaftaran beasiswa Pemuda Tangguh bagi calon mahasiswa yang sudah diterima dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022. Pendaftarannya dibuka mulai dari12-20 Juli 2022 melalui website https:// besmart.surabaya.go.id/. Kepala Dinas Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Wiwiek Widayati mengatakan, beasiswa itu sebagai penunjang program pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Dengan adanya program ini, Wiwiek berharap bisa dimanfaatkan oleh pemuda Surabaya. “Sesuai dengan harapan pak Wali Kota Eri Cahyadi, semoga beasiswa ini bisa memberikan dampak positif bagi pemuda Kota Surabaya. Bagi yang ingin mendaftar bisa segera mengunjungi website yang telah tersedia,” kata Wiwiek, Kamis (14/7). Sementara itu, Kepala Bidang Kepemudaan Disbudporapar Surabaya
Pudji Astuti menjelaskan, persyaratan pendaftaran beasiswa untuk calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus SBMPTN itu sama dengan seleksi pendaftaran beasiswa sebelumnya. Yakni, menyertakan bukti keterangan lulus seleksi di perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya. Astuti menjelaskan, ada 10 PTN dan 1 PTS yang bekerja sama dengan Pemkot Surabaya. Di antaranya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (Pens), Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Surabaya, Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Surabaya, Universitas Trunojoyo Madura, dan masih banyak lainnya. “Sebelumnya kami telah membuka beasiswa untuk jenjang SMA sederajat, itu sudah melalui verifikasi dan kemungkinan akan dibuka lagi untuk gelombang keduanya. Begitu dengan beasiswa SNMPTN dan aktif (ongoing) serta SMA sederajat juga sudah melalui verifikasi,” ujar Astuti. Astuti menjelaskan, setelah di-
Armuji: Lurah dan Camat Parah ekspresi marah. Dia tak menyangka kembali mendapati tumpukan sampah. Kali ini di jalan protokol. Armuji lantas menyalakan HT-nya. Jajarannya dipanggil. Lurah, camat, hingga kepala dinas lingkungan hidup (DLH) disebut. “Lurah, camat, kepala DLH, monitor. Bagaimana ini kok bisa ada sampah yang sampai menggunung di jalan utama. Ini ada di Jalan Tenggumung Baru, Sidotopo Wetan, tolong segera ditindaklanjuti. Kok bisa dibiarkan seperti ini. Di lokasi ini kan bukan tempat pembuangan sampah,” ucap Cak Ji melalui HT yang digenggamnya. Armuji kemudian berkeliling di lokasi. Sampah yang tercecer cukup panjang. Sekitar 10 meter. Timbulan sampah juga tampak lumayan tinggi. Armuji memandangi gunungan sampah itu sembari terus memarahi jajarannya melalui HT. Seperti diketahui, masalah sampah di Jalan Tenggumung Baru seakan tak tersolusi. Trotoar di sana sudah menampung sampah liar bertahun-tahun. Sampah itu berasal dari warga yang melintas. Mereka
“
“Kami terus berkoordinasi dengan pak Kapolda agar proses hukumnya berjalan,”
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Harapan Wali Kota di Program Rumah Padat Karya
Wiwiek Widayati
nyatakan diterima beasiswa SBMPTN calon mahasiswa itu akan mendapat fasilitas mulai semester 1-8 bagi yang S1, sedangkan D3 mendapat fasilitas mulai semester 1-6. Nantinya biaya pendidikan itu akan ditransfer melalui rekening masing-masing perguruan tinggi. “Mereka juga akan mendapat bantuan biaya pendidikan tiap semester Rp 750 ribu dan uang saku senilai Rp 500 ribu. Apabila nanti ada mahasiswa yang lulusnya melebihi ketentuan itu, maka akan diputus beasiswanya,” pungkasnya. (bin/ono)
Sambungan dari halaman 3 membuang sampah di lokasi, Armuji menganjurkan untuk ditindak sesuai Perda 5/2014 tentang Pengelolaan Sampah dan Perwali 10/2017 tentang Pengenaan Sanksi Administratif. “Kalau ada yang buang sampah sembarangan di lokasi, ditarik saja KTP-nya. Lalu dibawa ke kelurahan atau kepolisian sebagai pembelajaran. Sudah ada sanksi dendanya yang mengatur, juga sanksi pidana berupa kurungan di penjara,” urainya. Armuji mengingatkan, Surabaya harus bersih dari sampah liar. Tak hanya perkotaan, namun permukiman juga harus diperhatikan. Terlebih sudah ada ratusan TPS yang tersebar. Lingkungan kota mutlak menjadi hal yang perlu dijaga. Dengan begitu bisa memberikan keindahan dan kenyamanan untuk beraktivitas. Selain dibutuhkan peran aktif dan kesadaran masyarakat akan membuang sampah sembarangan, juga diperlukan kontrol pengawasan dari pengurus kampung, kelurahan, dan kecamatan. “Petugas bisanya hanya ngeluyur saja tanpa peduli lingkungan sekitar. Lurah dan camat tidak tahu masalah
ini juga sangat parah. Ke depan, saya minta lurah dan camat ikut menjaga lingkungan di wilayah kerjanya masing-masing,” tandas Cak Ji. Masyarakat berharap gunungan sampah itu cepat diatasi. Sebab, selain memperburuk estetika kota, juga menyebabkan bau tidak sedap. Apalagi sampah itu merebak di jalan protokol yang berdekatan dengan permukiman warga. “Bau sampai masuk ke rumah. Ini sudah hampir satu minggu dibiarkan. Biasanya diangkut setiap hari. Kita berharap segera diangkut supaya bisa nyaman dalam beraktivitas,” ujar Rumini, warga yang bermukim tidak jauh dari lokasi. Rumini menuturkan, sampah-sampah itu berasal dari warga luar, bukan dari warga sekitar. Ada pengendara roda dua, roda empat, hingga bentor yang melintas kemudian melempar sampah di lokasi. “Sudah bertahun-tahun trotoar di sini jadi tempat pembuangan sampah sembarangan. Ada paling empat tahunan. Kita sangat berharap ada solusi untuk mengentaskan masalah sampah di sini,” tandasnya.
Sementara itu, Camat Kenjeran Nono Indriyatno mengaku akan me-
nyikapi serius arahan wawali. “Siap ditindaklanjuti,” ucapnya. (bin/ono)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
JUMAT PAHING, 15 JULI 2022 HALAMAN 5
BIRO MA MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Keenakan Nyabu, Warga Lenteng Didatangi Polisi
Kedua pelaku penyalahgunaan narkoba diamankan petugas kepolisian.
Edarkan Sabu dalam Klip, Wanita Sembilangan Apes Bangkalan, Memorandum Wanita berinisial SI (41), warga Desa Sembilangan, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan, berurusan dengan polisi. Ia ditangkap polisi di Desa Sembilangan, Senin (11/7) malam. SI mengemas ulang sabu sebanyak 10 klip kecil untuk diedarkan. Dia tertangkap usai membeli narkotika golongan satu (sabu) pada salah satu pengedar. Penangkapan itu dibenarkan oleh Kasatnarkoba Polres Bangkalan, Iptu Iwan Kusdiyanto. “SI tak ditangkap seorang diri, namun satu rekan lakilakinya yakni HN (50), warga Desa Lebak Kecamatan Arosbaya juga ikut diamankan petugas. ujarnya, Rabu (13/7). Berdasarkan pengakuan dari pelaku, lanjut Iwan, bahwa HN meminta SI untuk membelikan sabu. Setelah barang haram tersebut dibeli, lalu dikemas ulang pada 10 klip kecil untuk
diedarkan kembali oleh HN. “Jadi HN menyuruh SI beli dan dikemas ulang untuk dijual kembali di wilayah Arosbaya,” tuturnya. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan 5 klip kecil berisi masing-masing 0,38 gram sabu, tiga klip berisi 0,36 gram sabu, satu klip berisi 0,32 gram dan 0,40 gram sabu. “Totalnya 3,7 gram sabu berhasil kami amankan. Selain itu juga ada satu set lengkap bong beserta sendok penakar,” imbuhnya. Saat ini pihaknya masih memburu pelaku lain yang terlibat. Termasuk pemasok dan juga pembeli barang haram di kawasan Arosbaya. “Dua pelaku kami jerat pasal 114 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengn ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya. (*/bjt/mik)
Sebagian petani garam di Sumenep sedang memanen garam.
Kemarau Basah, Petani Garam Was-Was Gagal Panen Sumenep, Memorandum Hingga pertengahan Juli, petani garam rakyat di Sumenep seharusnya sudah memanen garam. Namun karena pada pertengahan bulan tujuh ini curah hujan masih terjadi di beberapa wilayah kabupaten setempat, petani was-was gagal panen. Abusaid, salah seorang petani garam mengatakan, seharusnya petani garam bulan-bulan sekarang mulai panen. Karena masih sering hujan, sehingga kegiatan menggarap tambak menjadi
terganggu. “Sebenarnya aktivitas menggarap lahan tambak dan panen sudah molor. Petani biasanya awal bulan lima persiapan bulan berikutnya panen,” keluh petani garam asal Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Kamis (14/7). Kondisi cuaca sekarang sambung dia, di beberapa wilayah curah hujan cukup tinggi menyebabkan para petani hanya sebatas menyiamkan lahan tambak. Dalam beberapa bulan
terakhir petani telah melakukan pembersihan, pengeringan bahkan ada yang sudah menmbentangkan geomimbran di lahan-lahan tambak karena hujan harus proses pengeringan kembali dari awal. Karena belum ada garam petani saat sekarang menjual hasil garam tahun lalu dengan harga pertonnya harga bulan berkisar Rp 1 juta 300 hingga 1 jutaan pertonnya. “Kemarau tahun ini kami cukup was-was karena hingga bulan tujuh masih turun
hujan,” sambungnya. Yang ditakutkan katanya lagi tahun terjadi kemarau basah seperti beberapa tahun lalu yang menyebabkan petani harus banting setir mencari usaha lain karena tidak ada garam akibat kemarau basah. Badan Meteoroligi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalianget, Kabupaten Su m e n e p Us m a n K h a l i d mengatakan, adanya fenomena La n Nina atau kemarau basah musim kemarau tahun ini. Diperkirakan hujan masih
akan terjadi dalam beberapa hari kedepan. Tahun ini musim kemarau tidak mundur melainkan fenomena la nina sedang atau kemarau basah. Penyebabnya yaitu anomali cuaca dimusim kemarau berupa suhu permukaan air laut khususnya diwilayah Jawa Timur yang masih hangat. “Cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini tidak menguntungkan bagi petani khususnya petani g a r a m d a n t e m b a k a u ,” pungkasnya. (uri/mik)
Bupati Badrut Inginkan Warga Miliki Usaha Baru Pamekasan, Memorandum Pemkab Pamekasan melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) akan memberikan kesempatan kepada semua lapisan masyarakat agar memiliki wirausaha baru (WUB) dengan beberapa program peningkatan usaha. Di 2022 ini, DPMPTSP dan Naker akan melatih anak-anak muda untuk memiliki usaha baru. Tidak hanya melatih, tetapi juga mempunyai program pemagangan terhadap perusahaan-perusahaan besar di luar Madura untuk membekali mereka agar memiliki keterampilan usaha. Kepala DPMPTSP dan Naker Pamekasan, Supriyanto menyampaikan, ada sekitar tujuh program pemagangan yang saat ini telah berjalan. Salah satunya, pemagangan kerajinan batok kelapa di Blitar, desain tenun ikat di Kediri,dankerajinan(handbag)yangterbuat
dari kulit di Sidoarjo, dan pemagangan kerajinan lainnya. “Karena di sini tidak mungkin mengadakan pelatihan, sehingga kita magangkan ke luar Pamekasan. Ada pemagangan bubut, tetapi kalau pemagangan bubut ini di Pamekasan. Kita kerja sama dengan beberapa bengkel,” kata Supriyanto, Kamis (14/7). Supriyanto juga mengatakan, anak-anak muda yang ingin memiliki keterampilan pembubutan dapat mengikuti program magang tersebut, serta program pemagangan lain yang disediakan pemerintah daerah untuk menunjang tumbuh kembangnya usaha baru di Pamekasan. Secara keseluruhan, sambung dia, ada sebanyak 132 paket pelatihan dari program WUB yang disediakan instansinya dengan
target 3.000 pengusaha baru pada tahun 2022. Adapun masing-masing satu paket pelatihan terdiri dari 20 orang. “Sampai sekarang kita sudah melakukan pelatihan 62 paket, seluruhnya sekitar 1.200 orang yang telah selesai dilatih. Kita optimis, insyaallah awal Desember 2022 kegiatan itu selesai semua. Karena sekarang sudah tinggal 1.800an,” jelasnya. Pihaknya berharap, peserta yang telah selesai mengikuti pelatihan senantiasa
Bupati Pamekasan H Badrut Tamam bersama salah satu peserta WUB.
mengembangkan ilmu yang didapat dalam pelatihan agar bisa menjadi wirausaha baru guna meningkatkan perekonomian masyarakat sesuai dengan cita-cita Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam. “Harus benar-benar diasah dan dikembangkan, sehingga mereka nanti bisa menjadi wirausaha baru. Keinginan bapak bupati bahwa WUB ini bisa mencukupi kebutuhan-kebutuhan masyarakat Pamekasan. Sehingga kita tidak perlu mendatangkan dari luar,” harapnya. (sjk/mik)
Nomor : 4541/8-35.78/X/2020
HM. 1569 CHALIMAH Pulo Wonokromo 197 WONOKROMO Surabaya
FOTO: MEMORANDUM/SUJAK
FOTO: MEMORANDUM/IST
y Saat digerebek,, keduanya dalam keadaan fly, hingga si dapat akhirnya polisi mudah menggiring aligus mengamankan keduanya sekaligus ang buk sejumlah barang bukti di rumah ng m Abdullah yang menjadi tempat pesta sabu. Barang yang disita antara lain satu poket sabu-sabu seberat 0,50 gram, seperangkat alat hisap yang terdiri dari seb buah bong terbuat dari botol n dua lubang plastik dengan ng tersambung masing-masing tan dengan sedotan dan pipet kaca, bu,, korek api p dompet dan satu sendok sabu, api, dua buah HP. dua ttersangka bePenangkapan forma rawal dari informasi masyarakat ah Ab bahwa di rumah Abdullah sering b digunakan se-bagai tempat jjenis sabu, sepesta narkotika hingga anggota Satresnarkoba Polres Sumenep melakukan lidik dan memantau p tersebut. kegiatan di tempat ra “Terlapor be-rada di ruang uka penggeretamu saat dilakukan nya sed bekan. Keduanya sedang melakuu Saat u. dilakukan pengkan pesta sabu. emukan b geledahan ditemukan barang bukti di lantai kedua ruang tamu, dan keduanya mengakui u,” ura Kasi Humas telah pesta sabu,” urai p A Polres Sumenep AKP Widiarti, Kamis (14/7). k Saat ini, kedua terlapor berikut barang buktinya diamankan ke kantor Satresnarkoba Polres Sumenep guna n d penyidikan penyelidikan dan a lebih lanjut. Terl-apor dikenakan Jo Pasal 132 ayat Pasal 112 ayat (1) (1) Subs. Pasal 127 ayat (1) huruf a UU n 2009 tentan Narkotika. tentang RI No.35 Tahun kepentingan “ G u n a penyidikan, Kedua terduga pelaku dan barang usai diperikbukti. sa di Satresnarkoba lalu tersangka dilakukan penahanan di Rutan Polres Sumenep,” tandas AKP Widi. (aan/mik)
FOTO: MEMORANDUM/SYAMSURI
Sumenep, Memorandum Asyik pesta sabu, dua orang warga Dusun Kebun, Desa Tarogan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Abdullah (48) dan Firdaus (34), tak menyangka pestanya bakal diobrak anggota Satreskoba Polres Sumenep, Rabu (13/7) malam.
04483
CHALIMAH YUSUF
22/09/1993
a. Pulo Wonokromo 197 b. Kel. Wonokromo c. Kec. Wonokromo
- Surat Pernyataan di bawah sumpah / janji tanggal 13-10-2020 - Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan tanggal 14-03-2019 No.Pol : SKTLK/B/1136/III/TUK.7.2.1/ 2019/ SPKT/RESTABES SBY
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
JUMAT PAHING, 15 JULI 2022 HALAMAN 6 - 7
Satreskoba Polresta Sidoarjo Tangkap 2 Pengedar Narkotika
Sita Sabu-Sabu dan Ekstasi Sidoarjo, Memorandum Polresta Sidoarjo terus gencar memerangi narkotika di wilayahnya. Sebuah kamar kos di Taman, Rabu (6/7) malam digerebek anggota satreskoba karena dicurigai menjadi tempat penyalahgunaan barang haram tersebut. Di dalam kamar kos tersebut, polisi mendapatkan seorang perempuan berinisial HH beserta barang bukti tiga butir pecahan ekstasi warna merah berat 0,18 gram, satu pipet kaca berisi sabu-sabu sisa pakai seberat 3,28 gram ditimbang beserta pipetnya, satu buah timbangan elektrik, dan seperangkat alat isap sabu. “Kepada anggota kami, HH mengaku telah mengonsumsi sabu yang diperolehnya dari satu tersangka lain yakni KSM. Kemudian tim satreskoba memburu KSM di rumahnya Kawasan Jalan Menur, Surabaya,” terang Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro. Saat penangkapan, dari
Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom mendampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto menanam bibit jagung di lahan tidur Desa Pojok, Kecamatan Garum agar ketersediaan pangan di Blitar selalu terjaga.
Kapolres Blitar Ikut Sukseskan Penanaman Bibit Jagung di Desa Pojok
AKBP Adhitya: Polri Senantiasa Dukung Ketahanan Pangan di Indonesia
Blitar, Memorandum Dalam rangka mendukung ketahanan pangan di wilayah Kodim 0808/Blitar dan Korem 081/DSJ, Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom SIK ikut menyukseskan penanaman bibit jagung di lahan tidur bersama Pangdam V/ Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Kamis (14/7). Adhitya mengatakan, dalam
kegiatan ini Polri senantiasa mendukung ketahanan pengan di Indonesia khususnya di wilayah Blitar. Menurut kapolres, acara itu dalam rangka menindaklanjuti perintah dari Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Yakni satuan komando teritorial diperintahkan untuk melaksanakan kegiatan peny-
elenggaraan pembinaan ketahanan pangan. De n g a n a d a n y a penanaman bibit jagung di lahan tidur ini diharapkan ketersediaan pangan di Blitar akan selalu terjaga sehingga dapat menjaga ketahanan pangan. Kegiatan ini digelar di lahan tidur yang berada di Desa Pojok,
Kecamatan Garum. Kegiatan tersebut selain dihadiri Pangdam V/ Brawijaya, juga dihadiri pimpinan TNI-AD. Di antaranya Dandim 0808/Blitar dan Danrem 081/DSJ. Selain itu, juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, ketua DPRD, serta Muspika Kecamatan Garum. (iku/nov)
Kapolres Bondowoso Hadiri Launching Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa
Bentuk Komitmen Perang Terhadap Narkoba Bondowoso, Memorandum Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko SIK, Kamis (14/7) menghadiri acara launching Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa di RS dr Koesnadi Bondowoso. Selain kapolres di acara itu juga diikuti jajaran forkopimda. Di antaranya Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin, kajari, Dandim 0822 Letkol Arm Suhendra Cipta M Hanla, Ketua PN Bondowoso, Danyon 514 Raider, dan sejumlah undangan lain. Dalam kesempatan tersebut, Wimboko sangat bersyukur dan mengapresiasi adanya Balai Rehabilitasi Napza di rumah sakit tersebut. Hal itu merupakan komitmen dan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menangani penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang. “Kami sangat mengapresiasi atas diresmikannya Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa di RS dr Koesnadi, hal ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam penanganan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, serta obat-obatan terlarang,” beber kapolres. Wimboko berharap, dengan adanya balai rehabilitasi napza ini, generasi muda di Bondowoso yang terkenal dengan Kota Re-
Pengalungan bunga oleh Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono kepada AKBP Alith Alarino sebagai simbol pelepasan menuju tempat tugas yang baru yakni dipercaya sebagai Kapolres Trenggalek.
Selamat Datang Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono di Bumi Sholawat dan Dzikir
Disambut Ritual Pedang Pora dan Tarian Khas Madura Bangkalan, Memorandum Setelah 13 bulan mendarma baktikan di Bumi Sholawat dan Dzikir, Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino SIK akhirnya beralih tugas. Perwira menengah (Pamen) Polri asli Arek Suroboyo itu bergeser ke Kabupaten Trenggalek dengan jabatan yang sama.
Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko bersama Bupati KH Salwa Arifin, Kajari Puji Triasmoro, Dandim 0822 Letkol Arm Suhendra Cipta M Hanla menyaksikan launching Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa di RS dr Koesnadi.
ligi-nya tidak menjadi penghuni balai rehabilitasi. Terlebih dampak dari ketergantungan napza ini tidak baik bagi kesehatan dan cenderung mendorong pada kerusakan mental penggunanya. “Meski saat ini sudah ada balai rehabilitasi napza, kami berharap generasi muda di Bondowoso tidak menghuninya, karena dampak dari penyalahgunaan narkotika sangat tidak baik bagi kesehatan maupun mental,” jelas kapolres. Hal yang sama juga disam-
paikan Kajari Bondowoso Puji Triasmoro SH, MH. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemkab yang telah menyiapkan Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa tersebut. Dengan adanya balai rehabilitasi napza ini, diharapkan dapat mengatasi permasalah pecandu narkotika yang perlu diobati bukan hanya dihukum saja sehingga dapat membebaskan para pecandu dari ketergantungannya secara terpadu. “Keberadaan balai reha-
bilitasi napza bertujuan untuk mengobati para korban maupun pecandu narkotika. Karena sejatinya mereka adalah orang yang sakit dan perlu diobati,’ ucap Puji. Sehingga semua pihak, imbuh kajari, harus mengentaskan generasi muda yang terlanjur terperosok ke dalam lingkaran penyalahgunaan narkotika. “Semoga ke depan akan bermanfaat untuk masyarakat Bondowoso guna menyelamatkan penerus bangsa dari bahaya narkotika,” harap Puji. (iku/nov)
Tidak ada acara berlebihan, apalagi hura-hura untuk menyambut kedatangan Kapolres Bangkalan yang baru AKBP Wiwit Ari Wibisono SIK, SH, MH, sekaligus melepas Alith ke lokasi tugas yang baru. Momentum tetenger pergeseran tugas antarkapolres itu hanya dikawal dengan ritual pedang pora di Mapolres Bangkalan, Rabu (13/7) siang. Juga disisipi tarian tradisional khas Madura Barat kemasan Sanggar Tari Tarara. Meski disaksikan Wakapolres Kompol Mokhamad Lutfi, SH MH,
para kabag, kasat, pejabat utama (PJU) polres, serta 17 kapolsek jajaran, acara penyambutan Kapolres Bangkalan baru dan melepas mantan kapolres yang mengusung tagline bertajuk Apel Farewell and Welcome Parade itu berlangsung khidmat dan khusyuk. Pascaritual pedang pora, Wiwit Ari Wibisono yang mantan Kapolres Pacitan itu bersama istri berkesempatan untuk berkenalan dan berjabat tangan dengan para PJU dan seluruh kapolsek jajaran. Kegiatan ini berujung pada pengalungan bunga oleh Wiwit
Tidak ada misi khusus bagi saya. Selama bertugas di Bangkalan, saya akan coba meneruskan apa yang sudah dirintis pendahulu saya. AKBP Wiwit Ari Wibisono SIK, SH, MH Kapolres Bangkalan Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono didampingi AKBP Alith Alarino berkesempatan berkenalan dan berjabat tangan dengan seluruh personel .
kepada Alith Alarino sebagai simbol pelepasan menuju tempat tugas yang baru yakni dipercaya sebagai Kapolres Trenggalek. Berikutnya duet Alith danWiwit sekilas memaparkan pesan dan kesan di hadapan komunitas insan pers. “Selama menjalankan tugas di Kabupaten Bangkalan, sungguh
banyak nostalgia yang sangat berkesan bagi diri saya. Ini tak akan pernah terlupakan sepanjang karier saya,” kata Alith, dengan air mata mengambang. Salah satunya, imbuh Alith, jalinan kemitraan yang dikembangkan polres dengan berbagai elemen masyarakat terutama
dengan forkopimda, tokoh agama (toga), tokoh masyarakat (tomas), dan tokoh pemuda (toda) bisa bergilir dalam sinergitas yang kompak, solid, serta familiar. Terutama dalam konteks mengawasi, menjaga, dan mengawal kamtibmas serta kondusifitas daerah.“Di Bangkalan ini, saya merasa anggota Polri sangat dibutuhkan dan dicintai rakyat,” ujar Alith.
Alith optimis, Wiwit sebagai penggantinya akan mampu menumbuhkembangkan kemitraan polres dengan semua elemen masyarakat dalam takaran yang lebih solid dan proporsional. Harapan ini segera direspons Wiwit. ”Tidak ada misi khusus bagi saya. Selama bertugas di Bangkalan, saya akan coba meneruskan apa yang sudah dirintis pendahulu saya,” tuturnya. Wiwit akan berupaya terus membangun kemitraan agar terjalin lebih kompak, solid, dan proporsional. Targetnya, agar Polri khsusnya anggota Polres Bangkalan tetap lengket dan semakin dicintai rakyat. “Saya mohon dukungan dan doa restunya. Sebab bagi saya, Bangkalan tidak asing lagi. Mertua laki-laki saya asli dari Kecamatan Socah. Jadi saya bersama istri dan anak, seringkali wira-wiri ke Madura,” pungkasWiwit. (dwi/ras/nov)
Deteksi Paham Radikalisme, Kapolsek Palang Sambangi Tomas
Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho didampingi Wakapolres Kompol Hendry Ibnu Indarto berfoto bersama dua perwira pertama (pamen) yang dipercaya sebagai kapolsek baru.
Kapolres Kediri Pimpin Sertijab Dua Kapolsek
Tingkatkan Kualitas Kinerja Organisasi Kediri, Memorandum Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho SIK memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) dua kapolsek. Upacara pelantikan itu dilaksanakan di lapangan indoor mapolres, Kamis (14/7). Dua kapolsek yang melaksanakan sertijab adalah Kapolsek Wates dan Kapolsek Plemahan. Sebelumnya, KapolsekWates dijabat AKP Suharyanta dan akan pindah tugas sebagai Kasubag Dalops Bagops Polres Kediri. Sementara Kapolsek Wates dijabat AKP Bambang Kur-
niawan yang sebelumnya menjabat Kasubag Dalops Bagops Polres Kediri. Untuk Kapolsek Plemahan sebelumnya dijabat AKP Hariyanto. Perwira pertama itu mendapat jabatan baru menempati posisi Kasubag Dalpres bagian SDM Polres Kediri. Sedangkan jabatan Kapolsek Plemahan dipercayakan kepada AKP Anwar Iskandar yang sebelumnya menjabat Kapolsek Mojoanyar, Mojokerto. Dalam upacara sertijab itu juga dihadiri Wakapolres
Kediri Kompol Hendry Ibnu Indarto SIK, kabag, kasat, para perwira, kapolsek jajaran, dan anggota Polres Kediri. Kapolres mengungkapkan, pelaksanaan sertijab merupakan hal yang wajar dalam sistem pembinaan karier setiap anggota di tubuh Polri. Sertijab di lingkungan Polri mengandung makna penting dan strategis ditinjau dari upaya Polri untuk meningkatkan kualitas kinerja organisasi. “Dengan dilaksanakannya sertijab, maka regenerasi kepe-
mimpinan yang diharapkan dapat membawa ide-ide baru dan mampu menciptakan langkah-langkah kreatif serta inovatif dalam menjalankan roda organisasi,” beber Agung. Agung juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang menempati posisi jabatan baru. Ia berpesan kepada pejabat yang dilantik untuk segera menyesuaikan diri. “Jalin kerja sama dengan masyarakat dan pemerintah setempat guna terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” tandas kapolres. (iku/nov)
Anggota Polsek Bungah memberi sosialisasi pengunjung warkop yang didominasi para pemuda serta memberi imbauan bahaya narkotika.
Tuban, Memorandum Polsek Palang, Polres Tuban melakukan patroli humanis di desa-desa. Tak hanya itu, anggota juga menyapa masyarakat serta sambang dan bertatap muka dengan tokoh masyarakat (tomas), tokoh agama (toga), dan ulama, Kamis (14/7). Hal itu, agar warga Kecamatan Palang bias lebih dekat dengan anggota polsek. Sementara itu, Kapolsek Palang AKP Simon Tri-
yono melakukan silaturahmi ke Kepala Desa Lerankulon Parlin. Kapolsek menyempatkan diri berdialog atau ngobrol guna menyaring informasi dari parlin selaku tomas. Selain itu, juga pemangku Pemerintah Desa Lerankulon. Kapolsek ingin mendeteksi paham radikalisme atau tentang aliran-aliran yang antipancasila, dan informasi kriminalitas serta gangguan kamtibmas lainnya
yang ada di tengah masyarakat. Simon menjelaskan, dengan patroli sambang tomas dan berdialog dengan warga membuat personel Polsek Palang dekat dengan warga. “Masyarakat dan polisi membangun kerja sama untuk bersama sama menjaga keamanan wilayah Kecamatan Palang, serta mengantisipasi dan menangkal berkembangnya paham radikalisme dan terorisme,” tutupnya. (top/har/nov)
Operasi Bina Kusuma Sasar Warkop, Imbau Bahaya Narkotika Gresik, Memorandum Jajaran Polres Gresik masif memberi imbauan kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkotika dalam Operasi Bina Kusuma Semeru 2022. Giat yang berlangsung selama 15 hari ke depan itu di antaranya menyasar warung kopi (warkop). Seperti yang dilakukan anggota Polsek Bungah. Petugas mendatangi sejumlah warkop yang banyak dipakai pemuda untuk berkumpul, Kamis (14/7). Tujuannya memberi sosialisasi bahaya
narkotika agar pemuda tidak terjerumus ke lembah hitam tersebut. Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Bungah AKP Sujito mengatakan, Operasi Bina Kusuma mengedepankan tindakan pencegahan. Baik itu preemtif dan preventif. Masyarakat diajak menjauhi peredaran narkotika dan turut serta menjaga kondusifitas kamtibmas. “Kegiatannya mengedepankan tindakan pencegahan dan penangkalan, melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan. Sedangkan unit
yang dikedepankan adalah binmas. Harapannya masyarakat semakin sadar akan dampak buruk narkotika dan berpartisipasi dalam pemberantasannya,” tutur Sujito. Masih menurut mantan Kapolsek Ujungpangkah ini, selain imbauan bahaya narkoba pihaknya juga mengingatkan masyarakat terkait pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Harapannya protokol kesehatan tetap diterapkan dalam aktivitas sehari-hari. “Kami juga bagikan masker ke warga,” tutupnya. (and/har/nov)
Kapolsek Palang AKP Simon Triyono berbincang dengan Kepala Desa Lerankulon dengan tujuan bersama-sama menjaga keamanan wilayah.
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro menunjukkan tersangka dan barang bukti dalam rilis di mapolresta.
tangan KSM disita barang bukti 22 bungkus plastik klip berisi sabu-sabu 14,29 gram ditimbang beserta bungkusnya, empat pak plastik klip, satu
buah timbangan elektrik, dan satu HP. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, HH dan KSM kini diamankan di
Mapolresta Sidoarjo. Ancaman hukuman yang dikenakan kepada keduanya adalah penjara minimal enam tahun dan paling lama 20 tahun. (jok/nov)
Cegah Covid-19, Petugas Gabungan di Bojonegoro Gelar Pamor Keris Bojonegoro, Memorandum Seiring meningkatnya kasus Covid-19 berdasar laman website Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Polres Bojonegoro bersama Kodim 0813, satpol PP menggelar patroli motor penegakan protokol kesehatan (pamor keris) di tempat umum Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad SIK melalui Kabagops Kompol Yusis Budi Krismanto mengatakan, adanya peningkatan terkonfirmasi Covid-19, Polres Bojonegoro bersama instansi terkait melaksanakan pamor keris untuk mengimbau atau mengajak kepada masyarakat tetap disiplin prokes. “Ini upaya Polres Bojonegoro bersama instansi terkait untuk meminimalisir atau memutus mata rantai penyebaran Covid-19 atau varian baru, jangan sampai ada peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro,” kata Yusis.
Petugas melakukan giat pamor keris sebagai antisipasi peningkatan kasus Covid-19. Masyarakat diimbau untuk selalu patuh prokes terutama memakai masker.
Petugas gabungan mendatangi berkumpulnya warga dan memberikan imbauan untuk mentaati aturan sesuai yang ditetapkan dalam hal prokes. Yusis menambahkan, ada-
nya peningkatan kasus Covid-19, pemerintah kembali mengimbau masyarakat untuk kembali memakai masker saat berada di dalam maupun luar ruangan. “Penyesuaian imbauan
ini merupakan hal yang wajar karena disesuaikan dengan kondisi dan situasi yang ada lingkungan kita. Intinya tetap disiplin prokes,” pungkas Yusis. (top/har/nov)
Polres Lumajang Gandeng Stakeholder, Jamin Keamanan Upacara Piodalan Lumajang, Memorandum Upacara Piodalan memang digelar setiap tahun. Untuk itu, Polres Lumajang langsung bekerja sama dengan stakeholderr untuk keamanan dii sekitar Pura Mandara Giri Semeru Agung. Seperti melibatkan aparat desa, banser, beberapa organisasi, maupun masyarakat sekitar. Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan SIK
mengatakan dengan adanya acara yang digelar setiap tahun berharap agar Lumajang bisa menjadi daerah percontohan penerapan alkuturasi budaya d di Indonesia. “Yakni m membentuk kabupaten moderasi beragama” kata Dewa, Rabu (13/7). Imbuh Dewa, Piodalan merupakan upacara tahunan yang diselenggarakan umat Hindu untuk memperingati hari jadi tempat ibadah.
AKBP Dewa Putu Eka Darmawan
Piodalan akan berlangsung selama 11 hari dan bagi warga umum diperbolehkan masuk, namun ada beberapa tempat yang memang tidak diperkenankan masuk. Dengan adanya upacara ini mengingat kepada Sang Pencipta bahwa apa yang sudah diperoleh dari alam, maka akan dikembalikan ke Sang Pencipta dalam sarana upacara. “Acara setahun sekali, namun ini acara besarnya pada purname kase,” pungkas Dewa. (fdn/nov)
Bhabinkamtibmas Polsek Dagangan Beri Pembekalan ke Anggota Linmas Madiun, Memorandum Dalam meningkatkan kemampuan anggota linmas Desa Segulung, Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo SIK melalui Bhabinkamtibmas Polsek Dagangan Bripka Bramantyo memberi sosialisasi serta pembekalan. Kegiatan itu dilakukan di Balai Desa Segulung, Kecamatan Dagangan didampingi Kepala Desa Segulung serta Babinsa Koramil Dagangan, Kamis (14/7). “Linmas merupakan salah satu mitra kepolisian. Keberadaannya sangat strategis dan membantu bhabinkamtibmas, sehingga dengan pembekalan ini kualitas dan kuantitas linmas dapat meningkat serta dapat membantu menciptakan kondisi masyarakat yang kondusif,” ujar Bramantyo. Bramantyo menambahkan, dengan diberikan sosialisasi, pelatihan pengamanan ini diharapkan masing-masing anggota linmas dapat tercipta mental serta fisik yang tangguh dalam menghadapi tugas yang
Bhabinkamtibmas Bripka Bramantyo memberi sosialisasi serta pembekalan anggota linmas di Balai Desa Segulung didampingi Kepala Desa Segulung serta Babinsa Koramil Dagangan.
diembannya. “Sebagai anggota linmas harus peka terhadap lingkungannya, di mana dituntut ikut serta secara aktif dalam pengamanan di wilayahnya. Jadi saya imbau untuk para linmas agar
bisa melakukan deteksi dini dan lapor cepat kepada aparat apabila menemukan kejanggalan di lapangan, sehingga upaya cegah dini dapat segera dilakukan,” tutur Bramantyo. Tak lupa, bhabinkamtib-
mas juga memberikan edukasi protokoler kesehatan bagi anggota linmas. “Tolong jangan kendor imbau masyarakat mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir,” tutup Bramantyo. (iku/nov)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR Marak Judi Sabung Ayam, Kapolres Buka Pengaduan Tulungagung, Memorandum Tradisi pedang pora digelar untuk menyambut kedatangan Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, Kamis (14/7) pagi. Upacara penyambutan dihadiri Wakapolres Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo, para pejabat utama polres, para kasat, para kabag, seluruh kapolsek jajaran, serta anggota Polres Tulungagung. Kini, tampuk kepemimpinan tertinggi Polres Tulungagung resmi dijabat AKBP Eko Hartanto. Bahkan usai dilantik, Eko Hartanto langsung tancap gas. Salah satunya membuka hotline pengaduan adanya judi sabung ayam di wilayah hukum Polres Tulungagung.
Seperti disampaikan Kasihumas Polres Tulungagung Iptu Anshori. Layanan pengaduan tersebut dibuka 24 jam. “Masyarakat bisa melaporkan kepada polisi ketika mendapati dugaan judi sabung ayam di lingkungan sekitarnya,” ujarnya. Anshori menjelaskan, layanan
tersebut dibuka karena adanya keresahan masyarakat yang ditemukan selama ini. “Polisi tidak akan tinggal diam jika ada laporan yang masuk. Terutama terkait penyakit masyarakat (pekat),” tegasnya. Anshori berharap, dengan dibukanya layanan aduan ini, masyarkat bisa semakin ikut aktif dalam melaporkan pekat kepada polisi. “Sehingga penindakan bisa dilakukan dengan maksimal, untuk meminimalkan munculnya penyakit masyarakat yang mengganggu ketertiban dan ketentraman,” pungkasnya. (fir/mad/lis)
JUMAT PAHING, 15 JULI 2022 HALAMAN 8
Ritual pedang pora menyambut kedatangan AKBP Eko Hartanto.
Pansus III DPRD Tulungagung Matangkan Raperda Pencegahan Perkawinan Anak Usia Dini Tulungagung, Memorandum Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kabupaten Tulungagung mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan Perkawinan Anak Usia Dini, Kamis (14/7). Rapat digelar di Ruang Graha Wicaksana Lantai II Kantor DPRD Tulungagung. Pembahasan raperda tersebut bertujuan agar kematangan usia berumah tangga semakin ditingkatkan. Ketua Pansus III DPRD Kabupaten Tulungagung Heru Santoso mengatakan, raperda ini merupakan inisiatif dari DPRD yang didasari adanya perubahan pada Undang Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1974. “Sasaran dalam peraturan daerah (perda) ditujukan untuk anak, orang tua, keluarga, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya. Selanjutnya, papar Heru, Pansus III DPRD Tulungagung bersama pemerintah daerah akan mengambil langkah strategi pencegahan
Suasana rapat Pansus III DPRD Tulungagung.
perkawinan usia dini. Caranya yaitu dengan melaksanakan program pencegahan, penyediaan alokasi anggaran untuk kegiatan, mem-
bentuk gugus tugas pencegahan, dan koordinasi dalam implementasi tingkat kecamatan. “Salah satu poinnya adalah
batasan usia perkawinan, di mana laki-laki berusia 19 tahun dan perempuan berusia 16 tahun, dirubah di UU No 16 tahun 2019 dengan ba-
3(1*8080$1 /(/$1* 8/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 0HQXQMXN 3HQJXPXPDQ /HODQJ 8ODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ SDGD WDQJJDO -XQL PHODOXL 6XUDW .DEDU KDULDQ 0HPRUDQGXP GDQ %HGDVDUNDQ SDVDO 88 +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7DKXQ 37 %35 /(67$5, -$7,0 DNDQ PHODNVDQDNDQ /HODQJ 8ODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUD .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD 'DQ /HODQJ .3.1/ 0DODQJ 7HUKDGDS EDUDQJ MDPLQDQ PLOLN GHELWXU VHEDJDL EHULNXW 1R 1DPD 'HELWXU
0RKDPDG $OL 0DVKDUL
2EMHN /HODQJ
/LPLW /HODQJ
7DQDK GDQ %DQJXQDQ 6+0 1R 5S /XDV 0 *DPEDU 6LWXDVL 1R 7DQJJDO *DPEDU 6LWXDVL $JXVWXV 6+0 DWDV QDPD 68:$', WHUOHWDN GL 'HVD 6XPEHUDJXQJ .HFDPDWDQ :DWHV .DEXSDWHQ .HGLUL 3URYLQVL -DZD 7LPXU
8DQJ -DPLQDQ 5S
.HWHUDQJDQ 1RPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9$ 9LUWXDO $FFRXQW KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GL V\DUDWNDQ MDPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ 0DODQJ VHODPEDW ODPEDWQ\D 6DWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ VHJDOD ELD\D \DQJ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ 3HUV\DUDWDQ /HODQJ 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH KWWSV ZZZ OHODQJ JR LG 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD DODPDW ZHEVLWH GLDWDV 2EMHN OHODQJ WHUVHEXW GLDWDV GLMXDO OHODQJ GHQJDQ NRQGLVL DSD DGDQ\D GDQ NHSDGD SHVHUWD OHODQJ GLDQJJDS WHODK PHQJHWDKXL PHPDKDPL NRQGLVL REMHN OHODQJ $SDELOD NDUHQD VXDWX KDO WHUMDGL JXJDWDQ WXQWXWDQ GDQ SHPEDWDODQ SHQXQGDDQ SHODNVDQDDQ OHODQJ WHUKDGDS VDODK VDWX DWDX EHEHUDSD EDUDQJ REMHN OHODQJ WHUVHEXW GLDWDV PDND SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHPLQDW OHODQJ WLGDN GLSHUNHQDQNDQ XQWXN PHODNXNDQ WXQWXWDQ GDODP EHQWXN DSDSXQ NHSDGD .3.1/ 0DODQJ 0DXSXQ 37 %35 /(67$5, -$7,0 ,QIRUPDVL OHELK ODQMXW GDSDW PHQJKXEXQJL 37 %35 /HVWDUL -DWLP -O 5D\D 0RQGRURNR 1R .DY 6LQJRVDUL 0DODQJ 7HOS )D[
PENGUMUMAN Memperhatikan ketentuan pasal 20 UU No.4 tahun 1996 tentang Hak Tanggungan, dengan ini diberitahukan bahwa akan dilakukan penjualan di bawah tangan, berupa: Tanah & Bangunan (Ruko) SHGB No,991 a,n Dicky Setiawan, yang terletak di Jl Letjend. S. Parman, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Malang, Jawa Timur Apabila terdapat pihak yang berminat atau merasa keberatan atau berkepentingan terhadap penjualan dibawah tangan agunan objek tersebut diatas dapat menghubungi: • PT. Bank Mandiri (persero) Tbk Regional Retail Collection & Recovery Region Vlll/Jawa 3, selaku pemegang Hak Tanggungan, di alamat JI. Diponegoro No. 159, Surabaya. • Sdr. Dicky Setiawan selaku Pemberi Hak Tanggungan di alamat JI, Jagiran III No. 29, RT005 RW.003, Kelurahan Tambak sari, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur Selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak diterbitkannya pengumuman ini.
&DUD 3HQDZDUDQ +DUL 7DQJJDO %DWDV $NKLU 3HQDZDUDQ 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 3HOXQDVDQ /HODQJ %HD /HODQJ 3HPEHOL 7HPSDW 3HODNVDQDDQ /HODQJ
&ORVHG %LGGLQJ 'HQJDQ PHQJDNVHV XUO KWWSV ZZZ OHODQJ JR LG -XP¶DW -XOL :DNWX VHUYHU $SOLNDVL /HODQJ 0HODOXL ,QWHUQHW %HGDVDUNDQ :DNWX ,QGRQHVLD %DUDW :,% 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ /LPD +DUL NHUMD VHWHODK 3HODNVDQDDQ /HODQJ 'DUL +DUJD /HODQJ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 0DODQJ -O 6 6XSUL\DGL 1R 0DODQJ -DZD 7LPXU 0DODQJ -XOL 77' 37 %35 /(67$5, -$7,0
tasan usia laki-laki dan perempuan sama-sama berusia 19 tahun. Tujuan dari raperda ini adalah untuk pencegahan perkawinan anak usia dini,” terang Heru Santoso. Pihaknya juga meminta dispensasi perkawinan sebelum usia 19 tahun, maka perlu ada rekomendasi dari dinas terkait. Dalam hal ini adalah Dinas Kesehatan sebelum nanti mendapatkan rekomendasi dari Pengadilan Agama atau Pengadilan Negeri untuk pernikahan di usia dini. Heru menambahkan, bahwa pembahasan raperda ini dirasa penting. Sebab diketahui setiap tahunnya ada peningkatan jumlah permintaan kepada pengadilan mengenai dispensasi perkawinan usia dini. Oleh sebab itu pihaknya prihatin, karena hal itu menyangkut dengan kesehatan dan kematangan seseorang untuk berumah tangga serta berpengaruh terhadap psikologi anak. “Tahun ini saja, yang terbilang masih setengah tahun sudah ada
120-an calon pasangan suami istri (pasutri) yang mengajukan dispensasi perkawinan dini. Ini memprihatinkan sekali,” tuturnya. Meski raperda tersebut mengatur pencegahan perkawinan anak usia dini, Heru memastikan jika raperda itu tidak akan mempersulit proses pernikahan. Apalagi mengingat raperda tersebut justru bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, agar sadar jika menikah itu harusnya pada usia yang ditetapkan undang-undang. Kemudian dengan adanya raperda tersebut, pihaknya menginginkan angka pernikahan dini di Tulungagung bisa ditekan. Heru menargetkan, pembahasan raperda ini akan selesai dan siap dilakukan publik hearing dengan mengundang ormas-ormas kepemudaan pada akhir Juli. “Kita targetkan bulan ini selesai. Walaupun hari ini ada masih ada beberapa usulan-usulan perubahan,” pungkasnya. (adv/mad/lis)
3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 37 %DQN 5DN\DW ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN .DQWRU &DEDQJ -HPEHU 3HQJXPXPDQ .HGXD /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ EHUGDVDUNDQ 3DVDO 8QGDQJ 8QGDQJ +DN 7DQJJXQJDQ 5, 1RPRU 7DKXQ WHQWDQJ +DN 7DQJJXQJDQ 37 %DQN 5DN\DW ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN .DQWRU &DEDQJ -HPEHU PHODOXL .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ -HPEHU DNDQ PHODNVDQDNDQ SHQMXDODQ GL PXND XPXP OHODQJ (NVHVNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHQDZDUDQ VHFDUD WHUWXWXS (closed bidding) PHODOXL LQWHUQHW SDGD $SOLNDVL /HODQJ (PDLO WHUKDGDS RE\HN +DN 7DQJJXQJDQ GHELWXU VHEDJDL EHULNXW 1R 1DPD 'HELWXU 2E\HN /HODQJ /LPLW 8DQJ -DPLQDQ 1$1,1* D 7DQDK GDQ %DQJXQDQ 5XPDK 6+0 1R DWDV QDPD 687$172 VHOXDV 5S 5S ,1'5$<$1, P WHUOHWDN GL 'V 3DGRPDVDQ .HF .HQFRQJ .DE -HPEHU D 6HELGDQJ WDQDK VDZDK 6+0 1R /XDV 7DQDK P DWDV QDPD 0,6(0, %,%,7 (.2 383,72 .$:,7 6/$0(7 -81$78',1 $+0$' 5S 5S 6/$0(7 WHUOHWDN GL 'HVD .HVLOLU .HF :XOXKDQ .DE -HPEHU -81$78',1 $+0$' E 6HELGDQJ WDQDK GDUDW EHNDV NDQGDQJ D\DP /XDV 7DQDK P 6+0 1R DWDV QDPD 6/$0(7 -81$78',1 $+0$' WHUOHWDN GL 'HVD .HVLOLU 5S 5S .HF :XOXKDQ .DE -HPEHU 6<$5$7 '$1 .(7(178$1 /(/$1* &DUD 3HQGDIWDUDQ /HODQJ GLODNVDQDNDQ GHQJDQ SHQDZDUDQ 3HQDZDUDQ /HODQJ 3HQDZDUDQ OHODQJ GLPXODL SDOLQJ VHGLNLW VHFDUD WHUWXWXS (closed bidding) WDQSD NHKDGLUDQ SHVHUWD OHODQJ VDPD GHQJDQ QLODL OLPLW OHODQJ GDQ GDSDW GLNLULPNDQ EHUNDOL PHODOXL LQWHUQHW SDGD $SOLNDVL /HODQJ (PDLO \DQJ GDSDW GLDNVHV NDOL SDGD DODPDW GRPDLQ KWWSV ZZZ OHODQJ JR LG 7DWD FDUD PHQJLNXWL 3HQJHPEDOLDQ 8DQJ -DPLQDQ OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD PHQX 7DWD &DUD GDQ 3URVHGXU´ GDQ D 3HQJHPEDOLDQ XDQJ MDPLQDQ SHQDZDUDQ OHODQJ NHSDGD ³3DQGXDQ 3HQJJXQDDQ´ SDGD GRPDLQ WHUVHEXW SHVHUWD OHODQJ \DQJ WLGDN GLWHWDSNDQ VHEDJDL SHPHQDQJ OHODQJ 8DQJ -DPLQDQ /HODQJ &DORQ SHVHUWD OHODQJ GDSDW EHUXSD SDOLQJ ODPEDW VDWX KDUL NHUMD VHMDN SHODNVDQDDQ OHODQJ SHUVHRUDQJDQ PDXSXQ EDGDQ XVDKD &DORQ SHVHUWD OHODQJ PHODOXL SHPLQGDKEXNXDQ NH UHNHQLQJ \DQJ WHODK GLGDIWDUNDQ PHQGDIWDUNDQ GLUL GDQ PHQJDNWLINDQ DNXQ SDGD $SOLNDVL /HODQJ SHVHUWD OHODQJ (PDLO $/( SDGD DODPDW GRPDLQ GLDWDV GHQJDQ PHUHNDQ VHUWD E .HWHQWXDQ ZDNWX SHQJHPEDOLDQ XDQJ MDPLQDQ SHQDZDUDQ PHQJXQJJDK VRIWFRS\ VFDQ .73 'DQ 13:3 HNVWHQVL ¿OH´ OHODQJ VHEDJDLPDQD GLPDNVXG SDGD DQJND KXUXI D WLGDN MSJ SQJ´ VHUWD QRPRU UHNHQLQJ DWDV QDPD VHQGLUL 3HVHUWD EHUODNX GDODP KDO WHUGDSDW NHVDODKDQ SHQGDIWDUDQ QRPRU OHODQJ \DQJ EHUWLQGDN VHEDJDL NXDVD EDGDQ XVDKD GLZDMLENDQ GDQ QDPD UHNHQLQJ ROHK SHVHUWD OHODQJ DWDX NHWHUODPEDWDQ PHQJXQJJDK VXUDW NXDVD DNWD SHQGLULDQ SHUXVDKDD GDQ SHQJHPEDOLDQ NDUHQD PHNDQLVPH SHUEDQNDQ SHUXEDKDQQ\D EHULNXW 13:3 SHUXVDKDDQ GDODP VDWX ¿OH F 6HJDOD ELD\D \DQJ GLWLPEXO VHEDJDL DNLEDW WUDQVDNVL SHUEDQNDQ :DNWX 3HODNVDQDDQ VHSHQXKQ\D WDQJJXQJ MDZDE SHVHUWD OHODQJ +DUL 7DQJJDO -XP¶DW -XOL :DNWX 3HQDZDUDQ ZDNWX VHUYHU $SOLNDVL /HODQJ 3HOXQDVDQ /HODQJ 3HPHQDQJ OHODQJ KDUXV PHOXQDVL KDUJD SHPEHOLDQ GDQ EHD OHODQJ VHNDOLJXV GLWXMXNDQ NH QRPRU 9$ ,QWHUQHW VHVXDL :,% 3HPHQDQJ /HODQJ SDOLQJ ODPEDW OLPD KDUL NHUMD VHMDN $ODPDW 'RPDLQ ZZZ OHODQJ JR LG SHODNVDQDDQ OHODQJ $SDELOD WLGDN PHOXQDVL NHZDMLEDQ SHPED\DUDQ 7HPSDW /HODQJ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD VHVXDL NHWHQWXDQ GL DWDV XDQJ MDPLQDQ OHODQJ DNDQ GLVHWRUNDQ NH GDQ /HODQJ -HPEHU -DODQ 6ODPHW .DV 1HJDUD 5L\DGL $ 3DWUDQJ -HPEHU 2E\HN /HODQJ 2E\HN /HODQJ GLMXDO OHODQJ GDODP NRQGLVL DSD 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ DGDQ\D ³DV LV´ GHQJDQ VHJDOD NRQVHNXHQVL ELD\D ELD\D WHUWXQJJDN 8DQJ -DPLQDQ /HODQJ DWDV REMHN OHODQJ 3HVHUWD GLDQJJDS WHODK PHQJHWDKXL PHPDKDPL D 3HVHUWD OHODQJ GLZDMLENDQ PHQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ OHODQJ NRQGLVL RE\HN OHODQJ GDQ EHUWDQJJXQJ MDZDE DWDV RE\HN OHODQJ GHQJDQ NHWHQWXDQ VHEDJDL EHULNXW \DQJ GLEHOL -XPODK QRPLQDO \DQJ GLVHWRUNDQ KDUXV 6$0$ 3(56,6 GHQJDQ EHVDUDQ XDQJ MDPLQDQ \DQJ GLV\DUDWNDQ 3HQMXDO .DUHQD VDWX GDQ ODLQ KDO SLKDN 3HQMXDO GDQ DWDX 3HMDEDW /HODQJ GDSDW PHODNXNDQ SHPEDWDODQ SHQXQGDDQ OHODQJ WHUKDGDS RE\HN GDODP SHQJXPXPDQ OHODQJ LQL GDQ GLVHWRUNDQ VHNDOLJXV OHODQJ GL DWDV GDQ SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHPLQDW WLGDN GLFLFLO OHODQJ WLGDN GDSDW PHODNXNDQ WXQWXWDQ NHEHUDWDQ GDODP EHQWXN 6HWRUDQ XDQJ MDPLQDQ OHODQJ +$586 VXGDK HIHNWLI DSDSXQ NHSDGD SLKDN 3HQMXDO 37 %DQN 5DN\DW ,QGRQHVLD GLWHULPD ROHK .3.1/ VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL 3(56(52 7EN GDQ DWDX 3HMDEDW /HODQJ .3.1/ .DQZLO '-.1 VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ GDQ .DQWRU 3XVDW '-.1 E 8DQJ MDPLQDQ OHODQJ GLVHWRUNDQ NH QRPRU 9LUWXDO $FFRXQW 9$ PDVLQJ PDVLQJ SHVHUWD OHODQJ \DQJ GDSDW GLOLKDW SDGD PHQX ,QIRUPDVL /HELK /DQMXW VLODKNDQ PHQJKXEXQJL %DQN %5, .DQWRU &DEDQJ -HPEHU -DODQ $ <DQL 1R -HPEHU 1R 7HOS 6WDWXV /HODQJ GL DODPDW GRPDLQ PDVLQJ PDVLQJ SHVHUWD OHODQJ SDGD $/( VHWHODK EHUKDVLO PHODNXNDQ SHQGDIWDUDQ GDQ GDWD -HPEHU -XOL LGHQWLWDV GLQ\DWDNDQ YDOLG 37 %DQN 5DN\DW ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN &DEDQJ -HPEHU WWG 0RKDPDG 6XNDUL 3HPLPSLQ &DEDQJ
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos, Eko Yudiono S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah, Alif Bintang Timur H Ali S I Kom, Jaka Santanu Wijaya. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo Direktur Utama: SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S Choirul Shodiq SH MH M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langganan: Rp. 85.000,- Harga Eceran: Rp. 5.000,-/ Pemimpin Perusahaan: eks. Harga Iklan Pas: Rp. 25.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 20.000,-/mm kolom. Iklan Hitam Putih: Rp.30.000/mm kolom, Spot Warna Hal 1: Rp.50.000/mm kolom, Spot Warna Hal 3: Rp.40.000/mm kolom. Spot Warna: Rp. 39.000,-/ mm kolom. Kreatif Yoyok Khayatullah AMD SE Spot Warna: Rp. 37.000,-/mm kolom. Kreatif Colour/advetorial: Rp.35.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif/advetorial: BW Rp. 25.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR Jual Obat Terlarang, Pemuda Jenggawah Diborgol Jember, Memorandum Anggota Unit Reskrim Polsek Jenggawah mengamankan FR (26). Pemuda asal Desa/Kecamatan Jenggawah diringkus karena kedapatan menjual obat keras berbahaya (Okerbaya) jenis Trihexypenidyl. Dari penangkapan terduga pelaku tersebut, sebanyak 390 butir pil koplo dan uang hasil penjualan obat terlarang berhasil diamankan petugas. Kapolsek Jenggawah AKP Subagio penangkapan terduga pelaku pengedar okerbaya tersebut berkat laporan dari masyarakat. “Petugas mencurigai seorang pemuda yang
sedang menunggu pembelinya di pinggir jalan dekat Pasar Jenggawah. Dan petugas mendapati pil Trihexypenidyl di saku celananya,” ungkapnya, Kamis (14/7). Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah terduga pelaku FR, lanjut Subagio, ditemukan obat Trihexypenidyl yang dibungkus plastik 39 klip/@10 butir dimasukkan di dalam kaleng dan uang hasil penjualan Rp 600 ribu. Kini tersangka beserta sejumlah barang bukti diamankan di Polsek Jenggawah, guna kepentingan lebih lanjut. “Tersangka dijerat pasal 196 sub 197 Undang-Undang RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan,” pungkasnya. (edy/lis)
Terduga pelaku FR.
JUMAT PAHING, 15 JULI 2022 HALAMAN 9
Tampak keluarga membesuk warga binaan secara tatap muka.
Lapas Tulungagung Perbolehkan Besuk Tatap Muka Tulungagung, Memorandum Selama dua tahun terakhir proses besuk tatap muka di Lapas Kelas IIB Tulungagung dihentikan karena pandemi Covid-19. Namun, sejak Selasa (12/7), pihak lapas kembali menggelar besuk tatap muka dengan syarat ketat. Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung Tunggul Buono mengatakan, pemberlakuan kebijakan tersebut dilakukan serentak oleh seluruh Lapas Kanwil Jawa Timur. “Jadi kami sudah melakukan sosialisasi kepada warga binaan dan memberikan petunjuk besuk ke masyarakat dengan memasang banner di area lapas yang menyertakan nomor lapas yang bisa dihubungi,” ujar Tunggul kepada wartawan, Kamis (14/7). Untuk bisa mengikuti besuk tatap muka, lanjut Tunggul, keluarga warga binaan harus mematuhi persyaratan. Seperti pembesuk hanya diizinkan membesuk sekali dalam seminggu. Kemudian izin besuk harus sudah diurus oleh keluarga warga binaan sehari sebelum kunjungan. “Jadi apabila minggu ini sudah melakukan besuk tatap muka satu kali, baik itu hari Selasa atau Kamis, besuk bisa dilakukan
minggu depan lagi,” ucapnya. Kemudian, papar Tunggul, hanya keluarga inti saja yang diperbolehkan membesuk. Seperti ayah, ibu, anak, atau istri warga binaan. Selain itu, untuk bisa membesuk, keluarga harus sudah mendapatkan vaksin booster. Atau jika belum melakukan vaksinasi, maka harus menunjukkan surat rapid test dan dinyatakan negatif Covid-19. “Maksimal dua orang yang bisa membesuk, dan menunjukkan kartu keluarga sebagai bukti kalau memang keluarga inti dari warga binaan,” katanya. Tunggul menyediakan 14 bilik transparan yang bisa dimanfaatkan oleh keluarga selama 30 menit guna melepas rindu. Pihaknya menegaskan, pemeriksaan ketat tetap diberlakukan kepada barang bawaan pembesuk, termasuk makanan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyelundupan barang terlarang oleh pembesuk ke dalam Lapas. “30 menit itu dihitung ketika keduanya baik keluarga dan warga binaan sudah dalam satu ruang kunjungan. Kemudian barang bawaannya juga kita periksa dengan teliti,” pungkasnya. (fir/mad)
3(1*8080$1 .('8$ /(/$1* (.6(.86, +$. 7$1**81*$1 %HUGDVDUNDQ 3DVDO 88 +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7K 37 3HUPRGDODQ 1DVLRQDO 0DGDQL &DEDQJ /DPRQJDQ DNDQ PHODNXNDQ /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUDDQ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ 6XUDED\D WHUKDGDS MDPLQDQ GHELWXU VHEDJDL EHULNXW
12
1$0$ '(%,785
,9$1$
08672)$+
1$6,¶$+
68%.+$1
3$52-,
Para pelajar putra putri Polri yang mendapatkan beasiswa.
Primkoppol Jember Beri Beasiswa Puluhan Pelajar Jember, Memorandum Primer Koperasi Kepolisian (Primkoppol) Jember memberikan beasiswa kepada puluhan pelajar putra putri anggota Polri maupun aparatur sipil negara (ASN) Polres Jember. Beasiswa yang merupakan salah satu program pendidikan dari Primkoppol tersebut diserahkan langsung Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo didampingi Kaprimkoppol AKP (Pur) Agus Setiyono dan pengurus di kantor Primkoppol Jalan MH Tamrin
Ajung. Beasiswa pendidikan ini diberikan kepada putra putri anggota Polres Jember dari tingkat SD hingga perguruan tinggi. Masing masing tingkatan 10 siswa dan 11 siswa untuk tingkat perguruan tinggi. Dalam sambutannya Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo berharap agar program ini dapat memotivasi putra dan putri anggota Polri yang masih menempuh jenjang pendidkan untuk rajin belajar dan meraih prestasi.
“Saya harapkan program ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan sesuai dengan perkembangan Primkoppol. Agar dapat terus memotivasi anak-anak kita untuk bisa meraih prestasi di tempat,” tuturnya, Kamis (14/7). Sementara itu, Ketua Primkoppol Jember AKP (Pur) Agus Setiyono yang baru memasuki masa pensiun ini mengatakan, bagi siswa-siswi yang berprestasi akan mendapatkan uang beasiswa sesuai tingkatan. ”Mereka mendapatkan setiap
tahun selama bisa mempertahankan prestasinya, yakni dengan nilai 10 tertinggi dari seluruh anak yang diajukan masing masing tingkatan. Untuk SD mendapatkan beasiswa Rp 500 ribu, SMP Rp 750 ribu, SMA Rp 1 juta, dan tingkat perguruan tinggi Rp 1,5 juta,” bebernya. Kegiatan penyerahan dana pendidikan ini juga disaksikan oleh para orang tua siswa yang secara keseluruhan merupakan anggota Polri maupun ASN Polres Jember. (edy/lis)
.(7(5$1*$1
6HELGDQJ 3HUWDQLDQ GHQJDQ 6HUWL¿NDW +DN 0LOLN 1R \DQJ WHUOHWDN GL 'HVD 7UDFDO .HFDPDWDQ .DUDQJJHQHQJ .DEXSDWHQ /DPRQJDQ 3URSLQVL -DZD 7LPXU GHQJDQ OXDV WDQDK 0 WHUWXOLV DWDV QDPD $6,<$+ 6HELGDQJ 7DQDK GDQ %DQJXQDQ GHQJDQ 6HUWL¿NDW +DN 0LOLN 1R \DQJ WHUOHWDN GL .HOXUDKDQ 6XNRPXO\R .HFDPDWDQ /DPRQJDQ .DEXSDWHQ /DPRQJDQ 3URSLQVL -DZD 7LPXU GHQJDQ OXDV WDQDK 0 WHUWXOLV DWDV QDPD 08672)$+ 6HELGDQJ 7DQDK 3HUWDQLDQ GHQJDQ 6HUWL¿NDW +DN 0LOLN 1R \DQJ WHUOHWDN GL 'HVD 6RNR .HFDPDWDQ 7LNXQJ .DEXSDWHQ /DPRQJDQ 3URSLQVL -DZD 7LPXU GHQJDQ OXDV WDQDK 0 WHUWXOLV DWDV QDPD 1$6,¶$+ 6HELGDQJ 7DQDK 3HUWDQLDQ GHQJDQ 6HUWL¿NDW +DN 0LOLN 1R \DQJ WHUOHWDN GL 'HVD 7DNHUDQNODWLQJ .HFDPDWDQ 7LNXQJ .DEXSDWHQ /DPRQJDQ 3URSLQVL -DZD 7LPXU GHQJDQ OXDV WDQDK 0 WHUWXOLV DWDV QDPD 681$56,+ 6HELGDQJ 7DQDK GDQ %DQJXQDQ GHQJDQ 6HUWL¿NDW +DN 0LOLN 1R \DQJ WHUOHWDN GL 'HVD 7DPEDNULJDGXQJ .HFDPDWDQ 7LNXQJ .DEXSDWHQ /DPRQJDQ 3URSLQVL -DZD 7LPXU GHQJDQ OXDV WDQDK 0 WHUWXOLV DWDV QDPD 3$52-,
+$5*$ /,0,7
-$0,1$1
%$7$6 $.+,5 3(1$:$5$1 /(/$1* 3(0%8.$$1 3(1$:$5$1 '$1 3(1(7$3$1 3(0(1$1* /(/$1*
5S
5S
-XPDW -XOL SXNXO :DNWX 6HUYHU 6HVXDL :,%
5S
5S
-XPDW -XOL SXNXO :DNWX 6HUYHU 6HVXDL :,%
5S
5S
-XPDW -XOL SXNXO :DNWX 6HUYHU 6HVXDL :,%
5S
5S
-XPDW -XOL SXNXO :DNWX 6HUYHU 6HVXDL :,%
5S
5S
-XPDW -XOL SXNXO :DNWX 6HUYHU 6HVXDL :,%
.(7(5$1*$1 9 1RPLQDO XDQJ MDPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ 9LUWXDO $FFRXQW 9$ PDVLQJ PDVLQJ SHVHUWD GDQ MXPODKQ\D KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO XDQJ MDPLQDQ \DQJ GLSHUV\DUDWNDQ 1RPRU 9$ DNDQ GLNLULPNDQ VHFDUD RWRPDWLV NHSDGD PDVLQJ PDVLQJ SHVHUWD OHODQJ VHWHODK EHUKDVLO PHODNXNDQ SHQGDIWDUDQ GDQ GDWD LGHQWLWDV GLQ\DWDNDQ YDOLG 9 8DQJ MDPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ 6XUDED\D VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ /HODQJ .DPLV -XOL SXNXO :,% 9 6HJDOD ELD\D \DQJ PXQJNLQ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ &DUD SHQDZDUDQ OHODQJ &ORVHG %LGGLQJ 'RPDLQ ZZZ OHODQJ JR LG WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ ( $XFWLRQ GDSDW GLOLKDW SDGD PHQX ´7DWD &DUD GDQ 3URVHGXU´ GDQ ´3DQGXDQ 3HQJJXQDDQ´ SDGD GRPDLQ WHUVHEXW 3HOXQDVDQ OHODQJ OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ %HD OHODQJ SHPEHOL GXD SHUVHQ GDUL KDUJD OHODQJ KDUJD WHUEHQWXN 7HPSDW SHODNVDQDDQ OHODQJ .3.1/ 6XUDED\D -O ,QGUDSXUD 1R 6XUDED\D ,QIRUPDVL OHELK ODQMXW GDSDW PHQJKXEXQJL 37 310 3HUVHUR .DQWRU &DEDQJ /DPRQJDQ -O /DPRQJUHMR 1R /DPRQJDQ 7HOS )D[ /DPRQJDQ -XOL 37 3(502'$/$1 1$6,21$/ 0$'$1, .$1725 &$%$1* /$021*$1
IKLAN PAS TA N A H D I J U A L
P E N G O B ATA N
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
Dijual tanah kebun, 1280 m2 srt SHM desa hendrosari menganti gresik. Hub 081245250972
PIJAT KEBUGARAN
Hilang STNK. spd motor Yamaha Mio Soul tahun 2014 warna putih. NOPOL: L-6540-KA. an/ Moch. Zainuri.da/ Sidosermo 4 GG I No. 8 sby.
Hilang STNK. spd motor Yamaha tahun 2011 warna Hitam. NOPOL : L-6009-H. an/ Kunti Sukmawati Tri Pamungkas da/ Kedurus 2/60 B sby.
HLG BUKU KIR L.8001.UH/ SB.269953.K PT.GAJAHMAS ANTARNIAGA JL.RAYA MASTRIP WARUGUNUNG 31 SBY.
HILANG STNK MOBIL MERC L-1431-YN AN HOO MIOE KIE PRAMBANAN RESIDENCE BC/16 SBY.
HILANG STNK YAMAHA VIXEN W 2473 QC SHOFIYATI 0895401013782.
HLG STNK SPD MTR HONDA TH’2011 L-5388-JB AN.RETNO WERDININGSIH D/A. SIDOSERMO 4 GG 8-B NO.1 SBY.
HLG BUKU KIR TEMPELAN SB.281536.K PT.GAJAHMAS ANTARNIAGA JL.RAYA MASTRIP WARUGUNUNG 31 SBY.
TANAH KAVLING CV. SETIA JAYA PROPERTY OPERLING KAVLING OPP Langsung angsuran 1.060.000 x 47 Bln surat langsung jadi !!! Cukup KTP,KK,Domisili Surabaya- Sidoarjo Legalitas 100% Resmi Lok. Kavling Desa Pulung -Balong Panggang WA /Telp Kantor : 081232003191 08121710740
Kalau Anda Lagi Di Surabaya.
Anda Butuh Teman dan Pijat. Telp SELIN 087756032906. Calling Hotel
HLG STNK HND NF125 TR M/T ‘2011 HITAM L-5734-VQ AN.NINIK TRISNOWATI - DK. KRAMAT III/24 JAJARTUNGGAL WIYUNG SBY.
RMH DIKONTRAKKABN DIKONTRAKKAN RUMAH. JL KALIJUDAN 14/4A LUAS 7×9M2 2KMR. (15 JT/TH) NEGO. MIN 2TH. HUB SUHADAK 081331616204.
LOWONGAN DICARI SEGERA TUKANG SKRAP BESI. HUBUNGI : 031 3818600.
ELEKTRONIK AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.
Hilang STNK. spd motor Honda GL Pro tahun 2004 warna hitam. NOPOL: L-5630-PN. an/ Shalihin da/ Jl. Made sel RT/RW 06/02 sambikerep sby.
VIMAX-HAMMER OF THOR - PENIS GETAR / PUTAR - PENIS MAJU MUNDUR - PENIS IKAT PINGGANG - PENIS MUTIARA - VAGINA GETAR / SUARA - VAGINA CENTER, DLL HUBUNGI : Hp/WA : 0812 3259 8251
- VIAGRA / CIALIS - VIMAX / ARABIAN OIL - PROCOMIL / PERANGSANG - VACUM PENIS / PAYUDARA
HLG STNK HND NF100SLD ‘2006 BIRU SILVER L-2757KM AN.NINIK TRISNOWATI DK.KRAMAT III/24 JAJARTUNGGAL WIYUNG SBY.
KEHILANGAN
Hilang STNK. spd motor Honda tahun 2018 warna Merah Hitam Silver. NOPOL : L-3057-UE an/ Erry Yuniarti Kusumawardani da/ Jl Simorejo 4-A/19 sby.
Hilang BPKP. spd motor Honda tahun 2008 warna Hitam Silver. NOPOL : L-2426-XZ an/ Asep badru tamam da/ Kembang Kuning kulon 3/17 sby.
HILANG STNK SPD MTR HONDA TH’2019 L-3536-LL AN.MOCHAMAD DJULI D/A. KESATRIAN 41 ASRAMA POMDAM RT.06/10 SBY.
HILANG STNK MOBIL HONDA MOBILIO L1283QD A/N: KURNIAWAN BUDI D/A: NGAGEL WASONO I/120. HILANG STNK SPD MOTOR HONDA L3949BQ A/N: DJAMIATIEN D/A: GUBENG KERTAJAYA 5-F/24. HILANG STNK YAMAHA MIO 2011 113CC L4066NL MUHAMMAD RASYID ABDULLAH 081334467192.
HLG BUKU KIR L.8948.UJ/ SDA.10735 PT.SUMBER MULTI REJEKI JL.JEMUR ANDAYANI 11-A SBY. HLG BUKU KIR TEMPELAN SB.273933.K PT.GAJAHMAS ANTARNIAGA JL.RAYA MASTRIP WARUGUNUNG 31 SBY.
HLG BUKU KIR L-7750 UV SB.244490 K AN.PT.BIG BIRD PUSAKA LAKARSANTRI SBY.
HLG BUKU KIR L.7558.N/ SB.223328.K PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH JL.TAMBAKWEDI BARU 77 SBY.
HLG BUKU KIR TEMPELAN SB.246973.K PT.GAJAHMAS ANTARNIAGA JL.RAYA MASTRIP WARUGUNUNG 31 SBY.
HILANG STNK YAMAHA L-2388FM AN DHIAN PERMATASARI D/A TAMAN GUNUNGANYAR BLOK F-11 SBY.
HLG STNK SPD MOTOR HONDA BEAT W.HITAM TAHUN 2014 L-4681-EW AN. PT. SAWARAWABA TRANSJAYA D/A. JL. IKAN MUNGSING 9/10 PERAK BARAT SURABAYA. NOKA : MH1JFM212EK598811 NOSIN : JFM2E1632422. HLG STNK SPD MTR YMH MIO TH’2019 L-6198-IK AN.WINARSIH D/A.GRANTING BARU 3/23 SBY. HLG STNK AG.6628.EN AN.EHKVAL PEBRIANSYAH DS.KEPUNG KEC.KEPUNG KAB.KEDIRI. HLG STNK AG.5696. EBP AN.IMAM MUSTOFA DS. KAWEDUSAN KEC. PLOSOKLATEN KEDIRI. HILANG STNK HONDA VARIO W 2179 UX DARWATI 081216345815.
HILANG STNK HONDA BEAT PUTIH W 4427 OQ AKHMAD ROGHIB 085707970200. HLG BUKU KIR L.9186.UP PT.EMKL BAHE BAHTERA JL.PERAK TIMUR 162 SBY. Kehilangan STNK R2 merk Yamaha tahun 2013 nopol W 3350 KP An. Endik Purwanto Da Tambakrejo Rt 012 Rw 003 Ds. Tambakrejo Kec. Duduk Sampeyan Kab. Gresik Kehilangan STNk R4 merk Toyota Avanza tahun 2017 nopol S 1420 JL An. Ulyatul Hasanah Da Ds.Kesambi Rt 04 Rw 02 Kec. Pucuk Kab.Lamongan HILANG STNK P 8706 GC NK. 0622 NS. 3551 AN. DEWI RATNA PUJIASTUTI D/A PERUM GRIYA PUTRI KENCANA SUMBERSARI JBR HILANG STNK N 5023 EAK NK. 6235 NS. 7092 AN. TUNIK DWIANASARI D/A DS BALESARI NGAJUM MLG
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
JUMAT PAHING, 15 JULI 2022 HALAMAN 10
KABIRO KKA A BI B I RO R O MOJOKERTO-JOMBANG: M OOJJ OKERR TO -JOOM O M BA BAN NGG: M Anwar; Annw waar;; W WA WARTAWAN: A RT R TAW A AN:: Suparno, Suupa parno, rno, rn o, Ferdy Fer errdddyy Eko Eko k C, C, Hermawan Hermaw aaw wan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griy Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Cabuli Anak Tiri hingga Hamil, Pamong Diringkus Polisi
Jombang, Memorandum Nafsu tak terbendung Agus Budiono (36), warga Kecamatan Ngusikan mengantarnya ke penjara. Pria yang juga perangkat desa itu nekat menggauli anak tirinya. Akibat perbuatan yang dilakukan berulang, korban yang masih di bawah umur hamil 8 bulan. “Tersangka dan korban yang masih masih berusia 16 tahun, tinggal serumah dalam satu kamar. Sementara sang istri, menjadi pekerja migran di luar negeri,” papar Kasatreskrim Polres Jombang Iptu Giadi
Iptu Giadi Nugroho Kasatreskrim Polres Jombang
Mojokerto, Memorandum Pabrik pengolahan limbah PT Hijau Alam Nusantara (HAN) di Dusun Manduro, Desa Manduro Manggunggajah, Kecamatan Ngoro terbakar, Kamis (14/7). Informasinya, kebakaran terjadi sekitar pukul 08.30 dan berdampak pada seluruh area. Kapolsek Ngoro Kompol Subiyanto mengatakan, kebakaran sempat sulit dipadamkan karena tepat berada di area tumpukan limbah sisa gagang tembakau di samping tungku pemusnahan. Pihaknya dan petugas pemadam sampai mengurai limbah tembakau dengan buldozer untuk melakukan pembasahan. “Kebakaran sisa limbah, jadi limbah gagang tembakau dari bea cukai. Kebetulan sisanya belum dimusnahkan ini
Personel TNI dan warga memantau proses pembasahan di TKP.
yang terbakar,” bebernya. Dugaan sementara, lanjut Subiyanto, insiden dipicu percikan api dari tungku setelah memusnahkan limbah gagang tembakau sebelumnya. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu. Tarmun, warga sekitar yang turut memadamkan
an serupa dilayangkan ditambah tidak diberi uang saku. Rahasia itu meledak setelah korban diketahui hamil.“Kakak korban yang mengetahui adiknya hamil, lalu melaporkan kejadian ke Polres Jombang. Kami menindaklanjuti laporan dan menangkap tersangka
Gegara Wanita, Tiga Sekawan Diamankan
FOTO: MEMORANDUM/NO
Pabrik Pengolahan Limbah Manduro Terbakar
Agus Budiono
di rumahnya,” sambung Iptu Giadi. Dalam pemeriksaan penyidik, Agus mengaku khilaf atas perbuatannya. Namun, pengakuan itu tak menyurutkan langkah penyidik yang tetap memproses. Apalagi statusnya sebagai aparatur desa harusnya lebih amanah menjaga anak tirinya. “Tersangka sudah ditahan. Dia dijerat Pasal 81 UU RI Nomor 17 Tahun 2016, tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI Nomor 23Tahun 2002 tentang perlindungan Anak,” pungkas Iptu Giadi. (wan/war/epe)
api, menguatkan indikasi itu. Ia sempat melihat asap mengepul dari lokasi tumpukan limbah. “Ada empat damkar di lokasi kejadian untuk memadamkan kebakaran,” ucap pria yang mengaku tengah memancing di sekitar lokasi kejadian. (no/war/epe)
Jombang, Memorandum Tidak terima tetangga wanitanya diapeli pria lain, tiga sekawan harus rela tidur di balik jeruji besi ruang tahanan. Sebab, mereka kompak mengeroyok Dani Priyanto, warga Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, pada Sabtu (9/7). Ketiga sekawan tadi yakni Thoriq Exsal Fikri Yahya (20), M Yusuf Rochmatulloh (21), dan M Wahyu Ramadhani (20), semuanya warga Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang. Kapolsek Jombang AKP Bambang Setiyobudi menuturkan, penganiayaan berawal ketika korban datang ke rumahWinda, teman wanitanya sekitar pukul 22.00. Berselang setengah jam, karyawan di Surya Kencana Food Mojongapit itu lalu pamit pulang. “Korban pulang mengendarai Daihatsu Xenia nopol S 1537 ZL. Saat pulang, ia merasa dibuntuti dua motor,” ung-
FOTO: MEMORANDUM/WAN
GRAFIS: MEMORANDUM/PUNTADEWA
Korban diancam agar menuruti kemauan tersangka, termasuk tidak menceritakan kepada siapapun.
Nug Nugroho, Kamis (14/7). A Aksi cabul pertama kali terdu terduga pelaku, dilakukan Juli 2 2021 sekitar pukul 00.30. Untu Untuk memuluskan aksinya, tersangka terlebih dulu men mengancam korban menuruti semua kemauannya. Sete Setelah tak berdaya, Agus melu melucuti pakaian korban lalu m menyetubuhinya.“Korban d diancam agar menuruti kem kemauan tersangka, termasu masuk tidak menceritakan kepa kepada siapapun,” jelasnya. B Berhasil di upaya pert pertama, membuat Agus keta ketagihan. Kepala urusan p pembangunan itu meman manfaatkan kondisi rumah yang tinggal berdua. Jika korb korban menolak, ancam-
FOTO: MEMORANDUM/WAN
Diancam Tak Diberi Uang Saku
Ketiga terduga penganiayaan diamankan polisi.
kapnya, Kamis (14/7). Sesampainya di Jalan Brigjen Kretarto, tepatnya di depan SPBU Sambongdukuh, bodi kanan mobil korban diketok tersangka. Ia disuruh menepikan kendaraannya. “Korban lalu berhenti di bahu jalan sebelah kiri dan turun dari mobil,” ujarnya. Setelah turun, korban
lalu ditanya namanya. Usai dijawab, Thoriq langsung memukul mata kiri korban sekali hingga terjatuh. Begitu tersungkur, tersangka lalu memukuli dan menendang korban pada bagian kepala dan dada korban. Kemudian tersangka Yusuf menjambak rambut korban sambil meminta ponselnya.
“Ponsel korban diambil Thoriq dan diblokir WhatsApp-nya atas nama Winda beserta akun Instagram.Selain itu, aplikasi WhatsApp korban di-uninstall. Setelah itu, ponsel korban dibanting ke jalan sembari diteriaki jangan mengganggu Winda lagi,” katanya. Puas menganiaya korban, ketiga pelaku mening-
galkan korban begitu saja. Korban kemudian ditolong oleh warga sekitar. “Korban melaporkan kejadian penganiayaan tersebut ke Polsek Jombang, pada Senin (11/7), dengan barang bukti hasil visum,” ujarnya. Dari laporan itu, polisi bergerak melakukan serangkaian penyelidikan hingga didapat identitas ketiga pelaku. Berikut barang bukti sepeda motor Honda Vario S 3325 OBI yang digunakan saat kejadian. Belakangan diketahui jika tersangka Wahyu merupakan residivis kasus pencurian pada 2018. “Ketiga tersangka dijerat dengan pasal 170 KUHP, tentang tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang dilakukan di muka umum. Dengan ancaman hukuman makismal 7 tahun penjara,” pungkas Bambang. (wan/war/epe)
FOTO: MEMORANDUM/ADV
Bahas Kopi Wonosalam, Komisi B Panggil Sejumlah OPD
Hearing Komisi B dengan sejumlah OPD terkait kopi Wonosalam.
Jombang, Memorandum Komisi B DPRD Jombang memanggil sejumlah OPD untuk membahas produksi dan pemasaran kopi Wonosalam agar terus eksis di pasaran. OPD yang dipanggil di antaranya dinas pertanian, bappeda, dinas perdagangan dan perindustrian, dinas ketahanan pangan, asisten II bidang perekonomian dan pembangunan, serta Camat Wonosalam.
Ketua Komisi B Sunardi mengatakan, kopi Wonosalam sudah go internasional. Sehingga perlu dicarikan formula tepat agar produk kopi Wonosalam bisa lebih ditingkatkan kembali. “Selain itu harus tetap menjaga kualitas,” ungkapnya, Kamis (14/7). Untuk itu, komisi B mendorong dinas pertanian untuk meningkatkan produksinya agar kebutuhan lokal maupun ekspor bisa terpenuhi. “Saat ini produksi kopi di
Jombang mencapai 1.000 ton per tahun. Sedangkan kebutuhan konsumsi masyarakat Jombang 1.600 ton. Sehingga harus dicukupi,” bebernya. Apabila produksi sudah meningkat, tentu bagaimana nantinya dinas bisa membantu untuk pemasarannya. Peran itu bisa dioptimalkan dinas perdagangan dan perindustrian. “Jadi kami merekomendasikan adanya imbauan pada kafe yang ada di Jombang untuk meng-
gunakan kopi Wonosalam,” katanya. Tidak hanya itu, adanya anggaran untuk even atau festival kopi, agar kopi wonosalam semakin dikenal masyarakat. “Untuk itu kami bahas dengan bappeda untuk anggarannya nanti akan dibahas kembali saat komisioning pembahasan P-APBD,” tegasnya. Kepala Dinas Pertanian M Ronny mengatakan, pihaknya sudah melakukan dua
Pencegahan Pernikahan Usia Dini
hal.Yakni pembinaan dan pengembangan komoditi kopi Wonosalam. “Bagaimana teknik budidaya kopinya. Itu terus kita kawal,” bebernya. Selain itu, a mengawal proses hak paten kopi ekselsa sebagai kopi khas Jombang. “Ini (proses) masih di Kementerian Hukum dan HAM,” bebernya. Ia mengaku saat ini sudah proses uji publik. Nomenklatur kopi ekselsa merupakan kopi asal Wonosalam diung-
gah di media sosial. “Kalau tidak ada yang keberatan kopi ekselsa menjadi kopi ekselsa Jombang,” tegasnya. Saat ini, perkebunan kopi di Jombang khususnya di Wonosalam mencapai 1.600 hektare dengan tiga varitas kopi. Kopi robusta sekitar 966 hektare, ekselsa 539 hektare, arabika 13 hektare. “Masing-masing satu hektare bisa produksi 4-5 ton dalam satu tahun,” tegas Rony. (adv/wan/war/epe)
Mojokerto, Memorandum Bupati Ikfina Fahmawati terus menggalakkan pembinaan dan pelatihan kepada pemuda Kabupaten Mojokerto terkait pencegahan pernikahan anak usia dini. Salah satunya dengan terus menggandeng elemen lain di tingkat kecamatan. Seperti Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) yang jaringannya menyebar 18 kecamatan. Bupati perempuan pertama Mojokerto itu berharap, edukasi ini bisa menekan angka kasus perkawinan anak. Mengingat, pemerintah sudah merencanakan aksi nasional penurunan angka perkawinan usia anak dari 11,21 persen pada 2018 menjadi 8,74 persen pada akhir 2024. “Targetnya, pada 2030, tidak ada lagi pernikahan anak yang terjadi di
Indonesia,” ucapnya ketika memberikan materi pencegahan pernikahan anak usia dini secara daring ke Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotun Nasyiin di Command Center Pemkab Mojokerto, Kamis (14/7) . Ikfina juga menjelaskan, pernikahan dini menjadi yang masalah yang luar biasa. Karena melihat data perkawinan anak dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2018 BPS, tercatat angka perkawinan anak di Indonesia mancapai 1,2 juta kejadian. Tingginya angka ini akan berdampak pada proses menuju Indonesia Emas. “Pernikahan anak usia dini di Indonesia menempati urutan tertinggi ke-8 di dunia. Satu dari 9 perempuan umur 20-24 tahun yang menikah di bawah usia 18 tahun sebesar 11,2 persen, serta satu dari 100 laki-laki
FOTO: MEMORANDUM/WAR
Pemkab Gencar Edukasi, Gandeng LKKNU Kecamatan
Bupati Ikfina Fahmawati mengedukasi generasi muda untuk tidak menikah dini.
umur 20-24 yang juga menikah sebelum 18 tahun sebesar 1,06 persen. Pernikahan yang dilaksanakan sebelum usia yang diizinkan, harus melalui dispensasi nikah,” ucapnya. Lebih lanjut, Ikfina juga menjelaskan, target Indonesia Emas pada 2045 dengan sumber daya unggul dapat
terganggu akibat adanya fenomena itu. “Hal tersebut disebabkan anak-anak yang menikah di bawah 18 tahun berisiko 4 kali lebih banyak putus sekolah, serta rata-rata lama pendidikan anak perempuan yang menikah muda hanya 7,29 persen yang tidak menyelesaikan
pendidikan tingkat SMP. Mereka adalah kelompok calon pengantin yang berisiko melahirkan bayi stunting,” ujarnya. Ia juga mengatakan, ada banyak faktor adanya perkawinan anak. Mulai dari kehamilan tidak diinginkan, kemiskinan, dan interpretasi
nilai ada istiadat tertentu. “Dampak serius akibat perkawinan usai anak juga menyebabkan kematian ibu dan bayi, anak balita stunting, kemiskinan, tenaga kerja tidak terampil, dan tidak tercapainya wajib belajar 12 tahun,” pungkasnya. (war/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM KRIMINAL
JUMAT PAHING, 15 JULI 2022 HALAMAN 11
DITPOLAIRUD POLDA JATIM BONGKAR PENYELUNDUPAN BENIH LOBSTER
Sindikat Lima Provinsi
Surabaya, Memorandum Ditpolairud Polda Jatim membongkar sindikat penyelundupan benih lobster ke luar negeri. Tersangka Agus Wahyudi (42) dan Darmaji (52), keduanya warga Talun Kulon, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung ditangkap beserta barang bukti 96 ribu benih lobster. Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Dirmanto didampingi Dirpolairud Polda Jatim Kombespol Puji Hendro Wibowo mengatakan, pengungkapan ini dilakukan pada Rabu (6/7) sekitar pukul 03.00. Keduanya ditangkap di pintu masuk tol Madiun KM 600. “Kedua tersangka ini sudah melakukan distribusi benih lobster berkali-kali,” kata Dirmanto, Kamis (14/7). Modusnya kedua tersangka ini membeli benih lobster kepada pengepul di daerah Tulungagung, Trenggalek, dan sekitarnya. Dikemas dalam kantong plastik yang diberi oksigen dan ditempatkan di kardus besar dan styrofoam yang kemudian benih lobster dijual kepada pembeli di Jawa Barat.
“Illegal fishing tanpa izin membawa mengangkut kemudian mengedarkan benih lobster jenis mutiara sebanyak 6 ribu dan jenis pasir sebanyak 42 ribu. Jika ditotal negara dirugikan Rp 10 miliar,” tambah Dirpolairud Polda Jatim Kombespol Puji H Wibowo. Dari pengakuan tersangka sudah melakukan sebanyak tiga kali. Pertama 25 ribu benih lobster pada Juni dan terakhir 48 ribu benih lobster. Kurang lebih 101 ribu benih lobster. “Dan kerugian negara kurang lebih Rp 20 miliar,” imbuhnya. Jaringan ini, lanjut Puji, adalah jaringan illegal fishing khususnya penyelundupan lobster jaringan sindikat Jatim, Jakarta, Jabar, Banten, dan Batam.
“Kami tidak mudah untuk mengungkap jaringan ini, karena pelaku ini rapi. Kita satukan dulu informasi dari masyarakat yang menginformasikan kepada tim satgas kita. Di daerah pantai Tulungagung, Trenggalek,” tambahnya Berbekal informasi tersebut, tim melakukan penyidikan di lapangan dan mendapat informasi yang benar. “Baru kita lakukan tindakan upaya kepolisian upaya paksa, penggeledahan dan penangkapan,” lanjut mantan Dit Propam Polda Jatim ini. Puji menambahkan, tentunya kasus ini ditangani dengan SOP Polri dan aturan aturan tindakan yang berlaku agar ada efek jerah bagi pelaku lain untuk tidak melakukan hal yang sama. “Rencananya benih lobster ini akan dibawa ke Jakarta. Dan di Jakarta nanti ada jaringan lagi dan akan dibawa ke Batam. Tidak menutup kemungkinan dibawa ke luar negeri ini sedang dilakukan penyidikan,” ucap dia.
Illegal fishing tanpa izin membawa mengangkut kemudian mengedarkan benih lobster jenis mutiara sebanyak 6 ribu dan jenis pasir sebanyak 42 ribu. Jika ditotal negara dirugikan Rp 10 miliar,” Kombespol Puji H Wibowo Dirpolairud Polda Jatim Keduanya melakukan ini sudah sebanyak tiga kali, satu tersangka bekerja sebagai sopir online dan satu lagi kenek truk. “Karena pekerjaan ini lebih menguntungkan dan bisa langsung mendapatkan uang keduanya beralih profesi,” tutup dia. Dari pengakuan Agus Wahyudi sudah melakukan sebanyak tiga kali. Bersangkutan bisa mendapat keuntungan Rp 12 juta kemudian yang kedua mendapat keuntungan Rp 24 juta. “Untungnya besar,” akunya
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Dirmanto didampingi Dirpolairud Polda Jatim Kombespol Puji Hendro Wibowo, Kasubdit Gakkum AKBP Siswantoro, dan Kepala BKIPM Surabaya I Suprayogi menunjukkan barang bukti yang disita.
Dari pengungkapan kasus ini, sejumlah barang bukti diamankan yakni benih bening lobster sebanyak kurang lebih 48 ribu ekor yang terdiri dari
jenis pasir sebanyak 42 ribu ekor dan jenis mutiara sebanyak 6 ribu ekor, tiga HP dan satu unit mobil. “Pasal 92 UU nomor 31 Ta-
Seret Tersangka Lain nya, Ari kembali menegaskan masih didalami. “Kalau ini masih didalami,” tegasnya. Ari menambahkan, jika dirupiahkan, hasil barang penertiban yang dijual itu senilai ratusan juta rupiah. Disinggung mengenai kerugian dia enggan menjelaskan lebih detail. “Masih rahasia, karena ber-
Sambungan dari halaman 1 bicara soal korupsi tidak harus ada kerugian negara. Contoh ada penggelapan dalam jabatan atau perusakan segala macam itu kan sudah bisa masuk pidana korupsi,” terangnya. Sementara itu, pakar hukum pidana Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya M Sholehuddin menegaskan bahwa
100 Persen Dipecat “Dia terbukti bersalah, maka pasti akan kita pecat. Seratus persen kita pecat dan kita berhentikan secara tidak hormat,” tegas wawali yang lekat dipanggil Cak Ji ini, Kamis (14/7). Cak Ji menjelaskan, peraturan yang mengikat aparatur sipil negara (ASN) sudah gamblang. Itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. “Peraturan sudah jelas, barangsiapa yang terlibat dalam penggelapan, pencurian, menjual barang-barang baik bergerak atau tidak bergerak milik negara untuk keuntungan pribadi itu ada sanksinya. Dan
dalam kasus ini bisa menyeret ke tersangka lain. Sebab, dalam kasus dugaan korupsi biasanya dilakukan secara berjemaah. “Iya bisa mungkin (menyeret tersangka lain) dan harus bertanggung jawab,” tegas Sholehuddin. Sholehuddin menambahkan, bahwa untuk menyeret
Sambungan dari halaman 1 itu termasuk ke dalam hukuman disiplin berat,” urai mantan Ketua DPRD Surabaya ini. Karena itu, wawali tak ragu untuk memberhentikan FE sebagai ASN di lingkungan Pemkot Surabaya. Pihaknya dalam waktu dekat akan mengajukan surat ke Kemendagri RI terkait pencabutan status ASN tersangka FE. “Kita nanti akan berkoordinasi dengan kemendagri, karena SK-nya dari sana. Pemkot dalam waktu dekat akan mengajukan pemberhentian tidak hormat terhadap FE. Dia terbukti terlibat menggelapkan barang milik Pemkot Surabaya,” papar dia. Berangkat dari sini, Cak Ji mengimbau kepada seluruh
Empat Luka Tusuk di Dada Melihat kondisi itu, akhirnya dilaporkan ke pemerintah desa setempat yang kemudian dilanjutkan ke Polsek Sukodono. Kapolsek Sukodono AKP I Ketut Agus Wardana membenarkan adanya peristiwa tersebut. Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Pusdik Gasum Porong untuk divisum. “Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan, terdapat empat tusukan yang diduga dari benda tajam pada dada korban. Diduga sementara ini adalah korban pembunuhan,” ujar kapolsek. Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setja mengatakan, bahwa
ASN jajaran Pemkot Surabaya untuk lebih berhati-hati. Dia minta kejadian serupa agar tidak terulang di kemudian hari. Bagaimana pun, ASN dilarang memiliki, menjual, membeli, menggadaikan, menyewakan, atau meminjamkan barang-barang baik bergerak atau tidak bergerak, dokumen atau surat berharga milik negara, secara tidak sah. “ASN harus intropeksi diri. Lebih waspada. Apapun yang bukan miliknya, apalagi milik negara, itu jangan sekali-kali punya keinginan untuk memindahtangankan lalu dijadikan uang. Karena itu merupakan pelanggaran,” imbau Cak Ji. (bin/fer)
Sambungan dari halaman 1
terduga pelaku menusuk dada korban dengan senjata tajam (sajam) jenis pisau. “Dengan pisau,” jelasnya. Disinggung terkait luka lain, Oscar masih menunggu hasil autopsi. “Sedang diautopsi,” pungkas Oscar, semalam. Informasinya, korban yang mengenakan jaket cokelat, kaus hijau, dan celana jeans biru sudah tergeletak di teras masjid. Warga awalnya mengira korban sedang istirahat. Setelah azan Subuh, para jemaah mulai berdatangan masuk masjid. Setelah selesai salat Subuh, salah satu jemaah ada yang memperhatikan korban dengan
seksama. Jemaah tersebut melihat perut korban tidak kembang kempis seperti orang tidur pada umumnya. Se t e l a h d i c e k d e n g a n menggoyang-goyangkan tubuh korban, ternyata sudah banyak darah keluar dari kepala bagian belakangnya. Lalu warga melapor ke perangkat desa dan menghubungi Polsek Sukodono. Takmir masjid Saipul mengatakan, jika korban tidak meninggalkan kendaraan yang terparkir di sekitar masjid dan sandal korban ditemukan terjejer rapi di samping batas suci masjid. (bwo/jok/fer)
Restu Orang Tua yang Tak Sempat Diberikan
Sambungan dari halaman 1
akannya. Berbekal uang saku pinjaman tetangga kerabat dan sahabat, berangkatlah Darsih ke negeri petro dolar. Sejak itu kebutuhan keluarga mulai tercukupi, bahkan berlebih. Miskan sudah bisa menabung dan membeli motor, walau bekas dan mengangsur. Terutama untuk mengantar-jemput anak mereka yang dititipkan ke orang tua Darsih. Tiap pagi Miskan mengantarkan anaknya ke sekolah, siangnya menjemput dan menitipkan ke mertua, dan sore menjemputnya untuk diajak pulang. Begitulah rutinitas yang harus dijalani pria asal Jogjakarta ini. Hari berganti hari dan minggu berganti minggu, kebosanan mulai menyapa pria berambut keriting ini. Mulailah dia menitipkan sepenuhnya si anak kepada mertua. Untuk meringankan beban mertua, dia meninggalkan motor bekas
hun 2004 tentang Perikanan dengan ancaman hukuman paling lama 8 tahun dan denda paling banyak Rp1,5 miliar,” pungks Puji. (alf/fer)
kreditannya di rumah mertua. Dua hari sekali dia sambang. Tapi, rutinitas itu ternyata tidak bertahan lama. Seiring waktu, Miskan semakin jarang memunculkan batang hidungnya. Tidak hanya itu, Miskan juga mengurangi uang bulanan untuk kebutuhan anaknya. Tentu saja hal ini menjadi beban tersendiri buat ibu Darsih, sebut saja Minah.. Karena itu, suatu saat dia menghubungi Darsih dan bertanya: benarkah uang jatah untuk cucunya dikurangi? Ternyata Darsih mengatakan tidak. Beberapa kali dia malah titip uang dalam kirimannya ke Miskan untuk bapak dan ibunya. Agar kedua orang tuanya itu membeli baju baru. Ini terjadi dua kali menjelang Lebaran dan tahun baru tempo hari. “Anak saya memang jarang pulang,” kata Minah ketika mendampingi anaknya di Pengadil-
an Agama (PA) Surabaya, Jalan Ketintang Madya, beberapa waktu lalu. Dapat jawaban seperti itu, muncul berbagai kecurigaan di bati Minah. Dia pernah menyarankan anaknya merendah minta restu ke orang tua Miskan, tapi penerimaan kedua mertuanya sangat menyakitkan. Surat yang dikirimkan Darsih via pos sama sekali tak ditanggapi. Sebelum Darsih pergi ke Arab Saudi, dia dan suaminya sering sowan ke orang tua Miskan, tapi selalu ditolak. Miskan dan Darsih tidak pernah ditemui. Jangankan ditemui, dibukakan pintu pun tidak. Hanya pembantu yang keluar menemui Miskan, Darsih, dan anaknya yang waktu itu masih duduk di bangku PAUD. Pada keluarga Miskan memang masih mengalir darah biru. (jos, bersambung)
terduga pelaku lain bisa dilakukan berdasarkan prosedur pengeluaran barang di gudang penyitaan barang penertiban. “Itu bisa dilacak. Ada kasat-
pol PP, penjaga gudang. Dari situ bisa diketahui hasil penjualan dikemanakan, apakah ada bagian-bagian atau pejabat lain yang menerima hasil penjualan
barang penertiban itu,” ujarnya. Lanjutnya, dari hasil penelusuran pengeluaran barang penertiban itu, nantinya akan diketahui siapa saja yang terlibat
Luka Parah di Kepala kan seorang karyawan tewas akibat terkena ledakan, yakni Soehardjono Jafianto (55), warga Jalan Karang Asem, Tambaksari. Menurut keterangan sekuriti Lebak Rejo Utara III, Parno mengatakan, saat itu sedang jaga di depan pos. Tiba-tiba mendengar suara ledakan di dalam rumah nomor 5. “Saya mendengar suara sekali ledakan di dalam rumah. Saya kira ada orang bongkar muat pasir,” jelas Parno saat ditemui di lokasi kejadian. Tak lama kemudian, keluar pemilik rumah dan langsung melapor ke pengurus kampung dan teruskan ke Polsek Tambaksari dan jajaran samping. “Awalnya saya tidak tahu kalau ada korban. Tahunya
Sambungan dari halaman 1 setelah Pak RW panggil petugas linmas datang ke lokasi,” kata pria yang tinggal di Jalan Lebak Jaya Indah ini. Setelah diidentifikasi petugas Inafis Polrestabes Surabaya, jenazah Suhardjono lalu dibawa ke RSUD dr Soetomo guna divisum. Parno mengaku, tidak mengetahui pemiliknya siapa. Sepengetahuannya, aktivitas pengisian apar tidak setiap hari di rumah tersebut, hanya bekerja ketika ada pesanan saja. “Saya juga tidak tahu korban orang mana, karyawannya berapa yang bekerja di dalam. Selama ini orangnya tertutup. Pemiliknya biasa saya panggil Papa,” ujar dia. Sementara itu, Kanitreskrim
Polsek Tambaksari Iptu Agus Suprayogi membenarkan adanya kejadian itu. Awalnya, pihaknya mendapatkan laporan kejadian ledakan di Lebak Rejo Utara III. “Setelah kami cek, benar adanya. Bahwa TKP merupakan tempat pengisian alat pemadam ringan (apar). Dan kami lihat ada korban meninggal dunia terkena ledakan,” kata Agus saat ditemui di TKP. Saat dicek, korban tewas terkena ledakan saat mengisi apar. Akibat ledakan itu, korban mengalami luka di belahan kepala kiri atas yang menyebabkan tewas di TKP. “Iya benar. Korban tewas adalah karyawan akibat terkena ledakan saat mengisi alat pemadam ringan dengan tabung
Polisi Bawa Bukti Miras ke Labfor Yang tewas pada Selasa (12/7) adalah Sutiyo alias Bejo (49), warga Jalan Bronggalan Gang I dan Ari Subagio (34), warga Jalan Bronggalan Sawah Gang V. Kemudian disusul pada Rabu (13/7), Suryadi alias Sruntul (29), warga Jalan Bronggalan Sawah Gang I dan Parlan. Sedagkan Risky dan Suyitno, warga Bronggalan Sawah Gang I, selamat. Agus mengungkapkan, hasil penyelidikan bersama anggotanya dan pemeriksaan saksi-saksi hingga kini, terungkap bahwa pesta miras tidak hanya dilakukan tujuh orang, melainkan sembilan orang.
“Ini yang masih kami lidik karena informasi yang dapatkan yang ikut pesta miras 8-9 orang, salah satunya wanita. Mereka masih bertahan di rumah sedang pemulihan kondisi dan kami belum sempat bertemu dengannya,” beber Agus. Agus menambahkan, hingga saat ini masih berusaha melakukan penyelidikan hingga diketahui produsen miras oplosan tersebut. Sebab, sampai sekarang masih mengarah ke almarhum Ari Subagio sebagai penjualnya. Padahal, beberapa saksi-saksi sudah diperiksa namun polisi belum mendapatkan
Dirmanto menyebut, dari laporan yang di terima melalui hotline ini ada berbagai macam pekerjaan yang di adukan oleh korban. “Sebagai contoh, pengadu pada tanggal 12 Juli di hotline kami ada 5 orang, saya sebutkan di sini. Pertama, saudari EE, alumni SPI angkatan 7. Beliau di sini, sesuai keterangan yang bersangkutan disuruh membersihkan sungai, mengangkut batu, pasir dan mencangkul di sawah, serta menjadi sales
informasi Ari membeli di mana miras oplosan tersebut. “Sampai sekarang mengarah ke Ari penjualnya yang ikut tewas usai pesta miras. Hingga kini masih belum tahu dari mana Ari membeli miras,” jelasnya. Dibuktikan polisi dengan melakukan penggeledahan di rumah Ari di Bronggalan Sawah V dan rumah kosnya, di Jalan Bronggalan II-B. Selain itu juga, polisi juga akan membawa bukti miras ke Labfor Polda Jatim untuk meneliti dan mengetahui kandungan apa yang terkandung hingga menyebabkan lima korban meregang nyawa.
Terpisah, Eko, adik korban Arif Efendi, saat ditemui di rumahnya di Jalan Kali Kepiting Jaya, mengatakan bahwa almarhum ikut pesta miras mulai Sabtu-Minggu. “Sempat pulang, namun ikut minum lagi di Bronggalan Sawah hingga tengah malam,” katanya. Kemudian pada Senin, Arif kondisinya drop. Keluarganya langsung membawanya ke rumah sakit (RS) Unair Surabaya. Lalu pada Rabu (14/7) sekitar pukul 17.30, dikabari jika korban sudah meninggal dunia. Oleh keluarganya dimakamkam di Makam Tembok sekitar pukul 22.00. (rio/fer)
Sambungan dari halaman 1 competition,” tandas dia. “Ke m u d i a n , a d a j u g a STHN, ini alumni angkatan 11. Bentuk eksploitasinya adalah mengelola kampung kids sebagai tour guide. Kemudian menyediakan sarana dan prasarana untuk makan-makan apabila ada tamu di sana. Ada juga yang lainnya, seperti KTU, angkatan 9 dan IA seorang perempuan namun IA tidak sampai lulus. Bentuk eksploitasinya adalah membangun kampung kids,” sambungnya.
Ekspresi Lucu Di unggahan tersebut, Pevita terlihat memakai baju putih dengan bawahan batik biru muda. Pevita tampil natural tanpa riasan. Rambutnya yang pirang kehitaman dibiarkan terurai. Dia juga menyematkan kacamata hitam di atas kepalanya. Buah durian di tangan lalu diacungkan ke kamera sebelum memakannya.
oksigen,” kata Agus. Rumah yang menjadi TKP, kata Agus, merupakan usaha keluarga dan milik orang tuanya, sedangkan usaha pengisian apar milik kakaknya. “Menurut penghuni rumah korban sedang bekerja dan tiba-tiba mendengar suara ledakan,” imbuhnya. Hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait ledakan apar yang menewaskan korban. Dengan memeriksa pemilik rumah dan menyita barang bukti peralatan yang digunakan pengisian apar. “Setelah diidentifikasi petugas Inafis, selanjutnya jenazah Suhardjono dibawa ke rumah sakit untuk divisum,” pungkas Agus. (rio/fer)
Sambungan dari halaman 1
Korban SPI Bertambah 14 Orang sebelumnya ada 6 orang, saat ini korban eksploitasi ekonomi yang dilakukan di Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) menjadi 14 orang,” jelas dia. Dirmanto menambahkan, pada 12 Juli 2022 ada jumlah pengadu terkait kasus ini, 5 orang. Kemudian, 13 Juli 2022 ada pengaduan 2 orang. “Hari ini Kamis 14 Juli 2022, sampai pukul 14.00 tadi, ada 1 orang yang merasa dirugikan terkait eksploitasi ekonomi tersebut,” lanjut dia.
dugaan korupsi. “Termasuk hasil penjualan barang sitaan dibuat membeli barang maka juga wajib disita,” pungkas Sholehuddin. (alf/rio/fer)
Ia menambahkan, 14 korban eksploitasi ekonomi yang melapor ini semua alumni sekolah SPI dan pihak kepolisian masih menerima laporan melalui hotline yang telah di sediakan pihak kepolisian. “Kami akan terus membuka hotline ini, di nomor yang saya sebutkan tadi, termasuk di polres batu juga ada hotline yang kami buka, dengan nomor 082328031328,” pungkas mantan Kapolsek Wonokromo itu. (fdn/fer)
Sambungan dari halaman 1 Tak ada kata-kata yang keluar dari mulutnya. Pevita hanya memperlihatkan ekspresinya yang tampak bingung saat memakan durian. Dia mengerutkan dahinya, seperti merasa aneh dengan rasa durian yang dimakannya. Pemeran film Sri Asih ini sepertinya ingin warganet menyimpulkan sendiri apakah ia
menyukai durian atau tidak cukup dari ekspresinya saja. Unggahan itu pun langsung menuai beragam komentar dari warganet. Baru sehari dibagikan, unggahan tentang durian itu sudah disukai lebih dari 64 ribu kali dan mendapatkan lebih dari 430 komentar. Banyak dari mereka yang gemas dengan ekspresi
Pevita tersebut. “Ekspresinya lucu,” komentar seorang warganet. “Pev nikmat tuhan yg kau dustakan itu kalo gak suka,” timpal warganet lainnya. “Fix gen bulenya lbh banyak! Karna ga suka duren,” komentar warganet lainnya. “Munduran mbak pev, cakepnya kelewatan,” tulis warganet yang lain. (*/fer)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
JUMAT PAHING, 15 JULI 2022 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Mapol-
Dua Pengamen Digulung Gegara Nyabu
Sembunyikan BB di Resleting Celana Pemuda tanggung itu diringkus jajaran Polsek Manyar ketika hendak mengedarkan sabu di Jalan Veteran Kecamatan Kebomas, Rabu (13/7) dini hari. Namun, upaya mengelabui polisi gagal. Satu poket sabu seberat 0,58 gram yang dusembunyikan di sebelah resleting celana tetap terendus. Pengakuan terduga pelaku, sabu itu dibeli dari Sidoarjo seharga Rp 200 ribu. Rencananya akan diedarkan kepada seseorang pemesan sebelum digagalkan polisi. “Awalnya kami kesulitan menemukan barang bukti. Namun berkat kejelian anggota, satu klip sabu ditemukan di resleting celana,” kata Kanitreskrim Polsek Manyar Iptu Joko Suprianto kemarin.
Te r s a n g k a s e n g a j a melubangi bagian penutup resleting celana dengan korek. Ulahnya memang cerdik. Bagaimana tidak, pengamen bertato yang kerap unjuk gigi di wilayah Kabupaten Ponorogo itu merupakan residivis kasus narkoba dan pencurian handphone. “Tersangka merupakan residivis. Sabu yang dibawa itu (rencananya) untuk dikonsumsi sendiri dan diedarkan,” imbuhnya. Joko menjelaskan, penangkapan Zahril bermula dari penggerebekan pesta sabu Dany Akbar (30), warga Kabupaten Banyuwangi di sebuah warung kopi di Simpang 4 Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Selasa (12/7) pagi. “Saat kami datang teman-temannya kabur, Dany beserta barang
bukti sabu dan satu set alat isap kami amankan,” tandasnya. Hasil interogasi Dany, narkoba seberat 0,33 gram itu diakui miliknya yang dibeli secara patungan. Dia beli dari seorang di Surabaya. Tersangka sudah beberapa kali mengonsumsi sabu dekat warung kopi itu. Namun, aksinya terendus pihak kepolisian. Mantan Kanit Pidum Satreskrim Polres Gresik itu menambahkan, Zahril dan Dany saling kenal. Keduanya sama-sama pengamen d i Ka b u p a t e n Po n o r o g o. Datang ke Gresik hanya untuk memasok dan berpesta sabu. “Mereka satu jaringan peredaran narkoba antarkota,” pungkasnya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijebloskan ke tahanan Polsek Manyar. Mereka dijerat Pasal 112 dan atau Pasal 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Zahril dan Dany terancam hukuman di atas empat tahun kurungan penjara. (and/har/epe)
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Gresik, Memorandum Peredaran narkoba khususnya jenis sabu di Kabupaten Gresik masih marak. Berbagai cara dilakukan para budak sabu untuk mengelabui petugas. Seperti dilakukan Zahril Iqza (24) warga Desa Sidokumpul, Kecamatan Bungah. Ia ditangkap karena kedapatan sembunyikan sabu di resleting celana.
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
AKBP Yakhob Silvana dan istri disambut personel dan ibu-ibu Bhayangkari setibanya di Mapolres Lamongan.
Kedua terduga pelaku di Mapolsek Manyar.
Cekcok, Suami Bacok Istri
Lamongan, Memorandum Tongkat komando Kapolres Lamongan resmi berpindah tangan. AKBP Yakhob Silvana Delareskha menggantikan posisi AKBP Miko Indrayana yang melanjutkan tugas sebagai Wadirintelkam Polda Metro Jaya. Upacara penyambutan dan farewell parade digelar di Mapolres Lamongan, Kamis (14/7). Setibanya di Mapolres Lamongan, AKBP Yakhob Silvana disambut Tari Boranan. Tarian khas
itu dipilih untuk menyambut Kapolres Lamongan yang baru dan menjadi salah satu dari rangkaian acara kenal pamit. Dilanjutkan perkenalan para pejabat utama serta kapolsek jajaran, dan ditutup laporan kesatuan. Dalam sambutan perkenalan, AKBP Yakhob Silvana berharap seluruh anggota membantu dalam melaksanakan tugas. Mantan Kapolres Magetan itu mengaku siap melanjutkan kinerja api yang telah dilakukan AKBP Miko Indrayana.
Indrayana mengucapkan terima kasih dan pamit undur diri untuk melanjutkan tugas baru. “Izinkan saya beserta keluarga undur diri untuk melanjutkan tugas baru di Polda Metro Jaya. Terima kasih atas segala bantuan rekan-rekan selama saya menjabat di sini. Luar biasa, Lamongan benar-benar wilayah yang sangat guyub rukun, tetap bekerja dengan ikhlas dan jabatan kapolres akan dilanjutkan oleh AKBP Yakhob,” tutur AKBP Miko. (and/har/epe)
fatal. Korban mengalami luka bacok di mulut, pelipis kiri, dan pundak kanan. “Kejadian itu terhenti setelah tetangga berdatangan memberikan pertolongan kepada korban yang sempat berteriak minta tolong,” terangnya Tak terima dengan perbuatan pelaku, keluarga korban selanjutnya melapor-
kan kejadian itu ke polisi. Setelah, mendapat laporan petugas langsung melakukan olah kejadian tempat perkara (TKP) serta memintai keterangan sejumlah saksi dan mengamankan pelaku berikut barang bukti sabit. “Saat ini pelaku telah ditahan di Mapolres Tuban,” tutup AKP Gananta. (top/har/epe)
Bojonegoro, Memorandum Nahas menimpa Badri (57), warga Desa Jawik, Kecamatan Tambakrejo. Niat memperbaiki jendela rumahnya malah menjadi petaka. Ia tewas tersengat listrik, Kamis (14/7). Kapolsek Tambakrejo Iptu Tohir menjelaskan, berdasar keterangan saksi kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 11.30. Saat itu, korban sedang melakukan pekerjaan untuk memperbaiki jendela menggunakan pasah, alat penatah kayu. Tidak sengaja, alat dari besi itu menyentuh kabel lis-
FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
AKP M Gananta (kanan) memberikan keterangan kasus KDRT di Desa Talun.
Warga Tambakrejo Tewas Tersengat Listrik
Jasad korban setelah dievakuasi.
trik yang terkelupas. “Sehingga aliran listrik pun menyengat korban hingga meninggal dunia,” ujar Iptu
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Bak Model, Camat di Gresik Meriahkan Fashion Show HUT PKK Gresik, Memorandum Jajaran camat di Kabupaten Gresik memeriahkan peringatan HUT ke-50 Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Pemkab Gresik, Kamis (14/7). Layaknya model, para camat beserta istri/ suami mengikuti fashion show yang menjadi salah satu rangkaian acara dalam peringatan tersebut. Sebanyak 18 camat datang memakai kostum yang menjadi ciri khas wilayahnya masing-masing. Antara lain Camat Kebomas M Jusuf Ansori dan istri yang mengenakan kostum dengan tema Kanjeng Sunan Giri dan Bu Nyai. Serta Camat Gresik Kota Agung Endro Dwi Setyo Utomo dan istri yang memakai kostum bertemakan Pecinan. Ada pula yang memakai kostum petani dan lainnya. Para camat dan pasangannya pun berlenggak-lenggok di hadapan tamu undangan. Tampak hadir Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini, Ketua Bhayangkari Gresik, Ketua Persit Gresik, dan sejumlah perwakilan organisasi perempuan di Kota Pudak. Agak kaku, tapi para
“Terima Kasih saya sudah disambut dengan sangat hangat di Lamongan. Ke depannya, apa yang telah dilaksanakan oleh AKBP Miko akan saya lanjutkan dan saya mohon bantuan dan kerja sama rekan-rekan semuanya. Semoga Lamongan tetap dalam situasi kondusif. Karena saya tahu dari wartawan, hampir tidak bisa menemukan dan membuat berita negatif terkait pilkades kemarin,” katanya. Sementara itu, AKBP Miko
Perbaiki Jendela FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Tuban, Memorandum Gegara konflik rumah tangga, Iskandar (52), warga Desa Talun, Kecamatan Montong nekat membacok Warsitah (38), istrinya dengan sabit. Akibat bacokan yang dilakukan sebanyak empat kali itu, korban mengalami luka cukup serius. K a s a t re s k r i m Po l re s Tuban AKP M Gananta menjelaskan, kejadian itu bermula ketika koban ditemui suaminya di ruang tamu rumah. Entah apa yang jadi pemicu, debat justru berubah jadi perang mulut. “Korban saat itu sedang duduk di kursi lalu terjadi cekcok dengan pelaku,” ujar AKP M Gananta, Kamis (14/7). Emosi, Iskandar lantas mengambil sabit yang biasa digunakan untuk mencari rumput dan disabetkan kepada korban. Dampaknya cukup
AKBP Yakhob Silvana Resmi Jabat Kapolres Lamongan
Camat Gresik Kota Agung Endro Dwi Setyo Utomo dan Camat Kebomas M Jusuf Ansori mengikuti fashion show acara HUT ke-50 Tim Penggerak PKK.
camat berhasil memeriahkan acara bak seperti model. Keikutsertaan camat dalam peringatan HUT ke-50 TP PKK ini mendapat apresiasi dari Bupati Fandi Akhmad Yani. Melalui peragaan kostum, camat memperkenalkan identitas dan ciri khas wilayahnya. Namun, bupati juga berpesan kepada TP PKK untuk tetap berperan mendorong pembangunan masyarakat. Sebab, PKK menyentuh sekup kecil dalam
tatanan masyarakat yakni lingkup keluarga. Harapannya bisa memberdayakan keluarga di Gresik untuk menjadi lebih baik. “PKK tumbuh dari bawah, bergerak dari desa. Saya yakin dan berharap PKK di Kabupaten Gresik bisa memberdayakan keluarga-keluarga untuk lebih berdaya guna. Istri saya saja (Nurul Haromaini, red) sejak pagi sudah ngurus PKK, anak belum bangun sudah pergi kegiatan PKK. Semangatnya luar biasa,” kata Gus Bupati sapaan
akrabnya. Untuk menyiapkan TP PKK yang mumpuni, mantan ketua DPRD Gresik itu menyarankan diadakan pendidikan dan pelatihan (diklat) anggota. “Membentuk PKK yang bisa menjalankan 10 program PKK tidaklah mudah. Bikin saja diklat PKK untuk pembekalan,” saran bupati milenial tersebut. Sementara itu, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini menyebut momentum kali ini menjadi tahun istimewa, tahun emas PKK indonesia. Ia berharap, Gerakan PKK kembali pada rohnya. Yakni fokus terhadap unit terkecil dalam masyarakat, fokus pemberdayaan keluarga. Hal ini sangat penting dalam pembangunan masyarakat. “Apabila keluarga sebagai lingkup kecil bisa diberdayakan, maka Gerakan PKK bisa memberdayakan masyarajat secara luas. Ke depan, kami akan mengutamakan pendekatan cipta rasa dan cipta karsa. Harus kita jadikan sebagai media mawas diri dalam rangka pembangunan masyarakat yang lebih baik,” tutur putri kiai kondang KH Agoes Ali Masyhuri tersebut. (and/har/epe)
Tohir. Kejadian itu diketahui Ngatini (54), istri korban. Ia melihat Badri sudah tertelungkup. Selanjutnya Ngatini berteriak
minta tolong anaknya, Sigit Gunawan (27) dan membawa korban menuju teras depan rumah. Ternyata korban sudah meninggal dunia. (top/har/epe)